Back to announcement
Penjelasan Perubahan Jumlah Aset Liabilitas.pdf
Financial statement Text extracted ADROSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 3
Page 1
Nomor : ALAM/023/II-25/MP/corsec Jakarta, 4 Maret 2025
Lampiran : -
Kepada Yth.
PT Bursa Efek Indonesia
Indonesia Stock Exchange Building, Tower I
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190
Up.: Direktur Penilaian Perusahaan, Bapak I Gede Nyoman Yetna
Perihal : Penjelasan atas Perubahan Lebih dari 20% pada Pos Jumlah Aset dan Liabilitas
Dengan hormat,
Dalam rangka mematuhi Ketentuan III.1.1.4. pada Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia
Nomor Kep-00066/BEI/09-2022 Perihal Perubahan Peraturan Nomor I-E Tentang Kewajiban
Penyampaian Informasi, bersama ini kami sampaikan penjelasan atas perubahan lebih dari 20% pada
pos Jumlah Aset dan Liabilitas pada Laporan Keuangan Konsolidasian PT Alamtri Resources Indonesia
Tbk (sebelumnya bernama PT Adaro Energy Indonesia Tbk) (“Perseroan”) periode 31 Desember 2024
(“Laporan Keuangan FY24”) dibandingkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan periode 31
Desember 2023 (“Laporan Keuangan FY23”).
Pos jumlah aset, liabilitas, dan ekuitas Perseroan mengalami penurunan lebih dari 20% pada Laporan
Keuangan FY24 dibandingkan Laporan Keuangan FY23 terutama disebabkan karena pada tanggal 9,
10, dan 11 Desember 2024, Perseroan telah menjual sebagian besar kepemilikan sahamnya di
PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (“AAI”) sehingga Perseroan tidak lagi mengkonsolidasikan laporan
keuangan AAI dan anak-anak perusahaannya (“Grup AAI”) dan menghentikan pengakuan jumlah aset,
liabilitas, dan ekuitas dari Grup AAI.
Penghentian konsolidasi dan pengakuan jumlah aset Grup AAI tersebut mengakibatkan pos jumlah
aset Perseroan pada Laporan Keuangan FY24 mengalami penurunan sebesar 35,91%, dari sebelumnya
sebesar AS$10.473 juta pada Laporan Keuangan FY23 menjadi sebesar AS$6.712 juta pada Laporan
Keuangan FY24, yang mana rinciannya antara lain sebagai berikut:
- Penurunan kas dan setara kas sebesar 57,54%, dari sebelumnya sebesar AS$3.311 juta pada
Laporan Keuangan FY23, menjadi sebesar AS$1.406 juta pada Laporan Keuangan FY24;
- Penurunan investasi pada ventura bersama sebesar 52,07%, dari sebelumnya sebesar AS$1.364
juta pada Laporan Keuangan FY23, menjadi sebesar AS$654 juta pada Laporan Keuangan FY24;
- Penurunan properti pertambangan sebesar 44,99%, dari sebelumnya sebesar AS$995 juta pada
Laporan Keuangan FY23, menjadi sebesar AS$547 juta pada Laporan Keuangan FY24;
- Penurunan aset tetap sebesar 12,83%, dari sebelumnya sebesar AS$1.754 juta pada Laporan
Keuangan FY23, menjadi sebesar AS$1.529 juta pada Laporan Keuangan FY24;
- Penurunan goodwill sebesar 94,89%, dari sebelumnya sebesar AS$777 juta pada Laporan
Keuangan FY23, menjadi sebesar AS$40 juta pada Laporan Keuangan FY24.
Menara Karya, 23rd Floor, JL. H.R. Rasuna Said, Block X-5, Kav. 1-2 South Jakarta City Jakarta 12950
Page 2
Adapun, terdapat kenaikan jumlah pinjaman dari Perseroan kepada pihak berelasi sebesar 538,88%,
dari sebelumnya sebesar AS$144 juta pada Laporan Keuangan FY23, menjadi sebesar AS$919 juta pada
Laporan Keuangan FY24. Hal ini terjadi karena pemberian pinjaman oleh Perseroan dan anak-anak
perusahaannya kepada Grup AAI tidak lagi dieliminasi pada Laporan Keuangan FY24 sejak penghentian
konsolidasi Grup AAI.
Selanjutnya, penghentian konsolidasi dan pengakuan jumlah liabilitas Grup AAI mengakibatkan pos
jumlah liabilitas Perseroan pada Laporan Keuangan FY24 mengalami penurunan sebesar 56,24%, dari
sebelumnya sebesar AS$3.064 juta pada Laporan Keuangan FY23, menjadi sebesar AS$1.341 juta pada
Laporan Keuangan FY24, yang mana rinciannya antara lain sebagai berikut:
- Penurunan utang usaha sebesar 51,31%, dari sebelumnya sebesar AS$345 juta pada Laporan
Keuangan FY23, menjadi sebesar AS$168 juta pada Laporan Keuangan FY24;
- Penurunan utang bank sebesar 26,28%, dari sebelumnya sebesar AS$627 juta pada Laporan
Keuangan FY23, menjadi sebesar AS$462 juta pada Laporan Keuangan FY24;
- Penurunan provisi pembongkaran, rehabilitasi, reklamasi dan penutupan tambang sebesar
85,87%, dari sebelumnya sebesar AS$215 juta pada Laporan Keuangan FY23, menjadi sebesar
AS$30 juta pada Laporan Keuangan FY24.
Selain itu, terdapat penurunan senior notes sebesar 100%, dari sebelumnya sebesar AS$697 juta pada
Laporan Keuangan FY23, menjadi sebesar AS$nihil pada Laporan Keuangan FY24, karena telah
dilunasinya senior notes tersebut pada saat jatuh temponya di bulan Oktober 2024. Terdapat juga
penurunan utang dividen sebesar 53,44%, dari sebelumnya sebesar AS$430 juta pada Laporan
Keuangan FY23, menjadi sebesar AS$200 juta pada Laporan Keuangan FY24 karena penurunan jumlah
dividen interim tahun 2024 sebesar AS$200 juta dibandingkan dengan jumlah dividen interim tahun
2023 sebesar AS$400 juta, serta tidak lagi diakuinya utang dividen Grup AAI kepada pemegang saham
minoritasnya di tahun 2024 (utang dividen di tahun 2023 sebesar AS$30 juta).
Sebagai tambahan informasi, dapat kami sampaikan bahwa jumlah ekuitas pada Laporan Keuangan
FY24 Perseroan juga mengalami penurunan sebesar 27,51%, dari sebelumnya sebesar AS$7.409 juta
pada Laporan Keuangan FY23, menjadi sebesar AS$5.371 juta pada Laporan Keuangan FY24.
Penurunan ini terutama disebabkan, antara lain:
- Penurunan saldo laba Perseroan sebesar 34,97%, dari sebelumnya sebesar AS$5.220 juta pada
Laporan Keuangan FY23, menjadi sebesar AS$3.395 juta pada Laporan Keuangan FY24. Hal ini
terutama diakibatkan karena adanya tambahan dividen final tahun 2023 yang dibagikan oleh
Perseroan kepada pemegang sahamnya pada bulan Desember 2024 sebesar AS$2.629 juta.
- Penurunan pada akun tambahan modal disetor sebesar 22,70%, dari sebelumnya sebesar
AS$1.154 juta pada Laporan Keuangan FY23, menjadi sebesar AS$892 juta pada Laporan Keuangan
FY24. Penurunan tersebut terjadi akibat penarikan kembali saham hasil pembelian kembali saham
Perseroan serta dampak dari pencatatan akuntansi penjualan sebagian besar kepemilikan saham
Perseroan di AAI.
Manajemen Perseroan berpendapat bahwa perubahan-perubahan tersebut seiring dengan
perkembangan operasional Perseroan serta perkembangan pasar, dan memberikan dampak yang
positif pada ekspektasi pertumbuhan Perseroan di masa mendatang.
Menara Karya, 23rd Floor, JL. H.R. Rasuna Said, Block X-5, Kav. 1-2 South Jakarta City Jakarta 12950
Page 3
Demikian kami sampaikan. Atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih. Hormat kami, PT ALAMTRI RESOURCES INDONESIA TBK Mahardika Putranto Sekretaris Perusahaan Tembusan Yth.: - Direksi PT Alamtri Resources Indonesia Tbk Menara Karya, 23rd Floor, JL. H.R. Rasuna Said, Block X-5, Kav. 1-2 South Jakarta City Jakarta 12950
Names mentioned 8 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Bursa Efek Indonesia Indonesia Stock Exchange Building
p.1
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.1
unresolved
person
I Gede Nyoman Yetna
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.