Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 433
Page 1
Page 2
Page 3
DIGITAL
TRANSFORMATION
FOR SUSTAINABLE
GROWTH
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. meningkatkan kapabilitas transaksi perbankan
(selanjutnya disebut Perseroan atau BTN) dalam menyediakan layanan BTN mobile yang
senantiasa agile dalam menjalankan bisnisnya, baik; meningkatkan produktivitas penjualan di
beradaptasi dengan perubahan lingkungan. BTN segmen pendanaan serta penguatan teknologi
telah menetapkan visi dan misi yang sebagai informasi.
arah pengembangan Perseroan di masa depan.
Visi tersebut adalah “Menjadi Best Mortgage Bank Transformasi digital juga tercermin melalui
in Southeast Asia pada tahun 2025.” pembentukan Divisi Digital Operations dan Divisi
Digital Operations Risk untuk memastikan layanan
Salah satu faktor penentu dalam penerapan dan operasional Perseroan ter-deliver dengan
inisiatif-inisiatif stratejik tersebut adalah baik serta penguatan teknologi informasi, digital,
dengan melakukan transformasi digital yang dan operation risk untuk memitigasi potensi risiko
didukung oleh pengelolaan teknologi informasi di area cyber dan digital. BTN optimis bahwa
yang adaptif. BTN telah melakukan penguatan berbagai upaya yang dilakukan akan mampu
proses digitalisasi peminjaman dan pendanaan menjadi mendorong pertumbuhan Perseroan
dan telah mengembangkan digital branches; dalam jangka panjang.
Tentang Laporan Tahunan
Laporan Tahunan ini merupakan laporan terintegrasi yang berisi ikhtisar data keuangan penting selama 5 (lima) tahun terakhir,
profil perusahaan, laporan Direksi dan Dewan Komisaris, analisis dan pembahasan manajemen yang meliputi pencapaian
kinerja Perusahaan, dibandingkan dengan kinerja tahun-tahun sebelumnya, proyeksi kinerja serta prospek perusahaan. Dalam
Laporan Tahunan ini juga dilaporkan tentang penerapan tata kelola perusahaan yang meliputi struktur dan proses tata kelola
termasuk penerapan sistem manajemen risiko yang di antaranya menggambarkan profil risiko dan pengelolaannya. Dengan
demikian Laporan Tahunan ini menempatkan kinerja historis ke dalam konteks dan menggambarkan risiko, peluang, dan
prospek Perseroan di masa depan, sehingga diharapkan dapat membantu pemegang saham dan pemangku kepentingan
memahami tujuan strategis Perseroan dan kemajuannya dalam menciptakan nilai yang berkelanjutan.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 1
Page 4
Kesinambungan
Tema
KARENA HIDUP
GAK CUMA TENTANG HARI INI
2023 Laporan
Tahunan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (selanjutnya disebut Perseroan atau Bank BTN) melakukan
terobosan strategi pengembangan produk untuk menangkap peluang yang timbul dari demografi
penduduk Indonesia yang didominasi oleh Gen Z dan milenial. Hal tersebut diwujudkan dengan
mengembangkan fitur dan layanan Bank BTN dalam memiliki rumah, investasi dan menyiapkan dana
pensiun yang terintegrasi secara digital melalui Hero Campaign-nya yaitu Hidup Gak Cuma Tentang Hari
Ini (HGCTHI). Bank BTN mengajak para milenial untuk mengembangkan bisnis jadi lebih besar dan memiliki
kesadaran bahwa sekarang waktunya untuk punya rumah dengan tetap menjalani gaya hidup tanpa
perlu khawatir terhadap KPR yang mereka miliki. Pengembangan bisnis perumahan di segmen first home
buyer yang menjadi captive market Bank BTN diharapkan akan dapat mendorong pertumbuhan bisnis
hingga 10 (sepuluh) tahun ke depan.
PENGEMBANGAN TRANSFORMASI
BISNIS DAN DIGITALISASI BERBASIS
EKOSISTEM PERUMAHAN
2022 Laporan
Tahunan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (selanjutnya disebut Perseroan atau Bank BTN) terus melaksanakan
transformasi bisnis yang antara lain meliputi transformasi model operasional cabang, mengembangkan
struktur Strategic Business Unit (SBU) dan menyusun transformasi human capital untuk mendukung
rencana bisnis dan meningkatkan kapabilitas pegawai dalam rangka mencapai visi di tahun 2025 serta
mengembangkan KPR di segmen milenial dengan pengembangan konsep Transit Oriented Development
(TOD).
Seiring dengan transformasi bisnis, Perseroan juga memperkuat kapabilitas digitalisasi bisnis, khususnya
untuk mengembangkan bisnis berbasis ekosistem perumahan melalui ekspansi value chain bisnis
perumahan dengan membangun one stop shop financial solution layanan perbankan secara menyeluruh
di segmen SME Komersial, Korporasi dan Nasabah Lembaga. Transformasi bisnis dan digitalisasi berbasis
ekonomi perumahan yang telah dilakukan mampu meningkatkan kinerja Perseroan sesuai dengan harapan
para stakeholders.
2 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 5
Laporan
Tahunan 2024
TRANSFORMASI
MENUJU BEST MORTGAGE BANK
2021 Laporan
Tahunan
Mengusung semangat transformasi pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, Perseroan menapaki tahun
2021 dengan percaya diri dalam menjalankan visi dan misinya. Dengan fundamental kokoh yang sudah
dibangun sepanjang tahun 2020, langkah Perseroan ke depan akan semakin mantap bertransformasi
Menjadi The Best Mortgage Bank in Southeast Asia pada tahun 2025.
Tahun ini Perseroan akan terus meningkatkan layanan perbankan yang dimiliki, disrupsi pandemi COVID-19
memberikan kesempatan bagi Perseroan untuk memacu performa layanan digital seperti banking from
home dan aplikasi mobile banking serta membuat variasi produk KPR bersama produk cash management
maupun produk tabungan untuk menarik nasabah agar lebih loyal terhadap Perseroan.
Sejak berdiri, Perseroan juga menjadi mitra pemerintah dalam mendukung perekonomian khususnya
sebagai agent of development dengan merealisasikan kredit lebih dari Rp640 triliun dan disalurkan kepada
lebih dari lima juta masyarakat di Indonesia dari seluruh segmen dan terus berupaya menjadi pemimpin
dan inovator di dalam kompetisinya dengan perbankan nasional.
TUMBUH BERKELANJUTAN
DI MASA PANDEMI
2020 Laporan
Tahunan
Tahun 2020 menjadi tahun yang penuh tantangan dan dilalui penuh perjuangan yang memaksa kita
melakukan adaptasi terhadap “The New Normal”. Perseroan bertekad memperkuat inovasi/integritas
membangun bisnis yang berkualitas dengan mencanangkan fokus dan inisiatif strategi yang menjadi
acuan dalam memulihkan dan memacu bisnis Perseroan ke depan. Bagi Perseroan, pandemi COVID-19
menjadi motivasi untuk memacu kinerjanya dalam memperbaiki dan meningkatkan business process serta
mengembangkan sejumlah strategi. Selain itu, Perseroan juga memperkuat kolaborasi sinergi dengan mitra
bisnis. Hal ini memacu penyaluran kredit, meningkatkan dana pihak ketiga dan pendapatan non bunga
sekaligus meningkatkan pelayanan perbankan kepada nasabah lewat berbagai inovasi digital yaitu BTN
Mobile Banking, Portal BTN Properti, Portal Rumah Murah BTN, BTN Solusi dan Program Batara Spekta.
Di tengah masa pandemi COVID-19 dan perbaikan business process, Perseroan mampu membuahkan hasil
yang cukup membanggakan. Laba Perseroan melampaui target yang ditetapkan dengan pertumbuhan
mencapai 655,71% dibandingkan posisi tahun lalu. Sementara dana pihak ketiga juga melambung lebih dari
23,78% dibandingkan tahun lalu.
Pencapaian kinerja keuangan tersebut menjadi bukti nyata di tengah pandemi, para pegawai tetap dapat
bekerja dan berkarya bagi Perseroan.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 3
Page 6
Daftar
Isi
1 Tema dan Arti Tema 4 Daftar Isi 8 Jejak Langkah
2 Kesinambungan Tema 7 Sekilas Tentang Perseroan 10 Kontribusi Terbaik Kami
Kilas Profil
Kinerja Perusahaan
16 Pencapaian Kinerja Penting 2024 84 Identitas Perusahaan Jumlah Pegawai
Nama dan Alamat Kantor 183 Berdasarkan Tingkat
18 Ikhtisar Data Keuangan Penting
Wilayah, Kantor Cabang
Pendidikan
86 Konvensional dan Kantor Jumlah Pegawai
Ikhtisar Keuangan dan Rasio
18 Keuangan Cabang Syariah 183 Berdasarkan Status
Ketenagakerjaan
95 Jaringan Mitra Usaha
26 Ikhtisar Operasional Jumlah Pekerja Berdasarkan
99 Brand Perusahaan 184 Masa Kerja
26 Informasi Saham
100 Riwayat Singkat Perusahaan
184 Komposisi Pemegang Saham
29 Aksi Korporasi Keterangan Perubahan
101 Komposisi 20 Pemegang
Nama 185 Saham Terbesar
Aksi Penghentian Sementara
Perdagangan Saham Visi, Misi dan Budaya Komposisi Pemegang Saham
102 Perusahaan 187
29 (Suspension) dan/atau 5% atau Lebih
Penghapusan Pencatatan 102 Visi Komposisi Kelompok
Saham (Delisting)
103 Misi 187 Pemegang Saham Kurang
Informasi Obligasi, Sukuk dan/ dari 5%
30 Reviu Visi dan Misi Oleh
atau Obligasi Konversi 102 Dewan Komisaris dan Direksi Kepemilikan Saham Direksi
188 dan Dewan Komisaris
Informasi Sumber Pendanaan 104 Budaya Perusahaan
32 Lainnya Kepemilikan Saham oleh
189
106 Kegiatan Usaha Senior Manajemen
34 Rating Perusahaan 2024
Kegiatan Usaha Menurut 190 Klasifikasi Pemegang Saham
36 Laporan Analis Perusahaan 106 Anggaran Dasar dan yang Pemegang Saham Utama dan
Dijalankan 190 Pengendali
35 Peristiwa Penting di Tahun 2024
107 Produk dan Jasa Daftar Entitas Anak, Entitas
124 Wilayah Operasional 191 Asosiasi dan Perusahaan
Ventura Bersama
129 Struktur Organisasi
Laporan Direksi, 128 Daftar Keanggotaan Asosiasi 191
Informasi Kelompok Usaha
Bank
Dewan Komisaris 129 Profil Direksi 191 Struktur Grup Perusahaan
dan Dewan 144 Profil Dewan Komisaris 192 Kronologi Penerbitan Saham
Pengawas 157 Profil Dewan Pengawas Syariah Kronologi Penerbitan dan/atau
Syariah 161 Profil Pejabat Eksekutif 194 Pencatatan Obligasi Serta Efek
Lainnya
182 Profil Pegawai
Informasi Penggunaan Jasa
46 Laporan Direksi Jumlah Pegawai
182 206 Akuntan Publik (AP) dan Kantor
64 Laporan Dewan Komisaris Berdasarkan Jenis Kelamin Akuntan Publik (KAP)
Jumlah Pegawai Nama dan Alamat Lembaga
Laporan Dewan Pengawas 182 Berdasarkan Jabatan 206
76 dan/atau Profesi Penunjang
Syariah
Jumlah Pegawai
183 213 Penghargaan dan Sertifikasi
Tanggung Jawab Pelaporan Berdasarkan Rentang Usia
80 Informasi yang Tersedia pada
Tahunan 2024 220 Website
4 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 7
Laporan
Tahunan 2024
Analisis dan Pembahasan Informasi
Manajemen atas Kinerja Perseroan Eksposur Risiko
dan Permodalan
224 Tinjauan Perekonomian Ikatan Material Terkait
331 376 Risiko Kredit
Investasi Barang Modal
224 Analisis Perekonomian Global
332 Investasi Barang Modal 415 Risiko Pasar
Analisis Perekonomian
225 428 Risiko Operasional
Indonesia 334 Komitmen dan Kontinjensi
226 Analisis Industri Perbankan 334 Perjanjian Signifikan 430 Risiko Likuditas
226 Analisis Industri Perumahan Informasi dan Fakta Material
326
228
Analisis Posisi BTN Dalam
Industri Perbankan
Setelah Tanggal Laporan
Akuntan
Sumber Daya
230 Tinjauan Operasional Prospek Usaha dan Strategi Manusia
336
Ke Depan
230 Rencana Strategis Bank
Pencapaian Target dan
240 339 Strategi Manajemen Human
Aspek Pemasaran Target Ke Depan 434 Capital
240 Strategi Pemasaran 339 Pencapaian Target 2024
Kebijakan dan Pelaksanaan
436
256 Pangsa Pasar 341 Target Ke Depan (Proyeksi) Manajemen Human Capital
257
Penanganan Pengajuan Evaluasi Rencana Jangka 436 Rekrutmen
Nasabah
345
Panjang (RJP)
437 Pengembangan Kompetensi
Tinjauan Operasi Per Segmen Kebijakan, Pengumuman dan
260 346 440 Pengembangan Karir
Usaha Pembayaran Dividen
260 Segmen Konvensional Realisasi Penggunaan Dana 444 Evaluasi Kinerja
348
Hasil Penawaran Umum 445 Remunerasi
282 Segmen Syariah
Informasi Material Mengenai
Proyek Strategis Nasional 447 Program Pensiun
300 Investasi, Ekspansi, Divestasi,
(PSN) atau Penugasan Lain Human Capital Information
Penggabungan/Peleburan 448
302 Tinjauan Keuangan 348 System
Usaha, Akuisisi atau
302 Kinerja Keuangan Restrukturisasi Hutang dan 450 Internalisasi Budaya
Modal
302 Laporan Posisi Keuangan Keterbukaan Informasi Kepada
Informasi Transaksi Material 451 Pegawai
Laporan Laba Rugi dan yang Mengandung Benturan
310 Penghasilan Komprehensif Struktur Pengelola Human
350 Kepentingan dan/atau 452
Lain Capital
Transaksi dengan Pihak
314 Laporan Arus Kas Afiliasi Rencana Kerja Human Capital
452 Tahun 2025
Kemampuan Membayar Perubahan Peraturan
317 Utang dan Kolektibilitas 360 Perundang-Undangan dan
Piutang Dampaknya Terhadap BTN
317
Kemampuan Membayar 362
Perubahan Kebijakan Teknologi
Utang Akuntansi
Informasi
320 Kolektibilitas Piutang 364 Tingkat Kesehatan Bank
322 Suku Bunga Dana Informasi Kelangsungan
365 Rencana Strategi Teknologi
Usaha 456
326 Suku Bunga Dasar Kredit Informasi
Pengungkapan Kerangka
326 Analisis Kualitas Aset Produktif Governansi, Pengelolaan 458 Inovasi Teknologi Informasi
367
Akselerasi Pertumbuhan Fee dan Pengendalian Aspek Infrastruktur Teknologi
328 Perpajakan 460
Based Income Informasi
Respon Terhadap Perubahan
Pertumbuhan Volume 369 461 Tata Kelola Teknologi Informasi
329 Arah Kebijakan Moneter
Transaksi Digital Struktur Pengelola Teknologi
329
Transaksi Spot dan Transaksi 472
Struktur Permodalan Bank 370 Informasi
Derivatif
Kebijakan Manajemen atas Rencana Kerja Teknologi
Laporan Penggunaan 473
329 Struktur Modal dan Dasar Informasi Tahun 2025
372 Tambahan Penyertaan Modal
Penentuan Kebijakan
Negara (PMN)
330 Rincian Struktur Modal
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 5
Page 8
Tata Kelola
Perusahaan
Pencapaian dalam Penerapan Penerapan Tata Kelola Jumlah Penyimpangan
476 Tata Kelola Perusahaan dalam Pemberian 779 (Internal Fraud) dan
690 Remunerasi Bagi Bank Upaya Penyelesaian
Dasar Penerapan Tata Kelola
477 Umum
Perusahaan Pemberian Dana Kegiatan
779
697 Akuntan Publik Sosial dan/atau Politik
Tujuan dan Prinsip Penerapan
478 Tata Kelola Penyediaan Dana
Sistem Pengendalian
699 Internal 779 kepada Pihak Terkait dan
Komitmen Penerapan Tata
479 Penyediaan Dana Besar
Kelola Perusahaan 704 Laporan Manajemen Risiko
Buyback Saham dan
Implementasi Tata Kelola 721 Fungsi Kepatuhan 779 Buyback Obligasi
480 Perusahaan
Program Anti Pencucian 779 Rencana Strategis Bank
Struktur dan Mekanisme Tata Uang (APU), Pencegahan
487 Kelola Perusahaan Pendanaan Terorisme Transaksi yang
733 (PPT) dan Pencegahan 780 Mengandung Benturan
487 Struktur Organ Perusahaan
Kepentingan
Proliferasi Senjata
488 Governance Soft Structure Pemusnah Massal
780 Perselisihan Internal
(PPPSPM)
Mekanisme Tata Kelola
488 Pencegahan Transaksi
Perusahaan 736 Perkara Hukum
780 Orang Dalam (Insider
488 Pemegang Saham Sanksi Administratif Trading)
yang Dikenakan Kepada Transparansi Kondisi
Rapat Umum Pemegang Perusahaan, Anggota
490 Saham 737 780 Keuangan dan Non
Dewan Komisaris dan Keuangan
Direksi oleh Otoritas Pasar
508 Direksi
Modal dan Otoritas Lainnya Penerapan Keuangan
535 Dewan Komisaris Berkelanjutan Termasuk
Akses Informasi dan Data
737 780 Penerapan Tanggung
Nominasi dan Remunerasi Perusahaan Jawab Sosial dan
576 Direksi dan Dewan Lingkungan
Komisaris
754 Kode Etik
Kebijakan Pemberian Laporan Tata Kelola Unit Usaha
Kebijakan Keberagaman 781 Syariah
Kompensasi Jangka
582 Direksi dan Dewan 759 Panjang Berbasis Kinerja Penerapan Pedoman Tata
Komisaris
Kepada Manajemen 798 Kelola Perusahaan Terbuka
Transparansi Kepemilikan
585 Saham Direksi dan Dewan 760 Whistleblowing System Governance Principles for
Komisaris Banks yang Diterbitkan oleh
769 Program Anti Korupsi 809 Basel Committee in Banking
Organ dan Komite di Supervision
589 Bawah Dewan Komisaris
Pengelolaan Laporan
Harta Kekayaan
778 Penyelenggara Negara 810
Good Corporate Governance
Organ dan Komite di Assessment
637 Bawah Direksi (LHKPN)
Program Tanggung Jawab Sosial
dan Lingkungan 826
Indeks Referensi OJK
Laporan Keuangan
Laporan PUMK
Laporan Tingkat Kesehatan
6 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 9
Laporan
Tahunan 2024
Sekilas
Tentang Perseroan
KEPEMILIKAN
10,73% Publik Asing
29,27% Publik Domestik
Pemerintah Republik
60,00%
Indonesia
sebesar
TOTAL ASET Rp
469,61
triliun
BIDANG USAHA
Bank Umum
PRODUK DAN JASA
Perbankan
JUMLAH KANTOR Konvensional
630 Jaringan Kantor
Konvensional
110 Jaringan Kantor Perbankan
Syariah Syariah
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 7
Page 10
Jejak
Langkah
1897 - 1963 1965 - 1992
1897 1965
Perseroan berdiri dengan nama Pengintegrasian Bank-bank Umum Negara
“Postspaarbank” dan Bank Tabungan Negara ke dalam Bank
pada masa Pemerintahan Hindia Belanda. Sentral. Berdiri Bank Tunggal dengan nama
Bank Negara Indonesia yang terdiri dari Bank
Tabungan Negara, Bank Indonesia, Bank
1942 Koperasi Tani dan Nelayan, Bank Umum
Negara, BNI 1946 dan Bank Dagang Negara.
Perseroan diambil alih Pemerintah Jepang dan
diganti namanya dengan Tyokin Kyoku atau
Kantor Tabungan. 1968
Bank tunggal kembali dipecah dan dibuka
1945 kembali Bank Tabungan Negara disingkat BTN.
Pemerintah RI mengambil alih Tyokin Kyoku
dan didirikan Kantor Taboengan Pos. 1971
BTN bekerja sama dengan Perum Pos dan
Giro untuk melaksanakan program Tabungan
1946
Nasional (Tabanas) dan Tabungan Asuransi
Semua Kantor Taboengan Pos diduduki oleh Berjangka (Taska).
Belanda dan berhenti beroperasi.
1974
1949 Mendapat tugas membiayai perumahan
rakyat dari Menteri Keuangan.
Pemerintah RI membuka kembali Kantor
Taboengan Pos dengan nama Bank Tabungan
Pos RI. 1976
Realisasi KPR BTN pertama kali di Perumahan
1950 Tanah Mas Kota Semarang.
Perubahan nama menjadi “Bank Tabungan
Pos” oleh Pemerintah RI. 1986
Pada 1986, BTN menandatangani akad kredit
1953 dengan IBRD/Bank Dunia senilai US$266,55 juta.
Dikukuhkan sebagai badan hukum di bawah
1989
Kementerian Perhubungan dan diizinkan
membuka Kantor Cabang. Pertama kali menerbitkan Obligasi dan awal
melaksanakan kegiatan bank umum.
1963
1992
Berganti nama menjadi Bank Tabungan
Negara dan berpindah menjadi di bawah Menyandang Status sebagai perseroan
Menteri Urusan Bank Sentral. terbatas milik negara (Persero)
8 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 11
Laporan
Tahunan 2024
20
Perseroan 24
meresmikan
logo baru
BTN
1994 - 2014 2015 - 2022
1994 2015
Memperoleh izin untuk beroperasi sebagai Bank Perseroan turut serta menyukseskan Program
Devisa. Sejuta Rumah untuk Rakyat.
2001
2016
Direkapitalisasi oleh Pemerintah RI dengan nilai
Rp13,6 triliun. Perseroan melanjutkan agenda transformasi
yaitu “Digital Banking Periods”.
2002
2017
Dengan sistem online real sistem berbasis IBM-
AS400, teknologi informasi diimplementasikan
Pengembangan berbagai produk dan layanan
ke seluruh Kantor Cabang.
yang berbasis digital, salah satunya adalah
pembukaan Smart Branch Jakarta Harmoni.
2005
Pembentukan Usaha Unit Syariah dan dibuka
2018
Kantor Cabang Syariah pertama di Jakarta
Harmoni. Pengembangan ekosistem digital untuk
mendukung bisnis sebagai bank pembiayaan
2008 perumahan terdepan di Indonesia.
Memperoleh Sertifikasi ISO 9001-2000 untuk
layanan kredit jangka menengah atas dengan 2019
pola layanan 1-5-1.
Menjadi Housing Market Maker dan
memperkuat posisi sebagai Bank Terbesar
2009 ke-5.
Sekuritisasi KPR melalui Kontrak Investasi
Kolektif Efek Beragun Aset (KIK-EBA) pertama 2020
di Indonesia. Perseroan melakukan Penawaran
Umum Saham Perdana (IPO) dan listing di Bursa Memperbarui visi Menjadi The Best Mortgage
Efek Indonesia (Go Public). Bank di Southeast Asia pada Tahun 2025.
2012
2021
Melakukan Rights Issue.
Transformasi untuk mencapai pertumbuhan
yang Berkelanjutan.
2013
Perseroan melakukan transformasi menuju 2022
leading housing bank dan world class banking.
Perseroan melakukan aksi korporasi berupa
2014 Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu II (PMHMETD II)
Perseroan bersama SMF menandatangani dalam rangka penerbitan Hak Memesan Efek
Sekuritisasi terbesar. Terlebih Dahulu (HMETD) atau Rights Issue.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 9
Page 12
Kontribusi
Terbaik Kami
PENERAPAN ESG
DALAM TRANSFORMASI
BERKELANJUTAN
Dalam era keberlanjutan dan tanggung jawab sosial yang semakin menjadi
perhatian utama, BTN memahami bahwa transparansi adalah kunci untuk
membangun kepercayaan publik. Dengan mengungkapkan informasi terkait
ESG secara jelas dan terbuka, BTN tidak hanya memenuhi tuntutan peraturan,
tetapi juga memberikan pemangku kepentingan, termasuk pemegang saham,
nasabah, dan masyarakat umum.
BTN melanjutkan komitmennya Selanjutnya, dalam penerapan ESG yang berkelanjutan, BTN secara resmi telah
yang kuat dalam menerapkan menandatangani Prinsip-Prinsip Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk
pilar pelestarian lingkungan, Perbankan yang Bertanggung Jawab (UN Principles for Responsible Banking).
sosial, dan tata kelola Dengan langkah tersebut, BTN menjadi anggota United Nations Environment
(environmental, social, and Programme Financial Initiative (UNEP FI), sebuah badan Perserikatan Bangsa-
governance/ESG) sebagai Bangsa untuk mendorong pengembangan industri perbankan yang berkelanjutan
bagian dari upaya menjadi (sustainable banking industry) bersama bank-bank di seluruh dunia.
bank penyalur KPR terbaik di
Asia Tenggara atau “The Best Dengan menjadi anggota di UNEP FI dan menandatangani prinsip-prinsip tersebut,
Mortgage Bank in Southeast BTN menunjukkan komitmen yang kuat terhadap perbaikan lingkungan hidup, sosial
Asia”. Kinerja BTN dalam dan tata kelola (Environmental, Social, and Governance/ESG). BTN berkomitmen untuk
melakukan transparansi ESG mewujudkan misi ESG-nya, yaitu: Become the ESG Champion in the banking industry.
menunjukkan BTN semakin
transparan dalam penerapan Dengan bergabungnya BTN, UNEP FI akan membantu Perseroan dalam
ESG. Hal ini ditunjukkan dengan mengimplementasikan keuangan berkelanjutan (sustainable finance), serta
diperolehnya penghargaan Best membuka kesempatan berkolaborasi dan bertukar best practices berdasarkan
ESG Reporting & Transparency Prinsip-Prinsip Perbankan yang Bertanggung Jawab. Hal ini akan membantu
dari ESG Initiatives Award dan BTN untuk menjadi pionir keuangan berkelanjutan di industri perbankan dan
penghargaan Transparansi keuangan di Indonesia. Sebagai anggota UNEP FI, BTN akan menerapkan Prinsip-
Penurunan Emisi Korporasi Prinsip PBB Mengenai Perbankan yang Bertanggung Jawab (UN Principles for
Kategori “Green Elite” dari Bumi Responsible Banking), yang merupakan sebuah kerangka kerja untuk mendorong
Global Karbon Foundation. industri perbankan yang berkelanjutan, sesuai dengan visi dan misi di dalam
Perolehan ini mencerminkan Sustainable Development Goals (SDGs) dan Paris Climate Agreement.
kontribusi positif BTN terhadap
pembangunan berkelanjutan. Sementara itu, BTN telah menunjukkan sejumlah komitmen penerapan pilar ESG
Tidak hanya mematuhi dalam bisnis dan operasionalnya. Sebagai contoh, pemasangan panel surya
regulasi, BTN juga menjadi agen di kantor BTN milik sendiri, pengadaan kendaraan listrik (EV) sebagai kendaraan
perubahan yang proaktif dalam operasional, dan mencantumkan kategori kegiatan usaha berkelanjutan pada
menerapkan standar tinggi pedoman portofolio (portfolio guidelines). Selain itu, BTN turut aktif mempromosikan
dalam pengungkapan ESG (ESG pembiayaan untuk rumah ramah lingkungan (green housing). BTN juga gencar
Disclosure). meningkatkan kesadaran (awareness) karyawan, vendor, dan nasabah mengenai
prinsip keberlanjutan melalui berbagai aktivitas.
10 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 13
Laporan
Tahunan 2024
BTN SEBAGAI BANK YANG BERFOKUS PADA
SEKTOR PEKERJA INFORMAL
BTN terus mengukuhkan dirinya sebagai bank yang
peduli terhadap sektor informal dalam mewujudkan
mimpinya memiliki rumah impian. Hal ini dibuktikan
dengan pencapaian BTN dalam lima tahun terakhir,
Perseroan telah menyalurkan KPR ke sektor informal
sekitar 133.000 unit atau sekitar Rp22 triliun. Jika
mengacu pada data sejak BTN dipercaya sebagai
bank penyalur KPR pertama kalinya pada Desember
1976 atau 47 tahun lalu, maka angkanya lebih besar
lagi. Perseroan sejak 47 tahun lalu telah menyalurkan
KPR ke sektor informal sekitar 410.000 unit atau senilai
sekitar Rp52 triliun.
Sektor informal menjadi fokus Perseroan dalam lima tahun terakhir. Sektor pekerja informal dinilai sebagai segmen yang
potensial untuk digarap bisnis jasa layanan perbankan. Selain karena jumlahnya yang sangat besar, masih banyaknya
yang belum mengakses layanan keuangan menjadi tantangan tersendiri bagi Perseroan untuk bisa mencarikan solusi bagi
pekerja informal. Untuk itu, Perseroan bersama pemerintah dan BP Tapera terus berkolaborasi untuk memenuhi kebutuhan
pekerja informal dalam memiliki rumah yang layak huni. Setelah sebelumnya, Pemerintah menerbitkan skema KPR sektor
informal dengan produk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT), saat ini
BTN berkolaborasi dengan BP Tapera meluncurkan produk Tabungan BTN Rumah Tapera yang menyasar kalangan pekerja
informal melalui kredit pemilikan rumah (KPR) berskema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 11
Page 14
BTN SIAPKAN DUKUNGAN PEMBIAYAAN
150.000 RUMAH RENDAH EMISI
Dalam rangka mendukung
komitmen Pemerintah untuk
mengakselerasi jumlah
pasokan rumah layak huni,
sehat, dan ramah lingkungan,
BTN memacu ketersediaan
Rumah Rendah Emisi. Pada
2029, BTN menargetkan
akan membiayai 150.000
Rumah Rendah Emisi. Dengan
dukungan dari Pemerintah,
BTN akan terus mendorong
pembangunan Rumah Rendah
Emisi. Gerakan tersebut sejalan
dengan upaya pemerintahan
baru untuk membangun 1 juta
rumah di perkotaan dan 2
juta rumah di desa di seluruh
Indonesia setiap tahunnya.
Membangun Rumah Rendah Emisi akan meningkatkan pasokan rumah layak huni dan berkualitas, sekaligus
menyediakan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang. Inisiatif ini juga akan mendorong green
economy menjadi lebih terjangkau, karena permintaan akan komponen-komponen ramah lingkungan akan
meningkat. Bangunan rumah dan aktivitas di dalamnya menjadi salah satu penghasil emisi karbon terbesar termasuk
dari penggunaan energi, konstruksi, hingga perawatan dan pemeliharaan. Untuk menciptakan lingkungan yang lebih
baik bagi generasi mendatang menjadi inisiatif BTN untuk memacu ketersediaan Rumah Rendah Emisi.
Langkah tersebut juga merupakan wujud komitmen
BTN menjawab tantangan perubahan iklim serta
mendorong ekosistem perumahan nasional yang
berkelanjutan. Pada pilot project tersebut, BTN
menggunakan material ramah lingkungan berupa floor
decking yang mengandung 3,6 kilogram (kg) sampah
plastik. Proyek ini juga akan memakai paving block
yang mengandung 2 kg sampah plastik per 1 meter
persegi. Dengan target bertahap hingga 2029 tersebut,
BTN akan berkontribusi pada pengurangan lebih dari
1,7 juta kilogram (kg) sampah plastik. Selain itu, emisi
karbon juga akan ditekan sebesar 2,42 ton CO2. Dampak
tersebut, setara dengan penanaman 110.000 pohon dan
323 hektar penyerapan emisi.
12 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 15
Laporan
Tahunan 2024
Selain menggunakan bahan bangunan
yang ramah lingkungan, BTN juga
TRANSFORMASI
menggerakkan para pengembang
kategori Rumah Rendah Emisi untuk
DIGITAL
memastikan beberapa standar. Di
antaranya efisien dalam pemakaian
energi, air, pengelolaan sampah,
hingga pengurangan polusi. Untuk
efisiensi energi, rumah ramah
lingkungan tersebut diwajibkan
memiliki banyak ventilasi, plafon tinggi, Di era digital saat ini, mayoritas generasi muda
hingga rasio jendela terhadap tembok lebih memilih bertransaksi secara online untuk
mencapai 15%-30%. Standar tersebut kebutuhan sehari-hari mereka. Hal itu terlihat
ditetapkan agar terdapat sirkulasi dari jumlah pengguna mobile banking BTN yang
udara yang baik. Efisiensi air dilakukan meningkat 47% setiap tahunnya, dan mencapai
melalui penggunaan keran debit kecil, hampir dua juta user hanya dalam kurun waktu
pengolahan sanitasi yang baik, memiliki satu tahun. Selain itu, konsumen menginginkan
sumur resapan, hingga penggunaan layanan yang dipersonalisasi (tailored products
air bersih dari Perusahaan Daerah Air and services) atau sesuai dengan kebutuhan
Minum (PDAM). masing-masing konsumen yang berbeda-
beda.
Untuk pengolahan sampah, rumah
rendah emisi diwajibkan memiliki Untuk menjawab tantangan tersebut, BTN
bak sampah pilah. Sementara, untuk mengintegrasikan ekosistem perumahan dan
menekan polusi, pengembang diminta kebutuhan nasabah melalui platform digital.
menanam 1 (satu) tanaman penyerap BTN melakukan transformasi digital untuk
emisi karbon per rumah. Selain itu, meningkatkan value proposition dan membantu
pengurangan polusi juga dilakukan keluarga Indonesia memiliki rumah idaman
dengan menggunakan minimal 10% dengan lebih mudah. Hal ini dijalankan melalui
material ramah lingkungan pada solusi komprehensif untuk semua kebutuhan
dinding dan lantai, hingga memiliki perumahan dengan platform KPR digital, yakni
ruang terbuka hijau sebanyak 10% dari BTN Properti, BTN Properti for Developer, dan
total luas kawasan perumahan. BTN Smart Residence. Selain itu, layanan terkait
sektor perumahan tersebut dapat diakses
melalui super apps yakni BTN Mobile.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 13
Page 16
KILAS KINERJA Pada tahun 2024, BTN menunjukkan pertumbuhan kinerja yang signifikan baik dari sisi operasional maupun keuangan. Kinerja BTN juga mendapatkan pengakuan dari pihak eksternal dengan diterimanya penghargaan dalam skala nasional dan internasional. 14 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 17
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 15
Page 18
Kilas
Kinerja
Pencapaian
Kinerja Penting 2024
Jumlah Aset
tahun 2024 sebesar
Rp
469,61 triliun
meningkat
7,03%
dari tahun 2023
Simpanan Konsumer Produk Konsumer Produk Komersial
tahun 2024 sebesar tahun 2024 sebesar tahun 2024 sebesar
Rp
67,43 Rp
107,64 Rp
303,07
triliun triliun triliun
meningkat meningkat meningkat
4,64% 1,34% 5,73%
dari tahun 2023 dari tahun 2023 dari tahun 2023
16 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 19
Laporan
Tahunan 2024
Simpanan Komersial
tahun 2024 sebesar meningkat
Rp
264,79 triliun 8,66%
dari tahun 2023
Jumlah Ekuitas
tahun 2024 sebesar meningkat
Rp
32,57 triliun 6,87%
dari tahun 2023
Pembiayaan
Syariah
tahun 2024 sebesar 18,26%
dari tahun 2023
Rp
43,89 triliun
Dana Simpanan
Syariah
tahun 2024 sebesar 18,71%
dari tahun 2023
Rp
49,62 triliun
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 17
Page 20
Kilas
Kinerja
Ikhtisar
Data Keuangan Penting
Ikhtisar Keuangan dan Rasio Keuangan
Tabel Ikhtisar Keuangan dalam Jutaan Rupiah
Uraian 2024 2023 2022 2021 2020
LAPORAN POSISI KEUANGAN
ASET
KAS 2.105.620 2.127.489 1.661.533 1.539.577 1.429.426
GIRO PADA BANK INDONESIA 22.739.920 18.145.761 25.416.941 10.692.484 11.107.672
GIRO PADA BANK LAIN
Pihak ketiga 886.415 1.153.949 963.935 1.000.338 2.995.233
Pihak berelasi 5.065.331 1.049.449 508.322 96.460 221.896
Cadangan kerugian penurunan nilai (2.571) (1.804) (1.747) (1.698) (1.808)
5.949.175 2.201.594 1.470.510 1.095.100 3.215.321
PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK
LAIN
Pihak ketiga 4.661.043 30.561.061 12.975.894 27.900.711 19.830.096
Pihak berelasi 61 61 61 337 337
EFEK-EFEK
Pihak ketiga 19.874.205 1.454.768 873.109 891.173 1.123.406
Pihak berelasi 5.489.205 3.851.105 850.059 1.341.732 2.082.560
Cadangan kerugian penurunan nilai (787) (22.903) (2.399) (2.000) (2.000)
25.362.623 5.282.970 1.720.769 2.230.905 3.203.966
OBLIGASI PEMERINTAH
Pihak berelasi 35.475.529 35.893.929 51.964.973 46.080.298 56.287.751
EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI DIJUAL
KEMBALI
Pihak ketiga 175.625 - 1.434.190 1.598.325 954.955
KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/PIUTANG
SYARIAH
Kredit yang diberikan
Pihak ketiga 286.144.106 268.898.377 247.217.823 229.174.514 217.711.277
Pihak berelasi 27.935.999 27.685.483 19.439.742 18.110.919 17.340.839
Cadangan kerugian penurunan nilai (11.727.934) (14.191.536) (14.104.914) (13.165.897) (12.151.936)
302.352.171 282.392.324 252.552.651 234.119.536 222.900.180
Pembiayaan/piutang syariah
Pihak ketiga 43.681.345 37.027.078 31.367.082 27.102.484 25.059.007
Pihak berelasi 211.482 87.203 257.057 447.374 3.040
Cadangan kerugian penurunan nilai (1.329.253) (1.400.428) (1.570.009) (1.269.863) (909.007)
18 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 21
Laporan
Tahunan 2024
Uraian 2024 2023 2022 2021 2020
42.563.574 35.713.853 30.054.130 26.279.995 24.153.040
TAGIHAN DERIVATIF
Pihak ketiga 102.843 32.176 103.939 31.017 70.386
TAGIHAN AKSEPTASI
Pihak ketiga 508.190 475.821 289.206 - -
Pihak berelasi 433.708 68.746 131.356 454.140 196.071
Cadangan kerugian penurunan nilai (1.987) (23.876) (136) (623) (1.393)
939.911 520.691 420.426 453.517 194.678
ASET TETAP
Biaya perolehan/Nilai revaluasi 14.059.957 12.953.746 10.599.848 9.468.655 9.053.182
Akumulasi penyusutan (4.883.826) (4.835.934) (4.246.045) (3.731.864) (3.234.737)
BUNGA YANG MASIH AKAN DITERIMA 11.518.574 11.526.687 10.750.302 9.173.536 6.285.574
ASET PAJAK TANGGUHAN - Neto 2.286.038 2.998.282 2.915.428 2.430.660 1.972.393
ASET LAIN-LAIN 4.205.664 3.235.046 2.352.762 2.505.522 3.784.186
TOTAL ASET 469.614.502 438.749.736 402.148.312 371.868.311 361.208.406
LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS SEGERA 2.644.422 3.277.514 3.205.358 3.654.236 4.765.276
SIMPANAN DARI NASABAH
Giro
Pihak ketiga 19.418.767 20.957.283 17.636.481 12.806.732 16.546.465
Pihak berelasi 121.604.495 108.412.008 87.264.437 60.556.142 52.054.300
Giro Wadiah
Pihak ketiga 2.255.148 2.402.428 1.783.134 1.176.350 946.930
Pihak berelasi 16.627.618 11.037.037 6.841.675 4.179.603 2.138.165
159.906.028 142.808.756 113.525.727 78.718.827 71.685.860
Tabungan
Pihak ketiga 36.777.689 37.029.999 35.656.990 46.363.367 38.279.792
Pihak berelasi 922.460 692.162 525.339 436.034 420.345
Tabungan Wadiah
Pihak ketiga 1.520.491 1.274.456 1.192.775 1.149.143 903.998
Pihak berelasi 1.441 2.136 943 1.096 1.211
39.222.081 38.998.753 37.376.047 47.949.640 39.605.346
Deposito berjangka
Pihak ketiga 76.672.689 63.976.056 66.808.185 53.067.211 60.918.288
Pihak berelasi 76.636.682 76.717.583 79.389.842 93.453.378 86.940.320
153.309.371 140.693.639 146.198.027 146.520.589 147.858.608
Total simpanan dari nasabah 352.437.480 322.501.148 297.099.801 273.189.056 259.149.814
SIMPANAN DARI BANK LAIN
Pihak ketiga 70.035 91.312 136.408 66.007 29.880
EFEK-EFEK YANG DIJUAL DENGAN JANJI DIBELI
KEMBALI
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 19
Page 22
Kilas
Kinerja
Uraian 2024 2023 2022 2021 2020
Pihak ketiga 2.446.384 - - - -
Pihak berelasi 963.042
LIABILITAS AKSEPTASI
Pihak ketiga 251.423 320.522 302.037 292.220 196.071
Pihak berelasi 690.475 224.045 118.525 161.920 -
LIABILITAS DERIVATIF
Pihak ketiga - - - 17.741 22.787
SURAT-SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN
Pihak ketiga 844.058 2.403.573 4.297.252 8.094.441 10.835.733
Pihak berelasi 4.600.466 5.868.525 4.355.008 4.277.267 4.974.733
PINJAMAN YANG DITERIMA
Pihak ketiga 10.132.859 11.308.799 7.365.320 6.499.997 6.798.082
Pihak berelasi 23.352.225 22.453.290 17.455.685 15.562.294 17.009.056
BUNGA YANG MASIH HARUS DIBAYAR 658.070 647.496 629.366 496.725 726.914
ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN KONTINJENSI 3.385 3.580 4.719 3.644 6.489
LIABILITAS IMBALAN KERJA DAN LAIN-LAIN 2.372.168 2.951.848 7.248.985 6.618.300 6.666.875
PINJAMAN SUBORDINASI DAN EFEK-EFEK
SUBORDINASI
Pihak ketiga 4.828.105 4.612.840 4.658.242 4.259.776 4.194.554
Pihak berelasi 1.500.000 4.499.997 4.499.977 4.499.968 5.999.878
TOTAL LIABILITAS 407.794.597 381.164.489 351.376.683 327.693.592 321.376.142
DANA SYIRKAH TEMPORER
SIMPANAN NASABAH
Giro Mudharabah
Pihak ketiga 929.940 712.587 468.889 467.333 341.653
Pihak berelasi 11.985 13.474 11.897 12.281 17.033
Tabungan Mudharabah
Pihak ketiga 6.161.887 5.331.249 4.730.686 3.466.529 2.683.283
Pihak berelasi 125.893 141.993 88.427 505.563 430.860
Deposito berjangka Mudharabah
Pihak ketiga 15.129.659 11.975.188 11.886.366 8.887.336 11.022.780
Pihak berelasi 6.857.408 8.908.369 7.637.191 9.424.102 5.345.495
Total simpanan nasabah 29.216.772 27.082.860 24.823.456 22.763.144 19.841.104
SIMPANAN DARI BANK LAIN
Giro Mudharabah
Pihak ketiga 9.214 4.154 56 46 176
Tabungan Mudharabah
Pihak ketiga 21.730 14.781 19.674 1.882 2.139
Deposito berjangka Mudharabah
Pihak ketiga 300 4.300 19.089 3.000 1.000
Total simpanan dari bank lain 31.244 23.235 38.819 4.928 3.315
TOTAL DANA SYIRKAH TEMPORER 29.248.016 27.106.095 24.862.275 22.768.072 19.844.419
20 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 23
Laporan
Tahunan 2024
Uraian 2024 2023 2022 2021 2020
EKUITAS
Modal saham – nominal Rp500 (Rupiah penuh)
per saham masing-masing pada tanggal 31
Desember 2023 dan 2022
Modal dasar 20.478.432.000 saham (nilai penuh)
(terdiri dari 1 lembar saham seri A Dwiwarna dan
20.478.431.999 lembar saham seri B) masing-
masing pada tanggal 31 Desember 2023 dan
2022
Modal ditempatkan dan disetor penuh 7.017.222 7.017.222 5.295.000 5.295.000 5.295.000
14.034.444.413 saham (nilai penuh) (terdiri
dari 1 lembar saham seri A Dwiwarna dan
14.034.444.412 lembar Saham seri B) pada 31
Desember 2023 dan 10.590.000.000 sahan
(nilai penuh) (terdiri dari 1 lembar saham seri A
Dwiwarna dan 10.589.999.999 lembar Saham seri
B) pada tanggal 31 Desember 2022.
Tambahan modal disetor 4.418.900 4.418.900 2.054.454 2.054.454 2.054.454
Dana setoran modal - - 2.756.575 - -
Keuntungan neto yang belum direalisasi dan (1.107.982) (769.001) (1.193.252) 87.817 1.100.019
cadangan kerugian penurunan nilai atas
efek-efek dan obligasi Pemerintah pemerintah
diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain-setelah pajak tangguhan
Pengukuran kembali
Program Imbalan Pasti - setelah pajak (424.015) (560.339) (409.657) (458.153) (531.674)
tangguhan
Bagian efektif Lindung Nilai - Arus Kas (44.082) (32.346) (49.301) (19.983) (1.239)
Surplus Revaluasi Aset Tetap 3.565.773 3.565.773 3.508.565 3.307.991 3.307.991
Saldo laba*
Telah ditentukan penggunaannya 15.982.004 13.181.214 10.745.157 8.606.555 7.004.198
Belum ditentukan penggunaannya 3.164.069 3.657.729 3.201.813 2.532.966 1.759.096
TOTAL EKUITAS 32.571.889 30.479.152 25.909.354 21.406.647 19.987.845
TOTAL LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER DAN 469.614.502 438.749.736 402.148.312 371.868.311 361.208.406
EKUITAS
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL
Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil
Bunga 25.472.625 24.722.529 23.233.200 23.413.857 22.947.252
Bagi hasil dan marjin unit syariah 4.068.967 3.558.723 2.674.168 2.381.101 2.169.236
Total Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil 29.541.592 28.281.252 25.907.368 25.794.958 25.116.488
Beban Bunga, Bagi Hasil dan Bonus
Bunga (15.913.459) (13.203.108) (9.866.919) (11.670.728) (14.687.492)
Beban pendanaan lainnya (200.476) (203.317) (169.804) (177.585) (147.146)
Bonus Simpanan Wadiah (153.446) (71.621) (57.558) (32.175) (21.782)
Hak Pihak Ketiga atas Bagi hasil Mudharabah (1.781.559) (1.372.916) (815.803) (923.167) (1.335.517)
Total Beban Bunga, Bagi Hasil dan Bonus (18.048.940) (14.850.962) (10.910.084) (12.803.655) (16.191.937)
Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil - Neto 11.492.652 13.430.290 14.997.284 12.991.303 8.924.551
Pendapatan Operasional Lainnya
Pungutan administrasi dan denda atas 1.072.304 1.096.346 965.441 852.953 760.751
simpanan dan kredit yang diberikan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 21
Page 24
Kilas
Kinerja
Uraian 2024 2023 2022 2021 2020
Pendapatan dari penerimaan kredit yang 1.338.753 934.191 431.591 304.810 275.538
dihapusbukukan
(kerugian) Keuntungan dari penjualan efek- 932.900 6.669 - 76.734 356.168
efek - neto
(Kerugian) Keuntungan dari penjualan obligasi 49.049 541.392 - 818.679 308.351
pemerintah - neto
(Kerugian) Keuntungan yang belum direalisasi 30.175 1.802 - (135.338) 18.493
dari perubahan nilai wajar efek-efek - neto
(Kerugian) Keuntungan yang belum direalisasi - - 55.045 (18.778) 87.011
dari perubahan nilai wajar obligasi pemerintah
- neto
Lain-lain 1.152.738 1.310.747 822.775 463.507 708.295
Total Pendapatan Operasional Lainnya 4.575.919 3.891.147 2.274.852 2.362.567 2.514.607
Penyisihan kerugian penurunan nilai aset (1.981.495) (3.765.397) (4.017.378) (3.627.477) (2.258.479)
keuangan dan non-aset keuangan
(Penyisihan) Pembalikan Estimasi Kerugian 195 1.139 (1.075) 2.845 (3.784)
Penurunan Nilai Komitmen dan Kontinjensi
Beban Operasional Lainnya
Umum dan administrasi (4.456.861) (3.884.779) (3.754.028) (3.358.846) (3.114.260)
Gaji dan tunjangan karyawan (4.445.575) (3.982.503) (4.190.298) (3.782.925) (2.977.208)
Premi program penjaminan Pemerintah (729.685) (656.774) (599.991) (619.667) (469.360)
Kerugian yang belum direalisasi dari (40.444) (5.780) - - -
perubahan nilai wajar obligasi pemerintah -
neto
Kerugian dari penjualan obligasi pemerintah - - (266.235) - -
- neto
Kerugian dari penjualan efek-efek - neto - - (234.089) - -
Kerugian yang belum direalisasi dari - - (64.931) - -
perubahan nilai wajar efek-efek - neto
Lain-lain (589.993) (487.614) (329.308) (930.968) (285.782)
Total Beban Operasional Lainnya (10.262.558) (9.017.450) (9.438.880) (8.692.406) (6.846.610)
LABA OPERASIONAL 3.824.713 4.539.729 3.814.803 3.036.832 2.330.285
BEBAN BUKAN OPERASIONAL - NETO (51.872) (159.519) 60.887 (43.512) (59.428)
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK 3.772.841 4.380.210 3.875.690 2.993.320 2.270.857
BEBAN PAJAK (765.513) (879.222) (830.617) (617.093) (668.499)
LABA TAHUN BERJALAN 3.007.328 3.500.988 3.045.073 2.376.227 1.602.358
Pendapatan Komprehensif Lain:
Akun-akun yang tidak akan direklasifikasi ke
laba rugi
Surplus Revaluasi Aset Tetap - 57.208 200.574 - -
Pengukuran kembali program imbalan pasti 168.301 (186.027) 59.872 75.005 (397.512)
Pajak penghasilan terkait akun-akun yang tidak (31.977) 35.345 (11.376) (1.484) 60.545
akan direklasifikasi ke laba rugi
Akun-akun yang akan direklasifikasi ke laba rugi
Bagian Efektif Lindung Nilai Arus Kas (14.490) 20.932 (40.883) (18.744) (1.239)
Keuntungan (kerugian) neto yang belum (421.538) 517.528 (1.576.967) (1.259.616) 1.342.481
direalisasi atas perubahan nilai efek-efek dan
obligasi pemerintah yang diukur pada nilai
wajar melalui penghasilan komprehensif lain
22 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 25
Laporan
Tahunan 2024
Uraian 2024 2023 2022 2021 2020
Pajak penghasilan terkait akun-akun yang akan 85.311 (97.254) 307.463 247.414 (253.922)
direklasifikasi ke laba rugi
Total laba komprehensif tahun berjalan 2.792.935 3.848.720 1.983.756 1.418.802 2.352.711
Laba Per Saham Dasar (nilai penuh) 214 249 288 224 151
LAPORAN ARUS KAS
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan bunga, bagi hasil, dan marjin 29.689.639 27.618.186 24.331.326 22.427.061 22.025.695
Penerimaan kredit yang telah dihapusbukukan 1.421.221 1.011.258 503.307 362.436 331.915
Pembayaran bunga dan bonus, provisi dan (17.973.763) (14.892.249) (10.775.222) (13.027.787) (16.095.612)
komisi
Pembayaran pajak penghasilan badan (912.208) (1.020.952) (1.001.324) (820.461) (341.466)
Penerimaan dari surat ketetapan pajak - - 402.428 - -
Beban operasional lainnya - neto (9.585.564) (8.729.240) (8.633.782) (5.927.136) (3.986.344)
Pendapatan operasional lainnya 3.213.023 2.938.412 1.737.599
Pendapatan (beban) bukan operasional lainnya (63.538) (54.382) 13.828 (27.932) (59.428)
- neto
Penerimaan kas sebelum perubahan aset dan 5.788.810 6.871.033 6.578.160 2.986.181 1.874.760
liabilitas operasi
Perubahan dalam aset dan liabilitas operasi:
Penurunan (kenaikan) dalam aset operasi:
Penempatan pada bank lain - - - 947.105 (595.305)
Efek-efek yang diukur pada nilai wajar melalui (18.286.677) (246.380) (104.885) 849.641 172.622
laporan laba rugi
Obligasi pemerintah yang diukur pada nilai 490.445 15.788.979 (4.955.939) 4.842.769 (18.122.548)
wajar melalui laba rugi
Tagihan akseptasi (397.331) (124.005) 33.578 (258.069) -
Tagihan derivatif (70.666) - -
Kredit yang diberikan dan pembiayaan/ (27.739.554) (38.484.306) (26.318.471) (16.988.247) (7.255.860)
piutang syariah
Aset lain-lain (136.021) (785.307) (196.503) 1.241.584 (1.285.447)
Kenaikan (penurunan) dalam Liabilitas operasi:
Liabilitas segera (441.930) 74.415 (466.852) (1.120.009) 2.446.942
Simpanan dari nasabah
Giro 11.653.971 24.468.372 31.538.044 4.762.109 20.492.649
Giro Wadiah 5.443.299 4.814.656 3.268.857 2.270.858 492.085
Tabungan (22.012) 1.539.832 (10.617.072) 8.099.264 (2.784.772)
Tabungan Wadiah 245.340 82.875 43.479 245.030 115.320
Deposito berjangka 12.615.733 (5.504.388) (322.562) (1.338.019) 33.928.841
Simpanan dari bank lain (21.277) (45.095) 70.400 36.127 (4.479.357)
Liabilitas akseptasi 397.331 124.005 (33.578) 258.069 -
Liabilitas lain-lain (416.997) (4.184.154) 654.214 (206.114) 303.204
Dana syirkah temporer 2.141.920 2.243.821 2.094.203 2.923.653 1.355.469
Kas Neto digunakan untuk Aktivitas Operasi (8.755.616) 6.634.353 1.265.073 9.551.932 26.658.603
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
(Pembelian) penerimaan saat jatuh tempo dari (2.878.561) (2.868.515) 199.964 - 1.061.584
efek-efek biaya perolehan diamortisasi
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 23
Page 26
Kilas
Kinerja
Uraian 2024 2023 2022 2021 2020
Perolehan Aset tetap (1.634.521) (2.313.490) (1.042.464) (415.473) (798.086)
(Pembelian) penerimaan efek-efek diukur pada (31.199) (1.247.159) 381.580 330.249 1.082.203
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif
lain
(Pembelian) Penerimaan obligasi pemerintah (1.163.910) 2.211.325 5.714.402 10.722.233 (25.844.225)
diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain
Penerimaan (pembelian) obligasi pemerintah 562.232 (1.655.566) (7.816.426) (5.922.417) (148.619)
pada biaya perolehan diamortisasi
Pembelian efek-efek yang diukur pada biaya - - - (236.767) -
perolehan diamortisasi
Penerimaan efek-efek yang dibeli dengan janji 20.704.263 45.031.457 165.683.898 - 920.267
dijual kembali
Penempatan efek-efek yang dibeli dengan janji (20.867.689) (43.597.267) (165.520.488) (643.370) -
dijual kembali
Penjualan aset tetap 3.045 - - - -
Kas Neto diperoleh dari (digunakan untuk) (5.306.340) (4.439.215) (2.399.534) 3.834.455 (23.726.876)
Aktivitas Investasi
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan dari surat-surat berharga yang 680.913 2.449.019 1.541.330 10.186 1.493.811
diterbitkan
Pembayaran atas surat-surat berharga yang (3.572.500) (2.769.764) (5.263.000) (3.455.000) (5.322.500)
diterbitkan jatuh tempo
Pembayaran atas pinjaman dan efek-efek (3.000.000) - - (3.000.000) -
subordinasi jatuh tempo
Penerimaan atas efek-efek yang dijual dengan 143.153.604 67.691.353 592.326 1.716.191 -
janji dibeli kembali
Pembayaran atas jatuh tempo efek-efek yang (139.744.766) (67.691.353) (592.326) (1.716.191) (935.000)
dijual dengan janji dibeli kembali
Pembayaran dividen (700.198) (609.015) (237.624) - (20.927)
Penerimaan dari pinjaman yang diterima 11.144.193 11.185.162 11.814.826 6.455.429 9.141.448
Pembayaran dari pinjaman yang diterima (11.385.262) (2.187.576) (9.095.884) (8.204.691) (7.823.008)
Penerimaan dari efek-efek subordinasi - - 1.500.000 4.047.884
Pembayaran Liabilitas Sewa (93.408) (81.973) (84.983) (99.959) (125.788)
Pembayaran atas pinjaman dan efek-efek - - - (3.000.000) -
subordinasi jatuh tempo
Dana setoran modal - 1.330.093 2.756.575 - -
Kas Neto diperoleh dari Aktivitas Pendanaan (3.517.424) 9.315.946 1.431.240 (6.794.035) 455.920
Kenaikan (Penurunan) Neto Kas dan Setara Kas (17.579.380) 11.511.084 296.779 6.592.352 3.387.647
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 53.037.770 41.526.686 41.229.907 34.637.555 31.249.908
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 35.458.390 53.037.770 41.526.686 41.229.907 34.637.555
Rincian kas dan setara kas akhir tahun adalah
sebagai berikut:
Kas 2.105.620 2.127.489 1.661.533 1.539.577 1.429.426
Giro pada Bank Indonesia 22.739.920 18.145.761 25.416.941 10.692.484 11.107.672
Giro pada bank lain 5.951.746 2.203.398 1.472.257 1.096.798 3.217.129
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank 4.661.104 30.561.122 12.975.955 27.901.048 18.883.328
lain - jangka waktu jatuh tempo tiga bulan
atau kurang sejak tanggal perolehan
Total 35.458.390 53.037.770 41.526.686 41.229.907 34.637.555
24 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 27
Laporan
Tahunan 2024
Uraian 2024 2023 2022 2021 2020
RASIO KEUANGAN (%)
LIKUIDITAS
Loan to Deposit Ratio (LDR) 93,79 95,36 92,65 92,86 93,19
CASA 54,07 53,73 48,52 44,30 41,11
PROFITABILITAS
Rasio Laba Rugi terhadap Pendapatan 8,81 10,88 10,80 8,44 5,80
Return On Asset (ROA) 0,83 1,07 1,02 0,81 0,69
Return On Equity (ROE) 10,76 13,86 16,42 13,64 10,02
Net Interest Margin (NIM) 2,86 3,75 4,40 3,99 3,06
EFISIENSI
Biaya Operasional terhadap Pendapatan 88,70 86,10 86,00 89,28 91,61
Operasional (BOPO)
SOLVABILITAS
Rasio Liabilitas Terhadap Jumlah Aset 93,06 86,88 87,37 88,12 88,97
Rasio Liabilitas Terhadap Jumlah Ekuitas 1.341,78 1.250,57 1.356,18 1.530,80 1.607,86
KUALITAS KREDIT
Non Performing Loan (NPL) Gross 3,16 3,01 3,38 3,70 4,37
Non Performing Loan (NPL) Netto 1,89 1,32 1,32 1,20 2,06
ASET PRODUKTIF
Aset Produktif Bermasalah terhadap Total Aset 2,60 2,58 2,74 2,99 3,56
Produktif
Penyisihan Penurunan Nilai Aset Produktif 3,07 4,14 4,41 4,42 4,03
terhadap Total Aset Produktif
PERMODALAN
Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum 18,50 20,07 20,17 19,14 19,34
(KPMM)
KEPATUHAN
Persentase Pelanggaran BMPK
Pihak Terkait 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
Pihak Tidak Terkait 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
Persentase Pelampauan BMPK
Pihak Terkait 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
Pihak Tidak Terkait 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
Giro Wajib Minimum (GWM)
GWM Utama Rupiah
Konvensional 5,38 6,04 8,28 3,55 3,16
Syariah 4,70 6,10 7,76 3,70 3,15
GWM Valuta Asing 4,18 4,40 4,13 6,24 4,63
Posisi Devisa Netto 1,29 1,73 4,17 2,63 3,17
RASIO LAINNYA
Cost to Income Ratio (CIR) 57,15 45,26 46,66 48,18 53,85
*Saldo defisit sebesar Rp14.226.290 telah dieliminasi akibat kuasi reorganisasi pada tanggal 31 Mei 2007.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 25
Page 28
Kilas
Kinerja
Ikhtisar Operasional
dalam Jutaan Rupiah
Uraian 2024 2023 2022 2021 2020
PERBANKAN KONSUMER
Penyaluran Kredit Konsumer 40.207.160 42.450.499 41.795.595 32.948.775 24.812.869
Simpanan Konsumer 67.432.408 63.770.218 68.190.039 68.770.476 65.777.811
PERBANKAN KOMERSIAL
Penyaluran Kredit Komersial 38.278.495 42.963.396 37.654.912 19.923.399 15.416.031
Simpanan Komersial 264.793.641 243.694.432 223.893.013 197.961.260 189.525.768
UNIT USAHA SYARIAH
Penyaluran Pembiayaan Syariah 43.892.827 37.114.281 31.624.139 27.549.858 4.658.912
Simpanan Syariah 49.622.208 41.802.885 34.640.775 29.269.336 23.831.409
Informasi
Saham
Tabel Harga, Volume dan Kapitalisasi Saham BTN Tahun 2023-2024 dalam Jutaan Rupiah
Harga per saham (Rp) Jumlah
Saham Volume Kapitalisasi
Tahun Beredar Perdagangan Pasar
Pembukaan Tertinggi Terendah Penutupan
(Juta (Juta Lembar) (Rp Triliun)
(Rp) (Rp) (Rp) (Rp)
Lembar)
2023
Triwulan I 1.335 1.400 1.175 1.225 14,03 2.265 17,19
Triwulan II 1.225 1.340 1.215 1.320 14,03 1.770 18,53
Triwulan III 1.315 1.370 1.220 1.220 14,03 1.304 17,12
Triwulan IV 1.240 1.295 1.190 1.250 14,03 819 17,54
2024
Triwulan I 1.250 1.600 1.250 1.555 14,03 3.041 17,54
Triwulan II 1.490 1.515 1.175 1.265 14,03 2.204 21,82
Triwulan III 1.275 1.535 1.245 1.450 14,03 2.110 20,35
Triwulan IV 1.465 1.505 1.110 1.140 14,03 1.440 16,00
26 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 29
Laporan
Tahunan 2024
Grafik Volume Transaksi Saham BTN Tahun 2023-2024
1.800
1.600 1.555
1.450
Harga Penutupan Saham (Rp)
1.400 1.320
1.225 1.250 1.265
1.220
1.200 1.140
1.000
800
600
400
200
-
Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV
2023 2024
Grafik Volume Perdagangan Saham BTN Tahun 2023-2024
3.500
3.041
Volume Perdagangan (Juta Lembar)
3.000
2.500
2.265 2.204
2.110
2.000
1.770
1.440
1.500 1.304
1.000 819
500
-
Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV
2023 2024
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 27
Page 30
Kilas
Kinerja
Grafik Pergerakan Harga dan Volume Saham BTN Tahun 2023-2024
3.500
3.041
3.000
2.500
2.265 2.204
2.110
2.000
1.770
1.440
1.500 1.304 1.250
1.555
1.450
1.320 1.265
1.000 1.225 1.220 819 1.140
500
-
Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV
2023 2024
Volume Perdagangan (Juta Lembar) Penutupan
Tabel Ringkasan Informasi Saham BBTN 2020-2024
Indikator BBTN 2024 BBTN 2023 BBTN 2022 BBTN 2021 BBTN 2020
Harga Pembukaan (Rp per Lembar Saham) 1.250 1.335 1.668 1.735 2.15
Harga Tertinggi (Rp per Lembar Saham) 1.600 1.400 1.798 2.15 2.16
Harga Terendah (Rp per Lembar Saham) 1.110 1.175 1.311 1.23 745
Harga Penutupan (Rp per Lembar Saham) 1.140 1.250 1.350 1.73 1.725
Volume Perdagangan (Juta Lembar) 8.795 5.416 5.563 10.502 16.981
Nilai Buku Per Saham (Rp) 2.281 2.071 2.131 1.988 1.887
Price to Book Value (kali) 0,51 0,60 0,63 0,89 0,91
Price to Earning Ratio (kali) 4,98 5,53 4,73 9,28 11,40
Jumlah Saham Beredar (Juta Lembar) 14,03 14,03 12,87 10.59 10.59
Kapitalisasi Pasar (Rp Triliun) 16,00 17,54 17,46 18,32 18,27
28 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 31
Laporan
Tahunan 2024
Sepanjang tahun 2024, BTN berhasil masuk dalam daftar konstituen beberapa Indeks saham terkemuka sebagai berikut:
Indeks Periode
LQ45 Februari 2024 - Januari 2025
IDX BUMN20 Februari 2024 – Februari 2025
IDX80 Februari 2024 - Januari 2025
IDX Small-Mid Cap (IDX SMC) Composite Februari 2024 – Februari 2025
IDX Small-Mid Cap (IDX SMC) Liquid Februari 2024 – Februari 2025
Kompas100 Februari 2024 - Januari 2025
Infobank15 Januari 2024 – Desember 2024
MSCI Indonesia Small Cap Januari 2024 – Desember 2024
ESG Sector Leaders IDX Kehati Maret 2024 – Mei 2025
ESG Quality 45 IDX Kehati Maret 2024 – Mei 2025
IDX Value30 Februari 2024 – Februari 2025
Investor33 Maret 2024 – Mei 2025
IDXFINANCE Januari 2024 – Juni 2025
SRI-KEHATI Maret 2024 – Mei 2025
IDX LQ45 Low Carbon Leaders Februari 2024 – Februari 2025
TEMPO-IDNFINANCIALS 52 Juni 2024 – Desember 2024
INFOBANK15 Januari 2024 – Desember 2024
PEFINDO Prime Bank Januari 2024 – Desember 2024
IDXECONOMIC30 Juli 2024 – Februari 2025
PRIMBANK10 Januari 2024 – Desember 2024
MBX Maret 2024 - Mei 2025
IDX Growth30 Februari 2024 – Februari 2025
Aksi Korporasi
Pada tahun 2024, BTN tidak melakukan Aksi Korporasi terkait dengan aktivitas yang berpengaruh terhadap jumlah
saham beredar, di antaranya pemecahan saham, penggabungan saham, dividen saham, saham bonus dan
perubahan nilai nominal saham.
Aksi Penghentian Sementara Perdagangan Saham (Suspension)
dan/atau Penghapusan Pencatatan Saham (Delisting)
Sampai dengan 31 Desember 2024, Perseroan tidak pernah dikenakan sanksi penghentian sementara perdagangan
saham (suspension) dan/atau penghapusan pencatatan saham (delisting).
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 29
Page 32
Kilas
Kinerja
Informasi Obligasi, Sukuk
dan/atau Obligasi Konversi
Informasi Obligasi
Tabel Obligasi BTN
Tanggal Distribusi Jumlah
Tenor Mata Harga
Uraian Obligasi Secara Obligasi
(Tahun) Uang Penawaran
Elektronik (Jutaan)
Obligasi Berkelanjutan II Bank BTN Tahap 100% dari jumlah
8 Juli 2015 10 Rp 800.000
I Tahun 2015 Seri D pokok Obligasi
Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN Tahap 100% dari jumlah
13 Juli 2017 7 Rp 853.000
I Tahun 2017 Seri C pokok Obligasi
Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN Tahap 100% dari jumlah
13 Juli 2017 10 Rp 1.386.000
I Tahun 2017 Seri D pokok Obligasi
Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN Tahap 100% dari jumlah
28 Juni 2019 5 Rp 1.219.500
II Tahun 2019 Seri C pokok Obligasi
100% dari jumlah
Junior Global Bond Bank BTN 23 Januari 2020 5 USD 300
pokok Obligasi
Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN Tahap 100% dari jumlah
19 Agustus 2020 5 Rp 196.000
I Tahun 2020 Seri C pokok Obligasi
Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN Tahap 100% dari jumlah
24 Mei 2022 3 Rp 600.000
II Tahun 2022 seri A pokok Obligasi
Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN Tahap 100% dari jumlah
24 Mei 2022 5 Rp 400.000
II Tahun 2022 seri B pokok Obligasi
Catatan:
- Rating Efek-efek dalam negeri yang memiliki outstanding di Tahun 2021 menggunakan rating dari Pefindo.
- Rating Efek-efek dalam negeri yang diterbitkan dan memiliki outstanding di Tahun 2022 menggunakan rating dari Fitch.
- Rating Junior Global Bond BTN (USD) yang diterbitkan di Tahun 2020 menggunakan rating dari Moody’s.
- Rating Efek-efek dalam negeri yang memiliki outstanding di Tahun 2023 menggunakan rating dari Pefindo.
Informasi Sukuk
Tabel Sukuk BTN
Tanggal
Distribusi Jumlah Tanggal
Tenor Mata Status
Uraian Sukuk
(Tahun) Uang
Sukuk Jatuh Tingkat Nisbah
Pembayaran
Keterangan
secara (Jutaan) Tempo
Elektronik
Sukuk BTN 28 Juli 159 Rp 92.553 28 11,00% dari Pendapatan Belum Surat Berharga ini
I Tahun 2023 Oktober yang dibagihasilkan Jatuh tidak dirating dan
2023 2036 dengan indikasi bagi Tempo tidak dilakukan
Tahap I hasil sebesar ekuivalen penawaran
0,55% per tahun. umum.
Suku BTN 27 156 Rp 175.039 27 27,40% dari Pendapatan Belum Surat Berharga ini
I Tahun Desember Desember yang dibagihasilkan Jatuh tidak dirating dan
2023 2023 2036 dengan indikasi bagi Tempo tidak dilakukan
Tahap II hasil sebesar ekuivalen penawaran
1,37% per tahun. umum.
30 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 33
Laporan
Tahunan 2024
Peringkat
Tanggal Jatuh Tingkat Suku Status
Wali Amanat
Tempo Bunga Pembayaran
2024 2023
Belum
8 Juli 2025 10,5% AA+(idn) AA+(idn) Bank BJB
Jatuh Tempo
13 Juli 2024 8,70% Lunas - AA+(idn) Bank Mega
Belum
13 Juli 2027 8,90% AA+(idn) AA+(idn) Bank Mega
Jatuh Tempo
28 Juni 2024 9,00% Lunas - AA+(idn) Bank Mega
Belum
23 Januari 2025 4,20% Ba3 Ba3 Bank BJB
Jatuh Tempo
Belum
19 Agustus 2025 8,40% AA+(idn) AA+(idn) Bank BJB
Jatuh Tempo
Belum
24 Mei 2025 5,50% AA+(idn) AA+(idn) Bank BJB
Jatuh Tempo
Belum
24 Mei 2027 6,0% AA+(idn) AA+(idn) Bank BJB
Jatuh Tempo
Informasi Obligasi Konversi
Sampai dengan 31 Desember 2024, Perseroan
tidak menerbitkan obligasi konversi, dengan
demikian Perseroan tidak memiliki informasi
mengenai obligasi konversi.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 31
Page 34
Kilas
Kinerja
Informasi
Sumber Pendanaan Lainnya
Sekuritisasi KPR
Tabel Sekuritisasi KPR BTN
No. Transaksi Sekuritisasi Nominal Total (Rp) Kelas Nominal (Rp)
A1 400.000.000.000
1. EBA-SP SMF-BTN 02 1.000.000.000.000 A2 513.000.000.000
B 87.000.000.000
A1 200.000.000.000
2. EBA-SP SMF-BTN 03 1.000.000.000.000 A2 713.000.000.000
B 87.000.000.000
A1 700.000.000.000
3. EBA-SP SMF-BTN 04 2.000.000.000.000 A2 1.124.000.000.000
B 176.000.000.000
A1 574.000.000.000
A2 1.142.000.000.000
4. EBA-SP SMF-BTN 05 2.000.000.000.000
M 24.000.000.000
B 260.000.000.000
A 576.734.000.000
5. EBA-SP SMF-BTN 06 631.000.543.015
B 54.266.543.015
A 452.500.000.000
EBA-SP SMF-BTN 07
6. 500.000.001.416
B 47.500.001.416
A 544.800.000.000
7. EBA-SP SMF-BTN 08 600.000.020.055
B 55.200.020.055
rekomendasi properti
cari berbagai pilihan rumah
di seluruh Indonesia
32 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 35
Laporan
Tahunan 2024
Tanggal Transaksi Jatuh Tempo Average Life Kupon Kelas A Peringkat Kelas A
A1 = 8,15%
31 Oktober 2016 27 Juni 2027 7,05 id
AAA
A2 = 8,75%
A1 = 8,00%
28 April 2017 07 Januari 2028 7,78 id
AAA
A2 = 8,40%
A1 = 7,00%
28 Februari 2018 07 Mei 2029 7,03 id
AAA
A2 = 7,50%
A1 = 8,50%
id
AAA
A2 = 8,75%
27 November 2019 07 Mei 2032 9,09
M = 10,40% id
A
30 Desember 2020 07 Juli 2032 6,08 6,50% id
AAA
23 Desember 2022 07 Januari 2034 5,66 7,70% id
AAA
26 September 2023 07 Agustus 2035 7,44 6,65% id
AAA
Negotiable Certificate of Deposit
Tabel Negotiable Certificate of Deposit BTN
Nominal Tanggal Jangka
Jenis NCD Seri Jatuh Tempo Rate Nominal Per Seri
Penerbitan (Rp) Transaksi Waktu
A 6 bulan 17 April 2024 6,40% 500.000.000.000
20
NCD Tahap I
1.500.000.000.000 Oktober B 9 bulan 16 Juli 2024 6,45% 70.000.000.000
Tahun 2023
2023
C 12 bulan 21 Oktober 2024 6,53% 930.000.000.000
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 33
Page 36
Kilas
Kinerja
Long Term Notes (LTN)
Tabel Long Term Notes (LTN) BTN
Tanggal Distribusi Tenor Mata Jumlah LTN
Uraian
LTN secara Elektronik (Bulan) Uang (Ribuan)
LTN BTN Tahun 2021
17 Desember 2021 186 Rp 10.185.851
Tahap I
LTN BTN II Tahun 2022
12 Juli 2022 171 Rp 47.740.325
Seri A
LTN BTN II Tahun 2022
12 Juli 2022 177 Rp 79.378.706
Seri B
LTN BTN III THP I TAHUN
14 Desember 2022 177 Rp 210.866.282
2022
LTN BTN III THP II TAHUN
28 Desember 2022 171 Rp 131.184.885
2022
LTN BTN IV Tahap I
28 Juli 2023 165 Rp 35.898.139
Tahun 2023
LTN BTN IV Tahap II
15 September 2023 168 Rp 404.745.014
Tahun 2023
LTN BTN IV Tahap III
27 Desember 2023 180 Rp 6.241.671.188
Tahun 2023 – Seri A
LTN BTN IV Tahap III
27 Desember 2023 168 Rp 234.541.750.854
Tahun 2023 – Seri B
LTN BTN IV Tahun 2024
07 Mei 2024 171 Rp 203.350.626.300
Tahap IV
LTN BTN IV Tahun 2024
27 September 2024 171 Rp 312.678.083.000
Tahap V
LTN BTN IV Tahun 2024
23 Desember 2024 168 Rp 147.909.042.000
Tahap VI
Keterangan:
Surat Berharga LTN BTN tidak di rating dan diterbitkan melalui penawaran terbatas kepada BP Tapera.
Rating Perusahaan
2024
Peringkat Moody’s per 29 November 2024
Keterangan Peringkat
Outlook Stable
Counterparty Risk Rating Baa2/P-2
Bank Deposits Baa2/P-2
Baseline Credit Assessment ba1
Adjusted Baseline Credit Assessment ba1
Counterparty Risk Assessment Baa2 (cr)/P-2 (cr)
Subordinate Ba3 (hyb)
34 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 37
Laporan
Tahunan 2024
Tanggal Tingkat Status
Keterangan
Jatuh Tempo Suku Bunga Pembayaran
Surat Berharga ini tidak dirating
17 Juni 2037 1,37% tetap Belum Jatuh Tempo
dan tidak dilakukan penawaran umum
Surat Berharga ini tidak dirating
12 Oktober 2036 1,37% tetap Belum Jatuh Tempo
dan tidak dilakukan penawaran umum
Surat Berharga ini tidak dirating
12 April 2037 0,55% tetap Belum Jatuh Tempo
dan tidak dilakukan penawaran umum
Surat Berharga ini tidak dirating
14 Juni 2037 0,55% tetap Belum Jatuh Tempo
dan tidak dilakukan penawaran umum
Surat Berharga ini tidak dirating
28 Maret 2037 0,55% tetap Belum Jatuh Tempo
dan tidak dilakukan penawaran umum
Surat Berharga ini tidak dirating
28 April 2037 0,55% tetap Belum Jatuh Tempo
dan tidak dilakukan penawaran umum
Surat Berharga ini tidak dirating
15 September 2037 1,37% tetap Belum Jatuh Tempo
dan tidak dilakukan penawaran umum
Surat Berharga ini tidak dirating
27 Desember 2038 0,55% tetap Belum Jatuh Tempo
dan tidak dilakukan penawaran umum
Surat Berharga ini tidak dirating
27 Desember 2037 1,37% tetap Belum Jatuh Tempo
dan tidak dilakukan penawaran umum
Surat Berharga ini tidak dirating
07 Agustus 2038 1,37% tetap Belum Jatuh Tempo
dan tidak dilakukan penawaran umum
Surat Berharga ini tidak dirating
27 Desember 2038 1,37% tetap Belum Jatuh Tempo
dan tidak dilakukan penawaran umum
Surat Berharga ini tidak dirating
23 Desember 2038 1,37% tetap Belum Jatuh Tempo
dan tidak dilakukan penawaran umum
Peringkat Fitch per 23 Oktober 2024
Keterangan Peringkat
Outlook Stable
Peringkat Nasional Jangka Panjang AA+(idn)
Peringkat Nasional Jangka Pendek F1+(idn)
Peringkat Pefindo per 5 Juli 2024
Keterangan Peringkat
Outlook Stable
Peringkat Nasional idAAA
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 35
Page 38
Kilas
Kinerja
Laporan
Analis Perusahaan
Tabel Laporan Analis Perusahaan BTN
Kode
No Perusahaan Analis Rekomendasi Target Price
Broker
1. PT Indo Premier Securities PD Anthony Buy 2.120
2. Yuanta Investment Consulting FS Yap Swie Cu Buy 2.100
3. RHB Research DR Andrey Wijaya Buy 1.990
4. MNC Securities EP Tirta Citradi Buy 1.900
5. PT Ciptadana Sekuritas KI Erni Siahaan Buy 1.825
6. PT Aldiracita Sekuritas PP Agus Pramono Buy 1.800
7. UOB KayHian (Equity) AI Posmarito Pakpahan Buy 1.740
8. UBS Securities AK Joshua Tanja Buy 1.700
9. BCA Sekuritas SQ Christoper Benas Buy 1.700
10. Mandiri Sekuritas CC Kresna Hutabarat Buy 1.700
11. CLSA KZ Sarina Lesmina Accumulated 1.650
12. Sucor Sekuritas AZ Edward Lowis Buy 1.640
13. Panin Sekuritas GR Nico Laurens Buy 1.600
14. PT Verdhana Sekuritas Indonesia BB Nicholas Santoso Neutral 1.550
15. Trimegah Securities LG Jonathan Gunawan Buy 1.540
16. OCBC Sekuritas TP Budi Rustanto Buy 1.500
17. CGS International YU Handy Noverdanius Add 1.500
18. PT BRI Danareksa Sekuritas OD Victor Stefano Buy 1.500
19. DBS Bank DP Rui Wen Lim Hold 1.400
20. Macquarie RX Jayden Vantakris Outperform 1.385
21. PT Sinarmas Sekuritas DH Ivan Purnama Putera Add 1.350
22. BNI Securities NI Yulinda Hartanto Hold 1.350
23. Bahana Securities DX Satria Sambijantoro Hold 1.225
24. Samuel Sekuritas Indonesia IF Prasetya Gunadi Sell 1.100
36 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 39
Laporan
Tahunan 2024
Peristiwa Penting
di Tahun 2024
15 Januari
BTN Menjadi
Anggota United Nations Environment
Programme Financial Initiative
BTN secara resmi telah menandatangani Prinsip-Prinsip bersama bank-bank di seluruh dunia. Dengan menjadi anggota
Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Perbankan yang di UNEP FI dan menandatangani Prinsip-Prinsip tersebut,
Bertanggung Jawab (UN Principles for Responsible Banking). BTN menunjukkan komitmen yang kuat terhadap perbaikan
United Nations Environment Programme Financial Initiative lingkungan hidup, sosial dan tata kelola (Environmental, Social,
(UNEP FI), merupakan sebuah badan badan Perserikatan and Governance/ESG). BTN berkomitmen untuk mewujudkan
Bangsa-Bangsa untuk mendorong pengembangan industri misi ESG-nya, yaitu Become the ESG Champion in the banking
perbankan yang berkelanjutan (sustainable banking industry) industry.
12 Februari
BTN Menghasilkan
Laba Rp3,5 Triliun
Sepanjang tahun 2023, BTN berhasil membukukan laba 2023, BTN berhasil menyalurkan kredit dan pembiayaan
bersih sebesar Rp3,5 triliun tumbuh 15% dibandingkan sebesar Rp333,69 triliun atau naik 11,9% dibandingkan tahun
tahun 2022 yang mencapai Rp3,04 triliun. Kenaikan laba sebelumnya yang sebesar Rp298,28 triliun. Pertumbuhan
bersih tersebut ditopang oleh tumbuhnya penyaluran di sisi kredit dan pembiayaan ini melampaui pencapaian
kredit dan pembiayaan serta peningkatan fee based kredit yang disalurkan industri perbankan nasional sebesar
income Perseroan pada tahun 2023 lalu. Sepanjang tahun 10,38% pada tahun 2023.
3 Maret
Peresmian
Logo Baru BTN
Memasuki usianya yang ke-74, PT Bank Tabungan Negara modern, dan adaptif dalam menghadapi digitalisasi. Langkah
(Persero) Tbk (BTN) melakukan “rebranding” salah satunya rebranding ini sejalan dengan transformasi perusahaan
dengan meluncurkan logo baru. Logo baru yang dirilis untuk menjadi The Best Mortgage Bank in South East Asia
merupakan simbol keberhasilan dan komitmen perseroan pada 2025. Peluncuran logo baru ini menjadi momentum
dalam melanjutkan transformasi menjadi Bank yang lebih bagi BTN untuk melakukan percepatan transformasi.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 37
Page 40
Kilas
Kinerja
22 Maret
Peresmian
BTN Prospera
Perseroan meluncurkan BTN Prospera, sebuah layanan kebutuhan nasabah untuk membangun kekayaan secara
eksklusif dan komprehensif untuk mendukung nasabah berkelanjutan seiring dengan peningkatan kesejahteraan
segmen Emerging Affluent dalam mencapai aspirasi masyarakat Indonesia. Layanan BTN Prospera diharapkan
keuangan serta memenuhi kebutuhan gaya hidup mereka. menjadi batu loncatan bagi para nasabah menuju segmen
Mengusung Brand Promise “Unlocking Your Potential”, inisiatif lanjutan yakni BTN Prioritas, yang merupakan kategori untuk
tersebut merupakan bentuk komitmen BTN dalam memenuhi nasabah pemilik dana dengan nilai di atas Rp500 juta.
17 April
Linkedin
Top Companies
Linkedin merilis daftar Top Companies 2024: 15 perusahaan satunya BTN. Hal ini membuktikan transformasi Sumber
teratas untuk pengembangan karir. Dalam daftar tersebut Daya Manusia (SDM) yang diimplementasikan BTN selama
empat BUMN masuk dalam posisi lima besar, salah beberapa tahun telah membuahkan hasil yang positif.
25 April
Penyaluran Kredit
dan Pembiayaan BTN
Tembus Rp344,2 Triliun
Strategi Perseroan untuk fokus mengembangkan segmen pengetatan likuiditas yang membayangi industri perbankan
high yield dan komersial telah membuahkan hasil yang sejak akhir tahun lalu. Pada kuartal I ini, BTN membukukan
terlihat pada pencapaian kinerja kuartal I tahun 2024. pertumbuhan kredit dan pembiayaan sebesar 14,8%
Penyaluran kredit dan pendapatan operasional tumbuh menjadi Rp344,2 triliun, dibandingkan periode yang sama
impresif di saat suku bunga dana merangkak naik, imbas pada tahun sebelumnya sebesar Rp299,7 triliun.
38 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 41
Laporan
Tahunan 2024
21 Mei
BTN
Meresmikan Sales Center Baru
di Tiga Kota Besar
Perseroan kembali membuka layanan Sales Center KPR BTN ini diharapkan mampu meningkatkan market share KPR
yang dibentuk dalam rangka pengelolaan KPR Non Subsidi Non Subsidi, sekaligus meningkatkan pendapatan BTN dan
khususnya untuk Segmen Emerging Affluent yang berasal meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya
dari Developer dan Proyek Perumahan terpilih. Peresmian dalam kepemilikan rumah.
23 Juni
BTN
Jakarta International
Marathon 2024
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan BTN yang terbagi dalam tiga kategori, yakni 1.000 orang untuk
sukses menggelar ajang BTN Jakarta International Marathon Marathon (42K), 4.000 orang untuk Half Marathon (21K), dan
(JAKIM) 2024. Ajang ini diikuti oleh setidaknya 15.000 pelari sekitar 10.300 orang untuk 10K.
31 Juli
BTN
Menggelar Akad Kredit
Secara Massal
Perseroan menggelar akad massal KPR 4.824 unit rumah penyaluran KPR sekaligus sebagai bagian dari upaya untuk
yang dilakukan secara serempak di sejumlah wilayah di mendukung penguatan program perumahan rakyat yang
Indonesia dalam waktu sehari. Akad massal KPR yang tahun ini BTN menargetkan peningkatan market share KPR
dilaksanakan ini merupakan upaya BTN untuk mempercepat menjadi 84%.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 39
Page 42
Kilas
Kinerja
31 Juli
Kredit dan
Pembiayaan BTN
Tembus Rp352 Triliun pada Triwulan 2
Di tengah kondisi ekonomi global yang sangat menantang, Perolehan tersebut tumbuh 14,4% secara tahunan (year-
BTN tetap dapat menorehkan kinerja yang positif sepanjang on-year/yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu
semester I tahun 2024. Perseroan mencatat penyaluran sebesar Rp307,66 triliun.
kredit dan pembiayaan mencapai sekitar Rp352,06 triliun.
29 Agustus
BTN
Santri Developer Kebangsaan
Setelah sukses mengadakan program BTN Santri Developer tersebut merupakan program pendidikan dan pelatihan
Kebangsaan di sejumlah Pondok Pesantren di Pulau mengenai pengembangan bisnis properti bagi santriwan/
Jawa, tahun ini Perseroan menggelar Program BTN Santri santriwati alumni pondok pesantren, tetapi juga peserta
Developer Kebangsaan di Pekanbaru, Riau. Program yang dari organisasi pemuda lintas agama.
dikembangkan bersama Nahdlatul Ulama Circle (NU Circle)
30 September
Launching Inovasi
BTN Mobile
BTN memperkuat posisinya sebagai pemimpin dalam kemudahan bagi nasabah untuk mencari rumah dan
pembiayaan perumahan dengan meluncurkan inovasi mengajukan KPR dalam satu platform digital. Melalui fitur
terbaru pada aplikasi BTN Mobile. Kini, BTN Mobile menjadi Cari Properti pada BTN Mobile, nasabah dapat menelusuri
pelopor digitalisasi KPR di Indonesia dengan menghadirkan berbagai pilihan rumah, lengkap dengan informasi harga,
fitur Cari Properti yang terintegrasi langsung dengan lokasi, dan pengembang yang bekerja sama dengan BTN.
berbagai layanan mortgage. Fitur ini memberikan
40 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 43
Laporan
Tahunan 2024
17 Oktober
BTN
Membangun
Learning Center di Bandung
Perseroan memulai proyek pembangunan Learning Center Perseroan. Pembangunan Learning Center ini merupakan
dan Executive Dormitory seluas 3,1 hektar di kawasan inisiatif strategis Perseroan yang bertujuan untuk
strategis Dago, Bandung, Jawa Barat sebagai upaya memanfaatkan lahan BTN dan menjadi aset yang produktif.
meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM)
22 November
Penyerahan
Sertifikasi Platinum Green Building
Gedung Menara 2 BTN berhasil meraih sertifikasi Green memiliki anggota resmi yang tersebar di 70 negara di
Building atau gedung ramah lingkungan dengan predikat seluruh dunia. Sertifikasi ini menjadi bukti komitmen
tertinggi atau Platinum. Sertifikasi tersebut diberikan oleh Perseroan menciptakan operasional dan lingkungan bisnis
Green Building Council Indonesia (GBCI) yang merupakan yang ramah lingkungan.
anggota resmi dari World Green Building Council yang
13 November
BTN
Meluncurkan
Debit Card BTN Prospera
BTN meluncurkan Kartu Debit BTN Prospera untuk Kehadiran Debit Card BTN merupakan langkah strategis
memberikan kemudahan akses layanan perbankan yang Perseroan dalam menghadirkan solusi finansial yang
terintegrasi dengan tren dan gaya hidup modern yang sepenuhnya disesuaikan dengan kebutuhan nasabah BTN
relevan, guna meningkatkan kualitas hidup nasabah. Prospera.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 41
Page 44
Kilas
Kinerja
29 November
BTN
Menggelar Dialog Interaktif Percepatan
Penyaluran Program 3 Juta Rumah
BTN Menggelar Dialog Interaktif Percepatan Penyaluran Pada dialog ini juga dibahas beragam solusi dari
Program 3 Juta Rumah bersama dengan Kementerian permasalahan pemenuhan rumah rakyat, mulai dari
Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kementerian Dalam penyediaan lahan, perizinan, hingga usulan mengenai
Negeri, dan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan relaksasi pajak properti untuk meringankan harga produksi
Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Dalam Dialog ini, dipaparkan properti, sehingga lebih terjangkau bagi masyarakat. Hal ini
berbagai solusi untuk memacu realisasi program Tiga Juta juga sejalan dengan Program 3 juta rumah yang menjadi
Rumah di Indonesia di depan ratusan pengembang. prioritas Pemerintah.
42 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 45
Laporan
Tahunan 2024
12 Desember
Penyaluran KPR
oleh BTN dan Pemerintah
Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Kredit Pemilikan Rumah (KPR) untuk hampir 30.000 unit
mengapresiasi kinerja Kementerian Badan Usaha Milik rumah melalui BTN.
Negara (BUMN) yang telah berhasil mendorong penyaluran
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 43
Page 46
LAPORAN DIREKSI, DEWAN KOMISARIS, DAN DEWAN PENGAWAS SYARIAH Secara umum BTN telah memenuhi harapan para Pemangku Kepentingan dengan tercapainya beberapa target yang telah ditetapkan di tahun 2024. 44 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 47
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 45
Page 48
Laporan Direksi, Dewan Komisaris
dan Dewan Pengawas Syariah
Laporan
Direksi
Pemegang saham dan para Pemangku Kepentingan lainnya yang kami hormati,
Sebagai bank terbesar di Indonesia dalam Konsumer meliputi Tabungan Konsumer, Deposito
pembiayaan perumahan, BTN ingin menjadi mitra Ritel dan Giro Perorangan. Sedangkan Produk
utama dalam pemberdayaan finansial keluarga Wealth Management meliputi Bancassurance,
Indonesia. Seiring dengan berkembangnya zaman Reksa Dana, Surat Berharga Negara Ritel Pasar
yang semakin mengglobal, Perseroan juga punya Perdana, Surat Berharga Negara Pasar Sekunder,
mimpi menjadi The Best Mortgage Bank in South dan Foreign Exchange.
East Asia pada tahun 2025. Untuk menggapai
visi tersebut, BTN telah melakukan berbagai Produk Komersial terbagi menjadi Produk Kredit
pembenahan dari dalam. Transformasi sektor Komersial, Produk Simpanan Komersial serta
kredit dan pendanaan juga menjadi perhatian Produk Kredit Korporasi. Produk Kredit Komersial
dalam mencapai visi tersebut. meliputi, Kredit Modal Kerja, Kredit Modal Kerja
Kontraktor, Kredit Modal Kerja Properti, Kredit
Pada kesempatan ini, perkenankan kami Pemilikan Lahan, Kredit Linkage, Kredit Beragunan
melaporkan pengelolaan dan kinerja Perseroan Simpanan dan Kredit Investasi. Produk Simpanan
selama tahun buku 2024 yang meliputi hasil Komersial meliputi, Deposito Berjangka Lembaga
kinerja Perseroan, analisis prospek perusahaan, dan Giro Lembaga. Sedangkan Produk Korporasi
perkembangan penerapan tata kelola Perseroan, meliputi, Kredit Modal Kerja, Kredit Investasi, Kredit
penilaian kinerja Komite di bawah Direksi serta kepada Kementerian/Lembaga Pemerintah
perubahan komposisi Direksi. Republik Indonesia, Term Loan Facility, Corporate
Line Facility, Treasury Line Facility (kepada Non
Lembaga Keuangan), Supply Chain Financing
Analisis Atas Kinerja Perseroan (SCF), Trust Receipt, Letter of Credit (L/C) atau
Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN),
Sebagai perusahaan yang bergerak di Garansi Bank (Bank Guarantee) dan Documentary
bidang Perbankan, Perseroan senantiasa Collection.
berkomitmen menjadi Bank yang fokus dalam
melayani dan mendukung pembiayaan sektor PRODUK SYARIAH
perumahan melalui berbagai produk dan jasa
baik konvensional maupun syariah. Selain itu, Produk Syariah terdiri dari Produk Pembiayaan
Perseroan juga memiliki jasa dan produk finansial Syariah dan Produk Simpanan Syariah. Produk
yang diperlukan oleh keluarga Indonesia. Berbagai Pembiayaan Syariah meliputi, Pembiayaan
produk dan jasa Perseroan adalah sebagai berikut: Konsumer dan Pembiayaan Komersial. Sedangkan
Produk Simpanan Syariah meliputi, Giro Syariah,
PRODUK KONVENSIONAL Tabungan Syariah dan Deposito Syariah.
Produk konvensional terdiri dari Produk Konsumer JASA KONVENSIONAL
dan Produk Komersial. Produk konsumer terbagi
menjadi Produk Kredit Konsumer, Produk Simpanan Pada sisi Konvensional, Perseroan memberikan
Konsumer dan Produk Wealth Management. berbagai jasa seperti, Electronic Data Capture
Produk Kredit Konsumer meliputi Kredit Perumahan (EDC), BTN Cash Management, Virtual Account,
dan Kredit Non Perumahan. Produk Simpanan Kartu Debit Visa/GPN dan Debit Online, Internet
46 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 49
Laporan
Tahunan 2024
Puji syukur ke hadirat Tuhan
Yang Maha Kuasa, atas
ridanya Perseroan mampu
memberikan hasil yang
baik di tengah tantangan
perekonomian yang masih
mengalami ketidakpastian.
Ketangguhan BTN hingga
mampu bertahan selama
ini, antara lain karena
Perseroan tidak pernah
berhenti bertransformasi
sehingga mampu
beradaptasi dalam
menghadapi perubahan
yang terjadi.
NIXON L.P. NAPITUPULU
Direktur Utama
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 47
Page 50
Laporan Direksi, Dewan Komisaris
dan Dewan Pengawas Syariah
Banking, Portal BTN Properti, Mobile Banking, Electronic juga melakukan pemisahan fungsi Risk Management
channel ATM, Layanan BTN Prioritas, PLUS by BTN menjadi Digital & Operations Risk Management Division
Prioritas, Branchless Banking, BTN Smart Residence, (DORD) dan Enterprise & ESG Risk Management Division
Online Onboarding Open Account, SMS Notifikasi, CRM (ERMD), Digital & Operations Risk Management Division
serta jasa dan layanan perbankan lainnya. (DORD) mengelola risiko digital dan risiko operasional
sedangkan Enterprise & ESG Risk Management Division
JASA SYARIAH (ERMD) mengelola risiko enterprise dan pengelolaan
ESG. Perseroan menambahkan fungsi pengelolaan
Pada sisi Syariah, Perseroan memberikan berbagai jasa Pelindungan Data Pribadi pada Satuan Kerja Kepatuhan
seperti, Safe Deposit Box BTN iB, Garansi Bank BTN iB, berupa Data Privacy Department. Selain itu, Perseroan
Program Pengembangan Operasional BTN iB, SPP Online juga membentuk Regional Digital Banking Retail pada
BTN iB, Penerimaan Biaya Perjalanan Haji, Mobile Banking, Kantor Wilayah sebagai strategi penguatan penjualan
Kartu Debit Visa/GPN Syariah dan Debit Online, Payroll produk digital.
BTN iB, BTN Cash Management, Virtual Account, Online
Onboarding for Open Account serta Bancassurance. Dengan demikian saat ini BTN telah memiliki 9
(sembilan) Direktorat di bawah Direktur Utama
Untuk mengoptimalkan produk dan jasa kepada yaitu Direktorat Consumer, Direktorat Distribution &
nasabah, Perseroan telah memiliki jaringan kerja Institutional Funding, Direktorat SME & Retail Funding,
yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia Per 31 Direktorat Finance, Direktorat Information Technology,
Desember 2024, Perseroan memiliki jaringan Perbankan Direktorat Assets Management, Direktorat Operations
Konvensional sebanyak, 8 (delapan) Kantor Wilayah, 82 & Customer Experience, Direktorat Risk Management
(delapan puluh dua) Kantor Cabang, 536 (lima ratus dan Direktorat Human Capital, Compliance & Legal.
tiga puluh enam) Kantor Cabang Pembantu dan 4 Tiap-tiap Direktorat terbagi menjadi beberapa Divisi
(empat) Kantor Fungsional. Sedangkan untuk jaringan yang mendukung pelaksanaan tugas Direksi terkait.
Perbankan Syariah, Perseroan memiliki 35 (tiga puluh Direktur Utama didukung oleh Divisi Internal Audit dan
lima) Kantor Cabang Syariah dan 75 (tujuh puluh lima) Corporate Secretary. Direktur Utama juga didukung oleh
Kantor Cabang Pembantu Syariah. SEVP yaitu SEVP Digital Business dan Wholesale Banking.
Direktorat Consumer didukung oleh Divisi Subsidized
Pada tahun 2024, Perseroan telah melakukan Mortgage, Mortgage & Secured Loan, Personal Banking
penyesuaian struktur organisasi BTN dengan dan Sharia Banking. Direktorat Distribution & Institutional
memperhatikan susunan dan nomenklatur Direksi, Funding didukung oleh Divisi Sales & Distribution, Large
pembentukan SEVP dan Divisi baru. Penyesuaian Institutional Funding dan Mid-size Institutional Funding.
dilakukan antara lain, pengembangan struktur Direktorat SME & Retail Funding didukung oleh Divisi
organisasi Commercial Banking Division (CMBD) untuk SME Banking, Retail Funding dan Wealth Management.
pengelolaan non-housing dalam rangka pencapaian Direktorat Finance didukung oleh Divisi Treasury,
target dan diversifikasi portofolio guideline serta Financial & Institution Capital Market, Corporate Strategy
pengembangan bisnis dan partnership untuk perluasan & Planning, Finance & Accounting, dan Investor Relations
bisnis Commercial Banking Center (CBC). Pada Retail & Research. Direktorat Information Technology didukung
Funding Division (RFD) dilakukan penyesuaian proses oleh Divisi Data Management & Analytics, IT Strategic
bisnis berdasarkan segmentasi retail funding agar Planning & Development, IT Operations dan IT Security.
lebih berfokus pada customer centric dan memperjelas Direktorat Assets Management didukung oleh Divisi
accountability. Terdapat pemisahan unit kerja Digital Procurement & Fixed Assets Management, Consumer
Banking yang berfokus pada sales yaitu Digital Banking Collection, Recovery & Assets Sales 1, Consumer
Sales Division (DBSD) dan Digital Banking Product Collection, Recovery & Assets Sales 2 dan Commercial
Development Division (DBPD) dalam rangka peningkatan Asset Management. Direktorat Operations & Customer
kapabilitas Digital Banking. Dilakukan pemisahan Experience didukung oleh Divisi Customer Experience
Institutional Funding menjadi Large Institutional Funding dan Policy & Procedure. Direktorat Risk Management
(LIFD) dan Mid-Size Institutional Funding (MIFD) yang digabung oleh Divisi Retail Credit Risk, Wholesale
berfokus pada Nasabah Penyangga Likuiditas dan Credit Risk, Enterprise & ESG Risk Management, Digital
non-Penyangga Likuiditas. Pada Sharia Division (SHAD) & Operations Risk Management dan Transformation &
dilakukan pengembangan struktur organisasi untuk Partnership Management. Direktorat Human Capital,
penguatan dari segi bisnis dan IT Syariah. Perseroan Compliance & Legal didukung oleh Divisi Human Capital
melakukan pemisahan fungsi pada Operation Banking Strategy, Human Capital Management, Human Capital
menjadi dua yaitu Central Operations Division (CEOD) Business Partner, Learning Management, Compliance &
untuk pengelolaan fungsi-fungsi dasar operasional dan Governance dan Legal.
Digital Operations Division (DGOD) untuk pengelolaan
operasional bisnis dan transaksi bisnis. Perseroan
48 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 51
Laporan
Tahunan 2024
Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, Perseroan Tinjauan Makro Ekonomi
memiliki sebanyak 12.847 pegawai. Per 31 Desember
2024, sebanyak 562 Pegawai berjenjang pendidikan Pada tahun 2024, kondisi ekonomi global dihadapkan
Pascasarjana, 10.786 Pegawai berjenjang pendidikan pada dinamika ketegangan geopolitik global. Hal
Sarjana, 1.217 Pegawai berjenjang pendidikan Sarjana ini akan berpengaruh pada ketidakpastian pasar
Muda serta 282 Pegawai berjenjang pendidikan SLTA. keuangan global, meningkatnya tekanan inflasi, dan
Perseroan senantiasa memberikan pengembangan menurunnya prospek pertumbuhan ekonomi dunia. Di
kompetensi kepada pegawai yang dilaksanakan awal tahun 2024, ketegangan politik dunia tetap tinggi
melalui program pembelajaran dan pengembangan dengan masih berlanjutnya konflik antara Rusia dan
yang terstruktur dan sistematis guna meningkatkan Ukraina. Setelah sedikit mereda, ketegangan geopolitik
pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill), dan dunia kembali meningkat tinggi dipicu serangan Israel
sikap (attitude) yang dibutuhkan. Prinsip kesetaraan ke Iran sehingga menyebabkan ketegangan di negara-
juga diterapkan sehingga setiap pegawai memperoleh negara Timur Tengah.
kesempatan yang sama dalam pembelajaran dan
pengembangan, mulai dari fase awal penempatan Ketidakpastian pasar keuangan global juga ditandai
hingga saat diproyeksikan untuk menduduki jabatan dengan tren penurunan suku bunga global yang telah
yang lebih tinggi. dimulai pada tahun 2024 seiring tingkat inflasi yang
semakin terkendali. Arah penurunan The Federal Reserve
Dalam mendukung bisnis Perseroan, BTN secara berkala System (The Fed) rate semakin jelas setelah hingga
melakukan inovasi pada teknologi informasi. Beberapa Desember telah menurunkan suku bunga acuannya
inovasi Teknologi Informasi (TI) yang dilakukan pada sebesar 100 bps menjadi 4,25%-4,50%. Selain The Fed,
tahun 2024 antara lain, Human Capital Information mayoritas Bank Sentral di dunia telah menurunkan suku
System berbasis Cloud, Artificial Intelligence, Super bunga acuannya seperti European Central Bank (ECB),
Apps balé by BTN, BTN Digital Store, dan BTN Laku. Dalam Bank of England (BoE), Bank of Canada (BoC) dan
menghadapi dinamika industri perbankan yang terus lainnya.
berkembang pesat, Perseroan juga telah mengambil
langkah proaktif untuk memperkuat TI sebagai bagian Menurunnya prospek pertumbuhan ekonomi dunia
dari strategi utama Perseroan. Peningkatan ini dilakukan juga berdampak pada perbaikan ekonomi nasional.
secara berkesinambungan melalui modernisasi sistem, Berdasarkan World Economic Outlook Oktober 2024
penerapan teknologi digital terkini dan peningkatan yang dirilis oleh IMF, pertumbuhan ekonomi Indonesia
keamanan data. pada tahun 2024 diperkirakan sebesar 5,0%, sedikit
tertahan akibat dampak perlambatan ekonomi global.
Dengan berbagai sumber daya yang dimiliki Perseroan, Sementara pada 2025, perekonomian Indonesia
Direksi telah melakukan pengelolaan secara efektif diprediksi akan membaik dan berada pada level 5,1%.
terhadap sumber daya tersebut. Perseroan telah
menghasilkan kinerja yang baik di tahun 2024 di tengah Di sektor perbankan, likuiditas industri perbankan pada
kondisi perekonomian yang masih belum sepenuhnya Oktober 2024 dalam level yang memadai dengan
pulih. Direksi senantiasa mempertimbangkan kondisi rasio-rasio likuiditas yang terjaga. Rasio Alat Likuid/
perekonomian baik global, nasional maupun industri Non-Core Deposit (AL/NCD) sebesar 113,64%, meningkat
perbankan dalam mengembangkan strategi bisnis, dibandingkan September 2024 yang sebesar 112,66%
sehingga mampu mengatasi kendala-kendala atau jauh di atas ambang batas ketentuan yang
khususnya yang terkait dengan dampak kondisi sebesar 50%. Sementara Alat Likuid/DPK (AL/DPK)
perekonomian terhadap bisnis Perseroan. Oleh karena sebesar 25,58%, meningkat dibandingkan capaian pada
itu, dalam menyampaikan analisis kinerja Perseroan, September 2024 yang sebesar 25,40%, masih di atas
izinkan kami menyampaikan telaah perekonomian ambang batas ketentuan yang sebesar 10%. Secara
baik di tingkat global, nasional maupun pada industri umum, tingkat profitabilitas bank (Return on Asset/ROA)
perbankan. sebesar 2,73%, menunjukkan kinerja industri perbankan
tetap resilien dan stabil. Sementara dari sisi permodalan,
Capital Adequacy Ratio (CAR) industri Perbankan pada
Oktober 2024 tercatat meningkat menjadi 27,07% dari
posisi September 2024 yang sebesar 26,84%.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 49
Page 52
Laporan Direksi, Dewan Komisaris
dan Dewan Pengawas Syariah
Berdasarkan analisis perekonomian dan industri serta memperhatikan tantangan yang ada, maka Perseroan
menetapkan target pasar untuk kredit dan pembiayaan yang diberikan sebesar Rp367,13 triliun dan sebesar Rp379,55
triliun untuk dana pihak ketiga. Berdasarkan target pasar tersebut, Perseroan menargetkan pendapatan bunga
sebesar Rp31,33 triliun di tahun 2024.
Untuk mencapainya, telah ditetapkan suku bunga dasar kredit tahun 2024 adalah sebagai berikut:
Tabel Suku Bunga Dasar Kredit
SBDK Berdasarkan Segmen Bisnis
Uraian Kredit Non UMKM Kredit UMKM
Non KPR/
KPR/KPA
KPA
Korporasi Ritel Menengah Kecil Mikro
Suku Bunga Dasar Kredit 8,76% 9,25% 10,17% 11,00% 14,03% 8,04% 11,80%
(SBDK) Tahun 2024
Suku Bunga Dasar Kredit 8,05% 8,30% n/a n/a n/a 7,30% 8,80%
(SBDK) Tahun 2023
Suku Bunga Dasar Kredit 8,00% 8,25% n/a n/a n/a 7,25% 8,75%
(SBDK) Tahun 2022
Suku Bunga Dasar Kredit 8,00% 8,25% n/a n/a n/a 7,25% 8,75%
(SBDK) Tahun 2021
Suku Bunga Dasar Kredit 9,90% 9,90% n/a n/a n/a 9,95% 11,25%
(SBDK) Tahun 2020
Selain itu, BTN juga telah menetapkan suku bunga untuk tabungan deposito dan giro yang bersaing dan kompetitif
disajikan sebagai berikut:
Tabel Suku Bunga Tabungan Rupiah
Suku Bunga
Jenis Produk Strata Saldo Suku Bunga Ritel
Lembaga
Tabungan Investa Sampai dengan Rp1 juta 0,00% 0,00%
> Rp1 juta - Rp100 juta 1,00% 1,00%
> Rp100 juta - Rp1 miliar 2,40% 2,25%
> Rp1 miliar - Rp2 miliar 3,15% 3,05%
> Rp2 miliar - Rp5 miliar 3,40% 3,20%
Tabel Suku Bunga Tabungan Rupiah
Jenis Produk Strata Saldo Suku Bunga
Tabungan BTN Batara < Rp1 juta 0,00%
≥ Rp1 juta - ≤ Rp50 juta 0,10%
> Rp50 juta - ≤ Rp500 juta 0,10%
> Rp500 juta - ≤ Rp1 miliar 0,50%
> Rp1 miliar - ≤ Rp2 miliar 1,00%
> Rp2 miliar 1,00%
50 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 53
Laporan
Tahunan 2024
Jenis Produk Strata Saldo Suku Bunga
Tabungan BTN Bisnis < Rp1 juta 0,00%
≥ Rp1 juta - < Rp50 juta 0,50%
≥ Rp50 juta - < Rp500 juta 1,00%
≥ Rp500 juta - < Rp1 miliar 1,25%
≥ Rp1 miliar 1,75%
Tabungan BTN Junior ≤ Rp50 ribu 0,00%
> Rp50 ribu 0,50%
TabunganKu ≤ Rp500 ribu 0,00%
> Rp500 ribu - Rp1 juta 0,10%
> Rp1 juta 0,25%
Tabungan SiMuda RumahKu ≤ 1 juta - Rp10 juta 1,00%
> Rp10 juta - Rp25 juta 1,15%
> Rp25 juta - Rp50 juta 1,25%
> Rp50 juta - Rp100 juta 1,35%
> Rp100 juta - Rp250 juta 1,50%
> Rp250 juta 2,00%
Tabungan BTN Siap! < Rp1 juta - Rp10 juta 1,00%
> Rp10 juta - Rp25 juta 1,15%
> Rp25 juta - Rp50 juta 1,25%
> Rp50 juta - Rp100 juta 1,35%
> Rp100 juta - Rp250 juta 1,50%
> Rp250 juta 2,00%
Tabungan BTN e'BataraPos < Rp1 juta 0,00%
≥ Rp1 juta - Rp50 juta 0,10%
> Rp50 juta - Rp500 juta 0,10%
> Rp500 juta - Rp1 miliar 0,50%
> Rp1 miliar 1,00%
Tabanas Batara Kantor Pos 0,00%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 51
Page 54
Laporan Direksi, Dewan Komisaris
dan Dewan Pengawas Syariah
Tabel Suku Bunga Giro Rupiah
Jenis Produk Strata Saldo Suku Bunga
Giro Rupiah ≤ Rp10 juta 0,00%
> Rp10 juta - Rp100 juta 0,25%
> Rp100 juta - Rp500 juta 0,75%
> Rp500 juta 1,00%
Tabel Suku Bunga Deposito Rupiah
Jangka Waktu (bulan)
Jenis Produk Strata Saldo
1 2 3 4 6 12 24
Deposito Rupiah < Rp1 juta 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Rp1 juta - < Rp10 juta 1,00% 1,00% 1,00% 1,00% 1,00% 1,00% 1,00%
Rp10 juta - < Rp100 juta 2,25% 2,40% 2,65% 2,65% 2,90% 2,90% 2,90%
≥ Rp100 juta - < Rp500 juta 2,40% 2,40% 2,90% 2,90% 3,05% 3,05% 3,05%
≥ Rp500 juta - ≤ Rp2 miliar 2,40% 2,40% 2,90% 2,90% 3,05% 3,05% 3,05%
> Rp2 miliar 2,40% 2,40% 2,90% 2,90% 3,05% 3,05% 3,05%
Tabel Suku Bunga e-Deposito Ritel Rupiah
Jangka Waktu (bulan)
Jenis Produk Strata Saldo
1 2 3 4 6 12 24
e-Deposito Ritel < Rp100 juta 2,60% 2,75% 3,00% 3,00% 3,25% 3,25% 3,25%
Rupiah
≥ Rp100 juta - < Rp500 juta 2,65% 2,75% 3,25% 3,25% 3,40% 3,40% 3,40%
≥ Rp500 juta - < Rp2 miliar 4,25% 4,25% 4,40% 4,50% 4,65% 3,40% 3,40%
≥ Rp2 miliar - < Rp5 miliar 4,50% 4,50% 4,65% 4,80% 4,90% 3,40% 3,40%
≥ Rp5 miliar - < Rp10 miliar 4,60% 4,60% 4,80% 4,90% 5,00% 3,50% 3,50%
≥ Rp10 miliar 4,70% 4,70% 5,00% 5,00% 5,00% 3,60% 3,60%
Tabel Suku Bunga Tabungan Valas
USD SGD AUD / CNY JPY
Jenis Produk
Suku Strata Suku Strata Suku Strata Suku
Strata Saldo
Bunga Saldo Bunga Saldo Bunga Saldo Bunga
Tabungan BTN < USD 1.000 0,00% All 0,10% All 0,05% All 0,00%
Felas tiering tiering tiering
USD 1.000 - < USD 10.000 0,15%
USD 10.000 - < USD 100.000 0,35%
≥ USD 100.000 0,50%
52 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 55
Laporan
Tahunan 2024
Tabel Suku Bunga Tabungan Valas
USD
Jenis Produk
Strata Saldo Suku Bunga
Tabungan BTN Felas USD via Mobile Banking < USD 1.000 0,00%
USD 1.000 - < USD 10.000 0,15%
USD 10.000 - < USD 100.000 0,35%
≥ USD 100.000 0,50%
Tabel Suku Bunga Deposito Valas
Jangka Waktu (bulan)
Jenis Produk Strata Saldo
1 3 4 6 12 24
Deposito USD Seluruh strata 0,20%
Deposito SGD Seluruh strata 0,10%
Deposito AUD/CNY Seluruh strata 0,10%
Deposito JPY Seluruh strata 0,00%
Tabel Suku Bunga e-Deposito Valas
Jangka Waktu (bulan)
Jenis Produk Strata Saldo
1 3 6 12 24
e-Deposito USD < USD100.000 1,00% 1,00% 1,00% 1,00% 1,00%
Ritel
USD100.000 - < USD500.000 2,50% 2,50% 1,50% 1,50% 1,50%
USD500.000 - < USD1.000.000 2,50% 2,50% 2,00% 2,00% 2,00%
≥ USD1.000.000 2,50% 2,50% 2,25% 2,25% 2,25%
Tabel Suku Bunga Giro Valas
Jenis Produk Strata Saldo Suku Bunga
Giro Valas (USD) Sampai dengan USD100.000 0,00%
> USD100.000 0,10%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 53
Page 56
Laporan Direksi, Dewan Komisaris
dan Dewan Pengawas Syariah
Strategi dan Kebijakan Strategis
Direksi memimpin langsung perumusan strategi 5. Pada bidang bisnis syariah, market share industri
Perseroan melalui berbagai rapat antara Direksi keuangan syariah saat ini berkisar di 10,81% yang
dengan manajemen kunci. Strategi tertuang dalam menandakan potensi besar yang bisa diraih
Corporate Plan Tahun 2021-2025 yang pelaksanaannya mengingat jumlah populasi muslim di Indonesia
senantiasa dilakukan evaluasi oleh Direksi untuk 84,35% atau sekitar 236 juta jiwa. Sejalan dengan
memastikan efektivitas penerapan strategi yang telah potensi perbankan syariah nasional, Unit Usaha
ditetapkan melalui berbagai evaluasi laporan internal Syariah (UUS) BTN juga mengalami pertumbuhan
serta rapat-rapat bersama para kepala Divisi. bisnis yang searah. Hal ini ditunjukan oleh kinerja
yang terus tumbuh dan kemampuan UUS BTN yang
Dalam menghadapi berbagai tantangan dan tetap tumbuh.
dalam menangkap peluang, Perseroan berupaya 6. Untuk memperkuat permodalan serta mendukung
meningkatkan kontribusinya pada sektor perumahan pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan
dan mendukung roadmap transformasi Kementerian dibutuhkan dukungan permodalan yang kuat
BUMN dengan menetapkan visi Menjadi Best Mortgage dengan mempertimbangkan pemenuhan
Bank in Southeast Asia pada tahun 2025 dengan kewajiban modal minimum bank sesuai Basel III.
aspirasi bisnis Perseroan yang ingin dicapai di tahun Strategi penguatan modal yang akan dilakukan
2025. Pada tahun 2024, Perseroan berada dalam tema BTN yaitu, meningkatkan profitabilitas bank serta
strategis 2024-2025 yaitu Disrupt and Scale Up Through penerbitan atau perpanjangan obligasi/pinjaman
Digital. Untuk tahun 2024 telah dirumuskan strategi subordinasi.
sebagai berikut: 7. Pada bidang human capital, dalam rangka
1. Pada bidang perkreditan, telah dikembangkan mewujudkan salah satu misi Perusahaan pada
bisnis kredit yaitu Monetize housing ecosystem at- bidang Human Capital yaitu “Menjadi rumah
scale dan Transition from mono-Bank lending to full untuk talenta Indonesia terbaik”, program kerja
Banking offerings. pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) pada
2. Pada bidang kualitas kredit dan pembiayaan, inisiatif jangka pendek dan menengah diselaraskan dengan
strategis yang dilakukan pada jangka pendek dan Corporate Plan Tahun 2025-2029.
menengah yaitu Strengthen risk underwriting and 8. Pada bidang infrastruktur IT, untuk mendukung
collections process to sustainably grow portfolio, corporate plan, aspirasi bisnis serta visi BTN sebagai
addressing high restructured portfolio and expedite “Menjadi the Best Mortgage Bank in Southeast Asia
late-stage recovery by setting-up an asset pada tahun 2025”, BTN telah menyusun 6 (enam)
management subsidiary. tema pada rencana strategis TI tahun 2021-2025.
3. Pada bidang pendanaan, inisiatif strategis yang Pada tahun 2024, BTN mengusung tema utama
dilakukan pada jangka pendek dan menengah yaitu Continuous Improvement yang berfokus
adalah build a sustainable funding engine. kepada peningkatan/enhancement terhadap
4. Pada bidang pendapatan operasional lainnya sistem-sistem non kritikal, perbaikan proses untuk
rencana bisnis BTN pada tiga tahun ke depan meningkatkan maturitas IT.
difokuskan untuk meningkatkan Pendapatan 9. Pada bidang good corporate governance (GCG)
Operasional Lainnya (POL) yang sebagian besar BTN melakukan penguatan governance standard
bersumber dari fee based income, terutama pada untuk perbaikan berkelanjutan. Untuk bidang risk
sumber-sumber baru yang berbasis transaksi management, dalam rangka mendukung rencana
dan layanan. Selain itu, memperhatikan posisi jangka panjang, BTN perlu untuk tetap menjadi Bank
bisnis BTN yang fokus pada sektor perumahan, dengan sustainable profitability dan melanjutkan
terdapat peluang bisnis yang dapat ditingkatkan langkah strategi serta inisiatif terkait risk
dengan memaksimalkan potensi nasabah captive management. Kemudian untuk bidang compliance
dan value chain properti. Untuk mewujudkan dalam rangka meningkatkan ketahanan operasional
hal tersebut, diperlukan strategi diversifikasi dan untuk mendukung pertumbuhan bisnis Bank dan
diferensiasi produk dan layanan secara fokus, yang untuk mendukung terciptanya Budaya Kepatuhan
dilakukan melalui strategi pertumbuhan anorganik. pada setiap tingkatan organisasi dan kegiatan
Pada tahun 2025-2029 aktivitas penyertaan modal usaha Bank, maka telah dilakukan penyusunan
difokuskan pada anak usaha perusahaan modal roadmap GRC Roadmap BTN 2025-2029 terkait
ventura dan perusahaan manajemen investasi, dengan pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank.
Perusahaan Asuransi, Multifinance, dan Bank Umum
Syariah.
54 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 57
Laporan
Tahunan 2024
10. Pada bidang pengembangan jaringan (delivery Dari sisi syariah, jumlah posisi nilai penyaluran
channel), optimalisasi delivery channel dalam Pembiayaan Syariah tahun 2024 sebesar Rp43,89 triliun,
mendukung bisnis dilakukan melalui pengembangan meningkat 18,26% dibandingkan dengan penyaluran
kuantitas dan ragam channel dengan strategi pembiayaan di tahun 2023 yang sebesar Rp37,11
perluasan jaringan yang difokuskan pada 4 (empat) triliun. Peningkatan tersebut disebabkan kenaikan
inisiatif utama, yaitu: strategi pemetaan wilayah, kontribusi pertumbuhan dari Pembiayaan Konsumer
ekspansi cabang, agent banking, dan digital sebesar Rp6,38 triliun yang meningkat sebesar 18,36%
channel. dibandingkan tahun 2023. Pembiayaan Syariah yang
berhasil disalurkan sampai dengan tahun 2024 sebanyak
Pencapaian Target Kinerja 312.713 unit pembiayaan, meningkat 12,58% atau 34.945
unit pembiayaan dibandingkan dengan tahun 2023
Berdasarkan strategi yang telah diterapkan, pada yang sebanyak 277.768 unit pembiayaan. Jumlah posisi
tahun 2024 Perseroan telah menghasilkan kinerja yang dana Simpanan Syariah tahun 2024 adalah sebesar
baik sesuai dengan yang ditargetkan. Analisis kinerja Rp49,62 triliun, meningkat 18,71% dibandingkan dengan
Perseroan disajikan sebagai berikut. tahun 2023 yang sebesar Rp41,80 triliun. Peningkatan
tersebut sebagian besar dipengaruhi oleh kenaikan
Kinerja Operasional dan Keuangan nominal Giro Syariah sebesar Rp5,66 triliun atau sebesar
39,95%. Tabungan Syariah dan Deposito Syariah juga
Dari sisi operasional, segmen usaha Perseroan mengalami peningkatan masing-masing sebesar
berdasarkan jenis usaha mencakup 2 (dua) segmen 15,70% dan 5,27%.
utama, yaitu segmen Konvensional dan segmen
Syariah. Segmen konvensional terdiri dari produk Dari sisi kinerja keuangan, laba tahun berjalan BTN
konsumer dan produk komersial. Pada produk pada tahun 2024 mengalami penurunan 14,10% di
Konsumer, jumlah nilai Produk Konsumer tahun 2024 bandingkan tahun 2023. Hal ini dikarenakan di tahun
sebesar Rp107,64 triliun, meningkat dibandingkan 2024, BTN menetapkan strategi bisnis perbankan dalam
dengan tahun 2023 yang sebesar Rp106,90 triliun. menjaga tingkat likuiditas dan proyeksi penyesuaian
Peningkatan tersebut disebabkan oleh peningkatan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRRR) yang akan
dana simpanan Tabungan Konsumer maupun Deposito dilakukan pada tahun 2025. Sehingga hal ini berdampak
Berjangka Konsumer pada tahun 2024. Jumlah dana pada penurunan pendapatan, namun diharapkan
Simpanan Konsumer tahun 2024 sebesar Rp67,43 triliun, ke depannya proses kredit menjadi lebih prudent.
meningkat 4,64% dibandingkan dengan tahun 2023 Meskipun laba tahun berjalan mengalami penurunan,
yang sebesar Rp64,45 triliun. Peningkatan tersebut namun total aset Perseroan di tahun 2024 tetap
terutama disebabkan oleh meningkat Deposito memperoleh peningkatan. Total asset pada tahun 2024
Berjangka sebesar 11,26%. sebesar Rp469,61 triliun, meningkat 7,03% dibandingkan
dengan tahun 2023 yang sebesar Rp438,75 triliun. Selain
Untuk produk Komersial, jumlah nilai Produk Komersial itu, BTN mampu membukukan jumlah ekuitas yang lebih
tahun 2024 sebesar Rp303,07 triliun, meningkat 5,73% kuat pada tahun 2024. Ekuitas BTN mencapai sebesar
dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp32,57 triliun, meningkat 6,87% dari tahun 2023 sebesar
Rp286,65 triliun. Peningkatan tersebut disebabkan Rp30,47 triliun. Kenaikan ekuitas ini terutama didukung
oleh kenaikan produk Simpanan Komersial sebesar oleh saldo laba sebesar Rp19,15 triliun pada tahun 2024,
8,66%. Jumlah produk Simpanan Komersial tahun tumbuh 13,70% dari tahun 2023 sebesar Rp16,84 triliun.
2024 sebanyak 154.772 rekening atau meningkat
23,50% dibandingkan dengan jumlah rekening tahun Perbandingan Antara Hasil yang Dicapai
2023, yaitu sebanyak 154.772 rekening. Jumlah produk dengan yang Ditargetkan
Kredit Komersial tahun 2024 sebanyak 21.557 unit
atau meningkat 72,30% dibandingkan dengan tahun Secara umum BTN telah memenuhi harapan para
2023 yang sebanyak 12.511 unit. Peningkatan volume Pemangku Kepentingan. Berbagai target yang telah
penyaluran produk Komersial paling tinggi dikontribusi ditetapkan telah terealisasi di tahun 2024. Jumlah dana
dari pertumbuhan produk Simpanan Komersial yang pihak ketiga di tahun 2024 sebesar Rp381,84 triliun
didominasi oleh penambahan rekening Giro dengan tercapai 100,61% dari target 2024. Pencapaian tersebut
peningkatan sebesar 33.151 rekening atau 23,04%. didukung oleh pencapaian giro di tahun 2024. Giro di
tahun 2024 sebesar Rp161,02 triliun tercapai 105,13% dari
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 55
Page 58
Laporan Direksi, Dewan Komisaris
dan Dewan Pengawas Syariah
target tahun 2024, pencapaian giro tersebut dikontribusi - Membuka akses bagi segmen emerging affluent
oleh peningkatan giro pada segmen wholesale, dan generasi muda (20-35 tahun) melalui
komersial, korporasi dan institusi. Capaian ekuitas di platform digital yang lebih user-friendly
tahun 2024 sebesar 100,41% dengan realisasi Rp32,62 3. Inovasi Produk Digital
triliun. Ekuitas stabil dan berhasil melampaui target pada - Meluncurkan produk digital baru seperti: BTN
tahun 2024 didukung oleh pembentukan ekosistem Paylater & Virtual Debit Card untuk meningkatkan
bisnis yang semakin kuat. Pencapaian Kredit perumahan transaksi nasabah
di tahun 2024 sebesar Rp262,37 triliun telah mendekati - Tabungan Emas Digital dan produk digital
target dengan capaian 98,64% dari target tahun 2024. investasi lainnya
Meskipun laba bersih belum mencapai target, namun - KPR Digital (Pre-Approval KPR Ultimate) berbasis
pendapatan bunga telah mendekati target dengan AI untuk menyederhanakan proses persetujuan
capaian 94,41%. Hal tersebut dipengaruhi oleh masih kredit
tingginya beban bunga perbankan, dengan BI rate yang 4. Integrasi dengan Ekosistem Digital
masih berkisar di 6,00%-6,25% di sepanjang tahun 2024. - Memperkuat API management & sandboxing
untuk integrasi dengan marketplace, fintech,
Dari sisi rasio keuangan, NPL di tahun 2024 sebesar 3,15%, dan ekosistem properti
Rasio NPL dapat terjaga didorong oleh inisiatif perbaikan - Mengembangkan joint finance & channeling
proses bisnis seperti implementasi Commercial Banking platform untuk memperluas layanan perbankan
Center (CBC), Regional Loan Processing Center (RLPC) di sektor properti dan UMKM
sehingga proses kredit menjadi lebih prudent dan juga - Menerapkan digital flagship store dengan
asset sales yang dilakukan secara periodik. memperluas cabang berbasis digital
5. Peningkatan Keamanan & IT Governance
Kendala yang Dihadapi Perseroan - Mengimplementasikan “Security by Design”
dalam semua layanan digital untuk mengurangi
Meskipun menunjukkan kinerja yang baik, namun risiko fraud dan serangan siber
Perseroan juga menghadapi berbagai kendala. - Meningkatkan fraud detection system (FDS)
Kendala tersebut antara lain, ketergantungan pada untuk monitoring transaksi digital secara real-
dana pihak ketiga high cost. Untuk mengatasi kendala time
tersebut, Perseroan memiliki strategi mengurangi - Menerapkan AI & Machine Learning untuk
ketergantungan pada dana pihak ketiga high cost keamanan siber dan pengelolaan risiko.
dengan melakukan peningkatan terhadap penetrasi
rekening payroll. Kendala lainnya yang dihadapi Perseroan memiliki strategi dengan meningkatkan
Perseroan adalah penggunaan mobile banking oleh digital channelnya melalui penguatan infrastruktur
nasabah aktif masih belum optimal. Untuk mengatasi digital banking, meningkatkan akuisisi dan aktivasi
kendala tersebut, Perseroan meningkatkan digital pengguna digital, melakukan inovasi pada produk
channel dengan beberapa cara sebagai berikut: digital, melakukan integrasi dengan ekosistem digital,
1. Penguatan Infrastruktur Digital Banking serta meningkatkan keamanan dan IT Governance.
- Pengembangan BTN Mobile & Internet Banking Selain itu, terdapat kendala yaitu pertumbuhan KPR
dengan fitur yang lebih kaya, termasuk QRIS non subsidi lebih rendah dibanding kompetitor. Untuk
Crossborder, QRIS Customer Presented Mode mengatasi kendala tersebut, Perseroan memiliki strategi
(CPM), dan digital payment ecosystem yaitu meningkatkan pertumbuhan KPR non subsidi
- Implementasi digital branch & self-service untuk mencegah kehilangan market share lebih lanjut.
banking, mengurangi ketergantungan pada
cabang fisik
- Peningkatan kapabilitas transaction banking Hal-Hal Penting yang Diperkirakan
dengan digitalisasi BTN Mobile, cash Terjadi Pada Masa Mendatang dan
management system, dan integrasi API Prospek Usaha
- Pengembangan BTN Properti sebagai platform
digital mortgage ecosystem, termasuk listing International Monetary Fund (IMF) memproyeksikan
properti, pengajuan KPR, dan manajemen KPR pertumbuhan ekonomi global sebesar 3,3% di tahun
end-to-end 2025. Ekonomi pada negara maju seperti Amerika Serikat
2. Meningkatkan Akuisisi & Aktivasi Pengguna Digital diperkirakan akan tumbuh lebih rendah dibandingkan
- Mengadopsi digital marketing untuk tahun 2024, sedangkan ekonomi Tiongkok pada tahun
meningkatkan awareness dan akuisisi pengguna 2025 juga diperkirakan akan melambat.
baru
- Meningkatkan cross-selling berbasis digital
dengan memanfaatkan big data analytics
56 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 59
Laporan
Tahunan 2024
Pertumbuhan ekonomi nasional tetap tumbuh positif Tata Kelola Perusahaan
pada 2024 di tengah perlambatan ekonomi global,
didorong oleh konsumsi rumah tangga yang masih Perseroan menyadari bahwa keberlangsungan usaha
kuat, investasi yang masuk serta terjaganya kinerja suatu entitas usaha tidak hanya diukur dari performa
ekspor. Bank Indonesia memprediksi pertumbuhan keuangan serta peningkatan keuntungan semata,
ekonomi pada tahun 2025 akan tetap kuat dan tumbuh namun juga melalui pengelolaan internal perusahaan
positif dalam kisaran 4,8%-5,6%. di antaranya yaitu pelaksanaan good corporate
governance (GCG) yang efektif. Pada dasarnya
Sektor Jasa keuangan khususnya perbankan diprediksi Perseroan menerapkan prinsip-prinsip GCG dengan
akan tetap terjaga kinerjanya, menguat dibandingkan tujuan dan keyakinan bahwa hal ini akan menjamin
tahun 2024. Bank Indonesia memperkirakan pada tahun terciptanya keseimbangan bisnis secara menyeluruh
2025 Dana Pihak Ketiga (DPK) akan tumbuh pada kisaran sehingga segenap bentuk kepentingan, baik bisnis
8,0%-10,0% dan penyaluran kredit perbankan akan maupun sosial, individu dengan kelompok, internal
tumbuh sebesar 11,0%-13,0%. Untuk tahun 2025, sektor juga eksternal, jangka pendek dan jangka panjang
perumahan diprediksi akan menguat dibandingkan serta kepentingan shareholders dan stakeholders
tahun-tahun sebelumnya. akan menuju pada titik keseimbangan. Penerapan
prinsip-prinsip GCG sangat diperlukan, agar Perseroan
Berbagai perkiraan kondisi perekonomian global dan menjadi lebih tangguh dan mampu bertahan dalam
nasional serta industri perbankan tersebut, Perseroan menghadapi persaingan yang semakin ketat. Perseroan
memiliki peluang untuk tumbuh. Peluang yang dimiliki terus berupaya mengikuti perkembangan praktik
Perseroan antara lain sebagai berikut: GCG terbaik di tingkat nasional, regional maupun
1. Potensi pertumbuhan KPR sejalan dengan Program internasional yang relevan dan tentunya disesuaikan
3 (tiga) juta rumah.. dengan kebutuhan. Dalam rangka meningkatkan
2. Potensi pertumbuhan segmen direct to customer penerapan tata kelola secara berkelanjutan, Perseroan
(D2C) (secondary market) yang memberikan yield senantiasa menerapkan keempat pilar GCG yaitu ETAK
lebih tinggi. (Perilaku Beretika, Transparansi, Akuntabilitas dan
3. Peluang partnership di sektor multifinance dan Keberlanjutan).
asuransi.
4. Pertumbuhan anorganik di sektor multifinance. Tanggung jawab Perseroan untuk menjalankan
5. Meningkatnya interaksi digital dalam sistem bisnisnya secara berkelanjutan tidak akan dapat
perbankan. dijalankan dengan efektif jika tidak didasarkan
6. Pertumbuhan segmen Consumer dan Small Medium pada perilaku korporasi yang beretika. Perilaku etis
Enterprise (SME) di Indonesia. yang berlandaskan nilai-nilai moral seperti peduli
atas kepentingan pihak lain dapat mengarahkan
Dengan memanfaatkan keunggulan internal yang dan membawa praktik korporasi ke arah perilaku
dimiliki, maka Perseroan optimis memiliki prospek berkelanjutan dan akhirnya menuju tindakan yang
yang baik di masa mendatang. Untuk meningkatkan bertanggung jawab. Perseroan memiliki komitmen
kontribusinya pada sektor perumahan dan mendukung untuk memastikan penerapan GCG dengan standar
roadmap transformasi Kementerian BUMN, BTN tinggi yang mengacu kepada best practice lembaga
menetapkan visi menjadi Mitra Utama dalam perbankan yang kredibel dan tepercaya. Kredibilitas
Pemberdayaan Finansial Keluarga Indonesia pada serta kepercayaan publik, pemegang saham, dan
tahun 2025, dengan aspirasi yang ingin dicapai di tahun nasabah merupakan faktor yang sangat menentukan
2029 sebagai berikut: bagi perkembangan dan kelangsungan usaha
1. Membangun engine tabungan yang sustainable Perseroan. Aktivitas usaha yang dijalankan Perseroan
untuk menghimpun tabungan sebesar Rp120 triliun. harus mematuhi peraturan dan perundangan
2. Memberdayakan keluarga Indonesia dalam yang berlaku serta menjunjung tinggi norma dan
penyaluran kredit perumahan untuk mewujudkan etika. Kesadaran menjalankan etika yang baik akan
impian memiliki rumah dengan penyaluran sekitar meningkatkan dan memperkuat citra positif Perseroan
Rp450 triliun. dan mewujudkan Perseroan sebagai Good Corporate
3. Menjadi mitra keuangan bagi konsumen dan bisnis Citizen. Karena itu, Perseroan senantiasa menjunjung
dengan menyediakan rangkaian lengkap solusi tinggi integritas dengan memiliki dan menerapkan
perbankan sehari-hari. pedoman etika dan perilaku yang menjadi dasar sikap
4. Membangun portofolio berkualitas tinggi dengan dan tindakan seluruh insan Perseroan agar bekerja
efisiensi operasional. secara profesional dan beretika dengan menggunakan
5. Memperluas cakupan layanan melalui 3 (tiga) anak prinsip-prinsip dasar yang mengacu kepada visi, misi,
perusahaan. dan nilai-nilai serta regulasi internal dan eksternal
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 57
Page 60
Laporan Direksi, Dewan Komisaris
dan Dewan Pengawas Syariah
yang berlaku. Perseroan telah merumuskan beberapa Dalam memastikan penerapan keberlanjutan, Perseroan
perangkat kebijakan yang menjadi pedoman beretika mematuhi peraturan perundang-undangan serta
dan berperilaku bagi setiap elemen Perseroan berkomitmen melaksanakan tanggung jawab terhadap
dalam kegiatan bisnis yang dijalankan. Perseroan masyarakat dan lingkungan agar berkontribusi pada
mengupayakan penerapan standar etika dan perilaku pembangunan berkelanjutan. Pembangunan ekonomi
dalam menjalankan segenap aktivitas bisnisnya tidak terpisah dari konsekuensi sosial dan lingkungan
sesuai dengan visi, misi, dan nilai-nilai budaya yang yang diakibatkan olehnya. Untuk menciptakan
dimiliki melalui implementasi Code of Conduct. Code perekonomian nasional yang mengedepankan
of Conduct disosialisasikan dan dapat diakses oleh keselarasan antara aspek ekonomi, sosial, dan
seluruh insan Perseroan melalui media PPDigital serta lingkungan hidup, dibutuhkan pengelolaan sumber
diselenggarakan kuis tentang Code of Conduct untuk daya yang tepat dan memadai. Untuk itu, Perseroan
mengetahui pemahaman pegawai terhadap Code of menyadari fungsi dan peran strategisnya dalam
Conduct pada Platform BTNBest. Komitmen terhadap memastikan bahwa arus investasi yang dikelolanya
pelaksanaan Code of Conduct juga dituangkan mampu berkontribusi bagi masa depan dan memiliki
dalam Pakta Integritas yang wajib ditandatangani dampak luas pada perkembangan ekonomi, kondisi
oleh seluruh Direksi, Dewan Komisaris dan Pegawai lingkungan, dan aspek sosial.
Perseroan. Di samping itu, Code of Conduct juga dapat
diakses oleh seluruh Stakeholder Perseroan melalui Perseroan terus berkomitmen dalam mendorong
website Perseroan. keuangan berkelanjutan melalui integrasi aspek
environmental, social, and governance (ESG) dalam
Terkait dengan transparansi, untuk menjaga objektivitas kegiatan operasionalnya. Perjalanan Perseroan
dalam menjalankan bisnis, Perseroan menyediakan dalam ranah ESG melibatkan perencanaan tentang
informasi yang material dan relevan dengan cara bagaimana Perseroan mengelola dampak lingkungan,
yang mudah diakses dan dipahami oleh pemangku menangani isu-isu sosial, dan mempertahankan
kepentingan. Perseroan telah memberikan rincian kontak standar tata kelola yang etis dalam setiap operasi
melalui situs web Perseroan atau Laporan Tahunan perbankannya. Perseroan telah mengembangkan
yang mana para pemangku kepentingan dapat serangkaian kerangka kerja (framework), strategi, dan
menggunakannya untuk menyampaikan keluhan, saran peta jalan (roadmap) untuk mendorong keuangan
maupun kemungkinan adanya pelanggaran atas hak- berkelanjutan dan mendukung kinerja ESG Perseroan.
hak mereka. Selain melalui laporan tahunan, Perseroan Perseroan menekankan fokusnya untuk mengatasi isu-
menyediakan akses informasi dan data baik laporan isu terkait ESG di sektor mortgage bank, dengan tujuan
terkait keuangan dan non keuangan kepada publik untuk mencapai keberlanjutan jangka panjang dan
secara transparan melalui berbagai media seperti situs praktik perbankan yang bertanggung jawab.
web (dalam dua bahasa), media massa (siaran pers),
majalah/buletin internal, pertemuan dengan analis, Salah satu pilar dari kerangka kerja ESG Perseroan
situs resmi BEI, poster dan banner produk, aksi korporasi, adalah pengelolaan atas risiko perubahan iklim dan
bahan presentasi Perseroan ke publik dan sebagainya. dampaknya bagi ekosistem (Climate Change and
Ecosystem). Oleh karena itu, Perseroan telah merancang
Terkait akuntabilitas, Perseroan telah menyampaikan berbagai program guna memitigasi risiko perubahan
pencapaian target dan kinerja Direksi. Dalam iklim. Langkah ini sekaligus merupakan bentuk
rangka meningkatkan kualitas pelaksanaan kontribusi Perseroan dalam mendukung komitmen
tugas dan tanggung jawab, Dewan Komisaris dan pemerintah menuju pencapaian karbon netral (net zero
Direksi berkomitmen untuk memiliki kebijakan dan emission/NZE) pada tahun 2060 dan untuk mencapai
melaksanakan penilaian kinerja Dewan Komisaris Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan ke-13,
dan Direksi. Dewan Komisaris memiliki kebijakan yaitu penanganan perubahan iklim. Dalam Kerangka
penilaian sendiri (self assessment) untuk menilai Kerja ESG Perseroan, pengelolaan emisi GRK termasuk di
kinerja Dewan Komisaris, sedangkan penilaian dalam pilar Climate Change and Ecosystems. Perseroan
kinerja Direksi dilakukan melalui pencapaian Key telah menetapkan target pengurangan emisi minimal
Performance Indicators (KPI) yang mengacu kepada sebesar 30% dalam kegiatan operasional Perseroan
hasil pengukuran yang dilakukan oleh auditor untuk lima tahun ke depan. Upaya pemenuhan
eksternal yang mengaudit laporan keuangan tahunan target ini dilakukan dengan berbagai inisiatif, seperti
perusahaan. KPI Direksi secara kolegial dan KPI Direksi pengadopsian panel surya sebagai sumber energi,
secara individual menjadi salah satu alat ukur yang penggunaan kendaraan listrik sebanyak 20% atau
efektif dalam pemantauan kinerja dan pelaksanaan minimal 50 dari total kendaraan dinas, dan program-
tugas Pengurus Perseroan yang dilakukan oleh Direksi. program lainnya.
58 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 61
Laporan
Tahunan 2024
Dalam rangka evaluasi penerapan GCG, Perseroan dan keamanan dalam upaya optimalisasi proses
melaksanakan GCG Assessment yang dilaksanakan pengamanan informasi, antara lain dengan
secara periodik dan konsisten setiap tahun yang memperoleh Sertifikasi ISO 27001:2022, Pencapaian
terdiri dari self assessment maupun assessment dari Cyber Security Maturity (CSM) dengan mendapatkan
pihak eksternal. Penilaian self assessment Tata Kelola hasil tingkat maturitas di level 5 (Implementasi
dilakukan secara berkala pada posisi akhir bulan Juni optimal), dan Penerapan Indeks IT Security.
dan Desember setiap tahunnya. Untuk tahun 2024, 6. Dalam meningkatkan penanganan pengaduan
standar penerapan Tata Kelola selain mengacu pada untuk meningkatkan kepercayaan pemangku
Peraturan OJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan kepentingan, Perseroan telah bekerja sama dengan
Tata Kelola Bagi Bank Umum, juga mengikuti Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik
OJK Nomor 2 Tahun 2024 tentang Penerapan Tata Kelola Indonesia terkait dengan penanganan WBS dalam
Syariah Bagi Bank Umum dan Unit Usaha Syariah dan upaya pemberantasan korupsi.
Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor 7. BTN telah membentuk Komite ESG dan Departemen
PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan ESG yang bertanggung jawab atas tata kelola dan
Kegiatan Korporasi Signifikan bagi Badan Usaha Milik inisiatif keberlanjutan.
Negara.
Hasil self assessment pada bulan Juni 2024 dan bulan Penilaian Komite di Bawah Direksi
Desember 2024 berada pada peringkat 2 (dua) yang
mencerminkan Manajemen Perseroan telah melakukan Perseroan membentuk dan menetapkan struktur serta
penerapan Tata Kelola yang secara umum baik. Dari keanggotaan Komite-Komite di bawah Direksi dalam
hasil assessment tersebut, Perseroan telah melakukan rangka menunjang pelaksanaan tugas Direksi. Komite-
upaya-upaya perbaikan dengan menindaklanjuti Komite tersebut berperan dalam mempermudah
beberapa kelemahan yang direkomendasikan monitoring dan menciptakan efektivitas pemecahan
berdasarkan hasil assessment. masalah serta pengembangan aspek yang dipandang
strategis oleh Perseroan sesuai peraturan yang berlaku.
Selain self assessment, pada tahun 2024 Perseroan Komite-Komite tersebut meliputi:
juga melaksanakan third party assessment untuk 1. Komite Manajemen Risiko
mendapatkan second opinion terhadap kualitas 2. Asset and Liability Management Committee (ALCO)
implementasi GCG dalam rangka perbaikan kualitas 3. Komite Kebijakan Perkreditan
implementasi GCG secara berkelanjutan. Assessment 4. Komite Kredit
yang dilaksanakan di antaranya adalah survei Corporate 5. Komite Human Capital
Governance Perception Index (CGPI) yang diadakan 6. Komite Pengarah Teknologi Informasi
oleh Indonesian Institute for Corporate Governance 7. Komite Pengarah Transformasi
(IICG) dan Penilaian GCG berdasarkan standar ASEAN 8. Komite Bisnis
Corporate Governance Scorecard dilakukan oleh OJK 9. Komite Environmental, Social and Governance (ESG)
dan Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD).
Untuk mengukur efektivitas kinerja komite di bawah
Skor CGPI Perseroan pada tahun 2024 untuk tahun buku Direksi dalam membantu Direksi menjalankan
2023 sebesar 91,52 dengan predikat “Most Trusted”. pengurusan perusahaan maka dilakukan penilaian
Perseroan telah melaksanakan tindak lanjut atas terhadap Komite di bawah Direksi. Prosedur penilaian
rekomendasi hasil assessment sebagai berikut: kinerja komite di bawah Direksi dilakukan oleh Direksi
1. BTN melaksanakan beberapa program penerapan secara periodik dengan kriteria penilaian atas kinerja
dan peningkatan budaya risiko Bank untuk Komite di Bawah Direksi yaitu pemenuhan pelaksanaan
mengoptimalkan implementasi budaya risiko. rapat serta kehadiran dalam rapat selama tahun buku.
2. BTN telah memiliki roadmap pengembangan Selama tahun 2024, Direksi menilai bahwa komite-
Strategi Anti Fraud (SAF) untuk mitigasi serta komite di bawah Direksi telah menjalankan tugas dan
memperbaiki proses kerja dalam rangka mencegah tanggung jawabnya dengan baik.
terjadinya/terulangnya fraud, kasus non fraud,
sanksi/denda, serta pelanggaran lainnya. Selain dibantu oleh Komite di Bawah Direksi, dalam
3. BTN telah menetapkan Kebijakan Khusus No.KK.9-Z melaksanakan tugasnya Direksi juga dibantu oleh unit
mengenai Perlindungan Nasabah dan Masyarakat. penunjang antara lain Sekretaris Perusahaan, Satuan
4. Dalam menjaga keamanan Teknologi Informasi (TI), Kerja Audit Intern (SKAI), dan Satuan Kerja Manajemen
Perseroan telah membagi fokus menjadi 3 (tiga) Risiko (SKMR). Penilaian kinerja untuk Sekretaris
pilar utama, yaitu: People, Process, dan Technology. Perusahaan, Unit Internal Audit dan Unit Manajemen
5. Perseroan telah melakukan pengukuran dan Risiko dinilai berdasarkan Key Performance Indicator
evaluasi atas implementasi kontrol ketahanan (KPI) yaitu Target Utama, Kolaborasi, Inisiatif dan lainnya.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 59
Page 62
Laporan Direksi, Dewan Komisaris
dan Dewan Pengawas Syariah
Pencapaian KPI tahun 2024 untuk Sekretaris Perusahaan, 2. Mengubah nomenklatur jabatan anggota-
Unit Internal Audit, dan Unit Manajemen Risiko mencapai anggota Direksi Perseroan yaitu Direktur Distribution
lebih dari 100%. Sekretaris Perusahaan, SKAI, dan SKMR and Funding menjadi Direktur Distribution and
telah melaksanakan tugasnya dengan baik. Institutional Funding, Direktur IT and Digital menjadi
Direktur Information Technology, Direktur Institutional
Banking menjadi Direktur Operations and Customer
Perubahan Komposisi Anggota Experience dan menambahkan Direktur SME and
Direksi Retail Funding.
3. Mengalihkan penugasan Andi Nirwoto yang semula
Selama tahun 2024, telah terjadi perubahan komposisi sebagai Direktur IT and Digital menjadi Direktur
Direksi. Perubahan komposisi Direksi dilakukan Information Technology dan Hakim Putratama
berdasarkan kebutuhan Perseroan. Perubahan yang semula sebagai Direktur Institutional Banking
komposisi Direksi adalah sebagai berikut: menjadi Direktur Operations and Customer
Experience.
KOMPOSISI DIREKSI SEBELUM RUPS TAHUNAN 2024 4. Mengangkat Elisabeth Novie Riswanti sebagai
Komposisi Direksi sebelum RUPS Tahunan 2024 Direktur Assets Management, Hirwandi Gafar
berjumlah 10 (sepuluh) orang yang terdiri dari 1 (satu) sebagai Direktur Consumer, Jasmin sebagai Direktur
orang Direktur Utama, 1 (satu) orang Wakil Direktur Distribution and Institutional Funding, Setiyo Wibowo
Utama dan 8 (delapan) orang Direktur sebagai berikut: sebagai Direktur Risk Management dan Muhammad
Iqbal sebagai Direktur SME and Retail Funding
Nixon L.P. Napitupulu : Direktur Utama
Sehingga komposisi Direksi setelah RUPS Tahunan 2024
Oni Febriarto : Wakil Direktur Utama berjumlah 11 (sebelas) orang yang terdiri dari 1 (satu)
Rahardjo
orang Direktur Utama, 1 (satu) orang Wakil Direktur
Andi Nirwoto : Direktur IT and Digital Utama dan 9 (sembilan) orang Direktur sebagai berikut:
Elisabeth Novie : Direktur Assets
Riswanti Management Nixon L.P. Napitupulu : Direktur Utama
Jasmin : Direktur Distribution and Oni Febriarto : Wakil Direktur Utama
Funding Rahardjo
Setiyo Wibowo : Direktur Risk Management Andi Nirwoto : Direktur Information
Technology
Hirwandi Gafar : Direktur Consumer
Elisabeth Novie : Direktur Assets Management
Nofry Rony Poetra : Direktur Finance
Riswanti
Eko Waluyo : Direktur Human Capital,
Jasmin : Direktur Distribution and
Compliance and Legal
Institutional Funding
Hakim Putratama : Direktur Institutional
Setiyo Wibowo : Direktur Risk Management
Banking
Hirwandi Gafar : Direktur Consumer
Nofry Rony Poetra : Direktur Finance
KOMPOSISI DIREKSI SETELAH RUPS TAHUNAN 2024
Pada tanggal 6 Maret 2024, RUPS Tahunan memutuskan: Eko Waluyo : Direktur Human Capital,
1. Memberhentikan dengan hormat Elisabeth Novie Compliance and Legal
Riswanti sebagai Direktur Assets Management, Hakim Putratama : Direktur Operations and
Hirwandi Gafar sebagai Direktur Consumer, Jasmin Customer Experience
sebagai Direktur Distribution and Funding, dan Setiyo
Muhammad Iqbal : Direktur SME and Retail
Wibowo sebagai Direktur Risk Management.
Funding
60 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 63
Laporan
Tahunan 2024
Penutup
Direksi memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kepercayaan, komitmen dan kerja sama dari seluruh
pemangku kepentingan, khususnya kepada jajaran tim manajemen dan seluruh pegawai yang telah bekerja keras
dan mampu memperoleh kinerja yang baik di tahun 2024. Direksi memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya
atas arahan yang diberikan oleh Dewan Komisaris yang sangat memberikan kontribusi dalam pencapaian kinerja
Perseroan. Direksi juga mengucapkan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pemegang saham, nasabah
dan mitra kerja Perseroan.
Perseroan akan berusaha secara terus menerus meningkatkan kualitas layanan sehingga dapat memenuhi
harapan stakeholders. Keberhasilan Perseroan dalam memberikan kinerja yang baik hingga saat ini, tidak terlepas
dari dukungan dan kepercayaan dari seluruh stakeholders. Oleh sebab itu, Direksi mengucapkan terima kasih yang
sebesar-besarnya atas dukungan dan kepercayaan tersebut.
Ke depannya, BTN selalu ingin lebih dekat dengan para nasabah dan stakeholders serta bertekad untuk menjadi bank
andalan dalam ekosistem perumahan di Indonesia. Singkatnya, ke depan BTN ingin menjadi mitra utama dalam
pemberdayaan finansial keluarga Indonesia. Dengan dukungan SDM yang semakin profesional dan teknologi yang
kian maju (khususnya digital), BTN optimistis mampu menjadi mitra utama keluarga Indonesia yang dapat diandalkan.
Khususnya yang berkaitan dengan finansial. Bersamaan dengan pergantian logo BTN beberapa waktu lalu, bank ini
mulai bertransformasi dengan menjadi one stop financial solution bagi ekosistem perumahan (beyond mortgage).
Jakarta, 28 Februari 2025
Atas Nama Direksi
Nixon L.P. Napitupulu
Direktur Utama
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 61
Page 64
Laporan Direksi, Dewan Komisaris
dan Dewan Pengawas Syariah
DIREKSI
Berdiri dari Kiri ke Kanan Duduk dari Kiri ke Kanan
Muhammad Iqbal Setiyo Wibowo
Direktur SME & Retail Funding Direktur Risk Management
Hakim Putratama Elisabeth Novie Riswanti
Direktur Operations & Customer Experience Direktur Assets Management
Andi Nirwoto Nixon L.P. Napitupulu
Direktur Information Technology Direktur Utama
62 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 65
Laporan
Tahunan 2024
Berdiri dari Kiri ke Kanan Duduk dari Kiri ke Kanan
Hirwandi Gafar Oni Febriarto Rahardjo
Direktur Consumer Wakil Direktur Utama
Nofry Rony Poetra Jasmin
Direktur Finance Direktur Distribution and Institutional Funding
Eko Waluyo
Direktur Human Capital, Compliance & Legal
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 63
Page 66
Laporan Direksi, Dewan Komisaris
dan Dewan Pengawas Syariah
Laporan
Dewan Komisaris
Pemegang Saham dan para Pemangku Kepentingan yang terhormat,
Berikut kami sampaikan laporan pengawasan dan beberapa nasihat serta pengawasan antara lain terkait
pemberian nasihat Dewan Komisaris terhadap implementasi Initiative Corporate Plan, performance
jalannya kepengurusan Perseroan untuk tahun review, Penyelarasan Visi dan Misi dalam Rencana
buku 2024. Dalam laporan ini, akan disampaikan Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) 2025—2029 dan
penilaian atas kinerja Direksi selama tahun 2024, lainnya.
pandangan atas prospek usaha yang disusun oleh
Direksi, penerapan tata kelola perusahaan yang Pengawasan Terhadap Perumusan dan
baik atau good corporate governance (GCG), Implementasi Strategi
penilaian atas Komite di bawah Dewan Komisaris
dan perubahan komposisi Dewan Komisaris. Dalam menjalankan fungsi pengawasan dan
pemberian nasihat, Dewan Komisaris terlibat aktif dalam
penyusunan strategi Perseroan dan pengawasan
Penilaian Kinerja Direksi terhadap implementasi strategi Perseroan.
Pengawasan terhadap perumusan strategi Perseroan
Dewan Komisaris senantiasa menjalankan fungsi dilaksanakan dengan melakukan pengawasan
pengawasan dan pemberian nasihat kepada terhadap penyusunan Corporate Plan Tahun 2021-2025,
Direksi. Sebelum menyampaikan pandangan memberikan persetujuan Rencana Bisnis Bank serta
Dewan Komisaris atas pencapaian kinerja Direksi, memberikan persetujuan penyusunan Rencana Jangka
Dewan Komisaris akan menyampaikan frekuensi Panjang Perusahaan, dan Rencana Kerja dan Anggaran
dan cara pemberian nasihat kepada Direksi Perusahaan beserta perubahannya. Pengawasan
serta pengawasan Dewan Komisaris terhadap terhadap implementasi strategi dilaksanakan melalui
perumusan dan implementasi strategi. Rapat bersama Direksi. Selain itu, Dewan Komisaris
juga melakukan pengawasan kepada manajemen
Frekuensi dan Cara Pemberian Perseroan untuk memastikan arahan Dewan Komisaris
Nasihat Kepada Direksi telah sampai ke seluruh Pegawai.
Pemberian nasihat dari Dewan Komisaris kepada Dewan Komisaris telah melakukan tugas pengawasan,
Direksi dilakukan secara formal maupun informal. mengarahkan, memberikan saran, memantau dan
Pemberian nasihat secara formal dilaksanakan mengevaluasi pelaksanaan kebijakan strategis
melalui Rapat bersama Direksi, Rapat Internal Perseroan antara lain:
Dewan Komisaris yang dilaksanakan seminggu 1. Monitoring pelaksanaan inisiatif strategis rencana
sekali, rapat dengan manajemen Perseroan, perusahaan secara berkala.
serta Rapat dengan komite-komite. Sedangkan 2. Monitoring pelaksanaan manajemen risiko secara
pemberian nasihat secara informal dilaksanakan berkala termasuk profil risiko, tingkat kesehatan
melalui kunjungan kerja ke wilayah kerja Perseroan. Bank, KPMM, risk appetite, risk tolerance, dan rencana
Sepanjang tahun 2024 Dewan Komisaris telah aksi pemulihan.
melaksanakan Rapat Dewan Komisaris bersama 3. Reviu Kinerja Perseroan secara Bankwide dan UUS
Direksi yang diinisiasi oleh Dewan Komisaris secara berkala.
sebanyak 8 (delapan) kali. Dalam Rapat Dewan 4. Perkembangan proyek pengembangan Unit Usaha
Komisaris bersama Direksi yang dilaksanakan di Syariah (UUS)
tahun 2024, Dewan Komisaris telah memberikan 5. Pengawasan Dewan Komisaris atas Kinerja dan
Pelaksanaan Rencana Bisnis Bank.
64 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 67
Laporan
Tahunan 2024
Puji syukur ke hadirat Tuhan
Yang Maha Esa karena atas
berkat rahmat dan karunia-
Nya, dengan pembenahan
yang dilakukan manajemen
dalam mewujudkan visi
BTN sebagai The Best
Mortgage Bank in Southeast
Asia pada tahun 2025
telah membuahkan hasil
menggembirakan. Hal ini
terlihat dari pencapaian
BTN di tahun 2024 yang
tetap tumbuh dan terus
bertransformasi di tengah
kondisi perekonomian
yang belum sepenuhnya
membaik.
CHANDRA M. HAMZAH
Komisaris Utama/Independen
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 65
Page 68
Laporan Direksi, Dewan Komisaris
dan Dewan Pengawas Syariah
Pandangan Atas Kinerja Direksi pada bulan Oktober 2024 kembali mencatatkan tren
peningkatan dengan kredit tumbuh double digit sebesar
Dalam memberikan penilaian atas kinerja Direksi, 10,92% yoy. Pertumbuhan ini terutama ditopang oleh
Dewan Komisaris mempertimbangkan beberapa aspek kredit investasi yang tumbuh 13,63% yoy. Adapun secara
sebagai dasar penilaiannya. Aspek tersebut antara lain, bulanan, pertumbuhan nominal kredit perbankan naik
kondisi perekonomian, capaian kinerja yaitu kinerja sebesar Rp78 triliun menjadi Rp7.66 triliun. Sementara
operasional, kinerja keuangan dan tingkat kesehatan itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) pada Oktober 2024 tercatat
perusahaan. Penilaian atas kinerja Direksi dapat tumbuh sebesar 6,74% yoy menjadi Rp8.76 triliun,
disampaikan sebagai berikut. terutama didorong oleh peningkatan tabungan sebesar
7,43% yoy. Risiko kredit melanjutkan penurunan dengan
Dinamika ketegangan geopolitik global menyebabkan rasio NPL perbankan sebesar 2,20%. Di sisi lain, Loan at
ketidakpastian di pasar keuangan. Pada tahun 2024, Risk (LaR) juga menunjukkan tren penurunan menjadi
nilai tukar USD terus menguat sehingga menyebabkan sebesar 9,94%, atau mendekati level sebelum pandemi
pelemahan pada nilai tukar mata uang pada negara yaitu sebesar 9,93% pada Desember 2019.
berkembang, salah satunya Indonesia. Nilai tukar Rupiah
di akhir tahun 2024 melemah hingga kisaran Rp16.000/ Di tengah kondisi perekonomian tersebut, Dewan
USD seiring penguatan USD. Selain itu, yield United Komisaris memandang bahwa Direksi mampu
State Treasury (UST) juga terus menguat sehingga menghadapi tantangan dan peluang yang terjadi
menyebabkan pelemahan aliran portofolio asing ke dengan mencatatkan kinerja yang baik di tahun
negara-negara berkembang. Kemudian, kemenangan 2024. Hal tersebut ditunjukkan dengan pencapaian
Trump pada pemilu Amerika Serikat (AS) di bulan kinerja dari sisi operasional maupun keuangan. Dari
November 2024 diperkirakan dapat menyebabkan sisi operasional, nilai penyaluran produk Kredit dan
perubahan besar pada kondisi geopolitik dan ekonomi Pembiayaan Konsumer tahun 2024 sebesar Rp50,94
global ke depan. Beberapa kebijakan yang akan diambil triliun, menurun 1,19% dibandingkan dengan tahun
Trump dalam pemerintahannya antara lain penerapan 2023 yang sebesar Rp50,94 triliun. Nilai penyaluran
tarif tinggi kepada barang-barang yang masuk ke realisasi baru untuk produk kredit dan pembiayaan
AS, pemotongan pajak serta memperketat masuknya komersial/korporasi tahun 2024 sebesar Rp40,84
imigran gelap akan berdampak kepada perkembangan triliun, menurun 9,45% dibanding dengan tahun 2023
ekonomi global seperti tingkat inflasi yang meningkat, yang sebesar Rp45,10 triliun. Penurunan ini antara
pertumbuhan ekonomi yang melambat serta lain disebabkan menurunnya daya beli masyarakat,
penurunan suku bunga acuan diperkirakan lebih lambat kondisi perekonomian yang masih belum kondusif dan
dibandingkan sebelumnya. penyaluran kredit yang lebih selektif. Jumlah posisi Dana
Pihak Ketiga (DPK) Ritel/Konsumer tahun 2024 sebesar
Dari sisi perekonomian nasional, pertumbuhan Rp76,15 triliun, meningkat 6,00% dibandingkan dengan
ekonomi Indonesia pada Triwulan III tahun 2024 tahun 2023 yang sebesar Rp71,84 triliun. Jumlah posisi
kembali mencatatkan hasil positif, meskipun sedikit Dana Pihak Ketiga (DPK) Lembaga/Komersial tahun 2024
berada di bawah 5%. Hal ini menandakan ekonomi sebesar Rp305,52 triliun, meningkat 9,86% dibandingkan
Indonesia tetap kuat di tengah perlambatan ekonomi dengan tahun 2023 yang sebesar Rp278,10 triliun.
global. Dari sisi sektoral, pertumbuhan tertinggi terjadi
pada sektor jasa lainnya, disusul transportasi dan Dari sisi syariah, jumlah posisi nilai penyaluran
pergudangan serta akomodasi dan makan minum. Pembiayaan Syariah tahun 2024 sebesar Rp43,89 triliun,
Sementara dari sisi pengeluaran, komponen konsumsi meningkat 18,26% dibandingkan dengan penyaluran
Lembaga Non Profit yang Melayani Rumah Tangga pembiayaan di tahun 2023 yang sebesar Rp37,11
(LNPRT) mengalami pertumbuhan paling tinggi disusul triliun. Pembiayaan Syariah yang berhasil disalurkan
ekspor serta konsumsi rumah tangga. Sementara di sisi sampai dengan tahun 2024 sebanyak 312.713 unit
moneter, BI masih tetap mempertahankan suku bunga pembiayaan, meningkat 12,58% atau 34.945 unit
acuannya pada level 6,00% pada November 2024. pembiayaan dibandingkan dengan tahun 2023 yang
Fokus kebijakan moneter diarahkan untuk memperkuat sebanyak 277.768 unit pembiayaan. Jumlah posisi dana
stabilitas nilai tukar Rupiah dari dampak semakin Simpanan Syariah tahun 2024 adalah sebesar Rp49,62
tingginya ketidakpastian geopolitik dan perekonomian triliun, meningkat 18,71% dibandingkan dengan tahun
global dengan perkembangan politik di AS. 2023 yang sebesar Rp41,80 triliun.
Pada industri perbankan, Otoritas Jasa Keuangan Dari sisi keuangan, meskipun laba tahun berjalan
mencatat kinerja sektor jasa keuangan khususnya sedikit mengalami penurunan, namun total aset
perbankan pada 2024 masih solid dengan indikator pada tahun 2024 sebesar Rp469,61 triliun, meningkat
permodalan dan likuiditas yang tersedia serta risiko 7,03% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar
kredit yang terjaga. Fungsi intermediasi perbankan Rp438,75 triliun. Selain itu, jumlah ekuitas Perseroan
66 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 69
Laporan
Tahunan 2024
pada tahun 2024 juga mengalami peningkatan. Ekuitas keuangan global seperti kebijakan moneter The Fed
BTN mencapai sebesar Rp32,57 triliun, meningkat 6,87% serta dinamika geopolitik global. Suku bunga acuan BI
dari tahun 2023 sebesar Rp30,47 triliun. tetap dipertahankan pada level 6,00% di akhir tahun
2024 dan diperkirakan penurunannya lebih lambat
Selain kinerja operasional dan keuangan, tingkat pada tahun 2025.
kesehatan bank juga menjadi salah satu pertimbangan
Dewan Komisaris dalam melakukan penilaian atas Sektor Jasa keuangan khususnya perbankan diprediksi
kinerja Direksi. Tingkat kesehatan bank mencerminkan akan tetap terjaga kinerjanya, menguat dibandingkan
hasil penilaian kondisi Perseroan yang dilakukan tahun 2024. Bank Indonesia memperkirakan pada
terhadap risiko dan kinerja Perseroan yang dapat tahun 2025 Dana Pihak Ketiga (DPK) akan tumbuh pada
dilihat dari peringkat akhir hasil penilaian berdasarkan kisaran 8,0%-10,0% dan penyaluran kredit perbankan
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 04/POJK.03/2016 akan tumbuh sebesar 11,0%-13,0%.
Tanggal 26 Januari 2017 Tentang Penilaian Tingkat
Kesehatan Bank Umum dan Surat Edaran OJK No. 14/ Untuk sektor perumahan, pada tahun 2025 sektor
SEOJK.03/2017 Tanggal 17 Maret 2017 Tentang Penilaian perumahan berpeluang tumbuh di atas 2,00% serta
Tingkat Kesehatan Bank Umum Dengan Menggunakan mengurangi jumlah backlog didorong oleh beberapa
Pendekatan Risiko (Risk - Based Bank Rating) yang faktor antara lain:
mencakup 4 (empat) faktor yaitu Profil Risiko, Tata Kelola, 1. Program 3 (tiga) juta rumah yang menjadi salah
Rentabilitas (Earnings) dan Permodalan (Capital). satu program kerja prioritas pemerintahan Presiden
Peringkat kesehatan bank posisi Desember 2024 (Self Prabowo Subianto.
Assessment) berada pada peringkat komposit 2 (dua)/ 2. Terbentuknya Kementerian yang fokus pada
PK2 yang mencerminkan kondisi bank yang secara perumahan rakyat yaitu Kementerian Perumahan
umum sehat sehingga dinilai mampu menghadapi dan Kawasan Permukiman (PKP).
pengaruh negatif yang signifikan dari perubahan 3. Kuota FLPP yang lebih besar di tahun 2025 menjadi
kondisi bisnis dan faktor eksternal lainnya. 220.000 unit.
4. Insentif PPN Ditanggung Pemerintah (DTP) yang
Selain itu, penilaian tingkat kesehatan menggunakan diperpanjang oleh Pemerintah hingga Juni 2025
pemeringkatan juga diatur dalam Peraturan Menteri sebesar 100% dan 50% hingga Desember 2025.
Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia Nomor 5. Kebijakan Loan to Value (LTV) untuk Properti yang
PER-2/ MBU/03/2023 Tentang Pedoman Tata Kelola dan diperpanjang hingga akhir 2025.
Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara. 6. Pemerintah menghapuskan beberapa pajak terkait
Peringkat (rating) tingkat kesehatan Badan Usaha sektor Perumahan yaitu Bea Perolehan Hak Atas
Milik Negara yang dinilai oleh Lembaga Pemeringkat Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan Persetujuan
Nasional untuk posisi 31 Desember 2024 adalah AAA Bangunan Gedung (PBG).
sehingga termasuk dalam klasifikasi “Sangat Sehat”.
Untuk mencapai target 3 (tiga) juta rumah tersebut,
diperlukan kolaborasi antar seluruh pemangku
Pandangan Atas Prospek Usaha kepentingan yaitu Pemerintah Pusat dan Daerah, Asosiasi
yang Disusun Direksi Pengembang, Perbankan hingga Masyarakat untuk
menghadapi kendala yang ada seperti ketersediaan
Perekonomian global diproyeksikan tumbuh sebesar lahan, perizinan, birokrasi hingga daya beli masyarakat.
3,2% di tahun 2025 oleh International Monetary Fund
(IMF). Ekonomi pada negara maju seperti Amerika Serikat Dengan mempertimbangkan kondisi perekonomian
diperkirakan akan tumbuh lebih rendah dibandingkan dan kebijakan Pemerintah tersebut, Dewan Komisaris
tahun 2024, sedangkan ekonomi Tiongkok pada tahun berpendapat bahwa prospek usaha yang telah disusun
2025 juga diperkirakan akan melambat. oleh Direksi sudah tepat. Dewan Komisaris berkeyakinan
bahwa Perseroan akan dapat memanfaatkan peluang
Di sisi nasional, Bank Indonesia memprediksi ekonomi yang ada di antaranya adalah potensi pertumbuhan
negara berkembang seperti Indonesia diperkirakan KPR yang sejalan dengan Program 3 (tiga) juta rumah
akan tetap tumbuh melebihi capaian tahun 2024. dan potensi pertumbuhan segmen Direct-2-Consumer
Kemudian, tingkat inflasi di tahun 2025 diperkirakan atau D2C (secondary market) yang memberikan yield
akan tetap terjaga pada kisaran target Bank Indonesia lebih tinggi. Perseroan juga memiliki peluang partnership
yaitu 2,5%±1% yoy. Untuk mencapai tingkat inflasi di sektor multifinance dan asuransi serta pertumbuhan
tersebut, Pemerintah maupun Bank Indonesia akan anorganik di sektor multifinance. Meningkatnya interaksi
melakukan bauran kebijakan fiskal, moneter, dan sektor digital dalam sistem perbankan juga dapat menjadi
riil. Sementara, rata-rata nilai tukar rupiah terhadap peluang bagi Perseroan. Selain itu, terdapat peluang dari
dolar AS diperkirakan akan terjaga stabil di tahun 2025, pertumbuhan segmen Consumer dan SME di Indonesia.
dengan tetap memperhatikan ketidakpastian di pasar
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 67
Page 70
Laporan Direksi, Dewan Komisaris
dan Dewan Pengawas Syariah
Pandangan Atas Penerapan Tata
Kelola Perusahaan
Perseroan senantiasa memperkuat komitmen untuk 2. Penggunaan Standardized Model untuk risiko
menerapkan dan menegakkan prinsip-prinsip GCG pasar sesuai dengan SE OJK No. 38/SEOJK.03/2016
secara konsisten di setiap kegiatan usaha sehari- tanggal 8 September 2016 perihal Pedoman
hari, mematuhi setiap peraturan dan perundangan- Penggunaan Metode Standar dalam Perhitungan
undangan, dan selalu terbuka dalam hal perbaikan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum
sesuai dengan best practice agar sesuai dengan tujuan, dengan Memperhitungkan Risiko Pasar dan saat ini
visi, dan misi Perseroan serta menciptakan nilai tambah Perseroan telah melakukan implementasi SEOJK No.
Perseroan bagi Pemegang Saham serta pemangku 23/SEOJK.03/2022 tanggal 7 Desember 2022 tentang
kepentingan lainnya. Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk
Risiko Pasar Bagi Bank Umum yang akan diterapkan
Penerapan tata kelola perusahaan yang baik mulai 1 Januari 2024 dengan melakukan uji coba
merupakan salah satu indikator penting bagi pemegang perhitungan dan melaporkan kepada OJK untuk
saham untuk menilai kinerja perusahaan dan meyakini ATMR Pasar posisi bulan Juni 2023, September 2023
bahwa perusahaan telah dikelola dengan baik serta dan Desember 2023.
diyakini mampu untuk melindungi kepentingan seluruh 3. Perhitungan kebutuhan modal minimum dengan
pemegang saham. Atas hal dimaksud, Perseroan menggunakan perhitungan ATMR Risiko Operasional
berkomitmen untuk terus meningkatkan penerapan tata Pendekatan Standar dengan mengacu pada SEOJK
kelola perusahaan yang baik dalam rangka memenuhi Nomor No. 06/SEOJK.03/2020 tanggal 29 April 2020
harapan dari setiap pemegang saham. dan saat ini Perseroan melakukan pencatatan data
kerugian terkait risiko operasional sesuai dengan
Dewan Komisaris senantiasa menjalankan fungsi ketentuan Regulator.
pengawasan untuk memastikan bahwa kepengurusan
Perseroan yang dilaksanakan oleh Direksi sesuai dengan Dalam Sistem manajemen risiko, Perseroan
peraturan perundangan dan memberikan nasihat dan/ melaksanakan proses manajemen risiko yang didukung
atau arahan yang dibutuhkan atas setiap tindakan dan/ dengan 4 (empat) pilar penerapan manajemen risiko,
atau kegiatan strategis dalam rangka mencapai tujuan yaitu:
Perseroan. Penerapan GCG di Perseroan telah berjalan 1. Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan Direksi.
dengan baik. Hal ini dapat terlihat pada komponen- Dalam rangka penerapan manajemen risiko yang
komponen sebagai berikut: efektif dilakukan melalui pengawasan aktif oleh
Direksi, Dewan Komisaris, dan Dewan Pengawas
Manajemen Risiko Syariah. Pengawasan tersebut dibantu oleh Satuan
Kerja Manajemen Risiko.
Dalam rangka pelaksanaan manajemen risiko dan 2. Kecukupan kebijakan dan prosedur manajemen
sebagai tindak lanjut penerapan Basel II khususnya pilar 1, risiko serta penerapan limit risiko.
Perseroan telah mengimplementasikan: Dalam menjalankan penerapan manajemen
1. Pengukuran Risiko Kredit dengan melakukan risiko yang sehat diperlukan kecukupan kebijakan
pemetaan eksposur risiko kredit sesuai kategori dan prosedur manajemen risiko yang baik. Selain
portofolio dalam perhitungan Aset Tertimbang kecukupan kebijakan dan prosedur manajemen
Menurut Risiko (ATMR) Risiko Kredit menggunakan risiko, Perseroan juga telah melakukan serangkaian
Standardized Approach mengacu pada SE OJK proses dalam penetapan limit risiko dirumuskan
No. 11/SEOJK.03/2018 tentang Perubahan atas dan dijabarkan dengan mengikuti dan/atau
SEOJK No. 42/SEOJK.03/2016 mengenai Pedoman menyelaraskan dengan Rencana Kerja dan
Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk Anggaran Perusahaan hingga rencana aksi
Risiko Kredit dengan Menggunakan Pendekatan pemulihan sesuai dengan ketentuan.
Standar. Saat ini, Perseroan telah menerapkan 3. Kecukupan proses identifikasi, pengukuran,
perhitungan ATMR untuk Risiko Kredit sesuai SEOJK pemantauan dan pengendalian risiko serta Sistem
No 24/SEOJK.03/2021 tanggal 7 Oktober 2021 tentang Informasi.
Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk Proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan
Risiko Kredit dengan menggunakan Pendekatan pengendalian risiko dilakukan oleh Satuan Kerja
Standar Bagi Bank Umum sesuai ketentuan regulator. Manajemen Risiko & ESG (ERMD) dan Satuan Kerja
Manajemen Risiko Operasional & Digital (DORD).
68 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 71
Laporan
Tahunan 2024
Satuan Kerja tersebut mengidentifikasi dan keuangan, efektivitas dan efisiensi operasional, serta
mengukur masing-masing risiko serta melakukan kepatuhan terhadap hukum dan peraturan. Tujuan
pemantauan dan pengendalian risiko secara pengendalian intern menurut COSO meliputi tujuan
berkala guna memitigasi risiko yang signifikan operasional, tujuan pelaporan dan tujuan kepatuhan.
terhadap Perseroan. Identifikasi, pengukuran,
pemantauan, dan pengendalian risiko merupakan Dewan Komisaris bertanggung jawab untuk memastikan
bagian utama dari proses penerapan manajemen bahwa Direksi telah memantau efektivitas pelaksanaan
risiko. sistem pengendalian intern, sehingga Dewan Komisaris
4. Sistem Pengendalian Risiko yang menyeluruh. memiliki peran aktif untuk memastikan adanya
Dalam melakukan proses penerapan Manajemen perbaikan terhadap permasalahan Perseroan yang
Risiko yang efektif, Perseroan melengkapi sistem dapat mengurangi efektivitas sistem pengendalian
pengendalian intern yang bertujuan untuk menjaga intern. Direksi bertanggung jawab untuk menetapkan
aset Perseroan, menjamin tersedianya pelaporan kebijakan dan strategi serta prosedur pengendalian
keuangan dan manajerial yang dapat dipercaya, intern. Direksi juga bertanggung jawab untuk memantau
meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan dan kecukupan dan efektivitas dari sistem pengendalian
peraturan perundang-undangan, serta mengurangi intern. Dewan Komisaris dan Direksi bertanggung
risiko terjadinya kerugian, penyimpangan, dan jawab dalam meningkatkan etika kerja dan integritas
pelanggaran aspek kehati-hatian. Perseroan yang tinggi serta menciptakan budaya organisasi
telah melakukan peninjauan efektivitas prosedur yang menekankan pada seluruh pegawai Perseroan
pengendalian intern dan kerangka manajemen mengenai pentingnya pengendalian intern yang
risiko secara periodik. berlaku di Perseroan.
Tata kelola risiko Perseroan berlandaskan pada Tata Selanjutnya proses pengawasan oleh manajemen dan
Kelola Perusahaan yang baik dan melibatkan seluruh budaya pengendalian yang terlaksana dengan baik
organ Perseroan dalam pengelolaan manajemen mendorong terciptanya Lingkungan Pengendalian
risiko. Hal ini dapat dilihat dari susunan organisasi (Control Environment) yang mencerminkan keseluruhan
manajemen risiko Perseroan. Dewan Komisaris melalui komitmen, perilaku, kepedulian, serta langkah Dewan
rapat Komite Pemantau Risiko dan Direksi melalui Komisaris dan Direksi dalam melaksanakan kegiatan
rapat Komite Manajemen Risiko bertanggung jawab pengendalian operasional Perseroan. Unsur-unsur
untuk memastikan penerapan Manajemen Risiko telah Lingkungan Pengendalian tersebut meliputi:
memadai sesuai dengan karakteristik, kompleksitas, 1. Struktur organisasi yang memadai;
dan profil risiko Perseroan secara periodik. Berdasarkan 2. Gaya kepemimpinan dan filosofi Manajemen
hasil penelaahan yang telah dilakukan pada tahun 2024, Perseroan;
Dewan Komisaris menilai bahwa sistem manajemen 3. Integritas dan nilai-nilai etika serta kompetensi
risiko telah dilaksanakan secara memadai. seluruh pegawai;
4. Kebijakan dan prosedur sumber daya manusia
Sistem Pengendalian Intern Perseroan;
5. Atensi dan arahan Manajemen Perseroan dan Komite
Sistem Pengendalian intern yang dilakukan oleh lainnya, seperti Komite Manajemen Risiko; dan
Perseroan dinilai sudah berjalan efektif dan memadai 6. Faktor-faktor eksternal yang memengaruhi operasional
tecermin dari efektivitas pelaksanaan fungsi-fungsi Perseroan dan penerapan manajemen risiko.
pengendalian intern, antara lain fungsi audit intern,
manajemen risiko, kepatuhan, finansial, dan operasional. Pada tahun 2024, Perseroan telah menjalankan
Implementasi sistem pengendalian intern dilaksanakan pengendalian intern sesuai dengan prinsip-prinsip
dalam rangka mendukung pencapaian tujuan kinerja pengendalian dan secara keseluruhan kualitas
Perseroan, meningkatkan nilai bagi stakeholder, sistem pengendalian intern telah berjalan dengan
meminimalkan risiko kerugian dan menjaga kepatuhan baik. Perseroan melalui Satuan Kerja Audit Intern atau
pada ketentuan dan peraturan perundang-undangan. Internal Audit Division (IAD) melakukan Internal Control
Perseroan menerapkan sistem pengendalian intern Assessment (ICA) secara periodik dalam rangka
sebagai komponen pengawasan yang penting dalam evaluasi atas efektivitas sistem pengendalian intern.
pengelolaan Perseroan dan menjadi acuan kegiatan Penilaian tersebut mengukur kualitas pengendalian
operasional yang sehat dan terkendali. Perseroan intern dari satuan kerja audit atas 5 (lima) komponen
mengacu pada Committee of Sponsoring Organizations pengendalian intern COSO Framework menggunakan
of the Treadway Commission (COSO) - Internal Control kriteria dan metodologi rating kuesioner ICA serta
Integrated Framework dalam menyusun kerangka kerja professional judgement auditor melalui pengujian
pengendalian intern guna memastikan kecukupan langsung (walkthrough) di lapangan. Pada tahun
pengendalian operasional maupun finansial, pelaporan 2024, Perseroan telah menjalankan pengendalian
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 69
Page 72
Laporan Direksi, Dewan Komisaris
dan Dewan Pengawas Syariah
intern sesuai dengan prinsip-prinsip pengendalian dan laporan WBS yang diakui tingkat akurasinya dan
secara keseluruhan kualitas sistem pengendalian intern beritikad baik, Perseroan dapat memberikan jaminan
telah berjalan dengan baik. perlindungan.
Direksi dan Dewan Komisaris berkomitmen untuk Perseroan telah bekerja sama dengan Komisi
memastikan bahwa Tata Kelola Perusahaan dijalankan Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia terkait
dengan baik sebagai dasar pencapaian tujuan untuk dengan penanganan WBS dalam upaya pemberantasan
menjaga dan meningkatkan nilai Perseroan. Salah satu korupsi. Kerja sama tersebut bertujuan membangun
implementasi Tata Kelola Perusahaan yang baik adalah dan meningkatkan efektivitas dan efisiensi penanganan
memastikan bahwa sistem pengendalian intern telah pengaduan baik secara internal maupun eksternal yang
dilaksanakan secara memadai. terintegrasi secara profesional, transparan, akuntabel
dengan mengutamakan kerahasiaan dalam rangka
Direksi dan Dewan Komisaris atau Komite Audit secara optimalisasi pemberantasan tindak pidana korupsi.
berkala melakukan telaah terhadap hasil evaluasi
atas efektivitas sistem pengendalian intern perseroan Perseroan memiliki komitmen untuk memberikan
yang dilakukan oleh IAD yang mencakup 5 (lima) perlindungan kepada setiap pelapor. Perlindungan
komponen utama pengendalian, yaitu Lingkungan kepada Pelapor diberikan untuk mendukung keberanian
Pengendalian (Control Environment) termasuk Pelapor dalam melaporkan dugaan pelanggaran dan/
di dalamnya Pengawasan oleh Manajemen dan atau jika terdapat tindakan balasan dari Terlapor.
Budaya Pengendalian (Management Oversight and Terhadap Pelapor (Whistleblower) yang menyampaikan
Control Culture), Identifikasi dan Penilaian Risiko (Risk laporan WBS yang diakui tingkat akurasinya dan
Recognition and Assessment), Kegiatan Pengendalian beritikad baik, Perseroan dapat memberikan jaminan
dan Pemisahan Fungsi (Control Activities and perlindungan terkait dengan pelaksanaan WBS. Dewan
Segregation of Duties), Sistem Akuntansi, Informasi, Komisaris berperan melakukan evaluasi apabila
dan Komunikasi (Accountancy, Information and pelanggaran dilakukan oleh Direksi, anggota Dewan
Communication), Kegiatan Pemantauan dan Tindakan Komisaris dan Komite di bawah Dewan Komisaris.
Koreksi Penyimpangan (Monitoring Activities and Pengelola WBS Independen akan menyampaikan laporan
Correction Deficiencies). Berdasarkan hasil penelaahan kepada Dewan Komisaris. Selanjutnya, Dewan Komisaris
yang telah dilakukan pada tahun 2024, Dewan Komisaris akan melakukan validasi dan memutuskan layak
menilai sistem pengendalian intern telah dilaksanakan atau tidaknya dilakukan audit khusus yang investigasi
secara memadai. lanjutan atau pendalaman akan dilakukan oleh Satuan
Kerja Audit Intern atau Tim Auditor Eksternal. Jika tidak
Whistleblowing System layak untuk dilakukan audit khusus maka penanganan
akan disesuaikan dengan ketentuan Perseroan.
Kebijakan Sistem Pelaporan Pelanggaran atau
Whistleblowing System (WBS) Perseroan berpedoman Perseroan melakukan internalisasi WBS dengan
pada Peraturan Menteri BUMN No. PER-2/MBU/03/2023 pendistribusian pedoman Penerapan Kebijakan Sistem
tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing System)
Signifikan Badan Usaha Milik Negara dan POJK No. 39/ yang ditetapkan berdasarkan Petunjuk Teknis serta
POJK.03/2019 tentang Penerapan Strategi Anti Fraud Bagi presentasi sharing session secara langsung kepada
Bank Umum, serta Petunjuk Teknis No. PT.7-B.2 tentang seluruh pimpinan dan pegawai Perseroan. Selain itu,
Pengelolaan Whistleblowing System. WBS Perseroan guna menjangkau seluruh stakeholders Perseroan,
merupakan bagian dari sistem pengendalian intern sosialisasi WBS juga dilakukan melalui situs web
dalam mencegah terjadinya praktik penyimpangan Perseroan dan berbagai media, seperti buletin internal,
dan bertujuan untuk mendeteksi dini dan mencegah poster, standing banner, customer gathering, presentasi
terjadinya penyimpangan ataupun pelanggaran serta langsung pedoman etika dan kebijakan WBS.
secara bertahap menciptakan iklim kerja yang terbuka,
tulus, jujur dan bertanggung jawab di Perseroan. Dewan Komisaris berpandangan bahwa pengelolaan
WBS di Perseroan telah berjalan dengan baik. Hal ini
Perseroan memiliki komitmen untuk memberikan dilihat dari pengelolaan laporan pengaduan serta
perlindungan kepada setiap pelapor. Perlindungan tindak lanjut dari pengaduan tersebut. Pengaduan yang
kepada Pelapor diberikan untuk mendukung keberanian masuk selama tahun 2024 berjumlah 162 (seratus enam
Pelapor dalam melaporkan dugaan pelanggaran dan/ puluh dua) pengaduan yang terdiri dari 67 (enam puluh
atau jika terdapat tindakan balasan dari Terlapor. tujuh) pengaduan melalui SMS/Telepon/Whatsapp, dan
Terhadap Pelapor (Whistleblower) yang menyampaikan 95 (sembilan puluh lima) pengaduan melalui Email/
70 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 73
Laporan
Tahunan 2024
Website/P.O.Box. Berdasarkan jumlah pengaduan on Governance), yang menjadi fondasi bagi ketiga
yang masuk, 112 (seratus dua belas) pengaduan tidak pilar lainnya, yaitu struktur tata kelola (Governance
terbukti, 8 (delapan) pengaduan masih dalam proses Structure), proses tata kelola (Governance Process),
pengumpulan informasi/tindak lanjut, dan sisanya 42 dan hasil tata kelola (Governance Outcome).
(empat puluh dua) pengaduan telah selesai diproses
dan/atau telah diberikan sanksi. Sebagai komitmen dalam penerapan keuangan
berkelanjutan, Perseroan menunjuk Satuan Kerja
Sustainability Governance Enterprise & ESG Risk Management sebagai Satuan
Kerja yang berwenang dalam mengelola dan
Perseroan berkomitmen untuk mengimplementasikan mengoordinasikan kegiatan Keuangan Berkelanjutan.
prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik Implementasi program-program Keuangan
(GCG) dalam seluruh lini operasionalnya. GCG menjadi Berkelanjutan melibatkan berbagai Satuan Kerja,
pedoman dasar bagi manajemen perusahaan, termasuk Corporate Secretary, Subsidized Mortgage,
berdampingan dengan peraturan hukum dan Corporate Banking, SME Banking, Commercial
etika bisnis. Sebagai entitas yang mengedepankan Banking, Procurement & Fixed Asset Management,
profesionalisme, Perseroan tidak hanya mengadopsi Learning Management, Investor Relations & Research,
GCG atas dasar kepatuhan terhadap peraturan Compliance & Governance, Digital & Operation Risk
perundang-undangan yang berlaku, tetapi juga Management, Human Capital, dan Digital Banking.
sebagai wujud kesadaran atas manfaat GCG dalam
meningkatkan kinerja, keunggulan, dan daya saing
berkelanjutan. Penilaian Kinerja Komite-Komite
di Bawah Dewan Komisaris
Dalam menghadapi persaingan industri perbankan,
Perseroan aktif berupaya memperkuat posisinya Dewan Komisaris dibantu oleh 3 (tiga) komite yaitu
dengan mengimplementasikan GCG secara optimal. Komite Audit, Komite Remunerasi dan Nominasi, serta
Penerapan GCG membawa berbagai manfaat bagi Komite Pemantau Risiko. Dewan Komisaris secara
Perseroan, termasuk menciptakan keseimbangan berkala melakukan penilaian atas efektivitas kinerja
dalam pengendalian perusahaan untuk mengurangi Komite-komite di bawah Dewan Komisaris. Penilaian
risiko terjadinya kecurangan (fraud) serta dimaksud didasarkan pada Peraturan Menteri Badan
meminimalkan kemungkinan terjadinya kesalahan Usaha Milik Negara nomor PER-3/MBU/03/2023 tentang
dalam pengelolaan perusahaan. Organ dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik
Negara dan Peraturan OJK No. 17 tahun 2023 tentang
Kemampuan untuk memenuhi harapan dari berbagai Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum. Kriteria
pemangku kepentingan merupakan modal berharga penilaian Komite di bawah yaitu Key Performance
bagi Perseroan agar dapat terus berkembang dan Indicator yang telah ditetapkan untuk masing-masing
berkelanjutan pada masa mendatang. Sebagai Komite di bawah Dewan Komisaris dengan metode
lembaga jasa keuangan, Perseroan yakin dapat penilaian sendiri (self assessment) dan disetujui oleh
mengatasi tantangan dan permintaan dari pemangku Dewan Komisaris. Dewan Komisaris menilai bahwa
kepentingan, baik internal maupun eksternal, melalui selama tahun 2024 Komite-komite telah menjalankan
penerapan GCG yang tepat sesuai dengan peraturan tugas dan tanggung jawabnya dengan efektif.
yang berlaku dan standar praktik terbaik yang ada.
Dengan menerapkan paradigma GCG secara Perubahan Komposisi Dewan
menyeluruh, akan terjadi keselarasan antara Komisaris
kepentingan dan tujuan Perseroan dengan para
pemangku kepentingan. Keselarasan tersebut pada Selama tahun 2024, telah terjadi perubahan komposisi
akhirnya akan mendorong terciptanya keberlanjutan anggota Dewan Komisaris. Perubahan komposisi
perusahaan dalam jangka panjang. Guna memperkuat anggota Dewan Komisaris dilakukan berdasarkan
GCG secara konsisten dari waktu ke waktu, Perseroan kebutuhan Perseroan. Perubahan komposisi anggota
telah menyusun peta jalan (roadmap) GCG yang Dewan Komisaris adalah sebagai berikut:
mencakup 4 (empat) pilar utama. Pilar pertama
adalah komitmen atas tata kelola (Commitment
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 71
Page 74
Laporan Direksi, Dewan Komisaris
dan Dewan Pengawas Syariah
KOMPOSISI DEWAN KOMISARIS SEBELUM RUPS TAHUNAN 2024
Komposisi Dewan Komisaris sebelum RUPS Tahunan 2024 sebanyak 8 (delapan) orang yang terdiri dari 1 (satu)
orang Komisaris Utama/Independen, 1 (satu) orang Wakil Komisaris Utama/Independen, 2 (dua) orang Komisaris
Independen dan 4 (empat) orang Komisaris sebagai berikut:
Chandra M. Hamzah : Komisaris Utama/Independen
Iqbal Latanro : Wakil Komisaris Utama/Independen
Armand B. Arief : Komisaris Independen
Sentot A. Sentausa : Komisaris Independen
Andin Hadiyanto : Komisaris
Herry Trisaputra Zuna : Komisaris
Himawan Arief Sugoto : Komisaris
Mohamad Yusuf Permana : Komisaris
KOMPOSISI DEWAN KOMISARIS SETELAH RUPS TAHUNAN 2024
Pada tanggal 6 Maret 2024, RUPS Tahunan 2024 memutuskan:
1. Mengukuhkan pemberhentian Ahdi Jumhari Luddin sebagai Komisaris Independen dan Mohamad Yusuf Permana
sebagai Komisaris.
2. Memberhentikan Chandra M. Hamzah sebagai Komisaris Utama/Independen, Andin Hadiyanto sebagai Komisaris
dan Armand B. Arief sebagai Komisaris Independen.
3. Mengangkat Chandra M. Hamzah sebagai Komisaris Utama/Independen, Bambang Widjanarko sebagai Komisaris
Independen, Armand B. Arief sebagai Komisaris Independen, Adi Sulistyowati sebagai Komisaris Independen, dan
Andin Hadiyanto sebagai Komisaris.
Sehingga komposisi Dewan Komisaris setelah RUPS Tahunan 2024 sebanyak 9 (sembilan) orang yang terdiri dari
1 (satu) orang Komisaris Utama/Independen, 1 (satu) orang Wakil Komisaris Utama/Independen, 4 (empat) orang
Komisaris Independen, dan 3 (tiga) orang Komisaris sebagai berikut:
Chandra M. Hamzah : Komisaris Utama/Independen
Iqbal Latanro : Wakil Komisaris Utama/Independen
Armand B. Arief : Komisaris Independen
Sentot A. Sentausa : Komisaris Independen
Adi Sulistyowati : Komisaris Independen
Bambang Widjanarko : Komisaris Independen
Andin Hadiyanto : Komisaris
Herry Trisaputra Zuna Komisaris
Himawan Arief Sugoto : Komisaris
72 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 75
Laporan
Tahunan 2024
Penutup
Kepada pemegang saham, Dewan Komisaris mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan.
Dewan Komisaris menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Direksi yang telah mampu menjalankan
kepengurusan Perseroan dan menghasilkan kinerja yang baik di tahun 2024. Dewan Komisaris juga menyampaikan
apresiasi kepada seluruh pegawai Perseroan yang telah memberikan kontribusinya secara optimal. Dewan Komisaris
sungguh berharap, ke depannya seluruh jajaran Perseroan dapat terus merumuskan dan mengimplementasikan
strategi yang tepat dan mampu membawa Perseroan menuju pertumbuhan yang lebih baik.
Jakarta, 28 Februari 2025
Atas Nama Dewan Komisaris
Chandra M. Hamzah
Komisaris Utama/Independen
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 73
Page 76
Laporan Direksi, Dewan Komisaris
dan Dewan Pengawas Syariah
DEWAN KOMISARIS
Dari Kiri ke Kanan
Himawan Arief Sugoto Armand B. Arief
Komisaris Komisaris Independen
Bambang Widjanarko Chandra M. Hamzah
Komisaris Independen Komisaris Utama/Independen
Adi Sulistyowati
Komisaris Independen
74 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 77
Laporan
Tahunan 2024
Dari Kiri ke Kanan
Iqbal Latanro Herry Trisaputra Zuna
Wakil Komisaris Utama/Independen Komisaris
Andin Hadiyanto Sentot A. Sentausa
Komisaris Komisaris Independen
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 75
Page 78
Laporan Direksi, Dewan Komisaris
dan Dewan Pengawas Syariah
Laporan Dewan
Pengawas Syariah
Untuk menjaga agar Lembaga Keuangan Syariah (LKS) pada tataran implementasinya tidak menyimpang dari prinsip-
prinsip syari’ah, maka dalam menjalankan aktivitasnya, Perseroan diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS) yang
bertugas melakukan pengawasan untuk kepentingan Perseroan atas kebijakan dan jalannya pengurusan oleh Direksi
agar sesuai dengan Prinsip Syariah dan bertanggung jawab atas pengawasan tersebut, serta memberikan nasihat
kepada Direksi termasuk memberikan opini syariah terkait kegiatan Perseroan sesuai Peraturan OJK nomor 2 tahun 2024
tentang Tata Kelola Syariah bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah.
Pelaksanaan Kegiatan Dewan Pengawas Syariah Tahun 2024
Pada tahun 2024, Dewan Pengawas Syariah telah melaksanakan kegiatan sebagai berikut:
1. Pelaksanaan Rapat
Rapat DPS adalah forum musyawarah antara DPS untuk membahas setiap kebijakan dan keputusan strategis
maupun operasional dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan, memberikan nasihat, dan memberikan saran
kepada Direksi dan Manajemen Unit Usaha Syariah (UUS) dalam bidang syariah agar sesuai dengan prinsip syariah.
Sepanjang Tahun 2024, DPS telah melaksanakan 12 (dua belas) kali rapat DPS.
2. Frekuensi dan Cara Pemberian Nasihat dan Saran Serta Pengawasan Pemenuhan Prinsip Syariah di Pasar Modal
Terhadap Emiten atau Perusahaan Publik
Sepanjang tahun tahun 2024, DPS telah mengeluarkan sebanyak 27 (dua puluh tujuh) Opini Dewan Pengawas
Syariah. Opini DPS ini dikeluarkan sebagai respon atas perkembangan bisnis UUS BTN agar tetap berjalan sesuai
dengan Prinsip Syariah.
No. Tanggal Opini
1. 21 Februari 2024 Mekanisme Transaksi Cessie Surat Berharga (Sukuk).
2. 21 Februari 2024 Alur dan Persetujuan Dana Kebajikan atau Dana Yang Tidak Boleh Diakui Sebagai Pendapatan
(Dana TBDSP).
3. 18 Maret 2024 Cash Waqf Linked Deposit (CWLD).
4. 18 Maret 2024 Pelelangan Barang-Barang yang Disimpan Pada Save Deposit Box (SDB).
5. 19 Maret 2024 Tanggapan atas Kebijakan Khusus Prosedur Pembiayaan Konsumer Subrogasi, Alih Nasabah
Novasi, dan Cessie.
6. 25 April 2024 Deposito Tanpa Bilyet.
7. 29 Mei 2024 Pelaksanaan Pencatatan Pendapatan dan Distribusi Bagi Hasil Sukuk.
8. 29 Mei 2024 Restrukturisasi Dengan Angsuran Berjenjang.
9. 29 Mei 2024 Penambahan Layanan Konversi Emas pada Tabungan Emas.
10. 19 Juni 2024 Biaya Pra Realisasi Menjadi Komponen Plafon Pembiayaan Untuk Akad Murabahah, Istishna dan
Musyarakah Mutanaqisah.
11. 27 September 2024 Asuransi Jiwa Menggunakan Produk CIputra Life.
12. 27 September 2024 Usulan Perubahan Mekanisme Pengenaan Denda Ta'zir Pada Pembiayaan Komersial.
13. 27 September 2024 Perubahan Ketentuan Biaya Administrasi Tabungan Akad Mudharabah.
14. 3 Oktober 2024 Penambahan Mitra Baru Bancassurance.
15. 29 Oktober 2024 Akad MMQ dan Istishna untuk Fitur Program KPR Zero pada KPR BTN Inden iB dan Pembiayaan
Properti BTN iB v1.
76 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 79
Laporan
Tahunan 2024
Assalamu’alaikum
warahmatullahi
wabarakatuh
Para Pemangku
Kepentingan dan
Pemegang Saham yang
Terhormat,
Perkenankan, saya
mewakili Dewan
Pengawas Syariah
menyampaikan laporan
pelaksanaan pengawasan
terhadap kegiatan unit
usaha syariah Perseroan
selama tahun 2024.
PROF. DR. H. MUHAMMAD
QURAISH SHIHAB, M.A.
Ketua Dewan Pengawas Syariah
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 77
Page 80
Laporan Direksi, Dewan Komisaris
dan Dewan Pengawas Syariah
No. Tanggal Opini
16. 29 Oktober 2024 Konversi Nasabah Akad Murabahah Menjadi Akad MMQ dan IMBT.
17. 7 November 2024 Mobile Banking.
18. 19 November 2024 Penginian Recovery Plan 2025 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
19. 19 November 2024 Perluasan Akad KPR Sejahtera BTN iB Menggunakan Akad Musyarakah Mutanaqisah.
20. 19 November 2024 Rekruitmen Sumber Daya Insani (SDI) Non Muslim.
21. 9 Desember 2024 Materi Muatan Sistem Pengendalian Internal atas Laporan Keuangan di Kebijakan Umum Nomor
KU.7 Tentang Sistem Pengendalian Internal.
22. 20 Desember 2024 Penginian Kebijakan Umum No. KU.1 tentang Perkreditan atau Pembiayaan Bank.
23. 20 Desember 2024 Penginian Kebijakan Khusus No. KK.8-J tentang Prosedur Manajemen Risiko.
24. 20 Desember 2024 Pencairan KPR Indent Yang Menggunakan Akad Istishna Dicairkan 100% di muka ke Developer
dan akad pembiayaan KPR indent menggunakan akad MMQ.
25. 20 Desember 2024 Penggunaan Organ Retail Credit Risk Division (RCRD) BTN Konvensional dalam Memutus
Pembiayaan Konsumer Syariah di atas Kewenangan Kepala Cabang.
26. 20 Desember 2024 Pembiayaan Multimanfaat BTN iB (Murabahah) Untuk Pembelian Kavling Makam.
27. 30 Desember 2024 Penginian Kebijakan Umum Nomor KU.2 tentang Treasury, Funding and Product Delivery.
3. Laporan Hasil Pengawasan dan Rekomendasi DPS
Pada periode tahun 2024, DPS telah melakukan pelaporan atas Laporan Hasil Pengawasan Dewan Pengawas
Syariah untuk Semester II Tahun 2023 dan Semester I Tahun 2024 secara tepat waktu.
Penilaian Kinerja Dewan Pengawas Perubahan Komposisi Dewan
Syariah Pengawas Syariah
Penilaian kinerja DPS dilakukan untuk periode 1 (satu) Selama tahun 2024, tidak terjadi perubahan komposisi
tahun. Pada tahap pertama, anggota DPS melakukan anggota Dewan Pengawas Syariah. Komposisi Dewan
penilaian kinerjanya dengan metode self assessment. Pengawas Syariah sebanyak 3 (tiga) orang yang terdiri
Pada tahap kedua, Komite Remunerasi dan Nominasi dari 1 (satu) orang Ketua Dewan Pengawas Syariah
akan membicarakan hasil self assessment dan penilaian dan 2 (dua) orang Anggota Dewan Pengawas Syariah
kinerja DPS dan menggunakannya sebagai masukan sebagai berikut:
kepada Dewan Komisaris untuk selanjutnya ditetapkan
oleh RUPS Tahunan. Selama tahun 2024, DPS telah Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Shihab, MA : Ketua
menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. H. Mohamad Bagus Teguh Perwira, LC, MA : Anggota
H. Muhammad Faiz, LC, MA : Anggota
Penutup
Demikian Laporan Dewan Pengawas Syariah untuk tahun 2024. Ke depannya, Dewan Pengawas Syariah akan tetap
komitmen dalam memastikan ketaatan pada prinsip-prinsip syariah serta kepatuhan atas peraturan perundang-
undangan dengan senantiasa mengingatkan kepada jajaran Manajemen Perseroan. Dengan demikian Perseroan
dapat mencapai kinerja yang lebih baik.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Jakarta, 28 Februari 2025
Atas Nama Dewan Pengawas Syariah
Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Shihab, MA
Ketua Dewan Pengawas Syariah
78 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 81
Laporan
Tahunan 2024
DEWAN PENGAWAS SYARIAH
Dari Kiri ke Kanan
H. Mohamad Bagus Teguh Perwira, LC, MA H. Muhammad Faiz, LC, MA
Anggota Dewan Pengawas Syariah Anggota Dewan Pengawas Syariah
Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Shihab, M.A
Ketua Dewan Pengawas Syariah
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 79
Page 82
Tanggung Jawab
Pelaporan Tahunan
Surat Pernyataan Anggota Direksi
Tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2024
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk tahun 2024 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh
atas kebenaran isi Laporan Tahunan Perseroan. Kami juga menyatakan bahwa Manajemen Risiko dan Sistem
Pengendalian Intern Perseroan sudah cukup memadai. Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 28 Februari 2025
Nixon L.P. Napitupulu Oni Febriarto Rahardjo
Direktur Utama Wakil Direktur Utama
Nofry Rony Poetra Eko Waluyo Setiyo Wibowo
Direktur Finance Direktur Human Capital, Direktur Risk Management
Compliance, and Legal
Andi Nirwoto Elisabeth Novie Riswanti Jasmin
Direktur Information Technology Direktur Assets Management Direktur Distribution
and Institutional Funding
Hirwandi Gafar Hakim Putratama Muhammad Iqbal
Direktur Consumer Direktur Operations Direktur SME and Retail Funding
and Customer Experience
80 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 83
Laporan
Tahunan 2024
Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris
Tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2024
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk tahun 2024 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh
atas kebenaran isi Laporan Tahunan Perseroan. Kami juga menyatakan bahwa Manajemen Risiko dan Sistem
Pengendalian Intern Perseroan sudah cukup memadai. Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 28 Februari 2025
Chandra M. Hamzah Iqbal Latanro Armand B. Arief
Komisaris Utama/Independen Wakil Komisaris Utama/Independen Komisaris Independen
Sentot A. Sentausa Adi Sulistyowati Bambang Widjanarko
Komisaris Independen Komisaris Independen Komisaris Independen
Andin Hadiyanto Himawan Arief Sugoto Herry Trisaputra Zuna
Komisaris Komisaris Komisaris
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 81
Page 84
PROFIL PERUSAHAAN PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (“Perseroan/BTN”) diawali dengan berdirinya Postspaarbank pada tahun 1897. Saat ini, Perseroan telah memiliki 630 jaringan Kantor Konvensional serta 110 jaringan Kantor Syariah. 82 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 85
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 83
Page 86
Profil
Perusahaan
Identitas
Perusahaan
Nama Modal
Panggilan Dasar
BTN (Perseroan) Rp10.239.216.000.000
Tanggal Modal Ditempatkan
Pendirian dan Disetor Penuh
9 Februari 1950 Rp7.017.222.206.500
Status Bidang
Perseroan Usaha
Perseroan Terbatas (PT)/ Bank Umum,
Perusahaan Terbuka/Badan termasuk melakukan kegiatan bank
Usaha Milik Negara (BUMN) berdasarkan prinsip syariah
Pencatatan
di Bursa Saham Data
Jaringan Usaha
17 Desember 2009,
Bursa Efek Indonesia • Jaringan Perbankan
Konvensional: 8 Kantor
Wilayah, 82 Kantor Cabang,
536 Kantor Cabang Pembantu,
Jumlah dan 4 Kantor Fungsional.
Pegawai • Jaringan Perbankan Syariah:
35 Kantor Cabang Syariah, dan
12.847 Orang 75 Kantor Cabang Pembantu
Per 31 Desember 2024 Syariah.
Kode
Kepemilikan
Saham
BBTN
10,73%
Keterangan
60,00% Pemerintah Republik Indonesia
29,27% Publik Domestik
Publik Asing
84 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 87
Laporan
Tahunan 2024
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Akses
Informasi
Kantor Pusat
Menara BTN Sekretaris Perusahaan
Jl. Gajah Mada No. 1 Jakarta 10130, Indonesia Ramon Armando
(021) 6336789, 6332666 Menara BTN
(021) 6346704 Jalan Gajah Mada No.1,
csd@btn.co.id Jakarta Pusat 10130
www.btn.co.id (021) 6336789 ext. 2003
1500-286 (021) 6336719
ramon.armando@btn.co.id
Kantor Fungsional
Menara 2 BTN Investor Relations
JL. H.R. Rasuna Said No 1 Jakarta 12980 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Indonesia Menara BTN Lantai 16
@csd@btn.co.id Jalan Gajah Mada No. 1
www.btn.co.id Jakarta Pusat 10130
1500-286 (021) 63870107
investor_relations@btn.co.id
Media Sosial
Layanan Informasi Publik
Bank BTN @btn
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
@bankbtn Bank BTN ppid.btn.co.id
Dasar Hukum
Pendirian
• Undang-Undang Darurat No. 9 Tahun 1950 Tanggal 9 Februari 1950 tentang Perubahan
Undang-Undang Postspaarbank (Staatsblad 1934 No. 653, 1937 No. 176 dan 197 dan 1941 No.
295) (Lembaran Negara Republik Indonesia No. 12 Tahun 1950).
• Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 4 Tahun 1963 Tanggal 22 Juni 1963
tentang Perubahan dan Tambahan Undang-Undang No. 36 Tahun 1953 tentang Bank
Tabungan Negara (Lembaran Negara No. 86 Tahun 1953).
• Peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 1992 Tanggal 29 April 1992 tentang Penyesuaian Bentuk
Hukum Bank Tabungan Negara Menjadi Perusahaan Perseroan (Persero).
• Akta pendirian Bank sebagai Persero No. 136 Tanggal 31 Juli 1992 dibuat di hadapan Notaris
Muhani Salim, S.H., di Jakarta.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 85
Page 88
Profil
Perusahaan
Nama dan Alamat Kantor Wilayah, Kantor Cabang
Konvensional dan Kantor Cabang Syariah
KANTOR WILAYAH
Kantor Wilayah Jawa Barat Kantor Wilayah Jakarta 1
Jl. Jend. Sudirman No. 19 Bekasi 17143 Menara BTN, Jl Gajah Mada No 1 RT 2 RW 8, Petojo Utara
Telp : (021) 88953281, 88953282 Kecamatan Gambir Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10130
Email : kantorwilayahjabar@btn.co.id Telp : (021) 6336789
Web : www.btn.co.id Email : kanwiljakarta1@btn.co.id
Web : www.btn.co.id
Kantor Wilayah Jakarta 2 Kantor Wilayah Sumatera
Gedung Menara 2 BTN Lt 16-17, Jl HR Rasuna Said No 1, RT 1 / Gedung Graha Merah Putih Lt. 8, Jl. Puteri Hijau No. 1,
RW 6, Kelurahan Guntur, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Kesawan, Medan 20111
Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12980 Telp : (061) 80011133
Telp :- Email : kantorwilayahsumatera@btn.co.id
Email : kantorwilayah2@btn.co.id Web : www.btn.co.id
Web : www.btn.co.id
Kantor Wilayah Jatim, Bali & Nusra Kantor Wilayah Sulawesi, Maluku & Papua
Gedung Graha Sudirman, Jl. Panglima Sudirman No. 7-9, Kel. JL. Sultan Hassanudin No. 1 Makassar
Gembong Asin, Kec. Genteng, Kota. Surabaya - Jawa Timur Telp : 0411 - 5070760
Telp : (031) 5661704 , 5661204 Email : kantorwilayahsulampua@btn.co.id
Email : kantorwilayah.jatimbalinusra@btn.co.id Web : www.btn.co.id
Web : www.btn.co.id
Kantor Wilayah Jateng & DIY Kantor Wilayah Kalimantan
Jl. M.T. Haryono No. 717 Semarang 50242 Jl Jendral Sudirman Kompleks Ruko Balikpapan Permai
Telp : (024) 8455932 Blok H.1 No 23-27 Kelurahan Damai Kecamatan Balikpapan
Email : kantorwilayahjatengdiy@btn.co.id Selatan Kota Balikpapan
Web : www.btn.co.id Telp : 0542-3010057, 3010058
Email : ro.kalimantan@btn.co.id
Web : www.btn.co.id
KANTOR CABANG KONVENSIONAL
KANTOR CABANG KONVENSIONAL (KANTOR WILAYAH JAWA BARAT)
Kantor Cabang Bandung Kantor Cabang Cirebon
Jl. Jawa No. 7 Bandung 40117 Jl. Siliwangi No. 16 Cirebon 45121
Telp : (022) 4232112, 4241036 Telp : (0231) 209143, 209153
Email : kc.bandung@btn.co.id Email : kc.cirebon@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Bekasi Kantor Cabang Tasikmalaya
Jl. Jend. Sudirman No. 19 Bekasi 17143 Jl. Sutisna Senjaya No. 101
Telp : (021) 8840649 Tasikmalaya 46112
Email : kc.bekasi@btn.co.id Telp : (0265) 334464, 334465
Web : www.btn.co.id Email : kc.tasikmalaya@btn.co.id
Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Bandung Timur Kantor Cabang Cimahi
Jl. Raya Cinunuk No. 223 A Jl. Jend. Amir Machmud/Raya Timur No. 475 Cimahi 40524
Kec. Cileunyi, Kab. Bandung Telp : (022) 6651644, 6651645
Telp : (022) 7816883 Email : kc.cimahi@btn.co.id
Email : kc.bandungtimur@btn.co.id Web : www.btn.co.id
Web : www.btn.co.id
86 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 89
Laporan
Tahunan 2024
Kantor Cabang Cikarang Kantor Cabang Karawang
Pertokoan Cikarang Central City Blok B No 2, 3, 5, 6, Jl. Raya Jl. Galuh Mas Raya Blok VI-A No. 6, Desa. Sukaharja, Kec.
Cikarang - Cibarusah, 17530 Kab. Bekasi Teluk Jambe, Timur, Kab. Karawang - Jawa Barat
Telp : (021) 22180090/ 22180096 Telp : (0267) 8411400, 8411500
Email : kc.cikarang@btn.co.id Email : kc.karawang@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Purwakarta Kantor Cabang Harapan Indah Bekasi
Jl. RE. Martadinata No. 1 Purwakarta 41114 Ruko Office Park Harapan Indah, Blok OP Kavling
Telp : (0264) 201024, 210830, No. OP1-01 & OP1-02 Harapan Indah - Bekasi 17132
210831, 206637 Telp : (021) 88386971(hunting),
Email : kc.purwakarta@btn.co.id 88386972, 88386973
Web : www.btn.co.id Email : kc.harapanindah@btn.co.id
Web : www.btn.co.id
KANTOR CABANG KONVENSIONAL (KANTOR WILAYAH JAKARTA 1)
Kantor Cabang Bintaro Jaya Kantor Cabang Jakarta Harmoni
CBD Bintaro Blok B7 No. A3 - 04A, Kel. Pondok Jaya, Kec. Menara BTN
Pondok Aren, Tangerang Selatan Jl. Gajah Mada No. 1 Jakarta Pusat 10130
Telp : (021) 22215981 Telp : (021) 6336789, 6332666, 2310490
Email : kc.bintarojaya@btn.co.id Email : kc.jakartaharmoni@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Kelapa Gading Square Kantor Cabang Jakarta Kebon Jeruk
Gedung Emerald Tower, Jl. Boulevard Barat Blok XB No. 3 Jl. Anggrek No. 01 Kel. Kelapa Dua
Kelapa Gading - Jakarta Utara 14240 Kec. Kebon Jeruk Kebon Jeruk Jakarta Barat 11550
Telp : (021) 45866883, 45866884 Telp : (021) 53666345
Email : kc.kelapagadingsquare@btn.co.id Email : kc.jakartakebonjeruk@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Cilegon Kantor Cabang Tangerang
Jl. Sultan Ageng Tirtayasa No. 49, Cilegon 42414 Jl. Perintis Kemerdekaan No. 01 Tangerang 15118
Telp : (0254) 391766, 392681, 393479 Telp : (021) 5539363
Email : kc.cilegon@btn.co.id Email : kc.tangerang@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Ciputat Kantor Cabang Jakarta Pluit
Jl. Dewi Sartika No. 21 Jl. Pluit Kencana Raya No. 79, Pluit,
Ciputat Tangerang Selatan 15411 Penjaringan, Jakarta Utara 14450
Telp : (021) 7445145 Telp : (021) 66607390, 66607391, 66607392
Email : kc.ciputat@btn.co.id Email : kc.jakartapluit@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Bumi Serpong Damai Kantor Cabang Karawaci
Kompleks BSD, Ruko Sektor VII E Perumnas Karawaci I
Blok K No. 8 Jl. Raya Serpong, Tangerang 15310 Jl. Cendrawasih No. 1, Tangerang 15115
Telp : (021) 5372235, 5372237 Telp : (021) 5517849, 5517850
Email : kc.bumiserpongdamai@btn.co.id Email : kc.karawaci@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Agung Sedayu
Agung Sedayu Tower GF Unit A & B, Jl. Boulevard No 02, Pantai Indah Kapuk, Kamal Mutiara, Penjaringan
Telp : 021-50206007, 50201008
Email : kc.agungsedayu@btn.co.id
Web : www.btn.co.id
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 87
Page 90
Profil
Perusahaan
KANTOR CABANG KONVENSIONAL (KANTOR WILAYAH JAKARTA 2)
Kantor Cabang Depok Kantor Cabang Jakarta Cawang
Jl. Margonda Raya No. 186 Gedung Yodya Tower Lt. 1-3, Jl. Mayjen DI Panjaitan Kav 8,
Depok 16423 RT 003, RW 011, Kel. Cipinang Cempedak, Kec. Jatinegara,
Telp : (021) 7751236, 7751237 Jakarta Timur 13340
Email : kc.depok@btn.co.id Telp : (021) 22986826, 22986827
Web : www.btn.co.id Email : kc.jakartacawang@btn.co.id
Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Bogor Kantor Cabang Cibinong
Jl. Pengadilan Ruko Cibinong City Centre Blok B20-21 & D20-21 Jl. Tegar
No. 13-15 Bogor 16121 Beriman Kel. Pakansari Kec. Cibinong - Kab. Bogor
Telp : (0251) 8311700 Telp : (021) 83721442
Email : kc.bogor@btn.co.id Email : kc.cibinong@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Jakarta Kuningan Kantor Cabang Cibubur
Gedung Menara 2 BTN, Jl HR Rasuna Said No 1, Jl Alternatif Cibubur Kp Nagrak RT 001 RW 003 Kelurahan/
RT 1 / RW 6, Kelurahan Guntur, Kecamatan Setiabudi, Desa Nagrak Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor –
Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12980 Jawa Barat
Telp : (021) 52964652 Telp : (021) 84300071, 84300073
Email : kc.jakartakuningan@btn.co.id Email : kc.cibubur@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Jakarta Melawai Kantor Cabang Sukabumi
Jl. Melawai Raya No. 19 C-D, Jl. Jendral Sudirman No. 49,
Kel. Melawai, Kec. Kebayoran Baru, Jakarta Selatan Kel. Sriwedari, Kec. Gunung Puyuh Sukabumi - Jawa Barat
Telp : (021) 27517843, 27517840 Telp : (0266) 223446,235951
Email : kc.jakartamelawai@btn.co.id Email : kc.sukabumi@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
KANTOR CABANG KONVENSIONAL (KANTOR WILAYAH JATIM BALI NUSRA)
Kantor Cabang Surabaya Kantor Cabang Denpasar
Jl. Pemuda No. 50 Surabaya 60271 Jl. Dewi Sartika No. 2 Denpasar 80114
Telp : (031) 5353513, 5353519 Telp : (0361) 243811
Email : kc.surabaya@btn.co.id Email : kc.denpasar@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Sidoarjo Kantor Cabang Malang
Jl. Ahmad Yani No. 15, Sidoarjo 61212 Jl. Ade Irma Suryani No. 2-4 Malang 65119
Telp : (031) 8929211, 8957949, 8957950, 8957175 Telp : (0341) 323956
Email : kc.sidoarjo@btn.co.id Email : kc.malang@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Mataram Kantor Cabang Surabaya Bukit Darmo
Jl. Pejanggik No. 99-101 Jl. Mayjend HR Muhammad Kav. 399
Cakranegara Mataram 83121 Kel. Putat Gede, Kec. Sukomanunggal
Telp : (0370) 631186, 638289 Telp : (031) 7323344
Email : kc.mataram@btn.co.id E-mail : kc.surabayabukitdarmo@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Bangkalan Kantor Cabang Kupang
Jl. Teuku Umar No. 16 Kel. Kemayoran, Kec. Bangkalan 69116 Jl. Jend. Sudirman No. 87 Kupang 85119
Telp : (031) 3098929, 3098831, 3098930 Telp : (0380) 831004
Email : kc.bangkalan@btn.co.id Email : kc.kupang@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
88 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 91
Laporan
Tahunan 2024
Kantor Cabang Madiun Kantor Cabang Mulyosari
Jl. Dr. Sutomo Jl. Raya Mulyosari No. 82,
No. 38 Madiun 63117 Kel. Dukuh Sutorejo, Kec. Mulyorejo, Kota. Surabaya 60112
Telp : (0351) 451460, 459034, 457927, 459500, 459600 Telp : (031) 5931763
Email : kc.madiun@btn.co.id Email : kc.mulyosari@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Kediri Kantor Cabang Jember
Jl. Diponegoro No. 22 - 24 Kediri, 64121 Jl. A. Yani No. 05 Jember 68118
Telp : (0354) 691260, 691262 Telp : (0331) 484611, 489292, 489266
Email : kc.kediri@btn.co.id Email : kc.jember@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Banyuwangi Kantor Cabang Gresik
Jl. Brawijaya No. B-1 dan B-2, Kel. Sobo, Kompleks Pertokoan Multi Sarana Plaza Blok C 01 No. 1
Kec. Banyuwangi, Kab. Banyuwangi 68418 Jl. Gubernur Suryo, Gresik 61118
Telp : (0333) 414490, 415690 Telp : (031) 3973455
Email : kc.banyuwangi@btn.co.id Email : kc.gresik@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Mojokerto Kantor Cabang Singaraja
Jl. Majapahit No. 130 - 134 Blok1-2 Jl. Ahmad Yani No. 190,
Mojokerto 61323 Kel. Banyuasri, Kec. Buleleng, Kab. Buleleng
Telp : (0321) 323850, 323853 Telp : (0362) 21856
Email : kc.mojokerto@btn.co.id Email : kc_singaraja@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
KANTOR CABANG KONVENSIONAL (KANTOR WILAYAH SUMATERA)
Kantor Cabang Medan Kantor Cabang Palembang
Jl. Pemuda No. 10A Medan 20151 Jl. Jend. Sudirman Km. 4, 5 No. 125, Palembang 30128
Telp : (061) 4149777 Telp : (0711) 411175, 410552
Email : kc.medan@btn.co.id Email : kc.palembang@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Padang Kantor Cabang Batam
Jl. H. R. Rasuna Said No. 3, Jl. Raja Isa No. 1,
Jati Baru Padang Tim, Kota Padang 25129 Batam Center
Telp : (0751) 31903, 32094, 32096 Telp : (0778) 470630, 470625, 470628
Email : kc.padang@btn.co.id Email : kc.batam@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Pekanbaru Kantor Cabang Jambi
Jl. Jend. Sudirman No. 393 Pekanbaru 28116 Jl. H. M. Yusuf Singadikane No. 146 Jambi 36122
Telp : (0761) 40494, 40185, 40188 Telp : (0741) 61793, 61792
Email : kc.pekanbaru@btn.co.id Email : kc.jambi@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Pematangsiantar Kantor Cabang Bandar Lampung
Jl. Sutomo No. 5 G-H, Kel. Proklamasi Jl. Wolter Monginsidi No. 80-88
Kec. Pematang Siantar Barat - Pematang Siantar Bandar Lampung 35215
Telp : (0622) 28887 Telp : (0721) 489253, 489255, 484778, 483256
Email : kc.pematangsiantar@btn.co.id Email : kc.bandarlampung@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 89
Page 92
Profil
Perusahaan
Kantor Cabang Bengkulu Kantor Cabang Tanjung Pinang
Jl. Soeprapto No. 7 - 8, Jl. D.I. Panjaitan Km. 9 Komplek Plaza Bintan Center Blok
Bengkulu 38223 Bunga No. 9-12 Tanjung Pinang
Telp : (0736) 20875 Telp : (0771) 7447101, 7447088
Email : kc.bengkulu@btn.co.id Email : kc.tanjungpinang@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Pangkal Pinang
Jl. Perniagaan, Mall Bangka Trade, Center B11 - B14 - Pangkal Pinang
Telp : (0717) 423748
Email : kc.pangkalpinang@btn.co.id
Web : www.btn.co.id
KANTOR CABANG KONVENSIONAL (KANTOR WILAYAH SULAWESI, MALUKU, PAPUA)
Kantor Cabang Makassar Kantor Cabang Manado
Jl. Kajaolalido No. 4 Makassar 90111 Jl. Wolter Monginsidi No. 56, Manado 95115
Telp : (0411) 316016, 316011 Telp : (0431) 868095, 855504, 855505
Email : kc.makassar@btn.co.id Email : kc.manado@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Parepare Kantor Cabang Kendari
Jl. Adi Makkasau No 115-117, Lakessi, Kec. Soreang, Kota. Jl. A. Yani , Komplek A. Yani Square
Parepare, Sulawesi Selatan 91131 Blok. A6-7 Kendari 93117
Telp : (0421) 28115 Telp : (0401) 322101
Email : kc_parepare@btn.co.id Email : kc.kendari@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Ambon Kantor Cabang Jayapura
Jl. Diponegoro No. 75B Ambon Jl. Koti No. 22 Jayapura 99111
Telp : (0911) 355882, 354471, 348552, 355882 Telp : (0967) 537970, 537971
Email : kc.ambon@btn.co.id Email : kc.jayapura@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Palu Kantor Cabang Panakkukang
Jl. Jend. Sudirman No. 2, Palu 94111 Jl. Hertasning Blok I No. 2 Makassar 90222
Telp : (0451) 424555, 428555 Telp :(0411) 868831, 868833
Email : kc.palu@btn.co.id Email : kc.panakukang@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Gorontalo Kantor Cabang Ternate
Jl. Nani Wartabone No. 3, JL. Pahlawan Revolusi No. 152
Kel. Limba U I, Kec. Kota Selatan, Kota. Gorontalo Kel. Gamalama, Ternate Tengah - Maluku Utara 97721
Telp : (0435) 830490, 829481 Telp : (0921) 3111330
Email : kc.gorontalo@btn.co.id Email : kc.ternate@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Mamuju
Jl KS Tubun No 18, Kabupaten Mamuju
Telp : (0426) 22389
Email : kc.mamuju@btn.co.id
Web : www.btn.co.id
90 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 93
Laporan
Tahunan 2024
KANTOR CABANG KONVENSIONAL (KANTOR WILAYAH KALIMANTAN)
Kantor Cabang Palangkaraya Kantor Cabang Banjarmasin
Jl. Diponegoro No. 23 Palangkaraya 73111 Jl. R. E. Martadinata No. 4 Banjarmasin 70111
Telp : (0536) 3220602, 3223975 Telp : (0511) 4368133, 4366669, 4366670
Email : kc.palangkaraya@btn.co.id Email : kc.banjarmasin@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Samarinda Kantor Cabang Pontianak
Jl. RE. Martadinata No. 01 Samarinda 75127 Jl. Imam Bonjol No. 29 Pontianak 78122
Telp : (0541) 736930, 731695, 731510 Telp : (0561) 740163
Email : kc.samarinda@btn.co.id Email : kc.pontianak@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Balikpapan Kantor Cabang Tarakan
Jl. Jend. Sudirman No. 141, Jl. Mulawarman No. 10
Balikpapan Kel. Karang Anyar, Kec. Tarakan Barat, Kota Tarakan
Telp : (0542) 420333 Telp : (0551) 24322
Email : kc.balikpapan@btn.co.id Email : kc.tarakan@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Banjarbaru
Jl. Ahmad Yani Km 33 RT 01 RW 01, Loktabak Utara, Banjarbaru, Kalimantan Selatan 71114
Telp : (0511) 6749738, 6749831
Email : kc.banjarbaru@btn.co.id
Web : www.btn.co.id
KANTOR CABANG KONVENSIONAL (KANTOR WILAYAH JATENG & DIY)
Kantor Cabang Semarang Kantor Cabang Yogyakarta
Jl. M.T. Haryono No. 717 Semarang 50242 Jl. Jend. Sudirman No. 71 Yogyakarta 55223
Telp : (024) 312151, 446166 Telp :(0274) 589898, 581014, 581016
Email : kc.semarang@btn.co.id Email : kc.yogyakarta@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Solo Kantor Cabang Pekalongan
Jl. Slamet Riyadi No. 282 Solo 57141 Jl. Merdeka No. 7 Pekalongan 51113
Telp : (0271) 726930 Telp : (0285) 433883, 433884
Email : kc.solo@btn.co.id Email : kc.pekalongan@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Purwokerto Kantor Cabang Tegal
Jl. Jend. Sudirman No. 431 Purwokerto 53116 Jl. Gajah Mada No. 33 - Tegal
Telp : (0281) 641114 Telp :(0283) 343050, 343835, 323038
Email : kc.purwokerto@btn.co.id Email : kc.tegal@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Kudus Kantor Cabang Magelang
Jl. AKBP Agil Kusumadya No 32 Kecamatan Jati Kudus Jl. Tentara Pelajar No. 40, Magelang 56116
Telp : (0291) 438732 Telp :(0293) 3215983
Email : kc.kudus@btn.co.id Email : kc.magelang@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 91
Page 94
Profil
Perusahaan
KANTOR CABANG SYARIAH
KANTOR CABANG SYARIAH (KANTOR WILAYAH JAWA BARAT)
Kantor Cabang Syariah Bandung Kantor Cabang Syariah Bekasi
Jl. Diponegoro No. 8, Bandung Jl. Ahmad Yani, Ruko Sentra Niaga Kalimalang Blok A.IV
Kel. Citarum, Kec. Bandung Wetan No.5-6 dan Blok B No. 1 Kel. Kayuringin Jaya, Kec. Bekasi
Bandung 40115 Selatan, Kota Bekasi 17144
Telp : (022) 4265472, 4265473, 4265474 Telp : (021) 8893333
Email : kcs.bandung@btn.co.id Email : kcs.bekasi@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Syariah Karawang Kantor Cabang Syariah Cirebon
Jl. Kertabumi no 29 C-D, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Jl. Raden Ajeng Kartini No. 68,
Karawang Barat, Kabupaten Karawang 41311 Kel. Sukapura, Kec. Kejaksan, Cirebon
Telp : 0267 - 8400888, 8400999 Telp : (0231) 235485, 235486, 235488
Email : kcs.karawang@btn.co.id Email : kcs.cirebon@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Syariah Tasikmalaya
JI. Yudanegara No. 10 Kel. Yudanegara Kec. Cihideung Kota Tasikmalaya 46112
Telp : (0265) 310612, 7296566, 7296567, 7296568
Email : kcs.tasikmalaya@btn.co.id
Web : www.btn.co.id
KANTOR CABANG SYARIAH (KANTOR WILAYAH JAKARTA 1)
Kantor Cabang Syariah Jakarta Harmoni Kantor Cabang Syariah Tangerang
Jl. Ir H Juanda No. 27A, Jl. Serpong Raya, Ruko Villa Melati Mas
Kebon Kelapa, Kecamatan Gambir - Jakarta Pusat Blok. SR-1 No. 23-24 Serpong - Tangerang 15320
Telp : (021) 35285009 Telp : (021) 5370773
Email : kcs.jakartaharmoni@btn.co.id Email : kcs.tangerang@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Syariah Serang
Jl. Jend Ahmad Yani No. 175, Cipete Kel. Sumur Pecung, Kec. Serang, Kota Serang - Banten
Telp : (0254) 7915869
Email : kcs.cilegon@btn.co.id
Web : www.btn.co.id
KANTOR CABANG SYARIAH (KANTOR WILAYAH JAKARTA 2)
Kantor Cabang Syariah Bogor Kantor Cabang Syariah Depok
Jl. Jendral Sudirman No. 01, Jl. Margonda Raya No. 438B-D,
Kec. Bogor Tengah, Bogor 16121 Kel. Pondok Cina, Kec. Beji Kota Depok
Telp : (0251) 8327171, 8327575 Telp : (021) 7867661
Email : kcs.bogor@btn.co.id Email : kcs.depok@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Syariah Jakarta Pasar Minggu
Ruko Grand Palace Blok G & H, Jl. Raya Ps. Minggu Km 16 Pancoran - Jakarta Selatan
Telp :(021) 7993662, 7993015
Email : kcs.pasarminggu@btn.co.id
Web : www.btn.co.id
92 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 95
Laporan
Tahunan 2024
KANTOR CABANG SYARIAH (KANTOR WILAYAH JATIM, BALI & NUSRA)
Kantor Cabang Syariah Surabaya Kantor Cabang Syariah Malang
Jl. Diponegoro Jl. Jaksa Agung Suprapto No. 87 Kel. Rampal Celaket,
No. 29 Surabaya 60271 Kec. Klojen, Kota Malang 65112
Telp : (031) 5666363,5610518 Telp : (0341) 3012469
Email : kcs.surabaya@btn.co.id Email : kcs.malang@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Syariah Mataram Kantor Cabang Syariah Jember
Jl. Pejanggik No. 18-19 Kel. Jl. Hayam Wuruk No 16 Kelurahan Kaliwates
Cakranegara Kab. Mataram Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember
Telp : (0370) 7503646 Telp : (0331) 491009, 491010
Email : kcs.mataram@btn.co.id Email :kcs.jember@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
KANTOR CABANG SYARIAH (KANTOR WILAYAH SUMATERA)
Kantor Cabang Syariah Batam Kantor Cabang Syariah Medan
Jl. Sriwijaya Komp. Regency Park Lot 29 Jl. Diponegoro No 34 Kelurahan Madras Hulu
Pelita - Batam 29432 Kecamatan Medan Polonia Kota Medan
Telp : (0778) 421921 Telp : (061) 4144554
Email : kcs.batam@btn.co.id Email : kcs.medan@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Syariah Pekanbaru Kantor Cabang Syariah Palembang
Jl. Jendral Sudirman No 203 C D E F G, Kelurahan Jl. A Rivai No. 221,
Tangkerang Tengah, Kecamatan Merpoyan Damai, Kota Kel. 26 Ilir D.1, Kec. Ilir Barat I,
Pekanbaru 28128 Palembang, Sumatera Selatan
Telp : (0761) 7891314 Telp : (0711) 365808, 354001, 353230
Email : kcs.pekanbaru@btn.co.id Email : kcs.palembang@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Syariah Banda Aceh Kantor Cabang Syariah Bengkulu
Jl. H.M Daud Beureuh No. 39, Desa. Kuta Alam, Kec. Kuta JL. S. Parman No. 24, Kel. Penurunan, Kec. Ratu Samban,
Alam, Kota. Banda Aceh Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu
Telp : (0651) 40331 Telp : (0736) 78604566
Email : kcs.bandaaceh@btn.co.id Email : kcs.bengkulu@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Syariah Jambi Kantor Cabang Syariah Padang
Jl. Hayam Wuruk No. 27, Jl. Belakang Olo No. 47,
Kel. Cempaka Putih, Kec. Jelutung - Kota Jambi Kel. Kp Jao, Kec. Padang Barat, Padang, Sumatera Barat
Telp : (0741)- 3620645, 3620687 Telp : (0751)- 8954842, 8954832
Email : kcs.jambi@btn.co.id Email : kcs.padang@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Syariah Bandar Lampung Kantor Cabang Syariah Lhokseumawe
Jl. Kartini No 85, Kelurahan Palapa, Kecamatan Tanjung Jl. Merdeka No. 2 Lhokseumawe Kecamatan Banda Sakti
Karang Pusat, Kota Bandar Lampung 35116 Kota Lhokseumawe 24300
Telp : (0751)- 6025555 Telp : (0645)40305
Email : kcs.bandarlampung@btn.co.id Email : kcs.lhokseumawe@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 93
Page 96
Profil
Perusahaan
KANTOR CABANG SYARIAH (KANTOR WILAYAH SULAWESI, MALUKU, PAPUA)
Kantor Cabang Syariah Makassar Kantor Cabang Syariah Kendari
Jl. A.P Pettarani No 21, Tamamaung, Kecamatan Jl. MT Haryono No. 78 Kel. Bende, Kec. Baruga – Kota Kendari
Panakkukang, Kota Makassar 90231 Telp : (0401) 3092284
Telp : (0411) 3613399 Email : kcs.kendari@btn.co.id
Email : kcs.makassar@btn.co.id Web : www.btn.co.id
Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Syariah Palu
Jl. Emmy Saelan No. 36, Kel. Tatura Utara, Kec. Palu Selatan, Kota Palu 94236
Telp : (0451) - 485431
Email : kcs.palu@btn.co.id
Web : www.btn.co.id
KANTOR CABANG SYARIAH (KANTOR WILAYAH KALIMANTAN)
Kantor Cabang Syariah Balikpapan Kantor Cabang Syariah Banjarmasin
Jl. Jenderal Sudirman Jl. Jend Ahmad Yani KM 5,5 No. 456 Kel. Pemurus Luar, Kec.
No. 565 – 566 Balikpapan 76114 Banjarmasin Timur Kota Banjarmasin - Kalimantan Selatan
Telp : (0542) 742260, 742258 Telp : (0511) 3250530, 3250540, 3250560
Email : kcs.balikpapan@btn.co.id Email : kcs.banjarmasin@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Syariah Pontianak
Jl. Jend Ahmad Yani No 61 G-H, Kelurahan Bangka Belitung Laut, Kecamatan Pontianak Tenggara, Kota Pontianak
Telp : (0561) - 8171285
Email : kcs.pontianak@btn.co.id
Web : www.btn.co.id
KANTOR CABANG SYARIAH (KANTOR WILAYAH JATENG & DIY)
Kantor Cabang Syariah Yogyakarta Kantor Cabang Syariah Solo
Jl. Faridan M Noto No. 10, Kota Baru Gondokusuman Jl. Brigjen Slamet Riyadi
Yogyakarta 55224 No. 332 Solo 57141
Telp : (0274) 551055, 512467 Telp : (0271) 712127, 7008978, 7008947
Email : kcs.yogyakarta@btn.co.id Email : kcs.solo@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Syariah Tegal Kantor Cabang Syariah Semarang
Jl. Jenderal Sudirman No. 02 , Kel. Pekauman, Jl. Achmad Yani No. 181 Kel. Wonodri
Kec. Tegal Barat, Kota Tegal - Jawa Tengah 52113 Kec. Semarang Selatan, Kota Semarang
Telp : (0283) 342923 ,342933 Telp : (024) 8449918, 8449919
Email : kcs.tegal@btn.co.id Email : kcs.semarang@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
94 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 97
Laporan
Tahunan 2024
Jaringan
Mitra Usaha
Perseroan senantiasa menjalin kerja sama dengan rangka penyediaan layanan produk perbankan serta
berbagai mitra usaha, dengan tujuan untuk kenyamanan transaksi yang dilakukan oleh nasabah.
mencapai target yang telah ditetapkan. Perseroan Bentuk kerja sama yang dilakukan oleh Perseroan
juga menjalankan berbagai kemitraan bisnis dalam dengan mitra usaha di antaranya sebagai berikut:
Grup/Perusahaan Keterangan
PT Asuransi Jiwa IFG Mitra Bancassurance – Asuransi Jiwa
PT MSIG Life Tbk Mitra Bancassurance – Telemarketing
PT Binagriya Upakara Mitra Bancassurance – Asuransi Umum
PT Bahana TCW Investment Management Mitra Manager Investasi
PT Trimegah Asset Management Mitra Manager Investasi
PT Manulife Aset Manajemen Indonesia Mitra Manager Investasi
PT Schroder Investment Management Indonesia Mitra Manager Investasi
PT Danareksa Investment Management Mitra Manager Investasi
PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen Mitra Manager Investasi
PT Insight Investments Management Mitra Manager Investasi
PT Mandiri Manajemen Investasi Mitra Manager Investasi
PT Sucorinvest Asset Management Mitra Manager Investasi
PT Syailendra Capital Mitra Manager Investasi
Pengelolaan Dana Atas Sistem Pembayaran Tagihan Listrik dan Non
PT PLN (Persero)
Tagihan Listrik Secara Terpusat
• Perlindungan, Pemrosesan dan Penyediaan akses Data Atas Sistem
Pembayaran Tagihan Listrik Secara Terpusat
PT Indonesia Comnets Plus
• Penerimaan Pembayaran melalui BTN Virtual Account Secara Host To
Host pada Aplikasi PLN Mobile
PT XL Axiata Tbk Pemanfaatan Layanan Perbankan BTN Untuk Distribusi Produk XL
PT Telekomunikasi Seluler Tbk Perjanjian Kerja sama Distribusi dan Penjualan Produk Telkomsel
PT Indosat Tbk Pembelian dan Pembayaran Produk Indosat
PT Bank Negara Indonesia Tbk Penerimaan layanan Top Up Tapcash melalui channel BTN
PT Bank Mandiri Indonesia Tbk Penyelenggaran Top Up Mandiri e-Money di e-Channel BTN
PT Bank Central Asia Tbk Top Up Flazz
PT Dompet Anak Bangsa Top Up Gopay
Penggunaan Layanan E-Channel Dalam Penerimaan Pembayaran
Badan Amil Zakat (BAZNAS)
Zakat, Infak & Kurban
PT Pegadaian Pembayaran Produk Pegadaian Melalui E-Channel BTN
• Jasa Layanan Tarik Tunai tanpa kartu (Cardless Withdrawal)
PT Fintek Karya Nusantara • Penyelenggaraan Jasa Layanan Top Up Saldo LinkAja
• Penyelenggaraan Jasa Layanan Transfer Saldo LinkAja
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 95
Page 98
Profil
Perusahaan
Grup/Perusahaan Keterangan
• Web View BTN Properti & New Mobile Banking
IFG Life
• Layanan Perbankan Open API
Penyediaan Fasilitas Virtual Account BTN Sebagai Metode Pembayaran
PT Tokopedia
Pada Platform Tokopedia
• Layanan Perbankan Open API
PT Adhi Persada Properti
• Layanan Ekosistem Digital Perbankan
PT Dwi Daya World Wide Kerja sama Bisnis Transaksional (EDC dan QRIS BTN)
• Layanan Terminal EDC
PT Mitra Transaksi Indonesia • Layanan Host to Host Penerimaan Pembayaran Direct Debit BTN
• Partner Operational Support EDC
PT Pertamina Retail PKS Pemanfaatan Bright Payment Point Untuk EDC
PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk Kerja sama EDC & VA
PT Kimia Farma Penyediaan Perangkat Electronic Data Capture (EDC)
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk Merchant EDC Himbara
PT Indomarco Prismatama EDC Sharing Indomaret
PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) & Grup Usaha
(PT Angkasa Pura Indonesia & PT Pengembangan Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana
Pariwisata Indonesia (ITDC))
PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana
PT Pertamina (Persero) dan Grup Usahanya (
Pertamina EP, Pertamina Hulu Energi, Pertamina Hulu Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana
Indonesia dan lainnya)
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan Grup Usahanya
(WIKA Realty, WIKA Gedung, WIKA Industri dan Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana
Konstruksi)
Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana serta Developer yang mendukung
Perum Perumnas
penyediaan unit rumah untuk milenial
PT PP (Persero) Tbk dan Grup Usahanya (PP Properti,
Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana
PP Urban dan lainnya)
PT Adhi Karya (Persero) Tbk dan Grup Usahanya (Adhi Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana serta Developer yang mendukung
Commuter Properti dan Adhi Persada Properti) penyediaan unit rumah untuk milenial
APP Indonesia ( PT Indah Kiat Pulp & Paper, PT OKI Pulp
Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana
& Paper dan PT Pindo Deli Pulp & Paper)
PT Waskita Karya Realty Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana
Sinarmas Land Ltd ( PT Bumi Serpong Damai Tbk & Eka
Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana
Hospital)
PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana
BULOG Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana
DANAREKSA (PT Nindya Karya & PT PPA) Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana
PT Jasamarga Bali Toll Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana
Agung Podomoro Land Group (PT Astakona Megahtama,
Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana
PT Arah Sejahtera Abadi dan grup usaha lainnya)
Ciputra Residence Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana
PT Alam Sutera Realty Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana
PT LEN Industri Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana
96 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 99
Laporan
Tahunan 2024
Grup/Perusahaan Keterangan
Salim Group
Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana
( PT Indomarco Prismatama & PT Air Bersih Jakarta)
PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana
Medco Power Indonesia Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana
PT Yodya Karya Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana
PT Virama Karya Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana
PT Pupuk Sriwidjaja Palembang Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana
PT Lippo Cikarang Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana
Perum Perhutani Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana
PT Barito Pacific Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana
PT Golden Blossom Sumatra (Bomba Group) Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana
PT Brantas Abipraya Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana
PT Hutama Karya (Persero) Kredit Non Cash Loan
PT Bandung Indah Permai Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana
BPKH Bank Penerima Setoran Ibadah Haji
Kemenag Bank Penerima Ibadah Haji
Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat
KPR
(BP Tapera)
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan
Pengelolaan Dana dan KPR
(Kementerian PUPR)
Satuan Kerja Direktorat Jenderal Pembiayaan
Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan
Penyaluran Subsidi Bantuan Uang Muka Perumahan
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan
(Satker PUPR)
PT Jamkrindo Syariah Penjaminan Asuransi Pembiayaan
PT Askrindo Syariah Penjaminan Asuransi Pembiayaan
PT Jasindo Syariah Penjaminan Asuransi Pembiayaan
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) Sekuritisasi KPR, Pinjaman Refinancing dan Pinjaman FLPP
Pengelolaan Rekening Satuan Kerja dan Badan Layanan Umum dan
Kementerian Keuangan Republik Indonesia
Pinjaman Dalam Negeri
Kementerian Agama Republik Indonesia Kerja sama Terkait Haji
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan
Penyaluran Dana Kartu Indonesia Pintar
Teknologi Republik Indonesia
Badan Pengelola Keuangan Haji Pengelolaan dana Haji
Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Pengelolaan dana
Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup Pengelolaan dana
Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat Pengelolaan dana
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan Pengelolaan dana
Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan
Pengelolaan dana
Perikanan
PT Hutama Karya (Persero) Pengelolaan dana & Kredit Non Cash Loan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 97
Page 100
Profil
Perusahaan
Grup/Perusahaan Keterangan
PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) Pengelolaan dana
PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Pengelolaan dana
PT Jaminan Kredit Indonesia Pengelolaan dana
PT Jamkrindo Syariah Pengelolaan dana
PT Reasuransi Indonesia Utama Pengelolaan dana
PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia Pengelolaan dana
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) Pengelolaan dana
PT Perusahan Gas Negara Tbk Pengelolaan dana
PT Ciputra Nusantara Pengelolaan dana
PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk Pengelolaan dana
PT Medco Power Indonesia Pengelolaan dana
PT BFI Finance Indonesia Tbk Pengelolaan dana
Dana Pensiun Lembaga Keuangan Bank Negara
Pengelolaan dana
Indonesia
Dana Pensiun Lembaga Keuangan Bank Rakyat
Pengelolaan dana
Indonesia
Dana Pensiun Lembaga Keuangan Tugu Mandiri Pengelolaan dana
Perusahaan Asuransi Allianz Pengelolaan dana
Manulife Indonesia Pengelolaan dana
Sun Life Financial Pengelolaan dana/Bancassurance
Yayasan Kesejahteraan Pegawai Otoritas Jasa
Pengelolaan dana
Keuangan
PT Pabrik Gula Rajawali I, Grup Usaha dari PT Rajawali
Pembiayaan Modal Kerja BTN iB
Nusantara Indonesia (Persero)
PT Industri Kereta Api “INKA” (Persero) Pembiayaan Modal Kerja Kontraktor BTN iB
BPJS Kesehatan Penerimaan iuran peserta
BPJS Ketenagakerjaan Penerimaan iuran peserta
Bakti Kominfo Penerimaan Sewa BTS
PDAM Tirtawening Penerimaan iuran Tagihan Air
PDAM Malang Penerimaan iuran Tagihan Air
PDAM Bekasi Penerimaan iuran Tagihan Air
PDAM Kota Samarinda Penerimaan iuran Tagihan Air
98 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 101
Laporan
Tahunan 2024
Brand
Perusahaan
Bukan hanya sebuah logo, melainkan sebuah visi yang menggambarkan BTN sebagai pilar keuangan yang progresif.
Perseroan memiliki komitmen untuk menjadikan BTN sebagai tempat yang menggambarkan impian dan aspirasi
setiap pelanggan, serta membentuk “ekosistem rumah” yang memberikan kenyamanan melalui layanan digital
terintegrasi. Perseroan juga memiliki komitmen untuk memudahkan transaksi pendanaan rumah dan kebutuhan
sehari-hari, sehingga setiap langkah kehidupan dihiasi dengan kehangatan dan kemudahan yang tak terlupakan.
Simbol dari Visi yang progresif
Garis yang membentang pada logo BTN melambangkan Bank yang
progresif dan terus berinovasi sebagai institusi keuangan. Mengukuhkan
diri bahwa BTN bukan hanya bank yang berfokus dalam pembiayaan
rumah tapi lebih dari itu, menawarkan solusi finansial bagi nasabah
melalui ekosistem finansial yang dimiliki oleh BTN.
Konstruksi yang Optimis
Font ini didesain dengan gaya yang kuat dan dinamis untuk menampilkan
BTN sebagai modern dan relevan dengan zaman. Penggunaan huruf
kecil dalam logo BTN mencerminkan bank yang ramah dan mendekati
pelanggan, memahami kebutuhan mereka, serta aktif dalam membantu
mereka mencapai tujuan hidup. BTN berharap dapat menjadi rumah bagi
pelanggan, di mana perjalanan hidup dimulai.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 99
Page 102
Profil
Perusahaan
Riwayat Singkat
Perusahaan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (“Perseroan”) diawali dengan berdirinya Postspaarbank
pada tahun 1897. Pada tahun 1942, Postspaarbank diambil alih oleh Pemerintah Jepang dan berubah
nama menjadi Tyokin Kyoku atau Kantor Tabungan. Kemudian hal ini berlanjut pada tahun 1945,
Pemerintah Indonesia mengambil alih Tyokin Kyoku dan mendirikan Kantor Taboengan Pos. Di era
pasca kemerdekaan, tepatnya pada tahun 1950 Pemerintah Republik Indonesia mengubah nama
Tyokin Kyoku menjadi Bank Tabungan Pos berdasarkan Undang-undang Darurat No. 9 Tahun 1950
tanggal 9 Februari 1950 dan kemudian berdasarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-
undang No. 4 tahun 1963 berganti nama menjadi Bank Tabungan Negara pada tanggal 22 Juni 1963
hingga sekarang.
Pada tahun 1974, Pemerintah menunjuk Perseroan dalam Berita Negara No. 73 tanggal 11 September 1992
sebagai satu-satunya institusi yang menyalurkan Tambahan No. 6A. Pada tahun 1994, Berdasarkan surat
Kredit Pemilikan Rumah (KPR), sejalan dengan Program keputusan Direksi Bank Indonesia No. 27/55/KEP/DIR
Pemerintah yang tengah menggalakkan program tanggal 23 September 1994, Perseroan mendapatkan izin
perumahan untuk rakyat. Di tahun 1976, Perseroan operasi sebagai Bank Devisa dan selanjutnya Perseroan
melakukan realisasi pertama kali di Perumahan Tanah ditunjuk sebagai Bank komersial yang fokus pada
Mas Kota Semarang. Pada tanggal 29 April 1989, Bank pembiayaan rumah pada tahun 2002. Perseroan telah
mulai beroperasi sebagai bank umum milik negara. mendapatkan persetujuan dari Bank Indonesia untuk
Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 1992, melakukan kegiatan umum perbankan berdasarkan
status Bank diubah menjadi Perseroan Terbatas Milik prinsip syariah melalui surat No. 6/1350/DPbS tanggal
Negara (Persero). Akta pendirian Bank sebagai Persero 15 Desember 2004. Perseroan mulai melakukan
dibuat di hadapan Notaris Muhani Salim, S.H., No. 136 kegiatannya berdasarkan prinsip syariah pada tanggal
tanggal 31 Juli 1992 dan telah disahkan oleh Menteri 14 Februari 2005 dengan mulai beroperasinya cabang
Kehakiman dengan Surat Keputusan No. C2-6587. syariah pertama di Jakarta - Harmoni.
HT.01.01.TH.92 tanggal 12 Agustus 1992, serta diumumkan
100 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 103
Laporan
Tahunan 2024
Pada tahun 2009, Perseroan melakukan sekuritisasi KPR Pada tahun 2019, Perseroan menjadi Housing Market
pertama di Indonesia. Perseroan melakukan sekuritisasi Maker dan memperkuat posisi sebagai Bank Terbesar
aset melalui pencatatan transaksi Kontrak Investasi Kolektif ke-5. Selanjutnya, tahun 2022 merupakan tahun yang
– Efek Beragun Aset (KIK-EBA), lalu pada 17 Desember 2009 penting karena merupakan kali kedua Perseroan
melakukan Penawaran Umum Saham Perdana atau Initial menggelar Rights Issue atau penerbitan saham baru
Public Offering (IPO) dan listing di Bursa Efek Indonesia. setelah tahun 2012 lalu. Rights Issue dimaksud menjadi
salah satu upaya Perseroan untuk meningkatkan
Tahun 2015, Perseroan berperan penting dalam ekspansi kredit sekaligus memperkuat modal untuk
membantu Program Pemerintah “Program Sejuta mengawal misi Perseroan menjadi Best Mortgage Bank
Rumah Untuk Rakyat”. Perseroan telah ditunjuk sebagai in South East Asia. Tahun 2023, sebagai wujud dari salah
salah satu Bank yang mendukung program pemerintah satu transformasi digital banking, Perseroan merilis BTN
melalui pembiayaan KPR. Pada tahun 2017, perjalanan Mobile, aplikasi untuk mendukung layanan perbankan
proses transformasi digital banking Perseroan terus melalui ponsel menggantikan BTN Mobile Banking.
berlanjut. Dari sisi bisnis, Perseroan terus meningkatkan
pelayanan perbankan dengan mengakselerasi Pada tanggal 3 Maret 2024, Perseroan melakukan
tahapan transformasi di era digital, salah satunya “rebranding” salah satunya dengan meluncurkan
dengan membuka Smart Branch. Smart Branch logo baru. Logo baru yang dirilis merupakan simbol
Perseroan dilengkapi dengan beragam layanan untuk keberhasilan dan komitmen Perseroan dalam
memfasilitasi kebutuhan nasabah dalam memperoleh melanjutkan transformasi menjadi Bank yang lebih
informasi perbankan, melakukan komunikasi, transaksi, modern, dan adaptif dalam menghadapi digitalisasi.
registrasi, dan pembukaan rekening.
Keterangan Perubahan Nama
Perseroan memiliki sejarah panjang hingga akhirnya menjadi seperti saat ini; mulai dari nama Bank Tabungan Pos
pada tahun 1950 hingga menjadi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
1897 - 1950 1950 1963 2009 – Sekarang
Didirikan dengan 9 Februari 1950, 22 Juni 1963 efektif 17 Desember 2009 resmi
nama “Postspaarbank” dilakukan perubahan berubah nama menjadi melakukan Penawaran
pada 1897 masa nama menjadi “Bank “Bank Tabungan Umum Saham Perdana
Pemerintahan Hindia Tabungan Pos” oleh Negara” (IPO) di Bursa Efek
Belanda, kemudian Pemerintah RI. Indonesia. Status hukum
berubah nama menjadi Bank menjadi
“Tyokin Kyoku” atau perusahaan terbuka
“Kantor Tabungan” dengan nama “PT Bank
pada 1942 semasa Tabungan Negara
Pemerintahan Jepang. (Persero) Tbk”
Kembali berubah
nama menjadi “Kantor
Taboengan Pos”
pada 1945 saat masa
kemerdekaan Republik
Indonesia.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 101
Page 104
Profil
Perusahaan
Visi, Misi Dan
Budaya Perusahaan
VISI
“Menjadi
Best Mortgage Bank in Southeast Asia
pada tahun 2025.”
REVIU VISI DAN MISI
OLEH DEWAN KOMISARIS
DAN DIREKSI
102 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 105
Laporan
Tahunan 2024
MISI
Secara aktif mendukung pemerintah Meningkatkan shareholder value
1 4
dalam memajukan kesejahteraan dengan berfokus pada pertumbuhan
masyarakat Indonesia melalui profitabilitas yang berkelanjutan
kepemilikan rumah. sebagai perusahaan blue chip dengan
prinsip manajemen risiko yang kokoh.
Mewujudkan kehidupan yang diimpikan
2
jutaan rakyat Indonesia melalui Menjadi mitra keuangan bagi para
5
penyediaan rumah yang layak. pemangku kepentingan dalam
ekosistem perumahan dengan
menyediakan solusi menyeluruh dan
Menjadi One of Home of Indonesia’s Best layanan terbaik melalui inovasi digital.
3
Talent.
Visi dan Misi secara berkala ditinjau dengan mempertimbangkan perubahan kondisi lingkungan eksternal maupun internal. Dalam
rangka memastikan kesesuaian Visi dan Misi Perseroan, Dewan Komisaris dan Direksi senantiasa melakukan reviu terhadap Visi
dan Misi tersebut. Pada tahun 2024, dilaksanakan penyesuaian terhadap Visi dan Misi Perseroan sesuai dengan perubahan kondisi
lingkungan eksternal maupun internal Perseroan. Visi dan Misi Perseroan yang baru telah disetujui oleh Dewan Komisaris dan Direksi
pada Persetujuan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) tahun 2025-2029 serta akan berlaku di tahun 2025. Visi dan Misi tahun
2025-2029 Perseroan sebagai berikut:
Visi : Mitra Utama dalam Pemberdayaan Finansial Keluarga Indonesia
Misi : 1. Menjadi mitra utama Pemerintah dalam Inklusi perumahan dan keuangan
2. Memberikan costumer experience terbaik melalui layanan digital dan finansial yang terintegrasi
3. Meningkatkan shareholder value dengan pertumbuhan profitabilitas yang berkelanjutan
4. Menjadi rumah bagi talenta terbaik Indonesia
5. Menerapkan praktik tata kelola perusahaan yang baik dan inovasi bisnis berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat
dan kelestarian lingkungan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 103
Page 106
Profil
Perusahaan
Budaya Perusahaan
Perseroan menyadari pentingnya penerapan
budaya perusahaan karena dapat mendorong
kinerja perusahaan secara signifikan. Perseroan
Amanah Kompeten
telah beberapa kali memodifikasi budaya
Memegang teguh Terus belajar dan
perusahaan yang bertujuan untuk memastikan
kepercayaan yang mengembangkan
bahwa budaya kerja perusahaan tetap relevan diberikan kapabilitas
dengan lingkungan eksternal dan ekosistem bisnis
yang dinamis dan berubah-ubah seiring dengan Panduan perilaku nilai Panduan perilaku nilai
perkembangan zaman dan teknologi. Perseroan Amanah: Kompeten:
saat ini secara konsisten dan berkelanjutan • Memenuhi janji dan • Meningkatkan
komitmen. kompetensi diri untuk
mengimplementasi Nilai-nilai Utama (Core Values)
• Bertanggung jawab atas menjawab tantangan
AKHLAK sebagai pondasi dari budaya perusahaan. yang selalu berubah.
tugas, keputusan, dan
tindakan yang dilakukan. • Membantu orang lain
Pondasi tersebut diwujudkan sebagai perilaku • Berpegang teguh belajar.
Insan BTN atau BTNers dalam menjalankan aktivitas kepada nilai moral dan • Menyelesaikan tugas
etika. dengan kualitas terbaik.
pekerjaan, yang terdiri dari:
Framework Budaya Perusahaan
Framework Budaya Perusahaan memberikan gambaran bagi BTNers dalam memahami dan mengimplementasikan
nilai Utama AKHLAK. Untuk memperkuat implementasi core values AKHLAK secara konsisten dan berkelanjutan, BTN
menetapkan 4 (empat) pilar budaya sebagai pedoman perilaku dalam mencapai visi dan misi Perseroan yang
diaktualisasi sebagai implementasi program budaya di seluruh unit kerja yang ada di Perseroan.
“Menjadi The Best Mortgage Bank 8 Perilaku Utama
in Southeast Asia pada tahun 2025.”
Fokus Strategi Tahun 2021-2025 Berpegang teguh
1 dan patuh pada nilai
Tema Strategi Tahun 2021-2025 moral dan etika bisnis,
memenuhi komitmen
4 Pilar Budaya sesuai peraturan yang
berlaku
Sales & Service Governance & Performance Learning
Culture Risk Culture Culture Culture Terus belajar,
2 melakukan perbaikan
Tambah Tumbuh intrapreneurship
dan Memenuhi Bersih dan Berkinerja untuk meningkatkan
Terus Belajar
Harapan Tepercaya Unggul kompetensi diri dan
Pelanggan orang lain
Program Utama & Program Pilihan
Disiplin, Konsisten
Critical Few Behavior
3 dan tuntas dalam
menyelesaikan tugas
S
dengan kualitas
3 6 7
hasil terbaik G P
Disiplin, Konsisten Cepat tanggap terhadap
dan tuntas dalam Proaktif, efektif, dan perubahan serta
menyelesaikan tugas efisien dalam memenuhi memberikan kesempatan Saling menghormati,
dengan kualitas hasil kebutuhan pelanggan untuk melakukan perbaikan
4 menghargai dan terbuka
terbaik yang berkelanjutan terhadap perbedaan
Tindakan Simbolis Pemimpin
8 Perilaku Utama BTNers Critical Few Behaviors
104 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 107
Laporan
Tahunan 2024
Harmonis Loyal Adaptif Kolaboratif
Saling peduli dan Berdedikasi dan Terus berinovasi & antusias Membangun kerja sama
menghargai perbedaan mengutamakan dalam menggerakkan yang sinergis
kepentingan bangsa dan ataupun menghadapi
Negara perubahan
Panduan perilaku nilai Panduan perilaku nilai
Harmonis: Kolaboratif:
• Menghargai setiap Panduan perilaku nilai Panduan perilaku nilai • Memberi kesempatan
orang apapun latar Loyal: Adaptif: kepada berbagai pihak
belakangnya. • Menjaga nama baik • Cepat menyesuaikan diri untuk berkontribusi.
• Suka menolong orang sesama karyawan, untuk menjadi lebih baik. • Terbuka dalam
lain. pimpinan, BUMN, dan • Terus-menerus bekerja sama untuk
Negara. melakukan menghasilkan nilai
• Membangun lingkungan
kerja yang kondusif. • Rela berkorban untuk perbaikan mengikuti tambah.
mencapai tujuan yang perkembangan • Menggerakkan
lebih besar. teknologi. pemanfaatan berbagai
• Patuh kepada pimpinan • Bertindak proaktif. sumber daya untuk
sepanjang tidak tujuan bersama.
bertentangan dengan
hukum dan etika.
Sebagai percepatan implementasi budaya dalam mendorong pencapaian
kinerja, Perseroan membentuk Change Agent Team yang berperan sebagai
katalisator dalam membentuk budaya kerja yang produktif dan unggul melalui
program-program budaya yang selaras dengan aktivitas pekerjaan sehari-
hari sehingga memiliki dampak terhadap pembentukan perilaku pegawai.
Change Agent Team memiliki peran dalam merencanakan, mengembangkan,
memantau, mengevaluasi, memastikan dan meningkatkan efektivitas
pelaksanaan program budaya perusahaan di setiap unit kerja baik yang
berada di Kantor Pusat, Kantor Wilayah, maupun Kantor Cabang dan Kantor
Cabang Syariah.
Bertanggung jawab dan
5 selalu mengedepankan
kepentingan perusahaan
Memberikan arahan strategis, mengevaluasi
Proaktif, efektif, dan
Champion efektivitas pengelolaan budaya perusahaan
6 efisien dalam memenuhi dan menyelesaikan isu strategis.
kebutuhan
S G
pelanggan
Memastikan efektivitas program budaya,
Cepat tanggap Culture Specialist memonitor dan mengevaluasi implementasi
7 terhadap perubahan program budaya.
serta memberikan
kesempatan
untuk melakukan S G
Berperan sebagai role model dan coach
perbaikan yang
berkelanjutan P L Change Leader bagi Change Agent dan BTNers dalam
internalisasi budaya.
Terbuka untuk
8 bekerja sama yang
Bertanggung jawab terhadap internalisasi
menghasilkan nilai
tambah
Change Agent budaya dan menjembatani komunikasi
antara Change Leader dan BTNers.
S Sales & Service Culture
G Governance & Risk Culture Mendukung internalisasi budaya dengan
P Performance Culture
BTNers berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan
program budaya di unit kerja.
L Learning Culture
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 105
Page 108
Profil
Perusahaan
Kegiatan
Usaha
Kegiatan Usaha Menurut Anggaran Dasar dan yang Dijalankan
Perseroan melakukan usaha di bidang perbankan serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki
Perseroan untuk menghasilkan jasa yang bermutu tinggi dan berdaya saing kuat untuk mendapat/mengejar
keuntungan guna meningkatkan nilai Perseroan dengan menerapkan prinsip-prinsip Perseroan Terbatas sesuai
dengan Pasal 3 Anggaran Dasar berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
Nomor 08 tanggal 06 Maret 2024 dibuat oleh Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan yang telah mendapat
persetujuan berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No. AHU-0022194.AH.01.02.TAHUN 2024
tanggal 05 April 2024. Berdasarkan Anggaran Dasar tersebut, Perseroan melaksanakan kegiatan utamanya sebagai
berikut:
Kegiatan Usaha Utama
1. Menghimpun dana dari masyarakat dalam 11. Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara
bentuk simpanan berupa tabungan, giro, deposito di luar lembaga jasa keuangan untuk mengatasi
berjangka, sertifikat deposito, dan/atau bentuk akibat kegagalan kredit atau pembiayaan
lainnya yang dipersamakan dengan itu; berdasarkan prinsip syariah, dengan syarat harus
2. Menyalurkan dana dalam bentuk kredit atau menarik kembali penyertaannya;
pembiayaan berdasarkan prinsip syariah; 12. Bertindak sebagai pendiri dana pensiun dan
3. Melakukan aktivitas di bidang sistem pembayaran; pengurus dana pensiun sesuai dengan ketentuan
4. Menempatkan dana pada bank lain, meminjam peraturan perundang-undangan mengenai dana
dana dari bank lain, atau meminjamkan dana pensiun;
kepada bank lain, baik dengan menggunakan surat, 13. Melakukan kegiatan jasa keuangan, investment
sarana telekomunikasi maupun dengan wesel unjuk, banking dan commercial banking lainnya sesuai
cek, atau sarana lainnya; dengan ketentuan peraturan perundang-
5. Menerbitkan dan/atau melaksanakan transaksi undangan;
surat berharga untuk kepentingan Perseroan dan/ 14. Melakukan kegiatan usaha berdasarkan Prinsip
atau nasabah; Syariah, sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan
6. Menyediakan tempat untuk menyimpan barang oleh OJK dan ketentuan peraturan perundang-
dan surat berharga; undangan;
7. Melakukan kegiatan usaha dalam valuta asing; 15. Melakukan kerja sama dengan lembaga jasa
8. Melakukan kegiatan pengalihan piutang; keuangan lain dan kerja sama dengan selain
9. Melakukan kegiatan penitipan barang dan surat lembaga jasa keuangan dalam pemberian layanan
berharga; jasa keuangan kepada nasabah;
10. Melakukan kegiatan penyertaan modal pada 16. Melakukan kegiatan lainnya dengan persetujuan
lembaga jasa keuangan dan/atau perusahaan lain OJK;
yang mendukung;
Kegiatan Usaha Penunjang
Optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki untuk mendukung kegiatan usaha utama Perseroan sepanjang
tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Seluruh kegiatan usaha menurut Anggaran Dasar telah dijalankan oleh Perseroan.
106 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 109
Laporan
Tahunan 2024
Produk dan Jasa
Berdasarkan segmen usaha yang dikembangkan oleh Perseroan, produk dan jasa Perseroan meliputi 2 (dua) segmen
yaitu konvensional dan syariah, dengan penjelasan sebagai berikut.
PRODUK
Produk Konsumer Produk Komersial
Produk Kredit Konsumer: Produk Kredit Komersial:
• Kredit Perumahan • Kredit Modal Kerja Properti
• Kredit Non Perumahan • Kredit Modal Kerja Kontraktor
• Kredit Linkage
• Kredit Beragunan Simpanan
Produk Simpanan Konsumer: • Kredit Investasi
• Tabungan Konsumer
• Deposito BTN Ritel
• Giro Perorangan
Produk Simpanan Komersial:
• Deposito Berjangka Lembaga
PERBANKAN • Giro Lembaga
Produk Wealth Management:
KONVENSIONAL
• Bancassurance
• Reksa Dana
• Surat Berharga Negara Ritel
Pasar Perdana Produk Kredit Korporasi:
• Surat Berharga Negara Pasar • Kredit Modal Kerja
Sekunder - KMK Konstruksi
• Foreign Exchange - KMK Kontraktor
- Bridging Loan
- KMK Beragunan Simpanan
(Swadana)
• Kredit Investasi
- Refinancing
• Kredit kepada Kementerian/
Lembaga Pemerintah Republik
Indonesia
• Term Loan Facility
• Corporate Line Facility
• Treasury Line Facility (kepada Non
Produk Syariah Lembaga Keuangan)
• Supply Chain Financing (SCF)
• Trust Receipt
Produk Pembiayaan Syariah: • Letter of Credit (L/C) atau Surat
• Pembiayaan Konsumer Kredit Berdokumen Dalam Negeri
• Pembiayaan Komersial (SKBDN)
• Garansi Bank (Bank Guarantee)
- Bank Garansi Lokal
- Standby Letter of Credit
Produk Simpanan Syariah:
PERBANKAN - Demand Guarantee
• Giro Syariah - Surat Keterangan Dukungan
SYARIAH • Tabungan Syariah Bank (SKDB)
• Deposito Syariah • Documentary Collection
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 107
Page 110
Profil
Perusahaan
JASA
Electronic
Electronic channel ATM
Data Capture (EDC)
BTN Cash Management Layanan BTN Prioritas
Virtual Account PLUS by BTN Prioritas
Kartu Debit Visa/
Branchless Banking
GPN & Debit Online
Internet Banking BTN Smart Residence
PERBANKAN
Online Onboarding
KONVENSIONAL Portal BTN Properti
Open Account
Mobile Banking SMS Notifikasi
SKBDN CRM
Jasa dan Layanan
Bank Garansi
Perbankan Lainnya
Kartu Debit Visa/GPN
Safe Deposit Box BTN iB
Syariah & Debit Online
Garansi Bank BTN iB Payroll BTN iB
Program Pengembangan
BTN Cash Management
Operasional BTN iB
PERBANKAN SPP Online BTN iB Virtual Account
SYARIAH/UNIT
USAHA SYARIAH
Penerimaan Biaya Online Onboarding for
Perjalanan Haji Open Account
Mobile Banking Bancassurance
108 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 111
Laporan
Tahunan 2024
Ragam Produk
Perbankan Konvensional
Perbankan Konsumer
Produk Kredit Konsumer
1. Kredit Perumahan
a. Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Bersubsidi • KPR Tapera
Program Pemilikan Rumah yang bekerja sama Fasilitas Kredit dari Bank untuk MBR yang
dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan menjadi peserta Tapera yang ditujukan untuk
Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) dan Badan Pemilikan Rumah Umum Tapak maupun
Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Satuan Rumah Susun Umum dengan
Tapera) yang ditujukan kepada Masyarakat dukungan Pembiayaan Tapera. Adapun
Berpenghasilan Rendah (MBR) dengan suku kelompok sasaran untuk Produk KPR BTN
bunga yang menarik dan angsuran yang rendah Tapera adalah PNS dengan maksimal
dalam bentuk Rumah Tapak dan Satuan Rumah penghasilan peserta adalah Rp. 8.000.000,00
Susun Umum. dengan fitur penerima manfaat antara lain
• KPR BTN Sejahtera suku bunga 5%, maksimal jangka waktu
Dukungan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan kredit 30 tahun dan Uang muka 0%.
Perumahan (FLPP) dari Pemerintah dalam • KBR Tapera
bentuk Rumah Umum Tapak maupun Satuan Fasilitas diperuntukan bagi Peserta yang
Rumah Susun Umum yang diperuntukan belum memiliki rumah dan akan melakukan
bagi MBR dengan pekerjaan formal maupun pembangunan rumah di atas Kavling tanah
informal dengan batasan penghasilan matang. Adapun kelompok sasaran untuk
tertentu sesuai dengan peraturan Produk KBR BTN Tapera adalah PNS dengan
perundang-undangan. maksimal penghasilan peserta adalah Rp.
8.000.000,00 dengan fitur penerima manfaat
Adapun fasilitas/manfaat yang diperoleh antara lain suku bunga 5%, maksimal jangka
bagi pemohon adalah suku bunga 5% per waktu kredit 20 tahun dan uang muka 0%.
tahun, maksimal masa subsidi 20 Tahun dan • KRR Tapera
maksimal jangka waktu kredit 20 Tahun dan Fasilitas diperuntukan bagi Peserta yang
Fitur Subsidi Bantuan Uang Muka kepada akan melakukan perbaikan rumah pertama,
pemohon. adapun kelompok sasaran untuk Produk KRR
BTN Tapera adalah PNS dengan maksimal
Loan to Value untuk Produk KPR BTN Sejahtera penghasilan peserta adalah Rp. 8.000.000,00
FLPP adalah harga jual maksimum sesuai dengan fitur penerima manfaat antara lain
masing-masing wilayah dikurangi Uang suku bunga 5%, maksimal jangka waktu
Muka Pribadi pemohon dan dikurangi Subsidi kredit 10 tahun dan uang muka 0%.
Bantuan Uang Muka dari Pemerintah
b. KPR Non Subsidi Kredit Pemilikan Rumah bagi nasabah segmen menengah ke atas. Layanan KPR non subsidi
terdiri dari produk KPR BTN Platinum, KPA BTN dan KP Ruko.
- KPR BTN Platinum: Kredit pemilikan rumah rumah atau apartemen untuk calon debitur
untuk keperluan pembelian rumah dari dari segmentasi generasi milenial (21-35
developer ataupun non developer, baik tahun) dengan berbagai kemudahan dan
untuk pembelian rumah baru atau second, keunggulan.
pembelian rumah siap huni (ready stock) - KPR Atlet Program khusus untuk produk KPR/
atau belum jadi (indent), maupun take over KPA BTN Platinum yang diperuntukkan bagi
kredit dari Bank lain. atlet-atlet, official/manajemen club, pelatih
- KPR Gaess GPM: Merupakan pengembangan dan wasit, maupun pengurus Persatuan
fitur dari produk KPR/KPA BTN Platinum Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).
untuk memenuhi kebutuhan pembelian
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 109
Page 112
Profil
Perusahaan
c. Kredit Pemilikan Apartemen BTN (KPA BTN) untuk b. Kredit Ringan BTN (Kring BTN)
keperluan pembelian apartemen dari developer Fasilitas kredit yang ditujukan bagi karyawan
ataupun non developer, baik untuk pembelian perusahaan/instansi guna memenuhi berbagai
apartemen baru atau second, pembelian kebutuhannya tanpa agunan cukup hanya
apartemen siap huni (ready stock) atau belum memanfaatkan SK Pegawai Pemohon.
jadi (indent), maupun take over kredit dari Bank c. Kredit Ringan BTN Pra Pensiun (Kring BTN Pra
lain. Pensiun)
d. Kredit Pemilikan Ruko BTN (KP Ruko BTN) untuk Fasilitas kredit yang diberikan kepada calon
membeli unit rumah toko atau rumah kantor. debitur/debitur dengan sumber pembayaran
e. Kredit Perumahan Lainnya (repayment) berasal dari sumber penghasilan
- Kredit Agunan Rumah (KAR): Fasilitas kredit tetap atau fixed income (gaji dan uang pensiun)
yang dapat digunakan untuk berbagai yang gajinya belum atau telah disalurkan
kebutuhan konsumtif dengan menjaminkan melalui bank, yang digunakan untuk keperluan
rumah tinggal/apartemen/ruko/rukan. konsumtif. Jangka waktu pembiayaan ini dapat
- Kredit Bangun Rumah BTN Fasilitas kredit bagi melintasi masa pensiun debitur.
yang ingin membangun rumah di atas tanah d. Kredit Ringan BTN Pensiunan (Kring BTN
milik sendiri. Pensiunan)
- Manfaat Layanan Tambahan BPJS Fasilitas kredit yang ditujukan bagi para
Ketenagakerjaan: pensiunan PNS, TNI/POLRI, maupun janda/duda-
Pinjaman uang muka Perumahan nya yang manfaat pensiunnya dibayarkan
(PUMP) sebagai fasilitas pinjaman uang melalui rekening di BTN.
muka perumahan untuk peserta BPJS e. Kredit Swadana BTN
Ketenagakerjaan yang mengajukan KPR Fasilitas kredit yang diberikan kepada nasabah
melalui BTN. dengan jaminan berupa tabungan maupun
Pinjaman Renovasi Rumah (PRR) sebagai deposito yang disimpan di BTN dengan maksimal
fasilitas pinjaman untuk renovasi rumah penilaian kredit adalah 90% dari dana simpanan
bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan. nasabah dengan suku bunga kompetitif, proses
2. Kredit Non Perumahan cepat dan mudah, jangka waktu yang fleksibel
a. Kredit Non Perumahan segmen Konsumer sampai dengan 1 (satu) tahun dan dapat
Kredit Non Perumahan segmen konsumer BTN diperpanjang.
salah satunya adalah Kredit Konsumtif. Kredit f. Kredit Sejahtera Pegawai
Non Perumahan segmen konsumer mencakup Fasilitas kredit lunak bagi karyawan BTN yang
Kredit Ringan BTN (Kring BTN), Kredit Ringan telah memenuhi syarat tertentu.
Pra Pensiun (Kring BTN Pra Pensiun), Kredit
Ringan Pensiunan (Kring BTN Pensiunan), Kredit
Swadana dan Kredit Sejahtera Pegawai.
Produk Simpanan Konsumer
1. Tabungan Konsumer
• Tabungan Batara • Tabungan e’BataraPos
Tabungan transaksional yang memberikan Tabungan kerja sama dengan PT Pos Indonesia
kemudahan dan kenyamanan transaksi (Persero) untuk memberikan kemudahan dalam
perbankan untuk keuangan keluarga melalui transaksi perbankan melalui Loket Kantor Pos di
channel BTN. Seluruh Indonesia.
• Tabungan Bisnis • Tabungan Juara
Tabungan Bisnis menghadirkan fitur dan layanan Tabungan untuk edukasi keuangan dan transaksi
yang memudahkan berbagai kebutuhan bisnis sesuai kebutuhan generasi muda untuk usia
dengan dukungan lengkap untuk bisnis yang 0-23 tahun.
lebih besar. • Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel)
• Tabungan Investa Tabungan untuk siswa dengan persyaratan
Tabungan investasi unggulan untuk berbagai mudah dan sederhana serta fitur yang menarik,
kebutuhan dengan penarikan dan setoran dana dalam rangka edukasi dan inklusi keuangan
yang fleksibel. untuk mendorong budaya menabung sejak dini.
110 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 113
Laporan
Tahunan 2024
• TabunganKu • Tabungan BTN Felas
Tabungan tanpa biaya administrasi bagi Tabungan yang digunakan untuk menabung,
nasabah perorangan yang diinisiasi oleh bertransaksi dan berinvestasi dalam mata uang
regulator sebagai upaya untuk menumbuhkan asing. Tersedia dalam mata uang USD, SGD, AUD,
budaya menabung di masyarakat. JPY, CNY, EUR dan GBP.
• Tabungan BTN Perumahan 2. Deposito BTN Perorangan
Tabungan yang ditujukan bagi masyarakat yang Deposito BTN Perorangan memberikan kemudahan
ingin membeli rumah pertama. investasi berjangka dalam mata uang rupiah
• Tabungan Cermat maupun mata uang asing (USD, SGD) dengan
Tabungan berbasis kartu yang memberikan suku bunga bersaing serta sistem penyetoran dan
kemudahan akses bagi masyarakat penarikan di waktu tertentu. Dengan pembukaan
berpenghasilan rendah dan belum tersentuh melalui Offline Kantor Cabang dan Online melalui
layanan perbankan melalui kerja sama BTN Mobile (eDeposito).
keagenan Bank. 3. Giro Perorangan BTN
• Tabungan Siap! • Giro Perorangan
Tabungan berjangka dengan benefit asuransi Jenis simpanan dalam mata uang Rupiah
gratis, dimana nasabah secara rutin melakukan maupun Valuta Asing yang diselenggarakan
setoran wajib per bulan dalam rangka oleh Bank yang dibuka oleh orang perorangan
menyiapkan dana bagi rencana apapun di yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat
masa depan. dengan menggunakan Cek, Bilyet Giro, dan
• Tabungan SiMuda RumahKu media penarikan lainnya.
Tabungan berjangka yang diperuntukkan • Giro Gabungan (Joint Account)
bagi mahasiswa dan pemuda usia 18-30 Rekening yang dimiliki oleh lebih dari satu pemilik
tahun sebagai sarana edukasi perencanaan rekening perorangan.
kepemilikan rumah sejak dini.
Produk Wealth Management
a. Bancassurance • Asuransi Umum
Dalam penawaran produk bancassurance, BTN Produk Asuransi Umum memberikan
bekerja sama dengan 3 (tiga) mitra asuransi yaitu perlindungan terhadap risiko kerugian finansial
IFG Life (channel in-branch), MSIG Life (channel yang bersifat material (aset) atau non jiwa. BTN
telemarketing), dan Binagriya Upakara. bekerjasama dengan Mitra Asuransi Binagriya
• Asuransi Jiwa Tradisional Upakara yang dapat diperoleh di jaringan Kantor
Asuransi yang menawarkan kepastian Cabang BTN.
manfaat asuransi utama yaitu berupa Uang b. Reksa Dana
Pertanggungan (UP) jiwa yang dapat disiapkan Bank sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD)
untuk menghadapi ketidakpastian finansial di bekerjasama dengan 10 (sepuluh) Mitra Manajer
masa depan. BTN berkerja sama dengan IFG Investasi dalam penawaran produk reksa dana,
Life dan MSIG Life dalam menawarkan produk baik reksa dana open end maupun reksa dana
asuransi jiwa tradisional yang dapat diperoleh terproteksi. Mitra Manajer Investasi yang bekerja
di jaringan Kantor Cabang BTN maupun dapat sama dengan Bank adalah sebagai berikut:
ditawarkan melalui telemarketing. 1. PT Bahana TCW Investment Management
• Asuransi Jiwa Unit Link (PAYDI) 2. PT Trimegah Asset Management
Produk Asuransi Unit Link memberikan manfaat 3. PT Manulife Aset Manajemen Indonesia
Uang Pertanggungan jika terjadi risiko dan 4. PT Schroder Investment Management Indonesia
manfaat nilai tunai yang dapat diperoleh 5. PT Danareksa Investment Management
dari bagian premi yang diinvestasikan. BTN 6. PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen
bekerjasama dengan Mitra Asuransi IFG Life 7. PT Insight Investments Management
dengan Produk Life Protection Platinum (Regular 8. PT Mandiri Manajemen Investasi
Premium Unit Link). 9. PT Sucorinvest Asset Management
10. PT Syailendra Capital
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 111
Page 114
Profil
Perusahaan
• Reksa Dana Pasar Uang • Reksa Dana Saham
Jenis reksa dana yang menginvestasikan 100% Merupakan jenis reksa dana yang meng-
dana kelolaannya pada produk pasar uang investasikan sekurang-kurangnya 80% dari
seperti Deposito dan surat berharga yang jatuh aktivanya dalam bentuk efek bersifat ekuitas.
temponya kurang dari 1 (satu) tahun. Reksa Tujuannya untuk pertumbuhan harga saham
Dana ini cocok untuk Investor pemula dengan atau unit dalam jangka panjang. Risikonya relatif
profil risiko konservatif. Produk Reksa Dana Pasar lebih tinggi dari reksa dana pasar uang dan
Uang antara lain: reksa dana pendapatan tetap, namun memiliki
- Reksa Dana Bahana Dana Likuid potensi tingkat pengembalian yang paling
- Reksa Dana TRIM Kas 2 tinggi. Produk Reksa Dana Saham antara lain:
- Reksa Dana BRI Seruni Pasar Uang II - Reksa Dana Bahana Dana Ekuitas Prima
- Reksa Dana Mandiri Investa Pasar Uang - Reksa Dana TRIM Kapital Plus
- Reksa Dana Sucorinvest Money Market Fund - Reksa Dana Manulife Dana Saham Kelas A
- Reksa Dana Mandiri Money Market USD - Reksa Dana Manulife Syariah Sektoral
- Reksa Dana Batavia Dana Kas Maksima Amanah Kelas A
• Reksa Dana Pendapatan Tetap - Reksa Dana Danareksa Mawar Konsumer 10
Merupakan jenis reksa dana yang - Reksa Dana Schroder 90 Plus Equity Fund
menginvestasikan sekurang-kurangnya 80% - Reksa Dana Schroder Dana Prestasi
dari aktivanya dalam bentuk efek utang atau - Reksa Dana Schroder Dana Prestasi Plus
obligasi. Tujuannya untuk menghasilkan tingkat - Reksa Dana Batavia Dana Saham
pengembalian yang stabil. Risikonya relatif lebih - Reksa Dana Manulife Saham Syariah Asia
besar daripada reksa dana pasar uang. Produk Pasifik Dollar AS
Reksa Dana Pendapatan Tetap antara lain: - Reksa Dana Batavia Global ESG Sharia Equity
- Reksa Dana Manulife Pendapatan Bulanan II - Reksa Dana Sucorinvest Equity Fund
- Reksa Dana Manulife USD Fixed Income - Reksa Dana Mandiri FTSE Indonesia ESG –
- Reksa Dana TRIM Dana Tetap 2 Kelas A
- Reksa Dana Trimegah Fixed Income Plan - Reksa Dana Syailendra MSCI Indonesia Value
- Reksa Dana Batavia Dana Obligasi Ultima Index
- Reksa Dana Mandiri Investa Dana Utama - Reksa Dana Batavia Saham ESG Impact
- Reksa Dana Bahana Pendapatan Tetap • Reksa Dana Terproteksi
Makara Prima Reksa Dana Terproteksi atau dikenal dengan
- Syailendra Pendapatan Tetap Premium Capital Protected Fund (CPF) merupakan jenis
• Reksa Dana Campuran reksa dana yang memberikan proteksi atas
Merupakan jenis reksa dana pengalokasian dana nilai investasi awal, apabila pemegang unit
investasinya dalam portofolio yang bervariasi. penyertaan memegang reksa dana tersebut
Instrumen investasinya dapat berbentuk saham hingga tanggal jatuh tempo melalui mekanisme
dan dikombinasikan dengan obligasi. Tujuannya pengelolaan portofolio investasi. Secara
untuk pertumbuhan harga dan pendapatan. periodik reksa dana terproteksi juga melakukan
Risiko reksa dana campuran bersifat moderat pembagian hasil investasi dalam bentuk dividen.
dengan potensi tingkat pengembalian yang Produk Reksa Dana Terproteksi antara lain:
relatif lebih tinggi dibandingkan reksa dana - Reksa Dana Terproteksi Sucorinvest Proteksi 32
pendapatan tetap. Produk Reksa Dana - Reksa Dana Terproteksi Sucorinvest Proteksi 42
Campuran antara lain: - Reksa Dana Terproteksi Trimegah Terproteksi
- Reksa Dana Schroder Dana Kombinasi Futura 26
- Reksa Dana Manulife Dana Campuran II - Reksa Dana Terproteksi Trimegah Terproteksi
- Reksa Dana TRIM Kombinasi 2 Prima 30
- Reksa Dana Batavia USD Balanced Asia - Reksa Dana Terproteksi Mandiri Seri 215
112 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 115
Laporan
Tahunan 2024
- Reksa Dana Terproteksi Mandiri Seri 218 • Sukuk Tabungan (ST)
- Reksa Dana Terproteksi Mandiri Seri 222 Merupakan salah satu instrumen Surat Berharga
- Reksa Dana Terproteksi Sucorinvest Proteksi 44 Syariah Negara (SBSN) Ritel yang diterbitkan
- Reksa Dana Terproteksi Trimegah Terproteksi berdasarkan prinsip syariah serta diperuntukkan
Futura 28 bagi investor individu Warga Negara Indonesia.
- Reksa Dana Terproteksi Trimegah Terproteksi ST memiliki karakteristik yaitu memberikan
Lestari 22 tingkat imbal hasil (kupon) mengambang
- Reksa Dana Terproteksi Insight Terproteksi dengan batas bawah (floating with floor) dan
Proteksi 55 mempunyai fasilitas early redemption bagi
- Reksa Dana Terproteksi Insight Terproteksi investornya. Namun ST tidak dapat diperjual
Proteksi 58 belikan (nontradable) di pasar sekunder.
- Reksa Dana Terproteksi Trimegah Terproteksi d. Surat Berharga Negara Pasar Sekunder
Prima 38 Surat Utang Negara (SUN) yang diterbitkan oleh
- Reksa Dana Terproteksi Trimegah Terproteksi Pemerintah yang dijual di Pasar Sekunder dan
Lestasi 30 menawarkan fleksibilitas bagi para investor yaitu
- Reksa Dana Terproteksi Trimegah Terproteksi bisa melakukan aktivitas jual - beli kapan saja (tidak
Optima 2 ada periode masa penawaran). Pemerintah dalam
- Reksa Dana Terproteksi Sucorinvest Proteksi 48 hal ini sebagai penerbit menjamin pengembalian
c. Surat Berharga Negara Ritel nilai pokok pada saat jatuh tempo ditambah
Surat Berharga Negara Ritel (SBN Ritel) adalah dengan kupon yang akan dibayarkan secara
instrumen investasi berupa surat utang negara berkala (Sesuai UU No. 24 Tahun 2002 tentang Surat
yang diterbitkan oleh pemerintah Republik Indonesia Utang Negara). SBN Pasar Sekunder diperuntukkan
diperuntukkan bagi investor individu Warga Negara bagi investor institusi maupun ritel baik itu domestic
Indonesia di pasar perdana. Pemerintah dalam hal maupun asing.
ini sebagai penerbit menjamin pengembalian nilai • Fixed Rate IDR (FR)
pokok pada saat jatuh tempo ditambah dengan Salah satu seri dari Surat Utang Negara (SUN)
kupon yang akan dibayarkan secara berkala atau Obligasi yang diterbitkan oleh Pemerintah
(Sesuai UU No.24 Tahun 2002 tentang Surat Utang dalam denominasi Rupiah dan dijual di Pasar
Negara). BTN merupakan salah satu mitra distribusi Sekunder dalam jangka waktu tertentu (sesuai
Pemerintah dalam penyaluran SBN Ritel. dengan tenor dari Obligasi tersebut) dengan
• Obligasi Negara Ritel Indonesia (ORI) kupon tetap. Pemerintah dalam hal ini akan
Merupakan salah satu instrumen SBN Ritel yang membayarkan kupon secara berkala setiap
diperuntukkan bagi investor individu Warga 6 (enam) bulan (Semester). FR diperuntukkan
Negara Indonesia di pasar perdana. ORI memiliki bagi investor institusi dan ritel baik itu domestik
karakteristik dapat diperjual belikan (tradable) maupun asing.
di pasar sekunder dengan tingkat kupon bersifat • Project Based SUKUK IDR (PBS)
tetap (fixed coupon). Salah satu seri dari Surat Utang Negara (SUN)
• Saving Bond Ritel (SBR) Syariah atau Obligasi Syariah yang diterbitkan
Merupakan salah satu instrumen SBN Ritel yang oleh Pemerintah dalam denominasi Rupiah dan
diperuntukkan bagi investor individu Warga dijual di Pasar Sekunder dalam jangka waktu
Negara Indonesia di pasar perdana. SBR memiliki tertentu (sesuai dengan tenor dari Obligasi
karakteristik yaitu memberikan tingkat kupon tersebut) dengan kupon tetap. Pemerintah
mengambang dengan batas bawah (floating dalam hal ini akan membayarkan kupon secara
with floor) dan mempunyai fasilitas early berkala setiap 6 (enam) bulan (Semester). PBS
redemption bagi investornya. Namun SBR tidak diperuntukkan bagi investor institusi dan ritel
dapat diperjual belikan (nontradable) di pasar baik itu domestik maupun asing.
sekunder. • Fixed Rate USD (INDON)
• Sukuk Ritel (SR) Salah satu seri dari Surat Utang Negara (SUN) atau
Merupakan salah satu instrumen Surat Berharga Obligasi yang diterbitkan oleh Pemerintah dalam
Syariah Negara (SBSN) Ritel yang diterbitkan denominasi USD dan dijual di Pasar Sekunder
berdasarkan prinsip syariah serta diperuntukkan dalam jangka waktu tertentu (sesuai dengan
bagi investor individu Warga Negara Indonesia tenor dari Obligasi tersebut) dengan kupon tetap.
di pasar perdana. SR memiliki karakteristik dapat Pemerintah dalam hal ini akan membayarkan
diperjual belikan (tradable) di pasar sekunder kupon secara berkala setiap 6 (enam) bulan
dan memiliki tingkat imbal hasil (kupon) yang (Semester). INDON diperuntukkan bagi investor
bersifat tetap (fixed coupon). institusi dan ritel baik itu domestik maupun asing.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 113
Page 116
Profil
Perusahaan
•Fixed Rate USD (INDOIS) forex BTN tersedia dalam currency USD, JPY, GBP,
Salah satu seri dari Surat Utang Negara AUD, HKD, SGD, EUR, MYR, SAR, dan CNY. Target pasar
(SUN) berbasis Syariah yang diterbitkan oleh foreign exchange adalah nasabah perorangan/
Pemerintah dalam denominasi USD dan dijual lembaga dengan kebutuhan valuta asing dalam
di Pasar Sekunder dalam jangka waktu tertentu bentuk simpanan, transaksional transfer atau
(sesuai dengan tenor dari Obligasi tersebut) pembayaran ke luar negeri serta kebutuhan
dengan kupon tetap. Pemerintah dalam hal trading valuta asing. Layanan foreign exchange
ini akan membayarkan kupon secara berkala mencakup layanan transaksi Telegraphic Transfer
setiap 6 (enam) bulan (Semester). INDOIS (TT) Overbooking, Outgoing dan Incoming serta
diperuntukkan bagi investor institusi dan ritel layanan transaksi Bank Notes. Selain itu tersedia
baik itu domestik maupun asing. structured prodct mencakup SWAP Depo, Produk DCI
e. Foreign Exchange (Dual Currency Investment) dan Produk MLD (Market
Foreign exchange merupakan layanan konversi Linked Deposit) guna meningkatkan opsi pilihan
mata uang menggunakan kurs berjalan dengan investasi bagi nasabah BTN.
jangkauan perdagangan di seluruh dunia. Layanan
Perbankan Komersial
1. Produk Kredit Komersial • Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil
1) Kredit Perumahan (PUMK)
• Kredit Modal Kerja Properti (KMK Properti) BTN PUMK merupakan program pinjaman
Kredit Modal Kerja yang diberikan oleh pembiayaan modal kerja yang bertujuan
bank kepada Pengembang/Developer untuk meningkatkan kemampuan usaha
untuk pengadaan lahan dan pembiayaan mikro dan kecil yang baru mulai agar
seluruh project cost terhadap bangunan menjadi tangguh dan mandiri.
horizontal/landed house yang berada dalam • Kredit Usaha Rakyat (KUR) BTN
suatu kawasan permukiman, sepanjang Kredit modal kerja dan/atau investasi yang
berdasarkan penilaian bank layak/ diberikan kepada debitur yang bergerak dalam
feasible untuk diberikan kredit. KMK Properti bidang usaha yang menurut skalanya berstatus
merupakan pengembangan dari produk sebagai UMKM di bidang usaha yang produktif
sebelumnya yaitu KYG dan KPL dengan dan layak namun belum memiliki agunan
skema pencairan berdasarkan “Dokumen tambahan atau agunan tambahan belum
Underlying“ atau dokumen yang dijadikan cukup.
dasar/bukti oleh debitur dalam melakukan • Kredit Linkage BTN
transaksi. Kredit Linkage BTN adalah fasilitas kredit yang
2) Kredit Non Perumahan diberikan oleh Bank kepada badan usaha
Kredit Non Perumahan BTN terdiri dari Produk berbadan hukum yaitu Bank Perkreditan Rakyat
Kredit UMKM, Kredit Komersial lainnya, Linkage (BPR) dan Koperasi untuk diteruspinjamkan
Program dan Kredit Korporasi. Kredit UMKM kepada sektor Usaha Kecil dan Mikro (produktif)
mencakup KUR BTN, KUMKM BTN, dan Program dan sektor konsumtif.
Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK). Kredit
Komersial lainnya mencakup Kredit Investasi, 2. Produk Simpanan Komersial
KMK dan KMK Kontraktor. Linkage Program a. Giro Lembaga BTN
mencakup kredit kepada Bank Perkreditan Jenis simpanan dalam mata uang Rupiah
Rakyat dan Koperasi Simpan Pinjam (Koperasi). maupun Valuta Asing yang diselenggarakan oleh
Sedangkan Kredit Korporasi mencakup Kredit Bank yang penarikannya dapat dilakukan setiap
Konstruksi, Investasi, Modal Kerja, Modal Kerja saat dengan menggunakan Cek, Bilyet Giro,
Kontraktor dan Sindikasi. Surat Perintah Pembayaran, pemindahbukuan,
• Kredit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dan media penarikan lainnya.
(KUMKM) BTN Nasabah Giro Lembaga terdiri dari:
Kredit pembiayaan modal kerja dan/atau • Instansi pemerintah/lembaga negara dan
investasi bagi nasabah yang memiliki usaha organisasi kemasyarakatan yang tidak
produktif dengan kriteria UMKM. merupakan perusahaan.
114 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 117
Laporan
Tahunan 2024
• Semua badan hukum yang diatur dalam tinggal, rumah toko, rumah kantor, kios dan
Kitab Undang-Undang Hukum Dagang atau lainnya) maupun bangunan vertikal/high rise
peraturan perundang-undangan lainnya. building (rumah susun, apartemen, kondotel,
• Perseroan Terbatas (PT), Perusahaan gedung perkantoran dan lainnya) berikut sarana
Terbatas Penanaman Modal Asing (PTPMA), dan prasarananya, sepanjang berdasarkan
Firma (Fa), CV, Yayasan, Lembaga Berbadan penilaian Bank layak/feasible untuk diberikan
Hukum Asing, Partai Politik, Rekening Khusus kredit.
Dana Kampanye (RKDK), Ormas/Lembaga • Kredit Modal Kerja BTN Kontraktor (KMK BTN
Swadaya Masyarakat (LSM), dan lainnya. Kontraktor)
b. Deposito Berjangka Lembaga Kredit Modal kerja BTN Kontraktor adalah kredit
• Deposito Lembaga yang diberikan oleh Bank kepada Kontraktor
Simpanan Dana Pihak Ketiga kepada Bank yang digunakan sebagai modal kerja dalam
dalam mata uang Rupiah maupun Valuta menyelesaikan pekerjaan berdasar pada suatu
Asing yang penarikannya hanya dapat Kontrak Kerja.
dilakukan pada waktu tertentu menurut • Bridging Loan
perjanjian antara nasabah dan bank yang Bridging Loan adalah fasilitas kredit jangka
bersangkutan. Deposito Berjangka Lembaga pendek untuk menjembatani kesenjangan
dapat diterbitkan dengan jangka waktu 1, 2, 3, antara dana yang keluar dan dana baru yang
4, 6, 12, dan 24 bulan. sudah dipastikan akan masuk pada periode
• Deposito On Call Lembaga yang telah ditentukan sehingga debitur dapat
Simpanan Dana Pihak Ketiga kepada Bank mendapatkan pencairan dana dengan segera
dalam mata uang Rupiah maupun Valuta untuk bisa memenuhi kebutuhannya.
Asing yang penarikannya hanya dapat • KMK Beragunan Simpanan (Swadana Lembaga)
dilakukan pada waktu tertentu menurut Kredit yang diberikan oleh Bank kepada nasabah
perjanjian antara nasabah dan bank yang dengan agunan berupa penahanan sebagian
bersangkutan. Jangka waktu penempatan atau seluruh dana Deposito/Giro/Tabungan
Deposito On Call Lembaga adalah minimal 1 Lembaga yang ditanamkan dalam Bank.
(satu) hari dan maksimal 35 hari atau sesuai • Kredit Investasi BTN
kebutuhan nasabah. Kredit Investasi BTN adalah fasilitas kredit yang
diberikan oleh Bank kepada badan usaha
3. Produk Kredit Korporasi berbadan hukum dan badan usaha non badan
Kredit korporasi merupakan kredit yang diberikan hukum, dalam rangka pembiayaan investasi,
kepada Debitur berbentuk badan usaha berbadan baik investasi baru, perluasan, modernisasi atau
hukum (Perusahaan) dalam rangka memenuhi rehabilitasi.
kebutuhan modal kerja dan/atau kebutuhan • Refinancing
investasi sebagaimana yang telah ditetapkan dalam Refinancing adalah pemberian kredit investasi
Rencana Bisnis Perusahaan. Skema Kredit Korporasi untuk pembiayaan kembali atas aset produktif
dapat diberikan dalam bentuk bilateral, sindikasi, Debitur/Calon Debitur yang telah berjalan dan
club deal, single borrower, dan co-borrower/joint- terlebih dahulu dibiayai dari biaya sendiri oleh
borrower. Adapun produk Kredit Korporasi dapat Debitur/Calon Debitur atau pembiayaan dari
diberikan dalam bentuk: Bank yang telah dilunasi.
• Kredit Modal Kerja (KMK) BTN • Kredit kepada Kementerian/Lembaga
Kredit Modal Kerja BTN adalah Kredit Modal Pemerintah Republik Indonesia
Kerja yang diberikan oleh Bank kepada badan Kredit Kepada Kementerian/Lembaga Pemerintah
usaha berbadan hukum maupun badan usaha Rl adalah jenis kredit yang diberikan Bank kepada
non badan hukum dalam rangka pembiayaan debitur Kementerian dan Lembaga Pemerintah
kebutuhan modal kerja perusahaan. Republik lndonesia, yang harus dibayar kembali
• Kredit Modal Kerja (KMK) Konstruksi BTN dengan persyaratan tertentu, sesuai dengan
Kredit Konstruksi BTN atau Kredit Yasa Griya (KYG) jangka waktu kreditnya. Pemberian Kredit
adalah Kredit Modal Kerja yang diberikan oleh Kepada Kementerian/Lembaga Pemerintah Rl
Bank kepada Pengembang/Developer berbentuk dilakukan dalam rangka memfasilitasi kebutuhan
badan usaha badan hukum, badan usaha non penyediaan dana Pemerintah melalui Pinjaman
badan hukum untuk modal kerja pembiayaan Dalam Negeri (PDN).
pembangunan bangunan horizontal (rumah
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 115
Page 118
Profil
Perusahaan
• Term Loan Facility Produk dan layanan Guarantee yang meliputi
Term Loan Facility adalah fasilitas kredit Bank Garansi Lokal, Standby Letter of Credit,
non revolving untuk pembiayaan Capital Demand Guarantee dan Surat Keterangan
Expenditure dan/atau Operational Expenditure Dukungan Bank yaitu:
jangka menengah atau jangka panjang yang - Bank Garansi Lokal merupakan produk/
pengembaliannya yang dapat dicicil/diangsur layanan Guarantee yang diberikan oleh Bank
sesuai dengan kemampuan keuangan Debitur. hanya untuk transaksi di dalam negeri dan
• Corporate Line Facility dilakukan berdasarkan ketentuan hukum di
Corporate Line Facility adalah suatu bentuk lndonesia.
persetujuan penyediaan dana sejumlah batas - SBLC (Standby Letter of Credit) adalah jaminan
maksimal tertentu kepada peminjam dalam yang berlaku secara internasional, diterbitkan
jangka waktu tertentu berdasarkan hasil analisis oleh Bank atas permohonan dari applicant
dan evaluasi Bank. untuk menjamin penggantian kerugian
• Treasury Line Facility (kepada Non Lembaga kepada beneficiary atas kondisi wanprestasi
Keuangan) yang dilakukan applicant walaupun dapat
Treasury Line Facility merupakan fasilitas yang juga digunakan untuk menjamin pembayaran
diberikan oleh Bank kepada Non Lembaga atas prestasi yang telah dilakukan beneficiary
Keuangan untuk meng-cover transaksi Foreign sesuai syarat dan kondisi SBLC.
Exchange Line, Fixed Income Line maupun - DG (Demand Guarantee) adalah jaminan
fasilitas jenis lainnya yang lazim dilakukan oleh yang berlaku secara internasional,
Perbankan. diterbitkan oleh Bank/Guarantor berdasarkan
• Supply Chain Financing (SCF) permohonan applicant untuk membayar
Supply Chain Financing adalah suatu portofolio kepada beneficiary dengan jumlah
teknik dan praktik pembiayaan yang mendukung maksimum sesuai yang tercantum dalam
perdagangan dan arus keuangan dari awal DG atas kondisi wanprestasi yang dilakukan
hingga akhir dari proses bisnis perusahaan. oleh applicant.
• Trust Receipt - Surat Keterangan Dukungan Bank (SKDB)
Trust Receipt adalah sistem pembiayaan merupakan Surat keterangan dukungan
perdagangan (impor) jangka pendek yang keuangan yang diterbitkan oleh Bank kepada
diberikan bagi nasabah untuk menunda nasabah untuk tujuan tertentu.
pembayaran kewajiban atas penebusan L/C • Documentary Collection
maupun Documentary Collection. Merupakan layanan transaksi non L/C yang
• Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN) diberikan BTN kepada nasabah untuk melakukan
atau Letter of Credit (L/C) penagihan pembayaran atas dasar dokumen
Adalah setiap janji tertulis berdasarkan bukti pengiriman barang.
permintaan tertulis Pemohon (Applicant) yang
mengikat Bank Pembuka (Issuing Bank) untuk: Perbankan Syariah/Unit Usaha Syariah
- Melakukan pembayaran kepada Penerima
atau order-nya atau mengaksep membayar Produk Pembiayaan Syariah
wesel yang diterima oleh Bank
- Memberi kuasa kepada bank lain untuk Produk pembiayaan Unit Usaha Syariah dikategorikan
melakukan pembayaran kepada Penerima menjadi Pembiayaan Konsumer dan Pembiayaan
atau order-nya atau mengaksep dan Komersial. Uraian terkait Produk Pembiayaan Usaha
membayar wesel yang ditarik oleh penerima, Syariah dijabarkan sebagai berikut:
atau 1. Pembiayaan Konsumer
- Memberi kuasa kepada bank lain untuk a. KPR BTN Subsidi iB
menegosiasi wesel yang ditarik oleh Penerima. KPR BTN Subsidi iB adalah produk pembiayaan
• Bank Garansi (Bank Guarantee) BTN Syariah guna pembelian rumah bagi
Layanan jasa perbankan yang dapat diberikan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR)
kepada nasabah dalam bentuk penjaminan dengan margin rendah, dan angsuran yang
terhadap suatu kondisi yang harus dipenuhi oleh ringan dan tetap sepanjang jangka waktu
pihak pemohon penjaminan. pembiayaan dengan skema FLPP, SSM, BP2BT dan
Tapera Syariah menggunakan akad murabahah
(jual beli) serta ada juga skema SSM dan
116 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 119
Laporan
Tahunan 2024
BP2BT yang menggunakan akad Musyarakah akad qardh (pinjaman tunai), rahn (gadai)
Mutanaqisah (MMQ) dalam rangka pemilikan dan ijarah (sewa) yang diberikan Bank kepada
rumah tapak dan rumah susun yang merupakan nasabah berdasarkan kesepakatan dan disertai
program pemerintah. dengan Surat Gadai.
b. KPR BTN Platinum iB h. Pembiayaan Multijasa BTN iB
Pembiayaan dengan akad Murabahah yang Pembiayaan dengan akad kafalah bil ujroh yang
diperuntukkan bagi nasabah perorangan yang dapat digunakan untuk keperluan mendanai
memenuhi persyaratan Bank untuk pembelian berbagai kebutuhan layanan jasa bagi nasabah
rumah, rumah toko, rumah kantor, apartemen seperti paket biaya pendidikan, paket biaya
dan/atau berikut tanah serta jenis properti pernikahan, paket biaya travelling (perjalanan
lainnya, baik baru ataupun bekas (second wisata), paket biaya umrah/haji plus, paket
hand), untuk dimiliki, dihuni, atau dipergunakan biaya kesehatan, paket biaya jasa lainnya yang
sendiri dengan kondisi bangunan ready stock. tidak bertentangan dengan prinsip syariah.
c. Pembiayaan Properti BTN iB i. Pembiayaan Multimanfaat BTN iB
Pembiayaan yang diperuntukkan bagi nasabah Pembiayaan konsumtif perorangan dengan
perorangan yang memenuhi persyaratan Bank akad murabahah yang dapat digunakan untuk
untuk pembelian rumah, rumah toko, rumah keperluan pembelian berbagai jenis barang
kantor, apartemen dan/atau berikut tanah yang bermanfaat sesuai kebutuhan dan tidak
serta jenis properti lainnya untuk dimiliki, dihuni, bertentangan dengan hukum yang berlaku,
atau dipergunakan sendiri atau dalam rangka seperti barang elektronik, furnitur dan alat rumah
pembiayaan ulang/refinancing kepada calon tangga, serta barang kebutuhan lainnya.
nasabah, di mana Bank Memberikan Konstribusi j. Pembiayaan Emasku BTN iB
modal dan pembebanan risiko sesuai yang Pembiayaan kepada nasabah perorangan
disepakati bersama di mana pengalihan bagian dengan akad murabahah yang digunakan untuk
kepemilikan (equity share) dari Bank kepada pembelian emas batangan dengan cicilan tetap
nasabah dilakukan secara bertahap sampai selama jangka waktu.
kepemilikannya secara sempurna berpindah k. Pembiayaan Multiguna (Soft Financing) BTN iB
kepada nasabah dengan menggunakan akad Fasilitas pembiayaan consumer yang diberikan
Musyarakah Mutanaqisah. kepada pegawai BTN untuk kepemilikan aset
d. KPR BTN Indent iB bersama dalam rangka pembelian aset properti
Pembiayaan KPR BTN Indent iB dengan yang belum dimiliki nasabah atau dalam
akad Istishna diperuntukkan bagi nasabah rangka pembiayaan ulang/refinancing kepada
perorangan yang memenuhi persyaratan Bank calon nasabah yang telah memiliki properti.
untuk pembelian rumah, rumah toko, rumah Bank dan nasabah memberikan kontribusi
kantor, apartemen dan/atau berikut tanah serta modal dan pembebanan risiko sesuai yang
jenis properti lainnya untuk dimiliki, dihuni, atau disepakati bersama serta pengalihan bagian
dipergunakan sendiri dengan kondisi bangunan kepemilikan (equity share) dari Bank kepada
Indent/belum jadi. nasabah dilakukan secara bertahap sampai
e. Pembiayaan Bangun Rumah iB kepemilikannya secara sempurna berpindah
Pembiayaan yang diperuntukkan bagi pemohon kepada nasabah dengan menggunakan akad
perorangan dengan akad murabahah (jual beli) Musyarakah Mutanaqisah.
dengan tujuan pembiayaan untuk membangun 2. Pembiayaan Komersial
dan atau merenovasi rumah, ruko, atau a. Pembiayaan Konstruksi BTN iB
bangunan lainnya yang dapat dikategorikan Fasilitas pembiayaan untuk memenuhi
sebagai tempat tinggal di atas tanah yang kebutuhan dana nasabah berdasarkan akad
sudah dimiliki oleh Pemohon, baik untuk dipakai kerja sama antara Bank untuk menjalankan
sendiri maupun untuk disewakan. suatu usaha kerja sama tertentu (syirkah)
f. Pembiayaan Kendaraan Bermotor (PKB) BTN iB bersama dengan nasabah yang menjalankan
Pembiayaan kepada nasabah perorangan usaha produktif berupa pembangunan proyek
dengan akad murabahah (jual beli) dalam perumahan dan dilaksanakan sesuai dengan
rangka pemilikan kendaraan bermotor yang prinsip Syariah serta dengan kewajiban bagi
diperuntukkan untuk kepentingan pribadi. nasabah untuk mengembalikan dana yang
g. Pembiayaan Tunai Emas (Tunas) BTN iB diterima berikut imbalan bagi Bank sesuai
Pembiayaan kepada nasabah untuk memenuhi jangka waktu dan jadwal pengembalian yang
kebutuhan dana nasabah dengan berdasarkan disepakati.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 117
Page 120
Profil
Perusahaan
b. Pembiayaan Pembelian Lahan BTN iB (LKBB) dengan pilihan akad “Mudharabah” (bagi
Fasilitas pembiayaan yang diberikan oleh Bank hasil), “Musyarakah” (kerja sama), “Murabahah”
kepada badan usaha berbadan hukum untuk (bagi hasil), atau “Ijarah” (sewa).
pengadaan tanah dan/atau pengolahan tanah
untuk pembangunan rumah sederhana yang Produk Simpanan Syariah
pembangunannya menggunakan fasilitas
pembiayaan konstruksi BTN iB dan dilaksanakan 1. Giro Syariah
sesuai dengan prinsip syariah serta dengan a. Giro BTN iB
kewajiban bagi nasabah untuk mengembalikan Produk simpanan dengan prinsip wadiah
dana yang diterima berikut imbalan (bagi hasil) (titipan), untuk tujuan keperluan operasional
bagi Bank sesuai jangka waktu dan jadwal keuangan nasabah dengan memberikan bonus
pengembalian yang disepakati. yang menguntungkan bagi nasabah atas
c. Pembiayaan Modal Kerja BTN iB simpanannya guna memperlancar aktivitas
Fasilitas pembiayaan untuk memenuhi bisnis.
kebutuhan dana nasabah berdasarkan akad b. Giro BTN Prima iB
kerja sama dengan Bank untuk menjalankan Produk simpanan dengan prinsip mudharabah
suatu usaha kerja sama tertentu (syirkah) mutlaqah dan mudharabah muqayyadah
bersama dengan nasabah yang menjalankan (investasi), ditujukan untuk keperluan investasi.
usaha produktif selain usaha pembangunan Nasabah akan mendapatkan bagi hasil yang
proyek perumahan dan dilaksanakan dengan menguntungkan guna memperlancar aktivitas
akad berdasarkan prinsip syariah serta dengan bisnis.
kewajiban bagi Nasabah untuk mengembalikan 2. Tabungan Syariah
dana yang diterima berikut imbalan bagi Bank a. Tabungan BTN Batara iB
sesuai jangka waktu dan jadwal pengembalian Produk simpanan dana dengan akad wadi’ah
yang disepakati. (titipan), digunakan untuk keperluan transaksi
d. Pembiayaan Investasi BTN iB perbankan sehari-hari dengan memberikan
Fasilitas pembiayaan untuk memenuhi berbagai manfaat yang menguntungkan bagi
kebutuhan dana Nasabah berdasarkan akad nasabah dan pengenaan biaya administrasi
kerja sama antara Bank untuk menjalankan yang tidak mengurangi pokok simpanan.
suatu usaha kerja sama tertentu bersama b. Tabungan BTN Berkah iB
dengan Nasabah yang menjalankan usaha Produk simpanan dana berakad mudharabah
produktif, guna pembelian/pengadaan barang- (investasi), ditujukan untuk keperluan
barang modal beserta jasa yang diperlukan Investasi dengan memberikan bagi hasil yang
untuk aktivitas usaha/investasi dan dilaksanakan menguntungkan dan bersaing bagi nasabah
dengan akad berdasarkan prinsip Syariah dan biaya administrasi tanpa mengurangi pokok
serta dengan kewajiban bagi Nasabah untuk simpanan.
mengembalikan dana yang diterima berikut c. Tabungan BTN Haji dan Umroh iB
imbalan bagi Bank (bagi hasil atau margin) Produk simpanan yang ditujukan untuk
sesuai jangka waktu dan jadwal pengembalian mewujudkan niat Ibadah Haji dan Umroh
yang disepakati. nasabah dengan akad “Mudharabah”
e. Pembiayaan BTN iB dengan Mekanisme IMBT (investasi) dengan memberikan bagi hasil yang
Penyediaan dana untuk pengadaan barang menguntungkan dan kompetitif.
modal atau refinancing aset Nasabah dengan d. TabunganKu BTN iB
prinsip sewa beli antara pemilik objek IMBT Produk simpanan dengan akad “Wadiah”
(Bank/Lessor) dan penyewa (Nasabah/Lesse) (titipan) dengan persyaratan mudah dan ringan.
dengan diakhiri opsi perpindahan kepemilikan Diterbitkan secara bersama-sama oleh bank-
objek IMBT dari Bank ke Nasabah melalui hibah bank di Indonesia guna menumbuhkan budaya
atau jual beli sesuai kesepakatan. menabung serta meningkatkan kesejahteraan
f. Pembiayaan Sindikasi BTN iB masyarakat.
Pembiayaan yang diberikan berupa sindikasi dan e. Tabungan BTN Qurban iB
atau Club Deal oleh lebih dari satu Bank diberikan Produk simpanan yang ditujukan untuk
kepada satu nasabah yang jumlah pembiayaannya mewujudkan niat ibadah qurban dengan akad
terlalu besar apabila diberikan oleh satu Lembaga “Mudharabah” (bagi hasil), dengan memberikan
keuangan Bank/Lembaga Keuangan Bukan Bank bagi hasil yang menguntungkan dan kompetitif.
118 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 121
Laporan
Tahunan 2024
f. Tabungan BTN Simpel iB Layanan Nasabah
Tabungan Rupiah untuk Siswa yang diterbitkan 1. Wealth Management
Bersama oleh UUS BTN dan Bank-Bank di a. Layanan BTN Prioritas
Indonesia dengan persyaratan mudah dan Layanan BTN Prioritas merupakan layanan
sederhana serta fitur yang menarik dalam eksklusif dari Bank Tabungan Negara khusus
rangka edukasi dan inklusi keuangan untuk Nasabah istimewa BTN. Melalui Customer
mendorong budaya menabung sejak dini. Value Proposition (CVP) BTN Prioritas yaitu
g. Tabungan BTN Emas iB Defining Your Priority, layanan BTN Prioritas
Produk tabungan dengan akad “Mudharabah” hadir untuk memberikan solusi finansial dan
yang memberikan kemudahan nasabah untuk layanan yang relevan, berkesinambungan dan
berinvestasi melalui pembelian emas dengan berkepanjangan untuk setiap individu istimewa,
mendapatkan bagi hasil yang menguntungkan. Nasabah setia BTN Prioritas. Didukung oleh
Priority Banking Manager yang profesional dan
3. Deposito Syariah telah tersertifikasi, BTN Prioritas menghadirkan
a. Deposito BTN iB inovasi terbaru untuk memenuhi kebutuhan dan
Sarana penyimpanan uang untuk investasi yang kenyamanan Nasabah melalui:
aman, nyaman dan tepercaya dalam jangka • Solusi produk yang bervariasi antara
waktu tertentu, berdasarkan prinsip mudharabah lain Produk Dana (Tabungan BTN Batara,
(investasi). Deposito ini dapat diberikan kepada Tabungan BTN Investa, Deposito BTN ritel
perorangan maupun lembaga. Rupiah, Deposito BTN Ritel Valas, Tabungan
b. Deposito On Call iB Felas), Produk Investasi (Surat Berharga
Sarana penyimpanan uang untuk investasi yang Negara, Reksa Dana, Layanan Foreign
aman dan tepercaya dalam jangka waktu yang Exchange) dan Produk Bancassurance.
lebih singkat, berdasarkan prinsip mudharabah • Service Privilege berupa Dedicated Priority
(investasi). Deposito ini dapat diberikan kepada Banking Manager, E-Consolidated Statement,
perorangan maupun lembaga. Layanan E-Channel, Welcoming Pack, Meeting
Room, Calendar Event, Majalah BTN Prioritas
Jasa dan Layanan GoodLiving, BTN Prioritas Concierge Service,
Exclusive Medical Check Up, Hadiah Hari
Perbankan Konvensional Istimewa dan Loyalty Reward yang dapat
ditukarkan melalui PLUS by BTN Prioritas,
Kartu Konsumer Airport Lounge, Airport Handling, Airport
a. Kartu Suka-suka BTN Transfer Domestik dan Internasional, Konsultasi
Kartu Debit BTN dengan desain yang dapat Pendidikan ke Luar Negeri, dan Konsultasi Pajak.
disesuaikan dengan keinginan masing-masing • Product Privilege berupa Kartu Debit BTN
nasabah atau komunitas yang dapat dipergunakan Prioritas Visa Platinum dengan desain khusus
untuk transaksi belanja melalui EDC maupun debit yang dapat digunakan di berbagai merchant
online di berbagai merchant online di seluruh dunia. pilihan untuk mendapatkan penawaran
b. Kartu Debit BTN Visa Contactless spesial, Safe Deposit Box (SDB), BTN Mobile,
Kartu Debit yang dapat bertransaksi dengan Program Spesial Penempatan Dana dan
menggunakan teknologi nirkontak yang Member Get Member, Kredit Kepemilikan
memungkinkan nasabah melakukan transaksi Rumah (KPR) khusus Nasabah BTN Prioritas.
dengan hanya mendekatkan kartu pada mesin EDC b. PLUS by BTN Prioritas
Contactless tanpa harus menggunakan PIN. Memahami kebutuhan dan keunikan Nasabah
c. Kartu Blink BTN adalah pilar penting bagi BTN untuk memberikan
Kartu BLINK BTN adalah Kartu BTN berbasis Uang serta meningkatkan layanan perbankan
Elektronik yang dapat digunakan untuk bertransaksi terbaik melalui fasilitas, produk dan layanan
di ribuan akseptasi berlogo e-money antara lain: unggulannya. Berangkat dari visi tersebut, BTN
Tol, Moda Transportasi Transjakarta dan Kereta Prioritas menghadirkan layanan PLUS (Platform
Commuterline, Perparkiran dan lain sebagainya. Loyalty User). PLUS by BTN Prioritas adalah
sebuah layanan berbasis website dengan
konsep membership yang dihadirkan khusus
untuk Nasabah BTN Prioritas. Keberadaan
PLUS by BTN Prioritas merupakan upaya untuk
menerjemahkan customer value proposition
Defining Your Priority sehingga dapat dengan
nyata dinikmati manfaatnya oleh Nasabah.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 119
Page 122
Profil
Perusahaan
PLUS by BTN Prioritas dapat diakses melalui Salah satu pengembangan di PLUS by BTN
www.definingyourpriority.com dan menawarkan Prioritas adalah BTN Prioritas menjadi Bank
berbagai keuntungan bagi Nasabah BTN Prioritas pertama yang memberikan layanan airport
sesuai level membership Nasabah berdasarkan lounge tanpa perlu menggunakan Kartu Debit
total dana kelolaan Nasabah (Asset Under tetapi hanya dengan menunjukkan kode booking
Management/AUM) yang ditempatkan di BTN atau scan QR. Dengan metode ini Nasabah BTN
Prioritas. Prioritas bisa masuk ke dalam airport lounge
dalam waktu kurang dari 60 detik saja. Fitur
Berikut adalah level membership Nasabah BTN ini saat ini adalah the first in the market di
Prioritas: segmentasi Priority Banking.
• Gold : total dana kelolaan mulai Rp500
juta hingga <Rp2 Miliar PLUS by BTN Prioritas juga berhasil menyabet
penghargaan internasional, antara lain sebagai
• Platinum : total dana kelolaan mulai Rp2 Miliar
berikut:
hingga <Rp5 Miliar
• “Excellence in Innovation -PLUS by BTN Prioritas
• Titanium : total dana kelolaan mulai Rp5
Indonesia 2024” di Global Banking and
Miliar hingga <Rp10 Miliar
Finance Award 2024 yang diselenggarakan
• Prime : total dana kelolaan mulai Rp10 oleh Global Banking and Finance Review,
Miliar sebuah majalah bisnis dan keuangan
bergengsi yang berbasis di United Kingdom.
Melalui PLUS by BTN Prioritas, Nasabah dapat • “Indonesia User Experience of The Year -
melakukan penukaran benefit dan privilege di 6 Banking” di Asian Experience Award 2024
(enam) fitur utama yaitu: yang diselenggarakan oleh The Asian
• Special Offers: Cashback Pembuatan Single Business Review, sebuah majalah bisnis
Investor ID (SID), Penempatan Dana dengan dan keuangan bergengsi yang berbasis di
Special Benefit. Singapore.
• Pilihan Loyalty Reward: sebagai bentuk
apresiasi kami untuk nasabah loyal, kami Penghargaan ini merupakan pengakuan atas
hadirkan berbagai variasi pilihan hadiah inovasi BTN dalam mengimplementasikan
mulai dari Gadget dan Electronics, Aksesoris prinsip-prinsip keberlanjutan dalam produk dan
Gadget, Headphone dan Audio, Jam Tangan, operasional bisnisnya
Elektronik Rumah Tangga, Paket Data,
E-Voucher, Perlengkapan Rumah Tangga, Sejak Januari hingga hingga 31 Desember 2024,
Games dan Hobby, Health dan Beauty hingga terdapat 59.853 transaksi penukaran yang
Hampers dan Cake. dilakukan Nasabah di PLUS by BTN Prioritas.
• Banking Privilege: Safe Deposit Box, Bebas Sementara itu jumlah Nasabah yang melakukan
Biaya Transaksi Mobile Banking, Konsultasi penukaran telah mencapai 90% dari total
Pajak, Konsultasi Pendidikan ke Luar Negeri, Nasabah qualified BTN Prioritas.
Meeting Room Reservation.
• BTN Prioritas Concierge Service: Airport Lounge, Di tahun 2024 PLUS by BTN Prioritas sudah
Airport Handling, Airport Transfer Domestik terintegrasi dengan BALE by BTN, sehingga
dan Internasional, Medical Check Up. nasabah prioritas sudah dapat mengakses
• Kupon Membership: untuk Anda yang secara langsung PLUS melalui mobile banking milik BTN
rutin menikmati hobi olahraga seperti Golf yaitu BALE.
hingga membership hotel dan restoran
pilihan. 2. BTN Prospera
• Hadiah Hari Istimewa: untuk melengkapi hari BTN Prospera adalah solusi yang dirancang
istimewa Anda, tersedia dalam berbagai khusus oleh BTN untuk segmen Emerging Affluent
variasi hadiah mulai dari Gadget dan (EA) di Indonesia. Selaras dengan misi BTN untuk
Electronics, Aksesoris Gadget, Headphone mendukung pertumbuhan finansial dan aspirasi
dan Audio, Jam Tangan, Elektronik Rumah gaya hidup, BTN Prospera hadir dengan brand
Tangga, Paket Data, E-Voucher, Perlengkapan promise “Unlocking Your Potential”, menyediakan
Rumah Tangga, Games dan Hobby, Health produk inovatif, manfaat gaya hidup, dan solusi
dan Beauty hingga Hampers dan Cake. perbankan eksklusif yang sesuai dengan kebutuhan
dan impian nasabah.
120 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 123
Laporan
Tahunan 2024
BTN Prospera dirancang untuk tiga persona utama: untuk membuka potensi penuh Nasabah di segmen
1. The Dream Chaser: Pengusaha dan profesional Emerging Affluent yang terus berkembang di Indonesia
yang fokus pada pertumbuhan bisnis dan
perluasan kekayaan. 3. ATM
1. The Family Fighter: Nasabah yang Layanan Automatic Teller Machine (ATM) yang
memprioritaskan stabilitas keuangan dan dapat melayani penarikan tunai dengan denominasi
membangun warisan untuk keluarga mereka. Rp50.000 dan Rp100.000 yang tersebar di seluruh
2. The Lifestyle Pursuer: Individu mapan yang wilayah Kantor Cabang Perseroan dan lokasi-
mencari manfaat gaya hidup eksklusif dengan lokasi premium seperti Galeri ATM di Mall, pusat
kesadaran kesehatan yang tinggi. perbelanjaan, perkantoran, pasar dan perumahan
sehingga makin memudahkan bagi nasabah dalam
Proporsi utama dan inovasi dari BTN Prospera saat bertransaksi serta didukung jaringan yang online 24
ini yaitu: jam.
1. Keistimewaan Gaya Hidup Eksklusif: Akses
gratis ke berbagai airport lounge di kota-kota 4. Cash Recycling Machine (CRM)
besar di Indonesia, baik terminal domestik dan Layanan mesin ATM yang dapat menerima setoran
internasional. Hadiah ulang tahun atau hari raya tunai dan tarik tunai dengan denominasi uang
keagamaan. Serta hadiah loyalitas tahunan Rp50.000 dan Rp100.000 dan dapat melayani
yang dapat diakses melalui Bale SuperApp. transaksi perbankan lainnya dengan cepat dan real
2. Program Pendukung Gaya Hidup Sehat: Gratis time.
sesi pelatihan grup mingguan oleh Running
Coach bersertifikat, yang terhubung dengan 5. Super App (balé by BTN)
puncak acara maraton tahunan bergengsi yaitu Balé by BTN berfungsi sebagai solusi perbankan
BTN Jakarta International Marathon. dengan konsep superapp one stop shop financial
3. Layanan Pendukung Pertumbuhan Bisnis: solution yang menggabungkan berbagai layanan
Memenuhi kebutuhan Nasabah wiraswasta echannel BTN dalam satu aplikasi yang praktis,
dalam mengembangkan bisnisnya melalui aman, dan nyaman. Dengan menggunakan gadget,
produk Tabungan Bisnis dan layanan Internet nasabah dapat dengan mudahnya melakukan
Banking Bisnis (IBB), sesi bisnis mentoring, dan berbagai layanan perbankan secara realtime di
perjalanan bisnis ke perusahaan terkemuka lokal manapun dan kapanpun.
dan internasional.
4. Layanan Berorientasi Keluarga: Program Prospera 6. balé bisnis
Family memberikan manfaat bagi anggota Layanan yang memfasilitasi Nasabah Tabungan
keluarga nasabah, melalui berbagai produk dan BTN Bisnis untuk menjalankan dan mengembangkan
fitur yang dapat membantu keluarga dalam usaha yang dimilikinya. balé bisnis memberikan
mencapai tujuan keuangan dan masa depan kemudahan bagi Nasabah dalam mengelola
keluarga. keuangan dan bertransaksi menggunakan fitur-fitur
5. Promosi Kartu Debit Eksklusif: Kartu Debit BTN yang disediakan.
Prospera memberikan batas transaksi yang
lebih tinggi, promosi merchant eksklusif dan 7. Electronic Data Capture (EDC)
akses digital yang seamless. Layanan selayaknya mesin ATM mini yang berfungsi
sebagai sarana penyedia transaksi dan alat
BTN Prospera mencatatkan pertumbuhan yang luar pembayaran yang penggunaannya dengan cara
biasa pada tahun 2024, dibuktikan dengan: memasukkan kartu (dip) atau menggesek (swipe)
1. Lebih dari Rp8 triliun untuk volume DPK Ritel. kartu ATM (Kartu Debit atau Kredit) dalam suatu
2. Lebih dari 50.000 nasabah terdaftar hingga akhir bank atau antar bank serta dilengkapi fasilitas
Desember 2024. pembayaran lainnya yang terkoneksi secara
3. Meraih penghargaan Retail Banker of the Year realtime online.
2024 pada ajang World Financial Innovation
Series (WFIS), membuktikan kemampuan BTN 8. BTN Cash Management
dalam mendefinisikan ulang perbankan ritel Layanan khusus bagi nasabah lembaga untuk
untuk pasar Emerging Affluent di Indonesia. melakukan swakelola transaksi perbankan
melalui koneksi internet. Alamat website: https://
BTN Prospera terus memimpin inovasi dalam perbankan cashmanagement.btn.co.id dengan melakukan
ritel dengan menggabungkan solusi finansial dengan pendaftaran ke Kantor Cabang BTN terdekat. Tarif
manfaat gaya hidup dan bisnis yang bermakna. data internet mengikuti kebijakan masing-masing
Program ini tetap menjadi penggerak utama visi BTN operator.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 121
Page 124
Profil
Perusahaan
9. Branchless Banking internet dan TV berlangganan, pembelian tiket
Layanan produk dan jasa perbankan tanpa kantor penerbangan dan tiket kereta api, serta Isi ulang
melalui kerja sama keagenan Bank dan Kantor Pos pulsa. Selain itu, sebagai penyedia solusi total
yang bertindak untuk dan atas nama Bank dalam perbankan kepada nasabah lembaga, Perseroan
rangka memperluas jangkauan dan kemudahan menyediakan berbagai jasa dan layanan bagi
layanan transaksi perbankan bagi masyarakat serta nasabah lembaga antara lain:
didukung sarana jaringan teknologi informasi. a. Virtual Account BTN
Layanan bagi nasabah Giro Lembaga BTN
10. Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) berupa account virtual yang dapat digunakan
Standarisasi pembayaran menggunakan metode oleh pelanggan/mitra dari nasabah lembaga
QR Code dari Bank Indonesia agar proses transaksi tersebut untuk melakukan pembayaran tagihan
dengan QR Code menjadi lebih mudah, cepat, dan menggunakan kartu bank manapun dan
terjaga keamanannya. nasabah lembaga dapat melakukan monitoring
penerimaan pembayaran secara online real
11. Virtual Branch time terhadap hasil pembayaran pelanggannya.
BTN Virtual Branch membawa kemudahan baru bagi b. Transfer Management
Nasabah BTN. Nasabah tidak perlu berlama-lama Transfer Management merupakan layanan bank
di Outlet BTN untuk melakukan transaksi di Teller kepada nasabah Lembaga untuk membantu
dan Customer Service, cukup melakukan pengisian nasabah melakukan transfer dana lembaga
e-form secara online dimana saja dan dari mana secara online, baik Inhouse Transfer (antar
saja sebelum melakukan transaksi di Outlet BTN. rekening), Domestic transfer (LLG/Clearing dan
RTGS), dan International Fund Transfer (transfer
12. BTN Smart Residence ke bank lain baik di dalam maupun luar negeri
BTN Smart Residence merupakan suatu platform dalam mata uang asing). Transfer dapat
milik BTN yang digunakan sebagai penghubung dilakukan dalam single currency (kode mata
antara penghuni dan pengelola dalam proses uang yang dikirim sama dengan kode mata
pembayaran tagihan, iuran, pertukaran informasi uang yang diterima), dan multi currency (kode
sampai dengan keluhan atau pengaduan. mata uang yang dikirim tidak sama dengan
kode mata uang yang diterima).
13. BTN Properti c. Payment Management
Layanan khusus berbasis portal properti yang Payment management merupakan bentuk kerja
memudahkan calon debitur dalam hal pencarian sama bank dengan nasabah untuk membantu
listing proyek yang telah bekerja sama dengan nasabah mengelola pembayaran dan tagihan
BTN, simulasi angsuran, pengajuan KPR/KPA secara seperti;
online, online live chat 24 jam, serta fitur-fitur lainnya. • Edu Payment/SPP Online BTN
BTN Properti juga melengkapi fiturnya dengan • Edu Payment merupakan layanan bagi
teknologi 4D Tour Service yang memungkinkan calon lembaga pendidikan berupa penerimaan
debitur mendapatkan gambaran real terhadap unit setoran biaya pendidikan dan biaya lainnya
properti yang dipilih. yang terkait dengan penyelenggaraan
pendidikan secara online real time.
14. BTN Open API • Bill Payment (Pembayaran tagihan telepon,
API atau Application Programming Interface, listrik, air, gas dan lainnya).
merupakan penghubung antara satu aplikasi - Pembayaran Pajak
dengan aplikasi lainnya. Teknologi tersebut yang - Pembayaran pembelian produk
memungkinkan nasabah mitra dapat melakukan Pertamina
transfer menggunakan aplikasinya sendiri karena - Pembayaran Iuran BPJS Ketenagakerjaan
aplikasi tersebut terhubung dengan sistem BTN - Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan
melalui API. - Pembayaran Pensiun (Taspen dan
ASABRI)
15. Jasa dan Layanan Perbankan Lainnya - Pembayaran Tagihan Rumah Sakit
Selain menyalurkan kredit dan menghimpun dana - Bank Operasional I dan II
pihak ketiga, Perseroan juga menyediakan layanan d. Payroll Service BTN
konsumer lainnya untuk meningkatkan Fee Based Payroll Service merupakan jasa layanan Bank
Income, seperti pengiriman uang dalam dan kepada Perusahaan/Lembaga dalam mengelola
luar negeri, Penukaran uang valuta asing, Kotak pembayaran gaji atau honor serta kebutuhan
penyimpanan (safe deposit box), Pembayaran finansial lainnya.
tagihan (telepon, listrik dan air), Pembayaran
122 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 125
Laporan
Tahunan 2024
e. balépoin 7. Garansi Bank BTN iB
balépoin adalah program loyalitas Nasabah Jasa yang diberikan oleh Bank berupa jaminan
dengan hadiah poin reward dimana nasabah pembayaran sejumlah uang tertentu yang diberikan
akan mendapatkan poin reward setiap kali kepada pihak yang menerima jaminan untuk
melakukan transaksi atau aktivitas tertentu, suatu kepentingan transaksi/proyek tertentu yang
seperti menabung, berinvestasi, atau akan dijalankan Nasabah dengan akad “Kafalah”
menggunakan layanan bank lainnya. Poin- (Garansi).
poin yang terkumpul tersebut kemudian dapat
ditukarkan dengan berbagai macam hadiah 8. Safe Deposit Box BTN iB
atau keuntungan, seperti diskon, barang, Tempat yang dirancang khusus dengan ukuran
voucher, atau layanan khusus. tertentu dan dilengkapi sistem pengamanan
untuk menjamin keamanan barang berharga atau
Perbankan Syariah/Unit Usaha Syariah dokumen penting yang disimpan dari bahaya
kebakaran, perampokan, dan lainnya. Akad yang
1. Kartu Debit Visa BTN Syariah digunakan adalah “Ijarah” (Sewa).
Fasilitas layanan kartu yang memberikan
kemudahan bagi nasabah melalui ATM seperti 9. Mobile Banking
tarik tunai dan transfer, dapat dilakukan di seluruh Aplikasi perbankan bagi nasabah BTN Syariah untuk
jaringan ATM BTN, Link, ATM Bersama, Prima, Visa memudahkan transaksi pembelian, pembayaran,
dan Plus serta berbelanja di toko-toko berlogo Visa transfer dan akses informasi rekening dari perangkat
di dalam dan luar negeri. seluler.
2. BTN Cash Management 10. Virtual Account
Layanan berbasis internet dengan menggunakan Layanan yang memberikan kemudahan
aplikasi web-browser yang berguna untuk pembayaran dengan memberikan nomor
membantu nasabah dalam mengelola kegiatan identifikasi pembayaran.
perbankan secara mandiri, efektif dan efisien.
11. Bancassurance
3. Payroll BTN iB Aktivitas Kerjasama pemasaran antara Bank
Layanan bagi perusahaan, lembaga atau dengan Perusahaan Asuransi yang menggunakan
perorangan dalam mengelola pembayaran gaji, prinsip syariah dalam rangka Produk Asuransi
THR, bonus dan kebutuhan finansial lainnya yang Syariah melalui Jaringan Distribusi Bank.
bersifat rutin bagi karyawan.
4. Penerimaan Biaya Perjalanan Haji
Fasilitas yang memberikan kepastian dan
kemudahan untuk mendapatkan porsi
keberangkatan ibadah haji dengan sistem online
dari Siskohat.
5. SPP Online BTN iB
Layanan bagi Perguruan Tinggi/Sekolah dalam
menyediakan delivery channel menerima setoran
biaya-biaya pendidikan secara realtime dan online.
6. Program Pengembangan Operasional BTN iB
Program yang diberikan oleh Bank kepada Nasabah
lembaga dalam bentuk dana, barang, maupun
fasilitas lainnya untuk mendukung kelancaran
operasional Nasabah dengan persyaratan tertentu
yang disepakati Bank dan Nasabah dengan tetap
berpegang pada prinsip kehati-hatian dan Tata
Kelola Perusahaan yang Baik atau Good Corporate
Governance (GCG).
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 123
Page 126
Profil
Perusahaan
Wilayah
Operasional
5
8
6
2
1 7
4
3
1 2 3
Jaringan Kantor Kantor Wilayah Kantor Wilayah Kantor Wilayah
Per Wilayah Tahun 2024 Jawa Barat Jakarta I Jakarta II
Kantor Wilayah 1 1 1
Kantor Cabang 10 11 8
Kantor Cabang Pembantu 80 93 81
Kantor Fungsional - - 1
Kantor Cabang Syariah 5 3 3
Kantor Cabang Pembantu Syariah 11 9 6
Kantor Kas Syariah - - -
Payment Point Syariah - - -
Outlet & Lounge BTN Prioritas 6 11 9
ATM & CRM 337 334 261
124 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 127
Laporan
Tahunan 2024
Tabel Jaringan Kantor Tahun selama 5 tahun terakhir
Jenis Kantor 2024 2023 2022 2021 2020
Kantor Wilayah 8 6 6 6 6
Kantor Cabang 82 81 80 79 78
Kantor Cabang Pembantu 536 541 537 543 314
Kantor Kas - - - - 247
Payment Point - - - - 56
Kantor Fungsional 4 3 3 58*
Kantor Layanan Setara KCP - - 2 2 2
Mobil Kas Keliling (BTNMove) - - - 51 23
Total Jaringan Kantor Konvensional 630 631 628 739 726
Kantor Cabang Syariah 35 34 30 29 25
Kantor Cabang Pembantu Syariah 75 75 69 61 59
Kantor Kas Syariah - - 5 7 7
Payment Point Syariah - - 6 12 12
Total Jaringan Kantor Syariah 110 109 110 109 103
*) Memperhatikan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12/POJK.03/2021 tanggal 30 Juli 2021 tentang Bank Umum, terdapat penyederhanaan
pencatatan jaringan kepada Regulator OJK yaitu Kantor Bank yang berada di bawah Kantor Cabang hanya Kantor Cabang Pembantu dan Kantor
Fungsional sehingga terdapat penyetaraan status Kantor Kas menjadi Kantor Cabang Pembantu.
4 5 6 7 8
Kantor Wilayah
Kantor Wilayah Kantor Wilayah Kantor Wilayah Kantor Wilayah
Sulawesi,
Jatim Bali Nusra Sumatera Jateng & DIY Kalimantan
Maluku, Papua
1 1 1 1 1
16 11 11 8 7
81 76 38 55 32
- 1 - 2 -
4 10 3 4 3
13 17 2 14 3
- - - - -
- - - - -
8 8 5 5 5
332 303 164 209 131
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 125
Page 128
Profil
Perusahaan
Struktur
Organisasi
Rapat Umum
Pemegang Saham
Direktur Utama
Nixon L.P. Napitupulu
Dewan
Pengawas Wakil Direktur Utama
Syariah Oni Febriarto Rahardjo
Direktur
Direktur Direktur
Direktur Distribution and
SME and Retail Direktur Finance Information
Consumer Institutional
Funding Nofry Rony Poetra Technology
Hirwandi Gafar Funding
Muhammad Iqbal Andi Nirwoto
Jasmin
SEVP
SEVP
Wholesale
Digital Business
Banking
Thomas Wahyudi
Benny Yoslim
SME
Digital Banking Data
Subsidized Sales & Banking Corporate
Product Treasury Management &
Mortgage Distribution Roganda Sahat Banking
Development Nur Khasanah Analytics
Budi Permana Ferry Sipahutar Mangapul Sri Astuti
Tan Jacky Chen Danny Sutanto
Siahaan
Retail Financial
Mortgage & Large Commercial IT Strategic
Digital Banking Funding Institution &
Secured Loan Institutional Banking Planning &
Sales Frengky Capital Market
Mochamad Yut Funding Ricky RS Development
Tan Jacky Chen Rosadrian R. Wahyu B.
Penta Erwinta Siswadi Pattinggi Joko Christianto
Perangin-Angin Witjaksono
Corporate
Personal Mid-size Wholesale IT
Wealth Strategy &
Banking Institutional Transaction Operations
Management Planning
Nurkholis Funding Ricky RS Indra
Meru Arumdalu Hasta Nugraha
Wahyudi Denny Kriswana Pattinggi Hidayatullah
Utomo
Sharia Finance & IT
Banking Regional Accounting Security
Offices
Abdul Firman Yenny Herlina Budi Hariyanto
• Sharia • Branch Offices
• Priority Banking Investor Relations
Branch Offices
& Research
Winang Budoyo
Asset & Liability IT Steering Risk Management Human Capital
Committee Committee Committee Committee
Committee Board SEVP Division Distribution
Garis Komando Garis Koordinasi
*) Berhenti menjabat terhitung sejak tanggal 20 Desember 2024
126 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 129
Laporan
Tahunan 2024
Sejalan dengan transformasi bisnis yang telah dilakukan Perseroan, maka Direksi telah melakukan penyesuaian terhadap
struktur organisasi agar proses eksekusi inisiatif bisnis dan operasional dapat berjalan efektif melalui Surat Persetujuan Komisaris
No. 57/KOM/BTN/III/2024 perihal Persetujuan Perubahan Struktur Organisasi Kantor Pusat PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
tanggal 20 Maret 2024. Berikut adalah Struktur Organisasi Perseroan Per 31 Desember 2024.
Dewan Komisaris
Direktur Direktur
Direktur Assets
Operations Direktur Risk Human Capital,
Management
and Customer Management Compliance and
Elisabeth Novie Experience Legal
Setiyo Wibowo
Riswanti
Hakim Putratama Eko Waluyo
SEVP Audit
Operations Committee
Alex Sofjan Noor
Remuneration
Procurement Credit & Nomination
Customer Committee
& Fixed Asset Operations Retail Human Capital Internal Audit
Experience
Management I Gusti Agung Credit Risk Strategy Hendratno Tri
Eko Hapsoro
Wahyudi Joko Komang Tri Beki Kanuwa Aldo Bimantoro Wibowo
Susilo Risk Monitoring
Santoso Martha W
Committee
Consumer
Collection, Policy & Wholesale
Central Human Capital Corporate
Recovery & Asset Procedure Credit Risk
Operations Management Secretary
Sales 1 L. Esti Dwi Henri Ari
Fatoni Hudhori Rahmayati Ramon Armando
Erwin Dwi Kusuma Retnosari Wibawa
Consumer Human Capital
Enterprise Marketing
Collection, Digital Business Partner
& ESG Risk Communication
Recovery & Operations Aloysius
Management Farida
Asset Sales 2 Adee Indriana D Wilhelmus Junior
Wilson Arafat Andriani W
Bramantyo Tri Bakowatun
Adi Nugroho
Digital & Learning
Commercial Operations Risk Management
Asset Management Ade Surya
Management Agus Sumaryono Lesmana
M. Amin Sholeh
Transformation Compliance &
& Partnership Governance
Management Harman
Erika Soesanto
Legal
Ari Kurniaman
Credit Policy Credit Business Transformation
ESG Committee
Committee Committee Committee Steering Committee
Anggota Komite di Bawah Dewan Komisaris per 31 Desember 2024 adalah Zuna, Himawan Arief Sugoto, Adi Sulistyowati, Bambang Widjanarko,
sebagai berikut: Moch. Amin Nurdin, Rahmayati.
1. Komite Audit: Iqbal Latanro, Sentot A. Sentausa, Bambang Widjanarko, 3. Komite Pemantau Risiko: Armand B. Arief, Herry Trisaputra Zuna,
Endang A. Suprijatna, Indra Jaka Aprilyanta Himawan Arief Sugoto, Adi Sulistyowati, Andin Hadiyanto, Ignace
2. Komite Remunerasi dan Nominasi: Chandra M. Hamzah, Iqbal Latanro, Widiatmoko, Pamuji Gesang Raharjo
Armand B. Arief, Sentot A Sentausa, Andin Hadiyanto, Herry Trisaputra
Nama Komite di Bawah Direksi terdapat pada Bab Tata Kelola Perusahaan.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 127
Page 130
Profil
Perusahaan
Daftar
Keanggotaan Asosiasi
Pentingnya peran organisasi maupun asosiasi bagi asosiasi/perhimpunan ini, Perseroan bisa berbagi isu
suatu perusahaan mendorong Perseroan untuk ikut dan kebijakan tentang industri perbankan, termasuk
serta aktif dalam keanggotaan organisasi atau asosiasi dampak dan peluangnya bagi perbankan pada
terutama di Indonesia. Perseroan bergabung dengan jangka pendek, menengah maupun panjang. Selama
berbagai asosiasi/perhimpunan yang sesuai dengan tahun 2024, Perseroan bergabung dengan asosiasi/
kiprahnya dalam industri perbankan, termasuk dalam perhimpunan berikut:
statusnya sebagai BUMN. Dengan bergabung di dalam
Nama Asosiasi Kedudukan dalam Asosiasi
NASIONAL
Bendahara dan Anggota Bidang Pengembangan Kajian
Perhimpunan Bank Nasional (PERBANAS)
Ekonomi Perbankan
Wakil Sekretariat Jenderal I dan Ketua Bidang
Ikatan Bankir Indonesia (IBI)
Kewilayahan serta Anggota Bidang Kewilayahan
Forum Human Capital Indonesia BUMN Anggota
Himpunan Bank-Bank Milik Negara (HIMBARA) Anggota
Forum Humas BUMN Anggota
Asosiasi Emiten Indonesia Anggota
Konsorsium Data Kerugian Eksternal (KDKE) Anggota
Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) Anggota
Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan (FKDKP) Anggota
Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Perbankan Indonesia (LAPSPI) Anggota
Ikatan Auditor Intern Bank Anggota
Perhimpunan Audit Internal Indonesia Anggota
Forum Hukum BUMN Anggota
Asosiasi SWIFT Indonesia (ASWIFTINDO) Anggota
Forum Komunikasi Direktur Operasional Anggota
SRIKANDI BUMN Anggota
Perhimpunan Pedagang Surat Utang Negara (HIMDASUN) Anggota
Asosiasi Wali Amanat Indonesia Anggota - Komite Edukasi
Ikatan Komite Audit Indonesia Ketua Dewan Pengurus
Organisasi Profesi Pasar Modal Indonesia (Propami) Anggota
Asosiasi Pasar Uang dan Valuta Asing Indonesia (APUVINDO) Anggota
Association Cambiste Internationale (ACI) - Financial Markets
Anggota
Association (FMA)
INTERNATIONAL
World Saving Bank Institution (WSBI) Anggota Asia - Pacific Regional Group
The Institute of Internal Auditor (IIA)-lndonesia Chapter Anggota
United Nations Environment Programme Finance Initiative (UNEP FI) Anggota
Asian Venture Philanthropy Network Anggota
128 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 131
Laporan
Tahunan 2024
Profil
Direksi
Nixon L.P. Napitupulu
Direktur Utama
Warga Negara Indonesia,
berusia 55 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Jakarta Selatan, Indonesia
Riwayat Pendidikan Dasar Hukum Pengangkatan
Sarjana (S1) Ekonomi, Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk
Universitas Sumatera Utara, Medan (1994). pertama kalinya sejak 17 Maret 2017 melalui
keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan
Sertifikasi efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada
tanggal 25 Juli 2017. Menjabat sebagai Wakil
• Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh Direktur Utama sejak 10 Maret 2021 melalui
BSMR (Penyelarasan 2024). keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
• Treasury Dealer Level Advance oleh LSPP Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan
(2023). efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal
19 Mei 2021 dan dipercaya untuk menjabat
kembali pada periode ke-2 sebagai Wakil Direktur
Periode Menjabat Utama Perseroan berdasarkan hasil keputusan
• 17 Maret 2017 – 02 Maret 2022, Periode Pertama Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)
• 02 Maret 2022 – RUPS Tahun 2027, Periode Perseroan pada tanggal 02 Maret 2022. Kemudian
Kedua menjabat sebagai Direktur Utama Perseroan
sejak tanggal 16 Maret 2023 melalui Keputusan
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)
Perseroan dengan masa jabatan meneruskan
Jabatan Rangkap
sisa masa jabatan sesuai dengan pengangkatan
• Ketua merangkap Anggota Tetap Komite Aset berdasarkan Keputusan RUPST Tahun Buku 2021
dan Liabilitas BTN tanggal 2 Maret 2022 dan dinyatakan efektif oleh
• Anggota Tetap Komite Pengarah Teknologi
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 7 Juni 2023.
Informasi BTN
• Ketua merangkap Anggota Tetap Komite
Manajemen Risiko BTN
• Anggota Tetap Komite Human Capital BTN Pengalaman Kerja
• Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan
atau Pembiayaan BTN • Direktur Utama BTN (Maret 2023 – saat ini).
• Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Risiko BTN • Wakil Direktur Utama BTN (Maret 2021 – Maret
• Ketua merangkap Anggota Tetap Komite Bisnis 2023).
BTN • Plt. Direktur Utama BTN (Desember 2020-Maret
• Ketua merangkap Anggota Tetap Komite ESG 2021).
BTN • Direktur Finance, Planning, and Treasury BTN
Periode jabatan sebagai Komite mengikuti (November 2019-Maret 2021).
Periode Jabatan sebagai Direktur Utama. • Direktur Finance, Treasury, and Strategy BTN
(Agustus 2019 – November 2019).
• Direktur Collection and Asset Management
merangkap Plt. Direktur Finance, Treasury, and
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Strategy BTN (Mei 2019 – Agustus 2019).
Terbuka Lain • Direktur Collection and Asset Management BTN
Tidak memiliki rangkap jabatan pada (Maret 2018 – Mei 2019).
perusahaan terbuka lain. • Direktur Collection, Asset Management, and
Legal BTN (2017-Mei 2019). (Desember 2017 –
Maret 2018).
• Direktur BTN (Maret 2017 – Desember 2017).
Kepemilikan Saham BBTN
• Direktur Utama PT Bank Mandiri Taspen Pos
Per 31 Desember 2024, (2015- Maret 2017).
memiliki 5.399.000 lembar saham/0,0384696%
• Head of Tim Transisi Bank Joint Venture PT Bank
Mandiri (Persero) Tbk (2015).
• Head of Priority Project Bank Joint Venture PT
Bank Mandiri (Persero) Tbk (2014-2015).
• Group Head Corporate Secretary Group PT
Bank Mandiri (Persero) Tbk (2013-2014).
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 129
Page 132
Profil
Perusahaan
Oni Febriarto Rahardjo
Wakil Direktur Utama
Warga Negara Indonesia,
berusia 53 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Tangerang Selatan, Indonesia
Riwayat Pendidikan Dasar Hukum Pengangkatan
• Sarjana (S1) Teknik, Universitas Diponegoro, Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk
Semarang (1994). pertama kalinya sejak 24 Maret 2015 melalui
• Master (S2) Manajemen, Sekolah Tinggi keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
Manajemen PPM, Jakarta (1997). Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan
efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada
tanggal 19 Mei 2015. Selanjutnya menjabat
sebagai Wakil Direktur Utama Perseroan sejak
Sertifikasi 16 Maret 2023 melalui Keputusan Rapat Umum
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan
BSMR (Penyelarasan 2024). dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa
Keuangan (OJK) pada tanggal 07 Juni 2023.
Periode Menjabat
• 24 Maret 2015 – 27 November 2019, Periode Pengalaman Kerja
Pertama
• 16 Maret 2023 – RUPS Tahun 2028, Periode • Wakil Direktur Utama BTN (Maret 2023 - saat ini).
Kedua • Wakil Direktur Utama Perum Perumnas (Mei
2020 - Maret 2023).
• Plt. Direktur Utama BTN (Agustus 2019 -
November 2019).
Jabatan Rangkap • Direktur Commercial Banking BTN (Maret 2015 -
• Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas BTN November 2019).
• Anggota Tetap Komite Pengarah Teknologi • Small & Micro Lending Division Head BTN (Maret
Informasi BTN 2013 - Maret 2015).
• Anggota Tetap Komite Human Capital BTN • Branch Manager Kantor Cabang Ciputat BTN
• Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan (November 2012 - Maret 2013).
atau Pembiayaan BTN
• Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Bisnis BTN
• Anggota Tetap Komite ESG BTN
Periode jabatan sebagai Komite mengikuti
Periode Jabatan sebagai Wakil Direktur Utama.
Jabatan Rangkap pada Perusahaan
Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada
perusahaan terbuka lain.
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2024,
memiliki 1.149.100 lembar saham/0,0081877%
130 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 133
Laporan
Tahunan 2024
Andi Nirwoto
Direktur Information Technology
Warga Negara Indonesia,
berusia 54 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Tangerang Selatan, Indonesia
Riwayat Pendidikan Dasar Hukum Pengangkatan
• Sarjana (S1) Teknik, Universitas Gadjah Mada, Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk
Yogyakarta (1994). pertama kalinya sejak 23 Maret 2018 melalui
• Master (S2) Finance, Universitas Gadjah Mada, keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
Yogyakarta/University of Lexington Kentucky, Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan
USA (1997). efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal
10 September 2018. Selanjutnya diberhentikan
dengan hormat dan diangkat kembali sebagai
Direktur IT & Digital Perseroan berdasarkan hasil
Sertifikasi
keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh Biasa (RUPSLB) Perseroan pada tanggal 11 Januari
BSMR (Penyelarasan 2024). 2023.
Periode Menjabat Pengalaman Kerja
• 23 Maret 2018 - 11 Januari 2023, Periode • Direktur Information Technology BTN (Maret
Pertama 2024 – saat ini).
• 11 Januari 2023 – RUPS Tahun 2027, Periode • Direktur IT & Digital BTN (Maret 2022 - Maret
Kedua 2024).
• Direktur Operation, IT, and Digital Banking BTN
(2019 - Maret 2022).
Jabatan Rangkap • Direktur IT & Operation BTN (2018 - 2019)
• General Manager Operational Teknologi
• Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas BTN
Informasi PT Bank Negara Indonesia (Persero)
• Anggota Tetap Komite Pengarah Teknologi
Tbk (2017 - 2018).
Informasi BTN
• General Manager Divisi Solusi & Security
• Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko BTN
Teknologi Informasi PT Bank Negara Indonesia
• Anggota Tetap Komite Human Capital BTN
(Persero) Tbk (2015 - 2017).
• Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Risiko BTN
• Anggota Tetap Komite Bisnis BTN
Periode jabatan sebagai Komite mengikuti
Periode Jabatan sebagai Direktur Information
Technology.
Jabatan Rangkap pada Perusahaan
Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada
perusahaan terbuka lain.
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2024,
memiliki 2.818.561 lembar saham/0,0200832%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 131
Page 134
Profil
Perusahaan
Elisabeth Novie Riswanti
Direktur Assets Management
Warga Negara Indonesia,
berusia 57 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Jakarta Timur, Indonesia
Riwayat Pendidikan Dasar Hukum Pengangkatan
Sarjana (S1) Hukum, Universitas Gadjah Mada, Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk
Yogyakarta (1991). pertama kalinya sejak 29 Agustus 2019 melalui
keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar
Biasa (RUPSLB) Perseroan dan dinyatakan efektif
oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak tanggal
Sertifikasi
26 Juni 2020. Selanjutnya diberhentikan dengan
• Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh hormat dan diangkat kembali sebagai Direktur
BSMR (Penyelarasan 2024). Assets Management berdasarkan keputusan
• International Risk Management Refreshment Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan
& Wealth Management Certification Program Tahun 2024 pada tanggal 6 Maret 2024.
oleh MMUGM dan IBI (2022).
Pengalaman Kerja
Periode Menjabat
• Direktur Assets Management BTN (Maret 2022
• 29 Agustus 2019 - 6 Maret 2024, Periode - saat ini).
Pertama • Direktur Wholesale Risk and Asset
• 6 Maret 2024 – RUPS Tahun 2029, Periode Management BTN (2021- Maret 2022).
Kedua • Direktur Remedial and Wholesale Risk BTN
(2019 - 2021)
• Direktur Collection and Asset Management
Jabatan Rangkap BTN (2019).
• Asset Management Division Head BTN (2017 -
• Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas BTN
2019).
• Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko BTN
• Anggota Tetap Komite Human Capital BTN
• Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan
atau Pembiayaan BTN
• Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Risiko BTN
• Anggota Tetap Komite ESG BTN
Periode jabatan sebagai Komite mengikuti
Periode Jabatan sebagai Direktur Assets
Management.
Jabatan Rangkap pada Perusahaan
Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada
perusahaan terbuka lain.
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2024,
memiliki 2.729.600 lembar saham/ 0,0194493%
132 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 135
Laporan
Tahunan 2024
Jasmin
Direktur Distribution and Institutional Funding
Warga Negara Indonesia,
berusia 60 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Jakarta Selatan, Indonesia.
Riwayat Pendidikan Dasar Hukum Pengangkatan
• Sarjana (S1) Ekonomi, Universitas Gadjah Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk
Mada, Yogyakarta (1988). pertama kalinya sejak 27 November 2019 melalui
• Magister (S2) International Bussiness, keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (1998). Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan dan dinyatakan
efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak
tanggal 04 Mei 2020. Selanjutnya diberhentikan
dengan hormat dan diangkat kembali
Sertifikasi
sebagai Direktur Distribution and Institutional
• Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh Funding berdasarkan keputusan Rapat Umum
BSMR (Penyelarasan 2024). Pemegang Saham Perseroan Tahun 2024 pada
• Publik Manajemen Risiko dan Treasury Dealer tanggal 6 Maret 2024.
Level 5 (Refreshment 2022).
• Certified Wealth Manager oleh CWM (2021).
Pengalaman Kerja
• Direktur Distribution and Institutional Funding
Periode Menjabat
(Maret 2024 – saat ini).
• 27 November 2019 - 6 Maret 2024, Periode • Direktur Distribution and Funding BTN (Maret
Pertama 2022 - Maret 2024).
• 6 Maret 2024 – RUPS Tahun 2029, Periode • Direktur Distribution and Retail Funding BTN
Kedua (2019 - Maret 2022).
• SEVP Consumer & Transaction PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk (2018 - 2019).
Jabatan Rangkap • Regional CEO IV/JKT 2 PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk (2015 - 2018).
• Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas BTN • Regional Manager IV-JKT PT Bank Mandiri
• Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko BTN (Persero) Tbk (2013 - 2015).
• Anggota Tetap Komite Human Capital BTN
• Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan
atau Pembiayaan BTN
• Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Bisnis BTN
• Anggota Tetap Komite Bisnis BTN
Periode jabatan sebagai Komite mengikuti
Periode Jabatan sebagai Direktur Distribution
and Institutional Funding.
Jabatan Rangkap pada Perusahaan
Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada
perusahaan terbuka lain.
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2024,
memiliki 3.844.430 lembar saham/0,0273928%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 133
Page 136
Profil
Perusahaan
Setiyo Wibowo
Direktur Risk Management
Warga Negara Indonesia,
berusia 47 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Tangerang Selatan, Indonesia
Riwayat Pendidikan Dasar Hukum Pengangkatan
• Sarjana (S1) Teknik Elektro, Institut Teknologi Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk
Bandung, Bandung (1999). pertama kalinya sejak 27 November 2019 melalui
• Master (S2) MBA in Finance & Banking, KDI keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar
School of Public Policy and Management, Biasa (RUPSLB) Perseroan dan dinyatakan efektif
Korea Selatan (2009). oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak tanggal
03 Juli 2020. Selanjutnya diberhentikan dengan
hormat dan diangkat kembali sebagai Direktur
Risk Management berdasarkan keputusan
Sertifikasi
Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh Tahun 2024 pada tanggal 6 Maret 2024.
BSMR (Penyelarasan 2024).
Pengalaman Kerja
Periode Menjabat
• Direktur Risk Management BTN (Maret 2022 -
• 27 November 2019 - 6 Maret 2024, Periode saat ini).
Pertama • Direktur Risk Management and Transformation
• 6 Maret 2024 – RUPS Tahun 2029, Periode BTN (2021 - Maret 2022).
Kedua • Direktur Enterprise Risk Management, Big
Data, and Analytics BTN (2019 - 2021).
• Group Head Consumer Credit Risk & Analytics
Jabatan Rangkap PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2018 - 2019).
• Group Head Credit Portfolio Risk PT Bank
• Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas BTN
Mandiri (Persero) Tbk (2017 - 2018).
• Anggota Tetap Komite Pengarah Teknologi
Informasi BTN
• Anggota Tetap Komite Human Capital BTN
• Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan
atau Pembiayaan BTN
• Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Risiko BTN
• Anggota Tetap Komite Bisnis BTN
• Anggota Tetap Komite Pengarah Transformasi
BTN
• Anggota Tetap Komite ESG BTN
Periode jabatan sebagai Komite mengikuti
Periode Jabatan sebagai Direktur Risk
Management.
Jabatan Rangkap pada Perusahaan
Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada
perusahaan terbuka lain.
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2024,
memiliki 2.889.100 lembar saham/0,0205858%
134 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 137
Laporan
Tahunan 2024
Hirwandi Gafar
Direktur Consumer
Warga Negara Indonesia,
berusia 56 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Jakarta Barat, Indonesia
Riwayat Pendidikan Dasar Hukum Pengangkatan
Sarjana (S1) Teknik Sipil, Institut Teknologi Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk
Bandung, Bandung (1992). pertama kalinya sejak 27 November 2019 melalui
keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan. Dinyatakan
efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada
Sertifikasi
tanggal 28 Agustus 2020 dan efektif sebagai
• Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh Direktur Unit Usaha Syariah pada tanggal 2
BSMR (Penyelarasan 2024). Maret 2021. Selanjutnya diberhentikan dengan
• Executive Risk Management Refresher hormat dan diangkat kembali sebagai Direktur
Program ESGRC oleh LPPI (2024). Consumer berdasarkan keputusan Rapat
• International Risk Management Refreshment Umum Pemegang Saham Perseroan Tahun 2024
& Wealth Management Certification Program pada tanggal 6 Maret 2024
oleh MMUGM dan IBI (2022).
• Pelatihan Dasar Perbankan Syariah/PDPS oleh
PEBS (2020).
Pengalaman Kerja
• Direktur Consumer BTN (Maret 2022 – saat ini).
• Direktur Unit Usaha Syariah BTN (2020 – saat
Periode Menjabat ini)
• Direktur Consumer and Commercial Lending
• 27 November 2019 - 6 Maret 2024, Periode
BTN (2019 - Maret 2022).
Pertama
• Commercial Lending Division Head BTN (2019).
• 6 Maret 2024 – RUPS Tahun 2029, Periode
• Subsidized Mortgage Lending Division Head
Kedua
BTN (2019).
Jabatan Rangkap
• Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas BTN
• Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko BTN
• Anggota Tetap Komite Human Capital BTN
• Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan
atau Pembiayaan BTN
• Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Bisnis BTN
• Anggota Tetap Komite Bisnis BTN
Periode jabatan sebagai Komite mengikuti
Periode Jabatan sebagai Direktur Consumer.
Jabatan Rangkap pada Perusahaan
Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada
perusahaan terbuka lain.
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2024, memiliki 2.759.714 lembar
saham/0,0196639%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 135
Page 138
Profil
Perusahaan
Nofry Rony Poetra
Direktur Finance
Warga Negara Indonesia,
berusia 56 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Jakarta Timur, Indonesia
Riwayat Pendidikan Dasar Hukum Pengangkatan
• Sarjana (S1) Ekonomi, Universitas Pancasila, Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk
Jakarta (1991). pertama kalinya sejak 10 Maret 2021 melalui
• Master (S2) MBA International Business, The keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
George Washington University, Washington Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan
DC, USA (1999). efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
tanggal 09 Agustus 2021.
Sertifikasi
• Treasury Dealer Level Advance (ACI/LSPP) Pengalaman Kerja
(Refreshment 2024). • Direktur Finance BTN (Maret 2022 – saat ini).
• Sertifikasi Akuntan Profesional Tingkat • Direktur Finance, Planning and Treasury BTN
Lanjutan oleh IAI (2024). (2021- Maret 2022).
• Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh • Treasury Division Head BTN (2015 - 2021).
BSMR (Penyelarasan 2024). • Pjs. Kepala Kantor Wilayah I BTN (2015).
• Certified Wealth Manager (CWMA) (2006) • Treasury Division Head BTN (2014).
Periode Menjabat
10 Maret 2021 – RUPS Tahun 2026, Periode
Pertama
Jabatan Rangkap
• Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas BTN
• Anggota Tetap Komite Pengarah Teknologi
Informasi BTN
• Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko BTN
• Anggota Tetap Komite Human Capital BTN
• Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan
atau Pembiayaan BTN
• Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Bisnis BTN
• Anggota Tetap Komite ESG BTN
Periode jabatan sebagai Komite mengikuti
Periode Jabatan sebagai Direktur Finance.
Jabatan Rangkap pada Perusahaan
Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada
perusahaan terbuka lain.
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2024,
memiliki 3.527.422 lembar saham/0,0251340%
136 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 139
Laporan
Tahunan 2024
Eko Waluyo
Direktur Human Capital, Compliance and Legal
Warga Negara Indonesia,
berusia 53 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Bekasi, Indonesia
Riwayat Pendidikan Dasar Hukum Pengangkatan
• Sarjana (S1) Ekonomi, Universitas Gadjah Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk
Mada, Yogyakarta (1995). pertama kalinya sejak 10 Maret 2021 melalui
• Master of Business Administration (MBA) (S2), keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
Gatton College of Business in Cooperation Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan
with MM UGM, University of Kentucky, USA efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
(2003). tanggal 09 Agustus 2021.
• Magister (S2) Manajemen, Universitas Gadjah
Mada, Yogyakarta (2004).
Pengalaman Kerja
Sertifikasi • Direktur Human Capital, Compliance & Legal
• Certified Professional Human Resources BTN (Maret 2022 – saat ini).
(CPHR) oleh BNSP (2024). • Direktur Compliance and Legal BTN (2021-
• Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh Maret 2022).
BSMR (Penyelarasan 2024) • Human Capital Management Division Head
• Certified Anti Fraud Professional oleh Asia Anti BTN (2019-2021).
Fraud (2023). • Human Capital Management & Culture
• Certified Public Accountant (CPA) oleh Specialist Division Head BTN (2017-2019).
Kementerian Keuangan (2015). • Human Capital Division Head BTN (2017).
• Corporate Secretary Division Head BTN (2015-
2017).
Periode Menjabat • Pjs. Corporate Secretary Division Head BTN
(2014-2015).
10 Maret 2021 - RUPS Tahun 2026, Periode
Pertama
Jabatan Rangkap
• Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas BTN
• Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko BTN
• Anggota Tetap Komite Human Capital BTN
• Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan
atau Pembiayaan BTN
• Anggota Tetap Komite Bisnis BTN
• Anggota Tetap Komite Pengarah Transformasi
BTN
• Anggota Tetap Komite ESG BTN
Periode jabatan sebagai Komite mengikuti
Periode Jabatan sebagai Direktur Human
Capital, Compliance and Legal.
Jabatan Rangkap pada Perusahaan
Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada
perusahaan terbuka lain.
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2024, memiliki 2.868.364
lembar saham/0,0204380%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 137
Page 140
Profil
Perusahaan
Hakim Putratama
Direktur Operations and Customer Experience
Warga Negara Indonesia,
berusia 48 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Tangerang Selatan, Indonesia
Riwayat Pendidikan Dasar Hukum Pengangkatan
• Sarjana (S1) Ilmu Hubungan Internasional, Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk
Universitas Padjadjaran, Bandung (1998). pertama kalinya sejak 16 Maret 2023 melalui
• Master (S2) International Business, Aston Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
University, Inggris (2001). Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan
efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada
tanggal 26 Juli 2023.
Sertifikasi
Manajemen Risiko Jenjang 7 oleh BSMR
(Penyelarasan 2024). Pengalaman Kerja
• Direktur Operations and Customer Experience
(Maret 2024 – saat ini)
• Direktur Institutional Banking BTN (Maret 2023
Periode Menjabat
– Maret 2024).
16 Maret 2023 - RUPS Tahun 2028, Periode • Head of International and Transaction
Pertama Banking PT Bank Pembangunan Daerah Jawa
Barat dan Banten, Tbk (Mei 2022 – Maret 2023).
• Senior Vice President (SVP) Consumer Funding
Jabatan Rangkap Retail Division PT Bank Pembangunan Daerah
Jawa Barat dan Banten, Tbk (2018 -2022).
• Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas BTN
• Senior Vice President (SVP) Corporate Secretary
• Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko BTN
Division PT Bank Pembangunan Daerah Jawa
• Anggota Tetap Komite Human Capital BTN
Barat dan Banten, Tbk (2015-2018)
• Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan
• Senior Vice President (SVP) Head of Marketing
atau Pembiayaan BTN
& Segment Offering PT Bank Commonwealth
• Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Bisnis BTN
(2012 – 2015).
• Anggota Tetap Komite Bisnis BTN
Periode jabatan sebagai Komite mengikuti
Periode Jabatan sebagai Direktur Operations
and Customer Experience.
Jabatan Rangkap pada Perusahaan
Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada
perusahaan terbuka lain.
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2024,
memiliki 794.400 lembar saham/0.0056604%
138 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 141
Laporan
Tahunan 2024
Muhammad Iqbal
Direktur SME and Retail Funding
Warga Negara Indonesia,
berusia 51 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Jakarta Selatan, Indonesia
Riwayat Pendidikan Dasar Hukum Pengangkatan
• Sarjana (S1) Teknik Industri, Institut Teknologi Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk
Bandung, Bandung (1996). pertama kalinya sejak 6 Maret 2024 melalui
• Magister (S2) General Management, IPMI keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
International Business School, Jakarta (2005). Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan
• Magister (S2) Business Administration, efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak
Monash University, Melbourne (2006). 8 Agustus 2024.
Sertifikasi Pengalaman Kerja
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh • Direktur SME & Retail Funding BTN (2024 - saat
BSMR (Penyelarasan 2024). ini).
• Direktur Institutional Banking PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk (2023 - Maret 2024).
• Direktur Enterprise & Commercial Banking
Periode Menjabat
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
6 Maret 2024 - RUPS Tahun 2029, Periode (2022-2023).
Pertama • Direktur Bisnis UMKM PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk. (2020- 2022).
• SVP Group Head Small & Medium Enterprise
Jabatan Rangkap Banking PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
(Agustus 2020 - September 2020).
• Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas BTN
• SVP Group Head Small Medium Enterprise &
• Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko BTN
Micro Risk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2017-
• Anggota Tetap Komite Human Capital BTN
2020).
• Anggota Tetap Komite Bisnis BTN
• Anggota Tetap Komite Pengarah Transformasi
BTN
• Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan
atau Pembiayaan BTN
• Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Bisnis BTN
Periode jabatan sebagai Komite mengikuti
Periode Jabatan sebagai Direktur SME & Retail
Funding.
Jabatan Rangkap pada Perusahaan
Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada
perusahaan terbuka lain.
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2024,
tidak memiliki saham BBTN
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 139
Page 142
Profil
Perusahaan
Hubungan Afiliasi Anggota Direksi
Tabel Hubungan Afiliasi Direksi
Hubungan Keuangan, Keluarga dan Kepengurusan Direksi
Hubungan Keuangan Dengan Hubungan Keluarga Dengan
Hubungan
Pemegang Pemegang Kepengurusan
Dewan Dewan
Nama Jabatan Direksi Saham Direksi Saham
Komisaris Komisaris
Pengendali* Pengendali*
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Nixon L.P. Direktur Utama √ √ √ √ √ √ √
Napitupulu
Oni Febriarto Wakil Direktur √ √ √ √ √ √ √
Rahardjo Utama
Andi Nirwoto Direktur √ √ √ √ √ √ √
Information
Technology
Elisabeth Direktur Assets √ √ √ √ √ √ √
Novie Management
Riswanti
Jasmin Direktur √ √ √ √ √ √ √
Distribution
and
Institutional
Funding
Setiyo Direktur Risk √ √ √ √ √ √ √
Wibowo Management
Hirwandi Direktur √ √ √ √ √ √ √
Gafar Consumer
Nofry Rony Direktur √ √ √ √ √ √ √
Poetra Finance
Eko Waluyo Direktur √ √ √ √ √ √ √
Human
Capital,
Compliance
and Legal
Hakim Direktur √ √ √ √ √ √ √
Putratama Operations
and Customer
Experience
Muhammad Direktur SME √ √ √ √ √ √ √
Iqbal and Retail
Funding
*Langsung maupun tidak langsung
Pendidikan Perubahan Komposisi Anggota
dan/atau Pelatihan Direksi Direksi dan Alasan Perubahannya
Uraian pendidikan dan/atau pelatihan Direksi selama Selama tahun 2024, telah terjadi perubahan komposisi
tahun Buku disajikan pada Bab Tata Kelola Perusahaan. Direksi. Perubahan komposisi Direksi dilakukan
berdasarkan kebutuhan Perseroan. Perubahan
komposisi Direksi adalah sebagai berikut:
140 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 143
Laporan
Tahunan 2024
Komposisi dan Dasar Pengangkatan Direksi Sebelum RUPS Tahunan 2024
Komposisi Direksi sebelum RUPS Tahunan 2024 Utama dan 8 (delapan) orang Direktur. Komposisi dan
berjumlah 10 (sepuluh) orang yang terdiri dari 1 (satu) dasar pengangkatan Anggota Direksi dapat dilihat
orang Direktur Utama, 1 (satu) orang Wakil Direktur pada tabel di bawah ini.
Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Direksi Sebelum RUPS Tahunan 2024
Pelaksana
Penilaian Tanggal
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Periode
Kemampuan Efektif
dan Kepatutan
Nixon L.P. Direktur Utama - RUPS Tahunan tanggal 17 Kedua OJK 7 Juni 2023
Napitupulu Maret 2017
- RUPS Tahunan tanggal 10
Maret 2021
- RUPS Tahunan tanggal 2 Maret
2022
- RUPS Tahunan tanggal 16
Maret 2023
Oni Febriarto Wakil Direktur - RUPS Tahunan tanggal 16 Pertama OJK 7 Juni 2023
Rahardjo Utama Maret 2023
Andi Nirwoto Direktur IT & Digital - RUPS Tahunan tanggal 23 Kedua OJK 10 September
Maret 2018 2018
- RUPSLB tanggal 11 Januari 2023
Elisabeth Novie Direktur Assets RUPS Luar Biasa tanggal 29 Pertama OJK 26 Juni 2020
Riswanti Management Agustus 2019
Jasmin Direktur Distribution RUPS Luar Biasa tanggal 27 Pertama OJK 4 Mei 2020
and Funding November 2019
Setiyo Wibowo Direktur Risk RUPS Luar Biasa tanggal 27 Pertama OJK 3 Juli 2020
Management November 2019
Hirwandi Gafar Direktur Consumer RUPS Luar Biasa tanggal 27 Pertama OJK 28 Agustus
November 2019 2020
Nofry Rony Direktur Finance RUPS Tahunan tanggal 10 Maret Pertama OJK 9 Agustus 2021
Poetra 2021
Eko Waluyo Direktur Human RUPS Tahunan tanggal 10 Maret Pertama OJK 9 Agustus 2021
Capital, Compliance 2021
& Legal
Hakim Direktur Institutional RUPS Tahunan tanggal 16 Maret Pertama OJK 26 Juli 2023
Putratama Banking 2023
Komposisi dan Dasar Pengangkatan Direksi Setelah RUPS Tahunan 2024
Pada tanggal 6 Maret 2024, RUPS Tahunan memutuskan:
1. Memberhentikan dengan hormat nama-nama berikut sebagai Pengurus Perseroan:
a. Elisabeth Novie Riswanti – sebagai Direktur Assets Management
b. Hirwandi Gafar – sebagai Direktur Consumer
c. Jasmin – sebagai Direktur Distribution and Funding
d. Setiyo Wibowo – sebagai Direktur Risk Management
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 141
Page 144
Profil
Perusahaan
2. Mengubah nomenklatur jabatan anggota-anggota Direksi Perseroan sebagai berikut:
No. Semula Menjadi
1. Direktur Distribution and Funding Direktur Distribution and Institutional Funding
2. Direktur IT and Digital Direktur Information Technology
3. Direktur Institutional Banking Direktur Operations and Customer Experience
4. - Direktur SME and Retail Funding
3. Mengalihkan penugasan nama-nama tersebut berikut sebagai Anggota Direksi Perseroan:
No. Nama Semula Menjadi
1. Andi Nirwoto Direktur IT and Digital Direktur Information Technology
2. Hakim Putratama Direktur Institutional Banking Direktur Operations and Customer Experience
4. Mengangkat nama-nama tersebut berikut sebagai Pengurus Perseroan:
a. Elisabeth Novie Riswanti – sebagai Direktur Assets Management
b. Hirwandi Gafar – sebagai Direktur Consumer
c. Jasmin – sebagai Direktur Distribution and Institutional Funding
d. Setiyo Wibowo – sebagai Direktur Risk Management
e. Muhammad Iqbal – sebagai Direktur SME and Retail Funding
Sehingga komposisi Direksi setelah RUPS Tahunan 2024 berjumlah 11 (sebelas) orang yang terdiri dari 1 (satu)
orang Direktur Utama, 1 (satu) orang Wakil Direktur Utama dan 9 (sembilan) orang Direktur. Komposisi dan dasar
pengangkatan Anggota Direksi dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Direksi Setelah RUPS Tahunan 2024
Pelaksana
Penilaian Tanggal
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Periode
Kemampuan Efektif
dan Kepatutan
Nixon L.P. Direktur Utama - RUPS Tahunan tanggal 17 Kedua OJK 7 Juni 2023
Napitupulu Maret 2017
- RUPS Tahunan tanggal 10
Maret 2021
- RUPS Tahunan tanggal 2 Maret
2022
- RUPS Tahunan tanggal 16
Maret 2023
Oni Febriarto Wakil Direktur - RUPS Tahunan tanggal 16 Pertama OJK 7 Juni 2023
Rahardjo Utama Maret 2023
Andi Nirwoto Direktur Information - RUPS Tahunan tanggal 23 Kedua OJK 10 September
Technology Maret 2018 2018
- RUPSLB tanggal 11 Januari 2023
142 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 145
Laporan
Tahunan 2024
Pelaksana
Penilaian Tanggal
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Periode
Kemampuan Efektif
dan Kepatutan
Elisabeth Novie Direktur Assets - RUPS Luar Biasa tanggal 29 Kedua OJK 26 Juni 2020
Riswanti Management Agustus 2019
- RUPS Tahunan tanggal 6 Maret
2024
Jasmin Direktur Distribution - RUPS Luar Biasa tanggal 27 Kedua OJK 4 Mei 2020
and Institutional November 2019
Funding - RUPS Tahunan tanggal 6 Maret
2024
Setiyo Wibowo Direktur Risk - RUPS Luar Biasa tanggal 27 Kedua OJK 3 Juli 2020
Management November 2019
- RUPS Tahunan tanggal 6 Maret
2024
Hirwandi Gafar Direktur Consumer - RUPS Luar Biasa tanggal 27 Kedua OJK 28 Agustus
November 2019 2020
- RUPS Tahunan tanggal 6 Maret
2024
Nofry Rony Direktur Finance RUPS Tahunan tanggal 10 Maret Pertama OJK 9 Agustus 2021
Poetra 2021
Eko Waluyo Direktur Human RUPS Tahunan tanggal 10 Maret Pertama OJK 9 Agustus 2021
Capital, Compliance 2021
& Legal
Hakim Direktur Operations RUPS Tahunan tanggal 16 Maret Pertama OJK 26 Juli 2023
Putratama & Customer 2023
Experience
Muhammad Direktur SME & Retail RUPS Tahunan tanggal 6 Maret Pertama OJK 8 Agustus 2024
Iqbal Funding 2024
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 143
Page 146
Profil
Perusahaan
Profil
Dewan Komisaris
Chandra M. Hamzah
Komisaris Utama/Independen
Warga Negara Indonesia,
berusia 57 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Jakarta Selatan, Indonesia
Riwayat Pendidikan Dasar Hukum Pengangkatan
Sarjana (S1) Hukum, Universitas Indonesia (1995). Menjabat sebagai Komisaris Utama sekaligus
Komisaris Independen Perseroan untuk
pertama kalinya sejak 27 November 2019 melalui
keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar
Sertifikasi Biasa (RUPSLB) Perseroan dan dinyatakan efektif
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 6 oleh LSPP oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 04 Mei
(Penyelarasan 2024). 2020. Kemudian diangkat kembali pada tanggal
6 Maret 2024 melalui Rapat Umum Pemegang
Saham Tahunan Tahun 2024.
Periode Menjabat
• 27 November 2019 - 6 Maret 2024, Periode
Pengalaman Kerja
Pertama
• 6 Maret 2024 – RUPS Tahun 2029, Periode • Komisaris Utama/Independen BTN (2019 -
Kedua saat ini).
• Komisaris Utama PT Perusahaan Listrik Negara
(Persero) (2014 - 2015).
• Partner of Assegaf Hamzah & Partners Law
Jabatan Rangkap Firm (2012 - saat ini).
• Ketua merangkap Komite Remunerasi dan • Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi
Nominasi BTN (2020-saat ini). (KPK) (2007 - 2011).
• Co-Founder & Senior Partner of Assegaf • Partner of Assegaf Hamzah & Partners Law
Hamzah & Partners Law Firm (2012—saat ini). Firm (2001 - 2007).
Jabatan Rangkap pada Perusahaan
Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada
perusahaan terbuka lain.
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2024,
tidak memiliki saham BBTN
144 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 147
Laporan
Tahunan 2024
Iqbal Latanro
Wakil Komisaris Utama/Independen
Warga Negara Indonesia,
berusia 66 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Jakarta Selatan, Indonesia
Riwayat Pendidikan Dasar Hukum Pengangkatan
• Sarjana (S1) Ekonomi, Universitas Hasanuddin, Menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama/
Makassar (1983). Independen Perseroan untuk pertama kalinya
• Magister (S2) Manajemen Bisnis, Universitas sejak 10 Maret 2021 melalui keputusan Rapat
Hasanuddin, Makassar (1998). Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)
Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas
Jasa Keuangan (OJK) tanggal 06 September
2021.
Sertifikasi
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh LSPP
(Penyelarasan 2024).
Pengalaman Kerja
• Wakil Komisaris Utama/Independen BTN (2021
Periode Menjabat - saat ini).
• Komisaris PT Bank Mandiri Taspen (2020 -
10 Maret 2021 - RUPS Tahun 2026, Periode Pertama
2021).
• Komisaris PT Pemeringkat Efek Indonesia
(2020 - 2021).
Jabatan Rangkap • Direktur Utama PT Taspen (Persero) (2018 -
2020).
• Ketua merangkap Komite Audit BTN (2021-
• Komisaris Utama PT Taspen Properti Indonesia
saat ini).
(2015 - 2020).
• Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
BTN (2021-saat ini).
Jabatan Rangkap pada Perusahaan
Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada
perusahaan terbuka lain.
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2024,
tidak memiliki saham BBTN
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 145
Page 148
Profil
Perusahaan
Armand B. Arief
Komisaris Independen
Warga Negara Indonesia,
berusia 72 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Jakarta Selatan, Indonesia
Riwayat Pendidikan Dasar Hukum Pengangkatan
• Sarjana (S1) Business Administration, Curry Menjabat sebagai Komisaris Independen
College, Milton Massachusetts, Amerika Perseroan untuk pertama kalinya sejak 27
Serikat (1982). November 2019 melalui keputusan Rapat
• Master (S2) Business Administration, Suffolk Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)
University, Boston Massachusetts, Amerika Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas
Serikat (1995). Jasa Keuangan (OJK) sejak tanggal 14 Mei 2020.
Kemudian diangkat kembali pada tanggal 6
Maret 2024 melalui Rapat Umum Pemegang
Saham Tahunan Tahun 2024.
Sertifikasi
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 6 oleh LSPP
(Penyelarasan 2024).
Pengalaman Kerja
• Komisaris Independen PT Cardig Aero Services
Tbk (2021 - saat ini).
Periode Menjabat
• Komisaris Independen BTN (2019 - saat ini).
• 27 November 2019 - 6 Maret 2024, Periode • Komisaris Independen PT Bank Royal
Pertama Indonesia (2017 - 2018).
• 6 Maret 2024 – RUPS Tahun 2029, Periode • Komisaris/Senior Consultant Dunamis
Kedua Organization Services (Franklin Covey USA
Subsidiary (2016 - 2019).
• Anggota Panel Interviewer Otoritas Jasa
Jabatan Rangkap Keuangan (2016 - 2017).
• Ketua merangkap Komite Pemantau Risiko
BTN (2020-saat ini).
• Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
BTN (2020-saat ini).
Jabatan Rangkap pada Perusahaan
Terbuka Lain
Komisaris Independen PT Cardig Aero Services
Tbk (2021—saat ini).
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2024,
tidak memiliki saham BBTN
146 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 149
Laporan
Tahunan 2024
Sentot A. Sentausa
Komisaris Independen
Warga Negara Indonesia,
berusia 67 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Jakarta Selatan, Indonesia
Riwayat Pendidikan Dasar Hukum Pengangkatan
• Sarjana (S1) Statistika, Universitas Padjadjaran, Menjabat sebagai Komisaris Independen
Bandung (1985). Perseroan untuk pertama kalinya sejak 2
• Master (S2) Business Administration, Monash Maret 2022 melalui Keputusan Rapat Umum
University, Australia (1995). Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan
dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa
Keuangan (OJK) sejak tanggal 8 Agustus 2022.
Sertifikasi
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh LSPP
(Penyelarasan 2024). Pengalaman Kerja
• Komisaris Independen BTN (2022 - saat ini).
• Komisaris Utama PT Jiwasraya (Persero) (2019
- 2020).
Periode Menjabat • Komisaris Utama Mandiri lnhealth (2016 -
2 Maret 2022 – RUPS Tahun 2027, Periode Pertama 2019).
• Direktur Distribution PT Bank Mandiri (Persero)
Tbk (2015 - 2016).
Jabatan Rangkap • Direktur Risk Management PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk (2006 - 2014).
• Anggota Komite Audit BTN (2022-saat ini).
• Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
BTN (2022-saat ini).
Jabatan Rangkap pada Perusahaan
Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada
perusahaan terbuka lain.
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2024,
tidak memiliki saham BBTN
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 147
Page 150
Profil
Perusahaan
Adi Sulistyowati
Komisaris Independen
Warga Negara Indonesia,
berusia 57 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Jakarta Selatan, Indonesia
Riwayat Pendidikan Dasar Hukum Pengangkatan
Sarjana (S1) Ekonomi Manajemen, Universitas Menjabat sebagai Komisaris Independen
Krisnadwipayana, Jakarta (1986) Perseroan untuk pertama kalinya sejak 6
Maret 2024 melalui keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan
dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa
Sertifikasi
Keuangan (OJK) sejak 7 Oktober 2024.
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh LSPP
(Penyelarasan 2024).
Pengalaman Kerja
• Komisaris Independen BTN (Maret 2024—
Periode Menjabat
saat ini)
6 Maret 2024 – RUPS Tahun 2029, • Wakil Direktur Utama PT Bank Negara
Periode Pertama Indonesia (Persero) Tbk (2020—Maret 2024)
• Direktur Layanan dan Jaringan PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk (2020)
Jabatan Rangkap • Direktur Hubungan Kelembagaan PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk (2015—2020)
• Anggota Komite Pemantau Risiko BTN (2024—
• Pemimpin Divisi Jaringan dan Layanan PT
saat ini).
Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2012-
• Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
2015)
BTN (2024—saat ini).
Jabatan Rangkap pada Perusahaan
Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada
perusahaan terbuka lain
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2024,
tidak memiliki saham BBTN
148 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 151
Laporan
Tahunan 2024
Bambang Widjanarko
Komisaris Independen
Warga Negara Indonesia,
berusia 61 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Bekasi, Indonesia
Riwayat Pendidikan Dasar Hukum Pengangkatan
• Sarjana (S1) Akuntansi, Universitas Brawijaya, Menjabat sebagai Komisaris Independen
Malang (1988). Perseroan untuk pertama kalinya sejak 6
• Magister (S2) Bisnis dan Keuangan, Maret 2024 melalui keputusan Rapat Umum
International University of Japan, Jepang Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan
(2000). dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa
Keuangan (OJK) sejak 7 Oktober 2024.
Sertifikasi
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 6 oleh LSPP Pengalaman Kerja
(Penyelarasan 2024). • Komisaris Independen BTN (Maret 2024—saat
ini)
• Deputi Komisioner Pengawas Bank Pemerintah
dan Syariah OJK (2023)
Periode Menjabat
• Deputi Komisioner Pengawas Perbankan II
6 Maret 2024 – RUPS Tahun 2029, OJK (2020—2023)
Periode Pertama • Deputi Komisioner Penyidikan, Organisasi dan
Sumber Daya Manusia OJK (2018 —2020)
• Kepala Kantor Regional 1 DKI Jakarta dan
Jabatan Rangkap Banten OJK (2016—2018)
• Anggota Komite Audit BTN (2024—saat ini).
• Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
BTN (2024—saat ini).
Jabatan Rangkap pada Perusahaan
Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada
perusahaan terbuka lain.
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2024,
tidak memiliki saham BBTN
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 149
Page 152
Profil
Perusahaan
Andin Hadiyanto
Komisaris
Warga Negara Indonesia,
berusia 59 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Bekasi, Indonesia
Riwayat Pendidikan Dasar Hukum Pengangkatan
• Sarjana (S1) Ekonomi, Universitas Gadjah Menjabat sebagai Komisaris Perseroan untuk
Mada, Yogyakarta (1989). pertama kalinya sejak 27 November 2019 melalui
• Master (S2) International Development, keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
Nagoya University, Jepang (1997). Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan dan dinyatakan
• Doctor (S3) International Development, efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak
Nagoya University, Jepang (2000). tanggal 10 Juli 2020. Kemudian diangkat kembali
pada tanggal 6 Maret 2024 melalui Rapat Umum
Pemegang Saham Tahunan Tahun 2024.
Sertifikasi
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 6 oleh LSPP
(Penyelarasan 2024). Pengalaman Kerja
• Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan
Keuangan (BPPK) dan Plt. Direktur Utama
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP),
Periode Menjabat
Kementerian Keuangan (2021 - saat ini).
• 27 November 2019 - 6 Maret 2024, Periode • Komisaris BTN (2019 - saat ini).
Pertama • Direktur Jenderal Perbendaharaan,
• 6 Maret 2024 – RUPS Tahun 2029, Periode Kementerian Keuangan (2019 - 2021).
Kedua • Staf Ahli Makro Ekonomi dan Keuangan
Internasional, Kementerian Keuangan (2018 -
2019).
Jabatan Rangkap • Direktur Eksekutif, Bank Dunia (2016 - 2018).
• Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan
Keuangan (BPPK) dan Plt. Direktur Utama
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP),
Kementerian Keuangan (2021 – saat ini).
• Anggota Komite Audit BTN (2020-saat ini).
• Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
BTN (2020-saat ini).
Jabatan Rangkap pada Perusahaan
Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada
perusahaan terbuka lain.
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2024,
tidak memiliki saham BBTN
150 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 153
Laporan
Tahunan 2024
Herry Trisaputra Zuna
Komisaris
Warga Negara Indonesia,
berusia 57 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Jakarta Barat, Indonesia
Riwayat Pendidikan Dasar Hukum Pengangkatan
• Sarjana (S1) Teknik Sipil, lnstitut Teknologi Menjabat sebagai Komisaris Perseroan untuk
Bandung, Bandung (1992). pertama kalinya sejak tanggal 2 Maret 2022
• Sarjana (S1) Manajemen, Universitas melalui Keputusan Rapat Umum Pemegang
Padjajaran, Bandung (1993). Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan
• Magister (S2) Sistem dan Teknik Jalan Raya, dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan
lnstitut Teknologi Bandung, Bandung (1994). (OJK) pada tanggal 11 Oktober 2022.
• Doktor (S3) Teknik Sipil, Universitas Indonesia,
Depok (2016).
Pengalaman Kerja
• Penata Kelola Jalan dan Jembatan Ahli
Sertifikasi Utama Kementerian Pekerjaan Umum dan
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 6 oleh LSPP Perumahan Rakyat (2024—saat ini).
(Penyelarasan 2024). • Komisaris BTN (2022 - saat ini).
• Direktur Jenderal Pembiayaan lnfrastruktur
Pekerjaan Umum dan Perumahan,
Kementerian Pekerjaan Umum dan
Periode Menjabat Perumahan Rakyat (2021 - saat ini).
2 Maret 2022 - RUPS Tahun 2027, • Direktur Pengembangan Sistem Strategi
Periode Pertama Penyelenggaraan Pembiayaan, Kementerian
Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
(2019 - 2021).
• Komisaris PT Wijaya Karya Beton Tbk (2017 -
Jabatan Rangkap 2019).
• Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi • Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Indonesia,
BTN (2022-saat ini). Kementerian Pekerjaan Umum dan
• Anggota Komite Pemantau Risiko BTN (2022- Perumahan Rakyat (2015 - 2019).
saat ini).
• Penata Kelola Jalan dan Jembatan Ahli
Utama Kementerian Pekerjaan Umum dan
Perumahan Rakyat (2024—saat ini).
• Direktur Jenderal Pembiayaan lnfrastruktur
Pekerjaan Umum dan Perumahan,
Kementerian Pekerjaan Umum dan
Perumahan Rakyat (2021 – saat ini).
Jabatan Rangkap pada Perusahaan
Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada
perusahaan terbuka lain.
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2024, memiliki 879.300 lembar
saham atau sebesar 0,0062653%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 151
Page 154
Profil
Perusahaan
Himawan Arief Sugoto
Komisaris
Warga Negara Indonesia,
berusia 61 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Depok, Indonesia
Riwayat Pendidikan Dasar Hukum Pengangkatan
• Sarjana (S1) Teknik Sipil, Institut Teknologi Menjabat sebagai Komisaris Perseroan untuk
Bandung, Bandung (1990). pertama kalinya sejak tanggal 2 Maret 2022
• Magister (S2) Teknik Sipil, Universitas melalui Keputusan Rapat Umum Pemegang
Indonesia, Jakarta (2001). Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan
• Doktor (S3) Manajemen dan Bisnis, Institut dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan
Pertanian Bogor, Bogor (2023). (OJK) pada tanggal 03 Oktober 2022.
Sertifikasi Pengalaman Kerja
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 6 oleh LSPP • Penasihat Utama Menteri Agraria dan Tata
(Penyelarasan 2024). Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional
Bidang Ekonomi Pertanahan (2023-saat ini).
• Komisaris BTN (2022 - saat ini).
• Sekretaris Komite Badan Bank Tanah (2021 -
Periode Menjabat
2023).
2 Maret 2022 - RUPS Tahun 2027, • Komisaris PT Rajawali Nusantara Indonesia
Periode Pertama (Holding Pangan) (2020 - 2022).
• Plt. Direktur Jenderal Pengadaan Tanah dan
Pengembangan Pertanahan Kementerian
Jabatan Rangkap Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan
Nasional (2020 - 2021).
• Penasihat Utama Menteri Agraria dan Tata
• Sekretaris Jenderal Komisaris Kementerian
Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional
Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan
Bidang Ekonomi Pertanahan (2023-saat ini).
Nasional (2018 - 2023).
• Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
BTN (2022-saat ini).
• Anggota Komite Pemantau Risiko BTN (2022-
saat ini).
• Sekretaris Komite Badan Bank Tanah (2021 –
2023).
• Sekretaris Jenderal Komisaris Kementerian
Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan
Nasional (2018 – 2023).
Jabatan Rangkap pada Perusahaan
Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada
perusahaan terbuka lain.
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2024, memiliki 879.300 lembar
saham atau sebesar 0,0062653
152 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 155
Laporan
Tahunan 2024
Mohamad Yusuf Permana*
Komisaris
Warga Negara Indonesia,
berusia 49 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Jakarta Selatan, Indonesia
Riwayat Pendidikan Dasar Hukum Pengangkatan
Sarjana (S1) Ekonomi, Universitas Gunadarma, Menjabat sebagai Komisaris Perseroan untuk
Jakarta (1999). pertama kalinya sejak tanggal 11 Januari 2023
melalui Keputusan Rapat Umum Pemegang
Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan dan
dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan
Sertifikasi
(OJK) pada tanggal 07 Juni 2023.
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 6 oleh LSPP
(2024).
Pengalaman Kerja
• Komisaris PT Bank Tabungan Negara (Persero)
Periode Menjabat
Tbk (2023—2024).
11 Januari 2023 – 6 Maret 2024, Periode Pertama • Kepala Biro Protokol Sekretariat Presiden
Kementerian Sekretariat Negara (2021—2024).
• Komisaris PT Pelindo Multi Terminal (2021).
Jabatan Rangkap • Komisaris PT Pelabuhan Indonesia I (Persero)
(2021).
• Kepala Biro Protokol Sekretariat Presiden
• Komisaris PT Djakarta Lloyd (2020).
Kementerian Sekretariat Negara (2021 —2024).
• Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
BTN (2023—2024).
Jabatan Rangkap pada Perusahaan
Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada
perusahaan terbuka lain.
Kepemilikan Saham BBTN
Per 4 Maret 2024, tidak memiliki saham BBTN
*) Berhenti menjabat sejak tanggal 4 Maret 2024 dan dikukuhkan pada RUPS Tahunan 2024.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 153
Page 156
Profil
Perusahaan
Hubungan Afiliasi Anggota Dewan Komisaris
Tabel Hubungan Afiliasi Dewan Komisaris
Hubungan Keuangan, Keluarga dan Kepengurusan Komisaris
Hubungan Keuangan Dengan Hubungan Keluarga Dengan
Hubungan
Pemegang Pemegang Kepengurusan
Dewan Dewan
Nama Jabatan Direksi Saham Direksi Saham
Komisaris Komisaris
Pengendali* Pengendali*
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Komisaris
Chandra M.
Utama/ - √ - √ - √ - √ - √ - √ - √
Hamzah
Independen
Wakil
Iqbal Komisaris
- √ - √ - √ - √ - √ - √ - √
Latanro Utama/
Independen
Armand B. Komisaris
- √ - √ - √ - √ - √ - √ - √
Arief Independen
Sentot A. Komisaris
- √ - √ - √ - √ - √ - √ - √
Sentausa Independen
Adi Komisaris
- √ - √ - √ - √ - √ - √ - √
Sulistyowati Independen
Bambang Komisaris
- √ - √ - √ - √ - √ - √ - √
Widjanarko Independen
Andin
Komisaris - √ - √ - √ - √ - √ - √ - √
Hadiyanto
Herry
Trisaputra Komisaris - √ - √ - √ - √ - √ - √ - √
Zuna
Himawan
Komisaris - √ - √ - √ - √ - √ - √ - √
Arief Sugoto
*Langsung maupun tidak langsung
Pendidikan dan/atau Pelatihan Perubahan Komposisi Anggota
Dewan Komisaris Dewan Komisaris dan Alasan
Perubahannya
Uraian pendidikan dan/atau pelatihan Dewan Komisaris
selama tahun Buku disajikan pada Bab Tata Kelola Selama tahun 2024, telah terjadi perubahan komposisi
Perusahaan. anggota Dewan Komisaris. Perubahan komposisi
anggota Dewan Komisaris dilakukan berdasarkan
kebutuhan Perseroan. Perubahan komposisi anggota
Dewan Komisaris adalah sebagai berikut:
154 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 157
Laporan
Tahunan 2024
Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Komisaris
Sebelum RUPS Tahunan 2024
Komposisi Dewan Komisaris sebelum RUPS Tahunan orang Komisaris Independen dan 4 (empat) orang
2024 sebanyak 8 (delapan) orang yang terdiri dari 1 Komisaris. Komposisi dan dasar pengangkatan Dewan
(satu) orang Komisaris Utama/Independen, 1 (satu) Komisaris dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
orang Wakil Komisaris Utama/Independen, 2 (dua)
Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Komisaris Sebelum RUPS Tahunan 2024
Pelaksana
Penilaian Tanggal
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Periode
Kemampuan Efektif
dan Kepatutan
Chandra M. Komisaris Utama/ RUPS Luar Biasa tanggal
Pertama OJK 4 Mei 2020
Hamzah Independen 27 November 2019
Wakil Komisaris RUPS Tahunan tanggal 6 September
Iqbal Latanro Pertama OJK
Utama/Independen 10 Maret 2021 2021
Komisaris RUPS Luar Biasa tanggal
Armand B. Arief Pertama OJK 14 Mei 2020
Independen 27 November 2019
Sentot A. Komisaris RUPS Tahunan tanggal
Pertama OJK 8 Agustus 2022
Sentausa Independen 2 Maret 2022
Andin RUPS Luar Biasa tanggal
Komisaris Pertama OJK 10 Juli 2020
Hadiyanto 27 November 2019
Herry Trisaputra RUPS Tahunan tanggal
Komisaris Pertama OJK 11 Oktober 2022
Zuna 2 Maret 2022
Himawan Arief RUPS Tahunan tanggal
Komisaris Pertama OJK 3 Oktober 2022
Sugoto 2 Maret 2022
Mohamad RUPS Luar Biasa tanggal
Komisaris Pertama OJK 07 Juni 2023
Yusuf Permana 11 Januari 2023
Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Komisaris Setelah RUPS Tahunan 2024
Pada tanggal 6 Maret 2024, RUPS Tahunan 2024 memutuskan:
1. Mengukuhkan pemberhentian Ahdi Jumhari Luddin 3. Mengangkat nama-nama tersebut berikut sebagai
sebagai Komisaris Independen dan Mohamad Yusuf Pengurus Perseroan:
Permana sebagai Komisaris yang diangkat masing- a. Chandra M. Hamzah - sebagai Komisaris Utama/
masing berdasarkan Keputusan RUPSLB Tahun 2019 Independen
tanggal 27 November 2019 dan Keputusan RUPSLB b. Bambang Widjanarko - sebagai Komisaris
Tahun 2023 tanggal 11 Januari 2023, masing-masing Independen
terhitung sejak tanggal 12 Agustus 2023 dan 4 Maret c. Armand B. Arief - sebagai Komisaris Independen
2024. d. Adi Sulistyowati - sebagai Komisaris Independen
2. Memberhentikan Chandra M. Hamzah sebagai e. Andin Hadiyanto - sebagai Komisaris
Komisaris Utama/Independen, Andin Hadiyanto
sebagai Komisaris, dan Armand B. Arief sebagai Sehingga komposisi Dewan Komisaris setelah RUPS
Komisaris Independen yang diangkat berdasarkan Tahunan 2024 sebanyak 9 (sembilan) orang yang
Keputusan RUPSLB Tahun 2019 tanggal 27 November terdiri dari 1 (satu) orang Komisaris Utama/Independen,
2019. 1 (satu) orang Wakil Komisaris Utama/Independen, 4
(empat) orang Komisaris Independen, dan 3 (tiga)
orang Komisaris. Komposisi dan dasar pengangkatan
Dewan Komisaris dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 155
Page 158
Profil
Perusahaan
Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Komisaris Setelah RUPS Tahunan 2024
Pelaksana
Penilaian Tanggal
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Periode
Kemampuan Efektif
dan Kepatutan
Chandra M. Komisaris Utama/ RUPS Tahunan tanggal Kedua OJK 4 Mei 2020
Hamzah Independen 6 Maret 2024
Iqbal Latanro Wakil Komisaris RUPS Tahunan tanggal Pertama OJK 6 September
Utama/Independen 10 Maret 2021 2021
Armand B. Arief Komisaris RUPS Tahunan tanggal Kedua OJK 14 Mei 2020
Independen 6 Maret 2024
Sentot A. Komisaris RUPS Tahunan tanggal Pertama OJK 8 Agustus 2022
Sentausa Independen 2 Maret 2022
Adi Sulistyowati Komisaris RUPS Tahunan tanggal Pertama OJK 7 Oktober 2024
Independen 6 Maret 2024
Bambang Komisaris RUPS Tahunan tanggal Pertama OJK 7 Oktober 2024
Widjanarko Independen 6 Maret 2024
Andin Komisaris RUPS Tahunan tanggal Kedua OJK 10 Juli 2020
Hadiyanto 6 Maret 2024
Herry Trisaputra Komisaris RUPS Tahunan tanggal Pertama OJK 11 Oktober 2022
Zuna 2 Maret 2022
Himawan Arief Komisaris RUPS Tahunan tanggal Pertama OJK 3 Oktober 2022
Sugoto 2 Maret 2022
156 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 159
Laporan
Tahunan 2024
Profil
Dewan Pengawas Syariah
Prof. Dr. H. Muhammad
Quraish Shihab, M.A
Ketua Dewan Pengawas Syariah
Warga Negara Indonesia,
berusia 81 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Jakarta Selatan, Indonesia
Riwayat Pendidikan Dasar Hukum Pengangkatan
• Sarjana (S1) bidang Tafsir dan Hadits dari Menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas
Universitas Al-Azhar Kairo Mesir (1967). Syariah untuk pertama kalinya melalui hasil
• Pascasarjana (S2) bidang Tafsir dan Hadits Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
dari Universitas Al-Azhar Kairo Mesir (1969). Tahunan (RUPST) Perseroan tanggal 23 Maret
• Doktor (S3) bidang Tafsir dan Hadits dari 2018 dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa
Universitas Al-Azhar Kairo Mesir (1982). Keuangan (OJK) sejak 10 Januari 2019. Kemudian
diangkat kembali sebagai Ketua Dewan
Pengawas Syariah untuk kedua kalinya pada
Rapat Umum Pemegang Saham 2023 tanggal
Sertifikasi
16 Maret 2023.
• Ijtima’Sanawi & Annual Meeting DPS IX (2024).
• Ijtima’Sanawi & Annual Meeting DPS VIII
(2023).
• Ijtima'Sanawi & Semiloka DPS-DSM MUI (2019). Pengalaman Kerja
• Ketua Dewan Pengawas Syariah BTN (2019 -
saat ini).
Periode Menjabat • Pendiri dan Anggota Council of Muslim Elders
(2014 - saat ini).
• 23 Maret 2018 - RUPS Tahun 2023, Periode
• Anggota Eminent Person Group Indonesia
Pertama
Malaysia Person Group Indonesia Malaysia
• 16 Maret 2023 - RUPS Tahun 2028, Periode
(2010).
Kedua
• Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh
Arab, Mesir dan Jibuti (1998 - 2002).
• Menteri Agama Republik Indonesia (1998).
Jabatan Rangkap • Anggota Dewan Riset Nasional (1995 - 1999).
• Pendiri dan Anggota Council of Muslim Elders • Anggota Badan Akreditasi Nasional (1994 -
(2014 - saat ini). 1998).
• Anggota Pentashih Al-Qur’an Departemen • Direktur Pengkaderan Ulama MUI (1994 - 1997).
Agama RI (1989 - saat ini). • Anggota DPS Bank Muamalat (1992 - 1999).
• Rektor IAIN Syarif Hidayatullah (1992 - 1998).
• Anggota Pentashih Al-Qur’an Departemen
Agama RI (1989 - saat ini).
Jabatan Rangkap pada Perusahaan • Anggota Badan Pertimbangan Pendidikan
Terbuka Lain Nasional (1988 - 1996).
Ketua Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha • Anggota MPR-RI periode 1982-1987 dan
Syariah PT Bank CIMB Niaga Tbk (2019 - saat ini). periode (1987 - 2002).
• Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat
(1985 - 1998).
• Wakil Rektor IAIN Alauddin (1974 - 1980).
Kepemilikan Saham BBTN • Pembantu Pimpinan Koordinator Antar
Per 31 Desember 2024, Kepolisian Indonesia Timur dalam Bidang
tidak memiliki saham BBTN Mental (1973 - 1975).
• Koordinator Perguruan Tinggi Agama Islam
Swasta se Indonesia Timur (Kopertis Wilayah
Timur) (1967 - 1980).
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 157
Page 160
Profil
Perusahaan
Mohamad Bagus Teguh
Perwira, Lc, MA
Anggota Dewan Pengawas Syariah
Warga Negara Indonesia,
berusia 46 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Bekasi, Indonesia
Riwayat Pendidikan Dasar Hukum Pengangkatan
• Sarjana (S1) dari Fakultas Dirasat Islamiyah Menjabat sebagai Anggota Dewan Pengawas
Wal Arabiyah, Universitas Al-Azhar Kairo- Syariah untuk pertama kalinya sejak hasil
Mesir (1999). Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
• Pasca Sarjana (S2) Program Studi Ekonomi Tahunan (RUPST) Perseroan tanggal 10 Maret
Islam UIN Syarif Hidayatullah – Jakarta 2021 dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa
(2007). Keuangan (OJK) sejak 02 Juni 2021.
Sertifikasi Pengalaman Kerja
• Ijtima’Sanawi & Annual Meeting DPS IX (2024). • Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Manulife
• Ijtima’Sanawi & Annual Meeting DPS VIII Asset Management Indonesia (2022-saat ini).
(2023). • Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank
• Assesor Kompetensi – BNSP (2017). Tabungan Negara, Tbk (Persero) (2021 - saat
• Kompetensi Pengawas Syariah - Lembaga ini).
Sertifikasi Profesi-Majelis Ulama Indonesia • Wakil Sekretaris Badan Pelaksana Harian,
(LSPMUI) (2016). Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama
• Izin sebagai Ahli Syariah Pasar Modal (ASPM) Indonesia (2020 - saat ini).
– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) (2016). • Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank
• Qualified Wealth Planner (QWP) (2011). Maybank Indonesia Tbk. (2020 -2024).
• Associate Estate Planning Practitioner (AEPP®) • Sekretaris Bidang Pasar Modal Badan
(2011). Pelaksana Harian, Dewan Syariah Nasional-
• Certified Financial Planner (CFP®) (2010). Majelis Ulama Indonesia (2015 - 2020).
• Ketua Dewan Pengawas Syariah DPLK BRI
(2018 - 2019).
• Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Aberdeen
Periode Menjabat Standard Investment Indonesia (2015 - 2021).
10 Maret 2021 – RUPS Tahun 2026, Periode • Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Indosurya
Pertama. Asset Management (2015 - 2017).
• Trainer di DSN-MUI Institute (November 2017 -
saat ini).
• Anggota Dewan Pengawas Syariah PT OCBC
Jabatan Rangkap
NISP Tbk. (2009-saat ini).
• Ketua Dewan Dewan Pengawas Syariah PT • Anggota Dewan Pengawas Syariah
Manulife Asset Management Indonesia (2022- PT Schroder Investment Management
saat ini). Indonesia. (2009 - 2022).
• Wakil Sekretaris Badan Pelaksana Harian, • Dosen Universitas Trisakti (2009 - 2013).
Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama • Head Planner PT Quantum Magna (2007 -
Indonesia (2020 - saat ini). 2014).
• Dosen Universitas Muhammadiyah Prof.Dr.
Hamka (2007 - 2009).
Jabatan Rangkap pada Perusahaan • Konsultan PT Batasa Tazkia (2004 - 2009).
Terbuka Lain
Anggota Dewan Pengawas Syariah PT OCBC
NISP Tbk. (2009-saat ini).
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2024,
tidak memiliki saham BBTN
158 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 161
Laporan
Tahunan 2024
Muhammad Faiz, Lc, MA
Anggota Dewan Pengawas Syariah
Warga Negara Indonesia,
berusia 50 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan Dasar Hukum Pengangkatan
• Sarjana (S1) Fakultas Syariah Islamic University Menjabat sebagai Anggota Dewan Pengawas
of Madinah, Arab Saudi (1997) Syariah untuk pertama kalinya berdasarkan
• Master (S2) Fakultas Daarul Ulum Cairo Surat Keputusan dari Otoritas Jasa Keuangan
University, Mesir (1999) (OJK) pada tanggal 18 Oktober 2023 dan
dinyatakan efektif sejak 29 November 2023.
Sertifikasi
• Ijtima’Sanawi & Annual Meeting DPS IX (2024). Pengalaman Kerja
• Sertifikasi Dewan Pengawas Syariah Level 2 • Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank
(2013). Tabungan Negara, Tbk (Persero) (2023 - saat
• Sertifikasi Dewan Pengawas Syariah Level 1 ini).
(2008). • Pengurus Besar (PB) Nahdlatul Ulama (2022-
saat ini).
• Wakil Rais PW Nahdlatul Ulama DKI Jakarta
(2021-2022).
Periode Menjabat
• Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Bank
29 November 2023 - RUPS Tahun 2028, periode Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) Syariah
pertama (2017-saat ini).
• Ketua Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha
Syariah PT Bank Permata, Tbk. (2014-saat ini).
Jabatan Rangkap • Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Indomobil
Multi Finance Indonesia Syariah (2012-saat
• Pengurus Besar (PB) Nahdlatul Ulama (2022-
ini).
saat ini).
• Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI (2010- saat
• Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Bank
ini).
Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) Syariah
• Anggota Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha
(2017-saat ini)
Syariah PT Bank Permata, Tbk. (2008-2014).
• Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Indomobil
• Wakil Pengurus PP Daarul Rahman (2008-
Multi Finance Indonesia Syariah (2012- saat
saat ini).
ini)
• Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI (2010- saat
ini).
• Wakil Pengurus PP Daarul Rahman
(2008-sekarang).
Jabatan Rangkap pada Perusahaan
Terbuka Lain
Ketua Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha
Syariah PT Bank Permata, Tbk. (2014-saat ini).
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2024,
tidak memiliki saham BBTN
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 159
Page 162
Profil
Perusahaan
Hubungan Afiliasi Anggota Dewan Pengawas Syariah
Tabel Hubungan Afiliasi Dewan Pengawas Syariah
Hubungan Keuangan, Keluarga dan Kepengurusan Komisaris
Hubungan Keuangan Dengan Hubungan Keluarga Dengan
Hubungan
Pemegang Pemegang Kepengurusan
Dewan Dewan
Nama Jabatan Direksi Saham Direksi Saham
Komisaris Komisaris
Pengendali* Pengendali*
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Prof. Dr. H.
Ketua Dewan
Muhammad
Pengawas √ √ √ √ √ √ √
Quraish
Syariah
Shihab, MA
Mohamad Anggota
Bagus Teguh Dewan
√ √ √ √ √ √ √
Perwira, Lc, Pengawas
MA Syariah
Anggota
Muhammad Dewan
√ √ √ √ √ √ √
Faiz, Lc, MA Pengawas
Syariah
*Langsung maupun tidak langsung
Perubahan Komposisi Anggota Dewan Pengawas Syariah
dan Alasan Perubahannya
Selama tahun 2024, tidak terjadi perubahan komposisi dan 2 (dua) orang Anggota Dewan Pengawas Syariah.
anggota Dewan Pengawas Syariah. Komposisi Dewan Komposisi dan dasar pengangkatan Dewan Pengawas
Pengawas Syariah sebanyak 3 (tiga) orang yang terdiri Syariah dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
dari 1 (satu) orang Ketua Dewan Pengawas Syariah
Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Pengawas Syariah
Pelaksana
Penilaian Tanggal
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Periode
Kemampuan Efektif
dan Kepatutan
Prof. Dr. H. - RUPS Tahunan tanggal 23
- 10 Januari
Muhammad Maret 2018
Ketua Kedua OJK 2019
Quraish Shihab, - RUPS Tahunan tanggal 16
- 16 Maret 2023
MA Maret 2023
Mohamad
RUPS Tahunan tanggal
Bagus Teguh Anggota Pertama OJK 2 Juni 2021
10 Maret 2021
Perwira, Lc, MA
Muhammad Surat Keputusan OJK tanggal 29 November
Anggota Pertama OJK
Faiz, Lc, MA 18 Oktober 2023 2023
160 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 163
Laporan
Tahunan 2024
Profil
Pejabat Eksekutif
Senior Executive Vice President
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Teknik Industri, Universitas Trisakti, Jakarta (2002).
• Master (S2) Business Administration, Institut Teknologi Bandung, Bandung (2005).
Sertifikasi
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh BSMR (2024).
Pengalaman Kerja
• SEVP Wholesale Banking BTN (Maret 2021 – saat ini).
• Corporate Banking Director PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2020).
• General Manager, Local Corporate & Multinational Company 1 Division PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk (2018 – 2020).
• Deputy GM, BUMN & Government Institution Division PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk (2016 – 2017).
• Team Leader, BUMN & Government Institution Division PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk (2013 – 2016).
Benny Yoslim
SEVP Wholesale Banking Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai SEVP Perseroan untuk pertama kalinya sejak 01 Maret 2021
Warga Negara Indonesia,
berdasarkan Surat Keputusan Direksi Perseroan Nomor 248/DIR/2021 tanggal 03
berusia 44 Tahun Per Desember 2024,
Maret 2021.
berdomisili di Jakarta Barat, Indonesia
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2024, memiliki 911.500 lembar saham/0,0064947%
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S1) Ekonomi, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta (1991).
Sertifikasi
• Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan Level 7 oleh BSMR (Refreshment 2024).
• Executive Risk Management Refresher Program ESGRC oleh LPPI (2024).
• General Banking Refreshment Level 3 oleh LPPI (2022).
• International Risk Management Refreshment & Wealth Management
Certification Program oleh MMUGM dan IBI (2022).
• Islamic Finance Leadership Programme oleh Cambridge IFA (2019).
Pengalaman Kerja
• SEVP Operations BTN (Juni 2022 – saat ini).
• SEVP Human Capital BTN (Januari 2022 – Juni 2022).
• Sharia Business Division Head BTN (2020 – Januari 2022).
• Sharia Division Head BTN (2019 – 2020).
Alex Sofjan Noor • Commercial Risk Division Head BTN (2018 – 2019).
SEVP Operations
Dasar Hukum Pengangkatan
Warga Negara Indonesia, Menjabat sebagai SEVP Perseroan untuk pertama kalinya sejak 03 Januari 2022
berusia 58 Tahun Per Desember 2024, berdasarkan Surat Keputusan Direksi Perseroan Nomor 06/DIR/2022 tanggal 04
berdomisili di Jakarta Barat, Indonesia Januari 2022. Diangkat kembali berdasarkan Adendum Kedua Perjanjian Kerja
Antara PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk tanggal 1 Desember 2024.
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2024, memiliki 1.540.026 lembar saham/0,0109732%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 161
Page 164
Profil
Perusahaan
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Ekonomi, Universitas Atma Jaya, Yogyakarta (1995).
• Magister (S2) Manajemen, Universitas Pelita Harapan, Jakarta (2023).
Sertifikasi
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh BSMR (2024).
Pengalaman Kerja
• SEVP Digital Business BTN (Juni 2024 – saat ini).
• Group Head Transaction Banking Retail Sales PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
(2016-2024).
• Commissioner PT Mitra Transaksi Indonesia (2020 - 2024).
• Plt. Reg. Transaction Banking Head Jakarta PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (April
2016-September 2016).
• VP Electronic Banking Business Development PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
(2011-Maret 2016).
Thomas Wahyudi • Commissioner PT Mitra Transaksi Indonesia (2020-Saat ini).
• President Commissioner PT Digital Artha Media (2018-2020).
SEVP Digital Business
• Electronic Channel Head - PT Bank OCBC NISP (2005-2011).
Warga Negara Indonesia, • Assistant Manager Electronic Banking Division - PT Bank Central Asia Tbk
berusia 51 Tahun Per Desember 2024, (1997-2005).
berdomisili di Kabupaten Tangerang,
Indonesia Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai SEVP Perseroan untuk pertama kalinya sejak 01 April 2024
berdasarkan Surat Keputusan Direksi Perseroan Nomor 374/DIR/2024 tanggal 01
April 2024.
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2024, memiliki 268.500 lembar saham/0,0019132%
Profil Pejabat Satu Level di Bawah Direksi
Warga Negara Indonesia, berusia 50 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Tangerang Selatan, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
• Diploma (D3) Akuntansi dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) (1995).
• Sarjana (S1) Akuntansi dari Universitas Indonesia (1998).
• Magister (S2) Akuntansi dari University of Queensland (2003).
Pengalaman Kerja
• 2021 menjabat sebagai Internal Audit Division Head.
• 2020 menjabat sebagai Post Mortem & Forensic Audit Division Head di
Indonesia Exim Bank.
• 2011 menjabat sebagai Fraud Risk Management Division Head di Indonesia
Exim Bank.
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 26 Juli 2021
Hendratno Tri Wibowo
Internal Audit Division Head Dasar Hukum Pengangkatan
215/M/HCMD/TAC/VII/2021
162 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 165
Laporan
Tahunan 2024
Warga Negara Indonesia, berusia 52 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Jakarta Pusat, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Akuntansi dari Universitas Islam Indonesia (1994).
Pengalaman Kerja
• 2024 menjabat sebagai PJ Treasury Division Head.
• 2022 menjabat sebagai Deputy Division Head
• 2021 menjabat sebagai Trading Department Head
• 2019 menjabat sebagai Market & Reserve Management Dept Head
• 2017 menjabat sebagai Trading Management Department Head.
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 08 Juli 2024
Nur Khasanah Dasar Hukum Pengangkatan
Pj Treasury Division Head SK No. 630/DIR/2024
Warga Negara Indonesia, berusia 54 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Bogor, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Teknologi Mineral dari Universitas Pembangunan Nasional Veteran
Yogyakarta (1993).
• Magister (S2) Manajemen Keuangan dari UGM & University of Kentucky USA
(2004).
Pengalaman Kerja
• 2023 menjabat sebagai Service Quality & Distribution Division Head.
• 2021 menjabat sebagai Retail Funding & Services Division Head.
• 2021 menjabat sebagai Regional Office Head I (Jawa Barat).
• 2020 menjabat sebagai Regional Office Head VI (Jawa Tengah).
• 2018 menjabat sebagai Retail Funding & Services Division Head.
Periode Menjabat
Ferry Sipahutar Menjabat sejak: 13 Mei 2024
Sales & Distribution Division Head
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 552/DIR/2024
Warga Negara Indonesia, berusia 54 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Jakarta, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S1) Pertanian dari Universitas Jenderal Soedirman (1994).
Pengalaman Kerja
• 2023 menjabat sebagai Marketing Communication Division Head
• 2020 mejabat sebagai Branding & Product Marketing Department Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 14 April 2023
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 230/DIR/2023
Farida Andriani W
Marketing Communication
Division Head
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 163
Page 166
Profil
Perusahaan
Warga Negara Indonesia, berusia 50 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Jakarta, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
• Ilmu Sosial/Administrasi dari Universitas Indonesia (1996)
• Magister (S2) Perdagangan dari The University of Sydney (1998).
Pengalaman Kerja
• 2023 menjabat sebagai Corporate Secretary Division Head
• 2020 menjabat sebagai Marketing Communication Division Head
• 2020 merangkap sebagai Digital Channel Division Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 14 April 2023
Dasar Hukum Pengangkatan
Ramon Armando SK No. 230/DIR/2023
Corporate Secretary Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 51 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Jakarta, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Teknik Sipil dari Universitas Hasanuddin (1996).
• Magister (S2) Business Administration dari Institut Teknologi Bandung (2012).
Pengalaman Kerja
• 2022 menjabat sebagai Human Capital Management Division
• 2021 menjabat sebagai Sharia Funding & Treasury Deputy
• 2021 menjabat sebagai Sharia Business Deputy
• 2016 menjabat sebagai Branch Manager Sharia Jakarta Pasar Minggu
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 14 Februari 2022
Dasar Hukum Pengangkatan
Rahmayati
SK No. 124/DIR/2022
Human Capital Management
Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 53 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Jakarta, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Hama Penyakit Tanaman dari Institut Pertanian Bogor (1996).
• Magister (S2) Manajemen SDM dari Sekolah Tinggi Manajemen PPM (2003).
Pengalaman Kerja
• 2023 menjabat sebagai Human Capital Business Partner Division Head
• 2021 menjabat sebagai Human Capital Strategy Division Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 01 November 2023
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 953/DIR/2023
Aloysius Wilhelmus
Junior Bakowatun
Human Capital Business Partner
Division Head
164 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 167
Laporan
Tahunan 2024
Warga Negara Indonesia, berusia 34 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Depok, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Teknologi Industri Pertanian dari Institut Pertanian Bogor (2012).
• Magister (S2) Manajemen SDM dan Organisasi dari The London School of
Economics & Political Science (2021).
Pengalaman Kerja
• 2023 menjabat sebagai Human Capital Strategy Division Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 06 November 2023
Dasar Hukum Pengangkatan
MEMO No. 590/M/HCMD/TAC/XI/2023
Aldo Bimantoro
Human Capital Strategy Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 52 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Tangerang Selatan, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Ekonomi dari Universitas Padjadjaran (1996).
• Magister (S2) Manajemen dari Institut Keuangan Perbankan dan Informatika
Asia Perbanas (2009)
Pengalaman Kerja
• 2023 menjabat sebagai Learning Management Division Head
• 2022 menjabat sebagai PJ Learning Management Divison Head
• 2022 menjabat sebagai PJ Learning Center Division Head
• 2021 menjabat sebagai Employee Development Department Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 01 Februari 2023
Ade Surya Lesmana Dasar Hukum Pengangkatan
Learning Management Division Head SK No. 46/DIR/2023
Warga Negara Indonesia, berusia 52 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Jakarta Barat, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S1) Ekonomi dari Universitas Jenderal Soedirman (1996).
Pengalaman Kerja
• 2024 menjabat sebagai Finance & Accounting Division Head
• 2023 menjabat sebagai Regional Office Head III (Jawa Timur)
• 2022 menjabat sebagai DRM Business Regional Office III (Jawa Timur)
• 2020 menjabat sebagai DRM Support Regional Office III (Jawa Timur)
• 2019 menjabat sebagai Accounting Policy, Planning & Service Department Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 01 November 2024
Dasar Hukum Pengangkatan
Yenny Herlina SK No. 971/DIR/2024
Finance & Accounting Division Head
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 165
Page 168
Profil
Perusahaan
Warga Negara Indonesia, berusia 52 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Jakarta Barat, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Ekonomi Pembangunan dari Universitas Gadjah Mada (1996).
• Magister (S2) Manajemen dari Universitas Gadjah Mada (2004).
Pengalaman Kerja
• 2021 menjabat sebagai Enterprise & ESG Risk Management Division Head
• 2019 menjabat sebagai Procurement & General Services Division Head
• 2017 menjabat sebagai Transformation Management Office Division Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 02 Juni 2021
Dasar Hukum Pengangkatan
Wilson Arafat SK No. 525/DIR/2021
Enterprise & ESG Risk Management
Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 44 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Jakarta, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S1) Ilmu Komputer dari Universitas Gajah Mada (2003).
Pengalaman Kerja
2021 menjabat sebagai IT Strategic Planning & Development Division Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 29 Juli 2021
Dasar Hukum Pengangkatan
SPK No. 29/PK/PRO/HCMD/TAC/V/2021
Joko Christianto
IT Strategic Planning &
Development Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 48 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Tangerang Selatan, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S1) Fisika dari Institut Teknologi Bandung (2001).
Pengalaman Kerja
• 2024 menjabat sebagai IT Operations Division Head
• 2021 menjabat sebagai Data Management & Analytics Division Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 01 Desember 2024
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 1033/DIR/2024
Indra Hidayatullah
IT Operations Division Head
166 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 169
Laporan
Tahunan 2024
Warga Negara Indonesia, berusia 44 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Jakarta, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S1) Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung (2003).
Pengalaman Kerja
2022 menjabat sebagai IT Security Division Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 15 Desember 2022
Dasar Hukum Pengangkatan
SPK No. 29/PK/PRO/HCMD/TAC/XI/2022
Budi Hariyanto
IT Security Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 55 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Jakarta, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung (1993).
• Magister (S2) Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung (1996).
Pengalaman Kerja
• 2024 menjabat sebagai Data Management & Analytics Division Head
• 2023 menjabat sebagai PJ IT Operations Division Head
• 2021 menjabat sebagai Deputy IT Strategic Planning & Development
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 01 Desember 2024
Dasar Hukum Pengangkatan
Danny Sutanto SK No. 1033/DIR/2024
Data Management &
Analytics Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 53 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Bekasi, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Ekonomi Manajemen dari Universitas Jenderal Soedirman (1995).
• Magister (S2) Manajemen dari STIE Indonesia Banking School (2019).
Pengalaman Kerja
• 2023 menjabat sebagai Procurement & Fixed Asset Management Division Head
• 2021 menjabat sebagai IT Operations Division Head
• 2019 menjabat sebagai PJ. IT Operations Division Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 03 Agustus 2023
Dasar Hukum Pengangkatan
Wahyudi Joko Santoso SK No. 625/DIR/2023
Procurement & Fixed Asset
Management Division Head
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 167
Page 170
Profil
Perusahaan
Warga Negara Indonesia, berusia 52 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Bekasi, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S1) Ekonomi Pembangunan dari Universitas Sebelas Maret (1995).
Pengalaman Kerja
• 2024 menjabat sebagai Digital Operations Division Head
• 2018 menjabat sebagai Operations & Business Support Division Head
• 2017 menjabat sebagai PLT Operation & Business Support Division Head
• 2016 menjabat sebagai Digital Banking Development Department Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 15 Januari 2024
Dasar Hukum Pengangkatan
Adee Indriana D SK No. 11/DIR/2024
Digital Operations Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 51 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Tangerang Selatan, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Teknik Arsitektur dari Universitas Diponegoro (1996).
• Magister (S2) Manajemen dari Universitas Gadjah Mada (2004).
Pengalaman Kerja
• 2024 menjabat sebagai Customer Experience Division Head
• 2022 menjabat sebagai Customer Care Division Head
• 2020 menjabat sebagai Corporate Communication Department Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 16 April 2024
Dasar Hukum Pengangkatan
Eko Hapsoro Susilo SK No. 393/DIR/2024
Customer Experience Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 52 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Jakarta, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S1) Akuntansi dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Dr. Moechtar Talib (1995).
Pengalaman Kerja
• 2024 menjabat sebagai Central Operation Division Head
• 2023 menjabat sebagai Finance & Accounting Division Head
• 2022 menjabat sebagai PJ Finance & Accounting Division Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 01 November 2024
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 971/DIR/2024
Fatoni Hudhori
Central Operation Division Head
168 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 171
Laporan
Tahunan 2024
Warga Negara Indonesia, berusia 52 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Bekasi, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S1) Teknik Sipil dari Institut Teknologi Bandung (1995).
Pengalaman Kerja
• 2022 menjabat sebagai Sharia Banking Division Head
• 2021 menjabat sebagai Human Capital Management Division Head
• 2020 menjabat sebagai Commercial Business Centre Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 03 Januari 2022
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 01/DIR/2022
Abdul Firman
Sharia Banking Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 54 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Bekasi, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Akuntansi dari Universitas Padjadjaran (1993).
• Magister (S2) Manajemen Keuangan dari UGM & University of Kentucky USA
(2004).
Pengalaman Kerja
• 2024 menjabat sebagai Financial Institution & Capital Market Division Head
• 2019 menjabat sebagai Compliance & Governance Division Head
• 2018 menjabat sebagai PLT Compliance & Governance Division Head
• 2018 menjabat sebagai Deputy Internal Audit Division Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 15 Januari 2024
R. Wahyu B. Witjaksono Dasar Hukum Pengangkatan
Financial Institution & SK No. 11/DIR/2024
Capital Market Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 54 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Serpong, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Manajemen dari Universitas Brawijaya (1996).
• Magister (S2) Manajemen dari Universitas Indonesia (2005).
Pengalaman Kerja
• 2024 menjabat sebagai Compliance & Governance Division Head
• 2023 menjabat sebagai Regional Office Head VI (Jawa Tengah)
• 2022 menjabat sebagai Regional Office Head V (Sulawesi)
• 2021 menjabat sebagai Deputy Regional Manager Business, Regional Office V
(Sulawesi)
• 2020 menjabat sebagai Branch Manager KC Surabaya
• 2018 menjabat sebagai Branch Manager KC Denpasar
Periode Menjabat
Harman Soesanto Menjabat sejak: 15 Januari 2024
Compliance & Governance
Division Head Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 11/DIR/2024
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 169
Page 172
Profil
Perusahaan
Warga Negara Indonesia, berusia 41 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Tangerang, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Ilmu Komputer dari Universitas Bina Nusantara (2001).
• Magister (S2) Magister Manajemen, Universitas Bina Nusantara (2006).
Pengalaman Kerja
2021 menjabat sebagai Digital Channel Division Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 16 Juli 2021
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 595/DIR/2021
Tan Jacky Chen
Digital Banking Product
Development Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 41 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Tangerang, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Ilmu Komputer dari Universitas Bina Nusantara (2001).
• Magister (S2) Magister Manajemen, Universitas Bina Nusantara (2006).
Pengalaman Kerja
2021 menjabat sebagai Digital Channel Division Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 16 Juli 2021
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 595/DIR/2021
Tan Jacky Chen
Digital Banking Sales Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 51 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Jakarta, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S1) Ekonomi dari Universitas Islam Indonesia (1995).
Pengalaman Kerja
• 2024 menjabat sebagai Corporate Banking Division Head
• 2020 menjabat sebagai Commercial Banking Division Head
• 2018 menjabat sebagai Corporate & Loan Syndication Department Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 01 Oktober 2024
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 941/DIR/2024
Sri Astuti
Corporate Banking Division Head
170 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 173
Laporan
Tahunan 2024
Warga Negara Indonesia, berusia 53 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Bogor, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S1) Manajemen dari Universitas Bandar Lampung (1994).
Pengalaman Kerja
• 2024 menjabat sebagai Commercial Banking Division Head
• 2021 menjabat sebagai Corporate Syndication & Transaction Banking Division
Head
• 2020 menjabat sebagai PLT Internal Audit Division Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 01 Oktober 2024
Dasar Hukum Pengangkatan
Ricky RS Pattinggi SK No. 941/DIR/2024
Commercial Banking Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 53 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Tangerang, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S1) Teknik Industri dari Universitas Sumatera Utara (1996).
Pengalaman Kerja
• 2024 menjabat sebagai Large Institutional Funding Division Head
• 2022 menjabat sebagai Institutional Funding Division Head
• 2021 menjabat sebagai PJ Institutional Funding Division Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 03 Agustus 2023
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 627/DIR/2023
Erwinta Siswadi
Large Institutional Funding
Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 55 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Tangerang Selatan, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Ekonomi dari Universitas Padjadjaran (1991).
• Magister (S2) Manajemen Strategi dari ABFI Perbanas (2016).
Pengalaman Kerja
• 2024 menjabat sebagai Midsize Institution Funding Division Head
• 2023 menjabat sebagai Deputy Regional Manager Business, Regional Office
Jateng DIY
• 2023 menjabat sebagai Branch Manager KC Tangerang
• 2020 menjabat sebagai Branch Manager KC Jakarta Kuningan
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 01 Agustus 2024
Denny Kriswana Dasar Hukum Pengangkatan
Midsize Institution Funding SK No. 711/DIR/2024
Division Head
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 171
Page 174
Profil
Perusahaan
Warga Negara Indonesia, berusia 55 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Jakarta, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S1) Hukum dari Universitas Udayana (1993).
Pengalaman Kerja
• 2021 menjabat sebagai Credit Operations Division Head
• 2021 menjabat sebagai PJ Credit Operations Division Head
• 2019 menjabat sebagai Branch Manager Bekasi
• 2018 menjabat sebagai Deputy Regional Manager Business, Regional Office III
(Jawa Timur)
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 16 Agustus 2021
Dasar Hukum Pengangkatan
I Gusti Agung
SK No. 756/DIR/2021
Komang Tri Martha W
Credit Operations Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 49 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Jakarta, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S1) Finance & Economics dari University of Oregon (1996).
Pengalaman Kerja
• 2024 menjabat sebagai Retail Funding Division Head
• 2020 menjabat sebagai Wealth Management Division Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 01 Maret 2024
Dasar Hukum Pengangkatan
SPK No. 188/DIR/2024
Frengky Rosadrian
Peranginangin
Retail Funding Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 54 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Jakarta, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Ekonomi Pembangunan dari Universitas Padjadjaran (1995).
• Magister (S2) Manajemen dari Universitas Gadjah Mada (2004).
Pengalaman Kerja
• 2023 menjabat sebagai Mortgage & Secured Loan Division Head
• 2019 menjabat sebagai Subsidized Mortgage Lending Division Head
• 2018 menjabat sebagai Roll Out Project Lead
Periode Menjabat
Menjabat sejak : 01 Februari 2023
Dasar Hukum Pengangkatan
Mochamad Yut Penta SK No. 46/DIR/2023
Mortgage & Secured Loan
Division Head
172 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 175
Laporan
Tahunan 2024
Warga Negara Indonesia, berusia 48 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Jakarta, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S1) Sosial Ekonomi Perikanan dari Universitas Brawijaya (2000).
Pengalaman Kerja
2023 menjabat sebagai Personal Banking Division Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak : 09 Agustus 2023
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 103/DIR/2024
Nurkholis Wahyudi
Personal Banking Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 52 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Jakarta, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S1) Ekonomi dari Universitas Syiah Kuala (1997).
Pengalaman Kerja
• 2023 menjabat sebagai Subsidized Mortgage Division Head
• 2021 menjabat sebagai Small Medium Enterprise Banking Division Head
• 2020 menjabat sebagai Retail Credit Risk Division Head
• 2020 menjabat sebagai Consumer Collection, Recovery & Asset Sales Division
Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 01 November 2023
Dasar Hukum Pengangkatan
Budi Permana
SK No. 954/DIR/2023
Subsidized Mortgage Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 54 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Tangerang, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S1) Teknik Sipil dari Universitas Sumatera Utara (1996).
Pengalaman Kerja
• 2023 menjabat sebagai Small Medium Enterprise Banking Division Head
• 2023 menjabat sebagai Deputy Subsidized Mortgage Division
• 2023 menjabat sebagai Branch Manager KC Bekasi
• 2020 menjabat sebagai Branch Manager KC Tangerang
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 01 November 2023
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 954/DIR/2023
Roganda Sahat Mangapul
Siahaan
Small Medium Enterprise Banking
Division Head
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 173
Page 176
Profil
Perusahaan
Warga Negara Indonesia, berusia 52 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Tangerang, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Hukum dari Universitas Wijaya Kusuma Purwokerto (1995).
• Magister (S2) Manajemen Keuangan dari UGM & University of Kentucky USA
(2004).
Pengalaman Kerja
• 2024 menjabat sebagai Corporate Strategy & Planning Division Head
• 2021 menjabat sebagai Financial Institution & Capital Market Division Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 15 Januari 2024
Dasar Hukum Pengangkatan
Hasta Nugraha Utomo SK No. 11/DIR/2024
Corporate Strategy & Planning
Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 45 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Jakarta, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Teknik Sipil dari Institut Teknologi Sepuluh November (2002).
• Magister (S2) Master of Business Administration dari Universitas Gadjah Mada
(2023).
Pengalaman Kerja
• 2023 menjabat sebagai Consumer Collection, Recovery & Asset Sales 1 Division
Head
• 2020 menjabat sebagai Transformation Partnership Management Division
Head
• 2019 menjabat sebagai Enterprise Risk Management Division Head
• 2017 menjabat sebagai Retail Risk Division Head
Periode Menjabat
Erwin Dwi Kusuma Menjabat sejak: 05 Juni 2023
Consumer Collection, Recovery &
Asset Sales 1 Division Head Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 396/DIR/2023
Warga Negara Indonesia, berusia 43 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Jakarta, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S1) Sosial Ekonomi Pertanian dari Institut Pertanian Bogor (2004).
Pengalaman Kerja
• 2024 menjabat sebagai Pj Consumer Collection, Recovery & Asset Sales 2
Division Head
• 2023 menjabat sebagai Middle Bucket Department Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 01 Februari 2024
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 57/DIR/2024
Bramantyo Tri Adi Nugroho
Pj Consumer Collection, Recovery &
Asset Sales 2 Division Head
174 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 177
Laporan
Tahunan 2024
Warga Negara Indonesia, berusia 55 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Jakarta, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S1) Ekonomi Akuntansi dari Universitas Sebelas Maret (1993).
Pengalaman Kerja
• 2024 menjabat sebagai Commercial Asset Management Division Head
• 2021 menjabat sebagai Regional Office Head IV (Sumatera)
• 2021 menjabat sebagai Branch Manager KC Makassar
• 2019 menjabat sebagai Commercial Asset Management 1 Division Head
• 2018 menjabat sebagai Branch Manager KC Banjarmasin
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 01 Maret 2024
Dasar Hukum Pengangkatan
M. Amin Sholeh
SK No. 99/DIR/2024
Commercial Asset Management
Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 52 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Jakarta, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S1) Hukum dari Universitas Padjadjaran (1996).
Pengalaman Kerja
• 2024 menjabat sebagai Legal Division Head
• 2023 menjabat sebagai Commercial Asset Management Division Head
• 2022 menjabat sebagai Commercial Asset Management 1 Division Head
• 2020 menjabat sebagai Corporate Secretary Division Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 19 Februari 2024
Dasar Hukum Pengangkatan
Ari Kurniaman SK No. 99/DIR/2024
Legal Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 55 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Tangerang, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Ekonomi dari Universitas Indonesia (1996).
• Magister (S2) Master of Economic Studies dari University of Queensland Australia
(2002).
Pengalaman Kerja
• 2020 menjabat sebagai Investor Relations & Research Division Head dan Chief
Economist
• 2018 menjabat sebagai Investor Relations Department Head dan Chief
Economist
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 01 Februari 2020
Winang Budoyo
Investor Relations & Dasar Hukum Pengangkatan
Research Division Head SK No. 37/DIR/2020
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 175
Page 178
Profil
Perusahaan
Warga Negara Indonesia, berusia 51 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Jakarta, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S1) Teknik Lingkungan dari Institut Teknologi Bandung (1996).
Pengalaman Kerja
• 2021 menjabat sebagai Retail Credit Risk Division Head
• 2018 menjabat sebagai Corporate Strategy & Performance Management
Division Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 01 Juli 2021
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 596/DIR/2021
Beki Kanuwa
Retail Credit Risk Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 53 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Jakarta, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S1) Teknik Pertanian dari Universitas Gajah Mada (1996).
Pengalaman Kerja
• 2023 menjabat sebagai Wholesale Credit Risk Division Head
• 2021 menjabat sebagai Commercial Risk Division Head
• 2020 menjabat sebagai Branch Manager Jakarta Cawang
• 2018 menjabat sebagai Branch Manager Ciputat
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 03 Agustus 2023
Dasar Hukum Pengangkatan
Henri Ari Wibawa SK No. 627/DIR/2023
Wholesale Credit Risk Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 55 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Bekasi, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Teknik Industri dari Universitas Pasundan (1994).
• Magister (S2) Business Administration dari Universitas Gajah Mada (2019).
Pengalaman Kerja
• 2019 menjabat sebagai Policy, Procedure & BPR Division Head
• 2019 menjabat sebagai Policy & Procedure Desk Head
• 2018 menjabat sebagai PLT. Policy & Procedure Desk Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 16 September 2019
Dasar Hukum Pengangkatan
L. Esti Dwi Retnosari SK No. 998/DIR/2019
Policy & Procedure Division Head
176 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 179
Laporan
Tahunan 2024
Warga Negara Indonesia, berusia 53 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Bogor, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S1) Manajemen dari Universitas Bandar Lampung (1994).
Pengalaman Kerja
• 2024 menjabat sebagai Wholesale Transaction Division Head
• 2024 menjabat sebagai Commercial Banking Division Head
• 2021 menjabat sebagai Corporate Syndication & Transaction Banking Division
Head
• 2020 menjabat sebagai Deputy Internal Audit Division Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 05 Juni 2024
Dasar Hukum Pengangkatan
Ricky RS Pattinggi
SK No. 587/DIR/2024
Wholesale Transaction Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 44 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Cinere, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
Magister (S2) Ekonomi Keuangan dari University of Birmingham UK (2004).
Pengalaman Kerja
2024 menjabat sebagai Wealth Management Division Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 01 Maret 2024
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 360/DIR/2024
Meru Arumdalu
Wealth Management Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 45 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Jakarta, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S1) Teknik Industri dari Universitas Indonesia (2001).
Pengalaman Kerja
2024 menjabat sebagai Transformation & Partnership Management Division Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 22 April 2024
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 404/DIR/2024
Erika
Transformation & Partnership
Management Division Head
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 177
Page 180
Profil
Perusahaan
Warga Negara Indonesia, berusia 54 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Bekasi, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S1) Teknik Sipil dari Universitas Sebelas Maret (1994).
Pengalaman Kerja
• 2024 menjabat sebagai Digital & Operations Risk Management Division Head
• 2024 menjabat sebagai Pj Digital & Operations Risk Management Division Head
• 2023 menjabat sebagai Deputy Commercial Risk Division
• 2021 menjabat sebagai Branch Manager Bekasi
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 01 Agustus 2024
Dasar Hukum Pengangkatan
Agus Sumaryono SK No. 711/DIR/2024
Digital & Operations Risk
Management Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 57 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Jakarta, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S1) Ekonomi Pembangunan dari Universitas Lampung (1990).
Pengalaman Kerja
• 2024 menjabat sebagai Ketua Tim Strategi Pengembangan Syariah (TSPS)
• 2021 menjabat sebagai Corporate Strategy & Performance Management
Division Head
• 2020 menjabat sebagai Retail Funding & Service Division Head
• 2019 menjabat sebagai Branch Manager Kantor Cabang Bandung
• 2017 menjabat sebagai Strategy Planning Department Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 15 Januari 2024
Kusumarjono Dasar Hukum Pengangkatan
Ketua Tim Strategi Pengembangan SK No. 11/DIR/2024
Syariah (TSPS)
Warga Negara Indonesia, berusia 54 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Bekasi, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S1) Manajemen dari Universitas Sumatera Utara (1993).
Pengalaman Kerja
• 2022 menjabat sebagai Regional Office Head Kantor Wilayah Jawa Barat
• 2021 menjabat sebagai Commercial Asset Management 1 Division Head
• 2020 menjabat sebagai PJ Commercial Risk Division Head
• 2019 menjabat sebagai PJ Regional Office Head IV (Sumatera)
• 2018 menjabat sebagai Branch Manager Bekasi
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 11 Juli 2022
Dasar Hukum Pengangkatan
Benjamen Sihombing
SK No. 710/DIR/2022
Regional Office Head
Kantor Wilayah Jawa Barat
178 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 181
Laporan
Tahunan 2024
Warga Negara Indonesia, berusia 53 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Jakarta, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Ekonomi Manajemen dari Universitas Kristen Indonesia (1994).
• Magister (S2) Manajemen dari Universitas Jayabaya (2016).
Pengalaman Kerja
• 2024 menjabat sebagai Regional Office Head Kantor Wilayah Jakarta I
• 2024 menjabat sebagai PJ Regional Office Head Kantor Wilayah Jakarta I
• 2023 menjabat sebagai Deputy Regional Manager Business, Regional Office IV
(Sumatera)
• 2022 menjabat sebagai Branch Manager Jakarta Harmoni
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 01 Agustus 2024
Tiana Elma Hetty Dasar Hukum Pengangkatan
Regional Office Head SK No. 711/DIR/2024
Kantor Wilayah Jakarta I
Warga Negara Indonesia, berusia 52 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Jakarta, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S1) Ekonomi Manajemen dari Universitas Sumatera Utara (1994).
Pengalaman Kerja
• 2024 menjabat sebagai Regional Office Head Kantor Wilayah Jakarta II
• 2024 menjabat sebagai PJ Regional Office Head VI (Jateng - DIY)
• 2022 menjabat sebagai Deputy Regional Manager Business, Regional Office I
(Jawa Barat)
• 2021 menjabat sebagai Branch Manager Jakarta Harmoni
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 01 November 2024
Dasar Hukum Pengangkatan
Sri Soekminiarni
SK No. 971/DIR/2024
Regional Office Head
Kantor Wilayah Jakarta II
Warga Negara Indonesia, berusia 55 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Semarang, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S1) Ekonomi Akuntansi dari Universitas Sebelas Maret (1994).
Pengalaman Kerja
• 2024 menjabat sebagai PJ Regional Office Head Kantor Wilayah Jateng DIY
• 2023 menjabat sebagai Deputy Commercial Asset Management
• 2022 menjabat sebagai Deputy Commercial Banking
• 2020 menjabat sebagai Commercial Asset Document Department Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 01 November 2024
Dasar Hukum Pengangkatan
Waluyo SK No. 971/DIR/2024
PJ Regional Office Head
Kantor Wilayah Jateng DIY
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 179
Page 182
Profil
Perusahaan
Warga Negara Indonesia, berusia 55 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Surabaya, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Ekonomi Manajemen dari Universitas Sebelas Maret (1994).
• Magister (S2) Manajemen SDM dari Universitas Udayana (2007).
Pengalaman Kerja
• 2024 menjabat sebagai PJ Regional Office Head Kantor Wilayah Jatim Bali Nusra
• 2024 menjabat sebagai Deputy Regional Manager Business, Regional Office I
(Jawa Barat)
• 2023 menjabat sebagai Branch Manager Kelapa Gading Square
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 01 November 2024
Dasar Hukum Pengangkatan
Surasta
SK No. 971/DIR/2024
PJ Regional Office Head
Kantor Wilayah Jatim Bali Nusra
Warga Negara Indonesia, berusia 53 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Makassar, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S1) Teknik Pertambangan dari Institut Teknologi Bandung (1995).
Pengalaman Kerja
• 2023 menjabat sebagai Regional Office Head Kantor Wilayah Sulawesi Maluku
Papua
• 2021 menjabat sebagai Commercial Asset Management 2 Division Head
• 2020 menjabat sebagai PLT Regional Office Head III (Jawa Timur)
• 2019 menjabat sebagai Deputy Regional Manager Business, Regional Office III
(Jawa Timur)
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 05 Juni 2023
Paulus Hes
Regional Office Head Kantor Wilayah Dasar Hukum Pengangkatan
Sulawesi Maluku Papua SK No. 429/DIR/2023
Warga Negara Indonesia, berusia 52 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Medan, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S1) Teknik Sipil dari Universitas Islam Indonesia (1996).
Pengalaman Kerja
• 2024 menjabat sebagai Regional Office Head Kantor Wilayah Sumatera
• 2024 menjabat sebagai PJ Regional Office Head Kantor Wilayah Sumatera
• 2022 menjabat sebagai Deputy Mortgage & Secured Loan Division
• 2021 menjabat sebagai Branch Manager Kelapa Gading Square
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 01 November 2024
Dasar Hukum Pengangkatan
Dedy Lesmana SK No. 971/DIR/2024
Regional Office Head
Kantor Wilayah Sumatera
180 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 183
Laporan
Tahunan 2024
Warga Negara Indonesia, berusia 55 Tahun Per Desember 2024,
berdomisili di Balikpapan, Indonesia.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S1) Teknologi Pertanian dari Universitas Gadjah Mada Tahun 1995
Pengalaman Kerja
• 2024 menjabat sebagai Regional Office Head Kantor Wilayah Kalimantan
• 2024 menjabat sebagai PJ Regional Office Head Kantor Wilayah Kalimantan
• 2023 menjabat sebagai Deputy Regional Manager Business, Regional Office I
(Jakarta)
• 2022 menjabat sebagai Deputy Regional Manager Business, Regional Office V
(Sulawesi)
• 2021 menjabat sebagai Branch Manager Makassar
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 01 Agustus 2024
Hery Sarjito
Regional Office Head Dasar Hukum Pengangkatan
Kantor Wilayah Kalimantan SK No. 711/DIR/2024
Pejabat Dua Level di Bawah Direksi
Nama Unit Kerja Job Title
DIVISI
Lusiana Anjarsari Internal Audit Division Deputy Internal Audit Division Head
IT Strategic Planning &
Hatorangan David Hutajulu Deputy IT Strategic Planning & Development
Development Division
Ghulam Mahdi Muharram IT Operations Division Deputy IT Operations
Romeo Daniel Mekenru Van
Mortgage & Secure Loan Division Deputy Mortgage & Secured Loan Division
Enst
Katon Djoko Soekarsono Sharia Banking Division Sharia Information Technology Deputy
Ide Kusuma Pribadi Sharia Banking Division Sharia Financing Business Deputy
Cuk Hidayat Sharia Banking Division Sharia Operations & Asset Management Deputy
Asvianti Handaru W. Sharia Banking Division Sharia Funding Business Deputy
Achmad Zuchridin Commercial Banking Division Deputy Commercial Banking
Paulus Puspo Priyanto Credit Operations Division Deputy Credit Operations
Noor Ridlo Subsidized Mortgage Division Deputy SMD
Commercial Asset Management
Wiyaksono Deputy Commercial Asset Management
Division
Didi Rusliyadi Wholesale Credit Risk Division Deputy Wholesale Credit Risk
KANTOR WILAYAH
Fitri Novianty Ratna K Kantor Wilayah Jakarta I Deputy Regional Manager Business Kantor Wilayah Jakarta I
Deputy Regional Manager Service & Collection Kantor
M.Takdir Munir Kantor Wilayah Jakarta I
Wilayah Jakarta I
Daulat Marpaung Kantor Wilayah Jakarta II Deputy Regional Manager Business Kantor Wilayah Jakarta II
Deputy Regional Manager Service & Collection Kantor
Ciko Hadiantono Kantor Wilayah Jakarta II
Wilayah Jakarta II
Ratna Prima Dewi Kantor Wilayah Jawa Barat Deputy Regional Manager Business Kantor Wilayah Jawa Barat
Deputy Regional Manager Service & Collection Kantor
Wahyu Dwi Prasetyanto Kantor Wilayah Jawa Barat
Wilayah Jawa Barat
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 181
Page 184
Profil
Perusahaan
Nama Unit Kerja Job Title
Deputy Regional Manager Service & Collection Kantor
Wawan Kurniawan Kantor Wilayah Jateng DIY
Wilayah Jateng DIY
Bagus Hendri Setiawan Kantor Wilayah Jateng DIY Deputy Regional Manager Business Kantor Wilayah Jateng DIY
Deputy Regional Manager Business Kantor Wilayah Jatim
Carly Tambunan Kantor Wilayah Jatim Bali Nusra
Bali Nusra
Deputy Regional Manager Service & Collection Kantor
Ternamentha Sitepu Kantor Wilayah Jatim Bali Nusra
Wilayah Jatim Bali Nusra
Aries Tuti Kantor Wilayah Sumatera Deputy Regional Manager Business Kantor Wilayah Sumatera
Deputy Regional Manager Service & Collection Kantor
Imam Subiyantoro Kantor Wilayah Sumatera
Wilayah Sumatera
Kantor Wilayah Sulawesi Maluku Deputy Regional Manager Service & Collection Kantor
Noperman Sinaga
Papua Wilayah Sulawesi Maluku Papua
Kantor Wilayah Sulawesi Maluku Deputy Regional Manager Business Kantor Wilayah Sulawesi
Erik Budi Setiawan
Papua Maluku papua
Deputy Regional Manager Service & Collection Kantor
Didik Sudibyo Kantor Wilayah Kalimantan
Wilayah Kalimantan
Deputy Regional Manager Business Kantor Wilayah
Arjanto Kantor Wilayah Kalimantan
Kalimantan
Profil
Pegawai
Jumlah Pegawai Berdasarkan Jenis Kelamin
Tabel Jumlah Pegawai Berdasarkan Jenis Kelamin (dalam satuan orang)
Jenis Kelamin 2024 2023
Pria 6.560 6.288
Wanita 6.287 5.757
Jumlah 12.847 12.045
Jumlah Pegawai Berdasarkan Jabatan
Tabel Jumlah Pegawai Berdasarkan Jabatan (dalam satuan orang)
2024 2023
Jabatan
Pria Wanita Total Pria Wanita Total
Level 22 2 1 3 2 - 2
Level 19-21 114 26 140 134 24 158
Level 15-18 1.119 409 1.528 1.061 376 1.437
Level 13-14 1.718 1.215 2.933 1.762 1.149 2.911
182 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 185
Laporan
Tahunan 2024
2024 2023
Jabatan
Pria Wanita Total Pria Wanita Total
Level 11-12 2.895 3.548 6.443 2.574 3.129 5.703
Level 8-10 712 1.088 1.800 755 1.079 1.834
Jumlah 6.560 6.287 12.847 6.288 5.757 12.045
Jumlah Pegawai Berdasarkan Rentang Usia
Tabel Jumlah Pegawai Berdasarkan Rentang Usia (dalam satuan orang)
2024 2023
Rentang Usia
Pria Wanita Total Pria Wanita Total
≥ 51 681 218 899 720 231 951
31–50 3.713 2.764 6.477 3.284 2.536 5.820
≤ 30 2.166 3.305 5.471 2.284 2.990 5.274
Jumlah 6.560 6.287 12.847 6.288 5.757 12.045
Jumlah Pegawai Berdasarkan Tingkat Pendidikan
Tabel Jumlah Pegawai Berdasarkan Tingkat Pendidikan (dalam satuan orang)
2024 2023
Tingkat Pendidikan
Pria Wanita Total Pria Wanita Total
Pasca Sarjana 373 189 562 367 168 535
Sarjana 5.574 5.212 10.786 5.254 4.627 9.881
Sarjana Muda 511 706 1.217 539 734 1.273
SLTA 102 180 282 128 228 356
Jumlah 6.560 6.287 12.847 6.288 5.757 12.045
Jumlah Pegawai Berdasarkan Status Ketenagakerjaan
Tabel Jumlah Pegawai Berdasarkan Status Ketenagakerjaan (dalam satuan orang)
2024 2023
Status Ketenagakerjaan
Pria Wanita Total Pria Wanita Total
Tetap 6.485 6.214 12.699 5.984 5.286 11.270
Kontak 75 73 148 304 471 775
Jumlah Tanpa Pegawai
6.560 6.287 12.847 6.288 5.757 12.045
Outsource
Outsource 6.551 1.187 7.738 6.930 1.157 8.087
Jumlah Termasuk Pegawai
13.111 7.474 20.585 13.218 6.914 20.132
Outsource
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 183
Page 186
Profil
Perusahaan
Jumlah Pegawai Berdasarkan Masa Kerja
Tabel Jumlah Pegawai Berdasarkan Masa Kerja (dalam satuan orang)
2024 2023
Masa Kerja
Pria Wanita Total Pria Wanita Total
> 30th 124 80 204 50 58 108
Di atas 25th-30th 584 142 726 642 179 821
Di atas 20th-25th 0 0 0 129 21 150
Di atas 15th-20th 213 306 519 112 231 343
Di atas 10th-15th 1.473 1.519 2.992 1.046 1.345 2.391
Di atas 5th-10th 2.733 2.043 4.776 2.672 1.758 4.430
Di atas 0-5th 1.433 2.197 3.630 1.637 2.165 3.802
Jumlah 6.560 6.287 12.847 6.288 5.757 12.045
Komposisi
Pemegang Saham
Komposisi Pemegang Saham disajikan sebagai berikut:
Tabel Komposisi Pemegang Saham BTN Per 1 Januari 2024
Jumlah Jumlah Saham Persentase
Pemegang Saham
Pemegang Saham (Lembar) Kepemilikan (%)
LOKAL
Negara Republik Indonesia 1 8.420.666.648 60,00
Asuransi 73 200.280.053 1,43
Bank 3 11.412.489 0,08
Dana Pensiun 104 1.366.263.155 9,74
Koperasi 5 2.764.700 0,02
Perorangan Indonesia 55.885 1.921.912.997 13,69
Perseroan Terbatas 157 137.511.407 0,98
Reksadana 131 583.769.031 4,16
Yayasan 11 35.383.999 0,25
Sub Total 56.370 12.679.964.479 90,35
ASING
Badan Usaha Asing 185 1.351.005.210 9,63
Perorangan Asing 74 3.474.724 0,02
184 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 187
Laporan
Tahunan 2024
Jumlah Jumlah Saham Persentase
Pemegang Saham
Pemegang Saham (Lembar) Kepemilikan (%)
Sub Total 259 1.354.479.934 9,65
TOTAL 56.629 14.034.444.413 100,00
Tabel Komposisi Pemegang Saham BTN Per 31 Desember 2024
Jumlah Jumlah Saham Persentase
Pemegang Saham
Pemegang Saham (Lembar) Kepemilikan (%)
LOKAL
Negara Republik Indonesia 1 8.420.666.648 60,00
Asuransi 93 283.251.354 2,02
Bank 3 9.608.789 0,07
Dana Pensiun 108 1.331.751.166 9,49
Koperasi 3 1.016.500 0,01
Perorangan Indonesia 55.826 1.594.873.202 11,36
Perseroan Terbatas 153 115.739.035 0,82
Reksadana 150 744.706.029 5,31
Yayasan 15 26.954.630 0,19
Sub Total 56.351 4.107.900.705 89,27
ASING
Badan Usaha Asing 204 1.503.132.136 10,71
Perorangan Asing 71 2.744.924 0,02
Sub Total 275 1.505.877.060 10,73
TOTAL 56.627 14.034.444.413 100,00
Komposisi 20 Pemegang Saham Terbesar
Tabel Komposisi 20 Pemegang Saham Terbesar BTN Per 1 Januari 2024
Jumlah Persentase
No. Nama Investor Status Saham Kepemilikan
(Lembar) (%)
1. DJS KETENAGAKERJAAN PROGRAM JHT Lokal 389.275.808 2,77
2. PT TASPEN (ASURANSI) - AFS Lokal 362.166.723 2,58
3. PT TASPEN Lokal 332.835.794 2,37
4. REKSA DANA SUCORINVEST EQUITY FUND Lokal 237.196.100 1,69
JPMSE STOCK RE UCITS CLT RE-HANDELSBANKENTILLVAXTMARKNAD
5. Asing 166.610.040 1,19
TEMA
6. REKSA DANA SAM DANA CERDAS Lokal 86.500.058 0,62
7. DJS KETENAGAKERJAAN PROGRAM JP Lokal 77.756.000 0,55
8. JPMCB NA RE - VANGUARD EMERGING MARKETSSTOCK INDEX FUND Asing 66.560.556 0,47
9. DP BTN II Lokal 63.301.800 0,45
10. JPMCB NA RE-VANGUARD TOTAL INTERNATIONALSTOCK INDEX FUND Asing 62.390.184 0,44
11. NT TST CO S/A LSV EMERGING MARKETS EQUITY FUND, LP Asing 61.460.400 0,44
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 185
Page 188
Profil
Perusahaan
Jumlah Persentase
No. Nama Investor Status Saham Kepemilikan
(Lembar) (%)
12. BNYM RE VANDERBILT UNIVERSITY Asing 60.723.800 0,43
13. STATE STREET BANK-ISHARES CORE MSCI EMERGING MARKETS ETF Asing 53.781.176 0,38
14. BNYM RE BNYMLB RE EMPLOYEES PROVIDENTFDBOARD-2039927326 Asing 52.862.458 0,38
15. JPMCB NA RE - REB EMERGING MARKETS FINANCIALS FUND, LP Asing 49.607.900 0,35
CITIBANK NEW YORK S/A EMERGING MARKETS CORE EQUITY PORTFOLIO
16. Asing 48.371.154 0,34
OF DFA INV DIMENSIO
17. STATE STREET BANK-CALIFORNIA STATE TEACHERS RETIREMENT SYSTEM Asing 42.207.800 0,30
STATE STREET BANK-LORD ABBETT SECURITIESTRUST LORD ABBETT
18. Asing 41.619.000 0,30
INTERNATIONAL OPPORTU
CITIBANK NEW YORK S/A GEORGETOWN EMERGING MARKETS FUND
19. Asing 37.500.000 0,27
SPC, LTD.-XING LONG FUND
CITIBANK NEW YORK S/A DIMENSIONAL EMERGING MARKETS VALUE
20. Asing 31.550.815 0,22
FUND
Tabel Komposisi 20 Pemegang Saham Terbesar BTN Per 31 Desember 2024
Jumlah Persentase
No. Nama Investor Status Saham Kepemilikan
(Lembar) (%)
1. DJS KETENAGAKERJAAN PROGRAM JHT Lokal 389.275.808 2,77
2. PT TASPEN (ASURANSI) - AFS Lokal 362.166.723 2,58
3. PT. TASPEN Lokal 332.835.794 2,37
4. REKSA DANA SUCORINVEST EQUITY FUND Lokal 206.156.100 1,47
5. JPMSE STOCK RE UCITS CLT RE-HANDELSBANKEN Asing 156.224.839 1,11
6. REKSA DANA SAM DANA CERDAS Lokal 84.750.058 0,60
7. DJS KETENAGAKERJAAN PROGRAM JP Lokal 77.756.000 0,55
8. NTC-ARTEMIS SMARTGARP GLOBAL EMERGING MARKETS EQUITY FUND Asing 75.530.000 0,54
9. JPMCB NA RE - VANGUARD EMERGING MARKETS Asing 66.560.556 0,47
10. JPMCB NA RE-VANGUARD TOTAL INTERNATIONAL Asing 65.330.984 0,47
11. NTC-LSV EMERGING MARKETS EQUITY FUND, LP Asing 61.460.400 0,44
12. BNYM RE BNYMLB RE EMPLOYEES PROVIDENTFD Asing 57.337.558 0,41
13. JPMCB NA RE - REB EMERGING MARKETS FINANCIALS FUND Asing 57.264.150 0,41
14. BNYM RE VANDERBILT UNIVERSITY Asing 55.523.100 0,40
15. CITIBANK NEW YORK S/A EMERGING MARKETS CORE EQUITY Asing 54.408.154 0,39
16. SSB 2Q27 ISHARES CORE MSCI EMERGING MARKETS Asing 54.042.776 0,39
17. SSB SBG6 SWEDBANK ROBUR SMALL CAP EMERGING MARKETS Asing 50.000.000 0,36
18. REKSA DANA ASHMORE SAHAM SEJAHTERA NUSANTARA Lokal 43.438.800 0,31
19. RETAIL INDIVIDUAL Lokal 38.406.500 0,27
20. REKSA DANA ASHMORE DANA EKUITAS NUSANTARA Lokal 36.759.600 0,26
186 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 189
Laporan
Tahunan 2024
Komposisi Pemegang Saham 5% atau Lebih
Tabel Komposisi Pemegang Saham 5% atau Lebih BTN per 1 Januari 2024
Nama Investor Jumlah Saham (Lembar) Persentase Kepemilikan (%)
Negara Republik Indonesia 8.420.666.648 60,00
Tabel Komposisi Pemegang Saham 5% atau Lebih BTN per 31 Desember 2024
Nama Investor Jumlah Saham (Lembar) Persentase Kepemilikan (%)
Negara Republik Indonesia 8.420.666.648 60,00
Komposisi Pemegang Saham Masyarakat Kurang dari 5%
Tabel Komposisi Kelompok Pemegang Saham Masyarakat Kurang dari 5% per 1 Januari 2024
Jumlah Jumlah Saham Persentase
Pemegang Saham
Pemegang Saham (Lembar) Kepemilikan (%)
LOKAL
Asuransi 73 200.280.053 1,43
Bank 3 11.412.489 0,08
Dana Pensiun 104 1.366.263.155 9,74
Koperasi 5 2.764.700 0,02
Perorangan Indonesia 55.885 1.921.912.997 13,69
Perseroan Terbatas 157 137.511.407 0,98
Reksadana 131 583.769.031 4,16
Yayasan 11 35.383.999 0,25
Sub Total 56.369 4.259.297.831 30,35%
ASING
Badan Usaha Asing 185 1.351.005.210 9,63%
Perorangan Asing 74 3.474.724 0,02%
Sub Total 259 1.354.479.934 9,65%
TOTAL 56.628 5.613.777.765 40,00%
Tabel Komposisi Kelompok Pemegang Saham Masyarakat Kurang dari 5% per 31 Desember 2024
Jumlah Jumlah Saham Persentase
Pemegang Saham
Pemegang Saham (Lembar) Kepemilikan (%)
LOKAL
Asuransi 93 283.251.354 2,02
Bank 3 9.608.789 0,07
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 187
Page 190
Profil
Perusahaan
Jumlah Jumlah Saham Persentase
Pemegang Saham
Pemegang Saham (Lembar) Kepemilikan (%)
Dana Pensiun 108 1.331.751.166 9,49
Koperasi 3 1.016.500 0,01
Perorangan Indonesia 55.826 1.594.873.202 11,36
Perseroan Terbatas 153 115.739.035 0,82
Reksadana 150 744.706.029 5,31
Yayasan 15 26.954.630 0,19
Sub Total 56.351 4.107.900.705 29,27%
ASING
Badan Usaha Asing 204 1.503.132.136 10,71
Perorangan Asing 71 2.744.924 0,02
Sub Total 275 1.505.877.060 10,73
TOTAL 56.626 5.613.777.765 40,00%
Kepemilikan Saham oleh Dewan Komisaris dan Direksi
Tabel Kepemilikan Saham Dewan Komisaris dan Direksi BTN per 1 Januari 2024
Jumlah Saham Persentase
No. Nama Jabatan
(Lembar) Kepemilikan (%)
DIREKSI
1. Nixon L.P. Napitupulu Direktur Utama 4.250.500 0,0302862
2. Oni Febriarto Rahardjo Wakil Direktur Utama 308.000 0,0021946
3. Andi Nirwoto Direktur IT and Digital 1.822.161 0,0129835
4. Elisabeth Novie Riswanti Direktur Asset Management 1.733.200 0,0123496
5. Jasmin Direktur Distribution and Funding 2.848.030 0,0202931
6. Setiyo Wibowo Direktur Risk Management 1.892.700 0,0134861
7. Hirwandi Gafar Direktur Consumer 1.763.314 0,0125642
8. Nofry Rony Poetra Direktur Finance 2.531.022 0,0180344
Direktur Human Capital,
9. Eko Waluyo 1.871.964 0,0133384
Compliance and Legal
10. Hakim Putratama Direktur Institutional Banking - -
DEWAN KOMISARIS
1. Chandra M. Hamzah Komisaris Utama/Independen - -
Wakil Komisaris Utama/
2. Iqbal Latanro - -
Independen
3. Armand B. Arief Komisaris Independen - -
4. Sentot A. Sentausa Komisaris Independen - -
5. Andin Hadiyanto Komisaris - -
6. Herry Trisaputra Zuna Komisaris 404.600 0,0028829
7. Himawan Arief Sugoto Komisaris 404.600 0,0028829
8. M Yusuf Permana* Komisaris - -
TOTAL 19.830.091 0,1412959
*) Berhenti menjabat sejak tanggal 4 Maret 2024 dan dikukuhkan pada RUPS Tahunan 2024.
188 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 191
Laporan
Tahunan 2024
Tabel Kepemilikan Saham Dewan Komisaris dan Direksi BTN per 31 Desember 2024
Jumlah Saham Persentase
No. Nama Jabatan
(Lembar) Kepemilikan (%)
DIREKSI
1. Nixon L.P. Napitupulu Direktur Utama 5.399.000 0,0384696
2. Oni Febriarto Rahardjo Wakil Direktur Utama 1.149.100 0,0081877
3. Andi Nirwoto Direktur Information Technology 2.818.561 0,0200832
4. Elisabeth Novie Riswanti Direktur Assets Management 2.729.600 0,0194493
Direktur Distribution and
5. Jasmin 3.844.430 0,0273928
Institutional Funding
6. Setiyo Wibowo Direktur Risk Management 2.889.100 0,0205858
7. Hirwandi Gafar Direktur Consumer 2.759.714 0,0196639
8. Nofry Rony Poetra Direktur Finance 3.527.422 0,0251340
Direktur Human Capital,
9. Eko Waluyo 2.868.364 0,0204380
Compliance and Legal
Direktur Operations & Customer
10. Hakim Putratama 794.400 0,0056604
Experience
11. Muhammad Iqbal Direktur SME & Retail Funding - -
DEWAN KOMISARIS
1. Chandra M. Hamzah Komisaris Utama/Independen - -
Wakil Komisaris Utama/
2. Iqbal Latanro - -
Independen
3. Armand B. Arief Komisaris Independen - -
4. Sentot A. Sentausa Komisaris Independen - -
5. Adi Sulistyowati Komisaris Independen - -
6. Bambang Widjanarko Komisaris Independen - -
7. Andin Hadiyanto Komisaris - -
8. Herry Trisaputra Zuna Komisaris 879.300 0,0062653
9. Himawan Arief Sugoto Komisaris 879.300 0,0062653
TOTAL
Sampai dengan Desember 2024, tidak terdapat kepemilikan saham tidak langsung oleh Direksi dan Dewan Komisaris
Perseroan.
Kepemilikan Saham oleh Senior Manajemen
Tabel Kepemilikan Saham Senior Manajemen BTN Per 31 Desember 2024
Jumlah Saham Persentase
No. Nama Jabatan
(Lembar) Kepemilikan (%)
1. Benny Yoslim SEVP Wholesale Banking 911.500 0,0064947
2. Alex Sofjan Noor SEVP Operations 1.540.026 0,0109732
3. Thomas Wahyudi SEVP Digital Business 268.500 0,0019132
Sampai dengan 31 Desember 2024, Senior Manajemen BTN tidak memiliki kepemilikan saham tidak langsung.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 189
Page 192
Profil
Perusahaan
Klasifikasi Pemegang Saham
Tabel Klasifikasi Pemegang Saham BTN Per 31 Desember 2024
Jumlah Jumlah Saham Persentase
Pemegang Saham
Pemegang Saham (Lembar) Kepemilikan (%)
Institusi Lokal 526 10.933.694.151 77,91
Institusi Asing 204 1.503.132.136 10,71
Individu Lokal 55.826 1.594.873.202 11,36
Individu Asing 71 2.744.924 0,02
Total 56.627 14.034.444.413 100,00
Pemilik Manfaat
Pemilik manfaat Perseroan adalah Pemerintah Republik Indonesia, dalam hal ini Menteri BUMN ditunjuk dan atau
diberi kuasa untuk mewakili Pemerintah Republik Indonesia.
Pemegang Saham Utama
dan Pengendali
Kepemilikan saham mayoritas Perseroan dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia dengan kepemilikan saham
sebesar 60,00%. Dengan demikian, Pemegang Saham Utama dan Pengendali Perseroan adalah Pemerintah Republik
Indonesia sehingga tidak terdapat Pemegang Saham Utama dan Pengendali secara tidak langsung.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
60 %
Pemerintah
Republik Indonesia*
*) Pemilik Manfaat
190 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 193
Laporan
Tahunan 2024
Daftar Entitas Anak, Entitas Asosiasi
dan Perusahaan Ventura Bersama
Per 31 Desember 2024 maupun tanggal disampaikannya perusahaan asosiasi, perusahaan ventura bersama
data/informasi ini, Perseroan tidak memiliki Entitas beserta persentase kepemilikan saham, bidang usaha,
Anak dan/atau Entitas Asosiasi. Dengan demikian, total aset, dan status operasi entitas anak, perusahaan
tidak terdapat informasi terkait nama entitas anak, asosiasi, perusahaan ventura bersama.
Informasi
Kelompok Usaha Bank
Per 31 Desember 2024, Perseroan belum merupakan keterkaitan kepengurusan dalam Kelompok Usaha
Kelompok Usaha Bank, sehingga tidak terdapat Bank dan pemegang saham yang bertindak atas nama
informasi struktur Kelompok Usaha Bank, struktur pemegang saham lain.
Struktur
Grup Perusahaan
60% 40%
Pemerintah Publik, masing-masing
Republik Indonesia kurang dari 5%
Per 31 Desember 2024, Perseroan tidak memiliki Entitas Anak, Entitas Asosiasi, Joint Venture dan Special Purpose
Vehicle (SPV).
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 191
Page 194
Profil
Perusahaan
Kronologi
Penerbitan Saham
Pencatatan Saham Perdana (Initial Public Offering/IPO)
Perseroan mencatatkan sahamnya pertama kali di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 17 Desember 2009 dengan
menawarkan 2.360.057.000 lembar saham Seri B atau 27,08% dari modal ditempatkan, dengan harga penawaran
Rp800 per lembar saham kepada masyarakat. Pencapaian IPO (Initial Public Offering) tersebut mendapatkan
sambutan yang sangat baik dari masyarakat, yang ditandai dengan oversubscribe sebanyak 2,04 kali dengan nilai
proceed sebesar Rp1,88 triliun. Hal tersebut mendapatkan penghargaan “Best IPO in Indonesia 2009” dari majalah The
Asset dan “Mid Cap/IPO Deal of The Year in Southeast Asia 2009” dari Publisher Alpha South Asia (Hong Kong).
Aksi Korporasi : Penawaran Umum Saham Perdana (Initial Public Offering/IPO)
Tahun Penerbitan Saham : 17 Desember 2009
Jumlah Saham yang Ditawarkan : 2.360.057.000 lembar saham Seri B atau 27,08% dari modal ditempatkan
Nilai Nominal Saham : Rp500 per lembar saham
Harga Penawaran : Rp800 per lembar saham
Jumlah Saham Sebelum IPO : 0 lembar saham
Jumlah Saham Tercatat Setelah IPO : 8.623.285.575 lembar saham Seri B
Pencatatan Bursa : Bursa Efek Indonesia
Penawaran Umum Terbatas I – Rights Issue
Pada tanggal 23 November 2012, Perseroan melakukan meningkatkan jumlah saham publik yang diperjual
aksi korporasi berupa Penawaran Umum Terbatas belikan (floating shares). Kondisi ini akan meningkatkan
I (PUT I) kepada para pemegang saham Perseroan kapitalisasi pasar dan likuiditas saham BBTN di pasar
dalam rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih modal sekaligus untuk mendukung pertumbuhan
Dahulu (HMETD) atau Rights Issue dengan tujuan untuk kredit, sehingga dapat menambah minat investor untuk
memperkuat struktur permodalan dan juga untuk berinvestasi lebih pada saham BBTN.
Penawaran Umum Terbatas I - Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
Aksi Korporasi :
(HMETD)/Rights Issue
Jumlah Saham yang Ditawarkan : 1.512.857.500 Saham Seri B
Nilai Nominal Saham : Rp500
Harga Pelaksanaan : Rp1.235
Jumlah Saham Tercatat Sebelum Rights Issue : 8.859.291.500
Jumlah Saham Tercatat Setelah Rights Issue : 10.481.074.500 lembar saham
Jumlah Dana (Proceeds) Diterima : Rp1.868.379.012.500
Rasio Konversi : 555.000 Saham Lama berhak atas 94.943 HMETD
14,61% sebelum pelaksanaan MESOP dan sebesar 16,49% setelah
Dilusi Kepemilikan :
pelaksanaan MESOP
Periode Perdagangan HMETD : 23 - 29 November 2012
Periode Pelaksanaan HMETD : 23 - 29 November 2012
Tanggal Pencatatan Efek di Bursa : 23 November 2012
Pencatatan Bursa : Bursa Efek Indonesia
Pembeli Siaga : PT Bahana Securities, PT Danareksa Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas
192 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 195
Laporan
Tahunan 2024
Penawaran Umum Terbatas II – Rights Issue
Pada tanggal 28 Desember 2022, Perseroan melakukan Dahulu (HMETD) atau Rights Issue dengan tujuan untuk
aksi korporasi berupa Penambahan Modal dengan memperkuat struktur permodalan Perseroan dalam
Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II meningkatkan penyaluran jumlah kredit dan/atau
(PMHMETD II) kepada para pemegang saham Perseroan pinjaman.
dalam rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih
Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih
Aksi Korporasi :
Dahulu II (“PMHMETD II”)
Sebanyak-banyaknya 3.444.444.413 (Tiga Milyar Empat Ratus Empat Puluh
Jumlah Saham yang Ditawarkan : Empat Juta Empat Ratus Empat Puluh Empat Ribu Empat Ratus Tiga Belas)
saham baru Seri B
Nilai Nominal Saham : Rp500,- (lima ratus Rupiah)
Harga Pelaksanaan : Rp1.200,- (seribu dua ratus Rupiah)
Jumlah Saham Tercatat Sebelum Rights Issue : 10.590.000.000 (sepuluh miliar lima ratus sembilan puluh juta) saham
14.034.444.413 (empat belas miliar tiga puluh empat juta empat ratus
Jumlah Saham Tercatat Setelah Rights Issue :
empat puluh empat ribu empat ratus tiga belas) saham
Nilai PMN sebesar Rp2.479.999.997.600,- (Dua Triliun Empat Ratus Tujuh
Puluh Sembilan Miliar Sembilan Ratus Sembilan Puluh Sembilan Juta
Sembilan Ratus Sembilan Puluh Tujuh Ribu Enam Ratus Rupiah)
Nilai Rights Issue :
Nilai partisipasi publik sebesar Rp1.653.333.295.600,- (Satu Triliun Enam
Ratus Lima Puluh Tiga Miliar Tiga Ratus Tiga Puluh Tiga Juta Dua Ratus
Sembilan Puluh Lima Ribu Enam Ratus Rupiah)
Rp4.133.333.295.600,- (Empat Triliun Seratus Tiga Puluh Tiga Miliar Tiga
Jumlah Dana (Proceeds) Diterima : Ratus Tiga Puluh Tiga Juta Dua Ratus Sembilan Puluh Lima Ribu Enam
Ratus Rupiah)
Setiap pemegang 100.000.000 (seratus juta) Saham Lama berhak
mendapatkan 32.525.443 (tiga puluh dua juta lima ratus dua puluh lima
Rasio Konversi : ribu empat ratus empat puluh tiga) HMETD, dimana setiap 1 (satu) HMETD
memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 (satu)
Saham Baru.
Pemegang saham yang tidak menggunakan haknya akan mengalami
Dilusi Kepemilikan : penurunan persentase kepemilikan maksimum sebesar 24,54% (Dua
Puluh Empat Koma Lima Empat Persen)
Periode Perdagangan HMETD : 28 Desember 2022 - 5 Januari 2023
Periode Pelaksanaan HMETD : 28 Desember 2022 - 5 Januari 2023
Tanggal Pencatatan Efek di Bursa : 28 Desember 2022
Pencatatan Bursa : Bursa Efek Indonesia
Pembeli Siaga : PT CIMB Niaga Sekuritas
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 193
Page 196
Profil
Perusahaan
Kronologis Penerbitan/Pencatatan Saham BTN
Harga
Nilai Nominal
No. Periode Keterangan Saham Penawaran
(Rp)
(Rp)
1. Sebelum IPO - - -
2. 17 Desember 2009 Penawaran Umum Perdana Saham Biasa Seri B 500 800
3. 4 Februari 2011 Realisasi Program MESOP Saham Biasa Seri B 500 855
4. 4 Oktober 2011 Realisasi Program MESOP Saham Biasa Seri B 500 855
5. 1 Februari 2012 Realisasi Program MESOP Saham Biasa Seri B 500 1.297
6. 1 Mei 2012 Realisasi Program MESOP Saham Biasa Seri B 500 -
Penawaran
7. 23 November 2012 Saham Biasa Seri B 500 1.235
Umum Terbatas I/Rights Issue
8. 1 Februari 2013 Realisasi Program MESOP Saham Biasa Seri B 500 1.098
9. 1 Juli 2013 Realisasi Program MESOP Saham Biasa Seri B 500 -
10. 1 Februari 2014 Realisasi Program MESOP Saham Biasa Seri B 500 -
11. 1 Juli 2014 Realisasi Program MESOP Saham Biasa Seri B 500 -
12. 2 Februari 2015 Realisasi Program MESOP Saham Biasa Seri B 500 -
13. 1 Juli 2015 Realisasi Program MESOP Saham Biasa Seri B 500 -
14. 1 Februari 2016 Realisasi Program MESOP Saham Biasa Seri B 500 1.098
Penawaran Umum Terbatas II/
15. 28 Desember 2022 Saham Biasa Seri B 500 1.200
Rights Issue
Kronologi Penerbitan
dan/atau Pencatatan Obligasi serta Efek Lainnya
Kronologi pencatatan efek lainnya yang dilakukan Perseroan terdiri dari pencatatan Obligasi, Sekuritisasi KPR, dan
Negotiable Certificate of Deposit (NCD), dengan kronologis sebagai berikut.
Kronologi Penerbitan Obligasi
Tabel Kronologi Penerbitan Obligasi BTN
Tanggal
Distribusi Jumlah
Tenor Mata
Uraian Obligasi Obligasi Harga Penawaran
(Tahun) Uang
secara (Jutaan)
Elektronik
Obligasi Bank BTN I Tahun 1989 25 Juli 1989 5 Rp 50.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Obligasi Bank BTN II Tahun 1990 - 5 Rp 50.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Obligasi Bank BTN III Tahun 1991 - 5 Rp 50.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Obligasi Bank BTN IV Tahun 1991 - 5 Rp 100.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Obligasi Bank BTN V Tahun 1993 - 5 Rp 150.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
194 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 197
Laporan
Tahunan 2024
Modal Ditempatkan dan Disetor
Jumlah Saham yang
Diterbitkan (lembar) Total Nilai Total Harga Penawaran
Jumlah Saham (lembar)
Nominal (Rp) (Rp)
- 6.354.000.000 3.177.000.000.000 -
2.360.057.000 8.714.057.000 4.357.028.500.000 1.888.045.600.000
95.015.000 8.809.072.000 4.404.536.000.000 81.237.825.000
26.898.500 8.835.970.500 4.417.985.250.000 22.998.217.500
2.544.500 8.838.515.000 4.419.257.500.000 3.300.216.500
5.068.000 8.843.583.000 4.421.791.500.000 -
1.512.857.500 10.356.440.500 5.178.220.250.000 1.868.379.012.500
206.420.500 10.562.861.000 5.281.430.500.000 226.649.709.000
1.992.500 10.564.853.500 5.282.426.750.000 -
407.000 10.565.260.500 5.282.630.250.000 -
2.435.500 10.567.696.000 5.283.848.000.000 -
24.500 10.567.720.500 5.283.860.250.000 -
14.624.500 10.582.345.000 5.291.172.500.000 -
7.655.000 10.590.000.000 5.295.000.000.000 8.405.190.000
3.444.444.413 14.034.444.413 7.017.222.206.500 4.133.333.259.600
Peringkat
Tanggal Jatuh Status
Tingkat Suku Bunga Wali Amanat
Tempo Pembayaran
2024 2023
25 Juli 1994 18,75% tetap Lunas - - -
1 Juni 1995 16,25% tetap Lunas - - -
11 November 1996 20,00% tetap Lunas - - -
23 Januari 1996 17,00% tetap Lunas - - -
15,25% tetap untuk tahun pertama
31 Juli 1998 dan kedua, mengambang untuk Lunas - - -
tahun berikutnya hingga jatuh Tempo
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 195
Page 198
Profil
Perusahaan
Tanggal
Distribusi Jumlah
Tenor Mata
Uraian Obligasi Obligasi Harga Penawaran
(Tahun) Uang
secara (Jutaan)
Elektronik
Obligasi Bank BTN VI Tahun 1995 - 5 Rp 350.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Obligasi Bank BTN VII Tahun 1996 - 5 Rp 200.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Obligasi Bank BTN VIII Tahun 1997 - 5 Rp 400.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Obligasi Bank BTN IX Tahun 2003 - 5 Rp 750.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Obligasi Bank BTN X Tahun 2004 - 5 Rp 750.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Obligasi Subordinasi BTN I Tahun 2004 - 10 Rp 250.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Obligasi BTN XI Tahun 2005 - 5 Rp 750.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Obligasi Bank BTN XII Tahun 2006 - 10 Rp 1.000.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Obligasi Bank BTN XIII Tahun 2009
- 3 Rp 300.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Seri A
Obligasi Bank BTN XIII Tahun 2009
- 4 Rp 300.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Seri B
Obligasi Bank BTN XIII Tahun 2009
- 5 Rp 900.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Seri C
Obligasi Bank BTN XIV Tahun 2010 11 Juni 2010 10 Rp 1.650.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Obligasi Bank BTN XV Tahun 2011 28 Juni 2011 10 Rp 1.300.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Obligasi Berkelanjutan I Bank BTN
5 Juni 2012 10 Rp 2.000.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap I Tahun 2012
Obligasi Berkelanjuta I Bank BTN
27 Maret 2013 10 Rp 2.000.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap II Tahun 2013
Obligasi Berkelanjutan II Bank BTN
3 Rp 900.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap I Tahun 2015 Seri A
Obligasi Berkelanjutan II Bank BTN
8 Juli 2015 5 Rp 500.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap I Tahun 2015 Seri B
Obligasi Berkelanjutan II Bank BTN
8 Juli 2015 7 Rp 800.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap I Tahun 2015 Seri C
Obligasi Berkelanjutan II Bank BTN
8 Juli 2015 10 Rp 800.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap I Tahun 2015 Seri D
Obligasi Berkelanjutan II Bank BTN 30 Agustus
3 Rp 1.347.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap II Tahun 2016 Seri A 2016
Obligasi Berkelanjutan II Bank BTN 30 Agustus
5 Rp 1.653.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap II Tahun 2016 Seri B 2016
Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN 13 Juli
3 Rp 1.466.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap I Tahun 2017 Seri A 2017
Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN 13 Juli
5 Rp 1.295.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap I Tahun 2017 Seri B 2017
Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN 13 Juli
7 Rp 853.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap I Tahun 2017 Seri C 2017
Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN 13 Juli
10 Rp 1.386.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap I Tahun 2017 Seri D 2017
196 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 199
Laporan
Tahunan 2024
Peringkat
Tanggal Jatuh Status
Tingkat Suku Bunga Wali Amanat
Tempo Pembayaran
2024 2023
17,25% tetap untuk tahun pertama,
21 Desember 2000 mengambang untuk tahun Lunas - - -
berikutnya hingga jatuh tempo
17,125% tetap untuk tahun pertama,
22 Juli 2001 mengambang untuk tahun Lunas - - -
berikutnya hingga jatuh tempo
18 Juli 2002 14,15% tetap Lunas - - -
2 Oktober 2008 12,50% tetap Lunas - - -
25 Mei 2009 12,20% tetap Lunas - - -
12,60% tetap untuk tahun pertama
sampai tahun kelima, 22,60% tetap
untuk tahun ke enam sampai tahun
25 Mei 2014* Lunas - - -
kesepuluh jika Bank tidak melakukan
opsi beli pada tahun kelima sejak
tanggal penerbitan
6 Juli 2010 12,00% tetap Lunas - - Bank Mega
19 September
12,75% tetap Lunas - - Bank Mega
2016
29 Mei 2012 11,75% tetap Lunas - - Bank Mega
29 Mei 2013 12,00% tetap Lunas - - Bank Mega
29 Mei 2014 12,25% tetap Lunas - - Bank Mega
11 Juni 2020 10,25% tetap Lunas - - Bank Mega
28 Juni 2021 9,50% tetap Lunas - - Bank Mega
5 Juni 2022 7,90% tetap Lunas - - Bank Mega
27 Maret 2023 7,90% tetap Lunas - AA+(idn) Bank Mega
8 Juli 2018 9,625% tetap Lunas - - Bank Mega
8 Juli 2020 9,875% tetap Lunas - - Bank Mega
8 Juli 2022 10,00% tetap Lunas - - Bank Mega
Belum Jatuh
8 Juli 2025 10,50% tetap AA+(idn) AA+(idn) Bank Mega
Tempo
30 Agustus 2019 8,20% tetap Lunas - - Bank Mega
30 Agustus 2021 8,75% tetap Lunas - - Bank Mega
13 Juli 2020 8,30% tetap Lunas - - Bank BJB
13 Juli 2022 8,50% tetap Lunas - - Bank BJB
13 Juli 2024 8,70% tetap Lunas - AA+(idn) Bank BJB
Belum Jatuh
13 Juli 2027 8,90% tetap AA+(idn) AA+(idn) Bank BJB
Tempo
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 197
Page 200
Profil
Perusahaan
Tanggal
Distribusi Jumlah
Tenor Mata
Uraian Obligasi Obligasi Harga Penawaran
(Tahun) Uang
secara (Jutaan)
Elektronik
Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN 28 Juni
370 Hari Rp 1.756.500 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap II Tahun 2019 Seri A 2019
Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN 28 Juni
3 Rp 1.168.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap II Tahun 2019 Seri B 2019
Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN 28 Juni
5 Rp 1.219.500 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap II Tahun 2019 Seri C 2019
23 Januari
Junior Global Bond Bank BTN 5 USD 300 100% dari jumlah pokok Obligasi
2020
Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN 19 Agustus
370 (hari) Rp 577.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap I Tahun 2020 Seri A 2020
Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN 19 Agustus
3 Rp 727.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap I Tahun 2020 Seri B 2020
Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN 19 Agustus
5 Rp 196.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap I Tahun 2020 Seri C 2020
Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN
24 Mei 2022 3 Rp 600.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap II Tahun 2022 seri A
Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN
24 Mei 2022 5 Rp 400.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap II Tahun 2022 seri B
Catatan:
- Rating Efek-efek dalam negeri yang outstanding di Tahun 2024 menggunakan rating dari Fitch.
- Rating Junior Global Bond BTN (USD) yang diterbitkan outstanding di Tahun 2024 menggunakan rating dari Moody’s.
* Perseroan telah melakukan opsi beli kembali pada 25 Mei 2009.
Kronologi Penerbitan Sukuk
Tabel Kronologi Penerbitan Sukuk BTN
Tanggal Distribusi Tenor Jumlah Sukuk
Uraian Mata Uang
Sukuk secara Elektronik (bulan) (Jutaan Rp)
Sukuk BTN I
28 Juli 2023 159 Rp 92.553
Tahun 2023 Tahap I
Sukuk BTN I
27 Desember 2023 156 Rp 175.039
Tahun 2023 Tahap II
198 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 201
Laporan
Tahunan 2024
Peringkat
Tanggal Jatuh Status
Tingkat Suku Bunga Wali Amanat
Tempo Pembayaran
2024 2023
8 Juli 2020 7,750% tetap Lunas - - Bank Mega
28 Juni 2022 8,750% tetap Lunas - - Bank Mega
28 Juni 2024 9,000% tetap Lunas - AA+(idn) Bank Mega
Citicorp
Belum Jatuh
23 Januari 2025 4,20% Ba3 Ba3 International
Tempo
Limited
29 Agustus 2021 6,75% Lunas - - Bank BJB
19 Agustus 2023 7,80% Lunas - AA+(idn) Bank BJB
Belum Jatuh
19 Agustus 2025 8,40% AA+(idn) AA+(idn) Bank BJB
Tempo
Belum Jatuh
24 Mei 2025 5,50% AA+(idn) AA+(idn) Bank BJB
Tempo
Belum Jatuh
24 Mei 2027 6,0% AA+(idn) AA+(idn) Bank BJB
Tempo
Nama Bursa Tempat Obligasi Perusahaan Dicatatkan
- Seluruh Obligasi Dalam Negeri BTN dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia.
- Junior Global Bond BTN dicatatkan pada SGX (Singapore Exchange).
Tanggal Status
Tingkat Nisbah Keterangan
Jatuh Tempo Pembayaran
11,00% dari Pendapatan yang dibagihasilkan
Belum Surat Berharga ini tidak dirating dan
28 Oktober 2036 dengan indikasi bagi hasil sebesar ekuivalen
Jatuh Tempo tidak dilakukan penawaran umum.
0,55% per tahun.
27,40% dari Pendapatan yang dibagihasilkan
27 Desember Belum Surat Berharga ini tidak dirating dan
dengan indikasi bagi hasil sebesar ekuivalen
2036 Jatuh Tempo tidak dilakukan penawaran umum.
1,37% per tahun.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 199
Page 202
Profil
Perusahaan
Kronologis Pencatatan Sekuritisasi KPR
Perseroan telah melakukan sekuritisasi atas tagihan KPR melalui skema Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset
(KIK-EBA) dan skema Efek Beragunan Aset Berbentuk Surat Partisipasi (EBA-SP), dengan rincian sebagai berikut:
Tabel Kronologi Pencatatan Sekuritisasi KPR BTN
No. Transaksi Sekuritisasi Nominal Total (Rp) Kelas Nominal (Rp)
A 100.000.000.000
1. KIK-EBA DSMF 01 111.111.108.501
B 11.111.108.501
A 360.000.000.000
2. KIK-EBA DSMF 02 391.305.329.159
B 31.305.329.159
A 688.500.000.000
3. KIK-EBA DBTN 01 750.000.230.717
B 61.500.230.717
A 645.000.000.000
4. KIK-EBA DBTN 02 703.450.414.156
B 58.450.414.156
A 925.000.000.000
5. KIK-EBA DBTN 03 1.000.000.005.997
B 75.000.005.997
A1 403.000.000.000
6. KIK-EBA DBTN 04 1.000.000.005.941 A2 525.000.000.000
B 72.000.005.941
A1 723.500.000.000
7. KIK-EBA DBTN 05 1.500.000.001.615 A2 647.500.000.000
B 129.000.001.615
A 181.600.000.000
8. EBA-SP SMF-BTN 01 200.000.000.041
B 18.400.000.041
A1 400.000.000.000
9. EBA-SP SMF-BTN 02 1.000.000.000.000 A2 513.000.000.000
B 87.000.000.000
A1 200.000.000.000
10. EBA-SP SMF-BTN 03 1.000.000.000.000 A2 713.000.000.000
B 87.000.000.000
A1 700.000.000.000
11. EBA-SP SMF-BTN 04 2.000.000.000.000 A2 1.124.000.000.000
B 176.000.000.000
A1 574.000.000.000
A2 1.142.000.000.000
12. EBA-SP SMF-BTN 05 2.000.000.000.000
M 24.000.000.000
B 260.000.000.000
A 576.734.000.000
13. EBA-SP SMF-BTN 06 631.000.543.015
B 54.266.543.015
200 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 203
Laporan
Tahunan 2024
Peringkat
Tanggal Transaksi Jatuh Tempo Average Life Kupon Kelas A
Kelas A
11 Februari 2009* 10 Januari 2018 5,30 13,000% id
AAA
10 November 2009* 10 Desember 2019 5,63 11,000% id
AAA
27 December 2010* 27 September 2019 5,35 9,250% id
AAA
16 November 2011* 27 Februari 2021 5,94 8,750% id
AAA
12 December 2012* 07 Januari 2023 6,35 7,750% id
AAA
A1 = 8,90%
20 Desember 2013* 26 Februari 2022 5,57 id
AAA
A2 = 9,50%
A1 = 10%
28 November 2014 *
07 September 2025 AAA
6,72 id
A2 = 10,25%
27 November 2015 07 Maret 2022 3,95 8,60% id
AAA
A1 = 8,15%
31 Oktober 2016 27 Juni 2027 7,05 id
AAA
A2 = 8,75%
A1 = 8,00%
28 April 2017 07 Januari 2028 7,78 id
AAA
A2 = 8,40%
A1 = 7,00%
28 Februari 2018 07 Mei 2029 7,03 id
AAA
A2 = 7,50%
A1 = 8,50%
id
AAA
A2 = 8,75%
27 November 2019 07 Mei 2032 9,09
M = 10,40% id
A
30 Desember 2020 07 Juli 2032 6,08 6,50% id
AAA
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 201
Page 204
Profil
Perusahaan
No. Transaksi Sekuritisasi Nominal Total (Rp) Kelas Nominal (Rp)
A 452.500.000.000
14. EBA-SP SMF-BTN 07 500.000.001.416
B 47.500.001.416
A 544.800.000.000
15. EBA-SP SMF-BTN 08 600.000.020.055
B 55.200.020.055
Jumlah 13.386.867.660.613 13.386.867.660.613
Bank sebagai Penyedia Jasa dalam transaksi sekuritisasi telah melaksanakan opsi clean-up call sesuai ketentuan.
*
Kronologi Penerbitan Negotiable Certificate of Deposit
Tabel Kronologi Pencatatan Negotiable Certificate of Deposit
Jenis NCD Nominal Penerbitan (Rp) Tanggal Transaksi Seri
NCD Tahap I 625.000.000.000 5 Desember 2014 A
B
C
NCD Tahap II 1.005.000.000.000 26 Februari 2015 A
B
C
D
NCD Tahap III 500.000.000.000 17 Februari 2015 E
NCD Tahap IV 1.110.000.000.000 30 April 2015 A
B
C
NCD Tahap I 2016 740.000.000.000 9 Juni 2016 A
NCD Tahap II 2016 1.115.000.000.000 5 Agustus 2016 A
B
C
NCD Tahap III 2016 371.000.000.000 30 November 2016 A
B
NCD Tahap IV 2016 500.000.000.000 29 Desember 2016 A
B
NCD Tahap V 2016 500.000.000.000 30 Desember 2016 -
NCD Tahap I 2017 1.735.000.000.000 21 Februari 2017 A
B
NCD Tahap III 2017 550.000.000.000 3 Oktober 2017 -
NCD Tahap II 2017 1.050.000.000.000 5 Oktober 2017 A
B
202 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 205
Laporan
Tahunan 2024
Peringkat
Tanggal Transaksi Jatuh Tempo Average Life Kupon Kelas A
Kelas A
id
AAA
23 Desember 2022 07 Januari 2034 5,66 7,70%
id
AAA
26 September 2023 07 Agustus 2035 7,44 6,65% id
AAA
Jangka Waktu Jatuh Tempo Rate Nominal Per Seri
6 bulan 4 Juni 2015 9,00% 280.000.000.000
12 bulan 27 November 2015 9,25% 45.000.000.000
15 bulan 26 Februari 2016 9,50% 300.000.000.000
6 bulan 26 Agustus 2015 9,00% 470.000.000.000
12 bulan 18 Februari 2016 9,25% 85.000.000.000
15 bulan 19 Mei 2016 9,50% 10.000.000.000
18 bulan 18 Agustus 2016 9,70% 440.000.000.000
5 bulan 15 Juli 2015 9,00% 500.000.000.000
6 bulan 30 Oktober 2015 8,75% 330.000.000.000
12 bulan 2 Mei 2016 9,00% 620.000.000.000
18 bulan 31 Oktober 2016 9,25% 160.000.000.000
3 bulan 9 September 2016 6,85% 740.000.000.000
3 bulan 3 November 2016 7,19% 440.000.000.000
6 bulan 1 Februari 2017 7,47% 275.000.000.000
12 bulan 10 Agustus 2017 7,80% 400.000.000.000
3 bulan 28 Februari 2017 7,04% 20.000.000.000
6 bulan 29 Mei 2017 7,26% 351.000.000.000
3 bulan 29 Maret 2017 7,75% 315.000.000.000
6 bulan 3 Juli 2017 7,74% 185.000.000.000
6 bulan 3 Juli 2017 7,73% 500.000.000.000
6 bulan 22 Agustus 2017 7,28% 1.195.000.000.000
12 bulan 16 Februari 2018 7,43% 540.000.000.000
12 bulan 2 Oktober 2018 6,50% 550.000.000.000
6 bulan 3 April 2018 6,00% 230.000.000.000
12 bulan 5 Oktober 2018 6,25% 820.000.000.000
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 203
Page 206
Profil
Perusahaan
Jenis NCD Nominal Penerbitan (Rp) Tanggal Transaksi Seri
NCD Tahap IV 2017 540.000.000.000 13 Desember 2017 A
B
NCD Tahap I 2018 1.440.000.000.000 3 April 2018 A
NCD Tahap II 2018 690.000.000.000 18 Juli 2018 A
B
NCD Tahap III 2018 2.020.000.000.000 5 November 2018 A
B
C
NCD Tahap IV 2018 340.000.000.000 10 Desember 2018 A
B
NCD Tahap I Tahun 2023 1.500.000.000.000 20 Oktober 2023 A
B
C
Jumlah 14.831.000.000.000
Kronologi Penerbitan Long Term Notes (LTN)
Penerbitan Long Term Notes (LTN) BTN ditujukan kepada investor tunggal BP Tapera, sebagai reimburse sumber dana
BP Tapera bagi penyaluran KPR Tapera. Dengan demikian LTN merupakan Efek bersifat utang yang diterbitkan tanpa
melalui proses Penawaran Umum dan tidak diperingkat.
Tabel Kronologi Penerbitan Long Term Notes (LTN) BTN
Jumlah
Tanggal Distribusi LTN Tenor Mata
Uraian LTN (Rp
secara Elektronik (Bulan) Uang
Ribuan)
LTN BTN Tahun 2021 Tahap I 17 Desember 2021 186 Rp 10.185.851
LTN BTN II Tahun 2022 Seri A 12 Juli 2022 171 Rp 47.740.325
LTN BTN II Tahun 2022 Seri B 12 Juli 2022 177 Rp 79.378.706
LTN BTN III Tahap I Tahun 2022 14 Desember 2022 177 Rp 210.866.282
LTN BTN III Tahap II Tahun 2022 28 Desember 2022 171 Rp 131.184.885
LTN BTN IV Tahap I Tahun 2023 28 Juli 2023 165 Rp 35.898.139
LTN BTN IV Tahap II Tahun 2023 15 September 2023 168 Rp 404.745.014
LTN BTN IV Tahap III Tahun 2023 – Seri A 27 Desember 2023 180 Rp 6.241.671.188
LTN BTN IV Tahap III Tahun 2023 – Seri B 27 Desember 2023 168 Rp 234.541.750.854
LTN BTN IV Tahun 2024 Tahap IV 07 Mei 2024 171 Rp 203.350.626.300
LTN BTN IV Tahun 2024 Tahap V 27 September 2024 171 Rp 312.678.083.000
LTN BTN IV Tahun 2024 Tahap VI 23 Desember 2024 168 Rp 147.909.042.000
Keterangan: Surat Berharga LTN BTN tidak dirating dan diterbitkan melalui penawaran terbatas kepada BP Tapera.
204 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 207
Laporan
Tahunan 2024
Jangka Waktu Jatuh Tempo Rate Nominal Per Seri
6 bulan 12 Juni 2018 5,90% 160.000.000.000
12 bulan 13 Desember 2018 6,20% 320.000.000.000
6 bulan 2 Oktober 2018 5,90% 830.000.000.000
6 bulan 15 Januari 2019 7,60% 520.000.000.000
12 bulan 16 Juli 2019 7,70% 170.000.000.000
6 bulan 7 Mei 2019 8,30% 1.340.000.000.000
9 bulan 2 Agustus 2019 8,40% 170.000.000.000
12 bulan 5 November 2019 8,50% 510.000.000.000
3 bulan 12 Maret 2019 8,00% 80.000.000.000
6 bulan 11 Juni 2019 8,40% 260.000.000.000
6 bulan 17 April 2024 6,40% 500.000.000.000
9 bulan 16 Juli 2024 6,45% 70.000.000.000
12 bulan 21 Oktober 2024 6,53% 930.000.000.000
16.331.000.000.000
Tanggal Tingkat
Status
Jatuh Suku Keterangan
Pembayaran
Tempo Bunga
17 Juni 2037 1,37% tetap Belum Jatuh Tempo Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak dilakukan penawaran umum
12 Oktober 2036 1,37% tetap Belum Jatuh Tempo Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak dilakukan penawaran umum
12 April 2037 0,55% tetap Belum Jatuh Tempo Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak dilakukan penawaran umum
14 Juni 2037 0,55% tetap Belum Jatuh Tempo Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak dilakukan penawaran umum
28 Maret 2037 0,55% tetap Belum Jatuh Tempo Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak dilakukan penawaran umum
28 April 2037 0,55% tetap Belum Jatuh Tempo Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak dilakukan penawaran umum
15 September 2037 1,37% tetap Belum Jatuh Tempo Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak dilakukan penawaran umum
27 Desember 2038 0,55% tetap Belum Jatuh Tempo Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak dilakukan penawaran umum
27 Desember 2037 1,37% tetap Belum Jatuh Tempo Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak dilakukan penawaran umum
07 Agustus 2038 1,37% tetap Belum Jatuh Tempo Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak dilakukan penawaran umum
27 Desember 2038 1,37% tetap Belum Jatuh Tempo Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak dilakukan penawaran umum
23 Desember 2038 1,37% tetap Belum Jatuh Tempo Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak dilakukan penawaran umum
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 205
Page 208
Profil
Perusahaan
Informasi Penggunaan Jasa Akuntan Publik (AP)
dan Kantor Akuntan Publik (KAP)
Nama KAP KAP Purwantono, Sungkoro & Surja
Jaringan Asosiasi Ernst & Young Global Limited
Indonesia Stock Exchange Building Tower 2, 5th Floor
Alamat KAP
Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190, Indonesia
Nama AP Christophorus Alvin Kossim
Periode Penugasan KAP Periode ke-10
Periode Penugasan AP Periode ke-2
Jasa Audit General Audit Tahun Buku 2024
Jasa Non Audit Tidak memiliki jasa non audit
Fee Audit Rp5.075.000.000
Fee Non Audit -
Lembaga
dan/atau Profesi Penunjang
BANK KUSTODIAN
Nama : PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
: Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 1, Lantai 5. Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190,
Alamat Indonesia
Telepon : (021) 5152855
Faksimili : (021) 52991199
Email : helpdesk@ksei.co.id
Situs Web : www.ksei.co.id
Bentuk Jasa : Kustodian dan Agen Pembayaran
Periode Penugasan : Sepanjang umur Efek Bersifat Utang
206 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 209
Laporan
Tahunan 2024
Nama : PT Penilai Harga Efek Indonesia
: Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 2, Lantai GF. Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190,
Alamat Indonesia
Telepon : (021) 5155620
Faksimili : (021) 5155026
Email : enquiries@phei.co.id
Situs Web : www.phei.co.id
Bentuk Jasa : Penyedia harga efek Indonesia
Periode Penugasan : Sepanjang umur efek bersifat utang.
Nama : PT Bursa Efek Indonesia (CTP – PLTE)
: Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 1, Lantai 6. Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190,
Alamat Indonesia
Telepon : (021) 150515 (Nasional)
Faksimili : -
Email : contactcenter@idx.co.id
Situs Web : Idx.co.id
Bentuk Jasa : Penyedia pelaporan atas transaksi efek
Periode Penugasan : Sepanjang umur efek bersifat utang.
BIRO ADMINISTRASI EFEK
Nama : PT Datindo Entrycom
Alamat : Jl. Hayam Wuruk No.28, Lantai 2 Jakarta 10120 - Indonesia
Telepon : (021) 3508077
Faksimili : (021) 3508077
Email : corporatesecretary@datindo.com
Situs Web : https://www.datindo.com
Bentuk Jasa : Biro Administrasi Efek untuk Saham
Periode Penugasan : 9 Desember 2009 – sekarang
WALI AMANAT
Nama : PT Bank Mega Tbk
Alamat : Menara Bank Mega, Jl. Kapten P. Tendean No. 12-14A, Jakarta 12790, Indonesia
Telepon : (021) 79175000
Faksimili : (021) 79187100
Email : waliamanat@bankmega.com
Situs Web : www.bankmega.com
Bentuk Jasa : Wali Amanat Obligasi
Periode Penugasan : Sepanjang Umur Obligasi
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 207
Page 210
Profil
Perusahaan
Nama : PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB)
Alamat : Sinarmas MSIG Tower Lantai 9, Jl. Jend. Sudirman kav. 21, Jakarta Selatan, lndonesia
Telepon : (021) 5228737 Ext. 101
Faksimili : (021) 5228738
Email : -
Situs Web : www.bankbjb.co.id
Bentuk Jasa : Wali Amanat Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan
Periode Penugasan : Sepanjang Umur Obligasi
Nama : Citicorp International Limited
: 20th Floor, Citi Tower, One Bay East
Alamat 83 Hoi Bun Road, Kwun Tong
Kowloon, Hong Kong
Telepon : -
Faksimili : (+852) 2323 0279
Email : -
Situs Web : -
Bentuk Jasa : Trustee Junior Global Bond 2020
Periode Penugasan : Sepanjang umur Junior Global Bond
Nama : PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Alamat : Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 36-38 Jakarta 12190, Indonesia
Telepon : (62-21) 526 5045, 526 5095
Faksimili : (62-21) 527 447, 527 5577
Email : fundaccounting@bankmandiri.co.id
Situs Web : -
Bentuk Jasa : Wali Amanat dan Bank Kustodian Sekuritisasi EBA (Efek Beragun Aset)
Periode Penugasan : Sepanjang umur EBA
Nama : PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Alamat : Jl. Jendral Sudirman No. 44-46 Tromol Pos 1094 / 1000 Jakarta 10210
Telepon : 2510244, 25100254
Faksimili : 2500065, 2500077
208 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 211
Laporan
Tahunan 2024
Email : custody_mf@corp.bri.co.id
Situs Web : -
Bentuk Jasa : Wali Amanat dan Bank Kustodian Sekuritisasi EBA (Efek Beragun Aset)
Periode Penugasan : Sepanjang umur EBA
PEMERINGKAT EFEK
Nama : PT Fitch Ratings Indonesia
Alamat : DBS Bank Tower 24th Floor Suite 2403, Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5, Jakarta 12940 Indonesia
Telepon : (021) 29886800
Faksimili : (021) 29886822
Email : -
Situs Web : www.fitchratings.com
Bentuk Jasa : Pemeringkat
Periode Penugasan : Sepanjang umur Obligasi
Nama : Moody’s Investor Service Singapore Pte. Ltd
: 50 Raffles Place #23-06
Alamat Singapore Land Tower
Singapore 48623
Telepon : -
Faksimili : -
Email : -
Situs Web : www.moodys.com
Bentuk Jasa : Pemeringkat
Periode Penugasan : Sepanjang umur Junior Global Bond
Nama : PT Pemeringkat Efek Indonesia
: Equity Tower Lt. 30, Sudirman Business District, Lot 9, Jl. Jend. Sudirman Kav. 52 – 53, Jakarta
Alamat Selatan 12190, Indonesia
Telepon : (021) 509 68469
Faksimili : (021) 509 68468
Email : -
Situs Web : www.pefindo.com
Bentuk Jasa : Pemeringkat
Periode Penugasan : -
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 209
Page 212
Profil
Perusahaan
KONSULTAN HUKUM
Nama : Hadiputranto, Hadinoto & Partners
: Pacific Century Place Level 35 Sudirman Central Business District Lot 10
Alamat Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53 Jakarta 12190 Indonesia
Telepon : (021) 29608888
Faksimili : (021) 29608999
Email : -
Situs Web : www.hhp.co.id
Bentuk Jasa : Konsultasi Hukum
Periode Penugasan :
KONSULTAN HUKUM ON CALL
Nama : UMBRA
Alamat : Telkom Landmark Tower, Tower 2, 49th Floor, Jl. Gatot Subroto Kav 52, Jakarta 12710
Telepon : (021) 5082 0999
Faksimili : -
Email : raditya@umbra.law
Situs Web : www.umbra.law
: Jasa Konsultan Hukum dalam rangka pendampingan pelaksanaan penyusunan Kajian &
Bentuk Jasa Dokumen Transaksi Pembelian Sukuk disertai Penjualan Aset Bermasalah (“Project Tiger”)
Periode Penugasan : 26 Februari 2024 s.d 28 Februari 2024
Nama : PwC Legal Indonesia
Alamat : WTC 3, Jalan Jenderal Sudirman Kavling 29-31 Jakarta 12920
Telepon : 021 50992901
Faksimili : -
Email : contact.us@id.pwc.com , indra.allen@pwc.com
Situs Web : www.pwc.com
: Pendampingan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2023 (RUPST Tahun Buku
Bentuk Jasa 2023)
Periode Penugasan : 19 Januari 2024 s.d pemberitahuan risalah RUPST Tahun Buku 2023
210 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 213
Laporan
Tahunan 2024
Nama : Bagus Enrico & Partners
: Menara Rajawali Lantai 15, CBD Mega Kuningan, Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Kav. 5.1,
Alamat Jakarta
Telepon : 021 29885959
Faksimili : -
Email : bagus@bepartners.co.id
Situs Web : www.bepartners.co.id
: Pendampingan pelaksanaan penyusunan Kajian Hukum terkait Aspek Hukum dan Mitigasi Risiko
Hukum atas Penggunaan Teknologi dan Sistem Blockchain pada Produk dan Aktivitas, usulan
Bentuk Jasa penerapan beserta penyesuaian ketentuan sebagai landasan Penggunaan Teknologi dan
Sistem Blockchain pada Produk dan Aktivitas BTN.
Periode Penugasan : 31 Mei 2024 s.d 30 September 2024
Nama : Rakhmat Suroso Adinugraha Advocates (RSA Advocates)
Alamat : Sopo Del Office, Tower A – Level 23 Jalan Mega Kuningan Barat III Lot. 10. 1-6 Jakarta 12950
Telepon : 021 50806596/97
Faksimili : -
Email : Ferry.rajagukguk@rsadvocates.co.id
Situs Web : rsadvocates.co.id
Bentuk Jasa : Konsultan Hukum Dalam Rangka Pendampingan Penyusunan Buku Putih Project Tiger BTN
Periode Penugasan : 1 Februari 2024 s.d 1 April 2024
Nama : Hielmy Izzudin dan Rekan
Alamat : Kav PTB DKI F2/28 Pondok Kelapa, Jakarta Timur
Telepon : 0812 8883 7972
Faksimili : -
Email : Hielmyizzudin.law@gmail.com
Situs Web : -
: Penyusunan Petunjuk Teknis tentang Pengadaan Konsultan Hukum, Penyusunan Petunjuk Teknis
Bentuk Jasa dan Manual Book tentang Penanganan Permasalahan Hukum.
Periode Penugasan : 26 Februari 2024 s.d 30 Oktober 2024
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 211
Page 214
Profil
Perusahaan
NOTARIS
Nama : Siti Rayhana, SH
: Riviera Timur No. 1 Cluster La Bella, Riviera Village, Jl. Gading Golf Boulevard, Gading Serpong,
Alamat Cihuni, Kec. Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten 15332
Telepon : (021) 55687610
Faksimili : -
Email : siti.rayhana@yahoo.co.id
Situs Web : N/A
Bentuk Jasa : Menerbitkan Akta Perjanjian Kredit dari PT. Bank Central Asia
Periode Penugasan : Sampai dengan masing – masing transaksi selesai.
Nama : Sari Bhirawati, SH
Alamat : Jl. Wijaya I No. 56, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12170
Telepon : (021) 7226108
Faksimili : -
Email : kantornotarissaribhirawati@gmail.com
Situs Web : -
: Menerbitkan Akta Perjanjian Kerja Sama antara PT Asuransi Jasa Raharja Putera dengan PT Bank
Bentuk Jasa Tabungan Negara (Persero) Tbk.
Periode Penugasan : 25 September 2023
Nama : Ashoya Ratam, SH., MKn
Alamat : Jl. Suryo No. 54 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12180
Telepon : (021) 29236060
Faksimili : (021) 29236070
Email : notaris@ashoyaratam.com
Situs Web : N/A
Bentuk Jasa : Notaris Penunjang RUPS
Periode Penugasan : -
212 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 215
Laporan
Tahunan 2024
Penghargaan
dan Sertifikasi
Penghargaan
No. Nama Penghargaan Acara Penyelenggara Tanggal
Living Legend Company in Developing Solid
Indonesia Living Legend
1 Housing Financial Services Ecosystem Through Warta Ekonomi 31 Januari 2024
Company Award 2024
Continues Innovation
The Best KBMI 3 Bank in Satisfaction Loyalty and Infobank 7th Satisfaction
2 Infobank 1 Februari 2024
Engagement (SLE) Index 2024 Loyalty Engagement MRI
Infobank 7th Satisfaction
3 The Most Satisfying KBMI 3 Bank in ATM Service Infobank 1 Februari 2024
Loyalty Engagement MRI
Infobank 7th Satisfaction
4 The Most Satisfying KBMI 3 in Teller Service Infobank 1 Februari 2024
Loyalty Engagement MRI
Infobank 7th Satisfaction 1 Februari 2024
5 The 2nd Best KBMI in Marketing Engagement Infobank
Loyalty Engagement MRI
The 2nd Most Satisfying KBMI 3 Bank in Branch Infobank 7th Satisfaction 1 Februari 2024
6 Infobank
Office Loyalty Engagement MRI
Infobank 7th Satisfaction
7 The Best KBMI 3 Bank in Customer Loyalty Infobank 1 Februari 2024
Loyalty Engagement MRI
Infobank 7th Satisfaction
8 The Best KBMI 3 Bank In Customer Engagement Infobank 1 Februari 2024
Loyalty Engagement MRI
The 3rd Most Satisfying KBMI 3 Bank In Mobile Infobank 7th Satisfaction
9 Infobank 1 Februari 2024
Banking Loyalty Engagement MRI
The Most Satisfying KBMI 3 Bank In Customer Infobank 7th Satisfaction
10 Infobank 1 Februari 2024
Services Loyalty Engagement MRI
Infobank 7th Satisfaction
11 The Best KBMI 3 Bank In Brand Interactivity Infobank 1 Februari 2024
Loyalty Engagement MRI
Infobank 7th Satisfaction
12 The Best KBMI 3 in Customer Satisfaction Infobank 1 Februari 2024
Loyalty Engagement MRI
The 2nd Best KBMI 3 Bank In Marketing Infobank 7th Satisfaction
13 Infobank 1 Februari 2024
Engagement Loyalty Engagement MRI
BUMN Corporate Communications & Social Media & Corporate
14 Kementerian BUMN 7 Maret 2024
Sustainability Summit 2024- BCOMMS24 Campaign
20 Lembaga /Korporasi Terpopuler di Media
15 PR Indonesia Award 2024 PR Indonesia 7 Maret 2024
Cetak/Online Versi PR Indonesia Award
Silver Winner Sektor BUMN
Kategori Owned Media
16 PR Indonesia Award 2024 PR Indonesia 7 Maret 2024
SubKategori E-Magazine
(Paras december edition)
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 213
Page 216
Profil
Perusahaan
No. Nama Penghargaan Acara Penyelenggara Tanggal
Bronze Winner, Sektor BUMN
17 Kategori: Laporan Tahunan PR Indonesia Award 2024 PR Indonesia 7 Maret 2024
Sub Kategori : Annual Report
BUMN Track X PPM
18 The Best CEO Leading Change Innovation Anugerah BUMN 2024 13 Maret 2024
Management
BUMN Track X PPM
19 Transformasi Digital Perusahaan Terbaik Anugerah BUMN 2024 13 Maret 2024
Management
BUMN Track X PPM
20 Bisnis Perusahaan Terbaik Anugerah BUMN 2024 13 Maret 2024
Management
Nixon LP Napitupulu
21 Indonesia Best 50 CEO Awards 2024 in KBMI 3 Indonesia Best CEO Award The Iconomics 21 Maret 2024
Category
Indonesia Corporate
Platinum Award Score 93,82 Very Excellent
22 Secretary & Communication Economic Review 28 Maret 2024
Kategori SOE, Bank Public company
Award IX 2024
Nixon LP Napitupulu
Digital Technology & Forum Digital BUMN
23 The Best CEO for Corporate Digital 4 April 2024
Innovation Award 2024 (Fordigi) dan itech
Transformation Of The Year (Banking Industries)
The Greatest Champions of Digital
Digital Technology & Forum Digital BUMN
24 Transformation & Innovation Excellence 4 April 2024
Innovation Award 2024 (Fordigi) dan itech
(Banking Industries)
Digital Technology & Forum Digital BUMN
25 The Best IT Leadership (Banking Industries) 4 April 2024
Innovation Award 2024 (Fordigi) dan itech
Andi Nirwoto
Digital Technology & Forum Digital BUMN
26 The Best Chief Information Technology Officer of 4 April 2024
Innovation Award 2024 (Fordigi) dan itech
The Year
The Best Wealth Management Conventional Digital Brand Award 2024
27 Infobank 5 April 2024
Bank KBMI 3 Aset Class >200Tt
Platinum Trophy/The Best Conventional Bank in
28 Digital Brand Award 2024 Infobank 5 April 2024
Digital Brand/10 Years in a Row/2015-2024
The Highest Digital Index Sharia Business Unit
29 Digital Brand Award 2024 Infobank 5 April 2024
(BTN Syariah)
The Highest Digital Index/Savings Account
30 Digital Brand Award 2024 Infobank 5 April 2024
Conventional Bank
The Highest Digital Index/Wealth Management
31 Digital Brand Award 2024 Infobank 5 April 2024
Conventional Bank
32 The Best Conventional Bank KBMI 3 Digital Brand Award 2024 Infobank 5 April 2024
33 The Best Debit Card Conventional Bank KBMI 3 Digital Brand Award 2024 Infobank 5 April 2024
34 The Best Deposit Conventional Bank KBMI 3 Digital Brand Award 2024 Infobank 5 April 2024
The Best Mortgage Loan Conventional Bank
35 Digital Brand Award 2024 Infobank 5 April 2024
KBMI 3
214 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 217
Laporan
Tahunan 2024
No. Nama Penghargaan Acara Penyelenggara Tanggal
The Best Savings Account Conventional Bank
36 Digital Brand Award 2024 Infobank 5 April 2024
KBMI 3
The Best Mobile Banking Conventional Bank
37 Digital Brand Award 2024 Infobank 5 April 2024
KBMI 3
38 The Best Sharia Business Unit Digital Brand Award 2024 Infobank 5 April 2024
39 The Best Debit Card Sharia Business Unit Digital Brand Award 2024 Infobank 5 April 2024
40 Linked in Top Companies 2024 - 3 rd
Linkedin Top Companies Linkedin 16 April 2024
TOP Companies to Watch 29 April 2024
41 20 TOP Companies to Watch in 2024 Bloomberg Technoz
in 2024
Global Brand 5 Mei 2024
42 Best Savings Bank of The Year Global Brand Awards 2024
Magazine
43 Best Domestic Islamic Bank di Indonesia Euromoney Islamic Award Euromoney 22 Mei 2024
Investor Daily –
44 Best Bank Syariah Ekonomi Syariah 2024 27 Mei 2024
Infovesta
Transparansi Penurunan
Green Elite (Transparansi Penurunan Emisi Bumi Global Karbon
45 Emisi Korporasi Terbaik 29 Mei 2024
Korporasi) (BGK) Foundation
2024
Platinum Plus (Transparansi Penurunan Emisi Transparansi Penurunan Bumi Global Karbon
46 29 Mei 2024
Korporasi) Emisi Korporasi Terbaik 2024 (BGK) Foundation
The 3rd Best Sharia Business Unit in Service 21st Infobank MRI Banking Infobank Media
47 02 Juli 2024
Excellence Service Excellence 2024 Group
The 2nd Best – Branch Convenient Experience 21st Infobank MRI Banking Infobank Media
48 02 Juli 2024
(Bank Sharia Business Unit) Service Excellence 2024 Group
The 2nd Best – Branch ATM (Bank Sharia Business 21st Infobank MRI Banking Infobank Media
49 02 Juli 2024
Unit) Service Excellence 2024 Group
Asian Banking &
Customer Experience Initiative of The Year - Asian Banking & Finance-
50 Finance-Retail 04 Juli 2024
Indonesia Retail Banking Awards 2024
Banking
ABF (Asian Banking &
Indonesia Domestic Technology & Operations ABF (Asian Banking
51 Finance) Wholesale 04 Juli 2024
Bank of The Year & Finance)
Banking Award 2024
52 MOB-EX Launch/Relaunch MOB-EX Award 2024 Leverate Group 18 Juli 2024
Euromoney Award for
53 Indonesia’s Best Bank for Diversity and Inclusion Euromoney 19 Juli 2024
Excellence 2024
SWA Network
Excellent - Learning & Development and & Lembaga
54 HR Excellence Awards 2024 24 Juli 2024
Knowledge Management Manajemen FEB UI
(LMFEBUI)
SWA Network
Very Good - Reward Management & Talent & Lembaga
55 HR Excellence Awards 2024 24 Juli 2024
Retention Strategy Manajemen FEB UI
(LMFEBUI)
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 215
Page 218
Profil
Perusahaan
No. Nama Penghargaan Acara Penyelenggara Tanggal
SWA Network
Very Good - Employer Branding and Talent & Lembaga
56 HR Excellence Awards 2024 24 Juli 2024
Acquisition Manajemen FEB UI
(LMFEBUI)
Enterprise Risk
57 ASEAN Risk Champion Award Category 2024 ASEAN Risk Award 2024 Management 26 Juli 2024
Academy (ERMA)
58 Pilar Sosial (Gold) TJSL & CSR Award 2024 4th TJSL & CSR Award 2024 BUMN Track 30 Juli 2024
59 Pilar Ekonomi (Gold) TJSL & CSR Award 2024 4 TJSL & CSR Award 2024
th
BUMN Track 30 Juli 2024
Pilar Lingkungan (Platinum) TJSL & CSR Award
60 4th TJSL & CSR Award 2024 BUMN Track 30 Juli 2024
2024
Golden Property
61 KPR Bank BUMN The People Choice 2024 7 Agustus 2024
Awards
SustainLife &
62 Best ESG Investing Innovation ESG Initiative Award 2024 9 Agustus 2024
Business Update
SustainLife &
63 Best ESG Reporting & Transparancy ESG Initiative Award 2024 9 Agustus 2024
Business Update
SustainLife &
64 Best Sustainable Finance Leadership ESG Initiative Award 2024 9 Agustus 2024
Business Update
Best Integrated ESG Champion In Risk SustainLife &
65 ESG Initiative Award 2024 9 Agustus 2024
Management Business Update
Digital Banking Platform of The Year (BTNMobile,
Marketeers Editor’s Choice
66 BTN Properti, BTN Properti for Developer, BTN Markplus 9 Agustus2024
Awards 2024
Smart Residence).
Marketeers Editor’s Choice
67 Acquisition Campaign of The Year (Balé by BTN). Markplus 9 Agustus2024
Awards 2024
CEO & Executive Talks GRC
Governance Risk &
68 The Greatest Champions of GRC Excellence & Performance Excellence 30 Agustus 2024
Compliance
Award 2024
CEO & Executive Talks GRC
Governance Risk &
69 The Best GRC for Board of Director 2024 & Performance Excellence 30 Agustus 2024
Compliance
Award 2024
CEO & Executive Talks GRC
Governance Risk &
70 The Best Chief Executive Officer 2024 & Performance Excellence 30 Agustus 2024
Compliance
Award 2024
CEO & Executive Talks GRC
Governance Risk &
71 The Best Chief Compliance Officer 2024 & Performance Excellence 30 Agustus 2024
Compliance
Award 2024
Excellence in Innovation - Plus By BTN Prioritas 14th Year Global Banking & Global Banking &
72 9 September 2024
Indonesia 2024 Finance Award Finance Review
73 Top GRC Golden Trophy 2024 Top GRC 2024 Top Business 11 September 2024
74 Top GRC Awards 2024 #Star 5 Top GRC 2024 Top Business 11 September 2024
75 The Most Committed GRC Leader 2024 Top GRC 2024 Top Business 11 September 2024
216 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 219
Laporan
Tahunan 2024
No. Nama Penghargaan Acara Penyelenggara Tanggal
The High Performing Board of Commissioners on
76 Top GRC 2024 Top Business 11 September 2024
GRC 2024
Eko Waluyo Direktur Human Capital, Compliance
Indonesia Human Capital Economic Review
77 and Legal 26 September 2024
Awards (IHCA)-X-2024
Best HC Director 2024
Best Company In Human Capital 2024 Platinum Indonesia Human Capital Economic Review
78 26 September 2024
Awards Awards (IHCA)-X-2024
Indonesia Contact
The Best Contact Center 11 September 2024
81 The Best Manager – Silver Center Association
Indonesia 2024
(ICCA)
Indonesia Contact
The Best Contact Center 11 September 2024
82 The Best Quality Team – Gold Center Association
Indonesia 2024
(ICCA)
Indonesia Contact
The Best Contact Center 11 September 2024
83 The Best Business Contribution – Gold Center Association
Indonesia 2024
(ICCA)
Indonesia Contact
The Best Contact Center 11 September 2024
84 The Best Employee Engagement – Gold Center Association
Indonesia 2024
(ICCA)
Indonesia Contact
The Best Contact Center 11 September 2024
85 The Best Trainer Medium – Bronze Center Association
Indonesia 2024
(ICCA)
Indonesia Contact
The Best Contact Center 11 September 2024
86 The Best Technology Innovation – Gold Center Association
Indonesia 2024
(ICCA)
Asian Experience Award The Asian Business
87 Indonesia User Experience of The Year – Banking 3 Oktober 2024
2024 Review
Komite Nasional
79 Juara 2 Perusahaan Go Publik Keuangan Annual Report Award 2023 Kebijakan 7 Oktober 2024
Governansi
17 Oktober 2024
80 Bank Pionir Pembiayaan Rumah Rendah Emisi Detik.com
Peringkat I, Bank Penyalur Pembiayaan FLPP
Evaluasi Bank Penyalur
pada Kategori Bank yang Berhasil Meningkatkan 22 Oktober 2024
88 Pembiayaan FLPP Q-3 BP TAPERA
Jumlah Penyaluran Pembiayaan FLPP Tahun
Tahun 2024
2024
Peringkat II, Bank Nasional dengan Penyaluran Evaluasi Bank Penyalur
22 Oktober 2024
89 Pembiayaan FLPP Terbanyak Tahun 2024 Pembiayaan FLPP Q-3 BP TAPERA
Tahun 2024
Global Retail Banking
90 Mortgage Product of the Year - ESG (Winner) The Digital Banker 24 Oktober 2024
Innovation Awards 2024
Best ESG Initiative Global Retail Banking
91 The Digital Banker 24 Oktober 2024
(Highly Acclaimed) Innovation Awards 2024
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 217
Page 220
Profil
Perusahaan
No. Nama Penghargaan Acara Penyelenggara Tanggal
TOP Human Capital
92 TOP Human Capital Awards 2024 # 5 Star TOP Business 30 Oktober 2024
Awards 2024
The High Performing Human Capital Director
TOP Human Capital
93 2024 - Eko Waluyo, Direktur Human Capital, TOP Business 30 Oktober 2024
Awards 2024
Compliance and Legal
World Financial
World Financial Innovation 13 November 2024
94 Retail Banker of The Year Innovation Series
Series 2024
(WFIS)
Indonesian Institute
Top 50 Emiten dengan Kapitalisasi Pasar 25 November 2024
95 IICD CG Award 2024 for Corporate
terbesar (BigCap PLCs)
Directorship (IICD)
Most Trusted Company
Good Corporate
96 Based on Corporate Governance IICG & SWA 25 November 2024
Governance Award 2024
Perception Index (CGPI)
Bank Konvensional Pendukung Inovasi Operasi Bank Indonesia Award
97 Bank Indonesia 29 November 2024
Moneter Valas Terbaik 2024
Investing on Climate PT Indonesia Media
98 Climate Finance Disbursement 4 Desember 2024
Editor’s Choice Award 2024 Network
Investing on Climate PT Indonesia Media
99 Best Literacy for Climate Resilience 4 Desember 2024
Editor’s Choice Award 2024 Network
IDIA Award Indonesia
Business Asia
100 Best CEO of The Year (Nixon LP Napitupulu) Digital Innovation 11 Desember 2024
Indonesia
Achievement 2024
IDIA Award Indonesia
Best Overall Digital Innovation & Implementation Business Asia
101 Digital Innovation 11 Desember 2024
2024 Indonesia
Achievement 2024
IDIA Award Indonesia
Business Asia
102 Best Digital Innovation & Implementation 2024 Digital Innovation 11 Desember 2024
Indonesia
Achievement 2024
Badan Publik dengan Kualifikasi “Informatif” Komisi Informasi
Anugerah Keterbukaan
103 dalam Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi Pusat Republik 12 Desember 2024
Informasi Publik 2024
Keterbukaan Informasi Publik Kategori BUMN Indonesia
The Best Indonesia Women Leader 2024 Kategori Women Leader Award
104 Economic Review 19 Desember 2024
Bank Public Company Asset Rp >400T 2024
Evaluasi Bank Penyalur
Peringkat 1 Bank Penyalur Pembiayaan Tapera
105 Pembiayaan FLPP Q-3 BP Tapera 23 Desember 2024
Kontribusi Penyaluran Tertinggi Tahun 2024
Tahun 2024
Evaluasi Bank Penyalur
Peringkat 1 Bank Nasional dengan Penyaluran
106 Pembiayaan FLPP Q-3 BP Tapera 23 Desember 2024
Pembiayaan FLPP Tertinggi Tahun 2024
Tahun 2024
218 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 221
Laporan
Tahunan 2024
Sertifikasi
ISO 37001:2016 Sertifikat Indi 4.0
Sistem Manejemen Anti Penyuapan Level 3
Validasi Validasi
11 Agustus 2020 – 10 Agustus 2026 18 Juli 2022 –
18 Juli 2025
Penerima Sertifikasi
Procurement and Fixed Asset Management Division Penerima Sertifikasi
(PFAD), Commercial Banking Division (CMBD Kantor Pusat), PT Bank Tabungan Negara
Corporate Banking Division (CBD) Wholesale Credit Risk (Persero) Tbk
Division (WRD), Small Medium Enterprise Banking Division
(SMBD), Credit Operation Division (COD) Dikeluarkan Oleh
Kementerian Perindustrian
Dikeluarkan Oleh
GSI
ISO 27001:2013 ISO 9001:2015
ISO 9001:2015
Information System Information System
Quality Management System
Management System Management System
Validasi Validasi
Validasi
11 Juli 2023 – 17 Desember 2024 –
19 Maret 2021 –
31 Oktober 2025 16 Desember 2027
6 Januari 2024
Penerima Sertifikasi Penerima Sertifikasi
Penerima Sertifikasi
Data Center Transformation & Partnership
Non Subsidized Mortgage
Management Division
and Personal Lending Division
Dikeluarkan Oleh
Dikeluarkan Oleh Dikeluarkan Oleh
BSI
BSI SGS
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 219
Page 222
Profil
Perusahaan
Informasi pada
Website Perseroan
Perseroan memiliki situs web resmi dengan alamat www.btn.co.id. Situs web ini berisi informasi terkini tentang
korporasi Perseroan, baik itu login E-Banking bagi nasabah, informasi seputar korporasi dan produk-produk
Perseroan, profil, pengelolaan organisasi dan transparansi Tata Kelola Perusahaan yang Baik, hingga berita
terkini. Situs web ini menjadi portal yang dapat diakses secara terbuka, dengan tujuan memberikan informasi
yang komprehensif tentang Perseroan kepada khalayak luas.
Perseroan berkomitmen untuk terus mengembangkan situs web sebagai bagian dari transparansi
informasi kepada publik.
https://www.btn.co.id/id/Tentang-Kami https://www.btn.co.id/Investor-Relation
Struktur Grup Perusahaan dalam bentuk tabel Home pada kanal “RUPS”
Struktur grup perusahaan dan informasi Informasi Rapat Umum Pemegang Saham
pemegang saham sampai dengan pemilik (RUPS) paling kurang meliputi bahan mata
akhir individu acara yang dibahas dalam RUPS, ringkasan
risalah RUPS, dan informasi tanggal penting
yaitu tanggal pengumuman RUPS, tanggal
pemanggilan RUPS, tanggal RUPS, tanggal
ringkasan risalah RUPS diumumkan
220 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 223
Laporan
Tahunan 2024
Pada kanal produk
Kemudahan https://www.btn.co.id/
akses produk dan promo
https://www.btn.co.id/id/Tata-Kelola
Pada kanal “Tata Kelola Perusahaan”
Isi Kode Etik
Home pada kanal “Laporan Perusahaan”
https://www.btn.co.id/Investor-Relation
Laporan keuangan tahunan (5 tahun terakhir)
Pada kanal “Kepemimpinan”
https://www.btn.co.id/Tentang-Kami Profil Dewan Komisaris dan Direksi
Pada kanal ESG
https://www.btn.co.id/Investor-Relation-Home Environmental, social, and corporate governance
(ESG)
Pada kanal “Tata Kelola Perusahaan”
https://www.btn.co.id/Investor-Relation
Piagam/Charter Dewan Komisaris, Direksi, Komite-
komite, dan Unit Audit Internal
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 221
Page 224
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN ATAS KINERJA PERSEROAN Di tengah kondisi Makro ekonomi yang menantang, serta industri perbankan yang masih mengalami likuiditas yang ketat. Total Aset BTN tumbuh 7,03% menjadi Rp469,61 triliun. Selain itu, BTN berhasil mencapai target jumlah dana pihak ketiga di tahun 2024 sebesar Rp381,84 triliun atau tercapai 100,61% dari target 2024 yang didukung oleh peningkatan giro pada segmen Wholesale, Komersial, Korporasi dan Institusi. 222 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 225
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 223
Page 226
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Tinjauan
Perekonomian
Analisis Perekonomian Global
Dinamika ketegangan geopolitik global akan terus Tren penurunan suku bunga global juga telah dimulai
dicermati karena berpengaruh pada ketidakpastian pada tahun 2024 seiring tingkat inflasi yang semakin
pasar keuangan global, meningkatnya tekanan inflasi, terkendali. Arah penurunan The Federal Reserve System
dan menurunnya prospek pertumbuhan ekonomi dunia. (The Fed) rate semakin jelas setelah hingga Desember
Di awal tahun 2024, merupakan tahun ketegangan 2024 telah menurunkan suku bunga acuannya sebesar
politik dunia tetap tinggi dengan masih berlanjutnya 100 bps menjadi 4,25%-4,50%. Selain The Fed, mayoritas
konflik antara Rusia dan Ukraina. Setelah sedikit mereda, Bank Sentral di dunia telah menurunkan suku bunga
ketegangan geopolitik dunia kembali meningkat tinggi acuannya seperti European Central Bank (ECB), Bank of
dipicu serangan Israel ke Iran sehingga menyebabkan England (BoE), Bank of Canada (BoC) dan lainnya.
ketegangan di negara-negara Timur Tengah.
Dinamika ketegangan geopolitik global juga
Selain itu, kemenangan Trump pada pemilu Amerika menyebabkan ketidakpastian di pasar keuangan. Pada
Serikat (AS) di bulan November 2024 diperkirakan dapat tahun 2024, nilai tukar USD terus menguat sehingga
menyebabkan perubahan besar pada kondisi geopolitik menyebabkan pelemahan pada nilai tukar mata uang
dan ekonomi global ke depan. Beberapa kebijakan yang berkembang, salah satunya Indonesia. Nilai tukar Rupiah
akan diambil Trump dalam pemerintahannya antara di akhir tahun 2024 melemah hingga kisaran Rp16.000/
lain penerapan tarif tinggi kepada barang-barang yang USD seiring penguatan USD. Selain itu, yield United
masuk ke AS, pemotongan pajak serta memperketat States Treasury (UST) juga terus menguat sehingga
masuknya imigran gelap akan berdampak kepada menyebabkan pelemahan aliran portofolio asing ke
perkembangan ekonomi global seperti tingkat negara-negara berkembang.
inflasi yang meningkat, pertumbuhan ekonomi yang
melambat serta penurunan suku bunga acuan Sumber: World Economic Outlook, International Monetary Fund (IMF),
diperkirakan lebih lambat dibandingkan sebelumnya. Januari 2025
224 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 227
Laporan
Tahunan 2024
Analisis Perekonomian Indonesia
Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan IV tahun 2024 kembali mencatatkan hasil positif, serta kembali
berada di atas 5%. Hal ini menandakan ekonomi Indonesia tetap kuat di tengah perlambatan ekonomi global. Dari
sisi sektoral, pertumbuhan tertinggi terjadi pada sektor jasa lainnya, disusul sektor jasa perusahaan serta transportasi
dan pergudangan. Sementara dari sisi pengeluaran, komponen ekspor mengalami pertumbuhan paling tinggi disusul
konsumsi Lembaga Non Profit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) serta konsumsi rumah tangga.
Grafik Pertumbuhan Ekonomi Indonesia sampai dengan Triwulan IV 2024 (% yoy)
7,07%
5,72% 5,05% 5,02%
5,07% 5,02% 4,95%
2,97% 3,51%
(0,74%)
(2,19%)
(3,49%)
(5,32%)
TW I TW II TW III TW IV TW I TW II TW III TW IV TW I TW II TW III TW IV TW I TW II TW III TW IV TW I TW II TW III TW IV TW I TW II TW III TW IV
2019 2020 2021 2022 2023 2024
Sumber: Berita Resmi Statistik, Badan Pusat Statistik (BPS), Februari 2025
Perbaikan ekonomi nasional masih terus berlanjut Pertumbuhan ekonomi nasional masih melanjutkan tren
hingga akhir tahun 2024. Perkembangan leading positifnya pada Triwulan IV 2024. Secara keseluruhan,
indicators hingga Desember 2024 masih menunjukkan Ekonomi Indonesia tetap tumbuh sebesar 5,02% yoy
hasil yang positif, seperti Indeks Keyakinan Konsumen pada akhir tahun 2024 didukung oleh konsumsi rumah
(IKK) yang masih tinggi sebesar 127,7, Purchasing tangga serta ekspor atau sesuai target Pemerintah.
Managers Index (PMI) manufaktur yang masih berada Tingkat inflasi baik umum maupun inti tetap terkendali
pada level 51,2 serta Indeks Penjualan Riil (IPR) yang dengan adanya koordinasi Bank Indonesia, Pemerintah
mencapai 220,3. IMF pada rilis World Economic Outlook Pusat dan Daerah yang menyebabkan tingkat
Januari 2025 mengungkapkan pertumbuhan ekonomi inflasi tetap terjaga pada level 2,5%±1,0% pada akhir
Indonesia pada tahun 2024 akan sebesar 5,0%, sedikit tahun 2024. Sementara itu, nilai tukar Rupiah masih
tertahan akibat dampak perlambatan ekonomi global. dipengaruhi oleh dinamika yang terjadi pasar global
Sementara pada 2025, perekonomian Indonesia sehingga tekanan terhadap Rupiah masih berlanjut
diprediksi akan membaik dan berada pada level 5,1%. dan kurs Rupiah terhadap Dollar AS berada di kisaran
Rp15.900-16.100/USD pada akhir Desember 2024.
Sementara di sisi moneter, BI masih tetap
mempertahankan suku bunga acuannya pada level Sumber: Berita Resmi Statistik, Badan Pusat Statistik (BPS), Februari 2025;
6,00% pada Desember 2024. Fokus kebijakan moneter International Monetary Fund (IMF), World Economic Outlook, Januari 2025
di arahkan untuk memperkuat stabilitas nilai tukar
Rupiah dari dampak semakin tingginya ketidakpastian
geopolitik dan perekonomian global dengan
perkembangan politik di Amerika Serikat (AS).
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 225
Page 228
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Analisis Industri Perbankan
Tren positif pertumbuhan ekonomi Indonesia juga Likuiditas industri perbankan pada November 2024
terjadi pada industri perbankan nasional. Otoritas Jasa dalam level yang memadai dengan rasio-rasio likuiditas
Keuangan mencatat kinerja sektor jasa keuangan yang terjaga. Rasio Alat Likuid/Non-Core Deposit
khususnya perbankan pada 2024 masih solid dengan (AL/NCD) sebesar 112,94%, melandai jika dibandingkan
indikator permodalan dan likuiditas yang tersedia serta Oktober 2024 yang sebesar 113,64% atau tetap jauh
risiko kredit yang terjaga. Fungsi intermediasi perbankan di atas ambang batas ketentuan yang sebesar 50%.
pada bulan November 2024 kembali mencatatkan tren Sementara Alat Likuid/DPK (AL/DPK) sebesar 25,57%,
peningkatan dengan kredit tumbuh double digit sebesar stabil jika dibandingkan capaian pada Oktober 2024
10,79% yoy. Pertumbuhan ini terutama ditopang oleh yang sebesar 25,58%, serta masih di atas ambang batas
kredit investasi yang tumbuh 13,77% yoy. Adapun secara ketentuan yang sebesar 10%. Secara umum, tingkat
bulanan, pertumbuhan nominal kredit perbankan naik profitabilitas bank (Return on Asset/ROA) sebesar
sebesar Rp60 triliun menjadi Rp7.717 triliun. Sementara 2,69%, menunjukkan kinerja industri perbankan tetap
itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) pada November 2024 resilien dan stabil. Sementara dari sisi permodalan,
tercatat tumbuh sebesar 7,54% yoy menjadi Rp8.836 Capital Adequacy Ratio (CAR) industri perbankan pada
triliun, terutama didorong oleh peningkatan giro sebesar November 2024 tercatat sedikit melandai menjadi
10,97% yoy. Risiko kredit melanjutkan penurunan dengan 26,87% dari posisi Oktober 2024 yang sebesar 27,02%.
rasio NPL perbankan sebesar 2,19%. Di sisi lain, Loan at
Risk (LaR) juga menunjukkan tren penurunan menjadi Sumber: Statistik Perbankan Indonesia (SPI), Otoritas Jasa Keuangan,
sebesar 9,28%, atau di bawah level sebelum pandemi November 2024.
yaitu sebesar 9,93% pada Desember 2019.
Analisis Industri Perumahan
Sebagai Bank yang fokus pada pembiayaan perumahan, Perseroan senantiasa melakukan analisis terhadap industri
perumahan. Sektor real estate kembali mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 2,97% yoy pada Triwulan IV tahun 2024,
meningkat jika dibandingkan pertumbuhan Triwulan III 2024 yang sebesar 2,32% yoy. Sektor real estate merupakan salah
satu sektor yang tetap mencatatkan pertumbuhan positif walaupun kondisi perekonomian terkontraksi saat pandemi
Covid terjadi. Sementara itu, sektor konstruksi juga mencatatkan pertumbuhan menjadi 5,81% yoy, setelah Triwulan
sebelumnya tercatat sebesar 7,48% yoy. Sektor perumahan masih memiliki ruang untuk tumbuh yang sangat besar
mengingat masih tingginya angka backlog perumahan nasional dan tingginya jumlah masyarakat yang belum memiliki
rumah yang layak serta adanya program 3 (tiga) juta rumah yang digalakkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Grafik Pertumbuhan PDB Sektoral sampai dengan Triwulan IV 2024
TW IV 2023 TW III 2023 TW IV 2024
10,33
12
8,64
10
7,92
7,68
7,48
7,46
7,45
6,86
6,74
6,56
8
5,81
5,49
5,19
4,89
4,82
6
4,72
4,09
4,07
3,95
3,94
3,46
2,95
2,97
4
2,63
2,51
2,32
2,18
1,74
1,69
1,61
2
1,16
1,12
0,71
0
Manufaktur
Pertanian
Perdagangan
Besar & Eceran
Konstruksi
Pertambangan
Informasi &
Komunikasi
Jasa
Keuangan &
Asuransi
Administrasi &
Pemerintahan
Transprotasi &
Pergudangan
Jasa
Pendidikan
Real
Estate
Sumber: Berita Resmi Statistik, Badan Pusat Statistik (BPS), Februari 2025
226 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 229
Laporan
Tahunan 2024
Perpanjangan stimulus Pemerintah di bidang perumahan mendorong permintaan rumah hingga Triwulan IV
2024. Stimulus tersebut antara lain pelonggaran rasio LTV/FTV Kredit/Pembiayaan Properti menjadi maksimal
100% untuk semua jenis properti serta kebijakan Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) yang
mulai berlaku November 2023 hingga Desember 2024 dan dilanjutkan kembali hingga Desember 2025. Besarnya
dukungan Pemerintah ini dapat terlihat pada pertumbuhan KPR Nasional hingga Triwulan IV 2024 telah tumbuh
dua digit mencapai 10,00% yoy. Sedangkan pertumbuhan total kredit nasional tumbuh menjadi 10,39% yoy, menurun
dibandingkan Triwulan III 2024 yang sebesar 10,85% yoy.
Grafik Perbandingan Pertumbuhan Total Kredit dan KPR
KPR 14,20% 13,97%
12,66% 12,48%
Total Kredit
10,80%
10,82% 12,36%
10,00%
10,55% 11,35%
11,00%
9,32% 9,55% 10,66% 9,93% 10,38% 10,85%
8,00% 7,82% 8,96% 10,39%
7,56%
7,22% 7,06% 7,76%
6,81% 6,87%
6,40% 6,67%
5,24%
4,30%
3,50% 3,50%
2,21%
2,10%
0,59%
1,49%
0,12%
2,41%
3,77%
TW I TW II TW III TW IV TW I TW II TW III TW IV TW I TW II TW III TW IV TW I TW II TW III TW IV TW I TW II TW III TW IV
2020 2021 2022 2023 2024
Sumber: Statistik Perbankan Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Desember 2024
Housing Finance Center BTN merilis Indeks Harga Rumah (House Price Index/HPI) pada Triwulan IV 2024, dengan
indeks sebesar 228,64 dan pertumbuhan sebesar 6,44% yoy. Pertumbuhan BTN HPI ini didorong oleh penguatan tipe
rumah baik rumah tipe kecil (21-36m2), rumah tipe menengah (37 m2-45m2) dan rumah tipe besar (46 m2-70m2).
Pertumbuhan indeks harga rumah ini mencerminkan tetap tingginya permintaan rumah di tanah air di tengah
perekonomian nasional yang masih menghadapi tantangan seiring perlambatan ekonomi global.
Grafik Pertumbuhan Harga Rumah menurut House Price Index Triwulan IV 2024
Indeks QoQ YoY
12,00 250,00
10,00
200,00
9,55
8,00 8,66 8,99
8,25
150,00
7,14
6,00 6,80
6,56 6,58 6,14 6,44
6,00
5,24 5,44 5,64 100,00
5,02
4,00 4,29 4,23 4,94
3,01 2,78 50,00
2,00
2,05
0,31
1,59 1,16 1,55 1,78 1,50 1,57 1,78 1,57 1,53 1,68
1,11 1,07 1,03 1,39
0,00 0,00
Sep Dec Mar Jun Sep Dec Mar Jun Sep Dec Mar Jun Sep Dec Mar Jun Sep Dec
2020 2021 2022 2023 2024
Sumber: Housing Finance Center BTN, Desember 2024
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 227
Page 230
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Analisis Posisi BTN Dalam Industri Perbankan
Hingga Desember 2024, Perseroan tetap kokoh menjadi Bank terbesar ke-5 (lima) dari sisi aset, dengan total aset
mencapai Rp470 triliun atau tumbuh sebesar 7,15% yoy. Kenaikan ini didukung juga oleh kenaikan di sisi kredit dan
pembiayaan yang tumbuh sebesar 7,27% menjadi Rp358 triliun serta dana pihak ketiga yang tumbuh sebesar 9,12%
menjadi Rp382 triliun.
Grafik Perbandingan Aset dan Kredit Desember 2024 (Termasuk UUS)
(Rp. triliun)
11,16% (yoy) 20,72% (yoy) 0,28% (yoy) 6,09% (yoy) 2,59% (yoy) 13,64% (yoy) 3,40% (yoy) 10,70% (yoy) 7,03% (yoy) 7,27% (yoy)
1.877 1.835 1.840
1.689
1.311 1.371 1.406
1.146 1.216
1.086 1.049 1.084
895
787 688 762
439 470
334 358
Desember Desember Desember Desember Desember Desember Desember Desember Desember Desember
2023 2024 2023 2024 2023 2024 2023 2024 2023 2024
15,55% (yoy) 15,92% (yoy) 12,53% (yoy) 10,72% (yoy) 6,87% (yoy) 5,65% (yoy) 12,53% (yoy) 9,10% (yoy) 9,24% (yoy) 7,91% (yoy)
354 409 328 351
240 278 250 281 207 219 257 259 203 222
153 170 142 155 145 156
Desember Desember Desember Desember Desember Desember Desember Desember Desember Desember
2023 2024 2023 2024 2023 2024 2023 2024 2023 2024
Aset Kredit
Perbandingan Dana Pihak Ketiga Desember 2024 (Termasuk UUS)
(Rp. triliun)
6,82% (yoy) 0,55% (yoy) 2,51% (yoy) -1,13% (yoy) 9,07% (yoy)
1.329 1.353 1.361
1.244
1.083 1.110
802 793
350 382
December December December December December December December December December December
2023 2024 2023 2024 2023 2024 2023 2024 2023 2024
11,46% (yoy) 13,32% (yoy) 10,34% (yoy) 1,17% (yoy) 8,97% (yoy)
294 327 206 262
182 237 188 186 139 151
December December December December December December December December December December
2023 2024 2023 2024 2023 2024 2023 2024 2023 2024
228 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 231
Laporan
Tahunan 2024
Di tahun 2024, persaingan terjadi di seluruh lini bisnis Perseroan kemungkinan akan tetap menghadapi
Perseroan. Kondisi makroekonomi yang menantang, persaingan dari sejumlah lembaga keuangan yang
serta industri perbankan yang masih mengalami menawarkan produk dan jasa perbankan yang lebih
likuiditas yang ketat, menyebabkan persaingan untuk luas atau pinjaman dengan limit yang lebih besar atau
mendapatkan pendanaan, khususnya pendanaan memiliki sumber daya finansial dan lainnya yang lebih
ritel yang menawarkan biaya pendanaan yang lebih besar dari pada Perseroan. Banyak lembaga keuangan
murah menjadi semakin intens. Perseroan bersaing akan bersaing untuk mendapat target nasabah yang
dengan bank-bank lain terutama dalam hal ekstensi sama dengan target Perseroan, dan banyak institusi
dan kenyamanan saluran distribusi, rentang produk, yang memiliki akses kepada pemerintah atau grup bisnis
harga, kecepatan pelayanan kepada nasabah dan dengan sumber finansial yang lebih besar. Beberapa
pencadangan untuk jasa teknologi. kompetitor Perseroan telah, dan diprediksi akan,
membentuk aliansi strategis dengan beberapa bank
asing dengan sumber daya manajemen dan finansial
yang secara signifikan lebih besar.
Grafik Perbandingan Outstanding KPR Bank di Indonesia Desember 2024 (dalam triliun Rupiah)
BTN 280
BCA 136
BNI 67
Mandiri 66
BRI 59
CIMB Niaga 42
Sumber: Corporate Presentation masing-masing Bank
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 229
Page 232
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Tinjauan
Operasional
Rencana Strategis Bank
Rencana strategis bank meliputi strategi jangka panjang (corporate plan), strategi jangka menengah dan pendek
(business plan) bank.
Strategi Jangka Panjang (Corporate Plan)
Perseroan mengusung aspirasi 2029 sebagai langkah untuk mendukung pertumbuhan keuangan keluarga
strategis untuk mewujudkan visinya menjadi Leading Indonesia secara berkelanjutan. Perseroan melakukan
Partner in Empowering the Financial of Indonesian pemberdayaan finansial keluarga yang merupakan
Families atau Mitra Utama Dalam Pemberdayaan kunci bagi kemajuan ekonomi nasional. Sehingga,
Finansial Keluarga Indonesia. Melalui inovasi digital yang Perseroan berfokus pada penguatan sinergi dengan
terdepan, perluasan produk dan layanan keuangan berbagai pihak, penyediaan solusi keuangan yang
yang inklusif, serta peningkatan aksesibilitas bagi mudah diakses, dan peningkatan literasi keuangan di
seluruh masyarakat Indonesia, Perseroan berkomitmen berbagai lapisan masyarakat.
Aspirasi BTN 2029 Untuk Mencapai Visi
“Leading partner in empowering the financials of Indonesian families”
Build a sustainable savings account engine to capture ~150 Tn
Capturing 3% of SA from top 20 largest provinces, launching innovative propositions for value-chain payroll, first-time home
buyers and cash-rich self- employed professionals, and becoming transactional bank for customers and businesses through
enhanced transaction banking capabilities
Empower Indonesia families in disbursement enabling their dream of home
ownership with Rp450 Trillion in disbursement
Supporting -1.2mn subsidized mortgage and ~350k non-subsidized mortgage customers; empowering ~30k housing related SMEs
through propositions across the life-cycle
Become a financial partner for consumers and businesses providing full
suite of everyday banking solutions
Enhancing consumer product holding through HYL (-8% loan book), investments and payments solutions; expand share of
non-housing related business lending (~18% loan book) and grow FBI (~20% revenue); higher conversion of incoming mortgage
customers to full banking (majority as primary bank)
Build a high-quality portfolio with operational efficiency
Building digital and efficient operations (CIR <50%) and strengthened customer service culture across the bank; Maintaining low
NPL (<2.3%) rate across economic cycles powered by advanced-Al driven underwriting and collections process
Expand offerings through 3 subsidiaries
Becoming true #2 Syariah banking contender in Indonesia; launching and scaling multi-finance (Rp2.5 Trillion loan
disbursement) and insurance subsidiaries (Rp2 Trillion GWP) to have full-suite of banking offerings
230 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 233
Laporan
Tahunan 2024
Dalam 5 (lima) tahun ke depan, Perseroan memiliki aspirasi jangka panjang yang bertujuan untuk mencapai visi
“Mitra Utama Dalam Pemberdayaan Finansial Keluarga Indonesia”, dengan journey sebagai berikut:
Journey Strategi BTN pada Tahun 2025-2029
2025 2026-2027 2028-2029
Strengthen engine for Broaden product Deliver full-banking
sustainable funding propositions and offerings with superior
cross-selling customer experience
Perjalanan Perseroan menuju masa depan yang dengan memanfaatkan berbagai peluang bisnis
lebih kuat dimulai pada tahun 2025 dengan fokus yang berkaitan dengan industri properti dengan
pada Strengthen engine for sustainable funding, strategi peningkatan non-sub lending dan
Perseroan memperkuat mekanisme pendanaan peningkatan penetrasi housing value-chain.
yang berkelanjutan untuk mendukung operasional 3. Transisi dari Mono Bank Lending ke Full Banking
jangka panjang. Pada periode 2026-2027, Perseroan Offerings
mengembangkan strategi untuk broaden product Strategi transisi dari mono-bank lending ke full
propositions and cross-selling, memperluas portofolio banking offerings bertujuan untuk mengubah
produk dan meningkatkan sinergi antar produk model bisnis yang sebelumnya hanya fokus pada
untuk memenuhi kebutuhan nasabah secara lebih pemberian pinjaman menjadi penyedia layanan
komprehensif. Pada fase terakhir di tahun 2028-2029, perbankan yang lebih lengkap. Adapun inisiatif yang
Perseroan bertujuan untuk deliver full-banking offerings dilakukan untuk mencapai target tersebut di tahun
with superior customer experience, menawarkan 2025-2029.
layanan perbankan yang lengkap dengan pengalaman 4. Penyertaan Kepada Anak Usaha
pelanggan yang lebih unggul, memastikan kepuasan Memperhatikan posisi bisnis bank yang fokus
dan loyalitas nasabah dalam setiap aspek layanan pada sektor perumahan, terdapat peluang bisnis
yang diberikan. yang dapat ditingkatkan dengan memaksimalkan
potensi nasabah captive dan value chain properti.
Dari journey tersebut, kemudian diusulkan program Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan strategi
kerja/inisiatif untuk dapat mencapai sasaran yang diversifikasi dan diferensiasi produk dan layanan
telah ditetapkan. Untuk strategi dan program kerja yang secara fokus, yang dilakukan melalui strategi
masuk ke dalam area bisnis adalah sebagai berikut: pertumbuhan anorganik. Pada tahun 2025-2029
1. Membangun Sustainable Funding Engine aktivitas penyertaan modal difokuskan pada anak
Dalam peningkatan funding, akan dilakukan usaha perusahaan modal ventura dan perusahaan
strategi peningkatan tabungan berbiaya rendah, manajemen investasi, perusahaan asuransi,
menargetkan segmen profesional kerja mandiri, multifinance, dan bank umum syariah.
meningkatkan penetrasi untuk sektor perdagangan, 5. Sasaran Strategis, Strategi Bisnis, Kebijakan Serta
dan value chain SME. Program Kerja Fungsi Pendukung Bisnis
2. Memonetisasi Ekosistem Perumahan Dalam Skala Selain strategi pada bidang bisnis, diperlukan
Besar adanya strategi yang mendukung seluruh aktivitas
Strategi memonetisasi ekosistem perumahan bisnis sebagai penunjang aktivitas dalam mencapai
dalam skala besar bertujuan untuk menghasilkan aspirasi di tahun 2029.
pendapatan dari seluruh ekosistem perumahan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 231
Page 234
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Strategi Jangka Menengah 5. Memperbarui TI eksisting untuk mendukung
collection termasuk collections management
Strategi jangka menengah Perseroan pada periode system.
2025-2027 sejalan dengan tema strategis rencana 6. Menyiapkan solusi penjualan/penanganan aset
jangka panjang perusahaan, target, dan inisiatif strategis tahap awal (Pra-NPL) dan memperluas cakupan
masing-masing bidang bisnis adalah sebagai berikut: anak perusahaan pengelola aset.
Bidang Perkreditan Bidang Pendanaan
Inisiatif untuk mengembangkan bisnis kredit pada Untuk mencapai target dana tersebut, inisiatif strategis
jangka pendek dan menengah yaitu: yang dilakukan pada jangka pendek dan menengah
1. Monetize housing ecosystem at-scale dengan: adalah build a sustainable funding engine dengan
a. Memperdalam hubungan dengan top 50 cara-cara sebagai berikut:
developer. 1. Meluncurkan proposisi bundled payroll untuk
b. Memperkuat channel akuisisi, yaitu jaringan meningkatkan penetrasi di dalam ekosistem eksisting
agent dan proses yang disempurnakan. dan memperluas jangkauan ke nasabah NTB.
c. Meningkatkan penetrasi dalam value-chain 2. Menjadi Bank primer/sekunder bagi pembeli rumah
perumahan yang memperkuat hubungan pertama dengan bundle produk yang berfokus
dengan anchor client. pada milenial.
d. Meluncurkan bundle produk khusus sektor untuk 3. Mendorong akuisisi nasabah dan rekening transaksi
perusahaan konstruksi dan real estate di seluruh BTN mobile melalui peluncuran retail deposit war
lifecycle secara end-to-end. room.
2. Transition from mono-Bank lending to full Banking 4. Memperluas penetrasi wealth proposition pada
offerings melalui: nasabah cash-rich eksisting dan nasabah hidden
a. Meningkatkan produk dengan yield yang lebih affluent di dalam ekosistem BTN.
tinggi-meningkatkan kapabilitas, memperluas 5. Meluncurkan proposisi berbasis kebutuhan yang
KAR/KRING ke segmen baru. menyasar para profesional wiraswasta yang “cash-
b. Mendorong penetrasi dan aktivasi produk fee rich”.
based income. 6. Meluncurkan merchant proposition yang menyasar
c. Meningkatkan volume dan profitabilitas retail makanan dan restoran UMKM dan UKM.
Joint Finance Scheme (B2B) dan kemitraan 7. Meluncurkan deposit war-room yang menyasar
channeling. nasabah wholesale dan top SME untuk mendorong
d. Memperluas KUMK ke sektor SME dengan penetrasi CASA.
pertumbuhan tinggi dan NPL rendah. 8. Mengubah peran Branch Funding Sales (BFS)
e. Masuk ke sektor-sektor dengan pertumbuhan berdasarkan tanggung jawab khusus segmen.
tinggi dan NPL rendah untuk KUR. 9. Membentuk tim monoline payroll terpusat untuk
meningkatkan penetrasi payroll di antara klien
Bidang Kualitas Kredit dan Pembiayaan institusional.
Untuk mencapai target perbaikan kualitas kredit Bidang Pendapatan Operasional Lainnya
tersebut, inisiatif strategis yang dilakukan pada dan Pembentukan Anak Perusahaan
jangka pendek dan menengah adalah Strengthen risk Pendapatan Operasional Lainnya
underwriting and collections process to sustainably
grow portfolio, addressing high restructured portfolio Untuk meningkatkan profitabilitas, Rencana Bisnis
and expedite late-stage recovery by setting-up an BTN pada tiga tahun ke depan juga difokuskan untuk
asset management subsidiary melalui: meningkatkan Pendapatan Operasional Lainnya (POL)
1. Perbaikan model underwriting yang ada dengan yang sebagian besar bersumber dari fee based income,
mengintegrasikan pendekatan pemodelan AI tingkat terutama pada sumber-sumber baru yang berbasis
lanjut serta menggabungkan data set eksternal. transaksi dan layanan.
2. Mengintegrasikan STP processing dengan swim-
lane yang berbeda untuk meningkatkan customer Untuk mencapai target tersebut, inisiatif strategis yang
experience. dilakukan pada jangka pendek dan menengah adalah
3. Meningkatkan pendekatan fraud management sebagai berikut:
termasuk next-gen fraud management system. 1. Meningkatkan fee dari transaksi treasury dan forex.
4. Mengurangi porsi kredit yang direstrukturisasi dalam 2. Meningkatkan fee based income dari bisnis kredit
portofolio. (sindikasi, kick-back asuransi, dan administrasi
kredit di luar KPR Subsidi).
232 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 235
Laporan
Tahunan 2024
3. Peningkatan perolehan fee based income dari Bidang Bisnis Syariah
transaksi digital dan wholesale Banking dengan
cara: Pada tahun 2022, Bank Dunia telah terlebih dahulu
a. Percepatan implementasi fitur online acquiring. memprediksi adanya potensi resesi ekonomi global pada
b. Percepatan implementasi Quick Response Code tahun 2023. Indikasi yang disebutkan perlahan mulai
Indonesian Standart (QRIS) Border dan QRIS dirasakan. Laju pertumbuhan ekonomi global pada tahun
Customer Presented Mode. 2023 masih menunjukan perlambatan. Meskipun laju
c. Mengembangkan Visa Paywave untuk penurunan pertumbuhan ekonomi dunia tidak sebesar
meningkatkan transaksi dan fee based nasabah pada tahun 2022 yang turun sekitar 44,4%, dari 6,3% (2021)
ritel. hingga 3,5% (2022), pertumbuhan ekonomi global tercatat
4. Mengembangkan fee based dari sumber-sumber melambat dengan laju pertumbuhan yang menurun
baru melalui: sebesar 14% dari 3,5% pada tahun 2022 menuju angka
a. Pengembangan e-Guarantee untuk pertumbuhan 3% di tahun 2023.
meningkatkan fee based pada segmen
wholesale banking. Peningkatan aktivitas perekonomian Indonesia telah
b. Meningkatkan fee based dari layanan priority terus berlanjut di awal tahun 2024, terutama didorong
banking melalui pengembangan produk, oleh faktor konsumsi karena Ramadhan dan Idul Fitri
di antaranya Surat Berharga Nasional (SBN), serta aktivitas politik nasional. Sektor produktif juga
produk asuransi, dan reksadana. mulai menunjukan perbaikan pasca dicabutnya status
c. Meningkatkan fee yang bersumber dari Bank pandemi Covid 19. Meski begitu, ada beberapa risiko
Garansi (BG), Surat Kredit Berdokumen Dalam yang perlu diperhatikan, seperti ketegangan di Timur
Negeri (SKBDN), Supply Chain Financing (SCF), Tengah, tekanan inflasi global, kebijakan suku bunga
dan Cash Management System (CMS) pada oleh The Fed, dan ketidakpastian pasar keuangan global.
segmen korporasi dan wholesale. International Monetary Fund (IMF) memperkirakan
pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2024
Rencana Pendirian Anak Perusahaan akan mencapai 5% meskipun sedikit terhambat oleh
perlambatan ekonomi global.
Memperhatikan posisi bisnis Perseroan yang fokus pada
sektor perumahan, terdapat peluang bisnis yang dapat Pada Maret 2024, penyaluran pembiayaan perbankan
ditingkatkan dengan memaksimalkan potensi nasabah mengalami pertumbuhan sebesar 12,40% (yoy), mencapai
captive dan value chain properti. Untuk mewujudkan hal total Rp7.245 triliun. Angka ini menunjukan peningkatan
tersebut, diperlukan strategi diversifikasi dan diferensiasi dibandingkan pertumbuhan pada bulan Februari
produk dan layanan secara fokus, yang dilakukan 2024 yang sebesar 11,28% (yoy). Dari segi kepemilikan,
melalui strategi pertumbuhan anorganik. Pada tahun Bank BUMN menjadi pendorong utama pertumbuhan
2025-2029 aktivitas penyertaan modal difokuskan pembiayaan dengan peningkatan sebesar 13,72%
pada anak usaha perusahaan modal ventura dan (yoy). Selain itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) juga mencatat
perusahaan manajemen investasi, Perusahaan pertumbuhan positif pada bulan Maret 2024, dengan
Asuransi, Multifinance, dan Bank Umum Syariah. Adapun peningkatan sebesar 1,90% month on month (mom) atau
usaha yang akan dilakukan Perseroan dalam rencana 7,44% (yoy), sehingga totalnya mencapai Rp8.601 triliun.
pendirian anak perusahaan adalah sebagai berikut: Kontributor utama pertumbuhan DPK adalah giro, yang
1. Skema penyertaan modal pada perusahaan tumbuh sebesar 9,37% (yoy).
Asuransi/Anak Usaha Asuransi yang telah berjalan
atau pendirian perusahaan baru. Pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulan April 2024,
2. Penyertaan modal pada perusahaan multifinance BI memutuskan untuk menaikkan BI Rate pada level
yang telah berjalan atau pendirian perusahaan 6,25%, suku bunga Deposit Facility menjadi 5,50%,
baru. dan suku bunga Lending Facility menjadi 7,00%.
3. Merencanakan pelaksanaan spin-off di tahun 2025 Kebijakan ini untuk memperkuat stabilitas nilai tukar
yang persiapannya telah dimulai sejak tahun 2021 rupiah dari dampak memburuknya risiko global dan
sebagai strategi pengembangan bisnis UUS. sebagai langkah pre-emptive serta forward looking
4. Untuk mempercepat pertumbuhan, model spin-off untuk memastikan inflasi tahun 2024 tetap terkendali
yang direncanakan adalah mengalihkan aset UUS dalam sasaran BI sejalan dengan stance kebijakan
BTN ke Bank Umum Syariah yang telah dibentuk. moneter yang pro-stability. Sementara itu, kebijakan
5. Terhadap pelaksanaan penyertaan modal kepada makroprudensial dan sistem pembayaran tetap pro-
BUS yang telah dibentuk, Perseroan akan menjadi growth untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang
pemegang saham pengendali dengan kepemilikan berkelanjutan. Sejalan dengan pertumbuhan ekonomi,
saham mayoritas. pertumbuhan intermediasi perbankan juga diprediksi
berlanjut dengan likuiditas yang lebih ketat.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 233
Page 236
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Di sektor syariah pertumbuhan pembiayaan perbankan syariah tercatat melampaui Bank konvensional. Menurut
data BI, pembiayaan oleh perbankan tumbuh mencapai 14,7% secara (yoy) per Mei 2024. Pertumbuhan ini lebih tinggi
dibandingkan dengan pembiayaan Bank konvensional yang tumbuh 12,8% (yoy). Hal ini juga didukung oleh kebijakan
ekosistem halal dan penguatan lembaga-lembaga ekonomi syariah yang didorong oleh pemerintah.
Tren Pertumbuhan Industri Keuangan Syariah
iKNB Syariah Perbankan Syariah Pasar Modal Total Aset Keuangan Syariah
3000
2452,56
2375,83
2500
2050,52
2000 1801,45
Triliun Rp
1457,73
1427,46
1468,12
10,81%
1235,83
1500 1289,67
1076,22
Market Share
802,26
824,19
831,95
Industri
702,96
693,80
1000
608,90
538,32
Keuangan
489,69
500 Syariah
162,88
120,89
146,12
105,61
116,33
97,02
0
2018 2019 2020 2021 2022 2023-Sep
Sumber: Sharia Economic Outlook 2024
Kenaikan ini sejalan dengan tren pertumbuhan industri Memperkuat Permodalan
keuangan syariah selama 5 (lima) tahun terakhir. Hal
ini juga menandakan berbagai kebijakan penguatan Untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang sehat
ekonomi syariah telah membuahkan hasil. Meski dan berkelanjutan dibutuhkan dukungan permodalan
demikian, market share industri keuangan syariah yang kuat dengan mempertimbangkan pemenuhan
saat ini masih berkisar di 10,81% yang menandakan kewajiban modal minimum Bank sesuai Basel III. Sesuai
potensi besar yang masih bisa diraih mengingat dengan POJK Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perubahan
jumlah populasi muslim di Indonesia 84,35% atau Kedua atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
sekitar 236 juta jiwa. 11/POJK.03/2016 Tentang Kewajiban Penyediaan Modal
Minimum Bank Umum, bahwa Bank harus menyediakan
Sejalan dengan potensi perbankan syariah nasional, modal berupa modal minimum berdasarkan peringkat
Unit Usaha Syariah (UUS) BTN juga mengalami risiko dan tambahan modal sebagai penyangga
pertumbuhan bisnis yang searah. Hal ini ditunjukan berdasarkan Basel III (terdapat 3 jenis yaitu capital
oleh kinerja yang terus tumbuh dan kemampuan conservation buffer, countercyclical buffer, capital
UUS BTN yang tetap tumbuh. Pada Desember 2024, surcharge).
UUS BTN menunjukan kinerja yang optimal, dimana
pertumbuhan aset meningkat sebesar 11,55% (yoy) dari Strategi penguatan modal yang akan dilakukan
Rp54,29 triliun pada Desember 2023 menjadi Rp60,56 Perseroan yaitu:
triliun pada Desember 2024 (audited). Pertumbuhan 1. Meningkatkan profitabilitas Bank.
aset tersebut ditopang oleh pembiayaan sebesar 2. Penerbitan atau perpanjangan obligasi/pinjaman
Rp43,89 triliun, tumbuh 18,36% (yoy) dan penghimpunan subordinasi.
DPK yang tercatat sebesar Rp49,62 triliun, tumbuh 18,71%
(yoy). Selain pertumbuhan aset tersebut, laba syariah
mengalami peningkatan sebesar 24,21% (yoy) dari
Rp702,34 triliun pada Desember 2023 menjadi Rp872,40
triliun (audited).
234 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 237
Laporan
Tahunan 2024
Bidang Human Capital 3. Pengembangan skema rekrutmen dari outsource
ke pegawai dengan berdasarkan kinerja outsource
Dalam rangka mewujudkan salah satu misi Perusahaan yang unggul.
pada bidang Human Capital yaitu “Menjadi rumah 4. Mengembangkan kapabilitas sales dengan
untuk talenta Indonesia terbaik”, program kerja mengembangkan sales academy khususnya pada
pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) pada lini bisnis funding.
jangka pendek dan menengah diselaraskan dengan 5. Mengakselerasi kapabilitas pegawai IT, digital,
Corporate Plan Tahun 2025-2029. analytic, risk management, dan collection.
6. Melakukan re-invent BTN DNA (untuk semua BTNers
Dalam rangka mewujudkan aspirasi tersebut, dan leadership role).
dirumuskan 5 (lima) dimensi end state sebagai 7. Menyempurnakan KPI sales sehingga lebih fokus.
parameter atas keberhasilan tercapainya kondisi “One 8. Mengembangkan perhitungan produktivitas sales.
of Home of Indonesia’s Best Talent” tersebut yaitu: 9. Mengembangkan pilar dan program budaya digital
1. Talent Magnet, yaitu Perseroan menjadi salah satu dan memperkuat budaya sales dan GRC.
top of mind employer bagi talent terbaik di market 10. Pengembangan HCIS Fase 3 (advanced people
baik professional hire maupun fresh graduate. analytics dan digital workforce planning).
2. Employee Productivity, yaitu Produktivitas pegawai 11. Implementasi personal cost planning tahap 1: HC
BTN berada di atas rata-rata Top 10 Bank. cost sebagai baseline productivity measurement
3. Talents, Leadership, and Capabilities Development, dan komponen CIR dalam self funded incentives.
yaitu Pegawai BTN memiliki Kemampuan leadership
yang mumpuni di segala level kepemimpinan dan INISIATIF JANGKA MENENGAH
kapabilitas kritikal sesuai dengan strategi Bank. 1. People Analytics and Employee Experience
4. Employee Wellbeing and Experience, yaitu BTN a. Mengembangkan kapabilitas Human Capital
menjadi tempat kerja yang nyaman, prospektif Business Partner (HCBP) untuk menyelaraskan
untuk bertumbuh, berkarir, dan berkembang serta strategi HC dengan bisnis serta menjawab
memberikan employee experience yang positif. kebutuhan bank dengan implementasi HCBP
5. HC Operation Excellence and Technology, yaitu pada tahap end state yaitu pada level divisi.
Pengelolaan HC yang efisien, HC Service yang b. Menyempurnakan struktur organisasi HC dan
memuaskan, dan peran sebagai mitra bisnis yang merancang sistem grading yang selaras dengan
efektif dengan mengoptimalisasi pemanfaatan kebutuhan bisnis:
teknologi. - Penguatan organisasi learning dan
infrastruktur learning center.
Untuk mencapai misi tersebut diatas, disusun strategi - Implementasi sistem grading baru.
jangka panjang Human Capital untuk 2025 – 2029 c. Implementasi strategi multi-sourcing dan
dengan mengangkat tema “Dynamic Workplace Filled menjalankan program onboarding untuk new
with Productive, Prominent, and Prosperous Global recruit dan internal movement.
Oriented Talent” yaitu berfokus kepada: d. Menjabarkan dual career path (jalur karir
1. Pengembangkan pegawai sehingga memiliki spesialis dan generalis) untuk posisi kritikal.
produktivitas yang tinggi, kapabilitas yang unggul e. Meningkatkan budaya pembelajaran self-
dan berdaya saing, serta kesejahteraan pegawai learning dengan metode pembelajaran 70-20-
yang kompetitif, serta memiliki orientasi global. 10.
2. Pengembangan lingkungan kerja dinamis sehingga f. Menyelaraskan sistem remunerasi dan program
dapat memberikan employee experience yang best insentif untuk menarik, mempertahankan, dan
in class. memotivasi pegawai.
g. Mengaktifkan dan implementasi program 4
Inisiatif (empat) Pilar Employee Value Proposition (EVP).
h. Mengimplementasikan HCIS yang terintegrasi
Inisiatif jangka pendek dan menengah diuraikan untuk mendukung operational excellence,
sebagai berikut: pengambilan keputusan berbasis data, serta
menyediakan seamless employee experience,
INISIATIF JANGKA PENDEK melalui:
1. Mengoptimalisasi peran Human Capital Business - Digitalisasi rekrutmen, dan onboarding.
Partner sebagai mitra strategis bisnis. - Recruitment and onboarding people analytic.
2. Penyelarasan workforce posture sehingga sejalan - Integrasi Performance Management System
dengan strategi bisnis yaitu meningkatkan proporsi (PMS), Learning Management System (LMS),
sales khususnya funding dan digital workforce (IT, dan Succession Individual Development Plan
data analytic, dan digital). (IDP).
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 235
Page 238
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
- Integrasi talent management system and governance standard untuk perbaikan berkelanjutan,
people analytics. melalui:
2. Scale Up and Deep Dive 1. Penguatan implementasi ISO SMAP.
Pada fase ini dilakukan penguatan seluruh inisiatif 2. Implementasi ISO governance perusahaan.
yang telah berjalan di tahun 2022-2024, yaitu 3. Penguatan implementasi parameter ACGS dan
diantaranya: PUGKI.
a. Menyelaraskan sistem remunerasi dan program 4. Penguatan implementasi compliance assessment
insentif untuk menarik, mempertahankan, dan SMAP.
memotivasi pegawai, diantaranya melalui: 5. Implementasi integrasi pengelolaan COI.
- Transisi gaji pokok dan tunjangan jabatan. 6. Implementasi program kepatuhan persaingan
- Pengembangan lanjutan untuk komponen usaha.
variabel pay pada rumpun bisnis. 7. Penguatan saluran pelaporan gratifikasi.
b. Mengimplementasikan HCIS yang terintegrasi 8. Implementasi ISO governance maturity model.
untuk pengambilan keputusan berbasis data, 9. Penguatan implementasi governansi dalam ESG.
serta menyediakan seamless employee 10. Pemeringkatan dan penilaian ACGS, CGPI, dan SPI.
experience.
- Digitalisasi perencanaan tenaga kerja Peningkatan Compliance
melalui integrated man power planning
pada HC Information System (HCIS). Dalam rangka meningkatkan ketahanan operasional
- Manpower planning people analytic. untuk mendukung pertumbuhan bisnis Bank dan untuk
- Scale up kapabilitas people analytics agar mendukung terciptanya Budaya Kepatuhan pada setiap
dapat memberikan fungsi predictive. tingkatan organisasi dan kegiatan usaha Bank, maka
telah dilakukan penyusunan roadmap GRC Roadmap
Infrastruktur IT Perseroan 2025-2029 terkait dengan pelaksanaan
Fungsi Kepatuhan Bank, yaitu sebagai berikut:
Untuk mendukung corporate plan, aspirasi bisnis 1. Mengembangkan Regulatory Compliance System
serta visi Perseroan menjadi “The Best Mortgage Bank untuk memitigasi Risiko Kepatuhan akibat belum
in Southeast Asia pada tahun 2025”, Perseroan telah terpenuhinya compliance obligation pada setiap
menyusun 6 (enam) tema pada rencana strategis peraturan Regulator yang diterbitkan.
TI tahun 2021-2025. Dalam mengimplementasikan 2. Mengembangkan Compliance Dashboard
rencana strategis TI 2021-2025, Perseroan mengusung terintegrasi dengan Fraud Detection System
tiga tema utama tahunan sebagai berikut: sehingga menjadi real time dan embedded ke proses
1. Tahun 2022: Start to Scale bisnis serta dikembangkan secara berkelanjutan.
Tahun 2022 dimulai dengan persiapan untuk 3. Membangun dan mengembangkan Framework
perubahan skala besar pada Perseroan. Inisiatif Data Privacy untuk memastikan kepatuhan atas
terkait implementasi multi speed IT operating model ketentuan dan regulasi terkait data pribadi yang
berbasis agile. Kajian terhadap sistem-sistem kritikal dengan Data Privacy Management System untuk
yang akan di upgrade/replace. Pada fase ini, inisiatif memastikan pemantauan secara real-time dan
yang dilakukan juga berfokus kepada peningkatan terintegrasi ke seluruh proses bisnis dan layanan.
maturitas IT. 4. Penguatan struktur organisasi IT compliance yang
2. Tahun 2023: Expand the Transformation mengakomodir fungsi Advisory, Governance dan
Melanjutkan eksekusi upgrade/replace dan atau Reporting, serta Assurance.
enhancement terhadap sistem-sistem kritikal yang 5. Penguatan Tata Kelola pelaporan APUPPT, PPPSPM,
telah diidentifikasikan. Melanjutkan pengembangan dan kepatuhan Bank melalui peningkatan
sistem (seperti digital channel) agile based. kompetensi pegawai, dukungan sistem informasi
3. Tahun 2024-2025: Continuous Improvement manajemen yang terintegrasi, pemanfaatan.
Berfokus kepada peningkatan/enhancement
terhadap sistem-sistem non kritikal, perbaikan Peningkatan Risk Management
proses untuk meningkatkan maturitas IT.
Perseroan telah bertransformasi dalam mencapai
Good Corporate Governance (GCG), Risk Visi pada tahun 2025 menjadi “Mitra Utama dalam
Management dan Compliance Pemberdayaan Finansial Keluarga Indonesia” namun
perlu penyusunan keberlanjutan jangka panjang
Peningkatan Good Corporate Governance (GCG) perusahaan. Dalam rangka mendukung rencana jangka
panjang, Perseroan perlu untuk tetap menjadi Bank
Sejalan dengan GRC Roadmap BTN 2025-2029, telah dengan sustainable profitability dan melanjutkan langkah
dilakukan penyusunan roadmap untuk memperkuat strategi serta inisiatif terkait risk management, antara lain:
236 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 239
Laporan
Tahunan 2024
1. Enterprise Risk Management i. Memperbaiki risk assessment untuk segmen khusus
a. Penguatan risk culture dengan leadership non fixed income melalui pengembangan analytic
commitment dan role modeling. model non fixed income dan pengembangan
b. Membentuk clear leadership accountability for kompetensi credit analysts berikut:
risk management dan membentuk pemimpin - Menyusun risk criteria untuk targeted segmen
yang sadar risiko. dan overlay model untuk meningkatkan
c. Melakukan optimalisasi pengelolaan portofolio approval rate.
berbasis risiko dengan melakukan diversifikasi - Penentuan prioritas target segmen, yaitu:
portofolio across product dengan melakukan existing debtor, funding customer, and new
alokasi risk based portfolio, segmentasi, to Bank) untuk mengelola risiko dalam fase
sektoral, dan risk return analysis. Perseroan telah implementasi.
mulai menerapkan portfolio guideline untuk - Membangun proxy income model untuk
kredit wholesale sebagai pengendalian risiko memproyeksikan kenaikan income debitur
konsentrasi kredit dengan tetap mengedepankan dan calon debitur dalam penelitian limit kredit
asas prudent dan governance. dan standardisasi rekomendasi dan putusan.
d. Melakukan risk modeling untuk men-delivery - Mempertajam kebijakan kredit sesuai risk
optimum balance sheet management dalam based segmentation.
mengelola Asset Liability Management (ALM) j. Pembentukan SME Processing Center sebagai
secara maksimal, melakukan stress test, platform pendukung pertumbuhan kredit UMKM.
assessment, dan optimalisasi pendapatan atas k. Mempertahankan Non Performing Loan
pengelolaan ALM. (NPL) yang rendah di semua segmen melalui
e. Perseroan menerapkan enterprise risk pemantauan risiko yang kuat. Pengembangan
management dimana dalam penerapan risk Commercial Loan Early Warning System (EWS)
management difokuskan untuk meningkatkan untuk mendukung penguatan pemantauan
value Bank. Peningkatan produktivitas dilakukan risiko kredit komersial melalui standardisasi,
dengan pengelolaan risiko seiring dengan digitalisasi, dan pengembangan pedoman-
transformasi operating model organisasi pedoman dan perangkat-perangkat (tools),
Perseroan agar lebih berfokus pada kinerja dan Perseroan akan mengembangkan EWS dengan
profitabilitas. menetapkan parameter-parameter risiko yang
f. Proses bisnis kredit yang lebih baik dengan mengindikasikan adanya pemburukan kualitas
sentralisasi operasi kredit (CBC, SME, dan dari debitur kredit komersial secara individual.
konsumer) untuk meningkatkan check and Hal ini diharapkan dapat membantu satuan
balance serta memperkuat kerangka risiko kerja yang memberikan kredit komersial untuk
melalui pedoman risiko yang tepat dilakukan. mengidentifikasi tindakan-tindakan yang
g. Memperbaiki proses keputusan dan kualitas dari harus segera dilakukan guna mencegah kredit
kredit konsumer, mempercepat proses approval komersial dari debitur tersebut menjadi kredit
kredit konsumer melalui proses analisis data komersial yang bermasalah.
dengan menggunakan CSM. Selain itu, Perseroan l. Rencana spin off Unit Usaha Syariah (UUS) BTN
telah menerapkan collection scoring guna pada Triwulan III tahun 2025, saat ini sedang
mendukung collection team dalam menentukan dalam proses limited due diligence dengan
skala prioritas penagihan kepada debitur fokus pada aspek finance, legal, and valuation
berdasarkan tingkat risikonya (high, medium, terhadap calon investee.
dan low risk) untuk membayar kewajibannya 2. Environmental, Social, and Governance (ESG)
sehingga proses pembinaan kredit menjadi lebih Perseroan telah mengembangkan kerangka kerja
efektif dan efisien. ESG, yaitu The Future of Finance. Kerangka kerja
h. Memperbaiki proses underwriting kredit ESG memberikan panduan bagi Perseroan dalam
komersial, memperbaiki kualitas kredit komersial, mengelola dan menjalankan praktik bisnis yang
dan mendukung implementasi Business Process berorientasi pada kinerja dampak serta mendukung
Improvement (BPI) yang baru dan Commercial pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Banking Center (CBC) yang berfungsi sebagai Kerangka kerja tersebut menjadi landasan untuk
sentralisasi pemrosesan kredit komersial. Pada mengelola aktivitas dan operasi bisnis serta proses
segment SME, Perseroan juga sedang melakukan pengambilan keputusan yang lebih komprehensif.
implementasi Sentra Proses UMKM (SPU) sebagai Kerangka kerja ESG BTN terdiri dari 6 (enam)
upaya perbaikan proses dan pengelolaan komponen, yaitu:
kredit UMKM untuk meningkatkan produktivitas, a. Keuangan berkelanjutan (sustainable finance).
perbaikan kualitas putusan kredit yang tersentral, b. Perubahan iklim dan ekosistem (climate change
obyektif, dan monitoring yang tersentralisasi. and ecosystem).
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 237
Page 240
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
c. Manusia dan masyarakat (people and a. Target segmen yang menarik dan terdefinisi
community). secara jelas dengan fokus pada pemilihan
d. Inklusivitas pemangku kepentingan (stakeholder segmen, di rentang usia 20 sampai dengan 35
inclusiveness). tahun.
e. ESG dalam rantai nilai (ESG in value chain) b. Penawaran yang tepat sasaran (right to target)
f. Tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan dengan memanfaatkan big data analytical
yang terintegrasi (integrated GRC) advantage untuk memperoleh rekomendasi
produk atau layanan bagi tiap nasabah.
Bidang Pengembangan Jaringan c. Customer value management, melalui
(Delivery Channel) penawaran produk dan layanan yang luas
serta universal, tapi lebih fokus pada kebutuhan
Optimalisasi delivery channel dalam mendukung utama nasabah (customer centric).
bisnis dilakukan melalui pengembangan kuantitas dan
ragam channel dengan strategi perluasan jaringan Strategi Jangka Pendek
yang difokuskan pada 4 (empat) inisiatif utama, yaitu:
strategi pemetaan wilayah, ekspansi cabang, agent Berpedoman pada tema strategis corporate plan 2021-
banking, dan digital channel. 2025, langkah strategis yang telah dilakukan pada
1. Strategi Pemetaan Wilayah tahun 2024 adalah sebagai berikut:
Strategi pemetaan wilayah merupakan bentuk 1. Penyempurnaan Model Operasional Kantor Cabang
pengelompokan wilayah kerja yang tidak hanya a. Melakukan transformasi model operasional
berdasarkan lokasi, namun juga berdasarkan Kantor Cabang yang lebih berorientasi
densitas cabang eksisting guna memastikan sales dengan melakukan sentralisasi fungsi
penyelarasan strategi yang lebih baik. Adapun operasional transaksi, kredit, dan akunting.
pertimbangan-pertimbangan yang digunakan Sentralisasi aktivitas operasional akan dilakukan
pada strategi pemetaan wilayah adalah sebagai dalam beberapa tahap yaitu:
berikut: - Implementasi Commercial Banking Center
a. Pengembangan wilayah yang terlalu padat akan (CBC) dan Regional Loan Processing Center
memastikan kontrol terhadap Key Performance (RLPC).
Indicator (KPI) dan penyelarasan strategi yang - Implementasi document record center.
lebih komprehensif. - Sentralisasi accounting, khususnya terkait
b. Penentuan zona operasional cabang tidak fungsi reporting.
hanya mempertimbangkan lokasi, namun juga - Pengembangan cash center and
rasio kepadatan kantor cabang. management cash/physical assets
2. Optimalisasi Produktivitas Kantor Cabang untuk kantor cabang di luar Jabodetabek
Pada jangka pendek, Perseroan tidak terlalu coordinator branch, Surabaya, dan Bandung.
ekspansif dalam pembukaan kantor cabang. Tahun b. Menjalankan program penjualan untuk
ini Perseroan akan berusaha untuk meningkatkan meningkatkan produktivitas kantor cabang,
pengawasan kantor cabang terhadap outlet di melalui: peningkatan kapabilitas pegawai,
bawahnya dan akan melakukan penilaian atau monitoring kinerja secara real time, dan
evaluasi terhadap kinerja outlet yang tidak produktif pembaharuan KPI.
untuk dilakukan penutupan. Hal ini dilakukan agar - Meningkatkan fungsi BTN Smart melalui
kantor cabang dapat melakukan pengawasan pengembangan BTN Smart Fase 3.
kinerja setiap outlet di bawahnya secara lebih baik, - Mengembangkan program marketing
sehingga akan mendukung kinerja korporat. communication melalui umbrella campaign
3. Agent Banking pada seluruh channel BTN.
Mengoptimalkan agent banking sebagai agregator - Memperluas akuisisi merchant EDC dan
dengan memperluas aliansi strategis, misalnya LinkAja.
seperti kantor pos dan minimarket sebagai agen - Relokasi outlet ke 10 (sepuluh) kota
penjual. pertumbuhan tertinggi yang memiliki micro
4. Digital Channel market dengan layanan yang berfokus
Pengembangan digital channel ditujukan kepada pelanggan dan digital.
untuk remote access guna menargetkan - Revitalisasi Tabungan e-BATARAPOS dengan
segmen emerging affluent, generasi muda, dan memperkuat hubungan kemitraan dengan
meningkatkan kenyamanan transaksi bagi nasabah. Kantor Pos Indonesia, mengoptimalkan
Pengembangan digital channel difokuskan pada: kualitas layanan, dan skema insentif.
238 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 241
Laporan
Tahunan 2024
2. Mengembangkan Partnership d. Kerja sama pendanaan untuk penyaluran KPR
a. Membentuk perusahaan modal ventura, dari lembaga TAPERA, BPJS, dan Lembaga
sebagai special vehicle untuk mengembangkan Pengelola Dana Pensiun lainnya.
perusahaan assets management, dan e. Mengembangkan potensi sumber pendanaan
penyertaan pada bisnis digital, seperti fintech melalui dukungan Pemerintah ataupun
KPR. Regulator perbankan lainnya.
b. Membentuk anak perusahaan asuransi jiwa 5. Mengembangkan Bisnis Berbasis Value Chain
untuk mengoptimalkan bisnis captive (KPR). Perumahan
c. Pendirian perusahaan Manajemen Investasi a. Mengembangkan dan menjual produk pada
untuk mengelola dana TAPERA, mengembangkan sepanjang value chain mitra developer
Dana Investasi Real Estate (DIRE)/Real Estate komersial.
Investment Trust (REITS), dan Dana Investasi b. Menetapkan proses penjualan dan model
Infrastruktur (DINFRA). cakupan Relationship Manager (RM) Kredit
d. Pendirian perusahaan modal ventura atau Komersial dan UMKM untuk memperoleh
multifinance untuk mengembangkan bisnis bisnis sepanjang value chain mitra developer
berbasis ekosistem perumahan. komersial.
e. Mengembangkan platform jual beli properti c. Mengembangkan kemitraan di sepanjang
yang terintegrasi dengan BTN Properti. ekosistem real estate untuk memberikan
3. Meningkatkan KPR Non Subsidi di Segmen Emerging layanan beyond-banking kepada pengembang.
Affluent dan Affluent 6. Mengembangkan Layanan Menjadi One Stop
a. Meluncurkan produk bundling KPR dengan Solution Banking Service
tabungan, yaitu BTN Solusi dan KPR Tabungan. a. Mengembangkan BTN Solusi untuk meningkatkan
b. Digitalisasi proses KPR, melalui pengembangan product holding nasabah, menyasar korporasi
tracking portal untuk nasabah dan pengembang. BUMN, Instansi Pemerintah, Instansi pendidikan,
c. Mengembangkan proposisi KPR untuk segmen dan perusahaan swasta besar.
milenial, mass, dan mass affluent. b. Mengembangkan layanan premium banking
d. Mengembangkan kerja sama dengan top bagi segmen emerging affluent dan affluent
developer yang menyasar proyek perumahan dengan mengembangkan digital maupun
segmen emerging affluent dan affluent. mobile banking, memanfaatkan data analytics,
e. Kerja sama dengan 15 agen properti nasional dan meningkatkan kapabilitas IT yang
dan 6.000 agen properti individual untuk mendukung transaksional.
meningkatkan KPR Non Subsidi, khususnya KPR c. Mengembangkan pelayanan nasabah
second. tersegmentasi melalui pemberian perhatian
f. Upsell produk non-subsidi kepada nasabah KPR khusus dan fasilitas eksklusif dengan layanan
Subsidi yang telah atau akan lunas. terbaik kepada nasabah prima syariah.
g. Memperbaharui channel BTN Properti dengan d. Cross sell kepada nasabah KPR melalui
pengembangan kapabilitas pemasaran digital pemanfaatan data analytics.
(SEO dan SEM), tampilan web (UI/UX), dan e. Menjadi bank operasional untuk nasabah
meningkatkan daftar pengembang. institusi.
h. Membuat one stop shop customer housing f. Meningkatkan produktivitas transaksi treasury
ecosystem untuk produk/layanan di seluruh dan mengembangkan bank kustodian.
tahapan pada customer life cycle. g. Menyediakan solusi dukungan bisnis UMKM
i. Mengembangkan sales center consumer untuk eksternal melalui kemitraan dengan penyedia
meningkatkan KPR pada segmen emerging teknologi.
affluent dengan ticket size di atas Rp750 juta. h. Memperluas value proposition syariah dengan
4. Meningkatkan Kontribusi pada Program KPR pengembangan solusi pembiayaan inovatif
Subsidi dan Wholesale Funding bagi developer.
a. Mengembangkan kerja sama kepemilikan i. Meningkatkan portofolio realisasi KPR Non Subsidi
rumah melalui program TAPERA. dengan akad Musyarakah Mutanaqisah (MMQ).
b. Mengembangkan pembangunan perumahan j. Membangun kerja sama dengan foreign financial
Transit Oriented Development (TOD) dengan institutions yang memiliki klien/perusahaan
bekerja sama dengan BUMN Karya dan yang beroperasi di Indonesia.
pengembang lainnya.
c. Kerja sama pendanaan untuk penyaluran KPR di
segmen milenial dan urban.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 239
Page 242
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Aspek Pemasaran
Strategi Pemasaran
Untuk membantu Perseroan dalam meningkatkan keunggulan bersaing dibutuhkan adanya strategi pemasaran
sebagai pedoman dalam pemasaran produk serta memberikan arahan terkait jalannya bisnis. Fokus strategi pemasaran
dituangkan dalam umbrella campaign 2020-2024 dengan tagline Hidup Gak Cuma Tentang Hari Ini (HGCTHI).
Umbrella Campaign
HGCTHI 2020 HGCTHI 2021 HGCTHI 2022 HGCTHI 2023
HIDUP GAK CUMA SIASATIN HIDUP! SEKARANG WAKTUNYA
TENTANG HARI INI
Masa recovery pandemi. BTN dengan produk andalan
Memberi pandangan baru BTN melangkah bersama kaum BTN menyediakan solusi nyata di 2023, mendukung dan
tentang prinsip You Only Living muda merengkuh optimisme: (actionable) untuk progress memberikan jalan pada nasabah
Once demi masa depan yang Berani menghadapi dan dalam hidup dalam berbagai untuk lebih berani bertindak, tidak
lebih terencana. menyiasati tantangan masa hal (memiliki rumah, investasi menunda lagi dalam hal memiliki
kini. dan menyiapkan dana pensiun) aset. Karena Hidup Gak Cuma
yang terintegrasi secara digital. Tentang Hari ini.
HGCTHI 2024
HIDUP GAK CUMA TENTANG HARI INI
Untuk merealisasikan sebuah mimpi dibutuhkan sebuah proses.
Melalui berbagai produk dan layanan yang semakin relevan dengan
perkembangan zaman, BTN siap menjadi financial tools utama bagi
para generasi muda untuk bantu wujudkan setiap mimpi mereka.
Strategi-strategi promosi maupun aktivitas pemasaran yang dilaksanakan pada tahun 2024 berdasarkan Campaign
Plan 2024 yang telah disusun serta menggunakan strategi aktivitas pemasaran komunikasi 360 yang meliputi Above
The Line (ATL), Bellow The Line (BTL) dan Through The Line (TTL).
Campaign Plan 2024
Campaign Plan 2024 merupakan strategi perencanaan promosi BTN selama tahun 2024, dengan mengoptimalkan
media konvensional dan media digital, Out-of-Home (OOH) serta berbagai kegiatan aktivasi, yang terbagi pada
kategori:
1. Primary (Hero Campaign) : Rebranding BTN (Maret sampai dengan Desember)
Secondary : - BTN Mobile (Januari sampai dengan Mei)
- balé by BTN x BTN Mobile (Januari sampai dengan Desember)
- BTN Prioritas - Plus (Juni)
- BTN Prospera dan Spektadeal (Juli sampai dengan Oktober)
- KPR BTN (November sampai dengan Desember)
2. Product of The Month (POM) : - BTN Mobile (Januari sampai dengan Mei)
- balé by BTN x BTN Mobile (Juni sampai dengan Desember)
- BTN Prioritas - Plus (Juni)
- BTN Prospera dan Spektadeal (Juli sampai dengan Oktober)
- KPR BTN (November sampai dengan Desember)
3. Festive Campaign : - Promo HUT Ke-74 BTN (Februari): moment of truth HUT Ke-74 BTN
- Promo Ramadhan dan Idul Fitri 1445 H (Maret sampai dengan April):
moment of truth Ramadhan dan Idul Fitri 1445 H
- Promo HUT Ke-79 Republik Indonesia (Agustus): moment of truth HUT
Ke-79 Republik Indonesia
- Promo HUT Ke-48 KPR BTN: moment of truth HUT Ke-48 KPR BTN
4. Always On : Merupakan publikasi dan pemasaran melalui media digital, baik itu
sebagai upaya call to action maupun membangun awareness terkait
produk tersebut.
240 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 243
Laporan
Tahunan 2024
Hero Campaign Plan 2024
Hero campaign Perseroan pada tahun 2024 adalah rebranding logo baru BTN yang dilakukan dengan mengoptimalkan
media konvensional dan media digital.
1. Teaser Rebranding Logo Baru BTN
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 241
Page 244
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
2. Launching Logo Baru BTN
3. Pengumuman pada Website, Media Sosial, Media Digital dan Surat Kabar
242 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 245
Laporan
Tahunan 2024
4. Placement pada Media Konvensional dan Digital
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 243
Page 246
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
244 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 247
Laporan
Tahunan 2024
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 245
Page 248
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
5. HUT Ke-74 BTN dan BTN RUN
6. BTN Jakarta International Marathon (BTN Jakim)
246 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 249
Laporan
Tahunan 2024
7. HUT Ke-48 KPR BTN Serentak di 8 (delapan) Kota
• Kantor Wilayah Sumatera (Plaza Medan Fair)
• Kantor Wilayah Jakarta 1 (Tangerang City Mall)
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 247
Page 250
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
• Kantor Wilayah Jakarta 2 (Mall Kota Kasablanka)
• Kantor Wilayah Jawa Barat (AEON Mall Deltamas Cikarang)
• Kantor Wilayah Jawa Barat (Trans Studio Mall Bandung)
248 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 251
Laporan
Tahunan 2024
• Kantor Wilayah Jateng-DIY (Mall Paragon Semarang)
• Kantor Wilayah Jatim-Bali-Nusa Tenggara (BG Junction Surabaya)
• Kantor Wilayah Sulawesi-Maluku-Papua (Nipah Mall Makassar)
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 249
Page 252
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Komunikasi 360°
MARKETING ACTIVITY
Above The Line (ATL) Marketing Below The Line (BTL) Marketing
• Target audience yang luas • Target audience terbatas
• Lebih menjelaskan sebuah konsep atau ide. Tidak • Media atau kegiatan memberikan kesempatan bagi
ada interaksi langsung dengan audience. audience untuk berinteraksi bahkan action membeli.
Point of Sale Point of Sale Point of Sale Point of Sale Point of Sale Point of Sale Direct Marketing
Material (Mail /SMS/ wa
Material Material Material Material Material (Poster/Leaflet) Balst)
Through the Line (TTL) Marketing melibatkan penggunaan strategi pemasaran ATL & BTL Tren konsumen baru-baru
ini di pasar membutuhkan integrasi strategi ATL & BTL untuk hasil yang lebih baik. Periklanan 360º dimana kampanye
dikembangkan dengan visi membangun merek serta konversi/akuntabel. Digital Marketing termasuk dalam TTL Marketing,
karena menggabungkan ATL & BTL Marketing
Di samping menerapkan strategi pemasaran 4. Control Loan Quality
tersebut di atas Perseroan juga menerapkan strategi Pasca berakhirnya pandemi Covid-19, masih
pemasaran produk dan layanan dalam mendorong terdapat debitur segmen korporasi yang belum
peningkatan pangsa produk dan jasa. Perseroan juga sepenuhnya pulih, khususnya BUMN Karya yang
meningkatkan efektivitas kerja sama dalam pemasaran bergerak di sektor residensial non landed house.
dan pengembangan produk baru. Oleh sebab itu masih diperlukan adanya monitoring
berkelanjutan untuk menjaga kualitas eksposur
Strategi Pemasaran Kredit Korporasi kredit segmen korporasi.
Uraian strategi pemasaran untuk produk Kredit Strategi Pemasaran Kredit Komersial
Korporasi sepanjang tahun 2024 antara lain adalah
sebagai berikut: BTN melakukan beberapa strategi pemasaran untuk
1. Grow Sustainable Portfolio produk kredit komersial selama tahun 2024 yakni
a. Menumbuhkan penyaluran kredit yang sebagai berikut:
mendukung Environmental, Social, dan 1. Penyaluran kredit yang berkualitas untuk mencapai
Governance (ESG) framework dengan fokus pertumbuhan yang berkelanjutan dengan berfokus
pengembangan produk kredit berkelanjutan dan pada sektor ekonomi prioritas. 6 (enam) sektor
peningkatan portofolio kredit kategori kegiatan ekonomi prioritas untuk penyaluran kredit tersebut
usaha berkelanjutan. yaitu property-residential (construction and
b. Perluasan pembiayaan sektor baru sesuai contractor), retailers, education services, infrastructure
industri terpilih pada portfolio guideline. and utilities, healthcare services, financial institution.
2. Explore and Elaborate Customer’s Needs 2. Perubahan pola pembinaan dengan melakukan
Menggali dan mengupayakan pemenuhan upaya agar debitur melakukan penempatan dana
kebutuhan perbankan nasabah baik dari sisi dan menjadikan BTN sebagai bank transaksional
lending, funding, trade finance dan transaksi untuk dengan mewajibkan debitur untuk menggunakan
peningkatan fee based income yang sustain. seluruh aplikasi BTN dan mewajibkan debitur untuk
3. Establish Sustainable Corporate Environment melakukan penempatan dananya di BTN (virtual
Menyusun dan menciptakan produk kredit account, cash management system, BTN Properti for
berkelanjutan sejalan dengan ESG framework serta Developer, BTN Mobile, giro, tabungan, deposito dan
pengembangan IT penunjang bisnis korporasi. lain-lain)
250 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 253
Laporan
Tahunan 2024
3. Meningkatkan sumber fee berbasis layanan dan Strategi Pemasaran Kredit Perumahan
transaksional dengan peningkatan Number of Subsidi
Account (NoA) kredit baru dan bank transaksional
debitur Strategi pemasaran kredit perumahan subsidi adalah
4. Melanjutkan strategi perbaikan kualitas kredit sebagai berikut:
seperti (Mini Portfolio Quality Review/PQR, investor 1. Mengembangkan skema pembiayaan subsidi yang
gathering, coaching CBC) dan perubahan equitable dan affordable dengan memberikan
ketentuan pengenaan denda kredit komersial. usulan KPR Subsidi segmen informal.
2. Mengembangkan ekosistem pembiayaan
Strategi Pemasaran Kredit Perumahan perumahan di Indonesia dengan melakukan
melakukan Focus Group Discussion (FGD) dan
Inisiatif untuk mengembangkan bisnis kredit pada diskusi dengan stakeholder perumahan.
jangka pendek dan menengah yaitu: 3. Penguatan marketing communication dan brand
1. Mengembangkan Pangsa Pasar KPR di Segmen awareness pada digital platform.
Emerging Affluent dan Affluent 4. Modul pengajuan kebijakan KPR Subsidi
a. Melakukan ekspansi dengan menambah sales 5. Digitalisasi monitoring kebijakan akad KPR Subsidi
center yang fokus pada penjualan KPR kepada untuk meningkatkan governance kebijakan yang
segmen emerging affluent yang pada tahun telah diberikan.
2024 telah dilakukan pembukaan sales center 6. Pengembangan sistem amortisasi premi mekanisme
di Bandung, Medan, Makassar, Cibubur, Pondok pembayaran tahunan.
Indah, dan Pantai Indah Kapuk. 7. Pembuatan sistem aplikasi monitoring dan evaluasi
b. Program kerja sama dan marketing dengan keterhunian perumahan KPR Subsidi.
agen properti nasional dan lokal, sebagai
strategi Direct to Customer (D2C). Strategi Pemasaran Pendanaan Komersial
c. Memperkuat aplikasi dan portal BTN Properti
dengan digitalisasi proses KPR secara end to Strategi pemasaran untuk pendanaan komersial
end, baik untuk konsumen dan pengembang. dilakukan dengan cara sebagai berikut:
d. Membangun platform instant purchase sebagai 1. Business Ecosystem
bagian BTN Properti. Mengakuisisi ekosistem nasabah institusi baik yang
e. Mengembangkan skema KPR Rent to Own telah memiliki perjanjian kerjasama maupun yang
sebagai skema KPR yang affordable dan baru menjadi nasabah untuk dapat meningkatkan
equitable, yang menyasar generasi milenial. produk holding, volume funding, fee based income,
2. Peningkatan Kredit High Yield Margin dan lending. Produk holding yang ditawarkan yaitu
a. Meningkatkan kredit high yield (KRING, KAR) Cash Management System (CMS), virtual account
beyond mortgage melalui program up-selling debit, trade, payroll, loan, dan lain-lain.
dan cross selling kepada nasabah captive, 2. Intensif dan Agresif Akuisisi Nasabah Middle and
kawasan perkantoran dan industri. Large Institution
b. Program upselling dan cross selling produk non Senantiasa intensif serta agresif dalam mengakuisisi
subsidi kepada nasabah KPR Subsidi yang sudah nasabah middle and large institution dengan
atau hampir lunas melalui kapabilitas analytics melakukan acara gathering asosiasi dan canvasing.
dan program upselling. 3. Merancang dan Melaksanakan Program Reward
c. Pre approved pinjaman atau kredit kepada Dalam rangka mengapresiasi kinerja Unit kerja
debitur eksisting yang memenuhi kriteria melalui (dalam hal ini Kantor Pusat, Kantor Wilayah, Kantor
Telesales dan BTN Kita (digital-mobile app Cabang) dan meningkatkan Number of Account
based). (NOA) dan Volume of Account (VOA) segmen
d. Penyaluran kredit konsumtif melalui skema komersial maka disediakan reward program
channeling dengan mitra P2P Lending yang khusus diantaranya yaitu program referral
berbasis Digital-Aplikasi milik mitra. nasabah lembaga, penurunan cost of fund, star
e. Penyaluran kredit melalui skema joint finance trek (pertumbuhan volume funding), primadana
yang berfokus kepada kemitraan dengan Bank (program referral nasabah prioritas), midsize goes
Daerah (BPD) serta memposisikan BTN sebagai to overseas (Asia dan Eropa), kolaborasi antar divisi,
Mitra Bisnis Bank Daerah (BPD). dan program reward untuk nasabah khusus produk
giro seperti pembebasan biaya transaksi, cek/Bilyet
Giro (BG), dan sebagainya.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 251
Page 254
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
4. Diversifikasi Nasabah Large and Middle Institution 5. Tabungan Bisnis Mikro
Akuisisi nasabah baru pada segmen large and Tabungan Bisnis Mikro adalah produk perbankan
middle institution dengan fokus untuk semua yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan
segmen baik BUMN Group, private corporation, keuangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah
education dan government di seluruh regional. (UMKM) serta pelaku usaha merchant. Produk
5. Ekstra Effort dalam Mencari Potensi Pendanaan ini menawarkan berbagai kemudahan dalam
Institusi yang Stabil pengelolaan keuangan bisnis, di antaranya
Mencari potensi pendanaan institusi yang termasuk penyediaan fasilitas sistem pembayaran digital
ke dalam kategori dana stabil seperti dana seperti Quick Response Code Indonesian Standard
Abandonment and Site Restoration (ASR) dan dana (QRIS) dan Electronic Data Capture (EDC).
tambang.
6. Reakuisisi Nasabah Lembaga Strategi Pemasaran SME Banking
Melakukan reakuisisi nasabah lembaga eksisting
yang memiliki sumber dana besar dan berpotensi Strategi pemasaran tahun 2024 untuk produk SME
untuk meningkatkan posisi dananya di BTN. Banking diuraikan sebagai berikut:
1. Peningkatan Penyaluran High Yield Loan (Eagle
Strategi Pemasaran Ritel Funding Project)
a. Pembentukan Mitra Unit UMKM pada Kantor
Strategi pemasaran tahun 2024 untuk produk DPK Ritel Cabang Pembantu (KCP) untuk penyaluran
diuraikan sebagai berikut: Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit SME Mikro.
1. BTN Prospera b. Peningkatan realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR)
BTN Prospera adalah solusi layanan bagi nasabah melalui direct selling KUR pada debitur KPR dan
untuk memenuhi berbagai kebutuhan perbankan kredit konsumer lainnya.
dan gaya hidup, sehingga BTN Prospera akan c. Segmenting penjualan Kredit Usaha Rakyat (KUR)
menjadi rekan perbankan yang mendampingi dan Kredit KUMK kepada ekosistem atau komunitas
nasabah dalam perjalanan meraih kesuksesannya. sesuai potensi wilayah melalui BPI SME.
Layanan ini berfokus pada nasabah dengan Asset 2. Mengembangkan Sistem UMKM Digital
Under Management (AUM) Rp100 juta sampai a. Pemberian kredit UMKM secara end to end
dengan Rp500 juta melalui proses digitalisasi menggunakan mobile
2. Dormant Activation app dan web app (Aplikasi BTN LAKU).
Program khusus yang ditujukan kepada nasabah 3. Perbaikan Proses Bisnis dan Kualitas SDM
untuk mengajak kembali nasabah-nasabah a. Pengembangan kebijakan dan prosedur produk
yang memiliki rekening pasif agar mau kembali kredit UMKM.
bertransaksi dan mempergunakan produk dan b. Pendidikan SME dan Credit Program Sales
layanan BTN. dengan metode in house training dan e-learning.
3. Penetrasi Bisnis Payroll pada Nasabah Korporasi BTN c. Peningkatan performance Kredit SME melalui
Meningkatkan penetrasi bisnis payroll dengan Program SME of The Year, Program Reward SME
memberikan penawaran spesial bagi nasabah dan SME Gathering.
korporasi BTN, sehingga nasabah korporasi beserta d. Efektivitas strategi dan program kerja melalui
dengan karyawannya dapat menikmati produk dan coaching SME & Credit Program Unit (SCPU)
jasa layanan yang dimiliki BTN. Head, SME and Credit Program Sales.
4. Bale Poin e. Optimalisasi Tenaga Alih Daya (TAD) SME di
Bale poin adalah program loyalitas nasabah dengan Kantor Cabang.
hadiah poin reward, nasabah akan mendapatkan
poin reward setiap kali melakukan transaksi atau Strategi Pemasaran Layanan BTN Prioritas
aktivitas tertentu seperti menabung, berinvestasi,
atau menggunakan layanan bank lainnya. Poin- Layanan BTN Prioritas merupakan layanan istimewa
poin yang terkumpul tersebut kemudian dapat yang diperuntukan khusus bagi nasabah BTN Prioritas.
ditukarkan dengan berbagai macam hadiah Karena target pasar yang spesifik, sehingga aktivitas
atau keuntungan, seperti diskon, barang, voucher, pemasaran lebih banyak bersifat Below The Line (BTL),
atau layanan khusus. Program ini bertujuan untuk melalui direct communication ke nasabah. Dimulai
meningkatkan kepuasan nasabah, mendorong sejak pertama kali nasabah bergabung BTN Prioritas,
penggunaan produk dan layanan bank secara lebih nasabah akan menerima welcome greeting. Nasabah
aktif, serta memperkuat hubungan jangka panjang juga akan mendapatkan update tentang promo BTN
antara bank dan nasabah. Prioritas serta program-program berjalan yang menarik
melalui sms blast yang dikirim secara taktikal ataupun
secara regular melalui Priority Booklet.
252 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 255
Laporan
Tahunan 2024
Meskipun begitu, strategi pemasaran yang bersifat Strategi Pemasaran Layanan Digital
Above The Line (ATL) tetap dilakukan, karena BTN Prioritas
tetap membutuhkan exposure untuk lebih dikenal Dalam meningkatkan jangkauan layanan digital, BTN
secara brand, mengingat Top of Mind BTN masih terkait menyusun beberapa langkah strategi pemasaran
dengan KPR. Aktivitas yang dilakukan diantaranya iklan sebagai berikut:
di Television Commercial (TVC), iklan di bioskop, dan 1. Pengembangan Layanan Digital
event-event di public places, dan eksibisi kerjasama Untuk meningkatkan kepuasan nasabah,
dengan partner. Perseroan senantiasa mengembangkan produk
dan fitur layanan digital yang berorientasi pada
Selain strategi pemasaran yang bersifat BTL maupun ATL, kebutuhan perbankan nasabah. Perseroan telah
pemasaran BTN Prioritas memanfaatkan PLUS by BTN mengembangkan berbagai platform digital mulai
Prioritas sebagai engine marketing untuk meningkatkan dari Superapps balé by BTN, balé bisnis, BTN Properti,
loyalty nasabah BTN Prioritas. Saat ini sudah BTN Smart Residence, EDC Acquiring, QRIS, API
dikembangkan PLUS Acquisition sebagai tools marketing Management, Branchless Banking hingga layanan
untuk alternatif bagi sales team dalam menawarkan yang mendukung keamanan transaksi nasabah
program-program dengan berbagai macam benefit seperti SMS Notifikasi, login biometric, OLOB eKYC
dan/atau hadiah menarik bagi nasabah BTN Prioritas, dan lain-lain. Berbagai platform tersebut telah
yang sebelumnya penawaran dilakukan secara dirancang sedemikian rupa agar nasabah dapat
langsung oleh Relationship Manager BTN Prioritas. PLUS melakukan transaksi perbankan dimanapun dan
Acquisition dalam strategi pemasaran merupakan pull kapanpun sesuai dengan kebutuhan, sehingga rasa
factor yang berfungsi untuk menciptakan kebutuhan engagement nasabah dengan BTN semakin kuat
bagi nasabah BTN Prioritas. dan bersinergi.
2. Penguatan Digital Mortgage Ecosystem
Di tahun 2024, BTN Prioritas juga menjadi sponsor utama Perseroan sebagai bank yang fokus di bidang
Indonesia Fashion Week 2024 yang diadakan di bulan perumahan, memiliki peran sentral dalam
Maret 2024 sehingga eksposur dari brand BTN Prioritas membentuk ekosistem digital mortgage. Atas
lebih meningkat karena kolaborasi dengan dan para dasar tersebut maka dalam setiap pengembangan
designer di dalamnya. layanan selalu mengedepankan kerjasama
strategis dengan mitra yang tergabung dalam
Strategi Pemasaran Produk Transaction ekosistem perumahan mulai dari hulu sampai
Banking dengan hilir melalui berbagai produk dan layanan
digital seperti BTN Properti, BTN Properti for Developer,
Uraian strategi pemasaran untuk produk transaction E-Mitra, hingga aplikasi BTN Smart Residence. Selain
banking sepanjang tahun 2024 antara lain adalah pengembangan aplikasi tersebut, BTN secara
sebagai berikut: rutin menyelenggarakan BTN Property Expo baik
1. Meningkatkan kolaborasi dengan segmen corporate secara offline maupun online untuk mengakomodir
dan commercial untuk peningkatan transaksi kebutuhan masyarakat dalam mendapatkan rumah
melalui akuisisi cash management dan peningkatan melalui KPR BTN.
aktivasi user aktif cash management dengan tujuan 3. Peningkatan Akuisisi User dan Active Rate
peningkatan average balance nasabah. Transaction Melalui Direct Sales
2. Optimalisasi peningkatan revenue BTN melalui Dalam rangka akuisisi layanan digital dan untuk
peningkatan volume transaksi trade finance dan meningkatkan active rate transaction dari layanan
bank garansi dan peningkatan performance bank digital, beberapa strategi yang sudah kami jalankan
garansi melalui peluncuran aplikasi penerbitan di tahun 2024 adalah sebagai berikut:
bank garansi (e-Guarantee). a. Hero Campaign Balé
3. Memperdalam kerja sama dengan nasabah • balé Be Free
anchor lembaga dengan mendorong penggunaan Program free biaya admin bagi nasabah
layanan transaksi seperti BTN Primo Account, cash yang bertransaksi finansial untuk fitur-
management dan e-Guarantee. fitur unggulan seperti transfer BIFAST, top
4. Optimalisasi peran transaction banking sales dan up ewallet, pembelian token PLN, serta
wholesale implementor baik di Kantor Pusat maupun pembayaran telco provider.
di Kantor Wilayah untuk mengeksekusi layanan • balé Unlock Your World
banking dan after sales services. Program yang memberikan benefit cashback
bagi nasabah BTN yang bertransaksi di luar
negeri serta berkesempatan untuk free trip ke
Sydney, Australia bagi nasabah top spender.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 253
Page 256
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
•balé 3S (Santap, Santai, Sehat) berjalan. Nominal insentif sebesar Rp15 ribu/
Diskon 15% dengan maksimal diskon hingga pegawai aktivasi balé by BTN, dengan reward
Rp30 ribu bagi nasabah BTN untuk setiap maksimal sebesar Rp3 juta/instansi.
pembelian di berbagai merchant anchor • Insentif Agen untuk Akuisisi balé by BTN
serta local champion yang bekerja sama Insentif diberikan kepada agen yang berhasil
dengan BTN. mengajak minimal 4 (empat) nasabah/
b. Program Akuisisi dan Transaksi balé by BTN bulan/agen untuk aktivasi balé by BTN.
• Program Terbang Bersama balé by BTN Nominal insentif sebesar Rp15 ribu/nasabah
(Internal Program) aktivasi balé by BTN dengan reward maksimal
Program reward paket travelling dan voucher Rp2 juta/agen/bulan.
kepada kantor cabang yang berhasil • Akuisisi balé by BTN untuk Universitas
mencapai target Akuisisi Mobile Banking Terbuka
(balé by BTN) sebesar 100% dan target Reward uang tunai Rp35 ribu bagi nasabah.
ketersambungan balé by BTN minimum Claim reward untuk personal dapat
sebesar 90% (berlaku target untuk kedua melengkapi bukti aktivasi balé by BTN di
poin tersebut). dalam link bit.ly/buktiaktivasiBTNMobileUT.
• Reward Buka Tabungan Online • Program regular untuk meningkatkan
Reward saldo tabungan hingga Rp35 transaksi dan brand awareness terhadap
ribu kepada nasabah yang melakukan fitur di balé by BTN
pembukaan rekening online, aktivasi • Event offline
Bale by BTN, dan registrasi SMS Notifikasi, Event secara offline yang telah diselenggarakan
serta melakukan transaksi recurring pada pada beberapa wilayah dan secara nasional.
menu Transaksi BulananKu. Nasabah yang Untuk nasional telah dilaksanakan di beberapa
melakukan pembukaan rekening dan tidak mall, event dan foodcourt perkantoran di
melakukan transaksi finansial memperoleh wilayah Jakarta. Adapun program promonya
saldo tabungan sebesar Rp15 ribu, sedangkan adalah sebagai berikut:
nasabah yang melakukan pendaftaran dan - Mall
pembayaran pada menu Transaksi BulananKu Open booth di berbagai mall di Jakarta
minimum 3 (tiga) kali memperoleh saldo dan wilayah lainnya.
tabungan sebesar Rp35 ribu. - Event
• Program Reward New User balé by BTN Kerja sama dengan promotor atau
Nasabah melakukan pembukaan rekening penyelenggara acara lainnya, untuk
dan tidak melakukan transaksi finansial melakukan kerja sama dengan balé by
memperoleh saldo tabungan sebesar Rp10 ribu, BTN dengan metode sponsorship seperti
sedangkan nasabah melakukan pendaftaran BTN Jakarta International Marathon
dan pembayaran pada menu Transaksi (Jakim), Suara Prambanan, dan lain-
BulananKu minimum 3 (tiga) kali memperoleh lain.
saldo tabungan sebesar Rp25 ribu. - Foodcourt
• Member Get Member balé by BTN Promosi berupa membayar makan
Program reward berupa iKupon Indomaret siang nasabah dengan balé by BTN.
yang dapat ditukarkan dengan produk Nasabah yang melakukan registrasi dan
Gulaku 1 kilo gram/Bimoli 1 liter/Luwak aktivasi balé by BTN di event offline akan
White Coffee untuk nasabah yang berhasil mendapatkan voucher makan siang di
mengajak teman melakukan aktivasi Bale by tempat tersebut.
BTN dan registrasi SMS Notifikasi. • Melakukan branding balé by BTN di seluruh
• Program Reward Ekosistem Pendidikan Kantor Cabang dan Kantor Wilayah BTN.
Reward senilai Rp20 ribu untuk nasabah Contohnya adalah melakukan branding BTN
dari ekosistem pendidikan yang melakukan Mobile di gedung kantor dan mobil dinas
pembukaan rekening. kantor, serta beberapa fasilitas umum yang
• Akuisisi balé by BTN Pegawai Payroll bekerja sama dengan instansi pengelola di
Reward saldo tabungan senilai Rp20 kota besar.
ribu untuk pegawai instansi payroll yang • Melakukan Kegiatan Aktivasi Melalui Sosial
melakukan aktivasi balé by BTN. Media
• Insentif Bendahara Instansi (Payroll) Melakukan campaign hashtag, menciptakan
Insentif diberikan kepada bendahara instansi challenge di media sosial (seperti Tiktok),
sesuai dengan jumlah pegawai yang melakukan kolaborasi dengan influencer
melakukan akuisisi balé by BTN pada bulan baik mikro, makro, dan medium.
254 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 257
Laporan
Tahunan 2024
c. Program Akuisisi dan Transaksi Merchant (EDC minimal insentif yang diberikan Rp400 ribu
dan QRIS) maksimal Rp1 juta
• Program SEMARAC (Serbu Merchant • Program Merayu
Acquiring) (Internal Program) Reward program berupa bonus cashback
Setiap outlet (KC/KCP) memiliki target Rp50 ribu per bulan setiap peningkatan dana
akuisisi minimal 2 (dua) merchant (EDC/ Rp50 juta dan berlaku kelipatan.
QRIS) setiap minggu sampai dengan 31 • Program Sakti Cashback
Desember 2024. Setiap outlet (KC/KCP) Reward kepada Agen yang memiliki VoA
wajib menjaga kualitas merchant di kategori Agen > Rp25 juta dan berada di K1 atau K2
kuadran A, B, dan C minimal sebanyak 2 akan mendapatkan cashback biaya admin
x laporan berjalan, sehingga target akan untuk semua jenis fitur transaksi.
bertambah sesuai dengan laporan berjalan. e. Program Digital Mortgage Ecosystem
Program ini bertujuan untuk meningkatkan • Program New Member Smart Residence
kualitas merchant yang telah diakuisisi serta Reward berupa saldo gopay hingga sebesar
pertumbuhan saldo rekening merchant. Rp20 ribu untuk pengguna baru pada aplikasi
• Insentif Kasir Merchant EDC dan QRIS BTN BTN Smart Residence.
Loyalty program untuk kasir merchant dengan • Program Home Service BTN Diskon
transaksi EDC atau QRIS yang mencapai sales Reward diberikan kepada seluruh pengguna
volume dan transaksi tertentu. yang telah melakukan pemesanan pada fitur
• Reward Merchant EDC dan QRIS BTN home service (lifestyle) dan jasa profesional
Loyalty program untuk merchant atas tukang ledeng baik untuk layanan antara lain
pencapaian transaksi EDC atau QRIS yang sebagai berikut:
mencapai sales volume dan transaksi - balé by BTN (daily cleaning, service AC,
tertentu. massage dan tukang ledeng).
d. Program Akuisisi dan Transaksi Agen BTN - BTN Properti (sedot tungau, cuci sofa,
(Branchless Banking) daily cleaning, massage, service AC,
• Program Kagetan! 1.0 service mesin cuci, dan tukang ledeng).
Reward saldo tabungan senilai Rp20 - BTN Smart Residence (sedot tungau, cuci
ribu untuk pegawai instansi payroll yang sofa, daily cleaning, massage, service AC,
melakukan aktivasi balé by BTN. service mesin cuci, dan tukang ledeng).
• Program Inspira • Program Easy in Smart Residence (Cashback
Reward kepada naradamping atas 25% Hingga Rp25 ribu)
pengelolaan agen. 45% agen kelolaan pada Pemberian cashback sebesar 25% maksimal
K123 dengan minimal 25 agen kelolaan. Lebih sebesar Rp25 ribu khusus untuk pembayaran
dari 50% pencapaian akuisisi agen dari total tagihan via aplikasi BTN Smart Residence.
target tahun 2024. • Program Easy in Smart Residence (Insentif
• Program Sakti Ramadhan Pengelola)
Reward berupa paket sembako kepada agen Reward akan diberikan kepada Pengelola
(minimal 200 transaksi) dan nasabah (5 BTN Smart Residence yang telah terdaftar
transaksi) pada periode Maret 2024. pada aplikasi Smart Residence dan telah
• Program Vaganza Rekening melakukan transaksi minimal 50 transaksi.
Pemberian reward Rp5 ribu kepada agen jika Reward berupa saldo giro dengan nominal
berhasil mereferralkan minimal 4 (empat) Rp500 ribu sejak pengelola menjadi bagian
rekening. pada BTN Smart Residence.
• Program Bersinar • Program Fitur Oke Banyak Reward (BTN
Reward berupa trip liburan kepada Agen dan Properti for Developer)
FSUH/SBH Juara 1 dan 2 per RO dan Insentif Reward diberikan kepada admin developer
kepada Juara 3,4,5 kepada Agen yang yang telah mengoptimalkan fitur booking
bertransaksi terbanyak sesuai kriteria. fee, uang muka (DP), cash keras dan
• Program Vaganza Nasabah bertahap melalui BTN Properti sesuai dengan
Racing VoA agenbtn untuk periode semester ketentuan yang telah ditentukan.
1. Terdapat 30 hadiah dengan total Rp30 juta. • Program Ajukan KPR Online Gratis 4D Tour
• Program Kagetan! 2.0 Service (BTN Properti for Developer)
Reward kepada PIC agen/SBH dan Reward diberikan kepada developer yang
Naradamping yang berhasil mengakuisisi telah mengoptimalkan fitur pengajuan
minimal 4 (empat) agen sampai dengan online melalui BTN Properti sesuai dengan
akhir Mei 2024 senilai Rp100 ribu dengan ketentuan yang telah ditentukan.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 255
Page 258
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
- Reward berupa layaran 4D Tour Service • Program Reconnect with BTN Properti
secara gratis diberikan kepada developer Reward diberikan kepada admin pada 20
subsidi yang mengajukan aplikasi kredit developer pilihan yang telah mengajukan
online melalui BTN Properti for Developer pengajuan aplikasi melalui BTN Properti for
dengan minimum 100 Aplikasi/bulan Developer sesuai ketentuan.
dengan approval rate minimum 70% dari • Program Debitur Akad
total pengajuan. Reward Rp500 ribu bagi debitur BTN Properti
- Reward berupa layanan 4D Tour Service yang akad kredit pada periode program
secara gratis diberikan kepada developer akan mendapatkan cashback ke rekening
non subsidi yang mengajukan aplikasi kredit tabungan.
online melalui BTN Properti for Developer • Program Sewa Properti
dengan minimum jumlah limit plafon/bulan Reward cashback saldo gopay 25% maksimal
adalah Rp1 miliar dengan approval rate Rp500 ribu bagi pengguna yang mengajukan
minimum 70% dari total pengajuan. sewa properti selama periode program.
Pangsa Pasar
Informasi mengenai pangsa pasar BTN dibandingkan dengan industri perbankan disajikan sebagai berikut.
Tabel Pangsa Pasar BTN dibandingkan dengan Industri Perbankan Indonesia (dalam triliun Rupiah)
November November
Uraian Keterangan
2024 2023
Aset Industri Perbankan 12.334 11.428
BTN 449 423
Pangsa Pasar BTN (%) 3,64% 3,71%
Dana Pihak Ketiga Industri Perbankan 8.836 8.216
BTN 366 330
Pangsa Pasar BTN (%) 4,14% 4,02%
Kredit Industri Perbankan 7.717 6.966
BTN 355 328
Pangsa Pasar BTN (%) 4,61% 4,71%
Sumber: Statistik Perbankan Indonesia Otoritas Jasa Keuangan (SPI OJK), Data Internal, diolah.
Aset Perseroan tumbuh sebesar 6,11% secara yoy, dan Pangsa Pasar KPR
total aset industri perbankan tumbuh sebesar 7,93%
yoy. Sepanjang tahun 2024, Perseroan fokus dalam Sebagai Provider KPR terbesar di Indonesia, hingga
perbaikan kualitas bisnis dan pelaksanaan tranformasi bulan Desember 2024, Perseroan memiliki market
digital, sehingga sampai dengan November 2024, share sebesar 38% dengan total outstanding KPR Rp288
pangsa pasar aset Perseroan adalah sebesar 3,64%. triliun. Kompetitor utama pada bisnis KPR di Indonesia
Dana Pihak Ketiga (DPK) Perseroan tumbuh sebesar adalah Bank BCA dengan outstanding Rp135 triliun,
10,88% yoy, menjadi Rp366 triliun hingga November 2024, dan diikuti oleh Mandiri dengan outstanding kredit
lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan DPK Industri mencapai Rp68 triliun. Sebagai bank yang berfokus
perbankan yang tumbuh 7,54% yoy. Hal ini membuat pada pembiayaan KPR, baik KPR Subsidi maupun Non
pangsa pasar DPK Perseroan naik sebesar 12 bps Subsidi, Perseroan memiliki pangsa pasar yang besar
menjadi 4,14% pada November 2024 dari sebelumnya dalam penyaluran kredit perumahan di Indonesia. Bank
4,02% pada November 2023. Kredit dan pembiayaan Perseroan merupakan kontributor utama pada agenda
Perseroan tumbuh 8,40% yoy, menjadi Rp355 triliun Program Sejuta Rumah dari Pemerintah Indonesia
hingga November 2024, dimana pertumbuhan kredit melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan
perbankan mencapai 10,79% yoy, sehingga sampai Rakyat dan BP Tapera pada Pemerintahan Presiden
dengan November 2024, pangsa pasar kredit Perseroan Joko Widodo, Perseroan telah menyalurkan lebih dari
menjadi 4,61%. 2 (dua) juta rumah sejak tahun 2015-Oktober 2024,
256 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 259
Laporan
Tahunan 2024
dan dipercaya mendapatkan porsi terbesar dalam KPR Subsidi mencapai 82% sementara pangsa
penyaluran pembiayaan KPR Subsidi. Pada 31 Desember pasar Perseroan pada keseluruhan pembiayaan KPR
2024, pangsa pasar Perseroan pada sektor pembiayaan mencapai 38%.
Pangsa Pasar KPR Desember 2024
Keterangan
Bank Lain
BTN 18,00%
38,00%
62,00%
82,00%
TOTAL KPR TOTAL KPR SUBSIDI
Sumber: Corporate Presentation masing-masing Bank, Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia I.15 dan BTN, Desember 2024.
Penanganan Pengaduan Nasabah
Perseroan memiliki mekanisme penyampaian Tugas utama unit ini adalah membantu dalam
pengaduan apabila nasabah mengalami kendala menyelesaikan complaint nasabah secara tuntas
dalam bertransaksi, keluhan maupun pengaduan sehingga menjadi solusi bagi nasabah terhadap
lainnya. Perseroan membentuk unit kerja yang khusus permasalahan yang dihadapi, melakukan monitoring
membantu hal tersebut, yaitu Customer Protection terhadap complaint yang masuk sehingga dapat
and Complaint Handling Management (CPCHM) untuk diselesaikan dengan baik, serta menyelesaikan
dapat memberikan layanan terbaik sehingga mampu seluruh pengaduan nasabah sesuai dengan Service
meningkatkan kualitas layanan serta kepuasan Level Agreement (SLA) yang telah ditetapkan dan
nasabah terhadap BTN. memastikan semua pengaduan ditindaklanjuti.
Alur Pengaduan
Berikut alur penanganan pengaduan nasabah di BTN
Nasabah menyampaikan BTN menerima dan mencatat Jika nasabah sepakat dengan
aduan melalui kanal yang serta memberikan nomor tiket hasil penyelesaian, maka
disediakan oleh BTN. aduan kepada nasabah. pengaduan dianggap selesai.
Nasabah Menyampaikan Nasabah Mendapatkan Proses Pengaduan Selesai
Aduan Nomor Aduan Ditangani
1 3 5
2 4 6
Verifikasi Data Nasabah Proses Tindak Lanjut oleh Nasabah Tidak Puas dan
BTN Melanjutkan LAPS SJK
BTN akan menindaklanjuti Nasabah yang tidak sepakat
BTN melakukan verifikasi
dan menyelesaikan aduan dengan hasil penyelesaian
data nasabah sesuai dengan
nasabah sesuai waktu yang dapat melanjutkan proses
prosedur yang ditetapkan.
ditetapkan. LAPS SJK.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 257
Page 260
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Berikut informasi data pengaduan nasabah periode Januari sampai dengan Desember 2022-2024 sebagai berikut:
Tabel Rincian Pengaduan Nasabah Berdasarkan Kategori
Tahun 2024
Kategori Pengaduan Selesai Dalam Proses Tidak Selesai
Jumlah Pengaduan
Jumlah % Jumlah % Jumlah %
Penghimpunan Dana 655 61,56% 409 38,44% - 0,00% 1.064
Penyaluran Dana 330 71,58% 131 28,42% - 0,00% 461
Produk Kerjasama 12 100,00% 3 25,00% - 0,00% 12
Produk Lain 819 65,10% 439 34,90% - 0,00% 1.258
Sistem Pembayaran 89.965 99,74% 234 0,26% - 0,00% 90.199
Total 91.781 98,70% 1.216 1,31% - 0,00% 92.994
Tahun 2023
Kategori Pengaduan Selesai Dalam Proses Tidak Selesai
Jumlah Pengaduan
Jumlah % Jumlah % Jumlah %
Penghimpunan Dana 318 100,00% 0 0,00% - 0,00% 318
Penyaluran Dana 206 99,04% 2 0,96% - 0,00% 208
Produk Kerjasama 8 100,00% 0 0,00% - 0,00% 8
Produk Lain 706 86,95% 106 13,05% - 0,00% 812
Sistem Pembayaran 61.261 100,00% 0 0,00% - 0,00% 61.261
Total 62.499 99,83% 108 0,17% - 0,00% 62.607
Tahun 2022
Kategori Pengaduan Selesai Dalam Proses Tidak Selesai
Jumlah Pengaduan
Jumlah % Jumlah % Jumlah %
Penghimpunan Dana 94 100,00% - 0,00% - 0,00% 94
Penyaluran Dana 184 100,00% - 0,00% - 0,00% 184
Produk Kerjasama 5 100,00% - 0,00% - 0,00% 5
Produk Lain 444 100,00% - 0,00% - 0,00% 444
Sistem Pembayaran 51.804 100,00% - 0,00% - 0,00% 51.804
Total 52.531 100,00% - 0,00% - 0,00% 52.531
Tabel Inbound Call Contact Center Tahun 2024
Inbound 2024
Total
Channel Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
BTN Call 36.307 28.315 32.623 29.249 27.251 24.720 30.800 29.485 26.011 30.925 28.619 28.798 353.103
Email 18.656 15.465 19.216 26.544 21.078 17.959 22.940 22.831 23.509 23.786 23.384 29.045 264.413
Instagram 7.243 13.865 15.774 10.459 9.167 7.254 7.800 7.457 23.509 10.722 9.501 11.288 118.137
Whats App 4.846 5.221 6.740 6.930 5.709 4.516 5.476 5.507 5.000 5.818 5.914 6.549 68.226
Facebook 1.970 7.112 9.219 1.987 5.396 1.881 2.630 2.814 7.287 7.337 6.669 9.738 64.040
Twitter 3.642 3.475 4.038 4.632 5.244 3.410 2.837 4.015 2.693 3.944 2.893 3.692 44.515
Playstore 709 1.228 1.657 1.361 1.091 945 465 339 1.011 2.339 3.048 3.838 18.031
Live Chat 517 517 571 430 548 746 693 339 1.288 1.503 1.217 1.276 10.565
YouTube 69 81 229 121 70 31 66 34 34 59 36 56 886
App Store 88 45 37 53 15 33 32 - - - 126 8 437
lapor.go.id 13 2 3 2 2 4 2 2 5 9 2 - 46
Helpdesk IB 4 - 5 5 1 - - - - - - - 15
dan I-CASH
Total 74.064 75.326 90.112 81.773 75.572 61.499 73.741 73.743 74.445 86.442 81.409 94.288 942.414
258 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 261
Laporan
Tahunan 2024
Perseroan memperoleh Certificate ISO 9001:2015 perihal perolehan Certificate ISO 9001:2015 perihal Pelindungan
Standar Mutu Layanan Contact Center sebagai bentuk Pelanggan dan Manajamen Penanganan Pengaduan
validasi bahwa layanan contact center yang dimiliki yang diterima Perseroan sebagai bentuk peningkatan
Perseroan telah terstandardisasi dan sebagai salah mutu layanan untuk membangun proses bisnis yang
satu kanal untuk pengaduan nasabah. Selain itu, terstruktur dan terstandardisasi.
Berikut sertifikasi dan pencapaian prestasi yang telah diterima oleh Customer Experience Division selama periode
tahun 2024.
1. Penghargaan Dari Regulator
Penghargaan dari Ombudsman RI Sebagai Himpunan Bank Negara (HIMBARA) paling Kooperatif dan Responsif
dalam Mendorong Penyelesaian Pemenuhan Sertifikat KPR Debitur (Masyarakat).
Tanggal Keterangan Dokumentasi
19 Desember 2024 BTN menerima penghargaan dari Ombudsman RI
sebagai Himpunan Bank Negara (HIMBARA) paling
Kooperatif & Responsif dalam Mendorong Penyelesaian
Pemenuhan Sertifikat KPR Debitur (Masyarakat).
Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh
Pimpinan/Anggota Ombudsman RI Bapak Yeka Hendra
Fatika dan diterima oleh Direktur Operations & Customer
Experience Bapak Hakim Putratama.
2. Sertifikasi ISO 9001 : 2015
Tanggal Keterangan Dokumentasi
19 Desember 2024 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk melalui
Customer Experience Division (dhi. Contact Center
Department) telah berhasil mendapatkan dan menerima
Certificate ISO 9001:2015 perihal Standar Mutu Layanan
Contact Center. Sertifikasi tersebut sebagai bentuk
validasi bahwa layanan Contact Center yang dimiliki BTN
telah terstandardisasi. Dengan adanya sertifikasi dapat
menjadi pemicu peningkatan kualitas layanan yang
diberikan kepada nasabah BTN.
27 Desember 2024 BTN menerima Certificate ISO 9001:2015 perihal
Perlindungan Pelanggan dan Manajemen Penanganan
Pengaduan yang diterima PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk. ISO tersebut sebagai bentuk peningkatan
mutu layanan untuk membangun proses bisnis yang
terstruktur dan terstandardisasi.
3. Pencapaian Kompetisi The Best Contact Center Indonesia 2024
Tanggal Keterangan Dokumentasi
11 September 2024 BTN Call menerima penghargaan pada ajang
The Best Contact Center Indonesia 2024 (TBCCI 2024)
yang diselenggarakan oleh Indonesia Contact Center
Association (ICCA) periode Mei – September 2024
dengan perolehan:
• The Best Employee Engagement (Gold Medalist)
• The Best Business Contribution (Gold Medalist)
• The Best Technology Innovation (Gold Medalist)
• The Best Quality Assurance (Gold Medalist)
• The Best Manager (Silver Medalist)
• The Best Trainer Medium (Bronze Medalist)
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 259
Page 262
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Tinjauan Operasi Per Segmen Usaha
Segmen usaha Perseroan berdasarkan jenis usaha pendapatan Perseroan. Sedangkan Segmen Syariah
mencakup 2 (dua) segmen utama, yaitu Segmen yang dikembangkan oleh Unit Usaha Syariah (UUS)
Konvensional dan Segmen Syariah. Segmen mengalami pertumbuhan di setiap tahunnya sejalan
Konvensional sebagai segmen bisnis utama dengan berbagai upaya dan inisiatif Perseroan.
Perseroan memberikan kontribusi besar terhadap
Segmen Konvensional
Penjelasan dan Produktivitas Segmen Konvensional
SEGMEN KONVENSIONAL
PRODUK KONSUMER PRODUK KOMERSIAL
PRODUK PRODUK PRODUK PRODUK
SIMPANAN KONSUMER KREDIT KONSUMER SIMPANAN KOMERSIAL KREDIT KOMERSIAL
DEPOSITO DEPOSITO
TABUNGAN GIRO KREDIT KREDIT NON GIRO KREDIT KREDIT NON
BERJANGKA BERJANGKA
KONSUMER PERORANGAN PERUMAHAN PERUMAHAN KOMERSIAL PERUMAHAN PERUMAHAN
BTN RITEL LEMBAGA
Sekilas tentang kinerja dari Segmen Konvensional dapat dilihat pada tabel sebagai berikut.
Grafik Kinerja Segmen Konvensional (dalam triliun Rupiah)
JUMLAH NILAI PRODUK SEGMEN
PRODUK KONSUMER PRODUK KOMERSIAL
KONVENSIONAL
303,07
80,00 300,00 300,00
264,79 286,66
70,00
63,77 67,43 250,00 243,69 250,00
60,00
200,00 200,00
50,00
42,45
40,21
40,00 150,00 150,00
106,22 107,64
30,00
100,00 100,00
20,00
50,00 42,96 50,00
10,00 38,28
0,00 0,00 0,00
Jumlah Jumlah
Kredit Simpanan Kredit Simpanan
Nilai Produk Nilai Produk
Konsumer Konsumer Komersial Komersial
Konsumer Komersial
2023 2024
260 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 263
Laporan
Tahunan 2024
Produk Konsumer
Penyaluran produk BTN pada Produk Konsumer terbagi menjadi 2 (dua), yaitu Produk Kredit Konsumer dan Produk
Simpanan Konsumer. Jumlah nilai Produk Konsumer tahun 2024 sebesar Rp108,09 triliun, meningkat 1,76% dibandingkan
dengan tahun 2023 yang sebesar Rp106,90 triliun. Peningkatan tersebut disebabkan oleh peningkatan dana simpanan
Tabungan Konsumer maupun Deposito Berjangka Konsumer pada tahun 2024.
Tabel Nilai Produk Konsumer (dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Produk Konsumer 2024 2023
Nominal %
Produk Kredit Konsumer 40.660.578 42.450.499 1.789.923 (4,22%)
Produk Simpanan Konsumer 67.432.408 63.770.218 3.662.190 5,74%
Jumlah Nilai Produk Konsumer 108.092.986 106.220.717 1.872.269 1,76%
Volume produk Kredit Konsumer tahun 2024 sebanyak 179.539 unit, menurun 9,97% dibandingkan dengan tahun
2023 yang sebanyak 198.986 unit. Penurunan tersebut disebabkan oleh penurunan volume penyaluran KPR Subsidi.
Demikian pula Simpanan Konsumer yang pada tahun 2024 sebanyak 6.232.485 unit, menurun 13,35% dibandingkan
dengan tahun 2023 yang sebanyak 7.192.402. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh turunnya jumlah rekening
Tabungan Konsumer sebesar 13,53%.
Tabel Volume Produk Konsumer
Kenaikan/Penurunan
Produk Konsumer 2024 2023
Nominal Persentase
Produk Kredit Konsumer (unit) 179.539 198.986 (19.447) (9,77%)
Produk Simpanan Konsumer (rekening) 6.232.485 7.192.402 (959.917) (13,35%)
PRODUK KREDIT KONSUMER
Perseroan menyediakan produk Kredit Konsumer yang terdiri dari Kredit Perumahan dan Kredit Non-Perumahan.
Untuk produk Kredit Perumahan diklasifikasikan menjadi KPR Subsidi, KPR Non Subsidi, dan Kredit Perumahan Lainnya.
Seluruh produk kredit perorangan konsumer disalurkan dalam mata uang Rupiah.
Tabel Nilai Penyaluran Produk Kredit Konsumer (dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Kredit Konsumer 2024 2023
Nominal Persentase
Kredit Perumahan 37.629.430 38.674.541 1.045.111 (2,70%)
KPR Subsidi 19.451.494 20.114.296 662.802 (3,30%)
KPR Non Subsidi 15.790.588 16.191.348 400.760 (2,48%)
Kredit Perumahan Lainnya 2.387.348 2.374.553 12.795 0,54%
Kredit Non Perumahan 3.031.148 3.775.958 744.811 (19,73%)
Jumlah Nilai Penyaluran Kredit Konsumer 40.660.578 42.450.499 1.789.923 (4,22%)
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 261
Page 264
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Nilai penyaluran produk Kredit Konsumer tahun 2024 sebesar Rp40,66 triliun, menurun 4,22% dibandingkan dengan
tahun 2023 yang sebesar Rp42,45 triliun. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh telah mencapai maksimalnya
kuota penyaluran Kredit Perumahan KPR Subsidi.
Tabel Volume Penyaluran Produk Kredit Konsumer (dalam unit)
Kenaikan/Penurunan
Kredit Konsumer 2024 2023
Nominal Persentase
Kredit Perumahan 160.540 176.174 (15.643) (8,87%)
KPR Subsidi 118.665 130.787 (12.122) (9,27%)
KPR Non Subsidi 30.960 36.260 (5.300) (14,62%
Kredit Perumahan Lainnya 10.915 9.127 1.788 19,59
Kredit Non Perumahan 18.999 22.812 (3.813) (16,71%)
Jumlah Volume Penyaluran Kredit Konsumer 179.539 198.986 (19.447) (9,77%)
Volume penyaluran produk Kredit Konsumer tahun 2024 Berpenghasilan Rendah, Peraturan Menteri PUPR No. 32
sebanyak 179.539 unit, menurun 9,77% dibandingkan tahun 2021 tentang Bantuan Pembiayaan Perumahan
dengan tahun 2023 yang sebesar 198.986 unit. Berbasis Tabungan, dan Peraturan BP Tapera No. 6
Penurunan tersebut disebabkan oleh penurunan Tahun 2021 tentang Pembiayaan Perumahan Bagi
volume penyaluran KPR Subsidi. Peserta Tabungan Perumahan Rakyat.
Kredit Perumahan-KPR Subsidi Perseroan menyalurkan KPR subsidi menggunakan skema
Sejak tahun 1976 hingga saat ini, skema penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Bantuan
KPR Subsidi terus berganti, meski demikian BTN Pembiayaan perumahan berbasis tabungan (BP2BT),
tetap konsisten menyalurkan KPR Subsidi. KPR dan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Masyarakat
Subsidi merupakan program pemilikan rumah dari Berpenghasilan Rendah (MBR) adalah pembeli rumah
Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum pertama kali yang memenuhi persyaratan tertentu dapat
dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia yang memperoleh KPR Subsidi dengan cicilan terjangkau.
ditujukan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah Berdasarkan peraturan pemerintah yang berlaku saat
(MBR) dan diterbitkan oleh Bank Pelaksana baik secara ini, program KPR Sejahtera FLPP dan KPR BP2BT diberikan
konvensional maupun dengan prinsip syariah. Dalam kepada nasabah yang belum memiliki rumah dengan
program KPR Bersubsidi, Pemerintah memberikan penghasilan keluarga sebesar Rp8 juta per bulan (untuk
bantuan dengan penempatan dana murah jangka pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi) dan
panjang maupun subsidi uang muka sehingga cicilan Rp10 juta per bulan (untuk pulau Papua). Sementara untuk
KPR menjadi terjangkau untuk pembelian rumah program KPR Tapera diberikan kepada nasabah yang
sejahtera tapak dan rumah sejahtera susun. terdaftar sebagai peserta BP-Tapera dengan penghasilan
nasabah sebesar Rp8 juta per bulan (untuk Pulau Jawa,
Perseroan senantiasa menyediakan berbagai Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi) dan Rp10 juta per
kemudahan dan biaya yang ringan bagi masyarakat bulan (untuk Pulau Papua). Harga rumah yang dibeli
yang ingin memiliki rumah melalui program KPR melalui program-program tersebut terikat pada batas
Bersubsidi. Perseroan pertama kali mendapatkan harga tertentu.
tugas untuk memberikan pelayanan KPR Subsidi sesuai
Surat Menteri Keuangan No. B-49/MK/IV/I/1974 tanggal Adapun ketentuan pemberian KPR FLPP Tapak dan
29 Januari 1974, dengan realisasi KPR pertama Rumah Susun adalah sebagai berikut:
berlangsung pada tanggal 10 Desember 1976. Perseroan 1. Nilai KPR paling banyak sebesar harga jual rumah
menyalurkan KPR Subsidi bekerja sama dengan tapak atau susun dikurangi dengan uang muka
Pemerintah, yaitu Kementerian Pekerjaan Umum yang disiapkan oleh MBR. Melalui program ini, MBR
dan Perumahan Rakyat (PUPR). Ketentuan mengenai juga berhak mendapatkan Subsidi Bantuan Uang
penyaluran KPR Subsidi terakhir diatur dalam Peraturan Muka (SBUM) sebesar Rp4 juta (untuk pulau Jawa,
Menteri PUPR No. 35/PRT/M/2021 tentang Kemudahan Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi) dan Rp8 juta
dan Bantuan Pemilikan Rumah Bagi Masyarakat (untuk Papua) dari Pemerintah.
262 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 265
Laporan
Tahunan 2024
2. Suku bunga KPR yang dibayar debitur sebesar 5% 4. Sumber pendanaan program BP2BT berasal 100%
per tahun dan sudah termasuk premi asuransi jiwa, dari bank pelaksana.
asuransi kebakaran, dan asuransi kredit. Suku bunga 5. Jangka waktu KPR disepakati oleh BTN dan MBR yang
sebagaimana dimaksud pada butir (1) bersifat tetap disesuaikan juga dengan kemampuan membayar
selama jangka waktu kredit (fixed rate) dengan angsuran dari calon debitur atau paling lama 20
metode perhitungan bunga tahunan (annuity). tahun.
3. Sumber pendanaan program FLPP berasal dari
75% dari Pemerintah dan 25% dari Perseroan. BTN Ketentuan pemberian KPR Tapera adalah sebagai
melakukan kerjasama dengan PT Sarana Multigriya berikut:
Finansial dalam menyediakan sumber pendanaan 1. KPR Tapera diberikan kepada peserta Tapera yang
bagi program FLPP. telah memenuhi persyaratan dan urutan prioritas
4. Jangka waktu KPR disepakati oleh BTN dan MBR yang peserta dari BP Tapera.
disesuaikan juga dengan kemampuan membayar 2. Uang muka KPR Tapera minimal 0% sesuai dengan
angsuran dari calon debitur atau paling lama 20 penilaian BTN kepada MBR.
tahun. 3. Suku bunga KPR yang dibayar debitur sebesar 5%
per tahun dan sudah termasuk premi asuransi
Ketentuan pemberian KPR BP2BT untuk pembelian jiwa, asuransi kebakaran, dan asuransi kredit. Suku
rumah tapak/susun dan pembangunan rumah bunga sebagaimana dimaksud pada butir (2)
swadaya adalah sebagai berikut: bersifat tetap selama jangka waktu kredit (fixed
1. Setiap MBR yang memenuhi persyaratan program rate) dengan metode perhitungan bunga tahunan
BP2BT mendapatkan bantuan uang muka (Dana (annuity).
BP2BT) sebesar maksimal Rp40 juta dari Pemerintah. 4. Jangka waktu KPR disepakati oleh BTN dan MBR yang
2. Nilai KPR sebesar harga jual rumah tapak/susun disesuaikan juga dengan kemampuan membayar
atau Rencana Anggaran Biaya (RAB) rumah angsuran dari calon debitur atau paling lama 30
swadaya dikurangi dengan Dana BP2BT serta uang tahun.
muka yang disiapkan oleh MBR. 5. BTN akan menerbitkan Efek Beragunan Aset (EBA)
3. Suku bunga KPR yang dibayar debitur menggunakan sesuai dengan jumlah kredit yang direalisasikan
rate komersial sebesar 10% fixed rate selama 10 dengan bekerja sama dengan Bank Kustodian yang
tahun atau 9,5% fixed rate selama 5 tahun dengan ditunjuk oleh BP-Tapera.
metode perhitungan gradual payment mortgage.
Tabel Nilai Penyaluran Produk KPR Subsidi (dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
KPR Subsidi 2024 2023
Nominal Persentase
KPR BTN Sejahtera Tapak 18.812.157 19.411.272 (599.114) (3,09%)
KPR BP2BT - - - -
KPR BTN Tapera 636.008 703.024 (67.016) (9,53%)
Jumlah Nilai Penyaluran KPR Subsidi 19.451.493 20.114.296 (662.802) (3,30%)
Catatan: *) BP2BT untuk tahun 2023 sudah tidak menyalurkan kembali
Nilai penyaluran KPR Subsidi tahun 2024 sebesar Rp19,45 sama dengan instansi dan stakeholder di bidang
triliun, menurun 3,30% dibandingkan dengan tahun perumahan baik dukungan pembiayaan (BP Tapera,
2023 yang sebesar Rp20,11 triliun. Hal tersebut terutama SMF dan Kementerian PUPR), maupun dari sisi supply
dipengaruhi oleh menurunnya KPR BTN Sejahtera Tapak dan demand, bekerjasama dengan berbagai instansi/
sebesar Rp599,11 triliun pada tahun 2024. asosiasi (asosiasi pengembang, asosiasi pedagang
pasar, perusahaan teknologi seperti gojek, grab dan
Perseroan mengembangkan skema pembiayaan lainnya) pengembangan dan perbaikan bisnis proses,
yang equitable dan inklusif melalui pengembangan penggunaan teknologi terkini serta memperluas bisnis
produk KPR Subsidi seperti New KPR FLPP, KPR Tapera, ekosistem diharapkan memberikan dampak positif
skema KPR Rent to Own. BTN juga terus meningkatkan terhadap pertumbuhan penyaluran KPR Subsidi BTN.
pangsa KPR Subsidi BTN melalui pendalaman kerja
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 263
Page 266
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Tabel Volume Penyaluran KPR Subsidi (dalam unit)
Kenaikan/Penurunan
KPR Subsidi 2024 2023
Nominal Persentase
KPR BTN Sejahtera Tapak 114.835 126.312 (11.477) (9,09%)
KPR BP2BT - - - -
KPR BTN Tapera 3812 4.514 (702) (15,55%)
Jumlah Volume Penyaluran KPR Subsidi 118.665 130.830 (12.165) (9,30%)
Catatan: *) BP2BT untuk tahun 2023 sudah tidak menyalurkan kembali
Sejalan dengan penurunan nilai penyaluran produk, maksimal selama 25 (dua puluh lima) tahun untuk
volume penyaluran KPR Subsidi tahun 2024 juga KPR Non Subsidi dan maksimal 15 (lima belas) tahun
mengalami penurunan volume sebesar 9,09% atau untuk Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) dan Kredit
11.477 unit dibandingkan dengan tahun 2023 yang Ruko. KPR Non Subsidi BTN memberikan layanan untuk
sebanyak 130.830 unit. Penurunan volume tersebut keperluan pembelian rumah dari developer ataupun
dikontribusi dari menurunnya KPR BTN Sejahtera Tapak non-developer, baik untuk pembelian rumah baru atau
pada tahun 2024. second, pembelian rumah siap huni (ready stock) atau
belum jadi (indent), maupun take over kredit dari bank
Kredit Perumahan-KPR Non Subsidi lain. Ketentuan uang muka minimal 15% atau sesuai
Selain KPR Subsidi, BTN juga memiliki berbagai Peraturan Bank Indonesia tentang Rasio Loan to Value
layanan KPR Non Subsidi yang menargetkan nasabah (LTV). BTN menyalurkan kredit KPR Non Subsidi melalui
berpenghasilan menengah ke atas dengan suku bunga beberapa produk yaitu KPR BTN Platinum, KPA BTN dan
mengambang (floating). Jangka waktu yang ditawarkan Kredit Ruko BTN.
Tabel Nilai Penyaluran Produk KPR Non Subsidi (dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
KPR Non Subsidi 2024 2023
Nominal Persentase
KPR BTN Platinum 15.388.946 15.934.162 (545.215) (3,42%)
KPA BTN 288.523 136.875 151.648 110,79%
Kredit Ruko BTN 113.117 120.311 (7.193) (5,98%)
Jumlah Nilai Penyaluran KPR Non Subsidi 15.790.587 16.191.348 (400.760) (2,48%)
Nilai penyaluran KPR Non Subsidi tahun 2024 sebesar Rp15,79 triliun, menurun 2,48% dibandingkan dengan tahun 2023
yang sebesar Rp16,19 triliun. Hal tersebut dipengaruhi oleh turunnya KPR BTN Platinum sebesar Rp545,22 triliun.
Tabel Volume Penyaluran KPR Non Subsidi (dalam unit)
Kenaikan/Penurunan
KPR Non Subsidi 2024 2023
Nominal Persentase
KPR BTN Platinum 30.462 35.906 (5.444) (15,16%)
KPA BTN 354 217 137 63,13%
Kredit Ruko BTN 144 137 7 5,11%
Jumlah Volume Penyaluran KPR Non Subsidi 30.960 36.260 (5.300) (14,62%)
264 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 267
Laporan
Tahunan 2024
Volume penyaluran KPR Non Subsidi tahun 2024 sebanyak digunakan sesuai dengan kebutuhan konsumen. Kredit
30.960 unit, menurun 14,62% dibandingkan dengan Perumahan Lainnya merupakan upaya Perseroan
tahun 2023 yang sebanyak 36.260 unit. Penurunan dalam mengembangkan bisnis sekaligus ditujukan
tersebut terutama disebabkan oleh penurunan volume untuk membantu konsumen memiliki hunian dengan
penyaluran KPR BTN Platinum sebesar 15,16%. keuntungan dan kemudahan yang tinggi. Perseroan
menyalurkan Kredit Perumahan Lainnya melalui
Kredit Perumahan-Kredit Perumahan Lainnya beberapa produk yaitu Kredit Agunan Rumah, Kredit
Perseroan juga menawarkan jenis-jenis Kredit Bangun Rumah dan Pinjaman Renovasi Rumah
Perumahan serta Kredit Konsumer Lainnya, yang dapat Kerjasama Bank (PRR-KB) BPJS Ketenagakerjaan
Tabel Nilai Penyaluran Kredit Perumahan Lainnya (dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Kredit Perumahan Lainnya 2024 2023
Nominal Persentase
Kredit Agunan Rumah 2.348.766 2.347.810 39.538 0,04%
Kredit Bangun Rumah 6310 3.150 3160 100,32%
PRR-KB BPJS Ketenagakerjaan 28.502 23.593 4.910 20,81%
Jumlah Nilai Penyaluran Kredit Perumahan Lainnya 2.387.348 2.374.553 12.795 0,54%
Nilai penyaluran Kredit Perumahan Lainnya tahun 2024 sebesar Rp2,38 triliun, meningkat 0,54% dibandingkan dengan
tahun 2023 yang sebesar Rp2,37 triliun. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan nilai penyaluran
Kredit Agunan Rumah sebesar 0,04% dan Kredit Bangun Rumah sebesar 100,32%.
Tabel Volume Penyaluran Kredit Perumahan Lainnya (dalam unit)
Kenaikan/Penurunan
Kredit Perumahan Lainnya 2024 2023
Nominal Persentase
Kredit Agunan Rumah 10.682 8.944 1.738 19,43%
Kredit Bangun Rumah 12 11 1 9,09%
PRR-KB BPJS Ketenagakerjaan 191 160 31 19,37%
Jumlah Nilai Penyaluran Kredit Perumahan Lainnya 10.885 9.115 1.770 19,42%
Volume penyaluran Kredit Perumahan Lainnya Kredit Non Perumahan
tahun 2024 sebanyak 10.885 unit, meningkat 19,42% Perseroan memberikan Kredit Konsumer Lainnya, di
dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebanyak 9.115 luar Kredit Perumahan yang digunakan untuk berbagai
unit. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh kebutuhan nasabah kredit. Perseroan menyalurkan
peningkatan volume Kredit Agunan Rumah dan PRR-KB Kredit Non Perumahan melalui beberapa produk yaitu
BPJS Ketenagakerjaan sebesar 19,43% dan 19,37% seiring Kring BTN, Kring BTN Pensiunan, Kredit Swadana BTN dan
dengan strategi BTN untuk memperbesar porsi bisnis Kredit Pegawai.
kredit bermargin tinggi di tahun 2024.
Tabel Nilai Penyaluran Kredit Non Perumahan (dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Kredit Non Perumahan 2024 2023
Nominal Persentase
Kring BTN 1.957.877 2.161.227 203.350 (9,41%)
Kring BTN Pensiunan 126.208 169.238 43.030 (25,43%)
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 265
Page 268
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Kenaikan/Penurunan
Kredit Non Perumahan 2024 2023
Nominal Persentase
Kredit Swadana BTN 812.276 1.264.244 451.968 (35,75%)
Kredit Pegawai 134.787 181.249 46.462 (25,63%)
Jumlah Nilai Penyaluran Kredit Non Perumahan 3.031.148 3.775.958 744.810 (19,73%)
Nilai penyaluran Kredit Non Perumahan tahun 2024 sebesar Rp3,03 trilliun, menurun 19,73% dibandingkan dengan
tahun 2023 yang sebanyak Rp3,77 trilliun. Penurunan tersebut terutama berasal dari menurunnya Kredit Swadana BTN
dan Kring BTN.
Tabel Volume Penyaluran Kredit Non Perumahan (dalam unit)
Kenaikan/Penurunan
Kredit Non Perumahan 2024 2023
Nominal Persentase
Kring BTN 15.330 19.133 3.803 (19,88%)
Kring BTN Pensiunan 1.103 1.651 548 (33,19%)
Kredit Swadana BTN 773 1.613 840 (52,08%)
Kredit Pegawai 256 415 159 (38,31%)
Jumlah Volume Penyaluran Kredit Non Perumahan 17.462 22.812 5.350 (23,45)
Volume penyaluran Kredit Non Perumahan tahun PRODUK SIMPANAN KONSUMER
tahun 2024 sebanyak 17.462 unit, menurun 23,45% Perseroan menyediakan beragam produk simpanan
dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebanyak untuk menjawab kebutuhan simpanan kepada nasabah,
22.812 unit. Penurunan tersebut terutama berasal dari yang dikelompokkan menjadi 2 (dua) produk, yaitu
menurunnya Kring BTN sebesar 3.803 unit. Tabungan dan Deposito. Melalui penyediaan produk
tersebut, Perseroan berupaya untuk menjaga tingkat
likuiditas yang sehat, sumber dana berbiaya murah yang
sejalan dengan strategi BTN untuk mempertahankan
komposisi pendanaan yang kompetitif dan terjangkau.
Tabel Jumlah Dana Simpanan Konsumer (dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Simpanan Konsumer 2024 2023
Nominal Persentase
Tabungan Konsumer 37.699.994 37.720.836 (20.842) (0,06%)
Deposito Berjangka 29.732.484 26.724.483 3.008.001 11,26%
Jumlah Dana Simpanan Konsumer 67.432.478 64.445.319 2.987.159 4,64%
Jumlah dana Simpanan Konsumer tahun 2024 sebesar Rp67,43 triliun, meningkat 4,64% dibandingkan dengan tahun
2023 yang sebesar Rp64,45 triliun. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh meningkat Deposito Berjangka
sebesar 11,26%.
266 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 269
Laporan
Tahunan 2024
Tabel Jumlah Rekening Simpanan Konsumer (dalam rekening)
Kenaikan/Penurunan
Simpanan Konsumer 2024 2023
Nominal Persentase
Tabungan Konsumer 6.139.468 7.099.737 (960.269) (13,53%)
Deposito Berjangka 93.017 92.665 352 0,38%
Jumlah Rekening Simpanan Konsumer 6.232.485 7.192.402 (959.917) (13,35%)
Jumlah rekening Simpanan Konsumer tahun 2024 3. Tabungan Investa
sebanyak 6.232.485 rekening, menurun 13,35% 4. Tabungan eBatara Pos
dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebanyak 5. Tabungan Lainnya, meliputi beberapa produk yaitu:
7.192.402 rekening. Penurunan tersebut terutama a. Tabungan Junior
disebabkan oleh turunnya jumlah rekening Tabungan b. Tabungan Juara
Konsumer sebesar 13,53%. c. Tabungan Simpel
d. TabunganKu
Tabungan Konsumer e. Tabungan BTN Perumahan
Tabungan konsumer yang dimiliki BTN memberikan f. Tabungan Cermat
solusi tabungan transaksional dengan kemudahan g. Tabungan BTN Haji
transaksi pembelian dan pembayaran melalui channel h. Tabungan Siap!
BTN untuk menunjang aktivitas keuangan konsumen. i. Tabungan SiMuda RumahKu
Tabungan Konsumer BTN dikembangkan melalui j. Tabungan BTN Felas
beberapa produk sebagai berikut:
1. Tabungan Batara
2. Tabungan Bisnis
Tabel Jumlah Tabungan Konsumer (dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Tabungan Konsumer 2024 2023
Nominal Persentase
Tabungan Batara 17.250.326 17.539.793 (289.467) (1,65%)
Tabungan Bisnis 3.603.417 3.107.305 496.382 15,98%
Tabungan Investa 12.052.267 12.451.489 (399.222) (3,21%)
Tabungan eBatara Pos 1.944.082 1.949.007 (4.926) (0,25%)
Tabungan Lainnya 2.849.902 2.673.513 176.389 6,60%
Tabungan Junior 311.772 518.793 (207.021) (39,90%)
Tabungan Juara 864.736 732.105 132.631 18,12%
Tabungan Simpel 242.574 161.457 81.117 50,24%
TabunganKu 1.000.413 951.332 49.081 5,16%
Tabungan BTN Perumahan 18.635 22.503 (3.868) (17,19%)
Tabungan Cermat 21.175 20.967 209 0,99%
Tabungan BTN Haji 0,1 0 0 -
Tabungan Siap! 100.215 73.517 26.698 36,32%
Tabungan SiMuda RumahKu 0 31 (31) (100,00%)
Tabungan BTN Felas 290.382 192.807 97.575 50,61%
Jumlah Dana Tabungan Konsumer 37.699.994 37.720.836 (20.842) (0,06%)
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 267
Page 270
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Jumlah dana Tabungan Konsumer tahun 2024 sebesar Rp37,69 triliun, menurun 0,06% dibandingkan dengan tahun
2023 yang sebesar Rp37,72 triliun. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh turunnya dana Tabungan Investa
sebesar Rp399 miliar.
Tabel Jumlah Rekening Tabungan Konsumer (rekening)
Kenaikan/Penurunan
Tabungan Konsumer 2024 2023
Nominal Persentase
Tabungan Batara 2.588.725 3.376.346 (787.621) (23,33%)
Tabungan Bisnis 61.138 35.251 25.887 73,44%
Tabungan Investa 8.080 7.535 545 7,23%
Tabungan eBatara Pos 602.956 588.242 14.714 2,50%
Tabungan Lainnya 2.878.569 3.092.363 (213.794) (6,91%)
Tabungan Junior 95.234 111.110 (15.876) (14,29%)
Tabungan Juara 614.216 556.006 58.210 10,47%
Tabungan Simpel 824.069 795.592 28.477 3,58%
TabunganKu 1.148.480 1.448.630 (300.150) (20,72%)
Tabungan BTN Perumahan 2.457 2.617 (160) (6,11%)
Tabungan Cermat 123.203 123.211 (8) (0,01%)
Tabungan BTN Haji 262 261 1 -
Tabungan Siap! 68.671 53.936 14.735 27,32%
Tabungan SiMuda RumahKu - 2 (2) (100,00%)
Tabungan BTN Felas 1.977 998 979 98,10%
Jumlah Dana Tabungan Konsumer 6.139.468 7.099.737 (960.269) (13,53%)
Jumlah rekening Tabungan Konsumer tahun Deposito Berjangka BTN Ritel
2024 sebanyak 6,13 juta rekening, menurun 13,53% Deposito berjangka BTN Ritel meliputi Deposito On Bilyet
dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar 7,09 dan e-Depo
juta rekening. Penurunan tersebut terutama disebabkan
oleh turunnya rekening dari Tabungan Batara sebanyak
787.621 rekening.
Tabel Jumlah Deposito Berjangka (dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Deposito Berjangka 2024 2023
Nominal Persentase
DEPOSITO ON BILYET
1 bulan 8.276.804 8.293.915 (17.111) (0,21%)
2 bulan 1.885.215 447.053 1.438.162 321,70%
3 bulan 11.159.587 11.878.796 (719.208) (6,05%)
4 Bulan 444.730 768.713 (323.983) (42,15%)
6 bulan 2.200.387 2.016.777 183.610 9,10%
> 12 bulan 278.385 327.305 (48.920) (14,95%)
268 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 271
Laporan
Tahunan 2024
Kenaikan/Penurunan
Deposito Berjangka 2024 2023
Nominal Persentase
E-DEPO
1 Bulan 2.044.796 1.001.338 1.043.458 104,21%
2 Bulan 246.524 223.584 22.940 10,26%
3 Bulan 1.352.132 597.071 755.061 126,46
4 Bulan 67.863 17.026 50.836 298,57%
6 Bulan 132.663 210.461 (77.798) (36,97%)
12 Bulan 35 - 35 -
Deposito On Call 29.732.484 26.724.483 3.008.001 11,26%
DHE 35 - 35 -
Jumlah Dana Deposito Berjangka 29.732.484 26.724.483 3.008.001 11,26%
Jumlah Deposito Berjangka tahun 2024 sebesar Rp29,73 triliun, meningkat 11,26% dibandingkan dengan tahun 2023
yang sebesar Rp26,72 triliun. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh meningkatnya Deposito On Bilyet pada
jangka waktu 2 bulan sebesar Rp1,43 triliun.
Tabel Jumlah Rekening Deposito Berjangka (rekening)
Kenaikan/Penurunan
Deposito Berjangka 2024 2023
Nominal Persentase
DEPOSITO ON BILYET
1 bulan 35.642 43.687 (8.045) (18,42%)
2 bulan 1.607 1.273 334 26,24%
3 bulan 19.641 22.970 (3.329) (14,49%)
4 Bulan 193 203 (10) (4,93%)
6 bulan 7.396 8.634 (1.238) (14,34%)
> 12 bulan 2.556 2.839 (283) (9,97%)
E-DEPO
1 Bulan 9.208 5.599 3.609 64,46%
2 Bulan 888 479 409 85,39%
3 Bulan 9.522 4.340 5.182 119,40%
4 Bulan 889 559 330 59,03%
6 Bulan 4.531 1.772 2.759 -
12 Bulan 917 296 621 209,80%
Deposito On Call 26 14 12 85,71%
DHE 1 - 1 -
Jumlah Rekening Deposito Berjangka 93.017 92.665 352 0,38%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 269
Page 272
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Jumlah Rekening Deposito Berjangka tahun 2024 Produk Komersial
sebesar 93.017 rekening, meningkat 0,38% dibandingkan
dengan tahun 2023 yang sebesar 92.665 rekening. Portofolio produk BTN pada Produk Komersial terbagi
Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh menjadi 2 (dua), yaitu Produk Kredit Komersial dan
kenaikan rekening e-Depo pada jangka waktu 3 bulan Produk Simpanan Komersial.
sebesar 5.182 rekening.
Tabel Nilai Produk Komersial (dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Produk Komersial 2024 2023
Nominal Persentase
Produk Kredit Komersial 38.278.495 42.963.396 (4.684.901) (10,90%)
Produk Simpanan Komersial 264.793.641 243.694.432 21.109.903 8,66%
Jumlah Nilai Produk Komersial 303.072.136 286.657.828 16.425.002 5,73%
Jumlah nilai Produk Komersial tahun 2024 sebesar Rp303,07 triliun, meningkat 5,73% dibandingkan dengan tahun
2023 yang sebesar Rp286,65 triliun. Peningkatan tersebut disebabkan oleh kenaikan produk Simpanan Komersial
sebesar 8,66%.
Tabel Volume Penyaluran Produk Komersial
Kenaikan/Penurunan
Produk Komersial 2024 2023
Nominal Persentase
Produk Kredit Komersial (Unit) 21.557 12.511 9.046 72,30%
Produk Simpanan Komersial (Rekening) 191.145 154.772 36.373 23,50%
Jumlah produk Kredit Komersial tahun 2024 sebanyak PRODUK KREDIT KOMERSIAL
21.557 unit atau meningkat 72,30% dibandingkan dengan BTN menyediakan produk kredit perbankan komersial
tahun 2023 yang sebanyak 12.511 unit. Jumlah produk untuk memberikan beragam solusi bagi konsumen
Simpanan Komersial tahun 2024 sebanyak 154.772 dengan produk yang terdiri dari produk Kredit Perumahan
rekening atau meningkat 23,50% dibandingkan dengan dan Kredit Non Perumahan. Kredit Perumahan berupa
jumlah rekening tahun 2023, yaitu sebanyak 154.772 Kredit Konstruksi, sedangkan Kredit Non Perumahan
rekening Peningkatan volume penyaluran produk terdiri dari Kredit UMKM dan Kredit Komersial Lainnya (KI,
Komersial paling tinggi dikontribusi dari pertumbuhan KMK dan KMK Kontraktor).
produk Simpanan Komersial yang didominasi oleh
penambahan rekening Giro dengan peningkatan
sebesar 33.151 rekening atau 23,04%.
Tabel Nilai Penyaluran Produk Kredit Komersial (dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Kredit Komersial 2024 2023
Nominal Persentase
Kredit Perumahan
Kredit Konstruksi 8.057.926 7.836.512 221.414 2,83%
Kredit Non Perumahan
Kredit UMKM 6.692.911 6.520.248 172.662 2,65%
Kredit Komersial Lainnya 23.528.808 27.716.089 (4.187.282) (15,11%)
Jumlah Nilai Penyaluran Kredit Komersial 38.279.645 42.963.396 (2.332.067) (5,74%)
270 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 273
Laporan
Tahunan 2024
Nilai penyaluran Kredit Komersial tahun 2024 sebesar Rp38,27 triliun, menurun 5,74% dibandingkan dengan tahun
2023 yang sebesar Rp42,96 triliun. Penurunan tersebut terutama berasal dari menurunnya Kredit Komersial Lainnya
sebesar 15,11%.
Tabel Volume Penyaluran Produk Kredit Komersial (dalam unit)
Kenaikan/Penurunan
Kredit Komersial 2024 2023
Nominal Persentase
Kredit Perumahan
Kredit Konstruksi 3.291 3.445 (154) (4,47%)
Kredit Non Perumahan
Kredit UMKM 8.393 17.026 8.633 102,86%
Kredit Komersial Lainnya 1.240 673 567 84,25%
Jumlah Volume Penyaluran Kredit Komersial 21.557 12.511 9.046 72,30%
Volume penyaluran Kredit Komersial tahun 2024 Kredit Konstruksi memiliki peran strategis dalam
sebanyak 21.557 unit, meningkat 72,30% dibandingkan mendukung Program Sejuta Rumah karena penyaluran
dengan tahun 2023 yang sebanyak 12.511 unit. kredit tersebut mampu menciptakan supply rumah.
Peningkatan tersebut disebabkan oleh kenaikan Dalam membuat keputusan untuk membiayai kredit
penyaluran Kredit UMKM sebesar 102,86% dan Kredit konstruksi, Perseroan memperhitungkan periode jatuh
Komersial Lainnya sebesar 84,25%. tempo berdasarkan perkiraan masa konstruksi. Kredit
konstruksi dijamin dengan agunan berupa tanah dan
Kredit Perumahan – Kredit Konstruksi bangunan yang akan dibangun di atas tanah.
Kredit Perumahan pada Produk Komersial adalah Kredit
Konstruksi. Perseroan memberikan beragam solusi Nasabah perbankan komersial yang telah mendapatkan
pembangunan properti dengan banyak kemudahan Kredit Konstruksi BTN juga dapat memperoleh Kredit
dan keuntungan yang ditawarkan. Perseroan Kepemilikan Lahan, Perseroan menyediakan kredit untuk
menyediakan kredit konstruksi kepada pengembang tujuan memperoleh lahan yang akan digunakan untuk
perumahan untuk tujuan modal kerja yang dapat membangun hunian dan apartemen bersubsidi, dalam
digunakan untuk membiayai pembangunan rumah dan jumlah sampai dengan 70% dari biaya Jangka waktu
apartemen. Untuk jenis kredit ini, Perseroan memberikan kredit ini mengikuti jangka waktu kredit konstruksinya
kredit maksimal hingga 80% dari biaya pembangunan dan dijamin dengan agunan berupa tanah yang
atau konstruksi dengan suku bunga mengambang. diperoleh dan bangunan yang dibiayai. dengan tiga
Fasilitas kredit konstruksi memberikan kemudahan tahun dan dijamin dengan agunan berupa tanah yang
bagi nasabah perbankan komersial untuk melakukan diperoleh dan bangunan yang dibiayai.
pengembangan dalam pembangunan bangunan
horizontal maupun bangunan vertikal/high rise building Perseroan menyalurkan Kredit Konstruksi melalui 2 (dua)
termasuk sarana dan prasarananya. produk yaitu Kredit Konstruksi BTN dan Kredit Konstruksi
Korporasi.
Tabel Jumlah Nilai Penyaluran Kredit Konstruksi (dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Kredit Konstruksi 2024 2023
Nominal Persentase
Kredit Konstruksi BTN 8.015.363 7.755.552 259.810 3,35%
Kredit Konstruksi Korporasi 42.564 80.960 (38.396) (47,43%)
Jumlah Nilai Penyaluran Kredit Konstruksi 8.057.926 7.836.512 221.414 2,83%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 271
Page 274
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Nilai penyaluran produk Kredit Konstruksi tahun 2024 Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh
sebesar Rp8,05 triliun, meningkat 2,83% dibandingkan kenaikan penyaluran kredit konstruksi BTN sebesar
dengan tahun 2023 yang sebesar Rp7,83 triliun. 3,35%.
Tabel Volume Penyaluran Kredit Konstruksi (dalam unit)
Kenaikan/Penurunan
Kredit Konstruksi 2024 2023
Nominal Persentase
Kredit Konstruksi BTN 3.282 3.435 (153) (4,45%)
Kredit Konstruksi Korporasi 9 10 (1) (10%)
Jumlah Volume Kredit Konstruksi 3.291 3.445 (154) (4,47%)
Volume penyaluran Kredit Konstruksi tahun 2024 sebanyak 3.291 unit, menurun 4,47% dibandingkan dengan tahun
2023 yang sebanyak 3.445 unit. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh turunnya volume Kredit Konstruksi BTN
sebesar 4,45%.
Kredit Non Perumahan-Kredit Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM)
Perseroan menyediakan Kredit UMKM sebagai solusi bagi pengusaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta
bertujuan menyalurkan pembiayaan usaha yang produktif. Perseroan menyalurkan Kredit UMKM melalui beberapa
produk yaitu Kredit Usaha Rakyat (KUR), Kredit Usaha Mikro Kecil (KUMK), Kredit Modal Kerja (KMK), Kredit Investasi
UMKM, KMK Kontraktor UMKM.
Tabel Nilai Penyaluran Kredit UMKM (dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Kredit UMKM 2024 2023
Nominal Persentase
KUR 1.799.621 1.807.673 8.052 (0,45%)
KUMK 4.404.263 3.431.071 973.192 28,36%
KMK 458.846 1.225.012 (766.166) (62,54%)
Kredit Investasi UMKM 6.820 13.925 (7.105) (51,20%)
KMK Kontraktor UMKM 23.360 42.567 19.207 (45,12%)
Jumlah Nilai Penyaluran Kredit UMKM 6.692.911 6.520.248 172.662 2,65%
Nilai penyaluran produk Kredit UMKM tahun 2024 sebesar Rp6,69 triliun, meningkat 2,65% dibandingkan dengan tahun
2023 yang sebesar Rp6,52 triliun. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan penyaluran KUMK
sebesar 28,36%.
Tabel Volume Penyaluran Produk Kredit UMKM (dalam unit)
Kenaikan/Penurunan
Kredit UMKM 2024 2023
Nominal Persentase
KUR 13.010 8.214 4.796 58,39%
KUMK 3.817 1.405 2.412 171,67%
KMK 181 1.404 1.223 (87,11%)
272 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 275
Laporan
Tahunan 2024
Kenaikan/Penurunan
Kredit UMKM 2024 2023
Nominal Persentase
Kredit Investasi UMKM 3 10 7 (70,00%)
KMK Kontraktor UMKM 15 34 19 (55,88%)
Jumlah Volume Penyaluran Kredit UMKM 17.026 11.067 5.959 53,84%
Volume penyaluran produk Kredit UMKM tahun 2024 Kredit Non Perumahan-Kredit Komersial Lainnya
sebanyak 17.026 unit. meningkat 53,84% dibandingkan Perseroan memasarkan Kredit Non Perumahan berupa
dengan tahun 2023 yang sebanyak 11.067 unit. Kredit Komersial selain dengan memberikan bunga
Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh yang kompetitif juga pelayanan prima yang ditawarkan.
meningkatnya volume UMKM pada produk KUR sebesar Kredit Komersial disalurkan Perseroan melalui beberapa
4.796 unit. produk yaitu Kredit Modal Kerja (KMK), Kredit Investasi
dan KMK Kontraktor.
Tabel Nilai Penyaluran Kredit Komersial Lainnya (dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Kredit Komersial Lainnya 2024 2023
Nominal Persentase
KMK 16.151.633 13.463.234 2.688.398 19,97%
Kredit Investasi 3.763.101 6.479.667 (2.716.566) (41,92%
KMK Kontraktor 758.574 971.374 (212.799 (21,91%
Kredit Sindikasi 0 3.139.302 (3.139.302) (100,00%)
TLF 2.855.500 1.854.000 1.001.500 54,02%
Jumlah Nilai Penyaluran Kredit Komersial Lainnya 23.528.808 27.716.089 (4.187.282) (15,11%)
Nilai penyaluran produk Kredit Komersial Lainnya tahun 2024 sebesar Rp23,52 triliun, menurun 15,11% dibandingkan
dengan tahun 2023 yang sebesar Rp27,71 triliun. Penurunan tersebut terutama disebabkan menurunnya Kredit
Sindikasi dan Kredit Investasi.
Tabel Volume Penyaluran Kredit Komersial Lainnya (dalam unit)
Kenaikan/Penurunan
Kredit Komersial Lainnya 2024 2023
Nominal Persentase
KMK 1.045 434 611 140,78%
Kredit Investasi 94 122 (28) (22,95%)
KMK Kontraktor 101 80 21 26,25%
TLF 0 7 (7) (100,00%)
Jumlah Volume Penyaluran Kredit Komersial Lainnya 1.240 552 597 92,85%
Volume penyaluran Kredit Komersial Lainnya tahun 2024 sebanyak 1.240 unit, meningkat 92,85% dibandingkan dengan
tahun 2023 yang sebanyak 552 unit. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh naiknya volume Kredit KMK
sebesar 140,78%.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 273
Page 276
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
PRODUK SIMPANAN KOMERSIAL
Perseroan menyediakan produk dan layanan pendanaan untuk segmen perbankan komersial yang meliputi Giro dan
Deposito Berjangka Lembaga.
Tabel Jumlah Dana Simpanan Komersial (dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Simpanan Komersial 2024 2023
Nominal Persentase
Giro Komersial 141.204.742 129.369.288 11.835.452 9,15%
Deposito Berjangka Lembaga 123.588.899 114.313.403 9.274.451 8,11%
Jumlah Dana Simpanan Komersial 264.793.641 243.694.432 21.109.903 8,66%
Jumlah dana produk Simpanan Komersial tahun 2024 sebesar Rp264,79 triliun, meningkat 8,66% dibandingkan
dengan tahun 2023 yang sebesar Rp243,69 triliun. Peningkatan tersebut dikontribusi dari pertumbuhan Giro Komersial
sebesar 9,15% dan Deposito Berjangka Lembaga sebesar 8,11%.
Tabel Jumlah Rekening Dana Simpanan Komersial (dalam rekening)
Kenaikan/Penurunan
Simpanan Komersial 2024 2023
Nominal Persentase
Giro Komersial 177.042 143.891 33.151 23,04%
Deposito Berjangka Lembaga 14.103 10.881 3.222 29,61%
Jumlah Rekening Dana Simpanan Komersial 191.145 154.772 36.373 23,50%
Jumlah rekening produk Simpanan Komersial tahun 2024 sebanyak 191.145 rekening, meningkat 23,50% dibandingkan
dengan tahun 2023 yang sebanyak 36.373 rekening. Peningkatan tersebut terutama disebabkan pertumbuhan yang
berasal dari produk Giro Komersial yaitu sebanyak 33.151 rekening atau meningkat 23,04%
Giro Komersial
Perseroan memberikan layanan penyimpanan dana dalam bentuk Giro melalui Giro FLPP dan Giro Non FLPP.
Tabel Jumlah Dana Giro Komersial (dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Giro Komersial 2024 2023
Nominal Persentase
Giro Non FLPP 77.314.916 75.362.849 1.952.065 2,59%
Giro FLPP 63.889.826 54.006.179 9.883.387 18,30%
Jumlah Dana Giro Komersial 141.204.742 129.369.028 11.835.452 9,15%
Jumlah dana Giro Komersial tahun 2024 sebesar Rp141,20 triliun, meningkat 9,15% dibandingkan dengan tahun 2023
yang sebesar Rp129,36 triliun. Peningkatan tersebut disebabkan oleh pertumbuhan Giro FLPP sebesar 18,30% dan Giro
Non FLPP sebesar 2,59%.
274 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 277
Laporan
Tahunan 2024
Tabel Jumlah Rekening Giro Komersial (dalam rekening)
Kenaikan/Penurunan
Giro Komersial 2024 2023
Nominal Persentase
Giro Non FLPP 177.030 143.882 33.148 23,04%
Giro FLPP 12 9 3 33,33%
Jumlah Rekening Dana Giro Komersial 177.042 143.891 33.151 23,04%
Jumlah rekening Giro Komersial tahun 2024 sebanyak 177.042 rekening, meningkat 23,04% dibandingkan dengan
tahun 2023 yang sebanyak 33.151 rekening. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh pertumbuhan Giro Non
FLPP sebesar 23,04%.
Deposito Berjangka Lembaga
Perseroan juga memberikan layanan penyimpanan dana dalam bentuk Deposito Berjangka Lembaga melalui produk
Deposito Berjangka Lembaga dan Deposito On Call Lembaga.
Tabel Jumlah Dana Deposito Berjangka Lembaga (dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Deposito Berjangka Lembaga 2024 2023
Nominal Persentase
Deposito Berjangka Lembaga 119.769.907 109.855.648 9.914.259 9,02%
Deposito On Call Lembaga 3.818.992 4.469.756 (650.764) (14,56%)
Jumlah Dana Deposito Berjangka Lembaga 123.588.899 114.313.404 9.263.495 8,10%
Jumlah dana Deposito Berjangka Lembaga tahun 2024 sebesar Rp123,58 triliun atau naik sebesar 8,10% dibandingkan
tahun 2023 yang sebesar Rp11,31 triliun. Pertumbuhan tersebut berasal dari kenaikan Deposito Berjangka Lembaga
sebesar 9,02%.
Tabel Jumlah Rekening Deposito Berjangka Lembaga (dalam rekening)
Kenaikan/Penurunan
Deposito Berjangka Lembaga 2024 2023
Nominal Persentase
Deposito Berjangka Lembaga 13.736 10.674 3.062 28,69%
Deposito On Call Lembaga 367 207 160 77,29%
Jumlah Rekening Deposito Berjangka Lembaga 14.103 10.881 3.222 29,61%
Jumlah rekening Deposito Berjangka Lembaga tahun 2024 sebanyak 10.881 rekening, meningkat 29,61% dibandingkan
dengan tahun 2023 yang sebanyak 10.881 rekening. Peningkatan tersebut merupakan salah satu strategi diversifikasi
nasabah untuk mengurangi ketergantungan dengan nasabah besar (concentration risk).
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 275
Page 278
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Keunggulan Kompetitif dan Inovasi Segmen Konvensional
Sebagai salah satu sektor yang berkontribusi terhadap lainnya seperti Singapura yang sudah mencapai
pertumbuhan PDB, sektor properti dalam hal ini perumahan 44,8%, Malaysia 38,4%, Thailand 22,3%, dan Filipina
merupakan salah satu sektor yang diharapkan dapat 3,8%, yang artinya masih banyak peluang yang dapat
terus tumbuh untuk menjaga momentum pertumbuhan dikembangkan dalam meningkatkan kontribusi sektor
ekonomi yang sedang berlangsung. Hal ini tidak terlepas perumahan terhadap PDB.
dari angka backlog perumahan yang masih tinggi,
multiplier effect sektor properti terhadap 174 sub-sektor Dalam ekosistem perumahan, Perseroan memiliki
lainnya dan kontribusinya pada penciptaan lapangan peran strategis sebagai enabler yang memberikan
kerja. Berdasarkan data BPS tahun 2021 sektor properti pembiayaan sisi supply melalui kredit konstruksi kepada
telah menyerap tenaga kerja secara langsung hingga developer maupun sisi demand dengan memberikan
mencapai 19 juta orang. KPR kepada masyarakat. Selain sebagai lembaga
pembiayaan di sisi supply dan demand, Perseroan juga
Potensi pengembangan sektor perumahan yang berperan dalam mengembangkan pasar KPR sekunder
besar juga ditunjukkan oleh rasio mortgage terhadap melalui pelaksanaan sekuritisasi KPR. Secara garis
PDB Indonesia yang masih berkisar 2,9%-3,0%, lebih besar, peran Perseroan dalam ekosistem perumahan
rendah dibandingkan dengan negara Asia Tenggara nasional adalah sebagaimana gambar berikut.
Peran BTN Dalam Ekosistem Perumahan
REGULATOR
SUPPLY SIDE supply - demand DEMAND SIDE
• Pengembangan BUMN ENABLER / INTEGRATOR Masyarakat
Pemberian Mampu
Kredit Pemberian
konstruksi KPR
Perseroan sebagai lembaga
pembiayaan mendukung sisi Masyarakat pada segmen
supply dan Demand menengah ke atas akan
Pembayaran Pembayaran
memperoleh rumah dengan
Hutang Angsuran
mekanisme pasar
Pelaporan kinerja,
Pembayaran Iuran
Penempatan Penjualan EBA,
dana, partnerships penerbitan
(Khusus BP Tapera, BPJS Masyarakat
TK & TWP AD) Berpenghasilan
obligasi
• Pengembangan Swasta Rendah
Alternatif Sumber Dana Pembiayaan
Untuk Meningkatkan repayment
Penyedia jasa konstruksi dan
capacity MBR, pemerintah
perumahan yang layak bagi
memberikan stimulus/subsidi:
masyarakat termasuk bagi MBR Pasar
Pemberi & On shore Off Shore FLPP,SSB, SCUM, BP2BT
Penyedia Modal
Jasa
Sekuritisasi
Dukungan legalitas, perijinan penerbitan
dan penyediaan tanah obligasi
Kerjasama Institusional
Profesi Lembaga KLIK
dan komunitas
Pendukung Pendukung
TWP AD
• Notaris • BPN
• KJPP • Land Bank • Mengelola dana simpanan peserta sebagai
sumber pembiayaan perumahan (BP Tapera, BP Komunitas (tukang
Jamsostek, TWP AD) cukur asgar, dll)
Sebagai Sebagai pendukung • Joint Financing (FLPP), refinancing dan
pendukung perijinan sekuritisasi KPR (SMF)
dalam jasa pertahanan (BPN) • Sumber pendanaan luar negeri (JICA)
appraisal (KJPP) dan manajemen • Pasar modal sebagai sarana emiten untuk Berbagai komunitas dan institusi
DAN LEGALITAS pertanahan (Land mendapatkan dana dan masyarakat untuk (driver gojek, karyawan Indomaret,
(notaris) Bank) berinvestasi (sekuritisasi, KIK, Obligasi) tukang cukur asgar, dll)
276 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 279
Laporan
Tahunan 2024
Setiap lembaga dalam ekosistem perumahan memiliki c. Pendirian perusahaan Manajemen Investasi
peran strategis yang tidak dapat dipisahkan dan saling untuk mengelola dana Tapera, mengembangkan
terkait. Peran BTN dalam ekosistem perumahan sangat Dana Investasi Real Estate (DIRE)/Real Estate
strategis, yaitu sebagai enabler/ integrator di bidang Investment Trust (REITS), dan Dana Investasi
perumahan. Beberapa stakeholders yang terlibat dalam Infrastruktur (DINFRA).
ekosistem perumahan antara lain adalah regulator, d. Pendirian perusahaan modal ventura atau
lembaga penyedia alternatif pendanaan, pemasok/ multifinance untuk mengembangkan bisnis
supply rumah, penduduk atau masyarakat dan BTN. berbasis ekosistem perumahan.
e. Mengembangkan platform jual beli properti
Strategi Segmen Konvensional Tahun 2024 yang terintegrasi dengan BTN Properti.
3. Meningkatkan KPR Non Subsidi di Segmen Emerging
Langkah strategis yang ditempuh Perseroan tahun 2024 Affluent dan Affluent
adalah sebagai berikut: a. Meluncurkan produk bundling KPR dengan
1. Penyempurnaan Model Operasional Cabang tabungan, yaitu BTN Solusi dan KPR Tabungan.
Melakukan transformasi model operasional cabang b. Digitalisasi proses KPR, melalui pengembangan
yang berorientasi pada sales melalui sentralisasi tracking portal untuk nasabah dan pengembang.
fungsi operasional transaksi, kredit dan akunting. c. Mengembangkan proposisi KPR untuk segmen
Sentralisasi aktivitas operasional akan dilakukan milenial, mass, dan mass affluent.
dalam beberapa tahap yaitu: d. Mengembangkan kerja sama dengan top
a. Implementasi Commercial Banking Center developer yang menyasar proyek perumahan
(CBC) dan Regional Loan Processing Center segmen emerging affluent dan affluent.
(RLPC). e. Kerja sama dengan 15 agen properti nasional dan
b. Implementasi document record center. 6.000 agen properti individual untuk meningkatkan
c. Sentralisasi accounting, khususnya terkait fungsi KPR Non Subsidi, khususnya KPR second.
reporting. f. Upsell produk non-subsidi kepada nasabah KPR
d. Pengembangan cash center and management Subsidi yang telah atau akan lunas.
cash/physical assets untuk kantor cabang di g. Memperbaharui channel BTN Properti dengan
luar Jabodetabek coordinator branch, Surabaya, pengembangan kapabilitas pemasaran digital
dan Bandung. (SEO dan SEM), tampilan web (UI/UX), dan
e. Menjalankan program penjualan untuk meningkatkan daftar pengembang.
meningkatkan produktivitas kantor cabang, h. Membuat one stop shop customer housing
melalui peningkatan kapabilitas pegawai, ecosystem untuk produk/layanan di seluruh
monitoring kinerja secara real time, dan tahapan pada customer life cycle.
pembaharuan KPI. i. Mengembangkan sales center consumer untuk
f. Meningkatkan fungsi BTN Smart melalui meningkatkan KPR pada segmen emerging
pengembangan BTN Smart fase 3. affluent dengan ticket size di atas Rp750 juta.
g. Mengembangkan program marketing 4. Meningkatkan Kontribusi Pada Program KPR Subsidi
communication melalui umbrella campaign dan Wholesale Funding
pada seluruh channel BTN. a. Mengembangkan kerja sama kepemilikan
h. Memperluas akuisisi merchant EDC dan LinkAja. rumah melalui program Tapera.
i. Relokasi outlet ke 10 (sepuluh) kota pertumbuhan b. Mengembangkan pembangunan perumahan
tertinggi yang memiliki micro market dengan Transit Oriented Development (TOD) dengan
layanan yang berfokus kepada pelanggan dan bekerja sama dengan BUMN Karya dan
digital. pengembang lainnya.
j. Revitalisasi Tabungan e-BATARAPOS dengan c. Kerja sama pendanaan untuk penyaluran KPR di
memperkuat hubungan kemitraan dengan segmen milenial dan urban.
Kantor Pos Indonesia, mengoptimalkan kualitas d. Kerja sama pendanaan untuk penyaluran KPR
layanan, dan skema insentif. dari lembaga Tapera, BPJS, atau Lembaga
2. Mengembangkan Partnership Pengelola Dana Pensiun lainnya.
a. Membentuk perusahaan modal ventura, e. Mengembangkan potensi sumber pendanaan
sebagai special vehicle untuk mengembangkan melalui dukungan Pemerintah ataupun regulator
perusahaan assets management, dan perbankan lainnya.
penyertaan pada bisnis digital, seperti fintech 5. Mengembangkan Bisnis Berbasis Value Chain
KPR. Perumahan
b. Membentuk anak perusahaan asuransi jiwa a. Mengembangkan dan menjual produk pada
untuk mengoptimalkan bisnis captive (KPR). sepanjang value chain mitra developer
komersial.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 277
Page 280
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
b. Menetapkan proses penjualan dan model e. Mengembangkan data analitik untuk mendukung
cakupan Relationship Manager (RM) kredit kebutuhan bisnis serta penerapan tata kelola data
komersial dan UMKM untuk memperoleh dan mengembangkan infrastruktur big data.
bisnis sepanjang value chain mitra developer f. Integrasi iLoan Consumer, Commercial, Lead
komersial. Management System, dan btnproperti.co.id.
c. Mengembangkan kemitraan di sepanjang g. Mengembangkan kapabilitas digital dan IT Risk
ekosistem real estate untuk memberikan melalui penyusunan sistem dan mekanisme
layanan beyond-banking kepada pengembang. fraud and cyber security detection.
6. Mengembangkan Layanan Menjadi One Stop h. Meningkatkan teknologi untuk mendukung
Solution Banking Service kapabilitas transaksi dan pembentukan produk
a. Mengembangkan BTN Solusi untuk meningkatkan baru (aplikasi SmartKiosk).
product holding nasabah, menyasar korporasi i. Reorganisasi IT dan peningkatan bisnis proses
BUMN, Instansi Pemerintah, Instansi pendidikan, pada IT untuk meningkatkan akselerasi terhadap
dan perusahaan swasta besar. delivery project IT.
b. Mengembangkan layanan premium banking j. Membangun digital factory dan dukungan
bagi segmen emerging affluent dan affluent infrastruktur untuk dapat mewujudkan fitur/
dengan mengembangkan digital maupun produk secara cepat.
mobile banking, memanfaatkan data analytics, k. Implementasi pengadaan IT menggunakan
dan meningkatkan kapabilitas IT yang kontrak payung dan jenis pengadaan lainnya
mendukung transaksional. untuk dapat mempercepat Turned Around Time
c. Mengembangkan pelayanan nasabah (TAT) pada pengadaan IT.
tersegmentasi melalui pemberian perhatian l. Otomatisasi dan sentralisasi proses pengaduan
khusus dan fasilitas eksklusif dengan layanan nasabah.
terbaik kepada nasabah prima syariah. m. Sentralisasi dan digitalisasi proses pengadaan
d. Cross sell kepada nasabah KPR melalui dan fixed assets management.
pemanfaatan data analytics. 8. Meningkatkan Produktivitas Organisasi, Kapabilitas
e. Menjadi bank operasional untuk nasabah SDM dan Budaya Kerja
institusi. a. Implementasi struktur organisasi berbasis
f. Meningkatkan produktivitas transaksi treasury Strategic Business Unit (SBU) untuk membangun
dan mengembangkan bank kustodian. performance-driven organization.
g. Menyediakan solusi dukungan bisnis UMKM b. Meningkatkan produktivitas pegawai melalui
eksternal melalui kemitraan dengan penyedia implementasi reward management, promosi
teknologi. Employee Value Proposition (EVP), perbaikan
h. Memperluas value proposition syariah dengan proses, dan channel rekrutmen, serta
pengembangan solusi pembiayaan inovatif pengembangan jalur karir.
bagi developer. c. Meningkatkan pelatihan dan membangun
i. Meningkatkan portofolio realisasi KPR Non Subsidi kapabilitas hard skill and soft skill pada unit
dengan akad Musyarakah Mutanaqisah (MMQ). kredit, RM, sales force di kantor cabang, maupun
j. Membangun kerja sama dengan foreign financial kepada fungsi support (IT, operation, risk, dan
institutions yang memiliki klien/perusahaan lain-lain) dengan perencanaan pengembangan
yang beroperasi di Indonesia. yang baik dan tracking kemajuan pembelajaran
7. Mengembangkan Kapabilitas Channel Transaksi, secara digital.
Digitalisasi dan Data Analytics d. Meningkatkan kapabilitas structuring syariah
a. Rebranding corporate image, produk champion, untuk bagian legal, keuangan, dan Dewan
layanan digital, dan beyond mortgage. Pengawas Syariah (DPS) yang progresif melalui
b. Mengembangkan Application Programming pengembangan hard and soft skill serta menarik
Interface (API) management dan sandboxing. talenta berpengalaman dari industri lain.
c. Meningkatkan infrastruktur IT dan fungsionalitas e. Mengembangkan aspek budaya perusahaan
dari Cash Management System (CMS) dan yaitu integritas, profesionalisme, dan inovasi,
Internet Banking untuk menyediakan produk serta meluncurkan program budaya perusahaan
CMS serta Internet Banking yang kompetitif bagi yang fokus pada sales and service, governance
nasabah komersial. and risk management, performance, dan
d. Mengembangkan strategi digital banking learning.
melalui pengembangan mobile dan internet f. Transformasi Human Capital (HC Strategic
banking, virtual branch, pembayaran digital, dan Plan) untuk meningkatkan kapabilitas dan
pembukaan rekening online. produktivitas pegawai.
278 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 281
Laporan
Tahunan 2024
9. Melanjutkan Inisiatif Perbaikan Proses Bisnis Prospek Usaha dan Strategi Segmen
a. Memperbaiki proses kredit komersial melalui Konvensional Tahun 2025
simplifikasi dokumentasi, standardisasi dan
otomatisasi alur kerja/proses kredit. Prospek Jangka Pendek
b. Melakukan inisiatif perbaikan proses bisnis
kredit SME melalui otomatisasi proses kredit, Pertumbuhan kredit pada sektor perumahan diprediksi
mengembangkan model underwriting kredit tetap tumbuh sejalan dengan pertumbuhan kredit.
SME. Pada jangka pendek, terdapat 2 (dua) faktor utama
c. Sentralisasi proses kredit komersial melalui yang akan mendorong pertumbuhan kredit sektor
pembentukan Commercial Banking Center perumahan, yaitu:
(CBC). • Faktor pertama adalah potensi peningkatan
d. Mengembangkan analytical models untuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) segmen Masyarakat
mendukung pengambilan keputusan risiko kredit Berpenghasilan Rendah (MBR) yang dikontribusi
dan pelaksanaan monitornya. oleh peningkatan alokasi KPR Subsidi Pemerintah.
10. Meningkatkan Kualitas Kredit dan Mempercepat Pada tahun 2024, Pemerintah menetapkan alokasi
Penyelesaian NPL KPR Fasilitas Likuiditas Pemilikan Perumahan (FLPP)
a. Memperkuat sistem manajemen collection dan sebanyak 166.000 unit.
meningkatkan produktivitas desk collection • Faktor kedua adalah kebijakan BI untuk melanjutkan
untuk segmen kredit konsumer. ketentuan Loan to Value (LTV)/Financing to Value
b. Standardisasi proses pengambilan keputusan (FTV) sampai dengan 100% yang diberlakukan
restrukturisasi untuk SME dan komersial. sampai akhir tahun 2024. Perpanjangan kebijakan
c. Mempercepat penjualan kredit NPL melalui LTV/FTV berpotensi mendorong permintaan properti
penjualan aset secara masif dengan pada segmen menengah-atas. Hal ini tecermin
menerapkan metode baru (penjualan aset dari kenaikan Indeks Harga Properti Residensial
kepada investor/institusi keuangan, kerja sama (IHPR) untuk rumah tipe kecil yang lebih tinggi
debt recovery, upaya litigasi dan legal action). dibandingkan rumah tipe menengah dan besar. Per
d. Membentuk anak perusahaan asset Triwulan III 2024, IHPR rumah tipe kecil meningkat
management untuk mengembangkan bisnis sebesar 1,97 (yoy), rumah tipe menengah meningkat
baru dan penyelesaian kredit bermasalah 1,33% (yoy), dan IHPR rumah tipe besar meningkat
melalui penyertaan pada Perusahaan Modal 1,04% (yoy).
Ventura (PMV).
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 279
Page 282
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Prospek Jangka Menengah dan Panjang
Rasio KPR terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang segmen emerging affluent juga menjadi pertimbangan
masih rendah juga merupakan peluang yang akan bagi Perseroan untuk memperluas fokusnya dalam
dikembangkan Perseroan untuk memperluas bisnis mengembangkan bisnis perumahan ke depan,
perumahan ke depannya. Di Triwulan III tahun 2023, khususnya dalam meningkatkan pangsa pasar
rasio KPR terhadap PDB Indonesia sebesar 3,00% yang di segmen milenial dan emerging affluent. Untuk
masih lebih kecil dibandingkan dengan negara-negara menangkap potensi pertumbuhan tersebut, di tahun
Asia Tenggara lainnya, seperti Filipina sebesar 3,90%, depan Perseroan akan meningkatkan penjualan
Thailand sebesar 23,90%, dan Singapura sebesar 52,10%. KPR Non Subsidi dengan menyasar top developers
dan direct selling KPR kepada konsumer (direct to
Dengan komitmen keberlanjutan Program Pemerintah customers) melalui kerja sama dengan agen properti
Sejuta Rumah dan meningkatnya populasi middle nasional dan individu.
income yang didominasi oleh generasi milenial dan
Gambar Peluang Pengembangan Bisnis KPR
3,0
34%
3,1
28%
38 %
3,9
7,7
10,1 KPR Non Subsidi
KPR Non Subsidi KPR Subsidi
Pembeli Langsung
Direct-to-consumer Developer Segmen subsidi
23,9
(Persentase BTN: 12%) (Porsi BTN pada 2019: 24%) (Porsi BTN : 77%)
• Pricing menarik untuk • Penyelesaian Program Sejuta Rumah
rumah second vs. pembangunan yang Pemerintah untuk
27,9 rumah baru pasca terhenti oleh developer menutup backlog
COVID besar dan menengah. perumahan di Indonesia
• Sales channel besar • Kenaikan tingkat
melalui 15 agen pendapatan pasca
35,4 properti nasional dan pemulihan, terutama di
30 ribu agen individu 20 kota teratas, dengan
pergeseran ke segmen
mass affluent
52,1
Sumber: Corporate Plan BTN 2021-2025
Bonus demografi dan pertumbuhan penduduk kelas dan Generasi Milenial (usia 24-39 tahun) sebanyak
menengah (middle class) yang didominasi oleh generasi 25,87% yang mana porsi tersebut diprediksi akan terus
milenial juga menjadi pendorong bisnis pembiayaan tumbuh hingga 10 (sepuluh) tahun ke depan yang
perumahan ke depan yang berdasarkan data Badan merupakan peluang untuk mengembangkan bisnis
Pusat Statistik (BPS), saat ini jumlah generasi Z dan perumahan di segmen first home buyer yang menjadi
generasi milenial mendominasi populasi usia produktif captive market Perseroan.
dengan Generasi Z (usia 8-23 tahun) mencapai 27,94%
280 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 283
Laporan
Tahunan 2024
Grafik Proyeksi Populasi Indonesia (Juta Jiwa)
313 319
296
271
239 96
126
151
186
194
223
187
145
85
45
2010 2020 2030 2040 2045
Kelas Menengah Segmen Lainnya
Sumber: Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Tahun 2019
Selanjutnya, sebagai sektor yang memiliki multiplier Perseroan akan mengembangkan produk dan layanan
effect kepada 174 sub-sektor industri, pengembangan keuangan yang menyasar perluasan value chain
value chain dari bisnis perumahan juga menjadi salah bisnis konstruksi yaitu akuisisi lahan, bahan bangunan,
satu strategi pengembangan bisnis yang akan dilakukan pengembangan lahan dan properti, jasa konstruksi, dan
Perseroan. Untuk menangkap peluang tersebut, pembiayaan pada pengembang (developer).
Gambar Perluasan Value Chain Bisnis Perumahan
Pengembangan
Akuisisi Lahan Basic materials lahan dan Jasa konstruksi Pengembang
Properti
Pemain
N/A N/A ~160-170rb ~6,000 ~11-12rb
• Pemain skala nasional • 2 pemain teratas • 6 pemain teratas • Pasar terkonsentrasi • 10 pemain teratas
Jumlah di 10 kota terbesar mencapai 75% dari mencapai ~70% market tinggi dengan pemain mencapai 70% market
Pemain dan • Pasar masih market share (volume share (revenue) BUMN besar mencakup share (revenue)
landscape terfragmentasi di konsumsi) • ~20rb pemain 70- 80% market share • ~400-600 pemain
kota-kota kecil dengan merupakan perusahaan • Fokus utama pada menengah
persaingan pemain perorangan • Berbagai SME berperan konstruksi menengah pengembangan • Sisa 80-90% adalah
2019 sebagai distributor hingga atas infrastruktur pengembang SME
• ~85% perusahaan Pemerintah dengan fokus regional
konstruksi SME
Pasar, 2025
Outstanding
n/a 60-70 500-530 n/a 370-400
loan, Rp T
Deposit
n/a 20-30 670-700 n/a 340-360
balance, Rp T
Sumber: Corporate Plan BTN 2021-2025
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 281
Page 284
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Segmen Syariah
Penjelasan Dan Produktivitas Segmen Syariah
Perseroan juga mengembangkan model perbankan dengan menganut sistem syariah. Segmen Usaha Syariah menyediakan
produk simpanan dan pembiayaan bersifat konsumer dan komersial. Kinerja produk dari Segmen Syariah diuraikan melalui
2 (dua) produk, yaitu Pembiayaan Syariah dan Simpanan Syariah, dengan masing-masing uraian sebagai berikut:
SEGMEN SYARIAH
PRODUK PEMBIAYAAN PRODUK SIMPANAN
SYARIAH SYARIAH
PEMBIAYAAN PEMBIAYAAN
GIRO SYARIAH DEPOSITO SYARIAH TABUNGAN SYARIAH
KOMERSIAL SYARIAH KONSUMER SYARIAH
Sekilas tentang kinerja dari Segmen Syariah dapat dilihat pada tabel dan bagan berikut ini.
Grafik Posisi Pembiayaan dan Dana Pihak Ketiga (dalam triliun Rupiah)
PEMBIAYAAN SYARIAH SIMPANAN SYARIAH
25,00
41,16 21,38
20,89
40,00
20,00
35,00 34,77
30,00
15,00 14,49
25,00 14,17
20,00
10,00
6,75 6,99
15,00
10,00
5,00
5,00 2,74
2,34
0,00 0,00
Pembiayaan Pembiayaan Giro Syariah Tabungan Deposito
Konsumer Komersial Syariah Syariah
JUMLAH POSISI PRODUK PEMBIAYAAN DAN DPK SEGMEN SYARIAH
2023 2024
100,00
87
80,00 78,92
60,00
43,89 42,86
41,80
40,00 37,11
20,00
0,00
Jumlah Produk pembiayaan Jumlah Produk Simpanan Jumlah Posisi Produk
Syariah Syariah Segmen Syariah
282 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 285
Laporan
Tahunan 2024
Produk Pembiayaan Syariah
Perseroan juga melakukan pembiayaan perumahan syariah ke dalam jenis konsumer dan komersial. Rincian
dan non perumahan melalui mekanisme syariah informasi terkait kinerja produk Pembiayaan Syariah
dengan klasifikasi produk pembiayaan unit usaha Perseroan dapat dilihat pada tabel dan di bawah ini.
Tabel Posisi Nilai Pembiayaan Syariah (dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Pembiayaan Syariah 2024 2023
Nominal Persentase
Pembiayaan Konsumer 41.156.171 34.773.107 6.383.063 18,36%
Pembiayaan Komersial 2.736.656 2.341.174 395.482 16,89%
Jumlah Posisi Nilai Pembiayaan Syariah 43.892.827 37.114.281 6.778.545 18,26%
Jumlah posisi nilai penyaluran Pembiayaan Syariah tahun 2024 sebesar Rp43,89 triliun, meningkat 18,26% dibandingkan
dengan penyaluran pembiayaan di tahun 2023 yang sebesar Rp37,11 triliun. Peningkatan tersebut disebabkan
kenaikan kontribusi pertumbuhan dari Pembiayaan Konsumer sebesar Rp6,38 triliun yang meningkat sebesar 18,36%
dibandingkan tahun 2023.
Tabel Posisi Volume Pembiayaan Syariah (dalam unit pembiayaan)
Kenaikan/Penurunan
Pembiayaan Syariah 2024 2023
Nominal Persentase
Pembiayaan Konsumer 311.252 276.508 34.744 12,57%
Pembiayaan Komersial 1.461 1.260 201 15,95%
Jumlah Posisi Volume Pembiayaan Syariah 312.713 277.768 34.945 12,58%
Pembiayaan Syariah yang berhasil disalurkan sampai - KPR SSM Tapak iB
dengan tahun 2024 sebanyak 312.713 unit pembiayaan, - KPR SSM Susun iB
meningkat 12,58% atau 34.945 unit pembiayaan - KPR Tapera iB
dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebanyak b. KPR Non Subsidi yang disalurkan melalui:
277.768 unit pembiayaan. Peningkatan volume - KPR Platinum iB
pembiayaan ini sebagian besar dikontribusi oleh - KPR Indent iB
kenaikan Pembiayaan Konsumer sebanyak 34.744 unit c. Non KPR yang disalurkan melalui:
pembiayaan. - Pembiayaan Bangun Rumah iB
- PUM-KB Jamsostek iB
PEMBIAYAAN KONSUMER SYARIAH 2. Pembiayaan Non Perumahan. meliputi:
Pembiayaan Konsumer Syariah disalurkan oleh a. Pembiayaan Kendaraan Bermotor iB
Perseroan melalui beberapa produk sebagai berikut: b. Pembiayaan Gadai iB
1. Pembiayaan Perumahan. meliputi: c. Pembiayaan Multijasa iB
a. KPR Subsidi yang disalurkan melalui: d. Pembiayaan Multimanfaat iB
- KPR BP2BT iB e. Pembiayaan Emasku
- KPR Sejahtera Tapak iB f. Pembiayaan Multiguna (Soft Financing) Pegawai
- KPR Sejahtera Susun iB BTN iB
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 283
Page 286
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Tabel Posisi Pembiayaan Konsumer Syariah (dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Pembiayaan Konsumer Syariah 2024 2023
Nominal Persentase
PEMBIAYAAN PERUMAHAN 40.866.065 34.604.291 6.261.774 18,10%
KPR SUBSIDI 26.521.953 22.961.992 3.559.961 15,50%
KPR BP2BT iB 551.863 581.978 (30.115) (5,17%)
KPR Sejahtera Tapak iB 18.549.858 14.313.911 4.235.947 29,59%
KPR Sejahtera Susun iB 1.363 1.440 (77) (5,35%)
KPR SSM Tapak iB 6.972.292 7.715.628 (743.336) (9,63%)
KPR SSM Susun iB 43.519 48.991 (5.472) (11,17%)
KPR Tapera iB 403.058 300.044 103.014 34,33%
KPR Non Subsidi 14.303.159 11.604.082 2.699.077 23,26%
KPR Platinum iB 9.040.139 7.743.069 1.297.070 16,75%
KPR Indent iB 5.263.020 3.861.013 1.402.007 36,31%
Non KPR 40.953 38.217 2.736 7.16%
Pembiayaan Bangun Rumah iB 37.172 33.330 3.842 11,53%
PUM-KB Jamsostek iB 3.781 4.887 (1.106) (22,63%)
PEMBIAYAAN NON PERUMAHAN 290.105 168.816 121.289 71,85%
Pembiayaan Kendaraan Bermotor iB 1.485 1.400 85 6,07%
Pembiayaan Gadai iB - - - -
Pembiayaan Multijasa iB 20.904 15.940 4.964 31,14%
Pembiayaan Multimanfaat iB 175.877 151.476 24.401 16,11%
Pembiayaan Emasku - - - -
Pembiayaan Multiguna (Soft Financing) 91.839 0 91.839 91,839%
Pegawai BTN iB
Jumlah Posisi Pembiayaan Konsumer Syariah 41.156.171 34.773.107 6.383.064 18,36%
Jumlah posisi Pembiayaan Konsumer Syariah tahun 2024 adalah sebesar Rp41,16 triliun, meningkat 18,36% dibandingkan
dengan tahun 2023 sebesar Rp34,77 triliun. Peningkatan posisi pembiayaan tersebut sebagian besar dikontribusi oleh
pembiayaan KPR Sejahtera Tapak iB yang mencapai Rp18,55 triliun.
Tabel Posisi Volume Pembiayaan Konsumer Syariah (dalam unit pembiayaan)
Kenaikan/Penurunan
Pembiayaan Konsumer Syariah 2024 2023
Nominal Persentase
PEMBIAYAAN PERUMAHAN 307.580 273.261 34.319 12,56%
KPR SUBSIDI 250.808 221.749 29.059 13,10%
KPR BP2BT iB 6.144 6.213 (69) (1,11%)
KPR Sejahtera Tapak iB 156.941 126.742 30.199 23,83%
KPR Sejahtera Susun iB 10 10 - 0,00%
284 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 287
Laporan
Tahunan 2024
Kenaikan/Penurunan
Pembiayaan Konsumer Syariah 2024 2023
Nominal Persentase
KPR SSM Tapak iB 84.533 86.371 (1.838) (2,13%)
KPR SSM Susun iB 305 313 (8) (2,56%)
KPR Tapera iB 2.875 2.100 775 36,90%
KPR Non Subsidi 55.899 50.544 5.355 10,59%
KPR Platinum iB 40.404 38.119 2.285 5,99%
KPR Indent iB 15.495 12.425 3.070 24,71%
Non KPR 873 968 (658) (67,98%)
Pembiayaan Bangun Rumah iB 310 348 (38) (10,92%)
PUM-KB Jamsostek iB 563 620 (57) (9,19%)
PEMBIAYAAN NON PERUMAHAN 3.672 3.247 425 13,09%
Pembiayaan Kendaraan Bermotor iB 11 15 (4) (26,67%)
Pembiayaan Gadai iB - -
Pembiayaan Multijasa iB 296 294 2 0,68%
Pembiayaan Multimanfaat iB 3.141 2.938 203 6,91%
Pembiayaan Emasku -
Pembiayaan Pegawai BTN iB 224 - 224 224%
Jumlah Posisi Volume Pembiayaan Konsumer Syariah 311.252 276.508 34.744 12,57%
Posisi volume Pembiayaan Konsumer Syariah pada PEMBIAYAAN KOMERSIAL SYARIAH
tahun 2024 sebanyak 311.252 unit pembiayaan, Pembiayaan Komersial Syariah disalurkan oleh
meningkat 12,57% atau 34.744 unit dibandingkan Perseroan melalui beberapa produk sebagai berikut:
dengan tahun 2023 yang sebanyak 276.508 unit 1. Pembiayaan Perumahan
pembiayaan. Peningkatan volume Pembiayaan a. Pembiayaan Konstruksi BTN iB
Konsumer disebabkan oleh pertumbuhan kontribusi 2. Pembiayaan Non Perumahan
volume pembiayaan KPR Sejahtera Tapak iB sebanyak a. UMKM Syariah
30.199 unit pembiayaan. b. Pembiayaan Modal Kerja iB
c. Pembiayaan Investasi iB
Tabel Posisi Pembiayaan Komersial Syariah (dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Pembiayaan Komersial Syariah 2024 2023
Nominal Persentase
Pembiayaan Perumahan 2.351.310 1.982.368 368.942 18,61%
Pembiayaan Konstruksi BTN iB 2.351.310 1.982.367 368.942 18,61%
Pembiayaan Non Perumahan 385.346 358.807 26.539 7,40%
UMKM Syariah - - - -
Pembiayaan Modal Kerja iB 312.871 280.771 32.100 11,43%
Pembiayaan Investasi iB 72.475 78.036 (5.561) (7,13%)
Jumlah Posisi Nilai Pembiayaan Komersial Syariah 2.736.656 2.341.174 395.482 16,89%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 285
Page 288
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Posisi Pembiayaan Komersial tahun 2024 mencapai dengan tahun 2023. Peningkatan posisi pembiayaan
Rp2,74 triliun. Pencapaian ini meningkat sebesar tersebut disebabkan oleh peningkatan pembiayaan
Rp395,48 miliar atau 16,89% apabila dibandingkan Konstruksi BTN iB sebesar Rp368,94 miliar.
Tabel Posisi Volume Pembiayaan Komersial Syariah (dalam unit pembiayaan)
Kenaikan/Penurunan
Pembiayaan Komersial Syariah 2024 2023
Nominal Persentase
Pembiayaan Perumahan 1.334 1.161 173 14,90%
Pembiayaan Konstruksi BTN iB 1.334 1.161 173 14,90%
Pembiayaan Non Perumahan 127 99 28 28,28%
UMKM Syariah - - - -
Pembiayaan Modal Kerja iB 78 48 30 62,50%
Pembiayaan Investasi iB 49 51 (2) (3,92%)
Jumlah Posisi Volume Pembiayaan Komersial Syariah 1.461 1.260 201 15,45%
Jumlah posisi volume Pembiayaan Komersial tahun Produk Simpanan Syariah
2024 sebanyak 1.461 unit, meningkat sebanyak 15,45%
dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebanyak 1.260 Perseroan juga melakukan penghimpunan Dana Pihak
unit. Peningkatan Posisi volume pembiayaan Komersial Ketiga melalui Unit Usaha Syariah melalui produk Giro,
tersebut di melalui produk Pembiayaan Konstruksi BTN Tabungan, dan Deposito Syariah.
iB yang meningkat sebesar 173 unit pembiayaan.
Tabel Posisi Dana Simpanan Syariah (dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Simpanan Syariah 2024 2023
Nominal Persentase
Giro Syariah 19.824.691 14.165.526 5.659.165 39,95%
Tabungan Syariah 7.809.712 6.749.835 1.059.877 15,70%
Deposito Syariah 21.987.804 20.887.524 1.100.280 5,27%
Jumlah Posisi Dana Simpanan Syariah 49.622.207 41.802.885 7.819.322 18,71%
Jumlah posisi dana Simpanan Syariah tahun 2024 adalah sebesar Rp49,62 triliun, meningkat 18,71% dibandingkan
dengan tahun 2023 yang sebesar Rp41,80 triliun. Peningkatan tersebut sebagian besar dipengaruhi oleh kenaikan
nominal Giro Syariah sebesar Rp5,66 triliun atau sebesar 39,95%. Tabungan Syariah dan Deposito Syariah juga
mengalami peningkatan masing-masing sebesar 15,70% dan 5,27%.
Tabel Posisi Volume Rekening Simpanan Syariah (dalam rekening)
Kenaikan/Penurunan
Simpanan Syariah 2024 2023
Nominal Persentase
Giro Syariah 76.270 61.128 15.142 24,77%
Tabungan Syariah 1.334.915 1.191.847 143.068 12,00%
286 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 289
Laporan
Tahunan 2024
Kenaikan/Penurunan
Simpanan Syariah 2024 2023
Nominal Persentase
Deposito Syariah 10.820 10.957 (137) (1,25%)
Jumlah Posisi Volume Rekening Simpanan Syariah 1.422.005 1.263.932 158.073 12,51%
Jumlah volume rekening Simpanan Syariah tahun rekening di tahun 2024 yaitu sebesar 1,25%. Peningkatan
2024 tumbuh sebesar 12,51% dari sebanyak 1.263.932 volume rekening Giro Syariah dan Tabungan Syariah
rekening pada tahun 2023 menjadi sebanyak 1.422.0005 yang diiringi dengan penurunan volume rekening
rekening pada tahun 2024. Produk Giro Syariah Deposito Syariah adalah salah satu hasil dari strategi
dengan pertumbuhan volume sebesar 24,77% menjadi peningkatan CASA dan DPK ritel.
kontributor terbesar atas peningkatan volume simpanan
syariah. Produk Tabungan Syariah juga mengalami Giro Syariah
peningkatan dari sisi volume rekening, yaitu sebanyak
143.068 rekening atau 12,00% lebih tinggi dari tahun Simpanan Syariah dalam bentuk Giro diberikan melalui
2023. Deposito syariah menjadi satu - satunya produk 2 (dua) produk. yaitu Giro BTN iB dan Giro BTN Prima iB.
simpanan syariah yang mengalami penurunan volume
Tabel Posisi Dana Giro Syariah (dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Giro Syariah 2024 2023
Nominal Persentase
Giro BTN iB 18.882.766 13.439.465 5.443.299 40,50%
Giro BTN Prima iB 941.925 726.061 215.865 29,73%
Jumlah Posisi Dana Giro Syariah 19.824.691 14.165.526 5.659.164 39,95%
Jumlah posisi dana Giro Syariah tahun 2024 mengalami peningkatan 39,95% menjadi sebesar Rp19,82 triliun jika
dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp14,17 triliun. Kedua produk Giro Syariah sama - sama mengalami
peningkatan dibanding tahun 2023 dengan rincian Giro BTN iB mengalami peningkatan 40,50% menjadi Rp18,88 triliun
dan Giro BTN Prima iB meningkat 29,73% menjadi Rp941,93 miliar.
Tabel Posisi Rekening Giro Syariah (dalam rekening)
Kenaikan/Penurunan
Giro Syariah 2024 2023
Nominal Persentase
Giro BTN iB 74.056 59.038 15.018 25,44%
Giro BTN Prima iB 2.214 2.090 124 5,93%
Jumlah Posisi Volume Rekening Giro Syariah 76.270 61.128 15.142 24,77%
Jumlah posisi rekening Giro Syariah tahun 2024 adalah TABUNGAN SYARIAH
sebanyak 76.270 rekening, meningkat sebanyak 15.142 Simpanan Syariah dalam bentuk Tabungan diberikan
rekening atau tumbuh 24,77% dibanding tahun 2023. melalui beberapa produk yaitu Tabungan BTN Batara iB,
Peningkatan tersebut terutama dikontribusi oleh Tabungan BTN Berkah iB, Tabungan BTN Haji dan Umroh
kenaikan Giro BTN iB dengan peningkatan 25,44% iB, TabunganKu iB, Tabungan BTN Qurban iB, Tabungan
dibanding tahun 2023. Giro BTN iB menjadi produk giro BTN Simpel iB dan Tabungan BTN Emas iB.
yang memiliki kontribusi peningkatan cukup signifikan.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 287
Page 290
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Tabel Posisi Dana Tabungan Syariah (dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Tabungan Syariah 2024 2023
Nominal Persentase
Tabungan BTN Batara iB 1.499.161 1.256.572 242.589 19,31%
Tabungan BTN Berkah iB 6.007.489 5.214.570 792.918 15,21%
Tabungan BTN Haji dan Umroh iB 262.503 245.314 17.190 7,01%
TabunganKu iB 15.039 13.532 1.507 11,14%
Tabungan BTN Qurban iB 7.334 6.092 1.242 20,39%
Tabungan BTN Simpel iB 7.732 6.489 1.243 19,16%
Tabungan BTN Emas iB 10.454 7.266 3.188 43,87%
Jumlah Posisi Dana Tabungan Syariah 7.809.712 6.749.835 1.059.877 15,70%
Jumlah posisi dana Tabungan Syariah tahun 2024 bagi hasil yang menguntungkan kepada nasabah.
mengalami peningkatan 15,70% yakni menjadi sebesar Peningkatan tabungan BTN Berkah iB juga menunjukkan
Rp7,81 triliun jika dibandingkan dengan tahun 2023 bahwa kinerja UUS BTN pada tahun 2024 semakin
yang sebesar Rp6,75 triliun. Kontribusi terbesar pada membaik dan dapat memberikan bagi hasil yang
peningkatan dana Tabungan Syariah adalah Tabungan optimal kepada nasabah sehingga membuat nasabah
BTN Berkah iB yang meningkat sebesar Rp792,92 miliar. mempercayakan penempatan dana lebih banyak
Tabungan BTN Berkah iB merupakan tabungan dengan kepada UUS BTN.
akad mudharabah (investasi) yang memberikan
Tabel Posisi Volume Rekening Tabungan Syariah (dalam rekening)
Kenaikan/Penurunan
Tabungan Syariah 2024 2023
Nominal Persentase
Tabungan BTN Batara iB 786.936 701.304 85.632 12,21%
Tabungan BTN Berkah iB 157.409 153.644 3.765 2,45%
Tabungan BTN Haji dan Umroh iB 224.705 194.333 30.372 15,63%
TabunganKu iB 32.810 26.108 6.702 25,67%
Tabungan BTN Qurban iB 30.927 23.187 7.740 33,38%
Tabungan BTN Simpel iB 90.489 82.873 7.616 9,19%
Tabungan BTN Emas iB 11.639 10.398 1.241 11,93%
Jumlah Posisi Volume Rekening Tabungan Syariah 1.334.915 1.191.847 143.068 12,00%
Jumlah posisi volume rekening Tabungan Syariah tahun DEPOSITO SYARIAH
2024 adalah sebanyak 1,33 juta rekening, meningkat Simpanan Syariah dalam bentuk Deposito diberikan
12,00% jika dibandingkan dengan tahun 2023 yang melalui 2 (dua) produk, yaitu Deposito BTN iB baik untuk
sebanyak 1,19 juta rekening. Kontribusi terbesar pada perorangan maupun untuk lembaga, serta Deposito On
peningkatan jumlah rekening Tabungan Syariah adalah Call iB.
Tabungan BTN Batara iB yang meningkat sebanyak
85.632 rekening. Peningkatan tersebut antara lain
disebabkan oleh adanya program CASA dan DPK ritel
yang efektif.
288 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 291
Laporan
Tahunan 2024
Tabel Posisi Dana Deposito Syariah (dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Deposito Syariah 2024 2023
Nominal Persentase
Deposito BTN iB (Perorangan) 1.472.223 1.312.892 159.331 12,14%
Deposito BTN iB (Lembaga) 19.236.272 18.695.037 541.235 2,90%
Deposito On Call iB 1.279.309 879.595 399.714 45,44%
Jumlah Posisi Dana Deposito Syariah 21.987.804 20.887.524 2.464.247 12,62%
Jumlah posisi dana Deposito Syariah tahun 2024 sebesar Peningkatan Deposito menunjukkan bahwa kinerja UUS
Rp21,98 triliun, meningkat 12,62% jika dibandingkan BTN pada tahun 2024 semakin membaik dan dapat
dengan tahun 2023 yang sebesar Rp20,89 triliun. memberikan bagi hasil yang optimal kepada nasabah
Jumlah posisi Deposito BTN iB Perorangan, Deposito sehingga membuat nasabah mempercayakan
BTN iB Lembaga, dan Deposito On Call iB masing - penempatan dana lebih banyak kepada UUS BTN.
masing meningkat sebesar 12,14%, 2,90%, dan 45,44%.
Tabel Posisi Volume Rekening Deposito Syariah (dalam rekening)
Kenaikan/Penurunan
Deposito Syariah 2024 2023
Nominal Persentase
Deposito BTN iB (Perorangan) 9.007 9.240 (233) (2,52%)
Deposito BTN iB (Lembaga) 1.689 1.662 27 1,62%
Deposito On Call iB 124 55 69 125,45%
Jumlah Posisi Volume Rekening Deposito Syariah 10.820 10.957 (441) (3,92%)
Jumlah posisi volume rekening Deposito Syariah tahun 3. Kondisi excess reserve yang cukup tinggi.
2024 sebanyak 10.820 rekening, lebih rendah 3,92% 4. Inisiatif transformasi (Financing Origination System/
dibanding tahun 2023 yang sebanyak 10.957 rekening. FOS Collection, kerjasama Tapera dan digital
Meskipun terjadi penurunan volume rekening deposito, onboarding.
namun jika dilihat dari besarnya nilai posisi deposito 5. Pengembangan produk rent to own syariah.
tetap mengalami peningkatan pada tahun 2024.
Strategi Segmen Syariah Tahun 2024
Keunggulan Kompetitif dan Inovasi
Segmen Syariah Strategi segmen syariah tahun 2024 meliputi
strategi pengembangan bisnis pembiayaan, strategi
Beberapa keunggulan kompetitif maupun inovasi yang pengembangan pendanaan, strategi permodalan,
dilakukan oleh Segmen Syariah antara lain diuraikan strategi perbaikan kualitas pembiayaan, strategi
sebagai berikut: fee based income, strategi infrastruktur Information
1. Peluang nasabah captive dengan KPR, Pembiayaan Technology (IT) yang diuraikan sebagai berikut:
Konstruksi BTN iB dan Dana Lembaga yang
berpeluang dikembangkan.
2. Menjadi mitra Pemerintah pada Program Perumahan
Nasional.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 289
Page 292
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
a. Strategi Pengembangan Bisnis Pembiayaan
Tema Strategi Inisiatif
1. Meningkatkan market share a. Mengoptimalkan porsi Perseroan pada kuota KPR FLPP dan KPR Tapera tahun
penyaluran KPR Subsidi yang 2024 yang menyasar segmen fixed income dan ASN.
berkualitas. b. Pengembangan H2H FLPP (Sikasep, Sikumbang, dan lain-lain), H2H PUPR
(SBUM dan SSM) dan H2H Tapera.
c. Pengembangan H2H dengan Mitra Asuransi untuk automasi penutupan
asuransi KPR Subsidi iB.
d. Program strategis bersama seluruh unit kerja terkait dengan pencapaian
realisasi dan peningkatan market share KPR bersubsidi.
e. Penguatan monitoring dan evaluasi proses bisnis KPR Subsidi.
2. Perluasan kerjasama untuk a. Memperluas relationship dengan instansi strategis di sektor perumahan
optimalisasi KPR Subsidi yang (PUPR, BP Tapera, Kementerian Keuangan) dan pendukung KPR Subsidi dalam
equitable dan affordable. penyusunan Program Sejuta Rumah Pemerintah.
b. Sosialisasi dan edukasi KPR FLPP dan Pembiayaan Tapera (KPR, PRR, PBR) ke
Asosiasi dan Pengembang melalui webinar, developer gathering, expo dan
media lainnya.
c. Pemberian reward dan insentif untuk Pengembang.
3. Optimalisasi realisasi KPR/KPA a. Pemberian fee marketing khusus kepada Pengembang Prima KCS dan Agent
dari Pengembang Prima KCS dan Property Nasional.
kerjasama dengan Agent Property b. Gathering secara rutin/berkala dengan Pengembang Prima KCS dan Agent
Nasional maupun lokal. Property Nasional.
c. Pemenuhan PIC khusus Pengembang Prima KCS, Agent Property Nasional
serta tenaga marketing khusus (non organik) untuk Pengembang Prima KCS.
d. Pemberian reward kepada top developer dengan performance dan realisasi
terbaik tahun 2024.
e. Pengembangan aplikasi lead management system untuk memudahkan
monitoring kegiatan marketing PIC Top Developer KCS dan tenaga marketing
non organik.
f. Penguatan organisasi dan kapabilitas SDM sales.
4. Meningkatkan pembiayaan high a. Intensifikasi penjualan produk Tunai Emas BTN iB dan Emasku BTN iB.
yield pada Segmen Konsumer. b. Meningkatkan kerjasama/kemitraan dengan pihak ketiga (Mitra 10, Depo
Bangunan, dealer kendaraan, travel umroh, dan pihak potensi lainnya).
c. Telemarketing nasabah KPR eksisting melalui program top up pembiayaan.
d. WA blast penawaran multijasa dan multimanfaat ke seluruh karyawan BTN
dan karyawan perusahaan payroll BTNS.
e. Memperluas portofolio produk melalui multiguna (soft financing) karyawan,
kendaraan bermotor BTN iB dan multimanfaat refinancing.
5. Optimalisasi platform digital yang a. Optimalisasi penggunaan portal BTN Property dengan bekerjasama dengan
sudah ada dalam mendukung pengembang untuk membantu penjualan unit.
pemasaran dan realisasi KPR b. Membuat gimmick dan program promosi untuk nasabah yang mengajukan
Bersubsidi maupun KPR Non Subsidi. event khusus.
c. Implementasi FOS Konsumer dan upgrade aplikasi Eloan dalam upaya
percepatan proses pembiayaan.
6. Penguatan market share KPR Non a. Menambah Sales Center KPR untuk segmen emerging affluent.
Subsidi pada segment emerging b. Peningkatan perjanjian kerjasama (PKS) baru.
affluent. c. Optimalisasi PKS eksisting.
7. Peningkatan portofolio pembiayaan a. Maintenance secara berkelanjutan developer eksisting - proyek baru atau
komersial serta mengembangkan pengembangan proyek eksisting.
skema pembiayaan baru sepanjang b. Melakukan diversifikasi portofolio pembiayaan komersial secara selektif
value chain perumahan kepada kepada BUMN, Group Usaha Swasta Bonafide dan institusi pendidikan.
segmen UMKM, Corporate dan c. Optimalisasi partnership dengan program Restricted Investment (SRIA).
Instansi. d. Optimalisasi data untuk sumber pipeline.
8. Memperluas Pembiayaan Syariah a. Memperluas cakupan akad MMQ dari total buku pembiayaan Syariah (10%).
dengan mengembangkan solusi b. Diversifikasi skema KPR dengan menggunakan akad IMBT.
pembiayaan inovatif.
9. Perluasan bisnis pembiayaan a. Growth sustainable portfolio.
segmen komersial b. Establish a sustainable corporate environment.
c. Explore and elaborate customer’s needs.
d. Control loan quality
290 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 293
Laporan
Tahunan 2024
b. Strategi Pengembangan Pendanaan
Tema Strategi Inisiatif
1. Reengineering model pemasaran a. Menyusun marketing communication dan re-branding yang efektif dan
DPK yang efektif dan rebranding terintegrasi melalui umbrella campaign.
produk. b. Promo merchant dan partnership yang dapat menjangkau seluruh Indonesia.
c. Pengadaan event yang secara langsung berdampak pada pencapaian
bisnis melalui aktivitas terpadu (gathering nasabah) dan branch activation.
2. Penguatan fundamental low cost a. Peningkatan aktivitas transaksi tabungan lembaga melalui pemberian
funding dan fokus perbaikan CoF. program khusus.
b. Peningkatan product holding melalui bundling product pembiayaan KPR
dengan tabungan sekunder.
c. Fokus KPI Kantor Cabang Syariah pada peningkatan CASA dan DPK Ritel.
d. Meningkatkan komposisi tabungan ritel melalui kolaborasi intensifikasi
potensi nasabah perorangan pada lembaga yang telah bekerja sama.
e. Meningkatkan tabungan haji dan umroh melalui kerja sama dengan pihak
ketiga yang terafiliasi.
f. Meningkatkan DPK Giro Non FLPP dari kerja sama transaksional dan
pengelolaan kas Pemerintah (K/L/BLU).
g. Rekomposisi Rasio Nasabah Inti dan optimalisasi cost of fund dengan
melakukan shifting nasabah eksisting.
h. Melaksanakan program Sedekah Subuh atau Jum’at Berkah.
3. Menjadi bank operasional nasabah a. Mengembangkan Spider Web Ekosistem Bisnis dengan fokus segmen
institusi. property related, healthcare, education dan Islamic related.
b. Fokus pengembangan produk giro kepada Kementerian penerima anggaran
APBN terbesar untuk akuisisi Satker dan Rekanan Satker.
c. Meningkatkan akuisisi nasabah BUMN, anak perusahaan BUMN dan swasta
besar.
d. Peningkatan kerja sama transaksional lembaga melalui Cash Management
System (CMS).
e. Fokus penjualan pada segmentasi nasabah Pemerintah, Satker Kementerian/
Lembaga (K/L) dan BLU.
f. Kerja sama dengan Lembaga Islam dan philantrophy seperti badan amil
zakat dan nazhir wakaf.
g. Pelaksanaan program Serbu ke Rumah Sakit, Lembaga Kesehatan, Sekolah,
Madrasah, Pondok Pesantren, Universitas dan Sekolah Tinggi.
4. Upaya Peningkatan CASA melalui a. Meningkatkan CASA dengan pengembangan digital banking.
utilisasi E-channel untuk mendukung b. Meningkatkan transaksi pada nasabah eksisting yang menyasar nasabah
transaksional. captive (nasabah KPR Non Subsidi, SME, Komersial dan Korporasi).
c. Optimalisasi layanan pembukaan rekening secara online dalam pembukaan
rekening tabungan.
d. Utilisasi e-channel (New Mobile Banking, open account online eKYC), New
Virtual Account untuk mendorong giro dan tabungan transaksional.
5. Pengembangan produk DPK untuk Pengembangan tabungan Tapera berbasis skema saving plan untuk kepesertaan
peningkatan penghimpunan dana Tapera.
nasabah.
6. Pengembangan segmentasi Pengembangan segmentasi nasabah melalui fasilitas eksklusif dengan layanan
nasabah. terbaik kepada nasabah prima syariah.
c. Strategi Permodalan
Untuk mendukung penyaluran strategi pengembangan bisnis, dibutuhkan permodalan yang cukup dengan
mempertimbangkan pemenuhan kewajiban modal minimum sesuai Basel III. Sejalan dengan ketentuan tersebut,
UUS BTN merencanakan posisi modal di tahun 2024 adalah sebesar Rp3,5 triliun rupiah. Sehingga diharapkan
spin-off dapat dilaksanakan pada tahun 2024. Upaya penguatan permodalan tahun 2024 akan difokuskan pada:
a. Peningkatan laba/profitabilitas.
b. Konversi Rekening Antar Kantor (RAK)
c. Penerbitan Sukuk Tapera sebagai salah satu bentuk pendanaan jangka panjang likuiditas UUS BTN.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 291
Page 294
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
d. Strategi Perbaikan Kualitas Pembiayaan
Tema Strategi Inisiatif
1. Memperkuat collection a. Memperkuat collection management system - segmen konsumer.
management system. b. Memperkuat collection management system - segmen komersial.
c. Penyelarasan struktur organisasi KCS terhadap struktur organisasi SHAD.
d. Percepatan penyelesaian dokumen pokok dan monitoring untuk percepatan
litigasi.
e. Memperbaiki kualitas data nasabah
f. Piloting perubahan proses bisnis collection di Kantor Cabang (meningkatkan
fungsi desk call).
g. Implementasi FOS Collection - segmen konsumer
2. Membenahi Tenaga Alih Daya (TAD) a. Evaluasi kinerja vendor TAD collection (engagement, workload, dan lain-lain)
management. b. Monitoring produktivitas TAD collection, icoll usage dan contact rating
3. Mempercepat penjualan aset a. Penjualan aset pembiayaan macet secara bulk melalui kerja sama investor
pembiayaan macet. PPA, PAB, MAS dan lain-lain.
b. Memperluas channel penjualan pembiayaan macet melalui portal rumah
murah dan kerja sama e-commerce di bidang properti.
c. Project assets sales untuk mempercepat recovery pembiayaan macet.
4. Perbaikan kualitas pembiayaan a. Pengkinian data atas profiling pembiayaan komersial NPF dan pasif.
komersial secara masif. b. Pengklasifikasian loan NPF dan Pasif menjadi 4 (empat) kuadran.
c. Partisipasi dalam program BTN Project Tiger.
d. Coaching dan mentoring kepada RM di KCS terkait commercial collection.
5. Memperluas jaringan terhadap Pendekatan kepada KPKNL dan Pengadilan Agama serta memperluas kerja
pihak ketiga dalam upaya sama dengan Agent Property, BLS, Advokat, Asosiasi Pengembang Property, dan
penyelesaian. Kontraktor.
6. Memperluas relaksasi kebijakan dan Pemberian kebijakan untuk memperlancar proses penyelesaian pembiayaan
pemberian reward. serta pemberian reward dan bantuan operasional.
e. Strategi Fee Based Income
Tema Strategi Inisiatif
1. Meningkatkan pendapatan a. Meningkatkan kontribusi biaya administrasi pembiayaan.
administrasi Bank. b. Optimalisasi pembebanan biaya administrasi dana pihak ketiga.
2. Meningkatkan pendapatan fee/ujrah a. Optimalisasi fee/ujrah atas bancassurance.
jasa bank. b. Meningkatkan fee/ujrah atas transaksi payroll.
c. Optimalisasi fee/ujrah atas jasa perbankan lainnya.
3. Meningkatkan fee berbasis transaksi. a. Peningkatan pengguna e-channel (Mobile Banking, CMS, virtual account,
SMS Notif, ATM).
b. Pengembangan dan peningkatan fitur e-channel.
c. Peningkatan kerja sama partnership berbasis virtual account.
292 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 295
Laporan
Tahunan 2024
f. Strategi Infrastruktur Information Technology (IT)
Pengembangan TI pada UUS BTN di tahun 2024 dilakukan oleh Perusahaan Induk dalam rangka mendukung
rencana korporasi serta aspirasi Kebijakan Umum Direksi tahun 2024 pada bidang kredit/pembiayaan dan
kualitas kredit/pembiayaan, bidang pendanaan dan jaringan kantor, bidang fee based income, dan bidang
beban overhead. Adapun rencana pengembangan TI 2024 secara garis besar selaras dengan inisiatif utama RSTI
2021-2025 adalah sebagai berikut:
Tema Strategi Inisiatif
1. Enhancement aplikasi pendukung a. Optimalisasi sistem operasional komputer syariah NG dengan enhance core
proses bisnis syariah. banking system syariah.
b. Pengembangan Lead Management System Syariah berupa FOS -
enhancement MMQ, fitur FOS Consumer dan FOS Collection.
c. Meningkatkan kapabilitas sistem pembayaran seperti pengembangan
sistem fast payment (BI-Fast Tahap 2) dan pembayaran virtual account
melalui BI Fast.
d. Pengembangan sistem untuk mendukung bisnis remittance seperti host to
host incoming transfer (H2H penutupan asuransi KPR Subsidi, KPR Non Subsidi
dan Non KPR).
e. Enhancement i-rekon.
f. Pengembangan treasury system.
g. Pengembangan LPA Live by Video Call.
h. Pengembangan portal profiling pembiayaan NPF dan pasif komersial.
i. Pengembangan master data unit pembiayaan konstruksi.
2. Digital banking strategy. a. Modernisasi digital banking dengan perencanaan dan pembaharuan
melalui pengembangan new mobile banking, EKYC untuk online onboarding
for open account UUS BTN dan virtual account.
b. Enhancement cash management system syariah.
c. Peningkatan kerjasama partnership.
3. Automasi proses front-end and back- Otomatisasi proses bisnis dan peningkatan kualitas layanan IT, melalui
end untuk meningkatkan efisiensi modernisasi hardware, software/sistem, infrastruktur maupun implementasi high
operasional. availability pada perangkat network data center dan penggunaan infrastruktur
cloud.
4. Pengembangan data analytic. a. Meningkatkan kualitas penyampaian laporan bulanan adalah percepatan
proses End of Month (EOM) dengan perbaikan sistem IT dan data management
b. Pengembangan portal profiling pembiayaan NPF dan pasif komersial.
c. Pengembangan master data unit pembiayaan konstruksi.
Selain pengembangan TI, Perseroan akan keamanan sistem dan aplikasi BTN, antara lain yaitu
melakukan evaluasi dan pengkinian kebijakan TI implementasi Identity and Access Management,
terhadap peraturan Regulator, kebijakan internal Security and Network Monitoring and Compliance,
bank maupun berdasarkan best practice yang dan Integrated Patch Management.
ada, sedangkan untuk meningkatkan kapasitas
dan kapabilitas tim IT, Perseroan akan melakukan Sejalan dengan inisiatif tersebut aktivitas yang
pelatihan dan sertifikasi tim IT sesuai dengan akan dilaksanakan antara lain yaitu Pemenuhan
kebutuhan masing-masing. UU Perlindungan Data Pribadi No 27 Tahun 2022,
availability security infrastruktur, peremajaan
g. Strategi IT Security teknologi, pemenuhan compliance regulator, tata
Pengembangan IT terkait security sejalan telah kelola akses data pengguna, dan mitigasi terhadap
dituangkan dalam Rencana Strategis Teknologi fraud, serta penyalahgunaan transaksi (aktivitas
Informasi (RSTI) 2021–2025 yang mengangkat pencucian uang dan perjudian).
tema Security by Design untuk meningkatkan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 293
Page 296
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
h. Strategi Penerapan Risk and Compliance
Strategi penerapan risk and compliance UUS BTN di tahun 2024 dilakukan melalui Perusahaan Induk antara lain
sebagai berikut:
Tema Strategi Inisiatif
1. Meningkatkan kualitas penerapan a. Mengembangkan kapabilitas pengelolaan risiko digital dan IT melalui
manajemen risiko. deteksi fraud dan cyber security.
b. Mengoptimalkan pengelolaan IT Risk dengan Penguatan three lines of
defense di area IT dan digital.
c. Risk awareness fraud.
d. Menerapkan risk monitoring melalui standarisasi, digitalisasi,
pengembangan pedoman dan tools, dan perbaikan risk culture.
2. Meningkatkan standar tata kelola a. Meningkatkan rating tata kelola Bank.
perusahaan. b. Meningkatkan awareness pegawai terkait tata kelola perusahaan.
3. Memperkuat peran AML dan APU dan a. Anti-Money Laundering (AML) Creative Campaign.
PPT berbasis compliance mandatory b. Workshop dan Pelatihan Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan
regulatory. Terorisme, dan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APU, PPT,
dan PPSPM).
c. Branch visit tentang Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan
Terorisme, dan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APU, PPT,
dan PPSPM).
d. Meningkatkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan Bank.
e. Meningkatkan awareness pegawai terkait gratifikasi dan Good Corporate
Governance (GCG).
4. Peningkatan kapabilitas dan kualitas a. Melaksanakan audit surveillance ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu.
pelaksanaan audit. b. Pengkinian Kebijakan General Audit sesuai regulasi dan standar.
c. Penyusunan Kebijakan Quality Assurance sesuai regulasi dan standar.
d. Optimalisasi Implementasi ISO 9001:2015/Workshop Standar Operasional
Prosedur (SOP)/Petunjuk Pelaksanaan (Juklak).
5. Pemenuhan ketentuan regulator. a. Pemenuhan ketentuan regulator terkait Annual Report, Sustainability Report,
Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) dan Environmental, Social and
Governance (ESG)
b. Penyaluran Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sesuai dengan
4 (empat) pilar pembangunan berkelanjutan yaitu sosial, ekonomi,
lingkungan, serta hukum dan tata kelola.
i. Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia Adapun strategi pengembangan sumber daya
(SDM) manusia pada tahun 2024 adalah sebagai berikut:
Mengingat UUS BTN masih berstatus sebagai a. Mengembangkan dan mengimplementasikan
Unit Usaha Syariah maka dalam peranannya program EVP untuk meningkatkan employee
sebagai liaison, strategi pengembangan SDM experience dan meng-attract talenta terbaik,
UUS BTN dijalankan dengan mengikuti strategi melalui:
Pengembangan SDM yang disusun oleh Perusahaan - Alignment program dan proses aktivasi EVP
Induk. Arah dari strategi pengembangan SDM yaitu sejalan dengan BTN new branding.
“BTN mampu menarik dan mempertahankan talenta - Implementasi program rekrutmen untuk
terbaik Indonesia yang memiliki kapabilitas unggul targeted campus, yaitu: talent scouting,
dengan tingkat produktivitas yang tinggi untuk beasiswa pre-graduate, career days,
mencapai tujuan strategis dan target bisnis”. Pada rekrutmen alumni S2 LPDP, kerjasama
tahun 2024 tema pengembangan Human Capital LinkedIn, career expo luar negeri, dan social
adalah “People Analytic and Employee Experience” media campaign.
yang pada tahun 2024 pengembangan Human b. Pengembangan kapabilitas, eksposur, dan
Capital akan berfokus kepada pengembangan pengembangan karir untuk talent dengan cara:
people analytic, peningkatan layanan untuk - Melakukan penyempurnaan kamus
mendukung bisnis yang berfokus pada ekspansi kompetensi.
kredit /pembiayaan high yield, pengembangan DPK - Penguatan leadership development program.
transaksional dan ritel, perbaikan kualitas kredit/ - Penguatan individual development
pembiayaan, dan meningkatkan layanan, serta program melalui penyusunan kebijakan dan
improvement proses human capital. implementasi dengan pendekatan 70:20:10.
294 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 297
Laporan
Tahunan 2024
- Penyusunan kebijakan career management - Pembangunan proyek perumahan
and development, yaitu: kebijakan promosi milenial dengan harga terjangkau dan
untuk sistem grading baru, perubahan memiliki fasilitas lengkap (working space,
kebijakan alih status dan SDP, dan kebijakan walkable/dekat ke mana-mana) melalui
promosi untuk suksesor. pembangunan Transit Oriented Development
c. Pengembangan perencanaan suksesi dan (TOD).
implementasi program akselerasi karir untuk - Diversifikasi portofolio pembiayaan KPR
meningkatkan kesiapan suksesor, melalui: dengan menggunakan skema akad IMBT dan
- Implementasi program akselerasi karir MMQ.
(talent acceleration program). b. Mengembangkan pangsa pasar KPR di segmen
- Implementasi program BTN Millennials emerging affluent dan affluent.
Leader. - Meningkatkan kerjasama dengan
- Implementasi program pengembangan Pengembang Prima KCS (skala nasional/
nominated talent. gold/platinum) dan agent property skala
d. Pengembangan program untuk me-retain nasional maupun lokal untuk menyasar
pegawai berkinerja tinggi, melalui: pasar primary dan secondary mortgage.
- Pengembangan skema kompensasi untuk - Mengembangkan kerja sama dengan
pegawai berkinerja tinggi. developer untuk mengembangkan proyek
- Aktivasi program engagement untuk me- perumahan di segmen emerging affluent.
retain pegawai berkinerja tinggi. - Memperkuat aplikasi dan portal BTN Properti
e. Pengembangan program human capital dengan digitalisasi proses KPR secara
partnering untuk meningkatkan layanan HC end to end, baik untuk nasabah maupun
kepada seluruh unit kerja melalui pengembangan pengembang.
skema komunikasi reguler melalui program - Evaluasi performance pengembang dengan
people talk. melakukan rating secara berkala sehingga
f. Mendukung implementasi inisiatif Strategic dapat diberikan gimmick khusus terhadap
Business Unit melalui implementasi self pengembang dengan performance baik.
funded incentives dan perbaikan performance - Optimalisasi kerjasama dengan
management system dengan cara: pengembang dengan penawaran kepada
- Pengembangan metode cascading KPI dan nasabah prima dan mitra kerjasama BTN.
target untuk mendukung Strategic Business - Program upselling dan cross selling produk
Unit. non subsidi kepada nasabah KPR Subsidi
- Pengembangan skema self funded yang sudah atau hampir lunas melalui
incentives. kapabilitas analytics dan program upselling.
- Pengembangan kapabilitas SBU dan unit - Intensifikasi pembiayaan bermargin tinggi,
sales yang terkait dengan SBU. memanfaatkan database nasabah existing.
c. Memperluas value chain real estate yang
Prospek Usaha dan Strategi Segmen menyasar UMKM dan kontraktor.
Syariah Tahun 2025 - Memaksimalkan pemberian pembiayaan
modal kerja ke nasabah kontraktor dalam
1. Bidang Pembiayaan pengerjaan konstruksi nasabah KYG.
Inisiatif dalam mengembangkan bisnis pembiayaan - Membuat one-stop-shop ekosistem
pada jangka pendek dan menengah yaitu: perumahan untuk di life cycle nasabah
a. Mengembangkan program kepemilikan hunian d. Perluasan skema produk pembiayaan di segmen
yang terjangkau untuk mendukung program KPR dan Non KPR
perumahan nasional. - Diversifikasi portofolio pembiayaan KPR
- Mengoptimalkan porsi UUS BTN pada kuota dengan menggunakan skema akad IMBT.
KPR Subsidi FLPP dan Tapera. - Perluasan skema produk multimanfaat
- Mengusulkan tambahan skema KPR Subsidi melalui fasilitas pembiayaan refinancing
kepada Pemerintah. atas aset selain properti dengan akad MMQ.
- Kemitraan untuk pendanaan proyek
perumahan segmen milenial dan urban.
- Mengembangkan skema pendanaan untuk
penyediaan perumahan yang terjangkau.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 295
Page 298
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
2. Bidang Kualitas Pembiayaan - Penjualan melalui portal rumah murah BTN
Untuk mencapai target perbaikan kualitas (www.rumahmurahbtn.co.id).
pembiayaan tersebut, inisiatif strategis yang - Memaksimalkan penjualan melalui
dilakukan pada jangka pendek dan menengah digital platform agar dapat memberikan
adalah sebagai berikut: awareness secara masif kepada khalayak
a. Mempercepat penurunan Pembiayaan Kualitas dengan harapan dapat menarik minat
Rendah (PKR). calon pembeli.
- Optimalisasi pembinaan nasabah melalui
deskcoll dan SMS. 3. Bidang Pendanaan
- Peningkatan pembinaan nasabah melalui Inisiatif strategis yang dilakukan pada jangka
kunjungan beserta assessment yang pendek dan menengah adalah sebagai berikut:
dilakukan. a. Mengembangkan kapabilitas sebagai bank
- Percepatan upaya penyelesaian nasabah transaksional dan channel transaksi.
kategori Non Performing Financing (NPF). - Mengembangkan spider web pada
- Pembinaan nasabah pasca restrukturisasi ekosistem bisnis dengan fokus pada segmen
baik melalui deskcoll atau kunjungan (dalam property related, healthcare, perdagangan,
rangka pembayaran masa karantina). dan education.
b. Melanjutkan inisiatif perbaikan kualitas - Meningkatkan akuisisi dan transaksi layanan
pembiayaan komersial e-channel (mobile banking, CMS, QRIS, EDC
- Melakukan pengkinian data atas profiling dan virtual account) melalui promosi dan
pembiayaan komersial NPF dan pasif. campaign yang efektif.
- Menyusun skala prioritas perbaikan kualitas - Menyelesaikan pengembangan produk
pembiayaan komersial. digital (new mobile banking BTN Syariah, new
- Berpartisipasi dalam agenda kerja perbaikan virtual account, dan pembukaan rekening
kualitas pembiayaan komersial. online E-KYC) sesuai dengan timeline.
- Koordinasi unit kerja assets sales - Mengoptimalkan produktivitas jaringan
management dengan Unit Legal untuk kantor yang berada di target market
melakukan litigasi terhadap debitur/nasabah area (perkantoran, pertokoan dan pusat
yang berpotensi dapat dilakukan recovery. perbelanjaan).
c. Meningkatkan Kemampuan SDI - Meningkatkan produktivitas sales melalui
- Melakukan dan/atau menyediakan waktu pengembangan BTN Smart.
kepada para CAMU di KCS untuk diberikan - Program dan strategi campaign tabungan
coaching dan mentoring terkait penyelesaian melalui aktivitas marketing communication
pembiayaan. yang terintegrasi pada segmen menengah
- Membuat agenda rapat kerja nasional untuk dan nasabah KPR Non Subsidi.
mengevaluasi pencapaian kinerja. - Program akuisisi dan penjualan produk
d. Mempercepat penyelesaian pembiayaan macet bundling kepada korporasi BUMN, Lembaga
dengan berkolaborasi dengan pihak eksternal Pendidikan Islami dan Institusi Lainnya.
- Mencari network investor yang lebih luas - Program peningkatan penggunaan transaksi
sehingga diharapkan mempunyai target e-channel oleh nasabah KPR.
market database (investor). b. Pengembangan segmentasi nasabah
- Bekerja sama dengan agent property, BLS, melalui pengembangan pelayanan nasabah
dan Advokat. tersegmentasi melalui pemberian perhatian
- Pendekatan dengan pihak ketiga ketiga khusus serta fasilitas eksklusif dengan layanan
(KPKNL dan Pengadilan Agama) sebagai terbaik kepada nasabah prima syariah.
upaya untuk mempercepat penyelesaian c. Menjadi bank operasional pengelolaan dana
pembiayaan. institusi
e. Mempercepat penyelesaian pembiayaan macet - Meningkatkan akuisisi Satuan Kerja (Satker)
secara bulk (strategi aset sales) Pemerintah dan interkoneksi SPAN.
- Penjualan melalui investor atau mitra. - Meningkatkan akuisisi dan utilisasi cash
- Penawaran kepada calon investor/mitra management pada nasabah lembaga dan
melalui small gathering di masing-masing korporasi.
kantor wilayah atau kantor cabang yang - Mengembangkan customer base melalui
memiliki outstanding NPF besar (pareto). pendekatan ekosistem bisnis halal yang
- Penjualan melalui bulk sales. berfokus pada sektor property related,
- Penawaran kepada calon investor/mitra yang healthcare, perdagangan, education dan
dilakukan secara bulk kepada satu pihak. kawasan industri.
296 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 299
Laporan
Tahunan 2024
- Mengembangkan retail and wholesale dana lembaga serta layanan transaksional
transaction melalui program akuisisi dan dan investasi.
aktivasi mobile banking, kartu debit, EDC, - Peningkatan kerja sama pembayaran dan
QRIS serta cash management. optimalisasi dana zakat, infaq, sedekah
d. Strategi peningkatan dana CASA. dan wakaf secara digital dengan lembaga
- Intensifikasi tabungan pada nasabah filantropi.
pembiayaan eksisting dan lembaga yang f. Rekomposisi portofolio pendanaan.
bekerja sama. - Peningkatan VoA dan NoA Tabungan BTN Haji
- Meningkatkan produktivitas sales melalui dan Umroh iB dengan menjalin kemitraan
pengembangan BTN Smart Versi 3. dengan mitra institusi strategis antara lain
- Meningkatkan brand awareness BTN UUS Kementerian Agama, BPKH, Tour and Travel
melalui program marketing communications. Umroh, Ormas Keislaman, Kampus-Kampus
- Meningkatkan tingkat transactional banking Islam, Majelis Taklim, dan sebagainya.
melalui pengembangan fitur dan layanan - Rekomposisi portofolio deposito dengan
e-channel, payment gateway serta kerja meningkatkan share kontribusi dari
sama dengan perusahaan fintech untuk deposito ritel.
pelayanan transaksi digital.
- Optimalisasi layanan perbankan digital 4. Bidang Fee Based Income
melalui pembukaan rekening nasabah Untuk meningkatkan profitabilitas, rencana bisnis
secara online tanpa nasabah perlu datang UUS BTN pada tiga tahun ke depan juga difokuskan
ke outlet. untuk meningkatkan Pendapatan Operasional
- Meningkatkan peranan Kantor Layanan Lainnya (POL) yang sebagian besar bersumber dari
Syariah (KLS) dalam layanan pendaftaran fee based income, terutama pada sumber-sumber
haji serta penjualan produk tabungan haji baru yang berbasis transaksi dan layanan. Untuk
dan umroh. mencapai target tersebut, inisiatif strategis yang
- Peningkatan dana CASA melalui aktivitas dilakukan pada jangka pendek dan menengah
marketing cross selling antara lain investor adalah sebagai berikut:
gathering, property expo dan individual a. Meningkatkan fee dari kontribusi biaya
engagement. administrasi pembiayaan, dana pihak ketiga
- Peningkatan pelayanan kepada nasabah dan jasa perbankan.
tertentu melalui pemberian pelayanan b. Meningkatkan fee yang bersumber dari Bank
perhatian khusus dan fasilitas eksklusif Garansi (BG), Cash Management System (CMS)
kepada segmentasi nasabah prima. di segmen korporasi.
- Meningkatkan jumlah penabung melalui c. Mengembangkan produk bancassurance.
produk tabungan berbasis skema saving d. Mengembangkan fee dari digital and transaction
plan Tapera. banking.
e. Meningkatkan dana institusi dan lembaga - Peningkatan pengguna e-channel (Mobile
- Peningkatan fitur rekening virtual account Banking, CMS,virtual account, SMS Notif, ATM).
untuk rekening kementerian negara/ - Pengembangan dan peningkatan fitur
lembaga. e-channel (Online onboarding EKYC, ATM,
- Peningkatan kerjasama dengan Lembaga EDC dan new mobile banking).
Pendidikan, Lembaga Islam, Pengembang, - Peningkatan kerjasama partnership berbasis
Kementerian Negara/Lembaga Pemerintah virtual account.
untuk pemenuhan kebutuhan pengelolaan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 297
Page 300
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Pendapatan dan Profitabilitas Segmen Usaha
Uraian pendapatan dan profitabilitas segmen usaha disajikan sebagai berikut:
Tabel Pendapatan dan Profitabilitas Segmen Usaha
2024
Uraian
Konvensional Syariah Eliminasi Total
Pendapatan segmen 25.472.625 4.068.967 - 29.541.592
Beban segmen (16.113.935) (1.935.005) - (18.048.940)
Pendapatan segmen-neto 9.358.690 2.133.962 - 11.492.652
Pendapatan operasional lainnya 4.760.640 151.115 (335.836) 4.575.919
Penyisihan kerugian penurunan nilai aset
(1.853.801) (127.694) - (1.981.495)
keuangan dan non-aset keuangan
Pembalikkan penyisihan estimasi kerugian
195 - - 195
komitmen dan kontijensi-bersih
Beban operasional lainnya (9.313.293) (1.285.101) 335.836 (10.262.558)
Laba operasional 2.952.431 872.282 - 3.824.713
Pendapatan (beban) bukan operasional-neto (51.993) 121 - (51.872)
Beban pajak (765.513)
Laba tahun berjalan 3.007.328
Total aset 416.184.631 60.560.957 (7.131.086) 469.614.502
Total liabilitas dan dana syirkah temporer 384.480.961 59.692.738 (7.131.086) 437.042.613
Tabel Pertumbuhan Pendapatan dan Profitabilitas Segmen Usaha
Pertumbuhan Nominal 2023-2024
Uraian
Konvensional Syariah Eliminasi Total
Pendapatan segmen 750.096 510.244 - 1.260.340
Beban segmen (2.707.510) (490.468) - (3.197.978)
Pendapatan segmen-neto (1.957.414 19.776 - (1.937.638)
Pendapatan operasional lainnya 598.798 (3.856) 89.830 684.772
Penyisihan kerugian penurunan nilai aset
1.799.867 (15.965) - 1.783.902
keuangan dan non-aset keuangan
Pembalikkan penyisihan estimasi kerugian
(944) - - (944)
komitmen dan kontijensi-bersih
Beban operasional lainnya (1.325.179) 169.901 (89.830) (1.245.108)
Laba operasional (884.872) 169.856 - (715.016)
Pendapatan (beban) bukan operasional-neto 107.435 212 - 107.647
Beban pajak 113.709
Laba tahun berjalan (493.660)
Total aset 23.330.346 6.272.248 1.262.172 30.864.766
Total liabilitas dan dana syirkah temporer 21.398.634 6.111.223 1.262.172 28.772.029
298 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 301
Laporan
Tahunan 2024
2023
Konvensional Syariah Eliminasi Total
24.722.529 3.558.723 - 28.281.252
(13.406.425) (1.444.537) - (14.850.962)
11.316.104 2.114.186 - 13.430.290
4.161.842 154.971 (425.666) 3.891.147
(3.653.668) (111.729) - (3.765.397)
1.139 - - 1.139
(7.988.114) (1.455.002) 425.666 (9.017.450)
3.837.303 702.426 - 4.539.729
(159.428) (91) - (159.519)
(879.222)
3.500.988
392.854.285 54.288.709 (8.393.258) 438.749.736
363.082.327 53.581.515 (8.393.258) 408.270.584
Pertumbuhan Persentase 2023-2024
Konvensional Syariah Eliminasi Total
3,03% 14,34% - 4,46%
20,20% 33,95% 0,00% 21,53%
(17,30%) 0,94% 0,00% (14,43%)
14,39% (2,49%) 0,00% 17,60%
(49,26%) 14,29% 0,00% (47,38%)
(82,88%) 0,00% 0,00% (82,88%)
16,59% (11,68%) (21,10%) 13,81%
(23,06%) 24,18% 0,00% (15,75%)
(67,39%) (232,97%) 0,00% (67,48%)
(12,93%)
(14,10%)
5,94% 11,55% (15,04%) 7,03%
5,89% 11,41% (15,04%) 7,05%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 299
Page 302
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Pertumbuhan Pendapatan dan Profitabilitas tiap-tiap tumbuh 7,3% yoy menjadi Rp357,97 triliun, sedangkan
Segmen usaha adalah sebagai berikut: industri tumbuh lebih tinggi mencapai 10,39% pada
• Konvensional tahun 2024.
Perseroan membukukan pendapatan bersih segmen • Syariah
konvensional tahun 2024 adalah sebesar Rp9,36 Perseroan membukukan pendapatan bersih
triliun, menurun 17,30% dibandingkan dengan tahun segmen syariah tahun 2024 adalah sebesar Rp2,13
2023 yang sebesar Rp11,32 triliun. Demikian pula triliun, meningkat 0,94% dibandingkan dengan
dengan laba operasional dari segmen konvensional tahun 2023 sebesar Rp2,11 triliun. Peningkatan ini
yang menurun 23,06% menjadi sebesar Rp2,95 triliun sejalan dengan meningkatnya laba operasional dari
pada tahun 2024 dibanding dengan tahun 2023 segmen syariah yang naik 24,18% menjadi Rp872,28
yang sebesar Rp3,84 triliun. Pencapaian tersebut miliar pada tahun 2024 dibanding tahun 2023
disebabkan oleh Perseroan hanya membukukan sebesar Rp702,43 miliar. Peningkatan laba tersebut
pendapatan bunga bersih Rp11,73 triliun atau turun didampingi dengan meningkatnya pendapatan
14,1% yoy. Hal tersebut sejalan dengan penyaluran operasional lainnya pada tahun 2024
kredit dan pembiayaan Perseroan yang hanya
Proyek Strategis Nasional (PSN) atau Penugasan Lain
Informasi mengenai penugasan lain yang diamanatkan Pemerintah kepada BTN adalah sebagai berikut:
Tabel Penugasan Lain
Jumlah
Jumlah
Nama Kuota yang
No. Dasar/ Aturan Penugasan Penjelasan Program Penyaluran/
Program Diamanatkan
Realisasi
Pemerintah
1. a. Surat Kementerian Koordinator Kredit Usaha KUR merupakan kredit Rp3 triliun Rp1,79 triliun.
Bidang Perekonomian Republik Rakyat (KUR) modal kerja dan/atau KUR BTN fokus
Indonesia, Deputi Bidang Koordinasi investasi yang diberikan meningkatkan
Ekonomi Makro dan Keuangan oleh Bank kepada segmen
No. PK.KUR/257/D.I.M.EKON/12/2023 debitur yang bergerak pertumbuhan
tanggal 29 Desember 2023 perihal dalam bidang usaha KUR Mikro
Plafon Penyaluran KUR Tahun 2024 yang menurut skalanya dengan
BTN. berstatus sebagai pertumbuhan
b. Surat Kementerian Koordinator Usaha Mikro, Kecil, dan yoy di tahun
Bidang Perekonomian Republik Menengah (UMKM) di 2024 sebesar
Indonesia, Deputi Bidang Koordinasi bidang usaha yang 113,9% serta
Ekonomi Makro dan Keuangan produktif dan layak adanya
No. PK.KUR/182/D.I.M.EKON/11/2024 namun belum memiliki pengembangan
tanggal 4 November 2023 perihal agunan tambahan IT untuk proses
Tanggapan Penyesuaian Plafon atau agunan tambahan digitalisasi KUR
Penyaluran KUR Tahun 2024 PT Bank belum cukup. dan scoring
Tabungan Negara (Persero) Tbk. model.
2. Perjanjian Kerja Sama antara Badan Penyaluran KPR KPR FLPP merupakan 114.803 unit 114.853 unit
Pengelola Tabungan Perumahan FLPP oleh BTN dukungan fasilitas
Rakyat dan PT Bank Tabungan Negara likuiditas pembiayaan
(Persero) Tbk tentang Penyaluran perumahan
Dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan rumah tapak atau rumah
Perumahan Melalui Kredit Pemilikan susun kepada Masyarakat
Rumah Sejahtera Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah
Berpenghasilan Rendah. (MBR).
a. Perjanjian Kerja Sama No. 25/PKS/
BP-TPR/IV/12/2023
b. Perjanjian Kerja Sama No. 52/PKS/
DIR/2023
300 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 303
Laporan
Tahunan 2024
Jumlah
Jumlah
Nama Kuota yang
No. Dasar/ Aturan Penugasan Penjelasan Program Penyaluran/
Program Diamanatkan
Realisasi
Pemerintah
3. Perjanjian Kerja Sama antara Badan Penyaluran KPR KPR Tapera adalah - 3.812 unit
Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat Tapera oleh pinjaman yang diberikan
dengan PT Bank Tabungan Negara BTN untuk pembelian rumah
(Persero) Tbk tentang Penyaluran pertama khusus untuk
Pembiayaan Perumahan Bagi Peserta PNS Peserta Tapera.
Tabungan Perumahan Rakyat.
a. Perjanjian Kerja Sama No. 15/PKS/
DIR/2022
b. Perjanjian Kerja Sama No. 15/PKS/
BP-TPR/IV/12/2022
4. Perjanjian Kerja Sama antara Satuan Penyaluran SBUM merupakan fasilitas 114.835 114.835
Kerja Direktorat Jenderal Pembiayaan Subsidi pembiayaan perumahan
Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Bantuan Uang yang diselenggarakan
Perumahan Kementerian Pekerjaan Muka oleh BTN oleh pemerintah
Umum dan Perumahan Rakyat dan PT untuk masyarakat
Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk berpenghasilan rendah.
tentang Penyaluran Subsidi Bantuan Bantuan yang diberikan
Uang Muka Perumahan Pada PT Bank berupa pemenuhan
Tabungan Negara (Persero) Tbk Tahun sebagian atau seluruh
2023. uang muka perolehan
a. Perjanjian Kerja Sama 01/PKS/2024 rumah.
b. Perjanjian Kerja Sama 13/PKS/
Satker-DJPI/2024
Keterangan: *) Kuota penyaluran KPR Tapera tidak ditetapkan secara spesifik.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 301
Page 304
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Tinjauan
Keuangan
Tinjauan keuangan yang diuraikan berikut mengacu dalam semua hal yang material, posisi keuangan
kepada Laporan Keuangan untuk tahun yang berakhir PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk pada tanggal
tanggal 31 Desember 2024 yang disajikan dalam 31 Desember 2024 serta kinerja keuangan dan arus kas
Laporan Tahunan ini. Laporan Keuangan telah diaudit untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut sesuai
oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
Surja dan mendapat opini menyajikan secara wajar,
Kinerja Keuangan
Kinerja keuangan Perseroan terdiri atas kinerja Laporan Posisi Keuangan, Laporan Laba Rugi dan Penghasilan
Komprehensif Lain serta Laporan Arus Kas disajikan sebagai berikut.
Laporan Posisi Keuangan
Tabel Laporan Posisi Keuangan (dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2024 2023
Rp %
1 2 3 (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
ASET
KAS 2.105.620 2.127.489 (21.869) (1,03%)
GIRO PADA BANK INDONESIA 22.739.920 18.145.761 4.594.159 25,32%
GIRO PADA BANK LAIN
Pihak ketiga 886.415 1.153.949 (267.534) (23,18%)
Pihak berelasi 5.065.331 1.049.449 4.015.882 382,67%
5.951.746 2.203.398 3.748.348 170,12%
Cadangan kerugian penurunan nilai (2.571) (1.804) (767) 42,52%
5.949.175 2.201.594 3.747.581 170,22%
PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN
BANK LAIN
Pihak ketiga 4.661.043 30.561.061 (25.900.018) (84,75%)
Pihak berelasi 61 61 - 0,00%
4.661.104 30.561.122 (25.900.018) (84,75%)
EFEK-EFEK
Pihak ketiga 19.874.205 1.454.768 18.419.437 1.266,14%
Pihak berelasi 5.489.205 3.851.105 1.638.100 42,54%
25.363.410 5.305.873 20.057.537 378,03%
Cadangan kerugian penurunan nilai (787) (22.903) 22.116 (96,56%)
25.362.623 5.282.970 20.079.653 380,08%
OBLIGASI PEMERINTAH
Pihak berelasi 35.475.529 35.893.929 (418.400) (1,17%)
302 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 305
Laporan
Tahunan 2024
Pertumbuhan
Uraian 2024 2023
Rp %
1 2 3 (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI DIJUAL
KEMBALI
Pihak ketiga 175.625 - 175.625 100,00%
Pihak berelasi - - - -
KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/
PIUTANG SYARIAH
Kredit yang diberikan
Pihak ketiga 286.144.106 268.898.377 17.245.729 6,41%
Pihak berelasi 27.935.999 27.685.483 250.516 0,90%
314.080.105 296.583.860 17.496.245 5,90%
Cadangan kerugian penurunan nilai (11.727.934) (14.191.536) 2.463.602 (17,36%)
302.352.171 282.392.324 19.959.847 7,07%
Pembiayaan/piutang syariah
Pihak ketiga 43.681.345 37.027.078 6.654.267 17,97%
Pihak berelasi 211.482 87.203 124.279 142,52%
43.892.827 37.114.281 6.778.546 18,26%
Cadangan kerugian penurunan nilai (1.329.253) (1.400.428) 71.175 (5,08%)
42.563.574 35.713.853 6.849.721 19,18%
344.915.745 318.106.177 26.809.568 8,43%
TAGIHAN DERIVATIF
Pihak ketiga 102.843 32.176 70.667 219,63%
TAGIHAN AKSEPTASI
Pihak ketiga 508.190 475.821 32.369 6,80%
Pihak berelasi 433.708 68.746 364.962 530,88%
Total dari Pihak ketiga dan pihak berelasi
941.898 544.567 397.331 72,96%
Tagihan Akseptasi
Cadangan kerugian penurunan nilai (1.987) (23.876) 21.889 (91,68%)
939.911 520.691 419.220 80,51%
ASET TETAP
Biaya perolehan/nilai revaluasi 14.059.957 12.953.746 1.106.211 8,54%
Akumulasi penyusutan (4.883.826) (4.835.934) (47.892) 0,99%
9.176.131 8.117.812 1.058.319 13,04%
BUNGA YANG MASIH AKAN DITERIMA 11.518.574 11.526.687 (8.113) (0,07%)
ASET PAJAK TANGGUHAN - NETO 2.286.038 2.998.282 (712.244) (23,76%)
ASET LAIN-LAIN 4.205.664 3.235.046 970.618 30,00%
TOTAL ASET 469.614.502 438.749.736 30.864.766 7,03%
LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS SEGERA 2.644.422 3.277.514 (633.092) (19,32%)
SIMPANAN DARI NASABAH
Giro
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 303
Page 306
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Pertumbuhan
Uraian 2024 2023
Rp %
1 2 3 (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Pihak ketiga 19.418.767 20.957.283 (1.538.516) (7,34%)
Pihak berelasi 121.604.495 108.412.008 13.192.487 12,17%
141.023.262 129.369.291 11.653.971 9,01%
Giro Wadiah
Pihak ketiga 2.255.148 2.402.428 (147.280) (6,13%)
Pihak berelasi 16.627.618 11.037.037 5.590.581 50,65%
18.882.766 13.439.465 5.443.301 40,50%
159.906.028 142.808.756 17.097.272 11,97%
Tabungan
Pihak ketiga 36.777.689 37.029.999 (252.310) (0,68%)
Pihak berelasi 922.460 692.162 230.298 33,27%
37.700.149 37.722.161 (22.012) (0,06%)
Tabungan Wadiah
Pihak ketiga 1.520.491 1.274.456 246.035 19,31%
Pihak berelasi 1.441 2.136 (695) (32,54%)
1.521.932 1.276.592 245.340 19,22%
39.222.081 38.998.753 223.328 0,57%
Deposito berjangka
Pihak ketiga 76.672.689 63.976.056 12.696.633 19,85%
Pihak berelasi 76.636.682 76.717.583 (80.901) (0,11%)
153.309.371 140.693.639 12.615.732 8,97%
Total simpanan dari nasabah 352.437.480 322.501.148 29.936.332 9,28%
SIMPANAN DARI BANK LAIN
Pihak ketiga 70.035 91.312 (21.277) (23,30%)
EFEK-EFEK YANG DIJUAL DENGAN JANJI DIBELI
KEMBALI
Pihak ketiga 2.446.384 - 2.446.384 (100,00%)
Pihak berelasi 963.042 - 963.042 (100,00%)
3.409.426 - 3.409.426 (100,00%)
LIABILITAS AKSEPTASI
Pihak ketiga 251.423 320.522 (69.099) (21,56%)
Pihak berelasi 690.475 224.045 466.430 208,19%
941.898 544.567 397.331 72,96%
SURAT-SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN
Pihak ketiga 844.058 2.403.573 (1.559.515) (64,88%)
Pihak berelasi 4.600.466 5.868.525 (1.268.059) (21,61%)
5.444.524 8.272.098 (2.827.574) (34,18%)
PINJAMAN YANG DITERIMA
Pihak ketiga 10.132.859 11.308.799 (1.175.940) (10,40%)
Pihak berelasi 23.352.225 22.453.290 898.935 4,00%
304 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 307
Laporan
Tahunan 2024
Pertumbuhan
Uraian 2024 2023
Rp %
1 2 3 (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
33.485.084 33.762.089 (277.005) (0,82%)
BUNGA YANG MASIH HARUS DIBAYAR 658.070 647.496 10.574 1,63%
ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN
3.385 3.580 (195) (5,45%)
KONTINJENSI
LIABILITAS IMBALAN KERJA DAN LAIN-LAIN 2.372.168 2.951.848 (579.680) (19,64%)
PINJAMAN SUBORDINASI
Pihak ketiga 4.828.105 4.612.840 215.265 4,67%
Pihak berelasi 1.500.000 4.499.997 (2.999.997) (66,67%)
6.328.105 9.112.837 (2.784.732) (30,56%)
TOTAL LIABILITAS 407.794.597 381.164.489 26.630.108 6,99%
DANA SYIRKAH TEMPORER
SIMPANAN NASABAH
Giro Mudharabah
Pihak ketiga 929.940 712.587 217.353 30,50%
Pihak berelasi 11.985 13.474 (1.489) (11,05%)
941.925 726.061 215.864 29,73%
Tabungan Mudharabah
Pihak ketiga 6.161.887 5.331.249 830.638 15,58%
Pihak berelasi 125.893 141.993 (16.100) (11,34%)
6.287.780 5.473.242 814.538 14,88%
Deposito berjangka Mudharabah
Pihak ketiga 15.129.659 11.975.188 3.154.471 26,34%
Pihak berelasi 6.857.408 8.908.369 (2.050.961) (23,02%)
21.987.067 20.883.557 1.103.510 5,28%
Total simpanan nasabah 29.216.772 27.082.860 2.133.912 7,88%
SIMPANAN DARI BANK LAIN
Giro Mudharabah
Pihak ketiga 9.214 4.154 5.060 121,81%
Tabungan Mudharabah
Pihak ketiga 21.730 14.781 6.949 47,01%
Deposito berjangka Mudharabah
Pihak ketiga 300 4.300 (4.000) (93,02%)
Total simpanan dari bank lain 31.244 23.235 8.009 34,47%
TOTAL DANA SYIRKAH TEMPORER 29.248.016 27.106.095 2.141.921 7,90%
EKUITAS
Modal ditempatkan dan disetor penuh 7.017.222 7.017.222 - 0,00%
Tambahan modal disetor 4.418.900 4.418.900 - 0,00%
Dana Setoran Modal - - - -
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 305
Page 308
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Pertumbuhan
Uraian 2024 2023
Rp %
1 2 3 (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Keuntungan (kerugian) neto yang belum
direalisasikan dan cadangan kerugian
penurunan nilai atas efek-efek dan obligasi
(1.107.982) (769.001) (338.981) 44,08%
pemerintah diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain setelah pajak
tangguhan
Pengukuran kembali program imbalan pasti
(424.015) (560.339) 136.324 (24,33%)
- setelah pajak tangguhan
Bagian efektif lindung nilai efektif lindung nilai (44.082) (32.346) (11.736) 36,28%
Surplus Revaluasi Aset Tetap 3.565.773 3.565.773 - 0,00%
Saldo Laba *)
Telah ditentukan penggunaannya 15.982.004 13.181.214 2.800.790 21,25%
Belum ditentukan penggunaannya 3.164.069 3.657.729 (493.660) (13,50%)
TOTAL EKUITAS 32.571.889 30.479.152 2.092.737 6,87%
TOTAL LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER
469.614.502 438.749.736 30.864.766 7,03%
DAN EKUITAS
*) Saldo defisit sebesar Rp14.226.290 juta telah dieliminasi akibat kuasi reorganisasi pada tanggal 31 Mei 2007.
Grafik Laporan Posisi Keuangan (dalam triliun Rupiah)
469,61
438,75
407,79
381,16
27,11 29,25 30,48 32,57
ASET LIABILITAS DANA SYIRKAH EKUITAS
TEMPORER
2023 2024
Total Aset Aset lancar
Total aset tahun 2024 adalah sebesar Rp469,61 triliun, KAS
meningkat 7,03% dibandingkan dengan tahun 2023
yang sebesar Rp438,75 triliun. Peningkatan tersebut Perseroan membukukan kas pada tahun 2024 senilai
terutama disebabkan oleh giro pada bank lain, tagihan Rp2,11 triliun, turun 1,03% dibanding tahun 2023 yang
derivatif, dan efek-efek. mencapai Rp2,13 triliun. Penurunan ini dipengaruhi oleh
306 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 309
Laporan
Tahunan 2024
berkurangnya kas dalam mata uang Rupiah senilai Rp2,07 dengan tahun 2023 yang sebesar Rp32,17 miliar.
triliun pada tahun 2024 dari tahun sebelumnya senilai Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh adanya
Rp2,09 triliun. Kas terutama terdiri dari kas di khasanah penarikan transaksi derivatif dari berbagai bank.
dan kas di ATM baik dalam mata uang rupiah maupun
valas. Tercatat mata uang asing terbuku sebesar Rp33 TAGIHAN AKSEPTASI
miliar pada tahun 2024 yang terdiri dari Dolar Amerika
Serikat, Dolar Singapura, Euro Eropa, Dolar Australia, Pund Tagihan akseptasi Perseroan mengalami kenaikan
Sterling Inggris, Riyal Arab Saudi, Yen Jepang, Ringgit 80,51% pada tahun 2024 menjadi Rp939,91 miliar dari
Malaysia, Renminbi, dan Dolar Hong Kong. Rp520,69 miliar di tahun 2023. Kenaikan ini terutama
berasal meningkatnya transaksi SKBDN dari pihak
GIRO PADA BANK INDONESIA berelasi dan pihak ketiga menjadi Rp433,70 miliar dan
Rp508,19 miliar pada tahun 2024 dari Rp68,74 miliar dan
Giro pada Bank Indonesia menunjukkan kenaikan Rp475,82 miliar pada tahun 2023.
sebesar 25,32% dari Rp18,16 triliun pada tahun 2023
menjadi Rp22,74 triliun pada tahun 2024. Kenaikan Giro EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI DIJUAL KEMBALI
Pada Bank Indonesia terutama terjadi pada mata uang
Rupiah dari Rp17,61 triliun pada tahun 2023 menjadi Perseroan membuku aset keuangan baru yang
Rp21,13 triliun di tahun 2024. Dan kenaikan tersebut diterbitkan atau dibeli pada tahun 2024 berupa
dikarenakan oleh adanya peningkatan DPK. Pada efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali
tanggal 31 Desember 2024, Perseroan telah memenuhi sebesar Rp175,63 miliar.
rasio sesuai ketentuan yang diatur oleh Bank Indonesia
dengan rasio GWM Rupiah dan Valuta Asing serta PLM Aset Tidak Lancar
yaitu masing-masing sebesar 5,00%; 4,00%; 5,00%.
EFEK-EFEK
GIRO PADA BANK LAIN
Efek-efek merupakan salah satu alternatif penempatan
Giro pada bank lain yang dibukukan Perseroan mencapai dana yang dilakukan Perseroan, disamping
Rp5,95 triliun tahun 2024 meningkat 170,12% dibanding mendapatkan pendapatan bunga dari investasi,
tahun 2023 sebesar Rp2,20 triliun. Hal ini sejalan dengan Perseroan juga mendapatkan pendapatan yang
dipengaruhi oleh peningkatan giro pada bank lain bersifat non bunga atau transaksi penjualan dan
dalam valas sebesar 196% menjadi Rp5,82 triliun pada mark to market atas efek-efek ini. Efek-efek Perseroan
tahun 2024. Cadangan kerugian penurunan nilai senilai mengalami kenaikan sebesar 378,03% menjadi Rp25,35
Rp2,57 miliar tahun 2024 dan Rp1,80 miliar pada tahun triliun pada tahun 2024 dari Rp5,30 triliun pada tahun
2023. Adapun suku bunga rata-rata per tahun untuk 2023. Kenaikan ini sejalan dengan dengan peningkatan
akun ini dalam mata uang Rupiah sebesar 0,78%. efek-efek dari pihak ketiga yang diklasifikasikan nilai
wajar melalui laba-rugi Rp19,36 triliun.
PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK LAIN
OBLIGASI PEMERINTAH
Perseroan membukukan penempatan pada Bank
Indonesia dan Bank Lain sebesar Rp4,66 triliun pada Kepemilikan Perseroan atas obligasi pemerintah
tahun 2024. Pencapaian ini turun 84,75% dari tahun mengalami penurunan menjadi Rp35,47 triliun tahun
sebelumnya yang mencapai Rp30,56 triliun. Penurunan 2024 dibanding tahun 2023 sebesar Rp35,89 triliun.
ini sejalan dengan adanya penurunan penempatan Penurunan tersebut disebabkan oleh adanya surat
pada Bank Indonesia dan Bank Lain dalam mata uang berharga yang telah jatuh tempo.
asing dari pihak ketiga di tahun 2023 sebesar Rp18,41
triliun menjadi Rp1,85 triliun pada tahun 2024. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/PIUTANG
SYARIAH
Seluruh penempatan pada bank Indonesia dan
bank lain pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 Ekspansi penyaluran kredit dan piutang/pembiayaan
diklasifikasikan sebagai lancar dengan tingkat suku syariah yang dilakukan Perseroan di tengah
bunga rata-rata untuk Rupiah sebesar 5,47% dan mata momentum perbaikan ekonomi mampu mendongkrak
uang asing sebesar 5,27% pada tahun 2024. pertumbuhan akun ini sebesar 7,27% menjadi
Rp357,97triliun pada tahun 2024 dibanding tahun 2023
TAGIHAN DERIVATIF senilai Rp333,69 triliun. Kenaikan ini juga berasal dari
kredit yang diberikan dan piutang/pembiayaan syariah
Jumlah Tagihan Derivatif tahun 2024 adalah sebesar yang tumbuh 18,26 menjadi Rp43,89 triliun pada tahun
Rp102,84 miliar meningkat sebesar 219,63% dibandingkan 2024 dari Rp37,11 triliun pada tahun 2023.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 307
Page 310
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Selain itu, pertumbuhan penyaluran kredit dan piutang/ terutama disebabkan oleh peningkatan liabilitas
pembiayaan syariah pada tahun 2024 juga didorong akseptasi berupa SKBDN Letter of Credit.
oleh kenaikan terbesar adalah jenis kredit konsumsi
sebesar Rp294,45 triliun. Sementara itu, peningkatan
Liabilitas Jangka Pendek
daya beli masyarakat yang meningkat terefleksi dari
kenaikan kredit konsumen yang mampu tumbuh
LIABILITAS SEGERA
tumbuh 10,38% menjadi Rp271,08 triliun pada tahun 2023
dari Rp245,58 triliun tahun sebelumnya.
Perseroan membukukan liabilitas segera tahun
Disisi lain, tiga industri penerima penyaluran kredit 2024 sebesar Rp2,64 triliun, menurun sebesar 19,32%
Perseroan terbesar adalah perumahan sebesar 85,62%, dibandingkan dengan tahun 2023 sebesar Rp3,28
konstruksi sebesar 4,10%, dan Jasa usaha sebesar 3,34% triliun. Hal ini sejalan dengan menurunnya pembayaran
yang masing-masing tumbuh sebesar 22,45%; 4,48% kewajiban kepada pihak ketiga dan Deposito berjangka
dan 53,41% pada tahun 2023 menjadi Rp285,69 triliun; jatuh tempo yang telah diambil nasabah.
Rp13,67 triliun; dan Rp11,14 triliun.
SIMPANAN DARI NASABAH
ASET TETAP
Simpanan nasabah atau dana pihak ketiga (DPK)
Perseroan membukukan aset tetap-neto tahun 2024 Perseroan terdiri dari giro dan giro wadiah, tabungan
sebesar Rp9,18 triliun atau tumbuh 13,04% dibandingkan dan tabungan wadiah, serta deposito berjangka.
tahun 2023 yang mencapai Rp8,12 triliun. Untuk Total DPK BTN tahun 2024 mengalami kenaikan 9,28%
mendukung kelancaran operasional dan kapasitas menjadi Rp352,43 triliun dibandingkan tahun 2023
IT, di tahun 2023 Perseroan melakukan aktivitas sebesar Rp322,50 triliun. Dari jumlah DPK ini, pendanaan
pembelian aset tetap dan pengembangan infrastruktur
berbiaya murah atau CASA pada tahun 2024 mencapai
IT. Beberapa di antaranya yaitu pembelian tanah
11,97% atau setara Rp159,90 triliun. Pada tahun 2024.
untuk pengembangan jaringan kantor, pembangunan
gedung kantor, mobil kas keliling, mesin pendukung
SIMPANAN DARI BANK LAIN
operasional dan pengembangan aplikasi/software.
Perseroan membukukan simpanan dari bank lain
BUNGA YANG MASIH AKAN DITERIMA
berupa giro, deposito dan interbank call money. Secara
Bunga yang masih akan diterima tahun 2024 adalah kumulatif, jumlah simpanan dari bank lain mencapai
sebesar Rp11,52 triliun, menurun 0,07% dibandingkan Rp70,04 miliar pada tahun 2024, menurun 23,30%
dengan tahun 2023 yang sebesar Rp11,53 triliun. dari Rp91,31 miliar pada tahun 2023. Penurunan ini
Komponen bunga yang masih diterima terdiri dari dikarenakan adanya simpanan yang telah jatuh tempo.
Bunga atas kredit yang diberikan, Obligasi Pemerintah,
Efek-efek dan penempatan pada bank lain dan derivatif. LIABILITAS AKSEPTASI
ASET PAJAK TANGGUHAN-NETO Perseroan membukukan liabilitas akseptasi sebesar
Rp941,90 miliar pada tahun 2024, tumbuh 72,96%
Perseroan membukukan aset pajak tangguhan dibandingkan tahun 2023 sebesar Rp544,57 miliar.
tahun 2024 mencapai Rp2,28 triliun atau turun 23,76% Kenaikan ini seiring dengan meningkatnya Surat Kredit
dibanding tahun 2023 sebesar Rp2,99 triliun. Penurunan Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN) pihak berelasi
disebabkan oleh adanya perbedaan temporer antara dibanding tahun sebelumnya.
laporan keuangan dan pajak.
Liabilitas Jangka Panjang
ASET LAIN-LAIN
SURAT-SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN
Perseroan membukukan jumlah aset lain-lain tahun
2024 mencapai Rp4,20 triliun atau tumbuh 30,00%
Jumlah Surat-surat Berharga yang Diterbitkan tahun
dibandingkan dengan tahun 2023 sebesar Rp3,23 triliun.
2024 adalah sebesar Rp5,44 triliun, menurun 34,18%
Terdiri dari Tagihan kepada pihak ketiga dan adanya
dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp8,27
Uang Muka Pajak.
triliun. Penurunan tersebut terutama dikarenakan
adanya NCD yang telah jatuh tempo.
Total Liabilitas
PINJAMAN YANG DITERIMA
Total liabilitas tahun 2024 adalah sebesar Rp407,79
triliun, meningkat 6,99% dibandingkan dengan tahun Pinjaman yang diterima Perseroan mencapai Rp33,49
2023 yang sebesar Rp381,16 triliun. Peningkatan tersebut triliun, menurun 0,82% dibanding dari tahun 2023 sebesar
308 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 311
Laporan
Tahunan 2024
Rp33,76 triliun. Penurunan tersebut terutama disebabkan simpanan nasabah sebesar Rp29,22 triliun,
oleh pinjaman yang telah jatuh tempo dalam mata uang meningkat 7,88% dari tahun 2023 sebesar Rp27,08
rupiah dari Citibank sebesar Rp139,86 miliar. triliun. Peningkatan tersebut karena adanya kenaikan
simpanan nasabah dana syirkah temporer pada
BUNGA YANG MASIH HARUS DIBAYAR produk deposito berjangka mudharabah dan giro
mudharabah.
Bunga yang masih harus dibayar Perseroan tahun 2024
sebesar Rp658,07 miliar, meningkat 1,63% dibandingkan Simpanan dari Bank Lain
dengan tahun 2023 yang sebesar Rp647,49 miliar.
Bunga yang masih harus dibayar terdiri dari Deposito Jumlah simpanan dari bank lain tahun 2024 sebesar
berjangka, Pinjaman subordinasi dan efek-efek
Rp31,24 miliar, meningkat 34,47% dibandingkan dengan
subordinasi, oinjaman yang diterima, surat-surat
tahun 2023 yang sebesar Rp23,24 miliar. Peningkatan
berharga yang diterbitkan dan Derivatif.
tersebut karena adanya peningkatan simpanan dari
bank lain dana syirkah temporer pada produk giro
ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN KONTINJENSI
mudharabah dan tabungan mudharabah.
Perseroan membukukan estimasi kerugian atas
komitmen dan kontijensi sebesar Rp3,39 miliar, menurun
Total Ekuitas
5,45% dibandingkan tahun 2023 sebesar Rp3,58 miliar.
Penurunan tersebut berbanding lurus dengan eksposur BTN mampu membukukan jumlah ekuitas yang
komitmen dan kontijensi Perseroan di tahun 2024. lebih kuat pada tahun 2024 terutama didukung oleh
profitabilitas yang lebih baik sehingga meningkatkan
LIABILITAS IMBALAN KERJA DAN LAIN-LAIN saldo laba pada tahun tersebut. Ekuitas Perseroan
mencapai sebesar Rp32,57 triliun, meningkat 6,87% dari
Perseroan membukukan liabilitas imbalan kerja dan lain- tahun 2023 sebesar Rp30,47 triliun. Kenaikan ekuitas
lain tahun 2024 sebesar Rp2,37 triliun, menurun 19,64% ini terutama didukung oleh saldo laba sebesar Rp19,15
dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp2,95 triliun pada tahun 2024, tumbuh 13,70% dari tahun 2023
triliun. Hal ini sejalan dengan penurunan pembentukan sebesar Rp16,84 triliun.
cadangan atas bonus dan tantiem, yang merupakan
kewajiban atas jasa produksi karyawan pada tahun Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
berjalan yang belum dibagikan pada akhir tahun.
Perseroan membukukan modal ditempatkan dan
PINJAMAN SUBORDINASI DAN EFEK-EFEK SUBORDINASI disetor penuh tahun 2024 sebesar Rp7,01 triliun, sama
dengan tahun sebelumnya dikarenakan sepanjang
Jumlah Pinjaman Subordinasi dan efek-efek
tahun 2024 tidak terdapat aksi korporasi terkait
Subordinasi Perseroan tahun 2024 sebesar Rp6,33
penerbitan saham baru.
triliun, menurun 30,56% dibandingkan dengan tahun
2023 yang sebesar Rp9,11 triliun. Penurunan tersebut
Tambahan Modal Disetor
terutama disebabkan oleh adanya selisih kurs obligasi
subordinasi dalam valuta asing.
Perseroan membukukan tambahan modal disetor
tahun 2024 sebesar Rp4,42 triliun, sama dengan tahun
Dana Syirkah Temporer
sebelumnya.
Dana syirkah temporer adalah penerimaan dan dari
investasi mudharabah muthlaqah, mudharabah Keuntungan Neto yang Belum Direalisasi dan
muqayyadah, musyarakah dan akun lain lain yang Cadangan Kerugian Penurunan Nilai atas Efek-
sejenis. Dana syirkah temporer terdiri dari tabungan Efek dan Obligasi Pemerintah Setelah Pajak
mudharabah, deposito mudharabah dan musyarakah. Tangguhan Nilai Wajar Melalui Penghasilan
Jumlah dana syirkah temporer tahun 2024 adalah Komprehensif Lain
sebesar Rp29,24 triliun, meningkat 7,90% dibandingkan
dengan tahun 2023 yang sebesar Rp27,11 triliun. Keuntungan neto yang belum direalisasi atas efek-efek
Peningkatan dana syirkah temporer terutama berasal dan obligasi pemerintah yang diukur berdasarkan nilai
dari pertumbuhan giro mudharabah pihak ketiga. wajar melalui penghasilan komprehensif, setelah pajak
tangguhan tahun 2023 adalah (Rp1.11) triliun, membaik
Simpanan Nasabah 44% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar
(Rp769) miliar. Hal ini terjadi dikarenakan perbaikan
Simpanan nasabah Perseroan terdiri dari giro kualitas kolektibilitas pada efek-efek dan obligasi
mudharabah, tabungan mudharabah dan deposito pemerintah.
berjangka mudharabah. Perseroan membukukan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 309
Page 312
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Pengukuran Kembali Program Imbalan tersebut karena adanya peningkatan laba komprehensif
Pasti-Setelah Pajak Tangguhan tahun berjalan terkait dengan lindung nilai.
Perseroan tidak membukukan pengukuran kembali Surplus Revaluasi Aset Tetap
program imbalan pasti-setelah pajak pada tahun 2024,
menurun 100% dibandingkan dengan tahun 2023 yang Surplus revaluasi aset tetap tahun 2024 adalah sebesar
sebesar (Rp560,34) miliar. Hal tersebut karena adanya Rp3,57 triliun, sama dengan tahun sebelumnya. Tidak
dampak atas perhitungan program imbalan kerja (PSAK terdapat penilaian kembali atas aset di tahun 2024.
24) yang berpengaruh kepada beban komprehensif
BTN di tahun 2023. Saldo Laba
Bagian Efektif Lindung Nilai Arus Kas Jumlah saldo laba tahun 2024 adalah sebesar Rp19,14
triliun, meningkat 13,70% dibandingkan dengan tahun
Bagian efektif lindung nilai-arus kas tahun 2024 adalah 2023 yang sebesar Rp16,84 triliun. Peningkatan tersebut
sebesar (Rp44,08) miliar, membaik 36,28% dibandingkan sejalan dengan operasional bank yang berjalan baik
dengan tahun 2023 yang sebesar (Rp32,35) miliar. Hal selama tahun 2024.
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
Tabel Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain (dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2024 2023
Rp %
1 2 3 (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL
Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil
Bunga 25.472.625 24.722.529 750.096 3,03%
Bagi hasil dan marjin unit syariah 4.068.967 3.558.723 510.244 14,34%
Total Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil 29.541.592 28.281.252 1.260.340 4,46%
Beban Bunga, Bagi Hasil dan Bonus
Bunga (15.913.459) (13.203.108) (2.710.351) 20,53%
Beban pendanaan lainnya (200.476) (203.317) 2.841 (1,40%)
Bonus Simpanan Wadiah (153.446) (71.621) (81.825) 114,25%
Hak Pihak Ketiga atas Bagi hasil
(1.781.559) (1.372.916) (408.643) 29,76%
Mudharabah
Total Beban Bunga, Bagi Hasil dan Bonus (18.048.940) (14.850.962) (3.197.978) 21,53%
Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil-Neto 11.492.652 13.430.290 (1.937.638 (14,43%)
Pendapatan Operasional Lainnya
Pungutan administrasi dan denda atas
1.072.304 1.096.346 (24.042) (2,19%)
simpanan dan kredit yang diberikan
Pendapatan dari penerimaan kredit yang
1.338.753 934.191 404.562 43,31%
dihapusbukukan
Keuntungan dari penjualan efek-efek-neto 932.900 6.669 926.231 13.888,60%
Keuntungan dari penjualan obligasi
49.049 541.392 (492.343) (90,94%)
pemerintah-neto
310 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 313
Laporan
Tahunan 2024
Pertumbuhan
Uraian 2024 2023
Rp %
1 2 3 (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Keuntungan yang belum direalisasi dari
30.175 1.802 28.373 1.574,53%
perubahan nilai wajar efek-efek-neto
Keuntungan yang belum direalisasi
dari perubahan nilai wajar obligasi - - - -
pemerintah-neto
Lain-lain 1.152.738 1.310.747 (158.009) (12,05%)
Total Pendapatan Operasional Lainnya 4.575.919 3.891.147 684.772 17,60%
Penyisihan kerugian penurunan nilai aset
(1.981.495) (3.765.397) 1.783.902 (47,38%)
keuangan dan non-aset keuangan
(Penyisihan) Pembalikan Estimasi Kerugian
195 1.139 (944) (82,88%)
Penurunan Nilai Komitmen dan Kontinjensi
Beban Operasional Lainnya
Umum dan administrasi (4.456.861) (3.884.779) (572.082) 14,73%
Gaji dan tunjangan karyawan (4.445.575) (3.982.503) (463.072) 11,63%
Premi program penjaminan Pemerintah (729.685) (656.774) (72.911) 11,10%
Kerugian yang belum direalisasi dari
perubahan nilai wajar obligasi pemerintah (40.444) (5.780) (34.664) 599,72%
- neto
Kerugian dari penjualan obligasi
- - - -
pemerintah - neto
Kerugian dari penjualan efek-efek - neto - - - -
Kerugian yang belum direalisasi dari
- - - -
perubahan nilai wajar efek-efek - neto
Lain-lain (589.993) (487.614) (102.379) 21,00%
Total Beban Operasional Lainnya (10.262.558) (9.017.450) (1.245.108) 13,81%
LABA OPERASIONAL 3.824.713 4.539.729 (715.016) (15,75%)
BEBAN BUKAN OPERASIONAL-NETO (51.872) (159.519) 107.647 (67,48%)
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK 3.772.841 4.380.210 (607.369) (13,87%)
BEBAN PAJAK (765.513) (879.222) 113.709 (12,93%)
LABA TAHUN BERJALAN 3.007.328 3.500.988 (493.660) (14,10%)
Pendapatan Komprehensif Lain:
Akun-akun yang tidak akan direklasifikasi
ke laba rugi
Revaluasi aset tetap - 57.208 (57.208) (100,00%)
Pengukuran kembali program imbalan
168.301 (186.027) 354.328 (190,47%)
pasti
Pajak penghasilan terkait akun-akun yang
(31.977) 35.345 (67.322) (190,47%)
tidak akan direklasifikasi ke laba rugi
Akun-akun yang akan direklasifikasi ke
laba rugi
Bagian efektif lindung nilai arus kas (14.490) 20.932 (35.422) (169,22%)
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 311
Page 314
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Pertumbuhan
Uraian 2024 2023
Rp %
1 2 3 (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Keuntungan (Kerugian) neto yang belum
direalisasi atas perubahan nilai dan
cadangan kerugian penurunan nilai efek-
(421.538) 517.528 (939.066) (181,45%)
efek dan obligasi pemerintah yang diukur
pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain
Pajak penghasilan terkait akun-akun yang
85.311 (97.254) 182.565 (187,72%)
akan direklasifikasi ke laba rugi
Total laba komprehensif tahun berjalan 2.792.935 3.848.720 (1.055.785) (27,43%)
LABA PER SAHAM
Dasar (nilai penuh) 214 249 (35) (14,06%)
Grafik Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain (dalam triliun Rupiah)
13,43
11,49
4,58 4,54
3,89 3,82 3,85
3,50
3,01 2,79
PENDAPATAN PENDAPATAN LABA LABA TAHUN LABA
BUNGA DAN BAGI OPERASIONAL OPERASIONAL BERJALAN KOMPREHENSIF
HASIL-NETO LAINNYA TAHUN BERJALAN
2023 2024
Pendapatan dan Beban Operasional
Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil-Neto
Jumlah pendapatan bunga dan bagi hasil-neto Selanjutnya diikuti juga dengan meningkatnya hak
tahun 2024 adalah sebesar Rp11,49 triliun, mengalami pihak ketiga atas bagi hasil mudharabah sebesar
penurunan 14,43% dari jumlah pendapatan bunga dan 29,76% atau sebesar Rp1,78 triliun posisi tahun 2024
bagi hasil-neto posisi tahun 2023 sebesar Rp13,43 triliun. dibandingkan dengan posisi tahun 2023 sebesar Rp1,37
Penurunan terjadi karena total beban bunga, bagi hasil triliun. Sementara itu, total pendapatan bunga dan bagi
dan bonus mengalami peningkatan pada tahun 2024 hasil dari bunga masih memberikan kontribusi terbesar
yang disebabkan oleh kenaikan beban bunga sebesar pada tahun 2024 dengan pertumbuhan 3,03% atau
20,53% atau Rp2,71 triliun, sehingga posisi pada tahun mengalami kenaikan sebesar Rp750,10 miliar dari tahun
2024 sebesar Rp15,91 triliun lebih besar dibandingkan 2023.
dengan posisi tahun 2023 sebesar Rp13,20 triliun.
312 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 315
Laporan
Tahunan 2024
Beban Bunga, Bagi Hasil dan Bonus disebabkan kenaikan beban umum dan administrasi
sebesar Rp572,08 miliar atau 14,73% dengan posisi
Jumlah beban bunga dan bagi hasil tahun 2024 pada tahun 2024 sebesar Rp4.46 triliun dibandingkan
adalah sebesar Rp18,05 triliun, mengalami kenaikan pada tahun 2023 sebesar Rp3,88 triliun. Selanjutnya
21,53% dibandingkan dengan posisi tahun 2023 sebesar diikuti dengan peningkatan beban gaji dan tunjangan
Rp14,85 triliun. Kenaikan beban bunga, bagi hasil dan karyawan sebesar Rp463,07% miliar atau 11,63%
bonus disebabkan karena adanya peningkatan jumlah dengan posisi pada tahun 2024 sebesar Rp4,45 triliun
simpanan nasabah dan bank lain yang menjadi dibandingkan pada tahun 2023 sebesar Rp3,98 triliun.
sumber utama pendanaan Bank, sehingga beban Selain itu, peningkatan beban operasional lainnya
bunga meningkat sebesar 20,53% atau sebesar Rp2,71 disebabkan oleh peningkatan beban lain-lain yang
triliun sehingga pada tahun 2024 sebesar Rp15,91 tiriliun terdiri dari beban representasi, jamuan makan dan
dibandingkan dengan posisi tahun 2023 sebesar Rp13,20 minum rapat dan beban terkait dengan penyelesaian
triliun. Kemudian diikuti dengan kenaikan hak pihak dana titipan nasabah dan dana jaminan developer.
ketiga atas bagi hasil mudharabah sebesar 29,76%
atau Rp408,64 miliar dengan posisi tahun 2024 sebesar Laba Operasional
Rp1,78 triliun dan posisi tahun 2023 sebesar Rp1,37 triliun.
Perseroan membukukan laba operasional tahun 2024
Pendapatan Operasional Lainnya sebesar Rp3,82 triliun mengalami penurunan dari
tahun 2023 sebesar 15,75% atau Rp715,02 miliar dari
Perseroan membukukan jumlah pendapatan Rp4,54 triliun pada tahun 2023. Penurunan tersebut
operasional lainnya tahun 2024 adalah sebesar Rp4,58 seiring dengan peningkatan beban bunga, bagi hasil
triliun, meningkat 17,60% dibandingkan dengan tahun dan bonus serta beban operasional lainnya pada
2023 sebesar Rp3,89 triliun. Kenaikan terbesar berasal tahun 2024 masing-masing sebesar Rp18,05 triliun dan
dari keuntungan penjualan efek-efek sebesar Rp926,23 Rp10,26 triliun.
miliar atau naik 1.3888,60% dari tahun sebelumnya,
kemudian diikuti dengan adanya peningkatan pada Pendapatan (Beban) Bukan Operasional-
penerimaan kembali aset yang telah dihapusbukukan Neto
pada tahun 2024 sebesar Rp1,34 triliun atau naik sebesar
43,31% dari tahun 2023 sebesar Rp934,19 miliar. Perseroan membukukan beban bukan operasional-
neto tahun 2024 sebesar Rp51,87 miliar mengalami
Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai Aset penurunan dari tahun sebelumnya yang mencatatkan
Keuangan dan Non-Aset Keuangan beban bukan operasional-neto sebesar Rp159,52
miliar. Hal tersebut terutama disebabkan oleh adanya
Jumlah penyisihan kerugian penurunan nilai aset keuntungan/kerugian dari revaluasi kurs, beban denda
keuangan dan non-aset keuangan 2024 adalah sebesar administrasi, keuntungan/kerugian jual beli mata uang
Rp1,98 triliun lebih rendah 47,38% atau sebesar Rp1,78 asing, dan beban bina lingkungan
triliun dibandingkan dengan tahun 2023 sebesar Rp3,77
triliun. Penurunan tersebut didukung oleh pengelolaan Laba Sebelum Beban Pajak
kredit yang lebih baik.
Setelah laba operasional sebesar Rp3,82 triliun dikurangi
(Penyisihan) Pembalikan Estimasi Kerugian oleh beban bukan operasional – neto sebesar Rp51,87
Penurunan Nilai Komitmen dan Kontinjensi miliar, Perseroan berhasil membukukan laba sebelum
pajak tahun 2024 sebesar Rp3,77 triliun mengalami
Jumlah penyisihan estimasi kerugian penurunan penurunan 13,87% atau Rp607,37 miliar dari tahun 2023.
nilai komitmen dan kontinjensi 2024 adalah sebesar Penurunan tersebut seiring dengan peningkatan beban
Rp195 juta, dibandingkan dengan tahun 2023 yang bunga, bagi hasil dan bonus serta beban operasional
mengalami pembalikan sebesar Rp1,14 miliar. lainnya pada tahun 2024.
Peningkatan penyisihan tersebut disebabkan oleh
kenaikan kelonggaran tarik kredit/ pembiayaan atau LC Beban Pajak
SKBDN yang belum jatuh tempo.
Jumlah beban pajak tahun 2024 adalah sebesar
Beban Operasional Lainnya Rp765,51 miliar, menurun 12,93% dibandingkan dengan
tahun 2023 sebesar Rp879,22 miliar. Penurunan beban
Perseroan membukukan jumlah beban operasional pajak tersebut disebabkan karena adanya penurunan
lainnya tahun 2024 sebesar Rp10,26 triliun, meningkat laba sebelum pajak sebesar Rp607,37 miliar dari tahun
13,81% dibandingkan dengan posisi tahun 2023 sebesar 2023 sebesar Rp4,38 triliun menjadi Rp3,77 triliun pada
Rp9,02 triliun. Kontribusi terbesar peningkatan ini tahun 2024.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 313
Page 316
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Laba Tahun Berjalan Laba Komprehensif Tahun Berjalan
Perseroan membukukan jumlah laba tahun berjalan Perseroan berhasil membukukan laba penghasilan
tahun 2024 adalah sebesar Rp3,01 triliun, mengalami komprehensif tahun berjalan tahun 2024 adalah
penurunan sebesar Rp493,66 miliar atau 14,10% sebesar Rp2,79 triliun, menurun 27,43% dibandingkan
dibandingkan dengan tahun 2023 sebesar Rp3,50 triliun. dengan tahun 2023 sebesar Rp3,85 triliun. Penurunan
Penurunan tersebut seiring dengan peningkatan beban tersebut disebabkan karena adanya kerugian neto yang
bunga dan bagi hasil serta beban operasional lainnya belum direalisasikan atas perubahan nilai efek-efek
pada tahun 2024. dan obligasi pemerintah yang diukur pada nilai wajar
melalui komprehensif lain sebesar Rp421,54 miliar dan
Penghasilan Komprehensif Lain penurunan pajak penghasilan terkait akun-akun yang
tidak akan di reklasifikasi ke laba rugi sebesar Rp31,98
Penghasilan komprehensif lain tahun 2024 adalah miliar pada tahun 2024.
sebesar Rp214,39 miliar, menurun dibandingkan
dengan tahun 2023 yang sebesar Rp347,73 miliar. Laba Per Saham
Hal tersebut dipengaruhi oleh kerugian neto yang
belum direalisasikan atas perubahan nilai efek-efek Jumlah laba per saham dasar tahun 2024 adalah
dan obligasi pemerintah yang diukur pada nilai wajar sebesar Rp214, menurun 14,06% dibandingkan dengan
melalui komprehensif lain. tahun 2023 yang sebesar Rp249. Penurunan laba
tersebut sejalan dengan turunnya laba tahun berjalan
pada tahun 2024.
Laporan Arus Kas
Tabel Laporan Arus Kas (dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2024 2023
Rp %
1 2 3 (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan bunga, bagi hasil, dan marjin 29.689.639 27.618.186 2.071.453 7,50%
Penerimaan kredit yang telah
1.421.221 1.011.258 409.963 52,80%
dihapusbukukan
Pembayaran bunga dan bonus, provisi dan
(17.973.763) (14.892.249) (3.144.063) 21,20%
komisi
Pembayaran pajak penghasilan badan (912.208) (1.020.952) 108.744 (10,65%)
Beban operasional lainnya - neto - - - 0%
Beban bukan operasional lainnya - neto (9.585.564) (8.729.240) (856.324) 9,81%
Penerimaan atas surat ketetapan pajak (63.538) (54.382) (9.156) 16,84%
Penerimaan kas sebelum perubahan aset
5.788.810 6.871.033 (1.082.223) (15,75%)
dan liabilitas operasi
Perubahan dalam aset dan liabilitas operasi:
Penurunan (kenaikan) dalam aset operasi:
Efek-efek yang diukur pada nilai wajar
(18.286.677) (246.380) (18.040.297) 7,322,14%
melalui laporan laba rugi
Obligasi pemerintah untuk nilai wajar
490.445 15.788.979 (15.298.534) (96,89%)
melalui laporan laba rugi
Tagihan akseptasi (397.331) (124.005) (273.326) 220,42%
Tagihan derivatif (70.666) (70.666) (100%)
314 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 317
Laporan
Tahunan 2024
Pertumbuhan
Uraian 2024 2023
Rp %
1 2 3 (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
(27.739.554) (38.484.306) 10.744.752 (27,92%)
piutang syariah
Aset lain-lain (136.021) (785.307) 649.286 (82,68%)
Kenaikan (penurunan) dalam liabilitas
- - - -
operasi:
Liabilitas segera (441.930) 74.415 (516.345) (693,87%)
Simpanan dari nasabah - - - -
Giro 11.653.971 24.468.372 (12.814.401) (52,37%)
Giro Wadiah 5.443.299 4.814.656 628.643 13,06%
Tabungan (22.012) 1.539.832 (1.561.844) (101,43%)
Tabungan Wadiah 245.340 82.875 162.465 196,04%
Deposito berjangka 12.615.733 (5.504.388) 18.120.121 (329,19%)
Simpanan dari bank lain (21.277) (45.095) 23.818 (52,82%)
Liabilitas akseptasi 397.331 124.005 273.326 220,42%
Liabilitas lain-lain (416.997) (4.184.154) 3.767.157 (90,03%)
Dana syirkah temporer 2.141.920 2.243.821 (101.901) (4,54%)
Kas Neto (digunakan untuk) diperoleh dari
(8.755.616) 6.634.353 (15.389.969) (231,97%)
Aktivitas Operasi
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
(Pembelian) penerimaan saat jatuh tempo
(2.878.561) (2.868.515) (10.046) 0,35%
dari efek-efek biaya perolehan diamortisasi
Perolehan aset tetap (1.634.521) (2.313.490) 678.969 (29,35%)
(Pembelian) penerimaan efek-efek diukur
pada nilai wajar melalui penghasilan (31.199) (1.247.159) 1.215.960 (97,50%)
komprehensif lain
Penerimaan obligasi pemerintah diukur
pada nilai wajar melalui penghasilan (1.163.910) 2.211.325 (3.375.235) (152,63%)
komprehensif lain
(Penerimaan) pembelian obligasi
pemerintah pada biaya perolehan 562.232 (1.655.566) 2.217.798 (133,96%)
diamortisasi
Penempatan efek-efek yang dibeli dengan
(20.867.689) (43.597.267) 22.729.578 (52,14%)
janji dijual kembali
Penerimaan efek-efek yang dibeli dengan
20.704.263 45.031.457 (24.327.194) (54,02%)
janji dijual kembali
Penjualan aset tetap 3.045 0 3.045 100%
Kas Neto digunakan untuk Aktivitas Investasi (5.306.340) (4.439.215) (867.125) 19,53%
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan dari surat-surat berharga yang
680.913 2.449.019 (1.768.106) (72,20%)
diterbitkan
Pembayaran atas surat-surat berharga
(3.572.500) (2.769.764) (802.736) 28,98%
yang diterbitkan jatuh tempo
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 315
Page 318
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Pertumbuhan
Uraian 2024 2023
Rp %
1 2 3 (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Penerimaan atas efek-efek yang dibeli
143.153.604 67.691.353 75.462.251 111,48%
dengan janji dijual kembali
Pembayaran atas jatuh tempo efek-efek
(139.744.766) (67.691.353) (72.053.413) 106,44%
yang dijual dengan janji dibeli kembali
Pembayaran dividen (700.198) (609.015) (91.183) 14,97%
Penerimaan dari pinjaman yang diterima 11.144.193 11.185.162 (40.969) (0,37%)
Pembayaran dari pinjaman yang diterima (11.385.262) (2.187.576) (9.197.686) 420,45%
Pembayaran liabilitas sewa (93.408) (81.973) (11.435) 13,95%
Pembayaran atas pinjaman dan efek-efek
(3.000.000) - (3.000.000) (100%)
subordinasi jatuh tempo
Dana setoran modal - 1.330.093 (1.330.093) (100,00%)
Kas Neto (digunakan untuk) diperoleh dari
(3.517.424) 9.315.946 (12.833.370) (137,76%)
Aktivitas Pendanaan
KENAIKAN NETO KAS DAN SETARA KAS (17.579.380) 11.511.084 (29.090.464) (252,72%)
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 53.037.770 41.526.686 11.511.084 27,72%
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 35.458.390 53.037.770 (17.579.380) (33,15%)
Grafik Laporan Arus Kas (dalam triliun Rupiah)
9,32
6,63
Kas Neto
digunakan untuk Aktivitas
Investasi
Kas Neto Kas Neto
(digunakan untuk) (digunakan untuk)
diperoleh dari Aktivitas diperoleh dari Aktivitas
Operasi Pendanaan
(3,52)
(4,44)
(5,31)
(8,76)
2023 2024
Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Perseroan membukukan kas neto digunakan untuk efek-efek yang diukur pada nilai wajar dan penyaluran
aktivitas operasional sebesar (Rp8,76 triliun) pada tahun kredit yang disalurkan, dibandingkan tahun 2023 kas neto
2024, hal ini dikarenakan adanya arus kas keluar atas diperoleh dari aktivitas operasional sebesar Rp6,63 triliun.
316 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 319
Laporan
Tahunan 2024
Arus Kas dari Aktivitas Investasi Perlindungan Hak Kreditur
Perseroan membukukan kas neto digunakan untuk Perseroan memiliki kebijakan tentang pemenuhan
aktivitas investasi sebesar (5,31 triliun) pada tahun hak-hak kreditur digunakan sebagai pedoman
2024, dan pada tahun 2023 adalah sebesar (RpRp4,44 dalam melakukan pinjaman kepada kreditur. Tujuan
triliun). Peningkatan kas neto untuk aktivitas investasi dari kebijakan dimaksud adalah untuk menjaga
dari tahun 2024 tersebut dipengaruhi oleh (pembelian) terpenuhinya hak-hak dan menjaga kepercayaan
penerimaan saat jatuh tempo dari efek-efek yang kreditur terhadap Perseroan. Dalam kebijakan tersebut
diukur pada biaya perolehan diamortisasi, perolehan mencakup pertimbangan dalam melakukan perjanjian,
aset tetap, dan (pembelian) penerimaan saat jatuh serta tindak lanjut dalam pemenuhan kewajiban
tempo dari efek-efek biaya perolehan diamortisasi. Perseroan kepada kreditur. Kebijakan hak-hak dasar
kreditur, antara lain adalah menerima pelunasan pokok
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan dan pembayaran bunga pada waktu yang disepakati,
memperoleh hak atas denda keterlambatan pelunasan
Perseroan membukukan kas neto digunakan untuk pokok dan pembayaran bunga serta meminta
aktivitas pendanaan sebesar (3,52 triliun) pada keterangan, informasi, dan dokumen serta memeriksa
tahun 2024, dibandingkan dengan tahun 2023 yang pembukuan Perseroan. Pada tahun 2024, terdapat
membukukan kas neto diperoleh dari aktivitas kreditur pinjaman bilateral dan investor efek bersifat
pendanaan mencapai 9,32 triliun. Peningkatan uang dan/atau sukuk (EBUS).
penggunaan kas neto dari aktivitas pendanaan ini
dipengaruhi oleh kenaikan pembayaran pinjaman yang Kemampuan Membayar Utang Jangka
diterima. Pendek (Likuiditas Bank)
Kemampuan membayar utang jangka pendek salah
Kemampuan Membayar Utang dan satunya dapat diketahui melalui rasio likuiditas. BTN
Kolektibilitas Piutang menggunakan beberapa parameter likuiditas yaitu
Rasio Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM) dan
Kemampuan Membayar Utang Giro Wajib Minimum (GWM), Loan to Deposit Ratio (LDR)
serta Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM).
Kemampuan BTN membayar kewajiban atau utang
dapat diukur dengan menggunakan rasio likuiditas dan Rasio Penyangga Likuiditas Makroprudensial
rasio solvabilitas. Rasio-rasio tersebut akan menjadi (PLM) dan Giro Wajib Minimum (GWM)
parameter bagi BTN dalam menghitung kemampuan
BTN menyediakan cadangan likuiditas. Berkenaan Giro Wajib Minimum (GWM) merupakan indikator utama
dengan obligasi yang diterbitkan, kemampuan dalam pemenuhan rasio likuiditas. Perseroan menjaga
membayar utang tecermin dari lancarnya pembayaran GWM dalam bentuk Rupiah maupun Valas agar selalu
bunga dan pemeringkatan efek yang diterbitkan. sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh
Regulator. Selain memenuhi GWM, Perseroan juga
menjaga rasio Penyangga Likuiditas Makroprudensial
(PLM) yang merupakan cadangan likuiditas minimum
dalam rupiah yang wajib dipelihara oleh Bank Umum
Konvensional (BUK) dalam bentuk surat berharga yang
termasuk dalam persyaratan tertentu.
Tabel Rasio PLM dan GWM (dalam %)
Kategori Mata Uang 2024 2023 Kenaikan/Penurunan
Konvensional Rupiah:
Utama (GWM) 5,38 6,04 (0,66%)
PLM 12,73 9,66 3,07%
Dolar AS 4,18 4,40 (0,22%)
Syariah Rupiah 4,70 6,10 (1,40)
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 317
Page 320
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Threshold GWM Rupiah yang wajib dijaga oleh BUK Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM)
sesuai ketentuan regulator adalah sebesar 9%, BTN
Konvensional menjaga GWM Rupiah pada tahun RIM merupakan bentuk penguatan dari Loan to Funding
2024 sebesar 5,38%, mengalami penurunan 0,66% Ratio (LFR). RIM adalah rasio kredit yang diberikan
dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 6,04%. Hal ini kepada pihak ketiga dalam Rupiah dan valuta asing,
dikarenakan BTN Konvensional mendapatkan insentif tidak termasuk kredit kepada bank lain ditambahkan
GWM dari Bank Indonesia sebesar 4%, meningkat surat berharga yang dimiliki, terhadap:
jika dibandingkan pada tahun 2023 yaitu sebesar 1. Dana pihak ketiga yang mencakup giro, tabungan,
3,20%. Peningkatan insentif dikarenakan adanya dan deposito dalam Rupiah dan valuta asing, tidak
perubahan pemenuhan GWM berdasarkan PADG termasuk dana antar bank.
Nomor 4 Tahun 2024 tentang Perubahan Atas 2. Surat-surat berharga dalam Rupiah dan valuta
Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 11 Tahun asing yang memenuhi persyaratan tertentu yang
2023 tentang Peraturan pelaksanaan kebijakan diterbitkan oleh Perseroan.
insentif likuiditas makroprudensial. Bank Indonesia
memberikan insentif bagi perbankan termasuk Sesuai Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 20/4/
BTN Konvensional yang telah memberikan kredit/ PBI/2018 tanggal 29 Maret 2018, tentang “Rasio
pembiayaan kepada kegiatan sektor ekonomi Intermediasi Makroprudensial dan Penyangga Likuiditas
tertentu, inklusif, Umi (Ultra mikro), serta berwawasan Makroprudensial bagi Bank Umum Konvensional, Bank
lingkungan. Atas adanya insentif tersebut, threshold Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah” sebagaimana
GWM Rupiah yang harus dijaga menurun dari 5,8% telah diubah dengan PBI Nomor 21/12/PBI/2019 tanggal
pada tahun 2023 menjadi 5% pada tahun 2024. 25 November 2019, PBI Nomor 22/17/PBI/2020 tanggal
30 September 2020, dan PBI Nomor 24/16/PBI/2022
GWM Valas tahun 2024 sebesar 4,18% dijaga lebih tanggal 1 November 2022. Perbankan harus menjaga
rendah dari tahun 2023 yang sebesar 4,40%, hal ini rasio RIM sebesar 84% sampai 94%. Pada tahun 2024,
dilakukan untuk mengoptimalkan excess likuiditas valas RIM Perseroan adalah sebesar 92,60%, meningkat
dalam rangka peningkatan pendapatan dengan tetap dibandingkan tahun 2022 yang sebesar 85,76%.
memperhatikan ketentuan regulator.
Perseroan juga mengelola cadangan likuiditas dalam
Peningkatan rasio PLM dari 9,66% menjadi 12,73% bentuk High Quality Liquid Asset (HQLA) yang juga
di tahun 2024, dipengaruhi oleh meningkatnya menjadi komponen likuiditas, yang ditetapkan dalam
posisi surat berharga yang termasuk kategori surat jumlah optimal dalam rentang di atas batas minimum
berharga yang diperhitungkan dalam ketentuan HQLA setiap hari sebagai pendukung kebutuhan
PLM. Pemenuhan PLM merujuk kepada Peraturan likuiditas Perseroan dan pemeliharaan GWM serta
Anggota Dewan Gubernur (PADG) Nomor 18 Tahun PLM yang telah ditentukan oleh Bank Indonesia. Posisi
2023 tentang Perubahan Ketujuh Atas Peraturan secondary reserve selalu terjaga di atas batas minimum
Anggota Dewan Gubernur Nomor 21/22/PADG/2019 secondary reserve selama tahun 2024.
Tentang Rasio Intermediasi Makroprudensial dan
Penyangga Likuiditas Makroprudensial Bagi Bank Loan to Deposit Ratio (LDR)
Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit
Usaha Syariah dan Peraturan Bank Indonesia (PBI) LDR merupakan salah satu parameter untuk
Nomor 24/16/PBI/2022 tentang Perubahan Keempat mengukur rasio likuiditas yang sehat. Rasio ini adalah
atas Peraturan Bank Indonesia 20/4/PBI/2018 tentang perbandingan antara jumlah kredit yang diberikan
Rasio Intermediasi Makroprudensial dan Penyangga kepada pihak ketiga terhadap dana pihak ketiga
Likuiditas Makroprudensial bagi Bank Umum (simpanan nasabah). LDR Perseroan di tahun 2024
Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha sebesar 93,79%, menurun dibandingkan tahun 2023
Syariah. yang sebesar 95,36%. Hal ini sejalan dengan penyaluran
kredit yang diimbangi dengan penghimpunan Dana
Giro Wajib Minimum untuk UUS berdasarkan ketentuan Pihak Ketiga untuk menjaga likuiditas bank.
adalah sebesar 7,5%, Perseroan mendapatkan insentif
GWM dari Bank Indonesia untuk sebesar 3,3%, sehingga Kemampuan Membayar Utang Jangka
kewajiban pemenuhan minimal GWM Syariah adalah Panjang (Solvabilitas Bank)
4,2%. Sedangkan GWM yang harus dijaga oleh Bank
Umum Konvensional adalah sebesar 9%. Perseroan Rasio permodalan adalah salah satu parameter yang
dapat mencapai target pertumbuhan kredit sektor digunakan dalam mengukur rasio solvabilitas. Sesuai
prioritas, Perseroan mendapatkan insentif GWM dari dengan komitmennya untuk menjalankan bisnis
Bank Indonesia sebesar 3,2%, sehingga kewajiban perbankan dengan prinsip kehati-hatian dan sesuai
pemenuhan minimal GWM adalah 5,8%. dengan regulasi yang berlaku, Perseroan memastikan
318 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 321
Laporan
Tahunan 2024
Rasio Kecukupan Modal atau Capital Adequacy Ratio Jumlah modal Perseroan di tahun 2024 mencapai
(CAR) mampu memenuhi risiko kredit, risiko pasar dan Rp31,66 triliun terdiri dari modal inti dan pelengkap
risiko operasional. masing-masing sebesar Rp29,22 triliun dan Rp2,43 triliun,
Jumlah ATMR BTN tahun 2024 adalah sebesar Rp174,44
Rasio permodalan adalah salah satu parameter yang triliun, Rasio CAR tahun 2024 adalah sebesar 18,15%.
digunakan dalam mengukur rasio solvabilitas. Sesuai
dengan komitmennya untuk menjalankan bisnis Kemampuan Membayar Utang dari Efek-
perbankan dengan prinsip kehati-hatian dan sesuai Efek yang Diterbitkan
dengan regulasi yang berlaku, Perseroan memastikan
Rasio Kecukupan Modal atau Capital Adequacy Ratio Kemampuan membayar utang juga dapat tecermin
(CAR) mampu memenuhi risiko kredit, risiko pasar dan berdasarkan peringkat dari efek-efek yang diterbitkan
risiko operasional. Bank yaitu Obligasi. Efek-efek yang diterbitkan secara
rutin dinilai oleh lembaga pemeringkatan guna
Sesuai dengan peraturan Bank Indonesia (BI), Kewajiban mendukung kelayakan efek. Kualitas efek sangat
Penyediaan Modal Minimum (KPMM)/CAR yang ditentukan oleh kemampuan perusahaan penerbit efek
ditetapkan untuk bank dengan profil risiko “2” adalah dalam membayar efeknya pada saat jatuh tempo dan
sebesar 9,25%. Jumlah modal untuk risiko kredit terdiri kemampuannya membayar bunga atau kupon selama
dari Modal Inti (Tier I) dan Modal Pelengkap (Tier II). jangka waktu penerbitan efek tersebut.
Tabel Kemampuan Membayar Hutang dari Efek-Efek yang Diterbitkan
Peringkat
Keterangan
2024 2023
BBTN Berkelanjutan II Tahap I 2015 Seri D AA+(idn) AA+(idn)
BBTN Berkelanjutan III Tahap I 2017 seri D AA+(idn) AA+(idn)
Junior Global Bond Bank BTN (USD) Ba3 Ba3
BBTN Berkelanjutan IV Tahap I 2020 seri C AA+(idn) AA+(idn)
BBTN Berkelanjutan IV Tahap II 2022 Seri A AA+(idn) AA+(idn)
BBTN Berkelanjutan IV Tahap II 2022 Seri B AA+(idn) AA+(idn)
Catatan : Rating Junior Global Bond Bank BTN (USD) yang outstanding di tahun 2024 menggunakan rating dari Moody’s
Tabel Arti Peringkat Efek
Lembaga
Peringkat Arti Peringkat
Pemeringkat
Moodys Ba3 Emiten dengan peringkat Ba memiliki kekuatan finansial intrinsic spekulatif, atau mandiri,
dan tunduk pada risiko kredit yang substansial apabila tidak ada kemungkinan dukungan
dari afiliasi atau Pemerintah.
Fitch Ratings AA Peringkat Nasional ‘AA’ menunjukan ekspektasi tingkat risiko gagal bayar yang sangat
Indonesia rendah dibandingkan dengan emiten atau obligasi lain di negara atau serikat moneter
yang sama. Risiko gagal bayar yang melekat hanya sedikit berbeda dari emiten atau
obligasi dengan peringkat tertinggi di negara tersebut.
Dalam kategori pemeringkatan, Fitch dapat menggunakan pengubah. Pengubah “+” atau
‘–” dapat ditambahkan ke peringkat untuk menunjukan status dalam kategori peringkat
utama.
Profil likuiditas sangat kuat ‘+’ ditambahkan kepada peringkat yang ditetapkan kepada BTN.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 319
Page 322
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Kolektibilitas Piutang
Tingkat kolektibilitas piutang bank dapat dilihat dari diberikan bank kepada nasabah. Semakin kecil nilai NPL,
nilai rasio Non Performing Loan (NPL). Rasio NPL menjadi maka performance Bank dalam kolektibilitas piutang
tolak ukur untuk melihat seberapa besar kredit yang semakin baik dan menunjukkan kualitas kredit yang
bermasalah atau macet dari seluruh kredit yang baik.
Tabel Kolektibilitas (dalam jutaan Rupiah)
2024 2023
Uraian
Tanpa Segmen Dengan Segmen Tanpa Segmen Dengan Segmen
Syariah Syariah Syariah Syariah
Jumlah Kredit/Pembiayaan
314.080.105 357.972.932 296.583.860 333.698.141
yang Diberikan
Performing Loan (PL) 304.022.694 346.654.931 287.420.712 323.649.241
Lancar 273.060.967 312.597.793 263.614.334 297.250.597
Dalam Perhatian Khusus 30.961.727 34.057.137 23.806.378 26.398.644
Non Performing Loan (NPL) 10.057.411 11.318.001 9.163.148 10.048.900
Kurang Lancar 605.276 872.072 393.326 571.273
Diragukan 1.748.284 1.939.769 538.432 677.813
Macet 7.703.851 8.506.160 8.231.390 8.799.814
PL 96,80% 96,84% 96,91% 96,99%
NPL Gross 3,20% 3,16% 3,09% 3,01%
NPL Net 1,91% 1,89% 1,48% 1,32%
NPL Gross dengan segmen syariah tahun 2024 adalah sebesar 3,20%, meningkat dibandingkan dengan tahun 2023
yang sebesar 3,16%. Kondisi tersebut disebabkan sebagian besar kredit pembiayaan telah jatuh tempo dan terdapat
pelunasan.
Tabel Hapus Buku Kredit Macet (dalam jutaan Rupiah)
2024 2023
Uraian Nilai Hapus Buku Nilai Hapus Buku
Jumlah Debitur (dalam jutaan Jumlah Debitur (dalam jutaan
Rupiah) Rupiah)
Konvensional 16.761 3.200.092 11.099 2.705.785
Syariah 2.102 281.309 1.897 322.241
Jumlah 18.863 3.481.401 12.996 3.028.026
320 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 323
Laporan
Tahunan 2024
Berikut adalah implementasi inisiatif strategis pada tahun 2024 yang dilakukan untuk perbaikan NPL:
Implementasi Chatbot Artificial Pengembangan Coll Scoring Asesmen Aplikasi iColl Pencarian Collection
Intelligence (Al) Kualitas Kredit Tahap 2 Management Sistem Baru
Impact: Menyelaraskan iColl
Impact: Memperluas coverage Impact: Mempermudah dengan fitur penagihan lainnya, Impact: Membentuk system
pembinaan debitur melalui media identifikasi risiko debitur seperti Whats App (WA), SMS, management collection yang
elektronik Whats App (WA) dan menunggak melalui collection talkbot dan GPS tracking. lebih capable.
meningkatkan contacted rate scoring.
debitur.
Pengembangan Kerjasama Agent Implementasi Pilot Monoline 3 KC Desk Collection (DC) Untuk Pengembangan iColl for Risk
Properti Pembinaan Debitur Unsecured Appetite Statement (RAS)
Impact: Meningkatkan efektivitas
Loan
Impact: Bertambahnya petugas koordinasi petugas collection Impact: Aktivitas RAS dapat
yang melakukan penjualan aset melalui penyederhanaan struktur Impact. Membentuk desk collection berjalan secara digital khususnya
melalui agent properti. organisasi. untuk menunjang aktivitas profiling dan operasional lainnya.
penagihan unsecured loan.
Pelaksanaan Training for Design Proses Pembukaan Online Produk Tabungan Khusus Debitur Pembuatan Program Menabung
Collection and RAS Onboarding (OLOB) Account Subdisi/Bermasalah Debitur
Impact: Adanya peningkatan Impact: Mempermudah debitur Impact: Meningkatkan VoA dan NoA Impact: Mengubah kebiasaan
kemampuan RAS dalam hal dalam membuka rekening BTN tabungan debitur khusus debitur debitur agar meningkatkan
penjualan, hukum dan ketentuan melalui mobile device. subsidi/bermasalah agar dapat saldo tabungan dengan tujuan
internal. melakukan pembayaran angsuran. pembayaran angsuran tepat waktu.
Campaign Agen BTN dan Channel Implementasi QRIS Debitur
Pembayaran KPR
Impact: Memperbanyak
Impact: Mempermudah debitur fitur pembayaran untuk
dalam mendapatkan informasi mempermudah debitur dalam
terkait pembayaran angsuran. melakukan pembayaran
angsuran.
Rasio Keuangan Lain
Untuk mengukur profitabilitas dan efisiensi kinerja Perseroan, rasio-rasio keuangan yang digunakan oleh perbankan
adalah Laba sebelum pajak terhadap Aset atau Return On Assets (ROA), Laba setelah pajak terhadap Ekuitas atau
Return On Equity (ROE), Marjin Bunga Bersih atau Net Interest Margin (NIM), dan rasio Beban Operasional terhadap
Pendapatan Operasional (BOPO).
Tabel Rasio Keuangan Lain (dalam %)
Kenaikan/
Uraian 2024 2023
Penurunan
Return On Assets (ROA) 0,83 1,07 (0,24)
Return On Equity (ROE) 10,76 13,86 (3,1)
Net Interest Margin (NIM) 2,86 3,75 (0,89)
Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) 88,70 86,10 2,60
Pada tahun 2024, nilai ROA, ROE, dan NIM masing-masing Nilai BOPO tahun 2024 dapat dijaga pada posisi 88,7%
adalah 0,83%, 10,76% dan 2,86% menunjukkan terdapat meningkat dari tahun 2023 sebesar 86,10. Meskipun
sedikit penurunan bila dibandingkan tahun 2023. terdapat peningkatan beban bunga DPK namun
Hal tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan Perseroan dapat melakukan efisiensi pada overhead
persentase cost of fund atau beban bunga dana cost sehingga dapat menjaga rasio BOPO tetap stabil
pihak ketiga BTN di tengah ketatnya kondisi likuiditas di bawah 90%.
perbankan.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 321
Page 324
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Suku Bunga Dana
Informasi suku bunga produk deposito, tabungan, dan giro Bank per 31 Desember tahun 2024 adalah sebagai berikut
Tabel Suku Bunga Tabungan Rupiah
Jenis Produk Strata Saldo Suku Bunga Ritel Suku Bunga Lembaga
Tabungan Investa Sampai dengan Rp1 juta 0,00% 0,00%
> Rp1 juta - Rp100 juta 1,00% 1,00%
> Rp100 juta - Rp1 miliar 2,40% 2,25%
> Rp1 miliar - Rp2 miliar 3,15% 3,05%
> Rp2 miliar - Rp5 miliar 3,40% 3,20%
Tabel Suku Bunga Tabungan Rupiah
Jenis Produk Strata Saldo Suku Bunga
Tabungan BTN Batara < Rp1 juta 0,00%
≥ Rp1 juta - ≤ Rp50 juta 0,10%
> Rp50 juta - ≤ Rp500 juta 0,10%
> Rp500 juta - ≤ Rp1 miliar 0,50%
> Rp1 miliar - ≤ Rp2 miliar 1,00%
> Rp2 miliar 1,00%
Tabungan BTN Bisnis < Rp1 juta 0,00%
≥ Rp1 juta - < Rp50 juta 0,50%
≥ Rp50 juta - < Rp500 juta 1,00%
≥ Rp500 juta - < Rp1 miliar 1,25%
≥ Rp1 miliar 1,75%
Tabungan BTN Junior ≤ Rp50 ribu 0,00%
> Rp50 ribu 0,50%
TabunganKu ≤ Rp500 ribu 0,00%
> Rp500 ribu - Rp1 juta 0,10%
> Rp1 juta 0,25%
322 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 325
Laporan
Tahunan 2024
Jenis Produk Strata Saldo Suku Bunga
Tabungan SiMuda RumahKu ≤ 1 juta - Rp10 juta 1,00%
> Rp10 juta - Rp25 juta 1,15%
> Rp25 juta - Rp50 juta 1,25%
> Rp50 juta - Rp100 juta 1,35%
> Rp100 juta - Rp250 juta 1,50%
> Rp250 juta 2,00%
Tabungan BTN Siap! < Rp1 juta - Rp10 juta 1,00%
> Rp10 juta - Rp25 juta 1,15%
> Rp25 juta - Rp50 juta 1,25%
> Rp50 juta - Rp100 juta 1,35%
> Rp100 juta - Rp250 juta 1,50%
> Rp250 juta 2,00%
Tabungan BTN e’BataraPos < Rp1 juta 0,00%
≥ Rp1 juta - Rp50 juta 0,10%
> Rp50 juta - Rp500 juta 0,10%
> Rp500 juta - Rp1 miliar 0,50%
> Rp1 miliar 1,00%
Tabanas Batara Kantor Pos 0,00%
Tabel Suku Bunga Giro Rupiah
Jenis Produk Strata Saldo Suku Bunga
Giro Rupiah ≤ Rp10 juta 0,00%
> Rp10 juta - Rp100 juta 0,25%
> Rp100 juta - Rp500 juta 0,75%
> Rp500 juta 1,00%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 323
Page 326
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Tabel Suku Bunga Deposito Rupiah
Jangka Waktu (bulan)
Jenis Produk Strata Saldo
1 2 3 4 6 12 24
Deposito Rupiah < Rp1 juta 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
≥Rp1 juta - < Rp10 juta 1,00% 1,00% 1,00% 1,00% 1,00% 1,00% 1,00%
≥Rp10 juta - < Rp100 juta 2,25% 2,40% 2,65% 2,65% 2,90% 2,90% 2,90%
≥ Rp100 juta - < Rp500 juta 2,40% 2,40% 2,90% 2,90% 3,05% 3,05% 3,05%
≥ Rp500 juta - ≤ Rp2 miliar 2,40% 2,40% 2,90% 2,90% 3,05% 3,05% 3,05%
> Rp2 miliar 2,40% 2,40% 2,90% 2,90% 3,05% 3,05% 3,05%
Tabel Suku Bunga e-Deposito Ritel Rupiah
Jangka Waktu (bulan)
Jenis Produk Strata Saldo
1 2 3 4 6 12 24
e-Deposito Ritel < Rp100 juta 2,60% 2,75% 3,00% 3,00% 3,25% 3,25% 3,25%
Rupiah
≥ Rp100 juta - < Rp500 juta 2,65% 2,75% 3,25% 3,25% 3,40% 3,40% 3,40%
≥ Rp500 juta - < Rp2 miliar 4,25% 4,25% 4,40% 4,50% 4,65% 3,40% 3,40%
≥ Rp2 miliar - < Rp5 miliar 4,50% 4,50% 4,65% 4,80% 4,90% 3,40% 3,40%
≥ Rp5 miliar - < Rp10 miliar 4,60% 4,60% 4,80% 4,90% 5,00% 3,50% 3,50%
≥ Rp10 miliar 4,70% 4,70% 5,00% 5,00% 5,00% 3,60% 3,60%
Tabel Suku Bunga Tabungan Valas
USD SGD AUD / CNY JPY
Jenis Produk
Suku Strata Suku Strata Suku Strata Suku
Strata Saldo
Bunga Saldo Bunga Saldo Bunga Saldo Bunga
Tabungan BTN Felas < USD 1.000 0,00%
USD 1.000 - < USD 10.000 0,15%
All tiering 0,10% All tiering 0,05% All tiering 0,00%
USD 10.000 - < USD 100.000 0,35%
≥ USD 100.000 0,50%
Tabel Suku Bunga Tabungan Valas
USD
Jenis Produk
Strata Saldo Suku Bunga
Tabungan BTN Felas USD via Mobile Banking < USD 1.000 0,00%
USD 1.000 - < USD 10.000 0,15%
USD 10.000 - < USD 100.000 0,35%
≥ USD 100.000 0,50%
324 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 327
Laporan
Tahunan 2024
Tabel Suku Bunga Deposito Valas
Jangka Waktu (bulan)
Jenis Produk Strata Saldo
1 3 4 6 12 24
Deposito USD Seluruh strata 0,20%
Deposito SGD Seluruh strata 0,10%
Deposito AUD/CNY Seluruh strata 0,10%
Deposito JPY Seluruh strata 0,00%
Tabel Suku Bunga e-Deposito Valas
Jangka Waktu (bulan)
Jenis Produk Strata Saldo
1 3 6 12 24
e-Deposito USD Ritel < USD100.000 1,00% 1,00% 1,00% 1,00% 1,00%
USD100.000 - < USD500.000 2,50% 2,50% 1,50% 1,50% 1,50%
USD500.000 - < USD1.000.000 2,50% 2,50% 2,00% 2,00% 2,00%
≥ USD1.000.000 2,50% 2,50% 2,25% 2,25% 2,25%
Tabel Suku Bunga Giro Valas
Jenis Produk Strata Saldo Suku Bunga
Giro Valas (USD) Sampai dengan USD100.000 0,00%
> USD100.000 0,10%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 325
Page 328
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Suku Bunga Dasar Kredit
Perseroan secara berkala memperbaharui Suku memperhitungkan komponen estimasi premi risiko
Bunga Dasar Kredit (SBDK) atau Prime Lending Rate yang besarnya tergantung dari penilaian Perseroan
sesuai dengan pergerakan suku bunga acuan yang terhadap risiko masing-masing debitur atau kelompok
ditetapkan Bank Indonesia. SBDK digunakan sebagai debitur. Dengan demikian, besarnya suku bunga kredit
dasar penetapan suku bunga kredit yang akan dikenakan kepada debitur belum tentu sama dengan
dikenakan oleh Bank kepada nasabah. SBDK belum SBDK.
Tabel Suku Bunga Dasar Kredit
SBDK Berdasarkan Segmen Bisnis
Uraian Kredit Non UMKM Kredit UMKM
Non KPR/
KPR/KPA
KPA
Korporasi Ritel Menengah Kecil Mikro
Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK)
8,76% 9,25% 10,17% 11,00% 14,03% 8,04% 11,80%
Tahun 2024
Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK)
8,05% 8,30% n/a n/a n/a 7,30% 8,80%
Tahun 2023
Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK)
8,00% 8,25% n/a n/a n/a 7,25% 8,75%
Tahun 2022
Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK)
8,00% 8,25% n/a n/a n/a 7,25% 8,75%
Tahun 2021
Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK)
9,90% 9,90% n/a n/a n/a 9,95% 11,25%
Tahun 2020
Analisis Kualitas Aset Produktif
Penilaian atau penyediaan aset produktif ditujukan untuk penyediaan dana dalam rangka memperoleh penghasilan,
baik dalam bentuk kredit, surat berharga, penempatan dana antar bank serta bentuk penyediaan dana lainnya yang
dipersamakan dengan itu. Posisi aset produktif pada kategori lancar tahun 2024 adalah sebesar Rp448,59 triliun
meningkat 12,37% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp399,22 triliun. Dengan demikian, Perseroan
memiliki kualitas aset produktif yang baik. Berikut adalah aset produktif Perseroan selama dua tahun terakhir.
Tabel Kualitas Aset Produktif (dalam jutaan Rupiah)
2024
Dalam
Uraian
Perhatian Kurang Diragukan
Lancar (L) Macet (M) Jumlah
Khusus Lancar (KL) (D)
(DPK)
Penempatan Pada Bank Lain 5.950.058 - - - 1.749 5.951.807
Tagihan Spot dan Derivatif/
102.843 - - - - 102.843
Forward
Surat Berharga Yang Dimiliki 60.838.939 42.859 4.360 5.369 50.159 60.941.686
326 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 329
Laporan
Tahunan 2024
2024
Dalam
Uraian
Perhatian Kurang Diragukan
Lancar (L) Macet (M) Jumlah
Khusus Lancar (KL) (D)
(DPK)
Surat Berharga Yang Dijual
Dengan Janji Dibeli Kembali 3.499.300 - - - - 3.499.300
(Repo)
Tagihan atas Surat Berharga
Yang Dibeli Dengan Janji
175.625 - - - - 175.625
Dijual Kembali (Reverse
Repo)
Tagihan Akseptasi 941.898 - - - - 941.898
Kredit Yang Diberikan dan
312.597.793 34.057.137 872.072 1.939.769 8.506.161 357.972.932
Pembiayaan Yang Diberikan
Penyertaan Modal - - - - - -
Tagihan Lainnya - - - - - -
Komitmen dan Kontinjensi 18.533.250 269.983 6.293 10.565 182.854 19.002.945
Agunan Yang Diambil Alih - - - - - 77.591
2023
Dalam
Uraian
Perhatian Kurang Diragukan
Lancar (L) Macet (M) Jumlah
Khusus Lancar (KL) (D)
(DPK)
Penempatan Pada Bank Lain 22.016.81 - - - 1.778 2.203.459
Tagihan Spot dan Derivatif/
3.2176 - - - - 32.176
Forward
Surat Berharga Yang Dimiliki 41.093.303 50.696 4.644 5.769 45.390 41.199.802
Surat Berharga Yang Dijual
Dengan Janji Dibeli Kembali - - - - - -
(Repo)
Tagihan atas Surat Berharga
Yang Dibeli Dengan Janji
- - - - - -
Dijual Kembali (Reverse
Repo)
Tagihan Akseptasi 544.567 - - - - 544.567
Kredit Yang Diberikan dan
297.250.597 26.398.644 571.273 677.813 8.799.814 333.698.141
Pembiayaan Yang Diberikan
Penyertaan Modal - - - - - -
Tagihan Lainnya - - - - - -
Komitmen dan Kontinjensi 20.853.385 517.162 7.343 318 168.460 21.546.668
Agunan Yang Diambil Alih - - - - - 77.591
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 327
Page 330
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Tabel Cadangan Kerugian Penurunan Nilai dan Penyisihan Penilaian Kualitas Aset (dalam jutaan Rupiah)
2024
Pos-Pos
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Umum Khusus
Penempatan Pada Bank Lain 822 1.749 59.501 1.749
Tagihan Spot dan Derivatif/Forward - 1.028 -
Surat Berharga Yang Dimiliki 787 63.607 55.591
Surat Berharga Yang Dijual Dengan
- - -
Janji Dibeli Kembali (Repo)
Tagihan Atas Surat Berharga Yang
Dibeli Dengan Janji Dijual Kembali - - - 1.756 -
(Reverse Repo)
Tagihan akseptasi 1.987 - - 9.419 -
Kredit Yang Diberikan Dan
2.965.797 3.564.534 6.526.856 3.073.878 9.135.653
Pembiayaan Yang Diberikan
Penyertaan Modal - - -
Tagihan Lainnya - - -
Komitmen dan Kontinjensi 3.385 57.246 13.500
2023
Pos-Pos
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Umum Khusus
Penempatan Pada Bank Lain 26 - 1.778 22.016 1.778
Tagihan Spot dan Derivatif/Forward - - 322 -
Surat Berharga Yang Dimiliki 22.903 - - 46.978 51.507
Surat Berharga Yang Dijual Dengan
- - - - -
Janji Dibeli Kembali (Repo)
Tagihan Atas Surat Berharga Yang
Dibeli Dengan Janji Dijual Kembali - - - - -
(Reverse Repo)
Tagihan akseptasi 1.447 22.429 - 5.446 -
Kredit Yang Diberikan Dan
2.441.079 3.407.511 9.743.374 2.942.958 9.698.086
Pembiayaan Yang Diberikan
Penyertaan Modal - - - - -
Tagihan Lainnya - - - - -
Komitmen dan Kontinjensi 3.580 - - 25.993 25.858
Akselerasi Pertumbuhan Fee Based Income
Untuk meningkatkan profitabilitas, Rencana Bisnis strategis yang dilakukan pada jangka pendek dan
Perseroan difokuskan untuk meningkatkan Pendapatan menengah adalah sebagai berikut:
Operasional Lainnya (POL) yang sebagian besar 1. Meningkatkan fee dari transaksi treasury dan forex.
bersumber dari fee based income, terutama pada 2. Meningkatkan fee based income dari bisnis kredit
sumber-sumber baru yang berbasis transaksi dan (sindikasi, kick-back asuransi, dan administrasi
layanan. Untuk mencapai target tersebut, inisiatif kredit di luar KPR Subsidi).
328 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 331
Laporan
Tahunan 2024
3. Peningkatan perolehan fee based income dari Struktur Permodalan Bank
transaksi digital dan wholesale Banking dengan
cara: Kebijakan Manajemen atas Struktur
a. Percepatan implementasi fitur online acquiring. Modal dan Dasar Penentuan Kebijakan
b. Percepatan implementasi Quick Response Code
Indonesia Standart (QRIS) Boarder dan QRIS Rencana Permodalan yang disusun Perseroan
Customer Presented Mode. mengacu kepada kajian perkembangan ekonomi
c. Mengembangkan Visa Paywave untuk terkini, di samping berdasarkan kepada penelaahan
meningkatkan transaksi dan fee based nasabah dan penilaian atas kebutuhan kecukupan permodalan
ritel. yang dipersyaratkan. Direksi dalam menyusun Rencana
4. Mengembangkan fee based dari sumber-sumber Permodalan yang merupakan bagian dari Rencana
baru melalui: Bisnis Perseroan dan mendapatkan persetujuan dari
a. Pengembangan e-Guarantee untuk Dewan Komisaris. Perseroan merencanakan dan
meningkatkan fee based pada segmen mengkaji bersama - sama secara rutin kebutuhan
wholesale Banking. permodalan dengan didukung data - data analisis.
b. Meningkatkan fee based dari layanan priority Dalam perencanaan tersebut, Perseroan senantiasa
Banking melalui pengembangan produk, menghubungkan tujuan keuangan dan kecukupan
diantaranya Surat Berharga Nasional (SBN), modal terhadap risiko sehingga bisnis Perseroan
produk asuransi, dan reksadana. sejalan dengan permodalan dan persyaratan likuiditas
c. Meningkatkan fee yang bersumber dari Bank Perseroan.
Garansi (BG), Surat Kredit Berdokumen Dalam
Negeri (SKBDN), Supply Chain Financing (SCF), Tujuan dari kebijakan manajemen atas permodalan
dan Cash Management System (CMS) pada adalah untuk memastikan permodalan yang dimiliki
segmen korporasi dan wholesale. Perseroan kuat dan mampu menciptakan struktur
permodalan yang kuat untuk mendukung strategi
pengembangan ekspansi usaha sekarang dan
Pertumbuhan Volume Transaksi mempertahankan kelangsungan pengembangan di
Digital masa mendatang. Di samping itu, penetapan kebijakan
permodalan ditujukan untuk pemenuhan ketentuan
Untuk mengembangkan sumber pertumbuhan baru, kecukupan permodalan yang ditetapkan oleh regulator
Perseroan melakukan percepatan pengembangan serta memastikan agar struktur permodalan Perseroan
layanan digital terutama yang menyasar transaksi telah efisien.
ritel melalui program akuisisi dan utilisasi balé by BTN.
Dengan berbagai program yang dijalankan, jumlah Sesuai POJK No. 11/POJK.03/2016 sebagaimana diubah
transaksi digital banking meningkat pesat yaitu menjadi dengan POJK RI Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perubahan
1,32 miliar transaksi, atau naik 172% yoy. Sejalan dengan Kedua Atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
peningkatan jumlah transaksi, volume transaksi layanan No.11/POJK.03/2016 Tentang Kewajiban Penyediaan
digital juga naik menjadi Rp196 triliun, atau tumbuh Modal Minimum Bank Umum, modal BTN terdiri dari:
51% yoy. Dalam rangka mendukung pengembangan 1. Modal Inti, yang terdiri dari Modal Inti Utama
transaksi digital, Perseroan telah melakukan berbagai (Common Equity Tier - CET 1) dan Modal Inti
inovasi digital di antaranya rebranding Superapp Bale Tambahan (Additional Tier 1). Modal inti utama
by BTN dan menggencarkan akuisisi merchant BTN. mencakup modal disetor dan cadangan tambahan
Pada tahun 2024, jumlah merchant QRIS BTN meningkat modal (disclose reserve). Cadangan tambahan
pesat menjadi 125.082 merchant QRIS atau meningkat modal terdiri atas faktor penambah (agio, cadangan
701% YoY dengan jumlah saldo merchant mencapai umum, laba tahun lalu, laba tahun berjalan, dan
Rp2,09 triliun. Selain itu, Perseroan juga melakukan opsi saham) dan faktor pengurang (kerugian
ekspansi aplikasi dan portal BTN Properti sebagai komprehensif lainnya dari transaksi aset keuangan
ekosistem perumahan digital. yang diklasifikasikan dalam kelompok tersedia
untuk dijual, selisih kurang Penyisihan Penghapusan
Pada tahun 2024, portal dan aplikasi BTN Properti Aset (PPA) atas aset produktif dengan cadangan
memiliki 747 ribu anggota (member), 11.419 pengembang kerugian penurunan nilai, dan PPA non produktif).
(developer), dan 1 juta stok rumah yang siap menjadi KPR. 2. Modal Pelengkap (Maksimum 100% dari Modal
Perseroan melakukan inovasi teknologi salah satunya Inti) yang terdiri dari cadangan umum PPA atas
adalah dengan BTN Open API and Sandbox. Pada tahun aset produktif yang wajib dihitung dengan jumlah
2024, Jumlah mitra yang sudah terintegrasi BTN Open API maksimum 1,25% dari ATMR Risiko Kredit dan
mencapai 29 mitra dengan total 5.499.401 hit. Cadangan Tujuan.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 329
Page 332
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Jumlah modal inti (Tier I) Perseroan di tahun 2024 modal pelengkap (Tier II) Perseroan di tahun 2024
adalah sebesar Rp29,83 triliun, lebih tinggi dibandingkan sebesar Rp2,43 triliun lebih rendah dibandingkan modal
tahun 2023 sebesar Rp27,15 triliun. Sedangkan jumlah pelengkap tahun 2023 sebesar Rp4,07 triliun.
Rincian Struktur Modal
Perseroan memiliki kemampuan permodalan yang kuat untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Berikut adalah rincian
struktur permodalan Perseroan.
Tabel Rincian Struktur Modal (dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Uraian 2024 2023
Nominal Persentase
I. MODAL INTI (TIER 1) 29.834.471 27.154.078 2.680.393 9,87%
1. Modal Inti Utama (Common Equity Tier - CET 1) 29.834.471 27.154.078 2.680.393 9,87%
0.1 Modal Disetor (Setelah dikurangi Saham
7.017.222 7.017.222 - -
Treasury)
0.2 Cadangan Tambahan Modal 25.103.287 23.135.138 1.968.149 8,51%
0.3 Kepentingan Non Pengendali yang dapat
- - - -
diperhitungkan
0.4 Faktor Pengurang Modal Inti Utama (2.286.038) (2.998.282) 712.244 23,76%
2. Modal Inti Tambahan (Additional Tier - AT 1) - - - -
2.1 Instrumen yang memenuhi persyaratan AT - 1 - - - -
2.2 Agio/Disagio - - - -
2.3 Faktor Pengurang Modal Inti Tambahan - - - -
II. MODAL PELENGKAP (TIER 2) 2.438.559 4.076.204 (1.637.645) (40,18%)
1. Instrumen modal dalam bentuk saham atau
549.605 2.367.557 (1.817.952) (76,79%)
lainnya yang memenuhi persyaratan Tier 2
2. Agio/Disagio - - - -
3. Cadangan umum PPA aset produktif yang wajib
1.888.954 1.708.647 180.307 10,55%
dibentuk (paling tinggi 1,25% ATMR Risiko Kredit)
4. Faktor Pengurang Modal Pelengkap - - - -
JUMLAH MODAL 32.273.030 31.230.282 438.059 1,40%
ASET TERTIMBANG MENURUT RISIKO
ATMR untuk Risiko Kredit 149.287.750 136.691.761 12.595.989 9,21%
ATMR untuk Risiko Operasional 19.055.594 17.956.060 1.099.534 6,12%
ATMR untuk Risiko Pasar 6.101.634 942.326 5.159.308 547,51%
Jumlah ATMR 174.444.978 155.590.147 18.854.831 12,12%
Rasio KPMM sesuai Profil Risiko 9,25% 9,18%
Rasio CET 1 17,10% 17,45%
Rasio Tier 1 17,10% 17,45%
Rasio Tier 2 1,40% 2,62%
Rasio KPMM 18,50% 20,07%
330 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 333
Laporan
Tahunan 2024
Ikatan Material Terkait Investasi Barang Modal
Pada tahun 2024 dan 2023, Perseroan melakukan ikatan material dengan pihak terkait dalam rangka investasi barang
modal. Beberapa ikatan material dengan nilai signifikan disajikan dalam tabel berikut:
Tabel Ikatan Material Investasi Barang Modal
Nilai Ikatan
Nama Pihak yang
Jenis Ikatan (dalam jutaan
Melakukan Ikatan
Rupiah)
2024
Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi KC Jakarta Kuningan dan Kantor
PT Binayasa Putrabatara 18.000
Wilayah Jakarta II di Menara 2 BTN.
Jasa Kontraktor Renovasi Banking Hall Konvensional, Private Banking,
PT Binayasa Putrabatara Ruang SDB, dan Ruang Dokumen Pokok Peruntukan KC Jakarta 22.700
Kuningan di Menara 2 BTN.
Jasa Kontraktor Pekerjaan Pembangunan Gedung BTN KC
PT Binayasa Putrabatara 42.300
Pematangsiantar.
Jasa Kontraktor Pekerjaan Pembangunan Learning Center di Lahan
PT Brantas Abipraya 100.500
Ciburial, Dago Pakar, Bandung (Tahap 1).
PT Brantas Abipraya Jasa Kontraktor Pembangunan BTN KC Kebon Jeruk. 121.500
PT Casa Prima Indonesia Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi KCS Lhokseumawe. 10.500
PT Casa Prima Indonesia Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi Relayout KC Banjarmasin. 11.100
PT Casa Prima Indonesia Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi KC Tanjung Pinang. 13.280
PT Casa Prima Indonesia Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi KCS Surabaya. 13.700
PT Casa Prima Indonesia Jasa Kontraktor Pekerjaan Pembangunan Rumah Dinas Meruya. 20.300
Jasa Kontraktor Pekerjaan Pembangunan Gedung Record Center,
PT Casa Prima Indonesia 41.150
KCP dan Rumah Dinas di Lahan Soekarno Hatta Bandung.
PT Casa Prima Indonesia Jasa Kontraktor Pekerjaan Pembangunan Gedung BTN KC Kupang. 47.550
Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi Area Non Banking Hall KC
PT Grafindo Triutama 10.010
Jakarta Harmoni.
PT Integra Dayacipta Grahatama Jasa Kontraktor Pekerjaan Pembangunan Kantor Wilayah I. 53.500
PT Neocelindo Intibeton Jasa Kontraktor Pekerjaan Pembangunan Gedung BTN KC Cibubur. 47.280
PT Neocelindo Intibeton Jasa Kontraktor Pembangunan Kantor Wilayah 6. 61.500
Jasa Kontraktor Pekerjaan Pembangunan Gedung BTN KC Kelapa
PT Nindya Karya 132.001
Gading Square.
Jasa Kontraktor Pekerjaan Pembangunan BTN Eco Park Gandul
PT Pembangunan Perumahan 322.899
(Tahap 1).
Jasa Kontraktor Pekerjaan Ruang Rapat Lantai 30 dan 32 Menara 2
PT Usaha Gedung Mandiri 11.785
BTN.
PT Victory Utama Karya Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi Ruang Kerja Divisi Menara 2 BTN. 26.930
Pengadaan Server x86 Peruntukan Internet Banking dan Cash
PT Metrocom Global Solusi 10.940
Management System Konvensional dan Syariah.
PT Multipolar Technology Tbk. Pengadaan Perangkat PC Desktop dan Notebook 2024. 43.243
Pengadaan Platform Security Intelligence untuk mendeteksi potensi
PT Praweda Ciptakarsa Informatika serangan siber, mendeteksi pelanggaran data dan user credential 41.272
serta meningkatkan respon atas insiden keamanan.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 331
Page 334
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Nilai Ikatan
Nama Pihak yang
Jenis Ikatan (dalam jutaan
Melakukan Ikatan
Rupiah)
PT IDX Consulting Pengadaan Aplikasi Fraud Detection System (FDS). 30.878
Pengadaan Perangkat Web Application Firewall (WAF), DNS Security
PT Mastersystem Infotama 13.470
dan Loan Balancer (HA Firewall Aplikasi Kritikal).
PT Metrocom Global Solusi Pengadaan Server Database Peruntukan Internet Banking dan CMS. 19.980
PT Truslogic Mitra Teknologi Pengadaan Security Tools pada DevSecOps Toolchain. 12.165
PT Multipolar Technology Tbk Pengadaan Pengembangan Data Lake. 11.751
PT Intikom Berlian Mustika Modernisasi Branch Delivery System. 89.995
Pengadaan Solusi HA Authentication, Authorization, Auditrail dan
PT Multipolar Technology Tbk 28.600
Network Access Control (NAC) Kantor Pusat dan Kantor Cabang BTN.
Pengadaan Modernisasi Mesin Pinpad yang dilengkapi dengan IKD
PT Indonesia Comnets Plus 30.000
dan eKTP Reader.
2023
Pengadaan Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi Gedung Pusdiklat
PT Binayasa Putra Batara 30.500
BTN Tanah Abang.
PT Binayasa Putra Batara Pengadaan Jasa Kontraktor Pekerjaan Pembangunan KC Cirebon. 39.100
Pengadaan Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi dan Relayout
PT Neocelindo Intibeton 29.800
Seluruh Lantai Gedung KC Bekasi.
Pengadaan Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi Lantai 23 Menara
PT Binayasa Putra Batara 15.550
BTN.
Pengadaan Jasa Kontraktor Pekerjaan Basement Renovasi Gedung
PT Binayasa Putra Batara 12.475
Pusdiklat Tanah Abang.
Pengadaan Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi Interior Lobby dan
PT Binayasa Putra Batara 26.900
Landscape Keseluruhan Menara BTN.
Pengadaan Perpanjangan Software Lisensi Oracle Untuk Aplikasi E2E
PT Metrocom Global Solusi 37.000
Procurement Serta Aplikasi Custodian.
Order Penggunaan Mandays Kontrak Payung Middleware 2023-2025
PT Hanoman Cendekia Interaktif 12.712
untuk Syariah Virtual and Corporate Card Off Us sisi Middleware.
PT Mitra Integrasi Informatika Pengadaan Pengembangan Master Data Management. 15.984
Perseroan melakukan ikatan material untuk investasi hardware komputer, mesin, kendaraan, perlengkapan
barang dan modal dengan tujuan untuk mendukung kantor, aset tetap dan inventaris lainnya. Sampai
kegiatan operasional Perseroan. Adapun sumber dengan tahun 2024, jumlah investasi barang modal
dana yang digunakan Perseroan dalam melakukan sebesar Rp13,23 triliun. Jumlah tersebut meningkat
ikatan material berasal dari dana internal Perseroan. dibandingkan tahun 2023 yang disebabkan oleh
Dikarenakan mata uang yang digunakan untuk investasi adanya pembelian tanah untuk kantor, pembangunan
barang modal adalah Rupiah dan nilai pengadaan dan renovasi gedung kantor, kendaraan dan berbagai
yang tercantum pada perjanjian kerja sama antara peralatan kantor untuk menunjang operasional
Perseroan dengan Penyedia juga ditetapkan dalam Perseroan.
mata uang Rupiah maka tidak diperlukan adanya
langkah yang direncanakan untuk melindungi risiko dari Pada tahun 2024, Perseroan melakukan investasi barang
posisi mata uang asing modal sebagian besar berupa pembangunan gedung
peruntukan Learning Center, BTN Eco Park, Kantor
Wilayah dan Kantor Cabang. Selain itu, dilaksanakan
Investasi Barang Modal juga pekerjaan renovasi pada gedung kantor, antara
lain renovasi pada ruang kerja gedung Menara 2 BTN.
Perseroan melakukan investasi barang modal dalam Untuk investasi barang modal pada hardware komputer,
bentuk tanah, gedung/ruang kantor, bangunan lainnya, Perseroan melakukan sentralisasi pengadaan personal.
332 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 335
Laporan
Tahunan 2024
Tabel Investasi Barang Modal (dalam jutaan Rupiah)
Penambahan Investasi
Jenis Tujuan Investasi
2024 2023
Tanah Operasional Bisnis Bank 5.367.787 4.548.181
Gedung/Ruang Kantor Operasional Bisnis Bank 2.622.305 1.860.085
Bangunan Lainnya Operasional Bisnis Bank 551.074 1.404.960
Hardware Komputer Operasional Bisnis Bank 3.471.025 3.050.055
Mesin Operasional Bisnis Bank 473.383 504.278
Kendaraan Operasional Bisnis Bank 50.428 49.298
Perlengkapan Kantor Operasional Bisnis Bank 655.769 689.774
Aset Tetap dan Inventaris Lainnya Operasional Bisnis Bank 40.280 47.973
Jumlah 13.232.051 12.154.605
Perseroan melalui Procurement and Fixed Asset f. Tanggal 30 Desember 2024, pembelian tanah
Management Division (PFAD) pada tahun 2024 telah peruntukan gedung Kantor Cabang (KC) Tegal
melakukan pengadaan dan pengelolaan aset tetap senilai Rp12.622 juta yang berlokasi di Jalan
sebagai berikut: Gajah Mada No. 112 Tegal.
1. Berkolaborasi dengan Sales and Distribution g. Tanggal 30 Desember 2024, pembelian tanah
Division (SDD) selaku pengelola jaringan kantor peruntukan perluasan gedung Kantor Cabang
dalam pelaksanaan pengadaan/pembelian tanah (KC) Mojokerto senilai Rp5.126 juta yang berlokasi
peruntukan gedung kantor, yaitu: di Jalan Re Basuni No. 580 Mojokerto.
a. Tanggal 29 Februari 2024, pembelian tanah h. Tanggal 30 Desember 2024, pembelian tanah
peruntukan perluasan gedung Kantor Cabang peruntukan gedung Kantor Cabang (KC)
(KC) Panakukang senilai Rp13.580 juta yang Parepare senilai Rp6.960 juta yang berlokasi di
berlokasi di Jalan Hertasning, Makassar Provinsi Jalan H. Agus Salim/Siliwangi Kota Parepare.
Sulawesi Selatan. i. Tanggal 30 Desember 2024, pembelian tanah
b. Tanggal 19 Agustus 2024, pembelian tanah peruntukan gedung Kantor Cabang (KC)
peruntukan gedung Kantor Cabang Pembantu Magelang senilai Rp36.692 juta yang berlokasi di
(KCP) Cikembar, Sukabumi senilai Rp3.176 Jalan Jendral Sudirman Kota Magelang.
juta yang berlokasi di Jalan Sampora Desa 2. Pelaksanaan ground breaking sebagai permulaan
Bojongraharja Kecamatan Cikembar Kabupaten pekerjaan konstruksi untuk pembangunan gedung
Sukabumi Provinsi Jawa Barat. operasional Perseroan, meliputi:
c. Tanggal 19 Agustus 2024, pembelian tanah a. Tanggal 25 Januari 2024 dilaksanakan ground
peruntukan rencana gedung Kantor Cabang (KC) breaking pembangunan gedung Kantor Cabang
Jababeka senilai Rp39.366 juta yang berlokasi (KC) Pematang Siantar dengan nilai proyek
di Jalan Dr. Satrio No. C2 Desa Simpangan konstruksi sebesar Rp42.300 juta.
Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi b. Tanggal 8 Maret 2024 dilaksanakan ground
Provinsi Jawa Barat. breaking pembangunan gedung Kantor Cabang
d. Tanggal 30 Desember 2024, pembelian tanah (KC) Cibubur dengan nilai proyek konstruksi
peruntukan gedung Kantor Cabang (KC) sebesar Rp47.280 juta.
Bandung Timur senilai Rp24.638 juta yang c. Tanggal 5 Juli 2024 dilaksanakan ground
berlokasi di Jalan Boulevard Raya, Ruko Sapphire breaking pembangunan gedung Kantor Cabang
Summarecon Bandung. (KC) Kupang dengan nilai proyek konstruksi
e. Tanggal 30 Desember 2024, pembelian tanah sebesar Rp47.550 juta.
peruntukan gedung Kantor Cabang (KC) d. Tanggal 17 Oktober 2024 dilaksanakan ground
Pangkal Pinang senilai Rp5.969 juta yang breaking pembangunan gedung Learning
berlokasi di Jalan Jendral Sudirman No. 69 Center Dago, Bandung (Tahap 1) dengan nilai
Pangkal Pinang. proyek konstruksi sebesar Rp100.500 juta.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 333
Page 336
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
e. Tanggal 18 Oktober 2024 dilaksanakan ground 3. Tanggal 11 November 2024, gedung Pusdiklat BTN
breaking pembangunan gedung BTN Eco Park yang terletak di Jalan KH. Mas Mansyur No. 86
Gandul, Depok (Tahap 1) dengan nilai proyek Tanah Abang, Jakarta Pusat beralih fungsi guna
konstruksi sebesar Rp322.899 juta. dimanfaatkan sebagai Kantor Unit Usaha Syariah
f. Tanggal 28 November 2024 dilaksanakan ground (UUS).
breaking pembangunan gedung Kantor Cabang 4. Dalam pengelolaan aset tetap, Perseroan telah
(KC) Jakarta Kebon Jeruk dengan nilai proyek melaksanakan penghapusbukuan aset tetap
konstruksi sebesar Rp121.500 juta. untuk aset tetap yang secara teknis dan ekonomi
g. Tanggal 28 November 2024 dilaksanakan ground sudah tidak memiliki manfaat bagi Perseroan.
breaking pembangunan gedung Kantor Cabang Dengan pelaksanaan penghapusbukuan tersebut,
(KC) Kelapa Gading Square dengan nilai proyek Perseroan dapat mengoptimalkan dan lebih efisien
konstruksi sebesar Rp132.001 juta. dalam penggunaan ruang penyimpanan/gudang
h. Tanggal 28 November 2024 dilaksanakan ground inventaris, serta rekonsiliasi database aset tetap
breaking pembangunan gedung rencana Kantor menjadi lebih clean and clear.
Cabang (KC) Pondok Indah.
Komitmen dan Kontinjensi
Saldo komitmen dan kontinjensi pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:
Tabel Komitmen dan Kontinjensi (dalam jutaan Rupiah)
Uraian 2024 2023
KOMITMEN
Liabilitas Komitmen
Fasilitas kredit kepada nasabah yang belum ditarik 15.614.895 18.933.652
Irrevocable L/C yang masih berjalan 249.694 20.106
Komitmen-Neto 15.864.589 18.953.758
KONTINJENSI
Tagihan Kontinjensi
Pendapatan bunga dalam penyelesaian 3.550.319 3.598.041
Liabilitas Kontinjensi
Garansi yang diterbitkan (3.124.003) (2.579.175)
Kontinjensi-neto 426.316 1.018.866
Perjanjian Signifikan
Sepanjang tahun 2024 dan tahun 2023, Perseroan 2. Pada tanggal 20 November 2024, Bank mengadakan
melaksanakan perjanjian signifikan diantaranya: perjanjian dengan PT Brantas Abipraya sehubungan
1. Pada tanggal 12 Desember 2024, Bank mengadakan dengan Jasa Kontraktor Pembangunan KC Kebon
perjanjian dengan PT Nindya Karya sehubungan Jeruk dengan nilai kontrak sebesar Rp121.500 juta.
dengan Jasa Kontraktor Pembangunan Gedung 3. Pada tanggal 5 November 2024, Bank mengadakan
BTN KC Kelapa Gading Square dengan nilai kontrak perjanjian dengan PT Pembangunan Perumahan
sebesar Rp132.001 juta. sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan
Pembangunan BTN Eco Park Gandul (Tahap 1)
dengan nilai kontrak sebesar Rp322.899 juta.
334 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 337
Laporan
Tahunan 2024
4. Pada tanggal 29 Oktober 2024, Bank mengadakan 15. Pada tanggal 2 Mei 2024, Bank mengadakan
perjanjian dengan PT Binayasa Putrabatara perjanjian dengan PT Integra Dayacipta Grahatama
sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan
Renovasi Menara 2 BTN Kuningan dengan nilai Pembangunan Kantor Wilayah I dengan nilai kontrak
kontrak sebesar Rp22.700 juta. sebesar Rp53.500 juta.
5. Pada tanggal 28 Oktober 2024, Bank mengadakan 16. Pada tanggal 20 Februari 2024, Bank mengadakan
perjanjian dengan PT Casa Prima Indonesia perjanjian dengan PT Neocelindo Intibeton
sehubungan dengan Jasa Kontraktor Renovasi sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan
Kantor KC Tanjungpinang dengan nilai kontrak Pembangunan Gedung BTN KC Cibubur dengan nilai
sebesar Rp13.280 juta. kontrak sebesar Rp47.280 juta.
6. Pada tanggal 14 Oktober 2024, Bank mengadakan 17. Pada tanggal 12 Januari 2024, Bank mengadakan
perjanjian dengan PT Brantas Abipraya sehubungan perjanjian dengan PT Casa Prima Indonesia
dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan Pembangunan sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan
Learning Center Bandung (Tahap 1) dengan nilai Pembangunan Gedung Record Center, KCP dan
kontrak sebesar Rp100.500 juta. Rumah Dinas Di Lahan Soekarno Hatta Bandung
7. Pada tanggal 2 Oktober 2024, Bank mengadakan dengan nilai kontrak sebesar Rp41.150 juta.
perjanjian dengan PT Casa Prima Indonesia 18. Pada tanggal 11 Januari 2024, Bank mengadakan
sehubungan dengan Jasa Kontraktor Renovasi perjanjian dengan PT Binayasa Putrabatara
Kantor KC Surabaya dengan nilai kontrak sebesar sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan
Rp13.700 juta. Pembangunan Gedung BTN KC Pematangsiantar
8. Pada tanggal 26 Juli 2024, Bank mengadakan dengan nilai kontrak sebesar Rp42.300 juta.
perjanjian dengan PT Casa Prima Indonesia 19. Pada tanggal 10 Januari 2024, Bank mengadakan
sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan perjanjian dengan PT Binayasa Putrabatara
Renovasi Relayout KC Banjarmasin dengan nilai sehubungan dengan Sentralisasi Pengadaan
kontrak sebesar Rp11.100 juta. Building Management Kantor Wilayah VI dengan
9. Pada tanggal 8 Juli 2024, Bank mengadakan nilai kontrak sebesar Rp56.850 juta.
perjanjian dengan PT Patroon Arsindo sehubungan 20. Pada tanggal 10 Januari 2024, Bank mengadakan
dengan Jasa Konsultan Perencana Detail Engineering perjanjian dengan PT Binayasa Putrabatara
Design (DED), RAB, BQ dan RKS Pembangunan Fase 1 sehubungan dengan Sentralisasi Pengadaan
BTN Eco Park Gandul dengan nilai kontrak sebesar Building Management Kantor Wilayah IV dengan
Rp17.700 juta. nilai kontrak sebesar Rp91.500 juta.
10. Pada tanggal 24 Juni 2024, Bank mengadakan 21. Pada tanggal 10 Januari 2024, Bank mengadakan
perjanjian dengan PT Victory Utama Karya perjanjian dengan PT Binayasa Putrabatara
sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan sehubungan dengan Sentralisasi Pengadaan
Renovasi Ruang Kerja Divisi Menara 2 BTN dengan Building Management Kantor Wilayah I dengan nilai
nilai kontrak sebesar Rp26.930 juta. kontrak sebesar Rp176.246 juta.
11. Pada tanggal 24 Juni 2024, Bank mengadakan 22. Pada tanggal 19 Desember 2023, Bank mengadakan
perjanjian dengan PT Binayasa Putrabatara perjanjian dengan PT Multipolar Technology Tbk
sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan sehubungan dengan Pengadaan Ulang PC
Renovasi KC Jakarta Kuningan dan Kantor Wilayah Desktop dan Notebook BTN dengan Skema Seat
Jakarta II di Menara 2 BTN dengan nilai kontrak Management dengan nilai kontrak sebesar
sebesar Rp18.000 juta. Rp115.980 juta.
12. Pada tanggal 31 Mei 2024, Bank mengadakan 23. Pada tanggal 4 Desember 2023, Bank mengadakan
perjanjian dengan PT Casa Prima Indonesia perjanjian dengan PT Sinergy Informasi Pratama
sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan sehubungan dengan Pengadaan Cash Recycle
Pembangunan Gedung BTN KC Kupang dengan nilai Machine (CRM) Tahun 2023 dengan nilai kontrak
kontrak sebesar Rp47.550 juta. sebesar Rp133.863 juta.
13. Pada tanggal 23 Mei 2024, Bank mengadakan 24. Pada tanggal 11 Juli 2023, Bank mengadakan
perjanjian dengan PT Usaha Gedung Mandiri perjanjian dengan PT Berkat Manunggal Energi
sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan sehubungan dengan pengadaan penggantian
Ruang Rapat Lantai 30 dan 32 Menara 2 BTN dengan genset Gedung Menara BTN dengan nilai kontrak
nilai kontrak sebesar Rp11.785 juta. Rp13.986 juta.
14. Pada tanggal 14 Mei 2024, Bank mengadakan 25. Pada tanggal 15 Maret 2023, Bank mengadakan
perjanjian dengan PT Casa Prima Indonesia perjanjian dengan PT Telekomunikasi Indonesia
sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan sehubungan dengan pengadaan perpanjangan
Renovasi KCS Lhokseumawe dengan nilai kontrak sewa lokasi (collocation) Data Center Sentul tahun
sebesar Rp10.500 juta. ketiga dengan nilai kontrak Rp10.638 juta.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 335
Page 338
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
26. Pada tanggal 20 Februari 2023, Bank mengadakan Informasi dan Fakta Material
perjanjian dengan PT Trees Solutions sehubungan Setelah Tanggal Laporan Akuntan
dengan pengadaan ulang Integrated End to End
Procurement dengan nilai kontrak Rp30.669 juta. Sampai dengan akhir Laporan Tahunan disusun tidak
27. Pada tanggal 8 Februari 2023, Bank mengadakan terdapat uraian kejadian penting setelah tanggal
perjanjian dengan PT Multipolar Technology laporan akuntan termasuk dampaknya terhadap
sehubungan dengan pengadaan peremajaan kinerja dan risiko usaha di masa mendatang.
perangkat network dan standarisasi LAN Menara
BTN dengan nilai kontrak Rp39.575 juta.
28. Pada tanggal 3 Februari 2023, Bank mengadakan Prospek Usaha dan Strategi Ke
perjanjian dengan PT Binayasa Putra Batara Depan
sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan
Pembangunan KC Cirebon dengan nilai kontrak International Monetary Fund (IMF) memproyeksikan
Rp39.100 juta. pertumbuhan ekonomi global 3,3% di tahun 2025
29. Pada tanggal 6 Januari 2023, Bank mengadakan dan ekonomi negara berkembang seperti Indonesia
perjanjian dengan PT Binayasa Putra Batara diperkirakan akan tetap tumbuh melebihi capaian
sehubungan dengan Jasa kontraktor pekerjaan tahun 2024. Ekonomi pada negara maju seperti
renovasi Gedung Pusdiklat BTN Tanah Abang Amerika Serikat diperkirakan akan tumbuh lebih rendah
dengan nilai kontrak sebesar Rp30.500 juta. dibandingkan tahun 2024, sedangkan ekonomi Tiongkok
pada tahun 2025 juga diperkirakan akan melambat.
Grafik Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global tahun 2025 dan 2026
2024E 2025F 2026F
6,5%
6,5%
6,5%
7,0%
6,0%
5,0%
5,0%
5,1%
5,1%
4,8%
4,7%
4,6%
4,5%
5,0%
4,4%
4,3%
4,2%
4,2%
4,0%
3,3%
3,3%
3,2%
2,8%
2,7%
3,0%
2,1%
1,9%
1,8%
1,7%
2,0%
1,4%
1,1%
1,0%
0,8%
0,8%
1,0%
0,0%
(0,2%)
-1,0%
India Indonesia Malaysia China Emerging Global Amerika Advanced Uni Eropa Jepang
Market Serikat Economics
Sumber: World Economic Outlook, International Monetary Fund (IMF), Januari 2025
Pertumbuhan ekonomi nasional tetap tumbuh positif tersebut, Pemerintah maupun Bank Indonesia akan
pada 2024 di tengah perlambatan ekonomi global, melakukan bauran kebijakan fiskal, moneter, dan sektor
didorong oleh konsumsi rumah tangga yang masih riil. Sementara, rata-rata nilai tukar rupiah terhadap
kuat, investasi yang masuk serta terjaganya kinerja dollar Amerika Serikat (AS) diperkirakan akan terjaga
ekspor. Bank Indonesia memprediksi pertumbuhan stabil di tahun 2025, dengan tetap memperhatikan
ekonomi pada tahun 2025 akan tetap kuat dan tumbuh ketidakpastian di pasar keuangan global seperti
positif dalam kisaran 4,8%-5,6%. kebijakan moneter The Fed serta dinamika geopolitik
global. Suku bunga acuan BI tetap dipertahankan
Kemudian tingkat inflasi di tahun 2025 diperkirakan pada level 6,00% di akhir tahun 2024 dan diperkirakan
akan tetap terjaga pada kisaran target Bank Indonesia penurunannya lebih lambat pada tahun 2025.
yaitu 2,5%±1% yoy. Untuk mencapai tingkat inflasi
336 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 339
Laporan
Tahunan 2024
Sektor Jasa keuangan khususnya perbankan diprediksi 6. Pemerintah menghapuskan beberapa pajak terkait
akan tetap terjaga kinerjanya, menguat dibandingkan sektor Perumahan yaitu Bea Perolehan Hak Atas
tahun 2024. Bank Indonesia memperkirakan pada Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan Persetujuan
tahun 2025 Dana Pihak Ketiga (DPK) akan tumbuh pada Bangunan Gedung (PBG).
kisaran 8,0%-10,0% dan penyaluran kredit perbankan
akan tumbuh sebesar 11,0%-13,0%. Untuk mencapai target 3 (tiga) juta rumah tersebut,
diperlukan kolaborasi antara seluruh stakeholder yaitu
Untuk tahun 2025, sektor perumahan diprediksi akan Pemerintah Pusat dan Daerah, Asosiasi, Pengembang,
menguat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Perbankan hingga Masyarakat untuk menghadapi
Sektor perumahan berpeluang tumbuh di atas 2% serta kendala yang ada seperti ketersediaan lahan, perizinan,
mengurangi jumlah backlog didorong oleh beberapa birokrasi hingga daya beli masyarakat.
faktor antara lain:
1. Program 3 (tiga) juta rumah yang menjadi salah Sumber:
satu prioritas Presiden Prabowo Subianto. - World Economic Outlook, International Monetary Fund (IMF), Januari
2025
2. Terbentuknya Kementerian yang fokus pada - Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI), November 2024
- Banking and Property Outlook 2025, Real Estat Indonesia (REI), Desember
perumahan rakyat yaitu Kementerian Perumahan 2024
dan Kawasan Permukiman (PKP).
3. Kuota FLPP yang lebih besar di tahun 2025 menjadi
220.000 unit. Mempertimbangkan perkembangan dinamika ekonomi
4. Insentif PPN Ditanggung Pemerintah (DTP) yang makro, industri perbankan serta industri perumahan,
diperpanjang oleh Pemerintah hingga Juni 2025 Perseroan melakukan analisis daya saing melalui
sebesar 100% dan 50% hingga Desember 2025. analisis Strength, Weakness, Opportunity, Threat (SWOT)
5. Kebijakan LTV untuk Properti yang diperpanjang sebagai berikut:
hingga akhir 2025.
• Ketergantungan pada Dana Pihak
Ketiga high-cost
• Menjadi mitra Pemerintah dalam
• Memiliki rasio biaya operasional yang
inklusi perumahan
tinggi dibanding peers
• Positioning yang kuat di ekosistem
hs Wea • Sebagian besar rekening tabungan
perumahan
• Memiliki jaringan yang luas (+/- 700 gt kn bersifat dormant atau memiliki saldo
rendah
n
KC dan KCP)
es
• Pengguna mobile banking yang
Stre
• Positioning yang kuat dalam bisnis
merupakan nasabah aktif masih belum
ses
Syariah
maksimal
• BTN memiliki brand awareness
• Penetrasi rekening payroll rendah
sebagai Bank penyalur KPR
• Pertumbuhan KPR Non Subsidi lebih
• BTN memiliki fitur komprehensif terkait
rendah dibanding kompetitor
ekosistem perumahan di BTN Mobile
• SLA Pencairan kredit BTN lebih lambat
dibanding bank kompetitor
S W
T O
• Potensi Pertumbuhan KPR sejalan
• Kenaikan suku bunga acuan (BI rate) dengan Program Pemerintah 3 juta unit
• Berkembangnya fintech yang rumah
berpotensi menjadi pesaing baru • Potensi pertumbuhan segmen D2C
OPPO
dalam pembiayaan (secondary market) yang memberikan
• Persaingan yang ketat dalam yield lebih tinggi
TS
memperebutkan debitur KPR • Peluang partnership di sektor
• Penurunan margin akibat tingginya multifinance dan asuransi
RT
UN
EA
beban bunga bank dibandingkan
ITIES R • Pertumbuhan anorganik di sektor
dengan bank-bank KBMI 4
• Ketidakpastian ekonomi global
TH multifinance
• Meningkatnya interaksi digital dalam
atau nasional dapat mempengaruhi sistem perbankan
permintaan terhadap KPR • Pertumbuhan segmen Consumer dan
SME di Indonesia
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 337
Page 340
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Memperhatikan analisis SWOT tersebut, disusun matriks Threat Opportunity Weakness Strength (TOWS) sebagai berikut:
Strength Strategy
Strengths-Opportunities (SO-Strategy) Strengths-Threats (ST-Strategy)
• Memanfaatkan frekuensi transaksi yang • Menggunakan pengalaman dalam inisiatif
meningkat di BTN Mobile untuk memanfaatkan jangka pendek tahunan untuk mempercepat
peluang interaksi digital. SLA pencairan kredit.
• Mengoptimalkan perbaikan proses kredit untuk
• Mempertahankan pangsa pasar KPR Bersubsidi
menangkap peluang pasar secondary (D2C)
dengan yield lebih tinggi. dengan meningkatkan kualitas portofolio kredit
• Ekspansi ke sektor multifinance dengan dukungan yang ada. Meningkatkan CASA ratio untuk
Maximize Opportunity
transformasi digital yang telah dilakukan. mengimbangi beban bunga yang tinggi dan
• Potensi Penyaluran KPR untuk mendukung margin yang menurun.
Program Pemerintah 3 juta unit rumah.
Minimize Risk
• Melakukan cross-selling kepada existing
customer baik produk funding, lending, dan
transaksi perbankan.
Weaknesses-Opportunities Weaknesses-Threats
• Meningkatkan penetrasi rekening payroll untuk • Mengurangi ketergantungan pada dana
mendukung peluang pertumbuhan DPK low pihak ketiga high-cost dengan meningkatkan
cost. penetrasi rekening payroll.
• Meningkatkan penetrasi nasabah mobile
• Meningkatkan nasabah aktif mobile banking
banking dan KPR non-subsidi untuk
untuk menangkap peluang penggunaan menghindari take over oleh kompetitor.
interaksi digital. • Meningkatkan pertumbuhan KPR non-subsidi
• Mengoptimalkan dormant account dan untuk mencegah kehilangan market shore lebih
rekening saldo rendah untuk mendukung lanjut. Dengan menggunakan matriks TOWS
peluang sales model baru. ini, BTN dapat mengidentifikasi strategi yang
dapat membantu memanfaatkan kekuatan
dan peluang, sambil mengatasi kelemahan dan
menghindari ancaman.
Recovery Strategy
Berdasarkan hal - hal yang telah dijabarkan di atas, menetapkan visi menjadi Mitra Utama dalam
Perseroan yakin memiliki prospek usaha yang sangat Pemberdayaan Finansial Keluarga Indonesia pada
baik di masa yang akan datang. Untuk meningkatkan tahun 2025, dengan aspirasi yang ingin dicapai di tahun
kontribusinya pada sektor perumahan dan mendukung 2029 sebagai berikut:
roadmap transformasi Kementerian BUMN, Perseroan
Membangun engine Tabungan yang sustainable untuk menghimpun Tabungan
sebesar Rp120 Triliun
Menangkap 3% Tabungan dari 20 provinsi terbesar, meluncurkan proposisi inovatif untuk payroll, pembeli rumah pertama, dan
profesional wiraswasta, serta menjadi bank transaksi bagi pelanggan dan bisnis melalui peningkatan kemampuan transaksi
perbankan
Memberdayakan keluarga Indonesia dalam penyaluran kredit perumahan untuk
mewujudkan impian memiliki rumah dengan penyaluran sekitar Rp450 Triliun
Mendukung sekitar 1,2 juta nasabah KPR subsidi dan 290 ribu nasabah KPR Non-subsidi, memberdayakan sekitar 27 ribu UKM
terkait perumahan melalui proposisi yang mencakup seluruh siklus hidup bisnis.
Menjadi mitra keuangan bagi konsumen dan bisnis dengan menyediakan
rangkaian lengkap solusi perbankan sehari-hari
Meningkatkan kepemilikan produk konsumen melalui kredit bermargin tinggi (dengan target menjadi 8% dari portofolio kredit),
solusi investasi dan pembayaran; memperluas porsi kredit non-perumahan (dengan target 20% dari portofolio kredit) dan
meningkatkan FBI (~20% dari revenue); serta meningkatkan konversi nasabah KPR baru menjadi pengguna layanan perbankan
penuh (sebagian besar sebagai bank utama).
Membangun portofolio berkualitas tinggi dengan efisiensi operasional
Membangun operasi digital dan efisien (dengan target CIR <50%) serta memperkuat budaya pelayanan pelanggan di seluruh
bank; Menjaga tingkat NPL yang rendah (dengan target NPL <2,3%) di berbagai segmen kredit didukung oleh proses penjaminan
dan penagihan yang didorong oleh Al.
Memperluas cakupan layanan melalui 3 anak Perusahaan
Membangun anak usaha Bank Syariah peringkat #2 di Indonesia; meluncurkan dan mengembangkan anak perusahaan multi-
finance (dengan penyaluran pinjaman >2,5 triliun) dan asuransi (Gross Written Premium/GWP >2 triliun
338 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 341
Laporan
Tahunan 2024
Pencapaian Target dan Target Ke Depan
Pencapaian Target 2024
Perbandingan Target dan Realisasi Produksi/Operasional
Beberapa indikator pencapaian target operasional dapat ditunjukkan dengan pencapaian beberapa target yaitu
target kredit dan pembiayaan, serta target perolehan Dana Pihak Ketiga (DPK).
Tabel Perbandingan Target dan Realisasi Produksi/Operasional (dalam jutaan Rupiah)
Uraian Realisasi 2024 Target 2024 Pencapaian
1 2 3 4=2/3
KREDIT DAN PEMBIAYAAN
Kredit Perumahan 262.373.101 265.980.355 98,64%
Kredit Non Perumahan 51.707.004 59.069.587 87,54%
Jumlah Kredit 314.080.105 325.049.941 96,63%
Jumlah Pembiayaan 43.892.827 42.084.264 104,30%
Jumlah Kredit dan Pembiayaan yang diberikan 357.972.932 367.134.206 97,50%
DANA PIHAK KETIGA
Giro 160.847.953 153.169.290 105,01%
Tabungan 45.509.861 50.287.070 90,50%
Deposito 175.309.187 176.091.568 99,56%
Jumlah Dana Pihak Ketiga 381.667.001 379.547.928 100,56%
Kredit perumahan di tahun 2024 sebesar Rp262,37 tercapai 105,01% dari target tahun 2024, pencapaian
triliun dengan capaian 98,64% dari target tahun 2024. giro tersebut dikontribusi oleh peningkatan giro pada
Pencapaian kredit dan pembiayaan yang diberikan segmen wholesale, komersial, korporasi dan institusi.
belum dapat mencapai target yang ditetapkan, sejalan
dengan strategi bisnis perbankan dalam menjaga Deposito di tahun 2024 sebesar Rp175,30 triliun tercapai
tingkat likuiditas dan proyeksi penyesuaian BI7DRRR 99,56% dari target tahun 2024. Demikian pula dengan
yang akan dilakukan pada tahun 2025. Tabungan di tahun 2024 sebesar Rp45,50 triliun tercapai
90,50% dari target akhir tahun 2024. Hal tersebut
Jumlah dana pihak ketiga di tahun 2024 sebesar disebabkan oleh strategi Perseroan dalam melakukan
Rp381,67 triliun tercapai 100,56% dari target 2024. shifting dana mahal kepada dana murah sehingga dapat
Pencapaian tersebut didukung oleh pencapaian giro di menekan peningkatan cost of fund di tengah kondisi
tahun 2024. Giro di tahun 2024 sebesar Rp160,85 triliun ketatnya likuiditas perbankan dan suku bunga tinggi.
Perbandingan Target dan Realisasi Keuangan
Pencapaian keuangan dapat dilihat dari pencapaian posisi keuangan, rasio-rasio keuangan, pendapatan dan laba.
Tabel Perbandingan Target dan Realisasi Keuangan (dalam jutaan Rupiah)
Uraian Realisasi 2024 Target 2024 Pencapaian
1 2 3 4=2/3
POSISI KEUANGAN
Aset 469.614.502 471.791.918 99,54%
Liabilitas 437.042.613 439.298.860 99,49%
Ekuitas 32.571.889 32.493.860 100,24%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 339
Page 342
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Uraian Realisasi 2024 Target 2024 Pencapaian
1 2 3 4=2/3
PENDAPATAN DAN LABA
Pendapatan Bunga 29.541.592 31.331.379 94,29%
Laba Operasional 3.824.713 4.493.821 85,11%
Laba Bersih 3.007.328 3.526.923 85,27%
RASIO KEUANGAN
CAR 18,50% 18,86% 98,09%
NPL 3,16% 2,95% 93,22%
ROA 0,83% 0,97% 85,57%
ROE 10,76% 13,09% 82,20%
NIM 2,86% 3,56% 80,34%
Aset di tahun 2024 sebesar Rp469,61 triliun, dengan Dari sisi rasio keuangan, CAR di tahun 2024 terjaga pada
capaian 99,54% dari target. Demikian pula dengan level sebesar 18,50% dengan capaian 98,09% dari target,
pendapatan bunga dengan capaian 94,29% dan laba pencapaian tersebut dikontribusi oleh kemampuan
bersih yang mencapai 85,27%. Hal tersebut dipengaruhi Perseroan dalam mengelola portofolio surat berharga
oleh masih tingginya beban bunga perbankan, dengan yang dimiliki dan beragam inisiatif perbaikan proses
BI rate yang masih berkisar di 6,00%-6,25% di sepanjang bisnis. NPL di tahun 2024 sebesar 3,16%, Rasio NPL
tahun 2024. dapat terjaga didorong oleh inisiatif perbaikan proses
bisnis seperti implementasi Commercial Banking
Capaian ekuitas di tahun 2024 sebesar 100,24% dengan Center (CBC), Regional Loan Processing Center (RLPC)
realisasi Rp32,57 triliun. Ekuitas stabil dan berhasil sehingga proses kredit menjadi lebih prudent dan juga
melampaui target pada tahun 2024 didukung oleh asset sales yang dilakukan secara periodik. ROA, ROE
pembentukan ekosistem bisnis yang semakin kuat. dan NIM di tahun 2024 masing- masing sebesar 0,83%,
10,76%, dan 2,86%.
Perbandingan Target dan Realisasi Struktur Modal
Pencapaian struktur modal di tahun 2024 diuraikan sebagai berikut.
Tabel Perbandingan Target dan Realisasi Struktur Modal (dalam jutaan Rupiah)
Uraian Realisasi 2024 Target 2024 Pencapaian
1 2 3 4=2/3
Modal Inti (Tier 1) 29.834.471 25.001.848 116,91%
Modal Inti Utama (Common Equity Tier-CET 1) 29.834.471 25.001.848 116,91%
Modal Inti Tambahan (Additional Tier-AT 1) - - -
Modal Pelengkap (Tier 2) 2.438.559 5.392.757 45,22%
Jumlah Modal 32.273.030 30.394.605 106,18%
Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) 174.444.978 161.156.637 91,75%
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) 18,50% 18,86% 96,26%
Modal Inti (Tier 1) di tahun 2024 sebesar Rp29,83 triliun triliun dengan capaian 45,22%. Kedepannya Perseroan
dengan capaian 116,91% di atas target. Modal Pelengkap akan tetap menjaga komposisi Modal Inti (Tier 1) yang
(Tier 2) di tahun 2024 juga terealisasi sebesar Rp2,43 optimal untuk mendukung peningkatan kapasitas bisnis.
340 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 343
Laporan
Tahunan 2024
Perbandingan Target dan Realisasi Pemasaran
Brand awareness (tingkat tahu bank) masyarakat yakni melalui survei secara langsung kepada responden
terhadap brand Perseroan menjadi indikator pada 9 (sembilan) kota besar di Indonesia oleh lembaga
pencapaian strategi pemasaran di tahun 2024. Adapun survei independen, dengan pertimbangan citra bank
metode yang dilakukan dalam mendapatkan peringkat secara bankwide, produk tabungan, dan e-channel,
indeks persepsi masyarakat terhadap brand Perseroan, menghasilkan sebagai berikut:
Tabel Bank Rapid Reaction Monitor (BRRM) – 9 (sembilan) Kota
Peringkat (Score)
Tingkat Awareness
Triwulan IV 2024 Triwulan IV 2023
Bankwide 6 (39) 6 (36)
Tabungan 5 (21) 5 (19)
E-Channel (Mobile Banking) 6 (16) 7 (11)
Berdasarkan hasil studi tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa brand Perseroan mengalami peningkatan peringkat
pada awareness baik secara bankwide maupun secara produk tabungan dan e-channel (BTN Mobile).
Perbandingan Target dan Realisasi Pengembangan SDM
Pencapaian pengembangan SDM dapat tecermin pada jumlah pelatihan, peserta dan biaya yang digunakan selama
tahun berjalan.
Tabel Perbandingan Target dan Realisasi Pengembangan SDM
Uraian Realisasi 2024 Target 2024 Pencapaian
1 2 3 4=2/3
Biaya Pengembangan SDM (Rp juta) 105.530 105.804 99,74%
Jumlah Pelatihan (pelatihan) 215 210 102,38%
Jumlah Peserta Pelatihan (orang) 330.892 290.775 113,80%
Sepanjang tahun 2024, Perseroan telah melakukan pengembangan SDM melalui program pembelajaran dan
pengembangan seluruh pegawai dengan metode classroom, virtual classroom dan self learning. Persentase
pencapaian jumlah peserta pembelajaran dan pengembangan sampai dengan Desember 2024 mencapai 113,80%
atau di atas target yang telah ditentukan.
Target Ke Depan (Proyeksi)
Perseroan telah menyusun target ke depan sesuai dengan dokumen RKAP tahun 2025. Penetapan target tersebut
didasarkan pada beberapa asumsi makro sebagai berikut.
Tabel Asumsi dalam Menyusun Proyeksi
Asumsi Makro 2025
Pertumbuhan PDB (% yoy) 5,1
Suku Bunga Acuan BI Rate (%) 5,5
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 341
Page 344
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Asumsi Makro 2025
Inflasi (%) 3,2
Nilai Tukar (Rp/USD) 16.000
Pertumbuhan Kredit (%) 11,0
Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (%) 8,0
Sumber: Analisis Chief Economist BTN
Proyeksi Produksi/Operasional
Proyeksi produksi/operasional untuk tahun 2025 adalah sebagai berikut:
Tabel Proyeksi Produksi/Operasional (dalam %)
Uraian Proyeksi Pertumbuhan 2025
KREDIT DAN PEMBIAYAAN
Kredit Perumahan 5,61%
Kredit Non Perumahan 14,84%
Jumlah Kredit 7,14%
Jumlah Pembiayaan 8,76%
Jumlah Kredit dan Pembiayaan yang diberikan 7,34%
DANA PIHAK KETIGA
Giro 8,93%
Tabungan 13,16%
Deposito 6,91%
Jumlah Dana Pihak Ketiga 8,51%
Proyeksi Keuangan
Proyeksi keuangan untuk tahun 2025 adalah sebagai berikut:
Tabel Proyeksi Keuangan (dalam %)
Uraian Proyeksi Pertumbuhan 2025
POSISI KEUANGAN
Aset 7,87%
Liabilitas 8,00%
Ekuitas 6,18%
PENDAPATAN DAN LABA
Pendapatan Bunga 10,22%
Laba Operasional 11,88%
Laba Bersih 10,35%
342 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 345
Laporan
Tahunan 2024
Uraian Proyeksi Pertumbuhan 2025
RASIO KEUANGAN
CAR 1,46%
NPL (0,22%)
ROA 0,02%
ROE 0,10%
NIM 0,46%
Proyeksi Struktur Modal
Proyeksi struktur modal untuk tahun 2025 adalah sebagai berikut:
Tabel Proyeksi Struktur Modal (dalam %)
Uraian Proyeksi Pertumbuhan 2025
Modal Inti (Tier 1) (13,31%)
Modal Inti Utama (Common Equity Tier-CET 1) (13,31%)
Modal Inti Tambahan (Additional Tier-AT 1) 0%
Modal Pelengkap (Tier 2) 273,10%
Jumlah Modal 8,74%
Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) 0,64%
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) 1,46%
Proyeksi Kebijakan Dividen
Informasi proyeksi kebijakan dividen adalah sebagai berikut:
Tabel Dividen
Realisasi
Proyeksi
Uraian
2025
2024 2023 2022 2021
RENCANA PERMODALAN
1. Laba Bersih 3.341 3.028 3.419 3.045 2.376
2. Dividend Pay Out (DPO) 668 606 684 609 238
3. Rasio DPO 20,00% 20,00% 20,00% 20,00% 20,00%
Dasar kebijakan pembagian dividen dilakukan kebutuhan dana untuk ekspansi usaha lebih lanjut,
berdasarkan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham tanpa mengurangi hak dari RUPS Perseroan untuk
Tahunan (RUPST) atau Rapat Umum Pemegang Saham menentukan lain sesuai dengan ketentuan anggaran
Luar Biasa (RUPSLB) berdasarkan Undang-Undang dasar. Besarnya dividen Perseroan jumlahnya akan
No.40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Faktor- ditentukan pada saat Rapat Umum Pemegang Saham
faktor yang menjadi pertimbangan dalam penentuan (RUPS). Manajemen merencanakan untuk membagikan
jumlah dan pembayaran dividen diantaranya adalah dividen payout ratio minimal sebesar 20% apabila
tingkat kesehatan keuangan, tingkat kecukupan modal, terdapat surplus kas dari kegiatan operasional setelah
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 343
Page 346
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
dana tersebut disisihkan untuk dana cadangan, Unlock Your World dan lain-lain. Strategi ini bertujuan
kegiatan pendanaan, rencana pengeluaran modal untuk meningkatkan aktivasi dan transaksi pada balé
serta modal kerja Perseroan. Perseroan memperoleh by BTN, sehingga berpotensi untuk meningkatkan
dividen yang berasal dari pembagian laba bersih. dana pihak ketiga baik dari sisi peningkatan Number
Jumlah dividen tergantung kebijakan dividen (dividend of Account (NoA) maupun Volume of Account (VoA),
policy) yang diterapkan. melalui optimalisasi strategi 360 campaign.
Proyeksi Pemasaran Di samping itu, BTN Prospera, balé Bisnis, Plus by BTN
Prioritas, BTN Payroll, balé Pinjam, serta KPR BTN (subsidi
Pada tahun 2025, strategi campaign akan berfokus pada dan non subsidi) juga termasuk dalam campaign plan
balé by BTN yang merupakan SuperApp BTN, sekaligus 2025 sebagai upaya peningkatan realisasi dana pihak
Hero Campaign dari seluruh program (promo) BTN, ketiga (baik ritel maupun lembaga), serta peningkatan
seperti balé Be Free, balé 3S (Santap, Santai, Sehat), balé realisasi kredit dan pembiayaan.
Campaign Plan 2025
Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des
Primary
Funding
Side
bale korpora
Lending launch Maret
2025
Side Program 3 Juta Rumah
Festive HUT HUT
Ramadhan HUT
ke-75 ke-49
Campaign BTN
Idul Fitri ke-80 RI
KPR BTN
• Produk & Promo eChannel BTN (Bale, IB dan ATM) • Bale Poin • Produk & program KUR serta KUMK
Always On • Produk & Promo Kartu Debit BTN Visa • BTN Agen • Produk, Program & Jasa BTN Lainnya
• Tabungan BTN, BTN Siap! & e-Deposito, multi currency • Layanan & Program BTN Prioritas • Corporate Communication
• Tabungan BTN Bisnis & Bale Bisnis • Produk dan Program KAR & KRING • Festive
• KPR (Subsidi (Tapera & FLPP) & nonsubsidi) & BTN Properti • Produk Pembiayaan Kredit • Kerjasama IFG
• BTN Payroll Komersial • Goverment Communication
• BTN Paylater • Produk & Program Syariah • Giro & Depo Lembaga
Event Plan 2025
Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des
RUPST ROADSHOW KOTA SUPER APPS 2025
Economic Outlook & CNY HUT ke-49
Jakarta & Surabaya KPR BTN
Bukber Jakarta Medan Surabaya Makassar Balikpapan Denpasar Bandung Undian Bale
BTNers Point Festival
Periode 2
Launching Swara
BTN Housingpreneur BTN Prospera Paylater HUT RI, Prambanan
Movie Night Roadshow BTN Jakarta Lomba
BTN JAKIM Bulan Inklusi
International Marathon BTNers & Akad Massal
(Event Day) Keuangan
BTN (BTN JAKIM) Culinary
Analyst
Anniversary Grandlaunching Undian Bale Festival Bale BTN Prospera
Silaturahmi bale by BTN Meeting
Festival Point Festival Movie Night
& Doa 9M25
2025
Bersama
Analyst Pasar Analyst Launching
Dolan Ria Amola Office BTN Prospera BTN Learning Economic &
Meeting Madang Meeting Iduladha Kartu Kredit
Prambanan Battle Movie Night Festival Risk Outlook
FY24 Lebaran 1Q25 BTN
Undian Leadership
Spektadeal Forum
Periode Mudik Analyst
Semester 2 Defile BTN Silaturahmi BTN Prospera
2024 Bersama Meeting BTN Housingpreneur Batch 2
Mini Olympic Idulfitri Movie Night
BUMN 1H25
344 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 347
Laporan
Tahunan 2024
Proyeksi Pengembangan SDM
Proyeksi pengembangan SDM tahun 2025 adalah sebagai berikut:
Tabel Proyeksi Pengembangan SDM (dalam %)
Uraian Proyeksi 2025
Biaya Pengembangan SDM (Rp juta) 133.000
Jumlah Pelatihan (pelatihan) 250
Jumlah Peserta Pelatihan (orang) 325.000
Evaluasi Rencana Jangka Panjang (RJP)
RJP Perseroan sebelumnya yang disusun tahun menjadi Perusahaan dengan pertumbuhan paling
2020 untuk periode 2021 hingga 2025. Perseroan tinggi dan sustainable dengan CAGR berada di angka
menetapkan visi untuk Menjadi The Best Mortgage 13% dari tahun 2019-2025 di antara peers mortgage
Bank in Southeast Asia pada tahun 2025. Ada 2 (dua) banks. Sisi profitabilitas Perusahaan harus memiliki ROE
hal penting agar aspirasi tersebut dapat terwujud, yaitu paling tinggi di antara peers mortgage banks dengan
aspek pertumbuhan dan profitabilitas. Perseroan harus target di angka 20%.
Proyeksi Perbandingan BTN dengan Bank sejenis
Pada 2025, BTN dapat menjadi salah satu mortgage bank dengan pertumbuhan tercepat
dan paling menguntung secara global
CAHR >13%
xx%
ROF >16%
• Cut off USD 10 Miliar di Asia Tenggara, India, Cina, Brazil, Nigeria, AS, Inggris, Rusia
Mortgage Mortgage, CAGR, ROE, Mortgage Mortgage, CAGR, ROE,
% dari aset 2019 USD 17-19 2019 % dari aset 2019 USD 17-19 2019
pinjaman Miliar pinjaman Miliar
94 246 3.2% 5.0% 34 325 -0.1% 10.4%
90 12.2%
25 10.6% 15.9% 31 12.2%
596 15.3% 11.7%
85 35 8.4% 15.6% 31 756 12.5% 10.4%
81 216 3.4% 4.6% 31 22 1.6% 10.3%
73 91 10.4% 17.0% 31 573 14.2% 10.9%
68 403 0.6% 6.1% 29 26 8.9% 8.1%
67 12 13%1 20%1 27 40 9.9% 10.5%
67 84 3.7% 17.5% 26 51 2.5% 11.2%
44 431 -8.8% 14.1% 23 46 -1.9% 10.9%
37 29 8.3% 12.8% 21 74 17.0% 21.9%
35 760 12.2% 12.7% 20 55 0.2% 12.6%
35 25 11.1% 10.1% 20 65 15.6% 1.4%
1. Angka BTN sebagai bagian dari aspirasi 2025
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 345
Page 348
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Pencapaian masing-masing indikator aspirasi 4. Jadwal pembagian dividen terdiri dari penentuan
Corporate Plan Perseroan hingga Desember 2024 tanggal untuk:
sebagian sedang berjalan on track. Walaupun terdapat a. Publikasi rencana pembagian dividen yaitu
beberapa indikator yang belum mencapai target bersamaan dengan publikasi Ringkasan Risalah
aspirasi 2025, namun sebagian besar sudah mengalami RUPS;
peningkatan dibandingkan pencapaian tahun 2019. b. Cum Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi
yaitu 2 (dua) hari bursa sebelum recording date;
Target dan Realisasi Corporate Plan 2024 c. Ex Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi yaitu
Sementara itu, penyaluran KPR secara akumulasi 1 (satu) hari bursa setelah Cum Dividen di Pasar
hingga Desember tahun 2024 sebanyak 931.453 unit Reguler dan Negosiasi;
KPR berperan besar dalam Program Sejuta Rumah d. Cum Dividen di Pasar Tunai yaitu bersamaan
Pemerintah, walaupun terdapat gap sebanyak 250.569 dengan recording date;
unit. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti e. Ex Dividen di Pasar Tunai yaitu 1 (satu) hari bursa
pandemi Covid-19 yang berlangsung lama hingga 3 setelah Cum Dividen di Pasar Tunai;
(tiga) tahun dari tahun 2020 sampai dengan tahun f. Recording Date Pemegang Saham yang berhak
2022, kuota alokasi KPR Subsidi yang fluktuatif hingga yaitu 8 (delapan) hari bursa setelah RUPS;
tantangan dalam supply and demand perumahan. Dari g. Pembayaran Dividen yaitu paling lambat 30 hari
sisi profitabilitas, rasio Return on Equity (ROE) belum setelah publikasi Ringkasan Risalah RUPS.
mencapai target Corporate Plan 2024 disebabkan 5. Syarat pembagian dividen adalah:
karena pelaksanaan rights issue dan Penyertaan Modal a. Penggunaan laba bersih termasuk penentuan
Negara (PMN) di tahun 2022 yang mengakibatkan jumlah penyisihan untuk cadangan diputuskan
meningkatnya ekuitas secara signifikan yang oleh RUPS.
berdampak pada rasio return on equity. b. Seluruh laba bersih setelah dikurangi penyisihan
untuk cadangan dibagikan kepada pemegang
saham sebagai dividen, kecuali ditentukan lain
Kebijakan, Pengumuman dan dalam RUPS.
Pembayaran Dividen c. Dividen hanya boleh dibagikan apabila
Perseroan mempunyai saldo laba yang positif.
Kebijakan pembagian dividen telah diatur secara d. Dalam hal RUPST menyetujui pembagian dividen
internal dalam PT.9-AD.2 tentang Penyelenggaraan RUPS. tunai, Perseroan melaksanakan pembayaran
Evaluasi kebijakan dividen dilaksanakan setiap tahun dividen tunai kepada pemegang saham yang
dengan mempertimbangkan historis kinerja Perseroan berhak paling lambat 30 (tiga puluh) hari setelah
maupun potensi bisnis dan ekonomi ke depan. diputuskan oleh RUPST berdasarkan ketentuan
yang berlaku.
Adapun kebijakan tersebut mengatur antara lain: e. Pembayaran dividen dilakukan oleh Central
1. Pertimbangan Pembagian Dividen, antara lain: Operation (CEOD) dan Treasury (TRSD) satuan
a. Pembagian dividen mempertimbangkan historis kerja terkait sesuai dengan kewenangannya
kinerja Perseroan maupun potensi bisnis dan sesuai dengan rincian tujuan pembayaran atas
ekonomi ke depan. pembagian dividen yang akan diberitahukan
b. Besaran rasio dividen ditentukan berdasarkan oleh Satuan Kerja Sekretaris Perusahaan.
kewajaran kinerja profitabilitas dari kegiatan 6. Tata cara pembagian dividen adalah:
usaha maupun kontribusi kepada pemegang a. Dividen tunai akan dibagikan kepada Pemegang
saham. Besaran rasio dividen dianalisa dan Saham yang namanya tercatat dalam Daftar
diusulkan oleh Satuan Kerja Perencanaan Pemegang Saham Perseroan atau recording
Strategis dengan memperhatikan dana date pada tanggal recording date dan/atau
cadangan, kegiatan pendanaan, rencana Pemilik Saham Perseroan pada Sub Rekening
pengeluaran modal serta modal kerja Perseroan. Efek di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)
c. Rencana pembagian dividen didasarkan atas pada penutupan perdagangan.
pemenuhan hak pemegang saham dengan b. Bagi Pemegang Saham yang sahamnya
mengutamakan kepentingan Bank dan dimasukkan dalam penitipan kolektif KSEI,
dicantumkan dalam rencana bisnis Bank. pembayaran dividen tunai dilaksanakan melalui
2. Mekanisme persetujuan pembagian dividen adalah KSEI dan akan didistribusikan pada tanggal
melalui RUPS dengan memenuhi Anggaran Dasar pembayaran dividen sebagaimana publikasi
Bank dan ketentuan regulator. yang dilakukan oleh Bank ke dalam Rekening
3. Usulan besaran pembagian dividen telah Dana Nasabah (RDN) pada Perusahaan Efek
disampaikan kepada Direksi dan Dewan Komisaris. dan/atau Bank Kustodian di mana Pemegang
346 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 349
Laporan
Tahunan 2024
Saham membuka rekening efek. Sedangkan bagi dibayarkan kepada WP Badan DN tersebut.
Pemegang Saham Perseroan yang sahamnya Dividen Tunai yang diterima oleh pemegang
tidak dimasukkan dalam penitipan kolektif KSEI, saham Wajib Pajak Orang Pribadi Dalam Negeri
maka pembayaran Dividen Tunai akan ditransfer (WPOP DN) akan dikecualikan dari objek pajak
ke rekening Pemegang Saham Perseroan. sepanjang dividen tersebut diinvestasikan di
c. Dividen tunai tersebut akan dikenakan pajak wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
sesuai dengan peraturan perundang-undangan Bagi WPOP DN yang tidak memenuhi ketentuan
perpajakan investasi sebagaimana disebutkan di atas, maka
d. Berdasarkan peraturan perundang-undangan dividen yang diterima oleh yang bersangkutan
perpajakan, dividen tunai akan dikecualikan dari akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) sesuai
objek pajak jika diterima oleh pemegang saham dengan ketentuan perundang-undangan, dan
Wajib Pajak Badan Dalam Negeri (WP Badan DN) PPh tersebut wajib disetor sendiri oleh WPOP DN
dan Perseroan tidak melakukan pemotongan yang bersangkutan sesuai dengan peraturan
Pajak Penghasilan atas dividen tunai yang perundang-undangan.
Informasi terkait pengumuman dan pembayaran dividen tahun buku 2022-2023 disajikan sebagai berikut.
Tabel Pengumuman dan Pembayaran Dividen Tahun Buku 2022-2023
Uraian Tahun Buku 2023 Tahun Buku 2022
Laba Bersih (Rp) 3.500.987.620.258,75 3.045.071.859.198
Dividen Kas 700.197.524.051,75 609.014.371.840
Dividen Non Kas *) - -
Jumlah Saham (lembar) 14.034.444.413 14.034.444.413
Dividen Kas Per Saham (Rp) 49,90 43,39
Dividen Non Kas Per Saham *) - -
Dividend Payout Ratio (%) 20 20
Tanggal Pengumuman 20 Maret 2024 17 Maret 2023
Tanggal Pembayaran Dividen Kas 5 April 2023 14 April 2023
Tanggal Pembayaran Dividen Non Kas*) - -
Keterangan: *) BTN tidak memiliki Dividen Non Kas
Di tahun 2024, Perseroan membagikan dividen per saham ditetapkan sebagai dividen tunai.
tunai tahun buku 2023 sesuai dengan hasil keputusan Pembayarannya dilaksanakan dengan ketentuan
RUPS Tahunan di tahun 2024 tanggal 06 Maret 2024. sebagai berikut:
Berdasarkan RUPS Tahunan tahun 2024, Pemegang a. Dividen bagian Negara Republik Indonesia
Saham memutuskan menyetujui dan menetapkan sebesar Rp420.118.514.441,03 (empat ratus dua
penggunaan laba bersih Perseroan tahun buku 2023 puluh miliar seratus delapan belas juta lima ratus
sebesar Rp3.500.987.620.258,75 (tiga triliun lima ratus empat belas ribu empat ratus empat puluh satu
miliar sembilan ratus delapan puluh tujuh juta enam koma nol tiga rupiah) disetorkan ke Rekening Kas
ratus dua puluh ribu dua ratus lima puluh delapan Umum Negara.
koma tujuh lima rupiah) sebagai berikut: b. Dividen untuk Tahun Buku 2023 dibayarkan
1. Sebesar 20% (dua puluh persen) atau sejumlah secara proporsional kepada setiap Pemegang
Rp700.197.524.051,75 (tujuh ratus miliar seratus Saham yang namanya tercatat dalam Daftar
sembilan puluh tujuh juta lima ratus dua puluh Pemegang Saham pada tanggal pencatatan
empat ribu lima puluh satu koma tujuh lima rupiah) (recording date).
atau sebesar Rp49,89136 (empat puluh sembilan c. Direksi diberi wewenang dan kuasa dengan hak
koma delapan sembilan satu tiga enam rupiah) substitusi untuk melakukan:
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 347
Page 350
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
- Penetapan jadwal dan tata cara pembagian menetapkan jadwal dan tata cara pembagian
yang berkaitan dengan pembayaran Dividen dividen tahun buku 2022 sesuai dengan
untuk Tahun Buku 2023 sesuai ketentuan ketentuan yang berlaku.
yang berlaku. 2. Sebesar 80% (delapan puluh persen) atau
- Pemotongan pajak Dividen sesuai peraturan Rp2.436.057.487.358 (dua triliun empat ratus tiga
perpajakan yang berlaku puluh enam miliar lima puluh tujuh juta empat
- Hal-hal terkait teknis lainnya sesuai dengan ratus delapan puluh tujuh ribu tiga ratus lima puluh
ketentuan yang berlaku. delapan Rupiah) sebagai saldo laba ditahan.
2. Sebesar 80% (delapan puluh persen) atau sejumlah
Rp2.800.790.096.207,00 (dua triliun delapan ratus
miliar tujuh ratus sembilan puluh juta sembilan Realisasi Penggunaan Dana Hasil
puluh enam ribu dua ratus tujuh rupiah) digunakan Penawaran Umum
sebagai saldo laba ditahan.
Tahun 2024 bukan merupakan tahun yang masuk
Di tahun 2023, Perseroan membagikan dividen dalam periode yang mewajibkan Perseroan melakukan
tunai tahun buku 2022 sesuai dengan hasil keputusan laporan realisasi penawaran umum, dengan demikian
RUPS Tahunan di tahun 2023 tanggal 16 Maret 2023. Perseroan tidak memiliki informasi Laporan Penggunaan
Berdasarkan RUPS Tahunan tahun 2023, Pemegang Dana Hasil Penawaran Umum.
Saham memutuskan menyetujui dan menetapkan
penggunaan laba bersih Perseroan tahun buku 2022
sebesar Rp3.045.071.859.198 (tiga triliun empat puluh Informasi Material Mengenai
lima miliar tujuh puluh satu juta delapan ratus lima Investasi, Ekspansi, Divestasi,
puluh sembilan ribu seratus sembilan puluh delapan Penggabungan/Peleburan Usaha,
Rupiah) sebagai berikut: Akuisisi, Restrukturisasi Hutang dan
1. Sebesar 20% (dua puluh persen) atau Modal
Rp609.014.371.840 (enam ratus sembilan miliar
empat belas juta tiga ratus tujuh puluh satu ribu Perseroan memiliki aturan dan prosedur yang mengatur
delapan ratus empat puluh Rupiah) sebagai dividen akuisisi, pengambilalihan, dan transaksi luar biasa
tunai kepada para Pemegang Saham yang akan seperti merger dan penjualan aset korporasi yang
dibayarkan dengan ketentuan sebagai berikut: substansial sebagaimana diatur dalam Anggaran
a. Dividen bagian Pemerintah Republik Indonesia Dasar BTN dan Kebijakan Umum Nomor KU.4 Tentang
atas kepemilikan 60% (enam puluh persen) Pengelolaan Perusahaan Anak dan Unit Usaha Syariah
saham sebesar Rp365.408.623.104 (tiga ratus untuk memastikan transaksi terjadi secara transparan
enam puluh lima miliar empat ratus delapan dan dalam kondisi yang wajar dan melindungi hak-hak
juta enam ratus dua puluh tiga ribu seratus semua pemegang saham sesuai dengan kelasnya.
empat Rupiah), akan disetorkan ke Rekening Kas
Umum Negara dalam mata uang Rupiah. Investasi
b. Dividen Pemegang Saham Lainnya atas
kepemilikan 40% (empat puluh persen) saham Sebagai salah satu kegiatan usaha di industri perbankan,
publik sebesar Rp243.605.748.736 (dua ratus Bank melakukan investasi dalam bentuk efek bersifat
empat puluh tiga miliar enam ratus lima juta utang, baik yang diterbitkan oleh Pemerintah maupun
tujuh ratus empat puluh delapan ribu tujuh korporasi. Berikut disampaikan rincian investasi dalam
ratus tiga puluh enam Rupiah) akan dibayarkan bentuk efek – efek bersifat utang yang dilakukan
kepada pemegang saham secara proporsional Perseroan per 31 Desember 2024 dan 2023 adalah
sesuai dengan kepemilikan saham. sebagai berikut
c. Memberikan wewenang dan kuasa kepada
Direksi Perseroan dengan hak substitusi untuk
Tabel Investasi Efek-Efek (dalam jutaan Rupiah)
Nilai
Uraian
2024 2023
Nilai wajar melalui laba rugi 21.207.876 4.838.453
Nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lainnya 15.291.478 14.440.327
348 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 351
Laporan
Tahunan 2024
Nilai
Uraian
2024 2023
Biaya perolehan diamortisasi 20.825.986 21.921.022
Total efek-efek 57.325.340 41.199.803
Portofolio nilai wajar melalui laba rugi pada 31 Ekspansi
Desember 2024 mengalami peningkatan dikarenakan
adanya instrumen pasar uang yaitu Sekuritas Rupiah Perseroan telah melakukan ekspansi pada tahun
Bank Indonesia (SRBI) dan Sekuritas Valuta Asing Bank 2024 dari sisi pengembangan jaringan kantor dengan
Indonesia (SVBI). SRBI dan SVBI merupakan instrumen menambahkan Kantor Fungsional (KF) sejumlah 1 kantor
baru yang diterbitkan oleh Bank Indonesia untuk (Menara II BTN) dan menambahkan Kantor Wilayah
mengembangkan pasar uang dan pasar valuta asing (Kanwil) sejumlah 2 kantor (Kanwil Jakarta I dan Kanwil
serta dapat digunakan dalam Operasi Moneter pada Kalimantan). Selanjutnya Perseroan juga melakukan
tahun 2024. pembukaan terhadap jaringan Kantor Cabang
Pembantu (KCP) Konvensional sejumlah 1 Kantor (KCP
Sepanjang tahun 2024 Unit Usaha Syariah (UUS) telah Nusantara) dan KCP Syariah (KCPS) sejumlah 2 kantor
melakukan investasi dalam bentuk obligasi dengan (KCPS Sigli dan KCPS Kuningan). Selain itu, Perseroan
total akumulasi sebesar Rp258,116 triliun. Pada tahun melakukan peningkatan status pada 2 jaringan kantor,
yang sama atas investasi obligasi tersebut yang telah yaitu KCP Agung Sedayu menjadi Kantor Cabang (KC)
jatuh tempo atau telah dilakukan pencairan sebesar Agung Sedayu dan KCPS Lhokseumawe menjadi KC
Rp249,752 triliun. Syariah (KCS) Lhokseumawe. Secara total, jumlah
jaringan kantor BTN tahun 2024 terdiri dari 4 KF, 8
Kanwil, 82 KC Konvensional, 35 KC Syariah, 536 KCP
Konvensional, dan 75 KCP Syariah.
Tabel Ekspansi Jaringan Kantor
Jaringan Kantor Penambahan Jaringan Kantor Dioperasikan Tanggal
Kantor Wilayah (Kanwil) Kanwil Jakarta I 2 Mei 2024
Kanwil Kalimantan 12 Juli 2024
Kantor Cabang (KC) Konvensional KC Agung Sedayu (Peningkatan Status dari KCP) 3 Juni 2024
Kantor Cabang Syariah (KCS) KCS Lhokseumawe (Peningkatan status dari KCPS) 19 Desember 2024
Kantor Cabang Pembantu (KCP) Konvensional KCP Nusantara 20 Desember 2024
KCP Syariah (KCPS) KCPS Sigli 27 Juni 2024
KCPS Kuningan 24 Juni 2024
Kantor Fungsional (KF) Menara II BTN 18 Maret 2024
Divestasi Penggabungan/Peleburan Usaha
Sepanjang tahun 2024, Perseroan tidak melakukan Sepanjang tahun 2024, Perseroan tidak melakukan
kegiatan divestasi. kegiatan penggabungan/peleburan usaha.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 349
Page 352
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Akuisisi Kolusi dan Nepotisme (KKN) dan hubungan yang
harmonis dengan seluruh pemangku kepentingan.
Sepanjang tahun 2024, Perseroan tidak melakukan
kegiatan akuisisi. Perseroan senantiasa mematuhi ketentuan yang
berlaku dalam hal transaksi yang mengandung
Restrukturisasi Hutang dan Modal benturan kepentingan, sebagaimana yang tertuang
dalam dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Sepanjang tahun 2024, Perseroan tidak melakukan Nomor 42/POJK.04/2020 Tentang Transaksi Afiliasi dan
kegiatan restrukturisasi utang dan modal. Transaksi Benturan Kepentingan dan Surat Edaran
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 13/SEOJK.03/2017
Informasi Transaksi Material yang tanggal 17 Maret 2017 tentang Penerapan Tata Kelola
Mengandung Benturan Kepentingan Bagi Bank Umum. Dari sisi internal, BTN memiliki Kebijakan
dan/atau Transaksi Dengan Pihak Transaksi yang Mengandung Benturan Kepentingan
Afiliasi sebagaimana yang diatur dalam Pedoman dan Tata
Tertib Kerja Direksi dan Dewan Komisaris. Adapun
Transaksi Material adalah setiap transaksi yang kebijakan penyediaan dana kepada pihak terkait yang
dilakukan oleh perusahaan terbuka atau perusahaan mengandung benturan kepentingan tercantum dalam
terkendali yang memenuhi batasan nilai transaksi Peraturan Direksi tersendiri yang mengatur bahwa
sama dengan 20% (dua puluh persen) atau lebih dari Perseroan dilarang memberikan dana kepada pihak
ekuitas Perusahaan Terbuka (Peraturan Otoritas Jasa terkait tanpa persetujuan Dewan Komisaris.
Keuangan Nomor 17/POJK.04/2020 Tentang Transaksi
Material dan Perubahan Kegiatan Usaha). Dalam hal terjadi benturan kepentingan antara
Perseroan dengan pemegang saham, anggota Dewan
Transaksi Benturan Kepentingan Komisaris, anggota Direksi, Pejabat Eksekutif dan/
atau pihak lainnya yang terkait dengan Perseroan
Sesuai ketentuan dalam Peraturan Otoritas Jasa maka anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi,
Keuangan Nomor 42/POJK.04/2020 Tentang Transaksi dan Pejabat Eksekutif dilarang mengambil tindakan
Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan, Benturan yang dapat merugikan atau mengurangi keuntungan
Kepentingan adalah perbedaan antara kepentingan Perseroan dan wajib mengungkapkan benturan
ekonomis perusahaan terbuka dengan kepentingan kepentingan tersebut dalam setiap keputusan.
ekonomis pribadi anggota Direksi, anggota Dewan Perseroan juga mendokumentasikan dengan baik
Komisaris, Pemegang Saham Utama, atau Pengendali setiap mengungkapkannya sesuai dengan ketentuan
yang dapat merugikan Perusahaan Terbuka dimaksud. yang berlaku. Pengungkapan benturan kepentingan
dituangkan dalam risalah rapat sekurang-kurangnya
Kegiatan usaha Perseroan tidak terlepas dari hubungan mencakup nama pihak yang memiliki benturan
dan interaksi antar individu di lingkungan Perseroan kepentingan, masalah pokok benturan kepentingan dan
maupun dengan pihak-pihak lainnya, terdapat potensi dasar pertimbangan pengambilan keputusan tersebut.
benturan kepentingan yang mungkin tidak dapat
terhindarkan antara satu pihak dengan pihak lainnya, Pada prinsipnya setiap insan Perseroan menghindari
sehingga dapat mempengaruhi proses pengambilan pengambilan keputusan yang memiliki situasi dan
keputusan dan kinerja hasil keputusan tersebut yang kondisi adanya benturan kepentingan. Pemberian
dapat merugikan bagi Perseroan. Perseroan menyadari kredit kepada Direksi, Dewan Komisaris dan pegawai
pentingnya sikap yang tegas terhadap pengendalian Perseroan dilakukan berdasarkan batas kewajaran dan
dan penanganan benturan kepentingan yang terjadi sesuai dengan peraturan Perseroan yang berlaku tanpa
di lingkungan Perseroan, sehingga dapat tercipta membedakan dengan nasabah lainnya (arm’s length
pengelolaan bisnis yang efektif dalam mencapai tujuan basis).
Perseroan, bebas dari segala bentuk tindakan Korupsi,
Sepanjang tahun 2024, tidak terdapat transaksi yang mengandung benturan kepentingan.
Tabel Transaksi Benturan Kepentingan
Nama Jabatan Pengambil Keputusan Jenis Transaksi Nilai Transaksi Keterangan
Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil
350 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 353
Laporan
Tahunan 2024
Transaksi Afiliasi 5. Hubungan antara 2 (dua) perusahaan yang
dikendalikan, baik langsung maupun tidak langsung,
Berdasarkan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa oleh pihak yang sama; atau
Keuangan Nomor 42/POJK.04/2020 Tentang Transaksi 6. Hubungan antara Perusahaan dan Pemegang
Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan, Afiliasi Saham Utama.
adalah:
1. Hubungan keluarga karena perkawinan dan Selanjutnya transaksi Afiliasi adalah setiap aktivitas
keturunan sampai derajat kedua, baik secara dan/atau transaksi yang dilakukan oleh perusahaan
horizontal maupun vertikal; terbuka atau perusahaan terkendali dengan Afiliasi dari
2. Hubungan antara pihak dengan Pegawai, Direktur, perusahaan terbuka atau Afiliasi dari Anggota Direksi,
atau Komisaris dari pihak tersebut; Anggota Dewan Komisaris, Pemegang Saham Utama,
3. Hubungan antara 2 (dua) Perusahaan di mana atau Pengendali, termasuk setiap aktivitas dan/atau
terdapat 1 (satu) atau lebih anggota Direksi atau transaksi yang dilakukan oleh Perusahaan Terbuka atau
Dewan Komisaris yang sama; Perusahaan Terkendali untuk kepentingan Afiliasi dari
4. Hubungan antara Perusahaan dan Pihak, baik Perusahaan Terbuka atau Afiliasi dari anggota Direksi,
langsung maupun tidak langsung, mengendalikan Anggota Dewan Komisaris, Pemegang Saham Utama,
atau dikendalikan oleh perusahaan tersebut; atau Pengendali.
Keterbukaan Informasi Transaksi Afiliasi
Keterbukaan Informasi Transaksi Afiliasi yang memenuhi Pasal 4 POJK 42/2020 adalah sebagai berikut.
Tabel Keterbukaan Informasi atas Transaksi Afiliasi
Pihak yang
Tanggal Transaksi Objek Transaksi Nilai Transaksi Hubungan Afiliasi
bertransaksi
25 Juni 2024 Sebidang tanah yang Rp12.995.000.000,- PT Bank Tabungan BTN dan Perum Perumnas
berlokasi di jalan Letjen Negara (Persero) Tbk memiliki hubungan afiliasi
Hertasning No. 1, Kelurahan dan Perum Perumnas karena dikendalikan secara
Kassikassi, Kecamatan langsung oleh pihak
Rappocini, Kota Makassar, yang sama yaitu Negara
Provinsi Sulawesi Selatan, Republik Indonesia
luas tanah 637 m2 (enam
ratus tiga puluh tujuh
meter persegi) dengan
bukti hak atas tanah
berupa Hak Pengelolaan
No.1/Rappocini Tahun 1985
dan terdaftar atas nama
Perum Perumnas serta
berada tepat di samping
dan di belakang BTN Kantor
Cabang Panakkukang.
31 Desember 2024 Sebidang tanah dan Rp10.810.810.811,- PT Bank Tabungan BTN dan PT Asuransi Jiwa
bangunan yang berlokasi Negara (Persero) dan IFG memiliki hubungan
di Jl. Gajah Mada No. 112, Kel. PT Asuransi Jiwa IFG afiliasi karena PT Asuransi
Pekauman, Kec. Tegal Barat, Jiwa IFG secara tidak
Kota Tegal, Provinsi Jawa langsung dikendalikan
Tengah, luas tanah 1.043 m2 oleh Pemerintah Republik
(seribu empat puluh tiga Indonesia melalui
meter persegi) dan luas PT Bahana Pembinaan
bangunan ±525 m2 (lima Usaha Indonesia atau IFG
ratus dua puluh lima meter sehingga BTN dan
persegi) dan terdaftar atas PT Asuransi Jiwa IFG
nama PT Asuransi Jiwa IFG. memiliki kesamaan
pengendali yaitu Negara
Republik Indonesia.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 351
Page 354
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Pihak yang
Tanggal Transaksi Objek Transaksi Nilai Transaksi Hubungan Afiliasi
bertransaksi
31 Desember 2024 Sebidang tanah dan Rp5.088.288.288,- PT Bank Tabungan BTN dan PT Asuransi Jiwa
bangunan yang berlokasi Negara (Persero) dan IFG memiliki hubungan
di Jl. Jend. Sudirman No. 69, PT Asuransi Jiwa IFG afiliasi karena PT Asuransi
Kel. Batin Tikal, Kec. Taman Jiwa IFG secara tidak
Sari, Kota Pangkalpinang, langsung dikendalikan
Provinsi Kep. Bangka oleh Pemerintah Republik
Belitung, luas tanah 775 Indonesia melalui PT
m2 (tujuh ratus tujuh puluh Bahana Pembinaan
lima meter persegi) dan Usaha Indonesia atau
luas bangunan 634 m2 IFG sehingga BTN dan PT
(enam ratus tiga puluh Asuransi Jiwa IFG memiliki
empat meter persegi) dan kesamaan pengendali
terdaftar atas nama yaitu Negara Republik
PT Asuransi Jiwa IFG. Indonesia.
Sesuai anggaran dasar Perseroan, terhadap transaksi Pemenuhan Ketentuan Terkait
afiliasi yang memerlukan persetujuan RUPS wajib
memenuhi ketentuan RUPS Independen. Pada tahun Transaksi yang dilakukan BTN telah memenuhi POJK
2024 tidak terdapat transaksi afiliasi yang membutuhkan Nomor 42/POJK.04/2020 Tentang Transaksi Afiliasi dan
persetujuan RUPS. Transaksi Benturan Kepentingan pada saat transaksi-
transaksi tersebut dilakukan.
Laporan Transaksi Afiliasi
Pernyataan Direksi Terkait Transaksi Afiliasi
BTN telah menyampaikan Laporan Transaksi Afiliasi
yang memenuhi Pasal 6 POJK 42/2020 kepada Otoritas Dalam hal ini, Direksi menyatakan bahwa transaksi
Jasa Keuangan sesuai dengan batas waktu yang diatur afiliasi telah melalui prosedur yang memadai,
pada akhir hari kerja kedua setelah tanggal transaksi. dilaksanakan sesuai praktik bisnis yang berlaku umum,
serta memenuhi prinsip transaksi yang wajar (arm’s
Transaksi Afiliasi Sebagai Kegiatan length principle) dan ketentuan perundang-undangan
Usaha yang Dijalankan Dalam Rangka yang berlaku. Pernyataan Direksi ini juga dimuat dalam
Menghasilkan Pendapatan Usaha dan setiap keterbukaan informasi atas transaksi afiliasi.
Dijalankan Secara Rutin, Berulang, dan/
atau Berkelanjutan Peran Dewan Komisaris dan Komite Audit
Terkait Transaksi Afiliasi
Berdasarkan Pasal 8 dan Pasal 9 POJK 42/2020, terdapat
Transaksi Afiliasi yang merupakan kegiatan usaha yang Dewan Komisaris, bersama dengan Komite Audit dan/
dijalankan dalam rangka menghasilkan pendapatan atau Komite Lain di bawah Dewan Komisaris, memiliki
usaha dan dijalankan secara rutin, berulang, dan/atau peran strategis dalam memastikan bahwa pelaksanaan
berkelanjutan. BTN telah melakukan pendataan atas transaksi afiliasi dilakukan sesuai dengan praktik bisnis
transaksi tersebut dan tercatat pada Catatan atas yang berlaku umum. Dalam menjalankan peran ini,
Laporan Keuangan 44. Dewan Komisaris bertanggung jawab untuk memastikan
adanya prosedur yang memadai guna menilai dan
Kewajaran Transaksi mengawasi transaksi tersebut agar memenuhi prinsip
transaksi yang wajar (arm‘s length principle). Hal ini
Transaksi dengan pihak afiliasi dilakukan sesuai dengan mencakup penelaahan terhadap kesesuaian dan
praktik bisnis yang berlaku umum antara lain dilakukan kewajaran nilai transaksi, kelengkapan persyaratan
dengan memenuhi prinsip transaksi yang wajar (arm’s transaksi, dan kesesuaian transaksi terhadap peraturan
length principle). Perseroan memenuhi ketentuan POJK perundang-undangan, sehingga mencegah timbulnya
Nomor 42/POJK.04/2020 Tentang Transaksi Afiliasi potensi benturan kepentingan yang dapat merugikan
dan Transaksi Benturan Kepentingan bahwa terhadap BTN dan pemangku kepentingan. Dengan demikian,
transaksi di atas Rp5 miliar, Perseroan menunjuk Kantor Dewan Komisaris berperan aktif dalam menjaga
Jasa Penilai Publik (KJPP) untuk memastikan bahwa transparansi, integritas, dan akuntabilitas dalam
transaksi dilakukan secara wajar dan dengan harga penerapan Good Corporate Governance.
pasar.
352 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 355
Laporan
Tahunan 2024
Transaksi Pihak Berelasi
Dalam menjalankan usahanya, Bank melakukan c. Suatu pihak yang merupakan ventura bersama di
transaksi dengan pihak-pihak berelasi seperti yang mana Bank sebagai venturer;
didefinisikan dalam PSAK No. 7 tentang “Pengungkapan d. Suatu pihak adalah anggota dari personil
Pihak-Pihak Berelasi”. Suatu pihak dianggap berelasi manajemen kunci Bank;
dengan Bank jika: e. Suatu pihak adalah anggota keluarga dekat dari
a. Suatu pihak yang secara langsung, atau tidak individu yang diuraikan dalam butir (a) atau (d);
langsung yang melalui satu atau lebih perantara, f. Suatu pihak adalah suatu program imbalan pasca
suatu pihak (i) mengendalikan, atau dikendalikan kerja untuk imbalan kerja dari Bank atau entitas
oleh, atau berada di bawah pengendalian bersama, terkait Bank;
dengan Bank; (ii) memiliki pengaruh signifikan atas g. Suatu pihak adalah entitas yang dikendalikan,
Bank; atau (iii) memiliki pengendalian bersama atas dikendalikan bersama atau dipengaruhi signifikan
Bank; oleh beberapa entitas, langsung maupun tidak
b. Suatu pihak yang berada dalam kelompok usaha langsung, individu seperti diuraikan dalam butir (d)
yang sama dengan Bank; atau (e).
Nama Pihak yang Bertransaksi dan Sifat Hubungan
Pihak-Pihak berelasi yang melakukan transaksi dengan BTN disajikan dalam tabel berikut:
Tabel Pihak Berelasi
Pihak-Pihak Berelasi Jenis Hubungan Unsur Transaksi Pihak Berelasi
Pemerintah Republik Indonesia (RI) Pemegang saham mayoritas melalui Obligasi Pemerintah, Kredit yang diberikan
Kementerian Keuangan RI dan pembiayaan/piutang syariah
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Dalam pengendalian yang sama Giro pada bank lain, Penempatan pada Bank
melalui pemerintah pusat RI Indonesia dan Bank Lain, Efek-efek,Liabilitas
Akseptasi, Pinjaman yang diterima dan Surat
Berharga yang Diterbitkan
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Dalam pengendalian yang sama Giro pada bank lain, Penempatan pada Bank
melalui pemerintah pusat RI Indonesia dan Bank Lain, Efek-efek, Surat
Berharga yang Diterbitkan, Liabilitas Akseptasi
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Dalam pengendalian yang sama Giro pada bank lain, Penempatan pada Bank
melalui pemerintah pusat RI Indonesia dan Bank Lain, Efek-efek, dan Surat
Berharga yang Diterbitkan
PT Bank Syariah Indonesia Tbk Dalam pengendalian yang sama Giro pada bank lain, dan Penempatan pada
melalui pemerintah pusat RI Bank Indonesia dan Bank Lain
PT Bank Mandiri Taspen Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank
Negara (BUMN) Lain, Efek-efek
PT Bank Raya Tbk (dahulu PT Bank Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank
Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk) Negara (BUMN) Lain, Simpanan dari Bank Lain dan Surat
Berharga yang Diterbitkan
Lembaga Pembiayaan Ekspor Dalam pengendalian yang sama Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank
Indonesia melalui pemerintah pusat RI Lain, Efek-efek
PT Hutama Karya (Persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
melalui pemerintah pusat RI piutang syariah, Tagihan Akseptasi
Perum Perumnas Dalam pengendalian yang sama Efek-efek, dan Kredit yang diberikan dan
melalui pemerintah pusat RI pembiayaan/piutang syariah
PT PP Properti Tbk Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Tagihan Akseptasi dan Kredit yang diberikan
Negara (BUMN) dan pembiayaan/piutang syariah
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Tagihan Akseptasi dan Garansi yang
Negara (BUMN) diterbitkan
PT Wijaya Karya Industri Energi Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Tagihan Akseptasi
Negara (BUMN)
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 353
Page 356
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Pihak-Pihak Berelasi Jenis Hubungan Unsur Transaksi Pihak Berelasi
PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Tagihan Akseptasi
Negara (BUMN)
Perum Percetakan Negara Republik Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
Indonesia (Perum PNRI) melalui pemerintah pusat RI piutang syariah
PT Danareksa Investment Management Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Efek-Efek dan Surat Berharga yang Diterbitkan
Negara (BUMN)
PT Adhi Karya (Persero) Tbk Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
melalui pemerintah pusat RI piutang syariah
PT Angkasa Pura II (Persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
melalui pemerintah pusat RI piutang syariah
PT Dok Dan Perkapalan Surabaya Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
(Persero) melalui pemerintah pusat RI piutang syariah
PT HK Realtindo Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
Negara (BUMN) piutang syariah
PT Indah Karya (Persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
melalui pemerintah pusat RI piutang syariah
PT Jasamarga Bali Tol Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
Negara (BUMN) piutang syariah
PT Mandiri Manajemen Investasi Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Efek-Efek dan Surat Berharga yang Diterbitkan
Negara (BUMN)
PT Patra Jasa Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
Negara (BUMN) piutang syariah
PT Permodalan Nasional Madani Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Efek-Efek, Kredit yang diberikan dan
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State pembiayaan/piutang syariah
Owned Enterprise (SOE)
PT Amarta Karya (Persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
melalui pemerintah pusat RI piutang syariah
PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) Dalam pengendalian yang sama Efek-Efek dan Kredit yang diberikan dan
melalui pemerintah pusat RI pembiayaan/piutang syariah
PT Taspen (Persero) Dalam pengendalian yang sama Surat Berharga yang Diterbitkan
melalui pemerintah pusat RI
PT Virama Karya (Persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
melalui pemerintah pusat RI piutang syariah dan Garansi yang diterbitkan
PT Waskita Bumi Wira Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
Negara (BUMN) piutang syariah
PT Waskita Karya Realty Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
Negara (BUMN) piutang Syariah
PT PPA Finance Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
Negara (BUMN) piutang syariah
PT Waskita FIM Perkasa Realti Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
Negara (BUMN) piutang syariah
PT Pertamina (persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
melalui pemerintah pusat RI piutang syariah dan efek-efek
PT Yodya Karya (Persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
melalui pemerintah pusat RI piutang syariah dan Garansi yang diterbitkan
PT Adhi Persada Properti Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
Negara (BUMN) piutang syariah
PT Perumnas Jakabaring Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
Negara (BUMN) piutang syariah
PT Perumnas Sentraland Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
Negara (BUMN) piutang syariah
354 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 357
Laporan
Tahunan 2024
Pihak-Pihak Berelasi Jenis Hubungan Unsur Transaksi Pihak Berelasi
PT Perumnas TOD Tanjung Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
Negara (BUMN) piutang syariah
Sinergi Investasi Properti Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
Negara (BUMN) piutang syariah
Perumnas Pondok Cina Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
Negara (BUMN) piutang syariah
PT Adhi Commuter Properti Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
Negara (BUMN) piutang syariah dan Tagihan Lain-Lain
PT Angkasa Pura I (Persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
melalui pemerintah pusat RI piutang syariah dan efek-efek
PT Jalin Pembayaran Nusantara Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
Negara (BUMN) piutang syariah
PT Reasuransi Nasional Indonesia Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Surat Berharga yang Diterbitkan
Negara (BUMN)
PT Tugu Reasuransi Indonesia Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Surat Berharga yang Diterbitkan
Negara (BUMN)
PT Puspetindo Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
Negara (BUMN) piutang syariah
PT Asuransi Kredit Indonesia Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Surat Berharga yang Diterbitkan dan Garansi
Negara (BUMN) yang diterbitkan
PT Asuransi Jasa Indonesia Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Surat Berharga yang Diterbitkan
Negara (BUMN)
PT Asuransi Jasa Raharja Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Surat Berharga yang Diterbitkan
Negara (BUMN)
PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan Efek-efek
melalui pemerintah pusat RI
PT Nindya Karya (Persero) Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan Garansi yang
Negara (BUMN) diterbitkan
PT Centurion Perkasa Iman Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan Garansi yang
Negara (BUMN) diterbitkan
PT Energi Pelabuhan Indonesia Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Garansi yang diterbitkan
Negara (BUMN)
Perum Jaminan Kredit Indonesia Dalam pengendalian yang sama Surat Berharga yang Diterbitkan
melalui pemerintah pusat RI
PT Daya Mitra Telekomunikasi Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Efek-efek
Negara (BUMN)
PT Industri Kereta Api Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
Negara (BUMN) piutang Syariah
PT AXA Mandiri Financial Services Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Surat Berharga yang Diterbitkan
Negara (BUMN)
PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia Dalam pengendalian yang sama Surat Berharga yang Diterbitkan
(Persero) melalui pemerintah pusat RI
PT Reasuransi Indonesia Utama Dalam pengendalian yang sama Surat Berharga yang Diterbitkan
(Persero) melalui pemerintah pusat RI
PT Tugu Pratama Indonesia Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Surat Berharga yang Diterbitkan
Negara (BUMN)
PT Sarana Multigriya Finance (Persero) Dalam pengendalian yang sama Efek - Efek, Pinjaman yang diterima dan
melalui pemerintah pusat RI Pinjaman Subordinasi dan efek-efek
subordinasi
PT Sinergi Colomadu Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
Negara (BUMN) piutang syariah
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 355
Page 358
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Pihak-Pihak Berelasi Jenis Hubungan Unsur Transaksi Pihak Berelasi
PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Dalam pengendalian yang sama Efek-Efek
Tbk melalui pemerintah pusat RI
PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Dalam pengendalian yang sama Efek - Efek
melalui pemerintah pusat RI
PT PP Properti Jababeka Residence Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
Negara (BUMN) piutang syariah
PT Bahana Pembinaan Usaha Dalam pengendalian yang sama Efek-Efek, Pendapatan dari penerimaan kredit
Indonesia (Persero) melalui pemerintah pusat RI yang dihapus bukukan
PT Pegadaian Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Efek-Efek
Negara (BUMN)
PT BNI Asset Management Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Surat Berharga yang Diterbitkan dan efek-efek
Negara (BUMN)
PT Waskita Karya (Persero) Tbk Dalam pengendalian yang sama Efek-efek
melalui pemerintah pusat RI
Peruri Properti Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
Negara (BUMN) piutang syariah dan Garansi yang diterbitkan
PT Waskita Beton Precast Tbk Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Efek-efek
Negara (BUMN)
PT BRI Manajemen Investasi Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Efek-efek
Negara (BUMN)
PT Pos Indonesia (Persero) Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Garansi yang diterbitkan
Negara (BUMN)
PT Telkom Satelit Indonesia Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Garansi yang diterbitkan
Negara (BUMN)
PT Inhutani V Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
Negara (BUMN) piutang syariah
Badan Pengelola Tabungan Dalam pengendalian yang sama Pinjaman dan Efek-Efek Subordinasi
Perumahan Rakyat melalui pemerintah pusat RI
PT PP Urban Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Garansi yang diterbitkan, Tagihan lain-lain,
Negara (BUMN) Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
piutang syariah
PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
melalui pemerintah pusat RI piutang syariah
PT Bio Farma (Persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
melalui pemerintah pusat RI piutang syariah
PT Inka Multi Solusi Service Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
Negara (BUMN) piutang Syariah dan Tagihan lain-lain
PT PAL Indonesia (Persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
melalui pemerintah pusat RI piutang syariah dan Garansi yang diterbitkan
PT Pengembangan Pariwisata Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
Indonesia (Persero) melalui pemerintah pusat RI piutang syariah
Perum Pengangkutan Penumpang Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
Djakarta melalui pemerintah pusat RI piutang syariah
PT Wika Realty Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
Negara (BUMN) piutang syariah
PT Wika Gedung Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Tagihan lain-lain
Negara (BUMN)
PT Bahana TCW Investment Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Efek-efek
Management Negara (BUMN)
356 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 359
Laporan
Tahunan 2024
Kewajaran Transaksi dan Alasan menunjuk Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) untuk
Dilakukannya Transaksi memastikan bahwa transaksi dilakukan secara wajar
dan dengan harga pasar.
Transaksi pihak berelasi terjadi karena adanya
kebutuhan usaha Perseroan. Seluruh transaksi Realisasi Transaksi Pihak Berelasi
dilakukan secara normal dan wajar (arm’s length
transaction) sebagaimana transaksi dengan pihak Berikut rincian realisasi transaksi pihak berelasi karena
lain. BTN menjamin bahwa seluruh transaksi bebas dari hubungan kepemilikan dengan Pemerintah Republik
konflik kepentingan dan telah memenuhi peraturan Indonesia dan transaksi pihak berelasi dengan
perundang-undangan yang berlaku. Perseroan Manajemen Kunci.
Tabel Transaksi Pihak Berelasi Karena Hubungan Kepemilikan Dengan Pemerintah
Republik Indonesia (dalam jutaan Rupiah)
Uraian 31 Desember 2024 31 Desember 2023
ASET
Giro pada bank lain - neto 5.065.331 1.049.449
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain 61 61
Efek - efek 5.489.205 3.851.105
Obligasi Pemerintah 35.475.529 35.893.929
Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang syariah 28.063.700 27.678.581
Tagihan akseptasi 433.708 68.746
Tagihan lain - lain 612.280 106.385
Total aset untuk pihak - pihak berelasi 75.139.814 68.648.256
Cadangan kerugian penurunan nilai dari pihak - pihak berelasi (835.954) (1.227.528)
Total aset untuk pihak - pihak berelasi - neto 74.303.860 67.420.728
Persentase total aset pihak berelasi terhadap total aset 15,82% 15,37%
LIABILITAS
Simpanan nasabah 215.731.937 196.674.002
Liabilitas akseptasi 690.475 224.045
Surat - surat berharga yang diterbitkan 4.600.466 5.868.525
Pinjaman yang diterima 23.352.225 22.453.290
Efek-efek yang dijual dengan janji Dijual kembali 963.042 -
Pinjaman subordinasi dan efek - efek subordinasi 1.500.000 4.499.997
Total liabilitas untuk pihak - pihak berelasi 246.838.145 229.719.859
Persentase total liabilitas pihak berelasi terhadap total liabilitas 60,53% 60,27%
DANA SYIRKAH TEMPORER
Giro Mudharabah 11.985 11.271
Tabungan Mudharabah 118.667 133.630
Deposito Mudharabah 6.845.833 8.899.072
Total dana syirkah untuk pihak - pihak berelasi 6.976.485 9.043.973
Persentase syirkah untuk pihak - pihak berelasi 23,85% 33,37%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 357
Page 360
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Uraian 31 Desember 2024 31 Desember 2023
PENDAPATAN BUNGA DAN BAGI HASIL
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain 191.171 490.024
Efek - efek 431.876 299.741
Obligasi Pemerintah 1.187.847 1.220.648
Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang syariah 1.875.653 1.195.910
Total pendapatan bunga untuk pihak - pihak berelasi 3.686.547 3.206.323
Persentase terhadap total pendapatan bunga dan bagi hasil 12,48% 11,34%
BEBAN BUNGA, BAGI HASIL DAN BONUS
Simpanan dari nasabah 5.810.627 3.137.470
Simpanan dari Bank Lain 7.515 2.647
Surat - surat berharga yang diterbitkan 339.212 433.269
Pinjaman yang diterima 1.075.252 965.111
Efek - efek yang dijual dengan janji dibeli kembali 19.314 34.593
Pinjaman subordinasi dan efek - efek subordinasi 378.786 381.770
Giro Mudharabah 112 18
Tabungan Mudharabah 1.244 1.896
Deposito Mudharabah 88.435 149.498
Total beban bunga untuk pihak - pihak berelasi 7.720.497 5.106.272
Persentase terhadap total beban bunga dan bagi hasil 42,78% 34,38%
KOMITMEN DAN KONTINJENSI PADA REKENING ADMINISTRATIF
Garansi yang diberikan 1.072.600 1.116.581
Irrevocable L/C yang masih berjalan 52.513 8.840
Total komitmen dan kontinjensi pada rekening administratif dari pihak berelasi 1.125.113 1.125.421
Persentase terhadap total komitmen dan kontinjensi pada rekening
39,52% 41,28%
administratif
Tabel Transaksi Pihak Berelasi Dengan Manajemen Kunci (dalam jutaan Rupiah)
Uraian 31 Desember 2024 31 Desember 2023
ASET
Kredit yang diberikan dan piutang/pembiayaan syariah 83.781 94.105
Cadangan kerugian penurunan nilai dari pihak - pihak berelasi (350) (288)
Total aset untuk pihak - pihak berelasi 83.431 93.817
Persentase total aset pihak berelasi terhadap total aset 0,02% 0,02%
LIABILITAS
Simpanan nasabah 60.759 186.924
Liabilitas imbalan kerja 271.959 288.487
Total liabilitas dari manajemen kunci 332.718 475.411
Persentase terhadap total liabilitas 0,08% 0,12%
358 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 361
Laporan
Tahunan 2024
Uraian 31 Desember 2024 31 Desember 2023
DANA SYIRKAH TEMPORER
Giro Mudharabah - 2.203
Tabungan Mudharabah 7.226 8.363
Deposito Mudharabah 11.575 9.297
Total dana syirkah untuk pihak - pihak berelasi 18.801 19.863
Persentase syirkah untuk pihak - pihak berelasi 0,06% 0,07%
PENDAPATAN BUNGA DAN BAGI HASIL
Kredit yang diberikan dan piutang/pembiayaan syariah 5.149 6.821
Persentase terhadap total pendapatan bunga dan bagi hasil 0,02% 0,02%
BEBAN BUNGA, BAGI HASIL DAN BONUS
Simpanan dari nasabah 1.175 1.446
Dana Syirkah 287 402
Total beban bunga dan bagi hasil 1.462 1.848
Persentase terhadap total beban bunga dan bagi hasil 0,01% 0,01%
BEBAN GAJI DAN TUNJANGAN
Direksi 199.832 161.529
Dewan Komisaris 76.260 64.480
Karyawan kunci lain 265.859 216.253
IMBALAN PASCA KERJA
Karyawan Kunci Lain 196.004 200.829
IMBALAN JANGKA PANJANG LAINNYA
Karyawan Kunci Lain 75.955 87.658
Total 813.910 730.749
Persentase terhadap total beban gaji dan tunjangan karyawan 18,31% 18,35%
Rujukan Pengungkapan Dalam Laporan kelayakan investasi. Begitu pula dengan transaksi pihak
Keuangan berelasi lainnya seperti garansi yang diterbitkan dan
penempatan pada Bank lain.
Rincian nama pihak terkait realisasi (nilai) transaksi
pihak berelasi disajikan pada Catatan 44 atas Laporan Pernyataan Direksi Terkait Transaksi Pihak
Keuangan yang terlampir pada Laporan Tahunan Berelasi
ini. Transaksi berelasi tersebut merupakan kegiatan
usaha yang dijalankan dalam rangka menghasilkan Direksi menyatakan bahwa transaksi pihak berelasi
pendapatan usaha dan dijalankan secara rutin, telah melalui prosedur yang memadai untuk
berulang, dan/atau berkelanjutan. memastikan bahwa transaksi dilaksanakan sesuai
dengan praktik bisnis yang berlaku umum antara lain
Kebijakan Mekanisme Review atas dilakukan dengan memenuhi prinsip transaksi yang
Transaksi wajar (arm’s length principle). Direksi diwajibkan untuk
melaporkan hasil Keputusan Rapat Komite Kredit untuk
Seluruh transaksi telah melalui mekanisme review nilai threshold debitur tertentu kepada Dewan Komisaris
sesuai dengan jenis transaksi. Setiap transaksi dilakukan secara bulanan. Ketentuan nilai threshold debitur yaitu
analisis kelayakan transaksi antara lain analisis kredit sebagai berikut:
untuk transaksi kredit kepada pihak berelasi. Demikian - Single debtor ≥ Rp350 miliar
pula untuk transaksi investasi telah dilakukan analisis - Group debtor ≥ Rp500 miliar
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 359
Page 362
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Sesuai anggaran dasar Perseroan, terhadap transaksi transparansi, integritas, dan akuntabilitas dalam
pihak berelasi yang memerlukan persetujuan RUPS penerapan Good Corporate Governance.
wajib memenuhi ketentuan RUPS Independen. Pada
tahun 2024 tidak terdapat transaksi pihak berelasi yang Pemenuhan Peraturan dan Ketentuan
membutuhkan persetujuan RUPS. Terkait
Peran Dewan Komisaris dan Komite Audit BTN senantiasa berkomitmen untuk menjalankan
Terkait Transaksi Pihak Berelasi bisnis yang prudent. Seluruh transaksi telah memenuhi
peraturan dan ketentuan yang berlaku.
Dewan Komisaris, bersama dengan Komite Audit dan/
atau Komite Lain di bawah Dewan Komisaris, memiliki
peran strategis dalam memastikan bahwa pelaksanaan Kebijakan Pemberian Pinjaman Bagi
transaksi afiliasi dilakukan sesuai dengan praktik bisnis Dewan Komisaris/Direksi
yang berlaku umum. Dalam menjalankan peran ini,
Dewan Komisaris bertanggung jawab untuk memastikan Pemberian kredit kepada Direksi dan Dewan Komisaris
adanya prosedur yang memadai guna menilai dan termasuk ke dalam penyediaan dana kepada pihak
mengawasi transaksi tersebut agar memenuhi prinsip terkait sesuai dengan POJK No. 38/POJK.03/2019
transaksi yang wajar (arm‘s length principle). Hal ini Tentang Perubahan atas POJK No. 32/POJK.03/2018
mencakup penelaahan terhadap kesesuaian dan Tentang BMPK dan Penyediaan Dana Besar Bagi Bank
kewajaran nilai transaksi, kelengkapan persyaratan Umum. Pemberian kredit kepada Direksi dan/atau
transaksi, dan kesesuaian transaksi terhadap peraturan Dewan Komisaris berlaku sama seperti pemberian
perundang-undangan, sehingga mencegah timbulnya kredit kepada calon debitur BTN pada umumnya yang
potensi benturan kepentingan yang dapat merugikan diberikan sesuai bunga pasar (market rate) dan wajar
BTN dan pemangku kepentingan. Dengan demikian, (arm‘s length basis) dengan tetap memperhatikan
Dewan Komisaris berperan aktif dalam menjaga prinsip kehati-hatian.
Perubahan Peraturan Perundang-Undangan dan Dampaknya Terhadap
BTN
Uraian perubahan peraturan perundang-undangan tahun 2024 dan dampaknya terhadap BTN dijelaskan sebagai
berikut:
Tabel Perubahan Peraturan Perundang-Undangan
Nomor Peraturan
Dampak Terhadap
No Perundang- Pokok Pengaturan Dampak Bagi Bank
Laporan Keuangan
Undangan
1. POJK 2 Tahun 2024 Penerapan Tata Kelola Bank melakukan pengkinian terhadap Penerbitan peraturan tidak
Bagi BUS dan UUS beberapa peraturan internal, memiliki dampak kuantitatif
diantaranya: terhadap laporan keuangan.
- KU.4 tentang Perusahaan Anak dan
UUS
- KU.6 tentang Hukum, Kepatuhan
APU PPT PPPSPM dan Tata Kelola
Perusahaan
- KK.6-D tentang Pedoman Fungsi
Kepatuhan
- KK.6-F tentang Tata Kelola Perusahaan
360 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 363
Laporan
Tahunan 2024
Nomor Peraturan
Dampak Terhadap
No Perundang- Pokok Pengaturan Dampak Bagi Bank
Laporan Keuangan
Undangan
2. POJK 5 Tahun 2024 Penetapan Status Bank melakukan pengkinian terhadap Penerbitan peraturan tidak
Pengawasan beberapa peraturan internal, memiliki dampak kuantitatif
dan Penanganan diantaranya: terhadap laporan keuangan.
Permasalahan Bank - KK dan PT terkait Pelaksanaan
Umum Rencana Aksi (Recovery Plan).
3. POJK 12 Tahun 2024 Penerapan Strategi Bank melakukan pengkinian terhadap Penerbitan peraturan tidak
Anti Fraud Bagi beberapa peraturan internal, memiliki dampak kuantitatif
Lembaga Jasa diantaranya: terhadap laporan keuangan.
Keuangan - KK.8-K tentang Prosedur Manajemen
Risiko Anti Fraud.
- PT.8-K.1 tentang Penyelesaian dan
Penanganan Fraud.
4. POJK 15 Tahun 2024 Integrasi Pelaporan - Bank wajib memiliki proses pelaporan Penerbitan peraturan tidak
Keuangan Bank keuangan yang berintegritas untuk memiliki dampak kuantitatif
memastikan kebenaran, keakuratan, terhadap laporan keuangan.
serta transparansi Informasi
Keuangan dan Laporan Keuangan
yang dihasilkan (refer Pasal 2 ayat (1)
POJK 15/2024).
- Bank wajib menyusun dan
menetapkan kebijakan dan prosedur
pengendalian internal dalam proses
pelaporan keuangan Bank (refer
Pasal 4 POJK 15/2024).
5. POJK No. 44 Tahun Rahasia Bank Bank wajib mengadopsi beberapa Penerbitan peraturan tidak
2024 mekanisme yang diatur dalam POJK memiliki dampak kuantitatif
ini, antara lain definisi Rahasia Bank, terhadap laporan keuangan.
permohonan dan penyerahan Rahasia
Bank dan hal-hal lainnya.
6. POJK No. 26 Tahun Perluasan Kegiatan Bank wajib mengadopsi beberapa Penerbitan peraturan tidak
2024 Usaha Perbankan ketentuan yang diperbarui dalam POJK memiliki dampak kuantitatif
ini, antara lain pelaksanaan Kegiatan terhadap laporan keuangan.
Usaha Penukaran Valuta Asing (KUPVA),
Tanda Tangan Elektronik dan Perjanjian
Elektronik.
7. Peraturan Pemerintah Penghapusan Piutang Mengurangi potensi pendapatan fee Penerbitan peraturan tidak
Nomor 47 Tahun 2024 Macet Kepada Usaha based income. memiliki dampak kuantitatif
Mikro, Kecil, dan terhadap laporan keuangan
Menengah tahun 2024. Pelaksanaan
PP 47 tahun 2024 baru akan
diimplementasikan pada
tahun 2025.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 361
Page 364
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Perubahan Kebijakan Akuntansi
Informasi perubahan kebijakan akuntansi adalah sebagai berikut:
Tabel Perubahan Kebijakan Akuntansi
Dampak Secara
Kuantitatif Paparan Konsekuensi
Perubahan Kebijakan Alasan Perubahan
No Perubahan Kebijakan dan Penyesuaian Yang
Akuntansi Kebijakan Akuntansi
Akuntansi Terhadap Dilakukan
Laporan Keuangan
1. Amandemen PSAK No.1 “Penyajian Perubahan kebijakan Amandemen PSAK No. Melakukan pembaharuan
Laporan Keuangan tentang akuntansi di Tahun 2023 1 tidak menghasilkan atas kebijakan akuntansi
liabilitas jangka panjang dengan disebabkan penerapan perubahan substansial internal BTN sesuai
konvenan Pernyataan Standar terhadap kebijakan dengan persyaratan
Akuntansi Keuangan (PSAK) akuntansi Bank dan yang diberikan oleh
Penerapan amandemen sebagai bentuk adopsi tidak memiliki dampak amandemen
tersebut berlaku efektif sejak dari International Financial yang material terhadap
1 Januari 2024 sesuai dengan Reporting Standards (IFRS) laporan keuangan
perubahan tanggal berlaku yang telah disahkan oleh konsolidasian di tahun
efektifnya Amandemen PSAK Dewan Standar Akuntansi berjalan atau tahun
No. 1 tentang ”Penyajian Laporan Keuangan – Ikatan sebelumnya
Keuangan” terkait ”Klasifikasi Akuntansi Indonesia (DSAK
Liabilitas sebagai Jangka Pendek – IAI) efektif per tanggal 01
atau Jangka Panjang” yang Januari 2023.
sebelumnya berlaku efektif sejak
1 Januari 2023 menjadi 1 Januari Perubahan tersebut
2024. dilatarbelakangi praktik
banyaknya informasi
2. Amandemen PSAK No. 73, “Sewa” kebijakan akuntansi Amandemen PSAK No.73 Melakukan pembaharuan
terkait liabilitas sewa dalam jual yang diungkapkan tidak menghasilkan atas kebijakan akuntansi
dan sewa-balik dalam catatan atas perubahan substansial internal BTN sesuai
• Amandemen tersebut laporan keuangan yang terhadap kebijakan dengan persyaratan
mengadopsi seluruh terkesan berlebihan dan akuntansi Bank dan yang diberikan oleh
pengaturan dalam cenderung hanya sebagai tidak memiliki dampak amandemen
Amandemen IFRS 16 tentang formalitas, serta kurang yang material terhadap
“Lease” terkait “Lease Liability jelasnya panduan dalam laporan keuangan
in a Sale and Leaseback.” menentukan perubahan konsolidasian di tahun
• Penerapan amandemen ini perlakuan akuntansi berjalan atau tahun
dimulai untuk periode tahun sebagai perubahan sebelumnya.
buku yang dimulai pada atau estimasi atau kebijakan
setelah tanggal 1 Januari 2024 akuntansi
dan penerapan lebih dini
diperkenankan.
3. Amandemen PSAK No. 2 “Laporan Amandemen PSAK Melakukan pembaharuan
Arus Kas” dan Amandemen PSAK No.2 dan Amandemen atas kebijakan akuntansi
No. 60 “Instrumen Keuangan PSAK No. 60 tidak internal BTN sesuai
• Pengungkapan tentang menghasilkan dengan persyaratan
pengaturan Pembiayaan perubahan substansial yang diberikan oleh
Pemasok”. Penerapan lebih terhadap kebijakan amandemen
dini diperkenankan. akuntansi Bank dan
tidak memiliki dampak
yang material terhadap
laporan keuangan
konsolidasian di tahun
berjalan atau tahun
sebelumnya.
362 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 365
Laporan
Tahunan 2024
Dampak Secara
Kuantitatif Paparan Konsekuensi
Perubahan Kebijakan Alasan Perubahan
No Perubahan Kebijakan dan Penyesuaian Yang
Akuntansi Kebijakan Akuntansi
Akuntansi Terhadap Dilakukan
Laporan Keuangan
4. Bank melakukan transaksi dengan Perubahan tersebut Transaksi dengan pihak- Melakukan pembaharuan
pihak-pihak berelasi seperti yang dilatarbelakangi praktik pihak berelasi dilakukan atas kebijakan akuntansi
didefinisikan dalam PSAK No. 224 transaksi dengan pihak dengan syarat dan internal BTN sesuai
tentang “Pengungkapan Pihak- berelasi yang perlu adanya kondisi yang disetujui dengan persyaratan
pihak Berelasi”. pengkategorian sesuai oleh kedua belah pihak
dengan kebijakan akuntansi dimana persyaratan
Suatu pihak dianggap berelasi serta banyaknya informasi tersebut mungkin tidak
dengan Bank jika: kebijakan akuntansi sama dengan transaksi
a. Suatu pihak yang secara yang diungkapkan yang dilakukan dengan
langsung, atau tidak dalam catatan atas pihak ketiga.
langsung yang melalui satu laporan keuangan yang
atau lebih perantara, suatu terkesan berlebihan dan
pihak (i) mengendalikan, cenderung hanya sebagai
atau dikendalikan oleh, formalitas, serta kurang
atau berada di bawah jelasnya panduan dalam
pengendalian bersama, menentukan perubahan
dengan Bank; (ii) memiliki perlakuan akuntansi
pengaruh signifikan atas sebagai perubahan
Bank; atau (iii) memiliki estimasi atau kebijakan
pengendalian bersama atas akuntansi
Bank;
b. Suatu pihak yang berada
dalam kelompok usaha yang
sama dengan Bank
c. Suatu pihak yang merupakan
ventura bersama di mana
Bank sebagai venturer;
d. Suatu pihak adalah anggota
dari personil manajemen
kunci Bank;
e. Suatu pihak adalah anggota
keluarga dekat dari individu
yang diuraikan dalam butir (a)
atau (d);
f. Suatu pihak adalah suatu
program imbalan pasca kerja
untuk imbalan kerja dari Bank
atau entitas terkait Bank;
g. Suatu pihak adalah
entitas yang dikendalikan,
dikendalikan bersama atau
dipengaruhi signifikan oleh
beberapa entitas, langsung
maupun tidak langsung,
individu seperti diuraikan
dalam butir (d) atau (e).
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 363
Page 366
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Tingkat Kesehatan Bank
Tingkat kesehatan bank mencerminkan hasil penilaian dan Surat Edaran OJK No. 14/SEOJK.03/2017 Tanggal
kondisi BTN yang dilakukan terhadap risiko dan 17 Maret 2017 Tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank
kinerja bank yang dapat dilihat dari peringkat akhir Umum Dengan Menggunakan Pendekatan Risiko (Risk -
hasil penilaian berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Based Bank Rating) yang mencakup 4 (empat) faktor
Keuangan No. 04/POJK.03/2016 Tanggal 26 Januari 2017 yaitu Profil Risiko, Tata Kelola, Rentabilitas (Earnings)
Tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum dan Permodalan (Capital).
Tabel Tingkat Kesehatan BTN Posisi 31 Desember 2024 dan 2023 Secara Individu (Self Assessment)
Penilaian Per Penilaian Per
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Faktor Penilaian
Peringkat Peringkat
Profil Risiko 2 2
Tata Kelola 2 2
Rentabilitas (Earnings) 2 2
Permodalan (Capital) 2 2
Peringkat Tingkat Kesehatan Bank Berdasarkan
2 2
Risiko
Peringkat kesehatan bank posisi Desember 2024 global. Pertumbuhan ekonomi Triwulan IV 2024 tetap
(Self Assessment) berada pada peringkat komposit 2 kuat dengan pertumbuhan 5,02% (yoy). Kondisi ini
(PK2) yang mencerminkan kondisi bank yang secara berkontribusi positif terhadap peningkatan konsumsi
umum sehat sehingga dinilai mampu menghadapi rumah tangga, usaha UMKM dan manufaktur. Hal ini
pengaruh negatif yang signifikan dari perubahan tecermin dari perkembangan dari Indeks Kepercayaan
kondisi bisnis dan faktor eksternal lainnya. Konsumen (IKK) pada Triwulan IV 2024 yang tetap
kuat, sebesar 127,7 dan Purchasing Manager Index
Selain itu, penilaian tingkat kesehatan menggunakan (PMI) yang sebesar 51,2 poin pada tahun 2024
pemeringkatan juga diatur dalam Peraturan Menteri yang menunjukkan level ekspansi. Sejalan dengan
Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia Nomor momentum pertumbuhan yang berjalan, intermediasi
PER-2/ MBU/03/2023 Tentang Pedoman Tata Kelola perbankan terus membaik dengan ketahanan yang
dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha kuat untuk mendukung pertumbuhan. Pada Triwulan IV-
Milik Negara. Peringkat (rating) tingkat kesehatan 2024, kredit nasional tumbuh 10,39%% (yoy), Kredit KPR
Badan Usaha Milik Negara yang dinilai oleh didorong oleh stimulus Pemerintah untuk meningkatkan
PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk posisi kontribusi sektor perumahan pada proses pemulihan
31 Desember 2024 adalah AAA sehingga termasuk ekonomi nasional melalui keberlanjutan program
dalam klasifikasi “Sangat Sehat”. Peringkat ditetapkan hunian bersubsidi. Sektor tersebut juga menjadi
berdasarkan data dan informasi dari Perseroan serta salah satu sektor yang didorong oleh pemerintah
Laporan Keuangan Audit per 31 Desember 2024. Laporan dalam implementasi Kebijakan Insentif Likuiditas
Pemeringkatan Tingkat Kesehatan sebagaimana dimaksud Makroprudensial (KLM). Rasio kecukupan modal atau
lebih rinci tercantum dalam Lampiran Laporan Tahunan ini. Capital Adequacy Ratio (CAR) BTN per Desember 2024
yang tetap tinggi, yaitu sebesar 18,15% menunjukkan
bahwa tingkat kesehatan dan manajemen risiko
Informasi Kelangsungan Usaha bank telah berjalan dengan cukup baik untuk dapat
menopang keberlangsungan usaha.
Hal-Hal yang Berpotensi Berpengaruh
Signifikan Terhadap Kelangsungan Pemerintah terus mendukung proses pemulihan yang
Usaha berlangsung, untuk mengantisipasi dampak risiko
geopolitik global terhadap ekonomi melalui bauran
Momentum perbaikan ekonomi nasional terus kebijakan fiskal dan moneter. Hal ini tecermin dari upaya
berjalan di tengah risiko ketegangan geopolitik Pemerintah untuk menjaga ketahanan energi dan
364 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 367
Laporan
Tahunan 2024
pangan nasional di tengah lonjakan kenaikan harga yang positif, serta dukungan dari Sektor Perumahan
energi dan komoditas global akibat terganggunya yang didorong oleh stimulus Pemerintah. Namun,
rantai pasok global dengan meningkatkan belanja tetap ada risiko seperti tekanan inflasi global, kenaikan
Pemerintah untuk subsidi energi dan anggaran untuk suku bunga oleh The Fed dan ketidakpastian di pasar
program Bantuan Sosial (Bansos). Selain itu, untuk keuangan global. International Monetary Fund (IMF)
melanjutkan proses pemulihan pada sektor keuangan, memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia
Bank Indonesia juga menurunkan suku bunga acuan sebesar 5,1% pada tahun 2025. Di sisi perbankan,
BI 7 days repo hingga pada angka 5,75%. Langkah ini pertumbuhan kredit dan Dana Pihak Ketiga (DPK) juga
diambil dalam rangka stabilisasi nilai rupiah di tengah mengalami perbaikan, mencerminkan pemulihan
efek dari ketidakpastian ekonomi global. Bank Indonesia aktivitas ekonomi. KPR diharapkan terus tumbuh di
mentargetkan bahwa pertumbuhan inflasi pada tahun tahun 2025, dengan demand yang tinggi dan stimulus
2025 masih dapat dikontrol di angka 2,5%-3,5% di 2025. perumahan yang mendukung.
Berdasarkan hal-hal yang telah dijabarkan di atas, BTN Perkiraan asumsi ekonomi makro untuk tahun-tahun
memiliki kekuatan dan keunggulan kompetitif serta berikutnya mencakup pertumbuhan ekonomi yang
inovasi yang berkesinambungan dalam menghadapi stabil, inflasi yang terkendali, suku bunga yang diprediksi
ketidakpastian kondisi tersebut yang dapat diakomodir akan mengalami penurunan dan pertumbuhan kredit
dengan baik oleh BTN. Selain itu, dengan penerapan yang sehat, termasuk KPR dan sektor real estate. Selain
berbagai inisiatif strategi yang tepat, kelangsungan itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat
usaha BTN dapat terjaga dengan baik. Sehingga (AS) diharapkan stabil, mencerminkan upaya Bank
dapat disimpulkan bahwa BTN tidak memiliki hal-hal Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar.
yang berpotensi berpengaruh signifikan terhadap
kelangsungan usaha. Bisnis BTN akan tetap berfokus pada sektor perumahan
dan terkait dengan perumahan, karena sektor perumahan
Rincian Masalah yang Timbul Selama masih tetap menjadi sektor dengan potensi pertumbuhan
Tahun Buku yang Mempengaruhi Kegiatan yang tinggi seiring dengan meningkatnya permintaan
Usaha dan jumlah backlog nasional. Beberapa data yang kami
miliki menunjukkan beberapa informasi berikut:
Pada tahun 2024, ekonomi Indonesia menunjukkan a. Dari backlog kepemilikan rumah sebesar 9,9 juta
tanda-tanda pemulihan dan pertumbuhan yang kuat. rumah berdasarkan data Survei Sosial EKonomi
Pada Triwulan IV, pertumbuhan ekonomi mencapai BPS Tahun 2024, berpotensi untuk diserap oleh
5,02% yoy, mencerminkan penguatan mobilitas perbankan.
masyarakat dan aktivitas ekonomi setelah pandemi. b. Tantangan lainnya adalah rasio KPR terhadap PDB
Selain itu, ekonomi global juga dalam pemulihan, Indonesia yang sebesar kurang lebih 3%, masih lebih
dengan negara mitra dagang seperti Tiongkok dan rendah dibandingkan dengan negara-negara lain
India mengalami pertumbuhan yang kuat. Sektor di ASEAN. Hal ini menandakan bahwa masih banyak
manufaktur di Indonesia stabil, dan kredit perbankan potensi di sektor perumahan yang masih dapat
tumbuh, terutama kredit investasi dan Usaha Mikro Kecil dioptimalkan.
dan Menengah (UMKM). c. Potensi yang masih sangat besar ini menjadi salah
satu perhatian utama BTN dalam menangkap
Sektor real estate, terutama perumahan, juga tumbuh permintaan di sektor properti dan juga menjadi
berkat stimulus Pemerintah, termasuk pelonggaran salah satu pendorong utama pertumbuhan bisnis.
rasio Loan-to-Value (LTV) dan Financing-to-Value
(FTV) untuk properti. Bank Indonesia telah menurunkan Merespon ketidakpastian global serta era suku bunga
suku bunga acuan sebagai langkah pre-emptive untuk tinggi di sepanjang tahun 2024, BTN menghadapi
menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan mengendalikan beberapa tantangan dan juga peluang yang membuat
deflasi. Kebijakan suku bunga selanjutnya akan sangat BTN tetap dapat berkinerja positif.
bergantung pada data ekonomi dan pasar keuangan. a. Sepanjang 2024, BI7DRRR sebesar 6,00%,
Bank Indonesia akan menyesuaikan tingkat suku bunga memberikan tekanan pada beban bunga BTN.
sesuai dengan perkembangan selanjutnya. Beban bunga tumbuh pada angka lebih dari 20%
yoy, namun masih terkendali dan diharapkan pada
Pada tahun 2025, negara-negara berkembang seperti tahun 2025 kinerja akan semakin positif diiringi
Indonesia dan India diperkirakan akan terus tumbuh. dengan penurunan BI7DRRR menjadi 5,75% pada
Di Indonesia, pertumbuhan ekonomi dipacu oleh triwulan awal 2025.
permintaan domestik yang membaik dan kinerja ekspor
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 365
Page 368
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
b. Selain kenaikan suku bunga acuan, likuiditas b. Pada Desember 2024, fee based income tumbuh
perbankan sepanjang tahun 2024 juga cukup 21,91% yoy. FBI menjadi sumber pendapatan
ketat, terutama dengan diluncurkannya instrumen tambahan bagi BTN untuk mengurangi
Operasi Pasar Terbuka BI yang baru, yaitu Sekuritas ketergantungan pada aset yang sensitif terhadap
Rupiah Bank Indonesia (SRBI), SVBI, dan SUVBI. Akibat suku bunga.
ketatnya likuiditas, terjadi peningkatan Cost of Fund c. Efisiensi di sisi operasional juga turut membaik,
(COF) yang menyebabkan penurunan NIM. tecermin dari penurunan biaya operasional selain
bunga sebesar 3,3%% yoy hingga Desember 2024.
Di sisi lain, BTN terus berupaya menjawab tantangan d. BTN juga secara aktif mengelola cost of fund melalui
tersebut dengan terus mempertahankan kinerja yang rekomposisi pendanaan yang sebelumnya sangat
kuat dan mengembangkan lini bisnis lainnya: bergantung pada deposito komersial dan dialihkan
a. Per Desember 2024, kredit dan pembiayaan kembali ke dana ritel dan giro-giro operasional.
tumbuh solid sebesar 7,27% yoy, sejalan dengan
guidance tahun 2024, dan akan terus ditingkatkan
dengan mendorong penyaluran kredit high yield.
Assessment Manajemen atas Hal-Hal yang Berpengaruh Signifikan Terhadap
Kelangsungan Usaha
Assessment dilakukan dengan berdasarkan berbagai faktor seperti faktor seperti analisis kekuatan kondisi keuangan
maupun non keuangan serta pencapaian kinerja. Selain itu BTN melakukan analisis Strength Weakness Opportunity
Threat (SWOT). Secara rinci, analisis SWOT BTN adalah sebagai berikut:
• Ketergantungan pada Dana Pihak
Ketiga high-cost
• Menjadi mitra Pemerintah dalam
• Memiliki rasio biaya operasional yang
inklusi perumahan
tinggi dibanding peers
• Positioning yang kuat di ekosistem
hs Wea • Sebagian besar rekening tabungan
perumahan
• Memiliki jaringan yang luas (+/- 700 gt kn bersifat dormant atau memiliki saldo
rendah
n
KC dan KCP)
es
• Pengguna mobile banking yang
Stre
• Positioning yang kuat dalam bisnis
merupakan nasabah aktif masih belum
ses
Syariah
maksimal
• BTN memiliki brand awareness
• Penetrasi rekening payroll rendah
sebagai Bank penyalur KPR
• Pertumbuhan KPR Non Subsidi lebih
• BTN memiliki fitur komprehensif terkait
rendah dibanding kompetitor
ekosistem perumahan di BTN Mobile
• SLA Pencairan kredit BTN lebih lambat
dibanding bank kompetitor
S W
T O
• Potensi Pertumbuhan KPR sejalan
• Kenaikan suku bunga acuan (BI rate) dengan Program Pemerintah 3 juta unit
• Berkembangnya fintech yang rumah
berpotensi menjadi pesaing baru • Potensi pertumbuhan segmen D2C
OPPO
dalam pembiayaan (secondary market) yang memberikan
• Persaingan yang ketat dalam yield lebih tinggi
TS
memperebutkan debitur KPR • Peluang partnership di sektor
• Penurunan margin akibat tingginya multifinance dan asuransi
RT
UN
EA
beban bunga bank dibandingkan
ITIES R • Pertumbuhan anorganik di sektor
dengan bank-bank KBMI 4
• Ketidakpastian ekonomi global
TH multifinance
• Meningkatnya interaksi digital dalam
atau nasional dapat mempengaruhi sistem perbankan
permintaan terhadap KPR • Pertumbuhan segmen Consumer dan
SME di Indonesia
366 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 369
Laporan
Tahunan 2024
Memperhatikan analisis SWOT tersebut, disusun matriks Threat Opportunity Weakness Strength (TOWS) sebagai
berikut:
Strength Strategy
Strengths-Opportunities (SO-Strategy) Strengths-Threats (ST-Strategy)
• Memanfaatkan frekuensi transaksi yang • Menggunakan pengalaman dalam inisiatif
meningkat di BTN Mobile untuk memanfaatkan jangka pendek tahunan untuk mempercepat
peluang interaksi digital. SLA pencairan kredit.
• Mengoptimalkan perbaikan proses kredit untuk
• Mempertahankan pangsa pasar KPR Bersubsidi
menangkap peluang pasar secondary (D2C)
dengan yield lebih tinggi. dengan meningkatkan kualitas portofolio kredit
• Ekspansi ke sektor multifinance dengan dukungan yang ada. Meningkatkan CASA ratio untuk
Maximize Opportunity
transformasi digital yang telah dilakukan. mengimbangi beban bunga yang tinggi dan
• Potensi Penyaluran KPR untuk mendukung margin yang menurun.
Program Pemerintah 3 juta unit rumah.
Minimize Risk
• Melakukan cross-selling kepada existing
customer baik produk funding, lending, dan
transaksi perbankan.
Weaknesses-Opportunities Weaknesses-Threats
• Meningkatkan penetrasi rekening payroll untuk • Mengurangi ketergantungan pada dana
mendukung peluang pertumbuhan DPK low pihak ketiga high-cost dengan meningkatkan
cost. penetrasi rekening payroll.
• Meningkatkan penetrasi nasabah mobile
• Meningkatkan nasabah aktif mobile banking
banking dan KPR non-subsidi untuk
untuk menangkap peluang penggunaan menghindari take over oleh kompetitor.
interaksi digital. • Meningkatkan pertumbuhan KPR non-subsidi
• Mengoptimalkan dormant account dan untuk mencegah kehilangan market shore lebih
rekening saldo rendah untuk mendukung lanjut. Dengan menggunakan matriks TOWS
peluang sales model baru. ini, BTN dapat mengidentifikasi strategi yang
dapat membantu memanfaatkan kekuatan
dan peluang, sambil mengatasi kelemahan dan
menghindari ancaman.
Recovery Strategy
Manajemen BTN telah melakukan penilaian atas 3. Memperkuat positioning BTN pada bisnis perumahan
kemampuan Bank untuk melanjutkan kelangsungan dan mengembangkan potensi pada ekosistem
usahanya dan berkeyakinan bahwa BTN memiliki perumahan.
sumber daya untuk melanjutkan usahanya di 4. Kinerja keuangan yang baik selama 5 (lima) tahun
masa mendatang. Selain itu, manajemen BTN tidak terakhir.
melihat adanya ketidakpastian material yang dapat
menimbulkan keraguan yang signifikan terhadap
kemampuan BTN untuk melanjutkan usahanya. Pengungkapan Kerangka
Governansi, Pengelolaan dan
Asumsi yang Digunakan Manajemen Pengendalian Aspek Perpajakan
Dalam Melakukan Assessment
BTN berkomitmen untuk memberikan kontribusinya
Strategi yang telah disusun berdasarkan analisis SWOT kepada negara sekaligus menunaikan kewajiban terkait
akan berjalan dengan baik dengan asumsi-asumsi perpajakan. Sebagai wajib pajak badan dalam negeri,
sebagai berikut: BTN berhak mendapatkan insentif dari Pemerintah
1. Asumsi Ekonomi Makro pada akhir tahun 2025 berupa keringanan pajak. Hal ini sesuai dengan
diproyeksikan: ketentuan Pasal 17 ayat (2b) UU No. 7 Tahun 1983 tentang
a. Pertumbuhan PDB sebesar 5,1% (yoy). Pajak Penghasilan sebagaimana telah beberapa kali
b. Suku bunga acuan BI 7 Days Repo 5,5%. diubah terakhir dengan UU No. 7 Tahun 2021 tentang
c. Laju inflasi 3,2%. Harmonisasi Peraturan Perpajakan yang menyatakan
d. Nilai tukar mata uang Rupiah adalah Rp16.000/ bahwa wajib pajak dalam negeri:
USD. 1. Berbentuk Perseroan Terbuka;
e. Pertumbuhan kredit sebesar 11,00% (yoy). 2. Dengan jumlah keseluruhan saham yang disetor
f. Pertumbuhan dana pihak ketiga sebesar 8,00% diperdagangkan pada bursa efek di Indonesia
(yoy). paling sedikit 40%; dan
2. Program Program Perumahan yang diinisiasi 3. Memenuhi persyaratan tertentu.
Pemerintah untuk mendukung kebijakan insentif
usaha, program kesehatan, usaha korporasi, UMKM
dan perlindungan sosial.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 367
Page 370
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Berdasarkan ketentuan di atas, Bank Tabungan Negara 3. Proses pengelolaan, monitor dan review
dapat memperoleh tarif sebesar 3% lebih rendah dari pelaksanaan kewajiban perpajakan dilakukan
tarif sebesar 22% yang berlaku pada tahun pajak 2022, oleh Departemen Perpajakan serta monitor secara
sehingga tarif pajak yang digunakan dalam perhitungan berkala oleh Divisi Kepatuhan, Audit Internal, dan
PPh Badan adalah 19%. Audit Eksternal (Kantor Akuntan Publik).
Pembayaran pajak merupakan suatu perwujudan BTN dalam kegiatan operasionalnya telah menjalankan
kewajiban dan peran serta BTN untuk turut Tata Kelola Perusahaan yang Baik atau Good Corporate
berpartisipasi dalam menopang laju pertumbuhan Governance (GCG) yang dilakukan secara transparan
nasional. Pendekatan BTN terhadap pajak didasari oleh dan akuntabel sesuai dengan peraturan yang berlaku.
kepatuhan pada seluruh peraturan perpajakan yang Pemangku kepentingan yang terpenting dalam
berlaku. BTN telah membangun kebijakan dan strategi hal perpajakan adalah pemerintah melalui kantor
pajak yang disetujui dan ditinjau oleh Direktur Keuangan pajak. Untuk itu, BTN senantiasa membina hubungan
dalam pelaporan SPT Tahunan PPh Badan. Strategi pajak baik dengan otoritas perpajakan dan tidak pernah
ini ditinjau setiap tahun oleh Direktur Keuangan. Dalam melakukan keterlambatan pembayaran kewajiban
pelaksanaan tata kelola pajak, BTN telah menetapkan pajak yang merupakan salah satu wujud BTN dalam
proses yang komprehensif dan terstruktur, seperti: menjaga keselarasan dan kewajiban serta patuh
1. Pejabat yang bertanggung jawab untuk menetapkan terhadap seluruh peraturan perpajakan yang berlaku.
strategi pajak adalah Direktur Keuangan. BTN hanya beroperasi di Indonesia, untuk itu laporan
2. Kepatuhan terhadap ketentuan perpajakan perpajakan hanya dilakukan untuk Indonesia. BTN belum
dituangkan melalui kebijakan perpajakan BTN pernah melakukan perubahan tahun fiskal. Berikut
disertai pengembangan aplikasi perpajakan serta disampaikan kontribusi BTN melalui pembayaran pajak
training dan sosialisasi secara berkala. di tahun 2023-2024.
Tabel Kontribusi Kepada Negara (dalam jutaan Rupiah)
Jenis Pajak Tahun 2024 Tahun 2023
A PAJAK
1. Pajak Penghasilan (PPh) 3.715.115 3.123.042
2. Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) 25.904 24.307
3. Bea Masuk/Keluar, Bea dan Cukai, Bea Materai 9.353 1.897
4. PBB P3 (Perkebunan, Perhutanan, Pertambangan) 13.434 365
5. Pajak Pemerintah Pusat Lainnya (misalnya Pajak Karbon) - -
6. Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), termasuk PBB P2 (Perkotaan dan Pedesaan) - -
Total Kontribusi Pajak (Total A) 3.763.806 3.419.611
B PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK (PNBP)
1. Dividen 420.119 365.409
2. PNBP Lainnya - -
Total Kontribusi PNBP (Total B) 420.119 365.409
Total Kontribusi kepada Negara (Total A dan B) 4.183.925 3.515.020
368 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 371
Laporan
Tahunan 2024
Respon Terhadap Perubahan Arah bunga acuan BI Rate ke titik tertinggi menjadi 6,25%
Kebijakan Moneter sebelum kemudian mulai melakukan pemangkasan.
Hal ini turut membuat imbal hasil surat berharga negara
Tahun 2024 pertumbuhan ekonomi global berada pada bergerak cukup fluktuatif antara 6,4% sampai dengan
kisaran 3,1% turun dari 3,3% pada tahun 2023. Sementara 7,2% sepanjang tahun 2024.
itu tingkat inflasi masih bergerak melemah menuju
kisaran 4,5% dari 6,7% pada tahun 2023. Tingkat inflasi Di tengah ketidakpastian dan volatilitas sepanjang
yang menunjukkan penurunan kemudian direspon tahun 2024, Bank merespon perubahan arah kebijakan
dengan gelombang pemangkasan suku bunga acuan moneter dengan mengoptimalkan kinerja BTN melalui
bank sentral di seluruh belahan dunia. penerapan strategi berikut:
1. Mengurangi durasi portofolio surat berharga melalui
Bank Sentral AS, The Federal Reserve memulai switching surat berharga tenor panjang ke tenor
pemangkasan Fed Fund Rate (FFR) pada bulan pendek untuk meminimalkan dampak volatilitas
September 2024 setelah FFR mencapai titik tertinggi imbal hasil pada valuasi aset surat berharga.
dalam 20 tahun terakhir. Hal ini menjadi salah satu 2. Berinvestasi pada aset surat berharga instrumen
faktor pendorong optimisme pasar. Walaupun demikian operasi moneter tenor pendek yang memberikan
masih terdapat ketidakpastian yang datang dari tensi imbal hasil yang optimal.
geopolitik yang meningkat antara Iran-Israel dan juga 3. Diversifikasi portofolio investasi dengan berinvestasi
Rusia-Ukraina pada semester 2 (dua) tahun ini dan juga pada produk low-risk antara lain reksadana
tahun pemilu di berbagai negara. Kedua faktor tersebut terproteksi.
mendorong volatilitas nilai tukar Rupiah terhadap US 4. Meningkatkan volume dan frekuensi transaksi
Dollar yang terpantau mencapai titik tertinggi dalam 2 dengan nasabah, baik transaksi surat berharga
(dua) tahun terakhir (Rp16.400/USD). maupun forex.
5. Melakukan optimalisasi transaksi derivatif sebagai
Tingkat volatilitas nilai tukar Rupiah yang tinggi mitigasi atas volatilitas nilai tukar.
membuat Bank Indonesia kembali meningkatkan suku
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 369
Page 372
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Transaksi Spot dan Transaksi Derivatif
Transaksi spot dan transaksi derivatif periode tahun 2023-2024 adalah sebagai berikut:
Tabel Laporan Transaksi Spot dan Transaksi Derivatif (dalam jutaan Rupiah)
BANK
2024
No Transaksi
Tujuan Tagihan dan Kewajiban Derivatif
Nilai Notional
Trading Hedging Tagihan Kewajiban
A. TERKAIT DENGAN NILAI TUKAR
1. Spot - - - - -
2. Forward - - - - -
3. Option
a. Jual - - - - -
b. Beli
4. Future - - - - -
5. Swap - - - - -
6. Lainnya (CCS) 1.963.590 - - 102.843 -
B. TERKAIT DENGAN SUKU BUNGA
1. Forward - - - - -
2. Option
a. Jual - - - - -
b. Beli
3. Future - - - - -
4. Swap - - - - -
5. Lainnya - - - - -
C. LAINNYA - - - - -
Jumlah 1.963.590 - - 102.843 -
370 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 373
Laporan
Tahunan 2024
BANK
2023
No Transaksi
Tujuan Tagihan dan Kewajiban Derivatif
Nilai Notional
Trading Hedging Tagihan Kewajiban
A. TERKAIT DENGAN NILAI TUKAR
1. Spot - - - - -
2. Forward - - - - -
3. Option
a. Jual - - - - -
b. Beli
4. Future - - - - -
5. Swap - - - - -
6. Lainnya (CCS) 1.878.434 64.516
B. TERKAIT DENGAN SUKU BUNGA
1. Forward - - - - -
2. Option
a. Jual - - - - -
b. Beli
3. Future - - - - -
4. Swap - - - - -
5. Lainnya - - - - -
C. LAINNYA - - - - -
Jumlah 1.878.434 - - 64.516 -
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 371
Page 374
Analisis dan Pembahasan
Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Laporan Penggunaan Tambahan (2021-2025) yang realisasinya akan berdampak pada
Penyertaan Modal Negara (PMN) kenaikan Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) dan
kebutuhan permodalan BTN. Dengan, memperhatikan
Berdasarkan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik ketentuan mengenai kecukupan modal, diperlukan
Negara Republik Indonesia Nomor PER-2/MBU/03/2023 peningkatan Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk
Tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi memperbaiki struktur modal sekaligus meningkatkan
Signifikan Badan Usaha Milik Negara Tambahan kapasitas usaha melalui peningkatan modal inti
Penyertaan Modal Negara (PMN) adalah pemisahan (Tier 1) agar rasio CAR dapat dijaga sesuai ketentuan.
kekayaan negara dari anggaran pendapatan dan Mempertimbangkan hal-hal tersebut di atas,
belanja negara yang dijadikan modal BUMN dan/atau diharapkan penambahan modal sebesar Rp4,13 triliun
Perseroan Terbatas dan dikelola secara korporasi. melalui mekanisme rights issue/privatisasi dengan PMN
Sesuai ketentuan pada Pasal 110 PER-2/MBU/03/2023: sebesar Rp2,48 triliun dan porsi publik sebesar Rp1,65
(1) Tambahan PMN dilakukan dengan tujuan untuk: triliun. Dengan adanya rights issue/privatisasi tersebut,
a. Memperbaiki struktur permodalan BUMN atau BTN akan mampu mempertahankan kebutuhan modal
Perseroan Terbatas; dan/atau di atas 16% sampai dengan 2025 (di atas Kewajiban
b. Meningkatkan kapasitas usaha BUMN atau Penyediaan Modal Minimum (KPMM) yang disyaratkan
Perseroan Terbatas. OJK, yaitu sebesar 15,40%) serta mencegah terjadinya
(2) Tambahan PMN kepada BUMN sebagaimana dilusi Kepemilikan Negara di bawah 60%.
dimaksud pada ayat (1) digunakan dalam rangka:
a. Melaksanakan penugasan Pemerintah kepada Total Tambahan PMN yang Dialokasikan
BUMN;
b. Melakukan restrukturisasi dan/atau Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 48 Tahun
penyelamatan BUMN; dan/atau 2022 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara
c. Melakukan pengembangan usaha BUMN. Republik Indonesia ke dalam Modal Saham BTN. Total
PMN yang diberikan kepada BTN adalah paling banyak
Dasar Penggunaan Dana PMN sebesar Rp2.480.000.000.000,- (dua triliun empat ratus
delapan puluh miliar rupiah). Dalam pelaksanaan rights
Seluruh dana penambahan PMN sebesar issue/privatisasi tahun 2022 dengan memperhatikan
Rp2.479.999.977.600,- (dua triliun empat ratus tujuh agar kepemilikan saham Pemerintah tetap sebesar
puluh sembilan miliar sembilan ratus sembilan puluh 60% jumlah saham dan harga pelaksanaan rights issue,
sembilan juta sembilan ratus tujuh puluh tujuh ribu maka jumlah PMN yang dicairkan menjadi sebesar
enam ratus Rupiah) ditambah dengan hasil rights issue Rp2.479.999.977.600,- (dua triliun empat ratus tujuh
porsi publik digunakan untuk memperkuat struktur puluh sembilan miliar sembilan ratus sembilan puluh
permodalan BTN dalam meningkatkan penyaluran sembilan juta sembilan ratus tujuh puluh tujuh ribu
jumlah kredit dan/atau pinjaman. enam ratus Rupiah).
Penguatan Permodalan Perseroan Penjelasan Progres Penggunaan Dana
Dalam rangka mendukung peningkatan kapasitas Dana tambahan PMN melalui mekanisme rights issue/
bisnis dan memperkuat peran BTN dalam ekosistem privatisasi dengan PMN sebesar Rp2.479.999.977.600,-
perumahan, terdapat beberapa regulasi yang (dua triliun empat ratus tujuh puluh sembilan miliar
dipertimbangkan salah satunya adalah regulasi sembilan ratus sembilan puluh sembilan juta sembilan
permodalan, di mana dalam kondisi normal BTN perlu ratus tujuh puluh tujuh ribu enam ratus Rupiah) ditambah
menjaga rasio kecukupan modal/Capital Adequacy dengan dana dari publik sebesar Rp1.653.333.318.000
Ratio (CAR) sebesar 15,40%. (satu triliun enam ratus lima puluh tiga miliar tiga
ratus tiga puluh tiga juta tiga ratus delapan belas ribu
Total Investasi yang Diperlukan Rupiah) seluruhnya disetorkan ke dalam modal BTN
setelah dikurangi dengan biaya emisi. Sehingga terjadi
BTN memproyeksikan realisasi pembiayaan unit rumah perubahan struktur modal menjadi sebagai berikut:
(KPR) sebanyak 1,3 juta unit di tahun 2021 hingga tahun
2025, dengan proyeksi peningkatan disbursement
(penyaluran) kredit rata-rata sebesar 21,32% per tahun
372 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 375
Laporan
Tahunan 2024
Sebelum Rights Issue Setelah Rights Issue
Nilai Nominal Rp500,- per saham Nilai Nominal Rp500,- per saham
Jumlah Lembar Jumlah Nilai Jumlah Lembar Jumlah Nilai
Saham Nominal (Rp) Saham Nominal (Rp)
Modal dasar 20.478.432.000 10.239.216.000.000 20.478.432.000 10.239.216.000.000
Jumlah Modal Ditempakan dan Disetorkan
- Pemerintah RI 6.354.000.000 3.177.000.000.000 60,00% 8.420.666.648 4.210.333.324.000 60,00%
- Publik 4.236.000.000 2.118.000.000.000 40,00% 5.613.777.765 2.806.888.882.500 40,00%
10.590.000.000 5.295.000.000.000 100,00% 14.034.444.413 7.017.222.206.500 100,00%
Sisa Saham dalam 6.443.987.587 3.221.993.793.500
9.888.432.000 4.944.216.000.000
portepel
*) Berdasarkan Perubahan Anggaran Dasar No: 08, tanggal 8 April 2021
Saham yang akan diterbitkan merupakan sisa saham dalam portepel, Hasil Pelaksanaan Rights Issue BBTN yang terserap seluruhnya
di mana posisi terdapat 9.888.432.00 miliar lembar saham menjadikan sisa saham dalam portepel menjadi 6.443.987.587 lembar
Kendala Rencana dan Tindak Lanjut
Adapun beberapa kendala atas pelaksanaan rights Namun demikian, hal tersebut dapat diselesaikan
issue/privatisasi adalah sebagai berikut: dengan beberapa tindak lanjut dari tim privatisasi yaitu:
- Proses pelaksanaan yang cukup ketat selama - Melakukan monitoring yang ketat atas pelaksanaan
kurang lebih 3 (tiga) bulan, sejak pelaksanaan kick progress rights issue/privatisasi secara mingguan
off meeting lembaga dan/atau profesi penunjang dan memastikan bahwa pelaksanaan telah berjalan
pada tanggal 3 Oktober 2022. Mengingat PMN dengan tepat waktu.
menggunakan APBN Anggaran Tahun 2022, proses - Koordinasi secara intens dengan tim sales sekuritas
rights issue harus terlaksana pada tahun 2022. terkait dengan minat investor asing yang akan
- Trading period berlangsung mulai tanggal melakukan exercise rights issue BBTN sejak awal.
28 Desember 2023 sampai dengan
5 Januari 2023. Proses trading period yang
berjalan pada penghujung tahun 2022 tersebut,
menyebabkan transaksi rights issue BBTN cukup
sepi pada 3 (tiga) hari perdagangan pertama. Hal
tersebut dikarenakan banyak investor asing dan
beberapa fund manager yang telah menyelesaikan
semua transaksi untuk aksi korporasi perdagangan
tahun 2022.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 373
Page 376
INFORMASI EKSPOSUR RISIKO DAN PERMODALAN Perseroan senantiasa menghubungkan tujuan keuangan dan kecukupan modal terhadap risiko sehingga bisnis Perseroan sejalan dengan permodalan dan persyaratan likuiditas. 374 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 377
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 375
Page 378
Informasi Eksposur Risiko
dan Permodalan
Sesuai dengan kompleksitas usahanya, Bank telah Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
mengelola 8 (delapan) jenis risiko yaitu risiko kredit, risiko (POJK) Nomor 37/POJK.03/2019 Tentang Transparansi
likuiditas, risiko pasar, risiko operasional, risiko hukum, dan Publikasi Laporan Bank Pasal 25 ayat (1) b. Bank
risiko reputasi, risiko stratejik dan risiko kepatuhan. Namun wajib menambahkan laporan informasi eksposur risiko
bagian ini hanya menjelaskan tentang praktik manajemen dan permodalan pada laporan publikasi keuangan dan
risiko untuk risiko kredit, risiko pasar, risiko operasional, informasi kinerja keuangan tahunan.
dan risiko likuiditas. Sedangkan untuk penjelasan terkait
dengan jenis - jenis risiko lainnya disajikan dalam
bagian Profil Risiko dan Pengelolaannya pada Corporate
Governance dalam Laporan Tahunan ini.
Risiko
Kredit
Sebagai bagian dari pengelolaan risiko kredit, Bank objektif, serta monitoring yang tersentralisasi. Bank
secara teratur meninjau dan memperbarui Pedoman juga mulai menerapkan Portfolio Guideline untuk Kredit
Kebijakan Kredit dan Pembiayaan untuk kredit Bank dan Wholesale dan sedang dikembangkan untuk segmen
pembiayaan sebagai bagian dari proses penilaian risiko. SME dan Syariah Komersial sebagai pengendalian risiko
Eksposur Risiko Kredit dipantau sejak proses pemberian konsentrasi kredit dengan tetap mengedepankan asas
kredit sampai dengan jatuh tempo kredit. Pemantauan prudent dan governance.
dan pengendalian risiko kredit di antaranya dengan
mengevaluasi eksposur risiko kredit terhadap limit risiko Pada kredit konsumer, proses pengendalian risiko
kredit (Risk Appetite and Risk Tolerance). Direksi juga kredit dilakukan melalui sistem iLoan Konsumer yang
selalu memberikan arahan kepada seluruh pegawai dilengkapi dengan Credit Scoring Model (CSM), saat ini
agar dalam penerapan pencapaian kinerja dan tetap sedang dilakukan pengembangan pada credit scoring
berpedoman pada Good Corporate Governance, aspek model Bank. Pengelolaan debitur kredit konsumer Kol
Kepatuhan terhadap SOP, ketentuan regulator yang - 2 dan NPL dilakukan oleh Satuan Kerja Consumer
berlaku serta senantiasa meningkatkan pengendalian Collection and Remedial sedangkan untuk kredit
internal (internal control), yang diimplementasikan oleh komersial dilakukan oleh Satuan Kerja Commercial
seluruh unit kerja. Asset Management.
Bank secara aktif melakukan Forum Portfolio Quality Sebagai tindak lanjut penerapan Pilar 1 Basel II, Bank
Review bersama Direksi, Divisi, CBC, Kantor Cabang mengimplementasikan pengukuran risiko kredit
secara bulanan atau bila diminta sewaktu-waktu dengan menggunakan Standardized Approach sesuai
sebagai upaya memberikan gambaran terkini dengan ketentuan SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tanggal
mengenai posisi dan kualitas kredit baik secara 7 Oktober 2021 perihal Perhitungan Aset Tertimbang
bankwide maupun per segmentasi kredit. Dalam Menurut Risiko (ATMR) untuk Risiko Kredit dengan
hal peningkatan proses pengambilan keputusan menggunakan Pendekatan Standar bagi Bank Umum
pemberian kredit, Bank juga melakukan pembentukan yang telah efektif diberlakukan pada Januari 2023.
komite kredit melalui Rapat Komite Kredit disertai
dengan sentralisasi proses kredit. Pada segmen Uraian terkait pengungkapan tagihan bersih
kredit komersial, Bank telah mengimplementasikan berdasarkan wilayah, tagihan bersih berdasarkan sisa
Commercial Banking Center (CBC) dimana CBC jangka waktu kontrak, tagihan bersih berdasarkan sektor
berfungsi sebagai sentralisasi pemrosesan kredit ekonomi, tagihan dan pencadangan berdasarkan
komersial. Pada segmen SME, Bank juga sedang wilayah, tagihan dan pencadangan berdasarkan sektor
melakukan implementasi SPU (Sentra Proses UMKM) ekonomi, serta rincian mutasi Cadangan Kerugian
sebagai upaya perbaikan proses dan pengelolaan Penurunan Nilai (CKPN) digambarkan dalam tabel
kredit UMKM untuk meningkatkan produktivitas, sebagai berikut:
perbaikan kualitas putusan kredit yang tersentral dan
376 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 379
Laporan
Tahunan 2024
Tabel Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah per 31 Desember 2024
dan 31 Desember 2023 (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
No Kategori Portofolio
Jawa Non-
Jabodetabek Sumatera Lain-lain* Jumlah
Jabodetabek
1 Tagihan kepada Pemerintah 68.371.436 - - - 68.371.436
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 17.196.687 - - - 17.196.687
Tagihan Kepada Bank Pembangunan
3 Multilateral dan Lembaga - - - - -
Internasional
4 Tagihan Kepada Bank 6.367.595 - 201 - 6.367.795
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - -
Tagihan Kepada Perusahaan Efek
6 dan Lembaga Jasa Keuangan 24.195 - - - 24.195
Lainnya
Tagihan berupa Surat Berharga/
7 Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan - - - - -
Instrumen Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal 118.332.500 75.754.252 44.629.531 47.459.038 286.175.321
9 Kredit Beragun Properti Komersial 2.701.783 2.009.038 1.190.145 827.760 6.728.726
Kredit untuk Pengadaan Tanah,
10 11.104.214 4.175.102 1.498.692 1.177.467 17.955.476
Pengelolaan Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan 636.415 648.216 269.615 462.238 2.016.484
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha
12 2.503.639 2.069.198 1.221.528 2.438.639 8.233.004
Kecil dan Portofolio Ritel
13 Tagihan Kepada Korporasi 14.589.622 2.483.507 200.134 2.540.386 19.813.649
14 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo 2.989.750 1.600.445 1.001.290 973.132 6.564.617
15 Aset Lainnya 9.589.353 3.169.722 1.021.140 1.487.854 15.268.069
Total 254.407.188 91.909.481 51.032.276 57.366.516 454.715.460
* Lain-lain terdiri dari Kalimantan, Sulawesi, Bali, Maluku dan Papua
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
No Kategori Portofolio
Jawa Non-
Jabodetabek Sumatera Lain-lain* Jumlah
Jabodetabek
1 Tagihan kepada Pemerintah 85.096.880 - - - 85.096.880
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 16.258.302 - - - 16.258.302
Tagihan Kepada Bank Pembangunan
3 Multilateral dan Lembaga - - - - -
Internasional
4 Tagihan Kepada Bank 3.585.265 - 200 - 3.585.466
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - -
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 377
Page 380
Informasi Eksposur Risiko
dan Permodalan
31 Desember 2023
No Kategori Portofolio
Jawa Non-
Jabodetabek Sumatera Lain-lain* Jumlah
Jabodetabek
Tagihan Kepada Perusahaan Efek
6 dan Lembaga Jasa Keuangan 21.184 - - - 21.184
Lainnya
Tagihan berupa Surat Berharga/
7 Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan - - - - -
Instrumen Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal 84.877.769 96.502.378 39.892.528 47.431.589 268.704.264
9 Kredit Beragun Properti Komersial 1.785.515 2.258.633 1.040.216 859.089 5.943.455
Kredit untuk Pengadaan Tanah,
10 6.875.579 6.682.179 1.119.130 1.193.983 15.870.870
Pengelolaan Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan 595.920 836.300 296.635 544.809 2.273.664
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha
12 1.617.979 1.991.362 873.226 2.266.915 6.749.481
Kecil dan Portofolio Ritel
13 Tagihan Kepada Korporasi 12.973.940 5.553.904 187.497 332.616 19.047.958
14 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo 1.876.514 2.572.446 1.240.140 1.134.025 6.823.125
15 Aset Lainnya 8.426.922 2.836.119 916.336 1.328.134 13.507.510
Jumlah 223.991.770 119.233.322 45.565.907 55.091.160 443.882.159
* Lain-lain terdiri dari Kalimantan, Sulawesi, Bali, Maluku dan Papua
Tabel Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak
per 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023 (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
No. Kategori Portofolio*)
> 1 tahun s.d > 3 tahun Non
<1 tahun >5 tahun Jumlah
3 tahun s.d 5 tahun Kontraktual
Tagihan kepada
1 12.657.810 19.401.019 811.079 35.501.528 - 68.371.436
Pemerintah
Tagihan Kepada Entitas
2 28.049 5.468.993 - 11.699.645 - 17.196.687
Sektor Publik
Tagihan Kepada
Bank Pembangunan
3 - - - - - -
Multilateral dan Lembaga
Internasional
4 Tagihan Kepada Bank - 6.367.595 - - 201 6.367.795
Tagihan berupa Covered
5 - - - - - -
Bond
Tagihan Kepada
Perusahaan Efek dan
6 - - - 24.195 - 24.195
Lembaga Jasa Keuangan
Lainnya
Tagihan berupa Surat
Berharga/Piutang
7 - - - - - -
Subordinasi, Ekuitas, dan
Instrumen Modal Lainnya
Kredit Beragun Rumah
8 42.875 483.166 1.270.875 - 286.175.321
Tinggal 284.378.404
378 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 381
Laporan
Tahunan 2024
31 Desember 2024
No. Kategori Portofolio *)
> 1 tahun s.d > 3 tahun Non
<1 tahun >5 tahun Jumlah
3 tahun s.d 5 tahun Kontraktual
Kredit Beragun Properti
9 1.191 766.753 3.660 5.957.122 - 6.728.726
Komersial
Kredit untuk Pengadaan
10 Tanah, Pengelolaan Tanah, 348.639 3.056.141 207.958 14.342.737 - 17.955.476
dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan - 1.733 - 2.014.751 - 2.016.484
Tagihan Kepada Usaha
12 Mikro, Usaha Kecil dan 64.289 711.309 51.494 7.405.912 - 8.233.004
Portofolio Ritel
13 Tagihan Kepada Korporasi 9.119 4.721.383 8.400 15.074.747 - 19.813.649
Tagihan Yang Telah Jatuh
14 10.108 23.477 5.965 6.525.067 - 6.564.617
Tempo
15 Aset Lainnya - - - - 15.268.069 15.268.069
Jumlah 13.162.081 41.001.570 2.359.432 382.924.108 15.268.270 454.715.460
*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit
Dengan Menggunakan Pendekatan Standar Bagi Bank Umum.
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
No. Kategori Portofolio **)
> 1 tahun s.d > 3 tahun Non
<1 tahun >5 tahun Jumlah
3 tahun s.d 5 tahun Kontraktual
Tagihan kepada
1 15.151.432 269.429 261.182 69.336.021 78.815 85.096.880
Pemerintah
Tagihan Kepada Entitas
2 30.435 4.586.955 2.644.791 8.996.121 - 16.258.302
Sektor Publik
Tagihan Kepada
Bank Pembangunan
3 - - - - - -
Multilateral dan Lembaga
Internasional
4 Tagihan Kepada Bank - 3.585.265 - - 200 3.585.466
Tagihan berupa Covered
5 - - - - - -
Bond
Tagihan Kepada
Perusahaan Efek dan
6 - - 21.184 - - 21.184
Lembaga Jasa Keuangan
Lainnya
Tagihan berupa Surat
Berharga/Piutang
7 - - - - - -
Subordinasi, Ekuitas, dan
Instrumen Modal Lainnya
Kredit Beragun Rumah
8 40.747 465.866 1.290.499 266.907.152 - 268.704.264
Tinggal
Kredit Beragun Properti
9 879 719.292 2.752.187 2.471.097 - 5.943.455
Komersial
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 379
Page 382
Informasi Eksposur Risiko
dan Permodalan
31 Desember 2023
No. Kategori Portofolio **)
> 1 tahun s.d > 3 tahun Non
<1 tahun >5 tahun Jumlah
3 tahun s.d 5 tahun Kontraktual
Kredit untuk Pengadaan
10 Tanah, Pengelolaan Tanah, 170.165 2.910.150 5.153.943 7.636.612 - 15.870.870
dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan - 2.967 36.190 2.234.508 - 2.273.664
Tagihan Kepada Usaha
12 Mikro, Usaha Kecil dan 13.846 659.235 1.462.900 4.613.500 - 6.749.481
Portofolio Ritel
Tabel Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi
per 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023
31 Desember 2024
Tagihan
Tagihan Tagihan Kepada
Kepada Bank Tagihan
Tagihan Kepada Tagihan Perusahaan Efek
Pembangunan berupa
No. Sektor Ekonomi *) kepada Entitas Kepada dan Lembaga
Multilateral Covered
Pemerintah Sektor Bank Jasa Keuangan
dan Lembaga Bond
Publik Lainnya
Internasional
Pertanian, Perburuan,
1 - - - - - -
Kehutanan
2 Perikanan - - - - - -
Pertambangan dan
3 - - - - - -
Penggalian
4 Industri Pengolahan - - - - - -
5 Listrik, Gas dan Air - 6.893.483 - - - -
6 Konstruksi 42.064.890 597.243 - - - -
Perdagangan Besar dan
7 - 3.259.631 - - - 24.195
Eceran
Penyediaan Akomodasi
8 dan Penyediaan Makanan - - - - - -
Minum
Transportasi, Pergudangan
9 - 5.207.448 - - - -
dan Komunikasi
10 Perantara Keuangan 26.306.546 139.831 - 6.367.795 - -
Real Estate, Usaha
11 Persewaan dan Jasa - - - - - -
Perusahaan
Administrasi
12 Pemerintahan, Pertahanan - - - - - -
dan Jaminan Sosial Wajib
13 Jasa Pendidikan - - - - - -
Jasa Kesehatan dan
14 - - - - - -
Kegiatan Sosial
380 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 383
Laporan
Tahunan 2024
31 Desember 2023
No. Kategori Portofolio **)
> 1 tahun s.d > 3 tahun Non
<1 tahun >5 tahun Jumlah
3 tahun s.d 5 tahun Kontraktual
13 Tagihan Kepada Korporasi 244.092 5.289.012 842.170 12.672.684 - 19.047.958
Tagihan Yang Telah Jatuh
14 3.619 67.820 771.847 5.979.840 - 6.823.125
Tempo
15 Aset Lainnya - - - - 13.507.510 13.507.510
Jumlah 15.655.214 18.555.991 15.236.892 380.847.535 13.586.526 443.882.159
**) Mengacu pada SE OJK No. 42/SEOJK.03/2016 tentang Pedoman Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan
Menggunakan Pendekatan Standar.
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan
Tagihan berupa
Kredit untuk Kepada
Surat Berharga/
Kredit Kredit Pengadaan Usaha Tagihan
Piutang Kredit Tagihan
Beragun Beragun Tanah, Mikro, Yang Telah Aset
Subordinasi, Pegawai/ Kepada
Rumah Properti Pengelolaan Usaha Jatuh Lainnya
Ekuitas, dan Pensiunan Korporasi
Tinggal Komersial Tanah, dan Kecil dan Tempo
Instrumen
Konstruksi Portofolio
Modal Lainnya
Ritel
- - - - - 132.337 - 619 -
- - - - - 7.533 - - -
- - - - - 3.031 2.608.392 4.310 -
- - - 20.406 - 107.229 3.684.835 15.020 -
- - - - - 16.096 83.114 1.680 -
- 1.891 1.701.964 17.422.040 - 110.033 3.917.205 532.076 -
- - 364.172 455.565 - 1.023.465 757.942 46.593 -
- - - - - 346.919 624.716 909 -
- - - - - 188.855 880.155 14.898 -
- - - - - 1.660 332.422 176 -
- - 3.968.819 57.465 - 166.627 4.984.505 241.118 -
- - - - - - - - -
- - - - - 7.614 188.290 2.236 -
- - - - - 35.807 561.496 - -
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 381
Page 384
Informasi Eksposur Risiko
dan Permodalan
Tagihan
Tagihan Tagihan Kepada
Kepada Bank Tagihan
Tagihan Kepada Tagihan Perusahaan Efek
Pembangunan berupa
No. Sektor Ekonomi *) kepada Entitas Kepada dan Lembaga
Multilateral Covered
Pemerintah Sektor Bank Jasa Keuangan
dan Lembaga Bond
Publik Lainnya
Internasional
Jasa Kemasyarakatan,
15 Sosial Budaya, Hiburan - - - - - -
dan Perorangan Lainnya
Jasa Perorangan yang
16 - 1.099.051 - - - -
Melayani Rumah Tangga
Badan Internasional dan
17 Badan Ekstra Internasional - - - - - -
Lainnya
Kegiatan yang Belum Jelas
18 - - - - - -
Batasannya
19 Bukan Lapangan Usaha - - - - - -
20 Lainnya - - - - - -
Jumlah 68.371.436 17.196.687 - 6.367.795 - 24.195
*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
Standar Bagi Bank Umum.
31 Desember 2023
Tagihan
Tagihan Tagihan Kepada
Kepada Bank Tagihan
Tagihan Kepada Tagihan Perusahaan Efek
Pembangunan berupa
No. Sektor Ekonomi *)
kepada Entitas Kepada dan Lembaga
Multilateral Covered
Pemerintah Sektor Bank Jasa Keuangan
dan Lembaga Bond
Publik Lainnya
Internasional
Pertanian, Perburuan,
1 - 24.735 - - - -
Kehutanan
2 Perikanan - - - - - -
Pertambangan dan
3 - - - - - -
Penggalian
4 Industri Pengolahan - - - - - -
5 Listrik, Gas dan Air - 4.062.541 - - - -
6 Konstruksi 67.820.260 1.957.351 - - - -
Perdagangan Besar dan
7 - 5.403.719 - - - 21.184
Eceran
Penyediaan Akomodasi
8 dan Penyediaan Makanan - - - - - -
Minum
Transportasi, Pergudangan
9 - 3.531.548 - - - -
dan Komunikasi
10 Perantara Keuangan 17.197.805 468.280 - 3.585.466 - -
Real Estate, Usaha
11 Persewaan dan Jasa - - - - - -
Perusahaan
382 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 385
Laporan
Tahunan 2024
Tagihan
Tagihan berupa
Kredit untuk Kepada
Surat Berharga/
Kredit Kredit Pengadaan Usaha Tagihan
Piutang Kredit Tagihan
Beragun Beragun Tanah, Mikro, Yang Telah Aset
Subordinasi, Pegawai/ Kepada
Rumah Properti Pengelolaan Usaha Jatuh Lainnya
Ekuitas, dan Pensiunan Korporasi
Tinggal Komersial Tanah, dan Kecil dan Tempo
Instrumen
Konstruksi Portofolio
Modal Lainnya
Ritel
- - - - - 11.284 13.600 - -
- 246.109.364 645.630 - 2.016.484 4.927.797 1.176.977 5.498.187 -
- - - - - - - - -
- - 7.790 - - 954.954 - 12.011 -
- 40.064.066 40.352 - - 191.722 - 194.784 -
- - - - - 42 - - 15.268.069
- 286.175.321 6.728.726 17.955.476 2.016.484 8.233.004 19.813.649 6.564.617 15.268.069
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan
Tagihan berupa
Kredit untuk Kepada
Surat Berharga/
Kredit Kredit Pengadaan Usaha Tagihan
Piutang Kredit Tagihan
Beragun Beragun Tanah, Mikro, Yang Telah Aset
Subordinasi, Pegawai/ Kepada
Rumah Properti Pengelolaan Usaha Jatuh Lainnya
Ekuitas, dan Pensiunan Korporasi
Tinggal Komersial Tanah, dan Kecil dan Tempo
Instrumen
Konstruksi Portofolio
Modal Lainnya
Ritel
- - - - - 32.000 43.000 78 -
- - - - - 8.681 - - -
- - - - - 2.032 3.163.404 5.132 -
- - - 17.937 - 69.817 603.374 975 -
- - - - - 28.027 1.928.798 642 -
- 58.818 3.765.987 15.494.003 - 157.178 5.947.347 2.565.174 -
- - 446.324 229.725 - 1.184.037 854.437 49.739 -
- - - - - 187.829 236.189 26.361 -
- - - - - 38.501 596.845 1.306 -
- - - - - 1.698 1.354.244 614 -
- - 1.252.400 72.329 - 76.050 1.858.942 159.964 -
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 383
Page 386
Informasi Eksposur Risiko
dan Permodalan
Tagihan
Tagihan Tagihan Kepada
Kepada Bank Tagihan
Tagihan Kepada Tagihan Perusahaan Efek
Pembangunan berupa
No. Sektor Ekonomi *) kepada Entitas Kepada dan Lembaga
Multilateral Covered
Pemerintah Sektor Bank Jasa Keuangan
dan Lembaga Bond
Publik Lainnya
Internasional
Administrasi
12 Pemerintahan, Pertahanan - - - - - -
dan Jaminan Sosial Wajib
13 Jasa Pendidikan - - - - - -
Jasa Kesehatan dan
14 - - - - - -
Kegiatan Sosial
Jasa Kemasyarakatan,
15 Sosial Budaya, Hiburan - - - - - -
dan Perorangan Lainnya
Jasa Perorangan yang
16 - - - - - -
Melayani Rumah Tangga
Badan Internasional dan
17 Badan Ekstra Internasional - - - - - -
Lainnya
Kegiatan yang Belum Jelas
18 - - - - - -
Batasannya
19 Bukan Lapangan Usaha - - - - - -
20 Lainnya 78.815 810.128 - - - -
Jumlah 85.096.880 16.258.302 - 3.585.466 - 21.184
**) Mengacu pada SE OJK No. 42/SEOJK.03/2016 tentang Pedoman Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan
Menggunakan Pendekatan Standar.
Tabel Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah
per 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023
31 Desember 2024
No. Kategori Portofolio
Jawa Non-
Jabodetabek Sumatera Lain-lain*
Jabodetabek
1 Tagihan 267.739.802 96.290.749 53.332.831 60.025.744
Tagihan yang mengalami
2 peningkatan dan pemburukan 6.722.094 2.596.332 1.307.658 1.087.390
risiko kredit (Stage 2 dan Stage 3)
a. Belum jatuh tempo 4.472.749 1.805.700 746.964 599.238
b. Telah jatuh tempo 2.249.345 790.632 560.694 488.152
Cadangan Kerugian Penurunan
3 4.740.367 2.125.929 935.177 887.238
Nilai (CKPN) - Individual
Cadangan Kerugian Penurunan
4 2.473.381 1.021.832 559.281 319.327
Nilai (CKPN) - Kolektif
5 Tagihan yang dihapus buku 1.596.400 875.171 475.909 517.282
* Lain-lain terdiri dari Kalimantan, Sulawesi, Bali, Maluku
384 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 387
Laporan
Tahunan 2024
Tagihan
Tagihan berupa
Kredit untuk Kepada
Surat Berharga/
Kredit Kredit Pengadaan Usaha Tagihan
Piutang Kredit Tagihan
Beragun Beragun Tanah, Mikro, Yang Telah Aset
Subordinasi, Pegawai/ Kepada
Rumah Properti Pengelolaan Usaha Jatuh Lainnya
Ekuitas, dan Pensiunan Korporasi
Tinggal Komersial Tanah, dan Kecil dan Tempo
Instrumen
Konstruksi Portofolio
Modal Lainnya
Ritel
- - - - - - 1.488.237 - -
- - - - - 17.085 148.861 2.907 -
- - - - - 32.585 43.975 - -
- - - - - 58.206 89.962 3.932 -
- 217.374.674 376.690 - 9.298 28.251 - 3.165.825 -
- - - - - - - - -
- - - - - 124.587 458.492 991 -
- 34.009.517 35.897 56.877 - 163.255 - - -
- 17.261.254 66.156 - 2.264.366 4.539.662 231.851 839.484 13.507.510
- 268.704.264 5.943.455 15.870.870 2.273.664 6.749.481 19.047.958 6.823.125 13.507.510
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
Jawa Non-
Jumlah Jabodetabek Sumatera Lain-lain* Jumlah
Jabodetabek
477.389.127 238.015.051 126.378.439 48.205.950 58.355.472 470.954.911
11.713.473 6.024.136 5.319.970 1.381.640 1.384.564 14.110.311
7.624.651 4.540.865 3.538.582 657.922 723.765 9.461.134
4.088.823 1.483.270 1.781.389 723.719 660.799 4.649.177
8.688.711 4.180.045 4.578.686 1.097.470 1.190.983 11.047.183
4.373.821 2.359.610 1.343.496 554.279 335.980 4.593.364
3.464.763 1.024.638 1.230.976 288.977 514.982 3.059.573
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 385
Page 388
Informasi Eksposur Risiko
dan Permodalan
Tabel Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi
per 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023
31 Desember 2024
Tagihan yang Mengalami
No. Sektor Ekonomi Penurunan Nilai
CKPN - CKPN -
Tagihan
Individual Kolektif
Belum Jatuh Telah Jatuh
Tempo Tempo
Pertanian, Perburuan,
1 181.457 714 148 190 672
Kehutanan
2 Perikanan 10.302 129 - 15 112
Pertambangan dan
3 2.214.612 1.523 5.264 5.310 1.424
Penggalian
4 Industri Pengolahan 3.330.991 32.110 10.676 11.163 35.550
5 Listrik, Gas dan Air 7.558.835 11.011 1.459 1.609 10.911
6 Konstruksi 31.191.047 2.013.399 1.709.739 2.335.040 1.725.177
Perdagangan Besar dan
7 6.222.408 126.690 79.933 91.854 118.877
Eceran
Penyediaan Akomodasi
8 dan Penyediaan Makanan 1.004.355 5.210 430 592 5.048
Minum
Transportasi, Pergudangan
9 6.661.637 188.719 14.668 80.134 121.664
dan Komunikasi
10 Perantara Keuangan 21.255.053 2.396 872 865 13.630
Real Estate, Usaha
11 Persewaan dan Jasa 8.891.590 776.301 100.324 105.275 780.637
Perusahaan
Administrasi Pemerintahan,
12 Pertahanan dan Jaminan 5.294.286 - - - -
Sosial Wajib
13 Jasa Pendidikan 176.201 45.211 2.133 2.114 51.219
Jasa Kesehatan dan
14 523.740 2.359 - - 2.842
Kegiatan Sosial
Jasa Kemasyarakatan,
15 Sosial Budaya, Hiburan dan 26.935 641 - 313 323
Perorangan Lainnya
Jasa Perorangan yang
16 338.063.048 4.415.847 2.157.403 5.284.036 1.237.821
Melayani Rumah Tangga
Badan Internasional dan
17 Badan Ekstra Internasional - 443 2.733 2.711 440
Lainnya
Kegiatan yang Belum Jelas
18 1.327.359 1.836 1.415 1.631 1.605
Batasannya
19 Bukan Lapangan Usaha 41.275.991 - - 727.211 152.390
20 Lainnya 2.179.282 112 1.625 38.647 113.480
Jumlah 477.389.127 7.624.651 4.088.823 8.688.711 4.373.821
386 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 389
Laporan
Tahunan 2024
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
Tagihan yang Mengalami
Penurunan Nilai
Tagihan yang CKPN - CKPN - Tagihan yang
Tagihan
Dihapus Buku Individual Kolektif Dihapus Buku
Belum Jatuh Telah Jatuh
Tempo Tempo
1.346 104.807 82 61 62 353 711
13 8.531 78 - 50 29 -
1.746 1.838.446 71 5.917 5.917 109 -
10.693 568.210 1.057 5.108 5.749 578 -
871 5.006.747 4.745 502 502 4.853 2.211
1.371.725 34.410.098 3.657.557 2.598.159 4.578.642 1.917.858 871.721
39.569 5.266.181 7.387 39.458 40.977 9.501 12.678
3.117 484.604 197.451 28.320 29.044 196.761 631
16.298 4.356.782 233.831 1.129 7.182 227.778 3.948
670 20.084.700 293 11 68 8.170 -
17.621 3.663.500 804.534 108.894 506.186 417.043 8.136
- 1.180.000 6.120 - - 6.120 -
- 152.383 73.419 640 1.036 78.211 1.223
307 68.094 186 - - 736 760
- 130.203 637 70 197 510 409
1.750.226 214.100.606 4.115.658 1.431.516 4.482.671 1.064.503 1.125.415
478 - - - - - -
700 448.589 545 838 852 1.165 3.922
249.384 34.879.361 - - 734.042 330.526 224.726
- 144.203.071 357.482 428.556 654.007 328.560 803.083
3.464.763 470.954.911 9.461.134 4.649.177 11.047.183 4.593.364 3.059.573
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 387
Page 390
Informasi Eksposur Risiko
dan Permodalan
Tabel Pengungkapan Rincian Mutasi Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN)
per 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024 31 Desember 2023
No. Keterangan
CKPN CKPN CKPN CKPN
Individual Kolektif Individual Kolektif
1 Saldo awal CKPN 10.354.262 3.007.083 11.055.864 4.623.340
Pembentukan (pemulihan) CKPN pada periode berjalan
2 504.547 2.098.781 2.246.783 696.116
(Net)
2.a. Pembentukan CKPN pada periode berjalan 442.190 1.269.371 2.246.783 696.116
2.b. Pemulihan CKPN pada periode berjalan 62.357 829.411 - -
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Kategori Portofolio dan Skala Peringkat dan Risiko Kredit Pihak Lawan
(Counterparty Credit Risk) dijabarkan sebagai berikut:
Tabel Tagihan Bersih Berdasarkan Kategori Portofolio dan Skala Peringkat
31 Desember 2024
Tagihan Bersih
Lembaga
Peringkat Jangka Panjang
Pemeringkat
Standards and BBB+ s.d
AAA AA+ s.d AA- A+ s.d A-
Poor’s BBB-
BBB+ s.d
Fitch Ratings AAA AA+ s.d AA- A+ s.d A-
BBB-
No Kategori Portofolio
Baa1 s.d
Moody’s Aaa Aa1 s.d Aa3 A1 s.d A3
Baa3
AA+ (idn) BBB+(idn)
PT Fitch Ratings A+(idn) s.d
AAA (idn) s.d AA- s.d BBB-
Indonesia A-(idn)
(idn) (idn)
PT Pemeringkat idAA+ s.d idA+ s.d idBBB+ s.d
idAAA
Efek Indonesia idAA- idA- idBBB-
1 Tagihan kepada Pemerintah 100.145 - - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 5.032.253 550.209 840.995 8.416.253
Tagihan Kepada Bank Pembangunan
3 - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank - - 5.866.751 -
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - -
Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan
6 - - - -
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang
7 Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen Modal - - - -
Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal - - - -
9 Kredit Beragun Properti Komersial - - - -
Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengelolaan
10 - - - -
Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan - - - -
388 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 391
Laporan
Tahunan 2024
31 Desember 2024 31 Desember 2023
No. Keterangan
CKPN CKPN CKPN CKPN
Individual Kolektif Individual Kolektif
CKPN yang digunakan untuk melakukan hapus buku atas
3 (2.170.099) (732.043) (2.255.465) (726.092)
tagihan pada periode berjalan
4 Pembentukan (pemulihan) lainnya pada periode berjalan - - - -
Saldo Akhir CKPN 8.688.711 4.373.821 11.047.183 4.593.364
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan Bersih
Peringkat Jangka Panjang Peringkat Jangka Pendek
kurang dari Kurang dari
BB+ s.d BB- B+ s.d B- A-1 A-2 A-3
B- A-3
kurang dari Kurang dari
BB+ s.d BB- B+ s.d B- F1 s.d F1 F2 F3
B- F3
Tanpa
Jumlah
kurang dari Kurang dari Peringkat
Ba1 s.d Ba3 B1 s.d B3 p-1 p-2 p-3
B3 P-3
BB+(idn) s.d B+(idn) s.d kurang dari F1+(idn) s.d Kurang dari
F2(idn) F3(idn)
BB-(idn) B-(idn) B-(idn) F1(idn) F3(idn)
idBB+ s.d idB+ s.d kurang dari idA3 s.d id Kurang dari
idA1 idA2
idBB- idB- idB- A4 idA4
- - - - - - - 68.271.291 68.371.436
272.246 593.205 - - - - - 1.491.526 17.196.687
- - - - - - - - -
- - - 500.843 - - - 201 6.367.795
- - - - - - - - -
- - - 24.195 - - - - 24.195
- - - - - - - - -
- - - - - - - 286.175.321 286.175.321
- - - - - - - 6.728.726 6.728.726
- - - - - - - 17.955.476 17.955.476
- - - - - - - 2.016.484 2.016.484
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 389
Page 392
Informasi Eksposur Risiko
dan Permodalan
Tagihan Bersih
Lembaga
Peringkat Jangka Panjang
Pemeringkat
Standards and BBB+ s.d
AAA AA+ s.d AA- A+ s.d A-
Poor’s BBB-
BBB+ s.d
Fitch Ratings AAA AA+ s.d AA- A+ s.d A-
BBB-
No Kategori Portofolio
Baa1 s.d
Moody’s Aaa Aa1 s.d Aa3 A1 s.d A3
Baa3
AA+ (idn) BBB+(idn)
PT Fitch Ratings A+(idn) s.d
AAA (idn) s.d AA- s.d BBB-
Indonesia A-(idn)
(idn) (idn)
PT Pemeringkat idAA+ s.d idA+ s.d idBBB+ s.d
idAAA
Efek Indonesia idAA- idA- idBBB-
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil
12 - - - -
dan Portofolio Ritel
13 Tagihan Kepada Korporasi 4.734.401 526.045 7.085.316 -
14 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo - - - -
15 Aset Lainnya - - - -
*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan
Pendekatan Standar Bagi Bank Umum.
31 Desember 2023
Tagihan Bersih
Lembaga
Peringkat Jangka Panjang
Pemeringkat
Standards and BBB+ s.d
AAA AA+ s.d AA- A+ s.d A-
Poor’s BBB-
BBB+ s.d
Fitch Ratings AAA AA+ s.d AA- A+ s.d A-
BBB-
No Kategori Portofolio
Baa1 s.d
Moody’s Aaa Aa1 s.d Aa3 A1 s.d A3
Baa3
AA+ (idn) BBB+(idn)
PT Fitch Ratings A+(idn) s.d
AAA (idn) s.d AA- s.d BBB-
Indonesia A-(idn)
(idn) (idn)
PT Pemeringkat idAA+ s.d idA+ s.d idBBB+ s.d
idAAA
Efek Indonesia idAA- idA- idBBB-
1 Tagihan kepada Pemerintah - - - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 2.332.828 4.060.685 601.890 6.882.528
Tagihan Kepada Bank Pembangunan
3 - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank - - - -
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - -
Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan
6 - - - -
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang
7 Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen Modal - - - -
Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal - - - -
390 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 393
Laporan
Tahunan 2024
Tagihan Bersih
Peringkat Jangka Panjang Peringkat Jangka Pendek
kurang dari Kurang dari
BB+ s.d BB- B+ s.d B- A-1 A-2 A-3
B- A-3
kurang dari Kurang dari
BB+ s.d BB- B+ s.d B- F1 s.d F1 F2 F3
B- F3
Tanpa
Jumlah
kurang dari Kurang dari Peringkat
Ba1 s.d Ba3 B1 s.d B3 p-1 p-2 p-3
B3 P-3
BB+(idn) s.d B+(idn) s.d kurang dari F1+(idn) s.d Kurang dari
F2(idn) F3(idn)
BB-(idn) B-(idn) B-(idn) F1(idn) F3(idn)
idBB+ s.d idB+ s.d kurang dari idA3 s.d id Kurang dari
idA1 idA2
idBB- idB- idB- A4 idA4
- - - - - - - 8.233.004 8.233.004
318.815 1.494.445 - - - - - 5.654.628 19.813.649
- - - - - - - 6.564.617 6.564.617
- - - - - - - 15.268.069 15.268.069
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan Bersih
Peringkat Jangka Panjang Peringkat Jangka Pendek
kurang dari Kurang dari
BB+ s.d BB- B+ s.d B- A-1 A-2 A-3
B- A-3
kurang dari Kurang dari
BB+ s.d BB- B+ s.d B- F1 s.d F1 F2 F3
B- F3
Tanpa
Jumlah
kurang dari Kurang dari Peringkat
Ba1 s.d Ba3 B1 s.d B3 p-1 p-2 p-3
B3 P-3
BB+(idn) s.d B+(idn) s.d kurang dari F1+(idn) s.d Kurang dari
F2(idn) F3(idn)
BB-(idn) B-(idn) B-(idn) F1(idn) F3(idn)
idBB+ s.d idB+ s.d kurang dari idA3 s.d id Kurang dari
idA1 idA2
idBB- idB- idB- A4 idA4
- - - - - - - 85.096.880 85.096.880
655.294 - 147.721 - - - - 1.577.356 16.258.302
- - - - - - - - -
- - - 1.233.550 - - - 2.351.916 3.585.466
- - - - - - - - -
- - - 21.184 - - - - 21.184
- - - - - - - - -
- - - - - - - 268.704.264 268.704.264
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 391
Page 394
Informasi Eksposur Risiko
dan Permodalan
Tagihan Bersih
Lembaga
Peringkat Jangka Panjang
Pemeringkat
Standards and BBB+ s.d
AAA AA+ s.d AA- A+ s.d A-
Poor’s BBB-
BBB+ s.d
Fitch Ratings AAA AA+ s.d AA- A+ s.d A-
BBB-
No Kategori Portofolio
Baa1 s.d
Moody’s Aaa Aa1 s.d Aa3 A1 s.d A3
Baa3
AA+ (idn) BBB+(idn)
PT Fitch Ratings A+(idn) s.d
AAA (idn) s.d AA- s.d BBB-
Indonesia A-(idn)
(idn) (idn)
PT Pemeringkat idAA+ s.d idA+ s.d idBBB+ s.d
idAAA
Efek Indonesia idAA- idA- idBBB-
9 Kredit Beragun Properti Komersial - - - -
Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengelolaan
10 - - - -
Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan - - - -
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil
12 - - - -
dan Portofolio Ritel
13 Tagihan Kepada Korporasi - 5.118.942 2.949.560 -
14 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo - - - -
15 Aset Lainnya - - - -
*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan
Pendekatan Standar Bagi Bank Umum.
Sedangkan untuk Risiko Kredit Pihak Lawan (Counterparty
Credit Risk) terbagi menjadi 2 (dua), yaitu:
1. Transaksi Derivatif Over the Counter 2. Transaksi Repo
Perseroan tidak memiliki transaksi derivatif per Uraian terkait Transaksi Repo dijabarkan dalam
tanggal 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023 tabel berikut:
Tabel Transaksi Repo per 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
No Kategori Portofolio *)
Nilai Wajar Kewajiban Tagihan
ATMR
SB Repo Repo Bersih
1 Tagihan Kepada Pemerintah - - 89.874 -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - -
Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral dan
3 - - - -
Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank - - - -
Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa
5 - - - -
Keuangan Lainnya
6 Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel - - - -
7 Tagihan Kepada Korporasi - - - -
Jumlah - - 89.874 -
*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan
Pendekatan Standar Bagi Bank Umum.
392 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 395
Laporan
Tahunan 2024
Tagihan Bersih
Peringkat Jangka Panjang Peringkat Jangka Pendek
kurang dari Kurang dari
BB+ s.d BB- B+ s.d B- A-1 A-2 A-3
B- A-3
kurang dari Kurang dari
BB+ s.d BB- B+ s.d B- F1 s.d F1 F2 F3
B- F3
Tanpa
Jumlah
kurang dari Kurang dari Peringkat
Ba1 s.d Ba3 B1 s.d B3 p-1 p-2 p-3
B3 P-3
BB+(idn) s.d B+(idn) s.d kurang dari F1+(idn) s.d Kurang dari
F2(idn) F3(idn)
BB-(idn) B-(idn) B-(idn) F1(idn) F3(idn)
idBB+ s.d idB+ s.d kurang dari idA3 s.d id Kurang dari
idA1 idA2
idBB- idB- idB- A4 idA4
- - - - - - - 5.943.455 5.943.455
- - - - - - - 15.870.870 15.870.870
- - - - - - - 2.273.664 2.273.664
- - - - - - - 6.749.481 6.749.481
119.318 - 753.195 - - - - 10.106.943 19.047.958
- - - - - - - 6.823.125 6.823.125
- - - - - - - 13.507.510 13.507.510
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
No Kategori Portofolio *)
Nilai Wajar Kewajiban Tagihan
ATMR
SB Repo Repo Bersih
1 Tagihan Kepada Pemerintah - - - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - -
Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral dan
3 - - - -
Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank - - - -
Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa
5 - - - -
Keuangan Lainnya
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio
6 - - - -
Ritel
7 Tagihan Kepada Korporasi - - - -
Jumlah - - - -
*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan
Pendekatan Standar Bagi Bank Umum.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 393
Page 396
Informasi Eksposur Risiko
dan Permodalan
3. Transaksi Reverse Repo
Uraian terkait Transaksi Reverse Repo dijabarkan dalam tabel berikut:
Tabel Transaksi Reverse Repo
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
No Kategori Portofolio *)
Tagihan
Tagihan CKPN ATMR
Bersih
1 Tagihan Kepada Pemerintah 175.625 - 175.625
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - -
Tagihan Kepada - Bank Pembangunan Multilateral dan
3 - - -
Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank - - -
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Portofolio
5 - - -
Ritel
6 Tagihan Kepada Korporasi - - -
Jumlah 175.625 - 175.625 -
*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan
Pendekatan Standar Bagi Bank Umum.
Dalam rangka menurunkan eksposur risiko kredit, mereka beroperasi dan mengalokasikan eksposur kredit
Perseroan melakukan pre-screening terhadap berdasarkan sektor industri untuk melihat konsentrasi
debitur, mewajibkan debitur memenuhi agunan yang risiko kredit. Uraian terkait pengungkapan tagihan bersih
dipersyaratkan, menganalisis dan mengevaluasi berdasarkan bobot risiko setelah memperhitungkan
kelayakan kredit, dan melakukan pengikatan kredit dampak mitigasi risiko kredit dan pengungkapan
secara legal. Perseroan telah mengalokasikan eksposur tagihan bersih dan teknik mitigasi risiko kredit diuraikan
kredit berdasarkan area/wilayah geografis tempat sebagai berikut:
Tabel Tagihan Bersih Berdasarkan Bobot Risiko setelah Memperhitungkan Dampak
Mitigasi Risiko Kredit per 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023
31 Desember 2024
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
No. Kategori Portofolio *)
0% 20% 25% 30% 40% 50%
A EKSPOSUR NERACA
1 Tagihan kepada Pemerintah 68.076.703 - - - - -
Tagihan Kepada Entitas Sektor
2 - 7.237.445 - - - 8.930.292
Publik
Tagihan Kepada Bank
3 Pembangunan Multilateral dan - - - - - -
Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank - 5.866.952 - - 500.843 -
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - - -
Tagihan Kepada Perusahaan Efek
6 dan Lembaga Jasa Keuangan - - - - - -
Lainnya
Tagihan berupa Surat Berharga/
7 Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan - - - - - -
Instrumen Modal Lainnya
394 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 397
Laporan
Tahunan 2024
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
No Kategori Portofolio *)
Tagihan
Tagihan CKPN ATMR
Bersih
1 Tagihan Kepada Pemerintah 0 - 0
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - -
Tagihan Kepada - Bank Pembangunan Multilateral dan
3 - - -
Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank - - -
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Portofolio
5 - - -
Ritel
6 Tagihan Kepada Korporasi - - -
Jumlah 0 - 0 -
*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan
Pendekatan Standar Bagi Bank Umum.
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
Beban
ATMR
Modal
60% 70% 75% 85% 100% 150% Lainnya
- - - - - - - - -
- - - - 206.869 450.753 - 6.451.925 592.287
- - - - - - - - -
- - - - - - - 1.373.728 126.108
- - - - - - - - -
- - 19.585 - - - - 7.834 719
- - - - - - - - -
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 395
Page 398
Informasi Eksposur Risiko
dan Permodalan
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
No. Kategori Portofolio *)
0% 20% 25% 30% 40% 50%
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal - 29.344.757 24.315.490 97.527.442 80.820.419 52.701.608
9 Kredit Beragun Properti Komersial - - - - - 234.050
Kredit untuk Pengadaan Tanah,
10 - - - - - -
Pengelolaan Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan - - - - - 2.016.478
Tagihan Kepada Usaha Mikro,
12 - - - - - -
Usaha Kecil dan Portofolio Ritel
13 Tagihan Kepada Korporasi - 3.252.808 - - - 4.381.220
14 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo - - - - - 1.783.669
15 Aset Lainnya 2.105.621 - - - - -
Jumlah Eksposur Neraca 70.182.324 45.701.961 24.315.490 97.527.442 81.321.262 70.047.317
B EKSPOSUR KEWAJIBAN KOMITMEN/KONTINJENSI PD TRANSAKSI REKENING ADMINISTRATIF
1 Tagihan Kepada Pemerintah 29.234 - - - - -
Tagihan Kepada Entitas Sektor
2 - 158.712 - - - 198.034
Publik
Tagihan kepada Bank
3 Pembangunan Multilateral dan - - - - - -
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - - - - -
Tagihan Kepada Perusahaan Efek
5 dan Lembaga Jasa Keuangan - - - - 4.610 -
Lainnya
6 Kredit Beragun Rumah Tinggal - 750 573 2.695 2.334 1.274
7 Kredit Beragun Properti Komersial - - - - - 4.852
Kredit untuk Pengadaan Tanah,
8 - - - - - -
Pengelolaan Tanah, dan Konstruksi
9 Kredit Pegawai/Pensiunan - - - - - 6
Tagihan Kepada Usaha Mikro,
10 - - - - - -
Usaha Kecil dan Portofolio Ritel
11 Tagihan Kepada Korporasi - 797.718 - - - 1.074.449
12 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo - - - - - 8
Jumlah Eksposur TRA 29.234 957.180 573 2.695 6.944 1.278.623
C EKSPOSUR AKIBAT KEGAGALAN PIHAK LAWAN (COUNTERPARTY CREDIT RISK)
1 Tagihan Kepada Pemerintah 265.499 - - - - -
Tagihan Kepada Entitas Sektor
2 - - - - - -
Publik
Tagihan kepada Bank
3 Pembangunan Multilateral dan - - - - - -
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - - - - -
Tagihan Kepada Perusahaan Efek
5 dan Lembaga Jasa Keuangan - - - - - -
Lainnya
Tagihan Kepada Usaha Mikro,
6 - - - - - -
Usaha Kecil dan Portofolio Ritel
7 Tagihan Kepada Korporasi - - - - - -
Jumlah Counterparty Credit Risk 265.499 - - - - -
*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan
Pendekatan Standar Bagi Bank Umum.
396 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 399
Laporan
Tahunan 2024
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
Beban
ATMR
Modal
60% 70% 75% 85% 100% 150% Lainnya
- 890.591 567.372 - - - - 76.735.061 7.044.279
18.090 - 474.846 1.451.121 - - 4.414.768 5.653.898 519.028
- - - - 10.938.343 6.383.698 - 19.964.586 1.832.749
- - - - - - - 1.008.239 92.556
- - 2.383.046 1.486.410 4.360.089 - - 7.139.768 655.431
- - - 2.236.859 5.161.988 924.093 - 9.939.515 912.447
- - - - 4.746.849 33.028 - 5.639.405 517.697
- - - - 13.084.857 77.591 - 13.201.243 1.211.874
18.090 890.591 3.444.850 5.174.391 38.498.995 7.869.163 4.414.768 147.115.202 13.505.175
- - - - - - - - -
- - - - 4.587 9.996 - 150.340 13.801
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - 1.844 169
- 17 - - - - - 2.071 190
- - 9.383 30.086 - - 91.530 116.650 10.708
- - - - 363.643 269.791 - 768.331 70.533
- - - - - - - 3 -
- - 1.026 639 1.794 - - 3.075 282
- - - 548.567 1.209.323 226.624 - 2.712.309 248.990
- - - - - 1.063 - 1.599 147
- 17 10.409 579.292 1.579.348 507.475 91.530 3.756.222 344.820
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - -
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 397
Page 400
Informasi Eksposur Risiko
dan Permodalan
31 Desember 2023
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
No. Kategori Portofolio *)
0% 20% 25% 30% 40% 50%
A EKSPOSUR NERACA
1 Tagihan kepada Pemerintah 84.993.137 - - - - -
Tagihan Kepada Entitas Sektor
2 - 7.640.801 - - - 7.279.886
Publik
Tagihan Kepada Bank
3 Pembangunan Multilateral dan - - - - - -
Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank - 2.702.861 - - 732.366 -
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - - -
Tagihan Kepada Perusahaan Efek
6 dan Lembaga Jasa Keuangan - - - - - -
Lainnya
Tagihan berupa Surat Berharga/
7 Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan - - - - - -
Instrumen Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal - 27.953.501 24.576.403 88.792.969 78.815.289 47.035.119
9 Kredit Beragun Properti Komersial - - - - - 308.887
Kredit untuk Pengadaan Tanah,
10 - - - - - -
Pengelolaan Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan - - - - - 2.273.660
Tagihan Kepada Usaha Mikro,
12 - - - - - -
Usaha Kecil dan Portofolio Ritel
13 Tagihan Kepada Korporasi - 4.290.164 - - - 2.472.014
14 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo - - - - - -
15 Aset Lainnya 2.127.490 - - - - -
Jumlah Eksposur Neraca 87.120.627 42.587.327 24.576.403 88.792.969 79.547.655 59.369.566
B EKSPOSUR KEWAJIBAN KOMITMEN/KONTINJENSI PD TRANSAKSI REKENING ADMINISTRATIF
1 Tagihan Kepada Pemerintah 103.743 - - - - -
Tagihan Kepada Entitas Sektor
2 - 271.826 - - - 262.774
Publik
Tagihan kepada Bank
3 Pembangunan Multilateral dan - - - - - -
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - - - - -
Tagihan Kepada Perusahaan Efek
5 dan Lembaga Jasa Keuangan - - - - 450 -
Lainnya
6 Kredit Beragun Rumah Tinggal - 472 403 1.575 1.492 821
7 Kredit Beragun Properti Komersial - - - - - 7.955
Kredit untuk Pengadaan Tanah,
8 - - - - - -
Pengelolaan Tanah, dan Konstruksi
9 Kredit Pegawai/Pensiunan - - - - - 4
Tagihan Kepada Usaha Mikro,
10 - - - - - -
Usaha Kecil dan Portofolio Ritel
11 Tagihan Kepada Korporasi - 889.687 - - - 512.642
12 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo - - - - - -
Jumlah Eksposur TRA 103.743 1.161.985 403 1.575 1.942 784.196
398 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 401
Laporan
Tahunan 2024
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
Beban
ATMR
Modal
60% 70% 75% 85% 100% 150% Lainnya
- - - - - - - - -
- - - - 632.464 142.575 - 5.573.249 511.624
- - - - - - - - -
- - - - - - - 833.519 76.517
- - - - - - - - -
- - 20.734 - - - - 8.294 761
- - - - - - - - -
- 882.179 644.029 - - - - 70.123.127 6.437.303
19.734 - 524.042 1.921.544 - - 3.020.934 4.853.986 445.596
- - - - 13.310.791 1.722.657 - 15.879.575 1.457.745
- - - - - - - 1.136.830 104.361
- - 3.566.851 1.515.198 163.255 - 1.500.537 4.567.635 419.309
- - - 1.161.199 7.267.962 631.250 - 10.209.652 937.246
- - - - 3.806.223 3.012.844 - 8.325.489 764.280
- - - - 11.302.430 77.591 - 11.418.815 1.048.247
19.734 882.179 4.755.656 4.597.941 36.483.126 5.586.916 4.521.472 132.930.171 12.202.989
- - - - - - - - -
- - - - 22.829 5.146 - 216.301 19.856
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - 180 17
- 12 - - - - - 1.260 116
- - 13.079 49.484 - - 77.796 124.384 11.418
- - - - 739.001 98.421 - 885.788 81.315
- - - - - - - 2 -
- - 1.948 872 - - 820 2.443 224
- - - 240.808 1.451.323 130.908 - 2.254.449 206.958
- - - - - 4.058 - 6.087 559
- 12 15.027 291.164 2.213.153 238.533 78.615 3.490.895 320.463
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 399
Page 402
Informasi Eksposur Risiko
dan Permodalan
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
No. Kategori Portofolio *)
0% 20% 25% 30% 40% 50%
C EKSPOSUR AKIBAT KEGAGALAN PIHAK LAWAN (COUNTERPARTY CREDIT RISK)
1 Tagihan Kepada Pemerintah 0 - - - - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - - - -
Tagihan kepada Bank
3 Pembangunan Multilateral dan - - - - - -
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - - - - -
Tagihan Kepada Perusahaan Efek
5 dan Lembaga Jasa Keuangan - - - - - -
Lainnya
Tagihan Kepada Usaha Mikro,
6 - - - - - -
Usaha Kecil dan Portofolio Ritel
7 Tagihan Kepada Korporasi - - - - - -
Jumlah Counterparty Credit Risk 0 - - - - -
*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan
Pendekatan Standar Bagi Bank Umum.
Tabel Tabel Tagihan Bersih dan Teknis Mitigasi Risiko Kredit per 31 Desember 2024
dan 31 Desember 2023
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Bagian yang Dijamin
No. Kategori Portofolio *) Bagian
Tagihan
yang Tidak
Bersih Asuransi
Agunan Garansi Lainnya Dijamin
Kredit
A EKSPOSUR ASET PADA LAPORAN POSISI KEUANGAN, KECUALI EKSPOSUR SEKURITISASI
1 Tagihan kepada Pemerintah 68.076.703 - - - - 68.076.703
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 16.825.358 687.416 - - - 16.137.942
Tagihan Kepada Bank Pembangunan
3 Multilateral dan Lembaga - - - - - -
Internasional
4 Tagihan Kepada Bank 6.367.795 - - - - 6.367.795
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - - -
Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan
6 19.585 - - - - 19.585
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
Tagihan berupa Surat Berharga/
7 Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan - - - - - -
Instrumen Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal 286.167.679 - - 150.233.327 - 135.934.352
9 Kredit Beragun Properti Komersial 6.592.875 43.364 - - - 6.549.511
Kredit untuk Pengadaan Tanah,
10 17.322.041 366.203 - - - 16.955.838
Pengelolaan Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan 2.016.478 - - - - 2.016.478
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha
12 8.229.546 265.472 - 130.820 - 7.833.254
Kecil dan Portofolio Ritel
13 Tagihan Kepada Korporasi 15.956.968 931.803 - - - 15.025.165
14 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo 6.563.546 - - 61.026 - 6.502.520
400 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 403
Laporan
Tahunan 2024
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
Beban
ATMR
Modal
60% 70% 75% 85% 100% 150% Lainnya
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - -
31 Desember 2024
Bagian yang Dijamin
No. Kategori Portofolio *) Bagian
Tagihan
yang Tidak
Bersih Asuransi
Agunan Garansi Lainnya Dijamin
Kredit
15 Aset Lainnya 15.268.069 - - - - 15.268.069
Jumlah Eksposur Neraca 2.294.258 - 150.425.173 - 296.687.212
449.406.643
B EKSPOSUR KEWAJIBAN KOMITMEN ATAU KEWAJIBAN KONTINJENSI PADA TRA, KECUALI EKSPOSUR SEKURITISASI
1 Tagihan Kepada Pemerintah 29.234 - - - - 29.234
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 371.328 - - - - 371.328
Tagihan kepada Bank Pembangunan
3 Multilateral dan Lembaga - - - - - -
Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - - - - -
Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan
5 4.610 - - - - 4.610
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
6 Kredit Beragun Rumah Tinggal 7.642 - - - - 7.642
7 Kredit Beragun Properti Komersial 135.852 - - - - 135.852
Kredit untuk Pengadaan Tanah,
8 633.435 - - - - 633.435
Pengelolaan Tanah, dan Konstruksi
9 Kredit Pegawai/Pensiunan 6 - - - - 6
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha
10 3.459 - - - - 3.459
Kecil dan Portofolio Ritel
11 Tagihan Kepada Korporasi 3.856.681 - - - - 3.856.681
12 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo 1.071 - - - - 1.071
Jumlah Eksposur TRA 5.043.318 - - - - 5.043.318
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 401
Page 404
Informasi Eksposur Risiko
dan Permodalan
31 Desember 2024
Bagian yang Dijamin
No. Kategori Portofolio *) Bagian
Tagihan
yang Tidak
Bersih Asuransi
Agunan Garansi Lainnya Dijamin
Kredit
C EKSPOSUR YANG MENIMBULKAN RISIKO KREDIT AKIBAT KEGAGALAN PIHAK LAWAN (COUNTERPARTY CREDIT RISK)
1 Tagihan Kepada Pemerintah 265.499 - - - - 265.499
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - - - -
Tagihan kepada Bank Pembangunan
3 Multilateral dan Lembaga - - - - - -
Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - - - - -
Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan
5 - - - - - -
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha
6 - - - - - -
Kecil dan Portofolio Ritel
7 Tagihan Kepada Korporasi - - - - - -
Jumlah Counterparty Credit Risk 265.499 - - - - 265.499
*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan
Pendekatan Standar Bagi Bank Umum.
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
Bagian yang Dijamin
No. Kategori Portofolio *) Bagian
Tagihan
yang Tidak
Bersih Asuransi
Agunan Garansi Lainnya Dijamin
Kredit
A EKSPOSUR ASET PADA LAPORAN POSISI KEUANGAN, KECUALI EKSPOSUR SEKURITISASI
1 Tagihan kepada Pemerintah 84.993.137 - - - - 84.993.137
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 15.695.726 - - - - 15.695.726
Tagihan Kepada Bank Pembangunan
3 Multilateral dan Lembaga - - - - - -
Internasional
4 Tagihan Kepada Bank 3.435.227 - - - - 3.435.227
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - - -
Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan
6 20.734 - - - - 20.734
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
Tagihan berupa Surat Berharga/
7 Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan - - - - - -
Instrumen Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal 268.699.489 - - - 117.842.195
150.857.293
9 Kredit Beragun Properti Komersial 5.795.141 67.626 - - - 5.727.515
Kredit untuk Pengadaan Tanah,
10 15.033.448 - - - - 15.033.448
Pengelolaan Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan 2.273.660 - - - - 2.273.660
402 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 405
Laporan
Tahunan 2024
31 Desember 2023
Bagian yang Dijamin
No. Kategori Portofolio *) Bagian
Tagihan
yang Tidak
Bersih Asuransi
Agunan Garansi Lainnya Dijamin
Kredit
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha
12 6.745.842 234.029 - 233.829 - 6.277.984
Kecil dan Portofolio Ritel
13 Tagihan Kepada Korporasi 15.822.590 155.178 - - - 15.667.412
14 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo 6.819.067 - - - - 6.819.067
15 Aset Lainnya 13.507.510 - - - - 13.507.510
Jumlah Eksposur Neraca 438.841.570 456.833 - 151.091.122 - 287.293.615
B EKSPOSUR KEWAJIBAN KOMITMEN ATAU KEWAJIBAN KONTINJENSI PADA TRA, KECUALI EKSPOSUR SEKURITISASI
1 Tagihan Kepada Pemerintah 103.743 - - - - 103.743
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 562.576 - - - - 562.576
Tagihan kepada Bank Pembangunan
3 Multilateral dan Lembaga - - - - - -
Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - - - - -
Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan
5 450 - - - - 450
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
6 Kredit Beragun Rumah Tinggal 4.776 - - - - 4.776
7 Kredit Beragun Properti Komersial 148.313 - - - - 148.313
Kredit untuk Pengadaan Tanah,
8 837.422 - - - - 837.422
Pengelolaan Tanah, dan Konstruksi
9 Kredit Pegawai/Pensiunan 4 - - - - 4
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha
10 3.640 - - - - 3.640
Kecil dan Portofolio Ritel
11 Tagihan Kepada Korporasi 3.225.368 - - - - 3.225.368
12 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo 4.058 - - - - 4.058
Jumlah Eksposur TRA 4.890.349 - - - - 4.890.349
C EKSPOSUR YANG MENIMBULKAN RISIKO KREDIT AKIBAT KEGAGALAN PIHAK LAWAN (COUNTERPARTY CREDIT RISK)
1 Tagihan Kepada Pemerintah 0 - - - - 0
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - - - -
Tagihan kepada Bank Pembangunan
3 Multilateral dan Lembaga - - - - - -
Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - - - - -
Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan
5 - - - - - -
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha
6 - - - - - -
Kecil dan Portofolio Ritel
7 Tagihan Kepada Korporasi - - - - - -
Jumlah Counterparty Credit Risk 0 - - - - 0
*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan
Pendekatan Standar Bagi Bank Umum.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 403
Page 406
Informasi Eksposur Risiko
dan Permodalan
Risiko Kredit: Sekuritisasi Aset
Tujuan Perseroan melakukan sekuritisasi adalah mentransformasi aset yang tidak likuid menjadi aset yang likuid
dalam bentuk surat berharga/securities yang dapat diperjualbelikan (disebut dengan Asset Backed Securities-ABS
atau Efek Beragun Aset-EBA). Sekuritisasi Aset KPR dilakukan Perseroan antara lain sebagai upaya untuk mitigasi
maturity mismatch, alternatif sumber pendanaan KPR, dan peningkatan lending capacity. Fungsi yang dijalankan
oleh Perseroan dalam transaksi sekuritisasi meliputi originator, servicer, dan investor. Dalam rangka sekuritisasi atas
tagihan kredit pemilikan rumah (kumpulan tagihan), Perseroan telah melakukan penjualan atas kumpulan tagihan
kepada pihak ketiga (sekuritisasi KPR).
Tabel Sekuritisasi Aset, Peringkat dan Lembaga Pemeringkat
Transaksi
No. Nominal Total (Rp) Unit KPR Kelas Avg Tenor EBA (yr)
Sekuritisasi
A1
1 EBASP3/SPBTN3 1.000.000.000.000
A2
A1
2 EBASP4/SPBTN4 2.000.000.000.000
A2
A1
3 EBASP5/SPBTN5 2.000.000.000.000
A2
4 EBASP6/SPBTN6 631.000.543.015
5 EBASP7/SPBTN7 500.000.001.416
6 EBASP8/SPBTN8 600.000.020.055
TOTAL Rp6.731.000.564.486 -
11.280 A1 2,00
1 EBA-SPSMF-BTN02 Rp1.000.000.000.000 A2 5,00
B
11.237 A1 2,00
2 EBA-SPSMF-BTN03 Rp1.000.000.000.000 A2 4,00
B
18.728 A1 2,00
3 EBA-SPSMF-BTN04 Rp2.000.000.000.000 A2 5,00
B
16.476 A1 3,00
A2 5,00
4 EBA-SPSMF-BTN05 Rp2.000.000.000.000
M 8,00
B
7.721 A 3,00
5 EBA-SPSMF-BTN06 Rp631.000.543.015
B
6.188 A 3,00
6 EBA-SPSMF-BTN07 Rp500.000.001.416 B
404 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 407
Laporan
Tahunan 2024
Atas sekuritisasi KPR (efek beragun aset), Perseroan mengakuinya sebagai penjualan atas tagihan KPR tersebut
dikarenakan Perseroan telah memindahkan risiko dan manfaat atas kepemilikannya kepada pihak ketiga. Oleh
Karena itu, pada tanggal efektif sekuritisasi Perseroan menghentikan pengakuan atas kumpulan tagihan tersebut.
Uraian terkait perhitungan ATMR Risiko Kredit dengan menggunakan pendekatan standar adalah sebagai berikut:
Tanggal Peringkat
Nominal Class (Rp) Jatuh Tempo Average Life Kupon Kelas A
Transaksi Pefindo
Rp200.000.000.000 A1=8,00%
28 April 2017 7 Juli 2029 7,78 id.AAA
Rp713.000.000.000 A2=8,40%
Rp700.000.000.000 A1=7,00%
28 Februari 2018 7 Mei 2029 7,03 id.AAA
Rp1.124.000.000.000 A2=7,50%
Rp574.000.000.000 A1=8,50%
27 November 2019 7 Mei 2032 9,09 id.AAA
Rp1.142.000.000.000 A2=8,75%
Rp576.734.000.000 30 Desember 2020 7 Juli 2032 6,08 A=6,50% id.AAA
Rp452.500.000.000 23 Desember 2022 7 Januari 2034 5,66 A=7,70% id.AAA
26 September
Rp544.800.000.000 7 Agustus 2035 7,44 A=6,65% id.AAA
2023
Rp6.027.034.000.000
Rp400.000.000.000 A1=8,15%
idAAA
Rp513.000.000.000 31 Oktober 2016 7 Juni 2027 7,05 A1=8,75%
Rp87.000.000.000
Rp200.000.000.000 A1=8,00%
idAAA
Rp713.000.000.000 28 April 2017 7 Juli 2029 7,78 A2=8,40%
Rp87.000.000.000
Rp700.000.000.000 A1=7,00%
idAAA
Rp1.124.000.000.000 28 Februari 2018 7 Mei 2029 7,03 A2=7,50%
Rp176.000.000.000
Rp574.000.000.000 A1=8,50%
idAAA
Rp1.142.000.000.000 A2=8,75%
27 November 2019 7 Mei 2032 9,09
Rp24.000.000.000 M=10,40% idA
Rp260.000.000.000
Rp576.734.000.000 idAAA
30 Desember 2020 7 Juli 2032 6,08 6,50%
Rp54.266.543.015
Rp452.500.000.000
23 Desember 2022 7 Januari 2034 5,66 7,70% idAAA
Rp47.500.001.416
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 405
Page 408
Informasi Eksposur Risiko
dan Permodalan
Transaksi
No. Nominal Total (Rp) Unit KPR Kelas Avg Tenor EBA (yr)
Sekuritisasi
4.340 A 4,00
7 EBA-SPSMF-BTN08 Rp600.000.020.055
B
TOTAL Rp21.193.001.693.458 75.970
Tabel Transaksi Sekuritisasi per 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023
31 Desember 2024
Nilai aset yang disekuritisasi
yang mengalami penurunan
No. Eksposur Sekuritisasi Laba/Rugi
Nilai aset yang nilai
dari aktivitas
disekuritisasi
sekuritisasi
Telah Jatuh Belum Jatuh
Tempo Tempo
1 Bank bertindak sebagai Kreditur Asal - - - -
Tagihan Beragun Rumah Tinggal 13.386.868 - - -
2 Bank bertindak sebagai Penyedia Kredit Pendukung - - - -
a. Fasilitas penanggung risiko pertama - - - -
b. Fasilitas penanggung risiko kedua - - - -
Bank bertindak sebagai Penyedia Fasilitas
3 - - - -
Likuiditas
4 Bank bertindak sebagai Penyedia Jasa 13.386.868 - - -
5 Bank bertindak sebagai Bank Kostudian - - - -
6 Bank bertindak sebagai Pemodal - - - -
a. Senior tranche - - - -
Tagihan Beragun Rumah Tinggal - - - -
b. Junior tranche - - - -
Tagihan Beragun Rumah Tinggal - - - -
Tabel Ringkasan Aktivitas Sekuritisasi - Perseroan Bertindak sebagai Kreditur Asal (dalam Jutaan Rupiah)
per 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023
31 Desember 2024
No. Underlying Asset *)
Nilai Aset yang Keuntungan (Kerugian)
Disekuritisasi Penjualan
1 Tagihan kepada Pemerintah - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - -
Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral
3 - -
dan Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank - -
5 Tagihan berupa Covered Bond - -
Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan Lembaga
6 - -
Jasa Keuangan Lainnya
Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang Subordinasi,
7 - -
Ekuitas, dan Instrumen Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal 13.386.868 -
406 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 409
Laporan
Tahunan 2024
Tanggal Peringkat
Nominal Class (Rp) Jatuh Tempo Average Life Kupon Kelas A
Transaksi Pefindo
Rp544.800.000.000 26 September 2023 7 Agustus 2035 7,44 6,65% idAAA
Rp55.200.020.055
Rp19.785.068.564.486
(dalam Jutaan Rupiah)
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Nilai aset yang disekuritisasi
yang mengalami penurunan
Nilai aset nilai Laba/Rugi
Pengurang Pengurang
ATMR yang dari aktivitas ATMR
Modal Modal
disekuritisasi sekuritisasi
Telah Jatuh Belum Jatuh
Tempo Tempo
- - - - - - - -
194.108 - 12.286.868 - - - 226.678 -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - 12.286.868 - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
31 Desember 2024
No. Underlying Asset *)
Nilai Aset yang Keuntungan (Kerugian)
Disekuritisasi Penjualan
9 Kredit Beragun Properti Komersial - -
Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengelolaan Tanah,
10 - -
dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan - -
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan
12 - -
Portofolio Ritel
13 Tagihan Kepada Korporasi - -
14 Aset Lainnya - -
Jumlah 13.386.868 -
*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
Standar Bagi Bank Umum.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 407
Page 410
Informasi Eksposur Risiko
dan Permodalan
(dalam Jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
No. Underlying Asset *)
Nilai Aset yang Keuntungan (Kerugian)
Disekuritisasi Penjualan
1 Tagihan kepada Pemerintah - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - -
Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral
3 - -
dan Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank - -
5 Tagihan berupa Covered Bond - -
Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan Lembaga
6 - -
Jasa Keuangan Lainnya
Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang Subordinasi,
7 - -
Ekuitas, dan Instrumen Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal 12.286.868 -
9 Kredit Beragun Properti Komersial - -
Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengelolaan Tanah,
10 - -
dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan - -
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan
12 - -
Portofolio Ritel
13 Tagihan Kepada Korporasi - -
14 Aset Lainnya - -
Jumlah 12.286.868 -
*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
Standar Bagi Bank Umum.
Tabel Eksposur Aset di Neraca per 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023 (dalam Jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
No. Kategori Portofolio *)
ATMR sebelum ATMR setelah
Tagihan Bersih
MRK MRK
1 Tagihan kepada Pemerintah 68.076.703 - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 16.825.358 6.795.633 6.451.925
Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral
3 - - -
dan Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank 6.367.795 1.373.728 1.373.728
5 Tagihan berupa Covered Bond - - -
Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan Lembaga
6 19.585 7.834 7.834
Jasa Keuangan Lainnya
Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang Subordinasi,
7 - - -
Ekuitas, dan Instrumen Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal 286.167.679 100.933.971 76.735.061
408 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 411
Laporan
Tahunan 2024
31 Desember 2024
No. Kategori Portofolio *)
ATMR sebelum ATMR setelah
Tagihan Bersih
MRK MRK
9 Kredit Beragun Properti Komersial 6.592.875 5.690.757 5.653.898
Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengelolaan Tanah,
10 17.322.041 20.513.890 19.964.586
dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan 2.016.478 1.008.239 1.008.239
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan
12 8.229.546 7.410.823 7.139.768
Portofolio Ritel
13 Tagihan Kepada Korporasi 15.956.968 11.290.630 9.939.515
14 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo 6.563.546 5.688.226 5.639.405
15 Aset Lainnya 15.268.069 13.201.243 13.201.243
Jumlah 449.406.643 173.914.973 147.115.202
*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
Standar Bagi Bank Umum.
(dalam Jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
No. Kategori Portofolio *)
ATMR sebelum
Tagihan Bersih ATMR setelah MRK
MRK
1 Tagihan kepada Pemerintah 84.993.137 - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 15.695.726 6.014.430 5.573.249
Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral
3 - - -
dan Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank 3.435.227 833.519 833.519
5 Tagihan berupa Covered Bond - - -
Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan Lembaga
6 20.734 8.294 8.294
Jasa Keuangan Lainnya
Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang Subordinasi,
7 - - -
Ekuitas, dan Instrumen Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal 268.699.489 94.516.914 70.123.127
9 Kredit Beragun Properti Komersial 5.795.141 4.911.469 4.853.986
Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengelolaan Tanah,
10 15.033.448 15.894.777 15.879.575
dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan 2.273.660 1.136.830 1.136.830
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan
12 6.745.842 4.801.554 4.567.635
Portofolio Ritel
13 Tagihan Kepada Korporasi 15.822.590 11.295.896 10.209.652
14 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo 6.819.067 8.325.489 8.325.489
15 Aset Lainnya 13.507.510 11.418.815 11.418.815
Jumlah 438.841.570 159.157.985 132.930.171
*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
Standar Bagi Bank Umum.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 409
Page 412
Informasi Eksposur Risiko
dan Permodalan
Tabel Eksposur Kewajiban Komitmen atau Kewajiban Kontinjensi pada TRA,
kecuali Eksposur Sekuritisasi (dalam Jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
No. Kategori Portofolio *)
ATMR sebelum ATMR setelah
Tagihan Bersih
MRK MRK
1 Tagihan Kepada Pemerintah 29.234 - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 371.328 150.340 150.340
Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral dan
3 - - -
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - -
Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa
5 4.610 1.844 1.844
Keuangan Lainnya
6 Kredit Beragun Rumah Tinggal 7.642 2.684 2.071
7 Kredit Beragun Properti Komersial 135.852 117.414 116.650
Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengelolaan Tanah, dan
8 633.435 768.331 768.331
Konstruksi
9 Kredit Pegawai/Pensiunan 6 3 3
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio
10 3.459 3.106 3.075
Ritel
11 Tagihan Kepada Korporasi 3.856.681 2.712.309 2.712.309
12 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo 1.071 1.599 1.599
Jumlah 5.043.318 3.757.630 3.756.222
*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
Standar Bagi Bank Umum.
(dalam Jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
No. Kategori Portofolio *)
ATMR sebelum ATMR setelah
Tagihan Bersih
MRK MRK
1 Tagihan Kepada Pemerintah 103.743 - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 562.576 216.301 216.301
Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral dan
3 - - -
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - -
Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa
5 450 180 180
Keuangan Lainnya
6 Kredit Beragun Rumah Tinggal 4.776 1.684 1.260
7 Kredit Beragun Properti Komersial 148.313 125.864 124.384
Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengelolaan Tanah, dan
8 837.422 886.632 885.788
Konstruksi
9 Kredit Pegawai/Pensiunan 4 2 2
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio
10 3.640 2.571 2.443
Ritel
410 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 413
Laporan
Tahunan 2024
31 Desember 2023
No. Kategori Portofolio *)
ATMR sebelum ATMR setelah
Tagihan Bersih
MRK MRK
11 Tagihan Kepada Korporasi 3.225.368 2.286.629 2.254.449
12 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo 4.058 6.087 6.087
Jumlah 4.890.349 3.525.951 3.490.895
*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
Standar Bagi Bank Umum.
Tabel Eksposur yang Menimbulkan Risiko Kredit akibat Kegagalan Pihak Lawan (dalam Jutaan Rupiah)
(Counterparty Credit Risk) per 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023
31 Desember 2024
No. Kategori Portofolio *)
ATMR sebelum ATMR setelah
Tagihan Bersih
MRK MRK
1 Tagihan Kepada Pemerintah 265.499 - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - -
Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral dan
3 - - -
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - -
Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa
5 - - -
Keuangan Lainnya
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio
6 - - -
Ritel
7 Tagihan Kepada Korporasi - - -
Jumlah 265.499 - -
*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
Standar Bagi Bank Umum.
(dalam Jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
No. Kategori Portofolio *)
ATMR sebelum ATMR setelah
Tagihan Bersih
MRK MRK
1 Tagihan Kepada Pemerintah 0 - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - -
Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral dan
3 - - -
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - -
Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa
5 - - -
Keuangan Lainnya
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio
6
Ritel
7 Tagihan Kepada Korporasi - - -
Jumlah 0 - -
*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
Standar Bagi Bank Umum.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 411
Page 414
Informasi Eksposur Risiko
dan Permodalan
Tabel Eksposur yang Menimbulkan Risiko Kredit akibat Kegagalan Setelmen (dalam Jutaan Rupiah)
(Settlement Risk) per 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023
31 Desember 2024
No. Kategori Portofolio *) Faktor
ATMR setelah
Nilai Eksposur Pengurang
MRK
Modal
Untuk transaksi yang tergolong Delivery versus payment
1 - - -
(DvP)
a. Beban Modal 8% (5-15 hari) - - -
b. Beban Modal 50% (16-30 hari) - - -
c. Beban Modal 75% (31-45 hari) - - -
d. Beban Modal 100% (lebih dari 45 hari) - - -
Untuk transaksi yang tergolong Non-delivery versus
2 - - -
payment (Non DvP)
Jumlah - - -
*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
Standar Bagi Bank Umum.
(dalam Jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
No. Kategori Portofolio *) Faktor
ATMR setelah
Nilai Eksposur Pengurang
MRK
Modal
Untuk transaksi yang tergolong Delivery versus payment
1 - - -
(DvP)
a. Beban Modal 8% (5-15 hari) - - -
b. Beban Modal 50% (16-30 hari) - - -
c. Beban Modal 75% (31-45 hari) - - -
d. Beban Modal 100% (lebih dari 45 hari) - - -
Untuk transaksi yang tergolong Non-delivery versus
2 - - -
payment (Non DvP)
Jumlah - - -
*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
Standar Bagi Bank Umum.
Tabel Eksposur Sekuritisasi per 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023 (dalam Jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
No. Jenis Transaksi *)
Faktor Pengurang Modal ATMR
ATMR atas Eksposur Sekuritisasi yang dihitung dengan
1 - -
Metode External Rating Based Approach (ERBA)
ATMR atas Eksposur Sekuritisasi yang dihitung dengan
2 - 194.108
Metode Standardized Approach (SA)
Eksposur Sekuritisasi yang merupakan Faktor Pengurang
3 - -
Modal Inti Utama
Jumlah - 194.108
*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
Standar Bagi Bank Umum.
412 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 415
Laporan
Tahunan 2024
(dalam Jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
No. Jenis Transaksi *)
Faktor Pengurang Modal ATMR
ATMR atas Eksposur Sekuritisasi yang dihitung dengan
1 - -
Metode External Rating Based Approach (ERBA)
ATMR atas Eksposur Sekuritisasi yang dihitung dengan
2 - 226.678
Metode Standardized Approach (SA)
Eksposur Sekuritisasi yang merupakan Faktor Pengurang
3 - -
Modal Inti Utama
Jumlah - 226.678
*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
Standar Bagi Bank Umum.
Tabel Pengukuran Risiko Kredit Derivatif per 31 Desember 2024
dan 31 Desember 2023 (dalam Jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
No. Jenis Transaksi *)
Faktor Pengurang Modal ATMR
1 Tagihan kepada Pemerintah - -
a. Tagihan Kepada Pemerintah Indonesia - -
b. Tagihan Kepada Pemerintah Negara Lain - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - -
Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral dan
3 - -
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 253.941 50.788
a. Tagihan Jangka Pendek - -
b. Tagihan Jangka Panjang 253.941 50.788
Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa
5 - -
Keuangan Lainnya
a. Tagihan Jangka Pendek - -
b. Tagihan Jangka Panjang - -
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan
6 - -
Portofolio Ritel
7 Tagihan Kepada Korporasi - -
8 Eksposur terkait Central Counterparty (CCP) - -
Jumlah 253.941 50.788
*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
Standar Bagi Bank Umum yang berlaku terhitung tanggal 1 Januari 2023
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 413
Page 416
Informasi Eksposur Risiko
dan Permodalan
(dalam Jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
No. Jenis Transaksi *)
Faktor Pengurang Modal ATMR
1 Tagihan kepada Pemerintah - -
a. Tagihan Kepada Pemerintah Indonesia - -
b. Tagihan Kepada Pemerintah Negara Lain - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - -
Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral dan
3 - -
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 150.239 44.017
a. Tagihan Jangka Pendek - -
b. Tagihan Jangka Panjang 150.239 44.017
Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa
5 - -
Keuangan Lainnya
a. Tagihan Jangka Pendek - -
b. Tagihan Jangka Panjang - -
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio
6 - -
Ritel
7 Tagihan Kepada Korporasi - -
8 Eksposur terkait Central Counterparty (CCP) - -
Jumlah 150.239 44.017
*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
Standar Bagi Bank Umum yang berlaku terhitung tanggal 1 Januari 2023
Tabel Pengukuran Risiko Kredit per 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023 (dalam Jutaan Rupiah)
No. Keterangan 31 Desember 2024 31 Desember 2023
1 PERHITUNGAN ATMR RISIKO KREDIT (A) 151.116.320 136.691.761
FAKTOR PENGURANG ATMR RISIKO KREDIT:
Selisih lebih cadangan umum PPKA atas aset produktif
2 (B) 1.828.570 -
yang wajib dihitung dengan 1,25% ATMR untuk Risiko
Kredit
3 TOTAL ATMR RISIKO KREDIT (A) - (B) (C) 149.287.750 136.691.761
4 TOTAL FAKTOR PENGURANG MODAL (D) - -
414 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 417
Laporan
Tahunan 2024
Risiko
Pasar
Risiko pasar merupakan risiko pada laporan posisi Bank melakukan transaksi valas baik yang bersifat
keuangan dan rekening administratif, akibat perubahan non-derivatif maupun derivatif yang diatur dalam
secara keseluruhan dari kondisi pasar. Dalam melakukan Kebijakan Khusus No. KK.2-E tentang Prosedur Transaksi
pengukuran risiko pasar, Perseroan menggunakan Valuta Asing dan Derivatif, dimana untuk transaksi
perhitungan Standard Method yang digunakan untuk derivatif seperti cross currency swap dilakukan mark-
menghitung Kewajiban Penyediaan Modal Minimum to-market sebagai salah satu bentuk pemantauan
(KPMM) untuk Risiko Pasar. Risiko nilai tukar yang timbul dari portofolio. Dalam perhitungan KPMM, Bank telah
fluktuasi nilai tukar dikelola dengan cara menjaga Posisi mengimplementasikan SEOJK Nomor 23/SEOJK.03/2022
Devisa Neto sesuai dengan peraturan Bank Indonesia. tanggal 7 Desember 2022 tentang Perhitungan Aset
Tertimbang Menurut Risiko untuk Risiko Pasar Bagi Bank
Gejolak eksternal juga diakomodasi dengan dilakukan Umum sejak Januari 2024.
stress testing untuk melihat sejauh mana Perseroan dapat
bertahan dengan beberapa skenario perubahan kondisi Uraian terkait Risiko Pasar dengan menggunakan
eksternal, khususnya perubahan suku bunga pasar. metode standar dijabarkan sebagai berikut:
Tabel Risiko Pasar Menggunakan Metode Standar (dalam Jutaan Rupiah)
Rincian Parameter 31 Desember 2024 31 Desember 2023
Beban modal berdasarkan sensitivity based
a. 487.712 218.628
method
1) Kelas risiko GIRR 235.887 46.049
2) Kelas risiko CSR (non-sekuritisasi) 228.293 44.524
3) Kelas risiko CSR (sekuritisasi: non-CTP) - 62.867
4) Kelas risiko CSR (sekuritisasi: CTP) - -
5) Kelas risiko ekuitas - -
6) Kelas risiko komoditas - -
7) Kelas risiko nilai tukar 23.531 65.189
b. Beban modal Default Risk Capital (DRC) 6 62.352
c. Residual Risk Add-On (RRAO) - -
Beban Modal Risiko Pasar 487.717 295.576
ATMR Pilar 1 tambahan - -
Credit Valuation Adjustment (CVA) 5.170 34.374
Total ATMR Risiko Pasar 6.101.634 3.729.075
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 415
Page 418
Informasi Eksposur Risiko
dan Permodalan
Exposure Interest Rate Risk in The Banking Book (IRRBB)
Interest Rate Risk in The Banking Book (IRRBB) short rates down. Sedangkan untuk perhitungan ΔNII
merupakan bagian dari risiko suku bunga dengan menggunakan 2 (dua) skenario shock yaitu parallel
fokus pada dampak perubahan nilai ekonomis dari up dan parallel down. Perseroan mengukur perubahan
posisi banking book yang berpotensi memberikan NII (ΔNII) sebagai penurunan maksimum dari NII saat
dampak terhadap permodalan dan rentabilitas terjadi skenario peningkatan atau penurunan suku
Perseroan. Dalam pengukuran dan perhitungan IRRBB, bunga. Berikut hasil pemantauan manajemen risiko
Perseroan menerapkan 6 (enam) jenis skenario shock suku bunga Perseroan. Berikut hasil pemantauan
suku bunga untuk perhitungan ΔEVE yaitu parallel up, manajemen risiko suku bunga Perseroan.
parallel down, steepener, flattener, short rates up, dan
Tabel Pengungkapan Exposure Interest Rate Risk in Banking Book (IRRBB) (dalam Jutaan Rupiah)
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Jenis Skenario
No. Shock Suku ΔEVE ΔNII ΔEVE ΔNII
Bunga
T T-1 T T-1 T T-1 T T-1
1 Parallel up (2.887.356) (1.178.301) (2.763.907) (2.358.529) (287.473) (765.531) (1.815.275) (2.627.006)
2 Parallel down 3.899.531 1.895.623 2.447.081 2.067.164 1.042.596 1.427.453 1.490.950 2.323.624
3 Steepener (1.013.969) (580) (913.832) (458.737)
4 Flattener 518 533 1.033.934 471.870
5 Short rate up (1.209.839) (416) 338.291 (285.800)
6 Short rate down 862 30 (836.789) (162.978)
Nilai Maksimum
7 2.887.356 1.178.301 2.763.907 2.358.529 913.832 765.531 1.815.275 2.627.006
Negatif (absolut)
Modal Tier 1 (untuk
ΔEVE) atau Project
8 29.229.783 28.902.255 16.216.707 16.216.707 27.115.896 25.514.204 16.319.417 16.319.417
Income (untuk
ΔNII)
Nilai Maksimum
dibagi Modal Tier 1
(untuk ΔEVE) atau 9,88% 4,08% 17,04% 14,54% 3,37% 3,00% 11,12% 16,10%
Project Income
(untuk ΔNII)
Berdasarkan portofolio Perseroan saat ini, apabila menurun dan suku bunga jangka panjang meningkat
terjadi perubahan suku bunga sesuai dengan skenario sesuai dengan skenario short rate down maka potensi
parallel shock up sebesar ± 400 bps akan berdampak kerugian maksimum terhadap Ekuitas Modal Inti (Tier 1)
terhadap perubahan pendapatan bunga dan beban yang akan dialami Perseroan sebesar Rp2,89 triliun dan
bunga Perseroan sebesar 17,04% terhadap target bila dibanding dengan total Modal Inti (Tier 1) sebesar
NII Perseroan. Adapun potensi kerugian maksimum 9,88% sehingga masih berada di bawah ketentuan limit
nilai ekonomis dari ekuitas yang dialami Perseroan OJK sebesar 15% dari modal inti (Tier 1).
apabila terjadi perubahan suku bunga jangka pendek
416 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 419
Laporan
Tahunan 2024
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 417
Page 420
Informasi Eksposur Risiko
dan Permodalan
Tabel Profil Maturitas Rupiah per 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023
31 Desember 2024
Jatuh Tempo
No Pos-pos
>1 >2
Saldo > 1 bulan > 3 bulan > 6 bulan
s.d 1 minggu minggu > 12
s.d 3 s.d 6 s.d 12
minggu s.d 2 s.d 1 bulan
bulan bulan bulan
minggu bulan
I. NERACA
A. ASET
1 Kas 2.072.073 2.072.073 - - - - - -
Penempatan pada Bank
2 32.633.468 23.943.692 - 1.023.558 476.120 3.083.712 4.106.387 -
Indonesia
a. Giro 21.133.838 21.133.838 - - - - - -
b. SBI 8.689.776 - - 1.023.558 476.120 3.083.712 4.106.387 -
c. Lainnya 2.809.854 2.809.854 - 0 - - - -
Penempatan pada bank
3 130.433 130.433 - - - - - -
lain
4 Surat Berharga 39.060.292 3.601.158 - 6.758.835 1.220.699 2.565.897 1.322.839 23.590.864
a. SUN 29.225.616 101.166 - 6.758.835 822.110 2.557.414 1.294.839 17.691.252
1) diperdagangkan 3.265.550 - - - 472.110 326.391 5.494 2.461.555
2) tersedia untuk di
9.520.269 - - - - 269.333 659.526 8.591.411
jual
3) dimiliki hingga jatuh
16.439.797 101.166 - 6.758.835 350.000 1.961.690 629.820 6.638.285
tempo
4) pinjaman yang
- - - - - - - -
diberikan pada piutang
b. Surat Berharga
6.335.373 689 - - 398.589 8.482 28.000 5.899.612
Korporasi
1) diperdagangkan 444.577 - - - - - - 444.577
2) tersedia untuk dijual 1.851.158 - - - - - 28.000 1.823.158
3) dimiliki hingga jatuh
4.039.638 689 - - 398.589 8.482 - 3.631.877
tempo
4) pinjaman yang
- - - - - - - -
diberikan dan piutang
c. Lainnya 3.499.303 3.499.303 - - - - - -
5 Kredit yang diberikan 355.846.978 584.693 48.878 1.575.694 3.436.076 2.918.557 6.193.238 341.089.843
a. Belum Jatuh Tempo 353.753.038 176.345 48.878 1.575.694 3.349.358 2.717.914 6.013.797 339.871.051
b. Sudah Jatuh Tempo 2.093.941 408.348 - - 86.718 200.643 179.441 1.218.791
6 Tagihan lainnya 1.117.524 156.427 19.198 - - 941.898 - -
a. Tagihan atas surat
berharga yang dibeli
175.625 156.427 19.198 - - - - -
dengan janji dijual
kembali (Reverse Repo)
b. Lainnya 941.898 - - - - 941.898 - -
7 Penyertaan Saham - - - - - - - -
8 Lain-lain 19.486.447 - - 19.486.447 - - - -
Jumlah Aset 450.347.216 30.488.476 68.076 28.844.534 5.132.895 9.510.064 11.622.464 364.680.706
418 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 421
Laporan
Tahunan 2024
(dalam Jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
Jatuh Tempo
Saldo > 1 minggu
> 2 minggu > 1 bulan s.d > 3 bulan s.d > 6 bulan s.d
s.d 1 minggu s.d 2 > 12 bulan
s.d 1 bulan 3 bulan 6 bulan 12 bulan
minggu
2.095.378 2.095.378 - - - - - -
29.950.536 29.756.476 - - - 194.060 - -
17.607.788 17.607.788 - - - - - -
194.060 - - - - 194.060 - -
12.148.688 12.148.688 - 0 - - - -
234.107 234.107 - - - - - -
35.902.399 576.504 270 7.483.702 2.955.254 882.854 1.260.459 22.743.357
31.398.530 573.350 - 7.477.808 2.954.236 562.846 1.210.716 18.619.574
3.769.410 573.350 - - 2.168.375 - 15.618 1.012.066
8.531.019 - - - 30.000 111.036 521.271 7.868.712
19.098.101 - - 7.477.808 755.861 451.810 673.827 9.738.795
- - - - - - - -
4.503.869 3.153 270 5.894 1.018 320.009 49.742 4.123.783
540.443 - - - - - - 540.443
1.627.903 - - - - 30.000 - 1.597.903
2.335.524 3.153 270 5.894 1.018 290.009 49.742 1.985.438
- - - - - - - -
- - - - - - - -
331.237.860 2.096.216 34.163 862.025 1.851.281 2.099.232 6.446.104 317.848.839
328.453.825 1.225.977 34.163 862.025 1.746.409 2.002.306 6.177.307 316.405.639
2.784.034 870.239 - - 104.872 96.926 268.797 1.443.200
1.195.547 - - - - 1.195.547 - -
- - - - - - - -
1.195.547 - - - - 1.195.547 - -
- - - - - - - -
17.884.999 - - 17.884.999 - - - -
418.500.826 34.758.681 34.432 26.230.726 4.806.535 4.371.694 7.706.562 340.592.196
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 419
Page 422
Informasi Eksposur Risiko
dan Permodalan
31 Desember 2024
Jatuh Tempo
No Pos-pos
>1 >2
Saldo > 1 bulan > 3 bulan > 6 bulan
s.d 1 minggu minggu > 12
s.d 3 s.d 6 s.d 12
minggu s.d 2 s.d 1 bulan
bulan bulan bulan
minggu bulan
B. KEWAJIBAN
1 Dana Pihak Ketiga 360.188.326 119.338.868 12.299.951 64.099.968 55.499.936 27.861.193 3.500.473 77.587.937
a. Giro 144.690.353 67.202.335 - - - - - 77.488.018
b. Tabungan 38.931.694 38.931.694 - - - - - -
c. Simpanan Berjangka 176.566.279 13.204.839 12.299.951 64.099.968 55.499.936 27.861.193 3.500.473 99.919
1) Deposit on call 3.819.729 1.836.456 726.818 1.256.455 - - - -
2) Deposito Berjangka 172.746.550 11.368.383 11.573.132 62.843.513 55.499.936 27.861.193 3.500.473 99.919
3) Lainnya - - - - - - - -
Kewajiban pada Bank
2 - - - - - - - -
Indonesia
Kewajiban pada bank
3 104.745 83.154 - 21.291 - 300 - -
lain
Surat Berharga yang
4 5.444.524 - - - - 600.000 996.000 3.848.524
Diterbitkan
a. Obligasi 5.444.524 - - - - 600.000 996.000 3.848.524
b. Subordinasi - - - - - - - -
c. Lainnya - - - - - - - -
5 Pinjaman yang Diterima 34.271.930 - - - - 4.420.000 7.000.000 22.851.930
a. Pinjaman Subordinasi 1.500.000 - - - - - - 1.500.000
b. Lainnya 32.771.930 - - - - 4.420.000 7.000.000 21.351.930
6 Kewajiban lainnya 4.351.325 4.351.325 - - - - - -
a. Kewajiban atas surat
berharga yang di jual
3.409.426 3.409.426 - - - - - -
dengan janji dibeli
kembali (Repo)
b. Lainnya 941.898 941.898 - - - - - -
7 Lain-lain 7.982.668 - - 7.982.668 - - - -
Jumlah Kewajiban 412.343.518 123.773.347 12.299.951 72.103.927 55.499.936 32.881.493 11.496.473 104.288.391
Selisih Aset dengan
38.003.698 (93.284.871) (12.231.875) (43.259.393) (50.367.041) (23.371.429) 125.992 260.392.315
Kewajiban dalam Neraca
II. REKENING ADMINISTRATIF
A. TAGIHAN REKENING ADMINISTRATIF
1 Komitmen - - - - - - - -
a. Fasilitas pinjaman
- - - - - - - -
yang belum ditarik
b. Posisi pembelian spot
dan derivatif yang masih - - - - - - - -
berjalan
1) Spot - - - - - - - -
2) Derivatif - - - - - - - -
420 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 423
Laporan
Tahunan 2024
31 Desember 2023
Jatuh Tempo
Saldo > 1 minggu
> 2 minggu > 1 bulan s.d > 3 bulan s.d > 6 bulan s.d
s.d 1 minggu s.d 2 > 12 bulan
s.d 1 bulan 3 bulan 6 bulan 12 bulan
minggu
324.517.875 110.904.849 15.416.183 56.972.191 38.901.144 15.594.567 22.279.017 64.449.924
124.350.812 60.031.106 - - - - - 64.319.706
38.804.771 38.804.771 - - - - - -
161.362.291 12.068.971 15.416.183 56.972.191 38.901.144 15.594.567 22.279.017 130.218
5.377.306 2.699.341 1.753.015 924.950 - - - -
155.714.985 9.369.631 13.663.168 56.047.241 38.901.144 15.484.567 22.119.017 130.218
270.000 - - - - 110.000 160.000 -
- - - - - - - -
1.300.316 - - 20.936 2.300 500.000 777.080 -
6.834.647 265.846 - - - 1.219.500 853.000 4.496.302
6.834.647 265.846 - - - 1.219.500 853.000 4.496.302
- - - - - - - -
- - - - - - - -
37.523.489 - - 3.242.020 - 5.140.000 7.455.000 21.686.469
4.499.997 - - - - - - 4.499.997
33.023.492 - - 3.242.020 - 5.140.000 7.455.000 17.186.472
1.195.547 1.195.547 - - - - - -
- - - - - - - -
1.195.547 1.195.547 - - - - - -
7.882.807 - - 7.882.807 - - - -
379.254.681 112.366.242 15.416.183 68.117.954 38.903.444 22.454.067 31.364.097 90.632.695
39.246.145 (77.607.561) (15.381.751) (41.887.228) (34.096.909) (18.082.373) (23.657.534) 249.959.501
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 421
Page 424
Informasi Eksposur Risiko
dan Permodalan
31 Desember 2024
Jatuh Tempo
No Pos-pos
>1 >2
Saldo > 1 bulan > 3 bulan > 6 bulan
s.d 1 minggu minggu > 12
s.d 3 s.d 6 s.d 12
minggu s.d 2 s.d 1 bulan
bulan bulan bulan
minggu bulan
c. Lainnya - - - - - - - -
2 Kontijensi 29.239.182 - - 29.239.182 - - - -
Jumlah Tagihan
29.239.182 - - 29.239.182 - - - -
Rekening Administratif
B. KEWAJIBAN REKENING ADMINISTRATIF
1 Komitmen 14.922.462 - - 14.922.282 - - 180 -
a. Fasilitas kredit yang
12.854.286 - - 12.854.286 - - - -
belum ditarik
b. Irrevocable L/C yang
246.888 - - 246.888 - - - -
masih berjalan
c. Posisi Penjualan spot
dan derivatif yang masih 1.806.505 - - 1.806.325 - - 180 -
berjalan
1) Spot - - - - - - - -
2) Derivat 1.806.505 - - 1.806.325 - - 180 -
d. Lainnya 14.782 - - 14.782 - - - -
2 Kontijensi 2.886.478 - - 2.886.478 - - - -
Jumlah Kewajiban
17.808.940 - - 17,808,760 - - 180 -
Rekening Administratif
Selisih Tagihan dan
Kewajiban dalam 11.430.242 - - 11,430,422 - - (180) -
Rekening Administratif
Selisih [(IA-IB)+(IIA-IIB)] 49.433.941 -93,284,871 -12,231,875 -31,828,970 -50,367,041 -23,371,429 126 260,392,315
Selisih Kumulatif 49,433,941 -93,284,871 -105,516,746 -137,345,716 -187,712,757 -211,084,186 -210,958,375 49,433,941
Tabel Profil Maturitas Valas per 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023
31 Desember 2024
Jatuh Tempo
No Pos-pos
Saldo > 1 minggu >2 > 1 bulan > 3 bulan > 6 bulan
s.d 1
s.d 2 minggu s.d 3 s.d 6 s.d 12 > 12 bulan
minggu
minggu s.d 1 bulan bulan bulan bulan
I. NERACA
A. ASET
1 Kas 33.547 33.547 - - - - - -
Penempatan pada
2 12.265.243 3.457.270 1.607.215 4.013.449 3.187.309 - - -
Bank Indonesia
Penempatan pada
3 5.821.374 5.821.374 - - - - - -
bank lain
4 Surat Berharga 4.266.599 - - 99.156 - 48.149 - 4.119.294
422 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 425
Laporan
Tahunan 2024
31 Desember 2023
Jatuh Tempo
Saldo > 1 minggu
> 2 minggu > 1 bulan s.d > 3 bulan s.d > 6 bulan s.d
s.d 1 minggu s.d 2 > 12 bulan
s.d 1 bulan 3 bulan 6 bulan 12 bulan
minggu
- - - - - - - -
24.998.985 - - 24.998.985 - - - -
24.998.985 - - 24.998.985 - - - -
20.977.203 - - 19.170.698 - - - 1.806.505
19.138.038 - - 19.138.038 - - - -
18.496 - - 18.496 - - - -
1.806.505 - - - - - - 1.806.505
- - - - - - - -
1.806.505 - - - - - - 1.806.505
14.164 - - 14.164 - - - -
2.502.757 - - 2.502.757 - - - -
23.479.960 - - 21.673.455 - - - 1.806.505
1.519.025 - - 3.325.530 - - - (1.806.505)
40.765.170 (77.607.561) (15.381.751) (38.561.698) (34.096.909) (18.082.373) (23.657.534) 248.152.996
40.765.170 (77.607.561) (92.989.312) (131.551.010) (165.647.919) (183.730.292) (207.387.826) 40.765.170
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
Jatuh Tempo
Saldo
> 1 minggu s.d > 2 minggu > 1 bulan s.d 3 > 3 bulan s.d 6 > 6 bulan s.d
s.d 1 minggu > 12 bulan
2 minggu s.d 1 bulan bulan bulan 12 bulan
32.111 32.111 - - - - - -
19.257.856 19.104.196 153.661 - - - - -
1.969.352 1.969.352 - - - - - -
4.756.845 - - - - 188.407 138.629 4.429.809
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 423
Page 426
Informasi Eksposur Risiko
dan Permodalan
31 Desember 2024
Jatuh Tempo
No Pos-pos
Saldo > 1 minggu >2 > 1 bulan > 3 bulan > 6 bulan
s.d 1
s.d 2 minggu s.d 3 s.d 6 s.d 12 > 12 bulan
minggu
minggu s.d 1 bulan bulan bulan bulan
a. SUN 4.152.850 - - 99.156 - - - 4.053.694
1) diperdagangkan - - - - - - - -
2) tersedia untuk
3.806.299 - - - - - - 3.806.299
di jual
3) dimiliki hingga
346.552 - - 99.156 - - - 247.396
jatuh tempo
4) pinjaman yang
diberikan pada - - - - - - - -
piutang
b. Surat Berharga
48.152 - - - - 48.149 - 3
Korporasi
1) diperdagangkan - - - - - - - -
2) tersedia untuk
48.152 - - - - 48.149 - 3
dijual
3) dimiliki hingga
- - - - - - - -
jatuh tempo
4) pinjaman yang
diberikan dan - - - - - - - -
piutang
c. Lainnya - - - - - - - -
5 Kredit yang diberikan 2.125.954 - - - - 926.237 - 1.199.717
a. Belum Jatuh
2.125.954 - - - - 926.237 - 1.199.717
Tempo
b. Sudah Jatuh
- - - - - - - -
Tempo
6 Tagihan lainnya 102.843 102.843 - - - - - -
a. Tagihan atas surat
berharga yang dibeli
dengan janji dijual - - - - - - - -
kembali (Reverse
Repo)
b. Lainnya 102.843 102.843 - - - - - -
7 Lain-lain 1.131.583 - - 1.131.583 - - - -
Jumlah Aset 25.747.143 9.415.034 1.607.215 5.244.188 3.187.309 974.386 - 5.319.011
B. KEWAJIBAN
1 Dana Pihak Ketiga 21.660.151 16.209.458 870.539 430.724 4.139.340 8.569 1.505 16
a. Giro 15.397.154 15.397.154 - - - - - -
b. Tabungan 290.386 290.386 - - - - - -
c. Simpanan
5.972.610 521.917 870.539 430.724 4.139.340 8.569 1.505 16
Berjangka
1) Deposit on call - - - - - - - -
424 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 427
Laporan
Tahunan 2024
31 Desember 2023
Jatuh Tempo
Saldo
> 1 minggu s.d > 2 minggu > 1 bulan s.d 3 > 3 bulan s.d 6 > 6 bulan s.d
s.d 1 minggu > 12 bulan
2 minggu s.d 1 bulan bulan bulan 12 bulan
4.456.411 - - - - - 138.629 4.317.783
2.379 - - - - - 2.379 -
3.980.972 - - - - - - 3.980.972
473.061 - - - - - 136.250 336.811
- - - - - - - -
300.434 - - - - 188.407 - 112.027
- - - - - - - -
300.434 - - - - 188.407 - 112.027
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
2.460.281 - - - - - 230.955 2.229.326
2.460.281 - - - - - 230.955 2.229.326
- - - - - - - -
64.516 64.516 - - - - - -
- - - - - - - -
64.516 64.516 - - - - - -
1.092.189 - - 1.092.189 - - - -
29.633.150 21.170.174 153.661 1.092.189 - 188.407 369.584 6.659.136
25.415.442 18.662.384 824.462 2.090.700 1.732.429 1.371.955 733.513 -
18.457.944 18.457.944 - - - - - -
193.982 193.982 - - - - - -
6.763.517 10.458 824.462 2.090.700 1.732.429 1.371.955 733.513 -
- - - - - - - -
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 425
Page 428
Informasi Eksposur Risiko
dan Permodalan
31 Desember 2024
Jatuh Tempo
No Pos-pos
Saldo > 1 minggu >2 > 1 bulan > 3 bulan > 6 bulan
s.d 1
s.d 2 minggu s.d 3 s.d 6 s.d 12 > 12 bulan
minggu
minggu s.d 1 bulan bulan bulan bulan
2) Deposito
5.972.610 521.917 870.539 430.724 4.139.340 8.569 1.505 16
Berjangka
3) Lainnya - - - - - - - -
Kewajiban pada
2 - - - - - - - -
Bank Indonesia
Kewajiban pada
3 - - - - - - - -
bank lain
Surat Berharga yang
4 4.816.106 - - 4.816.106 - - - -
Diterbitkan
a. Obligasi - - - - - - - -
b. Subordinasi 4.816.106 - - 4.816.106 - - - -
c. Lainnya - - - - - - - -
Pinjaman yang
5 711.382 - - - - - - 711.382
Diterima
a. Pinjaman
- - - - - - - -
Subordinasi
b. Lainnya 711.382 - - - - - - 711.382
6 Kewajiban lainnya - - - - - - - -
a. Kewajiban atas
surat berharga yang
- - - - - - - -
di jual dengan janji
dibeli kembali (Repo)
b. Lainnya - - - - - - - -
7 Lain-lain 140.980 - - 140.980 - - - -
Jumlah Kewajiban 27.328.619 16.209.458 870.539 5.387.810 4.139.340 8.569 1.505 711.398
Selisih Aset dengan
Kewajiban dalam (1.581.476) (6.794.424) 736.676 (143.622) (952.031) 965.817 (1.505) 4.607.613
Neraca
II. REKENING ADMINISTRATIF
A. TAGIHAN REKENING ADMINISTRATIF
1 Komitmen 1.958.710 - - 1.958.710 - - - -
a. Fasilitas pinjaman
- - - - - - - -
yang belum ditarik
b. Posisi pembelian
spot dan derivatif 1.958.710 - - 1.958.710 - - - -
yang masih berjalan
1) Spot - - - - - - - -
2) Derivatif 1.958.710 - - 1.958.710 - - - -
c. Lainnya - - - - - - - -
426 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 429
Laporan
Tahunan 2024
31 Desember 2023
Jatuh Tempo
Saldo
> 1 minggu s.d > 2 minggu > 1 bulan s.d 3 > 3 bulan s.d 6 > 6 bulan s.d
s.d 1 minggu > 12 bulan
2 minggu s.d 1 bulan bulan bulan 12 bulan
6.763.517 10.458 824.462 2.090.700 1.732.429 1.371.955 733.513 -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
4.612.840 - - - - - - 4.612.840
- - - - - - - -
4.612.840 - - - - - - 4.612.840
- - - - - - - -
750.059 - - - - - - 750.059
- - - - - - - -
750.059 - - - - - - 750.059
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
145.511 - - 145.511 - - - -
30.923.852 18.662.384 824.462 2.236.211 1.732.429 1.371.955 733.513 5.362.899
(1.290.702) 2.507.791 (670.802) (1.144.022) (1.732.429) (1.183.548) (363.929) 1.296.237
1.878.434 - - - - - - 1.878.434
- - - - - - - -
1.878.434 - - - - - - 1.878.434
- - - - - - - -
1.878.434 - - - - - - 1.878.434
- - - - - - - -
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 427
Page 430
Informasi Eksposur Risiko
dan Permodalan
31 Desember 2024
Jatuh Tempo
No Pos-pos
Saldo > 1 minggu >2 > 1 bulan > 3 bulan > 6 bulan
s.d 1
s.d 2 minggu s.d 3 s.d 6 s.d 12 > 12 bulan
minggu
minggu s.d 1 bulan bulan bulan bulan
2 Kontijensi 313.812 - - 313.812 - - - -
Jumlah Tagihan
Rekening 2.272.522 - - 2.272.522 - - - -
Administratif
B. KEWAJIBAN REKENING ADMINISTRATIF
1 Komitmen 683.216 - - 683.216 - - - -
a. Fasilitas kredit
683.216 - - 683.216 - - - -
yang belum ditarik
b. Irrevocable L/C
- - - - - - - -
yang masih berjalan
c. Posisi Penjualan
spot dan derivatif - - - - - - - -
yang masih berjalan
1) Spot - - - - - - - -
2) Derivatif - - - - - - - -
d. Lainnya - - - - - - - -
2 Kontijensi 560.030 - - 560.030 - - - -
Jumlah Kewajiban
Rekening 1.243.246 - - 1.243.246 - - - -
Administratif
Selisih Tagihan
dan Kewajiban
1.029.276 - - 1.029.276 - - - -
dalam Rekening
Administratif
Selisih [(IA-IB)+(IIA-
(552.200) (6.794.424) 736.676 885.654 (952.031) 965.817 (1.505) 4.607.613
IIB)]
Selisih Kumulatif (552.200) (6.794.424) (6.057.748) (5.172.094) (6.124.125) (5.158.308) (5.159.813) (552.200)
Risiko
Operasional
Risiko operasional adalah risiko akibat ketidakcukupan merupakan salah satu ukuran keberhasilan atau
dan/atau tidak berfungsinya proses internal, kesalahan kegagalan manajemen risiko untuk risiko operasional.
manusia, kegagalan sistem, dan/atau adanya kejadian
kejadian eksternal yang mempengaruhi operasional Adapun jenis-jenis kejadian risiko operasional dapat
Perseroan. digolongkan menjadi beberapa tipe kejadian seperti
fraud internal, fraud eksternal, praktik ketenagakerjaan
Risiko operasional dapat bersumber antara lain dari dan keselamatan lingkungan kerja, nasabah, produk
SDM, proses internal, sistem dan infrastruktur serta dan praktik bisnis, kerusakan aset fisik, gangguan
kejadian eksternal. Sumber-sumber risiko tersebut dapat aktivitas bisnis dan kegagalan sistem, serta kesalahan
menyebabkan kejadian-kejadian yang berdampak proses dan eksekusi, termasuk fraud yang timbul akibat
negatif pada operasional Perseroan sehingga aktivitas pencucian uang dan pendanaan terorisme.
kemunculan dari jenis-jenis kejadian risiko operasional
428 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 431
Laporan
Tahunan 2024
31 Desember 2023
Jatuh Tempo
Saldo
> 1 minggu s.d > 2 minggu > 1 bulan s.d 3 > 3 bulan s.d 6 > 6 bulan s.d
s.d 1 minggu > 12 bulan
2 minggu s.d 1 bulan bulan bulan 12 bulan
488.686 - - 488.686 - - - -
2.367.120 - - 488.686 - - - 1.878.434
653.587 - - 653.587 - - - -
653.587 - - 653.587 - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
476.264 - - 476.264 - - - -
1.129.851 - - 1.129.851 - - - -
1.237.269 - - (641.165) - - - 1.878.434
(53.433) 2.507.791 (670.802) (1.785.187) (1.732.429) (1.183.548) (363.929) 3.174.671
(53.433) 2.507.791 1.836.989 51.802 (1.680.627) (2.864.174) (3.228.103) (53.433)
Sesuai SEOJK No. 06/SEOJK.03/2020 tentang Perhitungan Umum, Perseroan telah melakukan perhitungan ATMR
Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk Risiko Operasional operasional dengan pendekatan standar mulai tahun
Dengan Menggunakan Pendekatan Standar Bagi Bank 2023.
Uraian terkait risiko operasional dijabarkan sebagai berikut:
Tabel Risiko Operasional per 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023 (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Pendekatan yang
Digunakan
KIB MMRO ATMR KIB MMRO ATMR
Pendekatan Indikator
1.524.448 1.524.448 19.055.594 1.436.485 1.436.485 17.956.060
Dasar
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 429
Page 432
Informasi Eksposur Risiko
dan Permodalan
Risiko
Likuiditas
Risiko likuiditas adalah risiko akibat ketidakmampuan Sesuai POJK 5 Tahun 2024 tanggal 27 Maret 2024 tentang
Perseroan untuk memenuhi kewajiban yang jatuh Penetapan Status Pengawasan dan Penanganan
tempo dari sumber pendanaan arus kas dan/atau dari Permasalahan Bank Umum, Perseroan telah
aset likuid berkualitas tinggi yang dapat diagunkan, melakukan monitoring indikator likuiditas, yang
tanpa mengganggu aktivitas dan kondisi keuangan salah satunya dilihat dari rasio LCR dan NSFR sesuai
Perseroan. Ketidakmampuan memperoleh sumber POJK 19 Tahun 2024 tanggal 8 November 2024 tentang
pendanaan arus kas sehingga menimbulkan risiko kewajiban pemenuhan rasio kecukupan likuiditas
likuiditas dapat disebabkan antara lain oleh: (Liquidity Coverage Ratio) bagi bank umum dan POJK
1. Ketidakmampuan menghasilkan arus kas yang 20 Tahun 2024 tanggal 8 November 2024 tentang
berasal dari aset produktif maupun yang berasal Kewajiban Pemenuhan Rasio Pendanaan Stabil Bersih
dari penjualan aset termasuk aset likuid; dan/atau (Net Stable Funding Ratio) Bagi Bank Umum.
2. Ketidakmampuan menghasilkan arus kas yang
berasal dari penghimpunan dana, transaksi antar
bank, dan pinjaman yang diterima.
Tabel Liquidity Coverage Ratio (LCR) (dalam %)
2024 2023
Triwulan Triwulan Triwulan Triwulan Triwulan Triwulan Triwulan Triwulan
I II III IV I II III IV
Bank Secara
225,00% 193,95% 202,35% 191,17% 247,26% 204,17% 171,38% 190,24%
Individu
Tabel Net Stable Funding Ratio (NSFR) (dalam jutaan Rupiah)
Tahun 2023
Komponen
Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV
Total Pendanaan Stabil yang Tersedia (ASF) 240.501.381 237.859.803 240.729.276 241.948.844
Total Pendanaan Stabil yang Diperlukan (RSF) 185.657.280 191.171.173 194.996.110 197.105.438
NSFR (%) 129,54% 124,42% 123,45% 122,75%
430 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 433
Laporan
Tahunan 2024
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun 2024
Komponen
Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV
Total Pendanaan Stabil yang Tersedia (ASF) 243.098.458 244.451.089 247.255.664 252.193.513
Total Pendanaan Stabil yang Diperlukan (RSF) 206.594.728 209.209.884 204.476.752 209.135.110
NSFR (%) 117,67% 116,84% 120,92% 120,59%
*) Berdasarkan Penyampaian Laporan Publikasi Triwulan Bank
Tabel Aset Terikat (Encumbrance) (ENC)
2024
The assets on the balance sheet would a b c d
be disaggregated; there can be as
much disaggregation as desired Aset Terikat aset yang Aset tidak terikat Total
Aset-aset dalam laporan posisi (Encumbered) disimpan atau (unencumbered)
keuangan dapat disajikan terperinci diperjanjikan
sepanjang dibutuhkan. dengan bank
sentral namun
belum digunakan
untuk menghasilkan
likuiditas
Encumbered assets Optional Unencumbered Total
Central bank assets
facilities
Rp3.499.300 Rp44.920.521 Rp59.009.948 Rp107.429.769
Analisis Kualitatif
Aset-aset dalam Laporan Posisi a b c d
Keuangan dapat disajikan terperinci
sepanjang dibutuhkan Aset Terikat Aset yang disimpan Aset tidak terikat Total
(Encumbered) atau diperjanjikan (unencumbered) (dalam Juta Rupiah)
dengan bank
sentral namun
belum digunakan
untuk menghasilkan
likuiditas
Rp0 Rp33.133.462 Rp71.673.612 Rp104.807.074
Analisis Kualitatif
Definitions
a Aset terikat (encumbered assets) adalah aset bank yang terbatas untuk kebutuhan likuiditas, secara legal dan kontraktual
oleh Bank pada saat terjadi kondisi stres. Encumbered Asset tidak termasuk aset yang disimpan atau diperjanjikan dengan
Bank Indonesia namun belum digunakan untuk menghasilkan likuiditas dan aspek.
b aset yang disimpan atau diperjanjikan dengan Bank Indonesia namun belum digunakan untuk menghasilkan likuiditas
adalah sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan tentang kewajiban pemenuhan rasio kecukupan
likuiditas (liquidity coverage ratio) bagi Bank Umum
c Aset tidak terikat merupakan aset yang memenuhi kualifikasi sebagai HQLA sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan tentang kewajiban pemenuhan rasio kecukupan likuiditas (liquidity coverage ratio) bagi Bank Umum
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 431
Names mentioned 302 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Kelamin
· Komisaris
p.6
unresolved
—
Program Anti Korupsi
p.8
unresolved
org
Bank Tunggal
p.10
unresolved
org
Bank Indonesia
p.10 ×13
unresolved
org
Koperasi Tani
p.10
unresolved
org
Bank Dagang Negara.
p.10
unresolved
org
Menteri Keuangan. Pemerintah RI
p.10
unresolved
org
Bank Tabungan Pos RI.
p.10
unresolved
org
Bank Tabungan
p.10 ×4
unresolved
org
Kementerian Perhubungan
p.10
unresolved
org
Menteri Urusan Bank Sentral.
p.10
unresolved
org
Bank Sentral.
p.10 ×2
unresolved
org
Bank Mega Belum
p.33 ×2
unresolved
org
Bank Mega Jatuh Tempo
p.33
unresolved
org
Bank BJB Jatuh Tempo Informasi Obligasi Konversi Sampai
p.33
unresolved
org
Bank Deposits
p.36
unresolved
org
PT Indo Premier Securities
p.38
unresolved
org
PT Ciptadana Sekuritas
p.38
unresolved
org
PT Aldiracita Sekuritas
p.38
unresolved
org
PT Verdhana Sekuritas Indonesia
p.38
unresolved
org
PT BRI Danareksa Sekuritas
p.38
unresolved
org
PT Sinarmas Sekuritas
p.38
unresolved
org
Langkah (Persero) Tbk
p.39
unresolved
org
Pemerintah Provinsi DKI
p.41
unresolved
org
Kementerian
p.44
unresolved
org
Kementerian Agraria dan Tata Ruang
p.44
unresolved
org
Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman
p.45
unresolved
org
Kementerian Badan Usaha Milik
p.45
unresolved
org
Bank Umum Syariah.
p.56 ×2
unresolved
org
Kementerian BUMN
p.59
unresolved
person
Sustainable Development Goals
· Komisaris
p.60
unresolved
org
Menteri Badan Usaha Milik Negara
p.61
unresolved
org
Departemen PER-
p.61
unresolved
org
Milik
p.61
unresolved
person
Consumer
· Direktur
p.62 ×2
unresolved
—
Legal Riswanti
· Direktur
p.62
unresolved
—
Retail Wibowo
· Direktur
p.62
unresolved
org
Kementerian Perumahan
p.69
unresolved
org
Milik Negara Republik Indonesia
p.69
unresolved
org
Milik Negara.
p.69 ×3
unresolved
org
Menteri BUMN No. PER-
p.72
unresolved
person
Pemantau Risiko.
· Komisaris
p.73
unresolved
org
Menteri
p.73
unresolved
person
PROF. DR. H. MUHAMMAD QURAISH SHIHAB
p.79 ×4
unresolved
person
H. Mohamad Bagus Teguh Perwira
p.80 ×2
unresolved
person
H. Muhammad Faiz
p.80 ×2
unresolved
person
SME
· Direktur Operations
p.82
unresolved
—
Pendirian
p.86
unresolved
—
Terbuka/Badan
p.86
unresolved
org
Bank Tabungan Negara Menjadi Perusahaan
p.87
unresolved
person
Muhani Salim
p.87 ×2
unresolved
person
H. R. Rasuna Said
p.91
unresolved
person
H. M. Yusuf Singadikane
p.91
unresolved
person
H.M Daud Beureuh
p.95
unresolved
org
PT MSIG Life Tbk
p.97
unresolved
org
Life Tbk
p.97
unresolved
org
PT Binagriya Upakara
p.97
unresolved
org
PT Bahana TCW Investment Management
p.97 ×2
unresolved
org
PT Trimegah Asset Management
p.97
unresolved
org
PT Manulife Aset Manajemen Indonesia
p.97
unresolved
org
PT Schroder Investment Management Indonesia
p.97 ×2
unresolved
org
PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen
p.97 ×2
unresolved
org
PT Insight Investments Management
p.97 ×2
unresolved
org
PT Mandiri Manajemen Investasi
p.97
unresolved
org
PT Sucorinvest Asset Management
p.97 ×2
unresolved
org
PT PLN (Persero)
p.97
unresolved
org
PT Indonesia Comnets Plus
p.97
unresolved
org
Telekomunikasi Seluler Tbk
p.97 ×2
unresolved
org
Bank Mandiri Indonesia Tbk
p.97 ×2
unresolved
org
PT Dompet Anak Bangsa
p.97
unresolved
org
Amil Zakat
p.97
unresolved
org
PT Fintek Karya Nusantara
p.97
unresolved
org
PT Tokopedia Pada Platform Tokopedia
p.98
unresolved
org
PT Adhi Persada Properti
p.98
unresolved
org
PT Dwi Daya World Wide
p.98
unresolved
org
PT Pertamina Retail
p.98
unresolved
org
PT Indomarco Prismatama
p.98 ×2
unresolved
org
PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero)
p.98
unresolved
org
PT Angkasa Pura Indonesia
p.98
unresolved
org
PT Indah Kiat Pulp
p.98
unresolved
org
PT OKI Pulp Kredit Korporasi
p.98
unresolved
org
PT Pindo Deli Pulp
p.98
unresolved
org
Pengelolaan Dana Sinarmas Land Ltd
p.98
unresolved
org
PT Nindya Karya
p.98
unresolved
org
PT PPA
p.98
unresolved
org
PT Astakona Megahtama
p.98
unresolved
org
PT Arah Sejahtera Abadi
p.98
unresolved
org
PT LEN Industri
p.98
unresolved
org
PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero)
p.99 ×2
unresolved
org
PT Yodya Karya
p.99
unresolved
org
PT Virama Karya
p.99
unresolved
org
PT Pupuk Sriwidjaja Palembang
p.99
unresolved
org
PT Golden Blossom Sumatra
p.99
unresolved
org
PT Brantas Abipraya
p.99
unresolved
org
PT Bandung Indah Permai
p.99
unresolved
org
Bank Penerima Setoran Ibadah Haji Kemenag
p.99
unresolved
org
Bank Penerima Ibadah Haji Badan Pengelola Tabungan Perumahan
p.99
unresolved
org
Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat KPR
p.99
unresolved
org
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Pengelolaan Dana dan KPR
p.99
unresolved
org
Kementerian PUPR
p.99
unresolved
org
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan
p.99
unresolved
org
PT Jamkrindo Syariah
p.99 ×2
unresolved
org
PT Askrindo Syariah
p.99
unresolved
org
PT Jasindo Syariah
p.99
unresolved
org
Layanan Umum
p.99
unresolved
org
Kementerian Keuangan Republik Indonesia Pinjaman Dalam Negeri Kementerian Agama Republik Indonesia
p.99
unresolved
org
Kementerian Pendidikan
p.99
unresolved
org
Pengelola Keuangan Haji
p.99
unresolved
org
Penyelenggara Jaminan Produk Halal
p.99
unresolved
org
Pengelola Dana Lingkungan Hidup
p.99
unresolved
org
Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat
p.99
unresolved
org
PT Reasuransi Indonesia Utama
p.100
unresolved
org
Dana Pensiun Lembaga Keuangan Bank Negara Pengelolaan
p.100
unresolved
org
Dana Pensiun Lembaga Keuangan Bank Rakyat Pengelolaan
p.100
unresolved
org
Dana Pensiun Lembaga Keuangan Tugu Mandiri
p.100
unresolved
org
Yayasan Kesejahteraan Pegawai Otoritas Jasa Pengelolaan
p.100
unresolved
org
PT Pabrik Gula Rajawali I
p.100
unresolved
org
PT Rajawali Pembiayaan Modal Kerja BTN
p.100
unresolved
org
PT Industri Kereta Api
p.100
unresolved
org
Bank Devisa
p.102
unresolved
org
Bank Rumah Untuk Rakyat
p.103
unresolved
person
Ashoya Ratam
· Notaris
p.108
unresolved
org
Bank Garansi Lokal
p.109
unresolved
org
Bank Garansi Perbankan Lainnya Kartu Debit Visa
p.110
unresolved
org
Kementerian Pekerjaan Umum
p.111
unresolved
org
Reksa Dana Pertanggungan
p.113
unresolved
org
PT Trimegah Asset Management Produk Asuransi Unit Link
p.113
unresolved
org
PT Manulife Aset Manajemen Indonesia Uang Pertanggungan
p.113
unresolved
org
PT Mandiri Manajemen Investasi Premium Unit Link
p.113
unresolved
org
Reksa Dana Pasar Uang
p.114
unresolved
org
Reksa Dana Saham
p.114 ×2
unresolved
org
Reksa Dana Pasar
p.114
unresolved
org
Reksa Dana Bahana Dana Likuid
p.114
unresolved
org
Reksa Dana TRIM Kas
p.114
unresolved
org
Reksa Dana BRI Seruni Pasar Uang II
p.114
unresolved
org
Reksa Dana Bahana Dana Ekuitas Prima
p.114
unresolved
org
Reksa Dana Mandiri Investa Pasar Uang
p.114
unresolved
org
Reksa Dana TRIM Kapital Plus
p.114
unresolved
org
Reksa Dana Sucorinvest Money Market Fund
p.114
unresolved
org
Reksa Dana Manulife Dana Saham Kelas A
p.114
unresolved
org
Reksa Dana Mandiri Money Market USD
p.114
unresolved
org
Reksa Dana Manulife Syariah Sektoral
p.114
unresolved
org
Reksa Dana Batavia Dana Kas Maksima
p.114
unresolved
org
Reksa Dana Pendapatan Tetap
p.114 ×2
unresolved
org
Reksa Dana Danareksa Mawar Konsumer
p.114
unresolved
org
Reksa Dana Schroder
p.114
unresolved
org
Reksa Dana Schroder Dana Prestasi
p.114
unresolved
org
Reksa Dana Schroder Dana Prestasi Plus
p.114
unresolved
org
Reksa Dana Batavia Dana Saham
p.114
unresolved
org
Reksa Dana Manulife Saham Syariah Asia
p.114
unresolved
org
Reksa Dana Batavia Global ESG Sharia Equity
p.114
unresolved
org
Reksa Dana Manulife Pendapatan
p.114
unresolved
org
Reksa Dana Sucorinvest Equity Fund
p.114
unresolved
org
Reksa Dana Manulife USD Fixed Income
p.114
unresolved
org
Reksa Dana Mandiri FTSE Indonesia ESG
p.114
unresolved
org
Reksa Dana TRIM Dana Tetap
p.114
unresolved
org
Reksa Dana Trimegah Fixed Income Plan
p.114
unresolved
org
Reksa Dana Syailendra MSCI Indonesia
p.114
unresolved
org
Reksa Dana Batavia Dana Obligasi Ultima
p.114
unresolved
org
Reksa Dana Mandiri Investa Dana Utama
p.114
unresolved
org
Reksa Dana Batavia Saham ESG Impact
p.114
unresolved
org
Reksa Dana Bahana Pendapatan Tetap
p.114
unresolved
org
Reksa Dana Terproteksi Makara Prima
p.114
unresolved
org
Reksa Dana Terproteksi
p.114 ×2
unresolved
org
Reksa Dana Campuran
p.114
unresolved
org
Reksa Dana Terproteksi Sucorinvest Proteksi
p.114 ×4
unresolved
org
Reksa Dana Terproteksi Trimegah Terproteksi
p.114 ×7
unresolved
org
Reksa Dana Schroder Dana Kombinasi
p.114
unresolved
org
Reksa Dana Manulife Dana Campuran II
p.114
unresolved
org
Reksa Dana TRIM Kombinasi
p.114
unresolved
org
Reksa Dana Batavia USD Balanced Asia
p.114
unresolved
org
Reksa Dana Terproteksi Mandiri Seri
p.114 ×3
unresolved
org
Reksa Dana Terproteksi Insight Terproteksi
p.115 ×2
unresolved
org
Bank Perkreditan Rakyat Kredit UMKM
p.116
unresolved
org
Bank Perkreditan
p.116
unresolved
org
Koperasi Simpan Pinjam
p.116
unresolved
org
PT Bank Mandiri Taspen Pos Per
p.131
unresolved
org
Nixon L.P.
· Direktur Utama
p.142 ×3
unresolved
person
Elisabeth
· Direktur
p.142
unresolved
person
Setiyo
· Direktur
p.142
unresolved
person
Hirwandi
· Direktur
p.142
unresolved
person
Hakim
· Direktur
p.142 ×2
unresolved
person
Institutional Banking
· Direktur
p.144 ×2
unresolved
org
Assegaf Hamzah & Partners
p.146 ×2
unresolved
org
Law Hamzah & Partners
p.146
unresolved
person
Iqbal
· Komisaris
p.156
unresolved
person
Trisaputra
· Komisaris
p.156
unresolved
—
Permana
· Komisaris
p.157
unresolved
person
Andin
· Komisaris
p.158
unresolved
person
Prof. Dr. H. Ketua Dewan Muhammad Pengawas
p.162
unresolved
org
PT Digital Artha Media
p.164
unresolved
—
Lusiana Anjarsari
p.183
unresolved
—
Ghulam Mahdi Muharram
p.183
unresolved
—
Katon Djoko Soekarsono
p.183
unresolved
—
Ide Kusuma Pribadi
p.183
unresolved
—
Cuk Hidayat
p.183
unresolved
—
Asvianti Handaru W.
p.183
unresolved
person
Achmad Zuchridin
p.183
unresolved
—
Paulus Puspo Priyanto
p.183
unresolved
—
Noor Ridlo
p.183
unresolved
—
Didi Rusliyadi
p.183
unresolved
—
Fitri Novianty Ratna K
p.183
unresolved
—
Daulat Marpaung
p.183
unresolved
—
Ratna Prima Dewi
p.183
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
p.348
unresolved
org
Negeri
p.349
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.