Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2024-BBTN-att4.pdf

Other Text extracted BBTN

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 433

Page 1

          
Page 2

          
Page 3
  DIGITAL
  TRANSFORMATION
  FOR SUSTAINABLE
  GROWTH
  Laporan Tahunan 2024




  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.                          meningkatkan kapabilitas transaksi perbankan
  (selanjutnya disebut Perseroan atau BTN)                        dalam menyediakan layanan BTN mobile yang
  senantiasa agile dalam menjalankan bisnisnya,                   baik; meningkatkan produktivitas penjualan di
  beradaptasi dengan perubahan lingkungan. BTN                    segmen pendanaan serta penguatan teknologi
  telah menetapkan visi dan misi yang sebagai                     informasi.
  arah pengembangan Perseroan di masa depan.
  Visi tersebut adalah “Menjadi Best Mortgage Bank                Transformasi digital juga tercermin melalui
  in Southeast Asia pada tahun 2025.”                             pembentukan Divisi Digital Operations dan Divisi
                                                                  Digital Operations Risk untuk memastikan layanan
  Salah satu faktor penentu dalam penerapan                       dan operasional Perseroan ter-deliver dengan
  inisiatif-inisiatif stratejik tersebut adalah                   baik serta penguatan teknologi informasi, digital,
  dengan melakukan transformasi digital yang                      dan operation risk untuk memitigasi potensi risiko
  didukung oleh pengelolaan teknologi informasi                   di area cyber dan digital. BTN optimis bahwa
  yang adaptif. BTN telah melakukan penguatan                     berbagai upaya yang dilakukan akan mampu
  proses digitalisasi peminjaman dan pendanaan                    menjadi mendorong pertumbuhan Perseroan
  dan telah mengembangkan digital branches;                       dalam jangka panjang.




Tentang Laporan Tahunan

Laporan Tahunan ini merupakan laporan terintegrasi yang berisi ikhtisar data keuangan penting selama 5 (lima) tahun terakhir,
profil perusahaan, laporan Direksi dan Dewan Komisaris, analisis dan pembahasan manajemen yang meliputi pencapaian
kinerja Perusahaan, dibandingkan dengan kinerja tahun-tahun sebelumnya, proyeksi kinerja serta prospek perusahaan. Dalam
Laporan Tahunan ini juga dilaporkan tentang penerapan tata kelola perusahaan yang meliputi struktur dan proses tata kelola
termasuk penerapan sistem manajemen risiko yang di antaranya menggambarkan profil risiko dan pengelolaannya. Dengan
demikian Laporan Tahunan ini menempatkan kinerja historis ke dalam konteks dan menggambarkan risiko, peluang, dan
prospek Perseroan di masa depan, sehingga diharapkan dapat membantu pemegang saham dan pemangku kepentingan
memahami tujuan strategis Perseroan dan kemajuannya dalam menciptakan nilai yang berkelanjutan.




                                                                                  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk         1
Page 4
Kesinambungan
Tema

         KARENA HIDUP
         GAK CUMA TENTANG HARI INI


              2023 Laporan
                   Tahunan



         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (selanjutnya disebut Perseroan atau Bank BTN) melakukan
         terobosan strategi pengembangan produk untuk menangkap peluang yang timbul dari demografi
         penduduk Indonesia yang didominasi oleh Gen Z dan milenial. Hal tersebut diwujudkan dengan
         mengembangkan fitur dan layanan Bank BTN dalam memiliki rumah, investasi dan menyiapkan dana
         pensiun yang terintegrasi secara digital melalui Hero Campaign-nya yaitu Hidup Gak Cuma Tentang Hari
         Ini (HGCTHI). Bank BTN mengajak para milenial untuk mengembangkan bisnis jadi lebih besar dan memiliki
         kesadaran bahwa sekarang waktunya untuk punya rumah dengan tetap menjalani gaya hidup tanpa
         perlu khawatir terhadap KPR yang mereka miliki. Pengembangan bisnis perumahan di segmen first home
         buyer yang menjadi captive market Bank BTN diharapkan akan dapat mendorong pertumbuhan bisnis
         hingga 10 (sepuluh) tahun ke depan.




         PENGEMBANGAN TRANSFORMASI
         BISNIS DAN DIGITALISASI BERBASIS
         EKOSISTEM PERUMAHAN



              2022 Laporan
                   Tahunan



         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (selanjutnya disebut Perseroan atau Bank BTN) terus melaksanakan
         transformasi bisnis yang antara lain meliputi transformasi model operasional cabang, mengembangkan
         struktur Strategic Business Unit (SBU) dan menyusun transformasi human capital untuk mendukung
         rencana bisnis dan meningkatkan kapabilitas pegawai dalam rangka mencapai visi di tahun 2025 serta
         mengembangkan KPR di segmen milenial dengan pengembangan konsep Transit Oriented Development
         (TOD).

         Seiring dengan transformasi bisnis, Perseroan juga memperkuat kapabilitas digitalisasi bisnis, khususnya
         untuk mengembangkan bisnis berbasis ekosistem perumahan melalui ekspansi value chain bisnis
         perumahan dengan membangun one stop shop financial solution layanan perbankan secara menyeluruh
         di segmen SME Komersial, Korporasi dan Nasabah Lembaga. Transformasi bisnis dan digitalisasi berbasis
         ekonomi perumahan yang telah dilakukan mampu meningkatkan kinerja Perseroan sesuai dengan harapan
         para stakeholders.




2   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 5
                                                                                     Laporan
                                                                                Tahunan 2024




TRANSFORMASI
MENUJU BEST MORTGAGE BANK



     2021 Laporan
          Tahunan



Mengusung semangat transformasi pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, Perseroan menapaki tahun
2021 dengan percaya diri dalam menjalankan visi dan misinya. Dengan fundamental kokoh yang sudah
dibangun sepanjang tahun 2020, langkah Perseroan ke depan akan semakin mantap bertransformasi
Menjadi The Best Mortgage Bank in Southeast Asia pada tahun 2025.

Tahun ini Perseroan akan terus meningkatkan layanan perbankan yang dimiliki, disrupsi pandemi COVID-19
memberikan kesempatan bagi Perseroan untuk memacu performa layanan digital seperti banking from
home dan aplikasi mobile banking serta membuat variasi produk KPR bersama produk cash management
maupun produk tabungan untuk menarik nasabah agar lebih loyal terhadap Perseroan.

Sejak berdiri, Perseroan juga menjadi mitra pemerintah dalam mendukung perekonomian khususnya
sebagai agent of development dengan merealisasikan kredit lebih dari Rp640 triliun dan disalurkan kepada
lebih dari lima juta masyarakat di Indonesia dari seluruh segmen dan terus berupaya menjadi pemimpin
dan inovator di dalam kompetisinya dengan perbankan nasional.




TUMBUH BERKELANJUTAN
DI MASA PANDEMI



    2020 Laporan
         Tahunan



Tahun 2020 menjadi tahun yang penuh tantangan dan dilalui penuh perjuangan yang memaksa kita
melakukan adaptasi terhadap “The New Normal”. Perseroan bertekad memperkuat inovasi/integritas
membangun bisnis yang berkualitas dengan mencanangkan fokus dan inisiatif strategi yang menjadi
acuan dalam memulihkan dan memacu bisnis Perseroan ke depan. Bagi Perseroan, pandemi COVID-19
menjadi motivasi untuk memacu kinerjanya dalam memperbaiki dan meningkatkan business process serta
mengembangkan sejumlah strategi. Selain itu, Perseroan juga memperkuat kolaborasi sinergi dengan mitra
bisnis. Hal ini memacu penyaluran kredit, meningkatkan dana pihak ketiga dan pendapatan non bunga
sekaligus meningkatkan pelayanan perbankan kepada nasabah lewat berbagai inovasi digital yaitu BTN
Mobile Banking, Portal BTN Properti, Portal Rumah Murah BTN, BTN Solusi dan Program Batara Spekta.

Di tengah masa pandemi COVID-19 dan perbaikan business process, Perseroan mampu membuahkan hasil
yang cukup membanggakan. Laba Perseroan melampaui target yang ditetapkan dengan pertumbuhan
mencapai 655,71% dibandingkan posisi tahun lalu. Sementara dana pihak ketiga juga melambung lebih dari
23,78% dibandingkan tahun lalu.

Pencapaian kinerja keuangan tersebut menjadi bukti nyata di tengah pandemi, para pegawai tetap dapat
bekerja dan berkarya bagi Perseroan.




                                                               PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   3
Page 6
Daftar
Isi

    1      Tema dan Arti Tema                    4     Daftar Isi                      8     Jejak Langkah

    2      Kesinambungan Tema                    7     Sekilas Tentang Perseroan       10    Kontribusi Terbaik Kami




           Kilas                                       Profil
           Kinerja                                     Perusahaan

    16     Pencapaian Kinerja Penting 2024       84    Identitas Perusahaan                    Jumlah Pegawai
                                                       Nama dan Alamat Kantor          183     Berdasarkan Tingkat
    18     Ikhtisar Data Keuangan Penting
                                                       Wilayah, Kantor Cabang
                                                                                               Pendidikan
                                                 86    Konvensional dan Kantor                 Jumlah Pegawai
             Ikhtisar Keuangan dan Rasio
    18       Keuangan                                  Cabang Syariah                  183     Berdasarkan Status
                                                                                               Ketenagakerjaan
                                                 95    Jaringan Mitra Usaha
    26       Ikhtisar Operasional                                                              Jumlah Pekerja Berdasarkan
                                                 99    Brand Perusahaan                184     Masa Kerja
    26     Informasi Saham
                                             100       Riwayat Singkat Perusahaan
                                                                                       184   Komposisi Pemegang Saham
    29       Aksi Korporasi                              Keterangan Perubahan
                                                 101                                           Komposisi 20 Pemegang
                                                         Nama                          185     Saham Terbesar
             Aksi Penghentian Sementara
             Perdagangan Saham                         Visi, Misi dan Budaya                   Komposisi Pemegang Saham
                                             102       Perusahaan                      187
    29       (Suspension) dan/atau                                                             5% atau Lebih
             Penghapusan Pencatatan          102         Visi                                  Komposisi Kelompok
             Saham (Delisting)
                                             103         Misi                          187     Pemegang Saham Kurang
           Informasi Obligasi, Sukuk dan/                                                      dari 5%
30                                                       Reviu Visi dan Misi Oleh
           atau Obligasi Konversi            102         Dewan Komisaris dan Direksi           Kepemilikan Saham Direksi
                                                                                       188     dan Dewan Komisaris
           Informasi Sumber Pendanaan        104         Budaya Perusahaan
    32     Lainnya                                                                             Kepemilikan Saham oleh
                                                                                       189
                                             106       Kegiatan Usaha                          Senior Manajemen
34         Rating Perusahaan 2024
                                                         Kegiatan Usaha Menurut        190     Klasifikasi Pemegang Saham
36         Laporan Analis Perusahaan         106         Anggaran Dasar dan yang             Pemegang Saham Utama dan
                                                         Dijalankan                    190   Pengendali
35         Peristiwa Penting di Tahun 2024
                                             107         Produk dan Jasa                     Daftar Entitas Anak, Entitas
                                             124       Wilayah Operasional             191   Asosiasi dan Perusahaan
                                                                                             Ventura Bersama
                                             129       Struktur Organisasi
           Laporan Direksi,                  128       Daftar Keanggotaan Asosiasi     191
                                                                                             Informasi Kelompok Usaha
                                                                                             Bank
           Dewan Komisaris                   129       Profil Direksi                  191   Struktur Grup Perusahaan
           dan Dewan                         144       Profil Dewan Komisaris          192   Kronologi Penerbitan Saham
           Pengawas                          157       Profil Dewan Pengawas Syariah         Kronologi Penerbitan dan/atau
           Syariah                               161   Profil Pejabat Eksekutif        194   Pencatatan Obligasi Serta Efek
                                                                                             Lainnya
                                             182       Profil Pegawai
                                                                                             Informasi Penggunaan Jasa
    46     Laporan Direksi                               Jumlah Pegawai
                                             182                                       206   Akuntan Publik (AP) dan Kantor
    64     Laporan Dewan Komisaris                       Berdasarkan Jenis Kelamin           Akuntan Publik (KAP)
                                                         Jumlah Pegawai                      Nama dan Alamat Lembaga
           Laporan Dewan Pengawas            182         Berdasarkan Jabatan           206
    76                                                                                       dan/atau Profesi Penunjang
           Syariah
                                                         Jumlah Pegawai
                                             183                                       213   Penghargaan dan Sertifikasi
           Tanggung Jawab Pelaporan                      Berdasarkan Rentang Usia
    80                                                                                       Informasi yang Tersedia pada
           Tahunan 2024                                                                220   Website




4        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 7
                                                                                                          Laporan
                                                                                                     Tahunan 2024




      Analisis dan Pembahasan                                                                   Informasi
      Manajemen atas Kinerja Perseroan                                                          Eksposur Risiko
                                                                                                dan Permodalan
224   Tinjauan Perekonomian                      Ikatan Material Terkait
                                           331                                           376   Risiko Kredit
                                                 Investasi Barang Modal
224     Analisis Perekonomian Global
                                           332   Investasi Barang Modal                  415   Risiko Pasar
        Analisis Perekonomian
225                                                                                      428   Risiko Operasional
        Indonesia                          334   Komitmen dan Kontinjensi
226     Analisis Industri Perbankan        334   Perjanjian Signifikan                   430   Risiko Likuditas
226     Analisis Industri Perumahan              Informasi dan Fakta Material
                                           326
228
        Analisis Posisi BTN Dalam
        Industri Perbankan
                                                 Setelah Tanggal Laporan
                                                 Akuntan
                                                                                                Sumber Daya
230   Tinjauan Operasional                       Prospek Usaha dan Strategi                     Manusia
                                           336
                                                 Ke Depan
230     Rencana Strategis Bank
                                                 Pencapaian Target dan
240                                        339                                                 Strategi Manajemen Human
        Aspek Pemasaran                          Target Ke Depan                         434   Capital
240       Strategi Pemasaran               339     Pencapaian Target 2024
                                                                                               Kebijakan dan Pelaksanaan
                                                                                         436
256       Pangsa Pasar                     341     Target Ke Depan (Proyeksi)                  Manajemen Human Capital

257
        Penanganan Pengajuan                     Evaluasi Rencana Jangka                 436      Rekrutmen
        Nasabah
                                           345
                                                 Panjang (RJP)
                                                                                         437      Pengembangan Kompetensi
        Tinjauan Operasi Per Segmen              Kebijakan, Pengumuman dan
260                                        346                                           440      Pengembangan Karir
        Usaha                                    Pembayaran Dividen
260       Segmen Konvensional                    Realisasi Penggunaan Dana               444      Evaluasi Kinerja
                                           348
                                                 Hasil Penawaran Umum                    445      Remunerasi
282       Segmen Syariah
                                                 Informasi Material Mengenai
        Proyek Strategis Nasional                                                        447      Program Pensiun
300                                              Investasi, Ekspansi, Divestasi,
        (PSN) atau Penugasan Lain                                                              Human Capital Information
                                                 Penggabungan/Peleburan                  448
302   Tinjauan Keuangan                    348                                                 System
                                                 Usaha, Akuisisi atau
302     Kinerja Keuangan                         Restrukturisasi Hutang dan              450   Internalisasi Budaya
                                                 Modal
302       Laporan Posisi Keuangan                                                              Keterbukaan Informasi Kepada
                                                 Informasi Transaksi Material            451   Pegawai
          Laporan Laba Rugi dan                  yang Mengandung Benturan
310       Penghasilan Komprehensif                                                             Struktur Pengelola Human
                                           350   Kepentingan dan/atau                    452
          Lain                                                                                 Capital
                                                 Transaksi dengan Pihak
314       Laporan Arus Kas                       Afiliasi                                      Rencana Kerja Human Capital
                                                                                         452   Tahun 2025
        Kemampuan Membayar                       Perubahan Peraturan
317     Utang dan Kolektibilitas           360   Perundang-Undangan dan
        Piutang                                  Dampaknya Terhadap BTN

317
          Kemampuan Membayar               362
                                                 Perubahan Kebijakan                            Teknologi
          Utang                                  Akuntansi
                                                                                                Informasi
320       Kolektibilitas Piutang           364   Tingkat Kesehatan Bank

322     Suku Bunga Dana                          Informasi Kelangsungan
                                           365                                                 Rencana Strategi Teknologi
                                                 Usaha                                   456
326     Suku Bunga Dasar Kredit                                                                Informasi
                                                 Pengungkapan Kerangka
326     Analisis Kualitas Aset Produktif         Governansi, Pengelolaan                 458   Inovasi Teknologi Informasi
                                           367
        Akselerasi Pertumbuhan Fee               dan Pengendalian Aspek                        Infrastruktur Teknologi
328                                              Perpajakan                              460
        Based Income                                                                           Informasi
                                                 Respon Terhadap Perubahan
        Pertumbuhan Volume                 369                                           461   Tata Kelola Teknologi Informasi
329                                              Arah Kebijakan Moneter
        Transaksi Digital                                                                      Struktur Pengelola Teknologi
329
                                                 Transaksi Spot dan Transaksi            472
        Struktur Permodalan Bank           370                                                 Informasi
                                                 Derivatif
          Kebijakan Manajemen atas                                                             Rencana Kerja Teknologi
                                                 Laporan Penggunaan                      473
329       Struktur Modal dan Dasar                                                             Informasi Tahun 2025
                                           372   Tambahan Penyertaan Modal
          Penentuan Kebijakan
                                                 Negara (PMN)
330       Rincian Struktur Modal




                                                                                   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk      5
Page 8
        Tata Kelola
        Perusahaan

        Pencapaian dalam Penerapan                  Penerapan Tata Kelola                   Jumlah Penyimpangan
476     Tata Kelola Perusahaan                      dalam Pemberian               779       (Internal Fraud) dan
                                          690       Remunerasi Bagi Bank                    Upaya Penyelesaian
        Dasar Penerapan Tata Kelola
477                                                 Umum
        Perusahaan                                                                          Pemberian Dana Kegiatan
                                                                                  779
                                          697       Akuntan Publik                          Sosial dan/atau Politik
        Tujuan dan Prinsip Penerapan
478     Tata Kelola                                                                         Penyediaan Dana
                                                    Sistem Pengendalian
                                          699       Internal                      779       kepada Pihak Terkait dan
        Komitmen Penerapan Tata
479                                                                                         Penyediaan Dana Besar
        Kelola Perusahaan                 704       Laporan Manajemen Risiko
                                                                                            Buyback Saham dan
        Implementasi Tata Kelola              721   Fungsi Kepatuhan              779       Buyback Obligasi
480     Perusahaan
                                                    Program Anti Pencucian        779       Rencana Strategis Bank
        Struktur dan Mekanisme Tata                 Uang (APU), Pencegahan
487     Kelola Perusahaan                           Pendanaan Terorisme                     Transaksi yang
                                          733       (PPT) dan Pencegahan          780       Mengandung Benturan
487       Struktur Organ Perusahaan
                                                                                            Kepentingan
                                                    Proliferasi Senjata
488       Governance Soft Structure                 Pemusnah Massal
                                                                                  780       Perselisihan Internal
                                                    (PPPSPM)
          Mekanisme Tata Kelola
488                                                                                         Pencegahan Transaksi
          Perusahaan                      736       Perkara Hukum
                                                                                  780       Orang Dalam (Insider
488         Pemegang Saham                          Sanksi Administratif                    Trading)
                                                    yang Dikenakan Kepada                   Transparansi Kondisi
            Rapat Umum Pemegang                     Perusahaan, Anggota
490         Saham                         737                                     780       Keuangan dan Non
                                                    Dewan Komisaris dan                     Keuangan
                                                    Direksi oleh Otoritas Pasar
508         Direksi
                                                    Modal dan Otoritas Lainnya              Penerapan Keuangan
535         Dewan Komisaris                                                                 Berkelanjutan Termasuk
                                                    Akses Informasi dan Data
                                          737                                     780       Penerapan Tanggung
            Nominasi dan Remunerasi                 Perusahaan                              Jawab Sosial dan
576         Direksi dan Dewan                                                               Lingkungan
            Komisaris
                                          754       Kode Etik

                                                    Kebijakan Pemberian                 Laporan Tata Kelola Unit Usaha
            Kebijakan Keberagaman                                                 781   Syariah
                                                    Kompensasi Jangka
582         Direksi dan Dewan             759       Panjang Berbasis Kinerja            Penerapan Pedoman Tata
            Komisaris
                                                    Kepada Manajemen              798   Kelola Perusahaan Terbuka
            Transparansi Kepemilikan
585         Saham Direksi dan Dewan       760       Whistleblowing System               Governance Principles for
            Komisaris                                                                   Banks yang Diterbitkan oleh
                                          769       Program Anti Korupsi          809   Basel Committee in Banking
            Organ dan Komite di                                                         Supervision
589         Bawah Dewan Komisaris
                                                    Pengelolaan Laporan
                                                    Harta Kekayaan
                                          778       Penyelenggara Negara          810
                                                                                        Good Corporate Governance
            Organ dan Komite di                                                         Assessment
637         Bawah Direksi                           (LHKPN)




        Program Tanggung Jawab Sosial
        dan Lingkungan                                                                                              826


Indeks Referensi OJK


Laporan Keuangan


Laporan PUMK


Laporan Tingkat Kesehatan




6     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 9
                                                              Laporan
                                                         Tahunan 2024




Sekilas
Tentang Perseroan
                                                 KEPEMILIKAN

                                   10,73%        Publik Asing


                                   29,27%        Publik Domestik

                                                 Pemerintah Republik
                                   60,00%
                                                 Indonesia




                                                         sebesar

                           TOTAL ASET              Rp
                                                       469,61
                                                          triliun




                           BIDANG USAHA

                           Bank Umum




                               PRODUK DAN JASA


                                            Perbankan
   JUMLAH KANTOR                            Konvensional

   630 Jaringan Kantor
         Konvensional

   110   Jaringan Kantor                    Perbankan
         Syariah                            Syariah



                                        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   7
Page 10
Jejak
Langkah


      1897 - 1963                                     1965 - 1992

    1897                                             1965

      Perseroan berdiri dengan nama                   Pengintegrasian Bank-bank Umum Negara
      “Postspaarbank”                                 dan Bank Tabungan Negara ke dalam Bank
      pada masa Pemerintahan Hindia Belanda.          Sentral. Berdiri Bank Tunggal dengan nama
                                                      Bank Negara Indonesia yang terdiri dari Bank
                                                      Tabungan Negara, Bank Indonesia, Bank
    1942                                              Koperasi Tani dan Nelayan, Bank Umum
                                                      Negara, BNI 1946 dan Bank Dagang Negara.
      Perseroan diambil alih Pemerintah Jepang dan
      diganti namanya dengan Tyokin Kyoku atau
      Kantor Tabungan.                               1968

                                                      Bank tunggal kembali dipecah dan dibuka
    1945                                              kembali Bank Tabungan Negara disingkat BTN.

      Pemerintah RI mengambil alih Tyokin Kyoku
      dan didirikan Kantor Taboengan Pos.            1971

                                                      BTN bekerja sama dengan Perum Pos dan
                                                      Giro untuk melaksanakan program Tabungan
    1946
                                                      Nasional (Tabanas) dan Tabungan Asuransi
      Semua Kantor Taboengan Pos diduduki oleh        Berjangka (Taska).
      Belanda dan berhenti beroperasi.
                                                     1974
    1949                                              Mendapat tugas membiayai perumahan
                                                      rakyat dari Menteri Keuangan.
      Pemerintah RI membuka kembali Kantor
      Taboengan Pos dengan nama Bank Tabungan
      Pos RI.                                        1976

                                                      Realisasi KPR BTN pertama kali di Perumahan
    1950                                              Tanah Mas Kota Semarang.

      Perubahan nama menjadi “Bank Tabungan
      Pos” oleh Pemerintah RI.                       1986

                                                      Pada 1986, BTN menandatangani akad kredit
    1953                                              dengan IBRD/Bank Dunia senilai US$266,55 juta.

      Dikukuhkan sebagai badan hukum di bawah
                                                     1989
      Kementerian Perhubungan dan diizinkan
      membuka Kantor Cabang.                          Pertama kali menerbitkan Obligasi dan awal
                                                      melaksanakan kegiatan bank umum.

    1963
                                                     1992
      Berganti nama menjadi Bank Tabungan
      Negara dan berpindah menjadi di bawah           Menyandang Status sebagai perseroan
      Menteri Urusan Bank Sentral.                    terbatas milik negara (Persero)




8   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 11
                                                                                    Laporan
                                                                               Tahunan 2024




                                                                                      20
 Perseroan                                                                            24
meresmikan
  logo baru
        BTN

   1994 - 2014                                        2015 - 2022

  1994                                                2015

   Memperoleh izin untuk beroperasi sebagai Bank       Perseroan turut serta menyukseskan Program
   Devisa.                                             Sejuta Rumah untuk Rakyat.

  2001
                                                      2016
   Direkapitalisasi oleh Pemerintah RI dengan nilai
   Rp13,6 triliun.                                     Perseroan melanjutkan agenda transformasi
                                                       yaitu “Digital Banking Periods”.
  2002
                                                      2017
   Dengan sistem online real sistem berbasis IBM-
   AS400, teknologi informasi diimplementasikan
                                                       Pengembangan berbagai produk dan layanan
   ke seluruh Kantor Cabang.
                                                       yang berbasis digital, salah satunya adalah
                                                       pembukaan Smart Branch Jakarta Harmoni.
  2005

   Pembentukan Usaha Unit Syariah dan dibuka
                                                      2018
   Kantor Cabang Syariah pertama di Jakarta
   Harmoni.                                            Pengembangan ekosistem digital untuk
                                                       mendukung bisnis sebagai bank pembiayaan
  2008                                                 perumahan terdepan di Indonesia.

   Memperoleh Sertifikasi ISO 9001-2000 untuk
   layanan kredit jangka menengah atas dengan         2019
   pola layanan 1-5-1.
                                                       Menjadi Housing Market Maker dan
                                                       memperkuat posisi sebagai Bank Terbesar
  2009                                                 ke-5.
   Sekuritisasi KPR melalui Kontrak Investasi
   Kolektif Efek Beragun Aset (KIK-EBA) pertama       2020
   di Indonesia. Perseroan melakukan Penawaran
   Umum Saham Perdana (IPO) dan listing di Bursa       Memperbarui visi Menjadi The Best Mortgage
   Efek Indonesia (Go Public).                         Bank di Southeast Asia pada Tahun 2025.

  2012
                                                      2021
   Melakukan Rights Issue.
                                                       Transformasi untuk mencapai pertumbuhan
                                                       yang Berkelanjutan.
  2013

   Perseroan melakukan transformasi menuju            2022
   leading housing bank dan world class banking.
                                                       Perseroan melakukan aksi korporasi berupa
 2014                                                  Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak
                                                       Memesan Efek Terlebih Dahulu II (PMHMETD II)
  Perseroan bersama SMF menandatangani                 dalam rangka penerbitan Hak Memesan Efek
  Sekuritisasi terbesar.                               Terlebih Dahulu (HMETD) atau Rights Issue.




                                                             PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   9
Page 12
Kontribusi
Terbaik Kami


     PENERAPAN ESG
     DALAM TRANSFORMASI
     BERKELANJUTAN

                                                Dalam era keberlanjutan dan tanggung jawab sosial yang semakin menjadi
                                                perhatian utama, BTN memahami bahwa transparansi adalah kunci untuk
                                                membangun kepercayaan publik. Dengan mengungkapkan informasi terkait
                                                ESG secara jelas dan terbuka, BTN tidak hanya memenuhi tuntutan peraturan,
                                                tetapi juga memberikan pemangku kepentingan, termasuk pemegang saham,
                                                nasabah, dan masyarakat umum.


     BTN melanjutkan komitmennya                Selanjutnya, dalam penerapan ESG yang berkelanjutan, BTN secara resmi telah
     yang kuat dalam menerapkan                 menandatangani Prinsip-Prinsip Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk
     pilar     pelestarian       lingkungan,    Perbankan yang Bertanggung Jawab (UN Principles for Responsible Banking).
     sosial,      dan       tata       kelola   Dengan langkah tersebut, BTN menjadi anggota United Nations Environment
     (environmental,         social,    and     Programme Financial Initiative (UNEP FI), sebuah badan Perserikatan Bangsa-
     governance/ESG)                sebagai     Bangsa untuk mendorong pengembangan industri perbankan yang berkelanjutan
     bagian      dari     upaya     menjadi     (sustainable banking industry) bersama bank-bank di seluruh dunia.
     bank penyalur KPR terbaik di
     Asia Tenggara atau “The Best               Dengan menjadi anggota di UNEP FI dan menandatangani prinsip-prinsip tersebut,
     Mortgage Bank in Southeast                 BTN menunjukkan komitmen yang kuat terhadap perbaikan lingkungan hidup, sosial
     Asia”.     Kinerja      BTN       dalam    dan tata kelola (Environmental, Social, and Governance/ESG). BTN berkomitmen untuk
     melakukan          transparansi     ESG    mewujudkan misi ESG-nya, yaitu: Become the ESG Champion in the banking industry.
     menunjukkan           BTN      semakin
     transparan dalam penerapan                 Dengan bergabungnya BTN, UNEP FI akan membantu Perseroan dalam
     ESG. Hal ini ditunjukkan dengan            mengimplementasikan keuangan berkelanjutan (sustainable finance), serta
     diperolehnya penghargaan Best              membuka kesempatan berkolaborasi dan bertukar best practices berdasarkan
     ESG Reporting & Transparency               Prinsip-Prinsip Perbankan yang Bertanggung Jawab. Hal ini akan membantu
     dari ESG Initiatives Award dan             BTN untuk menjadi pionir keuangan berkelanjutan di industri perbankan dan
     penghargaan             Transparansi       keuangan di Indonesia. Sebagai anggota UNEP FI, BTN akan menerapkan Prinsip-
     Penurunan          Emisi      Korporasi    Prinsip PBB Mengenai Perbankan yang Bertanggung Jawab (UN Principles for
     Kategori “Green Elite” dari Bumi           Responsible Banking), yang merupakan sebuah kerangka kerja untuk mendorong
     Global      Karbon          Foundation.    industri perbankan yang berkelanjutan, sesuai dengan visi dan misi di dalam
     Perolehan      ini    mencerminkan         Sustainable Development Goals (SDGs) dan Paris Climate Agreement.
     kontribusi positif BTN terhadap
     pembangunan            berkelanjutan.      Sementara itu, BTN telah menunjukkan sejumlah komitmen penerapan pilar ESG
     Tidak        hanya           mematuhi      dalam bisnis dan operasionalnya. Sebagai contoh, pemasangan panel surya
     regulasi, BTN juga menjadi agen            di kantor BTN milik sendiri, pengadaan kendaraan listrik (EV) sebagai kendaraan
     perubahan yang proaktif dalam              operasional, dan mencantumkan kategori kegiatan usaha berkelanjutan pada
     menerapkan           standar      tinggi   pedoman portofolio (portfolio guidelines). Selain itu, BTN turut aktif mempromosikan
     dalam pengungkapan ESG (ESG                pembiayaan untuk rumah ramah lingkungan (green housing). BTN juga gencar
     Disclosure).                               meningkatkan kesadaran (awareness) karyawan, vendor, dan nasabah mengenai
                                                prinsip keberlanjutan melalui berbagai aktivitas.




10    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 13
                                                                                                       Laporan
                                                                                                  Tahunan 2024




                BTN SEBAGAI BANK YANG BERFOKUS PADA
                             SEKTOR PEKERJA INFORMAL

                                                               BTN terus mengukuhkan dirinya sebagai bank yang
                                                               peduli terhadap sektor informal dalam mewujudkan
                                                               mimpinya memiliki rumah impian. Hal ini dibuktikan
                                                               dengan pencapaian BTN dalam lima tahun terakhir,
                                                               Perseroan telah menyalurkan KPR ke sektor informal
                                                               sekitar 133.000 unit atau sekitar Rp22 triliun. Jika
                                                               mengacu pada data sejak BTN dipercaya sebagai
                                                               bank penyalur KPR pertama kalinya pada Desember
                                                               1976 atau 47 tahun lalu, maka angkanya lebih besar
                                                               lagi. Perseroan sejak 47 tahun lalu telah menyalurkan
                                                               KPR ke sektor informal sekitar 410.000 unit atau senilai
                                                               sekitar Rp52 triliun.



Sektor informal menjadi fokus Perseroan dalam lima tahun terakhir. Sektor pekerja informal dinilai sebagai segmen yang
potensial untuk digarap bisnis jasa layanan perbankan. Selain karena jumlahnya yang sangat besar, masih banyaknya
yang belum mengakses layanan keuangan menjadi tantangan tersendiri bagi Perseroan untuk bisa mencarikan solusi bagi
pekerja informal. Untuk itu, Perseroan bersama pemerintah dan BP Tapera terus berkolaborasi untuk memenuhi kebutuhan
pekerja informal dalam memiliki rumah yang layak huni. Setelah sebelumnya, Pemerintah menerbitkan skema KPR sektor
informal dengan produk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT), saat ini
BTN berkolaborasi dengan BP Tapera meluncurkan produk Tabungan BTN Rumah Tapera yang menyasar kalangan pekerja
informal melalui kredit pemilikan rumah (KPR) berskema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).




                                                                               PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk      11
Page 14
     BTN SIAPKAN DUKUNGAN PEMBIAYAAN
     150.000 RUMAH RENDAH EMISI

     Dalam rangka mendukung
     komitmen Pemerintah untuk
     mengakselerasi           jumlah
     pasokan rumah layak huni,
     sehat, dan ramah lingkungan,
     BTN memacu ketersediaan
     Rumah Rendah Emisi. Pada
     2029,     BTN     menargetkan
     akan     membiayai      150.000
     Rumah Rendah Emisi. Dengan
     dukungan dari Pemerintah,
     BTN akan terus mendorong
     pembangunan Rumah Rendah
     Emisi. Gerakan tersebut sejalan
     dengan upaya pemerintahan
     baru untuk membangun 1 juta
     rumah di perkotaan dan 2
     juta rumah di desa di seluruh
     Indonesia setiap tahunnya.



Membangun Rumah Rendah Emisi akan meningkatkan pasokan rumah layak huni dan berkualitas, sekaligus
menyediakan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang. Inisiatif ini juga akan mendorong green
economy menjadi lebih terjangkau, karena permintaan akan komponen-komponen ramah lingkungan akan
meningkat. Bangunan rumah dan aktivitas di dalamnya menjadi salah satu penghasil emisi karbon terbesar termasuk
dari penggunaan energi, konstruksi, hingga perawatan dan pemeliharaan. Untuk menciptakan lingkungan yang lebih
baik bagi generasi mendatang menjadi inisiatif BTN untuk memacu ketersediaan Rumah Rendah Emisi.



Langkah tersebut juga merupakan wujud komitmen
BTN menjawab tantangan perubahan iklim serta
mendorong ekosistem perumahan nasional yang
berkelanjutan. Pada pilot project tersebut, BTN
menggunakan material ramah lingkungan berupa floor
decking yang mengandung 3,6 kilogram (kg) sampah
plastik. Proyek ini juga akan memakai paving block
yang mengandung 2 kg sampah plastik per 1 meter
persegi. Dengan target bertahap hingga 2029 tersebut,
BTN akan berkontribusi pada pengurangan lebih dari
1,7 juta kilogram (kg) sampah plastik. Selain itu, emisi
karbon juga akan ditekan sebesar 2,42 ton CO2. Dampak
tersebut, setara dengan penanaman 110.000 pohon dan
323 hektar penyerapan emisi.



12    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 15
                                                                               Laporan
                                                                          Tahunan 2024




Selain menggunakan bahan bangunan
yang ramah lingkungan, BTN juga
                                                  TRANSFORMASI
menggerakkan para pengembang
kategori Rumah Rendah Emisi untuk
                                                     DIGITAL
memastikan beberapa standar. Di
antaranya efisien dalam pemakaian
energi, air, pengelolaan sampah,
hingga pengurangan polusi. Untuk
efisiensi   energi,   rumah       ramah
lingkungan      tersebut     diwajibkan
memiliki banyak ventilasi, plafon tinggi,   Di era digital saat ini, mayoritas generasi muda
hingga rasio jendela terhadap tembok        lebih memilih bertransaksi secara online untuk
mencapai 15%-30%. Standar tersebut          kebutuhan sehari-hari mereka. Hal itu terlihat
ditetapkan agar terdapat sirkulasi          dari jumlah pengguna mobile banking BTN yang
udara yang baik. Efisiensi air dilakukan    meningkat 47% setiap tahunnya, dan mencapai
melalui penggunaan keran debit kecil,       hampir dua juta user hanya dalam kurun waktu
pengolahan sanitasi yang baik, memiliki     satu tahun. Selain itu, konsumen menginginkan
sumur resapan, hingga penggunaan            layanan yang dipersonalisasi (tailored products
air bersih dari Perusahaan Daerah Air       and services) atau sesuai dengan kebutuhan
Minum (PDAM).                               masing-masing konsumen yang berbeda-
                                            beda.
Untuk pengolahan sampah, rumah
rendah emisi diwajibkan memiliki            Untuk menjawab tantangan tersebut, BTN
bak sampah pilah. Sementara, untuk          mengintegrasikan ekosistem perumahan dan
menekan polusi, pengembang diminta          kebutuhan nasabah melalui platform digital.
menanam 1 (satu) tanaman penyerap           BTN melakukan transformasi digital untuk
emisi karbon per rumah. Selain itu,         meningkatkan value proposition dan membantu
pengurangan polusi juga dilakukan           keluarga Indonesia memiliki rumah idaman
dengan menggunakan minimal 10%              dengan lebih mudah. Hal ini dijalankan melalui
material ramah lingkungan pada              solusi komprehensif untuk semua kebutuhan
dinding dan lantai, hingga memiliki         perumahan dengan platform KPR digital, yakni
ruang terbuka hijau sebanyak 10% dari       BTN Properti, BTN Properti for Developer, dan
total luas kawasan perumahan.               BTN Smart Residence. Selain itu, layanan terkait
                                            sektor perumahan tersebut dapat diakses
                                            melalui super apps yakni BTN Mobile.




                                                       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   13
Page 16
KILAS
KINERJA




Pada tahun 2024, BTN menunjukkan
pertumbuhan kinerja yang
signifikan baik dari sisi operasional
maupun keuangan. Kinerja BTN
juga mendapatkan pengakuan dari
pihak eksternal dengan diterimanya
penghargaan dalam skala nasional
dan internasional.




14   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 17
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   15
Page 18
     Kilas
     Kinerja




Pencapaian
Kinerja Penting 2024




                          Jumlah Aset
                              tahun 2024 sebesar



                         Rp
                           469,61                  triliun




                                 meningkat



                                 7,03%
                               dari tahun 2023




 Simpanan Konsumer                           Produk Konsumer            Produk Komersial

       tahun 2024 sebesar                          tahun 2024 sebesar     tahun 2024 sebesar


      Rp
           67,43                                 Rp
                                                     107,64             Rp
                                                                            303,07
               triliun                                       triliun            triliun




           meningkat                                   meningkat             meningkat


          4,64%                                        1,34%                 5,73%
         dari tahun 2023                             dari tahun 2023       dari tahun 2023




16   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 19
                                                                   Laporan
                                                              Tahunan 2024




                               Simpanan Komersial


                               tahun 2024 sebesar                            meningkat


                               Rp
                                   264,79              triliun           8,66%
                                                                       dari tahun 2023




                               Jumlah Ekuitas


                               tahun 2024 sebesar                            meningkat


                               Rp
                                   32,57            triliun                  6,87%
                                                                       dari tahun 2023




Pembiayaan
Syariah

tahun 2024 sebesar                                      18,26%
                                                        dari tahun 2023
Rp
    43,89            triliun




Dana Simpanan
Syariah

tahun 2024 sebesar                                      18,71%
                                                        dari tahun 2023
Rp
    49,62            triliun




                                        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk       17
Page 20
         Kilas
         Kinerja




Ikhtisar
Data Keuangan Penting

Ikhtisar Keuangan dan Rasio Keuangan

Tabel Ikhtisar Keuangan                                                                               dalam Jutaan Rupiah



                      Uraian                     2024           2023            2022           2021            2020

 LAPORAN POSISI KEUANGAN

 ASET

KAS                                               2.105.620       2.127.489      1.661.533      1.539.577       1.429.426

GIRO PADA BANK INDONESIA                        22.739.920        18.145.761    25.416.941    10.692.484        11.107.672

GIRO PADA BANK LAIN

     Pihak ketiga                                  886.415        1.153.949       963.935       1.000.338      2.995.233

     Pihak berelasi                               5.065.331      1.049.449        508.322         96.460          221.896

Cadangan kerugian penurunan nilai                   (2.571)         (1.804)         (1.747)        (1.698)        (1.808)

                                                  5.949.175      2.201.594       1.470.510      1.095.100        3.215.321

PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK
LAIN

     Pihak ketiga                                4.661.043       30.561.061     12.975.894      27.900.711    19.830.096

     Pihak berelasi                                      61              61             61            337             337

EFEK-EFEK

     Pihak ketiga                               19.874.205       1.454.768         873.109         891.173      1.123.406

     Pihak berelasi                              5.489.205        3.851.105       850.059        1.341.732     2.082.560

Cadangan kerugian penurunan nilai                     (787)       (22.903)         (2.399)        (2.000)         (2.000)

                                                25.362.623       5.282.970       1.720.769     2.230.905       3.203.966

OBLIGASI PEMERINTAH

     Pihak berelasi                             35.475.529      35.893.929      51.964.973    46.080.298       56.287.751

EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI DIJUAL
KEMBALI

     Pihak ketiga                                   175.625               -      1.434.190      1.598.325        954.955

KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/PIUTANG
SYARIAH

Kredit yang diberikan

     Pihak ketiga                               286.144.106    268.898.377     247.217.823    229.174.514      217.711.277

     Pihak berelasi                             27.935.999      27.685.483      19.439.742      18.110.919     17.340.839

Cadangan kerugian penurunan nilai               (11.727.934)    (14.191.536)   (14.104.914)   (13.165.897)    (12.151.936)


                                                302.352.171    282.392.324     252.552.651    234.119.536    222.900.180

Pembiayaan/piutang syariah

     Pihak ketiga                               43.681.345      37.027.078      31.367.082     27.102.484     25.059.007

     Pihak berelasi                                 211.482         87.203        257.057         447.374           3.040

Cadangan kerugian penurunan nilai               (1.329.253)     (1.400.428)    (1.570.009)    (1.269.863)      (909.007)




18      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 21
                                                                                                   Laporan
                                                                                              Tahunan 2024




                     Uraian                       2024          2023            2022            2021           2020

                                                 42.563.574     35.713.853     30.054.130     26.279.995      24.153.040

TAGIHAN DERIVATIF

  Pihak ketiga                                      102.843          32.176       103.939           31.017        70.386

TAGIHAN AKSEPTASI

  Pihak ketiga                                      508.190        475.821        289.206               -                -

  Pihak berelasi                                   433.708          68.746         131.356        454.140         196.071

  Cadangan kerugian penurunan nilai                  (1.987)      (23.876)           (136)          (623)         (1.393)

                                                    939.911        520.691        420.426         453.517         194.678

ASET TETAP

  Biaya perolehan/Nilai revaluasi                14.059.957     12.953.746     10.599.848      9.468.655       9.053.182

  Akumulasi penyusutan                          (4.883.826)    (4.835.934)     (4.246.045)     (3.731.864)    (3.234.737)

BUNGA YANG MASIH AKAN DITERIMA                    11.518.574     11.526.687     10.750.302      9.173.536      6.285.574

ASET PAJAK TANGGUHAN - Neto                       2.286.038      2.998.282       2.915.428     2.430.660        1.972.393

ASET LAIN-LAIN                                   4.205.664       3.235.046       2.352.762      2.505.522      3.784.186

TOTAL ASET                                      469.614.502    438.749.736    402.148.312     371.868.311    361.208.406

LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER DAN EKUITAS

LIABILITAS

LIABILITAS SEGERA                                 2.644.422       3.277.514     3.205.358      3.654.236       4.765.276

SIMPANAN DARI NASABAH

Giro

  Pihak ketiga                                    19.418.767    20.957.283      17.636.481     12.806.732     16.546.465

  Pihak berelasi                                121.604.495    108.412.008     87.264.437      60.556.142     52.054.300

Giro Wadiah

  Pihak ketiga                                    2.255.148      2.402.428       1.783.134       1.176.350      946.930

  Pihak berelasi                                  16.627.618     11.037.037      6.841.675      4.179.603       2.138.165

                                                159.906.028    142.808.756     113.525.727     78.718.827     71.685.860

Tabungan

  Pihak ketiga                                   36.777.689     37.029.999     35.656.990     46.363.367      38.279.792

  Pihak berelasi                                   922.460         692.162        525.339        436.034         420.345

Tabungan Wadiah

  Pihak ketiga                                     1.520.491      1.274.456       1.192.775      1.149.143      903.998

  Pihak berelasi                                       1.441          2.136            943          1.096             1.211

                                                 39.222.081     38.998.753      37.376.047    47.949.640      39.605.346

Deposito berjangka

  Pihak ketiga                                   76.672.689     63.976.056     66.808.185       53.067.211    60.918.288

  Pihak berelasi                                 76.636.682      76.717.583    79.389.842     93.453.378      86.940.320

                                                153.309.371    140.693.639     146.198.027    146.520.589    147.858.608

Total simpanan dari nasabah                     352.437.480     322.501.148    297.099.801    273.189.056     259.149.814

SIMPANAN DARI BANK LAIN

Pihak ketiga                                         70.035          91.312       136.408          66.007         29.880

EFEK-EFEK YANG DIJUAL DENGAN JANJI DIBELI
KEMBALI




                                                                          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk       19
Page 22
      Kilas
      Kinerja




                       Uraian                    2024          2023           2022            2021          2020

  Pihak ketiga                                  2.446.384               -              -              -             -

  Pihak berelasi                                  963.042

LIABILITAS AKSEPTASI

  Pihak ketiga                                     251.423       320.522        302.037        292.220         196.071

  Pihak berelasi                                  690.475        224.045         118.525        161.920             -

LIABILITAS DERIVATIF

  Pihak ketiga                                            -             -              -          17.741       22.787

SURAT-SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN

  Pihak ketiga                                    844.058       2.403.573      4.297.252      8.094.441    10.835.733

  Pihak berelasi                                4.600.466      5.868.525      4.355.008       4.277.267     4.974.733

PINJAMAN YANG DITERIMA

  Pihak ketiga                                  10.132.859     11.308.799      7.365.320      6.499.997     6.798.082

  Pihak berelasi                               23.352.225     22.453.290      17.455.685     15.562.294    17.009.056

BUNGA YANG MASIH HARUS DIBAYAR                    658.070        647.496        629.366        496.725        726.914

ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN KONTINJENSI          3.385          3.580           4.719         3.644          6.489

LIABILITAS IMBALAN KERJA DAN LAIN-LAIN           2.372.168      2.951.848      7.248.985      6.618.300     6.666.875

PINJAMAN SUBORDINASI DAN EFEK-EFEK
SUBORDINASI

  Pihak ketiga                                   4.828.105      4.612.840     4.658.242       4.259.776     4.194.554

  Pihak berelasi                                 1.500.000     4.499.997       4.499.977     4.499.968      5.999.878

TOTAL LIABILITAS                               407.794.597    381.164.489    351.376.683    327.693.592    321.376.142

DANA SYIRKAH TEMPORER

SIMPANAN NASABAH

Giro Mudharabah

  Pihak ketiga                                    929.940         712.587       468.889         467.333       341.653

  Pihak berelasi                                    11.985         13.474         11.897         12.281         17.033

Tabungan Mudharabah

  Pihak ketiga                                   6.161.887      5.331.249      4.730.686      3.466.529     2.683.283

  Pihak berelasi                                   125.893        141.993        88.427        505.563       430.860

Deposito berjangka Mudharabah

  Pihak ketiga                                  15.129.659      11.975.188    11.886.366      8.887.336     11.022.780

  Pihak berelasi                                6.857.408      8.908.369        7.637.191     9.424.102     5.345.495

Total simpanan nasabah                          29.216.772    27.082.860     24.823.456      22.763.144     19.841.104

SIMPANAN DARI BANK LAIN

Giro Mudharabah

  Pihak ketiga                                       9.214          4.154             56             46            176

Tabungan Mudharabah

  Pihak ketiga                                      21.730          14.781        19.674          1.882          2.139

Deposito berjangka Mudharabah

  Pihak ketiga                                          300        4.300          19.089         3.000           1.000

Total simpanan dari bank lain                       31.244        23.235          38.819          4.928          3.315

TOTAL DANA SYIRKAH TEMPORER                     29.248.016     27.106.095    24.862.275      22.768.072    19.844.419




20     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 23
                                                                                                         Laporan
                                                                                                    Tahunan 2024




                     Uraian                           2024           2023             2022            2021            2020

EKUITAS

Modal saham – nominal Rp500 (Rupiah penuh)
per saham masing-masing pada tanggal 31
Desember 2023 dan 2022

Modal dasar 20.478.432.000 saham (nilai penuh)
(terdiri dari 1 lembar saham seri A Dwiwarna dan
20.478.431.999 lembar saham seri B) masing-
masing pada tanggal 31 Desember 2023 dan
2022

Modal ditempatkan dan disetor penuh                    7.017.222       7.017.222      5.295.000       5.295.000       5.295.000
14.034.444.413 saham (nilai penuh) (terdiri
dari 1 lembar saham seri A Dwiwarna dan
14.034.444.412 lembar Saham seri B) pada 31
Desember 2023 dan 10.590.000.000 sahan
(nilai penuh) (terdiri dari 1 lembar saham seri A
Dwiwarna dan 10.589.999.999 lembar Saham seri
B) pada tanggal 31 Desember 2022.

Tambahan modal disetor                                4.418.900       4.418.900       2.054.454       2.054.454       2.054.454

Dana setoran modal                                             -               -      2.756.575                -               -

Keuntungan neto yang belum direalisasi dan            (1.107.982)      (769.001)      (1.193.252)         87.817        1.100.019
cadangan kerugian penurunan nilai atas
efek-efek dan obligasi Pemerintah pemerintah
diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain-setelah pajak tangguhan

Pengukuran kembali

Program Imbalan Pasti - setelah pajak                  (424.015)      (560.339)       (409.657)        (458.153)       (531.674)
tangguhan

Bagian efektif Lindung Nilai - Arus Kas                (44.082)        (32.346)         (49.301)        (19.983)         (1.239)

Surplus Revaluasi Aset Tetap                           3.565.773      3.565.773       3.508.565        3.307.991       3.307.991

Saldo laba*

Telah ditentukan penggunaannya                       15.982.004        13.181.214     10.745.157      8.606.555        7.004.198

Belum ditentukan penggunaannya                         3.164.069      3.657.729        3.201.813      2.532.966        1.759.096

TOTAL EKUITAS                                         32.571.889     30.479.152     25.909.354       21.406.647      19.987.845

TOTAL LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER DAN         469.614.502     438.749.736     402.148.312      371.868.311    361.208.406
EKUITAS

LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN

PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL

Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil

  Bunga                                              25.472.625      24.722.529      23.233.200      23.413.857      22.947.252

  Bagi hasil dan marjin unit syariah                  4.068.967       3.558.723        2.674.168        2.381.101      2.169.236

Total Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil                 29.541.592     28.281.252      25.907.368      25.794.958       25.116.488

Beban Bunga, Bagi Hasil dan Bonus

  Bunga                                             (15.913.459)    (13.203.108)     (9.866.919)     (11.670.728)   (14.687.492)

  Beban pendanaan lainnya                             (200.476)        (203.317)      (169.804)        (177.585)        (147.146)

  Bonus Simpanan Wadiah                                (153.446)         (71.621)       (57.558)        (32.175)        (21.782)

  Hak Pihak Ketiga atas Bagi hasil Mudharabah         (1.781.559)     (1.372.916)      (815.803)       (923.167)      (1.335.517)

Total Beban Bunga, Bagi Hasil dan Bonus             (18.048.940)    (14.850.962)    (10.910.084)    (12.803.655)     (16.191.937)

Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil - Neto                11.492.652     13.430.290       14.997.284      12.991.303       8.924.551

Pendapatan Operasional Lainnya

  Pungutan administrasi dan denda atas                 1.072.304      1.096.346         965.441         852.953          760.751
  simpanan dan kredit yang diberikan



                                                                                PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk        21
Page 24
      Kilas
      Kinerja




                     Uraian                          2024          2023            2022           2021           2020

  Pendapatan dari penerimaan kredit yang              1.338.753       934.191         431.591       304.810        275.538
  dihapusbukukan

  (kerugian) Keuntungan dari penjualan efek-           932.900         6.669                -         76.734       356.168
  efek - neto

  (Kerugian) Keuntungan dari penjualan obligasi         49.049       541.392                -        818.679       308.351
  pemerintah - neto

  (Kerugian) Keuntungan yang belum direalisasi           30.175         1.802               -      (135.338)         18.493
  dari perubahan nilai wajar efek-efek - neto

  (Kerugian) Keuntungan yang belum direalisasi               -               -        55.045        (18.778)          87.011
  dari perubahan nilai wajar obligasi pemerintah
  - neto

  Lain-lain                                           1.152.738      1.310.747       822.775        463.507        708.295

Total Pendapatan Operasional Lainnya                  4.575.919     3.891.147       2.274.852     2.362.567       2.514.607

Penyisihan kerugian penurunan nilai aset            (1.981.495)   (3.765.397)      (4.017.378)   (3.627.477)    (2.258.479)
keuangan dan non-aset keuangan

(Penyisihan) Pembalikan Estimasi Kerugian                   195           1.139        (1.075)        2.845         (3.784)
Penurunan Nilai Komitmen dan Kontinjensi

Beban Operasional Lainnya

  Umum dan administrasi                             (4.456.861)   (3.884.779)     (3.754.028)    (3.358.846)     (3.114.260)

  Gaji dan tunjangan karyawan                      (4.445.575)    (3.982.503)     (4.190.298)    (3.782.925)    (2.977.208)

  Premi program penjaminan Pemerintah                (729.685)     (656.774)        (599.991)      (619.667)     (469.360)

  Kerugian yang belum direalisasi dari                (40.444)        (5.780)               -              -              -
  perubahan nilai wajar obligasi pemerintah -
  neto

  Kerugian dari penjualan obligasi pemerintah                -               -     (266.235)               -              -
  - neto

  Kerugian dari penjualan efek-efek - neto                   -               -     (234.089)               -              -

  Kerugian yang belum direalisasi dari                       -               -       (64.931)              -              -
  perubahan nilai wajar efek-efek - neto

  Lain-lain                                          (589.993)      (487.614)      (329.308)      (930.968)      (285.782)

Total Beban Operasional Lainnya                    (10.262.558)   (9.017.450)     (9.438.880)    (8.692.406)    (6.846.610)

LABA OPERASIONAL                                      3.824.713    4.539.729       3.814.803      3.036.832      2.330.285

BEBAN BUKAN OPERASIONAL - NETO                         (51.872)     (159.519)         60.887        (43.512)      (59.428)

LABA SEBELUM BEBAN PAJAK                              3.772.841    4.380.210       3.875.690      2.993.320      2.270.857

BEBAN PAJAK                                           (765.513)    (879.222)        (830.617)      (617.093)     (668.499)

LABA TAHUN BERJALAN                                  3.007.328     3.500.988       3.045.073      2.376.227      1.602.358

Pendapatan Komprehensif Lain:

Akun-akun yang tidak akan direklasifikasi ke
laba rugi

Surplus Revaluasi Aset Tetap                                 -        57.208         200.574               -              -

Pengukuran kembali program imbalan pasti                168.301     (186.027)          59.872        75.005       (397.512)

Pajak penghasilan terkait akun-akun yang tidak         (31.977)       35.345          (11.376)       (1.484)        60.545
akan direklasifikasi ke laba rugi

Akun-akun yang akan direklasifikasi ke laba rugi

Bagian Efektif Lindung Nilai Arus Kas                  (14.490)       20.932        (40.883)        (18.744)        (1.239)

Keuntungan (kerugian) neto yang belum                 (421.538)       517.528     (1.576.967)     (1.259.616)     1.342.481
direalisasi atas perubahan nilai efek-efek dan
obligasi pemerintah yang diukur pada nilai
wajar melalui penghasilan komprehensif lain




22    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 25
                                                                                                        Laporan
                                                                                                   Tahunan 2024




                         Uraian                      2024           2023            2022             2021          2020

Pajak penghasilan terkait akun-akun yang akan            85.311       (97.254)         307.463          247.414     (253.922)
direklasifikasi ke laba rugi

Total laba komprehensif tahun berjalan               2.792.935      3.848.720         1.983.756       1.418.802       2.352.711

Laba Per Saham Dasar (nilai penuh)                          214            249             288              224             151

LAPORAN ARUS KAS

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI

Penerimaan bunga, bagi hasil, dan marjin            29.689.639       27.618.186     24.331.326       22.427.061   22.025.695

Penerimaan kredit yang telah dihapusbukukan           1.421.221       1.011.258        503.307         362.436         331.915

Pembayaran bunga dan bonus, provisi dan            (17.973.763)   (14.892.249)     (10.775.222)    (13.027.787)   (16.095.612)
komisi

Pembayaran pajak penghasilan badan                   (912.208)     (1.020.952)      (1.001.324)      (820.461)      (341.466)

Penerimaan dari surat ketetapan pajak                        -               -         402.428                -              -

Beban operasional lainnya - neto                   (9.585.564)     (8.729.240)     (8.633.782)      (5.927.136)   (3.986.344)

Pendapatan operasional lainnya                        3.213.023      2.938.412        1.737.599

Pendapatan (beban) bukan operasional lainnya          (63.538)        (54.382)           13.828        (27.932)       (59.428)
- neto

Penerimaan kas sebelum perubahan aset dan            5.788.810       6.871.033       6.578.160        2.986.181     1.874.760
liabilitas operasi

Perubahan dalam aset dan liabilitas operasi:

Penurunan (kenaikan) dalam aset operasi:

  Penempatan pada bank lain                                  -               -                -        947.105     (595.305)

  Efek-efek yang diukur pada nilai wajar melalui   (18.286.677)     (246.380)        (104.885)         849.641         172.622
  laporan laba rugi

  Obligasi pemerintah yang diukur pada nilai          490.445       15.788.979     (4.955.939)       4.842.769    (18.122.548)
  wajar melalui laba rugi

  Tagihan akseptasi                                   (397.331)      (124.005)          33.578       (258.069)               -

  Tagihan derivatif                                   (70.666)               -                -

  Kredit yang diberikan dan pembiayaan/            (27.739.554)   (38.484.306)     (26.318.471)    (16.988.247)   (7.255.860)
  piutang syariah

  Aset lain-lain                                      (136.021)      (785.307)       (196.503)        1.241.584   (1.285.447)

Kenaikan (penurunan) dalam Liabilitas operasi:

  Liabilitas segera                                  (441.930)          74.415       (466.852)      (1.120.009)    2.446.942

  Simpanan dari nasabah

  Giro                                               11.653.971    24.468.372       31.538.044        4.762.109   20.492.649

  Giro Wadiah                                        5.443.299       4.814.656       3.268.857       2.270.858        492.085

  Tabungan                                             (22.012)      1.539.832      (10.617.072)     8.099.264    (2.784.772)

  Tabungan Wadiah                                      245.340          82.875          43.479         245.030         115.320

  Deposito berjangka                                 12.615.733    (5.504.388)       (322.562)      (1.338.019)    33.928.841

  Simpanan dari bank lain                              (21.277)       (45.095)          70.400           36.127   (4.479.357)

  Liabilitas akseptasi                                  397.331        124.005         (33.578)       258.069                -

  Liabilitas lain-lain                                (416.997)     (4.184.154)        654.214        (206.114)       303.204

  Dana syirkah temporer                               2.141.920      2.243.821       2.094.203       2.923.653      1.355.469

Kas Neto digunakan untuk Aktivitas Operasi          (8.755.616)     6.634.353        1.265.073       9.551.932    26.658.603

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI

(Pembelian) penerimaan saat jatuh tempo dari        (2.878.561)    (2.868.515)         199.964                -     1.061.584
efek-efek biaya perolehan diamortisasi




                                                                              PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk       23
Page 26
        Kilas
        Kinerja




                     Uraian                        2024           2023              2022            2021            2020

Perolehan Aset tetap                              (1.634.521)     (2.313.490)      (1.042.464)      (415.473)       (798.086)

(Pembelian) penerimaan efek-efek diukur pada         (31.199)      (1.247.159)        381.580        330.249         1.082.203
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif
lain

(Pembelian) Penerimaan obligasi pemerintah         (1.163.910)      2.211.325        5.714.402     10.722.233     (25.844.225)
diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain

Penerimaan (pembelian) obligasi pemerintah           562.232      (1.655.566)      (7.816.426)     (5.922.417)       (148.619)
pada biaya perolehan diamortisasi

Pembelian efek-efek yang diukur pada biaya                  -               -                -      (236.767)                -
perolehan diamortisasi

Penerimaan efek-efek yang dibeli dengan janji     20.704.263      45.031.457      165.683.898                -        920.267
dijual kembali

Penempatan efek-efek yang dibeli dengan janji   (20.867.689)     (43.597.267)    (165.520.488)      (643.370)                -
dijual kembali

Penjualan aset tetap                                   3.045                -                -               -               -

Kas Neto diperoleh dari (digunakan untuk)        (5.306.340)      (4.439.215)      (2.399.534)     3.834.455      (23.726.876)
Aktivitas Investasi

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN

Penerimaan dari surat-surat berharga yang            680.913       2.449.019         1.541.330          10.186        1.493.811
diterbitkan

Pembayaran atas surat-surat berharga yang        (3.572.500)      (2.769.764)     (5.263.000)     (3.455.000)      (5.322.500)
diterbitkan jatuh tempo

Pembayaran atas pinjaman dan efek-efek           (3.000.000)                -                -    (3.000.000)                -
subordinasi jatuh tempo

Penerimaan atas efek-efek yang dijual dengan     143.153.604       67.691.353         592.326         1.716.191              -
janji dibeli kembali

Pembayaran atas jatuh tempo efek-efek yang      (139.744.766)    (67.691.353)       (592.326)       (1.716.191)     (935.000)
dijual dengan janji dibeli kembali

Pembayaran dividen                                 (700.198)        (609.015)        (237.624)               -        (20.927)

Penerimaan dari pinjaman yang diterima              11.144.193      11.185.162       11.814.826    6.455.429         9.141.448

Pembayaran dari pinjaman yang diterima           (11.385.262)     (2.187.576)     (9.095.884)     (8.204.691)      (7.823.008)

Penerimaan dari efek-efek subordinasi                                       -                -      1.500.000       4.047.884

Pembayaran Liabilitas Sewa                          (93.408)         (81.973)        (84.983)        (99.959)        (125.788)

Pembayaran atas pinjaman dan efek-efek                      -               -                -    (3.000.000)                -
subordinasi jatuh tempo

Dana setoran modal                                          -       1.330.093       2.756.575                -               -

Kas Neto diperoleh dari Aktivitas Pendanaan       (3.517.424)      9.315.946         1.431.240    (6.794.035)         455.920

Kenaikan (Penurunan) Neto Kas dan Setara Kas     (17.579.380)      11.511.084         296.779      6.592.352        3.387.647

KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN                     53.037.770      41.526.686       41.229.907     34.637.555       31.249.908

KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN                   35.458.390       53.037.770       41.526.686      41.229.907      34.637.555

Rincian kas dan setara kas akhir tahun adalah
sebagai berikut:

  Kas                                              2.105.620        2.127.489        1.661.533      1.539.577        1.429.426

  Giro pada Bank Indonesia                        22.739.920        18.145.761      25.416.941     10.692.484        11.107.672

  Giro pada bank lain                              5.951.746       2.203.398         1.472.257      1.096.798         3.217.129

  Penempatan pada Bank Indonesia dan bank           4.661.104      30.561.122       12.975.955     27.901.048       18.883.328
  lain - jangka waktu jatuh tempo tiga bulan
  atau kurang sejak tanggal perolehan

Total                                            35.458.390       53.037.770       41.526.686      41.229.907      34.637.555




24      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 27
                                                                                                                               Laporan
                                                                                                                          Tahunan 2024




                          Uraian                                    2024                2023                2022            2021           2020

 RASIO KEUANGAN (%)

 LIKUIDITAS

 Loan to Deposit Ratio (LDR)                                             93,79               95,36             92,65            92,86         93,19

 CASA                                                                    54,07                53,73            48,52            44,30             41,11

 PROFITABILITAS

 Rasio Laba Rugi terhadap Pendapatan                                       8,81               10,88            10,80               8,44        5,80

 Return On Asset (ROA)                                                    0,83                  1,07               1,02            0,81        0,69

 Return On Equity (ROE)                                                   10,76               13,86            16,42            13,64          10,02

 Net Interest Margin (NIM)                                                2,86                 3,75                4,40            3,99        3,06

 EFISIENSI

 Biaya Operasional terhadap Pendapatan                                   88,70                86,10            86,00            89,28          91,61
 Operasional (BOPO)

 SOLVABILITAS

 Rasio Liabilitas Terhadap Jumlah Aset                                   93,06               86,88             87,37            88,12         88,97

 Rasio Liabilitas Terhadap Jumlah Ekuitas                              1.341,78            1.250,57          1.356,18        1.530,80       1.607,86

 KUALITAS KREDIT

 Non Performing Loan (NPL) Gross                                           3,16                 3,01               3,38            3,70           4,37

 Non Performing Loan (NPL) Netto                                           1,89                 1,32               1,32            1,20        2,06

 ASET PRODUKTIF

 Aset Produktif Bermasalah terhadap Total Aset                            2,60                 2,58                2,74            2,99        3,56
 Produktif

 Penyisihan Penurunan Nilai Aset Produktif                                 3,07                 4,14               4,41            4,42        4,03
 terhadap Total Aset Produktif

 PERMODALAN

 Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum                                18,50                20,07            20,17               19,14      19,34
 (KPMM)

 KEPATUHAN

 Persentase Pelanggaran BMPK

    Pihak Terkait                                                         0,00                 0,00                0,00            0,00        0,00

    Pihak Tidak Terkait                                                   0,00                 0,00                0,00            0,00        0,00

 Persentase Pelampauan BMPK

    Pihak Terkait                                                         0,00                 0,00                0,00            0,00        0,00

    Pihak Tidak Terkait                                                   0,00                 0,00                0,00            0,00        0,00

 Giro Wajib Minimum (GWM)

    GWM Utama Rupiah

       Konvensional                                                       5,38                 6,04                8,28            3,55           3,16

       Syariah                                                             4,70                6,10                7,76            3,70           3,15

    GWM Valuta Asing                                                       4,18                4,40                4,13            6,24        4,63

 Posisi Devisa Netto                                                       1,29                 1,73               4,17            2,63           3,17

 RASIO LAINNYA

 Cost to Income Ratio (CIR)                                               57,15              45,26             46,66            48,18         53,85

*Saldo defisit sebesar Rp14.226.290 telah dieliminasi akibat kuasi reorganisasi pada tanggal 31 Mei 2007.




                                                                                                   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk       25
Page 28
       Kilas
       Kinerja




Ikhtisar Operasional

                                                                                                               dalam Jutaan Rupiah



                   Uraian                           2024             2023             2022              2021              2020

PERBANKAN KONSUMER

Penyaluran Kredit Konsumer                        40.207.160      42.450.499        41.795.595       32.948.775         24.812.869

Simpanan Konsumer                                67.432.408        63.770.218       68.190.039       68.770.476          65.777.811

PERBANKAN KOMERSIAL

Penyaluran Kredit Komersial                      38.278.495        42.963.396       37.654.912        19.923.399         15.416.031

Simpanan Komersial                               264.793.641      243.694.432      223.893.013       197.961.260       189.525.768

UNIT USAHA SYARIAH

Penyaluran Pembiayaan Syariah                    43.892.827          37.114.281      31.624.139      27.549.858          4.658.912

Simpanan Syariah                                 49.622.208        41.802.885       34.640.775       29.269.336         23.831.409




Informasi
Saham

Tabel Harga, Volume dan Kapitalisasi Saham BTN Tahun 2023-2024                                                     dalam Jutaan Rupiah



                                Harga per saham (Rp)                              Jumlah
                                                                                   Saham             Volume     Kapitalisasi
     Tahun                                                                        Beredar         Perdagangan     Pasar
                 Pembukaan      Tertinggi      Terendah     Penutupan
                                                                                    (Juta         (Juta Lembar) (Rp Triliun)
                    (Rp)          (Rp)           (Rp)          (Rp)
                                                                                  Lembar)

                                                           2023

Triwulan I           1.335        1.400           1.175            1.225            14,03             2.265                17,19

Triwulan II          1.225        1.340           1.215            1.320            14,03              1.770              18,53

Triwulan III         1.315         1.370         1.220             1.220            14,03              1.304               17,12

Triwulan IV          1.240        1.295          1.190             1.250            14,03                819               17,54

                                                           2024

Triwulan I           1.250        1.600          1.250            1.555             14,03              3.041              17,54

Triwulan II          1.490         1.515         1.175            1.265             14,03             2.204               21,82

Triwulan III         1.275        1.535          1.245            1.450             14,03              2.110              20,35

Triwulan IV          1.465        1.505           1.110            1.140            14,03              1.440              16,00




26     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 29
                                                                                                                                   Laporan
                                                                                                                              Tahunan 2024




    Grafik Volume Transaksi Saham BTN Tahun 2023-2024


                                   1.800

                                   1.600                                                             1.555
                                                                                                                                  1.450
Harga Penutupan Saham (Rp)




                                   1.400                   1.320
                                             1.225                                      1.250                      1.265
                                                                          1.220
                                   1.200                                                                                                        1.140

                                   1.000

                                    800

                                    600

                                    400

                                    200

                                      -
                                           Triwulan I   Triwulan II   Triwulan III   Triwulan IV   Triwulan I   Triwulan II   Triwulan III   Triwulan IV

                                                                   2023                                                    2024




    Grafik Volume Perdagangan Saham BTN Tahun 2023-2024


                                   3.500
                                                                                                     3.041
Volume Perdagangan (Juta Lembar)




                                   3.000


                                   2.500
                                             2.265                                                                2.204
                                                                                                                                  2.110
                                   2.000
                                                           1.770
                                                                                                                                                1.440
                                   1.500                                  1.304

                                   1.000                                                 819

                                    500


                                      -
                                           Triwulan I   Triwulan II   Triwulan III   Triwulan IV   Triwulan I   Triwulan II   Triwulan III   Triwulan IV

                                                                   2023                                                    2024




                                                                                                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk          27
Page 30
       Kilas
       Kinerja




     Grafik Pergerakan Harga dan Volume Saham BTN Tahun 2023-2024


      3.500
                                                                                 3.041
      3.000


      2.500
                      2.265                                                                     2.204
                                                                                                                  2.110
      2.000
                                      1.770
                                                                                                                                1.440
       1.500                                          1.304         1.250
                                                                                  1.555
                                                                                                                  1.450
                                      1.320                                                      1.265
       1.000           1.225                          1.220          819                                                        1.140


        500


           -
                   Triwulan I      Triwulan II   Triwulan III    Triwulan IV   Triwulan I     Triwulan II     Triwulan III   Triwulan IV

                                              2023                                                       2024



                                                     Volume Perdagangan (Juta Lembar)                       Penutupan




Tabel Ringkasan Informasi Saham BBTN 2020-2024

                       Indikator                              BBTN 2024     BBTN 2023       BBTN 2022        BBTN 2021       BBTN 2020

Harga Pembukaan (Rp per Lembar Saham)                           1.250          1.335           1.668             1.735           2.15

Harga Tertinggi (Rp per Lembar Saham)                           1.600          1.400           1.798              2.15           2.16

Harga Terendah (Rp per Lembar Saham)                             1.110         1.175            1.311             1.23           745

Harga Penutupan (Rp per Lembar Saham)                            1.140         1.250           1.350              1.73          1.725

Volume Perdagangan (Juta Lembar)                                8.795          5.416          5.563             10.502         16.981

Nilai Buku Per Saham (Rp)                                       2.281          2.071           2.131             1.988          1.887

Price to Book Value (kali)                                       0,51          0,60            0,63              0,89            0,91

Price to Earning Ratio (kali)                                    4,98          5,53             4,73             9,28           11,40

Jumlah Saham Beredar (Juta Lembar)                              14,03          14,03           12,87             10.59          10.59

Kapitalisasi Pasar (Rp Triliun)                                 16,00          17,54           17,46             18,32          18,27




28     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 31
                                                                                                    Laporan
                                                                                               Tahunan 2024




Sepanjang tahun 2024, BTN berhasil masuk dalam daftar konstituen beberapa Indeks saham terkemuka sebagai berikut:



                            Indeks                                                   Periode

LQ45                                                     Februari 2024 - Januari 2025

IDX BUMN20                                               Februari 2024 – Februari 2025

IDX80                                                    Februari 2024 - Januari 2025

IDX Small-Mid Cap (IDX SMC) Composite                    Februari 2024 – Februari 2025

IDX Small-Mid Cap (IDX SMC) Liquid                       Februari 2024 – Februari 2025

Kompas100                                                Februari 2024 - Januari 2025

Infobank15                                               Januari 2024 – Desember 2024

MSCI Indonesia Small Cap                                 Januari 2024 – Desember 2024

ESG Sector Leaders IDX Kehati                            Maret 2024 – Mei 2025

ESG Quality 45 IDX Kehati                                Maret 2024 – Mei 2025

IDX Value30                                              Februari 2024 – Februari 2025

Investor33                                               Maret 2024 – Mei 2025

IDXFINANCE                                               Januari 2024 – Juni 2025

SRI-KEHATI                                               Maret 2024 – Mei 2025

IDX LQ45 Low Carbon Leaders                              Februari 2024 – Februari 2025

TEMPO-IDNFINANCIALS 52                                   Juni 2024 – Desember 2024

INFOBANK15                                               Januari 2024 – Desember 2024

PEFINDO Prime Bank                                       Januari 2024 – Desember 2024

IDXECONOMIC30                                            Juli 2024 – Februari 2025

PRIMBANK10                                               Januari 2024 – Desember 2024

MBX                                                      Maret 2024 - Mei 2025

IDX Growth30                                             Februari 2024 – Februari 2025




Aksi Korporasi

Pada tahun 2024, BTN tidak melakukan Aksi Korporasi terkait dengan aktivitas yang berpengaruh terhadap jumlah
saham beredar, di antaranya pemecahan saham, penggabungan saham, dividen saham, saham bonus dan
perubahan nilai nominal saham.



Aksi Penghentian Sementara Perdagangan Saham (Suspension)
dan/atau Penghapusan Pencatatan Saham (Delisting)

Sampai dengan 31 Desember 2024, Perseroan tidak pernah dikenakan sanksi penghentian sementara perdagangan
saham (suspension) dan/atau penghapusan pencatatan saham (delisting).




                                                                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   29
Page 32
        Kilas
        Kinerja




Informasi Obligasi, Sukuk
dan/atau Obligasi Konversi

Informasi Obligasi

Tabel Obligasi BTN


                                                  Tanggal Distribusi                                          Jumlah
                                                                               Tenor          Mata                             Harga
                    Uraian                         Obligasi Secara                                           Obligasi
                                                                              (Tahun)         Uang                           Penawaran
                                                     Elektronik                                              (Jutaan)


 Obligasi Berkelanjutan II Bank BTN Tahap                                                                                   100% dari jumlah
                                                         8 Juli 2015              10            Rp              800.000
 I Tahun 2015 Seri D                                                                                                         pokok Obligasi

 Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN Tahap                                                                                  100% dari jumlah
                                                         13 Juli 2017              7            Rp              853.000
 I Tahun 2017 Seri C                                                                                                         pokok Obligasi

 Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN Tahap                                                                                  100% dari jumlah
                                                         13 Juli 2017             10            Rp             1.386.000
 I Tahun 2017 Seri D                                                                                                         pokok Obligasi

 Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN Tahap                                                                                  100% dari jumlah
                                                        28 Juni 2019              5             Rp             1.219.500
 II Tahun 2019 Seri C                                                                                                        pokok Obligasi

                                                                                                                            100% dari jumlah
 Junior Global Bond Bank BTN                          23 Januari 2020             5            USD                   300
                                                                                                                             pokok Obligasi

 Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN Tahap                                                                                   100% dari jumlah
                                                      19 Agustus 2020             5             Rp               196.000
 I Tahun 2020 Seri C                                                                                                         pokok Obligasi

 Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN Tahap                                                                                   100% dari jumlah
                                                        24 Mei 2022                3            Rp              600.000
 II Tahun 2022 seri A                                                                                                        pokok Obligasi

 Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN Tahap                                                                                   100% dari jumlah
                                                        24 Mei 2022               5             Rp              400.000
 II Tahun 2022 seri B                                                                                                        pokok Obligasi

Catatan:
- Rating Efek-efek dalam negeri yang memiliki outstanding di Tahun 2021 menggunakan rating dari Pefindo.
- Rating Efek-efek dalam negeri yang diterbitkan dan memiliki outstanding di Tahun 2022 menggunakan rating dari Fitch.
- Rating Junior Global Bond BTN (USD) yang diterbitkan di Tahun 2020 menggunakan rating dari Moody’s.
- Rating Efek-efek dalam negeri yang memiliki outstanding di Tahun 2023 menggunakan rating dari Pefindo.




Informasi Sukuk

Tabel Sukuk BTN

                 Tanggal
                Distribusi                          Jumlah        Tanggal
                                Tenor  Mata                                                                      Status
   Uraian         Sukuk
                               (Tahun) Uang
                                                     Sukuk          Jatuh              Tingkat Nisbah
                                                                                                               Pembayaran
                                                                                                                               Keterangan
                  secara                           (Jutaan)        Tempo
                Elektronik


 Sukuk BTN        28 Juli         159       Rp         92.553       28         11,00% dari Pendapatan             Belum     Surat Berharga ini
 I Tahun           2023                                           Oktober      yang dibagihasilkan                 Jatuh    tidak dirating dan
 2023                                                              2036        dengan indikasi bagi               Tempo     tidak dilakukan
 Tahap I                                                                       hasil sebesar ekuivalen                      penawaran
                                                                               0,55% per tahun.                             umum.

 Suku BTN          27             156       Rp        175.039       27         27,40% dari Pendapatan             Belum     Surat Berharga ini
 I Tahun        Desember                                         Desember      yang dibagihasilkan                 Jatuh    tidak dirating dan
 2023             2023                                             2036        dengan indikasi bagi               Tempo     tidak dilakukan
 Tahap II                                                                      hasil sebesar ekuivalen                      penawaran
                                                                               1,37% per tahun.                             umum.




30       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 33
                                                                                             Laporan
                                                                                        Tahunan 2024




                                                                 Peringkat
 Tanggal Jatuh       Tingkat Suku        Status
                                                                                                Wali Amanat
    Tempo               Bunga          Pembayaran
                                                       2024                   2023

                                           Belum
    8 Juli 2025           10,5%                       AA+(idn)               AA+(idn)              Bank BJB
                                        Jatuh Tempo


    13 Juli 2024         8,70%                Lunas      -                   AA+(idn)             Bank Mega


                                           Belum
    13 Juli 2027         8,90%                        AA+(idn)               AA+(idn)             Bank Mega
                                        Jatuh Tempo


    28 Juni 2024         9,00%                Lunas      -                   AA+(idn)             Bank Mega


                                           Belum
  23 Januari 2025        4,20%                          Ba3                    Ba3                 Bank BJB
                                        Jatuh Tempo

                                           Belum
  19 Agustus 2025        8,40%                        AA+(idn)               AA+(idn)              Bank BJB
                                        Jatuh Tempo

                                           Belum
    24 Mei 2025          5,50%                        AA+(idn)               AA+(idn)              Bank BJB
                                        Jatuh Tempo

                                           Belum
    24 Mei 2027           6,0%                        AA+(idn)               AA+(idn)              Bank BJB
                                        Jatuh Tempo




Informasi Obligasi Konversi

Sampai dengan 31 Desember 2024, Perseroan
tidak menerbitkan obligasi konversi, dengan
demikian Perseroan tidak memiliki informasi
mengenai obligasi konversi.




                                                                  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk       31
Page 34
       Kilas
       Kinerja




Informasi
Sumber Pendanaan Lainnya

Sekuritisasi KPR

Tabel Sekuritisasi KPR BTN

 No.     Transaksi Sekuritisasi        Nominal Total (Rp)          Kelas       Nominal (Rp)

                                                                    A1         400.000.000.000

  1.    EBA-SP SMF-BTN 02               1.000.000.000.000           A2          513.000.000.000

                                                                     B           87.000.000.000

                                                                    A1         200.000.000.000

  2.    EBA-SP SMF-BTN 03               1.000.000.000.000           A2          713.000.000.000

                                                                     B           87.000.000.000

                                                                    A1         700.000.000.000

  3.    EBA-SP SMF-BTN 04               2.000.000.000.000           A2         1.124.000.000.000

                                                                     B          176.000.000.000

                                                                    A1         574.000.000.000

                                                                    A2         1.142.000.000.000
  4.    EBA-SP SMF-BTN 05               2.000.000.000.000
                                                                    M           24.000.000.000

                                                                     B         260.000.000.000

                                                                    A          576.734.000.000
  5.    EBA-SP SMF-BTN 06                  631.000.543.015
                                                                     B           54.266.543.015

                                                                    A          452.500.000.000
        EBA-SP SMF-BTN 07
  6.                                       500.000.001.416
                                                                     B            47.500.001.416

                                                                    A          544.800.000.000
  7.    EBA-SP SMF-BTN 08                 600.000.020.055
                                                                     B          55.200.020.055




                                                             rekomendasi properti
                                                              cari berbagai pilihan rumah
                                                                      di seluruh Indonesia




32     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 35
                                                                                                   Laporan
                                                                                              Tahunan 2024




 Tanggal Transaksi            Jatuh Tempo            Average Life          Kupon Kelas A            Peringkat Kelas A

                                                                               A1 = 8,15%

    31 Oktober 2016            27 Juni 2027                7,05                                           id
                                                                                                               AAA
                                                                              A2 = 8,75%


                                                                              A1 = 8,00%

      28 April 2017           07 Januari 2028              7,78                                           id
                                                                                                               AAA
                                                                              A2 = 8,40%


                                                                               A1 = 7,00%

    28 Februari 2018            07 Mei 2029                7,03                                           id
                                                                                                               AAA
                                                                              A2 = 7,50%


                                                                              A1 = 8,50%
                                                                                                          id
                                                                                                               AAA
                                                                              A2 = 8,75%
   27 November 2019             07 Mei 2032                9,09

                                                                              M = 10,40%                       id
                                                                                                                    A




  30 Desember 2020              07 Juli 2032               6,08                  6,50%                    id
                                                                                                               AAA




   23 Desember 2022           07 Januari 2034              5,66                  7,70%                    id
                                                                                                               AAA




  26 September 2023          07 Agustus 2035               7,44                  6,65%                    id
                                                                                                               AAA




Negotiable Certificate of Deposit

Tabel Negotiable Certificate of Deposit BTN

                     Nominal             Tanggal             Jangka
 Jenis NCD                                          Seri                 Jatuh Tempo        Rate      Nominal Per Seri
                  Penerbitan (Rp)       Transaksi            Waktu

                                                     A        6 bulan     17 April 2024     6,40%      500.000.000.000
                                            20
NCD Tahap I
                  1.500.000.000.000       Oktober    B        9 bulan      16 Juli 2024     6,45%       70.000.000.000
Tahun 2023
                                           2023
                                                     C        12 bulan   21 Oktober 2024    6,53%      930.000.000.000




                                                                          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk         33
Page 36
        Kilas
        Kinerja




Long Term Notes (LTN)

Tabel Long Term Notes (LTN) BTN

                                 Tanggal Distribusi                    Tenor                          Mata          Jumlah LTN
           Uraian
                               LTN secara Elektronik                  (Bulan)                         Uang           (Ribuan)

 LTN BTN Tahun 2021
                               17 Desember 2021                          186                           Rp                 10.185.851
 Tahap I

 LTN BTN II Tahun 2022
                               12 Juli 2022                               171                          Rp                47.740.325
 Seri A

 LTN BTN II Tahun 2022
                               12 Juli 2022                               177                          Rp                79.378.706
 Seri B

 LTN BTN III THP I TAHUN
                               14 Desember 2022                           177                          Rp               210.866.282
 2022

 LTN BTN III THP II TAHUN
                               28 Desember 2022                           171                          Rp                131.184.885
 2022

 LTN BTN IV Tahap I
                               28 Juli 2023                              165                           Rp                35.898.139
 Tahun 2023

 LTN BTN IV Tahap II
                               15 September 2023                         168                           Rp               404.745.014
 Tahun 2023

 LTN BTN IV Tahap III
                               27 Desember 2023                          180                           Rp              6.241.671.188
 Tahun 2023 – Seri A

 LTN BTN IV Tahap III
                               27 Desember 2023                          168                           Rp           234.541.750.854
 Tahun 2023 – Seri B

 LTN BTN IV Tahun 2024
                               07 Mei 2024                                171                          Rp           203.350.626.300
 Tahap IV

 LTN BTN IV Tahun 2024
                               27 September 2024                          171                          Rp           312.678.083.000
 Tahap V

 LTN BTN IV Tahun 2024
                               23 Desember 2024                          168                           Rp           147.909.042.000
 Tahap VI

Keterangan:
Surat Berharga LTN BTN tidak di rating dan diterbitkan melalui penawaran terbatas kepada BP Tapera.




Rating Perusahaan
2024
Peringkat Moody’s per 29 November 2024

                             Keterangan                                                                 Peringkat

 Outlook                                                                     Stable

 Counterparty Risk Rating                                                    Baa2/P-2

 Bank Deposits                                                               Baa2/P-2

 Baseline Credit Assessment                                                  ba1

 Adjusted Baseline Credit Assessment                                         ba1

 Counterparty Risk Assessment                                                Baa2 (cr)/P-2 (cr)

 Subordinate                                                                 Ba3 (hyb)




34       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 37
                                                                                               Laporan
                                                                                          Tahunan 2024




      Tanggal                    Tingkat            Status
                                                                                     Keterangan
    Jatuh Tempo                Suku Bunga         Pembayaran

                                                                             Surat Berharga ini tidak dirating
      17 Juni 2037                 1,37% tetap   Belum Jatuh Tempo
                                                                          dan tidak dilakukan penawaran umum

                                                                             Surat Berharga ini tidak dirating
    12 Oktober 2036                1,37% tetap   Belum Jatuh Tempo
                                                                          dan tidak dilakukan penawaran umum

                                                                             Surat Berharga ini tidak dirating
      12 April 2037                0,55% tetap   Belum Jatuh Tempo
                                                                          dan tidak dilakukan penawaran umum

                                                                             Surat Berharga ini tidak dirating
      14 Juni 2037                 0,55% tetap   Belum Jatuh Tempo
                                                                          dan tidak dilakukan penawaran umum

                                                                             Surat Berharga ini tidak dirating
     28 Maret 2037                 0,55% tetap   Belum Jatuh Tempo
                                                                          dan tidak dilakukan penawaran umum

                                                                             Surat Berharga ini tidak dirating
      28 April 2037                0,55% tetap   Belum Jatuh Tempo
                                                                          dan tidak dilakukan penawaran umum

                                                                             Surat Berharga ini tidak dirating
   15 September 2037               1,37% tetap   Belum Jatuh Tempo
                                                                          dan tidak dilakukan penawaran umum

                                                                             Surat Berharga ini tidak dirating
   27 Desember 2038                0,55% tetap   Belum Jatuh Tempo
                                                                          dan tidak dilakukan penawaran umum

                                                                             Surat Berharga ini tidak dirating
   27 Desember 2037                1,37% tetap   Belum Jatuh Tempo
                                                                          dan tidak dilakukan penawaran umum

                                                                             Surat Berharga ini tidak dirating
    07 Agustus 2038                1,37% tetap   Belum Jatuh Tempo
                                                                          dan tidak dilakukan penawaran umum

                                                                             Surat Berharga ini tidak dirating
   27 Desember 2038                1,37% tetap   Belum Jatuh Tempo
                                                                          dan tidak dilakukan penawaran umum

                                                                             Surat Berharga ini tidak dirating
   23 Desember 2038                1,37% tetap   Belum Jatuh Tempo
                                                                          dan tidak dilakukan penawaran umum




Peringkat Fitch per 23 Oktober 2024

                       Keterangan                                             Peringkat

Outlook                                                Stable

Peringkat Nasional Jangka Panjang                      AA+(idn)

Peringkat Nasional Jangka Pendek                       F1+(idn)




Peringkat Pefindo per 5 Juli 2024

                       Keterangan                                             Peringkat

Outlook                                                Stable

Peringkat Nasional                                     idAAA




                                                                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk       35
Page 38
        Kilas
        Kinerja




Laporan
Analis Perusahaan

Tabel Laporan Analis Perusahaan BTN

                                             Kode
 No                 Perusahaan                                       Analis   Rekomendasi   Target Price
                                            Broker

  1.     PT Indo Premier Securities             PD   Anthony                      Buy           2.120

  2.     Yuanta Investment Consulting           FS   Yap Swie Cu                  Buy          2.100

  3.     RHB Research                           DR   Andrey Wijaya                Buy          1.990

  4.     MNC Securities                         EP   Tirta Citradi                Buy          1.900

  5.     PT Ciptadana Sekuritas                 KI   Erni Siahaan                 Buy          1.825

  6.     PT Aldiracita Sekuritas                PP   Agus Pramono                 Buy          1.800

  7.     UOB KayHian (Equity)                   AI   Posmarito Pakpahan           Buy           1.740

  8.     UBS Securities                         AK   Joshua Tanja                 Buy           1.700

  9.     BCA Sekuritas                          SQ   Christoper Benas             Buy           1.700

  10.    Mandiri Sekuritas                      CC   Kresna Hutabarat             Buy           1.700

  11.    CLSA                                   KZ   Sarina Lesmina           Accumulated      1.650

  12.    Sucor Sekuritas                        AZ   Edward Lowis                 Buy          1.640

  13.    Panin Sekuritas                        GR   Nico Laurens                 Buy          1.600

  14.    PT Verdhana Sekuritas Indonesia        BB   Nicholas Santoso            Neutral       1.550

  15.    Trimegah Securities                    LG   Jonathan Gunawan             Buy          1.540

  16.    OCBC Sekuritas                         TP   Budi Rustanto                Buy          1.500

  17.    CGS International                      YU   Handy Noverdanius            Add          1.500

  18.    PT BRI Danareksa Sekuritas             OD   Victor Stefano               Buy          1.500

  19.    DBS Bank                               DP   Rui Wen Lim                  Hold         1.400

 20.     Macquarie                              RX   Jayden Vantakris          Outperform      1.385

  21.    PT Sinarmas Sekuritas                  DH   Ivan Purnama Putera          Add          1.350

 22.     BNI Securities                         NI   Yulinda Hartanto             Hold         1.350

 23.     Bahana Securities                      DX   Satria Sambijantoro          Hold         1.225

 24.     Samuel Sekuritas Indonesia             IF   Prasetya Gunadi              Sell          1.100




36      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 39
                                                                                                           Laporan
                                                                                                      Tahunan 2024




Peristiwa Penting
di Tahun 2024


15   Januari


     BTN Menjadi
     Anggota United Nations Environment
     Programme Financial Initiative


     BTN secara resmi telah menandatangani Prinsip-Prinsip         bersama bank-bank di seluruh dunia. Dengan menjadi anggota
     Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Perbankan yang               di UNEP FI dan menandatangani Prinsip-Prinsip tersebut,
     Bertanggung Jawab (UN Principles for Responsible Banking).    BTN menunjukkan komitmen yang kuat terhadap perbaikan
     United Nations Environment Programme Financial Initiative     lingkungan hidup, sosial dan tata kelola (Environmental, Social,
     (UNEP FI), merupakan sebuah badan badan Perserikatan          and Governance/ESG). BTN berkomitmen untuk mewujudkan
     Bangsa-Bangsa untuk mendorong pengembangan industri           misi ESG-nya, yaitu Become the ESG Champion in the banking
     perbankan yang berkelanjutan (sustainable banking industry)   industry.




12   Februari



     BTN Menghasilkan
     Laba Rp3,5 Triliun


     Sepanjang tahun 2023, BTN berhasil membukukan laba            2023, BTN berhasil menyalurkan kredit dan pembiayaan
     bersih sebesar Rp3,5 triliun tumbuh 15% dibandingkan          sebesar Rp333,69 triliun atau naik 11,9% dibandingkan tahun
     tahun 2022 yang mencapai Rp3,04 triliun. Kenaikan laba        sebelumnya yang sebesar Rp298,28 triliun. Pertumbuhan
     bersih tersebut ditopang oleh tumbuhnya penyaluran            di sisi kredit dan pembiayaan ini melampaui pencapaian
     kredit dan pembiayaan serta peningkatan fee based             kredit yang disalurkan industri perbankan nasional sebesar
     income Perseroan pada tahun 2023 lalu. Sepanjang tahun        10,38% pada tahun 2023.




3    Maret



     Peresmian
     Logo Baru BTN


     Memasuki usianya yang ke-74, PT Bank Tabungan Negara          modern, dan adaptif dalam menghadapi digitalisasi. Langkah
     (Persero) Tbk (BTN) melakukan “rebranding” salah satunya      rebranding ini sejalan dengan transformasi perusahaan
     dengan meluncurkan logo baru. Logo baru yang dirilis          untuk menjadi The Best Mortgage Bank in South East Asia
     merupakan simbol keberhasilan dan komitmen perseroan          pada 2025. Peluncuran logo baru ini menjadi momentum
     dalam melanjutkan transformasi menjadi Bank yang lebih        bagi BTN untuk melakukan percepatan transformasi.




                                                                               PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk          37
Page 40
      Kilas
      Kinerja




22 Maret



     Peresmian
     BTN Prospera


     Perseroan meluncurkan BTN Prospera, sebuah layanan              kebutuhan nasabah untuk membangun kekayaan secara
     eksklusif dan komprehensif untuk mendukung nasabah              berkelanjutan seiring dengan peningkatan kesejahteraan
     segmen Emerging Affluent dalam mencapai aspirasi                masyarakat Indonesia. Layanan BTN Prospera diharapkan
     keuangan serta memenuhi kebutuhan gaya hidup mereka.            menjadi batu loncatan bagi para nasabah menuju segmen
     Mengusung Brand Promise “Unlocking Your Potential”, inisiatif   lanjutan yakni BTN Prioritas, yang merupakan kategori untuk
     tersebut merupakan bentuk komitmen BTN dalam memenuhi           nasabah pemilik dana dengan nilai di atas Rp500 juta.




17   April



     Linkedin
     Top Companies


     Linkedin merilis daftar Top Companies 2024: 15 perusahaan       satunya BTN. Hal ini membuktikan transformasi Sumber
     teratas untuk pengembangan karir. Dalam daftar tersebut         Daya Manusia (SDM) yang diimplementasikan BTN selama
     empat BUMN masuk dalam posisi lima besar, salah                 beberapa tahun telah membuahkan hasil yang positif.




25 April


     Penyaluran Kredit
     dan Pembiayaan BTN
     Tembus Rp344,2 Triliun


     Strategi Perseroan untuk fokus mengembangkan segmen             pengetatan likuiditas yang membayangi industri perbankan
     high yield dan komersial telah membuahkan hasil yang            sejak akhir tahun lalu. Pada kuartal I ini, BTN membukukan
     terlihat pada pencapaian kinerja kuartal I tahun 2024.          pertumbuhan kredit dan pembiayaan sebesar 14,8%
     Penyaluran kredit dan pendapatan operasional tumbuh             menjadi Rp344,2 triliun, dibandingkan periode yang sama
     impresif di saat suku bunga dana merangkak naik, imbas          pada tahun sebelumnya sebesar Rp299,7 triliun.




38    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 41
                                                                                                          Laporan
                                                                                                     Tahunan 2024




21   Mei


     BTN
     Meresmikan Sales Center Baru
     di Tiga Kota Besar


     Perseroan kembali membuka layanan Sales Center KPR BTN          ini diharapkan mampu meningkatkan market share KPR
     yang dibentuk dalam rangka pengelolaan KPR Non Subsidi          Non Subsidi, sekaligus meningkatkan pendapatan BTN dan
     khususnya untuk Segmen Emerging Affluent yang berasal           meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya
     dari Developer dan Proyek Perumahan terpilih. Peresmian         dalam kepemilikan rumah.




23 Juni


     BTN
     Jakarta International
     Marathon 2024


     Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan BTN         yang terbagi dalam tiga kategori, yakni 1.000 orang untuk
     sukses menggelar ajang BTN Jakarta International Marathon       Marathon (42K), 4.000 orang untuk Half Marathon (21K), dan
     (JAKIM) 2024. Ajang ini diikuti oleh setidaknya 15.000 pelari   sekitar 10.300 orang untuk 10K.




31   Juli


     BTN
     Menggelar Akad Kredit
     Secara Massal


     Perseroan menggelar akad massal KPR 4.824 unit rumah            penyaluran KPR sekaligus sebagai bagian dari upaya untuk
     yang dilakukan secara serempak di sejumlah wilayah di           mendukung penguatan program perumahan rakyat yang
     Indonesia dalam waktu sehari. Akad massal KPR yang              tahun ini BTN menargetkan peningkatan market share KPR
     dilaksanakan ini merupakan upaya BTN untuk mempercepat          menjadi 84%.




                                                                                PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk      39
Page 42
      Kilas
      Kinerja




31   Juli


     Kredit dan
     Pembiayaan BTN
     Tembus Rp352 Triliun pada Triwulan 2


     Di tengah kondisi ekonomi global yang sangat menantang,      Perolehan tersebut tumbuh 14,4% secara tahunan (year-
     BTN tetap dapat menorehkan kinerja yang positif sepanjang    on-year/yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu
     semester I tahun 2024. Perseroan mencatat penyaluran         sebesar Rp307,66 triliun.
     kredit dan pembiayaan mencapai sekitar Rp352,06 triliun.




29 Agustus



     BTN
     Santri Developer Kebangsaan


     Setelah sukses mengadakan program BTN Santri Developer       tersebut merupakan program pendidikan dan pelatihan
     Kebangsaan di sejumlah Pondok Pesantren di Pulau             mengenai pengembangan bisnis properti bagi santriwan/
     Jawa, tahun ini Perseroan menggelar Program BTN Santri       santriwati alumni pondok pesantren, tetapi juga peserta
     Developer Kebangsaan di Pekanbaru, Riau. Program yang        dari organisasi pemuda lintas agama.
     dikembangkan bersama Nahdlatul Ulama Circle (NU Circle)




30 September



     Launching Inovasi
     BTN Mobile


     BTN memperkuat posisinya sebagai pemimpin dalam              kemudahan bagi nasabah untuk mencari rumah dan
     pembiayaan perumahan dengan meluncurkan inovasi              mengajukan KPR dalam satu platform digital. Melalui fitur
     terbaru pada aplikasi BTN Mobile. Kini, BTN Mobile menjadi   Cari Properti pada BTN Mobile, nasabah dapat menelusuri
     pelopor digitalisasi KPR di Indonesia dengan menghadirkan    berbagai pilihan rumah, lengkap dengan informasi harga,
     fitur Cari Properti yang terintegrasi langsung dengan        lokasi, dan pengembang yang bekerja sama dengan BTN.
     berbagai layanan mortgage. Fitur ini memberikan




40    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 43
                                                                                                       Laporan
                                                                                                  Tahunan 2024




17   Oktober


     BTN
     Membangun
     Learning Center di Bandung


     Perseroan memulai proyek pembangunan Learning Center           Perseroan. Pembangunan Learning Center ini merupakan
     dan Executive Dormitory seluas 3,1 hektar di kawasan           inisiatif strategis Perseroan yang bertujuan untuk
     strategis Dago, Bandung, Jawa Barat sebagai upaya              memanfaatkan lahan BTN dan menjadi aset yang produktif.
     meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM)




22 November



     Penyerahan
     Sertifikasi Platinum Green Building


     Gedung Menara 2 BTN berhasil meraih sertifikasi Green          memiliki anggota resmi yang tersebar di 70 negara di
     Building atau gedung ramah lingkungan dengan predikat          seluruh dunia. Sertifikasi ini menjadi bukti komitmen
     tertinggi atau Platinum. Sertifikasi tersebut diberikan oleh   Perseroan menciptakan operasional dan lingkungan bisnis
     Green Building Council Indonesia (GBCI) yang merupakan         yang ramah lingkungan.
     anggota resmi dari World Green Building Council yang




13   November


     BTN
     Meluncurkan
     Debit Card BTN Prospera


     BTN meluncurkan Kartu Debit BTN Prospera untuk                 Kehadiran Debit Card BTN merupakan langkah strategis
     memberikan kemudahan akses layanan perbankan yang              Perseroan dalam menghadirkan solusi finansial yang
     terintegrasi dengan tren dan gaya hidup modern yang            sepenuhnya disesuaikan dengan kebutuhan nasabah BTN
     relevan, guna meningkatkan kualitas hidup nasabah.             Prospera.




                                                                               PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   41
Page 44
      Kilas
      Kinerja




29 November


     BTN
     Menggelar Dialog Interaktif Percepatan
     Penyaluran Program 3 Juta Rumah


     BTN Menggelar Dialog Interaktif Percepatan Penyaluran         Pada dialog ini juga dibahas beragam solusi dari
     Program 3 Juta Rumah bersama dengan Kementerian               permasalahan pemenuhan rumah rakyat, mulai dari
     Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kementerian Dalam           penyediaan lahan, perizinan, hingga usulan mengenai
     Negeri, dan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan          relaksasi pajak properti untuk meringankan harga produksi
     Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Dalam Dialog ini, dipaparkan   properti, sehingga lebih terjangkau bagi masyarakat. Hal ini
     berbagai solusi untuk memacu realisasi program Tiga Juta      juga sejalan dengan Program 3 juta rumah yang menjadi
     Rumah di Indonesia di depan ratusan pengembang.               prioritas Pemerintah.




42    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 45
                                                                                                Laporan
                                                                                           Tahunan 2024




12   Desember



     Penyaluran KPR
     oleh BTN dan Pemerintah


     Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP)       Kredit Pemilikan Rumah (KPR) untuk hampir 30.000 unit
     mengapresiasi kinerja Kementerian Badan Usaha Milik      rumah melalui BTN.
     Negara (BUMN) yang telah berhasil mendorong penyaluran




                                                                       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   43
Page 46
LAPORAN
DIREKSI,
DEWAN
KOMISARIS,
DAN DEWAN
PENGAWAS
SYARIAH



Secara umum BTN telah memenuhi
harapan para Pemangku Kepentingan
dengan tercapainya beberapa target
yang telah ditetapkan di tahun 2024.




44   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 47
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   45
Page 48
            Laporan Direksi, Dewan Komisaris
            dan Dewan Pengawas Syariah




Laporan
Direksi
     Pemegang saham dan para Pemangku Kepentingan lainnya yang kami hormati,


     Sebagai bank terbesar di Indonesia dalam            Konsumer meliputi Tabungan Konsumer, Deposito
     pembiayaan perumahan, BTN ingin menjadi mitra       Ritel dan Giro Perorangan. Sedangkan Produk
     utama dalam pemberdayaan finansial keluarga         Wealth Management meliputi Bancassurance,
     Indonesia. Seiring dengan berkembangnya zaman       Reksa Dana, Surat Berharga Negara Ritel Pasar
     yang semakin mengglobal, Perseroan juga punya       Perdana, Surat Berharga Negara Pasar Sekunder,
     mimpi menjadi The Best Mortgage Bank in South       dan Foreign Exchange.
     East Asia pada tahun 2025. Untuk menggapai
     visi tersebut, BTN telah melakukan berbagai         Produk Komersial terbagi menjadi Produk Kredit
     pembenahan dari dalam. Transformasi sektor          Komersial, Produk Simpanan Komersial serta
     kredit dan pendanaan juga menjadi perhatian         Produk Kredit Korporasi. Produk Kredit Komersial
     dalam mencapai visi tersebut.                       meliputi, Kredit Modal Kerja, Kredit Modal Kerja
                                                         Kontraktor, Kredit Modal Kerja Properti, Kredit
     Pada kesempatan ini, perkenankan kami               Pemilikan Lahan, Kredit Linkage, Kredit Beragunan
     melaporkan pengelolaan dan kinerja Perseroan        Simpanan dan Kredit Investasi. Produk Simpanan
     selama tahun buku 2024 yang meliputi hasil          Komersial meliputi, Deposito Berjangka Lembaga
     kinerja Perseroan, analisis prospek perusahaan,     dan Giro Lembaga. Sedangkan Produk Korporasi
     perkembangan penerapan tata kelola Perseroan,       meliputi, Kredit Modal Kerja, Kredit Investasi, Kredit
     penilaian kinerja Komite di bawah Direksi serta     kepada       Kementerian/Lembaga         Pemerintah
     perubahan komposisi Direksi.                        Republik Indonesia, Term Loan Facility, Corporate
                                                         Line Facility, Treasury Line Facility (kepada Non
                                                         Lembaga Keuangan), Supply Chain Financing
     Analisis Atas Kinerja Perseroan                     (SCF), Trust Receipt, Letter of Credit (L/C) atau
                                                         Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN),
     Sebagai    perusahaan      yang    bergerak    di   Garansi Bank (Bank Guarantee) dan Documentary
     bidang    Perbankan,     Perseroan    senantiasa    Collection.
     berkomitmen menjadi Bank yang fokus dalam
     melayani dan mendukung pembiayaan sektor            PRODUK SYARIAH
     perumahan melalui berbagai produk dan jasa
     baik konvensional maupun syariah. Selain itu,       Produk Syariah terdiri dari Produk Pembiayaan
     Perseroan juga memiliki jasa dan produk finansial   Syariah dan Produk Simpanan Syariah. Produk
     yang diperlukan oleh keluarga Indonesia. Berbagai   Pembiayaan    Syariah   meliputi,  Pembiayaan
     produk dan jasa Perseroan adalah sebagai berikut:   Konsumer dan Pembiayaan Komersial. Sedangkan
                                                         Produk Simpanan Syariah meliputi, Giro Syariah,
     PRODUK KONVENSIONAL                                 Tabungan Syariah dan Deposito Syariah.


     Produk konvensional terdiri dari Produk Konsumer    JASA KONVENSIONAL
     dan Produk Komersial. Produk konsumer terbagi
     menjadi Produk Kredit Konsumer, Produk Simpanan     Pada sisi Konvensional, Perseroan memberikan
     Konsumer dan Produk Wealth Management.              berbagai jasa seperti, Electronic Data Capture
     Produk Kredit Konsumer meliputi Kredit Perumahan    (EDC), BTN Cash Management, Virtual Account,
     dan Kredit Non Perumahan. Produk Simpanan           Kartu Debit Visa/GPN dan Debit Online, Internet




46    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 49
                                                       Laporan
                                                  Tahunan 2024




Puji syukur ke hadirat Tuhan
Yang Maha Kuasa, atas
ridanya Perseroan mampu
memberikan hasil yang
baik di tengah tantangan
perekonomian yang masih
mengalami ketidakpastian.
Ketangguhan BTN hingga
mampu bertahan selama
ini, antara lain karena
Perseroan tidak pernah
berhenti bertransformasi
sehingga mampu
beradaptasi dalam
menghadapi perubahan
yang terjadi.




NIXON L.P. NAPITUPULU
Direktur Utama




                               PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   47
Page 50
             Laporan Direksi, Dewan Komisaris
             dan Dewan Pengawas Syariah




Banking, Portal BTN Properti, Mobile Banking, Electronic    juga melakukan pemisahan fungsi Risk Management
channel ATM, Layanan BTN Prioritas, PLUS by BTN             menjadi Digital & Operations Risk Management Division
Prioritas, Branchless Banking, BTN Smart Residence,         (DORD) dan Enterprise & ESG Risk Management Division
Online Onboarding Open Account, SMS Notifikasi, CRM         (ERMD), Digital & Operations Risk Management Division
serta jasa dan layanan perbankan lainnya.                   (DORD) mengelola risiko digital dan risiko operasional
                                                            sedangkan Enterprise & ESG Risk Management Division
JASA SYARIAH                                                (ERMD) mengelola risiko enterprise dan pengelolaan
                                                            ESG. Perseroan menambahkan fungsi pengelolaan
Pada sisi Syariah, Perseroan memberikan berbagai jasa       Pelindungan Data Pribadi pada Satuan Kerja Kepatuhan
seperti, Safe Deposit Box BTN iB, Garansi Bank BTN iB,      berupa Data Privacy Department. Selain itu, Perseroan
Program Pengembangan Operasional BTN iB, SPP Online         juga membentuk Regional Digital Banking Retail pada
BTN iB, Penerimaan Biaya Perjalanan Haji, Mobile Banking,   Kantor Wilayah sebagai strategi penguatan penjualan
Kartu Debit Visa/GPN Syariah dan Debit Online, Payroll      produk digital.
BTN iB, BTN Cash Management, Virtual Account, Online
Onboarding for Open Account serta Bancassurance.            Dengan demikian saat ini BTN telah memiliki 9
                                                            (sembilan) Direktorat di bawah Direktur Utama
Untuk mengoptimalkan produk dan jasa kepada                 yaitu Direktorat Consumer, Direktorat Distribution &
nasabah, Perseroan telah memiliki jaringan kerja            Institutional Funding, Direktorat SME & Retail Funding,
yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia Per 31           Direktorat Finance, Direktorat Information Technology,
Desember 2024, Perseroan memiliki jaringan Perbankan        Direktorat Assets Management, Direktorat Operations
Konvensional sebanyak, 8 (delapan) Kantor Wilayah, 82       & Customer Experience, Direktorat Risk Management
(delapan puluh dua) Kantor Cabang, 536 (lima ratus          dan Direktorat Human Capital, Compliance & Legal.
tiga puluh enam) Kantor Cabang Pembantu dan 4               Tiap-tiap Direktorat terbagi menjadi beberapa Divisi
(empat) Kantor Fungsional. Sedangkan untuk jaringan         yang mendukung pelaksanaan tugas Direksi terkait.
Perbankan Syariah, Perseroan memiliki 35 (tiga puluh        Direktur Utama didukung oleh Divisi Internal Audit dan
lima) Kantor Cabang Syariah dan 75 (tujuh puluh lima)       Corporate Secretary. Direktur Utama juga didukung oleh
Kantor Cabang Pembantu Syariah.                             SEVP yaitu SEVP Digital Business dan Wholesale Banking.
                                                            Direktorat Consumer didukung oleh Divisi Subsidized
Pada tahun 2024, Perseroan telah melakukan                  Mortgage, Mortgage & Secured Loan, Personal Banking
penyesuaian      struktur  organisasi     BTN     dengan    dan Sharia Banking. Direktorat Distribution & Institutional
memperhatikan susunan dan nomenklatur Direksi,              Funding didukung oleh Divisi Sales & Distribution, Large
pembentukan SEVP dan Divisi baru. Penyesuaian               Institutional Funding dan Mid-size Institutional Funding.
dilakukan antara lain, pengembangan struktur                Direktorat SME & Retail Funding didukung oleh Divisi
organisasi Commercial Banking Division (CMBD) untuk         SME Banking, Retail Funding dan Wealth Management.
pengelolaan non-housing dalam rangka pencapaian             Direktorat Finance didukung oleh Divisi Treasury,
target dan diversifikasi portofolio guideline serta         Financial & Institution Capital Market, Corporate Strategy
pengembangan bisnis dan partnership untuk perluasan         & Planning, Finance & Accounting, dan Investor Relations
bisnis Commercial Banking Center (CBC). Pada Retail         & Research. Direktorat Information Technology didukung
Funding Division (RFD) dilakukan penyesuaian proses         oleh Divisi Data Management & Analytics, IT Strategic
bisnis berdasarkan segmentasi retail funding agar           Planning & Development, IT Operations dan IT Security.
lebih berfokus pada customer centric dan memperjelas        Direktorat Assets Management didukung oleh Divisi
accountability. Terdapat pemisahan unit kerja Digital       Procurement & Fixed Assets Management, Consumer
Banking yang berfokus pada sales yaitu Digital Banking      Collection, Recovery & Assets Sales 1, Consumer
Sales Division (DBSD) dan Digital Banking Product           Collection, Recovery & Assets Sales 2 dan Commercial
Development Division (DBPD) dalam rangka peningkatan        Asset Management. Direktorat Operations & Customer
kapabilitas Digital Banking. Dilakukan pemisahan            Experience didukung oleh Divisi Customer Experience
Institutional Funding menjadi Large Institutional Funding   dan Policy & Procedure. Direktorat Risk Management
(LIFD) dan Mid-Size Institutional Funding (MIFD) yang       digabung oleh Divisi Retail Credit Risk, Wholesale
berfokus pada Nasabah Penyangga Likuiditas dan              Credit Risk, Enterprise & ESG Risk Management, Digital
non-Penyangga Likuiditas. Pada Sharia Division (SHAD)       & Operations Risk Management dan Transformation &
dilakukan pengembangan struktur organisasi untuk            Partnership Management. Direktorat Human Capital,
penguatan dari segi bisnis dan IT Syariah. Perseroan        Compliance & Legal didukung oleh Divisi Human Capital
melakukan pemisahan fungsi pada Operation Banking           Strategy, Human Capital Management, Human Capital
menjadi dua yaitu Central Operations Division (CEOD)        Business Partner, Learning Management, Compliance &
untuk pengelolaan fungsi-fungsi dasar operasional dan       Governance dan Legal.
Digital Operations Division (DGOD) untuk pengelolaan
operasional bisnis dan transaksi bisnis. Perseroan



48     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 51
                                                                                                 Laporan
                                                                                            Tahunan 2024




Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, Perseroan       Tinjauan Makro Ekonomi
memiliki sebanyak 12.847 pegawai. Per 31 Desember
2024, sebanyak 562 Pegawai berjenjang pendidikan           Pada tahun 2024, kondisi ekonomi global dihadapkan
Pascasarjana, 10.786 Pegawai berjenjang pendidikan         pada dinamika ketegangan geopolitik global. Hal
Sarjana, 1.217 Pegawai berjenjang pendidikan Sarjana       ini akan berpengaruh pada ketidakpastian pasar
Muda serta 282 Pegawai berjenjang pendidikan SLTA.         keuangan global, meningkatnya tekanan inflasi, dan
Perseroan senantiasa memberikan pengembangan               menurunnya prospek pertumbuhan ekonomi dunia. Di
kompetensi kepada pegawai yang dilaksanakan                awal tahun 2024, ketegangan politik dunia tetap tinggi
melalui program pembelajaran dan pengembangan              dengan masih berlanjutnya konflik antara Rusia dan
yang terstruktur dan sistematis guna meningkatkan          Ukraina. Setelah sedikit mereda, ketegangan geopolitik
pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill), dan         dunia kembali meningkat tinggi dipicu serangan Israel
sikap (attitude) yang dibutuhkan. Prinsip kesetaraan       ke Iran sehingga menyebabkan ketegangan di negara-
juga diterapkan sehingga setiap pegawai memperoleh         negara Timur Tengah.
kesempatan yang sama dalam pembelajaran dan
pengembangan, mulai dari fase awal penempatan              Ketidakpastian pasar keuangan global juga ditandai
hingga saat diproyeksikan untuk menduduki jabatan          dengan tren penurunan suku bunga global yang telah
yang lebih tinggi.                                         dimulai pada tahun 2024 seiring tingkat inflasi yang
                                                           semakin terkendali. Arah penurunan The Federal Reserve
Dalam mendukung bisnis Perseroan, BTN secara berkala       System (The Fed) rate semakin jelas setelah hingga
melakukan inovasi pada teknologi informasi. Beberapa       Desember telah menurunkan suku bunga acuannya
inovasi Teknologi Informasi (TI) yang dilakukan pada       sebesar 100 bps menjadi 4,25%-4,50%. Selain The Fed,
tahun 2024 antara lain, Human Capital Information          mayoritas Bank Sentral di dunia telah menurunkan suku
System berbasis Cloud, Artificial Intelligence, Super      bunga acuannya seperti European Central Bank (ECB),
Apps balé by BTN, BTN Digital Store, dan BTN Laku. Dalam   Bank of England (BoE), Bank of Canada (BoC) dan
menghadapi dinamika industri perbankan yang terus          lainnya.
berkembang pesat, Perseroan juga telah mengambil
langkah proaktif untuk memperkuat TI sebagai bagian        Menurunnya prospek pertumbuhan ekonomi dunia
dari strategi utama Perseroan. Peningkatan ini dilakukan   juga berdampak pada perbaikan ekonomi nasional.
secara berkesinambungan melalui modernisasi sistem,        Berdasarkan World Economic Outlook Oktober 2024
penerapan teknologi digital terkini dan peningkatan        yang dirilis oleh IMF, pertumbuhan ekonomi Indonesia
keamanan data.                                             pada tahun 2024 diperkirakan sebesar 5,0%, sedikit
                                                           tertahan akibat dampak perlambatan ekonomi global.
Dengan berbagai sumber daya yang dimiliki Perseroan,       Sementara pada 2025, perekonomian Indonesia
Direksi telah melakukan pengelolaan secara efektif         diprediksi akan membaik dan berada pada level 5,1%.
terhadap sumber daya tersebut. Perseroan telah
menghasilkan kinerja yang baik di tahun 2024 di tengah     Di sektor perbankan, likuiditas industri perbankan pada
kondisi perekonomian yang masih belum sepenuhnya           Oktober 2024 dalam level yang memadai dengan
pulih. Direksi senantiasa mempertimbangkan kondisi         rasio-rasio likuiditas yang terjaga. Rasio Alat Likuid/
perekonomian baik global, nasional maupun industri         Non-Core Deposit (AL/NCD) sebesar 113,64%, meningkat
perbankan dalam mengembangkan strategi bisnis,             dibandingkan September 2024 yang sebesar 112,66%
sehingga      mampu      mengatasi   kendala-kendala       atau jauh di atas ambang batas ketentuan yang
khususnya yang terkait dengan dampak kondisi               sebesar 50%. Sementara Alat Likuid/DPK (AL/DPK)
perekonomian terhadap bisnis Perseroan. Oleh karena        sebesar 25,58%, meningkat dibandingkan capaian pada
itu, dalam menyampaikan analisis kinerja Perseroan,        September 2024 yang sebesar 25,40%, masih di atas
izinkan kami menyampaikan telaah perekonomian              ambang batas ketentuan yang sebesar 10%. Secara
baik di tingkat global, nasional maupun pada industri      umum, tingkat profitabilitas bank (Return on Asset/ROA)
perbankan.                                                 sebesar 2,73%, menunjukkan kinerja industri perbankan
                                                           tetap resilien dan stabil. Sementara dari sisi permodalan,
                                                           Capital Adequacy Ratio (CAR) industri Perbankan pada
                                                           Oktober 2024 tercatat meningkat menjadi 27,07% dari
                                                           posisi September 2024 yang sebesar 26,84%.




                                                                       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk    49
Page 52
            Laporan Direksi, Dewan Komisaris
            dan Dewan Pengawas Syariah




Berdasarkan analisis perekonomian dan industri serta memperhatikan tantangan yang ada, maka Perseroan
menetapkan target pasar untuk kredit dan pembiayaan yang diberikan sebesar Rp367,13 triliun dan sebesar Rp379,55
triliun untuk dana pihak ketiga. Berdasarkan target pasar tersebut, Perseroan menargetkan pendapatan bunga
sebesar Rp31,33 triliun di tahun 2024.


Untuk mencapainya, telah ditetapkan suku bunga dasar kredit tahun 2024 adalah sebagai berikut:


Tabel Suku Bunga Dasar Kredit

                                                                SBDK Berdasarkan Segmen Bisnis

         Uraian                  Kredit Non UMKM                                Kredit UMKM
                                                                                                                          Non KPR/
                                                                                                             KPR/KPA
                                                                                                                            KPA
                              Korporasi            Ritel        Menengah            Kecil        Mikro

Suku Bunga Dasar Kredit            8,76%            9,25%            10,17%          11,00%       14,03%      8,04%          11,80%
(SBDK) Tahun 2024

Suku Bunga Dasar Kredit           8,05%             8,30%                 n/a          n/a          n/a        7,30%         8,80%
(SBDK) Tahun 2023

Suku Bunga Dasar Kredit           8,00%             8,25%                 n/a          n/a          n/a        7,25%         8,75%
(SBDK) Tahun 2022

Suku Bunga Dasar Kredit           8,00%             8,25%                 n/a          n/a          n/a        7,25%         8,75%
(SBDK) Tahun 2021

Suku Bunga Dasar Kredit           9,90%             9,90%                 n/a          n/a          n/a       9,95%          11,25%
(SBDK) Tahun 2020



Selain itu, BTN juga telah menetapkan suku bunga untuk tabungan deposito dan giro yang bersaing dan kompetitif
disajikan sebagai berikut:


Tabel Suku Bunga Tabungan Rupiah

                                                                                                                       Suku Bunga
           Jenis Produk                                     Strata Saldo                      Suku Bunga Ritel
                                                                                                                        Lembaga

Tabungan Investa                           Sampai dengan Rp1 juta                                   0,00%                 0,00%

                                           > Rp1 juta - Rp100 juta                                  1,00%                 1,00%

                                           > Rp100 juta - Rp1 miliar                                2,40%                 2,25%

                                           > Rp1 miliar - Rp2 miliar                                3,15%                 3,05%

                                           > Rp2 miliar - Rp5 miliar                                3,40%                 3,20%




Tabel Suku Bunga Tabungan Rupiah

            Jenis Produk                                      Strata Saldo                                  Suku Bunga

Tabungan BTN Batara                            < Rp1 juta                                                        0,00%

                                               ≥ Rp1 juta - ≤ Rp50 juta                                           0,10%

                                               > Rp50 juta - ≤ Rp500 juta                                         0,10%

                                               > Rp500 juta - ≤ Rp1 miliar                                       0,50%

                                               > Rp1 miliar - ≤ Rp2 miliar                                        1,00%

                                               > Rp2 miliar                                                       1,00%




50     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 53
                                                                                  Laporan
                                                                             Tahunan 2024




           Jenis Produk                    Strata Saldo                    Suku Bunga



Tabungan BTN Bisnis         < Rp1 juta                                           0,00%

                            ≥ Rp1 juta - < Rp50 juta                             0,50%

                            ≥ Rp50 juta - < Rp500 juta                            1,00%

                            ≥ Rp500 juta - < Rp1 miliar                           1,25%

                            ≥ Rp1 miliar                                          1,75%




Tabungan BTN Junior         ≤ Rp50 ribu                                          0,00%

                            > Rp50 ribu                                          0,50%




TabunganKu                  ≤ Rp500 ribu                                         0,00%

                            > Rp500 ribu - Rp1 juta                               0,10%

                            > Rp1 juta                                           0,25%




Tabungan SiMuda RumahKu     ≤ 1 juta - Rp10 juta                                  1,00%

                            > Rp10 juta - Rp25 juta                                1,15%

                            > Rp25 juta - Rp50 juta                               1,25%

                            > Rp50 juta - Rp100 juta                              1,35%

                            > Rp100 juta - Rp250 juta                             1,50%

                            > Rp250 juta                                         2,00%




Tabungan BTN Siap!          < Rp1 juta - Rp10 juta                                1,00%

                            > Rp10 juta - Rp25 juta                                1,15%

                            > Rp25 juta - Rp50 juta                               1,25%

                            > Rp50 juta - Rp100 juta                              1,35%

                            > Rp100 juta - Rp250 juta                             1,50%

                            > Rp250 juta                                         2,00%




Tabungan BTN e'BataraPos    < Rp1 juta                                           0,00%

                            ≥ Rp1 juta - Rp50 juta                                0,10%

                            > Rp50 juta - Rp500 juta                              0,10%

                            > Rp500 juta - Rp1 miliar                            0,50%

                            > Rp1 miliar                                          1,00%




Tabanas Batara Kantor Pos                                                        0,00%




                                                          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   51
Page 54
              Laporan Direksi, Dewan Komisaris
              dan Dewan Pengawas Syariah




Tabel Suku Bunga Giro Rupiah

              Jenis Produk                                      Strata Saldo                                  Suku Bunga

Giro Rupiah                                      ≤ Rp10 juta                                                         0,00%

                                                 > Rp10 juta - Rp100 juta                                            0,25%

                                                 > Rp100 juta - Rp500 juta                                           0,75%

                                                 > Rp500 juta                                                        1,00%




Tabel Suku Bunga Deposito Rupiah

                                                                                         Jangka Waktu (bulan)
 Jenis Produk                     Strata Saldo
                                                                     1        2            3          4         6             12          24

 Deposito Rupiah     < Rp1 juta                                  0,00%       0,00%       0,00%      0,00%     0,00%          0,00%       0,00%

                     Rp1 juta - < Rp10 juta                      1,00%        1,00%       1,00%      1,00%     1,00%         1,00%       1,00%

                     Rp10 juta - < Rp100 juta                    2,25%       2,40%       2,65%      2,65%     2,90%          2,90%       2,90%

                     ≥ Rp100 juta - < Rp500 juta                 2,40%       2,40%       2,90%      2,90%     3,05%          3,05%       3,05%

                     ≥ Rp500 juta - ≤ Rp2 miliar                 2,40%       2,40%       2,90%      2,90%     3,05%          3,05%       3,05%

                     > Rp2 miliar                                2,40%       2,40%       2,90%      2,90%     3,05%          3,05%       3,05%




Tabel Suku Bunga e-Deposito Ritel Rupiah

                                                                                         Jangka Waktu (bulan)
  Jenis Produk                 Strata Saldo
                                                                 1            2           3          4         6             12           24

e-Deposito Ritel     < Rp100 juta                               2,60%        2,75%       3,00%      3,00%     3,25%          3,25%       3,25%
Rupiah
                     ≥ Rp100 juta - < Rp500 juta                2,65%        2,75%       3,25%      3,25%     3,40%          3,40%       3,40%

                     ≥ Rp500 juta - < Rp2 miliar                4,25%       4,25%        4,40%      4,50%     4,65%          3,40%       3,40%

                     ≥ Rp2 miliar - < Rp5 miliar                4,50%       4,50%        4,65%      4,80%     4,90%          3,40%       3,40%

                     ≥ Rp5 miliar - < Rp10 miliar               4,60%       4,60%        4,80%      4,90%     5,00%          3,50%       3,50%

                     ≥ Rp10 miliar                              4,70%        4,70%       5,00%      5,00%     5,00%          3,60%       3,60%




Tabel Suku Bunga Tabungan Valas

                                         USD                                       SGD                AUD / CNY                    JPY
 Jenis Produk
                                                                Suku        Strata     Suku       Strata      Suku       Strata       Suku
                             Strata Saldo
                                                               Bunga        Saldo     Bunga       Saldo      Bunga       Saldo       Bunga

Tabungan BTN       < USD 1.000                                  0,00%    All             0,10%    All        0,05%       All             0,00%
Felas                                                                    tiering                  tiering                tiering
                   USD 1.000 - < USD 10.000                     0,15%

                   USD 10.000 - < USD 100.000                   0,35%

                   ≥ USD 100.000                                0,50%




52    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 55
                                                                                                             Laporan
                                                                                                        Tahunan 2024




Tabel Suku Bunga Tabungan Valas

                                                                                                USD
                       Jenis Produk
                                                                                 Strata Saldo                      Suku Bunga

Tabungan BTN Felas USD via Mobile Banking                        < USD 1.000                                           0,00%

                                                                 USD 1.000 - < USD 10.000                              0,15%

                                                                 USD 10.000 - < USD 100.000                            0,35%

                                                                 ≥ USD 100.000                                         0,50%




Tabel Suku Bunga Deposito Valas

                                                                                Jangka Waktu (bulan)
       Jenis Produk                 Strata Saldo
                                                            1           3            4            6            12         24

Deposito USD                  Seluruh strata                                              0,20%

Deposito SGD                  Seluruh strata                                              0,10%

Deposito AUD/CNY              Seluruh strata                                              0,10%

Deposito JPY                  Seluruh strata                                              0,00%




Tabel Suku Bunga e-Deposito Valas

                                                                                      Jangka Waktu (bulan)
  Jenis Produk                       Strata Saldo
                                                                            1         3            6           12         24

e-Deposito USD     < USD100.000                                         1,00%        1,00%        1,00%       1,00%       1,00%
Ritel
                   USD100.000 - < USD500.000                            2,50%        2,50%        1,50%       1,50%       1,50%

                   USD500.000 - < USD1.000.000                          2,50%        2,50%        2,00%       2,00%      2,00%

                   ≥ USD1.000.000                                       2,50%        2,50%        2,25%       2,25%       2,25%




Tabel Suku Bunga Giro Valas

             Jenis Produk                                Strata Saldo                                  Suku Bunga

Giro Valas (USD)                          Sampai dengan USD100.000                                         0,00%

                                          > USD100.000                                                     0,10%




                                                                                 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk         53
Page 56
             Laporan Direksi, Dewan Komisaris
             dan Dewan Pengawas Syariah




Strategi dan Kebijakan Strategis

Direksi memimpin langsung perumusan strategi               5. Pada bidang bisnis syariah, market share industri
Perseroan melalui berbagai rapat antara Direksi               keuangan syariah saat ini berkisar di 10,81% yang
dengan manajemen kunci. Strategi tertuang dalam               menandakan potensi besar yang bisa diraih
Corporate Plan Tahun 2021-2025 yang pelaksanaannya            mengingat jumlah populasi muslim di Indonesia
senantiasa dilakukan evaluasi oleh Direksi untuk              84,35% atau sekitar 236 juta jiwa. Sejalan dengan
memastikan efektivitas penerapan strategi yang telah          potensi perbankan syariah nasional, Unit Usaha
ditetapkan melalui berbagai evaluasi laporan internal         Syariah (UUS) BTN juga mengalami pertumbuhan
serta rapat-rapat bersama para kepala Divisi.                 bisnis yang searah. Hal ini ditunjukan oleh kinerja
                                                              yang terus tumbuh dan kemampuan UUS BTN yang
Dalam      menghadapi      berbagai    tantangan    dan       tetap tumbuh.
dalam menangkap peluang, Perseroan berupaya                6. Untuk memperkuat permodalan serta mendukung
meningkatkan kontribusinya pada sektor perumahan              pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan
dan mendukung roadmap transformasi Kementerian                dibutuhkan dukungan permodalan yang kuat
BUMN dengan menetapkan visi Menjadi Best Mortgage             dengan       mempertimbangkan              pemenuhan
Bank in Southeast Asia pada tahun 2025 dengan                 kewajiban modal minimum bank sesuai Basel III.
aspirasi bisnis Perseroan yang ingin dicapai di tahun         Strategi penguatan modal yang akan dilakukan
2025. Pada tahun 2024, Perseroan berada dalam tema            BTN yaitu, meningkatkan profitabilitas bank serta
strategis 2024-2025 yaitu Disrupt and Scale Up Through        penerbitan atau perpanjangan obligasi/pinjaman
Digital. Untuk tahun 2024 telah dirumuskan strategi           subordinasi.
sebagai berikut:                                           7. Pada bidang human capital, dalam rangka
1. Pada bidang perkreditan, telah dikembangkan                mewujudkan salah satu misi Perusahaan pada
    bisnis kredit yaitu Monetize housing ecosystem at-        bidang Human Capital yaitu “Menjadi rumah
    scale dan Transition from mono-Bank lending to full       untuk talenta Indonesia terbaik”, program kerja
    Banking offerings.                                        pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) pada
2. Pada bidang kualitas kredit dan pembiayaan, inisiatif      jangka pendek dan menengah diselaraskan dengan
    strategis yang dilakukan pada jangka pendek dan           Corporate Plan Tahun 2025-2029.
    menengah yaitu Strengthen risk underwriting and        8. Pada bidang infrastruktur IT, untuk mendukung
    collections process to sustainably grow portfolio,        corporate plan, aspirasi bisnis serta visi BTN sebagai
    addressing high restructured portfolio and expedite       “Menjadi the Best Mortgage Bank in Southeast Asia
    late-stage recovery by setting-up an asset                pada tahun 2025”, BTN telah menyusun 6 (enam)
    management subsidiary.                                    tema pada rencana strategis TI tahun 2021-2025.
3. Pada bidang pendanaan, inisiatif strategis yang            Pada tahun 2024, BTN mengusung tema utama
    dilakukan pada jangka pendek dan menengah                 yaitu Continuous Improvement yang berfokus
    adalah build a sustainable funding engine.                kepada     peningkatan/enhancement            terhadap
4. Pada bidang pendapatan operasional lainnya                 sistem-sistem non kritikal, perbaikan proses untuk
    rencana bisnis BTN pada tiga tahun ke depan               meningkatkan maturitas IT.
    difokuskan untuk meningkatkan Pendapatan               9. Pada bidang good corporate governance (GCG)
    Operasional Lainnya (POL) yang sebagian besar             BTN melakukan penguatan governance standard
    bersumber dari fee based income, terutama pada            untuk perbaikan berkelanjutan. Untuk bidang risk
    sumber-sumber baru yang berbasis transaksi                management, dalam rangka mendukung rencana
    dan layanan. Selain itu, memperhatikan posisi             jangka panjang, BTN perlu untuk tetap menjadi Bank
    bisnis BTN yang fokus pada sektor perumahan,              dengan sustainable profitability dan melanjutkan
    terdapat peluang bisnis yang dapat ditingkatkan           langkah strategi serta inisiatif terkait risk
    dengan memaksimalkan potensi nasabah captive              management. Kemudian untuk bidang compliance
    dan value chain properti. Untuk mewujudkan                dalam rangka meningkatkan ketahanan operasional
    hal tersebut, diperlukan strategi diversifikasi dan       untuk mendukung pertumbuhan bisnis Bank dan
    diferensiasi produk dan layanan secara fokus, yang        untuk mendukung terciptanya Budaya Kepatuhan
    dilakukan melalui strategi pertumbuhan anorganik.         pada setiap tingkatan organisasi dan kegiatan
    Pada tahun 2025-2029 aktivitas penyertaan modal           usaha Bank, maka telah dilakukan penyusunan
    difokuskan pada anak usaha perusahaan modal               roadmap GRC Roadmap BTN 2025-2029 terkait
    ventura dan perusahaan manajemen investasi,               dengan pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank.
    Perusahaan Asuransi, Multifinance, dan Bank Umum
    Syariah.




54     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 57
                                                                                              Laporan
                                                                                         Tahunan 2024




10. Pada bidang pengembangan jaringan (delivery          Dari sisi syariah, jumlah posisi nilai penyaluran
    channel), optimalisasi delivery channel dalam        Pembiayaan Syariah tahun 2024 sebesar Rp43,89 triliun,
    mendukung bisnis dilakukan melalui pengembangan      meningkat 18,26% dibandingkan dengan penyaluran
    kuantitas dan ragam channel dengan strategi          pembiayaan di tahun 2023 yang sebesar Rp37,11
    perluasan jaringan yang difokuskan pada 4 (empat)    triliun. Peningkatan tersebut disebabkan kenaikan
    inisiatif utama, yaitu: strategi pemetaan wilayah,   kontribusi pertumbuhan dari Pembiayaan Konsumer
    ekspansi cabang, agent banking, dan digital          sebesar Rp6,38 triliun yang meningkat sebesar 18,36%
    channel.                                             dibandingkan tahun 2023. Pembiayaan Syariah yang
                                                         berhasil disalurkan sampai dengan tahun 2024 sebanyak
Pencapaian Target Kinerja                                312.713 unit pembiayaan, meningkat 12,58% atau 34.945
                                                         unit pembiayaan dibandingkan dengan tahun 2023
Berdasarkan strategi yang telah diterapkan, pada         yang sebanyak 277.768 unit pembiayaan. Jumlah posisi
tahun 2024 Perseroan telah menghasilkan kinerja yang     dana Simpanan Syariah tahun 2024 adalah sebesar
baik sesuai dengan yang ditargetkan. Analisis kinerja    Rp49,62 triliun, meningkat 18,71% dibandingkan dengan
Perseroan disajikan sebagai berikut.                     tahun 2023 yang sebesar Rp41,80 triliun. Peningkatan
                                                         tersebut sebagian besar dipengaruhi oleh kenaikan
Kinerja Operasional dan Keuangan                         nominal Giro Syariah sebesar Rp5,66 triliun atau sebesar
                                                         39,95%. Tabungan Syariah dan Deposito Syariah juga
Dari sisi operasional, segmen usaha Perseroan            mengalami peningkatan masing-masing sebesar
berdasarkan jenis usaha mencakup 2 (dua) segmen          15,70% dan 5,27%.
utama, yaitu segmen Konvensional dan segmen
Syariah. Segmen konvensional terdiri dari produk         Dari sisi kinerja keuangan, laba tahun berjalan BTN
konsumer dan produk komersial. Pada produk               pada tahun 2024 mengalami penurunan 14,10% di
Konsumer, jumlah nilai Produk Konsumer tahun 2024        bandingkan tahun 2023. Hal ini dikarenakan di tahun
sebesar Rp107,64 triliun, meningkat dibandingkan         2024, BTN menetapkan strategi bisnis perbankan dalam
dengan tahun 2023 yang sebesar Rp106,90 triliun.         menjaga tingkat likuiditas dan proyeksi penyesuaian
Peningkatan tersebut disebabkan oleh peningkatan         BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRRR) yang akan
dana simpanan Tabungan Konsumer maupun Deposito          dilakukan pada tahun 2025. Sehingga hal ini berdampak
Berjangka Konsumer pada tahun 2024. Jumlah dana          pada penurunan pendapatan, namun diharapkan
Simpanan Konsumer tahun 2024 sebesar Rp67,43 triliun,    ke depannya proses kredit menjadi lebih prudent.
meningkat 4,64% dibandingkan dengan tahun 2023           Meskipun laba tahun berjalan mengalami penurunan,
yang sebesar Rp64,45 triliun. Peningkatan tersebut       namun total aset Perseroan di tahun 2024 tetap
terutama disebabkan oleh meningkat Deposito              memperoleh peningkatan. Total asset pada tahun 2024
Berjangka sebesar 11,26%.                                sebesar Rp469,61 triliun, meningkat 7,03% dibandingkan
                                                         dengan tahun 2023 yang sebesar Rp438,75 triliun. Selain
Untuk produk Komersial, jumlah nilai Produk Komersial    itu, BTN mampu membukukan jumlah ekuitas yang lebih
tahun 2024 sebesar Rp303,07 triliun, meningkat 5,73%     kuat pada tahun 2024. Ekuitas BTN mencapai sebesar
dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar              Rp32,57 triliun, meningkat 6,87% dari tahun 2023 sebesar
Rp286,65 triliun. Peningkatan tersebut disebabkan        Rp30,47 triliun. Kenaikan ekuitas ini terutama didukung
oleh kenaikan produk Simpanan Komersial sebesar          oleh saldo laba sebesar Rp19,15 triliun pada tahun 2024,
8,66%. Jumlah produk Simpanan Komersial tahun            tumbuh 13,70% dari tahun 2023 sebesar Rp16,84 triliun.
2024 sebanyak 154.772 rekening atau meningkat
23,50% dibandingkan dengan jumlah rekening tahun         Perbandingan Antara Hasil yang Dicapai
2023, yaitu sebanyak 154.772 rekening. Jumlah produk     dengan yang Ditargetkan
Kredit Komersial tahun 2024 sebanyak 21.557 unit
atau meningkat 72,30% dibandingkan dengan tahun          Secara umum BTN telah memenuhi harapan para
2023 yang sebanyak 12.511 unit. Peningkatan volume       Pemangku Kepentingan. Berbagai target yang telah
penyaluran produk Komersial paling tinggi dikontribusi   ditetapkan telah terealisasi di tahun 2024. Jumlah dana
dari pertumbuhan produk Simpanan Komersial yang          pihak ketiga di tahun 2024 sebesar Rp381,84 triliun
didominasi oleh penambahan rekening Giro dengan          tercapai 100,61% dari target 2024. Pencapaian tersebut
peningkatan sebesar 33.151 rekening atau 23,04%.         didukung oleh pencapaian giro di tahun 2024. Giro di
                                                         tahun 2024 sebesar Rp161,02 triliun tercapai 105,13% dari




                                                                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk    55
Page 58
             Laporan Direksi, Dewan Komisaris
             dan Dewan Pengawas Syariah




target tahun 2024, pencapaian giro tersebut dikontribusi        -   Membuka akses bagi segmen emerging affluent
oleh peningkatan giro pada segmen wholesale,                        dan generasi muda (20-35 tahun) melalui
komersial, korporasi dan institusi. Capaian ekuitas di              platform digital yang lebih user-friendly
tahun 2024 sebesar 100,41% dengan realisasi Rp32,62          3. Inovasi Produk Digital
triliun. Ekuitas stabil dan berhasil melampaui target pada      - Meluncurkan produk digital baru seperti: BTN
tahun 2024 didukung oleh pembentukan ekosistem                      Paylater & Virtual Debit Card untuk meningkatkan
bisnis yang semakin kuat. Pencapaian Kredit perumahan               transaksi nasabah
di tahun 2024 sebesar Rp262,37 triliun telah mendekati          - Tabungan Emas Digital dan produk digital
target dengan capaian 98,64% dari target tahun 2024.                investasi lainnya
Meskipun laba bersih belum mencapai target, namun               - KPR Digital (Pre-Approval KPR Ultimate) berbasis
pendapatan bunga telah mendekati target dengan                      AI untuk menyederhanakan proses persetujuan
capaian 94,41%. Hal tersebut dipengaruhi oleh masih                 kredit
tingginya beban bunga perbankan, dengan BI rate yang         4. Integrasi dengan Ekosistem Digital
masih berkisar di 6,00%-6,25% di sepanjang tahun 2024.          - Memperkuat API management & sandboxing
                                                                    untuk integrasi dengan marketplace, fintech,
Dari sisi rasio keuangan, NPL di tahun 2024 sebesar 3,15%,          dan ekosistem properti
Rasio NPL dapat terjaga didorong oleh inisiatif perbaikan       - Mengembangkan joint finance & channeling
proses bisnis seperti implementasi Commercial Banking               platform untuk memperluas layanan perbankan
Center (CBC), Regional Loan Processing Center (RLPC)                di sektor properti dan UMKM
sehingga proses kredit menjadi lebih prudent dan juga           - Menerapkan digital flagship store dengan
asset sales yang dilakukan secara periodik.                         memperluas cabang berbasis digital
                                                             5. Peningkatan Keamanan & IT Governance
Kendala yang Dihadapi Perseroan                                 - Mengimplementasikan “Security by Design”
                                                                    dalam semua layanan digital untuk mengurangi
Meskipun menunjukkan kinerja yang baik, namun                       risiko fraud dan serangan siber
Perseroan juga menghadapi berbagai kendala.                     - Meningkatkan fraud detection system (FDS)
Kendala tersebut antara lain, ketergantungan pada                   untuk monitoring transaksi digital secara real-
dana pihak ketiga high cost. Untuk mengatasi kendala                time
tersebut, Perseroan memiliki strategi mengurangi                - Menerapkan AI & Machine Learning untuk
ketergantungan pada dana pihak ketiga high cost                     keamanan siber dan pengelolaan risiko.
dengan melakukan peningkatan terhadap penetrasi
rekening payroll. Kendala lainnya yang dihadapi              Perseroan memiliki strategi dengan meningkatkan
Perseroan adalah penggunaan mobile banking oleh              digital channelnya melalui penguatan infrastruktur
nasabah aktif masih belum optimal. Untuk mengatasi           digital banking, meningkatkan akuisisi dan aktivasi
kendala tersebut, Perseroan meningkatkan digital             pengguna digital, melakukan inovasi pada produk
channel dengan beberapa cara sebagai berikut:                digital, melakukan integrasi dengan ekosistem digital,
1. Penguatan Infrastruktur Digital Banking                   serta meningkatkan keamanan dan IT Governance.
    - Pengembangan BTN Mobile & Internet Banking             Selain itu, terdapat kendala yaitu pertumbuhan KPR
       dengan fitur yang lebih kaya, termasuk QRIS           non subsidi lebih rendah dibanding kompetitor. Untuk
       Crossborder, QRIS Customer Presented Mode             mengatasi kendala tersebut, Perseroan memiliki strategi
       (CPM), dan digital payment ecosystem                  yaitu meningkatkan pertumbuhan KPR non subsidi
    - Implementasi digital branch & self-service             untuk mencegah kehilangan market share lebih lanjut.
       banking, mengurangi ketergantungan pada
       cabang fisik
    - Peningkatan kapabilitas transaction banking            Hal-Hal Penting yang Diperkirakan
       dengan      digitalisasi  BTN    Mobile,  cash        Terjadi Pada Masa Mendatang dan
       management system, dan integrasi API                  Prospek Usaha
    - Pengembangan BTN Properti sebagai platform
       digital mortgage ecosystem, termasuk listing          International Monetary Fund (IMF) memproyeksikan
       properti, pengajuan KPR, dan manajemen KPR            pertumbuhan ekonomi global sebesar 3,3% di tahun
       end-to-end                                            2025. Ekonomi pada negara maju seperti Amerika Serikat
2. Meningkatkan Akuisisi & Aktivasi Pengguna Digital         diperkirakan akan tumbuh lebih rendah dibandingkan
    - Mengadopsi         digital    marketing   untuk        tahun 2024, sedangkan ekonomi Tiongkok pada tahun
       meningkatkan awareness dan akuisisi pengguna          2025 juga diperkirakan akan melambat.
       baru
    - Meningkatkan cross-selling berbasis digital
       dengan memanfaatkan big data analytics



56     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 59
                                                                                             Laporan
                                                                                        Tahunan 2024




Pertumbuhan ekonomi nasional tetap tumbuh positif         Tata Kelola Perusahaan
pada 2024 di tengah perlambatan ekonomi global,
didorong oleh konsumsi rumah tangga yang masih            Perseroan menyadari bahwa keberlangsungan usaha
kuat, investasi yang masuk serta terjaganya kinerja       suatu entitas usaha tidak hanya diukur dari performa
ekspor. Bank Indonesia memprediksi pertumbuhan            keuangan serta peningkatan keuntungan semata,
ekonomi pada tahun 2025 akan tetap kuat dan tumbuh        namun juga melalui pengelolaan internal perusahaan
positif dalam kisaran 4,8%-5,6%.                          di antaranya yaitu pelaksanaan good corporate
                                                          governance (GCG) yang efektif. Pada dasarnya
Sektor Jasa keuangan khususnya perbankan diprediksi       Perseroan menerapkan prinsip-prinsip GCG dengan
akan tetap terjaga kinerjanya, menguat dibandingkan       tujuan dan keyakinan bahwa hal ini akan menjamin
tahun 2024. Bank Indonesia memperkirakan pada tahun       terciptanya keseimbangan bisnis secara menyeluruh
2025 Dana Pihak Ketiga (DPK) akan tumbuh pada kisaran     sehingga segenap bentuk kepentingan, baik bisnis
8,0%-10,0% dan penyaluran kredit perbankan akan           maupun sosial, individu dengan kelompok, internal
tumbuh sebesar 11,0%-13,0%. Untuk tahun 2025, sektor      juga eksternal, jangka pendek dan jangka panjang
perumahan diprediksi akan menguat dibandingkan            serta kepentingan shareholders dan stakeholders
tahun-tahun sebelumnya.                                   akan menuju pada titik keseimbangan. Penerapan
                                                          prinsip-prinsip GCG sangat diperlukan, agar Perseroan
Berbagai perkiraan kondisi perekonomian global dan        menjadi lebih tangguh dan mampu bertahan dalam
nasional serta industri perbankan tersebut, Perseroan     menghadapi persaingan yang semakin ketat. Perseroan
memiliki peluang untuk tumbuh. Peluang yang dimiliki      terus berupaya mengikuti perkembangan praktik
Perseroan antara lain sebagai berikut:                    GCG terbaik di tingkat nasional, regional maupun
1. Potensi pertumbuhan KPR sejalan dengan Program         internasional yang relevan dan tentunya disesuaikan
   3 (tiga) juta rumah..                                  dengan kebutuhan. Dalam rangka meningkatkan
2. Potensi pertumbuhan segmen direct to customer          penerapan tata kelola secara berkelanjutan, Perseroan
   (D2C) (secondary market) yang memberikan yield         senantiasa menerapkan keempat pilar GCG yaitu ETAK
   lebih tinggi.                                          (Perilaku Beretika, Transparansi, Akuntabilitas dan
3. Peluang partnership di sektor multifinance dan         Keberlanjutan).
   asuransi.
4. Pertumbuhan anorganik di sektor multifinance.          Tanggung jawab Perseroan untuk menjalankan
5. Meningkatnya interaksi digital dalam sistem            bisnisnya secara berkelanjutan tidak akan dapat
   perbankan.                                             dijalankan dengan efektif jika tidak didasarkan
6. Pertumbuhan segmen Consumer dan Small Medium           pada perilaku korporasi yang beretika. Perilaku etis
   Enterprise (SME) di Indonesia.                         yang berlandaskan nilai-nilai moral seperti peduli
                                                          atas kepentingan pihak lain dapat mengarahkan
Dengan memanfaatkan keunggulan internal yang              dan membawa praktik korporasi ke arah perilaku
dimiliki, maka Perseroan optimis memiliki prospek         berkelanjutan dan akhirnya menuju tindakan yang
yang baik di masa mendatang. Untuk meningkatkan           bertanggung jawab. Perseroan memiliki komitmen
kontribusinya pada sektor perumahan dan mendukung         untuk memastikan penerapan GCG dengan standar
roadmap transformasi Kementerian BUMN, BTN                tinggi yang mengacu kepada best practice lembaga
menetapkan visi menjadi Mitra Utama dalam                 perbankan yang kredibel dan tepercaya. Kredibilitas
Pemberdayaan Finansial Keluarga Indonesia pada            serta kepercayaan publik, pemegang saham, dan
tahun 2025, dengan aspirasi yang ingin dicapai di tahun   nasabah merupakan faktor yang sangat menentukan
2029 sebagai berikut:                                     bagi perkembangan dan kelangsungan usaha
1. Membangun engine tabungan yang sustainable             Perseroan. Aktivitas usaha yang dijalankan Perseroan
   untuk menghimpun tabungan sebesar Rp120 triliun.       harus mematuhi peraturan dan perundangan
2. Memberdayakan        keluarga   Indonesia     dalam    yang berlaku serta menjunjung tinggi norma dan
   penyaluran kredit perumahan untuk mewujudkan           etika. Kesadaran menjalankan etika yang baik akan
   impian memiliki rumah dengan penyaluran sekitar        meningkatkan dan memperkuat citra positif Perseroan
   Rp450 triliun.                                         dan mewujudkan Perseroan sebagai Good Corporate
3. Menjadi mitra keuangan bagi konsumen dan bisnis        Citizen. Karena itu, Perseroan senantiasa menjunjung
   dengan menyediakan rangkaian lengkap solusi            tinggi integritas dengan memiliki dan menerapkan
   perbankan sehari-hari.                                 pedoman etika dan perilaku yang menjadi dasar sikap
4. Membangun portofolio berkualitas tinggi dengan         dan tindakan seluruh insan Perseroan agar bekerja
   efisiensi operasional.                                 secara profesional dan beretika dengan menggunakan
5. Memperluas cakupan layanan melalui 3 (tiga) anak       prinsip-prinsip dasar yang mengacu kepada visi, misi,
   perusahaan.                                            dan nilai-nilai serta regulasi internal dan eksternal




                                                                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   57
Page 60
             Laporan Direksi, Dewan Komisaris
             dan Dewan Pengawas Syariah




yang berlaku. Perseroan telah merumuskan beberapa            Dalam memastikan penerapan keberlanjutan, Perseroan
perangkat kebijakan yang menjadi pedoman beretika            mematuhi peraturan perundang-undangan serta
dan berperilaku bagi setiap elemen Perseroan                 berkomitmen melaksanakan tanggung jawab terhadap
dalam kegiatan bisnis yang dijalankan. Perseroan             masyarakat dan lingkungan agar berkontribusi pada
mengupayakan penerapan standar etika dan perilaku            pembangunan berkelanjutan. Pembangunan ekonomi
dalam menjalankan segenap aktivitas bisnisnya                tidak terpisah dari konsekuensi sosial dan lingkungan
sesuai dengan visi, misi, dan nilai-nilai budaya yang        yang diakibatkan olehnya. Untuk menciptakan
dimiliki melalui implementasi Code of Conduct. Code          perekonomian     nasional     yang   mengedepankan
of Conduct disosialisasikan dan dapat diakses oleh           keselarasan antara aspek ekonomi, sosial, dan
seluruh insan Perseroan melalui media PPDigital serta        lingkungan hidup, dibutuhkan pengelolaan sumber
diselenggarakan kuis tentang Code of Conduct untuk           daya yang tepat dan memadai. Untuk itu, Perseroan
mengetahui pemahaman pegawai terhadap Code of                menyadari fungsi dan peran strategisnya dalam
Conduct pada Platform BTNBest. Komitmen terhadap             memastikan bahwa arus investasi yang dikelolanya
pelaksanaan Code of Conduct juga dituangkan                  mampu berkontribusi bagi masa depan dan memiliki
dalam Pakta Integritas yang wajib ditandatangani             dampak luas pada perkembangan ekonomi, kondisi
oleh seluruh Direksi, Dewan Komisaris dan Pegawai            lingkungan, dan aspek sosial.
Perseroan. Di samping itu, Code of Conduct juga dapat
diakses oleh seluruh Stakeholder Perseroan melalui           Perseroan terus berkomitmen dalam mendorong
website Perseroan.                                           keuangan berkelanjutan melalui integrasi aspek
                                                             environmental, social, and governance (ESG) dalam
Terkait dengan transparansi, untuk menjaga objektivitas      kegiatan      operasionalnya.   Perjalanan   Perseroan
dalam menjalankan bisnis, Perseroan menyediakan              dalam ranah ESG melibatkan perencanaan tentang
informasi yang material dan relevan dengan cara              bagaimana Perseroan mengelola dampak lingkungan,
yang mudah diakses dan dipahami oleh pemangku                menangani isu-isu sosial, dan mempertahankan
kepentingan. Perseroan telah memberikan rincian kontak       standar tata kelola yang etis dalam setiap operasi
melalui situs web Perseroan atau Laporan Tahunan             perbankannya. Perseroan telah mengembangkan
yang mana para pemangku kepentingan dapat                    serangkaian kerangka kerja (framework), strategi, dan
menggunakannya untuk menyampaikan keluhan, saran             peta jalan (roadmap) untuk mendorong keuangan
maupun kemungkinan adanya pelanggaran atas hak-              berkelanjutan dan mendukung kinerja ESG Perseroan.
hak mereka. Selain melalui laporan tahunan, Perseroan        Perseroan menekankan fokusnya untuk mengatasi isu-
menyediakan akses informasi dan data baik laporan            isu terkait ESG di sektor mortgage bank, dengan tujuan
terkait keuangan dan non keuangan kepada publik              untuk mencapai keberlanjutan jangka panjang dan
secara transparan melalui berbagai media seperti situs       praktik perbankan yang bertanggung jawab.
web (dalam dua bahasa), media massa (siaran pers),
majalah/buletin internal, pertemuan dengan analis,           Salah satu pilar dari kerangka kerja ESG Perseroan
situs resmi BEI, poster dan banner produk, aksi korporasi,   adalah pengelolaan atas risiko perubahan iklim dan
bahan presentasi Perseroan ke publik dan sebagainya.         dampaknya bagi ekosistem (Climate Change and
                                                             Ecosystem). Oleh karena itu, Perseroan telah merancang
Terkait akuntabilitas, Perseroan telah menyampaikan          berbagai program guna memitigasi risiko perubahan
pencapaian target dan kinerja Direksi. Dalam                 iklim. Langkah ini sekaligus merupakan bentuk
rangka      meningkatkan      kualitas   pelaksanaan         kontribusi Perseroan dalam mendukung komitmen
tugas dan tanggung jawab, Dewan Komisaris dan                pemerintah menuju pencapaian karbon netral (net zero
Direksi berkomitmen untuk memiliki kebijakan dan             emission/NZE) pada tahun 2060 dan untuk mencapai
melaksanakan penilaian kinerja Dewan Komisaris               Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan ke-13,
dan Direksi. Dewan Komisaris memiliki kebijakan              yaitu penanganan perubahan iklim. Dalam Kerangka
penilaian sendiri (self assessment) untuk menilai            Kerja ESG Perseroan, pengelolaan emisi GRK termasuk di
kinerja Dewan Komisaris, sedangkan penilaian                 dalam pilar Climate Change and Ecosystems. Perseroan
kinerja Direksi dilakukan melalui pencapaian Key             telah menetapkan target pengurangan emisi minimal
Performance Indicators (KPI) yang mengacu kepada             sebesar 30% dalam kegiatan operasional Perseroan
hasil pengukuran yang dilakukan oleh auditor                 untuk lima tahun ke depan. Upaya pemenuhan
eksternal yang mengaudit laporan keuangan tahunan            target ini dilakukan dengan berbagai inisiatif, seperti
perusahaan. KPI Direksi secara kolegial dan KPI Direksi      pengadopsian panel surya sebagai sumber energi,
secara individual menjadi salah satu alat ukur yang          penggunaan kendaraan listrik sebanyak 20% atau
efektif dalam pemantauan kinerja dan pelaksanaan             minimal 50 dari total kendaraan dinas, dan program-
tugas Pengurus Perseroan yang dilakukan oleh Direksi.        program lainnya.




58     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 61
                                                                                                     Laporan
                                                                                                Tahunan 2024




Dalam rangka evaluasi penerapan GCG, Perseroan                   dan keamanan dalam upaya optimalisasi proses
melaksanakan GCG Assessment yang dilaksanakan                    pengamanan informasi, antara lain dengan
secara periodik dan konsisten setiap tahun yang                  memperoleh Sertifikasi ISO 27001:2022, Pencapaian
terdiri dari self assessment maupun assessment dari              Cyber Security Maturity (CSM) dengan mendapatkan
pihak eksternal. Penilaian self assessment Tata Kelola           hasil tingkat maturitas di level 5 (Implementasi
dilakukan secara berkala pada posisi akhir bulan Juni            optimal), dan Penerapan Indeks IT Security.
dan Desember setiap tahunnya. Untuk tahun 2024,               6. Dalam meningkatkan penanganan pengaduan
standar penerapan Tata Kelola selain mengacu pada                untuk meningkatkan kepercayaan pemangku
Peraturan OJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan                kepentingan, Perseroan telah bekerja sama dengan
Tata Kelola Bagi Bank Umum, juga mengikuti Peraturan             Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik
OJK Nomor 2 Tahun 2024 tentang Penerapan Tata Kelola             Indonesia terkait dengan penanganan WBS dalam
Syariah Bagi Bank Umum dan Unit Usaha Syariah dan                upaya pemberantasan korupsi.
Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor              7. BTN telah membentuk Komite ESG dan Departemen
PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan                ESG yang bertanggung jawab atas tata kelola dan
Kegiatan Korporasi Signifikan bagi Badan Usaha Milik             inisiatif keberlanjutan.
Negara.


Hasil self assessment pada bulan Juni 2024 dan bulan          Penilaian Komite di Bawah Direksi
Desember 2024 berada pada peringkat 2 (dua) yang
mencerminkan Manajemen Perseroan telah melakukan              Perseroan membentuk dan menetapkan struktur serta
penerapan Tata Kelola yang secara umum baik. Dari             keanggotaan Komite-Komite di bawah Direksi dalam
hasil assessment tersebut, Perseroan telah melakukan          rangka menunjang pelaksanaan tugas Direksi. Komite-
upaya-upaya perbaikan dengan menindaklanjuti                  Komite tersebut berperan dalam mempermudah
beberapa      kelemahan     yang   direkomendasikan           monitoring dan menciptakan efektivitas pemecahan
berdasarkan hasil assessment.                                 masalah serta pengembangan aspek yang dipandang
                                                              strategis oleh Perseroan sesuai peraturan yang berlaku.
Selain self assessment, pada tahun 2024 Perseroan             Komite-Komite tersebut meliputi:
juga melaksanakan third party assessment untuk                1. Komite Manajemen Risiko
mendapatkan second opinion terhadap kualitas                  2. Asset and Liability Management Committee (ALCO)
implementasi GCG dalam rangka perbaikan kualitas              3. Komite Kebijakan Perkreditan
implementasi GCG secara berkelanjutan. Assessment             4. Komite Kredit
yang dilaksanakan di antaranya adalah survei Corporate        5. Komite Human Capital
Governance Perception Index (CGPI) yang diadakan              6. Komite Pengarah Teknologi Informasi
oleh Indonesian Institute for Corporate Governance            7. Komite Pengarah Transformasi
(IICG) dan Penilaian GCG berdasarkan standar ASEAN            8. Komite Bisnis
Corporate Governance Scorecard dilakukan oleh OJK             9. Komite Environmental, Social and Governance (ESG)
dan Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD).
                                                              Untuk mengukur efektivitas kinerja komite di bawah
Skor CGPI Perseroan pada tahun 2024 untuk tahun buku          Direksi dalam membantu Direksi menjalankan
2023 sebesar 91,52 dengan predikat “Most Trusted”.            pengurusan perusahaan maka dilakukan penilaian
Perseroan telah melaksanakan tindak lanjut atas               terhadap Komite di bawah Direksi. Prosedur penilaian
rekomendasi hasil assessment sebagai berikut:                 kinerja komite di bawah Direksi dilakukan oleh Direksi
1. BTN melaksanakan beberapa program penerapan                secara periodik dengan kriteria penilaian atas kinerja
   dan peningkatan budaya risiko Bank untuk                   Komite di Bawah Direksi yaitu pemenuhan pelaksanaan
   mengoptimalkan implementasi budaya risiko.                 rapat serta kehadiran dalam rapat selama tahun buku.
2. BTN telah memiliki roadmap pengembangan                    Selama tahun 2024, Direksi menilai bahwa komite-
   Strategi Anti Fraud (SAF) untuk mitigasi serta             komite di bawah Direksi telah menjalankan tugas dan
   memperbaiki proses kerja dalam rangka mencegah             tanggung jawabnya dengan baik.
   terjadinya/terulangnya fraud, kasus non fraud,
   sanksi/denda, serta pelanggaran lainnya.                   Selain dibantu oleh Komite di Bawah Direksi, dalam
3. BTN telah menetapkan Kebijakan Khusus No.KK.9-Z            melaksanakan tugasnya Direksi juga dibantu oleh unit
   mengenai Perlindungan Nasabah dan Masyarakat.              penunjang antara lain Sekretaris Perusahaan, Satuan
4. Dalam menjaga keamanan Teknologi Informasi (TI),           Kerja Audit Intern (SKAI), dan Satuan Kerja Manajemen
   Perseroan telah membagi fokus menjadi 3 (tiga)             Risiko (SKMR). Penilaian kinerja untuk Sekretaris
   pilar utama, yaitu: People, Process, dan Technology.       Perusahaan, Unit Internal Audit dan Unit Manajemen
5. Perseroan telah melakukan pengukuran dan                   Risiko dinilai berdasarkan Key Performance Indicator
   evaluasi atas implementasi kontrol ketahanan               (KPI) yaitu Target Utama, Kolaborasi, Inisiatif dan lainnya.



                                                                           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk     59
Page 62
             Laporan Direksi, Dewan Komisaris
             dan Dewan Pengawas Syariah




Pencapaian KPI tahun 2024 untuk Sekretaris Perusahaan,     2. Mengubah        nomenklatur      jabatan     anggota-
Unit Internal Audit, dan Unit Manajemen Risiko mencapai       anggota Direksi Perseroan yaitu Direktur Distribution
lebih dari 100%. Sekretaris Perusahaan, SKAI, dan SKMR        and Funding menjadi Direktur Distribution and
telah melaksanakan tugasnya dengan baik.                      Institutional Funding, Direktur IT and Digital menjadi
                                                              Direktur Information Technology, Direktur Institutional
                                                              Banking menjadi Direktur Operations and Customer
Perubahan Komposisi Anggota                                   Experience dan menambahkan Direktur SME and
Direksi                                                       Retail Funding.
                                                           3. Mengalihkan penugasan Andi Nirwoto yang semula
Selama tahun 2024, telah terjadi perubahan komposisi          sebagai Direktur IT and Digital menjadi Direktur
Direksi. Perubahan komposisi Direksi dilakukan                Information Technology dan Hakim Putratama
berdasarkan     kebutuhan     Perseroan.  Perubahan           yang semula sebagai Direktur Institutional Banking
komposisi Direksi adalah sebagai berikut:                     menjadi Direktur Operations and Customer
                                                              Experience.
KOMPOSISI DIREKSI SEBELUM RUPS TAHUNAN 2024                4. Mengangkat Elisabeth Novie Riswanti sebagai
Komposisi Direksi sebelum RUPS Tahunan 2024                   Direktur Assets Management, Hirwandi Gafar
berjumlah 10 (sepuluh) orang yang terdiri dari 1 (satu)       sebagai Direktur Consumer, Jasmin sebagai Direktur
orang Direktur Utama, 1 (satu) orang Wakil Direktur           Distribution and Institutional Funding, Setiyo Wibowo
Utama dan 8 (delapan) orang Direktur sebagai berikut:         sebagai Direktur Risk Management dan Muhammad
                                                              Iqbal sebagai Direktur SME and Retail Funding

Nixon L.P. Napitupulu :      Direktur Utama
                                                           Sehingga komposisi Direksi setelah RUPS Tahunan 2024
Oni Febriarto            :   Wakil Direktur Utama          berjumlah 11 (sebelas) orang yang terdiri dari 1 (satu)
Rahardjo
                                                           orang Direktur Utama, 1 (satu) orang Wakil Direktur
Andi Nirwoto             :   Direktur IT and Digital       Utama dan 9 (sembilan) orang Direktur sebagai berikut:

Elisabeth Novie          :   Direktur Assets
Riswanti                     Management                    Nixon L.P. Napitupulu : Direktur Utama
Jasmin                   :   Direktur Distribution and     Oni Febriarto          : Wakil Direktur Utama
                             Funding                       Rahardjo
Setiyo Wibowo            :   Direktur Risk Management      Andi Nirwoto           : Direktur Information
                                                                                    Technology
Hirwandi Gafar           :   Direktur Consumer
                                                           Elisabeth Novie        : Direktur Assets Management
Nofry Rony Poetra        :   Direktur Finance
                                                           Riswanti
Eko Waluyo               :   Direktur Human Capital,
                                                           Jasmin                 : Direktur Distribution and
                             Compliance and Legal
                                                                                    Institutional Funding
Hakim Putratama          :   Direktur Institutional
                                                           Setiyo Wibowo          : Direktur Risk Management
                             Banking
                                                           Hirwandi Gafar         : Direktur Consumer

                                                           Nofry Rony Poetra      : Direktur Finance
KOMPOSISI DIREKSI SETELAH RUPS TAHUNAN 2024
Pada tanggal 6 Maret 2024, RUPS Tahunan memutuskan:        Eko Waluyo             : Direktur Human Capital,
1. Memberhentikan dengan hormat Elisabeth Novie                                     Compliance and Legal
   Riswanti sebagai Direktur Assets Management,            Hakim Putratama        : Direktur Operations and
   Hirwandi Gafar sebagai Direktur Consumer, Jasmin                                 Customer Experience
   sebagai Direktur Distribution and Funding, dan Setiyo
                                                           Muhammad Iqbal         : Direktur SME and Retail
   Wibowo sebagai Direktur Risk Management.
                                                                                    Funding




60     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 63
                                                                                                Laporan
                                                                                           Tahunan 2024




Penutup

Direksi memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kepercayaan, komitmen dan kerja sama dari seluruh
pemangku kepentingan, khususnya kepada jajaran tim manajemen dan seluruh pegawai yang telah bekerja keras
dan mampu memperoleh kinerja yang baik di tahun 2024. Direksi memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya
atas arahan yang diberikan oleh Dewan Komisaris yang sangat memberikan kontribusi dalam pencapaian kinerja
Perseroan. Direksi juga mengucapkan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pemegang saham, nasabah
dan mitra kerja Perseroan.


Perseroan akan berusaha secara terus menerus meningkatkan kualitas layanan sehingga dapat memenuhi
harapan stakeholders. Keberhasilan Perseroan dalam memberikan kinerja yang baik hingga saat ini, tidak terlepas
dari dukungan dan kepercayaan dari seluruh stakeholders. Oleh sebab itu, Direksi mengucapkan terima kasih yang
sebesar-besarnya atas dukungan dan kepercayaan tersebut.


Ke depannya, BTN selalu ingin lebih dekat dengan para nasabah dan stakeholders serta bertekad untuk menjadi bank
andalan dalam ekosistem perumahan di Indonesia. Singkatnya, ke depan BTN ingin menjadi mitra utama dalam
pemberdayaan finansial keluarga Indonesia. Dengan dukungan SDM yang semakin profesional dan teknologi yang
kian maju (khususnya digital), BTN optimistis mampu menjadi mitra utama keluarga Indonesia yang dapat diandalkan.
Khususnya yang berkaitan dengan finansial. Bersamaan dengan pergantian logo BTN beberapa waktu lalu, bank ini
mulai bertransformasi dengan menjadi one stop financial solution bagi ekosistem perumahan (beyond mortgage).




                                            Jakarta, 28 Februari 2025
                                               Atas Nama Direksi




                                           Nixon L.P. Napitupulu
                                                 Direktur Utama




                                                                        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   61
Page 64
            Laporan Direksi, Dewan Komisaris
            dan Dewan Pengawas Syariah




DIREKSI

Berdiri dari Kiri ke Kanan                     Duduk dari Kiri ke Kanan
   Muhammad Iqbal                                 Setiyo Wibowo
   Direktur SME & Retail Funding                  Direktur Risk Management
   Hakim Putratama                                Elisabeth Novie Riswanti
   Direktur Operations & Customer Experience      Direktur Assets Management
   Andi Nirwoto                                   Nixon L.P. Napitupulu
   Direktur Information Technology                Direktur Utama



62    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 65
                                                                Laporan
                                                           Tahunan 2024




Berdiri dari Kiri ke Kanan   Duduk dari Kiri ke Kanan
   Hirwandi Gafar               Oni Febriarto Rahardjo
   Direktur Consumer            Wakil Direktur Utama
   Nofry Rony Poetra            Jasmin
   Direktur Finance             Direktur Distribution and Institutional Funding
                                Eko Waluyo
                                Direktur Human Capital, Compliance & Legal



                                        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   63
Page 66
           Laporan Direksi, Dewan Komisaris
           dan Dewan Pengawas Syariah




Laporan
Dewan Komisaris
 Pemegang Saham dan para Pemangku Kepentingan yang terhormat,
 Berikut kami sampaikan laporan pengawasan dan         beberapa nasihat serta pengawasan antara lain terkait
 pemberian nasihat Dewan Komisaris terhadap            implementasi Initiative Corporate Plan, performance
 jalannya kepengurusan Perseroan untuk tahun           review, Penyelarasan Visi dan Misi dalam Rencana
 buku 2024. Dalam laporan ini, akan disampaikan        Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) 2025—2029 dan
 penilaian atas kinerja Direksi selama tahun 2024,     lainnya.
 pandangan atas prospek usaha yang disusun oleh
 Direksi, penerapan tata kelola perusahaan yang        Pengawasan Terhadap Perumusan dan
 baik atau good corporate governance (GCG),            Implementasi Strategi
 penilaian atas Komite di bawah Dewan Komisaris
 dan perubahan komposisi Dewan Komisaris.              Dalam    menjalankan     fungsi    pengawasan       dan
                                                       pemberian nasihat, Dewan Komisaris terlibat aktif dalam
                                                       penyusunan strategi Perseroan dan pengawasan
 Penilaian Kinerja Direksi                             terhadap     implementasi       strategi     Perseroan.
                                                       Pengawasan terhadap perumusan strategi Perseroan
 Dewan Komisaris senantiasa menjalankan fungsi         dilaksanakan    dengan     melakukan     pengawasan
 pengawasan dan pemberian nasihat kepada               terhadap penyusunan Corporate Plan Tahun 2021-2025,
 Direksi. Sebelum menyampaikan pandangan               memberikan persetujuan Rencana Bisnis Bank serta
 Dewan Komisaris atas pencapaian kinerja Direksi,      memberikan persetujuan penyusunan Rencana Jangka
 Dewan Komisaris akan menyampaikan frekuensi           Panjang Perusahaan, dan Rencana Kerja dan Anggaran
 dan cara pemberian nasihat kepada Direksi             Perusahaan beserta perubahannya. Pengawasan
 serta pengawasan Dewan Komisaris terhadap             terhadap implementasi strategi dilaksanakan melalui
 perumusan dan implementasi strategi.                  Rapat bersama Direksi. Selain itu, Dewan Komisaris
                                                       juga melakukan pengawasan kepada manajemen
 Frekuensi dan Cara Pemberian                          Perseroan untuk memastikan arahan Dewan Komisaris
 Nasihat Kepada Direksi                                telah sampai ke seluruh Pegawai.


 Pemberian nasihat dari Dewan Komisaris kepada         Dewan Komisaris telah melakukan tugas pengawasan,
 Direksi dilakukan secara formal maupun informal.      mengarahkan, memberikan saran, memantau dan
 Pemberian nasihat secara formal dilaksanakan          mengevaluasi      pelaksanaan        kebijakan   strategis
 melalui Rapat bersama Direksi, Rapat Internal         Perseroan antara lain:
 Dewan Komisaris yang dilaksanakan seminggu            1. Monitoring pelaksanaan inisiatif strategis rencana
 sekali, rapat dengan manajemen Perseroan,                perusahaan secara berkala.
 serta Rapat dengan komite-komite. Sedangkan           2. Monitoring pelaksanaan manajemen risiko secara
 pemberian nasihat secara informal dilaksanakan           berkala termasuk profil risiko, tingkat kesehatan
 melalui kunjungan kerja ke wilayah kerja Perseroan.      Bank, KPMM, risk appetite, risk tolerance, dan rencana
 Sepanjang tahun 2024 Dewan Komisaris telah               aksi pemulihan.
 melaksanakan Rapat Dewan Komisaris bersama            3. Reviu Kinerja Perseroan secara Bankwide dan UUS
 Direksi yang diinisiasi oleh Dewan Komisaris             secara berkala.
 sebanyak 8 (delapan) kali. Dalam Rapat Dewan          4. Perkembangan proyek pengembangan Unit Usaha
 Komisaris bersama Direksi yang dilaksanakan di           Syariah (UUS)
 tahun 2024, Dewan Komisaris telah memberikan          5. Pengawasan Dewan Komisaris atas Kinerja dan
                                                          Pelaksanaan Rencana Bisnis Bank.




64   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 67
                                                        Laporan
                                                   Tahunan 2024




Puji syukur ke hadirat Tuhan
Yang Maha Esa karena atas
berkat rahmat dan karunia-
Nya, dengan pembenahan
yang dilakukan manajemen
dalam mewujudkan visi
BTN sebagai The Best
Mortgage Bank in Southeast
Asia pada tahun 2025
telah membuahkan hasil
menggembirakan. Hal ini
terlihat dari pencapaian
BTN di tahun 2024 yang
tetap tumbuh dan terus
bertransformasi di tengah
kondisi perekonomian
yang belum sepenuhnya
membaik.




CHANDRA M. HAMZAH
Komisaris Utama/Independen




                               PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   65
Page 68
             Laporan Direksi, Dewan Komisaris
             dan Dewan Pengawas Syariah




Pandangan Atas Kinerja Direksi                              pada bulan Oktober 2024 kembali mencatatkan tren
                                                            peningkatan dengan kredit tumbuh double digit sebesar
Dalam memberikan penilaian atas kinerja Direksi,            10,92% yoy. Pertumbuhan ini terutama ditopang oleh
Dewan Komisaris mempertimbangkan beberapa aspek             kredit investasi yang tumbuh 13,63% yoy. Adapun secara
sebagai dasar penilaiannya. Aspek tersebut antara lain,     bulanan, pertumbuhan nominal kredit perbankan naik
kondisi perekonomian, capaian kinerja yaitu kinerja         sebesar Rp78 triliun menjadi Rp7.66 triliun. Sementara
operasional, kinerja keuangan dan tingkat kesehatan         itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) pada Oktober 2024 tercatat
perusahaan. Penilaian atas kinerja Direksi dapat            tumbuh sebesar 6,74% yoy menjadi Rp8.76 triliun,
disampaikan sebagai berikut.                                terutama didorong oleh peningkatan tabungan sebesar
                                                            7,43% yoy. Risiko kredit melanjutkan penurunan dengan
Dinamika ketegangan geopolitik global menyebabkan           rasio NPL perbankan sebesar 2,20%. Di sisi lain, Loan at
ketidakpastian di pasar keuangan. Pada tahun 2024,          Risk (LaR) juga menunjukkan tren penurunan menjadi
nilai tukar USD terus menguat sehingga menyebabkan          sebesar 9,94%, atau mendekati level sebelum pandemi
pelemahan pada nilai tukar mata uang pada negara            yaitu sebesar 9,93% pada Desember 2019.
berkembang, salah satunya Indonesia. Nilai tukar Rupiah
di akhir tahun 2024 melemah hingga kisaran Rp16.000/        Di tengah kondisi perekonomian tersebut, Dewan
USD seiring penguatan USD. Selain itu, yield United         Komisaris memandang bahwa Direksi mampu
State Treasury (UST) juga terus menguat sehingga            menghadapi tantangan dan peluang yang terjadi
menyebabkan pelemahan aliran portofolio asing ke            dengan mencatatkan kinerja yang baik di tahun
negara-negara berkembang. Kemudian, kemenangan              2024. Hal tersebut ditunjukkan dengan pencapaian
Trump pada pemilu Amerika Serikat (AS) di bulan             kinerja dari sisi operasional maupun keuangan. Dari
November 2024 diperkirakan dapat menyebabkan                sisi operasional, nilai penyaluran produk Kredit dan
perubahan besar pada kondisi geopolitik dan ekonomi         Pembiayaan Konsumer tahun 2024 sebesar Rp50,94
global ke depan. Beberapa kebijakan yang akan diambil       triliun, menurun 1,19% dibandingkan dengan tahun
Trump dalam pemerintahannya antara lain penerapan           2023 yang sebesar Rp50,94 triliun. Nilai penyaluran
tarif tinggi kepada barang-barang yang masuk ke             realisasi baru untuk produk kredit dan pembiayaan
AS, pemotongan pajak serta memperketat masuknya             komersial/korporasi tahun 2024 sebesar Rp40,84
imigran gelap akan berdampak kepada perkembangan            triliun, menurun 9,45% dibanding dengan tahun 2023
ekonomi global seperti tingkat inflasi yang meningkat,      yang sebesar Rp45,10 triliun. Penurunan ini antara
pertumbuhan       ekonomi   yang     melambat      serta    lain disebabkan menurunnya daya beli masyarakat,
penurunan suku bunga acuan diperkirakan lebih lambat        kondisi perekonomian yang masih belum kondusif dan
dibandingkan sebelumnya.                                    penyaluran kredit yang lebih selektif. Jumlah posisi Dana
                                                            Pihak Ketiga (DPK) Ritel/Konsumer tahun 2024 sebesar
Dari sisi perekonomian nasional, pertumbuhan                Rp76,15 triliun, meningkat 6,00% dibandingkan dengan
ekonomi Indonesia pada Triwulan III tahun 2024              tahun 2023 yang sebesar Rp71,84 triliun. Jumlah posisi
kembali mencatatkan hasil positif, meskipun sedikit         Dana Pihak Ketiga (DPK) Lembaga/Komersial tahun 2024
berada di bawah 5%. Hal ini menandakan ekonomi              sebesar Rp305,52 triliun, meningkat 9,86% dibandingkan
Indonesia tetap kuat di tengah perlambatan ekonomi          dengan tahun 2023 yang sebesar Rp278,10 triliun.
global. Dari sisi sektoral, pertumbuhan tertinggi terjadi
pada sektor jasa lainnya, disusul transportasi dan          Dari sisi syariah, jumlah posisi nilai penyaluran
pergudangan serta akomodasi dan makan minum.                Pembiayaan Syariah tahun 2024 sebesar Rp43,89 triliun,
Sementara dari sisi pengeluaran, komponen konsumsi          meningkat 18,26% dibandingkan dengan penyaluran
Lembaga Non Profit yang Melayani Rumah Tangga               pembiayaan di tahun 2023 yang sebesar Rp37,11
(LNPRT) mengalami pertumbuhan paling tinggi disusul         triliun. Pembiayaan Syariah yang berhasil disalurkan
ekspor serta konsumsi rumah tangga. Sementara di sisi       sampai dengan tahun 2024 sebanyak 312.713 unit
moneter, BI masih tetap mempertahankan suku bunga           pembiayaan, meningkat 12,58% atau 34.945 unit
acuannya pada level 6,00% pada November 2024.               pembiayaan dibandingkan dengan tahun 2023 yang
Fokus kebijakan moneter diarahkan untuk memperkuat          sebanyak 277.768 unit pembiayaan. Jumlah posisi dana
stabilitas nilai tukar Rupiah dari dampak semakin           Simpanan Syariah tahun 2024 adalah sebesar Rp49,62
tingginya ketidakpastian geopolitik dan perekonomian        triliun, meningkat 18,71% dibandingkan dengan tahun
global dengan perkembangan politik di AS.                   2023 yang sebesar Rp41,80 triliun.


Pada industri perbankan, Otoritas Jasa Keuangan             Dari sisi keuangan, meskipun laba tahun berjalan
mencatat kinerja sektor jasa keuangan khususnya             sedikit mengalami penurunan, namun total aset
perbankan pada 2024 masih solid dengan indikator            pada tahun 2024 sebesar Rp469,61 triliun, meningkat
permodalan dan likuiditas yang tersedia serta risiko        7,03% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar
kredit yang terjaga. Fungsi intermediasi perbankan          Rp438,75 triliun. Selain itu, jumlah ekuitas Perseroan



66     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 69
                                                                                                   Laporan
                                                                                              Tahunan 2024




pada tahun 2024 juga mengalami peningkatan. Ekuitas           keuangan global seperti kebijakan moneter The Fed
BTN mencapai sebesar Rp32,57 triliun, meningkat 6,87%         serta dinamika geopolitik global. Suku bunga acuan BI
dari tahun 2023 sebesar Rp30,47 triliun.                      tetap dipertahankan pada level 6,00% di akhir tahun
                                                              2024 dan diperkirakan penurunannya lebih lambat
Selain kinerja operasional dan keuangan, tingkat              pada tahun 2025.
kesehatan bank juga menjadi salah satu pertimbangan
Dewan Komisaris dalam melakukan penilaian atas                Sektor Jasa keuangan khususnya perbankan diprediksi
kinerja Direksi. Tingkat kesehatan bank mencerminkan          akan tetap terjaga kinerjanya, menguat dibandingkan
hasil penilaian kondisi Perseroan yang dilakukan              tahun 2024. Bank Indonesia memperkirakan pada
terhadap risiko dan kinerja Perseroan yang dapat              tahun 2025 Dana Pihak Ketiga (DPK) akan tumbuh pada
dilihat dari peringkat akhir hasil penilaian berdasarkan      kisaran 8,0%-10,0% dan penyaluran kredit perbankan
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 04/POJK.03/2016          akan tumbuh sebesar 11,0%-13,0%.
Tanggal 26 Januari 2017 Tentang Penilaian Tingkat
Kesehatan Bank Umum dan Surat Edaran OJK No. 14/              Untuk sektor perumahan, pada tahun 2025 sektor
SEOJK.03/2017 Tanggal 17 Maret 2017 Tentang Penilaian         perumahan berpeluang tumbuh di atas 2,00% serta
Tingkat Kesehatan Bank Umum Dengan Menggunakan                mengurangi jumlah backlog didorong oleh beberapa
Pendekatan Risiko (Risk - Based Bank Rating) yang             faktor antara lain:
mencakup 4 (empat) faktor yaitu Profil Risiko, Tata Kelola,   1. Program 3 (tiga) juta rumah yang menjadi salah
Rentabilitas (Earnings) dan Permodalan (Capital).                 satu program kerja prioritas pemerintahan Presiden
Peringkat kesehatan bank posisi Desember 2024 (Self               Prabowo Subianto.
Assessment) berada pada peringkat komposit 2 (dua)/           2. Terbentuknya Kementerian yang fokus pada
PK2 yang mencerminkan kondisi bank yang secara                    perumahan rakyat yaitu Kementerian Perumahan
umum sehat sehingga dinilai mampu menghadapi                      dan Kawasan Permukiman (PKP).
pengaruh negatif yang signifikan dari perubahan               3. Kuota FLPP yang lebih besar di tahun 2025 menjadi
kondisi bisnis dan faktor eksternal lainnya.                      220.000 unit.
                                                              4. Insentif PPN Ditanggung Pemerintah (DTP) yang
Selain itu, penilaian tingkat kesehatan menggunakan               diperpanjang oleh Pemerintah hingga Juni 2025
pemeringkatan juga diatur dalam Peraturan Menteri                 sebesar 100% dan 50% hingga Desember 2025.
Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia Nomor             5. Kebijakan Loan to Value (LTV) untuk Properti yang
PER-2/ MBU/03/2023 Tentang Pedoman Tata Kelola dan                diperpanjang hingga akhir 2025.
Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara.       6. Pemerintah menghapuskan beberapa pajak terkait
Peringkat (rating) tingkat kesehatan Badan Usaha                  sektor Perumahan yaitu Bea Perolehan Hak Atas
Milik Negara yang dinilai oleh Lembaga Pemeringkat                Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan Persetujuan
Nasional untuk posisi 31 Desember 2024 adalah AAA                 Bangunan Gedung (PBG).
sehingga termasuk dalam klasifikasi “Sangat Sehat”.
                                                              Untuk mencapai target 3 (tiga) juta rumah tersebut,
                                                              diperlukan kolaborasi antar seluruh pemangku
Pandangan Atas Prospek Usaha                                  kepentingan yaitu Pemerintah Pusat dan Daerah, Asosiasi
yang Disusun Direksi                                          Pengembang, Perbankan hingga Masyarakat untuk
                                                              menghadapi kendala yang ada seperti ketersediaan
Perekonomian global diproyeksikan tumbuh sebesar              lahan, perizinan, birokrasi hingga daya beli masyarakat.
3,2% di tahun 2025 oleh International Monetary Fund
(IMF). Ekonomi pada negara maju seperti Amerika Serikat       Dengan mempertimbangkan kondisi perekonomian
diperkirakan akan tumbuh lebih rendah dibandingkan            dan kebijakan Pemerintah tersebut, Dewan Komisaris
tahun 2024, sedangkan ekonomi Tiongkok pada tahun             berpendapat bahwa prospek usaha yang telah disusun
2025 juga diperkirakan akan melambat.                         oleh Direksi sudah tepat. Dewan Komisaris berkeyakinan
                                                              bahwa Perseroan akan dapat memanfaatkan peluang
Di sisi nasional, Bank Indonesia memprediksi ekonomi          yang ada di antaranya adalah potensi pertumbuhan
negara berkembang seperti Indonesia diperkirakan              KPR yang sejalan dengan Program 3 (tiga) juta rumah
akan tetap tumbuh melebihi capaian tahun 2024.                dan potensi pertumbuhan segmen Direct-2-Consumer
Kemudian, tingkat inflasi di tahun 2025 diperkirakan          atau D2C (secondary market) yang memberikan yield
akan tetap terjaga pada kisaran target Bank Indonesia         lebih tinggi. Perseroan juga memiliki peluang partnership
yaitu 2,5%±1% yoy. Untuk mencapai tingkat inflasi             di sektor multifinance dan asuransi serta pertumbuhan
tersebut, Pemerintah maupun Bank Indonesia akan               anorganik di sektor multifinance. Meningkatnya interaksi
melakukan bauran kebijakan fiskal, moneter, dan sektor        digital dalam sistem perbankan juga dapat menjadi
riil. Sementara, rata-rata nilai tukar rupiah terhadap        peluang bagi Perseroan. Selain itu, terdapat peluang dari
dolar AS diperkirakan akan terjaga stabil di tahun 2025,      pertumbuhan segmen Consumer dan SME di Indonesia.
dengan tetap memperhatikan ketidakpastian di pasar


                                                                          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk    67
Page 70
             Laporan Direksi, Dewan Komisaris
             dan Dewan Pengawas Syariah




Pandangan Atas Penerapan Tata
Kelola Perusahaan

Perseroan senantiasa memperkuat komitmen untuk                2. Penggunaan Standardized Model untuk risiko
menerapkan dan menegakkan prinsip-prinsip GCG                    pasar sesuai dengan SE OJK No. 38/SEOJK.03/2016
secara konsisten di setiap kegiatan usaha sehari-                tanggal 8 September 2016 perihal Pedoman
hari, mematuhi setiap peraturan dan perundangan-                 Penggunaan Metode Standar dalam Perhitungan
undangan, dan selalu terbuka dalam hal perbaikan                 Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum
sesuai dengan best practice agar sesuai dengan tujuan,           dengan Memperhitungkan Risiko Pasar dan saat ini
visi, dan misi Perseroan serta menciptakan nilai tambah          Perseroan telah melakukan implementasi SEOJK No.
Perseroan bagi Pemegang Saham serta pemangku                     23/SEOJK.03/2022 tanggal 7 Desember 2022 tentang
kepentingan lainnya.                                             Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk
                                                                 Risiko Pasar Bagi Bank Umum yang akan diterapkan
Penerapan tata kelola perusahaan yang baik                       mulai 1 Januari 2024 dengan melakukan uji coba
merupakan salah satu indikator penting bagi pemegang             perhitungan dan melaporkan kepada OJK untuk
saham untuk menilai kinerja perusahaan dan meyakini              ATMR Pasar posisi bulan Juni 2023, September 2023
bahwa perusahaan telah dikelola dengan baik serta                dan Desember 2023.
diyakini mampu untuk melindungi kepentingan seluruh           3. Perhitungan kebutuhan modal minimum dengan
pemegang saham. Atas hal dimaksud, Perseroan                     menggunakan perhitungan ATMR Risiko Operasional
berkomitmen untuk terus meningkatkan penerapan tata              Pendekatan Standar dengan mengacu pada SEOJK
kelola perusahaan yang baik dalam rangka memenuhi                Nomor No. 06/SEOJK.03/2020 tanggal 29 April 2020
harapan dari setiap pemegang saham.                              dan saat ini Perseroan melakukan pencatatan data
                                                                 kerugian terkait risiko operasional sesuai dengan
Dewan Komisaris senantiasa menjalankan fungsi                    ketentuan Regulator.
pengawasan untuk memastikan bahwa kepengurusan
Perseroan yang dilaksanakan oleh Direksi sesuai dengan        Dalam       Sistem    manajemen        risiko,   Perseroan
peraturan perundangan dan memberikan nasihat dan/             melaksanakan proses manajemen risiko yang didukung
atau arahan yang dibutuhkan atas setiap tindakan dan/         dengan 4 (empat) pilar penerapan manajemen risiko,
atau kegiatan strategis dalam rangka mencapai tujuan          yaitu:
Perseroan. Penerapan GCG di Perseroan telah berjalan          1. Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan Direksi.
dengan baik. Hal ini dapat terlihat pada komponen-                Dalam rangka penerapan manajemen risiko yang
komponen sebagai berikut:                                         efektif dilakukan melalui pengawasan aktif oleh
                                                                  Direksi, Dewan Komisaris, dan Dewan Pengawas
Manajemen Risiko                                                  Syariah. Pengawasan tersebut dibantu oleh Satuan
                                                                  Kerja Manajemen Risiko.
Dalam rangka pelaksanaan manajemen risiko dan                 2. Kecukupan kebijakan dan prosedur manajemen
sebagai tindak lanjut penerapan Basel II khususnya pilar 1,       risiko serta penerapan limit risiko.
Perseroan telah mengimplementasikan:                              Dalam menjalankan penerapan manajemen
1. Pengukuran Risiko Kredit dengan melakukan                      risiko yang sehat diperlukan kecukupan kebijakan
    pemetaan eksposur risiko kredit sesuai kategori               dan prosedur manajemen risiko yang baik. Selain
    portofolio dalam perhitungan Aset Tertimbang                  kecukupan kebijakan dan prosedur manajemen
    Menurut Risiko (ATMR) Risiko Kredit menggunakan               risiko, Perseroan juga telah melakukan serangkaian
    Standardized Approach mengacu pada SE OJK                     proses dalam penetapan limit risiko dirumuskan
    No. 11/SEOJK.03/2018 tentang Perubahan atas                   dan dijabarkan dengan mengikuti dan/atau
    SEOJK No. 42/SEOJK.03/2016 mengenai Pedoman                   menyelaraskan dengan Rencana Kerja dan
    Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk              Anggaran Perusahaan hingga rencana aksi
    Risiko Kredit dengan Menggunakan Pendekatan                   pemulihan sesuai dengan ketentuan.
    Standar. Saat ini, Perseroan telah menerapkan             3. Kecukupan        proses    identifikasi,    pengukuran,
    perhitungan ATMR untuk Risiko Kredit sesuai SEOJK             pemantauan dan pengendalian risiko serta Sistem
    No 24/SEOJK.03/2021 tanggal 7 Oktober 2021 tentang            Informasi.
    Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk              Proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan
    Risiko Kredit dengan menggunakan Pendekatan                   pengendalian risiko dilakukan oleh Satuan Kerja
    Standar Bagi Bank Umum sesuai ketentuan regulator.            Manajemen Risiko & ESG (ERMD) dan Satuan Kerja
                                                                  Manajemen Risiko Operasional & Digital (DORD).




68     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 71
                                                                                               Laporan
                                                                                          Tahunan 2024




   Satuan Kerja tersebut mengidentifikasi dan              keuangan, efektivitas dan efisiensi operasional, serta
   mengukur masing-masing risiko serta melakukan           kepatuhan terhadap hukum dan peraturan. Tujuan
   pemantauan dan pengendalian risiko secara               pengendalian intern menurut COSO meliputi tujuan
   berkala guna memitigasi risiko yang signifikan          operasional, tujuan pelaporan dan tujuan kepatuhan.
   terhadap Perseroan. Identifikasi, pengukuran,
   pemantauan, dan pengendalian risiko merupakan           Dewan Komisaris bertanggung jawab untuk memastikan
   bagian utama dari proses penerapan manajemen            bahwa Direksi telah memantau efektivitas pelaksanaan
   risiko.                                                 sistem pengendalian intern, sehingga Dewan Komisaris
4. Sistem Pengendalian Risiko yang menyeluruh.             memiliki peran aktif untuk memastikan adanya
   Dalam melakukan proses penerapan Manajemen              perbaikan terhadap permasalahan Perseroan yang
   Risiko yang efektif, Perseroan melengkapi sistem        dapat mengurangi efektivitas sistem pengendalian
   pengendalian intern yang bertujuan untuk menjaga        intern. Direksi bertanggung jawab untuk menetapkan
   aset Perseroan, menjamin tersedianya pelaporan          kebijakan dan strategi serta prosedur pengendalian
   keuangan dan manajerial yang dapat dipercaya,           intern. Direksi juga bertanggung jawab untuk memantau
   meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan dan           kecukupan dan efektivitas dari sistem pengendalian
   peraturan perundang-undangan, serta mengurangi          intern. Dewan Komisaris dan Direksi bertanggung
   risiko terjadinya kerugian, penyimpangan, dan           jawab dalam meningkatkan etika kerja dan integritas
   pelanggaran aspek kehati-hatian. Perseroan              yang tinggi serta menciptakan budaya organisasi
   telah melakukan peninjauan efektivitas prosedur         yang menekankan pada seluruh pegawai Perseroan
   pengendalian intern dan kerangka manajemen              mengenai pentingnya pengendalian intern yang
   risiko secara periodik.                                 berlaku di Perseroan.


Tata kelola risiko Perseroan berlandaskan pada Tata        Selanjutnya proses pengawasan oleh manajemen dan
Kelola Perusahaan yang baik dan melibatkan seluruh         budaya pengendalian yang terlaksana dengan baik
organ Perseroan dalam pengelolaan manajemen                mendorong terciptanya Lingkungan Pengendalian
risiko. Hal ini dapat dilihat dari susunan organisasi      (Control Environment) yang mencerminkan keseluruhan
manajemen risiko Perseroan. Dewan Komisaris melalui        komitmen, perilaku, kepedulian, serta langkah Dewan
rapat Komite Pemantau Risiko dan Direksi melalui           Komisaris dan Direksi dalam melaksanakan kegiatan
rapat Komite Manajemen Risiko bertanggung jawab            pengendalian operasional Perseroan. Unsur-unsur
untuk memastikan penerapan Manajemen Risiko telah          Lingkungan Pengendalian tersebut meliputi:
memadai sesuai dengan karakteristik, kompleksitas,         1. Struktur organisasi yang memadai;
dan profil risiko Perseroan secara periodik. Berdasarkan   2. Gaya kepemimpinan dan filosofi Manajemen
hasil penelaahan yang telah dilakukan pada tahun 2024,         Perseroan;
Dewan Komisaris menilai bahwa sistem manajemen             3. Integritas dan nilai-nilai etika serta kompetensi
risiko telah dilaksanakan secara memadai.                      seluruh pegawai;
                                                           4. Kebijakan dan prosedur sumber daya manusia
Sistem Pengendalian Intern                                     Perseroan;
                                                           5. Atensi dan arahan Manajemen Perseroan dan Komite
Sistem Pengendalian intern yang dilakukan oleh                 lainnya, seperti Komite Manajemen Risiko; dan
Perseroan dinilai sudah berjalan efektif dan memadai       6. Faktor-faktor eksternal yang memengaruhi operasional
tecermin dari efektivitas pelaksanaan fungsi-fungsi            Perseroan dan penerapan manajemen risiko.
pengendalian intern, antara lain fungsi audit intern,
manajemen risiko, kepatuhan, finansial, dan operasional.   Pada tahun 2024, Perseroan telah menjalankan
Implementasi sistem pengendalian intern dilaksanakan       pengendalian intern sesuai dengan prinsip-prinsip
dalam rangka mendukung pencapaian tujuan kinerja           pengendalian dan secara keseluruhan kualitas
Perseroan, meningkatkan nilai bagi stakeholder,            sistem pengendalian intern telah berjalan dengan
meminimalkan risiko kerugian dan menjaga kepatuhan         baik. Perseroan melalui Satuan Kerja Audit Intern atau
pada ketentuan dan peraturan perundang-undangan.           Internal Audit Division (IAD) melakukan Internal Control
Perseroan menerapkan sistem pengendalian intern            Assessment (ICA) secara periodik dalam rangka
sebagai komponen pengawasan yang penting dalam             evaluasi atas efektivitas sistem pengendalian intern.
pengelolaan Perseroan dan menjadi acuan kegiatan           Penilaian tersebut mengukur kualitas pengendalian
operasional yang sehat dan terkendali. Perseroan           intern dari satuan kerja audit atas 5 (lima) komponen
mengacu pada Committee of Sponsoring Organizations         pengendalian intern COSO Framework menggunakan
of the Treadway Commission (COSO) - Internal Control       kriteria dan metodologi rating kuesioner ICA serta
Integrated Framework dalam menyusun kerangka kerja         professional judgement auditor melalui pengujian
pengendalian intern guna memastikan kecukupan              langsung (walkthrough) di lapangan. Pada tahun
pengendalian operasional maupun finansial, pelaporan       2024, Perseroan telah menjalankan pengendalian



                                                                       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   69
Page 72
             Laporan Direksi, Dewan Komisaris
             dan Dewan Pengawas Syariah




intern sesuai dengan prinsip-prinsip pengendalian dan       laporan WBS yang diakui tingkat akurasinya dan
secara keseluruhan kualitas sistem pengendalian intern      beritikad baik, Perseroan dapat memberikan jaminan
telah berjalan dengan baik.                                 perlindungan.


Direksi dan Dewan Komisaris berkomitmen untuk               Perseroan telah bekerja sama dengan Komisi
memastikan bahwa Tata Kelola Perusahaan dijalankan          Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia terkait
dengan baik sebagai dasar pencapaian tujuan untuk           dengan penanganan WBS dalam upaya pemberantasan
menjaga dan meningkatkan nilai Perseroan. Salah satu        korupsi. Kerja sama tersebut bertujuan membangun
implementasi Tata Kelola Perusahaan yang baik adalah        dan meningkatkan efektivitas dan efisiensi penanganan
memastikan bahwa sistem pengendalian intern telah           pengaduan baik secara internal maupun eksternal yang
dilaksanakan secara memadai.                                terintegrasi secara profesional, transparan, akuntabel
                                                            dengan mengutamakan kerahasiaan dalam rangka
Direksi dan Dewan Komisaris atau Komite Audit secara        optimalisasi pemberantasan tindak pidana korupsi.
berkala melakukan telaah terhadap hasil evaluasi
atas efektivitas sistem pengendalian intern perseroan       Perseroan memiliki komitmen untuk memberikan
yang dilakukan oleh IAD yang mencakup 5 (lima)              perlindungan kepada setiap pelapor. Perlindungan
komponen utama pengendalian, yaitu Lingkungan               kepada Pelapor diberikan untuk mendukung keberanian
Pengendalian      (Control     Environment)    termasuk     Pelapor dalam melaporkan dugaan pelanggaran dan/
di dalamnya Pengawasan oleh Manajemen dan                   atau jika terdapat tindakan balasan dari Terlapor.
Budaya Pengendalian (Management Oversight and               Terhadap Pelapor (Whistleblower) yang menyampaikan
Control Culture), Identifikasi dan Penilaian Risiko (Risk   laporan WBS yang diakui tingkat akurasinya dan
Recognition and Assessment), Kegiatan Pengendalian          beritikad baik, Perseroan dapat memberikan jaminan
dan Pemisahan Fungsi (Control Activities and                perlindungan terkait dengan pelaksanaan WBS. Dewan
Segregation of Duties), Sistem Akuntansi, Informasi,        Komisaris berperan melakukan evaluasi apabila
dan Komunikasi (Accountancy, Information and                pelanggaran dilakukan oleh Direksi, anggota Dewan
Communication), Kegiatan Pemantauan dan Tindakan            Komisaris dan Komite di bawah Dewan Komisaris.
Koreksi Penyimpangan (Monitoring Activities and             Pengelola WBS Independen akan menyampaikan laporan
Correction Deficiencies). Berdasarkan hasil penelaahan      kepada Dewan Komisaris. Selanjutnya, Dewan Komisaris
yang telah dilakukan pada tahun 2024, Dewan Komisaris       akan melakukan validasi dan memutuskan layak
menilai sistem pengendalian intern telah dilaksanakan       atau tidaknya dilakukan audit khusus yang investigasi
secara memadai.                                             lanjutan atau pendalaman akan dilakukan oleh Satuan
                                                            Kerja Audit Intern atau Tim Auditor Eksternal. Jika tidak
Whistleblowing System                                       layak untuk dilakukan audit khusus maka penanganan
                                                            akan disesuaikan dengan ketentuan Perseroan.
Kebijakan Sistem Pelaporan Pelanggaran atau
Whistleblowing System (WBS) Perseroan berpedoman            Perseroan melakukan internalisasi WBS dengan
pada Peraturan Menteri BUMN No. PER-2/MBU/03/2023           pendistribusian pedoman Penerapan Kebijakan Sistem
tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi          Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing System)
Signifikan Badan Usaha Milik Negara dan POJK No. 39/        yang ditetapkan berdasarkan Petunjuk Teknis serta
POJK.03/2019 tentang Penerapan Strategi Anti Fraud Bagi     presentasi sharing session secara langsung kepada
Bank Umum, serta Petunjuk Teknis No. PT.7-B.2 tentang       seluruh pimpinan dan pegawai Perseroan. Selain itu,
Pengelolaan Whistleblowing System. WBS Perseroan            guna menjangkau seluruh stakeholders Perseroan,
merupakan bagian dari sistem pengendalian intern            sosialisasi WBS juga dilakukan melalui situs web
dalam mencegah terjadinya praktik penyimpangan              Perseroan dan berbagai media, seperti buletin internal,
dan bertujuan untuk mendeteksi dini dan mencegah            poster, standing banner, customer gathering, presentasi
terjadinya penyimpangan ataupun pelanggaran serta           langsung pedoman etika dan kebijakan WBS.
secara bertahap menciptakan iklim kerja yang terbuka,
tulus, jujur dan bertanggung jawab di Perseroan.            Dewan Komisaris berpandangan bahwa pengelolaan
                                                            WBS di Perseroan telah berjalan dengan baik. Hal ini
Perseroan memiliki komitmen untuk memberikan                dilihat dari pengelolaan laporan pengaduan serta
perlindungan kepada setiap pelapor. Perlindungan            tindak lanjut dari pengaduan tersebut. Pengaduan yang
kepada Pelapor diberikan untuk mendukung keberanian         masuk selama tahun 2024 berjumlah 162 (seratus enam
Pelapor dalam melaporkan dugaan pelanggaran dan/            puluh dua) pengaduan yang terdiri dari 67 (enam puluh
atau jika terdapat tindakan balasan dari Terlapor.          tujuh) pengaduan melalui SMS/Telepon/Whatsapp, dan
Terhadap Pelapor (Whistleblower) yang menyampaikan          95 (sembilan puluh lima) pengaduan melalui Email/




70     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 73
                                                                                          Laporan
                                                                                     Tahunan 2024




Website/P.O.Box. Berdasarkan jumlah pengaduan          on Governance), yang menjadi fondasi bagi ketiga
yang masuk, 112 (seratus dua belas) pengaduan tidak    pilar lainnya, yaitu struktur tata kelola (Governance
terbukti, 8 (delapan) pengaduan masih dalam proses     Structure), proses tata kelola (Governance Process),
pengumpulan informasi/tindak lanjut, dan sisanya 42    dan hasil tata kelola (Governance Outcome).
(empat puluh dua) pengaduan telah selesai diproses
dan/atau telah diberikan sanksi.                       Sebagai komitmen dalam penerapan keuangan
                                                       berkelanjutan, Perseroan menunjuk Satuan Kerja
Sustainability Governance                              Enterprise & ESG Risk Management sebagai Satuan
                                                       Kerja yang berwenang dalam mengelola dan
Perseroan berkomitmen untuk mengimplementasikan        mengoordinasikan kegiatan Keuangan Berkelanjutan.
prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik       Implementasi       program-program        Keuangan
(GCG) dalam seluruh lini operasionalnya. GCG menjadi   Berkelanjutan melibatkan berbagai Satuan Kerja,
pedoman dasar bagi manajemen perusahaan,               termasuk Corporate Secretary, Subsidized Mortgage,
berdampingan dengan peraturan hukum dan                Corporate    Banking,  SME  Banking,    Commercial
etika bisnis. Sebagai entitas yang mengedepankan       Banking, Procurement & Fixed Asset Management,
profesionalisme, Perseroan tidak hanya mengadopsi      Learning Management, Investor Relations & Research,
GCG atas dasar kepatuhan terhadap peraturan            Compliance & Governance, Digital & Operation Risk
perundang-undangan yang berlaku, tetapi juga           Management, Human Capital, dan Digital Banking.
sebagai wujud kesadaran atas manfaat GCG dalam
meningkatkan kinerja, keunggulan, dan daya saing
berkelanjutan.                                         Penilaian Kinerja Komite-Komite
                                                       di Bawah Dewan Komisaris
Dalam menghadapi persaingan industri perbankan,
Perseroan aktif berupaya memperkuat posisinya          Dewan Komisaris dibantu oleh 3 (tiga) komite yaitu
dengan mengimplementasikan GCG secara optimal.         Komite Audit, Komite Remunerasi dan Nominasi, serta
Penerapan GCG membawa berbagai manfaat bagi            Komite Pemantau Risiko. Dewan Komisaris secara
Perseroan, termasuk menciptakan keseimbangan           berkala melakukan penilaian atas efektivitas kinerja
dalam pengendalian perusahaan untuk mengurangi         Komite-komite di bawah Dewan Komisaris. Penilaian
risiko  terjadinya  kecurangan  (fraud)   serta        dimaksud didasarkan pada Peraturan Menteri Badan
meminimalkan kemungkinan terjadinya kesalahan          Usaha Milik Negara nomor PER-3/MBU/03/2023 tentang
dalam pengelolaan perusahaan.                          Organ dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik
                                                       Negara dan Peraturan OJK No. 17 tahun 2023 tentang
Kemampuan untuk memenuhi harapan dari berbagai         Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum. Kriteria
pemangku kepentingan merupakan modal berharga          penilaian Komite di bawah yaitu Key Performance
bagi Perseroan agar dapat terus berkembang dan         Indicator yang telah ditetapkan untuk masing-masing
berkelanjutan pada masa mendatang. Sebagai             Komite di bawah Dewan Komisaris dengan metode
lembaga jasa keuangan, Perseroan yakin dapat           penilaian sendiri (self assessment) dan disetujui oleh
mengatasi tantangan dan permintaan dari pemangku       Dewan Komisaris. Dewan Komisaris menilai bahwa
kepentingan, baik internal maupun eksternal, melalui   selama tahun 2024 Komite-komite telah menjalankan
penerapan GCG yang tepat sesuai dengan peraturan       tugas dan tanggung jawabnya dengan efektif.
yang berlaku dan standar praktik terbaik yang ada.


Dengan menerapkan paradigma GCG secara                 Perubahan Komposisi Dewan
menyeluruh,   akan   terjadi  keselarasan    antara    Komisaris
kepentingan dan tujuan Perseroan dengan para
pemangku kepentingan. Keselarasan tersebut pada        Selama tahun 2024, telah terjadi perubahan komposisi
akhirnya akan mendorong terciptanya keberlanjutan      anggota Dewan Komisaris. Perubahan komposisi
perusahaan dalam jangka panjang. Guna memperkuat       anggota Dewan Komisaris dilakukan berdasarkan
GCG secara konsisten dari waktu ke waktu, Perseroan    kebutuhan Perseroan. Perubahan komposisi anggota
telah menyusun peta jalan (roadmap) GCG yang           Dewan Komisaris adalah sebagai berikut:
mencakup 4 (empat) pilar utama. Pilar pertama
adalah komitmen atas tata kelola (Commitment




                                                                   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   71
Page 74
            Laporan Direksi, Dewan Komisaris
            dan Dewan Pengawas Syariah




KOMPOSISI DEWAN KOMISARIS SEBELUM RUPS TAHUNAN 2024
Komposisi Dewan Komisaris sebelum RUPS Tahunan 2024 sebanyak 8 (delapan) orang yang terdiri dari 1 (satu)
orang Komisaris Utama/Independen, 1 (satu) orang Wakil Komisaris Utama/Independen, 2 (dua) orang Komisaris
Independen dan 4 (empat) orang Komisaris sebagai berikut:


Chandra M. Hamzah                    :     Komisaris Utama/Independen

Iqbal Latanro                        :     Wakil Komisaris Utama/Independen

Armand B. Arief                      :     Komisaris Independen

Sentot A. Sentausa                   :     Komisaris Independen

Andin Hadiyanto                      :     Komisaris

Herry Trisaputra Zuna                :     Komisaris

Himawan Arief Sugoto                 :     Komisaris

Mohamad Yusuf Permana                :     Komisaris



KOMPOSISI DEWAN KOMISARIS SETELAH RUPS TAHUNAN 2024
Pada tanggal 6 Maret 2024, RUPS Tahunan 2024 memutuskan:
1. Mengukuhkan pemberhentian Ahdi Jumhari Luddin sebagai Komisaris Independen dan Mohamad Yusuf Permana
   sebagai Komisaris.
2. Memberhentikan Chandra M. Hamzah sebagai Komisaris Utama/Independen, Andin Hadiyanto sebagai Komisaris
   dan Armand B. Arief sebagai Komisaris Independen.
3. Mengangkat Chandra M. Hamzah sebagai Komisaris Utama/Independen, Bambang Widjanarko sebagai Komisaris
   Independen, Armand B. Arief sebagai Komisaris Independen, Adi Sulistyowati sebagai Komisaris Independen, dan
   Andin Hadiyanto sebagai Komisaris.


Sehingga komposisi Dewan Komisaris setelah RUPS Tahunan 2024 sebanyak 9 (sembilan) orang yang terdiri dari
1 (satu) orang Komisaris Utama/Independen, 1 (satu) orang Wakil Komisaris Utama/Independen, 4 (empat) orang
Komisaris Independen, dan 3 (tiga) orang Komisaris sebagai berikut:


Chandra M. Hamzah                    :     Komisaris Utama/Independen

Iqbal Latanro                        :     Wakil Komisaris Utama/Independen

Armand B. Arief                      :     Komisaris Independen

Sentot A. Sentausa                   :     Komisaris Independen

Adi Sulistyowati                     :     Komisaris Independen

Bambang Widjanarko                   :     Komisaris Independen

Andin Hadiyanto                      :     Komisaris

Herry Trisaputra Zuna                      Komisaris

Himawan Arief Sugoto                 :     Komisaris




72    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 75
                                                                                               Laporan
                                                                                          Tahunan 2024




Penutup

Kepada pemegang saham, Dewan Komisaris mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan.
Dewan Komisaris menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Direksi yang telah mampu menjalankan
kepengurusan Perseroan dan menghasilkan kinerja yang baik di tahun 2024. Dewan Komisaris juga menyampaikan
apresiasi kepada seluruh pegawai Perseroan yang telah memberikan kontribusinya secara optimal. Dewan Komisaris
sungguh berharap, ke depannya seluruh jajaran Perseroan dapat terus merumuskan dan mengimplementasikan
strategi yang tepat dan mampu membawa Perseroan menuju pertumbuhan yang lebih baik.




                                           Jakarta, 28 Februari 2025
                                         Atas Nama Dewan Komisaris




                                          Chandra M. Hamzah
                                        Komisaris Utama/Independen




                                                                       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   73
Page 76
           Laporan Direksi, Dewan Komisaris
           dan Dewan Pengawas Syariah




DEWAN KOMISARIS

Dari Kiri ke Kanan
   Himawan Arief Sugoto                       Armand B. Arief
   Komisaris                                  Komisaris Independen
   Bambang Widjanarko                         Chandra M. Hamzah
   Komisaris Independen                       Komisaris Utama/Independen
   Adi Sulistyowati
   Komisaris Independen



74    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 77
                                                                     Laporan
                                                                Tahunan 2024




Dari Kiri ke Kanan
   Iqbal Latanro                      Herry Trisaputra Zuna
   Wakil Komisaris Utama/Independen   Komisaris
   Andin Hadiyanto                    Sentot A. Sentausa
   Komisaris                          Komisaris Independen




                                             PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   75
Page 78
                 Laporan Direksi, Dewan Komisaris
                 dan Dewan Pengawas Syariah




Laporan Dewan
Pengawas Syariah
Untuk menjaga agar Lembaga Keuangan Syariah (LKS) pada tataran implementasinya tidak menyimpang dari prinsip-
prinsip syari’ah, maka dalam menjalankan aktivitasnya, Perseroan diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS) yang
bertugas melakukan pengawasan untuk kepentingan Perseroan atas kebijakan dan jalannya pengurusan oleh Direksi
agar sesuai dengan Prinsip Syariah dan bertanggung jawab atas pengawasan tersebut, serta memberikan nasihat
kepada Direksi termasuk memberikan opini syariah terkait kegiatan Perseroan sesuai Peraturan OJK nomor 2 tahun 2024
tentang Tata Kelola Syariah bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah.



Pelaksanaan Kegiatan Dewan Pengawas Syariah Tahun 2024

Pada tahun 2024, Dewan Pengawas Syariah telah melaksanakan kegiatan sebagai berikut:
1. Pelaksanaan Rapat
   Rapat DPS adalah forum musyawarah antara DPS untuk membahas setiap kebijakan dan keputusan strategis
   maupun operasional dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan, memberikan nasihat, dan memberikan saran
   kepada Direksi dan Manajemen Unit Usaha Syariah (UUS) dalam bidang syariah agar sesuai dengan prinsip syariah.
   Sepanjang Tahun 2024, DPS telah melaksanakan 12 (dua belas) kali rapat DPS.
2. Frekuensi dan Cara Pemberian Nasihat dan Saran Serta Pengawasan Pemenuhan Prinsip Syariah di Pasar Modal
   Terhadap Emiten atau Perusahaan Publik
   Sepanjang tahun tahun 2024, DPS telah mengeluarkan sebanyak 27 (dua puluh tujuh) Opini Dewan Pengawas
   Syariah. Opini DPS ini dikeluarkan sebagai respon atas perkembangan bisnis UUS BTN agar tetap berjalan sesuai
   dengan Prinsip Syariah.



     No.           Tanggal                                                     Opini

      1.      21 Februari 2024       Mekanisme Transaksi Cessie Surat Berharga (Sukuk).

     2.       21 Februari 2024       Alur dan Persetujuan Dana Kebajikan atau Dana Yang Tidak Boleh Diakui Sebagai Pendapatan
                                     (Dana TBDSP).

     3.       18 Maret 2024          Cash Waqf Linked Deposit (CWLD).

     4.       18 Maret 2024          Pelelangan Barang-Barang yang Disimpan Pada Save Deposit Box (SDB).

     5.       19 Maret 2024          Tanggapan atas Kebijakan Khusus Prosedur Pembiayaan Konsumer Subrogasi, Alih Nasabah
                                     Novasi, dan Cessie.

     6.       25 April 2024          Deposito Tanpa Bilyet.

     7.       29 Mei 2024            Pelaksanaan Pencatatan Pendapatan dan Distribusi Bagi Hasil Sukuk.

     8.       29 Mei 2024            Restrukturisasi Dengan Angsuran Berjenjang.

     9.       29 Mei 2024            Penambahan Layanan Konversi Emas pada Tabungan Emas.

     10.      19 Juni 2024           Biaya Pra Realisasi Menjadi Komponen Plafon Pembiayaan Untuk Akad Murabahah, Istishna dan
                                     Musyarakah Mutanaqisah.

     11.      27 September 2024      Asuransi Jiwa Menggunakan Produk CIputra Life.

     12.      27 September 2024      Usulan Perubahan Mekanisme Pengenaan Denda Ta'zir Pada Pembiayaan Komersial.

     13.      27 September 2024      Perubahan Ketentuan Biaya Administrasi Tabungan Akad Mudharabah.

     14.      3 Oktober 2024         Penambahan Mitra Baru Bancassurance.

     15.      29 Oktober 2024        Akad MMQ dan Istishna untuk Fitur Program KPR Zero pada KPR BTN Inden iB dan Pembiayaan
                                     Properti BTN iB v1.



76         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 79
                                                       Laporan
                                                  Tahunan 2024




Assalamu’alaikum
warahmatullahi
wabarakatuh
Para Pemangku
Kepentingan dan
Pemegang Saham yang
Terhormat,
Perkenankan, saya
mewakili Dewan
Pengawas Syariah
menyampaikan laporan
pelaksanaan pengawasan
terhadap kegiatan unit
usaha syariah Perseroan
selama tahun 2024.




PROF. DR. H. MUHAMMAD
QURAISH SHIHAB, M.A.
Ketua Dewan Pengawas Syariah




                               PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   77
Page 80
              Laporan Direksi, Dewan Komisaris
              dan Dewan Pengawas Syariah




     No.       Tanggal                                                       Opini

     16.   29 Oktober 2024        Konversi Nasabah Akad Murabahah Menjadi Akad MMQ dan IMBT.

     17.   7 November 2024        Mobile Banking.

     18.   19 November 2024       Penginian Recovery Plan 2025 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

     19.   19 November 2024       Perluasan Akad KPR Sejahtera BTN iB Menggunakan Akad Musyarakah Mutanaqisah.

     20.   19 November 2024       Rekruitmen Sumber Daya Insani (SDI) Non Muslim.

     21.   9 Desember 2024        Materi Muatan Sistem Pengendalian Internal atas Laporan Keuangan di Kebijakan Umum Nomor
                                  KU.7 Tentang Sistem Pengendalian Internal.

     22.   20 Desember 2024       Penginian Kebijakan Umum No. KU.1 tentang Perkreditan atau Pembiayaan Bank.

     23.   20 Desember 2024       Penginian Kebijakan Khusus No. KK.8-J tentang Prosedur Manajemen Risiko.

     24.   20 Desember 2024       Pencairan KPR Indent Yang Menggunakan Akad Istishna Dicairkan 100% di muka ke Developer
                                  dan akad pembiayaan KPR indent menggunakan akad MMQ.

     25.   20 Desember 2024       Penggunaan Organ Retail Credit Risk Division (RCRD) BTN Konvensional dalam Memutus
                                  Pembiayaan Konsumer Syariah di atas Kewenangan Kepala Cabang.

     26.   20 Desember 2024       Pembiayaan Multimanfaat BTN iB (Murabahah) Untuk Pembelian Kavling Makam.

     27.   30 Desember 2024       Penginian Kebijakan Umum Nomor KU.2 tentang Treasury, Funding and Product Delivery.

3. Laporan Hasil Pengawasan dan Rekomendasi DPS
   Pada periode tahun 2024, DPS telah melakukan pelaporan atas Laporan Hasil Pengawasan Dewan Pengawas
   Syariah untuk Semester II Tahun 2023 dan Semester I Tahun 2024 secara tepat waktu.


Penilaian Kinerja Dewan Pengawas                                   Perubahan Komposisi Dewan
Syariah                                                            Pengawas Syariah

Penilaian kinerja DPS dilakukan untuk periode 1 (satu)             Selama tahun 2024, tidak terjadi perubahan komposisi
tahun. Pada tahap pertama, anggota DPS melakukan                   anggota Dewan Pengawas Syariah. Komposisi Dewan
penilaian kinerjanya dengan metode self assessment.                Pengawas Syariah sebanyak 3 (tiga) orang yang terdiri
Pada tahap kedua, Komite Remunerasi dan Nominasi                   dari 1 (satu) orang Ketua Dewan Pengawas Syariah
akan membicarakan hasil self assessment dan penilaian              dan 2 (dua) orang Anggota Dewan Pengawas Syariah
kinerja DPS dan menggunakannya sebagai masukan                     sebagai berikut:
kepada Dewan Komisaris untuk selanjutnya ditetapkan
oleh RUPS Tahunan. Selama tahun 2024, DPS telah                    Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Shihab, MA : Ketua
menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik.               H. Mohamad Bagus Teguh Perwira, LC, MA : Anggota
                                                                   H. Muhammad Faiz, LC, MA                 : Anggota


Penutup

Demikian Laporan Dewan Pengawas Syariah untuk tahun 2024. Ke depannya, Dewan Pengawas Syariah akan tetap
komitmen dalam memastikan ketaatan pada prinsip-prinsip syariah serta kepatuhan atas peraturan perundang-
undangan dengan senantiasa mengingatkan kepada jajaran Manajemen Perseroan. Dengan demikian Perseroan
dapat mencapai kinerja yang lebih baik.


Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,



                                                       Jakarta, 28 Februari 2025
                                                 Atas Nama Dewan Pengawas Syariah




                                    Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Shihab, MA
                                                   Ketua Dewan Pengawas Syariah



78     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 81
                                                                             Laporan
                                                                        Tahunan 2024




DEWAN PENGAWAS SYARIAH

Dari Kiri ke Kanan
   H. Mohamad Bagus Teguh Perwira, LC, MA      H. Muhammad Faiz, LC, MA
   Anggota Dewan Pengawas Syariah              Anggota Dewan Pengawas Syariah
   Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Shihab, M.A
   Ketua Dewan Pengawas Syariah




                                                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   79
Page 82
Tanggung Jawab
Pelaporan Tahunan

Surat Pernyataan Anggota Direksi
Tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2024
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk



Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk tahun 2024 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh
atas kebenaran isi Laporan Tahunan Perseroan. Kami juga menyatakan bahwa Manajemen Risiko dan Sistem
Pengendalian Intern Perseroan sudah cukup memadai. Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.



                                               Jakarta, 28 Februari 2025




                        Nixon L.P. Napitupulu                   Oni Febriarto Rahardjo
                              Direktur Utama                        Wakil Direktur Utama




       Nofry Rony Poetra                            Eko Waluyo                         Setiyo Wibowo
          Direktur Finance                      Direktur Human Capital,             Direktur Risk Management
                                                Compliance, and Legal




          Andi Nirwoto                    Elisabeth Novie Riswanti                         Jasmin
   Direktur Information Technology            Direktur Assets Management              Direktur Distribution
                                                                                    and Institutional Funding




         Hirwandi Gafar                         Hakim Putratama                      Muhammad Iqbal
         Direktur Consumer                       Direktur Operations             Direktur SME and Retail Funding
                                               and Customer Experience



80    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 83
                                                                                            Laporan
                                                                                       Tahunan 2024




Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris
Tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2024
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk



Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk tahun 2024 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh
atas kebenaran isi Laporan Tahunan Perseroan. Kami juga menyatakan bahwa Manajemen Risiko dan Sistem
Pengendalian Intern Perseroan sudah cukup memadai. Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.



                                        Jakarta, 28 Februari 2025




     Chandra M. Hamzah                      Iqbal Latanro                        Armand B. Arief
   Komisaris Utama/Independen      Wakil Komisaris Utama/Independen             Komisaris Independen




      Sentot A. Sentausa                  Adi Sulistyowati                   Bambang Widjanarko
       Komisaris Independen               Komisaris Independen                  Komisaris Independen




       Andin Hadiyanto                 Himawan Arief Sugoto                  Herry Trisaputra Zuna
             Komisaris                         Komisaris                              Komisaris




                                                                    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   81
Page 84
PROFIL
PERUSAHAAN




PT Bank Tabungan Negara (Persero)
Tbk (“Perseroan/BTN”) diawali
dengan berdirinya Postspaarbank
pada tahun 1897. Saat ini, Perseroan
telah memiliki 630 jaringan Kantor
Konvensional serta 110 jaringan
Kantor Syariah.




82   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 85
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   83
Page 86
                Profil
                Perusahaan




Identitas
Perusahaan


       Nama                                           Modal
       Panggilan                                      Dasar
       BTN (Perseroan)                                Rp10.239.216.000.000




       Tanggal                                        Modal Ditempatkan
       Pendirian                                      dan Disetor Penuh
       9 Februari 1950                                Rp7.017.222.206.500




       Status                                         Bidang
       Perseroan                                      Usaha
       Perseroan Terbatas (PT)/                       Bank Umum,
       Perusahaan Terbuka/Badan                       termasuk melakukan kegiatan bank
       Usaha Milik Negara (BUMN)                      berdasarkan prinsip syariah



       Pencatatan
       di Bursa Saham                                 Data
                                                      Jaringan Usaha
       17 Desember 2009,
       Bursa Efek Indonesia                           • Jaringan Perbankan
                                                        Konvensional: 8 Kantor
                                                        Wilayah, 82 Kantor Cabang,
                                                        536 Kantor Cabang Pembantu,
        Jumlah                                          dan 4 Kantor Fungsional.
        Pegawai                                       • Jaringan Perbankan Syariah:
                                                        35 Kantor Cabang Syariah, dan
        12.847 Orang                                    75 Kantor Cabang Pembantu
        Per 31 Desember 2024                            Syariah.



                                                      Kode
       Kepemilikan
                                                      Saham
                                                      BBTN



            10,73%

                                                        Keterangan

                                             60,00%          Pemerintah Republik Indonesia
         29,27%                                              Publik Domestik

                                                             Publik Asing




84   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 87
                                                                               Laporan
                                                                          Tahunan 2024




                              PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Akses
Informasi
Kantor Pusat
Menara BTN                                          Sekretaris Perusahaan
Jl. Gajah Mada No. 1 Jakarta 10130, Indonesia       Ramon Armando
  (021) 6336789, 6332666                            Menara BTN
   (021) 6346704                                    Jalan Gajah Mada No.1,
   csd@btn.co.id                                    Jakarta Pusat 10130
   www.btn.co.id                                     (021) 6336789 ext. 2003
   1500-286                                           (021) 6336719
                                                      ramon.armando@btn.co.id
Kantor Fungsional
Menara 2 BTN                                        Investor Relations
JL. H.R. Rasuna Said No 1 Jakarta 12980             PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Indonesia                                           Menara BTN Lantai 16
  @csd@btn.co.id                                    Jalan Gajah Mada No. 1
  www.btn.co.id                                     Jakarta Pusat 10130
   1500-286                                           (021) 63870107
                                                      investor_relations@btn.co.id
Media Sosial
                                                    Layanan Informasi Publik
   Bank BTN		              @btn
                                                    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
   @bankbtn		               Bank BTN                  ppid.btn.co.id



Dasar Hukum
Pendirian
• Undang-Undang Darurat No. 9 Tahun 1950 Tanggal 9 Februari 1950 tentang Perubahan
  Undang-Undang Postspaarbank (Staatsblad 1934 No. 653, 1937 No. 176 dan 197 dan 1941 No.
  295) (Lembaran Negara Republik Indonesia No. 12 Tahun 1950).
• Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 4 Tahun 1963 Tanggal 22 Juni 1963
  tentang Perubahan dan Tambahan Undang-Undang No. 36 Tahun 1953 tentang Bank
  Tabungan Negara (Lembaran Negara No. 86 Tahun 1953).
• Peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 1992 Tanggal 29 April 1992 tentang Penyesuaian Bentuk
  Hukum Bank Tabungan Negara Menjadi Perusahaan Perseroan (Persero).
• Akta pendirian Bank sebagai Persero No. 136 Tanggal 31 Juli 1992 dibuat di hadapan Notaris
  Muhani Salim, S.H., di Jakarta.




                                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   85
Page 88
                    Profil
                    Perusahaan




Nama dan Alamat Kantor Wilayah, Kantor Cabang
Konvensional dan Kantor Cabang Syariah


 KANTOR WILAYAH

     Kantor Wilayah Jawa Barat                                      Kantor Wilayah Jakarta 1
     Jl. Jend. Sudirman No. 19 Bekasi 17143                         Menara BTN, Jl Gajah Mada No 1 RT 2 RW 8, Petojo Utara
     Telp     : (021) 88953281, 88953282                            Kecamatan Gambir Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10130
     Email : kantorwilayahjabar@btn.co.id                           Telp   : (021) 6336789
     Web      : www.btn.co.id                                       Email : kanwiljakarta1@btn.co.id
                                                                    Web    : www.btn.co.id


     Kantor Wilayah Jakarta 2                                       Kantor Wilayah Sumatera
     Gedung Menara 2 BTN Lt 16-17, Jl HR Rasuna Said No 1, RT 1 /   Gedung Graha Merah Putih Lt. 8, Jl. Puteri Hijau No. 1,
     RW 6, Kelurahan Guntur, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta      Kesawan, Medan 20111
     Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12980                   Telp  : (061) 80011133
     Telp    :-                                                     Email : kantorwilayahsumatera@btn.co.id
     Email : kantorwilayah2@btn.co.id                               Web   : www.btn.co.id
     Web     : www.btn.co.id


     Kantor Wilayah Jatim, Bali & Nusra                             Kantor Wilayah Sulawesi, Maluku & Papua
     Gedung Graha Sudirman, Jl. Panglima Sudirman No. 7-9, Kel.     JL. Sultan Hassanudin No. 1 Makassar
     Gembong Asin, Kec. Genteng, Kota. Surabaya - Jawa Timur        Telp     : 0411 - 5070760
     Telp  : (031) 5661704 , 5661204                                Email : kantorwilayahsulampua@btn.co.id
     Email : kantorwilayah.jatimbalinusra@btn.co.id                 Web      : www.btn.co.id
     Web   : www.btn.co.id


     Kantor Wilayah Jateng & DIY                                    Kantor Wilayah Kalimantan
     Jl. M.T. Haryono No. 717 Semarang 50242                        Jl Jendral Sudirman Kompleks Ruko Balikpapan Permai
     Telp      : (024) 8455932                                      Blok H.1 No 23-27 Kelurahan Damai Kecamatan Balikpapan
     Email : kantorwilayahjatengdiy@btn.co.id                       Selatan Kota Balikpapan
     Web       : www.btn.co.id                                      Telp     : 0542-3010057, 3010058
                                                                    Email : ro.kalimantan@btn.co.id
                                                                    Web      : www.btn.co.id




 KANTOR CABANG KONVENSIONAL

     KANTOR CABANG KONVENSIONAL (KANTOR WILAYAH JAWA BARAT)

     Kantor Cabang Bandung                                          Kantor Cabang Cirebon
     Jl. Jawa No. 7 Bandung 40117                                   Jl. Siliwangi No. 16 Cirebon 45121
     Telp    : (022) 4232112, 4241036                               Telp      : (0231) 209143, 209153
     Email : kc.bandung@btn.co.id                                   Email : kc.cirebon@btn.co.id
     Web     : www.btn.co.id                                        Web       : www.btn.co.id


     Kantor Cabang Bekasi                                           Kantor Cabang Tasikmalaya
     Jl. Jend. Sudirman No. 19 Bekasi 17143                         Jl. Sutisna Senjaya No. 101
     Telp     : (021) 8840649                                       Tasikmalaya 46112
     Email : kc.bekasi@btn.co.id                                    Telp     : (0265) 334464, 334465
     Web      : www.btn.co.id                                       Email : kc.tasikmalaya@btn.co.id
                                                                    Web      : www.btn.co.id


     Kantor Cabang Bandung Timur                                    Kantor Cabang Cimahi
     Jl. Raya Cinunuk No. 223 A                                     Jl. Jend. Amir Machmud/Raya Timur No. 475 Cimahi 40524
     Kec. Cileunyi, Kab. Bandung                                    Telp     : (022) 6651644, 6651645
     Telp     : (022) 7816883                                       Email : kc.cimahi@btn.co.id
     Email : kc.bandungtimur@btn.co.id                              Web      : www.btn.co.id
     Web      : www.btn.co.id




86    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 89
                                                                                                          Laporan
                                                                                                     Tahunan 2024




Kantor Cabang Cikarang                                           Kantor Cabang Karawang
Pertokoan Cikarang Central City Blok B No 2, 3, 5, 6, Jl. Raya   Jl. Galuh Mas Raya Blok VI-A No. 6, Desa. Sukaharja, Kec.
Cikarang - Cibarusah, 17530 Kab. Bekasi                          Teluk Jambe, Timur, Kab. Karawang - Jawa Barat
Telp   : (021) 22180090/ 22180096                                Telp     : (0267) 8411400, 8411500
Email : kc.cikarang@btn.co.id                                    Email : kc.karawang@btn.co.id
Web    : www.btn.co.id                                           Web      : www.btn.co.id


Kantor Cabang Purwakarta                                         Kantor Cabang Harapan Indah Bekasi
Jl. RE. Martadinata No. 1 Purwakarta 41114                       Ruko Office Park Harapan Indah, Blok OP Kavling
Telp     : (0264) 201024, 210830,                                No. OP1-01 & OP1-02 Harapan Indah - Bekasi 17132
210831, 206637                                                   Telp    : (021) 88386971(hunting),
Email : kc.purwakarta@btn.co.id                                  88386972, 88386973
Web      : www.btn.co.id                                         Email : kc.harapanindah@btn.co.id
                                                                 Web     : www.btn.co.id




KANTOR CABANG KONVENSIONAL (KANTOR WILAYAH JAKARTA 1)

Kantor Cabang Bintaro Jaya                                       Kantor Cabang Jakarta Harmoni
CBD Bintaro Blok B7 No. A3 - 04A, Kel. Pondok Jaya, Kec.         Menara BTN
Pondok Aren, Tangerang Selatan                                   Jl. Gajah Mada No. 1 Jakarta Pusat 10130
Telp   : (021) 22215981                                          Telp    : (021) 6336789, 6332666, 2310490
Email : kc.bintarojaya@btn.co.id                                 Email : kc.jakartaharmoni@btn.co.id
Web    : www.btn.co.id                                           Web     : www.btn.co.id


Kantor Cabang Kelapa Gading Square                               Kantor Cabang Jakarta Kebon Jeruk
Gedung Emerald Tower, Jl. Boulevard Barat Blok XB No. 3          Jl. Anggrek No. 01 Kel. Kelapa Dua
Kelapa Gading - Jakarta Utara 14240                              Kec. Kebon Jeruk Kebon Jeruk Jakarta Barat 11550
Telp   : (021) 45866883, 45866884                                Telp    : (021) 53666345
Email : kc.kelapagadingsquare@btn.co.id                          Email : kc.jakartakebonjeruk@btn.co.id
Web    : www.btn.co.id                                           Web     : www.btn.co.id


Kantor Cabang Cilegon                                            Kantor Cabang Tangerang
Jl. Sultan Ageng Tirtayasa No. 49, Cilegon 42414                 Jl. Perintis Kemerdekaan No. 01 Tangerang 15118
Telp     : (0254) 391766, 392681, 393479                         Telp      : (021) 5539363
Email : kc.cilegon@btn.co.id                                     Email : kc.tangerang@btn.co.id
Web      : www.btn.co.id                                         Web       : www.btn.co.id


Kantor Cabang Ciputat                                            Kantor Cabang Jakarta Pluit
Jl. Dewi Sartika No. 21                                          Jl. Pluit Kencana Raya No. 79, Pluit,
Ciputat Tangerang Selatan 15411                                  Penjaringan, Jakarta Utara 14450
Telp    : (021) 7445145                                          Telp       : (021) 66607390, 66607391, 66607392
Email : kc.ciputat@btn.co.id                                     Email : kc.jakartapluit@btn.co.id
Web     : www.btn.co.id                                          Web        : www.btn.co.id


Kantor Cabang Bumi Serpong Damai                                 Kantor Cabang Karawaci
Kompleks BSD, Ruko Sektor VII E                                  Perumnas Karawaci I
Blok K No. 8 Jl. Raya Serpong, Tangerang 15310                   Jl. Cendrawasih No. 1, Tangerang 15115
Telp    : (021) 5372235, 5372237                                 Telp    : (021) 5517849, 5517850
Email : kc.bumiserpongdamai@btn.co.id                            Email : kc.karawaci@btn.co.id
Web     : www.btn.co.id                                          Web     : www.btn.co.id


Kantor Cabang Agung Sedayu
Agung Sedayu Tower GF Unit A & B, Jl. Boulevard No 02, Pantai Indah Kapuk, Kamal Mutiara, Penjaringan
Telp   : 021-50206007, 50201008
Email : kc.agungsedayu@btn.co.id
Web    : www.btn.co.id




                                                                              PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk          87
Page 90
                     Profil
                     Perusahaan




     KANTOR CABANG KONVENSIONAL (KANTOR WILAYAH JAKARTA 2)

     Kantor Cabang Depok                                          Kantor Cabang Jakarta Cawang
     Jl. Margonda Raya No. 186                                    Gedung Yodya Tower Lt. 1-3, Jl. Mayjen DI Panjaitan Kav 8,
     Depok 16423                                                  RT 003, RW 011, Kel. Cipinang Cempedak, Kec. Jatinegara,
     Telp    : (021) 7751236, 7751237                             Jakarta Timur 13340
     Email : kc.depok@btn.co.id                                   Telp    : (021) 22986826, 22986827
     Web     : www.btn.co.id                                      Email : kc.jakartacawang@btn.co.id
                                                                  Web     : www.btn.co.id


     Kantor Cabang Bogor                                          Kantor Cabang Cibinong
     Jl. Pengadilan                                               Ruko Cibinong City Centre Blok B20-21 & D20-21 Jl. Tegar
     No. 13-15 Bogor 16121                                        Beriman Kel. Pakansari Kec. Cibinong - Kab. Bogor
     Telp     : (0251) 8311700                                    Telp   : (021) 83721442
     Email : kc.bogor@btn.co.id                                   Email : kc.cibinong@btn.co.id
     Web      : www.btn.co.id                                     Web    : www.btn.co.id


     Kantor Cabang Jakarta Kuningan                               Kantor Cabang Cibubur
     Gedung Menara 2 BTN, Jl HR Rasuna Said No 1,                 Jl Alternatif Cibubur Kp Nagrak RT 001 RW 003 Kelurahan/
     RT 1 / RW 6, Kelurahan Guntur, Kecamatan Setiabudi,          Desa Nagrak Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor –
     Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12980    Jawa Barat
     Telp     : (021) 52964652                                    Telp     : (021) 84300071, 84300073
     Email : kc.jakartakuningan@btn.co.id                         Email : kc.cibubur@btn.co.id
     Web      : www.btn.co.id                                     Web      : www.btn.co.id


     Kantor Cabang Jakarta Melawai                                Kantor Cabang Sukabumi
     Jl. Melawai Raya No. 19 C-D,                                 Jl. Jendral Sudirman No. 49,
     Kel. Melawai, Kec. Kebayoran Baru, Jakarta Selatan           Kel. Sriwedari, Kec. Gunung Puyuh Sukabumi - Jawa Barat
     Telp    : (021) 27517843, 27517840                           Telp     : (0266) 223446,235951
     Email : kc.jakartamelawai@btn.co.id                          Email : kc.sukabumi@btn.co.id
     Web     : www.btn.co.id                                      Web      : www.btn.co.id




     KANTOR CABANG KONVENSIONAL (KANTOR WILAYAH JATIM BALI NUSRA)

     Kantor Cabang Surabaya                                       Kantor Cabang Denpasar
     Jl. Pemuda No. 50 Surabaya 60271                             Jl. Dewi Sartika No. 2 Denpasar 80114
     Telp    : (031) 5353513, 5353519                             Telp     : (0361) 243811
     Email : kc.surabaya@btn.co.id                                Email : kc.denpasar@btn.co.id
     Web     : www.btn.co.id                                      Web      : www.btn.co.id


     Kantor Cabang Sidoarjo                                       Kantor Cabang Malang
     Jl. Ahmad Yani No. 15, Sidoarjo 61212                        Jl. Ade Irma Suryani No. 2-4 Malang 65119
     Telp    : (031) 8929211, 8957949, 8957950, 8957175           Telp      : (0341) 323956
     Email : kc.sidoarjo@btn.co.id                                Email : kc.malang@btn.co.id
     Web     : www.btn.co.id                                      Web       : www.btn.co.id


     Kantor Cabang Mataram                                        Kantor Cabang Surabaya Bukit Darmo
     Jl. Pejanggik No. 99-101                                     Jl. Mayjend HR Muhammad Kav. 399
     Cakranegara Mataram 83121                                    Kel. Putat Gede, Kec. Sukomanunggal
     Telp     : (0370) 631186, 638289                             Telp     : (031) 7323344
     Email : kc.mataram@btn.co.id                                 E-mail : kc.surabayabukitdarmo@btn.co.id
     Web      : www.btn.co.id                                     Web      : www.btn.co.id


     Kantor Cabang Bangkalan                                      Kantor Cabang Kupang
     Jl. Teuku Umar No. 16 Kel. Kemayoran, Kec. Bangkalan 69116   Jl. Jend. Sudirman No. 87 Kupang 85119
     Telp     : (031) 3098929, 3098831, 3098930                   Telp     : (0380) 831004
     Email : kc.bangkalan@btn.co.id                               Email : kc.kupang@btn.co.id
     Web      : www.btn.co.id                                     Web      : www.btn.co.id




88    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 91
                                                                                                     Laporan
                                                                                                Tahunan 2024




Kantor Cabang Madiun                                        Kantor Cabang Mulyosari
Jl. Dr. Sutomo                                              Jl. Raya Mulyosari No. 82,
No. 38 Madiun 63117                                         Kel. Dukuh Sutorejo, Kec. Mulyorejo, Kota. Surabaya 60112
Telp      : (0351) 451460, 459034, 457927, 459500, 459600   Telp     : (031) 5931763
Email : kc.madiun@btn.co.id                                 Email : kc.mulyosari@btn.co.id
Web       : www.btn.co.id                                   Web      : www.btn.co.id


Kantor Cabang Kediri                                        Kantor Cabang Jember
Jl. Diponegoro No. 22 - 24 Kediri, 64121                    Jl. A. Yani No. 05 Jember 68118
Telp     : (0354) 691260, 691262                            Telp     : (0331) 484611, 489292, 489266
Email : kc.kediri@btn.co.id                                 Email : kc.jember@btn.co.id
Web      : www.btn.co.id                                    Web      : www.btn.co.id


Kantor Cabang Banyuwangi                                    Kantor Cabang Gresik
Jl. Brawijaya No. B-1 dan B-2, Kel. Sobo,                   Kompleks Pertokoan Multi Sarana Plaza Blok C 01 No. 1
Kec. Banyuwangi, Kab. Banyuwangi 68418                      Jl. Gubernur Suryo, Gresik 61118
Telp     : (0333) 414490, 415690                            Telp    : (031) 3973455
Email : kc.banyuwangi@btn.co.id                             Email : kc.gresik@btn.co.id
Web      : www.btn.co.id                                    Web     : www.btn.co.id


Kantor Cabang Mojokerto                                     Kantor Cabang Singaraja
Jl. Majapahit No. 130 - 134 Blok1-2                         Jl. Ahmad Yani No. 190,
Mojokerto 61323                                             Kel. Banyuasri, Kec. Buleleng, Kab. Buleleng
Telp    : (0321) 323850, 323853                             Telp    : (0362) 21856
Email : kc.mojokerto@btn.co.id                              Email : kc_singaraja@btn.co.id
Web     : www.btn.co.id                                     Web     : www.btn.co.id




KANTOR CABANG KONVENSIONAL (KANTOR WILAYAH SUMATERA)

Kantor Cabang Medan                                         Kantor Cabang Palembang
Jl. Pemuda No. 10A Medan 20151                              Jl. Jend. Sudirman Km. 4, 5 No. 125, Palembang 30128
Telp    : (061) 4149777                                     Telp     : (0711) 411175, 410552
Email : kc.medan@btn.co.id                                  Email : kc.palembang@btn.co.id
Web     : www.btn.co.id                                     Web      : www.btn.co.id


Kantor Cabang Padang                                        Kantor Cabang Batam
Jl. H. R. Rasuna Said No. 3,                                Jl. Raja Isa No. 1,
Jati Baru Padang Tim, Kota Padang 25129                     Batam Center
Telp       : (0751) 31903, 32094, 32096                     Telp      : (0778) 470630, 470625, 470628
Email : kc.padang@btn.co.id                                 Email : kc.batam@btn.co.id
Web        : www.btn.co.id                                  Web       : www.btn.co.id


Kantor Cabang Pekanbaru                                     Kantor Cabang Jambi
Jl. Jend. Sudirman No. 393 Pekanbaru 28116                  Jl. H. M. Yusuf Singadikane No. 146 Jambi 36122
Telp     : (0761) 40494, 40185, 40188                       Telp      : (0741) 61793, 61792
Email : kc.pekanbaru@btn.co.id                              Email : kc.jambi@btn.co.id
Web      : www.btn.co.id                                    Web       : www.btn.co.id


Kantor Cabang Pematangsiantar                               Kantor Cabang Bandar Lampung
Jl. Sutomo No. 5 G-H, Kel. Proklamasi                       Jl. Wolter Monginsidi No. 80-88
Kec. Pematang Siantar Barat - Pematang Siantar              Bandar Lampung 35215
Telp    : (0622) 28887                                      Telp     : (0721) 489253, 489255, 484778, 483256
Email : kc.pematangsiantar@btn.co.id                        Email : kc.bandarlampung@btn.co.id
Web     : www.btn.co.id                                     Web      : www.btn.co.id




                                                                        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk           89
Page 92
                     Profil
                     Perusahaan




     Kantor Cabang Bengkulu                                          Kantor Cabang Tanjung Pinang
     Jl. Soeprapto No. 7 - 8,                                        Jl. D.I. Panjaitan Km. 9 Komplek Plaza Bintan Center Blok
     Bengkulu 38223                                                  Bunga No. 9-12 Tanjung Pinang
     Telp    : (0736) 20875                                          Telp       : (0771) 7447101, 7447088
     Email : kc.bengkulu@btn.co.id                                   Email : kc.tanjungpinang@btn.co.id
     Web     : www.btn.co.id                                         Web        : www.btn.co.id


     Kantor Cabang Pangkal Pinang
     Jl. Perniagaan, Mall Bangka Trade, Center B11 - B14 - Pangkal Pinang
     Telp     : (0717) 423748
     Email : kc.pangkalpinang@btn.co.id
     Web      : www.btn.co.id




     KANTOR CABANG KONVENSIONAL (KANTOR WILAYAH SULAWESI, MALUKU, PAPUA)

     Kantor Cabang Makassar                                          Kantor Cabang Manado
     Jl. Kajaolalido No. 4 Makassar 90111                            Jl. Wolter Monginsidi No. 56, Manado 95115
     Telp     : (0411) 316016, 316011                                Telp     : (0431) 868095, 855504, 855505
     Email : kc.makassar@btn.co.id                                   Email : kc.manado@btn.co.id
     Web      : www.btn.co.id                                        Web      : www.btn.co.id

     Kantor Cabang Parepare                                          Kantor Cabang Kendari
     Jl. Adi Makkasau No 115-117, Lakessi, Kec. Soreang, Kota.       Jl. A. Yani , Komplek A. Yani Square
     Parepare, Sulawesi Selatan 91131                                Blok. A6-7 Kendari 93117
     Telp     : (0421) 28115                                         Telp     : (0401) 322101
     Email : kc_parepare@btn.co.id                                   Email : kc.kendari@btn.co.id
     Web      : www.btn.co.id                                        Web      : www.btn.co.id

     Kantor Cabang Ambon                                             Kantor Cabang Jayapura
     Jl. Diponegoro No. 75B Ambon                                    Jl. Koti No. 22 Jayapura 99111
     Telp     : (0911) 355882, 354471, 348552, 355882                Telp      : (0967) 537970, 537971
     Email : kc.ambon@btn.co.id                                      Email : kc.jayapura@btn.co.id
     Web      : www.btn.co.id                                        Web       : www.btn.co.id

     Kantor Cabang Palu                                              Kantor Cabang Panakkukang
     Jl. Jend. Sudirman No. 2, Palu 94111                            Jl. Hertasning Blok I No. 2 Makassar 90222
     Telp     : (0451) 424555, 428555                                Telp     :(0411) 868831, 868833
     Email : kc.palu@btn.co.id                                       Email : kc.panakukang@btn.co.id
     Web      : www.btn.co.id                                        Web      : www.btn.co.id

     Kantor Cabang Gorontalo                                         Kantor Cabang Ternate
     Jl. Nani Wartabone No. 3,                                       JL. Pahlawan Revolusi No. 152
     Kel. Limba U I, Kec. Kota Selatan, Kota. Gorontalo              Kel. Gamalama, Ternate Tengah - Maluku Utara 97721
     Telp     : (0435) 830490, 829481                                Telp    : (0921) 3111330
     Email : kc.gorontalo@btn.co.id                                  Email : kc.ternate@btn.co.id
     Web      : www.btn.co.id                                        Web     : www.btn.co.id

     Kantor Cabang Mamuju
     Jl KS Tubun No 18, Kabupaten Mamuju
     Telp     : (0426) 22389
     Email : kc.mamuju@btn.co.id
     Web      : www.btn.co.id




90    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 93
                                                                                                       Laporan
                                                                                                  Tahunan 2024




KANTOR CABANG KONVENSIONAL (KANTOR WILAYAH KALIMANTAN)

Kantor Cabang Palangkaraya                                     Kantor Cabang Banjarmasin
Jl. Diponegoro No. 23 Palangkaraya 73111                       Jl. R. E. Martadinata No. 4 Banjarmasin 70111
Telp      : (0536) 3220602, 3223975                            Telp        : (0511) 4368133, 4366669, 4366670
Email     : kc.palangkaraya@btn.co.id                          Email       : kc.banjarmasin@btn.co.id
Web       : www.btn.co.id                                      Web         : www.btn.co.id

Kantor Cabang Samarinda                                        Kantor Cabang Pontianak
Jl. RE. Martadinata No. 01 Samarinda 75127                     Jl. Imam Bonjol No. 29 Pontianak 78122
Telp        : (0541) 736930, 731695, 731510                    Telp      : (0561) 740163
Email       : kc.samarinda@btn.co.id                           Email     : kc.pontianak@btn.co.id
Web         : www.btn.co.id                                    Web       : www.btn.co.id

Kantor Cabang Balikpapan                                       Kantor Cabang Tarakan
Jl. Jend. Sudirman No. 141,                                    Jl. Mulawarman No. 10
Balikpapan                                                     Kel. Karang Anyar, Kec. Tarakan Barat, Kota Tarakan
Telp       : (0542) 420333                                     Telp      : (0551) 24322
Email      : kc.balikpapan@btn.co.id                           Email     : kc.tarakan@btn.co.id
Web        : www.btn.co.id                                     Web       : www.btn.co.id

Kantor Cabang Banjarbaru
Jl. Ahmad Yani Km 33 RT 01 RW 01, Loktabak Utara, Banjarbaru, Kalimantan Selatan 71114
Telp     : (0511) 6749738, 6749831
Email    : kc.banjarbaru@btn.co.id
Web      : www.btn.co.id




KANTOR CABANG KONVENSIONAL (KANTOR WILAYAH JATENG & DIY)

Kantor Cabang Semarang                                         Kantor Cabang Yogyakarta
Jl. M.T. Haryono No. 717 Semarang 50242                        Jl. Jend. Sudirman No. 71 Yogyakarta 55223
Telp        : (024) 312151, 446166                             Telp       :(0274) 589898, 581014, 581016
Email       : kc.semarang@btn.co.id                            Email      : kc.yogyakarta@btn.co.id
Web         : www.btn.co.id                                    Web        : www.btn.co.id

Kantor Cabang Solo                                             Kantor Cabang Pekalongan
Jl. Slamet Riyadi No. 282 Solo 57141                           Jl. Merdeka No. 7 Pekalongan 51113
Telp       : (0271) 726930                                     Telp      : (0285) 433883, 433884
Email      : kc.solo@btn.co.id                                 Email     : kc.pekalongan@btn.co.id
Web        : www.btn.co.id                                     Web       : www.btn.co.id


Kantor Cabang Purwokerto                                       Kantor Cabang Tegal
Jl. Jend. Sudirman No. 431 Purwokerto 53116                    Jl. Gajah Mada No. 33 - Tegal
Telp       : (0281) 641114                                     Telp       :(0283) 343050, 343835, 323038
Email      : kc.purwokerto@btn.co.id                           Email      : kc.tegal@btn.co.id
Web        : www.btn.co.id                                     Web        : www.btn.co.id

Kantor Cabang Kudus                                            Kantor Cabang Magelang
Jl. AKBP Agil Kusumadya No 32 Kecamatan Jati Kudus             Jl. Tentara Pelajar No. 40, Magelang 56116
Telp       : (0291) 438732                                     Telp       :(0293) 3215983
Email      : kc.kudus@btn.co.id                                Email      : kc.magelang@btn.co.id
Web        : www.btn.co.id                                     Web        : www.btn.co.id




                                                                            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk    91
Page 94
                     Profil
                     Perusahaan




 KANTOR CABANG SYARIAH

     KANTOR CABANG SYARIAH (KANTOR WILAYAH JAWA BARAT)

     Kantor Cabang Syariah Bandung                                 Kantor Cabang Syariah Bekasi
     Jl. Diponegoro No. 8, Bandung                                 Jl. Ahmad Yani, Ruko Sentra Niaga Kalimalang Blok A.IV
     Kel. Citarum, Kec. Bandung Wetan                              No.5-6 dan Blok B No. 1 Kel. Kayuringin Jaya, Kec. Bekasi
     Bandung 40115                                                 Selatan, Kota Bekasi 17144
     Telp     : (022) 4265472, 4265473, 4265474                    Telp    : (021) 8893333
     Email : kcs.bandung@btn.co.id                                 Email : kcs.bekasi@btn.co.id
     Web      : www.btn.co.id                                      Web     : www.btn.co.id

     Kantor Cabang Syariah Karawang                                Kantor Cabang Syariah Cirebon
     Jl. Kertabumi no 29 C-D, Kelurahan Nagasari, Kecamatan        Jl. Raden Ajeng Kartini No. 68,
     Karawang Barat, Kabupaten Karawang 41311                      Kel. Sukapura, Kec. Kejaksan, Cirebon
     Telp     : 0267 - 8400888, 8400999                            Telp    : (0231) 235485, 235486, 235488
     Email : kcs.karawang@btn.co.id                                Email : kcs.cirebon@btn.co.id
     Web      : www.btn.co.id                                      Web     : www.btn.co.id

     Kantor Cabang Syariah Tasikmalaya
     JI. Yudanegara No. 10 Kel. Yudanegara Kec. Cihideung Kota Tasikmalaya 46112
     Telp    : (0265) 310612, 7296566, 7296567, 7296568
     Email : kcs.tasikmalaya@btn.co.id
     Web     : www.btn.co.id




     KANTOR CABANG SYARIAH (KANTOR WILAYAH JAKARTA 1)

     Kantor Cabang Syariah Jakarta Harmoni                         Kantor Cabang Syariah Tangerang
     Jl. Ir H Juanda No. 27A,                                      Jl. Serpong Raya, Ruko Villa Melati Mas
      Kebon Kelapa, Kecamatan Gambir - Jakarta Pusat               Blok. SR-1 No. 23-24 Serpong - Tangerang 15320
     Telp       : (021) 35285009                                   Telp     : (021) 5370773
     Email : kcs.jakartaharmoni@btn.co.id                          Email : kcs.tangerang@btn.co.id
     Web        : www.btn.co.id                                    Web      : www.btn.co.id

     Kantor Cabang Syariah Serang
     Jl. Jend Ahmad Yani No. 175, Cipete Kel. Sumur Pecung, Kec. Serang, Kota Serang - Banten
     Telp     : (0254) 7915869
     Email : kcs.cilegon@btn.co.id
     Web      : www.btn.co.id




     KANTOR CABANG SYARIAH (KANTOR WILAYAH JAKARTA 2)

     Kantor Cabang Syariah Bogor                                   Kantor Cabang Syariah Depok
     Jl. Jendral Sudirman No. 01,                                  Jl. Margonda Raya No. 438B-D,
     Kec. Bogor Tengah, Bogor 16121                                Kel. Pondok Cina, Kec. Beji Kota Depok
     Telp     : (0251) 8327171, 8327575                            Telp    : (021) 7867661
     Email : kcs.bogor@btn.co.id                                   Email : kcs.depok@btn.co.id
     Web      : www.btn.co.id                                      Web     : www.btn.co.id

     Kantor Cabang Syariah Jakarta Pasar Minggu
     Ruko Grand Palace Blok G & H, Jl. Raya Ps. Minggu Km 16 Pancoran - Jakarta Selatan
     Telp   :(021) 7993662, 7993015
     Email : kcs.pasarminggu@btn.co.id
     Web    : www.btn.co.id




92    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 95
                                                                                                    Laporan
                                                                                               Tahunan 2024




KANTOR CABANG SYARIAH (KANTOR WILAYAH JATIM, BALI & NUSRA)

Kantor Cabang Syariah Surabaya                            Kantor Cabang Syariah Malang
Jl. Diponegoro                                            Jl. Jaksa Agung Suprapto No. 87 Kel. Rampal Celaket,
No. 29 Surabaya 60271                                     Kec. Klojen, Kota Malang 65112
Telp     : (031) 5666363,5610518                          Telp     : (0341) 3012469
Email : kcs.surabaya@btn.co.id                            Email : kcs.malang@btn.co.id
Web      : www.btn.co.id                                  Web      : www.btn.co.id

Kantor Cabang Syariah Mataram                             Kantor Cabang Syariah Jember
Jl. Pejanggik No. 18-19 Kel.                              Jl. Hayam Wuruk No 16 Kelurahan Kaliwates
Cakranegara Kab. Mataram                                  Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember
Telp     : (0370) 7503646                                 Telp    : (0331) 491009, 491010
Email : kcs.mataram@btn.co.id                             Email :kcs.jember@btn.co.id
Web      : www.btn.co.id                                  Web     : www.btn.co.id




KANTOR CABANG SYARIAH (KANTOR WILAYAH SUMATERA)

Kantor Cabang Syariah Batam                               Kantor Cabang Syariah Medan
Jl. Sriwijaya Komp. Regency Park Lot 29                   Jl. Diponegoro No 34 Kelurahan Madras Hulu
Pelita - Batam 29432                                      Kecamatan Medan Polonia Kota Medan
Telp      : (0778) 421921                                 Telp     : (061) 4144554
Email : kcs.batam@btn.co.id                               Email : kcs.medan@btn.co.id
Web       : www.btn.co.id                                 Web      : www.btn.co.id

Kantor Cabang Syariah Pekanbaru                           Kantor Cabang Syariah Palembang
Jl. Jendral Sudirman No 203 C D E F G, Kelurahan          Jl. A Rivai No. 221,
Tangkerang Tengah, Kecamatan Merpoyan Damai, Kota         Kel. 26 Ilir D.1, Kec. Ilir Barat I,
Pekanbaru 28128                                           Palembang, Sumatera Selatan
Telp     : (0761) 7891314                                 Telp      : (0711) 365808, 354001, 353230
Email : kcs.pekanbaru@btn.co.id                           Email : kcs.palembang@btn.co.id
Web      : www.btn.co.id                                  Web       : www.btn.co.id

Kantor Cabang Syariah Banda Aceh                          Kantor Cabang Syariah Bengkulu
Jl. H.M Daud Beureuh No. 39, Desa. Kuta Alam, Kec. Kuta   JL. S. Parman No. 24, Kel. Penurunan, Kec. Ratu Samban,
Alam, Kota. Banda Aceh                                    Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu
Telp     : (0651) 40331                                   Telp     : (0736) 78604566
Email : kcs.bandaaceh@btn.co.id                           Email : kcs.bengkulu@btn.co.id
Web      : www.btn.co.id                                  Web      : www.btn.co.id

Kantor Cabang Syariah Jambi                               Kantor Cabang Syariah Padang
Jl. Hayam Wuruk No. 27,                                   Jl. Belakang Olo No. 47,
Kel. Cempaka Putih, Kec. Jelutung - Kota Jambi            Kel. Kp Jao, Kec. Padang Barat, Padang, Sumatera Barat
Telp    : (0741)- 3620645, 3620687                        Telp     : (0751)- 8954842, 8954832
Email : kcs.jambi@btn.co.id                               Email : kcs.padang@btn.co.id
Web     : www.btn.co.id                                   Web      : www.btn.co.id

Kantor Cabang Syariah Bandar Lampung                      Kantor Cabang Syariah Lhokseumawe
Jl. Kartini No 85, Kelurahan Palapa, Kecamatan Tanjung    Jl. Merdeka No. 2 Lhokseumawe Kecamatan Banda Sakti
Karang Pusat, Kota Bandar Lampung 35116                   Kota Lhokseumawe 24300
Telp      : (0751)- 6025555                               Telp    : (0645)40305
Email : kcs.bandarlampung@btn.co.id                       Email : kcs.lhokseumawe@btn.co.id
Web       : www.btn.co.id                                 Web     : www.btn.co.id




                                                                       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk        93
Page 96
                    Profil
                    Perusahaan




     KANTOR CABANG SYARIAH (KANTOR WILAYAH SULAWESI, MALUKU, PAPUA)

     Kantor Cabang Syariah Makassar                                   Kantor Cabang Syariah Kendari
     Jl. A.P Pettarani No 21, Tamamaung, Kecamatan                    Jl. MT Haryono No. 78 Kel. Bende, Kec. Baruga – Kota Kendari
     Panakkukang, Kota Makassar 90231                                 Telp     : (0401) 3092284
     Telp      : (0411) 3613399                                       Email : kcs.kendari@btn.co.id
     Email : kcs.makassar@btn.co.id                                   Web      : www.btn.co.id
     Web       : www.btn.co.id

     Kantor Cabang Syariah Palu
     Jl. Emmy Saelan No. 36, Kel. Tatura Utara, Kec. Palu Selatan, Kota Palu 94236
     Telp   : (0451) - 485431
     Email : kcs.palu@btn.co.id
     Web    : www.btn.co.id




     KANTOR CABANG SYARIAH (KANTOR WILAYAH KALIMANTAN)

     Kantor Cabang Syariah Balikpapan                                 Kantor Cabang Syariah Banjarmasin
     Jl. Jenderal Sudirman                                            Jl. Jend Ahmad Yani KM 5,5 No. 456 Kel. Pemurus Luar, Kec.
     No. 565 – 566 Balikpapan 76114                                   Banjarmasin Timur Kota Banjarmasin - Kalimantan Selatan
     Telp    : (0542) 742260, 742258                                  Telp     : (0511) 3250530, 3250540, 3250560
     Email : kcs.balikpapan@btn.co.id                                 Email : kcs.banjarmasin@btn.co.id
     Web     : www.btn.co.id                                          Web      : www.btn.co.id

     Kantor Cabang Syariah Pontianak
     Jl. Jend Ahmad Yani No 61 G-H, Kelurahan Bangka Belitung Laut, Kecamatan Pontianak Tenggara, Kota Pontianak
     Telp     : (0561) - 8171285
     Email : kcs.pontianak@btn.co.id
     Web      : www.btn.co.id




     KANTOR CABANG SYARIAH (KANTOR WILAYAH JATENG & DIY)

     Kantor Cabang Syariah Yogyakarta                                 Kantor Cabang Syariah Solo
     Jl. Faridan M Noto No. 10, Kota Baru Gondokusuman                Jl. Brigjen Slamet Riyadi
     Yogyakarta 55224                                                 No. 332 Solo 57141
     Telp     : (0274) 551055, 512467                                 Telp      : (0271) 712127, 7008978, 7008947
     Email : kcs.yogyakarta@btn.co.id                                 Email : kcs.solo@btn.co.id
     Web      : www.btn.co.id                                         Web       : www.btn.co.id

     Kantor Cabang Syariah Tegal                                      Kantor Cabang Syariah Semarang
     Jl. Jenderal Sudirman No. 02 , Kel. Pekauman,                    Jl. Achmad Yani No. 181 Kel. Wonodri
     Kec. Tegal Barat, Kota Tegal - Jawa Tengah 52113                 Kec. Semarang Selatan, Kota Semarang
     Telp    : (0283) 342923 ,342933                                  Telp    : (024) 8449918, 8449919
     Email : kcs.tegal@btn.co.id                                      Email : kcs.semarang@btn.co.id
     Web     : www.btn.co.id                                          Web     : www.btn.co.id




94    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 97
                                                                                                Laporan
                                                                                           Tahunan 2024




Jaringan
Mitra Usaha

Perseroan senantiasa menjalin kerja sama dengan         rangka penyediaan layanan produk perbankan serta
berbagai mitra usaha, dengan tujuan untuk               kenyamanan transaksi yang dilakukan oleh nasabah.
mencapai target yang telah ditetapkan. Perseroan        Bentuk kerja sama yang dilakukan oleh Perseroan
juga menjalankan berbagai kemitraan bisnis dalam        dengan mitra usaha di antaranya sebagai berikut:



                   Grup/Perusahaan                                          Keterangan

PT Asuransi Jiwa IFG                          Mitra Bancassurance – Asuransi Jiwa

PT MSIG Life Tbk                              Mitra Bancassurance – Telemarketing

PT Binagriya Upakara                          Mitra Bancassurance – Asuransi Umum

PT Bahana TCW Investment Management           Mitra Manager Investasi

PT Trimegah Asset Management                  Mitra Manager Investasi

PT Manulife Aset Manajemen Indonesia          Mitra Manager Investasi

PT Schroder Investment Management Indonesia   Mitra Manager Investasi

PT Danareksa Investment Management            Mitra Manager Investasi

PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen         Mitra Manager Investasi

PT Insight Investments Management             Mitra Manager Investasi

PT Mandiri Manajemen Investasi                Mitra Manager Investasi

PT Sucorinvest Asset Management               Mitra Manager Investasi

PT Syailendra Capital                         Mitra Manager Investasi

                                              Pengelolaan Dana Atas Sistem Pembayaran Tagihan Listrik dan Non
PT PLN (Persero)
                                              Tagihan Listrik Secara Terpusat

                                              • Perlindungan, Pemrosesan dan Penyediaan akses Data Atas Sistem
                                                Pembayaran Tagihan Listrik Secara Terpusat
PT Indonesia Comnets Plus
                                              • Penerimaan Pembayaran melalui BTN Virtual Account Secara Host To
                                                Host pada Aplikasi PLN Mobile

PT XL Axiata Tbk                              Pemanfaatan Layanan Perbankan BTN Untuk Distribusi Produk XL

PT Telekomunikasi Seluler Tbk                 Perjanjian Kerja sama Distribusi dan Penjualan Produk Telkomsel

PT Indosat Tbk                                Pembelian dan Pembayaran Produk Indosat

PT Bank Negara Indonesia Tbk                  Penerimaan layanan Top Up Tapcash melalui channel BTN

PT Bank Mandiri Indonesia Tbk                 Penyelenggaran Top Up Mandiri e-Money di e-Channel BTN

PT Bank Central Asia Tbk                      Top Up Flazz

PT Dompet Anak Bangsa                         Top Up Gopay

                                              Penggunaan Layanan E-Channel Dalam Penerimaan Pembayaran
Badan Amil Zakat (BAZNAS)
                                              Zakat, Infak & Kurban

PT Pegadaian                                  Pembayaran Produk Pegadaian Melalui E-Channel BTN

                                              • Jasa Layanan Tarik Tunai tanpa kartu (Cardless Withdrawal)
PT Fintek Karya Nusantara                     • Penyelenggaraan Jasa Layanan Top Up Saldo LinkAja
                                              • Penyelenggaraan Jasa Layanan Transfer Saldo LinkAja




                                                                        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   95
Page 98
                       Profil
                       Perusahaan




                   Grup/Perusahaan                                                    Keterangan

                                                          • Web View BTN Properti & New Mobile Banking
IFG Life
                                                          • Layanan Perbankan Open API

                                                          Penyediaan Fasilitas Virtual Account BTN Sebagai Metode Pembayaran
PT Tokopedia
                                                          Pada Platform Tokopedia

                                                          • Layanan Perbankan Open API
PT Adhi Persada Properti
                                                          • Layanan Ekosistem Digital Perbankan

PT Dwi Daya World Wide                                    Kerja sama Bisnis Transaksional (EDC dan QRIS BTN)

                                                          • Layanan Terminal EDC
PT Mitra Transaksi Indonesia                              • Layanan Host to Host Penerimaan Pembayaran Direct Debit BTN
                                                          • Partner Operational Support EDC

PT Pertamina Retail                                       PKS Pemanfaatan Bright Payment Point Untuk EDC

PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk                        Kerja sama EDC & VA

PT Kimia Farma                                            Penyediaan Perangkat Electronic Data Capture (EDC)

PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk                             Merchant EDC Himbara

PT Indomarco Prismatama                                   EDC Sharing Indomaret

PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) & Grup Usaha
(PT Angkasa Pura Indonesia & PT Pengembangan              Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana
Pariwisata Indonesia (ITDC))

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)                    Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana

PT Pertamina (Persero) dan Grup Usahanya (
Pertamina EP, Pertamina Hulu Energi, Pertamina Hulu       Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana
Indonesia dan lainnya)

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan Grup Usahanya
(WIKA Realty, WIKA Gedung, WIKA Industri dan              Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana
Konstruksi)

                                                          Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana serta Developer yang mendukung
Perum Perumnas
                                                          penyediaan unit rumah untuk milenial

PT PP (Persero) Tbk dan Grup Usahanya (PP Properti,
                                                          Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana
PP Urban dan lainnya)

PT Adhi Karya (Persero) Tbk dan Grup Usahanya (Adhi       Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana serta Developer yang mendukung
Commuter Properti dan Adhi Persada Properti)              penyediaan unit rumah untuk milenial

APP Indonesia ( PT Indah Kiat Pulp & Paper, PT OKI Pulp
                                                          Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana
& Paper dan PT Pindo Deli Pulp & Paper)

PT Waskita Karya Realty                                   Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana

Sinarmas Land Ltd ( PT Bumi Serpong Damai Tbk & Eka
                                                          Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana
Hospital)

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)                    Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana

BULOG                                                     Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana

DANAREKSA (PT Nindya Karya & PT PPA)                      Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana

PT Jasamarga Bali Toll                                    Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana

Agung Podomoro Land Group (PT Astakona Megahtama,
                                                          Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana
PT Arah Sejahtera Abadi dan grup usaha lainnya)

Ciputra Residence                                         Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana

PT Alam Sutera Realty                                     Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana

PT LEN Industri                                           Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana




96         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 99
                                                                                                       Laporan
                                                                                                  Tahunan 2024




                    Grup/Perusahaan                                               Keterangan

Salim Group
                                                     Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana
( PT Indomarco Prismatama & PT Air Bersih Jakarta)

PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero)            Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana

Medco Power Indonesia                                Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana

PT Yodya Karya                                       Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana

PT Virama Karya                                      Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana

PT Pupuk Sriwidjaja Palembang                        Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana

PT Lippo Cikarang                                    Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana

Perum Perhutani                                      Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana

PT Barito Pacific                                    Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana

PT Golden Blossom Sumatra (Bomba Group)              Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana

PT Brantas Abipraya                                  Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana

PT Hutama Karya (Persero)                            Kredit Non Cash Loan

PT Bandung Indah Permai                              Kredit Korporasi & Pengelolaan Dana

BPKH                                                 Bank Penerima Setoran Ibadah Haji

Kemenag                                              Bank Penerima Ibadah Haji

Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat
                                                     KPR
(BP Tapera)

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan
                                                     Pengelolaan Dana dan KPR
(Kementerian PUPR)

Satuan Kerja Direktorat Jenderal Pembiayaan
Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan
                                                     Penyaluran Subsidi Bantuan Uang Muka Perumahan
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan
(Satker PUPR)

PT Jamkrindo Syariah                                 Penjaminan Asuransi Pembiayaan

PT Askrindo Syariah                                  Penjaminan Asuransi Pembiayaan

PT Jasindo Syariah                                   Penjaminan Asuransi Pembiayaan

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)             Sekuritisasi KPR, Pinjaman Refinancing dan Pinjaman FLPP

                                                     Pengelolaan Rekening Satuan Kerja dan Badan Layanan Umum dan
Kementerian Keuangan Republik Indonesia
                                                     Pinjaman Dalam Negeri

Kementerian Agama Republik Indonesia                 Kerja sama Terkait Haji

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan
                                                     Penyaluran Dana Kartu Indonesia Pintar
Teknologi Republik Indonesia

Badan Pengelola Keuangan Haji                        Pengelolaan dana Haji

Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal             Pengelolaan dana

Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup                Pengelolaan dana

Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat            Pengelolaan dana

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan                    Pengelolaan dana

Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan
                                                     Pengelolaan dana
Perikanan

PT Hutama Karya (Persero)                            Pengelolaan dana & Kredit Non Cash Loan




                                                                               PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   97
Page 100
                     Profil
                     Perusahaan




                 Grup/Perusahaan                                                    Keterangan

PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero)                Pengelolaan dana

PT Permodalan Nasional Madani (Persero)                  Pengelolaan dana

PT Jaminan Kredit Indonesia                              Pengelolaan dana

PT Jamkrindo Syariah                                     Pengelolaan dana

PT Reasuransi Indonesia Utama                            Pengelolaan dana

PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia                    Pengelolaan dana

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)                 Pengelolaan dana

PT Perusahan Gas Negara Tbk                              Pengelolaan dana

PT Ciputra Nusantara                                     Pengelolaan dana

PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk                      Pengelolaan dana

PT Medco Power Indonesia                                 Pengelolaan dana

PT BFI Finance Indonesia Tbk                             Pengelolaan dana

Dana Pensiun Lembaga Keuangan Bank Negara
                                                         Pengelolaan dana
Indonesia

Dana Pensiun Lembaga Keuangan Bank Rakyat
                                                         Pengelolaan dana
Indonesia

Dana Pensiun Lembaga Keuangan Tugu Mandiri               Pengelolaan dana

Perusahaan Asuransi Allianz                              Pengelolaan dana

Manulife Indonesia                                       Pengelolaan dana

Sun Life Financial                                       Pengelolaan dana/Bancassurance

Yayasan Kesejahteraan Pegawai Otoritas Jasa
                                                         Pengelolaan dana
Keuangan

PT Pabrik Gula Rajawali I, Grup Usaha dari PT Rajawali
                                                         Pembiayaan Modal Kerja BTN iB
Nusantara Indonesia (Persero)

PT Industri Kereta Api “INKA” (Persero)                  Pembiayaan Modal Kerja Kontraktor BTN iB

BPJS Kesehatan                                           Penerimaan iuran peserta

BPJS Ketenagakerjaan                                     Penerimaan iuran peserta

Bakti Kominfo                                            Penerimaan Sewa BTS

PDAM Tirtawening                                         Penerimaan iuran Tagihan Air

PDAM Malang                                              Penerimaan iuran Tagihan Air

PDAM Bekasi                                              Penerimaan iuran Tagihan Air

PDAM Kota Samarinda                                      Penerimaan iuran Tagihan Air




98     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 101
                                                                                             Laporan
                                                                                        Tahunan 2024




Brand
Perusahaan

Bukan hanya sebuah logo, melainkan sebuah visi yang menggambarkan BTN sebagai pilar keuangan yang progresif.
Perseroan memiliki komitmen untuk menjadikan BTN sebagai tempat yang menggambarkan impian dan aspirasi
setiap pelanggan, serta membentuk “ekosistem rumah” yang memberikan kenyamanan melalui layanan digital
terintegrasi. Perseroan juga memiliki komitmen untuk memudahkan transaksi pendanaan rumah dan kebutuhan
sehari-hari, sehingga setiap langkah kehidupan dihiasi dengan kehangatan dan kemudahan yang tak terlupakan.




      Simbol dari Visi yang progresif

      Garis yang membentang pada logo BTN melambangkan Bank yang
      progresif dan terus berinovasi sebagai institusi keuangan. Mengukuhkan
      diri bahwa BTN bukan hanya bank yang berfokus dalam pembiayaan
      rumah tapi lebih dari itu, menawarkan solusi finansial bagi nasabah
      melalui ekosistem finansial yang dimiliki oleh BTN.




      Konstruksi yang Optimis

      Font ini didesain dengan gaya yang kuat dan dinamis untuk menampilkan
      BTN sebagai modern dan relevan dengan zaman. Penggunaan huruf
      kecil dalam logo BTN mencerminkan bank yang ramah dan mendekati
      pelanggan, memahami kebutuhan mereka, serta aktif dalam membantu
      mereka mencapai tujuan hidup. BTN berharap dapat menjadi rumah bagi
      pelanggan, di mana perjalanan hidup dimulai.




                                                                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   99
Page 102
                  Profil
                  Perusahaan




Riwayat Singkat
Perusahaan




PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (“Perseroan”) diawali dengan berdirinya Postspaarbank
pada tahun 1897. Pada tahun 1942, Postspaarbank diambil alih oleh Pemerintah Jepang dan berubah
nama menjadi Tyokin Kyoku atau Kantor Tabungan. Kemudian hal ini berlanjut pada tahun 1945,
Pemerintah Indonesia mengambil alih Tyokin Kyoku dan mendirikan Kantor Taboengan Pos. Di era
pasca kemerdekaan, tepatnya pada tahun 1950 Pemerintah Republik Indonesia mengubah nama
Tyokin Kyoku menjadi Bank Tabungan Pos berdasarkan Undang-undang Darurat No. 9 Tahun 1950
tanggal 9 Februari 1950 dan kemudian berdasarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-
undang No. 4 tahun 1963 berganti nama menjadi Bank Tabungan Negara pada tanggal 22 Juni 1963
hingga sekarang.




Pada tahun 1974, Pemerintah menunjuk Perseroan            dalam Berita Negara No. 73 tanggal 11 September 1992
sebagai satu-satunya institusi yang menyalurkan           Tambahan No. 6A. Pada tahun 1994, Berdasarkan surat
Kredit Pemilikan Rumah (KPR), sejalan dengan Program      keputusan Direksi Bank Indonesia No. 27/55/KEP/DIR
Pemerintah yang tengah menggalakkan program               tanggal 23 September 1994, Perseroan mendapatkan izin
perumahan untuk rakyat. Di tahun 1976, Perseroan          operasi sebagai Bank Devisa dan selanjutnya Perseroan
melakukan realisasi pertama kali di Perumahan Tanah       ditunjuk sebagai Bank komersial yang fokus pada
Mas Kota Semarang. Pada tanggal 29 April 1989, Bank       pembiayaan rumah pada tahun 2002. Perseroan telah
mulai beroperasi sebagai bank umum milik negara.          mendapatkan persetujuan dari Bank Indonesia untuk
Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 1992,       melakukan kegiatan umum perbankan berdasarkan
status Bank diubah menjadi Perseroan Terbatas Milik       prinsip syariah melalui surat No. 6/1350/DPbS tanggal
Negara (Persero). Akta pendirian Bank sebagai Persero     15 Desember 2004. Perseroan mulai melakukan
dibuat di hadapan Notaris Muhani Salim, S.H., No. 136     kegiatannya berdasarkan prinsip syariah pada tanggal
tanggal 31 Juli 1992 dan telah disahkan oleh Menteri      14 Februari 2005 dengan mulai beroperasinya cabang
Kehakiman dengan Surat Keputusan No. C2-6587.             syariah pertama di Jakarta - Harmoni.
HT.01.01.TH.92 tanggal 12 Agustus 1992, serta diumumkan




100     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 103
                                                                                                   Laporan
                                                                                              Tahunan 2024




Pada tahun 2009, Perseroan melakukan sekuritisasi KPR          Pada tahun 2019, Perseroan menjadi Housing Market
pertama di Indonesia. Perseroan melakukan sekuritisasi         Maker dan memperkuat posisi sebagai Bank Terbesar
aset melalui pencatatan transaksi Kontrak Investasi Kolektif   ke-5. Selanjutnya, tahun 2022 merupakan tahun yang
– Efek Beragun Aset (KIK-EBA), lalu pada 17 Desember 2009      penting karena merupakan kali kedua Perseroan
melakukan Penawaran Umum Saham Perdana atau Initial            menggelar Rights Issue atau penerbitan saham baru
Public Offering (IPO) dan listing di Bursa Efek Indonesia.     setelah tahun 2012 lalu. Rights Issue dimaksud menjadi
                                                               salah satu upaya Perseroan untuk meningkatkan
Tahun 2015, Perseroan berperan penting dalam                   ekspansi kredit sekaligus memperkuat modal untuk
membantu Program Pemerintah “Program Sejuta                    mengawal misi Perseroan menjadi Best Mortgage Bank
Rumah Untuk Rakyat”. Perseroan telah ditunjuk sebagai          in South East Asia. Tahun 2023, sebagai wujud dari salah
salah satu Bank yang mendukung program pemerintah              satu transformasi digital banking, Perseroan merilis BTN
melalui pembiayaan KPR. Pada tahun 2017, perjalanan            Mobile, aplikasi untuk mendukung layanan perbankan
proses transformasi digital banking Perseroan terus            melalui ponsel menggantikan BTN Mobile Banking.
berlanjut. Dari sisi bisnis, Perseroan terus meningkatkan
pelayanan      perbankan        dengan     mengakselerasi      Pada tanggal 3 Maret 2024, Perseroan melakukan
tahapan transformasi di era digital, salah satunya             “rebranding” salah satunya dengan meluncurkan
dengan membuka Smart Branch. Smart Branch                      logo baru. Logo baru yang dirilis merupakan simbol
Perseroan dilengkapi dengan beragam layanan untuk              keberhasilan  dan    komitmen     Perseroan  dalam
memfasilitasi kebutuhan nasabah dalam memperoleh               melanjutkan transformasi menjadi Bank yang lebih
informasi perbankan, melakukan komunikasi, transaksi,          modern, dan adaptif dalam menghadapi digitalisasi.
registrasi, dan pembukaan rekening.



Keterangan Perubahan Nama

Perseroan memiliki sejarah panjang hingga akhirnya menjadi seperti saat ini; mulai dari nama Bank Tabungan Pos
pada tahun 1950 hingga menjadi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.




        1897 - 1950                         1950                        1963                   2009 – Sekarang

      Didirikan dengan                  9 Februari 1950,          22 Juni 1963 efektif       17 Desember 2009 resmi
   nama “Postspaarbank”             dilakukan perubahan         berubah nama menjadi          melakukan Penawaran
       pada 1897 masa               nama menjadi “Bank             “Bank Tabungan             Umum Saham Perdana
    Pemerintahan Hindia              Tabungan Pos” oleh                Negara”                   (IPO) di Bursa Efek
     Belanda, kemudian                  Pemerintah RI.                                       Indonesia. Status hukum
   berubah nama menjadi                                                                             Bank menjadi
     “Tyokin Kyoku” atau                                                                       perusahaan terbuka
     “Kantor Tabungan”                                                                        dengan nama “PT Bank
     pada 1942 semasa                                                                            Tabungan Negara
   Pemerintahan Jepang.                                                                             (Persero) Tbk”
      Kembali berubah
   nama menjadi “Kantor
       Taboengan Pos”
    pada 1945 saat masa
   kemerdekaan Republik
         Indonesia.




                                                                          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk    101
Page 104
                 Profil
                 Perusahaan




Visi, Misi Dan
Budaya Perusahaan




                                              VISI
                         “Menjadi
            Best Mortgage Bank in Southeast Asia
                     pada tahun 2025.”




                                                         REVIU VISI DAN MISI
                                                     OLEH DEWAN KOMISARIS
                                                                DAN DIREKSI




102   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 105
                                                                                                            Laporan
                                                                                                       Tahunan 2024




                                                        MISI
         Secara aktif mendukung pemerintah                                   Meningkatkan shareholder value
  1                                                                  4
         dalam memajukan kesejahteraan                                       dengan berfokus pada pertumbuhan
         masyarakat Indonesia melalui                                        profitabilitas yang berkelanjutan
         kepemilikan rumah.                                                  sebagai perusahaan blue chip dengan
                                                                             prinsip manajemen risiko yang kokoh.

         Mewujudkan kehidupan yang diimpikan
  2
         jutaan rakyat Indonesia melalui                                     Menjadi mitra keuangan bagi para
                                                                     5
         penyediaan rumah yang layak.                                        pemangku kepentingan dalam
                                                                             ekosistem perumahan dengan
                                                                             menyediakan solusi menyeluruh dan
         Menjadi One of Home of Indonesia’s Best                             layanan terbaik melalui inovasi digital.
  3
         Talent.




Visi dan Misi secara berkala ditinjau dengan mempertimbangkan perubahan kondisi lingkungan eksternal maupun internal. Dalam
rangka memastikan kesesuaian Visi dan Misi Perseroan, Dewan Komisaris dan Direksi senantiasa melakukan reviu terhadap Visi
dan Misi tersebut. Pada tahun 2024, dilaksanakan penyesuaian terhadap Visi dan Misi Perseroan sesuai dengan perubahan kondisi
lingkungan eksternal maupun internal Perseroan. Visi dan Misi Perseroan yang baru telah disetujui oleh Dewan Komisaris dan Direksi
pada Persetujuan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) tahun 2025-2029 serta akan berlaku di tahun 2025. Visi dan Misi tahun
2025-2029 Perseroan sebagai berikut:
Visi : Mitra Utama dalam Pemberdayaan Finansial Keluarga Indonesia
Misi : 1. Menjadi mitra utama Pemerintah dalam Inklusi perumahan dan keuangan
		 2. Memberikan costumer experience terbaik melalui layanan digital dan finansial yang terintegrasi
		 3. Meningkatkan shareholder value dengan pertumbuhan profitabilitas yang berkelanjutan
		 4. Menjadi rumah bagi talenta terbaik Indonesia
		 5. Menerapkan praktik tata kelola perusahaan yang baik dan inovasi bisnis berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat
          dan kelestarian lingkungan



                                                                                PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk       103
Page 106
                      Profil
                      Perusahaan




Budaya Perusahaan

Perseroan menyadari pentingnya penerapan
budaya perusahaan karena dapat mendorong
kinerja perusahaan secara signifikan. Perseroan
                                                                               Amanah                      Kompeten
telah beberapa kali memodifikasi budaya
                                                                            Memegang teguh                Terus belajar dan
perusahaan yang bertujuan untuk memastikan
                                                                            kepercayaan yang              mengembangkan
bahwa budaya kerja perusahaan tetap relevan                                     diberikan                    kapabilitas
dengan lingkungan eksternal dan ekosistem bisnis
yang dinamis dan berubah-ubah seiring dengan                            Panduan perilaku nilai       Panduan perilaku nilai
perkembangan zaman dan teknologi. Perseroan                             Amanah:                      Kompeten:
saat ini secara konsisten dan berkelanjutan                             • Memenuhi janji dan         • Meningkatkan
                                                                          komitmen.                    kompetensi diri untuk
mengimplementasi Nilai-nilai Utama (Core Values)
                                                                        • Bertanggung jawab atas       menjawab tantangan
AKHLAK sebagai pondasi dari budaya perusahaan.                                                         yang selalu berubah.
                                                                          tugas, keputusan, dan
                                                                          tindakan yang dilakukan.   • Membantu orang lain
Pondasi tersebut diwujudkan sebagai perilaku                            • Berpegang teguh              belajar.
Insan BTN atau BTNers dalam menjalankan aktivitas                         kepada nilai moral dan     • Menyelesaikan tugas
                                                                          etika.                       dengan kualitas terbaik.
pekerjaan, yang terdiri dari:




Framework Budaya Perusahaan

Framework Budaya Perusahaan memberikan gambaran bagi BTNers dalam memahami dan mengimplementasikan
nilai Utama AKHLAK. Untuk memperkuat implementasi core values AKHLAK secara konsisten dan berkelanjutan, BTN
menetapkan 4 (empat) pilar budaya sebagai pedoman perilaku dalam mencapai visi dan misi Perseroan yang
diaktualisasi sebagai implementasi program budaya di seluruh unit kerja yang ada di Perseroan.




                         “Menjadi The Best Mortgage Bank                                             8 Perilaku Utama
                       in Southeast Asia pada tahun 2025.”

                            Fokus Strategi Tahun 2021-2025                                                 Berpegang teguh
                                                                                                      1    dan patuh pada nilai
                            Tema Strategi Tahun 2021-2025                                                  moral dan etika bisnis,
                                                                                                           memenuhi komitmen
                                      4 Pilar Budaya                                                       sesuai peraturan yang
                                                                                                           berlaku
    Sales & Service         Governance &            Performance              Learning
        Culture              Risk Culture             Culture                 Culture                      Terus belajar,
                                                                                                      2    melakukan perbaikan
   Tambah Tumbuh                                                                                           intrapreneurship
    dan Memenuhi             Bersih dan               Berkinerja                                           untuk meningkatkan
                                                                           Terus Belajar
       Harapan               Tepercaya                 Unggul                                              kompetensi diri dan
      Pelanggan                                                                                            orang lain

                           Program Utama & Program Pilihan
                                                                                                           Disiplin, Konsisten
                                   Critical Few Behavior
                                                                                                      3    dan tuntas dalam
                                                                                                           menyelesaikan tugas
                                                                                                                                 S
                                                                                                           dengan kualitas
            3                                 6                                7
                                                                                                           hasil terbaik       G P
    Disiplin, Konsisten                                             Cepat tanggap terhadap
    dan tuntas dalam                  Proaktif, efektif, dan            perubahan serta
   menyelesaikan tugas             efisien dalam memenuhi           memberikan kesempatan                  Saling menghormati,
   dengan kualitas hasil             kebutuhan pelanggan           untuk melakukan perbaikan
                                                                                                      4    menghargai dan terbuka
          terbaik                                                      yang berkelanjutan                  terhadap perbedaan

                             Tindakan Simbolis Pemimpin

                               8 Perilaku Utama BTNers                                                         Critical Few Behaviors




104     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 107
                                                                                                                    Laporan
                                                                                                               Tahunan 2024




             Harmonis                              Loyal                            Adaptif                       Kolaboratif

          Saling peduli dan                   Berdedikasi dan               Terus berinovasi & antusias       Membangun kerja sama
        menghargai perbedaan                  mengutamakan                    dalam menggerakkan                 yang sinergis
                                          kepentingan bangsa dan              ataupun menghadapi
                                                  Negara                            perubahan
    Panduan perilaku nilai                                                                                  Panduan perilaku nilai
    Harmonis:                                                                                               Kolaboratif:
    • Menghargai setiap                  Panduan perilaku nilai             Panduan perilaku nilai          • Memberi kesempatan
      orang apapun latar                 Loyal:                             Adaptif:                          kepada berbagai pihak
      belakangnya.                       • Menjaga nama baik                • Cepat menyesuaikan diri         untuk berkontribusi.
    • Suka menolong orang                  sesama karyawan,                   untuk menjadi lebih baik.     • Terbuka dalam
      lain.                                pimpinan, BUMN, dan              • Terus-menerus                   bekerja sama untuk
                                           Negara.                            melakukan                       menghasilkan nilai
    • Membangun lingkungan
      kerja yang kondusif.               • Rela berkorban untuk               perbaikan mengikuti             tambah.
                                           mencapai tujuan yang               perkembangan                  • Menggerakkan
                                           lebih besar.                       teknologi.                      pemanfaatan berbagai
                                         • Patuh kepada pimpinan            • Bertindak proaktif.             sumber daya untuk
                                           sepanjang tidak                                                    tujuan bersama.
                                           bertentangan dengan
                                           hukum dan etika.




                                                 Sebagai percepatan implementasi budaya dalam mendorong pencapaian
                                                 kinerja, Perseroan membentuk Change Agent Team yang berperan sebagai
                                                 katalisator dalam membentuk budaya kerja yang produktif dan unggul melalui
                                                 program-program budaya yang selaras dengan aktivitas pekerjaan sehari-
                                                 hari sehingga memiliki dampak terhadap pembentukan perilaku pegawai.


                                                 Change Agent Team memiliki peran dalam merencanakan, mengembangkan,
                                                 memantau, mengevaluasi, memastikan dan meningkatkan efektivitas
                                                 pelaksanaan program budaya perusahaan di setiap unit kerja baik yang
                                                 berada di Kantor Pusat, Kantor Wilayah, maupun Kantor Cabang dan Kantor
                                                 Cabang Syariah.
            Bertanggung jawab dan
    5       selalu mengedepankan
            kepentingan perusahaan
                                                                                           Memberikan arahan strategis, mengevaluasi
            Proaktif, efektif, dan
                                                                  Champion                 efektivitas pengelolaan budaya perusahaan
    6       efisien dalam memenuhi                                                         dan menyelesaikan isu strategis.
            kebutuhan
                                   S G
            pelanggan

                                                                                           Memastikan efektivitas program budaya,
            Cepat tanggap                                         Culture Specialist       memonitor dan mengevaluasi implementasi
    7       terhadap perubahan                                                             program budaya.
            serta memberikan
            kesempatan
            untuk melakukan S       G
                                                                                           Berperan sebagai role model dan coach
            perbaikan yang
            berkelanjutan    P      L                             Change Leader            bagi Change Agent dan BTNers dalam
                                                                                           internalisasi budaya.

            Terbuka untuk
    8       bekerja sama yang
                                                                                           Bertanggung jawab terhadap internalisasi
            menghasilkan nilai
            tambah
                                                                  Change Agent             budaya dan menjembatani komunikasi
                                                                                           antara Change Leader dan BTNers.

S       Sales & Service Culture

G       Governance & Risk Culture                                                          Mendukung internalisasi budaya dengan
P       Performance Culture
                                                                  BTNers                   berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan
                                                                                           program budaya di unit kerja.
L       Learning Culture




                                                                                        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk         105
Page 108
                  Profil
                  Perusahaan




Kegiatan
Usaha

Kegiatan Usaha Menurut Anggaran Dasar dan yang Dijalankan

Perseroan melakukan usaha di bidang perbankan serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki
Perseroan untuk menghasilkan jasa yang bermutu tinggi dan berdaya saing kuat untuk mendapat/mengejar
keuntungan guna meningkatkan nilai Perseroan dengan menerapkan prinsip-prinsip Perseroan Terbatas sesuai
dengan Pasal 3 Anggaran Dasar berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
Nomor 08 tanggal 06 Maret 2024 dibuat oleh Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan yang telah mendapat
persetujuan berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No. AHU-0022194.AH.01.02.TAHUN 2024
tanggal 05 April 2024. Berdasarkan Anggaran Dasar tersebut, Perseroan melaksanakan kegiatan utamanya sebagai
berikut:


Kegiatan Usaha Utama
1. Menghimpun dana dari masyarakat dalam                    11. Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara
    bentuk simpanan berupa tabungan, giro, deposito             di luar lembaga jasa keuangan untuk mengatasi
    berjangka, sertifikat deposito, dan/atau bentuk             akibat kegagalan kredit atau pembiayaan
    lainnya yang dipersamakan dengan itu;                       berdasarkan prinsip syariah, dengan syarat harus
2. Menyalurkan dana dalam bentuk kredit atau                    menarik kembali penyertaannya;
    pembiayaan berdasarkan prinsip syariah;                 12. Bertindak sebagai pendiri dana pensiun dan
3. Melakukan aktivitas di bidang sistem pembayaran;             pengurus dana pensiun sesuai dengan ketentuan
4. Menempatkan dana pada bank lain, meminjam                    peraturan perundang-undangan mengenai dana
    dana dari bank lain, atau meminjamkan dana                  pensiun;
    kepada bank lain, baik dengan menggunakan surat,        13. Melakukan kegiatan jasa keuangan, investment
    sarana telekomunikasi maupun dengan wesel unjuk,            banking dan commercial banking lainnya sesuai
    cek, atau sarana lainnya;                                   dengan      ketentuan   peraturan    perundang-
5. Menerbitkan dan/atau melaksanakan transaksi                  undangan;
    surat berharga untuk kepentingan Perseroan dan/         14. Melakukan kegiatan usaha berdasarkan Prinsip
    atau nasabah;                                               Syariah, sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan
6. Menyediakan tempat untuk menyimpan barang                    oleh OJK dan ketentuan peraturan perundang-
    dan surat berharga;                                         undangan;
7. Melakukan kegiatan usaha dalam valuta asing;             15. Melakukan kerja sama dengan lembaga jasa
8. Melakukan kegiatan pengalihan piutang;                       keuangan lain dan kerja sama dengan selain
9. Melakukan kegiatan penitipan barang dan surat                lembaga jasa keuangan dalam pemberian layanan
    berharga;                                                   jasa keuangan kepada nasabah;
10. Melakukan kegiatan penyertaan modal pada                16. Melakukan kegiatan lainnya dengan persetujuan
    lembaga jasa keuangan dan/atau perusahaan lain              OJK;
    yang mendukung;


Kegiatan Usaha Penunjang
Optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki untuk mendukung kegiatan usaha utama Perseroan sepanjang
tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.


Seluruh kegiatan usaha menurut Anggaran Dasar telah dijalankan oleh Perseroan.




106     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 109
                                                                                                   Laporan
                                                                                              Tahunan 2024




Produk dan Jasa

Berdasarkan segmen usaha yang dikembangkan oleh Perseroan, produk dan jasa Perseroan meliputi 2 (dua) segmen
yaitu konvensional dan syariah, dengan penjelasan sebagai berikut.




PRODUK
                                            Produk Konsumer                              Produk Komersial


                                       Produk Kredit Konsumer:                    Produk Kredit Komersial:
                                       • Kredit Perumahan                         •   Kredit Modal Kerja Properti
                                       • Kredit Non Perumahan                     •   Kredit Modal Kerja Kontraktor
                                                                                  •   Kredit Linkage
                                                                                  •   Kredit Beragunan Simpanan
                                       Produk Simpanan Konsumer:                  •   Kredit Investasi

                                       • Tabungan Konsumer
                                       • Deposito BTN Ritel
                                       • Giro Perorangan
                                                                                  Produk Simpanan Komersial:
                                                                                  • Deposito Berjangka Lembaga
       PERBANKAN                                                                  • Giro Lembaga
                                       Produk Wealth Management:
      KONVENSIONAL
                                       • Bancassurance
                                       • Reksa Dana
                                       • Surat Berharga Negara Ritel
                                         Pasar Perdana                           Produk Kredit Korporasi:
                                       • Surat Berharga Negara Pasar             • Kredit Modal Kerja
                                         Sekunder                                  - KMK Konstruksi
                                       • Foreign Exchange                          - KMK Kontraktor
                                                                                   - Bridging Loan
                                                                                   - KMK Beragunan Simpanan
                                                                                      (Swadana)
                                                                                 • Kredit Investasi
                                                                                   - Refinancing
                                                                                 • Kredit kepada Kementerian/
                                                                                   Lembaga Pemerintah Republik
                                                                                   Indonesia
                                                                                 • Term Loan Facility
                                                                                 • Corporate Line Facility
                                                                                 • Treasury Line Facility (kepada Non
                                             Produk Syariah                        Lembaga Keuangan)
                                                                                 • Supply Chain Financing (SCF)
                                                                                 • Trust Receipt
                                       Produk Pembiayaan Syariah:                • Letter of Credit (L/C) atau Surat
                                       • Pembiayaan Konsumer                       Kredit Berdokumen Dalam Negeri
                                       • Pembiayaan Komersial                      (SKBDN)
                                                                                 • Garansi Bank (Bank Guarantee)
                                                                                   - Bank Garansi Lokal
                                                                                   - Standby Letter of Credit
                                       Produk Simpanan Syariah:
         PERBANKAN                                                                 - Demand Guarantee
                                       • Giro Syariah                              - Surat Keterangan Dukungan
           SYARIAH                     • Tabungan Syariah                             Bank (SKDB)
                                       • Deposito Syariah                        • Documentary Collection




                                                                       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk          107
Page 110
                Profil
                Perusahaan




JASA
                                              Electronic
                                                                        Electronic channel ATM
                                              Data Capture (EDC)


                                              BTN Cash Management       Layanan BTN Prioritas


                                              Virtual Account           PLUS by BTN Prioritas


                                              Kartu Debit Visa/
                                                                        Branchless Banking
                                              GPN & Debit Online


                                              Internet Banking          BTN Smart Residence

       PERBANKAN
                                                                        Online Onboarding
      KONVENSIONAL                            Portal BTN Properti
                                                                        Open Account


                                              Mobile Banking            SMS Notifikasi


                                              SKBDN                     CRM


                                                                        Jasa dan Layanan
                                              Bank Garansi
                                                                        Perbankan Lainnya




                                                                        Kartu Debit Visa/GPN
                                              Safe Deposit Box BTN iB
                                                                        Syariah & Debit Online


                                              Garansi Bank BTN iB       Payroll BTN iB


                                              Program Pengembangan
                                                                        BTN Cash Management
                                              Operasional BTN iB


        PERBANKAN                             SPP Online BTN iB         Virtual Account
       SYARIAH/UNIT
      USAHA SYARIAH
                                              Penerimaan Biaya          Online Onboarding for
                                              Perjalanan Haji           Open Account


                                              Mobile Banking            Bancassurance




108   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 111
                                                                                           Laporan
                                                                                      Tahunan 2024




Ragam Produk

Perbankan Konvensional

Perbankan Konsumer

Produk Kredit Konsumer
1. Kredit Perumahan
   a. Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Bersubsidi                •   KPR Tapera
      Program Pemilikan Rumah yang bekerja sama                  Fasilitas Kredit dari Bank untuk MBR yang
      dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan                      menjadi peserta Tapera yang ditujukan untuk
      Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) dan Badan                    Pemilikan Rumah Umum Tapak maupun
      Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP                    Satuan Rumah Susun Umum dengan
      Tapera) yang ditujukan kepada Masyarakat                   dukungan Pembiayaan Tapera. Adapun
      Berpenghasilan Rendah (MBR) dengan suku                    kelompok sasaran untuk Produk KPR BTN
      bunga yang menarik dan angsuran yang rendah                Tapera adalah PNS dengan maksimal
      dalam bentuk Rumah Tapak dan Satuan Rumah                  penghasilan peserta adalah Rp. 8.000.000,00
      Susun Umum.                                                dengan fitur penerima manfaat antara lain
      • KPR BTN Sejahtera                                        suku bunga 5%, maksimal jangka waktu
           Dukungan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan              kredit 30 tahun dan Uang muka 0%.
           Perumahan (FLPP) dari Pemerintah dalam            •   KBR Tapera
           bentuk Rumah Umum Tapak maupun Satuan                 Fasilitas diperuntukan bagi Peserta yang
           Rumah Susun Umum yang diperuntukan                    belum memiliki rumah dan akan melakukan
           bagi MBR dengan pekerjaan formal maupun               pembangunan rumah di atas Kavling tanah
           informal dengan batasan penghasilan                   matang. Adapun kelompok sasaran untuk
           tertentu   sesuai    dengan     peraturan             Produk KBR BTN Tapera adalah PNS dengan
           perundang-undangan.                                   maksimal penghasilan peserta adalah Rp.
                                                                 8.000.000,00 dengan fitur penerima manfaat
          Adapun fasilitas/manfaat yang diperoleh                antara lain suku bunga 5%, maksimal jangka
          bagi pemohon adalah suku bunga 5% per                  waktu kredit 20 tahun dan uang muka 0%.
          tahun, maksimal masa subsidi 20 Tahun dan          •   KRR Tapera
          maksimal jangka waktu kredit 20 Tahun dan              Fasilitas diperuntukan bagi Peserta yang
          Fitur Subsidi Bantuan Uang Muka kepada                 akan melakukan perbaikan rumah pertama,
          pemohon.                                               adapun kelompok sasaran untuk Produk KRR
                                                                 BTN Tapera adalah PNS dengan maksimal
          Loan to Value untuk Produk KPR BTN Sejahtera           penghasilan peserta adalah Rp. 8.000.000,00
          FLPP adalah harga jual maksimum sesuai                 dengan fitur penerima manfaat antara lain
          masing-masing wilayah dikurangi Uang                   suku bunga 5%, maksimal jangka waktu
          Muka Pribadi pemohon dan dikurangi Subsidi             kredit 10 tahun dan uang muka 0%.
          Bantuan Uang Muka dari Pemerintah



   b. KPR Non Subsidi Kredit Pemilikan Rumah bagi nasabah segmen menengah ke atas. Layanan KPR non subsidi
      terdiri dari produk KPR BTN Platinum, KPA BTN dan KP Ruko.


      -   KPR BTN Platinum: Kredit pemilikan rumah               rumah atau apartemen untuk calon debitur
          untuk keperluan pembelian rumah dari                   dari segmentasi generasi milenial (21-35
          developer ataupun non developer, baik                  tahun) dengan berbagai kemudahan dan
          untuk pembelian rumah baru atau second,                keunggulan.
          pembelian rumah siap huni (ready stock)            -   KPR Atlet Program khusus untuk produk KPR/
          atau belum jadi (indent), maupun take over             KPA BTN Platinum yang diperuntukkan bagi
          kredit dari Bank lain.                                 atlet-atlet, official/manajemen club, pelatih
      -   KPR Gaess GPM: Merupakan pengembangan                  dan wasit, maupun pengurus Persatuan
          fitur dari produk KPR/KPA BTN Platinum                 Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).
          untuk memenuhi kebutuhan pembelian




                                                                 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   109
Page 112
                  Profil
                  Perusahaan




   c. Kredit Pemilikan Apartemen BTN (KPA BTN) untuk      b. Kredit Ringan BTN (Kring BTN)
      keperluan pembelian apartemen dari developer           Fasilitas kredit yang ditujukan bagi karyawan
      ataupun non developer, baik untuk pembelian            perusahaan/instansi guna memenuhi berbagai
      apartemen baru atau second, pembelian                  kebutuhannya tanpa agunan cukup hanya
      apartemen siap huni (ready stock) atau belum           memanfaatkan SK Pegawai Pemohon.
      jadi (indent), maupun take over kredit dari Bank    c. Kredit Ringan BTN Pra Pensiun (Kring BTN Pra
      lain.                                                  Pensiun)
   d. Kredit Pemilikan Ruko BTN (KP Ruko BTN) untuk          Fasilitas kredit yang diberikan kepada calon
      membeli unit rumah toko atau rumah kantor.             debitur/debitur dengan sumber pembayaran
   e. Kredit Perumahan Lainnya                               (repayment) berasal dari sumber penghasilan
      - Kredit Agunan Rumah (KAR): Fasilitas kredit          tetap atau fixed income (gaji dan uang pensiun)
           yang dapat digunakan untuk berbagai               yang gajinya belum atau telah disalurkan
           kebutuhan konsumtif dengan menjaminkan            melalui bank, yang digunakan untuk keperluan
           rumah tinggal/apartemen/ruko/rukan.               konsumtif. Jangka waktu pembiayaan ini dapat
      - Kredit Bangun Rumah BTN Fasilitas kredit bagi        melintasi masa pensiun debitur.
           yang ingin membangun rumah di atas tanah       d. Kredit Ringan BTN Pensiunan (Kring BTN
           milik sendiri.                                    Pensiunan)
      - Manfaat           Layanan   Tambahan       BPJS      Fasilitas kredit yang ditujukan bagi para
           Ketenagakerjaan:                                  pensiunan PNS, TNI/POLRI, maupun janda/duda-
            Pinjaman        uang   muka    Perumahan        nya yang manfaat pensiunnya dibayarkan
               (PUMP) sebagai fasilitas pinjaman uang        melalui rekening di BTN.
               muka perumahan untuk peserta BPJS          e. Kredit Swadana BTN
               Ketenagakerjaan yang mengajukan KPR           Fasilitas kredit yang diberikan kepada nasabah
               melalui BTN.                                  dengan jaminan berupa tabungan maupun
            Pinjaman Renovasi Rumah (PRR) sebagai           deposito yang disimpan di BTN dengan maksimal
               fasilitas pinjaman untuk renovasi rumah       penilaian kredit adalah 90% dari dana simpanan
               bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan.            nasabah dengan suku bunga kompetitif, proses
2. Kredit Non Perumahan                                      cepat dan mudah, jangka waktu yang fleksibel
   a. Kredit Non Perumahan segmen Konsumer                   sampai dengan 1 (satu) tahun dan dapat
      Kredit Non Perumahan segmen konsumer BTN               diperpanjang.
      salah satunya adalah Kredit Konsumtif. Kredit       f. Kredit Sejahtera Pegawai
      Non Perumahan segmen konsumer mencakup                 Fasilitas kredit lunak bagi karyawan BTN yang
      Kredit Ringan BTN (Kring BTN), Kredit Ringan           telah memenuhi syarat tertentu.
      Pra Pensiun (Kring BTN Pra Pensiun), Kredit
      Ringan Pensiunan (Kring BTN Pensiunan), Kredit
      Swadana dan Kredit Sejahtera Pegawai.



Produk Simpanan Konsumer
1. Tabungan Konsumer
   • Tabungan Batara                                      •   Tabungan e’BataraPos
      Tabungan transaksional yang memberikan                  Tabungan kerja sama dengan PT Pos Indonesia
      kemudahan       dan kenyamanan        transaksi         (Persero) untuk memberikan kemudahan dalam
      perbankan untuk keuangan keluarga melalui               transaksi perbankan melalui Loket Kantor Pos di
      channel BTN.                                            Seluruh Indonesia.
   • Tabungan Bisnis                                      •   Tabungan Juara
      Tabungan Bisnis menghadirkan fitur dan layanan          Tabungan untuk edukasi keuangan dan transaksi
      yang memudahkan berbagai kebutuhan bisnis               sesuai kebutuhan generasi muda untuk usia
      dengan dukungan lengkap untuk bisnis yang               0-23 tahun.
      lebih besar.                                        •   Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel)
   • Tabungan Investa                                         Tabungan untuk siswa dengan persyaratan
      Tabungan investasi unggulan untuk berbagai              mudah dan sederhana serta fitur yang menarik,
      kebutuhan dengan penarikan dan setoran dana             dalam rangka edukasi dan inklusi keuangan
      yang fleksibel.                                         untuk mendorong budaya menabung sejak dini.




110    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 113
                                                                                               Laporan
                                                                                          Tahunan 2024




   •   TabunganKu                                           •   Tabungan BTN Felas
       Tabungan tanpa biaya administrasi bagi                   Tabungan yang digunakan untuk menabung,
       nasabah perorangan yang diinisiasi oleh                  bertransaksi dan berinvestasi dalam mata uang
       regulator sebagai upaya untuk menumbuhkan                asing. Tersedia dalam mata uang USD, SGD, AUD,
       budaya menabung di masyarakat.                           JPY, CNY, EUR dan GBP.
   •   Tabungan BTN Perumahan                            2. Deposito BTN Perorangan
       Tabungan yang ditujukan bagi masyarakat yang         Deposito BTN Perorangan memberikan kemudahan
       ingin membeli rumah pertama.                         investasi berjangka dalam mata uang rupiah
   •   Tabungan Cermat                                      maupun mata uang asing (USD, SGD) dengan
       Tabungan berbasis kartu yang memberikan              suku bunga bersaing serta sistem penyetoran dan
       kemudahan       akses     bagi     masyarakat        penarikan di waktu tertentu. Dengan pembukaan
       berpenghasilan rendah dan belum tersentuh            melalui Offline Kantor Cabang dan Online melalui
       layanan perbankan melalui kerja sama                 BTN Mobile (eDeposito).
       keagenan Bank.                                    3. Giro Perorangan BTN
   •   Tabungan Siap!                                       • Giro Perorangan
       Tabungan berjangka dengan benefit asuransi               Jenis simpanan dalam mata uang Rupiah
       gratis, dimana nasabah secara rutin melakukan            maupun Valuta Asing yang diselenggarakan
       setoran wajib per bulan dalam rangka                     oleh Bank yang dibuka oleh orang perorangan
       menyiapkan dana bagi rencana apapun di                   yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat
       masa depan.                                              dengan menggunakan Cek, Bilyet Giro, dan
   •   Tabungan SiMuda RumahKu                                  media penarikan lainnya.
       Tabungan berjangka yang diperuntukkan                • Giro Gabungan (Joint Account)
       bagi mahasiswa dan pemuda usia 18-30                     Rekening yang dimiliki oleh lebih dari satu pemilik
       tahun sebagai sarana edukasi perencanaan                 rekening perorangan.
       kepemilikan rumah sejak dini.




Produk Wealth Management
a. Bancassurance                                            •   Asuransi Umum
   Dalam penawaran produk bancassurance, BTN                    Produk      Asuransi    Umum       memberikan
   bekerja sama dengan 3 (tiga) mitra asuransi yaitu            perlindungan terhadap risiko kerugian finansial
   IFG Life (channel in-branch), MSIG Life (channel             yang bersifat material (aset) atau non jiwa. BTN
   telemarketing), dan Binagriya Upakara.                       bekerjasama dengan Mitra Asuransi Binagriya
   • Asuransi Jiwa Tradisional                                  Upakara yang dapat diperoleh di jaringan Kantor
       Asuransi    yang      menawarkan      kepastian          Cabang BTN.
       manfaat asuransi utama yaitu berupa Uang          b. Reksa Dana
       Pertanggungan (UP) jiwa yang dapat disiapkan         Bank sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD)
       untuk menghadapi ketidakpastian finansial di         bekerjasama dengan 10 (sepuluh) Mitra Manajer
       masa depan. BTN berkerja sama dengan IFG             Investasi dalam penawaran produk reksa dana,
       Life dan MSIG Life dalam menawarkan produk           baik reksa dana open end maupun reksa dana
       asuransi jiwa tradisional yang dapat diperoleh       terproteksi. Mitra Manajer Investasi yang bekerja
       di jaringan Kantor Cabang BTN maupun dapat           sama dengan Bank adalah sebagai berikut:
       ditawarkan melalui telemarketing.                    1. PT Bahana TCW Investment Management
   • Asuransi Jiwa Unit Link (PAYDI)                        2. PT Trimegah Asset Management
       Produk Asuransi Unit Link memberikan manfaat         3. PT Manulife Aset Manajemen Indonesia
       Uang Pertanggungan jika terjadi risiko dan           4. PT Schroder Investment Management Indonesia
       manfaat nilai tunai yang dapat diperoleh             5. PT Danareksa Investment Management
       dari bagian premi yang diinvestasikan. BTN           6. PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen
       bekerjasama dengan Mitra Asuransi IFG Life           7. PT Insight Investments Management
       dengan Produk Life Protection Platinum (Regular      8. PT Mandiri Manajemen Investasi
       Premium Unit Link).                                  9. PT Sucorinvest Asset Management
                                                            10. PT Syailendra Capital




                                                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk    111
Page 114
                  Profil
                  Perusahaan




  •   Reksa Dana Pasar Uang                                •   Reksa Dana Saham
      Jenis reksa dana yang menginvestasikan 100%              Merupakan jenis reksa dana yang meng-
      dana kelolaannya pada produk pasar uang                  investasikan sekurang-kurangnya 80% dari
      seperti Deposito dan surat berharga yang jatuh           aktivanya dalam bentuk efek bersifat ekuitas.
      temponya kurang dari 1 (satu) tahun. Reksa               Tujuannya untuk pertumbuhan harga saham
      Dana ini cocok untuk Investor pemula dengan              atau unit dalam jangka panjang. Risikonya relatif
      profil risiko konservatif. Produk Reksa Dana Pasar       lebih tinggi dari reksa dana pasar uang dan
      Uang antara lain:                                        reksa dana pendapatan tetap, namun memiliki
      - Reksa Dana Bahana Dana Likuid                          potensi tingkat pengembalian yang paling
      - Reksa Dana TRIM Kas 2                                  tinggi. Produk Reksa Dana Saham antara lain:
      - Reksa Dana BRI Seruni Pasar Uang II                    - Reksa Dana Bahana Dana Ekuitas Prima
      - Reksa Dana Mandiri Investa Pasar Uang                  - Reksa Dana TRIM Kapital Plus
      - Reksa Dana Sucorinvest Money Market Fund               - Reksa Dana Manulife Dana Saham Kelas A
      - Reksa Dana Mandiri Money Market USD                    - Reksa Dana Manulife Syariah Sektoral
      - Reksa Dana Batavia Dana Kas Maksima                        Amanah Kelas A
  •   Reksa Dana Pendapatan Tetap                              - Reksa Dana Danareksa Mawar Konsumer 10
      Merupakan         jenis     reksa    dana    yang        - Reksa Dana Schroder 90 Plus Equity Fund
      menginvestasikan sekurang-kurangnya 80%                  - Reksa Dana Schroder Dana Prestasi
      dari aktivanya dalam bentuk efek utang atau              - Reksa Dana Schroder Dana Prestasi Plus
      obligasi. Tujuannya untuk menghasilkan tingkat           - Reksa Dana Batavia Dana Saham
      pengembalian yang stabil. Risikonya relatif lebih        - Reksa Dana Manulife Saham Syariah Asia
      besar daripada reksa dana pasar uang. Produk                 Pasifik Dollar AS
      Reksa Dana Pendapatan Tetap antara lain:                 - Reksa Dana Batavia Global ESG Sharia Equity
      - Reksa Dana Manulife Pendapatan Bulanan II              - Reksa Dana Sucorinvest Equity Fund
      - Reksa Dana Manulife USD Fixed Income                   - Reksa Dana Mandiri FTSE Indonesia ESG –
      - Reksa Dana TRIM Dana Tetap 2                               Kelas A
      - Reksa Dana Trimegah Fixed Income Plan                  - Reksa Dana Syailendra MSCI Indonesia Value
      - Reksa Dana Batavia Dana Obligasi Ultima                    Index
      - Reksa Dana Mandiri Investa Dana Utama                  - Reksa Dana Batavia Saham ESG Impact
      - Reksa Dana Bahana Pendapatan Tetap                 •   Reksa Dana Terproteksi
          Makara Prima                                         Reksa Dana Terproteksi atau dikenal dengan
      - Syailendra Pendapatan Tetap Premium                    Capital Protected Fund (CPF) merupakan jenis
  •   Reksa Dana Campuran                                      reksa dana yang memberikan proteksi atas
      Merupakan jenis reksa dana pengalokasian dana            nilai investasi awal, apabila pemegang unit
      investasinya dalam portofolio yang bervariasi.           penyertaan memegang reksa dana tersebut
      Instrumen investasinya dapat berbentuk saham             hingga tanggal jatuh tempo melalui mekanisme
      dan dikombinasikan dengan obligasi. Tujuannya            pengelolaan       portofolio investasi.  Secara
      untuk pertumbuhan harga dan pendapatan.                  periodik reksa dana terproteksi juga melakukan
      Risiko reksa dana campuran bersifat moderat              pembagian hasil investasi dalam bentuk dividen.
      dengan potensi tingkat pengembalian yang                 Produk Reksa Dana Terproteksi antara lain:
      relatif lebih tinggi dibandingkan reksa dana             - Reksa Dana Terproteksi Sucorinvest Proteksi 32
      pendapatan        tetap.    Produk   Reksa   Dana        - Reksa Dana Terproteksi Sucorinvest Proteksi 42
      Campuran antara lain:                                    - Reksa Dana Terproteksi Trimegah Terproteksi
      - Reksa Dana Schroder Dana Kombinasi                         Futura 26
      - Reksa Dana Manulife Dana Campuran II                   - Reksa Dana Terproteksi Trimegah Terproteksi
      - Reksa Dana TRIM Kombinasi 2                                Prima 30
      - Reksa Dana Batavia USD Balanced Asia                   - Reksa Dana Terproteksi Mandiri Seri 215




112   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 115
                                                                                                  Laporan
                                                                                             Tahunan 2024




       -   Reksa Dana Terproteksi Mandiri Seri 218             •   Sukuk Tabungan (ST)
       -   Reksa Dana Terproteksi Mandiri Seri 222                 Merupakan salah satu instrumen Surat Berharga
       -   Reksa Dana Terproteksi Sucorinvest Proteksi 44          Syariah Negara (SBSN) Ritel yang diterbitkan
       -   Reksa Dana Terproteksi Trimegah Terproteksi             berdasarkan prinsip syariah serta diperuntukkan
           Futura 28                                               bagi investor individu Warga Negara Indonesia.
       - Reksa Dana Terproteksi Trimegah Terproteksi               ST memiliki karakteristik yaitu memberikan
           Lestari 22                                              tingkat imbal hasil (kupon) mengambang
       - Reksa Dana Terproteksi Insight Terproteksi                dengan batas bawah (floating with floor) dan
           Proteksi 55                                             mempunyai fasilitas early redemption bagi
       - Reksa Dana Terproteksi Insight Terproteksi                investornya. Namun ST tidak dapat diperjual
           Proteksi 58                                             belikan (nontradable) di pasar sekunder.
       - Reksa Dana Terproteksi Trimegah Terproteksi        d. Surat Berharga Negara Pasar Sekunder
           Prima 38                                            Surat Utang Negara (SUN) yang diterbitkan oleh
       - Reksa Dana Terproteksi Trimegah Terproteksi           Pemerintah yang dijual di Pasar Sekunder dan
           Lestasi 30                                          menawarkan fleksibilitas bagi para investor yaitu
       - Reksa Dana Terproteksi Trimegah Terproteksi           bisa melakukan aktivitas jual - beli kapan saja (tidak
           Optima 2                                            ada periode masa penawaran). Pemerintah dalam
       - Reksa Dana Terproteksi Sucorinvest Proteksi 48        hal ini sebagai penerbit menjamin pengembalian
c. Surat Berharga Negara Ritel                                 nilai pokok pada saat jatuh tempo ditambah
   Surat Berharga Negara Ritel (SBN Ritel) adalah              dengan kupon yang akan dibayarkan secara
   instrumen investasi berupa surat utang negara               berkala (Sesuai UU No. 24 Tahun 2002 tentang Surat
   yang diterbitkan oleh pemerintah Republik Indonesia         Utang Negara). SBN Pasar Sekunder diperuntukkan
   diperuntukkan bagi investor individu Warga Negara           bagi investor institusi maupun ritel baik itu domestic
   Indonesia di pasar perdana. Pemerintah dalam hal            maupun asing.
   ini sebagai penerbit menjamin pengembalian nilai            • Fixed Rate IDR (FR)
   pokok pada saat jatuh tempo ditambah dengan                     Salah satu seri dari Surat Utang Negara (SUN)
   kupon yang akan dibayarkan secara berkala                       atau Obligasi yang diterbitkan oleh Pemerintah
   (Sesuai UU No.24 Tahun 2002 tentang Surat Utang                 dalam denominasi Rupiah dan dijual di Pasar
   Negara). BTN merupakan salah satu mitra distribusi              Sekunder dalam jangka waktu tertentu (sesuai
   Pemerintah dalam penyaluran SBN Ritel.                          dengan tenor dari Obligasi tersebut) dengan
   • Obligasi Negara Ritel Indonesia (ORI)                         kupon tetap. Pemerintah dalam hal ini akan
       Merupakan salah satu instrumen SBN Ritel yang               membayarkan kupon secara berkala setiap
       diperuntukkan bagi investor individu Warga                  6 (enam) bulan (Semester). FR diperuntukkan
       Negara Indonesia di pasar perdana. ORI memiliki             bagi investor institusi dan ritel baik itu domestik
       karakteristik dapat diperjual belikan (tradable)            maupun asing.
       di pasar sekunder dengan tingkat kupon bersifat         • Project Based SUKUK IDR (PBS)
       tetap (fixed coupon).                                       Salah satu seri dari Surat Utang Negara (SUN)
   • Saving Bond Ritel (SBR)                                       Syariah atau Obligasi Syariah yang diterbitkan
       Merupakan salah satu instrumen SBN Ritel yang               oleh Pemerintah dalam denominasi Rupiah dan
       diperuntukkan bagi investor individu Warga                  dijual di Pasar Sekunder dalam jangka waktu
       Negara Indonesia di pasar perdana. SBR memiliki             tertentu (sesuai dengan tenor dari Obligasi
       karakteristik yaitu memberikan tingkat kupon                tersebut) dengan kupon tetap. Pemerintah
       mengambang dengan batas bawah (floating                     dalam hal ini akan membayarkan kupon secara
       with floor) dan mempunyai fasilitas early                   berkala setiap 6 (enam) bulan (Semester). PBS
       redemption bagi investornya. Namun SBR tidak                diperuntukkan bagi investor institusi dan ritel
       dapat diperjual belikan (nontradable) di pasar              baik itu domestik maupun asing.
       sekunder.                                               • Fixed Rate USD (INDON)
   • Sukuk Ritel (SR)                                              Salah satu seri dari Surat Utang Negara (SUN) atau
       Merupakan salah satu instrumen Surat Berharga               Obligasi yang diterbitkan oleh Pemerintah dalam
       Syariah Negara (SBSN) Ritel yang diterbitkan                denominasi USD dan dijual di Pasar Sekunder
       berdasarkan prinsip syariah serta diperuntukkan             dalam jangka waktu tertentu (sesuai dengan
       bagi investor individu Warga Negara Indonesia               tenor dari Obligasi tersebut) dengan kupon tetap.
       di pasar perdana. SR memiliki karakteristik dapat           Pemerintah dalam hal ini akan membayarkan
       diperjual belikan (tradable) di pasar sekunder              kupon secara berkala setiap 6 (enam) bulan
       dan memiliki tingkat imbal hasil (kupon) yang               (Semester). INDON diperuntukkan bagi investor
       bersifat tetap (fixed coupon).                              institusi dan ritel baik itu domestik maupun asing.




                                                                        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk    113
Page 116
                    Profil
                    Perusahaan




     •Fixed Rate USD (INDOIS)                                 forex BTN tersedia dalam currency USD, JPY, GBP,
      Salah satu seri dari Surat Utang Negara                 AUD, HKD, SGD, EUR, MYR, SAR, dan CNY. Target pasar
      (SUN) berbasis Syariah yang diterbitkan oleh            foreign exchange adalah nasabah perorangan/
      Pemerintah dalam denominasi USD dan dijual              lembaga dengan kebutuhan valuta asing dalam
      di Pasar Sekunder dalam jangka waktu tertentu           bentuk simpanan, transaksional transfer atau
      (sesuai dengan tenor dari Obligasi tersebut)            pembayaran ke luar negeri serta kebutuhan
      dengan kupon tetap. Pemerintah dalam hal                trading valuta asing. Layanan foreign exchange
      ini akan membayarkan kupon secara berkala               mencakup layanan transaksi Telegraphic Transfer
      setiap 6 (enam) bulan (Semester). INDOIS                (TT) Overbooking, Outgoing dan Incoming serta
      diperuntukkan bagi investor institusi dan ritel         layanan transaksi Bank Notes. Selain itu tersedia
      baik itu domestik maupun asing.                         structured prodct mencakup SWAP Depo, Produk DCI
e. Foreign Exchange                                           (Dual Currency Investment) dan Produk MLD (Market
   Foreign exchange merupakan layanan konversi                Linked Deposit) guna meningkatkan opsi pilihan
   mata uang menggunakan kurs berjalan dengan                 investasi bagi nasabah BTN.
   jangkauan perdagangan di seluruh dunia. Layanan




Perbankan Komersial

1.   Produk Kredit Komersial                                      •  Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil
     1) Kredit Perumahan                                             (PUMK)
        • Kredit Modal Kerja Properti (KMK Properti) BTN             PUMK     merupakan    program      pinjaman
           Kredit Modal Kerja yang diberikan oleh                    pembiayaan modal kerja yang bertujuan
           bank      kepada     Pengembang/Developer                 untuk meningkatkan kemampuan usaha
           untuk pengadaan lahan dan pembiayaan                      mikro dan kecil yang baru mulai agar
           seluruh project cost terhadap bangunan                    menjadi tangguh dan mandiri.
           horizontal/landed house yang berada dalam          •   Kredit Usaha Rakyat (KUR) BTN
           suatu kawasan permukiman, sepanjang                    Kredit modal kerja dan/atau investasi yang
           berdasarkan      penilaian    bank    layak/           diberikan kepada debitur yang bergerak dalam
           feasible untuk diberikan kredit. KMK Properti          bidang usaha yang menurut skalanya berstatus
           merupakan pengembangan dari produk                     sebagai UMKM di bidang usaha yang produktif
           sebelumnya yaitu KYG dan KPL dengan                    dan layak namun belum memiliki agunan
           skema pencairan berdasarkan “Dokumen                   tambahan atau agunan tambahan belum
           Underlying“ atau dokumen yang dijadikan                cukup.
           dasar/bukti oleh debitur dalam melakukan           •   Kredit Linkage BTN
           transaksi.                                             Kredit Linkage BTN adalah fasilitas kredit yang
     2) Kredit Non Perumahan                                      diberikan oleh Bank kepada badan usaha
        Kredit Non Perumahan BTN terdiri dari Produk              berbadan hukum yaitu Bank Perkreditan Rakyat
        Kredit UMKM, Kredit Komersial lainnya, Linkage            (BPR) dan Koperasi untuk diteruspinjamkan
        Program dan Kredit Korporasi. Kredit UMKM                 kepada sektor Usaha Kecil dan Mikro (produktif)
        mencakup KUR BTN, KUMKM BTN, dan Program                  dan sektor konsumtif.
        Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK). Kredit
        Komersial lainnya mencakup Kredit Investasi,       2. Produk Simpanan Komersial
        KMK dan KMK Kontraktor. Linkage Program               a. Giro Lembaga BTN
        mencakup kredit kepada Bank Perkreditan                  Jenis simpanan dalam mata uang Rupiah
        Rakyat dan Koperasi Simpan Pinjam (Koperasi).            maupun Valuta Asing yang diselenggarakan oleh
        Sedangkan Kredit Korporasi mencakup Kredit               Bank yang penarikannya dapat dilakukan setiap
        Konstruksi, Investasi, Modal Kerja, Modal Kerja          saat dengan menggunakan Cek, Bilyet Giro,
        Kontraktor dan Sindikasi.                                Surat Perintah Pembayaran, pemindahbukuan,
        • Kredit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah                 dan media penarikan lainnya.
           (KUMKM) BTN                                           Nasabah Giro Lembaga terdiri dari:
           Kredit pembiayaan modal kerja dan/atau                • Instansi pemerintah/lembaga negara dan
           investasi bagi nasabah yang memiliki usaha                organisasi kemasyarakatan yang tidak
           produktif dengan kriteria UMKM.                           merupakan perusahaan.




114      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 117
                                                                                             Laporan
                                                                                        Tahunan 2024




       • Semua badan hukum yang diatur dalam                    tinggal, rumah toko, rumah kantor, kios dan
         Kitab Undang-Undang Hukum Dagang atau                  lainnya) maupun bangunan vertikal/high rise
         peraturan perundang-undangan lainnya.                  building (rumah susun, apartemen, kondotel,
      • Perseroan       Terbatas  (PT),   Perusahaan            gedung perkantoran dan lainnya) berikut sarana
         Terbatas Penanaman Modal Asing (PTPMA),                dan prasarananya, sepanjang berdasarkan
         Firma (Fa), CV, Yayasan, Lembaga Berbadan              penilaian Bank layak/feasible untuk diberikan
         Hukum Asing, Partai Politik, Rekening Khusus           kredit.
         Dana Kampanye (RKDK), Ormas/Lembaga                •   Kredit Modal Kerja BTN Kontraktor (KMK BTN
         Swadaya Masyarakat (LSM), dan lainnya.                 Kontraktor)
   b. Deposito Berjangka Lembaga                                Kredit Modal kerja BTN Kontraktor adalah kredit
      • Deposito Lembaga                                        yang diberikan oleh Bank kepada Kontraktor
         Simpanan Dana Pihak Ketiga kepada Bank                 yang digunakan sebagai modal kerja dalam
         dalam mata uang Rupiah maupun Valuta                   menyelesaikan pekerjaan berdasar pada suatu
         Asing yang penarikannya hanya dapat                    Kontrak Kerja.
         dilakukan pada waktu tertentu menurut              •   Bridging Loan
         perjanjian antara nasabah dan bank yang                Bridging Loan adalah fasilitas kredit jangka
         bersangkutan. Deposito Berjangka Lembaga               pendek untuk menjembatani kesenjangan
         dapat diterbitkan dengan jangka waktu 1, 2, 3,         antara dana yang keluar dan dana baru yang
         4, 6, 12, dan 24 bulan.                                sudah dipastikan akan masuk pada periode
      • Deposito On Call Lembaga                                yang telah ditentukan sehingga debitur dapat
         Simpanan Dana Pihak Ketiga kepada Bank                 mendapatkan pencairan dana dengan segera
         dalam mata uang Rupiah maupun Valuta                   untuk bisa memenuhi kebutuhannya.
         Asing yang penarikannya hanya dapat                •   KMK Beragunan Simpanan (Swadana Lembaga)
         dilakukan pada waktu tertentu menurut                  Kredit yang diberikan oleh Bank kepada nasabah
         perjanjian antara nasabah dan bank yang                dengan agunan berupa penahanan sebagian
         bersangkutan. Jangka waktu penempatan                  atau seluruh dana Deposito/Giro/Tabungan
         Deposito On Call Lembaga adalah minimal 1              Lembaga yang ditanamkan dalam Bank.
         (satu) hari dan maksimal 35 hari atau sesuai       •   Kredit Investasi BTN
         kebutuhan nasabah.                                     Kredit Investasi BTN adalah fasilitas kredit yang
                                                                diberikan oleh Bank kepada badan usaha
3. Produk Kredit Korporasi                                      berbadan hukum dan badan usaha non badan
   Kredit korporasi merupakan kredit yang diberikan             hukum, dalam rangka pembiayaan investasi,
   kepada Debitur berbentuk badan usaha berbadan                baik investasi baru, perluasan, modernisasi atau
   hukum (Perusahaan) dalam rangka memenuhi                     rehabilitasi.
   kebutuhan modal kerja dan/atau kebutuhan                 •   Refinancing
   investasi sebagaimana yang telah ditetapkan dalam            Refinancing adalah pemberian kredit investasi
   Rencana Bisnis Perusahaan. Skema Kredit Korporasi            untuk pembiayaan kembali atas aset produktif
   dapat diberikan dalam bentuk bilateral, sindikasi,           Debitur/Calon Debitur yang telah berjalan dan
   club deal, single borrower, dan co-borrower/joint-           terlebih dahulu dibiayai dari biaya sendiri oleh
   borrower. Adapun produk Kredit Korporasi dapat               Debitur/Calon Debitur atau pembiayaan dari
   diberikan dalam bentuk:                                      Bank yang telah dilunasi.
   • Kredit Modal Kerja (KMK) BTN                           •   Kredit        kepada       Kementerian/Lembaga
       Kredit Modal Kerja BTN adalah Kredit Modal               Pemerintah Republik Indonesia
       Kerja yang diberikan oleh Bank kepada badan              Kredit Kepada Kementerian/Lembaga Pemerintah
       usaha berbadan hukum maupun badan usaha                  Rl adalah jenis kredit yang diberikan Bank kepada
       non badan hukum dalam rangka pembiayaan                  debitur Kementerian dan Lembaga Pemerintah
       kebutuhan modal kerja perusahaan.                        Republik lndonesia, yang harus dibayar kembali
   • Kredit Modal Kerja (KMK) Konstruksi BTN                    dengan persyaratan tertentu, sesuai dengan
       Kredit Konstruksi BTN atau Kredit Yasa Griya (KYG)       jangka waktu kreditnya. Pemberian Kredit
       adalah Kredit Modal Kerja yang diberikan oleh            Kepada Kementerian/Lembaga Pemerintah Rl
       Bank kepada Pengembang/Developer berbentuk               dilakukan dalam rangka memfasilitasi kebutuhan
       badan usaha badan hukum, badan usaha non                 penyediaan dana Pemerintah melalui Pinjaman
       badan hukum untuk modal kerja pembiayaan                 Dalam Negeri (PDN).
       pembangunan bangunan horizontal (rumah




                                                                    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   115
Page 118
                  Profil
                  Perusahaan




  •   Term Loan Facility                                         Produk dan layanan Guarantee yang meliputi
      Term Loan Facility adalah fasilitas kredit                 Bank Garansi Lokal, Standby Letter of Credit,
      non revolving untuk pembiayaan Capital                     Demand Guarantee dan Surat Keterangan
      Expenditure dan/atau Operational Expenditure               Dukungan Bank yaitu:
      jangka menengah atau jangka panjang yang                   - Bank Garansi Lokal merupakan produk/
      pengembaliannya yang dapat dicicil/diangsur                   layanan Guarantee yang diberikan oleh Bank
      sesuai dengan kemampuan keuangan Debitur.                     hanya untuk transaksi di dalam negeri dan
  •   Corporate Line Facility                                       dilakukan berdasarkan ketentuan hukum di
      Corporate Line Facility adalah suatu bentuk                   lndonesia.
      persetujuan penyediaan dana sejumlah batas                 - SBLC (Standby Letter of Credit) adalah jaminan
      maksimal tertentu kepada peminjam dalam                       yang berlaku secara internasional, diterbitkan
      jangka waktu tertentu berdasarkan hasil analisis              oleh Bank atas permohonan dari applicant
      dan evaluasi Bank.                                            untuk menjamin penggantian kerugian
  •   Treasury Line Facility (kepada Non Lembaga                    kepada beneficiary atas kondisi wanprestasi
      Keuangan)                                                     yang dilakukan applicant walaupun dapat
      Treasury Line Facility merupakan fasilitas yang               juga digunakan untuk menjamin pembayaran
      diberikan oleh Bank kepada Non Lembaga                        atas prestasi yang telah dilakukan beneficiary
      Keuangan untuk meng-cover transaksi Foreign                   sesuai syarat dan kondisi SBLC.
      Exchange Line, Fixed Income Line maupun                    - DG (Demand Guarantee) adalah jaminan
      fasilitas jenis lainnya yang lazim dilakukan oleh             yang      berlaku    secara      internasional,
      Perbankan.                                                    diterbitkan oleh Bank/Guarantor berdasarkan
  •   Supply Chain Financing (SCF)                                  permohonan applicant untuk membayar
      Supply Chain Financing adalah suatu portofolio                kepada      beneficiary     dengan      jumlah
      teknik dan praktik pembiayaan yang mendukung                  maksimum sesuai yang tercantum dalam
      perdagangan dan arus keuangan dari awal                       DG atas kondisi wanprestasi yang dilakukan
      hingga akhir dari proses bisnis perusahaan.                   oleh applicant.
  •   Trust Receipt                                              - Surat Keterangan Dukungan Bank (SKDB)
      Trust Receipt adalah sistem pembiayaan                        merupakan Surat keterangan dukungan
      perdagangan (impor) jangka pendek yang                        keuangan yang diterbitkan oleh Bank kepada
      diberikan bagi nasabah untuk menunda                          nasabah untuk tujuan tertentu.
      pembayaran kewajiban atas penebusan L/C                •   Documentary Collection
      maupun Documentary Collection.                             Merupakan layanan transaksi non L/C yang
  •   Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN)               diberikan BTN kepada nasabah untuk melakukan
      atau Letter of Credit (L/C)                                penagihan pembayaran atas dasar dokumen
      Adalah setiap janji tertulis berdasarkan                   bukti pengiriman barang.
      permintaan tertulis Pemohon (Applicant) yang
      mengikat Bank Pembuka (Issuing Bank) untuk:         Perbankan Syariah/Unit Usaha Syariah
      - Melakukan pembayaran kepada Penerima
          atau order-nya atau mengaksep membayar          Produk Pembiayaan Syariah
          wesel yang diterima oleh Bank
      - Memberi kuasa kepada bank lain untuk              Produk pembiayaan Unit Usaha Syariah dikategorikan
          melakukan pembayaran kepada Penerima            menjadi Pembiayaan Konsumer dan Pembiayaan
          atau order-nya atau mengaksep dan               Komersial. Uraian terkait Produk Pembiayaan Usaha
          membayar wesel yang ditarik oleh penerima,      Syariah dijabarkan sebagai berikut:
          atau                                            1. Pembiayaan Konsumer
      - Memberi kuasa kepada bank lain untuk                 a. KPR BTN Subsidi iB
          menegosiasi wesel yang ditarik oleh Penerima.          KPR BTN Subsidi iB adalah produk pembiayaan
  •   Bank Garansi (Bank Guarantee)                              BTN Syariah guna pembelian rumah bagi
      Layanan jasa perbankan yang dapat diberikan                Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR)
      kepada nasabah dalam bentuk penjaminan                     dengan margin rendah, dan angsuran yang
      terhadap suatu kondisi yang harus dipenuhi oleh            ringan dan tetap sepanjang jangka waktu
      pihak pemohon penjaminan.                                  pembiayaan dengan skema FLPP, SSM, BP2BT dan
                                                                 Tapera Syariah menggunakan akad murabahah
                                                                 (jual beli) serta ada juga skema SSM dan




116   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 119
                                                                                                 Laporan
                                                                                            Tahunan 2024




     BP2BT yang menggunakan akad Musyarakah                       akad qardh (pinjaman tunai), rahn (gadai)
     Mutanaqisah (MMQ) dalam rangka pemilikan                     dan ijarah (sewa) yang diberikan Bank kepada
     rumah tapak dan rumah susun yang merupakan                   nasabah berdasarkan kesepakatan dan disertai
     program pemerintah.                                          dengan Surat Gadai.
b.   KPR BTN Platinum iB                                       h. Pembiayaan Multijasa BTN iB
     Pembiayaan dengan akad Murabahah yang                        Pembiayaan dengan akad kafalah bil ujroh yang
     diperuntukkan bagi nasabah perorangan yang                   dapat digunakan untuk keperluan mendanai
     memenuhi persyaratan Bank untuk pembelian                    berbagai kebutuhan layanan jasa bagi nasabah
     rumah, rumah toko, rumah kantor, apartemen                   seperti paket biaya pendidikan, paket biaya
     dan/atau berikut tanah serta jenis properti                  pernikahan, paket biaya travelling (perjalanan
     lainnya, baik baru ataupun bekas (second                     wisata), paket biaya umrah/haji plus, paket
     hand), untuk dimiliki, dihuni, atau dipergunakan             biaya kesehatan, paket biaya jasa lainnya yang
     sendiri dengan kondisi bangunan ready stock.                 tidak bertentangan dengan prinsip syariah.
c.   Pembiayaan Properti BTN iB                                i. Pembiayaan Multimanfaat BTN iB
     Pembiayaan yang diperuntukkan bagi nasabah                   Pembiayaan konsumtif perorangan dengan
     perorangan yang memenuhi persyaratan Bank                    akad murabahah yang dapat digunakan untuk
     untuk pembelian rumah, rumah toko, rumah                     keperluan pembelian berbagai jenis barang
     kantor, apartemen dan/atau berikut tanah                     yang bermanfaat sesuai kebutuhan dan tidak
     serta jenis properti lainnya untuk dimiliki, dihuni,         bertentangan dengan hukum yang berlaku,
     atau dipergunakan sendiri atau dalam rangka                  seperti barang elektronik, furnitur dan alat rumah
     pembiayaan ulang/refinancing kepada calon                    tangga, serta barang kebutuhan lainnya.
     nasabah, di mana Bank Memberikan Konstribusi              j. Pembiayaan Emasku BTN iB
     modal dan pembebanan risiko sesuai yang                      Pembiayaan kepada nasabah perorangan
     disepakati bersama di mana pengalihan bagian                 dengan akad murabahah yang digunakan untuk
     kepemilikan (equity share) dari Bank kepada                  pembelian emas batangan dengan cicilan tetap
     nasabah dilakukan secara bertahap sampai                     selama jangka waktu.
     kepemilikannya secara sempurna berpindah                  k. Pembiayaan Multiguna (Soft Financing) BTN iB
     kepada nasabah dengan menggunakan akad                       Fasilitas pembiayaan consumer yang diberikan
     Musyarakah Mutanaqisah.                                      kepada pegawai BTN untuk kepemilikan aset
d.   KPR BTN Indent iB                                            bersama dalam rangka pembelian aset properti
     Pembiayaan KPR BTN Indent iB dengan                          yang belum dimiliki nasabah atau dalam
     akad Istishna diperuntukkan bagi nasabah                     rangka pembiayaan ulang/refinancing kepada
     perorangan yang memenuhi persyaratan Bank                    calon nasabah yang telah memiliki properti.
     untuk pembelian rumah, rumah toko, rumah                     Bank dan nasabah memberikan kontribusi
     kantor, apartemen dan/atau berikut tanah serta               modal dan pembebanan risiko sesuai yang
     jenis properti lainnya untuk dimiliki, dihuni, atau          disepakati bersama serta pengalihan bagian
     dipergunakan sendiri dengan kondisi bangunan                 kepemilikan (equity share) dari Bank kepada
     Indent/belum jadi.                                           nasabah dilakukan secara bertahap sampai
e.   Pembiayaan Bangun Rumah iB                                   kepemilikannya secara sempurna berpindah
     Pembiayaan yang diperuntukkan bagi pemohon                   kepada nasabah dengan menggunakan akad
     perorangan dengan akad murabahah (jual beli)                 Musyarakah Mutanaqisah.
     dengan tujuan pembiayaan untuk membangun               2. Pembiayaan Komersial
     dan atau merenovasi rumah, ruko, atau                     a. Pembiayaan Konstruksi BTN iB
     bangunan lainnya yang dapat dikategorikan                    Fasilitas   pembiayaan        untuk     memenuhi
     sebagai tempat tinggal di atas tanah yang                    kebutuhan dana nasabah berdasarkan akad
     sudah dimiliki oleh Pemohon, baik untuk dipakai              kerja sama antara Bank untuk menjalankan
     sendiri maupun untuk disewakan.                              suatu usaha kerja sama tertentu (syirkah)
f.   Pembiayaan Kendaraan Bermotor (PKB) BTN iB                   bersama dengan nasabah yang menjalankan
     Pembiayaan kepada nasabah perorangan                         usaha produktif berupa pembangunan proyek
     dengan akad murabahah (jual beli) dalam                      perumahan dan dilaksanakan sesuai dengan
     rangka pemilikan kendaraan bermotor yang                     prinsip Syariah serta dengan kewajiban bagi
     diperuntukkan untuk kepentingan pribadi.                     nasabah untuk mengembalikan dana yang
g.   Pembiayaan Tunai Emas (Tunas) BTN iB                         diterima berikut imbalan bagi Bank sesuai
     Pembiayaan kepada nasabah untuk memenuhi                     jangka waktu dan jadwal pengembalian yang
     kebutuhan dana nasabah dengan berdasarkan                    disepakati.




                                                                        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   117
Page 120
                  Profil
                  Perusahaan




  b. Pembiayaan Pembelian Lahan BTN iB                              (LKBB) dengan pilihan akad “Mudharabah” (bagi
     Fasilitas pembiayaan yang diberikan oleh Bank                  hasil), “Musyarakah” (kerja sama), “Murabahah”
     kepada badan usaha berbadan hukum untuk                        (bagi hasil), atau “Ijarah” (sewa).
     pengadaan tanah dan/atau pengolahan tanah
     untuk pembangunan rumah sederhana yang                  Produk Simpanan Syariah
     pembangunannya          menggunakan         fasilitas
     pembiayaan konstruksi BTN iB dan dilaksanakan           1. Giro Syariah
     sesuai dengan prinsip syariah serta dengan                 a. Giro BTN iB
     kewajiban bagi nasabah untuk mengembalikan                     Produk simpanan dengan prinsip wadiah
     dana yang diterima berikut imbalan (bagi hasil)                (titipan), untuk tujuan keperluan operasional
     bagi Bank sesuai jangka waktu dan jadwal                       keuangan nasabah dengan memberikan bonus
     pengembalian yang disepakati.                                  yang menguntungkan bagi nasabah atas
  c. Pembiayaan Modal Kerja BTN iB                                  simpanannya guna memperlancar aktivitas
     Fasilitas    pembiayaan       untuk     memenuhi               bisnis.
     kebutuhan dana nasabah berdasarkan akad                    b. Giro BTN Prima iB
     kerja sama dengan Bank untuk menjalankan                       Produk simpanan dengan prinsip mudharabah
     suatu usaha kerja sama tertentu (syirkah)                      mutlaqah dan mudharabah muqayyadah
     bersama dengan nasabah yang menjalankan                        (investasi), ditujukan untuk keperluan investasi.
     usaha produktif selain usaha pembangunan                       Nasabah akan mendapatkan bagi hasil yang
     proyek perumahan dan dilaksanakan dengan                       menguntungkan guna memperlancar aktivitas
     akad berdasarkan prinsip syariah serta dengan                  bisnis.
     kewajiban bagi Nasabah untuk mengembalikan              2. Tabungan Syariah
     dana yang diterima berikut imbalan bagi Bank               a. Tabungan BTN Batara iB
     sesuai jangka waktu dan jadwal pengembalian                    Produk simpanan dana dengan akad wadi’ah
     yang disepakati.                                               (titipan), digunakan untuk keperluan transaksi
  d. Pembiayaan Investasi BTN iB                                    perbankan sehari-hari dengan memberikan
     Fasilitas    pembiayaan       untuk     memenuhi               berbagai manfaat yang menguntungkan bagi
     kebutuhan dana Nasabah berdasarkan akad                        nasabah dan pengenaan biaya administrasi
     kerja sama antara Bank untuk menjalankan                       yang tidak mengurangi pokok simpanan.
     suatu usaha kerja sama tertentu bersama                    b. Tabungan BTN Berkah iB
     dengan Nasabah yang menjalankan usaha                          Produk simpanan dana berakad mudharabah
     produktif, guna pembelian/pengadaan barang-                    (investasi),     ditujukan    untuk    keperluan
     barang modal beserta jasa yang diperlukan                      Investasi dengan memberikan bagi hasil yang
     untuk aktivitas usaha/investasi dan dilaksanakan               menguntungkan dan bersaing bagi nasabah
     dengan akad berdasarkan prinsip Syariah                        dan biaya administrasi tanpa mengurangi pokok
     serta dengan kewajiban bagi Nasabah untuk                      simpanan.
     mengembalikan dana yang diterima berikut                   c. Tabungan BTN Haji dan Umroh iB
     imbalan bagi Bank (bagi hasil atau margin)                     Produk simpanan yang ditujukan untuk
     sesuai jangka waktu dan jadwal pengembalian                    mewujudkan niat Ibadah Haji dan Umroh
     yang disepakati.                                               nasabah       dengan       akad    “Mudharabah”
  e. Pembiayaan BTN iB dengan Mekanisme IMBT                        (investasi) dengan memberikan bagi hasil yang
     Penyediaan dana untuk pengadaan barang                         menguntungkan dan kompetitif.
     modal atau refinancing aset Nasabah dengan                 d. TabunganKu BTN iB
     prinsip sewa beli antara pemilik objek IMBT                    Produk simpanan dengan akad “Wadiah”
     (Bank/Lessor) dan penyewa (Nasabah/Lesse)                      (titipan) dengan persyaratan mudah dan ringan.
     dengan diakhiri opsi perpindahan kepemilikan                   Diterbitkan secara bersama-sama oleh bank-
     objek IMBT dari Bank ke Nasabah melalui hibah                  bank di Indonesia guna menumbuhkan budaya
     atau jual beli sesuai kesepakatan.                             menabung serta meningkatkan kesejahteraan
  f. Pembiayaan Sindikasi BTN iB                                    masyarakat.
     Pembiayaan yang diberikan berupa sindikasi dan             e. Tabungan BTN Qurban iB
     atau Club Deal oleh lebih dari satu Bank diberikan             Produk simpanan yang ditujukan untuk
     kepada satu nasabah yang jumlah pembiayaannya                  mewujudkan niat ibadah qurban dengan akad
     terlalu besar apabila diberikan oleh satu Lembaga              “Mudharabah” (bagi hasil), dengan memberikan
     keuangan Bank/Lembaga Keuangan Bukan Bank                      bagi hasil yang menguntungkan dan kompetitif.




118   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 121
                                                                                                Laporan
                                                                                           Tahunan 2024




   f. Tabungan BTN Simpel iB                              Layanan Nasabah
      Tabungan Rupiah untuk Siswa yang diterbitkan        1. Wealth Management
      Bersama oleh UUS BTN dan Bank-Bank di                  a. Layanan BTN Prioritas
      Indonesia dengan persyaratan mudah dan                    Layanan BTN Prioritas merupakan layanan
      sederhana serta fitur yang menarik dalam                  eksklusif dari Bank Tabungan Negara khusus
      rangka edukasi dan inklusi keuangan untuk                 Nasabah istimewa BTN. Melalui Customer
      mendorong budaya menabung sejak dini.                     Value Proposition (CVP) BTN Prioritas yaitu
   g. Tabungan BTN Emas iB                                      Defining Your Priority, layanan BTN Prioritas
      Produk tabungan dengan akad “Mudharabah”                  hadir untuk memberikan solusi finansial dan
      yang memberikan kemudahan nasabah untuk                   layanan yang relevan, berkesinambungan dan
      berinvestasi melalui pembelian emas dengan                berkepanjangan untuk setiap individu istimewa,
      mendapatkan bagi hasil yang menguntungkan.                Nasabah setia BTN Prioritas. Didukung oleh
                                                                Priority Banking Manager yang profesional dan
3. Deposito Syariah                                             telah tersertifikasi, BTN Prioritas menghadirkan
   a. Deposito BTN iB                                           inovasi terbaru untuk memenuhi kebutuhan dan
      Sarana penyimpanan uang untuk investasi yang              kenyamanan Nasabah melalui:
      aman, nyaman dan tepercaya dalam jangka                   • Solusi produk yang bervariasi antara
      waktu tertentu, berdasarkan prinsip mudharabah                lain Produk Dana (Tabungan BTN Batara,
      (investasi). Deposito ini dapat diberikan kepada              Tabungan BTN Investa, Deposito BTN ritel
      perorangan maupun lembaga.                                    Rupiah, Deposito BTN Ritel Valas, Tabungan
   b. Deposito On Call iB                                           Felas), Produk Investasi (Surat Berharga
      Sarana penyimpanan uang untuk investasi yang                  Negara, Reksa Dana, Layanan Foreign
      aman dan tepercaya dalam jangka waktu yang                    Exchange) dan Produk Bancassurance.
      lebih singkat, berdasarkan prinsip mudharabah             • Service Privilege berupa Dedicated Priority
      (investasi). Deposito ini dapat diberikan kepada              Banking Manager, E-Consolidated Statement,
      perorangan maupun lembaga.                                    Layanan E-Channel, Welcoming Pack, Meeting
                                                                    Room, Calendar Event, Majalah BTN Prioritas
Jasa dan Layanan                                                    GoodLiving, BTN Prioritas Concierge Service,
                                                                    Exclusive Medical Check Up, Hadiah Hari
Perbankan Konvensional                                              Istimewa dan Loyalty Reward yang dapat
                                                                    ditukarkan melalui PLUS by BTN Prioritas,
Kartu Konsumer                                                      Airport Lounge, Airport Handling, Airport
a. Kartu Suka-suka BTN                                              Transfer Domestik dan Internasional, Konsultasi
   Kartu Debit BTN dengan desain yang dapat                         Pendidikan ke Luar Negeri, dan Konsultasi Pajak.
   disesuaikan dengan keinginan masing-masing                   • Product Privilege berupa Kartu Debit BTN
   nasabah atau komunitas yang dapat dipergunakan                   Prioritas Visa Platinum dengan desain khusus
   untuk transaksi belanja melalui EDC maupun debit                 yang dapat digunakan di berbagai merchant
   online di berbagai merchant online di seluruh dunia.             pilihan untuk mendapatkan penawaran
b. Kartu Debit BTN Visa Contactless                                 spesial, Safe Deposit Box (SDB), BTN Mobile,
   Kartu Debit yang dapat bertransaksi dengan                       Program Spesial Penempatan Dana dan
   menggunakan         teknologi    nirkontak     yang              Member Get Member, Kredit Kepemilikan
   memungkinkan nasabah melakukan transaksi                         Rumah (KPR) khusus Nasabah BTN Prioritas.
   dengan hanya mendekatkan kartu pada mesin EDC             b. PLUS by BTN Prioritas
   Contactless tanpa harus menggunakan PIN.                     Memahami kebutuhan dan keunikan Nasabah
c. Kartu Blink BTN                                              adalah pilar penting bagi BTN untuk memberikan
   Kartu BLINK BTN adalah Kartu BTN berbasis Uang               serta     meningkatkan      layanan    perbankan
   Elektronik yang dapat digunakan untuk bertransaksi           terbaik melalui fasilitas, produk dan layanan
   di ribuan akseptasi berlogo e-money antara lain:             unggulannya. Berangkat dari visi tersebut, BTN
   Tol, Moda Transportasi Transjakarta dan Kereta               Prioritas menghadirkan layanan PLUS (Platform
   Commuterline, Perparkiran dan lain sebagainya.               Loyalty User). PLUS by BTN Prioritas adalah
                                                                sebuah layanan berbasis website dengan
                                                                konsep membership yang dihadirkan khusus
                                                                untuk Nasabah BTN Prioritas. Keberadaan
                                                                PLUS by BTN Prioritas merupakan upaya untuk
                                                                menerjemahkan customer value proposition
                                                                Defining Your Priority sehingga dapat dengan
                                                                nyata dinikmati manfaatnya oleh Nasabah.



                                                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk    119
Page 122
                  Profil
                  Perusahaan




      PLUS by BTN Prioritas dapat diakses melalui                Salah satu pengembangan di PLUS by BTN
      www.definingyourpriority.com dan menawarkan                Prioritas adalah BTN Prioritas menjadi Bank
      berbagai keuntungan bagi Nasabah BTN Prioritas             pertama yang memberikan layanan airport
      sesuai level membership Nasabah berdasarkan                lounge tanpa perlu menggunakan Kartu Debit
      total dana kelolaan Nasabah (Asset Under                   tetapi hanya dengan menunjukkan kode booking
      Management/AUM) yang ditempatkan di BTN                    atau scan QR. Dengan metode ini Nasabah BTN
      Prioritas.                                                 Prioritas bisa masuk ke dalam airport lounge
                                                                 dalam waktu kurang dari 60 detik saja. Fitur
      Berikut adalah level membership Nasabah BTN                ini saat ini adalah the first in the market di
      Prioritas:                                                 segmentasi Priority Banking.
      • Gold      : total dana kelolaan mulai Rp500
                    juta hingga <Rp2 Miliar                      PLUS by BTN Prioritas juga berhasil menyabet
                                                                 penghargaan internasional, antara lain sebagai
      • Platinum : total dana kelolaan mulai Rp2 Miliar
                                                                 berikut:
                   hingga <Rp5 Miliar
                                                                 • “Excellence in Innovation -PLUS by BTN Prioritas
      • Titanium : total dana kelolaan mulai Rp5
                                                                    Indonesia 2024” di Global Banking and
                   Miliar hingga <Rp10 Miliar
                                                                    Finance Award 2024 yang diselenggarakan
      • Prime     : total dana kelolaan mulai Rp10                  oleh Global Banking and Finance Review,
                    Miliar                                          sebuah majalah bisnis dan keuangan
                                                                    bergengsi yang berbasis di United Kingdom.
      Melalui PLUS by BTN Prioritas, Nasabah dapat               • “Indonesia User Experience of The Year -
      melakukan penukaran benefit dan privilege di 6                Banking” di Asian Experience Award 2024
      (enam) fitur utama yaitu:                                     yang diselenggarakan oleh The Asian
      • Special Offers: Cashback Pembuatan Single                   Business Review, sebuah majalah bisnis
         Investor ID (SID), Penempatan Dana dengan                  dan keuangan bergengsi yang berbasis di
         Special Benefit.                                           Singapore.
      • Pilihan Loyalty Reward: sebagai bentuk
         apresiasi kami untuk nasabah loyal, kami                Penghargaan ini merupakan pengakuan atas
         hadirkan berbagai variasi pilihan hadiah                inovasi BTN dalam mengimplementasikan
         mulai dari Gadget dan Electronics, Aksesoris            prinsip-prinsip keberlanjutan dalam produk dan
         Gadget, Headphone dan Audio, Jam Tangan,                operasional bisnisnya
         Elektronik Rumah Tangga, Paket Data,
         E-Voucher, Perlengkapan Rumah Tangga,                   Sejak Januari hingga hingga 31 Desember 2024,
         Games dan Hobby, Health dan Beauty hingga               terdapat 59.853 transaksi penukaran yang
         Hampers dan Cake.                                       dilakukan Nasabah di PLUS by BTN Prioritas.
      • Banking Privilege: Safe Deposit Box, Bebas               Sementara itu jumlah Nasabah yang melakukan
         Biaya Transaksi Mobile Banking, Konsultasi              penukaran telah mencapai 90% dari total
         Pajak, Konsultasi Pendidikan ke Luar Negeri,            Nasabah qualified BTN Prioritas.
         Meeting Room Reservation.
      • BTN Prioritas Concierge Service: Airport Lounge,         Di tahun 2024 PLUS by BTN Prioritas sudah
         Airport Handling, Airport Transfer Domestik             terintegrasi dengan BALE by BTN, sehingga
         dan Internasional, Medical Check Up.                    nasabah prioritas sudah dapat mengakses
      • Kupon Membership: untuk Anda yang secara                 langsung PLUS melalui mobile banking milik BTN
         rutin menikmati hobi olahraga seperti Golf              yaitu BALE.
         hingga membership hotel dan restoran
         pilihan.                                          2. BTN Prospera
      • Hadiah Hari Istimewa: untuk melengkapi hari           BTN Prospera adalah solusi yang dirancang
         istimewa Anda, tersedia dalam berbagai               khusus oleh BTN untuk segmen Emerging Affluent
         variasi hadiah mulai dari Gadget dan                 (EA) di Indonesia. Selaras dengan misi BTN untuk
         Electronics, Aksesoris Gadget, Headphone             mendukung pertumbuhan finansial dan aspirasi
         dan Audio, Jam Tangan, Elektronik Rumah              gaya hidup, BTN Prospera hadir dengan brand
         Tangga, Paket Data, E-Voucher, Perlengkapan          promise “Unlocking Your Potential”, menyediakan
         Rumah Tangga, Games dan Hobby, Health                produk inovatif, manfaat gaya hidup, dan solusi
         dan Beauty hingga Hampers dan Cake.                  perbankan eksklusif yang sesuai dengan kebutuhan
                                                              dan impian nasabah.




120    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 123
                                                                                                Laporan
                                                                                           Tahunan 2024




   BTN Prospera dirancang untuk tiga persona utama:         untuk membuka potensi penuh Nasabah di segmen
   1. The Dream Chaser: Pengusaha dan profesional           Emerging Affluent yang terus berkembang di Indonesia
      yang fokus pada pertumbuhan bisnis dan
      perluasan kekayaan.                                   3. ATM
   1. The     Family    Fighter:   Nasabah      yang           Layanan Automatic Teller Machine (ATM) yang
      memprioritaskan stabilitas keuangan dan                  dapat melayani penarikan tunai dengan denominasi
      membangun warisan untuk keluarga mereka.                 Rp50.000 dan Rp100.000 yang tersebar di seluruh
   2. The Lifestyle Pursuer: Individu mapan yang               wilayah Kantor Cabang Perseroan dan lokasi-
      mencari manfaat gaya hidup eksklusif dengan              lokasi premium seperti Galeri ATM di Mall, pusat
      kesadaran kesehatan yang tinggi.                         perbelanjaan, perkantoran, pasar dan perumahan
                                                               sehingga makin memudahkan bagi nasabah dalam
   Proporsi utama dan inovasi dari BTN Prospera saat           bertransaksi serta didukung jaringan yang online 24
   ini yaitu:                                                  jam.
   1. Keistimewaan Gaya Hidup Eksklusif: Akses
        gratis ke berbagai airport lounge di kota-kota      4. Cash Recycling Machine (CRM)
        besar di Indonesia, baik terminal domestik dan         Layanan mesin ATM yang dapat menerima setoran
        internasional. Hadiah ulang tahun atau hari raya       tunai dan tarik tunai dengan denominasi uang
        keagamaan. Serta hadiah loyalitas tahunan              Rp50.000 dan Rp100.000 dan dapat melayani
        yang dapat diakses melalui Bale SuperApp.              transaksi perbankan lainnya dengan cepat dan real
   2. Program Pendukung Gaya Hidup Sehat: Gratis               time.
        sesi pelatihan grup mingguan oleh Running
        Coach bersertifikat, yang terhubung dengan          5. Super App (balé by BTN)
        puncak acara maraton tahunan bergengsi yaitu           Balé by BTN berfungsi sebagai solusi perbankan
        BTN Jakarta International Marathon.                    dengan konsep superapp one stop shop financial
   3. Layanan       Pendukung      Pertumbuhan    Bisnis:      solution yang menggabungkan berbagai layanan
        Memenuhi kebutuhan Nasabah wiraswasta                  echannel BTN dalam satu aplikasi yang praktis,
        dalam mengembangkan bisnisnya melalui                  aman, dan nyaman. Dengan menggunakan gadget,
        produk Tabungan Bisnis dan layanan Internet            nasabah dapat dengan mudahnya melakukan
        Banking Bisnis (IBB), sesi bisnis mentoring, dan       berbagai layanan perbankan secara realtime di
        perjalanan bisnis ke perusahaan terkemuka lokal        manapun dan kapanpun.
        dan internasional.
   4. Layanan Berorientasi Keluarga: Program Prospera       6. balé bisnis
        Family memberikan manfaat bagi anggota                 Layanan yang memfasilitasi Nasabah Tabungan
        keluarga nasabah, melalui berbagai produk dan          BTN Bisnis untuk menjalankan dan mengembangkan
        fitur yang dapat membantu keluarga dalam               usaha yang dimilikinya. balé bisnis memberikan
        mencapai tujuan keuangan dan masa depan                kemudahan bagi Nasabah dalam mengelola
        keluarga.                                              keuangan dan bertransaksi menggunakan fitur-fitur
   5. Promosi Kartu Debit Eksklusif: Kartu Debit BTN           yang disediakan.
        Prospera memberikan batas transaksi yang
        lebih tinggi, promosi merchant eksklusif dan        7. Electronic Data Capture (EDC)
        akses digital yang seamless.                           Layanan selayaknya mesin ATM mini yang berfungsi
                                                               sebagai sarana penyedia transaksi dan alat
   BTN Prospera mencatatkan pertumbuhan yang luar              pembayaran yang penggunaannya dengan cara
   biasa pada tahun 2024, dibuktikan dengan:                   memasukkan kartu (dip) atau menggesek (swipe)
   1. Lebih dari Rp8 triliun untuk volume DPK Ritel.           kartu ATM (Kartu Debit atau Kredit) dalam suatu
   2. Lebih dari 50.000 nasabah terdaftar hingga akhir         bank atau antar bank serta dilengkapi fasilitas
      Desember 2024.                                           pembayaran lainnya yang terkoneksi secara
   3. Meraih penghargaan Retail Banker of the Year             realtime online.
      2024 pada ajang World Financial Innovation
      Series (WFIS), membuktikan kemampuan BTN              8. BTN Cash Management
      dalam mendefinisikan ulang perbankan ritel               Layanan khusus bagi nasabah lembaga untuk
      untuk pasar Emerging Affluent di Indonesia.              melakukan     swakelola     transaksi perbankan
                                                               melalui koneksi internet. Alamat website: https://
BTN Prospera terus memimpin inovasi dalam perbankan            cashmanagement.btn.co.id dengan melakukan
ritel dengan menggabungkan solusi finansial dengan             pendaftaran ke Kantor Cabang BTN terdekat. Tarif
manfaat gaya hidup dan bisnis yang bermakna.                   data internet mengikuti kebijakan masing-masing
Program ini tetap menjadi penggerak utama visi BTN             operator.



                                                                       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   121
Page 124
                     Profil
                     Perusahaan




9. Branchless Banking                                             internet dan TV berlangganan, pembelian tiket
   Layanan produk dan jasa perbankan tanpa kantor                 penerbangan dan tiket kereta api, serta Isi ulang
   melalui kerja sama keagenan Bank dan Kantor Pos                pulsa. Selain itu, sebagai penyedia solusi total
   yang bertindak untuk dan atas nama Bank dalam                  perbankan kepada nasabah lembaga, Perseroan
   rangka memperluas jangkauan dan kemudahan                      menyediakan berbagai jasa dan layanan bagi
   layanan transaksi perbankan bagi masyarakat serta              nasabah lembaga antara lain:
   didukung sarana jaringan teknologi informasi.                  a. Virtual Account BTN
                                                                      Layanan bagi nasabah Giro Lembaga BTN
10. Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS)                    berupa account virtual yang dapat digunakan
    Standarisasi pembayaran menggunakan metode                        oleh pelanggan/mitra dari nasabah lembaga
    QR Code dari Bank Indonesia agar proses transaksi                 tersebut untuk melakukan pembayaran tagihan
    dengan QR Code menjadi lebih mudah, cepat, dan                    menggunakan kartu bank manapun dan
    terjaga keamanannya.                                              nasabah lembaga dapat melakukan monitoring
                                                                      penerimaan pembayaran secara online real
11. Virtual Branch                                                    time terhadap hasil pembayaran pelanggannya.
    BTN Virtual Branch membawa kemudahan baru bagi                b. Transfer Management
    Nasabah BTN. Nasabah tidak perlu berlama-lama                     Transfer Management merupakan layanan bank
    di Outlet BTN untuk melakukan transaksi di Teller                 kepada nasabah Lembaga untuk membantu
    dan Customer Service, cukup melakukan pengisian                   nasabah melakukan transfer dana lembaga
    e-form secara online dimana saja dan dari mana                    secara online, baik Inhouse Transfer (antar
    saja sebelum melakukan transaksi di Outlet BTN.                   rekening), Domestic transfer (LLG/Clearing dan
                                                                      RTGS), dan International Fund Transfer (transfer
12. BTN Smart Residence                                               ke bank lain baik di dalam maupun luar negeri
    BTN Smart Residence merupakan suatu platform                      dalam mata uang asing). Transfer dapat
    milik BTN yang digunakan sebagai penghubung                       dilakukan dalam single currency (kode mata
    antara penghuni dan pengelola dalam proses                        uang yang dikirim sama dengan kode mata
    pembayaran tagihan, iuran, pertukaran informasi                   uang yang diterima), dan multi currency (kode
    sampai dengan keluhan atau pengaduan.                             mata uang yang dikirim tidak sama dengan
                                                                      kode mata uang yang diterima).
13. BTN Properti                                                  c. Payment Management
    Layanan khusus berbasis portal properti yang                      Payment management merupakan bentuk kerja
    memudahkan calon debitur dalam hal pencarian                      sama bank dengan nasabah untuk membantu
    listing proyek yang telah bekerja sama dengan                     nasabah mengelola pembayaran dan tagihan
    BTN, simulasi angsuran, pengajuan KPR/KPA secara                  seperti;
    online, online live chat 24 jam, serta fitur-fitur lainnya.       • Edu Payment/SPP Online BTN
    BTN Properti juga melengkapi fiturnya dengan                      • Edu Payment merupakan layanan bagi
    teknologi 4D Tour Service yang memungkinkan calon                     lembaga pendidikan berupa penerimaan
    debitur mendapatkan gambaran real terhadap unit                       setoran biaya pendidikan dan biaya lainnya
    properti yang dipilih.                                                yang terkait dengan penyelenggaraan
                                                                          pendidikan secara online real time.
14. BTN Open API                                                      • Bill Payment (Pembayaran tagihan telepon,
    API atau Application Programming Interface,                           listrik, air, gas dan lainnya).
    merupakan penghubung antara satu aplikasi                             - Pembayaran Pajak
    dengan aplikasi lainnya. Teknologi tersebut yang                      - Pembayaran              pembelian  produk
    memungkinkan nasabah mitra dapat melakukan                                 Pertamina
    transfer menggunakan aplikasinya sendiri karena                       - Pembayaran Iuran BPJS Ketenagakerjaan
    aplikasi tersebut terhubung dengan sistem BTN                         - Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan
    melalui API.                                                          - Pembayaran Pensiun (Taspen dan
                                                                               ASABRI)
15. Jasa dan Layanan Perbankan Lainnya                                    - Pembayaran Tagihan Rumah Sakit
    Selain menyalurkan kredit dan menghimpun dana                         - Bank Operasional I dan II
    pihak ketiga, Perseroan juga menyediakan layanan              d. Payroll Service BTN
    konsumer lainnya untuk meningkatkan Fee Based                     Payroll Service merupakan jasa layanan Bank
    Income, seperti pengiriman uang dalam dan                         kepada Perusahaan/Lembaga dalam mengelola
    luar negeri, Penukaran uang valuta asing, Kotak                   pembayaran gaji atau honor serta kebutuhan
    penyimpanan (safe deposit box), Pembayaran                        finansial lainnya.
    tagihan (telepon, listrik dan air), Pembayaran



122      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 125
                                                                                                Laporan
                                                                                           Tahunan 2024




     e. balépoin                                            7. Garansi Bank BTN iB
        balépoin adalah program loyalitas Nasabah              Jasa yang diberikan oleh Bank berupa jaminan
        dengan hadiah poin reward dimana nasabah               pembayaran sejumlah uang tertentu yang diberikan
        akan mendapatkan poin reward setiap kali               kepada pihak yang menerima jaminan untuk
        melakukan transaksi atau aktivitas tertentu,           suatu kepentingan transaksi/proyek tertentu yang
        seperti    menabung,     berinvestasi, atau            akan dijalankan Nasabah dengan akad “Kafalah”
        menggunakan layanan bank lainnya. Poin-                (Garansi).
        poin yang terkumpul tersebut kemudian dapat
        ditukarkan dengan berbagai macam hadiah             8. Safe Deposit Box BTN iB
        atau keuntungan, seperti diskon, barang,               Tempat yang dirancang khusus dengan ukuran
        voucher, atau layanan khusus.                          tertentu dan dilengkapi sistem    pengamanan
                                                               untuk menjamin keamanan barang berharga atau
Perbankan Syariah/Unit Usaha Syariah                           dokumen penting yang disimpan dari bahaya
                                                               kebakaran, perampokan, dan lainnya. Akad yang
1.   Kartu Debit Visa BTN Syariah                              digunakan adalah “Ijarah” (Sewa).
     Fasilitas   layanan    kartu   yang    memberikan
     kemudahan bagi nasabah melalui ATM seperti             9. Mobile Banking
     tarik tunai dan transfer, dapat dilakukan di seluruh      Aplikasi perbankan bagi nasabah BTN Syariah untuk
     jaringan ATM BTN, Link, ATM Bersama, Prima, Visa          memudahkan transaksi pembelian, pembayaran,
     dan Plus serta berbelanja di toko-toko berlogo Visa       transfer dan akses informasi rekening dari perangkat
     di dalam dan luar negeri.                                 seluler.


2. BTN Cash Management                                      10. Virtual Account
   Layanan berbasis internet dengan menggunakan                 Layanan       yang    memberikan   kemudahan
   aplikasi web-browser yang berguna untuk                      pembayaran       dengan   memberikan   nomor
   membantu nasabah dalam mengelola kegiatan                    identifikasi pembayaran.
   perbankan secara mandiri, efektif dan efisien.
                                                            11. Bancassurance
3. Payroll BTN iB                                               Aktivitas Kerjasama pemasaran antara Bank
   Layanan      bagi    perusahaan, lembaga   atau              dengan Perusahaan Asuransi yang menggunakan
   perorangan dalam mengelola pembayaran gaji,                  prinsip syariah dalam rangka Produk Asuransi
   THR, bonus dan kebutuhan finansial lainnya yang              Syariah melalui Jaringan Distribusi Bank.
   bersifat rutin bagi karyawan.


4. Penerimaan Biaya Perjalanan Haji
   Fasilitas  yang   memberikan     kepastian  dan
   kemudahan       untuk    mendapatkan       porsi
   keberangkatan ibadah haji dengan sistem online
   dari Siskohat.


5. SPP Online BTN iB
   Layanan bagi Perguruan Tinggi/Sekolah dalam
   menyediakan delivery channel menerima setoran
   biaya-biaya pendidikan secara realtime dan online.


6. Program Pengembangan Operasional BTN iB
   Program yang diberikan oleh Bank kepada Nasabah
   lembaga dalam bentuk dana, barang, maupun
   fasilitas lainnya untuk mendukung kelancaran
   operasional Nasabah dengan persyaratan tertentu
   yang disepakati Bank dan Nasabah dengan tetap
   berpegang pada prinsip kehati-hatian dan Tata
   Kelola Perusahaan yang Baik atau Good Corporate
   Governance (GCG).




                                                                       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   123
Page 126
                  Profil
                  Perusahaan




Wilayah
Operasional




         5
                                               8


                                                                          6

                         2
                                 1      7
                                                     4

                             3




                                               1              2                    3
Jaringan Kantor                       Kantor Wilayah     Kantor Wilayah       Kantor Wilayah
Per Wilayah Tahun 2024                  Jawa Barat          Jakarta I           Jakarta II


 Kantor Wilayah                                 1              1                    1

 Kantor Cabang                                 10              11                   8

 Kantor Cabang Pembantu                        80              93                   81

 Kantor Fungsional                              -              -                    1

 Kantor Cabang Syariah                         5               3                    3

 Kantor Cabang Pembantu Syariah                11              9                    6

 Kantor Kas Syariah                             -              -                    -

 Payment Point Syariah                          -              -                    -

 Outlet & Lounge BTN Prioritas                 6               11                   9

 ATM & CRM                                     337            334                  261




124    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 127
                                                                                                                 Laporan
                                                                                                            Tahunan 2024




Tabel Jaringan Kantor Tahun selama 5 tahun terakhir

              Jenis Kantor                     2024               2023               2022               2021                2020

 Kantor Wilayah                                    8                     6               6                  6                     6

 Kantor Cabang                                    82                     81             80                 79                     78

 Kantor Cabang Pembantu                          536                    541            537                543                    314

 Kantor Kas                                         -                    -                -                 -                    247

 Payment Point                                      -                    -                -                 -                    56

 Kantor Fungsional                                 4                     3               3                58*

 Kantor Layanan Setara KCP                          -                    -               2                  2                      2

 Mobil Kas Keliling (BTNMove)                       -                    -                -                 51                    23

 Total Jaringan Kantor Konvensional              630                    631            628                739                    726

 Kantor Cabang Syariah                            35                    34              30                 29                    25

 Kantor Cabang Pembantu Syariah                   75                    75              69                  61                   59

 Kantor Kas Syariah                                 -                    -               5                   7                     7

 Payment Point Syariah                              -                    -               6                  12                    12

 Total Jaringan Kantor Syariah                    110                  109              110               109                    103

*) Memperhatikan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12/POJK.03/2021 tanggal 30 Juli 2021 tentang Bank Umum, terdapat penyederhanaan
   pencatatan jaringan kepada Regulator OJK yaitu Kantor Bank yang berada di bawah Kantor Cabang hanya Kantor Cabang Pembantu dan Kantor
   Fungsional sehingga terdapat penyetaraan status Kantor Kas menjadi Kantor Cabang Pembantu.




         4                           5                           6                            7                         8
                                                         Kantor Wilayah
 Kantor Wilayah               Kantor Wilayah                                         Kantor Wilayah              Kantor Wilayah
                                                           Sulawesi,
 Jatim Bali Nusra               Sumatera                                              Jateng & DIY                Kalimantan
                                                         Maluku, Papua


              1                        1                           1                           1                            1

           16                          11                          11                         8                            7

           81                          76                         38                          55                           32

            -                          1                           -                           2                           -

           4                           10                          3                          4                            3

           13                          17                          2                          14                           3

            -                          -                           -                           -                           -

            -                          -                           -                           -                           -

            8                          8                           5                          5                            5

          332                         303                         164                         209                          131




                                                                                    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk              125
Page 128
                                    Profil
                                    Perusahaan




       Struktur
       Organisasi
                                                                                                                                       Rapat Umum
                                                                                                                                     Pemegang Saham



                                                                                                                                        Direktur Utama
                                                                                                                                     Nixon L.P. Napitupulu

 Dewan
Pengawas                                                                                                                            Wakil Direktur Utama
 Syariah                                                                                                                            Oni Febriarto Rahardjo



                                            Direktur
                                                                                Direktur                                                   Direktur
                     Direktur           Distribution and
                                                                             SME and Retail                     Direktur Finance         Information
                    Consumer              Institutional
                                                                               Funding                          Nofry Rony Poetra        Technology
                  Hirwandi Gafar            Funding
                                                                            Muhammad Iqbal                                               Andi Nirwoto
                                             Jasmin


                                                                                                 SEVP
                                                                SEVP
                                                                                               Wholesale
                                                           Digital Business
                                                                                                Banking
                                                          Thomas Wahyudi
                                                                                              Benny Yoslim

                                                                                         SME
                                                               Digital Banking                                                                       Data
                    Subsidized              Sales &                                    Banking              Corporate
                                                                   Product                                                     Treasury          Management &
                     Mortgage             Distribution                              Roganda Sahat            Banking
                                                                Development                                                  Nur Khasanah          Analytics
                   Budi Permana         Ferry Sipahutar                               Mangapul               Sri Astuti
                                                               Tan Jacky Chen                                                                    Danny Sutanto
                                                                                       Siahaan

                                                                                         Retail                                 Financial
                   Mortgage &                Large                                                         Commercial                              IT Strategic
                                                               Digital Banking          Funding                               Institution &
                  Secured Loan            Institutional                                                      Banking                               Planning &
                                                                    Sales               Frengky                              Capital Market
                  Mochamad Yut              Funding                                                          Ricky RS                             Development
                                                               Tan Jacky Chen          Rosadrian                               R. Wahyu B.
                     Penta              Erwinta Siswadi                                                     Pattinggi                            Joko Christianto
                                                                                    Perangin-Angin                             Witjaksono

                                                                                                                               Corporate
                     Personal             Mid-size                                                          Wholesale                                  IT
                                                                                       Wealth                                  Strategy &
                     Banking            Institutional                                                      Transaction                            Operations
                                                                                    Management                                  Planning
                     Nurkholis            Funding                                                            Ricky RS                                Indra
                                                                                    Meru Arumdalu                            Hasta Nugraha
                     Wahyudi           Denny Kriswana                                                        Pattinggi                            Hidayatullah
                                                                                                                                 Utomo


                      Sharia                                                                                                   Finance &               IT
                     Banking                Regional                                                                          Accounting           Security
                                             Offices
                   Abdul Firman                                                                                              Yenny Herlina       Budi Hariyanto


              •    Sharia               •   Branch Offices
                                        •   Priority Banking                                                                Investor Relations
                   Branch Offices
                                                                                                                               & Research
                                                                                                                             Winang Budoyo




                                                               Asset & Liability         IT Steering           Risk Management          Human Capital
                                                                 Committee               Committee                Committee              Committee




                    Committee               Board              SEVP                Division            Distribution

                    Garis Komando                   Garis Koordinasi
           *) Berhenti menjabat terhitung sejak tanggal 20 Desember 2024




       126           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 129
                                                                                                                                Laporan
                                                                                                                           Tahunan 2024




   Sejalan dengan transformasi bisnis yang telah dilakukan Perseroan, maka Direksi telah melakukan penyesuaian terhadap
   struktur organisasi agar proses eksekusi inisiatif bisnis dan operasional dapat berjalan efektif melalui Surat Persetujuan Komisaris
   No. 57/KOM/BTN/III/2024 perihal Persetujuan Perubahan Struktur Organisasi Kantor Pusat PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
   tanggal 20 Maret 2024. Berikut adalah Struktur Organisasi Perseroan Per 31 Desember 2024.




                                                                                                                                 Dewan Komisaris




                                 Direktur                                              Direktur
      Direktur Assets
                               Operations                 Direktur Risk            Human Capital,
       Management
                              and Customer               Management                Compliance and
      Elisabeth Novie           Experience                                              Legal
                                                         Setiyo Wibowo
          Riswanti
                             Hakim Putratama                                         Eko Waluyo


                                               SEVP                                                                                           Audit
                                           Operations                                                                                       Committee
                                         Alex Sofjan Noor

                                                                                                                                          Remuneration
 Procurement                                      Credit                                                                                  & Nomination
                         Customer                                                                                                          Committee
 & Fixed Asset                                  Operations             Retail             Human Capital         Internal Audit
                         Experience
 Management                                   I Gusti Agung          Credit Risk             Strategy           Hendratno Tri
                        Eko Hapsoro
 Wahyudi Joko                                   Komang Tri          Beki Kanuwa           Aldo Bimantoro           Wibowo
                           Susilo                                                                                                         Risk Monitoring
    Santoso                                      Martha W
                                                                                                                                            Committee
   Consumer
   Collection,             Policy &                                  Wholesale
                                                Central                                   Human Capital         Corporate
Recovery & Asset         Procedure                                   Credit Risk
                                              Operations                                   Management            Secretary
      Sales 1             L. Esti Dwi                                 Henri Ari
                                             Fatoni Hudhori                                 Rahmayati         Ramon Armando
Erwin Dwi Kusuma         Retnosari                                    Wibawa


   Consumer                                                                               Human Capital
                                                                    Enterprise                                  Marketing
   Collection,                                  Digital                                  Business Partner
                                                                    & ESG Risk                                Communication
  Recovery &                                  Operations                                     Aloysius
                                                                   Management                                     Farida
 Asset Sales 2                              Adee Indriana D                              Wilhelmus Junior
                                                                   Wilson Arafat                                Andriani W
 Bramantyo Tri                                                                              Bakowatun
  Adi Nugroho

                                                                     Digital &              Learning
 Commercial                                                       Operations Risk         Management
    Asset                                                          Management              Ade Surya
Management                                                        Agus Sumaryono           Lesmana
M. Amin Sholeh

                                                                  Transformation          Compliance &
                                                                   & Partnership           Governance
                                                                   Management                Harman
                                                                       Erika                Soesanto



                                                                                               Legal
                                                                                          Ari Kurniaman




       Credit Policy                 Credit                    Business              Transformation
                                                                                                              ESG Committee
       Committee                   Committee                  Committee            Steering Committee



   Anggota Komite di Bawah Dewan Komisaris per 31 Desember 2024 adalah                  Zuna, Himawan Arief Sugoto, Adi Sulistyowati, Bambang Widjanarko,
   sebagai berikut:                                                                     Moch. Amin Nurdin, Rahmayati.
   1.  Komite Audit: Iqbal Latanro, Sentot A. Sentausa, Bambang Widjanarko,        3.   Komite Pemantau Risiko: Armand B. Arief, Herry Trisaputra Zuna,
       Endang A. Suprijatna, Indra Jaka Aprilyanta                                      Himawan Arief Sugoto, Adi Sulistyowati, Andin Hadiyanto, Ignace
   2.  Komite Remunerasi dan Nominasi: Chandra M. Hamzah, Iqbal Latanro,                Widiatmoko, Pamuji Gesang Raharjo
       Armand B. Arief, Sentot A Sentausa, Andin Hadiyanto, Herry Trisaputra
                                                                                   Nama Komite di Bawah Direksi terdapat pada Bab Tata Kelola Perusahaan.




                                                                                                  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk            127
Page 130
                     Profil
                     Perusahaan




Daftar
Keanggotaan Asosiasi

Pentingnya peran organisasi maupun asosiasi bagi                    asosiasi/perhimpunan ini, Perseroan bisa berbagi isu
suatu perusahaan mendorong Perseroan untuk ikut                     dan kebijakan tentang industri perbankan, termasuk
serta aktif dalam keanggotaan organisasi atau asosiasi              dampak dan peluangnya bagi perbankan pada
terutama di Indonesia. Perseroan bergabung dengan                   jangka pendek, menengah maupun panjang. Selama
berbagai asosiasi/perhimpunan yang sesuai dengan                    tahun 2024, Perseroan bergabung dengan asosiasi/
kiprahnya dalam industri perbankan, termasuk dalam                  perhimpunan berikut:
statusnya sebagai BUMN. Dengan bergabung di dalam



                             Nama Asosiasi                                          Kedudukan dalam Asosiasi

NASIONAL

                                                                        Bendahara dan Anggota Bidang Pengembangan Kajian
Perhimpunan Bank Nasional (PERBANAS)
                                                                        Ekonomi Perbankan

                                                                        Wakil Sekretariat Jenderal I dan Ketua Bidang
Ikatan Bankir Indonesia (IBI)
                                                                        Kewilayahan serta Anggota Bidang Kewilayahan

Forum Human Capital Indonesia BUMN                                      Anggota

Himpunan Bank-Bank Milik Negara (HIMBARA)                               Anggota

Forum Humas BUMN                                                        Anggota

Asosiasi Emiten Indonesia                                               Anggota

Konsorsium Data Kerugian Eksternal (KDKE)                               Anggota

Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI)                             Anggota

Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan (FKDKP)                   Anggota

Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Perbankan Indonesia (LAPSPI)   Anggota

Ikatan Auditor Intern Bank                                              Anggota

Perhimpunan Audit Internal Indonesia                                    Anggota

Forum Hukum BUMN                                                        Anggota

Asosiasi SWIFT Indonesia (ASWIFTINDO)                                   Anggota

Forum Komunikasi Direktur Operasional                                   Anggota

SRIKANDI BUMN                                                           Anggota

Perhimpunan Pedagang Surat Utang Negara (HIMDASUN)                      Anggota

Asosiasi Wali Amanat Indonesia                                          Anggota - Komite Edukasi

Ikatan Komite Audit Indonesia                                           Ketua Dewan Pengurus

Organisasi Profesi Pasar Modal Indonesia (Propami)                      Anggota

Asosiasi Pasar Uang dan Valuta Asing Indonesia (APUVINDO)               Anggota

Association Cambiste Internationale (ACI) - Financial Markets
                                                                        Anggota
Association (FMA)

INTERNATIONAL

World Saving Bank Institution (WSBI)                                    Anggota Asia - Pacific Regional Group

The Institute of Internal Auditor (IIA)-lndonesia Chapter               Anggota

United Nations Environment Programme Finance Initiative (UNEP FI)       Anggota

Asian Venture Philanthropy Network                                      Anggota




128     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 131
                                                                                         Laporan
                                                                                    Tahunan 2024




Profil
Direksi

     Nixon L.P. Napitupulu
     Direktur Utama


                         Warga Negara Indonesia,
                         berusia 55 Tahun Per Desember 2024,
                         berdomisili di Jakarta Selatan, Indonesia




     Riwayat Pendidikan                                        Dasar Hukum Pengangkatan
     Sarjana (S1) Ekonomi,                                     Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk
     Universitas Sumatera Utara, Medan (1994).                 pertama kalinya sejak 17 Maret 2017 melalui
                                                               keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
                                                               Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan
     Sertifikasi                                               efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada
                                                               tanggal 25 Juli 2017. Menjabat sebagai Wakil
     • Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh               Direktur Utama sejak 10 Maret 2021 melalui
       BSMR (Penyelarasan 2024).                               keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
     • Treasury Dealer Level Advance oleh LSPP                 Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan
       (2023).                                                 efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal
                                                               19 Mei 2021 dan dipercaya untuk menjabat
                                                               kembali pada periode ke-2 sebagai Wakil Direktur
     Periode Menjabat                                          Utama Perseroan berdasarkan hasil keputusan
     • 17 Maret 2017 – 02 Maret 2022, Periode Pertama          Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)
     • 02 Maret 2022 – RUPS Tahun 2027, Periode                Perseroan pada tanggal 02 Maret 2022. Kemudian
       Kedua                                                   menjabat sebagai Direktur Utama Perseroan
                                                               sejak tanggal 16 Maret 2023 melalui Keputusan
                                                               Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)
                                                               Perseroan dengan masa jabatan meneruskan
     Jabatan Rangkap
                                                               sisa masa jabatan sesuai dengan pengangkatan
     • Ketua merangkap Anggota Tetap Komite Aset               berdasarkan Keputusan RUPST Tahun Buku 2021
       dan Liabilitas BTN                                      tanggal 2 Maret 2022 dan dinyatakan efektif oleh
     • Anggota Tetap Komite Pengarah Teknologi
                                                               Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 7 Juni 2023.
       Informasi BTN
     • Ketua merangkap Anggota Tetap Komite
       Manajemen Risiko BTN
     • Anggota Tetap Komite Human Capital BTN                  Pengalaman Kerja
     • Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan
       atau Pembiayaan BTN                                     • Direktur Utama BTN (Maret 2023 – saat ini).
     • Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Risiko BTN            • Wakil Direktur Utama BTN (Maret 2021 – Maret
     • Ketua merangkap Anggota Tetap Komite Bisnis               2023).
       BTN                                                     • Plt. Direktur Utama BTN (Desember 2020-Maret
     • Ketua merangkap Anggota Tetap Komite ESG                  2021).
       BTN                                                     • Direktur Finance, Planning, and Treasury BTN
     Periode jabatan sebagai Komite mengikuti                    (November 2019-Maret 2021).
     Periode Jabatan sebagai Direktur Utama.                   • Direktur Finance, Treasury, and Strategy BTN
                                                                 (Agustus 2019 – November 2019).
                                                               • Direktur Collection and Asset Management
                                                                 merangkap Plt. Direktur Finance, Treasury, and
     Jabatan Rangkap pada Perusahaan                             Strategy BTN (Mei 2019 – Agustus 2019).
     Terbuka Lain                                              • Direktur Collection and Asset Management BTN
     Tidak memiliki rangkap jabatan pada                         (Maret 2018 – Mei 2019).
     perusahaan terbuka lain.                                  • Direktur Collection, Asset Management, and
                                                                 Legal BTN (2017-Mei 2019). (Desember 2017 –
                                                                 Maret 2018).
                                                               • Direktur BTN (Maret 2017 – Desember 2017).
     Kepemilikan Saham BBTN
                                                               • Direktur Utama PT Bank Mandiri Taspen Pos
     Per 31 Desember 2024,                                       (2015- Maret 2017).
     memiliki 5.399.000 lembar saham/0,0384696%
                                                               • Head of Tim Transisi Bank Joint Venture PT Bank
                                                                 Mandiri (Persero) Tbk (2015).
                                                               • Head of Priority Project Bank Joint Venture PT
                                                                 Bank Mandiri (Persero) Tbk (2014-2015).
                                                               • Group Head Corporate Secretary Group PT
                                                                 Bank Mandiri (Persero) Tbk (2013-2014).


                                                              PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk       129
Page 132
                 Profil
                 Perusahaan




          Oni Febriarto Rahardjo
          Wakil Direktur Utama


                              Warga Negara Indonesia,
                              berusia 53 Tahun Per Desember 2024,
                              berdomisili di Tangerang Selatan, Indonesia




          Riwayat Pendidikan                                       Dasar Hukum Pengangkatan
          • Sarjana (S1) Teknik, Universitas Diponegoro,           Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk
            Semarang (1994).                                       pertama kalinya sejak 24 Maret 2015 melalui
          • Master (S2) Manajemen, Sekolah Tinggi                  keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
            Manajemen PPM, Jakarta (1997).                         Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan
                                                                   efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada
                                                                   tanggal 19 Mei 2015. Selanjutnya menjabat
                                                                   sebagai Wakil Direktur Utama Perseroan sejak
          Sertifikasi                                              16 Maret 2023 melalui Keputusan Rapat Umum
          Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh                Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan
          BSMR (Penyelarasan 2024).                                dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa
                                                                   Keuangan (OJK) pada tanggal 07 Juni 2023.


          Periode Menjabat
          • 24 Maret 2015 – 27 November 2019, Periode              Pengalaman Kerja
            Pertama
          • 16 Maret 2023 – RUPS Tahun 2028, Periode               • Wakil Direktur Utama BTN (Maret 2023 - saat ini).
            Kedua                                                  • Wakil Direktur Utama Perum Perumnas (Mei
                                                                     2020 - Maret 2023).
                                                                   • Plt. Direktur Utama BTN (Agustus 2019 -
                                                                     November 2019).
          Jabatan Rangkap                                          • Direktur Commercial Banking BTN (Maret 2015 -
          • Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas BTN             November 2019).
          • Anggota Tetap Komite Pengarah Teknologi                • Small & Micro Lending Division Head BTN (Maret
            Informasi BTN                                            2013 - Maret 2015).
          • Anggota Tetap Komite Human Capital BTN                 • Branch Manager Kantor Cabang Ciputat BTN
          • Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan               (November 2012 - Maret 2013).
            atau Pembiayaan BTN
          • Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Bisnis BTN
          • Anggota Tetap Komite ESG BTN
          Periode jabatan sebagai Komite mengikuti
          Periode Jabatan sebagai Wakil Direktur Utama.



          Jabatan Rangkap pada Perusahaan
          Terbuka Lain
          Tidak memiliki rangkap jabatan pada
          perusahaan terbuka lain.



          Kepemilikan Saham BBTN
          Per 31 Desember 2024,
          memiliki 1.149.100 lembar saham/0,0081877%




130   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 133
                                                                                    Laporan
                                                                               Tahunan 2024




Andi Nirwoto
Direktur Information Technology


                    Warga Negara Indonesia,
                    berusia 54 Tahun Per Desember 2024,
                    berdomisili di Tangerang Selatan, Indonesia




Riwayat Pendidikan                                       Dasar Hukum Pengangkatan
• Sarjana (S1) Teknik, Universitas Gadjah Mada,          Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk
  Yogyakarta (1994).                                     pertama kalinya sejak 23 Maret 2018 melalui
• Master (S2) Finance, Universitas Gadjah Mada,          keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
  Yogyakarta/University of Lexington Kentucky,           Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan
  USA (1997).                                            efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal
                                                         10 September 2018. Selanjutnya diberhentikan
                                                         dengan hormat dan diangkat kembali sebagai
                                                         Direktur IT & Digital Perseroan berdasarkan hasil
Sertifikasi
                                                         keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh                Biasa (RUPSLB) Perseroan pada tanggal 11 Januari
BSMR (Penyelarasan 2024).                                2023.



Periode Menjabat                                         Pengalaman Kerja
• 23 Maret 2018 - 11 Januari 2023, Periode               • Direktur Information Technology BTN (Maret
  Pertama                                                  2024 – saat ini).
• 11 Januari 2023 – RUPS Tahun 2027, Periode             • Direktur IT & Digital BTN (Maret 2022 - Maret
  Kedua                                                    2024).
                                                         • Direktur Operation, IT, and Digital Banking BTN
                                                           (2019 - Maret 2022).
Jabatan Rangkap                                          • Direktur IT & Operation BTN (2018 - 2019)
                                                         • General Manager Operational Teknologi
• Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas BTN
                                                           Informasi PT Bank Negara Indonesia (Persero)
• Anggota Tetap Komite Pengarah Teknologi
                                                           Tbk (2017 - 2018).
  Informasi BTN
                                                         • General Manager Divisi Solusi & Security
• Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko BTN
                                                           Teknologi Informasi PT Bank Negara Indonesia
• Anggota Tetap Komite Human Capital BTN
                                                           (Persero) Tbk (2015 - 2017).
• Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Risiko BTN
• Anggota Tetap Komite Bisnis BTN
Periode jabatan sebagai Komite mengikuti
Periode Jabatan sebagai Direktur Information
Technology.



Jabatan Rangkap pada Perusahaan
Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada
perusahaan terbuka lain.



Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2024,
memiliki 2.818.561 lembar saham/0,0200832%




                                                        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk         131
Page 134
                 Profil
                 Perusahaan




          Elisabeth Novie Riswanti
          Direktur Assets Management


                              Warga Negara Indonesia,
                              berusia 57 Tahun Per Desember 2024,
                              berdomisili di Jakarta Timur, Indonesia




          Riwayat Pendidikan                                        Dasar Hukum Pengangkatan
          Sarjana (S1) Hukum, Universitas Gadjah Mada,              Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk
          Yogyakarta (1991).                                        pertama kalinya sejak 29 Agustus 2019 melalui
                                                                    keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar
                                                                    Biasa (RUPSLB) Perseroan dan dinyatakan efektif
                                                                    oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak tanggal
          Sertifikasi
                                                                    26 Juni 2020. Selanjutnya diberhentikan dengan
          • Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh               hormat dan diangkat kembali sebagai Direktur
            BSMR (Penyelarasan 2024).                               Assets Management berdasarkan keputusan
          • International Risk Management Refreshment               Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan
            & Wealth Management Certification Program               Tahun 2024 pada tanggal 6 Maret 2024.
            oleh MMUGM dan IBI (2022).


                                                                    Pengalaman Kerja
          Periode Menjabat
                                                                    • Direktur Assets Management BTN (Maret 2022
          • 29 Agustus 2019 - 6 Maret 2024, Periode                   - saat ini).
            Pertama                                                 • Direktur     Wholesale  Risk  and    Asset
          • 6 Maret 2024 – RUPS Tahun 2029, Periode                   Management BTN (2021- Maret 2022).
            Kedua                                                   • Direktur Remedial and Wholesale Risk BTN
                                                                      (2019 - 2021)
                                                                    • Direktur Collection and Asset Management
          Jabatan Rangkap                                             BTN (2019).
                                                                    • Asset Management Division Head BTN (2017 -
          • Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas BTN
                                                                      2019).
          • Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko BTN
          • Anggota Tetap Komite Human Capital BTN
          • Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan
            atau Pembiayaan BTN
          • Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Risiko BTN
          • Anggota Tetap Komite ESG BTN
          Periode jabatan sebagai Komite mengikuti
          Periode Jabatan sebagai Direktur Assets
          Management.



          Jabatan Rangkap pada Perusahaan
          Terbuka Lain
          Tidak memiliki rangkap jabatan pada
          perusahaan terbuka lain.



          Kepemilikan Saham BBTN
          Per 31 Desember 2024,
          memiliki 2.729.600 lembar saham/ 0,0194493%




132   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 135
                                                                                    Laporan
                                                                               Tahunan 2024




Jasmin
Direktur Distribution and Institutional Funding


                   Warga Negara Indonesia,
                   berusia 60 Tahun Per Desember 2024,
                   berdomisili di Jakarta Selatan, Indonesia.




Riwayat Pendidikan                                        Dasar Hukum Pengangkatan
• Sarjana (S1) Ekonomi, Universitas Gadjah                Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk
  Mada, Yogyakarta (1988).                                pertama kalinya sejak 27 November 2019 melalui
• Magister    (S2)  International  Bussiness,             keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
  Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (1998).             Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan dan dinyatakan
                                                          efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak
                                                          tanggal 04 Mei 2020. Selanjutnya diberhentikan
                                                          dengan      hormat     dan   diangkat  kembali
Sertifikasi
                                                          sebagai Direktur Distribution and Institutional
• Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh               Funding berdasarkan keputusan Rapat Umum
  BSMR (Penyelarasan 2024).                               Pemegang Saham Perseroan Tahun 2024 pada
• Publik Manajemen Risiko dan Treasury Dealer             tanggal 6 Maret 2024.
  Level 5 (Refreshment 2022).
• Certified Wealth Manager oleh CWM (2021).

                                                          Pengalaman Kerja
                                                          • Direktur Distribution and Institutional Funding
Periode Menjabat
                                                            (Maret 2024 – saat ini).
• 27 November 2019 - 6 Maret 2024, Periode                • Direktur Distribution and Funding BTN (Maret
  Pertama                                                   2022 - Maret 2024).
• 6 Maret 2024 – RUPS Tahun 2029, Periode                 • Direktur Distribution and Retail Funding BTN
  Kedua                                                     (2019 - Maret 2022).
                                                          • SEVP Consumer & Transaction PT Bank Mandiri
                                                            (Persero) Tbk (2018 - 2019).
Jabatan Rangkap                                           • Regional CEO IV/JKT 2 PT Bank Mandiri
                                                            (Persero) Tbk (2015 - 2018).
• Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas BTN            • Regional Manager IV-JKT PT Bank Mandiri
• Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko BTN                 (Persero) Tbk (2013 - 2015).
• Anggota Tetap Komite Human Capital BTN
• Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan
  atau Pembiayaan BTN
• Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Bisnis BTN
• Anggota Tetap Komite Bisnis BTN
Periode jabatan sebagai Komite mengikuti
Periode Jabatan sebagai Direktur Distribution
and Institutional Funding.



Jabatan Rangkap pada Perusahaan
Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada
perusahaan terbuka lain.



Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2024,
memiliki 3.844.430 lembar saham/0,0273928%




                                                        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk        133
Page 136
                 Profil
                 Perusahaan




          Setiyo Wibowo
          Direktur Risk Management


                              Warga Negara Indonesia,
                              berusia 47 Tahun Per Desember 2024,
                              berdomisili di Tangerang Selatan, Indonesia




          Riwayat Pendidikan                                       Dasar Hukum Pengangkatan
          • Sarjana (S1) Teknik Elektro, Institut Teknologi        Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk
            Bandung, Bandung (1999).                               pertama kalinya sejak 27 November 2019 melalui
          • Master (S2) MBA in Finance & Banking, KDI              keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar
            School of Public Policy and Management,                Biasa (RUPSLB) Perseroan dan dinyatakan efektif
            Korea Selatan (2009).                                  oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak tanggal
                                                                   03 Juli 2020. Selanjutnya diberhentikan dengan
                                                                   hormat dan diangkat kembali sebagai Direktur
                                                                   Risk Management berdasarkan keputusan
          Sertifikasi
                                                                   Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan
          Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh                Tahun 2024 pada tanggal 6 Maret 2024.
          BSMR (Penyelarasan 2024).


                                                                   Pengalaman Kerja
          Periode Menjabat
                                                                   • Direktur Risk Management BTN (Maret 2022 -
          • 27 November 2019 - 6 Maret 2024, Periode                 saat ini).
            Pertama                                                • Direktur Risk Management and Transformation
          • 6 Maret 2024 – RUPS Tahun 2029, Periode                  BTN (2021 - Maret 2022).
            Kedua                                                  • Direktur Enterprise Risk Management, Big
                                                                     Data, and Analytics BTN (2019 - 2021).
                                                                   • Group Head Consumer Credit Risk & Analytics
          Jabatan Rangkap                                            PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2018 - 2019).
                                                                   • Group Head Credit Portfolio Risk PT Bank
          • Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas BTN
                                                                     Mandiri (Persero) Tbk (2017 - 2018).
          • Anggota Tetap Komite Pengarah Teknologi
            Informasi BTN
          • Anggota Tetap Komite Human Capital BTN
          • Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan
            atau Pembiayaan BTN
          • Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Risiko BTN
          • Anggota Tetap Komite Bisnis BTN
          • Anggota Tetap Komite Pengarah Transformasi
            BTN
          • Anggota Tetap Komite ESG BTN
          Periode jabatan sebagai Komite mengikuti
          Periode   Jabatan sebagai  Direktur Risk
          Management.



          Jabatan Rangkap pada Perusahaan
          Terbuka Lain
          Tidak memiliki rangkap jabatan pada
          perusahaan terbuka lain.



          Kepemilikan Saham BBTN
          Per 31 Desember 2024,
          memiliki 2.889.100 lembar saham/0,0205858%




134   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 137
                                                                                       Laporan
                                                                                  Tahunan 2024




Hirwandi Gafar
Direktur Consumer


                   Warga Negara Indonesia,
                   berusia 56 Tahun Per Desember 2024,
                   berdomisili di Jakarta Barat, Indonesia




Riwayat Pendidikan                                           Dasar Hukum Pengangkatan
Sarjana (S1) Teknik Sipil,   Institut   Teknologi            Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk
Bandung, Bandung (1992).                                     pertama kalinya sejak 27 November 2019 melalui
                                                             keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
                                                             Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan. Dinyatakan
                                                             efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada
Sertifikasi
                                                             tanggal 28 Agustus 2020 dan efektif sebagai
• Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh                  Direktur Unit Usaha Syariah pada tanggal 2
  BSMR (Penyelarasan 2024).                                  Maret 2021. Selanjutnya diberhentikan dengan
• Executive    Risk   Management    Refresher                hormat dan diangkat kembali sebagai Direktur
  Program ESGRC oleh LPPI (2024).                            Consumer berdasarkan keputusan Rapat
• International Risk Management Refreshment                  Umum Pemegang Saham Perseroan Tahun 2024
  & Wealth Management Certification Program                  pada tanggal 6 Maret 2024
  oleh MMUGM dan IBI (2022).
• Pelatihan Dasar Perbankan Syariah/PDPS oleh
  PEBS (2020).
                                                             Pengalaman Kerja
                                                             • Direktur Consumer BTN (Maret 2022 – saat ini).
                                                             • Direktur Unit Usaha Syariah BTN (2020 – saat
Periode Menjabat                                               ini)
                                                             • Direktur Consumer and Commercial Lending
• 27 November 2019 - 6 Maret 2024, Periode
                                                               BTN (2019 - Maret 2022).
  Pertama
                                                             • Commercial Lending Division Head BTN (2019).
• 6 Maret 2024 – RUPS Tahun 2029, Periode
                                                             • Subsidized Mortgage Lending Division Head
  Kedua
                                                               BTN (2019).


Jabatan Rangkap
• Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas BTN
• Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko BTN
• Anggota Tetap Komite Human Capital BTN
• Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan
  atau Pembiayaan BTN
• Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Bisnis BTN
• Anggota Tetap Komite Bisnis BTN
Periode jabatan sebagai Komite mengikuti
Periode Jabatan sebagai Direktur Consumer.



Jabatan Rangkap pada Perusahaan
Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada
perusahaan terbuka lain.



Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2024, memiliki 2.759.714 lembar
saham/0,0196639%




                                                        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk          135
Page 138
                Profil
                Perusahaan




          Nofry Rony Poetra
          Direktur Finance


                             Warga Negara Indonesia,
                             berusia 56 Tahun Per Desember 2024,
                             berdomisili di Jakarta Timur, Indonesia




          Riwayat Pendidikan                                       Dasar Hukum Pengangkatan
          • Sarjana (S1) Ekonomi, Universitas Pancasila,           Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk
            Jakarta (1991).                                        pertama kalinya sejak 10 Maret 2021 melalui
          • Master (S2) MBA International Business, The            keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
            George Washington University, Washington               Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan
            DC, USA (1999).                                        efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
                                                                   tanggal 09 Agustus 2021.


          Sertifikasi
          • Treasury Dealer Level Advance (ACI/LSPP)               Pengalaman Kerja
            (Refreshment 2024).                                    • Direktur Finance BTN (Maret 2022 – saat ini).
          • Sertifikasi Akuntan       Profesional Tingkat          • Direktur Finance, Planning and Treasury BTN
            Lanjutan oleh IAI (2024).                                (2021- Maret 2022).
          • Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh              • Treasury Division Head BTN (2015 - 2021).
            BSMR (Penyelarasan 2024).                              • Pjs. Kepala Kantor Wilayah I BTN (2015).
          • Certified Wealth Manager (CWMA) (2006)                 • Treasury Division Head BTN (2014).



          Periode Menjabat
          10 Maret 2021 – RUPS Tahun 2026, Periode
          Pertama



          Jabatan Rangkap
          • Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas BTN
          • Anggota Tetap Komite Pengarah Teknologi
            Informasi BTN
          • Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko BTN
          • Anggota Tetap Komite Human Capital BTN
          • Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan
            atau Pembiayaan BTN
          • Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Bisnis BTN
          • Anggota Tetap Komite ESG BTN
          Periode jabatan sebagai Komite mengikuti
          Periode Jabatan sebagai Direktur Finance.



          Jabatan Rangkap pada Perusahaan
          Terbuka Lain
          Tidak memiliki rangkap jabatan pada
          perusahaan terbuka lain.



          Kepemilikan Saham BBTN
          Per 31 Desember 2024,
          memiliki 3.527.422 lembar saham/0,0251340%




136   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 139
                                                                                   Laporan
                                                                              Tahunan 2024




Eko Waluyo
Direktur Human Capital, Compliance and Legal


                    Warga Negara Indonesia,
                    berusia 53 Tahun Per Desember 2024,
                    berdomisili di Bekasi, Indonesia




Riwayat Pendidikan                                        Dasar Hukum Pengangkatan
• Sarjana (S1) Ekonomi, Universitas Gadjah                Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk
  Mada, Yogyakarta (1995).                                pertama kalinya sejak 10 Maret 2021 melalui
• Master of Business Administration (MBA) (S2),           keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
  Gatton College of Business in Cooperation               Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan
  with MM UGM, University of Kentucky, USA                efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
  (2003).                                                 tanggal 09 Agustus 2021.
• Magister (S2) Manajemen, Universitas Gadjah
  Mada, Yogyakarta (2004).
                                                          Pengalaman Kerja
Sertifikasi                                               • Direktur Human Capital, Compliance & Legal
• Certified Professional Human Resources                    BTN (Maret 2022 – saat ini).
  (CPHR) oleh BNSP (2024).                                • Direktur Compliance and Legal BTN (2021-
• Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh                 Maret 2022).
  BSMR (Penyelarasan 2024)                                • Human Capital Management Division Head
• Certified Anti Fraud Professional oleh Asia Anti          BTN (2019-2021).
  Fraud (2023).                                           • Human Capital Management & Culture
• Certified Public Accountant (CPA) oleh                    Specialist Division Head BTN (2017-2019).
  Kementerian Keuangan (2015).                            • Human Capital Division Head BTN (2017).
                                                          • Corporate Secretary Division Head BTN (2015-
                                                            2017).
Periode Menjabat                                          • Pjs. Corporate Secretary Division Head BTN
                                                            (2014-2015).
10 Maret 2021 - RUPS Tahun 2026, Periode
Pertama


Jabatan Rangkap
• Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas BTN
• Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko BTN
• Anggota Tetap Komite Human Capital BTN
• Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan
  atau Pembiayaan BTN
• Anggota Tetap Komite Bisnis BTN
• Anggota Tetap Komite Pengarah Transformasi
  BTN
• Anggota Tetap Komite ESG BTN
Periode jabatan sebagai Komite mengikuti
Periode Jabatan sebagai Direktur Human
Capital, Compliance and Legal.


Jabatan Rangkap pada Perusahaan
Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada
perusahaan terbuka lain.


Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2024, memiliki 2.868.364
lembar saham/0,0204380%



                                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk        137
Page 140
                Profil
                Perusahaan




          Hakim Putratama
          Direktur Operations and Customer Experience


                             Warga Negara Indonesia,
                             berusia 48 Tahun Per Desember 2024,
                             berdomisili di Tangerang Selatan, Indonesia




          Riwayat Pendidikan                                      Dasar Hukum Pengangkatan
          • Sarjana (S1) Ilmu Hubungan Internasional,             Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk
            Universitas Padjadjaran, Bandung (1998).              pertama kalinya sejak 16 Maret 2023 melalui
          • Master (S2) International Business, Aston             Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
            University, Inggris (2001).                           Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan
                                                                  efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada
                                                                  tanggal 26 Juli 2023.
          Sertifikasi
          Manajemen Risiko Jenjang 7 oleh BSMR
          (Penyelarasan 2024).                                    Pengalaman Kerja
                                                                  • Direktur Operations and Customer Experience
                                                                    (Maret 2024 – saat ini)
                                                                  • Direktur Institutional Banking BTN (Maret 2023
          Periode Menjabat
                                                                    – Maret 2024).
          16 Maret 2023 - RUPS Tahun 2028, Periode                • Head of International and Transaction
          Pertama                                                   Banking PT Bank Pembangunan Daerah Jawa
                                                                    Barat dan Banten, Tbk (Mei 2022 – Maret 2023).
                                                                  • Senior Vice President (SVP) Consumer Funding
          Jabatan Rangkap                                           Retail Division PT Bank Pembangunan Daerah
                                                                    Jawa Barat dan Banten, Tbk (2018 -2022).
          • Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas BTN
                                                                  • Senior Vice President (SVP) Corporate Secretary
          • Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko BTN
                                                                    Division PT Bank Pembangunan Daerah Jawa
          • Anggota Tetap Komite Human Capital BTN
                                                                    Barat dan Banten, Tbk (2015-2018)
          • Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan
                                                                  • Senior Vice President (SVP) Head of Marketing
            atau Pembiayaan BTN
                                                                    & Segment Offering PT Bank Commonwealth
          • Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Bisnis BTN
                                                                    (2012 – 2015).
          • Anggota Tetap Komite Bisnis BTN
          Periode jabatan sebagai Komite mengikuti
          Periode Jabatan sebagai Direktur Operations
          and Customer Experience.



          Jabatan Rangkap pada Perusahaan
          Terbuka Lain
          Tidak memiliki rangkap jabatan pada
          perusahaan terbuka lain.



          Kepemilikan Saham BBTN
          Per 31 Desember 2024,
          memiliki 794.400 lembar saham/0.0056604%




138   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 141
                                                                                    Laporan
                                                                               Tahunan 2024




Muhammad Iqbal
Direktur SME and Retail Funding


                    Warga Negara Indonesia,
                    berusia 51 Tahun Per Desember 2024,
                    berdomisili di Jakarta Selatan, Indonesia




Riwayat Pendidikan                                        Dasar Hukum Pengangkatan
• Sarjana (S1) Teknik Industri, Institut Teknologi        Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk
  Bandung, Bandung (1996).                                pertama kalinya sejak 6 Maret 2024 melalui
• Magister (S2) General Management, IPMI                  keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
  International Business School, Jakarta (2005).          Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan
• Magister    (S2)   Business     Administration,         efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak
  Monash University, Melbourne (2006).                    8 Agustus 2024.



Sertifikasi                                               Pengalaman Kerja
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh                 • Direktur SME & Retail Funding BTN (2024 - saat
BSMR (Penyelarasan 2024).                                   ini).
                                                          • Direktur Institutional Banking PT Bank Negara
                                                            Indonesia (Persero) Tbk (2023 - Maret 2024).
                                                          • Direktur Enterprise & Commercial Banking
Periode Menjabat
                                                            PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
6 Maret 2024 - RUPS Tahun 2029, Periode                     (2022-2023).
Pertama                                                   • Direktur Bisnis UMKM PT Bank Negara
                                                            Indonesia (Persero) Tbk. (2020- 2022).
                                                          • SVP Group Head Small & Medium Enterprise
Jabatan Rangkap                                             Banking PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
                                                            (Agustus 2020 - September 2020).
• Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas BTN
                                                          • SVP Group Head Small Medium Enterprise &
• Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko BTN
                                                            Micro Risk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2017-
• Anggota Tetap Komite Human Capital BTN
                                                            2020).
• Anggota Tetap Komite Bisnis BTN
• Anggota Tetap Komite Pengarah Transformasi
  BTN
• Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan
  atau Pembiayaan BTN
• Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Bisnis BTN
Periode jabatan sebagai Komite mengikuti
Periode Jabatan sebagai Direktur SME & Retail
Funding.



Jabatan Rangkap pada Perusahaan
Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada
perusahaan terbuka lain.



Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2024,
tidak memiliki saham BBTN




                                                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk       139
Page 142
                      Profil
                      Perusahaan




Hubungan Afiliasi Anggota Direksi

Tabel Hubungan Afiliasi Direksi

                                    Hubungan Keuangan, Keluarga dan Kepengurusan Direksi

                                        Hubungan Keuangan Dengan                 Hubungan Keluarga Dengan
                                                                                                                  Hubungan
                                                              Pemegang                                Pemegang Kepengurusan
                                    Dewan                                    Dewan
     Nama            Jabatan                      Direksi       Saham                     Direksi       Saham
                                   Komisaris                                Komisaris
                                                              Pengendali*                             Pengendali*

                                   Ya    Tidak   Ya   Tidak   Ya   Tidak    Ya   Tidak   Ya   Tidak   Ya   Tidak   Ya   Tidak

 Nixon L.P.      Direktur Utama           √            √             √             √           √            √            √
 Napitupulu

 Oni Febriarto   Wakil Direktur           √            √             √             √           √            √            √
 Rahardjo        Utama

 Andi Nirwoto    Direktur                 √            √             √             √           √            √            √
                 Information
                 Technology

 Elisabeth       Direktur Assets          √            √             √             √           √            √            √
 Novie           Management
 Riswanti

 Jasmin          Direktur                 √            √             √             √           √            √            √
                 Distribution
                 and
                 Institutional
                 Funding

 Setiyo          Direktur Risk            √            √             √             √           √            √            √
 Wibowo          Management

 Hirwandi        Direktur                 √            √             √             √           √            √            √
 Gafar           Consumer

 Nofry Rony      Direktur                 √            √             √             √           √            √            √
 Poetra          Finance

 Eko Waluyo      Direktur                 √            √             √             √           √            √            √
                 Human
                 Capital,
                 Compliance
                 and Legal

 Hakim           Direktur                 √            √             √             √           √            √            √
 Putratama       Operations
                 and Customer
                 Experience

 Muhammad        Direktur SME             √            √             √             √           √            √            √
 Iqbal           and Retail
                 Funding

*Langsung maupun tidak langsung




Pendidikan                                                         Perubahan Komposisi Anggota
dan/atau Pelatihan Direksi                                         Direksi dan Alasan Perubahannya

Uraian pendidikan dan/atau pelatihan Direksi selama                Selama tahun 2024, telah terjadi perubahan komposisi
tahun Buku disajikan pada Bab Tata Kelola Perusahaan.              Direksi. Perubahan komposisi Direksi dilakukan
                                                                   berdasarkan     kebutuhan     Perseroan.  Perubahan
                                                                   komposisi Direksi adalah sebagai berikut:




140       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 143
                                                                                                        Laporan
                                                                                                   Tahunan 2024




Komposisi dan Dasar Pengangkatan Direksi Sebelum RUPS Tahunan 2024

Komposisi Direksi sebelum RUPS Tahunan 2024                         Utama dan 8 (delapan) orang Direktur. Komposisi dan
berjumlah 10 (sepuluh) orang yang terdiri dari 1 (satu)             dasar pengangkatan Anggota Direksi dapat dilihat
orang Direktur Utama, 1 (satu) orang Wakil Direktur                 pada tabel di bawah ini.



Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Direksi Sebelum RUPS Tahunan 2024

                                                                                            Pelaksana
                                                                                             Penilaian            Tanggal
     Nama                Jabatan                Dasar Pengangkatan             Periode
                                                                                           Kemampuan               Efektif
                                                                                          dan Kepatutan

 Nixon L.P.        Direktur Utama           - RUPS Tahunan tanggal 17          Kedua            OJK               7 Juni 2023
 Napitupulu                                   Maret 2017
                                            - RUPS Tahunan tanggal 10
                                              Maret 2021
                                            - RUPS Tahunan tanggal 2 Maret
                                              2022
                                            - RUPS Tahunan tanggal 16
                                              Maret 2023

 Oni Febriarto     Wakil Direktur           - RUPS Tahunan tanggal 16          Pertama          OJK               7 Juni 2023
 Rahardjo          Utama                      Maret 2023

 Andi Nirwoto      Direktur IT & Digital    - RUPS Tahunan tanggal 23          Kedua            OJK          10 September
                                              Maret 2018                                                          2018
                                            - RUPSLB tanggal 11 Januari 2023

 Elisabeth Novie   Direktur Assets          RUPS Luar Biasa tanggal 29         Pertama          OJK           26 Juni 2020
 Riswanti          Management               Agustus 2019

 Jasmin            Direktur Distribution    RUPS Luar Biasa tanggal 27         Pertama          OJK               4 Mei 2020
                   and Funding              November 2019

 Setiyo Wibowo     Direktur Risk            RUPS Luar Biasa tanggal 27         Pertama          OJK               3 Juli 2020
                   Management               November 2019

 Hirwandi Gafar    Direktur Consumer        RUPS Luar Biasa tanggal 27         Pertama          OJK               28 Agustus
                                            November 2019                                                            2020

 Nofry Rony        Direktur Finance         RUPS Tahunan tanggal 10 Maret      Pertama          OJK          9 Agustus 2021
 Poetra                                     2021

 Eko Waluyo        Direktur Human           RUPS Tahunan tanggal 10 Maret      Pertama          OJK          9 Agustus 2021
                   Capital, Compliance      2021
                   & Legal

 Hakim             Direktur Institutional   RUPS Tahunan tanggal 16 Maret      Pertama          OJK               26 Juli 2023
 Putratama         Banking                  2023




Komposisi dan Dasar Pengangkatan Direksi Setelah RUPS Tahunan 2024

Pada tanggal 6 Maret 2024, RUPS Tahunan memutuskan:
1. Memberhentikan dengan hormat nama-nama berikut sebagai Pengurus Perseroan:
   a. Elisabeth Novie Riswanti – sebagai Direktur Assets Management
   b. Hirwandi Gafar – sebagai Direktur Consumer
   c. Jasmin – sebagai Direktur Distribution and Funding
   d. Setiyo Wibowo – sebagai Direktur Risk Management




                                                                               PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk        141
Page 144
                       Profil
                       Perusahaan




2. Mengubah nomenklatur jabatan anggota-anggota Direksi Perseroan sebagai berikut:



      No.                                Semula                                                     Menjadi

       1.      Direktur Distribution and Funding                            Direktur Distribution and Institutional Funding

      2.       Direktur IT and Digital                                      Direktur Information Technology

      3.       Direktur Institutional Banking                               Direktur Operations and Customer Experience

      4.       -                                                            Direktur SME and Retail Funding




3. Mengalihkan penugasan nama-nama tersebut berikut sebagai Anggota Direksi Perseroan:



      No.             Nama                             Semula                                        Menjadi

       1.      Andi Nirwoto              Direktur IT and Digital              Direktur Information Technology

      2.       Hakim Putratama           Direktur Institutional Banking       Direktur Operations and Customer Experience




4. Mengangkat nama-nama tersebut berikut sebagai Pengurus Perseroan:
   a. Elisabeth Novie Riswanti – sebagai Direktur Assets Management
   b. Hirwandi Gafar – sebagai Direktur Consumer
   c. Jasmin – sebagai Direktur Distribution and Institutional Funding
   d. Setiyo Wibowo – sebagai Direktur Risk Management
   e. Muhammad Iqbal – sebagai Direktur SME and Retail Funding


Sehingga komposisi Direksi setelah RUPS Tahunan 2024 berjumlah 11 (sebelas) orang yang terdiri dari 1 (satu)
orang Direktur Utama, 1 (satu) orang Wakil Direktur Utama dan 9 (sembilan) orang Direktur. Komposisi dan dasar
pengangkatan Anggota Direksi dapat dilihat pada tabel di bawah ini.


Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Direksi Setelah RUPS Tahunan 2024

                                                                                                    Pelaksana
                                                                                                     Penilaian            Tanggal
      Nama                 Jabatan                  Dasar Pengangkatan              Periode
                                                                                                   Kemampuan               Efektif
                                                                                                  dan Kepatutan

Nixon L.P.            Direktur Utama            - RUPS Tahunan tanggal 17             Kedua              OJK             7 Juni 2023
Napitupulu                                        Maret 2017
                                                - RUPS Tahunan tanggal 10
                                                  Maret 2021
                                                - RUPS Tahunan tanggal 2 Maret
                                                  2022
                                                - RUPS Tahunan tanggal 16
                                                  Maret 2023

Oni Febriarto         Wakil Direktur            - RUPS Tahunan tanggal 16           Pertama              OJK             7 Juni 2023
Rahardjo              Utama                       Maret 2023

Andi Nirwoto          Direktur Information      - RUPS Tahunan tanggal 23             Kedua              OJK            10 September
                      Technology                  Maret 2018                                                                 2018
                                                - RUPSLB tanggal 11 Januari 2023




142         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 145
                                                                                                     Laporan
                                                                                                Tahunan 2024




                                                                                         Pelaksana
                                                                                          Penilaian            Tanggal
    Nama               Jabatan               Dasar Pengangkatan            Periode
                                                                                        Kemampuan               Efektif
                                                                                       dan Kepatutan

Elisabeth Novie   Direktur Assets         - RUPS Luar Biasa tanggal 29      Kedua            OJK           26 Juni 2020
Riswanti          Management                Agustus 2019
                                          - RUPS Tahunan tanggal 6 Maret
                                            2024

Jasmin            Direktur Distribution   - RUPS Luar Biasa tanggal 27      Kedua            OJK               4 Mei 2020
                  and Institutional         November 2019
                  Funding                 - RUPS Tahunan tanggal 6 Maret
                                            2024

Setiyo Wibowo     Direktur Risk           - RUPS Luar Biasa tanggal 27      Kedua            OJK               3 Juli 2020
                  Management                November 2019
                                          - RUPS Tahunan tanggal 6 Maret
                                            2024

Hirwandi Gafar    Direktur Consumer       - RUPS Luar Biasa tanggal 27      Kedua            OJK               28 Agustus
                                            November 2019                                                         2020
                                          - RUPS Tahunan tanggal 6 Maret
                                            2024

Nofry Rony        Direktur Finance        RUPS Tahunan tanggal 10 Maret    Pertama           OJK          9 Agustus 2021
Poetra                                    2021

Eko Waluyo        Direktur Human          RUPS Tahunan tanggal 10 Maret    Pertama           OJK          9 Agustus 2021
                  Capital, Compliance     2021
                  & Legal

Hakim             Direktur Operations     RUPS Tahunan tanggal 16 Maret    Pertama           OJK               26 Juli 2023
Putratama         & Customer              2023
                  Experience

Muhammad          Direktur SME & Retail   RUPS Tahunan tanggal 6 Maret     Pertama           OJK          8 Agustus 2024
Iqbal             Funding                 2024




                                                                           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk        143
Page 146
                 Profil
                 Perusahaan




Profil
Dewan Komisaris

         Chandra M. Hamzah
         Komisaris Utama/Independen


                              Warga Negara Indonesia,
                              berusia 57 Tahun Per Desember 2024,
                              berdomisili di Jakarta Selatan, Indonesia




          Riwayat Pendidikan                                        Dasar Hukum Pengangkatan
          Sarjana (S1) Hukum, Universitas Indonesia (1995).         Menjabat sebagai Komisaris Utama sekaligus
                                                                    Komisaris     Independen    Perseroan    untuk
                                                                    pertama kalinya sejak 27 November 2019 melalui
                                                                    keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar
          Sertifikasi                                               Biasa (RUPSLB) Perseroan dan dinyatakan efektif
          Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 6 oleh LSPP            oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 04 Mei
          (Penyelarasan 2024).                                      2020. Kemudian diangkat kembali pada tanggal
                                                                    6 Maret 2024 melalui Rapat Umum Pemegang
                                                                    Saham Tahunan Tahun 2024.

          Periode Menjabat
          • 27 November 2019 - 6 Maret 2024, Periode
                                                                    Pengalaman Kerja
            Pertama
          • 6 Maret 2024 – RUPS Tahun 2029, Periode                 • Komisaris Utama/Independen BTN (2019 -
            Kedua                                                     saat ini).
                                                                    • Komisaris Utama PT Perusahaan Listrik Negara
                                                                      (Persero) (2014 - 2015).
                                                                    • Partner of Assegaf Hamzah & Partners Law
          Jabatan Rangkap                                             Firm (2012 - saat ini).
          • Ketua merangkap Komite Remunerasi dan                   • Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi
            Nominasi BTN (2020-saat ini).                             (KPK) (2007 - 2011).
          • Co-Founder & Senior Partner of Assegaf                  • Partner of Assegaf Hamzah & Partners Law
            Hamzah & Partners Law Firm (2012—saat ini).               Firm (2001 - 2007).



          Jabatan Rangkap pada Perusahaan
          Terbuka Lain
          Tidak memiliki rangkap jabatan pada
          perusahaan terbuka lain.



          Kepemilikan Saham BBTN
          Per 31 Desember 2024,
          tidak memiliki saham BBTN




144   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 147
                                                                                   Laporan
                                                                              Tahunan 2024




Iqbal Latanro
Wakil Komisaris Utama/Independen


                    Warga Negara Indonesia,
                    berusia 66 Tahun Per Desember 2024,
                    berdomisili di Jakarta Selatan, Indonesia




Riwayat Pendidikan                                        Dasar Hukum Pengangkatan
• Sarjana (S1) Ekonomi, Universitas Hasanuddin,           Menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama/
  Makassar (1983).                                        Independen Perseroan untuk pertama kalinya
• Magister (S2) Manajemen Bisnis, Universitas             sejak 10 Maret 2021 melalui keputusan Rapat
  Hasanuddin, Makassar (1998).                            Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)
                                                          Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas
                                                          Jasa Keuangan (OJK) tanggal 06 September
                                                          2021.
Sertifikasi
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh LSPP
(Penyelarasan 2024).
                                                          Pengalaman Kerja
                                                          • Wakil Komisaris Utama/Independen BTN (2021
Periode Menjabat                                            - saat ini).
                                                          • Komisaris PT Bank Mandiri Taspen (2020 -
10 Maret 2021 - RUPS Tahun 2026, Periode Pertama
                                                            2021).
                                                          • Komisaris PT Pemeringkat Efek Indonesia
                                                            (2020 - 2021).
Jabatan Rangkap                                           • Direktur Utama PT Taspen (Persero) (2018 -
                                                            2020).
• Ketua merangkap Komite Audit BTN (2021-
                                                          • Komisaris Utama PT Taspen Properti Indonesia
  saat ini).
                                                            (2015 - 2020).
• Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
  BTN (2021-saat ini).



Jabatan Rangkap pada Perusahaan
Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada
perusahaan terbuka lain.



Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2024,
tidak memiliki saham BBTN




                                                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk    145
Page 148
                Profil
                Perusahaan




         Armand B. Arief
         Komisaris Independen


                             Warga Negara Indonesia,
                             berusia 72 Tahun Per Desember 2024,
                             berdomisili di Jakarta Selatan, Indonesia




          Riwayat Pendidikan                                       Dasar Hukum Pengangkatan
          • Sarjana (S1) Business Administration, Curry            Menjabat sebagai Komisaris Independen
            College, Milton Massachusetts, Amerika                 Perseroan untuk pertama kalinya sejak 27
            Serikat (1982).                                        November 2019 melalui keputusan Rapat
          • Master (S2) Business Administration, Suffolk           Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)
            University, Boston Massachusetts, Amerika              Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas
            Serikat (1995).                                        Jasa Keuangan (OJK) sejak tanggal 14 Mei 2020.
                                                                   Kemudian diangkat kembali pada tanggal 6
                                                                   Maret 2024 melalui Rapat Umum Pemegang
                                                                   Saham Tahunan Tahun 2024.
          Sertifikasi
          Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 6 oleh LSPP
          (Penyelarasan 2024).
                                                                   Pengalaman Kerja
                                                                   • Komisaris Independen PT Cardig Aero Services
                                                                     Tbk (2021 - saat ini).
          Periode Menjabat
                                                                   • Komisaris Independen BTN (2019 - saat ini).
          • 27 November 2019 - 6 Maret 2024, Periode               • Komisaris Independen PT Bank Royal
            Pertama                                                  Indonesia (2017 - 2018).
          • 6 Maret 2024 – RUPS Tahun 2029, Periode                • Komisaris/Senior       Consultant  Dunamis
            Kedua                                                    Organization Services (Franklin Covey USA
                                                                     Subsidiary (2016 - 2019).
                                                                   • Anggota Panel Interviewer Otoritas Jasa
          Jabatan Rangkap                                            Keuangan (2016 - 2017).

          • Ketua merangkap Komite Pemantau Risiko
            BTN (2020-saat ini).
          • Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
            BTN (2020-saat ini).



          Jabatan Rangkap pada Perusahaan
          Terbuka Lain
          Komisaris Independen PT Cardig Aero Services
          Tbk (2021—saat ini).



          Kepemilikan Saham BBTN
          Per 31 Desember 2024,
          tidak memiliki saham BBTN




146   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 149
                                                                                     Laporan
                                                                                Tahunan 2024




Sentot A. Sentausa
Komisaris Independen


                     Warga Negara Indonesia,
                     berusia 67 Tahun Per Desember 2024,
                     berdomisili di Jakarta Selatan, Indonesia




Riwayat Pendidikan                                         Dasar Hukum Pengangkatan
• Sarjana (S1) Statistika, Universitas Padjadjaran,        Menjabat sebagai Komisaris Independen
  Bandung (1985).                                          Perseroan untuk pertama kalinya sejak 2
• Master (S2) Business Administration, Monash              Maret 2022 melalui Keputusan Rapat Umum
  University, Australia (1995).                            Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan
                                                           dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa
                                                           Keuangan (OJK) sejak tanggal 8 Agustus 2022.
Sertifikasi
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh LSPP
(Penyelarasan 2024).                                       Pengalaman Kerja
                                                           • Komisaris Independen BTN (2022 - saat ini).
                                                           • Komisaris Utama PT Jiwasraya (Persero) (2019
                                                             - 2020).
Periode Menjabat                                           • Komisaris Utama Mandiri lnhealth (2016 -
2 Maret 2022 – RUPS Tahun 2027, Periode Pertama              2019).
                                                           • Direktur Distribution PT Bank Mandiri (Persero)
                                                             Tbk (2015 - 2016).
Jabatan Rangkap                                            • Direktur Risk Management PT Bank Mandiri
                                                             (Persero) Tbk (2006 - 2014).
• Anggota Komite Audit BTN (2022-saat ini).
• Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
  BTN (2022-saat ini).



Jabatan Rangkap pada Perusahaan
Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada
perusahaan terbuka lain.



Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2024,
tidak memiliki saham BBTN




                                                          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk       147
Page 150
                Profil
                Perusahaan




         Adi Sulistyowati
         Komisaris Independen


                             Warga Negara Indonesia,
                             berusia 57 Tahun Per Desember 2024,
                             berdomisili di Jakarta Selatan, Indonesia




          Riwayat Pendidikan                                       Dasar Hukum Pengangkatan
          Sarjana (S1) Ekonomi Manajemen, Universitas              Menjabat sebagai Komisaris Independen
          Krisnadwipayana, Jakarta (1986)                          Perseroan untuk pertama kalinya sejak 6
                                                                   Maret 2024 melalui keputusan Rapat Umum
                                                                   Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan
                                                                   dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa
          Sertifikasi
                                                                   Keuangan (OJK) sejak 7 Oktober 2024.
          Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh LSPP
          (Penyelarasan 2024).

                                                                   Pengalaman Kerja
                                                                   • Komisaris Independen BTN (Maret 2024—
          Periode Menjabat
                                                                     saat ini)
          6 Maret 2024 – RUPS Tahun 2029,                          • Wakil Direktur Utama PT Bank Negara
          Periode Pertama                                            Indonesia (Persero) Tbk (2020—Maret 2024)
                                                                   • Direktur Layanan dan Jaringan PT Bank
                                                                     Negara Indonesia (Persero) Tbk (2020)
          Jabatan Rangkap                                          • Direktur Hubungan Kelembagaan PT Bank
                                                                     Negara Indonesia (Persero) Tbk (2015—2020)
          • Anggota Komite Pemantau Risiko BTN (2024—
                                                                   • Pemimpin Divisi Jaringan dan Layanan PT
            saat ini).
                                                                     Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2012-
          • Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
                                                                     2015)
            BTN (2024—saat ini).



          Jabatan Rangkap pada Perusahaan
          Terbuka Lain
          Tidak memiliki rangkap jabatan pada
          perusahaan terbuka lain



          Kepemilikan Saham BBTN
          Per 31 Desember 2024,
          tidak memiliki saham BBTN




148   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 151
                                                                                   Laporan
                                                                              Tahunan 2024




Bambang Widjanarko
Komisaris Independen


                    Warga Negara Indonesia,
                    berusia 61 Tahun Per Desember 2024,
                    berdomisili di Bekasi, Indonesia




Riwayat Pendidikan                                        Dasar Hukum Pengangkatan
• Sarjana (S1) Akuntansi, Universitas Brawijaya,          Menjabat sebagai Komisaris Independen
  Malang (1988).                                          Perseroan untuk pertama kalinya sejak 6
• Magister    (S2)  Bisnis    dan    Keuangan,            Maret 2024 melalui keputusan Rapat Umum
  International University of Japan, Jepang               Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan
  (2000).                                                 dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa
                                                          Keuangan (OJK) sejak 7 Oktober 2024.


Sertifikasi
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 6 oleh LSPP            Pengalaman Kerja
(Penyelarasan 2024).                                      • Komisaris Independen BTN (Maret 2024—saat
                                                            ini)
                                                          • Deputi Komisioner Pengawas Bank Pemerintah
                                                            dan Syariah OJK (2023)
Periode Menjabat
                                                          • Deputi Komisioner Pengawas Perbankan II
6 Maret 2024 – RUPS Tahun 2029,                             OJK (2020—2023)
Periode Pertama                                           • Deputi Komisioner Penyidikan, Organisasi dan
                                                            Sumber Daya Manusia OJK (2018 —2020)
                                                          • Kepala Kantor Regional 1 DKI Jakarta dan
Jabatan Rangkap                                             Banten OJK (2016—2018)

• Anggota Komite Audit BTN (2024—saat ini).
• Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
  BTN (2024—saat ini).



Jabatan Rangkap pada Perusahaan
Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada
perusahaan terbuka lain.



Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2024,
tidak memiliki saham BBTN




                                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk       149
Page 152
                Profil
                Perusahaan




         Andin Hadiyanto
         Komisaris


                             Warga Negara Indonesia,
                             berusia 59 Tahun Per Desember 2024,
                             berdomisili di Bekasi, Indonesia




          Riwayat Pendidikan                                       Dasar Hukum Pengangkatan
          • Sarjana (S1) Ekonomi, Universitas Gadjah               Menjabat sebagai Komisaris Perseroan untuk
            Mada, Yogyakarta (1989).                               pertama kalinya sejak 27 November 2019 melalui
          • Master (S2) International      Development,            keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
            Nagoya University, Jepang (1997).                      Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan dan dinyatakan
          • Doctor (S3) International      Development,            efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak
            Nagoya University, Jepang (2000).                      tanggal 10 Juli 2020. Kemudian diangkat kembali
                                                                   pada tanggal 6 Maret 2024 melalui Rapat Umum
                                                                   Pemegang Saham Tahunan Tahun 2024.
          Sertifikasi
          Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 6 oleh LSPP
          (Penyelarasan 2024).                                     Pengalaman Kerja
                                                                   • Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan
                                                                     Keuangan (BPPK) dan Plt. Direktur Utama
                                                                     Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP),
          Periode Menjabat
                                                                     Kementerian Keuangan (2021 - saat ini).
          • 27 November 2019 - 6 Maret 2024, Periode               • Komisaris BTN (2019 - saat ini).
            Pertama                                                • Direktur      Jenderal       Perbendaharaan,
          • 6 Maret 2024 – RUPS Tahun 2029, Periode                  Kementerian Keuangan (2019 - 2021).
            Kedua                                                  • Staf Ahli Makro Ekonomi dan Keuangan
                                                                     Internasional, Kementerian Keuangan (2018 -
                                                                     2019).
          Jabatan Rangkap                                          • Direktur Eksekutif, Bank Dunia (2016 - 2018).

          • Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan
            Keuangan (BPPK) dan Plt. Direktur Utama
            Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP),
            Kementerian Keuangan (2021 – saat ini).
          • Anggota Komite Audit BTN (2020-saat ini).
          • Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
            BTN (2020-saat ini).



          Jabatan Rangkap pada Perusahaan
          Terbuka Lain
          Tidak memiliki rangkap jabatan pada
          perusahaan terbuka lain.



          Kepemilikan Saham BBTN
          Per 31 Desember 2024,
          tidak memiliki saham BBTN




150   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 153
                                                                                       Laporan
                                                                                  Tahunan 2024




Herry Trisaputra Zuna
Komisaris


                    Warga Negara Indonesia,
                    berusia 57 Tahun Per Desember 2024,
                    berdomisili di Jakarta Barat, Indonesia




Riwayat Pendidikan                                            Dasar Hukum Pengangkatan
• Sarjana (S1) Teknik Sipil, lnstitut Teknologi               Menjabat sebagai Komisaris Perseroan untuk
  Bandung, Bandung (1992).                                    pertama kalinya sejak tanggal 2 Maret 2022
• Sarjana      (S1)   Manajemen,       Universitas            melalui Keputusan Rapat Umum Pemegang
  Padjajaran, Bandung (1993).                                 Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan
• Magister (S2) Sistem dan Teknik Jalan Raya,                 dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan
  lnstitut Teknologi Bandung, Bandung (1994).                 (OJK) pada tanggal 11 Oktober 2022.
• Doktor (S3) Teknik Sipil, Universitas Indonesia,
  Depok (2016).
                                                              Pengalaman Kerja
                                                              • Penata Kelola Jalan dan Jembatan Ahli
Sertifikasi                                                     Utama Kementerian Pekerjaan Umum dan
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 6 oleh LSPP                  Perumahan Rakyat (2024—saat ini).
(Penyelarasan 2024).                                          • Komisaris BTN (2022 - saat ini).
                                                              • Direktur Jenderal Pembiayaan lnfrastruktur
                                                                Pekerjaan      Umum      dan       Perumahan,
                                                                Kementerian      Pekerjaan       Umum    dan
Periode Menjabat                                                Perumahan Rakyat (2021 - saat ini).
2 Maret 2022 - RUPS Tahun 2027,                               • Direktur Pengembangan Sistem Strategi
Periode Pertama                                                 Penyelenggaraan Pembiayaan, Kementerian
                                                                Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
                                                                (2019 - 2021).
                                                              • Komisaris PT Wijaya Karya Beton Tbk (2017 -
Jabatan Rangkap                                                 2019).
• Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi                      • Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Indonesia,
  BTN (2022-saat ini).                                          Kementerian      Pekerjaan       Umum    dan
• Anggota Komite Pemantau Risiko BTN (2022-                     Perumahan Rakyat (2015 - 2019).
  saat ini).
• Penata Kelola Jalan dan Jembatan Ahli
  Utama Kementerian Pekerjaan Umum dan
  Perumahan Rakyat (2024—saat ini).
• Direktur Jenderal Pembiayaan lnfrastruktur
  Pekerjaan    Umum        dan    Perumahan,
  Kementerian      Pekerjaan   Umum     dan
  Perumahan Rakyat (2021 – saat ini).



Jabatan Rangkap pada Perusahaan
Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada
perusahaan terbuka lain.



Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2024, memiliki 879.300 lembar
saham atau sebesar 0,0062653%




                                                          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk         151
Page 154
                 Profil
                 Perusahaan




          Himawan Arief Sugoto
          Komisaris


                              Warga Negara Indonesia,
                              berusia 61 Tahun Per Desember 2024,
                              berdomisili di Depok, Indonesia




          Riwayat Pendidikan                                        Dasar Hukum Pengangkatan
          • Sarjana (S1) Teknik Sipil, Institut Teknologi           Menjabat sebagai Komisaris Perseroan untuk
            Bandung, Bandung (1990).                                pertama kalinya sejak tanggal 2 Maret 2022
          • Magister (S2) Teknik Sipil, Universitas                 melalui Keputusan Rapat Umum Pemegang
            Indonesia, Jakarta (2001).                              Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan
          • Doktor (S3) Manajemen dan Bisnis, Institut              dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan
            Pertanian Bogor, Bogor (2023).                          (OJK) pada tanggal 03 Oktober 2022.



          Sertifikasi                                               Pengalaman Kerja
          Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 6 oleh LSPP            • Penasihat Utama Menteri Agraria dan Tata
          (Penyelarasan 2024).                                        Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional
                                                                      Bidang Ekonomi Pertanahan (2023-saat ini).
                                                                    • Komisaris BTN (2022 - saat ini).
                                                                    • Sekretaris Komite Badan Bank Tanah (2021 -
          Periode Menjabat
                                                                      2023).
          2 Maret 2022 - RUPS Tahun 2027,                           • Komisaris PT Rajawali Nusantara Indonesia
          Periode Pertama                                             (Holding Pangan) (2020 - 2022).
                                                                    • Plt. Direktur Jenderal Pengadaan Tanah dan
                                                                      Pengembangan Pertanahan Kementerian
          Jabatan Rangkap                                             Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan
                                                                      Nasional (2020 - 2021).
          • Penasihat Utama Menteri Agraria dan Tata
                                                                    • Sekretaris Jenderal Komisaris Kementerian
            Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional
                                                                      Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan
            Bidang Ekonomi Pertanahan (2023-saat ini).
                                                                      Nasional (2018 - 2023).
          • Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
            BTN (2022-saat ini).
          • Anggota Komite Pemantau Risiko BTN (2022-
            saat ini).
          • Sekretaris Komite Badan Bank Tanah (2021 –
            2023).
          • Sekretaris Jenderal Komisaris Kementerian
            Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan
            Nasional (2018 – 2023).



          Jabatan Rangkap pada Perusahaan
          Terbuka Lain
          Tidak memiliki rangkap jabatan pada
          perusahaan terbuka lain.



          Kepemilikan Saham BBTN
          Per 31 Desember 2024, memiliki 879.300 lembar
          saham atau sebesar 0,0062653




152   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 155
                                                                                                    Laporan
                                                                                               Tahunan 2024




Mohamad Yusuf Permana*
Komisaris


                   Warga Negara Indonesia,
                   berusia 49 Tahun Per Desember 2024,
                   berdomisili di Jakarta Selatan, Indonesia




Riwayat Pendidikan                                                     Dasar Hukum Pengangkatan
Sarjana (S1) Ekonomi, Universitas Gunadarma,                           Menjabat sebagai Komisaris Perseroan untuk
Jakarta (1999).                                                        pertama kalinya sejak tanggal 11 Januari 2023
                                                                       melalui Keputusan Rapat Umum Pemegang
                                                                       Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan dan
                                                                       dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan
Sertifikasi
                                                                       (OJK) pada tanggal 07 Juni 2023.
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 6 oleh LSPP
(2024).

                                                                       Pengalaman Kerja
                                                                       • Komisaris PT Bank Tabungan Negara (Persero)
Periode Menjabat
                                                                         Tbk (2023—2024).
11 Januari 2023 – 6 Maret 2024, Periode Pertama                        • Kepala Biro Protokol Sekretariat Presiden
                                                                         Kementerian Sekretariat Negara (2021—2024).
                                                                       • Komisaris PT Pelindo Multi Terminal (2021).
Jabatan Rangkap                                                        • Komisaris PT Pelabuhan Indonesia I (Persero)
                                                                         (2021).
• Kepala Biro Protokol Sekretariat Presiden
                                                                       • Komisaris PT Djakarta Lloyd (2020).
  Kementerian Sekretariat Negara (2021 —2024).
• Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
  BTN (2023—2024).



Jabatan Rangkap pada Perusahaan
Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada
perusahaan terbuka lain.



Kepemilikan Saham BBTN
Per 4 Maret 2024, tidak memiliki saham BBTN




                                       *) Berhenti menjabat sejak tanggal 4 Maret 2024 dan dikukuhkan pada RUPS Tahunan 2024.




                                                                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk            153
Page 156
                      Profil
                      Perusahaan




Hubungan Afiliasi Anggota Dewan Komisaris

Tabel Hubungan Afiliasi Dewan Komisaris

                                   Hubungan Keuangan, Keluarga dan Kepengurusan Komisaris

                                        Hubungan Keuangan Dengan                 Hubungan Keluarga Dengan
                                                                                                                  Hubungan
                                                              Pemegang                                Pemegang Kepengurusan
                                    Dewan                                    Dewan
     Nama            Jabatan                       Direksi      Saham                     Direksi       Saham
                                   Komisaris                                Komisaris
                                                              Pengendali*                             Pengendali*

                                   Ya    Tidak   Ya   Tidak   Ya   Tidak    Ya   Tidak   Ya   Tidak   Ya   Tidak   Ya   Tidak


                 Komisaris
 Chandra M.
                 Utama/            -      √      -      √      -     √      -      √     -     √      -     √      -     √
 Hamzah
                 Independen

                 Wakil
 Iqbal           Komisaris
                                   -      √      -      √      -     √      -      √     -     √      -     √      -     √
 Latanro         Utama/
                 Independen

 Armand B.       Komisaris
                                   -      √      -      √      -     √      -      √     -     √      -     √      -     √
 Arief           Independen

 Sentot A.       Komisaris
                                   -      √      -      √      -     √      -      √     -     √      -     √      -     √
 Sentausa        Independen

 Adi             Komisaris
                                   -      √      -      √      -     √      -      √     -     √      -     √      -     √
 Sulistyowati    Independen

 Bambang         Komisaris
                                   -      √      -      √      -     √      -      √     -     √      -     √      -     √
 Widjanarko      Independen

 Andin
                 Komisaris         -      √      -      √      -     √      -      √     -     √      -     √      -     √
 Hadiyanto

 Herry
 Trisaputra      Komisaris         -      √      -      √      -     √      -      √     -     √      -     √      -     √
 Zuna

 Himawan
                 Komisaris         -      √      -      √      -     √      -      √     -     √      -     √      -     √
 Arief Sugoto

*Langsung maupun tidak langsung




Pendidikan dan/atau Pelatihan                                      Perubahan Komposisi Anggota
Dewan Komisaris                                                    Dewan Komisaris dan Alasan
                                                                   Perubahannya
Uraian pendidikan dan/atau pelatihan Dewan Komisaris
selama tahun Buku disajikan pada Bab Tata Kelola                   Selama tahun 2024, telah terjadi perubahan komposisi
Perusahaan.                                                        anggota Dewan Komisaris. Perubahan komposisi
                                                                   anggota Dewan Komisaris dilakukan berdasarkan
                                                                   kebutuhan Perseroan. Perubahan komposisi anggota
                                                                   Dewan Komisaris adalah sebagai berikut:




154        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 157
                                                                                                Laporan
                                                                                           Tahunan 2024




Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Komisaris
Sebelum RUPS Tahunan 2024

Komposisi Dewan Komisaris sebelum RUPS Tahunan              orang Komisaris Independen dan 4 (empat) orang
2024 sebanyak 8 (delapan) orang yang terdiri dari 1         Komisaris. Komposisi dan dasar pengangkatan Dewan
(satu) orang Komisaris Utama/Independen, 1 (satu)           Komisaris dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
orang Wakil Komisaris Utama/Independen, 2 (dua)


Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Komisaris Sebelum RUPS Tahunan 2024

                                                                                    Pelaksana
                                                                                     Penilaian            Tanggal
     Nama               Jabatan         Dasar Pengangkatan            Periode
                                                                                   Kemampuan               Efektif
                                                                                  dan Kepatutan

 Chandra M.         Komisaris Utama/     RUPS Luar Biasa tanggal
                                                                       Pertama          OJK               4 Mei 2020
 Hamzah             Independen             27 November 2019

                    Wakil Komisaris      RUPS Tahunan tanggal                                         6 September
 Iqbal Latanro                                                         Pertama          OJK
                    Utama/Independen         10 Maret 2021                                                2021

                    Komisaris            RUPS Luar Biasa tanggal
 Armand B. Arief                                                       Pertama          OJK               14 Mei 2020
                    Independen             27 November 2019

 Sentot A.          Komisaris            RUPS Tahunan tanggal
                                                                       Pertama          OJK          8 Agustus 2022
 Sentausa           Independen               2 Maret 2022

 Andin                                   RUPS Luar Biasa tanggal
                    Komisaris                                          Pertama          OJK               10 Juli 2020
 Hadiyanto                                 27 November 2019

 Herry Trisaputra                        RUPS Tahunan tanggal
                    Komisaris                                          Pertama          OJK          11 Oktober 2022
 Zuna                                        2 Maret 2022

 Himawan Arief                           RUPS Tahunan tanggal
                    Komisaris                                          Pertama          OJK          3 Oktober 2022
 Sugoto                                      2 Maret 2022

 Mohamad                                 RUPS Luar Biasa tanggal
                    Komisaris                                          Pertama          OJK           07 Juni 2023
 Yusuf Permana                               11 Januari 2023




Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Komisaris Setelah RUPS Tahunan 2024

Pada tanggal 6 Maret 2024, RUPS Tahunan 2024 memutuskan:


1. Mengukuhkan pemberhentian Ahdi Jumhari Luddin            3. Mengangkat nama-nama tersebut berikut sebagai
   sebagai Komisaris Independen dan Mohamad Yusuf              Pengurus Perseroan:
   Permana sebagai Komisaris yang diangkat masing-             a. Chandra M. Hamzah - sebagai Komisaris Utama/
   masing berdasarkan Keputusan RUPSLB Tahun 2019                 Independen
   tanggal 27 November 2019 dan Keputusan RUPSLB               b. Bambang Widjanarko - sebagai Komisaris
   Tahun 2023 tanggal 11 Januari 2023, masing-masing              Independen
   terhitung sejak tanggal 12 Agustus 2023 dan 4 Maret         c. Armand B. Arief - sebagai Komisaris Independen
   2024.                                                       d. Adi Sulistyowati - sebagai Komisaris Independen
2. Memberhentikan Chandra M. Hamzah sebagai                    e. Andin Hadiyanto - sebagai Komisaris
   Komisaris Utama/Independen, Andin Hadiyanto
   sebagai Komisaris, dan Armand B. Arief sebagai           Sehingga komposisi Dewan Komisaris setelah RUPS
   Komisaris Independen yang diangkat berdasarkan           Tahunan 2024 sebanyak 9 (sembilan) orang yang
   Keputusan RUPSLB Tahun 2019 tanggal 27 November          terdiri dari 1 (satu) orang Komisaris Utama/Independen,
   2019.                                                    1 (satu) orang Wakil Komisaris Utama/Independen, 4
                                                            (empat) orang Komisaris Independen, dan 3 (tiga)
                                                            orang Komisaris. Komposisi dan dasar pengangkatan
                                                            Dewan Komisaris dapat dilihat pada tabel di bawah ini.




                                                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk        155
Page 158
                    Profil
                    Perusahaan




Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Komisaris Setelah RUPS Tahunan 2024

                                                                              Pelaksana
                                                                               Penilaian      Tanggal
      Nama              Jabatan           Dasar Pengangkatan      Periode
                                                                             Kemampuan         Efektif
                                                                            dan Kepatutan

Chandra M.         Komisaris Utama/        RUPS Tahunan tanggal   Kedua          OJK          4 Mei 2020
Hamzah             Independen                  6 Maret 2024

Iqbal Latanro      Wakil Komisaris         RUPS Tahunan tanggal   Pertama        OJK         6 September
                   Utama/Independen            10 Maret 2021                                     2021

Armand B. Arief    Komisaris               RUPS Tahunan tanggal   Kedua          OJK         14 Mei 2020
                   Independen                  6 Maret 2024

Sentot A.          Komisaris               RUPS Tahunan tanggal   Pertama        OJK        8 Agustus 2022
Sentausa           Independen                  2 Maret 2022

Adi Sulistyowati   Komisaris               RUPS Tahunan tanggal   Pertama        OJK        7 Oktober 2024
                   Independen                  6 Maret 2024

Bambang            Komisaris               RUPS Tahunan tanggal   Pertama        OJK        7 Oktober 2024
Widjanarko         Independen                  6 Maret 2024

Andin              Komisaris               RUPS Tahunan tanggal   Kedua          OJK         10 Juli 2020
Hadiyanto                                      6 Maret 2024

Herry Trisaputra   Komisaris               RUPS Tahunan tanggal   Pertama        OJK        11 Oktober 2022
Zuna                                           2 Maret 2022

Himawan Arief      Komisaris               RUPS Tahunan tanggal   Pertama        OJK        3 Oktober 2022
Sugoto                                         2 Maret 2022




156     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 159
                                                                                        Laporan
                                                                                   Tahunan 2024




Profil
Dewan Pengawas Syariah

    Prof. Dr. H. Muhammad
    Quraish Shihab, M.A
    Ketua Dewan Pengawas Syariah

                        Warga Negara Indonesia,
                        berusia 81 Tahun Per Desember 2024,
                        berdomisili di Jakarta Selatan, Indonesia




    Riwayat Pendidikan                                        Dasar Hukum Pengangkatan
    • Sarjana (S1) bidang Tafsir dan Hadits dari              Menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas
      Universitas Al-Azhar Kairo Mesir (1967).                Syariah untuk pertama kalinya melalui hasil
    • Pascasarjana (S2) bidang Tafsir dan Hadits              Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
      dari Universitas Al-Azhar Kairo Mesir (1969).           Tahunan (RUPST) Perseroan tanggal 23 Maret
    • Doktor (S3) bidang Tafsir dan Hadits dari               2018 dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa
      Universitas Al-Azhar Kairo Mesir (1982).                Keuangan (OJK) sejak 10 Januari 2019. Kemudian
                                                              diangkat kembali sebagai Ketua Dewan
                                                              Pengawas Syariah untuk kedua kalinya pada
                                                              Rapat Umum Pemegang Saham 2023 tanggal
    Sertifikasi
                                                              16 Maret 2023.
    • Ijtima’Sanawi & Annual Meeting DPS IX (2024).
    • Ijtima’Sanawi & Annual Meeting DPS VIII
      (2023).
    • Ijtima'Sanawi & Semiloka DPS-DSM MUI (2019).            Pengalaman Kerja
                                                              • Ketua Dewan Pengawas Syariah BTN (2019 -
                                                                saat ini).
    Periode Menjabat                                          • Pendiri dan Anggota Council of Muslim Elders
                                                                (2014 - saat ini).
    • 23 Maret 2018 - RUPS Tahun 2023, Periode
                                                              • Anggota Eminent Person Group Indonesia
      Pertama
                                                                Malaysia Person Group Indonesia Malaysia
    • 16 Maret 2023 - RUPS Tahun 2028, Periode
                                                                (2010).
      Kedua
                                                              • Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh
                                                                Arab, Mesir dan Jibuti (1998 - 2002).
                                                              • Menteri Agama Republik Indonesia (1998).
    Jabatan Rangkap                                           • Anggota Dewan Riset Nasional (1995 - 1999).
    • Pendiri dan Anggota Council of Muslim Elders            • Anggota Badan Akreditasi Nasional (1994 -
      (2014 - saat ini).                                        1998).
    • Anggota Pentashih Al-Qur’an Departemen                  • Direktur Pengkaderan Ulama MUI (1994 - 1997).
      Agama RI (1989 - saat ini).                             • Anggota DPS Bank Muamalat (1992 - 1999).
                                                              • Rektor IAIN Syarif Hidayatullah (1992 - 1998).
                                                              • Anggota Pentashih Al-Qur’an Departemen
                                                                Agama RI (1989 - saat ini).
    Jabatan Rangkap pada Perusahaan                           • Anggota Badan Pertimbangan Pendidikan
    Terbuka Lain                                                Nasional (1988 - 1996).
    Ketua Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha                   • Anggota MPR-RI periode 1982-1987 dan
    Syariah PT Bank CIMB Niaga Tbk (2019 - saat ini).           periode (1987 - 2002).
                                                              • Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat
                                                                (1985 - 1998).
                                                              • Wakil Rektor IAIN Alauddin (1974 - 1980).
    Kepemilikan Saham BBTN                                    • Pembantu Pimpinan Koordinator Antar
    Per 31 Desember 2024,                                       Kepolisian Indonesia Timur dalam Bidang
    tidak memiliki saham BBTN                                   Mental (1973 - 1975).
                                                              • Koordinator Perguruan Tinggi Agama Islam
                                                                Swasta se Indonesia Timur (Kopertis Wilayah
                                                                Timur) (1967 - 1980).




                                                             PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk      157
Page 160
                 Profil
                 Perusahaan




         Mohamad Bagus Teguh
         Perwira, Lc, MA
         Anggota Dewan Pengawas Syariah

                              Warga Negara Indonesia,
                              berusia 46 Tahun Per Desember 2024,
                              berdomisili di Bekasi, Indonesia




          Riwayat Pendidikan                                        Dasar Hukum Pengangkatan
          • Sarjana (S1) dari Fakultas Dirasat Islamiyah            Menjabat sebagai Anggota Dewan Pengawas
            Wal Arabiyah, Universitas Al-Azhar Kairo-               Syariah untuk pertama kalinya sejak hasil
            Mesir (1999).                                           Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
          • Pasca Sarjana (S2) Program Studi Ekonomi                Tahunan (RUPST) Perseroan tanggal 10 Maret
            Islam UIN Syarif Hidayatullah – Jakarta                 2021 dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa
            (2007).                                                 Keuangan (OJK) sejak 02 Juni 2021.



          Sertifikasi                                               Pengalaman Kerja
          • Ijtima’Sanawi & Annual Meeting DPS IX (2024).           • Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Manulife
          • Ijtima’Sanawi & Annual Meeting DPS VIII                   Asset Management Indonesia (2022-saat ini).
            (2023).                                                 • Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank
          • Assesor Kompetensi – BNSP (2017).                         Tabungan Negara, Tbk (Persero) (2021 - saat
          • Kompetensi Pengawas Syariah - Lembaga                     ini).
            Sertifikasi Profesi-Majelis Ulama Indonesia             • Wakil Sekretaris Badan Pelaksana Harian,
            (LSPMUI) (2016).                                          Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama
          • Izin sebagai Ahli Syariah Pasar Modal (ASPM)              Indonesia (2020 - saat ini).
            – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) (2016).                  • Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank
          • Qualified Wealth Planner (QWP) (2011).                    Maybank Indonesia Tbk. (2020 -2024).
          • Associate Estate Planning Practitioner (AEPP®)          • Sekretaris Bidang Pasar Modal Badan
            (2011).                                                   Pelaksana Harian, Dewan Syariah Nasional-
          • Certified Financial Planner (CFP®) (2010).                Majelis Ulama Indonesia (2015 - 2020).
                                                                    • Ketua Dewan Pengawas Syariah DPLK BRI
                                                                      (2018 - 2019).
                                                                    • Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Aberdeen
          Periode Menjabat                                            Standard Investment Indonesia (2015 - 2021).
          10 Maret 2021 – RUPS Tahun 2026, Periode                  • Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Indosurya
          Pertama.                                                    Asset Management (2015 - 2017).
                                                                    • Trainer di DSN-MUI Institute (November 2017 -
                                                                      saat ini).
                                                                    • Anggota Dewan Pengawas Syariah PT OCBC
          Jabatan Rangkap
                                                                      NISP Tbk. (2009-saat ini).
          • Ketua Dewan Dewan Pengawas Syariah PT                   • Anggota        Dewan    Pengawas        Syariah
            Manulife Asset Management Indonesia (2022-                PT     Schroder   Investment     Management
            saat ini).                                                Indonesia. (2009 - 2022).
          • Wakil Sekretaris Badan Pelaksana Harian,                • Dosen Universitas Trisakti (2009 - 2013).
            Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama                    • Head Planner PT Quantum Magna (2007 -
            Indonesia (2020 - saat ini).                              2014).
                                                                    • Dosen Universitas Muhammadiyah Prof.Dr.
                                                                      Hamka (2007 - 2009).
          Jabatan Rangkap pada Perusahaan                           • Konsultan PT Batasa Tazkia (2004 - 2009).
          Terbuka Lain
          Anggota Dewan Pengawas Syariah PT OCBC
          NISP Tbk. (2009-saat ini).



          Kepemilikan Saham BBTN
          Per 31 Desember 2024,
          tidak memiliki saham BBTN




158   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 161
                                                                                    Laporan
                                                                               Tahunan 2024




Muhammad Faiz, Lc, MA
Anggota Dewan Pengawas Syariah


                    Warga Negara Indonesia,
                    berusia 50 Tahun Per Desember 2024,
                    berdomisili di Jakarta, Indonesia




Riwayat Pendidikan                                        Dasar Hukum Pengangkatan
• Sarjana (S1) Fakultas Syariah Islamic University        Menjabat sebagai Anggota Dewan Pengawas
  of Madinah, Arab Saudi (1997)                           Syariah untuk pertama kalinya berdasarkan
• Master (S2) Fakultas Daarul Ulum Cairo                  Surat Keputusan dari Otoritas Jasa Keuangan
  University, Mesir (1999)                                (OJK) pada tanggal 18 Oktober 2023 dan
                                                          dinyatakan efektif sejak 29 November 2023.


Sertifikasi
• Ijtima’Sanawi & Annual Meeting DPS IX (2024).           Pengalaman Kerja
• Sertifikasi Dewan Pengawas Syariah Level 2              • Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank
  (2013).                                                   Tabungan Negara, Tbk (Persero) (2023 - saat
• Sertifikasi Dewan Pengawas Syariah Level 1                ini).
  (2008).                                                 • Pengurus Besar (PB) Nahdlatul Ulama (2022-
                                                            saat ini).
                                                          • Wakil Rais PW Nahdlatul Ulama DKI Jakarta
                                                            (2021-2022).
Periode Menjabat
                                                          • Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Bank
29 November 2023 - RUPS Tahun 2028, periode                 Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) Syariah
pertama                                                     (2017-saat ini).
                                                          • Ketua Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha
                                                            Syariah PT Bank Permata, Tbk. (2014-saat ini).
Jabatan Rangkap                                           • Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Indomobil
                                                            Multi Finance Indonesia Syariah (2012-saat
• Pengurus Besar (PB) Nahdlatul Ulama (2022-
                                                            ini).
  saat ini).
                                                          • Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI (2010- saat
• Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Bank
                                                            ini).
  Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) Syariah
                                                          • Anggota Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha
  (2017-saat ini)
                                                            Syariah PT Bank Permata, Tbk. (2008-2014).
• Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Indomobil
                                                          • Wakil Pengurus PP Daarul Rahman (2008-
  Multi Finance Indonesia Syariah (2012- saat
                                                            saat ini).
  ini)
• Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI (2010- saat
  ini).
• Wakil      Pengurus  PP    Daarul    Rahman
  (2008-sekarang).



Jabatan Rangkap pada Perusahaan
Terbuka Lain
Ketua Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha
Syariah PT Bank Permata, Tbk. (2014-saat ini).



Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2024,
tidak memiliki saham BBTN




                                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk         159
Page 162
                      Profil
                      Perusahaan




Hubungan Afiliasi Anggota Dewan Pengawas Syariah

Tabel Hubungan Afiliasi Dewan Pengawas Syariah

                                    Hubungan Keuangan, Keluarga dan Kepengurusan Komisaris

                                        Hubungan Keuangan Dengan                   Hubungan Keluarga Dengan
                                                                                                                     Hubungan
                                                               Pemegang                                  Pemegang Kepengurusan
                                    Dewan                                     Dewan
     Nama            Jabatan                       Direksi       Saham                       Direksi       Saham
                                   Komisaris                                 Komisaris
                                                               Pengendali*                               Pengendali*

                                   Ya    Tidak    Ya   Tidak   Ya   Tidak    Ya     Tidak   Ya   Tidak   Ya   Tidak    Ya     Tidak

 Prof. Dr. H.
                   Ketua Dewan
 Muhammad
                   Pengawas               √             √              √             √            √            √                 √
 Quraish
                   Syariah
 Shihab, MA

 Mohamad           Anggota
 Bagus Teguh       Dewan
                                          √             √              √             √            √            √                 √
 Perwira, Lc,      Pengawas
 MA                Syariah

                   Anggota
 Muhammad          Dewan
                                          √             √              √             √            √            √                 √
 Faiz, Lc, MA      Pengawas
                   Syariah
*Langsung maupun tidak langsung



Perubahan Komposisi Anggota Dewan Pengawas Syariah
dan Alasan Perubahannya
Selama tahun 2024, tidak terjadi perubahan komposisi                dan 2 (dua) orang Anggota Dewan Pengawas Syariah.
anggota Dewan Pengawas Syariah. Komposisi Dewan                     Komposisi dan dasar pengangkatan Dewan Pengawas
Pengawas Syariah sebanyak 3 (tiga) orang yang terdiri               Syariah dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
dari 1 (satu) orang Ketua Dewan Pengawas Syariah


Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Pengawas Syariah

                                                                                               Pelaksana
                                                                                                Penilaian          Tanggal
      Nama                Jabatan                Dasar Pengangkatan               Periode
                                                                                              Kemampuan             Efektif
                                                                                             dan Kepatutan

 Prof. Dr. H.                              - RUPS Tahunan tanggal 23
                                                                                                               - 10 Januari
 Muhammad                                    Maret 2018
                     Ketua                                                        Kedua            OJK           2019
 Quraish Shihab,                           - RUPS Tahunan tanggal 16
                                                                                                               - 16 Maret 2023
 MA                                          Maret 2023

 Mohamad
                                           RUPS Tahunan tanggal
 Bagus Teguh         Anggota                                                      Pertama          OJK         2 Juni 2021
                                           10 Maret 2021
 Perwira, Lc, MA

 Muhammad                                  Surat Keputusan OJK tanggal                                         29 November
                     Anggota                                                      Pertama          OJK
 Faiz, Lc, MA                              18 Oktober 2023                                                     2023




160      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 163
                                                                                                      Laporan
                                                                                                 Tahunan 2024




Profil
Pejabat Eksekutif

Senior Executive Vice President

                                          Riwayat Pendidikan
                                          • Sarjana (S1) Teknik Industri, Universitas Trisakti, Jakarta (2002).
                                          • Master (S2) Business Administration, Institut Teknologi Bandung, Bandung (2005).


                                          Sertifikasi
                                          Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh BSMR (2024).


                                          Pengalaman Kerja
                                          • SEVP Wholesale Banking BTN (Maret 2021 – saat ini).
                                          • Corporate Banking Director PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2020).
                                          • General Manager, Local Corporate & Multinational Company 1 Division PT Bank
                                            Negara Indonesia (Persero) Tbk (2018 – 2020).
                                          • Deputy GM, BUMN & Government Institution Division PT Bank Negara Indonesia
                                            (Persero) Tbk (2016 – 2017).
                                          • Team Leader, BUMN & Government Institution Division PT Bank Negara Indonesia
                                            (Persero) Tbk (2013 – 2016).
Benny Yoslim
SEVP Wholesale Banking                    Dasar Hukum Pengangkatan
                                          Menjabat sebagai SEVP Perseroan untuk pertama kalinya sejak 01 Maret 2021
Warga Negara Indonesia,
                                          berdasarkan Surat Keputusan Direksi Perseroan Nomor 248/DIR/2021 tanggal 03
berusia 44 Tahun Per Desember 2024,
                                          Maret 2021.
berdomisili di Jakarta Barat, Indonesia

                                          Kepemilikan Saham BBTN
                                          Per 31 Desember 2024, memiliki 911.500 lembar saham/0,0064947%




                                          Riwayat Pendidikan
                                          Sarjana (S1) Ekonomi, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta (1991).


                                          Sertifikasi
                                          • Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan Level 7 oleh BSMR (Refreshment 2024).
                                          • Executive Risk Management Refresher Program ESGRC oleh LPPI (2024).
                                          • General Banking Refreshment Level 3 oleh LPPI (2022).
                                          • International Risk Management Refreshment & Wealth Management
                                            Certification Program oleh MMUGM dan IBI (2022).
                                          • Islamic Finance Leadership Programme oleh Cambridge IFA (2019).


                                          Pengalaman Kerja
                                          •   SEVP Operations BTN (Juni 2022 – saat ini).
                                          •   SEVP Human Capital BTN (Januari 2022 – Juni 2022).
                                          •   Sharia Business Division Head BTN (2020 – Januari 2022).
                                          •   Sharia Division Head BTN (2019 – 2020).
Alex Sofjan Noor                          •   Commercial Risk Division Head BTN (2018 – 2019).

SEVP Operations
                                          Dasar Hukum Pengangkatan
Warga Negara Indonesia,                   Menjabat sebagai SEVP Perseroan untuk pertama kalinya sejak 03 Januari 2022
berusia 58 Tahun Per Desember 2024,       berdasarkan Surat Keputusan Direksi Perseroan Nomor 06/DIR/2022 tanggal 04
berdomisili di Jakarta Barat, Indonesia   Januari 2022. Diangkat kembali berdasarkan Adendum Kedua Perjanjian Kerja
                                          Antara PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk tanggal 1 Desember 2024.


                                          Kepemilikan Saham BBTN
                                          Per 31 Desember 2024, memiliki 1.540.026 lembar saham/0,0109732%




                                                                          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk        161
Page 164
                    Profil
                    Perusahaan




                                                Riwayat Pendidikan
                                                • Sarjana (S1) Ekonomi, Universitas Atma Jaya, Yogyakarta (1995).
                                                • Magister (S2) Manajemen, Universitas Pelita Harapan, Jakarta (2023).


                                                Sertifikasi
                                                Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh BSMR (2024).


                                                Pengalaman Kerja
                                                • SEVP Digital Business BTN (Juni 2024 – saat ini).
                                                • Group Head Transaction Banking Retail Sales PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
                                                  (2016-2024).
                                                • Commissioner PT Mitra Transaksi Indonesia (2020 - 2024).
                                                • Plt. Reg. Transaction Banking Head Jakarta PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (April
                                                  2016-September 2016).
                                                • VP Electronic Banking Business Development PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
                                                  (2011-Maret 2016).
Thomas Wahyudi                                  • Commissioner PT Mitra Transaksi Indonesia (2020-Saat ini).
                                                • President Commissioner PT Digital Artha Media (2018-2020).
SEVP Digital Business
                                                • Electronic Channel Head - PT Bank OCBC NISP (2005-2011).
Warga Negara Indonesia,                         • Assistant Manager Electronic Banking Division - PT Bank Central Asia Tbk
berusia 51 Tahun Per Desember 2024,               (1997-2005).
berdomisili di Kabupaten Tangerang,
Indonesia                                       Dasar Hukum Pengangkatan
                                                Menjabat sebagai SEVP Perseroan untuk pertama kalinya sejak 01 April 2024
                                                berdasarkan Surat Keputusan Direksi Perseroan Nomor 374/DIR/2024 tanggal 01
                                                April 2024.


                                                Kepemilikan Saham BBTN
                                                Per 31 Desember 2024, memiliki 268.500 lembar saham/0,0019132%




Profil Pejabat Satu Level di Bawah Direksi

                                                Warga Negara Indonesia, berusia 50 Tahun Per Desember 2024,
                                                berdomisili di Tangerang Selatan, Indonesia.

                                                Riwayat Pendidikan
                                                • Diploma (D3) Akuntansi dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) (1995).
                                                • Sarjana (S1) Akuntansi dari Universitas Indonesia (1998).
                                                • Magister (S2) Akuntansi dari University of Queensland (2003).

                                                Pengalaman Kerja
                                                • 2021 menjabat sebagai Internal Audit Division Head.
                                                • 2020 menjabat sebagai Post Mortem & Forensic Audit Division Head di
                                                  Indonesia Exim Bank.
                                                • 2011 menjabat sebagai Fraud Risk Management Division Head di Indonesia
                                                  Exim Bank.

                                                Periode Menjabat
                                                Menjabat sejak: 26 Juli 2021
Hendratno Tri Wibowo
Internal Audit Division Head                    Dasar Hukum Pengangkatan
                                                215/M/HCMD/TAC/VII/2021




162     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 165
                                                                                                Laporan
                                                                                           Tahunan 2024




                                     Warga Negara Indonesia, berusia 52 Tahun Per Desember 2024,
                                     berdomisili di Jakarta Pusat, Indonesia.

                                     Riwayat Pendidikan
                                     • Sarjana (S1) Akuntansi dari Universitas Islam Indonesia (1994).

                                     Pengalaman Kerja
                                     •   2024 menjabat sebagai PJ Treasury Division Head.
                                     •   2022 menjabat sebagai Deputy Division Head
                                     •   2021 menjabat sebagai Trading Department Head
                                     •   2019 menjabat sebagai Market & Reserve Management Dept Head
                                     •   2017 menjabat sebagai Trading Management Department Head.


                                     Periode Menjabat
                                     Menjabat sejak: 08 Juli 2024


Nur Khasanah                         Dasar Hukum Pengangkatan
Pj Treasury Division Head            SK No. 630/DIR/2024




                                     Warga Negara Indonesia, berusia 54 Tahun Per Desember 2024,
                                     berdomisili di Bogor, Indonesia.

                                     Riwayat Pendidikan
                                     • Sarjana (S1) Teknologi Mineral dari Universitas Pembangunan Nasional Veteran
                                       Yogyakarta (1993).
                                     • Magister (S2) Manajemen Keuangan dari UGM & University of Kentucky USA
                                       (2004).

                                     Pengalaman Kerja
                                     •   2023 menjabat sebagai Service Quality & Distribution Division Head.
                                     •   2021 menjabat sebagai Retail Funding & Services Division Head.
                                     •   2021 menjabat sebagai Regional Office Head I (Jawa Barat).
                                     •   2020 menjabat sebagai Regional Office Head VI (Jawa Tengah).
                                     •   2018 menjabat sebagai Retail Funding & Services Division Head.

                                     Periode Menjabat
Ferry Sipahutar                      Menjabat sejak: 13 Mei 2024
Sales & Distribution Division Head
                                     Dasar Hukum Pengangkatan
                                     SK No. 552/DIR/2024




                                     Warga Negara Indonesia, berusia 54 Tahun Per Desember 2024,
                                     berdomisili di Jakarta, Indonesia.

                                     Riwayat Pendidikan
                                     Sarjana (S1) Pertanian dari Universitas Jenderal Soedirman (1994).

                                     Pengalaman Kerja
                                     • 2023 menjabat sebagai Marketing Communication Division Head
                                     • 2020 mejabat sebagai Branding & Product Marketing Department Head

                                     Periode Menjabat
                                     Menjabat sejak: 14 April 2023

                                     Dasar Hukum Pengangkatan
                                     SK No. 230/DIR/2023

Farida Andriani W
Marketing Communication
Division Head



                                                                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk     163
Page 166
                  Profil
                  Perusahaan




                                            Warga Negara Indonesia, berusia 50 Tahun Per Desember 2024,
                                            berdomisili di Jakarta, Indonesia.

                                            Riwayat Pendidikan
                                            • Ilmu Sosial/Administrasi dari Universitas Indonesia (1996)
                                            • Magister (S2) Perdagangan dari The University of Sydney (1998).

                                            Pengalaman Kerja
                                            • 2023 menjabat sebagai Corporate Secretary Division Head
                                            • 2020 menjabat sebagai Marketing Communication Division Head
                                            • 2020 merangkap sebagai Digital Channel Division Head

                                            Periode Menjabat
                                            Menjabat sejak: 14 April 2023

                                            Dasar Hukum Pengangkatan
Ramon Armando                               SK No. 230/DIR/2023

Corporate Secretary Division Head




                                            Warga Negara Indonesia, berusia 51 Tahun Per Desember 2024,
                                            berdomisili di Jakarta, Indonesia.

                                            Riwayat Pendidikan
                                            • Sarjana (S1) Teknik Sipil dari Universitas Hasanuddin (1996).
                                            • Magister (S2) Business Administration dari Institut Teknologi Bandung (2012).

                                            Pengalaman Kerja
                                            •   2022 menjabat sebagai Human Capital Management Division
                                            •   2021 menjabat sebagai Sharia Funding & Treasury Deputy
                                            •   2021 menjabat sebagai Sharia Business Deputy
                                            •   2016 menjabat sebagai Branch Manager Sharia Jakarta Pasar Minggu

                                            Periode Menjabat
                                            Menjabat sejak: 14 Februari 2022

                                            Dasar Hukum Pengangkatan
Rahmayati
                                            SK No. 124/DIR/2022
Human Capital Management
Division Head




                                            Warga Negara Indonesia, berusia 53 Tahun Per Desember 2024,
                                            berdomisili di Jakarta, Indonesia.

                                            Riwayat Pendidikan
                                            • Sarjana (S1) Hama Penyakit Tanaman dari Institut Pertanian Bogor (1996).
                                            • Magister (S2) Manajemen SDM dari Sekolah Tinggi Manajemen PPM (2003).

                                            Pengalaman Kerja
                                            • 2023 menjabat sebagai Human Capital Business Partner Division Head
                                            • 2021 menjabat sebagai Human Capital Strategy Division Head

                                            Periode Menjabat
                                            Menjabat sejak: 01 November 2023

                                            Dasar Hukum Pengangkatan
                                            SK No. 953/DIR/2023
Aloysius Wilhelmus
Junior Bakowatun
Human Capital Business Partner
Division Head



164     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 167
                                                                                                  Laporan
                                                                                             Tahunan 2024




                                       Warga Negara Indonesia, berusia 34 Tahun Per Desember 2024,
                                       berdomisili di Depok, Indonesia.

                                       Riwayat Pendidikan
                                       • Sarjana (S1) Teknologi Industri Pertanian dari Institut Pertanian Bogor (2012).
                                       • Magister (S2) Manajemen SDM dan Organisasi dari The London School of
                                         Economics & Political Science (2021).

                                       Pengalaman Kerja
                                       • 2023 menjabat sebagai Human Capital Strategy Division Head

                                       Periode Menjabat
                                       Menjabat sejak: 06 November 2023

                                       Dasar Hukum Pengangkatan
                                       MEMO No. 590/M/HCMD/TAC/XI/2023
Aldo Bimantoro
Human Capital Strategy Division Head




                                       Warga Negara Indonesia, berusia 52 Tahun Per Desember 2024,
                                       berdomisili di Tangerang Selatan, Indonesia.

                                       Riwayat Pendidikan
                                       • Sarjana (S1) Ekonomi dari Universitas Padjadjaran (1996).
                                       • Magister (S2) Manajemen dari Institut Keuangan Perbankan dan Informatika
                                         Asia Perbanas (2009)

                                       Pengalaman Kerja
                                       •   2023 menjabat sebagai Learning Management Division Head
                                       •   2022 menjabat sebagai PJ Learning Management Divison Head
                                       •   2022 menjabat sebagai PJ Learning Center Division Head
                                       •   2021 menjabat sebagai Employee Development Department Head

                                       Periode Menjabat
                                       Menjabat sejak: 01 Februari 2023

Ade Surya Lesmana                      Dasar Hukum Pengangkatan
Learning Management Division Head      SK No. 46/DIR/2023




                                       Warga Negara Indonesia, berusia 52 Tahun Per Desember 2024,
                                       berdomisili di Jakarta Barat, Indonesia.

                                       Riwayat Pendidikan
                                       Sarjana (S1) Ekonomi dari Universitas Jenderal Soedirman (1996).

                                       Pengalaman Kerja
                                       •   2024 menjabat sebagai Finance & Accounting Division Head
                                       •   2023 menjabat sebagai Regional Office Head III (Jawa Timur)
                                       •   2022 menjabat sebagai DRM Business Regional Office III (Jawa Timur)
                                       •   2020 menjabat sebagai DRM Support Regional Office III (Jawa Timur)
                                       •   2019 menjabat sebagai Accounting Policy, Planning & Service Department Head

                                       Periode Menjabat
                                       Menjabat sejak: 01 November 2024

                                       Dasar Hukum Pengangkatan
Yenny Herlina                          SK No. 971/DIR/2024
Finance & Accounting Division Head




                                                                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk        165
Page 168
                  Profil
                  Perusahaan




                                                Warga Negara Indonesia, berusia 52 Tahun Per Desember 2024,
                                                berdomisili di Jakarta Barat, Indonesia.

                                                Riwayat Pendidikan
                                                • Sarjana (S1) Ekonomi Pembangunan dari Universitas Gadjah Mada (1996).
                                                • Magister (S2) Manajemen dari Universitas Gadjah Mada (2004).

                                                Pengalaman Kerja
                                                • 2021 menjabat sebagai Enterprise & ESG Risk Management Division Head
                                                • 2019 menjabat sebagai Procurement & General Services Division Head
                                                • 2017 menjabat sebagai Transformation Management Office Division Head

                                                Periode Menjabat
                                                Menjabat sejak: 02 Juni 2021

                                                Dasar Hukum Pengangkatan
Wilson Arafat                                   SK No. 525/DIR/2021

Enterprise & ESG Risk Management
Division Head




                                                Warga Negara Indonesia, berusia 44 Tahun Per Desember 2024,
                                                berdomisili di Jakarta, Indonesia.

                                                Riwayat Pendidikan
                                                Sarjana (S1) Ilmu Komputer dari Universitas Gajah Mada (2003).

                                                Pengalaman Kerja
                                                2021 menjabat sebagai IT Strategic Planning & Development Division Head

                                                Periode Menjabat
                                                Menjabat sejak: 29 Juli 2021

                                                Dasar Hukum Pengangkatan
                                                SPK No. 29/PK/PRO/HCMD/TAC/V/2021



Joko Christianto
IT Strategic Planning &
Development Division Head




                                                Warga Negara Indonesia, berusia 48 Tahun Per Desember 2024,
                                                berdomisili di Tangerang Selatan, Indonesia.

                                                Riwayat Pendidikan
                                                Sarjana (S1) Fisika dari Institut Teknologi Bandung (2001).

                                                Pengalaman Kerja
                                                • 2024 menjabat sebagai IT Operations Division Head
                                                • 2021 menjabat sebagai Data Management & Analytics Division Head

                                                Periode Menjabat
                                                Menjabat sejak: 01 Desember 2024

                                                Dasar Hukum Pengangkatan
                                                SK No. 1033/DIR/2024

Indra Hidayatullah
IT Operations Division Head




166     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 169
                                                                                         Laporan
                                                                                    Tahunan 2024




                            Warga Negara Indonesia, berusia 44 Tahun Per Desember 2024,
                            berdomisili di Jakarta, Indonesia.

                            Riwayat Pendidikan
                            Sarjana (S1) Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung (2003).

                            Pengalaman Kerja
                            2022 menjabat sebagai IT Security Division Head

                            Periode Menjabat
                            Menjabat sejak: 15 Desember 2022

                            Dasar Hukum Pengangkatan
                            SPK No. 29/PK/PRO/HCMD/TAC/XI/2022



Budi Hariyanto
IT Security Division Head




                            Warga Negara Indonesia, berusia 55 Tahun Per Desember 2024,
                            berdomisili di Jakarta, Indonesia.

                            Riwayat Pendidikan
                            • Sarjana (S1) Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung (1993).
                            • Magister (S2) Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung (1996).

                            Pengalaman Kerja
                            • 2024 menjabat sebagai Data Management & Analytics Division Head
                            • 2023 menjabat sebagai PJ IT Operations Division Head
                            • 2021 menjabat sebagai Deputy IT Strategic Planning & Development

                            Periode Menjabat
                            Menjabat sejak: 01 Desember 2024

                            Dasar Hukum Pengangkatan
Danny Sutanto               SK No. 1033/DIR/2024

Data Management &
Analytics Division Head




                            Warga Negara Indonesia, berusia 53 Tahun Per Desember 2024,
                            berdomisili di Bekasi, Indonesia.

                            Riwayat Pendidikan
                            • Sarjana (S1) Ekonomi Manajemen dari Universitas Jenderal Soedirman (1995).
                            • Magister (S2) Manajemen dari STIE Indonesia Banking School (2019).

                            Pengalaman Kerja
                            • 2023 menjabat sebagai Procurement & Fixed Asset Management Division Head
                            • 2021 menjabat sebagai IT Operations Division Head
                            • 2019 menjabat sebagai PJ. IT Operations Division Head

                            Periode Menjabat
                            Menjabat sejak: 03 Agustus 2023

                            Dasar Hukum Pengangkatan
Wahyudi Joko Santoso        SK No. 625/DIR/2023

Procurement & Fixed Asset
Management Division Head



                                                            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk    167
Page 170
                   Profil
                   Perusahaan




                                                Warga Negara Indonesia, berusia 52 Tahun Per Desember 2024,
                                                berdomisili di Bekasi, Indonesia.

                                                Riwayat Pendidikan
                                                Sarjana (S1) Ekonomi Pembangunan dari Universitas Sebelas Maret (1995).

                                                Pengalaman Kerja
                                                •   2024 menjabat sebagai Digital Operations Division Head
                                                •   2018 menjabat sebagai Operations & Business Support Division Head
                                                •   2017 menjabat sebagai PLT Operation & Business Support Division Head
                                                •   2016 menjabat sebagai Digital Banking Development Department Head

                                                Periode Menjabat
                                                Menjabat sejak: 15 Januari 2024

                                                Dasar Hukum Pengangkatan
Adee Indriana D                                 SK No. 11/DIR/2024

Digital Operations Division Head




                                                Warga Negara Indonesia, berusia 51 Tahun Per Desember 2024,
                                                berdomisili di Tangerang Selatan, Indonesia.

                                                Riwayat Pendidikan
                                                • Sarjana (S1) Teknik Arsitektur dari Universitas Diponegoro (1996).
                                                • Magister (S2) Manajemen dari Universitas Gadjah Mada (2004).

                                                Pengalaman Kerja
                                                • 2024 menjabat sebagai Customer Experience Division Head
                                                • 2022 menjabat sebagai Customer Care Division Head
                                                • 2020 menjabat sebagai Corporate Communication Department Head

                                                Periode Menjabat
                                                Menjabat sejak: 16 April 2024

                                                Dasar Hukum Pengangkatan
Eko Hapsoro Susilo                              SK No. 393/DIR/2024

Customer Experience Division Head




                                                Warga Negara Indonesia, berusia 52 Tahun Per Desember 2024,
                                                berdomisili di Jakarta, Indonesia.

                                                Riwayat Pendidikan
                                                Sarjana (S1) Akuntansi dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Dr. Moechtar Talib (1995).

                                                Pengalaman Kerja
                                                • 2024 menjabat sebagai Central Operation Division Head
                                                • 2023 menjabat sebagai Finance & Accounting Division Head
                                                • 2022 menjabat sebagai PJ Finance & Accounting Division Head

                                                Periode Menjabat
                                                Menjabat sejak: 01 November 2024

                                                Dasar Hukum Pengangkatan
                                                SK No. 971/DIR/2024
Fatoni Hudhori
Central Operation Division Head




168     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 171
                                                                                             Laporan
                                                                                        Tahunan 2024




                               Warga Negara Indonesia, berusia 52 Tahun Per Desember 2024,
                               berdomisili di Bekasi, Indonesia.

                               Riwayat Pendidikan
                               Sarjana (S1) Teknik Sipil dari Institut Teknologi Bandung (1995).

                               Pengalaman Kerja
                               • 2022 menjabat sebagai Sharia Banking Division Head
                               • 2021 menjabat sebagai Human Capital Management Division Head
                               • 2020 menjabat sebagai Commercial Business Centre Head

                               Periode Menjabat
                               Menjabat sejak: 03 Januari 2022

                               Dasar Hukum Pengangkatan
                               SK No. 01/DIR/2022
Abdul Firman
Sharia Banking Division Head




                               Warga Negara Indonesia, berusia 54 Tahun Per Desember 2024,
                               berdomisili di Bekasi, Indonesia.

                               Riwayat Pendidikan
                               • Sarjana (S1) Akuntansi dari Universitas Padjadjaran (1993).
                               • Magister (S2) Manajemen Keuangan dari UGM & University of Kentucky USA
                                 (2004).

                               Pengalaman Kerja
                               •   2024 menjabat sebagai Financial Institution & Capital Market Division Head
                               •   2019 menjabat sebagai Compliance & Governance Division Head
                               •   2018 menjabat sebagai PLT Compliance & Governance Division Head
                               •   2018 menjabat sebagai Deputy Internal Audit Division Head

                               Periode Menjabat
                               Menjabat sejak: 15 Januari 2024

R. Wahyu B. Witjaksono         Dasar Hukum Pengangkatan
Financial Institution &        SK No. 11/DIR/2024
Capital Market Division Head




                               Warga Negara Indonesia, berusia 54 Tahun Per Desember 2024,
                               berdomisili di Serpong, Indonesia.

                               Riwayat Pendidikan
                               • Sarjana (S1) Manajemen dari Universitas Brawijaya (1996).
                               • Magister (S2) Manajemen dari Universitas Indonesia (2005).

                               Pengalaman Kerja
                               • 2024 menjabat sebagai Compliance & Governance Division Head
                               • 2023 menjabat sebagai Regional Office Head VI (Jawa Tengah)
                               • 2022 menjabat sebagai Regional Office Head V (Sulawesi)
                               • 2021 menjabat sebagai Deputy Regional Manager Business, Regional Office V
                                 (Sulawesi)
                               • 2020 menjabat sebagai Branch Manager KC Surabaya
                               • 2018 menjabat sebagai Branch Manager KC Denpasar

                               Periode Menjabat
Harman Soesanto                Menjabat sejak: 15 Januari 2024
Compliance & Governance
Division Head                  Dasar Hukum Pengangkatan
                               SK No. 11/DIR/2024




                                                               PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk      169
Page 172
                   Profil
                   Perusahaan




                                                Warga Negara Indonesia, berusia 41 Tahun Per Desember 2024,
                                                berdomisili di Tangerang, Indonesia.

                                                Riwayat Pendidikan
                                                • Sarjana (S1) Ilmu Komputer dari Universitas Bina Nusantara (2001).
                                                • Magister (S2) Magister Manajemen, Universitas Bina Nusantara (2006).

                                                Pengalaman Kerja
                                                2021 menjabat sebagai Digital Channel Division Head

                                                Periode Menjabat
                                                Menjabat sejak: 16 Juli 2021

                                                Dasar Hukum Pengangkatan
                                                SK No. 595/DIR/2021

Tan Jacky Chen
Digital Banking Product
Development Division Head




                                                Warga Negara Indonesia, berusia 41 Tahun Per Desember 2024,
                                                berdomisili di Tangerang, Indonesia.

                                                Riwayat Pendidikan
                                                • Sarjana (S1) Ilmu Komputer dari Universitas Bina Nusantara (2001).
                                                • Magister (S2) Magister Manajemen, Universitas Bina Nusantara (2006).

                                                Pengalaman Kerja
                                                2021 menjabat sebagai Digital Channel Division Head

                                                Periode Menjabat
                                                Menjabat sejak: 16 Juli 2021

                                                Dasar Hukum Pengangkatan
                                                SK No. 595/DIR/2021

Tan Jacky Chen
Digital Banking Sales Division Head




                                                Warga Negara Indonesia, berusia 51 Tahun Per Desember 2024,
                                                berdomisili di Jakarta, Indonesia.

                                                Riwayat Pendidikan
                                                Sarjana (S1) Ekonomi dari Universitas Islam Indonesia (1995).

                                                Pengalaman Kerja
                                                • 2024 menjabat sebagai Corporate Banking Division Head
                                                • 2020 menjabat sebagai Commercial Banking Division Head
                                                • 2018 menjabat sebagai Corporate & Loan Syndication Department Head

                                                Periode Menjabat
                                                Menjabat sejak: 01 Oktober 2024

                                                Dasar Hukum Pengangkatan
                                                SK No. 941/DIR/2024
Sri Astuti
Corporate Banking Division Head




170     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 173
                                                                                               Laporan
                                                                                          Tahunan 2024




                                   Warga Negara Indonesia, berusia 53 Tahun Per Desember 2024,
                                   berdomisili di Bogor, Indonesia.

                                   Riwayat Pendidikan
                                   Sarjana (S1) Manajemen dari Universitas Bandar Lampung (1994).

                                   Pengalaman Kerja
                                   • 2024 menjabat sebagai Commercial Banking Division Head
                                   • 2021 menjabat sebagai Corporate Syndication & Transaction Banking Division
                                     Head
                                   • 2020 menjabat sebagai PLT Internal Audit Division Head

                                   Periode Menjabat
                                   Menjabat sejak: 01 Oktober 2024

                                   Dasar Hukum Pengangkatan
Ricky RS Pattinggi                 SK No. 941/DIR/2024

Commercial Banking Division Head




                                   Warga Negara Indonesia, berusia 53 Tahun Per Desember 2024,
                                   berdomisili di Tangerang, Indonesia.

                                   Riwayat Pendidikan
                                   Sarjana (S1) Teknik Industri dari Universitas Sumatera Utara (1996).

                                   Pengalaman Kerja
                                   • 2024 menjabat sebagai Large Institutional Funding Division Head
                                   • 2022 menjabat sebagai Institutional Funding Division Head
                                   • 2021 menjabat sebagai PJ Institutional Funding Division Head

                                   Periode Menjabat
                                   Menjabat sejak: 03 Agustus 2023

                                   Dasar Hukum Pengangkatan
                                   SK No. 627/DIR/2023
Erwinta Siswadi
Large Institutional Funding
Division Head




                                   Warga Negara Indonesia, berusia 55 Tahun Per Desember 2024,
                                   berdomisili di Tangerang Selatan, Indonesia.

                                   Riwayat Pendidikan
                                   • Sarjana (S1) Ekonomi dari Universitas Padjadjaran (1991).
                                   • Magister (S2) Manajemen Strategi dari ABFI Perbanas (2016).

                                   Pengalaman Kerja
                                   • 2024 menjabat sebagai Midsize Institution Funding Division Head
                                   • 2023 menjabat sebagai Deputy Regional Manager Business, Regional Office
                                     Jateng DIY
                                   • 2023 menjabat sebagai Branch Manager KC Tangerang
                                   • 2020 menjabat sebagai Branch Manager KC Jakarta Kuningan

                                   Periode Menjabat
                                   Menjabat sejak: 01 Agustus 2024

Denny Kriswana                     Dasar Hukum Pengangkatan
Midsize Institution Funding        SK No. 711/DIR/2024
Division Head



                                                                   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   171
Page 174
                   Profil
                   Perusahaan




                                               Warga Negara Indonesia, berusia 55 Tahun Per Desember 2024,
                                               berdomisili di Jakarta, Indonesia.

                                               Riwayat Pendidikan
                                               Sarjana (S1) Hukum dari Universitas Udayana (1993).

                                               Pengalaman Kerja
                                               •   2021 menjabat sebagai Credit Operations Division Head
                                               •   2021 menjabat sebagai PJ Credit Operations Division Head
                                               •   2019 menjabat sebagai Branch Manager Bekasi
                                               •   2018 menjabat sebagai Deputy Regional Manager Business, Regional Office III
                                                   (Jawa Timur)

                                               Periode Menjabat
                                               Menjabat sejak: 16 Agustus 2021

                                               Dasar Hukum Pengangkatan
I Gusti Agung
                                               SK No. 756/DIR/2021
Komang Tri Martha W
Credit Operations Division Head




                                               Warga Negara Indonesia, berusia 49 Tahun Per Desember 2024,
                                               berdomisili di Jakarta, Indonesia.

                                               Riwayat Pendidikan
                                               Sarjana (S1) Finance & Economics dari University of Oregon (1996).

                                               Pengalaman Kerja
                                               • 2024 menjabat sebagai Retail Funding Division Head
                                               • 2020 menjabat sebagai Wealth Management Division Head

                                               Periode Menjabat
                                               Menjabat sejak: 01 Maret 2024

                                               Dasar Hukum Pengangkatan
                                               SPK No. 188/DIR/2024

Frengky Rosadrian
Peranginangin
Retail Funding Division Head




                                               Warga Negara Indonesia, berusia 54 Tahun Per Desember 2024,
                                               berdomisili di Jakarta, Indonesia.

                                               Riwayat Pendidikan
                                               • Sarjana (S1) Ekonomi Pembangunan dari Universitas Padjadjaran (1995).
                                               • Magister (S2) Manajemen dari Universitas Gadjah Mada (2004).

                                               Pengalaman Kerja
                                               • 2023 menjabat sebagai Mortgage & Secured Loan Division Head
                                               • 2019 menjabat sebagai Subsidized Mortgage Lending Division Head
                                               • 2018 menjabat sebagai Roll Out Project Lead

                                               Periode Menjabat
                                               Menjabat sejak : 01 Februari 2023

                                               Dasar Hukum Pengangkatan
Mochamad Yut Penta                             SK No. 46/DIR/2023

Mortgage & Secured Loan
Division Head




172    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 175
                                                                                                 Laporan
                                                                                            Tahunan 2024




                                    Warga Negara Indonesia, berusia 48 Tahun Per Desember 2024,
                                    berdomisili di Jakarta, Indonesia.

                                    Riwayat Pendidikan
                                    Sarjana (S1) Sosial Ekonomi Perikanan dari Universitas Brawijaya (2000).

                                    Pengalaman Kerja
                                    2023 menjabat sebagai Personal Banking Division Head

                                    Periode Menjabat
                                    Menjabat sejak : 09 Agustus 2023

                                    Dasar Hukum Pengangkatan
                                    SK No. 103/DIR/2024



Nurkholis Wahyudi
Personal Banking Division Head




                                    Warga Negara Indonesia, berusia 52 Tahun Per Desember 2024,
                                    berdomisili di Jakarta, Indonesia.

                                    Riwayat Pendidikan
                                    Sarjana (S1) Ekonomi dari Universitas Syiah Kuala (1997).

                                    Pengalaman Kerja
                                    •   2023 menjabat sebagai Subsidized Mortgage Division Head
                                    •   2021 menjabat sebagai Small Medium Enterprise Banking Division Head
                                    •   2020 menjabat sebagai Retail Credit Risk Division Head
                                    •   2020 menjabat sebagai Consumer Collection, Recovery & Asset Sales Division
                                        Head

                                    Periode Menjabat
                                    Menjabat sejak: 01 November 2023

                                    Dasar Hukum Pengangkatan
Budi Permana
                                    SK No. 954/DIR/2023
Subsidized Mortgage Division Head




                                    Warga Negara Indonesia, berusia 54 Tahun Per Desember 2024,
                                    berdomisili di Tangerang, Indonesia.

                                    Riwayat Pendidikan
                                    Sarjana (S1) Teknik Sipil dari Universitas Sumatera Utara (1996).

                                    Pengalaman Kerja
                                    •   2023 menjabat sebagai Small Medium Enterprise Banking Division Head
                                    •   2023 menjabat sebagai Deputy Subsidized Mortgage Division
                                    •   2023 menjabat sebagai Branch Manager KC Bekasi
                                    •   2020 menjabat sebagai Branch Manager KC Tangerang

                                    Periode Menjabat
                                    Menjabat sejak: 01 November 2023

                                    Dasar Hukum Pengangkatan
                                    SK No. 954/DIR/2023
Roganda Sahat Mangapul
Siahaan
Small Medium Enterprise Banking
Division Head



                                                                    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk      173
Page 176
                  Profil
                  Perusahaan




                                               Warga Negara Indonesia, berusia 52 Tahun Per Desember 2024,
                                               berdomisili di Tangerang, Indonesia.

                                               Riwayat Pendidikan
                                               • Sarjana (S1) Hukum dari Universitas Wijaya Kusuma Purwokerto (1995).
                                               • Magister (S2) Manajemen Keuangan dari UGM & University of Kentucky USA
                                                 (2004).

                                               Pengalaman Kerja
                                               • 2024 menjabat sebagai Corporate Strategy & Planning Division Head
                                               • 2021 menjabat sebagai Financial Institution & Capital Market Division Head

                                               Periode Menjabat
                                               Menjabat sejak: 15 Januari 2024

                                               Dasar Hukum Pengangkatan
Hasta Nugraha Utomo                            SK No. 11/DIR/2024

Corporate Strategy & Planning
Division Head




                                               Warga Negara Indonesia, berusia 45 Tahun Per Desember 2024,
                                               berdomisili di Jakarta, Indonesia.

                                               Riwayat Pendidikan
                                               • Sarjana (S1) Teknik Sipil dari Institut Teknologi Sepuluh November (2002).
                                               • Magister (S2) Master of Business Administration dari Universitas Gadjah Mada
                                                 (2023).

                                               Pengalaman Kerja
                                               • 2023 menjabat sebagai Consumer Collection, Recovery & Asset Sales 1 Division
                                                 Head
                                               • 2020 menjabat sebagai Transformation Partnership Management Division
                                                 Head
                                               • 2019 menjabat sebagai Enterprise Risk Management Division Head
                                               • 2017 menjabat sebagai Retail Risk Division Head

                                               Periode Menjabat
Erwin Dwi Kusuma                               Menjabat sejak: 05 Juni 2023
Consumer Collection, Recovery &
Asset Sales 1 Division Head                    Dasar Hukum Pengangkatan
                                               SK No. 396/DIR/2023




                                               Warga Negara Indonesia, berusia 43 Tahun Per Desember 2024,
                                               berdomisili di Jakarta, Indonesia.

                                               Riwayat Pendidikan
                                               Sarjana (S1) Sosial Ekonomi Pertanian dari Institut Pertanian Bogor (2004).

                                               Pengalaman Kerja
                                               • 2024 menjabat sebagai Pj Consumer Collection, Recovery & Asset Sales 2
                                                 Division Head
                                               • 2023 menjabat sebagai Middle Bucket Department Head

                                               Periode Menjabat
                                               Menjabat sejak: 01 Februari 2024

                                               Dasar Hukum Pengangkatan
                                               SK No. 57/DIR/2024
Bramantyo Tri Adi Nugroho
Pj Consumer Collection, Recovery &
Asset Sales 2 Division Head



174    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 177
                                                                                         Laporan
                                                                                    Tahunan 2024




                              Warga Negara Indonesia, berusia 55 Tahun Per Desember 2024,
                              berdomisili di Jakarta, Indonesia.

                              Riwayat Pendidikan
                              Sarjana (S1) Ekonomi Akuntansi dari Universitas Sebelas Maret (1993).

                              Pengalaman Kerja
                              •   2024 menjabat sebagai Commercial Asset Management Division Head
                              •   2021 menjabat sebagai Regional Office Head IV (Sumatera)
                              •   2021 menjabat sebagai Branch Manager KC Makassar
                              •   2019 menjabat sebagai Commercial Asset Management 1 Division Head
                              •   2018 menjabat sebagai Branch Manager KC Banjarmasin

                              Periode Menjabat
                              Menjabat sejak: 01 Maret 2024

                              Dasar Hukum Pengangkatan
M. Amin Sholeh
                              SK No. 99/DIR/2024
Commercial Asset Management
Division Head




                              Warga Negara Indonesia, berusia 52 Tahun Per Desember 2024,
                              berdomisili di Jakarta, Indonesia.

                              Riwayat Pendidikan
                              Sarjana (S1) Hukum dari Universitas Padjadjaran (1996).

                              Pengalaman Kerja
                              •   2024 menjabat sebagai Legal Division Head
                              •   2023 menjabat sebagai Commercial Asset Management Division Head
                              •   2022 menjabat sebagai Commercial Asset Management 1 Division Head
                              •   2020 menjabat sebagai Corporate Secretary Division Head


                              Periode Menjabat
                              Menjabat sejak: 19 Februari 2024

                              Dasar Hukum Pengangkatan
Ari Kurniaman                 SK No. 99/DIR/2024
Legal Division Head




                              Warga Negara Indonesia, berusia 55 Tahun Per Desember 2024,
                              berdomisili di Tangerang, Indonesia.


                              Riwayat Pendidikan
                              • Sarjana (S1) Ekonomi dari Universitas Indonesia (1996).
                              • Magister (S2) Master of Economic Studies dari University of Queensland Australia
                                (2002).


                              Pengalaman Kerja
                              • 2020 menjabat sebagai Investor Relations & Research Division Head dan Chief
                                Economist
                              • 2018 menjabat sebagai Investor Relations Department Head dan Chief
                                Economist


                              Periode Menjabat
                              Menjabat sejak: 01 Februari 2020
Winang Budoyo
Investor Relations &          Dasar Hukum Pengangkatan
Research Division Head        SK No. 37/DIR/2020




                                                              PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk       175
Page 178
                    Profil
                    Perusahaan




                                                Warga Negara Indonesia, berusia 51 Tahun Per Desember 2024,
                                                berdomisili di Jakarta, Indonesia.

                                                Riwayat Pendidikan
                                                Sarjana (S1) Teknik Lingkungan dari Institut Teknologi Bandung (1996).

                                                Pengalaman Kerja
                                                • 2021 menjabat sebagai Retail Credit Risk Division Head
                                                • 2018 menjabat sebagai Corporate Strategy & Performance Management
                                                  Division Head

                                                Periode Menjabat
                                                Menjabat sejak: 01 Juli 2021

                                                Dasar Hukum Pengangkatan
                                                SK No. 596/DIR/2021
Beki Kanuwa
Retail Credit Risk Division Head




                                                Warga Negara Indonesia, berusia 53 Tahun Per Desember 2024,
                                                berdomisili di Jakarta, Indonesia.

                                                Riwayat Pendidikan
                                                Sarjana (S1) Teknik Pertanian dari Universitas Gajah Mada (1996).

                                                Pengalaman Kerja
                                                •   2023 menjabat sebagai Wholesale Credit Risk Division Head
                                                •   2021 menjabat sebagai Commercial Risk Division Head
                                                •   2020 menjabat sebagai Branch Manager Jakarta Cawang
                                                •   2018 menjabat sebagai Branch Manager Ciputat

                                                Periode Menjabat
                                                Menjabat sejak: 03 Agustus 2023

                                                Dasar Hukum Pengangkatan
Henri Ari Wibawa                                SK No. 627/DIR/2023

Wholesale Credit Risk Division Head




                                                Warga Negara Indonesia, berusia 55 Tahun Per Desember 2024,
                                                berdomisili di Bekasi, Indonesia.

                                                Riwayat Pendidikan
                                                • Sarjana (S1) Teknik Industri dari Universitas Pasundan (1994).
                                                • Magister (S2) Business Administration dari Universitas Gajah Mada (2019).

                                                Pengalaman Kerja
                                                • 2019 menjabat sebagai Policy, Procedure & BPR Division Head
                                                • 2019 menjabat sebagai Policy & Procedure Desk Head
                                                • 2018 menjabat sebagai PLT. Policy & Procedure Desk Head

                                                Periode Menjabat
                                                Menjabat sejak: 16 September 2019

                                                Dasar Hukum Pengangkatan
L. Esti Dwi Retnosari                           SK No. 998/DIR/2019

Policy & Procedure Division Head



176     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 179
                                                                                                   Laporan
                                                                                              Tahunan 2024




                                      Warga Negara Indonesia, berusia 53 Tahun Per Desember 2024,
                                      berdomisili di Bogor, Indonesia.

                                      Riwayat Pendidikan
                                      Sarjana (S1) Manajemen dari Universitas Bandar Lampung (1994).

                                      Pengalaman Kerja
                                      • 2024 menjabat sebagai Wholesale Transaction Division Head
                                      • 2024 menjabat sebagai Commercial Banking Division Head
                                      • 2021 menjabat sebagai Corporate Syndication & Transaction Banking Division
                                        Head
                                      • 2020 menjabat sebagai Deputy Internal Audit Division Head

                                      Periode Menjabat
                                      Menjabat sejak: 05 Juni 2024

                                      Dasar Hukum Pengangkatan
Ricky RS Pattinggi
                                      SK No. 587/DIR/2024
Wholesale Transaction Division Head




                                      Warga Negara Indonesia, berusia 44 Tahun Per Desember 2024,
                                      berdomisili di Cinere, Indonesia.

                                      Riwayat Pendidikan
                                      Magister (S2) Ekonomi Keuangan dari University of Birmingham UK (2004).

                                      Pengalaman Kerja
                                      2024 menjabat sebagai Wealth Management Division Head

                                      Periode Menjabat
                                      Menjabat sejak: 01 Maret 2024

                                      Dasar Hukum Pengangkatan
                                      SK No. 360/DIR/2024



Meru Arumdalu
Wealth Management Division Head




                                      Warga Negara Indonesia, berusia 45 Tahun Per Desember 2024,
                                      berdomisili di Jakarta, Indonesia.

                                      Riwayat Pendidikan
                                      Sarjana (S1) Teknik Industri dari Universitas Indonesia (2001).

                                      Pengalaman Kerja
                                      2024 menjabat sebagai Transformation & Partnership Management Division Head

                                      Periode Menjabat
                                      Menjabat sejak: 22 April 2024

                                      Dasar Hukum Pengangkatan
                                      SK No. 404/DIR/2024



Erika
Transformation & Partnership
Management Division Head



                                                                       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk    177
Page 180
                  Profil
                  Perusahaan




                                               Warga Negara Indonesia, berusia 54 Tahun Per Desember 2024,
                                               berdomisili di Bekasi, Indonesia.

                                               Riwayat Pendidikan
                                               Sarjana (S1) Teknik Sipil dari Universitas Sebelas Maret (1994).

                                               Pengalaman Kerja
                                               •   2024 menjabat sebagai Digital & Operations Risk Management Division Head
                                               •   2024 menjabat sebagai Pj Digital & Operations Risk Management Division Head
                                               •   2023 menjabat sebagai Deputy Commercial Risk Division
                                               •   2021 menjabat sebagai Branch Manager Bekasi

                                               Periode Menjabat
                                               Menjabat sejak: 01 Agustus 2024

                                               Dasar Hukum Pengangkatan
Agus Sumaryono                                 SK No. 711/DIR/2024

Digital & Operations Risk
Management Division Head




                                               Warga Negara Indonesia, berusia 57 Tahun Per Desember 2024,
                                               berdomisili di Jakarta, Indonesia.

                                               Riwayat Pendidikan
                                               Sarjana (S1) Ekonomi Pembangunan dari Universitas Lampung (1990).

                                               Pengalaman Kerja
                                               • 2024 menjabat sebagai Ketua Tim Strategi Pengembangan Syariah (TSPS)
                                               • 2021 menjabat sebagai Corporate Strategy & Performance Management
                                                 Division Head
                                               • 2020 menjabat sebagai Retail Funding & Service Division Head
                                               • 2019 menjabat sebagai Branch Manager Kantor Cabang Bandung
                                               • 2017 menjabat sebagai Strategy Planning Department Head

                                               Periode Menjabat
                                               Menjabat sejak: 15 Januari 2024

Kusumarjono                                    Dasar Hukum Pengangkatan
Ketua Tim Strategi Pengembangan                SK No. 11/DIR/2024
Syariah (TSPS)




                                               Warga Negara Indonesia, berusia 54 Tahun Per Desember 2024,
                                               berdomisili di Bekasi, Indonesia.

                                               Riwayat Pendidikan
                                               Sarjana (S1) Manajemen dari Universitas Sumatera Utara (1993).

                                               Pengalaman Kerja
                                               •   2022 menjabat sebagai Regional Office Head Kantor Wilayah Jawa Barat
                                               •   2021 menjabat sebagai Commercial Asset Management 1 Division Head
                                               •   2020 menjabat sebagai PJ Commercial Risk Division Head
                                               •   2019 menjabat sebagai PJ Regional Office Head IV (Sumatera)
                                               •   2018 menjabat sebagai Branch Manager Bekasi

                                               Periode Menjabat
                                               Menjabat sejak: 11 Juli 2022

                                               Dasar Hukum Pengangkatan
Benjamen Sihombing
                                               SK No. 710/DIR/2022
Regional Office Head
Kantor Wilayah Jawa Barat



178    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 181
                                                                                       Laporan
                                                                                  Tahunan 2024




                            Warga Negara Indonesia, berusia 53 Tahun Per Desember 2024,
                            berdomisili di Jakarta, Indonesia.

                            Riwayat Pendidikan
                            • Sarjana (S1) Ekonomi Manajemen dari Universitas Kristen Indonesia (1994).
                            • Magister (S2) Manajemen dari Universitas Jayabaya (2016).

                            Pengalaman Kerja
                            • 2024 menjabat sebagai Regional Office Head Kantor Wilayah Jakarta I
                            • 2024 menjabat sebagai PJ Regional Office Head Kantor Wilayah Jakarta I
                            • 2023 menjabat sebagai Deputy Regional Manager Business, Regional Office IV
                              (Sumatera)
                            • 2022 menjabat sebagai Branch Manager Jakarta Harmoni

                            Periode Menjabat
                            Menjabat sejak: 01 Agustus 2024

Tiana Elma Hetty            Dasar Hukum Pengangkatan
Regional Office Head        SK No. 711/DIR/2024
Kantor Wilayah Jakarta I




                            Warga Negara Indonesia, berusia 52 Tahun Per Desember 2024,
                            berdomisili di Jakarta, Indonesia.

                            Riwayat Pendidikan
                            Sarjana (S1) Ekonomi Manajemen dari Universitas Sumatera Utara (1994).

                            Pengalaman Kerja
                            • 2024 menjabat sebagai Regional Office Head Kantor Wilayah Jakarta II
                            • 2024 menjabat sebagai PJ Regional Office Head VI (Jateng - DIY)
                            • 2022 menjabat sebagai Deputy Regional Manager Business, Regional Office I
                              (Jawa Barat)
                            • 2021 menjabat sebagai Branch Manager Jakarta Harmoni

                            Periode Menjabat
                            Menjabat sejak: 01 November 2024

                            Dasar Hukum Pengangkatan
Sri Soekminiarni
                            SK No. 971/DIR/2024
Regional Office Head
Kantor Wilayah Jakarta II




                            Warga Negara Indonesia, berusia 55 Tahun Per Desember 2024,
                            berdomisili di Semarang, Indonesia.

                            Riwayat Pendidikan
                            Sarjana (S1) Ekonomi Akuntansi dari Universitas Sebelas Maret (1994).

                            Pengalaman Kerja
                            •   2024 menjabat sebagai PJ Regional Office Head Kantor Wilayah Jateng DIY
                            •   2023 menjabat sebagai Deputy Commercial Asset Management
                            •   2022 menjabat sebagai Deputy Commercial Banking
                            •   2020 menjabat sebagai Commercial Asset Document Department Head

                            Periode Menjabat
                            Menjabat sejak: 01 November 2024

                            Dasar Hukum Pengangkatan
Waluyo                      SK No. 971/DIR/2024

PJ Regional Office Head
Kantor Wilayah Jateng DIY



                                                           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk      179
Page 182
                  Profil
                  Perusahaan




                                                Warga Negara Indonesia, berusia 55 Tahun Per Desember 2024,
                                                berdomisili di Surabaya, Indonesia.

                                                Riwayat Pendidikan
                                                • Sarjana (S1) Ekonomi Manajemen dari Universitas Sebelas Maret (1994).
                                                • Magister (S2) Manajemen SDM dari Universitas Udayana (2007).

                                                Pengalaman Kerja
                                                • 2024 menjabat sebagai PJ Regional Office Head Kantor Wilayah Jatim Bali Nusra
                                                • 2024 menjabat sebagai Deputy Regional Manager Business, Regional Office I
                                                  (Jawa Barat)
                                                • 2023 menjabat sebagai Branch Manager Kelapa Gading Square

                                                Periode Menjabat
                                                Menjabat sejak: 01 November 2024

                                                Dasar Hukum Pengangkatan
Surasta
                                                SK No. 971/DIR/2024
PJ Regional Office Head
Kantor Wilayah Jatim Bali Nusra




                                                Warga Negara Indonesia, berusia 53 Tahun Per Desember 2024,
                                                berdomisili di Makassar, Indonesia.

                                                Riwayat Pendidikan
                                                Sarjana (S1) Teknik Pertambangan dari Institut Teknologi Bandung (1995).

                                                Pengalaman Kerja
                                                • 2023 menjabat sebagai Regional Office Head Kantor Wilayah Sulawesi Maluku
                                                  Papua
                                                • 2021 menjabat sebagai Commercial Asset Management 2 Division Head
                                                • 2020 menjabat sebagai PLT Regional Office Head III (Jawa Timur)
                                                • 2019 menjabat sebagai Deputy Regional Manager Business, Regional Office III
                                                  (Jawa Timur)


                                                Periode Menjabat
                                                Menjabat sejak: 05 Juni 2023
Paulus Hes
Regional Office Head Kantor Wilayah             Dasar Hukum Pengangkatan
Sulawesi Maluku Papua                           SK No. 429/DIR/2023




                                                Warga Negara Indonesia, berusia 52 Tahun Per Desember 2024,
                                                berdomisili di Medan, Indonesia.

                                                Riwayat Pendidikan
                                                Sarjana (S1) Teknik Sipil dari Universitas Islam Indonesia (1996).

                                                Pengalaman Kerja
                                                •   2024 menjabat sebagai Regional Office Head Kantor Wilayah Sumatera
                                                •   2024 menjabat sebagai PJ Regional Office Head Kantor Wilayah Sumatera
                                                •   2022 menjabat sebagai Deputy Mortgage & Secured Loan Division
                                                •   2021 menjabat sebagai Branch Manager Kelapa Gading Square

                                                Periode Menjabat
                                                Menjabat sejak: 01 November 2024

                                                Dasar Hukum Pengangkatan
Dedy Lesmana                                    SK No. 971/DIR/2024

Regional Office Head
Kantor Wilayah Sumatera



180     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 183
                                                                                                           Laporan
                                                                                                      Tahunan 2024




                                              Warga Negara Indonesia, berusia 55 Tahun Per Desember 2024,
                                              berdomisili di Balikpapan, Indonesia.

                                              Riwayat Pendidikan
                                              Sarjana (S1) Teknologi Pertanian dari Universitas Gadjah Mada Tahun 1995

                                              Pengalaman Kerja
                                              • 2024 menjabat sebagai Regional Office Head Kantor Wilayah Kalimantan
                                              • 2024 menjabat sebagai PJ Regional Office Head Kantor Wilayah Kalimantan
                                              • 2023 menjabat sebagai Deputy Regional Manager Business, Regional Office I
                                                (Jakarta)
                                              • 2022 menjabat sebagai Deputy Regional Manager Business, Regional Office V
                                                (Sulawesi)
                                              • 2021 menjabat sebagai Branch Manager Makassar

                                              Periode Menjabat
                                              Menjabat sejak: 01 Agustus 2024
Hery Sarjito
Regional Office Head                          Dasar Hukum Pengangkatan
Kantor Wilayah Kalimantan                     SK No. 711/DIR/2024




Pejabat Dua Level di Bawah Direksi

             Nama                      Unit Kerja                                          Job Title

DIVISI

Lusiana Anjarsari           Internal Audit Division             Deputy Internal Audit Division Head

                            IT Strategic Planning &
Hatorangan David Hutajulu                                       Deputy IT Strategic Planning & Development
                            Development Division

Ghulam Mahdi Muharram       IT Operations Division              Deputy IT Operations

Romeo Daniel Mekenru Van
                            Mortgage & Secure Loan Division     Deputy Mortgage & Secured Loan Division
Enst

Katon Djoko Soekarsono      Sharia Banking Division             Sharia Information Technology Deputy

Ide Kusuma Pribadi          Sharia Banking Division             Sharia Financing Business Deputy

Cuk Hidayat                 Sharia Banking Division             Sharia Operations & Asset Management Deputy

Asvianti Handaru W.         Sharia Banking Division             Sharia Funding Business Deputy

Achmad Zuchridin            Commercial Banking Division         Deputy Commercial Banking

Paulus Puspo Priyanto       Credit Operations Division          Deputy Credit Operations

Noor Ridlo                  Subsidized Mortgage Division        Deputy SMD

                            Commercial Asset Management
Wiyaksono                                                       Deputy Commercial Asset Management
                            Division

Didi Rusliyadi              Wholesale Credit Risk Division      Deputy Wholesale Credit Risk

KANTOR WILAYAH

Fitri Novianty Ratna K      Kantor Wilayah Jakarta I            Deputy Regional Manager Business Kantor Wilayah Jakarta I

                                                                Deputy Regional Manager Service & Collection Kantor
M.Takdir Munir              Kantor Wilayah Jakarta I
                                                                Wilayah Jakarta I

Daulat Marpaung             Kantor Wilayah Jakarta II           Deputy Regional Manager Business Kantor Wilayah Jakarta II

                                                                Deputy Regional Manager Service & Collection Kantor
Ciko Hadiantono             Kantor Wilayah Jakarta II
                                                                Wilayah Jakarta II

Ratna Prima Dewi            Kantor Wilayah Jawa Barat           Deputy Regional Manager Business Kantor Wilayah Jawa Barat

                                                                Deputy Regional Manager Service & Collection Kantor
Wahyu Dwi Prasetyanto       Kantor Wilayah Jawa Barat
                                                                Wilayah Jawa Barat




                                                                             PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk       181
Page 184
                      Profil
                      Perusahaan




              Nama                           Unit Kerja                                                Job Title

                                                                           Deputy Regional Manager Service & Collection Kantor
Wawan Kurniawan                    Kantor Wilayah Jateng DIY
                                                                           Wilayah Jateng DIY

Bagus Hendri Setiawan              Kantor Wilayah Jateng DIY               Deputy Regional Manager Business Kantor Wilayah Jateng DIY

                                                                           Deputy Regional Manager Business Kantor Wilayah Jatim
Carly Tambunan                     Kantor Wilayah Jatim Bali Nusra
                                                                           Bali Nusra

                                                                           Deputy Regional Manager Service & Collection Kantor
Ternamentha Sitepu                 Kantor Wilayah Jatim Bali Nusra
                                                                           Wilayah Jatim Bali Nusra

Aries Tuti                         Kantor Wilayah Sumatera                 Deputy Regional Manager Business Kantor Wilayah Sumatera

                                                                           Deputy Regional Manager Service & Collection Kantor
Imam Subiyantoro                   Kantor Wilayah Sumatera
                                                                           Wilayah Sumatera

                                   Kantor Wilayah Sulawesi Maluku          Deputy Regional Manager Service & Collection Kantor
Noperman Sinaga
                                   Papua                                   Wilayah Sulawesi Maluku Papua

                                   Kantor Wilayah Sulawesi Maluku          Deputy Regional Manager Business Kantor Wilayah Sulawesi
Erik Budi Setiawan
                                   Papua                                   Maluku papua

                                                                           Deputy Regional Manager Service & Collection Kantor
Didik Sudibyo                      Kantor Wilayah Kalimantan
                                                                           Wilayah Kalimantan

                                                                           Deputy Regional Manager Business Kantor Wilayah
Arjanto                            Kantor Wilayah Kalimantan
                                                                           Kalimantan




Profil
Pegawai


Jumlah Pegawai Berdasarkan Jenis Kelamin

Tabel Jumlah Pegawai Berdasarkan Jenis Kelamin                                                                             (dalam satuan orang)



              Jenis Kelamin                                         2024                                            2023

Pria                                                                6.560                                           6.288

Wanita                                                              6.287                                            5.757

Jumlah                                                              12.847                                          12.045




Jumlah Pegawai Berdasarkan Jabatan

Tabel Jumlah Pegawai Berdasarkan Jabatan                                                                                   (dalam satuan orang)



                                                           2024                                                    2023
              Jabatan
                                           Pria           Wanita              Total           Pria            Wanita               Total

Level 22                                       2                1                  3              2                   -                 2

Level 19-21                                  114               26                140            134                  24               158

Level 15-18                                 1.119            409               1.528           1.061                376             1.437

Level 13-14                                1.718           1.215               2.933          1.762                1.149             2.911



182        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 185
                                                                                         Laporan
                                                                                    Tahunan 2024




                                        2024                                        2023
              Jabatan
                             Pria      Wanita         Total           Pria         Wanita            Total

Level 11-12                  2.895      3.548         6.443           2.574          3.129            5.703

Level 8-10                     712      1.088          1.800            755          1.079            1.834

Jumlah                       6.560      6.287         12.847         6.288          5.757           12.045




Jumlah Pegawai Berdasarkan Rentang Usia

Tabel Jumlah Pegawai Berdasarkan Rentang Usia                                                (dalam satuan orang)



                                        2024                                        2023
          Rentang Usia
                             Pria      Wanita         Total           Pria         Wanita            Total

≥ 51                           681        218           899             720           231               951

31–50                        3.713      2.764         6.477           3.284         2.536            5.820

≤ 30                         2.166      3.305          5.471          2.284         2.990             5.274

Jumlah                       6.560      6.287         12.847         6.288          5.757           12.045




Jumlah Pegawai Berdasarkan Tingkat Pendidikan

Tabel Jumlah Pegawai Berdasarkan Tingkat Pendidikan                                          (dalam satuan orang)



                                        2024                                        2023
       Tingkat Pendidikan
                             Pria      Wanita         Total           Pria         Wanita            Total

Pasca Sarjana                 373         189           562             367           168              535

Sarjana                      5.574      5.212         10.786          5.254         4.627             9.881

Sarjana Muda                   511       706           1.217           539            734             1.273

SLTA                           102        180           282             128           228              356

Jumlah                       6.560      6.287         12.847         6.288          5.757           12.045




Jumlah Pegawai Berdasarkan Status Ketenagakerjaan

Tabel Jumlah Pegawai Berdasarkan Status Ketenagakerjaan                                      (dalam satuan orang)



                                        2024                                        2023
  Status Ketenagakerjaan
                             Pria      Wanita         Total           Pria         Wanita            Total

Tetap                       6.485       6.214         12.699          5.984         5.286             11.270

Kontak                          75         73           148            304            471               775

Jumlah Tanpa Pegawai
                             6.560      6.287         12.847          6.288         5.757            12.045
Outsource

Outsource                    6.551       1.187         7.738          6.930          1.157            8.087

Jumlah Termasuk Pegawai
                             13.111     7.474     20.585              13.218         6.914           20.132
Outsource




                                                               PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk       183
Page 186
                     Profil
                     Perusahaan




Jumlah Pegawai Berdasarkan Masa Kerja

Tabel Jumlah Pegawai Berdasarkan Masa Kerja                                                          (dalam satuan orang)



                                                    2024                                     2023
            Masa Kerja
                                     Pria          Wanita      Total              Pria      Wanita              Total

> 30th                                 124            80         204                 50        58                  108

Di atas 25th-30th                      584            142        726               642         179                 821

Di atas 20th-25th                        0             0           0                129         21                 150

Di atas 15th-20th                      213           306         519                 112       231                343

Di atas 10th-15th                     1.473         1.519      2.992              1.046      1.345               2.391

Di atas 5th-10th                     2.733          2.043      4.776              2.672      1.758              4.430

Di atas 0-5th                        1.433          2.197      3.630              1.637      2.165              3.802

Jumlah                               6.560          6.287      12.847            6.288       5.757              12.045




Komposisi
Pemegang Saham

Komposisi Pemegang Saham disajikan sebagai berikut:


Tabel Komposisi Pemegang Saham BTN Per 1 Januari 2024

                                                  Jumlah                Jumlah Saham             Persentase
            Pemegang Saham
                                              Pemegang Saham              (Lembar)             Kepemilikan (%)

LOKAL

Negara Republik Indonesia                              1                  8.420.666.648                60,00

Asuransi                                              73                   200.280.053                   1,43

Bank                                                   3                      11.412.489                0,08

Dana Pensiun                                         104                   1.366.263.155                9,74

Koperasi                                              5                       2.764.700                 0,02

Perorangan Indonesia                              55.885                    1.921.912.997              13,69

Perseroan Terbatas                                   157                      137.511.407               0,98

Reksadana                                            131                    583.769.031                  4,16

Yayasan                                               11                     35.383.999                 0,25

Sub Total                                         56.370                 12.679.964.479                90,35

ASING

Badan Usaha Asing                                    185                   1.351.005.210                9,63

Perorangan Asing                                      74                       3.474.724                0,02




184      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 187
                                                                                                  Laporan
                                                                                             Tahunan 2024




                                                 Jumlah            Jumlah Saham                  Persentase
            Pemegang Saham
                                             Pemegang Saham          (Lembar)                  Kepemilikan (%)

Sub Total                                              259           1.354.479.934                      9,65

TOTAL                                               56.629          14.034.444.413                    100,00



Tabel Komposisi Pemegang Saham BTN Per 31 Desember 2024

                                                 Jumlah            Jumlah Saham                  Persentase
            Pemegang Saham
                                             Pemegang Saham          (Lembar)                  Kepemilikan (%)

LOKAL

Negara Republik Indonesia                                    1      8.420.666.648                     60,00

Asuransi                                                 93           283.251.354                       2,02

Bank                                                         3          9.608.789                       0,07

Dana Pensiun                                            108           1.331.751.166                     9,49

Koperasi                                                     3           1.016.500                      0,01

Perorangan Indonesia                                55.826           1.594.873.202                      11,36

Perseroan Terbatas                                      153            115.739.035                      0,82

Reksadana                                               150           744.706.029                       5,31

Yayasan                                                  15            26.954.630                       0,19

Sub Total                                            56.351         4.107.900.705                      89,27

ASING

Badan Usaha Asing                                      204            1.503.132.136                     10,71

Perorangan Asing                                         71             2.744.924                       0,02

Sub Total                                               275         1.505.877.060                      10,73

TOTAL                                                56.627        14.034.444.413                     100,00




Komposisi 20 Pemegang Saham Terbesar

Tabel Komposisi 20 Pemegang Saham Terbesar BTN Per 1 Januari 2024

                                                                                       Jumlah           Persentase
No.                             Nama Investor                       Status             Saham           Kepemilikan
                                                                                      (Lembar)              (%)

 1.     DJS KETENAGAKERJAAN PROGRAM JHT                              Lokal            389.275.808               2,77

 2.     PT TASPEN (ASURANSI) - AFS                                   Lokal            362.166.723               2,58

 3.     PT TASPEN                                                    Lokal            332.835.794               2,37

 4.     REKSA DANA SUCORINVEST EQUITY FUND                           Lokal             237.196.100              1,69

        JPMSE STOCK RE UCITS CLT RE-HANDELSBANKENTILLVAXTMARKNAD
 5.                                                                  Asing            166.610.040                1,19
        TEMA

 6.     REKSA DANA SAM DANA CERDAS                                   Lokal            86.500.058                0,62

 7.     DJS KETENAGAKERJAAN PROGRAM JP                               Lokal             77.756.000               0,55

 8.     JPMCB NA RE - VANGUARD EMERGING MARKETSSTOCK INDEX FUND      Asing            66.560.556                0,47

 9.     DP BTN II                                                    Lokal             63.301.800               0,45

 10.    JPMCB NA RE-VANGUARD TOTAL INTERNATIONALSTOCK INDEX FUND     Asing             62.390.184               0,44

 11.    NT TST CO S/A LSV EMERGING MARKETS EQUITY FUND, LP           Asing             61.460.400               0,44




                                                                    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk               185
Page 188
                    Profil
                    Perusahaan




                                                                                 Jumlah         Persentase
No.                              Nama Investor                         Status    Saham         Kepemilikan
                                                                                (Lembar)            (%)

 12.   BNYM RE VANDERBILT UNIVERSITY                                   Asing    60.723.800        0,43

 13.   STATE STREET BANK-ISHARES CORE MSCI EMERGING MARKETS ETF        Asing      53.781.176      0,38

 14.   BNYM RE BNYMLB RE EMPLOYEES PROVIDENTFDBOARD-2039927326         Asing    52.862.458        0,38

 15.   JPMCB NA RE - REB EMERGING MARKETS FINANCIALS FUND, LP          Asing    49.607.900        0,35

       CITIBANK NEW YORK S/A EMERGING MARKETS CORE EQUITY PORTFOLIO
 16.                                                                   Asing     48.371.154       0,34
       OF DFA INV DIMENSIO

 17.   STATE STREET BANK-CALIFORNIA STATE TEACHERS RETIREMENT SYSTEM   Asing    42.207.800        0,30

       STATE STREET BANK-LORD ABBETT SECURITIESTRUST LORD ABBETT
 18.                                                                   Asing     41.619.000       0,30
       INTERNATIONAL OPPORTU

       CITIBANK NEW YORK S/A GEORGETOWN EMERGING MARKETS FUND
 19.                                                                   Asing    37.500.000         0,27
       SPC, LTD.-XING LONG FUND

       CITIBANK NEW YORK S/A DIMENSIONAL EMERGING MARKETS VALUE
 20.                                                                   Asing     31.550.815        0,22
       FUND




Tabel Komposisi 20 Pemegang Saham Terbesar BTN Per 31 Desember 2024

                                                                                 Jumlah         Persentase
No.                              Nama Investor                         Status    Saham         Kepemilikan
                                                                                (Lembar)            (%)

 1.    DJS KETENAGAKERJAAN PROGRAM JHT                                  Lokal   389.275.808         2,77

 2.    PT TASPEN (ASURANSI) - AFS                                       Lokal   362.166.723        2,58

 3.    PT. TASPEN                                                       Lokal   332.835.794        2,37

 4.    REKSA DANA SUCORINVEST EQUITY FUND                               Lokal   206.156.100         1,47

 5.    JPMSE STOCK RE UCITS CLT RE-HANDELSBANKEN                       Asing    156.224.839          1,11

 6.    REKSA DANA SAM DANA CERDAS                                       Lokal    84.750.058        0,60

 7.    DJS KETENAGAKERJAAN PROGRAM JP                                   Lokal    77.756.000        0,55

 8.    NTC-ARTEMIS SMARTGARP GLOBAL EMERGING MARKETS EQUITY FUND       Asing     75.530.000        0,54

 9.    JPMCB NA RE - VANGUARD EMERGING MARKETS                         Asing    66.560.556         0,47

 10.   JPMCB NA RE-VANGUARD TOTAL INTERNATIONAL                        Asing     65.330.984        0,47

 11.   NTC-LSV EMERGING MARKETS EQUITY FUND, LP                        Asing     61.460.400        0,44

 12.   BNYM RE BNYMLB RE EMPLOYEES PROVIDENTFD                         Asing     57.337.558         0,41

 13.   JPMCB NA RE - REB EMERGING MARKETS FINANCIALS FUND              Asing     57.264.150         0,41

 14.   BNYM RE VANDERBILT UNIVERSITY                                   Asing     55.523.100        0,40

 15.   CITIBANK NEW YORK S/A EMERGING MARKETS CORE EQUITY              Asing     54.408.154        0,39

 16.   SSB 2Q27 ISHARES CORE MSCI EMERGING MARKETS                     Asing     54.042.776        0,39

 17.   SSB SBG6 SWEDBANK ROBUR SMALL CAP EMERGING MARKETS              Asing    50.000.000         0,36

 18.   REKSA DANA ASHMORE SAHAM SEJAHTERA NUSANTARA                     Lokal   43.438.800          0,31

 19.   RETAIL INDIVIDUAL                                                Lokal   38.406.500         0,27

 20.   REKSA DANA ASHMORE DANA EKUITAS NUSANTARA                        Lokal    36.759.600        0,26




186     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 189
                                                                                       Laporan
                                                                                  Tahunan 2024




Komposisi Pemegang Saham 5% atau Lebih

Tabel Komposisi Pemegang Saham 5% atau Lebih BTN per 1 Januari 2024

             Nama Investor          Jumlah Saham (Lembar)                Persentase Kepemilikan (%)

Negara Republik Indonesia                8.420.666.648                              60,00




Tabel Komposisi Pemegang Saham 5% atau Lebih BTN per 31 Desember 2024

             Nama Investor          Jumlah Saham (Lembar)                Persentase Kepemilikan (%)

Negara Republik Indonesia                8.420.666.648                              60,00




Komposisi Pemegang Saham Masyarakat Kurang dari 5%

Tabel Komposisi Kelompok Pemegang Saham Masyarakat Kurang dari 5% per 1 Januari 2024

                                     Jumlah              Jumlah Saham                 Persentase
            Pemegang Saham
                                 Pemegang Saham            (Lembar)                 Kepemilikan (%)

LOKAL

Asuransi                                   73                200.280.053                         1,43

Bank                                        3                   11.412.489                       0,08

Dana Pensiun                              104               1.366.263.155                        9,74

Koperasi                                   5                    2.764.700                        0,02

Perorangan Indonesia                   55.885                1.921.912.997                    13,69

Perseroan Terbatas                        157                  137.511.407                       0,98

Reksadana                                 131                 583.769.031                        4,16

Yayasan                                    11                 35.383.999                         0,25

Sub Total                              56.369               4.259.297.831                   30,35%

ASING

Badan Usaha Asing                         185                1.351.005.210                   9,63%

Perorangan Asing                           74                   3.474.724                    0,02%

Sub Total                                 259             1.354.479.934                      9,65%

TOTAL                                  56.628               5.613.777.765                   40,00%



Tabel Komposisi Kelompok Pemegang Saham Masyarakat Kurang dari 5% per 31 Desember 2024

                                     Jumlah              Jumlah Saham                 Persentase
            Pemegang Saham
                                 Pemegang Saham            (Lembar)                 Kepemilikan (%)

LOKAL

Asuransi                                   93                 283.251.354                        2,02

Bank                                        3                   9.608.789                        0,07




                                                            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk       187
Page 190
                         Profil
                         Perusahaan




                                                        Jumlah                           Jumlah Saham          Persentase
             Pemegang Saham
                                                    Pemegang Saham                         (Lembar)          Kepemilikan (%)

 Dana Pensiun                                                    108                         1.331.751.166           9,49

 Koperasi                                                           3                           1.016.500            0,01

 Perorangan Indonesia                                        55.826                        1.594.873.202             11,36

 Perseroan Terbatas                                              153                         115.739.035             0,82

 Reksadana                                                       150                        744.706.029              5,31

 Yayasan                                                            15                       26.954.630              0,19

 Sub Total                                                    56.351                       4.107.900.705          29,27%

 ASING

 Badan Usaha Asing                                               204                        1.503.132.136            10,71

 Perorangan Asing                                                   71                         2.744.924             0,02

 Sub Total                                                       275                       1.505.877.060            10,73

 TOTAL                                                       56.626                        5.613.777.765          40,00%




Kepemilikan Saham oleh Dewan Komisaris dan Direksi

Tabel Kepemilikan Saham Dewan Komisaris dan Direksi BTN per 1 Januari 2024

                                                                                         Jumlah Saham          Persentase
 No.               Nama                                Jabatan
                                                                                           (Lembar)          Kepemilikan (%)

 DIREKSI

  1.     Nixon L.P. Napitupulu            Direktur Utama                                    4.250.500           0,0302862

  2.     Oni Febriarto Rahardjo           Wakil Direktur Utama                               308.000            0,0021946

  3.     Andi Nirwoto                     Direktur IT and Digital                            1.822.161          0,0129835

  4.     Elisabeth Novie Riswanti         Direktur Asset Management                         1.733.200           0,0123496

  5.     Jasmin                           Direktur Distribution and Funding                 2.848.030           0,0202931

  6.     Setiyo Wibowo                    Direktur Risk Management                          1.892.700            0,0134861

  7.     Hirwandi Gafar                   Direktur Consumer                                  1.763.314          0,0125642

  8.     Nofry Rony Poetra                Direktur Finance                                  2.531.022           0,0180344

                                          Direktur Human Capital,
  9.     Eko Waluyo                                                                          1.871.964          0,0133384
                                          Compliance and Legal

  10.    Hakim Putratama                  Direktur Institutional Banking                             -                   -

 DEWAN KOMISARIS

  1.     Chandra M. Hamzah                Komisaris Utama/Independen                                 -                   -

                                          Wakil Komisaris Utama/
  2.     Iqbal Latanro                                                                               -                   -
                                          Independen

  3.     Armand B. Arief                  Komisaris Independen                                       -                   -

  4.     Sentot A. Sentausa               Komisaris Independen                                       -                   -

  5.     Andin Hadiyanto                  Komisaris                                                  -                   -

  6.     Herry Trisaputra Zuna            Komisaris                                          404.600            0,0028829

  7.     Himawan Arief Sugoto             Komisaris                                          404.600            0,0028829

  8.     M Yusuf Permana*                 Komisaris                                                  -                   -

 TOTAL                                                                                     19.830.091           0,1412959

*) Berhenti menjabat sejak tanggal 4 Maret 2024 dan dikukuhkan pada RUPS Tahunan 2024.




188        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 191
                                                                                                Laporan
                                                                                           Tahunan 2024




Tabel Kepemilikan Saham Dewan Komisaris dan Direksi BTN per 31 Desember 2024

                                                                     Jumlah Saham              Persentase
 No.              Nama                         Jabatan
                                                                       (Lembar)              Kepemilikan (%)

DIREKSI

  1.    Nixon L.P. Napitupulu      Direktur Utama                       5.399.000                 0,0384696

 2.     Oni Febriarto Rahardjo     Wakil Direktur Utama                  1.149.100                 0,0081877

 3.     Andi Nirwoto               Direktur Information Technology       2.818.561                0,0200832

 4.     Elisabeth Novie Riswanti   Direktur Assets Management           2.729.600                  0,0194493

                                   Direktur Distribution and
 5.     Jasmin                                                          3.844.430                 0,0273928
                                   Institutional Funding

 6.     Setiyo Wibowo              Direktur Risk Management             2.889.100                 0,0205858

  7.    Hirwandi Gafar             Direktur Consumer                     2.759.714                 0,0196639

 8.     Nofry Rony Poetra          Direktur Finance                     3.527.422                  0,0251340

                                   Direktur Human Capital,
 9.     Eko Waluyo                                                      2.868.364                 0,0204380
                                   Compliance and Legal

                                   Direktur Operations & Customer
 10.    Hakim Putratama                                                  794.400                  0,0056604
                                   Experience

 11.    Muhammad Iqbal             Direktur SME & Retail Funding                -                          -

DEWAN KOMISARIS

  1.    Chandra M. Hamzah          Komisaris Utama/Independen                   -                          -

                                   Wakil Komisaris Utama/
 2.     Iqbal Latanro                                                           -                          -
                                   Independen

 3.     Armand B. Arief            Komisaris Independen                         -                          -

 4.     Sentot A. Sentausa         Komisaris Independen                         -                          -

 5.     Adi Sulistyowati           Komisaris Independen                         -                          -

 6.     Bambang Widjanarko         Komisaris Independen                         -                          -

  7.    Andin Hadiyanto            Komisaris                                    -                          -

 8.     Herry Trisaputra Zuna      Komisaris                              879.300                 0,0062653

 9.     Himawan Arief Sugoto       Komisaris                              879.300                 0,0062653

TOTAL



Sampai dengan Desember 2024, tidak terdapat kepemilikan saham tidak langsung oleh Direksi dan Dewan Komisaris
Perseroan.



Kepemilikan Saham oleh Senior Manajemen

Tabel Kepemilikan Saham Senior Manajemen BTN Per 31 Desember 2024

                                                                     Jumlah Saham              Persentase
 No.              Nama                         Jabatan
                                                                       (Lembar)              Kepemilikan (%)

  1.    Benny Yoslim               SEVP Wholesale Banking                 911.500                0,0064947

 2.     Alex Sofjan Noor           SEVP Operations                      1.540.026                 0,0109732

 3.     Thomas Wahyudi             SEVP Digital Business                 268.500                   0,0019132




Sampai dengan 31 Desember 2024, Senior Manajemen BTN tidak memiliki kepemilikan saham tidak langsung.




                                                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk    189
Page 192
                     Profil
                     Perusahaan




Klasifikasi Pemegang Saham

Tabel Klasifikasi Pemegang Saham BTN Per 31 Desember 2024

                                                Jumlah           Jumlah Saham             Persentase
            Pemegang Saham
                                            Pemegang Saham         (Lembar)             Kepemilikan (%)

 Institusi Lokal                                    526            10.933.694.151             77,91

 Institusi Asing                                    204             1.503.132.136              10,71

 Individu Lokal                                   55.826           1.594.873.202               11,36

 Individu Asing                                       71               2.744.924               0,02

 Total                                            56.627          14.034.444.413             100,00




Pemilik Manfaat

Pemilik manfaat Perseroan adalah Pemerintah Republik Indonesia, dalam hal ini Menteri BUMN ditunjuk dan atau
diberi kuasa untuk mewakili Pemerintah Republik Indonesia.




Pemegang Saham Utama
dan Pengendali

Kepemilikan saham mayoritas Perseroan dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia dengan kepemilikan saham
sebesar 60,00%. Dengan demikian, Pemegang Saham Utama dan Pengendali Perseroan adalah Pemerintah Republik
Indonesia sehingga tidak terdapat Pemegang Saham Utama dan Pengendali secara tidak langsung.




                                                           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk



                              60              %
                                  Pemerintah
                                  Republik Indonesia*



*) Pemilik Manfaat




190       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 193
                                                                                              Laporan
                                                                                         Tahunan 2024




Daftar Entitas Anak, Entitas Asosiasi
dan Perusahaan Ventura Bersama

Per 31 Desember 2024 maupun tanggal disampaikannya        perusahaan asosiasi, perusahaan ventura bersama
data/informasi ini, Perseroan tidak memiliki Entitas      beserta persentase kepemilikan saham, bidang usaha,
Anak dan/atau Entitas Asosiasi. Dengan demikian,          total aset, dan status operasi entitas anak, perusahaan
tidak terdapat informasi terkait nama entitas anak,       asosiasi, perusahaan ventura bersama.




Informasi
Kelompok Usaha Bank

Per 31 Desember 2024, Perseroan belum merupakan           keterkaitan kepengurusan dalam Kelompok Usaha
Kelompok Usaha Bank, sehingga tidak terdapat              Bank dan pemegang saham yang bertindak atas nama
informasi struktur Kelompok Usaha Bank, struktur          pemegang saham lain.




Struktur
Grup Perusahaan




           60%                                                                           40%
       Pemerintah                                                              Publik, masing-masing
    Republik Indonesia                                                             kurang dari 5%


Per 31 Desember 2024, Perseroan tidak memiliki Entitas Anak, Entitas Asosiasi, Joint Venture dan Special Purpose
Vehicle (SPV).



                                                                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   191
Page 194
                      Profil
                      Perusahaan




Kronologi
Penerbitan Saham

Pencatatan Saham Perdana (Initial Public Offering/IPO)
Perseroan mencatatkan sahamnya pertama kali di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 17 Desember 2009 dengan
menawarkan 2.360.057.000 lembar saham Seri B atau 27,08% dari modal ditempatkan, dengan harga penawaran
Rp800 per lembar saham kepada masyarakat. Pencapaian IPO (Initial Public Offering) tersebut mendapatkan
sambutan yang sangat baik dari masyarakat, yang ditandai dengan oversubscribe sebanyak 2,04 kali dengan nilai
proceed sebesar Rp1,88 triliun. Hal tersebut mendapatkan penghargaan “Best IPO in Indonesia 2009” dari majalah The
Asset dan “Mid Cap/IPO Deal of The Year in Southeast Asia 2009” dari Publisher Alpha South Asia (Hong Kong).



 Aksi Korporasi                                 :   Penawaran Umum Saham Perdana (Initial Public Offering/IPO)

 Tahun Penerbitan Saham                         :   17 Desember 2009

 Jumlah Saham yang Ditawarkan                   :   2.360.057.000 lembar saham Seri B atau 27,08% dari modal ditempatkan

 Nilai Nominal Saham                            :   Rp500 per lembar saham

 Harga Penawaran                                :   Rp800 per lembar saham

 Jumlah Saham Sebelum IPO                       :   0 lembar saham

 Jumlah Saham Tercatat Setelah IPO              :   8.623.285.575 lembar saham Seri B

 Pencatatan Bursa                               :   Bursa Efek Indonesia




Penawaran Umum Terbatas I – Rights Issue
Pada tanggal 23 November 2012, Perseroan melakukan              meningkatkan jumlah saham publik yang diperjual
aksi korporasi berupa Penawaran Umum Terbatas                   belikan (floating shares). Kondisi ini akan meningkatkan
I (PUT I) kepada para pemegang saham Perseroan                  kapitalisasi pasar dan likuiditas saham BBTN di pasar
dalam rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih               modal sekaligus untuk mendukung pertumbuhan
Dahulu (HMETD) atau Rights Issue dengan tujuan untuk            kredit, sehingga dapat menambah minat investor untuk
memperkuat struktur permodalan dan juga untuk                   berinvestasi lebih pada saham BBTN.




                                                    Penawaran Umum Terbatas I - Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
 Aksi Korporasi                                 :
                                                    (HMETD)/Rights Issue

 Jumlah Saham yang Ditawarkan                   :   1.512.857.500 Saham Seri B

 Nilai Nominal Saham                            :   Rp500

 Harga Pelaksanaan                              :   Rp1.235

 Jumlah Saham Tercatat Sebelum Rights Issue     :   8.859.291.500

 Jumlah Saham Tercatat Setelah Rights Issue     :   10.481.074.500 lembar saham

 Jumlah Dana (Proceeds) Diterima                :   Rp1.868.379.012.500

 Rasio Konversi                                 :   555.000 Saham Lama berhak atas 94.943 HMETD

                                                    14,61% sebelum pelaksanaan MESOP dan sebesar 16,49% setelah
 Dilusi Kepemilikan                             :
                                                    pelaksanaan MESOP

 Periode Perdagangan HMETD                      :   23 - 29 November 2012

 Periode Pelaksanaan HMETD                      :   23 - 29 November 2012

 Tanggal Pencatatan Efek di Bursa               :   23 November 2012

 Pencatatan Bursa                               :   Bursa Efek Indonesia

 Pembeli Siaga                                  :   PT Bahana Securities, PT Danareksa Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas




192     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 195
                                                                                                      Laporan
                                                                                                 Tahunan 2024




Penawaran Umum Terbatas II – Rights Issue
Pada tanggal 28 Desember 2022, Perseroan melakukan            Dahulu (HMETD) atau Rights Issue dengan tujuan untuk
aksi korporasi berupa Penambahan Modal dengan                 memperkuat struktur permodalan Perseroan dalam
Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II                meningkatkan penyaluran jumlah kredit dan/atau
(PMHMETD II) kepada para pemegang saham Perseroan             pinjaman.
dalam rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih



                                                  Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih
 Aksi Korporasi                               :
                                                  Dahulu II (“PMHMETD II”)

                                                  Sebanyak-banyaknya 3.444.444.413 (Tiga Milyar Empat Ratus Empat Puluh
 Jumlah Saham yang Ditawarkan                 :   Empat Juta Empat Ratus Empat Puluh Empat Ribu Empat Ratus Tiga Belas)
                                                  saham baru Seri B

 Nilai Nominal Saham                          :   Rp500,- (lima ratus Rupiah)

 Harga Pelaksanaan                            :   Rp1.200,- (seribu dua ratus Rupiah)

 Jumlah Saham Tercatat Sebelum Rights Issue   :   10.590.000.000 (sepuluh miliar lima ratus sembilan puluh juta) saham

                                                  14.034.444.413 (empat belas miliar tiga puluh empat juta empat ratus
 Jumlah Saham Tercatat Setelah Rights Issue   :
                                                  empat puluh empat ribu empat ratus tiga belas) saham

                                                  Nilai PMN sebesar Rp2.479.999.997.600,- (Dua Triliun Empat Ratus Tujuh
                                                  Puluh Sembilan Miliar Sembilan Ratus Sembilan Puluh Sembilan Juta
                                                  Sembilan Ratus Sembilan Puluh Tujuh Ribu Enam Ratus Rupiah)
 Nilai Rights Issue                           :
                                                  Nilai partisipasi publik sebesar Rp1.653.333.295.600,- (Satu Triliun Enam
                                                  Ratus Lima Puluh Tiga Miliar Tiga Ratus Tiga Puluh Tiga Juta Dua Ratus
                                                  Sembilan Puluh Lima Ribu Enam Ratus Rupiah)

                                                  Rp4.133.333.295.600,- (Empat Triliun Seratus Tiga Puluh Tiga Miliar Tiga
 Jumlah Dana (Proceeds) Diterima              :   Ratus Tiga Puluh Tiga Juta Dua Ratus Sembilan Puluh Lima Ribu Enam
                                                  Ratus Rupiah)

                                                  Setiap pemegang 100.000.000 (seratus juta) Saham Lama berhak
                                                  mendapatkan 32.525.443 (tiga puluh dua juta lima ratus dua puluh lima
 Rasio Konversi                               :   ribu empat ratus empat puluh tiga) HMETD, dimana setiap 1 (satu) HMETD
                                                  memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 (satu)
                                                  Saham Baru.

                                                  Pemegang saham yang tidak menggunakan haknya akan mengalami
 Dilusi Kepemilikan                           :   penurunan persentase kepemilikan maksimum sebesar 24,54% (Dua
                                                  Puluh Empat Koma Lima Empat Persen)

 Periode Perdagangan HMETD                    :   28 Desember 2022 - 5 Januari 2023

 Periode Pelaksanaan HMETD                    :   28 Desember 2022 - 5 Januari 2023

 Tanggal Pencatatan Efek di Bursa             :   28 Desember 2022

 Pencatatan Bursa                             :   Bursa Efek Indonesia

 Pembeli Siaga                                :   PT CIMB Niaga Sekuritas




                                                                            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk        193
Page 196
                      Profil
                      Perusahaan




Kronologis Penerbitan/Pencatatan Saham BTN


                                                                                                                    Harga
                                                                                               Nilai Nominal
 No.           Periode                     Keterangan                      Saham                                  Penawaran
                                                                                                    (Rp)
                                                                                                                     (Rp)


  1.    Sebelum IPO                -                                 -                               -

  2.    17 Desember 2009           Penawaran Umum Perdana            Saham Biasa Seri B             500                800

  3.    4 Februari 2011            Realisasi Program MESOP           Saham Biasa Seri B             500                855

  4.    4 Oktober 2011             Realisasi Program MESOP           Saham Biasa Seri B             500                855

  5.    1 Februari 2012            Realisasi Program MESOP           Saham Biasa Seri B             500               1.297

  6.    1 Mei 2012                 Realisasi Program MESOP           Saham Biasa Seri B             500                   -

                                   Penawaran
  7.    23 November 2012                                             Saham Biasa Seri B             500               1.235
                                   Umum Terbatas I/Rights Issue

  8.    1 Februari 2013            Realisasi Program MESOP           Saham Biasa Seri B             500               1.098

  9.    1 Juli 2013                Realisasi Program MESOP           Saham Biasa Seri B             500                   -

 10.    1 Februari 2014            Realisasi Program MESOP           Saham Biasa Seri B             500                   -

  11.   1 Juli 2014                Realisasi Program MESOP           Saham Biasa Seri B             500                   -

 12.    2 Februari 2015            Realisasi Program MESOP           Saham Biasa Seri B             500                   -

 13.    1 Juli 2015                Realisasi Program MESOP           Saham Biasa Seri B             500                   -

 14.    1 Februari 2016            Realisasi Program MESOP           Saham Biasa Seri B             500               1.098

                                   Penawaran Umum Terbatas II/
 15.    28 Desember 2022                                             Saham Biasa Seri B             500               1.200
                                   Rights Issue




Kronologi Penerbitan
dan/atau Pencatatan Obligasi serta Efek Lainnya
Kronologi pencatatan efek lainnya yang dilakukan Perseroan terdiri dari pencatatan Obligasi, Sekuritisasi KPR, dan
Negotiable Certificate of Deposit (NCD), dengan kronologis sebagai berikut.



Kronologi Penerbitan Obligasi

Tabel Kronologi Penerbitan Obligasi BTN

                                            Tanggal
                                           Distribusi                              Jumlah
                                                            Tenor        Mata
                 Uraian                     Obligasi                              Obligasi               Harga Penawaran
                                                           (Tahun)       Uang
                                             secara                               (Jutaan)
                                           Elektronik

Obligasi Bank BTN I Tahun 1989              25 Juli 1989      5           Rp         50.000       100% dari jumlah pokok Obligasi

Obligasi Bank BTN II Tahun 1990                  -            5           Rp         50.000       100% dari jumlah pokok Obligasi

Obligasi Bank BTN III Tahun 1991                 -            5           Rp         50.000       100% dari jumlah pokok Obligasi

Obligasi Bank BTN IV Tahun 1991                  -            5           Rp        100.000       100% dari jumlah pokok Obligasi


Obligasi Bank BTN V Tahun 1993                   -            5           Rp         150.000      100% dari jumlah pokok Obligasi




194       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 197
                                                                                                               Laporan
                                                                                                          Tahunan 2024




                                                                Modal Ditempatkan dan Disetor
 Jumlah Saham yang
 Diterbitkan (lembar)                                                        Total Nilai             Total Harga Penawaran
                                    Jumlah Saham (lembar)
                                                                            Nominal (Rp)                      (Rp)

                      -                     6.354.000.000                  3.177.000.000.000                                 -

       2.360.057.000                         8.714.057.000                 4.357.028.500.000               1.888.045.600.000

          95.015.000                        8.809.072.000              4.404.536.000.000                         81.237.825.000

          26.898.500                        8.835.970.500                  4.417.985.250.000                     22.998.217.500

           2.544.500                        8.838.515.000                  4.419.257.500.000                     3.300.216.500

           5.068.000                        8.843.583.000                   4.421.791.500.000                                -

        1.512.857.500                      10.356.440.500                  5.178.220.250.000                  1.868.379.012.500

        206.420.500                         10.562.861.000                 5.281.430.500.000                   226.649.709.000

            1.992.500                      10.564.853.500                  5.282.426.750.000                                 -

             407.000                       10.565.260.500                  5.282.630.250.000                                 -

           2.435.500                        10.567.696.000             5.283.848.000.000                                     -

                 24.500                     10.567.720.500                 5.283.860.250.000                                 -

          14.624.500                       10.582.345.000                   5.291.172.500.000                                -

           7.655.000                       10.590.000.000              5.295.000.000.000                         8.405.190.000

       3.444.444.413                        14.034.444.413                  7.017.222.206.500                 4.133.333.259.600




                                                                                             Peringkat
Tanggal Jatuh                                                     Status
                                Tingkat Suku Bunga                                                                    Wali Amanat
   Tempo                                                        Pembayaran
                                                                                      2024               2023

  25 Juli 1994                       18,75% tetap                  Lunas                -                 -                  -

   1 Juni 1995                       16,25% tetap                  Lunas                -                 -                  -

11 November 1996                     20,00% tetap                  Lunas                -                 -                  -

23 Januari 1996                      17,00% tetap                  Lunas                -                 -                  -

                          15,25% tetap untuk tahun pertama
   31 Juli 1998           dan kedua, mengambang untuk              Lunas                -                 -                   -
                          tahun berikutnya hingga jatuh Tempo




                                                                                  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk           195
Page 198
                    Profil
                    Perusahaan




                                         Tanggal
                                        Distribusi                        Jumlah
                                                         Tenor    Mata
               Uraian                    Obligasi                        Obligasi         Harga Penawaran
                                                        (Tahun)   Uang
                                          secara                         (Jutaan)
                                        Elektronik


Obligasi Bank BTN VI Tahun 1995               -            5       Rp     350.000    100% dari jumlah pokok Obligasi



Obligasi Bank BTN VII Tahun 1996              -            5       Rp     200.000    100% dari jumlah pokok Obligasi


Obligasi Bank BTN VIII Tahun 1997             -            5       Rp     400.000    100% dari jumlah pokok Obligasi

Obligasi Bank BTN IX Tahun 2003               -            5       Rp     750.000    100% dari jumlah pokok Obligasi

Obligasi Bank BTN X Tahun 2004                -            5       Rp     750.000    100% dari jumlah pokok Obligasi




Obligasi Subordinasi BTN I Tahun 2004         -           10       Rp     250.000    100% dari jumlah pokok Obligasi




Obligasi BTN XI Tahun 2005                    -            5       Rp     750.000    100% dari jumlah pokok Obligasi

Obligasi Bank BTN XII Tahun 2006              -           10       Rp    1.000.000   100% dari jumlah pokok Obligasi

Obligasi Bank BTN XIII Tahun 2009
                                              -            3       Rp     300.000    100% dari jumlah pokok Obligasi
Seri A

Obligasi Bank BTN XIII Tahun 2009
                                              -            4       Rp     300.000    100% dari jumlah pokok Obligasi
Seri B

Obligasi Bank BTN XIII Tahun 2009
                                              -            5       Rp     900.000    100% dari jumlah pokok Obligasi
Seri C

Obligasi Bank BTN XIV Tahun 2010         11 Juni 2010     10       Rp    1.650.000   100% dari jumlah pokok Obligasi

Obligasi Bank BTN XV Tahun 2011          28 Juni 2011     10       Rp    1.300.000   100% dari jumlah pokok Obligasi

Obligasi Berkelanjutan I Bank BTN
                                         5 Juni 2012      10       Rp    2.000.000   100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap I Tahun 2012

Obligasi Berkelanjuta I Bank BTN
                                        27 Maret 2013     10       Rp    2.000.000   100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap II Tahun 2013

Obligasi Berkelanjutan II Bank BTN
                                                           3       Rp     900.000    100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap I Tahun 2015 Seri A

Obligasi Berkelanjutan II Bank BTN
                                         8 Juli 2015       5       Rp     500.000    100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap I Tahun 2015 Seri B

Obligasi Berkelanjutan II Bank BTN
                                         8 Juli 2015       7       Rp     800.000    100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap I Tahun 2015 Seri C

Obligasi Berkelanjutan II Bank BTN
                                         8 Juli 2015      10       Rp     800.000    100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap I Tahun 2015 Seri D

Obligasi Berkelanjutan II Bank BTN       30 Agustus
                                                           3       Rp    1.347.000   100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap II Tahun 2016 Seri A                  2016

Obligasi Berkelanjutan II Bank BTN       30 Agustus
                                                           5       Rp    1.653.000   100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap II Tahun 2016 Seri B                  2016

Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN        13 Juli
                                                           3       Rp    1.466.000   100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap I Tahun 2017 Seri A                   2017

Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN        13 Juli
                                                           5       Rp    1.295.000   100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap I Tahun 2017 Seri B                   2017

Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN        13 Juli
                                                           7       Rp     853.000    100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap I Tahun 2017 Seri C                   2017

Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN        13 Juli
                                                          10       Rp    1.386.000   100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap I Tahun 2017 Seri D                   2017




196     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 199
                                                                                                  Laporan
                                                                                             Tahunan 2024




                                                                                Peringkat
Tanggal Jatuh                                              Status
                         Tingkat Suku Bunga                                                            Wali Amanat
   Tempo                                                 Pembayaran
                                                                         2024               2023

                   17,25% tetap untuk tahun pertama,
21 Desember 2000   mengambang         untuk     tahun       Lunas           -                -                  -
                   berikutnya hingga jatuh tempo

                   17,125% tetap untuk tahun pertama,
   22 Juli 2001    mengambang          untuk    tahun       Lunas           -                -                  -
                   berikutnya hingga jatuh tempo

   18 Juli 2002               14,15% tetap                  Lunas           -                -                  -

 2 Oktober 2008               12,50% tetap                  Lunas           -                -                  -

  25 Mei 2009                 12,20% tetap                  Lunas           -                -                  -

                   12,60% tetap untuk tahun pertama
                   sampai tahun kelima, 22,60% tetap
                   untuk tahun ke enam sampai tahun
  25 Mei 2014*                                              Lunas           -                -                  -
                   kesepuluh jika Bank tidak melakukan
                   opsi beli pada tahun kelima sejak
                   tanggal penerbitan

   6 Juli 2010                12,00% tetap                  Lunas           -                -              Bank Mega

  19 September
                              12,75% tetap                  Lunas           -                -              Bank Mega
       2016

   29 Mei 2012                 11,75% tetap                 Lunas           -                -              Bank Mega


   29 Mei 2013                12,00% tetap                  Lunas           -                -              Bank Mega


   29 Mei 2014                12,25% tetap                  Lunas           -                -              Bank Mega

   11 Juni 2020               10,25% tetap                  Lunas           -                -              Bank Mega

  28 Juni 2021                9,50% tetap                   Lunas           -                -              Bank Mega

   5 Juni 2022                 7,90% tetap                  Lunas           -                -              Bank Mega


 27 Maret 2023                 7,90% tetap                  Lunas           -           AA+(idn)            Bank Mega


   8 Juli 2018                9,625% tetap                  Lunas           -                -              Bank Mega


   8 Juli 2020                9,875% tetap                  Lunas           -                -              Bank Mega


   8 Juli 2022                10,00% tetap                  Lunas           -                -              Bank Mega

                                                         Belum Jatuh
   8 Juli 2025                10,50% tetap                              AA+(idn)        AA+(idn)            Bank Mega
                                                            Tempo

 30 Agustus 2019               8,20% tetap                  Lunas           -                -              Bank Mega


 30 Agustus 2021               8,75% tetap                  Lunas           -                -              Bank Mega


   13 Juli 2020               8,30% tetap                   Lunas           -                -              Bank BJB


   13 Juli 2022               8,50% tetap                   Lunas           -                -              Bank BJB


   13 Juli 2024                8,70% tetap                  Lunas           -           AA+(idn)            Bank BJB

                                                         Belum Jatuh
   13 Juli 2027               8,90% tetap                               AA+(idn)        AA+(idn)            Bank BJB
                                                            Tempo




                                                                       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk        197
Page 200
                        Profil
                        Perusahaan




                                                Tanggal
                                               Distribusi                                    Jumlah
                                                                 Tenor         Mata
                 Uraian                         Obligasi                                    Obligasi                Harga Penawaran
                                                                (Tahun)        Uang
                                                 secara                                     (Jutaan)
                                               Elektronik

 Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN                28 Juni
                                                                 370 Hari         Rp         1.756.500       100% dari jumlah pokok Obligasi
 Tahap II Tahun 2019 Seri A                          2019

 Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN                28 Juni
                                                                     3            Rp          1.168.000      100% dari jumlah pokok Obligasi
 Tahap II Tahun 2019 Seri B                          2019

 Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN                28 Juni
                                                                     5            Rp          1.219.500      100% dari jumlah pokok Obligasi
 Tahap II Tahun 2019 Seri C                          2019

                                               23 Januari
 Junior Global Bond Bank BTN                                         5           USD               300       100% dari jumlah pokok Obligasi
                                                  2020

 Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN            19 Agustus
                                                                370 (hari)        Rp           577.000       100% dari jumlah pokok Obligasi
 Tahap I Tahun 2020 Seri A                        2020

 Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN            19 Agustus
                                                                     3            Rp           727.000       100% dari jumlah pokok Obligasi
 Tahap I Tahun 2020 Seri B                        2020

 Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN            19 Agustus
                                                                     5            Rp           196.000       100% dari jumlah pokok Obligasi
 Tahap I Tahun 2020 Seri C                        2020

 Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN
                                               24 Mei 2022           3            Rp          600.000        100% dari jumlah pokok Obligasi
 Tahap II Tahun 2022 seri A

 Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN
                                               24 Mei 2022           5            Rp          400.000        100% dari jumlah pokok Obligasi
 Tahap II Tahun 2022 seri B

Catatan:
- Rating Efek-efek dalam negeri yang outstanding di Tahun 2024 menggunakan rating dari Fitch.
- Rating Junior Global Bond BTN (USD) yang diterbitkan outstanding di Tahun 2024 menggunakan rating dari Moody’s.
* Perseroan telah melakukan opsi beli kembali pada 25 Mei 2009.




Kronologi Penerbitan Sukuk

Tabel Kronologi Penerbitan Sukuk BTN

                                       Tanggal Distribusi                      Tenor                                      Jumlah Sukuk
             Uraian                                                                                   Mata Uang
                                     Sukuk secara Elektronik                  (bulan)                                      (Jutaan Rp)


 Sukuk BTN I
                                     28 Juli 2023                                 159                       Rp                  92.553
 Tahun 2023 Tahap I


 Sukuk BTN I
                                     27 Desember 2023                             156                       Rp                 175.039
 Tahun 2023 Tahap II




198       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 201
                                                                                                               Laporan
                                                                                                          Tahunan 2024




                                                                                             Peringkat
  Tanggal Jatuh                                              Status
                            Tingkat Suku Bunga                                                                      Wali Amanat
     Tempo                                                 Pembayaran
                                                                                    2024                 2023


     8 Juli 2020                  7,750% tetap                     Lunas                 -                -              Bank Mega


    28 Juni 2022                 8,750% tetap                      Lunas                 -                -              Bank Mega


    28 Juni 2024                 9,000% tetap                      Lunas                 -           AA+(idn)            Bank Mega

                                                                                                                        Citicorp
                                                             Belum Jatuh
  23 Januari 2025                    4,20%                                           Ba3                 Ba3         International
                                                                Tempo
                                                                                                                        Limited

  29 Agustus 2021                    6,75%                         Lunas                 -                -              Bank BJB


  19 Agustus 2023                    7,80%                         Lunas                 -           AA+(idn)            Bank BJB

                                                             Belum Jatuh
  19 Agustus 2025                    8,40%                                         AA+(idn)          AA+(idn)            Bank BJB
                                                                Tempo

                                                             Belum Jatuh
    24 Mei 2025                      5,50%                                         AA+(idn)          AA+(idn)            Bank BJB
                                                                Tempo

                                                             Belum Jatuh
    24 Mei 2027                      6,0%                                          AA+(idn)          AA+(idn)            Bank BJB
                                                                Tempo


Nama Bursa Tempat Obligasi Perusahaan Dicatatkan
- Seluruh Obligasi Dalam Negeri BTN dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia.
- Junior Global Bond BTN dicatatkan pada SGX (Singapore Exchange).




   Tanggal                                                               Status
                                 Tingkat Nisbah                                                           Keterangan
 Jatuh Tempo                                                           Pembayaran

                    11,00% dari Pendapatan yang dibagihasilkan
                                                                              Belum           Surat Berharga ini tidak dirating dan
 28 Oktober 2036    dengan indikasi bagi hasil sebesar ekuivalen
                                                                           Jatuh Tempo        tidak dilakukan penawaran umum.
                    0,55% per tahun.

                    27,40% dari Pendapatan yang dibagihasilkan
  27 Desember                                                                 Belum           Surat Berharga ini tidak dirating dan
                    dengan indikasi bagi hasil sebesar ekuivalen
      2036                                                                 Jatuh Tempo        tidak dilakukan penawaran umum.
                    1,37% per tahun.




                                                                                 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk          199
Page 202
                     Profil
                     Perusahaan




Kronologis Pencatatan Sekuritisasi KPR

Perseroan telah melakukan sekuritisasi atas tagihan KPR melalui skema Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset
(KIK-EBA) dan skema Efek Beragunan Aset Berbentuk Surat Partisipasi (EBA-SP), dengan rincian sebagai berikut:


Tabel Kronologi Pencatatan Sekuritisasi KPR BTN


 No.    Transaksi Sekuritisasi       Nominal Total (Rp)         Kelas                   Nominal (Rp)


                                                                  A                       100.000.000.000
  1.    KIK-EBA DSMF 01                     111.111.108.501
                                                                  B                            11.111.108.501

                                                                  A                      360.000.000.000
  2.    KIK-EBA DSMF 02                  391.305.329.159
                                                                  B                         31.305.329.159

                                                                  A                      688.500.000.000
  3.    KIK-EBA DBTN 01                  750.000.230.717
                                                                  B                         61.500.230.717

                                                                  A                      645.000.000.000
  4.    KIK-EBA DBTN 02                  703.450.414.156
                                                                  B                         58.450.414.156

                                                                  A                      925.000.000.000
  5.    KIK-EBA DBTN 03                1.000.000.005.997
                                                                  B                        75.000.005.997

                                                                  A1                     403.000.000.000

  6.    KIK-EBA DBTN 04                1.000.000.005.941          A2                     525.000.000.000

                                                                  B                        72.000.005.941

                                                                  A1                      723.500.000.000

  7.    KIK-EBA DBTN 05                 1.500.000.001.615         A2                      647.500.000.000

                                                                  B                        129.000.001.615

                                                                  A                       181.600.000.000
  8.    EBA-SP SMF-BTN 01                200.000.000.041
                                                                  B                        18.400.000.041

                                                                  A1                     400.000.000.000

  9.    EBA-SP SMF-BTN 02              1.000.000.000.000          A2                      513.000.000.000

                                                                  B                        87.000.000.000

                                                                  A1                     200.000.000.000

 10.    EBA-SP SMF-BTN 03              1.000.000.000.000          A2                      713.000.000.000

                                                                  B                        87.000.000.000

                                                                  A1                     700.000.000.000

  11.   EBA-SP SMF-BTN 04             2.000.000.000.000           A2                     1.124.000.000.000

                                                                  B                       176.000.000.000

                                                                  A1                     574.000.000.000

                                                                  A2                     1.142.000.000.000
 12.    EBA-SP SMF-BTN 05             2.000.000.000.000
                                                                  M                       24.000.000.000

                                                                  B                      260.000.000.000

                                                                  A                       576.734.000.000
 13.    EBA-SP SMF-BTN 06                631.000.543.015
                                                                  B                        54.266.543.015




200       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 203
                                                                                       Laporan
                                                                                  Tahunan 2024




                                                                                          Peringkat
Tanggal Transaksi          Jatuh Tempo        Average Life     Kupon Kelas A
                                                                                           Kelas A


  11 Februari 2009*        10 Januari 2018        5,30             13,000%                   id
                                                                                                  AAA



 10 November 2009*        10 Desember 2019        5,63             11,000%                   id
                                                                                                  AAA



 27 December 2010*        27 September 2019       5,35             9,250%                    id
                                                                                                  AAA



 16 November 2011*         27 Februari 2021       5,94             8,750%                    id
                                                                                                  AAA



 12 December 2012*         07 Januari 2023        6,35             7,750%                    id
                                                                                                  AAA


                                                                  A1 = 8,90%

 20 Desember 2013*         26 Februari 2022       5,57                                       id
                                                                                                  AAA
                                                                 A2 = 9,50%


                                                                   A1 = 10%

 28 November 2014     *
                          07 September 2025                                                       AAA
                                                  6,72                                       id
                                                                 A2 = 10,25%



 27 November 2015           07 Maret 2022         3,95              8,60%                    id
                                                                                                  AAA


                                                                  A1 = 8,15%

  31 Oktober 2016            27 Juni 2027         7,05                                       id
                                                                                                  AAA
                                                                 A2 = 8,75%


                                                                  A1 = 8,00%

    28 April 2017          07 Januari 2028        7,78                                       id
                                                                                                  AAA
                                                                 A2 = 8,40%


                                                                  A1 = 7,00%

  28 Februari 2018           07 Mei 2029          7,03                                       id
                                                                                                  AAA
                                                                  A2 = 7,50%


                                                                  A1 = 8,50%
                                                                                             id
                                                                                                  AAA
                                                                 A2 = 8,75%
 27 November 2019            07 Mei 2032          9,09

                                                                 M = 10,40%                       id
                                                                                                       A



 30 Desember 2020            07 Juli 2032         6,08              6,50%                    id
                                                                                                  AAA




                                                             PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk         201
Page 204
                         Profil
                         Perusahaan




    No.    Transaksi Sekuritisasi             Nominal Total (Rp)                    Kelas                         Nominal (Rp)


                                                                                       A                           452.500.000.000
    14.   EBA-SP SMF-BTN 07                        500.000.001.416
                                                                                       B                              47.500.001.416

                                                                                       A                           544.800.000.000
    15.   EBA-SP SMF-BTN 08                      600.000.020.055
                                                                                       B                             55.200.020.055

                   Jumlah                      13.386.867.660.613                                                 13.386.867.660.613

Bank sebagai Penyedia Jasa dalam transaksi sekuritisasi telah melaksanakan opsi clean-up call sesuai ketentuan.
*




Kronologi Penerbitan Negotiable Certificate of Deposit

Tabel Kronologi Pencatatan Negotiable Certificate of Deposit

             Jenis NCD                 Nominal Penerbitan (Rp)                   Tanggal Transaksi                          Seri

    NCD Tahap I                                625.000.000.000                     5 Desember 2014                            A

                                                                                                                              B

                                                                                                                              C

    NCD Tahap II                             1.005.000.000.000                      26 Februari 2015                          A

                                                                                                                              B

                                                                                                                              C

                                                                                                                              D

    NCD Tahap III                              500.000.000.000                      17 Februari 2015                          E

    NCD Tahap IV                              1.110.000.000.000                       30 April 2015                           A

                                                                                                                              B

                                                                                                                              C

    NCD Tahap I 2016                           740.000.000.000                         9 Juni 2016                            A

    NCD Tahap II 2016                         1.115.000.000.000                      5 Agustus 2016                           A

                                                                                                                              B

                                                                                                                              C

    NCD Tahap III 2016                          371.000.000.000                    30 November 2016                           A

                                                                                                                              B

    NCD Tahap IV 2016                          500.000.000.000                     29 Desember 2016                           A

                                                                                                                              B

    NCD Tahap V 2016                           500.000.000.000                     30 Desember 2016                           -

    NCD Tahap I 2017                         1.735.000.000.000                      21 Februari 2017                          A

                                                                                                                              B

    NCD Tahap III 2017                         550.000.000.000                       3 Oktober 2017                           -

    NCD Tahap II 2017                        1.050.000.000.000                       5 Oktober 2017                           A

                                                                                                                              B




202         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 205
                                                                                         Laporan
                                                                                    Tahunan 2024




                                                                                            Peringkat
Tanggal Transaksi   Jatuh Tempo                 Average Life      Kupon Kelas A
                                                                                             Kelas A

                                                                                               id
                                                                                                    AAA
 23 Desember 2022   07 Januari 2034                 5,66                7,70%
                                                                                               id
                                                                                                    AAA


26 September 2023   07 Agustus 2035                 7,44                6,65%                  id
                                                                                                    AAA




    Jangka Waktu             Jatuh Tempo                       Rate                  Nominal Per Seri

        6 bulan                4 Juni 2015                     9,00%                    280.000.000.000

        12 bulan            27 November 2015                   9,25%                     45.000.000.000

        15 bulan             26 Februari 2016                  9,50%                    300.000.000.000

        6 bulan              26 Agustus 2015                   9,00%                    470.000.000.000

        12 bulan             18 Februari 2016                  9,25%                     85.000.000.000

        15 bulan               19 Mei 2016                     9,50%                     10.000.000.000

        18 bulan             18 Agustus 2016                    9,70%                   440.000.000.000

        5 bulan                15 Juli 2015                    9,00%                    500.000.000.000

        6 bulan              30 Oktober 2015                    8,75%                   330.000.000.000

        12 bulan                2 Mei 2016                     9,00%                    620.000.000.000

        18 bulan             31 Oktober 2016                   9,25%                    160.000.000.000

        3 bulan             9 September 2016                   6,85%                    740.000.000.000

        3 bulan             3 November 2016                     7,19%                   440.000.000.000

        6 bulan               1 Februari 2017                   7,47%                   275.000.000.000

        12 bulan             10 Agustus 2017                    7,80%                   400.000.000.000

        3 bulan              28 Februari 2017                   7,04%                    20.000.000.000

        6 bulan                29 Mei 2017                      7,26%                   351.000.000.000

        3 bulan               29 Maret 2017                     7,75%                   315.000.000.000

        6 bulan                 3 Juli 2017                     7,74%                   185.000.000.000

        6 bulan                 3 Juli 2017                     7,73%                   500.000.000.000

        6 bulan              22 Agustus 2017                    7,28%                  1.195.000.000.000

        12 bulan             16 Februari 2018                   7,43%                   540.000.000.000

        12 bulan             2 Oktober 2018                    6,50%                    550.000.000.000

        6 bulan                3 April 2018                    6,00%                    230.000.000.000

        12 bulan             5 Oktober 2018                    6,25%                    820.000.000.000




                                                               PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk       203
Page 206
                        Profil
                        Perusahaan




           Jenis NCD                   Nominal Penerbitan (Rp)                   Tanggal Transaksi                    Seri

 NCD Tahap IV 2017                             540.000.000.000                     13 Desember 2017                     A

                                                                                                                        B

 NCD Tahap I 2018                            1.440.000.000.000                         3 April 2018                     A

 NCD Tahap II 2018                             690.000.000.000                         18 Juli 2018                     A

                                                                                                                        B

 NCD Tahap III 2018                          2.020.000.000.000                     5 November 2018                      A

                                                                                                                        B

                                                                                                                        C

 NCD Tahap IV 2018                             340.000.000.000                     10 Desember 2018                     A

                                                                                                                        B

 NCD Tahap I Tahun 2023                      1.500.000.000.000                      20 Oktober 2023                     A

                                                                                                                        B

                                                                                                                        C

 Jumlah                                      14.831.000.000.000




Kronologi Penerbitan Long Term Notes (LTN)

Penerbitan Long Term Notes (LTN) BTN ditujukan kepada investor tunggal BP Tapera, sebagai reimburse sumber dana
BP Tapera bagi penyaluran KPR Tapera. Dengan demikian LTN merupakan Efek bersifat utang yang diterbitkan tanpa
melalui proses Penawaran Umum dan tidak diperingkat.


Tabel Kronologi Penerbitan Long Term Notes (LTN) BTN

                                                                                                                         Jumlah
                                                 Tanggal Distribusi LTN               Tenor                 Mata
                   Uraian                                                                                                LTN (Rp
                                                   secara Elektronik                 (Bulan)                Uang
                                                                                                                         Ribuan)

 LTN BTN Tahun 2021 Tahap I                           17 Desember 2021                   186                     Rp            10.185.851

 LTN BTN II Tahun 2022 Seri A                             12 Juli 2022                   171                     Rp           47.740.325

 LTN BTN II Tahun 2022 Seri B                             12 Juli 2022                   177                     Rp          79.378.706

 LTN BTN III Tahap I Tahun 2022                      14 Desember 2022                    177                     Rp         210.866.282

 LTN BTN III Tahap II Tahun 2022                     28 Desember 2022                    171                     Rp          131.184.885

 LTN BTN IV Tahap I Tahun 2023                           28 Juli 2023                    165                     Rp          35.898.139

 LTN BTN IV Tahap II Tahun 2023                      15 September 2023                   168                     Rp         404.745.014

 LTN BTN IV Tahap III Tahun 2023 – Seri A            27 Desember 2023                    180                     Rp         6.241.671.188

 LTN BTN IV Tahap III Tahun 2023 – Seri B            27 Desember 2023                    168                     Rp   234.541.750.854

 LTN BTN IV Tahun 2024 Tahap IV                          07 Mei 2024                     171                     Rp   203.350.626.300

 LTN BTN IV Tahun 2024 Tahap V                       27 September 2024                   171                     Rp   312.678.083.000

 LTN BTN IV Tahun 2024 Tahap VI                      23 Desember 2024                    168                     Rp   147.909.042.000

Keterangan: Surat Berharga LTN BTN tidak dirating dan diterbitkan melalui penawaran terbatas kepada BP Tapera.




204        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 207
                                                                                                         Laporan
                                                                                                    Tahunan 2024




      Jangka Waktu                     Jatuh Tempo                         Rate                     Nominal Per Seri

           6 bulan                       12 Juni 2018                       5,90%                       160.000.000.000

           12 bulan                   13 Desember 2018                      6,20%                       320.000.000.000

           6 bulan                     2 Oktober 2018                       5,90%                      830.000.000.000

           6 bulan                     15 Januari 2019                      7,60%                       520.000.000.000

           12 bulan                      16 Juli 2019                        7,70%                      170.000.000.000

           6 bulan                        7 Mei 2019                        8,30%                     1.340.000.000.000

           9 bulan                     2 Agustus 2019                       8,40%                       170.000.000.000

           12 bulan                   5 November 2019                       8,50%                       510.000.000.000

           3 bulan                      12 Maret 2019                       8,00%                        80.000.000.000

           6 bulan                       11 Juni 2019                       8,40%                      260.000.000.000

           6 bulan                       17 April 2024                      6,40%                      500.000.000.000

           9 bulan                       16 Juli 2024                       6,45%                        70.000.000.000

           12 bulan                    21 Oktober 2024                      6,53%                      930.000.000.000

                                                                                                     16.331.000.000.000




    Tanggal            Tingkat
                                       Status
      Jatuh             Suku                                                         Keterangan
                                     Pembayaran
     Tempo             Bunga

   17 Juni 2037       1,37% tetap   Belum Jatuh Tempo    Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak dilakukan penawaran umum

 12 Oktober 2036      1,37% tetap   Belum Jatuh Tempo    Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak dilakukan penawaran umum

   12 April 2037      0,55% tetap   Belum Jatuh Tempo    Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak dilakukan penawaran umum

   14 Juni 2037       0,55% tetap   Belum Jatuh Tempo    Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak dilakukan penawaran umum

  28 Maret 2037       0,55% tetap   Belum Jatuh Tempo    Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak dilakukan penawaran umum

  28 April 2037       0,55% tetap   Belum Jatuh Tempo    Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak dilakukan penawaran umum

15 September 2037     1,37% tetap   Belum Jatuh Tempo    Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak dilakukan penawaran umum

27 Desember 2038      0,55% tetap   Belum Jatuh Tempo    Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak dilakukan penawaran umum

27 Desember 2037      1,37% tetap   Belum Jatuh Tempo    Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak dilakukan penawaran umum

 07 Agustus 2038      1,37% tetap   Belum Jatuh Tempo    Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak dilakukan penawaran umum

27 Desember 2038      1,37% tetap   Belum Jatuh Tempo    Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak dilakukan penawaran umum

23 Desember 2038      1,37% tetap   Belum Jatuh Tempo    Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak dilakukan penawaran umum




                                                                            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk         205
Page 208
                    Profil
                    Perusahaan




Informasi Penggunaan Jasa Akuntan Publik (AP)
dan Kantor Akuntan Publik (KAP)

Nama KAP                             KAP Purwantono, Sungkoro & Surja

Jaringan Asosiasi                    Ernst & Young Global Limited

                                     Indonesia Stock Exchange Building Tower 2, 5th Floor
Alamat KAP
                                     Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190, Indonesia

Nama AP                              Christophorus Alvin Kossim

Periode Penugasan KAP                Periode ke-10

Periode Penugasan AP                 Periode ke-2

Jasa Audit                           General Audit Tahun Buku 2024

Jasa Non Audit                       Tidak memiliki jasa non audit

Fee Audit                            Rp5.075.000.000

Fee Non Audit                        -




Lembaga
dan/atau Profesi Penunjang

BANK KUSTODIAN

Nama                             :       PT Kustodian Sentral Efek Indonesia

                                 :       Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 1, Lantai 5. Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190,
Alamat                                   Indonesia

Telepon                          :       (021) 5152855


Faksimili                        :       (021) 52991199


Email                            :       helpdesk@ksei.co.id


Situs Web                        :       www.ksei.co.id


Bentuk Jasa                      :       Kustodian dan Agen Pembayaran


Periode Penugasan                :       Sepanjang umur Efek Bersifat Utang




206     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 209
                                                                                                      Laporan
                                                                                                 Tahunan 2024




 Nama                :   PT Penilai Harga Efek Indonesia

                     :   Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 2, Lantai GF. Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190,
 Alamat                  Indonesia

 Telepon             :   (021) 5155620

 Faksimili           :   (021) 5155026

 Email               :   enquiries@phei.co.id

 Situs Web           :   www.phei.co.id

 Bentuk Jasa         :   Penyedia harga efek Indonesia

 Periode Penugasan   :   Sepanjang umur efek bersifat utang.




 Nama                :   PT Bursa Efek Indonesia (CTP – PLTE)

                     :   Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 1, Lantai 6. Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190,
 Alamat                  Indonesia

 Telepon             :   (021) 150515 (Nasional)

 Faksimili           :   -

 Email               :   contactcenter@idx.co.id

 Situs Web           :   Idx.co.id

 Bentuk Jasa         :   Penyedia pelaporan atas transaksi efek

 Periode Penugasan   :   Sepanjang umur efek bersifat utang.




BIRO ADMINISTRASI EFEK

 Nama                :   PT Datindo Entrycom

 Alamat              :   Jl. Hayam Wuruk No.28, Lantai 2 Jakarta 10120 - Indonesia

 Telepon             :   (021) 3508077

 Faksimili           :   (021) 3508077

 Email               :   corporatesecretary@datindo.com

 Situs Web           :   https://www.datindo.com

 Bentuk Jasa         :   Biro Administrasi Efek untuk Saham

 Periode Penugasan   :   9 Desember 2009 – sekarang




WALI AMANAT

 Nama                :   PT Bank Mega Tbk

 Alamat              :   Menara Bank Mega, Jl. Kapten P. Tendean No. 12-14A, Jakarta 12790, Indonesia

 Telepon             :   (021) 79175000

 Faksimili           :   (021) 79187100

 Email               :   waliamanat@bankmega.com

 Situs Web           :   www.bankmega.com

 Bentuk Jasa         :   Wali Amanat Obligasi

 Periode Penugasan   :   Sepanjang Umur Obligasi




                                                                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk           207
Page 210
                  Profil
                  Perusahaan




Nama                      :    PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB)


Alamat                    :    Sinarmas MSIG Tower Lantai 9, Jl. Jend. Sudirman kav. 21, Jakarta Selatan, lndonesia


Telepon                   :    (021) 5228737 Ext. 101


Faksimili                 :    (021) 5228738


Email                     :    -


Situs Web                 :    www.bankbjb.co.id


Bentuk Jasa               :    Wali Amanat Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan


Periode Penugasan         :    Sepanjang Umur Obligasi




Nama                      :    Citicorp International Limited

                          :    20th Floor, Citi Tower, One Bay East
Alamat                         83 Hoi Bun Road, Kwun Tong
                               Kowloon, Hong Kong

Telepon                   :    -


Faksimili                 :    (+852) 2323 0279


Email                     :    -


Situs Web                 :    -


Bentuk Jasa               :    Trustee Junior Global Bond 2020


Periode Penugasan         :    Sepanjang umur Junior Global Bond




Nama                      :    PT Bank Mandiri (Persero) Tbk


Alamat                    :    Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 36-38 Jakarta 12190, Indonesia


Telepon                   :    (62-21) 526 5045, 526 5095


Faksimili                 :    (62-21) 527 447, 527 5577


Email                     :    fundaccounting@bankmandiri.co.id


Situs Web                 :    -


Bentuk Jasa               :    Wali Amanat dan Bank Kustodian Sekuritisasi EBA (Efek Beragun Aset)


Periode Penugasan         :    Sepanjang umur EBA




Nama                      :    PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk


Alamat                    :    Jl. Jendral Sudirman No. 44-46 Tromol Pos 1094 / 1000 Jakarta 10210


Telepon                   :    2510244, 25100254


Faksimili                 :    2500065, 2500077




208     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 211
                                                                                                         Laporan
                                                                                                    Tahunan 2024




 Email               :   custody_mf@corp.bri.co.id


 Situs Web           :   -


 Bentuk Jasa         :   Wali Amanat dan Bank Kustodian Sekuritisasi EBA (Efek Beragun Aset)


 Periode Penugasan   :   Sepanjang umur EBA




PEMERINGKAT EFEK

 Nama                :   PT Fitch Ratings Indonesia


 Alamat              :   DBS Bank Tower 24th Floor Suite 2403, Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5, Jakarta 12940 Indonesia


 Telepon             :   (021) 29886800


 Faksimili           :   (021) 29886822


 Email               :   -


 Situs Web           :   www.fitchratings.com


 Bentuk Jasa         :   Pemeringkat


 Periode Penugasan   :   Sepanjang umur Obligasi




 Nama                :   Moody’s Investor Service Singapore Pte. Ltd

                     :   50 Raffles Place #23-06
 Alamat                  Singapore Land Tower
                         Singapore 48623

 Telepon             :   -


 Faksimili           :   -


 Email               :   -


 Situs Web           :   www.moodys.com


 Bentuk Jasa         :   Pemeringkat


 Periode Penugasan   :   Sepanjang umur Junior Global Bond




 Nama                :   PT Pemeringkat Efek Indonesia

                     :   Equity Tower Lt. 30, Sudirman Business District, Lot 9, Jl. Jend. Sudirman Kav. 52 – 53, Jakarta
 Alamat                  Selatan 12190, Indonesia

 Telepon             :   (021) 509 68469


 Faksimili           :   (021) 509 68468


 Email               :   -


 Situs Web           :   www.pefindo.com


 Bentuk Jasa         :   Pemeringkat


 Periode Penugasan   :   -




                                                                          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk             209
Page 212
                   Profil
                   Perusahaan




KONSULTAN HUKUM

Nama                       :    Hadiputranto, Hadinoto & Partners

                           :    Pacific Century Place Level 35 Sudirman Central Business District Lot 10
Alamat                          Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53 Jakarta 12190 Indonesia

Telepon                    :    (021) 29608888


Faksimili                  :    (021) 29608999


Email                      :    -


Situs Web                  :    www.hhp.co.id


Bentuk Jasa                :    Konsultasi Hukum


Periode Penugasan          :




KONSULTAN HUKUM ON CALL

Nama                       :    UMBRA


Alamat                     :    Telkom Landmark Tower, Tower 2, 49th Floor, Jl. Gatot Subroto Kav 52, Jakarta 12710


Telepon                    :    (021) 5082 0999


Faksimili                  :    -


Email                      :    raditya@umbra.law


Situs Web                  :    www.umbra.law

                           :    Jasa Konsultan Hukum dalam rangka pendampingan pelaksanaan penyusunan Kajian &
Bentuk Jasa                     Dokumen Transaksi Pembelian Sukuk disertai Penjualan Aset Bermasalah (“Project Tiger”)

Periode Penugasan          :    26 Februari 2024 s.d 28 Februari 2024




Nama                       :    PwC Legal Indonesia


Alamat                     :    WTC 3, Jalan Jenderal Sudirman Kavling 29-31 Jakarta 12920


Telepon                    :    021 50992901


Faksimili                  :    -


Email                      :    contact.us@id.pwc.com , indra.allen@pwc.com


Situs Web                  :    www.pwc.com

                           :    Pendampingan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2023 (RUPST Tahun Buku
Bentuk Jasa                     2023)

Periode Penugasan          :    19 Januari 2024 s.d pemberitahuan risalah RUPST Tahun Buku 2023




210     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 213
                                                                                                      Laporan
                                                                                                 Tahunan 2024




Nama                :   Bagus Enrico & Partners

                    :   Menara Rajawali Lantai 15, CBD Mega Kuningan, Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Kav. 5.1,
Alamat                  Jakarta

Telepon             :   021 29885959


Faksimili           :   -


Email               :   bagus@bepartners.co.id


Situs Web           :   www.bepartners.co.id

                    :   Pendampingan pelaksanaan penyusunan Kajian Hukum terkait Aspek Hukum dan Mitigasi Risiko
                        Hukum atas Penggunaan Teknologi dan Sistem Blockchain pada Produk dan Aktivitas, usulan
Bentuk Jasa             penerapan beserta penyesuaian ketentuan sebagai landasan Penggunaan Teknologi dan
                        Sistem Blockchain pada Produk dan Aktivitas BTN.

Periode Penugasan   :   31 Mei 2024 s.d 30 September 2024




Nama                :   Rakhmat Suroso Adinugraha Advocates (RSA Advocates)


Alamat              :   Sopo Del Office, Tower A – Level 23 Jalan Mega Kuningan Barat III Lot. 10. 1-6 Jakarta 12950


Telepon             :   021 50806596/97


Faksimili           :   -


Email               :   Ferry.rajagukguk@rsadvocates.co.id


Situs Web           :   rsadvocates.co.id


Bentuk Jasa         :   Konsultan Hukum Dalam Rangka Pendampingan Penyusunan Buku Putih Project Tiger BTN


Periode Penugasan   :   1 Februari 2024 s.d 1 April 2024




Nama                :   Hielmy Izzudin dan Rekan


Alamat              :   Kav PTB DKI F2/28 Pondok Kelapa, Jakarta Timur


Telepon             :   0812 8883 7972


Faksimili           :   -


Email               :   Hielmyizzudin.law@gmail.com


Situs Web           :   -

                    :   Penyusunan Petunjuk Teknis tentang Pengadaan Konsultan Hukum, Penyusunan Petunjuk Teknis
Bentuk Jasa             dan Manual Book tentang Penanganan Permasalahan Hukum.

Periode Penugasan   :   26 Februari 2024 s.d 30 Oktober 2024




                                                                          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk        211
Page 214
                   Profil
                   Perusahaan




NOTARIS




Nama                       :    Siti Rayhana, SH

                           :    Riviera Timur No. 1 Cluster La Bella, Riviera Village, Jl. Gading Golf Boulevard, Gading Serpong,
Alamat                          Cihuni, Kec. Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten 15332

Telepon                    :    (021) 55687610


Faksimili                  :    -


Email                      :    siti.rayhana@yahoo.co.id


Situs Web                  :    N/A


Bentuk Jasa                :    Menerbitkan Akta Perjanjian Kredit dari PT. Bank Central Asia


Periode Penugasan          :    Sampai dengan masing – masing transaksi selesai.




Nama                       :    Sari Bhirawati, SH


Alamat                     :    Jl. Wijaya I No. 56, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12170


Telepon                    :    (021) 7226108


Faksimili                  :    -


Email                      :    kantornotarissaribhirawati@gmail.com


Situs Web                  :    -

                           :    Menerbitkan Akta Perjanjian Kerja Sama antara PT Asuransi Jasa Raharja Putera dengan PT Bank
Bentuk Jasa                     Tabungan Negara (Persero) Tbk.

Periode Penugasan          :    25 September 2023




Nama                       :    Ashoya Ratam, SH., MKn


Alamat                     :    Jl. Suryo No. 54 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12180


Telepon                    :    (021) 29236060


Faksimili                  :    (021) 29236070


Email                      :    notaris@ashoyaratam.com


Situs Web                  :    N/A


Bentuk Jasa                :    Notaris Penunjang RUPS


Periode Penugasan          :    -




212     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 215
                                                                                                             Laporan
                                                                                                        Tahunan 2024




Penghargaan
dan Sertifikasi

Penghargaan




No.               Nama Penghargaan                                 Acara              Penyelenggara               Tanggal

      Living Legend Company in Developing Solid
                                                         Indonesia Living Legend
 1    Housing Financial Services Ecosystem Through                                      Warta Ekonomi           31 Januari 2024
                                                         Company Award 2024
      Continues Innovation

      The Best KBMI 3 Bank in Satisfaction Loyalty and   Infobank 7th Satisfaction
 2                                                                                         Infobank             1 Februari 2024
      Engagement (SLE) Index 2024                        Loyalty Engagement MRI

                                                         Infobank 7th Satisfaction
 3    The Most Satisfying KBMI 3 Bank in ATM Service                                       Infobank             1 Februari 2024
                                                         Loyalty Engagement MRI

                                                         Infobank 7th Satisfaction
 4    The Most Satisfying KBMI 3 in Teller Service                                         Infobank             1 Februari 2024
                                                         Loyalty Engagement MRI

                                                         Infobank 7th Satisfaction                              1 Februari 2024
 5    The 2nd Best KBMI in Marketing Engagement                                            Infobank
                                                         Loyalty Engagement MRI

      The 2nd Most Satisfying KBMI 3 Bank in Branch      Infobank 7th Satisfaction                              1 Februari 2024
 6                                                                                         Infobank
      Office                                             Loyalty Engagement MRI

                                                         Infobank 7th Satisfaction
 7    The Best KBMI 3 Bank in Customer Loyalty                                             Infobank             1 Februari 2024
                                                         Loyalty Engagement MRI

                                                         Infobank 7th Satisfaction
 8    The Best KBMI 3 Bank In Customer Engagement                                          Infobank             1 Februari 2024
                                                         Loyalty Engagement MRI

      The 3rd Most Satisfying KBMI 3 Bank In Mobile      Infobank 7th Satisfaction
 9                                                                                         Infobank             1 Februari 2024
      Banking                                            Loyalty Engagement MRI

      The Most Satisfying KBMI 3 Bank In Customer        Infobank 7th Satisfaction
 10                                                                                        Infobank             1 Februari 2024
      Services                                           Loyalty Engagement MRI

                                                         Infobank 7th Satisfaction
 11   The Best KBMI 3 Bank In Brand Interactivity                                          Infobank             1 Februari 2024
                                                         Loyalty Engagement MRI

                                                         Infobank 7th Satisfaction
 12   The Best KBMI 3 in Customer Satisfaction                                             Infobank             1 Februari 2024
                                                         Loyalty Engagement MRI

      The 2nd Best KBMI 3 Bank In Marketing              Infobank 7th Satisfaction
 13                                                                                        Infobank             1 Februari 2024
      Engagement                                         Loyalty Engagement MRI

      BUMN Corporate Communications &                    Social Media & Corporate
 14                                                                                   Kementerian BUMN           7 Maret 2024
      Sustainability Summit 2024- BCOMMS24               Campaign

      20 Lembaga /Korporasi Terpopuler di Media
 15                                                      PR Indonesia Award 2024         PR Indonesia            7 Maret 2024
      Cetak/Online Versi PR Indonesia Award

      Silver Winner Sektor BUMN
      Kategori Owned Media
 16                                                      PR Indonesia Award 2024         PR Indonesia            7 Maret 2024
      SubKategori E-Magazine
      (Paras december edition)




                                                                                PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk        213
Page 216
                    Profil
                    Perusahaan




No.               Nama Penghargaan                                Acara              Penyelenggara           Tanggal

      Bronze Winner, Sektor BUMN
 17   Kategori: Laporan Tahunan                          PR Indonesia Award 2024        PR Indonesia        7 Maret 2024
      Sub Kategori : Annual Report

                                                                                     BUMN Track X PPM
 18   The Best CEO Leading Change Innovation             Anugerah BUMN 2024                                 13 Maret 2024
                                                                                       Management

                                                                                     BUMN Track X PPM
 19   Transformasi Digital Perusahaan Terbaik            Anugerah BUMN 2024                                 13 Maret 2024
                                                                                       Management

                                                                                     BUMN Track X PPM
 20   Bisnis Perusahaan Terbaik                          Anugerah BUMN 2024                                 13 Maret 2024
                                                                                       Management

      Nixon LP Napitupulu
 21   Indonesia Best 50 CEO Awards 2024 in KBMI 3        Indonesia Best CEO Award      The Iconomics        21 Maret 2024
      Category

                                                         Indonesia Corporate
      Platinum Award Score 93,82 Very Excellent
 22                                                      Secretary & Communication    Economic Review       28 Maret 2024
      Kategori SOE, Bank Public company
                                                         Award IX 2024

      Nixon LP Napitupulu
                                                         Digital Technology &        Forum Digital BUMN
 23   The Best CEO for Corporate Digital                                                                     4 April 2024
                                                         Innovation Award 2024       (Fordigi) dan itech
      Transformation Of The Year (Banking Industries)

      The Greatest Champions of Digital
                                                         Digital Technology &        Forum Digital BUMN
 24   Transformation & Innovation Excellence                                                                 4 April 2024
                                                         Innovation Award 2024       (Fordigi) dan itech
      (Banking Industries)

                                                         Digital Technology &        Forum Digital BUMN
 25   The Best IT Leadership (Banking Industries)                                                            4 April 2024
                                                         Innovation Award 2024        (Fordigi) dan itech

      Andi Nirwoto
                                                         Digital Technology &        Forum Digital BUMN
 26   The Best Chief Information Technology Officer of                                                       4 April 2024
                                                         Innovation Award 2024        (Fordigi) dan itech
      The Year

      The Best Wealth Management Conventional            Digital Brand Award 2024
 27                                                                                       Infobank           5 April 2024
      Bank KBMI 3 Aset Class >200Tt

      Platinum Trophy/The Best Conventional Bank in
 28                                                      Digital Brand Award 2024         Infobank           5 April 2024
      Digital Brand/10 Years in a Row/2015-2024

      The Highest Digital Index Sharia Business Unit
 29                                                      Digital Brand Award 2024         Infobank           5 April 2024
      (BTN Syariah)

      The Highest Digital Index/Savings Account
 30                                                      Digital Brand Award 2024         Infobank           5 April 2024
      Conventional Bank

      The Highest Digital Index/Wealth Management
 31                                                      Digital Brand Award 2024         Infobank           5 April 2024
      Conventional Bank

 32   The Best Conventional Bank KBMI 3                  Digital Brand Award 2024         Infobank           5 April 2024

 33   The Best Debit Card Conventional Bank KBMI 3       Digital Brand Award 2024         Infobank           5 April 2024

 34   The Best Deposit Conventional Bank KBMI 3          Digital Brand Award 2024         Infobank           5 April 2024

      The Best Mortgage Loan Conventional Bank
 35                                                      Digital Brand Award 2024         Infobank           5 April 2024
      KBMI 3




214    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 217
                                                                                                              Laporan
                                                                                                         Tahunan 2024




No.               Nama Penghargaan                                  Acara                Penyelenggara             Tanggal

      The Best Savings Account Conventional Bank
36                                                        Digital Brand Award 2024            Infobank             5 April 2024
      KBMI 3

      The Best Mobile Banking Conventional Bank
37                                                        Digital Brand Award 2024            Infobank             5 April 2024
      KBMI 3

38    The Best Sharia Business Unit                       Digital Brand Award 2024            Infobank             5 April 2024

39    The Best Debit Card Sharia Business Unit            Digital Brand Award 2024            Infobank             5 April 2024

40    Linked in Top Companies 2024 - 3   rd
                                                          Linkedin Top Companies              Linkedin            16 April 2024

                                                          TOP Companies to Watch                                  29 April 2024
41    20 TOP Companies to Watch in 2024                                                  Bloomberg Technoz
                                                          in 2024

                                                                                            Global Brand           5 Mei 2024
42    Best Savings Bank of The Year                       Global Brand Awards 2024
                                                                                             Magazine

43    Best Domestic Islamic Bank di Indonesia             Euromoney Islamic Award            Euromoney            22 Mei 2024

                                                                                           Investor Daily –
44    Best Bank Syariah                                   Ekonomi Syariah 2024                                     27 Mei 2024
                                                                                              Infovesta

                                                          Transparansi Penurunan
      Green Elite (Transparansi Penurunan Emisi                                          Bumi Global Karbon
45                                                        Emisi Korporasi Terbaik                                 29 Mei 2024
      Korporasi)                                                                          (BGK) Foundation
                                                          2024

      Platinum Plus (Transparansi Penurunan Emisi         Transparansi Penurunan         Bumi Global Karbon
46                                                                                                                29 Mei 2024
      Korporasi)                                          Emisi Korporasi Terbaik 2024    (BGK) Foundation

      The 3rd Best Sharia Business Unit in Service        21st Infobank MRI Banking       Infobank Media
47                                                                                                                 02 Juli 2024
      Excellence                                          Service Excellence 2024              Group

      The 2nd Best – Branch Convenient Experience         21st Infobank MRI Banking       Infobank Media
48                                                                                                                 02 Juli 2024
      (Bank Sharia Business Unit)                         Service Excellence 2024              Group

      The 2nd Best – Branch ATM (Bank Sharia Business     21st Infobank MRI Banking       Infobank Media
49                                                                                                                 02 Juli 2024
      Unit)                                               Service Excellence 2024              Group

                                                                                          Asian Banking &
      Customer Experience Initiative of The Year -        Asian Banking & Finance-
50                                                                                         Finance-Retail         04 Juli 2024
      Indonesia                                           Retail Banking Awards 2024
                                                                                              Banking

                                                          ABF (Asian Banking &
      Indonesia Domestic Technology & Operations                                         ABF (Asian Banking
51                                                        Finance) Wholesale                                      04 Juli 2024
      Bank of The Year                                                                       & Finance)
                                                          Banking Award 2024

52    MOB-EX Launch/Relaunch                              MOB-EX Award 2024                Leverate Group          18 Juli 2024

                                                          Euromoney Award for
53    Indonesia’s Best Bank for Diversity and Inclusion                                      Euromoney             19 Juli 2024
                                                          Excellence 2024

                                                                                           SWA Network
      Excellent - Learning & Development and                                                & Lembaga
54                                                        HR Excellence Awards 2024                                24 Juli 2024
      Knowledge Management                                                               Manajemen FEB UI
                                                                                             (LMFEBUI)

                                                                                           SWA Network
      Very Good - Reward Management & Talent                                                & Lembaga
55                                                        HR Excellence Awards 2024                                24 Juli 2024
      Retention Strategy                                                                 Manajemen FEB UI
                                                                                             (LMFEBUI)




                                                                                 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk            215
Page 218
                    Profil
                    Perusahaan




No.               Nama Penghargaan                                 Acara              Penyelenggara          Tanggal

                                                                                        SWA Network
      Very Good - Employer Branding and Talent                                           & Lembaga
 56                                                      HR Excellence Awards 2024                           24 Juli 2024
      Acquisition                                                                     Manajemen FEB UI
                                                                                          (LMFEBUI)

                                                                                       Enterprise Risk
 57   ASEAN Risk Champion Award Category 2024            ASEAN Risk Award 2024         Management            26 Juli 2024
                                                                                      Academy (ERMA)

 58   Pilar Sosial (Gold) TJSL & CSR Award 2024          4th TJSL & CSR Award 2024       BUMN Track          30 Juli 2024

 59   Pilar Ekonomi (Gold) TJSL & CSR Award 2024         4 TJSL & CSR Award 2024
                                                          th
                                                                                         BUMN Track          30 Juli 2024

      Pilar Lingkungan (Platinum) TJSL & CSR Award
 60                                                      4th TJSL & CSR Award 2024       BUMN Track          30 Juli 2024
      2024

                                                                                       Golden Property
 61   KPR Bank BUMN                                      The People Choice 2024                            7 Agustus 2024
                                                                                           Awards

                                                                                        SustainLife &
 62   Best ESG Investing Innovation                      ESG Initiative Award 2024                         9 Agustus 2024
                                                                                      Business Update

                                                                                        SustainLife &
 63   Best ESG Reporting & Transparancy                  ESG Initiative Award 2024                         9 Agustus 2024
                                                                                      Business Update

                                                                                        SustainLife &
 64   Best Sustainable Finance Leadership                ESG Initiative Award 2024                         9 Agustus 2024
                                                                                      Business Update

      Best Integrated ESG Champion In Risk                                              SustainLife &
 65                                                      ESG Initiative Award 2024                         9 Agustus 2024
      Management                                                                      Business Update

      Digital Banking Platform of The Year (BTNMobile,
                                                         Marketeers Editor’s Choice
 66   BTN Properti, BTN Properti for Developer, BTN                                       Markplus         9 Agustus2024
                                                         Awards 2024
      Smart Residence).

                                                         Marketeers Editor’s Choice
 67   Acquisition Campaign of The Year (Balé by BTN).                                     Markplus         9 Agustus2024
                                                         Awards 2024

                                                         CEO & Executive Talks GRC
                                                                                      Governance Risk &
 68   The Greatest Champions of GRC Excellence           & Performance Excellence                         30 Agustus 2024
                                                                                        Compliance
                                                         Award 2024

                                                         CEO & Executive Talks GRC
                                                                                      Governance Risk &
 69   The Best GRC for Board of Director 2024            & Performance Excellence                         30 Agustus 2024
                                                                                        Compliance
                                                         Award 2024

                                                         CEO & Executive Talks GRC
                                                                                      Governance Risk &
 70   The Best Chief Executive Officer 2024              & Performance Excellence                         30 Agustus 2024
                                                                                        Compliance
                                                         Award 2024

                                                         CEO & Executive Talks GRC
                                                                                      Governance Risk &
 71   The Best Chief Compliance Officer 2024             & Performance Excellence                         30 Agustus 2024
                                                                                        Compliance
                                                         Award 2024

      Excellence in Innovation - Plus By BTN Prioritas   14th Year Global Banking &   Global Banking &
 72                                                                                                       9 September 2024
      Indonesia 2024                                     Finance Award                 Finance Review

 73   Top GRC Golden Trophy 2024                         Top GRC 2024                   Top Business      11 September 2024

 74   Top GRC Awards 2024 #Star 5                        Top GRC 2024                   Top Business      11 September 2024

 75   The Most Committed GRC Leader 2024                 Top GRC 2024                   Top Business      11 September 2024



216    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 219
                                                                                                             Laporan
                                                                                                        Tahunan 2024




No.               Nama Penghargaan                               Acara                 Penyelenggara              Tanggal

      The High Performing Board of Commissioners on
76                                                      Top GRC 2024                     Top Business         11 September 2024
      GRC 2024

      Eko Waluyo Direktur Human Capital, Compliance
                                                        Indonesia Human Capital        Economic Review
77    and Legal                                                                                               26 September 2024
                                                        Awards (IHCA)-X-2024
      Best HC Director 2024

      Best Company In Human Capital 2024 Platinum       Indonesia Human Capital        Economic Review
78                                                                                                            26 September 2024
      Awards                                            Awards (IHCA)-X-2024

                                                                                       Indonesia Contact
                                                        The Best Contact Center                               11 September 2024
81    The Best Manager – Silver                                                        Center Association
                                                        Indonesia 2024
                                                                                            (ICCA)

                                                                                       Indonesia Contact
                                                        The Best Contact Center                               11 September 2024
82    The Best Quality Team – Gold                                                     Center Association
                                                        Indonesia 2024
                                                                                            (ICCA)

                                                                                       Indonesia Contact
                                                        The Best Contact Center                               11 September 2024
83    The Best Business Contribution – Gold                                            Center Association
                                                        Indonesia 2024
                                                                                            (ICCA)

                                                                                       Indonesia Contact
                                                        The Best Contact Center                               11 September 2024
84    The Best Employee Engagement – Gold                                              Center Association
                                                        Indonesia 2024
                                                                                            (ICCA)

                                                                                       Indonesia Contact
                                                        The Best Contact Center                               11 September 2024
85    The Best Trainer Medium – Bronze                                                 Center Association
                                                        Indonesia 2024
                                                                                            (ICCA)

                                                                                       Indonesia Contact
                                                        The Best Contact Center                               11 September 2024
86    The Best Technology Innovation – Gold                                            Center Association
                                                        Indonesia 2024
                                                                                            (ICCA)


                                                        Asian Experience Award         The Asian Business
87    Indonesia User Experience of The Year – Banking                                                           3 Oktober 2024
                                                        2024                                 Review


                                                                                        Komite Nasional
79    Juara 2 Perusahaan Go Publik Keuangan             Annual Report Award 2023           Kebijakan            7 Oktober 2024
                                                                                          Governansi

                                                                                                               17 Oktober 2024
80    Bank Pionir Pembiayaan Rumah Rendah Emisi                                            Detik.com

      Peringkat I, Bank Penyalur Pembiayaan FLPP
                                                        Evaluasi Bank Penyalur
      pada Kategori Bank yang Berhasil Meningkatkan                                                            22 Oktober 2024
88                                                      Pembiayaan FLPP Q-3                BP TAPERA
      Jumlah Penyaluran Pembiayaan FLPP Tahun
                                                        Tahun 2024
      2024

      Peringkat II, Bank Nasional dengan Penyaluran     Evaluasi Bank Penyalur
                                                                                                               22 Oktober 2024
89    Pembiayaan FLPP Terbanyak Tahun 2024              Pembiayaan FLPP Q-3                BP TAPERA
                                                        Tahun 2024

                                                        Global Retail Banking
90    Mortgage Product of the Year - ESG (Winner)                                      The Digital Banker      24 Oktober 2024
                                                        Innovation Awards 2024

      Best ESG Initiative                               Global Retail Banking
91                                                                                     The Digital Banker      24 Oktober 2024
      (Highly Acclaimed)                                Innovation Awards 2024



                                                                                 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk      217
Page 220
                     Profil
                     Perusahaan




No.                Nama Penghargaan                                Acara               Penyelenggara              Tanggal

                                                          TOP Human Capital
 92    TOP Human Capital Awards 2024 # 5 Star                                             TOP Business         30 Oktober 2024
                                                          Awards 2024

       The High Performing Human Capital Director
                                                          TOP Human Capital
 93    2024 - Eko Waluyo, Direktur Human Capital,                                         TOP Business         30 Oktober 2024
                                                          Awards 2024
       Compliance and Legal

                                                                                         World Financial
                                                          World Financial Innovation                          13 November 2024
 94    Retail Banker of The Year                                                        Innovation Series
                                                          Series 2024
                                                                                             (WFIS)

                                                                                       Indonesian Institute
       Top 50 Emiten dengan Kapitalisasi Pasar                                                                25 November 2024
 95                                                       IICD CG Award 2024               for Corporate
       terbesar (BigCap PLCs)
                                                                                        Directorship (IICD)

       Most Trusted Company
                                                          Good Corporate
 96    Based on Corporate Governance                                                       IICG & SWA         25 November 2024
                                                          Governance Award 2024
       Perception Index (CGPI)

       Bank Konvensional Pendukung Inovasi Operasi        Bank Indonesia Award
 97                                                                                      Bank Indonesia       29 November 2024
       Moneter Valas Terbaik                              2024

                                                          Investing on Climate         PT Indonesia Media
 98    Climate Finance Disbursement                                                                           4 Desember 2024
                                                          Editor’s Choice Award 2024         Network

                                                          Investing on Climate         PT Indonesia Media
 99    Best Literacy for Climate Resilience                                                                   4 Desember 2024
                                                          Editor’s Choice Award 2024         Network

                                                          IDIA Award Indonesia
                                                                                          Business Asia
100    Best CEO of The Year (Nixon LP Napitupulu)         Digital Innovation                                  11 Desember 2024
                                                                                           Indonesia
                                                          Achievement 2024

                                                          IDIA Award Indonesia
       Best Overall Digital Innovation & Implementation                                   Business Asia
 101                                                      Digital Innovation                                  11 Desember 2024
       2024                                                                                Indonesia
                                                          Achievement 2024

                                                          IDIA Award Indonesia
                                                                                          Business Asia
102    Best Digital Innovation & Implementation 2024      Digital Innovation                                  11 Desember 2024
                                                                                           Indonesia
                                                          Achievement 2024

       Badan Publik dengan Kualifikasi “Informatif”                                     Komisi Informasi
                                                          Anugerah Keterbukaan
103    dalam Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi                                         Pusat Republik       12 Desember 2024
                                                          Informasi Publik 2024
       Keterbukaan Informasi Publik Kategori BUMN                                          Indonesia

       The Best Indonesia Women Leader 2024 Kategori      Women Leader Award
104                                                                                     Economic Review       19 Desember 2024
       Bank Public Company Asset Rp >400T                 2024

                                                          Evaluasi Bank Penyalur
       Peringkat 1 Bank Penyalur Pembiayaan Tapera
105                                                       Pembiayaan FLPP Q-3              BP Tapera          23 Desember 2024
       Kontribusi Penyaluran Tertinggi Tahun 2024
                                                          Tahun 2024

                                                          Evaluasi Bank Penyalur
       Peringkat 1 Bank Nasional dengan Penyaluran
106                                                       Pembiayaan FLPP Q-3              BP Tapera          23 Desember 2024
       Pembiayaan FLPP Tertinggi Tahun 2024
                                                          Tahun 2024




218     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 221
                                                                                                               Laporan
                                                                                                          Tahunan 2024




Sertifikasi




                   ISO 37001:2016                                                         Sertifikat Indi 4.0
          Sistem Manejemen Anti Penyuapan                                                       Level 3

                             Validasi                                                          Validasi
              11 Agustus 2020 – 10 Agustus 2026                                              18 Juli 2022 –
                                                                                              18 Juli 2025
                      Penerima Sertifikasi
      Procurement and Fixed Asset Management Division                                    Penerima Sertifikasi
  (PFAD), Commercial Banking Division (CMBD Kantor Pusat),                             PT Bank Tabungan Negara
    Corporate Banking Division (CBD) Wholesale Credit Risk                                   (Persero) Tbk
   Division (WRD), Small Medium Enterprise Banking Division
            (SMBD), Credit Operation Division (COD)                                        Dikeluarkan Oleh
                                                                                       Kementerian Perindustrian
                       Dikeluarkan Oleh
                               GSI




          ISO 27001:2013                                 ISO 9001:2015
                                                                                                      ISO 9001:2015
       Information System                            Information System
                                                                                              Quality Management System
      Management System                             Management System

              Validasi                                                                                        Validasi
                                                            Validasi
            11 Juli 2023 –                                                                           17 Desember 2024 –
                                                         19 Maret 2021 –
          31 Oktober 2025                                                                             16 Desember 2027
                                                         6 Januari 2024

        Penerima Sertifikasi                                                                        Penerima Sertifikasi
                                                      Penerima Sertifikasi
            Data Center                                                                         Transformation & Partnership
                                                    Non Subsidized Mortgage
                                                                                                   Management Division
                                                  and Personal Lending Division

                                                                                                      Dikeluarkan Oleh
         Dikeluarkan Oleh                              Dikeluarkan Oleh
                                                                                                                BSI
                BSI                                           SGS




                                                                                  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk        219
Page 222
                   Profil
                   Perusahaan




Informasi pada
Website Perseroan


Perseroan memiliki situs web resmi dengan alamat www.btn.co.id. Situs web ini berisi informasi terkini tentang
korporasi Perseroan, baik itu login E-Banking bagi nasabah, informasi seputar korporasi dan produk-produk
Perseroan, profil, pengelolaan organisasi dan transparansi Tata Kelola Perusahaan yang Baik, hingga berita
terkini. Situs web ini menjadi portal yang dapat diakses secara terbuka, dengan tujuan memberikan informasi
yang komprehensif tentang Perseroan kepada khalayak luas.

Perseroan berkomitmen untuk terus mengembangkan situs web sebagai bagian dari transparansi
informasi kepada publik.




  https://www.btn.co.id/id/Tentang-Kami                     https://www.btn.co.id/Investor-Relation



    Struktur Grup Perusahaan dalam bentuk tabel               Home pada kanal “RUPS”
    Struktur grup perusahaan dan informasi                    Informasi Rapat Umum Pemegang Saham
    pemegang saham sampai dengan pemilik                      (RUPS) paling kurang meliputi bahan mata
    akhir individu                                            acara yang dibahas dalam RUPS, ringkasan
                                                              risalah RUPS, dan informasi tanggal penting
                                                              yaitu tanggal pengumuman RUPS, tanggal
                                                              pemanggilan RUPS, tanggal RUPS, tanggal
                                                              ringkasan risalah RUPS diumumkan




220     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 223
                                                                                  Laporan
                                                                             Tahunan 2024




                                               Pada kanal produk
Kemudahan                                      https://www.btn.co.id/
akses produk dan promo




https://www.btn.co.id/id/Tata-Kelola
                                               Pada kanal “Tata Kelola Perusahaan”
                                               Isi Kode Etik


                                               Home pada kanal “Laporan Perusahaan”
https://www.btn.co.id/Investor-Relation
                                               Laporan keuangan tahunan (5 tahun terakhir)


                                               Pada kanal “Kepemimpinan”
https://www.btn.co.id/Tentang-Kami             Profil Dewan Komisaris dan Direksi


                                               Pada kanal ESG

https://www.btn.co.id/Investor-Relation-Home   Environmental, social, and corporate governance
                                               (ESG)


                                               Pada kanal “Tata Kelola Perusahaan”
https://www.btn.co.id/Investor-Relation
                                               Piagam/Charter Dewan Komisaris, Direksi, Komite-
                                               komite, dan Unit Audit Internal




                                                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   221
Page 224
ANALISIS DAN
PEMBAHASAN
MANAJEMEN
ATAS KINERJA
PERSEROAN

Di tengah kondisi Makro ekonomi yang
menantang, serta industri perbankan
yang masih mengalami likuiditas yang
ketat. Total Aset BTN tumbuh 7,03%
menjadi Rp469,61 triliun. Selain itu,
BTN berhasil mencapai target jumlah
dana pihak ketiga di tahun 2024
sebesar Rp381,84 triliun atau tercapai
100,61% dari target 2024 yang didukung
oleh peningkatan giro pada segmen
Wholesale, Komersial, Korporasi
dan Institusi.




222   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 225
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   223
Page 226
                         Analisis dan Pembahasan
                         Manajemen Atas Kinerja Perseroan




Tinjauan
Perekonomian




Analisis Perekonomian Global

Dinamika ketegangan geopolitik global akan terus            Tren penurunan suku bunga global juga telah dimulai
dicermati karena berpengaruh pada ketidakpastian            pada tahun 2024 seiring tingkat inflasi yang semakin
pasar keuangan global, meningkatnya tekanan inflasi,        terkendali. Arah penurunan The Federal Reserve System
dan menurunnya prospek pertumbuhan ekonomi dunia.           (The Fed) rate semakin jelas setelah hingga Desember
Di awal tahun 2024, merupakan tahun ketegangan              2024 telah menurunkan suku bunga acuannya sebesar
politik dunia tetap tinggi dengan masih berlanjutnya        100 bps menjadi 4,25%-4,50%. Selain The Fed, mayoritas
konflik antara Rusia dan Ukraina. Setelah sedikit mereda,   Bank Sentral di dunia telah menurunkan suku bunga
ketegangan geopolitik dunia kembali meningkat tinggi        acuannya seperti European Central Bank (ECB), Bank of
dipicu serangan Israel ke Iran sehingga menyebabkan         England (BoE), Bank of Canada (BoC) dan lainnya.
ketegangan di negara-negara Timur Tengah.
                                                            Dinamika     ketegangan    geopolitik   global     juga
Selain itu, kemenangan Trump pada pemilu Amerika            menyebabkan ketidakpastian di pasar keuangan. Pada
Serikat (AS) di bulan November 2024 diperkirakan dapat      tahun 2024, nilai tukar USD terus menguat sehingga
menyebabkan perubahan besar pada kondisi geopolitik         menyebabkan pelemahan pada nilai tukar mata uang
dan ekonomi global ke depan. Beberapa kebijakan yang        berkembang, salah satunya Indonesia. Nilai tukar Rupiah
akan diambil Trump dalam pemerintahannya antara             di akhir tahun 2024 melemah hingga kisaran Rp16.000/
lain penerapan tarif tinggi kepada barang-barang yang       USD seiring penguatan USD. Selain itu, yield United
masuk ke AS, pemotongan pajak serta memperketat             States Treasury (UST) juga terus menguat sehingga
masuknya imigran gelap akan berdampak kepada                menyebabkan pelemahan aliran portofolio asing ke
perkembangan ekonomi global seperti tingkat                 negara-negara berkembang.
inflasi yang meningkat, pertumbuhan ekonomi yang
melambat serta penurunan suku bunga acuan                   Sumber: World Economic Outlook, International Monetary Fund (IMF),
diperkirakan lebih lambat dibandingkan sebelumnya.          Januari 2025




224      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 227
                                                                                                                                                              Laporan
                                                                                                                                                         Tahunan 2024




Analisis Perekonomian Indonesia

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan IV tahun 2024 kembali mencatatkan hasil positif, serta kembali
berada di atas 5%. Hal ini menandakan ekonomi Indonesia tetap kuat di tengah perlambatan ekonomi global. Dari
sisi sektoral, pertumbuhan tertinggi terjadi pada sektor jasa lainnya, disusul sektor jasa perusahaan serta transportasi
dan pergudangan. Sementara dari sisi pengeluaran, komponen ekspor mengalami pertumbuhan paling tinggi disusul
konsumsi Lembaga Non Profit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) serta konsumsi rumah tangga.


      Grafik Pertumbuhan Ekonomi Indonesia sampai dengan Triwulan IV 2024 (% yoy)



                                                                              7,07%
                                                                                                                      5,72%                                               5,05%      5,02%
      5,07%                                                                                   5,02%                                                                            4,95%



                                             2,97%                                    3,51%



                                                                             (0,74%)

                                                                  (2,19%)

                                                           (3,49%)


                                             (5,32%)


        TW I   TW II   TW III TW IV   TW I    TW II    TW III TW IV   TW I    TW II    TW III TW IV    TW I   TW II   TW III TW IV   TW I   TW II   TW III TW IV   TW I   TW II   TW III TW IV


                  2019                           2020                            2021                            2022                          2023                          2024



Sumber: Berita Resmi Statistik, Badan Pusat Statistik (BPS), Februari 2025




Perbaikan ekonomi nasional masih terus berlanjut                                                      Pertumbuhan ekonomi nasional masih melanjutkan tren
hingga akhir tahun 2024. Perkembangan leading                                                         positifnya pada Triwulan IV 2024. Secara keseluruhan,
indicators hingga Desember 2024 masih menunjukkan                                                     Ekonomi Indonesia tetap tumbuh sebesar 5,02% yoy
hasil yang positif, seperti Indeks Keyakinan Konsumen                                                 pada akhir tahun 2024 didukung oleh konsumsi rumah
(IKK) yang masih tinggi sebesar 127,7, Purchasing                                                     tangga serta ekspor atau sesuai target Pemerintah.
Managers Index (PMI) manufaktur yang masih berada                                                     Tingkat inflasi baik umum maupun inti tetap terkendali
pada level 51,2 serta Indeks Penjualan Riil (IPR) yang                                                dengan adanya koordinasi Bank Indonesia, Pemerintah
mencapai 220,3. IMF pada rilis World Economic Outlook                                                 Pusat dan Daerah yang menyebabkan tingkat
Januari 2025 mengungkapkan pertumbuhan ekonomi                                                        inflasi tetap terjaga pada level 2,5%±1,0% pada akhir
Indonesia pada tahun 2024 akan sebesar 5,0%, sedikit                                                  tahun 2024. Sementara itu, nilai tukar Rupiah masih
tertahan akibat dampak perlambatan ekonomi global.                                                    dipengaruhi oleh dinamika yang terjadi pasar global
Sementara pada 2025, perekonomian Indonesia                                                           sehingga tekanan terhadap Rupiah masih berlanjut
diprediksi akan membaik dan berada pada level 5,1%.                                                   dan kurs Rupiah terhadap Dollar AS berada di kisaran
                                                                                                      Rp15.900-16.100/USD pada akhir Desember 2024.
Sementara di sisi moneter, BI masih tetap
mempertahankan suku bunga acuannya pada level                                                         Sumber: Berita Resmi Statistik, Badan Pusat Statistik (BPS), Februari 2025;
6,00% pada Desember 2024. Fokus kebijakan moneter                                                     International Monetary Fund (IMF), World Economic Outlook, Januari 2025

di arahkan untuk memperkuat stabilitas nilai tukar
Rupiah dari dampak semakin tingginya ketidakpastian
geopolitik   dan  perekonomian       global   dengan
perkembangan politik di Amerika Serikat (AS).




                                                                                                                       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                          225
Page 228
                                                           Analisis dan Pembahasan
                                                           Manajemen Atas Kinerja Perseroan




Analisis Industri Perbankan

Tren positif pertumbuhan ekonomi Indonesia juga                                                                                                      Likuiditas industri perbankan pada November 2024
terjadi pada industri perbankan nasional. Otoritas Jasa                                                                                              dalam level yang memadai dengan rasio-rasio likuiditas
Keuangan mencatat kinerja sektor jasa keuangan                                                                                                       yang terjaga. Rasio Alat Likuid/Non-Core Deposit
khususnya perbankan pada 2024 masih solid dengan                                                                                                     (AL/NCD) sebesar 112,94%, melandai jika dibandingkan
indikator permodalan dan likuiditas yang tersedia serta                                                                                              Oktober 2024 yang sebesar 113,64% atau tetap jauh
risiko kredit yang terjaga. Fungsi intermediasi perbankan                                                                                            di atas ambang batas ketentuan yang sebesar 50%.
pada bulan November 2024 kembali mencatatkan tren                                                                                                    Sementara Alat Likuid/DPK (AL/DPK) sebesar 25,57%,
peningkatan dengan kredit tumbuh double digit sebesar                                                                                                stabil jika dibandingkan capaian pada Oktober 2024
10,79% yoy. Pertumbuhan ini terutama ditopang oleh                                                                                                   yang sebesar 25,58%, serta masih di atas ambang batas
kredit investasi yang tumbuh 13,77% yoy. Adapun secara                                                                                               ketentuan yang sebesar 10%. Secara umum, tingkat
bulanan, pertumbuhan nominal kredit perbankan naik                                                                                                   profitabilitas bank (Return on Asset/ROA) sebesar
sebesar Rp60 triliun menjadi Rp7.717 triliun. Sementara                                                                                              2,69%, menunjukkan kinerja industri perbankan tetap
itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) pada November 2024                                                                                                      resilien dan stabil. Sementara dari sisi permodalan,
tercatat tumbuh sebesar 7,54% yoy menjadi Rp8.836                                                                                                    Capital Adequacy Ratio (CAR) industri perbankan pada
triliun, terutama didorong oleh peningkatan giro sebesar                                                                                             November 2024 tercatat sedikit melandai menjadi
10,97% yoy. Risiko kredit melanjutkan penurunan dengan                                                                                               26,87% dari posisi Oktober 2024 yang sebesar 27,02%.
rasio NPL perbankan sebesar 2,19%. Di sisi lain, Loan at
Risk (LaR) juga menunjukkan tren penurunan menjadi                                                                                                   Sumber: Statistik Perbankan Indonesia (SPI), Otoritas Jasa Keuangan,
sebesar 9,28%, atau di bawah level sebelum pandemi                                                                                                   November 2024.

yaitu sebesar 9,93% pada Desember 2019.




Analisis Industri Perumahan

Sebagai Bank yang fokus pada pembiayaan perumahan, Perseroan senantiasa melakukan analisis terhadap industri
perumahan. Sektor real estate kembali mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 2,97% yoy pada Triwulan IV tahun 2024,
meningkat jika dibandingkan pertumbuhan Triwulan III 2024 yang sebesar 2,32% yoy. Sektor real estate merupakan salah
satu sektor yang tetap mencatatkan pertumbuhan positif walaupun kondisi perekonomian terkontraksi saat pandemi
Covid terjadi. Sementara itu, sektor konstruksi juga mencatatkan pertumbuhan menjadi 5,81% yoy, setelah Triwulan
sebelumnya tercatat sebesar 7,48% yoy. Sektor perumahan masih memiliki ruang untuk tumbuh yang sangat besar
mengingat masih tingginya angka backlog perumahan nasional dan tingginya jumlah masyarakat yang belum memiliki
rumah yang layak serta adanya program 3 (tiga) juta rumah yang digalakkan oleh Presiden Prabowo Subianto.



         Grafik Pertumbuhan PDB Sektoral sampai dengan Triwulan IV 2024

                                                                                                                                                                                               TW IV 2023                   TW III 2023                 TW IV 2024
                                                                                                                                                                                                             10,33




    12
                                                                                                                                                                                                                     8,64




    10
                                                                                                                                                                                                                            7,92
                                                                                      7,68

                                                                                             7,48




                                                                                                                 7,46




                                                                                                                                                            7,45
                                                                                                                                                     6,86
                                                                                                                                              6,74




                                                                                                                                                                   6,56




    8
                                                                                                          5,81




                                                                                                                                                                          5,49
                                                                               5,19
                                4,89




                                                                        4,82




    6
                   4,72




                                                                 4,09
            4,07




                                                                                                                                       3,95




                                                                                                                                                                                               3,94
                                                                                                                        3,46




                                                                                                                                                                                                                                                 2,95




                                                                                                                                                                                                                                                                      2,97




    4
                                                                                                                                                                                                                                   2,63

                                                                                                                                                                                                                                          2,51




                                                                                                                                                                                                                                                               2,32
                                                                                                                                                                                                                                                        2,18
                                                                                                                                                                                 1,74
                                              1,69




                                                                                                                                                                                        1,61




     2
                                                                                                                                                                                                      1,16
                                       1,12



                                                          0,71




    0
                   Manufaktur




                                              Pertanian




                                                                     Perdagangan
                                                                    Besar & Eceran




                                                                                             Konstruksi




                                                                                                                        Pertambangan




                                                                                                                                                 Informasi &
                                                                                                                                                 Komunikasi


                                                                                                                                                                          Jasa
                                                                                                                                                                    Keuangan &
                                                                                                                                                                       Asuransi


                                                                                                                                                                                           Administrasi &
                                                                                                                                                                                           Pemerintahan



                                                                                                                                                                                                                Transprotasi &
                                                                                                                                                                                                                 Pergudangan



                                                                                                                                                                                                                                            Jasa
                                                                                                                                                                                                                                      Pendidikan



                                                                                                                                                                                                                                                             Real
                                                                                                                                                                                                                                                           Estate




Sumber: Berita Resmi Statistik, Badan Pusat Statistik (BPS), Februari 2025




226         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 229
                                                                                                                                                             Laporan
                                                                                                                                                        Tahunan 2024




Perpanjangan stimulus Pemerintah di bidang perumahan mendorong permintaan rumah hingga Triwulan IV
2024. Stimulus tersebut antara lain pelonggaran rasio LTV/FTV Kredit/Pembiayaan Properti menjadi maksimal
100% untuk semua jenis properti serta kebijakan Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) yang
mulai berlaku November 2023 hingga Desember 2024 dan dilanjutkan kembali hingga Desember 2025. Besarnya
dukungan Pemerintah ini dapat terlihat pada pertumbuhan KPR Nasional hingga Triwulan IV 2024 telah tumbuh
dua digit mencapai 10,00% yoy. Sedangkan pertumbuhan total kredit nasional tumbuh menjadi 10,39% yoy, menurun
dibandingkan Triwulan III 2024 yang sebesar 10,85% yoy.


     Grafik Perbandingan Pertumbuhan Total Kredit dan KPR

            KPR                                                                                                                                           14,20% 13,97%
                                                                                                                                        12,66% 12,48%
            Total Kredit
                                                                                                                                                                            10,80%
                                                                                                                               10,82%                              12,36%
                                                                                                                                                                                  10,00%
                                                                            10,55%                         11,35%
                                                                                                  11,00%
                                                          9,32% 9,55%                   10,66%                        9,93%                      10,38%                     10,85%
    8,00%                                                                                                   7,82%                        8,96%                                       10,39%
                                                                                                  7,56%
                                                  7,22%                                                               7,06% 7,76%
                                                                                      6,81%                                                               6,87%
    6,40%                                                                   6,67%
                                                                    5,24%
                                       4,30%
             3,50%           3,50%
                                                            2,21%
                     2,10%
                                                  0,59%

             1,49%

                     0,12%

                               2,41%
                                        3,77%


     TW I    TW II TW III TW IV           TW I      TW II TW III TW IV         TW I     TW II TW III TW IV              TW I    TW II TW III TW IV          TW I    TW II TW III TW IV


                  2020                                  2021                               2022                                      2023                                 2024


Sumber: Statistik Perbankan Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Desember 2024


Housing Finance Center BTN merilis Indeks Harga Rumah (House Price Index/HPI) pada Triwulan IV 2024, dengan
indeks sebesar 228,64 dan pertumbuhan sebesar 6,44% yoy. Pertumbuhan BTN HPI ini didorong oleh penguatan tipe
rumah baik rumah tipe kecil (21-36m2), rumah tipe menengah (37 m2-45m2) dan rumah tipe besar (46 m2-70m2).
Pertumbuhan indeks harga rumah ini mencerminkan tetap tingginya permintaan rumah di tanah air di tengah
perekonomian nasional yang masih menghadapi tantangan seiring perlambatan ekonomi global.

     Grafik Pertumbuhan Harga Rumah menurut House Price Index Triwulan IV 2024

                                                                        Indeks                     QoQ                         YoY


        12,00                                                                                                                                                                        250,00


        10,00
                                                                                                                                                                                     200,00
                                                                                                                                                 9,55
        8,00                                                                                                                    8,66                      8,99
                                                                                                                                         8,25
                                                                                                                                                                                     150,00
                                                                                                                        7,14
        6,00                                                                                         6,80
                                                                                          6,56                6,58                                                 6,14     6,44
                                                                                 6,00
                                       5,24                      5,44   5,64                                                                                                         100,00
                                                5,02
        4,00         4,29    4,23                       4,94

                                                                                                                                 3,01            2,78                                50,00
         2,00
                                                                                                                        2,05
                                                                                                                                                                   0,31
                                       1,59      1,16            1,55   1,78     1,50      1,57      1,78      1,57                                       1,53              1,68
                     1,11    1,07                         1,03                                                                            1,39
        0,00                                                                                                                                                                         0,00

                     Sep     Dec       Mar Jun Sep Dec                   Mar Jun Sep Dec                       Mar Jun Sep Dec                    Mar Jun Sep Dec

                        2020                       2021                               2022                                 2023                              2024


Sumber: Housing Finance Center BTN, Desember 2024


                                                                                                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                           227
Page 230
                                          Analisis dan Pembahasan
                                          Manajemen Atas Kinerja Perseroan




Analisis Posisi BTN Dalam Industri Perbankan

Hingga Desember 2024, Perseroan tetap kokoh menjadi Bank terbesar ke-5 (lima) dari sisi aset, dengan total aset
mencapai Rp470 triliun atau tumbuh sebesar 7,15% yoy. Kenaikan ini didukung juga oleh kenaikan di sisi kredit dan
pembiayaan yang tumbuh sebesar 7,27% menjadi Rp358 triliun serta dana pihak ketiga yang tumbuh sebesar 9,12%
menjadi Rp382 triliun.


    Grafik Perbandingan Aset dan Kredit Desember 2024 (Termasuk UUS)
                                                                                                                                                                              (Rp. triliun)




      11,16% (yoy)   20,72% (yoy)            0,28% (yoy)      6,09% (yoy)         2,59% (yoy)     13,64% (yoy)           3,40% (yoy)   10,70% (yoy)          7,03% (yoy)   7,27% (yoy)


                     1.877                  1.835            1.840
    1.689
                              1.311                                               1.371           1.406
                                                     1.146            1.216
            1.086                                                                                                       1.049          1.084
                                                                                                             895
                                                                                            787                                  688             762
                                                                                                                                                             439           470
                                                                                                                                                                   334             358



    Desember         Desember               Desember         Desember             Desember        Desember              Desember       Desember              Desember      Desember
      2023             2024                   2023             2024                 2023            2024                  2023           2024                  2023          2024




    15,55% (yoy)     15,92% (yoy)            12,53% (yoy)    10,72% (yoy)         6,87% (yoy)      5,65% (yoy)          12,53% (yoy)    9,10% (yoy)          9,24% (yoy)   7,91% (yoy)




    354              409                                                          328             351
             240              278            250             281                            207              219        257            259                   203           222
                                                     153               170                                                       142              155               145             156


    Desember         Desember               Desember         Desember             Desember        Desember              Desember       Desember              Desember      Desember
      2023             2024                   2023             2024                 2023            2024                  2023           2024                  2023          2024


                                                                                      Aset          Kredit



    Perbandingan Dana Pihak Ketiga Desember 2024 (Termasuk UUS)
                                                                                                                                                                              (Rp. triliun)


                           6,82% (yoy)                             0,55% (yoy)                            2,51% (yoy)                        -1,13% (yoy)                        9,07% (yoy)

                        1.329                   1.353              1.361
        1.244
                                                                                          1.083           1.110
                                                                                                                                802            793

                                                                                                                                                                   350            382



    December         December                December        December              December        December              December       December              December      December
      2023             2024                    2023            2024                  2023            2024                  2023           2024                  2023          2024




                           11,46% (yoy)                            13,32% (yoy)                         10,34% (yoy)                           1,17% (yoy)                       8,97% (yoy)




         294             327                                       206                                    262
                                                   182                                    237                                   188            186                 139             151


    December         December                December        December              December        December              December       December              December      December
      2023             2024                    2023            2024                  2023            2024                  2023           2024                  2023          2024




228         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 231
                                                                                               Laporan
                                                                                          Tahunan 2024




Di tahun 2024, persaingan terjadi di seluruh lini bisnis   Perseroan kemungkinan akan tetap menghadapi
Perseroan. Kondisi makroekonomi yang menantang,            persaingan dari sejumlah lembaga keuangan yang
serta industri perbankan yang masih mengalami              menawarkan produk dan jasa perbankan yang lebih
likuiditas yang ketat, menyebabkan persaingan untuk        luas atau pinjaman dengan limit yang lebih besar atau
mendapatkan pendanaan, khususnya pendanaan                 memiliki sumber daya finansial dan lainnya yang lebih
ritel yang menawarkan biaya pendanaan yang lebih           besar dari pada Perseroan. Banyak lembaga keuangan
murah menjadi semakin intens. Perseroan bersaing           akan bersaing untuk mendapat target nasabah yang
dengan bank-bank lain terutama dalam hal ekstensi          sama dengan target Perseroan, dan banyak institusi
dan kenyamanan saluran distribusi, rentang produk,         yang memiliki akses kepada pemerintah atau grup bisnis
harga, kecepatan pelayanan kepada nasabah dan              dengan sumber finansial yang lebih besar. Beberapa
pencadangan untuk jasa teknologi.                          kompetitor Perseroan telah, dan diprediksi akan,
                                                           membentuk aliansi strategis dengan beberapa bank
                                                           asing dengan sumber daya manajemen dan finansial
                                                           yang secara signifikan lebih besar.



     Grafik Perbandingan Outstanding KPR Bank di Indonesia Desember 2024 (dalam triliun Rupiah)


              BTN                                                                  280


              BCA                                   136


               BNI                            67


          Mandiri                         66


               BRI                       59


      CIMB Niaga                    42



Sumber: Corporate Presentation masing-masing Bank




                                                                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   229
Page 232
                            Analisis dan Pembahasan
                            Manajemen Atas Kinerja Perseroan




Tinjauan
Operasional

Rencana Strategis Bank

Rencana strategis bank meliputi strategi jangka panjang (corporate plan), strategi jangka menengah dan pendek
(business plan) bank.


Strategi Jangka Panjang (Corporate Plan)

Perseroan mengusung aspirasi 2029 sebagai langkah                          untuk mendukung pertumbuhan keuangan keluarga
strategis untuk mewujudkan visinya menjadi Leading                         Indonesia secara berkelanjutan. Perseroan melakukan
Partner in Empowering the Financial of Indonesian                          pemberdayaan finansial keluarga yang merupakan
Families atau Mitra Utama Dalam Pemberdayaan                               kunci bagi kemajuan ekonomi nasional. Sehingga,
Finansial Keluarga Indonesia. Melalui inovasi digital yang                 Perseroan berfokus pada penguatan sinergi dengan
terdepan, perluasan produk dan layanan keuangan                            berbagai pihak, penyediaan solusi keuangan yang
yang inklusif, serta peningkatan aksesibilitas bagi                        mudah diakses, dan peningkatan literasi keuangan di
seluruh masyarakat Indonesia, Perseroan berkomitmen                        berbagai lapisan masyarakat.



Aspirasi BTN 2029 Untuk Mencapai Visi


                  “Leading partner in empowering the financials of Indonesian families”


                 Build a sustainable savings account engine to capture ~150 Tn


                 Capturing 3% of SA from top 20 largest provinces, launching innovative propositions for value-chain payroll, first-time home
                 buyers and cash-rich self- employed professionals, and becoming transactional bank for customers and businesses through
                 enhanced transaction banking capabilities



                 Empower Indonesia families in disbursement enabling their dream of home
                 ownership with Rp450 Trillion in disbursement


                 Supporting -1.2mn subsidized mortgage and ~350k non-subsidized mortgage customers; empowering ~30k housing related SMEs
                 through propositions across the life-cycle




                 Become a financial partner for consumers and businesses providing full
                 suite of everyday banking solutions


                 Enhancing consumer product holding through HYL (-8% loan book), investments and payments solutions; expand share of
                 non-housing related business lending (~18% loan book) and grow FBI (~20% revenue); higher conversion of incoming mortgage
                 customers to full banking (majority as primary bank)




                 Build a high-quality portfolio with operational efficiency



                 Building digital and efficient operations (CIR <50%) and strengthened customer service culture across the bank; Maintaining low
                 NPL (<2.3%) rate across economic cycles powered by advanced-Al driven underwriting and collections process




                 Expand offerings through 3 subsidiaries



                 Becoming true #2 Syariah banking contender in Indonesia; launching and scaling multi-finance (Rp2.5 Trillion loan
                 disbursement) and insurance subsidiaries (Rp2 Trillion GWP) to have full-suite of banking offerings




230      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 233
                                                                                               Laporan
                                                                                          Tahunan 2024




Dalam 5 (lima) tahun ke depan, Perseroan memiliki aspirasi jangka panjang yang bertujuan untuk mencapai visi
“Mitra Utama Dalam Pemberdayaan Finansial Keluarga Indonesia”, dengan journey sebagai berikut:




                                Journey Strategi BTN pada Tahun 2025-2029




                      2025                         2026-2027                      2028-2029

              Strengthen engine for              Broaden product               Deliver full-banking
               sustainable funding               propositions and            offerings with superior
                                                   cross-selling              customer experience




Perjalanan Perseroan menuju masa depan yang                   dengan memanfaatkan berbagai peluang bisnis
lebih kuat dimulai pada tahun 2025 dengan fokus               yang berkaitan dengan industri properti dengan
pada Strengthen engine for sustainable funding,               strategi peningkatan       non-sub lending      dan
Perseroan memperkuat mekanisme pendanaan                      peningkatan penetrasi housing value-chain.
yang berkelanjutan untuk mendukung operasional             3. Transisi dari Mono Bank Lending ke Full Banking
jangka panjang. Pada periode 2026-2027, Perseroan             Offerings
mengembangkan strategi untuk broaden product                  Strategi transisi dari mono-bank lending ke full
propositions and cross-selling, memperluas portofolio         banking offerings bertujuan untuk mengubah
produk dan meningkatkan sinergi antar produk                  model bisnis yang sebelumnya hanya fokus pada
untuk memenuhi kebutuhan nasabah secara lebih                 pemberian pinjaman menjadi penyedia layanan
komprehensif. Pada fase terakhir di tahun 2028-2029,          perbankan yang lebih lengkap. Adapun inisiatif yang
Perseroan bertujuan untuk deliver full-banking offerings      dilakukan untuk mencapai target tersebut di tahun
with superior customer experience, menawarkan                 2025-2029.
layanan perbankan yang lengkap dengan pengalaman           4. Penyertaan Kepada Anak Usaha
pelanggan yang lebih unggul, memastikan kepuasan              Memperhatikan posisi bisnis bank yang fokus
dan loyalitas nasabah dalam setiap aspek layanan              pada sektor perumahan, terdapat peluang bisnis
yang diberikan.                                               yang dapat ditingkatkan dengan memaksimalkan
                                                              potensi nasabah captive dan value chain properti.
Dari journey tersebut, kemudian diusulkan program             Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan strategi
kerja/inisiatif untuk dapat mencapai sasaran yang             diversifikasi dan diferensiasi produk dan layanan
telah ditetapkan. Untuk strategi dan program kerja yang       secara fokus, yang dilakukan melalui strategi
masuk ke dalam area bisnis adalah sebagai berikut:            pertumbuhan anorganik. Pada tahun 2025-2029
1. Membangun Sustainable Funding Engine                       aktivitas penyertaan modal difokuskan pada anak
    Dalam peningkatan funding, akan dilakukan                 usaha perusahaan modal ventura dan perusahaan
    strategi peningkatan tabungan berbiaya rendah,            manajemen       investasi,  perusahaan     asuransi,
    menargetkan segmen profesional kerja mandiri,             multifinance, dan bank umum syariah.
    meningkatkan penetrasi untuk sektor perdagangan,       5. Sasaran Strategis, Strategi Bisnis, Kebijakan Serta
    dan value chain SME.                                      Program Kerja Fungsi Pendukung Bisnis
2. Memonetisasi Ekosistem Perumahan Dalam Skala               Selain strategi pada bidang bisnis, diperlukan
    Besar                                                     adanya strategi yang mendukung seluruh aktivitas
    Strategi memonetisasi ekosistem perumahan                 bisnis sebagai penunjang aktivitas dalam mencapai
    dalam skala besar bertujuan untuk menghasilkan            aspirasi di tahun 2029.
    pendapatan dari seluruh ekosistem perumahan


                                                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   231
Page 234
                          Analisis dan Pembahasan
                          Manajemen Atas Kinerja Perseroan




Strategi Jangka Menengah                                     5. Memperbarui TI eksisting untuk mendukung
                                                                collection termasuk collections management
Strategi jangka menengah Perseroan pada periode                 system.
2025-2027 sejalan dengan tema strategis rencana              6. Menyiapkan solusi penjualan/penanganan aset
jangka panjang perusahaan, target, dan inisiatif strategis      tahap awal (Pra-NPL) dan memperluas cakupan
masing-masing bidang bisnis adalah sebagai berikut:             anak perusahaan pengelola aset.


Bidang Perkreditan                                           Bidang Pendanaan

Inisiatif untuk mengembangkan bisnis kredit pada             Untuk mencapai target dana tersebut, inisiatif strategis
jangka pendek dan menengah yaitu:                            yang dilakukan pada jangka pendek dan menengah
1. Monetize housing ecosystem at-scale dengan:               adalah build a sustainable funding engine dengan
    a. Memperdalam hubungan dengan top 50                    cara-cara sebagai berikut:
         developer.                                          1. Meluncurkan proposisi bundled payroll untuk
    b. Memperkuat channel akuisisi, yaitu jaringan              meningkatkan penetrasi di dalam ekosistem eksisting
         agent dan proses yang disempurnakan.                   dan memperluas jangkauan ke nasabah NTB.
    c. Meningkatkan penetrasi dalam value-chain              2. Menjadi Bank primer/sekunder bagi pembeli rumah
         perumahan yang memperkuat hubungan                     pertama dengan bundle produk yang berfokus
         dengan anchor client.                                  pada milenial.
    d. Meluncurkan bundle produk khusus sektor untuk         3. Mendorong akuisisi nasabah dan rekening transaksi
         perusahaan konstruksi dan real estate di seluruh       BTN mobile melalui peluncuran retail deposit war
         lifecycle secara end-to-end.                           room.
2. Transition from mono-Bank lending to full Banking         4. Memperluas penetrasi wealth proposition pada
    offerings melalui:                                          nasabah cash-rich eksisting dan nasabah hidden
    a. Meningkatkan produk dengan yield yang lebih              affluent di dalam ekosistem BTN.
         tinggi-meningkatkan kapabilitas, memperluas         5. Meluncurkan proposisi berbasis kebutuhan yang
         KAR/KRING ke segmen baru.                              menyasar para profesional wiraswasta yang “cash-
    b. Mendorong penetrasi dan aktivasi produk fee              rich”.
         based income.                                       6. Meluncurkan merchant proposition yang menyasar
    c. Meningkatkan        volume     dan   profitabilitas      retail makanan dan restoran UMKM dan UKM.
         Joint Finance Scheme (B2B) dan kemitraan            7. Meluncurkan deposit war-room yang menyasar
         channeling.                                            nasabah wholesale dan top SME untuk mendorong
    d. Memperluas KUMK ke sektor SME dengan                     penetrasi CASA.
         pertumbuhan tinggi dan NPL rendah.                  8. Mengubah peran Branch Funding Sales (BFS)
    e. Masuk ke sektor-sektor dengan pertumbuhan                berdasarkan tanggung jawab khusus segmen.
         tinggi dan NPL rendah untuk KUR.                    9. Membentuk tim monoline payroll terpusat untuk
                                                                meningkatkan penetrasi payroll di antara klien
Bidang Kualitas Kredit dan Pembiayaan                           institusional.


Untuk mencapai target perbaikan kualitas kredit              Bidang Pendapatan Operasional Lainnya
tersebut, inisiatif strategis yang dilakukan pada            dan Pembentukan Anak Perusahaan
jangka pendek dan menengah adalah Strengthen risk            Pendapatan Operasional Lainnya
underwriting and collections process to sustainably
grow portfolio, addressing high restructured portfolio       Untuk meningkatkan profitabilitas, Rencana Bisnis
and expedite late-stage recovery by setting-up an            BTN pada tiga tahun ke depan juga difokuskan untuk
asset management subsidiary melalui:                         meningkatkan Pendapatan Operasional Lainnya (POL)
1. Perbaikan model underwriting yang ada dengan              yang sebagian besar bersumber dari fee based income,
    mengintegrasikan pendekatan pemodelan AI tingkat         terutama pada sumber-sumber baru yang berbasis
    lanjut serta menggabungkan data set eksternal.           transaksi dan layanan.
2. Mengintegrasikan STP processing dengan swim-
    lane yang berbeda untuk meningkatkan customer            Untuk mencapai target tersebut, inisiatif strategis yang
    experience.                                              dilakukan pada jangka pendek dan menengah adalah
3. Meningkatkan pendekatan fraud management                  sebagai berikut:
    termasuk next-gen fraud management system.               1. Meningkatkan fee dari transaksi treasury dan forex.
4. Mengurangi porsi kredit yang direstrukturisasi dalam      2. Meningkatkan fee based income dari bisnis kredit
    portofolio.                                                  (sindikasi, kick-back asuransi, dan administrasi
                                                                 kredit di luar KPR Subsidi).



232      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 235
                                                                                                     Laporan
                                                                                                Tahunan 2024




3. Peningkatan perolehan fee based income dari                 Bidang Bisnis Syariah
   transaksi digital dan wholesale Banking dengan
   cara:                                                       Pada tahun 2022, Bank Dunia telah terlebih dahulu
   a. Percepatan implementasi fitur online acquiring.          memprediksi adanya potensi resesi ekonomi global pada
   b. Percepatan implementasi Quick Response Code              tahun 2023. Indikasi yang disebutkan perlahan mulai
       Indonesian Standart (QRIS) Border dan QRIS              dirasakan. Laju pertumbuhan ekonomi global pada tahun
       Customer Presented Mode.                                2023 masih menunjukan perlambatan. Meskipun laju
   c. Mengembangkan         Visa    Paywave     untuk          penurunan pertumbuhan ekonomi dunia tidak sebesar
       meningkatkan transaksi dan fee based nasabah            pada tahun 2022 yang turun sekitar 44,4%, dari 6,3% (2021)
       ritel.                                                  hingga 3,5% (2022), pertumbuhan ekonomi global tercatat
4. Mengembangkan fee based dari sumber-sumber                  melambat dengan laju pertumbuhan yang menurun
   baru melalui:                                               sebesar 14% dari 3,5% pada tahun 2022 menuju angka
   a. Pengembangan           e-Guarantee        untuk          pertumbuhan 3% di tahun 2023.
       meningkatkan fee based pada segmen
       wholesale banking.                                      Peningkatan aktivitas perekonomian Indonesia telah
   b. Meningkatkan fee based dari layanan priority             terus berlanjut di awal tahun 2024, terutama didorong
       banking    melalui pengembangan produk,                 oleh faktor konsumsi karena Ramadhan dan Idul Fitri
       di antaranya Surat Berharga Nasional (SBN),             serta aktivitas politik nasional. Sektor produktif juga
       produk asuransi, dan reksadana.                         mulai menunjukan perbaikan pasca dicabutnya status
   c. Meningkatkan fee yang bersumber dari Bank                pandemi Covid 19. Meski begitu, ada beberapa risiko
       Garansi (BG), Surat Kredit Berdokumen Dalam             yang perlu diperhatikan, seperti ketegangan di Timur
       Negeri (SKBDN), Supply Chain Financing (SCF),           Tengah, tekanan inflasi global, kebijakan suku bunga
       dan Cash Management System (CMS) pada                   oleh The Fed, dan ketidakpastian pasar keuangan global.
       segmen korporasi dan wholesale.                         International Monetary Fund (IMF) memperkirakan
                                                               pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2024
Rencana Pendirian Anak Perusahaan                              akan mencapai 5% meskipun sedikit terhambat oleh
                                                               perlambatan ekonomi global.
Memperhatikan posisi bisnis Perseroan yang fokus pada
sektor perumahan, terdapat peluang bisnis yang dapat           Pada Maret 2024, penyaluran pembiayaan perbankan
ditingkatkan dengan memaksimalkan potensi nasabah              mengalami pertumbuhan sebesar 12,40% (yoy), mencapai
captive dan value chain properti. Untuk mewujudkan hal         total Rp7.245 triliun. Angka ini menunjukan peningkatan
tersebut, diperlukan strategi diversifikasi dan diferensiasi   dibandingkan pertumbuhan pada bulan Februari
produk dan layanan secara fokus, yang dilakukan                2024 yang sebesar 11,28% (yoy). Dari segi kepemilikan,
melalui strategi pertumbuhan anorganik. Pada tahun             Bank BUMN menjadi pendorong utama pertumbuhan
2025-2029 aktivitas penyertaan modal difokuskan                pembiayaan dengan peningkatan sebesar 13,72%
pada anak usaha perusahaan modal ventura dan                   (yoy). Selain itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) juga mencatat
perusahaan       manajemen       investasi,    Perusahaan      pertumbuhan positif pada bulan Maret 2024, dengan
Asuransi, Multifinance, dan Bank Umum Syariah. Adapun          peningkatan sebesar 1,90% month on month (mom) atau
usaha yang akan dilakukan Perseroan dalam rencana              7,44% (yoy), sehingga totalnya mencapai Rp8.601 triliun.
pendirian anak perusahaan adalah sebagai berikut:              Kontributor utama pertumbuhan DPK adalah giro, yang
1. Skema penyertaan modal pada perusahaan                      tumbuh sebesar 9,37% (yoy).
    Asuransi/Anak Usaha Asuransi yang telah berjalan
    atau pendirian perusahaan baru.                            Pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulan April 2024,
2. Penyertaan modal pada perusahaan multifinance               BI memutuskan untuk menaikkan BI Rate pada level
    yang telah berjalan atau pendirian perusahaan              6,25%, suku bunga Deposit Facility menjadi 5,50%,
    baru.                                                      dan suku bunga Lending Facility menjadi 7,00%.
3. Merencanakan pelaksanaan spin-off di tahun 2025             Kebijakan ini untuk memperkuat stabilitas nilai tukar
    yang persiapannya telah dimulai sejak tahun 2021           rupiah dari dampak memburuknya risiko global dan
    sebagai strategi pengembangan bisnis UUS.                  sebagai langkah pre-emptive serta forward looking
4. Untuk mempercepat pertumbuhan, model spin-off               untuk memastikan inflasi tahun 2024 tetap terkendali
    yang direncanakan adalah mengalihkan aset UUS              dalam sasaran BI sejalan dengan stance kebijakan
    BTN ke Bank Umum Syariah yang telah dibentuk.              moneter yang pro-stability. Sementara itu, kebijakan
5. Terhadap pelaksanaan penyertaan modal kepada                makroprudensial dan sistem pembayaran tetap pro-
    BUS yang telah dibentuk, Perseroan akan menjadi            growth untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang
    pemegang saham pengendali dengan kepemilikan               berkelanjutan. Sejalan dengan pertumbuhan ekonomi,
    saham mayoritas.                                           pertumbuhan intermediasi perbankan juga diprediksi
                                                               berlanjut dengan likuiditas yang lebih ketat.



                                                                          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk    233
Page 236
                                                         Analisis dan Pembahasan
                                                         Manajemen Atas Kinerja Perseroan




 Di sektor syariah pertumbuhan pembiayaan perbankan syariah tercatat melampaui Bank konvensional. Menurut
 data BI, pembiayaan oleh perbankan tumbuh mencapai 14,7% secara (yoy) per Mei 2024. Pertumbuhan ini lebih tinggi
 dibandingkan dengan pembiayaan Bank konvensional yang tumbuh 12,8% (yoy). Hal ini juga didukung oleh kebijakan
 ekosistem halal dan penguatan lembaga-lembaga ekonomi syariah yang didorong oleh pemerintah.


              Tren Pertumbuhan Industri Keuangan Syariah

                                                                                                        iKNB Syariah                           Perbankan Syariah                               Pasar Modal     Total Aset Keuangan Syariah

             3000

                                                                                                                                                                        2452,56
                                                                                                                                           2375,83
             2500
                                                                                                               2050,52

             2000                                                                   1801,45
Triliun Rp




                                                                                                                                                                                     1457,73
                                                                                                                                                         1427,46
                                                        1468,12
                                                                                                                                                                                                               10,81%
                                                                                                                            1235,83
             1500        1289,67
                                                                                              1076,22




                                                                                                                                                                                                             Market Share


                                                                                                                                                802,26
                                                                  824,19




                                                                                                                                                                            831,95
                                                                                                                                                                                                               Industri
                                      702,96




                                                                                                                   693,80




             1000
                                                                                     608,90
                                                         538,32




                                                                                                                                                                                                              Keuangan
                             489,69




             500                                                                                                                                                                                               Syariah


                                                                                                                                                                   162,88
                                                                                                          120,89




                                                                                                                                      146,12
                                               105,61




                                                                           116,33
                     97,02




               0

                             2018                       2019                        2020                           2021                        2022                2023-Sep


 Sumber: Sharia Economic Outlook 2024




 Kenaikan ini sejalan dengan tren pertumbuhan industri                                                                                            Memperkuat Permodalan
 keuangan syariah selama 5 (lima) tahun terakhir. Hal
 ini juga menandakan berbagai kebijakan penguatan                                                                                                 Untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang sehat
 ekonomi syariah telah membuahkan hasil. Meski                                                                                                    dan berkelanjutan dibutuhkan dukungan permodalan
 demikian, market share industri keuangan syariah                                                                                                 yang kuat dengan mempertimbangkan pemenuhan
 saat ini masih berkisar di 10,81% yang menandakan                                                                                                kewajiban modal minimum Bank sesuai Basel III. Sesuai
 potensi besar yang masih bisa diraih mengingat                                                                                                   dengan POJK Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perubahan
 jumlah populasi muslim di Indonesia 84,35% atau                                                                                                  Kedua atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
 sekitar 236 juta jiwa.                                                                                                                           11/POJK.03/2016 Tentang Kewajiban Penyediaan Modal
                                                                                                                                                  Minimum Bank Umum, bahwa Bank harus menyediakan
 Sejalan dengan potensi perbankan syariah nasional,                                                                                               modal berupa modal minimum berdasarkan peringkat
 Unit Usaha Syariah (UUS) BTN juga mengalami                                                                                                      risiko dan tambahan modal sebagai penyangga
 pertumbuhan bisnis yang searah. Hal ini ditunjukan                                                                                               berdasarkan Basel III (terdapat 3 jenis yaitu capital
 oleh kinerja yang terus tumbuh dan kemampuan                                                                                                     conservation buffer, countercyclical buffer, capital
 UUS BTN yang tetap tumbuh. Pada Desember 2024,                                                                                                   surcharge).
 UUS BTN menunjukan kinerja yang optimal, dimana
 pertumbuhan aset meningkat sebesar 11,55% (yoy) dari                                                                                             Strategi penguatan modal yang akan dilakukan
 Rp54,29 triliun pada Desember 2023 menjadi Rp60,56                                                                                               Perseroan yaitu:
 triliun pada Desember 2024 (audited). Pertumbuhan                                                                                                1. Meningkatkan profitabilitas Bank.
 aset tersebut ditopang oleh pembiayaan sebesar                                                                                                   2. Penerbitan atau perpanjangan obligasi/pinjaman
 Rp43,89 triliun, tumbuh 18,36% (yoy) dan penghimpunan                                                                                                subordinasi.
 DPK yang tercatat sebesar Rp49,62 triliun, tumbuh 18,71%
 (yoy). Selain pertumbuhan aset tersebut, laba syariah
 mengalami peningkatan sebesar 24,21% (yoy) dari
 Rp702,34 triliun pada Desember 2023 menjadi Rp872,40
 triliun (audited).




 234                PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 237
                                                                                                   Laporan
                                                                                              Tahunan 2024




Bidang Human Capital                                         3. Pengembangan skema rekrutmen dari outsource
                                                                 ke pegawai dengan berdasarkan kinerja outsource
Dalam rangka mewujudkan salah satu misi Perusahaan               yang unggul.
pada bidang Human Capital yaitu “Menjadi rumah               4. Mengembangkan          kapabilitas   sales  dengan
untuk talenta Indonesia terbaik”, program kerja                  mengembangkan sales academy khususnya pada
pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) pada                      lini bisnis funding.
jangka pendek dan menengah diselaraskan dengan               5. Mengakselerasi kapabilitas pegawai IT, digital,
Corporate Plan Tahun 2025-2029.                                  analytic, risk management, dan collection.
                                                             6. Melakukan re-invent BTN DNA (untuk semua BTNers
Dalam      rangka     mewujudkan     aspirasi    tersebut,       dan leadership role).
dirumuskan 5 (lima) dimensi end state sebagai                7. Menyempurnakan KPI sales sehingga lebih fokus.
parameter atas keberhasilan tercapainya kondisi “One         8. Mengembangkan perhitungan produktivitas sales.
of Home of Indonesia’s Best Talent” tersebut yaitu:          9. Mengembangkan pilar dan program budaya digital
1. Talent Magnet, yaitu Perseroan menjadi salah satu             dan memperkuat budaya sales dan GRC.
    top of mind employer bagi talent terbaik di market       10. Pengembangan HCIS Fase 3 (advanced people
    baik professional hire maupun fresh graduate.                analytics dan digital workforce planning).
2. Employee Productivity, yaitu Produktivitas pegawai        11. Implementasi personal cost planning tahap 1: HC
    BTN berada di atas rata-rata Top 10 Bank.                    cost sebagai baseline productivity measurement
3. Talents, Leadership, and Capabilities Development,            dan komponen CIR dalam self funded incentives.
    yaitu Pegawai BTN memiliki Kemampuan leadership
    yang mumpuni di segala level kepemimpinan dan            INISIATIF JANGKA MENENGAH
    kapabilitas kritikal sesuai dengan strategi Bank.        1. People Analytics and Employee Experience
4. Employee Wellbeing and Experience, yaitu BTN                  a. Mengembangkan kapabilitas Human Capital
    menjadi tempat kerja yang nyaman, prospektif                    Business Partner (HCBP) untuk menyelaraskan
    untuk bertumbuh, berkarir, dan berkembang serta                 strategi HC dengan bisnis serta menjawab
    memberikan employee experience yang positif.                    kebutuhan bank dengan implementasi HCBP
5. HC Operation Excellence and Technology, yaitu                    pada tahap end state yaitu pada level divisi.
    Pengelolaan HC yang efisien, HC Service yang                 b. Menyempurnakan struktur organisasi HC dan
    memuaskan, dan peran sebagai mitra bisnis yang                  merancang sistem grading yang selaras dengan
    efektif dengan mengoptimalisasi pemanfaatan                     kebutuhan bisnis:
    teknologi.                                                      - Penguatan         organisasi     learning     dan
                                                                        infrastruktur learning center.
Untuk mencapai misi tersebut diatas, disusun strategi               - Implementasi sistem grading baru.
jangka panjang Human Capital untuk 2025 – 2029                   c. Implementasi strategi multi-sourcing dan
dengan mengangkat tema “Dynamic Workplace Filled                    menjalankan program onboarding untuk new
with Productive, Prominent, and Prosperous Global                   recruit dan internal movement.
Oriented Talent” yaitu berfokus kepada:                          d. Menjabarkan dual career path (jalur karir
1. Pengembangkan pegawai sehingga memiliki                          spesialis dan generalis) untuk posisi kritikal.
    produktivitas yang tinggi, kapabilitas yang unggul           e. Meningkatkan budaya pembelajaran self-
    dan berdaya saing, serta kesejahteraan pegawai                  learning dengan metode pembelajaran 70-20-
    yang kompetitif, serta memiliki orientasi global.               10.
2. Pengembangan lingkungan kerja dinamis sehingga                f. Menyelaraskan sistem remunerasi dan program
    dapat memberikan employee experience yang best                  insentif untuk menarik, mempertahankan, dan
    in class.                                                       memotivasi pegawai.
                                                                 g. Mengaktifkan dan implementasi program 4
Inisiatif                                                           (empat) Pilar Employee Value Proposition (EVP).
                                                                 h. Mengimplementasikan HCIS yang terintegrasi
Inisiatif jangka pendek dan menengah diuraikan                      untuk mendukung operational excellence,
sebagai berikut:                                                    pengambilan keputusan berbasis data, serta
                                                                    menyediakan seamless employee experience,
INISIATIF JANGKA PENDEK                                             melalui:
1. Mengoptimalisasi peran Human Capital Business                    - Digitalisasi rekrutmen, dan onboarding.
    Partner sebagai mitra strategis bisnis.                         - Recruitment and onboarding people analytic.
2. Penyelarasan workforce posture sehingga sejalan                  - Integrasi Performance Management System
    dengan strategi bisnis yaitu meningkatkan proporsi                  (PMS), Learning Management System (LMS),
    sales khususnya funding dan digital workforce (IT,                  dan Succession Individual Development Plan
    data analytic, dan digital).                                        (IDP).



                                                                       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk     235
Page 238
                           Analisis dan Pembahasan
                           Manajemen Atas Kinerja Perseroan




       -  Integrasi talent management system and              governance standard untuk perbaikan berkelanjutan,
          people analytics.                                   melalui:
2. Scale Up and Deep Dive                                     1. Penguatan implementasi ISO SMAP.
   Pada fase ini dilakukan penguatan seluruh inisiatif        2. Implementasi ISO governance perusahaan.
   yang telah berjalan di tahun 2022-2024, yaitu              3. Penguatan implementasi parameter ACGS dan
   diantaranya:                                                   PUGKI.
   a. Menyelaraskan sistem remunerasi dan program             4. Penguatan implementasi compliance assessment
      insentif untuk menarik, mempertahankan, dan                 SMAP.
      memotivasi pegawai, diantaranya melalui:                5. Implementasi integrasi pengelolaan COI.
      - Transisi gaji pokok dan tunjangan jabatan.            6. Implementasi program kepatuhan persaingan
      - Pengembangan lanjutan untuk komponen                      usaha.
          variabel pay pada rumpun bisnis.                    7. Penguatan saluran pelaporan gratifikasi.
   b. Mengimplementasikan HCIS yang terintegrasi              8. Implementasi ISO governance maturity model.
      untuk pengambilan keputusan berbasis data,              9. Penguatan implementasi governansi dalam ESG.
      serta    menyediakan    seamless     employee           10. Pemeringkatan dan penilaian ACGS, CGPI, dan SPI.
      experience.
      - Digitalisasi perencanaan tenaga kerja                 Peningkatan Compliance
          melalui integrated man power planning
          pada HC Information System (HCIS).                  Dalam rangka meningkatkan ketahanan operasional
      - Manpower planning people analytic.                    untuk mendukung pertumbuhan bisnis Bank dan untuk
      - Scale up kapabilitas people analytics agar            mendukung terciptanya Budaya Kepatuhan pada setiap
          dapat memberikan fungsi predictive.                 tingkatan organisasi dan kegiatan usaha Bank, maka
                                                              telah dilakukan penyusunan roadmap GRC Roadmap
Infrastruktur IT                                              Perseroan 2025-2029 terkait dengan pelaksanaan
                                                              Fungsi Kepatuhan Bank, yaitu sebagai berikut:
Untuk mendukung corporate plan, aspirasi bisnis               1. Mengembangkan Regulatory Compliance System
serta visi Perseroan menjadi “The Best Mortgage Bank              untuk memitigasi Risiko Kepatuhan akibat belum
in Southeast Asia pada tahun 2025”, Perseroan telah               terpenuhinya compliance obligation pada setiap
menyusun 6 (enam) tema pada rencana strategis                     peraturan Regulator yang diterbitkan.
TI tahun 2021-2025. Dalam mengimplementasikan                 2. Mengembangkan            Compliance         Dashboard
rencana strategis TI 2021-2025, Perseroan mengusung               terintegrasi dengan Fraud Detection System
tiga tema utama tahunan sebagai berikut:                          sehingga menjadi real time dan embedded ke proses
1. Tahun 2022: Start to Scale                                     bisnis serta dikembangkan secara berkelanjutan.
    Tahun 2022 dimulai dengan persiapan untuk                 3. Membangun dan mengembangkan Framework
    perubahan skala besar pada Perseroan. Inisiatif               Data Privacy untuk memastikan kepatuhan atas
    terkait implementasi multi speed IT operating model           ketentuan dan regulasi terkait data pribadi yang
    berbasis agile. Kajian terhadap sistem-sistem kritikal        dengan Data Privacy Management System untuk
    yang akan di upgrade/replace. Pada fase ini, inisiatif        memastikan pemantauan secara real-time dan
    yang dilakukan juga berfokus kepada peningkatan               terintegrasi ke seluruh proses bisnis dan layanan.
    maturitas IT.                                             4. Penguatan struktur organisasi IT compliance yang
2. Tahun 2023: Expand the Transformation                          mengakomodir fungsi Advisory, Governance dan
    Melanjutkan eksekusi upgrade/replace dan atau                 Reporting, serta Assurance.
    enhancement terhadap sistem-sistem kritikal yang          5. Penguatan Tata Kelola pelaporan APUPPT, PPPSPM,
    telah diidentifikasikan. Melanjutkan pengembangan             dan     kepatuhan     Bank    melalui    peningkatan
    sistem (seperti digital channel) agile based.                 kompetensi pegawai, dukungan sistem informasi
3. Tahun 2024-2025: Continuous Improvement                        manajemen yang terintegrasi, pemanfaatan.
    Berfokus      kepada      peningkatan/enhancement
    terhadap sistem-sistem non kritikal, perbaikan            Peningkatan Risk Management
    proses untuk meningkatkan maturitas IT.
                                                              Perseroan telah bertransformasi dalam mencapai
Good Corporate Governance (GCG), Risk                         Visi pada tahun 2025 menjadi “Mitra Utama dalam
Management dan Compliance                                     Pemberdayaan Finansial Keluarga Indonesia” namun
                                                              perlu penyusunan keberlanjutan jangka panjang
Peningkatan Good Corporate Governance (GCG)                   perusahaan. Dalam rangka mendukung rencana jangka
                                                              panjang, Perseroan perlu untuk tetap menjadi Bank
Sejalan dengan GRC Roadmap BTN 2025-2029, telah               dengan sustainable profitability dan melanjutkan langkah
dilakukan penyusunan roadmap untuk memperkuat                 strategi serta inisiatif terkait risk management, antara lain:



236        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 239
                                                                                                     Laporan
                                                                                                Tahunan 2024




1.   Enterprise Risk Management                                   i. Memperbaiki risk assessment untuk segmen khusus
     a. Penguatan risk culture dengan leadership                     non fixed income melalui pengembangan analytic
        commitment dan role modeling.                                model non fixed income dan pengembangan
     b. Membentuk clear leadership accountability for                kompetensi credit analysts berikut:
        risk management dan membentuk pemimpin                       - Menyusun risk criteria untuk targeted segmen
        yang sadar risiko.                                                dan overlay model untuk meningkatkan
     c. Melakukan optimalisasi pengelolaan portofolio                     approval rate.
        berbasis risiko dengan melakukan diversifikasi               - Penentuan prioritas target segmen, yaitu:
        portofolio across product dengan melakukan                        existing debtor, funding customer, and new
        alokasi risk based portfolio, segmentasi,                         to Bank) untuk mengelola risiko dalam fase
        sektoral, dan risk return analysis. Perseroan telah               implementasi.
        mulai menerapkan portfolio guideline untuk                   - Membangun proxy income model untuk
        kredit wholesale sebagai pengendalian risiko                      memproyeksikan kenaikan income debitur
        konsentrasi kredit dengan tetap mengedepankan                     dan calon debitur dalam penelitian limit kredit
        asas prudent dan governance.                                      dan standardisasi rekomendasi dan putusan.
     d. Melakukan risk modeling untuk men-delivery                   - Mempertajam kebijakan kredit sesuai risk
        optimum balance sheet management dalam                            based segmentation.
        mengelola Asset Liability Management (ALM)                j. Pembentukan SME Processing Center sebagai
        secara maksimal, melakukan stress test,                      platform pendukung pertumbuhan kredit UMKM.
        assessment, dan optimalisasi pendapatan atas              k. Mempertahankan          Non    Performing      Loan
        pengelolaan ALM.                                             (NPL) yang rendah di semua segmen melalui
     e. Perseroan       menerapkan       enterprise     risk         pemantauan risiko yang kuat. Pengembangan
        management dimana dalam penerapan risk                       Commercial Loan Early Warning System (EWS)
        management difokuskan untuk meningkatkan                     untuk mendukung penguatan pemantauan
        value Bank. Peningkatan produktivitas dilakukan              risiko kredit komersial melalui standardisasi,
        dengan pengelolaan risiko seiring dengan                     digitalisasi, dan pengembangan pedoman-
        transformasi operating        model organisasi               pedoman dan perangkat-perangkat (tools),
        Perseroan agar lebih berfokus pada kinerja dan               Perseroan akan mengembangkan EWS dengan
        profitabilitas.                                              menetapkan parameter-parameter risiko yang
     f. Proses bisnis kredit yang lebih baik dengan                  mengindikasikan adanya pemburukan kualitas
        sentralisasi operasi kredit (CBC, SME, dan                   dari debitur kredit komersial secara individual.
        konsumer) untuk meningkatkan check and                       Hal ini diharapkan dapat membantu satuan
        balance serta memperkuat kerangka risiko                     kerja yang memberikan kredit komersial untuk
        melalui pedoman risiko yang tepat dilakukan.                 mengidentifikasi       tindakan-tindakan      yang
     g. Memperbaiki proses keputusan dan kualitas dari               harus segera dilakukan guna mencegah kredit
        kredit konsumer, mempercepat proses approval                 komersial dari debitur tersebut menjadi kredit
        kredit konsumer melalui proses analisis data                 komersial yang bermasalah.
        dengan menggunakan CSM. Selain itu, Perseroan             l. Rencana spin off Unit Usaha Syariah (UUS) BTN
        telah menerapkan collection scoring guna                     pada Triwulan III tahun 2025, saat ini sedang
        mendukung collection team dalam menentukan                   dalam proses limited due diligence dengan
        skala prioritas penagihan kepada debitur                     fokus pada aspek finance, legal, and valuation
        berdasarkan tingkat risikonya (high, medium,                 terhadap calon investee.
        dan low risk) untuk membayar kewajibannya              2. Environmental, Social, and Governance (ESG)
        sehingga proses pembinaan kredit menjadi lebih            Perseroan telah mengembangkan kerangka kerja
        efektif dan efisien.                                      ESG, yaitu The Future of Finance. Kerangka kerja
     h. Memperbaiki       proses    underwriting     kredit       ESG memberikan panduan bagi Perseroan dalam
        komersial, memperbaiki kualitas kredit komersial,         mengelola dan menjalankan praktik bisnis yang
        dan mendukung implementasi Business Process               berorientasi pada kinerja dampak serta mendukung
        Improvement (BPI) yang baru dan Commercial                pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
        Banking Center (CBC) yang berfungsi sebagai               Kerangka kerja tersebut menjadi landasan untuk
        sentralisasi pemrosesan kredit komersial. Pada            mengelola aktivitas dan operasi bisnis serta proses
        segment SME, Perseroan juga sedang melakukan              pengambilan keputusan yang lebih komprehensif.
        implementasi Sentra Proses UMKM (SPU) sebagai             Kerangka kerja ESG BTN terdiri dari 6 (enam)
        upaya perbaikan proses dan pengelolaan                    komponen, yaitu:
        kredit UMKM untuk meningkatkan produktivitas,             a. Keuangan berkelanjutan (sustainable finance).
        perbaikan kualitas putusan kredit yang tersentral,        b. Perubahan iklim dan ekosistem (climate change
        obyektif, dan monitoring yang tersentralisasi.               and ecosystem).



                                                                          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk    237
Page 240
                         Analisis dan Pembahasan
                         Manajemen Atas Kinerja Perseroan




   c. Manusia dan masyarakat (people              and          a. Target segmen yang menarik dan terdefinisi
      community).                                                 secara jelas dengan fokus pada pemilihan
   d. Inklusivitas pemangku kepentingan (stakeholder              segmen, di rentang usia 20 sampai dengan 35
      inclusiveness).                                             tahun.
   e. ESG dalam rantai nilai (ESG in value chain)              b. Penawaran yang tepat sasaran (right to target)
   f. Tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan                dengan memanfaatkan big data analytical
      yang terintegrasi (integrated GRC)                          advantage untuk memperoleh rekomendasi
                                                                  produk atau layanan bagi tiap nasabah.
Bidang Pengembangan Jaringan                                   c. Customer      value      management,      melalui
(Delivery Channel)                                                penawaran produk dan layanan yang luas
                                                                  serta universal, tapi lebih fokus pada kebutuhan
Optimalisasi delivery channel dalam mendukung                     utama nasabah (customer centric).
bisnis dilakukan melalui pengembangan kuantitas dan
ragam channel dengan strategi perluasan jaringan            Strategi Jangka Pendek
yang difokuskan pada 4 (empat) inisiatif utama, yaitu:
strategi pemetaan wilayah, ekspansi cabang, agent           Berpedoman pada tema strategis corporate plan 2021-
banking, dan digital channel.                               2025, langkah strategis yang telah dilakukan pada
1. Strategi Pemetaan Wilayah                                tahun 2024 adalah sebagai berikut:
    Strategi pemetaan wilayah merupakan bentuk              1. Penyempurnaan Model Operasional Kantor Cabang
    pengelompokan wilayah kerja yang tidak hanya               a. Melakukan transformasi model operasional
    berdasarkan lokasi, namun juga berdasarkan                     Kantor Cabang yang lebih berorientasi
    densitas cabang eksisting guna memastikan                      sales dengan melakukan sentralisasi fungsi
    penyelarasan strategi yang lebih baik. Adapun                  operasional transaksi, kredit, dan akunting.
    pertimbangan-pertimbangan         yang    digunakan            Sentralisasi aktivitas operasional akan dilakukan
    pada strategi pemetaan wilayah adalah sebagai                  dalam beberapa tahap yaitu:
    berikut:                                                       - Implementasi Commercial Banking Center
    a. Pengembangan wilayah yang terlalu padat akan                    (CBC) dan Regional Loan Processing Center
        memastikan kontrol terhadap Key Performance                    (RLPC).
        Indicator (KPI) dan penyelarasan strategi yang             - Implementasi document record center.
        lebih komprehensif.                                        - Sentralisasi accounting, khususnya terkait
    b. Penentuan zona operasional cabang tidak                         fungsi reporting.
        hanya mempertimbangkan lokasi, namun juga                  - Pengembangan           cash      center     and
        rasio kepadatan kantor cabang.                                 management          cash/physical       assets
2. Optimalisasi Produktivitas Kantor Cabang                            untuk kantor cabang di luar Jabodetabek
    Pada jangka pendek, Perseroan tidak terlalu                        coordinator branch, Surabaya, dan Bandung.
    ekspansif dalam pembukaan kantor cabang. Tahun             b. Menjalankan        program      penjualan     untuk
    ini Perseroan akan berusaha untuk meningkatkan                 meningkatkan produktivitas kantor cabang,
    pengawasan kantor cabang terhadap outlet di                    melalui: peningkatan kapabilitas pegawai,
    bawahnya dan akan melakukan penilaian atau                     monitoring kinerja secara real time, dan
    evaluasi terhadap kinerja outlet yang tidak produktif          pembaharuan KPI.
    untuk dilakukan penutupan. Hal ini dilakukan agar              - Meningkatkan fungsi BTN Smart melalui
    kantor cabang dapat melakukan pengawasan                           pengembangan BTN Smart Fase 3.
    kinerja setiap outlet di bawahnya secara lebih baik,           - Mengembangkan            program     marketing
    sehingga akan mendukung kinerja korporat.                          communication melalui umbrella campaign
3. Agent Banking                                                       pada seluruh channel BTN.
    Mengoptimalkan agent banking sebagai agregator                 - Memperluas akuisisi merchant EDC dan
    dengan memperluas aliansi strategis, misalnya                      LinkAja.
    seperti kantor pos dan minimarket sebagai agen                 - Relokasi outlet ke 10 (sepuluh) kota
    penjual.                                                           pertumbuhan tertinggi yang memiliki micro
4. Digital Channel                                                     market dengan layanan yang berfokus
    Pengembangan         digital   channel     ditujukan               kepada pelanggan dan digital.
    untuk     remote     access   guna     menargetkan             - Revitalisasi Tabungan e-BATARAPOS dengan
    segmen emerging affluent, generasi muda, dan                       memperkuat hubungan kemitraan dengan
    meningkatkan kenyamanan transaksi bagi nasabah.                    Kantor Pos Indonesia, mengoptimalkan
    Pengembangan digital channel difokuskan pada:                      kualitas layanan, dan skema insentif.




238      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 241
                                                                                               Laporan
                                                                                          Tahunan 2024




2. Mengembangkan Partnership                                  d. Kerja sama pendanaan untuk penyaluran KPR
   a. Membentuk        perusahaan      modal    ventura,         dari lembaga TAPERA, BPJS, dan Lembaga
       sebagai special vehicle untuk mengembangkan               Pengelola Dana Pensiun lainnya.
       perusahaan       assets    management,        dan      e. Mengembangkan potensi sumber pendanaan
       penyertaan pada bisnis digital, seperti fintech           melalui     dukungan    Pemerintah       ataupun
       KPR.                                                      Regulator perbankan lainnya.
   b. Membentuk anak perusahaan asuransi jiwa              5. Mengembangkan Bisnis Berbasis Value Chain
       untuk mengoptimalkan bisnis captive (KPR).             Perumahan
   c. Pendirian perusahaan Manajemen Investasi                a. Mengembangkan dan menjual produk pada
       untuk mengelola dana TAPERA, mengembangkan                sepanjang value       chain mitra developer
       Dana Investasi Real Estate (DIRE)/Real Estate             komersial.
       Investment Trust (REITS), dan Dana Investasi           b. Menetapkan proses penjualan dan model
       Infrastruktur (DINFRA).                                   cakupan Relationship Manager (RM) Kredit
   d. Pendirian perusahaan modal ventura atau                    Komersial dan UMKM untuk memperoleh
       multifinance untuk mengembangkan bisnis                   bisnis sepanjang value chain mitra developer
       berbasis ekosistem perumahan.                             komersial.
   e. Mengembangkan platform jual beli properti               c. Mengembangkan kemitraan di sepanjang
       yang terintegrasi dengan BTN Properti.                    ekosistem real estate untuk memberikan
3. Meningkatkan KPR Non Subsidi di Segmen Emerging               layanan beyond-banking kepada pengembang.
   Affluent dan Affluent                                   6. Mengembangkan Layanan Menjadi One Stop
   a. Meluncurkan produk bundling KPR dengan                  Solution Banking Service
       tabungan, yaitu BTN Solusi dan KPR Tabungan.           a. Mengembangkan BTN Solusi untuk meningkatkan
   b. Digitalisasi proses KPR, melalui pengembangan              product holding nasabah, menyasar korporasi
       tracking portal untuk nasabah dan pengembang.             BUMN, Instansi Pemerintah, Instansi pendidikan,
   c. Mengembangkan proposisi KPR untuk segmen                   dan perusahaan swasta besar.
       milenial, mass, dan mass affluent.                     b. Mengembangkan layanan premium banking
   d. Mengembangkan kerja sama dengan top                        bagi segmen emerging affluent dan affluent
       developer yang menyasar proyek perumahan                  dengan mengembangkan digital maupun
       segmen emerging affluent dan affluent.                    mobile banking, memanfaatkan data analytics,
   e. Kerja sama dengan 15 agen properti nasional                dan      meningkatkan   kapabilitas    IT   yang
       dan 6.000 agen properti individual untuk                  mendukung transaksional.
       meningkatkan KPR Non Subsidi, khususnya KPR            c. Mengembangkan          pelayanan        nasabah
       second.                                                   tersegmentasi melalui pemberian perhatian
   f. Upsell produk non-subsidi kepada nasabah KPR               khusus dan fasilitas eksklusif dengan layanan
       Subsidi yang telah atau akan lunas.                       terbaik kepada nasabah prima syariah.
   g. Memperbaharui channel BTN Properti dengan               d. Cross sell kepada nasabah KPR melalui
       pengembangan kapabilitas pemasaran digital                pemanfaatan data analytics.
       (SEO dan SEM), tampilan web (UI/UX), dan               e. Menjadi bank operasional untuk nasabah
       meningkatkan daftar pengembang.                           institusi.
   h. Membuat one stop shop customer housing                  f. Meningkatkan produktivitas transaksi treasury
       ecosystem untuk produk/layanan di seluruh                 dan mengembangkan bank kustodian.
       tahapan pada customer life cycle.                      g. Menyediakan solusi dukungan bisnis UMKM
   i. Mengembangkan sales center consumer untuk                  eksternal melalui kemitraan dengan penyedia
       meningkatkan KPR pada segmen emerging                     teknologi.
       affluent dengan ticket size di atas Rp750 juta.        h. Memperluas value proposition syariah dengan
4. Meningkatkan Kontribusi pada Program KPR                      pengembangan solusi pembiayaan inovatif
   Subsidi dan Wholesale Funding                                 bagi developer.
   a. Mengembangkan kerja sama kepemilikan                    i. Meningkatkan portofolio realisasi KPR Non Subsidi
       rumah melalui program TAPERA.                             dengan akad Musyarakah Mutanaqisah (MMQ).
   b. Mengembangkan pembangunan perumahan                     j. Membangun kerja sama dengan foreign financial
       Transit Oriented Development (TOD) dengan                 institutions yang memiliki klien/perusahaan
       bekerja sama dengan BUMN Karya dan                        yang beroperasi di Indonesia.
       pengembang lainnya.
   c. Kerja sama pendanaan untuk penyaluran KPR di
       segmen milenial dan urban.




                                                                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   239
Page 242
                                   Analisis dan Pembahasan
                                   Manajemen Atas Kinerja Perseroan




Aspek Pemasaran

Strategi Pemasaran

Untuk membantu Perseroan dalam meningkatkan keunggulan bersaing dibutuhkan adanya strategi pemasaran
sebagai pedoman dalam pemasaran produk serta memberikan arahan terkait jalannya bisnis. Fokus strategi pemasaran
dituangkan dalam umbrella campaign 2020-2024 dengan tagline Hidup Gak Cuma Tentang Hari Ini (HGCTHI).


Umbrella Campaign


          HGCTHI 2020                            HGCTHI 2021                       HGCTHI 2022                          HGCTHI 2023

                                                HIDUP GAK CUMA                     SIASATIN HIDUP!                  SEKARANG WAKTUNYA
                                                TENTANG HARI INI
                                                                                 Masa recovery pandemi.             BTN dengan produk andalan
       Memberi pandangan baru              BTN melangkah bersama kaum         BTN menyediakan solusi nyata            di 2023, mendukung dan
     tentang prinsip You Only Living        muda merengkuh optimisme:          (actionable) untuk progress       memberikan jalan pada nasabah
     Once demi masa depan yang                Berani menghadapi dan           dalam hidup dalam berbagai         untuk lebih berani bertindak, tidak
           lebih terencana.                 menyiasati tantangan masa         hal (memiliki rumah, investasi     menunda lagi dalam hal memiliki
                                                        kini.                dan menyiapkan dana pensiun)          aset. Karena Hidup Gak Cuma
                                                                             yang terintegrasi secara digital.             Tentang Hari ini.




                                                                 HGCTHI 2024

                                                       HIDUP GAK CUMA TENTANG HARI INI
                                             Untuk merealisasikan sebuah mimpi dibutuhkan sebuah proses.
                                           Melalui berbagai produk dan layanan yang semakin relevan dengan
                                           perkembangan zaman, BTN siap menjadi financial tools utama bagi
                                            para generasi muda untuk bantu wujudkan setiap mimpi mereka.




Strategi-strategi promosi maupun aktivitas pemasaran yang dilaksanakan pada tahun 2024 berdasarkan Campaign
Plan 2024 yang telah disusun serta menggunakan strategi aktivitas pemasaran komunikasi 360 yang meliputi Above
The Line (ATL), Bellow The Line (BTL) dan Through The Line (TTL).


Campaign Plan 2024

Campaign Plan 2024 merupakan strategi perencanaan promosi BTN selama tahun 2024, dengan mengoptimalkan
media konvensional dan media digital, Out-of-Home (OOH) serta berbagai kegiatan aktivasi, yang terbagi pada
kategori:


1.       Primary (Hero Campaign)                  :   Rebranding BTN (Maret sampai dengan Desember)

         Secondary                                :   -   BTN Mobile (Januari sampai dengan Mei)
                                                      -   balé by BTN x BTN Mobile (Januari sampai dengan Desember)
                                                      -   BTN Prioritas - Plus (Juni)
                                                      -   BTN Prospera dan Spektadeal (Juli sampai dengan Oktober)
                                                      -   KPR BTN (November sampai dengan Desember)

2.       Product of The Month (POM)               :   -   BTN Mobile (Januari sampai dengan Mei)
                                                      -   balé by BTN x BTN Mobile (Juni sampai dengan Desember)
                                                      -   BTN Prioritas - Plus (Juni)
                                                      -   BTN Prospera dan Spektadeal (Juli sampai dengan Oktober)
                                                      -   KPR BTN (November sampai dengan Desember)

3.       Festive Campaign                         :   -   Promo HUT Ke-74 BTN (Februari): moment of truth HUT Ke-74 BTN
                                                      -   Promo Ramadhan dan Idul Fitri 1445 H (Maret sampai dengan April):
                                                          moment of truth Ramadhan dan Idul Fitri 1445 H
                                                      -   Promo HUT Ke-79 Republik Indonesia (Agustus): moment of truth HUT
                                                          Ke-79 Republik Indonesia
                                                      -   Promo HUT Ke-48 KPR BTN: moment of truth HUT Ke-48 KPR BTN

4.       Always On                                :   Merupakan publikasi dan pemasaran melalui media digital, baik itu
                                                      sebagai upaya call to action maupun membangun awareness terkait
                                                      produk tersebut.



240          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 243
                                                                                            Laporan
                                                                                       Tahunan 2024




Hero Campaign Plan 2024

Hero campaign Perseroan pada tahun 2024 adalah rebranding logo baru BTN yang dilakukan dengan mengoptimalkan
media konvensional dan media digital.


1.   Teaser Rebranding Logo Baru BTN




                                                                  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   241
Page 244
                        Analisis dan Pembahasan
                        Manajemen Atas Kinerja Perseroan




2. Launching Logo Baru BTN




3. Pengumuman pada Website, Media Sosial, Media Digital dan Surat Kabar




242     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 245
                                                                             Laporan
                                                                        Tahunan 2024




4. Placement pada Media Konvensional dan Digital




                                                   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   243
Page 246
                      Analisis dan Pembahasan
                      Manajemen Atas Kinerja Perseroan




244   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 247
                          Laporan
                     Tahunan 2024




PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   245
Page 248
                        Analisis dan Pembahasan
                        Manajemen Atas Kinerja Perseroan




5. HUT Ke-74 BTN dan BTN RUN




6. BTN Jakarta International Marathon (BTN Jakim)




246     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 249
                                                                                  Laporan
                                                                             Tahunan 2024




7. HUT Ke-48 KPR BTN Serentak di 8 (delapan) Kota




   •   Kantor Wilayah Sumatera (Plaza Medan Fair)




   •   Kantor Wilayah Jakarta 1 (Tangerang City Mall)




                                                        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   247
Page 250
                       Analisis dan Pembahasan
                       Manajemen Atas Kinerja Perseroan




 •    Kantor Wilayah Jakarta 2 (Mall Kota Kasablanka)




 •    Kantor Wilayah Jawa Barat (AEON Mall Deltamas Cikarang)




 •    Kantor Wilayah Jawa Barat (Trans Studio Mall Bandung)




248    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 251
                                                                                       Laporan
                                                                                  Tahunan 2024




•   Kantor Wilayah Jateng-DIY (Mall Paragon Semarang)




•   Kantor Wilayah Jatim-Bali-Nusa Tenggara (BG Junction Surabaya)




•   Kantor Wilayah Sulawesi-Maluku-Papua (Nipah Mall Makassar)




                                                             PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   249
Page 252
                              Analisis dan Pembahasan
                              Manajemen Atas Kinerja Perseroan




Komunikasi 360°

                                                       MARKETING ACTIVITY



    Above The Line (ATL) Marketing                                     Below The Line (BTL) Marketing
    • Target audience yang luas                                        • Target audience terbatas
    • Lebih menjelaskan sebuah konsep atau ide. Tidak                  • Media atau kegiatan memberikan kesempatan bagi
      ada interaksi langsung dengan audience.                            audience untuk berinteraksi bahkan action membeli.




   Point of Sale   Point of Sale    Point of Sale    Point of Sale          Point of Sale    Point of Sale     Direct Marketing
                                                                                               Material         (Mail /SMS/ wa
     Material        Material         Material         Material               Material      (Poster/Leaflet)        Balst)




        Through the Line (TTL) Marketing melibatkan penggunaan strategi pemasaran ATL & BTL Tren konsumen baru-baru
       ini di pasar membutuhkan integrasi strategi ATL & BTL untuk hasil yang lebih baik. Periklanan 360º dimana kampanye
    dikembangkan dengan visi membangun merek serta konversi/akuntabel. Digital Marketing termasuk dalam TTL Marketing,
                                          karena menggabungkan ATL & BTL Marketing




Di   samping    menerapkan       strategi pemasaran                  4. Control Loan Quality
tersebut di atas Perseroan juga menerapkan strategi                     Pasca berakhirnya pandemi Covid-19, masih
pemasaran produk dan layanan dalam mendorong                            terdapat debitur segmen korporasi yang belum
peningkatan pangsa produk dan jasa. Perseroan juga                      sepenuhnya pulih, khususnya BUMN Karya yang
meningkatkan efektivitas kerja sama dalam pemasaran                     bergerak di sektor residensial non landed house.
dan pengembangan produk baru.                                           Oleh sebab itu masih diperlukan adanya monitoring
                                                                        berkelanjutan untuk menjaga kualitas eksposur
Strategi Pemasaran Kredit Korporasi                                     kredit segmen korporasi.


Uraian strategi pemasaran untuk produk Kredit                        Strategi Pemasaran Kredit Komersial
Korporasi sepanjang tahun 2024 antara lain adalah
sebagai berikut:                                                     BTN melakukan beberapa strategi pemasaran untuk
1. Grow Sustainable Portfolio                                        produk kredit komersial selama tahun 2024 yakni
   a. Menumbuhkan          penyaluran      kredit  yang              sebagai berikut:
      mendukung         Environmental,     Social,   dan             1. Penyaluran kredit yang berkualitas untuk mencapai
      Governance (ESG) framework dengan fokus                           pertumbuhan yang berkelanjutan dengan berfokus
      pengembangan produk kredit berkelanjutan dan                      pada sektor ekonomi prioritas. 6 (enam) sektor
      peningkatan portofolio kredit kategori kegiatan                   ekonomi prioritas untuk penyaluran kredit tersebut
      usaha berkelanjutan.                                              yaitu     property-residential     (construction        and
   b. Perluasan pembiayaan sektor baru sesuai                           contractor), retailers, education services, infrastructure
      industri terpilih pada portfolio guideline.                       and utilities, healthcare services, financial institution.
2. Explore and Elaborate Customer’s Needs                            2. Perubahan pola pembinaan dengan melakukan
   Menggali      dan     mengupayakan        pemenuhan                  upaya agar debitur melakukan penempatan dana
   kebutuhan perbankan nasabah baik dari sisi                           dan menjadikan BTN sebagai bank transaksional
   lending, funding, trade finance dan transaksi untuk                  dengan mewajibkan debitur untuk menggunakan
   peningkatan fee based income yang sustain.                           seluruh aplikasi BTN dan mewajibkan debitur untuk
3. Establish Sustainable Corporate Environment                          melakukan penempatan dananya di BTN (virtual
   Menyusun      dan     menciptakan      produk   kredit               account, cash management system, BTN Properti for
   berkelanjutan sejalan dengan ESG framework serta                     Developer, BTN Mobile, giro, tabungan, deposito dan
   pengembangan IT penunjang bisnis korporasi.                          lain-lain)




250       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 253
                                                                                                  Laporan
                                                                                             Tahunan 2024




3. Meningkatkan sumber fee berbasis layanan dan             Strategi Pemasaran Kredit Perumahan
   transaksional dengan peningkatan Number of               Subsidi
   Account (NoA) kredit baru dan bank transaksional
   debitur                                                  Strategi pemasaran kredit perumahan subsidi adalah
4. Melanjutkan strategi perbaikan kualitas kredit           sebagai berikut:
   seperti (Mini Portfolio Quality Review/PQR, investor     1. Mengembangkan skema pembiayaan subsidi yang
   gathering, coaching CBC) dan perubahan                       equitable dan affordable dengan memberikan
   ketentuan pengenaan denda kredit komersial.                  usulan KPR Subsidi segmen informal.
                                                            2. Mengembangkan           ekosistem     pembiayaan
Strategi Pemasaran Kredit Perumahan                             perumahan di Indonesia dengan melakukan
                                                                melakukan Focus Group Discussion (FGD) dan
Inisiatif untuk mengembangkan bisnis kredit pada                diskusi dengan stakeholder perumahan.
jangka pendek dan menengah yaitu:                           3. Penguatan marketing communication dan brand
1. Mengembangkan Pangsa Pasar KPR di Segmen                     awareness pada digital platform.
    Emerging Affluent dan Affluent                          4. Modul pengajuan kebijakan KPR Subsidi
    a. Melakukan ekspansi dengan menambah sales             5. Digitalisasi monitoring kebijakan akad KPR Subsidi
         center yang fokus pada penjualan KPR kepada            untuk meningkatkan governance kebijakan yang
         segmen emerging affluent yang pada tahun               telah diberikan.
         2024 telah dilakukan pembukaan sales center        6. Pengembangan sistem amortisasi premi mekanisme
         di Bandung, Medan, Makassar, Cibubur, Pondok           pembayaran tahunan.
         Indah, dan Pantai Indah Kapuk.                     7. Pembuatan sistem aplikasi monitoring dan evaluasi
    b. Program kerja sama dan marketing dengan                  keterhunian perumahan KPR Subsidi.
         agen properti nasional dan lokal, sebagai
         strategi Direct to Customer (D2C).                 Strategi Pemasaran Pendanaan Komersial
    c. Memperkuat aplikasi dan portal BTN Properti
         dengan digitalisasi proses KPR secara end to       Strategi pemasaran untuk pendanaan komersial
         end, baik untuk konsumen dan pengembang.           dilakukan dengan cara sebagai berikut:
    d. Membangun platform instant purchase sebagai          1. Business Ecosystem
         bagian BTN Properti.                                   Mengakuisisi ekosistem nasabah institusi baik yang
    e. Mengembangkan skema KPR Rent to Own                      telah memiliki perjanjian kerjasama maupun yang
         sebagai skema KPR yang affordable dan                  baru menjadi nasabah untuk dapat meningkatkan
         equitable, yang menyasar generasi milenial.            produk holding, volume funding, fee based income,
2. Peningkatan Kredit High Yield Margin                         dan lending. Produk holding yang ditawarkan yaitu
    a. Meningkatkan kredit high yield (KRING, KAR)              Cash Management System (CMS), virtual account
         beyond mortgage melalui program up-selling             debit, trade, payroll, loan, dan lain-lain.
         dan cross selling kepada nasabah captive,          2. Intensif dan Agresif Akuisisi Nasabah Middle and
         kawasan perkantoran dan industri.                      Large Institution
    b. Program upselling dan cross selling produk non           Senantiasa intensif serta agresif dalam mengakuisisi
         subsidi kepada nasabah KPR Subsidi yang sudah          nasabah middle and large institution dengan
         atau hampir lunas melalui kapabilitas analytics        melakukan acara gathering asosiasi dan canvasing.
         dan program upselling.                             3. Merancang dan Melaksanakan Program Reward
    c. Pre approved pinjaman atau kredit kepada                 Dalam rangka mengapresiasi kinerja Unit kerja
         debitur eksisting yang memenuhi kriteria melalui       (dalam hal ini Kantor Pusat, Kantor Wilayah, Kantor
         Telesales dan BTN Kita (digital-mobile app             Cabang) dan meningkatkan Number of Account
         based).                                                (NOA) dan Volume of Account (VOA) segmen
    d. Penyaluran kredit konsumtif melalui skema                komersial maka disediakan reward program
         channeling dengan mitra P2P Lending yang               khusus diantaranya yaitu program referral
         berbasis Digital-Aplikasi milik mitra.                 nasabah lembaga, penurunan cost of fund, star
    e. Penyaluran kredit melalui skema joint finance            trek (pertumbuhan volume funding), primadana
         yang berfokus kepada kemitraan dengan Bank             (program referral nasabah prioritas), midsize goes
         Daerah (BPD) serta memposisikan BTN sebagai            to overseas (Asia dan Eropa), kolaborasi antar divisi,
         Mitra Bisnis Bank Daerah (BPD).                        dan program reward untuk nasabah khusus produk
                                                                giro seperti pembebasan biaya transaksi, cek/Bilyet
                                                                Giro (BG), dan sebagainya.




                                                                       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk     251
Page 254
                        Analisis dan Pembahasan
                        Manajemen Atas Kinerja Perseroan




4. Diversifikasi Nasabah Large and Middle Institution      5. Tabungan Bisnis Mikro
   Akuisisi nasabah baru pada segmen large and                Tabungan Bisnis Mikro adalah produk perbankan
   middle institution dengan fokus untuk semua                yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan
   segmen baik BUMN Group, private corporation,               keuangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah
   education dan government di seluruh regional.              (UMKM) serta pelaku usaha merchant. Produk
5. Ekstra Effort dalam Mencari Potensi Pendanaan              ini menawarkan berbagai kemudahan dalam
   Institusi yang Stabil                                      pengelolaan keuangan bisnis, di antaranya
   Mencari potensi pendanaan institusi yang termasuk          penyediaan fasilitas sistem pembayaran digital
   ke dalam kategori dana stabil seperti dana                 seperti Quick Response Code Indonesian Standard
   Abandonment and Site Restoration (ASR) dan dana            (QRIS) dan Electronic Data Capture (EDC).
   tambang.
6. Reakuisisi Nasabah Lembaga                              Strategi Pemasaran SME Banking
   Melakukan reakuisisi nasabah lembaga eksisting
   yang memiliki sumber dana besar dan berpotensi          Strategi pemasaran tahun 2024 untuk produk SME
   untuk meningkatkan posisi dananya di BTN.               Banking diuraikan sebagai berikut:
                                                           1. Peningkatan Penyaluran High Yield Loan (Eagle
Strategi Pemasaran Ritel Funding                               Project)
                                                               a. Pembentukan Mitra Unit UMKM pada Kantor
Strategi pemasaran tahun 2024 untuk produk DPK Ritel              Cabang Pembantu (KCP) untuk penyaluran
diuraikan sebagai berikut:                                        Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit SME Mikro.
1. BTN Prospera                                                b. Peningkatan realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR)
    BTN Prospera adalah solusi layanan bagi nasabah               melalui direct selling KUR pada debitur KPR dan
    untuk memenuhi berbagai kebutuhan perbankan                   kredit konsumer lainnya.
    dan gaya hidup, sehingga BTN Prospera akan                 c. Segmenting penjualan Kredit Usaha Rakyat (KUR)
    menjadi rekan perbankan yang mendampingi                      dan Kredit KUMK kepada ekosistem atau komunitas
    nasabah dalam perjalanan meraih kesuksesannya.                sesuai potensi wilayah melalui BPI SME.
    Layanan ini berfokus pada nasabah dengan Asset         2. Mengembangkan Sistem UMKM Digital
    Under Management (AUM) Rp100 juta sampai                   a. Pemberian kredit UMKM secara end to end
    dengan Rp500 juta                                             melalui proses digitalisasi menggunakan mobile
2. Dormant Activation                                             app dan web app (Aplikasi BTN LAKU).
    Program khusus yang ditujukan kepada nasabah           3. Perbaikan Proses Bisnis dan Kualitas SDM
    untuk     mengajak    kembali    nasabah-nasabah           a. Pengembangan kebijakan dan prosedur produk
    yang memiliki rekening pasif agar mau kembali                 kredit UMKM.
    bertransaksi dan mempergunakan produk dan                  b. Pendidikan SME dan Credit Program Sales
    layanan BTN.                                                  dengan metode in house training dan e-learning.
3. Penetrasi Bisnis Payroll pada Nasabah Korporasi BTN         c. Peningkatan performance Kredit SME melalui
    Meningkatkan penetrasi bisnis payroll dengan                  Program SME of The Year, Program Reward SME
    memberikan penawaran spesial bagi nasabah                     dan SME Gathering.
    korporasi BTN, sehingga nasabah korporasi beserta          d. Efektivitas strategi dan program kerja melalui
    dengan karyawannya dapat menikmati produk dan                 coaching SME & Credit Program Unit (SCPU)
    jasa layanan yang dimiliki BTN.                               Head, SME and Credit Program Sales.
4. Bale Poin                                                   e. Optimalisasi Tenaga Alih Daya (TAD) SME di
    Bale poin adalah program loyalitas nasabah dengan             Kantor Cabang.
    hadiah poin reward, nasabah akan mendapatkan
    poin reward setiap kali melakukan transaksi atau       Strategi Pemasaran Layanan BTN Prioritas
    aktivitas tertentu seperti menabung, berinvestasi,
    atau menggunakan layanan bank lainnya. Poin-           Layanan BTN Prioritas merupakan layanan istimewa
    poin yang terkumpul tersebut kemudian dapat            yang diperuntukan khusus bagi nasabah BTN Prioritas.
    ditukarkan dengan berbagai macam hadiah                Karena target pasar yang spesifik, sehingga aktivitas
    atau keuntungan, seperti diskon, barang, voucher,      pemasaran lebih banyak bersifat Below The Line (BTL),
    atau layanan khusus. Program ini bertujuan untuk       melalui direct communication ke nasabah. Dimulai
    meningkatkan kepuasan nasabah, mendorong               sejak pertama kali nasabah bergabung BTN Prioritas,
    penggunaan produk dan layanan bank secara lebih        nasabah akan menerima welcome greeting. Nasabah
    aktif, serta memperkuat hubungan jangka panjang        juga akan mendapatkan update tentang promo BTN
    antara bank dan nasabah.                               Prioritas serta program-program berjalan yang menarik
                                                           melalui sms blast yang dikirim secara taktikal ataupun
                                                           secara regular melalui Priority Booklet.



252     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 255
                                                                                                    Laporan
                                                                                               Tahunan 2024




Meskipun begitu, strategi pemasaran yang bersifat            Strategi Pemasaran Layanan Digital
Above The Line (ATL) tetap dilakukan, karena BTN Prioritas
tetap membutuhkan exposure untuk lebih dikenal               Dalam meningkatkan jangkauan layanan digital, BTN
secara brand, mengingat Top of Mind BTN masih terkait        menyusun beberapa langkah strategi pemasaran
dengan KPR. Aktivitas yang dilakukan diantaranya iklan       sebagai berikut:
di Television Commercial (TVC), iklan di bioskop, dan        1. Pengembangan Layanan Digital
event-event di public places, dan eksibisi kerjasama            Untuk        meningkatkan       kepuasan        nasabah,
dengan partner.                                                 Perseroan senantiasa mengembangkan produk
                                                                dan fitur layanan digital yang berorientasi pada
Selain strategi pemasaran yang bersifat BTL maupun ATL,         kebutuhan perbankan nasabah. Perseroan telah
pemasaran BTN Prioritas memanfaatkan PLUS by BTN                mengembangkan berbagai platform digital mulai
Prioritas sebagai engine marketing untuk meningkatkan           dari Superapps balé by BTN, balé bisnis, BTN Properti,
loyalty nasabah BTN Prioritas. Saat ini sudah                   BTN Smart Residence, EDC Acquiring, QRIS, API
dikembangkan PLUS Acquisition sebagai tools marketing           Management, Branchless Banking hingga layanan
untuk alternatif bagi sales team dalam menawarkan               yang mendukung keamanan transaksi nasabah
program-program dengan berbagai macam benefit                   seperti SMS Notifikasi, login biometric, OLOB eKYC
dan/atau hadiah menarik bagi nasabah BTN Prioritas,             dan lain-lain. Berbagai platform tersebut telah
yang sebelumnya penawaran dilakukan secara                      dirancang sedemikian rupa agar nasabah dapat
langsung oleh Relationship Manager BTN Prioritas. PLUS          melakukan transaksi perbankan dimanapun dan
Acquisition dalam strategi pemasaran merupakan pull             kapanpun sesuai dengan kebutuhan, sehingga rasa
factor yang berfungsi untuk menciptakan kebutuhan               engagement nasabah dengan BTN semakin kuat
bagi nasabah BTN Prioritas.                                     dan bersinergi.
                                                             2. Penguatan Digital Mortgage Ecosystem
Di tahun 2024, BTN Prioritas juga menjadi sponsor utama         Perseroan sebagai bank yang fokus di bidang
Indonesia Fashion Week 2024 yang diadakan di bulan              perumahan,        memiliki    peran    sentral     dalam
Maret 2024 sehingga eksposur dari brand BTN Prioritas           membentuk ekosistem digital mortgage. Atas
lebih meningkat karena kolaborasi dengan dan para               dasar tersebut maka dalam setiap pengembangan
designer di dalamnya.                                           layanan       selalu   mengedepankan           kerjasama
                                                                strategis dengan mitra yang tergabung dalam
Strategi Pemasaran Produk Transaction                           ekosistem perumahan mulai dari hulu sampai
Banking                                                         dengan hilir melalui berbagai produk dan layanan
                                                                digital seperti BTN Properti, BTN Properti for Developer,
Uraian strategi pemasaran untuk produk transaction              E-Mitra, hingga aplikasi BTN Smart Residence. Selain
banking sepanjang tahun 2024 antara lain adalah                 pengembangan aplikasi tersebut, BTN secara
sebagai berikut:                                                rutin menyelenggarakan BTN Property Expo baik
1. Meningkatkan kolaborasi dengan segmen corporate              secara offline maupun online untuk mengakomodir
   dan commercial untuk peningkatan transaksi                   kebutuhan masyarakat dalam mendapatkan rumah
   melalui akuisisi cash management dan peningkatan             melalui KPR BTN.
   aktivasi user aktif cash management dengan tujuan         3. Peningkatan Akuisisi User dan Active Rate
   peningkatan average balance nasabah.                         Transaction Melalui Direct Sales
2. Optimalisasi peningkatan revenue BTN melalui                 Dalam rangka akuisisi layanan digital dan untuk
   peningkatan volume transaksi trade finance dan               meningkatkan active rate transaction dari layanan
   bank garansi dan peningkatan performance bank                digital, beberapa strategi yang sudah kami jalankan
   garansi melalui peluncuran aplikasi penerbitan               di tahun 2024 adalah sebagai berikut:
   bank garansi (e-Guarantee).                                  a. Hero Campaign Balé
3. Memperdalam kerja sama dengan nasabah                            • balé Be Free
   anchor lembaga dengan mendorong penggunaan                            Program free biaya admin bagi nasabah
   layanan transaksi seperti BTN Primo Account, cash                     yang bertransaksi finansial untuk fitur-
   management dan e-Guarantee.                                           fitur unggulan seperti transfer BIFAST, top
4. Optimalisasi peran transaction banking sales dan                      up ewallet, pembelian token PLN, serta
   wholesale implementor baik di Kantor Pusat maupun                     pembayaran telco provider.
   di Kantor Wilayah untuk mengeksekusi layanan                     • balé Unlock Your World
   banking dan after sales services.                                     Program yang memberikan benefit cashback
                                                                         bagi nasabah BTN yang bertransaksi di luar
                                                                         negeri serta berkesempatan untuk free trip ke
                                                                         Sydney, Australia bagi nasabah top spender.




                                                                        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk      253
Page 256
                          Analisis dan Pembahasan
                          Manajemen Atas Kinerja Perseroan




      •balé 3S (Santap, Santai, Sehat)                           berjalan. Nominal insentif sebesar Rp15 ribu/
       Diskon 15% dengan maksimal diskon hingga                  pegawai aktivasi balé by BTN, dengan reward
       Rp30 ribu bagi nasabah BTN untuk setiap                   maksimal sebesar Rp3 juta/instansi.
       pembelian di berbagai merchant anchor                 •   Insentif Agen untuk Akuisisi balé by BTN
       serta local champion yang bekerja sama                    Insentif diberikan kepada agen yang berhasil
       dengan BTN.                                               mengajak minimal 4 (empat) nasabah/
 b. Program Akuisisi dan Transaksi balé by BTN                   bulan/agen untuk aktivasi balé by BTN.
    • Program Terbang Bersama balé by BTN                        Nominal insentif sebesar Rp15 ribu/nasabah
       (Internal Program)                                        aktivasi balé by BTN dengan reward maksimal
       Program reward paket travelling dan voucher               Rp2 juta/agen/bulan.
       kepada kantor cabang yang berhasil                    •   Akuisisi balé by BTN untuk Universitas
       mencapai target Akuisisi Mobile Banking                   Terbuka
       (balé by BTN) sebesar 100% dan target                     Reward uang tunai Rp35 ribu bagi nasabah.
       ketersambungan balé by BTN minimum                        Claim      reward untuk personal dapat
       sebesar 90% (berlaku target untuk kedua                   melengkapi bukti aktivasi balé by BTN di
       poin tersebut).                                           dalam link bit.ly/buktiaktivasiBTNMobileUT.
    • Reward Buka Tabungan Online                            •   Program regular untuk meningkatkan
       Reward saldo tabungan hingga Rp35                         transaksi dan brand awareness terhadap
       ribu kepada nasabah yang melakukan                        fitur di balé by BTN
       pembukaan        rekening   online,  aktivasi         •   Event offline
       Bale by BTN, dan registrasi SMS Notifikasi,               Event secara offline yang telah diselenggarakan
       serta melakukan transaksi recurring pada                  pada beberapa wilayah dan secara nasional.
       menu Transaksi BulananKu. Nasabah yang                    Untuk nasional telah dilaksanakan di beberapa
       melakukan pembukaan rekening dan tidak                    mall, event dan foodcourt perkantoran di
       melakukan transaksi finansial memperoleh                  wilayah Jakarta. Adapun program promonya
       saldo tabungan sebesar Rp15 ribu, sedangkan               adalah sebagai berikut:
       nasabah yang melakukan pendaftaran dan                    - Mall
       pembayaran pada menu Transaksi BulananKu                      Open booth di berbagai mall di Jakarta
       minimum 3 (tiga) kali memperoleh saldo                        dan wilayah lainnya.
       tabungan sebesar Rp35 ribu.                               - Event
    • Program Reward New User balé by BTN                            Kerja sama dengan promotor atau
       Nasabah melakukan pembukaan rekening                          penyelenggara acara lainnya, untuk
       dan tidak melakukan transaksi finansial                       melakukan kerja sama dengan balé by
       memperoleh saldo tabungan sebesar Rp10 ribu,                  BTN dengan metode sponsorship seperti
       sedangkan nasabah melakukan pendaftaran                       BTN Jakarta International Marathon
       dan pembayaran pada menu Transaksi                            (Jakim), Suara Prambanan, dan lain-
       BulananKu minimum 3 (tiga) kali memperoleh                    lain.
       saldo tabungan sebesar Rp25 ribu.                         - Foodcourt
    • Member Get Member balé by BTN                                  Promosi berupa membayar makan
       Program reward berupa iKupon Indomaret                        siang nasabah dengan balé by BTN.
       yang dapat ditukarkan dengan produk                           Nasabah yang melakukan registrasi dan
       Gulaku 1 kilo gram/Bimoli 1 liter/Luwak                       aktivasi balé by BTN di event offline akan
       White Coffee untuk nasabah yang berhasil                      mendapatkan voucher makan siang di
       mengajak teman melakukan aktivasi Bale by                     tempat tersebut.
       BTN dan registrasi SMS Notifikasi.                    •   Melakukan branding balé by BTN di seluruh
    • Program Reward Ekosistem Pendidikan                        Kantor Cabang dan Kantor Wilayah BTN.
       Reward senilai Rp20 ribu untuk nasabah                    Contohnya adalah melakukan branding BTN
       dari ekosistem pendidikan yang melakukan                  Mobile di gedung kantor dan mobil dinas
       pembukaan rekening.                                       kantor, serta beberapa fasilitas umum yang
    • Akuisisi balé by BTN Pegawai Payroll                       bekerja sama dengan instansi pengelola di
       Reward saldo tabungan senilai Rp20                        kota besar.
       ribu untuk pegawai instansi payroll yang              •   Melakukan Kegiatan Aktivasi Melalui Sosial
       melakukan aktivasi balé by BTN.                           Media
    • Insentif Bendahara Instansi (Payroll)                      Melakukan campaign hashtag, menciptakan
       Insentif diberikan kepada bendahara instansi              challenge di media sosial (seperti Tiktok),
       sesuai dengan jumlah pegawai yang                         melakukan kolaborasi dengan influencer
       melakukan akuisisi balé by BTN pada bulan                 baik mikro, makro, dan medium.



254       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 257
                                                                                       Laporan
                                                                                  Tahunan 2024




c. Program Akuisisi dan Transaksi Merchant (EDC             minimal insentif yang diberikan Rp400 ribu
   dan QRIS)                                                maksimal Rp1 juta
   • Program       SEMARAC      (Serbu    Merchant       • Program Merayu
      Acquiring) (Internal Program)                         Reward program berupa bonus cashback
      Setiap outlet (KC/KCP) memiliki target                Rp50 ribu per bulan setiap peningkatan dana
      akuisisi minimal 2 (dua) merchant (EDC/               Rp50 juta dan berlaku kelipatan.
      QRIS) setiap minggu sampai dengan 31               • Program Sakti Cashback
      Desember 2024. Setiap outlet (KC/KCP)                 Reward kepada Agen yang memiliki VoA
      wajib menjaga kualitas merchant di kategori           Agen > Rp25 juta dan berada di K1 atau K2
      kuadran A, B, dan C minimal sebanyak 2                akan mendapatkan cashback biaya admin
      x laporan berjalan, sehingga target akan              untuk semua jenis fitur transaksi.
      bertambah sesuai dengan laporan berjalan.       e. Program Digital Mortgage Ecosystem
      Program ini bertujuan untuk meningkatkan           • Program New Member Smart Residence
      kualitas merchant yang telah diakuisisi serta         Reward berupa saldo gopay hingga sebesar
      pertumbuhan saldo rekening merchant.                  Rp20 ribu untuk pengguna baru pada aplikasi
   • Insentif Kasir Merchant EDC dan QRIS BTN               BTN Smart Residence.
      Loyalty program untuk kasir merchant dengan        • Program Home Service BTN Diskon
      transaksi EDC atau QRIS yang mencapai sales           Reward diberikan kepada seluruh pengguna
      volume dan transaksi tertentu.                        yang telah melakukan pemesanan pada fitur
   • Reward Merchant EDC dan QRIS BTN                       home service (lifestyle) dan jasa profesional
      Loyalty program untuk merchant atas                   tukang ledeng baik untuk layanan antara lain
      pencapaian transaksi EDC atau QRIS yang               sebagai berikut:
      mencapai sales volume dan transaksi                   - balé by BTN (daily cleaning, service AC,
      tertentu.                                                 massage dan tukang ledeng).
d. Program Akuisisi dan Transaksi Agen BTN                  - BTN Properti (sedot tungau, cuci sofa,
   (Branchless Banking)                                         daily cleaning, massage, service AC,
   • Program Kagetan! 1.0                                       service mesin cuci, dan tukang ledeng).
      Reward saldo tabungan senilai Rp20                    - BTN Smart Residence (sedot tungau, cuci
      ribu untuk pegawai instansi payroll yang                  sofa, daily cleaning, massage, service AC,
      melakukan aktivasi balé by BTN.                           service mesin cuci, dan tukang ledeng).
   • Program Inspira                                     • Program Easy in Smart Residence (Cashback
      Reward      kepada     naradamping       atas         25% Hingga Rp25 ribu)
      pengelolaan agen. 45% agen kelolaan pada              Pemberian cashback sebesar 25% maksimal
      K123 dengan minimal 25 agen kelolaan. Lebih           sebesar Rp25 ribu khusus untuk pembayaran
      dari 50% pencapaian akuisisi agen dari total          tagihan via aplikasi BTN Smart Residence.
      target tahun 2024.                                 • Program Easy in Smart Residence (Insentif
   • Program Sakti Ramadhan                                 Pengelola)
      Reward berupa paket sembako kepada agen               Reward akan diberikan kepada Pengelola
      (minimal 200 transaksi) dan nasabah (5                BTN Smart Residence yang telah terdaftar
      transaksi) pada periode Maret 2024.                   pada aplikasi Smart Residence dan telah
   • Program Vaganza Rekening                               melakukan transaksi minimal 50 transaksi.
      Pemberian reward Rp5 ribu kepada agen jika            Reward berupa saldo giro dengan nominal
      berhasil mereferralkan minimal 4 (empat)              Rp500 ribu sejak pengelola menjadi bagian
      rekening.                                             pada BTN Smart Residence.
   • Program Bersinar                                    • Program Fitur Oke Banyak Reward (BTN
      Reward berupa trip liburan kepada Agen dan            Properti for Developer)
      FSUH/SBH Juara 1 dan 2 per RO dan Insentif            Reward diberikan kepada admin developer
      kepada Juara 3,4,5 kepada Agen yang                   yang telah mengoptimalkan fitur booking
      bertransaksi terbanyak sesuai kriteria.               fee, uang muka (DP), cash keras dan
   • Program Vaganza Nasabah                                bertahap melalui BTN Properti sesuai dengan
      Racing VoA agenbtn untuk periode semester             ketentuan yang telah ditentukan.
      1. Terdapat 30 hadiah dengan total Rp30 juta.      • Program Ajukan KPR Online Gratis 4D Tour
   • Program Kagetan! 2.0                                   Service (BTN Properti for Developer)
      Reward     kepada     PIC    agen/SBH    dan          Reward diberikan kepada developer yang
      Naradamping yang berhasil mengakuisisi                telah mengoptimalkan fitur pengajuan
      minimal 4 (empat) agen sampai dengan                  online melalui BTN Properti sesuai dengan
      akhir Mei 2024 senilai Rp100 ribu dengan              ketentuan yang telah ditentukan.



                                                            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   255
Page 258
                                 Analisis dan Pembahasan
                                 Manajemen Atas Kinerja Perseroan




              -   Reward berupa layaran 4D Tour Service                                   •      Program Reconnect with BTN Properti
                  secara gratis diberikan kepada developer                                       Reward diberikan kepada admin pada 20
                  subsidi yang mengajukan aplikasi kredit                                        developer pilihan yang telah mengajukan
                  online melalui BTN Properti for Developer                                      pengajuan aplikasi melalui BTN Properti for
                  dengan minimum 100 Aplikasi/bulan                                              Developer sesuai ketentuan.
                  dengan approval rate minimum 70% dari                                   •      Program Debitur Akad
                  total pengajuan.                                                               Reward Rp500 ribu bagi debitur BTN Properti
              -   Reward berupa layanan 4D Tour Service                                          yang akad kredit pada periode program
                  secara gratis diberikan kepada developer                                       akan mendapatkan cashback ke rekening
                  non subsidi yang mengajukan aplikasi kredit                                    tabungan.
                  online melalui BTN Properti for Developer                               •      Program Sewa Properti
                  dengan minimum jumlah limit plafon/bulan                                       Reward cashback saldo gopay 25% maksimal
                  adalah Rp1 miliar dengan approval rate                                         Rp500 ribu bagi pengguna yang mengajukan
                  minimum 70% dari total pengajuan.                                              sewa properti selama periode program.



Pangsa Pasar

Informasi mengenai pangsa pasar BTN dibandingkan dengan industri perbankan disajikan sebagai berikut.


Tabel Pangsa Pasar BTN dibandingkan dengan Industri Perbankan Indonesia                                                     (dalam triliun Rupiah)



                                                                                                             November         November
             Uraian                                             Keterangan
                                                                                                               2024             2023

 Aset                                Industri Perbankan                                                        12.334              11.428

                                     BTN                                                                         449                 423

                                     Pangsa Pasar BTN (%)                                                       3,64%              3,71%

 Dana Pihak Ketiga                   Industri Perbankan                                                         8.836               8.216

                                     BTN                                                                          366                330

                                     Pangsa Pasar BTN (%)                                                       4,14%              4,02%

 Kredit                              Industri Perbankan                                                          7.717             6.966

                                     BTN                                                                          355                328

                                     Pangsa Pasar BTN (%)                                                       4,61%              4,71%

Sumber: Statistik Perbankan Indonesia Otoritas Jasa Keuangan (SPI OJK), Data Internal, diolah.



Aset Perseroan tumbuh sebesar 6,11% secara yoy, dan                              Pangsa Pasar KPR
total aset industri perbankan tumbuh sebesar 7,93%
yoy. Sepanjang tahun 2024, Perseroan fokus dalam                                 Sebagai Provider KPR terbesar di Indonesia, hingga
perbaikan kualitas bisnis dan pelaksanaan tranformasi                            bulan Desember 2024, Perseroan memiliki market
digital, sehingga sampai dengan November 2024,                                   share sebesar 38% dengan total outstanding KPR Rp288
pangsa pasar aset Perseroan adalah sebesar 3,64%.                                triliun. Kompetitor utama pada bisnis KPR di Indonesia
Dana Pihak Ketiga (DPK) Perseroan tumbuh sebesar                                 adalah Bank BCA dengan outstanding Rp135 triliun,
10,88% yoy, menjadi Rp366 triliun hingga November 2024,                          dan diikuti oleh Mandiri dengan outstanding kredit
lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan DPK Industri                               mencapai Rp68 triliun. Sebagai bank yang berfokus
perbankan yang tumbuh 7,54% yoy. Hal ini membuat                                 pada pembiayaan KPR, baik KPR Subsidi maupun Non
pangsa pasar DPK Perseroan naik sebesar 12 bps                                   Subsidi, Perseroan memiliki pangsa pasar yang besar
menjadi 4,14% pada November 2024 dari sebelumnya                                 dalam penyaluran kredit perumahan di Indonesia. Bank
4,02% pada November 2023. Kredit dan pembiayaan                                  Perseroan merupakan kontributor utama pada agenda
Perseroan tumbuh 8,40% yoy, menjadi Rp355 triliun                                Program Sejuta Rumah dari Pemerintah Indonesia
hingga November 2024, dimana pertumbuhan kredit                                  melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan
perbankan mencapai 10,79% yoy, sehingga sampai                                   Rakyat dan BP Tapera pada Pemerintahan Presiden
dengan November 2024, pangsa pasar kredit Perseroan                              Joko Widodo, Perseroan telah menyalurkan lebih dari
menjadi 4,61%.                                                                   2 (dua) juta rumah sejak tahun 2015-Oktober 2024,



256         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 259
                                                                                                                          Laporan
                                                                                                                     Tahunan 2024




dan dipercaya mendapatkan porsi terbesar dalam                              KPR Subsidi mencapai 82% sementara pangsa
penyaluran pembiayaan KPR Subsidi. Pada 31 Desember                         pasar Perseroan pada keseluruhan pembiayaan KPR
2024, pangsa pasar Perseroan pada sektor pembiayaan                         mencapai 38%.



     Pangsa Pasar KPR Desember 2024

      Keterangan
          Bank Lain

          BTN                                                                                                                       18,00%


                                                            38,00%
         62,00%
                                                                                   82,00%




                                    TOTAL KPR                                                            TOTAL KPR SUBSIDI

Sumber: Corporate Presentation masing-masing Bank, Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia I.15 dan BTN, Desember 2024.




Penanganan Pengaduan Nasabah

Perseroan     memiliki mekanisme       penyampaian                          Tugas utama unit ini adalah membantu dalam
pengaduan apabila nasabah mengalami kendala                                 menyelesaikan complaint nasabah secara tuntas
dalam bertransaksi, keluhan maupun pengaduan                                sehingga menjadi solusi bagi nasabah terhadap
lainnya. Perseroan membentuk unit kerja yang khusus                         permasalahan yang dihadapi, melakukan monitoring
membantu hal tersebut, yaitu Customer Protection                            terhadap complaint yang masuk sehingga dapat
and Complaint Handling Management (CPCHM) untuk                             diselesaikan dengan baik, serta menyelesaikan
dapat memberikan layanan terbaik sehingga mampu                             seluruh pengaduan nasabah sesuai dengan Service
meningkatkan kualitas layanan serta kepuasan                                Level Agreement (SLA) yang telah ditetapkan dan
nasabah terhadap BTN.                                                       memastikan semua pengaduan ditindaklanjuti.



Alur Pengaduan
Berikut alur penanganan pengaduan nasabah di BTN


                Nasabah menyampaikan            BTN menerima dan mencatat             Jika nasabah sepakat dengan
                aduan melalui kanal yang        serta memberikan nomor tiket             hasil penyelesaian, maka
                  disediakan oleh BTN.             aduan kepada nasabah.              pengaduan dianggap selesai.

           Nasabah Menyampaikan                   Nasabah Mendapatkan                  Proses Pengaduan Selesai
                   Aduan                              Nomor Aduan                              Ditangani

                           1                                   3                                     5




                                            2                                     4                                        6


                                Verifikasi Data Nasabah              Proses Tindak Lanjut oleh            Nasabah Tidak Puas dan
                                                                               BTN                         Melanjutkan LAPS SJK
                                                                      BTN akan menindaklanjuti            Nasabah yang tidak sepakat
                                 BTN melakukan verifikasi
                                                                      dan menyelesaikan aduan              dengan hasil penyelesaian
                               data nasabah sesuai dengan
                                                                     nasabah sesuai waktu yang             dapat melanjutkan proses
                                prosedur yang ditetapkan.
                                                                             ditetapkan.                           LAPS SJK.




                                                                                          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk         257
Page 260
                                    Analisis dan Pembahasan
                                    Manajemen Atas Kinerja Perseroan




Berikut informasi data pengaduan nasabah periode Januari sampai dengan Desember 2022-2024 sebagai berikut:


Tabel Rincian Pengaduan Nasabah Berdasarkan Kategori

                                                                                                                Tahun 2024

            Kategori Pengaduan                              Selesai                       Dalam Proses                     Tidak Selesai
                                                                                                                                                    Jumlah Pengaduan
                                                  Jumlah                 %            Jumlah                %            Jumlah         %

 Penghimpunan Dana                                        655           61,56%             409             38,44%          -           0,00%                1.064
 Penyaluran Dana                                          330           71,58%                 131         28,42%          -           0,00%                    461
 Produk Kerjasama                                           12         100,00%                     3       25,00%          -           0,00%                      12
 Produk Lain                                               819          65,10%             439             34,90%          -           0,00%                1.258
 Sistem Pembayaran                                  89.965              99,74%                 234          0,26%          -           0,00%               90.199
 Total                                                91.781           98,70%              1.216            1,31%          -           0,00%              92.994



                                                                                                                Tahun 2023

            Kategori Pengaduan                              Selesai                       Dalam Proses                     Tidak Selesai
                                                                                                                                                    Jumlah Pengaduan
                                                  Jumlah                 %            Jumlah                %            Jumlah         %

 Penghimpunan Dana                                         318         100,00%                 0           0,00%           -           0,00%                      318
 Penyaluran Dana                                          206           99,04%                 2           0,96%           -           0,00%                     208
 Produk Kerjasama                                           8          100,00%                 0           0,00%           -           0,00%                           8
 Produk Lain                                              706           86,95%            106              13,05%          -           0,00%                      812
 Sistem Pembayaran                                    61.261           100,00%                 0           0,00%           -           0,00%                    61.261
 Total                                              62.499             99,83%             108               0,17%          -           0,00%                62.607



                                                                                                                Tahun 2022

            Kategori Pengaduan                              Selesai                       Dalam Proses                     Tidak Selesai
                                                                                                                                                    Jumlah Pengaduan
                                                  Jumlah                 %            Jumlah                %            Jumlah         %

 Penghimpunan Dana                                         94          100,00%             -               0,00%           -           0,00%                      94
 Penyaluran Dana                                          184          100,00%             -               0,00%           -           0,00%                     184
 Produk Kerjasama                                           5          100,00%             -               0,00%           -           0,00%                       5
 Produk Lain                                              444          100,00%             -               0,00%           -           0,00%                    444
 Sistem Pembayaran                                  51.804             100,00%             -               0,00%           -           0,00%                51.804
 Total                                              52.531             100,00%             -               0,00%           -           0,00%                52.531



Tabel Inbound Call Contact Center Tahun 2024

 Inbound                                                                              2024
                                                                                                                                                                           Total
 Channel Januari Februari Maret April                      Mei        Juni     Juli       Agustus September Oktober November Desember

BTN Call        36.307    28.315      32.623    29.249     27.251 24.720 30.800            29.485             26.011       30.925        28.619       28.798               353.103

Email            18.656   15.465       19.216 26.544 21.078 17.959 22.940                  22.831            23.509        23.786       23.384        29.045               264.413

Instagram         7.243   13.865       15.774   10.459      9.167     7.254    7.800           7.457         23.509         10.722          9.501      11.288               118.137

Whats App        4.846     5.221        6.740    6.930     5.709      4.516    5.476           5.507          5.000            5.818        5.914      6.549               68.226

Facebook          1.970     7.112       9.219    1.987     5.396       1.881   2.630           2.814            7.287          7.337     6.669         9.738               64.040

Twitter          3.642     3.475       4.038     4.632     5.244      3.410    2.837           4.015          2.693            3.944     2.893         3.692                44.515

Playstore          709     1.228        1.657     1.361     1.091      945       465               339           1.011         2.339     3.048         3.838                18.031

Live Chat           517      517          571     430        548       746       693               339          1.288          1.503        1.217       1.276               10.565

YouTube             69        81         229        121          70      31      66                34               34           59            36         56                  886

App Store           88       45           37        53           15      33       32                   -             -             -         126           8                  437

lapor.go.id          13        2           3         2            2       4           2                2            5             9             2          -                    46

Helpdesk IB          4         -           5         5            1       -           -                -             -             -            -          -                    15
dan I-CASH

Total           74.064    75.326       90.112   81.773 75.572 61.499 73.741                73.743           74.445         86.442       81.409        94.288           942.414




258           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 261
                                                                                                        Laporan
                                                                                                   Tahunan 2024




Perseroan memperoleh Certificate ISO 9001:2015 perihal           perolehan Certificate ISO 9001:2015 perihal Pelindungan
Standar Mutu Layanan Contact Center sebagai bentuk               Pelanggan dan Manajamen Penanganan Pengaduan
validasi bahwa layanan contact center yang dimiliki              yang diterima Perseroan sebagai bentuk peningkatan
Perseroan telah terstandardisasi dan sebagai salah               mutu layanan untuk membangun proses bisnis yang
satu kanal untuk pengaduan nasabah. Selain itu,                  terstruktur dan terstandardisasi.



Berikut sertifikasi dan pencapaian prestasi yang telah diterima oleh Customer Experience Division selama periode
tahun 2024.
1. Penghargaan Dari Regulator
    Penghargaan dari Ombudsman RI Sebagai Himpunan Bank Negara (HIMBARA) paling Kooperatif dan Responsif
    dalam Mendorong Penyelesaian Pemenuhan Sertifikat KPR Debitur (Masyarakat).

          Tanggal                              Keterangan                                       Dokumentasi

    19 Desember 2024       BTN menerima penghargaan dari Ombudsman RI
                           sebagai Himpunan Bank Negara (HIMBARA) paling
                           Kooperatif & Responsif dalam Mendorong Penyelesaian
                           Pemenuhan Sertifikat KPR Debitur (Masyarakat).
                           Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh
                           Pimpinan/Anggota Ombudsman RI Bapak Yeka Hendra
                           Fatika dan diterima oleh Direktur Operations & Customer
                           Experience Bapak Hakim Putratama.



2. Sertifikasi ISO 9001 : 2015

          Tanggal                              Keterangan                                       Dokumentasi

    19 Desember 2024       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk melalui
                           Customer Experience Division (dhi. Contact Center
                           Department) telah berhasil mendapatkan dan menerima
                           Certificate ISO 9001:2015 perihal Standar Mutu Layanan
                           Contact Center. Sertifikasi tersebut sebagai bentuk
                           validasi bahwa layanan Contact Center yang dimiliki BTN
                           telah terstandardisasi. Dengan adanya sertifikasi dapat
                           menjadi pemicu peningkatan kualitas layanan yang
                           diberikan kepada nasabah BTN.




    27 Desember 2024       BTN menerima Certificate ISO 9001:2015 perihal
                           Perlindungan Pelanggan dan Manajemen Penanganan
                           Pengaduan yang diterima PT Bank Tabungan Negara
                           (Persero) Tbk. ISO tersebut sebagai bentuk peningkatan
                           mutu layanan untuk membangun proses bisnis yang
                           terstruktur dan terstandardisasi.




3. Pencapaian Kompetisi The Best Contact Center Indonesia 2024

          Tanggal                              Keterangan                                       Dokumentasi

    11 September 2024      BTN Call menerima penghargaan pada ajang
                           The Best Contact Center Indonesia 2024 (TBCCI 2024)
                           yang diselenggarakan oleh Indonesia Contact Center
                           Association (ICCA) periode Mei – September 2024
                           dengan perolehan:

                           • The Best Employee Engagement (Gold Medalist)
                           • The Best Business Contribution (Gold Medalist)
                           • The Best Technology Innovation (Gold Medalist)
                           • The Best Quality Assurance (Gold Medalist)
                           • The Best Manager (Silver Medalist)
                           • The Best Trainer Medium (Bronze Medalist)




                                                                              PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   259
Page 262
                               Analisis dan Pembahasan
                               Manajemen Atas Kinerja Perseroan




Tinjauan Operasi Per Segmen Usaha

Segmen usaha Perseroan berdasarkan jenis usaha                                pendapatan Perseroan. Sedangkan Segmen Syariah
mencakup 2 (dua) segmen utama, yaitu Segmen                                   yang dikembangkan oleh Unit Usaha Syariah (UUS)
Konvensional dan   Segmen     Syariah.  Segmen                                mengalami pertumbuhan di setiap tahunnya sejalan
Konvensional sebagai  segmen     bisnis  utama                                dengan berbagai upaya dan inisiatif Perseroan.
Perseroan memberikan kontribusi besar terhadap



Segmen Konvensional

Penjelasan dan Produktivitas Segmen Konvensional



                                                           SEGMEN KONVENSIONAL




                        PRODUK KONSUMER                                                           PRODUK KOMERSIAL




        PRODUK                                 PRODUK                                PRODUK                              PRODUK
  SIMPANAN KONSUMER                        KREDIT KONSUMER                     SIMPANAN KOMERSIAL                    KREDIT KOMERSIAL




                   DEPOSITO                                                                         DEPOSITO
  TABUNGAN                           GIRO           KREDIT           KREDIT NON        GIRO                          KREDIT       KREDIT NON
                  BERJANGKA                                                                        BERJANGKA
  KONSUMER                       PERORANGAN       PERUMAHAN          PERUMAHAN       KOMERSIAL                     PERUMAHAN      PERUMAHAN
                   BTN RITEL                                                                        LEMBAGA




Sekilas tentang kinerja dari Segmen Konvensional dapat dilihat pada tabel sebagai berikut.



    Grafik Kinerja Segmen Konvensional (dalam triliun Rupiah)

                                                                                                      JUMLAH NILAI PRODUK SEGMEN
             PRODUK KONSUMER                                PRODUK KOMERSIAL
                                                                                                            KONVENSIONAL
                                                                                                                                        303,07
   80,00                                          300,00                                            300,00
                                                                                         264,79                                286,66
    70,00
                               63,77 67,43        250,00                        243,69              250,00
   60,00
                                                  200,00                                            200,00
   50,00
               42,45
                       40,21
   40,00                                          150,00                                            150,00
                                                                                                               106,22 107,64
    30,00
                                                  100,00                                            100,00
    20,00
                                                   50,00     42,96                                   50,00
    10,00                                                             38,28

     0,00                                           0,00                                              0,00

                                                                                                                 Jumlah           Jumlah
                 Kredit         Simpanan                       Kredit             Simpanan
                                                                                                               Nilai Produk     Nilai Produk
               Konsumer         Konsumer                     Komersial            Komersial
                                                                                                                Konsumer         Komersial



                                                                  2023                2024




260         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 263
                                                                                                 Laporan
                                                                                            Tahunan 2024




Produk Konsumer

Penyaluran produk BTN pada Produk Konsumer terbagi menjadi 2 (dua), yaitu Produk Kredit Konsumer dan Produk
Simpanan Konsumer. Jumlah nilai Produk Konsumer tahun 2024 sebesar Rp108,09 triliun, meningkat 1,76% dibandingkan
dengan tahun 2023 yang sebesar Rp106,90 triliun. Peningkatan tersebut disebabkan oleh peningkatan dana simpanan
Tabungan Konsumer maupun Deposito Berjangka Konsumer pada tahun 2024.


Tabel Nilai Produk Konsumer                                                                        (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                      Kenaikan/Penurunan
                 Produk Konsumer                   2024             2023
                                                                                   Nominal                    %

 Produk Kredit Konsumer                          40.660.578       42.450.499         1.789.923              (4,22%)

 Produk Simpanan Konsumer                        67.432.408        63.770.218        3.662.190                5,74%

 Jumlah Nilai Produk Konsumer                   108.092.986       106.220.717        1.872.269                1,76%




Volume produk Kredit Konsumer tahun 2024 sebanyak 179.539 unit, menurun 9,97% dibandingkan dengan tahun
2023 yang sebanyak 198.986 unit. Penurunan tersebut disebabkan oleh penurunan volume penyaluran KPR Subsidi.
Demikian pula Simpanan Konsumer yang pada tahun 2024 sebanyak 6.232.485 unit, menurun 13,35% dibandingkan
dengan tahun 2023 yang sebanyak 7.192.402. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh turunnya jumlah rekening
Tabungan Konsumer sebesar 13,53%.


Tabel Volume Produk Konsumer

                                                                                     Kenaikan/Penurunan
                 Produk Konsumer                  2024              2023
                                                                                   Nominal            Persentase

Produk Kredit Konsumer (unit)                      179.539          198.986          (19.447)                (9,77%)

Produk Simpanan Konsumer (rekening)              6.232.485         7.192.402        (959.917)               (13,35%)



PRODUK KREDIT KONSUMER
Perseroan menyediakan produk Kredit Konsumer yang terdiri dari Kredit Perumahan dan Kredit Non-Perumahan.
Untuk produk Kredit Perumahan diklasifikasikan menjadi KPR Subsidi, KPR Non Subsidi, dan Kredit Perumahan Lainnya.
Seluruh produk kredit perorangan konsumer disalurkan dalam mata uang Rupiah.


Tabel Nilai Penyaluran Produk Kredit Konsumer                                                      (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                     Kenaikan/Penurunan
                 Kredit Konsumer                   2024             2023
                                                                                   Nominal            Persentase

Kredit Perumahan                                 37.629.430        38.674.541         1.045.111            (2,70%)

   KPR Subsidi                                    19.451.494       20.114.296        662.802               (3,30%)

   KPR Non Subsidi                               15.790.588        16.191.348        400.760               (2,48%)

   Kredit Perumahan Lainnya                       2.387.348        2.374.553           12.795                0,54%

Kredit Non Perumahan                               3.031.148       3.775.958          744.811              (19,73%)

Jumlah Nilai Penyaluran Kredit Konsumer          40.660.578      42.450.499         1.789.923              (4,22%)




                                                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk            261
Page 264
                          Analisis dan Pembahasan
                          Manajemen Atas Kinerja Perseroan




Nilai penyaluran produk Kredit Konsumer tahun 2024 sebesar Rp40,66 triliun, menurun 4,22% dibandingkan dengan
tahun 2023 yang sebesar Rp42,45 triliun. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh telah mencapai maksimalnya
kuota penyaluran Kredit Perumahan KPR Subsidi.


Tabel Volume Penyaluran Produk Kredit Konsumer                                                                      (dalam unit)



                                                                                                 Kenaikan/Penurunan
                 Kredit Konsumer                             2024              2023
                                                                                               Nominal         Persentase

Kredit Perumahan                                         160.540               176.174         (15.643)           (8,87%)

   KPR Subsidi                                           118.665              130.787            (12.122)         (9,27%)

   KPR Non Subsidi                                           30.960            36.260           (5.300)           (14,62%

   Kredit Perumahan Lainnya                                  10.915             9.127              1.788            19,59

Kredit Non Perumahan                                         18.999            22.812            (3.813)          (16,71%)

Jumlah Volume Penyaluran Kredit Konsumer                 179.539              198.986           (19.447)          (9,77%)



Volume penyaluran produk Kredit Konsumer tahun 2024                   Berpenghasilan Rendah, Peraturan Menteri PUPR No. 32
sebanyak 179.539 unit, menurun 9,77% dibandingkan                     tahun 2021 tentang Bantuan Pembiayaan Perumahan
dengan tahun 2023 yang sebesar 198.986 unit.                          Berbasis Tabungan, dan Peraturan BP Tapera No. 6
Penurunan tersebut disebabkan oleh penurunan                          Tahun 2021 tentang Pembiayaan Perumahan Bagi
volume penyaluran KPR Subsidi.                                        Peserta Tabungan Perumahan Rakyat.


Kredit Perumahan-KPR Subsidi                                          Perseroan menyalurkan KPR subsidi menggunakan skema
Sejak tahun 1976 hingga saat ini, skema penyaluran                    Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Bantuan
KPR Subsidi terus berganti, meski demikian BTN                        Pembiayaan perumahan berbasis tabungan (BP2BT),
tetap konsisten menyalurkan KPR Subsidi. KPR                          dan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Masyarakat
Subsidi merupakan program pemilikan rumah dari                        Berpenghasilan Rendah (MBR) adalah pembeli rumah
Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum                         pertama kali yang memenuhi persyaratan tertentu dapat
dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia yang                          memperoleh KPR Subsidi dengan cicilan terjangkau.
ditujukan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah                       Berdasarkan peraturan pemerintah yang berlaku saat
(MBR) dan diterbitkan oleh Bank Pelaksana baik secara                 ini, program KPR Sejahtera FLPP dan KPR BP2BT diberikan
konvensional maupun dengan prinsip syariah. Dalam                     kepada nasabah yang belum memiliki rumah dengan
program KPR Bersubsidi, Pemerintah memberikan                         penghasilan keluarga sebesar Rp8 juta per bulan (untuk
bantuan dengan penempatan dana murah jangka                           pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi) dan
panjang maupun subsidi uang muka sehingga cicilan                     Rp10 juta per bulan (untuk pulau Papua). Sementara untuk
KPR menjadi terjangkau untuk pembelian rumah                          program KPR Tapera diberikan kepada nasabah yang
sejahtera tapak dan rumah sejahtera susun.                            terdaftar sebagai peserta BP-Tapera dengan penghasilan
                                                                      nasabah sebesar Rp8 juta per bulan (untuk Pulau Jawa,
Perseroan     senantiasa    menyediakan       berbagai                Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi) dan Rp10 juta per
kemudahan dan biaya yang ringan bagi masyarakat                       bulan (untuk Pulau Papua). Harga rumah yang dibeli
yang ingin memiliki rumah melalui program KPR                         melalui program-program tersebut terikat pada batas
Bersubsidi. Perseroan pertama kali mendapatkan                        harga tertentu.
tugas untuk memberikan pelayanan KPR Subsidi sesuai
Surat Menteri Keuangan No. B-49/MK/IV/I/1974 tanggal                  Adapun ketentuan pemberian KPR FLPP Tapak dan
29 Januari 1974, dengan realisasi KPR pertama                         Rumah Susun adalah sebagai berikut:
berlangsung pada tanggal 10 Desember 1976. Perseroan                  1. Nilai KPR paling banyak sebesar harga jual rumah
menyalurkan KPR Subsidi bekerja sama dengan                              tapak atau susun dikurangi dengan uang muka
Pemerintah, yaitu Kementerian Pekerjaan Umum                             yang disiapkan oleh MBR. Melalui program ini, MBR
dan Perumahan Rakyat (PUPR). Ketentuan mengenai                          juga berhak mendapatkan Subsidi Bantuan Uang
penyaluran KPR Subsidi terakhir diatur dalam Peraturan                   Muka (SBUM) sebesar Rp4 juta (untuk pulau Jawa,
Menteri PUPR No. 35/PRT/M/2021 tentang Kemudahan                         Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi) dan Rp8 juta
dan Bantuan Pemilikan Rumah Bagi Masyarakat                              (untuk Papua) dari Pemerintah.




262      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 265
                                                                                                                   Laporan
                                                                                                              Tahunan 2024




2. Suku bunga KPR yang dibayar debitur sebesar 5%                              4. Sumber pendanaan program BP2BT berasal 100%
   per tahun dan sudah termasuk premi asuransi jiwa,                              dari bank pelaksana.
   asuransi kebakaran, dan asuransi kredit. Suku bunga                         5. Jangka waktu KPR disepakati oleh BTN dan MBR yang
   sebagaimana dimaksud pada butir (1) bersifat tetap                             disesuaikan juga dengan kemampuan membayar
   selama jangka waktu kredit (fixed rate) dengan                                 angsuran dari calon debitur atau paling lama 20
   metode perhitungan bunga tahunan (annuity).                                    tahun.
3. Sumber pendanaan program FLPP berasal dari
   75% dari Pemerintah dan 25% dari Perseroan. BTN                             Ketentuan pemberian KPR Tapera adalah sebagai
   melakukan kerjasama dengan PT Sarana Multigriya                             berikut:
   Finansial dalam menyediakan sumber pendanaan                                1. KPR Tapera diberikan kepada peserta Tapera yang
   bagi program FLPP.                                                             telah memenuhi persyaratan dan urutan prioritas
4. Jangka waktu KPR disepakati oleh BTN dan MBR yang                              peserta dari BP Tapera.
   disesuaikan juga dengan kemampuan membayar                                  2. Uang muka KPR Tapera minimal 0% sesuai dengan
   angsuran dari calon debitur atau paling lama 20                                penilaian BTN kepada MBR.
   tahun.                                                                      3. Suku bunga KPR yang dibayar debitur sebesar 5%
                                                                                  per tahun dan sudah termasuk premi asuransi
Ketentuan pemberian KPR BP2BT untuk pembelian                                     jiwa, asuransi kebakaran, dan asuransi kredit. Suku
rumah tapak/susun dan pembangunan rumah                                           bunga sebagaimana dimaksud pada butir (2)
swadaya adalah sebagai berikut:                                                   bersifat tetap selama jangka waktu kredit (fixed
1. Setiap MBR yang memenuhi persyaratan program                                   rate) dengan metode perhitungan bunga tahunan
   BP2BT mendapatkan bantuan uang muka (Dana                                      (annuity).
   BP2BT) sebesar maksimal Rp40 juta dari Pemerintah.                          4. Jangka waktu KPR disepakati oleh BTN dan MBR yang
2. Nilai KPR sebesar harga jual rumah tapak/susun                                 disesuaikan juga dengan kemampuan membayar
   atau Rencana Anggaran Biaya (RAB) rumah                                        angsuran dari calon debitur atau paling lama 30
   swadaya dikurangi dengan Dana BP2BT serta uang                                 tahun.
   muka yang disiapkan oleh MBR.                                               5. BTN akan menerbitkan Efek Beragunan Aset (EBA)
3. Suku bunga KPR yang dibayar debitur menggunakan                                sesuai dengan jumlah kredit yang direalisasikan
   rate komersial sebesar 10% fixed rate selama 10                                dengan bekerja sama dengan Bank Kustodian yang
   tahun atau 9,5% fixed rate selama 5 tahun dengan                               ditunjuk oleh BP-Tapera.
   metode perhitungan gradual payment mortgage.



Tabel Nilai Penyaluran Produk KPR Subsidi                                                                            (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                                         Kenaikan/Penurunan
                     KPR Subsidi                                 2024                  2023
                                                                                                       Nominal          Persentase

 KPR BTN Sejahtera Tapak                                        18.812.157             19.411.272       (599.114)            (3,09%)

 KPR BP2BT                                                                 -                   -               -                  -

 KPR BTN Tapera                                                      636.008            703.024          (67.016)            (9,53%)

 Jumlah Nilai Penyaluran KPR Subsidi                           19.451.493             20.114.296       (662.802)             (3,30%)

Catatan: *) BP2BT untuk tahun 2023 sudah tidak menyalurkan kembali




Nilai penyaluran KPR Subsidi tahun 2024 sebesar Rp19,45                        sama dengan instansi dan stakeholder di bidang
triliun, menurun 3,30% dibandingkan dengan tahun                               perumahan baik dukungan pembiayaan (BP Tapera,
2023 yang sebesar Rp20,11 triliun. Hal tersebut terutama                       SMF dan Kementerian PUPR), maupun dari sisi supply
dipengaruhi oleh menurunnya KPR BTN Sejahtera Tapak                            dan demand, bekerjasama dengan berbagai instansi/
sebesar Rp599,11 triliun pada tahun 2024.                                      asosiasi (asosiasi pengembang, asosiasi pedagang
                                                                               pasar, perusahaan teknologi seperti gojek, grab dan
Perseroan mengembangkan skema pembiayaan                                       lainnya) pengembangan dan perbaikan bisnis proses,
yang equitable dan inklusif melalui pengembangan                               penggunaan teknologi terkini serta memperluas bisnis
produk KPR Subsidi seperti New KPR FLPP, KPR Tapera,                           ekosistem diharapkan memberikan dampak positif
skema KPR Rent to Own. BTN juga terus meningkatkan                             terhadap pertumbuhan penyaluran KPR Subsidi BTN.
pangsa KPR Subsidi BTN melalui pendalaman kerja



                                                                                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk     263
Page 266
                               Analisis dan Pembahasan
                               Manajemen Atas Kinerja Perseroan




Tabel Volume Penyaluran KPR Subsidi                                                                                            (dalam unit)



                                                                                                         Kenaikan/Penurunan
                     KPR Subsidi                                  2024                  2023
                                                                                                       Nominal           Persentase

 KPR BTN Sejahtera Tapak                                         114.835                126.312          (11.477)           (9,09%)

 KPR BP2BT                                                               -                     -                -                  -

 KPR BTN Tapera                                                       3812                4.514            (702)            (15,55%)

 Jumlah Volume Penyaluran KPR Subsidi                            118.665                130.830          (12.165)           (9,30%)

Catatan: *) BP2BT untuk tahun 2023 sudah tidak menyalurkan kembali



Sejalan dengan penurunan nilai penyaluran produk,                               maksimal selama 25 (dua puluh lima) tahun untuk
volume penyaluran KPR Subsidi tahun 2024 juga                                   KPR Non Subsidi dan maksimal 15 (lima belas) tahun
mengalami penurunan volume sebesar 9,09% atau                                   untuk Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) dan Kredit
11.477 unit dibandingkan dengan tahun 2023 yang                                 Ruko. KPR Non Subsidi BTN memberikan layanan untuk
sebanyak 130.830 unit. Penurunan volume tersebut                                keperluan pembelian rumah dari developer ataupun
dikontribusi dari menurunnya KPR BTN Sejahtera Tapak                            non-developer, baik untuk pembelian rumah baru atau
pada tahun 2024.                                                                second, pembelian rumah siap huni (ready stock) atau
                                                                                belum jadi (indent), maupun take over kredit dari bank
Kredit Perumahan-KPR Non Subsidi                                                lain. Ketentuan uang muka minimal 15% atau sesuai
Selain KPR Subsidi, BTN juga memiliki berbagai                                  Peraturan Bank Indonesia tentang Rasio Loan to Value
layanan KPR Non Subsidi yang menargetkan nasabah                                (LTV). BTN menyalurkan kredit KPR Non Subsidi melalui
berpenghasilan menengah ke atas dengan suku bunga                               beberapa produk yaitu KPR BTN Platinum, KPA BTN dan
mengambang (floating). Jangka waktu yang ditawarkan                             Kredit Ruko BTN.



Tabel Nilai Penyaluran Produk KPR Non Subsidi                                                                         (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                                         Kenaikan/Penurunan
                  KPR Non Subsidi                                 2024                  2023
                                                                                                       Nominal           Persentase

 KPR BTN Platinum                                             15.388.946              15.934.162         (545.215)          (3,42%)

 KPA BTN                                                             288.523            136.875            151.648           110,79%

 Kredit Ruko BTN                                                      113.117             120.311           (7.193)         (5,98%)

 Jumlah Nilai Penyaluran KPR Non Subsidi                       15.790.587             16.191.348        (400.760)           (2,48%)


Nilai penyaluran KPR Non Subsidi tahun 2024 sebesar Rp15,79 triliun, menurun 2,48% dibandingkan dengan tahun 2023
yang sebesar Rp16,19 triliun. Hal tersebut dipengaruhi oleh turunnya KPR BTN Platinum sebesar Rp545,22 triliun.


Tabel Volume Penyaluran KPR Non Subsidi                                                                                        (dalam unit)



                                                                                                          Kenaikan/Penurunan
                  KPR Non Subsidi                                 2024                  2023
                                                                                                       Nominal           Persentase

 KPR BTN Platinum                                                 30.462                35.906           (5.444)            (15,16%)

 KPA BTN                                                               354                  217              137             63,13%

 Kredit Ruko BTN                                                       144                  137                 7              5,11%

 Jumlah Volume Penyaluran KPR Non Subsidi                         30.960                36.260           (5.300)           (14,62%)




264        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 267
                                                                                                     Laporan
                                                                                                Tahunan 2024




Volume penyaluran KPR Non Subsidi tahun 2024 sebanyak            digunakan sesuai dengan kebutuhan konsumen. Kredit
30.960 unit, menurun 14,62% dibandingkan dengan                  Perumahan Lainnya merupakan upaya Perseroan
tahun 2023 yang sebanyak 36.260 unit. Penurunan                  dalam mengembangkan bisnis sekaligus ditujukan
tersebut terutama disebabkan oleh penurunan volume               untuk membantu konsumen memiliki hunian dengan
penyaluran KPR BTN Platinum sebesar 15,16%.                      keuntungan dan kemudahan yang tinggi. Perseroan
                                                                 menyalurkan Kredit Perumahan Lainnya melalui
Kredit Perumahan-Kredit Perumahan Lainnya                        beberapa produk yaitu Kredit Agunan Rumah, Kredit
Perseroan juga menawarkan jenis-jenis Kredit                     Bangun Rumah dan Pinjaman Renovasi Rumah
Perumahan serta Kredit Konsumer Lainnya, yang dapat              Kerjasama Bank (PRR-KB) BPJS Ketenagakerjaan


Tabel Nilai Penyaluran Kredit Perumahan Lainnya                                                        (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                            Kenaikan/Penurunan
             Kredit Perumahan Lainnya                   2024                2023
                                                                                          Nominal         Persentase

Kredit Agunan Rumah                                    2.348.766           2.347.810        39.538               0,04%

Kredit Bangun Rumah                                            6310             3.150         3160             100,32%

PRR-KB BPJS Ketenagakerjaan                               28.502              23.593          4.910             20,81%

Jumlah Nilai Penyaluran Kredit Perumahan Lainnya       2.387.348          2.374.553          12.795              0,54%



Nilai penyaluran Kredit Perumahan Lainnya tahun 2024 sebesar Rp2,38 triliun, meningkat 0,54% dibandingkan dengan
tahun 2023 yang sebesar Rp2,37 triliun. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan nilai penyaluran
Kredit Agunan Rumah sebesar 0,04% dan Kredit Bangun Rumah sebesar 100,32%.


Tabel Volume Penyaluran Kredit Perumahan Lainnya                                                                  (dalam unit)



                                                                                            Kenaikan/Penurunan
             Kredit Perumahan Lainnya                   2024                2023
                                                                                          Nominal         Persentase

Kredit Agunan Rumah                                     10.682               8.944           1.738              19,43%

Kredit Bangun Rumah                                            12                   11           1               9,09%

PRR-KB BPJS Ketenagakerjaan                                    191              160             31               19,37%

Jumlah Nilai Penyaluran Kredit Perumahan Lainnya        10.885                9.115          1.770              19,42%



Volume penyaluran Kredit Perumahan Lainnya                       Kredit Non Perumahan
tahun 2024 sebanyak 10.885 unit, meningkat 19,42%                Perseroan memberikan Kredit Konsumer Lainnya, di
dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebanyak 9.115               luar Kredit Perumahan yang digunakan untuk berbagai
unit. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh              kebutuhan nasabah kredit. Perseroan menyalurkan
peningkatan volume Kredit Agunan Rumah dan PRR-KB                Kredit Non Perumahan melalui beberapa produk yaitu
BPJS Ketenagakerjaan sebesar 19,43% dan 19,37% seiring           Kring BTN, Kring BTN Pensiunan, Kredit Swadana BTN dan
dengan strategi BTN untuk memperbesar porsi bisnis               Kredit Pegawai.
kredit bermargin tinggi di tahun 2024.


Tabel Nilai Penyaluran Kredit Non Perumahan                                                            (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                           Kenaikan/Penurunan
             Kredit Non Perumahan                    2024                2023
                                                                                         Nominal          Persentase

 Kring BTN                                         1.957.877            2.161.227         203.350               (9,41%)

 Kring BTN Pensiunan                                126.208              169.238           43.030              (25,43%)




                                                                           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk       265
Page 268
                         Analisis dan Pembahasan
                         Manajemen Atas Kinerja Perseroan




                                                                                               Kenaikan/Penurunan
             Kredit Non Perumahan                           2024             2023
                                                                                            Nominal          Persentase

 Kredit Swadana BTN                                     812.276            1.264.244          451.968          (35,75%)

 Kredit Pegawai                                         134.787               181.249          46.462          (25,63%)

 Jumlah Nilai Penyaluran Kredit Non Perumahan          3.031.148           3.775.958          744.810           (19,73%)


Nilai penyaluran Kredit Non Perumahan tahun 2024 sebesar Rp3,03 trilliun, menurun 19,73% dibandingkan dengan
tahun 2023 yang sebanyak Rp3,77 trilliun. Penurunan tersebut terutama berasal dari menurunnya Kredit Swadana BTN
dan Kring BTN.


Tabel Volume Penyaluran Kredit Non Perumahan                                                                       (dalam unit)



                                                                                               Kenaikan/Penurunan
             Kredit Non Perumahan                           2024             2023
                                                                                            Nominal          Persentase

 Kring BTN                                                  15.330            19.133           3.803             (19,88%)

 Kring BTN Pensiunan                                         1.103             1.651            548              (33,19%)

 Kredit Swadana BTN                                           773              1.613            840             (52,08%)

 Kredit Pegawai                                               256               415              159             (38,31%)

 Jumlah Volume Penyaluran Kredit Non Perumahan              17.462           22.812            5.350             (23,45)


Volume penyaluran Kredit Non Perumahan tahun                         PRODUK SIMPANAN KONSUMER
tahun 2024 sebanyak 17.462 unit, menurun 23,45%                      Perseroan menyediakan beragam produk simpanan
dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebanyak                         untuk menjawab kebutuhan simpanan kepada nasabah,
22.812 unit. Penurunan tersebut terutama berasal dari                yang dikelompokkan menjadi 2 (dua) produk, yaitu
menurunnya Kring BTN sebesar 3.803 unit.                             Tabungan dan Deposito. Melalui penyediaan produk
                                                                     tersebut, Perseroan berupaya untuk menjaga tingkat
                                                                     likuiditas yang sehat, sumber dana berbiaya murah yang
                                                                     sejalan dengan strategi BTN untuk mempertahankan
                                                                     komposisi pendanaan yang kompetitif dan terjangkau.



Tabel Jumlah Dana Simpanan Konsumer                                                                       (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                               Kenaikan/Penurunan
             Simpanan Konsumer                              2024             2023
                                                                                            Nominal          Persentase

 Tabungan Konsumer                                    37.699.994           37.720.836         (20.842)           (0,06%)

 Deposito Berjangka                                   29.732.484           26.724.483        3.008.001             11,26%

 Jumlah Dana Simpanan Konsumer                        67.432.478           64.445.319        2.987.159             4,64%



Jumlah dana Simpanan Konsumer tahun 2024 sebesar Rp67,43 triliun, meningkat 4,64% dibandingkan dengan tahun
2023 yang sebesar Rp64,45 triliun. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh meningkat Deposito Berjangka
sebesar 11,26%.




266      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 269
                                                                                                 Laporan
                                                                                            Tahunan 2024




Tabel Jumlah Rekening Simpanan Konsumer                                                                (dalam rekening)



                                                                                      Kenaikan/Penurunan
           Simpanan Konsumer                  2024                  2023
                                                                                    Nominal           Persentase

Tabungan Konsumer                            6.139.468              7.099.737        (960.269)              (13,53%)

Deposito Berjangka                               93.017               92.665               352                0,38%

Jumlah Rekening Simpanan Konsumer            6.232.485              7.192.402        (959.917)             (13,35%)



Jumlah rekening Simpanan Konsumer tahun 2024                3. Tabungan Investa
sebanyak    6.232.485 rekening,   menurun   13,35%          4. Tabungan eBatara Pos
dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebanyak                5. Tabungan Lainnya, meliputi beberapa produk yaitu:
7.192.402 rekening. Penurunan tersebut terutama                a. Tabungan Junior
disebabkan oleh turunnya jumlah rekening Tabungan              b. Tabungan Juara
Konsumer sebesar 13,53%.                                       c. Tabungan Simpel
                                                               d. TabunganKu
Tabungan Konsumer                                              e. Tabungan BTN Perumahan
Tabungan konsumer yang dimiliki BTN memberikan                 f. Tabungan Cermat
solusi tabungan transaksional dengan kemudahan                 g. Tabungan BTN Haji
transaksi pembelian dan pembayaran melalui channel             h. Tabungan Siap!
BTN untuk menunjang aktivitas keuangan konsumen.               i. Tabungan SiMuda RumahKu
Tabungan Konsumer BTN dikembangkan melalui                     j. Tabungan BTN Felas
beberapa produk sebagai berikut:
1. Tabungan Batara
2. Tabungan Bisnis



Tabel Jumlah Tabungan Konsumer                                                                     (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                      Kenaikan/Penurunan
           Tabungan Konsumer                   2024                 2023
                                                                                    Nominal           Persentase

 Tabungan Batara                             17.250.326            17.539.793      (289.467)                (1,65%)

 Tabungan Bisnis                              3.603.417             3.107.305        496.382                15,98%

 Tabungan Investa                            12.052.267            12.451.489      (399.222)                (3,21%)

 Tabungan eBatara Pos                         1.944.082            1.949.007         (4.926)               (0,25%)

 Tabungan Lainnya                            2.849.902              2.673.513        176.389                 6,60%

  Tabungan Junior                               311.772               518.793       (207.021)              (39,90%)

  Tabungan Juara                               864.736                732.105         132.631                18,12%

  Tabungan Simpel                              242.574                161.457           81.117              50,24%

  TabunganKu                                  1.000.413               951.332         49.081                  5,16%

  Tabungan BTN Perumahan                         18.635               22.503          (3.868)               (17,19%)

  Tabungan Cermat                                21.175               20.967             209                 0,99%

  Tabungan BTN Haji                                   0,1                  0                0                     -

  Tabungan Siap!                                100.215                73.517         26.698                36,32%

  Tabungan SiMuda RumahKu                              0                   31            (31)          (100,00%)

  Tabungan BTN Felas                           290.382                192.807         97.575                 50,61%

 Jumlah Dana Tabungan Konsumer              37.699.994            37.720.836        (20.842)               (0,06%)




                                                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk            267
Page 270
                          Analisis dan Pembahasan
                          Manajemen Atas Kinerja Perseroan




Jumlah dana Tabungan Konsumer tahun 2024 sebesar Rp37,69 triliun, menurun 0,06% dibandingkan dengan tahun
2023 yang sebesar Rp37,72 triliun. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh turunnya dana Tabungan Investa
sebesar Rp399 miliar.


Tabel Jumlah Rekening Tabungan Konsumer                                                                                       (rekening)



                                                                                                     Kenaikan/Penurunan
             Tabungan Konsumer                               2024                  2023
                                                                                                  Nominal             Persentase

 Tabungan Batara                                        2.588.725                3.376.346         (787.621)            (23,33%)

 Tabungan Bisnis                                               61.138               35.251           25.887               73,44%

 Tabungan Investa                                              8.080                 7.535              545                7,23%

 Tabungan eBatara Pos                                    602.956                  588.242             14.714               2,50%

 Tabungan Lainnya                                       2.878.569                3.092.363        (213.794)               (6,91%)

   Tabungan Junior                                            95.234                 111.110        (15.876)             (14,29%)

   Tabungan Juara                                            614.216              556.006            58.210                10,47%

   Tabungan Simpel                                       824.069                   795.592           28.477                3,58%

   TabunganKu                                           1.148.480                1.448.630         (300.150)             (20,72%)

   Tabungan BTN Perumahan                                      2.457                  2.617            (160)               (6,11%)

   Tabungan Cermat                                           123.203                123.211              (8)              (0,01%)

   Tabungan BTN Haji                                             262                   261                  1                   -

   Tabungan Siap!                                             68.671                53.936            14.735              27,32%

   Tabungan SiMuda RumahKu                                          -                     2              (2)           (100,00%)

   Tabungan BTN Felas                                           1.977                  998              979               98,10%

 Jumlah Dana Tabungan Konsumer                          6.139.468                7.099.737        (960.269)             (13,53%)




Jumlah     rekening    Tabungan      Konsumer   tahun                     Deposito Berjangka BTN Ritel
2024 sebanyak 6,13 juta rekening, menurun 13,53%                          Deposito berjangka BTN Ritel meliputi Deposito On Bilyet
dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar 7,09                          dan e-Depo
juta rekening. Penurunan tersebut terutama disebabkan
oleh turunnya rekening dari Tabungan Batara sebanyak
787.621 rekening.


Tabel Jumlah Deposito Berjangka                                                                                    (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                                     Kenaikan/Penurunan
             Deposito Berjangka                              2024                  2023
                                                                                                  Nominal             Persentase

DEPOSITO ON BILYET

1 bulan                                                  8.276.804                8.293.915             (17.111)            (0,21%)

2 bulan                                                      1.885.215             447.053           1.438.162             321,70%

3 bulan                                                      11.159.587           11.878.796        (719.208)              (6,05%)

4 Bulan                                                       444.730               768.713         (323.983)              (42,15%)

6 bulan                                                  2.200.387                2.016.777           183.610                 9,10%

> 12 bulan                                                    278.385               327.305          (48.920)              (14,95%)




268       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 271
                                                                                                Laporan
                                                                                           Tahunan 2024




                                                                                     Kenaikan/Penurunan
             Deposito Berjangka                   2024              2023
                                                                                   Nominal           Persentase

E-DEPO

1 Bulan                                          2.044.796          1.001.338       1.043.458               104,21%

2 Bulan                                            246.524          223.584            22.940                10,26%

3 Bulan                                           1.352.132          597.071          755.061                126,46

4 Bulan                                             67.863            17.026           50.836              298,57%

6 Bulan                                            132.663           210.461          (77.798)             (36,97%)

12 Bulan                                                     35                -           35                        -

Deposito On Call                                29.732.484        26.724.483        3.008.001                 11,26%

DHE                                                          35                -           35                        -

Jumlah Dana Deposito Berjangka                  29.732.484        26.724.483        3.008.001                11,26%




Jumlah Deposito Berjangka tahun 2024 sebesar Rp29,73 triliun, meningkat 11,26% dibandingkan dengan tahun 2023
yang sebesar Rp26,72 triliun. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh meningkatnya Deposito On Bilyet pada
jangka waktu 2 bulan sebesar Rp1,43 triliun.


Tabel Jumlah Rekening Deposito Berjangka                                                                      (rekening)



                                                                                     Kenaikan/Penurunan
             Deposito Berjangka                   2024              2023
                                                                                   Nominal           Persentase

DEPOSITO ON BILYET

1 bulan                                           35.642            43.687           (8.045)              (18,42%)

2 bulan                                            1.607              1.273             334                26,24%

3 bulan                                           19.641            22.970           (3.329)              (14,49%)

4 Bulan                                              193               203              (10)              (4,93%)

6 bulan                                            7.396             8.634           (1.238)              (14,34%)

> 12 bulan                                         2.556             2.839            (283)               (9,97%)

E-DEPO

1 Bulan                                            9.208             5.599            3.609               64,46%

2 Bulan                                             888                479              409                85,39%

3 Bulan                                            9.522             4.340             5.182              119,40%

4 Bulan                                             889                559              330                59,03%

6 Bulan                                            4.531              1.772           2.759                      -

12 Bulan                                             917               296               621              209,80%

Deposito On Call                                     26                  14               12               85,71%

DHE                                                      1                 -               1                     -

Jumlah Rekening Deposito Berjangka                93.017            92.665              352                 0,38%




                                                                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk        269
Page 272
                             Analisis dan Pembahasan
                             Manajemen Atas Kinerja Perseroan




Jumlah Rekening Deposito Berjangka tahun 2024                               Produk Komersial
sebesar 93.017 rekening, meningkat 0,38% dibandingkan
dengan tahun 2023 yang sebesar 92.665 rekening.                             Portofolio produk BTN pada Produk Komersial terbagi
Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh                               menjadi 2 (dua), yaitu Produk Kredit Komersial dan
kenaikan rekening e-Depo pada jangka waktu 3 bulan                          Produk Simpanan Komersial.
sebesar 5.182 rekening.


Tabel Nilai Produk Komersial                                                                                        (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                                       Kenaikan/Penurunan
              Produk Komersial                                  2024                 2023
                                                                                                     Nominal           Persentase

Produk Kredit Komersial                                    38.278.495              42.963.396         (4.684.901)         (10,90%)

Produk Simpanan Komersial                                 264.793.641             243.694.432          21.109.903           8,66%

Jumlah Nilai Produk Komersial                             303.072.136             286.657.828         16.425.002            5,73%


Jumlah nilai Produk Komersial tahun 2024 sebesar Rp303,07 triliun, meningkat 5,73% dibandingkan dengan tahun
2023 yang sebesar Rp286,65 triliun. Peningkatan tersebut disebabkan oleh kenaikan produk Simpanan Komersial
sebesar 8,66%.


Tabel Volume Penyaluran Produk Komersial

                                                                                                       Kenaikan/Penurunan
              Produk Komersial                                  2024                 2023
                                                                                                     Nominal           Persentase

Produk Kredit Komersial (Unit)                                  21.557                12.511            9.046             72,30%

Produk Simpanan Komersial (Rekening)                        191.145                 154.772            36.373             23,50%



Jumlah produk Kredit Komersial tahun 2024 sebanyak                          PRODUK KREDIT KOMERSIAL
21.557 unit atau meningkat 72,30% dibandingkan dengan                       BTN menyediakan produk kredit perbankan komersial
tahun 2023 yang sebanyak 12.511 unit. Jumlah produk                         untuk memberikan beragam solusi bagi konsumen
Simpanan Komersial tahun 2024 sebanyak 154.772                              dengan produk yang terdiri dari produk Kredit Perumahan
rekening atau meningkat 23,50% dibandingkan dengan                          dan Kredit Non Perumahan. Kredit Perumahan berupa
jumlah rekening tahun 2023, yaitu sebanyak 154.772                          Kredit Konstruksi, sedangkan Kredit Non Perumahan
rekening Peningkatan volume penyaluran produk                               terdiri dari Kredit UMKM dan Kredit Komersial Lainnya (KI,
Komersial paling tinggi dikontribusi dari pertumbuhan                       KMK dan KMK Kontraktor).
produk Simpanan Komersial yang didominasi oleh
penambahan rekening Giro dengan peningkatan
sebesar 33.151 rekening atau 23,04%.


Tabel Nilai Penyaluran Produk Kredit Komersial                                                                      (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                                       Kenaikan/Penurunan
                Kredit Komersial                                2024                 2023
                                                                                                     Nominal           Persentase

Kredit Perumahan

  Kredit Konstruksi                                         8.057.926                7.836.512           221.414            2,83%

Kredit Non Perumahan

  Kredit UMKM                                                   6.692.911           6.520.248            172.662            2,65%

  Kredit Komersial Lainnya                                23.528.808                27.716.089        (4.187.282)          (15,11%)

Jumlah Nilai Penyaluran Kredit Komersial                  38.279.645               42.963.396        (2.332.067)          (5,74%)




270     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 273
                                                                                                   Laporan
                                                                                              Tahunan 2024




Nilai penyaluran Kredit Komersial tahun 2024 sebesar Rp38,27 triliun, menurun 5,74% dibandingkan dengan tahun
2023 yang sebesar Rp42,96 triliun. Penurunan tersebut terutama berasal dari menurunnya Kredit Komersial Lainnya
sebesar 15,11%.


Tabel Volume Penyaluran Produk Kredit Komersial                                                                 (dalam unit)



                                                                                         Kenaikan/Penurunan
                 Kredit Komersial                   2024               2023
                                                                                      Nominal           Persentase

 Kredit Perumahan

   Kredit Konstruksi                                 3.291             3.445             (154)                (4,47%)

 Kredit Non Perumahan

   Kredit UMKM                                       8.393             17.026            8.633               102,86%

   Kredit Komersial Lainnya                          1.240               673               567                84,25%

 Jumlah Volume Penyaluran Kredit Komersial          21.557             12.511            9.046                72,30%



Volume penyaluran Kredit Komersial tahun 2024                 Kredit Konstruksi memiliki peran strategis dalam
sebanyak 21.557 unit, meningkat 72,30% dibandingkan           mendukung Program Sejuta Rumah karena penyaluran
dengan tahun 2023 yang sebanyak 12.511 unit.                  kredit tersebut mampu menciptakan supply rumah.
Peningkatan tersebut disebabkan oleh kenaikan                 Dalam membuat keputusan untuk membiayai kredit
penyaluran Kredit UMKM sebesar 102,86% dan Kredit             konstruksi, Perseroan memperhitungkan periode jatuh
Komersial Lainnya sebesar 84,25%.                             tempo berdasarkan perkiraan masa konstruksi. Kredit
                                                              konstruksi dijamin dengan agunan berupa tanah dan
Kredit Perumahan – Kredit Konstruksi                          bangunan yang akan dibangun di atas tanah.
Kredit Perumahan pada Produk Komersial adalah Kredit
Konstruksi. Perseroan memberikan beragam solusi               Nasabah perbankan komersial yang telah mendapatkan
pembangunan properti dengan banyak kemudahan                  Kredit Konstruksi BTN juga dapat memperoleh Kredit
dan     keuntungan    yang      ditawarkan.    Perseroan      Kepemilikan Lahan, Perseroan menyediakan kredit untuk
menyediakan kredit konstruksi kepada pengembang               tujuan memperoleh lahan yang akan digunakan untuk
perumahan untuk tujuan modal kerja yang dapat                 membangun hunian dan apartemen bersubsidi, dalam
digunakan untuk membiayai pembangunan rumah dan               jumlah sampai dengan 70% dari biaya Jangka waktu
apartemen. Untuk jenis kredit ini, Perseroan memberikan       kredit ini mengikuti jangka waktu kredit konstruksinya
kredit maksimal hingga 80% dari biaya pembangunan             dan dijamin dengan agunan berupa tanah yang
atau konstruksi dengan suku bunga mengambang.                 diperoleh dan bangunan yang dibiayai. dengan tiga
Fasilitas kredit konstruksi memberikan kemudahan              tahun dan dijamin dengan agunan berupa tanah yang
bagi nasabah perbankan komersial untuk melakukan              diperoleh dan bangunan yang dibiayai.
pengembangan dalam pembangunan bangunan
horizontal maupun bangunan vertikal/high rise building        Perseroan menyalurkan Kredit Konstruksi melalui 2 (dua)
termasuk sarana dan prasarananya.                             produk yaitu Kredit Konstruksi BTN dan Kredit Konstruksi
                                                              Korporasi.



Tabel Jumlah Nilai Penyaluran Kredit Konstruksi                                                      (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                        Kenaikan/Penurunan
               Kredit Konstruksi                    2024              2023
                                                                                      Nominal           Persentase

 Kredit Konstruksi BTN                            8.015.363          7.755.552          259.810                3,35%

 Kredit Konstruksi Korporasi                         42.564            80.960          (38.396)              (47,43%)

 Jumlah Nilai Penyaluran Kredit Konstruksi        8.057.926          7.836.512          221.414                2,83%




                                                                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk          271
Page 274
                              Analisis dan Pembahasan
                              Manajemen Atas Kinerja Perseroan




Nilai penyaluran produk Kredit Konstruksi tahun 2024                         Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh
sebesar Rp8,05 triliun, meningkat 2,83% dibandingkan                         kenaikan penyaluran kredit konstruksi BTN sebesar
dengan tahun 2023 yang sebesar Rp7,83 triliun.                               3,35%.


Tabel Volume Penyaluran Kredit Konstruksi                                                                               (dalam unit)



                                                                                                    Kenaikan/Penurunan
              Kredit Konstruksi                                  2024               2023
                                                                                                  Nominal         Persentase

Kredit Konstruksi BTN                                            3.282               3.435           (153)           (4,45%)

Kredit Konstruksi Korporasi                                           9                  10             (1)            (10%)

Jumlah Volume Kredit Konstruksi                                   3.291              3.445           (154)          (4,47%)




Volume penyaluran Kredit Konstruksi tahun 2024 sebanyak 3.291 unit, menurun 4,47% dibandingkan dengan tahun
2023 yang sebanyak 3.445 unit. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh turunnya volume Kredit Konstruksi BTN
sebesar 4,45%.


Kredit Non Perumahan-Kredit Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM)
Perseroan menyediakan Kredit UMKM sebagai solusi bagi pengusaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta
bertujuan menyalurkan pembiayaan usaha yang produktif. Perseroan menyalurkan Kredit UMKM melalui beberapa
produk yaitu Kredit Usaha Rakyat (KUR), Kredit Usaha Mikro Kecil (KUMK), Kredit Modal Kerja (KMK), Kredit Investasi
UMKM, KMK Kontraktor UMKM.


Tabel Nilai Penyaluran Kredit UMKM                                                                             (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                                    Kenaikan/Penurunan
                 Kredit UMKM                                     2024               2023
                                                                                                  Nominal         Persentase

KUR                                                              1.799.621          1.807.673         8.052           (0,45%)

KUMK                                                        4.404.263                3.431.071      973.192            28,36%

KMK                                                              458.846             1.225.012     (766.166)         (62,54%)

Kredit Investasi UMKM                                               6.820              13.925        (7.105)          (51,20%)

KMK Kontraktor UMKM                                               23.360              42.567          19.207          (45,12%)

Jumlah Nilai Penyaluran Kredit UMKM                          6.692.911             6.520.248        172.662             2,65%



Nilai penyaluran produk Kredit UMKM tahun 2024 sebesar Rp6,69 triliun, meningkat 2,65% dibandingkan dengan tahun
2023 yang sebesar Rp6,52 triliun. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan penyaluran KUMK
sebesar 28,36%.


Tabel Volume Penyaluran Produk Kredit UMKM                                                                              (dalam unit)



                                                                                                    Kenaikan/Penurunan
                 Kredit UMKM                                     2024               2023
                                                                                                  Nominal         Persentase

 KUR                                                             13.010               8.214          4.796             58,39%

 KUMK                                                             3.817               1.405          2.412             171,67%

 KMK                                                                181               1.404          1.223             (87,11%)




272     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 275
                                                                                                        Laporan
                                                                                                   Tahunan 2024




                                                                                             Kenaikan/Penurunan
                   Kredit UMKM                        2024                 2023
                                                                                           Nominal           Persentase

 Kredit Investasi UMKM                                     3                   10                 7               (70,00%)

 KMK Kontraktor UMKM                                      15                   34                19               (55,88%)

 Jumlah Volume Penyaluran Kredit UMKM                 17.026                11.067           5.959                  53,84%


Volume penyaluran produk Kredit UMKM tahun 2024                    Kredit Non Perumahan-Kredit Komersial Lainnya
sebanyak 17.026 unit. meningkat 53,84% dibandingkan                Perseroan memasarkan Kredit Non Perumahan berupa
dengan tahun 2023 yang sebanyak 11.067 unit.                       Kredit Komersial selain dengan memberikan bunga
Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh                      yang kompetitif juga pelayanan prima yang ditawarkan.
meningkatnya volume UMKM pada produk KUR sebesar                   Kredit Komersial disalurkan Perseroan melalui beberapa
4.796 unit.                                                        produk yaitu Kredit Modal Kerja (KMK), Kredit Investasi
                                                                   dan KMK Kontraktor.


Tabel Nilai Penyaluran Kredit Komersial Lainnya                                                           (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                             Kenaikan/Penurunan
          Kredit Komersial Lainnya                    2024                 2023
                                                                                           Nominal           Persentase

KMK                                                  16.151.633           13.463.234        2.688.398                19,97%

Kredit Investasi                                      3.763.101            6.479.667       (2.716.566)              (41,92%

KMK Kontraktor                                         758.574               971.374          (212.799              (21,91%

Kredit Sindikasi                                               0           3.139.302       (3.139.302)            (100,00%)

TLF                                                 2.855.500              1.854.000         1.001.500              54,02%

Jumlah Nilai Penyaluran Kredit Komersial Lainnya    23.528.808            27.716.089       (4.187.282)             (15,11%)




Nilai penyaluran produk Kredit Komersial Lainnya tahun 2024 sebesar Rp23,52 triliun, menurun 15,11% dibandingkan
dengan tahun 2023 yang sebesar Rp27,71 triliun. Penurunan tersebut terutama disebabkan menurunnya Kredit
Sindikasi dan Kredit Investasi.


Tabel Volume Penyaluran Kredit Komersial Lainnya                                                                     (dalam unit)



                                                                                              Kenaikan/Penurunan
           Kredit Komersial Lainnya                     2024                 2023
                                                                                            Nominal          Persentase

KMK                                                     1.045                 434               611                 140,78%

Kredit Investasi                                           94                  122             (28)                (22,95%)

KMK Kontraktor                                             101                 80                21                  26,25%

TLF                                                            0                 7              (7)               (100,00%)

Jumlah Volume Penyaluran Kredit Komersial Lainnya       1.240                 552              597                  92,85%


Volume penyaluran Kredit Komersial Lainnya tahun 2024 sebanyak 1.240 unit, meningkat 92,85% dibandingkan dengan
tahun 2023 yang sebanyak 552 unit. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh naiknya volume Kredit KMK
sebesar 140,78%.




                                                                             PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk        273
Page 276
                         Analisis dan Pembahasan
                         Manajemen Atas Kinerja Perseroan




PRODUK SIMPANAN KOMERSIAL
Perseroan menyediakan produk dan layanan pendanaan untuk segmen perbankan komersial yang meliputi Giro dan
Deposito Berjangka Lembaga.


Tabel Jumlah Dana Simpanan Komersial                                                              (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                      Kenaikan/Penurunan
            Simpanan Komersial                              2024        2023
                                                                                     Nominal         Persentase

Giro Komersial                                         141.204.742    129.369.288    11.835.452           9,15%

Deposito Berjangka Lembaga                            123.588.899      114.313.403    9.274.451            8,11%

Jumlah Dana Simpanan Komersial                        264.793.641     243.694.432    21.109.903          8,66%




Jumlah dana produk Simpanan Komersial tahun 2024 sebesar Rp264,79 triliun, meningkat 8,66% dibandingkan
dengan tahun 2023 yang sebesar Rp243,69 triliun. Peningkatan tersebut dikontribusi dari pertumbuhan Giro Komersial
sebesar 9,15% dan Deposito Berjangka Lembaga sebesar 8,11%.


Tabel Jumlah Rekening Dana Simpanan Komersial                                                         (dalam rekening)



                                                                                      Kenaikan/Penurunan
            Simpanan Komersial                              2024        2023
                                                                                     Nominal         Persentase

Giro Komersial                                              177.042     143.891        33.151            23,04%

Deposito Berjangka Lembaga                                   14.103      10.881        3.222              29,61%

Jumlah Rekening Dana Simpanan Komersial                     191.145     154.772       36.373             23,50%




Jumlah rekening produk Simpanan Komersial tahun 2024 sebanyak 191.145 rekening, meningkat 23,50% dibandingkan
dengan tahun 2023 yang sebanyak 36.373 rekening. Peningkatan tersebut terutama disebabkan pertumbuhan yang
berasal dari produk Giro Komersial yaitu sebanyak 33.151 rekening atau meningkat 23,04%

Giro Komersial
Perseroan memberikan layanan penyimpanan dana dalam bentuk Giro melalui Giro FLPP dan Giro Non FLPP.


Tabel Jumlah Dana Giro Komersial                                                                  (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                      Kenaikan/Penurunan
                 Giro Komersial                             2024        2023
                                                                                     Nominal         Persentase

Giro Non FLPP                                           77.314.916     75.362.849     1.952.065           2,59%

Giro FLPP                                              63.889.826      54.006.179    9.883.387           18,30%

Jumlah Dana Giro Komersial                             141.204.742    129.369.028    11.835.452           9,15%




Jumlah dana Giro Komersial tahun 2024 sebesar Rp141,20 triliun, meningkat 9,15% dibandingkan dengan tahun 2023
yang sebesar Rp129,36 triliun. Peningkatan tersebut disebabkan oleh pertumbuhan Giro FLPP sebesar 18,30% dan Giro
Non FLPP sebesar 2,59%.




274     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 277
                                                                                                  Laporan
                                                                                             Tahunan 2024




Tabel Jumlah Rekening Giro Komersial                                                                    (dalam rekening)



                                                                                     Kenaikan/Penurunan
                Giro Komersial                    2024             2023
                                                                                   Nominal             Persentase

Giro Non FLPP                                     177.030          143.882           33.148                  23,04%

Giro FLPP                                              12                 9              3                   33,33%

Jumlah Rekening Dana Giro Komersial               177.042          143.891           33.151                  23,04%



Jumlah rekening Giro Komersial tahun 2024 sebanyak 177.042 rekening, meningkat 23,04% dibandingkan dengan
tahun 2023 yang sebanyak 33.151 rekening. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh pertumbuhan Giro Non
FLPP sebesar 23,04%.


Deposito Berjangka Lembaga
Perseroan juga memberikan layanan penyimpanan dana dalam bentuk Deposito Berjangka Lembaga melalui produk
Deposito Berjangka Lembaga dan Deposito On Call Lembaga.


Tabel Jumlah Dana Deposito Berjangka Lembaga                                                        (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                     Kenaikan/Penurunan
       Deposito Berjangka Lembaga                 2024             2023
                                                                                   Nominal             Persentase

Deposito Berjangka Lembaga                      119.769.907      109.855.648        9.914.259                 9,02%

Deposito On Call Lembaga                          3.818.992        4.469.756        (650.764)               (14,56%)

Jumlah Dana Deposito Berjangka Lembaga          123.588.899       114.313.404      9.263.495                  8,10%




Jumlah dana Deposito Berjangka Lembaga tahun 2024 sebesar Rp123,58 triliun atau naik sebesar 8,10% dibandingkan
tahun 2023 yang sebesar Rp11,31 triliun. Pertumbuhan tersebut berasal dari kenaikan Deposito Berjangka Lembaga
sebesar 9,02%.


Tabel Jumlah Rekening Deposito Berjangka Lembaga                                                        (dalam rekening)



                                                                                     Kenaikan/Penurunan
       Deposito Berjangka Lembaga                 2024             2023
                                                                                   Nominal             Persentase

 Deposito Berjangka Lembaga                       13.736            10.674           3.062                  28,69%

 Deposito On Call Lembaga                           367               207              160                  77,29%

 Jumlah Rekening Deposito Berjangka Lembaga       14.103            10.881           3.222                  29,61%




Jumlah rekening Deposito Berjangka Lembaga tahun 2024 sebanyak 10.881 rekening, meningkat 29,61% dibandingkan
dengan tahun 2023 yang sebanyak 10.881 rekening. Peningkatan tersebut merupakan salah satu strategi diversifikasi
nasabah untuk mengurangi ketergantungan dengan nasabah besar (concentration risk).




                                                                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk             275
Page 278
                                     Analisis dan Pembahasan
                                     Manajemen Atas Kinerja Perseroan




Keunggulan Kompetitif dan Inovasi Segmen Konvensional

Sebagai salah satu sektor yang berkontribusi terhadap                                       lainnya seperti Singapura yang sudah mencapai
pertumbuhan PDB, sektor properti dalam hal ini perumahan                                    44,8%, Malaysia 38,4%, Thailand 22,3%, dan Filipina
merupakan salah satu sektor yang diharapkan dapat                                           3,8%, yang artinya masih banyak peluang yang dapat
terus tumbuh untuk menjaga momentum pertumbuhan                                             dikembangkan dalam meningkatkan kontribusi sektor
ekonomi yang sedang berlangsung. Hal ini tidak terlepas                                     perumahan terhadap PDB.
dari angka backlog perumahan yang masih tinggi,
multiplier effect sektor properti terhadap 174 sub-sektor                                   Dalam ekosistem perumahan, Perseroan memiliki
lainnya dan kontribusinya pada penciptaan lapangan                                          peran strategis sebagai enabler yang memberikan
kerja. Berdasarkan data BPS tahun 2021 sektor properti                                      pembiayaan sisi supply melalui kredit konstruksi kepada
telah menyerap tenaga kerja secara langsung hingga                                          developer maupun sisi demand dengan memberikan
mencapai 19 juta orang.                                                                     KPR kepada masyarakat. Selain sebagai lembaga
                                                                                            pembiayaan di sisi supply dan demand, Perseroan juga
Potensi pengembangan sektor perumahan yang                                                  berperan dalam mengembangkan pasar KPR sekunder
besar juga ditunjukkan oleh rasio mortgage terhadap                                         melalui pelaksanaan sekuritisasi KPR. Secara garis
PDB Indonesia yang masih berkisar 2,9%-3,0%, lebih                                          besar, peran Perseroan dalam ekosistem perumahan
rendah dibandingkan dengan negara Asia Tenggara                                             nasional adalah sebagaimana gambar berikut.



Peran BTN Dalam Ekosistem Perumahan

                                                                             REGULATOR




          SUPPLY SIDE                                                  supply - demand                                                       DEMAND SIDE


  • Pengembangan BUMN                                            ENABLER / INTEGRATOR                                                                Masyarakat
                                          Pemberian                                                                                                  Mampu
                                            Kredit                                                                       Pemberian
                                          konstruksi                                                                        KPR
                                                                                  Perseroan sebagai lembaga
                                                                                  pembiayaan mendukung sisi                           Masyarakat pada segmen
                                                                                  supply dan Demand                                   menengah ke atas akan
                                         Pembayaran                                                                     Pembayaran
                                                                                                                                      memperoleh rumah dengan
                                           Hutang                                                                        Angsuran
                                                                                                                                      mekanisme pasar

                                                                                     Pelaporan kinerja,
                                                                                                              Pembayaran Iuran
                                                             Penempatan              Penjualan EBA,
                                                        dana, partnerships           penerbitan
                                                                                                            (Khusus BP Tapera, BPJS                  Masyarakat
                                                                                                                 TK & TWP AD)                        Berpenghasilan
                                                                                     obligasi
  • Pengembangan Swasta                                                                                                                              Rendah

                                                       Alternatif Sumber Dana Pembiayaan
                                                                                                                                      Untuk Meningkatkan repayment
  Penyedia jasa konstruksi dan
                                                                                                                                      capacity MBR, pemerintah
  perumahan yang layak bagi
                                                                                                                                      memberikan stimulus/subsidi:
  masyarakat termasuk bagi MBR                                                              Pasar
                                          Pemberi &         On shore                                      Off Shore                   FLPP,SSB, SCUM, BP2BT
                                          Penyedia                                          Modal
                                            Jasa
                                                                             Sekuritisasi
     Dukungan legalitas, perijinan                                           penerbitan
          dan penyediaan tanah                                               obligasi
                                                                                                                                      Kerjasama Institusional
     Profesi                    Lembaga                                  KLIK
                                                                                                                                          dan komunitas
   Pendukung                   Pendukung
                                                       TWP AD


  • Notaris                  • BPN
  • KJPP                     • Land Bank                •   Mengelola dana simpanan peserta sebagai
                                                            sumber pembiayaan perumahan (BP Tapera, BP                                              Komunitas (tukang
                                                            Jamsostek, TWP AD)                                                                       cukur asgar, dll)
  Sebagai                   Sebagai pendukung           •   Joint Financing (FLPP), refinancing dan
  pendukung                 perijinan                       sekuritisasi KPR (SMF)
  dalam jasa                pertahanan (BPN)            •   Sumber pendanaan luar negeri (JICA)
  appraisal (KJPP)          dan manajemen               •   Pasar modal sebagai sarana emiten untuk                                   Berbagai komunitas dan institusi
  DAN LEGALITAS             pertanahan (Land                mendapatkan dana dan masyarakat untuk                                     (driver gojek, karyawan Indomaret,
  (notaris)                 Bank)                           berinvestasi (sekuritisasi, KIK, Obligasi)                                tukang cukur asgar, dll)




276        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 279
                                                                                                Laporan
                                                                                           Tahunan 2024




Setiap lembaga dalam ekosistem perumahan memiliki             c. Pendirian perusahaan Manajemen Investasi
peran strategis yang tidak dapat dipisahkan dan saling            untuk mengelola dana Tapera, mengembangkan
terkait. Peran BTN dalam ekosistem perumahan sangat               Dana Investasi Real Estate (DIRE)/Real Estate
strategis, yaitu sebagai enabler/ integrator di bidang            Investment Trust (REITS), dan Dana Investasi
perumahan. Beberapa stakeholders yang terlibat dalam              Infrastruktur (DINFRA).
ekosistem perumahan antara lain adalah regulator,             d. Pendirian perusahaan modal ventura atau
lembaga penyedia alternatif pendanaan, pemasok/                   multifinance untuk mengembangkan bisnis
supply rumah, penduduk atau masyarakat dan BTN.                   berbasis ekosistem perumahan.
                                                              e. Mengembangkan platform jual beli properti
Strategi Segmen Konvensional Tahun 2024                           yang terintegrasi dengan BTN Properti.
                                                           3. Meningkatkan KPR Non Subsidi di Segmen Emerging
Langkah strategis yang ditempuh Perseroan tahun 2024          Affluent dan Affluent
adalah sebagai berikut:                                       a. Meluncurkan produk bundling KPR dengan
1. Penyempurnaan Model Operasional Cabang                         tabungan, yaitu BTN Solusi dan KPR Tabungan.
   Melakukan transformasi model operasional cabang            b. Digitalisasi proses KPR, melalui pengembangan
   yang berorientasi pada sales melalui sentralisasi              tracking portal untuk nasabah dan pengembang.
   fungsi operasional transaksi, kredit dan akunting.         c. Mengembangkan proposisi KPR untuk segmen
   Sentralisasi aktivitas operasional akan dilakukan              milenial, mass, dan mass affluent.
   dalam beberapa tahap yaitu:                                d. Mengembangkan kerja sama dengan top
   a. Implementasi Commercial Banking Center                      developer yang menyasar proyek perumahan
      (CBC) dan Regional Loan Processing Center                   segmen emerging affluent dan affluent.
      (RLPC).                                                 e. Kerja sama dengan 15 agen properti nasional dan
   b. Implementasi document record center.                        6.000 agen properti individual untuk meningkatkan
   c. Sentralisasi accounting, khususnya terkait fungsi           KPR Non Subsidi, khususnya KPR second.
      reporting.                                              f. Upsell produk non-subsidi kepada nasabah KPR
   d. Pengembangan cash center and management                     Subsidi yang telah atau akan lunas.
      cash/physical assets untuk kantor cabang di             g. Memperbaharui channel BTN Properti dengan
      luar Jabodetabek coordinator branch, Surabaya,              pengembangan kapabilitas pemasaran digital
      dan Bandung.                                                (SEO dan SEM), tampilan web (UI/UX), dan
   e. Menjalankan       program      penjualan    untuk           meningkatkan daftar pengembang.
      meningkatkan produktivitas kantor cabang,               h. Membuat one stop shop customer housing
      melalui peningkatan kapabilitas pegawai,                    ecosystem untuk produk/layanan di seluruh
      monitoring kinerja secara real time, dan                    tahapan pada customer life cycle.
      pembaharuan KPI.                                        i. Mengembangkan sales center consumer untuk
   f. Meningkatkan fungsi BTN Smart melalui                       meningkatkan KPR pada segmen emerging
      pengembangan BTN Smart fase 3.                              affluent dengan ticket size di atas Rp750 juta.
   g. Mengembangkan             program       marketing    4. Meningkatkan Kontribusi Pada Program KPR Subsidi
      communication melalui umbrella campaign                 dan Wholesale Funding
      pada seluruh channel BTN.                               a. Mengembangkan kerja sama kepemilikan
   h. Memperluas akuisisi merchant EDC dan LinkAja.               rumah melalui program Tapera.
   i. Relokasi outlet ke 10 (sepuluh) kota pertumbuhan        b. Mengembangkan pembangunan perumahan
      tertinggi yang memiliki micro market dengan                 Transit Oriented Development (TOD) dengan
      layanan yang berfokus kepada pelanggan dan                  bekerja sama dengan BUMN Karya dan
      digital.                                                    pengembang lainnya.
   j. Revitalisasi Tabungan e-BATARAPOS dengan                c. Kerja sama pendanaan untuk penyaluran KPR di
      memperkuat hubungan kemitraan dengan                        segmen milenial dan urban.
      Kantor Pos Indonesia, mengoptimalkan kualitas           d. Kerja sama pendanaan untuk penyaluran KPR
      layanan, dan skema insentif.                                dari lembaga Tapera, BPJS, atau Lembaga
2. Mengembangkan Partnership                                      Pengelola Dana Pensiun lainnya.
   a. Membentuk        perusahaan      modal    ventura,      e. Mengembangkan potensi sumber pendanaan
      sebagai special vehicle untuk mengembangkan                 melalui dukungan Pemerintah ataupun regulator
      perusahaan        assets     management,      dan           perbankan lainnya.
      penyertaan pada bisnis digital, seperti fintech      5. Mengembangkan Bisnis Berbasis Value Chain
      KPR.                                                    Perumahan
   b. Membentuk anak perusahaan asuransi jiwa                 a. Mengembangkan dan menjual produk pada
      untuk mengoptimalkan bisnis captive (KPR).                  sepanjang value         chain mitra developer
                                                                  komersial.



                                                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   277
Page 280
                        Analisis dan Pembahasan
                        Manajemen Atas Kinerja Perseroan




   b. Menetapkan proses penjualan dan model                   e. Mengembangkan data analitik untuk mendukung
      cakupan Relationship Manager (RM) kredit                   kebutuhan bisnis serta penerapan tata kelola data
      komersial dan UMKM untuk memperoleh                        dan mengembangkan infrastruktur big data.
      bisnis sepanjang value chain mitra developer            f. Integrasi iLoan Consumer, Commercial, Lead
      komersial.                                                 Management System, dan btnproperti.co.id.
   c. Mengembangkan kemitraan di sepanjang                    g. Mengembangkan kapabilitas digital dan IT Risk
      ekosistem real estate untuk memberikan                     melalui penyusunan sistem dan mekanisme
      layanan beyond-banking kepada pengembang.                  fraud and cyber security detection.
6. Mengembangkan Layanan Menjadi One Stop                     h. Meningkatkan teknologi untuk mendukung
   Solution Banking Service                                      kapabilitas transaksi dan pembentukan produk
   a. Mengembangkan BTN Solusi untuk meningkatkan                baru (aplikasi SmartKiosk).
      product holding nasabah, menyasar korporasi             i. Reorganisasi IT dan peningkatan bisnis proses
      BUMN, Instansi Pemerintah, Instansi pendidikan,            pada IT untuk meningkatkan akselerasi terhadap
      dan perusahaan swasta besar.                               delivery project IT.
   b. Mengembangkan layanan premium banking                   j. Membangun digital factory dan dukungan
      bagi segmen emerging affluent dan affluent                 infrastruktur untuk dapat mewujudkan fitur/
      dengan mengembangkan digital maupun                        produk secara cepat.
      mobile banking, memanfaatkan data analytics,            k. Implementasi pengadaan IT menggunakan
      dan      meningkatkan     kapabilitas  IT   yang           kontrak payung dan jenis pengadaan lainnya
      mendukung transaksional.                                   untuk dapat mempercepat Turned Around Time
   c. Mengembangkan           pelayanan       nasabah            (TAT) pada pengadaan IT.
      tersegmentasi melalui pemberian perhatian               l. Otomatisasi dan sentralisasi proses pengaduan
      khusus dan fasilitas eksklusif dengan layanan              nasabah.
      terbaik kepada nasabah prima syariah.                   m. Sentralisasi dan digitalisasi proses pengadaan
   d. Cross sell kepada nasabah KPR melalui                      dan fixed assets management.
      pemanfaatan data analytics.                          8. Meningkatkan Produktivitas Organisasi, Kapabilitas
   e. Menjadi bank operasional untuk nasabah                  SDM dan Budaya Kerja
      institusi.                                              a. Implementasi struktur organisasi berbasis
   f. Meningkatkan produktivitas transaksi treasury              Strategic Business Unit (SBU) untuk membangun
      dan mengembangkan bank kustodian.                          performance-driven organization.
   g. Menyediakan solusi dukungan bisnis UMKM                 b. Meningkatkan produktivitas pegawai melalui
      eksternal melalui kemitraan dengan penyedia                implementasi reward management, promosi
      teknologi.                                                 Employee Value Proposition (EVP), perbaikan
   h. Memperluas value proposition syariah dengan                proses,     dan     channel     rekrutmen,  serta
      pengembangan solusi pembiayaan inovatif                    pengembangan jalur karir.
      bagi developer.                                         c. Meningkatkan pelatihan dan membangun
   i. Meningkatkan portofolio realisasi KPR Non Subsidi          kapabilitas hard skill and soft skill pada unit
      dengan akad Musyarakah Mutanaqisah (MMQ).                  kredit, RM, sales force di kantor cabang, maupun
   j. Membangun kerja sama dengan foreign financial              kepada fungsi support (IT, operation, risk, dan
      institutions yang memiliki klien/perusahaan                lain-lain) dengan perencanaan pengembangan
      yang beroperasi di Indonesia.                              yang baik dan tracking kemajuan pembelajaran
7. Mengembangkan Kapabilitas Channel Transaksi,                  secara digital.
   Digitalisasi dan Data Analytics                            d. Meningkatkan kapabilitas structuring syariah
   a. Rebranding corporate image, produk champion,               untuk bagian legal, keuangan, dan Dewan
      layanan digital, dan beyond mortgage.                      Pengawas Syariah (DPS) yang progresif melalui
   b. Mengembangkan Application Programming                      pengembangan hard and soft skill serta menarik
      Interface (API) management dan sandboxing.                 talenta berpengalaman dari industri lain.
   c. Meningkatkan infrastruktur IT dan fungsionalitas        e. Mengembangkan aspek budaya perusahaan
      dari Cash Management System (CMS) dan                      yaitu integritas, profesionalisme, dan inovasi,
      Internet Banking untuk menyediakan produk                  serta meluncurkan program budaya perusahaan
      CMS serta Internet Banking yang kompetitif bagi            yang fokus pada sales and service, governance
      nasabah komersial.                                         and risk management, performance, dan
   d. Mengembangkan strategi digital            banking          learning.
      melalui pengembangan mobile dan internet                f. Transformasi Human Capital (HC Strategic
      banking, virtual branch, pembayaran digital, dan           Plan) untuk meningkatkan kapabilitas dan
      pembukaan rekening online.                                 produktivitas pegawai.




278     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 281
                                                                                               Laporan
                                                                                          Tahunan 2024




9. Melanjutkan Inisiatif Perbaikan Proses Bisnis           Prospek Usaha dan Strategi Segmen
    a. Memperbaiki proses kredit komersial melalui         Konvensional Tahun 2025
       simplifikasi dokumentasi, standardisasi dan
       otomatisasi alur kerja/proses kredit.               Prospek Jangka Pendek
    b. Melakukan inisiatif perbaikan proses bisnis
       kredit SME melalui otomatisasi proses kredit,       Pertumbuhan kredit pada sektor perumahan diprediksi
       mengembangkan model underwriting kredit             tetap tumbuh sejalan dengan pertumbuhan kredit.
       SME.                                                Pada jangka pendek, terdapat 2 (dua) faktor utama
    c. Sentralisasi proses kredit komersial melalui        yang akan mendorong pertumbuhan kredit sektor
       pembentukan Commercial Banking Center               perumahan, yaitu:
       (CBC).                                              • Faktor pertama adalah potensi peningkatan
    d. Mengembangkan analytical models untuk                   Kredit Pemilikan Rumah (KPR) segmen Masyarakat
       mendukung pengambilan keputusan risiko kredit           Berpenghasilan Rendah (MBR) yang dikontribusi
       dan pelaksanaan monitornya.                             oleh peningkatan alokasi KPR Subsidi Pemerintah.
10. Meningkatkan Kualitas Kredit dan Mempercepat               Pada tahun 2024, Pemerintah menetapkan alokasi
    Penyelesaian NPL                                           KPR Fasilitas Likuiditas Pemilikan Perumahan (FLPP)
    a. Memperkuat sistem manajemen collection dan              sebanyak 166.000 unit.
       meningkatkan produktivitas desk collection          • Faktor kedua adalah kebijakan BI untuk melanjutkan
       untuk segmen kredit konsumer.                           ketentuan Loan to Value (LTV)/Financing to Value
    b. Standardisasi proses pengambilan keputusan              (FTV) sampai dengan 100% yang diberlakukan
       restrukturisasi untuk SME dan komersial.                sampai akhir tahun 2024. Perpanjangan kebijakan
    c. Mempercepat penjualan kredit NPL melalui                LTV/FTV berpotensi mendorong permintaan properti
       penjualan     aset     secara   masif    dengan         pada segmen menengah-atas. Hal ini tecermin
       menerapkan metode baru (penjualan aset                  dari kenaikan Indeks Harga Properti Residensial
       kepada investor/institusi keuangan, kerja sama          (IHPR) untuk rumah tipe kecil yang lebih tinggi
       debt recovery, upaya litigasi dan legal action).        dibandingkan rumah tipe menengah dan besar. Per
    d. Membentuk         anak     perusahaan       asset       Triwulan III 2024, IHPR rumah tipe kecil meningkat
       management untuk mengembangkan bisnis                   sebesar 1,97 (yoy), rumah tipe menengah meningkat
       baru dan penyelesaian kredit bermasalah                 1,33% (yoy), dan IHPR rumah tipe besar meningkat
       melalui penyertaan pada Perusahaan Modal                1,04% (yoy).
       Ventura (PMV).




                                                                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   279
Page 282
                               Analisis dan Pembahasan
                               Manajemen Atas Kinerja Perseroan




Prospek Jangka Menengah dan Panjang

Rasio KPR terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang                         segmen emerging affluent juga menjadi pertimbangan
masih rendah juga merupakan peluang yang akan                               bagi Perseroan untuk memperluas fokusnya dalam
dikembangkan Perseroan untuk memperluas bisnis                              mengembangkan bisnis perumahan ke depan,
perumahan ke depannya. Di Triwulan III tahun 2023,                          khususnya dalam meningkatkan pangsa pasar
rasio KPR terhadap PDB Indonesia sebesar 3,00% yang                         di segmen milenial dan emerging affluent. Untuk
masih lebih kecil dibandingkan dengan negara-negara                         menangkap potensi pertumbuhan tersebut, di tahun
Asia Tenggara lainnya, seperti Filipina sebesar 3,90%,                      depan Perseroan akan meningkatkan penjualan
Thailand sebesar 23,90%, dan Singapura sebesar 52,10%.                      KPR Non Subsidi dengan menyasar top developers
                                                                            dan direct selling KPR kepada konsumer (direct to
Dengan komitmen keberlanjutan Program Pemerintah                            customers) melalui kerja sama dengan agen properti
Sejuta Rumah dan meningkatnya populasi middle                               nasional dan individu.
income yang didominasi oleh generasi milenial dan



                                        Gambar Peluang Pengembangan Bisnis KPR



                                        3,0
                                                                                            34%

                                        3,1
                                                                                                          28%
                                                                                         38   %


                                        3,9



                                        7,7



                                       10,1                  KPR Non Subsidi
                                                                                         KPR Non Subsidi                KPR Subsidi
                                                            Pembeli Langsung


                                                        Direct-to-consumer          Developer                     Segmen subsidi
                                       23,9
                                                        (Persentase BTN: 12%)       (Porsi BTN pada 2019: 24%)    (Porsi BTN : 77%)
                                                        •   Pricing menarik untuk   •   Penyelesaian              Program Sejuta Rumah
                                                            rumah second vs.            pembangunan yang          Pemerintah untuk
                                       27,9                 rumah baru pasca            terhenti oleh developer   menutup backlog
                                                            COVID                       besar dan menengah.       perumahan di Indonesia
                                                        •   Sales channel besar     •   Kenaikan tingkat
                                                            melalui 15 agen             pendapatan pasca
                                       35,4                 properti nasional dan       pemulihan, terutama di
                                                            30 ribu agen individu       20 kota teratas, dengan
                                                                                        pergeseran ke segmen
                                                                                        mass affluent
                                       52,1


Sumber: Corporate Plan BTN 2021-2025




Bonus demografi dan pertumbuhan penduduk kelas                              dan Generasi Milenial (usia 24-39 tahun) sebanyak
menengah (middle class) yang didominasi oleh generasi                       25,87% yang mana porsi tersebut diprediksi akan terus
milenial juga menjadi pendorong bisnis pembiayaan                           tumbuh hingga 10 (sepuluh) tahun ke depan yang
perumahan ke depan yang berdasarkan data Badan                              merupakan peluang untuk mengembangkan bisnis
Pusat Statistik (BPS), saat ini jumlah generasi Z dan                       perumahan di segmen first home buyer yang menjadi
generasi milenial mendominasi populasi usia produktif                       captive market Perseroan.
dengan Generasi Z (usia 8-23 tahun) mencapai 27,94%




280        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 283
                                                                                                                            Laporan
                                                                                                                       Tahunan 2024




     Grafik Proyeksi Populasi Indonesia (Juta Jiwa)

                                                                                                          313                          319
                                                                              296
                                                   271
                      239                                                                                                              96
                                                                                                         126

                                                                               151
                                                  186
                      194
                                                                                                                                      223
                                                                                                          187
                                                                              145
                                                   85
                       45

                      2010                       2020                        2030                       2040                          2045


                                                           Kelas Menengah                Segmen Lainnya

Sumber: Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Tahun 2019




Selanjutnya, sebagai sektor yang memiliki multiplier                          Perseroan akan mengembangkan produk dan layanan
effect kepada 174 sub-sektor industri, pengembangan                           keuangan yang menyasar perluasan value chain
value chain dari bisnis perumahan juga menjadi salah                          bisnis konstruksi yaitu akuisisi lahan, bahan bangunan,
satu strategi pengembangan bisnis yang akan dilakukan                         pengembangan lahan dan properti, jasa konstruksi, dan
Perseroan. Untuk menangkap peluang tersebut,                                  pembiayaan pada pengembang (developer).



                                       Gambar Perluasan Value Chain Bisnis Perumahan


                                                                            Pengembangan
                         Akuisisi Lahan           Basic materials             lahan dan              Jasa konstruksi            Pengembang
                                                                               Properti




    Pemain




                                N/A                       N/A                   ~160-170rb                 ~6,000                     ~11-12rb

                      • Pemain skala nasional    • 2 pemain teratas        • 6 pemain teratas       • Pasar terkonsentrasi   • 10 pemain teratas
     Jumlah             di 10 kota terbesar        mencapai 75% dari         mencapai ~70% market     tinggi dengan pemain     mencapai 70% market
  Pemain dan          • Pasar masih                market share (volume      share (revenue)          BUMN besar mencakup      share (revenue)
   landscape            terfragmentasi di          konsumsi)               • ~20rb pemain             70- 80% market share   • ~400-600 pemain
                        kota-kota kecil dengan                               merupakan perusahaan   • Fokus utama pada         menengah
  persaingan            pemain perorangan        • Berbagai SME berperan     konstruksi menengah      pengembangan           • Sisa 80-90% adalah
      2019                                         sebagai distributor       hingga atas              infrastruktur            pengembang SME
                                                                           • ~85% perusahaan          Pemerintah               dengan fokus regional
                                                                             konstruksi SME




  Pasar, 2025

       Outstanding
                                n/a                      60-70                   500-530                        n/a                   370-400
        loan, Rp T



        Deposit
                                n/a                      20-30                   670-700                        n/a                   340-360
      balance, Rp T



Sumber: Corporate Plan BTN 2021-2025




                                                                                             PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk               281
Page 284
                                Analisis dan Pembahasan
                                Manajemen Atas Kinerja Perseroan




Segmen Syariah

Penjelasan Dan Produktivitas Segmen Syariah

Perseroan juga mengembangkan model perbankan dengan menganut sistem syariah. Segmen Usaha Syariah menyediakan
produk simpanan dan pembiayaan bersifat konsumer dan komersial. Kinerja produk dari Segmen Syariah diuraikan melalui
2 (dua) produk, yaitu Pembiayaan Syariah dan Simpanan Syariah, dengan masing-masing uraian sebagai berikut:



                                                                SEGMEN SYARIAH




           PRODUK PEMBIAYAAN                                                              PRODUK SIMPANAN
                SYARIAH                                                                       SYARIAH




   PEMBIAYAAN                      PEMBIAYAAN
                                                                   GIRO SYARIAH             DEPOSITO SYARIAH          TABUNGAN SYARIAH
 KOMERSIAL SYARIAH              KONSUMER SYARIAH



Sekilas tentang kinerja dari Segmen Syariah dapat dilihat pada tabel dan bagan berikut ini.


    Grafik Posisi Pembiayaan dan Dana Pihak Ketiga (dalam triliun Rupiah)


           PEMBIAYAAN SYARIAH                                                                       SIMPANAN SYARIAH
                                                                                 25,00
                                  41,16                                                                                             21,38
                                                                                                                            20,89
       40,00
                                                                                 20,00
       35,00            34,77

       30,00
                                                                                 15,00               14,49
       25,00                                                                                14,17

       20,00
                                                                                 10,00
                                                                                                             6,75    6,99
       15,00

       10,00
                                                                                  5,00
        5,00                                             2,74
                                                2,34
        0,00                                                                      0,00
                        Pembiayaan              Pembiayaan                                  Giro Syariah     Tabungan         Deposito
                         Konsumer                Komersial                                                    Syariah         Syariah




                    JUMLAH POSISI PRODUK PEMBIAYAAN DAN DPK SEGMEN SYARIAH

                                                                2023              2024
               100,00
                                                                                                                             87
               80,00                                                                                         78,92

               60,00
                                                43,89                                    42,86
                                                                         41,80
               40,00            37,11

               20,00

                0,00
                          Jumlah Produk pembiayaan                     Jumlah Produk Simpanan                Jumlah Posisi Produk
                                   Syariah                                     Syariah                         Segmen Syariah



282     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 285
                                                                                                    Laporan
                                                                                               Tahunan 2024




Produk Pembiayaan Syariah

Perseroan juga melakukan pembiayaan perumahan                   syariah ke dalam jenis konsumer dan komersial. Rincian
dan non perumahan melalui mekanisme syariah                     informasi terkait kinerja produk Pembiayaan Syariah
dengan klasifikasi produk pembiayaan unit usaha                 Perseroan dapat dilihat pada tabel dan di bawah ini.


Tabel Posisi Nilai Pembiayaan Syariah                                                                  (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                          Kenaikan/Penurunan
           Pembiayaan Syariah                      2024                 2023
                                                                                        Nominal           Persentase

Pembiayaan Konsumer                                41.156.171           34.773.107       6.383.063             18,36%

Pembiayaan Komersial                              2.736.656              2.341.174         395.482             16,89%

Jumlah Posisi Nilai Pembiayaan Syariah           43.892.827             37.114.281       6.778.545             18,26%




Jumlah posisi nilai penyaluran Pembiayaan Syariah tahun 2024 sebesar Rp43,89 triliun, meningkat 18,26% dibandingkan
dengan penyaluran pembiayaan di tahun 2023 yang sebesar Rp37,11 triliun. Peningkatan tersebut disebabkan
kenaikan kontribusi pertumbuhan dari Pembiayaan Konsumer sebesar Rp6,38 triliun yang meningkat sebesar 18,36%
dibandingkan tahun 2023.


Tabel Posisi Volume Pembiayaan Syariah                                                               (dalam unit pembiayaan)



                                                                                          Kenaikan/Penurunan
           Pembiayaan Syariah                      2024                 2023
                                                                                        Nominal           Persentase

Pembiayaan Konsumer                                311.252             276.508            34.744               12,57%

Pembiayaan Komersial                                 1.461                1.260              201               15,95%

Jumlah Posisi Volume Pembiayaan Syariah            312.713              277.768           34.945               12,58%




Pembiayaan Syariah yang berhasil disalurkan sampai                    - KPR SSM Tapak iB
dengan tahun 2024 sebanyak 312.713 unit pembiayaan,                   - KPR SSM Susun iB
meningkat 12,58% atau 34.945 unit pembiayaan                          - KPR Tapera iB
dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebanyak                       b. KPR Non Subsidi yang disalurkan melalui:
277.768 unit pembiayaan. Peningkatan volume                           - KPR Platinum iB
pembiayaan ini sebagian besar dikontribusi oleh                       - KPR Indent iB
kenaikan Pembiayaan Konsumer sebanyak 34.744 unit                  c. Non KPR yang disalurkan melalui:
pembiayaan.                                                           - Pembiayaan Bangun Rumah iB
                                                                      - PUM-KB Jamsostek iB
PEMBIAYAAN KONSUMER SYARIAH                                     2. Pembiayaan Non Perumahan. meliputi:
Pembiayaan Konsumer Syariah disalurkan oleh                        a. Pembiayaan Kendaraan Bermotor iB
Perseroan melalui beberapa produk sebagai berikut:                 b. Pembiayaan Gadai iB
1. Pembiayaan Perumahan. meliputi:                                 c. Pembiayaan Multijasa iB
   a. KPR Subsidi yang disalurkan melalui:                         d. Pembiayaan Multimanfaat iB
       - KPR BP2BT iB                                              e. Pembiayaan Emasku
       - KPR Sejahtera Tapak iB                                    f. Pembiayaan Multiguna (Soft Financing) Pegawai
       - KPR Sejahtera Susun iB                                       BTN iB




                                                                          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk      283
Page 286
                            Analisis dan Pembahasan
                            Manajemen Atas Kinerja Perseroan




Tabel Posisi Pembiayaan Konsumer Syariah                                                                          (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                                    Kenaikan/Penurunan
      Pembiayaan Konsumer Syariah                          2024                 2023
                                                                                                  Nominal            Persentase

PEMBIAYAAN PERUMAHAN                                    40.866.065            34.604.291           6.261.774              18,10%

KPR SUBSIDI                                              26.521.953           22.961.992           3.559.961              15,50%

  KPR BP2BT iB                                                 551.863           581.978             (30.115)             (5,17%)

  KPR Sejahtera Tapak iB                                 18.549.858             14.313.911        4.235.947               29,59%

  KPR Sejahtera Susun iB                                         1.363              1.440               (77)             (5,35%)

  KPR SSM Tapak iB                                        6.972.292             7.715.628          (743.336)             (9,63%)

  KPR SSM Susun iB                                              43.519            48.991             (5.472)              (11,17%)

  KPR Tapera iB                                            403.058              300.044              103.014              34,33%

KPR Non Subsidi                                          14.303.159           11.604.082          2.699.077              23,26%

  KPR Platinum iB                                         9.040.139            7.743.069           1.297.070              16,75%

  KPR Indent iB                                           5.263.020             3.861.013          1.402.007              36,31%

Non KPR                                                        40.953             38.217              2.736                7.16%

  Pembiayaan Bangun Rumah iB                                    37.172            33.330              3.842                11,53%

  PUM-KB Jamsostek iB                                            3.781             4.887              (1.106)           (22,63%)

PEMBIAYAAN NON PERUMAHAN                                       290.105           168.816             121.289              71,85%

  Pembiayaan Kendaraan Bermotor iB                               1.485              1.400                 85               6,07%

  Pembiayaan Gadai iB                                               -                   -                  -                    -

  Pembiayaan Multijasa iB                                      20.904             15.940              4.964                31,14%

  Pembiayaan Multimanfaat iB                                   175.877            151.476             24.401               16,11%

  Pembiayaan Emasku                                                 -                   -                  -                    -

  Pembiayaan Multiguna (Soft Financing)                         91.839                  0             91.839             91,839%
  Pegawai BTN iB

Jumlah Posisi Pembiayaan Konsumer Syariah                  41.156.171         34.773.107          6.383.064               18,36%




Jumlah posisi Pembiayaan Konsumer Syariah tahun 2024 adalah sebesar Rp41,16 triliun, meningkat 18,36% dibandingkan
dengan tahun 2023 sebesar Rp34,77 triliun. Peningkatan posisi pembiayaan tersebut sebagian besar dikontribusi oleh
pembiayaan KPR Sejahtera Tapak iB yang mencapai Rp18,55 triliun.


Tabel Posisi Volume Pembiayaan Konsumer Syariah                                                                 (dalam unit pembiayaan)



                                                                                                     Kenaikan/Penurunan
          Pembiayaan Konsumer Syariah                             2024             2023
                                                                                                   Nominal            Persentase

PEMBIAYAAN PERUMAHAN                                             307.580           273.261            34.319               12,56%

KPR SUBSIDI                                                      250.808           221.749            29.059               13,10%

  KPR BP2BT iB                                                      6.144              6.213            (69)                (1,11%)

  KPR Sejahtera Tapak iB                                          156.941           126.742           30.199              23,83%

  KPR Sejahtera Susun iB                                                 10                  10             -               0,00%




284       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 287
                                                                                                 Laporan
                                                                                            Tahunan 2024




                                                                                       Kenaikan/Penurunan
        Pembiayaan Konsumer Syariah                   2024             2023
                                                                                      Nominal           Persentase

  KPR SSM Tapak iB                                    84.533            86.371          (1.838)              (2,13%)

  KPR SSM Susun iB                                       305                313             (8)             (2,56%)

  KPR Tapera iB                                        2.875              2.100            775               36,90%

KPR Non Subsidi                                       55.899           50.544            5.355               10,59%

  KPR Platinum iB                                     40.404             38.119          2.285                5,99%

  KPR Indent iB                                       15.495             12.425           3.070               24,71%

Non KPR                                                  873               968           (658)             (67,98%)

  Pembiayaan Bangun Rumah iB                             310               348             (38)             (10,92%)

  PUM-KB Jamsostek iB                                    563               620             (57)              (9,19%)

PEMBIAYAAN NON PERUMAHAN                               3.672             3.247             425               13,09%

  Pembiayaan Kendaraan Bermotor iB                         11                15             (4)            (26,67%)

  Pembiayaan Gadai iB                                        -                -

  Pembiayaan Multijasa iB                                296               294                   2            0,68%

  Pembiayaan Multimanfaat iB                            3.141            2.938             203                 6,91%

  Pembiayaan Emasku                                                           -

  Pembiayaan Pegawai BTN iB                              224                  -            224                 224%

Jumlah Posisi Volume Pembiayaan Konsumer Syariah      311.252         276.508           34.744               12,57%




Posisi volume Pembiayaan Konsumer Syariah pada               PEMBIAYAAN KOMERSIAL SYARIAH
tahun 2024 sebanyak 311.252 unit pembiayaan,                 Pembiayaan Komersial Syariah disalurkan oleh
meningkat 12,57% atau 34.744 unit dibandingkan               Perseroan melalui beberapa produk sebagai berikut:
dengan tahun 2023 yang sebanyak 276.508 unit                 1. Pembiayaan Perumahan
pembiayaan.     Peningkatan volume   Pembiayaan                 a. Pembiayaan Konstruksi BTN iB
Konsumer disebabkan oleh pertumbuhan kontribusi              2. Pembiayaan Non Perumahan
volume pembiayaan KPR Sejahtera Tapak iB sebanyak               a. UMKM Syariah
30.199 unit pembiayaan.                                         b. Pembiayaan Modal Kerja iB
                                                                c. Pembiayaan Investasi iB



Tabel Posisi Pembiayaan Komersial Syariah                                                            (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                       Kenaikan/Penurunan
       Pembiayaan Komersial Syariah                 2024              2023
                                                                                     Nominal            Persentase

Pembiayaan Perumahan                               2.351.310         1.982.368        368.942                18,61%

  Pembiayaan Konstruksi BTN iB                     2.351.310         1.982.367        368.942                18,61%

Pembiayaan Non Perumahan                            385.346           358.807          26.539                7,40%

  UMKM Syariah                                             -                  -             -                     -

  Pembiayaan Modal Kerja iB                          312.871           280.771          32.100               11,43%

  Pembiayaan Investasi iB                            72.475             78.036         (5.561)               (7,13%)

Jumlah Posisi Nilai Pembiayaan Komersial Syariah   2.736.656          2.341.174       395.482               16,89%




                                                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk        285
Page 288
                             Analisis dan Pembahasan
                             Manajemen Atas Kinerja Perseroan




Posisi Pembiayaan Komersial tahun 2024 mencapai                           dengan tahun 2023. Peningkatan posisi pembiayaan
Rp2,74 triliun. Pencapaian ini meningkat sebesar                          tersebut disebabkan oleh peningkatan pembiayaan
Rp395,48 miliar atau 16,89% apabila dibandingkan                          Konstruksi BTN iB sebesar Rp368,94 miliar.



Tabel Posisi Volume Pembiayaan Komersial Syariah                                                               (dalam unit pembiayaan)



                                                                                                     Kenaikan/Penurunan
         Pembiayaan Komersial Syariah                               2024              2023
                                                                                                   Nominal           Persentase

Pembiayaan Perumahan                                                   1.334             1.161         173               14,90%

   Pembiayaan Konstruksi BTN iB                                        1.334             1.161         173               14,90%

Pembiayaan Non Perumahan                                                 127              99           28               28,28%

   UMKM Syariah                                                           -                   -          -                     -

   Pembiayaan Modal Kerja iB                                             78               48           30               62,50%

   Pembiayaan Investasi iB                                               49                51          (2)              (3,92%)

Jumlah Posisi Volume Pembiayaan Komersial Syariah                      1.461           1.260           201               15,45%




Jumlah posisi volume Pembiayaan Komersial tahun                           Produk Simpanan Syariah
2024 sebanyak 1.461 unit, meningkat sebanyak 15,45%
dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebanyak 1.260                        Perseroan juga melakukan penghimpunan Dana Pihak
unit. Peningkatan Posisi volume pembiayaan Komersial                      Ketiga melalui Unit Usaha Syariah melalui produk Giro,
tersebut di melalui produk Pembiayaan Konstruksi BTN                      Tabungan, dan Deposito Syariah.
iB yang meningkat sebesar 173 unit pembiayaan.



Tabel Posisi Dana Simpanan Syariah                                                                               (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                                    Kenaikan/Penurunan
                Simpanan Syariah                                2024              2023
                                                                                                  Nominal            Persentase

 Giro Syariah                                              19.824.691            14.165.526        5.659.165             39,95%

 Tabungan Syariah                                           7.809.712             6.749.835        1.059.877             15,70%

 Deposito Syariah                                          21.987.804            20.887.524        1.100.280              5,27%

 Jumlah Posisi Dana Simpanan Syariah                      49.622.207            41.802.885         7.819.322             18,71%




Jumlah posisi dana Simpanan Syariah tahun 2024 adalah sebesar Rp49,62 triliun, meningkat 18,71% dibandingkan
dengan tahun 2023 yang sebesar Rp41,80 triliun. Peningkatan tersebut sebagian besar dipengaruhi oleh kenaikan
nominal Giro Syariah sebesar Rp5,66 triliun atau sebesar 39,95%. Tabungan Syariah dan Deposito Syariah juga
mengalami peningkatan masing-masing sebesar 15,70% dan 5,27%.


Tabel Posisi Volume Rekening Simpanan Syariah                                                                         (dalam rekening)



                                                                                                    Kenaikan/Penurunan
                 Simpanan Syariah                                 2024              2023
                                                                                                   Nominal           Persentase

 Giro Syariah                                                      76.270              61.128         15.142             24,77%

 Tabungan Syariah                                                1.334.915           1.191.847      143.068              12,00%




286      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 289
                                                                                                       Laporan
                                                                                                  Tahunan 2024




                                                                                          Kenaikan/Penurunan
               Simpanan Syariah                       2024                2023
                                                                                         Nominal            Persentase

 Deposito Syariah                                        10.820             10.957           (137)               (1,25%)

 Jumlah Posisi Volume Rekening Simpanan Syariah     1.422.005            1.263.932        158.073                 12,51%



Jumlah volume rekening Simpanan Syariah tahun                  rekening di tahun 2024 yaitu sebesar 1,25%. Peningkatan
2024 tumbuh sebesar 12,51% dari sebanyak 1.263.932             volume rekening Giro Syariah dan Tabungan Syariah
rekening pada tahun 2023 menjadi sebanyak 1.422.0005           yang diiringi dengan penurunan volume rekening
rekening pada tahun 2024. Produk Giro Syariah                  Deposito Syariah adalah salah satu hasil dari strategi
dengan pertumbuhan volume sebesar 24,77% menjadi               peningkatan CASA dan DPK ritel.
kontributor terbesar atas peningkatan volume simpanan
syariah. Produk Tabungan Syariah juga mengalami                Giro Syariah
peningkatan dari sisi volume rekening, yaitu sebanyak
143.068 rekening atau 12,00% lebih tinggi dari tahun           Simpanan Syariah dalam bentuk Giro diberikan melalui
2023. Deposito syariah menjadi satu - satunya produk           2 (dua) produk. yaitu Giro BTN iB dan Giro BTN Prima iB.
simpanan syariah yang mengalami penurunan volume



Tabel Posisi Dana Giro Syariah                                                                           (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                          Kenaikan/Penurunan
                    Giro Syariah                   2024                2023
                                                                                       Nominal              Persentase

Giro BTN iB                                       18.882.766          13.439.465        5.443.299                40,50%

Giro BTN Prima iB                                   941.925              726.061          215.865                29,73%

Jumlah Posisi Dana Giro Syariah                   19.824.691          14.165.526        5.659.164                39,95%



Jumlah posisi dana Giro Syariah tahun 2024 mengalami peningkatan 39,95% menjadi sebesar Rp19,82 triliun jika
dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp14,17 triliun. Kedua produk Giro Syariah sama - sama mengalami
peningkatan dibanding tahun 2023 dengan rincian Giro BTN iB mengalami peningkatan 40,50% menjadi Rp18,88 triliun
dan Giro BTN Prima iB meningkat 29,73% menjadi Rp941,93 miliar.


Tabel Posisi Rekening Giro Syariah                                                                           (dalam rekening)



                                                                                          Kenaikan/Penurunan
                    Giro Syariah                   2024                 2023
                                                                                       Nominal              Persentase

Giro BTN iB                                       74.056               59.038            15.018                  25,44%

Giro BTN Prima iB                                   2.214               2.090              124                    5,93%

Jumlah Posisi Volume Rekening Giro Syariah         76.270               61.128           15.142                  24,77%




Jumlah posisi rekening Giro Syariah tahun 2024 adalah          TABUNGAN SYARIAH
sebanyak 76.270 rekening, meningkat sebanyak 15.142            Simpanan Syariah dalam bentuk Tabungan diberikan
rekening atau tumbuh 24,77% dibanding tahun 2023.              melalui beberapa produk yaitu Tabungan BTN Batara iB,
Peningkatan tersebut terutama dikontribusi oleh                Tabungan BTN Berkah iB, Tabungan BTN Haji dan Umroh
kenaikan Giro BTN iB dengan peningkatan 25,44%                 iB, TabunganKu iB, Tabungan BTN Qurban iB, Tabungan
dibanding tahun 2023. Giro BTN iB menjadi produk giro          BTN Simpel iB dan Tabungan BTN Emas iB.
yang memiliki kontribusi peningkatan cukup signifikan.




                                                                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk            287
Page 290
                          Analisis dan Pembahasan
                          Manajemen Atas Kinerja Perseroan




Tabel Posisi Dana Tabungan Syariah                                                                             (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                                    Kenaikan/Penurunan
             Tabungan Syariah                                2024                 2023
                                                                                                 Nominal          Persentase

 Tabungan BTN Batara iB                                  1.499.161               1.256.572         242.589             19,31%

 Tabungan BTN Berkah iB                                 6.007.489                5.214.570          792.918           15,21%

 Tabungan BTN Haji dan Umroh iB                              262.503              245.314             17.190           7,01%

 TabunganKu iB                                                15.039                13.532            1.507            11,14%

 Tabungan BTN Qurban iB                                        7.334                6.092             1.242          20,39%

 Tabungan BTN Simpel iB                                         7.732               6.489             1.243           19,16%

 Tabungan BTN Emas iB                                         10.454                7.266             3.188          43,87%

 Jumlah Posisi Dana Tabungan Syariah                     7.809.712              6.749.835         1.059.877           15,70%


Jumlah posisi dana Tabungan Syariah tahun 2024                           bagi hasil yang menguntungkan kepada nasabah.
mengalami peningkatan 15,70% yakni menjadi sebesar                       Peningkatan tabungan BTN Berkah iB juga menunjukkan
Rp7,81 triliun jika dibandingkan dengan tahun 2023                       bahwa kinerja UUS BTN pada tahun 2024 semakin
yang sebesar Rp6,75 triliun. Kontribusi terbesar pada                    membaik dan dapat memberikan bagi hasil yang
peningkatan dana Tabungan Syariah adalah Tabungan                        optimal kepada nasabah sehingga membuat nasabah
BTN Berkah iB yang meningkat sebesar Rp792,92 miliar.                    mempercayakan penempatan dana lebih banyak
Tabungan BTN Berkah iB merupakan tabungan dengan                         kepada UUS BTN.
akad mudharabah (investasi) yang memberikan


Tabel Posisi Volume Rekening Tabungan Syariah                                                                      (dalam rekening)



                                                                                                    Kenaikan/Penurunan
              Tabungan Syariah                                2024                2023
                                                                                                  Nominal         Persentase

Tabungan BTN Batara iB                                       786.936               701.304          85.632             12,21%

Tabungan BTN Berkah iB                                        157.409              153.644           3.765             2,45%

Tabungan BTN Haji dan Umroh iB                                224.705              194.333          30.372            15,63%

TabunganKu iB                                                  32.810               26.108           6.702            25,67%

Tabungan BTN Qurban iB                                         30.927               23.187           7.740            33,38%

Tabungan BTN Simpel iB                                        90.489               82.873             7.616             9,19%

Tabungan BTN Emas iB                                            11.639              10.398            1.241            11,93%

Jumlah Posisi Volume Rekening Tabungan Syariah               1.334.915            1.191.847        143.068            12,00%



Jumlah posisi volume rekening Tabungan Syariah tahun                     DEPOSITO SYARIAH
2024 adalah sebanyak 1,33 juta rekening, meningkat                       Simpanan Syariah dalam bentuk Deposito diberikan
12,00% jika dibandingkan dengan tahun 2023 yang                          melalui 2 (dua) produk, yaitu Deposito BTN iB baik untuk
sebanyak 1,19 juta rekening. Kontribusi terbesar pada                    perorangan maupun untuk lembaga, serta Deposito On
peningkatan jumlah rekening Tabungan Syariah adalah                      Call iB.
Tabungan BTN Batara iB yang meningkat sebanyak
85.632 rekening. Peningkatan tersebut antara lain
disebabkan oleh adanya program CASA dan DPK ritel
yang efektif.




288      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 291
                                                                                                    Laporan
                                                                                               Tahunan 2024




Tabel Posisi Dana Deposito Syariah                                                                    (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                         Kenaikan/Penurunan
               Deposito Syariah                    2024                 2023
                                                                                       Nominal           Persentase

Deposito BTN iB (Perorangan)                       1.472.223            1.312.892          159.331             12,14%

Deposito BTN iB (Lembaga)                         19.236.272          18.695.037          541.235              2,90%

Deposito On Call iB                                1.279.309            879.595            399.714            45,44%

Jumlah Posisi Dana Deposito Syariah               21.987.804         20.887.524         2.464.247             12,62%




Jumlah posisi dana Deposito Syariah tahun 2024 sebesar         Peningkatan Deposito menunjukkan bahwa kinerja UUS
Rp21,98 triliun, meningkat 12,62% jika dibandingkan            BTN pada tahun 2024 semakin membaik dan dapat
dengan tahun 2023 yang sebesar Rp20,89 triliun.                memberikan bagi hasil yang optimal kepada nasabah
Jumlah posisi Deposito BTN iB Perorangan, Deposito             sehingga   membuat      nasabah    mempercayakan
BTN iB Lembaga, dan Deposito On Call iB masing -               penempatan dana lebih banyak kepada UUS BTN.
masing meningkat sebesar 12,14%, 2,90%, dan 45,44%.



Tabel Posisi Volume Rekening Deposito Syariah                                                             (dalam rekening)



                                                                                          Kenaikan/Penurunan
                Deposito Syariah                     2024               2023
                                                                                        Nominal          Persentase

 Deposito BTN iB (Perorangan)                         9.007               9.240           (233)               (2,52%)

 Deposito BTN iB (Lembaga)                            1.689               1.662              27                 1,62%

 Deposito On Call iB                                     124                 55              69               125,45%

 Jumlah Posisi Volume Rekening Deposito Syariah      10.820              10.957            (441)              (3,92%)


Jumlah posisi volume rekening Deposito Syariah tahun           3. Kondisi excess reserve yang cukup tinggi.
2024 sebanyak 10.820 rekening, lebih rendah 3,92%              4. Inisiatif transformasi (Financing Origination System/
dibanding tahun 2023 yang sebanyak 10.957 rekening.               FOS Collection, kerjasama Tapera dan digital
Meskipun terjadi penurunan volume rekening deposito,              onboarding.
namun jika dilihat dari besarnya nilai posisi deposito         5. Pengembangan produk rent to own syariah.
tetap mengalami peningkatan pada tahun 2024.
                                                               Strategi Segmen Syariah Tahun 2024
Keunggulan Kompetitif dan Inovasi
Segmen Syariah                                                 Strategi segmen syariah tahun 2024 meliputi
                                                               strategi pengembangan bisnis pembiayaan, strategi
Beberapa keunggulan kompetitif maupun inovasi yang             pengembangan pendanaan, strategi permodalan,
dilakukan oleh Segmen Syariah antara lain diuraikan            strategi perbaikan kualitas pembiayaan, strategi
sebagai berikut:                                               fee based income, strategi infrastruktur Information
1. Peluang nasabah captive dengan KPR, Pembiayaan              Technology (IT) yang diuraikan sebagai berikut:
    Konstruksi BTN iB dan Dana Lembaga yang
    berpeluang dikembangkan.
2. Menjadi mitra Pemerintah pada Program Perumahan
    Nasional.




                                                                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk          289
Page 292
                          Analisis dan Pembahasan
                          Manajemen Atas Kinerja Perseroan




a. Strategi Pengembangan Bisnis Pembiayaan

                Tema Strategi                                                      Inisiatif

   1.   Meningkatkan     market        share   a.   Mengoptimalkan porsi Perseroan pada kuota KPR FLPP dan KPR Tapera tahun
        penyaluran   KPR  Subsidi       yang        2024 yang menyasar segmen fixed income dan ASN.
        berkualitas.                           b.   Pengembangan H2H FLPP (Sikasep, Sikumbang, dan lain-lain), H2H PUPR
                                                    (SBUM dan SSM) dan H2H Tapera.
                                               c.   Pengembangan H2H dengan Mitra Asuransi untuk automasi penutupan
                                                    asuransi KPR Subsidi iB.
                                               d.   Program strategis bersama seluruh unit kerja terkait dengan pencapaian
                                                    realisasi dan peningkatan market share KPR bersubsidi.
                                               e.   Penguatan monitoring dan evaluasi proses bisnis KPR Subsidi.

   2.   Perluasan      kerjasama       untuk   a.   Memperluas relationship dengan instansi strategis di sektor perumahan
        optimalisasi   KPR   Subsidi   yang         (PUPR, BP Tapera, Kementerian Keuangan) dan pendukung KPR Subsidi dalam
        equitable dan affordable.                   penyusunan Program Sejuta Rumah Pemerintah.
                                               b.   Sosialisasi dan edukasi KPR FLPP dan Pembiayaan Tapera (KPR, PRR, PBR) ke
                                                    Asosiasi dan Pengembang melalui webinar, developer gathering, expo dan
                                                    media lainnya.
                                               c.   Pemberian reward dan insentif untuk Pengembang.

   3.   Optimalisasi  realisasi KPR/KPA        a.   Pemberian fee marketing khusus kepada Pengembang Prima KCS dan Agent
        dari Pengembang Prima KCS dan               Property Nasional.
        kerjasama dengan Agent Property        b.   Gathering secara rutin/berkala dengan Pengembang Prima KCS dan Agent
        Nasional maupun lokal.                      Property Nasional.
                                               c.   Pemenuhan PIC khusus Pengembang Prima KCS, Agent Property Nasional
                                                    serta tenaga marketing khusus (non organik) untuk Pengembang Prima KCS.
                                               d.   Pemberian reward kepada top developer dengan performance dan realisasi
                                                    terbaik tahun 2024.
                                               e.   Pengembangan aplikasi lead management system untuk memudahkan
                                                    monitoring kegiatan marketing PIC Top Developer KCS dan tenaga marketing
                                                    non organik.
                                               f.   Penguatan organisasi dan kapabilitas SDM sales.

   4.   Meningkatkan pembiayaan         high   a.    Intensifikasi penjualan produk Tunai Emas BTN iB dan Emasku BTN iB.
        yield pada Segmen Konsumer.            b.   Meningkatkan kerjasama/kemitraan dengan pihak ketiga (Mitra 10, Depo
                                                    Bangunan, dealer kendaraan, travel umroh, dan pihak potensi lainnya).
                                               c.   Telemarketing nasabah KPR eksisting melalui program top up pembiayaan.
                                               d.   WA blast penawaran multijasa dan multimanfaat ke seluruh karyawan BTN
                                                    dan karyawan perusahaan payroll BTNS.
                                               e.   Memperluas portofolio produk melalui multiguna (soft financing) karyawan,
                                                    kendaraan bermotor BTN iB dan multimanfaat refinancing.

   5.   Optimalisasi platform digital yang     a.   Optimalisasi penggunaan portal BTN Property dengan bekerjasama dengan
        sudah ada dalam mendukung                   pengembang untuk membantu penjualan unit.
        pemasaran     dan    realisasi KPR     b.   Membuat gimmick dan program promosi untuk nasabah yang mengajukan
        Bersubsidi maupun KPR Non Subsidi.          event khusus.
                                               c.   Implementasi FOS Konsumer dan upgrade aplikasi Eloan dalam upaya
                                                    percepatan proses pembiayaan.

   6.   Penguatan market share KPR Non         a.   Menambah Sales Center KPR untuk segmen emerging affluent.
        Subsidi pada segment emerging          b.   Peningkatan perjanjian kerjasama (PKS) baru.
        affluent.                              c.   Optimalisasi PKS eksisting.


   7.   Peningkatan portofolio pembiayaan      a.   Maintenance secara berkelanjutan developer eksisting - proyek baru atau
        komersial serta mengembangkan               pengembangan proyek eksisting.
        skema pembiayaan baru sepanjang        b.   Melakukan diversifikasi portofolio pembiayaan komersial secara selektif
        value chain perumahan kepada                kepada BUMN, Group Usaha Swasta Bonafide dan institusi pendidikan.
        segmen UMKM, Corporate dan             c.   Optimalisasi partnership dengan program Restricted Investment (SRIA).
        Instansi.                              d.   Optimalisasi data untuk sumber pipeline.

   8.   Memperluas Pembiayaan Syariah          a.   Memperluas cakupan akad MMQ dari total buku pembiayaan Syariah (10%).
        dengan mengembangkan solusi            b.   Diversifikasi skema KPR dengan menggunakan akad IMBT.
        pembiayaan inovatif.


   9.   Perluasan  bisnis      pembiayaan      a.   Growth sustainable portfolio.
        segmen komersial                       b.   Establish a sustainable corporate environment.
                                               c.   Explore and elaborate customer’s needs.
                                               d.   Control loan quality




290     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 293
                                                                                                          Laporan
                                                                                                     Tahunan 2024




b. Strategi Pengembangan Pendanaan

                Tema Strategi                                                      Inisiatif

    1.   Reengineering model pemasaran         a.   Menyusun marketing communication dan re-branding yang efektif dan
         DPK yang efektif dan rebranding            terintegrasi melalui umbrella campaign.
         produk.                               b.   Promo merchant dan partnership yang dapat menjangkau seluruh Indonesia.
                                               c.   Pengadaan event yang secara langsung berdampak pada pencapaian
                                                    bisnis melalui aktivitas terpadu (gathering nasabah) dan branch activation.

    2.   Penguatan fundamental low cost        a.   Peningkatan aktivitas transaksi tabungan lembaga melalui pemberian
         funding dan fokus perbaikan CoF.           program khusus.
                                               b.   Peningkatan product holding melalui bundling product pembiayaan KPR
                                                    dengan tabungan sekunder.
                                               c.   Fokus KPI Kantor Cabang Syariah pada peningkatan CASA dan DPK Ritel.
                                               d.   Meningkatkan komposisi tabungan ritel melalui kolaborasi intensifikasi
                                                    potensi nasabah perorangan pada lembaga yang telah bekerja sama.
                                               e.   Meningkatkan tabungan haji dan umroh melalui kerja sama dengan pihak
                                                    ketiga yang terafiliasi.
                                               f.   Meningkatkan DPK Giro Non FLPP dari kerja sama transaksional dan
                                                    pengelolaan kas Pemerintah (K/L/BLU).
                                               g.   Rekomposisi Rasio Nasabah Inti dan optimalisasi cost of fund dengan
                                                    melakukan shifting nasabah eksisting.
                                               h.   Melaksanakan program Sedekah Subuh atau Jum’at Berkah.

    3.   Menjadi bank operasional nasabah      a.   Mengembangkan Spider Web Ekosistem Bisnis dengan fokus segmen
         institusi.                                 property related, healthcare, education dan Islamic related.
                                               b.   Fokus pengembangan produk giro kepada Kementerian penerima anggaran
                                                    APBN terbesar untuk akuisisi Satker dan Rekanan Satker.
                                               c.   Meningkatkan akuisisi nasabah BUMN, anak perusahaan BUMN dan swasta
                                                    besar.
                                               d.   Peningkatan kerja sama transaksional lembaga melalui Cash Management
                                                    System (CMS).
                                               e.   Fokus penjualan pada segmentasi nasabah Pemerintah, Satker Kementerian/
                                                    Lembaga (K/L) dan BLU.
                                               f.   Kerja sama dengan Lembaga Islam dan philantrophy seperti badan amil
                                                    zakat dan nazhir wakaf.
                                               g.   Pelaksanaan program Serbu ke Rumah Sakit, Lembaga Kesehatan, Sekolah,
                                                    Madrasah, Pondok Pesantren, Universitas dan Sekolah Tinggi.

    4.   Upaya Peningkatan CASA melalui        a.   Meningkatkan CASA dengan pengembangan digital banking.
         utilisasi E-channel untuk mendukung   b.   Meningkatkan transaksi pada nasabah eksisting yang menyasar nasabah
         transaksional.                             captive (nasabah KPR Non Subsidi, SME, Komersial dan Korporasi).
                                               c.   Optimalisasi layanan pembukaan rekening secara online dalam pembukaan
                                                    rekening tabungan.
                                               d.   Utilisasi e-channel (New Mobile Banking, open account online eKYC), New
                                                    Virtual Account untuk mendorong giro dan tabungan transaksional.

    5.   Pengembangan produk DPK untuk         Pengembangan tabungan Tapera berbasis skema saving plan untuk kepesertaan
         peningkatan penghimpunan dana         Tapera.
         nasabah.

    6.   Pengembangan           segmentasi     Pengembangan segmentasi nasabah melalui fasilitas eksklusif dengan layanan
         nasabah.                              terbaik kepada nasabah prima syariah.



c. Strategi Permodalan
   Untuk mendukung penyaluran strategi pengembangan bisnis, dibutuhkan permodalan yang cukup dengan
   mempertimbangkan pemenuhan kewajiban modal minimum sesuai Basel III. Sejalan dengan ketentuan tersebut,
   UUS BTN merencanakan posisi modal di tahun 2024 adalah sebesar Rp3,5 triliun rupiah. Sehingga diharapkan
   spin-off dapat dilaksanakan pada tahun 2024. Upaya penguatan permodalan tahun 2024 akan difokuskan pada:
   a. Peningkatan laba/profitabilitas.
   b. Konversi Rekening Antar Kantor (RAK)
   c. Penerbitan Sukuk Tapera sebagai salah satu bentuk pendanaan jangka panjang likuiditas UUS BTN.




                                                                               PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk      291
Page 294
                           Analisis dan Pembahasan
                           Manajemen Atas Kinerja Perseroan




d. Strategi Perbaikan Kualitas Pembiayaan

                 Tema Strategi                                                      Inisiatif

    1.   Memperkuat collection                  a.   Memperkuat collection management system - segmen konsumer.
         management system.                     b.   Memperkuat collection management system - segmen komersial.
                                                c.   Penyelarasan struktur organisasi KCS terhadap struktur organisasi SHAD.
                                                d.   Percepatan penyelesaian dokumen pokok dan monitoring untuk percepatan
                                                     litigasi.
                                                e.   Memperbaiki kualitas data nasabah
                                                f.   Piloting perubahan proses bisnis collection di Kantor Cabang (meningkatkan
                                                     fungsi desk call).
                                                g.   Implementasi FOS Collection - segmen konsumer

    2.   Membenahi Tenaga Alih Daya (TAD)       a.   Evaluasi kinerja vendor TAD collection (engagement, workload, dan lain-lain)
         management.                            b.   Monitoring produktivitas TAD collection, icoll usage dan contact rating

    3.   Mempercepat penjualan aset             a.   Penjualan aset pembiayaan macet secara bulk melalui kerja sama investor
         pembiayaan macet.                           PPA, PAB, MAS dan lain-lain.
                                                b.   Memperluas channel penjualan pembiayaan macet melalui portal rumah
                                                     murah dan kerja sama e-commerce di bidang properti.
                                                c.   Project assets sales untuk mempercepat recovery pembiayaan macet.

    4.   Perbaikan kualitas pembiayaan          a.   Pengkinian data atas profiling pembiayaan komersial NPF dan pasif.
         komersial secara masif.                b.   Pengklasifikasian loan NPF dan Pasif menjadi 4 (empat) kuadran.
                                                c.   Partisipasi dalam program BTN Project Tiger.
                                                d.   Coaching dan mentoring kepada RM di KCS terkait commercial collection.

    5.   Memperluas jaringan terhadap           Pendekatan kepada KPKNL dan Pengadilan Agama serta memperluas kerja
         pihak ketiga dalam upaya               sama dengan Agent Property, BLS, Advokat, Asosiasi Pengembang Property, dan
         penyelesaian.                          Kontraktor.

    6.   Memperluas relaksasi kebijakan dan     Pemberian kebijakan untuk memperlancar proses penyelesaian pembiayaan
         pemberian reward.                      serta pemberian reward dan bantuan operasional.



e. Strategi Fee Based Income

                 Tema Strategi                                                      Inisiatif

    1.   Meningkatkan pendapatan                a.   Meningkatkan kontribusi biaya administrasi pembiayaan.
         administrasi Bank.                     b.   Optimalisasi pembebanan biaya administrasi dana pihak ketiga.

    2.   Meningkatkan pendapatan fee/ujrah      a.   Optimalisasi fee/ujrah atas bancassurance.
         jasa bank.                             b.   Meningkatkan fee/ujrah atas transaksi payroll.
                                                c.   Optimalisasi fee/ujrah atas jasa perbankan lainnya.

    3.   Meningkatkan fee berbasis transaksi.   a.   Peningkatan pengguna e-channel (Mobile Banking, CMS, virtual account,
                                                     SMS Notif, ATM).
                                                b.   Pengembangan dan peningkatan fitur e-channel.
                                                c.   Peningkatan kerja sama partnership berbasis virtual account.




292      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 295
                                                                                                             Laporan
                                                                                                        Tahunan 2024




f.   Strategi Infrastruktur Information Technology (IT)
     Pengembangan TI pada UUS BTN di tahun 2024 dilakukan oleh Perusahaan Induk dalam rangka mendukung
     rencana korporasi serta aspirasi Kebijakan Umum Direksi tahun 2024 pada bidang kredit/pembiayaan dan
     kualitas kredit/pembiayaan, bidang pendanaan dan jaringan kantor, bidang fee based income, dan bidang
     beban overhead. Adapun rencana pengembangan TI 2024 secara garis besar selaras dengan inisiatif utama RSTI
     2021-2025 adalah sebagai berikut:



                  Tema Strategi                                                       Inisiatif

     1.   Enhancement aplikasi        pendukung   a.   Optimalisasi sistem operasional komputer syariah NG dengan enhance core
          proses bisnis syariah.                       banking system syariah.
                                                  b.   Pengembangan Lead Management System Syariah berupa FOS -
                                                       enhancement MMQ, fitur FOS Consumer dan FOS Collection.
                                                  c.   Meningkatkan kapabilitas sistem pembayaran seperti pengembangan
                                                       sistem fast payment (BI-Fast Tahap 2) dan pembayaran virtual account
                                                       melalui BI Fast.
                                                  d.   Pengembangan sistem untuk mendukung bisnis remittance seperti host to
                                                       host incoming transfer (H2H penutupan asuransi KPR Subsidi, KPR Non Subsidi
                                                       dan Non KPR).
                                                  e.   Enhancement i-rekon.
                                                  f.   Pengembangan treasury system.
                                                  g.   Pengembangan LPA Live by Video Call.
                                                  h.   Pengembangan portal profiling pembiayaan NPF dan pasif komersial.
                                                  i.   Pengembangan master data unit pembiayaan konstruksi.

     2.   Digital banking strategy.               a.   Modernisasi digital banking dengan perencanaan dan pembaharuan
                                                       melalui pengembangan new mobile banking, EKYC untuk online onboarding
                                                       for open account UUS BTN dan virtual account.
                                                  b.   Enhancement cash management system syariah.
                                                  c.   Peningkatan kerjasama partnership.

     3.   Automasi proses front-end and back-     Otomatisasi proses bisnis dan peningkatan kualitas layanan IT, melalui
          end untuk meningkatkan efisiensi        modernisasi hardware, software/sistem, infrastruktur maupun implementasi high
          operasional.                            availability pada perangkat network data center dan penggunaan infrastruktur
                                                  cloud.

     4.   Pengembangan data analytic.             a.   Meningkatkan kualitas penyampaian laporan bulanan adalah percepatan
                                                       proses End of Month (EOM) dengan perbaikan sistem IT dan data management
                                                  b.   Pengembangan portal profiling pembiayaan NPF dan pasif komersial.
                                                  c.   Pengembangan master data unit pembiayaan konstruksi.




     Selain   pengembangan       TI,  Perseroan  akan                     keamanan sistem dan aplikasi BTN, antara lain yaitu
     melakukan evaluasi dan pengkinian kebijakan TI                       implementasi Identity and Access Management,
     terhadap peraturan Regulator, kebijakan internal                     Security and Network Monitoring and Compliance,
     bank maupun berdasarkan best practice yang                           dan Integrated Patch Management.
     ada, sedangkan untuk meningkatkan kapasitas
     dan kapabilitas tim IT, Perseroan akan melakukan                     Sejalan dengan inisiatif tersebut aktivitas yang
     pelatihan dan sertifikasi tim IT sesuai dengan                       akan dilaksanakan antara lain yaitu Pemenuhan
     kebutuhan masing-masing.                                             UU Perlindungan Data Pribadi No 27 Tahun 2022,
                                                                          availability security infrastruktur, peremajaan
g. Strategi IT Security                                                   teknologi, pemenuhan compliance regulator, tata
   Pengembangan IT terkait security sejalan telah                         kelola akses data pengguna, dan mitigasi terhadap
   dituangkan dalam Rencana Strategis Teknologi                           fraud, serta penyalahgunaan transaksi (aktivitas
   Informasi (RSTI) 2021–2025 yang mengangkat                             pencucian uang dan perjudian).
   tema Security by Design untuk meningkatkan




                                                                                 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk       293
Page 296
                            Analisis dan Pembahasan
                            Manajemen Atas Kinerja Perseroan




h. Strategi Penerapan Risk and Compliance
   Strategi penerapan risk and compliance UUS BTN di tahun 2024 dilakukan melalui Perusahaan Induk antara lain
   sebagai berikut:



                  Tema Strategi                                                      Inisiatif

     1.   Meningkatkan kualitas penerapan        a.   Mengembangkan kapabilitas pengelolaan risiko digital dan IT melalui
          manajemen risiko.                           deteksi fraud dan cyber security.
                                                 b.   Mengoptimalkan pengelolaan IT Risk dengan Penguatan three lines of
                                                      defense di area IT dan digital.
                                                 c.   Risk awareness fraud.
                                                 d.   Menerapkan risk monitoring melalui standarisasi, digitalisasi,
                                                      pengembangan pedoman dan tools, dan perbaikan risk culture.

     2.   Meningkatkan standar tata kelola       a.   Meningkatkan rating tata kelola Bank.
          perusahaan.                            b.   Meningkatkan awareness pegawai terkait tata kelola perusahaan.

     3.   Memperkuat peran AML dan APU dan       a.   Anti-Money Laundering (AML) Creative Campaign.
          PPT berbasis compliance mandatory      b.   Workshop dan Pelatihan Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan
          regulatory.                                 Terorisme, dan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APU, PPT,
                                                      dan PPSPM).
                                                 c.   Branch visit tentang Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan
                                                      Terorisme, dan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APU, PPT,
                                                      dan PPSPM).
                                                 d.   Meningkatkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan Bank.
                                                 e.   Meningkatkan awareness pegawai terkait gratifikasi dan Good Corporate
                                                      Governance (GCG).

     4.   Peningkatan kapabilitas dan kualitas   a.   Melaksanakan audit surveillance ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu.
          pelaksanaan audit.                     b.   Pengkinian Kebijakan General Audit sesuai regulasi dan standar.
                                                 c.   Penyusunan Kebijakan Quality Assurance sesuai regulasi dan standar.
                                                 d.   Optimalisasi Implementasi ISO 9001:2015/Workshop Standar Operasional
                                                      Prosedur (SOP)/Petunjuk Pelaksanaan (Juklak).

     5.   Pemenuhan ketentuan regulator.         a.   Pemenuhan ketentuan regulator terkait Annual Report, Sustainability Report,
                                                      Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) dan Environmental, Social and
                                                      Governance (ESG)
                                                 b.   Penyaluran Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sesuai dengan
                                                      4 (empat) pilar pembangunan berkelanjutan yaitu sosial, ekonomi,
                                                      lingkungan, serta hukum dan tata kelola.



i.   Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia                           Adapun strategi pengembangan sumber daya
     (SDM)                                                               manusia pada tahun 2024 adalah sebagai berikut:
     Mengingat UUS BTN masih berstatus sebagai                           a. Mengembangkan dan mengimplementasikan
     Unit Usaha Syariah maka dalam peranannya                               program EVP untuk meningkatkan employee
     sebagai liaison, strategi pengembangan SDM                             experience dan meng-attract talenta terbaik,
     UUS BTN dijalankan dengan mengikuti strategi                           melalui:
     Pengembangan SDM yang disusun oleh Perusahaan                          - Alignment program dan proses aktivasi EVP
     Induk. Arah dari strategi pengembangan SDM yaitu                          sejalan dengan BTN new branding.
     “BTN mampu menarik dan mempertahankan talenta                          - Implementasi program rekrutmen untuk
     terbaik Indonesia yang memiliki kapabilitas unggul                        targeted campus, yaitu: talent scouting,
     dengan tingkat produktivitas yang tinggi untuk                            beasiswa pre-graduate,       career     days,
     mencapai tujuan strategis dan target bisnis”. Pada                        rekrutmen alumni S2 LPDP, kerjasama
     tahun 2024 tema pengembangan Human Capital                                LinkedIn, career expo luar negeri, dan social
     adalah “People Analytic and Employee Experience”                          media campaign.
     yang pada tahun 2024 pengembangan Human                             b. Pengembangan kapabilitas, eksposur, dan
     Capital akan berfokus kepada pengembangan                              pengembangan karir untuk talent dengan cara:
     people analytic, peningkatan layanan untuk                             - Melakukan        penyempurnaan         kamus
     mendukung bisnis yang berfokus pada ekspansi                              kompetensi.
     kredit /pembiayaan high yield, pengembangan DPK                        - Penguatan leadership development program.
     transaksional dan ritel, perbaikan kualitas kredit/                    - Penguatan         individual    development
     pembiayaan, dan meningkatkan layanan, serta                               program melalui penyusunan kebijakan dan
     improvement proses human capital.                                         implementasi dengan pendekatan 70:20:10.




294        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 297
                                                                                            Laporan
                                                                                       Tahunan 2024




        -  Penyusunan kebijakan career management             -   Pembangunan          proyek      perumahan
           and development, yaitu: kebijakan promosi              milenial dengan harga terjangkau dan
           untuk sistem grading baru, perubahan                   memiliki fasilitas lengkap (working space,
           kebijakan alih status dan SDP, dan kebijakan           walkable/dekat ke mana-mana) melalui
           promosi untuk suksesor.                                pembangunan Transit Oriented Development
     c. Pengembangan perencanaan suksesi dan                      (TOD).
        implementasi program akselerasi karir untuk           - Diversifikasi portofolio pembiayaan KPR
        meningkatkan kesiapan suksesor, melalui:                  dengan menggunakan skema akad IMBT dan
        - Implementasi program akselerasi karir                   MMQ.
           (talent acceleration program).                  b. Mengembangkan pangsa pasar KPR di segmen
        - Implementasi program BTN Millennials                emerging affluent dan affluent.
           Leader.                                            - Meningkatkan           kerjasama       dengan
        - Implementasi program pengembangan                       Pengembang Prima KCS (skala nasional/
           nominated talent.                                      gold/platinum) dan agent property skala
     d. Pengembangan program untuk me-retain                      nasional maupun lokal untuk menyasar
        pegawai berkinerja tinggi, melalui:                       pasar primary dan secondary mortgage.
        - Pengembangan skema kompensasi untuk                 - Mengembangkan kerja sama dengan
           pegawai berkinerja tinggi.                             developer untuk mengembangkan proyek
        - Aktivasi program engagement untuk me-                   perumahan di segmen emerging affluent.
           retain pegawai berkinerja tinggi.                  - Memperkuat aplikasi dan portal BTN Properti
     e. Pengembangan program human               capital          dengan digitalisasi proses KPR secara
        partnering untuk meningkatkan layanan HC                  end to end, baik untuk nasabah maupun
        kepada seluruh unit kerja melalui pengembangan            pengembang.
        skema komunikasi reguler melalui program              - Evaluasi performance pengembang dengan
        people talk.                                              melakukan rating secara berkala sehingga
     f. Mendukung implementasi inisiatif Strategic                dapat diberikan gimmick khusus terhadap
        Business     Unit melalui implementasi self               pengembang dengan performance baik.
        funded incentives dan perbaikan performance           - Optimalisasi          kerjasama        dengan
        management system dengan cara:                            pengembang dengan penawaran kepada
        - Pengembangan metode cascading KPI dan                   nasabah prima dan mitra kerjasama BTN.
           target untuk mendukung Strategic Business          - Program upselling dan cross selling produk
           Unit.                                                  non subsidi kepada nasabah KPR Subsidi
        - Pengembangan          skema      self  funded           yang sudah atau hampir lunas melalui
           incentives.                                            kapabilitas analytics dan program upselling.
        - Pengembangan kapabilitas SBU dan unit               - Intensifikasi pembiayaan bermargin tinggi,
           sales yang terkait dengan SBU.                         memanfaatkan database nasabah existing.
                                                           c. Memperluas value chain real estate yang
Prospek Usaha dan Strategi Segmen                             menyasar UMKM dan kontraktor.
Syariah Tahun 2025                                            - Memaksimalkan pemberian pembiayaan
                                                                  modal kerja ke nasabah kontraktor dalam
1.   Bidang Pembiayaan                                            pengerjaan konstruksi nasabah KYG.
     Inisiatif dalam mengembangkan bisnis pembiayaan          - Membuat           one-stop-shop     ekosistem
     pada jangka pendek dan menengah yaitu:                       perumahan untuk di life cycle nasabah
     a. Mengembangkan program kepemilikan hunian           d. Perluasan skema produk pembiayaan di segmen
         yang terjangkau untuk mendukung program              KPR dan Non KPR
         perumahan nasional.                                  - Diversifikasi portofolio pembiayaan KPR
         - Mengoptimalkan porsi UUS BTN pada kuota                dengan menggunakan skema akad IMBT.
              KPR Subsidi FLPP dan Tapera.                    - Perluasan skema produk multimanfaat
         - Mengusulkan tambahan skema KPR Subsidi                 melalui fasilitas pembiayaan refinancing
              kepada Pemerintah.                                  atas aset selain properti dengan akad MMQ.
         - Kemitraan        untuk    pendanaan  proyek
              perumahan segmen milenial dan urban.
         - Mengembangkan skema pendanaan untuk
              penyediaan perumahan yang terjangkau.




                                                                  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   295
Page 298
                         Analisis dan Pembahasan
                         Manajemen Atas Kinerja Perseroan




2. Bidang Kualitas Pembiayaan                                      -   Penjualan melalui portal rumah murah BTN
   Untuk    mencapai      target    perbaikan   kualitas               (www.rumahmurahbtn.co.id).
   pembiayaan tersebut, inisiatif strategis yang                   -   Memaksimalkan       penjualan     melalui
   dilakukan pada jangka pendek dan menengah                           digital platform agar dapat memberikan
   adalah sebagai berikut:                                             awareness secara masif kepada khalayak
   a. Mempercepat penurunan Pembiayaan Kualitas                        dengan harapan dapat menarik minat
       Rendah (PKR).                                                   calon pembeli.
       - Optimalisasi pembinaan nasabah melalui
          deskcoll dan SMS.                                 3. Bidang Pendanaan
       - Peningkatan pembinaan nasabah melalui                 Inisiatif strategis yang dilakukan pada jangka
          kunjungan      beserta     assessment    yang        pendek dan menengah adalah sebagai berikut:
          dilakukan.                                           a. Mengembangkan kapabilitas sebagai bank
       - Percepatan upaya penyelesaian nasabah                     transaksional dan channel transaksi.
          kategori Non Performing Financing (NPF).                 - Mengembangkan           spider      web      pada
       - Pembinaan nasabah pasca restrukturisasi                        ekosistem bisnis dengan fokus pada segmen
          baik melalui deskcoll atau kunjungan (dalam                   property related, healthcare, perdagangan,
          rangka pembayaran masa karantina).                            dan education.
   b. Melanjutkan      inisiatif   perbaikan    kualitas           - Meningkatkan akuisisi dan transaksi layanan
       pembiayaan komersial                                             e-channel (mobile banking, CMS, QRIS, EDC
       - Melakukan pengkinian data atas profiling                       dan virtual account) melalui promosi dan
          pembiayaan komersial NPF dan pasif.                           campaign yang efektif.
       - Menyusun skala prioritas perbaikan kualitas               - Menyelesaikan        pengembangan          produk
          pembiayaan komersial.                                         digital (new mobile banking BTN Syariah, new
       - Berpartisipasi dalam agenda kerja perbaikan                    virtual account, dan pembukaan rekening
          kualitas pembiayaan komersial.                                online E-KYC) sesuai dengan timeline.
       - Koordinasi      unit    kerja   assets    sales           - Mengoptimalkan         produktivitas     jaringan
          management dengan Unit Legal untuk                            kantor yang berada di target market
          melakukan litigasi terhadap debitur/nasabah                   area (perkantoran, pertokoan dan pusat
          yang berpotensi dapat dilakukan recovery.                     perbelanjaan).
   c. Meningkatkan Kemampuan SDI                                   - Meningkatkan produktivitas sales melalui
       - Melakukan dan/atau menyediakan waktu                           pengembangan BTN Smart.
          kepada para CAMU di KCS untuk diberikan                  - Program dan strategi campaign tabungan
          coaching dan mentoring terkait penyelesaian                   melalui aktivitas marketing communication
          pembiayaan.                                                   yang terintegrasi pada segmen menengah
       - Membuat agenda rapat kerja nasional untuk                      dan nasabah KPR Non Subsidi.
          mengevaluasi pencapaian kinerja.                         - Program akuisisi dan penjualan produk
   d. Mempercepat penyelesaian pembiayaan macet                         bundling kepada korporasi BUMN, Lembaga
       dengan berkolaborasi dengan pihak eksternal                      Pendidikan Islami dan Institusi Lainnya.
       - Mencari network investor yang lebih luas                  - Program peningkatan penggunaan transaksi
          sehingga diharapkan mempunyai target                          e-channel oleh nasabah KPR.
          market database (investor).                          b. Pengembangan            segmentasi         nasabah
       - Bekerja sama dengan agent property, BLS,                  melalui pengembangan pelayanan nasabah
          dan Advokat.                                             tersegmentasi melalui pemberian perhatian
       - Pendekatan dengan pihak ketiga ketiga                     khusus serta fasilitas eksklusif dengan layanan
          (KPKNL dan Pengadilan Agama) sebagai                     terbaik kepada nasabah prima syariah.
          upaya untuk mempercepat penyelesaian                 c. Menjadi bank operasional pengelolaan dana
          pembiayaan.                                              institusi
   e. Mempercepat penyelesaian pembiayaan macet                    - Meningkatkan akuisisi Satuan Kerja (Satker)
       secara bulk (strategi aset sales)                                Pemerintah dan interkoneksi SPAN.
       - Penjualan melalui investor atau mitra.                    - Meningkatkan akuisisi dan utilisasi cash
       - Penawaran kepada calon investor/mitra                          management pada nasabah lembaga dan
          melalui small gathering di masing-masing                      korporasi.
          kantor wilayah atau kantor cabang yang                   - Mengembangkan customer base melalui
          memiliki outstanding NPF besar (pareto).                      pendekatan ekosistem bisnis halal yang
       - Penjualan melalui bulk sales.                                  berfokus pada sektor property related,
       - Penawaran kepada calon investor/mitra yang                     healthcare, perdagangan, education dan
          dilakukan secara bulk kepada satu pihak.                      kawasan industri.



296     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 299
                                                                                           Laporan
                                                                                      Tahunan 2024




   -   Mengembangkan retail and wholesale                        dana lembaga serta layanan transaksional
       transaction melalui program akuisisi dan                  dan investasi.
       aktivasi mobile banking, kartu debit, EDC,             - Peningkatan kerja sama pembayaran dan
       QRIS serta cash management.                               optimalisasi dana zakat, infaq, sedekah
d. Strategi peningkatan dana CASA.                               dan wakaf secara digital dengan lembaga
   - Intensifikasi    tabungan      pada  nasabah                filantropi.
       pembiayaan eksisting dan lembaga yang             f.   Rekomposisi portofolio pendanaan.
       bekerja sama.                                          - Peningkatan VoA dan NoA Tabungan BTN Haji
   - Meningkatkan produktivitas sales melalui                    dan Umroh iB dengan menjalin kemitraan
       pengembangan BTN Smart Versi 3.                           dengan mitra institusi strategis antara lain
   - Meningkatkan brand awareness BTN UUS                        Kementerian Agama, BPKH, Tour and Travel
       melalui program marketing communications.                 Umroh, Ormas Keislaman, Kampus-Kampus
   - Meningkatkan tingkat transactional banking                  Islam, Majelis Taklim, dan sebagainya.
       melalui pengembangan fitur dan layanan                 - Rekomposisi portofolio deposito dengan
       e-channel, payment gateway serta kerja                    meningkatkan        share    kontribusi dari
       sama dengan perusahaan fintech untuk                      deposito ritel.
       pelayanan transaksi digital.
   - Optimalisasi layanan perbankan digital           4. Bidang Fee Based Income
       melalui pembukaan rekening nasabah                Untuk meningkatkan profitabilitas, rencana bisnis
       secara online tanpa nasabah perlu datang          UUS BTN pada tiga tahun ke depan juga difokuskan
       ke outlet.                                        untuk meningkatkan Pendapatan Operasional
   - Meningkatkan peranan Kantor Layanan                 Lainnya (POL) yang sebagian besar bersumber dari
       Syariah (KLS) dalam layanan pendaftaran           fee based income, terutama pada sumber-sumber
       haji serta penjualan produk tabungan haji         baru yang berbasis transaksi dan layanan. Untuk
       dan umroh.                                        mencapai target tersebut, inisiatif strategis yang
   - Peningkatan dana CASA melalui aktivitas             dilakukan pada jangka pendek dan menengah
       marketing cross selling antara lain investor      adalah sebagai berikut:
       gathering, property expo dan individual           a. Meningkatkan      fee    dari  kontribusi     biaya
       engagement.                                           administrasi pembiayaan, dana pihak ketiga
   - Peningkatan pelayanan kepada nasabah                    dan jasa perbankan.
       tertentu melalui pemberian pelayanan              b. Meningkatkan fee yang bersumber dari Bank
       perhatian khusus dan fasilitas eksklusif              Garansi (BG), Cash Management System (CMS)
       kepada segmentasi nasabah prima.                      di segmen korporasi.
   - Meningkatkan jumlah penabung melalui                c. Mengembangkan produk bancassurance.
       produk tabungan berbasis skema saving             d. Mengembangkan fee dari digital and transaction
       plan Tapera.                                          banking.
e. Meningkatkan dana institusi dan lembaga                   - Peningkatan pengguna e-channel (Mobile
   - Peningkatan fitur rekening virtual account                  Banking, CMS,virtual account, SMS Notif, ATM).
       untuk     rekening  kementerian     negara/           - Pengembangan dan peningkatan fitur
       lembaga.                                                  e-channel (Online onboarding EKYC, ATM,
   - Peningkatan kerjasama dengan Lembaga                        EDC dan new mobile banking).
       Pendidikan, Lembaga Islam, Pengembang,                - Peningkatan kerjasama partnership berbasis
       Kementerian Negara/Lembaga Pemerintah                     virtual account.
       untuk pemenuhan kebutuhan pengelolaan




                                                                 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   297
Page 300
                             Analisis dan Pembahasan
                             Manajemen Atas Kinerja Perseroan




Pendapatan dan Profitabilitas Segmen Usaha

Uraian pendapatan dan profitabilitas segmen usaha disajikan sebagai berikut:


Tabel Pendapatan dan Profitabilitas Segmen Usaha

                                                                                           2024
                    Uraian
                                                    Konvensional           Syariah                Eliminasi            Total

Pendapatan segmen                                       25.472.625          4.068.967                      -          29.541.592

Beban segmen                                            (16.113.935)       (1.935.005)                     -        (18.048.940)

Pendapatan segmen-neto                                   9.358.690           2.133.962                     -          11.492.652

Pendapatan operasional lainnya                           4.760.640              151.115           (335.836)            4.575.919

Penyisihan kerugian penurunan nilai aset
                                                        (1.853.801)          (127.694)                     -         (1.981.495)
keuangan dan non-aset keuangan

Pembalikkan penyisihan estimasi kerugian
                                                                 195                 -                     -                 195
komitmen dan kontijensi-bersih

Beban operasional lainnya                               (9.313.293)         (1.285.101)             335.836         (10.262.558)

Laba operasional                                          2.952.431           872.282                      -           3.824.713

Pendapatan (beban) bukan operasional-neto                  (51.993)                 121                    -            (51.872)

Beban pajak                                                                                                            (765.513)

Laba tahun berjalan                                                                                                   3.007.328

Total aset                                              416.184.631        60.560.957             (7.131.086)       469.614.502

Total liabilitas dan dana syirkah temporer             384.480.961         59.692.738             (7.131.086)        437.042.613




Tabel Pertumbuhan Pendapatan dan Profitabilitas Segmen Usaha

                                                                        Pertumbuhan Nominal 2023-2024
                    Uraian
                                                    Konvensional           Syariah                Eliminasi            Total

 Pendapatan segmen                                         750.096             510.244                          -      1.260.340

 Beban segmen                                           (2.707.510)          (490.468)                          -     (3.197.978)

 Pendapatan segmen-neto                                  (1.957.414              19.776                         -     (1.937.638)

 Pendapatan operasional lainnya                            598.798              (3.856)                89.830            684.772

 Penyisihan kerugian penurunan nilai aset
                                                          1.799.867            (15.965)                         -       1.783.902
 keuangan dan non-aset keuangan

 Pembalikkan penyisihan estimasi kerugian
                                                                (944)                 -                         -          (944)
 komitmen dan kontijensi-bersih

 Beban operasional lainnya                               (1.325.179)            169.901              (89.830)         (1.245.108)

 Laba operasional                                        (884.872)             169.856                          -       (715.016)

 Pendapatan (beban) bukan operasional-neto                  107.435                 212                         -        107.647

 Beban pajak                                                                                                              113.709

 Laba tahun berjalan                                                                                                   (493.660)

 Total aset                                             23.330.346           6.272.248               1.262.172        30.864.766

 Total liabilitas dan dana syirkah temporer             21.398.634             6.111.223             1.262.172        28.772.029




298       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 301
                                                                       Laporan
                                                                  Tahunan 2024




                                 2023

Konvensional      Syariah                 Eliminasi                      Total

   24.722.529      3.558.723                          -                  28.281.252

  (13.406.425)    (1.444.537)                         -                (14.850.962)

     11.316.104      2.114.186                        -                 13.430.290

     4.161.842        154.971               (425.666)                     3.891.147

  (3.653.668)        (111.729)                        -                 (3.765.397)


          1.139             -                         -                          1.139

    (7.988.114)   (1.455.002)                425.666                    (9.017.450)

    3.837.303        702.426                          -                  4.539.729

     (159.428)            (91)                        -                   (159.519)

                                                                         (879.222)

                                                                         3.500.988

 392.854.285      54.288.709              (8.393.258)                  438.749.736

 363.082.327       53.581.515             (8.393.258)                 408.270.584




                  Pertumbuhan Persentase 2023-2024

Konvensional      Syariah                 Eliminasi                      Total

       3,03%          14,34%                     -                        4,46%

      20,20%         33,95%                  0,00%                        21,53%

     (17,30%)         0,94%                  0,00%                      (14,43%)

       14,39%        (2,49%)                 0,00%                        17,60%

    (49,26%)         14,29%                  0,00%                      (47,38%)


    (82,88%)          0,00%                  0,00%                      (82,88%)

      16,59%        (11,68%)               (21,10%)                       13,81%

    (23,06%)          24,18%                 0,00%                      (15,75%)

    (67,39%)       (232,97%)                 0,00%                      (67,48%)

                                                                        (12,93%)

                                                                         (14,10%)

       5,94%          11,55%               (15,04%)                        7,03%

       5,89%           11,41%              (15,04%)                        7,05%




                                             PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk       299
Page 302
                             Analisis dan Pembahasan
                             Manajemen Atas Kinerja Perseroan




Pertumbuhan Pendapatan dan Profitabilitas tiap-tiap                       tumbuh 7,3% yoy menjadi Rp357,97 triliun, sedangkan
Segmen usaha adalah sebagai berikut:                                      industri tumbuh lebih tinggi mencapai 10,39% pada
• Konvensional                                                            tahun 2024.
    Perseroan membukukan pendapatan bersih segmen                     •   Syariah
    konvensional tahun 2024 adalah sebesar Rp9,36                         Perseroan    membukukan       pendapatan      bersih
    triliun, menurun 17,30% dibandingkan dengan tahun                     segmen syariah tahun 2024 adalah sebesar Rp2,13
    2023 yang sebesar Rp11,32 triliun. Demikian pula                      triliun, meningkat 0,94% dibandingkan dengan
    dengan laba operasional dari segmen konvensional                      tahun 2023 sebesar Rp2,11 triliun. Peningkatan ini
    yang menurun 23,06% menjadi sebesar Rp2,95 triliun                    sejalan dengan meningkatnya laba operasional dari
    pada tahun 2024 dibanding dengan tahun 2023                           segmen syariah yang naik 24,18% menjadi Rp872,28
    yang sebesar Rp3,84 triliun. Pencapaian tersebut                      miliar pada tahun 2024 dibanding tahun 2023
    disebabkan oleh Perseroan hanya membukukan                            sebesar Rp702,43 miliar. Peningkatan laba tersebut
    pendapatan bunga bersih Rp11,73 triliun atau turun                    didampingi dengan meningkatnya pendapatan
    14,1% yoy. Hal tersebut sejalan dengan penyaluran                     operasional lainnya pada tahun 2024
    kredit dan pembiayaan Perseroan yang hanya




Proyek Strategis Nasional (PSN) atau Penugasan Lain

Informasi mengenai penugasan lain yang diamanatkan Pemerintah kepada BTN adalah sebagai berikut:


Tabel Penugasan Lain

                                                                                                    Jumlah
                                                                                                                   Jumlah
                                                      Nama                                        Kuota yang
 No.         Dasar/ Aturan Penugasan                                 Penjelasan Program                          Penyaluran/
                                                     Program                                     Diamanatkan
                                                                                                                  Realisasi
                                                                                                  Pemerintah

  1.   a.    Surat Kementerian Koordinator         Kredit Usaha     KUR merupakan kredit         Rp3 triliun    Rp1,79 triliun.
             Bidang Perekonomian Republik          Rakyat (KUR)     modal kerja dan/atau                        KUR BTN fokus
             Indonesia, Deputi Bidang Koordinasi                    investasi yang diberikan                    meningkatkan
             Ekonomi Makro dan Keuangan                             oleh     Bank     kepada                    segmen
             No. PK.KUR/257/D.I.M.EKON/12/2023                      debitur yang bergerak                       pertumbuhan
             tanggal 29 Desember 2023 perihal                       dalam bidang usaha                          KUR Mikro
             Plafon Penyaluran KUR Tahun 2024                       yang menurut skalanya                       dengan
             BTN.                                                   berstatus        sebagai                    pertumbuhan
       b.    Surat Kementerian Koordinator                          Usaha Mikro, Kecil, dan                     yoy di tahun
             Bidang Perekonomian Republik                           Menengah (UMKM) di                          2024 sebesar
             Indonesia, Deputi Bidang Koordinasi                    bidang     usaha     yang                   113,9% serta
             Ekonomi Makro dan Keuangan                             produktif    dan    layak                   adanya
             No.   PK.KUR/182/D.I.M.EKON/11/2024                    namun belum memiliki                        pengembangan
             tanggal 4 November 2023 perihal                        agunan         tambahan                     IT untuk proses
             Tanggapan Penyesuaian Plafon                           atau agunan tambahan                        digitalisasi KUR
             Penyaluran KUR Tahun 2024 PT Bank                      belum cukup.                                dan scoring
             Tabungan Negara (Persero) Tbk.                                                                     model.

  2.   Perjanjian Kerja Sama antara Badan          Penyaluran KPR   KPR     FLPP  merupakan      114.803 unit   114.853 unit
       Pengelola    Tabungan      Perumahan        FLPP oleh BTN    dukungan         fasilitas
       Rakyat dan PT Bank Tabungan Negara                           likuiditas   pembiayaan
       (Persero) Tbk tentang Penyaluran                             perumahan
       Dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan                         rumah tapak atau rumah
       Perumahan Melalui Kredit Pemilikan                           susun kepada Masyarakat
       Rumah Sejahtera Bagi Masyarakat                              Berpenghasilan Rendah
       Berpenghasilan Rendah.                                       (MBR).
       a. Perjanjian Kerja Sama No. 25/PKS/
           BP-TPR/IV/12/2023
       b. Perjanjian Kerja Sama No. 52/PKS/
           DIR/2023




300         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 303
                                                                                                                         Laporan
                                                                                                                    Tahunan 2024




                                                                                                             Jumlah
                                                                                                                                Jumlah
                                                            Nama                                           Kuota yang
 No.         Dasar/ Aturan Penugasan                                           Penjelasan Program                             Penyaluran/
                                                           Program                                        Diamanatkan
                                                                                                                               Realisasi
                                                                                                           Pemerintah

  3.    Perjanjian Kerja Sama antara Badan              Penyaluran KPR         KPR    Tapera    adalah    -                  3.812 unit
        Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat             Tapera oleh            pinjaman yang diberikan
        dengan PT Bank Tabungan Negara                  BTN                    untuk pembelian rumah
        (Persero) Tbk tentang Penyaluran                                       pertama khusus untuk
        Pembiayaan Perumahan Bagi Peserta                                      PNS Peserta Tapera.
        Tabungan Perumahan Rakyat.
        a. Perjanjian Kerja Sama No. 15/PKS/
            DIR/2022
        b. Perjanjian Kerja Sama No. 15/PKS/
            BP-TPR/IV/12/2022

  4.    Perjanjian Kerja Sama antara Satuan             Penyaluran             SBUM merupakan fasilitas   114.835            114.835
        Kerja Direktorat Jenderal Pembiayaan            Subsidi                pembiayaan perumahan
        Infrastruktur Pekerjaan Umum dan                Bantuan Uang           yang   diselenggarakan
        Perumahan Kementerian Pekerjaan                 Muka oleh BTN          oleh        pemerintah
        Umum dan Perumahan Rakyat dan PT                                       untuk       masyarakat
        Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                                     berpenghasilan rendah.
        tentang Penyaluran Subsidi Bantuan                                     Bantuan yang diberikan
        Uang Muka Perumahan Pada PT Bank                                       berupa      pemenuhan
        Tabungan Negara (Persero) Tbk Tahun                                    sebagian atau seluruh
        2023.                                                                  uang muka perolehan
        a. Perjanjian Kerja Sama 01/PKS/2024                                   rumah.
        b. Perjanjian Kerja Sama 13/PKS/
             Satker-DJPI/2024

Keterangan: *) Kuota penyaluran KPR Tapera tidak ditetapkan secara spesifik.




                                                                                            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk         301
Page 304
                            Analisis dan Pembahasan
                            Manajemen Atas Kinerja Perseroan




Tinjauan
Keuangan

Tinjauan keuangan yang diuraikan berikut mengacu                       dalam semua hal yang material, posisi keuangan
kepada Laporan Keuangan untuk tahun yang berakhir                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk pada tanggal
tanggal 31 Desember 2024 yang disajikan dalam                          31 Desember 2024 serta kinerja keuangan dan arus kas
Laporan Tahunan ini. Laporan Keuangan telah diaudit                    untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut sesuai
oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro &                      dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
Surja dan mendapat opini menyajikan secara wajar,



Kinerja Keuangan

Kinerja keuangan Perseroan terdiri atas kinerja Laporan Posisi Keuangan, Laporan Laba Rugi dan Penghasilan
Komprehensif Lain serta Laporan Arus Kas disajikan sebagai berikut.


Laporan Posisi Keuangan

Tabel Laporan Posisi Keuangan                                                                               (dalam jutaan Rupiah)




                                                                                                      Pertumbuhan
                   Uraian                               2024                 2023
                                                                                                 Rp                  %

                      1                                    2                   3           (4) = (2)-(3)      (5) = (4)/(3)

ASET

KAS                                                     2.105.620            2.127.489          (21.869)           (1,03%)

GIRO PADA BANK INDONESIA                              22.739.920             18.145.761        4.594.159           25,32%

GIRO PADA BANK LAIN

  Pihak ketiga                                           886.415              1.153.949        (267.534)          (23,18%)

  Pihak berelasi                                        5.065.331            1.049.449         4.015.882          382,67%

                                                        5.951.746            2.203.398         3.748.348            170,12%

  Cadangan kerugian penurunan nilai                        (2.571)              (1.804)            (767)            42,52%

                                                        5.949.175            2.201.594          3.747.581          170,22%

PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN
BANK LAIN

  Pihak ketiga                                          4.661.043           30.561.061       (25.900.018)        (84,75%)

  Pihak berelasi                                                  61                 61                -             0,00%

                                                        4.661.104            30.561.122      (25.900.018)        (84,75%)

EFEK-EFEK

  Pihak ketiga                                        19.874.205             1.454.768         18.419.437        1.266,14%

  Pihak berelasi                                       5.489.205              3.851.105         1.638.100          42,54%

                                                      25.363.410             5.305.873        20.057.537          378,03%

  Cadangan kerugian penurunan nilai                            (787)          (22.903)             22.116        (96,56%)

                                                      25.362.623             5.282.970        20.079.653          380,08%

OBLIGASI PEMERINTAH

  Pihak berelasi                                      35.475.529            35.893.929         (418.400)            (1,17%)




302      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 305
                                                                                                   Laporan
                                                                                              Tahunan 2024




                                                                                             Pertumbuhan
                    Uraian                        2024           2023
                                                                                        Rp                     %

                      1                             2               3              (4) = (2)-(3)       (5) = (4)/(3)

EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI DIJUAL
KEMBALI

 Pihak ketiga                                       175.625                -             175.625             100,00%

 Pihak berelasi                                           -                -                   -                   -

KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/
PIUTANG SYARIAH

 Kredit yang diberikan

   Pihak ketiga                                 286.144.106    268.898.377            17.245.729                6,41%

   Pihak berelasi                                27.935.999     27.685.483              250.516                0,90%

                                                314.080.105    296.583.860            17.496.245               5,90%

 Cadangan kerugian penurunan nilai              (11.727.934)    (14.191.536)          2.463.602              (17,36%)

                                                302.352.171    282.392.324            19.959.847                7,07%

 Pembiayaan/piutang syariah

   Pihak ketiga                                  43.681.345      37.027.078           6.654.267                17,97%

   Pihak berelasi                                   211.482         87.203               124.279              142,52%

                                                43.892.827        37.114.281          6.778.546                18,26%

 Cadangan kerugian penurunan nilai              (1.329.253)     (1.400.428)               71.175              (5,08%)

                                                42.563.574      35.713.853             6.849.721               19,18%

                                                344.915.745     318.106.177          26.809.568                8,43%

TAGIHAN DERIVATIF

 Pihak ketiga                                      102.843           32.176              70.667               219,63%

TAGIHAN AKSEPTASI

   Pihak ketiga                                    508.190          475.821              32.369                6,80%

   Pihak berelasi                                  433.708          68.746              364.962              530,88%

 Total dari Pihak ketiga dan pihak berelasi
                                                   941.898         544.567               397.331              72,96%
 Tagihan Akseptasi

 Cadangan kerugian penurunan nilai                  (1.987)        (23.876)               21.889             (91,68%)

                                                    939.911        520.691              419.220                80,51%

ASET TETAP

   Biaya perolehan/nilai revaluasi               14.059.957     12.953.746              1.106.211              8,54%

 Akumulasi penyusutan                           (4.883.826)    (4.835.934)              (47.892)               0,99%

                                                   9.176.131       8.117.812           1.058.319               13,04%

BUNGA YANG MASIH AKAN DITERIMA                    11.518.574     11.526.687              (8.113)             (0,07%)

ASET PAJAK TANGGUHAN - NETO                      2.286.038       2.998.282             (712.244)             (23,76%)

ASET LAIN-LAIN                                   4.205.664       3.235.046              970.618               30,00%

TOTAL ASET                                      469.614.502    438.749.736           30.864.766                7,03%

LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER DAN EKUITAS

LIABILITAS

LIABILITAS SEGERA                                2.644.422        3.277.514           (633.092)              (19,32%)

SIMPANAN DARI NASABAH

 Giro




                                                                        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk       303
Page 306
                             Analisis dan Pembahasan
                             Manajemen Atas Kinerja Perseroan




                                                                                                   Pertumbuhan
                    Uraian                               2024             2023
                                                                                              Rp                  %

                       1                                    2               3            (4) = (2)-(3)    (5) = (4)/(3)

   Pihak ketiga                                         19.418.767       20.957.283        (1.538.516)        (7,34%)

   Pihak berelasi                                     121.604.495       108.412.008         13.192.487            12,17%

                                                       141.023.262      129.369.291          11.653.971           9,01%

 Giro Wadiah

   Pihak ketiga                                          2.255.148       2.402.428           (147.280)           (6,13%)

   Pihak berelasi                                       16.627.618        11.037.037        5.590.581         50,65%

                                                       18.882.766        13.439.465         5.443.301         40,50%

                                                      159.906.028       142.808.756         17.097.272            11,97%

 Tabungan

   Pihak ketiga                                        36.777.689       37.029.999           (252.310)       (0,68%)

   Pihak berelasi                                         922.460           692.162           230.298            33,27%

                                                        37.700.149        37.722.161          (22.012)       (0,06%)

 Tabungan Wadiah

   Pihak ketiga                                          1.520.491        1.274.456           246.035             19,31%

   Pihak berelasi                                               1.441           2.136            (695)      (32,54%)

                                                          1.521.932       1.276.592           245.340            19,22%

                                                        39.222.081      38.998.753            223.328             0,57%

 Deposito berjangka

   Pihak ketiga                                        76.672.689       63.976.056         12.696.633            19,85%

   Pihak berelasi                                      76.636.682        76.717.583           (80.901)           (0,11%)

                                                       153.309.371      140.693.639         12.615.732            8,97%

 Total simpanan dari nasabah                          352.437.480       322.501.148        29.936.332            9,28%

SIMPANAN DARI BANK LAIN

 Pihak ketiga                                               70.035              91.312        (21.277)      (23,30%)

EFEK-EFEK YANG DIJUAL DENGAN JANJI DIBELI
KEMBALI

 Pihak ketiga                                           2.446.384                   -       2.446.384       (100,00%)

 Pihak berelasi                                           963.042                   -         963.042       (100,00%)

                                                        3.409.426                   -       3.409.426       (100,00%)

LIABILITAS AKSEPTASI

 Pihak ketiga                                              251.423         320.522           (69.099)        (21,56%)

 Pihak berelasi                                           690.475          224.045            466.430        208,19%

                                                           941.898         544.567             397.331           72,96%

SURAT-SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN

 Pihak ketiga                                             844.058         2.403.573        (1.559.515)      (64,88%)

 Pihak berelasi                                         4.600.466        5.868.525         (1.268.059)       (21,61%)

                                                        5.444.524        8.272.098         (2.827.574)       (34,18%)

PINJAMAN YANG DITERIMA

 Pihak ketiga                                           10.132.859       11.308.799         (1.175.940)      (10,40%)

 Pihak berelasi                                        23.352.225       22.453.290            898.935            4,00%




304      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 307
                                                                                             Laporan
                                                                                        Tahunan 2024




                                                                                      Pertumbuhan
                    Uraian                 2024            2023
                                                                                 Rp                       %

                      1                      2               3              (4) = (2)-(3)        (5) = (4)/(3)

                                         33.485.084      33.762.089             (277.005)               (0,82%)

BUNGA YANG MASIH HARUS DIBAYAR              658.070         647.496                10.574                 1,63%

ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN
                                               3.385          3.580                 (195)              (5,45%)
KONTINJENSI

LIABILITAS IMBALAN KERJA DAN LAIN-LAIN     2.372.168      2.951.848            (579.680)               (19,64%)

PINJAMAN SUBORDINASI

 Pihak ketiga                              4.828.105       4.612.840              215.265                4,67%

 Pihak berelasi                            1.500.000      4.499.997           (2.999.997)              (66,67%)

                                           6.328.105        9.112.837         (2.784.732)              (30,56%)

TOTAL LIABILITAS                         407.794.597     381.164.489          26.630.108                 6,99%

DANA SYIRKAH TEMPORER

SIMPANAN NASABAH

 Giro Mudharabah

   Pihak ketiga                             929.940          712.587              217.353               30,50%

   Pihak berelasi                             11.985          13.474              (1.489)               (11,05%)

                                             941.925         726.061              215.864               29,73%

 Tabungan Mudharabah

   Pihak ketiga                            6.161.887       5.331.249             830.638                 15,58%

   Pihak berelasi                            125.893         141.993              (16.100)              (11,34%)

                                           6.287.780       5.473.242              814.538                14,88%

 Deposito berjangka Mudharabah

   Pihak ketiga                           15.129.659       11.975.188            3.154.471              26,34%

   Pihak berelasi                         6.857.408       8.908.369           (2.050.961)              (23,02%)

                                          21.987.067     20.883.557              1.103.510               5,28%

 Total simpanan nasabah                   29.216.772     27.082.860             2.133.912                7,88%

SIMPANAN DARI BANK LAIN

 Giro Mudharabah

   Pihak ketiga                                  9.214           4.154              5.060                121,81%

 Tabungan Mudharabah

   Pihak ketiga                               21.730             14.781             6.949                47,01%

 Deposito berjangka Mudharabah

   Pihak ketiga                                   300            4.300            (4.000)              (93,02%)

 Total simpanan dari bank lain                31.244         23.235                 8.009               34,47%

TOTAL DANA SYIRKAH TEMPORER               29.248.016      27.106.095             2.141.921                7,90%

EKUITAS

Modal ditempatkan dan disetor penuh         7.017.222       7.017.222                   -                0,00%

Tambahan modal disetor                     4.418.900       4.418.900                    -                0,00%

Dana Setoran Modal                                  -                -                  -                     -




                                                                 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk         305
Page 308
                                  Analisis dan Pembahasan
                                  Manajemen Atas Kinerja Perseroan




                                                                                                                             Pertumbuhan
                        Uraian                                     2024                     2023
                                                                                                                        Rp                    %

                            1                                          2                       3                   (4) = (2)-(3)      (5) = (4)/(3)

 Keuntungan (kerugian) neto yang belum
 direalisasikan dan cadangan kerugian
 penurunan nilai atas efek-efek dan obligasi
                                                                 (1.107.982)                (769.001)                  (338.981)             44,08%
 pemerintah diukur pada nilai wajar melalui
 penghasilan komprehensif lain setelah pajak
 tangguhan

 Pengukuran kembali program imbalan pasti
                                                                   (424.015)                (560.339)                   136.324             (24,33%)
 - setelah pajak tangguhan

 Bagian efektif lindung nilai efektif lindung nilai                (44.082)                  (32.346)                    (11.736)            36,28%

 Surplus Revaluasi Aset Tetap                                      3.565.773                3.565.773                          -              0,00%

 Saldo Laba *)

   Telah ditentukan penggunaannya                               15.982.004                   13.181.214               2.800.790               21,25%

   Belum ditentukan penggunaannya                                  3.164.069                3.657.729                 (493.660)             (13,50%)

 TOTAL EKUITAS                                                   32.571.889                30.479.152                 2.092.737               6,87%

 TOTAL LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER
                                                               469.614.502               438.749.736                 30.864.766               7,03%
 DAN EKUITAS


*) Saldo defisit sebesar Rp14.226.290 juta telah dieliminasi akibat kuasi reorganisasi pada tanggal 31 Mei 2007.



      Grafik Laporan Posisi Keuangan (dalam triliun Rupiah)


                      469,61
           438,75
                                                              407,79
                                                   381,16




                                                                                              27,11       29,25                     30,48      32,57


                 ASET                                 LIABILITAS                             DANA SYIRKAH                              EKUITAS
                                                                                              TEMPORER


                                                                           2023              2024




Total Aset                                                                         Aset lancar

Total aset tahun 2024 adalah sebesar Rp469,61 triliun,                             KAS
meningkat 7,03% dibandingkan dengan tahun 2023
yang sebesar Rp438,75 triliun. Peningkatan tersebut                                Perseroan membukukan kas pada tahun 2024 senilai
terutama disebabkan oleh giro pada bank lain, tagihan                              Rp2,11 triliun, turun 1,03% dibanding tahun 2023 yang
derivatif, dan efek-efek.                                                          mencapai Rp2,13 triliun. Penurunan ini dipengaruhi oleh




306         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 309
                                                                                                    Laporan
                                                                                               Tahunan 2024




berkurangnya kas dalam mata uang Rupiah senilai Rp2,07        dengan tahun 2023 yang sebesar Rp32,17 miliar.
triliun pada tahun 2024 dari tahun sebelumnya senilai         Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh adanya
Rp2,09 triliun. Kas terutama terdiri dari kas di khasanah     penarikan transaksi derivatif dari berbagai bank.
dan kas di ATM baik dalam mata uang rupiah maupun
valas. Tercatat mata uang asing terbuku sebesar Rp33          TAGIHAN AKSEPTASI
miliar pada tahun 2024 yang terdiri dari Dolar Amerika
Serikat, Dolar Singapura, Euro Eropa, Dolar Australia, Pund   Tagihan akseptasi Perseroan mengalami kenaikan
Sterling Inggris, Riyal Arab Saudi, Yen Jepang, Ringgit       80,51% pada tahun 2024 menjadi Rp939,91 miliar dari
Malaysia, Renminbi, dan Dolar Hong Kong.                      Rp520,69 miliar di tahun 2023. Kenaikan ini terutama
                                                              berasal meningkatnya transaksi SKBDN dari pihak
GIRO PADA BANK INDONESIA                                      berelasi dan pihak ketiga menjadi Rp433,70 miliar dan
                                                              Rp508,19 miliar pada tahun 2024 dari Rp68,74 miliar dan
Giro pada Bank Indonesia menunjukkan kenaikan                 Rp475,82 miliar pada tahun 2023.
sebesar 25,32% dari Rp18,16 triliun pada tahun 2023
menjadi Rp22,74 triliun pada tahun 2024. Kenaikan Giro        EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI DIJUAL KEMBALI
Pada Bank Indonesia terutama terjadi pada mata uang
Rupiah dari Rp17,61 triliun pada tahun 2023 menjadi           Perseroan membuku aset keuangan baru yang
Rp21,13 triliun di tahun 2024. Dan kenaikan tersebut          diterbitkan atau dibeli pada tahun 2024 berupa
dikarenakan oleh adanya peningkatan DPK. Pada                 efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali
tanggal 31 Desember 2024, Perseroan telah memenuhi            sebesar Rp175,63 miliar.
rasio sesuai ketentuan yang diatur oleh Bank Indonesia
dengan rasio GWM Rupiah dan Valuta Asing serta PLM            Aset Tidak Lancar
yaitu masing-masing sebesar 5,00%; 4,00%; 5,00%.
                                                              EFEK-EFEK
GIRO PADA BANK LAIN
                                                              Efek-efek merupakan salah satu alternatif penempatan
Giro pada bank lain yang dibukukan Perseroan mencapai         dana      yang    dilakukan    Perseroan,    disamping
Rp5,95 triliun tahun 2024 meningkat 170,12% dibanding         mendapatkan pendapatan bunga dari investasi,
tahun 2023 sebesar Rp2,20 triliun. Hal ini sejalan dengan     Perseroan juga mendapatkan pendapatan yang
dipengaruhi oleh peningkatan giro pada bank lain              bersifat non bunga atau transaksi penjualan dan
dalam valas sebesar 196% menjadi Rp5,82 triliun pada          mark to market atas efek-efek ini. Efek-efek Perseroan
tahun 2024. Cadangan kerugian penurunan nilai senilai         mengalami kenaikan sebesar 378,03% menjadi Rp25,35
Rp2,57 miliar tahun 2024 dan Rp1,80 miliar pada tahun         triliun pada tahun 2024 dari Rp5,30 triliun pada tahun
2023. Adapun suku bunga rata-rata per tahun untuk             2023. Kenaikan ini sejalan dengan dengan peningkatan
akun ini dalam mata uang Rupiah sebesar 0,78%.                efek-efek dari pihak ketiga yang diklasifikasikan nilai
                                                              wajar melalui laba-rugi Rp19,36 triliun.
PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK LAIN
                                                              OBLIGASI PEMERINTAH
Perseroan membukukan penempatan pada Bank
Indonesia dan Bank Lain sebesar Rp4,66 triliun pada           Kepemilikan Perseroan atas obligasi pemerintah
tahun 2024. Pencapaian ini turun 84,75% dari tahun            mengalami penurunan menjadi Rp35,47 triliun tahun
sebelumnya yang mencapai Rp30,56 triliun. Penurunan           2024 dibanding tahun 2023 sebesar Rp35,89 triliun.
ini sejalan dengan adanya penurunan penempatan                Penurunan tersebut disebabkan oleh adanya surat
pada Bank Indonesia dan Bank Lain dalam mata uang             berharga yang telah jatuh tempo.
asing dari pihak ketiga di tahun 2023 sebesar Rp18,41
triliun menjadi Rp1,85 triliun pada tahun 2024.               KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/PIUTANG
                                                              SYARIAH
Seluruh penempatan pada bank Indonesia dan
bank lain pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023              Ekspansi penyaluran kredit dan piutang/pembiayaan
diklasifikasikan sebagai lancar dengan tingkat suku           syariah yang dilakukan Perseroan di tengah
bunga rata-rata untuk Rupiah sebesar 5,47% dan mata           momentum perbaikan ekonomi mampu mendongkrak
uang asing sebesar 5,27% pada tahun 2024.                     pertumbuhan akun ini sebesar 7,27% menjadi
                                                              Rp357,97triliun pada tahun 2024 dibanding tahun 2023
TAGIHAN DERIVATIF                                             senilai Rp333,69 triliun. Kenaikan ini juga berasal dari
                                                              kredit yang diberikan dan piutang/pembiayaan syariah
Jumlah Tagihan Derivatif tahun 2024 adalah sebesar            yang tumbuh 18,26 menjadi Rp43,89 triliun pada tahun
Rp102,84 miliar meningkat sebesar 219,63% dibandingkan        2024 dari Rp37,11 triliun pada tahun 2023.



                                                                          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   307
Page 310
                         Analisis dan Pembahasan
                         Manajemen Atas Kinerja Perseroan




Selain itu, pertumbuhan penyaluran kredit dan piutang/      terutama disebabkan oleh peningkatan           liabilitas
pembiayaan syariah pada tahun 2024 juga didorong            akseptasi berupa SKBDN Letter of Credit.
oleh kenaikan terbesar adalah jenis kredit konsumsi
sebesar Rp294,45 triliun. Sementara itu, peningkatan
                                                            Liabilitas Jangka Pendek
daya beli masyarakat yang meningkat terefleksi dari
kenaikan kredit konsumen yang mampu tumbuh
                                                            LIABILITAS SEGERA
tumbuh 10,38% menjadi Rp271,08 triliun pada tahun 2023
dari Rp245,58 triliun tahun sebelumnya.
                                                            Perseroan membukukan liabilitas segera tahun
Disisi lain, tiga industri penerima penyaluran kredit       2024 sebesar Rp2,64 triliun, menurun sebesar 19,32%
Perseroan terbesar adalah perumahan sebesar 85,62%,         dibandingkan dengan tahun 2023 sebesar Rp3,28
konstruksi sebesar 4,10%, dan Jasa usaha sebesar 3,34%      triliun. Hal ini sejalan dengan menurunnya pembayaran
yang masing-masing tumbuh sebesar 22,45%; 4,48%             kewajiban kepada pihak ketiga dan Deposito berjangka
dan 53,41% pada tahun 2023 menjadi Rp285,69 triliun;        jatuh tempo yang telah diambil nasabah.
Rp13,67 triliun; dan Rp11,14 triliun.
                                                            SIMPANAN DARI NASABAH
ASET TETAP
                                                            Simpanan nasabah atau dana pihak ketiga (DPK)
Perseroan membukukan aset tetap-neto tahun 2024             Perseroan terdiri dari giro dan giro wadiah, tabungan
sebesar Rp9,18 triliun atau tumbuh 13,04% dibandingkan      dan tabungan wadiah, serta deposito berjangka.
tahun 2023 yang mencapai Rp8,12 triliun. Untuk              Total DPK BTN tahun 2024 mengalami kenaikan 9,28%
mendukung kelancaran operasional dan kapasitas              menjadi Rp352,43 triliun dibandingkan tahun 2023
IT, di tahun 2023 Perseroan melakukan aktivitas             sebesar Rp322,50 triliun. Dari jumlah DPK ini, pendanaan
pembelian aset tetap dan pengembangan infrastruktur
                                                            berbiaya murah atau CASA pada tahun 2024 mencapai
IT. Beberapa di antaranya yaitu pembelian tanah
                                                            11,97% atau setara Rp159,90 triliun. Pada tahun 2024.
untuk pengembangan jaringan kantor, pembangunan
gedung kantor, mobil kas keliling, mesin pendukung
                                                            SIMPANAN DARI BANK LAIN
operasional dan pengembangan aplikasi/software.

                                                            Perseroan membukukan simpanan dari bank lain
BUNGA YANG MASIH AKAN DITERIMA
                                                            berupa giro, deposito dan interbank call money. Secara
Bunga yang masih akan diterima tahun 2024 adalah            kumulatif, jumlah simpanan dari bank lain mencapai
sebesar Rp11,52 triliun, menurun 0,07% dibandingkan         Rp70,04 miliar pada tahun 2024, menurun 23,30%
dengan tahun 2023 yang sebesar Rp11,53 triliun.             dari Rp91,31 miliar pada tahun 2023. Penurunan ini
Komponen bunga yang masih diterima terdiri dari             dikarenakan adanya simpanan yang telah jatuh tempo.
Bunga atas kredit yang diberikan, Obligasi Pemerintah,
Efek-efek dan penempatan pada bank lain dan derivatif.      LIABILITAS AKSEPTASI


ASET PAJAK TANGGUHAN-NETO                                   Perseroan membukukan liabilitas akseptasi sebesar
                                                            Rp941,90 miliar pada tahun 2024, tumbuh 72,96%
Perseroan membukukan aset pajak tangguhan                   dibandingkan tahun 2023 sebesar Rp544,57 miliar.
tahun 2024 mencapai Rp2,28 triliun atau turun 23,76%        Kenaikan ini seiring dengan meningkatnya Surat Kredit
dibanding tahun 2023 sebesar Rp2,99 triliun. Penurunan      Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN) pihak berelasi
disebabkan oleh adanya perbedaan temporer antara            dibanding tahun sebelumnya.
laporan keuangan dan pajak.
                                                            Liabilitas Jangka Panjang
ASET LAIN-LAIN
                                                            SURAT-SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN
Perseroan membukukan jumlah aset lain-lain tahun
2024 mencapai Rp4,20 triliun atau tumbuh 30,00%
                                                            Jumlah Surat-surat Berharga yang Diterbitkan tahun
dibandingkan dengan tahun 2023 sebesar Rp3,23 triliun.
                                                            2024 adalah sebesar Rp5,44 triliun, menurun 34,18%
Terdiri dari Tagihan kepada pihak ketiga dan adanya
                                                            dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp8,27
Uang Muka Pajak.
                                                            triliun. Penurunan tersebut terutama dikarenakan
                                                            adanya NCD yang telah jatuh tempo.
Total Liabilitas
                                                            PINJAMAN YANG DITERIMA
Total liabilitas tahun 2024 adalah sebesar Rp407,79
triliun, meningkat 6,99% dibandingkan dengan tahun          Pinjaman yang diterima Perseroan mencapai Rp33,49
2023 yang sebesar Rp381,16 triliun. Peningkatan tersebut    triliun, menurun 0,82% dibanding dari tahun 2023 sebesar



308      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 311
                                                                                              Laporan
                                                                                         Tahunan 2024




Rp33,76 triliun. Penurunan tersebut terutama disebabkan   simpanan       nasabah     sebesar   Rp29,22   triliun,
oleh pinjaman yang telah jatuh tempo dalam mata uang      meningkat 7,88% dari tahun 2023 sebesar Rp27,08
rupiah dari Citibank sebesar Rp139,86 miliar.             triliun. Peningkatan tersebut karena adanya kenaikan
                                                          simpanan nasabah dana syirkah temporer pada
BUNGA YANG MASIH HARUS DIBAYAR                            produk deposito berjangka mudharabah dan giro
                                                          mudharabah.
Bunga yang masih harus dibayar Perseroan tahun 2024
sebesar Rp658,07 miliar, meningkat 1,63% dibandingkan     Simpanan dari Bank Lain
dengan tahun 2023 yang sebesar Rp647,49 miliar.
Bunga yang masih harus dibayar terdiri dari Deposito      Jumlah simpanan dari bank lain tahun 2024 sebesar
berjangka, Pinjaman subordinasi dan efek-efek
                                                          Rp31,24 miliar, meningkat 34,47% dibandingkan dengan
subordinasi, oinjaman yang diterima, surat-surat
                                                          tahun 2023 yang sebesar Rp23,24 miliar. Peningkatan
berharga yang diterbitkan dan Derivatif.
                                                          tersebut karena adanya peningkatan simpanan dari
                                                          bank lain dana syirkah temporer pada produk giro
ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN KONTINJENSI
                                                          mudharabah dan tabungan mudharabah.

Perseroan membukukan estimasi kerugian atas
komitmen dan kontijensi sebesar Rp3,39 miliar, menurun
                                                          Total Ekuitas
5,45% dibandingkan tahun 2023 sebesar Rp3,58 miliar.
Penurunan tersebut berbanding lurus dengan eksposur       BTN mampu membukukan jumlah ekuitas yang
komitmen dan kontijensi Perseroan di tahun 2024.          lebih kuat pada tahun 2024 terutama didukung oleh
                                                          profitabilitas yang lebih baik sehingga meningkatkan
LIABILITAS IMBALAN KERJA DAN LAIN-LAIN                    saldo laba pada tahun tersebut. Ekuitas Perseroan
                                                          mencapai sebesar Rp32,57 triliun, meningkat 6,87% dari
Perseroan membukukan liabilitas imbalan kerja dan lain-   tahun 2023 sebesar Rp30,47 triliun. Kenaikan ekuitas
lain tahun 2024 sebesar Rp2,37 triliun, menurun 19,64%    ini terutama didukung oleh saldo laba sebesar Rp19,15
dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp2,95        triliun pada tahun 2024, tumbuh 13,70% dari tahun 2023
triliun. Hal ini sejalan dengan penurunan pembentukan     sebesar Rp16,84 triliun.
cadangan atas bonus dan tantiem, yang merupakan
kewajiban atas jasa produksi karyawan pada tahun          Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
berjalan yang belum dibagikan pada akhir tahun.
                                                          Perseroan membukukan modal ditempatkan dan
PINJAMAN SUBORDINASI DAN EFEK-EFEK SUBORDINASI            disetor penuh tahun 2024 sebesar Rp7,01 triliun, sama
                                                          dengan tahun sebelumnya dikarenakan sepanjang
Jumlah     Pinjaman   Subordinasi    dan   efek-efek
                                                          tahun 2024 tidak terdapat aksi korporasi terkait
Subordinasi Perseroan tahun 2024 sebesar Rp6,33
                                                          penerbitan saham baru.
triliun, menurun 30,56% dibandingkan dengan tahun
2023 yang sebesar Rp9,11 triliun. Penurunan tersebut
                                                          Tambahan Modal Disetor
terutama disebabkan oleh adanya selisih kurs obligasi
subordinasi dalam valuta asing.
                                                          Perseroan membukukan tambahan modal disetor
                                                          tahun 2024 sebesar Rp4,42 triliun, sama dengan tahun
Dana Syirkah Temporer
                                                          sebelumnya.
Dana syirkah temporer adalah penerimaan dan dari
investasi mudharabah muthlaqah, mudharabah                Keuntungan Neto yang Belum Direalisasi dan
muqayyadah, musyarakah dan akun lain lain yang            Cadangan Kerugian Penurunan Nilai atas Efek-
sejenis. Dana syirkah temporer terdiri dari tabungan      Efek dan Obligasi Pemerintah Setelah Pajak
mudharabah, deposito mudharabah dan musyarakah.           Tangguhan Nilai Wajar Melalui Penghasilan
Jumlah dana syirkah temporer tahun 2024 adalah            Komprehensif Lain
sebesar Rp29,24 triliun, meningkat 7,90% dibandingkan
dengan tahun 2023 yang sebesar Rp27,11 triliun.           Keuntungan neto yang belum direalisasi atas efek-efek
Peningkatan dana syirkah temporer terutama berasal        dan obligasi pemerintah yang diukur berdasarkan nilai
dari pertumbuhan giro mudharabah pihak ketiga.            wajar melalui penghasilan komprehensif, setelah pajak
                                                          tangguhan tahun 2023 adalah (Rp1.11) triliun, membaik
Simpanan Nasabah                                          44% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar
                                                          (Rp769) miliar. Hal ini terjadi dikarenakan perbaikan
Simpanan nasabah Perseroan terdiri dari giro              kualitas kolektibilitas pada efek-efek dan obligasi
mudharabah, tabungan mudharabah dan deposito              pemerintah.
berjangka mudharabah. Perseroan membukukan



                                                                    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   309
Page 312
                            Analisis dan Pembahasan
                            Manajemen Atas Kinerja Perseroan




Pengukuran Kembali Program Imbalan                                  tersebut karena adanya peningkatan laba komprehensif
Pasti-Setelah Pajak Tangguhan                                       tahun berjalan terkait dengan lindung nilai.


Perseroan tidak membukukan pengukuran kembali                       Surplus Revaluasi Aset Tetap
program imbalan pasti-setelah pajak pada tahun 2024,
menurun 100% dibandingkan dengan tahun 2023 yang                    Surplus revaluasi aset tetap tahun 2024 adalah sebesar
sebesar (Rp560,34) miliar. Hal tersebut karena adanya               Rp3,57 triliun, sama dengan tahun sebelumnya. Tidak
dampak atas perhitungan program imbalan kerja (PSAK                 terdapat penilaian kembali atas aset di tahun 2024.
24) yang berpengaruh kepada beban komprehensif
BTN di tahun 2023.                                                  Saldo Laba

Bagian Efektif Lindung Nilai Arus Kas                               Jumlah saldo laba tahun 2024 adalah sebesar Rp19,14
                                                                    triliun, meningkat 13,70% dibandingkan dengan tahun
Bagian efektif lindung nilai-arus kas tahun 2024 adalah             2023 yang sebesar Rp16,84 triliun. Peningkatan tersebut
sebesar (Rp44,08) miliar, membaik 36,28% dibandingkan               sejalan dengan operasional bank yang berjalan baik
dengan tahun 2023 yang sebesar (Rp32,35) miliar. Hal                selama tahun 2024.



Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain

Tabel Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain                                                 (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                                   Pertumbuhan
                   Uraian                               2024              2023
                                                                                              Rp                  %

                       1                                   2                3            (4) = (2)-(3)      (5) = (4)/(3)

PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL

Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil

  Bunga                                               25.472.625         24.722.529           750.096             3,03%

  Bagi hasil dan marjin unit syariah                   4.068.967          3.558.723           510.244            14,34%

Total Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil                 29.541.592         28.281.252         1.260.340             4,46%

  Beban Bunga, Bagi Hasil dan Bonus

  Bunga                                              (15.913.459)       (13.203.108)        (2.710.351)          20,53%

  Beban pendanaan lainnya                              (200.476)          (203.317)              2.841           (1,40%)

  Bonus Simpanan Wadiah                                 (153.446)           (71.621)          (81.825)           114,25%

  Hak Pihak Ketiga atas Bagi hasil
                                                      (1.781.559)        (1.372.916)        (408.643)            29,76%
  Mudharabah

Total Beban Bunga, Bagi Hasil dan Bonus             (18.048.940)       (14.850.962)        (3.197.978)           21,53%

Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil-Neto                   11.492.652        13.430.290         (1.937.638         (14,43%)

Pendapatan Operasional Lainnya

  Pungutan administrasi dan denda atas
                                                        1.072.304         1.096.346          (24.042)            (2,19%)
  simpanan dan kredit yang diberikan

  Pendapatan dari penerimaan kredit yang
                                                        1.338.753           934.191           404.562            43,31%
  dihapusbukukan

  Keuntungan dari penjualan efek-efek-neto               932.900              6.669            926.231       13.888,60%

  Keuntungan dari penjualan obligasi
                                                          49.049            541.392         (492.343)          (90,94%)
  pemerintah-neto




310       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 313
                                                                                                Laporan
                                                                                           Tahunan 2024




                                                                                          Pertumbuhan
                  Uraian                        2024           2023
                                                                                     Rp                     %

                        1                         2              3             (4) = (2)-(3)        (5) = (4)/(3)

 Keuntungan yang belum direalisasi dari
                                                   30.175            1.802            28.373          1.574,53%
 perubahan nilai wajar efek-efek-neto

 Keuntungan yang belum direalisasi
 dari perubahan nilai wajar obligasi                    -               -                  -                     -
 pemerintah-neto

 Lain-lain                                      1.152.738       1.310.747          (158.009)              (12,05%)

Total Pendapatan Operasional Lainnya            4.575.919      3.891.147             684.772                17,60%

Penyisihan kerugian penurunan nilai aset
                                              (1.981.495)    (3.765.397)            1.783.902             (47,38%)
keuangan dan non-aset keuangan

(Penyisihan) Pembalikan Estimasi Kerugian
                                                       195           1.139             (944)              (82,88%)
Penurunan Nilai Komitmen dan Kontinjensi

Beban Operasional Lainnya

 Umum dan administrasi                        (4.456.861)    (3.884.779)           (572.082)                14,73%

 Gaji dan tunjangan karyawan                 (4.445.575)     (3.982.503)           (463.072)                11,63%

 Premi program penjaminan Pemerintah           (729.685)      (656.774)              (72.911)                11,10%

 Kerugian yang belum direalisasi dari
 perubahan nilai wajar obligasi pemerintah      (40.444)         (5.780)            (34.664)              599,72%
 - neto

 Kerugian dari penjualan obligasi
                                                        -               -                  -                     -
 pemerintah - neto

 Kerugian dari penjualan efek-efek - neto               -               -                  -                     -

 Kerugian yang belum direalisasi dari
                                                        -               -                  -                     -
 perubahan nilai wajar efek-efek - neto

 Lain-lain                                     (589.993)       (487.614)            (102.379)               21,00%

Total Beban Operasional Lainnya              (10.262.558)    (9.017.450)          (1.245.108)               13,81%

LABA OPERASIONAL                                3.824.713     4.539.729             (715.016)             (15,75%)

BEBAN BUKAN OPERASIONAL-NETO                     (51.872)      (159.519)             107.647              (67,48%)

LABA SEBELUM BEBAN PAJAK                        3.772.841     4.380.210            (607.369)              (13,87%)

BEBAN PAJAK                                     (765.513)     (879.222)               113.709             (12,93%)

LABA TAHUN BERJALAN                            3.007.328      3.500.988           (493.660)               (14,10%)

Pendapatan Komprehensif Lain:

 Akun-akun yang tidak akan direklasifikasi
 ke laba rugi

 Revaluasi aset tetap                                   -        57.208             (57.208)          (100,00%)

 Pengukuran kembali program imbalan
                                                  168.301      (186.027)             354.328          (190,47%)
 pasti

 Pajak penghasilan terkait akun-akun yang
                                                 (31.977)        35.345              (67.322)         (190,47%)
 tidak akan direklasifikasi ke laba rugi

 Akun-akun yang akan direklasifikasi ke
 laba rugi

 Bagian efektif lindung nilai arus kas           (14.490)        20.932             (35.422)          (169,22%)




                                                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk           311
Page 314
                              Analisis dan Pembahasan
                              Manajemen Atas Kinerja Perseroan




                                                                                                                 Pertumbuhan
                   Uraian                                 2024                   2023
                                                                                                            Rp                     %

                          1                                  2                     3                (4) = (2)-(3)         (5) = (4)/(3)

  Keuntungan (Kerugian) neto yang belum
  direalisasi atas perubahan nilai dan
  cadangan kerugian penurunan nilai efek-
                                                          (421.538)                517.528               (939.066)           (181,45%)
  efek dan obligasi pemerintah yang diukur
  pada nilai wajar melalui penghasilan
  komprehensif lain

  Pajak penghasilan terkait akun-akun yang
                                                                 85.311           (97.254)                  182.565          (187,72%)
  akan direklasifikasi ke laba rugi

 Total laba komprehensif tahun berjalan                  2.792.935               3.848.720              (1.055.785)          (27,43%)

 LABA PER SAHAM

 Dasar (nilai penuh)                                               214                   249                     (35)            (14,06%)


      Grafik Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain (dalam triliun Rupiah)




          13,43


                  11,49




                                               4,58                4,54
                                       3,89                               3,82                                            3,85
                                                                                                 3,50
                                                                                                         3,01                       2,79




          PENDAPATAN                 PENDAPATAN                       LABA                     LABA TAHUN                    LABA
        BUNGA DAN BAGI               OPERASIONAL                   OPERASIONAL                  BERJALAN                 KOMPREHENSIF
           HASIL-NETO                  LAINNYA                                                                          TAHUN BERJALAN

                                                                 2023             2024


Pendapatan dan Beban Operasional

Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil-Neto

Jumlah pendapatan bunga dan bagi hasil-neto                               Selanjutnya diikuti juga dengan meningkatnya hak
tahun 2024 adalah sebesar Rp11,49 triliun, mengalami                      pihak ketiga atas bagi hasil mudharabah sebesar
penurunan 14,43% dari jumlah pendapatan bunga dan                         29,76% atau sebesar Rp1,78 triliun posisi tahun 2024
bagi hasil-neto posisi tahun 2023 sebesar Rp13,43 triliun.                dibandingkan dengan posisi tahun 2023 sebesar Rp1,37
Penurunan terjadi karena total beban bunga, bagi hasil                    triliun. Sementara itu, total pendapatan bunga dan bagi
dan bonus mengalami peningkatan pada tahun 2024                           hasil dari bunga masih memberikan kontribusi terbesar
yang disebabkan oleh kenaikan beban bunga sebesar                         pada tahun 2024 dengan pertumbuhan 3,03% atau
20,53% atau Rp2,71 triliun, sehingga posisi pada tahun                    mengalami kenaikan sebesar Rp750,10 miliar dari tahun
2024 sebesar Rp15,91 triliun lebih besar dibandingkan                     2023.
dengan posisi tahun 2023 sebesar Rp13,20 triliun.




312      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 315
                                                                                                    Laporan
                                                                                               Tahunan 2024




Beban Bunga, Bagi Hasil dan Bonus                              disebabkan kenaikan beban umum dan administrasi
                                                               sebesar Rp572,08 miliar atau 14,73% dengan posisi
Jumlah beban bunga dan bagi hasil tahun 2024                   pada tahun 2024 sebesar Rp4.46 triliun dibandingkan
adalah sebesar Rp18,05 triliun, mengalami kenaikan             pada tahun 2023 sebesar Rp3,88 triliun. Selanjutnya
21,53% dibandingkan dengan posisi tahun 2023 sebesar           diikuti dengan peningkatan beban gaji dan tunjangan
Rp14,85 triliun. Kenaikan beban bunga, bagi hasil dan          karyawan sebesar Rp463,07% miliar atau 11,63%
bonus disebabkan karena adanya peningkatan jumlah              dengan posisi pada tahun 2024 sebesar Rp4,45 triliun
simpanan nasabah dan bank lain yang menjadi                    dibandingkan pada tahun 2023 sebesar Rp3,98 triliun.
sumber utama pendanaan Bank, sehingga beban                    Selain itu, peningkatan beban operasional lainnya
bunga meningkat sebesar 20,53% atau sebesar Rp2,71             disebabkan oleh peningkatan beban lain-lain yang
triliun sehingga pada tahun 2024 sebesar Rp15,91 tiriliun      terdiri dari beban representasi, jamuan makan dan
dibandingkan dengan posisi tahun 2023 sebesar Rp13,20          minum rapat dan beban terkait dengan penyelesaian
triliun. Kemudian diikuti dengan kenaikan hak pihak            dana titipan nasabah dan dana jaminan developer.
ketiga atas bagi hasil mudharabah sebesar 29,76%
atau Rp408,64 miliar dengan posisi tahun 2024 sebesar          Laba Operasional
Rp1,78 triliun dan posisi tahun 2023 sebesar Rp1,37 triliun.
                                                               Perseroan membukukan laba operasional tahun 2024
Pendapatan Operasional Lainnya                                 sebesar Rp3,82 triliun mengalami penurunan dari
                                                               tahun 2023 sebesar 15,75% atau Rp715,02 miliar dari
Perseroan      membukukan       jumlah      pendapatan         Rp4,54 triliun pada tahun 2023. Penurunan tersebut
operasional lainnya tahun 2024 adalah sebesar Rp4,58           seiring dengan peningkatan beban bunga, bagi hasil
triliun, meningkat 17,60% dibandingkan dengan tahun            dan bonus serta beban operasional lainnya pada
2023 sebesar Rp3,89 triliun. Kenaikan terbesar berasal         tahun 2024 masing-masing sebesar Rp18,05 triliun dan
dari keuntungan penjualan efek-efek sebesar Rp926,23           Rp10,26 triliun.
miliar atau naik 1.3888,60% dari tahun sebelumnya,
kemudian diikuti dengan adanya peningkatan pada                Pendapatan (Beban) Bukan Operasional-
penerimaan kembali aset yang telah dihapusbukukan              Neto
pada tahun 2024 sebesar Rp1,34 triliun atau naik sebesar
43,31% dari tahun 2023 sebesar Rp934,19 miliar.                Perseroan membukukan beban bukan operasional-
                                                               neto tahun 2024 sebesar Rp51,87 miliar mengalami
Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai Aset                       penurunan dari tahun sebelumnya yang mencatatkan
Keuangan dan Non-Aset Keuangan                                 beban bukan operasional-neto sebesar Rp159,52
                                                               miliar. Hal tersebut terutama disebabkan oleh adanya
Jumlah penyisihan kerugian penurunan nilai aset                keuntungan/kerugian dari revaluasi kurs, beban denda
keuangan dan non-aset keuangan 2024 adalah sebesar             administrasi, keuntungan/kerugian jual beli mata uang
Rp1,98 triliun lebih rendah 47,38% atau sebesar Rp1,78         asing, dan beban bina lingkungan
triliun dibandingkan dengan tahun 2023 sebesar Rp3,77
triliun. Penurunan tersebut didukung oleh pengelolaan          Laba Sebelum Beban Pajak
kredit yang lebih baik.
                                                               Setelah laba operasional sebesar Rp3,82 triliun dikurangi
(Penyisihan) Pembalikan Estimasi Kerugian                      oleh beban bukan operasional – neto sebesar Rp51,87
Penurunan Nilai Komitmen dan Kontinjensi                       miliar, Perseroan berhasil membukukan laba sebelum
                                                               pajak tahun 2024 sebesar Rp3,77 triliun mengalami
Jumlah penyisihan estimasi kerugian penurunan                  penurunan 13,87% atau Rp607,37 miliar dari tahun 2023.
nilai komitmen dan kontinjensi 2024 adalah sebesar             Penurunan tersebut seiring dengan peningkatan beban
Rp195 juta, dibandingkan dengan tahun 2023 yang                bunga, bagi hasil dan bonus serta beban operasional
mengalami     pembalikan     sebesar    Rp1,14 miliar.         lainnya pada tahun 2024.
Peningkatan penyisihan tersebut disebabkan oleh
kenaikan kelonggaran tarik kredit/ pembiayaan atau LC          Beban Pajak
SKBDN yang belum jatuh tempo.
                                                               Jumlah beban pajak tahun 2024 adalah sebesar
Beban Operasional Lainnya                                      Rp765,51 miliar, menurun 12,93% dibandingkan dengan
                                                               tahun 2023 sebesar Rp879,22 miliar. Penurunan beban
Perseroan membukukan jumlah beban operasional                  pajak tersebut disebabkan karena adanya penurunan
lainnya tahun 2024 sebesar Rp10,26 triliun, meningkat          laba sebelum pajak sebesar Rp607,37 miliar dari tahun
13,81% dibandingkan dengan posisi tahun 2023 sebesar           2023 sebesar Rp4,38 triliun menjadi Rp3,77 triliun pada
Rp9,02 triliun. Kontribusi terbesar peningkatan ini            tahun 2024.



                                                                          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk    313
Page 316
                             Analisis dan Pembahasan
                             Manajemen Atas Kinerja Perseroan




Laba Tahun Berjalan                                                    Laba Komprehensif Tahun Berjalan

Perseroan membukukan jumlah laba tahun berjalan                        Perseroan berhasil membukukan laba penghasilan
tahun 2024 adalah sebesar Rp3,01 triliun, mengalami                    komprehensif tahun berjalan tahun 2024 adalah
penurunan sebesar Rp493,66 miliar atau 14,10%                          sebesar Rp2,79 triliun, menurun 27,43% dibandingkan
dibandingkan dengan tahun 2023 sebesar Rp3,50 triliun.                 dengan tahun 2023 sebesar Rp3,85 triliun. Penurunan
Penurunan tersebut seiring dengan peningkatan beban                    tersebut disebabkan karena adanya kerugian neto yang
bunga dan bagi hasil serta beban operasional lainnya                   belum direalisasikan atas perubahan nilai efek-efek
pada tahun 2024.                                                       dan obligasi pemerintah yang diukur pada nilai wajar
                                                                       melalui komprehensif lain sebesar Rp421,54 miliar dan
Penghasilan Komprehensif Lain                                          penurunan pajak penghasilan terkait akun-akun yang
                                                                       tidak akan di reklasifikasi ke laba rugi sebesar Rp31,98
Penghasilan komprehensif lain tahun 2024 adalah                        miliar pada tahun 2024.
sebesar Rp214,39 miliar, menurun dibandingkan
dengan tahun 2023 yang sebesar Rp347,73 miliar.                        Laba Per Saham
Hal tersebut dipengaruhi oleh kerugian neto yang
belum direalisasikan atas perubahan nilai efek-efek                    Jumlah laba per saham dasar tahun 2024 adalah
dan obligasi pemerintah yang diukur pada nilai wajar                   sebesar Rp214, menurun 14,06% dibandingkan dengan
melalui komprehensif lain.                                             tahun 2023 yang sebesar Rp249. Penurunan laba
                                                                       tersebut sejalan dengan turunnya laba tahun berjalan
                                                                       pada tahun 2024.


Laporan Arus Kas

Tabel Laporan Arus Kas                                                                                       (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                                      Pertumbuhan
                    Uraian                               2024                2023
                                                                                                 Rp                  %

                      1                                     2                  3            (4) = (2)-(3)      (5) = (4)/(3)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI

Penerimaan bunga, bagi hasil, dan marjin                29.689.639            27.618.186         2.071.453           7,50%

Penerimaan kredit yang telah
                                                           1.421.221           1.011.258          409.963           52,80%
dihapusbukukan

Pembayaran bunga dan bonus, provisi dan
                                                       (17.973.763)        (14.892.249)        (3.144.063)           21,20%
komisi

Pembayaran pajak penghasilan badan                        (912.208)          (1.020.952)          108.744          (10,65%)

Beban operasional lainnya - neto                                  -                   -                 -                0%

Beban bukan operasional lainnya - neto                 (9.585.564)          (8.729.240)         (856.324)             9,81%

Penerimaan atas surat ketetapan pajak                     (63.538)             (54.382)            (9.156)          16,84%

Penerimaan kas sebelum perubahan aset
                                                          5.788.810           6.871.033        (1.082.223)         (15,75%)
dan liabilitas operasi

Perubahan dalam aset dan liabilitas operasi:

Penurunan (kenaikan) dalam aset operasi:

Efek-efek yang diukur pada nilai wajar
                                                       (18.286.677)           (246.380)       (18.040.297)        7,322,14%
melalui laporan laba rugi

Obligasi pemerintah untuk nilai wajar
                                                           490.445           15.788.979       (15.298.534)        (96,89%)
melalui laporan laba rugi

Tagihan akseptasi                                         (397.331)           (124.005)          (273.326)         220,42%

Tagihan derivatif                                          (70.666)                              (70.666)           (100%)




314     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 317
                                                                                                    Laporan
                                                                                               Tahunan 2024




                                                                                             Pertumbuhan
                       Uraian                    2024             2023
                                                                                        Rp                       %

                         1                          2               3             (4) = (2)-(3)         (5) = (4)/(3)

Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
                                               (27.739.554)     (38.484.306)          10.744.752              (27,92%)
piutang syariah

Aset lain-lain                                    (136.021)        (785.307)            649.286               (82,68%)

Kenaikan (penurunan) dalam liabilitas
                                                           -                -                   -                    -
operasi:

Liabilitas segera                                 (441.930)             74.415         (516.345)          (693,87%)

Simpanan dari nasabah                                      -                -                   -                    -

Giro                                              11.653.971     24.468.372          (12.814.401)             (52,37%)

Giro Wadiah                                      5.443.299         4.814.656            628.643                 13,06%

Tabungan                                           (22.012)        1.539.832          (1.561.844)             (101,43%)

Tabungan Wadiah                                    245.340           82.875              162.465               196,04%

Deposito berjangka                               12.615.733      (5.504.388)            18.120.121        (329,19%)

Simpanan dari bank lain                            (21.277)         (45.095)              23.818              (52,82%)

Liabilitas akseptasi                                397.331          124.005             273.326              220,42%

Liabilitas lain-lain                              (416.997)       (4.184.154)           3.767.157             (90,03%)

Dana syirkah temporer                             2.141.920        2.243.821            (101.901)              (4,54%)

Kas Neto (digunakan untuk) diperoleh dari
                                                (8.755.616)       6.634.353         (15.389.969)          (231,97%)
Aktivitas Operasi

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI

(Pembelian) penerimaan saat jatuh tempo
                                                (2.878.561)      (2.868.515)            (10.046)                 0,35%
dari efek-efek biaya perolehan diamortisasi

Perolehan aset tetap                            (1.634.521)      (2.313.490)            678.969               (29,35%)

(Pembelian) penerimaan efek-efek diukur
pada nilai wajar melalui penghasilan                (31.199)      (1.247.159)           1.215.960             (97,50%)
komprehensif lain

Penerimaan obligasi pemerintah diukur
pada nilai wajar melalui penghasilan             (1.163.910)        2.211.325        (3.375.235)          (152,63%)
komprehensif lain

(Penerimaan) pembelian obligasi
pemerintah pada biaya perolehan                    562.232       (1.655.566)            2.217.798         (133,96%)
diamortisasi

Penempatan efek-efek yang dibeli dengan
                                               (20.867.689)     (43.597.267)          22.729.578              (52,14%)
janji dijual kembali

Penerimaan efek-efek yang dibeli dengan
                                                20.704.263        45.031.457         (24.327.194)             (54,02%)
janji dijual kembali

Penjualan aset tetap                                    3.045               0                3.045                100%

Kas Neto digunakan untuk Aktivitas Investasi   (5.306.340)       (4.439.215)           (867.125)                19,53%

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN

Penerimaan dari surat-surat berharga yang
                                                   680.913         2.449.019          (1.768.106)             (72,20%)
diterbitkan

Pembayaran atas surat-surat berharga
                                                (3.572.500)      (2.769.764)           (802.736)               28,98%
yang diterbitkan jatuh tempo




                                                                        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk             315
Page 318
                            Analisis dan Pembahasan
                            Manajemen Atas Kinerja Perseroan




                                                                                                              Pertumbuhan
                   Uraian                                 2024                       2023
                                                                                                         Rp                        %

                       1                                    2                          3            (4) = (2)-(3)             (5) = (4)/(3)

 Penerimaan atas efek-efek yang dibeli
                                                        143.153.604                  67.691.353        75.462.251                 111,48%
 dengan janji dijual kembali

 Pembayaran atas jatuh tempo efek-efek
                                                    (139.744.766)                (67.691.353)         (72.053.413)               106,44%
 yang dijual dengan janji dibeli kembali

 Pembayaran dividen                                       (700.198)                   (609.015)           (91.183)                14,97%

 Penerimaan dari pinjaman yang diterima                   11.144.193                   11.185.162        (40.969)                 (0,37%)

 Pembayaran dari pinjaman yang diterima                 (11.385.262)                 (2.187.576)       (9.197.686)               420,45%

 Pembayaran liabilitas sewa                                (93.408)                     (81.973)          (11.435)                13,95%

 Pembayaran atas pinjaman dan efek-efek
                                                        (3.000.000)                            -      (3.000.000)                 (100%)
 subordinasi jatuh tempo

 Dana setoran modal                                                 -                 1.330.093        (1.330.093)              (100,00%)

 Kas Neto (digunakan untuk) diperoleh dari
                                                         (3.517.424)                  9.315.946      (12.833.370)               (137,76%)
 Aktivitas Pendanaan




 KENAIKAN NETO KAS DAN SETARA KAS                     (17.579.380)                    11.511.084     (29.090.464)              (252,72%)

 KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN                           53.037.770                  41.526.686         11.511.084                27,72%

 KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN                         35.458.390                   53.037.770       (17.579.380)               (33,15%)




    Grafik Laporan Arus Kas (dalam triliun Rupiah)


                                                                                                         9,32


                    6,63




                                                               Kas Neto
                                                        digunakan untuk Aktivitas
                                                               Investasi
                  Kas Neto                                                                                       Kas Neto
             (digunakan untuk)                                                                              (digunakan untuk)
           diperoleh dari Aktivitas                                                                       diperoleh dari Aktivitas
                  Operasi                                                                                       Pendanaan

                                                                                                                     (3,52)
                                                                (4,44)
                                                                            (5,31)



                              (8,76)


                                                 2023                    2024




Arus Kas dari Aktivitas Operasi

Perseroan membukukan kas neto digunakan untuk                              efek-efek yang diukur pada nilai wajar dan penyaluran
aktivitas operasional sebesar (Rp8,76 triliun) pada tahun                  kredit yang disalurkan, dibandingkan tahun 2023 kas neto
2024, hal ini dikarenakan adanya arus kas keluar atas                      diperoleh dari aktivitas operasional sebesar Rp6,63 triliun.



316     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 319
                                                                                               Laporan
                                                                                          Tahunan 2024




Arus Kas dari Aktivitas Investasi                          Perlindungan Hak Kreditur

Perseroan membukukan kas neto digunakan untuk              Perseroan memiliki kebijakan tentang pemenuhan
aktivitas investasi sebesar (5,31 triliun) pada tahun      hak-hak kreditur digunakan sebagai pedoman
2024, dan pada tahun 2023 adalah sebesar (RpRp4,44         dalam melakukan pinjaman kepada kreditur. Tujuan
triliun). Peningkatan kas neto untuk aktivitas investasi   dari kebijakan dimaksud adalah untuk menjaga
dari tahun 2024 tersebut dipengaruhi oleh (pembelian)      terpenuhinya hak-hak dan menjaga kepercayaan
penerimaan saat jatuh tempo dari efek-efek yang            kreditur terhadap Perseroan. Dalam kebijakan tersebut
diukur pada biaya perolehan diamortisasi, perolehan        mencakup pertimbangan dalam melakukan perjanjian,
aset tetap, dan (pembelian) penerimaan saat jatuh          serta tindak lanjut dalam pemenuhan kewajiban
tempo dari efek-efek biaya perolehan diamortisasi.         Perseroan kepada kreditur. Kebijakan hak-hak dasar
                                                           kreditur, antara lain adalah menerima pelunasan pokok
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan                          dan pembayaran bunga pada waktu yang disepakati,
                                                           memperoleh hak atas denda keterlambatan pelunasan
Perseroan membukukan kas neto digunakan untuk              pokok dan pembayaran bunga serta meminta
aktivitas pendanaan sebesar (3,52 triliun) pada            keterangan, informasi, dan dokumen serta memeriksa
tahun 2024, dibandingkan dengan tahun 2023 yang            pembukuan Perseroan. Pada tahun 2024, terdapat
membukukan kas neto diperoleh dari aktivitas               kreditur pinjaman bilateral dan investor efek bersifat
pendanaan mencapai 9,32 triliun. Peningkatan               uang dan/atau sukuk (EBUS).
penggunaan kas neto dari aktivitas pendanaan ini
dipengaruhi oleh kenaikan pembayaran pinjaman yang         Kemampuan Membayar Utang Jangka
diterima.                                                  Pendek (Likuiditas Bank)

                                                           Kemampuan membayar utang jangka pendek salah
Kemampuan Membayar Utang dan                               satunya dapat diketahui melalui rasio likuiditas. BTN
Kolektibilitas Piutang                                     menggunakan beberapa parameter likuiditas yaitu
                                                           Rasio Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM) dan
Kemampuan Membayar Utang                                   Giro Wajib Minimum (GWM), Loan to Deposit Ratio (LDR)
                                                           serta Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM).
Kemampuan BTN membayar kewajiban atau utang
dapat diukur dengan menggunakan rasio likuiditas dan       Rasio Penyangga Likuiditas Makroprudensial
rasio solvabilitas. Rasio-rasio tersebut akan menjadi      (PLM) dan Giro Wajib Minimum (GWM)
parameter bagi BTN dalam menghitung kemampuan
BTN menyediakan cadangan likuiditas. Berkenaan             Giro Wajib Minimum (GWM) merupakan indikator utama
dengan obligasi yang diterbitkan, kemampuan                dalam pemenuhan rasio likuiditas. Perseroan menjaga
membayar utang tecermin dari lancarnya pembayaran          GWM dalam bentuk Rupiah maupun Valas agar selalu
bunga dan pemeringkatan efek yang diterbitkan.             sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh
                                                           Regulator. Selain memenuhi GWM, Perseroan juga
                                                           menjaga rasio Penyangga Likuiditas Makroprudensial
                                                           (PLM) yang merupakan cadangan likuiditas minimum
                                                           dalam rupiah yang wajib dipelihara oleh Bank Umum
                                                           Konvensional (BUK) dalam bentuk surat berharga yang
                                                           termasuk dalam persyaratan tertentu.


Tabel Rasio PLM dan GWM                                                                                   (dalam %)



     Kategori         Mata Uang              2024                 2023                Kenaikan/Penurunan

 Konvensional       Rupiah:

                      Utama (GWM)             5,38                 6,04                        (0,66%)

                      PLM                    12,73                 9,66                         3,07%

                    Dolar AS                  4,18                 4,40                        (0,22%)

 Syariah            Rupiah                    4,70                 6,10                         (1,40)




                                                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   317
Page 320
                         Analisis dan Pembahasan
                         Manajemen Atas Kinerja Perseroan




Threshold GWM Rupiah yang wajib dijaga oleh BUK             Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM)
sesuai ketentuan regulator adalah sebesar 9%, BTN
Konvensional menjaga GWM Rupiah pada tahun                  RIM merupakan bentuk penguatan dari Loan to Funding
2024 sebesar 5,38%, mengalami penurunan 0,66%               Ratio (LFR). RIM adalah rasio kredit yang diberikan
dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 6,04%. Hal ini        kepada pihak ketiga dalam Rupiah dan valuta asing,
dikarenakan BTN Konvensional mendapatkan insentif           tidak termasuk kredit kepada bank lain ditambahkan
GWM dari Bank Indonesia sebesar 4%, meningkat               surat berharga yang dimiliki, terhadap:
jika dibandingkan pada tahun 2023 yaitu sebesar             1. Dana pihak ketiga yang mencakup giro, tabungan,
3,20%. Peningkatan insentif dikarenakan adanya                  dan deposito dalam Rupiah dan valuta asing, tidak
perubahan pemenuhan GWM berdasarkan PADG                        termasuk dana antar bank.
Nomor 4 Tahun 2024 tentang Perubahan Atas                   2. Surat-surat berharga dalam Rupiah dan valuta
Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 11 Tahun                 asing yang memenuhi persyaratan tertentu yang
2023 tentang Peraturan pelaksanaan kebijakan                    diterbitkan oleh Perseroan.
insentif likuiditas makroprudensial. Bank Indonesia
memberikan insentif bagi perbankan termasuk                 Sesuai Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 20/4/
BTN Konvensional yang telah memberikan kredit/              PBI/2018 tanggal 29 Maret 2018, tentang “Rasio
pembiayaan kepada kegiatan sektor ekonomi                   Intermediasi Makroprudensial dan Penyangga Likuiditas
tertentu, inklusif, Umi (Ultra mikro), serta berwawasan     Makroprudensial bagi Bank Umum Konvensional, Bank
lingkungan. Atas adanya insentif tersebut, threshold        Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah” sebagaimana
GWM Rupiah yang harus dijaga menurun dari 5,8%              telah diubah dengan PBI Nomor 21/12/PBI/2019 tanggal
pada tahun 2023 menjadi 5% pada tahun 2024.                 25 November 2019, PBI Nomor 22/17/PBI/2020 tanggal
                                                            30 September 2020, dan PBI Nomor 24/16/PBI/2022
GWM Valas tahun 2024 sebesar 4,18% dijaga lebih             tanggal 1 November 2022. Perbankan harus menjaga
rendah dari tahun 2023 yang sebesar 4,40%, hal ini          rasio RIM sebesar 84% sampai 94%. Pada tahun 2024,
dilakukan untuk mengoptimalkan excess likuiditas valas      RIM Perseroan adalah sebesar 92,60%, meningkat
dalam rangka peningkatan pendapatan dengan tetap            dibandingkan tahun 2022 yang sebesar 85,76%.
memperhatikan ketentuan regulator.
                                                            Perseroan juga mengelola cadangan likuiditas dalam
Peningkatan rasio PLM dari 9,66% menjadi 12,73%             bentuk High Quality Liquid Asset (HQLA) yang juga
di tahun 2024, dipengaruhi oleh meningkatnya                menjadi komponen likuiditas, yang ditetapkan dalam
posisi surat berharga yang termasuk kategori surat          jumlah optimal dalam rentang di atas batas minimum
berharga yang diperhitungkan dalam ketentuan                HQLA setiap hari sebagai pendukung kebutuhan
PLM. Pemenuhan PLM merujuk kepada Peraturan                 likuiditas Perseroan dan pemeliharaan GWM serta
Anggota Dewan Gubernur (PADG) Nomor 18 Tahun                PLM yang telah ditentukan oleh Bank Indonesia. Posisi
2023 tentang Perubahan Ketujuh Atas Peraturan               secondary reserve selalu terjaga di atas batas minimum
Anggota Dewan Gubernur Nomor 21/22/PADG/2019                secondary reserve selama tahun 2024.
Tentang Rasio Intermediasi Makroprudensial dan
Penyangga Likuiditas Makroprudensial Bagi Bank              Loan to Deposit Ratio (LDR)
Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit
Usaha Syariah dan Peraturan Bank Indonesia (PBI)            LDR merupakan salah satu parameter untuk
Nomor 24/16/PBI/2022 tentang Perubahan Keempat              mengukur rasio likuiditas yang sehat. Rasio ini adalah
atas Peraturan Bank Indonesia 20/4/PBI/2018 tentang         perbandingan antara jumlah kredit yang diberikan
Rasio Intermediasi Makroprudensial dan Penyangga            kepada pihak ketiga terhadap dana pihak ketiga
Likuiditas  Makroprudensial   bagi   Bank    Umum           (simpanan nasabah). LDR Perseroan di tahun 2024
Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha             sebesar 93,79%, menurun dibandingkan tahun 2023
Syariah.                                                    yang sebesar 95,36%. Hal ini sejalan dengan penyaluran
                                                            kredit yang diimbangi dengan penghimpunan Dana
Giro Wajib Minimum untuk UUS berdasarkan ketentuan          Pihak Ketiga untuk menjaga likuiditas bank.
adalah sebesar 7,5%, Perseroan mendapatkan insentif
GWM dari Bank Indonesia untuk sebesar 3,3%, sehingga        Kemampuan Membayar Utang Jangka
kewajiban pemenuhan minimal GWM Syariah adalah              Panjang (Solvabilitas Bank)
4,2%. Sedangkan GWM yang harus dijaga oleh Bank
Umum Konvensional adalah sebesar 9%. Perseroan              Rasio permodalan adalah salah satu parameter yang
dapat mencapai target pertumbuhan kredit sektor             digunakan dalam mengukur rasio solvabilitas. Sesuai
prioritas, Perseroan mendapatkan insentif GWM dari          dengan komitmennya untuk menjalankan bisnis
Bank Indonesia sebesar 3,2%, sehingga kewajiban             perbankan dengan prinsip kehati-hatian dan sesuai
pemenuhan minimal GWM adalah 5,8%.                          dengan regulasi yang berlaku, Perseroan memastikan



318     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 321
                                                                                                                         Laporan
                                                                                                                    Tahunan 2024




Rasio Kecukupan Modal atau Capital Adequacy Ratio                            Jumlah modal Perseroan di tahun 2024 mencapai
(CAR) mampu memenuhi risiko kredit, risiko pasar dan                         Rp31,66 triliun terdiri dari modal inti dan pelengkap
risiko operasional.                                                          masing-masing sebesar Rp29,22 triliun dan Rp2,43 triliun,
                                                                             Jumlah ATMR BTN tahun 2024 adalah sebesar Rp174,44
Rasio permodalan adalah salah satu parameter yang                            triliun, Rasio CAR tahun 2024 adalah sebesar 18,15%.
digunakan dalam mengukur rasio solvabilitas. Sesuai
dengan komitmennya untuk menjalankan bisnis                                  Kemampuan Membayar Utang dari Efek-
perbankan dengan prinsip kehati-hatian dan sesuai                            Efek yang Diterbitkan
dengan regulasi yang berlaku, Perseroan memastikan
Rasio Kecukupan Modal atau Capital Adequacy Ratio                            Kemampuan membayar utang juga dapat tecermin
(CAR) mampu memenuhi risiko kredit, risiko pasar dan                         berdasarkan peringkat dari efek-efek yang diterbitkan
risiko operasional.                                                          Bank yaitu Obligasi. Efek-efek yang diterbitkan secara
                                                                             rutin dinilai oleh lembaga pemeringkatan guna
Sesuai dengan peraturan Bank Indonesia (BI), Kewajiban                       mendukung kelayakan efek. Kualitas efek sangat
Penyediaan Modal Minimum (KPMM)/CAR yang                                     ditentukan oleh kemampuan perusahaan penerbit efek
ditetapkan untuk bank dengan profil risiko “2” adalah                        dalam membayar efeknya pada saat jatuh tempo dan
sebesar 9,25%. Jumlah modal untuk risiko kredit terdiri                      kemampuannya membayar bunga atau kupon selama
dari Modal Inti (Tier I) dan Modal Pelengkap (Tier II).                      jangka waktu penerbitan efek tersebut.



Tabel Kemampuan Membayar Hutang dari Efek-Efek yang Diterbitkan

                                                                                                          Peringkat
                               Keterangan
                                                                                           2024                             2023

 BBTN Berkelanjutan II Tahap I 2015 Seri D                                               AA+(idn)                         AA+(idn)

 BBTN Berkelanjutan III Tahap I 2017 seri D                                              AA+(idn)                         AA+(idn)

 Junior Global Bond Bank BTN (USD)                                                          Ba3                              Ba3

 BBTN Berkelanjutan IV Tahap I 2020 seri C                                               AA+(idn)                         AA+(idn)

 BBTN Berkelanjutan IV Tahap II 2022 Seri A                                              AA+(idn)                         AA+(idn)

 BBTN Berkelanjutan IV Tahap II 2022 Seri B                                              AA+(idn)                         AA+(idn)


Catatan : Rating Junior Global Bond Bank BTN (USD) yang outstanding di tahun 2024 menggunakan rating dari Moody’s




Tabel Arti Peringkat Efek

    Lembaga
                           Peringkat                                                  Arti Peringkat
   Pemeringkat

 Moodys                  Ba3                Emiten dengan peringkat Ba memiliki kekuatan finansial intrinsic spekulatif, atau mandiri,
                                            dan tunduk pada risiko kredit yang substansial apabila tidak ada kemungkinan dukungan
                                            dari afiliasi atau Pemerintah.

 Fitch Ratings           AA                 Peringkat Nasional ‘AA’ menunjukan ekspektasi tingkat risiko gagal bayar yang sangat
 Indonesia                                  rendah dibandingkan dengan emiten atau obligasi lain di negara atau serikat moneter
                                            yang sama. Risiko gagal bayar yang melekat hanya sedikit berbeda dari emiten atau
                                            obligasi dengan peringkat tertinggi di negara tersebut.

                                            Dalam kategori pemeringkatan, Fitch dapat menggunakan pengubah. Pengubah “+” atau
                                            ‘–” dapat ditambahkan ke peringkat untuk menunjukan status dalam kategori peringkat
                                            utama.

                                            Profil likuiditas sangat kuat ‘+’ ditambahkan kepada peringkat yang ditetapkan kepada BTN.




                                                                                           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk     319
Page 322
                           Analisis dan Pembahasan
                           Manajemen Atas Kinerja Perseroan




Kolektibilitas Piutang

Tingkat kolektibilitas piutang bank dapat dilihat dari                diberikan bank kepada nasabah. Semakin kecil nilai NPL,
nilai rasio Non Performing Loan (NPL). Rasio NPL menjadi              maka performance Bank dalam kolektibilitas piutang
tolak ukur untuk melihat seberapa besar kredit yang                   semakin baik dan menunjukkan kualitas kredit yang
bermasalah atau macet dari seluruh kredit yang                        baik.



Tabel Kolektibilitas                                                                                          (dalam jutaan Rupiah)



                                                         2024                                          2023
             Uraian
                                  Tanpa Segmen                Dengan Segmen         Tanpa Segmen          Dengan Segmen
                                     Syariah                     Syariah               Syariah               Syariah

 Jumlah Kredit/Pembiayaan
                                       314.080.105                 357.972.932          296.583.860               333.698.141
 yang Diberikan

 Performing Loan (PL)                 304.022.694                 346.654.931            287.420.712             323.649.241

 Lancar                                273.060.967                 312.597.793          263.614.334              297.250.597

 Dalam Perhatian Khusus                 30.961.727                  34.057.137           23.806.378               26.398.644

 Non Performing Loan (NPL)               10.057.411                  11.318.001            9.163.148              10.048.900

 Kurang Lancar                             605.276                    872.072               393.326                   571.273

 Diragukan                               1.748.284                   1.939.769              538.432                   677.813

 Macet                                    7.703.851                 8.506.160             8.231.390                 8.799.814




 PL                                         96,80%                     96,84%                96,91%                   96,99%

 NPL Gross                                   3,20%                       3,16%                3,09%                     3,01%

 NPL Net                                         1,91%                   1,89%                1,48%                     1,32%


NPL Gross dengan segmen syariah tahun 2024 adalah sebesar 3,20%, meningkat dibandingkan dengan tahun 2023
yang sebesar 3,16%. Kondisi tersebut disebabkan sebagian besar kredit pembiayaan telah jatuh tempo dan terdapat
pelunasan.


Tabel Hapus Buku Kredit Macet                                                                                 (dalam jutaan Rupiah)



                                                         2024                                          2023

             Uraian                                           Nilai Hapus Buku                            Nilai Hapus Buku
                                 Jumlah Debitur                (dalam jutaan       Jumlah Debitur          (dalam jutaan
                                                                   Rupiah)                                     Rupiah)

 Konvensional                           16.761                    3.200.092              11.099                 2.705.785

 Syariah                                 2.102                      281.309               1.897                   322.241

 Jumlah                                18.863                     3.481.401              12.996                3.028.026




320        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 323
                                                                                                                                 Laporan
                                                                                                                            Tahunan 2024




Berikut adalah implementasi inisiatif strategis pada tahun 2024 yang dilakukan untuk perbaikan NPL:



  Implementasi Chatbot Artificial          Pengembangan Coll Scoring          Asesmen Aplikasi iColl                     Pencarian Collection
  Intelligence (Al) Kualitas Kredit        Tahap 2                                                                       Management Sistem Baru
                                                                              Impact: Menyelaraskan iColl
  Impact: Memperluas coverage              Impact: Mempermudah                dengan fitur penagihan lainnya,            Impact: Membentuk system
  pembinaan debitur melalui media          identifikasi risiko debitur        seperti Whats App (WA), SMS,               management collection yang
  elektronik Whats App (WA) dan            menunggak melalui collection       talkbot dan GPS tracking.                  lebih capable.
  meningkatkan contacted rate              scoring.
  debitur.



  Pengembangan Kerjasama Agent             Implementasi Pilot Monoline 3 KC   Desk Collection (DC) Untuk                 Pengembangan iColl for Risk
  Properti                                                                    Pembinaan Debitur Unsecured                Appetite Statement (RAS)
                                           Impact: Meningkatkan efektivitas
                                                                              Loan
  Impact: Bertambahnya petugas             koordinasi petugas collection                                                 Impact: Aktivitas RAS dapat
  yang melakukan penjualan aset            melalui penyederhanaan struktur    Impact. Membentuk desk collection          berjalan secara digital khususnya
  melalui agent properti.                  organisasi.                        untuk menunjang aktivitas                  profiling dan operasional lainnya.
                                                                              penagihan unsecured loan.




  Pelaksanaan Training for                 Design Proses Pembukaan Online     Produk Tabungan Khusus Debitur             Pembuatan Program Menabung
  Collection and RAS                       Onboarding (OLOB) Account          Subdisi/Bermasalah                         Debitur
  Impact: Adanya peningkatan               Impact: Mempermudah debitur        Impact: Meningkatkan VoA dan NoA           Impact: Mengubah kebiasaan
  kemampuan RAS dalam hal                  dalam membuka rekening BTN         tabungan debitur khusus debitur            debitur agar meningkatkan
  penjualan, hukum dan ketentuan           melalui mobile device.             subsidi/bermasalah agar dapat              saldo tabungan dengan tujuan
  internal.                                                                   melakukan pembayaran angsuran.             pembayaran angsuran tepat waktu.




                                           Campaign Agen BTN dan Channel      Implementasi QRIS Debitur
                                           Pembayaran KPR
                                                                              Impact: Memperbanyak
                                           Impact: Mempermudah debitur        fitur pembayaran untuk
                                           dalam mendapatkan informasi        mempermudah debitur dalam
                                           terkait pembayaran angsuran.       melakukan pembayaran
                                                                              angsuran.




Rasio Keuangan Lain

Untuk mengukur profitabilitas dan efisiensi kinerja Perseroan, rasio-rasio keuangan yang digunakan oleh perbankan
adalah Laba sebelum pajak terhadap Aset atau Return On Assets (ROA), Laba setelah pajak terhadap Ekuitas atau
Return On Equity (ROE), Marjin Bunga Bersih atau Net Interest Margin (NIM), dan rasio Beban Operasional terhadap
Pendapatan Operasional (BOPO).


Tabel Rasio Keuangan Lain                                                                                                                          (dalam %)



                                                                                                                                        Kenaikan/
                                      Uraian                                       2024                         2023
                                                                                                                                        Penurunan

Return On Assets (ROA)                                                               0,83                         1,07                      (0,24)

Return On Equity (ROE)                                                              10,76                       13,86                         (3,1)

Net Interest Margin (NIM)                                                            2,86                         3,75                      (0,89)

Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO)                           88,70                        86,10                         2,60



Pada tahun 2024, nilai ROA, ROE, dan NIM masing-masing                        Nilai BOPO tahun 2024 dapat dijaga pada posisi 88,7%
adalah 0,83%, 10,76% dan 2,86% menunjukkan terdapat                           meningkat dari tahun 2023 sebesar 86,10. Meskipun
sedikit penurunan bila dibandingkan tahun 2023.                               terdapat peningkatan beban bunga DPK namun
Hal tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan                             Perseroan dapat melakukan efisiensi pada overhead
persentase cost of fund atau beban bunga dana                                 cost sehingga dapat menjaga rasio BOPO tetap stabil
pihak ketiga BTN di tengah ketatnya kondisi likuiditas                        di bawah 90%.
perbankan.




                                                                                             PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                      321
Page 324
                        Analisis dan Pembahasan
                        Manajemen Atas Kinerja Perseroan




Suku Bunga Dana

Informasi suku bunga produk deposito, tabungan, dan giro Bank per 31 Desember tahun 2024 adalah sebagai berikut


Tabel Suku Bunga Tabungan Rupiah

        Jenis Produk                            Strata Saldo         Suku Bunga Ritel    Suku Bunga Lembaga

Tabungan Investa                 Sampai dengan Rp1 juta                    0,00%                 0,00%

                                 > Rp1 juta - Rp100 juta                    1,00%                 1,00%

                                 > Rp100 juta - Rp1 miliar                 2,40%                 2,25%

                                 > Rp1 miliar - Rp2 miliar                  3,15%                3,05%

                                 > Rp2 miliar - Rp5 miliar                 3,40%                 3,20%




Tabel Suku Bunga Tabungan Rupiah

        Jenis Produk                            Strata Saldo                        Suku Bunga

Tabungan BTN Batara              < Rp1 juta                                             0,00%

                                 ≥ Rp1 juta - ≤ Rp50 juta                               0,10%

                                 > Rp50 juta - ≤ Rp500 juta                             0,10%

                                 > Rp500 juta - ≤ Rp1 miliar                            0,50%

                                 > Rp1 miliar - ≤ Rp2 miliar                            1,00%

                                 > Rp2 miliar                                           1,00%




Tabungan BTN Bisnis              < Rp1 juta                                             0,00%

                                 ≥ Rp1 juta - < Rp50 juta                               0,50%

                                 ≥ Rp50 juta - < Rp500 juta                             1,00%

                                 ≥ Rp500 juta - < Rp1 miliar                            1,25%

                                 ≥ Rp1 miliar                                           1,75%




Tabungan BTN Junior              ≤ Rp50 ribu                                            0,00%

                                 > Rp50 ribu                                            0,50%




TabunganKu                       ≤ Rp500 ribu                                           0,00%

                                 > Rp500 ribu - Rp1 juta                                0,10%

                                 > Rp1 juta                                             0,25%




322     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 325
                                                                                    Laporan
                                                                               Tahunan 2024




        Jenis Produk                       Strata Saldo                   Suku Bunga



Tabungan SiMuda RumahKu     ≤ 1 juta - Rp10 juta                              1,00%

                            > Rp10 juta - Rp25 juta                           1,15%

                            > Rp25 juta - Rp50 juta                           1,25%

                            > Rp50 juta - Rp100 juta                          1,35%

                            > Rp100 juta - Rp250 juta                         1,50%

                            > Rp250 juta                                     2,00%




Tabungan BTN Siap!          < Rp1 juta - Rp10 juta                            1,00%

                            > Rp10 juta - Rp25 juta                           1,15%

                            > Rp25 juta - Rp50 juta                           1,25%

                            > Rp50 juta - Rp100 juta                          1,35%

                            > Rp100 juta - Rp250 juta                         1,50%

                            > Rp250 juta                                     2,00%




Tabungan BTN e’BataraPos    < Rp1 juta                                       0,00%

                            ≥ Rp1 juta - Rp50 juta                            0,10%

                            > Rp50 juta - Rp500 juta                          0,10%

                            > Rp500 juta - Rp1 miliar                        0,50%

                            > Rp1 miliar                                      1,00%




Tabanas Batara Kantor Pos                                                    0,00%



Tabel Suku Bunga Giro Rupiah

        Jenis Produk                       Strata Saldo                   Suku Bunga

Giro Rupiah                 ≤ Rp10 juta                                      0,00%

                            > Rp10 juta - Rp100 juta                         0,25%

                            > Rp100 juta - Rp500 juta                         0,75%

                            > Rp500 juta                                      1,00%




                                                          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   323
Page 326
                            Analisis dan Pembahasan
                            Manajemen Atas Kinerja Perseroan




Tabel Suku Bunga Deposito Rupiah

                                                                                        Jangka Waktu (bulan)
  Jenis Produk              Strata Saldo
                                                          1              2              3            4              6          12            24

Deposito Rupiah      < Rp1 juta                        0,00%           0,00%          0,00%         0,00%          0,00%      0,00%         0,00%

                     ≥Rp1 juta - < Rp10 juta             1,00%          1,00%         1,00%         1,00%          1,00%      1,00%         1,00%

                     ≥Rp10 juta - < Rp100 juta         2,25%           2,40%          2,65%         2,65%          2,90%      2,90%         2,90%

                     ≥ Rp100 juta - < Rp500 juta       2,40%           2,40%          2,90%         2,90%          3,05%      3,05%         3,05%

                     ≥ Rp500 juta - ≤ Rp2 miliar       2,40%           2,40%          2,90%         2,90%          3,05%      3,05%         3,05%

                     > Rp2 miliar                      2,40%           2,40%          2,90%         2,90%          3,05%      3,05%         3,05%




Tabel Suku Bunga e-Deposito Ritel Rupiah

                                                                                        Jangka Waktu (bulan)
  Jenis Produk              Strata Saldo
                                                          1              2              3            4              6          12            24

e-Deposito Ritel     < Rp100 juta                      2,60%            2,75%         3,00%         3,00%          3,25%      3,25%         3,25%
Rupiah
                     ≥ Rp100 juta - < Rp500 juta       2,65%            2,75%         3,25%         3,25%          3,40%      3,40%         3,40%

                     ≥ Rp500 juta - < Rp2 miliar       4,25%           4,25%          4,40%         4,50%          4,65%      3,40%         3,40%

                     ≥ Rp2 miliar - < Rp5 miliar       4,50%           4,50%          4,65%         4,80%          4,90%      3,40%         3,40%

                     ≥ Rp5 miliar - < Rp10 miliar      4,60%           4,60%          4,80%         4,90%          5,00%      3,50%         3,50%

                     ≥ Rp10 miliar                     4,70%            4,70%         5,00%         5,00%          5,00%      3,60%         3,60%



Tabel Suku Bunga Tabungan Valas

                                               USD                                SGD                    AUD / CNY                    JPY
      Jenis Produk
                                                               Suku          Strata       Suku        Strata         Suku      Strata        Suku
                                     Strata Saldo
                                                              Bunga          Saldo       Bunga        Saldo         Bunga      Saldo        Bunga

Tabungan BTN Felas          < USD 1.000                        0,00%

                            USD 1.000 - < USD 10.000           0,15%
                                                                          All tiering       0,10%    All tiering     0,05%    All tiering   0,00%
                            USD 10.000 - < USD 100.000         0,35%

                            ≥ USD 100.000                      0,50%




Tabel Suku Bunga Tabungan Valas

                                                                                                            USD
                       Jenis Produk
                                                                                 Strata Saldo                                Suku Bunga

Tabungan BTN Felas USD via Mobile Banking                              < USD 1.000                                               0,00%

                                                                   USD 1.000 - < USD 10.000                                      0,15%

                                                                   USD 10.000 - < USD 100.000                                    0,35%

                                                                   ≥ USD 100.000                                                 0,50%




324     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 327
                                                                                                                Laporan
                                                                                                           Tahunan 2024




Tabel Suku Bunga Deposito Valas

                                                                              Jangka Waktu (bulan)
       Jenis Produk               Strata Saldo
                                                            1             3          4                6              12    24

Deposito USD                   Seluruh strata                                            0,20%

Deposito SGD                   Seluruh strata                                            0,10%

Deposito AUD/CNY               Seluruh strata                                            0,10%

Deposito JPY                   Seluruh strata                                            0,00%




Tabel Suku Bunga e-Deposito Valas


                                                                                  Jangka Waktu (bulan)
   Jenis Produk                   Strata Saldo
                                                                    1            3                6              12        24

e-Deposito USD Ritel   < USD100.000                               1,00%         1,00%            1,00%          1,00%     1,00%


                       USD100.000 - < USD500.000                  2,50%         2,50%            1,50%          1,50%     1,50%


                       USD500.000 - < USD1.000.000                2,50%         2,50%        2,00%             2,00%      2,00%


                       ≥ USD1.000.000                             2,50%         2,50%        2,25%             2,25%      2,25%




Tabel Suku Bunga Giro Valas

               Jenis Produk                              Strata Saldo                                     Suku Bunga

Giro Valas (USD)                          Sampai dengan USD100.000                                           0,00%

                                          > USD100.000                                                       0,10%




                                                                              PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk         325
Page 328
                          Analisis dan Pembahasan
                          Manajemen Atas Kinerja Perseroan




Suku Bunga Dasar Kredit

Perseroan secara berkala memperbaharui Suku                         memperhitungkan komponen estimasi premi risiko
Bunga Dasar Kredit (SBDK) atau Prime Lending Rate                   yang besarnya tergantung dari penilaian Perseroan
sesuai dengan pergerakan suku bunga acuan yang                      terhadap risiko masing-masing debitur atau kelompok
ditetapkan Bank Indonesia. SBDK digunakan sebagai                   debitur. Dengan demikian, besarnya suku bunga kredit
dasar penetapan suku bunga kredit yang akan                         dikenakan kepada debitur belum tentu sama dengan
dikenakan oleh Bank kepada nasabah. SBDK belum                      SBDK.



Tabel Suku Bunga Dasar Kredit


                                                                 SBDK Berdasarkan Segmen Bisnis

             Uraian                   Kredit Non UMKM                          Kredit UMKM
                                                                                                                        Non KPR/
                                                                                                            KPR/KPA
                                                                                                                          KPA
                                    Korporasi        Ritel       Menengah            Kecil       Mikro

 Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK)
                                       8,76%         9,25%          10,17%           11,00%      14,03%       8,04%        11,80%
 Tahun 2024

 Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK)
                                       8,05%         8,30%            n/a              n/a            n/a     7,30%        8,80%
 Tahun 2023

 Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK)
                                       8,00%         8,25%            n/a              n/a            n/a     7,25%        8,75%
 Tahun 2022

 Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK)
                                       8,00%         8,25%            n/a              n/a            n/a     7,25%        8,75%
 Tahun 2021

 Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK)
                                       9,90%         9,90%            n/a              n/a            n/a     9,95%        11,25%
 Tahun 2020




Analisis Kualitas Aset Produktif

Penilaian atau penyediaan aset produktif ditujukan untuk penyediaan dana dalam rangka memperoleh penghasilan,
baik dalam bentuk kredit, surat berharga, penempatan dana antar bank serta bentuk penyediaan dana lainnya yang
dipersamakan dengan itu. Posisi aset produktif pada kategori lancar tahun 2024 adalah sebesar Rp448,59 triliun
meningkat 12,37% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp399,22 triliun. Dengan demikian, Perseroan
memiliki kualitas aset produktif yang baik. Berikut adalah aset produktif Perseroan selama dua tahun terakhir.


Tabel Kualitas Aset Produktif                                                                                   (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                 2024

                                                   Dalam
           Uraian
                                                  Perhatian          Kurang            Diragukan
                                  Lancar (L)                                                            Macet (M)      Jumlah
                                                   Khusus          Lancar (KL)             (D)
                                                    (DPK)

Penempatan Pada Bank Lain          5.950.058                 -                   -               -           1.749      5.951.807

Tagihan Spot dan Derivatif/
                                     102.843                 -                   -               -              -         102.843
Forward

Surat Berharga Yang Dimiliki      60.838.939           42.859                4.360            5.369         50.159     60.941.686




326      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 329
                                                                                                            Laporan
                                                                                                       Tahunan 2024




                                                                             2024

                                              Dalam
          Uraian
                                             Perhatian           Kurang            Diragukan
                               Lancar (L)                                                            Macet (M)        Jumlah
                                              Khusus           Lancar (KL)             (D)
                                               (DPK)

Surat Berharga Yang Dijual
Dengan Janji Dibeli Kembali      3.499.300                 -                 -                   -                -    3.499.300
(Repo)

Tagihan atas Surat Berharga
Yang Dibeli Dengan Janji
                                   175.625                 -                 -                   -                -       175.625
Dijual Kembali (Reverse
Repo)

Tagihan Akseptasi                  941.898                 -                 -                   -                -      941.898

Kredit Yang Diberikan dan
                               312.597.793    34.057.137           872.072            1.939.769        8.506.161      357.972.932
Pembiayaan Yang Diberikan

Penyertaan Modal                         -                 -                 -                   -                -             -

Tagihan Lainnya                          -                 -                 -                   -                -             -

Komitmen dan Kontinjensi        18.533.250      269.983              6.293               10.565         182.854       19.002.945

Agunan Yang Diambil Alih                 -                 -                 -                   -                -        77.591




                                                                             2023

                                              Dalam
          Uraian
                                             Perhatian           Kurang            Diragukan
                               Lancar (L)                                                            Macet (M)        Jumlah
                                              Khusus           Lancar (KL)             (D)
                                               (DPK)

Penempatan Pada Bank Lain        22.016.81            -                 -                   -             1.778         2.203.459

Tagihan Spot dan Derivatif/
                                    3.2176            -                 -                   -                -              32.176
Forward

Surat Berharga Yang Dimiliki    41.093.303      50.696              4.644                5.769          45.390          41.199.802

Surat Berharga Yang Dijual
Dengan Janji Dibeli Kembali             -             -                 -                   -                -                  -
(Repo)

Tagihan atas Surat Berharga
Yang Dibeli Dengan Janji
                                        -             -                 -                   -                -                  -
Dijual Kembali (Reverse
Repo)

Tagihan Akseptasi                 544.567             -                 -                   -                -           544.567

Kredit Yang Diberikan dan
                               297.250.597   26.398.644            571.273             677.813        8.799.814       333.698.141
Pembiayaan Yang Diberikan

Penyertaan Modal                        -             -                 -                   -                -                  -

Tagihan Lainnya                         -             -                 -                   -                -                  -

Komitmen dan Kontinjensi       20.853.385        517.162            7.343                  318         168.460         21.546.668

Agunan Yang Diambil Alih                -             -                 -                   -                -              77.591




                                                                                 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk        327
Page 330
                           Analisis dan Pembahasan
                           Manajemen Atas Kinerja Perseroan




Tabel Cadangan Kerugian Penurunan Nilai dan Penyisihan Penilaian Kualitas Aset                            (dalam jutaan Rupiah)



                                                                               2024
              Pos-Pos
                                            Stage 1           Stage 2        Stage 3         Umum               Khusus

Penempatan Pada Bank Lain                          822                            1.749         59.501                1.749

Tagihan Spot dan Derivatif/Forward                    -                                          1.028                    -

Surat Berharga Yang Dimiliki                       787                                          63.607              55.591

Surat Berharga Yang Dijual Dengan
                                                      -                                              -                    -
Janji Dibeli Kembali (Repo)

Tagihan Atas Surat Berharga Yang
Dibeli Dengan Janji Dijual Kembali                    -                 -              -          1.756                   -
(Reverse Repo)

Tagihan akseptasi                                1.987                  -              -         9.419                    -

Kredit Yang Diberikan Dan
                                            2.965.797         3.564.534      6.526.856       3.073.878           9.135.653
Pembiayaan Yang Diberikan

Penyertaan Modal                                      -                                              -                    -

Tagihan Lainnya                                       -                                              -                    -

Komitmen dan Kontinjensi                         3.385                                          57.246              13.500




                                                                               2023
              Pos-Pos
                                            Stage 1           Stage 2        Stage 3         Umum               Khusus

 Penempatan Pada Bank Lain                          26                  -         1.778          22.016               1.778

 Tagihan Spot dan Derivatif/Forward                   -                                -           322                    -

 Surat Berharga Yang Dimiliki                   22.903                  -              -        46.978              51.507

 Surat Berharga Yang Dijual Dengan
                                                      -                 -              -             -                    -
 Janji Dibeli Kembali (Repo)

 Tagihan Atas Surat Berharga Yang
 Dibeli Dengan Janji Dijual Kembali                   -                 -              -             -                    -
 (Reverse Repo)

 Tagihan akseptasi                                1.447          22.429                -         5.446                    -

 Kredit Yang Diberikan Dan
                                             2.441.079         3.407.511      9.743.374      2.942.958          9.698.086
 Pembiayaan Yang Diberikan

 Penyertaan Modal                                     -                 -              -             -                    -

Tagihan Lainnya                                       -                 -              -             -                    -

Komitmen dan Kontinjensi                         3.580                  -              -        25.993              25.858




Akselerasi Pertumbuhan Fee Based Income

Untuk meningkatkan profitabilitas, Rencana Bisnis                  strategis yang dilakukan pada jangka pendek dan
Perseroan difokuskan untuk meningkatkan Pendapatan                 menengah adalah sebagai berikut:
Operasional Lainnya (POL) yang sebagian besar                      1. Meningkatkan fee dari transaksi treasury dan forex.
bersumber dari fee based income, terutama pada                     2. Meningkatkan fee based income dari bisnis kredit
sumber-sumber baru yang berbasis transaksi dan                         (sindikasi, kick-back asuransi, dan administrasi
layanan. Untuk mencapai target tersebut, inisiatif                     kredit di luar KPR Subsidi).




328      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 331
                                                                                                Laporan
                                                                                           Tahunan 2024




3. Peningkatan perolehan fee based income dari              Struktur Permodalan Bank
   transaksi digital dan wholesale Banking dengan
   cara:                                                    Kebijakan Manajemen atas Struktur
   a. Percepatan implementasi fitur online acquiring.       Modal dan Dasar Penentuan Kebijakan
   b. Percepatan implementasi Quick Response Code
       Indonesia Standart (QRIS) Boarder dan QRIS           Rencana Permodalan yang disusun Perseroan
       Customer Presented Mode.                             mengacu kepada kajian perkembangan ekonomi
   c. Mengembangkan         Visa    Paywave     untuk       terkini, di samping berdasarkan kepada penelaahan
       meningkatkan transaksi dan fee based nasabah         dan penilaian atas kebutuhan kecukupan permodalan
       ritel.                                               yang dipersyaratkan. Direksi dalam menyusun Rencana
4. Mengembangkan fee based dari sumber-sumber               Permodalan yang merupakan bagian dari Rencana
   baru melalui:                                            Bisnis Perseroan dan mendapatkan persetujuan dari
   a. Pengembangan           e-Guarantee        untuk       Dewan Komisaris. Perseroan merencanakan dan
       meningkatkan fee based pada segmen                   mengkaji bersama - sama secara rutin kebutuhan
       wholesale Banking.                                   permodalan dengan didukung data - data analisis.
   b. Meningkatkan fee based dari layanan priority          Dalam perencanaan tersebut, Perseroan senantiasa
       Banking    melalui   pengembangan      produk,       menghubungkan tujuan keuangan dan kecukupan
       diantaranya Surat Berharga Nasional (SBN),           modal terhadap risiko sehingga bisnis Perseroan
       produk asuransi, dan reksadana.                      sejalan dengan permodalan dan persyaratan likuiditas
   c. Meningkatkan fee yang bersumber dari Bank             Perseroan.
       Garansi (BG), Surat Kredit Berdokumen Dalam
       Negeri (SKBDN), Supply Chain Financing (SCF),        Tujuan dari kebijakan manajemen atas permodalan
       dan Cash Management System (CMS) pada                adalah untuk memastikan permodalan yang dimiliki
       segmen korporasi dan wholesale.                      Perseroan kuat dan mampu menciptakan struktur
                                                            permodalan yang kuat untuk mendukung strategi
                                                            pengembangan ekspansi usaha sekarang dan
Pertumbuhan Volume Transaksi                                mempertahankan kelangsungan pengembangan di
Digital                                                     masa mendatang. Di samping itu, penetapan kebijakan
                                                            permodalan ditujukan untuk pemenuhan ketentuan
Untuk mengembangkan sumber pertumbuhan baru,                kecukupan permodalan yang ditetapkan oleh regulator
Perseroan melakukan percepatan pengembangan                 serta memastikan agar struktur permodalan Perseroan
layanan digital terutama yang menyasar transaksi            telah efisien.
ritel melalui program akuisisi dan utilisasi balé by BTN.
Dengan berbagai program yang dijalankan, jumlah             Sesuai POJK No. 11/POJK.03/2016 sebagaimana diubah
transaksi digital banking meningkat pesat yaitu menjadi     dengan POJK RI Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perubahan
1,32 miliar transaksi, atau naik 172% yoy. Sejalan dengan   Kedua Atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
peningkatan jumlah transaksi, volume transaksi layanan      No.11/POJK.03/2016 Tentang Kewajiban Penyediaan
digital juga naik menjadi Rp196 triliun, atau tumbuh        Modal Minimum Bank Umum, modal BTN terdiri dari:
51% yoy. Dalam rangka mendukung pengembangan                1. Modal Inti, yang terdiri dari Modal Inti Utama
transaksi digital, Perseroan telah melakukan berbagai           (Common Equity Tier - CET 1) dan Modal Inti
inovasi digital di antaranya rebranding Superapp Bale           Tambahan (Additional Tier 1). Modal inti utama
by BTN dan menggencarkan akuisisi merchant BTN.                 mencakup modal disetor dan cadangan tambahan
Pada tahun 2024, jumlah merchant QRIS BTN meningkat             modal (disclose reserve). Cadangan tambahan
pesat menjadi 125.082 merchant QRIS atau meningkat              modal terdiri atas faktor penambah (agio, cadangan
701% YoY dengan jumlah saldo merchant mencapai                  umum, laba tahun lalu, laba tahun berjalan, dan
Rp2,09 triliun. Selain itu, Perseroan juga melakukan            opsi saham) dan faktor pengurang (kerugian
ekspansi aplikasi dan portal BTN Properti sebagai               komprehensif lainnya dari transaksi aset keuangan
ekosistem perumahan digital.                                    yang diklasifikasikan dalam kelompok tersedia
                                                                untuk dijual, selisih kurang Penyisihan Penghapusan
Pada tahun 2024, portal dan aplikasi BTN Properti               Aset (PPA) atas aset produktif dengan cadangan
memiliki 747 ribu anggota (member), 11.419 pengembang           kerugian penurunan nilai, dan PPA non produktif).
(developer), dan 1 juta stok rumah yang siap menjadi KPR.   2. Modal Pelengkap (Maksimum 100% dari Modal
Perseroan melakukan inovasi teknologi salah satunya             Inti) yang terdiri dari cadangan umum PPA atas
adalah dengan BTN Open API and Sandbox. Pada tahun              aset produktif yang wajib dihitung dengan jumlah
2024, Jumlah mitra yang sudah terintegrasi BTN Open API         maksimum 1,25% dari ATMR Risiko Kredit dan
mencapai 29 mitra dengan total 5.499.401 hit.                   Cadangan Tujuan.




                                                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   329
Page 332
                                 Analisis dan Pembahasan
                                 Manajemen Atas Kinerja Perseroan




Jumlah modal inti (Tier I) Perseroan di tahun 2024                     modal pelengkap (Tier II) Perseroan di tahun 2024
adalah sebesar Rp29,83 triliun, lebih tinggi dibandingkan              sebesar Rp2,43 triliun lebih rendah dibandingkan modal
tahun 2023 sebesar Rp27,15 triliun. Sedangkan jumlah                   pelengkap tahun 2023 sebesar Rp4,07 triliun.



Rincian Struktur Modal

Perseroan memiliki kemampuan permodalan yang kuat untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Berikut adalah rincian
struktur permodalan Perseroan.


Tabel Rincian Struktur Modal                                                                                     (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                                   Kenaikan/Penurunan
                                 Uraian                               2024           2023
                                                                                                  Nominal            Persentase

 I.     MODAL INTI (TIER 1)                                          29.834.471     27.154.078     2.680.393               9,87%

        1.   Modal Inti Utama (Common Equity Tier - CET 1)           29.834.471     27.154.078     2.680.393               9,87%

             0.1 Modal Disetor (Setelah dikurangi Saham
                                                                      7.017.222       7.017.222             -                   -
                 Treasury)

             0.2 Cadangan Tambahan Modal                             25.103.287      23.135.138     1.968.149               8,51%

             0.3 Kepentingan Non Pengendali yang dapat
                                                                             -               -              -                   -
                 diperhitungkan

             0.4 Faktor Pengurang Modal Inti Utama                  (2.286.038)    (2.998.282)        712.244             23,76%

        2.   Modal Inti Tambahan (Additional Tier - AT 1)                    -               -              -                   -

             2.1 Instrumen yang memenuhi persyaratan AT - 1                  -               -              -                   -

             2.2 Agio/Disagio                                                -               -              -                   -

             2.3 Faktor Pengurang Modal Inti Tambahan                        -               -              -                   -

 II. MODAL PELENGKAP (TIER 2)                                        2.438.559       4.076.204     (1.637.645)           (40,18%)

        1.   Instrumen modal dalam bentuk saham atau
                                                                       549.605       2.367.557     (1.817.952)          (76,79%)
             lainnya yang memenuhi persyaratan Tier 2

        2.   Agio/Disagio                                                    -               -              -                   -

        3.   Cadangan umum PPA aset produktif yang wajib
                                                                      1.888.954      1.708.647        180.307             10,55%
             dibentuk (paling tinggi 1,25% ATMR Risiko Kredit)

        4.   Faktor Pengurang Modal Pelengkap                                -               -              -                   -

 JUMLAH MODAL                                                       32.273.030      31.230.282       438.059               1,40%

 ASET TERTIMBANG MENURUT RISIKO

      ATMR untuk Risiko Kredit                                      149.287.750     136.691.761    12.595.989               9,21%

      ATMR untuk Risiko Operasional                                 19.055.594      17.956.060      1.099.534               6,12%

      ATMR untuk Risiko Pasar                                         6.101.634       942.326       5.159.308            547,51%

 Jumlah ATMR                                                        174.444.978    155.590.147     18.854.831              12,12%

 Rasio KPMM sesuai Profil Risiko                                         9,25%           9,18%

 Rasio CET 1                                                             17,10%         17,45%

 Rasio Tier 1                                                            17,10%         17,45%

 Rasio Tier 2                                                            1,40%           2,62%

 Rasio KPMM                                                             18,50%         20,07%




330          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 333
                                                                                                           Laporan
                                                                                                      Tahunan 2024




Ikatan Material Terkait Investasi Barang Modal

Pada tahun 2024 dan 2023, Perseroan melakukan ikatan material dengan pihak terkait dalam rangka investasi barang
modal. Beberapa ikatan material dengan nilai signifikan disajikan dalam tabel berikut:


Tabel Ikatan Material Investasi Barang Modal

                                                                                                              Nilai Ikatan
       Nama Pihak yang
                                                               Jenis Ikatan                                 (dalam jutaan
       Melakukan Ikatan
                                                                                                               Rupiah)

2024

                                    Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi KC Jakarta Kuningan dan Kantor
PT Binayasa Putrabatara                                                                                              18.000
                                    Wilayah Jakarta II di Menara 2 BTN.

                                    Jasa Kontraktor Renovasi Banking Hall Konvensional, Private Banking,
PT Binayasa Putrabatara             Ruang SDB, dan Ruang Dokumen Pokok Peruntukan KC Jakarta                         22.700
                                    Kuningan di Menara 2 BTN.

                                    Jasa Kontraktor Pekerjaan       Pembangunan      Gedung     BTN   KC
PT Binayasa Putrabatara                                                                                          42.300
                                    Pematangsiantar.

                                    Jasa Kontraktor Pekerjaan Pembangunan Learning Center di Lahan
PT Brantas Abipraya                                                                                              100.500
                                    Ciburial, Dago Pakar, Bandung (Tahap 1).

PT Brantas Abipraya                 Jasa Kontraktor Pembangunan BTN KC Kebon Jeruk.                              121.500

PT Casa Prima Indonesia             Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi KCS Lhokseumawe.                              10.500

PT Casa Prima Indonesia             Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi Relayout KC Banjarmasin.                       11.100

PT Casa Prima Indonesia             Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi KC Tanjung Pinang.                            13.280

PT Casa Prima Indonesia             Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi KCS Surabaya.                                 13.700

PT Casa Prima Indonesia             Jasa Kontraktor Pekerjaan Pembangunan Rumah Dinas Meruya.                    20.300

                                    Jasa Kontraktor Pekerjaan Pembangunan Gedung Record Center,
PT Casa Prima Indonesia                                                                                              41.150
                                    KCP dan Rumah Dinas di Lahan Soekarno Hatta Bandung.

PT Casa Prima Indonesia             Jasa Kontraktor Pekerjaan Pembangunan Gedung BTN KC Kupang.                      47.550

                                    Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi Area Non Banking Hall KC
PT Grafindo Triutama                                                                                                 10.010
                                    Jakarta Harmoni.

PT Integra Dayacipta Grahatama      Jasa Kontraktor Pekerjaan Pembangunan Kantor Wilayah I.                      53.500

PT Neocelindo Intibeton             Jasa Kontraktor Pekerjaan Pembangunan Gedung BTN KC Cibubur.                     47.280

PT Neocelindo Intibeton             Jasa Kontraktor Pembangunan Kantor Wilayah 6.                                    61.500

                                    Jasa Kontraktor Pekerjaan Pembangunan Gedung BTN KC Kelapa
PT Nindya Karya                                                                                                  132.001
                                    Gading Square.

                                    Jasa Kontraktor Pekerjaan Pembangunan BTN Eco Park Gandul
PT Pembangunan Perumahan                                                                                        322.899
                                    (Tahap 1).

                                    Jasa Kontraktor Pekerjaan Ruang Rapat Lantai 30 dan 32 Menara 2
PT Usaha Gedung Mandiri                                                                                               11.785
                                    BTN.

PT Victory Utama Karya              Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi Ruang Kerja Divisi Menara 2 BTN.          26.930

                                    Pengadaan Server x86 Peruntukan Internet Banking dan Cash
PT Metrocom Global Solusi                                                                                            10.940
                                    Management System Konvensional dan Syariah.

PT Multipolar Technology Tbk.       Pengadaan Perangkat PC Desktop dan Notebook 2024.                            43.243

                                    Pengadaan Platform Security Intelligence untuk mendeteksi potensi
PT Praweda Ciptakarsa Informatika   serangan siber, mendeteksi pelanggaran data dan user credential                  41.272
                                    serta meningkatkan respon atas insiden keamanan.




                                                                               PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk           331
Page 334
                              Analisis dan Pembahasan
                              Manajemen Atas Kinerja Perseroan




                                                                                                              Nilai Ikatan
       Nama Pihak yang
                                                                 Jenis Ikatan                               (dalam jutaan
       Melakukan Ikatan
                                                                                                               Rupiah)

PT IDX Consulting                       Pengadaan Aplikasi Fraud Detection System (FDS).                        30.878

                                        Pengadaan Perangkat Web Application Firewall (WAF), DNS Security
PT Mastersystem Infotama                                                                                         13.470
                                        dan Loan Balancer (HA Firewall Aplikasi Kritikal).

PT Metrocom Global Solusi               Pengadaan Server Database Peruntukan Internet Banking dan CMS.          19.980

PT Truslogic Mitra Teknologi            Pengadaan Security Tools pada DevSecOps Toolchain.                       12.165

PT Multipolar Technology Tbk            Pengadaan Pengembangan Data Lake.                                         11.751

 PT Intikom Berlian Mustika             Modernisasi Branch Delivery System.                                     89.995

                                        Pengadaan Solusi HA Authentication, Authorization, Auditrail dan
PT Multipolar Technology Tbk                                                                                    28.600
                                        Network Access Control (NAC) Kantor Pusat dan Kantor Cabang BTN.

                                        Pengadaan Modernisasi Mesin Pinpad yang dilengkapi dengan IKD
PT Indonesia Comnets Plus                                                                                       30.000
                                        dan eKTP Reader.

2023

                                        Pengadaan Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi Gedung Pusdiklat
PT Binayasa Putra Batara                                                                                        30.500
                                        BTN Tanah Abang.

PT Binayasa Putra Batara                Pengadaan Jasa Kontraktor Pekerjaan Pembangunan KC Cirebon.             39.100

                                        Pengadaan Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi dan Relayout
PT Neocelindo Intibeton                                                                                         29.800
                                        Seluruh Lantai Gedung KC Bekasi.

                                        Pengadaan Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi Lantai 23 Menara
PT Binayasa Putra Batara                                                                                        15.550
                                        BTN.

                                        Pengadaan Jasa Kontraktor Pekerjaan Basement Renovasi Gedung
PT Binayasa Putra Batara                                                                                         12.475
                                        Pusdiklat Tanah Abang.

                                        Pengadaan Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi Interior Lobby dan
PT Binayasa Putra Batara                                                                                        26.900
                                        Landscape Keseluruhan Menara BTN.

                                        Pengadaan Perpanjangan Software Lisensi Oracle Untuk Aplikasi E2E
PT Metrocom Global Solusi                                                                                       37.000
                                        Procurement Serta Aplikasi Custodian.

                                        Order Penggunaan Mandays Kontrak Payung Middleware 2023-2025
PT Hanoman Cendekia Interaktif                                                                                   12.712
                                        untuk Syariah Virtual and Corporate Card Off Us sisi Middleware.

PT Mitra Integrasi Informatika          Pengadaan Pengembangan Master Data Management.                          15.984



Perseroan melakukan ikatan material untuk investasi                 hardware komputer, mesin, kendaraan, perlengkapan
barang dan modal dengan tujuan untuk mendukung                      kantor, aset tetap dan inventaris lainnya. Sampai
kegiatan operasional Perseroan. Adapun sumber                       dengan tahun 2024, jumlah investasi barang modal
dana yang digunakan Perseroan dalam melakukan                       sebesar Rp13,23 triliun. Jumlah tersebut meningkat
ikatan material berasal dari dana internal Perseroan.               dibandingkan tahun 2023 yang disebabkan oleh
Dikarenakan mata uang yang digunakan untuk investasi                adanya pembelian tanah untuk kantor, pembangunan
barang modal adalah Rupiah dan nilai pengadaan                      dan renovasi gedung kantor, kendaraan dan berbagai
yang tercantum pada perjanjian kerja sama antara                    peralatan kantor untuk menunjang operasional
Perseroan dengan Penyedia juga ditetapkan dalam                     Perseroan.
mata uang Rupiah maka tidak diperlukan adanya
langkah yang direncanakan untuk melindungi risiko dari              Pada tahun 2024, Perseroan melakukan investasi barang
posisi mata uang asing                                              modal sebagian besar berupa pembangunan gedung
                                                                    peruntukan Learning Center, BTN Eco Park, Kantor
                                                                    Wilayah dan Kantor Cabang. Selain itu, dilaksanakan
Investasi Barang Modal                                              juga pekerjaan renovasi pada gedung kantor, antara
                                                                    lain renovasi pada ruang kerja gedung Menara 2 BTN.
Perseroan melakukan investasi barang modal dalam                    Untuk investasi barang modal pada hardware komputer,
bentuk tanah, gedung/ruang kantor, bangunan lainnya,                Perseroan melakukan sentralisasi pengadaan personal.



332      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 335
                                                                                                   Laporan
                                                                                              Tahunan 2024




Tabel Investasi Barang Modal                                                                         (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                 Penambahan Investasi
                Jenis                     Tujuan Investasi
                                                                             2024                      2023

 Tanah                               Operasional Bisnis Bank                5.367.787                  4.548.181

 Gedung/Ruang Kantor                 Operasional Bisnis Bank                2.622.305                 1.860.085

 Bangunan Lainnya                    Operasional Bisnis Bank                  551.074                 1.404.960

 Hardware Komputer                   Operasional Bisnis Bank                3.471.025                 3.050.055

 Mesin                               Operasional Bisnis Bank                  473.383                   504.278

 Kendaraan                           Operasional Bisnis Bank                   50.428                    49.298

 Perlengkapan Kantor                 Operasional Bisnis Bank                  655.769                   689.774

 Aset Tetap dan Inventaris Lainnya   Operasional Bisnis Bank                   40.280                    47.973

 Jumlah                                                                     13.232.051               12.154.605



Perseroan melalui Procurement and Fixed Asset                     f. Tanggal 30 Desember 2024, pembelian tanah
Management Division (PFAD) pada tahun 2024 telah                     peruntukan gedung Kantor Cabang (KC) Tegal
melakukan pengadaan dan pengelolaan aset tetap                       senilai Rp12.622 juta yang berlokasi di Jalan
sebagai berikut:                                                     Gajah Mada No. 112 Tegal.
1. Berkolaborasi dengan Sales and Distribution                    g. Tanggal 30 Desember 2024, pembelian tanah
   Division (SDD) selaku pengelola jaringan kantor                   peruntukan perluasan gedung Kantor Cabang
   dalam pelaksanaan pengadaan/pembelian tanah                       (KC) Mojokerto senilai Rp5.126 juta yang berlokasi
   peruntukan gedung kantor, yaitu:                                  di Jalan Re Basuni No. 580 Mojokerto.
   a. Tanggal 29 Februari 2024, pembelian tanah                   h. Tanggal 30 Desember 2024, pembelian tanah
       peruntukan perluasan gedung Kantor Cabang                     peruntukan gedung Kantor Cabang (KC)
       (KC) Panakukang senilai Rp13.580 juta yang                    Parepare senilai Rp6.960 juta yang berlokasi di
       berlokasi di Jalan Hertasning, Makassar Provinsi              Jalan H. Agus Salim/Siliwangi Kota Parepare.
       Sulawesi Selatan.                                          i. Tanggal 30 Desember 2024, pembelian tanah
   b. Tanggal 19 Agustus 2024, pembelian tanah                       peruntukan gedung Kantor Cabang (KC)
       peruntukan gedung Kantor Cabang Pembantu                      Magelang senilai Rp36.692 juta yang berlokasi di
       (KCP) Cikembar, Sukabumi senilai Rp3.176                      Jalan Jendral Sudirman Kota Magelang.
       juta yang berlokasi di Jalan Sampora Desa               2. Pelaksanaan ground breaking sebagai permulaan
       Bojongraharja Kecamatan Cikembar Kabupaten                 pekerjaan konstruksi untuk pembangunan gedung
       Sukabumi Provinsi Jawa Barat.                              operasional Perseroan, meliputi:
   c. Tanggal 19 Agustus 2024, pembelian tanah                    a. Tanggal 25 Januari 2024 dilaksanakan ground
       peruntukan rencana gedung Kantor Cabang (KC)                  breaking pembangunan gedung Kantor Cabang
       Jababeka senilai Rp39.366 juta yang berlokasi                 (KC) Pematang Siantar dengan nilai proyek
       di Jalan Dr. Satrio No. C2 Desa Simpangan                     konstruksi sebesar Rp42.300 juta.
       Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi                  b. Tanggal 8 Maret 2024 dilaksanakan ground
       Provinsi Jawa Barat.                                          breaking pembangunan gedung Kantor Cabang
   d. Tanggal 30 Desember 2024, pembelian tanah                      (KC) Cibubur dengan nilai proyek konstruksi
       peruntukan gedung Kantor Cabang (KC)                          sebesar Rp47.280 juta.
       Bandung Timur senilai Rp24.638 juta yang                   c. Tanggal 5 Juli 2024 dilaksanakan ground
       berlokasi di Jalan Boulevard Raya, Ruko Sapphire              breaking pembangunan gedung Kantor Cabang
       Summarecon Bandung.                                           (KC) Kupang dengan nilai proyek konstruksi
   e. Tanggal 30 Desember 2024, pembelian tanah                      sebesar Rp47.550 juta.
       peruntukan gedung Kantor Cabang (KC)                       d. Tanggal 17 Oktober 2024 dilaksanakan ground
       Pangkal Pinang senilai Rp5.969 juta yang                      breaking pembangunan gedung Learning
       berlokasi di Jalan Jendral Sudirman No. 69                    Center Dago, Bandung (Tahap 1) dengan nilai
       Pangkal Pinang.                                               proyek konstruksi sebesar Rp100.500 juta.




                                                                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk     333
Page 336
                             Analisis dan Pembahasan
                             Manajemen Atas Kinerja Perseroan




   e. Tanggal 18 Oktober 2024 dilaksanakan ground               3. Tanggal 11 November 2024, gedung Pusdiklat BTN
      breaking pembangunan gedung BTN Eco Park                     yang terletak di Jalan KH. Mas Mansyur No. 86
      Gandul, Depok (Tahap 1) dengan nilai proyek                  Tanah Abang, Jakarta Pusat beralih fungsi guna
      konstruksi sebesar Rp322.899 juta.                           dimanfaatkan sebagai Kantor Unit Usaha Syariah
   f. Tanggal 28 November 2024 dilaksanakan ground                 (UUS).
      breaking pembangunan gedung Kantor Cabang                 4. Dalam pengelolaan aset tetap, Perseroan telah
      (KC) Jakarta Kebon Jeruk dengan nilai proyek                 melaksanakan penghapusbukuan aset tetap
      konstruksi sebesar Rp121.500 juta.                           untuk aset tetap yang secara teknis dan ekonomi
   g. Tanggal 28 November 2024 dilaksanakan ground                 sudah tidak memiliki manfaat bagi Perseroan.
      breaking pembangunan gedung Kantor Cabang                    Dengan pelaksanaan penghapusbukuan tersebut,
      (KC) Kelapa Gading Square dengan nilai proyek                Perseroan dapat mengoptimalkan dan lebih efisien
      konstruksi sebesar Rp132.001 juta.                           dalam penggunaan ruang penyimpanan/gudang
   h. Tanggal 28 November 2024 dilaksanakan ground                 inventaris, serta rekonsiliasi database aset tetap
      breaking pembangunan gedung rencana Kantor                   menjadi lebih clean and clear.
      Cabang (KC) Pondok Indah.




Komitmen dan Kontinjensi

Saldo komitmen dan kontinjensi pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:


Tabel Komitmen dan Kontinjensi                                                                      (dalam jutaan Rupiah)



                                     Uraian                                       2024                  2023

 KOMITMEN

 Liabilitas Komitmen

  Fasilitas kredit kepada nasabah yang belum ditarik                             15.614.895            18.933.652

  Irrevocable L/C yang masih berjalan                                              249.694                 20.106

 Komitmen-Neto                                                                  15.864.589             18.953.758

 KONTINJENSI

 Tagihan Kontinjensi

  Pendapatan bunga dalam penyelesaian                                            3.550.319              3.598.041

 Liabilitas Kontinjensi

  Garansi yang diterbitkan                                                      (3.124.003)            (2.579.175)

 Kontinjensi-neto                                                                  426.316              1.018.866




Perjanjian Signifikan

Sepanjang tahun 2024 dan tahun 2023, Perseroan                  2. Pada tanggal 20 November 2024, Bank mengadakan
melaksanakan perjanjian signifikan diantaranya:                    perjanjian dengan PT Brantas Abipraya sehubungan
1. Pada tanggal 12 Desember 2024, Bank mengadakan                  dengan Jasa Kontraktor Pembangunan KC Kebon
   perjanjian dengan PT Nindya Karya sehubungan                    Jeruk dengan nilai kontrak sebesar Rp121.500 juta.
   dengan Jasa Kontraktor Pembangunan Gedung                    3. Pada tanggal 5 November 2024, Bank mengadakan
   BTN KC Kelapa Gading Square dengan nilai kontrak                perjanjian dengan PT Pembangunan Perumahan
   sebesar Rp132.001 juta.                                         sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan
                                                                   Pembangunan BTN Eco Park Gandul (Tahap 1)
                                                                   dengan nilai kontrak sebesar Rp322.899 juta.




334       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 337
                                                                                             Laporan
                                                                                        Tahunan 2024




4. Pada tanggal 29 Oktober 2024, Bank mengadakan         15. Pada tanggal 2 Mei 2024, Bank mengadakan
    perjanjian dengan PT Binayasa Putrabatara                perjanjian dengan PT Integra Dayacipta Grahatama
    sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan              sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan
    Renovasi Menara 2 BTN Kuningan dengan nilai              Pembangunan Kantor Wilayah I dengan nilai kontrak
    kontrak sebesar Rp22.700 juta.                           sebesar Rp53.500 juta.
5. Pada tanggal 28 Oktober 2024, Bank mengadakan         16. Pada tanggal 20 Februari 2024, Bank mengadakan
    perjanjian dengan PT Casa Prima Indonesia                perjanjian dengan PT Neocelindo Intibeton
    sehubungan dengan Jasa Kontraktor Renovasi               sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan
    Kantor KC Tanjungpinang dengan nilai kontrak             Pembangunan Gedung BTN KC Cibubur dengan nilai
    sebesar Rp13.280 juta.                                   kontrak sebesar Rp47.280 juta.
6. Pada tanggal 14 Oktober 2024, Bank mengadakan         17. Pada tanggal 12 Januari 2024, Bank mengadakan
    perjanjian dengan PT Brantas Abipraya sehubungan         perjanjian dengan PT Casa Prima Indonesia
    dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan Pembangunan             sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan
    Learning Center Bandung (Tahap 1) dengan nilai           Pembangunan Gedung Record Center, KCP dan
    kontrak sebesar Rp100.500 juta.                          Rumah Dinas Di Lahan Soekarno Hatta Bandung
7. Pada tanggal 2 Oktober 2024, Bank mengadakan              dengan nilai kontrak sebesar Rp41.150 juta.
    perjanjian dengan PT Casa Prima Indonesia            18. Pada tanggal 11 Januari 2024, Bank mengadakan
    sehubungan dengan Jasa Kontraktor Renovasi               perjanjian dengan PT Binayasa Putrabatara
    Kantor KC Surabaya dengan nilai kontrak sebesar          sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan
    Rp13.700 juta.                                           Pembangunan Gedung BTN KC Pematangsiantar
8. Pada tanggal 26 Juli 2024, Bank mengadakan                dengan nilai kontrak sebesar Rp42.300 juta.
    perjanjian dengan PT Casa Prima Indonesia            19. Pada tanggal 10 Januari 2024, Bank mengadakan
    sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan              perjanjian dengan PT Binayasa Putrabatara
    Renovasi Relayout KC Banjarmasin dengan nilai            sehubungan dengan Sentralisasi Pengadaan
    kontrak sebesar Rp11.100 juta.                           Building Management Kantor Wilayah VI dengan
9. Pada tanggal 8 Juli 2024, Bank mengadakan                 nilai kontrak sebesar Rp56.850 juta.
    perjanjian dengan PT Patroon Arsindo sehubungan      20. Pada tanggal 10 Januari 2024, Bank mengadakan
    dengan Jasa Konsultan Perencana Detail Engineering       perjanjian dengan PT Binayasa Putrabatara
    Design (DED), RAB, BQ dan RKS Pembangunan Fase 1         sehubungan dengan Sentralisasi Pengadaan
    BTN Eco Park Gandul dengan nilai kontrak sebesar         Building Management Kantor Wilayah IV dengan
    Rp17.700 juta.                                           nilai kontrak sebesar Rp91.500 juta.
10. Pada tanggal 24 Juni 2024, Bank mengadakan           21. Pada tanggal 10 Januari 2024, Bank mengadakan
    perjanjian dengan PT Victory Utama Karya                 perjanjian dengan PT Binayasa Putrabatara
    sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan              sehubungan dengan Sentralisasi Pengadaan
    Renovasi Ruang Kerja Divisi Menara 2 BTN dengan          Building Management Kantor Wilayah I dengan nilai
    nilai kontrak sebesar Rp26.930 juta.                     kontrak sebesar Rp176.246 juta.
11. Pada tanggal 24 Juni 2024, Bank mengadakan           22. Pada tanggal 19 Desember 2023, Bank mengadakan
    perjanjian dengan PT Binayasa Putrabatara                perjanjian dengan PT Multipolar Technology Tbk
    sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan              sehubungan dengan Pengadaan Ulang PC
    Renovasi KC Jakarta Kuningan dan Kantor Wilayah          Desktop dan Notebook BTN dengan Skema Seat
    Jakarta II di Menara 2 BTN dengan nilai kontrak          Management dengan nilai kontrak sebesar
    sebesar Rp18.000 juta.                                   Rp115.980 juta.
12. Pada tanggal 31 Mei 2024, Bank mengadakan            23. Pada tanggal 4 Desember 2023, Bank mengadakan
    perjanjian dengan PT Casa Prima Indonesia                perjanjian dengan PT Sinergy Informasi Pratama
    sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan              sehubungan dengan Pengadaan Cash Recycle
    Pembangunan Gedung BTN KC Kupang dengan nilai            Machine (CRM) Tahun 2023 dengan nilai kontrak
    kontrak sebesar Rp47.550 juta.                           sebesar Rp133.863 juta.
13. Pada tanggal 23 Mei 2024, Bank mengadakan            24. Pada tanggal 11 Juli 2023, Bank mengadakan
    perjanjian dengan PT Usaha Gedung Mandiri                perjanjian dengan PT Berkat Manunggal Energi
    sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan              sehubungan dengan pengadaan penggantian
    Ruang Rapat Lantai 30 dan 32 Menara 2 BTN dengan         genset Gedung Menara BTN dengan nilai kontrak
    nilai kontrak sebesar Rp11.785 juta.                     Rp13.986 juta.
14. Pada tanggal 14 Mei 2024, Bank mengadakan            25. Pada tanggal 15 Maret 2023, Bank mengadakan
    perjanjian dengan PT Casa Prima Indonesia                perjanjian dengan PT Telekomunikasi Indonesia
    sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan              sehubungan dengan pengadaan perpanjangan
    Renovasi KCS Lhokseumawe dengan nilai kontrak            sewa lokasi (collocation) Data Center Sentul tahun
    sebesar Rp10.500 juta.                                   ketiga dengan nilai kontrak Rp10.638 juta.



                                                                   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   335
Page 338
                                    Analisis dan Pembahasan
                                    Manajemen Atas Kinerja Perseroan




26. Pada tanggal 20 Februari 2023, Bank mengadakan                                                          Informasi dan Fakta Material
    perjanjian dengan PT Trees Solutions sehubungan                                                         Setelah Tanggal Laporan Akuntan
    dengan pengadaan ulang Integrated End to End
    Procurement dengan nilai kontrak Rp30.669 juta.                                                         Sampai dengan akhir Laporan Tahunan disusun tidak
27. Pada tanggal 8 Februari 2023, Bank mengadakan                                                           terdapat uraian kejadian penting setelah tanggal
    perjanjian dengan PT Multipolar Technology                                                              laporan akuntan termasuk dampaknya terhadap
    sehubungan dengan pengadaan peremajaan                                                                  kinerja dan risiko usaha di masa mendatang.
    perangkat network dan standarisasi LAN Menara
    BTN dengan nilai kontrak Rp39.575 juta.
28. Pada tanggal 3 Februari 2023, Bank mengadakan                                                           Prospek Usaha dan Strategi Ke
    perjanjian dengan PT Binayasa Putra Batara                                                              Depan
    sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan
    Pembangunan KC Cirebon dengan nilai kontrak                                                             International Monetary Fund (IMF) memproyeksikan
    Rp39.100 juta.                                                                                          pertumbuhan ekonomi global 3,3% di tahun 2025
29. Pada tanggal 6 Januari 2023, Bank mengadakan                                                            dan ekonomi negara berkembang seperti Indonesia
    perjanjian dengan PT Binayasa Putra Batara                                                              diperkirakan akan tetap tumbuh melebihi capaian
    sehubungan dengan Jasa kontraktor pekerjaan                                                             tahun 2024. Ekonomi pada negara maju seperti
    renovasi Gedung Pusdiklat BTN Tanah Abang                                                               Amerika Serikat diperkirakan akan tumbuh lebih rendah
    dengan nilai kontrak sebesar Rp30.500 juta.                                                             dibandingkan tahun 2024, sedangkan ekonomi Tiongkok
                                                                                                            pada tahun 2025 juga diperkirakan akan melambat.



      Grafik Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global tahun 2025 dan 2026

                                                                           2024E                     2025F                  2026F
                  6,5%
                         6,5%
                            6,5%




         7,0%

         6,0%
                                   5,0%




                                                        5,0%
                                          5,1%
                                                 5,1%




                                                                         4,8%
                                                           4,7%




                                                                                4,6%
                                                                                       4,5%




         5,0%
                                                                  4,4%




                                                                                                            4,3%
                                                                                              4,2%
                                                                                                     4,2%




         4,0%
                                                                                                                          3,3%
                                                                                                                                 3,3%
                                                                                                                   3,2%




                                                                                                                                        2,8%
                                                                                                                                               2,7%




         3,0%
                                                                                                                                                      2,1%



                                                                                                                                                                    1,9%
                                                                                                                                                                       1,8%
                                                                                                                                                             1,7%




         2,0%
                                                                                                                                                                                        1,4%



                                                                                                                                                                                                        1,1%
                                                                                                                                                                                 1,0%
                                                                                                                                                                              0,8%




                                                                                                                                                                                                               0,8%
          1,0%

         0,0%
                                                                                                                                                                                               (0,2%)




        -1,0%

                    India          Indonesia            Malaysia          China               Emerging               Global              Amerika             Advanced Uni Eropa                   Jepang
                                                                                               Market                                     Serikat            Economics




Sumber: World Economic Outlook, International Monetary Fund (IMF), Januari 2025




Pertumbuhan ekonomi nasional tetap tumbuh positif                                                           tersebut, Pemerintah maupun Bank Indonesia akan
pada 2024 di tengah perlambatan ekonomi global,                                                             melakukan bauran kebijakan fiskal, moneter, dan sektor
didorong oleh konsumsi rumah tangga yang masih                                                              riil. Sementara, rata-rata nilai tukar rupiah terhadap
kuat, investasi yang masuk serta terjaganya kinerja                                                         dollar Amerika Serikat (AS) diperkirakan akan terjaga
ekspor. Bank Indonesia memprediksi pertumbuhan                                                              stabil di tahun 2025, dengan tetap memperhatikan
ekonomi pada tahun 2025 akan tetap kuat dan tumbuh                                                          ketidakpastian di pasar keuangan global seperti
positif dalam kisaran 4,8%-5,6%.                                                                            kebijakan moneter The Fed serta dinamika geopolitik
                                                                                                            global. Suku bunga acuan BI tetap dipertahankan
Kemudian tingkat inflasi di tahun 2025 diperkirakan                                                         pada level 6,00% di akhir tahun 2024 dan diperkirakan
akan tetap terjaga pada kisaran target Bank Indonesia                                                       penurunannya lebih lambat pada tahun 2025.
yaitu 2,5%±1% yoy. Untuk mencapai tingkat inflasi




336        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 339
                                                                                                                    Laporan
                                                                                                               Tahunan 2024




Sektor Jasa keuangan khususnya perbankan diprediksi                   6. Pemerintah menghapuskan beberapa pajak terkait
akan tetap terjaga kinerjanya, menguat dibandingkan                      sektor Perumahan yaitu Bea Perolehan Hak Atas
tahun 2024. Bank Indonesia memperkirakan pada                            Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan Persetujuan
tahun 2025 Dana Pihak Ketiga (DPK) akan tumbuh pada                      Bangunan Gedung (PBG).
kisaran 8,0%-10,0% dan penyaluran kredit perbankan
akan tumbuh sebesar 11,0%-13,0%.                                      Untuk mencapai target 3 (tiga) juta rumah tersebut,
                                                                      diperlukan kolaborasi antara seluruh stakeholder yaitu
Untuk tahun 2025, sektor perumahan diprediksi akan                    Pemerintah Pusat dan Daerah, Asosiasi, Pengembang,
menguat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.                          Perbankan hingga Masyarakat untuk menghadapi
Sektor perumahan berpeluang tumbuh di atas 2% serta                   kendala yang ada seperti ketersediaan lahan, perizinan,
mengurangi jumlah backlog didorong oleh beberapa                      birokrasi hingga daya beli masyarakat.
faktor antara lain:
1. Program 3 (tiga) juta rumah yang menjadi salah                     Sumber:
    satu prioritas Presiden Prabowo Subianto.                         - World Economic Outlook, International Monetary Fund (IMF), Januari
                                                                        2025
2. Terbentuknya Kementerian yang fokus pada                           - Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI), November 2024
                                                                      - Banking and Property Outlook 2025, Real Estat Indonesia (REI), Desember
    perumahan rakyat yaitu Kementerian Perumahan                        2024
    dan Kawasan Permukiman (PKP).
3. Kuota FLPP yang lebih besar di tahun 2025 menjadi
    220.000 unit.                                                     Mempertimbangkan perkembangan dinamika ekonomi
4. Insentif PPN Ditanggung Pemerintah (DTP) yang                      makro, industri perbankan serta industri perumahan,
    diperpanjang oleh Pemerintah hingga Juni 2025                     Perseroan melakukan analisis daya saing melalui
    sebesar 100% dan 50% hingga Desember 2025.                        analisis Strength, Weakness, Opportunity, Threat (SWOT)
5. Kebijakan LTV untuk Properti yang diperpanjang                     sebagai berikut:
    hingga akhir 2025.




                                                                                                        • Ketergantungan pada Dana Pihak
                                                                                                          Ketiga high-cost
  • Menjadi mitra Pemerintah dalam
                                                                                                        • Memiliki rasio biaya operasional yang
    inklusi perumahan
                                                                                                          tinggi dibanding peers
  • Positioning yang kuat di ekosistem
                                                       hs                            Wea                • Sebagian besar rekening tabungan
    perumahan
  • Memiliki jaringan yang luas (+/- 700             gt                                 kn                bersifat dormant atau memiliki saldo
                                                                                                          rendah
                                                  n




    KC dan KCP)
                                                                                            es




                                                                                                        • Pengguna mobile banking yang
                                              Stre




  • Positioning yang kuat dalam bisnis
                                                                                                          merupakan nasabah aktif masih belum
                                                                                              ses




    Syariah
                                                                                                          maksimal
  • BTN memiliki brand awareness
                                                                                                        • Penetrasi rekening payroll rendah
    sebagai Bank penyalur KPR
                                                                                                        • Pertumbuhan KPR Non Subsidi lebih
  • BTN memiliki fitur komprehensif terkait
                                                                                                          rendah dibanding kompetitor
    ekosistem perumahan di BTN Mobile
                                                                                                        • SLA Pencairan kredit BTN lebih lambat
                                                                                                          dibanding bank kompetitor

                                                                  S    W


                                                                  T    O
                                                                                                        • Potensi Pertumbuhan KPR sejalan
  • Kenaikan suku bunga acuan (BI rate)                                                                   dengan Program Pemerintah 3 juta unit
  • Berkembangnya fintech yang                                                                            rumah
    berpotensi menjadi pesaing baru                                                                     • Potensi pertumbuhan segmen D2C
                                              OPPO




    dalam pembiayaan                                                                                      (secondary market) yang memberikan
  • Persaingan yang ketat dalam                                                                           yield lebih tinggi
                                                                                              TS




    memperebutkan debitur KPR                                                                           • Peluang partnership di sektor
  • Penurunan margin akibat tingginya                                                                     multifinance dan asuransi
                                               RT




                                                     UN
                                                                                           EA




    beban bunga bank dibandingkan
                                                          ITIES                               R         • Pertumbuhan anorganik di sektor
    dengan bank-bank KBMI 4
  • Ketidakpastian ekonomi global
                                                                                         TH               multifinance
                                                                                                        • Meningkatnya interaksi digital dalam
    atau nasional dapat mempengaruhi                                                                      sistem perbankan
    permintaan terhadap KPR                                                                             • Pertumbuhan segmen Consumer dan
                                                                                                          SME di Indonesia




                                                                                    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                  337
Page 340
                                                 Analisis dan Pembahasan
                                                 Manajemen Atas Kinerja Perseroan




Memperhatikan analisis SWOT tersebut, disusun matriks Threat Opportunity Weakness Strength (TOWS) sebagai berikut:


                                                                             Strength Strategy

                        Strengths-Opportunities (SO-Strategy)                                                    Strengths-Threats (ST-Strategy)
                         • Memanfaatkan frekuensi transaksi yang                                                • Menggunakan pengalaman dalam inisiatif
                           meningkat di BTN Mobile untuk memanfaatkan                                             jangka pendek tahunan untuk mempercepat
                           peluang interaksi digital.                                                             SLA pencairan kredit.
                         • Mengoptimalkan perbaikan proses kredit untuk
                                                                                                                • Mempertahankan pangsa pasar KPR Bersubsidi
                           menangkap peluang pasar secondary (D2C)
                           dengan yield lebih tinggi.                                                             dengan meningkatkan kualitas portofolio kredit
                         • Ekspansi ke sektor multifinance dengan dukungan                                        yang ada. Meningkatkan CASA ratio untuk
 Maximize Opportunity




                           transformasi digital yang telah dilakukan.                                             mengimbangi beban bunga yang tinggi dan
                         • Potensi Penyaluran KPR untuk mendukung                                                 margin yang menurun.
                           Program Pemerintah 3 juta unit rumah.




                                                                                                                                                                   Minimize Risk
                         • Melakukan cross-selling kepada existing
                           customer baik produk funding, lending, dan
                           transaksi perbankan.




                              Weaknesses-Opportunities                                                                   Weaknesses-Threats
                         • Meningkatkan penetrasi rekening payroll untuk                                        • Mengurangi ketergantungan pada dana
                           mendukung peluang pertumbuhan DPK low                                                  pihak ketiga high-cost dengan meningkatkan
                           cost.                                                                                  penetrasi rekening payroll.
                                                                                                                • Meningkatkan penetrasi nasabah mobile
                         • Meningkatkan nasabah aktif mobile banking
                                                                                                                  banking dan KPR non-subsidi untuk
                           untuk menangkap peluang penggunaan                                                     menghindari take over oleh kompetitor.
                           interaksi digital.                                                                   • Meningkatkan pertumbuhan KPR non-subsidi
                         • Mengoptimalkan dormant account dan                                                     untuk mencegah kehilangan market shore lebih
                           rekening saldo rendah untuk mendukung                                                  lanjut. Dengan menggunakan matriks TOWS
                           peluang sales model baru.                                                              ini, BTN dapat mengidentifikasi strategi yang
                                                                                                                  dapat membantu memanfaatkan kekuatan
                                                                                                                  dan peluang, sambil mengatasi kelemahan dan
                                                                                                                  menghindari ancaman.


                                                                             Recovery Strategy


Berdasarkan hal - hal yang telah dijabarkan di atas,                                         menetapkan visi menjadi Mitra Utama dalam
Perseroan yakin memiliki prospek usaha yang sangat                                           Pemberdayaan Finansial Keluarga Indonesia pada
baik di masa yang akan datang. Untuk meningkatkan                                            tahun 2025, dengan aspirasi yang ingin dicapai di tahun
kontribusinya pada sektor perumahan dan mendukung                                            2029 sebagai berikut:
roadmap transformasi Kementerian BUMN, Perseroan


                                    Membangun engine Tabungan yang sustainable untuk menghimpun Tabungan
                                    sebesar Rp120 Triliun

                                    Menangkap 3% Tabungan dari 20 provinsi terbesar, meluncurkan proposisi inovatif untuk payroll, pembeli rumah pertama, dan
                                    profesional wiraswasta, serta menjadi bank transaksi bagi pelanggan dan bisnis melalui peningkatan kemampuan transaksi
                                    perbankan



                                    Memberdayakan keluarga Indonesia dalam penyaluran kredit perumahan untuk
                                    mewujudkan impian memiliki rumah dengan penyaluran sekitar Rp450 Triliun


                                    Mendukung sekitar 1,2 juta nasabah KPR subsidi dan 290 ribu nasabah KPR Non-subsidi, memberdayakan sekitar 27 ribu UKM
                                    terkait perumahan melalui proposisi yang mencakup seluruh siklus hidup bisnis.



                                    Menjadi mitra keuangan bagi konsumen dan bisnis dengan menyediakan
                                    rangkaian lengkap solusi perbankan sehari-hari

                                    Meningkatkan kepemilikan produk konsumen melalui kredit bermargin tinggi (dengan target menjadi 8% dari portofolio kredit),
                                    solusi investasi dan pembayaran; memperluas porsi kredit non-perumahan (dengan target 20% dari portofolio kredit) dan
                                    meningkatkan FBI (~20% dari revenue); serta meningkatkan konversi nasabah KPR baru menjadi pengguna layanan perbankan
                                    penuh (sebagian besar sebagai bank utama).



                                    Membangun portofolio berkualitas tinggi dengan efisiensi operasional


                                    Membangun operasi digital dan efisien (dengan target CIR <50%) serta memperkuat budaya pelayanan pelanggan di seluruh
                                    bank; Menjaga tingkat NPL yang rendah (dengan target NPL <2,3%) di berbagai segmen kredit didukung oleh proses penjaminan
                                    dan penagihan yang didorong oleh Al.



                                    Memperluas cakupan layanan melalui 3 anak Perusahaan


                                    Membangun anak usaha Bank Syariah peringkat #2 di Indonesia; meluncurkan dan mengembangkan anak perusahaan multi-
                                    finance (dengan penyaluran pinjaman >2,5 triliun) dan asuransi (Gross Written Premium/GWP >2 triliun




338                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 341
                                                                                                       Laporan
                                                                                                  Tahunan 2024




Pencapaian Target dan Target Ke Depan

Pencapaian Target 2024

Perbandingan Target dan Realisasi Produksi/Operasional

Beberapa indikator pencapaian target operasional dapat ditunjukkan dengan pencapaian beberapa target yaitu
target kredit dan pembiayaan, serta target perolehan Dana Pihak Ketiga (DPK).


Tabel Perbandingan Target dan Realisasi Produksi/Operasional                                             (dalam jutaan Rupiah)



                        Uraian                            Realisasi 2024          Target 2024            Pencapaian

                           1                                    2                      3                     4=2/3

KREDIT DAN PEMBIAYAAN

Kredit Perumahan                                             262.373.101           265.980.355               98,64%

Kredit Non Perumahan                                          51.707.004            59.069.587                   87,54%

Jumlah Kredit                                                314.080.105           325.049.941                96,63%

Jumlah Pembiayaan                                            43.892.827             42.084.264               104,30%

Jumlah Kredit dan Pembiayaan yang diberikan                 357.972.932             367.134.206                  97,50%

DANA PIHAK KETIGA

Giro                                                        160.847.953             153.169.290              105,01%

Tabungan                                                     45.509.861             50.287.070               90,50%

Deposito                                                     175.309.187            176.091.568              99,56%

Jumlah Dana Pihak Ketiga                                     381.667.001           379.547.928               100,56%


Kredit perumahan di tahun 2024 sebesar Rp262,37             tercapai 105,01% dari target tahun 2024, pencapaian
triliun dengan capaian 98,64% dari target tahun 2024.       giro tersebut dikontribusi oleh peningkatan giro pada
Pencapaian kredit dan pembiayaan yang diberikan             segmen wholesale, komersial, korporasi dan institusi.
belum dapat mencapai target yang ditetapkan, sejalan
dengan strategi bisnis perbankan dalam menjaga              Deposito di tahun 2024 sebesar Rp175,30 triliun tercapai
tingkat likuiditas dan proyeksi penyesuaian BI7DRRR         99,56% dari target tahun 2024. Demikian pula dengan
yang akan dilakukan pada tahun 2025.                        Tabungan di tahun 2024 sebesar Rp45,50 triliun tercapai
                                                            90,50% dari target akhir tahun 2024. Hal tersebut
Jumlah dana pihak ketiga di tahun 2024 sebesar              disebabkan oleh strategi Perseroan dalam melakukan
Rp381,67 triliun tercapai 100,56% dari target 2024.         shifting dana mahal kepada dana murah sehingga dapat
Pencapaian tersebut didukung oleh pencapaian giro di        menekan peningkatan cost of fund di tengah kondisi
tahun 2024. Giro di tahun 2024 sebesar Rp160,85 triliun     ketatnya likuiditas perbankan dan suku bunga tinggi.



Perbandingan Target dan Realisasi Keuangan

Pencapaian keuangan dapat dilihat dari pencapaian posisi keuangan, rasio-rasio keuangan, pendapatan dan laba.


Tabel Perbandingan Target dan Realisasi Keuangan                                                         (dalam jutaan Rupiah)



                        Uraian                            Realisasi 2024          Target 2024             Pencapaian

                           1                                     2                      3                     4=2/3

POSISI KEUANGAN

Aset                                                        469.614.502            471.791.918                   99,54%

Liabilitas                                                  437.042.613          439.298.860                     99,49%

Ekuitas                                                      32.571.889           32.493.860                     100,24%



                                                                          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk            339
Page 342
                            Analisis dan Pembahasan
                            Manajemen Atas Kinerja Perseroan




                            Uraian                             Realisasi 2024       Target 2024         Pencapaian

                              1                                      2                   3                  4=2/3

 PENDAPATAN DAN LABA

 Pendapatan Bunga                                                 29.541.592         31.331.379             94,29%

 Laba Operasional                                                  3.824.713         4.493.821                85,11%

 Laba Bersih                                                       3.007.328         3.526.923               85,27%

 RASIO KEUANGAN

 CAR                                                                 18,50%             18,86%              98,09%

 NPL                                                                     3,16%           2,95%               93,22%

 ROA                                                                  0,83%              0,97%               85,57%

 ROE                                                                  10,76%            13,09%               82,20%

 NIM                                                                  2,86%              3,56%              80,34%


Aset di tahun 2024 sebesar Rp469,61 triliun, dengan              Dari sisi rasio keuangan, CAR di tahun 2024 terjaga pada
capaian 99,54% dari target. Demikian pula dengan                 level sebesar 18,50% dengan capaian 98,09% dari target,
pendapatan bunga dengan capaian 94,29% dan laba                  pencapaian tersebut dikontribusi oleh kemampuan
bersih yang mencapai 85,27%. Hal tersebut dipengaruhi            Perseroan dalam mengelola portofolio surat berharga
oleh masih tingginya beban bunga perbankan, dengan               yang dimiliki dan beragam inisiatif perbaikan proses
BI rate yang masih berkisar di 6,00%-6,25% di sepanjang          bisnis. NPL di tahun 2024 sebesar 3,16%, Rasio NPL
tahun 2024.                                                      dapat terjaga didorong oleh inisiatif perbaikan proses
                                                                 bisnis seperti implementasi Commercial Banking
Capaian ekuitas di tahun 2024 sebesar 100,24% dengan             Center (CBC), Regional Loan Processing Center (RLPC)
realisasi Rp32,57 triliun. Ekuitas stabil dan berhasil           sehingga proses kredit menjadi lebih prudent dan juga
melampaui target pada tahun 2024 didukung oleh                   asset sales yang dilakukan secara periodik. ROA, ROE
pembentukan ekosistem bisnis yang semakin kuat.                  dan NIM di tahun 2024 masing- masing sebesar 0,83%,
                                                                 10,76%, dan 2,86%.



Perbandingan Target dan Realisasi Struktur Modal

Pencapaian struktur modal di tahun 2024 diuraikan sebagai berikut.


Tabel Perbandingan Target dan Realisasi Struktur Modal                                                 (dalam jutaan Rupiah)



                            Uraian                             Realisasi 2024       Target 2024         Pencapaian

                              1                                      2                   3                  4=2/3

 Modal Inti (Tier 1)                                              29.834.471          25.001.848            116,91%

 Modal Inti Utama (Common Equity Tier-CET 1)                      29.834.471          25.001.848            116,91%

 Modal Inti Tambahan (Additional Tier-AT 1)                                 -                     -               -

 Modal Pelengkap (Tier 2)                                         2.438.559            5.392.757            45,22%

 Jumlah Modal                                                     32.273.030         30.394.605            106,18%

 Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)                           174.444.978          161.156.637           91,75%

 Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM)                           18,50%               18,86%            96,26%


Modal Inti (Tier 1) di tahun 2024 sebesar Rp29,83 triliun        triliun dengan capaian 45,22%. Kedepannya Perseroan
dengan capaian 116,91% di atas target. Modal Pelengkap           akan tetap menjaga komposisi Modal Inti (Tier 1) yang
(Tier 2) di tahun 2024 juga terealisasi sebesar Rp2,43           optimal untuk mendukung peningkatan kapasitas bisnis.




340        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 343
                                                                                                      Laporan
                                                                                                 Tahunan 2024




Perbandingan Target dan Realisasi Pemasaran

Brand awareness (tingkat tahu bank) masyarakat           yakni melalui survei secara langsung kepada responden
terhadap    brand    Perseroan   menjadi   indikator     pada 9 (sembilan) kota besar di Indonesia oleh lembaga
pencapaian strategi pemasaran di tahun 2024. Adapun      survei independen, dengan pertimbangan citra bank
metode yang dilakukan dalam mendapatkan peringkat        secara bankwide, produk tabungan, dan e-channel,
indeks persepsi masyarakat terhadap brand Perseroan,     menghasilkan sebagai berikut:


Tabel Bank Rapid Reaction Monitor (BRRM) – 9 (sembilan) Kota

                                                                                Peringkat (Score)
                     Tingkat Awareness
                                                                 Triwulan IV 2024                    Triwulan IV 2023

 Bankwide                                                              6 (39)                             6 (36)

 Tabungan                                                              5 (21)                             5 (19)

 E-Channel (Mobile Banking)                                            6 (16)                              7 (11)




Berdasarkan hasil studi tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa brand Perseroan mengalami peningkatan peringkat
pada awareness baik secara bankwide maupun secara produk tabungan dan e-channel (BTN Mobile).


Perbandingan Target dan Realisasi Pengembangan SDM

Pencapaian pengembangan SDM dapat tecermin pada jumlah pelatihan, peserta dan biaya yang digunakan selama
tahun berjalan.


Tabel Perbandingan Target dan Realisasi Pengembangan SDM

                          Uraian                       Realisasi 2024           Target 2024               Pencapaian

                               1                             2                       3                        4=2/3

Biaya Pengembangan SDM (Rp juta)                          105.530                 105.804                       99,74%

Jumlah Pelatihan (pelatihan)                                     215                     210                  102,38%

Jumlah Peserta Pelatihan (orang)                          330.892                 290.775                     113,80%




Sepanjang tahun 2024, Perseroan telah melakukan pengembangan SDM melalui program pembelajaran dan
pengembangan seluruh pegawai dengan metode classroom, virtual classroom dan self learning. Persentase
pencapaian jumlah peserta pembelajaran dan pengembangan sampai dengan Desember 2024 mencapai 113,80%
atau di atas target yang telah ditentukan.


Target Ke Depan (Proyeksi)

Perseroan telah menyusun target ke depan sesuai dengan dokumen RKAP tahun 2025. Penetapan target tersebut
didasarkan pada beberapa asumsi makro sebagai berikut.


Tabel Asumsi dalam Menyusun Proyeksi

                           Asumsi Makro                                                    2025

Pertumbuhan PDB (% yoy)                                                                        5,1

Suku Bunga Acuan BI Rate (%)                                                                   5,5




                                                                       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk             341
Page 344
                                Analisis dan Pembahasan
                                Manajemen Atas Kinerja Perseroan




                                 Asumsi Makro                               2025

 Inflasi (%)                                                                 3,2

 Nilai Tukar (Rp/USD)                                                       16.000

 Pertumbuhan Kredit (%)                                                      11,0

 Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (%)                                           8,0

Sumber: Analisis Chief Economist BTN




Proyeksi Produksi/Operasional

Proyeksi produksi/operasional untuk tahun 2025 adalah sebagai berikut:


Tabel Proyeksi Produksi/Operasional                                                           (dalam %)



                                               Uraian                    Proyeksi Pertumbuhan 2025

 KREDIT DAN PEMBIAYAAN

 Kredit Perumahan                                                                     5,61%

 Kredit Non Perumahan                                                                14,84%

 Jumlah Kredit                                                                        7,14%

 Jumlah Pembiayaan                                                                   8,76%

 Jumlah Kredit dan Pembiayaan yang diberikan                                          7,34%

 DANA PIHAK KETIGA

 Giro                                                                                8,93%

 Tabungan                                                                            13,16%

 Deposito                                                                             6,91%

 Jumlah Dana Pihak Ketiga                                                             8,51%




Proyeksi Keuangan

Proyeksi keuangan untuk tahun 2025 adalah sebagai berikut:


Tabel Proyeksi Keuangan                                                                       (dalam %)



                                               Uraian                    Proyeksi Pertumbuhan 2025

 POSISI KEUANGAN

 Aset                                                                                 7,87%

 Liabilitas                                                                          8,00%

 Ekuitas                                                                              6,18%

 PENDAPATAN DAN LABA

 Pendapatan Bunga                                                                    10,22%

 Laba Operasional                                                                    11,88%

 Laba Bersih                                                                         10,35%




342           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 345
                                                                                                    Laporan
                                                                                               Tahunan 2024




                                         Uraian                                          Proyeksi Pertumbuhan 2025

RASIO KEUANGAN

CAR                                                                                                   1,46%

NPL                                                                                                 (0,22%)

ROA                                                                                                  0,02%

ROE                                                                                                   0,10%

NIM                                                                                                  0,46%



Proyeksi Struktur Modal

Proyeksi struktur modal untuk tahun 2025 adalah sebagai berikut:


Tabel Proyeksi Struktur Modal                                                                                     (dalam %)



                                         Uraian                                          Proyeksi Pertumbuhan 2025

Modal Inti (Tier 1)                                                                                  (13,31%)

Modal Inti Utama (Common Equity Tier-CET 1)                                                          (13,31%)

Modal Inti Tambahan (Additional Tier-AT 1)                                                                 0%

Modal Pelengkap (Tier 2)                                                                             273,10%

Jumlah Modal                                                                                           8,74%

Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)                                                                  0,64%

Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM)                                                              1,46%



Proyeksi Kebijakan Dividen

Informasi proyeksi kebijakan dividen adalah sebagai berikut:


Tabel Dividen

                                                                                       Realisasi
                                                  Proyeksi
                      Uraian
                                                    2025
                                                                   2024           2023          2022            2021

 RENCANA PERMODALAN

 1. Laba Bersih                                      3.341           3.028          3.419          3.045          2.376

 2. Dividend Pay Out (DPO)                            668             606            684            609             238

 3. Rasio DPO                                      20,00%          20,00%         20,00%        20,00%          20,00%



Dasar kebijakan pembagian dividen dilakukan                    kebutuhan dana untuk ekspansi usaha lebih lanjut,
berdasarkan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham                tanpa mengurangi hak dari RUPS Perseroan untuk
Tahunan (RUPST) atau Rapat Umum Pemegang Saham                 menentukan lain sesuai dengan ketentuan anggaran
Luar Biasa (RUPSLB) berdasarkan Undang-Undang                  dasar. Besarnya dividen Perseroan jumlahnya akan
No.40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Faktor-           ditentukan pada saat Rapat Umum Pemegang Saham
faktor yang menjadi pertimbangan dalam penentuan               (RUPS). Manajemen merencanakan untuk membagikan
jumlah dan pembayaran dividen diantaranya adalah               dividen payout ratio minimal sebesar 20% apabila
tingkat kesehatan keuangan, tingkat kecukupan modal,           terdapat surplus kas dari kegiatan operasional setelah



                                                                          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk     343
Page 346
                                       Analisis dan Pembahasan
                                       Manajemen Atas Kinerja Perseroan




dana tersebut disisihkan untuk dana cadangan,                                                           Unlock Your World dan lain-lain. Strategi ini bertujuan
kegiatan pendanaan, rencana pengeluaran modal                                                           untuk meningkatkan aktivasi dan transaksi pada balé
serta modal kerja Perseroan. Perseroan memperoleh                                                       by BTN, sehingga berpotensi untuk meningkatkan
dividen yang berasal dari pembagian laba bersih.                                                        dana pihak ketiga baik dari sisi peningkatan Number
Jumlah dividen tergantung kebijakan dividen (dividend                                                   of Account (NoA) maupun Volume of Account (VoA),
policy) yang diterapkan.                                                                                melalui optimalisasi strategi 360 campaign.


Proyeksi Pemasaran                                                                                      Di samping itu, BTN Prospera, balé Bisnis, Plus by BTN
                                                                                                        Prioritas, BTN Payroll, balé Pinjam, serta KPR BTN (subsidi
Pada tahun 2025, strategi campaign akan berfokus pada                                                   dan non subsidi) juga termasuk dalam campaign plan
balé by BTN yang merupakan SuperApp BTN, sekaligus                                                      2025 sebagai upaya peningkatan realisasi dana pihak
Hero Campaign dari seluruh program (promo) BTN,                                                         ketiga (baik ritel maupun lembaga), serta peningkatan
seperti balé Be Free, balé 3S (Santap, Santai, Sehat), balé                                             realisasi kredit dan pembiayaan.



     Campaign                   Plan 2025


                                 Jan            Feb            Mar               Apr         Mei          Jun            Jul           Agu         Sep          Okt           Nov          Des




       Primary



       Funding
         Side

                                                            bale korpora

       Lending                                              launch Maret
                                                                2025

         Side                                           Program 3 Juta Rumah


      Festive                                    HUT                                                                                                                                        HUT
                                                         Ramadhan                                                                       HUT
                                                ke-75                                                                                                                                      ke-49
     Campaign                                    BTN
                                                          Idul Fitri                                                                  ke-80 RI
                                                                                                                                                                                          KPR BTN



                                 • Produk & Promo eChannel BTN (Bale, IB dan ATM)                              • Bale Poin                               • Produk & program KUR serta KUMK
     Always On                   • Produk & Promo Kartu Debit BTN Visa                                         • BTN Agen                                • Produk, Program & Jasa BTN Lainnya
                                 • Tabungan BTN, BTN Siap! & e-Deposito, multi currency                        • Layanan & Program BTN Prioritas         • Corporate Communication
                                 • Tabungan BTN Bisnis & Bale Bisnis                                           • Produk dan Program KAR & KRING          • Festive
                                 • KPR (Subsidi (Tapera & FLPP) & nonsubsidi) & BTN Properti                   • Produk Pembiayaan Kredit                • Kerjasama IFG
                                 • BTN Payroll                                                                   Komersial                               • Goverment Communication
                                 • BTN Paylater                                                                • Produk & Program Syariah                • Giro & Depo Lembaga




        Event                 Plan 2025


    Jan            Feb             Mar             Apr                     Mei            Jun            Jul             Agu               Sep            Okt             Nov             Des



                                   RUPST                                                  ROADSHOW KOTA SUPER APPS 2025
  Economic Outlook & CNY                                                                                                                                                                HUT ke-49
    Jakarta & Surabaya                                                                                                                                                                   KPR BTN
                                  Bukber          Jakarta             Medan            Surabaya       Makassar        Balikpapan        Denpasar       Bandung         Undian Bale
                                  BTNers                                                                                                                              Point Festival
                                                                                                                                                                        Periode 2
                                                                                                      Launching                                                                           Swara
    BTN Housingpreneur         BTN Prospera                                                            Paylater          HUT RI,                                                       Prambanan
                                Movie Night       Roadshow BTN Jakarta                                                   Lomba
                                                                                        BTN JAKIM                                                     Bulan Inklusi
                                                  International Marathon                                                BTNers &       Akad Massal
                                                                                       (Event Day)                                                     Keuangan
                    BTN                                 (BTN JAKIM)                                                     Culinary
                                                                                                                                                                        Analyst
                Anniversary    Grandlaunching                                                         Undian Bale     Festival Bale                                                    BTN Prospera
 Silaturahmi                     bale by BTN                                                                                                                            Meeting
                  Festival                                                                           Point Festival                                                                     Movie Night
    & Doa                                                                                                                                                                9M25
                   2025
  Bersama

                  Analyst         Pasar           Analyst                                                                                                                               Launching
                                                                                                      Dolan Ria       Amola Office     BTN Prospera   BTN Learning    Economic &
                  Meeting        Madang           Meeting                               Iduladha                                                                                       Kartu Kredit
                                                                                                     Prambanan          Battle          Movie Night     Festival      Risk Outlook
                   FY24          Lebaran           1Q25                                                                                                                                    BTN
    Undian                                                         Leadership
  Spektadeal                                                         Forum
    Periode                       Mudik                                                                Analyst
  Semester 2     Defile BTN                     Silaturahmi                        BTN Prospera
     2024                        Bersama                                                               Meeting                                               BTN Housingpreneur Batch 2
                Mini Olympic                       Idulfitri                        Movie Night
                                  BUMN                                                                  1H25




344            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 347
                                                                                                                             Laporan
                                                                                                                        Tahunan 2024




Proyeksi Pengembangan SDM

Proyeksi pengembangan SDM tahun 2025 adalah sebagai berikut:


Tabel Proyeksi Pengembangan SDM                                                                                                               (dalam %)



                                                           Uraian                                                       Proyeksi 2025

 Biaya Pengembangan SDM (Rp juta)                                                                                             133.000

 Jumlah Pelatihan (pelatihan)                                                                                                        250

 Jumlah Peserta Pelatihan (orang)                                                                                             325.000




Evaluasi Rencana Jangka Panjang (RJP)

RJP Perseroan sebelumnya yang disusun tahun                                            menjadi Perusahaan dengan pertumbuhan paling
2020 untuk periode 2021 hingga 2025. Perseroan                                         tinggi dan sustainable dengan CAGR berada di angka
menetapkan visi untuk Menjadi The Best Mortgage                                        13% dari tahun 2019-2025 di antara peers mortgage
Bank in Southeast Asia pada tahun 2025. Ada 2 (dua)                                    banks. Sisi profitabilitas Perusahaan harus memiliki ROE
hal penting agar aspirasi tersebut dapat terwujud, yaitu                               paling tinggi di antara peers mortgage banks dengan
aspek pertumbuhan dan profitabilitas. Perseroan harus                                  target di angka 20%.


                                             Proyeksi Perbandingan BTN dengan Bank sejenis

    Pada 2025, BTN dapat menjadi salah satu mortgage bank dengan pertumbuhan tercepat
    dan paling menguntung secara global
                                                                                                                                              CAHR >13%
                                                                                                                                     xx%
                                                                                                                                              ROF >16%
 • Cut off USD 10 Miliar di Asia Tenggara, India, Cina, Brazil, Nigeria, AS, Inggris, Rusia


                             Mortgage              Mortgage,    CAGR,    ROE,                             Mortgage      Mortgage,      CAGR,      ROE,
                             % dari aset           2019 USD     17-19    2019                             % dari aset   2019 USD       17-19      2019
                             pinjaman               Miliar                                                pinjaman       Miliar


                                       94                246     3.2%    5.0%                                      34         325      -0.1%      10.4%



                                       90              12.2%
                                                           25   10.6%    15.9%                                     31       12.2%
                                                                                                                               596     15.3%       11.7%



                                       85                 35     8.4%    15.6%                                     31         756      12.5%      10.4%



                                        81                216    3.4%    4.6%                                      31          22          1.6%   10.3%



                                        73                 91   10.4%    17.0%                                     31         573      14.2%      10.9%



                                       68                403     0.6%     6.1%                                     29          26       8.9%       8.1%



                                        67                 12    13%1    20%1                                      27          40          9.9%   10.5%



                                        67                84     3.7%    17.5%                                     26           51         2.5%    11.2%



                                       44                 431   -8.8%    14.1%                                     23          46      -1.9%      10.9%



                                        37                29     8.3%    12.8%                                     21          74      17.0%      21.9%



                                       35                760    12.2%    12.7%                                     20          55          0.2%   12.6%



                                       35                 25     11.1%   10.1%                                     20          65      15.6%       1.4%



  1. Angka BTN sebagai bagian dari aspirasi 2025




                                                                                                 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk            345
Page 348
                         Analisis dan Pembahasan
                         Manajemen Atas Kinerja Perseroan




Pencapaian      masing-masing     indikator  aspirasi       4. Jadwal pembagian dividen terdiri dari penentuan
Corporate Plan Perseroan hingga Desember 2024                  tanggal untuk:
sebagian sedang berjalan on track. Walaupun terdapat           a. Publikasi rencana pembagian dividen yaitu
beberapa indikator yang belum mencapai target                     bersamaan dengan publikasi Ringkasan Risalah
aspirasi 2025, namun sebagian besar sudah mengalami               RUPS;
peningkatan dibandingkan pencapaian tahun 2019.                b. Cum Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi
                                                                  yaitu 2 (dua) hari bursa sebelum recording date;
Target dan Realisasi Corporate Plan 2024                       c. Ex Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi yaitu
Sementara itu, penyaluran KPR secara akumulasi                    1 (satu) hari bursa setelah Cum Dividen di Pasar
hingga Desember tahun 2024 sebanyak 931.453 unit                  Reguler dan Negosiasi;
KPR berperan besar dalam Program Sejuta Rumah                  d. Cum Dividen di Pasar Tunai yaitu bersamaan
Pemerintah, walaupun terdapat gap sebanyak 250.569                dengan recording date;
unit. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti          e. Ex Dividen di Pasar Tunai yaitu 1 (satu) hari bursa
pandemi Covid-19 yang berlangsung lama hingga 3                   setelah Cum Dividen di Pasar Tunai;
(tiga) tahun dari tahun 2020 sampai dengan tahun               f. Recording Date Pemegang Saham yang berhak
2022, kuota alokasi KPR Subsidi yang fluktuatif hingga            yaitu 8 (delapan) hari bursa setelah RUPS;
tantangan dalam supply and demand perumahan. Dari              g. Pembayaran Dividen yaitu paling lambat 30 hari
sisi profitabilitas, rasio Return on Equity (ROE) belum           setelah publikasi Ringkasan Risalah RUPS.
mencapai target Corporate Plan 2024 disebabkan              5. Syarat pembagian dividen adalah:
karena pelaksanaan rights issue dan Penyertaan Modal           a. Penggunaan laba bersih termasuk penentuan
Negara (PMN) di tahun 2022 yang mengakibatkan                     jumlah penyisihan untuk cadangan diputuskan
meningkatnya         ekuitas   secara  signifikan  yang           oleh RUPS.
berdampak pada rasio return on equity.                         b. Seluruh laba bersih setelah dikurangi penyisihan
                                                                  untuk cadangan dibagikan kepada pemegang
                                                                  saham sebagai dividen, kecuali ditentukan lain
Kebijakan, Pengumuman dan                                         dalam RUPS.
Pembayaran Dividen                                             c. Dividen hanya boleh dibagikan apabila
                                                                  Perseroan mempunyai saldo laba yang positif.
Kebijakan pembagian dividen telah diatur secara                d. Dalam hal RUPST menyetujui pembagian dividen
internal dalam PT.9-AD.2 tentang Penyelenggaraan RUPS.            tunai, Perseroan melaksanakan pembayaran
Evaluasi kebijakan dividen dilaksanakan setiap tahun              dividen tunai kepada pemegang saham yang
dengan mempertimbangkan historis kinerja Perseroan                berhak paling lambat 30 (tiga puluh) hari setelah
maupun potensi bisnis dan ekonomi ke depan.                       diputuskan oleh RUPST berdasarkan ketentuan
                                                                  yang berlaku.
Adapun kebijakan tersebut mengatur antara lain:                e. Pembayaran dividen dilakukan oleh Central
1. Pertimbangan Pembagian Dividen, antara lain:                   Operation (CEOD) dan Treasury (TRSD) satuan
   a. Pembagian dividen mempertimbangkan historis                 kerja terkait sesuai dengan kewenangannya
       kinerja Perseroan maupun potensi bisnis dan                sesuai dengan rincian tujuan pembayaran atas
       ekonomi ke depan.                                          pembagian dividen yang akan diberitahukan
   b. Besaran rasio dividen ditentukan berdasarkan                oleh Satuan Kerja Sekretaris Perusahaan.
       kewajaran kinerja profitabilitas dari kegiatan       6. Tata cara pembagian dividen adalah:
       usaha maupun kontribusi kepada pemegang                 a. Dividen tunai akan dibagikan kepada Pemegang
       saham. Besaran rasio dividen dianalisa dan                 Saham yang namanya tercatat dalam Daftar
       diusulkan oleh Satuan Kerja Perencanaan                    Pemegang Saham Perseroan atau recording
       Strategis   dengan   memperhatikan       dana              date pada tanggal recording date dan/atau
       cadangan, kegiatan pendanaan, rencana                      Pemilik Saham Perseroan pada Sub Rekening
       pengeluaran modal serta modal kerja Perseroan.             Efek di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)
   c. Rencana pembagian dividen didasarkan atas                   pada penutupan perdagangan.
       pemenuhan hak pemegang saham dengan                     b. Bagi Pemegang Saham yang sahamnya
       mengutamakan      kepentingan      Bank    dan             dimasukkan dalam penitipan kolektif KSEI,
       dicantumkan dalam rencana bisnis Bank.                     pembayaran dividen tunai dilaksanakan melalui
2. Mekanisme persetujuan pembagian dividen adalah                 KSEI dan akan didistribusikan pada tanggal
   melalui RUPS dengan memenuhi Anggaran Dasar                    pembayaran dividen sebagaimana publikasi
   Bank dan ketentuan regulator.                                  yang dilakukan oleh Bank ke dalam Rekening
3. Usulan     besaran   pembagian      dividen  telah             Dana Nasabah (RDN) pada Perusahaan Efek
   disampaikan kepada Direksi dan Dewan Komisaris.                dan/atau Bank Kustodian di mana Pemegang




346      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 349
                                                                                             Laporan
                                                                                        Tahunan 2024




       Saham membuka rekening efek. Sedangkan bagi             dibayarkan kepada WP Badan DN tersebut.
       Pemegang Saham Perseroan yang sahamnya                  Dividen Tunai yang diterima oleh pemegang
       tidak dimasukkan dalam penitipan kolektif KSEI,         saham Wajib Pajak Orang Pribadi Dalam Negeri
       maka pembayaran Dividen Tunai akan ditransfer           (WPOP DN) akan dikecualikan dari objek pajak
       ke rekening Pemegang Saham Perseroan.                   sepanjang dividen tersebut diinvestasikan di
    c. Dividen tunai tersebut akan dikenakan pajak             wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
       sesuai dengan peraturan perundang-undangan              Bagi WPOP DN yang tidak memenuhi ketentuan
       perpajakan                                              investasi sebagaimana disebutkan di atas, maka
    d. Berdasarkan peraturan perundang-undangan                dividen yang diterima oleh yang bersangkutan
       perpajakan, dividen tunai akan dikecualikan dari        akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) sesuai
       objek pajak jika diterima oleh pemegang saham           dengan ketentuan perundang-undangan, dan
       Wajib Pajak Badan Dalam Negeri (WP Badan DN)            PPh tersebut wajib disetor sendiri oleh WPOP DN
       dan Perseroan tidak melakukan pemotongan                yang bersangkutan sesuai dengan peraturan
       Pajak Penghasilan atas dividen tunai yang               perundang-undangan.



Informasi terkait pengumuman dan pembayaran dividen tahun buku 2022-2023 disajikan sebagai berikut.


Tabel Pengumuman dan Pembayaran Dividen Tahun Buku 2022-2023

                                     Uraian                     Tahun Buku 2023           Tahun Buku 2022

 Laba Bersih (Rp)                                               3.500.987.620.258,75        3.045.071.859.198

 Dividen Kas                                                       700.197.524.051,75         609.014.371.840

 Dividen Non Kas *)                                                                -                        -

 Jumlah Saham (lembar)                                                14.034.444.413           14.034.444.413

 Dividen Kas Per Saham (Rp)                                                    49,90                   43,39

 Dividen Non Kas Per Saham *)                                                      -                        -

 Dividend Payout Ratio (%)                                                        20                       20

 Tanggal Pengumuman                                                   20 Maret 2024            17 Maret 2023

 Tanggal Pembayaran Dividen Kas                                          5 April 2023           14 April 2023

 Tanggal Pembayaran Dividen Non Kas*)                                              -                        -

Keterangan: *) BTN tidak memiliki Dividen Non Kas




Di tahun 2024, Perseroan membagikan dividen                 per saham ditetapkan sebagai dividen tunai.
tunai tahun buku 2023 sesuai dengan hasil keputusan         Pembayarannya dilaksanakan dengan ketentuan
RUPS Tahunan di tahun 2024 tanggal 06 Maret 2024.           sebagai berikut:
Berdasarkan RUPS Tahunan tahun 2024, Pemegang               a. Dividen bagian Negara Republik Indonesia
Saham memutuskan menyetujui dan menetapkan                     sebesar Rp420.118.514.441,03 (empat ratus dua
penggunaan laba bersih Perseroan tahun buku 2023               puluh miliar seratus delapan belas juta lima ratus
sebesar Rp3.500.987.620.258,75 (tiga triliun lima ratus        empat belas ribu empat ratus empat puluh satu
miliar sembilan ratus delapan puluh tujuh juta enam            koma nol tiga rupiah) disetorkan ke Rekening Kas
ratus dua puluh ribu dua ratus lima puluh delapan              Umum Negara.
koma tujuh lima rupiah) sebagai berikut:                    b. Dividen untuk Tahun Buku 2023 dibayarkan
1. Sebesar 20% (dua puluh persen) atau sejumlah                secara proporsional kepada setiap Pemegang
    Rp700.197.524.051,75 (tujuh ratus miliar seratus           Saham yang namanya tercatat dalam Daftar
    sembilan puluh tujuh juta lima ratus dua puluh             Pemegang Saham pada tanggal pencatatan
    empat ribu lima puluh satu koma tujuh lima rupiah)         (recording date).
    atau sebesar Rp49,89136 (empat puluh sembilan           c. Direksi diberi wewenang dan kuasa dengan hak
    koma delapan sembilan satu tiga enam rupiah)               substitusi untuk melakukan:




                                                                   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk    347
Page 350
                            Analisis dan Pembahasan
                            Manajemen Atas Kinerja Perseroan




       -  Penetapan jadwal dan tata cara pembagian                    menetapkan jadwal dan tata cara pembagian
          yang berkaitan dengan pembayaran Dividen                    dividen tahun buku 2022 sesuai dengan
          untuk Tahun Buku 2023 sesuai ketentuan                      ketentuan yang berlaku.
          yang berlaku.                                        2. Sebesar 80% (delapan puluh persen) atau
       - Pemotongan pajak Dividen sesuai peraturan                Rp2.436.057.487.358 (dua triliun empat ratus tiga
          perpajakan yang berlaku                                 puluh enam miliar lima puluh tujuh juta empat
       - Hal-hal terkait teknis lainnya sesuai dengan             ratus delapan puluh tujuh ribu tiga ratus lima puluh
          ketentuan yang berlaku.                                 delapan Rupiah) sebagai saldo laba ditahan.
2. Sebesar 80% (delapan puluh persen) atau sejumlah
   Rp2.800.790.096.207,00 (dua triliun delapan ratus
   miliar tujuh ratus sembilan puluh juta sembilan             Realisasi Penggunaan Dana Hasil
   puluh enam ribu dua ratus tujuh rupiah) digunakan           Penawaran Umum
   sebagai saldo laba ditahan.
                                                               Tahun 2024 bukan merupakan tahun yang masuk
Di tahun 2023, Perseroan membagikan dividen                    dalam periode yang mewajibkan Perseroan melakukan
tunai tahun buku 2022 sesuai dengan hasil keputusan            laporan realisasi penawaran umum, dengan demikian
RUPS Tahunan di tahun 2023 tanggal 16 Maret 2023.              Perseroan tidak memiliki informasi Laporan Penggunaan
Berdasarkan RUPS Tahunan tahun 2023, Pemegang                  Dana Hasil Penawaran Umum.
Saham memutuskan menyetujui dan menetapkan
penggunaan laba bersih Perseroan tahun buku 2022
sebesar Rp3.045.071.859.198 (tiga triliun empat puluh          Informasi Material Mengenai
lima miliar tujuh puluh satu juta delapan ratus lima           Investasi, Ekspansi, Divestasi,
puluh sembilan ribu seratus sembilan puluh delapan             Penggabungan/Peleburan Usaha,
Rupiah) sebagai berikut:                                       Akuisisi, Restrukturisasi Hutang dan
1. Sebesar      20%    (dua  puluh      persen)  atau          Modal
   Rp609.014.371.840 (enam ratus sembilan miliar
   empat belas juta tiga ratus tujuh puluh satu ribu           Perseroan memiliki aturan dan prosedur yang mengatur
   delapan ratus empat puluh Rupiah) sebagai dividen           akuisisi, pengambilalihan, dan transaksi luar biasa
   tunai kepada para Pemegang Saham yang akan                  seperti merger dan penjualan aset korporasi yang
   dibayarkan dengan ketentuan sebagai berikut:                substansial sebagaimana diatur dalam Anggaran
   a. Dividen bagian Pemerintah Republik Indonesia             Dasar BTN dan Kebijakan Umum Nomor KU.4 Tentang
       atas kepemilikan 60% (enam puluh persen)                Pengelolaan Perusahaan Anak dan Unit Usaha Syariah
       saham sebesar Rp365.408.623.104 (tiga ratus             untuk memastikan transaksi terjadi secara transparan
       enam puluh lima miliar empat ratus delapan              dan dalam kondisi yang wajar dan melindungi hak-hak
       juta enam ratus dua puluh tiga ribu seratus             semua pemegang saham sesuai dengan kelasnya.
       empat Rupiah), akan disetorkan ke Rekening Kas
       Umum Negara dalam mata uang Rupiah.                     Investasi
   b. Dividen Pemegang Saham Lainnya atas
       kepemilikan 40% (empat puluh persen) saham              Sebagai salah satu kegiatan usaha di industri perbankan,
       publik sebesar Rp243.605.748.736 (dua ratus             Bank melakukan investasi dalam bentuk efek bersifat
       empat puluh tiga miliar enam ratus lima juta            utang, baik yang diterbitkan oleh Pemerintah maupun
       tujuh ratus empat puluh delapan ribu tujuh              korporasi. Berikut disampaikan rincian investasi dalam
       ratus tiga puluh enam Rupiah) akan dibayarkan           bentuk efek – efek bersifat utang yang dilakukan
       kepada pemegang saham secara proporsional               Perseroan per 31 Desember 2024 dan 2023 adalah
       sesuai dengan kepemilikan saham.                        sebagai berikut
   c. Memberikan wewenang dan kuasa kepada
       Direksi Perseroan dengan hak substitusi untuk


Tabel Investasi Efek-Efek                                                                            (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                        Nilai
                                 Uraian
                                                                          2024                        2023

 Nilai wajar melalui laba rugi                                           21.207.876                  4.838.453

 Nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lainnya                     15.291.478                 14.440.327




348        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 351
                                                                                                       Laporan
                                                                                                  Tahunan 2024




                                                                                          Nilai
                               Uraian
                                                                            2024                          2023

 Biaya perolehan diamortisasi                                             20.825.986                     21.921.022

 Total efek-efek                                                           57.325.340                   41.199.803



Portofolio nilai wajar melalui laba rugi pada 31                 Ekspansi
Desember 2024 mengalami peningkatan dikarenakan
adanya instrumen pasar uang yaitu Sekuritas Rupiah               Perseroan telah melakukan ekspansi pada tahun
Bank Indonesia (SRBI) dan Sekuritas Valuta Asing Bank            2024 dari sisi pengembangan jaringan kantor dengan
Indonesia (SVBI). SRBI dan SVBI merupakan instrumen              menambahkan Kantor Fungsional (KF) sejumlah 1 kantor
baru yang diterbitkan oleh Bank Indonesia untuk                  (Menara II BTN) dan menambahkan Kantor Wilayah
mengembangkan pasar uang dan pasar valuta asing                  (Kanwil) sejumlah 2 kantor (Kanwil Jakarta I dan Kanwil
serta dapat digunakan dalam Operasi Moneter pada                 Kalimantan). Selanjutnya Perseroan juga melakukan
tahun 2024.                                                      pembukaan terhadap jaringan Kantor Cabang
                                                                 Pembantu (KCP) Konvensional sejumlah 1 Kantor (KCP
Sepanjang tahun 2024 Unit Usaha Syariah (UUS) telah              Nusantara) dan KCP Syariah (KCPS) sejumlah 2 kantor
melakukan investasi dalam bentuk obligasi dengan                 (KCPS Sigli dan KCPS Kuningan). Selain itu, Perseroan
total akumulasi sebesar Rp258,116 triliun. Pada tahun            melakukan peningkatan status pada 2 jaringan kantor,
yang sama atas investasi obligasi tersebut yang telah            yaitu KCP Agung Sedayu menjadi Kantor Cabang (KC)
jatuh tempo atau telah dilakukan pencairan sebesar               Agung Sedayu dan KCPS Lhokseumawe menjadi KC
Rp249,752 triliun.                                               Syariah (KCS) Lhokseumawe. Secara total, jumlah
                                                                 jaringan kantor BTN tahun 2024 terdiri dari 4 KF, 8
                                                                 Kanwil, 82 KC Konvensional, 35 KC Syariah, 536 KCP
                                                                 Konvensional, dan 75 KCP Syariah.


Tabel Ekspansi Jaringan Kantor

              Jaringan Kantor                      Penambahan Jaringan Kantor                  Dioperasikan Tanggal

 Kantor Wilayah (Kanwil)                     Kanwil Jakarta I                                          2 Mei 2024

                                             Kanwil Kalimantan                                         12 Juli 2024

 Kantor Cabang (KC) Konvensional             KC Agung Sedayu (Peningkatan Status dari KCP)             3 Juni 2024

 Kantor Cabang Syariah (KCS)                 KCS Lhokseumawe (Peningkatan status dari KCPS)         19 Desember 2024

 Kantor Cabang Pembantu (KCP) Konvensional   KCP Nusantara                                         20 Desember 2024

 KCP Syariah (KCPS)                          KCPS Sigli                                                27 Juni 2024

                                             KCPS Kuningan                                             24 Juni 2024

 Kantor Fungsional (KF)                      Menara II BTN                                            18 Maret 2024




Divestasi                                                        Penggabungan/Peleburan Usaha

Sepanjang tahun 2024, Perseroan tidak melakukan                  Sepanjang tahun 2024, Perseroan tidak melakukan
kegiatan divestasi.                                              kegiatan penggabungan/peleburan usaha.




                                                                           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk       349
Page 352
                           Analisis dan Pembahasan
                           Manajemen Atas Kinerja Perseroan




Akuisisi                                                             Kolusi dan Nepotisme (KKN) dan hubungan yang
                                                                     harmonis dengan seluruh pemangku kepentingan.
Sepanjang tahun 2024, Perseroan tidak melakukan
kegiatan akuisisi.                                                   Perseroan senantiasa mematuhi ketentuan yang
                                                                     berlaku dalam hal transaksi yang mengandung
Restrukturisasi Hutang dan Modal                                     benturan kepentingan, sebagaimana yang tertuang
                                                                     dalam dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Sepanjang tahun 2024, Perseroan tidak melakukan                      Nomor 42/POJK.04/2020 Tentang Transaksi Afiliasi dan
kegiatan restrukturisasi utang dan modal.                            Transaksi Benturan Kepentingan dan Surat Edaran
                                                                     Otoritas Jasa Keuangan Nomor 13/SEOJK.03/2017
Informasi Transaksi Material yang                                    tanggal 17 Maret 2017 tentang Penerapan Tata Kelola
Mengandung Benturan Kepentingan                                      Bagi Bank Umum. Dari sisi internal, BTN memiliki Kebijakan
dan/atau Transaksi Dengan Pihak                                      Transaksi yang Mengandung Benturan Kepentingan
Afiliasi                                                             sebagaimana yang diatur dalam Pedoman dan Tata
                                                                     Tertib Kerja Direksi dan Dewan Komisaris. Adapun
Transaksi Material adalah setiap transaksi yang                      kebijakan penyediaan dana kepada pihak terkait yang
dilakukan oleh perusahaan terbuka atau perusahaan                    mengandung benturan kepentingan tercantum dalam
terkendali yang memenuhi batasan nilai transaksi                     Peraturan Direksi tersendiri yang mengatur bahwa
sama dengan 20% (dua puluh persen) atau lebih dari                   Perseroan dilarang memberikan dana kepada pihak
ekuitas Perusahaan Terbuka (Peraturan Otoritas Jasa                  terkait tanpa persetujuan Dewan Komisaris.
Keuangan Nomor 17/POJK.04/2020 Tentang Transaksi
Material dan Perubahan Kegiatan Usaha).                              Dalam hal terjadi benturan kepentingan antara
                                                                     Perseroan dengan pemegang saham, anggota Dewan
Transaksi Benturan Kepentingan                                       Komisaris, anggota Direksi, Pejabat Eksekutif dan/
                                                                     atau pihak lainnya yang terkait dengan Perseroan
Sesuai ketentuan dalam Peraturan Otoritas Jasa                       maka anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi,
Keuangan Nomor 42/POJK.04/2020 Tentang Transaksi                     dan Pejabat Eksekutif dilarang mengambil tindakan
Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan, Benturan                yang dapat merugikan atau mengurangi keuntungan
Kepentingan adalah perbedaan antara kepentingan                      Perseroan dan wajib mengungkapkan benturan
ekonomis perusahaan terbuka dengan kepentingan                       kepentingan tersebut dalam setiap keputusan.
ekonomis pribadi anggota Direksi, anggota Dewan                      Perseroan juga mendokumentasikan dengan baik
Komisaris, Pemegang Saham Utama, atau Pengendali                     setiap mengungkapkannya sesuai dengan ketentuan
yang dapat merugikan Perusahaan Terbuka dimaksud.                    yang berlaku. Pengungkapan benturan kepentingan
                                                                     dituangkan dalam risalah rapat sekurang-kurangnya
Kegiatan usaha Perseroan tidak terlepas dari hubungan                mencakup nama pihak yang memiliki benturan
dan interaksi antar individu di lingkungan Perseroan                 kepentingan, masalah pokok benturan kepentingan dan
maupun dengan pihak-pihak lainnya, terdapat potensi                  dasar pertimbangan pengambilan keputusan tersebut.
benturan kepentingan yang mungkin tidak dapat
terhindarkan antara satu pihak dengan pihak lainnya,                 Pada prinsipnya setiap insan Perseroan menghindari
sehingga dapat mempengaruhi proses pengambilan                       pengambilan keputusan yang memiliki situasi dan
keputusan dan kinerja hasil keputusan tersebut yang                  kondisi adanya benturan kepentingan. Pemberian
dapat merugikan bagi Perseroan. Perseroan menyadari                  kredit kepada Direksi, Dewan Komisaris dan pegawai
pentingnya sikap yang tegas terhadap pengendalian                    Perseroan dilakukan berdasarkan batas kewajaran dan
dan penanganan benturan kepentingan yang terjadi                     sesuai dengan peraturan Perseroan yang berlaku tanpa
di lingkungan Perseroan, sehingga dapat tercipta                     membedakan dengan nasabah lainnya (arm’s length
pengelolaan bisnis yang efektif dalam mencapai tujuan                basis).
Perseroan, bebas dari segala bentuk tindakan Korupsi,



Sepanjang tahun 2024, tidak terdapat transaksi yang mengandung benturan kepentingan.


Tabel Transaksi Benturan Kepentingan

  Nama         Jabatan      Pengambil Keputusan               Jenis Transaksi    Nilai Transaksi           Keterangan

   Nihil          Nihil                 Nihil                      Nihil               Nihil                   Nihil




350        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 353
                                                                                                          Laporan
                                                                                                     Tahunan 2024




Transaksi Afiliasi                                                   5. Hubungan antara 2 (dua) perusahaan yang
                                                                        dikendalikan, baik langsung maupun tidak langsung,
Berdasarkan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa                           oleh pihak yang sama; atau
Keuangan Nomor 42/POJK.04/2020 Tentang Transaksi                     6. Hubungan antara Perusahaan dan Pemegang
Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan, Afiliasi                   Saham Utama.
adalah:
1. Hubungan keluarga karena perkawinan dan                           Selanjutnya transaksi Afiliasi adalah setiap aktivitas
     keturunan sampai derajat kedua, baik secara                     dan/atau transaksi yang dilakukan oleh perusahaan
     horizontal maupun vertikal;                                     terbuka atau perusahaan terkendali dengan Afiliasi dari
2. Hubungan antara pihak dengan Pegawai, Direktur,                   perusahaan terbuka atau Afiliasi dari Anggota Direksi,
     atau Komisaris dari pihak tersebut;                             Anggota Dewan Komisaris, Pemegang Saham Utama,
3. Hubungan antara 2 (dua) Perusahaan di mana                        atau Pengendali, termasuk setiap aktivitas dan/atau
     terdapat 1 (satu) atau lebih anggota Direksi atau               transaksi yang dilakukan oleh Perusahaan Terbuka atau
     Dewan Komisaris yang sama;                                      Perusahaan Terkendali untuk kepentingan Afiliasi dari
4. Hubungan antara Perusahaan dan Pihak, baik                        Perusahaan Terbuka atau Afiliasi dari anggota Direksi,
     langsung maupun tidak langsung, mengendalikan                   Anggota Dewan Komisaris, Pemegang Saham Utama,
     atau dikendalikan oleh perusahaan tersebut;                     atau Pengendali.



Keterbukaan Informasi Transaksi Afiliasi

Keterbukaan Informasi Transaksi Afiliasi yang memenuhi Pasal 4 POJK 42/2020 adalah sebagai berikut.


Tabel Keterbukaan Informasi atas Transaksi Afiliasi

                                                                                Pihak yang
Tanggal Transaksi         Objek Transaksi              Nilai Transaksi                                Hubungan Afiliasi
                                                                               bertransaksi

 25 Juni 2024        Sebidang tanah yang               Rp12.995.000.000,-   PT Bank Tabungan       BTN dan Perum Perumnas
                     berlokasi di jalan Letjen                              Negara (Persero) Tbk   memiliki hubungan afiliasi
                     Hertasning No. 1, Kelurahan                            dan Perum Perumnas     karena dikendalikan secara
                     Kassikassi, Kecamatan                                                         langsung oleh pihak
                     Rappocini, Kota Makassar,                                                     yang sama yaitu Negara
                     Provinsi Sulawesi Selatan,                                                    Republik Indonesia
                     luas tanah 637 m2 (enam
                     ratus tiga puluh tujuh
                     meter persegi) dengan
                     bukti hak atas tanah
                     berupa Hak Pengelolaan
                     No.1/Rappocini Tahun 1985
                     dan terdaftar atas nama
                     Perum Perumnas serta
                     berada tepat di samping
                     dan di belakang BTN Kantor
                     Cabang Panakkukang.

 31 Desember 2024    Sebidang tanah dan                Rp10.810.810.811,-   PT Bank Tabungan       BTN dan PT Asuransi Jiwa
                     bangunan yang berlokasi                                Negara (Persero) dan   IFG memiliki hubungan
                     di Jl. Gajah Mada No. 112, Kel.                        PT Asuransi Jiwa IFG   afiliasi karena PT Asuransi
                     Pekauman, Kec. Tegal Barat,                                                   Jiwa IFG secara tidak
                     Kota Tegal, Provinsi Jawa                                                     langsung dikendalikan
                     Tengah, luas tanah 1.043 m2                                                   oleh Pemerintah Republik
                     (seribu empat puluh tiga                                                      Indonesia melalui
                     meter persegi) dan luas                                                       PT Bahana Pembinaan
                     bangunan ±525 m2 (lima                                                        Usaha Indonesia atau IFG
                     ratus dua puluh lima meter                                                    sehingga BTN dan
                     persegi) dan terdaftar atas                                                   PT Asuransi Jiwa IFG
                     nama PT Asuransi Jiwa IFG.                                                    memiliki kesamaan
                                                                                                   pengendali yaitu Negara
                                                                                                   Republik Indonesia.




                                                                                PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk      351
Page 354
                         Analisis dan Pembahasan
                         Manajemen Atas Kinerja Perseroan




                                                                             Pihak yang
Tanggal Transaksi         Objek Transaksi             Nilai Transaksi                              Hubungan Afiliasi
                                                                            bertransaksi

 31 Desember 2024    Sebidang tanah dan              Rp5.088.288.288,-   PT Bank Tabungan       BTN dan PT Asuransi Jiwa
                     bangunan yang berlokasi                             Negara (Persero) dan   IFG memiliki hubungan
                     di Jl. Jend. Sudirman No. 69,                       PT Asuransi Jiwa IFG   afiliasi karena PT Asuransi
                     Kel. Batin Tikal, Kec. Taman                                               Jiwa IFG secara tidak
                     Sari, Kota Pangkalpinang,                                                  langsung dikendalikan
                     Provinsi Kep. Bangka                                                       oleh Pemerintah Republik
                     Belitung, luas tanah 775                                                   Indonesia melalui PT
                     m2 (tujuh ratus tujuh puluh                                                Bahana Pembinaan
                     lima meter persegi) dan                                                    Usaha Indonesia atau
                     luas bangunan 634 m2                                                       IFG sehingga BTN dan PT
                     (enam ratus tiga puluh                                                     Asuransi Jiwa IFG memiliki
                     empat meter persegi) dan                                                   kesamaan pengendali
                     terdaftar atas nama                                                        yaitu Negara Republik
                     PT Asuransi Jiwa IFG.                                                      Indonesia.


Sesuai anggaran dasar Perseroan, terhadap transaksi              Pemenuhan Ketentuan Terkait
afiliasi yang memerlukan persetujuan RUPS wajib
memenuhi ketentuan RUPS Independen. Pada tahun                   Transaksi yang dilakukan BTN telah memenuhi POJK
2024 tidak terdapat transaksi afiliasi yang membutuhkan          Nomor 42/POJK.04/2020 Tentang Transaksi Afiliasi dan
persetujuan RUPS.                                                Transaksi Benturan Kepentingan pada saat transaksi-
                                                                 transaksi tersebut dilakukan.
Laporan Transaksi Afiliasi
                                                                 Pernyataan Direksi Terkait Transaksi Afiliasi
BTN telah menyampaikan Laporan Transaksi Afiliasi
yang memenuhi Pasal 6 POJK 42/2020 kepada Otoritas               Dalam hal ini, Direksi menyatakan bahwa transaksi
Jasa Keuangan sesuai dengan batas waktu yang diatur              afiliasi telah melalui prosedur yang memadai,
pada akhir hari kerja kedua setelah tanggal transaksi.           dilaksanakan sesuai praktik bisnis yang berlaku umum,
                                                                 serta memenuhi prinsip transaksi yang wajar (arm’s
Transaksi Afiliasi Sebagai Kegiatan                              length principle) dan ketentuan perundang-undangan
Usaha yang Dijalankan Dalam Rangka                               yang berlaku. Pernyataan Direksi ini juga dimuat dalam
Menghasilkan Pendapatan Usaha dan                                setiap keterbukaan informasi atas transaksi afiliasi.
Dijalankan Secara Rutin, Berulang, dan/
atau Berkelanjutan                                               Peran Dewan Komisaris dan Komite Audit
                                                                 Terkait Transaksi Afiliasi
Berdasarkan Pasal 8 dan Pasal 9 POJK 42/2020, terdapat
Transaksi Afiliasi yang merupakan kegiatan usaha yang            Dewan Komisaris, bersama dengan Komite Audit dan/
dijalankan dalam rangka menghasilkan pendapatan                  atau Komite Lain di bawah Dewan Komisaris, memiliki
usaha dan dijalankan secara rutin, berulang, dan/atau            peran strategis dalam memastikan bahwa pelaksanaan
berkelanjutan. BTN telah melakukan pendataan atas                transaksi afiliasi dilakukan sesuai dengan praktik bisnis
transaksi tersebut dan tercatat pada Catatan atas                yang berlaku umum. Dalam menjalankan peran ini,
Laporan Keuangan 44.                                             Dewan Komisaris bertanggung jawab untuk memastikan
                                                                 adanya prosedur yang memadai guna menilai dan
Kewajaran Transaksi                                              mengawasi transaksi tersebut agar memenuhi prinsip
                                                                 transaksi yang wajar (arm‘s length principle). Hal ini
Transaksi dengan pihak afiliasi dilakukan sesuai dengan          mencakup penelaahan terhadap kesesuaian dan
praktik bisnis yang berlaku umum antara lain dilakukan           kewajaran nilai transaksi, kelengkapan persyaratan
dengan memenuhi prinsip transaksi yang wajar (arm’s              transaksi, dan kesesuaian transaksi terhadap peraturan
length principle). Perseroan memenuhi ketentuan POJK             perundang-undangan, sehingga mencegah timbulnya
Nomor 42/POJK.04/2020 Tentang Transaksi Afiliasi                 potensi benturan kepentingan yang dapat merugikan
dan Transaksi Benturan Kepentingan bahwa terhadap                BTN dan pemangku kepentingan. Dengan demikian,
transaksi di atas Rp5 miliar, Perseroan menunjuk Kantor          Dewan Komisaris berperan aktif dalam menjaga
Jasa Penilai Publik (KJPP) untuk memastikan bahwa                transparansi, integritas, dan akuntabilitas dalam
transaksi dilakukan secara wajar dan dengan harga                penerapan Good Corporate Governance.
pasar.




352     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 355
                                                                                                            Laporan
                                                                                                       Tahunan 2024




Transaksi Pihak Berelasi

Dalam menjalankan usahanya, Bank melakukan                        c. Suatu pihak yang merupakan ventura bersama di
transaksi dengan pihak-pihak berelasi seperti yang                   mana Bank sebagai venturer;
didefinisikan dalam PSAK No. 7 tentang “Pengungkapan              d. Suatu pihak adalah anggota dari personil
Pihak-Pihak Berelasi”. Suatu pihak dianggap berelasi                 manajemen kunci Bank;
dengan Bank jika:                                                 e. Suatu pihak adalah anggota keluarga dekat dari
a. Suatu pihak yang secara langsung, atau tidak                      individu yang diuraikan dalam butir (a) atau (d);
    langsung yang melalui satu atau lebih perantara,              f. Suatu pihak adalah suatu program imbalan pasca
    suatu pihak (i) mengendalikan, atau dikendalikan                 kerja untuk imbalan kerja dari Bank atau entitas
    oleh, atau berada di bawah pengendalian bersama,                 terkait Bank;
    dengan Bank; (ii) memiliki pengaruh signifikan atas           g. Suatu pihak adalah entitas yang dikendalikan,
    Bank; atau (iii) memiliki pengendalian bersama atas              dikendalikan bersama atau dipengaruhi signifikan
    Bank;                                                            oleh beberapa entitas, langsung maupun tidak
b. Suatu pihak yang berada dalam kelompok usaha                      langsung, individu seperti diuraikan dalam butir (d)
    yang sama dengan Bank;                                           atau (e).



Nama Pihak yang Bertransaksi dan Sifat Hubungan

Pihak-Pihak berelasi yang melakukan transaksi dengan BTN disajikan dalam tabel berikut:


Tabel Pihak Berelasi

         Pihak-Pihak Berelasi                      Jenis Hubungan                      Unsur Transaksi Pihak Berelasi

 Pemerintah Republik Indonesia (RI)       Pemegang saham mayoritas melalui        Obligasi Pemerintah, Kredit yang diberikan
                                          Kementerian Keuangan RI                 dan pembiayaan/piutang syariah

 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk            Dalam pengendalian yang sama            Giro pada bank lain, Penempatan pada Bank
                                          melalui pemerintah pusat RI             Indonesia dan Bank Lain, Efek-efek,Liabilitas
                                                                                  Akseptasi, Pinjaman yang diterima dan Surat
                                                                                  Berharga yang Diterbitkan

 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk   Dalam pengendalian yang sama            Giro pada bank lain, Penempatan pada Bank
                                          melalui pemerintah pusat RI             Indonesia dan Bank Lain, Efek-efek, Surat
                                                                                  Berharga yang Diterbitkan, Liabilitas Akseptasi

 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk   Dalam pengendalian yang sama            Giro pada bank lain, Penempatan pada Bank
                                          melalui pemerintah pusat RI             Indonesia dan Bank Lain, Efek-efek, dan Surat
                                                                                  Berharga yang Diterbitkan

 PT Bank Syariah Indonesia Tbk            Dalam pengendalian yang sama            Giro pada bank lain, dan Penempatan pada
                                          melalui pemerintah pusat RI             Bank Indonesia dan Bank Lain

 PT Bank Mandiri Taspen                   Entitas Anak dari Badan Usaha Milik     Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank
                                          Negara (BUMN)                           Lain, Efek-efek

 PT Bank Raya Tbk (dahulu PT Bank         Entitas Anak dari Badan Usaha Milik     Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank
 Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk)          Negara (BUMN)                           Lain, Simpanan dari Bank Lain dan Surat
                                                                                  Berharga yang Diterbitkan

 Lembaga Pembiayaan Ekspor                Dalam pengendalian yang sama            Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank
 Indonesia                                melalui pemerintah pusat RI             Lain, Efek-efek

 PT Hutama Karya (Persero)                Dalam pengendalian yang sama            Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
                                          melalui pemerintah pusat RI             piutang syariah, Tagihan Akseptasi

 Perum Perumnas                           Dalam pengendalian yang sama            Efek-efek, dan Kredit yang diberikan dan
                                          melalui pemerintah pusat RI             pembiayaan/piutang syariah

 PT PP Properti Tbk                       Entitas Anak dari Badan Usaha Milik     Tagihan Akseptasi dan Kredit yang diberikan
                                          Negara (BUMN)                           dan pembiayaan/piutang syariah

 PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk      Entitas Anak dari Badan Usaha Milik     Tagihan Akseptasi dan Garansi yang
                                          Negara (BUMN)                           diterbitkan

 PT Wijaya Karya Industri Energi          Entitas Anak dari Badan Usaha Milik     Tagihan Akseptasi
                                          Negara (BUMN)




                                                                                PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk        353
Page 356
                            Analisis dan Pembahasan
                            Manajemen Atas Kinerja Perseroan




       Pihak-Pihak Berelasi                          Jenis Hubungan                    Unsur Transaksi Pihak Berelasi

PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi       Entitas Anak dari Badan Usaha Milik   Tagihan Akseptasi
                                            Negara (BUMN)

Perum Percetakan Negara Republik            Dalam pengendalian yang sama          Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
Indonesia (Perum PNRI)                      melalui pemerintah pusat RI           piutang syariah

PT Danareksa Investment Management          Entitas Anak dari Badan Usaha Milik   Efek-Efek dan Surat Berharga yang Diterbitkan
                                            Negara (BUMN)

PT Adhi Karya (Persero) Tbk                 Dalam pengendalian yang sama          Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
                                            melalui pemerintah pusat RI           piutang syariah

PT Angkasa Pura II (Persero)                Dalam pengendalian yang sama          Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
                                            melalui pemerintah pusat RI           piutang syariah

PT Dok Dan Perkapalan Surabaya              Dalam pengendalian yang sama          Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
(Persero)                                   melalui pemerintah pusat RI           piutang syariah

PT HK Realtindo                             Entitas Anak dari Badan Usaha Milik   Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
                                            Negara (BUMN)                         piutang syariah

PT Indah Karya (Persero)                    Dalam pengendalian yang sama          Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
                                            melalui pemerintah pusat RI           piutang syariah

PT Jasamarga Bali Tol                       Entitas Anak dari Badan Usaha Milik   Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
                                            Negara (BUMN)                         piutang syariah

PT Mandiri Manajemen Investasi              Entitas Anak dari Badan Usaha Milik   Efek-Efek dan Surat Berharga yang Diterbitkan
                                            Negara (BUMN)

PT Patra Jasa                               Entitas Anak dari Badan Usaha Milik   Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
                                            Negara (BUMN)                         piutang syariah

PT Permodalan Nasional Madani               Entitas Anak dari Badan Usaha Milik   Efek-Efek, Kredit yang diberikan dan
                                            Negara (BUMN)/ Subsidiary of State    pembiayaan/piutang syariah
                                            Owned Enterprise (SOE)

PT Amarta Karya (Persero)                   Dalam pengendalian yang sama          Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
                                            melalui pemerintah pusat RI           piutang syariah

PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero)      Dalam pengendalian yang sama          Efek-Efek dan Kredit yang diberikan dan
                                            melalui pemerintah pusat RI           pembiayaan/piutang syariah

PT Taspen (Persero)                         Dalam pengendalian yang sama          Surat Berharga yang Diterbitkan
                                            melalui pemerintah pusat RI

PT Virama Karya (Persero)                   Dalam pengendalian yang sama          Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
                                            melalui pemerintah pusat RI           piutang syariah dan Garansi yang diterbitkan

PT Waskita Bumi Wira                        Entitas Anak dari Badan Usaha Milik   Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
                                            Negara (BUMN)                         piutang syariah

PT Waskita Karya Realty                     Entitas Anak dari Badan Usaha Milik   Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
                                            Negara (BUMN)                         piutang Syariah

PT PPA Finance                              Entitas Anak dari Badan Usaha Milik   Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
                                            Negara (BUMN)                         piutang syariah

PT Waskita FIM Perkasa Realti               Entitas Anak dari Badan Usaha Milik   Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
                                            Negara (BUMN)                         piutang syariah

PT Pertamina (persero)                      Dalam pengendalian yang sama          Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
                                            melalui pemerintah pusat RI           piutang syariah dan efek-efek

PT Yodya Karya (Persero)                    Dalam pengendalian yang sama          Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
                                            melalui pemerintah pusat RI           piutang syariah dan Garansi yang diterbitkan


PT Adhi Persada Properti                    Entitas Anak dari Badan Usaha Milik   Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
                                            Negara (BUMN)                         piutang syariah

PT Perumnas Jakabaring                      Entitas Anak dari Badan Usaha Milik   Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
                                            Negara (BUMN)                         piutang syariah

PT Perumnas Sentraland                      Entitas Anak dari Badan Usaha Milik   Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
                                            Negara (BUMN)                         piutang syariah




354      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 357
                                                                                                          Laporan
                                                                                                     Tahunan 2024




        Pihak-Pihak Berelasi                      Jenis Hubungan                      Unsur Transaksi Pihak Berelasi

PT Perumnas TOD Tanjung                  Entitas Anak dari Badan Usaha Milik     Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
                                         Negara (BUMN)                           piutang syariah

Sinergi Investasi Properti               Entitas Anak dari Badan Usaha Milik     Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
                                         Negara (BUMN)                           piutang syariah

Perumnas Pondok Cina                     Entitas Anak dari Badan Usaha Milik     Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
                                         Negara (BUMN)                           piutang syariah

PT Adhi Commuter Properti                Entitas Anak dari Badan Usaha Milik     Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
                                         Negara (BUMN)                           piutang syariah dan Tagihan Lain-Lain

PT Angkasa Pura I (Persero)              Dalam pengendalian yang sama            Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
                                         melalui pemerintah pusat RI             piutang syariah dan efek-efek


PT Jalin Pembayaran Nusantara            Entitas Anak dari Badan Usaha Milik     Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
                                         Negara (BUMN)                           piutang syariah

PT Reasuransi Nasional Indonesia         Entitas Anak dari Badan Usaha Milik     Surat Berharga yang Diterbitkan
                                         Negara (BUMN)

PT Tugu Reasuransi Indonesia             Entitas Anak dari Badan Usaha Milik     Surat Berharga yang Diterbitkan
                                         Negara (BUMN)

PT Puspetindo                            Entitas Anak dari Badan Usaha Milik     Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
                                         Negara (BUMN)                           piutang syariah

PT Asuransi Kredit Indonesia             Entitas Anak dari Badan Usaha Milik     Surat Berharga yang Diterbitkan dan Garansi
                                         Negara (BUMN)                           yang diterbitkan

PT Asuransi Jasa Indonesia               Entitas Anak dari Badan Usaha Milik     Surat Berharga yang Diterbitkan
                                         Negara (BUMN)

PT Asuransi Jasa Raharja                 Entitas Anak dari Badan Usaha Milik     Surat Berharga yang Diterbitkan
                                         Negara (BUMN)

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)   Dalam pengendalian yang sama            Kredit yang diberikan dan Efek-efek
                                         melalui pemerintah pusat RI

PT Nindya Karya (Persero)                Entitas Anak dari Badan Usaha Milik     Kredit yang diberikan dan Garansi yang
                                         Negara (BUMN)                           diterbitkan

PT Centurion Perkasa Iman                Entitas Anak dari Badan Usaha Milik     Kredit yang diberikan dan Garansi yang
                                         Negara (BUMN)                           diterbitkan

PT Energi Pelabuhan Indonesia            Entitas Anak dari Badan Usaha Milik     Garansi yang diterbitkan
                                         Negara (BUMN)

Perum Jaminan Kredit Indonesia           Dalam pengendalian yang sama            Surat Berharga yang Diterbitkan
                                         melalui pemerintah pusat RI


PT Daya Mitra Telekomunikasi             Entitas Anak dari Badan Usaha Milik     Efek-efek
                                         Negara (BUMN)

PT Industri Kereta Api                   Entitas Anak dari Badan Usaha Milik     Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
                                         Negara (BUMN)                           piutang Syariah

PT AXA Mandiri Financial Services        Entitas Anak dari Badan Usaha Milik     Surat Berharga yang Diterbitkan
                                         Negara (BUMN)

PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia    Dalam pengendalian yang sama            Surat Berharga yang Diterbitkan
(Persero)                                melalui pemerintah pusat RI

PT Reasuransi Indonesia Utama            Dalam pengendalian yang sama            Surat Berharga yang Diterbitkan
(Persero)                                melalui pemerintah pusat RI

PT Tugu Pratama Indonesia                Entitas Anak dari Badan Usaha Milik     Surat Berharga yang Diterbitkan
                                         Negara (BUMN)

PT Sarana Multigriya Finance (Persero)   Dalam pengendalian yang sama            Efek - Efek, Pinjaman yang diterima dan
                                         melalui pemerintah pusat RI             Pinjaman Subordinasi dan efek-efek
                                                                                 subordinasi

PT Sinergi Colomadu                      Entitas Anak dari Badan Usaha Milik     Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
                                         Negara (BUMN)                           piutang syariah




                                                                               PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk       355
Page 358
                               Analisis dan Pembahasan
                               Manajemen Atas Kinerja Perseroan




        Pihak-Pihak Berelasi                            Jenis Hubungan                     Unsur Transaksi Pihak Berelasi

PT Perusahaan Gas Negara (Persero)             Dalam pengendalian yang sama          Efek-Efek
Tbk                                            melalui pemerintah pusat RI

PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)            Dalam pengendalian yang sama          Efek - Efek
                                               melalui pemerintah pusat RI

PT PP Properti Jababeka Residence              Entitas Anak dari Badan Usaha Milik   Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
                                               Negara (BUMN)                         piutang syariah

PT Bahana Pembinaan Usaha                      Dalam pengendalian yang sama          Efek-Efek, Pendapatan dari penerimaan kredit
Indonesia (Persero)                            melalui pemerintah pusat RI           yang dihapus bukukan


PT Pegadaian                                   Entitas Anak dari Badan Usaha Milik   Efek-Efek
                                               Negara (BUMN)

PT BNI Asset Management                        Entitas Anak dari Badan Usaha Milik   Surat Berharga yang Diterbitkan dan efek-efek
                                               Negara (BUMN)

PT Waskita Karya (Persero) Tbk                 Dalam pengendalian yang sama          Efek-efek
                                               melalui pemerintah pusat RI


Peruri Properti                                Entitas Anak dari Badan Usaha Milik   Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
                                               Negara (BUMN)                         piutang syariah dan Garansi yang diterbitkan

PT Waskita Beton Precast Tbk                   Entitas Anak dari Badan Usaha Milik   Efek-efek
                                               Negara (BUMN)

PT BRI Manajemen Investasi                     Entitas Anak dari Badan Usaha Milik   Efek-efek
                                               Negara (BUMN)

PT Pos Indonesia (Persero)                     Entitas Anak dari Badan Usaha Milik   Garansi yang diterbitkan
                                               Negara (BUMN)

PT Telkom Satelit Indonesia                    Entitas Anak dari Badan Usaha Milik   Garansi yang diterbitkan
                                               Negara (BUMN)

PT Inhutani V                                  Entitas Anak dari Badan Usaha Milik   Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
                                               Negara (BUMN)                         piutang syariah

Badan Pengelola Tabungan                       Dalam pengendalian yang sama          Pinjaman dan Efek-Efek Subordinasi
Perumahan Rakyat                               melalui pemerintah pusat RI

PT PP Urban                                    Entitas Anak dari Badan Usaha Milik   Garansi yang diterbitkan, Tagihan lain-lain,
                                               Negara (BUMN)                         Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
                                                                                     piutang syariah

PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero)       Dalam pengendalian yang sama          Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
                                               melalui pemerintah pusat RI           piutang syariah

PT Bio Farma (Persero)                         Dalam pengendalian yang sama          Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
                                               melalui pemerintah pusat RI           piutang syariah

PT Inka Multi Solusi Service                   Entitas Anak dari Badan Usaha Milik   Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
                                               Negara (BUMN)                         piutang Syariah dan Tagihan lain-lain

PT PAL Indonesia (Persero)                     Dalam pengendalian yang sama          Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
                                               melalui pemerintah pusat RI           piutang syariah dan Garansi yang diterbitkan

PT Pengembangan Pariwisata                     Dalam pengendalian yang sama          Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
Indonesia (Persero)                            melalui pemerintah pusat RI           piutang syariah

Perum Pengangkutan Penumpang                   Dalam pengendalian yang sama          Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
Djakarta                                       melalui pemerintah pusat RI           piutang syariah

PT Wika Realty                                 Entitas Anak dari Badan Usaha Milik   Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
                                               Negara (BUMN)                         piutang syariah

PT Wika Gedung                                 Entitas Anak dari Badan Usaha Milik   Tagihan lain-lain
                                               Negara (BUMN)

PT Bahana TCW Investment                       Entitas Anak dari Badan Usaha Milik   Efek-efek
Management                                     Negara (BUMN)




356      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 359
                                                                                                             Laporan
                                                                                                        Tahunan 2024




Kewajaran Transaksi dan Alasan                                         menunjuk Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) untuk
Dilakukannya Transaksi                                                 memastikan bahwa transaksi dilakukan secara wajar
                                                                       dan dengan harga pasar.
Transaksi pihak berelasi terjadi karena adanya
kebutuhan usaha Perseroan. Seluruh transaksi                           Realisasi Transaksi Pihak Berelasi
dilakukan secara normal dan wajar (arm’s length
transaction) sebagaimana transaksi dengan pihak                        Berikut rincian realisasi transaksi pihak berelasi karena
lain. BTN menjamin bahwa seluruh transaksi bebas dari                  hubungan kepemilikan dengan Pemerintah Republik
konflik kepentingan dan telah memenuhi peraturan                       Indonesia dan transaksi pihak berelasi dengan
perundang-undangan      yang    berlaku.    Perseroan                  Manajemen Kunci.


Tabel Transaksi Pihak Berelasi Karena Hubungan Kepemilikan Dengan Pemerintah
Republik Indonesia                                                                                             (dalam jutaan Rupiah)



                                      Uraian                                         31 Desember 2024       31 Desember 2023

ASET

Giro pada bank lain - neto                                                                 5.065.331              1.049.449

Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain                                                       61                       61

Efek - efek                                                                                5.489.205               3.851.105

Obligasi Pemerintah                                                                       35.475.529             35.893.929

Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang syariah                                      28.063.700              27.678.581

Tagihan akseptasi                                                                            433.708                    68.746

Tagihan lain - lain                                                                          612.280                   106.385

Total aset untuk pihak - pihak berelasi                                                    75.139.814           68.648.256

Cadangan kerugian penurunan nilai dari pihak - pihak berelasi                              (835.954)             (1.227.528)

Total aset untuk pihak - pihak berelasi - neto                                            74.303.860             67.420.728

Persentase total aset pihak berelasi terhadap total aset                                      15,82%                    15,37%

LIABILITAS

Simpanan nasabah                                                                          215.731.937           196.674.002

Liabilitas akseptasi                                                                        690.475                    224.045

Surat - surat berharga yang diterbitkan                                                   4.600.466               5.868.525

Pinjaman yang diterima                                                                    23.352.225             22.453.290

Efek-efek yang dijual dengan janji Dijual kembali                                           963.042                          -

Pinjaman subordinasi dan efek - efek subordinasi                                           1.500.000              4.499.997

Total liabilitas untuk pihak - pihak berelasi                                            246.838.145            229.719.859

Persentase total liabilitas pihak berelasi terhadap total liabilitas                         60,53%                    60,27%

DANA SYIRKAH TEMPORER

Giro Mudharabah                                                                                11.985                    11.271

Tabungan Mudharabah                                                                           118.667                  133.630

Deposito Mudharabah                                                                        6.845.833              8.899.072

Total dana syirkah untuk pihak - pihak berelasi                                            6.976.485              9.043.973

Persentase syirkah untuk pihak - pihak berelasi                                              23,85%                     33,37%




                                                                                 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk            357
Page 360
                           Analisis dan Pembahasan
                           Manajemen Atas Kinerja Perseroan




                                       Uraian                                    31 Desember 2024   31 Desember 2023

PENDAPATAN BUNGA DAN BAGI HASIL

Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain                                            191.171            490.024

Efek - efek                                                                            431.876              299.741

Obligasi Pemerintah                                                                   1.187.847           1.220.648

Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang syariah                                 1.875.653             1.195.910

Total pendapatan bunga untuk pihak - pihak berelasi                                  3.686.547           3.206.323

Persentase terhadap total pendapatan bunga dan bagi hasil                              12,48%                11,34%

BEBAN BUNGA, BAGI HASIL DAN BONUS

Simpanan dari nasabah                                                                5.810.627            3.137.470

Simpanan dari Bank Lain                                                                  7.515                2.647

Surat - surat berharga yang diterbitkan                                                339.212             433.269

Pinjaman yang diterima                                                               1.075.252               965.111

Efek - efek yang dijual dengan janji dibeli kembali                                     19.314              34.593

Pinjaman subordinasi dan efek - efek subordinasi                                      378.786               381.770

Giro Mudharabah                                                                             112                   18

Tabungan Mudharabah                                                                      1.244                1.896

Deposito Mudharabah                                                                    88.435              149.498

Total beban bunga untuk pihak - pihak berelasi                                       7.720.497           5.106.272

Persentase terhadap total beban bunga dan bagi hasil                                   42,78%               34,38%

KOMITMEN DAN KONTINJENSI PADA REKENING ADMINISTRATIF

Garansi yang diberikan                                                               1.072.600              1.116.581

Irrevocable L/C yang masih berjalan                                                     52.513                8.840

Total komitmen dan kontinjensi pada rekening administratif dari pihak berelasi        1.125.113           1.125.421

Persentase terhadap total komitmen dan kontinjensi pada rekening
                                                                                       39,52%               41,28%
administratif




Tabel Transaksi Pihak Berelasi Dengan Manajemen Kunci                                                 (dalam jutaan Rupiah)



                                       Uraian                                    31 Desember 2024   31 Desember 2023

ASET

Kredit yang diberikan dan piutang/pembiayaan syariah                                    83.781               94.105

Cadangan kerugian penurunan nilai dari pihak - pihak berelasi                            (350)                (288)

Total aset untuk pihak - pihak berelasi                                                 83.431               93.817

Persentase total aset pihak berelasi terhadap total aset                                 0,02%               0,02%

LIABILITAS

Simpanan nasabah                                                                        60.759              186.924

Liabilitas imbalan kerja                                                               271.959             288.487

Total liabilitas dari manajemen kunci                                                  332.718              475.411

Persentase terhadap total liabilitas                                                    0,08%                 0,12%



358      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 361
                                                                                                     Laporan
                                                                                                Tahunan 2024




                                    Uraian                                    31 Desember 2024      31 Desember 2023

 DANA SYIRKAH TEMPORER

 Giro Mudharabah                                                                           -                     2.203

 Tabungan Mudharabah                                                                   7.226                     8.363

 Deposito Mudharabah                                                                  11.575                     9.297

 Total dana syirkah untuk pihak - pihak berelasi                                      18.801                    19.863

 Persentase syirkah untuk pihak - pihak berelasi                                      0,06%                      0,07%

 PENDAPATAN BUNGA DAN BAGI HASIL

 Kredit yang diberikan dan piutang/pembiayaan syariah                                  5.149                     6.821

 Persentase terhadap total pendapatan bunga dan bagi hasil                            0,02%                     0,02%

 BEBAN BUNGA, BAGI HASIL DAN BONUS

 Simpanan dari nasabah                                                                  1.175                    1.446

 Dana Syirkah                                                                           287                        402

 Total beban bunga dan bagi hasil                                                      1.462                     1.848

 Persentase terhadap total beban bunga dan bagi hasil                                  0,01%                     0,01%

 BEBAN GAJI DAN TUNJANGAN

 Direksi                                                                             199.832                    161.529

 Dewan Komisaris                                                                     76.260                    64.480

 Karyawan kunci lain                                                                265.859                    216.253

 IMBALAN PASCA KERJA

 Karyawan Kunci Lain                                                                 196.004                   200.829

 IMBALAN JANGKA PANJANG LAINNYA

 Karyawan Kunci Lain                                                                 75.955                     87.658

 Total                                                                               813.910                   730.749

 Persentase terhadap total beban gaji dan tunjangan karyawan                          18,31%                    18,35%


Rujukan Pengungkapan Dalam Laporan                             kelayakan investasi. Begitu pula dengan transaksi pihak
Keuangan                                                       berelasi lainnya seperti garansi yang diterbitkan dan
                                                               penempatan pada Bank lain.
Rincian nama pihak terkait realisasi (nilai) transaksi
pihak berelasi disajikan pada Catatan 44 atas Laporan          Pernyataan Direksi Terkait Transaksi Pihak
Keuangan yang terlampir pada Laporan Tahunan                   Berelasi
ini. Transaksi berelasi tersebut merupakan kegiatan
usaha yang dijalankan dalam rangka menghasilkan                Direksi menyatakan bahwa transaksi pihak berelasi
pendapatan usaha dan dijalankan secara rutin,                  telah melalui prosedur yang memadai untuk
berulang, dan/atau berkelanjutan.                              memastikan bahwa transaksi dilaksanakan sesuai
                                                               dengan praktik bisnis yang berlaku umum antara lain
Kebijakan Mekanisme Review atas                                dilakukan dengan memenuhi prinsip transaksi yang
Transaksi                                                      wajar (arm’s length principle). Direksi diwajibkan untuk
                                                               melaporkan hasil Keputusan Rapat Komite Kredit untuk
Seluruh transaksi telah melalui mekanisme review               nilai threshold debitur tertentu kepada Dewan Komisaris
sesuai dengan jenis transaksi. Setiap transaksi dilakukan      secara bulanan. Ketentuan nilai threshold debitur yaitu
analisis kelayakan transaksi antara lain analisis kredit       sebagai berikut:
untuk transaksi kredit kepada pihak berelasi. Demikian         - Single debtor ≥ Rp350 miliar
pula untuk transaksi investasi telah dilakukan analisis        - Group debtor ≥ Rp500 miliar



                                                                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk            359
Page 362
                           Analisis dan Pembahasan
                           Manajemen Atas Kinerja Perseroan




Sesuai anggaran dasar Perseroan, terhadap transaksi                  transparansi, integritas, dan akuntabilitas            dalam
pihak berelasi yang memerlukan persetujuan RUPS                      penerapan Good Corporate Governance.
wajib memenuhi ketentuan RUPS Independen. Pada
tahun 2024 tidak terdapat transaksi pihak berelasi yang              Pemenuhan Peraturan dan Ketentuan
membutuhkan persetujuan RUPS.                                        Terkait

Peran Dewan Komisaris dan Komite Audit                               BTN senantiasa berkomitmen untuk menjalankan
Terkait Transaksi Pihak Berelasi                                     bisnis yang prudent. Seluruh transaksi telah memenuhi
                                                                     peraturan dan ketentuan yang berlaku.
Dewan Komisaris, bersama dengan Komite Audit dan/
atau Komite Lain di bawah Dewan Komisaris, memiliki
peran strategis dalam memastikan bahwa pelaksanaan                   Kebijakan Pemberian Pinjaman Bagi
transaksi afiliasi dilakukan sesuai dengan praktik bisnis            Dewan Komisaris/Direksi
yang berlaku umum. Dalam menjalankan peran ini,
Dewan Komisaris bertanggung jawab untuk memastikan                   Pemberian kredit kepada Direksi dan Dewan Komisaris
adanya prosedur yang memadai guna menilai dan                        termasuk ke dalam penyediaan dana kepada pihak
mengawasi transaksi tersebut agar memenuhi prinsip                   terkait sesuai dengan POJK No. 38/POJK.03/2019
transaksi yang wajar (arm‘s length principle). Hal ini               Tentang Perubahan atas POJK No. 32/POJK.03/2018
mencakup penelaahan terhadap kesesuaian dan                          Tentang BMPK dan Penyediaan Dana Besar Bagi Bank
kewajaran nilai transaksi, kelengkapan persyaratan                   Umum. Pemberian kredit kepada Direksi dan/atau
transaksi, dan kesesuaian transaksi terhadap peraturan               Dewan Komisaris berlaku sama seperti pemberian
perundang-undangan, sehingga mencegah timbulnya                      kredit kepada calon debitur BTN pada umumnya yang
potensi benturan kepentingan yang dapat merugikan                    diberikan sesuai bunga pasar (market rate) dan wajar
BTN dan pemangku kepentingan. Dengan demikian,                       (arm‘s length basis) dengan tetap memperhatikan
Dewan Komisaris berperan aktif dalam menjaga                         prinsip kehati-hatian.



Perubahan Peraturan Perundang-Undangan dan Dampaknya Terhadap
BTN

Uraian perubahan peraturan perundang-undangan tahun 2024 dan dampaknya terhadap BTN dijelaskan sebagai
berikut:


Tabel Perubahan Peraturan Perundang-Undangan

       Nomor Peraturan
                                                                                                          Dampak Terhadap
 No      Perundang-             Pokok Pengaturan                   Dampak Bagi Bank
                                                                                                          Laporan Keuangan
          Undangan

  1.   POJK 2 Tahun 2024       Penerapan Tata Kelola      Bank melakukan pengkinian terhadap           Penerbitan peraturan tidak
                               Bagi BUS dan UUS           beberapa       peraturan         internal,   memiliki dampak kuantitatif
                                                          diantaranya:                                 terhadap laporan keuangan.
                                                          - KU.4 tentang Perusahaan Anak dan
                                                            UUS
                                                          - KU.6 tentang Hukum, Kepatuhan
                                                            APU PPT PPPSPM dan Tata Kelola
                                                            Perusahaan
                                                          - KK.6-D tentang Pedoman Fungsi
                                                            Kepatuhan
                                                          - KK.6-F tentang Tata Kelola Perusahaan




360      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 363
                                                                                                      Laporan
                                                                                                 Tahunan 2024




     Nomor Peraturan
                                                                                                 Dampak Terhadap
No     Perundang-            Pokok Pengaturan              Dampak Bagi Bank
                                                                                                 Laporan Keuangan
        Undangan

2.   POJK 5 Tahun 2024      Penetapan Status      Bank melakukan pengkinian terhadap          Penerbitan peraturan tidak
                            Pengawasan            beberapa       peraturan       internal,    memiliki dampak kuantitatif
                            dan Penanganan        diantaranya:                                terhadap laporan keuangan.
                            Permasalahan Bank     - KK dan PT terkait Pelaksanaan
                            Umum                    Rencana Aksi (Recovery Plan).

3.   POJK 12 Tahun 2024     Penerapan Strategi    Bank melakukan pengkinian terhadap          Penerbitan peraturan tidak
                            Anti Fraud Bagi       beberapa         peraturan   internal,      memiliki dampak kuantitatif
                            Lembaga Jasa          diantaranya:                                terhadap laporan keuangan.
                            Keuangan              - KK.8-K tentang Prosedur Manajemen
                                                    Risiko Anti Fraud.
                                                  - PT.8-K.1 tentang Penyelesaian dan
                                                    Penanganan Fraud.

4.   POJK 15 Tahun 2024     Integrasi Pelaporan   - Bank wajib memiliki proses pelaporan      Penerbitan peraturan tidak
                            Keuangan Bank           keuangan yang berintegritas untuk         memiliki dampak kuantitatif
                                                    memastikan kebenaran, keakuratan,         terhadap laporan keuangan.
                                                    serta     transparansi       Informasi
                                                    Keuangan dan Laporan Keuangan
                                                    yang dihasilkan (refer Pasal 2 ayat (1)
                                                    POJK 15/2024).
                                                  - Bank     wajib     menyusun       dan
                                                    menetapkan kebijakan dan prosedur
                                                    pengendalian internal dalam proses
                                                    pelaporan keuangan Bank (refer
                                                    Pasal 4 POJK 15/2024).

5.   POJK No. 44 Tahun      Rahasia Bank          Bank wajib mengadopsi beberapa              Penerbitan peraturan tidak
     2024                                         mekanisme yang diatur dalam POJK            memiliki dampak kuantitatif
                                                  ini, antara lain definisi Rahasia Bank,     terhadap laporan keuangan.
                                                  permohonan dan penyerahan Rahasia
                                                  Bank dan hal-hal lainnya.

6.   POJK No. 26 Tahun      Perluasan Kegiatan    Bank wajib mengadopsi beberapa              Penerbitan peraturan tidak
     2024                   Usaha Perbankan       ketentuan yang diperbarui dalam POJK        memiliki dampak kuantitatif
                                                  ini, antara lain pelaksanaan Kegiatan       terhadap laporan keuangan.
                                                  Usaha Penukaran Valuta Asing (KUPVA),
                                                  Tanda Tangan Elektronik dan Perjanjian
                                                  Elektronik.

7.   Peraturan Pemerintah   Penghapusan Piutang   Mengurangi potensi pendapatan fee           Penerbitan peraturan tidak
     Nomor 47 Tahun 2024    Macet Kepada Usaha    based income.                               memiliki dampak kuantitatif
                            Mikro, Kecil, dan                                                 terhadap laporan keuangan
                            Menengah                                                          tahun 2024. Pelaksanaan
                                                                                              PP 47 tahun 2024 baru akan
                                                                                              diimplementasikan pada
                                                                                              tahun 2025.




                                                                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk       361
Page 364
                            Analisis dan Pembahasan
                            Manajemen Atas Kinerja Perseroan




Perubahan Kebijakan Akuntansi

Informasi perubahan kebijakan akuntansi adalah sebagai berikut:


Tabel Perubahan Kebijakan Akuntansi

                                                                                 Dampak Secara
                                                                                   Kuantitatif    Paparan Konsekuensi
            Perubahan Kebijakan                  Alasan Perubahan
 No                                                                           Perubahan Kebijakan dan Penyesuaian Yang
                 Akuntansi                      Kebijakan Akuntansi
                                                                               Akuntansi Terhadap       Dilakukan
                                                                               Laporan Keuangan

  1.   Amandemen PSAK No.1 “Penyajian         Perubahan kebijakan             Amandemen PSAK No.       Melakukan pembaharuan
       Laporan Keuangan tentang               akuntansi di Tahun 2023         1 tidak menghasilkan     atas kebijakan akuntansi
       liabilitas jangka panjang dengan       disebabkan penerapan            perubahan substansial    internal BTN sesuai
       konvenan                               Pernyataan Standar              terhadap kebijakan       dengan persyaratan
                                              Akuntansi Keuangan (PSAK)       akuntansi Bank dan       yang diberikan oleh
       Penerapan amandemen                    sebagai bentuk adopsi           tidak memiliki dampak    amandemen
       tersebut berlaku efektif sejak         dari International Financial    yang material terhadap
       1 Januari 2024 sesuai dengan           Reporting Standards (IFRS)      laporan keuangan
       perubahan tanggal berlaku              yang telah disahkan oleh        konsolidasian di tahun
       efektifnya Amandemen PSAK              Dewan Standar Akuntansi         berjalan atau tahun
       No. 1 tentang ”Penyajian Laporan       Keuangan – Ikatan               sebelumnya
       Keuangan” terkait ”Klasifikasi         Akuntansi Indonesia (DSAK
       Liabilitas sebagai Jangka Pendek       – IAI) efektif per tanggal 01
       atau Jangka Panjang” yang              Januari 2023.
       sebelumnya berlaku efektif sejak
       1 Januari 2023 menjadi 1 Januari       Perubahan tersebut
       2024.                                  dilatarbelakangi praktik
                                              banyaknya informasi
  2.   Amandemen PSAK No. 73, “Sewa”          kebijakan akuntansi             Amandemen PSAK No.73     Melakukan pembaharuan
       terkait liabilitas sewa dalam jual     yang diungkapkan                tidak menghasilkan       atas kebijakan akuntansi
       dan sewa-balik                         dalam catatan atas              perubahan substansial    internal BTN sesuai
       •   Amandemen tersebut                 laporan keuangan yang           terhadap kebijakan       dengan persyaratan
           mengadopsi seluruh                 terkesan berlebihan dan         akuntansi Bank dan       yang diberikan oleh
           pengaturan dalam                   cenderung hanya sebagai         tidak memiliki dampak    amandemen
           Amandemen IFRS 16 tentang          formalitas, serta kurang        yang material terhadap
           “Lease” terkait “Lease Liability   jelasnya panduan dalam          laporan keuangan
           in a Sale and Leaseback.”          menentukan perubahan            konsolidasian di tahun
       •   Penerapan amandemen ini            perlakuan akuntansi             berjalan atau tahun
           dimulai untuk periode tahun        sebagai perubahan               sebelumnya.
           buku yang dimulai pada atau        estimasi atau kebijakan
           setelah tanggal 1 Januari 2024     akuntansi
           dan penerapan lebih dini
           diperkenankan.

  3.   Amandemen PSAK No. 2 “Laporan                                          Amandemen PSAK           Melakukan pembaharuan
       Arus Kas” dan Amandemen PSAK                                           No.2 dan Amandemen       atas kebijakan akuntansi
       No. 60 “Instrumen Keuangan                                             PSAK No. 60 tidak        internal BTN sesuai
       •   Pengungkapan tentang                                               menghasilkan             dengan persyaratan
           pengaturan Pembiayaan                                              perubahan substansial    yang diberikan oleh
           Pemasok”. Penerapan lebih                                          terhadap kebijakan       amandemen
           dini diperkenankan.                                                akuntansi Bank dan
                                                                              tidak memiliki dampak
                                                                              yang material terhadap
                                                                              laporan keuangan
                                                                              konsolidasian di tahun
                                                                              berjalan atau tahun
                                                                              sebelumnya.




362      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 365
                                                                                                      Laporan
                                                                                                 Tahunan 2024




                                                                         Dampak Secara
                                                                           Kuantitatif    Paparan Konsekuensi
         Perubahan Kebijakan               Alasan Perubahan
No                                                                    Perubahan Kebijakan dan Penyesuaian Yang
              Akuntansi                   Kebijakan Akuntansi
                                                                       Akuntansi Terhadap       Dilakukan
                                                                       Laporan Keuangan

4.   Bank melakukan transaksi dengan     Perubahan tersebut           Transaksi dengan pihak-    Melakukan pembaharuan
     pihak-pihak berelasi seperti yang   dilatarbelakangi praktik     pihak berelasi dilakukan   atas kebijakan akuntansi
     didefinisikan dalam PSAK No. 224    transaksi dengan pihak       dengan syarat dan          internal BTN sesuai
     tentang “Pengungkapan Pihak-        berelasi yang perlu adanya   kondisi yang disetujui     dengan persyaratan
     pihak Berelasi”.                    pengkategorian sesuai        oleh kedua belah pihak
                                         dengan kebijakan akuntansi   dimana persyaratan
     Suatu pihak dianggap berelasi       serta banyaknya informasi    tersebut mungkin tidak
     dengan Bank jika:                   kebijakan akuntansi          sama dengan transaksi
     a. Suatu pihak yang secara          yang diungkapkan             yang dilakukan dengan
        langsung, atau tidak             dalam catatan atas           pihak ketiga.
        langsung yang melalui satu       laporan keuangan yang
        atau lebih perantara, suatu      terkesan berlebihan dan
        pihak (i) mengendalikan,         cenderung hanya sebagai
        atau dikendalikan oleh,          formalitas, serta kurang
        atau berada di bawah             jelasnya panduan dalam
        pengendalian bersama,            menentukan perubahan
        dengan Bank; (ii) memiliki       perlakuan akuntansi
        pengaruh signifikan atas         sebagai perubahan
        Bank; atau (iii) memiliki        estimasi atau kebijakan
        pengendalian bersama atas        akuntansi
        Bank;
     b. Suatu pihak yang berada
        dalam kelompok usaha yang
        sama dengan Bank
     c. Suatu pihak yang merupakan
        ventura bersama di mana
        Bank sebagai venturer;
     d. Suatu pihak adalah anggota
        dari personil manajemen
        kunci Bank;
     e. Suatu pihak adalah anggota
        keluarga dekat dari individu
        yang diuraikan dalam butir (a)
        atau (d);
     f. Suatu pihak adalah suatu
        program imbalan pasca kerja
        untuk imbalan kerja dari Bank
        atau entitas terkait Bank;
     g. Suatu pihak adalah
        entitas yang dikendalikan,
        dikendalikan bersama atau
        dipengaruhi signifikan oleh
        beberapa entitas, langsung
        maupun tidak langsung,
        individu seperti diuraikan
        dalam butir (d) atau (e).




                                                                          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk     363
Page 366
                           Analisis dan Pembahasan
                           Manajemen Atas Kinerja Perseroan




Tingkat Kesehatan Bank

Tingkat kesehatan bank mencerminkan hasil penilaian                dan Surat Edaran OJK No. 14/SEOJK.03/2017 Tanggal
kondisi BTN yang dilakukan terhadap risiko dan                     17 Maret 2017 Tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank
kinerja bank yang dapat dilihat dari peringkat akhir               Umum Dengan Menggunakan Pendekatan Risiko (Risk -
hasil penilaian berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa                Based Bank Rating) yang mencakup 4 (empat) faktor
Keuangan No. 04/POJK.03/2016 Tanggal 26 Januari 2017               yaitu Profil Risiko, Tata Kelola, Rentabilitas (Earnings)
Tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum                      dan Permodalan (Capital).



Tabel Tingkat Kesehatan BTN Posisi 31 Desember 2024 dan 2023 Secara Individu (Self Assessment)

                                                                 Penilaian Per                     Penilaian Per
                                                              31 Desember 2024                  31 Desember 2023
                 Faktor Penilaian
                                                                 Peringkat                          Peringkat

 Profil Risiko                                                       2                                   2

 Tata Kelola                                                         2                                   2

 Rentabilitas (Earnings)                                             2                                   2

 Permodalan (Capital)                                                2                                   2

 Peringkat Tingkat Kesehatan Bank Berdasarkan
                                                                     2                                   2
 Risiko




Peringkat kesehatan bank posisi Desember 2024                      global. Pertumbuhan ekonomi Triwulan IV 2024 tetap
(Self Assessment) berada pada peringkat komposit 2                 kuat dengan pertumbuhan 5,02% (yoy). Kondisi ini
(PK2) yang mencerminkan kondisi bank yang secara                   berkontribusi positif terhadap peningkatan konsumsi
umum sehat sehingga dinilai mampu menghadapi                       rumah tangga, usaha UMKM dan manufaktur. Hal ini
pengaruh negatif yang signifikan dari perubahan                    tecermin dari perkembangan dari Indeks Kepercayaan
kondisi bisnis dan faktor eksternal lainnya.                       Konsumen (IKK) pada Triwulan IV 2024 yang tetap
                                                                   kuat, sebesar 127,7 dan Purchasing Manager Index
Selain itu, penilaian tingkat kesehatan menggunakan                (PMI) yang sebesar 51,2 poin pada tahun 2024
pemeringkatan juga diatur dalam Peraturan Menteri                  yang menunjukkan level ekspansi. Sejalan dengan
Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia Nomor                  momentum pertumbuhan yang berjalan, intermediasi
PER-2/ MBU/03/2023 Tentang Pedoman Tata Kelola                     perbankan terus membaik dengan ketahanan yang
dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha                      kuat untuk mendukung pertumbuhan. Pada Triwulan IV-
Milik Negara. Peringkat (rating) tingkat kesehatan                 2024, kredit nasional tumbuh 10,39%% (yoy), Kredit KPR
Badan Usaha Milik Negara yang dinilai oleh                         didorong oleh stimulus Pemerintah untuk meningkatkan
PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk posisi               kontribusi sektor perumahan pada proses pemulihan
31 Desember 2024 adalah AAA sehingga termasuk                      ekonomi nasional melalui keberlanjutan program
dalam klasifikasi “Sangat Sehat”. Peringkat ditetapkan             hunian bersubsidi. Sektor tersebut juga menjadi
berdasarkan data dan informasi dari Perseroan serta                salah satu sektor yang didorong oleh pemerintah
Laporan Keuangan Audit per 31 Desember 2024. Laporan               dalam implementasi Kebijakan Insentif Likuiditas
Pemeringkatan Tingkat Kesehatan sebagaimana dimaksud               Makroprudensial (KLM). Rasio kecukupan modal atau
lebih rinci tercantum dalam Lampiran Laporan Tahunan ini.          Capital Adequacy Ratio (CAR) BTN per Desember 2024
                                                                   yang tetap tinggi, yaitu sebesar 18,15% menunjukkan
                                                                   bahwa tingkat kesehatan dan manajemen risiko
Informasi Kelangsungan Usaha                                       bank telah berjalan dengan cukup baik untuk dapat
                                                                   menopang keberlangsungan usaha.
Hal-Hal yang Berpotensi Berpengaruh
Signifikan Terhadap Kelangsungan                                   Pemerintah terus mendukung proses pemulihan yang
Usaha                                                              berlangsung, untuk mengantisipasi dampak risiko
                                                                   geopolitik global terhadap ekonomi melalui bauran
Momentum         perbaikan ekonomi nasional terus                  kebijakan fiskal dan moneter. Hal ini tecermin dari upaya
berjalan di      tengah risiko ketegangan geopolitik               Pemerintah untuk menjaga ketahanan energi dan



364        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 367
                                                                                                Laporan
                                                                                           Tahunan 2024




pangan nasional di tengah lonjakan kenaikan harga         yang positif, serta dukungan dari Sektor Perumahan
energi dan komoditas global akibat terganggunya           yang didorong oleh stimulus Pemerintah. Namun,
rantai pasok global dengan meningkatkan belanja           tetap ada risiko seperti tekanan inflasi global, kenaikan
Pemerintah untuk subsidi energi dan anggaran untuk        suku bunga oleh The Fed dan ketidakpastian di pasar
program Bantuan Sosial (Bansos). Selain itu, untuk        keuangan global. International Monetary Fund (IMF)
melanjutkan proses pemulihan pada sektor keuangan,        memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia
Bank Indonesia juga menurunkan suku bunga acuan           sebesar 5,1% pada tahun 2025. Di sisi perbankan,
BI 7 days repo hingga pada angka 5,75%. Langkah ini       pertumbuhan kredit dan Dana Pihak Ketiga (DPK) juga
diambil dalam rangka stabilisasi nilai rupiah di tengah   mengalami perbaikan, mencerminkan pemulihan
efek dari ketidakpastian ekonomi global. Bank Indonesia   aktivitas ekonomi. KPR diharapkan terus tumbuh di
mentargetkan bahwa pertumbuhan inflasi pada tahun         tahun 2025, dengan demand yang tinggi dan stimulus
2025 masih dapat dikontrol di angka 2,5%-3,5% di 2025.    perumahan yang mendukung.


Berdasarkan hal-hal yang telah dijabarkan di atas, BTN    Perkiraan asumsi ekonomi makro untuk tahun-tahun
memiliki kekuatan dan keunggulan kompetitif serta         berikutnya mencakup pertumbuhan ekonomi yang
inovasi yang berkesinambungan dalam menghadapi            stabil, inflasi yang terkendali, suku bunga yang diprediksi
ketidakpastian kondisi tersebut yang dapat diakomodir     akan mengalami penurunan dan pertumbuhan kredit
dengan baik oleh BTN. Selain itu, dengan penerapan        yang sehat, termasuk KPR dan sektor real estate. Selain
berbagai inisiatif strategi yang tepat, kelangsungan      itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat
usaha BTN dapat terjaga dengan baik. Sehingga             (AS) diharapkan stabil, mencerminkan upaya Bank
dapat disimpulkan bahwa BTN tidak memiliki hal-hal        Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar.
yang berpotensi berpengaruh signifikan terhadap
kelangsungan usaha.                                       Bisnis BTN akan tetap berfokus pada sektor perumahan
                                                          dan terkait dengan perumahan, karena sektor perumahan
Rincian Masalah yang Timbul Selama                        masih tetap menjadi sektor dengan potensi pertumbuhan
Tahun Buku yang Mempengaruhi Kegiatan                     yang tinggi seiring dengan meningkatnya permintaan
Usaha                                                     dan jumlah backlog nasional. Beberapa data yang kami
                                                          miliki menunjukkan beberapa informasi berikut:
Pada tahun 2024, ekonomi Indonesia menunjukkan            a. Dari backlog kepemilikan rumah sebesar 9,9 juta
tanda-tanda pemulihan dan pertumbuhan yang kuat.              rumah berdasarkan data Survei Sosial EKonomi
Pada Triwulan IV, pertumbuhan ekonomi mencapai                BPS Tahun 2024, berpotensi untuk diserap oleh
5,02% yoy, mencerminkan penguatan mobilitas                   perbankan.
masyarakat dan aktivitas ekonomi setelah pandemi.         b. Tantangan lainnya adalah rasio KPR terhadap PDB
Selain itu, ekonomi global juga dalam pemulihan,              Indonesia yang sebesar kurang lebih 3%, masih lebih
dengan negara mitra dagang seperti Tiongkok dan               rendah dibandingkan dengan negara-negara lain
India mengalami pertumbuhan yang kuat. Sektor                 di ASEAN. Hal ini menandakan bahwa masih banyak
manufaktur di Indonesia stabil, dan kredit perbankan          potensi di sektor perumahan yang masih dapat
tumbuh, terutama kredit investasi dan Usaha Mikro Kecil       dioptimalkan.
dan Menengah (UMKM).                                      c. Potensi yang masih sangat besar ini menjadi salah
                                                              satu perhatian utama BTN dalam menangkap
Sektor real estate, terutama perumahan, juga tumbuh           permintaan di sektor properti dan juga menjadi
berkat stimulus Pemerintah, termasuk pelonggaran              salah satu pendorong utama pertumbuhan bisnis.
rasio Loan-to-Value (LTV) dan Financing-to-Value
(FTV) untuk properti. Bank Indonesia telah menurunkan     Merespon ketidakpastian global serta era suku bunga
suku bunga acuan sebagai langkah pre-emptive untuk        tinggi di sepanjang tahun 2024, BTN menghadapi
menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan mengendalikan   beberapa tantangan dan juga peluang yang membuat
deflasi. Kebijakan suku bunga selanjutnya akan sangat     BTN tetap dapat berkinerja positif.
bergantung pada data ekonomi dan pasar keuangan.          a. Sepanjang      2024,   BI7DRRR   sebesar   6,00%,
Bank Indonesia akan menyesuaikan tingkat suku bunga           memberikan tekanan pada beban bunga BTN.
sesuai dengan perkembangan selanjutnya.                       Beban bunga tumbuh pada angka lebih dari 20%
                                                              yoy, namun masih terkendali dan diharapkan pada
Pada tahun 2025, negara-negara berkembang seperti             tahun 2025 kinerja akan semakin positif diiringi
Indonesia dan India diperkirakan akan terus tumbuh.           dengan penurunan BI7DRRR menjadi 5,75% pada
Di Indonesia, pertumbuhan ekonomi dipacu oleh                 triwulan awal 2025.
permintaan domestik yang membaik dan kinerja ekspor




                                                                    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk     365
Page 368
                                     Analisis dan Pembahasan
                                     Manajemen Atas Kinerja Perseroan




b. Selain kenaikan suku bunga acuan, likuiditas                             b. Pada Desember 2024, fee based income tumbuh
   perbankan sepanjang tahun 2024 juga cukup                                   21,91% yoy. FBI menjadi sumber pendapatan
   ketat, terutama dengan diluncurkannya instrumen                             tambahan        bagi   BTN     untuk     mengurangi
   Operasi Pasar Terbuka BI yang baru, yaitu Sekuritas                         ketergantungan pada aset yang sensitif terhadap
   Rupiah Bank Indonesia (SRBI), SVBI, dan SUVBI. Akibat                       suku bunga.
   ketatnya likuiditas, terjadi peningkatan Cost of Fund                    c. Efisiensi di sisi operasional juga turut membaik,
   (COF) yang menyebabkan penurunan NIM.                                       tecermin dari penurunan biaya operasional selain
                                                                               bunga sebesar 3,3%% yoy hingga Desember 2024.
Di sisi lain, BTN terus berupaya menjawab tantangan                         d. BTN juga secara aktif mengelola cost of fund melalui
tersebut dengan terus mempertahankan kinerja yang                              rekomposisi pendanaan yang sebelumnya sangat
kuat dan mengembangkan lini bisnis lainnya:                                    bergantung pada deposito komersial dan dialihkan
a. Per Desember 2024, kredit dan pembiayaan kembali                            ke dana ritel dan giro-giro operasional.
    tumbuh solid sebesar 7,27% yoy, sejalan dengan
    guidance tahun 2024, dan akan terus ditingkatkan
    dengan mendorong penyaluran kredit high yield.




Assessment Manajemen atas Hal-Hal yang Berpengaruh Signifikan Terhadap
Kelangsungan Usaha

Assessment dilakukan dengan berdasarkan berbagai faktor seperti faktor seperti analisis kekuatan kondisi keuangan
maupun non keuangan serta pencapaian kinerja. Selain itu BTN melakukan analisis Strength Weakness Opportunity
Threat (SWOT). Secara rinci, analisis SWOT BTN adalah sebagai berikut:



                                                                                                      • Ketergantungan pada Dana Pihak
                                                                                                        Ketiga high-cost
  • Menjadi mitra Pemerintah dalam
                                                                                                      • Memiliki rasio biaya operasional yang
    inklusi perumahan
                                                                                                        tinggi dibanding peers
  • Positioning yang kuat di ekosistem
                                                       hs                              Wea            • Sebagian besar rekening tabungan
    perumahan
  • Memiliki jaringan yang luas (+/- 700             gt                                   kn            bersifat dormant atau memiliki saldo
                                                                                                        rendah
                                                  n




    KC dan KCP)
                                                                                            es




                                                                                                      • Pengguna mobile banking yang
                                              Stre




  • Positioning yang kuat dalam bisnis
                                                                                                        merupakan nasabah aktif masih belum
                                                                                              ses




    Syariah
                                                                                                        maksimal
  • BTN memiliki brand awareness
                                                                                                      • Penetrasi rekening payroll rendah
    sebagai Bank penyalur KPR
                                                                                                      • Pertumbuhan KPR Non Subsidi lebih
  • BTN memiliki fitur komprehensif terkait
                                                                                                        rendah dibanding kompetitor
    ekosistem perumahan di BTN Mobile
                                                                                                      • SLA Pencairan kredit BTN lebih lambat
                                                                                                        dibanding bank kompetitor

                                                                        S   W


                                                                        T    O
                                                                                                      • Potensi Pertumbuhan KPR sejalan
  • Kenaikan suku bunga acuan (BI rate)                                                                 dengan Program Pemerintah 3 juta unit
  • Berkembangnya fintech yang                                                                          rumah
    berpotensi menjadi pesaing baru                                                                   • Potensi pertumbuhan segmen D2C
                                              OPPO




    dalam pembiayaan                                                                                    (secondary market) yang memberikan
  • Persaingan yang ketat dalam                                                                         yield lebih tinggi
                                                                                               TS




    memperebutkan debitur KPR                                                                         • Peluang partnership di sektor
  • Penurunan margin akibat tingginya                                                                   multifinance dan asuransi
                                               RT




                                                     UN
                                                                                            EA




    beban bunga bank dibandingkan
                                                          ITIES                                R      • Pertumbuhan anorganik di sektor
    dengan bank-bank KBMI 4
  • Ketidakpastian ekonomi global
                                                                                          TH            multifinance
                                                                                                      • Meningkatnya interaksi digital dalam
    atau nasional dapat mempengaruhi                                                                    sistem perbankan
    permintaan terhadap KPR                                                                           • Pertumbuhan segmen Consumer dan
                                                                                                        SME di Indonesia




366        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 369
                                                                                                                                    Laporan
                                                                                                                               Tahunan 2024




Memperhatikan analisis SWOT tersebut, disusun matriks Threat Opportunity Weakness Strength (TOWS) sebagai
berikut:


                                                                             Strength Strategy

                        Strengths-Opportunities (SO-Strategy)                                          Strengths-Threats (ST-Strategy)
                         • Memanfaatkan frekuensi transaksi yang                                     • Menggunakan pengalaman dalam inisiatif
                           meningkat di BTN Mobile untuk memanfaatkan                                  jangka pendek tahunan untuk mempercepat
                           peluang interaksi digital.                                                  SLA pencairan kredit.
                         • Mengoptimalkan perbaikan proses kredit untuk
                                                                                                     • Mempertahankan pangsa pasar KPR Bersubsidi
                           menangkap peluang pasar secondary (D2C)
                           dengan yield lebih tinggi.                                                  dengan meningkatkan kualitas portofolio kredit
                         • Ekspansi ke sektor multifinance dengan dukungan                             yang ada. Meningkatkan CASA ratio untuk
 Maximize Opportunity




                           transformasi digital yang telah dilakukan.                                  mengimbangi beban bunga yang tinggi dan
                         • Potensi Penyaluran KPR untuk mendukung                                      margin yang menurun.
                           Program Pemerintah 3 juta unit rumah.




                                                                                                                                                        Minimize Risk
                         • Melakukan cross-selling kepada existing
                           customer baik produk funding, lending, dan
                           transaksi perbankan.




                              Weaknesses-Opportunities                                                        Weaknesses-Threats
                         • Meningkatkan penetrasi rekening payroll untuk                             • Mengurangi ketergantungan pada dana
                           mendukung peluang pertumbuhan DPK low                                       pihak ketiga high-cost dengan meningkatkan
                           cost.                                                                       penetrasi rekening payroll.
                                                                                                     • Meningkatkan penetrasi nasabah mobile
                         • Meningkatkan nasabah aktif mobile banking
                                                                                                       banking dan KPR non-subsidi untuk
                           untuk menangkap peluang penggunaan                                          menghindari take over oleh kompetitor.
                           interaksi digital.                                                        • Meningkatkan pertumbuhan KPR non-subsidi
                         • Mengoptimalkan dormant account dan                                          untuk mencegah kehilangan market shore lebih
                           rekening saldo rendah untuk mendukung                                       lanjut. Dengan menggunakan matriks TOWS
                           peluang sales model baru.                                                   ini, BTN dapat mengidentifikasi strategi yang
                                                                                                       dapat membantu memanfaatkan kekuatan
                                                                                                       dan peluang, sambil mengatasi kelemahan dan
                                                                                                       menghindari ancaman.


                                                                             Recovery Strategy


Manajemen BTN telah melakukan penilaian atas                                           3. Memperkuat positioning BTN pada bisnis perumahan
kemampuan Bank untuk melanjutkan kelangsungan                                             dan mengembangkan potensi pada ekosistem
usahanya dan berkeyakinan bahwa BTN memiliki                                              perumahan.
sumber daya untuk melanjutkan usahanya di                                              4. Kinerja keuangan yang baik selama 5 (lima) tahun
masa mendatang. Selain itu, manajemen BTN tidak                                           terakhir.
melihat adanya ketidakpastian material yang dapat
menimbulkan keraguan yang signifikan terhadap
kemampuan BTN untuk melanjutkan usahanya.                                              Pengungkapan Kerangka
                                                                                       Governansi, Pengelolaan dan
Asumsi yang Digunakan Manajemen                                                        Pengendalian Aspek Perpajakan
Dalam Melakukan Assessment
                                                                                       BTN berkomitmen untuk memberikan kontribusinya
Strategi yang telah disusun berdasarkan analisis SWOT                                  kepada negara sekaligus menunaikan kewajiban terkait
akan berjalan dengan baik dengan asumsi-asumsi                                         perpajakan. Sebagai wajib pajak badan dalam negeri,
sebagai berikut:                                                                       BTN berhak mendapatkan insentif dari Pemerintah
1. Asumsi Ekonomi Makro pada akhir tahun 2025                                          berupa keringanan pajak. Hal ini sesuai dengan
    diproyeksikan:                                                                     ketentuan Pasal 17 ayat (2b) UU No. 7 Tahun 1983 tentang
    a. Pertumbuhan PDB sebesar 5,1% (yoy).                                             Pajak Penghasilan sebagaimana telah beberapa kali
    b. Suku bunga acuan BI 7 Days Repo 5,5%.                                           diubah terakhir dengan UU No. 7 Tahun 2021 tentang
    c. Laju inflasi 3,2%.                                                              Harmonisasi Peraturan Perpajakan yang menyatakan
    d. Nilai tukar mata uang Rupiah adalah Rp16.000/                                   bahwa wajib pajak dalam negeri:
       USD.                                                                            1. Berbentuk Perseroan Terbuka;
    e. Pertumbuhan kredit sebesar 11,00% (yoy).                                        2. Dengan jumlah keseluruhan saham yang disetor
    f. Pertumbuhan dana pihak ketiga sebesar 8,00%                                        diperdagangkan pada bursa efek di Indonesia
       (yoy).                                                                             paling sedikit 40%; dan
2. Program Program Perumahan yang diinisiasi                                           3. Memenuhi persyaratan tertentu.
    Pemerintah untuk mendukung kebijakan insentif
    usaha, program kesehatan, usaha korporasi, UMKM
    dan perlindungan sosial.




                                                                                                 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                  367
Page 370
                            Analisis dan Pembahasan
                            Manajemen Atas Kinerja Perseroan




Berdasarkan ketentuan di atas, Bank Tabungan Negara                3. Proses    pengelolaan,     monitor    dan   review
dapat memperoleh tarif sebesar 3% lebih rendah dari                   pelaksanaan kewajiban perpajakan dilakukan
tarif sebesar 22% yang berlaku pada tahun pajak 2022,                 oleh Departemen Perpajakan serta monitor secara
sehingga tarif pajak yang digunakan dalam perhitungan                 berkala oleh Divisi Kepatuhan, Audit Internal, dan
PPh Badan adalah 19%.                                                 Audit Eksternal (Kantor Akuntan Publik).


Pembayaran pajak merupakan suatu perwujudan                        BTN dalam kegiatan operasionalnya telah menjalankan
kewajiban dan peran serta BTN untuk turut                          Tata Kelola Perusahaan yang Baik atau Good Corporate
berpartisipasi dalam menopang laju pertumbuhan                     Governance (GCG) yang dilakukan secara transparan
nasional. Pendekatan BTN terhadap pajak didasari oleh              dan akuntabel sesuai dengan peraturan yang berlaku.
kepatuhan pada seluruh peraturan perpajakan yang                   Pemangku kepentingan yang terpenting dalam
berlaku. BTN telah membangun kebijakan dan strategi                hal perpajakan adalah pemerintah melalui kantor
pajak yang disetujui dan ditinjau oleh Direktur Keuangan           pajak. Untuk itu, BTN senantiasa membina hubungan
dalam pelaporan SPT Tahunan PPh Badan. Strategi pajak              baik dengan otoritas perpajakan dan tidak pernah
ini ditinjau setiap tahun oleh Direktur Keuangan. Dalam            melakukan keterlambatan pembayaran kewajiban
pelaksanaan tata kelola pajak, BTN telah menetapkan                pajak yang merupakan salah satu wujud BTN dalam
proses yang komprehensif dan terstruktur, seperti:                 menjaga keselarasan dan kewajiban serta patuh
1. Pejabat yang bertanggung jawab untuk menetapkan                 terhadap seluruh peraturan perpajakan yang berlaku.
    strategi pajak adalah Direktur Keuangan.                       BTN hanya beroperasi di Indonesia, untuk itu laporan
2. Kepatuhan        terhadap    ketentuan     perpajakan           perpajakan hanya dilakukan untuk Indonesia. BTN belum
    dituangkan melalui kebijakan perpajakan BTN                    pernah melakukan perubahan tahun fiskal. Berikut
    disertai pengembangan aplikasi perpajakan serta                disampaikan kontribusi BTN melalui pembayaran pajak
    training dan sosialisasi secara berkala.                       di tahun 2023-2024.



Tabel Kontribusi Kepada Negara                                                                             (dalam jutaan Rupiah)



                                           Jenis Pajak                                      Tahun 2024        Tahun 2023

  A    PAJAK

  1.   Pajak Penghasilan (PPh)                                                                 3.715.115         3.123.042

  2.   Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM)              25.904             24.307

  3.   Bea Masuk/Keluar, Bea dan Cukai, Bea Materai                                              9.353               1.897

  4.   PBB P3 (Perkebunan, Perhutanan, Pertambangan)                                             13.434               365

  5.   Pajak Pemerintah Pusat Lainnya (misalnya Pajak Karbon)                                         -                  -

  6.   Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), termasuk PBB P2 (Perkotaan dan Pedesaan)             -                  -

       Total Kontribusi Pajak (Total A)                                                      3.763.806           3.419.611

  B    PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK (PNBP)

  1.   Dividen                                                                                  420.119           365.409

  2.   PNBP Lainnya                                                                                   -                  -

       Total Kontribusi PNBP (Total B)                                                          420.119          365.409

       Total Kontribusi kepada Negara (Total A dan B)                                         4.183.925         3.515.020




368      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 371
                                                                                               Laporan
                                                                                          Tahunan 2024




Respon Terhadap Perubahan Arah                            bunga acuan BI Rate ke titik tertinggi menjadi 6,25%
Kebijakan Moneter                                         sebelum kemudian mulai melakukan pemangkasan.
                                                          Hal ini turut membuat imbal hasil surat berharga negara
Tahun 2024 pertumbuhan ekonomi global berada pada         bergerak cukup fluktuatif antara 6,4% sampai dengan
kisaran 3,1% turun dari 3,3% pada tahun 2023. Sementara   7,2% sepanjang tahun 2024.
itu tingkat inflasi masih bergerak melemah menuju
kisaran 4,5% dari 6,7% pada tahun 2023. Tingkat inflasi   Di tengah ketidakpastian dan volatilitas sepanjang
yang menunjukkan penurunan kemudian direspon              tahun 2024, Bank merespon perubahan arah kebijakan
dengan gelombang pemangkasan suku bunga acuan             moneter dengan mengoptimalkan kinerja BTN melalui
bank sentral di seluruh belahan dunia.                    penerapan strategi berikut:
                                                          1. Mengurangi durasi portofolio surat berharga melalui
Bank Sentral AS, The Federal Reserve memulai                 switching surat berharga tenor panjang ke tenor
pemangkasan Fed Fund Rate (FFR) pada bulan                   pendek untuk meminimalkan dampak volatilitas
September 2024 setelah FFR mencapai titik tertinggi          imbal hasil pada valuasi aset surat berharga.
dalam 20 tahun terakhir. Hal ini menjadi salah satu       2. Berinvestasi pada aset surat berharga instrumen
faktor pendorong optimisme pasar. Walaupun demikian          operasi moneter tenor pendek yang memberikan
masih terdapat ketidakpastian yang datang dari tensi         imbal hasil yang optimal.
geopolitik yang meningkat antara Iran-Israel dan juga     3. Diversifikasi portofolio investasi dengan berinvestasi
Rusia-Ukraina pada semester 2 (dua) tahun ini dan juga       pada produk low-risk antara lain reksadana
tahun pemilu di berbagai negara. Kedua faktor tersebut       terproteksi.
mendorong volatilitas nilai tukar Rupiah terhadap US      4. Meningkatkan volume dan frekuensi transaksi
Dollar yang terpantau mencapai titik tertinggi dalam 2       dengan nasabah, baik transaksi surat berharga
(dua) tahun terakhir (Rp16.400/USD).                         maupun forex.
                                                          5. Melakukan optimalisasi transaksi derivatif sebagai
Tingkat volatilitas nilai tukar Rupiah yang tinggi           mitigasi atas volatilitas nilai tukar.
membuat Bank Indonesia kembali meningkatkan suku




                                                                    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk    369
Page 372
                         Analisis dan Pembahasan
                         Manajemen Atas Kinerja Perseroan




Transaksi Spot dan Transaksi Derivatif

Transaksi spot dan transaksi derivatif periode tahun 2023-2024 adalah sebagai berikut:


Tabel Laporan Transaksi Spot dan Transaksi Derivatif                                                   (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                BANK

                                                                                2024
 No              Transaksi
                                                                   Tujuan              Tagihan dan Kewajiban Derivatif
                                         Nilai Notional
                                                            Trading    Hedging         Tagihan         Kewajiban

 A.    TERKAIT DENGAN NILAI TUKAR

  1.   Spot                                          -         -            -                -              -

  2.   Forward                                       -         -            -                -              -

  3.   Option
       a. Jual                                       -         -            -                -              -
       b. Beli

  4.   Future                                        -         -            -                -              -

  5.   Swap                                          -         -            -                -              -

  6.   Lainnya (CCS)                        1.963.590          -            -           102.843             -

 B.    TERKAIT DENGAN SUKU BUNGA

  1.   Forward                                       -         -            -                -              -

  2.   Option
       a. Jual                                       -         -            -                -              -
       b. Beli

  3.   Future                                        -         -            -                -              -

  4.   Swap                                          -         -            -                -              -

  5.   Lainnya                                       -         -            -                -              -

 C.    LAINNYA                                       -         -            -                -              -

       Jumlah                               1.963.590          -            -           102.843             -




370      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 373
                                                                                             Laporan
                                                                                        Tahunan 2024




                                                                       BANK

                                                                       2023
No             Transaksi
                                                          Tujuan              Tagihan dan Kewajiban Derivatif
                                  Nilai Notional
                                                   Trading    Hedging         Tagihan         Kewajiban

A.   TERKAIT DENGAN NILAI TUKAR

1.   Spot                                   -         -            -               -                   -

2.   Forward                                -         -            -               -                   -

3.   Option
     a. Jual                                -         -            -               -                   -
     b. Beli

4.   Future                                 -         -            -               -                   -

5.   Swap                                   -         -            -               -                   -

6.   Lainnya (CCS)                   1.878.434                                 64.516

B.   TERKAIT DENGAN SUKU BUNGA

1.   Forward                                -         -            -               -                   -

2.   Option
     a. Jual                                -         -            -               -                   -
     b. Beli

3.   Future                                 -         -            -               -                   -

4.   Swap                                   -         -            -               -                   -

5.   Lainnya                                -         -            -               -                   -

C.   LAINNYA                                -         -            -               -               -

     Jumlah                          1.878.434        -            -           64.516              -




                                                                   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   371
Page 374
                        Analisis dan Pembahasan
                        Manajemen Atas Kinerja Perseroan




Laporan Penggunaan Tambahan                                (2021-2025) yang realisasinya akan berdampak pada
Penyertaan Modal Negara (PMN)                              kenaikan Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) dan
                                                           kebutuhan permodalan BTN. Dengan, memperhatikan
Berdasarkan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik            ketentuan mengenai kecukupan modal, diperlukan
Negara Republik Indonesia Nomor PER-2/MBU/03/2023          peningkatan Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk
Tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi         memperbaiki struktur modal sekaligus meningkatkan
Signifikan Badan Usaha Milik Negara Tambahan               kapasitas usaha melalui peningkatan modal inti
Penyertaan Modal Negara (PMN) adalah pemisahan             (Tier 1) agar rasio CAR dapat dijaga sesuai ketentuan.
kekayaan negara dari anggaran pendapatan dan               Mempertimbangkan        hal-hal   tersebut    di    atas,
belanja negara yang dijadikan modal BUMN dan/atau          diharapkan penambahan modal sebesar Rp4,13 triliun
Perseroan Terbatas dan dikelola secara korporasi.          melalui mekanisme rights issue/privatisasi dengan PMN
Sesuai ketentuan pada Pasal 110 PER-2/MBU/03/2023:         sebesar Rp2,48 triliun dan porsi publik sebesar Rp1,65
(1) Tambahan PMN dilakukan dengan tujuan untuk:            triliun. Dengan adanya rights issue/privatisasi tersebut,
    a. Memperbaiki struktur permodalan BUMN atau           BTN akan mampu mempertahankan kebutuhan modal
        Perseroan Terbatas; dan/atau                       di atas 16% sampai dengan 2025 (di atas Kewajiban
    b. Meningkatkan kapasitas usaha BUMN atau              Penyediaan Modal Minimum (KPMM) yang disyaratkan
        Perseroan Terbatas.                                OJK, yaitu sebesar 15,40%) serta mencegah terjadinya
(2) Tambahan PMN kepada BUMN sebagaimana                   dilusi Kepemilikan Negara di bawah 60%.
    dimaksud pada ayat (1) digunakan dalam rangka:
    a. Melaksanakan penugasan Pemerintah kepada            Total Tambahan PMN yang Dialokasikan
        BUMN;
    b. Melakukan         restrukturisasi   dan/atau        Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 48 Tahun
        penyelamatan BUMN; dan/atau                        2022 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara
    c. Melakukan pengembangan usaha BUMN.                  Republik Indonesia ke dalam Modal Saham BTN. Total
                                                           PMN yang diberikan kepada BTN adalah paling banyak
Dasar Penggunaan Dana PMN                                  sebesar Rp2.480.000.000.000,- (dua triliun empat ratus
                                                           delapan puluh miliar rupiah). Dalam pelaksanaan rights
Seluruh    dana      penambahan      PMN     sebesar       issue/privatisasi tahun 2022 dengan memperhatikan
Rp2.479.999.977.600,- (dua triliun empat ratus tujuh       agar kepemilikan saham Pemerintah tetap sebesar
puluh sembilan miliar sembilan ratus sembilan puluh        60% jumlah saham dan harga pelaksanaan rights issue,
sembilan juta sembilan ratus tujuh puluh tujuh ribu        maka jumlah PMN yang dicairkan menjadi sebesar
enam ratus Rupiah) ditambah dengan hasil rights issue      Rp2.479.999.977.600,- (dua triliun empat ratus tujuh
porsi publik digunakan untuk memperkuat struktur           puluh sembilan miliar sembilan ratus sembilan puluh
permodalan BTN dalam meningkatkan penyaluran               sembilan juta sembilan ratus tujuh puluh tujuh ribu
jumlah kredit dan/atau pinjaman.                           enam ratus Rupiah).


Penguatan Permodalan Perseroan                             Penjelasan Progres Penggunaan Dana

Dalam rangka mendukung peningkatan kapasitas               Dana tambahan PMN melalui mekanisme rights issue/
bisnis dan memperkuat peran BTN dalam ekosistem            privatisasi dengan PMN sebesar Rp2.479.999.977.600,-
perumahan, terdapat beberapa regulasi yang                 (dua triliun empat ratus tujuh puluh sembilan miliar
dipertimbangkan salah satunya adalah regulasi              sembilan ratus sembilan puluh sembilan juta sembilan
permodalan, di mana dalam kondisi normal BTN perlu         ratus tujuh puluh tujuh ribu enam ratus Rupiah) ditambah
menjaga rasio kecukupan modal/Capital Adequacy             dengan dana dari publik sebesar Rp1.653.333.318.000
Ratio (CAR) sebesar 15,40%.                                (satu triliun enam ratus lima puluh tiga miliar tiga
                                                           ratus tiga puluh tiga juta tiga ratus delapan belas ribu
Total Investasi yang Diperlukan                            Rupiah) seluruhnya disetorkan ke dalam modal BTN
                                                           setelah dikurangi dengan biaya emisi. Sehingga terjadi
BTN memproyeksikan realisasi pembiayaan unit rumah         perubahan struktur modal menjadi sebagai berikut:
(KPR) sebanyak 1,3 juta unit di tahun 2021 hingga tahun
2025, dengan proyeksi peningkatan disbursement
(penyaluran) kredit rata-rata sebesar 21,32% per tahun




372     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 375
                                                                                                                             Laporan
                                                                                                                        Tahunan 2024




                         Sebelum Rights Issue                                                                   Setelah Rights Issue


                              Nilai Nominal Rp500,- per saham                                          Nilai Nominal Rp500,- per saham

                            Jumlah Lembar         Jumlah Nilai                                       Jumlah Lembar        Jumlah Nilai
                               Saham              Nominal (Rp)                                          Saham             Nominal (Rp)

 Modal dasar                 20.478.432.000     10.239.216.000.000                                    20.478.432.000    10.239.216.000.000

 Jumlah Modal Ditempakan dan Disetorkan

 - Pemerintah RI              6.354.000.000      3.177.000.000.000     60,00%                         8.420.666.648      4.210.333.324.000   60,00%

 - Publik                     4.236.000.000      2.118.000.000.000     40,00%                           5.613.777.765   2.806.888.882.500    40,00%

                             10.590.000.000     5.295.000.000.000      100,00%                        14.034.444.413     7.017.222.206.500   100,00%

 Sisa Saham dalam                                                                                     6.443.987.587      3.221.993.793.500
                             9.888.432.000      4.944.216.000.000
 portepel

*) Berdasarkan Perubahan Anggaran Dasar No: 08, tanggal 8 April 2021


 Saham yang akan diterbitkan merupakan sisa saham dalam portepel,                Hasil Pelaksanaan Rights Issue BBTN yang terserap seluruhnya
 di mana posisi terdapat 9.888.432.00 miliar lembar saham                        menjadikan sisa saham dalam portepel menjadi 6.443.987.587 lembar



Kendala Rencana dan Tindak Lanjut

Adapun beberapa kendala atas pelaksanaan rights                                  Namun demikian, hal tersebut dapat diselesaikan
issue/privatisasi adalah sebagai berikut:                                        dengan beberapa tindak lanjut dari tim privatisasi yaitu:
- Proses pelaksanaan yang cukup ketat selama                                     - Melakukan monitoring yang ketat atas pelaksanaan
    kurang lebih 3 (tiga) bulan, sejak pelaksanaan kick                             progress rights issue/privatisasi secara mingguan
    off meeting lembaga dan/atau profesi penunjang                                  dan memastikan bahwa pelaksanaan telah berjalan
    pada tanggal 3 Oktober 2022. Mengingat PMN                                      dengan tepat waktu.
    menggunakan APBN Anggaran Tahun 2022, proses                                 - Koordinasi secara intens dengan tim sales sekuritas
    rights issue harus terlaksana pada tahun 2022.                                  terkait dengan minat investor asing yang akan
- Trading       period berlangsung mulai tanggal                                    melakukan exercise rights issue BBTN sejak awal.
    28      Desember        2023    sampai     dengan
    5 Januari 2023. Proses trading period yang
    berjalan pada penghujung tahun 2022 tersebut,
    menyebabkan transaksi rights issue BBTN cukup
    sepi pada 3 (tiga) hari perdagangan pertama. Hal
    tersebut dikarenakan banyak investor asing dan
    beberapa fund manager yang telah menyelesaikan
    semua transaksi untuk aksi korporasi perdagangan
    tahun 2022.




                                                                                             PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk             373
Page 376
INFORMASI
EKSPOSUR
RISIKO DAN
PERMODALAN




Perseroan senantiasa
menghubungkan tujuan keuangan
dan kecukupan modal terhadap risiko
sehingga bisnis Perseroan sejalan
dengan permodalan dan persyaratan
likuiditas.




374   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 377
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   375
Page 378
                                  Informasi Eksposur Risiko
                                  dan Permodalan




Sesuai dengan kompleksitas usahanya, Bank telah                  Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
mengelola 8 (delapan) jenis risiko yaitu risiko kredit, risiko   (POJK) Nomor 37/POJK.03/2019 Tentang Transparansi
likuiditas, risiko pasar, risiko operasional, risiko hukum,      dan Publikasi Laporan Bank Pasal 25 ayat (1) b. Bank
risiko reputasi, risiko stratejik dan risiko kepatuhan. Namun    wajib menambahkan laporan informasi eksposur risiko
bagian ini hanya menjelaskan tentang praktik manajemen           dan permodalan pada laporan publikasi keuangan dan
risiko untuk risiko kredit, risiko pasar, risiko operasional,    informasi kinerja keuangan tahunan.
dan risiko likuiditas. Sedangkan untuk penjelasan terkait
dengan jenis - jenis risiko lainnya disajikan dalam
bagian Profil Risiko dan Pengelolaannya pada Corporate
Governance dalam Laporan Tahunan ini.




Risiko
Kredit

Sebagai bagian dari pengelolaan risiko kredit, Bank              objektif, serta monitoring yang tersentralisasi. Bank
secara teratur meninjau dan memperbarui Pedoman                  juga mulai menerapkan Portfolio Guideline untuk Kredit
Kebijakan Kredit dan Pembiayaan untuk kredit Bank dan            Wholesale dan sedang dikembangkan untuk segmen
pembiayaan sebagai bagian dari proses penilaian risiko.          SME dan Syariah Komersial sebagai pengendalian risiko
Eksposur Risiko Kredit dipantau sejak proses pemberian           konsentrasi kredit dengan tetap mengedepankan asas
kredit sampai dengan jatuh tempo kredit. Pemantauan              prudent dan governance.
dan pengendalian risiko kredit di antaranya dengan
mengevaluasi eksposur risiko kredit terhadap limit risiko        Pada kredit konsumer, proses pengendalian risiko
kredit (Risk Appetite and Risk Tolerance). Direksi juga          kredit dilakukan melalui sistem iLoan Konsumer yang
selalu memberikan arahan kepada seluruh pegawai                  dilengkapi dengan Credit Scoring Model (CSM), saat ini
agar dalam penerapan pencapaian kinerja dan tetap                sedang dilakukan pengembangan pada credit scoring
berpedoman pada Good Corporate Governance, aspek                 model Bank. Pengelolaan debitur kredit konsumer Kol
Kepatuhan terhadap SOP, ketentuan regulator yang                 - 2 dan NPL dilakukan oleh Satuan Kerja Consumer
berlaku serta senantiasa meningkatkan pengendalian               Collection and Remedial sedangkan untuk kredit
internal (internal control), yang diimplementasikan oleh         komersial dilakukan oleh Satuan Kerja Commercial
seluruh unit kerja.                                              Asset Management.


Bank secara aktif melakukan Forum Portfolio Quality              Sebagai tindak lanjut penerapan Pilar 1 Basel II, Bank
Review bersama Direksi, Divisi, CBC, Kantor Cabang               mengimplementasikan         pengukuran   risiko  kredit
secara bulanan atau bila diminta sewaktu-waktu                   dengan menggunakan Standardized Approach sesuai
sebagai upaya memberikan gambaran terkini                        dengan ketentuan SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tanggal
mengenai posisi dan kualitas kredit baik secara                  7 Oktober 2021 perihal Perhitungan Aset Tertimbang
bankwide maupun per segmentasi kredit. Dalam                     Menurut Risiko (ATMR) untuk Risiko Kredit dengan
hal peningkatan proses pengambilan keputusan                     menggunakan Pendekatan Standar bagi Bank Umum
pemberian kredit, Bank juga melakukan pembentukan                yang telah efektif diberlakukan pada Januari 2023.
komite kredit melalui Rapat Komite Kredit disertai
dengan sentralisasi proses kredit. Pada segmen                   Uraian    terkait  pengungkapan       tagihan    bersih
kredit komersial, Bank telah mengimplementasikan                 berdasarkan wilayah, tagihan bersih berdasarkan sisa
Commercial Banking Center (CBC) dimana CBC                       jangka waktu kontrak, tagihan bersih berdasarkan sektor
berfungsi sebagai sentralisasi pemrosesan kredit                 ekonomi, tagihan dan pencadangan berdasarkan
komersial. Pada segmen SME, Bank juga sedang                     wilayah, tagihan dan pencadangan berdasarkan sektor
melakukan implementasi SPU (Sentra Proses UMKM)                  ekonomi, serta rincian mutasi Cadangan Kerugian
sebagai upaya perbaikan proses dan pengelolaan                   Penurunan Nilai (CKPN) digambarkan dalam tabel
kredit UMKM untuk meningkatkan produktivitas,                    sebagai berikut:
perbaikan kualitas putusan kredit yang tersentral dan




376      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 379
                                                                                                                     Laporan
                                                                                                                Tahunan 2024




Tabel Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah per 31 Desember 2024
dan 31 Desember 2023                                                                                                    (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                      31 Desember 2024
 No               Kategori Portofolio
                                                                             Jawa Non-
                                                        Jabodetabek                            Sumatera      Lain-lain*         Jumlah
                                                                            Jabodetabek

   1    Tagihan kepada Pemerintah                          68.371.436                 -                 -              -        68.371.436

   2    Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik                17.196.687                -                 -              -         17.196.687

        Tagihan Kepada Bank Pembangunan
   3    Multilateral dan Lembaga                                        -             -                 -              -                 -
        Internasional

   4    Tagihan Kepada Bank                                 6.367.595                 -               201              -         6.367.795

   5    Tagihan berupa Covered Bond                                     -             -                 -              -                 -

        Tagihan Kepada Perusahaan Efek
   6    dan Lembaga Jasa Keuangan                               24.195                -                 -              -            24.195
        Lainnya

        Tagihan berupa Surat Berharga/
   7    Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan                               -             -                 -              -                 -
        Instrumen Modal Lainnya

   8    Kredit Beragun Rumah Tinggal                      118.332.500         75.754.252       44.629.531    47.459.038        286.175.321

   9    Kredit Beragun Properti Komersial                    2.701.783        2.009.038          1.190.145      827.760          6.728.726

        Kredit untuk Pengadaan Tanah,
  10                                                         11.104.214        4.175.102        1.498.692       1.177.467       17.955.476
        Pengelolaan Tanah, dan Konstruksi

   11   Kredit Pegawai/Pensiunan                               636.415          648.216           269.615       462.238          2.016.484

        Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha
  12                                                        2.503.639          2.069.198         1.221.528    2.438.639         8.233.004
        Kecil dan Portofolio Ritel

  13    Tagihan Kepada Korporasi                           14.589.622         2.483.507           200.134     2.540.386         19.813.649

  14    Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo                      2.989.750          1.600.445         1.001.290       973.132         6.564.617

  15    Aset Lainnya                                        9.589.353          3.169.722         1.021.140     1.487.854        15.268.069

        Total                                             254.407.188         91.909.481       51.032.276     57.366.516       454.715.460

* Lain-lain terdiri dari Kalimantan, Sulawesi, Bali, Maluku dan Papua




                                                                                                                       (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                      31 Desember 2023
 No               Kategori Portofolio
                                                                             Jawa Non-
                                                        Jabodetabek                            Sumatera      Lain-lain*         Jumlah
                                                                            Jabodetabek

   1    Tagihan kepada Pemerintah                          85.096.880                 -                 -              -        85.096.880

   2    Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik                16.258.302                -                 -              -        16.258.302

        Tagihan Kepada Bank Pembangunan
   3    Multilateral dan Lembaga                                        -             -                 -              -                 -
        Internasional

   4    Tagihan Kepada Bank                                 3.585.265                 -               200              -         3.585.466

   5    Tagihan berupa Covered Bond                                     -             -                 -              -                 -




                                                                                           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk       377
Page 380
                                         Informasi Eksposur Risiko
                                         dan Permodalan




                                                                                          31 Desember 2023
 No               Kategori Portofolio
                                                                                 Jawa Non-
                                                        Jabodetabek                                Sumatera        Lain-lain*        Jumlah
                                                                                Jabodetabek

        Tagihan Kepada Perusahaan Efek
   6    dan Lembaga Jasa Keuangan                                21.184                   -                   -              -             21.184
        Lainnya

        Tagihan berupa Surat Berharga/
   7    Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan                               -                 -                   -              -                 -
        Instrumen Modal Lainnya

   8    Kredit Beragun Rumah Tinggal                        84.877.769           96.502.378        39.892.528       47.431.589      268.704.264

   9    Kredit Beragun Properti Komersial                     1.785.515           2.258.633          1.040.216        859.089         5.943.455

        Kredit untuk Pengadaan Tanah,
  10                                                         6.875.579             6.682.179           1.119.130      1.193.983       15.870.870
        Pengelolaan Tanah, dan Konstruksi

   11   Kredit Pegawai/Pensiunan                               595.920              836.300           296.635         544.809         2.273.664

        Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha
  12                                                           1.617.979           1.991.362          873.226        2.266.915         6.749.481
        Kecil dan Portofolio Ritel

  13    Tagihan Kepada Korporasi                             12.973.940           5.553.904            187.497         332.616        19.047.958

  14    Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo                        1.876.514           2.572.446          1.240.140        1.134.025        6.823.125

  15    Aset Lainnya                                         8.426.922             2.836.119          916.336         1.328.134       13.507.510

        Jumlah                                              223.991.770          119.233.322       45.565.907       55.091.160     443.882.159

* Lain-lain terdiri dari Kalimantan, Sulawesi, Bali, Maluku dan Papua




Tabel Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak
per 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023                                                                                     (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                     31 Desember 2024
 No.       Kategori Portofolio*)
                                                              > 1 tahun s.d > 3 tahun                                 Non
                                              <1 tahun                                              >5 tahun                         Jumlah
                                                                 3 tahun    s.d 5 tahun                            Kontraktual

        Tagihan kepada
   1                                          12.657.810         19.401.019           811.079       35.501.528                -      68.371.436
        Pemerintah

        Tagihan Kepada Entitas
   2                                             28.049          5.468.993                     -    11.699.645                -       17.196.687
        Sektor Publik

        Tagihan Kepada
        Bank Pembangunan
   3                                                    -                   -                  -               -              -                -
        Multilateral dan Lembaga
        Internasional

   4    Tagihan Kepada Bank                             -        6.367.595                     -               -           201        6.367.795

        Tagihan berupa Covered
   5                                                    -                   -                  -               -              -                -
        Bond

        Tagihan Kepada
        Perusahaan Efek dan
   6                                                    -                   -                  -        24.195                -           24.195
        Lembaga Jasa Keuangan
        Lainnya

        Tagihan berupa Surat
        Berharga/Piutang
   7                                                    -                   -                  -               -              -                -
        Subordinasi, Ekuitas, dan
        Instrumen Modal Lainnya

        Kredit Beragun Rumah
   8                                              42.875             483.166        1.270.875                                 -     286.175.321
        Tinggal                                                                                    284.378.404




378        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 381
                                                                                                                           Laporan
                                                                                                                      Tahunan 2024




                                                                                 31 Desember 2024
 No.      Kategori Portofolio     *)
                                                          > 1 tahun s.d > 3 tahun                                 Non
                                           <1 tahun                                             >5 tahun                              Jumlah
                                                             3 tahun    s.d 5 tahun                            Kontraktual

        Kredit Beragun Properti
  9                                               1.191        766.753             3.660          5.957.122                   -        6.728.726
        Komersial

        Kredit untuk Pengadaan
  10    Tanah, Pengelolaan Tanah,            348.639          3.056.141          207.958         14.342.737                   -       17.955.476
        dan Konstruksi

  11    Kredit Pegawai/Pensiunan                     -            1.733                 -         2.014.751                   -        2.016.484

        Tagihan Kepada Usaha
  12    Mikro, Usaha Kecil dan                64.289            711.309           51.494          7.405.912                   -       8.233.004
        Portofolio Ritel

  13    Tagihan Kepada Korporasi                 9.119       4.721.383             8.400         15.074.747                   -       19.813.649

        Tagihan Yang Telah Jatuh
  14                                           10.108            23.477            5.965         6.525.067                    -        6.564.617
        Tempo

  15    Aset Lainnya                                 -                 -                -                  -     15.268.069           15.268.069

        Jumlah                             13.162.081       41.001.570         2.359.432       382.924.108           15.268.270      454.715.460

*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit
   Dengan Menggunakan Pendekatan Standar Bagi Bank Umum.




                                                                                                                             (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                 31 Desember 2023
 No.      Kategori Portofolio     **)
                                                          > 1 tahun s.d > 3 tahun                                 Non
                                           <1 tahun                                             >5 tahun                              Jumlah
                                                             3 tahun    s.d 5 tahun                            Kontraktual

        Tagihan kepada
   1                                        15.151.432         269.429            261.182        69.336.021              78.815       85.096.880
        Pemerintah

        Tagihan Kepada Entitas
  2                                            30.435        4.586.955          2.644.791          8.996.121                 -        16.258.302
        Sektor Publik

        Tagihan Kepada
        Bank Pembangunan
  3                                                  -                 -                -                  -                 -                 -
        Multilateral dan Lembaga
        Internasional

  4     Tagihan Kepada Bank                          -       3.585.265                  -                  -               200         3.585.466

        Tagihan berupa Covered
  5                                                  -                 -                -                  -                 -                 -
        Bond

        Tagihan Kepada
        Perusahaan Efek dan
  6                                                  -                 -           21.184                  -                 -             21.184
        Lembaga Jasa Keuangan
        Lainnya

        Tagihan berupa Surat
        Berharga/Piutang
  7                                                  -                 -                -                  -                 -                 -
        Subordinasi, Ekuitas, dan
        Instrumen Modal Lainnya

        Kredit Beragun Rumah
  8                                            40.747          465.866         1.290.499        266.907.152                  -       268.704.264
        Tinggal

        Kredit Beragun Properti
  9                                               879           719.292         2.752.187         2.471.097                  -         5.943.455
        Komersial




                                                                                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk              379
Page 382
                                      Informasi Eksposur Risiko
                                      dan Permodalan




                                                                                 31 Desember 2023
No.     Kategori Portofolio     **)
                                                          > 1 tahun s.d > 3 tahun                             Non
                                          <1 tahun                                           >5 tahun                     Jumlah
                                                             3 tahun    s.d 5 tahun                        Kontraktual

       Kredit untuk Pengadaan
 10    Tanah, Pengelolaan Tanah,              170.165         2.910.150         5.153.943      7.636.612             -     15.870.870
       dan Konstruksi

 11    Kredit Pegawai/Pensiunan                     -               2.967         36.190      2.234.508              -     2.273.664

       Tagihan Kepada Usaha
 12    Mikro, Usaha Kecil dan                  13.846             659.235       1.462.900     4.613.500              -      6.749.481
       Portofolio Ritel




Tabel Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi
per 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023
31 Desember 2024


                                                                                Tagihan
                                                           Tagihan                                                   Tagihan Kepada
                                                                             Kepada Bank                   Tagihan
                                          Tagihan          Kepada                            Tagihan                 Perusahaan Efek
                                                                            Pembangunan                    berupa
 No.        Sektor Ekonomi *)              kepada           Entitas                          Kepada                   dan Lembaga
                                                                              Multilateral                 Covered
                                         Pemerintah         Sektor                            Bank                   Jasa Keuangan
                                                                            dan Lembaga                     Bond
                                                            Publik                                                       Lainnya
                                                                             Internasional



       Pertanian, Perburuan,
  1                                                 -                 -           -                  -        -                -
       Kehutanan

 2     Perikanan                                    -                 -           -                  -        -                -

       Pertambangan dan
 3                                                  -                 -           -                  -        -                -
       Penggalian

 4     Industri Pengolahan                          -                 -           -                  -        -                -

 5     Listrik, Gas dan Air                         -      6.893.483              -                  -        -                -

 6     Konstruksi                       42.064.890           597.243              -                  -        -                -

       Perdagangan Besar dan
  7                                                 -      3.259.631              -                  -        -           24.195
       Eceran

       Penyediaan Akomodasi
 8     dan Penyediaan Makanan                       -                 -           -                  -        -                -
       Minum

       Transportasi, Pergudangan
 9                                                  -      5.207.448              -                  -        -                -
       dan Komunikasi

 10    Perantara Keuangan                26.306.546           139.831             -          6.367.795        -                -

       Real Estate, Usaha
 11    Persewaan dan Jasa                           -                 -           -                  -        -                -
       Perusahaan

       Administrasi
 12    Pemerintahan, Pertahanan                     -                 -           -                  -        -                -
       dan Jaminan Sosial Wajib

 13    Jasa Pendidikan                              -                 -           -                  -        -                -

       Jasa Kesehatan dan
 14                                                 -                 -           -                  -        -                -
       Kegiatan Sosial




380       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 383
                                                                                                                            Laporan
                                                                                                                       Tahunan 2024




                                                                                 31 Desember 2023
 No.      Kategori Portofolio     **)
                                                            > 1 tahun s.d > 3 tahun                                Non
                                           <1 tahun                                             >5 tahun                                 Jumlah
                                                               3 tahun    s.d 5 tahun                           Kontraktual

  13    Tagihan Kepada Korporasi             244.092           5.289.012          842.170        12.672.684                   -          19.047.958

        Tagihan Yang Telah Jatuh
  14                                            3.619            67.820           771.847         5.979.840                   -           6.823.125
        Tempo

  15    Aset Lainnya                                 -                -                -                 -         13.507.510             13.507.510

        Jumlah                             15.655.214         18.555.991       15.236.892      380.847.535       13.586.526             443.882.159

**) Mengacu pada SE OJK No. 42/SEOJK.03/2016 tentang Pedoman Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan
    Menggunakan Pendekatan Standar.




                                                                                                                              (dalam jutaan Rupiah)




                                                                                         Tagihan
Tagihan berupa
                                                     Kredit untuk                        Kepada
Surat Berharga/
                        Kredit            Kredit     Pengadaan                            Usaha                          Tagihan
     Piutang                                                                 Kredit                     Tagihan
                       Beragun           Beragun        Tanah,                            Mikro,                        Yang Telah           Aset
  Subordinasi,                                                             Pegawai/                     Kepada
                        Rumah            Properti    Pengelolaan                          Usaha                            Jatuh           Lainnya
  Ekuitas, dan                                                             Pensiunan                   Korporasi
                       Tinggal          Komersial     Tanah, dan                        Kecil dan                         Tempo
   Instrumen
                                                      Konstruksi                        Portofolio
 Modal Lainnya
                                                                                           Ritel


         -                        -             -                -                 -         132.337              -               619                -


         -                        -             -                -                 -           7.533              -                 -                -


         -                        -             -                -                 -           3.031   2.608.392              4.310                  -


         -                        -             -           20.406                 -         107.229   3.684.835             15.020                  -

         -                        -             -                -                 -          16.096          83.114          1.680                  -

         -                    1.891      1.701.964       17.422.040                -         110.033    3.917.205          532.076                   -


         -                        -       364.172          455.565                 -    1.023.465         757.942           46.593                   -



         -                        -             -                -                 -         346.919      624.716                 909                -



         -                        -             -                -                 -         188.855     880.155             14.898                  -


         -                        -             -                -                 -           1.660     332.422                  176                -


         -                        -     3.968.819           57.465                 -         166.627   4.984.505             241.118                 -




         -                        -             -                -                 -               -              -                 -                -


         -                        -             -                -                 -           7.614     188.290              2.236                  -


         -                        -             -                -                 -          35.807     561.496                    -                -




                                                                                            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk               381
Page 384
                                      Informasi Eksposur Risiko
                                      dan Permodalan




                                                                               Tagihan
                                                           Tagihan                                                         Tagihan Kepada
                                                                            Kepada Bank                      Tagihan
                                          Tagihan          Kepada                              Tagihan                     Perusahaan Efek
                                                                           Pembangunan                       berupa
 No.         Sektor Ekonomi *)             kepada           Entitas                            Kepada                       dan Lembaga
                                                                             Multilateral                    Covered
                                         Pemerintah         Sektor                              Bank                       Jasa Keuangan
                                                                           dan Lembaga                        Bond
                                                            Publik                                                             Lainnya
                                                                            Internasional



        Jasa Kemasyarakatan,
  15    Sosial Budaya, Hiburan                      -                 -          -                      -        -                     -
        dan Perorangan Lainnya

        Jasa Perorangan yang
  16                                                -       1.099.051            -                      -        -                     -
        Melayani Rumah Tangga

        Badan Internasional dan
  17    Badan Ekstra Internasional                  -                 -          -                      -        -                     -
        Lainnya

        Kegiatan yang Belum Jelas
  18                                                -                 -          -                      -        -                     -
        Batasannya

  19    Bukan Lapangan Usaha                        -                 -          -                      -        -                     -

  20    Lainnya                                     -                 -          -                      -        -                     -

        Jumlah                            68.371.436       17.196.687            -             6.367.795         -               24.195

*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
   Standar Bagi Bank Umum.




31 Desember 2023



                                                                               Tagihan
                                                           Tagihan                                                         Tagihan Kepada
                                                                            Kepada Bank                      Tagihan
                                          Tagihan          Kepada                              Tagihan                     Perusahaan Efek
                                                                           Pembangunan                       berupa
 No.         Sektor Ekonomi    *)
                                           kepada           Entitas                            Kepada                       dan Lembaga
                                                                             Multilateral                    Covered
                                         Pemerintah         Sektor                              Bank                       Jasa Keuangan
                                                                           dan Lembaga                        Bond
                                                            Publik                                                             Lainnya
                                                                            Internasional



        Pertanian, Perburuan,
   1                                                 -            24.735         -                      -         -                    -
        Kehutanan

  2     Perikanan                                    -                -          -                      -         -                    -

        Pertambangan dan
  3                                                  -                -          -                      -         -                    -
        Penggalian

  4     Industri Pengolahan                          -                -          -                      -         -                    -

  5     Listrik, Gas dan Air                         -      4.062.541            -                      -         -                    -

  6     Konstruksi                        67.820.260         1.957.351           -                      -         -                    -

        Perdagangan Besar dan
  7                                                  -      5.403.719            -                      -         -               21.184
        Eceran

        Penyediaan Akomodasi
  8     dan Penyediaan Makanan                       -                -          -                      -         -                    -
        Minum

        Transportasi, Pergudangan
  9                                                  -      3.531.548            -                      -         -                    -
        dan Komunikasi

  10    Perantara Keuangan                  17.197.805       468.280             -             3.585.466          -                    -

        Real Estate, Usaha
  11    Persewaan dan Jasa                           -                -          -                      -         -                    -
        Perusahaan




382       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 385
                                                                                                         Laporan
                                                                                                    Tahunan 2024




                                                                          Tagihan
Tagihan berupa
                                              Kredit untuk                Kepada
Surat Berharga/
                    Kredit         Kredit     Pengadaan                    Usaha                      Tagihan
     Piutang                                                   Kredit                   Tagihan
                   Beragun        Beragun        Tanah,                    Mikro,                    Yang Telah        Aset
  Subordinasi,                                               Pegawai/                   Kepada
                    Rumah         Properti    Pengelolaan                  Usaha                        Jatuh        Lainnya
  Ekuitas, dan                                               Pensiunan                 Korporasi
                   Tinggal       Komersial     Tanah, dan                Kecil dan                     Tempo
   Instrumen
                                               Konstruksi                Portofolio
 Modal Lainnya
                                                                            Ritel



       -                     -           -             -            -       11.284        13.600               -               -



       -          246.109.364     645.630              -     2.016.484   4.927.797      1.176.977      5.498.187               -



       -                     -           -             -            -             -             -              -               -



       -                     -       7.790             -            -     954.954               -          12.011              -


       -          40.064.066        40.352             -            -       191.722             -        194.784               -

       -                     -           -             -            -           42              -              -    15.268.069

       -          286.175.321    6.728.726     17.955.476    2.016.484   8.233.004     19.813.649      6.564.617    15.268.069




                                                                                                           (dalam jutaan Rupiah)



                                                                          Tagihan
Tagihan berupa
                                              Kredit untuk                Kepada
Surat Berharga/
                    Kredit         Kredit     Pengadaan                    Usaha                      Tagihan
     Piutang                                                   Kredit                   Tagihan
                   Beragun        Beragun        Tanah,                    Mikro,                    Yang Telah        Aset
  Subordinasi,                                               Pegawai/                   Kepada
                    Rumah         Properti    Pengelolaan                  Usaha                        Jatuh        Lainnya
  Ekuitas, dan                                               Pensiunan                 Korporasi
                   Tinggal       Komersial     Tanah, dan                Kecil dan                     Tempo
   Instrumen
                                               Konstruksi                Portofolio
 Modal Lainnya
                                                                            Ritel


       -                     -           -              -            -      32.000        43.000              78             -


       -                     -           -              -            -        8.681            -               -             -


       -                     -           -              -            -        2.032     3.163.404          5.132             -


       -                     -           -          17.937           -       69.817      603.374            975              -

       -                     -           -              -            -       28.027     1.928.798           642              -

       -               58.818     3.765.987    15.494.003            -       157.178    5.947.347      2.565.174             -


       -                     -     446.324        229.725            -     1.184.037     854.437         49.739              -



       -                     -           -              -            -      187.829      236.189          26.361             -



       -                     -           -              -            -       38.501      596.845           1.306             -


       -                     -           -              -            -        1.698     1.354.244            614             -


       -                     -    1.252.400        72.329            -      76.050      1.858.942        159.964             -




                                                                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk           383
Page 386
                                         Informasi Eksposur Risiko
                                         dan Permodalan




                                                                                   Tagihan
                                                                Tagihan                                                    Tagihan Kepada
                                                                                Kepada Bank                     Tagihan
                                              Tagihan           Kepada                             Tagihan                 Perusahaan Efek
                                                                               Pembangunan                      berupa
 No.          Sektor Ekonomi *)                kepada            Entitas                           Kepada                   dan Lembaga
                                                                                 Multilateral                   Covered
                                             Pemerintah          Sektor                             Bank                   Jasa Keuangan
                                                                               dan Lembaga                       Bond
                                                                 Publik                                                        Lainnya
                                                                                Internasional



        Administrasi
  12    Pemerintahan, Pertahanan                         -                 -         -                     -           -                 -
        dan Jaminan Sosial Wajib

  13    Jasa Pendidikan                                  -                 -         -                     -           -                 -

        Jasa Kesehatan dan
  14                                                     -                 -         -                     -           -                 -
        Kegiatan Sosial

        Jasa Kemasyarakatan,
  15    Sosial Budaya, Hiburan                           -                 -         -                     -           -                 -
        dan Perorangan Lainnya

        Jasa Perorangan yang
  16                                                     -                 -         -                     -           -                 -
        Melayani Rumah Tangga

        Badan Internasional dan
  17    Badan Ekstra Internasional                       -                 -         -                     -           -                 -
        Lainnya

        Kegiatan yang Belum Jelas
  18                                                     -                 -         -                     -           -                 -
        Batasannya

  19    Bukan Lapangan Usaha                             -                 -         -                     -           -                 -

  20    Lainnya                                    78.815            810.128         -                     -           -                 -

        Jumlah                               85.096.880         16.258.302           -             3.585.466           -             21.184

**) Mengacu pada SE OJK No. 42/SEOJK.03/2016 tentang Pedoman Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan
    Menggunakan Pendekatan Standar.




Tabel Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah
per 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023


                                                                                         31 Desember 2024
 No.            Kategori Portofolio
                                                                                 Jawa Non-
                                                       Jabodetabek                                      Sumatera             Lain-lain*
                                                                                Jabodetabek

   1    Tagihan                                           267.739.802              96.290.749           53.332.831           60.025.744

        Tagihan yang mengalami
   2    peningkatan dan pemburukan                            6.722.094             2.596.332             1.307.658            1.087.390
        risiko kredit (Stage 2 dan Stage 3)

        a. Belum jatuh tempo                                  4.472.749             1.805.700              746.964              599.238

        b. Telah jatuh tempo                                  2.249.345               790.632             560.694               488.152

        Cadangan Kerugian Penurunan
   3                                                          4.740.367             2.125.929                935.177            887.238
        Nilai (CKPN) - Individual

        Cadangan Kerugian Penurunan
   4                                                          2.473.381              1.021.832               559.281             319.327
        Nilai (CKPN) - Kolektif

   5    Tagihan yang dihapus buku                             1.596.400                  875.171           475.909               517.282

* Lain-lain terdiri dari Kalimantan, Sulawesi, Bali, Maluku




384         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 387
                                                                                                               Laporan
                                                                                                          Tahunan 2024




                                                                              Tagihan
Tagihan berupa
                                                 Kredit untuk                 Kepada
Surat Berharga/
                     Kredit         Kredit       Pengadaan                     Usaha                        Tagihan
     Piutang                                                      Kredit                     Tagihan
                    Beragun        Beragun          Tanah,                     Mikro,                      Yang Telah          Aset
  Subordinasi,                                                  Pegawai/                     Kepada
                     Rumah         Properti      Pengelolaan                   Usaha                          Jatuh          Lainnya
  Ekuitas, dan                                                  Pensiunan                   Korporasi
                    Tinggal       Komersial       Tanah, dan                 Kecil dan                       Tempo
   Instrumen
                                                  Konstruksi                 Portofolio
 Modal Lainnya
                                                                                Ritel



       -                      -            -               -           -               -      1.488.237              -                 -


       -                      -            -               -           -           17.085       148.861          2.907                 -


       -                      -            -               -           -          32.585        43.975               -                 -



       -                      -            -               -           -          58.206        89.962           3.932                 -



       -            217.374.674     376.690                -        9.298          28.251            -       3.165.825                 -



       -                      -            -               -           -               -             -               -                 -



       -                      -            -               -           -          124.587     458.492              991                 -


       -            34.009.517         35.897         56.877           -          163.255            -               -                 -

       -             17.261.254        66.156              -    2.264.366    4.539.662          231.851       839.484       13.507.510

       -           268.704.264    5.943.455       15.870.870    2.273.664    6.749.481      19.047.958       6.823.125      13.507.510




                                                                                                                 (dalam jutaan Rupiah)



                                                                31 Desember 2023

                                                 Jawa Non-
    Jumlah            Jabodetabek                                   Sumatera                Lain-lain*               Jumlah
                                                Jabodetabek

    477.389.127          238.015.051             126.378.439        48.205.950              58.355.472               470.954.911


      11.713.473           6.024.136                5.319.970         1.381.640               1.384.564                   14.110.311


      7.624.651           4.540.865                3.538.582           657.922                 723.765                    9.461.134

     4.088.823             1.483.270                1.781.389           723.719                660.799                   4.649.177


      8.688.711            4.180.045               4.578.686          1.097.470               1.190.983                  11.047.183


      4.373.821            2.359.610               1.343.496           554.279                 335.980                   4.593.364


     3.464.763             1.024.638                1.230.976          288.977                  514.982                  3.059.573




                                                                            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                 385
Page 388
                                   Informasi Eksposur Risiko
                                   dan Permodalan




Tabel Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi
per 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023


                                                                              31 Desember 2024

                                                                Tagihan yang Mengalami
No.        Sektor Ekonomi                                           Penurunan Nilai
                                                                                                   CKPN -      CKPN -
                                          Tagihan
                                                                                                 Individual    Kolektif
                                                               Belum Jatuh      Telah Jatuh
                                                                  Tempo           Tempo

      Pertanian, Perburuan,
 1                                             181.457                 714              148            190         672
      Kehutanan

 2    Perikanan                                 10.302                 129               -              15          112

      Pertambangan dan
 3                                           2.214.612               1.523           5.264           5.310       1.424
      Penggalian

 4    Industri Pengolahan                   3.330.991               32.110           10.676          11.163     35.550

 5    Listrik, Gas dan Air                  7.558.835                11.011           1.459          1.609       10.911

 6    Konstruksi                            31.191.047           2.013.399        1.709.739      2.335.040    1.725.177

      Perdagangan Besar dan
 7                                          6.222.408             126.690            79.933         91.854      118.877
      Eceran

      Penyediaan Akomodasi
 8    dan Penyediaan Makanan                1.004.355                5.210             430             592       5.048
      Minum

      Transportasi, Pergudangan
 9                                           6.661.637             188.719           14.668         80.134      121.664
      dan Komunikasi

 10   Perantara Keuangan                   21.255.053               2.396              872             865      13.630

      Real Estate, Usaha
 11   Persewaan dan Jasa                    8.891.590              776.301          100.324        105.275     780.637
      Perusahaan

      Administrasi Pemerintahan,
 12   Pertahanan dan Jaminan                5.294.286                    -               -               -           -
      Sosial Wajib

 13   Jasa Pendidikan                          176.201              45.211            2.133           2.114      51.219

      Jasa Kesehatan dan
 14                                           523.740               2.359                -               -       2.842
      Kegiatan Sosial

      Jasa Kemasyarakatan,
 15   Sosial Budaya, Hiburan dan               26.935                 641                -             313         323
      Perorangan Lainnya

      Jasa Perorangan yang
 16                                      338.063.048             4.415.847        2.157.403      5.284.036    1.237.821
      Melayani Rumah Tangga

      Badan Internasional dan
 17   Badan Ekstra Internasional                      -               443             2.733           2.711        440
      Lainnya

      Kegiatan yang Belum Jelas
 18                                          1.327.359               1.836            1.415           1.631      1.605
      Batasannya

 19   Bukan Lapangan Usaha                  41.275.991                   -               -          727.211    152.390

 20   Lainnya                                2.179.282                 112            1.625         38.647     113.480

      Jumlah                              477.389.127            7.624.651        4.088.823       8.688.711   4.373.821




386      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 389
                                                                                     Laporan
                                                                                Tahunan 2024




                                                                                       (dalam jutaan Rupiah)



                                               31 Desember 2023

                              Tagihan yang Mengalami
                                  Penurunan Nilai
Tagihan yang                                               CKPN -          CKPN -        Tagihan yang
                Tagihan
Dihapus Buku                                             Individual        Kolektif      Dihapus Buku
                             Belum Jatuh   Telah Jatuh
                                Tempo        Tempo


      1.346       104.807            82            61             62            353                   711


         13          8.531           78             -             50             29                    -


      1.746      1.838.446            71        5.917         5.917             109                    -


     10.693       568.210          1.057        5.108         5.749             578                    -

        871     5.006.747         4.745          502            502           4.853                 2.211

   1.371.725   34.410.098     3.657.557     2.598.159     4.578.642        1.917.858              871.721


    39.569       5.266.181         7.387      39.458         40.977            9.501              12.678



       3.117      484.604        197.451      28.320        29.044           196.761                 631



     16.298     4.356.782       233.831          1.129         7.182        227.778                3.948


        670    20.084.700           293             11            68           8.170                   -


      17.621    3.663.500      804.534       108.894       506.186           417.043               8.136




          -      1.180.000         6.120            -              -           6.120                   -


          -       152.383         73.419         640          1.036           78.211               1.223


        307        68.094           186             -              -            736                  760



          -       130.203           637            70             197           510                 409



  1.750.226    214.100.606     4.115.658     1.431.516    4.482.671        1.064.503            1.125.415



        478             -             -             -              -              -                    -



        700       448.589           545          838            852            1.165               3.922


   249.384      34.879.361            -             -      734.042          330.526              224.726

          -    144.203.071      357.482      428.556       654.007          328.560             803.083

  3.464.763    470.954.911     9.461.134    4.649.177     11.047.183      4.593.364            3.059.573




                                                           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk       387
Page 390
                                  Informasi Eksposur Risiko
                                  dan Permodalan




Tabel Pengungkapan Rincian Mutasi Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN)
per 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023
                                                                                                                        (dalam jutaan Rupiah)



                                                                              31 Desember 2024                  31 Desember 2023
 No.                         Keterangan
                                                                            CKPN              CKPN              CKPN             CKPN
                                                                          Individual         Kolektif         Individual        Kolektif

  1    Saldo awal CKPN                                                    10.354.262         3.007.083         11.055.864       4.623.340

       Pembentukan (pemulihan) CKPN pada periode berjalan
  2                                                                           504.547        2.098.781         2.246.783          696.116
       (Net)

       2.a. Pembentukan CKPN pada periode berjalan                            442.190         1.269.371        2.246.783          696.116

       2.b. Pemulihan CKPN pada periode berjalan                               62.357          829.411                 -                -




Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Kategori Portofolio dan Skala Peringkat dan Risiko Kredit Pihak Lawan
(Counterparty Credit Risk) dijabarkan sebagai berikut:


Tabel Tagihan Bersih Berdasarkan Kategori Portofolio dan Skala Peringkat

31 Desember 2024

                                                                                            Tagihan Bersih

                                                                Lembaga
                                                                                              Peringkat Jangka Panjang
                                                              Pemeringkat

                                                          Standards and                                                         BBB+ s.d
                                                                                  AAA          AA+ s.d AA-       A+ s.d A-
                                                              Poor’s                                                             BBB-

                                                                                                                                BBB+ s.d
                                                              Fitch Ratings       AAA          AA+ s.d AA-       A+ s.d A-
                                                                                                                                 BBB-
 No                Kategori Portofolio

                                                                                                                                 Baa1 s.d
                                                                Moody’s           Aaa          Aa1 s.d Aa3       A1 s.d A3
                                                                                                                                  Baa3

                                                                                                AA+ (idn)                       BBB+(idn)
                                                         PT Fitch Ratings                                       A+(idn) s.d
                                                                                AAA (idn)        s.d AA-                        s.d BBB-
                                                            Indonesia                                            A-(idn)
                                                                                                  (idn)                           (idn)

                                                         PT Pemeringkat                         idAA+ s.d        idA+ s.d       idBBB+ s.d
                                                                                 idAAA
                                                         Efek Indonesia                           idAA-            idA-           idBBB-

  1    Tagihan kepada Pemerintah                                                  100.145                 -                 -              -

  2    Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik                                     5.032.253        550.209          840.995       8.416.253

       Tagihan Kepada Bank Pembangunan
  3                                                                                      -                -                 -              -
       Multilateral dan Lembaga Internasional

  4    Tagihan Kepada Bank                                                               -                -      5.866.751                 -

  5    Tagihan berupa Covered Bond                                                       -                -                 -              -

       Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan
  6                                                                                      -                -                 -              -
       Lembaga Jasa Keuangan Lainnya

       Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang
  7    Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen Modal                                         -                -                 -              -
       Lainnya

  8    Kredit Beragun Rumah Tinggal                                                      -                -                 -              -

  9    Kredit Beragun Properti Komersial                                                 -                -                 -              -

       Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengelolaan
 10                                                                                      -                -                 -              -
       Tanah, dan Konstruksi

  11   Kredit Pegawai/Pensiunan                                                          -                -                 -              -




388      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 391
                                                                                                                    Laporan
                                                                                                               Tahunan 2024




                                                                              31 Desember 2024                  31 Desember 2023
No.                           Keterangan
                                                                             CKPN              CKPN            CKPN             CKPN
                                                                           Individual         Kolektif       Individual        Kolektif

       CKPN yang digunakan untuk melakukan hapus buku atas
 3                                                                         (2.170.099)        (732.043)      (2.255.465)        (726.092)
       tagihan pada periode berjalan

 4     Pembentukan (pemulihan) lainnya pada periode berjalan                        -                   -             -                 -

       Saldo Akhir CKPN                                                      8.688.711        4.373.821       11.047.183       4.593.364




                                                                                                                       (dalam jutaan Rupiah)




                                                              Tagihan Bersih


        Peringkat Jangka Panjang                               Peringkat Jangka Pendek


                              kurang dari                                                      Kurang dari
BB+ s.d BB-     B+ s.d B-                       A-1                A-2             A-3
                                  B-                                                              A-3

                              kurang dari                                                      Kurang dari
BB+ s.d BB-     B+ s.d B-                     F1 s.d F1            F2               F3
                                  B-                                                               F3
                                                                                                                 Tanpa
                                                                                                                                 Jumlah
                              kurang dari                                                      Kurang dari     Peringkat
Ba1 s.d Ba3     B1 s.d B3                       p-1                p-2             p-3
                                  B3                                                              P-3


BB+(idn) s.d   B+(idn) s.d    kurang dari   F1+(idn) s.d                                       Kurang dari
                                                                 F2(idn)         F3(idn)
 BB-(idn)       B-(idn)         B-(idn)       F1(idn)                                            F3(idn)


 idBB+ s.d      idB+ s.d      kurang dari                                       idA3 s.d id    Kurang dari
                                                idA1              idA2
   idBB-          idB-           idB-                                              A4             idA4

          -               -            -                  -         -               -               -          68.271.291      68.371.436

     272.246     593.205               -                  -         -               -               -            1.491.526      17.196.687

          -               -            -                  -         -               -               -                      -              -

          -               -            -      500.843               -               -               -                 201       6.367.795

          -               -            -                  -         -               -               -                      -              -

          -               -            -         24.195             -               -               -                      -       24.195



          -               -            -                  -         -               -               -                      -              -


          -               -            -                  -         -               -               -         286.175.321      286.175.321

          -               -            -                  -         -               -               -           6.728.726       6.728.726

          -               -            -                  -         -               -               -          17.955.476      17.955.476

          -               -            -                  -         -               -               -           2.016.484       2.016.484




                                                                                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk           389
Page 392
                                     Informasi Eksposur Risiko
                                     dan Permodalan




                                                                                               Tagihan Bersih

                                                                   Lembaga
                                                                                                 Peringkat Jangka Panjang
                                                                 Pemeringkat

                                                             Standards and                                                       BBB+ s.d
                                                                                    AAA           AA+ s.d AA-    A+ s.d A-
                                                                 Poor’s                                                           BBB-

                                                                                                                                 BBB+ s.d
                                                                 Fitch Ratings      AAA           AA+ s.d AA-    A+ s.d A-
                                                                                                                                  BBB-
 No                    Kategori Portofolio

                                                                                                                                 Baa1 s.d
                                                                   Moody’s          Aaa           Aa1 s.d Aa3    A1 s.d A3
                                                                                                                                  Baa3

                                                                                                   AA+ (idn)                    BBB+(idn)
                                                            PT Fitch Ratings                                    A+(idn) s.d
                                                                                 AAA (idn)          s.d AA-                     s.d BBB-
                                                               Indonesia                                         A-(idn)
                                                                                                     (idn)                        (idn)

                                                            PT Pemeringkat                         idAA+ s.d      idA+ s.d      idBBB+ s.d
                                                                                   idAAA
                                                            Efek Indonesia                           idAA-          idA-          idBBB-

        Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil
  12                                                                                       -               -              -             -
        dan Portofolio Ritel

  13    Tagihan Kepada Korporasi                                                  4.734.401         526.045       7.085.316             -

  14    Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo                                                     -               -              -             -

  15    Aset Lainnya                                                                       -               -              -             -

*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan
   Pendekatan Standar Bagi Bank Umum.



31 Desember 2023



                                                                                               Tagihan Bersih

                                                                   Lembaga
                                                                                                 Peringkat Jangka Panjang
                                                                 Pemeringkat

                                                             Standards and                                                       BBB+ s.d
                                                                                    AAA           AA+ s.d AA-    A+ s.d A-
                                                                 Poor’s                                                           BBB-

                                                                                                                                 BBB+ s.d
                                                                 Fitch Ratings      AAA           AA+ s.d AA-    A+ s.d A-
                                                                                                                                  BBB-
 No                    Kategori Portofolio

                                                                                                                                 Baa1 s.d
                                                                   Moody’s          Aaa           Aa1 s.d Aa3    A1 s.d A3
                                                                                                                                  Baa3

                                                                                                   AA+ (idn)                    BBB+(idn)
                                                            PT Fitch Ratings                                    A+(idn) s.d
                                                                                 AAA (idn)          s.d AA-                     s.d BBB-
                                                               Indonesia                                         A-(idn)
                                                                                                     (idn)                        (idn)

                                                            PT Pemeringkat                         idAA+ s.d      idA+ s.d      idBBB+ s.d
                                                                                   idAAA
                                                            Efek Indonesia                           idAA-          idA-          idBBB-

   1    Tagihan kepada Pemerintah                                                          -              -               -             -

  2     Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik                                     2.332.828        4.060.685        601.890      6.882.528

        Tagihan Kepada Bank Pembangunan
  3                                                                                        -              -               -             -
        Multilateral dan Lembaga Internasional

  4     Tagihan Kepada Bank                                                                -              -               -             -

  5     Tagihan berupa Covered Bond                                                        -              -               -             -

        Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan
  6                                                                                        -              -               -             -
        Lembaga Jasa Keuangan Lainnya

        Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang
  7     Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen Modal                                          -              -               -             -
        Lainnya

  8     Kredit Beragun Rumah Tinggal                                                       -              -               -             -




390        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 393
                                                                                                                     Laporan
                                                                                                                Tahunan 2024




                                                                 Tagihan Bersih


      Peringkat Jangka Panjang                                    Peringkat Jangka Pendek


                              kurang dari                                                        Kurang dari
BB+ s.d BB-     B+ s.d B-                          A-1                A-2            A-3
                                  B-                                                                A-3

                              kurang dari                                                        Kurang dari
BB+ s.d BB-     B+ s.d B-                        F1 s.d F1            F2              F3
                                  B-                                                                 F3
                                                                                                                  Tanpa
                                                                                                                                 Jumlah
                              kurang dari                                                        Kurang dari    Peringkat
Ba1 s.d Ba3     B1 s.d B3                          p-1                p-2            p-3
                                  B3                                                                P-3


BB+(idn) s.d   B+(idn) s.d    kurang dari      F1+(idn) s.d                                      Kurang dari
                                                                    F2(idn)        F3(idn)
 BB-(idn)       B-(idn)         B-(idn)          F1(idn)                                           F3(idn)


 idBB+ s.d      idB+ s.d      kurang dari                                         idA3 s.d id    Kurang dari
                                                   idA1              idA2
   idBB-          idB-           idB-                                                A4             idA4


           -              -                -                 -         -              -               -         8.233.004       8.233.004

    318.815    1.494.445                   -                 -         -              -               -         5.654.628       19.813.649

           -              -                -                 -         -              -               -          6.564.617       6.564.617

           -              -                -                 -         -              -               -         15.268.069      15.268.069




                                                                                                                        (dalam jutaan Rupiah)



                                                                 Tagihan Bersih


      Peringkat Jangka Panjang                                    Peringkat Jangka Pendek


                              kurang dari                                                         Kurang dari
BB+ s.d BB-     B+ s.d B-                          A-1                A-2            A-3
                                  B-                                                                 A-3

                              kurang dari                                                         Kurang dari
BB+ s.d BB-     B+ s.d B-                        F1 s.d F1             F2             F3
                                  B-                                                                  F3
                                                                                                                  Tanpa
                                                                                                                                 Jumlah
                              kurang dari                                                         Kurang dari   Peringkat
Ba1 s.d Ba3     B1 s.d B3                          p-1                p-2            p-3
                                  B3                                                                 P-3


BB+(idn) s.d   B+(idn) s.d    kurang dari      F1+(idn) s.d                                       Kurang dari
                                                                    F2(idn)        F3(idn)
 BB-(idn)       B-(idn)         B-(idn)          F1(idn)                                            F3(idn)


 idBB+ s.d      idB+ s.d      kurang dari                                         idA3 s.d id     Kurang dari
                                                   idA1               idA2
   idBB-          idB-           idB-                                                A4              idA4

       -              -               -                   -            -               -               -        85.096.880      85.096.880

 655.294              -          147.721                  -            -               -               -           1.577.356     16.258.302

       -              -               -                   -            -               -               -                    -             -

       -              -               -         1.233.550              -               -               -           2.351.916      3.585.466

       -              -               -                   -            -               -               -                    -             -

       -              -               -             21.184             -               -               -                    -        21.184



       -              -               -                   -            -               -               -                    -             -


       -              -               -                   -            -               -               -        268.704.264     268.704.264




                                                                                           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk       391
Page 394
                                      Informasi Eksposur Risiko
                                      dan Permodalan




                                                                                                   Tagihan Bersih

                                                                    Lembaga
                                                                                                     Peringkat Jangka Panjang
                                                                  Pemeringkat

                                                              Standards and                                                           BBB+ s.d
                                                                                       AAA            AA+ s.d AA-    A+ s.d A-
                                                                  Poor’s                                                               BBB-

                                                                                                                                      BBB+ s.d
                                                                  Fitch Ratings        AAA            AA+ s.d AA-    A+ s.d A-
                                                                                                                                       BBB-
 No                    Kategori Portofolio

                                                                                                                                      Baa1 s.d
                                                                    Moody’s            Aaa            Aa1 s.d Aa3    A1 s.d A3
                                                                                                                                       Baa3

                                                                                                       AA+ (idn)                     BBB+(idn)
                                                             PT Fitch Ratings                                       A+(idn) s.d
                                                                                   AAA (idn)            s.d AA-                      s.d BBB-
                                                                Indonesia                                            A-(idn)
                                                                                                         (idn)                         (idn)

                                                             PT Pemeringkat                            idAA+ s.d      idA+ s.d       idBBB+ s.d
                                                                                       idAAA
                                                             Efek Indonesia                              idAA-          idA-           idBBB-

  9     Kredit Beragun Properti Komersial                                                      -               -              -               -

        Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengelolaan
  10                                                                                           -               -              -               -
        Tanah, dan Konstruksi

  11    Kredit Pegawai/Pensiunan                                                               -               -              -               -

        Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil
  12                                                                                           -               -              -               -
        dan Portofolio Ritel

  13    Tagihan Kepada Korporasi                                                               -        5.118.942    2.949.560                -

  14    Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo                                                         -               -              -               -

  15    Aset Lainnya                                                                           -               -              -               -

*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan
Pendekatan Standar Bagi Bank Umum.



Sedangkan untuk Risiko Kredit Pihak Lawan (Counterparty
Credit Risk) terbagi menjadi 2 (dua), yaitu:
1. Transaksi Derivatif Over the Counter                                       2. Transaksi Repo
   Perseroan tidak memiliki transaksi derivatif per                              Uraian terkait Transaksi Repo dijabarkan dalam
   tanggal 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023                                 tabel berikut:


Tabel Transaksi Repo per 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023
                                                                                                                              (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                                      31 Desember 2024
 No                       Kategori Portofolio *)
                                                                              Nilai Wajar          Kewajiban        Tagihan
                                                                                                                                       ATMR
                                                                               SB Repo               Repo            Bersih

   1    Tagihan Kepada Pemerintah                                                  -                    -            89.874              -

  2     Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik                                       -                    -                 -              -

        Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral dan
  3                                                                                -                    -                 -               -
        Lembaga Internasional

  4     Tagihan Kepada Bank                                                        -                    -                 -               -

        Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa
  5                                                                                -                    -                 -               -
        Keuangan Lainnya

  6     Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel               -                    -                 -               -

  7     Tagihan Kepada Korporasi                                                   -                    -                 -               -

        Jumlah                                                                     -                    -            89.874               -

*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan
   Pendekatan Standar Bagi Bank Umum.




392       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 395
                                                                                                                      Laporan
                                                                                                                 Tahunan 2024




                                                                Tagihan Bersih


           Peringkat Jangka Panjang                              Peringkat Jangka Pendek


                                 kurang dari                                                      Kurang dari
 BB+ s.d BB-        B+ s.d B-                        A-1             A-2               A-3
                                     B-                                                              A-3

                                 kurang dari                                                      Kurang dari
 BB+ s.d BB-        B+ s.d B-                      F1 s.d F1          F2                F3
                                     B-                                                               F3
                                                                                                                   Tanpa
                                                                                                                                  Jumlah
                                 kurang dari                                                      Kurang dari    Peringkat
  Ba1 s.d Ba3       B1 s.d B3                        p-1             p-2               p-3
                                     B3                                                              P-3


 BB+(idn) s.d      B+(idn) s.d   kurang dari     F1+(idn) s.d                                     Kurang dari
                                                                   F2(idn)            F3(idn)
  BB-(idn)          B-(idn)        B-(idn)         F1(idn)                                          F3(idn)


   idBB+ s.d        idB+ s.d     kurang dari                                     idA3 s.d id      Kurang dari
                                                     idA1           idA2
     idBB-            idB-          idB-                                            A4               idA4

            -             -               -                 -         -                  -              -         5.943.455       5.943.455

            -             -               -                 -         -                  -              -         15.870.870      15.870.870

            -             -               -                 -         -                  -              -          2.273.664      2.273.664

            -             -               -                 -         -                  -              -          6.749.481       6.749.481

       119.318            -        753.195                  -         -                  -              -         10.106.943      19.047.958

            -             -               -                 -         -                  -              -          6.823.125       6.823.125

            -             -               -                 -         -                  -              -          13.507.510     13.507.510




                                                                                                                         (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                                  31 Desember 2023
 No                        Kategori Portofolio *)
                                                                             Nilai Wajar        Kewajiban       Tagihan
                                                                                                                                  ATMR
                                                                              SB Repo             Repo           Bersih

   1      Tagihan Kepada Pemerintah                                               -                 -               -                   -

  2       Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik                                    -                 -               -                   -

          Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral dan
  3                                                                               -                 -               -                   -
          Lembaga Internasional

  4       Tagihan Kepada Bank                                                     -                 -               -                   -

          Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa
  5                                                                               -                 -               -                   -
          Keuangan Lainnya

          Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio
  6                                                                               -                 -               -                   -
          Ritel

   7      Tagihan Kepada Korporasi                                                -                 -               -                   -

          Jumlah                                                                 -                  -               -                   -

*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan
   Pendekatan Standar Bagi Bank Umum.




                                                                                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk              393
Page 396
                                     Informasi Eksposur Risiko
                                     dan Permodalan




3. Transaksi Reverse Repo
   Uraian terkait Transaksi Reverse Repo dijabarkan dalam tabel berikut:


Tabel Transaksi Reverse Repo
                                                                                                                          (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                                31 Desember 2024
 No                       Kategori Portofolio *)
                                                                                                                Tagihan
                                                                               Tagihan          CKPN                               ATMR
                                                                                                                 Bersih

   1    Tagihan Kepada Pemerintah                                              175.625            -             175.625

  2     Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik                                      -               -                 -

        Tagihan Kepada - Bank Pembangunan Multilateral dan
  3                                                                               -               -                 -
        Lembaga Internasional

  4     Tagihan Kepada Bank                                                       -               -                 -

        Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Portofolio
  5                                                                               -               -                 -
        Ritel

  6     Tagihan Kepada Korporasi                                                  -               -                 -

        Jumlah                                                                 175.625            -             175.625                 -

*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan
   Pendekatan Standar Bagi Bank Umum.




Dalam rangka menurunkan eksposur risiko kredit,                           mereka beroperasi dan mengalokasikan eksposur kredit
Perseroan     melakukan      pre-screening  terhadap                      berdasarkan sektor industri untuk melihat konsentrasi
debitur, mewajibkan debitur memenuhi agunan yang                          risiko kredit. Uraian terkait pengungkapan tagihan bersih
dipersyaratkan, menganalisis dan mengevaluasi                             berdasarkan bobot risiko setelah memperhitungkan
kelayakan kredit, dan melakukan pengikatan kredit                         dampak mitigasi risiko kredit dan pengungkapan
secara legal. Perseroan telah mengalokasikan eksposur                     tagihan bersih dan teknik mitigasi risiko kredit diuraikan
kredit berdasarkan area/wilayah geografis tempat                          sebagai berikut:


Tabel Tagihan Bersih Berdasarkan Bobot Risiko setelah Memperhitungkan Dampak
Mitigasi Risiko Kredit per 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023

31 Desember 2024


                                                Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
 No.          Kategori Portofolio *)
                                                     0%             20%               25%             30%           40%             50%

  A     EKSPOSUR NERACA

   1    Tagihan kepada Pemerintah                68.076.703                -                -               -              -                -

        Tagihan Kepada Entitas Sektor
   2                                                        -     7.237.445                 -               -              -      8.930.292
        Publik

        Tagihan Kepada Bank
  3     Pembangunan Multilateral dan                        -              -                -               -              -                -
        Lembaga Internasional

  4     Tagihan Kepada Bank                                 -     5.866.952                 -               -      500.843                  -

  5     Tagihan berupa Covered Bond                         -              -                -               -              -                -

        Tagihan Kepada Perusahaan Efek
  6     dan Lembaga Jasa Keuangan                           -              -                -               -              -                -
        Lainnya

        Tagihan berupa Surat Berharga/
   7    Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan                   -              -                -               -              -                -
        Instrumen Modal Lainnya




394        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 397
                                                                                                                      Laporan
                                                                                                                 Tahunan 2024




                                                                                                                          (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                                31 Desember 2023
 No                        Kategori Portofolio *)
                                                                                                               Tagihan
                                                                            Tagihan             CKPN                               ATMR
                                                                                                                Bersih

   1    Tagihan Kepada Pemerintah                                                0                -                0

  2     Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik                                     -                -                 -

        Tagihan Kepada - Bank Pembangunan Multilateral dan
  3                                                                              -                -                 -
        Lembaga Internasional

  4     Tagihan Kepada Bank                                                      -                -                 -

        Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Portofolio
  5                                                                              -                -                 -
        Ritel

  6     Tagihan Kepada Korporasi                                                 -                -                 -

        Jumlah                                                                   0                -                0                    -

*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan
   Pendekatan Standar Bagi Bank Umum.




                                                                                                                          (dalam jutaan Rupiah)




         Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
                                                                                                                                   Beban
                                                                                                                   ATMR
                                                                                                                                   Modal
       60%           70%             75%            85%             100%             150%        Lainnya



             -             -                -               -               -               -              -               -                 -

             -             -                -               -       206.869          450.753               -      6.451.925         592.287



             -             -                -               -               -               -              -               -                 -


             -             -                -               -               -               -              -      1.373.728          126.108

             -             -                -               -               -               -              -               -                 -


             -             -          19.585                -               -               -              -            7.834               719



             -             -                -               -               -               -              -               -                 -




                                                                                       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                395
Page 398
                                     Informasi Eksposur Risiko
                                     dan Permodalan




                                                Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
 No.          Kategori Portofolio *)
                                                     0%             20%             25%             30%             40%            50%

  8     Kredit Beragun Rumah Tinggal                        -    29.344.757      24.315.490      97.527.442     80.820.419      52.701.608

  9     Kredit Beragun Properti Komersial                   -              -               -               -               -       234.050

        Kredit untuk Pengadaan Tanah,
  10                                                        -              -               -               -               -               -
        Pengelolaan Tanah, dan Konstruksi

  11    Kredit Pegawai/Pensiunan                            -              -               -               -               -      2.016.478

        Tagihan Kepada Usaha Mikro,
  12                                                        -              -               -               -               -               -
        Usaha Kecil dan Portofolio Ritel

  13    Tagihan Kepada Korporasi                            -     3.252.808                -               -               -      4.381.220

  14    Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo                      -              -               -               -               -      1.783.669

  15    Aset Lainnya                               2.105.621               -               -               -               -               -

        Jumlah Eksposur Neraca                   70.182.324       45.701.961     24.315.490      97.527.442      81.321.262      70.047.317

  B     EKSPOSUR KEWAJIBAN KOMITMEN/KONTINJENSI PD TRANSAKSI REKENING ADMINISTRATIF

   1    Tagihan Kepada Pemerintah                     29.234               -               -               -               -               -

        Tagihan Kepada Entitas Sektor
  2                                                         -        158.712               -               -               -       198.034
        Publik

        Tagihan kepada Bank
  3     Pembangunan Multilateral dan                        -              -               -               -               -               -
        Lembaga Internasional

  4     Tagihan kepada Bank                                 -              -               -               -               -               -

        Tagihan Kepada Perusahaan Efek
  5     dan Lembaga Jasa Keuangan                           -              -               -               -          4.610                -
        Lainnya

  6     Kredit Beragun Rumah Tinggal                        -            750             573          2.695           2.334             1.274

   7    Kredit Beragun Properti Komersial                   -              -               -               -               -            4.852

        Kredit untuk Pengadaan Tanah,
  8                                                         -              -               -               -               -               -
        Pengelolaan Tanah, dan Konstruksi

  9     Kredit Pegawai/Pensiunan                            -              -               -               -               -               6

        Tagihan Kepada Usaha Mikro,
  10                                                        -              -               -               -               -               -
        Usaha Kecil dan Portofolio Ritel

  11    Tagihan Kepada Korporasi                            -        797.718               -               -               -      1.074.449

  12    Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo                      -              -               -               -               -               8

        Jumlah Eksposur TRA                           29.234         957.180             573          2.695           6.944       1.278.623

  C     EKSPOSUR AKIBAT KEGAGALAN PIHAK LAWAN (COUNTERPARTY CREDIT RISK)

   1    Tagihan Kepada Pemerintah                   265.499                -               -               -               -               -

        Tagihan Kepada Entitas Sektor
  2                                                         -              -               -               -               -               -
        Publik

        Tagihan kepada Bank
  3     Pembangunan Multilateral dan                        -              -               -               -               -               -
        Lembaga Internasional

  4     Tagihan kepada Bank                                 -              -               -               -               -               -

        Tagihan Kepada Perusahaan Efek
  5     dan Lembaga Jasa Keuangan                           -              -               -               -               -               -
        Lainnya

        Tagihan Kepada Usaha Mikro,
  6                                                         -              -               -               -               -               -
        Usaha Kecil dan Portofolio Ritel

   7    Tagihan Kepada Korporasi                            -              -               -               -               -               -

        Jumlah Counterparty Credit Risk             265.499                -               -               -               -               -

*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan
   Pendekatan Standar Bagi Bank Umum.




396       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 399
                                                                                          Laporan
                                                                                     Tahunan 2024




   Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
                                                                                                    Beban
                                                                                       ATMR
                                                                                                    Modal
60%        70%         75%         85%          100%         150%       Lainnya

      -   890.591      567.372           -             -            -           -    76.735.061     7.044.279

18.090           -     474.846    1.451.121            -            -   4.414.768    5.653.898          519.028

      -          -           -           -    10.938.343    6.383.698           -    19.964.586     1.832.749

      -          -           -           -             -            -           -     1.008.239         92.556

      -          -   2.383.046   1.486.410     4.360.089            -           -     7.139.768         655.431

      -          -           -   2.236.859      5.161.988    924.093            -     9.939.515         912.447

      -          -           -           -     4.746.849      33.028            -    5.639.405          517.697

      -          -           -           -    13.084.857       77.591           -    13.201.243      1.211.874

18.090    890.591    3.444.850    5.174.391   38.498.995    7.869.163   4.414.768    147.115.202    13.505.175



      -          -           -           -             -            -           -             -              -

      -          -           -           -         4.587       9.996            -       150.340          13.801



      -          -           -           -             -            -           -             -              -


      -          -           -           -             -            -           -             -              -


      -          -           -           -             -            -           -         1.844             169


      -        17            -           -             -            -           -         2.071            190

      -          -       9.383     30.086              -            -      91.530       116.650          10.708

      -          -           -           -      363.643       269.791           -       768.331         70.533

      -          -           -           -             -            -           -             3              -

      -          -       1.026         639          1.794           -           -         3.075            282

      -          -           -    548.567      1.209.323     226.624            -     2.712.309      248.990

      -          -           -           -             -        1.063           -         1.599             147

      -        17       10.409     579.292     1.579.348      507.475      91.530     3.756.222      344.820



      -          -           -           -             -            -           -             -              -

      -          -           -           -             -            -           -             -              -



      -          -           -           -             -            -           -             -              -


      -          -           -           -             -            -           -             -              -


      -          -           -           -             -            -           -             -              -



      -          -           -           -             -            -           -             -              -

      -          -           -           -             -            -           -             -              -

      -          -           -           -             -                                      -              -




                                                                PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk      397
Page 400
                                   Informasi Eksposur Risiko
                                   dan Permodalan




31 Desember 2023



                                              Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
 No.        Kategori Portofolio *)
                                                   0%            20%           25%          30%          40%          50%

  A    EKSPOSUR NERACA

  1    Tagihan kepada Pemerintah                84.993.137              -             -            -           -             -

       Tagihan Kepada Entitas Sektor
  2                                                       -     7.640.801             -            -           -     7.279.886
       Publik

       Tagihan Kepada Bank
  3    Pembangunan Multilateral dan                       -             -             -            -           -             -
       Lembaga Internasional

  4    Tagihan Kepada Bank                                -     2.702.861             -            -     732.366             -

  5    Tagihan berupa Covered Bond                        -             -             -            -           -             -

       Tagihan Kepada Perusahaan Efek
  6    dan Lembaga Jasa Keuangan                          -             -             -            -           -             -
       Lainnya

       Tagihan berupa Surat Berharga/
  7    Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan                  -             -             -            -           -             -
       Instrumen Modal Lainnya

  8    Kredit Beragun Rumah Tinggal                       -    27.953.501    24.576.403   88.792.969   78.815.289    47.035.119

  9    Kredit Beragun Properti Komersial                  -             -             -            -           -      308.887

       Kredit untuk Pengadaan Tanah,
 10                                                       -             -             -            -           -             -
       Pengelolaan Tanah, dan Konstruksi

  11   Kredit Pegawai/Pensiunan                           -             -             -            -           -     2.273.660

       Tagihan Kepada Usaha Mikro,
  12                                                      -             -             -            -           -             -
       Usaha Kecil dan Portofolio Ritel

  13   Tagihan Kepada Korporasi                           -     4.290.164             -            -           -      2.472.014

  14   Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo                     -             -             -            -           -             -

  15   Aset Lainnya                              2.127.490              -             -            -           -             -

       Jumlah Eksposur Neraca                   87.120.627     42.587.327    24.576.403   88.792.969   79.547.655   59.369.566

  B    EKSPOSUR KEWAJIBAN KOMITMEN/KONTINJENSI PD TRANSAKSI REKENING ADMINISTRATIF

  1    Tagihan Kepada Pemerintah                   103.743              -             -            -           -             -

       Tagihan Kepada Entitas Sektor
  2                                                       -       271.826             -            -           -       262.774
       Publik

       Tagihan kepada Bank
  3    Pembangunan Multilateral dan                       -             -             -            -           -             -
       Lembaga Internasional

  4    Tagihan kepada Bank                                -             -             -            -           -             -

       Tagihan Kepada Perusahaan Efek
  5    dan Lembaga Jasa Keuangan                          -             -             -            -         450             -
       Lainnya

  6    Kredit Beragun Rumah Tinggal                       -           472          403         1.575        1.492          821

  7    Kredit Beragun Properti Komersial                  -             -             -            -           -         7.955

       Kredit untuk Pengadaan Tanah,
  8                                                       -             -             -            -           -             -
       Pengelolaan Tanah, dan Konstruksi

  9    Kredit Pegawai/Pensiunan                           -             -             -            -           -             4

       Tagihan Kepada Usaha Mikro,
 10                                                       -             -             -            -           -             -
       Usaha Kecil dan Portofolio Ritel

  11   Tagihan Kepada Korporasi                           -      889.687              -            -           -       512.642

  12   Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo                     -             -             -            -           -             -

       Jumlah Eksposur TRA                         103.743       1.161.985         403         1.575        1.942      784.196




398      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 401
                                                                                           Laporan
                                                                                      Tahunan 2024




                                                                                              (dalam jutaan Rupiah)



   Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
                                                                                                      Beban
                                                                                        ATMR
                                                                                                      Modal
60%        70%          75%         85%          100%         150%       Lainnya



      -          -            -           -             -            -           -              -              -

      -          -            -           -      632.464       142.575           -     5.573.249          511.624



      -          -            -           -             -            -           -              -              -


      -          -            -           -             -            -           -       833.519           76.517

      -          -            -           -             -            -           -              -              -


      -          -       20.734           -             -            -           -         8.294             761



      -          -            -           -             -            -           -              -              -


      -    882.179     644.029            -             -            -           -     70.123.127     6.437.303

19.734           -     524.042    1.921.544             -            -   3.020.934     4.853.986        445.596

      -          -            -           -     13.310.791   1.722.657           -     15.879.575      1.457.745

      -          -            -           -             -            -           -      1.136.830         104.361

      -          -    3.566.851    1.515.198      163.255            -    1.500.537    4.567.635         419.309

      -          -            -    1.161.199    7.267.962      631.250           -    10.209.652         937.246

      -          -            -           -     3.806.223    3.012.844           -     8.325.489         764.280

      -          -            -           -    11.302.430       77.591           -      11.418.815     1.048.247

19.734     882.179    4.755.656   4.597.941    36.483.126    5.586.916   4.521.472    132.930.171    12.202.989



      -          -            -           -             -            -           -              -              -

      -          -            -           -       22.829         5.146           -        216.301         19.856



      -          -            -           -             -            -           -              -              -


      -          -            -           -             -            -           -              -              -


      -          -            -           -             -            -           -            180              17


      -          12           -           -             -            -           -          1.260             116

      -          -       13.079     49.484              -            -      77.796       124.384           11.418

      -          -            -           -       739.001       98.421           -       885.788           81.315

      -          -            -           -             -            -           -              2              -

      -          -        1.948         872             -            -         820         2.443             224

      -          -            -    240.808       1.451.323     130.908           -     2.254.449         206.958

      -          -            -           -             -       4.058            -         6.087             559

      -          12      15.027     291.164     2.213.153     238.533       78.615     3.490.895         320.463




                                                                 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk      399
Page 402
                                      Informasi Eksposur Risiko
                                      dan Permodalan




                                                 Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
 No.          Kategori Portofolio *)
                                                      0%              20%           25%             30%             40%              50%

  C     EKSPOSUR AKIBAT KEGAGALAN PIHAK LAWAN (COUNTERPARTY CREDIT RISK)

   1    Tagihan Kepada Pemerintah                            0              -               -              -                 -              -

  2     Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik                 -              -               -              -                 -              -

        Tagihan kepada Bank
  3     Pembangunan Multilateral dan                         -              -               -              -                 -              -
        Lembaga Internasional

  4     Tagihan kepada Bank                                  -              -               -              -                 -              -

        Tagihan Kepada Perusahaan Efek
  5     dan Lembaga Jasa Keuangan                            -              -               -              -                 -              -
        Lainnya

        Tagihan Kepada Usaha Mikro,
  6                                                          -              -               -              -                 -              -
        Usaha Kecil dan Portofolio Ritel

  7     Tagihan Kepada Korporasi                             -              -               -              -                 -              -

        Jumlah Counterparty Credit Risk                      0              -               -              -                 -              -

*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan
Pendekatan Standar Bagi Bank Umum.




Tabel Tabel Tagihan Bersih dan Teknis Mitigasi Risiko Kredit per 31 Desember 2024
dan 31 Desember 2023
                                                                                                                          (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                     31 Desember 2024

                                                                                    Bagian yang Dijamin
 No.            Kategori Portofolio *)                                                                                             Bagian
                                                       Tagihan
                                                                                                                                 yang Tidak
                                                        Bersih                                    Asuransi
                                                                      Agunan        Garansi                        Lainnya        Dijamin
                                                                                                   Kredit

  A     EKSPOSUR ASET PADA LAPORAN POSISI KEUANGAN, KECUALI EKSPOSUR SEKURITISASI

   1    Tagihan kepada Pemerintah                      68.076.703               -       -                      -      -           68.076.703

  2     Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik           16.825.358       687.416         -                      -      -            16.137.942

        Tagihan Kepada Bank Pembangunan
  3     Multilateral dan Lembaga                                  -             -       -                      -      -                     -
        Internasional

  4     Tagihan Kepada Bank                             6.367.795               -       -                      -      -            6.367.795

  5     Tagihan berupa Covered Bond                               -             -       -                      -      -                     -

        Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan
  6                                                         19.585              -       -                      -      -                 19.585
        Lembaga Jasa Keuangan Lainnya

        Tagihan berupa Surat Berharga/
  7     Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan                         -             -       -                      -      -                     -
        Instrumen Modal Lainnya

  8     Kredit Beragun Rumah Tinggal                  286.167.679               -       -        150.233.327          -          135.934.352

  9     Kredit Beragun Properti Komersial               6.592.875        43.364         -                      -      -            6.549.511

        Kredit untuk Pengadaan Tanah,
  10                                                    17.322.041      366.203         -                      -      -           16.955.838
        Pengelolaan Tanah, dan Konstruksi

  11    Kredit Pegawai/Pensiunan                         2.016.478              -       -                      -      -            2.016.478

        Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha
  12                                                    8.229.546       265.472         -             130.820         -            7.833.254
        Kecil dan Portofolio Ritel

  13    Tagihan Kepada Korporasi                       15.956.968       931.803         -                      -      -           15.025.165

  14    Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo                  6.563.546               -       -              61.026         -           6.502.520




400        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 403
                                                                                                              Laporan
                                                                                                         Tahunan 2024




        Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
                                                                                                                          Beban
                                                                                                          ATMR
                                                                                                                          Modal
      60%           70%           75%         85%               100%           150%       Lainnya



            -             -              -          -                  -              -          -                -               -

            -             -              -          -                  -              -          -                -               -


            -             -              -          -                  -              -          -                -               -


            -             -              -          -                  -              -          -                -               -


            -             -              -          -                  -              -          -                -               -



            -             -              -          -                  -              -          -                -               -

            -             -              -          -                  -              -          -                -               -

            -             -              -          -                  -                                          -               -




                                                                                31 Desember 2024

                                                                               Bagian yang Dijamin
No.             Kategori Portofolio *)                                                                                    Bagian
                                               Tagihan
                                                                                                                        yang Tidak
                                                Bersih                                    Asuransi
                                                                 Agunan        Garansi                   Lainnya         Dijamin
                                                                                           Kredit

15     Aset Lainnya                            15.268.069                  -      -                  -       -           15.268.069

       Jumlah Eksposur Neraca                                    2.294.258        -       150.425.173        -          296.687.212
                                              449.406.643

B      EKSPOSUR KEWAJIBAN KOMITMEN ATAU KEWAJIBAN KONTINJENSI PADA TRA, KECUALI EKSPOSUR SEKURITISASI

 1     Tagihan Kepada Pemerintah                    29.234                 -      -                  -       -              29.234

 2     Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik         371.328                -      -                  -       -              371.328

       Tagihan kepada Bank Pembangunan
 3     Multilateral dan Lembaga                            -               -      -                  -       -                    -
       Internasional

 4     Tagihan kepada Bank                                 -               -      -                  -       -                    -

       Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan
 5                                                      4.610              -      -                  -       -                4.610
       Lembaga Jasa Keuangan Lainnya

 6     Kredit Beragun Rumah Tinggal                     7.642              -      -                  -       -                7.642

 7     Kredit Beragun Properti Komersial            135.852                -      -                  -       -              135.852

       Kredit untuk Pengadaan Tanah,
 8                                                633.435                  -      -                  -       -             633.435
       Pengelolaan Tanah, dan Konstruksi

 9     Kredit Pegawai/Pensiunan                            6               -      -                  -       -                    6

       Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha
10                                                   3.459                 -      -                  -       -               3.459
       Kecil dan Portofolio Ritel

 11    Tagihan Kepada Korporasi                 3.856.681                  -      -                  -       -            3.856.681

12     Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo                   1.071              -      -                  -       -                1.071

       Jumlah Eksposur TRA                      5.043.318                  -      -                  -       -            5.043.318




                                                                                  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk        401
Page 404
                                     Informasi Eksposur Risiko
                                     dan Permodalan




                                                                                     31 Desember 2024

                                                                                   Bagian yang Dijamin
 No.            Kategori Portofolio *)                                                                                          Bagian
                                                      Tagihan
                                                                                                                              yang Tidak
                                                       Bersih                                    Asuransi
                                                                     Agunan        Garansi                       Lainnya       Dijamin
                                                                                                  Kredit

  C     EKSPOSUR YANG MENIMBULKAN RISIKO KREDIT AKIBAT KEGAGALAN PIHAK LAWAN (COUNTERPARTY CREDIT RISK)

   1    Tagihan Kepada Pemerintah                        265.499               -        -                   -        -             265.499

  2     Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik                     -             -        -                   -        -                      -

        Tagihan kepada Bank Pembangunan
  3     Multilateral dan Lembaga                                 -             -        -                   -        -                      -
        Internasional

  4     Tagihan kepada Bank                                      -             -        -                   -        -                      -

        Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan
  5                                                              -             -        -                   -        -                      -
        Lembaga Jasa Keuangan Lainnya

        Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha
  6                                                              -             -        -                   -        -                      -
        Kecil dan Portofolio Ritel

  7     Tagihan Kepada Korporasi                                 -             -        -                   -        -                      -

        Jumlah Counterparty Credit Risk                  265.499               -        -                   -        -             265.499

*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan
   Pendekatan Standar Bagi Bank Umum.


                                                                                                                         (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                     31 Desember 2023

                                                                                   Bagian yang Dijamin
 No.            Kategori Portofolio *)                                                                                          Bagian
                                                      Tagihan
                                                                                                                              yang Tidak
                                                       Bersih                                    Asuransi
                                                                     Agunan        Garansi                       Lainnya       Dijamin
                                                                                                  Kredit

  A     EKSPOSUR ASET PADA LAPORAN POSISI KEUANGAN, KECUALI EKSPOSUR SEKURITISASI

   1    Tagihan kepada Pemerintah                      84.993.137             -         -                  -         -           84.993.137

  2     Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik           15.695.726             -         -                  -         -           15.695.726

        Tagihan Kepada Bank Pembangunan
  3     Multilateral dan Lembaga                                 -            -         -                  -         -                      -
        Internasional

  4     Tagihan Kepada Bank                             3.435.227             -         -                  -         -            3.435.227

  5     Tagihan berupa Covered Bond                              -            -         -                  -         -                      -

        Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan
  6                                                        20.734             -         -                  -         -                  20.734
        Lembaga Jasa Keuangan Lainnya

        Tagihan berupa Surat Berharga/
  7     Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan                        -            -         -                  -         -                      -
        Instrumen Modal Lainnya

  8     Kredit Beragun Rumah Tinggal                268.699.489               -         -                            -           117.842.195
                                                                                                 150.857.293

  9     Kredit Beragun Properti Komersial                5.795.141       67.626         -                  -         -             5.727.515

        Kredit untuk Pengadaan Tanah,
  10                                                  15.033.448              -         -                  -         -           15.033.448
        Pengelolaan Tanah, dan Konstruksi

  11    Kredit Pegawai/Pensiunan                        2.273.660             -         -                  -         -            2.273.660




402        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 405
                                                                                                                      Laporan
                                                                                                                 Tahunan 2024




                                                                                     31 Desember 2023

                                                                                   Bagian yang Dijamin
 No.            Kategori Portofolio *)                                                                                            Bagian
                                                      Tagihan
                                                                                                                                yang Tidak
                                                       Bersih                                    Asuransi
                                                                     Agunan        Garansi                       Lainnya         Dijamin
                                                                                                  Kredit

        Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha
  12                                                   6.745.842       234.029          -           233.829          -            6.277.984
        Kecil dan Portofolio Ritel

  13    Tagihan Kepada Korporasi                      15.822.590        155.178         -                  -         -            15.667.412

  14    Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo                  6.819.067             -         -                  -         -            6.819.067

  15    Aset Lainnya                                   13.507.510             -         -                  -         -            13.507.510

        Jumlah Eksposur Neraca                       438.841.570       456.833          -         151.091.122        -          287.293.615

  B     EKSPOSUR KEWAJIBAN KOMITMEN ATAU KEWAJIBAN KONTINJENSI PADA TRA, KECUALI EKSPOSUR SEKURITISASI

   1    Tagihan Kepada Pemerintah                         103.743             -         -                  -         -              103.743

  2     Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik             562.576              -         -                  -         -             562.576

        Tagihan kepada Bank Pembangunan
  3     Multilateral dan Lembaga                                -             -         -                  -         -                      -
        Internasional

  4     Tagihan kepada Bank                                     -             -         -                  -         -                      -

        Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan
  5                                                          450              -         -                  -         -                   450
        Lembaga Jasa Keuangan Lainnya

  6     Kredit Beragun Rumah Tinggal                        4.776             -         -                  -         -                  4.776

  7     Kredit Beragun Properti Komersial                 148.313             -         -                  -         -              148.313

        Kredit untuk Pengadaan Tanah,
  8                                                       837.422             -         -                  -         -              837.422
        Pengelolaan Tanah, dan Konstruksi

  9     Kredit Pegawai/Pensiunan                                4             -         -                  -         -                     4

        Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha
  10                                                        3.640             -         -                  -         -                  3.640
        Kecil dan Portofolio Ritel

  11    Tagihan Kepada Korporasi                       3.225.368              -         -                  -         -            3.225.368

  12    Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo                      4.058             -         -                  -         -                  4.058

        Jumlah Eksposur TRA                            4.890.349              -         -                  -         -           4.890.349

  C     EKSPOSUR YANG MENIMBULKAN RISIKO KREDIT AKIBAT KEGAGALAN PIHAK LAWAN (COUNTERPARTY CREDIT RISK)

   1    Tagihan Kepada Pemerintah                               0             -         -                  -         -                     0

  2     Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik                    -             -         -                  -         -                      -

        Tagihan kepada Bank Pembangunan
  3     Multilateral dan Lembaga                                -             -         -                  -         -                      -
        Internasional

  4     Tagihan kepada Bank                                     -             -         -                  -         -                      -

        Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan
  5                                                             -             -         -                  -         -                      -
        Lembaga Jasa Keuangan Lainnya

        Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha
  6                                                             -             -         -                  -         -                      -
        Kecil dan Portofolio Ritel

  7     Tagihan Kepada Korporasi                                -             -         -                  -         -                      -

        Jumlah Counterparty Credit Risk                         0             -         -                  -         -                     0

*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan
   Pendekatan Standar Bagi Bank Umum.




                                                                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk             403
Page 406
                                 Informasi Eksposur Risiko
                                 dan Permodalan




Risiko Kredit: Sekuritisasi Aset

Tujuan Perseroan melakukan sekuritisasi adalah mentransformasi aset yang tidak likuid menjadi aset yang likuid
dalam bentuk surat berharga/securities yang dapat diperjualbelikan (disebut dengan Asset Backed Securities-ABS
atau Efek Beragun Aset-EBA). Sekuritisasi Aset KPR dilakukan Perseroan antara lain sebagai upaya untuk mitigasi
maturity mismatch, alternatif sumber pendanaan KPR, dan peningkatan lending capacity. Fungsi yang dijalankan
oleh Perseroan dalam transaksi sekuritisasi meliputi originator, servicer, dan investor. Dalam rangka sekuritisasi atas
tagihan kredit pemilikan rumah (kumpulan tagihan), Perseroan telah melakukan penjualan atas kumpulan tagihan
kepada pihak ketiga (sekuritisasi KPR).


Tabel Sekuritisasi Aset, Peringkat dan Lembaga Pemeringkat

             Transaksi
 No.                           Nominal Total (Rp)            Unit KPR             Kelas          Avg Tenor EBA (yr)
            Sekuritisasi

                                                                                    A1
  1      EBASP3/SPBTN3           1.000.000.000.000
                                                                                   A2

                                                                                    A1
  2      EBASP4/SPBTN4           2.000.000.000.000
                                                                                   A2

                                                                                    A1
  3      EBASP5/SPBTN5           2.000.000.000.000
                                                                                   A2


  4      EBASP6/SPBTN6              631.000.543.015



  5      EBASP7/SPBTN7              500.000.001.416



  6      EBASP8/SPBTN8             600.000.020.055


 TOTAL                         Rp6.731.000.564.486              -

                                                              11.280                A1                   2,00

  1      EBA-SPSMF-BTN02       Rp1.000.000.000.000                                 A2                    5,00

                                                                                    B

                                                              11.237                A1                   2,00

  2      EBA-SPSMF-BTN03       Rp1.000.000.000.000                                 A2                    4,00

                                                                                    B

                                                              18.728                A1                   2,00

  3      EBA-SPSMF-BTN04      Rp2.000.000.000.000                                  A2                    5,00

                                                                                    B

                                                              16.476                A1                   3,00

                                                                                   A2                    5,00
  4      EBA-SPSMF-BTN05      Rp2.000.000.000.000
                                                                                    M                    8,00

                                                                                    B

                                                               7.721                A                    3,00
  5      EBA-SPSMF-BTN06         Rp631.000.543.015
                                                                                    B

                                                              6.188                 A                    3,00

  6      EBA-SPSMF-BTN07         Rp500.000.001.416                                  B




404        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 407
                                                                                                   Laporan
                                                                                              Tahunan 2024




Atas sekuritisasi KPR (efek beragun aset), Perseroan mengakuinya sebagai penjualan atas tagihan KPR tersebut
dikarenakan Perseroan telah memindahkan risiko dan manfaat atas kepemilikannya kepada pihak ketiga. Oleh
Karena itu, pada tanggal efektif sekuritisasi Perseroan menghentikan pengakuan atas kumpulan tagihan tersebut.
Uraian terkait perhitungan ATMR Risiko Kredit dengan menggunakan pendekatan standar adalah sebagai berikut:




                              Tanggal                                                                    Peringkat
 Nominal Class (Rp)                           Jatuh Tempo      Average Life    Kupon Kelas A
                             Transaksi                                                                    Pefindo

    Rp200.000.000.000                                                              A1=8,00%
                             28 April 2017      7 Juli 2029        7,78                                      id.AAA
     Rp713.000.000.000                                                             A2=8,40%

    Rp700.000.000.000                                                              A1=7,00%
                           28 Februari 2018     7 Mei 2029         7,03                                      id.AAA
    Rp1.124.000.000.000                                                            A2=7,50%

    Rp574.000.000.000                                                              A1=8,50%
                          27 November 2019      7 Mei 2032         9,09                                      id.AAA
    Rp1.142.000.000.000                                                            A2=8,75%


    Rp576.734.000.000     30 Desember 2020      7 Juli 2032        6,08            A=6,50%                   id.AAA



    Rp452.500.000.000     23 Desember 2022    7 Januari 2034       5,66             A=7,70%                  id.AAA


                           26 September
    Rp544.800.000.000                         7 Agustus 2035       7,44            A=6,65%                   id.AAA
                               2023

  Rp6.027.034.000.000

    Rp400.000.000.000                                                              A1=8,15%
                                                                                                             idAAA
     Rp513.000.000.000     31 Oktober 2016     7 Juni 2027         7,05            A1=8,75%

     Rp87.000.000.000

    Rp200.000.000.000                                                              A1=8,00%
                                                                                                             idAAA
     Rp713.000.000.000       28 April 2017      7 Juli 2029        7,78            A2=8,40%

     Rp87.000.000.000

    Rp700.000.000.000                                                              A1=7,00%
                                                                                                             idAAA
    Rp1.124.000.000.000    28 Februari 2018     7 Mei 2029         7,03            A2=7,50%

     Rp176.000.000.000

    Rp574.000.000.000                                                              A1=8,50%
                                                                                                             idAAA
    Rp1.142.000.000.000                                                            A2=8,75%
                          27 November 2019      7 Mei 2032         9,09
     Rp24.000.000.000                                                              M=10,40%                   idA

    Rp260.000.000.000

    Rp576.734.000.000                                                                                        idAAA
                          30 Desember 2020      7 Juli 2032        6,08             6,50%
      Rp54.266.543.015

    Rp452.500.000.000
                          23 Desember 2022    7 Januari 2034       5,66              7,70%                   idAAA

       Rp47.500.001.416




                                                                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk            405
Page 408
                                  Informasi Eksposur Risiko
                                  dan Permodalan




             Transaksi
 No.                            Nominal Total (Rp)              Unit KPR                    Kelas            Avg Tenor EBA (yr)
            Sekuritisasi

                                                                  4.340                      A                          4,00
  7     EBA-SPSMF-BTN08           Rp600.000.020.055
                                                                                              B

TOTAL                            Rp21.193.001.693.458            75.970




Tabel Transaksi Sekuritisasi per 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023

                                                                                        31 Desember 2024

                                                                                 Nilai aset yang disekuritisasi
                                                                                 yang mengalami penurunan
 No.                  Eksposur Sekuritisasi                                                                               Laba/Rugi
                                                              Nilai aset yang                 nilai
                                                                                                                        dari aktivitas
                                                               disekuritisasi
                                                                                                                         sekuritisasi
                                                                                 Telah Jatuh        Belum Jatuh
                                                                                   Tempo               Tempo

  1     Bank bertindak sebagai Kreditur Asal                               -            -                -                     -

        Tagihan Beragun Rumah Tinggal                           13.386.868              -                -                     -

  2     Bank bertindak sebagai Penyedia Kredit Pendukung                   -            -                -                     -

        a. Fasilitas penanggung risiko pertama                             -            -                -                     -

        b. Fasilitas penanggung risiko kedua                               -            -                -                     -

        Bank bertindak sebagai Penyedia Fasilitas
  3                                                                        -            -                -                     -
        Likuiditas

  4     Bank bertindak sebagai Penyedia Jasa                    13.386.868              -                -                     -

  5     Bank bertindak sebagai Bank Kostudian                              -            -                -                     -

  6     Bank bertindak sebagai Pemodal                                     -            -                -                     -

        a. Senior tranche                                                  -            -                -                     -

          Tagihan Beragun Rumah Tinggal                                    -            -                -                     -

        b. Junior tranche                                                  -            -                -                     -

          Tagihan Beragun Rumah Tinggal                                    -            -                -                     -




Tabel Ringkasan Aktivitas Sekuritisasi - Perseroan Bertindak sebagai Kreditur Asal                                (dalam Jutaan Rupiah)
per 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023

                                                                                        31 Desember 2024
 No.                   Underlying Asset *)
                                                                      Nilai Aset yang                Keuntungan (Kerugian)
                                                                      Disekuritisasi                       Penjualan

  1     Tagihan kepada Pemerintah                                                   -                               -

  2     Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik                                        -                               -

        Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral
  3                                                                                 -                               -
        dan Lembaga Internasional

  4     Tagihan Kepada Bank                                                         -                               -

  5     Tagihan berupa Covered Bond                                                 -                               -

        Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan Lembaga
  6                                                                                 -                               -
        Jasa Keuangan Lainnya

        Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang Subordinasi,
  7                                                                                 -                               -
        Ekuitas, dan Instrumen Modal Lainnya

  8     Kredit Beragun Rumah Tinggal                                       13.386.868                               -




406       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 409
                                                                                                                          Laporan
                                                                                                                     Tahunan 2024




                                    Tanggal                                                                                        Peringkat
 Nominal Class (Rp)                                    Jatuh Tempo            Average Life             Kupon Kelas A
                                   Transaksi                                                                                        Pefindo

       Rp544.800.000.000      26 September 2023        7 Agustus 2035                7,44                    6,65%                   idAAA

        Rp55.200.020.055

  Rp19.785.068.564.486



                                                                                                                             (dalam Jutaan Rupiah)



         31 Desember 2024                                                       31 Desember 2023

                                                       Nilai aset yang disekuritisasi
                                                       yang mengalami penurunan
                                       Nilai aset                   nilai                     Laba/Rugi
                    Pengurang                                                                                                       Pengurang
       ATMR                              yang                                               dari aktivitas           ATMR
                      Modal                                                                                                           Modal
                                     disekuritisasi                                          sekuritisasi
                                                        Telah Jatuh       Belum Jatuh
                                                          Tempo              Tempo

            -                  -                  -            -                 -                 -                     -               -

       194.108                 -        12.286.868             -                 -                 -             226.678                 -

            -                  -                  -            -                 -                 -                     -               -

            -                  -                  -            -                 -                 -                     -               -

            -                  -                  -            -                 -                 -                     -               -

            -                  -                  -            -                 -                 -                     -               -

            -                  -        12.286.868             -                 -                 -                     -               -

            -                  -                  -            -                 -                 -                     -               -

            -                  -                  -            -                 -                 -                     -               -

            -                  -                  -            -                 -                 -                     -               -

            -                  -                  -            -                 -                 -                     -               -

            -                  -                  -            -                 -                 -                     -               -

            -                  -                  -            -                 -                 -                     -               -




                                                                                                31 Desember 2024
 No.                     Underlying Asset *)
                                                                             Nilai Aset yang                   Keuntungan (Kerugian)
                                                                             Disekuritisasi                          Penjualan

  9      Kredit Beragun Properti Komersial                                                  -                                  -

         Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengelolaan Tanah,
  10                                                                                        -                                  -
         dan Konstruksi

  11     Kredit Pegawai/Pensiunan                                                           -                                  -

         Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan
  12                                                                                        -                                  -
         Portofolio Ritel

  13     Tagihan Kepada Korporasi                                                           -                                  -

  14     Aset Lainnya                                                                       -                                  -

         Jumlah                                                                  13.386.868                                    -

*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
   Standar Bagi Bank Umum.




                                                                                        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                407
Page 410
                                      Informasi Eksposur Risiko
                                      dan Permodalan




                                                                                                                          (dalam Jutaan Rupiah)



                                                                                               31 Desember 2023
 No.                     Underlying Asset *)
                                                                             Nilai Aset yang                  Keuntungan (Kerugian)
                                                                             Disekuritisasi                         Penjualan

   1    Tagihan kepada Pemerintah                                                          -                                -

  2     Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik                                               -                                -

        Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral
  3                                                                                        -                                -
        dan Lembaga Internasional

  4     Tagihan Kepada Bank                                                                -                                -

  5     Tagihan berupa Covered Bond                                                        -                                -

        Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan Lembaga
  6                                                                                        -                                -
        Jasa Keuangan Lainnya

        Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang Subordinasi,
  7                                                                                        -                                -
        Ekuitas, dan Instrumen Modal Lainnya

  8     Kredit Beragun Rumah Tinggal                                             12.286.868                                 -

  9     Kredit Beragun Properti Komersial                                                  -                                -

        Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengelolaan Tanah,
  10                                                                                       -                                -
        dan Konstruksi

  11    Kredit Pegawai/Pensiunan                                                           -                                -

        Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan
  12                                                                                       -                                -
        Portofolio Ritel

  13    Tagihan Kepada Korporasi                                                           -                                -

  14    Aset Lainnya                                                                       -                                -

        Jumlah                                                                  12.286.868                                  -

*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
   Standar Bagi Bank Umum.




Tabel Eksposur Aset di Neraca per 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023                                                   (dalam Jutaan Rupiah)



                                                                                               31 Desember 2024
 No.                    Kategori Portofolio      *)
                                                                                                ATMR sebelum              ATMR setelah
                                                                       Tagihan Bersih
                                                                                                    MRK                      MRK

   1    Tagihan kepada Pemerintah                                           68.076.703                        -                         -

   2    Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik                                16.825.358               6.795.633                  6.451.925

        Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral
   3                                                                                   -                      -                         -
        dan Lembaga Internasional

  4     Tagihan Kepada Bank                                                   6.367.795               1.373.728                  1.373.728

  5     Tagihan berupa Covered Bond                                                    -                      -                         -

        Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan Lembaga
  6                                                                              19.585                   7.834                     7.834
        Jasa Keuangan Lainnya

        Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang Subordinasi,
   7                                                                                   -                      -                         -
        Ekuitas, dan Instrumen Modal Lainnya

  8     Kredit Beragun Rumah Tinggal                                        286.167.679            100.933.971                  76.735.061




408        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 411
                                                                                                                       Laporan
                                                                                                                  Tahunan 2024




                                                                                              31 Desember 2024
 No.                    Kategori Portofolio      *)
                                                                                                ATMR sebelum              ATMR setelah
                                                                       Tagihan Bersih
                                                                                                    MRK                      MRK

  9     Kredit Beragun Properti Komersial                                    6.592.875               5.690.757                5.653.898

        Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengelolaan Tanah,
  10                                                                         17.322.041             20.513.890               19.964.586
        dan Konstruksi

  11    Kredit Pegawai/Pensiunan                                              2.016.478              1.008.239                1.008.239

        Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan
  12                                                                         8.229.546                7.410.823                7.139.768
        Portofolio Ritel

  13    Tagihan Kepada Korporasi                                            15.956.968              11.290.630                 9.939.515

  14    Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo                                       6.563.546               5.688.226                5.639.405

  15    Aset Lainnya                                                        15.268.069               13.201.243               13.201.243

        Jumlah                                                            449.406.643               173.914.973              147.115.202

*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
   Standar Bagi Bank Umum.


                                                                                                                          (dalam Jutaan Rupiah)



                                                                                              31 Desember 2023
 No.                    Kategori Portofolio *)
                                                                                                ATMR sebelum
                                                                       Tagihan Bersih                                  ATMR setelah MRK
                                                                                                    MRK

   1    Tagihan kepada Pemerintah                                          84.993.137                         -                        -

  2     Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik                               15.695.726                6.014.430                5.573.249

        Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral
  3                                                                                  -                        -                        -
        dan Lembaga Internasional

  4     Tagihan Kepada Bank                                                 3.435.227                  833.519                   833.519

  5     Tagihan berupa Covered Bond                                                  -                        -                        -

        Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan Lembaga
  6                                                                            20.734                    8.294                    8.294
        Jasa Keuangan Lainnya

        Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang Subordinasi,
  7                                                                                  -                        -                        -
        Ekuitas, dan Instrumen Modal Lainnya

  8     Kredit Beragun Rumah Tinggal                                     268.699.489                94.516.914                70.123.127

  9     Kredit Beragun Properti Komersial                                    5.795.141               4.911.469               4.853.986

        Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengelolaan Tanah,
  10                                                                       15.033.448               15.894.777               15.879.575
        dan Konstruksi

  11    Kredit Pegawai/Pensiunan                                            2.273.660                 1.136.830                1.136.830

        Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan
  12                                                                        6.745.842                4.801.554                4.567.635
        Portofolio Ritel

  13    Tagihan Kepada Korporasi                                           15.822.590               11.295.896               10.209.652

  14    Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo                                       6.819.067              8.325.489                8.325.489

  15    Aset Lainnya                                                        13.507.510               11.418.815                11.418.815

        Jumlah                                                           438.841.570              159.157.985               132.930.171

*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
   Standar Bagi Bank Umum.




                                                                                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk              409
Page 412
                                      Informasi Eksposur Risiko
                                      dan Permodalan




Tabel Eksposur Kewajiban Komitmen atau Kewajiban Kontinjensi pada TRA,
kecuali Eksposur Sekuritisasi                                                                                             (dalam Jutaan Rupiah)



                                                                                                31 Desember 2024
 No.                      Kategori Portofolio      *)
                                                                                                  ATMR sebelum             ATMR setelah
                                                                           Tagihan Bersih
                                                                                                      MRK                     MRK

   1    Tagihan Kepada Pemerintah                                                29.234                        -                       -

  2     Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik                                    371.328                 150.340                150.340

        Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral dan
  3                                                                                    -                       -                       -
        Lembaga Internasional

  4     Tagihan kepada Bank                                                            -                       -                       -

        Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa
  5                                                                                4.610                  1.844                   1.844
        Keuangan Lainnya

  6     Kredit Beragun Rumah Tinggal                                               7.642                  2.684                    2.071

  7     Kredit Beragun Properti Komersial                                       135.852                  117.414                116.650

        Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengelolaan Tanah, dan
  8                                                                            633.435                  768.331                 768.331
        Konstruksi

  9     Kredit Pegawai/Pensiunan                                                       6                       3                       3

        Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio
  10                                                                              3.459                    3.106                  3.075
        Ritel

  11    Tagihan Kepada Korporasi                                              3.856.681               2.712.309               2.712.309

  12    Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo                                             1.071                   1.599                  1.599

        Jumlah                                                                5.043.318               3.757.630              3.756.222

*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
   Standar Bagi Bank Umum.



                                                                                                                          (dalam Jutaan Rupiah)



                                                                                                31 Desember 2023
 No.                      Kategori Portofolio      *)
                                                                                                   ATMR sebelum            ATMR setelah
                                                                           Tagihan Bersih
                                                                                                       MRK                    MRK

   1    Tagihan Kepada Pemerintah                                                 103.743                       -                       -

   2    Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik                                     562.576                  216.301                 216.301

        Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral dan
   3                                                                                    -                       -                       -
        Lembaga Internasional

  4     Tagihan kepada Bank                                                             -                       -                       -

        Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa
  5                                                                                  450                      180                    180
        Keuangan Lainnya

  6     Kredit Beragun Rumah Tinggal                                                4.776                   1.684                   1.260

   7    Kredit Beragun Properti Komersial                                         148.313                125.864                 124.384

        Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengelolaan Tanah, dan
  8                                                                              837.422                 886.632                885.788
        Konstruksi

  9     Kredit Pegawai/Pensiunan                                                        4                       2                       2

        Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio
  10                                                                               3.640                    2.571                  2.443
        Ritel




410       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 413
                                                                                                                        Laporan
                                                                                                                   Tahunan 2024




                                                                                                 31 Desember 2023
 No.                      Kategori Portofolio      *)
                                                                                                   ATMR sebelum            ATMR setelah
                                                                           Tagihan Bersih
                                                                                                       MRK                    MRK

  11    Tagihan Kepada Korporasi                                               3.225.368               2.286.629              2.254.449

  12    Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo                                             4.058                   6.087                   6.087

        Jumlah                                                                4.890.349                3.525.951              3.490.895

*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
   Standar Bagi Bank Umum.



Tabel Eksposur yang Menimbulkan Risiko Kredit akibat Kegagalan Pihak Lawan                                                (dalam Jutaan Rupiah)
(Counterparty Credit Risk) per 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023

                                                                                                31 Desember 2024
 No.                      Kategori Portofolio      *)
                                                                                                   ATMR sebelum            ATMR setelah
                                                                           Tagihan Bersih
                                                                                                       MRK                    MRK

   1    Tagihan Kepada Pemerintah                                               265.499                    -                       -

   2    Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik                                           -                   -                       -

        Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral dan
   3                                                                                   -                   -                       -
        Lembaga Internasional

  4     Tagihan kepada Bank                                                            -                   -                       -

        Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa
  5                                                                                    -                   -                       -
        Keuangan Lainnya

        Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio
  6                                                                                    -                   -                       -
        Ritel

   7    Tagihan Kepada Korporasi                                                       -                   -                       -

        Jumlah                                                                  265.499                    -                       -

*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
   Standar Bagi Bank Umum.



                                                                                                                          (dalam Jutaan Rupiah)



                                                                                                 31 Desember 2023
 No.                      Kategori Portofolio      *)
                                                                                                   ATMR sebelum            ATMR setelah
                                                                           Tagihan Bersih
                                                                                                       MRK                    MRK

   1    Tagihan Kepada Pemerintah                                                  0                       -                       -

   2    Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik                                       -                       -                       -

        Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral dan
   3                                                                               -                       -                       -
        Lembaga Internasional

  4     Tagihan kepada Bank                                                        -                       -                       -

        Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa
  5                                                                                -                       -                       -
        Keuangan Lainnya

        Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio
  6
        Ritel

   7    Tagihan Kepada Korporasi                                                   -                       -                       -

        Jumlah                                                                     0                       -                       -

*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
   Standar Bagi Bank Umum.




                                                                                           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk           411
Page 414
                                      Informasi Eksposur Risiko
                                      dan Permodalan




Tabel Eksposur yang Menimbulkan Risiko Kredit akibat Kegagalan Setelmen                                                    (dalam Jutaan Rupiah)
(Settlement Risk) per 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023

                                                                                                 31 Desember 2024

 No.                       Kategori Portofolio *)                                                      Faktor
                                                                                                                            ATMR setelah
                                                                            Nilai Eksposur           Pengurang
                                                                                                                               MRK
                                                                                                       Modal

        Untuk transaksi yang tergolong Delivery versus payment
   1                                                                                -                       -                         -
        (DvP)

        a. Beban Modal 8% (5-15 hari)                                               -                       -                         -

        b. Beban Modal 50% (16-30 hari)                                             -                       -                         -

        c. Beban Modal 75% (31-45 hari)                                             -                       -                         -

        d. Beban Modal 100% (lebih dari 45 hari)                                    -                       -                         -

        Untuk transaksi yang tergolong Non-delivery versus
   2                                                                                -                       -                         -
        payment (Non DvP)

        Jumlah                                                                      -                       -                         -

*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
   Standar Bagi Bank Umum.



                                                                                                                           (dalam Jutaan Rupiah)



                                                                                                 31 Desember 2023

 No.                       Kategori Portofolio *)                                                      Faktor
                                                                                                                            ATMR setelah
                                                                            Nilai Eksposur           Pengurang
                                                                                                                               MRK
                                                                                                       Modal

        Untuk transaksi yang tergolong Delivery versus payment
   1                                                                                -                       -                         -
        (DvP)

        a. Beban Modal 8% (5-15 hari)                                               -                       -                         -

        b. Beban Modal 50% (16-30 hari)                                             -                       -                         -

        c. Beban Modal 75% (31-45 hari)                                             -                       -                         -

        d. Beban Modal 100% (lebih dari 45 hari)                                    -                       -                         -

        Untuk transaksi yang tergolong Non-delivery versus
   2                                                                                -                       -                         -
        payment (Non DvP)

        Jumlah                                                                      -                       -                         -

*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
   Standar Bagi Bank Umum.



Tabel Eksposur Sekuritisasi per 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023                                                      (dalam Jutaan Rupiah)



                                                                                                 31 Desember 2024
 No.                         Jenis Transaksi     *)

                                                                           Faktor Pengurang Modal                          ATMR


        ATMR atas Eksposur Sekuritisasi yang dihitung dengan
   1                                                                                      -                                       -
        Metode External Rating Based Approach (ERBA)

        ATMR atas Eksposur Sekuritisasi yang dihitung dengan
   2                                                                                      -                                194.108
        Metode Standardized Approach (SA)

        Eksposur Sekuritisasi yang merupakan Faktor Pengurang
   3                                                                                      -                                       -
        Modal Inti Utama

        Jumlah                                                                            -                                194.108

*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
   Standar Bagi Bank Umum.




412       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 415
                                                                                                                       Laporan
                                                                                                                  Tahunan 2024




                                                                                                                          (dalam Jutaan Rupiah)



                                                                                                  31 Desember 2023
 No.                        Jenis Transaksi *)
                                                                           Faktor Pengurang Modal                          ATMR


        ATMR atas Eksposur Sekuritisasi yang dihitung dengan
   1                                                                                      -                                      -
        Metode External Rating Based Approach (ERBA)

        ATMR atas Eksposur Sekuritisasi yang dihitung dengan
   2                                                                                      -                               226.678
        Metode Standardized Approach (SA)

        Eksposur Sekuritisasi yang merupakan Faktor Pengurang
   3                                                                                      -                                      -
        Modal Inti Utama

        Jumlah                                                                            -                              226.678

*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
   Standar Bagi Bank Umum.




Tabel Pengukuran Risiko Kredit Derivatif per 31 Desember 2024
dan 31 Desember 2023                                                                                                      (dalam Jutaan Rupiah)



                                                                                                  31 Desember 2024
 No.                        Jenis Transaksi      *)

                                                                          Faktor Pengurang Modal                          ATMR


   1    Tagihan kepada Pemerintah                                                             -                                  -

        a. Tagihan Kepada Pemerintah Indonesia                                                -                                  -

        b. Tagihan Kepada Pemerintah Negara Lain                                              -                                  -

   2    Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik                                                  -                                  -

        Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral dan
   3                                                                                          -                                  -
        Lembaga Internasional

  4     Tagihan kepada Bank                                                           253.941                              50.788

        a. Tagihan Jangka Pendek                                                              -                                  -

        b. Tagihan Jangka Panjang                                                     253.941                              50.788

        Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa
  5                                                                                           -                                  -
        Keuangan Lainnya

        a. Tagihan Jangka Pendek                                                              -                                  -

        b. Tagihan Jangka Panjang                                                             -                                  -

        Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan
  6                                                                                           -                                  -
        Portofolio Ritel

   7    Tagihan Kepada Korporasi                                                              -                                  -

  8     Eksposur terkait Central Counterparty (CCP)                                           -                                  -

        Jumlah                                                                        253.941                             50.788

*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
   Standar Bagi Bank Umum yang berlaku terhitung tanggal 1 Januari 2023




                                                                                        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk            413
Page 416
                                      Informasi Eksposur Risiko
                                      dan Permodalan




                                                                                                                          (dalam Jutaan Rupiah)



                                                                                                 31 Desember 2023
 No.                        Jenis Transaksi *)
                                                                          Faktor Pengurang Modal                          ATMR


   1    Tagihan kepada Pemerintah                                                            -                                   -

        a. Tagihan Kepada Pemerintah Indonesia                                               -                                   -

        b. Tagihan Kepada Pemerintah Negara Lain                                             -                                   -

   2    Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik                                                 -                                   -

        Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral dan
   3                                                                                         -                                   -
        Lembaga Internasional

  4     Tagihan kepada Bank                                                           150.239                              44.017

        a. Tagihan Jangka Pendek                                                             -                                   -

        b. Tagihan Jangka Panjang                                                     150.239                              44.017

        Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa
  5                                                                                          -                                   -
        Keuangan Lainnya

        a. Tagihan Jangka Pendek                                                             -                                   -

        b. Tagihan Jangka Panjang                                                            -                                   -

        Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio
  6                                                                                          -                                   -
        Ritel

   7    Tagihan Kepada Korporasi                                                             -                                   -

  8     Eksposur terkait Central Counterparty (CCP)                                          -                                   -

        Jumlah                                                                        150.239                              44.017
*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
   Standar Bagi Bank Umum yang berlaku terhitung tanggal 1 Januari 2023


Tabel Pengukuran Risiko Kredit per 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023                                                  (dalam Jutaan Rupiah)



 No.                            Keterangan                                          31 Desember 2024                31 Desember 2023

   1    PERHITUNGAN ATMR RISIKO KREDIT                                    (A)             151.116.320                     136.691.761

        FAKTOR PENGURANG ATMR RISIKO KREDIT:
        Selisih lebih cadangan umum PPKA atas aset produktif
   2                                                                      (B)              1.828.570                                 -
        yang wajib dihitung dengan 1,25% ATMR untuk Risiko
        Kredit

   3    TOTAL ATMR RISIKO KREDIT (A) - (B)                                (C)            149.287.750                      136.691.761

  4     TOTAL FAKTOR PENGURANG MODAL                                      (D)                       -                                -




414       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 417
                                                                                                       Laporan
                                                                                                  Tahunan 2024




Risiko
Pasar

Risiko pasar merupakan risiko pada laporan posisi                 Bank melakukan transaksi valas baik yang bersifat
keuangan dan rekening administratif, akibat perubahan             non-derivatif maupun derivatif yang diatur dalam
secara keseluruhan dari kondisi pasar. Dalam melakukan            Kebijakan Khusus No. KK.2-E tentang Prosedur Transaksi
pengukuran risiko pasar, Perseroan menggunakan                    Valuta Asing dan Derivatif, dimana untuk transaksi
perhitungan Standard Method yang digunakan untuk                  derivatif seperti cross currency swap dilakukan mark-
menghitung Kewajiban Penyediaan Modal Minimum                     to-market sebagai salah satu bentuk pemantauan
(KPMM) untuk Risiko Pasar. Risiko nilai tukar yang timbul dari    portofolio. Dalam perhitungan KPMM, Bank telah
fluktuasi nilai tukar dikelola dengan cara menjaga Posisi         mengimplementasikan SEOJK Nomor 23/SEOJK.03/2022
Devisa Neto sesuai dengan peraturan Bank Indonesia.               tanggal 7 Desember 2022 tentang Perhitungan Aset
                                                                  Tertimbang Menurut Risiko untuk Risiko Pasar Bagi Bank
Gejolak eksternal juga diakomodasi dengan dilakukan               Umum sejak Januari 2024.
stress testing untuk melihat sejauh mana Perseroan dapat
bertahan dengan beberapa skenario perubahan kondisi               Uraian terkait Risiko Pasar dengan menggunakan
eksternal, khususnya perubahan suku bunga pasar.                  metode standar dijabarkan sebagai berikut:



Tabel Risiko Pasar Menggunakan Metode Standar                                                            (dalam Jutaan Rupiah)



                    Rincian Parameter                            31 Desember 2024               31 Desember 2023

      Beban modal berdasarkan sensitivity based
 a.                                                                    487.712                         218.628
      method

            1)   Kelas risiko GIRR                                    235.887                           46.049

            2)   Kelas risiko CSR (non-sekuritisasi)                  228.293                           44.524

            3)   Kelas risiko CSR (sekuritisasi: non-CTP)                   -                           62.867

            4) Kelas risiko CSR (sekuritisasi: CTP)                         -                                 -

            5)   Kelas risiko ekuitas                                       -                                 -

            6) Kelas risiko komoditas                                       -                                 -

            7)   Kelas risiko nilai tukar                               23.531                          65.189

 b.   Beban modal Default Risk Capital (DRC)                                6                           62.352

 c.   Residual Risk Add-On (RRAO)                                           -                                 -

 Beban Modal Risiko Pasar                                              487.717                         295.576

 ATMR Pilar 1 tambahan                                                      -                                 -

 Credit Valuation Adjustment (CVA)                                       5.170                          34.374

 Total ATMR Risiko Pasar                                             6.101.634                       3.729.075




                                                                             PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk     415
Page 418
                                     Informasi Eksposur Risiko
                                     dan Permodalan




Exposure Interest Rate Risk in The Banking Book (IRRBB)

Interest Rate Risk in The Banking Book (IRRBB)                                short rates down. Sedangkan untuk perhitungan ΔNII
merupakan bagian dari risiko suku bunga dengan                                menggunakan 2 (dua) skenario shock yaitu parallel
fokus pada dampak perubahan nilai ekonomis dari                               up dan parallel down. Perseroan mengukur perubahan
posisi banking book yang berpotensi memberikan                                NII (ΔNII) sebagai penurunan maksimum dari NII saat
dampak terhadap permodalan dan rentabilitas                                   terjadi skenario peningkatan atau penurunan suku
Perseroan. Dalam pengukuran dan perhitungan IRRBB,                            bunga. Berikut hasil pemantauan manajemen risiko
Perseroan menerapkan 6 (enam) jenis skenario shock                            suku bunga Perseroan. Berikut hasil pemantauan
suku bunga untuk perhitungan ΔEVE yaitu parallel up,                          manajemen risiko suku bunga Perseroan.
parallel down, steepener, flattener, short rates up, dan


Tabel Pengungkapan Exposure Interest Rate Risk in Banking Book (IRRBB)                                                    (dalam Jutaan Rupiah)



                                               31 Desember 2024                                           31 Desember 2023
        Jenis Skenario
 No.     Shock Suku                     ΔEVE                             ΔNII                       ΔEVE                        ΔNII
            Bunga
                                 T               T-1                T             T-1           T           T-1            T             T-1

  1    Parallel up           (2.887.356)      (1.178.301)    (2.763.907) (2.358.529)         (287.473)     (765.531)   (1.815.275) (2.627.006)

  2    Parallel down           3.899.531       1.895.623         2.447.081      2.067.164    1.042.596     1.427.453   1.490.950       2.323.624

  3    Steepener             (1.013.969)           (580)                                     (913.832)    (458.737)

  4    Flattener                      518              533                                   1.033.934       471.870

  5    Short rate up         (1.209.839)            (416)                                      338.291    (285.800)

  6    Short rate down                862              30                                    (836.789)     (162.978)

       Nilai Maksimum
  7                           2.887.356         1.178.301        2.763.907      2.358.529      913.832       765.531    1.815.275      2.627.006
       Negatif (absolut)

       Modal Tier 1 (untuk
       ΔEVE) atau Project
  8                          29.229.783      28.902.255          16.216.707     16.216.707   27.115.896   25.514.204    16.319.417     16.319.417
       Income (untuk
       ΔNII)

       Nilai Maksimum
       dibagi Modal Tier 1
       (untuk ΔEVE) atau          9,88%            4,08%            17,04%         14,54%        3,37%        3,00%         11,12%        16,10%
       Project Income
       (untuk ΔNII)




Berdasarkan portofolio Perseroan saat ini, apabila                            menurun dan suku bunga jangka panjang meningkat
terjadi perubahan suku bunga sesuai dengan skenario                           sesuai dengan skenario short rate down maka potensi
parallel shock up sebesar ± 400 bps akan berdampak                            kerugian maksimum terhadap Ekuitas Modal Inti (Tier 1)
terhadap perubahan pendapatan bunga dan beban                                 yang akan dialami Perseroan sebesar Rp2,89 triliun dan
bunga Perseroan sebesar 17,04% terhadap target                                bila dibanding dengan total Modal Inti (Tier 1) sebesar
NII Perseroan. Adapun potensi kerugian maksimum                               9,88% sehingga masih berada di bawah ketentuan limit
nilai ekonomis dari ekuitas yang dialami Perseroan                            OJK sebesar 15% dari modal inti (Tier 1).
apabila terjadi perubahan suku bunga jangka pendek




416      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 419
                         Laporan
                    Tahunan 2024




PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   417
Page 420
                                        Informasi Eksposur Risiko
                                        dan Permodalan




Tabel Profil Maturitas Rupiah per 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023

                                                                                   31 Desember 2024

                                                                                               Jatuh Tempo
 No             Pos-pos
                                                                         >1           >2
                                     Saldo                                                         > 1 bulan      > 3 bulan > 6 bulan
                                                       s.d 1           minggu      minggu                                                            > 12
                                                                                                      s.d 3          s.d 6    s.d 12
                                                      minggu            s.d 2        s.d 1                                                          bulan
                                                                                                     bulan          bulan     bulan
                                                                       minggu       bulan

I. NERACA

A.    ASET

 1    Kas                            2.072.073        2.072.073          -            -                -              -               -                 -

      Penempatan pada Bank
 2                                  32.633.468        23.943.692         -         1.023.558        476.120        3.083.712       4.106.387            -
      Indonesia

      a. Giro                        21.133.838       21.133.838         -            -                -              -               -                 -

      b. SBI                         8.689.776            -              -         1.023.558        476.120        3.083.712       4.106.387            -

      c. Lainnya                      2.809.854        2.809.854              -                0              -                -               -             -

      Penempatan pada bank
 3                                      130.433          130.433              -                -              -                -               -             -
      lain

 4    Surat Berharga                 39.060.292         3.601.158             -     6.758.835        1.220.699     2.565.897        1.322.839       23.590.864

      a. SUN                         29.225.616           101.166             -     6.758.835          822.110      2.557.414       1.294.839        17.691.252

         1) diperdagangkan            3.265.550                    -          -                -       472.110        326.391          5.494         2.461.555

         2) tersedia untuk di
                                      9.520.269                    -          -                -              -      269.333         659.526          8.591.411
         jual

         3) dimiliki hingga jatuh
                                     16.439.797           101.166             -     6.758.835         350.000       1.961.690        629.820         6.638.285
         tempo

         4) pinjaman yang
                                                  -                -          -                -              -                -               -             -
         diberikan pada piutang

      b. Surat Berharga
                                      6.335.373               689             -                -      398.589           8.482         28.000         5.899.612
      Korporasi

         1) diperdagangkan              444.577                    -          -                -              -                -               -       444.577

         2) tersedia untuk dijual      1.851.158                   -          -                -              -                -      28.000          1.823.158

         3) dimiliki hingga jatuh
                                      4.039.638               689             -                -      398.589           8.482                  -      3.631.877
         tempo

         4) pinjaman yang
                                                  -                -          -                -              -                -               -             -
         diberikan dan piutang

      c. Lainnya                      3.499.303        3.499.303              -                -              -                -               -             -

 5    Kredit yang diberikan         355.846.978          584.693         48.878     1.575.694       3.436.076       2.918.557       6.193.238      341.089.843

      a. Belum Jatuh Tempo          353.753.038          176.345         48.878     1.575.694       3.349.358        2.717.914      6.013.797       339.871.051

      b. Sudah Jatuh Tempo            2.093.941          408.348              -                -        86.718       200.643          179.441         1.218.791

 6    Tagihan lainnya                   1.117.524        156.427          19.198               -              -      941.898                   -             -

      a. Tagihan atas surat
      berharga yang dibeli
                                        175.625          156.427          19.198               -              -                -               -             -
      dengan janji dijual
      kembali (Reverse Repo)

      b. Lainnya                        941.898                    -          -                -              -      941.898                   -             -

 7    Penyertaan Saham                            -                -          -                -              -                -               -             -

 8    Lain-lain                      19.486.447                    -          -    19.486.447                 -                -               -             -

      Jumlah Aset                   450.347.216       30.488.476         68.076    28.844.534        5.132.895      9.510.064      11.622.464      364.680.706




418         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 421
                                                                                                  Laporan
                                                                                             Tahunan 2024




                                                                                                         (dalam Jutaan Rupiah)



                                              31 Desember 2023

                                                         Jatuh Tempo


  Saldo                       > 1 minggu
                                           > 2 minggu    > 1 bulan s.d > 3 bulan s.d > 6 bulan s.d
               s.d 1 minggu       s.d 2                                                                        > 12 bulan
                                           s.d 1 bulan      3 bulan       6 bulan       12 bulan
                                minggu




  2.095.378       2.095.378           -             -              -                 -              -                    -


 29.950.536      29.756.476           -             -              -           194.060              -                    -


  17.607.788     17.607.788           -             -              -                 -              -                    -

    194.060              -            -             -              -           194.060              -                    -

  12.148.688     12.148.688           -             0              -                 -              -                    -


    234.107         234.107           -             -              -                 -              -                    -


 35.902.399        576.504          270      7.483.702     2.955.254          882.854       1.260.459           22.743.357

 31.398.530        573.350            -      7.477.808     2.954.236          562.846        1.210.716           18.619.574

  3.769.410        573.350            -             -       2.168.375                -         15.618             1.012.066


   8.531.019             -            -             -         30.000            111.036       521.271             7.868.712



  19.098.101             -            -      7.477.808       755.861           451.810       673.827             9.738.795



          -              -            -             -              -                 -              -                    -



  4.503.869           3.153         270         5.894           1.018         320.009         49.742              4.123.783


   540.443               -            -             -              -                 -              -             540.443

   1.627.903             -            -             -              -           30.000               -             1.597.903


  2.335.524           3.153         270         5.894           1.018         290.009         49.742             1.985.438



          -              -            -             -              -                 -              -                    -


          -              -            -             -              -                 -              -                    -

331.237.860       2.096.216       34.163      862.025       1.851.281        2.099.232      6.446.104          317.848.839

328.453.825       1.225.977       34.163      862.025       1.746.409        2.002.306      6.177.307          316.405.639

  2.784.034        870.239            -             -        104.872           96.926        268.797             1.443.200

   1.195.547             -            -             -              -          1.195.547             -                    -




          -              -            -             -              -                 -              -                    -




   1.195.547             -            -             -              -          1.195.547             -                    -

          -              -            -             -              -                 -              -                    -

 17.884.999              -            -     17.884.999             -                 -              -                    -

418.500.826      34.758.681      34.432     26.230.726     4.806.535         4.371.694      7.706.562          340.592.196




                                                                        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk           419
Page 422
                                        Informasi Eksposur Risiko
                                        dan Permodalan




                                                                                    31 Desember 2024

                                                                                              Jatuh Tempo
No                 Pos-pos
                                                                   >1                 >2
                                     Saldo                                                        > 1 bulan      > 3 bulan > 6 bulan
                                                   s.d 1         minggu            minggu                                                      > 12
                                                                                                     s.d 3          s.d 6    s.d 12
                                                  minggu          s.d 2              s.d 1                                                    bulan
                                                                                                    bulan          bulan     bulan
                                                                 minggu             bulan

B.       KEWAJIBAN

     1   Dana Pihak Ketiga          360.188.326   119.338.868        12.299.951     64.099.968    55.499.936       27.861.193   3.500.473     77.587.937

         a. Giro                    144.690.353    67.202.335                 -              -              -              -            -     77.488.018

         b. Tabungan                 38.931.694    38.931.694                 -              -              -              -            -             -

         c. Simpanan Berjangka      176.566.279    13.204.839        12.299.951     64.099.968    55.499.936       27.861.193   3.500.473         99.919

            1) Deposit on call        3.819.729     1.836.456           726.818       1.256.455             -              -            -             -

            2) Deposito Berjangka   172.746.550     11.368.383        11.573.132     62.843.513   55.499.936       27.861.193   3.500.473         99.919

            3) Lainnya                        -             -                 -              -              -              -            -             -

         Kewajiban pada Bank
 2                                            -             -                 -              -              -              -            -             -
         Indonesia

         Kewajiban pada bank
 3                                      104.745        83.154                 -          21.291             -            300            -             -
         lain

         Surat Berharga yang
 4                                   5.444.524              -                 -              -              -       600.000      996.000      3.848.524
         Diterbitkan

         a. Obligasi                 5.444.524              -                 -              -              -       600.000      996.000      3.848.524

         b. Subordinasi                       -             -                 -              -              -              -            -             -

         c. Lainnya                           -             -                 -              -              -              -            -             -

 5       Pinjaman yang Diterima      34.271.930             -                 -              -              -     4.420.000     7.000.000     22.851.930

         a. Pinjaman Subordinasi      1.500.000             -                 -              -              -              -            -     1.500.000

         b. Lainnya                  32.771.930             -                 -              -              -     4.420.000     7.000.000     21.351.930

 6       Kewajiban lainnya            4.351.325     4.351.325                 -              -              -              -            -             -

         a. Kewajiban atas surat
         berharga yang di jual
                                     3.409.426      3.409.426                 -              -              -              -            -             -
         dengan janji dibeli
         kembali (Repo)

         b. Lainnya                    941.898        941.898                 -              -              -              -            -             -

 7       Lain-lain                    7.982.668             -                 -      7.982.668              -              -            -             -

         Jumlah Kewajiban           412.343.518    123.773.347       12.299.951      72.103.927   55.499.936      32.881.493    11.496.473   104.288.391

         Selisih Aset dengan
                                    38.003.698    (93.284.871)      (12.231.875)   (43.259.393)   (50.367.041)   (23.371.429)     125.992    260.392.315
         Kewajiban dalam Neraca

II. REKENING ADMINISTRATIF

A.       TAGIHAN REKENING ADMINISTRATIF

     1   Komitmen                             -             -                 -              -              -              -            -             -

         a. Fasilitas pinjaman
                                              -             -                 -              -              -              -            -             -
         yang belum ditarik

         b. Posisi pembelian spot
         dan derivatif yang masih             -             -                 -              -              -              -            -             -
         berjalan

            1) Spot                           -             -                 -              -              -              -            -             -

            2) Derivatif                      -             -                 -              -              -              -            -             -




420          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 423
                                                                                                       Laporan
                                                                                                  Tahunan 2024




                                                  31 Desember 2023

                                                             Jatuh Tempo


  Saldo                        > 1 minggu
                                              > 2 minggu     > 1 bulan s.d > 3 bulan s.d > 6 bulan s.d
               s.d 1 minggu        s.d 2                                                                         > 12 bulan
                                              s.d 1 bulan       3 bulan       6 bulan       12 bulan
                                 minggu




324.517.875     110.904.849      15.416.183     56.972.191     38.901.144       15.594.567      22.279.017       64.449.924

124.350.812       60.031.106             -              -               -                -               -        64.319.706

 38.804.771      38.804.771              -              -               -                -               -                 -

 161.362.291      12.068.971     15.416.183     56.972.191     38.901.144       15.594.567      22.279.017           130.218

  5.377.306       2.699.341       1.753.015       924.950              -                 -               -                 -

155.714.985       9.369.631     13.663.168      56.047.241     38.901.144       15.484.567       22.119.017          130.218

   270.000                -              -              -               -          110.000        160.000                  -


          -               -              -              -               -                -               -                 -



  1.300.316               -              -         20.936           2.300         500.000         777.080                  -



 6.834.647         265.846               -              -               -         1.219.500       853.000          4.496.302


 6.834.647         265.846               -              -               -         1.219.500       853.000          4.496.302

          -               -              -              -               -                -               -                 -

          -               -              -              -               -                -               -                 -

37.523.489                -              -      3.242.020               -        5.140.000      7.455.000         21.686.469

 4.499.997                -              -              -               -                -               -         4.499.997

33.023.492                -              -      3.242.020               -        5.140.000      7.455.000          17.186.472

   1.195.547       1.195.547             -              -               -                -               -                 -




          -               -              -              -               -                -               -                 -




   1.195.547       1.195.547             -              -               -                -               -                 -

  7.882.807               -              -      7.882.807               -                -               -                 -

379.254.681      112.366.242     15.416.183     68.117.954    38.903.444        22.454.067      31.364.097       90.632.695


39.246.145      (77.607.561)   (15.381.751)   (41.887.228)   (34.096.909)     (18.082.373)    (23.657.534)       249.959.501




          -               -              -              -               -                -               -                 -


          -               -              -              -               -                -               -                 -




          -               -              -              -               -                -               -                 -



          -               -              -              -               -                -               -                 -

          -               -              -              -               -                -               -                 -




                                                                            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk         421
Page 424
                                          Informasi Eksposur Risiko
                                          dan Permodalan




                                                                                      31 Desember 2024

                                                                                                   Jatuh Tempo
 No            Pos-pos
                                                                       >1                >2
                                       Saldo                                                            > 1 bulan         > 3 bulan > 6 bulan
                                                        s.d 1        minggu           minggu                                                                > 12
                                                                                                           s.d 3             s.d 6    s.d 12
                                                       minggu         s.d 2             s.d 1                                                              bulan
                                                                                                          bulan             bulan     bulan
                                                                     minggu            bulan

        c. Lainnya                                 -             -                -                -                  -               -               -                -

    2   Kontijensi                     29.239.182                -                -    29.239.182                     -               -               -                -

        Jumlah Tagihan
                                       29.239.182                -                -    29.239.182                     -               -               -                -
        Rekening Administratif

B.      KEWAJIBAN REKENING ADMINISTRATIF

    1   Komitmen                       14.922.462                -                -    14.922.282                     -               -          180                   -

        a. Fasilitas kredit yang
                                       12.854.286                -                -    12.854.286                     -               -               -                -
        belum ditarik

        b. Irrevocable L/C yang
                                         246.888                 -                -      246.888                      -               -               -                -
        masih berjalan

        c. Posisi Penjualan spot
        dan derivatif yang masih        1.806.505                -                -     1.806.325                     -               -          180                   -
        berjalan

           1) Spot                                 -             -                -                -                  -               -               -                -

           2) Derivat                   1.806.505                -                -     1.806.325                     -               -          180                   -

        d. Lainnya                         14.782                -                -        14.782                     -               -               -                -

    2   Kontijensi                     2.886.478                 -                -     2.886.478                     -               -               -                -

        Jumlah Kewajiban
                                       17.808.940                -                -    17,808,760                     -               -          180                   -
        Rekening Administratif

        Selisih Tagihan dan
        Kewajiban dalam                11.430.242                -                -    11,430,422                     -               -        (180)                   -
        Rekening Administratif

        Selisih [(IA-IB)+(IIA-IIB)]    49.433.941      -93,284,871    -12,231,875     -31,828,970        -50,367,041      -23,371,429            126      260,392,315

        Selisih Kumulatif              49,433,941      -93,284,871   -105,516,746     -137,345,716       -187,712,757     -211,084,186 -210,958,375        49,433,941




Tabel Profil Maturitas Valas per 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023

                                                                                       31 Desember 2024

                                                                                                       Jatuh Tempo
 No             Pos-pos
                                        Saldo                        > 1 minggu      >2                 > 1 bulan         > 3 bulan       > 6 bulan
                                                        s.d 1
                                                                         s.d 2   minggu                    s.d 3             s.d 6          s.d 12        > 12 bulan
                                                       minggu
                                                                       minggu   s.d 1 bulan               bulan             bulan           bulan


I. NERACA

A.      ASET

1       Kas                              33.547            33.547            -                 -                  -                -             -                -


        Penempatan pada
2                                     12.265.243        3.457.270     1.607.215       4.013.449          3.187.309                 -             -                -
        Bank Indonesia

        Penempatan pada
3                                      5.821.374         5.821.374           -                 -                  -                -             -                -
        bank lain

4       Surat Berharga                4.266.599                 -            -            99.156                  -           48.149             -         4.119.294




422         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 425
                                                                                                             Laporan
                                                                                                        Tahunan 2024




                                                   31 Desember 2023

                                                               Jatuh Tempo


  Saldo                        > 1 minggu
                                               > 2 minggu      > 1 bulan s.d > 3 bulan s.d > 6 bulan s.d
              s.d 1 minggu         s.d 2                                                                                 > 12 bulan
                                               s.d 1 bulan        3 bulan       6 bulan       12 bulan
                                 minggu


          -               -               -               -               -                 -                 -                   -

24.998.985                -               -     24.998.985                -                 -                 -                   -


24.998.985                -               -     24.998.985                -                 -                 -                   -




20.977.203                -               -      19.170.698               -                 -                 -            1.806.505


 19.138.038               -               -      19.138.038               -                 -                 -                   -



    18.496                -               -          18.496               -                 -                 -                   -




 1.806.505                -               -               -               -                 -                 -            1.806.505



          -               -               -               -               -                 -                 -                   -

 1.806.505                -               -               -               -                 -                 -            1.806.505

     14.164               -               -           14.164              -                 -                 -                   -

 2.502.757                -               -       2.502.757               -                 -                 -                   -


23.479.960                -               -     21.673.455                -                 -                 -           1.806.505




  1.519.025               -               -      3.325.530                -                 -                 -          (1.806.505)



40.765.170     (77.607.561)     (15.381.751)   (38.561.698)    (34.096.909)       (18.082.373)     (23.657.534)         248.152.996

40.765.170     (77.607.561)    (92.989.312)    (131.551.010)   (165.647.919)     (183.730.292)     (207.387.826)          40.765.170




                                                                                                                   (dalam jutaan Rupiah)



                                                    31 Desember 2023

                                                               Jatuh Tempo

  Saldo
                              > 1 minggu s.d   > 2 minggu      > 1 bulan s.d 3   > 3 bulan s.d 6   > 6 bulan s.d
              s.d 1 minggu                                                                                               > 12 bulan
                                 2 minggu      s.d 1 bulan          bulan             bulan           12 bulan




     32.111          32.111              -               -                -                 -                 -                   -


19.257.856      19.104.196         153.661               -                -                 -                 -                   -



 1.969.352      1.969.352                -               -                -                 -                 -                   -


4.756.845                -               -               -                -           188.407           138.629           4.429.809




                                                                               PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk             423
Page 426
                                 Informasi Eksposur Risiko
                                 dan Permodalan




                                                                          31 Desember 2024

                                                                                      Jatuh Tempo
No              Pos-pos
                               Saldo                     > 1 minggu      >2            > 1 bulan    > 3 bulan    > 6 bulan
                                            s.d 1
                                                             s.d 2   minggu               s.d 3        s.d 6       s.d 12    > 12 bulan
                                           minggu
                                                           minggu   s.d 1 bulan          bulan        bulan        bulan


      a. SUN                  4.152.850              -              -       99.156             -            -           -    4.053.694


        1) diperdagangkan              -             -              -            -             -            -           -             -


        2) tersedia untuk
                              3.806.299              -              -            -             -            -           -    3.806.299
        di jual

        3) dimiliki hingga
                               346.552               -              -       99.156             -            -           -      247.396
        jatuh tempo

        4) pinjaman yang
        diberikan pada                 -             -              -            -             -            -           -             -
        piutang

      b. Surat Berharga
                                 48.152              -              -            -             -        48.149          -             3
      Korporasi

        1) diperdagangkan              -             -              -            -             -            -           -             -


        2) tersedia untuk
                                 48.152              -              -            -             -        48.149          -             3
        dijual

        3) dimiliki hingga
                                       -             -              -            -             -            -           -             -
        jatuh tempo

        4) pinjaman yang
        diberikan dan                  -             -              -            -             -            -           -             -
        piutang

      c. Lainnya                       -             -              -            -             -            -           -             -


5     Kredit yang diberikan   2.125.954              -              -            -             -       926.237          -      1.199.717


      a. Belum Jatuh
                              2.125.954              -              -            -             -       926.237          -      1.199.717
      Tempo

      b. Sudah Jatuh
                                       -             -              -            -             -            -           -             -
      Tempo

6     Tagihan lainnya           102.843        102.843              -            -             -            -           -             -


      a. Tagihan atas surat
      berharga yang dibeli
      dengan janji dijual              -             -              -            -             -            -           -             -
      kembali (Reverse
      Repo)

      b. Lainnya                102.843        102.843              -            -             -            -           -             -


7     Lain-lain                1.131.583             -              -     1.131.583            -            -           -             -


      Jumlah Aset             25.747.143     9.415.034       1.607.215   5.244.188      3.187.309     974.386           -      5.319.011


B.    KEWAJIBAN

1     Dana Pihak Ketiga       21.660.151   16.209.458        870.539      430.724       4.139.340       8.569        1.505           16


      a. Giro                 15.397.154    15.397.154              -            -             -            -           -             -


      b. Tabungan              290.386        290.386               -            -             -            -           -             -


      c. Simpanan
                              5.972.610        521.917       870.539      430.724       4.139.340       8.569        1.505           16
      Berjangka

        1) Deposit on call             -             -              -            -             -            -           -             -




424      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 427
                                                                                                         Laporan
                                                                                                    Tahunan 2024




                                                  31 Desember 2023

                                                            Jatuh Tempo

  Saldo
                             > 1 minggu s.d   > 2 minggu    > 1 bulan s.d 3   > 3 bulan s.d 6   > 6 bulan s.d
              s.d 1 minggu                                                                                         > 12 bulan
                                2 minggu      s.d 1 bulan        bulan             bulan           12 bulan


 4.456.411              -              -               -              -                  -          138.629         4.317.783

     2.379              -              -               -              -                  -            2.379                -


 3.980.972              -              -               -              -                  -               -         3.980.972



   473.061              -              -               -              -                  -          136.250           336.811




          -             -              -               -              -                  -               -                 -




  300.434               -              -               -              -            188.407               -            112.027


          -             -              -               -              -                  -               -                 -


  300.434               -              -               -              -            188.407               -            112.027



          -             -              -               -              -                  -               -                 -




          -             -              -               -              -                  -               -                 -



          -             -              -               -              -                  -               -                 -

 2.460.281              -              -               -              -                  -         230.955         2.229.326


 2.460.281              -              -               -              -                  -         230.955         2.229.326



          -             -              -               -              -                  -               -                 -


    64.516         64.516              -               -              -                  -               -                 -




          -             -              -               -              -                  -               -                 -




    64.516         64.516              -               -              -                  -               -                 -

 1.092.189              -              -        1.092.189             -                  -               -                 -

29.633.150      21.170.174       153.661       1.092.189              -           188.407          369.584         6.659.136




25.415.442     18.662.384        824.462       2.090.700       1.732.429          1.371.955         733.513                -

18.457.944     18.457.944              -               -              -                  -               -                 -

   193.982        193.982              -               -              -                  -               -                 -


 6.763.517         10.458        824.462       2.090.700       1.732.429          1.371.955         733.513                -


          -             -              -               -              -                  -               -                 -




                                                                           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk          425
Page 428
                                  Informasi Eksposur Risiko
                                  dan Permodalan




                                                                        31 Desember 2024

                                                                                    Jatuh Tempo
No          Pos-pos
                                Saldo                     > 1 minggu      >2         > 1 bulan    > 3 bulan    > 6 bulan
                                             s.d 1
                                                              s.d 2   minggu            s.d 3        s.d 6       s.d 12    > 12 bulan
                                            minggu
                                                            minggu   s.d 1 bulan       bulan        bulan        bulan


        2) Deposito
                               5.972.610        521.917       870.539    430.724      4.139.340       8.569        1.505           16
        Berjangka

        3) Lainnya                      -             -            -           -             -            -           -            -


      Kewajiban pada
2                                       -             -            -           -             -            -           -            -
      Bank Indonesia

      Kewajiban pada
3                                       -             -            -           -             -            -           -            -
      bank lain

      Surat Berharga yang
4                              4.816.106              -            -    4.816.106            -            -           -            -
      Diterbitkan

      a. Obligasi                       -             -            -           -             -            -           -            -


      b. Subordinasi           4.816.106              -            -    4.816.106            -            -           -            -


      c. Lainnya                        -             -            -           -             -            -           -            -


      Pinjaman yang
5                                711.382              -            -           -             -            -           -       711.382
      Diterima

      a. Pinjaman
                                        -             -            -           -             -            -           -            -
      Subordinasi

      b. Lainnya                 711.382              -            -           -             -            -           -       711.382


6     Kewajiban lainnya                 -             -            -           -             -            -           -            -


      a. Kewajiban atas
      surat berharga yang
                                        -             -            -           -             -            -           -            -
      di jual dengan janji
      dibeli kembali (Repo)

      b. Lainnya                        -             -            -           -             -            -           -            -


7     Lain-lain                  140.980              -            -     140.980             -            -           -            -


      Jumlah Kewajiban        27.328.619    16.209.458        870.539   5.387.810     4.139.340       8.569        1.505      711.398


      Selisih Aset dengan
      Kewajiban dalam         (1.581.476)   (6.794.424)       736.676   (143.622)     (952.031)      965.817     (1.505)    4.607.613
      Neraca

II. REKENING ADMINISTRATIF

A.    TAGIHAN REKENING ADMINISTRATIF

1     Komitmen                 1.958.710              -            -    1.958.710            -            -           -            -


      a. Fasilitas pinjaman
                                        -             -            -           -             -            -           -            -
      yang belum ditarik

      b. Posisi pembelian
      spot dan derivatif       1.958.710              -            -    1.958.710            -            -           -            -
      yang masih berjalan

        1) Spot                         -             -            -           -             -            -           -            -


        2) Derivatif           1.958.710              -            -    1.958.710            -            -           -            -


      c. Lainnya                        -             -            -           -             -            -           -            -




426      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 429
                                                                                                         Laporan
                                                                                                    Tahunan 2024




                                                   31 Desember 2023

                                                            Jatuh Tempo

  Saldo
                             > 1 minggu s.d   > 2 minggu    > 1 bulan s.d 3   > 3 bulan s.d 6   > 6 bulan s.d
              s.d 1 minggu                                                                                         > 12 bulan
                                2 minggu      s.d 1 bulan        bulan             bulan           12 bulan



  6.763.517        10.458        824.462       2.090.700       1.732.429          1.371.955         733.513                -


          -            -               -               -              -                  -               -                 -


          -            -               -               -              -                  -               -                 -



          -            -               -               -              -                  -               -                 -



 4.612.840             -               -               -              -                  -               -          4.612.840


          -            -               -               -              -                  -               -                 -

 4.612.840             -               -               -              -                  -               -          4.612.840

          -            -               -               -              -                  -               -                 -


   750.059             -               -               -              -                  -               -           750.059



          -            -               -               -              -                  -               -                 -


   750.059             -               -               -              -                  -               -           750.059

          -            -               -               -              -                  -               -                 -




          -            -               -               -              -                  -               -                 -




          -            -               -               -              -                  -               -                 -

    145.511            -               -          145.511             -                  -               -                 -

30.923.852     18.662.384        824.462        2.236.211      1.732.429          1.371.955         733.513        5.362.899



(1.290.702)     2.507.791      (670.802)      (1.144.022)    (1.732.429)        (1.183.548)       (363.929)         1.296.237




 1.878.434             -               -               -              -                  -               -          1.878.434


          -            -               -               -              -                  -               -                 -




 1.878.434             -               -               -              -                  -               -          1.878.434



          -            -               -               -              -                  -               -                 -

 1.878.434             -               -               -              -                  -               -          1.878.434

          -            -               -               -              -                  -               -                 -




                                                                           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk           427
Page 430
                                  Informasi Eksposur Risiko
                                  dan Permodalan




                                                                                31 Desember 2024

                                                                                            Jatuh Tempo
 No          Pos-pos
                               Saldo                      > 1 minggu      >2                 > 1 bulan     > 3 bulan     > 6 bulan
                                             s.d 1
                                                              s.d 2   minggu                    s.d 3         s.d 6        s.d 12      > 12 bulan
                                            minggu
                                                            minggu   s.d 1 bulan               bulan         bulan         bulan


 2    Kontijensi                 313.812              -               -           313.812             -             -             -            -


      Jumlah Tagihan
      Rekening                 2.272.522              -               -        2.272.522              -             -             -            -
      Administratif

 B.   KEWAJIBAN REKENING ADMINISTRATIF

 1    Komitmen                  683.216               -               -          683.216              -             -             -            -


      a. Fasilitas kredit
                                683.216               -               -          683.216              -             -             -            -
      yang belum ditarik

      b. Irrevocable L/C
                                       -              -               -                -              -             -             -            -
      yang masih berjalan

      c. Posisi Penjualan
      spot dan derivatif               -              -                   -            -              -             -             -            -
      yang masih berjalan

        1) Spot                        -              -                   -            -              -             -             -            -


        2) Derivatif                   -              -                   -            -              -             -             -            -


      d. Lainnya                       -              -                   -            -              -             -             -            -


 2    Kontijensi                 560.030              -                   -     560.030               -             -             -            -


      Jumlah Kewajiban
      Rekening                 1.243.246              -                   -    1.243.246              -             -             -            -
      Administratif

      Selisih Tagihan
      dan Kewajiban
                                1.029.276             -                   -    1.029.276              -             -             -            -
      dalam Rekening
      Administratif

      Selisih [(IA-IB)+(IIA-
                               (552.200)    (6.794.424)          736.676        885.654       (952.031)       965.817       (1.505)     4.607.613
      IIB)]

      Selisih Kumulatif        (552.200)    (6.794.424)       (6.057.748)     (5.172.094)    (6.124.125)   (5.158.308)   (5.159.813)   (552.200)




Risiko
Operasional
Risiko operasional adalah risiko akibat ketidakcukupan                        merupakan salah satu ukuran keberhasilan atau
dan/atau tidak berfungsinya proses internal, kesalahan                        kegagalan manajemen risiko untuk risiko operasional.
manusia, kegagalan sistem, dan/atau adanya kejadian
kejadian eksternal yang mempengaruhi operasional                              Adapun jenis-jenis kejadian risiko operasional dapat
Perseroan.                                                                    digolongkan menjadi beberapa tipe kejadian seperti
                                                                              fraud internal, fraud eksternal, praktik ketenagakerjaan
Risiko operasional dapat bersumber antara lain dari                           dan keselamatan lingkungan kerja, nasabah, produk
SDM, proses internal, sistem dan infrastruktur serta                          dan praktik bisnis, kerusakan aset fisik, gangguan
kejadian eksternal. Sumber-sumber risiko tersebut dapat                       aktivitas bisnis dan kegagalan sistem, serta kesalahan
menyebabkan kejadian-kejadian yang berdampak                                  proses dan eksekusi, termasuk fraud yang timbul akibat
negatif pada operasional Perseroan sehingga                                   aktivitas pencucian uang dan pendanaan terorisme.
kemunculan dari jenis-jenis kejadian risiko operasional



428      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 431
                                                                                                                      Laporan
                                                                                                                 Tahunan 2024




                                                             31 Desember 2023

                                                                          Jatuh Tempo

    Saldo
                                 > 1 minggu s.d       > 2 minggu         > 1 bulan s.d 3   > 3 bulan s.d 6   > 6 bulan s.d
                s.d 1 minggu                                                                                                       > 12 bulan
                                    2 minggu          s.d 1 bulan             bulan             bulan           12 bulan


    488.686               -                 -            488.686                    -                  -                 -                  -



    2.367.120             -                 -            488.686                    -                  -                 -          1.878.434




    653.587               -                 -            653.587                    -                  -                 -                  -


    653.587               -                 -            653.587                    -                  -                 -                  -



            -             -                 -                    -                  -                  -                 -                  -




            -             -                 -                    -                  -                  -                 -                  -



            -             -                 -                    -                  -                  -                 -                  -

            -             -                 -                    -                  -                  -                 -                  -

            -             -                 -                    -                  -                  -                 -                  -

    476.264               -                 -            476.264                    -                  -                 -                  -



    1.129.851             -                 -            1.129.851                  -                  -                 -                  -




   1.237.269              -                 -           (641.165)                   -                  -                 -          1.878.434




    (53.433)       2.507.791         (670.802)         (1.785.187)         (1.732.429)       (1.183.548)       (363.929)             3.174.671


    (53.433)       2.507.791         1.836.989               51.802        (1.680.627)       (2.864.174)      (3.228.103)            (53.433)




Sesuai SEOJK No. 06/SEOJK.03/2020 tentang Perhitungan                      Umum, Perseroan telah melakukan perhitungan ATMR
Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk Risiko Operasional                    operasional dengan pendekatan standar mulai tahun
Dengan Menggunakan Pendekatan Standar Bagi Bank                            2023.



Uraian terkait risiko operasional dijabarkan sebagai berikut:						


Tabel Risiko Operasional per 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023                                                           (dalam jutaan Rupiah)



                                        31 Desember 2024                                               31 Desember 2023
 Pendekatan yang
    Digunakan
                               KIB                MMRO                  ATMR                 KIB             MMRO                   ATMR

 Pendekatan Indikator
                           1.524.448             1.524.448            19.055.594           1.436.485         1.436.485            17.956.060
 Dasar




                                                                                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk             429
Page 432
                                  Informasi Eksposur Risiko
                                  dan Permodalan




Risiko
Likuiditas

Risiko likuiditas adalah risiko akibat ketidakmampuan                       Sesuai POJK 5 Tahun 2024 tanggal 27 Maret 2024 tentang
Perseroan untuk memenuhi kewajiban yang jatuh                               Penetapan Status Pengawasan dan Penanganan
tempo dari sumber pendanaan arus kas dan/atau dari                          Permasalahan      Bank    Umum,      Perseroan    telah
aset likuid berkualitas tinggi yang dapat diagunkan,                        melakukan monitoring indikator likuiditas, yang
tanpa mengganggu aktivitas dan kondisi keuangan                             salah satunya dilihat dari rasio LCR dan NSFR sesuai
Perseroan. Ketidakmampuan memperoleh sumber                                 POJK 19 Tahun 2024 tanggal 8 November 2024 tentang
pendanaan arus kas sehingga menimbulkan risiko                              kewajiban pemenuhan rasio kecukupan likuiditas
likuiditas dapat disebabkan antara lain oleh:                               (Liquidity Coverage Ratio) bagi bank umum dan POJK
1. Ketidakmampuan menghasilkan arus kas yang                                20 Tahun 2024 tanggal 8 November 2024 tentang
     berasal dari aset produktif maupun yang berasal                        Kewajiban Pemenuhan Rasio Pendanaan Stabil Bersih
     dari penjualan aset termasuk aset likuid; dan/atau                     (Net Stable Funding Ratio) Bagi Bank Umum.
2. Ketidakmampuan menghasilkan arus kas yang
     berasal dari penghimpunan dana, transaksi antar
     bank, dan pinjaman yang diterima.




Tabel Liquidity Coverage Ratio (LCR)                                                                                                      (dalam %)



                                             2024                                                             2023

                     Triwulan     Triwulan        Triwulan          Triwulan       Triwulan        Triwulan        Triwulan         Triwulan
                         I            II              III               IV             I               II              III              IV

 Bank Secara
                      225,00%      193,95%          202,35%           191,17%       247,26%         204,17%          171,38%          190,24%
 Individu




Tabel Net Stable Funding Ratio (NSFR)                                                                                          (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                           Tahun 2023
                    Komponen
                                                          Triwulan I              Triwulan II         Triwulan III             Triwulan IV

 Total Pendanaan Stabil yang Tersedia (ASF)                   240.501.381         237.859.803          240.729.276              241.948.844

 Total Pendanaan Stabil yang Diperlukan (RSF)                 185.657.280            191.171.173        194.996.110             197.105.438

 NSFR (%)                                                        129,54%              124,42%                 123,45%               122,75%




430         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 433
                                                                                                                    Laporan
                                                                                                               Tahunan 2024




                                                                                                                              (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                        Tahun 2024
                     Komponen
                                                             Triwulan I        Triwulan II          Triwulan III          Triwulan IV

 Total Pendanaan Stabil yang Tersedia (ASF)                  243.098.458       244.451.089           247.255.664                252.193.513

 Total Pendanaan Stabil yang Diperlukan (RSF)                206.594.728       209.209.884           204.476.752                209.135.110

 NSFR (%)                                                         117,67%            116,84%                120,92%                 120,59%

*) Berdasarkan Penyampaian Laporan Publikasi Triwulan Bank


Tabel Aset Terikat (Encumbrance) (ENC)

                                                                   2024

 The assets on the balance sheet would                  a                      b                      c                             d
 be disaggregated; there can be as
 much disaggregation as desired               Aset Terikat            aset yang              Aset tidak terikat       Total
 Aset-aset dalam laporan posisi               (Encumbered)            disimpan atau          (unencumbered)
 keuangan dapat disajikan terperinci                                  diperjanjikan
 sepanjang dibutuhkan.                                                dengan bank
                                                                      sentral namun
                                                                      belum digunakan
                                                                      untuk menghasilkan
                                                                      likuiditas

                                              Encumbered assets       Optional               Unencumbered             Total
                                                                      Central bank           assets
                                                                      facilities

                                              Rp3.499.300             Rp44.920.521           Rp59.009.948             Rp107.429.769

                                                             Analisis Kualitatif

 Aset-aset dalam Laporan Posisi                         a                      b                      c                             d
 Keuangan dapat disajikan terperinci
 sepanjang dibutuhkan                         Aset Terikat            Aset yang disimpan     Aset tidak terikat       Total
                                              (Encumbered)            atau diperjanjikan     (unencumbered)           (dalam Juta Rupiah)
                                                                      dengan bank
                                                                      sentral namun
                                                                      belum digunakan
                                                                      untuk menghasilkan
                                                                      likuiditas

                                              Rp0                     Rp33.133.462           Rp71.673.612             Rp104.807.074

                                                             Analisis Kualitatif

                                                                 Definitions

  a     Aset terikat (encumbered assets) adalah aset bank yang terbatas untuk kebutuhan likuiditas, secara legal dan kontraktual
        oleh Bank pada saat terjadi kondisi stres. Encumbered Asset tidak termasuk aset yang disimpan atau diperjanjikan dengan
        Bank Indonesia namun belum digunakan untuk menghasilkan likuiditas dan aspek.

  b     aset yang disimpan atau diperjanjikan dengan Bank Indonesia namun belum digunakan untuk menghasilkan likuiditas
        adalah sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan tentang kewajiban pemenuhan rasio kecukupan
        likuiditas (liquidity coverage ratio) bagi Bank Umum

  c     Aset tidak terikat merupakan aset yang memenuhi kualifikasi sebagai HQLA sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas
        Jasa Keuangan tentang kewajiban pemenuhan rasio kecukupan likuiditas (liquidity coverage ratio) bagi Bank Umum




                                                                                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                  431

File

File Open PDF
Source IDX
Size8.95 MB
Published4 Mar 2025
Pages433
Characters1,810,297
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 302 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Pemerintah RI p.10 ×5
linked org Bank Mega p.33 ×3
linked org BCA Sekuritas p.38
linked org Mandiri Sekuritas p.38
linked org CGS International p.38
linked org Pemerintah Provinsi p.41
linked person Andi Nirwoto · Direktur p.62 ×16
linked person Hakim Putratama · Direktur p.62 ×10
linked person Elisabeth Novie Riswanti · Direktur p.62 ×9
linked person Setiyo Wibowo · Direktur p.62 ×13
linked person Muhammad Iqbal · Direktur p.62 ×7
linked person Nofry Rony Poetra · Direktur p.62 ×9
linked person Eko Waluyo · Direktur p.62 ×10
linked person Hirwandi Gafar · Direktur p.62 ×14
linked person Oni Febriarto Rahardjo p.65 ×4
linked person CHANDRA M. HAMZAH · Komisaris Utama p.67 ×19
linked person Iqbal Latanro p.74 ×10
linked person Sentot A. Sentausa · Komisaris Independen p.74 ×12
linked person Himawan Arief Sugoto · Komisaris p.74 ×10
linked person Ahdi Jumhari Luddin · Komisaris Independen p.74 ×2
linked person Mohamad Yusuf Permana · Komisaris p.74 ×3
linked person Andin Hadiyanto · Komisaris p.74 ×16
linked person Armand B. Arief · Komisaris Independen p.74 ×19
linked person Bambang Widjanarko · Komisaris p.74 ×9
linked person Adi Sulistyowati · Komisaris Independen p.74 ×11
linked person Herry Trisaputra Zuna · Komisaris p.74 ×13
linked org Bumi Serpong Damai p.89 ×3
linked org Pantai Indah Kapuk p.89
linked org Multi Sarana p.91
linked person Padang, Sumatera Barat p.95
linked org PT Asuransi Jiwa IFG p.97
linked org PT Syailendra Capital p.97 ×3
linked org XL Axiata Tbk p.97 ×2
linked org Bank Mandiri p.97 ×19
linked org Bank Central Asia Tbk p.97 ×5
linked org Karya Nusantara p.97
linked org Cashlez Worldwide Indonesia Tbk p.98 ×2
linked org PT Kimia Farma p.98
linked org Sumber Alfaria Trijaya Tbk p.98 ×2
linked org Angkasa Pura p.98
linked org Pertamina Hulu Energi p.98
linked org PP Properti p.98
linked org Pindo Deli p.98
linked org PT Waskita Karya Realty p.98
linked org Sinarmas Land p.98
linked org Agung Podomoro Land p.98
linked org PT Alam Sutera Realty p.98
linked org Medco Power Indonesia p.99 ×2
linked org PT Lippo Cikarang p.99
linked org PT Hutama Karya (Persero) p.99 ×3
linked org PT Ciputra Nusantara p.100
linked org Indonesia Kendaraan Terminal Tbk p.100 ×2
linked org BFI Finance Indonesia Tbk p.100 ×2
linked org Dana Pensiun p.100 ×4
linked org Bank Rakyat p.100
linked org Yayasan Kesejahteraan p.100
linked org Reksa Dana Sucorinvest p.114 ×2
linked org Koperasi Simpan p.116
linked person Endang A. Suprijatna p.129
linked person Indra Jaka Aprilyanta p.129
linked org PT Bank OCBC NISP p.164
linked person Nixon L.P. Napitupulu · Direktur Utama p.190 ×2
possible person Agus Pramono p.38
possible org Panin Sekuritas p.38
possible person Nicholas Santoso p.38
possible org DBS Bank p.38
possible org Samuel Sekuritas Indonesia p.38
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.68 ×7
possible org Negara Republik Indonesia p.69 ×3
possible org Bursa Efek Indonesia p.86 ×2
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.86 ×6
possible person Agung Sedayu p.89 ×2
possible person Dr. Sutomo p.91
possible person Ahmad Yani p.94 ×3
possible person Slamet Riyadi p.96
possible — Batavia Prosperindo p.97 ×2
possible org Indosat Tbk p.97 ×2
possible org Bank Negara Indonesia Tbk p.97 ×10
possible org PT Pegadaian p.97
possible org PT Pertamina (Persero) p.98
possible org Wijaya Karya (Persero) Tbk p.98 ×2
possible org PP (Persero) Tbk p.98 ×2
possible org Adhi Karya (Persero) Tbk p.98 ×2
possible org PT Jasamarga Bali Toll p.98
possible org PT Barito Pacific p.99
possible org Perusahan Gas Negara Tbk p.100 ×2
possible person Adi Nugroho p.129
possible person Jasmin · Direktur p.142 ×3
possible person Muhammad · Direktur p.142
possible person Adi · Komisaris p.156
possible person Bambang · Komisaris p.156 ×2
possible person Tri Wibowo p.164
unresolved person Kelamin · Komisaris p.6
unresolved — Program Anti Korupsi p.8
unresolved org Bank Tunggal p.10
unresolved org Bank Indonesia p.10 ×13
unresolved org Koperasi Tani p.10
unresolved org Bank Dagang Negara. p.10
unresolved org Menteri Keuangan. Pemerintah RI p.10
unresolved org Bank Tabungan Pos RI. p.10
unresolved org Bank Tabungan p.10 ×4
unresolved org Kementerian Perhubungan p.10
unresolved org Menteri Urusan Bank Sentral. p.10
unresolved org Bank Sentral. p.10 ×2
unresolved org Bank Mega Belum p.33 ×2
unresolved org Bank Mega Jatuh Tempo p.33
unresolved org Bank BJB Jatuh Tempo Informasi Obligasi Konversi Sampai p.33
unresolved org Bank Deposits p.36
unresolved org PT Indo Premier Securities p.38
unresolved org PT Ciptadana Sekuritas p.38
unresolved org PT Aldiracita Sekuritas p.38
unresolved org PT Verdhana Sekuritas Indonesia p.38
unresolved org PT BRI Danareksa Sekuritas p.38
unresolved org PT Sinarmas Sekuritas p.38
unresolved org Langkah (Persero) Tbk p.39
unresolved org Pemerintah Provinsi DKI p.41
unresolved org Kementerian p.44
unresolved org Kementerian Agraria dan Tata Ruang p.44
unresolved org Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman p.45
unresolved org Kementerian Badan Usaha Milik p.45
unresolved org Bank Umum Syariah. p.56 ×2
unresolved org Kementerian BUMN p.59
unresolved person Sustainable Development Goals · Komisaris p.60
unresolved org Menteri Badan Usaha Milik Negara p.61
unresolved org Departemen PER- p.61
unresolved org Milik p.61
unresolved person Consumer · Direktur p.62 ×2
unresolved — Legal Riswanti · Direktur p.62
unresolved — Retail Wibowo · Direktur p.62
unresolved org Kementerian Perumahan p.69
unresolved org Milik Negara Republik Indonesia p.69
unresolved org Milik Negara. p.69 ×3
unresolved org Menteri BUMN No. PER- p.72
unresolved person Pemantau Risiko. · Komisaris p.73
unresolved org Menteri p.73
unresolved person PROF. DR. H. MUHAMMAD QURAISH SHIHAB p.79 ×4
unresolved person H. Mohamad Bagus Teguh Perwira p.80 ×2
unresolved person H. Muhammad Faiz p.80 ×2
unresolved person SME · Direktur Operations p.82
unresolved — Pendirian p.86
unresolved — Terbuka/Badan p.86
unresolved org Bank Tabungan Negara Menjadi Perusahaan p.87
unresolved person Muhani Salim p.87 ×2
unresolved person H. R. Rasuna Said p.91
unresolved person H. M. Yusuf Singadikane p.91
unresolved person H.M Daud Beureuh p.95
unresolved org PT MSIG Life Tbk p.97
unresolved org Life Tbk p.97
unresolved org PT Binagriya Upakara p.97
unresolved org PT Bahana TCW Investment Management p.97 ×2
unresolved org PT Trimegah Asset Management p.97
unresolved org PT Manulife Aset Manajemen Indonesia p.97
unresolved org PT Schroder Investment Management Indonesia p.97 ×2
unresolved org PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen p.97 ×2
unresolved org PT Insight Investments Management p.97 ×2
unresolved org PT Mandiri Manajemen Investasi p.97
unresolved org PT Sucorinvest Asset Management p.97 ×2
unresolved org PT PLN (Persero) p.97
unresolved org PT Indonesia Comnets Plus p.97
unresolved org Telekomunikasi Seluler Tbk p.97 ×2
unresolved org Bank Mandiri Indonesia Tbk p.97 ×2
unresolved org PT Dompet Anak Bangsa p.97
unresolved org Amil Zakat p.97
unresolved org PT Fintek Karya Nusantara p.97
unresolved org PT Tokopedia Pada Platform Tokopedia p.98
unresolved org PT Adhi Persada Properti p.98
unresolved org PT Dwi Daya World Wide p.98
unresolved org PT Pertamina Retail p.98
unresolved org PT Indomarco Prismatama p.98 ×2
unresolved org PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) p.98
unresolved org PT Angkasa Pura Indonesia p.98
unresolved org PT Indah Kiat Pulp p.98
unresolved org PT OKI Pulp Kredit Korporasi p.98
unresolved org PT Pindo Deli Pulp p.98
unresolved org Pengelolaan Dana Sinarmas Land Ltd p.98
unresolved org PT Nindya Karya p.98
unresolved org PT PPA p.98
unresolved org PT Astakona Megahtama p.98
unresolved org PT Arah Sejahtera Abadi p.98
unresolved org PT LEN Industri p.98
unresolved org PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) p.99 ×2
unresolved org PT Yodya Karya p.99
unresolved org PT Virama Karya p.99
unresolved org PT Pupuk Sriwidjaja Palembang p.99
unresolved org PT Golden Blossom Sumatra p.99
unresolved org PT Brantas Abipraya p.99
unresolved org PT Bandung Indah Permai p.99
unresolved org Bank Penerima Setoran Ibadah Haji Kemenag p.99
unresolved org Bank Penerima Ibadah Haji Badan Pengelola Tabungan Perumahan p.99
unresolved org Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat KPR p.99
unresolved org Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Pengelolaan Dana dan KPR p.99
unresolved org Kementerian PUPR p.99
unresolved org Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan p.99
unresolved org PT Jamkrindo Syariah p.99 ×2
unresolved org PT Askrindo Syariah p.99
unresolved org PT Jasindo Syariah p.99
unresolved org Layanan Umum p.99
unresolved org Kementerian Keuangan Republik Indonesia Pinjaman Dalam Negeri Kementerian Agama Republik Indonesia p.99
unresolved org Kementerian Pendidikan p.99
unresolved org Pengelola Keuangan Haji p.99
unresolved org Penyelenggara Jaminan Produk Halal p.99
unresolved org Pengelola Dana Lingkungan Hidup p.99
unresolved org Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat p.99
unresolved org PT Reasuransi Indonesia Utama p.100
unresolved org Dana Pensiun Lembaga Keuangan Bank Negara Pengelolaan p.100
unresolved org Dana Pensiun Lembaga Keuangan Bank Rakyat Pengelolaan p.100
unresolved org Dana Pensiun Lembaga Keuangan Tugu Mandiri p.100
unresolved org Yayasan Kesejahteraan Pegawai Otoritas Jasa Pengelolaan p.100
unresolved org PT Pabrik Gula Rajawali I p.100
unresolved org PT Rajawali Pembiayaan Modal Kerja BTN p.100
unresolved org PT Industri Kereta Api p.100
unresolved org Bank Devisa p.102
unresolved org Bank Rumah Untuk Rakyat p.103
unresolved person Ashoya Ratam · Notaris p.108
unresolved org Bank Garansi Lokal p.109
unresolved org Bank Garansi Perbankan Lainnya Kartu Debit Visa p.110
unresolved org Kementerian Pekerjaan Umum p.111
unresolved org Reksa Dana Pertanggungan p.113
unresolved org PT Trimegah Asset Management Produk Asuransi Unit Link p.113
unresolved org PT Manulife Aset Manajemen Indonesia Uang Pertanggungan p.113
unresolved org PT Mandiri Manajemen Investasi Premium Unit Link p.113
unresolved org Reksa Dana Pasar Uang p.114
unresolved org Reksa Dana Saham p.114 ×2
unresolved org Reksa Dana Pasar p.114
unresolved org Reksa Dana Bahana Dana Likuid p.114
unresolved org Reksa Dana TRIM Kas p.114
unresolved org Reksa Dana BRI Seruni Pasar Uang II p.114
unresolved org Reksa Dana Bahana Dana Ekuitas Prima p.114
unresolved org Reksa Dana Mandiri Investa Pasar Uang p.114
unresolved org Reksa Dana TRIM Kapital Plus p.114
unresolved org Reksa Dana Sucorinvest Money Market Fund p.114
unresolved org Reksa Dana Manulife Dana Saham Kelas A p.114
unresolved org Reksa Dana Mandiri Money Market USD p.114
unresolved org Reksa Dana Manulife Syariah Sektoral p.114
unresolved org Reksa Dana Batavia Dana Kas Maksima p.114
unresolved org Reksa Dana Pendapatan Tetap p.114 ×2
unresolved org Reksa Dana Danareksa Mawar Konsumer p.114
unresolved org Reksa Dana Schroder p.114
unresolved org Reksa Dana Schroder Dana Prestasi p.114
unresolved org Reksa Dana Schroder Dana Prestasi Plus p.114
unresolved org Reksa Dana Batavia Dana Saham p.114
unresolved org Reksa Dana Manulife Saham Syariah Asia p.114
unresolved org Reksa Dana Batavia Global ESG Sharia Equity p.114
unresolved org Reksa Dana Manulife Pendapatan p.114
unresolved org Reksa Dana Sucorinvest Equity Fund p.114
unresolved org Reksa Dana Manulife USD Fixed Income p.114
unresolved org Reksa Dana Mandiri FTSE Indonesia ESG p.114
unresolved org Reksa Dana TRIM Dana Tetap p.114
unresolved org Reksa Dana Trimegah Fixed Income Plan p.114
unresolved org Reksa Dana Syailendra MSCI Indonesia p.114
unresolved org Reksa Dana Batavia Dana Obligasi Ultima p.114
unresolved org Reksa Dana Mandiri Investa Dana Utama p.114
unresolved org Reksa Dana Batavia Saham ESG Impact p.114
unresolved org Reksa Dana Bahana Pendapatan Tetap p.114
unresolved org Reksa Dana Terproteksi Makara Prima p.114
unresolved org Reksa Dana Terproteksi p.114 ×2
unresolved org Reksa Dana Campuran p.114
unresolved org Reksa Dana Terproteksi Sucorinvest Proteksi p.114 ×4
unresolved org Reksa Dana Terproteksi Trimegah Terproteksi p.114 ×7
unresolved org Reksa Dana Schroder Dana Kombinasi p.114
unresolved org Reksa Dana Manulife Dana Campuran II p.114
unresolved org Reksa Dana TRIM Kombinasi p.114
unresolved org Reksa Dana Batavia USD Balanced Asia p.114
unresolved org Reksa Dana Terproteksi Mandiri Seri p.114 ×3
unresolved org Reksa Dana Terproteksi Insight Terproteksi p.115 ×2
unresolved org Bank Perkreditan Rakyat Kredit UMKM p.116
unresolved org Bank Perkreditan p.116
unresolved org Koperasi Simpan Pinjam p.116
unresolved org PT Bank Mandiri Taspen Pos Per p.131
unresolved org Nixon L.P. · Direktur Utama p.142 ×3
unresolved person Elisabeth · Direktur p.142
unresolved person Setiyo · Direktur p.142
unresolved person Hirwandi · Direktur p.142
unresolved person Hakim · Direktur p.142 ×2
unresolved person Institutional Banking · Direktur p.144 ×2
unresolved org Assegaf Hamzah & Partners p.146 ×2
unresolved org Law Hamzah & Partners p.146
unresolved person Iqbal · Komisaris p.156
unresolved person Trisaputra · Komisaris p.156
unresolved — Permana · Komisaris p.157
unresolved person Andin · Komisaris p.158
unresolved person Prof. Dr. H. Ketua Dewan Muhammad Pengawas p.162
unresolved org PT Digital Artha Media p.164
unresolved — Lusiana Anjarsari p.183
unresolved — Ghulam Mahdi Muharram p.183
unresolved — Katon Djoko Soekarsono p.183
unresolved — Ide Kusuma Pribadi p.183
unresolved — Cuk Hidayat p.183
unresolved — Asvianti Handaru W. p.183
unresolved person Achmad Zuchridin p.183
unresolved — Paulus Puspo Priyanto p.183
unresolved — Noor Ridlo p.183
unresolved — Didi Rusliyadi p.183
unresolved — Fitri Novianty Ratna K p.183
unresolved — Daulat Marpaung p.183
unresolved — Ratna Prima Dewi p.183
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek Indonesia p.348
unresolved org Negeri p.349

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result