Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2024-BBRI-att5.pdf

Other Text extracted BBRI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 251

Page 1
                                                  Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   1




Langkah Brilian Menuju Keuangan yang Berkelanjutan
          Laporan Keberlanjutan 2024 | PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 2
                                                                             Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   2




Daftar Isi




     PENGANTAR                              TOPIK MATERIAL
                                                                             3 TOPIK UMUM                                                 LAMPIRAN
                                  NO                                   NO                                             NO                                             NO
 1                                HAL   2                              HAL                                            HAL            4                               HAL




     Tentang Laporan Ini          4         Navigasi Risiko Iklim               Inisiatif Hijau BRI                  119                  ESG Data Tables            170
                                            Melalui Penerapan          28
     Pesan Komisaris Utama                  Keuangan Berkelanjutan              Manajemen Human Capital:                                  Issued Securities Impact
                                  5                                                                                  122                                             206
     dan Direktur Utama                                                         Insan BRILiaN                                             Reporting
                                            Pelayanan Prima kepada
                                                                       58
     Tanggung Jawab Pelaporan               Nasabah                             Mendorong Penghormatan
                                  9                                                                                  133                  Reporting Standards Indices 230
     Keberlanjutan 2024                                                         pada Hak Asasi Manusia
                                            Penguatan Inklusi dan
                                                                       67
     Tentang BRI:                           Literasi Keuangan                   Tanggung Jawab Sosial dan                                 Indeks Pelaporan IDX       244
     Langkah Brilian Menuju       11                                            Lingkungan (TJSL): Masyarakat 135
     Keuangan Berkelanjutan                 Keandalan Keamanan Siber   84       dan Komunitas di Sekitar BRI                              Assurance                  245

     Tata Kelola Keberlanjutan    14        Penerapan Tata Kelola               Manajemen Risiko                     141
                                                                       92                                                                 Feedback Form              251
                                            Perusahaan yang Baik
     Ikhtisar Bisnis dan ESG      17                                            Integritas di Tempat Kerja:
                                                                                Komitmen BRI untuk Praktik           146
                                                                                Bisnis yang Beretika
     Penghargaan dan Rating ESG   19

                                                                                Asosiasi dan Framework               154
     Pelibatan Pemangku
                                  20
     Kepentingan

     Penilaian Materialitas       22
Page 3
                                                                                                                          Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.       3



       PENGANTAR                         TOPIK MATERIAL                    TOPIK UMUM                         LAMPIRAN

   Tentang       Pesan Komisaris Utama   Tanggung Jawab Pelaporan   Tentang BRI: Langkah Brilian Menuju   Tata Kelola       Ikhtisar Bisnis   Penghargaan      Pelibatan Pemangku   Penilaian
   Laporan Ini   dan Direktur Utama      Keberlanjutan 2024         Keuangan Berkelanjutan                Keberlanjutan     dan ESG           dan Rating ESG   Kepentingan          Materialitas




  PENGANTAR                                                01


> DI BAGIAN INI
                                                     NO
                                                     HAL



  Tentang Laporan Ini                                 4

  Pesan Komisaris Utama                               5
  dan Direktur Utama

  Tanggung Jawab Pelaporan                            9
  Keberlanjutan 2024

  Tentang BRI: Langkah Brilian Menuju                11
  Keuangan Berkelanjutan

  Tata Kelola Keberlanjutan                          14

  Ikhtisar Bisnis dan ESG                            17

  Penghargaan dan Rating ESG                         19

  Pelibatan Pemangku Kepentingan                     20

  Penilaian Materialitas                             22
Page 4
                                                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                   4



     PENGANTAR                         TOPIK MATERIAL                    TOPIK UMUM                         LAMPIRAN

 Tentang       Pesan Komisaris Utama   Tanggung Jawab Pelaporan   Tentang BRI: Langkah Brilian Menuju   Tata Kelola        Ikhtisar Bisnis     Penghargaan          Pelibatan Pemangku        Penilaian
 Laporan Ini   dan Direktur Utama      Keberlanjutan 2024         Keuangan Berkelanjutan                Keberlanjutan      dan ESG             dan Rating ESG       Kepentingan               Materialitas




Tentang                                                Laporan Keberlanjutan Tahun 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (disebut BRI) menguraikan isu-isu bisnis, lingkungan, dan sosial yang secara
                                                       langsung dan signifikan berdampak pada perusahaan, pekerja, dan pemangku kepentingan, serta isu-isu dimana BRI memiliki peluang unik untuk turut

Laporan Ini                                            mempengaruhi. Laporan ini menyajikan aspirasi keberlanjutan BRI untuk menjadi “The Most Valuable Banking Group in Southeast Asia & Champion of
                                                       Financial Inclusion” sejalan dengan BRIVolution 2.0 serta bertujuan memenuhi kebutuhan informasi bagi pemerintah, investor, masyarakat, dan pemangku
                                                       kepentingan lain yang terlibat dalam upaya BRI di bidang keberlanjutan.




Standar Pengungkapan                                                                                               Lingkup Laporan [GRI 2-2] [GRI 2-3] [GRI 2-4]
Laporan ini disusun sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 51/POJK.03/2017                    Laporan ini hanya menyajikan informasi mengenai PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dan
tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan                        tidak mencakup entitas perusahaan anak. Meskipun BRI melakukan audit laporan keuangan secara
Publik, SE OJK Nomor 16/SEOJK.24/2021, Global Reporting Initiative (GRI) Standards 2021, serta standar             terkonsolidasi, termasuk entitas anak seperti Bank Raya, BRI Remittance, BRI Life, BRI Finance, BRI
spesifik dalam Global Reporting Initiative (GRI) G4 Supplement Sector Standard dan Sustainability                  Manajemen Investasi, BRI Ventures, BRIDS, BRI Insurance, Pegadaian, dan PNM, informasi terkait
Accounting Standards Board (SASB) untuk bank komersial.                                                            entitas anak tersebut tidak diungkapkan dalam laporan ini (kecuali diinformasikan lain) [GRI 2-2].
Pendekatan pengungkapan mengadopsi rekomendasi Standar Pelaporan Keuangan Internasional                            Laporan ini menyajikan informasi mengenai aktivitas dan kinerja keberlanjutan BRI untuk periode tahun
(IFRS) S1 dan S2 yang diterbitkan oleh International Sustainability Standard Board (ISSB), dan Satuan              fiskal 2024 (1 Januari hingga 31 Desember 2024) dan akan dipublikasikan berkala setiap tahun. [GRI 2-2, 2-3]
Tugas Pengungkapan Keuangan Terkait Iklim (TCFD). Pada aspek-aspek yang relevan, laporan ini                       Laporan ini juga menyajikan informasi yang disusun secara historis sampai tiga tahun terakhir (sejak
mencerminkan prioritas BRI dalam mengintegrasikan komitmen terhadap sepuluh prinsip UN Global                      1 Januari 2022 hingga 31 Desember 2024) untuk membantu pembaca memahami perubahan dalam
Compact (UNGC) serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).                                    kinerja keberlanjutan BRI. Perubahan atau pernyataan ulang dari laporan sebelumnya (jika ada)
                                                                                                                   ditunjukkan dengan catatan yang diberikan pada setiap data atau informasi. [GRI 2-4]
                                                                                                                   Kinerja pengurangan energi dan emisi yang dibiayai (financed emission) dihitung dan diungkapkan
Hubungan dengan Laporan Tahunan BRI 2024 [H.4]
                                                                                                                   sesuai dengan persyaratan Partnership of Carbon Accounting Financials (PCAF) dan cakupan Science
Informasi keberlanjutan dan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) dalam laporan ini terintegrasi                 Based Targets Initiative (SBTi) untuk pengukuran emisi yang dibiayai menurut jenis aset, termasuk
dengan Laporan Tahunan Bank BRI tahun 2024 sebagai laporan tersendiri.                                             pinjaman korporasi, pembiayaan proyek pembangkit listrik, real estate komersial, ekuitas yang tercatat,
                                                                                                                   dan obligasi.

External Assurance [G.1] [GRI 2-5] [GRI 2-14]
                                                                                                                   Narahubung Laporan [GRI 2-3]
Seluruh data keberlanjutan, pengungkapan, dan klaim dalam laporan ini telah ditinjau dan disetujui
Direksi dan Dewan Komisaris [GRI 2-14] serta diverifikasi dan dijamin secara eksternal oleh CBC Global             BRI sangat menghargai setiap masukan dan saran yang dapat menyempurnakan laporan ini di masa
Indonesia berdasarkan standar AA1000AS. Pernyataan dan laporan assurance secara detail dapat                       mendatang. Untuk itu, silakan menghubungi:
dilihat pada halaman 247 laporan ini.
                                                                                                                        Hendy Bernadi • Sekretaris Perusahaan
Pemilihan penjamin eksternal dilakukan dengan sepenuhnya menggunakan kebijakan pengadaan
                                                                                                                        +6221 575 2452                       humas@bri.co.id
perusahaan yang berlaku berdasarkan keahlian, reputasi, dan tidak adanya potensi konflik kepentingan.
Selanjutnya, dilakukan verifikasi sampel bukti dokumentasi dan konfirmasi kepada pihak narasumber di                    Untuk informasi lain mengenai Laporan Keberlanjutan BRI Tahun 2024,
seluruh unit kerja terkait.                                                                                             Anda dapat mengunjungi https://bri.co.id/report.
Page 5
                                                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.         5



     PENGANTAR                         TOPIK MATERIAL                    TOPIK UMUM                         LAMPIRAN

 Tentang       Pesan Komisaris Utama   Tanggung Jawab Pelaporan   Tentang BRI: Langkah Brilian Menuju   Tata Kelola       Ikhtisar Bisnis   Penghargaan      Pelibatan Pemangku     Penilaian
 Laporan Ini   dan Direktur Utama      Keberlanjutan 2024         Keuangan Berkelanjutan                Keberlanjutan     dan ESG           dan Rating ESG   Kepentingan            Materialitas




Pesan
Komisaris Utama [GRI 2-22]                                                                                                                                                              BRI memperkuat komitmen
Pemegang saham dan para pemangku kepentingan yang kami hormati,                                                                                                                     pencapaian Net Zero Emission (NZE)
Puji syukur dipanjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat dan karunia-Nya, yang telah
                                                                                                                                                                                   Indonesia 2060 dengan menetapkan
memungkinkan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk — untuk selanjutnya disebut “Perusahaan” atau                                                                                     target NZE BRI lebih awal, yaitu
“BRI” - mampu menavigasi berbagai risiko dan tantangan dengan baik selama tahun 2024. Selama 129 tahun                                                                                 tahun 2050 sesuai metodologi
perjalanan, BRI mampu tumbuh dan berkembang dalam memberikan pelayanan terbaik kepada negeri dengan                                                                               Science-Based Target Initiative (SBTi)
senantiasa menjalankan komitmen terhadap nilai-nilai keberlanjutan.                                                                                                                   dan menjadi lembaga keuangan
Sebagaimana yang juga terlihat pada tahun-tahun sebelumnya, berbagai tantangan-tantangan baik                                                                                        pertama di Indonesia yang hasil
perubahan behaviour masyarakat, tensi geopolitik, hingga kepada climate change issue membuat penerapan
                                                                                                                                                                                       penghitungan target emisinya
prinsip keuangan berkelanjutan menjadi semakin relevan. BRI saat ini telah mengusung aspirasi berkelanjutan
untuk menjadi World Class Sustainable Banking Group yang berfokus pada dimensi Environmental, Social, and
                                                                                                                                                                                  (NZE near term target) disetujui SBTi.
Governance (ESG). Sejalan dengan komitmen tersebut, pada tahun 2024 BRI secara konsolidasian mampu
mempertahankan profitabilitas dengan Return on Asset sebesar 3,06% dan Return on Equity sebesar 19,01%,
serta menghasilkan laba bersih sebesar Rp 60,64 triliun.
Ke depan, Dewan Komisaris mendukung BRI untuk melanjutkan komitmennya dalam penerapan prinsip
keuangan berkelanjutan yang terstruktur dan terencana dengan baik. Untuk itu, BRI senantiasa melakukan
program transformasi Perusahaan termasuk terhadap strategi keberlanjutan BRI yang berfokus pada
“Strengthening the Sustainable Finance Practice”. Aspirasi tersebut bertujuan agar transformasi BRI dapat
dijalankan dengan turut mengintegrasikan risiko iklim pada seluruh aspek baik bisnis dan operasional, serta
meningkatkan inklusi keuangan. Adapun, upaya-upaya tersebut sebagai wujud nyata konsistensi BRI dalam
mendukung peningkatan nilai ekonomi dan sosial masyarakat Indonesia.


Memperkuat Praktik Bisnis melalui Tata Kelola Berkelanjutan
Komitmen BRI terhadap bisnis berkelanjutan, dapat dilihat pula melalui penerapan tata kelola Perusahaan
yang baik. Dalam lingkup tata kelola berkelanjutan, BRI juga melakukan identifikasi terhadap isu-isu material
melalui perspektif para pemangku kepentingan. Hal ini juga sebagai bentuk penghormatan terhadap prinsip-
prinsip hak asasi manusia sebagaimana ditetapkan oleh United Nations Global Compact (UNGC). Umpan balik
ini melengkapi survei, analisa media, kebijakan, investor concerns, dan ESG Rating yang memungkinkan BRI                                                                                               Kartika Wirjoatmodjo
mengenali dan mengelola isu-isu material yang dapat mempengaruhi keberlanjutan BRI.
                                                                                                                                                                                                       Komisaris Utama
Page 6
                                                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.       6



     PENGANTAR                         TOPIK MATERIAL                    TOPIK UMUM                         LAMPIRAN

 Tentang       Pesan Komisaris Utama   Tanggung Jawab Pelaporan   Tentang BRI: Langkah Brilian Menuju   Tata Kelola       Ikhtisar Bisnis   Penghargaan      Pelibatan Pemangku   Penilaian
 Laporan Ini   dan Direktur Utama      Keberlanjutan 2024         Keuangan Berkelanjutan                Keberlanjutan     dan ESG           dan Rating ESG   Kepentingan          Materialitas




Guna memperoleh pemahaman mendalam akan aspirasi maupun ekspektasi dari para pemangku                              Selain itu, dukungan terhadap kesehatan mental kepada pekerja diberikan pula melalui fasilitas BASIC
kepentingan, BRI melakukan berbagai survei, analisa media, kebijakan, penyebaran kuesioner                         (BRILiaN Assistance Center) dan wellness center yang merupakan layanan bantuan pekerja dengan
materialitas online, maupun ESG Rating yang berguna dalam menentukan materialitas isu. Selama                      cakupan pada kesehatan fisik, keselamatan kerja, kesehatan mental, hubungan pribadi dan profesional
2024, sebanyak 3.644 orang pemangku kepentingan yang terdiri dari pekerja dan manajemen BRI,                       yang sehat, serta pengelolaan keuangan pribadi untuk hidup produktif tanpa tekanan finansial.
nasabah, investor, pemerintah, pemasok, Lembaga Swadaya Masyarakat dan pihak lain yang relevan
telah memberikan umpan balik yang berharga bagi keberlanjutan usaha BRI.
                                                                                                                   Langkah Konkret bagi Lingkungan
BRI juga telah menyampaikan laporan Communication on Progress 2024 yang berisi rincian dampak
                                                                                                                   BRI memperkuat komitmen pencapaian Net Zero Emission (NZE) Indonesia 2060 dengan menetapkan
BRI pada aspek tata kelola, hak asasi manusia, keternagakerjaan, lingkungan dan anti-korupsi dan
                                                                                                                   target emisi nol bersih BRI pada tahun 2050 sesuai metodologi Science-Based Target Initiative (SBTi)
dipublikasikan melalui situs web UNGC. Laporan tersebut juga merupakan bentuk komitmen dan
                                                                                                                   dan menjadi lembaga keuangan pertama di Indonesia dengan hasil penghitungan target emisi (NZE
kemajuan BRI dalam menerapkan Sepuluh Prinsip dan mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
                                                                                                                   near term target) yang disetujui oleh SBTi. Komitmen ini kemudian dilanjutkan dengan penerbitan
(Sustainable Development Goals).
                                                                                                                   metodologi pemeringkatan risiko internal berupa Credit Risk Rating (CRR) dan Credit Risk Scoring
Sebagai bagian peningkatan tata kelola yang baik, BRI juga telah mengadopsi Standar Pengungkapan                   (CRS) serta pelaksanaan Climate Risk Stress Testing (CRST).
Keberlanjutan IFRS S1 dan S2 dalam Laporan Keberlanjutan BRI Tahun 2024. Implementasi ini bertujuan
                                                                                                                   Sesuai peta jalan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk implementasi Climate Risk Management &
agar pemangku kepentingan mendapatkan penjelasan yang memadai mengenai isu keberlanjutan dan
                                                                                                                   Scenario Analysis (CRMS), BRI melaksanakan CRST dalam dua fase. Dalam laporan fase ke-1 analisis
pengelolaan risiko iklim yang dilakukan BRI.
                                                                                                                   mencakup 71,41% dari portofolio BRI (persyaratan OJK: 50%) sampai dengan tahun 2024, sedangkan
                                                                                                                   pada fase ke-2 mencakup 100% portofolio yang kemudian akan disampaikan pada tahun 2025.
Pembangunan Berkelanjutan melalui Perluasan Inklusi Keuangan                                                       Di sisi operasional, BRI memasukkan risiko iklim sebagai suatu pertimbangan pembiayaan melalui
BRI memperkuat komitmen akselerasi inklusi keuangan pada tahun 2024 yang berfokus "Memperkuat                      Kebijakan Daftar Sektor Negatif atau Dikecualikan, Kebijakan Pembiayaan Sub Sektor, Sustainability-
Kapabilitas Perbankan Ritel dan Meningkatkan Kualitas Aset”, serta meningkatkan kapabilitas di                     linked Loan, dan peninjauan pembiayaan. BRI juga mewujudkan peran aktif manajemen dan pekerja
luar perbankan melalui peningkatan skala dan perluasan cakupan layanan dan produk perbankan.                       dalam berbagai inisiatif hijau serta menerapkan budaya kerja yang sesuai dengan prinsip keberlanjutan.
Ekstensifikasi akses perbankan dilakukan melalui dukungan e-channel BRI, Agen BRILink,                             Terdapat bebagai inisiatif hijau seperti optimalisasi perangkat digital untuk mengurangi penggunaan
pengembangan platform layanan digital seperti BRImo, Qlola, SenyuM Mobile, Sabrina, dan lainya.                    kertas dan plastik, internalisasi budaya hemat energi, implementasi Green Network, hingga penyediaan
Akses perbankan tersebut semakin diperluas pula melalui kontribusi dan peran Perusahaan Anak yang                  kendaraan listrik bagi pekerja dan pemasangan panel surya di beberapa unit kerja BRI.
tidak hanya berkomitmen dalam target profitabilitas, namun menjadi pemimpin dalam masing-masing                    Sebagai penutup, Dewan Komisaris menyampaikan terima kasih terhadap kepercayaan yang telah
industrinya.                                                                                                       diberikan oleh pemegang saham dan pemangku kepentingan. Apresiasi juga diberikan kepada Direksi,
Selain akses produk dan layanan, BRI juga memberikan dukungan dalam aspek pemberdayaan UMKM                        manajemen, dan seluruh Insan BRI atas dukungan dan kontribusi terbaik yang diberikan sehingga
dalam rangka literasi keuangan. Pemberdayaan di BRI dilakukan dengan pendakatan yang holistik                      perusahaan mampu melangkah pasti menuju keuangan berkelanjutan.
melalui pemetaan empat tingkatan kewirausahaan yaitu unfeasible unbankable, unfeasible bankable,
feasible unbankable, dan feasible bankable yang semakin terintegrasi lewat kehadiran Holding Ultra
Mikro (UMi). Selama tahun 2024, telah dilakukan Prgoram Pelatihan Khusus Pelaku UMKM Perempuan
sebanyak 2.037 pelatihan Literasi Keuangan dan Digital yang diikuti 113.476 pengusaha Perempuan UMi                                                           Jakarta, 17 Februari 2025
dari Kelompok Mekaar.
Menyadari pentingnya pengembangan kapabilitas pekerja serta penciptaan iklim kerja yang positif,
dilakukan pula upaya mendukung kesejahteraan dan kesehatan mental bagi pekerja melalui program
BRILiaN Community. Lewat program tersebut BRI memberikan ruang dan dukungan bagi pekerja, untuk
                                                                                                                                                              Kartika Wirjoatmodjo
mendirikan maupun bergabung dalam suatu komunitas sehingga diharapkan dapat meningkatkan
kolaborasi dan keterlibatan antar pekerja.                                                                                                                        Komisaris Utama
Page 7
                                                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.       7



     PENGANTAR                         TOPIK MATERIAL                    TOPIK UMUM                         LAMPIRAN

 Tentang       Pesan Komisaris Utama   Tanggung Jawab Pelaporan   Tentang BRI: Langkah Brilian Menuju   Tata Kelola       Ikhtisar Bisnis   Penghargaan      Pelibatan Pemangku   Penilaian
 Laporan Ini   dan Direktur Utama      Keberlanjutan 2024         Keuangan Berkelanjutan                Keberlanjutan     dan ESG           dan Rating ESG   Kepentingan          Materialitas




Pesan
Direktur Utama [D.1] [GRI 2-22]
                                                                                                                                                                                Direksi meyakini pendekatan
                                                                                                                                                                             terintegrasi yang melibatkan tata
                                                                                                                                                                                kelola yang baik, pengenalan
                                                                                                                                                                            risiko dan peluang yang memadai,
Pemegang saham dan para pemangku kepentingan yang kami hormati,                                                                                                                strategi bisnis yang efektif dan
Mari kita panjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat-Nya, PT Bank                                                                                efisien, didukung ketersediaan
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk berhasil melewati tahun 2024 dengan baik dengan berbagai pencapaian
yang membesarkan hati. Beberapa di antaranya kami sajikan dalam Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                                                              ukuran dan metrik yang relevan
ini sebagai pemenuhan akuntabilitas, transparansi, dan tanggung jawab kami kepada pemegang                                                                                  dan akurat akan memberikan hasil
saham dan pemangku kepentingan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Secara khusus kami                                                                                   yang optimal dalam perjalanan dan
mengungkapkan kinerja dan komitmen BRI terhadap pembangunan berkelanjutan melalui pembaruan
                                                                                                                                                                              langkah brilian mencapai tujuan
tata kelola dan praktik pengelolaan lingkungan, sosial, serta tata kelola perusahaan.
                                                                                                                                                                                  keuangan berkelanjutan.

Kebijakan untuk merespon tantangan dalam pemenuhan strategi keberlanjutan
Tuntutan untuk mengungkapkan dan mengelola aspek-aspek internal dan eksternal dengan lebih
transparan dan akuntabel mendorong Direksi untuk senantiasa meninjau dan memutakhirkan informasi,
tata kelola, dan strategi keberlanjutan BRI. Termasuk di dalamnya dengan memperkuat kebijakan,
strategi keberlanjutan dan badan tata kelola ESG, yaitu Komite Risk Management dan Environmental,
Social & Governance (ESG) serta Divisi ESG di bawah Direktur Kepatuhan.
Hal tersebut penting dilakukan untuk memitigasi risiko yang lahir dalam kondisi perekonomian
dan keuangan global yang penuh ketidakpastian. Berbagai konflik regional, perlambatan ekonomi
sebagai dampak pemulihan pandemi, serta laju kerusakan lingkungan yang tinggi mengharuskan
BRI menerapkan pendekatan yang penuh kehati-hatian serta pertimbangan yang akurat atas dasar
informasi yang memadai. Di sisi perubahan iklim, misalnya, BRI mengidentifikasi dan menganalisis
risiko iklim, mengelompokkannya dalam risiko transisi dan risiko fisik, serta mengintegrasikannya ke
dalam manajemen risiko dan strategi bisnis di seluruh organisasi. Ini dilakukan untuk meningkatkan
ketangguhan untuk bertahan dan beradaptasi terhadap tantangan terkait iklim, sehingga memperkuat                                                                                                 Sunarso
ketahanan iklim.
                                                                                                                                                                                                 Direktur Utama
Page 8
                                                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.       8



     PENGANTAR                         TOPIK MATERIAL                    TOPIK UMUM                         LAMPIRAN

 Tentang       Pesan Komisaris Utama   Tanggung Jawab Pelaporan   Tentang BRI: Langkah Brilian Menuju   Tata Kelola       Ikhtisar Bisnis   Penghargaan      Pelibatan Pemangku   Penilaian
 Laporan Ini   dan Direktur Utama      Keberlanjutan 2024         Keuangan Berkelanjutan                Keberlanjutan     dan ESG           dan Rating ESG   Kepentingan          Materialitas




Berbagai upaya penting dilakukan oleh BRI, seperti mengadopsi berbagai standar dan ukuran yang                     Strategi pencapaian target
relevan. Menyadari posisinya dalam lanskap keuangan sistemik di Indonesia, BRI juga menggunakan
                                                                                                                   BRI juga terus memperluas jangkauan bisnis sebagai strategi pencapaian visi sebagai The Most Valuable
indikator Komite Basel untuk Pengawasan Perbankan sebagai sarana peningkatan kualitas manajemen
                                                                                                                   Banking Group In Southeast Asia dan Champion of Financial Inclusion melalui pengembangan berbagai
risiko sistemik Perusahaan. Komite ini pada tahun 2011 menyusun 12 indikator keuangan untuk
                                                                                                                   produk dan layanan yang berpusat pada nasabah (customer-centric) serta meningkatkan layanan
mengidentifikasi bank-bank sistemik penting global yang kegagalannya dapat menimbulkan ancaman
                                                                                                                   kepada nasabah melalui teknologi digital, pemanfaatan kecerdasan buatan, dan digitalisasi proses
terhadap sistem keuangan internasional.
                                                                                                                   bisnis. Ini juga dilakukan dengan menerapkan praktik pemasaran produk keuangan yang bertanggung
                                                                                                                   jawab untuk menumbuhkan kepercayaan nasabah dan mendorong pengambilan keputusan keuangan
Penerapan Keuangan Berkelanjutan                                                                                   yang tepat.
Sebagai salah satu bank komersial terbesar, bank dengan kepemilikan pemerintah yang strategis, serta               Perluasan jangkauan bisnis ini dilakukan melalui pertimbangan yang lahir dari mekanisme tata kelola
dengan jangkauan usaha kecil menengah terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara, BRI senantiasa                      perusahaan yang baik, kompetensi pekerja yang tinggi, serta kesiapan infrastruktur bisnis yang
mengelola dampak yang mungkin timbul dari layanan dan jasa yang diberikannya. Hal tersebut                         memadai dan tangguh. Sebagai konsekuensi pemanfaatan teknologi digital dalam perluasan produk
mendorong BRI untuk secara selektif melakukan kebijakan screening menggunakan persyaratan                          dan layanan perusahaan, BRI membangun pendekatan yang komprehensif dan proaktif terhadap
lingkungan, sosial, dan tata kelola serta pemberian prioritas pada calon atau nasabah potensial dengan             keamanan siber, yang melibatkan dimensi teknologi, peraturan, dan budaya.
kinerja keberlanjutan (lingkungan, sosial, dan tata kelola) yang tinggi.                                           Direksi meyakini bahwa pendekatan terintegrasi yang melibatkan tata kelola yang baik, pengenalan
Di sisi operasi, BRI menindaklanjuti berbagai peluang dan risiko yang dihadapi dengan mengembangkan                risiko dan peluang yang memadai, strategi bisnis yang efektif dan efisien, didukung ketersediaan ukuran
produk dan kebijakan pembiayaan yang bertanggung jawab serta meningkatkan portofolio energi                        dan metrik yang relevan dan akurat akan memberikan hasil yang optimal dalam perjalanan dan langkah
terbarukan, efisiensi energi, pertanian berkelanjutan, dan sektor-sektor lain yang yang berkontribusi              BRILiaN mencapai tujuan keuangan berkelanjutan.
terhadap kelestarian lingkungan hidup.                                                                             Tujuan ini hanya dapat tercapai melalui dukungan para pemangku kepentingan, dan untuk itu saya
Direksi terus menerus mendorong penciptaan dampak positif yang berkelanjutan secara nasional                       menyampaikan ucapan terima kasih atas kontribusi dan dukungan pemegang saham, Dewan Komisaris,
maupun global. Sejak tahun 2021, BRI bersama PT Pegadaian dan PT Permodalan Nasional Madani                        Insan BRILiaN, Agen BRILink, dan semua pihak yang terlibat dalam upaya BRI membangun perbankan
(PNM) berinisiatif membentuk unit sinergis dalam perusahaan induk yang disebut Holding Ultra Mikro                 yang inklusif, hijau dan berkelanjutan.
(UMi). Unit ini dibentuk untuk membuka akses yang lebih luas terhadap solusi keuangan terjangkau
dalam rangka mencapai target inklusi keuangan nasional. Sebuah inisiatif yang sangat penting di
Indonesia, mengingat hambatan geografis dan sosial yang menyulitkan akses terhadap layanan
keuangan bagi masyarakat yang kurang terlayani sistem perbankan konvensional.                                                                                 Jakarta, 17 Februari 2025

Secara global, BRI sejak tahun 2023 bergabung dalam inisiatif keberlanjutan global yang digagas United
Nations Global Compact (UNGC) dengan mendukung kontribusi terhadap SDGs melalui sepuluh
prinsip universal UNGC dan menjadi bank pertama di Indonesia yang bergabung dengan Partnership
for Carbon Accounting Financials (PCAF) yang mendorong kerja sama global antar lembaga keuangan
                                                                                                                                                                     Sunarso
untuk mengembangkan pendekatan untuk mengukur dan mengungkapkan emisi gas rumah kaca
                                                                                                                                                                  Direktur Utama
(GRK) dari pinjaman dan investasi.
Page 9
                                                                                                                          Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.          9



     PENGANTAR                         TOPIK MATERIAL                    TOPIK UMUM                           LAMPIRAN

 Tentang       Pesan Komisaris Utama   Tanggung Jawab Pelaporan   Tentang BRI: Langkah Brilian Menuju     Tata Kelola          Ikhtisar Bisnis   Penghargaan      Pelibatan Pemangku   Penilaian
 Laporan Ini   dan Direktur Utama      Keberlanjutan 2024         Keuangan Berkelanjutan                  Keberlanjutan        dan ESG           dan Rating ESG   Kepentingan          Materialitas




Tanggung Jawab               Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris
                             Tentang Tanggung Jawab Atas Laporan Keberlanjutan 2024

Pelaporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                                                       [GRI 2-14]


                             Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Keberlanjutan
                                                                        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk tahun 2024 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi
                                                                        Laporan Keberlanjutan perusahaan.
                                                                        Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
                                                                        Jakarta, 17 Februari 2025



                                                                                                  Dewan Komisaris




                                                                                                  Kartika Wirjoatmodjo
                                                                                                        Komisaris Utama




                                                  Rofikoh Rokhim                                        Heri Sunaryadi                                       Rabin Indrajad Hattari
                                               Wakil Komisaris Utama/                              Komisaris Independen                                            Komisaris
                                               Komisaris Independen




                                               Awan Nurmawan Nuh                                         Dwi Ria Latifa                                 Paripurna Poerwoko Sugarda
                                                      Komisaris                                    Komisaris Independen                                      Komisaris Independen




                                                   Agus Riswanto                                        Nurmaria Sarosa                                   Haryo Baskoro Wicaksono
                                                Komisaris Independen                               Komisaris Independen                                      Komisaris Independen
Page 10
                                                                                                                          Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.         10



     PENGANTAR                         TOPIK MATERIAL                      TOPIK UMUM                         LAMPIRAN

 Tentang       Pesan Komisaris Utama   Tanggung Jawab Pelaporan     Tentang BRI: Langkah Brilian Menuju   Tata Kelola         Ikhtisar Bisnis   Penghargaan      Pelibatan Pemangku   Penilaian
 Laporan Ini   dan Direktur Utama      Keberlanjutan 2024           Keuangan Berkelanjutan                Keberlanjutan       dan ESG           dan Rating ESG   Kepentingan          Materialitas




Tanggung Jawab               Surat Pernyataan Anggota Direksi
                             Tentang Tanggung Jawab Atas Laporan Keberlanjutan 2024

Pelaporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                                                       [GRI 2-14]


                             Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Keberlanjutan
                                                                          PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk tahun 2024 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi
                                                                          Laporan Keberlanjutan perusahaan.
                                                                          Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
                                                                          Jakarta, 17 Februari 2025

                                                                                                          Dewan Direksi




                                                                                                               Sunarso
                                                                                                           Direktur Utama

                                             Catur Budi Harto                                                                                                    Viviana Dyah Ayu R. K.
                                            Wakil Direktur Utama                                                                                                    Direktur Keuangan




                                                   Supari                                                 Amam Sukriyanto                                              Handayani
                                            Direktur Bisnis Mikro                        Direktur Commercial, Small, and Medium Business                         Direktur Bisnis Konsumer




                                         Arga Mahanana Nugraha                                      Ahmad Solichin Lutfiyanto                                       Agus Winardono
                                   Direktur Digital dan Teknologi Informasi                               Direktur Kepatuhan                                     Direktur Human Capital




                                               Agus Sudiarto                                               Agus Noorsanto                                              Andrijanto
                                         Direktur Manajemen Risiko                          Direktur Bisnis Wholesale dan Kelembagaan                    Direktur Retail Funding and Distribution
Page 11
                                                                                                                                          Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.       11



     PENGANTAR                               TOPIK MATERIAL                          TOPIK UMUM                               LAMPIRAN

 Tentang        Pesan Komisaris Utama        Tanggung Jawab Pelaporan        Tentang BRI: Langkah Brilian Menuju          Tata Kelola       Ikhtisar Bisnis   Penghargaan      Pelibatan Pemangku   Penilaian
 Laporan Ini    dan Direktur Utama           Keberlanjutan 2024              Keuangan Berkelanjutan                       Keberlanjutan     dan ESG           dan Rating ESG   Kepentingan          Materialitas




                                                                            Dengan memperkuat posisinya sebagai salah satu lembaga keuangan terbesar di Indonesia, BRI berkomitmen pada pertumbuhan yang terpercaya
Tentang BRI: Langkah                                                        dan berkelanjutan. BRI berkomitmen untuk mengembangkan bisnis yang mendukung keberlanjutan usaha sekaligus memberdayakan masyarakat,
                                                                            dengan tujuan mewujudkan keberhasilan finansial berjalan selaras dengan pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan sosial. Upaya ini
Brilian Menuju Keuangan                                                     mencerminkan dedikasi utama BRI untuk memastikan pertumbuhan bisnis yang sejalan dengan kontribusi nyata dalam menciptakan perubahan

yang Berkelanjutan                                                          positif dan memberi makna Indonesia.




Informasi Umum [C.2] [C.3.a] [GRI 2-1]                                                                                               BRI didirikan 16 Desember 1895 di Purwokerto, Jawa Tengah, Indonesia dan selama lebih dari 129
                                                                                                                                     tahun, BRI telah melayani masyarakat Indonesia sebagai mitra keuangan yang handal dan terpercaya
                                                                                                                                     melalui berbagai produk simpanan dan pinjaman serta layanan keuangan yang sesuai dengan
         Perusahaan                  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. [GRI 2-1]                                               kebutuhan individu, korporasi, dan UMKM. Sebagai bank komersial yang fokus melayani nasabah di
                                                                                                                                     segmen UMKM, BRI juga menyediakan berbagai dukungan non-keuangan program pemberdayaan
                                                                                                                                     masyarakat dan pengembangan kapasitas melalui pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan
                                     Gedung BRI I                                                                                    kapasitas UMKM. Informasi lebih lengkap mengenai produk, layanan, dan kegiatan usaha BRI dapat
         Kantor Pusat
                                     Jl. Jenderal Sudirman No. 44-46 Jakarta 10210, Indonesia [C.2] [GRI 2-1]                        dilihat di https://bri.co.id. [C.4] [GRI 2-6]



         Badan Hukum                 Perseroan Terbatas [GRI 2-1]



         Pekerja                     81.848 orang [C.3]



         Total Asset                 Rp 1.840,40 Triliun (Bank Only)



         Laba Bersih                 Rp 54,84 Triliun (Bank Only)



         Kepemilikan                 53,19% (Pemerintah Republik Indonesia), 46,81% (Umum) [C.3.a]


  * Pemerintah Republik Indonesia melalui kepemilikan saham Seri A Dwiwarna (Golden Share) menjadi pemegang saham utama
    dan pengendali BRI
Page 12
                                                                                                                                                                                                                             Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                                                  12



     PENGANTAR                                                                  TOPIK MATERIAL                                                 TOPIK UMUM                                                        LAMPIRAN

 Tentang                      Pesan Komisaris Utama                             Tanggung Jawab Pelaporan                      Tentang BRI: Langkah Brilian Menuju                                            Tata Kelola       Ikhtisar Bisnis                 Penghargaan                Pelibatan Pemangku          Penilaian
 Laporan Ini                  dan Direktur Utama                                Keberlanjutan 2024                            Keuangan Berkelanjutan                                                         Keberlanjutan     dan ESG                         dan Rating ESG             Kepentingan                 Materialitas




BRI dan Perusahaan Anak [C.4] [GRI 2-6]




                                                                                                                                                                                                                                                                                                            Layanan dan
                                                                                                                                                                                                                                               Perusahaan Anak                                                                                         Kepemilikan                       Status
                                                                         10                                                  01                                                                                                                                                                               Tagline

                                                                                                 si   PT Bank
                                                                                     n   Investa                      Raya                                                                                                                PT Bank Raya Indonesia                Perbankan digital (Bank digital yang fokus    di
                                                                                 jeme                                        Ind                                                                                                 1                           11                                                            1                               86,85%                       beroperasi
                                                                              ana                                               one
                                                                                                                                                                                                                                          Tbk                                   UMKM khususnya gig economy)
                                                                         IM                                                        sia
                                                                      BR                                                                 Tb                                                                                                                                       s                        K B
                                                                   PT                                                                      k                                                                                                                                  te m                             Ko o
                                                                                                                                                                                                                                                                         S ys                                       km
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      in B
                                                               i                                                                                 BR                                                                                                               D a ta                                                   an
                                                        an
                09                                    ad
                                                                                                                                                   IG
                                                                                                                                                                              02                                                          BRI Global Financial KB                                                            k
                                                                                                                                                                                                                                 2                                              Remitansi                                                                  100%                         beroperasi




                                                                                                                                                    lo
                                                 lM




                                                                                                                                                                                                                                          Services Ltd




                                                                                                                                                       b  al
                                               na




                                                                                                                                                           Fi
                                            sio




                                                                                                                                                             na
                                            Na




                                                                                                                                                               nc
                                         n




                                                                                                                                                                 ial
                                     ala




                                                                                                                                                                     S
                                        d




                                                                                                                                                                    erv
                                                                                                                                                                                                                                 3        PT Asuransi BRI Life                             Asuransi Jiwa                                                   51,00%                       beroperasi
                                     mo




                                                                                                                                                                                                                                                                                          Others                  Banking



                                                                                                                                                                      ice
                                 Per




                                                                                                                                                                         s Lt
                              PT




                                                                                                                                                                             d




                                                                                                                                                                                                                                                     nk




                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 KB S
                                                                                                                                                                                                                                                 gs B a
                                                                                                                                                                                                                                     10   PT BRI Multifinance                                                                                                                       2
                                                                                                                                                                                                                                 4                                                        Pembiayaan                                                       99,88%                       beroperasi




                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    e c urit
                                                                                                                                                                                                                                          Indonesia




                                                                                                                                                                                                                                              K B S avin
               PT Pegadaian




                                                                                                                                                                                 PT Asuransi BRI Life




                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                         ie s
                                                                                                                                                                                                                                                       Savings
                                                                                                                                                                                                                                          PT BRI Danareksa                                                                                 Securities
   08                                                                                                                                                                                                   03                       5                      bank                              Layanan sekuritas                                brokerage       67,00%                       beroperasi
                                                                                                                                                                                                                                          Sekuritas



                                                                                                                                                                                                                                 6        PT BRI Ventura Investama                        Modal ventura                                                                                 beroperasi




                                                                                                                                                                                                                                              I nve
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           99,97%




                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 e
                                                                                                                                                                                                                                                 K B nt




                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    nc
                                                                                                                                                                                                                                                 stm
                                                                                                                                                                         PT




                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                ura
                                                                                                                                                                                                                                          9




                                                                                                                                                                                                                                                     e
                                                                                                                                                                         RI B




                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            Ins
                                          sia




                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                3
                                                                                                                                                                  Mu




                                                                                                                                                                                                                                                             Financial                                                             Insurance
                                        ne




                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           KB
                                                                                                                                                                                                                                 7        PT BRI Asuransi Indonesia                       Asuransi Umum                                                    90,00%                       beroperasi
                                                                                                                                                                    ltifi
                                      do




                                                                                                                                                                                                                                                           Es
                                                                                                                                                                                                                                                           K B te T
                                                                                                                                                                                                                                                                             investment
                                  i In




                                                                                                                                                                                                                                                             ta
                                                                                                                                                            na




                                                                                                                                                                                                                                                               R e rus
                                            s




                                                                                                                                                               nc
                                                an




                                                                                                                                                                                                                                                                  al t
                                                                                                                                                                 eI




                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    ce
                                              ur




                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      an
                                                                                                                                                          nd
                                            As




                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    ur
                                                                                                                                                                                                                                                           8
                                                                                                                                                                                                                                                                     M KB
                                                                                                                                                            on




                                                                                                                                                                                                                                                                                                    Credit                                       ns
                                                 RI




                07                                                                                                                                                            04
                                                                                                                                                  es
                                                                                                                                                                                                                                 8        PT Pegadaian                an A s                                                                   eI
                                                      B                                                                                              ia
                                                          PT
                                                                                                                                                                                                                                                                        a g s et          Pembiayaan                                         if            99,99%                       beroperasi
                                                                                                                                                                                                                                                                           em                                                              L
                                                                                                                                                                                                                                                                              en                                                      KB               4
                                                                                                                                                                                                                                                                                 t                                            rd
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      in Ca
                                                                                                                                        PT
                                                                                                                                                                                                                                                                                           KB C
                                                                                                                                                                                                                                                                                                  a pital
                                                                                                                                           B
                                                                                                                                                                                                                                                                         7
                                                                                                                                                                                                                                                                                                              KB Kookm
                                                                             ma                                                    RI
                                                                         sta                                          Dan
                                                                     Inve                                                arek
                                                                                          entur
                                                                                               a          Sekuri             sa
                                                                                                                                                                                                                                          PT Permodalan Nasional
                                                                                  PT BRI V            s          ta
                                                                                                                                                                                                                                 9                                                        Pembiayaan UMKM                                                  99,99%                       beroperasi
                                                                                                                                                                                                                                          Madani                                             6                        5


                                                                        06                                                    05
                                                                                                                                                                                                                                          PT BRI Manajemen
                                                                                                                                                                                                                                10                                                        Investasi                                                        65,00%                       beroperasi
                                                                                                                                                                                                                                          Investasi
Page 13
                                                                                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                       13



       PENGANTAR                                      TOPIK MATERIAL                            TOPIK UMUM                               LAMPIRAN

 Tentang               Pesan Komisaris Utama          Tanggung Jawab Pelaporan          Tentang BRI: Langkah Brilian Menuju        Tata Kelola            Ikhtisar Bisnis         Penghargaan          Pelibatan Pemangku        Penilaian
 Laporan Ini           dan Direktur Utama             Keberlanjutan 2024                Keuangan Berkelanjutan                     Keberlanjutan          dan ESG                 dan Rating ESG       Kepentingan               Materialitas




Jaringan Usaha [C.3.d] [GRI 2-1] [GRI 2-6]
Melalui sepuluh perusahaan anak utamanya, BRI Group menyediakan layanan keuangan yang komprehensif kepada beragam pemangku kepentingan di seluruh dunia melalui lebih dari 7.000 kantor layanan
perbankan dan didukung oleh lebih dari 747.000 e-channel* dan 1.064.219 Agen BRILink, serta enam jaringan luar negeri di Cayman Island, Amerika Serikat, Hongkong, Taiwan, Singapura, dan Timor Leste,
memperkuat kehadirannya di tingkat global.




                                                                                                                                                                                                                                                BRI Kantor Perwakilan Hong Kong




                                                                                                                                                                                                                                        BRI Cabang Taipei



                                                                                                                                                                                                                        BRI Agensi New York      BRI Cabang Timor Leste




                                                                                                                                                                                                   BRI Cabang Kep. Cayman                                      BRI Cabang Singapura
        Sumatera                        Kalimantan                     Jawa                          Sulawesi dan Maluku          Bali dan Nusa Tenggara            Papua

    Kantor Wilayah: 5                Kantor Wilayah: 1            Kantor Wilayah: 8                 Kantor Wilayah: 2            Kantor Wilayah: 1               Kantor Wilayah: 1
    Kantor Cabang: 95                Kantor Cabang: 40            Kantor Cabang: 216                Kantor Cabang: 57            Kantor Cabang: 32               Kantor Cabang: 13
    Kantor Cabang Pembantu: 105      Kantor Cabang Pembantu: 42   Kantor Cabang Pembantu: 327       Kantor Cabang Pembantu: 42   Kantor Cabang Pembantu: 26      Kantor Cabang Pembantu: 13
    BRI Unit: 990                    BRI Unit: 372                BRI Unit: 2.790                   BRI Unit: 551                BRI Unit: 295                   BRI Unit: 88
    Kantor Kas: : 74                 Kantor Kas: 24               Kantor Kas: 338                   Kantor Kas: 34               Kantor Kas: 20                  Kantor Kas: 10
    Teras BRI: 206                   Teras BRI: 86                Teras BRI: 416                    Teras BRI: 39                Teras BRI: 112                  Teras BRI: 14
    Mobil Teras BRI: 2               Mobil Teras BRI: 2           Mobil Teras BRI: 58               Mobil Teras BRI: 2           Mobil Teras BRI: 4              Mobil Teras BRI: 1
    Teras Kapal BRI: 1               Teras Kapal BRI: 0           Teras Kapal BRI: 1                Teras Kapal BRI: 1           Teras Kapal BRI: 1              Teras Kapal BRI: 0
    Agen BRILink: 239.380            Agen BRILink: 68.832         Agen BRILink: 580.569             Agen BRILink: 105.585        Agen BRILink: 59.860            Agen BRILink: 9.993




*terdiri dari ATM, CRM, EDC (merchant, unit kerja operasional, dan BRIlink)
Page 14
                                                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.              14



     PENGANTAR                         TOPIK MATERIAL                    TOPIK UMUM                         LAMPIRAN

 Tentang       Pesan Komisaris Utama   Tanggung Jawab Pelaporan   Tentang BRI: Langkah Brilian Menuju   Tata Kelola        Ikhtisar Bisnis         Penghargaan      Pelibatan Pemangku   Penilaian
 Laporan Ini   dan Direktur Utama      Keberlanjutan 2024         Keuangan Berkelanjutan                Keberlanjutan      dan ESG                 dan Rating ESG   Kepentingan          Materialitas




Tata Kelola                                             Guna memperkuat tata kelola ESG, BRI telah menerbitkan Surat Edaran Direksi BRI tentang Kebijakan dan Strategi Keberlanjutan (Sustainability Policy and
                                                        Strategy) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Sejak tahun 2021, BRI telah menetapkan tata kelola ESG guna memantau secara langsung kinerja serta

Keberlanjutan                                           pengungkapan ESG BRI.




Tata kelola ESG diwujudkan melalui Pembentukan Komite Environmental, Social & Governance (ESG).                    Komite ESG memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai berikut: [GRI 2-12] [GRI 2-13] [GRI 2-14] [GRI G4 FS12]
Pembentukan Komite ESG ini didasarkan pada Surat Keputusan NOKEP. 102-DIR/PPM/01/2024                               1    Menyetujui dan memberikan arahan atas hasil review dan evaluasi terkait implementasi kebijakan
tanggal 10 Januari 2024 (mencabut NOKEP. 872-DIR/ PPM/06/2022 tanggal 2 Juni 2022).                                      atau tata kelola (governance), parameter inisiatif ESG dan inisiatif TJSL yang telah disusun oleh Unit
                                                                                                                         Kerja terkait yang kemudian diusulkan oleh Tim Penunjang Komite;
Organisasi Komite Environmental, Social & Governance (ESG)                                                          2    Menetapkan program kerja yang termasuk kategori inisiatif ESG dan inisiatif TJSL berdasarkan
                                                                                                                         rekomendasi Tim Penunjang Komite;
                                                                                       Hak Suara
   Struktur Keanggotaan                   Jabatan                                       (Voting)                    3    Menyetujui dan memberikan arahan atas hasil review dan evaluasi terkait implementasi program
                                                                                                                         kerja yang masuk ke dalam parameter inisiatif ESG dan inisiatif TJSL serta pelaporan data dan
  Direktur Utama                          Ketua                                                                          informasi terkait ESG;
                                                                                                                    4    Menyetujui dan memberikan arahan atas hasil review terkait laporan ESG Rating, Investor concerns
                                          Ketua Pengganti I                                                              atau Pihak Ketiga lainnya terhadap kinerja dan implementasi ESG dan TJSL BRI;
  Wakil Direktur Utama
                                          (Merangkap anggota tetap dengan hak suara)
                                                                                                                    5    Menetapkan isu material dan hasil laporan ESG Rating, Investor concerns atau Pihak Ketiga lainnya
                                                                                                                         terhadap kinerja dan implementasi ESG dan TJSL BRI;
  Division Head ESG atau                  Sekretaris
  Unit Kerja Pengelola ESG                (Merangkap anggota tetap tanpa hak suara)                                 6    Menyetujui rencana tindak lanjut atas hasil review dan evaluasi untuk kemudian dapat diusulkan
                                                                                                                         menjadi program kerja baru yang selanjutnya akan ditindaklanjuti oleh Unit Kerja terkait; serta
  Direktur Manajemen Risiko               Anggota Tetap                                                             7    Menyetujui dan memberikan arahan isu terkait ESG dan TJSL, termasuk peraturan perundang-
                                                                                                                         undangan, inisiatif global, praktik bisnis, serta informasi penting lain terkait ESG dan TJSL.

  Direktur Keuangan                       Anggota Tetap                                                            Penerapan ESG di BRI dioptimalisasi melalui pembentukan Divisi ESG di bawah Direktur Kepatuhan.
                                                                                                                   Divisi ini bertugas memantau kinerja dan dampak dari topik ekonomi, lingkungan, dan sosial,
                                                                                                                   serta mengkoordinasikan kebijakan keberlanjutan dan perubahan iklim di tingkat korporat. Dalam
  Direktur Kepatuhan                      Anggota Tetap                                                            pelaksanaan tugasnya, Divisi ini berkolaborasi erat dengan tim manajemen risiko dan berkoordinasi
                                                                                                                   dengan semua unit kerja terkait.
  SEVP Change Management &                Anggota Tetap                                                            Divisi ESG melaporkan kinerja ESG secara langsung kepada Direksi melalui Komite ESG. Secara
  Transformation Office                                                                                            berkala, laporan ini juga disampaikan kepada Direksi dan Dewan Komisaris melalui Rapat Direksi dan
                                                                                                                   Rapat Gabungan Direksi-Dewan Komisaris serta diungkapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham
  Seluruh Direktur/SEVP Bidang            Anggota Tidak Tetap                                                      (RUPS). Selain pelaporan, Divisi ESG juga berperan penting dalam merumuskan kebijakan, strategi, dan
  Terkait
                                                                                                                   tujuan yang selaras dengan komitmen BRI terhadap pembangunan berkelanjutan. [C.1] [GRI 2-9] [GRI 2-12] [GRI
                                                                                                                   2-13][GRI 2-24] [GRI G4 FS12]
Page 15
                                                                                                                               Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.       15



     PENGANTAR                            TOPIK MATERIAL                        TOPIK UMUM                         LAMPIRAN

 Tentang        Pesan Komisaris Utama     Tanggung Jawab Pelaporan       Tentang BRI: Langkah Brilian Menuju   Tata Kelola       Ikhtisar Bisnis   Penghargaan      Pelibatan Pemangku   Penilaian
 Laporan Ini    dan Direktur Utama        Keberlanjutan 2024             Keuangan Berkelanjutan                Keberlanjutan     dan ESG           dan Rating ESG   Kepentingan          Materialitas




Strategi Keberlanjutan [A.1] [GRI 2-24] [GRI 3-3]
BRI menetapkan aspirasi keberlanjutan untuk menjadi World Class Sustainable Banking Group,
selaras dengan visi BRIVolution 2.0 sebagai The Most Valuable Banking Group in Southeast Asia &
Champion of Financial Inclusion. Sebagai wujud komitmen ini, BRI mengacu pada Surat Edaran Direksi
tentang Kebijakan dan Strategi Keberlanjutan, yang menggarisbawahi tiga pilar utama dalam strategi
Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) sebagai fokus utama dalam implementasi keberlanjutan
sebagai berikut:


  BRI Sustainability Framework

                                                    Tujuan
                             Memberdayakan Masyarakat dan Memelihara Bumi

                                        Sustainability Strategy Pillars




                LINGKUNGAN                          SOSIAL                         TATA KELOLA
                                                                                 Mempertahankan tata
               Menerapkan strategi               Memberdayakan
                                                                                kelola perusahaan yang
                perubahan iklim                    masyarakat
                                                                                         baik

           l Risiko Iklim                    l Pemberdayaan Nasabah            l Tata Kelola Perusahaan
           l Green Network                   l Pemberdayaan Pekerja            l Etika Bisnis
           l Green Banking                   l Pemberdayaan Masyarakat         l Responsible Product
                                                                               l Risiko dan Keamanan Siber



                                          Dampak SDGs yang Diharapkan
Page 16
                                                                                                                             Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.           16



    PENGANTAR                              TOPIK MATERIAL                    TOPIK UMUM                            LAMPIRAN

Tentang        Pesan Komisaris Utama       Tanggung Jawab Pelaporan   Tentang BRI: Langkah Brilian Menuju    Tata Kelola       Ikhtisar Bisnis    Penghargaan      Pelibatan Pemangku      Penilaian
Laporan Ini    dan Direktur Utama          Keberlanjutan 2024         Keuangan Berkelanjutan                 Keberlanjutan     dan ESG            dan Rating ESG   Kepentingan             Materialitas




                                                                                                                                                                                        Penerapan Rencana Aksi
   BRI Sustainability Journey
                                                                                                                                                                                        Keuangan Berkelanjutan (RAKB)
                                                                                                                                                                                        Tata     kelola        keuangan       berkelanjutan
       1985-
                                   2013                   2015                           2017                      2019                      2020                                       diterjemahkan BRI dalam Rencana Aksi
       1986
                                                                                                                                                                                        Keuangan Berkelanjutan (RAKB) mengacu
                                                                                                                                                                                        Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK)
      KUPEDES &                 Menerbitkan           Bergabung dengan First           Menerbitkan            Menerbitkan                 Melakukan
                                                                                                                                                                                        No. 51/ POJK.03/2017 untuk menerapkan
      SIMPEDES                  Laporan               Movers on Sustainable            Kebijakan           Sustainability                 Perhitungan
      diluncurkan               Keberlanjutan         Banking yang diinisiasi          Pembiayaan          Bond (USD 500 Juta)            Emisi GRK                                     keuangan berkelanjutan. Implementasi RAKB
                                yang pertama          oleh OJK                         Sektor Kelapa Sawit                                                                              memperhatikan aspek lingkungan, sosial, dan
                                                                                       Berkelanjutan
                                                                                                                                                                                        tata kelola perusahaan. Kegiatan dalam RAKB
                                                                                                                                                                                        melibatkan berbagai fungsi di Perusahaan
                       2024                                       2023                                      2022                                 2021
                                                                                                                                                                                        antara lain fungsi manajemen risiko, change
                                                                                                                                                                                        management, investor relation, perencanaan
      Menerbitkan                 Target Jangka Pendek           Menetapkan target            Membentuk            PCAF                     Membentuk                                   dan     kinerja,        sekretariat    perusahaan,
      Green Bond                  NZE Disetujui oleh SBTi        Net Zero Emission            Divisi ESG           Signatory                Holding Ultra                               pengembangan               produk,     pembiayaan
      (IDR 2,5 Triliun)                                          2050                         Menerbitkan                                   Mikro dengan
                                                                                                                   Kalkulasi                Pegadaian &                                 berwawasan         lingkungan,      program     BRI
      Menerbitkan                 Menerbitkan CRR                Berkomitmen                  Strategi             emisi                    PNM                                         Peduli, serta praktik operasional yang ramah
      Social Loan                 (Climate Related Report)       kepada SBTi untuk            Keberlanjutan        keuangan
                                                                 menetapkan target            BRI                                           Membentuk                                   lingkungan. [E.1][GRI G4 FS1]
      senilai
                                                                 NZE berbasis sains                                                         Komite ESG
      USD 800 Juta                Melakukan Stress Test                                       Menerbitkan                                                                               Informasi lebih terperinci mengenai RAKB bisa
                                  Risiko Iklim                   Laporan TCFD                 Green Bond                                    Konstituen                                  ditemukan dalam pembahasan Asosiasi dan
      Menerbitkan                                                diterbitkan                  (IDR 5 Tr)                                    IDX ESG Leaders
      Kebijakan                                                                                                                             Index                                       Framework dalam laporan ini pada halaman
                                  Adaptasi                       Prinsip Hak Asasi
      Pembiayaan                                                                              Menerbitkan                                                                               155.
                                  ISO 26000                      Manusia dalam
      Sektor Minyak                                                                           Kebijakan
      dan Gas serta                                              Ketenagakerjaan
                                                                                              Pembiayaan
      Sektor Batubara                                            UNGC Signatory               Sektor Spesifik
                                                                 Menerbitkan                  Pulp & Paper
                                                                 Green Bond
                                                                 (IDR 6 Triliun)                                Lingkungan                Sosial          Tata Kelola
Page 17
                                                                                                                         Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                                      17



     PENGANTAR                          TOPIK MATERIAL                    TOPIK UMUM                          LAMPIRAN

 Tentang       Pesan Komisaris Utama    Tanggung Jawab Pelaporan   Tentang BRI: Langkah Brilian Menuju   Tata Kelola       Ikhtisar Bisnis       Penghargaan                  Pelibatan Pemangku               Penilaian
 Laporan Ini   dan Direktur Utama       Keberlanjutan 2024         Keuangan Berkelanjutan                Keberlanjutan     dan ESG               dan Rating ESG               Kepentingan                      Materialitas




Ikhtisar                                                 Sebagai perusahaan publik BRI secara terbuka mengungkapkan kondisi keuangan dan non-keuangan perusahaan kepada publik dan regulator
                                                         sesuai peraturan yang berlaku. Informasi tentang kondisi keuangan dan non-keuangan, termasuk perbandingan antara target dan pencapaian
Bisnis dan ESG                                           dalam portofolio, target pembiayaan, dan investasi perusahaan dapat diakses secara lengkap melalui Laporan Tahunan BRI 2024. [GRI 3-3] [201-2] [201-4]




Sepanjang tahun 2024, BRI melakukan optimalisasi manajemen jaringan kantor melalui pembukaan,
penggabungan, dan perubahan status jaringan kantor sehingga mengubah jumlah unit kerja operasional                         Kinerja Finansial Bank (Bank Only) [B.1.a] [B.1.b] [B.1.c]
BRI dari 7.755 di tahun 2023 menjadi 7.568 di tahun 2024. Keputusan ini dipertimbangkan dengan
                                                                                                                                                                                                              Rupiah (Triliun)
memperhatikan dinamika faktor internal dan eksternal yang relevan terhadap bisnis perusahaan. Selain                                                                      Pendapatan

itu, tidak terdapat perubahan signifikan yang mempengaruhi bisnis dan operasional BRI. [C.6] [GRI 2-6]
                                                                                                                                                                          operasional
                                                                                                                                                                                                     215,74 189,65
Pada tahun 2024, BRI masih mendapatkan insentif penurunan tarif pajak sebesar 3% dari Pemerintah                                                                          * angka bank only
                                                                                                                                                                                                      2024                      2023
Indonesia sesuai dengan ketentuan Undang-Undang No. 2 Tahun 2020 dan tidak mencatat adanya
pemasukan yang berasal dari peluang atau dampak finansial karena perubahan iklim. [GRI 3-3] [201-2] [201-4]                  Laba                       Rupiah (Triliun)                             Laba bersih                       Rupiah (Triliun)

                                                                                                                                                 69,11                 67,07                                                    54,84               53,15
                                                                                                                             sebelum                                                                 bank
                                                                                                                             pajak

                                                                                                                             * angka bank only
                                                                                                                                                   2024                        2023                  * angka bank only
                                                                                                                                                                                                                                 2024                     2023




                                                                                                                          Manfaat Ekonomi

                                                                                                                            Pembayaran                 Rupiah (Triliun)                              Pembayaran                        Rupiah (Triliun)
                                                                                                                            dividen
                                                                                                                                                 47,83                        43,50                  pajak (PPh)
                                                                                                                                                                                                                                12,35                 10,81
                                                                                                                            * angka bank only
                                                                                                                                                   2024                       2023                   * angka bank only
                                                                                                                                                                                                                                 2024                     2023



                                                                                                                          Keuangan Berkelanjutan

                                                                                                                            Sustainable                Rupiah (Triliun)                              ESG-based                         Rupiah (Triliun)
                                                                                                                                                                                                     Corporate
                                                                                                                            Lending
                                                                                                                                                 785,22                 772,74                       Bond
                                                                                                                                                                                                     Investment
                                                                                                                                                                                                                                 4,41                 4,54
                                                                                                                            * angka bank only
                                                                                                                                                   2024                       2023                   * angka bank only
                                                                                                                                                                                                                                 2024                     2023

                                                                                                                                                          ESG-based                              Rupiah (Triliun)
                                                                                                                                                          Wholesale
                                                                                                                                                          Funding                      44,83                     39,58
                                                                                                                                                          * angka bank only
                                                                                                                                                                                              2024                       2023
Page 18
                                                                                                                                         Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                    18



    PENGANTAR                                  TOPIK MATERIAL                     TOPIK UMUM                                    LAMPIRAN

Tentang          Pesan Komisaris Utama         Tanggung Jawab Pelaporan   Tentang BRI: Langkah Brilian Menuju            Tata Kelola       Ikhtisar Bisnis         Penghargaan      Pelibatan Pemangku    Penilaian
Laporan Ini      dan Direktur Utama            Keberlanjutan 2024         Keuangan Berkelanjutan                         Keberlanjutan     dan ESG                 dan Rating ESG   Kepentingan           Materialitas




   Aspek Tata Kelola[B.3 ]                                         Aspek Sosial [B.3] [F.28] [F.3 0]                                                                                               Aspek Lingkungan [B.2]
                                                                   Inklusi Keuangan                                                                                                               Konsumsi Energi:           2.848.795.079 MJ
                           3
                                  dari 10 anggota
                                  (dari susunan                                       Kepemilikan rekening bank                    Kepemilikan produk dan layanan keuangan termasuk BPJS             dibandingkan 2.919.627.648 MJ di 2023 [B.2.a] [F.6] [F.12]
                                  Dewan Komisaris)                                                                     75,30%               89,60%
                                                                                                              73,10%                87,30%                     86,60%     89,10% 91,60%


                           2                                                                                                                                                                                            124.155
                                  dari 12 anggota (dari               70,20% 72,60%                68,60%                                               84,80%
                                  susunan Jajaran Direksi)                                67,80%                                                                                                                                                TonCO2e
                                                                                                                                                                                                                               dibandingkan 130.610 TonCO e  2

                                                                                                                                                                                                                               (2023)




                                                                                                                                                                                                                        346.353
                                                                                                2024

                                                                                                                                                                                                                                                 TonCO2e
          Target jangka pendek NZE (Net Zero Emissions)
              telah disetujui oleh SBTi (Science Based                                                                                                                                                                         dibandingkan 355.742 TonCO e   2


                         Targets initiative).                                                                                                                                                                                  (2023)


                                                                                                                                                                                                  Pengurangan emisi dari
              Publikasi laporan Communication on Progress
                                                                                                                                                                                                  emisi yang dapat dihindari:        1.096.551 KgCO e             2


              untuk United Nations Global Compact (UNGC).                         35,90                                         176,00                                     87,06%                    dibandingkan 872.713 KgCO2e di 2023 [B.2.a]



                                                                                                                                                                                                    Pengurangan sampah sebesar 14,75% dibandingkan 2023
                                                                     Tingkat penyelesaian pengaduan               Employee Engagement Survey
                                                                                nasabah                                                                                                             Total sampah yang didaur ulang adalah 703.560 kg, yang
                                                                                                                                                                                                    setara dengan menghindari 524.180 kg emisi CO2e.[F.13]
            Top 3 perusahaan publik di Indonesia dan
                  the ASEAN Asset Class dalam                                      99,81%                                         3,51                                      1,29%                   BRI Menanam telah mendistribusikan 1.138.333 bibit
         ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS).                                                                                                                                               pohon yang tersebar di seluruh Indonesia dengan potensi
                                                                                                                                                                                                    penyerapan karbon sebesar 985,45 TonCO2e.
          Indeks Corporate Governance Perception


                     95,31
                                                                                                                                                                                                    Biaya lingkungan hidup (TJSL pilar lingkungan):
                                                                                                                                                                                                    Rp60.484 Juta [F.4]
                                                                    Nilai Social Return for Investment (SROI)                        [B.1.e] [B.3] [F.23] [F.25]
                                                                                                                                                                                                    Melalui Green Network initiative framework, BRI
                                                                                                                                                                                                    mengoperasikan 796 eco-friendly vehicles (mobil dan
                                                                    Pengembangan wisata kuliner Pasar Tomohon 11,32                 Pelatihan Sertifikasi Halal di Banten 7,60                      motor) sampai dengan 2024.
                   Skor meningkat dari tahun
                  sebelumnya dengan kategori                        Pemberdayaan Kelompok Perempuan Belvie 11,26                    Program Ini Sekolahku di Maluku Tengah 7,02                     Instalasi surya panel di 143 unit kerja sampai dengan
                     Most Trusted                                   Bantuan Homestay di Mandalika 9,86                              Program BRI Menanam Grow & Green Muara Gembong 5,85
                                                                                                                                                                                                    tahun 2024.


                                                                    Bantuan peralatan usaha di Lampung Ujung Labuan Bajo 8,07       Bantuan Mesin Jahit Kelompok Wanita Maumere 4,31
Page 19
                                                                                                                                              Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                              19



    PENGANTAR                                TOPIK MATERIAL                         TOPIK UMUM                                    LAMPIRAN

Tentang       Pesan Komisaris Utama          Tanggung Jawab Pelaporan       Tentang BRI: Langkah Brilian Menuju               Tata Kelola       Ikhtisar Bisnis        Penghargaan                Pelibatan Pemangku     Penilaian
Laporan Ini   dan Direktur Utama             Keberlanjutan 2024             Keuangan Berkelanjutan                            Keberlanjutan     dan ESG                dan Rating ESG             Kepentingan            Materialitas




Penghargaan                                                        Selain indikator keuangan, parameter keberlanjutan berbasiskan lingkungan, sosial, dan tata kelola menjadi semakin penting dalam pengambilan keputusan
                                                                   investasi para investor. Untuk itu BRI terus meningkatkan penerapan ESG dan mengevaluasi kinerjanya mengacu pada analisis dan pemeringkatan dari

dan Rating ESG                                                     lembaga-lembaga terkemuka




                       >                                                       >    PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk               >                                                              >
                                                                                    Banks




                                                                                                                                                                                                                            Peringkat ESG >
                                                  ESG Score >
                                                                75/100                                                                           18,8
                                                                                                                                                                 ESG Risk Rating >   17,8                      A              A
                                                                                                                                                                                                                                                   A
                                                                                                                                                                                     LOW RISK
                             63/100           63/100




                              2022             2023             2024                                                                            2022             2023                2024                     2022          2023               2024


                                   CSA S&P Global Score                        Sustainability Yearbook Member                                             Sustainalytics                                                    MSCI



                       >                                                      >                                                           >                                                               >                 INDEKS ESG SECTOR
                                                                                                                                                                    Indeks ESG Leaders mengukur                             LEADERS IDX KEHATI
                                                                                                                                                                    kinerja perusahaan yang memiliki
                                                                                                                                                                                                                            merupakan indeks yang berisikan
                                                                                                                                                                    penilaian ESG yang baik dan
                                                                                                                                                                                                                            saham dengan hasil penilaian
                                                                                                                                                                    tidak terlibat dalam kontroversi
                                                                                                                                                                                                                            kinerja ESG di atas rata-rata
                                                                                                                                                                    yang signifikan
                                                                                                                                                                                                                            industrinya.
                                      Overall Score >
                           Meningkat dari 95,21 pada 2023   95,31/100                                                                          IDX ESG Leaders

                                            95,21/100
                                                                                                       «                                                                                                      ESG Sector Leader IDX Kehati /
                                                                                                                                                                                                                ESG Quality 45 IDX Kehati
                            95,18/100
                                                                                   Top 3 Public Listed Companies                                   Hingga saat ini, BRI adalah
                                                                                                                                                konstituen dari IDX ESG Leaders                                ü              ü                    ü
                                                                                      di Indonesia dan ASEAN Asset Class
                                                                                             4 Tahun berturut-turut                                      Index (ESGL)
                              2022            2023              2024                                                                                                                                          2022          2023               2024


                                               CGPI                                ASEAN Corporate Governance                                           IDX ESG Leaders                                                IDX Kehati Index
Page 20
                                                                                                                                   Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.             20



      PENGANTAR                                   TOPIK MATERIAL                    TOPIK UMUM                         LAMPIRAN

 Tentang          Pesan Komisaris Utama           Tanggung Jawab Pelaporan   Tentang BRI: Langkah Brilian Menuju   Tata Kelola       Ikhtisar Bisnis   Penghargaan        Pelibatan Pemangku    Penilaian
 Laporan Ini      dan Direktur Utama              Keberlanjutan 2024         Keuangan Berkelanjutan                Keberlanjutan     dan ESG           dan Rating ESG     Kepentingan           Materialitas




Pelibatan Pemangku                                                BRI menyadari bahwa peluang dan risiko terkait keberlanjutan berasal dari interaksi kegiatan operasional bisnis dengan para pemangku kepentingan yang
                                                                  bersifat langsung dan tidak langsung di sepanjang rantai pasokan, nilai, dan lingkungan secara keseluruhan. Sehingga BRI memiliki potensi terpapar risiko atas

Kepentingan                                                       risiko dan peluang tersebut. Dalam melaksanakan aktivitas bisnisnya, BRI menerapkan manajemen risiko yang menyeluruh. Penjelasan perihal manajemen
                                                                  risiko disampaikan lebih lengkap di laporan ini pada bagian Manajemen Risiko. [IFRS S1 B1-B5]
[E.4][GRI 2-12][GRI 2-29] [GRI 3-1] [GRI G4 FS5]




                                                                  Pengelolaan Isu-isu Material yang Berdampak pada
                                                                  Pemangku Kepentingan
                  Lingkungan Alam                                 BRI memiliki komitmen kuat untuk melibatkan para pemangku
                                                                  kepentingan sebagai bentuk penghormatan terhadap prinsip-prinsip
                                              Planet              hak asasi manusia, sebagaimana yang ditetapkan dalam prinsip-prinsip
                                                                  UNGC bahwa bisnis harus mendukung dan menghormati pelindungan                                                           Kriteria Penilaian dan
                                                                                                                                                             Jumlah Pemangku                                                 Sebaran Pemangku
                                                                  hak asasi manusia yang diumumkan secara internasional (Prinsip 1) serta                                                 Pemilihan Pemangku
                                                                                                                                                          Kepentingan yang Terlibat                                       Kepentingan yang Terlibat
                                                                                                                                                                                              Kepentingan
                                                                  memastikan bahwa bisnis tidak terlibat dalam pelanggaran hak asasi
                                                                  manusia (Prinsip 2). BRI juga melibatkan para pemangku kepentingan
                                                                                                                                                                                        • Kebutuhan,                      • Investor
                                                                  untuk membantu dalam proses identifikasi peluang dan risiko serta
                                                                                                                                                                                        • Keberagaman,                    • Pekerja

       Investor                         Nasabah
                                                   Media
                                                                  menentukan langkah-langkah pencegahan dan mitigasi untuk dampak
                                                                  yang mungkin terjadi.                                                                       3.644                     • Kemauan untuk berpartisipasi,
                                                                                                                                                                                        • Pengaruh pada BRI, dan
                                                                                                                                                                                                                          • Rantai Pasokan
                                                                                                                                                                                                                          • Nasabah

                                                                                                                                                                   orang
                                                                                                                                                                                        • Ketergantungan pada BRI.        • Regulator
                                                                  BRI menggunakan survei, analisa media, kebijakan, investor concerns,
                                                                  dan ESG Rating assessment untuk mengukur dan mengevaluasi
                                                  Regulator       dampak dari kegiatan operasional dan bisnis BRI terhadap pemangku
        Pegawai                                                   kepentingan. Pendekatan ini memungkinkan identifikasi dan pengelolaan
                                                                  isu-isu material yang dapat mempengaruhi keberlanjutan BRI.                                 Umpan Balik atas
                         Pemasok                                                                                                                             Laporan 2023 dan                  Diskusi dan
                                                                  Dalam penilaian materialitas, keterlibatan pemangku kepentingan bukan                      Rencana Topik 2024                Tanggapan
                                                                                                                                                                                                                                 Kuesioner
                                                                                                                                                                                                                                 Materialitas
                   Ran                   n                        sebatas sebagai unsur pendukung, melainkan menjadi bagian integral                         serta Pembahasan                   Investor
                         t a i Pa   soka                                                                                                                       Manajemen[G.3]
 Organisasi                                                       dari keseluruhan proses penilaian materialitas. Aspirasi pemangku
 Masyarakat                                                       kepentingan dianggap sangat penting, dan untuk mendapatkan                               BRI mengumpulkan             BRI melaksanakan diskusi           BRI menyebarkan
    Sipil                                                                                                                                                  masukan atas Laporan         dengan investor secara             kuesioner materialitas
                                                                  pemahaman mendalam, BRI melakukan penyebaran kuesioner
                                                                                                                                                           Keberlanjutan 2023 serta     reguler sepanjang tahun            secara online guna
                                                                  materialitas kepada berbagai pemangku kepentingan signifikan,                            masukan pemangku             guna mendapatkan aspirasi          mendapatkan perspektif
                                                                                                                                                           kepentingan lain yang        dan menanggapi umpan               pemangku kepentingan
                                                                  seperti nasabah, Board of Management, pekerja, pemasok, non profit                       diterima melalui media       balik dari investor.               yang lebih luas.
                                                                  organization (NGO), dan sebagainya untuk menggali perspektif dan                         monitoring, WBS, survei,
                                                                                                                                                           dan evaluasi pencapaian
                                                                  masukan dari pemangku kepentingan.                                                       rating ESG.
Page 21
                                                                                                                            Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                      21



     PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                    TOPIK UMUM                            LAMPIRAN

 Tentang       Pesan Komisaris Utama     Tanggung Jawab Pelaporan   Tentang BRI: Langkah Brilian Menuju     Tata Kelola         Ikhtisar Bisnis    Penghargaan         Pelibatan Pemangku           Penilaian
 Laporan Ini   dan Direktur Utama        Keberlanjutan 2024         Keuangan Berkelanjutan                  Keberlanjutan       dan ESG            dan Rating ESG      Kepentingan                  Materialitas




Saluran Pelibatan Pemangku Kepentingan [GRI 2-29]
Sebagai lembaga keuangan yang memiliki dampak pada semua aspek kehidupan dan berbagai pemangku kepentingan, BRI mengkategorikan pemangku kepentingan menjadi 2 bagian, pemangku kepentingan internal
(pekerja) dan pemangku kepentingan eksternal (Nasabah, Investor, Regulator dan Pemasok) sebagai pemangku kepentingan utama berdasarkan kepentingan bisnis, komitmen terhadap keberagaman, kesediaan
untuk berpartisipasi, dan dampak timbal baliknya terhadap BRI. Dengan demikian, BRI dapat mendorong kolaborasi dan dukungan di antara para pemangku kepentingan utama tersebut serta merefleksikan hasilnya
dalam keseluruhan kegiatan manajemen ESG BRI, termasuk proses penentuan materialitas.
                  Penanggung Jawab         Minat dan Kepentingan      Basis Penetapan                                                    Respon BRI                                                                      Saluran Pelibatan

                 l Service & Contact    l Cybersecurity             Hubungan ekonomi      l Inovasi produk, jasa, serta layanan sesuai kebutuhan dan perkembangan teknologi;                             l Layanan nasabah (setiap saat)
                   Center Division.     l Keunggulan layanan                              l Penyediaan serta penyampaian informasi produk, jasa, dan layanan;                                            l Situs web, email, social media, mobile
                 l Corporate              nasabah                                         l Penyimpanan dan pelindungan data nasabah sesuai peraturan;                                                     banking (setiap saat)
    Nasabah        Secretary            l Sustainable Finance                             l Penyediaan layanan pengaduan nasabah baik manual maupun berbasis digital, serta mekanisme                    l Survei keunggulan layanan nasabah (satu
                   Division.                                                                                                                                                                               bulan sekali)
                                        l GCG                                               penyelesaiannya; dan
                                                                                          l Sosialisasi penerapan keuangan berkelanjutan.                                                                l Kuesioner materialitas (Satu tahun sekali)

                 l Human Capital        l Manajemen Sumber Daya     Legal, dan            l Penyusunan Perjanjian Kerja Bersama;                                                                         l Portal internal, hotline via telepon dan surel
                   Strategy & Policy.     Manusia                   Pencapaian tujuan     l Penyelenggaraan pelatihan dan pengembangan kemampuan pekerja, serta pembentukan assessment                     (setiap saat)
                 l Human Capital        l Keunggulan layanan        perusahaan              center;                                                                                                      l Survei kepuasan pekerja (setahun sekali)
    Pekerja        Business Partner       nasabah                                         l Lingkungan kerja yang kondusif dan produktif; serta                                                          l Rapat manajemen (minimal satu bulan
                   Division.            l Cybersecurity                                                                                                                                                    sekali)
                                                                                          l Review dan survei kesejahteraan pekerja secara berkala.
                                        l Sustainable Finance                                                                                                                                            l Kuesioner materialitas (setahun sekali)

                 l Investor Relation.   l Climate Risk dan          Hubungan ekonomi,     l Penyediaan informasi berkala kinerja BRI;                                                                    l RUPS tahunan (minimal satu kali setahun)
                 l Corporate              Sustainable Finance       kepemilikan, dan      l Komunikasi baik secara langsung maupun melalui analisis guna memastikan penyampaian informasi                l Situs web (setiap saat)
                   Secretary            l Keunggulan layanan        legal.                  material; serta                                                                                              l Investor meeting (Sebulan sekali)
                   Division.              nasabah                                         l Penyelenggaraan RUPS.
    Investor                                                                                                                                                                                             l Kuesioner materialitas (setahun sekali)
                                        l GCG
                                        l Inklusi dan Literasi
                                          Keuangan
                                        l Cybersecurity

                 l Compliance           l Keunggulan layanan        Hubungan legal        l Penyesuaian kebijakan dan peraturan internal, sesuai peraturan yang diterbitkan pemerintah;                  l Penyusunan RAKB dan Laporan
                   Division.              nasabah                                         l Penerapan prinsip-prinsip GCG di seluruh unit kerja; dan                                                       Keberlanjutan (minimal setahun sekali)
                                        l Manajemen Sumber Daya                           l Penyampaian laporan kinerja dan pelaksanaan kegiatan lain: Laporan Rencana Aksi Keuangan                     l Sesi pengarahan tentang kebijakan
                                          Manusia                                           Berkelanjutan, Laporan Tahunan, Laporan Keberlanjutan, Laporan TJSL, serta laporan lain                        keuangan pemerintah (minimal setahun
   Regulator                                                                                                                                                                                               sekali)
                                        l Sustainable Finance
                                        l Cybersecurity                                                                                                                                                  l Pertemuan dengan OJK (minimal setahun
                                                                                                                                                                                                           sekali)
                                                                                                                                                                                                         l Kuesioner materialitas (setahun sekali)

                 l Fixed Asset          l Keunggulan layanan        Hubungan ekonomi      l Focus group discussion untuk mengetahui masukan dan concern dari pemasok;                                    l Seminar dan sosialisasi (saat dibutuhkan)
                   Management             nasabah                   dan legal.            l Laporan keberlanjutan dan penyesuaian dengan berbagai kerangka pelaporan terkait lingkungan,                 l Kuesioner materialitas (setahun sekali)
                   & Procurement        l Sustainable Finance                               sosial dan tata kelola; serta
   Pemasok         Policy Division
                                        l Cybersecurity                                   l Sosialisasi terkait kebijakan perusahaan, seperti kebijakan ketenagakerjaan, antikorupsi, lingkungan,
                 l Procurement &                                                            dan sebagainya.
                   Logistic Operation   l GCG
                   Division
Page 22
                                                                                                                                                Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                         22



            PENGANTAR                                 TOPIK MATERIAL                            TOPIK UMUM                           LAMPIRAN

 Tentang              Pesan Komisaris Utama           Tanggung Jawab Pelaporan          Tentang BRI: Langkah Brilian Menuju     Tata Kelola        Ikhtisar Bisnis       Penghargaan         Pelibatan Pemangku            Penilaian
 Laporan Ini          dan Direktur Utama              Keberlanjutan 2024                Keuangan Berkelanjutan                  Keberlanjutan      dan ESG               dan Rating ESG      Kepentingan                   Materialitas




Penilaian                                                                  BRI mengidentifikasi isu-isu ESG dan merefleksikannya dalam kegiatan manajemen, serta secara transparan berkomunikasi dengan para pemangku
                                                                           kepentingan melalui penilaian materialitas serta mengungkapkan kegiatan dan hasilnya dalam saluran dan media komunikasi Perusahaan.

Materialialitas [GRI 3-1]                                                  Dalam laporan ini, BRI memilih topik pengungkapan keberlanjutan berdasarkan proses penilaian double materiality yang didasarkan pada Standar GRI 2021
                                                                           serta memilih topik pengungkapan yang sesuai dengan penerapan Standar Pengungkapan Keberlanjutan IFRS S1 dan S2 melalui penilaian keuangan yang
                                                                           berpusat pada investor yang didasarkan pada panduan yang diumumkan oleh Dewan Standar Keberlanjutan Internasional (International Sustainability
                                                                           Standards Board/ISSB).




Proses Penilaian: Double Materiality [GRI 3-1]
BRI mengadopsi prinsip double materiality dalam penentuan topik material, yang mempertimbangkan kepentingan perusahaan dan pemangku kepentingan serta dampak finansial dan non-finansial dalam
menetapkan topik materialitas keberlanjutan. Dengan menerapkan prinsip ini BRI menilai kemampuan perusahaan untuk mengidentifikasi faktor-faktor keberlanjutan yang relevan untuk penciptaan nilai jangka
panjang (long-term value creation) dan mempertimbangkan hubungan timbal balik antara dampak eksternal terhadap masyarakat atau lingkungan, dan dampak internal terhadap nilai perusahaan.
Dalam pengungkapan laporan ini, BRI juga mempertimbangkan penilaian materialitas keuangan yang berpusat pada investor, sebagaimana diatur oleh ISSB. Metode ini menjadikan investor (termasuk investor
yang berasal dari pasar modal dan calon investor), serta pemangku kepentingan, sebagai pengguna utama informasi, mendapatkan topik-topik keberlanjutan yang dapat berdampak pada pengambilan keputusan
investasi. BRI menganalisis tingkat ketertarikan investor yang utama terhadap risiko dan peluang yang terkait dengan keberlanjutan serta peraturan pemerintah. Melalui proses ini BRI mengungkapkan informasi
keberlanjutan kepada kelompok pengguna yang tujuan utamanya adalah pengambilan keputusan ekonomi (khususnya investor dan pemerintah sebagai regulator). Hal ini juga dilakukan karena beberapa topik yang
material untuk penciptaan nilai perusahaan telah tercermin dalam laporan keuangan tahunan.

                                   1                                                     2                                                                           3                                                                                 4
               Menganalisis lingkungan internal
 TAHAPAN




              dan eksternal perusahaan sebagai                        Mengidentifikasi dampak aktual                                   Melakukan penilaian dan pengambilan keputusan                                                 Pemilihan isu-isu prioritas yang
                 konteks keberlanjutan dan                             dan potensial, serta risiko dan                                 atas dampak, risiko, dan peluang yang material                                              akan diungkapkan dalam laporan
             mengidentifikasinya sebagai daftar                                   peluang
             dampak dan kontribusi perusahaan


            Mengidentifikasi aktivitas dan hubungan bisnis         Mengidentifikasi materi yang terkait dengan isu    • Menilai materialitas dampak                                                                              Memilih isu material dengan menggabungkan
            yang dilakukan, konteks hubungan tersebut terjadi,     ESG, termasuk dampak, risiko, dan peluang di       • Menilai materialitas keuangan                                                                            hasil penilaian materialitas ganda dan
            serta pemangku kepentingan yang terutama               seluruh aktivitas manajemen perusahaan dan         • Menyatukan hasil penilaian materialitas dampak dan materialitas keuangan                                 membaginya menjadi lima topik material dan
            terkena dampak:                                        rantai nilai perusahaan. Tahap ini menghasilkan                                                                                                               tujuh topik umum, yang mencerminkan
            • Menganalisis lingkungan hukum dan peraturan          13 daftar topik material.                                                                                                                                     screening prioritas berdasarkan hasil penilaian
 KEGIATAN




              yang terkait dengan perusahaan sebagai                                                                                                                                                                             materialitas keuangan yang berpusat pada
              lingkungan eksternal                                                                                   Penilaian dampak sosial dan lingkungan:              Penilaian dampak keuangan:                             investor (ISSB IFRS S1 dan S2).
            • Mengidentifikasi tren keberlanjutan                                                                    • Tinjauan terhadap tingkat kepatuhan                • Tinjauan terhadap tingkat kepatuhan
            • Menganalisis standar pengungkapan global dan                                                             terhadap peraturan yang berlaku                      terhadap peraturan bidang keuangan yang
              indeks penilaian (rating)                                                                              • Tinjauan terhadap indeks atau rating yang            berlaku
            • Menganalisis media                                                                                       digunakan termasuk, GRI, ISSB, CDP, UNGC           • Tinjauan terhadap standar pengungkapan
            • Menganalisis industri yang sama                                                                          dan Sustainalytics.                                  global dan indeks penilaian dari perspektif
            • Menganalisis masukan pemangku kepentingan                                                              • Pemantauan dan analisis pemberitaan di               investor - ISSB, SASB, CDSB, MSCI, CSA S&P
              dan hasil penilaian materialitas dalam laporan                                                           media massa sepanjang 2024                         • Analisa terhadap pertanyaan dan tanggapan
              tahun sebelumnya                                                                                       • Survei terhadap pemangku kepentingan                 yang diajukan oleh investor melalui kegiatan
            • Menganalisis hasil survey internal seperti laporan                                                       yang relevan                                         investor relations.
              pengaduan, keluhan pelanggan, survey
              kepuasan pelanggan, dan survey kepuasan
              pegawai.
Page 23
                                                                                                                           Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                  23



     PENGANTAR                          TOPIK MATERIAL                    TOPIK UMUM                           LAMPIRAN

 Tentang        Pesan Komisaris Utama   Tanggung Jawab Pelaporan   Tentang BRI: Langkah Brilian Menuju     Tata Kelola       Ikhtisar Bisnis      Penghargaan       Pelibatan Pemangku         Penilaian
 Laporan Ini    dan Direktur Utama      Keberlanjutan 2024         Keuangan Berkelanjutan                  Keberlanjutan     dan ESG              dan Rating ESG    Kepentingan                Materialitas




Proses penilaian materialitas ini telah dilaporkan kepada Komite ESG di bawah Direksi dan melewati proses penjaminan eksternal dari pihak ketiga yang independen yaitu CBC Global Indonesia untuk memastikan
kredibilitas dari proses penilaian materialitas ganda dan penetapan topik material. Secara keseluruhan, penilaian materialitas yang menyeluruh sangat penting untuk kepatuhan, pelaporan, dan menyelaraskan
inisiatif keberlanjutan dengan tujuan bisnis dan kebutuhan pemangku kepentingan.

Hasil Penilaian Materialitas[GRI 3-1]
Matriks Materialitas

                                                         Tanggapan Pemangku Kepentingan                                        Double Materiality Assessment                                        Indeks Pengungkapan
                 Topik
                                                                                                         Pemerintah &      Materialitas        Penilaian       Penilaian
                                          Investor       Pekerja        Nasabah         Pemasok                                                                                   SEOJK                        GRI                    SASB
                                                                                                          Regulator         Dampak             Keuangan        Investor

 Keuangan Berkelanjutan                                                                                                                                                                                GRI 201, FS1 - FS4,     FN-CB-410a.2, FN-CB-
                                            ü              ü               ü                ü                 ü                                                              E.1, E.3 – E.5, F.26
                                                                                                                                                                                                           FS8 - FS11                550a.2

 Keunggulan Pelayanan Nasabah               ü              ü               ü                ü                 ü                                                               F.17, F.26 - F.30               GRI 417


 Penerapan Tata Kelola Perusahaan
 yang Baik (GCG)                            ü              ü               ü                ü                 -                                                                   E.1 - E.5                   GRI 405              FN-CB-550a.1


 Inklusi dan Literasi Keuangan                                                                                                                                                                                                 FN-CB-240a.1, FN-CB-
                                            ü              ü               ü                -                 ü                                                               F.17, F.26 - F.30       FS6, FS7, FS13 - FS16    240a.2, FN-CB-240a.3,
                                                                                                                                                                                                                                  FN-CB-240a.4

 Keamanan Siber                                                                                                                                                                                                                FN-CB-230a.1, FN-CB-
                                            ü              ü               ü                ü                 ü                                                                                               GRI 418
                                                                                                                                                                                                                                     230a.2

 Risiko Iklim                                                                                                                                                                                                                  FN-CB-410b.1, FN-CB-
                                            ü               -               -               -                 -                                                                     F.12                      GRI 305          410b.2, FN-CB-410b.3,
                                                                                                                                                                                                                                  FN-CB-410b.4

 Perbankan Hijau                            ü               -              ü                -                 -                                                                B.2, F.5 – F.16          GRI 302, GRI 306

 Manajemen SDM                                                                                                                                                                                        GRI 202, GRI 401, GRI
                                            ü              ü               ü                ü                 ü                                                                 F.18 – F.22           403, GRI 404, GRI 406,
                                                                                                                                                                                                             GRI 407

 Operasional NZE                            ü               -               -               -                 -
 Manajemen Risiko                           ü              ü               ü                ü                 -
 Etika Bisnis                                                                                                                                                                                                                  FN-CB-510a.1, FN-CB-
                                             -             ü               ü                ü                 -                                                                                         GRI 206, GRI 207
                                                                                                                                                                                                                                     510a.1

 Hak Asasi Manusia (DEI)                     -              -               -               -                 -                                                                     F.19                GRI 408, GRI 409

 Tanggung Jawab Sosial &
 Lingkungan
                                             -              -              ü                -                 -                                                                  F.23 - F.25            GRI 203, GRI 413
Page 24
                                                                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.          24



       PENGANTAR                                  TOPIK MATERIAL                         TOPIK UMUM                         LAMPIRAN

 Tentang                  Pesan Komisaris Utama   Tanggung Jawab Pelaporan        Tentang BRI: Langkah Brilian Menuju   Tata Kelola       Ikhtisar Bisnis   Penghargaan         Pelibatan Pemangku   Penilaian
 Laporan Ini              dan Direktur Utama      Keberlanjutan 2024              Keuangan Berkelanjutan                Keberlanjutan     dan ESG           dan Rating ESG      Kepentingan          Materialitas




Matriks Topik Material [GRI 3-1] [GRI 3-2]
Pada tahun 2024, terdapat perbedaan topik material yang diungkapkan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ini terjadi karena                                            Dari 13 topik keberlanjutan, lima topik yang dianggap penting atau
dinamika lingkungan yang terus berkembang, peningkatan fokus keberlanjutan terutama pada perubahan iklim, serta adopsi                                                 material untuk diungkapkan dengan mengadopsi IFRS S1 dan S2 dalam
pendekatan pengungkapan atas topik signifikan terkait keberlanjutan, risiko keuangan, dan risiko perubahan iklim.                                                      Laporan Keberlanjutan tahun 2024 sebagai berikut



                                                                                                                                                                             Topik Material

                                                                                                                                          Keuangan
                                                                                                                                        Berkelanjutan
                                                                                                                               Keunggulan                                          1   Keuangan Berkelanjutan (termasuk Risiko Iklim)
                                                                                                                                Pelayanan
                                                                                                                                 Nasabah
                                                                                                                 GCG

                                                               Etika
                                                               Bisnis
                                                                                                                         Inklusi &                                                 2   Keunggulan Pelayanan Nasabah
                                                                                                                          Literasi
                                                                                                                        Keuangan
     Impact Materiality




                                                                                                     Keamanan
                                                                                                       Siber

                                                                        Risiko Iklim

                                                   Perbankan                                                                                                                       3   Inklusi dan Literasi Keuangan
                                                     Hijau
                                                                                           Manajemen
                                                                                             SDM

                           TJSL
                                                                                                                                                                                   4   Keamanan Siber
                                                                                  Manajemen
                                                                                    Risiko
                                          Hak Asasi
                                         Manusia (DEI)
                                  Operasional
                                                                                                                                                                                   5   Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                     NZE


                                                                            Financial Materiality
Page 25
                                                                                                                                         Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                      25



         PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                           TOPIK UMUM                              LAMPIRAN

 Tentang           Pesan Komisaris Utama     Tanggung Jawab Pelaporan         Tentang BRI: Langkah Brilian Menuju        Tata Kelola        Ikhtisar Bisnis     Penghargaan         Pelibatan Pemangku       Penilaian
 Laporan Ini       dan Direktur Utama        Keberlanjutan 2024               Keuangan Berkelanjutan                     Keberlanjutan      dan ESG             dan Rating ESG      Kepentingan              Materialitas




Pengelolaan Isu-isu Material yang Berdampak pada BRI dan Pemangku Kepentingan [GRI 3-3]
Berdasarkan penilaian materialitas, BRI telah mengidentifikasi dua kategori utama isu-isu material yang berdampak signifikan terhadap manajemen dan pemangku kepentingan: Impact Material Topics (inside-out approach)
dan Financial Material Topics (outside-in approach).
Untuk Impact Material Topics, ada dua isu yang muncul dari kegiatan operasional BRI dan berdampak langsung terhadap pemangku kepentingan dan masyarakat, yaitu: (1) keuangan berkelanjutan (termasuk risiko iklim), dan
(2) keunggulan pelayanan nasabah. Selain itu, tiga isu yang diidentifikasi berdampak langsung terhadap kinerja keuangan BRI adalah (3) inklusi dan literasi keuangan, (4) keamanan siber, dan (5) tata kelola perusahaan yang
baik.
 Topik                Jenis Topik       Pertimbangan Materialitas                                                 Strategi                                                                                 KPI terkait Direksi                   Hasil

Keuangan              Impact Material   Berdasarkan grafik Double Materiality, Keuangan Berkelanjutan             Strategi yang mengintegrasikan keberlanjutan dalam semua aktivitas keuangan              l Pembiayaan atau Kredit          Rp785,22 Triliun
Berkelanjutan         Topic             merupakan topik material yang berdampak signifikan bagi perusahaan        mencakup:                                                                                  Berkelanjutan
(termasuk Risiko                        dan pemangku kepentingan. Namun dengan adanya investor-focused            l Produk Hijau: Mengembangkan obligasi hijau, pinjaman terkait keberlanjutan, dan
Iklim)                                  material topics dan financial focus berdasarkan IFRS yang perlu             dana investasi yang berfokus pada ESG.
                                        menjadi topik material, maka keuangan berkelanjutan diintegrasikan
                                        ke dalam risiko iklim, menjadikannya bagian dari strategi dalam           l Kebijakan Sektoral: Menetapkan pedoman keberlanjutan yang disesuaikan untuk
                                        menavigasi risiko iklim.                                                    sektor-sektor yang memiliki dampak besar seperti kelapa sawit, pulp & paper,
                                                                                                                    minyak & gas, dan batu bara untuk mempromosikan praktik berkelanjutan
                                        Risiko iklim dapat berdampak signifikan terhadap stabilitas keuangan
                                        dan kinerja BRI karena perubahan iklim dapat menyebabkan risiko fisik,    l Keterlibatan Nasabah: Bekerja sama dengan nasabah untuk beralih ke model bisnis
                                        seperti kejadian cuaca ekstrem, dan risiko transisi, seperti perubahan      yang lebih berkelanjutan dengan menyediakan layanan konsultasi dan insentif.
                                        kebijakan dan pergeseran teknologi, yang dapat mempengaruhi               l Pengembangan Kapasitas: Melatih pekerja tentang prinsip-prinsip keuangan
                                        kelayakan kredit debitur dan nilai aset bank. Ini menyebabkan               berkelanjutan dan peraturan yang muncul untuk memastikan implementasi yang
                                        peningkatan risiko kredit dan penurunan peluang di sektor-sektor            efektif.
                                        yang sensitif dan rentan terhadap iklim, seperti pertanian dan energi.
                                                                                                                  l Kemitraan: Berkolaborasi dengan organisasi multilateral dan inisiatif keuangan hijau
                                        Pengembangan produk dan kebijakan pembiayaan yang bertanggung
                                                                                                                    untuk memperluas penawaran keuangan berkelanjutan.
                                        jawab menggunakan kebijakan screening dan pengecualian
                                        pembiayaan serta meningkatkan portofolio sektor-sektor produksi           l Inovasi: Memanfaatkan teknologi keuangan dan analisis data untuk mengukur dan
                                        yang berkontribusi terhadap kelestarian lingkungan hidup.                   melaporkan dampak kegiatan keuangan berkelanjutan.
                                        Keuangan berkelanjutan penting untuk menjembatani kesenjangan
                                        dukungan keuangan bagi inisiatif-inisiatif keberlanjutan. BRI
                                        menjalankan peran penting dalam menyediakan pembiayaan bagi
                                        debitur untuk bertransisi ke praktik-praktik rendah karbon dan
                                        berkelanjutan, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam
                                        memperluas solusi pembiayaan hijau.

Keunggulan            Impact Material   Keunggulan layanan nasabah dan kualitas layanan merupakan                 l Strategi yang jelas menyelaraskan keunggulan nasabah dengan misi dan tujuan            l Net Promoter Score untuk Bank           64,00%
Pelayanan             Topic             faktor penting bagi keberhasilan dan daya saing bank komersial.             bank.
Nasabah                                 Menyediakan layanan berkualitas tinggi, personal, dan menarik secara      l Pendekatan yang berpusat pada nasabah: Memasukkan kebutuhan nasabah dalam              l Jumlah pengguna aktif Brimo           24,3 Juta
                                        emosional yang memenuhi kebutuhan dan harapan nasabah sangat                desain produk, pemberian layanan, dan budaya organisasi.
                                        penting untuk membangun loyalitas dan kepercayaan nasabah. Hal                                                                                                     l Pertumbuhan Rata-rata Total                 9,57%
                                        ini, pada gilirannya, mengarah pada peningkatan kinerja keuangan,         l Integrasi Teknologi: Memanfaatkan alat digital seperti chatbot berbasis AI, aplikasi     Deposit (Bank Only)
                                        profitabilitas, dan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan bagi bank.     mobile banking, dan sistem CRM untuk meningkatkan layanan.
                                                                                                                                                                                                           l Pertumbuhan Rata-rata Total
                                                                                                                  l Pelatihan Pekerja: Berinvestasi dalam program pelatihan untuk memastikan staf                                                        9,16%
                                                                                                                                                                                                             Loan (Bank Only)
                                                                                                                    memahami dan memberikan layanan nasabah yang luar biasa.
                                                                                                                  l Feedback Mechanism: Menerapkan sistem untuk mengumpulkan, menganalisis,                l Rasio CASA
                                                                                                                                                                                                                                                      67,54%
                                                                                                                    dan menindaklanjuti umpan balik nasabah.
                                                                                                                  l Keberlanjutan: Mengintegrasikan prinsip-prinsip ESG seperti praktik pemberian
                                                                                                                    pinjaman yang adil dan perbankan inklusif ke dalam strategi layanan nasabah.
Page 26
                                                                                                                                     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                     26



         PENGANTAR                         TOPIK MATERIAL                         TOPIK UMUM                              LAMPIRAN

 Tentang          Pesan Komisaris Utama    Tanggung Jawab Pelaporan        Tentang BRI: Langkah Brilian Menuju       Tata Kelola        Ikhtisar Bisnis    Penghargaan         Pelibatan Pemangku       Penilaian
 Laporan Ini      dan Direktur Utama       Keberlanjutan 2024              Keuangan Berkelanjutan                    Keberlanjutan      dan ESG            dan Rating ESG      Kepentingan              Materialitas




 Topik                 Jenis Topik    Pertimbangan Materialitas                                               Strategi                                                                                KPI terkait Direksi                     Hasil

Inklusi dan Literasi   Financial      BRI berkontribusi nyata dalam membantu meningkatkan inklusi             Strategi yang ditujukan untuk mendorong implementasi inisiatif inklusi keuangan.        l Realisasi KPI Holding UMi                100,55%
Keuangan               Materiality    keuangan dengan menyediakan akses yang lebih luas ke layanan            l Pengembangan Produk: Merancang produk keuangan yang terjangkau dan mudah
                       Topic          perbankan serta mengembangkan produk yang inklusif. Melalui               diakses seperti pinjaman mikro, rekening tabungan berbiaya rendah, dan asuransi       l Rencana transformasi Bisnis                   100%
                                      upaya ini, BRI dapat menjangkau lebih banyak nasabah, memperkuat          yang dirancang khusus untuk kelompok-kelompok yang kurang terlayani.                    Mikro (Penyelesaian Blueprint
                                      partisipasi masyarakat dalam sistem keuangan formal, serta                                                                                                        Transformasi Micro Business
                                      mengurangi risiko kredit dengan memperluas basis nasabah secara                                                                                                   dan Progress Implementasi
                                      berkelanjutan.                                                          l Adopsi Teknologi: Menggunakan perangkat digital seperti mobile banking, jaringan        Tahun 2024)
                                      Selanjutnya, setelah akses tersedia, literasi keuangan menjadi faktor     agen, dan otentikasi biometrik untuk menjangkau daerah-daerah terpencil.
                                                                                                                                                                                                      l Realisasi Penyaluran KUR                  99,72%
                                      kunci dalam pemberdayaan nasabah agar dapat memanfaatkan
                                      produk secara optimal. Dengan pemahaman keuangan yang baik,
                                                                                                              l Literasi Keuangan: Menyelenggarakan lokakarya dan kampanye                   untuk    l Jumlah Pengguna Aktif BRImo             24,3 Juta
                                      nasabah lebih mampu mengelola keuangan mereka, menjaga
                                                                                                                mengedukasi nasabah tentang produk dan layanan keuangan.
                                      hubungan perbankan yang sehat, serta mengambil keputusan
                                      finansial yang lebih bijak. Hal ini berkontribusi pada peningkatan      l Kemitraan: Berkolaborasi dengan perusahaan teknologi keuangan, pemerintah
                                      retensi nasabah, profitabilitas, serta memperkuat reputasi BRI dalam      daerah, dan organisasi masyarakat untuk memperluas jangkauan.
                                      mendukung pertumbuhan inklusi keuangan di masyarakat.
                                      Dengan strategi mengintegrasikan inklusi dan literasi keuangan, BRI     l Praktik Inklusif: Memastikan produk dapat diakses oleh kelompok-kelompok yang
                                      dapat memperkuat ekosistem keuangan yang lebih berkelanjutan dan          terpinggirkan, termasuk perempuan, penduduk pedesaan, dan rumah tangga
                                      inklusif.                                                                 berpenghasilan rendah.

Keamanan Siber         Financial      Keamanan siber yang kuat juga penting untuk menjaga kepercayaan         Pendekatan yang komprehensif dan proaktif terhadap keamanan siber yang                  Cyber security breach             Tidak ada insiden
                       Materiality    dan komitmen nasabah. Nasabah mengandalkan bank untuk                   melibatkan dimensi teknologi, peraturan, dan budaya
                       Topic          melindungi data pribadi dan keuangan mereka, dan setiap pelanggaran
                                      terhadap kepercayaan ini dapat menyebabkan konsekuensi yang
                                      parah, termasuk kerusakan reputasi dan kerugian finansial bagi bank.

Penerapan Tata         Financial      Tata kelola perusahaan yang baik sangat penting untuk stabilitas        Strategi tata kelola perusahaan selaras dengan misi bank, meningkatkan reputasi serta   l ESG Rating                        Rating MSCI: A
Kelola Perusahaan      Materiality    keuangan dan kinerja bank komersial karena membantu memastikan          keberlanjutan bank. Mencakup:
yang Baik              Topic          bahwa bank beroperasi sesuai dengan tujuan operasional dan                                                                                                      l Total Shareholder Return                  12,50%
                                                                                                              l Kerangka Akuntabilitas: Menetapkan peran dan tanggung jawab bagi Direksi,
                                      strategis yang telah ditetapkan, meningkatkan nilai perusahaan dan        eksekutif, dan pekerja untuk memastikan akuntabilitas pengambilan keputusan.          l PPOP Konsolidasi                   Rp116,8 Triliun
                                      memuaskan kepentingan para pemangku kepentingan yang pada
                                      akhirnya berkontribusi pada lingkungan akuntabilitas, transparansi,     l Keragaman dan Inklusi: Mempromosikan keragaman dewan direksi dan komisaris
                                                                                                                                                                                                      l ROE Tier 1 Konsolidasi                     21,14%
                                      dan kepercayaan, yang sangat penting untuk investasi jangka panjang       serta pekerja, untuk menghadirkan beragam perspektif dan meningkatkan
                                      dan integritas perusahaan.                                                pengambilan.                                                                          l CAR (Bank Only)                           24,41%
                                                                                                              l Integrasi Keberlanjutan: Memasukkan prinsip-prinsip ESG ke dalam tata kelola          l Pertumbuhan Rata-rata Total                   9,57%
                                                                                                                untuk mengatasi risiko dan peluang lingkungan, sosial, dan tata kelola.
                                                                                                                                                                                                        Deposit (Bank Only)
                                                                                                              l Inisiatif Transparansi: Mengungkapkan kinerja keuangan, praktik manajemen risiko,
                                                                                                                                                                                                      l Pertumbuhan Rata-rata Total                   9,16%
                                                                                                                dan kebijakan tata kelola kepada para pemangku kepentingan.
                                                                                                                                                                                                        Loan (Bank Only)
                                                                                                              l Adopsi Teknologi: Menggunakan perangkat digital seperti platform tata kelola
                                                                                                                dan analisis data untuk pengambilan keputusan yang lebih baik dan monitoring          l Keberagaman rata-rata              Young: 19,15%
                                                                                                                kepatuhan.                                                                              talenta yang dinominasikan       Woman: 23,40%
                                                                                                                                                                                                        (perempuan dan muda)
Page 27
                                                                                                                 Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   27



       PENGANTAR                        TOPIK MATERIAL                     TOPIK UMUM                   LAMPIRAN

   Navigasi Risiko Iklim Melalui      Pelayanan Prima          Penguatan Inklusi dan   Keandalan        Penerapan Tata Kelola
   Penerapan Keuangan Berkelanjutan   kepada Nasabah           Literasi Keuangan       Keamanan Siber   Perusahaan yang Baik




  TOPIK
  MATERIAL
                                                              02


> DI BAGIAN INI
                                                        NO
                                                        HAL



  Navigasi Risiko Iklim Melalui
                                                        28
  Penerapan Keuangan Berkelanjutan

  Pelayanan Prima kepada Nasabah                        58

  Penguatan Inklusi dan Literasi Keuangan               67

  Keandalan Keamanan Siber                              84

  Penerapan Tata Kelola Perusahaan
                                                        92
  yang Baik
Page 28
                                                                                       Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   28



    PENGANTAR                 TOPIK MATERIAL            TOPIK UMUM              LAMPIRAN




Navigasi Risiko Iklim Melalui
Penerapan Keuangan Berkelanjutan
BRI secara proaktif menghadapi tantangan perubahan iklim melalui strategi pembiayaan berkelanjutan yang selaras dengan implementasi net-zero jangka menengah
hingga jangka panjang. Pada Oktober 2024, strategi BRI tersebut mendapat validasi atas target jangka pendek dari Science-based Target Initiative (SBTi), menjadikan
BRI sebagai institusi keuangan pertama di Indonesia yang memperoleh pengakuan dari Lembaga tersebut. BRI berkomitmen untuk terus memperluas pengembangan
pembiayaan berkelanjutan dengan mempertimbangkan risiko lingkungan dan sosial, termasuk risiko iklim, serta menjalankan bisnis dan pembiayaan secara bertanggung
jawab. Selain itu, BRI berupaya memperkuat manajemen risiko ESG dengan mengacu pada standar internasional dan praktik terbaik industri untuk memastikan nilai jangka
panjang bagi Bank dan para pemangku kepentingan.




Empat Pilar Standar Pengungkapan Keberlanjutan IFRS

Tata Kelola                        Strategi                                        Manajemen Risiko                                        Metrik dan Target
Gambaran Umum Tata Kelola          Perubahan Iklim Menimbulkan Risiko tetapi       Kerangka Kerja Manajemen Risiko                         What Gets Measured, Gets Managed
                                   Juga Menciptakan Peluang
Board Oversight                                                                    Integrasi Risiko Terkait Iklim                          Metodologi Penerapan Target
                                   Pendekatan BRI dalam Menganalisis
Peran Manajemen                                                                    Penilaian Risiko Iklim                                  Pencapaian BRI
                                   Skenario Perubahan Iklim
                                                                                   Kebijakan Pembiayaan yang
                                   Strategi BRI dalam Mengelola Risiko Iklim
                                                                                   Bertanggung Jawab
                                   Melalui Penerapan Sustainable Finance
                                                                                   Adaptasi Risiko FIsik Perubahan Iklim
Page 29
                                                                                                                    Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                               29



     PENGANTAR                         TOPIK MATERIAL                   TOPIK UMUM                         LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui      Pelayanan Prima         Penguatan Inklusi dan    Keandalan             Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan   kepada Nasabah          Literasi Keuangan        Keamanan Siber        Perusahaan yang Baik



Tata Kelola
Gambaran Umum Tata Kelola [GRI 3-3] [GRI 201-2]                                                                                                                             Komite ESG dan Komite Manajemen Risiko
Every Bit of Warming Matters, Every Year Matters, Every Choice Matters
                                                                                                                                                        ESG                            Manajemen Risiko                   Manajemen Risiko Terintegrasi*
Perubahan iklim menyebabkan berbagai kerusakan lingkungan, termasuk mencairnya gletser, naiknya                       Pengawasan
                                                                                                                        Direksi
permukaan air laut dan meningkatnya frekuensi serta intensitas cuaca ekstrem. Dampak ini berpotensi
mengganggu ekosistem, mengancam keanekaragaman hayati, dan mempercepat pengurasan sumber                                                                                      Rapat Direksi dan Komisaris

daya alam. Upaya mengatasi tantangan ini memerlukan kolaborasi global yang melibatkan individu,
organisasi, dan pemerintah. Setiap pihak memiliki peran penting dalam mengurangi emisi gas rumah                                           Grup Operasional
                                                                                                                                                                                                      Grup Manajemen                     Grup Bisnis
                                                                                                                                                                            Divisi ESG                                                   dan Strategi
                                                                                                                                                                                                           Risiko
kaca dan memitigasi dampak perubahan iklim. Tindakan nyata dan terarah diperlukan untuk melindungi
                                                                                                                         Peran            Mendukung implementasi        Berkoordinasi mengenai       Mendukung integrasi risiko     Mendukung pembangunan
lingkungan, menjaga stabilitas ekonomi, meningkatkan kesehatan masyarakat, dan mendukung                               Manajemen           strategi dekarbonisasi            isu risiko iklim        Iklim ke dalam Manajemen      resiliensi portofolio investasi
                                                                                                                                                                                                                Risiko
kesejahteraan sosial. Sebagai isu global, perubahan iklim membutuhkan solusi kolektif yang terintegrasi.
Dengan bersinergi, umat manusia dapat mewujudkan masa depan yang lebih berkelanjutan bagi
generasi mendatang.
                                                                                                                                       *) Manajemen risiko perubahan iklim belum terintegrasi dengan perusahaan anak
Sebagai lembaga keuangan terkemuka di Indonesia, BRI menyadari tanggung jawabnya dalam
mengatasi krisis iklim dan berkomitmen untuk berkontribusi secara aktif dalam transisi menuju                       ESG Committee
masyarakat tanpa emisi (net-zero society). Untuk mencapai hal tersebut, BRI telah menetapkan                        • Mengawasi isu-isu terkait iklim yang relevan dengan BRI termasuk memonitor pertumbuhan pembiayaan berkelanjutan
kerangka kerja tata kelola iklim yang kuat yang melibatkan Dewan Komisaris dan manajemen Grup,                      • Memberikan saran mengenai implementasi dan pemantauan strategi iklim
                                                                                                                    • Menyetujui dan memberikan arahan atas hasil review dan evaluasi terkait implementasi kebijakan atau tata kelola
untuk memastikan peran dan tanggung jawab yang jelas di semua tingkatan. Struktur tata kelola ini
                                                                                                                      (governance) parameter inisiatif ESG termasuk pelaksanaan pembiayaan berkelanjutan
memungkinkan BRI untuk secara strategis menilai risiko dan peluang terkait iklim, mengintegrasikan
keberlanjutan ke dalam model bisnisnya, serta membina ketahanan jangka panjang dan penciptaan                       Komite Manajemen Risiko                                                  Rapat Direksi dan Komisaris[E.1]
nilai.                                                                                                              Mengawasi profil risiko BRI (termasuk penilaian ESG sebagai              • Memberikan arahan, pengawasan, dan pengendalian
                                                                                                                    bagian dari manajemen risiko reputasi).                                    secara menyeluruh terhadap grup dan manajemennya
                                                                                                                                                                                             • Mendelegasikan tanggung jawab kepada manajemen
                                                                                                                                                                                               untuk implementasi strategi iklim termasuk pelaksanaan
                                                                                                                                                                                               pembiayaan berkelanjutan
                                                                                                                    Grup Operasional
                                                                                                                    • Identifikasi dan respon terhadap risiko fisik untuk kantor             Divisi ESG
                                                                                                                      dan outlet BRI.                                                        • Memimpin implementasi strategi iklim
                                                                                                                    • Perencanaan anggaran untuk inisiatif pengelolaan                       • Memfasilitasi koordinasi antara manajemen risiko,
                                                                                                                      perubahan iklim.                                                         operasional, dan bisnis untuk memastikan pelaksanaan
                                                                                                                                                                                               strategi iklim yang efektif
                                                                                                                    Grup Manajemen Risiko
                                                                                                                                                                                             Grup Bisnis dan Strategi
                                                                                                                    • Kolaborasi dengan ESG untuk memetakan dan menilai
                                                                                                                      risiko dan peluang iklim.                                              • Pemeliharaan kebijakan emisi yang dibiayai
                                                                                                                    • Melakukan analisis skenario untuk mengevaluasi potensi                 • Mengelola portofolio BRI dalam mencapai target
                                                                                                                      dampak perubahan iklim terhadap operasional dan                          pengurangan emisi yang dibiayai BRI dan pelaksanaan
                                                                                                                      portofolio keuangan BRI.                                                 pembiayaan berkelanjutan.
Page 30
                                                                                                                 Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.     30



     PENGANTAR                        TOPIK MATERIAL                  TOPIK UMUM                        LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui      Pelayanan Prima       Penguatan Inklusi dan   Keandalan             Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan   kepada Nasabah        Literasi Keuangan       Keamanan Siber        Perusahaan yang Baik



Tata Kelola
Board Oversight                                                                                                Komitmen Dewan Komisaris dan Direksi [E.1] [GRI 2-12]
Komitmen BRI terhadap Risiko Iklim melalui Keuangan Berkelanjutan                                              Sebagai penanggung jawab penerapan keuangan berkelanjutan, Dewan Komisaris dan Direksi BRI
Direksi BRI telah menunjukkan komitmen yang kuat terhadap keuangan berkelanjutan, dengan secara                memastikan bahwa ESG menjadi bagian integral dari strategi dan operasional BRI dengan memasukkan
aktif menangani perubahan iklim sebagai kebijakan kritis. Komitmen ini secara nyata diwujudkan                 Indikator Kinerja Utama (Key Performance Indicators/KPI) terkait ESG, termasuk peningkatan
melalui:                                                                                                       pembiayaan berkelanjutan, dan peringkat atau rating ESG BRI, ke dalam sistem evaluasi kinerja.
l Integrasi perubahan iklim dalam manajemen risiko: Perubahan iklim telah menjadi bagian dari
                                                                                                               Peran Manajemen
  tanggung jawab Direktur Manajemen Risiko, sebagai pengakuan atas aspek penting risiko iklim
  dalam keuangan dan strategi perusahaan.                                                                      Peran Manajerial
                                                                                                               Manajemen BRI telah secara proaktif menangani isu risiko iklim sejak tahun 2016. Hal ini dibuktikan
l Penerbitan kebijakan pertama perubahan iklim: BRI mengeluarkan kebijakan perubahan iklim
                                                                                                               dengan:
  pertama yang menekankan pentingnya risiko dan peluang yang berhubungan dengan perubahan
                                                                                                               l 2016: Pembentukan unit khusus dalam Divisi Manajemen Risiko.
  iklim serta mendorong penerapan langkah-langkah strategis di Perusahaan.
                                                                                                               l 2021: Peningkatan tingkat tanggung jawab terkait risiko iklim ke tingkat Divisi.
l Pembahasan perubahan iklim di tingkat Direksi: Perubahan iklim menjadi salah satu agenda utama
  dalam rapat Direksi, memperkuat komitmen BRI untuk secara sistematis dan menyeluruh mengatasi                l 2022: Pembentukan Divisi ESG di bawah pengawasan Direktur Kepatuhan sebagai cerminan
                                                                                                                 komitmen BRI yang lebih kuat terhadap ESG dan memastikan prinsip keberlanjutan terintegrasi ke
  tantangan terkait perubahan iklim melalui pengambilan keputusan yang berdasarkan informasi yang
                                                                                                                 dalam seluruh kegiatan operasional perusahaan.
  akurat.

Peran Komite ESG                                                                                               Peran Divisi ESG
Pada tahun 2021, BRI membentuk Komite ESG untuk meningkatkan fokus dan pengawasan terhadap                     Divisi ESG memainkan peran penting dalam:
isu-isu keberlanjutan, termasuk risiko iklim. Komite ini mengadakan pertemuan secara berkala,                  l Mengembangkan dan mengimplementasikan kerangka kerja inisiatif keberlanjutan yang jelas bagi
setidaknya dua kali dalam setahun, untuk memastikan pembahasan yang sistematis mengenai isu-                     BRI dalam mengelola risiko dan peluang yang terkait dengan perubahan iklim.
                                                                                                               l Melakukan tinjauan menyeluruh terhadap kebijakan dan praktik-praktik yang ada saat ini.
isu ESG. Komite dipimpin oleh Direktur Utama, pemimpin tertinggi Perusahaan yang menunjukkan
                                                                                                               l Meneliti praktik-praktik terbaik internasional dan berkonsultasi dengan para ahli eksternal untuk
pentingnya ESG bagi BRI, dan memastikan bahwa komite ini memiliki pengaruh yang signifikan.
                                                                                                                 memastikan kebijakan BRI selaras dengan standar global.
Komite ESG terdiri dari anggota Direksi yang memiliki keahlian dan pengalaman yang diperlukan untuk            l Menjadi inisiator dan koordinator implementasi kebijakan iklim dan strategi keberlanjutan di BRI.
mengambil keputusan yang tepat terkait dengan pengembangan ESG.                                                l Divisi ESG memiliki tanggung jawab khusus untuk mencapai Target Net Zero BRI 2050, dengan KPI
Wewenang dan tanggung jawab Komite ESG meliputi:                                                                 untuk pengurangan emisi yang dimasukkan ke dalam sistem penilaian kinerja.
l Menyetujui kebijakan, strategi, dan roadmap implementasi keberlanjutan: Memberdayakan komite
   untuk memandu upaya BRI dalam mencapai tujuan keberlanjutan.                                                Koordinasi dan Kolaborasi dengan Manajemen
l Menyetujui net zero emission dan langkah-langkah dekarbonisasi: Mencerminkan komitmen BRI                    Divisi ESG bekerja dengan pendekatan kolaboratif dan terintegrasi, memastikan bahwa isu terkait
                                                                                                               perubahan iklim dapat ditangani secara efektif di seluruh unit kerja. Divisi ESG juga berinteraksi dengan
   untuk memerangi risiko iklim dan mengurangi emisi gas rumah kaca.
                                                                                                               pemangku kepentingan utama untuk menyelaraskan kebijakan iklim, struktur tata kelola, dan strategi
l Menyetujui dan memberikan arahan atas hasil review dan evaluasi terkait implementasi kebijakan atau          operasional. Peran utama Divisi ESG meliputi:
   tata kelola (governance) parameter inisiatif ESG termasuk pelaksanaan pembiayaan berkelanjutan.
                                                                                                               l Mengidentifikasi critical point yang perlu dimasukkan dalam kebijakan iklim dan struktur tata kelola.
Komite ESG secara aktif memantau dan mengevaluasi kinerja BRI di bidang ESG, termasuk memastikan               l Berkolaborasi dengan tim manajemen risiko untuk mengidentifikasi, mengukur, dan mitigasi
bahwa komite menerima informasi terkini mengenai kemajuan BRI di bidang ESG, meninjau integrasi                  perubahan iklim secara efektif.
risiko iklim ke dalam proses manajemen risiko formal, dan memantau kemajuan dalam menangani                    l Memfasilitasi proyek dan kegiatan berkelanjutan dengan bisnis untuk mencapai target pengurangan
masalah risiko iklim melalui laporan berkala.                                                                    emisi dan pembiayaan berkelanjutan.
                                                                                                               l Melibatkan seluruh jajaran operasional dalam perencanaan dan pelaksanaan inisiatif perubahan
                                                                                                                 iklim.
                                                                                                               l Bekerja sama dengan Divisi Planning, Budgeting & Performance Management untuk secara rutin
                                                                                                                 memantau dan melaporkan kinerja ESG kepada Direksi.
Page 31
                                                                                                                    Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                                    31



     PENGANTAR                         TOPIK MATERIAL                   TOPIK UMUM                         LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui      Pelayanan Prima         Penguatan Inklusi dan    Keandalan             Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan   kepada Nasabah          Literasi Keuangan        Keamanan Siber        Perusahaan yang Baik



Strategi [E.3] [E.5] [GRI 201-2]
Perubahan Iklim Menimbulkan Risiko tetapi Juga Menciptakan Peluang
Indonesia berkomitmen mengurangi emisi karbon guna memitigasi kenaikan suhu global dengan                         Peluang yang paling signifikan dari perubahan iklim terhadap operasi bisnis BRI adalah meningkatnya
meningkatkan target Enhanced Nationally Determined Contribution (E-NDC) menjadi 31,89% dengan                     permintaan produk yang didororong oleh perubahan sikap investor terhadap aksi BRI dalam
upaya sendiri dan hingga 43,20% dengan dukungan internasional pada tahun 2030, dibandingkan                       menghadapi perubahan iklim melalui pendanaan berbasis ESG. Saat ini, BRI mendapatkan tingkat suku
dengan target sebelumnya yaitu sebesar 29% dengan upaya sendiri dan 41% dengan dukungan                           bunga yang lebih rendah dari pendanaan berbasis ESG dibandingkan dengan pendanaan konvensional.
internasional. Langkah ini mencerminkan ambisi Indonesia untuk mendukung transisi menuju ekonomi                  Ke depan, BRI terus berkomitmen untuk meningkatkan diversifikasi aset keuangan berbasis ESG,
rendah karbon secara lebih signifikan.                                                                            seperti obligasi hijau (green bonds), obligasi berkelanjutan (sustainable bonds), pinjaman sosial (social
Peluncuran Bursa Karbon Perdana pada 26 September 2023 yang dikelola oleh Bursa Efek Indonesia                    loans), pinjaman terkait keberlanjutan (sustainability-linked loans), dan bentuk pendanaan/pinjaman
(IDXCarbon) menandai berkembangnya regulasi terkait karbon dan memberikan dampak pada                             berbasis ESG lainnya.
berbagai sektor industri di Indonesia, termasuk lembaga jasa keuangan. BRI telah mengambil langkah
strategis dengan mengidentifikasi dan menganalisis risiko iklim serta mengintegrasikannya dalam                                                                                                                     +/- CapEx: Hambatan investasi dipengaruhi oleh harga
                                                                                                                                               Pengenalan harga karbon dapat                                        karbon internal dan eksternal.
kerangka manajemen risiko dan strategi bisnis di seluruh organisasi sehingga meningkatkan kesiapan                                 Kebijakan
                                                                                                                                               meningkatkan biaya energi operasional dan                            +/- CapEx: Nilai aset berdasarkan emisi, energi, atau
                                                                                                                                               sangat memengaruhi tingkat pengembalian                              intensitas air; harga karbon.
BRI untuk menghadapi tantangan. Dengan demikian, BRI semakin adaptif terhadap berbagai potensi                                     & Hukum     investasi dalam beberapa industri. Kebijakan
                                                                                                                                               terkait iklim yang ambisius diharapkan.                              +/- Aset (tak berwujud): Peningkatan nilai merek
risiko dan tantangan terkait perubahan iklim.                                                                                                                                                                       melalui respons yang tepat waktu terhadap strategi
                                                                                                                                                                                                                    nasional dekarbonisasi atau sebaliknya.
BRI telah mengidentifikasi dan menganalisis risiko serta peluang terkait iklim berdasarkan periode                                                                                                                  +/- Aset (tak berwujud): Kebutuhan dalam menarik
                                                                                                                                                                                                                    dan mempertahankan iklim karyawan yang kompeten.
jangka pendek (hingga 2026), jangka menengah (hingga 2030), dan jangka panjang (hingga 2050).                       Risiko
                                                                                                                                               Kemajuan teknologi memberikan peluang
                                                                                                                                   Teknologi   untuk mendukung transisi menuju ekonomi                              - Liabilitas: Dampak pada peringkat kredit akibat
Pendekatan ini memungkinkan BRI untuk secara efektif mengelola risiko dan ketidakpastian secara                     Transisi                   berkarbon rendah.                                                    ketidakpatuhan terhadap persyaratan regulasi.

proaktif, sehingga memastikan tercapainya target bisnis dan tujuan strategis di masa mendatang.                                                                                                                     + CapEx: Pembelian peralatan atau teknologi baru
                                                                                                                                                                                                                    untuk mengelola risiko transisi, adaptasi, dan upaya




                                                                                                                                                                                              Dampak terhadap BRI
                                                                                                                                                                                                                    konservasi/efisiensi
Risiko iklim yang teridentifikasi terbagi menjadi risiko transisi, yang berkaitan dengan perubahan                                 Reputasi
                                                                                                                                               Perubahan preferensi pelanggan dan
                                                                                                                                               investor; peningkatan umpan balik negatif                            + Liabilitas: Dampak pada harga saham karena
regulasi dan teknologi menuju ekonomi rendah karbon, serta risiko fisik, yang terkait dampak langsung                                          dari pemangku kepentingan.                                           kemampuan untuk menjadi pilihan utama nasabah,
                                                                                                                                                                                                                    yang dapat mengarah pada pengakuan merek yang
perubahan iklim. Peluang yang teridentifikasi mencakup berbagai aspek seperti peningkatan efisiensi                                                                                                                 kuat.

sumber daya, pemanfaatan sumber energi terbarukan, pengembangan produk dan layanan inovatif,                                                   Perubahan perilaku pelanggan; perubahan
                                                                                                                                    Pasar      dalam permintaan dan penawaran produk
perluasan akses ke pasar baru, serta penguatan ketahanan perusahaan.                                                                           dan layanan.

Risiko transisi mencakup risiko regulasi dari peraturan baru, risiko pasar akibat dampak perubahan iklim
                                                                                                                                                                                                                    OpEx: Biaya untuk meningkatkan kemampuan
pada preferensi konsumen, suku bunga, dan harga komoditas, serta risiko reputasi yang muncul dari                                  Reputasi    Gelombang panas, banjir, siklon tropis,                              konservasi energi atau air dan efisiensi.
                                                                                                                                               kebakaran hutan.
perubahan preferensi konsumen. Selain itu, risiko fisik berkaitan dengan kerugian infrastruktur yang                                                                                                                Aset (berwujud): Kerusakan fisik atau penurunan nilai
                                                                                                                    Risiko                                                                                          aset akibat peristiwa cuaca.
disebabkan oleh bencana alam. Sebagai perusahaan yang beroperasi di sektor yang rentan terhadap                     Fisik                                                                                           CapEx/OpEx: Pembelian peralatan atau teknologi baru
risiko fisik, pengelolaan risiko ini menjadi semakin penting. Peluang mencakup penghematan biaya                                               Peningkatan suhu, kenaikan permukaan air                             untuk mitigasi risiko fisik, Biaya untuk mengatasi risiko
                                                                                                                                    Pasar      laut, stres air.                                                     fisik (misalnya, premi asuransi, biaya pemulihan).
operasional melalui peningkatan efisiensi sumber daya, peningkatan pendapatan dari produk/jasa
ramah lingkungan, peningkatan citra perusahaan, dan meningkatnya permintaan produk.
Page 32
                                                                                                                                                     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   32



         PENGANTAR                                  TOPIK MATERIAL                                 TOPIK UMUM                               LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui                  Pelayanan Prima                    Penguatan Inklusi dan          Keandalan                 Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan               kepada Nasabah                     Literasi Keuangan              Keamanan Siber            Perusahaan yang Baik



Strategi
Pendekatan BRI dalam Menganalisis Skenario Perubahan Iklim
Perubahan iklim menimbulkan risiko signifikan bagi pelaku bisnis di berbagai sektor, menjadikan
pemahaman terhadap potensi dampaknya sebagai hal yang krusial. Untuk dapat mengelola risiko ini
secara efektif, analisis skenario menjadi langkah strategis bagi BRI dalam memitigasi dampak perubahan
iklim terhadap operasional, rantai pasokan, aset, dan kinerja keuangan. Berikut adalah langkah-langkah
yang telah dilakukan oleh BRI dalam melaksanakan analisis skenario guna memastikan kesiapan dan
keberlanjutan bisnis di tengah tantangan iklim global.



                                                    Metodologi Analisis Skenario


       Evaluasi Materialitas              Pilihan Analisis                       Isu Material                   Analisis Skenario
             Sektor                       Skenario Iklim                         terkait Iklim                  Perubahan Iklim



  01     Pemahaman Portofolio          3 Konstruksi Skenario
                                      03                                   04 Identifikasi Isu Terkait        5 Memahami Dampak
                                                                                                             05
         Portofolio dibagi                Berdasarkan sektor sektor           Iklim                             Isu Terkait Iklim
         berdasarkan asset class          yang dipilih dalam penilaian         Isu-isu terkait iklim yang       Analisis skenario
         dan sektor berdasarkan           materialitas, pemilihan jalur        material kemudian                perubahan iklim dilakukan
         klasifikasi sektor Quantis       dan pilihan analisis dilakukan       diidentifikasi berdasarkan       berdasarkan data yang
         dan International Standard       untuk membangun suatu                1) tinjauan pasar; 2)            diperoleh dari berbagai
         Industrial Classification        skenario.                            karakteristik industri; dan      model termasuk
         (ISIC)                                                                3) lokasi operasional dan        CLIMADA, basis data
                                                                               portofolio BRI.                  ISIMP, GCAM5.3 +NGSF,
                                          Pathways
  02 Analisis Eksposur                    IPCC RCPs, IEA, NGFS
                                                                                                                dll., untuk memahami
     dan Emisi                            pathways
                                                                                                                dampak dari isu-isu
         Eksposur keuangan dan                                                                                  terkait iklim.
         emisi sektoral portofolio        Pilihan analisis
         BRI dianalisis untuk             Jangka waktu, asumsi
         mengidentifikasi sektor
         sektor tertentu dengan
         risiko dan peluang terkait
         iklim yang tinggi.
Page 33
                                                                                                                         Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                                                                 33



     PENGANTAR                         TOPIK MATERIAL                    TOPIK UMUM                          LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui       Pelayanan Prima         Penguatan Inklusi dan     Keandalan             Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan    kepada Nasabah          Literasi Keuangan         Keamanan Siber        Perusahaan yang Baik



Strategi
Evaluasi Materialitas Sektor
                                                                                                                     Eksposur dan Emisi Karbon dari Setiap Sektor Industri                                                                                                                              Eksposur
Pemahaman Portofolio                                                                                                                                                                                                                                                                                    Emisi

Tiga sektor terbesar dalam portofolio investasi BRI meliputi: (1) perdagangan besar dan eceran; (2)
jasa kemasyarakatan, sosial budaya dan perorangan lainnya; dan (3) transportasi, pergudangan, dan
                                                                                                                   50%
komunikasi. Ketiga sektor ini secara keseluruhan mencakup 58,27% dari total investasi. Namun, eksposur
terbesar pada sektor-sektor ini tidak selalu berbanding lurus dengan risiko perubahan iklim, baik risiko           40%
fisik maupun risiko transisi. Untuk memahami risiko secara menyeluruh, emisi dari masing-masing
                                                                                                                   30%
sektor juga perlu menjadi pertimbangan dalam penilaian materialitas. Berdasarkan analisis materialitas
berbasis emisi, sektor dengan kontribusi tinggi terhadap emisi gas rumah kaca seringkali menghadapi                20%

risiko transisi yang lebih besar. Tiga sektor dengan emisi gas rumah kaca terbesar, mencakup 64,06%                10%
dari total emisi portofolio, adalah: (1) pertanian, perburuan, kehutanan, dan perikanan; (2) listrik, gas,
                                                                                                                   0%
dan penyediaan air; dan (3) transportasi, pergudangan, dan komunikasi. Namun, untuk mendapatkan                                 Perdagangan
                                                                                                                                 Besar dan
                                                                                                                                                     Jasa       Transportasi,
                                                                                                                                               Kemasyarakatan, Pergudangan
                                                                                                                                                                                       Administrasi
                                                                                                                                                                                        Publik dan
                                                                                                                                                                                                        Pertanian,
                                                                                                                                                                                                       Perburuan,
                                                                                                                                                                                                                      Manufaktur   Pertambangan
                                                                                                                                                                                                                                   dan Penggalian
                                                                                                                                                                                                                                                    Perantara
                                                                                                                                                                                                                                                    Keuangan
                                                                                                                                                                                                                                                                    Konstruksi      Listrik, Gas,
                                                                                                                                                                                                                                                                                 dan Penyediaan Air
                                                                                                                                                                                                                                                                                                        Real Estate


gambaran yang lebih menyeluruh terkait sektor dengan emisi tinggi, diperlukan analisis intensitas                                  Eceran       Sosial Budaya, dan Komunikasi          Pertahanan      Kehutanan,
                                                                                                                                                                                                      dan Perikanan
                                                                                                                                                dan Perorangan
                                                                                                                                                    Lainnya
karbon pada setiap sektor tersebut.



Analisis Exposure dan Emisi
                                                                                                                     Intensitas Ekonomi Karbon dari Setiap Sektor Industri
Dalam analisis intensitas karbon portofolio, sektor-sektor dengan intensitas karbon tertinggi meliputi:                                                                                                                                                                                               0,242

(1) listrik, gas, dan penyediaan air; (2) pertambangan dan penggalian; dan (3) pertanian, perburuan,
kehutanan, & perikanan. Daripada mengecualikan sektor-sektor dengan intensitas karbon tinggi                         Intensitas karbon
                                                                                                                     rendah
                                                                                                                                                                        Intensitas karbon
                                                                                                                                                                                    tinggi

dari portofolio investasinya, BRI memilih untuk berkomitmen membangun strategi keterlibatan yang
mendorong sektor-sektor tersebut secara aktif berpartisipasi dalam kegiatan ramah lingkungan.
Pendekatan ini bertujuan untuk mengurangi emisi karbon dan mendukung transformasi menuju
ekonomi hijau secara berkelanjutan secara bertahap.                                                                                                                                                                                                                              0,060

                                                                                                                                                                                                                                                                0,036

                                                                                                                                                                                                         0,012            0,013             0,015
                                                                                                                         0,003             0,003            0,006                    0,007

                                                                                                                     Administrasi        Perdagangan      Real Estate     Jasa Kemasyarakatan,         Konstruksi       Transportasi      Manufaktur        Pertanian,      Pertambangan         Listrik, Gas,
                                                                                                                      Publik dan          Besar dan                           Sosial Budaya,                          dan Pergudangan                      Perburuan,       dan Penggalian           dan
                                                                                                                     Pertahanan             Eceran                           dan Perorangan                                                                Kehutanan,                           Penyediaan Air
                                                                                                                                                                                 Lainnya                                                                  dan Perikanan
Page 34
                                                                                                                  Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                        34



     PENGANTAR                         TOPIK MATERIAL                     TOPIK UMUM                     LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui       Pelayanan Prima          Penguatan Inklusi dan     Keandalan        Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan    kepada Nasabah           Literasi Keuangan         Keamanan Siber   Perusahaan yang Baik



Strategi
Pilihan Analisis Skenario Iklim & Isu Material Terkait Iklim
Konstruksi Skenario                                                                                             Isu Material Terkait Iklim
Dalam melakukan analisis skenario iklim, berbagai metode telah dianalisis untuk membangun skenario              Identifikasi isu terkait iklim yang relevan dengan BRI dipilih berdasarkan lokasi operasional BRI,
yang menjadi dasar pengambilan keputusan. Setiap skenario yang tersedia secara publik menawarkan                dampak pada operasional BRI, dan sifat sektor-sektor material untuk analisis di bawah skenario yang
berbagai pathway, masing-masing disertai karakteristik kunci yang dirumuskan secara ilmiah oleh                 diformulasikan. Isu-isu terkait iklim biasanya diklasifikasikan menjadi dua kategori utama dan sepuluh
organisasi penyedia data. BRI telah memilih pathway yang relevan untuk memberikan pandangan                     sub-kategori secara keseluruhan.
holistik tentang masa depan. Salah satu pathway mencerminkan masa depan dengan emisi rendah
(skenario 2°C atau lebih rendah), sementara pathway lainnya menggambarkan masa depan dengan                                                                            +2 oC secara Global
emisi tinggi (skenario di atas 2°C). Pendekatan ini memungkinkan BRI untuk mengantisipasi dan
merencanakan strategi yang adaptif terhadap berbagai kemungkinan dampak perubahan iklim.                         Kenaikan Suhu                                                      Kebijakan
                                                                                                                   +0.9°C jika suhu harian rata-rata                                  Kewajiban yang lebih ketat terkait pengungkapan emisi
                                           Skenario Emisi Rendah                 Skenario Emisi Tinggi
Risiko                     Lembaga                                                                               Banjir                                                             Harga Karbon
                                                 Pathways                              Pathways
                                                                                                                   +13,5% kerusakan tahunan akibat banjir pada tahun 2050             Perkiraan harga karbon sebesar USD 5,63 per Tn CO2 pada
Skenario Risiko Fisik         IPCC         SSP1 – 2.6                            RCP4.5 & SSP2 - 4.5                                                                                  tahun 2030
                                                                                 RCP8.5 & SSP5 – 8.5
                                                                                                                 Gelombang Panas                                                    Pasar
Skenario Risiko Transisi      NGFS         Orderly Pathways                      Hot House World
                                                                                                                   +10,5% dari populasi terpapar gelombang panas pada tahun 2050      Peningkatan teknologi dalam peralatan yang lebih efisien energi


                                                                                                                 Kenaikan Permukaan Air Laut                                        Reputasi
                                                                                                                   +4,4 mm/tahun                                                      Rusaknya reputasi karena mendanai kegiatan berintensitas
                                                                                                                                                                                      karbon tinggi


                                                                                                                                                                        +4oC secara Global

                                                                                                                 Kenaikan Suhu                                                      Kenaikan Permukaan Air Laut
                                                                                                                   +1.4°C jika suhu harian rata-rata                                  +11,2 mm/tahun


                                                                                                                 Banjir                                                             Kekeringan dan Kebakaran Hutan
                                                                                                                   +80,3% dalam kerusakan tahunan yang diharapkan akibat              +9% probabilitas tahunan untuk Indonesia mengalami
                                                                                                                   banjir pada tahun 2050                                             kekeringan parah pada tahun 2090-an, Peningkatan probabilitas
                                                                                                                                                                                      kebakaran hutan akibat kekeringan

                                                                                                                 Gelombang Panas                                                    Pasar
                                                                                                                   Kemungkinan mengalami gelombang panas 96% lebih tinggi,            +7,6% dari kerusakan sekali dalam seratus tahun akibat siklon
                                                                                                                   median 200 hari dengan Indeks Panas >35°C                          tropis pada tahun 2050

                                                                                                                 Operasional
                                                                                                                   Kerusakan fisik aset BRI, permintaan untuk membangun ketahanan aset BRI, pemblokiran akses ke kantor BRI, pusat data, dan cabang-
                                                                                                                   cabang BRI dalam cuaca ekstrem, permintaan energi yang lebih tinggi untuk menjaga lingkungan yang nyaman untuk kantor dan cabang
Page 35
                                                                                                                                                                                   Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                 35



        PENGANTAR                                           TOPIK MATERIAL                                      TOPIK UMUM                                           LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui                          Pelayanan Prima                       Penguatan Inklusi dan                  Keandalan                      Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan                       kepada Nasabah                        Literasi Keuangan                      Keamanan Siber                 Perusahaan yang Baik



Strategi
Analisis Skenario Perubahan Iklim [FN-CB-550a.2]
Otoritas dan organisasi terkait keuangan di banyak negara memperkuat pengawasan risiko iklim,                                                                                  disampaikan oleh Network of Central Banks and Supervisors for Greening the Financial System (NGFS).
beralih dari rekomendasi menjadi kewajiban dalam mengakui perubahan iklim sebagai risiko yang                                                                                  Melalui uji stress ini, BRI menganalisa risiko fisik yang ditimbulkan oleh perubahan iklim terhadap
signifikan terhadap sistem keuangan. Pada bulan Maret 2024, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merevisi                                                                              BRI dan risiko transisi yang timbul akibat pergeseran menuju ekonomi rendah karbon. Selain itu, BRI
Manajemen Risiko Iklim & Analisis Skenario (CRMS) dengan mengadopsi prinsip-prinsip dari Komite                                                                                juga mengevaluasi dampak risiko iklim terhadap risiko kredit, termasuk risiko gagal bayar debitur dan
Basel untuk Pengawasan Perbankan (Basel Committee on Banking Supervision/BCBS) dengan tujuan                                                                                   penurunan nilai agunan.
mendorong industri keuangan mengelola risiko iklim secara efektif.                                                                                                             Sesuai peta jalan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk implementasi CRMS, BRI melaksanakan CRST
BRI melakukan Climate Change Stress Test (CRST) untuk mengevaluasi dampaknya, dengan                                                                                           dalam dua fase. Analisis dalam laporan fase ke-1 ini mencakup 71,41% dari portofolio BRI (persyaratan
menggunakan model kerangka kerja CRMS. Uji coba ini menggunakan skenario krisis iklim yang                                                                                     OJK untuk fase 1 adalah 50%) dan fase ke-2 ini mencakup 100% portofolio pada seluruh sektor.


    Metodologi Uji Stres Risiko Iklim Tingkat Perusahaan


                                                                     Data Keuangan Tingkat Perusahaan
                                                                                       Metrik Keuangan
                                                                     (Pendapatan, Pengeluaran, Aset, Kewajiban, ...)



                                                                          Data Terkait Iklim Perusahaan                                                                                                               Metrik Keuangan yang Tertekan
                                                                                                                                                                  Simulasi Skenario                                     Pendapatan, COGS, Capex, Utang
                                                                                Emisi GRK (Scope 1, 2, dan 3)


              Risiko Transisi
                                                                                      Data Skenario
                                                                         Diperoleh dari jalur NGFS dan disesuaikan
                                                                                 dengan persyaratan OJK                                                                                                               Penskalaan dan Kalibrasi Risiko         PD Tertekan
                                                                                                                                                                                                                       • Jarak ke Default                  (Probability of Default)
                                                                    (misalnya, tingkat pertumbuhan NDC, target
                                                               pengurangan, harga karbon, variabel makroekonomi, dll.)                                                                                                 • Peningkatan/Penurunan Rating



                                                                                                                                                                                                                                                                  Expected Credit Loss Tertekan
                                                                            Banjir - Portofolio Hipotek                                                                                                                                                         dan Aset Tertimbang Menurut Risiko
                                                                             Lokasi (kota/kabupaten) properti,
                                                                                Nilai properti saat likuidasi                                                                                                          Perhitungan Biaya Kerusakan
                                                                                                                                                                  Simulasi Skenario                                    Menerapkan rasio kerusakan agunan
                                                                                                                                                                                                                           dan biaya revitalisasi pada       LGD Tertekan
                                                                                                                                                                                                                              area berisiko tinggi          (Loss Given Default)
                                                                          Kebakaran Hutan – Pertanian
               Risiko Fisik                                                   Lokasi (kota/kabupaten) agunan,
                                                                                  Luas area, Nilai agunan




https://ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/info-terkini/Pages/Climate-Risk-Management-and-Scenario-Analysis-CRMS.aspx
Sectors included: 1. Agriculture, hunting & forestry, 2. Mining & quarrying, 3. Electricity, gas & water, 4. Construction, 5. Transportation & storage, 6. Manufacturing, 7. Wholesale & retail trade, 8. Mortgage.
Page 36
                                                                                                                                    Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                               36



       PENGANTAR                         TOPIK MATERIAL                     TOPIK UMUM                              LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui         Pelayanan Prima          Penguatan Inklusi dan         Keandalan             Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan      kepada Nasabah           Literasi Keuangan             Keamanan Siber        Perusahaan yang Baik



Strategi




                                                                                                                             Tinggi
                                                                                                                                                 Tidak Teratur                          Terlalu Sedikit,
                                                                                                                                                                                        Terlalu Lama                     1.   Kebijakan Pengurangan Emisi GRK Saat Ini:
Skenario Iklim NGFS                                                                                                                                                                                                           Kebijakan pengurangan emisi Gas Rumah Kaca
                                                                                                                                                                                                                              (GRK) saat ini belum diterapkan secara maksimal,
                                                                                                                                                                                                                              yang berpotensi menyebabkan kerusakan fisik
Uji stress perubahan iklim dilakukan dengan mengkategorikan ke dalam tiga skenario NGFS (Network                                                                    2
                                                                                                                                                                    02
                                                                                                                                                                                                                              yang signifikan.
for Greening the Financial System) yaitu kebijakan saat ini (current policies), transisi tertunda (delayed                                                        Transisi
                                                                                                                                                                 Terlambat
transition), dan emisi nol bersih (net zero). Dalam skenario current policies, pertumbuhan PDB dimulai




                                                                                                                             Risiko Transisi
                                                                                                                                                                                                                         2.   Transisi yang Terlambat: Dalam skenario "transisi
dengan pertumbuhan yang tinggi namun menurun dalam jangka panjang sedangkan emisi karbon                                                                                                                                      terlambat", emisi GRK tidak akan dikurangi hingga
                                                                                                                                                                                                                              tahun 2030, dan kebijakan pengurangan emisi GRK
diperkirakan akan menurun dengan laju yang jauh lebih lambat dibandingkan skenario lainnya.                                                              3
                                                                                                                                                        03                                                                    yang kuat baru akan diterapkan setelah tahun 2030
Pada skenario delayed transition, emisi karbon mulai menurun secara bertahap setelah tahun 2030.                                                                                             1
                                                                                                                                                                                             01                               untuk membatasi pemanasan global di bawah
                                                                                                                                                    Net zero                                                                  2oC pada tahun 2050.
Sedangkan dalam skenario net zero, emisi karbon diproyeksikan turun secara signifikan dari 1.203 juta                                             2050 (1,5ºC)                           Kebijakan
                                                                                                                                                                                          Saat Ini
ton pada tahun 2025 menjadi 325 juta ton pada tahun 2050. Untuk harga emisi karbon, skenario net zero
                                                                                                                                                                                                                         3.   Net Zero: Kebijakan pengurangan emisi GRK
diperkirakan menjadi yang tertinggi, sementara dalam skenario current policies tidak ada harga emisi                                                                                                                          diterapkan sejak tahun 2021 untuk membatasi
                                                                                                                                                                                                                              kenaikan suhu rata-rata bumi di bawah 1,5oC
karbon yang diterapkan.                                                                                                                                                                                                       dari tingkat sebelum industrialisasi pada
                                                                                                                                                 Teratur                                  Greenhouse
                                                                                                                                                                                                                              sekitar tahun 2050.

                                                                                                                                               Rendah                    Risiko Fisik                Tinggi


                                                                                            Skenario Estimasi Harga Karbon, Emisi Karbon, dan GDP


                             Harga Karbon                                                                        Emisi Karbon                                                                                                  GDP

12.500.000
                                                                                   1.500                                                                                                    6,00


10.000.000                                                                                                                                                                                  5,00



                                                                                   1.000                                                                                                    4,00
 7.500.000


                                                                                                                                                                                            3,00                     …

 5.000.000

                                                                                    500                                                                                                    2,00

 2.500.000
                                                                                                                                                                                            1,00


        0                                                                               0                                                                                                      0
                                                                                                                                                                                                   2025       2030                        2040                          2050
         2025       2030        2035         2040        2045        2050                      2020     2025      2030     2035                   2040           2045        2050




                                                                                 Baseline (Kebijakan Saat Ini)   Transisi Terlambat                     Net Zero 2050
Page 37
                                                                                                                                                     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.               37



     PENGANTAR                        TOPIK MATERIAL                     TOPIK UMUM                                                  LAMPIRAN                                                                             Total
                                                                                                                                                                                                                          Sektor Intensitas Tinggi
                                                                                                                                                                                                                          Sektor Intensitas Sedang hingga Rendah
                                                                                                                                                                                                                          Kebijakan Saat Ini
                                                                                                                                                                                                                          Transisi Tertunda
                                                                                                                                                                                                                          Net Zero 2050
                                                                                                                                                                                                                          Perubahan Probabilitas Gagal Bayar (PD) dibandingkan dengan
                                                                                                                                                                                                                          dasar tahun 2023
                                                                                                                                                                                                                          Listrik, gas & air, pertambangan & penggalian, serta pertanian, perbu-

 Navigasi Risiko Iklim Melalui      Pelayanan Prima    Penguatan Inklusi dan                    Keandalan                           Penerapan Tata Kelola
                                                                                                                                                                                                                          ruan & kehutanan seperti yang disajikan dalam penilaian materialitas
                                                                                                                                                                                                                          sektor BRI



 Penerapan Keuangan Berkelanjutan   kepada Nasabah     Literasi Keuangan                        Keamanan Siber                      Perusahaan yang Baik



Strategi


Analisis Skenario Risiko Transisi                        Perubahan Probabilitas Gagal Bayar berdasarkan Skenario Risiko Transisi                                                                                                            Total

                                                                                                                                                                                                                                            Sektor Intensitas Tinggi*
Terkait analisis dampak keuangan BRI,
                                                                                                                                                                                                                                             Sektor Intensitas Sedang hingga Rendah
berdasarkan skenario iklim NGFS (Network for             20,00%
Greening the Financial System), probabilitas
gagal bayar pada Net Zero Emission (NZE)
                                                         15,00%
2050 akan memiliki selisih antara 2,80% dan
3,21% lebih tinggi dibandingkan baseline 2024.
Sedangkan pada skenario delayed transition,              10,00%

memiliki selisih antara 0,01% dan 1,89% lebih
tinggi. Peluang gagal bayar yang tinggi
                                                          5,00%
khususnya terjadi pada tahun 2040 dalam Net
Zero Emission (NZE) 2050. Hal ini disebabkan
karena harga kredit karbon diperkirakan lebih             0,00%

tinggi daripada skenario lainnya.                                                  2030                       2040                        2050                       2030              2040          2050   2030                   2040                                                       2050

                                                                                                    Kebijakan Saat Ini                                                           Transisi Tertunda                        Net
                                                                                                                                                                                                                           NetZero
                                                                                                                                                                                                                               Zero2050
                                                                                                                                                                                                                                    2050


                                                          Perubahan Probabilitas Gagal Bayar (PD) dibandingkan dengan dasar tahun 2024
                                                          *Listrik, gas & air, serta pertambangan & penggalian, seperti yang disajikan dalam penilaian materialitas sektor BRI
Page 38
                                                                                                                                                                                                                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                                                                                                                38



                PENGANTAR                                                                                              TOPIK MATERIAL                                                                         TOPIK UMUM                                   LAMPIRAN

    Navigasi Risiko Iklim Melalui                                                                            Pelayanan Prima                                                        Penguatan Inklusi dan                          Keandalan               Penerapan Tata Kelola
    Penerapan Keuangan Berkelanjutan                                                                         kepada Nasabah                                                         Literasi Keuangan                              Keamanan Siber          Perusahaan yang Baik



  Strategi

  Analisis Skenario Risiko Fisik
  Pada bulan Maret 2024, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Analisis Skenario dan Manajemen Risiko Iklim (CRMS) sebagai panduan komprehensif bagi manajemen risiko perubahan iklim. Dokumen tersebut
  terdiri dari enam buku, antara lain Buku 2: Panduan Teknis CRMS OJK untuk mengukur risiko fisik, dan Buku 5: Data Bencana CRMS OJK. Mengacu pada panduan ini, BRI melakukan analisis skenario risiko fisik serta
  memperkirakan tingkat kerusakan yang dapat ditimbulkan oleh banjir dan kebakaran hutan terhadap portofolio asetnya. Estimasi tersebut diperoleh melalui penggabungan penilaian kerusakan regional dari fungsi
  dampak OJK dengan skenario forward-looking berdasarkan Representative Concentration Pathway (RCP).


                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 1 Aceh
     Physical Risk - RCP4.5/SSP2-4.5 Scenario Analysis (2050)                                                                                                                                                                                       Physical Risk - RCP8.5/SSP5-8.5 Scenario Analysis (2050)                                                                                                                                                                                     2 Banten
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 3 Bengkulu
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              1 Aceh
         Physical Risk - RCP4.5/SSP2-4.5 Scenario Analysis (2050)                                                                                                                                                                                   Physical Risk - RCP8.5/SSP5-8.5 Scenario Analysis (2050)                                                                                                                                                                                     4 Daerah Istimewa
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              2 Banten
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 5 Yogyakarta
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              3 Bengkulu
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   DKI Jakarta
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              4 Daerah   Istimewa
     1       0,89%                                                                                                                                                                                                                                  1      1,77%
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 6 Gorontalo
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              5 Yogyakarta
                                                                                                                                    15        0,01%                                                                                                                                                                                                                     15        0,02%
                  33 0,26%
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 7 Jambi
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 DKI Jakarta
         1      0,89%                                                                                                                                                                                                                               1      1,77%33        1,72%
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              6 8  Jawa Barat
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 Gorontalo
                                                                                                                                     15        0,01%                                                                                                                                                                                                                   15        0,02%                                                                                                           9 Jawa Tengah
                     33        0,26%                                                                                                                                                                                                                           33         1,72%
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              7 Jambi
                                                                                                                                                                                   30   0,55%                                                                                                                                                                                                                         30   0,56%
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              8 10 Jawa
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 Jawa    Timur
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       Barat
                                  25        0,08%                                              11        0,62%                                                                                                                                                                    25   1,34%                                           11     1,33%                                                                                                                                           9 11 Kalimantan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 Jawa  Tengah Barat
                                                                                                                                                                      6       2,24%30    0,55%   20   1,68%                                                                                                                                                                                                  6      2,24%
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      30 0,56%      20    1,68%
                                                  17         0,11%                                                                                                                                                                                                                             17   2,65%                                                                                                                                                                                   10 12  Kalimantan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 Jawa  Timur Selatan
                                       25     0,08%                                                 11    0,62%                                            28    1,52%                                                                                                            25   1,34%                                       11        1,33%                                             28        1,55%                                                                               11 13 Kalimantan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 Kalimantan     Tengah
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              Barat
                                                                                                                                                                          6     2,24%            20   1,68%                                                                                                                                                                                                 6  2,24%               20    1,68%
                                              7           17
                                                       1,55% 0,11%                                                                                                                                                    24   0,16%                                                         7     17   2,65%
                                                                                                                                                                                                                                                                                                2,04%                                                                                                                                                      24    0,16%                      12 14  Kalimantan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 Kalimantan     Timur
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              Selatan
                                                                                                                                                      26     0,04%
                                                                                                                                                            28   1,52%                                                                                                                                                                                                                    2628 0,04%
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 1,55%                                                                                      13 15  Kalimantan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 Kalimantan     Utara
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              Tengah
                                                   7     1,55%                                                                                                                                                        24   0,16%                                                         7     2,04%                                                                                                                                                      24    0,16%                       14 16Kalimantan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Kepulauan  Timur
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                Bangka
                                                                                                                                                       26       0,04%                                                                                                                                                                                                                    26        0,04%
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            15 17Kalimantan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Belitung Utara
                                                             16        0,23%                                                                                                                                                                                                                           16       0,25%
                                                                                                                                     14        0,19%                                                                                                                                                                                                                        14     0,39%                                                                                                    16 Kepulauan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Kepulauan Bangka
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                Riau
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 Belitung
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             17 18 Lampung
                                                                  16       0,23%                                                                                                                                                                                                                    16          0,25%
                                                                                                                                         14      0,19%                                                                                                                                                                                                                  14        0,39%                                                                                                          Kepulauan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                19 Maluku Riau
                                                                   5       0,34%           9         0,12%                                                                                                                                                                                                  5     0,90%            9        0,18%                                                                                                                                           1820 Lampung
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Maluku Utara
                     31        0,04%                                                                                          12    0,81%                                                                                                                            31     0,17%                                                                                 12    0,84%
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            19 21Maluku
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Nusa Tenggara Barat
                                                                       5    80,34%
                                                                                 0,08% 9                     13
                                                                                                         0,12%        2,50%                                                                                                                                                                                 5       8
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                  0,90% 0,44%9              0,18% 13      2,57%                                                                                                                             2022 Maluku
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Nusa Utara
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          Tenggara Timur
                          31     0,04%                                                                                         12        0,81%                                                        19      1,94%                                                  31     0,17%                                                                                 12   0,84%                                                               19     1,95%
                                              32       2,06%                                                                                                          29      0,48%                                                                                                      32     2,13%                                                                                                       29    0,48%                                                                     2123 Nusa  Tenggara Barat
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Papua
                                                                               8      0,08%                      13    2,50%
                                                                                                                                                                                                       19     1,94%
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   8       0,44%                  13     2,57%
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                         19      1,95%
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            2224 Nusa
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Papua   Barat Timur
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       Tenggara
                                                                                                                                                       27       0,34%                                                                                                                                                                                                                         27     0,34%
                                                 32      2,06%                                                                                                          29      0,48%                                                                                                    32  2,13%                                                                                                       29      0,48%                                                                      2325 Papua
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Riau
                                  3         1,38%                                                                                                                                                                                                                                 3    1,38%
                                                                                                                                                           27    0,34%                                                                                                                                                                                                                    27        0,34%
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            2426 Papua  BaratBarat
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Sulawesi
                                       3      1,38%                                                                                                                                                                                                                               3    1,38% 18                                                                                                                                                                                             2527 Riau
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Sulawesi Selatan
                                                  18         1,63%                                                                                                                                                                                                                                  1,67%
                                                                                                                                                                                                                                    23   0,23%                                                                                                                                                                                                                               23     0,36%   2628 Sulawesi
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   SulawesiBarat
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             Tengah
                                                        18       1,63%                                                                                                                                                                                                                         18   1,67%                                                                                                                                                                                   2729 Sulawesi
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   SulawesiSelatan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             Tenggara
                                                             2       0,39%             4     0,05%                                                                                                                                  23   0,23%                                                        2   0,39%                4         0,15%                                                                                                                           23       0,36%     2830 Sulawesi  Tengah
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Sulawesi  Utara
                                                                                                 10 0,05%                                21      0,01%          22      0,01%                                                                                                                                                                10        0,07%                 21     0,02%            22      0,02%                                                                          29 31Sulawesi  Tenggara
                                                                  2        0,39%           4   0,05%                                                                                                                                                                                                   2        0,39%         4         0,15%                                                                                                                                                      Sumatera    Barat
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            3032 Sulawesi
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   SumateraUtara
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               Selatan
                                                                                                   10 0,05%                               21      0,01%          22        0,01%                                                                                                                                                            10         0,07%                21     0,02%            22      0,02%                                                                           31 33Sumatera   Barat
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Sumatera Utara
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            32 Sumatera Selatan
     0,0%                                                                   4,0%                                                                                                                                                                    0,0%                                                            4,0%
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            33 Sumatera Utara
         0,0%                                                                  4,0%                                                                                                                                                                 0,0%                                                           4,0%

https://ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/info-terkini/Documents/Pages/Climate-Risk-Management-and-Scenario-Analysis-CRMS/Buku%202_Panduan%20Teknis%20CRMS%20OJK%202024.pdf
https://ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/info-terkini/Documents/Pages/Climate-Risk-Management-and-Scenario-Analysis-CRMS/Buku%205_Data%20Bencana%20CRMS%20OJK%202024%20%281%29.pd
   https://ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/info-terkini/Documents/Pages/Climate-Risk-Management-and-Scenario-Analysis-CRMS/Buku%202_Panduan%20Teknis%20CRMS%20OJK%202024.pdf
   https://ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/info-terkini/Documents/Pages/Climate-Risk-Management-and-Scenario-Analysis-CRMS/Buku%205_Data%20Bencana%20CRMS%20OJK%202024%20%281%29.pd
Page 39
                                                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      39



     PENGANTAR                                 TOPIK MATERIAL               TOPIK UMUM                         LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui            Pelayanan Prima       Penguatan Inklusi dan    Keandalan             Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan         kepada Nasabah        Literasi Keuangan        Keamanan Siber        Perusahaan yang Baik



Strategi
Highlight Area Banjir pada Operasional BRI                                                                            BRI juga telah melakukan penilaian terhadap kantor cabang di luar negeri yang terpapar banjir.
Berdasarkan karakteristik geografisnya, Indonesia memiliki risiko tinggi terhadap banjir, yang                                                Low Emission Scenario                    High Emission Scenario
                                                                                                                           New York
dipengaruhi oleh cuaca ekstrem dan kenaikan permukaan laut. Risiko ini dapat memengaruhi operasional
BRI, termasuk gangguan akses ke kantor cabang dan potensi kerusakan fisik pada infrastruktur. Analisis
menunjukkan bahwa Jakarta menyumbang sekitar 25% dari total proyeksi biaya perubahan iklim di
tingkat nasional. Kota ini sangat rentan terhadap banjir, baik akibat genangan dari kenaikan permukaan
laut maupun peningkatan curah hujan. Meskipun kantor pusat dan pusat data BRI terletak di Jakarta
Pusat dan Jakarta Selatan, risiko langsung terhadap aset-aset tersebut relatif kecil. Namun demikian,                                         Low Emission Scenario                    High Emission Scenario
gangguan pada operasional BRI masih dapat terjadi di 3,7% dari kantor cabang di daerah pesisir, dengan                     Hongkong
sebagian besar di antaranya terletak di kota Surabaya. Peta ini menyoroti provinsi dan kabupaten/kota
yang terpapar risiko banjir tinggi.



                               Low Emission Scenario | High Emission Scenario
                                                                                                                                              Low Emission Scenario                     High Emission Scenario
                                                                                                                           Singapura
                                                                                                    SSP5-8.5




                                                                                                                                              Low Emission Scenario                    High Emission Scenario
                                                                                                                           Cayman




                                                                                                                                              Low Emission Scenario                     High Emission Scenario
                                                                                                                           Timor Leste
                                    SSP1-2.6                                  SSP2-4.5




                                                                                                                                              Low Emission Scenario                    High Emission Scenario
                                                                                                                          Taiwan
Page 40
                                                                                                                Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   40



      PENGANTAR                         TOPIK MATERIAL                TOPIK UMUM                       LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui        Pelayanan Prima     Penguatan Inklusi dan   Keandalan            Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan     kepada Nasabah      Literasi Keuangan       Keamanan Siber       Perusahaan yang Baik



Strategi
Hasil Climate Risk Stress Test [FN-CB-550a.2]
BRI melakukan analisis dampak perubahan iklim hingga tahun 2050 berdasarkan aset pada akhir tahun
2024 serta menjadi salah satu rujukan dalam perencanaan kecukupan modal, strategi jangka panjang
perusahaan, dan aktivitas bisnis lainnya. BRI memperkirakan dampak kredit macet pada 100% portofolio
yang memiliki data emisi karbon dan memperkirakan portofolio yang tidak memiliki data emisi karbon
melalui estimasi pada informasi keuangan perusahaan dan informasi spesifik industri.
BRI melakukan pemodelan keuangan di tingkat debitur untuk mengukur dampak dan jalur transmisi
dari faktor stres terkait iklim mikro dan makro terhadap laporan keuangan debitur. Laporan keuangan
tersebut akan menjadi dasar untuk menghitung peluang gagal bayar (stressed probability of default),
yang kemudian akan mempengaruhi peringkat kredit (stressed credit rating). Komponen-komponen
yang mengalami stress ini akan digunakan untuk menentukan Perkiraan Cadangan Kerugian Penurunan
Nilai (CKPN) tertekan.
Berdasarkan perhitungan, peluang gagal bayar akan terus meningkat hingga tahun 2030 dengan
skenario current policies dan sedikit sesudah 2030 hingga tahun 2050. Pada skenario delayed
transition, peluang gagal bayar serupa dengan skenario current policies hingga tahun 2030 namun
terus meningkat sampai 2050 akibat peningkatan pembangunan fasilitas dan biaya karbon yang terjadi
karena menguatnya penegakan kebijakan pengurangan GRK. Pada skenario Net Zero Emission, biaya
terus meningkat karena kebijakan pengurangan GRK diberlakukan sejak awal, yang mengakibatkan
peningkatan peluang gagal bayar yang lebih besar namun diperkirakan akan terus menurun setelah
tahun 2040.
Untuk memperkirakan Kerugian Akibat Gagal Bayar (Loss Given Default/LGD), BRI mengintegrasikan
penilaian kerusakan regional dari fungsi dampak OJK terkait risiko banjir dan kebakaran hutan, serta
memasukkan skenario forward-looking berdasarkan Representative Concentration Pathway (RCP).
Fungsi dampak tersebut menerjemahkan kerusakan fisik menjadi pengaruh terhadap nilai agunan,
yang kemudian dikombinasikan dengan skenario forward-looking RCP dalam perhitungan LGD.
Berdasarkan estimasi, kenaikan LGD per provinsi berada pada kisaran 0,02% hingga 2,65% untuk risiko
banjir dan kebakaran hutan.
Perkiraan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai dan Rasio Kecukupan Modal
Hasil estimasi CKPN untuk setiap skenario menunjukkan bahwa pada skenario Net Zero 2050, rasio CKPN
diproyeksikan meningkat sebesar 1,34% - 1,61% merupakan kenaikan tertinggi dibandingkan skenario
lainnya. BRI juga menghitung rasio kecukupan modal dengan mempertimbangkan peningkatan CKPN
untuk setiap skenario. Analisis ini menunjukkan bahwa dalam Skenario Net Zero 2050, rasio kecukupan
modal akan turun sebesar 0,63% hingga 0,91%, yang merupakan penurunan terbesar dibandingkan
dengan skenario lainnya.
Page 41
                                                                                                                    Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   41



     PENGANTAR                         TOPIK MATERIAL                    TOPIK UMUM                       LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui      Pelayanan Prima          Penguatan Inklusi dan    Keandalan           Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan   kepada Nasabah           Literasi Keuangan        Keamanan Siber      Perusahaan yang Baik



Strategi
Strategi BRI dalam Mengelola Risiko Iklim Melalui Penerapan Sustainable Finance [E.2] [E.4]

BRI menerapkan metode Climate Risk Management and Scenario Analysis (CRMS) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
serta model risiko internal untuk melakukan Climate Risk Stress Testing yang hasilnya telah dilaporkan kepada Komite
ESG. Skenario ini mendorong komitmen Net Zero Emission dalam seluruh kegiatan operasional perusahaan sebagai
prioritas utama BRI. Komitmen ini diwujudkan melalui pengurangan jejak karbon melalui efisiensi energi, pemanfaatan
energi terbarukan, dan pengimbangan emisi sisa. BRI menargetkan pencapaian Net Zero Emission di seluruh kegiatan
operasional pada tahun 2050. [FN-CB-550a.2]
Transparansi dalam aktivitas terkait iklim merupakan elemen krusial untuk membangun kepercayaan dengan
pemangku kepentingan. Untuk mewujudkannya, BRI mematuhi standar pengungkapan internasional yang diakui,
termasuk IFRS-S Disclosure. Pengungkapan ini memastikan bahwa BRI memberikan informasi yang jelas dan
komprehensif mengenai strategi, risiko, serta kinerja terkait iklim kepada pemangku kepentingan. [E.4]
Direksi dan manajemen senior BRI terus mengawasi pengelolaan dan pemantauan keberlanjutan, baik dalam
perumusan strategi maupun pengambilan keputusan. Tugas ini mencakup evaluasi risiko ESG di seluruh portofolio
pinjaman serta implementasi rekomendasi dari berbagai standar internasional. Meskipun telah mencapai kemajuan
signifikan terhadap target yang ditetapkan, tantangan tetap ada dan perlu diatasi. Ke depan, BRI berkomitmen
untuk meningkatkan kinerja di semua faktor ESG yang material, mencapai target yang telah ditetapkan, dan
mengembangkan praktik yang sesuai dengan kebutuhan masa depan.
BRI terus berkomitmen mendorong pembangunan berkelanjutan melalui kegiatan pembiayaan seperti pemberian
pinjaman, investasi, dan produk keuangan lainnya yang mendukung proyek-proyek dan inisiatif ramah lingkungan.
Solusi pembiayaan berkelanjutan ini berfokus pada produk-produk pembiayaan yang bertanggung jawab serta
peningkatan portofolio energi terbarukan, efisiensi energi, pertanian berkelanjutan, dan sektor-sektor lain yang yang
berkontribusi terhadap kelestarian lingkungan hidup. BRI juga menerbitkan kebijakan pembiayaan terhadap sektor
dengan emisi tinggi, antara lain melalui kebijakan pembiayaan subsektor Kelapa Sawit Berkelanjutan, Pulp & Paper,
Batu Bara, dan Kebijakan Pembiayaan Minyak dan Gas Bumi.
Bagian dari komitmen tersebut adalah meningkatkan kapasitas internal organisasi dan keterlibatan dengan pemangku
kepentingan terkait perubahan iklim. Berbagai inisiatif telah dilakukan, seperti pelatihan dan penyediaan sumber daya
untuk pekerja, keterlibatan dengan nasabah dan mitra dalam isu keberlanjutan, serta partisipasi dalam inisiatif industri
untuk mendorong aksi iklim. Selain itu, BRI mendukung nasabah dan mitra yang belum memiliki data emisi dengan
membantu mereka mengukur dan mengungkapkan emisi secara transparan. [E.2] [E.4]
Mengatasi perubahan iklim memerlukan aksi kolektif. Oleh karena itu, BRI berkomitmen untuk berkolaborasi dan
bermitra dengan berbagai pihak dalam mendorong perubahan sistemik. Keberhasilan BRI tidak hanya ditentukan
oleh keberhasilan mengelola pemangku kepentingan, tetapi juga oleh keberlanjutan planet ini. Dengan menjadikan
isu perubahan iklim sebagai prioritas utama, BRI berupaya membangun ketahanan, memastikan relevansi, dan
menciptakan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi semua pemangku kepentingan.
Page 42
                                                                                                                          Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                                                           42



     PENGANTAR                        TOPIK MATERIAL                     TOPIK UMUM                       LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui      Pelayanan Prima         Penguatan Inklusi dan        Keandalan        Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan   kepada Nasabah          Literasi Keuangan            Keamanan Siber   Perusahaan yang Baik



Manajemen Risiko
Kerangka Kerja Manajemen Risiko                                                                                                                                                            Dewan Komisaris dan Direksi

Seiring proses evolusi bisnisnya, BRI telah memberikan prioritas pada keterlibatan pemangku
                                                                                                                                                                                              Pilar Manajemen Risiko
kepentingan, dengan aktif mencari masukan dari nasabah, investor, regulator, dan pakar industri.
                                                                                                                                                                                                                     Kecukupan proses
                                                                                                                                                                                Kecukupan Kebijakan,
Keterlibatan ini telah memungkinkan BRI untuk lebih memahami harapan pemangku kepentingan                                                Supervisi aktif Direksi
                                                                                                                                         dan Dewan Komisaris                   Prosedur, dan Penetapan
                                                                                                                                                                                      Batasan
                                                                                                                                                                                                                    Manajemen Risiko dan
                                                                                                                                                                                                                      Sistem Informasi
                                                                                                                                                                                                                                                       Kecukupan Pengendalian
                                                                                                                                                                                                                                                              Internal
                                                                                                                                                                                                                     Manajemen Risiko
dan menggabungkan beragam perspektif ke dalam pendekatan manajemen risiko. Integrasi risiko
terkait iklim ke dalam praktik manajemen risiko BRI menunjukkan komitmen untuk perbankan yang
bertanggung jawab dan keuangan berkelanjutan. Dengan mengelola risiko iklim secara efektif, BRI                             Komite Dewan Komisaris                                                                                               UKO & SKMR
                                                                                                                                                                                       Komite Direksi                                     Identifikasi Pengukuran,         Assurance Independen
bertujuan untuk meningkatkan ketangguhannya, melindungi kepentingan pemangku kepentingan, dan                                  Fungsi Pengawasan
                                                                                                                                                                                                                                         Pengawasan, Pengendalian

berkontribusi pada upaya global dalam mitigasi perubahan iklim. Perjalanan ini yang terus berlanjut                            Komite Pengawasan                    Komite Manajemen Risiko dan ESG
                                                                                                                                                                                                               Komite Kebijakan
                                                                                                                                Manajemen Risiko                                                                 Perkreditan                   Business Risk Taking
mencerminkan dedikasi BRI untuk terus meningkatkan kerangka manajemen risikonya dan tetap                                                                          Risiko Kredit       Risiko Strategis




                                                                                                               BRI
                                                                                                                                                                                      Risiko Kepatuhan                                       Risk Analytics & Control
berada di garis depan praktik perbankan berkelanjutan. Analisis skenario bisa dianggap sebagai langkah                         Komite Tata Kelola
                                                                                                                                                                   Risiko Pasar
                                                                                                                                                                                       Risiko Reputasi          Komite Kredit
                                                                                                                                                                                                                                                                                           Unit Audit
                                                                                                                                                                                                                                                                                            Internal
                                                                                                                                 Terintegrasi                                                                                                       Operation
pertama dalam memahami dampak risiko terkait iklim yang relevan terhadap operasional dan portofolio                                                           Risiko Likuiditas
                                                                                                                                                                                      Risiko Intragroup

investasi BRI. Hasilnya digunakan sebagai dasar untuk memahami risiko dan dampak potensial dari                                   Komite Audit
                                                                                                                                                             Risiko Operasional
                                                                                                                                                                                       Risiko Asuransi          Komite Risiko
                                                                                                                                                                                                                 Terintegrasi
                                                                                                                                                                                                                                             Information Systems MR
                                                                                                                                                               Risiko Hukum
risiko terkait iklim yang relevan.                                                                                                                                                  Risiko Perubahan Iklim




                                                                                                             Perusahaan
                                                                                                                             Subsidiary’s Board of                                                    Direktur yang bertanggung jawab atas                                      Unit Audit Internal




                                                                                                                Anak
                                                                                                                               Commissioners                                                             Manajemen Risiko Subsidiaries                                          Anak Perusahaan
                                      Kapasitas Risiko Tingkat Risiko
                                                              Maksimum                                                                                                                                               SKMR Anak Perusahaan



                                      Toleransi Risiko                                                                                           Integrasi Risiko Terkait Iklim ke Dalam Sistem Manajemen Risiko Perusahaan


                                                                                                                                                                                                Kredit                                              Strategis
                                        Risk Appetite             RAS =
                                                                                                                                                                                                                                                   Kepatuhan




                                                                                                                                                                                                                                                                                                  Risk Tolerance
                                                                  Risiko                                                                                                                        Pasar




                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Risk Capacity
                                                                                                                                                                                                                                                                                  Risk Appetite
                                                                Kejatuhan,                                                   Profil Risiko Iklim                                             Likuiditas                                             Reputasi
                                                                 Pesimis
                                        Profil Risiko                                                                                                                                       Operasional                                            Intragroup
                                         Saat Ini/                                                                                                                                             Hukum                                                 Asuransi
                                          Tujuan Profil Risiko/
                                                          RKAP ≈
                                                          Normal,                                                                                                                                                                 Loan Portofolio Guideline
                                                      Bisnis-as-usual
                                                                                                                          Kebijakan Risiko Iklim                                                                           Kebijakan Pembiayaan Sub-Sektor

                                                                                                                                                                                                                                       Exclusion List

                                                                            RAS ≠
                                                                         Target Bisnis                                                                                                                                      Prosedur Persetujuan Kredit
                                                                                                                            Review Risiko Iklim
                                                                                                                                                                                                                    Review, Pemantauan, dan Evaluasi Kredit
Page 43
                                                                                                                Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.          43



      PENGANTAR                         TOPIK MATERIAL               TOPIK UMUM                       LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui       Pelayanan Prima     Penguatan Inklusi dan   Keandalan            Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan    kepada Nasabah      Literasi Keuangan       Keamanan Siber       Perusahaan yang Baik



Manajemen Risiko
Integrasi Risiko Terkait Iklim
BRI melakukan evaluasi terhadap risiko dan
                                                         Jenis Profil Risiko     Jenis Risiko Iklim                                 Pemicu                                              Aktivitas Mitigasi
peluang yang ditimbulkan oleh perubahan
iklim bagi operasional bisnis. Selama tahap                                                           • Harga karbon                                                 • Melakukan pelibatan dengan portofolio untuk mendorong
identifikasi dan respons terhadap manajemen                                      Kebijakan & Hukum    • Strategi nasional dekarbonisasi                                penerapan kebijakan dan hukum terkait harga karbon,
                                                                                                      • Kewajiban pengungkapan terkait iklim                           strategi dekarbonisasi, dan pengungkapan iklim
risiko terkait iklim, BRI tidak hanya menyoroti
                                                            Risiko Kredit                             • Peningkatan permintaan pasar untuk produk yang lebih ramah   • Memberikan saran kepada portofolio untuk beralih ke
potensi ancaman tetapi juga mengakui                                                                    lingkungan
                                                                                       Pasar                                                                           infrastruktur hijau
peluang yang terkait dengan perubahan iklim.                                                          • Perubahan perilaku pelanggan                                 • Mengembangkan produk dan layanan perbankan hijau
Pendekatan ini menempatkan perubahan iklim                                                            • Permintaan pasar untuk pembiayaan hijau

bukan hanya sebagai krisis, tetapi juga sebagai                                                       • Penetapan harga karbon                                       • Melaksanakan secara aktif strategi netralitas karbon BRI
                                                                                 Kebijakan & Hukum    • Strategi nasional dekarbonisasi                              • Memperkuat penerapan standar global dalam kerangka
titik balik transformatif untuk membina usaha                                                         • Kewajiban pengungkapan terkait iklim                           respons terhadap perubahan iklim
baru dan mencapai pertumbuhan yang lebih                 Risiko Kepatuhan
baik.                                                                                  Pasar          • Permintaan pasar untuk keuangan berkelanjutan                • Mengembangkan produk dan layanan perbankan
                                                                                                                                                                       berkelanjutan sesuai dengan regulasi
Untuk menilai risiko dan peluang perubahan
                                                                                 Kebijakan & Hukum    • Strategi nasional untuk dekarbonisasi                        • Merevitalisasi strategi dan implementasi yang memenuhi
iklim, BRI mengkategorikan dampak dan durasi                                                                                                                           kebutuhan pemangku kepentingan
setiap risiko untuk mengukur urgensi respon                                                           • Peningkatan permintaan pasar untuk produk yang lebih ramah   • Memperkuat kepercayaan pelanggan dan investor dengan
                                                                                       Pasar                                                                           memperkuat manajemen lingkungan
yang diperlukan. Ini melibatkan pemberian                 Risiko Reputasi                               lingkungan
                                                                                                                                                                     • Mengungkapkan isu perubahan iklim melalui laporan TCFD
klasifikasi tinggi, sedang, atau rendah untuk                                                         • Risiko kehilangan kepercayaan dan keyakinan investor           dan SR
                                                                                      Reputasi        • Peluang untuk meningkatkan reputasi dan nilai merek
dampak pada Inisiatif Ketahanan Bisnis BRI,
serta klasifikasi jangka pendek, menengah,                                                                                                                           • Memperluas investasi terkait teknologi beremisi karbon
                                                                                     Teknologi        • Peningkatan permintaan teknologi rendah karbon                 rendah
atau panjang untuk durasi setiap risiko yang                                                                                                                         • Memantau tren teknologi beremisi karbon rendah dan riset
diidentifikasi. BRI mengatasi setiap risiko secara
                                                                                       Pasar          • Peningkatan adopsi energi terbarukan                         • Mengubah penggunaan ke energi terbarukan
komprehensif dengan menyusun respons
sesuai dengan key driver yang teridentifikasi            Risiko Operasional                           • Gelombang panas                                              • Membentuk Business Continuity Plan (BCP)
                                                                                       Akut           • Banjir                                                       • Melaksanakan mock exercise dan simulasi evakuasi darurat
berkaitan dengan setiap risiko potensial.                                                             • Siklon tropis                                                • Mengembangkan strategi respons terhadap perubahan
                                                                                                      • Kebakaran hutan                                                iklim sesuai dengan analisis skenario risiko fisik
                                                                                                      • Kenaikan suhu
                                                                                      Kronis          • Kenaikan permukaan laut
                                                                                                      • Stres air
                                                                                                      • Peningkatan permintaan pasar untuk produk lebih hijau        • Identifikasi risiko ESG dalam produk dan layanan
                                                          Risiko Strategik             Pasar          • Perubahan perilaku pelanggan                                 • Memperbarui komposisi produk dan layanan berkelanjutan
                                                                                                      • Permintaan pasar untuk keuangan berkelanjutan
Page 44
                                                                                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                               44



              PENGANTAR                              TOPIK MATERIAL                                TOPIK UMUM                                  LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui                    Pelayanan Prima                  Penguatan Inklusi dan             Keandalan                 Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan                 kepada Nasabah                   Literasi Keuangan                 Keamanan Siber            Perusahaan yang Baik



Manajemen Risiko
Penilaian Risiko Iklim                                                                                                                                Sebagian besar unit kerja BRI, yaitu 7.559 unit kerja dengan total 453 kantor cabang, termasuk kantor
                                                                                                                                                      pusat dan dua pusat data, terletak di Indonesia. Analisis difokuskan pada dampak terhadap operasional
BRI melakukan penilaian risiko material berdasarkan tingkat keparahan dampak dan kemungkinan risiko
                                                                                                                                                      BRI di Indonesia karena dampak risikonya yang memiliki efek terbesar pada operasional BRI. Dalam
terjadi untuk menyimpulkan tingkat risiko bagi risiko terkait iklim yang material terhadap operasional.
                                                                                                                                                      analisis ini, risiko fisik menggambarkan risiko yang diidentifikasi dalam skenario emisi tinggi sementara
                                                                                                                                                      risiko transisi menggambarkan risiko yang diidentifikasi dalam skenario selaras dengan 2°C. Risiko fisik
                               Tingkat Keparahan × Kemungkinan = Tingkat Risiko                                                                       dalam skenario emisi rendah dianggap rendah, sedangkan risiko transisi dalam skenario emisi tinggi
                                                                                                                                                      dianggap tidak relevan karena diperkirakan bahwa kebijakan atau risiko terkait transisi rendah karbon
                                                                                                                                                      akan tidak relevan dalam ekonomi yang didorong oleh bahan bakar fosil.
                          Keparahan
                          Tingkat dampak yang secara langsung atau tidak langsung memengaruhi                                                                                                                                    Tingkat Risiko per Skenario                                  Tren
                                                                                                                                                       Risiko                    Uraian Skenario                                                                          Periode
                          kinerja operasional atau kondisi keuangan BRI.                                                                                                                                                      Emisi Rendah           Emisi Tinggi                             Risiko

                                                                                                                                                                     Kebijakan   Harga karbon                                     Tinggi                  N/A               M-L                 +
                                                                                                                                                                     dan Hukum
                                                                                                                                                                                 Strategi dekarbonisasi nasional                  Tinggi                  N/A               S-M                 -
                          Kemungkinan
                          Frekuensi risiko yang memengaruhi kinerja operasional atau kondisi keuangan BRI.                                                                       Kewajiban pengungkapan terkait iklim
                                                                                                                                                                                                                                 Sedang                   N/A               S-M                 -

                                                                                                                                                                     Teknologi   Meningkatnya permintaan akan
                                                                                                                                                                                                                                 Rendah                   N/A               M-L                 +
                                                                                                                                                                                 teknologi rendah karbon
                                                                                                                                                       Risiko
  Keparahan




                                                                                                                                                                     Pasar       Meningkatnya penggunaan energi
                                                                                                                                                       Transisi                                                                  Rendah                   N/A               M-L                 =
                                                                                                                             Tinggi                                              terbarukan
                                                                                                                                                                                 Meningkatnya permintaan pasar untuk
                                                                                                                                                                                 produk yang lebih ramah lingkungan              Rendah                   N/A               S-M                 =
                                                                                       Sedang
                                                                                                                                                                                 Perubahan perilaku nasabah                      Rendah                  Rendah             M-L                 =

              Rendah                                                                                                                                                             Permintaan pasar terhadap keuangan
                                                                                                                                                                                                                                 Sedang                  Rendah             M-L                 +
                                                                                                                                                                                 hijau
                                                                                                                                                                     Akut        Gelombang panas                                 Rendah                  Tinggi             M-L                 =
                                                               Kemungkinan

                                                                                                                                                                                 Banjir                                          Rendah                  Tinggi             M-L                 +
              Tingkat Risiko        Penjelasan
                                                                                                                                                                                 Siklon tropis                                   Rendah                  Sedang               S                 +
                                     Risiko yang dinilai dengan tingkat risiko tinggi merujuk pada risiko yang diperkirakan akan menimbulkan
                 Tinggi              dampak negatif jangka panjang pada operasional dan strategi bisnis BRI yang menyebabkan
                                     perubahan arah atau strategi bisnis.                                                                              Risiko                    Kebakaran hutan                                 Rendah                  Rendah               S                 =
                                                                                                                                                       Fisik
                                     Risiko yang dinilai dengan tingkat risiko sedang merujuk pada risiko yang akan menimbulkan dampak                               Kronis      Kenaikan suhu                                   Rendah                  Tinggi               L                 =
                 Sedang              jangka panjang pada operasional dan strategi bisnis BRI yang memerlukan tindakan yang dapat diambil
                                     dalam kerangka operasional dan strategi bisnis yang sudah ada.                                                                              Kenaikan permukaan laut                         Rendah                  Tinggi               L                 =
                                     Risiko yang dinilai dengan tingkat risiko rendah merujuk pada risiko yang diperkirakan akan
                                                                                                                                                                                 Tekanan air                                     Rendah                  Sedang               L                 +
                                     menimbulkan dampak jangka pendek pada operasional BRI yang memerlukan tindakan sekali waktu
                 Rendah              untuk beradaptasi dengan model operasional yang sudah ada atau pemantauan risiko yang
                                     berkelanjutan.                                                                                                             Jangka Waktu       S   Kurang dari 5 Tahun              M   5-10 Tahun                              L   Lebih dari 10 Tahun

                                                                                                                                                                Tren Risiko        -   Menurun seiring waktu            =   Tetap stabil seiring waktu              +   Meningkat seiring waktu
Page 45
                                                                                                                   Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   45



     PENGANTAR                        TOPIK MATERIAL                    TOPIK UMUM                        LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui      Pelayanan Prima         Penguatan Inklusi dan   Keandalan             Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan   kepada Nasabah          Literasi Keuangan       Keamanan Siber        Perusahaan yang Baik



Manajemen Risiko
Kebijakan Pembiayaan yang Bertanggung Jawab [GRI 201-2] [GRI G4 FS2] [FN-CB-410a.2]
BRI menyadari bahwa kegiatan utama bisnis Perseroan adalah pemberian pinjaman kepada nasabah,
yang berpotensi memengaruhi lingkungan dan masyarakat, baik secara langsung maupun tidak
langsung. Oleh karena itu, BRI menerapkan analisis faktor ESG saat pengajuan kredit oleh nasabah dan
melakukan analisis tersebut pada pengajuan fasilitas untuk seluruh jenis pembiayaan di BRI, seperti
pembiayaan untuk tujuan umum (contohnya KMK) dan pembiayaan berbasis proyek. Hal ini dilakukan
untuk mengukur risiko aktivitas bisnis nasabah terkait aspek ESG dan keberlanjutan berdasarkan
kapasitas, komitmen, dan rekam jejak nasabah.

1   Aspek Lingkungan
    Dalam rangka melakukan mitigasi risiko lingkungan yang muncul dari pembiayaan, seperti risiko
    biodiversitas, risiko emisi gas rumah kaca, dan risiko bencana alam, BRI menerapkan persyaratan
    berupa dokumen perizinan lingkungan, Peringkat PROPER, standar industri hijau, pengelolaan
    limbah, emisi GRK, pelindungan area prioritas, serta dokumen sertifikasi lingkungan spesifik sesuai
    sektor.
2   Aspek Sosial
    Penerapan mitigasi risiko sosial pada pembiayaan dilakukan antara lain dengan analisis manajemen
    nasabah, keterlibatan dalam insiden kerja paksa, eksploitasi anak, pelanggaran hak asasi manusia,
    interaksi dengan masyarakat lokal dan adat, hak-hak buruh, serta kebijakan dan implementasi
    terkait kesehatan dan keselamatan.
3   Aspek Tata Kelola
    Tata Kelola Perusahaan yang baik merupakan bentuk kepatuhan BRI pada regulator dan
    implementasi Good Corporate Governance. Pengelolaan risiko tata Kelola pada pembiayaan BRI
    diimplementasikan antara lain dengan pengecekan keterlibatan dalam insiden korupsi, gratifikasi,
    dan pencucian uang.
Page 46
                                                                                                                                                     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   46



       PENGANTAR                                     TOPIK MATERIAL                               TOPIK UMUM                                LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui                    Pelayanan Prima                  Penguatan Inklusi dan           Keandalan                Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan                 kepada Nasabah                   Literasi Keuangan               Keamanan Siber           Perusahaan yang Baik



Manajemen Risiko
Dalam penyaluran kredit, BRI mengacu pada Loan Portfolio Guidelines (LPG). LPG berlaku untuk                                                       Kebijakan Daftar Sektor Negatif atau Dikecualikan (Negative atau Exclusion List)
seluruh jenis pembiayaan di BRI, seperti pembiayaan untuk tujuan umum (contohnya KMK) dan                                                          BRI berkomitmen untuk menghindari eksposur pada sektor-sektor tertentu, termasuk namun tidak
pembiayaan berbasis proyek, dengan menetapkan persyaratan kredit, termasuk penggunaan daftar                                                       terbatas pada:
periksa (checklist) terkait aspek ESG. Aspek ESG menjadi salah satu aspek dalam know your customer
                                                                                                                                                   l Budidaya dan perindustrian narkotika golongan 1, seperti ganja, heroin, kokain, morfin, dan opium;
(KYC) yang mengonfirmasi apakah calon debitur memiliki isu terkait lingkungan, sosial, hukum, atau
litigasi. Hasil dari proses KYC dituangkan dalam dokumen Memorandum Analisis Bisnis (MAB). Dalam                                                   l Industri pembuatan senjata kimia;
LPG diatur juga terkait sector classification (SC), sector acceptance criteria (SAC), dan sector limit.                                            l Industri bahan kimia industri dan industri bahan kimia perusak lapisan ozon;
                                                                                                                                                   l Industri minuman keras mengandung alkohol dan mengandung malt;
                                                   Prosedur Persetujuan Kredit
                                                                                                                                                   l Perjudian dan/atau kasino;
                                                                                                                                                   l Perdagangan hewan dan biota laut yang dilindungi;
                                                                                                                                                   l Penebangan ilegal; dan
                                                                                                                                                   l Sektor-sektor lain sebagaimana diatur oleh hukum/peraturan yang berlaku.
    Marketing                               Hukum dan                             Uji Kepatuhan                      Manajemen Risiko
                                            Kepatuhan                                                                                              BRI juga telah menyesuaikan kebijakan pemberian kredit untuk sektor-sektor industri hijau sejalan
 Mengidentifikasi dan                                                                                                     Memantau
 mempertimbangkan                              Meninjau                          Memastikan putusan                     portofolio kredit          dengan penerapan Keuangan Berkelanjutan, terutama terkait dengan Kategori Kegiatan Usaha
kelayakan bisnis calon                      kepatuhan dari                       kredit sesuai dengan                          [FS2]


                                                                                  ketentuan internal                                               Berkelanjutan.
 debitur termasuk isu                        calon debitur
                                                                                    dan eksternal
     terkait ESG
                                                                                    yang berlaku.




                         Analisis Kredit                      Komite Kredit                              Unit Kerja
                                                                                                        Operasional
                            Mengelola                        Proses Persetujuan
                          kredit dengan                       sesuai wewenang                            Melakukan
                         memperhatikan                        yang berlaku.
                                                                         [FS2]                          pengawasan
                          faktor ESG.
                                    [FS2]                                                             dan memeriksa
                                                                                                        kelengkapan
                                                                                                    dokumen terkait ESG
                                                                                                     sesuai syarat yang
                                                                                                    diberikan oleh analis
Page 47
                                                                                                                                 Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   47



      PENGANTAR                               TOPIK MATERIAL                          TOPIK UMUM                      LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui             Pelayanan Prima              Penguatan Inklusi dan        Keandalan        Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan          kepada Nasabah               Literasi Keuangan            Keamanan Siber   Perusahaan yang Baik



Manajemen Risiko
Kebijakan Pembiayaan Sub Sektor [F.9] [F.10] [GRI G4 FS1] [GRI G4 FS2] [GRI G4 FS3] [FN-CB-410a.2]
BRI mengadopsi kebijakan eksternal yang berbasis ESG sebagai bentuk dukungan dalam mewujudkan                                l    Kebijakan Pembiayaan Sektor Minyak dan Gas
keuangan berkelanjutan. Hal ini diwujudkan dengan melakukan analisis risiko ESG pada kebijakan sub                                Kebijakan pembiayaan sektor minyak dan gas mendorong nasabah untuk dapat menerapkan
sektor yang diterbitkan. Dalam upaya pelestarian lingkungan, termasuk pencegahan deforestasi,                                     manajemen energi pada perusahaan yang masuk dalam kriteria eksploitasi, pengadaan dan
pelindungan keanekaragaman hayati, dan pencegahan eksploitasi manusia, saat ini BRI memiliki                                      pengguna energi tertentu sesuai dengan peraturan pemerintah nomor 33 tahun 2023 tentang
kebijakan sub sektor spesifik berlaku baik untuk jenis pinjaman dengan pembiayaan untuk tujuan umum                               konservasi energi. BRI berkomitmen untuk tidak melakukan pembiayaan pada subsektor minyak
(contohnya KMK) dan pembiayaan berbasis proyek.                                                                                   dan gas bumi non-konvensional (tar sand, shale oil and gas, arctic oil and gas, dan ultra deep water
Kebijakan pembiayaan sub sektor ditetapkan BRI untuk mengatur screening pembiayaan nasabah                                        oil and gas).
segmen menengah dan korporasi menurut risiko lingkungan, sosial, tata kelola, dan risiko spesifik di                         l    Kebijakan Pembiayaan Sektor Batubara
masing-masing industri. Adapun kebijakan pembiayaan berbasis keberlanjutan sebagai berikut.
                                                                                                                                  Melalui kebijakan pembiayaan sektor batu bara, BRI menunjukkan keseriusan dalam menyalurkan
l   Kebijakan Pembiayaan Sektor Kelapa Sawit Berkelanjutan                                                                        pembiayaan berbasis keberlanjutan. Pada kebijakan pembiayaan sektor ini BRI menekankan
    Kebijakan pembiayaan sektor kelapa sawit yang berkelanjutan diatur melalui SE Nomor 61-                                       pengelolaan lingkungan yang diwujudkan melalui pemenuhan jaminan pasca tambang.
    DIR/12/2022 yang berlaku untuk nasabah segmen menengah dan korporasi yang bergerak di
    bidang industri kelapa sawit. Kebijakan ini mencakup screening menurut risiko lingkungan, sosial,
    dan tata kelola. BRI mensyaratkan debitur dan calon debitur pada sektor kelapa sawit memiliki
    sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) atau Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO),
    atau setidaknya sudah terdaftar dalam proses sertifikasi ISPO.
    Persyaratan lainnya melibatkan kepatuhan pelindungan area prioritas keanekaragaman hayati,
    pengelolaan emisi gas rumah kaca, kepatuhan pada ketentuan produksi dan penggunaan bahan
    kimia, kepatuhan pengelolaan sumber daya seperti tanah dan air, penghormatan terhadap
    masyarakat lokal dan adat, penghormatan hak buruh, implementasi prosedur keselamatan
    dan kesehatan kerja (K3) yang memadai, serta ketentuan lain sesuai dengan yang diatur dalam
    kebijakan.
l   Kebijakan Pembiayaan Sektor Spesifik Pulp and Paper
    Kebijakan pembiayaan sektor pulp & paper yang berkelanjutan diatur melalui SE Nomor 61-
    DIR/12/2022 yang berlaku untuk nasabah segmen menengah dan korporasi yang bergerak di
    bidang industri pulp & paper. Kebijakan ini mendorong debitur untuk dapat menerapkan prinsip
    industri hijau, antara lain memastikan bahan baku kayu yang diolah berasal dari sumber legal yang
    dibuktikan melalui sertifikasi verifikasi legalitas kayu (SVLK/FSC/HCV/HCS/IFCC), tersedianya
    rencana dan program pengelolaan limbah dan emisi gas rumah kaca (AMDAL dan UKL/UPL),
    memiliki SOP yang jelas terkait pemasok bahan baku, menghormati hak komunitas setempat,
    mematuhi pemanfaatan hasil produk samping, dan mematuhi ketentuan lain sesuai yang diatur
    dalam kebijakan.
Page 48
                                                                                                               Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   48



     PENGANTAR                         TOPIK MATERIAL                TOPIK UMUM                       LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui      Pelayanan Prima      Penguatan Inklusi dan   Keandalan            Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan   kepada Nasabah       Literasi Keuangan       Keamanan Siber       Perusahaan yang Baik



Manajemen Risiko
Selain kebijakan di atas, BRI juga mempertimbangkan dan rutin memantau peringkat PROPER                      Nasabah dan hasil evaluasi digunakan untuk meninjau pembiayaan kepada debitur. BRI juga akan
nasabah. PROPER adalah program dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang                   mengambil pendekatan yang diperlukan, termasuk manajemen portofolio, kesesuaian dengan regulasi,
mengevaluasi kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan. Program ini khusus diterapkan untuk            dan pendekatan lainnya.
segmen korporasi, terutama industri tekstil dan sandang yang memiliki dampak lingkungan dalam                Hasil peninjauan secara berkala disampaikan melalui saluran internal BRI, sementara distribusi
operasional bisnisnya. Peringkat PROPER yang diterima adalah Emas, Hijau, dan Biru. PROPER Emas              pembiayaan dilaporkan setiap tahun sesuai dengan kerangka kerja. Laporan tahunan mencakup aset
mencerminkan pengelolaan lingkungan melebihi persyaratan dengan pembangunan masyarakat                       yang memenuhi syarat berdasarkan kategori proyek dan sisa saldo hasil yang belum didistribusikan.
berkelanjutan, PROPER Hijau menunjukkan pengelolaan lingkungan di atas persyaratan dengan adopsi             BRI belum melaksanakan audit khusus terkait penerapan kebijakan lingkungan dan sosial pada proses
sistem manajemen, sementara PROPER Biru menandakan upaya pengelolaan sesuai standar KLHK.                    pemberian kredit.
Sejak tahun 2015, pemberian kredit kepada nasabah di sektor perkebunan dan perhutanan telah selaras
dengan Moratorium Pembukaan Lahan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Oleh karena itu, BRI selalu
menjelaskan kepada setiap nasabah dari kedua sektor tersebut bahwa kredit yang diberikan tidak
dapat digunakan untuk membiayai pembukaan lahan baru. Divisi yang relevan senantiasa mengawasi
pelaksanaan ketentuan ini dan berkorespondensi dengan nasabah terkait apabila jika terdapat
pelanggaran


Sustainability-Linked Loan [F.26]
Sebagai bentuk dukungan BRI terhadap upaya nasabah dalam rangka menerapkan ESG, BRI
menerbitkan kebijakan pembiayaan khusus pada nasabah yang berkomitmen untuk menerapkan
prinsip keberlanjutan, yaitu Sustainability Linked Loan (SLL). Melalui SLL, BRI memberikan insentif
kepada nasabah yang berhasil mencapai target KPI keberlanjutan yang telah ditetapkan. Sebaliknya,
terdapat disinsentif bagi nasabah yang tidak mencapai KPI tersebut. SLL juga berfungsi sebagai
sarana bagi BRI untuk mempublikasikan langkah-langkah dan kemajuan dalam penerapan ESG kepada
pemangku kepentingan.


Peninjauan Ulang Pembiayaan [F.23] [GRI G4 FS3]
BRI terus meninjau setiap proyek yang mendapatkan pembiayaan. Berdasarkan Surat Keputusan
Direksi tentang Kebijakan Umum Perkreditan Bank (KPB), pengawasan dilakukan dengan meninjau
dokumen kredit yang disampaikan oleh debitur. Pemantauan dan evaluasi rutin dilakukan minimal satu
kali dalam setahun untuk memastikan penerapan prinsip keuangan berkelanjutan oleh nasabah. Salah
satu metode yang dilakukan adalah metode kunjungan (site visit). Jika peringkat PROPER nasabah
turun dari Biru ke Merah atau Hitam, BRI melakukan pemantauan dan korespondensi khusus untuk
mendukung pemulihan peringkat.
Apabila terdapat nasabah atau debitur yang belum memenuhi syarat ESG, BRI akan meminta
informasi dan melakukan tindak lanjut secara berkala. Observasi dan pengumpulan informasi terkait
teguran, pelanggaran, atau permasalahan terkait ESG juga akan dilakukan. BRI akan secara bertahap
memperbarui data kepatuhan ESG debitur. Informasi pemantauan dicatat dalam Laporan Kunjungan
Page 49
                                                                                                           Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                49



     PENGANTAR                        TOPIK MATERIAL                 TOPIK UMUM                   LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui      Pelayanan Prima      Penguatan Inklusi dan   Keandalan        Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan   kepada Nasabah       Literasi Keuangan       Keamanan Siber   Perusahaan yang Baik



Manajemen Risiko
Proses Manajemen Risiko Operasional - Terkait dengan Perubahan Iklim                                     Kerangka Kerja Manajemen Risiko Iklim dalam Keuangan Berkelanjutan
Proses manajemen risiko operasional dilakukan sesuai dengan tata kelola yang ditetapkan dalam            Implementasi Rencana Keberlanjutan Bisnis (Business Continuity Plan/BCP).
kerangka kerja manajemen risiko operasional dan menggunakan perangkat yang sesuai dengan
                                                                                                                Penilaian Risk and Control Self Assessment (RCSA)
ketentuan regulator dan praktik terbaik. Proses pengukuran dan perhitungan risiko operasional
                                                                                                                Sebuah perangkat manajemen risiko kualitatif dan prediktif yang digunakan untuk
dilakukan melalui aktivitas-aktivitas sebagai berikut:                                                          mengidenti kasi dan mengukur risiko (termasuk risiko terkait perubahan iklim)
                                                                                                                berdasarkan dimensi dampak dan kemungkinan.



   01     Business Impact Analysis (BIA)
          BIA untuk menilai dampak                                                                                                  Penilaian Manajemen Risiko Kecukupan Produk Bank Baru
   01     Business Impact Analysis (BIA)
          kegiatan/proses bisnis dalam kejadian                                                                                     Penerapan proses manajemen risiko untuk setiap rencana penerbitan Produk
          BIA untukImpact
                    menilai dampak                                                                                                  Bank Baru di BRI dilakukan dengan mempertimbangkan isu perubahan iklim.
   01     gangguan/bencana.
          Business        Analysis (BIA)
          kegiatan/proses bisnis dalam kejadian
   01     BIA untukImpact
                    menilai
          gangguan/bencana.
          Business
                            dampak
                          Analysis (BIA)
          kegiatan/proses bisnis dalam kejadian
          BIA untuk menilai dampak
          gangguan/bencana.                02 Penentuan Strategi Pemulihan                                      Pencatatan Kerugian Risiko Operasional dalam
          kegiatan/proses bisnis dalam kejadian Dari hasil BIA, Strategi Pemulihan                              Loss Event Database (LED)
          gangguan/bencana.                02 Penentuan
                                                  ditentukan Strategi    Pemulihan
                                                                untuk dapat  mencapai target
                                                  Dari
                                                  RTO   hasil BIA, Strategi
                                                        (Recovery    Time   Pemulihan
                                                                           Objective) yang
                                                                                                                LED BRI mencakup proses pencatatan data kejadian kerugian akibat perubahan
                                           02 Penentuan
                                                  ditentukan    Strategi Pemulihan
                                                                untuk dapat mencapai target                     iklim, baik yang bersifat keuangan maupun non-keuangan, yang mencakup
                                                  telah
                                                  Dari   ditetapkan.
                                                        hasil BIA, Strategi Pemulihan                           kerugian aktual, potensial termasuk tindakan korektif, dan penanganan insiden.
                                           02 Penentuan
                                                  RTO (Recovery
                                                  ditentukan
                                                                     Time
                                                                Strategi   Objective) yang
                                                                         Pemulihan
                                                                untuk dapat  mencapai target
                                                  telah  ditetapkan.
                                                  Dari hasil  BIA, Strategi Pemulihan
    03                                            RTO (Recovery Time Objective) yang
           Pengembangan Prosedur Business Continuity
                                                  ditentukan untuk dapat mencapai target
           Mengembangkan prosedur BCP untuk       telah ditetapkan.                                                                 Pemantauan Key Risk Indicator (KRI)
    03     Pengembangan   Prosedur  Business
           menentukan struktur, format, dan
                                                  RTO (Recovery Time Objective) yang
                                             Continuity
           Mengembangkan     prosedur   BCP       telah ditetapkan.
                                              untuk                                                                                 KRI merupakan sebuah perangkat manajemen risiko berupa indikator
    03     komponen yang
           Pengembangan
           menentukan
                            perlu dimasukkan
                          Prosedur
                       struktur,
                                               dalam
                                    Business Continuity
                                  format, dan
                                                                                                                                    kuantitatif yang dapat memberikan informasi awal tentang peningkatan atau
           BCP.
           Mengembangkan     prosedur   BCP untuk                                                                                   penurunan risiko dan/atau penurunan efektivitas pengendalian terhadap
    03     komponen yang
           Pengembangan
           menentukan
                            perlu
                          Prosedurdimasukkan   dalam
                                    Business Continuity
                       struktur, format, dan
                                                                                                                                    ambang batas yang telah ditetapkan.
           BCP.
           Mengembangkan prosedur BCP         untuk
           komponen yang perlu dimasukkan  04 dalam
                                                  Sosialisasi dan Percobaan
           menentukan struktur, format, dan Untuk memastikan implementasi BCP
           BCP.                                                                                                 Risk Assessment Plan (RAP)
           komponen yang perlu dimasukkan  04 dalam
                                                  Sosialisasi  dan Percobaan
                                                  dapat dilakukan    dengan baik, kegiatan                      Bentuk kegiatan persiapan strategi risiko yang dilakukan oleh Manajemen Risiko
           BCP.                                   Untuk   memastikan
                                                  sosialisasi dan        implementasi
                                                                   uji coba            BCP
                                                                            harus dilakukan
                                           04 Sosialisasi
                                                  dapat        dan
                                                          dilakukanPercobaan
                                                                     dengan baik, kegiatan
                                                                                                                Regional dengan hasil berupa daftar risiko utama, prioritas unit kerja berdasarkan
                                                  secara
                                                  Untuk    rutin.
                                                          memastikan     implementasi  BCP                      risiko akibat perubahan iklim, dan rencana kegiatan pengendalian risiko.
                                           04 Sosialisasi
                                                  sosialisasi
                                                  dapat
                                                               dan uji coba
                                                               dan Percobaan
                                                          dilakukan  dengan
                                                                            harus dilakukan
                                                                             baik, kegiatan
                                                  secara   rutin.
                                                  Untuk memastikan       implementasi BCP
                                                  sosialisasi dan uji coba harus dilakukan                                          Penilaian Risiko Ancaman Bencana (PRAB)
                                                  dapat dilakukan dengan baik, kegiatan
                                                  secara rutin.                                                                     BRI melaksanakan PRAB sebagai implementasi Business Continuity Management (BCM)
                                                  sosialisasi dan uji coba harus dilakukan                                          untuk melindungi keamanan dan keselamatan jiwa karyawan, melindungi nyawa nasabah,
                                                  secara rutin.                                                                     dan pemangku kepentingan lainnya dalam unit kerja operasional BRI (rencana manajemen
                                                                                                                                    bencana), serta menjaga kesinambungan kegiatan bisnis/operasional, yang terpenting,
                                                                                                                                    menjaga aset BRI dan memiliki respons yang memadai dalam situasi gangguan/bencana
                                                                                                                                    alam akibat perubahan iklim (business continuity plan).
Page 50
                                                                                                                       Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   50



     PENGANTAR                          TOPIK MATERIAL                    TOPIK UMUM                          LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui       Pelayanan Prima          Penguatan Inklusi dan    Keandalan              Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan    kepada Nasabah           Literasi Keuangan        Keamanan Siber         Perusahaan yang Baik



Manajemen Risiko


Adaptasi Risiko Fisik Perubahan Iklim
Berdasarkan hasil CCSA, BRI melakukan langkah-langkah Adaptasi Risiko Iklim Fisik untuk memitigasi
potensi dampak perubahan iklim. Langkah-langkah tersebut meliputi:
1   Pengalihan Risiko Fisik ke Asuransi. BRI menjajaki opsi-opsi untuk mengalihkan risiko fisik yang
    terkait dengan perubahan iklim kepada penyedia asuransi. Pendekatan ini dapat membantu
    mengimbangi beban keuangan dari kerusakan dan kerugian terkait iklim.
2   Optimalisasi Penilaian Risiko dan Ancaman. Untuk melindungi bisnis BRI dari risiko fisik, BRI
    akan mengoptimalkan penilaian risiko dan ancaman seperti memantau perubahan cuaca serta
    mengalokasikan alat pelindung dan peralatan darurat sebelum terjadinya bencana iklim. Tindakan-
    tindakan ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari komitmen BRI terhadap praktik bisnis
    yang berkelanjutan dan manajemen risiko yang proaktif dalam menghadapi tantangan terkait iklim.
3   Realokasi Aset. Aset yang berlokasi di area dengan paparan risiko fisik tinggi seperti banjir, kejadian
    cuaca ekstrem, dan bahaya terkait iklim lainnya dipertimbangkan untuk direlokasi ke lokasi yang
    lebih rendah risikonya. Strategi realokasi akan melibatkan penilaian risiko dan studi kelayakan yang
    menyeluruh untuk memastikan bahwa lokasi baru menawarkan lingkungan yang lebih aman bagi
    aset.
Melalui penerapan langkah-langkah adaptasi ini, BRI bertujuan untuk meningkatkan ketahanan
terhadap fisik terhadap dampak perubahan iklim dan melindungi aset-asetnya dari potensi kerusakan.
Langkah-langkah ini sejalan dengan komitmen BRI terhadap praktik bisnis yang berkelanjutan dan
manajemen risiko yang proaktif dalam menghadapi tantangan-tantangan terkait iklim.
Page 51
                                                                                                                 Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                                                                                           51



     PENGANTAR                          TOPIK MATERIAL                TOPIK UMUM                    LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui        Pelayanan Prima     Penguatan Inklusi dan   Keandalan         Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan     kepada Nasabah      Literasi Keuangan       Keamanan Siber    Perusahaan yang Baik



Metrik dan Target


What Gets Measured, Gets Managed [GRI 3-3] [FN-CB-410b.4]                                                  BRI adalah perusahaan pertama di Indonesia yang bergabung dalam Partnership of Carbon Accounting
Pengukuran adalah komponen penting dari perbaikan. Tanpa mengukur kinerja, akan sulit menentukan           Financials (PCAF) dan menggunakan metodologi PCAF untuk mengukur dan mengungkapkan financed
apakah terjadi kemajuan atau apakah hasil yang diinginkan tercapai. Dengan mengukur dan mengelola          emissions. Metodologi PCAF ini dikembangkan berdasarkan Greenhouse Gas Protocol yaitu standar
kemajuan dari waktu ke waktu, proses pengambilan keputusan berbasis data akan lebih mudah. BRI             akuntansi global untuk emisi gas rumah kaca dan menyediakan standar pengukuran yang konsisten
mengukur dan mengelola emisi Scope 1 & 2 dan Scope 3. Emisi Scope 1 & 2 dihasilkan dari kegiatan           dan tervalidasi. Selanjutnya, BRI mengikuti persyaratan cakupan SBTi untuk pengukuran financed
operasional, sementara emisi Scope 3 merupakan financed emissions yang berasal dari kegiatan               emissions menurut jenis aset, termasuk pinjaman korporasi, pembiayaan proyek pembangkit listrik, real
investasi dan pemberian pinjaman, dan menyumbang sebagian besar emisi gas rumah kaca.                      estate komersial, ekuitas tercatat, dan obligasi.


                             Pendekatan Pengukuran Financed Emissions                                                                                                                       Scope 1 & 2 (Operational Emissions)

                                                                                                                      492.370
                                                                                                                                          486.352
                                                                                                                                                                                        Scope 1       Strategi pengelolaan emisi GRK BRI merujuk pada ISO 14064 dengan metodologi
                                                                                                                                                                                        Scope 2
                                                                                                                                                        470.508                                       perhitungan berdasarkan Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) Guidelines
                                                                                                                                                                                                      tahun 2006 yang telah diperbarui pada tahun 2019. Perhitungan emisi BRI melibatkan
                                                                                                                                                                                                      kantor cabang di seluruh Indonesia dengan pendekatan konsolidasi yang




                                                                                                                                           355.742
                                                                                                                                                                                                      memperhitungkan kontrol finansial dan operasional. Gas yang dihitung adalah CO2 dengan




                                                                                                                         360.135
                                                                                                                                                                       Penurunan 42%
                                                                                                                                                                                                      nilai Global Warming Potential (GWP) sebesar 1 (CO2 equivalent).
                                                                                                                                                                                                                                                                       [3-3] [305-1] [305-2] [305-3] [305-5]




                                                                                                                                                          346.353
                                                                                                                                                                                                      BRI telah menetapkan target penurunan emisi Scope 1 & 2 sebesar 42% pada tahun 2030.
                                                                                                                                                                                                      Dengan target NZE operasional tercapai di tahun 2050.

       Memilih titik                Pengukuran
      waktu tertentu                 emisi Gas            Menghitung               Menghitung




                                                                                                                         132.235




                                                                                                                                           130.610




                                                                                                                                                          124.155
          untuk                     Rumah Kaca            emisi yang              emisi absolut                                                                                          Target
                                                                                                                                                                                                         Emisi dalam ton CO2e                         2022                 2023                2024        Penurunan 2023-2024
       pengukuran                     tingkat            menjadi bagian           portofolio BRI
                                                                                                                                                                                        Net Zero
                                                                                                                                                                                                                     Scope 1                      132.235              130.610             124.155                                 4,94%
      dan pemetaan                  perusahaan                BRI                                                      2022               2023           2024            2030           2050                         Scope 2                      360.135              355.742            346.353                                  2,64%
         sektor.                    atau proyek                                                                       Base Year                                     Target Jangka Pendek


                                                                                                           Keterangan:
                                                                                                           •   Faktor emisi Cakupan 2: Direktorat Jenderal Kelistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (DJK-ESDM) tahun 2019
                                                                                                           •   Faktor emisi bahan bakar: Lembaga Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) ESDM tahun 2021.
                                                                                                           •   Sumber emisi lainnya menggunakan faktor emisi yang telah disepakati oleh IPCC.
                                                                                                           •   Gas perusak ozon (Ozone Depleting Substances/ODS), emisi biogenik, NOx, SOx, VOC (gas senyawa organik yang mudah menguap), PM (Materi Partikulat), dan gas penyumbang emisi udara signifikan lainnya belum diperhitungkan
                                                                                                               dalam kalkulasi ini.[305-1] [305-2] [305-3] [305-5] [305-6] [305-7]




                                                                                                                                                                                                   Scope 3 (Financed Emissions)

                                                                                                                Sejak tahun 2022, BRI telah mengukur emisi Scope 3 financed emissions yang dapat diatribusikan pada pembiayaan dan investasi. Lingkup
                                                                                                                pengukuran difokuskan pada kegiatan yang diwajibkan oleh SBTi. Pembiayaan BRI untuk tahun 2023 diperkirakan mencapai 10.434.550 juta tonCO2e.
                                                                                                                BRI telah mengungkapkan intensitas physical missions untuk asset class dan sektor dengan Sectoral Decarbonization Approach (SDA) pathway SBTi
                                                                                                                yang tersedia. BRI berencana untuk mengukur dan melaporkan progres secara tahunan dan memperluas cakupan lingkup ketika metodologi
                                                                                                                tersedia. [3-3] [305-3] [304-5] [305-5]

                                                                                                                                                                                                                                                                                                 2022                             2023
                                                                                                                          11.222.829                                                                                              Kategori
                                                                                                                                                                                                                                                                             Emisi (dalam tonCO 2e)            Emisi (dalam tonCO 2e)

                                                                                                                                                                                                                 Asset class
                                                                                                                                                                                                                 Investasi dalam obligasi                                                     437.036                           460.841
                                                                                                                                                                                                                 Pinjaman                                                                   6.776.501                        6.358.055
                                                                                                                                                     10.434.550
                                                                                                                                                                                                                 Ekuitas yang terdaftar                                                              381                              881
                                                                                                                                                                                                                 Pembiayaan proyek pembangkit listrik                                      3.872.508                         3.504.669
                                                                                                                                                                                                                 Real estat komersial                                                         136.403                           110.104
                                                                                                                                                                           Emisi dalam tonCO2e
                                                                                                                                   2022                2023                                                      Total                                                                 11.222.829                        10.434.550
Page 52
                                                                                                                 Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                              52



     PENGANTAR                        TOPIK MATERIAL                   TOPIK UMUM                     LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui      Pelayanan Prima        Penguatan Inklusi dan   Keandalan          Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan   kepada Nasabah         Literasi Keuangan       Keamanan Siber     Perusahaan yang Baik



Metrik dan Target                                                                                      Target
                                                                                                                                                               Pulp & Paper, Real Estate Komersial, Pembangkit listrik,
                                                                                                                                                               dan Pembiayaan Proyek Pembangkit listrik
Metodologi Penetapan Target               [FN-CB-410b.4]                                                     Pemahaman yang mendalam mengenai sumber emisi spesifik di setiap sektor memungkinkan BRI untuk
                                                                                                              merancang solusi yang lebih spesifik 2022
                                                                                                       Base Year                                   dan efisien. Dengan demikian, BRI dapat mencapai pengurangan
Salah satu bukti keseriusan BRI dalam mendukung aksi mitigasi perubahan iklim diwujudkan melalui
                                                                                                              emisiIntensitas
                                                                                                                      secaraEmisi
                                                                                                                              lebih  efektif  dan memberikan dampak positif dalam mendukung upaya global untuk
komitmen penetapan target Net Zero Emission. Di tahun 2023, BRI menjadi lembaga keuangan pertama       Menghitung                 Dasar untuk Menetapkan
                                                                                                              mengatasi perubahan iklim. Mengacu pada
                                                                                                       Target SDA                                                                   untuk lembaga keuangan, berikutMemilih
                                                                                                                                                                pedoman SBTiMenghitung                                           jalur
                                                                                                                                                                                                                          ini adalah
di Indonesia yang berkomitmen untuk mencapai Net Zero Emission di tahun 2050 menggunakan                                                                 Menghitung emisi
                                                                                                                                                                                   bagian emisi         Menghitung       dekarbonisasi dan
                                                                                                              garis besar pendekatan SDA yang dilakukan          BRI.
                                                                                                                                                         pada pinjaman                                                   menetapkan    emisi
standar Science Based Target Initiatives (SBTi). Selain itu, di tahun 2024 BRI menjadi lembaga jasa                                                      dan investasi
                                                                                                                                                                                   dari lembaga         intensitas emisi
                                                                                                                                                                                   keuangan                              berbasis SBT
keuangan pertama di Indonesia yang telah mendapatkan validasi atas metodologi pencapaian Net Zero                                                        Pulp & Paper, Real Estate Komersial, Pembangkit listrik,
                                                                                                               Target                                    dan Pembiayaan Proyek Pembangkit listrik
Emission jangka pendek di tahun 2030 dalam rangka mencapai netralitas karbon di tahun 2050.                                                                                                                                                           o
                                                                                                       Penetapan target netralitas karbon                      Penetapan target dan jalur pengurangan berdasarkan skenario suhu di bawah 2 C
                                                                                                               Base Year                                            2022
BRI telah menetapkan target Scope 3 sesuai dengan kriteria SBTi untuk Target Portofolio Scope 3
sebagai berikut.                                                                                               Menghitung Intensitas Emisi Dasar untuk Menetapkan
                                                                                                                                                                                                                                        Memilih jalur
                                                                                                               Target SDA                                                                      Menghitung
                                                                                                                                                                      Menghitung emisi                                                  dekarbonisasi dan
                                                                                                                                                                                               bagian emisi        Menghitung
l FI-C15 - Persyaratan untuk menetapkan target pada Kegiatan Investasi dan Pembiayaan: Semua                                                                          pada pinjaman
                                                                                                                                                                                               dari lembaga        intensitas emisi     menetapkan emisi
                                                                                                                                                                      dan investasi
  lembaga keuangan harus menetapkan target pada kegiatan investasi dan pembiayaan mereka sesuai                                                                                                keuangan                                 berbasis SBT

  dengan yang diperlukan oleh FI-C16, terlepas dari bagian emisi portofolio Scope 3 yang terukur
                                                                                                                                                                                                                                               o
                                                                                                               Penetapan target netralitas karbon                   Penetapan target dan jalur pengurangan berdasarkan skenario suhu di bawah 2 C
  dibandingkan dengan total emisi atau Scope 1, 2, dan 3 dari lembaga keuangan. Lembaga keuangan
  dapat memilih dari metode yang berlaku untuk menetapkan target, berdasarkan kelas aset.
l FI-C16 - Batas Target Portofolio: Lembaga keuangan harus menetapkan target pada semua                      Temperature Rating Method (TRA)
  "Kegiatan yang Diperlukan" dalam Tabel Kegiatan dan Metode yang Diperlukan mengikuti
                                                                                                             BRI menggunakan Temperature Rating Method (TRA) untuk menetapkan target pengurangan
  persyaratan cakupan batas minimum.
                                                                                                             emisi untuk berbagai sektor lain dalam pembiayaan korporasi di luar pendekatan SDA. Metode TRA
Sebagai bagian praktik bisnis yang berkelanjutan, BRI telah mengembangkan metodologi untuk
                                                                                                             mengukur sejauh mana perusahaan telah mengadopsi target pengurangan emisi karbon yang sejalan
menetapkan target pengurangan emisi, dengan mempertimbangkan faktor-faktor berikut ini.
                                                                                                             dengan tujuan pemanasan global secara ilmiah.
l Kontribusi bank terhadap emisi gas rumah kaca: BRI menggunakan metodologi yang diakui secara
  internasional, seperti Protokol Gas Rumah Kaca, untuk menghitung emisi.                                    Metode TRA memberikan peringkat suhu untuk mengaitkan target emisi karbon dengan perkiraan
l Kemampuan bank untuk mengurangi emisi: BRI merumuskan berbagai strategi untuk mengurangi                   kenaikan suhu global dan menawarkan perspektif intuitif tentang dampak pengurangan emisi
  emisi baik secara langsung maupun tidak langsung.                                                          perusahaan terhadap perubahan iklim. Semakin tinggi target pengurangan emisi, semakin rendah skor
l Sasaran pengurangan emisi nasional dan internasional: BRI menyelaraskan targetnya dengan tujuan            suhu dan peringkat suhu portofolio aset BRI. Perumusan target pengurangan emisi gas rumah kaca
  yang lebih luas, seperti Kontribusi yang Nationally Determined Contributions (NDCs) dan Paris              dengan menggunakan metodologi ini meliputi:
  Agreement.
Mempertimbangkan faktor-faktor tersebut, BRI mengukur dan menetapkan target pengurangan
emisi karbon dengan menggunakan metode SBTi, yaitu Sectoral Decarbonization Approach (SDA) dan                   01                                             02                                               03
Temperature Ratings Method (TRA).                                                                                          Pemetaan Protokol                               Protokol Perusahaan:                       Protokol Portofolio:
                                                                                                                           Target :                                        Mengidentifikasi, Menyaring,               Penggabungan dari Berbagai

Sectoral Decarbonization Approach (SDA)
                                                                                                                           01
                                                                                                                           Mengaitkan Tingkat Ambisi
                                                                                                                           Target dengan Hasil Suhu
                                                                                                                                                                    02     Menggabungkan Nilai Target
                                                                                                                                                                           dari Berbagai Skor menjadi
                                                                                                                                                                                                              03 Skor Perusahaan menjadi
                                                                                                                                                                                                                 Satu Skor Portofolio
                                                                                                                                                                           Satu Skor Perusahaan
                                                                                                                                Pemetaan Protokol                           Protokol Perusahaan:                  Protokol Portofolio:
BRI menetapkan target pengurangan emisi untuk setiap sektor industri berdasarkan prinsip-prinsip                                Target :                                    Mengidentifikasi, Menyaring,          Penggabungan dari Berbagai
Sectoral Decarbonization Approach (SDA). Pendekatan ini memberikan penekanan khusus pada                                        Mengaitkan Tingkat Ambisi                   Menggabungkan Nilai Target            Skor Perusahaan menjadi
                                                                                                                                Target dengan Hasil Suhu                    dari Berbagai Skor menjadi            Satu Skor Portofolio
intensitas karbon sebagai indikator utama dalam menentukan target pengurangan. Efektivitas                                                                                  Satu Skor Perusahaan
                                                                                                             Untuk merumuskan target pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) dengan menggunakan
pendekatan ini terbukti dengan adanya perbedaan kontribusi sektor ekonomi terhadap emisi gas
                                                                                                             Metodologi TRA, BRI mengkategorikan sektor-sektor dalam portofolio pinjaman, obligasi, dan ekuitas
rumah kaca, yang menyebabkan perbedaan kecepatan dalam mencapai Net Zero Emission.
                                                                                                             tercatat, serta menetapkan target pengurangan karbon berdasarkan peringkat suhu masing-masing.
                                                                                                             BRI berkomitmen untuk secara progresif mengurangi skor suhu portofolio menuju target 2040, yaitu
                                                                                                             peringkat suhu 1,75°C untuk Scope 1 & 2 dan 2,0°C untuk Scope 1, 2, dan 3.
Page 53
                                                                                                                       Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.              53



        PENGANTAR                      TOPIK MATERIAL                     TOPIK UMUM                        LAMPIRAN

  Navigasi Risiko Iklim Melalui      Pelayanan Prima       Penguatan Inklusi dan   Keandalan                Penerapan Tata Kelola
  Penerapan Keuangan Berkelanjutan   kepada Nasabah        Literasi Keuangan       Keamanan Siber           Perusahaan yang Baik



Metrik dan Target

Pencapaian BRI                                                                                                  Target dan Jalur Pengurangan Tiap Sektor Industri berdasarkan SDA
Penghitungan Sectoral Decarbonization Approach (SDA)
[FN-CB-410b.1] [FN-CB-410b.2]                                                                                   Pulp & Paper                                                          Real Estate Komersial


Dalam upaya mencapai target Net Zero Emission pada tahun 2050, BRI
                                                                                               1,075                                                                        0,123       0,117
telah melakukan perhitungan intensitas karbon dari emisi yang dibiayai.                                    0,959                                                                                   0,101
BRI menetapkan target dan jalur khusus untuk sektor industri, seperti                                                  0,870           Pengurangan
                                                                                                                                                                                                                   Pengurangan
pulp & paper, real estate komersial, pembangkit listrik, dan project                                                                33%
                                                                                                                                                                                                              46,40%
finance pembangkit listrik, dengan menggunakan tahun dasar 2022.                                                                                Pengurangan
Secara umum, pada tahun 2024 terjadi penurunan intensitas emisi pada                                                                                                                                                       Pengurangan
                                                                                                                                              71,60%
sektor-sektor yang BRI biayai di banding tahun 2023. Hal ini di dorong                                                                                                                                                80,80%
oleh usaha BRI dalam meningkat protofolio renewable energi.BRI tetap
                                                                                                                                                         0%                                                                          0%
berkomitmen untuk berperan aktif dalam mendukung transisi menuju
ekonomi yang lebih berkelanjutan.                                                              2022         2023       2024        2030     2040        2050                2022        2023       2024        2030     2040      2050
                                                                                       Unit: metrik tonCO2e/metrik ton kertas dan pulp diproduksi                 Unit: metrik tonCO2e/m2




                                                                                                             Pembangkit Listrik                                             Pembiayaan Proyek Pembangkit Listrik


                                                                                                                                                                                        0,858
                                                                                                                                                                                                    0,846
                                                                                                0,548       0,545                                                            0,816
                                                                                                                        0,530           Pengurangan
                                                                                                                                                                                                                    Pengurangan


                                                                                                                                   40,80%                                                                      40,61%

                                                                                                                                                    Pengurangan                                                             Pengurangan

                                                                                                                                             81%                                                                        80,60%
                                                                                                                                                          0%                                                                         0%

                                                                                                2022         2023       2024        2030     2040        2050                2022        2023       2024       2030     2040 2050
                                                                                       Unit: metrik tonCO2e/listrik dan panas yang dihasilkan MWh                 Unit: metrik tonCO2e/listrik dan panas yang dihasilkan dalam MWh
Page 54
                                                                                                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                                              54



      PENGANTAR                                              TOPIK MATERIAL                                 TOPIK UMUM                                    LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui                             Pelayanan Prima              Penguatan Inklusi dan                      Keandalan              Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan                          kepada Nasabah               Literasi Keuangan                          Keamanan Siber         Perusahaan yang Baik



Metrik dan Target


Penghitungan Temperature Ratings Method (TRA) [FN-CB-410b.1] [FN-CB-410b.3]
Dalam penetapan target penurunan emisi portofolio yang tidak mengikuti Sectoral Decarbonization                                                                  Komitmen BRI tidak hanya sebatas pada penetapan target, tetapi juga melibatkan pemantauan dan
Approach (SDA), BRI menerapkan Metodologi Temperature Ratings untuk menetapkan dan mengelola                                                                     evaluasi progres secara berkala. BRI siap beradaptasi dengan perkembangan ilmiah dan tuntutan
target pengurangan emisi. Pada tahun 2024, terlihat kecenderungan penurunan peringkat suhu di                                                                    perubahan iklim yang terus berubah. BRI membuka diri untuk berdialog dan berbagi informasi dengan
portofolio pinjaman BRI dibandingkan dengan tahun 2023. Untuk mencapai target ke depannya, BRI                                                                   para pemangku kepentingan mengenai upaya dan hasil yang BRI capai dalam mencapai target
telah merencanakan langkah-langkah konkret, seperti meningkatkan investasi dalam sumber energi                                                                   pengurangan emisi, serta dampak positif yang dihasilkan terhadap perubahan iklim.
terbarukan, dan melakukan kolaborasi dengan debitur untuk mempercepat transisi menuju praktik
bisnis yang ramah lingkungan.


  Penyusunan Target Penurunan Emisi GRK dengan Metodologi Temperature Ratings


                                                                     Portofolio Pinjaman                                                                                                                               Portofolio Obligasi dan Ekuitas yang Tercatat


    Scope 1, 2                                                                    Scope 1, 2, 3                                                                 Scope 1, 2                                                                       Scope 1, 2, 3
    Tingkat penurunan tahunan (oC/tahun) 0,0783                                   Tingkat penurunan tahunan (oC/tahun) 0,0656                                   Tingkat penurunan tahunan (oC/tahun) 0,0756                                      Tingkat penurunan tahunan (oC/tahun) 0,0661


    3,5                                                                           3,5                                                                           3,5                                                                              3,5
               3,16oC          3,14oC                                                        3,18oC          3,18oC                                                        3,11oC         3,09oC                                                             3,19oC          3,18oC            3,01oC
                                                  3,09oC                                                                        3,16oC                                                                        2,97oC
     3                                                     2,77 C
                                                               o                    3                                                    2,85 oC                 3                                                     2,73 oC                     3                                                    2,86 oC
    2,5                                                                           2,5                                                                           2,5                                                                              2,5
                                                                                                                                                   2oC                                                                           1,75oC                                                                           2oC
     2                                                              1,75oC          2                                                                            2                                                                                 2

    1,5                                                                           1,5                                                                           1,5                                                                               1,5

     1                                                                              1                                                                            1                                                                                 1

    0,5                                                                           0,5                                                                           0,5                                                                              0,5


                2022            2023              2024      2027    2040                      2022            2023              2024     2027      2040                    2022            2023               2024      2027      2040                        2022            2023             2024     2027      2040
Page 55
                                                                                                                                                                             Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                                           55



     PENGANTAR                                    TOPIK MATERIAL                                                          TOPIK UMUM                                LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui               Pelayanan Prima                                      Penguatan Inklusi dan                            Keandalan        Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan            kepada Nasabah                                       Literasi Keuangan                                Keamanan Siber   Perusahaan yang Baik



Metrik dan Target
Aktivitas Bisnis Berkelanjutan                                                                                                                                             Portofolio Pendanaan Berkelanjutan [B.1.d] [F.3] [F.26] [GRI G4 FS7] [GRI G4 FS8]
BRI membuktikan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan melalui aktivitas pembiayaan                                                                                Dalam meningkatkan penerapan ESG dari sisi pendanaan, BRI telah menjalankan sustainable funding
berkelanjutan yang mencakup sustainable lending dan investasi obligasi. Sustainable Lending                                                                                activities dengan menerbitkan sejumlah obligasi dan pinjaman berbasis ESG sebagai berikut.
merupakan kredit yang diberikan untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan kredit untuk
sektor hijau. Selain sustainable lending, BRI juga mengalokasikan pembiayaan berkelanjutan dalam                                                                           ESG-based Bond
investasi obligasi, khususnya melalui ESG-based Corporate Bond Investment.                                                                                                 BRI telah berhasil menerbitkan sejumlah obligasi berbasis ESG (ESG-based Bond). Portofolio ESG-
Portofolio Pembiayaan Berkelanjutan                       [B.1.d] [F.3] [F.26] [GRI G4 FS7] [GRI G4 FS8]                                                                   based Bond BRI hingga tahun 2024, yaitu.

Dengan tekad kuat untuk mengukuhkan perannya sebagai pelopor dalam menerapkan prinsip ESG, BRI
berhasil mengalokasikan sebesar 64,30% dari total kredit dan investasi obligasi korporasi pada tahun
2024 untuk Sustainable Banking Business Activities. Portofolio ini terdiri dari Sustainable Lending dan                                                                                                                       ESG-based Wholesale Funding
ESG-based Corporate Bond Investment. Sustainable lending terdiri dari kredit untuk usaha mikro, kecil,
dan menengah (UMKM) dan kredit untuk Sektor Hijau.
                                                                                                                                                                                                                                 Rp      44,83 Triliun
                                                                                                                                                                                                                                       60,22% dari total wholesale funding

                                                          Sustainable Financing Activities
                                                             Rp 789,63 Triliun
                                                                                 64,30%
                                                            dari total kredit dan investasi obligasi korporasi BRI
                                                                                                                                                                                                                 Sustainability-Linked Loan                      Obligasi Berwawasan Lingkungan


                                 Sustainable Lending                                            ESG-based Corporate Bond Investment                                                                              Rp      12,88 Triliun                                   Rp   9,65 Triliun
                               Rp 785,22 Triliun                                                                Rp 4,41 Triliun                                                                                   17,30% dari total wholesale funding                  12,96% dari total wholesale funding
                                      64,58%                                                                             36,05%
                                  dari total kredit BRI                                                   dari total investasi obligasi korporasi BRI
                                                                                                                                                                                Surat Berharga Berbasis Inklusif                            Repo Berbasis ESG                                          Social Loan

           UMKM
  Rp 698,66 Triliun                                                                 Rp 86,56
                                                                                               Sektor Hijau
                                                                                       Sektor Hijau
                                                                                                Triliun
                                                                                                                                                                                    Rp   3,50 Triliun                                    Rp    5,93 Triliun                                 Rp   12,88 Triliun
                                                                                                                                                                                    4,70% dari total wholesale funding                   7,96% dari total wholesale funding                  17,30% dari total wholesale funding
           57,46%                                                                                     7,12%
       dari total kredit BRI                                                                  dari total kredit BRI



                                                                                      Transportasi Ramah                          Eco-efficient Products
                                      Energi Terbarukan
                                                                                          Lingkungan
                                                                                                                                                                           Green Bond BRI
                                    Rp 6,34 Triliun                                  Rp 3,61 Triliun                              Rp 8,07 Triliun
                                                                                                                                                                           BRI telah menerbitkan obligasi hijau (green bond) sesuai ketentuan POJK No. 60/POJK.04/2017 tentang
                                                                                                                                                                           Penerbitan dan Persyaratan Efek Bersifat Utang Berwawasan Lingkungan (Green Bond) serta Green
                                 Pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati
                                  & Penggunaan Lahan Berkelanjutan
                                                                                                            Bangunan Berwawasan Lingkungan                                 Bond Framework BRI. Penggunaan dana (use of proceeds) dialokasikan minimal 70% untuk pembiayaan
                                          Rp 64,68 Triliun                                                            Rp 0,29 Triliun                                      Kegiatan Umum Berwawasan Lingkungan (KUBL) dan maksimal 30% untuk pembiayaan kegiatan
                                                                                                                                                                           umum lainnya, seperti sektor mikro, kesehatan dan sosial.

                                      Kegiatan Usaha Berwawasan                                                                                                            BRI juga melakukan seleksi dan evaluasi terhadap portofolio dan penyaluran pembiayaan yang
                                                                                                            Pencegahan & Pengendalian Polusi
                                          Lingkungan Lainnya                                                                                                               memenuhi syarat yang ditetapkan. BRI menerbitkan Green Bond Tahap I Tahun 2022 dengan nilai
                                          Rp 3,06 Triliun                                                             Rp 0,51 Triliun                                      sebesar Rp5 triliun dan mencatatkan kelebihan permintaan (oversubscribed) sebesar 4,4 kali.
Page 56
                                                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.     56



       PENGANTAR                            TOPIK MATERIAL                        TOPIK UMUM                 LAMPIRAN

  Navigasi Risiko Iklim Melalui           Pelayanan Prima           Penguatan Inklusi dan   Keandalan        Penerapan Tata Kelola
  Penerapan Keuangan Berkelanjutan        kepada Nasabah            Literasi Keuangan       Keamanan Siber   Perusahaan yang Baik



Metrik dan Target
Pada tahun 2023, BRI menerbitkan Green Bond Tahap II Tahun 2023 senilai Rp6 triliun dan mencatatkan                 2    Fasilitas B sebesar USD 300.000.000 dari 9 (sembilan) bank dengan suku bunga Compound SOFR
kelebihan permintaan (oversubscribed) sebesar 2,63 kali. Penerbitan ini terbagi menjadi tiga seri yaitu                  dan waktu pinjaman selama 36 (tiga puluh enam) bulan sejak 15 September 2022 dan akan jatuh
Seri A (370 hari) dengan kupon 6,10%, Seri B (2 tahun) dengan kupon 6,35% dan Seri C (3 tahun) dengan                    tempo pada 15 September 2025.
kupon 6,30%. Pada tahun 2024, BRI menerbitkan Green Bond Tahap III Tahun 2024 senilai Rp2,5 Triliun
                                                                                                                    3    Fasilitas C sebesar USD 500.000.000 dari 11 (sebelas) bank dengan suku bunga Compound SOFR
dan mencatatkan kelebihan permintaan (oversubscribed) sebesar 1,64 kali. Penerbitan ini terbagi
                                                                                                                         dan waktu pinjaman selama 48 (empat puluh delapan) bulan sejak 15 September 2022 dan akan
menjadi tiga seri yaitu Seri A (370) hari dengan kupon 6,15 %, Seri B (2 tahun) dengan kupon 6,25% dan
                                                                                                                         jatuh tempo pada 15 September 2026.
Seri C (3 tahun) dengan kupon 6,25%

                                                                                                                    Surat Berharga Berbasis Inklusi (Inclusivity-based Securities)
 Obligasi Hijau         Pencatatan                Jatuh Tempo             Nilai                Kupon
                                                                                                                    BRI menghimpun dana berbasis lingkungan, sosial, dan tata kelola dalam bentuk surat berharga berbasis
 Tahap I Seri A*        21 Juli 2022              30 Juli 2023            Rp2,50 Triliun       3,70%
                                                                                                                    inklusi (Inclusivity-based Securities) yang penggunaan dananya dialokasikan untuk pembiayaan
 Tahap I Seri B         21 Juli 2022              20 Juli 2025            Rp2,00 Triliun       5,75%                UMKM, korporasi UMKM, dan masyarakat berpenghasilan rendah.
 Tahap I Seri C         21 Juli 2022              20 Juli 2027            Rp0,50 Triliun       6,45%

 Tahap II Seri A*       13 Oktober 2023           22 Oktober 2024         Rp1,35 Triliun       6,10%                Medium Term Notes BRI 2022
 Tahap II Seri B        13 Oktober 2023           12 Oktober 2025         Rp4,15 Triliun       6,35%                BRI telah menerbitkan Medium Term Notes (MTN) pada bulan November 2022 sebagai komitmen
 Tahap II Seri C        13 Oktober 2023           12 Oktober 2026         Rp0,50 Triliun       6,30%                untuk mendukung praktik keuangan berkelanjutan. Seluruh proceeds dari penerbitan surat berharga
                                                                                                                    ini dialokasikan untuk pembiayaan inklusif sebagaimana dimaksud pada Peraturan Bank Indonesia
 Tahap III Seri A       20 Maret 2024             30 Maret 2025           Rp1,23 Triliun       6,15%
                                                                                                                    Peraturan Bank Indonesia No. 23/13/PBI/2021 tentang Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial
 Tahap III Seri B       20 Maret 2024             20 Maret 2026           Rp0,88 Triliun       6,25%
                                                                                                                    Bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah. Pembiayaan Inklusif
 Tahap III Seri C       20 Maret 2024             20 Maret 2027           Rp0,38 Triliun       6,25%                mencakup penyediaan dana untuk UMKM, Korporasi UMKM, dan/atau Perorangan Berpenghasilan
                                                                                                                    Rendah (PBR) dalam rupiah dan valuta asing.
*) telah jatuh tempo
                                                                                                                    BRI menerbitkan Medium Term Notes Bank BRI Tahap I Tahun 2022 dengan nilai emisi sebesar Rp 5
                                                                                                                    triliun dan dan seluruh proceeds digunakan untuk penyaluran pembiayaan segmen mikro. Penerbitan
Pinjaman Terkait Keberlanjutan (Sustainability-linked Loan)                                                         ini terbagi menjadi dua seri yaitu Seri A (2 tahun) dengan kupon 6,60% dan Seri B (3 tahun) dengan
Pada 30 Agustus 2022, BRI berhasil mendapatkan pinjaman sindikasi dalam bentuk SLL dari bank-                       kupon 6,98%.
bank domestik dan internasional dengan total USD 1.000.000.000 yang difasilitasi oleh Facility Agent
PT Bank HSBC Indonesia dan dikoordinasikan oleh UOB. Penarikan atas pinjaman tersebut dilakukan
sebanyak 3 (tiga) kali, yakni sebagai berikut:                                                                          MTN BRI 2022       Tanggal Pencatatan         Jatuh Tempo                Nilai         Kupon
                                                                                                                     Seri A                  24 November 2022        24 November 2024        Rp 2,00 triliun   6,60%
 1   Fasilitas A sebesar USD 200.000.000 dari 10 (sepuluh) bank dengan dengan suku bunga Compound
     SOFR dan waktu pinjaman selama 12 (dua belas) bulan sejak 15 September 2022 dan telah jatuh                     Seri B                  24 November 2022        24 November 2025        Rp 3,00 triliun   6,98%

     tempo pada tanggal 15 September 2023.
Page 57
                                                                                                                  Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   57



     PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                       TOPIK UMUM                 LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui      Pelayanan Prima            Penguatan Inklusi dan   Keandalan         Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan   kepada Nasabah             Literasi Keuangan       Keamanan Siber    Perusahaan yang Baik



Metrik dan Target
Pinjaman Berbasis Sosial (Social Loan)                                                                          Komitmen Internal terhadap Keuangan Berkelanjutan
Pada 27 Juni 2024, BRI berhasil mendapatkan Pinjaman berbasis Social (Social Loan) dengan total                 Untuk memastikan pencapaian target keuangan berkelanjutan, BRI secara berkesinambungan
fasilitas sebesar USD 800 juta. Pinjaman berbasis sosial tersebut digunakan untuk pembiayaan atau               melakukan pengembangan kapasitas organisasi dan pekerjanya melalui rangkaian kegiatan pelatihan
pembiayaan kembali, sebagian atau seluruhnya terhadap Proyek Sosial sesuai dengan framework                     bagi manajemen dan pekerja mengenai prinsip-prinsip keuangan berkelanjutan, update prosedur
yang telah ditetapkan.                                                                                          sejalan dengan kebijakan terbaru, bekerjasama dengan jaringan organisasi multilateral di bidang
                                                                                                                keuangan berkelanjutan, serta inovasi melalui pemanfaatan teknologi informasi di bidang keuangan
                                                                                                                untuk mengukur dan mengungkapkan kinerja dan capaian keuangan berkelanjutan yang telah
Sustainability Bond 2019
                                                                                                                dilakukan.
BRI menerbitkan Sustainability Bond pada Maret 2019 yang merupakan obligasi ramah lingkungan
                                                                                                                Integrasi risiko terkait iklim ke dalam praktik manajemen risiko BRI menunjukkan komitmen bank
pertama di Indonesia. Penawaran Obligasi Keberlanjutan terbesar di Asia Tenggara merupakan salah
                                                                                                                terhadap perbankan yang bertanggung jawab dan keuangan berkelanjutan. Dengan mengelola risiko
satu kontribusi nyata dari peran BRI dalam melaksanakan kegiatan bisnis berkelanjutan. Penerbitan
                                                                                                                iklim secara efektif, BRI bertujuan untuk meningkatkan ketangguhannya, melindungi kepentingan para
Obligasi Keberlanjutan BRI telah mematuhi ASEAN Sustainability Bond Standards (ASEAN SUS)
                                                                                                                pemangku kepentingannya, serta berkontribusi pada upaya global dalam memitigasi perubahan iklim.
dengan nilai nominal sebesar USD 500 juta dan telah jatuh tempo pada Maret 2024.
                                                                                                                Upaya yang berkelanjutan ini mencerminkan dedikasi BRI untuk terus meningkatkan kerangka kerja
                                                                                                                manajemen risikonya dan tetap menjadi yang terdepan dalam praktik perbankan berkelanjutan.
Obligasi Subordinasi IV BRI 2023
BRI telah menerbitkan Obligasi Subordinasi IV pada bulan Juli 2023. Selain sebagai kewajiban pemenuhan
modal pelengkap, penerbitan ini juga merupakan langkah BRI untuk mewujudkan visi menjadi Champion
of Financial Inclusion. Seluruh proceeds dari penerbitan surat berharga ini dialokasikan seluruhnya
untuk pembiayaan inklusif mengacu pada Peraturan Bank Indonesia No. 23/13/PBI/2021 2021.
BRI menerbitkan Obligasi Subordinasi IV dengan nilai penerbitan sebesar Rp500 Miliar dan mencatatkan
kelebihan permintaan (oversubscribed) sebesar 1,77 kali. Obligasi Subordinasi IV BRI memiliki tenor 5
tahun dengan kupon 6,45%.


 Obligasi Subordinasi IV   Tanggal Pencatatan         Jatuh Tempo     Nilai            Kupon BRI 2023

 Seri A                    6 Juli 2023                6 Juli 2028     Rp500 Miliar     6,45%
Page 58
                                                                                                         Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   58



     PENGANTAR                        TOPIK MATERIAL               TOPIK UMUM                   LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui      Pelayanan Prima    Penguatan Inklusi dan   Keandalan        Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan   kepada Nasabah     Literasi Keuangan       Keamanan Siber   Perusahaan yang Baik



Pelayanan Prima kepada Nasabah
BRI membangun kepercayaan dan kepuasan nasabah melalui pengendalian internal yang kuat, pengembangan desain produk yang terstruktur dan disesuaikan dengan
kebutuhan nasabah; penyediaan informasi yang transparan, serta pemasaran produk yang bertanggung jawab. Inisiatif tersebut diterapkan tidak hanya untuk melindungi
kepentingan perbankan BRI, tetapi juga melindungi kepentingan keuangan nasabah. Dengan mengedepankan transparansi, keamanan, dan kepercayaan nasabah, BRI
bertujuan untuk mendorong pertumbuhan simpanan dan pinjaman yang berkelanjutan sekaligus memperkuat integritas pasar keuangan. Melalui langkah-langkah kom-
prehensif ini, BRI terus berkomitmen untuk menciptakan pengalaman transaksi yang aman, nyaman dan berkelanjutan bagi nasabah




Empat Pilar Standar Pengungkapan Keberlanjutan IFRS

Tata Kelola                                            Strategi                                                   Manajemen Risiko                                Metrik dan Target
Pengendalian Internal                                  Identifikasi Peluang dan Risiko Utama                       Manajemen Operational Excellence                Indikator Kinerja Direksi terkait
                                                                                                                                                                  Pemantauan Penyediaan Layanan
Tata Kelola Pengembangan Produk Melalui                Penanganan Pengaduan Nasabah                               Manajemen Pelindungan Privasi
                                                                                                                                                                  Nasabah yang Unggul
Product Committee                                                                                                 Nasabah
                                                       Pendekatan dalam Desain Produk, Pemberian
                                                                                                                                                                  Penilaian Kepuasan Nasabah
Kebijakan Pemasaran yang Bertanggung                   Layanan, dan Budaya Pelayanan
Jawab dan Pelindungan Nasabah
                                                       Strategi Pengelolaan Kepercayaan Prosedur
                                                       Kredit yang Bertanggung Jawab
Page 59
                                                                                                                Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   59



     PENGANTAR                        TOPIK MATERIAL                 TOPIK UMUM                       LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui      Pelayanan Prima      Penguatan Inklusi dan   Keandalan            Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan   kepada Nasabah       Literasi Keuangan       Keamanan Siber       Perusahaan yang Baik



Tata Kelola
Tata kelola yang efektif pada sektor perbankan berperan penting dalam meningkatkan kepuasan                  Pembentukan Product Committee di bawah Direksi memiliki peran penting dalam mengawasi
nasabah, karena dapat mempengaruhi partisipasi nasabah dan berkontribusi pada peningkatan                    pengelolaan kepercayaan dan kepuasan nasabah. Komite ini bertanggung jawab memberikan putusan
simpanan dan pinjaman. BRI memandang penting tata kelola untuk memastikan akuntabilitas,                     atas usulan perencanaan produk, monitoring & evaluasi produk, penghentian produk serta memberikan
transparansi, dan keselarasan antara kepuasan nasabah dengan pencapaian tujuan bank secara                   masukan dan rekomendasi atas strategi produk. Dalam melaksanakan tugasnya, Komite Produk
keseluruhan.                                                                                                 mengacu pada Surat Keputusan Direksi NOKEP: 99-DIR/PPM/01/2024 tentang Product Committee
                                                                                                             PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. yang mengatur organisasi, fungsi dan tata kerja.
Pengendalian Internal                                                                                        Produk dengan kompleksitas tinggi dikelola Komite Level 1 yang diketuai Wakil Direktur Utama
                                                                                                             sementara produk dengan kompleksitas moderat dikelola Komite Level 2 yang diketuai Direktur
Pengendalian internal dilakukan dengan memperkuat peran pengawasan di tingkat Direksi. Hal ini
                                                                                                             Keuangan.
mencakup keterlibatan aktif Wakil Direktur Utama dan Direktur Keuangan dalam Product Committee
untuk memantau inisiatif dan perbaikan serta Direktur Retail Funding and Distribution yang memantau          Kebijakan Pemasaran yang Bertanggung Jawab dan Pelindungan Nasabah
pengelolaan umpan balik dan pengelolaan praktik operasional. Peran tersebut dilakukan untuk                  [F.17]
memastikan bahwa praktik pelayanan sesuai dengan peraturan dan standar industri.                             Dalam melakukan pemasaran yang bertanggung jawab serta melindungi kepentingan perbankan dan
                                                                                                             nasabah, BRI berpedoman pada Surat Edaran Direksi SE.21-DIR/SCC/08/2024 tentang Pelindungan
Tata Kelola Pengembangan Produk Melalui Product Committee                                                    Nasabah dan SO.95.a-SCC/12/2022 tentang Standar Operasional Prosedur Perubahan Pertama Unit
                                                                                                             Kerja Operasional. Dokumen ini mencakup pengarahan rencana dan strategi excellence customer
                                                                                                             experience, pedoman penerapan market conduct khususnya dalam memastikan transparansi dan
                                                                                                             keterbukaan perjanjian produk, serta panduan tata kelola perjanjian produk BRI untuk menjamin
                                       Direktur Utama
                                                                                                             pelindungan dan keamanan bagi aktivitas perbankan BRI dan kepentingan keuangan nasabah. Selain
                                                                                                             itu, dokumen tersebut juga memberikan petunjuk operasional bagi Unit Kerja dalam meningkatkan
                                                                                                             inklusi dan literasi keuangan.

           Kompleksitas Tinggi                            Kompleksitas Moderat                               BRI memastikan pemasaran produk dilakukan secara transparan, etis, dan sesuai regulasi dengan
                                                                                                             mencantumkan logo serta izin resmi dari BI dan OJK. Penawaran produk dikomunikasikan secara jelas,
                                                                                                             disesuaikan dengan kebutuhan nasabah, dan dilakukan secara eksklusif melalui komunikasi pribadi
                                                                                                             dengan persetujuan terlebih dahulu. BRI juga mengungkapkan potensi benturan kepentingan dan
               Komite Level 1                                 Komite Level 2                                 menjamin kebebasan nasabah dalam memilih produk tanpa paksaan.
             Wakil Direktur Utama                           Direktur Keuangan                                Kerangka kebijakan ini sejalan dengan prinsip-prinsip utama pelindungan nasabah, termasuk
                                                                                                             transparansi, perlakuan adil, keandalan, kerahasiaan dan keamanan data/informasi nasabah. Selain
                                                                                                             itu, BRI juga memastikan bahwa penanganan pengaduan serta penyelesaian sengketa nasabah secara
Kepuasan nasabah berhubungan erat dengan persepsi kemudahan, keamanan, dan kepercayaan                       efisien, adil, dan dengan biaya terjangkau, sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor:
dalam menggunakan layanan perbankan, yang diterjemahkan dalam kebijakan tata kelola Customer                 22 tahun 2023 tentang Pelindungan Konsumen dan Masyarakat Di Sektor Jasa Keuangan. Melalui
Excellence melalui pembentukan Product Committee yang ditetapkan dalam Surat Keputusan (SK)                  langkah-langkah ini, BRI terus berupaya dalam menciptakan pengalaman transaksi yang aman,
Direksi Nomor 99-DIR/PPM/01/2024.                                                                            nyaman dan berkelanjutan bagi nasabah.
Page 60
                                                                                                                               Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   60



      PENGANTAR                          TOPIK MATERIAL                      TOPIK UMUM                           LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui        Pelayanan Prima           Penguatan Inklusi dan       Keandalan             Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan     kepada Nasabah            Literasi Keuangan           Keamanan Siber        Perusahaan yang Baik



Strategi


Dalam menjalankan kegiatan operasional dan bisnis perbankan serta mewujudkan excellence customer                          kepuasan nasabah, serta mengadopsi pendekatan yang berpusat pada nasabah (consumer-centric)
experience, BRI secara proaktif menyusun strategi melalui identifikasi risiko dan peluang terkait                         dalam desain produk, pemberian layanan, dan budaya pelayanan.
layanan dan kepuasan nasabah. Hal ini penting untuk memberikan service experience yang baik bagi
setiap nasabah, mendorong kesadaran, kemampuan dan kemandirian nasabah untuk melindungi diri
dari potensi risiko yang terkait dengan produk keuangan. Selain itu, pendekatan ini juga membantu
                                                                                                                          Identifikasi Peluang dan Risiko Utama
mengantisipasi kesalahpahaman dan mencegah terjadinya konflik di masa mendatang.                                          Peluang utama dari peningkatan pelindungan dan keunggulan layanan nasabah didapatkan dari analisis
                                                                                                                          perilaku nasabah serta inovasi dan teknologi digital, sementara risiko yang dihadapi berkaitan dengan
Untuk mengelola peluang dan risiko secara efektif, BRI menerapkan strategi komprehensif yang
                                                                                                                          risiko reputasi, risiko kepatuhan, dan risiko pasar.
mencakup identifikasi risiko dan peluang utama, memperkuat pengendalian internal untuk meningkatkan



                     Peluang dan Risiko Utama                                           Dampak Potensial                                 Jangka Pendek                   Jangka Menengah                 Jangka Panjang

               Peningkatan kepuasan dan pengalaman nasabah           Peningkatan pangsa pasar dan kepercayaan nasabah
               melalui pengelolaan keluhan nasabah yang baik                                                                                                                                                  ✔
                                                                     Peningkatan citra, reputasi, dan nilai perusahaan
                                                                                                                                                                                ✔
 Peluang       Peningkatan pelayanan melalui inovasi produk dan      Peningkatan keamanan produk dan layanan serta
               teknologi digital                                     efisiensi operasional                                                    ✔
               Peningkatan basis nasabah melalui penyediaan          Peningkatan basis nasabah
               layanan yang inklusif dan pemasaran yang                                                                                       ✔
               bertanggung jawab
               Risiko operasional karena inefisiensi seperti henti   Kehilangan nasabah, penurunan volume transaksi, dan
               sistem, waktu antri yang lama, dan ketidakramahan     penurunan pendapatan.                                                                                      ✔
               ketika melayani nasabah
               Risiko regulasi terkait produk tidak relevan dengan   Kerugian keuangan nasabah serta menurunnya
               market dan tidak sesuai regulasi                      kepercayaan terhadap Bank dan industri keuangan                                                            ✔
                                                                     pada umumnya
 Risiko
               Risiko reputasi atas pemasaran produk yang tidak      Kerugian finansial dan reputasi perbankan akibat
               adil, pelanggaran ketentuan periklanan dan promosi    terkena denda/sanksi dan menurunnya kepercayaan                                                            ✔
               produk, pelanggaran privasi                           publik
               Risiko reputasi atas ketidakpuasan nasabah akibat     Penurunan jumlah simpanan, pinjaman,                dan
               keterlambatan penerapan strategi retensi              keterlibatan nasabah secara keseluruhan                                  ✔

Jangka pendek mencakup 1-5 tahun, menengah 5-10 tahun, dan panjang lebih dari 10 tahun.
Page 61
                                                                                                                     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   61



     PENGANTAR                        TOPIK MATERIAL                    TOPIK UMUM                        LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui      Pelayanan Prima         Penguatan Inklusi dan   Keandalan             Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan   kepada Nasabah          Literasi Keuangan       Keamanan Siber        Perusahaan yang Baik



Strategi
Penanganan Pengaduan Nasabah                                                                                     Pendekatan dalam Desain Produk, Pemberian Layanan, dan Budaya
BRI memastikan tersedianya saluran yang memadai untuk menerima dan mengelola pengaduan                           Pelayanan [GRI 3-3] [GRI G4 FS15]
nasabah melalui Layanan Contact Center BRI atau biasa disebut dengan Contact BRI maupun melalui                  Guna mempertahankan kepercayaan dan keunggulan layanan nasabah, BRI secara berkesinambun-
layanan Kantor BRI (Kantor Cabang, Kantor Cabang Pembantu, BRI Unit). Channel Contact BRI dapat                  gan menyempurnakan alur kerja dan prosedur layanan, merampingkan proses untuk meningkatkan
diakses melalui panggilan di 1500017, media sosial resmi BRI, email callbri@bri.co.id, layanan WhatsApp          efisiensi dan menyederhanakan interaksi dengan nasabah. BRI mengutamakan desain produk yang
Chatbot Sabrina 0812 1214 017 dan layanan berbasis digital melalui aplikasi BRImo pada menu Pusat                memenuhi kebutuhan nasabah (customer-centric) serta memanfaatkan teknologi digital seperti
Bantuan (self-service pengaduan & layanan bebas pulsa). Selain itu, nasabah dapat melakukan                      chatbot AI (Sabrina), aplikasi BRImo, dan sistem CRM untuk meningkatkan kualitas layanan. BRI juga
pengaduan secara langsung di Kantor BRI melalui Frontliner (Universal Banker & Customer Service)                 menerapkan mekanisme umpan balik (feedback mechanism) untuk mengumpulkan, menganalisis, dan
maupun Video Banking.                                                                                            menindaklanjuti masukan serta pengaduan nasabah, untuk memastikan pelayanan yang lebih baik dan
                                                                                                                 berkelanjutan.
                                                                                                                 Untuk lebih meningkatkan pengalaman nasabah, BRI meningkatkan infrastruktur fisik dan lingkungan
                                                                                                                 unit kerja, mengoptimalkan fasilitas unit kerja untuk menciptakan pengalaman perbankan yang
                                                                                                                 lebih nyaman dan lancar (Premises). Komitmen terhadap keunggulan layanan ini didukung oleh
                                                                                                                 pengembangan budaya melayani (Service Culture), di antaranya melalui pemberian apresiasi kepada
                                                                                                                 frontliner dan unit kerja terbaik dalam BRI Service Excellence Award (BSEC).
                                                                                                                 Untuk memastikan seluruh pendekatan dan proses tersebut berjalan baik, maka BRI melakukan
                                                                                                                 peningkatan kemampuan pekerja dan kualitas layanan (People Capabilities). Strategi tersebut men-
                                                                                                                 cakup test product knowledge (TPK) secara berkala bagi jajaran operasional dan layanan BRI, pelatihan
                                                                                                                 staf untuk mencegah teknik penjualan yang agresif dan perlakuan tidak hormat terhadap nasabah,
                                                                                                                 serta perbaikan dan peningkatan program dan parameter penilaian layanan dan operasional (SOLVE).
                                                                                                                 1    Desain Produk [F.26] [F.27] [GRI G54 FS15]
                                                                                                                      BRI melakukan riset kebutuhan nasabah dalam perencanaan dan pengembangan produk
                                                                                                                      (customer centric). Proses desain produk telah mempertimbangkan mitigasi risiko yang muncul
                                                                                                                      serta kesesuaian atas ketentuan baik internal serta eksternal untuk selanjutnya disampaikan pada
                                                                                                                      Product Committee.
                                                                                                                 2    Penyediaan Informasi Produk [F.29] [GRI 3-3] [GRI 417-1]

BRI terus meningkatkan pengalaman nasabah dengan mempercepat penyelesaian pengaduan serta                             Keterbukaan dan transparansi informasi produk merupakan prinsip Pelindungan Nasabah yang
memperbaiki proses bisnis customer handling dengan menerapkan teknologi Artificial Intelligence (AI)                  diimplementasikan BRI dalam meningkatkan kepuasan nasabah. Komunikasi yang jelas menjadi
dan Robotic Processing Automation (RPA) dalam memonitor Service Level Agreement (SLA).                                landasan dalam memberikan informasi kepada nasabah, sehingga nasabah mendapatkan
                                                                                                                      informasi yang lengkap mengenai produk dan layanan yang ditawarkan, termasuk nama, jenis,
Pada tahun 2024 tingkat penyelesaian pengaduan mencapai 99,81% dari total 1.925.215 pengaduan
                                                                                                                      manfaat, persyaratan, biaya-biaya yang terkait, perhitungan bunga dan bagi hasil, serta syarat dan
dari seluruh kanal pengaduan BRI. Dari jumlah tersebut, 1.921.529 pengaduan telah selesai ditangani,
                                                                                                                      ketentuan yang berlaku. BRI berkomitmen untuk memberikan perlakuan yang adil kepada seluruh
sementara 3.686 pengaduan masih dalam proses. Untuk tiket yang sedang dalam proses, BRI
                                                                                                                      nasabah, tanpa memandang latar belakang atau status keuangan mereka. Keandalan layanan juga
berkomitmen untuk memastikan tiket dapat diselesaikan sesuai dengan Service Level Agreement (SLA).
                                                                                                                      menjadi prioritas utama, dengan memastikan bahwa semua transaksi dilakukan dengan integritas
Implementasi prosedur dan penyelesaian pengaduan dilaporkan setiap tahunnya kepada Manajemen
                                                                                                                      dan akurasi.
BRI melalui Laporan Monitoring dan Evaluasi Produk (LMEP) Contact BRI. [GRI 3-3] [F.27]
Page 62
                                                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.    62



     PENGANTAR                          TOPIK MATERIAL                   TOPIK UMUM                          LAMPIRAN

Navigasi Risiko Iklim Melalui        Pelayanan Prima         Penguatan Inklusi dan      Keandalan            Penerapan Tata Kelola
Penerapan Keuangan Berkelanjutan     kepada Nasabah          Literasi Keuangan          Keamanan Siber       Perusahaan yang Baik



Strategi
    Sebagai bentuk komitmen untuk memberikan layanan atas produk dan/ atau jasa yang setara kepada nasabah, BRI menyediakan informasi produk yang                       4   Pemasaran Produk yang Bertanggung Jawab
    lengkap dan transparan dalam bahasa Indonesia, baik dalam bentuk tertulis maupun lisan sesuai dengan permintaan nasabah. Nasabah dapat mengakses
                                                                                                                                                                            BRI menerapkan kebijakan pemasaran yang
    informasi tersebut melalui unit kerja BRI, aplikasi BRImo, atau situs remi BRI di www.bri.co.id. Hingga saat ini, tidak terdapat penarikan kembali atas produk
                                                                                                                                                                            adil untuk melindungi nasabah dengan
    dan layanan BRI. Komitmen BRI terhadap kebijakan pemasaran yang adil dan bertanggung jawab tidak hanya mencerminkan integritas bisnis, tetapi juga
                                                                                                                                                                            memastikan transparansi, literasi keuangan,
    sebagai bentuk dedikasi BRI untuk melindungi kepentingan dan kesejahteraan finansial setiap nasabah.
                                                                                                                                                                            dan mematuhi kerangka kerja peraturan yang
3   Penyampaian Informasi Produk                                                                                                                                            memprioritaskan hak-hak konsumen. Praktik-
    BRI memastikan bahwa penyebaran informasi produk selaras dengan inovasi layanan baru, peluncuran produk, dan pembaruan persyaratan produk,                              praktik ini tidak hanya melindungi kepentingan
    menjangkau nasabah eksisting dan nasabah potensial. Untuk mencapai hal tersebut, BRI memanfaatkan teknologi informasi digital secara ekstensif melalui                  nasabah, tetapi juga berkontribusi terhadap
    aplikasi mobile, platform media sosial, kegiatan periklanan, promosi, hubungan media, publisitas, serta berbagai saluran dan media komunikasi lainnya. BRI              stabilitas dan integritas sistem keuangan secara
    melatih dan menerjunkan para agen informasi yang berfungsi sebagai penyuluh dan penasihat keuangan.                                                                     keseluruhan. Kebijakan ini didasari prinsip-
    Melalui inisiatif penyuluhan digital BRI, agen informasi BRILiaN berperan penting dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman kepada nasabah                             prinsip Kebijakan Komunikasi Pemasaran Adil,
    mengenai produk dan layanan digital BRI. Lebih dari 42.000 Marketing Officer BRI berfungsi sebagai penasihat keuangan dan penyuluh digital, membantu                    yang melibatkan transparansi, perlakuan adil,
    nasabah menavigasi dan mengakses solusi keuangan BRI dengan aman. Inisiatif ini merupakan bagian integral dari Culture Activation Program (CAP) yang                    keandalan, kerahasiaan, dan keamanan data
    memperkuat komitmen pekerja BRI dalam menginternalisasi keterlibatan langsung dalam bisnis perusahaan.                                                                  dan informasi nasabah yang diaplikasikan oleh
                                                                                                                                                                            seluruh pekerja BRI secara langsung dalam
    Aktivitas penyuluh digital mencakup:
                                                                                                                                                                            melayani nasabah.

       Meningkatkan Jumlah                                     Memperbanyak Jumlah Transaksi                            Mengedukasi Cara Bertransaksi                       Kejelasan dan transparansi dalam komunikasi
1      Rekening Baru                                    2      Melalui Produk Digital BRI                         3     yang Aman                                           menjadi      landasan   dalam     memberikan
                                                                                                                                                                            informasi produk dan layanan kepada
                                                                                                                                                                            nasabah, termasuk nama, jenis, manfaat,
       Melakukan sosialisasi dan edukasi                       Melakukan sosialisasi dan edukasi                        Cara aman bertransaksi di ATM, BRimo,
       pembukaan rekening simpanan BRI (baik                   penggunaan fitur-fitur di BRImo                          dan sebagainya                                      persyaratan, biaya, perhitungan bunga atau
       secara digital maupun melalui unit kerja)               (transfer, dompet digital, pembayaran                                                                        bagi hasil, dan masa berlakunya. Selain itu BRI
       kepada nasabah dan calon nasabah.                       Briva, dan lainnya) kepada nasabah.                                                                          memperlakukan seluruh nasabah secara adil ,
                                                                                                                                                                            tanpa memandang latar belakang atau status
                                                                                                                                                                            keuangan. Keandalan layanan menjadi jaminan
       Melakukan sosialisasi dan edukasi                       Melakukan sosialisasi dan edukasi cara                   Menjaga kerahasiaan PIN dan melakukan               bahwa setiap transaksi dilakukan dengan
       penggunaan platform digital (BRimo,                     belanja di PasarID, QR Pedagang, dan                     penggantian PIN secara berkala.
                                                                                                                                                                            integritas dan keakuratan.
       Smart Billing, Junio Smart, dan lainnya)                lainnya kepada nasabah.
       kepada nasabah.                                                                                                                                                      BRI mendorong pekerjanya untuk menerapkan
                                                                                                                                                                            kegiatan pemasaran secara transparan, etis,
                                                                                                                                                                            serta mengutamakan edukasi nasabah di
                                                               Melakukan sosialisasi dan edukasi cara                   Melakukan sosialisasi dan edukasi kepada            samping promosi produk. Hal ini melibatkan
                                                               transaksi finansial melalui IB Bisnis, CMS,              nasabah untuk menjaga kerahasiaan data              penyediaan informasi yang jelas, mudah
                                                               dan lainnya kepada nasabah.                              pribadi seperti nama ibu kandung, PIN,              diakses, serta memaparkan risiko dan
                                                                                                                        OTP, CVV serta menghindari penggunaan
                                                                                                                        wifi di area publik                                 manfaat yang diterima agar nasabah dapat
                                                                                                                                                                            mengambil keputusan keuangan yang tepat.
Page 63
                                                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   63



     PENGANTAR                        TOPIK MATERIAL                       TOPIK UMUM                        LAMPIRAN

Navigasi Risiko Iklim Melalui      Pelayanan Prima           Penguatan Inklusi dan      Keandalan            Penerapan Tata Kelola
Penerapan Keuangan Berkelanjutan   kepada Nasabah            Literasi Keuangan          Keamanan Siber       Perusahaan yang Baik



Strategi                                                                                                            Strategi Pengelolaan Kepercayaan Prosedur Kredit yang Bertanggung
                                                                                                                    Jawab [F.1] [F.17] [GRI 2-24]
    Pemanfaatan platform digital seperti BRImo dan Qlola dapat meningkatkan efektivitas upaya
    edukasi dalam lingkungan yang makin mengandalkan media daring sebagai sumber informasi                          Proses Penagihan Kredit yang Bertanggung Jawab
    keuangan. Selain dari tenaga pemasar, BRI juga menerapkan kegiatan pemasaran produk oleh                        BRI berkomitmen memberikan pelayanan yang berkualitas dan memastikan bahwa kebijakan penagihan
    jajaran Frontliner (Universal Banker dan Customer Service) maupun Agent Contact BRI melalui                     kredit dilakukan dengan benar dan adil. Hal ini merupakan aspek penting dalam tata kelola perkreditan
    aktivitas Cross Selling, Outbound Call serta Customer Visit untuk meningkatkan engagement                       yang menyeimbangkan pelindungan kepentingan BRI serta pelindungan hak dan privasi nasabah
    nasabah. Dalam periode pelaporan ini tidak ditemukan insiden ketidakpatuhan terkait informasi dan               sesuai aturan yang berlaku. Komitmen ini diperkuat melalui kebijakan yang komprehensif, pengendalian
    pelabelan produk dan jasa maupun terkait komunikasi pemasaran. [GRI 417-2] [GRI 417-3]                          internal yang kuat, dan pelatihan yang ekstensif untuk memastikan bahwa agen penagihan kredit (debt
                                                                                                                    collection agent) beroperasi dalam kerangka kerja yang beretika dan berfokus pada nasabah.
5   Pelindungan terhadap Hak Nasabah serta Penyediaan Layanan yang Inklusif dan Setara [F.17]
                                                                                                                    BRI menjalankan proses penagihan kredit dengan mengutamakan pelindungan hak dan privasi
    BRI berkomitmen untuk memastikan kesetaraan akses kepada setiap nasabah dan melakukan                           nasabah, sesuai dengan aturan yang berlaku. Untuk memastikan kualitasnya, BRI menerapkan
    pelindungan terhadap hak nasabah melalui layanan inklusif, informasi yang transparan, dan                       pengawasan internal yang ketat sehingga setiap langkah dalam menangani kredit bermasalah berjalan
    perlindungan data. Layanan khusus disediakan bagi penyandang disabilitas dan lansia, sehingga                   sesuai dengan norma etika dan regulasi yang ada.
    nasabah dapat mengambil keputusan yang tepat terkait produk dan layanan BRI. Selain itu, BRI                    Tidak hanya mengandalkan sistem dan kebijakan, BRI juga fokus meningkatkan kompetensi dan
    mengutamakan privasi data serta meminta persetujuan atas pengumpulan data dan informasi                         profesionalisme pekerja. Pekerja BRI yang terlibat dalam penagihan kredit menjalani pelatihan khusus,
    nasabah terkait pemasaran produk. Upaya pelindungan ini dilakukan untuk memastikan terjaganya                   sertifikasi, dan dukungan yang berkesinambungan untuk memastikan bahwa pekerja memahami
    keamanan nasabah, membangun kepercayaan dan kepuasan nasabah, serta memitigasi risiko                           prosedur penagihan kredit dengan tetap menjaga empati dan kepekaan terhadap situasi keuangan
    hukum. BRI menjamin ketentuan mengenai Pelindungan Nasabah yang memuat kesetaraan akses                         nasabah.
    kepada setiap nasabah, layanan khusus terkait nasabah penyandang disabilitas dan lanjut usia,                   Sebagai upaya memberikan solusi yang konstruktif, BRI menyediakan opsi restrukturisasi kredit untuk
    pelindungan aset nasabah, pelindungan data nasabah, informasi penanganan dan penyelesaian                       membantu debitur yang mengalami kesulitan keuangan, dengan mempertimbangkan itikad baik, kerja
    pengaduan, serta mekanisme penggunaan dan penghapusan data nasabah.                                             sama, dan kelangsungan usaha debitur. Selain itu, BRI juga menawarkan alternatif penyelesaian melalui
    Penyediaan layanan setara bagi penyandang disabilitas tidak hanya memperkuat inklusi keuangan,                  mekanisme penjualan piutang (cessie).
    tetapi juga berkontribusi pada kinerja ESG dan kesetaraan layanan, yang pada akhirnya mendorong                 Setiap langkah yang diambil dilakukan dengan penuh pertimbangan agar solusi yang dihasilkan tetap
    volume transaksi yang lebih besar dalam segmen nasabah disabilitas dan lansia. Untuk memastikan                 adil, seimbang dan memberikan manfaat bagi semua pihak. Dengan pendekatan penagihan kredit yang
    standarisasi dan kepatuhan layanan, BRI mengikuti Standar Pedoman Setara yang diterbitkan                       bertanggung jawab ini, BRI tidak hanya berperan sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra
    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mengatur pembakuan prosedur, dokumen, infrastruktur dan                       terpercaya yang berdedikasi untuk menjaga hubungan yang kuat dengan nasabah dan mendukung
    penyelesaian pengaduan nasabah.                                                                                 kesejahteraan finansial jangka panjang.
      Standar Layanan                                          Realisasi                                            Perhitungan Kebutuhan Kredit Berdasarkan Kemampuan Membayar Nasabah
                              Dalam SE.21-DIR/SCC/08/2024 terkait perancangan infrastruktur/fasilitas BRI,          BRI berkomitmen untuk menjaga kesehatan finansial nasabah dengan menerapkan kebijakan
Prosedur                      Product Owner/Business Owner berkoordinasi dengan Unit Kerja Pengelola                perhitungan repayment capacity untuk memastikan pinjaman yang diberikan sesuai dengan
                              Jaringan Kerja BRI/Unit Kerja Teknologi Informasi/Service & Contact Center            kemampuan finansial nasabah. Kebijakan ini dirancang untuk melindungi nasabah dari risiko over-
                              dalam mendukung penyediaan layanan khusus kepada nasabah penyandang
                              disabilitas dan lanjut usia.
                                                                                                                    indebtedness dan membantu mereka mencapai tujuan keuangan secara berkelanjutan.
                                                                                                                    Untuk meningkatkan transparansi, BRI menyediakan kalkulator perhitungan kredit yang dapat diakses
Dokumen                       Penyediaan dokumen bersama Divisi Product Owner seperti formulir.                     melalui situs web resmi. Alat ini memungkinkan nasabah untuk memperkirakan jumlah angsuran yang
                                                                                                                    sesuai sebelum mengajukan pinjaman. Dengan pendekatan ini, BRI mengedepankan asas transparansi
                              Penyediaan 100 CRM dan 675 mesin ATM bicara dengan instruksi spesifik dan
                              dilengkapi sambungan audio. Semua mesin ATM memiliki ketinggian yang lebih            dan tanggung jawab dalam setiap proses kredit, memberikan informasi yang jelas dan memudahkan
Infrastruktur Fisik                                                                                                 nasabah untuk membuat keputusan keuangan yang bijak. Pendekatan ini tidak hanya membantu
                              rendah, bangunan ATM dengan pintu yang lebih lebar untuk pengguna kursi
                              roda sehingga menjamin mobilitas yang lancar bagi penyandang disabilitas.             nasabah terhindar dari jebakan utang, tetapi juga memastikan hubungan keuangan yang sehat antara
                                                                                                                    BRI dan nasabahnya.
Page 64
                                                                                                                    Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   64



     PENGANTAR                         TOPIK MATERIAL                   TOPIK UMUM                         LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui      Pelayanan Prima         Penguatan Inklusi dan    Keandalan             Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan   kepada Nasabah          Literasi Keuangan        Keamanan Siber        Perusahaan yang Baik



Manajemen Risiko
Risiko yang dihadapi BRI terkait dengan penyediaan layanan nasabah yang unggul antara lain terkait                Manajemen Pelindungan Privasi Nasabah [FN-CB-230a.2.]
dengan risiko operasional yang terkait dengan efisiensi sistem dan kapabilitas pekerja, risiko kepatuhan
                                                                                                                  Menyadari pentingnya pelindungan privasi nasabah, BRI menerapkan kerangka kerja manajemen
yang terkait dengan pelindungan privasi nasabah dan praktik pemasaran, serta risiko strategis akibat
                                                                                                                  pelindungan privasi nasabah yang komprehensif untuk memastikan bahwa nasabah merasa aman saat
pengembangan produk yang kurang sesuai. Apabila tidak dikelola dengan baik, risiko-risiko tersebut
                                                                                                                  menggunakan layanan BRI. Kerangka kerja ini dibangun berdasarkan kepatuhan terhadap peraturan,
dapat meningkat menjadi risiko reputasi.
                                                                                                                  penerapan kebijakan pelindungan privasi yang kuat, dan penggunaan teknologi yang canggih. BRI
                                                                                                                  menerapkan pelindungan data pribadi untuk setiap aktivitas pemrosesan data pribadi pada siklus
Manajemen Operational Excellence [F.27] [F.28]                                                                    hidup data yang mencakup pengumpulan, pemrosesan, penyimpanan, dan pemusnahan data pribadi.
Manajemen operational excellence dalam bank komersial merupakan pendekatan strategis yang                         Implementasi pelindungan data pribadi dilakukan dengan pendekatan Privacy Operational Life Cycle.
berfokus pada peningkatan efisiensi, kualitas layanan perbankan, dan mitigasi risiko. Dalam konteks               Governance: BRI membentuk fungsi Petugas Pelindungan Data Pribadi (PPDP) atau Data Protection
ini, BRI berkomitmen untuk memberikan layanan yang optimal kepada nasabah dengan tetap                            Officer (DPO) untuk mengelola pelindungan data pribadi. BRI melakukan pengelolaan data pribadi
meminimalkan biaya dan risiko. Untuk mencapai hal tersebut, BRI menerapkan strategi seperti                       tersebut dengan berpedoman pada kebijakan dan prosedur yang ditetapkan secara internal, antara
pelayanan prima, penawaran produk dan komunikasi yang bertanggungjawab, diversifikasi produk dan                  lain:
penerapan teknologi informasi yang tepat.                                                                         l Kebijakan terkait Pelindungan Data Pribadi.
Pelayanan prima kepada nasabah sangat penting dalam mengelola risiko operasional, termasuk waktu                  l Kebijakan terkait Tata Kelola Keamanan Informasi.
henti sistem, waktu tunggu yang lama, dan inefisiensi layanan, yang secara langsung berdampak
                                                                                                                  l Standar Operasional Prosedur terkait Pelindungan Data Pribadi.
pada kepuasan dan keamanan nasabah. Untuk mengatasi tantangan tersebut, BRI menerapkan
sistem manajemen risiko yang terstruktur, menyempurnakan prosedur operasional dan mengadakan                      l Standar Operasional Prosedur terkait Rahasia Bank.
pelatihan pekerja secara berkala untuk meningkatkan proses penyelesaian pengaduan nasabah, serta                  Dalam pengelolaan risiko, BRI telah menetapkan serangkaian kebijakan dan langkah-langkah kepatuhan
memitigasi potensi ketidakpuasan nasabah.                                                                         untuk memastikan pemrosesan data pribadi yang aman dan bertanggung jawab. Kebijakan-kebijakan
Penerapan prinsip Know Your Customer (KYC) merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam                          ini berlaku untuk semua individu yang terlibat dalam pemrosesan data, termasuk manajemen BRI,
mengurangi risiko penipuan dan meningkatkan kepercayaan nasabah terhadap BRI dan lembaga                          penyelenggara sistem elektronik, dan seluruh prosesor data pribadi. Semua entitas yang terlibat dalam
keuangan pada umumnya. Selain itu, risiko reputasi juga menjadi perhatian utama dalam pengelolaan                 pengumpulan, pengiriman, penyebaran, dan penghapusan data pribadi, termasuk pekerja, vendor,
nasabah. Kesalahan dalam komunikasi atau pelayanan dapat merusak reputasi bank, yang pada                         mitra, kontraktor, dan pihak ketiga lainnya, harus mematuhi peraturan perundang-undangan yang
gilirannya dapat mempengaruhi loyalitas nasabah. Untuk memitigasi hal ini, BRI menerapkan strategi                berlaku, standar/praktik terbaik, serta ketentuan khusus yang berlaku di industri perbankan Indonesia.
komunikasi yang proaktif, memastikan responsif terhadap keluhan nasabah, kepatuhan terhadap                       Hal ini memastikan standar perlindungan data yang tinggi sekaligus memitigasi risiko yang terkait
peraturan pemasaran dan periklanan yang adil, serta kebijakan pelindungan privasi nasabah.                        dengan penanganan data pribadi. [GRI 3-3]

BRI mengelola risiko strategis yang muncul akibat pengembangan produk yang kurang sesuai                          Assess: BRI secara terus menerus mengevaluasi proses manajemen privasinya agar selaras dengan
dengan memanfaatkan teknologi analisis data, memahami faktor-faktor makroekonomi, melakukan                       praktik terbaik dan persyaratan kepatuhan yang berlaku. Hal ini termasuk identifikasi gap analysis,
evaluasi berkelanjutan, serta menerapkan praktik tata kelola dan manajemen risiko yang baik. Selain               penyusunan aktivitas perekaman pemrosesan data, penilaian dampak pelindungan data pribadi,
itu, praktik manajemen risiko yang baik juga melibatkan pemantauan dan evaluasi berkelanjutan                     penilaian risiko privasi terhadap pihak ketiga dan data inventory and mapping.
terhadap produk yang telah diluncurkan. Pemantauan dan evaluasi berkelanjutan ini membantu BRI                    Protect: BRI memiliki langkah-langkah teknis dan organisasional untuk melindungi data pribadi dari
untuk mengidentifikasi masalah yang mungkin timbul dari produk yang kurang sesuai dan mengambil                   akses yang tidak sah atau penggunaan yang tidak sah, namun tidak terbatas pada penerapan enkripsi,
tindakan korektif yang diperlukan. Seluruh strategi ini didukung penerapan teknologi informasi dan                tokenisasi, data loss prevention, dan teknologi lain untuk mencegah akses, pengumpulan, penggunaan,
inovasi digital yang handal, baik untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memperluas jangkauan               pengungkapan, penyalinan, perubahan, penghapusan yang tidak sah atau bertentangan dengan
layanan, meningkatkan pengalaman nasabah, serta menciptakan nilai tambah bagi nasabah yang                        hukum.
berkontribusi pada peningkatan kepuasan dan loyalitas.
Page 65
                                                                                                               Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   65



     PENGANTAR                        TOPIK MATERIAL                 TOPIK UMUM                       LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui      Pelayanan Prima      Penguatan Inklusi dan   Keandalan            Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan   kepada Nasabah       Literasi Keuangan       Keamanan Siber       Perusahaan yang Baik



Manajemen Risiko


Dalam menjamin privasi terhadap data pribadi yang dikelola, BRI berpegang pada prinsip-prinsip               BRI memproses data pribadi nasabah sesuai dengan tujuan yang tercantum dalam pemberitahuan
pelindungan data pribadi, yaitu:                                                                             privasi BRI, dengan mematuhi dasar hukum yang berlaku untuk pemrosesan data pribadi. Sebagai
  Terbatas, Spesifik, Sah secara Hukum, dan Transparan: Pengumpulan data pribadi dilakukan dengan            bentuk komitmen BRI dalam menjaga dan melindungi data nasabah, BRI melakukan pemantauan
  batasan yang jelas, tujuan yang spesifik, legal, dan transparan.                                           terhadap persetujuan nasabah untuk tujuan pemasaran.
  Pembatasan Tujuan: Pemrosesan data pribadi dilakukan sesuai dengan tujuannya yang telah
  ditentukan.
  Jaminan Hak Subjek Data Pribadi: Pemrosesan data pribadi dilaksanakan dengan menjamin hak-hak
  subjek data pribadi.
  Akurasi Data: Pemrosesan data pribadi dilakukan dengan akurat, lengkap, tidak menyesatkan,
  mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.
  Keamanan Data: Pemrosesan data pribadi dilakukan dengan melindungi keamanan data dari
  akses yang tidak sah, pengungkapan yang tidak sah, perubahan yang tidak sah, penyalahgunaan,
  perusakan, dan/atau kehilangan data pribadi.
  Pemberitahuan Tujuan Pemrosesan Data Pribadi: Pemrosesan data pribadi dilakukan dengan
  memberitahukan dengan jelas tujuan dan aktivitas pemrosesan, serta risiko kegagalan pelindungan
  data pribadi.
  Pembatasan Retensi Data: Data pribadi dapat dimusnahkan, dihapus dan/atau dilakukan peninjauan
  kembali setelah masa retensi berakhir atau berdasarkan permintaan pemilik data pribadi kecuali
  ditentukan lain oleh peraturan perundang-undangan.
  Akuntabilitas: Pemrosesan data pribadi dilakukan secara bertanggung jawab dengan memenuhi
  pelaksanaan prinsip pelindungan data pribadi dan dapat dibuktikan secara jelas.
Sustain: BRI berkomitmen untuk mempertahankan kepatuhan terhadap peraturan pelindungan
data pribadi dan terus meningkatkan praktik pelindungan data pribadi seiring waktu dengan terus
menyelenggarakan pelatihan dan awareness kepada seluruh pekerja baik di kantor pusat dan cabang.
Untuk memastikan pelaksanaan pemrosesan data pribadi sesuai dengan pedoman dan prosedur,
BRI melakukan audit terhadap pelindungan data pribadi sesuai kebijakan yang berlaku, dengan
mempertimbangkan skala dan karakteristik operasional bisnis BRI.
Respond: BRI telah memiliki prosedur penanganan insiden siber untuk menangani pelanggaran data
pribadi dengan segera dan efektif. Selain itu, sebagai bentuk transparansi terhadap pemrosesan data
pribadi, BRI telah menyusun dan mempublikasi pemberitahuan privasi yang dapat diakses pada tautan
berikut: https://bri.co.id/privacy.
Page 66
                                                                                                                   Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   66



      PENGANTAR                       TOPIK MATERIAL                  TOPIK UMUM                        LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui      Pelayanan Prima       Penguatan Inklusi dan       Keandalan         Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan   kepada Nasabah        Literasi Keuangan           Keamanan Siber    Perusahaan yang Baik



Metrik dan Target
Indikator Kinerja Direksi terkait Pemantauan Penyediaan Layanan                                                WhatsApp blast kepada nasabah yang telah bertransaksi di Unit Kerja BRI. Untuk menjaga kerahasiaan
Nasabah yang Unggul                                                                                            data nasabah, pesan dikirimkan langsung oleh BRI melalui akun resmi BRI-INFO.
                                                                                                               Selain itu, BRI menilai kualitas layanan melalui Service Quality Index (SQI), mencapai hasil 4,4331 dengan
No     Parameter                                                                            Realisasi
                                                                                                               kategori Diamond pada tahun 2024. Pencapaian ini mencerminkan bahwa layanan BRI selalu berada
  1    Net Promoter Score BRI                                                                64,00%            pada level terbaik di industri perbankan.
                                                                                                               Untuk mengukur konsistensi dan objektivitas kualitas layanan, BRI menggunakan metode mystery
  2    Jumlah Pengguna Aktif BRImo                                                24,3 Juta Pengguna
                                                                                                               shopping untuk memperoleh gambaran yang akurat mengenai kualitas pelayanan unit kerja yang
  3    Pertumbuhan Rata-rata Total Deposit (Bank Only)                                         9,57%           meliputi People (CS, Teller, dan Satpam), Process (E-Channel seperti ATM/CRM), dan Premises.
                                                                                                               Pada tahun 2024, BRI tetap mempertahankan standar privasi dan keamanan data yang ketat, dengan
  4    Pertumbuhan Rata-rata Total Loan (Bank Only)                                            9,16%
                                                                                                               tidak adanya laporan pengaduan mengenai pelanggaran privasi nasabah atau kebocoran data, baik
  5    Rasio CASA                                                                             67,54%           yang disampaikan secara langsung maupun melalui kelompok pelindungan konsumen. [GRI 418-1] [FN-CB-
                                                                                                               230a.1]
BRI mengukur pelayanan prima kepada nasabah menggunakan indikator utama yang menilai
keterlibatan nasabah. Indikator tersebut mencakup kesediaan nasabah untuk menggunakan
produk yang tercermin dalam jumlah pengguna aktif BRImo, serta kecenderungan nasabah untuk
merekomendasikan layanan dan produk BRI kepada orang lain yang diukur dengan Net Promoter Score.
Hal ini berhubungan erat dengan pengembangan produk yang berpusat pada nasabah (customer-
centric) yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan melalui digitalisasi, termasuk keandalan
dan akurasi penyampaian informasi kepada nasabah. Hasil survei menunjukkan bahwa berbagai
macam perbaikan, improvement dan digitize process yang telah dilakukan oleh BRI membuat nasabah
semakin terikat dan berkeinginan untuk merekomendasikan BRI kepada orang lain. Hal ini tercermin
dari pencapaian NPS BRI yaitu sebesar 64,00%.
Selain itu, kinerja terkait pelayanan prima kepada nasabah berhubungan langsung dengan metrik
keuangan Bank, seperti rata-rata pertumbuhan jumlah simpanan pada tahun 2024 sebesar 9,57% (YoY),
rata-rata pertumbuhan jumlah pinjaman sebesar 9,16% (YoY), dan rasio CASA sebesar 67,54%.


Penilaian Kepuasan Nasabah [F27, F30] [GRI 417-3, 418-1] [FN-CB-230a.1]
Untuk memahami kepuasan, loyalitas, dan keterikatan nasabah terhadap perusahaan, BRI telah
melakukan pengukuran indeks Customer Engagement yang bekerjasama dengan pihak ketiga yang ahli
di bidangnya. Hasil pengukuran Customer Engagement BRI mencapai 4,67 dari target 4,55. Pencapaian
indeks yang selaras dengan peningkatan Teller Experience, Customer Service Experience, dan Branch
Experience menjadi bukti dari hasil positif atas apa yang telah dicapai oleh BRI pada tahun 2024. BRI
juga memberikan perhatian penuh terhadap penilaian umpan balik nasabah melalui berbagai saluran
luring ataupun daring untuk melakukan perbaikan dan pengembangan layanan guna meningkatkan
kepuasan nasabah. Upaya ini memperoleh hasil berupa tingkat keunggulan layanan nasabah BRI pada
tahun 2024 yang mencapai 87,06 melampaui target 80. Survei dilakukan melalui pengiriman pesan
Page 67
                                                                                                          Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   67



     PENGANTAR                        TOPIK MATERIAL                TOPIK UMUM                   LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui      Pelayanan Prima     Penguatan Inklusi dan   Keandalan        Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan   kepada Nasabah      Literasi Keuangan       Keamanan Siber   Perusahaan yang Baik


Penguatan Inklusi dan Literasi Keuangan
Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan lebih dari 17.000 pulau dan populasi yang melebihi 270 juta jiwa, Indonesia dikenal dengan keragamannya yang luar biasa,
mencakup beragam etnis, budaya, bahasa, dan keyakinan. Di tengah dinamika dan perkembangan pesat inovasi teknologi di sektor keuangan, keragaman ini menghadirkan
tantangan sekaligus peluang bagi inklusi dan literasi keuangan. BRI hadir sebagai mitra strategis masyarakat, berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan keuangan seluruh
lapisan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial, ekonomi, dan budaya, sekaligus terus berupaya mendorong inklusi keuangan yang lebih luas sekaligus mendorong
perilaku keuangan berkelanjutan yang bijak dan bertanggung jawab.




Empat Pilar Standar Pengungkapan Keberlanjutan IFRS

Tata Kelola                                           Strategi                                           Manajemen Risiko                          Metrik dan Target

Tata Kelola Inklusi dan Literasi Keuangan             Identifikasi Peluang dan Risiko Utama               Produk dan Strategi                       Metrik dan Target Inklusi dan Literasi Keuangan
                                                                                                                                                   dalam Indikator Kinerja Utama (KPI) Kolegial Direksi
Komitmen Inklusi Keuangan                             Akses Perbankan yang Luas                          Distribusi dan Jangkauan

                                                      Dukungan Produk dan Layanan                        Pengembangan Kemitraan
                                                      Keuangan

                                                      Dukungan Non-Keuangan
Page 68
                                                                                                                 Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   68



     PENGANTAR                         TOPIK MATERIAL                   TOPIK UMUM                    LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui      Pelayanan Prima         Penguatan Inklusi dan    Keandalan        Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan   kepada Nasabah          Literasi Keuangan        Keamanan Siber   Perusahaan yang Baik



Tata Kelola
Tata Kelola Inklusi dan Literasi Keuangan                                                                    2    Produk dan Layanan Keuangan
BRI berkomitmen untuk memberikan akses produk dan layanan keuangan yang terjangkau dan                            Terus melakukan pengembangan dan menawarkan produk dan layanan keuangan yang terjangkau
sesuai dengan kebutuhan nasabah. Layanan BRI harus mampu menjangkau mereka yang selama ini                        dan sesuai dengan kebutuhan nasabah, antara lain meliputi produk tabungan, pinjaman, dan
kurang terlayani oleh lembaga keuangan. Termasuk, mereka yang memiliki akses terbatas ke layanan                  asuransi.
keuangan, individu berpenghasilan rendah, perempuan kurang mampu, pelajar, pekerja migran                    3    Dukungan Non-Finansial
Indonesia, penyandang disabilitas, dan lansia.
                                                                                                                  Menyediakan dukungan non-finansial dalam bentuk program pemberdayaan masyarakat untuk
Kegiatan inklusi dan literasi yang dilaksanakan oleh BRI dilakukan berdasarkan prinsip:
                                                                                                                  meningkatkan literasi keuangan, meningkatkan kesejahteraan keuangan, dan meningkatkan skala
1   Terencana dan Terukur                                                                                         bisnis nasabah. Khususnya, bisnis milik nasabah yang berasal dari kelompok yang kurang terlayani.
    Kegiatan yang dilakukan harus memiliki konsep yang sesuai dengan sasaran, strategi, kebijakan            4    Kesejahteraan Nasabah
    otoritas, serta memiliki indikator untuk memperoleh informasi peningkatan literasi keuangan.
                                                                                                                  BRI berkomitmen untuk menjaga kesejahteraan finansial nasabah melalui kesejahteraan keuangan
2   Berorientasi pada Pencapaian
                                                                                                                  nasabah, di antaranya dengan memastikan bahwa pinjaman nasabah dihitung berdasarkan
    Kegiatan yang dilakukan mampu mencapai tujuan peningkatan literasi keuangan dengan
                                                                                                                  kemampuan mereka untuk membayar. BRI juga memastikan adanya perlakuan yang adil bagi
    mengoptimalkan sumber daya yang ada. Dalam penerapan prinsip berorientasi pada pencapaian.
                                                                                                                  semua nasabah dengan menerapkan prinsip-prinsip Kebijakan Komunikasi Pemasaran Adil:
    Perusahaan menetapkan tonggak-tonggak utama yang menjadi acuan untuk pencapaian inklusi
                                                                                                                  Transparansi, Perlakuan yang Adil, Keandalan, Kerahasiaan dan Keamanan Data Konsumen, serta
    keuangan. Dalam penerapannya, setiap unit usaha memiliki ruang untuk mengoptimumkan
                                                                                                                  Penanganan Pengaduan dan Penyelesaian Sengketa Nasabah dengan cara yang sederhana,
    pencapaian inklusi keuangan sesuai dengan karakter kerja setiap unit yang bersangkutan.
                                                                                                                  cepat, dan terjangkau.
3   Berkelanjutan
                                                                                                             BRI berkomitmen untuk memastikan inklusi keuangan tertanam dalam misi dan operasi bank serta
    Kegiatan yang dilakukan secara berkesinambungan untuk mencapai tujuan yang direncanakan
                                                                                                             kerangka kerja ESG dalam berbagai aras kebijakan untuk memastikan keberlanjutan jangka panjang.
    serta memiliki aspek jangka panjang. Dalam penerapan prinsip berkelanjutan, diperlukan
                                                                                                             Di sisi badan kelola tertinggi, Direksi memprioritaskan inklusi keuangan sebagai tujuan utama BRI dan
    pemahaman terhadap pengelolaan keuangan, lembaga, produk dan/atau layanan jasa keuangan.
                                                                                                             memantau perkembangannya sementara di sisi kerangka kerja, inklusi keuangan diuraikan dalam
Peningkatan inklusi dan literasi keuangan di BRI berpedoman pada Surat Edaran No. 21/SCC/08/2024             tujuan, target demografis, dan strategi implementasi yang terukur.
tanggal 30 Agustus 2024 yang mengacu pada Ketentuan Peraturan POJK No. 03/2023 tentang
                                                                                                             Upaya tersebut diawasi dan dikelola pekerja dan tim inklusi keuangan yang berdedikasi serta melibatkan
Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan di Sektor Jasa Keuangan bagi konsumen dan Masyarakat
                                                                                                             pemangku kepentingan seperti pemerintah, kelompok masyarakat, dan lembaga swadaya masyarakat
dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 22 Tahun 2023 tentang Pelindungan Konsumen dan
                                                                                                             untuk menjangkau populasi yang kurang terlayani. Setelah dilakukan pelaksanaan kegiatan dimaksud,
Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan.
                                                                                                             evaluasi dan pelaporan juga dilakukan untuk untuk menilai dampak program inklusi dan literasi
                                                                                                             keuangan.
Komitmen Inklusi Keuangan                                                                                    Komitmen ini ditunjukkan BRI melalui kegiatan peningkatan inklusi dan literasi keuangan adalah program
Demi menjangkau seluruh lapisan masyarakat, BRI menetapkan beberapa komitmen sebagai berikut:                -program seperti pembukaan tabungan pelajar, pemberdayaan serta pelatihan terkait pengelolaan
1   Akses Perbankan yang Ekstensif                                                                           keuangan bagi UMKM dan kelompok usaha serta penyediaan fasilitas terkait akses perbankan yaitu
                                                                                                             penyediaan infrastruktur (channel) seperti penambahan jaringan kantor, pengembangan saluran
    Menyediakan dan memperluas akses produk dan layanan keuangan yang merata, baik melalui
                                                                                                             distribusi produk, penyediaan sarana khusus kepada nasabah dan/ masyarakat penyandang disabilitas
    kantor cabang BRI, aplikasi perbankan digital, maupun agen laku pandai (BRILink Agent). Layanan
                                                                                                             dan/ lanjut usia, dukungan terhadap program pemerintah seperti penyaluran bantuan sosial (bansos),
    BRI harus mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok masyarakat yang
                                                                                                             serta penyediaan aplikasi layanan keuangan digital.
    kurang terlayani (underserved groups).
                                                                                                             Setelah dilakukan pelaksanaan kegiatan dimaksud, evaluasi dan pelaporan juga dilakukan untuk melihat
                                                                                                             hasil/dampak kegiatan dalam meningkatkan inklusi dan literasi keuangan.
Page 69
                                                                                                                              Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      69



       PENGANTAR                                TOPIK MATERIAL                           TOPIK UMUM                  LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui              Pelayanan Prima                Penguatan Inklusi dan    Keandalan        Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan           kepada Nasabah                 Literasi Keuangan        Keamanan Siber   Perusahaan yang Baik



Strategi
BRI telah menjadi mitra keuangan terpercaya bagi masyarakat Indonesia, dengan menyediakan                                   Identifikasi Peluang dan Risiko Utama
berbagai produk dan layanan keuangan yang dapat diandalkan dan disesuaikan dengan kebutuhan
                                                                                                                            Sebagai salah satu negara di ASEAN yang memiliki penduduk tebesar dan juga wilayah yang luas
individu, korporasi, dan UKM. Sebagai bank komersial dengan fokus utama pada segmen UKM, BRI
                                                                                                                            membuka kesempatan bagi BRI untuk terus memperluas pangsa pasar dan memperkuat posisi di
berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan dan perkembangan UKM melalui akses perbankan
                                                                                                                            tingkat regional. Di sisi lain, terdapat risiko yang berasal dari berbagai sumber, baik berasal dari pasar,
yang luas, portofolio produk keuangan yang beragam dan terjangkau, serta inisiatif pengembangan
                                                                                                                            operasional bank, maupun dari nasabah sendiri sehingga membutuhkan manajemen risiko yang
kapasitas. Hal ini mencakup program pemberdayaan masyarakat, pelatihan khusus, dan integrasi
                                                                                                                            efektif untuk meningkatkan nilai perusahaan, BRI memastikan keberlanjutan bisnis dan kehandalan
ekosistem digital yang kuat yang dirancang untuk mendukung dan meningkatkan daya saing UMKM.
                                                                                                                            operasional, sehingga BRI dapat terus memperluas jangkauan layanannya.



                                                                                                                                                                                                    Jangka
                                  Peluang dan Risiko Utama                                                                Dampak Potensial                                  Jangka Pendek                           Jangka Panjang
                                                                                                                                                                                                   Menengah
                        Peluang untuk tumbuh dan memperkuat posisi pasar di Stabilitas sistem keuangan, pengurangan ketimpangan pendapatan,
                        ASEAN                                               peningkatan akses UMKM terhadap pembiayaan, serta pemanfaatan
                                                                            teknologi keuangan.
                                                                                                                                                                                                      ✔                    ✔

                        Masih terdapat potensi pasar yang belum memiliki akses Bank dapat menjangkau populasi yang sebelumnya tidak terlayani
                        finansial                                              dan menawarkan produk serta layanan keuangan yang sesuai dengan
                                                                               kebutuhan mereka.
                                                                                                                                                                                                      ✔
  Peluang
                        Jumlah penduduk yang besar                                                 Peningkatan akses masyarakat terhadap layanan keuangan dan
                                                                                                   pengurangan ketimpangan pendapatan,                                                                ✔
                        Pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan akses dan Meningkatkan efisiensi transaksi dan layanan perbankan melalui
                        literasi keuangan bagi masyarakat yang belum terjangkau digitalisasi serta optimalisasi biaya opersional karena mengurangi                                                                         ✔
                        layanan perbankan                                          ketergantungan pada kantor fisik
                        Risiko kredit akibat ketidaktersediaan data formal serta Peningkatan eksposur risiko, tantangan dalam identifikasi dan
                        kurangnya tingkat literasi nasabah untuk kebutuhan analisa pengelolaan risiko                                                                             ✔
                        kredit
                        Risiko operasional skala jumlah nasabah yang besar Penurunan profitabilitas dan kinerja, serta tantangan dalam
                        membutuhkan jumlah pekerja pengelola dengan biaya mengembangkan inklusi keuangan digital.
                        operasional yang besar, serta menimbulkan risiko operasional                                                                                                                  ✔
  Risiko                yang besar juga
                        Risiko strategi saturasi bisnis UMKM dapat menyebabkan Rasio kredit bermasalah yang lebih tinggi dan keterbatasan likuiditas
                        pengelolaan portofolio target yang kurang sesuai                                                                                                          ✔
                        Risiko operasional karena risiko keamanan siber dimana Kehilangan kepercayaan nasabah dan potensi kerugian finansial
                        kurangnya pemahaman menjaga data pribadi sehingga                                                                                                         ✔
                        dapat meningkatkan risiko penyalagunaan data

Jangka pendek mencakup 1-5 tahun, menengah 5-10 tahun, dan panjang lebih dari 10 tahun
Page 70
                                                                                                                          Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                                70



       PENGANTAR                                   TOPIK MATERIAL                  TOPIK UMUM                    LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui                  Pelayanan Prima        Penguatan Inklusi dan    Keandalan        Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan               kepada Nasabah         Literasi Keuangan        Keamanan Siber   Perusahaan yang Baik



Strategi

Akses Perbankan yang Luas [B.1.e] [GRI G4 FS15]
Perluasan akses masyarakat terhadap layanan keuangan dapat mengurangi ketimpangan pendapatan,                           Agen                    [GRI 3-3] [GRI 413-1] [GRI G4 FS16]

membuka akses UMKM terhadap pembiayaan dan pengembangan usaha serta secara jangka                                       AgenBRILink merupakan salah satu ujung tombak strategi inklusi keuangan BRI. Mereka adalah mitra
panjang dapat mengurangi ketimpangan dan menciptakan stabilitas sistem keuangan. Untuk itu BRI                          penting dalam membawa layanan perbankan ke wilayah-wilayah yang sulit diakses oleh kantor layanan
berusaha menjangkau masyarakat yang belum atau kurang terlayani layanan perbankan pengurangan                           konvensional. AgenBRILink adalah nasabah yang menjadi mitra BRI dan mampu melayani masyarakat
ketimpangan pendapatan, memastikan ketersediaan akses yang setara terhadap layanan keuangan                             untuk melakukan transaksi perbankan tanpa harus mengunjungi kantor BRI. Sebagai mitra independen
dan terus meningkatkan inklusi keuangan, kapan pun dan dimana pun.                                                      BRI, AgenBRILink hadir di berbagai lapisan masyarakat, mulai dari desa terpencil hingga perkotaan.
                                                                                                                        Dukungan AgenBRILink mencakup pembukaan rekening, penarikan tunai, pembayaran tagihan,
E-Channel BRI                                                                                                           transaksi keuangan digital, hingga referral calon nasabah pinjaman. Keberadaan AgenBRILink tidak
E-Channel BRI memungkinkan masyarakat untuk dengan mudah melakukan transaksi perbankan                                  hanya memudahkan masyarakat terutama underserved populations untuk mengakses layanan
tanpa harus mengunjungi kantor cabang sehingga menyediakan akses layanan keuangan yang sangat                           perbankan, tetapi juga memberi manfaat finansial bagi AgenBRILink. AgenBRILink akan mendapatkan
luas. Lebih dari 747.000 E-Channel BRI, termasuk ATM, CRM, EDC, dan E-Buzz, tersebar di seluruh                         sharing fee untuk setiap transaksi yang dilakukan, sehingga berpotensi menjadi penghasilan tambahan.
pelosok Indonesia, termasuk wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal).
                                                                                                                                          Agen BRILink                                Jumlah Transaksi (juta)                    Volume Transaksi (triliun)

                                                                                                                                         2023             2024                           2023             2024                        2023        2024

                                                                                                                                  740.818 1.064.219                                   1.096,61 1.204,25                            1.427,58 1.589,04

                   10.663                                         9.007                        776.357
                                                                                                                           Sebaran Layanan BRILink

      ATM                                          CRM                              EDC*                                                                      Kalimantan
                                                                                                                                                                                                      Sulawesi dan Maluku
                                                                                                                                                               68.832
                                                                                                                                                                                                           105.585

                                            57                            1.064.219
                      E-Buzz                                  Agen BRILink
*EDC terdiri dari merchant, unit kerja operasional, dan BRILink                                                               Sumatera

                                                                                                                             239.380


                                                                                                                                                                                                                                              Papua
                                                                                                                                                                            Jawa
                                                                                                                                                                                                                                              9.993
                                                                                                                                                                         580.569                Bali dan Nusa Tenggara

                                                                                                                                                                                                      59.860
Page 71
                                                                                                                       Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   71



     PENGANTAR                          TOPIK MATERIAL                       TOPIK UMUM                       LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui       Pelayanan Prima             Penguatan Inklusi dan       Keandalan        Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan    kepada Nasabah              Literasi Keuangan           Keamanan Siber   Perusahaan yang Baik



Strategi
Titik Akses Digital                                                                                                  Qlola
BRI berhasil mencatat pertumbuhan transaksi digital yang luar biasa, mencapai 98,95% dari total                                          Qlola merupakan super app perbankan digital BRI yang menghadirkan kemudahan
transaksi melalui platform digital. Aplikasi BRImo menunjukkan peningkatan signifikan dalam jumlah                                       bagi nasabah dalam pengelolaan faktur untuk memudahkan rantai pasok nasabah
pengguna baru, total transaksi, dan volume transaksi. Selain itu, pemanfaatan BRIAPI meningkat                                           Fitur ini mengintegrasikan layanan BRI dengan sistem pembayaran dan fasilitas
secara substansial, melayani lebih dari 23 ekosistem digital dengan lebih dari 1.000 mitra. Implementasi                                 pinjaman. Fitur Supply Chain Management (SCM) di Qlola by BRI telah bekerja
kecerdasan buatan (AI), terutama melalui Sabrina, telah membuktikan dirinya sebagai penanganan                                           sama dengan berbagai perusahaan prinsipal sehingga mampu memudahkan
pelanggan yang efektif dengan meningkatnya jumlah pesan yang dilayani dan tingkat kepuasan yang                                          nasabah untuk bertransaksi dengan rekanan UMKM.
meningkat.
                                                                                                                                Pengguna Qlola                   Jumlah Transaksi                   Volume Transaksi
BRImo
                 BRImo merupakan superapp perbankan digital BRI yang menghadirkan kemudahan bagi                                                                                                             8.118.222
                                                                                                                                                                53.869
                 nasabah dalam bertransaksi hanya dengan menggunakan smartphone. BRImo dapat                                                                     Ribu     53.161                               Miliar
                 diakses kapan pun dan di mana pun. Tidak hanya transaksi umum seperti transfer dan                                     71.965                             Ribu
                 pembayaran tagihan, nasabah juga dapat melakukan pembukaan rekening simpanan,                                 52.117                                                            6.788.672
                                                                                                                                                                                                   Miliar
                 mengelola pinjaman, investasi, melakukan penambahan saldo e-wallet, pembelian pulsa,
                 hingga mendapatkan informasi tentang berbagai promo menarik.
                                                                                                                                2023     2024                    2023      2024                    2023         2024



           Pengguna BRImo                     Jumlah Transaksi                       Volume Transaksi

                                                         4.309,3                              5.541,3
                                                           Juta                               Triliun
                    38,6 Juta
                                          3.088,8 Juta                             4.158,8
        31,6 Juta                                                                  Triliun




          2023        2024                   2023         2024                       2023       2024
Page 72
                                                                                                                  Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      72



     PENGANTAR                        TOPIK MATERIAL                  TOPIK UMUM                        LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui      Pelayanan Prima       Penguatan Inklusi dan    Keandalan            Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan   kepada Nasabah        Literasi Keuangan        Keamanan Siber       Perusahaan yang Baik



Strategi

               Mobile
SenyuM Mobile merupakan aplikasi berbasis Android yang menawarkan                             Jumlah Akuisisi
                                                                                                                                                                        Pinjaman Mekaar
kemudahan akses nasabah khususnya ultra mikro terhadap berbagai produk                        Nasabah
                                                                                                                                                                        65.238                 Simpedes UMI
dan layanan keuangan BRI, Pegadaian, dan PNM. Beberapa layanan yang dapat                                                                                               1,7%                   280.984
                                                                                                                                                                                               7,2%
diakses melalui SenyuM Mobile, antara lain produk simpanan (Simpedes UMi BRI),
investasi (Tabungan Emas Pegadaian), maupun sistem rujukan untuk pembiayaan,
                                                                                                                3.919.230                                                                               Tabungan Emas
                                                                                                                                                                                                        Pegadaian
mulai dari kelompok Mekaar di PNM, Gadai dari Pegadaian, hingga pinjaman BRI.                                                                                                                           223.366
                                                                                                                                                         Pinjaman BRI
                                                                                                                                                                                                        5,7%
                                                                                                                                                         2.383.680
                                                                                                    1.959.449                                            60,8%

                                                                                                                                                                                                       Pinjaman Gadai
                                                                                          242.627                                     Persentase Akuisisi Nasabah
                                                                                                                                      Melalui           Mobile
                                                                                                                                                                                                       965.962
                                                                                                                                                                                                       24,6%
                                                                                           2022       2023        2024                Berdasarkan Produk (2024)




                                                      Sabrina
                                                      Sabrina merupakan Virtual Assistant dengan teknologi kecerdasan             channel pengaduan melalui Contact BRI. Interaksi Sabrina ini meningkat sebesar
                                                      buatan (AI, artificial intelligence) berbasis chatbot yang dikembangkan     47,63% dibandingkan tahun 2023. Hal ini menjadikan Sabrina sebagai saluran
                                                      BRI untuk memberikan kemudahan layanan dan informasi kepada                 pilihan pengguna untuk berkomunikasi dengan Contact BRI. Rata-rata pertanyaan
                                                      nasabah maupun calon nasabah. Sabrina dapat diakses secara mudah            pengguna yang tidak bisa dijawab (atau biasa disebut fallback rate) oleh Sabrina
                                                      melalui WhatsApp di nomor 0812 1214 017. Sabrina membantu nasabah           terus menurun dari angka 17,80% pada 2023 menjadi 9,33% pada 2024. Kinerja baik ini
                                                      mendapatkan informasi produk, layanan & promo, layanan pengaduan,           didukung dengan survei kepuasan pengguna. Sekitar 80,50% pengguna menyatakan
                                                      reservasi layanan cabang, penonaktifan kartu debit, konsultasi investasi,   puas dengan layanan yang diberikan. Angka ini mengalami peningkatan dari angka
                                                      lokasi Kantor Cabang BRI/ ATM/ AgenBRILink terdekat, hingga                 sebelumnya, yakni sebanyak 69,80% pada tahun 2023.
                                                      rekomendasi merchant. Sabrina saat ini telah terintegrasi dengan
                                                      BRImo dalam memberikan informasi mengenai transaksi perbankan               Sabrina                                                             2023         2024
                                                      sehingga nasabah dapat mengetahui informasi saldo rekening dan              Komposisi Sabrina terhadap total interaksi Contact BRI         33,16%          40,11%
                                                      informasi mutasi rekening melalui Sabrina.
                                                      Sabrina juga menjadi salah satu garda terdepan dalam memfasilitasi Pertanyaan tidak terjawab (%)                                          17,80%            9,33%
                                                      pertanyaan hingga pengaduan nasabah seputar produk dan layanan
                                                                                                                              Tingkat kepuasan pengguna (%)                                     69,80%           80,50%
                                                      BRI. Interaksi Sabrina mencapai 40,11% terhadap total interaksi seluruh
Page 73
                                                                                                                       Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.    73



     PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                    TOPIK UMUM                        LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui        Pelayanan Prima          Penguatan Inklusi dan    Keandalan            Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan     kepada Nasabah           Literasi Keuangan        Keamanan Siber       Perusahaan yang Baik



Strategi
Dukungan Produk dan Layanan Keuangan
BRI menyediakan beragam jenis produk dan layanan keuangan yang tidak hanya memenuhi kebutuhan keuangan nasabah secara luas, tetapi juga dapat menjangkau masyarakat yang belum atau kurang terlayani
layanan perbankan. BRI terus berusaha untuk memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat di Indonesia mendapatkan layanan perbankan.


Produk Simpanan [F.26] [FN-CB-240a.3]
                        Produk Simpanan

                                                Simpedes                                                 Simpedes Umi                                              Simpedes TKI


                                    Jumlah Rekening:   147,60 Juta                            Jumlah Rekening:   18,20 Juta                              Jumlah Rekening:   73,47 Ribu
                           Tabungan masyarakat yang dapat dilayani di                  Produk khusus Nasabah Ultra Mikro, khususnya               Didedikasikan untuk pekerja migran untuk
                           seluruh unit kerja BRI, yang dilengkapi dengan BRI          Nasabah PNM dan Pegadaian (eksisting maupun                memudahkan proses transaksi mereka, yang
                           Card yang berfungsi sebagai kartu ATM dan kartu             baru) yang belum memiliki fasilitas perbankan atau         meliputi layanan distribusi atau pengumpulan gaji
                           debit.                                                      non bankable. Produk Simpedes UMi juga dilengkapi          pekerja migran.
                                                                                       fasilitas buku tabungan dan mobile banking (BRIMo)
                                                                                       dengan Kartu Debit berlabel GPN.



                                              Simpedes Bisa                                                BritAma                                                BritAma Junio


                                    Jumlah Rekening:   319,30 Ribu                            Jumlah Rekening:   24,69 Juta                               Jumlah Rekening:   2,38 Juta
                           Tabungan dengan 3 fitur utama dalam 1 kali                  Produk dengan fasilitas e-banking dan sistem online        Produk bagi anak-anak untuk mendorong budaya
                           pembukaan rekening, yaitu saving/transaksi                  real-time agar nasabah dapat bertransaksi kapan            menabung sejak dini, yang dilengkapi dengan
                           (rekening induk), investasi (rekening berjangka dan         pun dan di mana pun. BritAma dilengkapi dengan             fasilitas e-banking, fitur perencanaan keuangan
                           DPLK) dan proteksi (asuransi mikro AM-KKM,                  perlindungan asuransi kecelakaan gratis, fitur             (Junio Rencana), asuransi kecelakaan pribadi, dan
                           Rumahku dan kerusakan tempat usaha).                        e-banking, dan tingkat bunga yang kompetitif.              kartu debit dengan desain yang menarik



                                              BritAma Bisnis                                Simpanan Pelajar (Simpel) [FN-CB-240a.3]                          TabunganKu [FN-CB-240a.3]


                                      Jumlah Rekening:   602 Ribu                                Jumlah Rekening:   32 Juta                              Jumlah Rekening:   17,20 Juta
                           Produk diutamakan untuk digunakan dalam bisnis              Tabungan untuk pelajar dengan persyaratan yang             Tabungan untuk nasabah perorangan dengan
                           dengan memberikan keleluasaan lebih dalam                   mudah dan sederhana. Layanan ini menyediakan               persyaratan yang mudah dan ringan, yang
                           bertransaksi, kejelasan lebih dalam pencatatan              beberapa fitur menarik dalam konteks pendidikan            diterbitkan bersama bank-bank di Indonesia untuk
                           transaksi dan keuntungan yang lebih untuk                   dan inklusi keuangan untuk mendorong budaya                mendorong budaya menabung.
                           menunjang transaksi kebutuhan bisnis nasabah.               menabung sejak dini.
Page 74
                                                                                                                                   Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                 74



      PENGANTAR                                TOPIK MATERIAL                            TOPIK UMUM                      LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui             Pelayanan Prima             Penguatan Inklusi dan      Keandalan              Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan          kepada Nasabah              Literasi Keuangan          Keamanan Siber         Perusahaan yang Baik



Strategi
Produk Pinjaman [F.26] [FN-CB-240a.1.] [FN-CB-240.a.2]
 Produk Pinjaman
                                  Produk Pinjaman

                           Kupedes                                                         KUR Mikro                                                KUR Super Mikro                                                  PNM Mekaar
                                                            Kupedes                                                    KUR Mikro                                                   KUR Super Mikro                                                 PNM Mekaar
             Debitur:                     Outstanding:                        Debitur:                  Outstanding:                     Debitur:                   Outstanding:                        Debitur:                  Outstanding:

        4,49 Juta                   200,2
                                      4,49Triliun
                                              Debitur:

                                           Juta                     7,94Triliun
                                                                  200,2  Juta
                                                                         Outstanding:
                                                                                                 230,77
                                                                                                    7,94Triliun
                                                                                                            Debitur:

                                                                                                         Juta                    168,56
                                                                                                                               230,77   Ribu
                                                                                                                                    Outstanding:

                                                                                                                                      Triliun                  522,6 Miliar
                                                                                                                                                                168,56
                                                                                                                                                                        Debitur:

                                                                                                                                                                       Ribu                   522,6 Juta
                                                                                                                                                                                                 3,8Miliar
                                                                                                                                                                                                   Outstanding:

                                                                                                                                                                                                                                 3,8Triliun
                                                                                                                                                                                                                              11,91   Debitur:

                                                                                                                                                                                                                                     Juta
                                                                                                                                                                                                                                                                Outs

                                                                                                                                                                                                                                                            11,91
    Ditujukan bagi usaha mikro individual (badan usaha            Pembiayaan kepada pengusaha mikro startup                      Pembiayaan khusus untuk nasabah baru, menyasar                 Diluncurkan pada 2015, Mekaar merupakan layanan
    maupun       perorangan)       Ditujukan
                                yang          bagi usaha mikro individual
                                          membutuhkan             dengan(badan   usaha
                                                                          pinjaman               Pembiayaan
                                                                                    Rp10 juta - Rp100           kepada pengusaha
                                                                                                      juta per debitur                 mikro
                                                                                                                                 pekerja       startup
                                                                                                                                          terkena               Pembiayaan
                                                                                                                                                   dampak kehilangan              atauuntuk nasabah
                                                                                                                                                                              khusus
                                                                                                                                                                      pekerjaan                       baru, menyasar
                                                                                                                                                                                                pinjaman                      Diluncurkan
                                                                                                                                                                                                            modal bagi perempuan          pada 2015, Mekaar merupa
                                                                                                                                                                                                                                      prasejahtera
                                   maupun       perorangan)
    pembiayaan sesuai batas plafon Kupedes. Berlaku            yang     membutuhkan              dengan   pinjaman
                                                                  dalam bentuk Kredit Modal Kerja (KMK) dengan      Rp10 juta - Rp100 juta per debitur          pekerja terkena
                                                                                                                                 ibu rumah tangga yang memiliki usaha produktif.  dampak  kehilangan
                                                                                                                                                                                                pelakupekerjaan atau memilikipinjaman
                                                                                                                                                                                                        UMKM yang                       modal
                                                                                                                                                                                                                               keterbatasan     bagi perempuan p
                                                                                                                                                                                                                                             akses
    untuk semua sektor usaha pembiayaan          sesuai batas plafon
                                     meliputi pertanian,              Kupedes.
                                                                  jangka  waktuBerlaku           dalam3 bentuk
                                                                                 pinjaman maksimal               Kredit Modal Kerja
                                                                                                         tahun/Kredit                  (KMK) pinjaman
                                                                                                                                 Maksimum                       ibu rumah
                                                                                                                                               dengan adalah Rp10           tangga
                                                                                                                                                                     juta dan        yang memiliki
                                                                                                                                                                                jangka               usahapembiayaan
                                                                                                                                                                                                terhadap                      pelaku UMKM yang memiliki keterba
                                                                                                                                                                                                            produktif. modal kerja/usaha.
    industri, perdagangan, dan lainnya.                            meliputi (KI)
                                   untuk semua sektor usaha Investasi        pertanian,
                                                                                  dengan jangka  jangka
                                                                                                    waktuwaktu   pinjaman maksimal
                                                                                                             pinjaman            waktu                                        5 tahun adalah Rp10 juta dan jangka
                                                                                                                                                                 atau hinggapinjaman
                                                                                                                                                  hingga 3 tahunMaksimum
                                                                                                                                         tahun/Kredit
                                                                                                                                      3 pinjaman                                                                              terhadap pembiayaan modal kerja/usah
                                   industri, perdagangan, dan lainnya.
                                                                  maksimal 5 tahun.              Investasi (KI) dengan jangka       waktu
                                                                                                                                 untuk       pinjaman
                                                                                                                                        Kredit Investasi (KI).  waktu pinjaman hingga 3 tahun atau hingga 5 tahun
                                                                                                 maksimal 5 tahun.                                              untuk Kredit Investasi (KI).


                   PNM Mekaar Syariah                                                     PNM ULaMM                                            PNM ULaMM Syariah                                                   Produk Pegadaian
                                                    PNM Mekaar Syariah                                                 PNM ULaMM                                              PNM ULaMM Syariah                                                  Produk Pegadaian
             Debitur:                     Outstanding:                        Debitur:                  Outstanding:                     Debitur:                   Outstanding:                        Debitur:                  Outstanding:

        10,59 Juta                   31,91 Triliun
                                       10,59
                                              Debitur:

                                             Juta                   42,3
                                                                  31,91   Ribu
                                                                         Outstanding:

                                                                        Triliun                    2,43 Triliun
                                                                                                     42,3
                                                                                                            Debitur:

                                                                                                          Ribu                    29,7
                                                                                                                                2,43   Ribu
                                                                                                                                    Outstanding:

                                                                                                                                     Triliun                    1,21 Triliun
                                                                                                                                                                  29,7
                                                                                                                                                                        Debitur:

                                                                                                                                                                       Ribu                      16,6
                                                                                                                                                                                               1,21   Juta
                                                                                                                                                                                                   Outstanding:

                                                                                                                                                                                                    Triliun                   85,4 Triliun
                                                                                                                                                                                                                                16,6
                                                                                                                                                                                                                                      Debitur:

                                                                                                                                                                                                                                     Juta                   85,4
                                                                                                                                                                                                                                                                Outs


    Layanan pemberdayaan berbasis kelompok sesuai              Layanan pinjaman modal bagi usaha mikro dan                    Penyaluran pembiayaan sesuai prinsip syariat Islam          Produk pinjaman Pegadaian secara garis besar
    syariat Islam berdasarkanLayananfatwa pemberdayaan
                                             dan/atau     berbasis
                                                               kecilkelompok
                                                                       melalui sesuai
                                                                                  pembiayaan Layanan
                                                                                                 langsungpinjaman
                                                                                                              kepadamodal bagi   usaha mikro dan
                                                                                                                              berdasarkan     fatwa         Penyaluran
                                                                                                                                                        dan/atau        pembiayaan sesuaiterbagi
                                                                                                                                                                      pernyataan                                                  gadai danPegadaian secara gar
                                                                                                                                                                                                                           produkpinjaman
                                                                                                                                                                                                           2 produk, yaituProduk
                                                                                                                                                                                                  syariat Islam
                                                                                                                                                                                           prinsipmenjadi
    pernyataan kesesuaian syariahsyariat  Islam
                                  dari Dewan       berdasarkanperorangan
                                               Syariah            fatwa dan/ataudan     dunia kecil
                                                                                                  usaha.melalui
                                                                                                             ULaMMpembiayaan kesesuaian
                                                                                                                               langsung syariah
                                                                                                                                           kepada dari Dewanberdasarkan     fatwa
                                                                                                                                                                Syariah Nasional      dan/atau     pernyataan
                                                                                                                                                                                          non-gadai.                      terbagi menjadi 2 produk, yaitu produk
                                 pernyataan
    Nasional Majelis Ulama Indonesia         kesesuaian syariahmenyediakan
                                       yang ditujukan           dari Dewan Syariah             perorangan
                                                                               pelatihan, konsultasi,            dan
                                                                                                      pendampingan,    dunia Majelis
                                                                                                                                usaha.Ulama
                                                                                                                                          ULaMM             kesesuaian
                                                                                                                                            Indonesia bagi pelaku       UMKM dari Dewan Syariah Nasional
                                                                                                                                                                  usaha syariah                                           non-gadai.
    kepada pelaku usaha ultraNasional     Majelis Ulama Indonesia
                                   mikro perempuan             serta yang   ditujukan
                                                                      dukungan                 menyediakan
                                                                                  pengelolaan keuangan    danpelatihan,
                                                                                                                akses   konsultasi, pendampingan,           Majelis Ulama Indonesia bagi pelaku usaha UMKM
    prasejahtera.                kepada pelaku usaha ultra pasarmikro    perempuan
                                                                      bagi nasabah             serta dukungan pengelolaan keuangan dan akses
                                 prasejahtera.                                                 pasar bagi nasabah


                        BRIGUNA Purna                                                      KPR Green                                                  KPR Subsidi
                                                         BRIGUNA Purna                                                 KPR Green                                                     KPR Subsidi
             Debitur:                     Outstanding:                        Debitur:                  Outstanding:                     Debitur:                   Outstanding:

         134 Ribu                    11,03
                                        134Miliar
                                              Debitur:

                                           Ribu                       11,03258
                                                                         Outstanding:

                                                                           Miliar                          Miliar
                                                                                                       292 258
                                                                                                            Debitur:
                                                                                                                                        Ribu
                                                                                                                                     86Miliar
                                                                                                                                    Outstanding:

                                                                                                                                   292                             86 Triliun
                                                                                                                                                               11,631   Debitur:

                                                                                                                                                                      Ribu
                                                                                                                                                                                                   Outstanding:

                                                                                                                                                                                              11,631 Triliun
    Kredit yang diberikan kepada calon debitur/ debitur          Kredit kepemilikan rumah yang dikhususkan untuk           Kredit pemilikan rumah bagi masyarakat
                                 Kredit yang
    dengan sumber pembayaran (repayment)      diberikan
                                            berasal dari kepada calon debitur/ debitur
                                                                 pembiayaan                  Kreditbaru
                                                                                pembelian rumah      kepemilikan
                                                                                                          dengan rumah yangberpenghasilan
                                                                                                                            dikhususkan untuk
                                                                                                                                            rendah untukKredit
                                                                                                                                                          keluargapemilikan
                                                                                                                                                                   yang baru rumah bagi masyarakat
                                 dengan  sumber  pembayaran   (repayment)  berasal dari
    sumber penghasilan tetap atau fixed income (uang             konsep perumahan berkonseppembiayaan
                                                                                              hijau.        pembelian rumahmembelibarurumah
                                                                                                                                        dengan           berpenghasilan
                                                                                                                                             pertama, atau               rendah untuk keluarga yang baru
                                                                                                                                                           belum mempunyai
                                 sumber penghasilan tetap atau fixed income (uang            konsep perumahan berkonsep rumah,
                                                                                                                           hijau.
    pensiun).
                                 pensiun).
                                                                                                                                     atau belum pernahmembeli     rumah
                                                                                                                                                           mendapat       pertama, atau belum mempunyai
                                                                                                                                                                      subsidi
                                                                                                                                perumahan.               rumah, atau belum pernah mendapat subsidi
                                                                                                                                                              perumahan.
Page 75
                                                                                                                                               Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                                       75



       PENGANTAR                                  TOPIK MATERIAL                    TOPIK UMUM                                       LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui                 Pelayanan Prima          Penguatan Inklusi dan          Keandalan                    Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan              kepada Nasabah           Literasi Keuangan              Keamanan Siber               Perusahaan yang Baik



Strategi
Asuransi
 Produk Simpanan                                                 Dukungan Non-Keuangan [F.26] [GRI G4 FS13]
                             AMKKM                               BRI, sebagai bank yang berkomitmen terhadap inklusi dan literasi keuangan, memahami bahwa memberdayakan UMKM tidak hanya tentang memberikan
                                                                 akses terhadap produk dan layanan keuangan. Pemberdayaan UMKM juga melibatkan perkara membuka pintu-pintu kesempatan melalui berbagai program
                    Jumlah Polis:   13 Juta                      pemberdayaan untuk memberikan pemahaman atas tantangan yang dihadapi pelaku bisnis UMKM, serta memberikan solusi yang berkelanjutan.
   Asuransi Mikro-KKM atau Asuransi Kecelakaan, Kesehatan dan    Dalam era yang dinamis ini, ketika perubahan teknologi, pasar global, dan perubahan sosial terjadi dengan cepat; UMKM perlu didorong untuk beradaptasi dan
   Kematian merupakan asuransi dengan premi terjangkau dan
   dapat diklaim dengan cepat melalui BRILink.                   berkembang. BRI sebagai mitra UMKM tidak hanya menjadi lembaga keuangan, tetapi juga sebagai akselerator yang memberikan bimbingan, pendampingan,
                                                                 dan sumber daya lainnya untuk membantu pelaku UMKM.
                                                                 Pemberdayaan nasabah menjadi kunci penting untuk mencapai inklusi keuangan yang berkelanjutan. Untuk mencapai tujuan tersebut, BRI mengembangkan
                                                                 sebuah kerangka kerja inovatif yang mempertimbangkan dua aspek kritis, yakni tingkat kewirausahaan dan tingkat literasi. Melalui pendekatan yang
  Asuransi Mikro: RumahKu & Kerusakan Tempat Usaha/KTU
                                                                 holistik, kerangka kerja BRI memetakan nasabah ke dalam empat tingkatan kewirausahaan, yaitu 'Unfeasible Unbankable,' ‘Unfeasible Bankable', ‘Feasible
                   Jumlah Polis:   17,9 Juta                     Unbankable’,dan 'Feasible Bankable'. Setiap tingkatan kewirausahaan tersebut memiliki pendekatan program pemberdayaan yang berbeda-beda, tergantung
                                                                 pada tingkat literasi masing-masing individu dengan penjelasan sebagai berikut:
   Asuransi Mikro KTU, memberikan santunan berupa uang
   apabila peserta asuransi mengalami kerusakan tempat usaha
   akibat terjadinya satu atau beberapa bencana yang tercantum
   dalam polis. Asuransi Mikro KTU, memberikan santunan berupa                                                                                    Framework Pemberdayaan UMKM
   uang apabila peserta asuransi mengalami kerusakan tempat
   usaha akibat terjadinya satu atau beberapa bencana yang
   tercantum dalam polis.                                                             Level Pemberdayaan                                           Pemberdayaan UMKM berkelanjutan mulai dari segmen ultra mikro sampai dengan segmen SME


                                                                                                                                                          Literasi Dasar                        Literasi Bisnis                  Literasi Digital                        Literasi Digital
                                                                                                    Feasible                                                                                                                           (Awareness)                              (Utilization)
                                                                                                    Bankable
                                                                                                                                                    •   Inklusi keuangan (pengenalan      •   Kapasitas manajerial           Literasi kepada UMKM dengan             Literasi kepada UMKM dengan
                                                                                                                                                        produk dan jasa perbankan)        •   Legalitas/kepatuhan            goals berupa Go Digital                 goals berupa
                                                                                                                                                    •   Manajemen keuangan dasar          •   Budaya inovasi                 (pengenalan platform digital,           • Go Digital
                                                                                                                                                        (akuntansi sederhana)             •   Pemahaman pasar                penggunaan sosmed)                          (monetisasi sosmed, utilitasi
                                                                                                                                                                                          •   Kepemimpinan                                                               market place)
                                                                                                    Feasible                                                                              •   Pola pikir panjang                                                     • Go Global
                                                                                                    Unbank-                                                                               •   Skala usaha



                                                                                                                                                                                                             Fase Pemberdayaan
                                                                                                   Unfeasible
                                                                                                   Bankable
                                                                                                                                                            Fase Dasar                         Fase Integrasi                 Fase Interkoneksi                      Fase Skala Penuh
                                                                                                                                                    Mapping menggunakan self            Integrasi pihak - pihak terkait   Interkoneksi sistem dengan            Program pemberdayaan UMKM
                                                                                                   Unfeasible                                       assesment UMKM Naik kelas           dalam suatu ekosistem             kementerian/lembaga untuk             secara end-to-end, yakni dari fase
                                                                                                   Unbankable                                                                           pemberdayaan                      membuka akses informasi,              dasar hingga pengembangan
                                                                                                                                                                                                                          perizinan dan pasar yang lebih luas   platform berbasis digital yang
                                                                                                                                                                                                                                                                menjadi solusi pengembangan
                                                                                                                                                                                                                                                                ekosistem UMKM
                                                                             LAGGARD                                  DYNAMIC

                                                                    • Umur relatif tua (>50)                    • Umur produktif (15-50)
                                                                    • Fokus pada masa lalu                      • Fokus pada masa depan                                                         Channel Pemberdayaan & Platform Digital
                                                                    • Mempertahankan tradisi                    • Dapat dan mau menerima
                                                                    • Curiga terhadap perubahan/                  inovasi
                                                                      hal baru                                  • Adaptif terhadap perubahan
                                                                    • Lama dalam mengambil                      • Cepat dalam mengambil                                                Holding Ultra Mikro
                                                                      keputusan                                   keputusan
Page 76
                                                                                                                                                                              Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                         76


                                                                                                                                                                                                                    >27,2 ribu                     >3,9 ribu                            >42,7 ribu
                                                                                                                                                                                                                      Mantri (Tenaga
     PENGANTAR                                           TOPIK MATERIAL                                       TOPIK UMUM                                             LAMPIRANTenaga Pemasar                          Pemasar Mikro) BRI         Marketing Officer Pegadaian             Marketing Officer PNM



 Navigasi Risiko Iklim Melalui                       Pelayanan Prima                        Penguatan Inklusi dan                Keandalan                           Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan                    kepada Nasabah                         Literasi Keuangan                    Keamanan Siber                      Perusahaan yang Baik                       Pemberdayaan Wanita Prasejahtera Melalui Ekosistem UMi


Strategi                                                                                                                                                                        Melalui PNM Mekaar, ekosistem UMi memberikan akses
                                                                                                                                                                                permodalan, pembinaan, dan peningkatan kapasitas                       14,4 Juta                   Rp44,8 Triliun
                                                                                                                                                                                khususnya kepada ibu rumah tangga.                                     Debitur Perempuan
l Unfeasible Unbankable: nasabah yang belum memenuhi kriteria pembiayaan lembaga jasa keuangan                                                                              Pemberdayaan Kelompok Usaha Ultra Mikro [FS16] [FN-CB-240a.4]
  dan dianggap belum dapat dibiayai secara finansial oleh perbankan pada umumnya dikarenakan
  risiko terlalu tinggi.                                                                                                                                                     Memberdayakan nasabah untuk                      Mengintegrasikan nasabah ke                     Meningkatkan nasabah ke
                                                                                                                                                                             menjadi   pengusaha  mandiri                     dalam komunitas yang lebih                      tingkat layanan pembiayaan
l Unfeasible, bankable: nasabah sudah memiliki aset yang bisa diagunkan, namun belum memenuhi                                                                                (Pemberdayaan     masyarakat                     luas dan berbagai produk                        mikro yang lebih tinggi (Naik
  kriteria yang layak untuk mendapatkan pembiayaan dari lembaga keuangan formal                                                                                              melalui PNM)                                     (Perkembangan dana melalui                      Kelas bersama BRI)
                                                                                                                                                                                                                              BRI dan pegadaian)
l Feasible Unbankable: nasabah yang memenuhi kriteria pembiayaan lembaga jasa keuangan, tetapi
  belum dapat dibiayai secara finansial oleh perbankan pada umumnya.
l Feasible Bankable: nasabah yang memenuhi kriteria pembiayaan lembaga jasa keuangan dan dapat
                                                                                                                                                                            Kunci utama untuk meningkatkan inklusi keuangan dimulai dengan pemahaman mendalam terhadap
  dibiayai secara finansial oleh perbankan pada umumnya.
                                                                                                                                                                            kebutuhan nasabah, termasuk calon nasabah, serta mengatasi hambatan mereka dalam mengakses
Selain memetakan pelaku UMKM pada 4 tingkatan kewirausahaan, kerangka kerja ini juga membagi                                                                                layanan perbankan. Holding UMi menyediakan konsep pemberdayaan yang komprehensif dan
pelaku UMKM berdasarkan Tingkat Adopsi Teknologi:                                                                                                                           terstruktur melalui Ultra Micro Business Journey, dengan tujuan membantu pelaku usaha mikro dan
l Laggard: umur relatif tua (>50), fokus pada masa lalu, mempertahankan tradisi, cenderung tidak                                                                            ultra mikro meningkatkan kapasitas usaha sehingga diharapkan dapat naik kelas.
  menyukai perubahan/hal baru dan lama dalam mengambil keputusan                                                                                                            Melalui fase pemberdayaan, PNM dan BRI telah bekerja sama untuk mendampingi nasabah ultra mikro,
l Dynamic: Usia Produktif (15 - 50), fokus pada masa depan, dapat dan mau menerima inovasi, adaptif                                                                         terutama perempuan, yang belum memiliki akses perbankan. Program PNM Mekaar memberikan
  terhadap perubahan, cepat dalam mengambil keputusan                                                                                                                       pembinaan intensif bagi pengusaha ultra mikro melalui pendekatan berbasis kelompok. Program ini
Berdasarkan 2 (dua) parameter pemetaan tersebut, didapatkan matriks program pemberdayaan yang                                                                               tidak hanya bertujuan meningkatkan inklusi keuangan dengan pembukaan rekening Simpedes UMi
dapat diberikan kepada kelompok UMKM:                                                                                                                                       sebesar lebih dari 14,4 juta (posisi Des 2024), tetapi juga memberdayakan perempuan sebagai pelaku
                                                                                                                                                                            utama dalam usaha mikro.
              Unfeasible Unbankable                     Unfeasible Bankable                   Feasible Unbankable                  Feasible Bankable
                                                                                                                                                                            Pada fase integrasi, Pegadaian dan BRI mendukung kebutuhan pembiayaan individu yang telah beralih
LAGGARD      Nasabah ini difokuskan untuk            Nasabah dengan kriteria ini           Selain mendapatkan literasi        Nasabah pada tingkatan ini
                                                                                                                                                                            menjadi nasabah bank. Dengan pemberdayaan yang berkelanjutan, BRI meningkatkan status nasabah
             mendapatkan program literasi            mendapatkan program literasi          dasar, nasabah dalam tingkatan     difokuskan untuk mendapatkan
             dasar, seperti pengenalan
             produk dan jasa perbankan, serta
                                                     dasar (porsi terbesar), literasi
                                                     bisnis dan literasi digital
                                                                                           ini diarahkan untuk mendapatkan
                                                                                           program literasi bisnis yang
                                                                                                                              porsi program literasi bisnis yang
                                                                                                                              lebih besar, diikuti oleh program
                                                                                                                                                                            ultra mikro melalui berbagai produk keuangan yang terintegrasi, seperti Senyum Mobile, rekening
             pemahaman mengenai                      (awareness) untuk                     diikuti dengan literasi digital,   literasi digital utilisasi platform           simpanan UMi (Simpedes UMi), tabungan emas, gadai emas, kredit BRI, dan PNM Mekaar. Program
             manajemen keuangan dasar,               meningkatkan kapabilitasnya           misalnya ke arah penggunaan        market place
             diikuti dengan porsi literasi bisnis.   dalam berusaha                        platform e-commerce                                                              ini selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 1 (No Poverty) dan SDG 8
                                                                                                                                                                            (Decent Work and Economic Growth).
DYNAMIC      Nasabah ini difokuskan untuk            Nasabah dengan kriteria ini           Selain mendapatkan literasi        Nasabah pada tingkatan ini
             mendapatkan program literasi            mendapatkan program literasi          dasar, nasabah dalam tingkatan     sudah terintegrasi dengan baik
             dasar, seperti pengenalan               dasar, literasi bisnis dan literasi   ini diarahkan untuk mendapatkan    pada komponen literasi dasar &
             produk dan jasa perbankan, serta        digital (awareness) secara            program literasi bisnis yang       literasi digital, sehingga
             pemahaman mengenai                      simultan untuk meningkatkan           diikuti dengan literasi digital    difokuskan untuk mendapatkan
             manajemen keuangan dasar,               kapabilitasnya dalam berusaha.        (awareness) dengan mulai           porsi literasi digital (utilization)
             diikuti dengan porsi literasi bisnis.                                         mengenalkan platform               yang lebih besar yang bertujuan
                                                                                           e-commerce.                        untuk Go Modern, Go Digital dan
                                                                                                                              Go Global dengan penggunaan
                                                                                                                              marketplace platform
Page 77
                                                                                                                                    Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   77



      PENGANTAR                                   TOPIK MATERIAL                         TOPIK UMUM                      LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui                Pelayanan Prima          Penguatan Inklusi dan      Keandalan              Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan             kepada Nasabah           Literasi Keuangan          Keamanan Siber         Perusahaan yang Baik



Strategi

                                                                                                                                .
Wujud sinergi UMi untuk melayani nasabah tercermin melalui tiga inisiatif utama, antara lain:                                          Pemberdayaan Sosial dalam UMi [F.23] [F.28]


                                       >27,2 ribu                  >3,9 ribu                     >42,7 ribu                           Kehadiran UMi dalam membuka akses perbankan yang terintegrasi tidak hanya dapat
                                         Mantri (Tenaga                                                                               mengakselerasi ekonomi kerakyatan, tetapi juga mendorong pemberdayaan sosial di
    Tenaga Pemasar                      Pemasar Mikro) BRI      Marketing Officer Pegadaian      Marketing Officer PNM
                                                                                                                                      masyarakat melalui berbagai program yang tersedia.


                                   Pemberdayaan Wanita Prasejahtera Melalui Ekosistem UMi                                               Program Peningkatan Literasi Kelompok / Group-based Literacy Enhancement
                                                                                                                                        Program
   Melalui PNM Mekaar, ekosistem UMi memberikan akses
   permodalan, pembinaan, dan peningkatan kapasitas                    14,4 Juta              Rp44,8 Triliun
                                                                                                                                         1   14,4 juta nasabah Mekaar turut membuka Rekening Simpedes UMi dengan saldo
   khususnya kepada ibu rumah tangga.                                  Debitur Perempuan                                                     lebih dari Rp 2 T
                                                                                                                                         2   Edukasi literasi keuangan melalui Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM)
Hingga    Desember
 Memberdayakan       2024, untuk
                   nasabah PNM MekaarMengintegrasikan
                                        telah menyalurkan     pinjaman
                                                         nasabah  ke     kepada   lebih dari 14nasabah
                                                                              Meningkatkan      juta nasabah
                                                                                                         ke                             Program Pelatihan Khusus Pelaku UMKM Perempuan / Targeted Small Business
 menjaditotal
dengan       pengusaha   mandiri
               outstanding            dalam triliun.
                            mencapai Rp44,8   komunitas  yang ini
                                                     Program   lebih          tingkat layanan
                                                                  tidak hanya memberikan        pembiayaan
                                                                                             modal   finansial,
 (Pemberdayaan        masyarakat      luas dan berbagai produk                mikro yang lebih tinggi (Naik                             Course of Female Entrepreneur
tetapi
 melaluijuga turut menyediakan modal (Perkembangan
          PNM)                         intelektual dandana
                                                        sosial sebagai dorongan
                                                             melalui          Kelas untuk
                                                                                    bersamamemberdayakan
                                                                                             BRI)                                        1   250 anggota nasabah Ultra Mikro tergabung dalam WA Group
kelompok perempuan prasejahtera. BRI       berkomitmen
                                      BRI dan  pegadaian) mendukung pengembangan kelompok usaha
Ultra Mikro (UMi) melalui berbagai inisiatif progresif. Salah satunya adalah program unggulan literasi                                  Pengembangan Komunitas Bisnis UMi bersama E-commerce
kelompok yang mendorong transaksi keuangan melalui rekening Simpedes UMi. Edukasi literasi                                              Lebih dari 50.000 usaha UMi telah bergabung di platform e-commerce
keuangan ini diwujudkan melalui pertemuan mingguan (PKM). BRI juga memberikan perhatian khusus
pada pelatihan keuangan digital melalui pembukaan QRIS untuk meningkatkan pemberdayaan                                                  Pemasaran melalui Media Sosial/Social Media Marketplace
pengusaha UMi dan pertumbuhan usaha mereka.                                                                                              1   Pembentukan Akun Komunitas SenyuM melalui Instagram dan Facebook sebagai
BRI juga menjalankan inisiatif kolaborasi digital dengan e-commerce pihak ketiga untuk memperluas                                            platform edukasi nasabah UMi dan platform kolaborasi literasi keuangan digital
pasar, serta memperkuat daya saing mereka di era digital. Dalam mengikuti transformasi digital, BRI                                          bersama BI dan OJK
juga memanfaatkan media sosial sebagai platform edukasi dan kolaborasi. Melalui akun Komunitas                                           2   Follower Instagram : lebih dari 8.000 followers
Senyum UMi di Instagram dan Facebook, BRI telah membentuk komunitas aktif yang mendukung                                                 3   Follower Facebook : lebih dari 20.000 followers
literasi keuangan digital. Sebagai bagian dari strategi inklusi keuangan yang keberlanjutan dan
peningkatan pendapatan untuk masyarakat pra-sejahtera, telah dirancang program AgenBRILink                                              Pembentukan AgenBRILink Mekaar
Mekaar untuk memperluas jangkauan layanan keuangan bagi kelompok UMi di wilayah terpencil.                                              Akuisisi BRILink Mekaar telah mencapai 437.575 AgenBRILink Mekaar dengan total
Program pemberdayaan ini juga telah ditunjukkan dengan meningkatnya indeks literasi keuangan dari                                       transaksi mencapai Rp50,83 triliun
yang sebelumnya sebesar 36,97% menjadi 59,8%.
Page 78
                                                                                                                  Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.           78



     PENGANTAR                        TOPIK MATERIAL               TOPIK UMUM                          LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui      Pelayanan Prima    Penguatan Inklusi dan     Keandalan             Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan   kepada Nasabah     Literasi Keuangan         Keamanan Siber        Perusahaan yang Baik



Strategi

                                                                                                                        Kombinasi 4 Aspek Ekosistem
Desa BRILiaN
Desa      BRILiaN     merupakan       Program
                                                               BUMDes                                   Digital                                        Inovasi                              Sustainability
                                                         Peran aktif BUMDes sebagai penggerak     Digitalisasi di desa dapat diimplementasikan   Desa yang kreatif dalam memecahkan   Desa tangguh yang mampu meningkatkan
pemberdayaan       desa     yang     bertujuan           ekonomi desa, salah satunya dalam        secara optimal, termasuk keuangan digital      masalah kemasyarakatan sosial.       kesejahteraan masyarakatnya dengan
untuk menghasilkan role model dalam                      pemanfaatan dana desa untuk              dan pemanfaatan produk digital BRI                                                  sektor unggulan desanya secara
                                                         kegiatan yang produktif.                 (BRILink, Web Pasar.id, Stroberi)                                                   berkesinambungan.
pengembangan desa melalui implementasi
praktik kepemimpinan desa yang unggul serta
                                                                                                                                                                                            PROFIL USAHA BUMDes DESA BRILiaN
semangat kolaborasi untuk mengoptimalkan
potensi desa berbasis Sustainable Development                                                                                                                                                   PERDAGANGAN          JASA
                                                                                                                                                                                                500 BUMDes           703 BUMDes
Goals (SDG’s). Desa BRILiaN mengembangkan
4 aspek yang terdapat dalam desa yaitu:                                                                                                                                                         JASA KEUANGAN        PANGAN
                                                                                                                                                                                                (KEAGENAN BANK)      319 BUMDes
1   BUMDes sebagai motor ekonomi desa                                                                                                                                                           317 BUMDes


2   Digitalisasi sebagai implementasi produk                                                                                                                                                    WATER                WISATA DESA
                                                                                                                                                                                                MANAGEMENT           1.215 BUMDes
    dan aktivitas digital desa                                                                                                                                                                  102 BUMDes


3   Sustainability: Tangguh dan         secara                                                                                                                                                  INDUSTRI             LAINNYA
    continue dalam membangun desa                                                                                                                                                               PENGOLAHAN
                                                                                                                                                                                                974 BUMDes
                                                                                                                                                                                                                     197 BUMDes


4   Innovation kreatif dalam menciptakan
    inovasi
Hingga Akhir Desember 2024 tercatat lebih
dari 4.327 desa yang telah mendapatkan                                                                                                                                                     4.327Desa BRILiaN
pemberdayaan Desa BRILiaN.                                                                                                                                                                      di Seluruh Indonesia
Page 79
                                                                                                                   Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.    79



     PENGANTAR                          TOPIK MATERIAL                         TOPIK UMUM                 LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui       Pelayanan Prima             Penguatan Inklusi dan   Keandalan        Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan    kepada Nasabah              Literasi Keuangan       Keamanan Siber   Perusahaan yang Baik



Strategi
Rumah BUMN                                                                                                       Commodity Platform PARI (Pasar Rakyat Indonesia)
Rumah BUMN adalah wadah bagi pengembangan kapabilitas UMKM sebagai wujud kolaborasi BUMN                         BRI bekerja sama dengan pihak ketiga memberikan solusi kepada pelaku ekosistem berbasis komoditas
dalam membentuk digital ekonomi ekosistem untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas UMKM                      untuk lebih mudah dalam mengakses layanan BRI yang terintegrasi secara digital melalui platform
sehingga dapat menjadi UMKM yang Go Modern, Go Digital, Go Online dan Go Global. Selain itu Rumah                komoditas bernama Pasar Rakyat Indonesia (PARI). Tahun 2024 BRI fokus pada ekosistem yang
BUMN juga berfungsi sebagai basecamp millenial, pusat informasi program perbankan, Co-working                    mencakup telur, ikan, bawang merah, kopi, susu, pakan, kacang mete, nanas, singkong, beras, pisang,
Space dan Satgas Bencana. Saat ini telah tersebar sebanyak 54 Rumah BUMN binaan BRI di seluruh                   dan mangga. Jumlah akuisisi mencapai 103.186 pengguna dengan transaksi sebanyak 485.649 transaksi,
Indonesia.                                                                                                       dana talangan sebesar Rp13,7 triliun, dan nilai total penjualan barang (gross merchandise value) sebesar
Rumah BUMN menjadi pusat pengembangan usaha bagi lebih dari 433 ribu pelaku UMKM BRI, dengan                     Rp54,8 triliun. Platform ini melibatkan sebanyak 38.474 peternak dan 20.488 pengepul.
lebih dari 14 ribu kali pelatihan telah diselenggarakan.
                                                                                                                 New pasar.id [GRI FS16]
Klaster Usaha                                                                                                    BRI berkolaborasi dengan pihak ketiga melalui situs web Pasar.ID untuk mendukung ekonomi mikro,
                                                                                                                 khususnya pasar tradisional. Situs ini merupakan platform jual-beli daring yang memfasilitasi transaksi
Klaster Usaha BRI merupakan program pemberdayaan kepada kelompok usaha yang terbentuk
                                                                                                                 bagi pengelola, pedagang, dan pengunjung pasar. Pasar.ID menyediakan informasi lengkap tentang
berdasarkan kesamaan usaha dalam satu wilayah, dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas dan
                                                                                                                 pasar tradisional dan toko-toko di dalamnya untuk membantu konsumen memilih tempat belanja
kapabilitas usaha seluruh anggota klaster usaha tersebut.
                                                                                                                 sesuai preferensi lokasi. Selama tahun 2024, transaksi yang dilakukan melalui situs ini mencapai 88.295
Program pemberdayaan yang diberikan oleh BRI kepada Klaster Usaha binaan berupa pelatihan,                       transaksi dengan total nominal Rp14,62 miliar serta mencakup 7.380 pasar tradisional dan 223.547
pendampingan, dan bantuan sarana prasarana pendukung usaha serta perluasan pasar produk klaster.                 pedagang. Peningkatan jumlah pedagang sebesar 0,98% YoY terjadi atas upaya BRI dalam mengakuisisi
Pengelolaan data Klaster Usaha dilakukan secara digital melalui aplikasi Klasterku Hidupku.                      pasar unggulan di berbagai wilayah. BRI juga memberikan pelatihan dan pendampingan khusus
                                            0,72%                                                                terkait fitur-fitur Pasar.ID yang memudahkan transaksi sehari-hari. Transaksi dapat dilakukan melalui
                                    0,07%           3,00%
                                                         8,04%
                                                                                                                 WhatsApp dan aplikasi perbankan BRI, seperti EDC BRI, BRImo, dan Agen BRILink. [FS6] [FS13] [FS14]
                                                                        Pariwisata
                                                           10,60%
                                                                        Jasa
                                                                                                                 Localoka
                                                                        Perikanan
                                                                        Perdagangan
                                                                                                                 Seiring dengan kemajuan teknologi dan permintaan nasabah yang terus berkembang, BRI belum
                                                                        Industri                                 memiliki platform lokapasar sendiri. Padahal, dengan jumlah uang beredar yang terkonsentrasi di
                           47,61%
                                                                        Pertanian                                segmen bisnis bahan makanan (groceries), terdapat peluang untuk mengambil kesempatan bisnis grosir
                                                                        Lainnya                                  dengan mengintegrasikan fitur lokapasar ke dalam ekosistem AgenBRILink. Localoka, sebagai platform
                                                        29,97%
                                                                                                                 lokapasar yang dikelola oleh BRI, telah menyediakan solusi bagi UMKM untuk memasarkan produk
                                                                                                                 mereka secara online. Integrasi aplikasi BRILink Mobile dengan lokapasar diharapkan memberikan
                                                                                                                 dampak positif dalam meningkatkan potensi penjualan dan keuntungan bagi AgenBRILink. Selain
LinkUMKM
                                                                                                                 UMKM lokal, Localoka memiliki peluang yang jauh lebih besar dengan melakukan perluasan kerjasama
LinkUMKM merupakan platform pemberdayaan online terpadu dengan berbagai fasilitas                                dengan korporasi - korporasi besar. Hal ini dapat mendukung tujuan awal Localoka sebagai wadah
pengembangan usaha bagi pelaku UMKM yang dapat diakses oleh seluruh Masyarakat, Terdapat                         ekosistem lokal. Kehadiran penjual dari korporasi memberikan nilai tambah bagi nasabah UMKM BRI
berbagai fitur yang bermanfaat untuk pengembangan kapasitas usaha UMKM antara lain Assessment                    yang telah dan akan menjadi penjual di platform Localoka. Kerja sama ini memperluas peluang bisnis
Naik Kelas, Konsultasi Pakar dan Etalase Produk. Saat ini jumlah anggota LinkUMKM lebih dari 10 juta             dan peningkatan AgenBRILink di Localoka sehingga AgenBRILink memiliki kesempatan untuk membeli
UMKM.                                                                                                            barang secara grosir dengan harga yang lebih kompetitif melalui penjual korporasi yang bekerja sama
                                                                                                                 dengan Localoka.
Page 80
                                                                                                                 Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   80



     PENGANTAR                        TOPIK MATERIAL                  TOPIK UMUM                        LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui      Pelayanan Prima       Penguatan Inklusi dan   Keandalan             Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan   kepada Nasabah        Literasi Keuangan       Keamanan Siber        Perusahaan yang Baik



Strategi


Pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia
Dalam mengoptimalkan transaksi remitansi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di berbagai negara, BRI
melalui entitas anaknya, BRIRemittance, telah mengembangkan layanan remitansi daring dengan
berkolaborasi bersama rekanan yang memiliki platform digital dan financial technology (fintech). BRI
juga memberikan perhatian terhadap inklusivitas keuangan dan literasi PMI dengan melakukan kerja
sama dengan Bank Indonesia dan Kantor Dagang dan Ekonomi (KDEI) untuk memberikan edukasi
mengenai pentingnya pengiriman uang tanpa tunai dari dan/atau ke Indonesia. Dengan didukung
lebih dari 100 rekanan di berbagai negara, BRI berharap dapat mempercepat perkembangan layanan
remitansi secara efektif dan berkelanjutan, serta meningkatkan efisiensi pertukaran uang antarnegara.
Sebagai upaya tambahan dalam mendukung PMI, BRI juga menggalakkan program inklusi keuangan
dengan memfasilitasi edukasi dan pelatihan bagi para pekerja migran melalui penyuluh digital dan
layanan keuangan yang terjangkau. Dengan begitu, BRI tidak hanya berperan dalam memfasilitasi
transaksi keuangan, tetapi juga berkomitmen untuk meningkatkan pemahaman dan kesejahteraan
finansial PMI di seluruh dunia.
Page 81
                                                                                                                                                    Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                        81



     PENGANTAR                            TOPIK MATERIAL                                         TOPIK UMUM                               LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui        Pelayanan Prima                       Penguatan Inklusi dan                     Keandalan           Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan     kepada Nasabah                        Literasi Keuangan                         Keamanan Siber      Perusahaan yang Baik



Manajemen Risiko
BRI mengembangkan strategi yang fokus untuk mendorong implementasi inisiatif inklusi keuangan.                                                   terjangkau dan mudah diakses bagi seluruh lapisan masyarakat. BRI mengintegrasikan model
Strategi ini mencakup pengembangan produk, adopsi teknologi digital, peningkatan literasi, serta                                                 perbankan konvensional yang mengandalkan kehadiran fisik (physical presence) dengan elemen-
pengembangan kemitraan untuk memastikan produk dan layanan BRI dapat diakses oleh semua                                                          elemen inovasi digital (digital innovation).
kelompok, termasuk kelompok-kelompok yang terpinggirkan, termasuk perempuan, penduduk                                                            Model bisnis ini diperkuat oleh BRIBrain yang dibentuk dengan menggabungkan kecerdasan buatan
pedesaan, dan rumah tangga berpenghasilan rendah.                                                                                                dan analisis metadata sebagai mekanisme pengambilan keputusan bisnis yang akurat dan tepat. Di
                                                                                                                                                 samping itu, penggunaan berbagai inovasi digital tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas
Produk dan Strategi                                                                                                                              produk dan layanan digital yang ditawarkan oleh BRI.
Melalui model bisnis bank hibrida (hybrid bank), BRI mampu menyediakan solusi keuangan yang




                                                                                                                                  HYBRID BANK
                                            Digitizing Core
                                            Digitize existing services and transactions (business
                                                                                                                                                                         7.568 Outlets
                                            process) to boost productivity & unleash the potential                                                                   •   +1.000 Branches & Sub Branches
                                                                                                                                                                     •   +6.000 Micro Outlets
                                                                                                                                                                     •   500 Cash Offices



                                                                                                                                                                    747.030 E-Channel
                                           Digital Loan          Mobile Banking         Smart Virtual        for Customer
                                                                                                                                                                     •   10.663 ATM
                                           Underwriting           Super Apps             Assistance                                                                  •   9.007 CRM
                                                                                                                                                                     •   727.303 EDCs
                                                                                                                                                                     •   57 E-Buzz

                                    Digitizing Ecosystem
                                                                                                                                                                         BRI Branchless Banking
                                    Build ecosystem to offer products and services
                                    beyond core business to leverage new liquidity.
                                    new opportunities. and new sources of growth                                                                                         1.064.219                                             Agents

                                    Digital Ecosystem platform          Ventures Capital
                                                                                                                                                                                     •   Simple Financial Transaction Services (i.e.. money
                                    (B2B. B2B2C)                                                                                                                                         transfer. cash withdrawal. billing payment
                                                                                                                                                                                     •   Loan Referral
                                                                                                                                                                                     •   Saving Referral
                                                                                                                                                                                     •   Micro Insurance Referral
                                                                        Digital Partnership & Collaboration




                                                  New Digital Propositions                                                                                        Experienced Financial Advisors
                                                 Create and launch an independent greenfield
                                                 digital bank to tap the untapped segment
                                                 and embedded in customer’s life
                                                                                                                                                                  27.000 (~73.000 UMI Holding)
                                                                                                                                   Digital Capabilities
                                                                                                                                                                                                 BRI Digital Advisors
                                                 Digital Loan          Digital Saving         Digital Bank
                                                                                                                                                                                                 Digital Acquisition. Digital
                                                                               Digital
                                                                               Saving                                                                                                            Transaction. and Digital Education
                                                                                                                                   Physical Presences
Page 82
                                                                                                                           Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.     82



     PENGANTAR                        TOPIK MATERIAL                     TOPIK UMUM                             LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui      Pelayanan Prima       Penguatan Inklusi dan         Keandalan              Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan   kepada Nasabah        Literasi Keuangan             Keamanan Siber         Perusahaan yang Baik



Manajemen Risiko
Distribusi dan Jangkauan                                  Sumatera                                                                                                                                     Sulawesi dan Maluku
BRI terus mengembangkan jaringan layanan                  Kantor Cabang: 95                                                                                                                            Kantor Cabang: 57
                                                          Kantor Cabang Pembantu: 105                                                                                                                  Kantor Cabang Pembantu: 42
keuangan yang menjangkau masyarakat                       BRI Unit: 990                                                                                                                                BRI Unit: 551
                                                                                                                                                                                                       Kantor Kas: 34
Indonesia mulai dari wilayah perkotaan hingga             Kantor Kas: 74
                                                                                                                                                                                                       Teras BRI: 39
                                                          Teras BRI: 206
daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar)                 Mobil Teras BRI: 2                                                                                                                           Mobil Teras BRI: 2
                                                                                                                                                                                                       Teras Kapal BRI: 1
melalui lebih dari 7 ribu kantor cabang yang              Teras Kapal BRI: 1

tersebar di seluruh wilayah Indonesia, BRI
terus menjembatani kesenjangan keuangan                                                                                                                                                                Papua
                                                          Kalimantan
dan meningkatkan inklusi keuangan. Selain itu,            Kantor Cabang: 40
                                                                                                                                                                                                       Kantor Cabang: 13
                                                                                                                                                                                                       Kantor Cabang Pembantu: 13
BRI juga mengoperasikan empat teras kapal                 Kantor Cabang Pembantu: 42
                                                                                                                                                                                                       BRI Unit: 88
                                                          BRI Unit: 372
Bahtera Seva untuk memastikan layanan                     Kantor Kas: 24                   Jawa                                                                      Bali dan Nusa Tenggara            Kantor Kas: 10
                                                                                                                                                                                                       Teras BRI: 14
perbankan dapat diakses bagi masyarakat                   Teras BRI: 86
                                                                                           Kantor Cabang: 216                                                        Kantor Cabang: 32                 Mobil Teras BRI: 1
                                                          Mobil Teras BRI: 2                                                                                         Kantor Cabang Pembantu: 26
yang berada di wilayah kepulauan. Layanan ini                                              Kantor Cabang Pembantu: 327                                                                                 Teras Kapal BRI: 0
                                                          Teras Kapal BRI: 0                                                                                         BRI Unit: 295
                                                                                           BRI Unit: 2.790
juga disiapkan untuk kelompok-kelompok yang                                                Kantor Kas: 338                                                           Kantor Kas: 20
                                                                                           Teras BRI: 416                                                            Teras BRI: 112
terpinggirkan, termasuk perempuan, penduduk                                                Mobil Teras BRI: 58                                                       Mobil Teras BRI: 4
                                                                                                                                                                     Teras Kapal BRI: 1
pedesaan, dan rumah tangga berpenghasilan                                                  Teras Kapal BRI: 1

rendah.




Pengembangan Kemitraan                                                                                                   Kemitraan juga dilakukan dengan nasabah, melalui skema AgenBRILink, BRI merekrut nasabah sebagai
                                                                                                                         mitra independen yang dapat membawa layanan perbankan BRI ke wilayah yang mungkin sulit
Perusahaan melihat komitmen membangun inklusi dan literasi keuangan sebagai peluang untuk tumbuh
                                                                                                                         diakses oleh kantor layanan konvensional. Mereka mampu memfasilitasi berbagai layanan, termasuk
berkelanjutan secara jangka panjang. BRI mewujudkan ini dengan mengoptimalkan sumberdaya
                                                                                                                         pembukaan rekening, penarikan tunai, pembayaran tagihan, transaksi keuangan digital, hingga referral
yang dimiliki dan fokus pada periode eskalasi bisnis (beyond banking) melalui optimalisasi kemitraan
                                                                                                                         calon nasabah pinjaman. Keberadaan AgenBRILink menjadi jembatan antara masyarakat dan dunia
Holding Ultra Mikro (BRI, PT Pegadaian dan PT Permodalan Nasional Madani) yang didukung basis
                                                                                                                         perbankan serta memperkuat model inklusi keuangan.
nasabah yang besar sebagai sumber pertumbuhan baru bagi BRI, infrastruktur yang tersebar luas dan
produk dan jasa keuangan yang lengkap, serta penguatan retail banking melalui pengembangan rantai                        Pengembangan kemitraan juga dilakukan melalui kolaborasi dengan perusahaan teknologi keuangan,
nilai bisnis, penyempurnaan produk digital, serta penguatan sinergi dan cross selling antara BRI dan                     pemerintah daerah, dan organisasi masyarakat untuk memperluas jangkauan serta meningkatkan
perusahaan anak.                                                                                                         literasi melalui penyelenggaraan lokakarya dan kampanye tentang produk dan layanan keuangan.
Page 83
                                                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   83



      PENGANTAR                        TOPIK MATERIAL                       TOPIK UMUM                       LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui       Pelayanan Prima            Penguatan Inklusi dan   Keandalan            Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan    kepada Nasabah             Literasi Keuangan       Keamanan Siber       Perusahaan yang Baik



Metrik dan Target

Strategi yang dipilih manajemen dalam meningkatkan inklusi dan literasi keuangan adalah mendorong
adopsi teknologi finansial dan layanan keuangan digital mengingat kemampuan layanan keuangan
digital untuk menjangkau khalayak yang lebih luas, termasuk yang tidak memiliki rekening bank dan
yang tidak memiliki rekening bank, serta menyediakan akses yang mudah dan terjangkau ke layanan
perbankan.
Metrik dan Target Inklusi dan Literasi Keuangan dalam Indikator Kinerja
Utama (KPI) Kolegial Direksi
Terdapat beberapa parameter utama dalam menilai kinerja Direktur Utama dan Direksi terkait inklusi
dan literasi keuangan, yang mencakup realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), jumlah
pengguna aktif BRImo, realisasi KPI Holding UMi, serta pertumbuhan rata-rata total deposit dan total
loan. Penyaluran KUR selama tahun 2024 mencapai Rp184,98 Triliun, sementara jumlah pengguna aktif
BRImo mencapai 24,3 Juta, mencerminkan keberhasilan dalam meningkatkan akses keuangan digital.
Selain itu, realisasi KPI Holding UMi mencapai 100,55%, menunjukkan efektivitas dalam pengelolaan
pembiayaan ultra-mikro.
Dari perspektif pertumbuhan keuangan, pertumbuhan rata-rata total deposit (bank only) tercatat
sebesar 9,57%, mencerminkan kepercayaan nasabah yang kuat dalam menempatkan dana di BRI.
Sedangkan, pertumbuhan rata-rata total loan (bank only) mencapai 9,16%, sejalan dengan strategi
ekspansi kredit yang berkelanjutan. Dengan meningkatnya inklusi dan literasi keuangan, BRI terus
berkomitmen untuk memperluas akses layanan perbankan dan mendorong pertumbuhan ekonomi
yang berkelanjutan.

 No    Parameter                                                                                 Realisasi

 1     Realisasi Penyaluran KUR                                                                    99,72%

 2     Jumlah Pengguna Aktif BRImo                                                               24,3 Juta

 3     Realisasi KPI Holding UMi                                                                 100,55%

       Penyelesaian Blueprint Transformasi Micro Business dan
 4                                                                                                  100%
       Progress Implementasi Tahun 2024
Page 84
                                                                                                            Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   84



     PENGANTAR                        TOPIK MATERIAL               TOPIK UMUM                      LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui      Pelayanan Prima    Penguatan Inklusi dan   Keandalan           Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan   kepada Nasabah     Literasi Keuangan       Keamanan Siber      Perusahaan yang Baik


Keandalan Keamanan Siber
Keamanan siber sangat penting untuk melindungi data keuangan yang sensitif dan memastikan kelangsungan operasional perusahaan. BRI telah menerapkan kerangka tata
kelola keamanan siber yang kuat, dengan mengintegrasikan keamanan sebagai prioritas utama diseluruh tingkat operasi bank. Kerangka kerja ini mencakup pengawasan
oleh Dewan Direksi, pembentukan komite keamanan siber khusus, dan penunjukan Chief Information Security Officer (CISO) untuk memimpin inisiatif keamanan siber.
Selain itu, BRI telah mengembangkan kebijakan keamanan siber secara komprehensif yang mencakup perlindungan data, respons insiden, manajemen risiko pihak ketiga,
dan kepatuhan terhadap standar keamanan siber lokal dan internasional. Standar ini mencakup General Data Protection Regulation (GDPR), Payment Card Industry Data
Security Standard (PCI DSS), dan ISO 27001.




Empat Pilar Standar Pengungkapan Keberlanjutan IFRS

Tata Kelola                               Strategi                                              Manajemen Risiko                                       Metrik dan Target
Struktur Komite Pengarah                  Identifikasi Peluang dan Risiko Utama                  Proses Eskalasi Keamanan Informasi                     Metrik dan Target Keamanan Siber dalam
Teknologi Informasi                                                                                                                                    Indikator Kinerja Utama (KPI) Kolegial Direksi
                                          Infrastruktur dan Proses Keamanan                     Penanganan Pelanggaran Keamanan
Peran Unit Kerja Keamanan                 Informasi                                             Informasi                                              Manajemen Keamanan Siber yang Handal
Informasi
                                          Meningkatkan Kesadaran dan
                                          Kapabilitas Keamanan Informasi Pekerja
Page 85
                                                                                                                   Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.        85



     PENGANTAR                        TOPIK MATERIAL                    TOPIK UMUM                        LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui      Pelayanan Prima         Penguatan Inklusi dan   Keandalan             Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan   kepada Nasabah          Literasi Keuangan       Keamanan Siber        Perusahaan yang Baik



Tata Kelola [GRI 3-3]
Struktur Komite Pengarah Teknologi Informasi [GRI 2-12]
Komitmen BRI terhadap tata kelola keamanan siber melibatkan partisipasi aktif dari Dewan Komisaris,                                                                                                              Hak Suara
Direksi, Chief Information Officer (CIO), personel manajemen risiko, dan manajemen TI. Mengingat                  Struktur Keanggotaan                                               Jabatan                      (voting)

hubungan intrinsik antara keamanan informasi, teknologi, dan strategi pengendalian risiko, keamanan
                                                                                                                  Direktur Digital & Teknologi Informasi                             Ketua
siber tetap menjadi prioritas yang penting. Strategi keamanan siber yang efektif harus mengintegrasikan
teknologi canggih, kepatuhan terhadap peraturan, dan budaya kesadaran keamanan siber yang kuat
                                                                                                                                                                                     Ketua Pengganti
diantara karyawan dan nasabah.                                                                                    Direktur Jaringan & Layanan
                                                                                                                                                                                     (Merangkap anggota tetap)

                                                                                                                                                                                     Sekretaris
                                                                                                                  Division Head, IT Strategy & Governance
                                                                                                                                                                                     (Merangkap anggota tetap)


                                                                                                                   1  Direktur Manajemen Risiko
                                                                                                                   2  Direktur Keuangan
                                                                                                                    3 SEVP, Operation

                                                                                                                    4 Division Head, IT Strategy & Governance

                                                                                                                    5 Division Head, Enterprise Data Management

                                                                                                                    6 Division Head, Application Management & Operation

Kerangka tata kelola ini diformalkan melalui Komite Pengarah Teknologi Informasi, sebagaimana                       7 Division Head, Digital Banking Development & Operation         Anggota Tetap
ditetapkan dalam Surat Keputusan Direksi No. 96-DIR/PPM/01/2024 tentang Komite Pengarah                             8 Division Head, IT Infrastructure & Operation

Teknologi Informasi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Surat Keputusan tersebut mendefinisikan                 9 Division Head, Information Security

                                                                                                                   10 Division Head, Operational Risk
tujuan, struktur, tugas, wewenang, tanggung jawab, dan prosedur operasi komite.
                                                                                                                   11 Division Head, Digital Risk
Komite Pengarah Teknologi Informasi bertanggung jawab untuk memberikan arahan dan rekomendasi
                                                                                                                   12 Division Head, Distribution Network
strategis kepada Direksi mengenai perencanaan, tata kelola, pengembangan, dan pengoperasian                        13 Division Head, Planning, Budgeting, & Performance Management
teknologi informasi. Evaluasi berkelanjutan, pembaruan rutin terhadap protokol keamanan, dan
komitmen terhadap inovasi sangat penting untuk menjaga efektivitas langkah-langkah keamanan siber,                 1   Direktur atau SEVP Bidang Terkait; atau
                                                                                                                                                                                     Anggota Tidak Tetap
terutama saat industri keuangan menavigasi lanskap digital yang semakin dinamis. Oleh karena itu,                  2   Division Head Bidang Terkait
pendekatan proaktif, adaptif, dan kolaboratif terhadap keamanan siber sangat penting untuk menjaga
integritas sistem keuangan dan memperkuat kepercayaan publik.                                                     Direktur Kepatuhan                                                 Anggota Tetap
Page 86
                                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   86



    PENGANTAR                        TOPIK MATERIAL               TOPIK UMUM                   LAMPIRAN

Navigasi Risiko Iklim Melalui      Pelayanan Prima    Penguatan Inklusi dan   Keandalan        Penerapan Tata Kelola
Penerapan Keuangan Berkelanjutan   kepada Nasabah     Literasi Keuangan       Keamanan Siber   Perusahaan yang Baik



Tata Kelola
                                                                                                      Peran Unit Kerja Keamanan Informasi
                                                                                                      Dalam memperkuat kerangka keamanan informasinya, BRI telah membentuk Unit Keamanan Informasi
                                                                                                      khusus. Unit ini dipimpin oleh seorang Chief Information Security Officer (CISO), seorang profesional
                                                                                                      berpengalaman di bidang keamanan, yang memiliki sertifikasi yang diakui industri, seperti Certified
                                                                                                      Information Systems Auditor (CISA) dan Certified Information Systems Security Professional (CISSP).
                                                                                                      Unit ini melapor langsung kepada Direktur Digital & Teknologi Informasi dan bertanggung jawab atas
                                                                                                      bidang-bidang utama berikut:
                                                                                                      l Desain Arsitektur Keamanan;
                                                                                                      l Keamanan Operasional;
                                                                                                      l Risiko Siber dan Intelijen Siber;
                                                                                                      l Pencegahan Kehilangan Data & Penipuan;
                                                                                                      l Manajemen Identitas & Akses;
                                                                                                      l Program Manajemen, Investigasi, dan Forensik; serta
                                                                                                      l Security Governance.


                                                                                                      Selain Unit Keamanan Informasi, BRI juga telah membentuk Tim Respon Insiden Keamanan Siber
                                                                                                      (CSIRT) untuk memastikan respons yang cepat dan efektif terhadap insiden keamanan siber. CSIRT
                                                                                                      dipimpin oleh Koordinator CSIRT yang mengawasi beberapa tim khusus, termasuk:
                                                                                                      l Koordinator CSIRT (sebagai koordinator untuk tim lain)
                                                                                                      l Satuan Kerja TI Fungsi Keamanan Informasi
                                                                                                      l Satuan Kerja TI Fungsi Perencanaan
                                                                                                      l Satuan Kerja TI Fungsi Pengembangan Sistem Aplikasi
                                                                                                      l Satuan Kerja TI Fungsi Operasional Sistem Aplikasi
                                                                                                      l Satuan Kerja TI Fungsi Infrastruktur dan Operasional
                                                                                                      l Satuan Kerja TI Fungsi Kualitas Layanan Sistem Aplikasi
                                                                                                      l Satuan Kerja Manajemen Risiko Digital
                                                                                                      l Satuan Kerja Layanan dan Contact Center
                                                                                                      l Satuan Kerja Sekretariat Perusahaan
                                                                                                      l Satuan Kerja Legal
Page 87
                                                                                                                                Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   87



       PENGANTAR                                TOPIK MATERIAL                           TOPIK UMUM                    LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui              Pelayanan Prima                Penguatan Inklusi dan    Keandalan          Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan           kepada Nasabah                 Literasi Keuangan        Keamanan Siber     Perusahaan yang Baik



Strategi
Identifikasi Peluang dan Risiko Utama
Metodologi penilaian risiko keamanan siber yang efektif dan penerapan standar industri serta praktik                          nasabah, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan pangsa pasar, penguatan kepercayaan nasabah,
terbaik sangat penting bagi industri perbankan untuk mengidentifikasi dan mengurangi ancaman                                  dan peningkatan citra perusahaan, reputasi, dan nilai perusahaan secara keseluruhan. Sebaliknya,
siber. Memperkuat ketahanan keamanan siber memerlukan pemanfaatan teknologi canggih dan                                       kegagalan untuk menerapkan langkah-langkah keamanan siber yang memadai membuat lembaga
kerangka kerja yang kuat untuk melindungi aset nasabah dan menegakkan kepercayaan dalam                                       keuangan menghadapi risiko operasional, reputasi, regulasi, keuangan, dan rantai pasokan yang lebih
ekosistem keuangan digital. Langkah-langkah ini tidak hanya meningkatkan kepuasan dan pengalaman                              tinggi.



                                                                                                                                                                                                Jangka
                       Peluang dan Risiko Utama                                                                      Dampak                                           Jangka Pendek                           Jangka Panjang
                                                                                                                                                                                               Menengah

                      Peningkatan kepuasan dan pengalaman                         Peningkatan pangsa pasar dan kepercayaan nasabah                                                                                  ✔
                      nasabah

    Peluang
                                                                                  Peningkatan citra, reputasi, dan nilai perusahaan secara keseluruhan                                               ✔

                      Penguatan pelindungan nasabah melalui                       Peningkatan keamanan produk dan layanan serta peningkatan efisiensi                       ✔
                      inovasi dan teknologi digital                               operasional

                      Risiko operasional akibat pembobolan data,                  Kerugian keuangan nasabah dari downtime sistem, fraud dan penyalahgunaan                  ✔
                      serangan ransomware, dan ancaman orang                      akses dan kebocoran data
                      dalam

                      Risiko reputasi akibat insiden keamanan                     Kerugian keuangan nasabah serta menurunnya kepercayaan terhadap Bank                      ✔
                      siber yang dapat merusak kepercayaan                        dan industri keuangan pada umumnya
                      nasabah dan reputasi bank.

                      Risiko regulasi akibat ketidakpatuhan                       Kerugian Bank akibat denda serta menurunnya kepercayaan terhadap Bank dan                 ✔
      Risiko          terhadap regulasi dan standar keamanan                      industri keuangan pada umumnya
                      siber yang menyebabkan penalti

                      Risiko finansial atas kerugian finansial akibat             Kerugian keuangan nasabah secara langsung serta menurunnya kepercayaan                    ✔
                      penipuan, denda, atau biaya pemulihan                       terhadap Bank dan industri keuangan pada umumnya

                      Risiko operasional akibat ketidakhandalan                   Kerugian keuangan nasabah dari downtime sistem, fraud dan penyalahgunaan                                                          ✔
                      layanan pemasok dan pihak ketiga                            akses dan kebocoran data, kerugian Bank akibat ganti rugi, serta menurunnya
                                                                                  kepercayaan terhadap Bank dan industri keuangan pada umumnya


Jangka pendek mencakup 1-5 tahun, menengah 5-10 tahun, dan panjang lebih dari 10 tahun
Page 88
                                                                                                                          Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.          88



      PENGANTAR                         TOPIK MATERIAL                     TOPIK UMUM                          LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui       Pelayanan Prima          Penguatan Inklusi dan     Keandalan              Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan    kepada Nasabah           Literasi Keuangan         Keamanan Siber         Perusahaan yang Baik



Strategi
Infrastruktur dan Proses Keamanan Informasi [FN-CB-230a.2.]
Pengelolaan keamanan siber BRI mengacu pada kebijakan terkait pengamanan informasi sesuai
Peraturan OJK No. 38/ POJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko dalam Penggunaan
Teknologi Informasi oleh Bank Umum, ISO 27001: 2013, PCI-DSS, dan NIST. Selain itu, BRI juga memiliki
ketentuan mengenai pengamanan data nasabah berdasarkan Surat Edaran OJK No. 14/SEOJK.07/2014
tentang Kerahasiaan dan Keamanan Data dan/atau Informasi Pribadi Konsumen.
                                                                                                                          Identifikasi          Perlindungan                 Deteksi              Tanggapan               Pemulihan
Dalam memastikan pendekatan terhadap keamanan siber secara terstruktur BRI telah membentuk
sebuah kerangka untuk mengelola keamanan siber. BRI Cybersecurity Framework disusun ke dalam                          l Penilaian Kematangan   l Tata Kelola Keamanan   l Pusat Operasi        l Tim Respons Insiden   l Orkestrasi
Enterprise Security Architecture (ESA) yang mengacu pada National Institute of Standards and                            pada Dimensi           l Kesadaran dan            Keamanan               Siber (CSIRT)           Pemulihan IT
Technology (NIST) Cyber Security Framework. ESA dirancang berdasarkan analisis dan kondisi                              Keamanan IT              Pelatihan              l Intelijen Ancaman                            l Analisis Strategis
ancaman siber terkini.                                                                                                l Gap Analysis dan       l Keamanan Data,         l Perlindungan Merek                             Pasca Serangan
                                                                                                                        Definisi Peta Jalan      Manajemen Akun dan                                                      Siber
ESA terdiri dari pilar Identifikasi (Identify), Proteksi (Protect), Deteksi (Detect), Tanggap (Respond), dan            serta Rencana Tindak     Akses
Pemulihan (Recover) terhadap keamanan informasi. Pilar Identify terdiri dari gap analysis, maturity                     Lanjut                 l Keamanan Endpoint
assessment, dan penyusunan roadmap security BRI. Pada pilar Protect, BRI menerapkan berbagai                                                   l Keamanan Aplikasi
teknologi pengamanan informasi dan juga tata kelola keamanan. BRI juga memiliki fungsi/bagian khusus                                           l Keamanan Jaringan
berupa Security Operation Center (SOC) yang melakukan pengawasan terhadap ancaman siber secara                                                 l Keamanan Perimeter
terus-menerus (24 jam, setiap minggu, selama 365 hari) yang tercermin dalam pilar Detect. BRI terus
melakukan pengawasan secara proaktif melalui layanan threat intelligence service dari provider yang                   Meningkatkan Kesadaran dan Kapabilitas Keamanan Informasi Pekerja
berskala internasional.                                                                                               Dalam rangka meningkatkan kepedulian pekerja BRI terhadap keamanan informasi, BRI secara rutin
Selain itu, guna memonitor dan memitigasi ancaman penyalahgunaan merek (brand abuse), BRI                             melaksanakan program peningkatan awareness melalui berbagai bentuk dan media, antara lain:
memiliki program proteksi merek untuk memonitor penyalahgunaan merek BRI di media sosial. BRI                         1    Privacy Infographic: BRI telah mengeluarkan serangkaian infografis melalui poster dan publikasi
juga bekerja sama dengan pihak ketiga untuk melakukan identifikasi kerentanan sistem BRI dan tinjauan                      terkait perlindungan data pribadi bagi seluruh pekerja BRI guna meningkatkan kesadaran dan
terhadap keamanan informasi BRI secara independen berupa vulnerability assessment penetration                              menanamkan budaya perlindungan data pribadi dalam seluruh kegiatan operasional.
test dan simulasi serangan siber (red team).                                                                          2    Privacy Podcast: BRI secara terus menerus mengkampanyekan program & informasi terkini terkait
Pada pilar Respond dan Recover, BRI memiliki Cyber Security Incident Response Team (CSIRT) yang                            dengan pelindungan data/privasi melalui program podcast yang ditujukan bagi seluruh pekerja BRI.
akan mengatasi permasalahan atau insiden keamanan informasi secara tanggap. BRI memiliki protokol                          Tema yang dibawakan bervariasi yang pada umumnya menjawab persoalan seputar data privacy
untuk menyampaikan kepada publik apabila terjadi insiden. BRI bekerja sama dengan pakar keamanan                           yang sedang terjadi. Tema Podcast terakhir yang disiarkan bertajuk Kata Data Talks - Privacy
siber yang memiliki pengalaman global dalam menanggapi insiden untuk melakukan forensik dan                                Paranoia: Menebas Mitos-mitos Data Privacy.
investigasi insiden siber.
Page 89
                                                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.    89



     PENGANTAR                         TOPIK MATERIAL                    TOPIK UMUM                         LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui      Pelayanan Prima          Penguatan Inklusi dan    Keandalan             Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan   kepada Nasabah           Literasi Keuangan        Keamanan Siber        Perusahaan yang Baik



Strategi
3   Sosialisasi dan Internalisasi Budaya Pelindungan Data Pribadi: Kegiatan sosialisasi dan internalisasi          5     Pembentukan fungsi/bagian khusus berupa Security Operation Center (SOC) yang melakukan
    juga merupakan bagian dari aktivitas privacy campaign yang dilakukan di kantor pusat hingga                          pengawasan terhadap ancaman siber secara terus-menerus (24 jam, setiap minggu, selama 365
    kantor cabang. Aktivitas sosialisasi yang dilakukan juga seringkali menghadirkan narasumber                          hari).
    eksternal yang kompeten sesuai dengan bidangnya.                                                               6     Pemanfaatan threat intelligence service dari provider yang berskala internasional.
4   Privacy Mini Quiz: Untuk mengetahui pemahaman pekerja BRI terhadap Pelindungan Data                            7     Pemantauan dan mitigasi ancaman penyalahgunaan merek (brand abuse), termasuk program
    Pribadi, BRI secara aktif mengeluarkan beberapa seri mini quiz yang mencakup topik-topik yang                        proteksi merek untuk memantau penyalahgunaan merek BRI di media sosial.
    berhubungan dengan pemrosesan data pribadi yang dilakukan di BRI. Hal ini dilakukan untuk
                                                                                                                   8     Identifikasi kerentanan sistem BRI dan tinjauan terhadap keamanan informasi BRI secara
    mengukur tingkat pemahaman seluruh pekerja atas beberapa aktivitas sosialisasi, training &
                                                                                                                         independen berupa vulnerability assessment penetration test dan simulasi serangan siber (red
    program privacy yang telah dilakukan.
                                                                                                                         team).
5   Privacy Training: Untuk menyiapkan seluruh pekerja BRI Group dalam rangka mempersiapkan
                                                                                                                   9     Pembentukan Cyber Security Incident Response Team (CSIRT) yang akan mengatasi permasalahan
    BRI Group dengan berlakunya Undang-Undang No. 27 tahun 2022 tentang Pelindungan Data
                                                                                                                         atau insiden keamanan informasi secara tanggap.
    Pribadi, BRI bekerjasama dengan narasumber yang kompeten di bidang pelindungan data pribadi
    termasuk dengan Kementerian Komunikasi dan Digital.                                                            10    Penyediaan protokol komunikasi untuk menginformasikan insiden keamanan informasi kepada
                                                                                                                         publik.
6   E-learning: BRI menjadikan topik keamanan informasi sebagai salah satu modul dalam e-learning
    kepada seluruh pekerja.                                                                                        11    Penyediaan pelatihan keamanan siber bagi pekerja untuk mencegah terjadinya kejahatan siber.
7   Email BRI melakukan blast email untuk menguji pemahaman pekerja BRI terhadap ancaman phising                   12    Bekerjasama dengan pakar keamanan siber yang memiliki pengalaman global dalam menanggapi
                                                                                                                         insiden untuk melakukan telaah forensik dan investigasi insiden siber.
8   Workshop Privacy Readiness BRI Group: Workshop ini bertujuan memberikan pemahaman kepada
    BRI Group tentang kewajiban-kewajiban yang harus dipatuhi setelah disahkannya Undang-
    Undang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP), serta meningkatkan pemahaman BRI Group dalam                         Sertifikasi Keamanan Informasi
    implementasi teknis ketentuan UU PDP, di masing-masing organisasi. Workshop ini dihadiri oleh                                                                                                                Masa
    narasumber dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, diselenggarakan                           Sertifikasi                       Lingkup                             Penerbit
                                                                                                                                                                                                                Berlaku
    pada 3 Mei 2023.
                                                                                                                                        lBRIAPI, Big Data, Managing Event & Cyber
BRI telah melakukan serangkaian inisiatif dalam memperkuat keamanan sibernya termasuk:                                                   Threat Monitoring, Card                        British Standards     31 Oktober
                                                                                                                   ISO 27001: 2013
1   Penyusunan tata kelola untuk tanggap insiden keamanan informasi yang sejalan dengan Disaster                                        lProduction, Spacecraft Operation, dan Data     Institution (BSI)     2025
    Recovery Plan (DRP) dan Business Continuity Plan (BCP) BRI yang dituangkan dalam Surat Edaran                                        Center Facility
    tentang Business Continuity Management. BCP wajib diuji coba minimal sekali dalam satu tahun                                       Surveillance BRINets Express, BRILink Mobile,    British Standards     19 Desember
                                                                                                                   ISO/IEC 20000
    dengan melibatkan end-user (end-to-end).                                                                                           BRImo, Extend Scope Brispot                      Institution (BSI)     2024

2   Pembuatan kerangka kerja keamanan siber yang disebut BRI Cybersecurity Framework. Kerangka
    kerja ini disusun ke dalam arsitektur keamanan perusahaan (ESA, Enterprise Security Architecture)
    yang mengacu pada National Institute of Standards and Technology (NIST) CyberSecurity                          Verifikasi Eksternal
    Framework.                                                                                                     Untuk memastikan keamanan infrastruktur TI dan sistem manajemen keamanan informasi BRI, pada
3   Pelaksanaan analisis kesenjangan, asesmen kematangan, dan penyusunan roadmap keamanan                          tahun 2024 telah dilakukan asesmen maturitas terhadap infrastruktur TI dan sistem manajemen
    informasi BRI                                                                                                  keamanan informasi BRI oleh pihak ketiga. Selain itu, telah dilaksanakan verifikasi Penetration Testing
                                                                                                                   dan Vulnerability Assessment oleh pihak eksternal.
4   Mengembangkan pengelolaan teknologi pengamanan informasi dan tata kelola keamanan.
Page 90
                                                                                                                       Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                                  90



     PENGANTAR                         TOPIK MATERIAL                   TOPIK UMUM                         LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui      Pelayanan Prima         Penguatan Inklusi dan    Keandalan             Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan   kepada Nasabah          Literasi Keuangan        Keamanan Siber        Perusahaan yang Baik



Manajemen Risiko
                                                                                                                                                                           Pra-Insiden       Tanggap Insiden                    Pasca-Insiden
BRI mengelola risiko keamanan siber dengan memastikan tindakan proaktif dan reaktif yang tepat untuk
melindungi aset digital bank. Pengelolaan keamanan siber yang dilakukan BRI mencakup penerapan                         Pelapor                 Satuan Kerja Fungsi            CSIRT          CSIRT             CSIRT                 CSIRT
                                                                                                                                            Layanan & Contact Centre
berbagai lapisan keamanan, termasuk firewall, sistem deteksi intrusi, dan perlindungan titik akhir;                Menemukan atau          Pelaporan atau penanganan
                                                                                                                                                                            Persiapan dan
                                                                                                                                                                            Perencanaan
                                                                                                                                                                                            Deteksi dan
                                                                                                                                                                                             Analisis
                                                                                                                                                                                                                Mitigasi          Pelaporan dan
                                                                                                                                                                                                                                     Evaluasi
                                                                                                                  mengalami kejadian     insiden yang dapat diselesaikan
Bank juga memprioritaskan pelatihan rutin untuk mengedukasi pekerja mengenai phishing, rekayasa                   yang berpotensi atau      staf Single Point of Contact
                                                                                                                 telah membahayakan
sosial, dan praktik-praktik keamanan; pemanfaatan kecerdasan buatan dan machine learning untuk                   keamanan siber Bank                                                                         Mitigasi Teknis

memantau, mendeteksi, dan memitigasi ancaman siber; perancangan arsitektur siber yang aman;                                               Help Desk IT Satuan Kerja TI
                                                                                                                                          Fungsi Keamanan Informasi                                           Manajemen
pengembangan dan pengujian rencana keamanan siber secara terperinci untuk menanggapi insiden                                               Eskalasi pelaporan atau                                           Risiko dan Tata
                                                                                                                                                                                                                  Kelola
                                                                                                                                            penanganan insiden
keamanan siber guna meminimalkan kerusakan dan waktu pemulihan; serta pengelolaan risiko pihak
                                                                                                                                                                                                              Komunikasi
ketiga dengan memastikan vendor dan mitra mematuhi standar keamanan siber BRI.                                                               Satuan Kerja TI Fungsi
                                                                                                                                              Keamanan Informasi
                                                                                                                                         Eskalasi penanganan keTechnical
                                                                                                                                             Support Satuan Kerja TI                                  Koordinator CSIRT            Direktur DTI        Tim Manajemen Kritis
Proses Eskalasi Keamanan Informasi                                                                                                                                                                  Eskalasi apabila insiden      Usulan Deklarasi     Deklarasi Bencana dan
                                                                                                                                                                                                    masuk kategori Sangat       Bencana dan Aktivasi       Aktivasi BCM
BRI memiliki kerangka tanggap insiden keamanan siber BRI Cyber Security Incident Response Team                                                Tim Tanggap Insiden                                     Tinggi, atau meluas              BCM
                                                                                                                                              Keamanan Informasi                                        dan tidak dapat
(CSIRT) yang diatur dalam Kebijakan Manajemen Insiden Keamanan Siber. Eskalasi insiden siber                                                        (CSIRT)                                          dihentikan sehingga
                                                                                                                                          Eskalasi penanganan yang                                   akan masuk kategori
melalui CSIRT terdiri dari empat (4) tahap, yaitu:                                                                                       membutuhkan koordinasi antar                                    Sangat Tinggi
                                                                                                                                          Satuan Kerja TI dan lainnya
l   Eskalasi Tingkat 0, dikelola oleh Satuan Kerja Layanan dan Contact Center, untuk menerima laporan
    insiden siber dari eksternal dan internal.                                                                    pekerja dalam keamanan siber juga penting, karena kesadaran tentang keamanan siber akan
                                                                                                                  mendorong langkah-langkah proaktif untuk mengurangi ancaman siber.
l   Eskalasi Tingkat 1, dilakukan oleh Fungsi Single Point of Contact (IT Service Desk), untuk melakukan
    pelaporan insiden siber.                                                                                      BRI telah mempersiapkan kerangka kerja, beberapa program, dan tim keamanan di BRI untuk
                                                                                                                  menghadapi pelanggaran dan insiden keamanan informasi yang akan terjadi. Keamanan Siber di BRI
l   Eskalasi Tingkat 2, dilakukan oleh Fungsi Operation di masing-masing Satuan Kerja TI untuk
                                                                                                                  selalu berkembang dan dicek untuk maturitas dan kesiapan untuk keamanan siber setiap tahun. BRI
    melaksanakan proses penanganan insiden siber yang membutuhkan penanganan dan tindak
                                                                                                                  juga telah menetapkan waktu minimum untuk mendeteksi selama 90 menit dan menangani/recovery
    lanjut.
                                                                                                                  insiden selama 180 menit agar tidak mengganggu availability layanan secara publik.
l   Eskalasi Tingkat 3, dilakukan oleh Koordinator CSIRT Bank dengan melibatkan Satuan Kerja terkait
                                                                                                                  Pelanggaran keamanan informasi/keamanan siber merupakan bagian dari tindakan disiplin pekerja BRI
    untuk melakukan penanganan insiden siber dan otoritas yang lebih luas.
                                                                                                                  yang tertuang dalam Surat Edaran tentang Peraturan Disiplin. Pelaku pelanggaran dimaksud dapat
Tanggap insiden siber BRI CSIRT terdiri dari 4 (empat) kelompok aktivitas yang terdiri dari kelompok              diproses menggunakan metrik pelanggaran fundamental dengan sandi TSI-19 (ketidakmampuan
Persiapan dan Perencanaan; Deteksi dan Analisis; Mitigasi; serta Laporan dan Evaluasi yang alurnya                dalam menjaga keamanan ruang dan sistem TI sesuai dengan ketentuan yang berlaku) dan TSI-20
saling berhubungan dan mempengaruhi menjadi sebuah alur kerja CSIRT secara keseluruhan. Alur                      (ketidakmampuan dalam menjaga nama pengguna, kata sandi, atau keamanan akses data TI lainnya
kerja tersebut dapat diilustrasikan di gambar berikut:                                                            yang menjadi tanggung jawabnya). Pelaku pelanggaran dapat diberikan sanksi disiplin yang berdampak
Penanganan Pelanggaran Keamanan Informasi                                                                         pada penilaian kinerja pengurangan skor evaluasi pekerja (0,25-0,75), pemotongan gaji (10-15%), dan
Langkah-langkah keamanan siber sangat penting untuk pencegahan penipuan di sektor perbankan.                      sanksi lainnya.
Dengan menerapkan kontrol keamanan seperti enkripsi data dan pembatasan akses, BRI melindungi                     Informasi lebih terperinci mengenai peta jalan teknologi informasi BRI yang disusun Direktorat Digital
informasi penting nasabah dan mengurangi risiko aktivitas penipuan. Namun demikian, pelibatan                     dan Teknologi Informasi (DTI) dapat dilihat di Laporan Tahunan BRI 2024.
Page 91
                                                                                                                  Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   91



      PENGANTAR                       TOPIK MATERIAL                   TOPIK UMUM                        LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui      Pelayanan Prima        Penguatan Inklusi dan   Keandalan             Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan   kepada Nasabah         Literasi Keuangan       Keamanan Siber        Perusahaan yang Baik



Metrik dan Target
Metrik dan Target Keamanan Siber dalam Indikator Kinerja Utama (KPI)
Kolegial Direksi [GRI 418-1] [FN-CB-230a.1] [FN-CB-230a.2]
Keamanan siber menjadi parameter penilaian terhadap kinerja Direktur Utama dan Direksi yang
diukur melalui insiden pelanggaran keamanan siber. Risiko terjadinya pelanggaran keamanan siber
dapat terjadi karena penggunaan teknologi yang tidak update, peraturan dan prosedur yang kurang
memadai, maupun faktor manusiawi, baik karena kesengajaan atau ketidaksengajaan. Pencapaian
target keamanan siber berhubungan langsung dengan kepercayaan nasabah, yang mempunyai peran
penting dalam laporan keuangan ditunjukkan melalui dimensi peningkatan nilai simpanan dan pinjaman
pada tahun 2024 yaitu menjadi sebesar Rp1.360 Triliun dan Rp1.215 Triliun.

 No    Indikator                                                    Ukuran             Realisasi
 1     Insiden pelanggaran keamanan siber                          Kejadian                0


Saat ini tidak ada pelanggaran keamanan siber yang termasuk salah satu dari akibat tersebut.


Manajemen Keamanan Siber yang Handal
Pelanggaran keamanan siber dapat menimbulkan konsekuensi yang signifikan, seperti gangguan
operasi, kepercayaan nasabah, serta sanksi, denda, atau tuntutan ganti rugi baik dari regulator maupun
nasabah yang merasa dirugikan. Ukuran yang digunakan untuk memantau pengelolaan keamanan
siber secara efektif, terdiri dari metriks kunci sebagai berikut:

 No    Indikator                                                   Ukuran              Realisasi
 1     Waktu Deteksi Insiden                                        Menit                  4

 2     Waktu Kerja Sistem (System Uptime)                              %                99,986

 3     Remediasi Kerentanan                                         Menit                 10

 4     Keberhasilan Pengujian Penetrasi                                %                  100

 5     Persentase Pelanggaran Data Pribadi                             %                   0

 6     Jumlah Pemilik Rekening yang Terkena Dampak                Rekening                 0
Berhubungan dengan insiden di atas, waktu untuk deteksi dan remediasi kerentanan masing-masing
adalah 4 menit dan 10 menit sejak insiden tersebut terdeteksi. Untuk pengujian penetrasi (penetration
test) telah berhasil dilakukan secara keseluruhan. Waktu kerja sistem juga telah melampaui target
uptime.
Page 92
                                                                                                              Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   92



     PENGANTAR                        TOPIK MATERIAL                    TOPIK UMUM                   LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui      Pelayanan Prima         Penguatan Inklusi dan   Keandalan        Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan   kepada Nasabah          Literasi Keuangan       Keamanan Siber   Perusahaan yang Baik


Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik
BRI menerapkan tata kelola yang terintegrasi berdasarkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance. Penerapan ini merupakan langkah mitigasi terhadap potensi risiko
di konglomerasi keuangan BRI, dengan tujuan meningkatkan kualitas penerapan dan menjamin keberlanjutan bisnis.




Empat Pilar Standar Pengungkapan Keberlanjutan IFRS

Tata Kelola                                           Strategi                                                               Manajemen Risiko                    Metrik dan Target
Tata Kelola Terintegrasi (Kebijakan dan               Keterlibatan Pemangku Kepentingan                                      Skenario Manajemen Risiko           Evaluasi Kinerja Dewan Komisaris
Prinsip Tata Kelola Perusahaan)
                                                      BRIVolution 2.0                                                                                            Evaluasi Kinerja Direksi
Kebijakan dan Prinsip Tata Kelola
                                                      Peluang dan Risiko dalam Tata Kelola Perusahaan                                                            Insentif Berbasis Keberlanjutan di BRI
Struktur Tata Kelola
                                                      Budaya Perusahaan                                                                                          Metrik dan Target Kolegial Direksi terkait
Dewan Komisaris dan Direksi                                                                                                                                      Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                      Manajemen Kinerja dan Sistem Kompensasi Dewan
                                                      Komisaris dan Direksi                                                                                      Metrik dan Target Penerapan Tata Kelola
                                                                                                                                                                 Perusahaan yang Baik menurut ACGS
Page 93
                                                                                                                   Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                                                                    93



     PENGANTAR                        TOPIK MATERIAL                   TOPIK UMUM                     LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui      Pelayanan Prima        Penguatan Inklusi dan   Keandalan          Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan   kepada Nasabah         Literasi Keuangan       Keamanan Siber     Perusahaan yang Baik



Tata Kelola
Tata Kelola Terintegrasi (Kebijakan dan Prinsip Tata Kelola Perusahaan)
BRI menerapkan tata kelola yang terintegrasi berdasarkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance.
Penerapan ini merupakan langkah mitigasi terhadap potensi risiko di konglomerasi keuangan BRI,
dengan tujuan meningkatkan kualitas penerapan dan menjamin keberlanjutan bisnis.                                                                                                                                                                                            Governance Outcome
                                                                                                                                                                                                                                                                            Hasil yang diharapkan dalam penerapan
Selama tahun 2024, BRI telah melakukan penyempurnaan pada kerangka Tata Kelola Terintegrasi,                                                                                                                                                                                tata kelola di BRI secara konglomerasi

menetapkan parenting style untuk mengelola Perusahaan Anak, dan melakukan evaluasi terhadap                                                                                     Governance Outcome Credibility
tingkat kematangan penerapan Tata Kelola Terintegrasi serta pelaksanaan tugas di setiap unit kerja                                                                                                                                                                                             Governance
yang terintegrasi di dalam Konglomerasi Keuangan BRI.                                                                                                                                                                                                                                          Process
                                                                                                                                              Governance Structure                                                                  Governance Process
                                                                                                                                                                                                                                                                                               Proses implementasi
                                                                                                                                                                                                                                                        Kepatuhan dan Tata Kelola              dengan mengacu
                                                                                                       Governance                                               RUPS                                                                                          Terintegrasi                     kepada pedoman/
                                                                                                       Structure                                                                                                                                                                               kebijakan dan/atau
                                                                                                                                                                                                                                                      Manajemen Risiko Terintegrasi
Kebijakan dan Prinsip Tata Kelola                                                                      Struktur implementasi
                                                                                                                                              Dewan Komisaris dan Komite
                                                                                                                                                                                                                                                                                               aturan yang ada




                                                                                                                                                                                                           Pengawasan




                                                                                                                                                                                                                                    Komunikasi
                                                                                                                                                                                                                        Pelaporan
                                                                                                       tata kelola (pelaksana                                                                                                                            Audit Intern Terintegrasi
BRI menerapkan prinsip-prinsip GCG yang terdiri dari keterbukaan (transparency), akuntabilitas         dan infrastruktur)                             Direksi dan Komite
(accountability), pertanggungjawaban (responsibility), independensi (independency) atau profesional                                                                                                                                                     Perencanaan Strategis dan
                                                                                                                                                                                                                                                            Manajemen Kerja
                                                                                                                                                      Direktur Pembina
(professional), dan kewajaran (fairness). Pada prinsip kewajaran, BRI berkomitmen menunjukkan                                                       (Berlaku hanya di perusahaan induk)                                                                Perumusan dan Penyelarasan
                                                                                                                                                                                                                                                                                               Commitment
                                                                                                                                                                                                                                                                                               Komitmen perusahaan
                                                                                                                                                                                                                                                               Kebijakan
perilaku yang adil dan setara kepada pemangku kepentingan, sejalan dengan manfaat dan kontribusi                                       Satuan Kerja Terintegrasi dan Satuan Kerja
                                                                                                                                                                                                                                                                                               untuk menegakan
                                                                                                                                                                                                                                                       Hubungan dengan Pemangku                penerapan tata kelola
yang diberikan kepada perusahaan. [F.18]                                                                                               Pengelola PA (SKAIT, SKMRT, SKKT, SBM)                                                                                Kepentingan

Penerapan GCG memiliki tujuan sebagai berikut: [E.3]
                                                                                                      Governance                                                                               Commitment
1   mendukung pencapaian visi dan misi BRI melalui kinerja yang signifikan;                           Principles

2   memberikan pedoman bagi seluruh Insan BRILiaN dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab          Prinsip-prinsip                                                                                       Anggaran Dasar,
                                                                                                                                                                                                       Pedoman Perilaku (Kode Etik),
                                                                                                      yang menjadi                  Visi, Misi, dan Nilai                       Rencana Strategis                                                              Budaya Perusahaan dan
    sesuai dengan fungsinya dalam organisasi perusahaan;                                              dasar penerapan                                                                                     dan ketentuan lainnya                                  Penegakan Disiplin
                                                                                                      tata kelola                                                                                             yang berlaku

3   memberikan kepercayaan kepada pemegang saham dan pemangku kepentingan bahwa
    Perusahaan dijalankan dan diawasi secara profesional;                                                                                                                                 Governance Principles
4   mendukung penetapan kebijakan serta pengambilan keputusan yang diambil oleh manajemen                                       Transparansi                       Akuntabilitas               Tanggung Jawab                                    Independency                  Fairness
    berdasarkan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik; serta
                                                                                                                           Landasan Hukum
5   mewujudkan BRI sebagai warga korporasi yang baik (good corporate citizen).                                             POJK No. 18/POJK.03/2014 Penerapan Tata Kelola Terintegrasi Bagi Konglomerasi Keuangan
Page 94
                                                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      94



      PENGANTAR                            TOPIK MATERIAL                 TOPIK UMUM                          LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui           Pelayanan Prima      Penguatan Inklusi dan      Keandalan            Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan        kepada Nasabah       Literasi Keuangan          Keamanan Siber       Perusahaan yang Baik



Tata Kelola
Struktur Tata Kelola [GRI 2-9] [GRI 2-11]
BRI mengimplementasikan struktur tata kelola dua tingkat (two-tier system), yang memisahkan peran Dewan Komisaris dan Jajaran Direksi. Dewan Komisaris (kelompok direktur non-eksekutif) menjalankan fungsi
pengawasan sementara jajaran Direksi (kelompok direktur eksekutif) menjalankan fungsi manajemen. Per tanggal 31 Desember 2024, Dewan Komisaris BRI terdiri dari 10 anggota, yang tujuh diantaranya merupakan
Komisaris Independen sementara jajaran Direksi BRI terdiri dari 12 anggota. Dewan Komisaris dan Jajaran Direksi bertanggung jawab kepada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Struktur tata kelola BRI terdiri atas:
1   Organ Utama yang terdiri dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan Komisaris, dan Jajaran Direksi;
2   Organ Pendukung yang terdiri dari Komite di bawah Dewan Komisaris seperti Komite Audit, Komite Pemantau Manajemen Risiko, Komite Nominasi dan Remunerasi, dan Komite Tata Kelola Terintegrasi untuk
    menangani fungsi-fungsi tata kelola yang bersifat khusus, Komite Direksi, dan Unit Kerja yang mendukung penerapan GCG.
Berikut adalah struktur tata kelola BRI:

                                                                              Rapat Umum Pemegang Saham

                                                                                                                       Dewan Komisaris

                                                                                       Board of Management

                                                                                         Direktur Utama
                                                                                      Wakil Direktur Utama


                    Bisnis        Commercial,                                                              Digital &
                                                         Bisnis                        Retail Funding                      Manajemen          Human
                 Wholesale &        Small and                        Bisnis Mikro                         Teknologi                                          Keuangan         Kepatuhan
                                                       Konsumer                       and Distribution                       Risiko           Capital
                Kelembagaan      Medium Business                                                          Informasi



                                                                                                                                                              Change             Fixed Assets
                 Treasury &                                                                                                                   Human
                                    Commercial                       Ultra Micro                                                                           Management &         Management &         Internal
                Global Service                                                                            Operations                          Capital
                                     Business                         Business                                                                             Transformation       Procurement           Audit
                  Business                                                                                                                   Strategy
                                                                                                                                                               Office




                                                                                             Direktur                  SEVP
Page 95
                                                                                                                    Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.       95



     PENGANTAR                            TOPIK MATERIAL               TOPIK UMUM                         LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui          Pelayanan Prima    Penguatan Inklusi dan    Keandalan             Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan       kepada Nasabah     Literasi Keuangan        Keamanan Siber        Perusahaan yang Baik



Tata Kelola
Dewan Komisaris dan Direksi [GRI 2-11]

Profil Dewan Komisaris




                                 Kartika Wirjoatmodjo                 Rofikoh Rokhim                         Rabin Indrajad Hattari                   Awan Nurmawan Nuh                              Dwi Ria Latifa

          Jabatan    Komisaris Utama                       Wakil Komisaris Utama/Komisaris           Komisaris                                Komisaris                                  Komisaris Independen
                                                           Independen

 Tenure Start Date   3 Juli 2020                           30 November 2021                          27 Juli 2020                             8 Desember 2023                            20 Januari 2021

     Pengalaman      • Komisaris Utama PT Bank Rakyat      • Wakil Komisaris Utama/Komisaris         • Komisaris PT Bank Rakyat               • Komisaris PT Bank Rakyat                 • Komisaris Independen PT Bank
                       Indonesia (Persero) Tbk (2020 -       Independen PT Bank Rakyat                 Indonesia (Persero) Tbk (2020 -          Indonesia (Persero) Tbk (2023 -            Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
                       sekarang)                             Indonesia (Persero) Tbk (2021 -           sekarang)                                Sekarang)                                  (2020 - sekarang)
                     • Wakil Menteri Badan Usaha Milik       sekarang)                               • Sekretaris Kementerian BUMN            • Inspektur Jenderal, Kementerian          • Komisaris Utama PT Bersua Utama
                       Negara (2019 - sekarang)            • Komite Penilai Perusahaan dan             (2023 - sekarang)                        Keuangan (2021 - sekarang)                 Indonesia (2022 – sekarang)
                     • Wakil Ketua Umum KADIN                Perdagangan Bursa Efek Indonesia        • Staf Ahli Bidang Industri              • Staf Ahli Bidang Peraturan dan           • Ketua Dharma Wanita Persatuan
                       Indonesia Bidang BUMN - Kamar         (2023 - sekarang)                         Kementerian BUMN (2021 - 2023)           Penegakan Hukum Pajak (2016 -              (DWP) KBRI Cairo (2016 - 2020)
                       Dagang dan Industri Indonesia       • Dosen dan Peneliti di Fakultas                                                     2021)
                       (KADIN) (2021 - sekarang)             Ekonomi dan Bisnis, Univesitas
                                                             Indonesia (2006 – sekarang)

     Keterampilan    Perbankan, Keuangan, Manajemen        Keuangan, Ekonomi, Manajemen              Ekonomi, Statistik, Manajemen            Audit, Akuntansi, Perpajakan               Hukum, Sosial Politik, Regulasi
                     Risiko

     Jenis kelamin   Laki-laki                             Perempuan                                 Laki-laki                                Laki-laki                                  Perempuan
Page 96
                                                                                                                            Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.       96



     PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                      TOPIK UMUM                        LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui         Pelayanan Prima         Penguatan Inklusi dan      Keandalan            Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan      kepada Nasabah          Literasi Keuangan          Keamanan Siber       Perusahaan yang Baik



Tata Kelola


Profil Dewan Komisaris




                             Heri Sunaryadi              Paripurna Poerwoko Sugarda                 Agus Riswanto                        Nurmaria Sarosa              Haryo Baskoro Wicaksono                      Hendrikus Ivo*

          Jabatan    Komisaris Independen                Komisaris Independen               Komisaris Independen                  Komisaris Independen              Komisaris Independen                  Komisaris Independen

 Tenure Start Date   8 Februari 2022                     8 Agustus 2022                     8 Agustus 2022                        8 Agustus 2022                    8 Agustus 2024                        29 Agustus 2019
                                                                                                                                                                                                          *berhenti menjabat sejak 1 Maret
                                                                                                                                                                                                          2024

     Pengalaman      • Komisaris Independen PT           • Komisaris Independen PT          • Komisaris Independen PT             • Komisaris Independen PT         • Komisaris Independen PT             • Komisaris Independen PT
                       Bank Rakyat Indonesia               Bank Rakyat Indonesia              Bank Rakyat Indonesia                 Bank Rakyat Indonesia             Bank Rakyat Indonesia                 Bank Rakyat Indonesia
                       (Persero) Tbk (2021 -               (Persero) Tbk (2022 -              (Persero) Tbk (2022 -                 (Persero) Tbk (2022 -             (Persero) Tbk (2024 -                 (Persero) Tbk (2019 - 2024)
                       Sekarang)                           Sekarang)                          sekarang)                             sekarang)                         sekarang)                           • Advisor Senior Ketua Dewan
                     • Komisaris Independen Tower        • Komisaris Utama PT Kaltim        • Staf Ahli Jaksa Agung RI            • Director of Finance and         • Komisaris - PT Transportasi           Komisioner Otoritas Jasa
                       Bersama Group (2022 -               Methanol Industri (2022 –          Bidang Intelijen, Kejaksaan           Corporate Affairs, PT Cardig      Gas Indonesia (2023 - 2024);          Keuangan (OJK) (2018)
                       sekarang)                           sekarang)                          Agung RI (2018 - 2022)                Express Nusantara (2020 -       • Head of Transformation              • Deputi Komisioner
                     • Dewan Komisaris PT                • Head of Asia Pacific             • Direktur Sandi dan Produksi           2021)                             & Subsidiaries - Bank                 Penyidikan, Organisasi
                       Merdeka Copper Gold Tbk             Research Center, Universitas       Intel, Kejaksaan Agung RI           • Direktur Eksekutif PT             Muamalat (2023)                       dan SDM Otoritas Jasa
                       (2018 - 2021)                       Gadjah Mada (2020 - 2022)          (2015-2018)                           Selaras Logistik Indonesia      • Head of Transformation &              Keuangan (OJK) (2017)
                                                                                                                                    (2021 - 2022).                    Corporate Strategy - Bank
                                                                                                                                                                      Bukopin Syariah (2023)

     Keterampilan    Pasar Modal, Teknologi,             Hukum, Sosial Politik,             Hukum, Regulasi, Intelijen            ESG, Logistik, Manajemen          Governance, Risk Management,          Perbankan, Hukum, Audit
                     Manajemen                           Manajemen                                                                                                  and Compliance (GRC);
                                                                                                                                                                    Management

     Jenis kelamin   Laki-laki                           Laki-laki                          Laki-laki                             Perempuan                         Laki-laki                             Laki-laki
Page 97
                                                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.       97



     PENGANTAR                          TOPIK MATERIAL                     TOPIK UMUM                          LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui        Pelayanan Prima         Penguatan Inklusi dan     Keandalan              Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan     kepada Nasabah          Literasi Keuangan         Keamanan Siber         Perusahaan yang Baik



Tata Kelola


Profil Direksi




                                 Sunarso                       Catur Budi Harto                       Supari                           Amam Sukriyanto                   Handayani                           Agus Winardono

          Jabatan    Direktur Utama                     Wakil Direktur Utama              Direktur Bisnis Mikro                 Direktur Commercial, Small,     Direktur Bisnis Konsumer              Direktur Human Capital
                                                                                                                                and Medium Business

 Tenure Start Date   20 Desember 2019                   20 Desember 2019                  4 Desember 2018                       14 April 2021                   14 Maret 2018                         14 April 2021

     Pengalaman      • Direktur Utama PT Bank           • Wakil Direktur Utama PT         • Direktur PT Bank Rakyat             • Direktur PT Bank Rakyat       • Direktur PT Bank Rakyat             • Direktur PT Bank Rakyat
                       Rakyat Indonesia (Persero)         Bank Rakyat Indonesia             Indonesia (Persero) Tbk               Indonesia (Persero) Tbk         Indonesia (Persero) Tbk               Indonesia (Persero) Tbk
                       Tbk (2019 – sekarang)              (Persero) Tbk (2019 -             (2018-sekarang)                       (2021 - Sekarang)               (2017- sekarang)                      (2021 - sekarang)
                     • Wakil Direktur Utama PT            sekarang)                       • SEVP Transformation PT              • SEVP Fixed Assets             • Direktur PT Bank Tabungan           • Direktur Utama PT. Prima
                       Bank Rakyat Indonesia            • Direktur Bisnis Kecil &           Bank Rakyat Indonesia                 Management &                    Negara (Persero) Tbk (2016 -          Karya Sarana Sejahtera
                       (Persero) Tbk (Januari 2019        Jaringan PT Bank Negara           (Persero) Tbk (2017-2018)             Procurement PT Bank             2017)                                 (2020-2021)
                       – September 2019)                  Indonesia (Persero) Tbk         • SEVP Manajemen Jaringan               Rakyat Indonesia (Persero)    • Direktur Komersial, PT              • Kepala Audit Intern Kanwil
                     • Direktur Utama PT                  (2017-2019)                       PT Bank Rakyat Indonesia              Tbk (2020-2021)                 Garuda Indonesia Tbk (2014            Jakarta 2 PT Bank Rakyat
                       Pegadaian (Persero)              • Direktur PT Bank Tabungan         (Persero) Tbk (2017)                • Executive Vice President        - 2016)                               Indonesia (Persero) Tbk
                       (Oktober 2017 – Januari            Negara (Persero) Tbk (2016-                                             Corporate Secretary PT                                                (2020)
                       2019)                              2017)                                                                   Bank Rakyat Indonesia
                                                                                                                                  (Persero) Tbk (2020)

     Keterampilan    Wholesale Banking, Corporate       Consumer Banking, Wholesale       Micro Banking, Risk                   Retail Banking, International   Consumer Banking, Wholesale           Human Capital, Risk
                     Banking, Micro Banking, Risk       Banking, Risk Management,         Management, Manajemen                 Business Banking, Risk          Banking, Risk Management,             Management, Ekonomi,
                     Management, Administrasi           Manajemen                                                               Management, Master              Manajemen                             Manajemen Keuangan
                     Bisnis, Manajemen                                                                                          Administrasi Bisnis Advance

     Jenis kelamin   Laki-laki                          Laki-laki                         Laki-laki                             Laki-laki                       Perempuan                             Laki-laki
Page 98
                                                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.       98



     PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                    TOPIK UMUM                        LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui       Pelayanan Prima         Penguatan Inklusi dan    Keandalan              Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan    kepada Nasabah          Literasi Keuangan        Keamanan Siber         Perusahaan yang Baik



Tata Kelola


Profil Direksi




                       Viviana Dyah Ayu Retno K.                   Andrijanto                       Agus Sudiarto                     Agus Noorsanto                 Arga M. Nugraha                  Ahmad Solichin Lutfiyanto

          Jabatan    Direktur Keuangan                 Direktur Retail Funding and      Direktur Manajemen Risiko             Direktur Bisnis Wholesale dan   Direktur Digital dan Teknologi        Direktur Kepatuhan
                                                       Distribution                                                           Kelembagaan                     Informasi

 Tenure Start Date   14 April 2021                     22 Juni 2022                     20 Desember 2019                      20 Desember 2019                14 April 2021                         1 April 2021

     Pengalaman      • Direktur PT Bank Rakyat         • Direktur PT Bank Rakyat        • Direktur PT Bank Rakyat             • Direktur PT Bank Rakyat       • Direktur PT Bank Rakyat             • Direktur PT Bank Rakyat
                       Indonesia (Persero) Tbk           Indonesia (Persero) Tbk          Indonesia (Persero) Tbk               Indonesia (Persero) Tbk         Indonesia (Persero) Tbk               Indonesia (Persero) Tbk
                       (2021 - sekarang)                 (2022 - sekarang)                (2019 - sekarang)                     (2019- sekarang)                (2021 - sekarang)                     (2018 - sekarang)
                     • Executive Vice President        • Kepala Divisi Planning,        • Senior Executive Vice               • Direktur Utama PT Bank        • Executive Vice President            • Kepala Divisi Kebijakan &
                       Subsidiary Management             Budgeting & Performance          President Special Asset               Rakyat Indonesia Agroniaga,     BRILink Network Division              Pengembangan Human
                       PT Bank Rakyat Indonesia          Management, PT Bank              Management PT Bank                    Tbk (2017 - 2019)               PT Bank Rakyat Indonesia              Capital PT Bank Rakyat
                       (Persero) Tbk (2019-2021)         Rakyat Indonesia (Persero)       Mandiri (Persero) Tbk.              • Senior Executive Vice           (Persero) Tbk (2020-2021)             Indonesia (Persero) Tbk
                     • Vice President Desk               Tbk (2021-2022)                • Direktur Utama Bank                   President Jaringan dan        • Wakil Kepala Divisi Bidang            (2017 - 2018)
                       Subsidiary Management           • Kepala Divisi Corporate          Syariah Mandiri (2014-2017)           Layanan PT Bank Rakyat          E-Banking Divisi Retail             • Kepala Divisi Transaction
                       PT Bank Rakyat Indonesia          Development & Strategy                                                 Indonesia (Persero) Tbk         Payment PT Bank Rakyat                Banking PT Bank Rakyat
                       (Persero) Tbk (2018-2019)         PT Bank Rakyat Indonesia                                               (2016-2017)                     Indonesia (Persero) Tbk               Indonesia (Persero) Tbk
                                                         (Persero) Tbk (2019-2021)                                                                              (2018-2020)                           (2016 - 2017)

     Keterampilan    Risk Management, Finance &        Finance, Risk Management,        Risk Management, Sharia               Wholesale Banking, Corporate    IT & Digital Banking, Risk            Risk Management,
                     Strategic                         Akuntansi                        Banking, Corporate Banking,           Banking, Risk Management,       Management, Manajemen                 Governance, Risk
                                                                                        Manajemen, Hukum                      Manajemen, Akuntans                                                   Management, and Compliance
                                                                                                                                                                                                    (GRC), Wholesale Banking,
                                                                                                                                                                                                    Manajemen

     Jenis kelamin   Perempuan                         Laki-laki                        Laki-laki                             Laki-laki                       Laki-laki                             Laki-laki
Page 99
                                                                                                                    Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.               99



     PENGANTAR                         TOPIK MATERIAL                   TOPIK UMUM                         LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui      Pelayanan Prima         Penguatan Inklusi dan    Keandalan             Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan   kepada Nasabah          Literasi Keuangan        Keamanan Siber        Perusahaan yang Baik



Tata Kelola
Independensi Dewan Komisaris dan Direksi [GRI 2-15]                                                               Bagi Bank Umum; Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 13/SEOJK.03/2017 tentang Penerapan
Guna memastikan bahwa setiap anggota Dewan Komisaris, sebagai organ pengawasan perusahaan                         Tata Kelola Perusahaan yang Baik untuk Bank Umum; serta peraturan dan standar nasional atau
dapat menjalankan tugasnya secara objektif dan tidak terpengaruh oleh kepentingan pribadi atau pihak              internasional yang berlaku. Pengungkapan lengkap terkait independensi termasuk konflik kepentingan
lain, BRI memiliki kebijakan terkait kriteria Komisaris Independen, yaitu paling sedikit 50% (lima puluh          Dewan Komisaris dan Direksi dapat ditemukan dalam Laporan Tahunan BRI 2024.
persen) dari jumlah anggota Dewan Komisaris adalah Komisaris Independen. Komisaris Independen                     BRI juga mengatur kepemilikan saham BRI oleh Direksi dan Dewan Komisaris (non-independen) sebagai
wajib memenuhi persyaratan sesuai dengan Peraturan OJK No.33/POJK.04/2014 mengenai Direksi dan                    bagian dari komponen remunerasi, sejalan peraturan dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara
Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik, sebagai berikut.                                                   Republik Indonesia, dengan tujuan mencapai kinerja yang berkelanjutan. Hingga tanggal 31 Desember
1   Bukan merupakan orang yang bekerja atau memiliki wewenang dan tanggung jawab untuk                            2024, tidak terdapat kepemilikan saham yang bersifat signifikan oleh Direksi, Dewan Komisaris, dan
    merencanakan, memimpin, mengendalikan, atau mengawasi kegiatan Perusahaan dalam 6 (enam)                      Pemegang Saham di dalam Kelompok Usaha Bank BRI, data tersebut sebagaimana telah disampaikan
    bulan terakhir, kecuali untuk pemilihan kembali sebagai Komisaris Independen Perusahaan dalam                 pada bagian Kepemilikan Saham Direksi dan Dewan Komisaris.
    periode berikutnya.
2   Tidak memiliki saham secara langsung atau tidak langsung di Perusahaan.                                       Efektivitas Dewan Komisaris dan Direksi
3   Tidak memiliki afiliasi dengan Perusahaan, anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, atau                     Proses Nominasi Dewan Komisaris dan Direksi [GRI 2-10]
    pemegang saham signifikan Perusahaan                                                                          Penunjukan Dewan Komisaris dan Direksi berlangsung pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
4   Tidak memiliki hubungan bisnis, langsung atau tidak langsung yang terkait dengan kegiatan bisnis              Setelah diangkat untuk satu periode jabatan (jangka waktu lima tahun), anggota Dewan Komisaris dan
    Perusahaan.                                                                                                   Direksi dapat diangkat kembali untuk satu kali periode jabatan selanjutnya selama maksimal lima tahun.
Berikut yang termasuk dalam pihak-pihak terafiliasi sesuai dengan Undang-Undang Nomor 4 tahun                     Prosedur pemilihan bakal calon anggota Dewan Komisaris dan/atau Direksi diatur sebagai berikut:
2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan adalah:                                                        Komite Nominasi dan Remunerasi        Direksi menyampaikan daftar Top        KNR melakukan penyaringan
                                                                                                                       (KNR) melalui surat Dewan             Talent berdasarkan Talent              administrasi dan seleksi/wawancara
1   Komisaris, Direksi, pejabat, dan pekerja Bank.                                                                     Komisaris meminta kepada Direksi      Management System BRI, hasil           terhadap Bakal Calon Pengurus yang
                                                                                                                       Daftar Top Talent BRI                 assessment lembaga independen          diusulkan
2   Pihak yang memberikan jasa kepada Bank, di antaranya akuntan publik, penilai, konsultan hukum,                                                 01
                                                                                                                                                             dan hasil rapat Talent
                                                                                                                                                                                           02                                          03
                                                                                                                                                             Committee BRI
    dan konsultan lainnya.
3   Pihak yang mengendalikan atau dikendalikan Bank, baik langsung maupun tidak langsung; dan/                        Dewan Komisaris menyampaikan            Dewan Komisaris melakukan rapat
                                                                                                                                                              untuk menetapkan calon Pengurus       Berdasarkan seleksi dan hasil rapat,
    atau                                                                                                              daftar Calon kepada Pemegang
                                                                                                                                                                                                    KNR menyampaikan rekomendasi
                                                                                                                      Saham Seri A Dwiwarna dan/atau          yang akan diusulkan kepada
                                                                                                                                                              Pemegang Saham Seri A                 Bakal Calon Pengurus kepada
4   Pihak yang menurut penilaian Otoritas Jasa Keuangan turut serta mempengaruhi pengelolaan                          Cluster Talent Committee
                                                                                                                                                                                                    Dewan Komisaris
                                                                                                                                                     06       Dwiwarna dan/atau Cluster
    Bank, baik langsung maupun tidak langsung, di antaranya pihak yang mempunyai hubungan                                                                     Talent Committee              03                                         04
    keluarga karena perkawinan dan keturunan sampai derajat kedua, baik secara horizontal maupun
    vertikal, dengan anggota dewan komisaris atau yang setara, anggota direksi atau yang setara atau
                                                                                                                      KBUMN mengusulkan calon dalam            Penetapan Calon Pengurus dalam         Uji kemampuan dan kepatutan
    kuasanya, pejabat, atau pekerja Bank.                                                                             RUPS melalui kuasa Pemegang              RUPS                                   Pengurus
                                                                                                                      Saham Seri A Dwiwarna
Kriteria Komisaris Independen mengacu pada hukum, peraturan, dan standar yang berlaku, termasuk
Undang-Undang Nomor 8 tahun 1995 tentang Pasar Modal Indonesia, yang telah diubah oleh Undang-                                                      07                                    08                                           09
Undang Nomor 4 tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan; Peraturan
Menteri Badan Usaha Milik Negara tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Badan Usaha Milik
Negara yang Signifikan; Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 tentang Dewan                                                  Penetapan tanggal efektif sebagai Pengurus Perseroan/Perusahaan
Direksi dan Dewan Komisaris Emiten Perusahaan Publik; POJK 17/2023 tentang Penerapan Tata Kelola
                                                                                                                                                                                                                                       10
Page 100
                                                                                                               Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   100



     PENGANTAR                        TOPIK MATERIAL                  TOPIK UMUM                      LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui      Pelayanan Prima       Penguatan Inklusi dan   Keandalan           Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan   kepada Nasabah        Literasi Keuangan       Keamanan Siber      Perusahaan yang Baik



Tata Kelola                                                                                                  Kehadiran Dewan Komisaris dan Direksi dalam Rapat
                                                                                                             Rapat Dewan Komisaris
Proses nominasi anggota Dewan Komisaris dan Direksi ditetapkan melalui Surat Keputusan NOKEP:07-             Pelaksanaan rapat Dewan Komisaris diatur dalam Pedoman dan Tata Tertib Dewan Komisaris. Rapat
KOM/BRI/07/2015, tanggal 28 Juli 2015 dengan kebijakan umum sebagai berikut:                                 Dewan Komisaris terdiri dari Rapat Internal Dewan Komisaris dan Rapat Dewan Komisaris dan Direksi.
1   Dewan Komisaris memiliki kewenangan untuk mengusulkan calon anggota Direksi dan/atau                     Rapat Dewan Komisaris wajib diadakan secara berkala paling kurang satu kali dalam satu bulan. Rapat
    Dewan Komisaris Bank.                                                                                    bersama Direksi wajib diadakan secara berkala paling kurang satu kali dalam empat bulan. Rapat dapat
2   Proses nominasi bagi calon anggota Direksi dilakukan untuk kandidat yang berasal dari internal           diadakan sewaktu-waktu atas permintaan satu atau beberapa Anggota Dewan Komisaris atau atas
    Bank, dengan ketentuan sebagai berikut:                                                                  permintaan Direksi, dengan menyebutkan hal-hal yang akan dibicarakan. Rapat adalah sah dan berhak
     a. Anggota Direksi yang masa jabatannya akan berakhir tetapi masih dapat diangkat kembali               mengambil keputusan yang mengikat apabila dihadiri atau diwakili oleh lebih dari satu per dua jumlah
         sebagai anggota Direksi.                                                                            anggota Dewan Komisaris. Berdasarkan rekapitulasi kehadiran rapat, rata-rata kehadiran Dewan
     b. Pejabat satu tingkat di bawah Direksi atau pejabat yang memiliki prestasi luar biasa.                Komisaris dalam rapat Dewan Komisaris sebesar 99,55%.
     c. Direksi dari perusahaan afiliasi atau perusahaan patungan.                                           Rapat Direksi
3   Proses nominasi bagi calon anggota Dewan Komisaris dilakukan untuk kandidat yang berasal                 Kebijakan rapat Direksi telah diatur dalam Pedoman Tata Kerja Direksi. Direksi wajib mengadakan
    dari anggota Dewan Komisaris yang masa jabatannya akan berakhir tetapi masih dapat diangkat              rapat Direksi secara berkala sekurang-kurangnya 1 (satu) kali dalam setiap bulan. Selain rapat Direksi,
    kembali sebagai anggota Dewan Komisaris.                                                                 bersama Dewan Komisaris, Direksi secara berkala sekurang-kurangnya 1 (satu) kali dalam 4 (empat)
4   Untuk calon anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris yang bukan merupakan pejabat                bulan wajib mengadakan rapat bersama Dewan Komisaris. Rapat Direksi dipimpin oleh Direktur Utama.
    satu tingkat di bawah Direksi maupun Direksi Anak Perusahaan, proses nominasi dilakukan melalui          Apabila Direktur Utama tidak hadir atau berhalangan hadir, maka Wakil Direktur Utama yang memimpin
    Tim yang dibentuk oleh Pemegang Saham Seri A Dwiwarna. Tim ini bertanggung jawab untuk                   Rapat Direksi. Rapat adalah sah dan berhak mengambil keputusan yang mengikat apabila dihadiri dan/
    menetapkan kandidat yang akan diusulkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham.                                 atau diwakili oleh lebih dari 2/3 (dua per tiga) jumlah seluruh anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris
5   Dalam proses nominasi, Komite diwakili oleh Ketua Komite. Jika Ketua Komite berhalangan                  BRI. Berdasarkan rekapitulasi kehadiran rapat, rata-rata kehadiran Direksi dalam rapat Direksi sebesar
    hadir, posisinya dapat digantikan oleh salah satu anggota Komite yang berasal dari Komisaris             97,44%. Informasi lengkap terkait kehadiran rapat Dewan Komisaris dan Direksi dapat ditemukan dalam
    Independen.                                                                                              Laporan Tahunan BRI 2024.
6   Keputusan ini sekaligus memberikan mandat kepada Ketua Komite atau Komisaris Independen
    untuk:                                                                                                   Mandat Dewan Komisaris [GRI 2-15]
        Mewakili Komite sebagai anggota Tim Penilai yang dibentuk oleh Pemegang Saham Seri A                 Mandat atau rangkap jabatan yang dimiliki oleh anggota Dewan Komisaris BRI mengacu pada ketentuan
        Dwiwarna.                                                                                            Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank
        Memberikan rekomendasi atas calon anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris                   Umum yaitu tidak melakukan rangkap jabatan sebagai anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris
        dengan mempertimbangkan aspek integritas, kompetensi, serta reputasi keuangan calon.                 atau Pejabat Eksekutif pada lembaga keuangan atau perusahaan keuangan, baik bank maupun bukan
7   Ketua Komite atau Komisaris Independen yang mewakili Komite wajib menghindari benturan                   bank, serta lebih dari 1 (satu) lembaga bukan keuangan atau perusahaan bukan keuangan, baik yang
    kepentingan (conflict of interest) serta menjaga independensinya.                                        berkedudukan di dalam maupun di luar negeri. Seluruh Dewan Komisaris BRI memiliki kurang dari
                                                                                                             empat mandat.
Keragaman Dewan Komisaris dan Direksi [GRI 3-3] [GRI 405-1]
Kebijakan keragaman komposisi Dewan Komisaris dan Direksi BRI telah sesuai dengan Surat Edaran               Kepemilikan Saham [GRI 2-19] [GRI 2-20]
OJK No. 32/SEOJK.04/2015 tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka. Pengangkatan                        Kepemilikan saham oleh Jajaran Direksi merupakan bagian dari komitmen terhadap manajemen
Dewan Komisaris dan Direksi dilakukan dengan mempertimbangkan usia, jenis kelamin, pendidikan,               yang bertanggung jawab dan peningkatan nilai Perusahaan dalam jangka panjang. Hal ini diatur
pengalaman, integritas, dedikasi, pemahaman mengenai masalah manajemen perusahaan, memiliki                  dalam SE.09.c-DIR/KEP/03/2023 tanggal 31 Desember 2024 tentang Penerapan Good Corporate
pengetahuan dan/atau keahlian di bidang yang dibutuhkan dan dapat menyediakan waktu yang cukup               Governance. BRI mendorong Direksi untuk memiliki saham BRI pada periode masa jabatannya,
untuk melaksanakan tugasnya serta persyaratan lain berdasarkan peraturan perundang-undangan.                 termasuk melalui pemberian insentif jangka pendek (STI) atau insentif jangka panjang (LTI). Per 31
                                                                                                             Desember 2024, secara rata-rata, kepemilikan saham Dewan Komisaris adalah sebanyak 1.300.200
Kepemimpinan perempuan di Dewan Komisaris adalah sebesar 30% (3 dari 10 anggota) dan 16,67% (2
                                                                                                             lembar per anggota Dewan Komisaris. Pada periode yang sama, kepemilikan saham Direktur Utama
dari 12 anggota) dari susunan Direksi [GRI 2-10]
                                                                                                             adalah sebanyak 5.658.656 lembar, dan secara rata-rata, kepemilikan saham masing-masing anggota
                                                                                                             Direksi adalah sebanyak 4.226.472 lembar.
Page 101
                                                                                                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                          101



            PENGANTAR                                      TOPIK MATERIAL                                  TOPIK UMUM                                 LAMPIRAN

  Navigasi Risiko Iklim Melalui                          Pelayanan Prima                    Penguatan Inklusi dan          Keandalan                  Penerapan Tata Kelola
  Penerapan Keuangan Berkelanjutan                       kepada Nasabah                     Literasi Keuangan              Keamanan Siber             Perusahaan yang Baik



Tata Kelola
Keahlian Dewan Komisaris dan Direksi [GRI 2-17] [GRI 405-1]
Setiap anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi BRI memiliki latar belakang pengalaman, pendidikan, serta keahlian yang unik sehingga membantu mereka dalam melaksanakan pengambilan keputusan secara
efisien. Selain itu, BRI juga terus meningkatkan kompetensi dan keterampilan masing-masing Dewan Komisaris dan Direksi melalui berbagai program pendidikan dan pelatihan. [E.2] [GRI 2-17]
Tabel Keahlian Komisaris                                                                                                                              Tabel Keahlian Direksi
                                               Rabin                                         Paripurna                           Awan       Haryo                                                                                              Viviana                                                   Ahmad
                          Kartika   Rofikoh               Hendrikus   Dwi Ria     Heri                     Agus     Nurmaria                                                          Catur Budi              Amam                  Agus                                Agus        Agus      Arga M.
Keahlian               Wirjoatmodjo Rokhim
                                              Indrajad
                                                            Ivo*       Latifa   Sunaryadi
                                                                                             Poerwoko
                                                                                                         Riswanto    Sarosa
                                                                                                                               Nurmawan    Baskoro     Keahlian             Sunarso                Supari              Handayani                Dyah      Andrijanto                                     Solichin
                                               Hattari                                        Sugarda                             Nuh     Wicaksono                                     Harto               Sukriyanto           Winardono                             Sudiarto   Noorsanto   Nugraha
                                                                                                                                                                                                                                             Ayu Retno K.                                               Lutfiyanto


Perbankan                 ✔                                ✔                                                                                          Wholesale
                                                                                                                                                      Banking                ✔          ✔                               ✔                                                          ✔                      ✔
Keuangan                  ✔         ✔
                                                                                                                                                      Corporate
                                                                                                                                                      Banking                ✔                                                                                          ✔          ✔
Manajemen
Risiko                    ✔                                                                                                                           Micro Banking          ✔                     ✔
Ekonom                              ✔ ✔
                                                                                                                                                      Consumer
                                                                                                                                                      Banking                           ✔                               ✔
                                                                                                                                                      Retail Banking                                         ✔
Statistik                                      ✔                                                                                                      International
                                                                                                                                                      Business                                               ✔
Hukum                                                      ✔          ✔                       ✔           ✔                                           Banking


Audit                                                      ✔                                                                    ✔
                                                                                                                                                      IT & Digital
                                                                                                                                                      Banking                                                                                                                                  ✔
                                                                                                                                                      Sharia Banking                                                                                                    ✔
Sosial Politik                                                        ✔                       ✔                                                       Risk
                                                                                                                                                      Management             ✔          ✔          ✔         ✔          ✔          ✔            ✔           ✔           ✔          ✔           ✔          ✔
Regulasi                                                              ✔                                   ✔                                           Governance, Risk
                                                                                                                                                      Management, and                                                                                                                                     ✔
Pasar Modal                                                                      ✔                                                                    Compliance (GRC)

                                                                                                                                                      Human Capital                                                                ✔
Teknologi                                                                        ✔                                                                    Administrasi
                                                                                                                                                      Bisnis                 ✔
Intelijen                                                                                                 ✔
                                                                                                                                                      Akuntansi                                                                                             ✔                      ✔
ESG                                                                                                                  ✔                                Manajemen              ✔          ✔          ✔                    ✔                                               ✔          ✔           ✔          ✔
Logistik                                                                                                             ✔                                Hukum                                                                                                             ✔
Akuntansi                                                                                                                       ✔
                                                                                                                                                      Finance                                                                                               ✔
                                                                                                                                                      Ekonomi                                                                      ✔
Perpajakan                                                                                                                      ✔                     Manajemen
                                                                                                                                                      Keuangan                                                                     ✔
Manajemen                           ✔ ✔                                          ✔            ✔                      ✔                     ✔          Master Administrasi
                                                                                                                                                      Bisnis Advance                                         ✔
Governance,
Risk Management,
and Compliance (GRC)
                                                                                                                                           ✔          Finance & Strategic                                                                       ✔
*berhenti menjabat sejak 1 Maret 2024
Page 102
                                                                                                                 Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   102



     PENGANTAR                        TOPIK MATERIAL                     TOPIK UMUM                     LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui      Pelayanan Prima          Penguatan Inklusi dan     Keandalan        Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan   kepada Nasabah           Literasi Keuangan         Keamanan Siber   Perusahaan yang Baik



Tata Kelola
Komite Tata Kelola Perusahaan dan Komite Lainnya [GRI 2-13] [GRI 2-14] [GRI 2-16] [GRI 2-26]
Komite di Bawah Dewan Komisaris

 Komite                  Tanggung Jawab                                              Ketua Komite


 Komite Audit            Mengevaluasi dan memastikan penerapan pengendalian          Wakil Komisaris
                         internal, pengawasan terhadap kualitas laporan              Independen/
                         keuangan, pelaksanaan tugas Satuan Kerja Audit Intern       Komisaris
                         (SKAI), tata kelola terintegrasi, kepatuhan terhadap        Independen
                         regulasi di Perusahaan, serta efektivitas auditor
                         independen. Selain itu, Komite Audit memastikan
                         fungsi Whistleblowing System (WBS) sebagai sarana
                         pengaduan yang transparan, pengawasan pada
                         implementasi program tanggung jawab sosial dan
                         lingkungan, serta melakukan penilaian atas tingkat
                         kesehatan Perseroan untuk memastikan operasional
                         berjalan sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik dan
                         mendukung pencapaian tujuan Perusahaan.


 Komite Nominasi dan     Mengevaluasi dan memastikan penerapan terkait               Komisaris
 Remunerasi              dengan fungsi nominasi dan remunerasi Perusahaan            Independen
                         berjalan sesuai dengan peraturan dan prinsip tata kelola
                         perusahaan yang baik.


 Komite Pemantau         Mengevaluasi dan memastikan penerapan manajemen             Komisaris
 Manajemen Risiko        risiko Perusahaan tetap memenuhi unsur-unsur                Independen
                         kecukupan prosedur dan metodologi pengelolaan risiko,
                         sehingga kegiatan Perusahaan tetap dapat terkendali
                         pada batas/limit risiko yang dapat diterima serta
                         menguntungkan Perusahaan.


 Komite Tata Kelola      Mengevaluasi dan memastikan tata kelola yang                Komisaris
 Terintegrasi            komprehensif dan efektif dengan menerapkan prinsip-         Independen
                         prinsip keterbukaan (transparency), akuntabilitas
                         (accountability), pertanggungjawaban (responsibility),
                         independensi      (independency)   atau   profesional
                         (professional), dan kewajaran (fairness) secara
                         terintegrasi dalam Konglomerasi Keuangan.
Page 103
                                                                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                103



      PENGANTAR                             TOPIK MATERIAL                          TOPIK UMUM                               LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui          Pelayanan Prima               Penguatan Inklusi dan         Keandalan                Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan       kepada Nasabah                Literasi Keuangan             Keamanan Siber           Perusahaan yang Baik



Tata Kelola


Komite di Bawah Direksi

       Komite         Tanggung Jawab                                                                                                                                                                 Ketua Komite
Risk Management       Risk Management Committee bidang Risk Management memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:                                  Direktur Utama
Committee             l Menetapkan Kebijakan Manajemen Risiko serta perubahannya termasuk penerapan kebijakan manajemen risiko, strategi manajemen
                         risiko dan contingency plan apabila kondisi eksternal tidak normal terjadi.
                      l Menetapkan metodologi pengukuran risiko dan perubahannya.
                      l Menetapkan limit dan perubahannya.
                      l Menetapkan Nilai Profil Risiko dan Tingkat Kesehatan Bank serta tindak lanjut apabila diperlukan.
                      l Menetapkan langkah perbaikan berdasarkan analisis permodalan dan stress testing BRI Individu.

                      Risk Management Committee bidang Risk Management Terintegrasi memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:
                      l Menetapkan kebijakan Manajemen Risiko Terintegrasi serta perubahannya.
                      l Menetapkan langkah perbaikan berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi dalam bentuk:
                         a. Laporan Profil risiko terintegrasi.
                         b. Laporan Profil risiko individu Perusahaan Anak anggota konglomerasi keuangan BRI.
                         c. Analisis permodalan terintegrasi.
                         d. Simulasi stress testing terintegrasi dan atau individual serta contingency plan.
Environmental,                                                                                                                                             Direktur Utama
                      l Menyetujui dan memberikan arahan atas hasil review dan evaluasi terkait implementasi kebijakan atau tata kelola (governance)
Social & Governance
                        parameter inisiatif ESG dan inisiatif TJSL yang telah disusun oleh Unit Kerja terkait yang kemudian diusulkan oleh Tim Penunjang
(ESG) Committee
                        Komite.
                      l Menetapkan program kerja yang termasuk kategori inisiatif ESG dan inisiatif TJSL berdasarkan rekomendasi Tim Penunjang
                        Komite.
                      l Menyetujui dan memberikan arahan atas hasil review dan evaluasi terkait implementasi program kerja yang masuk ke dalam
                        parameter inisiatif ESG dan inisiatif TJSL serta pelaporan data dan informasi terkait ESG.
                      l Menyetujui dan memberikan arahan atas hasil review terkait laporan ESG Rating, Investor concerns atau Pihak Ketiga lainnya
                        terhadap kinerja dan implementasi ESG dan TJSL BRI.
                      l Menetapkan isu material dari hasil laporan ESG Rating, Investor concerns atau Pihak Ketiga lainnya terhadap kinerja dan
                        implementasi ESG dan TJSL BRI.
                      l Menyetujui rencana tindak lanjut atas hasil reviu dan evaluasi untuk kemudian dapat diusulkan menjadi program kerja baru
                        yang selanjutnya akan ditindaklanjuti oleh Unit Kerja terkait.
                      l Menyetujui dan memberikan arahan isu terkait ESG dan TJSL, termasuk peraturan perundang-undangan, inisiatif global,
                        praktik bisnis, serta informasi penting lain terkait ESG dan TJSL.
Komite Kredit         Mengevaluasi dan atau memutuskan permohonan kredit untuk jumlah dan atau jenis kredit tertentu yang ditetapkan oleh Direksi.         Masing-masing komite kredit terdiri dari jajaran fungsi risiko dan fungsi bisnis.
                                                                                                                                                           Struktur dan anggota komite kredit sesuai delegasi kewenangan kredit yang berlaku
Asset & Liability                                                                                                                                          Direktur Utama
                      l Menetapkan strategi dan kebijakan pengelolaan asset and liability yang optimum dengan memperhatikan potential risk,
Committee
                        optimum yield generation dan cost efficiency
                      l Menetapkan suku bunga simpanan, suku bunga produk pinjaman, suku bunga dasar kredit (SBDK), metodologi dan suku bunga
                        fund transfer price (FTP) termasuk pricing lainnya yang berdampak langsung pada pencapaian net interest income (NII). ALCO
                        dapat memberikan kewenangan kepada Pihak yang ditunjuk untuk menetapkan hal-hal dimaksud sesuai putusan ALCO.
                      l Menetapkan kewenangan Pejabat Pemutus dalam memutus suku bunga khusus simpanan, pinjaman dan/atau produk bank
                        lainnya.
                      l Menentukan kebijakan net open position (NOP).
                      l Memonitor bahwa pengelolaan asset and liability di Perusahaan dilaksanakan sesuai dengan hasil putusan Rapat ALCO.
Page 104
                                                                                                                                  Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                   104



     PENGANTAR                            TOPIK MATERIAL                         TOPIK UMUM                             LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui         Pelayanan Prima             Penguatan Inklusi dan        Keandalan              Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan      kepada Nasabah              Literasi Keuangan            Keamanan Siber         Perusahaan yang Baik



Tata Kelola


      Komite          Tanggung Jawab                                                                                                                                                             Ketua Komite
Information                                                                                                                                         Direktur Digital Teknologi Informasi & Operasi
                      l Rencana Strategik Teknologi Informasi jangka panjang yang sejalan dengan Corporate Plan dan Rencana Bisnis Bank yang
Technology Steering
                        dituangkan di dalam ITSP BRI.
Committee
                      l Perumusan kebijakan, standar, dan prosedur Teknologi Informasi yang utama.
                      l Kesesuaian antara proyek Teknologi Informasi yang disetujui dengan ITSP BRI.
                      l Kesesuaian arsitektur teknologi saat ini (baseline) dengan target arsitektur Teknologi Informasi BRI dalam mendukung
                        kapabilitas bisnis
                      l Kesesuaian antara pelaksanaan proyek Teknologi Informasi dengan rencana proyek yang disepakati.
                      l Kesesuaian antara Teknologi Informasi dengan kebutuhan sistem informasi manajemen serta kebutuhan kegiatan usaha Bank
                      l Efektivitas langkah-langkah dalam meminimalkan risiko atas investasi Bank pada sektor Teknologi Informasi agar investasi
                        Bank pada sektor Teknologi Informasi memberikan kontribusi terhadap pencapaian tujuan bisnis Bank.
                      l Pemantauan atas kinerja Teknologi Informasi dan upaya peningkatan kinerja Teknologi Informasi.
                      l Upaya penyelesaian berbagai masalah terkait Teknologi Informasi yang tidak dapat diselesaikan oleh Satuan Kerja Pengguna
                        dan Penyelenggara Teknologi Informasi secara efektif, efisien, dan tepat waktu.
                      l Kecukupan dan alokasi sumber daya yang dimiliki Bank.
Human Capital         Human Capital Committee bidang Human Capital Planning & Policy:                                                               Human Capital Committee bidang Human Capital Planning & Policy: Direktur Utama
Committee             l Menetapkan prioritas strategi pengembangan, arah kebijakan dan peningkatan kualitas human capital BRI dengan mengacu
                        pada Rencana Bisnis Bank (RBB) dan Corporate Plan BRI.                                                                      Human Capital Committee bidang Talent:
                      l Menetapkan kebijakan strategis di bidang human capital                                                                           Bidang Talent 1 (untuk Pekerja Level SEVP, Corporate Band 1, Corporate Band 2, Pemimpin Cabang
                                                                                                                                                    1
                      l Menetapkan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan Anak.                                                               Kelas I, dan Pekerja yang akan ditugaskan sebagai Pengurus Perusahaan Anak) : Direktur Utama

                      Human Capital Committee bidang Talent:                                                                                        2    Bidang Talent 2 (untuk Pekerja level Corporate Band 3): Direktur Human Capital
                      l Penetapan mutasi (promosi, rotasi, demosi) Pekerja, termasuk penetapan kepengurusan Perusahaan Anak dan Terafiliasi         3    Bidang Talent 3 (untuk Pekerja dengan Corporate Band 4, Corporate Band 5,Corporate Band 6,
                        (Talent Committee 1)                                                                                                             Corporate Band 7 dengan ruang lingkup nasional antar Unit Kerja di seluruh Indonesia): Division
                      l Penetapan Talent Cluster, termasuk identifikasi dan penetapan top talent (BRILiaN Society Member) sesuai penetapan Talent        Head, Human Capital Business Partner
                        Committee
                                                                                                                                                    4     Bidang Talent 4 (untuk Pekerja dengan Corporate Band 4, Corporate Band 5, Corporate Band 6,
                      l Penetapan Succession Plan untuk seluruh jabatan
                                                                                                                                                          Corporate Band 7 di Regional Office/ Regional Audit Office dan Supervisinya serta Regional Risk
                      l Penetapan Talent Pool berdasarkan bidang keahlian Pekerja
                                                                                                                                                          Management Department meliputi jajaran RMC, CRA, BRC dan UAI):
                      l Menetapkan putusan atas Talent Review
                                                                                                                                                        • Regional CEO (untuk Pekerja dengan asal dan tujuan Unit Kerja yaitu Regional Office dan
                                                                                                                                                           supervisinya serta Regional Risk Management Department)
                                                                                                                                                        • Regional Chief Audit (untuk Pekerja dengan asal dan tujuan Unit Kerja yaitu Regional Audit Office)
                                                                                                                                                        • Regional CEO dan Regional Chief Audit (Wakil Ketua) untuk Pekerja dengan asal dan tujuan Unit
                                                                                                                                                           Kerja antar Regional Office dan Regional Audit Office dalam Region yang sama
                      Human Capital Committee bidang Ethics & Discipline:                                                                           Human Capital Committee bidang Ethics & Discipline
                      Memutus kasus Pelanggaran Disiplin dengan mempertimbangkan rekomendasi yang diberikan oleh Tim Pemeriksa menurut cara              Komite Ethics dan Discipline 1 untuk Pekerja level jabatan Corporate Band 1 dan Corporate Band 2:
                                                                                                                                                    1
                      atau prosedur yang diatur dalam ketentuan Peraturan Disiplin yang berlaku                                                          Direktur Utama  
                                                                                                                                                    2    Komite Ethics dan Discipline 2 untuk Pekerja level jabatan Corporate Band 3: Direktur Human
                                                                                                                                                         Capital
                                                                                                                                                    3    Komite Ethics dan Discipline 3 untuk Pekerja level jabatan Corporate Band 4 s.d Corporate Band 7:
                                                                                                                                                         Division Head, Human Capital Business Partner atau Regional CEO atau Regional Chief Audit
Page 105
                                                                                                                                  Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                 105



     PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                         TOPIK UMUM                             LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui        Pelayanan Prima             Penguatan Inklusi dan        Keandalan               Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan     kepada Nasabah              Literasi Keuangan            Keamanan Siber          Perusahaan yang Baik



Tata Kelola


      Komite        Tanggung Jawab                                                                                                                                                             Ketua Komite
                    Human Capital Committee bidang Performance Management:                                                                          Human Capital Committee bidang Performance Management
                    l Menetapkan KPI Direktorat, Sub-Direktorat, Unit Kerja BOD-1 (termasuk Regional Office), Kantor Cabang, Kantor Cabang              Sub Bidang Planning 1 (untuk KPI Direktorat, Sub-Direktorat, Regional Office, Kantor Cabang, KCP
                                                                                                                                                    1
                      Pembantu dan BRI Unit                                                                                                             dan BRI Unit): Direktur Utama
                    l Mengevaluasi dan menetapkan predikat tantangan kinerja dan method used Unit Kerja BOD-1 dan Kantor Cabang
                    l Menetapkan predikat Unit Kerja BOD-1 (termasuk Regional Office dan Regional Audit Office) serta Kantor Cabang berdasarkan     2   Sub Bidang Planning 2 (untuk KPI Divisi/ Desk/ Team BOD-1): Direktur Keuangan
                      predikat tantangan kinerja dan method used yang telah ditetapkan.                                                             3   Sub Bidang Challenge Evaluation and Method Used 1 (untuk Kinerja Regional Office, Regional Audit
                    l Mengevaluasi dan menetapkan predikat Leadership Orientation individu Pemimpin Unit Kerja BOD-1 (termasuk Regional CEO             Office dan Divisi/ Desk/ Team BOD-1): Direktur Utama
                      dan Regional Chief Audit), General Manager UKLN dan Pemimpin Cabang
                                                                                                                                                    4   Sub Bidang Challenge Evaluation and Method Used 2 (untuk Kinerja Kanca): Regional CEO
                    l Menetapkan skor dan predikat kinerja individu Pekerja Level Corporate Band 1, Corporate Band 2, General Manager UKLN dan
                      Pemimpin Cabang                                                                                                               5   Sub Bidang Leadership Orientation & Predikat Kinerja Individu 1 (untuk Leadership Orientation &
                                                                                                                                                        Predikat Kinerja Pemimpin Unit Kerja BOD-I): Direktur Utama
                                                                                                                                                    6   Sub Bidang Leadership Orientation & Predikat Kinerja Individu 2 untuk Leadership Orientation &
                                                                                                                                                        Predikat Kinerja Pekerja Corporate Band 2): Direktur atau SEVP Bidang
                                                                                                                                                    7   Sub Bidang Leadership Orientation & Predikat Kinerja Individu 3 (untuk Leadership Orientation &
                                                                                                                                                        Predikat Kinerja Pemimpin Cabang): Regional CEO

                    Human Capital Committee bidang Evaluasi Jabatan:                                                                                Human Capital Committee bidang Evaluasi Jabatan:
                    Menetapkan Golongan Jabatan                                                                                                     Direktur Keuangan
Capital &                Terkait Aksi Korporasi (Corporate Action):
                                                                                                                                                    Direktur Keuangan
                     a
Investment             l Melakukan review atas Aksi Korporasi yang diusulkan oleh Tim Penunjang Komite
Committee              l Menetapkan dan merekomendasikan Aksi Korporasi Perusahaan dan Perusahaan Anak untuk selanjutnya dimintakan
                          persetujuan kepada Direktur Utama /Wakil Direktur Utama melalui Rapat Direksi atau persetujuan Direksi
                       l Melakukan evaluasi Aksi Korporasi pada Perusahaan Anak
                     b . Terkait Pengelolaan Perusahaan Anak:
                       l Menetapkan rencana bisnis serta Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Perusahaan Anak, termasuk key
                          performance indicator dan rencana dividen Perusahaan Anak
                       l Melakukan review dan analisis kinerja serta memberikan rekomendasi terkait kinerja Perusahaan Anak untuk ditindaklanjuti
                          oleh Direksi dan Komisaris Perusahaan Anak
                       l Memberikan rekomendasi dan putusan atas sinergi Perusahaan Anak dengan BRI yang bersifat strategis
Procurement              Melaksanakan pemberian putusan pengadaan secara profesional, jujur dan menghindari benturan kepentingan dalam                  Procurement Committee I (nilai pengadaan > Rp 200 Miliar): Wakil Direktur Utama
                     1                                                                                                                              1
Committee                pemberian persetujuan pengadaan
                                                                                                                                                    2   Procurement Committee II (nilai pengadaan > Rp 100 Miliar s.d. Rp 200 Miliar): Wakil Direktur
                     2   Memberi putusan setuju atau menolak pengadaan sesuai limit wewenangnya dalam hal diselenggarakan melalui rapat                 Utama
                         Komite.
                     3   Memberikan putusan pengadaan, melalui:                                                                                     3   Procurement Committee III (nilai pengadaan > Rp 30 Miliar s.d. Rp 100 Miliar): SEVP Manajemen
                         l Risalah Rapat Direksi, atau                                                                                                  Aktiva Tetap dan Pengadaan
                         l Risalah Rapat Procurement Committee, atau                                                                                4   Procurement Committee IV (nilai pengadaan > Rp 7,5 Miliar s.d. Rp 30 Miliar): SEVP Manajemen
                         l Nota Dinas Sirkuler.                                                                                                         Aktiva Tetap dan Pengadaan
Page 106
                                                                                                                                Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.              106



      PENGANTAR                          TOPIK MATERIAL                        TOPIK UMUM                             LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui        Pelayanan Prima             Penguatan Inklusi dan       Keandalan              Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan     kepada Nasabah              Literasi Keuangan           Keamanan Siber         Perusahaan yang Baik



Tata Kelola


       Komite        Tanggung Jawab                                                                                                                                                       Ketua Komite
Product Committee        Perencanaan produk yang memenuhi salah satu kriteria sebagai berikut:                                                        Product Committee 1 segmen wholesale : Wakil Direktur Utama
                     1                                                                                                                            1
                         l Tidak pernah diselenggarakan sebelumnya oleh Bank                                                                          Product Committee 1 segmen non-wholesale: Wakil Direktur Utama
                                                                                                                                                  2
                         l Merupakan pengembangan dari Produk Bank yang mengakibatkan adanya perubahan yang material terhadap
                           peningkatan eksposur risiko dari Produk Bank yang telah diselenggarakan sebelumnya.                                    3   Product Committee 2 segmen wholesale: Direktur Keuangan

                     2   Penghentian produk (sesuai Surat Keputusan Daftar Taksonomi Produk BRI)                                                  4   Product Committee 2 segmen non-wholesale: Direktur Keuangan

                     3   Kajian permasalahan produk yang tidak dapat diputus pada tingkat Direktur/SEVP Bidang
Project                                                                                                                                           Project Management Office Steering Committee: Direktur Utama/Wakil Direktur Utama
                     l Memberikan arahan di tingkat korporat terhadap strategi proyek-proyek di BRI
Management Office
                     l Mengambil keputusan atas usul penyelesaian masalah dalam pengelolaan proyek yang tidak dapat diputuskan oleh Division
Steering Committee                                                                                                                                Project Management Office Steering Committee Tematik: Direktur Keuangan/SEVP Change
                       Head, Project Management Office                                                                                            Management & Transformation Office
                     l Mengambil keputusan terhadap usul re-alokasi anggaran antar proyek yang tercantum di dalam Rencana Kerja Proyek dan
                       selanjutnya berpedoman pada ketentuan yang berlaku.
                     l Mengambil keputusan atas hal-hal yang belum diatur di dalam Pedoman Pelaksanaan Project Management (PP PM)
                     l Menyetujui dan mengesahkan proyek yang diusulkan setelah Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) mendapat
                       persetujuan
                     l Memberi arahan dan putusan terkait akselerasi penyelesaian proyek
                     l Menetapkan kriteria untuk proyek yang dimonitor Project Management Office (PMO)
                     l Memutuskan proyek-proyek yang masuk dan yang dikeluarkan dari monitoring PMO
                     l Menetapkan prioritisasi proyek untuk dilaksanakan oleh Unit Kerja Pemilik Proyek dan Unit Kerja Pendukung Proyek
                     l Memberikan keputusan terkait dengan proyek, diantaranya menyetujui, mengubah atau membatalkan rencana dan
                       pelaksanaan proyek
                     l Memberikan arahan terhadap hasil Post Implementation Review (PIR) yang sudah dilaksanakan sebagai bagian dari lessons
                       learned dalam pelaksanaan proyek selanjutnya
Credit Policy            Menetapkan Kebijakan Perkreditan Bank (KPB) khususnya perumusan prinsip kehati-hatian dalam perkreditan sebagaimana
                                                                                                                                                  Direktur Utama
                     1
Committee                diatur di dalam Pedoman Penyusunan Kebijaksanaan Perkreditan Bank (PPKPB) OJK dan kebijakan perkreditan lainnya
                         yang memerlukan putusan dari Rapat Credit Policy Committee
                     2   Mengawasi penerapan KPB dan kebijakan perkreditan lainnya dilaksanakan secara bertanggung jawab dan penuh
                         kesinambungan serta merumuskan alternatif dan solusi penerapan bila terdapat kendala
                     3   Melakukan review berkala KPB BRI dan kebijakan perkreditan lainnya sesuai dengan jangka waktu minimal review kebijakan
                         sebagaimana termuat dalam KPB BRI maupun kebijakan perkreditan lainnya
                     4   Melakukan evaluasi terhadap:
                         l Kebenaran pelaksanaan kewenangan memutus kredit atau penyediaan dana
                         l Kebenaran menjalankan proses pemberian kredit atau penyediaan dana, perkembangan dan kualitas kredit yang
                           diberikan kepada Pihak yang Terkait dengan Bank dan Debitur besar tertentu
                         l Kebenaran pelaksanaan ketentuan Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK)
                         l Ketaatan terhadap ketentuan perundang-undangan dan peraturan lainnya dalam pelaksanaan pemberian kredit
                         l Penyelesaian kredit bermasalah sesuai dengan yang ditetapkan dalam KPB maupun kebijakan perkreditan lainnya
                         l Kecukupan penyisihan cadangan kerugian karena penurunan nilai kredit (CKPN) dan cadangan penghapusbukuan
                         l Debitur besar tertentu dan kredit dalam daftar Kredit Dalam Perhatian Khusus
                     5   Melakukan penilaian efektivitas sistem pengendalian intern perkreditan
                     6   Menyampaikan laporan berkala minimal 1 tahun sekali kepada Komisaris mengenai:
                         l Hasil pengawasan atas penerapan dan pelaksanaan KPB maupun kebijakan perkreditan lainnya.
                         l Hasil evaluasi hal yang berhubungan dengan butir keempat
                     7   Memantau dan mengevaluasi perkembangan dan kualitas portofolio perkreditan atau pembiayaan secara keseluruhan
Page 107
                                                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   107



     PENGANTAR                         TOPIK MATERIAL                    TOPIK UMUM                          LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui       Pelayanan Prima         Penguatan Inklusi dan     Keandalan             Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan    kepada Nasabah          Literasi Keuangan         Keamanan Siber        Perusahaan yang Baik



Strategi
Keterlibatan Pemangku Kepentingan
Keterlibatan dengan Pemangku Kepentingan dilakukan untuk menjaga komunikasi terbuka dengan
para pemegang saham, regulator, nasabah, dan pemangku kepentingan lainnya untuk membangun
kepercayaan. Ini juga mendorong kualitas pemenuhan dan kepatuhan terhadap undang-undang,
pedoman serta tata kelola dan praktik yang diakui secara global. Informasi lebih lengkap mengenai
proses dan saluran pelibatan pemangku kepentingan dapat ditemukan dalam bahasan Pelibatan
Pemangku Kepentingan di bagian pengantar laporan ini.
BRI berkomitmen untuk menjalankan prinsip GCG sebagai landasan utama dalam operasional dan
pengambilan keputusan strategis perusahaan. GCG diterapkan melalui tata kelola yang transparan,
akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan seluruh pemangku kepentingan, termasuk nasabah,
investor, regulator, serta masyarakat luas. Dengan sistem pengelolaan risiko yang kuat dan kepatuhan
terhadap regulasi, BRI memastikan bahwa setiap aspek bisnisnya selaras dengan prinsip keberlanjutan
dan tata kelola yang baik. Implementasi GCG yang konsisten juga menjadi faktor kunci dalam menjaga
kepercayaan publik dan meningkatkan daya saing BRI sebagai institusi keuangan yang kokoh dan
terpercaya di tingkat nasional maupun regional.
Penerapan prinsip GCG tidak hanya memastikan operasional BRI berjalan secara transparan dan
akuntabel, tetapi juga menjadi fondasi utama dalam mendukung strategi bisnis yang berkelanjutan.
Dengan tata kelola yang baik, BRI mampu menjalankan perannya sebagai agen pembangunan nasional
yang berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya melalui pemberdayaan
segmen Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). BRI memiliki peran strategis dalam memperkuat
ekosistem UMKM dengan menyediakan akses keuangan yang inklusif, meningkatkan daya saing bisnis,
serta menciptakan ekosistem keuangan yang berkelanjutan. Komitmen ini sejalan dengan tujuan BRI
yang tidak hanya berfokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga turut menjaga ketahanan ekonomi
masyarakat.
Upaya mengakomodasi dua kepentingan utama tersebut diterjemahkan BRI dalam visi korporat 2021-
2025 untuk menjadi "The Most Valuable Banking Group in Southeast Asia" dan “Champion of Financial
Inclusion”. Aspirasi ini didukung oleh visi dari setiap direktorat support lainnya yang dipersiapkan untuk
menjaga pertumbuhan bisnis perusahaan yang solid dan berkesinambungan. Dengan berfokus pada
inklusi keuangan, BRI terus mengembangkan berbagai program dan inovasi guna memperluas akses
layanan perbankan, terutama bagi segmen UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian
Indonesia.
Untuk mewujudkan visi dan misinya, BRI mengimplementasikan strategi transformasi BRIVOLUTION
2.0 sebagai pendekatan inovatif dalam mempercepat pertumbuhan bisnis dan meningkatkan
efisiensi layanan perbankan. Melalui BRIVOLUTION 2.0, BRI tidak hanya memperkuat fundamental
bisnis perbankan, tetapi juga mendorong digitalisasi layanan, meningkatkan inklusi keuangan, serta
memperkuat sinergi antar entitas dalam grup guna menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan.
Dengan strategi ini, BRI berkomitmen untuk terus menjadi bank yang berdaya saing tinggi, adaptif
terhadap perubahan, dan mampu memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.
Page 108
                                                                                                                                                          Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.           108



        PENGANTAR                                   TOPIK MATERIAL                                 TOPIK UMUM                                     LAMPIRAN

  Navigasi Risiko Iklim Melalui                  Pelayanan Prima                  Penguatan Inklusi dan             Keandalan                    Penerapan Tata Kelola
  Penerapan Keuangan Berkelanjutan               kepada Nasabah                   Literasi Keuangan                 Keamanan Siber               Perusahaan yang Baik



Strategi




BRIVolution 2.0 [A.1] [C.1] [GRI 2-12] [GRI 2-22] [GRI 2-23]
Secara berkala, BRI melakukan tinjauan dan evaluasi visi dan misi perusahaan. Pada tahun 2021,                                                          Visi, Misi, dan BRIVOLUTION 2.0 [C.1] [GRI 2-23]
BRI mengadakan Board Retreat yang dihadiri oleh seluruh manajemen tertinggi (Direksi dan SEVP)
dan pihak independen untuk meninjau dan mengevaluasi visi, misi, dan indikator pencapaian utama
                                                                                                                                                                                                >            VISI
perusahaan, termasuk pembaruan visi dan misi perusahaan untuk tahun 2025, yang disetujui oleh
Direksi dan Dewan Komisaris.
Evaluasi ini juga mempengaruhi revisi Corporate Plan 2021–2025 BRI menjadi BRIVOLUTION 2.0,                                                                  The most valuable banking group in Southeast
yang berfokus pada menjadi "The Most Valuable Banking Group in Southeast Asia and Champion of
Financial Inclusion" dengan target keuangan berupa kapitalisasi pasar senilai USD75 miliar dan 90%
                                                                                                                                                               Asia and champion of financial inclusion
inklusi keuangan serta parameter antara, yaitu menjadi Digital First DNA, Home to the Best Talent, dan
Agile & Entrepreneurial Mindset.                                                                                                                                                                >            MISI
Pencapaian aspirasi tersebut diupayakan melalui skenario transformasi bertajuk BRIVOLUTION 2.0
yang ditempuh melalui tiga fase berkesinambungan, yaitu fase awal di 2021 dan 2022 dengan fokus
pada penguatan internal, fase kedua scale up dan scope up cakupan bisnis di 2023 dan 2024, serta fase                                                       >• Memberikan yang Terbaik

ketiga yaitu kepemimpinan dan penguasaan pasar BRI di kawasan Asia Tenggara pada tahun 2025 dan                                                                Melakukan kegiatan perbankan yang terbaik dengan mengutamakan pelayanan kepada segmen mikro,
seterusnya.                                                                                                                                                    kecil, dan menengah untuk menunjang peningkatan ekonomi masyarakat.

BRIVOLUTION 2.0 diimplementasikan melalui tiga (3) fase:

                                                                                                                                                            >• Menyediakan Pelayanan yang Prima
                                                     “Scale up new growth engines                         “Sustain top-tier position
  “Strengthen the core for growth”                                                                                                                             Memberikan pelayanan prima dengan fokus kepada nasabah melalui sumber daya manusia yang
                                                         and beyond banking”                                 in Southeast Asia”
            2021-2022
                                                                  2023-2024                              2025 Accelerate CASA Growth                           profesional dan memiliki budaya berbasis kinerja (performance driven culture), teknologi informasi yang
                                                                                                                                                               andal dan future ready, dan jaringan kerja baik konvensional maupun digital yang produktif dengan
Strengthen                                       Scale Up & Scope Up                               Sustain                                                     menerapkan prinsip operational and risk management excellence.
(Penguatan)                                      (Peningkatan Skala dan Cakupan)                   (Keberlanjutan)
Pada tahap “Strengthen,” BRI merancang           Dalam tahap “Scale up & Scope up,” fokus BRI      Pada tahap “Sustain,” BRI telah menjadi
strategi untuk memperkuat inti bisnisnya di      dan    perusahaan      anak adalah    tingkat     perusahaan yang lebih besar dan lebih kuat, serta        >• Bekerja dengan Optimal dan Baik
seluruh aspek guna mencapai pertumbuhan di       pertumbuhan dan perluasan cakupan baru,           mampu      mempertahankan      bisnis    secara
masa mendatang. Peningkatan pada jaringan        termasuk penawaran produk dan layanan             berkelanjutan.                                              Memberikan keuntungan dan manfaat yang optimal kepada pihak-pihak yang berkepentingan
distribusi, teknologi informasi, sumber daya     berbasis digitalisasi.
manusia, budaya perusahaan, manajemen risiko,                                                      BRI telah berhasil mewujudkan komitmennya
                                                                                                                                                               (stakeholders) dengan memperhatikan prinsip keuangan berkelanjutan dan praktik good corporate
dan seluruh elemen pendukung bisnis diperlukan   Pada tahun 2024, direalisasikan melalui           sebagai “The most valuable banking group in                 governance yang sangat baik.
untuk memperkuat fondasi BRI dan perusahaan      peningkatan kontribusi dari perusahaan anak       Southeast Asia and Champion of Financial
anak. BRI juga berhasil mengatasi dampak         dibandingkan tahun sebelumnya untuk mencapai      Inclusion.” Prestasi ini menjadi landasan penting
pandemi Covid-19 melalui penerapan strategi      target profitabilitas serta berkomitmen menjadi   bagi BRI untuk terus maju dan terus menciptakan
pertumbuhan yang selektif, menjaga kualitas      pemimpin dalam transaksi perbankan melalui        nilai ekonomi dan sosial bagi setiap pemangku
aset, dan meningkatkan efisiensi.                pengembangan produk dan layanan berberbasi        kepentingan perusahaan.
                                                 digital.
Page 109
                                                                                                               Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   109



     PENGANTAR                        TOPIK MATERIAL                 TOPIK UMUM                       LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui      Pelayanan Prima      Penguatan Inklusi dan   Keandalan            Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan   kepada Nasabah       Literasi Keuangan       Keamanan Siber       Perusahaan yang Baik



Strategi


Untuk mewujudkan aspirasi BRIvolution 2.0, BRI menetapkan enam strategi utama sebagai berikut.
1   Membangun Mesin Pertumbuhan Baru (Create new growth engine)
    Penciptaan beberapa inisiatif dan model bisnis baru seperti ekosistem bisnis, ekosistem mikro
    hyperlocal, ultra mikro, dan ekosistem UKM B2B.
2   Mempercepat Pertumbuhan CASA (Accelerate CASA growth)
    Dilakukan melalui beberapa inisiatif strategis seperti peningkatan literasi keuangan nasabah,
    diversifikasi dan inovasi produk serta pemanfaatan teknologi digital.
3   Meningkatkan Cross-Selling untuk Meningkatkan Pendapatan Biaya (Enhance cross-sell to
    boost fee income)
    Dilakukan melalui peningkatan jumlah uang yang diterima melalui bisnis wealth management,
    aplikasi perbankan UKM, penjualan silang perusahaan anak, serta produk keuangan non-kredit
    seperti asuransi, pembiayaan usaha, gadai, dan lainnya.
4   Menekan Biaya Kredit (Contain credit cost)
    Dilakukan dengan menurunkan dan menstabilkan proses bisnis kredit seperti digitalisasi proses
    bisnis kredit, restrukturisasi kredit bermasalah, penggunaan sistem pendukung keputusan (SPK),
    serta manajemen risiko kredit yang baik.
5   Meningkatkan Pengalaman Nasabah (Improve customer experience)
    Melalui peningkatan manajemen hubungan pelanggan yang strategis, meningkatkan kualitas
    produk, citra merek, dan promosi, adopsi teknologi keuangan, menerapkan strategi pembiayaan
    yang efektif, serta memahami perilaku dan persepsi konsumen terhadap layanan keuangan digital.
6   Memodifikasi Kemampuan & Budaya (Adapt culture & capabilities)
    Optimalisasi kelompok inisiator yang mampu memfasilitasi proses transformasi BRI, dalam hal
    operasi sehari-hari, kompetensi, teknologi informasi, dan pengelolaan risiko.
Di tahun 2023 dan 2024, BRI menjadikan BRIvolution 2.0 (RJPP 2021 - 2025) sebagai panduan strategis
dengan mengusung tema Memperkuat Kapabilitas Retail Banking dan Memperbaiki Kualitas Aset di
tahun 2024. Tahun 2024 merupakan tahap perluasan dari tiga fase transformasi BRI yaitu memperkuat
bisnis utama perusahaan (2021-2022), meningkatkan skala dan cakupan bisnis BRI Group (2023-2024),
dan mempertahankan status top Tier di Asia Tenggara (2025). Realisasi rencana jangka panjang ini
dipantau dan dievaluasi setiap tahun dan disampaikan dalam rapat atau forum Direksi. Hasil evaluasi
digunakan untuk penyesuaian dan perumusan strategi BRI di tahun-tahun selanjutnya. Dalam
upaya mewujudkan strategi jangka panjang yangberkelanjutan, BRI pada tahun 2025 akan mulai
melakukanpenyusunan Corporate Plan BRIvolution 3.0 sebagai Rencana Jangka Panjang (RJP) BRI
pada periode selanjutnya.
Page 110
                                                                                                                                Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   110



      PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                          TOPIK UMUM                          LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui         Pelayanan Prima             Penguatan Inklusi dan       Keandalan              Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan      kepada Nasabah              Literasi Keuangan           Keamanan Siber         Perusahaan yang Baik



Strategi

Peluang dan Risiko dalam Tata Kelola Perusahaan
Penyelenggaraan perusahaan dengan penerapan prinsip tata kelola yang baik membuka peluang peningkatan kepercayaan investor, penguatan reputasi perusahaan, peningkatan kinerja keuangan, serta
memungkinkan BRI untuk terus menerus berinovasi.



                         Peluang dan Risiko Utama                                                                  Dampak Potensial                                    Jangka Pendek        Jangka Menengah   Jangka Panjang

                 Peningkatan kepercayaan investor                                 l Akses ke modal
                                                                                  l Biaya modal yang lebih rendah                                                                                                  ✔
                                                                                  l Stabilitas harga saham
                 Memperkuat reputasi perusahaan                                   l Keunggulan kompetitif dalam menarik nasabah baru, dan mempertahan nasabah
                                                                                    yang sudah ada                                                                                                                 ✔
Peluang                                                                           l Tata kelola yang baik dapat membangun merek yang kuat dan berkelanjutan
                 Peningkatan kinerja keuangan                                     l Tata kelola yang baik dapat meningkatkan efisiensi operasional
                                                                                  l Informasi yang transparan memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih baik                                     ✔
                                                                                    dan menghindari kerugian
                 Tata kelola yang baik dapat mendorong perusahaan untuk           Inovasi dapat menghasilkan produk dan layanan baru yang dapat membuka peluang
                 terus berinovasi                                                 pasar baru serta beradaptasi pada perubahan lingkungan bisnis                                                      ✔
                 Risiko strategis akibat motif keuntungan jangka pendek yang      Keputusan yang diambil tidak objektif, dapat menimbulkan kerugian finansial, dan
                 dapat membahayakan stabilitas.                                   merusak kepercayaan publik                                                                                                       ✔
                 Risiko reputasi akibat ketidakpatuhan terhadap peraturan         Kehilangan pasar akibat ketidakpercayaan publik.
                 terkait tata kelola yang menyebabkan ketidakpercayaan                                                                                                                               ✔
                 terhadap bank dan industri keuangan pada umumnya.
                 Risiko regulasi akibat ketidakpatuhan terhadap peraturan         Denda atau sanksi terkait ketidakpatuhan.
Risiko           terkait tata kelola yang menyebabkan denda atau penalti                                                                                                                             ✔
                 kepada bank oleh regulator.
                 Risiko operasional akibat kegagalan pengendalian internal,       Kerugian finansial dan kerusakan reputasi.
                 penipuan, dan konflik kepentingan.                                                                                                                                                  ✔
                 Risiko lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) akibat dampak   Kerugian finansial, kerusakan reputasi, dan melemahnya kepercayaan investor
                 lingkungan, tanggung jawab sosial, dan praktik tata kelola                                                                                                                          ✔
Jangka pendek mencakup 1-5 tahun, menengah 5-10 tahun, dan panjang lebih dari 10 tahun
Page 111
                                                                                                                                                                 Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.    111



        PENGANTAR                                                                     TOPIK MATERIAL                TOPIK UMUM                          LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui                                                     Pelayanan Prima      Penguatan Inklusi dan     Keandalan             Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan                                                  kepada Nasabah       Literasi Keuangan         Keamanan Siber        Perusahaan yang Baik



Strategi
Budaya Perusahaan [F.1] [GRI 2-23]                                                                     Nilai Nilai Utama AKHLAK                                                                                       BRILiaN Ways
BRI memiliki pedoman budaya perusahaan,                                                                Nilai-nilai utama BRI mengacu pada Surat Edaran Menteri BUMN Nomor SE-7/MBU/07/2020                            BRILiaN Ways adalah pedoman perilaku yang
BRI One Culture, yang menjadi landasan                                                                 tentang Nilai-Nilai Utama (Core Values) Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara                           diterapkan oleh seluruh pekerja BRI yang terdiri
Insan BRILiaN dalam mewujudkan visi dan                                                                (BUMN) yang dikenal sebagai AKHLAK. AKHLAK adalah akronim dari Amanah, Kompeten,                               dari:
misi. Pedoman ini terdiri dari core values, yaitu                                                      Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif yang mencakup nilai-nilai sebagai berikut.
AKHLAK, BRILiaN Belief, dan BRILiaN Ways.                                                                                                                                                                             01   BRILiaN jujur, tulus dan patuh pada
                                                                                                                                                                                                                           peraturan;
                                                                                                                                                                                                                      02   BRILiaN cakap dan handal, terus belajar,
                   Arsitektur BRI One Culture
                                                                                                                                                                                                                           mengembangkan diri dan orang lain
                                                                                                                                                                                                                           (continuous learner);
 Perilaku (Behaviour)                                                                                       Amanah           Kompeten        Harmonis          Loyal            Adaptif     Kolaboratif
 Pengelolaan budaya kerja bertujuan untuk membentuk sikap perilaku setiap
                                                                                                                                                                                                                      03   BRILiaN bekerja tuntas dengan penuh
 Insan BRILiaN sesuai dengan nilai-nilai pokok BRI One Culture.                                                                                                                                                            tanggung jawab berorientasi pada kinerja
                                                                                                         Bisa dipercaya,   Kemampuan       Menjaga         Setia dan taat   Mampu          Bekerja sama
 • Keteladanan Culture Leader                                                                                                                                                                                              terbaik;
 • Culture Agent (CA) Coordinator & CA Forum                                                             memenuhi janji    dan             hubungan        kepada negara,   menyesuaikan   dengan tim,
 • 8 BRILiaN Ways                                                                                        dan komitmen,     keterampilan    baik dengan     organisasi,      diri dengan    unit kerja,                04   BRILiaN membangun kolaborasi yang
                                                                                                         bertanggung       yang sesuai     sesama          dan atasan,      perubahan      atau BUMN                       produktif;
                          HAV IOU
                                                                                                         jawab atas        dengan bidang   SDM BUMN,       menjunjung       lingkungan,    lainnya untuk

                        BE mpeten R                                                                      tugas,            kerja, terus    pelanggan,      tinggi           tantangan,     mencapai                   05   BRILiaN terbuka dan menghargai
                                           o
                                                                                                         keputusan, dan    belajar dan     mitra, dan      kepentingan      dan peluang,   tujuan                          kemajemukan (respect to diversity);
                                        | K              |
                                                                 Ha                                      tindakan, serta   meningkatkan    pemangku        bersama, serta   bersikap       bersama,
                                    h                                                                                                                                                                                 06   BRILiaN proaktif, adaptif, inovatif dan
                                   na




                                                                                                         berpegang         kualitas        kepentingan
                                                                  rm




                                                                                                                                                           menghindari      terbuka dan    berbagi
                              | Ama




                                                                    onis | Loy




                                        BRI ONE                                                          teguh pada        diri, serta     lainnya,        konflik          fleksibel,     pengetahuan                     berorientasi pada pertumbuhan yang
                                                                                  SY ST




                                        CULTURE                                                          nilai moral dan   berorientasi    menghargai      kepentingan      serta berani   dan                             berkelanjutan;
            SY M

                         as i




                                                                                                         etika             pada hasil      perbedaan dan   dan tindakan     mengambil      pengalaman,
                       or




                                                                                                                                                                                                                      07   BRILiaN berempati memahami kebutuhan
                                                                              a




                                               b                  l
                                           ola
                                                                                                                           yang optimal    keragaman,      yang             risiko yang    serta
                                                             |
                                                   Ada

                   B
                                   ptif | K                           EM
                                                                                                                           dan inovatif.   serta           merugikan        terukur dan    memberikan                      nasabah dan memberikan layanan
                       OL                                                                                                                  menciptakan     BUMN.            bertanggung    dukungan dan                    melebihi harapan; serta
                                                                                                                                           suasana kerja                    jawab.         bantuan yang
                                                                                                                                                                                                                      08   BRILiaN peduli terhadap masyarakat dan
                                                                                                                                           yang kondusif                                   dibutuhkan.
                                                                                                                                           dan sehat.                                                                      lingkungan.
 Simbol (Symbol)                                     Sistem (System)
 Penggunaan simbol budaya kerja                      Penggunaan sistem budaya kerja
 bertujuan untuk mengefektifkan                      bertujuan untuk mengukur
 proses internalisasi dan                            implementasi budaya kerja dengan
 eksternalisasi nilai-nilai pokok                    menggunakan pola tertentu.                        BRILiaN Belief
 budaya kerja melalui penggunaan
 media atau sarana komunikasi.                       • Mekanisme Kerja Culture                         BRILiaN Belief menekankan bahwa Insan BRILiaN harus menjaga integritas dan bersikap
                                                     • Leader & Culture Agent
 • Community based                                   • Rewards & Recognition System                    profesional dalam menjalankan tugasnya dengan saling menghargai dan mempercayai (trust)
 • Culture Activation Program                        • Indikator & Alat Ukur Budaya Kerja
 • Program Komunikasi                                                                                  untuk menghasilkan layanan BRI Group yang inovatif berlandaskan semangat berpusat pada
                                                                                                       kebutuhan nasabah (customer centric) yang memberikan nilai tambah bagi nasabah, masyarakat,
                                                                                                       dan pemangku kepentingan.
Page 112
                                                                                                                  Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.    112



     PENGANTAR                        TOPIK MATERIAL                   TOPIK UMUM                        LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui      Pelayanan Prima        Penguatan Inklusi dan   Keandalan             Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan   kepada Nasabah         Literasi Keuangan       Keamanan Siber        Perusahaan yang Baik



Strategi
Culture Squad
Internalisasi budaya penting dilakukan untuk mengoptimalkan pengelolaan budaya perusahaan BRI                   Leader memegang peranan penting dalam pengawalan Culture Activation Program (CAP) sebagai
dan penerapan BRI One Culture di unit kerja. Untuk itu BRI mengembangkan Culture Squad yang terdiri             leading activity untuk mendukung KPI. Culture Leader dan Culture Accelerator melakukan komunikasi
dari Culture Leader (CL), Culture Accelerator (CAR), Culture Agent (CA), dan Culture Agent Koordinator          yang positif dan membangun kepercayaan serta menerima feedback untuk performance unit kerja yang
(CAK) yang berperan memastikan keberhasilan program penerapan budaya untuk menciptakan                          optimal. Culture Squad memastikan keterlibatan seluruh pekerja di unit kerja dalam menginternalisasi
perilaku yang mencerminkan nilai dan meningkatkan kinerja secara berkelanjutan.                                 program culture dengan melakukan monitoring yang kuat dan konsisten.
Culture Squad merupakan role model di unit kerja yang menjadi Ambassador BRILiaN Ways dalam                     Culture Squad sebagai perantara alur komunikasi internal untuk menyampaikan pesan dari manajemen
mengawal perilaku kolektif yang efektif di unit kerja untuk mendukung capaian kinerja. Seluruh Culture          secara optimal sehingga dapat mengetahui kondisi dan meningkatkan kinerja perusahaan.



Tugas dan Tanggung Jawab Culture Squad, antara lain:


                                                                                                                                                                                  Culture Agent
             Culture Leader (CL)                              Culture Accelerator (CAR)                                    Culture Agent (CA)
                                                                                                                                                                                Koordinator (CAK)


   l Menetapkan strategi pencapaian kinerja              l Sebagai role model yang mendukung                    l Menginisiasi penyusunan program culture             Koordinasi CA dan memberikan
     sesuai dengan isu perilaku dan menjadi role           dan mengawal internalisasi culture untuk               yang mendukung pencapaian kinerja unit              pemahaman serta penguasaan program
     model (memotivasi dan mengembangkan                   membentuk perubahan perilaku dalam                     kerja.                                              culture di seluruh fungsi di unit kerjanya,
     CA) yang mendukung implementasi                       pencapaian kinerja.                                  l Berperan aktif dalam menyosialisasikan              seperti bisnis, operasional, support, risiko,
     Culture Activation Program (CAP) dan                l Sebagai fasilitator komunikasi antara CAK/             dan memastikan pemahaman dan                        dan fungsi lainnya.
     agenda budaya kerja lainnya.                          CA dengan CL serta menginisiasi dan                    pelaksanaan program culture oleh Insan
   l Bertanggung jawab dan memastikan CA/                  mengawal kolaborasi antar fungsi.                      BRILiaN di unit kerja.
     CAK terpilih di unit kerja sesuai dengan            l Bertanggung jawab terhadap pemilihan                 l Mengimplementasikan dan memonitor
     kriteria.                                             dan penunjukkan CA/CAK di unit kerja.                  tingkat keberhasilan program culture di
   l Mengkoordinasi dan mendukung CA/CAK                 l Mendukung, memonitor, dan                              Unit Kerja.
     dalam menerapkan program culture untuk                mengevaluasi keberhasilan program                    l Berkoordinasi dengan CL, CAR, dan CAK
     membentuk perubahan perilaku yang                     culture serta memastikan keterlibatan                  dalam menerapkan program culture di unit
     mendukung kinerja.                                    Insan BRILiaN.                                         kerja.
   l Memantau dan mengevaluasi keberhasilan                                                                     l Menjadi Duta BRILiaN Ways bagi seluruh
     program culture di unit kerjanya.                                                                            pekerja di unit kerja untuk menerapkan
   l Mendukung dan memastikan seluruh                                                                             Panduan Perilaku BRILiaN Ways.
     Insan BRILiaN terlibat aktif dalam kegiatan
     program culture.
Page 113
                                                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   113



       PENGANTAR                         TOPIK MATERIAL                     TOPIK UMUM                     LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui        Pelayanan Prima          Penguatan Inklusi dan      Keandalan        Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan     kepada Nasabah           Literasi Keuangan          Keamanan Siber   Perusahaan yang Baik



Strategi
Manajemen Kinerja dan Sistem Kompensasi Dewan Komisaris dan Direksi                                               l Long Term Incentives
[GRI 2-18] [GRI 2-19] [GRI 2-20]
                                                                                                                      Long Term Incentives (LTI) merupakan insentif jangka panjang yang diberikan kepada Dewan Komisaris
Sebagai institusi keuangan yang berkomitmen pada tata kelola yang baik, BRI memastikan bahwa                          dan Direksi sesuai putusan RUPS dalam pengesahan laporan tahunan. Pemberian LTI bertujuan
manajemen kinerja dan sistem kompensasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi dirancang untuk                              untuk dapat menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan (sustainability) serta pengelolaan risiko
mendorong kepemimpinan yang efektif, akuntabel, dan berorientasi pada pertumbuhan yang                                yang berkesinambungan. Besaran LTI diberikan dengan memperhitungkan capaian KPI tambahan
berkelanjutan.                                                                                                        yang bersifat target jangka panjang dan diperjanjikan selama jangka waktu tertentu atas persetujuan
                                                                                                                      RUPS/Seri A Dwiwarna. Remunerasi tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan pencapaian visi,
                                                                                                                      misi dan strategi jangka panjang perusahaan. Pemberian LTI kepada Dewan Komisaris dan Direksi
Kebijakan Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi [GRI 2-18] [GRI 2-19] [GRI 2-20] [GRI 2-21]                          ditangguhkan selama 3 tahun dengan presentase sebesar 20% sesuai dengan mekanisme yang
Kebijakan Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi disusun dengan memperhatikan Peraturan                               ditetapkan oleh RUPS/Pemegang Saham Seri A Dwiwarna. LTI yang telah vested setelah periode
Otoritas Jasa Keuangan (POJK)Nomor 45/POJK.03/2015 dan SE OJK Nomor 40 /SEOJK.03/2016                                 kinerja (tahun keempat) akan dikenakan holding period selama dua tahun bagi anggota Direksi dan
tentang Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi Bagi Bank Umum, POJK Nomor 18/                               Dewan Komisaris Non-Independen yang masih menjabat. Namun, ketentuan ini tidak berlaku bagi
POJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko Bagi Bank Umum, POJK Nomor 17 tahun 2023                              Komisaris Independen serta Direksi dan anggota Dewan Komisaris Non-Independen yang masa
tentang Penerapan Tata Kelola Bank Umum, serta Peraturan Menteri BUMN No.PER-3/MBU/03/2023                            jabatannya telah berakhir.
tentang Organ dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara.                                                       Target kinerja LTI Direksi dan Dewan Komisaris adalah:
Remunerasi Tetap                                                                                                      1   Total Shareholder Return.
Komponen remunerasi tetap mencakup antara lain gaji/honorarium, tunjangan, fasilitas maupun                           2   Return on Equity/ROE.
elemen lain yang bersifat tetap yang diberikan kepada seluruh Dewan Komisaris dan Direksi sesuai
                                                                                                                      3   Non-Performing Loan/NPL.
dengan tugas, wewenang dan tanggung jawabnya. Proporsi besaran remunerasi tetap bersifat
proporsional terhadap besaran Direktur Utama, yaitu Wakil Direktur Utama sebesar 90% dan anggota                  Direksi & Dewan Komisaris yang bergerak di bidang yang berada di bawah pengawasan OJK harus
Direksi lainnya sebesar 85% dari Direktur Utama. Sementara proporsi besaran Komisaris Utama                       memperoleh persetujuan atas penilaian kemampuan dan kepatutan OJK dan terhitung berhak atas LTI
ditetapkan sebesar 45% dari Direktur Utama, Wakil Komisaris Utama sebesar 42,5% dari Direktur Utama               sejak tanggal pengangkatan dalam RUPS (retroactive) dengan pengukuran kinerja tahunan (Januari-
dan anggota Dewan Komisaris ditetapkan sebesar 90% dari Komisaris Utama.                                          Desember) selama 3 tahun.

Remunerasi Variabel                                                                                               Adapun Remunerasi variabel diberikan dalam bentuk saham bagi anggota Direksi dan anggota
                                                                                                                  Dewan Komisaris Non Independen, serta dalam bentuk tunai untuk Komisaris Independen. Dalam hal
Dalam memberikan remunerasi yang bersifat variabel, perusahaan memperhatikan prinsip prudent
                                                                                                                  terjadinya kondisi khusus tertentu, perusahaan dapat menunda pemberian remunerasi yang bersifat
risk taking sehingga terdapat metode pengukuran kinerja yang dikaitkan dengan risiko. Komponen
                                                                                                                  variabel yang ditangguhkan (malus) atau menarik kembali remunerasi yang bersifat variabel yang
remunerasi variabel mencakup antara lain: bonus, tantiem/insentif kinerja yang dapat diberikan dalam
                                                                                                                  sudah dibayarkan (clawback) kepada pihak yang telah ditetapkan menjadi Material Risk Takers (MRT).
bentuk tunai maupun saham. Selanjutnya remunerasi variabel dapat diberikan berdasarkan pencapaian
kinerja, sebagai berikut:                                                                                         Penyesuaian pembayaran Tantiem yang ditangguhkan (malus) dilakukan apabila terjadi kondisi berupa:

l Short Term Incentives                                                                                           1       Terbukti secara hukum terdapat penyalahgunaan jabatan dan/atau wewenang dan/atau
                                                                                                                          melakukan tindak pidana oleh Penerima Tantiem yang ditangguhkan, yang mengakibatkan
   Short Term Incentives (STI) merupakan insentif jangka pendek yang diberikan kepada Dewan
                                                                                                                          timbulnya kerugian bagi Perusahaan.
   Komisaris dan Direksi sesuai putusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dalam pengesahan
   laporan tahunan. STI diberikan sebagai bentuk dorongan dalam upaya pencapaian kinerja tahunan                  2       Restatement/penyajian kembali laporan keuangan Perusahaan yang menjadi dasar penetapan
   yang optimal. Besaran STI diberikan dengan mempertimbangkan pencapaian hasil kinerja tahunan                           pemberian Tantiem.
   sesuai dengan penetapan Key Performance Indicator (KPI) kolegial dan tujuan jangka pendek                      3       Peringkat risiko pada triwulan terakhir sebelum waktu pelaksanaan Tantiem yang ditangguhkan
   perusahaan.                                                                                                            adalah peringkat 4 (Moderate to High) atau lebih buruk.
Page 114
                                                                                                             Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   114



     PENGANTAR                        TOPIK MATERIAL                TOPIK UMUM                      LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui      Pelayanan Prima     Penguatan Inklusi dan   Keandalan           Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan   kepada Nasabah      Literasi Keuangan       Keamanan Siber      Perusahaan yang Baik



Strategi


4    Komitmen laba dan dividen sebagaimana ditetapkan dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan
     (RJPP)/Corporate Plan periode yang terkait tidak tercapai.
5    RUPS Tahunan memutuskan menolak pertanggungjawaban Direksi dan/atau Dewan Komisaris
     atas kinerja Perusahaan untuk tahun buku yang diputuskan dalam RUPS Tahunan.
6    Pertimbangan lain yang dipandang penting oleh RUPS.
Dalam hal penarikan kembali Tantiem yang sudah dibayarkan (clawback) dilakukan apabila terjadi
kondisi berupa:
1    Terbukti secara hukum terdapat penyalahgunaan jabatan dan/atau wewenang dan/atau
     melakukan tindak pidana oleh Penerima Tantiem yang ditangguhkan, yang mengakibatkan
     timbulnya kerugian bagi Perusahaan.
2    Restatement/penyajian kembali laporan keuangan Perusahaan yang menjadi dasar penetapan
     pemberian Tantiem.
3    Peringkat risiko pada Triwulan terakhir sebelum waktu pelaksanaan Tantiem yang ditangguhkan
     adalah peringkat 4 (Moderate to High) atau lebih buruk.
4    RUPS Tahunan memutuskan menolak pertanggungjawaban Direksi dan/atau Dewan Komisaris
     atas kinerja Perusahaan untuk tahun buku yang diputuskan dalam RUPS Tahunan.
5.   Pertimbangan lain yang dipandang penting oleh RUPS.
Dengan struktur remunerasi yang terstruktur, BRI berkomitmen untuk memberikan kompensasi
yang adil dan kompetitif yang tidak hanya menghargai pencapaian kinerja jangka pendek tetapi juga
mendukung tujuan keberlanjutan jangka panjang perusahaan. Kebijakan ini juga mengutamakan
prinsip-prinsip tata kelola yang baik dengan sistem pengawasan yang transparan, memastikan bahwa
semua pihak memenuhi syarat/eligibility dan mengikuti aturan yang ditetapkan secara jelas serta
konsisten. Informasi lengkap terkait manajemen kerja dan sistem kompensasi Dewan Komisaris dan
Direksi dapat ditemukan dalam Laporan Tahunan BRI 2024.
Pengelolaan kinerja tata kelola perusahaan yang baik (GCG) berkaitan dengan akuntabilitas,
transparansi, dan pengambilan keputusan yang etis dalam operasional bank sehingga BRI menjadi
perusahaan yang tumbuh berkelanjutan serta dipercaya pemangku kepentingan. Hal ini tercermin dari
kebijakan BRI dalam mengelola risiko-risiko terkait organisasi dan badan pengelola.
Page 115
                                                                                                                  Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   115



     PENGANTAR                        TOPIK MATERIAL                    TOPIK UMUM                       LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui      Pelayanan Prima         Penguatan Inklusi dan   Keandalan            Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan   kepada Nasabah          Literasi Keuangan       Keamanan Siber       Perusahaan yang Baik



Manajemen Risiko

Skenario Manajemen Risiko
Di sisi tata kelola perusahaan, BRI senantiasa menghadapi dinamika lingkungan seperti pasar dan
regulasi yang terus berkembang, untuk itu disusun skenario manajemen risiko yang mencakup aspek-
aspek berikut ini.
l Penyempurnaan kerangka akuntabilitas seperti penetapan peran dan tanggung jawab bagi dewan
  direksi, eksekutif, dan pekerja untuk memastikan akuntabilitas pengambilan keputusan.
l Keragaman dan Inklusi dengan mempromosikan keragaman anggota Dewan Komisaris dan Direksi
  untuk menghadirkan perspektif yang beragam dan meningkatkan kualitas pengambilan keputusan.
l Integrasi Keberlanjutan dengan memasukkan prinsip-prinsip ESG ke dalam tata kelola untuk
  mengatasi risiko dan peluang lingkungan, sosial, dan tata kelola.
l Inisiatif Transparansi melalui pengungkapan kinerja keuangan, praktik manajemen risiko, dan
  kebijakan tata kelola secara teratur kepada para pemangku kepentingan.
l Adopsi Teknologi melalui penggunaan perangkat alat digital seperti platform tata kelola dan analisis
  data untuk pengambilan keputusan yang lebih baik dan pengendalian kepatuhan.
Page 116
                                                                                                                 Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                                 116



     PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                    TOPIK UMUM                   LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui        Pelayanan Prima          Penguatan Inklusi dan   Keandalan        Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan     kepada Nasabah           Literasi Keuangan       Keamanan Siber   Perusahaan yang Baik



Metrik dan Target                                                                                                                                                    KPI Direksi yang disampaikan secara
                                                                                                                  Direksi menyampaikan usulan                                                                        Direksi menjabarkan KPI Direksi
                                                                                                                                                                     kolegial ditetapkan bersamaan dengan
Evaluasi Kinerja Dewan Komisaris [GRI 2-18]                                                                       KPI Direksi secara kolegial
                                                                                                                  kepada RUPS/Menteri
                                                                                                                                                                     penyampaian Rencana Kerja dan                   secara kolegial menjadi KPI Direksi
                                                                                                                                                                                                                     secara individual
                                                                                                                                                                     Anggaran Perusahaan
Dewan Komisaris menyusun rencana kerja pada awal tahun dan melakukan penilaian mandiri (self-                                                          01                                              02                                                  03
assessment) minimal satu kali dalam setahun berdasarkan pencapaian kerja Dewan Komisaris dan
indikator kinerja kunci (KPI) yang telah ditetapkan sebelumnya, dan selanjutnya dilaporkan dalam
                                                                                                                 Setelah KPI Direksi secara kolegial ditetapkan
RUPS tahunan.                                                                                                    oleh RUPS/Menteri dan KPI Direksi secara               Dewan Komisaris menyetujui                   KPI Direksi secara individual
                                                                                                                 individual disetujui oleh Dewan Komisaris,             KPI Direksi secara individual yang           disampaikan kepada Dewan
Penilaian Dewan Komisaris BRI dilakukan secara internal tanpa melibatkan pihak ketiga serta mengacu              maka Direksi menandatangani Kontrak
                                                                                                                 Manajemen Tahunan yang memuat
                                                                                                                                                                        disampaikan                                  Komisaris untuk mendapatkan
                                                                                                                                                                                                                     Persetujuan
pada beberapa peraturan berikut:                                                                                 KPI Direksi secara kolegial dan KPI     06                                              03                                                04
                                                                                                                 Direksi secara individual
l Peraturan OJK No. 17 tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum.
l Surat Edaran OJK No. 13/SEOJK.03/2017 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum.                            Kontrak Manajemen Tahunan yang
                                                                                                                                                                        Kontrak Manajemen Tahunan
                                                                                                                                                                                                                       Pencapaian KPI Direksi secara kolegial
                                                                                                                                                                        yang memuat Target KPI Direksi
                                                                                                                 memuat Target KPI Direksi secara                                                                      dilaporkan dalam laporan berkala dan
l Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 21/POJK.04/2015 tentang Penerapan Pedoman Tata Kelola                     kolegial yang telah ditandatangani oleh
                                                                                                                                                                        secara individual ditandatangani
                                                                                                                                                                                                                       Laporan Tahunan
                                                                                                                                                                        oleh Anggota Direksi dengan
  Perusahaan Terbuka.                                                                                            Direksi, ditandatangani juga oleh
                                                                                                                                                                        Direktur Utama dan
                                                                                                                 Dewan Komisaris dan RUPS/
                                                                                                                                                    07                  Komisaris Utama                08                                                  09
l Surat Edaran OJK No. 32/SEOJK.04/2015 tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka.                          Menteri

l Peraturan OJK No. 4/POJK.03/2016 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum
Hasil tinjauan dan penilaian mandiri terhadap kinerja Dewan Komisaris dan Komite di bawah Dewan                                                             Perhitungan pencapaian KPI Direksi secara kolegial dan secara
Komisaris menunjukkan. bahwa, seluruh rencana kerja yang telah ditetapkan pada awal tahun 2024                                                              individual dilakukan review oleh pihak independen Kantor Akuntan
                                                                                                                                                            Publik (KAP) yang mengaudit Laporan Keuangan Perusahaan.
terlaksana 100% sesuai target yang ditetapkan. Informasi lengkap terkait evaluasi Dewan Komisaris                                                                                                                                                          10
dapat ditemukan dalam Laporan Tahunan BRI 2024.
                                                                                                               Insentif Berbasis Keberlanjutan di BRI
                                                                                                               Komitmen terhadap perubahan iklim tercermin dalam salah satu komponen dalam KPI Kolegial Direksi,
Evaluasi Kinerja Direksi            [GRI 2-18]
                                                                                                               menunjukkan tanggung jawab terhadap lingkungan menjadi bagian tidak terpisahkan dari strategi
Penilaian kinerja dilakukan atas KPI Kolegial sesuai Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-3/                       keberlanjutan. Tahun 2024, Direksi memiliki target penyaluran pembiayaan berkelanjutan yang
MBU/03/2023 tentang Kontrak Manajemen dan Kontrak Manajemen Tahunan Direksi Badan Usaha                        dikaitkan dengan remunerasi berbasis kinerja. Pencapaian target ini menjadi penilaian kinerja kolektif
Milik Negara. Penilaian kinerja Direksi dilakukan Dewan Komisaris dan Pemegang Saham melalui                   yang digunakan untuk mengukur efektivitas kepemimpinan secara keseluruhan. Pencapaian KPI ini
mekanisme RUPS. Penilaian atas KPI Kolegial Direksi telah melalui proses tinjauan oleh Kantor Akuntan          secara langsung memengaruhi tantiem yang diterima oleh setiap Direktur. Hal ini memastikan bahwa
Publik.                                                                                                        tujuan keberlanjutan menjadi bagian terintegrasi dalam kompensasi eksekutif guna memperkuat
Penilaian kinerja Direksi dilakukan melalui tahapan berikut.                                                   akuntabilitas dalam pengambilan keputusan terkait iklim.
                                                                                                               Selain itu, BRI juga menanamkan budaya keberlanjutan di seluruh organisasi melalui Sustainability
                                                                                                               Culture Program (SCP). Program ini memberikan apresiasi kepada Divisi dan Kantor Wilayah yang
                                                                                                               berkontribusi dalam inisiatif ESG, sehingga strategi keberlanjutan diterapkan di berbagai tingkatan
                                                                                                               organisasi. Penjelasan lebih lanjut mengenai SCP, dapat ditemukan pada halaman 132. Kinerja terbaik
                                                                                                               dalam program ini akan mendapatkan insentif finansial sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi
                                                                                                               mereka.
Page 117
                                                                                                                  Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   117



     PENGANTAR                        TOPIK MATERIAL                   TOPIK UMUM                        LAMPIRAN

 Navigasi Risiko Iklim Melalui      Pelayanan Prima        Penguatan Inklusi dan   Keandalan             Penerapan Tata Kelola
 Penerapan Keuangan Berkelanjutan   kepada Nasabah         Literasi Keuangan       Keamanan Siber        Perusahaan yang Baik



Metrik dan Target
Metrik dan Target Kolegial Direksi terkait Penerapan Tata Kelola                                                Metodologi Penilaian
Perusahaan yang Baik                                                                                            Penilaian standar tata kelola perusahaan (corporate governance) untuk Perusahaan Terbuka (PLCs)
Terdapat enam parameter penilaian terhadap kinerja Direktur Utama dan Direksi terkait dengan                    dilakukan berdasarkan informasi yang tersedia secara publik dan dapat diakses, seperti laporan
penerapan tata kelola perusahaan yang baik yang ditunjukkan dalam indikator kinerja utama                       tahunan, situs web perusahaan, pengumuman, serta surat edaran. Semua informasi yang digunakan
kolegial Direksi. Indikator-indikator tersebut mencakup ukuran finansial, peningkatan investasi dan             dalam penilaian harus dalam bahasa Inggris dengan tanggal cut-off 31 Agustus 2021.
pengembangan talenta.                                                                                           Penilaian ini mencakup 5 aspek utama, yang dikelompokkan dalam bagian-bagian berikut:
No Parameter                                                                                    2024            l Bagian A: Hak Pemegang Saham (Rights of Shareholders)

 1   Peringkat ESG                                                                    Rating MSCI: A            l Bagian B: Perlakuan Setara terhadap Pemegang Saham (Equitable Treatment of Shareholders)
                                                                                       Young: 19,15%            l Bagian C: Peran Pemangku Kepentingan (Role of Stakeholders)
 2   Rata-rata keberagaman dalam nominasi talenta
                                                                                     Woman: 23,40%              l Bagian D: Keterbukaan dan Transparansi (Disclosure and Transparency)
 3   PPOP Konsolidasi                                                                  Rp116,8 Triliun          l Bagian E: Tanggung Jawab Dewan (Responsibility of the Board)
 4   Jumlah total Imbal Hasil Pemegang Saham (TSR)                                            12,50%            Selain itu, skema penilaian juga mencakup sistem bonus dan penalti yang mempertimbangkan kelima
     ROE Tier 1 Konsolidasi                                                                    21,14%           aspek di atas.
 5
                                                                                                                Hasil Penilaian
 6   CAR (Bank Only)                                                                          24,41%
                                                                                                                Level 1 Scorecard             Total Item      Item Tidak Dapat   Item yang Dipenuhi        Tingkat
 7   Pertumbuhan Rata-rata Total Deposit (Bank Only)                                           9,57%                                                             Diterapkan                             Pemenuhan
 8   Pertumbuhan Rata-rata Total Loan (Bank Only)                                               9,16%           Bagian A                         21                   1                 28                 90,00%
                                                                                                                Bagian B                         16                   1                  13                 92,86%
                                                                                                                Bagian C                          13                  0                  13                100,00%
Indikator yang digunakan untuk mengukur penerapan tata kelola perusahaan yang baik dikaitkan
                                                                                                                Bagian D                         32                   0                  31                 96,88%
dengan target peningkatan investasi seperti ESG rating, pengembangan talenta (rasio talenta
                                                                                                                Bagian E                         65                   0                  57                 87,69%
perempuan dan talenta muda yang dinominasikan, produktivitas pekerja), risiko operasional yaitu risiko
                                                                                                                Total Skor (Level 1 & 2):                                    109.85
kredit yang disalurkan (LAR) dan cakupannya, serta target-target finansial seperti Total Shareholder
Return, laba operasi pra-pencadangan (PPOP) konsolidasi, nilai balik investasi Tier 1 konsolidasi, dan
rasio kecukupan modal. Kinerja terkait tata kelola perusahaan yang baik juga berhubungan langsung
dengan ukuran-ukuran keuangan Bank, seperti pertumbuhan total simpanan menjadi sebesar Rp1.360
Triliun, pinjaman sebesar Rp1.215 Triliun serta PPOP (Konsolidasi) sebesar Rp116,8 Triliun.


Matrik dan Target Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik menurut
ACGS
ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) adalah standar penerapan tata kelola perusahaan
berdasarkan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang dikeluarkan oleh Organization for Economic
Cooperation and Development (OECD). BRI melakukan pengukuran tata kelola perusahaan yang baik
sesuai standar ini untuk memastikan kesesuaiannya dengan praktik yang relevan secara global.
Page 118
                                                                                                                          Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.          118



        PENGANTAR                             TOPIK MATERIAL                  TOPIK UMUM                       LAMPIRAN

   Inisiatif Hijau   Manajemen Human            Mendorong Penghormatan pada     Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:        Manajemen      Integritas di Tempat Kerja: Komitmen BRI   Asosiasi dan
   BRI               Capital: Insan BRILiaN     Hak Asasi Manusia               Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI      Risiko         untuk Praktik Bisnis yang Beretika         Framework




  TOPIK
  UMUM
                                                               03


> DI BAGIAN INI
                                                         NO
                                                         HAL



  Inisiatif Hijau BRI                                   119

  Manajemen Human Capital:
                                                        122
  Insan BRILiaN

  Mendorong Penghormatan pada Hak
                                                        133
  Asasi Manusia

  Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:
                                                        135
  Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI

  Manajemen Risiko                                      141

  Integritas di Tempat Kerja: Komitmen BRI
                                                        146
  untuk Praktik Bisnis yang Beretika

  Asosiasi dan Framework                                154
Page 119
                                                                                                                           Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.          119



         PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                  TOPIK UMUM                         LAMPIRAN

  Inisiatif Hijau   Manajemen Human            Mendorong Penghormatan pada       Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:        Manajemen      Integritas di Tempat Kerja: Komitmen BRI   Asosiasi dan
  BRI               Capital: Insan BRILiaN     Hak Asasi Manusia                 Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI      Risiko         untuk Praktik Bisnis yang Beretika         Framework



Inisiatif Hijau BRI
Selain melakukan kegiatan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, terdapat beberapa inisiatif hijau
yang dilakukan bersama pemangku kepentingan untuk mengurangi dampak perubahan iklim. Inisiatif
yang dilakukan di antaranya penghematan energi dan air, penghindaran emisi dari penggunaan produk
dan layanan perbankan, pengelolaan aset, pengelolaan sampah, praktik konsumsi berkelanjutan,
serta penghijauan. Inisiatif-inisiatif tersebut mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari pemangku
kepentingan. Pada tahun 2024 BRI tidak menerima pengaduan terkait pengelolaan lingkungan hidup.
[F.16]




BRI Menanam [F.12]
BRI menginsiasi berbagai program pelestarian lingkungan bekerjasama dengan masyarakat, salah
satunya melalui BRI Menanam. Inisiatif ini melibatkan masyarakat untuk melakukan perbaikan
ekosistem lingkungan melalui urban farming. Program BRI Menanam memperhatikan potensi unggulan
yang dikembangkan di lokasi tanam dan menyesuaikan dengan kondisi agroekologi di masing-masing
wilayah. Harapannya, program ini dapat menjadi lokomotif dari aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial
bagi masyarakat.
Program ini melibatkan banyak pihak, khususnya para nasabah mikro seperti nasabah KUR, Mekaar,
serta Desa BRILiaN untuk menanam dan memelihara bibit tanaman yang diberikan. Tanaman yang
diberikan adalah jenis yang efektif menyerap emisi karbon sekaligus memiliki nilai ekonomis seperti
alpukat, durian, mangga, dan lain-lain. Sampai dengan Desember 2024, program ini telah menyalurkan
1.138.333 bibit pohon untuk nasabah mikro dan Desa BRILiaN serta diperkirakan menyerap CO2 setara
985.449 kgCO2e.                                                                                                        Zero Waste to Landfill [F.5] [F.13] [F.14] [F.15] [GRI 3-3] [GRI 306-1] [GRI 306-2]
Program BRI Menanam juga menjadi kegiatan adaptasi perubahan iklim yang dilakukan untuk                                Program Zero-Waste to Landfill merupakan bagian manajemen pengelolaan dan pemantauan sampah
menyerap karbon dan emisi pencemar lainnya. Program ini dilakukan dengan tujuan mengurangi                             yang mencakup rangkaian kegiatan mulai dari pemilahan, pembuangan, pengumpulan, pengangkutan,
dampak pencemaran udara dan mempromosikan pemberdayaan masyarakat melalui penanaman bibit                              hingga pengolahan. Program ini dirancang untuk diterapkan di seluruh lingkungan kerja BRI untuk
ekonomi yang menguntungkan. Upaya ini dikelola melalui fungsi tanggung jawab sosial perusahaan                         menghasilkan penghindaran emisi.
maupun pembiayaan usaha mikro.
                                                                                                                       Program ini merupakan model pengelolaan sampah perkantoran yang efektif untuk mengurangi
                                                                                                                       timbulan dan penumpukan sampah di lingkungan kantor. Sampah yang dihasilkan akan digunakan
                                                                                                                       kembali atau didaur ulang sehingga tidak ada sampah yang dikirim ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA)
                                                                                                                       dan mencemari lingkungan. [B.3]
                                                                      Setara 470.471 liter BBM                         Pada tahun 2024 jumlah limbah yang didaur ulang sebanyak 703.560 kg dan berpotensi menghindarkan
                                     Menanam            Menyerap      Setara 246 kendaraan setahun
                                                                                                                       emisi sebesar 524.180 kgCO2e. Selain itu BRI mendorong berbagai upaya pengurangan timbulan limbah,
                                   1.138.333           985.449        Setara 215 rumah yang
                                                                                                                       termasuk kewajiban bagi pekerjanya untuk setidaknya sekali seminggu menggunakan alat makan dan
                                       pohon          emisi kgCO2e                                                     minum pribadi untuk mengurangi jumlah limbah plastik yang dihasilkan dari kemasan atau wadah
                                                                      menggunakan listrik selama
                                                                      setahun                                          makanan dan minuman. Sepanjang periode pelaporan tidak terdapat sampah khusus atau B3 yang
                                                                                                                       dihasilkan dan tidak terjadi ceceran atau tumpahan limbah. [F.15] [F.12] [B.3]
Page 120
                                                                                                                                            Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                120



       PENGANTAR                                TOPIK MATERIAL                            TOPIK UMUM                                 LAMPIRAN

 Inisiatif Hijau      Manajemen Human               Mendorong Penghormatan pada                Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:            Manajemen        Integritas di Tempat Kerja: Komitmen BRI       Asosiasi dan
 BRI                  Capital: Insan BRILiaN        Hak Asasi Manusia                          Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI          Risiko           untuk Praktik Bisnis yang Beretika             Framework



Inisiatif Hijau BRI

Penghindaran Emisi dari Produk dan Layanan [F.12]
BRI terus berupaya melakukan transformasi, terutama dalam menyediakan produk dan layanan                                                 dan pengaturan penggunaan lift kantor, pengurangan BBM dengan pembatasan usia kendaraan
perbankan. Melalui digitalisasi produk dan layanan, BRI pun turut memaksimalkan penggunaan                                               dan pemeliharaan rutin, serta penggantian kendaraan operasional menjadi kendaraan listrik. Saat
platform digital untuk mengurangi jejak karbon yang dihasilkan dari perjalanan, pengangkutan, dan                                        ini BRI mengoperasikan 796 eco-friendly vehicles (termasuk motor dan mobil) sebagai bagian upaya
kegiatan lain yang dibutuhkan untuk melakukan transaksi perbankan di unit kerja BRI.                                                     pengurangan emisi dan transisi menuju kegiatan ekonomi rendah karbon.[F.7] BRI hanya melakukan
Melalui digitalisasi, BRI memiliki potensi penghindaran emisi gas rumah kaca sekaligus melibatkan                                        pengendalian konsumsi energi yang digunakannya sehingga laporan ini tidak mengungkapkan
nasabah. Mengacu pada metode ISO 14064 Greenhouse Gases, BRI dapat memperkirakan jumlah emisi                                            konsumsi energi di luar BRI [GRI 302-2]
gas rumah kaca yang dapat dihindari, sebagai berikut:                                                                                    Total energi yang dikonsumsi sepanjang tahun 2024 adalah 2.848.795.079 MJ yang didapatkan dari
                                                                                                                                         penggunaan listrik dan konsumsi bahan bakar kendaraan. Energi ini seluruh digunakan sendiri untuk
  Jenis Layanan                          Frekuensi (dalam ribuan)                        Penghindaran Emisi (kgCO2e)                     kebutuhan operasional kantor. Listrik yang digunakan sepenuhnya berasal dari PT PLN (Persero)
  BRImo                                                       4.309.334                                               782.697            sementara operasional kendaraan menggunakan bahan bakar minyak dan listrik. Mengingat PT PLN
                                                                                                                                         (Persero) belum dapat menyajikan informasi mengenai bauran energi untuk menghasilkan listrik
  Merchant BRI                                                  509.526                                                92.544            sampai ke masing-masing pengguna, maka laporan ini tidak dapat menyajikan informasi terkonsolidasi
                                                                                                                                         mengenai konsumsi energi dari sumber energi terbarukan maupun tidak terbarukan. [GRI 302-1]
  Qlola                                                           14.223                                                2.583

  BRILink                                                     1.204.251                                               218.726            Uraian                                            Satuan                     2022                2023              2024
Pengambilan data dilakukan melalui pengiriman kuesioner digital kepada nasabah untuk mendapatkan informasi mengenai demografi
nasabah, jarak rata-rata ke ATM atau Unit Kerja BRI, jenis kendaraan yang digunakan, efisiensi BBM kendaraan yang paling umum, dan       Konsumsi bahan bakar total        [GRI 302-]
                                                                                                                                                                                            Liter              44.922.960           42.927.942        42.521.434
penggunaan ponsel pintar untuk melakukan transaksi sehari-hari
                                                                                                                                         Konsumsi listrik                                    kWh               404.925.311          403.192.231     383.878.408

Penerapan Green and Smart Building                               [F.12]                                                                  Konsumsi energi total dalam                         MJ              3.074.957.680      2.919.627.648 2.848.795.079
                                                                                                                                         organisasi
BRI mengintegrasikan konsep bangunan hijau di seluruh properti yang dimiliki dan dioperasikan. Pada
tahun 2024, dua gedung meraih sertifikasi bangunan hijau dari Green Building Council Indonesia.                                          Intensitas energi menurut jumlah               MJ/kantor/                  374.584            376.483           376.426
BRILiaN Medan Tower menyusul BRILiaN Tower yang dianugerahi Sertifikasi Greenship Gold (versi 1.2)                                       kantor                                           tahun
pada tahun 2023 oleh Green Building Council Indonesia.                                                                                   Intensitas energi menurut jumlah               MJ/kantor/                  26.078              24.271            23.620
                                                                                                                                         pekerja                                          tahun
Penggunaan Energi [F.6] [F.7] [GRI 302-1] [GRI 302-2] [GRI 302-3] [GRI 302-4]                                                            Penghitungan energi dan faktor konversi yang dalam penghitungan ini menggunakan metodologi IPCC (1998) yang telah diadopsi
                                                                                                                                         Pemerintah Indonesia melalui panduan Inventarisasi Emisi GRK Bidang Energi yang diterbitkan Kementerian ESDM (2020).
Tidak terdapat peraturan yang secara spesifik mengatur penggunaan energi untuk bank komersial,
namun BRI mengambil berbagai langkah untuk mengurangi jumlah energi yang digunakan oleh dalam                                            BRI telah mulai melakukan pencatatan penggunaan energi di setiap divisi untuk meningkatkan
proses bisnisnya. Pengurangan ini dilakukan dengan tujuan efisiensi, kontribusi pada lingkungan, serta                                   transparansi dan akurasi pencatatan energi perusahaan. Selain itu BRI memiliki beberapa inisiatif
mengurangi jumlah emisi Scope 1 & Scope 2 yang dihasilkan semaksimal mungkin. [GRI 3-3]                                                  perubahan perilaku dan operasional seperti pemanfaatan teknologi digital untuk mengendalikan
BRI melakukan penghitungan energi di Kantor Pusat dan menetapkan 2022 sebagai tahun dasar                                                efisiensi dan intensitas energi. Sampai tahun 2024 BRI belum melakukan penghitungan pengurangan
rencana pengurangan penggunaan energi. Beberapa langkah yang telah dilakukan di antaranya                                                energi maupun pengurangan energi untuk layanan dan produk yang dijual meskipun telah melakukan
efisiensi penggunaan listrik, budaya kerja hemat energi, penggunaan teknologi seperti lampu LED                                          perhitungan emisi yang didanai. [GRI 302-4] [GRI 302-5]
Page 121
                                                                                                                         Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.         121



      PENGANTAR                             TOPIK MATERIAL                  TOPIK UMUM                       LAMPIRAN

 Inisiatif Hijau   Manajemen Human            Mendorong Penghormatan pada     Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:         Manajemen      Integritas di Tempat Kerja: Komitmen BRI      Asosiasi dan
 BRI               Capital: Insan BRILiaN     Hak Asasi Manusia               Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI       Risiko         untuk Praktik Bisnis yang Beretika            Framework



Inisiatif Hijau BRI


Penggunaan Air [F.8]                                                                                                11    BRISIM (BRI Digital Management Information System): Aplikasi penyajian data dan informasi
BRI tidak melakukan pencatatan limbah cair dalam proses bisnisnya, sebab BRI tidak memiliki kegiatan                      kinerja BRI berbasis web yang dapat diakses melalui perangkat mobile. BRISIM membantu pekerja
yang menghasilkan limbah cair secara signifikan dan bukan merupakan kegiatan bisnis utama. Pada                           memantau kinerja mereka dimanapun dan kapanpun, termasuk pada saat berada di luar kantor;
tahun 2024 BRI melakukan pengukuran penggunaan air di Kantor Pusat dan mendapatkan intensitas
                                                                                                                    12    BRIMEN (BRI Document Management System): Konsep penyimpanan dokumen kredit secara
pemakaian air per pekerja (termasuk pekerja alih daya) sebesar 16,25 m3, jumlah ini menurun sebesar
                                                                                                                          elektronik dengan dokumen fisik disimpan dalam satu tempat yang tersentralisasi, terstandarisasi,
18,24% dibandingkan tahun 2023 yaitu sebesar 19,93 m3.
                                                                                                                          dan terintegrasi dengan sistem tersebut.
                                                                                                                    13    BRImo: Aplikasi mobile banking (super app) yang memudahkan nasabah dalam mengakses produk
Kampanye Nirkertas (Paperless Campaign) [F.5] [GRI 306-2]                                                                 dan layanan perbankan kapanpun dan di mana pun.
Digitalisasi yang dilakukan BRI menciptakan efisiensi baik waktu, biaya, termasuk kertas serta nasabah              Melalui upaya-upaya ini, BRI berhasil mengurangi konsumsi kertas dalam kegiatan operasional
dimudahkan dalam akses perbankan di mana saja dan kapan saja. Berikut adalah beberapa aplikasi                      perusahaan. Berdasarkan data laporan keuangan tahun 2024, tercatat penurunan penggunaan kertas
nirkertas (paperless) yang diterapkan BRI:                                                                          per pekerja sebesar 26,2%.
1    E-Tax: Aplikasi pelaporan pajak bagi nasabah, menjadikan BRI sebagai institusi perbankan pertama
     di Indonesia yang menggunakan aplikasi sejenis;
                                                                                                                    Meminimalkan Sampah Elektronik [F.12] [GRI 306-2]
2    E-Form: Aplikasi pengganti metode pelayanan berbasis kertas bagi pekerja garis depan di Unit
                                                                                                                    Dalam rangka memastikan pola konsumsi dan produksi yang berkelanjutan melalui minimalisasi
     Kerja BRI;
                                                                                                                    limbah elektronik, BRI memanfaatkan teknologi penghapusan data secara digital untuk proses
3    E-Statement: Aplikasi yang memberi informasi pada nasabah melalui alamat surel yang telah                      penghapusbukuan aset teknologi informasi. Teknologi ini membantu BRI dalam penghapusbukuan
     terdaftar;                                                                                                     perangkat teknologi informasi yang memuat media fisik penyimpanan data, seperti komputer, laptop,
4    New Account Swap: Membantu nasabah menghubungkan produk pinjaman dan giro tanpa harus                          server, anjungan tunai mandiri (ATM), dan perangkat serupa lainnya. Data di dalam perangkat tersebut
     memiliki dua rekening terpisah;                                                                                dihapus secara digital dan aman untuk mencegah kebocoran data, sehingga perangkat seperti dalam
     Mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) tanpa bukti cetak: Mengurangi penggunaan kertas dalam                       kondisi baru dan terdapat potensi untuk penggunaan kembali oleh pihak ketiga, contohnya melalui
5

     transaksi perbankan;                                                                                           proses lelang atau bantuan sosial.

6    BRISPOT: Aplikasi berbasis Android dan terkoneksi melalui internet untuk memfasilitasi putusan
     pinjaman mikro secara cepat dan nirkertas;
                                                                                                                         Jenis dan Jumlah            PC                   Server                ATM            Laptop
7    MY BRI: Aplikasi berbasis Android dan terkoneksi melalui internet untuk memfasilitasi putusan                       Sampah Elektronik
     pinjaman konsumer secara cepat dan nirkertas;
                                                                                                                                                          541               1.104                 1.397            172
8    BRIStars: Aplikasi internal BRI yang mencakup fitur e-office sebagai sarana surat menyurat secara
     daring dan menu kepegawaian lainnya;
9    BRISMART: Aplikasi sistem manajemen pembelajaran daring untuk keperluan internal BRI;                               Total Sampah Elektronik                                      Total Emisi yang Dihindari
     BRIOPRA (BRI Digital Operation Risk Management Information System): Aplikasi untuk
                                                                                                                                                                                       480 TonCO eq
10

     mengidentifikasi dan mengelola risiko, mencakup modul Risk and Control Self Assessment (RCSA),
     Indikator Risiko Utama (IRU)/Key Risk Indicator (KRI), Manajemen Insiden (MI), Forum MR, dan
                                                                                                                                  7 Ton                                                                    2

     Maturitas;
Page 122
                                                                                                                              Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      122



      PENGANTAR                             TOPIK MATERIAL                   TOPIK UMUM                        LAMPIRAN

 Inisiatif Hijau   Manajemen Human            Mendorong Penghormatan pada       Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:            Manajemen      Integritas di Tempat Kerja: Komitmen BRI   Asosiasi dan
 BRI               Capital: Insan BRILiaN     Hak Asasi Manusia                 Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI          Risiko         untuk Praktik Bisnis yang Beretika         Framework



Manajemen Human Capital: Insan BRILiaN
Kesetaraan Peluang dalam Bekerja
Dengan ragam pekerja yang dimiliki, BRI berkomitmen untuk mendorong terciptanya tempat kerja yang                     BRI telah merilis ketentuan internal, yakni Surat Direksi Nomor B.1221-DIR/HCS/07/2022 perihal
inklusif dan setara dengan menjunjung tinggi prinsip kesetaraan, keberagaman, dan anti-diskriminasi                   Respectful Workplace Policy (Kebijakan Berperilaku Saling Menghormati di Tempat Kerja). Hal-hal yang
dalam pengembangan karier. [GRI 3-3]                                                                                  tercantum dalam surat tersebut adalah seputar, sbb:
Perusahaan memastikan bahwa semua karyawan memiliki kesempatan yang sama, tanpa memandang                                 1    Definisi respectful workplace, diskriminasi, kekerasan, dan pelecehan;
jenis kelamin, usia, suku, agama, ras, atau faktor diskriminatif lainnya. BRI telah menetapkan kebijakan                  2    Kriteria perbuatan diskriminasi, kekerasan, dan pelecehan;
antidiskriminasi yang komprehensif yang mencakup semua aspek manajemen sumber daya manusia,
                                                                                                                          3    Prinsip-prinsip respectful workplace; dan
termasuk rekrutmen, pengembangan karier, dan remunerasi.[F.18]
                                                                                                                          4    Tindakan pencegahan, penanganan, dan pengawasan.
Sejalan dengan hal tersebut, BRI telah memiliki Respectful Workplace Policy sebagai komitmen
kepatuhan terhadap Surat Edaran Menteri BUMN No SE-3/MBU/04/2022 Tahun 2022 tentang                                   Selain itu, BRI juga menekankan pentingnya peran Leader - sebagai role model dalam mendukung
Kebijakan Berperilaku Saling Menghargai di Tempat Kerja (Respectful Workplace Policy) di lingkungan                   terciptanya lingkungan kerja yang kondusif untuk meningkatkan produktivitas pekerja.
Badan Usaha Milik Negara.[GRI 3-3]                                                                                    BRI menolak segala bentuk pelecehan, baik seksual maupun non-seksual, serta diskriminasi oleh
                                                                                                                      siapa pun di tempat kerja atau dalam aktivitas terkait dengan pekerjaan. Salah satu bentuk ketegasan
                                    Prinsip Respectful Workplace Policy                                               BRI adalah dengan menyediakan saluran Whistleblowing System (WBS). BRI menganggap perilaku
                                                                                                                      demikian tidak dapat diterima dan bertentangan dengan nilai-nilai BRI yang menekankan penciptaan
                                                                                                                      lingkungan yang inklusif dan aman bagi seluruh Insan BRILiaN. [GRI 3-3]
 Mengakui dan menghargai               Pemimpin        unit     kerja       Menciptakan dan membangun
 perbedaan dalam lingkungan            menjamin setiap pekerja tidak        lingkungan kerja yang saling
 kerja yang beragam dengan             diperlakukan berbeda karena          menghargai, tidak melakukan               Komposisi Pekerja [GRI 2-28]
 berbagai macam latar belakang         karakteristiknya serta memiliki      diskriminasi, kekerasan, dan              Seluruh ketentuan untuk pekerja di BRI telah mengacu pada UU No. 13 Tahun 2003 tentang
 etnis, ras,kebangsaan, warna          kesempatan akses sarana dan          pelecehan     dalam   bentuk              Ketenagakerjaan dan telah mengadopsi Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu)
 kulit, usia, agama, jenis kelamin,    prasarana yang sama dan adil.        apapun.                                   No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja pada tanggal 30 Desember 2022. Perjanjian Kerja Bersama (PKB)
 disabilitas, sudut pandang atau                                                                                      diperbarui setiap dua tahun sekali untuk memperjelas hak dan kewajiban perusahaan, serikat pekerja,
 karakteristik individu lainnya                                                                                       dan pekerja, menjaga dan meningkatkan hubungan kerja yang harmonis antara perusahaan dan serikat
 dan sudut pandang untuk                                                                                              pekerja, serta menerapkan asas-asas hubungan industrial yang sehat. [GRI 3-3] [GRI 2-30] [GRI 407-1]
 mendorong lingkungan kerja
                                                                                                                      BRI memiliki 81.848 pekerja per 31 Desember 2024, sebanyak 59.495 pekerja tetap (72,69%), 22.244
 yang produktif.
                                                                                                                      pekerja kontrak (27,18%),dan 109 pekerja trainee (0,13%). Seluruhnya adalah pekerja purna waktu tanpa
                                                                                                                      adanya pekerja paruh waktu atau jam kerja tak terjamin. Dari jumlah pekerja tetap, sebanyak 39.176
Kebijakan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang mengedepankan sikap saling                            pekerja atau 65,85% tergabung dalam Serikat Pekerja BRI (seluruh pekerja yang tergabung dalam
menghormati, bebas dari diskriminasi, pengucilan atau pembatasan, perundungan dan pelecehan serta                     Serikat Pekerja merupakan pekerja tetap). Namun demikian, bagi karyawan yang tidak tergabung
berbagai bentuk kekerasan lainnya baik mental maupun fisik dalam rangka menciptakan lingkungan                        dalam serikat pekerja, hasil-hasil perundingan ketenagakerjaan tetap berlaku bagi seluruh karyawan
kerja yang inklusif, kondusif dan produktif untuk mendorong keberlanjutan perusahaan dan menjunjung                   BRI, tanpa memandang keanggotaan serikat pekerja.
tinggi HAM. [GRI 3-3]
Page 123
                                                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      123



      PENGANTAR                             TOPIK MATERIAL                  TOPIK UMUM                       LAMPIRAN

 Inisiatif Hijau   Manajemen Human            Mendorong Penghormatan pada     Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:        Manajemen      Integritas di Tempat Kerja: Komitmen BRI   Asosiasi dan
 BRI               Capital: Insan BRILiaN     Hak Asasi Manusia               Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI      Risiko         untuk Praktik Bisnis yang Beretika         Framework



Manajemen Human Capital: Insan BRILiaN


Sebaran pekerja BRI berdasarkan jenis kelamin pada tahun 2024 terdiri dari laki-laki sebesar 58,81% dan
perempuan 41,19%. Dari segi pendidikan, mayoritas pekerja telah menempuh pendidikan tinggi (Strata-1
dan Diploma) sebanyak 96%. Seluruh informasi tentang pekerja BRI dari tahun 2022 hingga 2024
disusun berdasarkan metode headcount oleh Divisi Human Capital Business Partner 2 dan diuraikan di
tabel data pada halaman 188. [B.1] [C.3] [F.18] [GRI 2-1] [GRI 2-7] [GRI 2-8] [GRI 2-30] [GRI 401-1]


Dukungan Terhadap Pekerja Perempuan [F.18] [GRI 2-23]
BRI berkomitmen untuk memberikan kesempatan yang setara kepada setiap pekerjanya, tanpa
membeda-bedakan jenis kelamin. Di tahun 2024, komposisi pekerja perempuan mengalami kenaikan
di setiap level jabatan. Perempuan pun mendapat kesempatan yang sama dengan laki-laki untuk dapat
menempati posisi manajerial. Di tahun 2024, 25,23% pekerja di level manajemen junior, menengah, dan
atas adalah perempuan.
BRI aktif mendukung kesetaraan gender dengan menyediakan wadah bagi pekerja perempuan untuk
mengembangkan keterampilan dan peran mereka dalam lingkungan profesional. Kesetaraan gender
menjadi salah satu komitmen BRI bersama BUMN. BRI berkomitmen menciptakan keberagaman yang
menyeluruh dengan mendukung pekerja dari berbagai latar belakang, termasuk pengalaman, umur,
kemampuan, pemikiran, dan perspektif yang beragam. Saat ini jumlah pekerja perempuan di BRI adalah
33.717 orang. [F.18]
Melalui program BRILiaN Women Leaders Indonesia (BWLI), BRI berkontribusi dalam upaya
Kementerian BUMN untuk meningkatkan jumlah pemimpin perempuan di BRI Group serta mendukung
pencapaian target Kementerian BUMN yaitu 25% pemimpin perempuan di posisi kepemimpinan
BUMN pada tahun 2024. BWLI merupakan program pengembangan internal terbaru yang mendukung
pemimpin perempuan BRI dengan menyediakan wadah pembelajaran kepemimpinan dan networking
pemimpin perempuan yang terpilih di perusahaan.
Page 124
                                                                                                                            Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      124



      PENGANTAR                             TOPIK MATERIAL                  TOPIK UMUM                       LAMPIRAN

 Inisiatif Hijau   Manajemen Human            Mendorong Penghormatan pada     Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:            Manajemen      Integritas di Tempat Kerja: Komitmen BRI   Asosiasi dan
 BRI               Capital: Insan BRILiaN     Hak Asasi Manusia               Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI          Risiko         untuk Praktik Bisnis yang Beretika         Framework



Manajemen Human Capital: Insan BRILiaN


Tenaga Kerja Penyandang Disabilitas [F.18]                                                                          Rekrutmen Pekerja
BRI memberikan kesempatan yang setara bagi para penyandang disabilitas untuk dapat terlibat di                      BRI menyelenggarakan seleksi (talent attraction) terhadap putra-putri terbaik Indonesia melalui
dalam kegiatan bisnis BRI, dengan menyesuaikan pekerjaan dan jenis tugas sesuai tingkat keahlian dan                berbagai program, seperti:
keterampilan masing-masing individu.                                                                                    1    BRILiaN Scholarship Program (BSP): Merupakan rekrutmen awal early recruitment program
BRI juga mengadakan program pelatihan dan pemagangan BRI Sahabat Disabilitas untuk                                           yang dapat menarik minat generasi muda bertalenta serta sebagai sarana pembentukan karakter
mempersiapkan Tenaga Kerja Penyandang Disabilitas (TKPD) agar memiliki kapabilitas untuk memasuki                            sebelum menjadi Pekerja BRI melalui Program Penerimaan Pekerja yang ada di BRI.
dunia kerja.                                                                                                            2    BRILiaN Creativity Contest (BCCP): Sebuah ajang kompetisi/wadah untuk para Peserta
Selain itu, dalam rangka mendorong inklusivitas, BRI berkomitmen untuk menunjang kenyamanan                                  menuangkan ide inovasi "brilliant" baik dalam bentuk kolaborasi tim maupun individu yang dapat
dan keselamatan dalam bekerja bagi TKPD yang dipekerjakan oleh BRI melalui penyediaan peralatan                              memberikan dampak positif untuk kemajuan bangsa Indonesia secara umum dan BRI pada
kerja penunjang dan fasilitas umum fisik dan non-fisik khusus untuk TKPD. BRI juga memberikan                                khususnya. Melalui program tersebut, BRI dapat mencari talent terbaik melalui ide kreatif dan
pelatihan dan penguatan kapasitas, serta menerapkan sistem manajemen karier berdasarkan Talent                               kemampuan problem solving.
Development System untuk mendukung pengembangan karier TKPD.                                                            3    BRILiaN Internship Program (BIP): Program pemagangan untuk memberikan ruang bagi lulusan
                                                                                                                             SMA/SMK, Mahasiswa atau Fresh Graduate dalam mendapatkan pengalaman pelatihan kerja di
Inisiatif Pengembangan Potensi Pekerja                                                                                       Unit Kerja BRI sekaligus memberikan support dalam pekerjaan Unit Kerja BRI.
Pengembangan sumber daya manusia yang baik menciptakan iklim kerja positif, meningkatkan                                4    BRILiaN Future Leader Program (BFLP): Program rekrutmen sekaligus pendidikan untuk menjaring
komitmen organisasi dan kepuasan kerja, serta mendukung keberhasilan perusahaan melalui                                      kandidat potensial serta memberikan pendidikan sebagai bekal menjadi calon pemimpin di masa
peningkatan kinerja, kepuasan, dan pengurangan turnover, hal ini memainkan peran penting dalam                               depan dari sumber eksternal.
mendorong kesuksesan perusahaan secara keseluruhan, hal ini memainkan peran penting dalam                               5    BRILiaN Next Leader Program (BNLP): Program rekrutmen dan pendidikan bagi Pekerja Internal
mendorong kesuksesan perusahaan secara keseluruhan.                                                                          BRI yang memiliki potensi besar menjadi pemimpin perusahaan di masa depan.
                                                                                                                        6    BRILiaN Banking Officer Program (BBOP): Program rekrutmen dan pendidikan untuk
Program Performance Bootcamp sebagai Upaya Peningkatan Kinerja                                                               mempersiapkan Pekerja baru dengan level corporate title Assistant baik bersumber dari eksternal
Dalam rangka mengelola kinerja perusahaan, Unit Kerja, dan Individu, BRI memiliki proses manajemen                           dan internal yang bertujuan untuk mendukung kinerja perusahaan sesuai standar operasional dan
kinerja atau performance management. Proses ini dilakukan untuk memastikan kinerja individu selaras                          nilai-nilai yang berlaku di BRI.
dengan kinerja perusahaan, mendorong motivasi pekerja, dan mendukung pencapaian kinerja terbaik.                        7    BRILiaN Relationship Manager Program (BRMP): Program rekrutmen sekaligus pendidikan untuk
Proses manajemen kinerja Individu dievaluasi secara menyeluruh oleh perusahaan, termasuk                                     mempersiapkan Pekerja di jabatan pemasar pada level Corporate Band 6 atau Junior Manager, agar
pengelolaan pekerja yang berkinerja di bawah standar minimal yang dipersyaratkan (underperformers).                          dapat menunjukkan performa maksimal sesuai dengan standar operasional dan nilai-nilai yang
BRI memiliki program Performance Bootcamp yang bertujuan untuk mengoptimalkan pekerja agar                                   berlaku di BRI.
mampu berkinerja sesuai standar minimal, dengan memberikan pendampingan buddy, training,                                8    BRILiaN Specialist Hiring Program (BSHP): Program rekrutmen untuk pekerja yang memiliki
mentoring, coaching, dan counselling. Selanjutnya, apabila pekerja tidak lulus Performance Bootcamp,                         kualifikasi keahlian di bidang tertentu dan sesuai dengan kebutuhan Bank.
maka akan ada konsekuensi dan tindak lanjut tersendiri.
Page 125
                                                                                                                           Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.       125



      PENGANTAR                               TOPIK MATERIAL                   TOPIK UMUM                       LAMPIRAN

 Inisiatif Hijau     Manajemen Human             Mendorong Penghormatan pada     Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:        Manajemen       Integritas di Tempat Kerja: Komitmen BRI   Asosiasi dan
 BRI                 Capital: Insan BRILiaN      Hak Asasi Manusia               Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI      Risiko          untuk Praktik Bisnis yang Beretika         Framework



Manajemen Human Capital: Insan BRILiaN
Kompensasi Yang Adil [F.18] [F.20] [GRI 3-3] [GRI 405-2]                                                                           Jenis Manfaat                           Nama Program                 PKWTT         PKWT
Program pengembangan karier dan evaluasi kinerja pekerja adalah kegiatan yang saling berkaitan                                                                  Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan
yang mendorong pertumbuhan profesional dan kesuksesan organisasi. Melalui evaluasi pekerja, BRI                        Asuransi Jiwa                            Kematian, Santunan Duka, Asuransi         Ya    Sesuai Isi Perjanjian
                                                                                                                                                                Jiwa & Personal Accident Pekerja
memeriksa dan mengukur kemampuan pekerja sesuai dengan tanggung jawab pada saat ini dan di
                                                                                                                                                                Jaminan Kesehatan Nasional dan
masa depan. Hal tersebut memungkinkan BRI untuk menyusun program pengembangan pekerja yang                             Asuransi Kesehatan                                                                 Ya    Sesuai Isi Perjanjian
                                                                                                                                                                Asuransi Kesehatan Pekerja
sesuai dengan kebutuhan.                                                                                               Tanggungan Kecacatan dan                 Jaminan Kecelakan Kerja, Asuransi
                                                                                                                                                                                                          Ya    Sesuai Isi Perjanjian
Tinjauan kinerja pekerja dilakukan setiap semester dan tahunan melalui evaluasi kinerja berbasis individu              Ketidakmampuan                           Jiwa & Personal Accident Pekerja
(KPI Individu), berbasis tim (KPI Divisi), serta komunikasi dan umpan balik rutin melalui Courageous                   Istirahat Melahirkan                     Istirahat Melahirkan                      Ya    Sesuai Isi Perjanjian

Performance Dialogue (CPD). Dengan menggabungkan elemen-elemen ini, BRI memiliki platform                              BRI memastikan kesetaraan kompensasi untuk semua pekerja dengan menetapkan rasio kompensasi
terstruktur untuk berdiskusi lebih mendalam mengenai pencapaian individu dan tim terkait area kerja                    total tahunan yang terdiri dari nilai total gaji tahunan individu tertinggi terhadap nilai tengah total gaji
yang perlu ditingkatkan sehingga dapat menyelaraskan strategi organisasi dengan tujuan di masa                         tahunan pekerja sebesar 25,42 pada tahun pelaporan. Selain itu pada tahun 2024 terdapat perubahan
depan. [FS-4]                                                                                                          kompensasi total individu tertinggi sebesar 20,87% dan nilai tengah kompensasi total pekerja
                                                                                                                       (tidak termasuk individu dengan bayaran tertinggi) sebesar 15,53%, dengan presentase perubahan
Sepanjang tahun 2024, 100% pekerja BRI telah mendapatkan pelatihan dan tinjauan atas performa dan
                                                                                                                       kompensasi total tahunan meningkat sebesar 77% dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2024,
pengembangan karier. [GRI 403-3]
                                                                                                                       sebanyak 11,69% atau 9.569 orang pekerja BRI mendapatkan promosi. [GRI 2-21]
BRI menjunjung prinsip kesetaraan dengan menerapkan strategi remunerasi berbasis kinerja
                                                                                                                       BRI menerapkan Kebijakan Remunerasi Nomor: SE.36-DIR/HCS/12/2024 tanggal 30 Desember 2024
(performance-driven culture) dan kenaikan upah kepada pekerja berdasarkan prestasi kerja (merit
                                                                                                                       tentang Remunerasi Pekerja. Strategi remunerasi BRI tetap memperhatikan praktik terbaik yang efektif
increase). Insentif dan bonus diberikan untuk meningkatkan motivasi pekerja. Adapun gaji dan
                                                                                                                       di industri perbankan dan perbandingan dengan pasar. BRI secara rutin mengikuti Total Reward Survey
remunerasi dipertimbangkan dengan memperhatikan klasifikasi jabatan, masa kerja, beban kerja, dan
                                                                                                                       perbankan setiap tahun melalui konsultan independen sebagai referensi dan saran untuk penyesuaian
prestasi. Hal ini membantu pengembangan karier pekerja perempuan tanpa risiko diskriminasi gender,
                                                                                                                       remunerasi di BRI. [GRI 2-20]
sehingga tidak terdapat pembedaan kompensasi antara laki-laki dan perempuan.
                                                                                                                       Remunerasi yang diberikan seputar kompensasi dan benefit. Kompensasi dapat berupa tetap (fixed
BRI juga memperhatikan faktor kemahalan dan Upah Minimum Regional (UMR) setiap daerah,
                                                                                                                       pay) seperti upah pokok dan tunjangan, serta berupa variable pay. Selain itu, BRI juga memberikan
memastikan seluruh gaji pekerja BRI di atas UMR. Rata-rata upah terendah BRI di tahun 2024 adalah
                                                                                                                       benefit berupa manfaat atau fasilitas dari perusahaan kepada pekerja BRI, seperti asuransi kesehatan,
1,09 kali upah minimum regional. Penerapan remunerasi yang kompetitif menjadi prinsip BRI di setiap
                                                                                                                       fasilitas perjalanan dinas, dan program pensiun. Remunerasi menjadi bentuk penghargaan perusahaan
level jabatan, termasuk pada tingkat pemula (entry level). [F.20] [GRI 202-1] [GRI 405-2]
                                                                                                                       kepada pekerja sesuai dengan bobot jabatan dan kompetensi; menarik calon pekerja; me-retain pekerja
Kompensasi kepada pekerja tetap mencakup gaji, tunjangan, insentif, dan manfaat lain [F.20] [GRI 202-1]
                                                                                                                       kompeten; serta menjaga motivasi pekerja untuk bisa berkontribusi maksimal terhadap perusahaan.
Selain remunerasi, BRI juga memberikan manfaat kepada pekerja tetap maupun tidak tetap BRI di
                                                                                                                       Untuk menerapkan prinsip remunerasi yang kompetitif secara eksternal, BRI menjalin kerja sama
seluruh wilayah operasional sebagai berikut: [GRI 401-2]
                                                                                                                       dengan Konsultan Independen untuk benchmarking dan survei gaji sesuai permintaan. Tidak terdapat
                                                                                                                       hubungan lain antara BRI dan konsultan remunerasi, dan perusahaan memastikan kepatuhan terhadap
                                                                                                                       semua aturan yang berlaku terkait sistem remunerasi. [2-20]
Page 126
                                                                                                                         Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.          126



         PENGANTAR                          TOPIK MATERIAL                  TOPIK UMUM                       LAMPIRAN

 Inisiatif Hijau   Manajemen Human            Mendorong Penghormatan pada     Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:         Manajemen        Integritas di Tempat Kerja: Komitmen BRI    Asosiasi dan
 BRI               Capital: Insan BRILiaN     Hak Asasi Manusia               Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI       Risiko           untuk Praktik Bisnis yang Beretika          Framework



Manajemen Human Capital: Insan BRILiaN
Insentif Jangka Panjang Untuk Pekerja [F.18]
Dalam upaya meningkatkan rasa memiliki (sense of ownership) pekerja, BRI memberikan insentif jangka                 Untuk mendukung hal tersebut, pada tahun 2015, BRI mendirikan BRI Corporate University dengan 6
panjang dalam bentuk kepemilikan saham melalui dua program, yakni Program Alokasi Saham Pekerja                     (enam) kampus yang tersebar di seluruh Indonesia dan telah terakreditasi sebagai Lembaga Pelatihan
(ESA, Employee Stock Allocation Program) dan Program Opsi Saham Pekerja (ESOP, Employee Stock                       Kerja (LPK) perusahaan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. BRI Corporate University juga
Option Plan) yang dilaksanakan sejak tahun 2016.                                                                    menaungi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang berdiri sejak tahun 2019 dan merupakan pionir LSP
 1   Program Alokasi Saham Pekerja (ESA, Employee Stock Allocation)                                                 pertama di industri perbankan yang memperoleh lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)
                                                                                                                    melalui Surat Keputusan Nomor KEP.0351/BNSP/II/2020. [GRI 3-3] [GRI G4 FS4]
     Program kepemilikan saham dalam bentuk Stock Allocation Program ini diberikan melalui empat
     tahap kepada seluruh level pekerja yang memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh BRI, meliputi masa              Berbagai program pengembangan talenta (talent development) untuk menjawab tantangan future
     kerja, kinerja individu, dan rekam jejak pekerja dalam menjalani tanggung jawabnya.                            demand competencies telah dibentuk BRI, di antaranya: [GRI 404-2]
 2   Program Opsi Saham Pekerja (ESOP, Employee Stock Option Plan)
     Program kepemilikan saham dalam bentuk opsi pembelian saham dengan harga khusus. Program                             Nama Program                                      Deskripsi                                 Peserta 2024
     ini diberikan kepada para pekerja level tertentu yang termasuk High Potential Talent dan Value
     Creator BRI.                                                                                                       BRILiaN Leadership      Program Human Capital Development BRI untuk mempersiapkan              2.246 orang
                                                                                                                        Development             Pekerja menjadi Great Leader melalui pengembangan leadership
                                                                                                                        Program (BLDP)          yang berkelanjutan dan komprehensif yang memberikan penekanan
                                                              Jumlah Saham         Penambahan pada                                              pada penguatan karakter, wawasan kebangsaan, wawasan global,
 Program
                                                                  2023                Tahun 2024                                                wawasan bisnis/perbankan, serta wawasan teknologi.
 Program Alokasi Saham Pekerja (ESA)                               959.959.300                   7.758.700              BRILiaN Bright          Program pendidikan bagi pekerja tetap BRI untuk menempuh                  9 Pekerja
                                                                                                                        Scholarship             pendidikan S2 di luar negeri yang dibiayai oleh BRI. BBSP diberikan
 Program Opsi Saham Pekerja (ESOP)                                  148.926.100                          0
                                                                                                                        Program (BBSP)          kepada top talent sesuai dengan annual performance dengan
                                                                                                                                                tujuan untuk memberikan kesempatan world-class learning, global
Mendorong Pembelajaran Berkelanjutan untuk Pengembangan Pekerja                                                                                 exposure, dan networking di 30 Universitas terbaik dunia.
[F.22]
                                                                                                                        BRILiaN Women           Program pengembangan internal yang mendukung pemimpin                   25 Peserta
BRI berkomitmen untuk mendorong pengembangan pekerja dengan menyediakan berbagai kebijakan                              Leader Indonesia        perempuan BRI dengan menyediakan wadah pembelajaran
dan program untuk memberikan kesempatan belajar, meningkatkan kompetensi, dan mengembangkan                             (BWLI)                  kepemimpinan dan networking pemimpin perempuan BRI yang
                                                                                                                                                terpilih
karier pekerja. Program pengembangan diberikan dalam rangka meningkatkan kompetensi, seperti
hard competency dan soft competency, dengan harapan dapat mendukung kesuksesan pekerja
                                                                                                                        BRILiaN Specialist      Program pengembangan kompetensi teknis (Technical Competency)         81.703 orang
ketika menduduki suatu jabatan/bidang tertentu. Berkaitan dengan pengembangan karier, BRI
                                                                                                                        Development             yang memberikan penekanan pada pengetahuan dan keterampilan
menyediakan program pengembangan karier berupa promosi atau rotasi dengan mempertimbangkan                              Program (BSDP)          spesifik sesuai kebutuhan kompetensi yang dipersyaratkan untuk
integrasi aspirasi karier Pekerja dengan kebutuhan Perusahaan. Prinsip pengelolaan karier Pekerja                                               menjadi spesialis di bidang tertentu dengan juga menyesuaikan pada
BRI mempertimbangkan kesesuaian requirements dengan capabilities pekerja, berbasis keahlian/                                                    kebutuhan perusahaan.
kompetensi, dan melalui pendekatan sesuai career movement.
Page 127
                                                                                                                              Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      127



      PENGANTAR                             TOPIK MATERIAL                  TOPIK UMUM                         LAMPIRAN

 Inisiatif Hijau   Manajemen Human            Mendorong Penghormatan pada       Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:            Manajemen      Integritas di Tempat Kerja: Komitmen BRI   Asosiasi dan
 BRI               Capital: Insan BRILiaN     Hak Asasi Manusia                 Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI          Risiko         untuk Praktik Bisnis yang Beretika         Framework



Manajemen Human Capital: Insan BRILiaN


Pekerja akan diberikan program pengembangan sesuai kebutuhannya, baik itu berdasarkan corporate                       Kerangka keterikatan pekerja BRI mengukur kualitas dari aspek-aspek berikut:
title, role pekerja, ataupun talent cluster. Berdasarkan corporate title, pekerja akan diberikan                          1    pemahaman terhadap visi, misi, tujuan, dan strategi perusahaan serta hubungannya dengan
pembekalan berupa pengembangan leadership yang menekankan pada penguatan karakter, wawasan                                     motivasi pekerja;
kebangsaan, wawasan global, wawasan bisnis, serta wawasan teknologi, untuk mempersiapkan pekerja
                                                                                                                          2    kredibilitas kepemimpinan;
menduduki corporate title yang lebih tinggi. Berdasarkan role, pekerja akan diberikan pembekalan
berupa pengetahuan dan keterampilan spesifik sesuai dengan kebutuhan role tersebut. Berdasarkan                           3    komunikasi internal dan kolaborasi; serta
talent cluster, pekerja yang dikategorikan sebagai top-talent akan diberikan pembekalan khusus yang                       4    kesejahteraan pekerja yang mencakup pemberdayaan pekerja; lingkungan kerja yang aman dan
bertujuan untuk mempersiapkan pekerja tersebut menjalankan peran yang lebih kompleks.                                          nyaman; peluang pembelajaran dan pertumbuhan; kompensasi dan manfaat yang adil; perhatian,
Pendidikan dan pelatihan pekerja dilakukan baik secara internal maupun bekerja sama dengan penyedia                            pengakuan, dan apresiasi; keseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi; serta
jasa pendidikan yang terakreditasi, kompeten, dan berpengalaman dalam bidangnya. Hal ini merupakan                             kepuasan kerja secara keseluruhan.
bukti dari komitmen BRI dalam memberikan fasilitas pembelajaran terbaik, untuk meningkatkan
                                                                                                                                                            Uraian                                                  2024
kompetensi pekerja dengan program pendidikan yang berkualitas.
                                                                                                                          Keterikatan Pekerja                                                                  3.51 / 4.00
                                                                                                                          Cakupan Survei                                                                           73,4%
Peningkatan Pemahaman Keuangan Berkelanjutan [E.2] [F.1] [GRI 2-24] [GRI 404-2] [GRI G4 FS4]                          Keterikatan pekerja memiliki peran dalam mencapai kepuasan kerja. Salah satu indikator kepuasan
Dalam rangka meningkatkan pemahaman pekerja tentang keuangan berkelanjutan, BRI                                       pekerja dapat dilihat dari tingkat perputaran (turnover). Pada tahun 2024 tingkat perputaran pekerja
mengintegrasikan konsep keuangan berkelanjutan ke dalam kurikulum pembelajaran, baik yang                             mencapai angka 1,29%, yang menandakan kinerja positif BRI dalam retensi kerja pekerja dibanding
diadakan secara offline dalam bentuk in-class, maupun online dalam bentuk e-learning. BRI ESG                         industri sejenis.
Initiatives 2024 adalah salah satu bentuk e-learning yang dapat diakses oleh seluruh pekerja melalui
BRISMART. Sepanjang tahun 2024, 39.460 pekerja telah mengikuti pelatihan literasi keuangan
                                                                                                                      Pengelolaan Pengaduan Pekerja
berkelanjutan secara online, dengan tingkat kelulusan rata-rata sebesar 99,91%.
                                                                                                                      Pengelolaan pengaduan pekerja, termasuk perlindungan atas tindakan diskriminasi, pengucilan
                                                                                                                      atau pembatasan, pelecehan seksual dan aseksual, perundungan, serta berbagai bentuk kekerasan
Keterikatan Pekerja                                                                                                   lainnya, dikelola sebagai bagian pengelolaan disiplin pekerja. Pelaku yang merugikan pekerja akan
BRI berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, salah satunya dengan mengukur                             diproses sesuai ketentuan kepegawaian dan jika terbukti, akan mendapatkan sanksi sampai pemutusan
tingkat keterikatan pekerja setiap tahun melalui Employee Engagement Survey (EES). Survei ini diikuti                 hubungan kerja.
oleh semua pekerja yang mencerminkan sikap, perilaku, dan hubungan antara pekerja, pekerjaan                          Pekerja dapat memanfaatkan sarana komunikasi internal pekerja seperti Call Center Human Capital, BRI
mereka, dan BRI serta berfungsi sebagai instrumen pengukuran tingkat keterlibatan sekaligus medium                    HC Assistant dan menu BASIC pada BRILiaN Apps yang dikelola oleh Human Capital maupun sistem
untuk menangkap aspirasi dalam meningkatkan manajemen sumber daya manusia.                                            pelaporan pelanggaran perusahaan (WBS). Melalui saluran tersebut pekerja dapat menyampaikan
Indeks keterikatan menunjukkan tingkat keterikatan dan komitmen pekerja terhadap BRI yang diukur                      pertanyaan, pengaduan, saran, dan kekhawatiran yang mereka miliki.
oleh nilai rata-rata pekerja dari skala 1-4. Skala ini mencakup kebanggaan pekerja menjadi bagian dari                Jika diperlukan, pekerja dapat melakukan coaching dengan coach internal BRI, dan konseling yang
perusahaan, keinginan untuk tetap menjadi bagian dari perusahaan, dan ketekunan pekerja untuk                         dilakukan dengan konselor eksternal. BRI menjamin kerahasiaan data yang disampaikan dalam
memberikan yang terbaik bagi perusahaan.                                                                              pelaksanaan coaching dan konseling tersebut. [GRI 2-26]
Page 128
                                                                                                                             Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      128



        PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                  TOPIK UMUM                        LAMPIRAN

 Inisiatif Hijau   Manajemen Human            Mendorong Penghormatan pada      Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:              Manajemen    Integritas di Tempat Kerja: Komitmen BRI   Asosiasi dan
 BRI               Capital: Insan BRILiaN     Hak Asasi Manusia                Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI            Risiko       untuk Praktik Bisnis yang Beretika         Framework



Manajemen Human Capital: Insan BRILiaN
Keselamatan dan Kesehatan Kerja [F.1] [F.21] [GRI 2-24] [GRI 404-2] [GRI G4 FS4]
Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja [F.21] [GRI 3-3] [GRI 403-1] [GRI 403-8]
Komitmen kesehatan dan keselamatan pekerja diterapkan melalui Sistem Manajemen Keselamatan                                    kinerja SMK3.
dan Kesehatan Kerja (SMK3) di seluruh unit kerja. Departemen Business Continuity Management                              3    Pemantauan dan evaluasi K3 dilakukan secara berkala melalui kegiatan pemeriksaan, pengukuran,
(BCM) & Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang merupakan bagian dari Divisi Operasional                                    pengujian, dan audit internal terhadap implementasi SMK3.
Risk (ORD) bertanggung jawab atas seluruh aspek SMK3, termasuk penyusunan, penyempurnaan,
                                                                                                                         4    Internalisasi budaya K3 untuk memastikan bahwa pekerja memahami bahwa SMK3 merupakan hak
dan implementasi K3. Division Head ORD memiliki tanggung jawab utama dalam pelaksanaan dan
                                                                                                                              dan kewajiban pekerja. Metode internalisasi yang dilakukan antara lain:
pengawasan K3.
                                                                                                                              l    pelatihan tatap muka, webinar, pembelajaran daring; dan/atau
Kebijakan SMK3 ditetapkan oleh Direksi melalui Surat Edaran Nomor: SE.58-DIR/ORD/11/2022 Buku 4
yang mencakup berbagai aspek terkait dengan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja.                                 l    media komunikasi lainnya (surat, infografis, video, siniar [podcast], dan lainnya);
BRI turut melibatkan pekerja dalam perumusan kebijakan SMK3. Secara singkat, memuat ketentuan                                 l    uji Coba Tanggap Darurat minimal sekali dalam 1 (satu) tahun.
berikut:                                                                                                                 5    Pencegahan dan pengendalian risiko kegiatan operasional seperti kecelakaan kerja dan penyakit
1   Ketentuan disusun berdasarkan peraturan pemerintah dan standar ISO 45001:2018 tentang                                     akibat kerja termasuk dalam proses pengadaan barang dan jasa perusahaan.
    Occupational Health and Safety Management System (OHSMS).
2   Ketentuan berlaku untuk pekerja dan non-pekerja BRI seperti pihak pengelola gedung dan pemasok
    di lingkungan operasional BRI.
3   Ketentuan ini bertujuan memitigasi dan mengendalikan risiko kegiatan operasional seperti
    kecelakaan akibat kerja (KAK) dan penyakit akibat kerja (PAK). Kebijakan ini turut mengatur upaya
    mitigasi dan pengendalian K3 dalam proses pengadaan barang dan jasa perusahaan.
4   Struktur koordinasi Sistem Manajemen K3 (SMK3) terdiri dari:
    l    Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) yang melibatkan unsur manajemen
         dan pekerja dibentuk berdasarkan peraturan perundangan, serta disahkan oleh Dinas
         Ketenagakerjaan
    l    Tim Tanggap Darurat
Kebijakan tersebut diturunkan dalam sistem dan prosedur yang diatur ketentuan No. SO.35-
ORD/06/2022. Aspek SMK3 yang diatur dalam SOP tersebut mencakup elemen-elemen sebagai
berikut:
1   Penetapan Tim Tanggap Darurat di setiap Unit Kerja secara berjenjang:
    l    Melakukan sosialisasi K3 dan uji coba tanggap darurat secara berkala.
    l    Uji Coba Tanggap Darurat minimal sekali dalam 1 (satu) tahun.
2   Peninjauan dan peningkatan kinerja SMK3 dilakukan untuk menjamin kesesuaian dan efektivitas
    penerapan SMK3. Peninjauan dilakukan terhadap aktivitas perencanaan, pelaksanaan, pemantauan,
    dan evaluasi. Hasil peninjauan tersebut digunakan untuk melakukan perbaikan dan peningkatan
Page 129
                                                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      129



      PENGANTAR                             TOPIK MATERIAL                  TOPIK UMUM                       LAMPIRAN

 Inisiatif Hijau   Manajemen Human            Mendorong Penghormatan pada     Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:        Manajemen      Integritas di Tempat Kerja: Komitmen BRI   Asosiasi dan
 BRI               Capital: Insan BRILiaN     Hak Asasi Manusia               Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI      Risiko         untuk Praktik Bisnis yang Beretika         Framework



Manajemen Human Capital: Insan BRILiaN


Promosi K3 dan Budaya Tanggap Darurat [GRI 403-2] [GRI 403-4] [GRI 403-5]                                           Manajemen Kesejahteraan dan Kesehatan Mental Pekerja [GRI 403-6]
BRI menyelenggarakan sosialisasi dan pelatihan keselamatan rutin untuk memastikan pemahaman                         BRILiaN Communities
protokol keselamatan oleh semua pekerja sehingga mereka mampu mengidentifikasi dan mengatasi                        BRI berkomitmen untuk mendukung kesejahteraan dan kesehatan mental pekerja guna menciptakan
potensi bahaya secara mandiri.                                                                                      budaya kerja yang mendorong keterlibatan, produktivitas, dan loyalitas, yang juga sejalan dengan
Selain melakukan risk assessment, BRI turut berinvestasi pada alat-alat keselamatan yang memadai                    Core Values AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif) dan BRILiaN Ways
untuk memitigasi risiko seperti penyediaan alat pemadam api ringan (APAR), kotak K3 di setiap sudut                 Membentuk 28 Club yang terbagi dalam 3 kategori yaitu Sport, Art, Social & Religion. [GRI 3-3]
ruangan dan ruang P3K maupun Klinik BRIMEDIKA serta perahu karet di wilayah yang sangat rawan                       BRILiaN Community adalah new concept dalam pengelolaan Community dalam rangka memperkuat
terjadi banjir. Komitmen top-down manajemen eksekutif terhadap penerapan K3 dilakukan melalui                       kolaborasi, keterlibatan antara Insan BRILiaN dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan
program penyampaian risk awareness. Dukungan ini memperkuat budaya keselamatan, mendorong                           produktif, menjalin informal komunikasi untuk mendukung business performance
kepatuhan terhadap standar K3, dan menciptakan lingkungan kerja yang menghargai kesehatan dan
                                                                                                                    Tujuan kegiatan BRILiaN Community adalah sebagai berikut:
keselamatan pekerja.
                                                                                                                    l Mendukung work life balance, memperkuat kolaborasi dan keterlibatan antara Insan BRILiaN dalam
Terkait dengan risiko ancaman bencana, BRI rutin melaksanakan sosialisasi dan uji coba sesuai potensi
                                                                                                                      menciptakan lingkungan kerja yang sehat untuk mendorong produktivitas.
risiko yang ada di setiap wilayah kerja. Hal tersebut termasuk memastikan pemahaman Emergency
Response Plan oleh semua pekerja serta memastikan kesiapan anggota Tim Manajemen Krisis (TMK),                      l Sebagai wadah komunikasi informasi bagi leader dengan seluruh pekerja untuk menyampaikan
Tim Panitia Keselamatan Darurat (TPKD) Building Management (BM) Sentra BRI Kantor Pusat                               concern perusahaan dan ruang aspirasi bagi pekerja.
termasuk Floor Warden di setiap lantai dalam menghadapi kondisi gangguan/bencana.                                   l Pengelolaan aktivitas dan database bagi talenta insan BRILiaN di bidang sport, art, social dan religion,
Dalam membangun budaya sadar keselamatan kerja dan tanggap terhadap situasi darurat, BRI terus                      l Anggota BRILiaN Community dapat menjadi Influencer yang melakukan campaign positif untuk
mempromosikan risk awareness melalui surat, standing banner, infografis, video, webinar dan pelatihan                 meningkatkan citra baik perusahaan, produk/jasa, employer branding, menjalin relasi dengan mitra
yang dilakukan baik secara tatap muka maupun dalam jaringan (daring).                                                 dll.
Dalam rangka memastikan implementasi SMK3 sesuai dengan peraturan perundang-undangan, BRI                           BRILiaN Community menjadi ruang bagi Insan BRILiaN untuk bertemu, berbagi, dan belajar bersama,
melakukan sertifikasi implementasi SMK3 pada Agustus 2023. Berdasarkan hasil penilaian PT MSI, BRI                  sehingga meningkatkan kolaborasi, inovasi, dan kesejahteraan di lingkungan kerja BRI. Adanya sarana
mendapatkan nilai 94,26% yang setara dengan predikat “Memuaskan”. Sertifikasi ini berlaku jangka                    dan prasarana penunjang aktivitas komunitas akan meningkatan value pekerja sehingga merasa
waktu 3 (tiga) sampai tahun 2026. Atas raihan tersebut, BRI berhak mendapatkan Sertifikat Emas SMK3.                dihargai, terlibat, dan berkompeten, yang berpengaruh pada peningkatan kinerja dan produktivitas
                                                                                                                    secara keseluruhan dengan memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap kesuksesan perusahaan.
                                                                                                                    Tidak hanya menyalurkan hobi, melalui BRILiaN Communities ini Insan BRILiaN berkesempatan
                                                                                                                    mengikuti ajang kompetisi bergengsi, mendapatkan juara dan mengharumkan nama BRI. Pengelolaan
                                                                                                                    komunitas ini dilakukan juga di seluruh regional sampai kantor cabang sehingga dapat menjangkau
                                                                                                                    seluruh Insan BRILiaN di BRI.
Page 130
                                                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      130



      PENGANTAR                             TOPIK MATERIAL                  TOPIK UMUM                       LAMPIRAN

 Inisiatif Hijau   Manajemen Human            Mendorong Penghormatan pada     Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:        Manajemen      Integritas di Tempat Kerja: Komitmen BRI   Asosiasi dan
 BRI               Capital: Insan BRILiaN     Hak Asasi Manusia               Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI      Risiko         untuk Praktik Bisnis yang Beretika         Framework



Manajemen Human Capital: Insan BRILiaN
Tempat Kerja Ramah Keluarga [F.21]
Dukungan untuk Persalinan dan Perawatan Anak
BRI mendukung pekerja perempuan melalui kebijakan dan dukungan fasilitas terkait kehamilan dan
perawatan anak. BRI memberikan hak cuti melahirkan selama tiga bulan yang dibayar, sehingga
memungkinkan pekerja perempuan untuk fokus pada perawatan anak setelah melahirkan. BRI juga
memberikan cuti yang dibayar kepada pekerja laki-laki setelah istrinya melahirkan selama paling lama
tiga hari kerja setelah kelahiran anak.
Selain itu, BRI menyediakan ruang menyusui yang nyaman dan daycare yang membantu pekerja untuk
memenuhi tuntutan pekerjaan sambil memastikan kesejahteraan keluarga mereka.


Kebijakan Cuti atau Waktu Luang Lainnya
BRI memberikan hak cuti dan izin tidak masuk kerja kepada pekerja sesuai ketentuan perundang-
undangan dengan tetap memberikan hak-hak pekerja yang disesuaikan dengan poin-poin kesepakatan
dalam PKB dan peraturan ketenagakerjaan. Pekerja dapat mengajukan cuti tahunan dan mandatory
leave (wajib 5 hari berturut-turut sebagai bagian dari cuti tahunan) yang dibayar, serta cuti yang
dibayar untuk keperluan lainnya, seperti pernikahan, menstruasi, serta merawat anggota keluarga
yang sakit atau pun meninggal.


Kebijakan Pengaturan Kerja
BRI mengimplementasikan kebijakan remote working sehingga pekerja memiliki fleksibilitas untuk
bekerja dari jarak jauh, sehingga tidak perlu datang ke kantor atau mengadakan pertemuan tatap muka
dengan pekerja lainnya. Selaras dengan inisiatif tersebut, BRI juga menyediakan beberapa lokasi remote
working (BRIWork) yang dapat digunakan oleh pekerja. BRIWork berlokasi di Gedung RO Jakarta 3,
Kanca Bintaro, KCP Bekasi, dan KC Dewi Sartika Bogor. Selain itu, BRI juga menerapkan jam kerja yang
fleksibel untuk unit/unit kerja dan divisi-divisi yang memiliki periode kerja intensif yang teratur.
Page 131
                                                                                                                                    Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.          131



       PENGANTAR                                   TOPIK MATERIAL                    TOPIK UMUM                          LAMPIRAN

 Inisiatif Hijau       Manajemen Human                 Mendorong Penghormatan pada        Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:          Manajemen    Integritas di Tempat Kerja: Komitmen BRI   Asosiasi dan
 BRI                   Capital: Insan BRILiaN          Hak Asasi Manusia                  Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI        Risiko       untuk Praktik Bisnis yang Beretika         Framework



Manajemen Human Capital: Insan BRILiaN

BRILiaN Wellbeing [GRI 403-3] [GRI 403-4] [GRI 403-6] [GRI 403-7]
Sejalan dengan Employee Well-being Policy dari Kementerian BUMN untuk meningkatkan                                              sosial dan finansial. Program ini mencakup dukungan kesehatan fisik dan keselamatan kerja, kesehatan
kesejahteraan Insan BRILiaN di Unit kerja yaitu dengan menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan                              mental, hubungan pribadi dan profesional yang sehat, serta pengelolaan keuangan pribadi untuk hidup
produktif melalui aspek Physical. BRI mendukung hal tersebut dengan adanya Community sebagai                                    produktif tanpa tekanan finansial.
wadah dalam menyalurkan hobi, mendorong gaya hidup sehat, dan menunjang business performance.                                   BRI memfasilitasi pengembangan interaksi pekerja yang sehat di tempat kerja melalui BRILiaN
                                                                                                                                Community yang terdiri dari 28 komunitas pekerja BRI di bidang olahraga (BRILian Sport Community),
                                                                                                                                seni (BRILian ART Community), dan sosial dan keagamaan (BRILiaN Social and Religion Community).
             Aspek Fisik “Happy Physic”                                  Aspek Sosial “Happy Social”
             Program pengelolaan Kesehatan                               Program peningkatan kemampuan pekerja
             Fisik dan Keselamatan Kerja untuk                           BRI Group untuk dapat Berinteraksi                     Program Pensiun [GRI 401-2]
             memastikan pekerja BRI Group                                dengan orang lain di lingkungan kerja dan
                                                                                                                                BRI senantiasa memberikan perhatian pada kesejahteraan para pekerja termasuk kesejahteraan pada
             memiliki kesempatan dan sumber                              masyarakat untuk mencapai kepuasan
             daya yang dibutuhkan untuk                                  kerja, kondisi hubungan personal maupun                hari tua dan menyediakan pembekalan bagi pekerja yang akan memasuki masa pensiun. Pembekalan
             memelihara kesehatan fisik.                                 profesional yang sehat, serta lingkungan               ini bertujuan untuk memberikan kesiapan mental, pengetahuan, wawasan, dan keterampilan yang
             Contoh activity                                             dan budaya kerja yang positif.                         diperlukan untuk kehidupan sehari-hari setelah pensiun. Program persiapan pensiun BRI juga mencakup
             • General Medical Check Up berkala                          Contoh activity                                        pelatihan kewirausahaan bagi pekerja purnabakti yang telah berhasil mendirikan bisnis mereka sendiri.
             • Wellness Program (talkshow/podcast)                       • Pengelolaan BRILiaN Community dengan                 Program pendidikan pengembangan Pekerja untuk persiapan masa pensiun diberikan melalui program
               kesehatan, dll)                                             anggaran sampai Tingkat Regional
                                                                                                                                BRILiaN Leader Retirement Program (BLRP). Materi yang diberikan seputar hak dan kewajiban saat
                                                                                                                                pensiun, kesehatan, psikologi, financial health check up, dan kewirausahaan. [GRI 3-3, 404-2]
                                                                                                                                Selain pembekalan dalam bentuk pelatihan, BRI memberikan imbalan pascakerja secara adil sebagai
             Aspek Mental “Happy Mind”                                   Aspek Finansial “Happy Financial”                      bagian dari persiapan masa pensiun Pekerja. Proses penilaian perkiraan liabilitas imbalan pascakerja
             Program pengelolaan Kesehatan                               Program pengelolaan kesehatan finansial                dan imbalan kerja jangka panjang mencakup tanda jasa, cuti besar, program masa pensiun, program
             Mental untuk memastikan pekerja                             untuk memastikan pekerja BRI Group                     BPJS Kesehatan pascakerja, dan manfaat lainnya. Ketetapan imbalan kerja didasarkan pada peraturan
             BRI Group memiliki kemampuan                                memiliki pengetahuan dan kemampuan                     perusahaan dan persyaratan minimum Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan
             psikologis dalam mengelola                                  Perngelolaan Keuangan Pribadi untuk
                                                                                                                                untuk memastikan kesesuaian dan kecukupan imbalan kerja. Program pensiun wajib diikuti oleh setiap
             informasi, emosi, keinginan, dan                            Hidup Produktif Tanpa Tekanan Finansial.
             tekanan secara imbang dan sehat.                                                                                   Pekerja melalui iuran yang berasal dari dua sumber dengan porsi 70% perusahaan dan 30% Pekerja. [GRI
                                                                         Contoh activity                                        201-3]
             Contoh activity                                             • Series Podcast Financial Health
             • Series Podcast Mental Health                                                                                     Metode Projected Unit Credit digunakan untuk menentukan imbalan pasca kerja dan imbalan kerja
             • Portal Konseling melalui BASIC di
                                                                                                                                jangka panjang. Pada 31 Desember 2024, total liabilitas imbalan kerja adalah sebesar Rp16,21 Triliun
               BRISTARS
                                                                                                                                dan terdiri dari beberapa komponen seperti nilai pengukuran kembali liabilitas pensiun imbalan pasti
                                                                                                                                sebesar Rp1,55 Triliun dan nilai pengukuran Kembali liabilitas tunjangan hari tua sebesar Rp94,69
BRI memberikan dukungan kesehatan mental kepada pekerja melalui fasilitas BASIC (BRILiaN                                        Miliar. BRI menggunakan jasa penilaian dari aktuaris independen dalam menghitung imbalan pasti dan
Assistance Center, yaitu layanan bantuan pekerja dalam bentuk konsultasi umum, coaching, konseling,                             program pensiun lainnya. [GRI 201-3]
konsultasi finansial, konsultasi kesehatan, dan wellness center yang mencakup aspek fisik, mental,
Page 132
                                                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      132



      PENGANTAR                             TOPIK MATERIAL                  TOPIK UMUM                       LAMPIRAN

 Inisiatif Hijau   Manajemen Human            Mendorong Penghormatan pada     Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:        Manajemen      Integritas di Tempat Kerja: Komitmen BRI   Asosiasi dan
 BRI               Capital: Insan BRILiaN     Hak Asasi Manusia               Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI      Risiko         untuk Praktik Bisnis yang Beretika         Framework



Manajemen Human Capital: Insan BRILiaN
Sustainability Culture Program                                                                                      BRILiaN Duta Lingkungan dan BRI Green Team
BRI menyelenggarakan Sustainability Culture Program (SCP) pada tahun 2024 sebagai inisiatif untuk                   BRI Green Team terdiri dari Insan BRILiaN terpilih yang bertugas untuk melakukan sosialisasi dan
meningkatkan kesadaran keberlanjutan di kalangan insan BRILiaN. Program ini berfokus pada tiga                      monitoring pelaksanaan implementasi Green Campaign Project di unit Kerja untuk meningkatkan
aspek utama, yakni lingkungan, sosial, dan tata kelola, yang dievaluasi melalui indikator-indikator yang            kesadaran pekerja BRI tentang isu keberlanjutan. Proyek kampanye ini terintegrasi dengan program
terintegrasi dengan aktivitas sehari-hari insan BRILiaN.                                                            budaya keberlanjutan Perusahaan serta mendorong pencapaian parameter dan indikator keberlanjutan
Pada aspek lingkungan, Insan BRILiaN diajak untuk berkontribusi dalam mengelola aktivitas yang dapat                perusahaan yang mencakup unit kerja di Kantor Pusat dan kantor-kantor regional BRI di seluruh
menghasilkan emisi gas rumah kaca dengan indikator seperti manajemen penggunaan kendaraan                           Indonesia. Pada tahun 2024, terdapat 124 Insan BRILiaN yang terpilih ke dalam BRI Green Team, yang
operasional dan efisiensi energi listrik. Pada aspek sosial, program menitikberatkan pada Human Capital             terdiri dari 68 orang di Kantor Pusat BRI, dan 56 orang BRI Green Team yang berada di Regional Offices.
Development, melalui indikator pendidikan dan pelatihan. Sementara pada aspek tata kelola, program                  Dari BRI Green Team, dipilih dua anggota yang berlaku sebagai BRILiaN Duta Lingkungan. Dalam
ini menekankan pentingnya pemahaman sistem dan prosedur perusahaan serta evaluasi terhadap                          menjalankan program kerjanya, BRI Green Team dibekali dengan serangkaian program penguatan
pelanggaran yang dapat mempengaruhi tata kelola yang baik.                                                          kapasitas khususnya pengetahuan mengenai budaya keberlanjutan di dalam Perusahaan disertai topik
SCP diadakan sepanjang tahun dan menyasar insan BRILiaN yang bekerja di kantor pusat dan insan                      lingkungan, sosial, dan tata kelola, seperti efisiensi energi, Zero Waste to Landfill (ZWTL), pendidikan dan
BRILiaN yang bekerja di unit kerja di luar kantor pusat. Melalui pemantauan periodik, BRI memastikan                pelatihan pekerja, hingga antikorupsi.
bahwa SCP berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif berupa peningkatan kesadaran
keberlanjutan insan BRILiaN.
Page 133
                                                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      133



      PENGANTAR                             TOPIK MATERIAL                  TOPIK UMUM                       LAMPIRAN

 Inisiatif Hijau   Manajemen Human            Mendorong Penghormatan pada     Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:        Manajemen      Integritas di Tempat Kerja: Komitmen BRI   Asosiasi dan
 BRI               Capital: Insan BRILiaN     Hak Asasi Manusia               Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI      Risiko         untuk Praktik Bisnis yang Beretika         Framework



Mendorong Penghormatan Hak Asasi Manusia
BRI menyadari bahwa kegiatan perbankan secara signifikan berdampak pada hak asasi manusia, baik                     Penilaian dan Uji Tuntas Hak Asasi Manusia
secara langsung maupun tidak langsung. Oleh karena itu, BRI mengadopsi sikap proaktif terhadap hak                  BRI berkomitmen untuk menjaga pemenuhan Hak Asasi Manusia (HAM) dalam seluruh proses
asasi manusia, dengan fokus pada manajemen risiko, meningkatkan reputasi dan berkontribusi secara                   bisnisnya melalui pendekatan kehati-hatian. BRI mengambil pendekatan proaktif dan hati-hati dalam
positif terhadap pembangunan global.                                                                                mengelola kemungkinan dampak operasional terhadap pemenuhan HAM di seluruh proses bisnis
                                                                                                                    perusahaan. Untuk mencapai hal ini, BRI melakukan uji tuntas HAM dengan penuh kehati-hatian
Tata Kelola Hak Asasi Manusia                                                                                       dengan mengidentifikasi dan menilai potensi dampak serta risiko dari segala aktivitas operasional BRI,
Komitmen pemenuhan hak-hak asasi manusia dilakukan BRI dalam seluruh rantai pasokan bisnisnya,                      rantai nilai atau kegiatan lain yang terkait dengan bisnis BRI, dan hubungan bisnis baru (merger dan
serta memasukkan risiko-risiko bisnis terkait HAM seperti pekerja paksa, perdagangan manusia,                       akuisisi). BRI juga menaruh perhatian pada pihak-pihak rentan (vulnerable groups). [F.19] [GRI 3-3] [GRI 408-1]
pekerja anak, kebebasan berasosiasi, hak perundingan kolektif, renumerasi yang adil, kesetaraan dan                 Sebagai bentuk tanggung jawab sosial, BRI memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan
non-diskriminasi, perlindungan privasi, lingkungan operasi yang berkelanjutan serta kesehatan dan                   (vulnerable groups) selama proses uji tuntas HAM. Hal ini melibatkan identifikasi dan evaluasi potensi
keselamatan kerja dalam bagian manajemen risiko dan pencapaian inisiatif lingkungan, sosial dan tata                risiko HAM tidak hanya dalam aktivitas operasional BRI, tetapi juga diseluruh rantai nilai, serta
kelola. Komitmen ini diperkuat dengan melakukan uji tuntas terhadap aspek hak asasi manusia secara                  kegiatan bisnis lainnya. Dengan memprioritaskan upaya tersebut, BRI memperkuat komitmennya
berkala dalam operasional bisnis BRI. [GRI 3-3] [FN-CB-410a.2]                                                      untuk menciptakan ekosistem bisnis yang menghormati, melindungi, dan mempromosikan hak asasi
Untuk memperkuat komitmen dalam isu hak asasi manusia, BRI mematuhi sepuluh prinsip United                          manusia, terutama bagi pihak-pihak yang teridentifikasi risiko HAM.
Nations Guiding Principles on Business and Human Rights (UNGPs on BHR), yang juga dikenal sebagai
10 prinsip UNGC. Komitmen ini mencakup perlindungan HAM di ranah aktivitas operasional dan bisnis,                        Pemegang Hak             Kelompok Rentan                            Risiko terkait HAM
termasuk ranah tenaga kerja, mitra bisnis, ataupun rantai pasikan perusahaan. Berikut adalah enam                               Pekerja        l Pekerja perempuan          l Pelecehan                l Remunerasi
dari sepuluh prinsip UNGC terkait hak asasi manusia (1 dan 2) dan ketenagakerjaan (3,4,5 dan 6).                                               l Pekerja tidak tetap        l Kesehatan dan            l Pengembangan Sumber
Informasi terkait komitmen BRI pada United Nations Guiding Principles on Business and Human Rights                                             l Tenaga kerja penyandang      Keselamatan                Daya Manusia
                                                                                                                                                 disabilitas                l Kebebasan Berserikat     l Keseimbangan
dapat ditemukan di halaman 167.                                                                                                                l Tenaga kerja migran        l Keragaman, Kesetaraan      Kehidupan Kerja
Penerapan kebijakan hak asasi manusia dalam seluruh kegiatan operasional BRI diatur melalui                                                                                   dan Inklusi              l Diskriminasi
Kebijakan Prinsip Hak Asasi Manusia dalam Pekerjaan, Kebijakan Berperilaku Saling Menghormati                                   Pemasok/       l Tenaga kerja pemasok       l Pelecehan                l Diskriminasi
di Tempat Kerja (RWP), serta Kebijakan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Kebijakan-kebijakan                                pihak ketiga   l Pekerja perempuan          l Kesehatan dan            l Pekerja Anak
                                                                                                                                               l Pekerja anak                 Keselamatan              l Perundingan
ini mencakup berbagai aspek yang relevan, baik untuk pekerja BR maupun untuk pemasok dan mitra                                                                              l Privasi Karyawan           Pengumpulan
perusahaan. Setiap kebijakan tersebut dirancang untuk memastikan bahwa prinsip-prinsip hak asasi                                                                            l Kerja Paksa              l Komunitas Lokal
manusia dihormati dan diterapkan secara konsisten, tidak hanya di dalam organisasi, tetapi juga                                                                             l Kebijakan                l Kebebasan Berserikat
                                                                                                                                                                            l Keragaman, Kesetaraan
sepanjang rantai pasokan dan dalam hubungan kemitraan bisnis.
                                                                                                                                                                              dan Inklusi

Pelatihan dan Edukasi Hak Asasi Manusia
                                                                                                                    Penilaian HAM memiliki peran penting untuk mencegah dan memitigasi kemungkinan bahaya
Dalam rangka mengkomunikasikan dampak kepada pemangku kepentingan, sejumlah upaya yang
                                                                                                                    yang menyertai individu di setiap aktivitas operasional. Oleh karena itu, sejak tahun 2023 BRI telah
dilakukan BRI di antaranya:
                                                                                                                    mengintegrasikan penilaian HAM pada proses operasional dan aktivitas bisnis internal dan eksternal
 1   Menyelenggarakan pelatihan dan komunikasi secara berkala bagi pekerja untuk meningkatkan
                                                                                                                    organisasi. Penilaian HAM dilakukan secara berkala berdasarkan prioritas dan kebutuhan perusahaan
     pengetahuan, pemahaman, dan kesadaran terhadap prinsip-prinsip hak asasi manusia.
                                                                                                                    untuk mengidentifikasi risiko terkait praktik HAM. Dalam penilaian HAM, BRI secara sistematis
 2   Mengomunikasikan implementasi penghormatan terhadap hak asasi manusia dan dampaknya
                                                                                                                    memetakan frekuensi (kemungkinan) dan dampak (keparahan) dari setiap risiko yang teridentifikasi,
     terhadap pemangku kepentingan melalui berbagai media/sarana komunikasi. Sosialisasi ini
                                                                                                                    yang memungkinkan evaluasi komprehensif terhadap risiko bawaan beserta risiko yang masih ada.
     dilaksanakan sesuai standar dan ketentuan komunikasi korporat yang berlaku di BRI.
 3   Melaporkan praktik penghormatan hak asasi manusia kepada pemangku kepentingan eksternal                        Proses uji tuntas HAM di lingkup internal organisasi dan eksternal mengacu pada Surat Direksi No.
     melalui laporan keberlanjutan.                                                                                 B.1470-DIR/ ESG/07/2023 tanggal 13 Juli 2023 tentang Kebijakan Hak Asasi Manusia PT. Bank Rakyat
Page 134
                                                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                      134



      PENGANTAR                             TOPIK MATERIAL                  TOPIK UMUM                       LAMPIRAN

 Inisiatif Hijau   Manajemen Human            Mendorong Penghormatan pada     Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:          Manajemen               Integritas di Tempat Kerja: Komitmen BRI     Asosiasi dan
 BRI               Capital: Insan BRILiaN     Hak Asasi Manusia               Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI        Risiko                  untuk Praktik Bisnis yang Beretika           Framework



Mendorong Penghormatan Hak Asasi Manusia
Indonesia (Persero) Tbk dan dijalankan melalui kerangka kerja terstruktur yang meliputi: 1) komitmen                keselamatan, serta keberagaman vendor/penyuplai. Selain itu, Penilaian terhadap risiko penugasan
HAM; 2) identifikasi dampak dan risiko; 3) penilaian dampak dan risiko; 4) mitigasi dan remediasi; serta            dan evaluasi pengendalian pemasok dilakukan untuk memverifikasi kepatuhan terhadap kebijakan dan
5) komunikasi dampak.                                                                                               standar HAM BRI.
Untuk memperkuat komitmennya, BRI telah melakukan proses uji tuntas HAM melalui metode self-                        Mitigasi dan Remediasi Hak Asasi Manusia
assessment yang ditetapkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia                          BRI telah menerapkan langkah-langkah proaktif untuk memitigasi pelanggaran HAM dalam kegiatan
yang dilakukan melalui aplikasi PRISMA. Berdasarkan proses uji tuntas tersebut, BRI mendapatkan                     operasional dan bisnis di seluruh unit kerja BRI. Langkah-langkah ini dirancang untuk menjaga prinsip-
kategorisasi Hijau, yang menandakan kepatuhannya terhadap Standar Indikator Penilaian Risiko Bisnis                 prinsip hak asasi manusia dalam kegiatan operasional dan bisnisnya.
dan Hak Asasi Manusia dan menegaskan komitmennya yang kuat terhadap pemenuhan hak asasi
                                                                                                                    Sejalan dengan Prinsip-Prinsip Panduan PBB mengenai United Nations Guiding Principles on Business
manusia.
                                                                                                                    and Human Rights (UNGPs), BRI telah menetapkan standar dan prosedur yang jelas untuk menangani
Penilaian Hak Asasi Manusia
                                                                                                                    isu-isu hak asasi manusia dan memfasilitasi proses pemulihan dari dampak buruk yang timbul. Upaya
Pada tahun 2024, BRI telah melaksanakan self-assessment HAM untuk pekerja dan pemasok. Melalui
penilaian tersebut, BRI mengidentifikasi sejumlah risiko-risiko utama terkait hak asasi manusia dan                 remediasi tersebut mencakup: [2-26]
menetapkan prosedur mitigasi dan remediasi yang terstruktur untuk mengatasinya secara efektif.                      l permohonan maaf;
Berikut hasil self assessment HAM untuk pekerja dan pemasok: [GRI 3-3]                                              l restitusi;
                                                                                                                    l rehabilitasi;
                     Internal Organisasi                           Eksternal Organisasi
                                                                                                                    l jaminan tidak terulang kembali;
                    Pekerja yang Dinilai     Persentase
                                                                 Pemasok/Mitra Kerja      Persentase                l kompensasi finansial/non-finansial untuk mencegah pelanggaran di masa depan; serta
                                             67,05%                                    42,13%
                    52.127                                             99
                                                                                                                    lupaya hukum.
                                                                                                                    Untuk lebih memperkuat komitmennya BRI mengembangkan sistem pelaporan pelanggaran
                                                                                                                    (whistleblowing system/WBS) sebagai wadah untuk pengaduan mengenai risiko, indikasi, atau insiden
Pemantauan Pengelolaan Hak Asasi Manusia                                                                            HAM. Sistem ini menjamin kerahasiaan identitas pelapor dan semua pihak. Laporan terkait pelanggaran
                                                                                                                    hak asasi manusia dapat diajukan oleh karyawan BRI, pelanggan, mitra kerja, atau pemangku
Pemetaan risiko HAM melalui proses uji tuntas HAM dilakukan secara sistematis dan berkala.
                                                                                                                    kepentingan eksternal lainnya dapat melakukan pelaporan terkait HAM melalui sarana berikut.
Proses ini dilakukan dengan pemantauan secara berkala untuk menilai efektivitas pelaksanaannya.
Melalui pemetaan risiko tersebut, BRI mengidentifikasi sejumlah aspek-aspek utama yang perlu
dipertimbangkan dalam pemenuhan HAM di ranah internal dan external. [GRI 3-3]                                           Whistleblowing System
Secara internal, BRI berkomitmen untuk mencegah perdagangan manusia, pekerja paksa, ataupun
                                                                                                                                                                               Email: whistleblower@corp.bri.co.id
pekerja anak di seluruh lingkungan operasional perusahaan. BRI memprioritaskan terciptanya                                      SMS/Whatsapp: 0811 8200 600
lingkungan kerja yang aman, inklusif, dan mendukung bagi semua karyawan dengan melindungi
                                                                                                                                                                                            Surat: PO BOX 1895 JKP 10900
hak-hak dasar pekerja, menyediakan peluang untuk pengembangan kompetensi profesional, serta                                     Website: https://whistleblowing-system.bri.co.id
mempromosikan nilai keberagaman, kesetaraan, dan inklusi. Selain itu, BRI telah menetapkan peraturan
yang jelas untuk mencegah diskriminasi dan pelecehan sambil memastikan hak karyawan untuk
kebebasan berserikat, termasuk berpartisipasi dalam serikat pekerja. Privasi karyawan juga dilindungi               Setiap laporan dengan bukti relevan akan mendapatkan tindak lanjut secara menyeluruh. Jika terbukti
dengan ketat sebagai bagian dari komitmen BRI terhadap penerapan lingkungan kerja yang etis.                        secara sah, terlapor akan diberikan sanksi sesuai dengan kebijakan BRI. Dalam rentang tahun 2021
Selain operasi internalnya, BRI menjunjung praktik bisnis yang bertanggung jawab dengan melakukan                   hingga 2024 tidak ada kasus diskriminasi yang dilaporkan dalam organisasi BRI sehingga tidak ada
seleksi terhadap pemasok, mitra kerja, dan nasabah peminjam yang menunjukkan komitmen terhadap                      tindakan perbaikan yang dilakukan. Selain itu, tidak ditemukan laporan atau insiden pelanggaran HAM
operasi yang etis dan berkelanjutan. Untuk memperkuat hal ini, BRI telah merumuskan Kebijakan                       termasuk perdagangan manusia, pekerja anak, pekerja paksa, serta pelanggaran terhadap kebebasan
Rantai Pasokan dan persyaratan yang diterapkan untuk mitra kerja, yang mencakup praktik bisnis                      berserikat atau perundingan bersama, baik di lingkungan operasional maupun penyuplai BRI. [F.19] [GRI
                                                                                                                    406-1] [GRI 408-1] [GRI 409-1]
yang beretika, pemenuhan HAM dan hak buruh, pertimbangan lingkungan, privasi data, kesehatan dan
Page 135
                                                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      135



      PENGANTAR                             TOPIK MATERIAL                  TOPIK UMUM                       LAMPIRAN

 Inisiatif Hijau   Manajemen Human            Mendorong Penghormatan pada     Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:        Manajemen      Integritas di Tempat Kerja: Komitmen BRI   Asosiasi dan
 BRI               Capital: Insan BRILiaN     Hak Asasi Manusia               Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI      Risiko         untuk Praktik Bisnis yang Beretika         Framework



Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL): Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI
Kegiatan tanggung jawab sosial dan lingkungan BRI merupakan aktivitas strategis perusahaan, selain                  Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Melalui BRI Peduli
mendukung kelompok-kelompok rentan, program-program ini memainkan peran penting dalam
                                                                                                                    BRI Peduli TJSL merupakan instrumen penyelenggaraan program tanggung jawab sosial dan lingkungan
memperkuat ketahanan keuangan dan ekonomi masyarakat, berkontribusi terhadap keberlanjutan
                                                                                                                    dengan tujuan mencegah, mengurangi dan memitigasi dampak operasional perusahaan sekaligus
bisnis jangka panjang dan meningkatkan stabilitas industri keuangan. Selain itu, inisiatif TJSL BRI
                                                                                                                    memperkuat dampak positif di bidang ekonomi, sosial, dan lingkungan, dalam rangka pencapaian
juga mendorong keterlibatan pemangku kepentingan, meningkatkan kesadaran masyarakat, dan
                                                                                                                    Sustainable Development Goals (SDGs). Selain itu, penyelenggaraan TJSL turut mendukung komitmen
memperluas akses terhadap layanan perbankan. Upaya-upaya ini tidak hanya mendorong dampak
                                                                                                                    masyarakat global yang tercantum dalam 17 Sustainable Development Goals (SDGs). [F.23] [F.25]
sosial yang positif, tetapi juga memperkuat posisi BRI sebagai mitra keuangan yang terpercaya, selaras
                                                                                                                    Dalam pendekatannya, BRI Peduli TJSL mengadopsi konsep keberlanjutan dan prinsip membangun
dengan tujuan bisnis perusahaan.
                                                                                                                    nilai bersama (creating shared value) secara berkelanjutan bagi masyarakat dan perusahaan. BRI
                                                                                                                    mengembangkan program pemberdayaan, peningkatan kapasitas, dan pembangunan infrastruktur
                                                                                                                    strategis untuk mendorong kemandirian ekonomi sekaligus meningkatkan awareness masyarakat
                                                                                                                    mengenai peran BRI dalam keuangan berkelanjutan.
                                                                                                                    Sesuai dengan Peraturan Menteri BUMN, penyaluran program TJSL juga difokuskan pada bidang
                                                                                                                    Pendidikan, Lingkungan, dan Pengembangan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK). Pengelolaan BRI
                                                                                                                    Peduli TJSL dilakukan secara sistematis dan terpadu untuk memastikan keberhasilan program dapat
                                                                                                                    dicapai dengan baik mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan pelaporan.

                                                                                                                    Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
                                                                                                                    Berikut strategi BRI dalam menyelenggarakan program BRI Peduli TJSL. [GRI 3-3]


                                                                                                                                   Menjadi yang terdepan dalam praktik tanggung jawab sosial perusahaan untuk
                                                                                                                         Visi
                                                                                                                                   memberikan nilai & manfaat yang berkelanjutan bagi pemangku kepentingan

                                                                                                                                    l Melaksanakan tanggung jawab sosial perusahaan untuk mendukung bisnis BRI
                                                                                                                                      dengan tata kelola (governance) dan pengelolaan (management) yang baik,
                                                                                                                         Misi         terencana, strategis, berdampak luas, dan berkelanjutan.
                                                                                                                                    l Menciptakan perpaduan (blended value) bagi BRI dan pemangku kepentingan
                                                                                                                                    l Meningkatkan reputasi BRI di mata pemangku kepentingan.

                                                                                                                                   Implementasi BRI Peduli TJSL mengacu pada 3 (tiga) pilar utama, yakni pilar Sosial, pilar
                                                                                                                        Pilar
                                                                                                                                   Ekonomi, dan pilar Lingkungan, serta dipandu oleh pilar Hukum
Page 136
                                                                                                                                Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      136



      PENGANTAR                                 TOPIK MATERIAL                   TOPIK UMUM                          LAMPIRAN

Inisiatif Hijau       Manajemen Human             Mendorong Penghormatan pada         Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:        Manajemen      Integritas di Tempat Kerja: Komitmen BRI   Asosiasi dan
BRI                   Capital: Insan BRILiaN      Hak Asasi Manusia                   Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI      Risiko         untuk Praktik Bisnis yang Beretika         Framework



Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL): Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI


                                                                                                                                   Perencanaan Program
                                                                                                                                   Perencanaan Program BRI Peduli TJSL mengacu pada Peraturan Menteri Badan Usaha Milik
                                                                                                                                   Negara Republik Indonesia Nomor: PER-01/MBU/03/2023 tanggal 03 Maret 2023 tentang
             Sosial                            Ekonomi                   Lingkungan                      Hukum                     Penugasan Khusus dan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Milik
                                                                                                                                   Negara yang diadopsi ke dalam aturan internal perusahaan melalui Surat Edaran Nomor: SE. 24-
Pilar Sosial untuk                 Pilar Ekonomi untuk           Pilar Lingkungan untuk        Pilar Hukum dan Tata
                                                                                                                                   DIR/CSC/06/2023 tanggal 22 Juni 2023 perihal Pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial
tercapainya pemenuhan              tercapainya pertumbuhan       pengelolaan sumberdaya        Kelola, untuk terwujudnya
hak dasar manusia yang             ekonomi berkualitas           alam dan lingkungan yang      kepastian hukum dan                 dan Lingkungan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
berkualitas secara adil dan        melalui keberlanjutan         berkelanjutan sebagai         tata kelola yang efektif,           Dalam melakukan perencanaan BRI Peduli TJSL, BRI memperhatikan asas efisiensi dan efektifitas
setara untuk meningkatkan          peluang kerja dan usaha,      penyangga seluruh             transparan, akuntabel               untuk disalurkan secara tepat guna dan tepat sasaran. Penyusunan rencana Program BRI Peduli
kesejahteraan bagi seluruh         inovasi, industri inklusif,   kehidupan.                    dan partisipatif untuk
masyarakat.                        infrastruktur memadai,                                      menciptakan stabilitas              TJSL dilakukan dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut: [GRI 3-3, 413-1, 413-2]
                                   energi bersih yang                                          keamanan dan mencapai
                                   terjangkau dan didukung                                     negara berdasarkan hukum.            1   Dampak dan risiko dari aktivitas perusahaan
                                   kemitraan.                                                                                       2   Kebutuhan dan potensi yang timbul
Inisiatif:                        Inisiatif:                     Inisiatif:                                                         3   Keunggulan dan kearifan lokal
                                                                                                                                    4   Orientasi keberlangsungan dan dampak yang ingin diharapkan
• Bantuan sarana dan              • Peningkatan kapasitas        • Pelestarian alam dan
  prasarana                         dan keterampilan pelaku        konservasi lingkungan
                                                                                                                                    5   Fokus dan arah pembangunan berkelanjutan
• Pendidikan dan                    UMKM                         • Pengelolaan
  Kesehatan masyarakat            • Bantuan peralatan              sampah terpadu dan
                                                                                                                                   BRI juga memperhatikan keterlibatan pekerja dalam setiap kegiatan dan program TJSL. Hal
• Beasiswa bagi pelajar             penunjang untuk                bertanggung jawab                                               tersebut sebagai bukti bahwa BRI ingin setiap pekerja dapat memberikan kontribusi terhadap
  berprestasi, Mahasiswa            kelompok usaha               • Peningkatan kesadaran                                           pemberdayaan masyarakat di sekitar unit kerja BRI. Sebagai upaya untuk menjamin pelaksanaan
  dan Jurnalis                    • Bantuan Sertifikasi Halal      masyarakat akan
                                                                                                                                   dan pencapaian keberhasilan Program BRI Peduli, BRI telah menyusun peta jalan yang dirancang
• Peningkatan gizi                  UMKM                           kebersihan lingkungan
  masyarakat dan                  • Bantuan Pengembangan         • Penataan lingkungan                                             sebagai panduan agar program yang dilaksanakan tepat guna dan tepat sasaran. Di dalam
  pencegahan stunting               Kawasan Wisata Lokal           ekosistem dan urban                                             roadmap, terdapat isu-isu sosial dan lingkungan, dengan memprioritaskan bidang pendidikan,
• Bantuan tanggap                                                  farming
                                                                                                                                   lingkungan dan pengembangan UMKM yang dijadikan sebagai dasar dalam penyusunan
  darurat bencana                                                • Pengelolaan air bersih
• Pemberdayaan                                                     & sanitasi berkelanjutan                                        Program BRI Peduli.
  kelompok Perempuan                                               untuk masyarakat
• Bantuan Sarana                                                 • Bantuan Rumah Tidak
  Penunjang Disabilitas                                            Layak Huni (RTLH)


Penerima manfaat:                 Penerima manfaat:              Penerima manfaat:

Masyarakat umum,                  Pelaku UMKM                    Masyarakat umum
kelompok rentan, pelajar,
guru, kelompok perempuan
dan penyandang disabilitas
Page 137
                                                                                                                                          Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      137



      PENGANTAR                                 TOPIK MATERIAL                             TOPIK UMUM                           LAMPIRAN

 Inisiatif Hijau     Manajemen Human                Mendorong Penghormatan pada                 Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:        Manajemen      Integritas di Tempat Kerja: Komitmen BRI   Asosiasi dan
 BRI                 Capital: Insan BRILiaN         Hak Asasi Manusia                           Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI      Risiko         untuk Praktik Bisnis yang Beretika         Framework



Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL): Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI
Monitoring dan Evaluasi
Komunikasi dengan masyarakat mengenai program-program TJSL dimulai dari proses perencanaan,                                               Dalam pelaksanaan Program BRI Peduli, BRI mendapatkan pengakuan dari berbagai pihak melalui
sosialisasi dan pelibatan tokoh masyarakat, pelaksanaan dan pelayanan program, monitoring dan                                             penghargaan atas pelaksanaan Program TJSL pada tahun 2024 sebagai berikut: [F.10]
evaluasi program untuk ketercapaian dampak dan keberlanjutan program. Secara berkala, BRI
melakukan pemantauan dan evaluasi guna menjaga efektivitas dan meningkatkan pelaksanaan
                                                                                                                                                                 Penyelenggara
program TJSL di masa mendatang. Kegiatan pemantauan dan evaluasi dilakukan untuk mengukur                                                      Kategori                                            Program                 Bulan Perolehan
                                                                                                                                                                    Award
dampak program melalui pendekatan Social Return on Investment (SROI) serta kepuasan penerima
manfaat melalui pengukuran Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM). [GRI 2-25, 3-3, 413-1, 413-2] [F.23]                                         Mengembangkan          IGA (Indonesia      BRINita (BRI Bertani di Kota)        Januari 2024
                                                                                                                                          keanekaragaman          Green Award)
                                                                                          IKM                                             hayati
                                            Nilai
         Nama Program                                       Indeks                                   Indeks
                                            SROI                                  Kategori                           Kategori             Mengembangkan          IGA (Indonesia      Waste Management - YOK KITA          Januari 2024
                                                          Kepentingan                                Kinerja
                                                                                                                                          pengelolaan             Green Award)       GAS
 Pengembangan wisata                        11,32              98,00               Sangat             94,77           Sangat              sampah terpadu
 kuliner Pasar Tomohon                                                             Penting                             Puas
                                                                                                                                          CSR Unggulan             BISRA 2024        BRINita (BRI Bertani di Kota), YOK   Februari 2024
 Pemberdayaan Kelompok                      11,26              89,86               Sangat             88,08           Sangat                                                         KITA GAS dan Grow & Green
 Perempuan Belvie                                                                  Penting                             Puas

 Bantuan Homestay di                        9,86               89,12               Sangat             88,23           Sangat              TOP CSR 2024           TOP CSR 2024        BRI Peduli                           Februari 2024
 Mandalika                                                                         Penting                             Puas
                                                                                                                                          Nusantara Award           La tofi -        Yok Kita Gas, Brinita, Grow n        Juni 2024
 Bantuan peralatan usaha                    8,07               94,12               Sangat             89,99           Sangat              CSR                    Nusantara CSR       Green, Ini Sekolahku dan AURA
 di Kampung Ujung Labuan                                                           Penting                             Puas                                         Award
 Bajo
                                                                                                                                          TJSL & CSR Award        BUMN Track         Program Yok Kita GAS                 Juli 2024
 Pelatihan Sertifikasi Halal di              7,60              89,70               Sangat             88,81           Sangat
 Banten                                                                            Penting                             Puas
                                                                                                                                          Lestari Award              Kompas          Yok Kita Gas dan Brinita             Juli 2024
 Program Ini Sekolahku di                   7,02               90,00               Sangat             88,91           Sangat
 Maluku Tengah                                                                     Penting                             Puas               CSV Award             Tras n CO - Latofi Yok Kita Gas                           September 2024
 Program BRI Menanam                        5,85               85,00               Penting            85,37            Puas
 Grow & Green Muara                                                                                                                       Best CSR Award         Warta Ekonomi       BRI Peduli                           September 2024
 Gembong
                                                                                                                                          CSR Untuk Negeri        Merdeka.com        BRI Peduli                           September 2024
 Bantuan Mesin Jahit                         4,31              91,56               Sangat             89,62           Sangat
 Kelompok Wanita Maumere                                                           Penting                             Puas
                                                                                                                                          Investor Trust        Majalah Investor Yayasan Bening Saguling                  Oktober 2024
  Sepanjang tahun 2024, tidak terdapat keluhan dan pengaduan masyarakat secara formal terkait dampak kegiatan BRI. [F.24]
Page 138
                                                                                                                         Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      138



     PENGANTAR                             TOPIK MATERIAL                  TOPIK UMUM                         LAMPIRAN

Inisiatif Hijau   Manajemen Human            Mendorong Penghormatan pada       Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:        Manajemen      Integritas di Tempat Kerja: Komitmen BRI   Asosiasi dan
BRI               Capital: Insan BRILiaN     Hak Asasi Manusia                 Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI      Risiko         untuk Praktik Bisnis yang Beretika         Framework



Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL): Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI


             Pilar Sosial
             Pemenuhan Hak Dasar Manusia yang Berkualitas Secara Adil dan Setara



1   Program BRI Peduli “Ini Sekolahku”                                     2   Program AURA (Aspire to Uplift, Revive, and Achieve)                     3   “Cegah Stunting Itu Penting” dalam Rangka Hari Gizi
                                                                                                                                                            Nasional 2024

Pada tahun 2024, BRI Kembali melaksanakan program BRI Peduli               BRI yakin bahwa perempuan memiliki potensi untuk memberikan                   Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kurang
TJSL "Ini Sekolahku". Program ini merupakan komitmen BRI untuk             kontribusi lebih banyak dalam kehidupan bermasyarakat.                        gizi dalam jangka waktu lama, paparan infeksi berulang, dan kurang
creating shared value di dunia pendidikan. Saat ini, masih banyak          Melalui program AURA, BRI berupaya membantu perempuan                         stimulasi. Stunting dipengaruhi oleh status kesehatan remaja, ibu
gedung sekolah terutama di remote area yang kondisinya kurang              meningkatkan peran melalui Pemberdayaan Kelompok Perempuan                    hamil, pola makan balita, serta ekonomi, budaya, maupun faktor
layak untuk dijadikan tempat belajar mengajar yang kondusif.               berbasis pengembangan usaha. Dilaksanakan di 17 Regional Office               lingkungan seperti sanitasi dan akses terhadap layanan kesehatan.
Padahal, kondisi sekolah yang baik merupakan salah satu faktor             BRI, BRI membantu 17 Kelompok Usaha Perempuan dengan kriteria                 Stunting merupakan salah satu target Sustainable Development
pendukung peningkatan kualitas kegiatan belajar mengajar.                  yang telah ditetapkan. Jenis usaha yang dijalankan oleh kelompok              Goals (SDGs) yang termasuk pada Sustainable Development Goals
Melalui program Ini Sekolahku, BRI memberikan bantuan                      perempuan dalam program ini terdiri dari beragai jenis mulai dari             (SDGs) ke-2 yaitu menghilangkan kelaparan dan segala bentuk
pembangunan/perbaikan gedung sekolah serta bantuan sarana                  industri makanan dan minuman, pertanian perkebunan, pertanian –               malnutrisi pada tahun 2030 serta mencapai ketahanan pangan.
& prasarana pendidikan di 8 (delapan) titik sekolah dengan kondisi         holtikultura, industri tekstil dan pakaian jadi serta jenis usaha lainnya.    Bertepatan dengan Hari Gizi Nasional, BRI melaksanakan Program
kurang layak. Harapannya, bantuan ini dapat meningkatkan                   Bantuan yang diberikan melalui program AURA berupa pelatihan                  “Cegah Stunting Itu Penting” dengan memberikan bantuan
kenyamanan belajar mengajar di sekolah tersebut sehingga                   maupun peralatan usaha yang dapat mendukung kegiatan                          berupa paket makanan bergizi bagi balita dan alat Kesehatan di
menghasilkan peserta didik berkualitas.                                    Kelompok Usaha Perempuan tersebut. Harapannya, program ini                    24 puskesmas/posyandu di wilayah Denpasar, Manado, Jakarta,
                                                                           dapat membantu perempuan dalam meningkatkan peran dalam                       Makassar dan Jayapura. Program ini merupakan salah satu wujud
                                                                           kehidupan bermasyarakat.                                                      kontribusi BRI untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Page 139
                                                                                                                         Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      139



     PENGANTAR                             TOPIK MATERIAL                  TOPIK UMUM                         LAMPIRAN

Inisiatif Hijau   Manajemen Human            Mendorong Penghormatan pada       Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:        Manajemen      Integritas di Tempat Kerja: Komitmen BRI   Asosiasi dan
BRI               Capital: Insan BRILiaN     Hak Asasi Manusia                 Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI      Risiko         untuk Praktik Bisnis yang Beretika         Framework



Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL): Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI


             Pilar Ekonomi
             Penciptaan Peluang Kerja, Usaha, dan Industri yang Inklusif



1   Pengembangan Wisata Kuliner Pasar Tomohon                              2   Bantuan Alat Usaha untuk Kelompok Tani Kopi di Jepara                    3   Bantuan Pembangunan Homestay di Mandalika

Pasar Tomohon merupakan salah satu pasar tradisional yang berada           Kopi merupakan salah satu komoditas unggulan yang dimiliki oleh               BRI juga berkomitmen untuk mendukung pengembangan
di Kota Tomohon. Sama halnya dengan pasar tradisional umumnya,             Indonesia. Indonesia memiliki berbagai jenis kopi dari berbagai               pariwisata lokal, khususnya di Mandalika, salah satu destinasi
Pasar Tomohon menyediakan kebutuhan sehari-hari masyarakat.                daerah, sehingga menjadi komoditas unggulan ekspor negeri.                    prioritas Indonesia. Mandalika menjadi salah satu destinasi wisata
Namun, ada satu hal unik yang membuat pasar ini dikenal secara             Tidak hanya dikelola oleh industri berskala besar, banyak UMKM                yang semakin berkembang. Seiring berjalannya waktu, terdapat
luas, yakni lapak yang menjual daging yang tidak umum untuk                mengolah kopi hingga bisa dinikmati oleh masyarakat. Sayangnya,               banyak pembangunan sarana prasarana pendukung pariwisata di
dikonsumsi. Ini menjadi daya tarik tersendiri untuk wisatawan baik         tidak semua UMKM memiliki sarana prasarana yang memadai                       daerah tersebut.
lokal maupun mancanegara.                                                  untuk mengembangkan usahanya. Di sinilah BRI mengambil peran                  Melalui program BRI Peduli TJSL, BRI turut berpartisipasi dalam
Sebagai bentuk dukungan, BRI memberikan bantuan berupa                     dan memberikan bantuan melalui program BRI Peduli TJSL kepada                 pengembangan wisata di Mandalika dengan memberikan bantuan
pembangunan lapak kuliner di area pasar, sehingga lebih nyaman             salah satu Kelompok Tani Kopi di Jepara, yakni Kelompok Tani Kopi             berupa pembangunan homestay untuk wisatawan. Bantuan ini
dan bersih. Lapak kuliner ini bersebelahan dengan Terminal Beriman         Tempur Roban Djoyo Jepara. Bantuan yang diberikan BRI berupa                  diberikan kepada pemerintah Desa Kuta Mandalika sekaligus
Tomohon, sehingga akses wisata kuliner lebih terjangkau. Bantuan           mesin roasting kopi, yang dapat digunakan untuk meningkatkan                  pengelola dari homestay tersebut. Dengan meningkatkan pilihan
ini diharapkan dapat mendukung perputaran ekonomi sehingga                 kapasitas produksi dan memenuhi kebutuhan pasar.                              akomodasi dan memperbaiki infrastruktur pariwisata, inisiatif
pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan area Pasar Tomohon.                                                                                             ini mendukung pemberdayaan ekonomi, mendorong pariwisata
                                                                                                                                                         berkelanjutan, dan membantu meningkatkan mata pencaharian
                                                                                                                                                         masyarakat setempat.
Page 140
                                                                                                                         Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      140



     PENGANTAR                             TOPIK MATERIAL                  TOPIK UMUM                         LAMPIRAN

Inisiatif Hijau   Manajemen Human            Mendorong Penghormatan pada       Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:        Manajemen      Integritas di Tempat Kerja: Komitmen BRI   Asosiasi dan
BRI               Capital: Insan BRILiaN     Hak Asasi Manusia                 Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI      Risiko         untuk Praktik Bisnis yang Beretika         Framework



Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL): Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI


             Pilar Lingkungan
             Pengelolaan Penataan dan Pelestarian Ekosistem Lingkungan yang Berkelanjutan



1  Program BRI Menanam Grow & Green Penanaman                              2   BRI Peduli Yok Kita GAS (Gerakan Kelola Sampah) Waste                             3   Program BRI Peduli Penanaman Pohon Produktif
   Mangrove                                                                    Management Journey
Program BRI Menanam Grow & Green merupakan program                         Sampah masih menjadi salah satu permasalahan yang masih belum                          Pada tahun 2024, BRI melaksanakan program untuk
kolaborasi jangka panjang yang melibatkan peran dari kelompok              mendapatkan solusi di Masyarakat. Melalui Program Yok Kita GAS, BRI turut              mendorong perekonomian masyarakat melalui penanaman
pegiat lingkungan, yayasan dan masyarakat.                                 memberikan kontribusi untuk mengatasi permasalahan melalui integrasi                   pohon produktif. Pohon yang ditanam ada berbagai jenis
Program ini merupakan upaya BRI untuk berkontribusi mengurangi             pengelolaan sampah dengan menerapkan prinsip sistematis, menyeluruh,                   diantaranya durian, aren, kopi, mangga, pala dan jenis
dampak pemanasan global serta perubahan iklim melalui kegiatan             berkesinambungan, serta mengutamakan pemberdayaan masyarakat dan                       pohon lainnya. Sampai dengan akhir tahun 2024, terhitung
penanaman pohon.                                                           literasi keuangan yang dalam pelaksanaannya juga terintegrasi dengan                   sebanyak 45.300 pohon yang sudah ditanam. Program ini
BRI berperan dalam penyediaan bibit, sementara yayasan dan                 proses bisnis BRI dengan memberikan nilai tambah bagi perusahaan dan                   merupakan Kerjasama antara BRI, yayasan dan masyarakat
kelompok tani bertanggung jawab atas persiapan lahan, penanaman            masyarakat.                                                                            sekitar lokasi penanaman pohon. Program ini tidak hanya
benih, serta pemantauan dan pendataan pertumbuhan pohon.                   Program ini dilaksanakan di 41 lokasi Bank Sampah dan 5 pasar di berbagai              mendorong penghijauan, tetapi juga memberikan manfaat
Selama tahun 2024, BRI telah menanam sebanyak 10.000 pohon                 daerah. Dalam program ini, penerima bantuan dibekali dengan pengetahuan                ekonomi jangka panjang bagi masyarakat setempat. Dengan
mangrove di Muara Gembong Bekasi dan 5.000 pohon cemara                    dan keterampilan dalam pemilahan sampah, pelatihan tata kelola dan                     perawatan dan pemanenan yang tepat, pohon tersebut
laut di Desa Kradenan dan Gesikharjo, Tuban. Pengelolaan pohon             penguatan kelembagaan, pelatihan literasi keuangan, dan pelatihan                      akan menjadi sumber pendapatan yang berkelanjutan,
bekerjasama dengan yayasan yang bergerak di bidang pengelolaan             manajemen bisnis bank sampah. Selain itu, BRI juga memberikan bantuan                  memperkuat mata pencaharian masyarakat sekaligus
lingkungan yang melakukan monitoring pertumbuhan pohon secara              diantaranya mesin pencacah sampah organik dan bak maggot komunal.                      berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan.
berkala.                                                                   Melalui program ini, BRI berupaya untuk berkontribusi dalam menjaga
Penanaman pohon ini diharapkan mampu memberikan kontribusi                 kelestarian lingkungan dan mendukung target pemerintah untuk mencapai
dalam perbaikan lingkungan, sekaligus menjadi salah satu alternatif        Indonesia Net Zero Emission 2050.
wisata edukasi lokal yang menggerakkan ekonomi masyarakat
sekitar.
Page 141
                                                                                                                             Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                                                                   141



      PENGANTAR                             TOPIK MATERIAL                  TOPIK UMUM                        LAMPIRAN

 Inisiatif Hijau   Manajemen Human            Mendorong Penghormatan pada     Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:                       Manajemen               Integritas di Tempat Kerja: Komitmen BRI                               Asosiasi dan
 BRI               Capital: Insan BRILiaN     Hak Asasi Manusia               Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI                     Risiko                  untuk Praktik Bisnis yang Beretika                                     Framework



Manajemen Risiko
Manajemen risiko dalam tata kelola bank komersial sangat penting untuk memastikan stabilitas dan                                                                                  Dewan Komisaris dan Direksi Entitas Utama
keberlanjutan operasional di tengah ketidakpastian pasar dan perubahan lingkungan yang semakin
kompleks dan dinamis. Manajemen risiko yang efektif membantu bank mengidentifikasi, mengukur,                                                Pengawasan Aktif Direksi
                                                                                                                                                                                     Kecukupan Kebijakan,
                                                                                                                                                                                        Prosedur MR &
                                                                                                                                                                                                                                  Kecukupan Proses &
                                                                                                                                              dan Dewan Komisaris                                                                                                                Sistem Pengendalian
                                                                                                                                                                                                                                  Sistem Informasi MR
dan mengelola risiko yang mungkin timbul dari berbagai aktivitas bisnis, seperti risiko kredit, likuiditas,                                      Entitas Utama
                                                                                                                                                                                       Penetapan Limit
                                                                                                                                                                                                                                      Terintegrasi
                                                                                                                                                                                                                                                                                  Intern Terintegrasi
                                                                                                                                                                                         Terintegrasi
dan operasional.
Bagi BRI, manajemen risiko tidak hanya berfungsi untuk melindungi aset bank, tetapi juga untuk
meningkatkan kinerja operasional dan daya saing di pasar untuk memastikan keberlanjutan dan                                                                                                                                                         Integrated Risk Taking Unit &
                                                                                                                                             Komite Dewan
pertumbuhan jangka panjang di industri keuangan. Selain itu, BRI melakukan pengungkapan yang                                                   Komisaris
                                                                                                                                            (Fungsi Pengawasan)
                                                                                                                                                                           Integrated Risk Management Committee                                          Policy Making Unit
                                                                                                                                                                                                                                            (Identifikasi, Pengukuran, Pemantauan, Pengendalian)

transparan mengenai manajemen risiko untuk meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan
                                                                                                                                                                                                                                                             Sistem Informasi
dan nilai perusahaan. Untuk itu, BRI telah membangun kerangka tata kelola yang kuat dan terus                                                  Komite
                                                                                                                                                                            Credit Risk                         Strategic Risk                               Manajemen Risiko
                                                                                                                                             Pemantau MR
beradaptasi dengan berbagai risiko yang berkembang, sehingga semakin memperkuat ketahanan                                                                                                                                                                                              Three Lines Model

                                                                                                                                                                            Market Risk                        Compliance Risk                       1st Line                             2nd Line                  3rd Line
serta kemampuannya dalam menghadapi tantangan di lanskap keuangan yang semakin dinamis.




                                                                                                                        BRI
                                                                                                                                              Komite Tata                                                                                                                                                         Independent
                                                                                                                                                 Kelola                                                                                        Business Unit                        Integrated Risk
                                                                                                                                                                           Liquidity Risk                      Reputation Risk                                                                                     Assurance
                                                                                                                                              Terintegrasi                                                                                                                               Unit

Tata Kelola Risiko                                                                                                                                                       Operational Risk                      Intragroup Risk                                                       Integrated
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Satuan Kerja
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Audit Intern
                                                                                                                                                                                                                                                  Operation                                                        Terintegrasi
                                                                                                                                                                                                                                                                                   Compliance Unit
Dewan Komisaris dan Direksi BRI bertanggung jawab atas efektivitas penerapan manajemen risiko di                                             Komite Audit
                                                                                                                                                                             Legal Risk                         Insurance Risk
BRI dan memainkan peran kunci dalam mendukung dan mengawasi keberhasilan implementasinya                                                                                                                                                      Integrated Risk Taking Unit          Integrated Risk & Compliance      Integrated
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     Assurance


di seluruh unit kerja. Secara khusus, pemantauan dan pengendalian risiko bank secara menyeluruh
(bank-wide) ditangani oleh Direktur Manajemen Risiko.
                                                                                                                                               Dewan                                                                                                Subsidiary Risk Taking Unit &
Dewan Komisaris mengevaluasi kebijakan dan implementasi manajemen risiko yang dilakukan oleh                                                 Komisaris PA
                                                                                                                                                                                                Direksi PA
                                                                                                                                                                                         (Komite Manajemen Risiko PA)
                                                                                                                                                                                                                                                        Policy Making Unit
                                                                                                                                            (Fungsi Pengawasan)                                                                             (Identifikasi, Pengukuran, Pemantauan, Pengendalian)
Direksi. Evaluasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa Direksi mengelola aktivitas dan risiko BRI secara
efektif. Dewan Komisaris, dibantu oleh Komite Pemantau Manajemen Risiko (KPMR), Komite Tata                                                                                                                                                                  Sistem Informasi




                                                                                                                        Perusahaan Anak
                                                                                                                                             Komite Dewan               1. Credit Risk                       6. Strategic Risk
                                                                                                                                               Komisaris                                                                                                     Manajemen Risiko
Kelola Terintegrasi, dan Komite Audit melaksanakan tugas dan tanggung jawab dalam mengevaluasi                                                KPMR, Komite              2. Market Risk                       7. Compliance Risk
                                                                                                                                                                                                                                                                                       Three Lines Model
                                                                                                                                               Audit, KTKT*
dan memastikan penerapan manajemen risiko harus memenuhi unsur-unsur kecukupan prosedur,                                                                                3. Liquidity Risk                    8. Reputation Risk                      1st Line                             2nd Line                  3rd Line
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                  Independent
metodologi pengelolaan risiko, dan sesuai dengan praktik terbaik industri. Hal tersebut dilakukan                                                                       4. Operational Risk                  9. Insurance Risk
                                                                                                                                                                                                                (PA Asuransi)                  Business Unit                             Risk Unit
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Assurance
agar aktivitas perusahaan tetap dapat terkendali pada batas/limit risiko yang dapat diterima serta                                                                      5. Legal Risk
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Satuan Kerja
memberikan nilai tambah perusahan.                                                                                                                                                                                                                Operation                        Compliance Unit
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Audit Intern


Dewan Komisaris maupun anggota Komite KPMR memiliki kompetensi dan keahlian, termasuk                                                                                                                                                                                                                                Subsidiary
                                                                                                                                                                                                                                                   Risk Taking Unit                 Risk & Compliance Control

sertifikasi di bidang Manajemen Risiko sesuai dengan ketentuan. BRI secara konsisten berupaya                                                                                                                                                                         Pengawasan 3 Pilar                             Assurance



meningkatkan pengetahuan dan kapasitas anggota Dewan Komisaris melalui program pelatihan dan
pengembangan keahlian di bidang manajemen risiko. [2-12]
Page 142
                                                                                                                            Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.          142



      PENGANTAR                             TOPIK MATERIAL                  TOPIK UMUM                       LAMPIRAN

 Inisiatif Hijau   Manajemen Human            Mendorong Penghormatan pada     Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:            Manajemen       Integritas di Tempat Kerja: Komitmen BRI     Asosiasi dan
 BRI               Capital: Insan BRILiaN     Hak Asasi Manusia               Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI          Risiko          untuk Praktik Bisnis yang Beretika           Framework



Manajemen Risiko
Komite Pemantau Manajemen Risiko (KPMR)                                                                             Proses manajemen risiko operasional dijalankan sesuai dengan tata kelola yang ditetapkan dalam
                                                                                                                    kerangka kerja manajemen risiko operasional dan menggunakan perangkat sesuai dengan ketentuan
KPMR membantu Dewan Komisaris untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam
                                                                                                                    regulator serta best practices.
mengevaluasi dan memastikan agar penerapan manajemen risiko tetap memenuhi unsur-unsur
kecukupan prosedur dan metodologi pengelolaan risiko. Pengawasan ini memastikan bahwa aktivitas                     Proses pengukuran dan perhitungan risiko operasional dilakukan melalui aktivitas Penilaian Risk and
BRI tetap berada dalam batas risiko yang dapat diterima, serta memperkuat pengendalian yang efektif                 Control Self Assessment (RCSA), Penilaian Kecukupan Pengelolaan Risiko Produk Bank Baru (PBB),
terhadap operasional bank.                                                                                          Pencatatan Kerugian Risiko Operasional pada Loss Event Database (LED), Pemantauan Key Risk
                                                                                                                    Indicator (KRI), Risk Assessment Plan (RAP), dan Penilaian Risiko Ancaman Bencana (PRAB).
                                                                                                                    Pengelolaan risiko operasional dilaporkan secara berkala kepada manajemen, pemimpin unit kerja,
Komite Manajemen Risiko (KMR)
                                                                                                                    dan pihak lain yang berkepentingan sebagai alat monitoring. Operational Risk Division menyampaikan
Komite yang bertanggung jawab atas penyusunan Kebijakan Manajemen Risiko serta perubahannya                         laporan risiko operasional baik yang bersifat mandatory maupun kepentingan laporan internal.
termasuk penerapan kebijakan manajemen risiko, strategi manajemen risiko dan contingency plan
                                                                                                                    Lingkup dan bentuk laporan pengelolaan risiko operasional, antara lain mencakup profil risiko
apabila kondisi eksternal tidak normal terjadi.
                                                                                                                    operasional bank, profil risiko regional, Operational Risk News (OPEN), serta laporan analisa risiko
                                                                                                                    BRC/Unit Audit Internal (UAI). Selain itu, atas hasil verifikasi BRC/Unit Audit Internal (UAI) dengan
Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR)                                                                                indikasi fraud, laporan disampaikan kepada RCEO (Regional Chief Executive Officer) dan Operational
SKMR BRI merupakan Divisi yang memiliki wewenang dan bertanggung jawab dalam menjalankan                            Risk Division untuk ditindaklanjuti lebih lanjut.
proses manajemen risiko dan bersifat independen dari Unit Kerja Operasional (UKO), Satuan Kerja
Audit Internal, dan Unit Kerja Kepatuhan.                                                                           Simulasi Stress-Testing [FN-CB-550a.2]
                                                                                                                    Stress test merupakan salah satu metode yang digunakan dalam pengukuran risiko. BRI rutin
Satuan Kerja Audit Intern (SKAI)                                                                                    melakukan simulasi stress-testing minimal 1 (satu) kali dalam setiap triwulan untuk mengevaluasi
SKAI memiliki fungsi untuk mengevaluasi dan meningkatkan efektivitas pengelolaan risiko, pengendalian               kerentanan yang mungkin tidak terlihat pada kondisi normal, tetapi dapat menjadi risiko yang signifikan
internal dan proses governance.                                                                                     saat terjadi kondisi ekstrem. BRI melakukan stress-testing dengan tujuan untuk estimasi potensi
                                                                                                                    kerugian pada kondisi pasar yang tidak normal dan cenderung ekstrim, dengan menggunakan skenario
                                                                                                                    tertentu guna melihat sensitivitas kinerja dan kondisi keuangan BRI terhadap perubahan faktor risiko
Proses Manajemen Risiko                                                                                             dan mengidentifikasi pengaruh yang berdampak terhadap portofolio, antara lain:
Setiap unit kerja operasional BRI bertanggung jawab atas penerapan proses manajemen risiko melalui                      1     Portofolio kredit dan non kredit, untuk melihat risiko gagal bayar (Stress test Risiko Kredit).
sistem pengendalian internal dalam aktivitas operasional dan bisnis di masing-masing unit kerja. Hal
                                                                                                                        2     Portofolio surat berharga dan posisi devisa, untuk melihat risiko akibat perubahan suku bunga dan
tersebut dilakukan mulai dari tahap identifikasi, pengukuran, pemantauan hingga pengendalian risiko.
                                                                                                                              nilai tukar (Stress test Risiko Pasar).
Proses manajemen risiko dilakukan secara berkesinambungan oleh model tiga lini (three lines model):
seluruh unit pengambil risiko sebagai first line, unit kepatuhan dan manajemen risiko sebagai second                    3     Portofolio aset likuid dan profil liabilitas, untuk melihat risiko likuiditas (Stress test Risiko Likuiditas).
line, dan unit audit internal sebagai third line. Untuk mengkoordinasikan dan memastikan bahwa                      Simulasi ini juga digunakan untuk mengelola risiko sistemik BRI. Hasil dari simulasi tersebut
penerapan proses manajemen risiko dilaksanakan sesuai ketentuan, maka Direksi BRI menetapkan                        digunakan untuk menilai kecukupan tingkat ketahanan permodalan dan kecukupan likuiditas bank
fungsi manajemen risiko pada setiap unit kerja mulai dari level Kantor Pusat (Divisi/Desk/ Team),                   dalam menghadapi perubahan dan shock pada kondisi makroekonomi sehingga dapat memperkuat
Regional Office, Kantor Cabang Khusus, Kantor Cabang, Kantor Cabang Pembantu, BRI Unit, Kantor                      perencanaan modal, strategi jangka panjang, serta pengelolaan aktivitas bisnis BRI secara keseluruhan.
Kas, Sentra Layanan BRI Prioritas dan Unit Kerja Luar Negeri (UKLN).
Page 143
                                                                                                                            Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      143



      PENGANTAR                             TOPIK MATERIAL                    TOPIK UMUM                            LAMPIRAN

 Inisiatif Hijau   Manajemen Human            Mendorong Penghormatan pada         Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:        Manajemen      Integritas di Tempat Kerja: Komitmen BRI   Asosiasi dan
 BRI               Capital: Insan BRILiaN     Hak Asasi Manusia                   Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI      Risiko         untuk Praktik Bisnis yang Beretika         Framework



Manajemen Risiko

Tinjauan dan Audit Risiko
BRI mengidentifikasi indikator-indikator risiko utama untuk semua jenis risiko dan menetapkan
batasan atau limit risiko yang mencerminkan kondisi dan risiko yang dapat diterima (risk appetite)
BRI. Penetapan risk appetite dilakukan dalam bentuk pernyataan (risk appetite statement/RAS) yang
bersifat kuantitatif, kualitatif, dan ketidaktoleranan (zero tolerance) yang terkait dengan sasaran dan
tujuan bisnis BRI. BRI secara berkala melakukan tinjauan terhadap parameter RAS dan limit risiko untuk
memastikan parameter tersebut tetap relevan dan selaras dengan perkembangan kondisi bisnis serta
lanskap risiko yang dinamis.
Sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 18/POJK.03/2016 tentang
Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum, SKAI melaksanakan kaji ulang manajemen risiko
secara berkala, yaitu satu kali setahun. Proses ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh penilaian
risiko (risiko kredit, risiko pasar, risiko likuiditas, risiko operasional, risiko hukum, risiko reputasi, risiko
stratejik, dan risiko kepatuhan) telah dilaksanakan secara memadai. Selain itu, SKAI juga secara berkala
melakukan kegiatan audit untuk setiap level Unit Kerja di BRI. SKAI menyampaikan laporan secara rutin
kepada Direktur Utama dan Komite Audit dengan tindasan kepada Direktur Kepatuhan.
Selain itu, BRI juga melakukan self assessment atas profil risiko perusahaan. Pada triwulan IV 2024
hasilnya menunjukkan peringkat risiko BRI berada pada tingkat low to moderate. Penilaian ini
menunjukkan bahwa BRI berhasil menjaga tingkat pengelolaan risiko seiring dengan perkembangan
bisnis dan persaingan di sektor perbankan di Indonesia.
Page 144
                                                                                                                                          Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                        144



      PENGANTAR                              TOPIK MATERIAL                          TOPIK UMUM                                LAMPIRAN

 Inisiatif Hijau    Manajemen Human            Mendorong Penghormatan pada                Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:                Manajemen         Integritas di Tempat Kerja: Komitmen BRI             Asosiasi dan
 BRI                Capital: Insan BRILiaN     Hak Asasi Manusia                          Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI              Risiko            untuk Praktik Bisnis yang Beretika                   Framework



Manajemen Risiko
Identifikasi Emerging Risk
Bank dihadapkan pada berbagai risiko yang diperkirakan akan mempengaruhi bisnis ke depan. Berdasarkan hasil kajian, terdapat 2 (dua) kategori risiko yang dihadapi oleh BRI dalam jangka pendek dan jangka panjang
pada masa mendatang.

 Kategori              Risiko                        Definisi dan Deskripsi Risiko                                       Dampak Risiko                                                                  Tindakan Pencegahan

              Ketidakpastian             Indonesia menghadapi kondisi geopolitik yang tidak pasti, Kombinasi berbagai tantangan tersebut memiliki dampak           Sebagai mitigasi untuk mengurangi sensitivitas dan meminimalkan risiko terhadap volatilitas
              geopolitik global          khususnya diakibatkan konflik di Eropa Timur dan Timur negatif terhadap laju pemulihan ekonomi global tahun               makroekonomi global, BRI melakukan langkah-langkah strategis dengan mengurangi sensitivitas terhadap
                                         Tengah yang memicu disrupsi rantai pasok barang kebutuhan 2024.                                                           instrumen keuangan yang terekspos risiko suku bunga dan nilai tukar, seperti pengelolaan interest rate risk
                                         primer dan komoditas energi, sehingga dapat berdampak                                                                     in the banking book, maturity gap, pengelolaan konsentrasi deposan dan debitur, pengelolaan posisi devisa
                                         pada kenaikan inflasi global.                                                                                             neto, dan pengelolaan asset trading dan investasi yang sesuai dengan kondisi pasar.
                                         Pemulihan ekonomi Tiongkok yang lebih rendah dari perkiraan                                                               Dari sisi governance, BRI secara regular melakukan assessment portofolio melalui stress testing
                                         sebelumnya akibat aktivitas industri dan permintaan                                                                       (solvency, credit, market & liquidity), pemantauan risk appetite statement, contingency funding plan serta
                                         konsumen yang melambat. Perlambatan ini disebabkan                                                                        pemutakhiran recovery plan.
                                         oleh berlangsungnya krisis properti, lemahnya keyakinan
                                         konsumen, dan tingginya pengangguran umur produktif.
     1
           Kebijakan moneter           Kebijakan moneter oleh berbagai bank sentral di dunia Kebijakan moneter yang ketat berdampak pada                           Melakukan penyesuaian portofolio aset dan liabilitas perusahaan, secara proaktif mengelola risiko suku
Geopolitik yang ketat                  diperkirakan akan bertahan pada waktu yang relatif lebih lama penurunan ekspor, pertumbuhan ekonomi yang stagnan,           bunga dengan melakukan analisis sensitivitas terhadap perubahan suku bunga yang mungkin terjadi
                                       atau disebut sebagai kondisi high for longer.                 kenaikan inflasi, capital outflows, penurunan harga Surat     akibat kebijakan moneter yang ketat serta meningkatkan pengawasan terhadap kualitas kredit karena
                                                                                                     Berharga Negara, depresiasi Rupiah, penurunan IHSG.           kebijakan moneter yang ketat dapat mengakibatkan peningkatan gagal bayar dari debitur.
                                                                                                     Hal ini dapat berdampak pula padaperubahan kebijakan          Memanfaatkan instrumen kebijakan makroprudensial yang disediakan oleh Bank Indonesia. Kebijakan
                                                                                                     fiskal dan moneter yang diambil oleh pemerintah dan Bank      makroprudensial bertujuan untuk menjaga stabilitas sistem keuangan dan dapat membantu bank dalam
                                                                                                     Indonesia, seperti menaikkan suku bunga acuan.                mengatasi dampak negatif dari kebijakan moneter yang ketat. Misalnya, penerapan batasan Loan to Value
                                                                                                                                                                   (LTV) dapat membantu mengendalikan risiko pembiayaan yang berlebihan dan menjaga kualitas aset bank
                                                                                                                                                                   Melakukan diversifikasi sumber pendanaan dan pengelolaan likuiditas yang baik untuk memastikan
                                                                                                                                                                   tersedianya akses yang cukup terhadap sumber likuiditas untuk menghadapi fluktuasi yang mungkin
                                                                                                                                                                   terjadi akibat kebijakan moneter yang ketat
              Risiko keamanan siber    Perkembangan teknologi berbasis digital meningkatkan Pesatnya perkembangan teknologi digital telah                          Penyusunan tata kelola untuk tanggap insiden keamanan informasi yang sejalan dengan Disaster
                                       ancaman keamanan siber seperti ancaman virus, peretasan, meningkatkan ancaman keamanan siber, termasuk                      Recovery Plan (DRP), Business Continuity Plan (BCP) BRI dan kerangka kerja keamanan siber yang disebut
                                       kebocoran data, malware, dan lain sebagainya.            virus, peretasan, pelanggaran data, malware, dan risiko            BRI Cybersecurity Framework. Kerangka kerja ini disusun ke dalam arsitektur keamanan perusahaan (ESA,
                                                                                                lainnya. Ancaman ini berpotensi mengganggu kinerja                 Enterprise Security Architecture) yang mengacu pada National Institute of Standards and Technology
                                                                                                keuangan dan operasional bank secara signifikan, yang              (NIST) Cybersecurity Framework.
                                                                                                dapat menyebabkan penipuan, kerugian finansial, serta              Pembentukan Cybersecurity Incident Response Team (CSIRT) untuk melakukan tanggapan atas
                                                                                                kebocoran data, sehingga merusak kepercayaan dan                   permasalahan atau insiden keamanan informasi.
                                                                                                keyakinan nasabah terhadap layanan perbankan digital.              Pembentukan fungsi atau bagian khusus berupa Security Operation Center (SOC) yang melakukan
                                                                                                Akibatnya, tantangan ini dapat menghambat adopsi                   pengawasan terhadap ancaman siber secara terus-menerus (24 jam, setiap minggu, selama 365 hari).
                                                                                                inovasi teknologi keuangan dan upaya inklusi keuangan,             Penerapan berbagai teknologi pengamanan informasi dan tata kelola keamanan, termasuk penggunaan
                                                                                                sekaligus meningkatkan risiko hukum jika bank gagal                layanan intelijen ancaman, pemantauan dan proteksi merek untuk memantau penyalahgunaan merek BRI
                                                                                                memenuhi kewajiban perlindungan nasabah.
     2                                                                                                                                                             di media sosial.
                                                                                                                                                                   Pelaksanaan vulnerability assessment dan tinjauan terhadap keamanan informasi BRI secara independen
 Teknologi                                                                                                                                                         berupa uji penetrasi kerentanan dan dan simulasi serangan siber.
                                                                                                                                                                   Bekerjasama dengan pakar keamanan siber yang memiliki pengalaman global dalam menanggapi insiden
                                                                                                                                                                   untuk melakukan telaah forensik dan investigasi insiden siber.
                                                                                                                                                                   Penyediaan protokol komunikasi untuk menginformasikan insiden keamanan informasi kepada publik.
              Penyalahgunaan           Penggunaan teknologi AI dalam e-KYC yang digunakan untuk        Gangguan signifikan terhadap kinerja keuangan dan           Pembaruan dan tinjauan berkala terhadap teknologi dan algoritma e-KYC yang digunakan untuk
              kecerdasan buatan (AI)   memberikan kemudahan kepada nasabah dalam berinteraksi          operasi bank seperti pembobolan data, penipuan, dan         memastikan keefektifan dalam mendeteksi teknologi manipulasi visual dan audio (deep fakes).
                                       dengan bank berpotensi membuka peluang penyalahgunaan           kerugian finansial, merusak kepercayaan dan keyakinan       Pemantauan transaksi berdasarkan perilaku nasabah untuk mendeteksi dan mencegah tindak pencucian
                                       akibat penipuan maupun peretasan.                               nasabah terhadap layanan perbankan digital, sehingga        uang atau kejahatan keuangan lainnya.
                                                                                                       menghambat adopsi inovasi teknologi keuangan dan
                                                                                                                                                                   Meningkatkan literasi dan kesadaran pekerja, nasabah, dan pemangku kepentingan mengenai penggunaan
                                                                                                       keuangan inklusif, serta ancaman hukuman karena
                                                                                                                                                                   AI yang bertanggung jawab dan etis.
                                                                                                       kegagalan pemenuhan kewajiban perlindungan nasabah.
Page 145
                                                                                                                           Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      145



      PENGANTAR                                TOPIK MATERIAL                  TOPIK UMUM                       LAMPIRAN

 Inisiatif Hijau      Manajemen Human            Mendorong Penghormatan pada     Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:        Manajemen      Integritas di Tempat Kerja: Komitmen BRI   Asosiasi dan
 BRI                  Capital: Insan BRILiaN     Hak Asasi Manusia               Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI      Risiko         untuk Praktik Bisnis yang Beretika         Framework



Manajemen Risiko
Budaya Risiko (Risk Culture)
BRI secara berkala mengidentifikasi dan mengukur risiko melalui Risk Control Self Assessment
(RCSA) setiap awal semester dengan mempertimbangkan indikator kinerja kunci (KPI), masukan
manajemen, rencana bisnis mendatang, data historis kejadian risiko operasional, dan evaluasi
kelemahan pengendalian. RCSA merupakan perangkat manajemen risiko operasional yang bersifat
kualitatif dan prediktif serta menggunakan dimensi dampak (impact) dan peluang (likelihood) sebagai
dasar identifikasi dan pengukuran. RCSA bertujuan membantu pekerja agar dapat secara proaktif
mengidentifikasi dan melaporkan potensi risiko di seluruh organisasi.
Penerapan RCSA mencakup Kantor Pusat BRI, Kantor Regional, Kantor Cabang Khusus, Kantor
Cabang Luar Negeri, dan Kantor Cabang yang juga mewakili Unit BRI, Kantor Cabang Pembantu, dan
Pusat Layanan Prioritas. Metrik manajemen risiko menjadi bagian KPI setiap pekerja di unit kerja BRI
yang terlibat dalam fungsi manajemen risiko dan bagian dari KPI Kolegial Direksi.


Internalisasi Budaya Sadar Risiko
Budaya risiko merupakan bagian transformasi budaya pekerja sesuai implementasi BRIVOLUTION 2.0,
yang mengajak pekerja BRI menjaga diri, menjaga kawan, dan menjaga BRI melalui tiga aktivitas wajib
pada Culture Activation Program (CAP) seluruh unit kerja, antara lain:


      1     Lindungi Password-mu
            l      Seluruh pekerja menjaga kerahasiaan password/PIN/Data
            l      Seluruh pekerja tidak melakukan sharing password/PIN
      2     Teliti Dokumen
            Dokumen nasabah/debitur telah divalidasi dan memenuhi persyaratan, serta diinput
            pada aplikasi sesuai dengan dokumen sumber dan prosedur penataan dokumen yang
            telah ditetapkan.
      3     Pengungkapan Indikasi Fraud
            100% penyimpangan (fraud) telah disampaikan kepada BRC/UAI dan telah ditindaklanjuti.


Internalisasi Budaya Sadar Risiko diimplementasikan melalui serangkaian kegiatan pembelajaran
mandiri secara rutin, instruksi, dan sosialisasi yang berkelanjutan. Rincian implementasi budaya sadar
risiko dapat dilihat pada Laporan Tahunan BRI 2024.
Page 146
                                                                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      146



      PENGANTAR                                  TOPIK MATERIAL                          TOPIK UMUM                            LAMPIRAN

 Inisiatif Hijau     Manajemen Human                    Mendorong Penghormatan pada           Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:        Manajemen      Integritas di Tempat Kerja: Komitmen BRI   Asosiasi dan
 BRI                 Capital: Insan BRILiaN             Hak Asasi Manusia                     Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI      Risiko         untuk Praktik Bisnis yang Beretika         Framework



Integritas di Tempat Kerja: Komitmen BRI untuk Praktik Bisnis yang Beretika
Integritas merupakan nilai penting yang harus dimiliki oleh setiap Insan BRILiaN di tempat kerja.                                   Komitmen BRI dalam Mendukung Kebijakan Perubahan Iklim
Integritas yang baik akan mendukung kinerja perusahaan, mendorong inovasi, dan menciptakan                                          Sebagai salah satu negara yang meratifikasi Paris Agreement, Indonesia terus meningkatkan aksi
budaya kerja yang profesional. Ini dibangun melalui lingkungan kerja yang kondusif, manajemen dan                                   mitigasi perubahan iklim, termasuk melalui penetapan target Net Zero Emissions (NZE) nasional
pengendalian yang memadai, serta kepemimpinan yang menginspirasi.                                                                   pada tahun 2060 atau lebih cepat, sebagaimana tercantum dalam Enhanced Nationally Determined
                                                                                                                                    Contribution (ENDC) Indonesia. Salah satu pendekatan utama untuk mencapai target NZE tersebut
Panduan Perilaku Bank dan Insan BRILiaN                                                                                             adalah pengelolaan emisi gas rumah kaca (GRK) yang efektif. Sejalan dengan komitmen nasional,
                                                                                                                                    BRI telah menyusun rencana adaptasi dan mitigasi perubahan iklim dengan menetapkan target NZE
Kode Etik BRI [GRI 2-23] [GRI 3-3]
                                                                                                                                    pada tahun 2050 berdasarkan Science Based Target Initiatives (SBTi). BRI juga merupakan lembaga
Prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik diatur dalam Surat Edaran Direksi BRI Buku 6 tentang                               keuangan pertama di Indonesia yang memiliki komitmen Near Term Target yang telah divalidasi SBTi,
Kode Etik BRI, yang memuat kebijakan serta panduan implementasi kode etik perusahaan. Kode etik                                     yang selaras dengan tujuan Paris Agreement untuk membatasi kenaikan suhu global hingga 1,5°C.
perusahaan dibagi menjadi Kode Etik Bank dan Kode Etik Insan BRILiaN. Kode Etik Bank merupakan
prinsip dasar perilaku pribadi dan profesional secara organisasi, sedangkan Kode Etik Insan BRILiaN
merupakan pedoman yang menjelaskan etika usaha dan tata perilaku secara individu. [2-23] [2-24]                                     Dukungan BRI dalam Asosiasi dan Advokasi Perubahan Iklim
                                                                                                                                    BRI menyadari bahwa pencapaian target NZE membutuhkan kolaborasi dari berbagai pemangku
                       Kode Etik Bank                                            Kode Etik Insan BRILiaN
                                                                                                                                    kepentingan, termasuk dunia usaha, akademisi, lembaga swadaya masyarakat (LSM), pemerintah,
1   Kepatuhan terhadap hukum dan regulasi, termasuk penerapan      1   Kepatuhan terhadap hukum, kebijakan regulator, dan           dan regulator. Sebagai lembaga keuangan pertama di Indonesia yang berkomitmen terhadap target
    anti pencucian uang, pencegahan pendanaan terorisme, dan           kebijakan internal bank;
                                                                                                                                    NZE melalui Science-Based Target Initiatives (SBTi), BRI secara aktif mendukung dan berpartisipasi
    pencegahan pendanaan proliferasi senjata pemusnah massal           Perlindungan aset bank, menjaga keamanan informasi,
                                                                   2
    (APU, PPT, dan PPPSPM);                                                                                                         dalam asosiasi industri yang mendorong inisiatif mitigasi perubahan iklim. KADIN Indonesia telah
                                                                       larangan insider trading, dan melaporkan pelanggaran
2   Perlakuan adil dan menerapkan kebijakan saling menghormati         melalui sistem pelaporan pelanggaran;                        menunjukkan keselarasan dengan Paris Agreement dalam berbagai kebijakan dan inisiatifnya. Salah
    di tempat kerja ketika berhubungan dengan Insan BRILiaN.
                                                                   3   Memberikan perlakuan adil terhadap nasabah dan               satunya adalah Perhimpunan Bank-Bank Nasional Indonesia (PERBANAS), yang merupakan asosiasi
3   Melindungi kerahasiaan data dan informasi pribadi nasabah;         melindungi data nasabah;                                     di bawah KADIN Indonesia.
4   Menjunjung tinggi persaingan sehat, anti-monopoli, dan         4   Hubungan dengan pesaing dan mitra kerja;
    berlaku adil terhadap mitra kerja;
                                                                                                                                    Sebagai anggota dari Perbanas, BRI secara aktif mengevaluasi kebijakan asosiasi yang diikuti untuk
                                                                   5   Hubungan antar sesama pekerja termasuk dengan pekerja
5   Memberikan kontribusi dan nilai optimal, melindungi hak-hak        BRI Group: mematuhi respectful workplace policy;             memastikan keselarasan dengan prinsip mitigasi perubahan iklim dalam Paris Agreement. Hasil evaluasi
    pemegang saham, dan menjalankan transparansi dalam             6   Hubungan dengan regulator;                                   menunjukkan bahwa kebijakan PERBANAS sejalan dengan langkah-langkah pencegahan perubahan
    penyampaian informasi;
                                                                   7   Hubungan dengan masyarakat dan lingkungan hidup;             iklim yang disepakati secara global.
6   Menjaga integritas dan akurasi pelaporan bank;
                                                                   8   Pengendalian gratifikasi, penyuapan, dan korupsi.            Sistem Manajemen Keanggotaan
7   Menjunjung tinggi HAM, mengatasi perubahan iklim, dan
    larangan keterlibatan dalam aktivitas politik;                                                                                  Setiap keikutsertaan asosiasi baru yang terdaftar di KADIN, BRI memastikan bahwa tujuan asosiasi
8   Etika sebagai kelompok usaha (BRI Group); serta                                                                                 tersebut sejalan dengan tujuan Paris Agreement untuk mengurangi laju pemanasan global. Untuk
9   Pengendalian gratifikasi, penyuapan, dan korupsi.                                                                               memastikan komitmen ini, BRI mengambil langkah-langkah berikut:
                                                                                                                                    l BRI menunjuk perwakilan atau unit kerja untuk mengelola atau mewakili keterlibatan BRI dalam
Informasi terperinci mengenai kebijakan etik BRI terkait korupsi dan penyuapan, diskriminasi,
                                                                                                                                      asosiasi tersebut.
kerahasiaan informasi, konflik kepentingan, anti-monopoli dan persaingan usaha, pencucian uang,
                                                                                                                                    l Melakukan diskusi dan berkomunikasi dengan asosiasi.
perdagangan manusia, lingkungan, kesehatan dan keselamatan, serta WBS dapat ditemukan di
                                                                                                                                    l Memastikan bahwa kebijakan dan inisiatif asosiasi tidak bertentangan dengan hasil Paris Agreement.
https://www.ir-bri.com/esg/code_of_conduct.html. [GRI 206-1]
                                                                                                                                    l Melakukan tinjauan terhadap peserta jika terbukti ada strategi dan kebijakan asosiasi yang
                                                                                                                                      bertentangan dengan tujuan Paris Agreement.
Page 147
                                                                                                                                                   Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.              147



       PENGANTAR                                TOPIK MATERIAL                               TOPIK UMUM                                  LAMPIRAN

 Inisiatif Hijau       Manajemen Human              Mendorong Penghormatan pada                      Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:             Manajemen             Integritas di Tempat Kerja: Komitmen BRI   Asosiasi dan
 BRI                   Capital: Insan BRILiaN       Hak Asasi Manusia                                Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI           Risiko                untuk Praktik Bisnis yang Beretika         Framework



Integritas di Tempat Kerja: Komitmen BRI untuk Praktik Bisnis yang Beretika
Sistem Pemantauan dan Evaluasi                                                                                                               Pengendalian kode etik dilakukan melalui penandatanganan pernyataan Anti Fraud dalam
BRI melakukan berbagai langkah dalam meninjau dan memantau partisipasi dalam asosiasi untuk                                                  BRILiaN Improvement Forum. Setiap tahun, Dewan Direksi, Dewan Komisaris, dan seluruh
memastikan bahwa tujuan dan kebijakan asosiasi selaras dengan tujuan Paris Agreement. Prosedur ini                                           pekerja menandatangani pernyataan Anti Fraud dalam BRILiaN Improvement Forum. Selain itu,
dimulai dengan meninjau publikasi asosiasi, diikuti dengan diskusi, dan jika diperlukan, survei tambahan.                                    penandatanganan pakta integritas dalam proses pengadaan barang dan jasa dilakukan oleh komite
BRI mengambil sikap netral terhadap isu-isu politik dan tidak terlibat dalam lobi kebijakan publik baik                                      pengadaan, unit kerja pengguna, vendor, atau mitra [2-23][2-24]
dalam skala nasional maupun global.                                                                                                          BRI mewajibkan seluruh Insan BRILiaN untuk membuat Surat Pernyataan Kode Etik BRI setiap tahun
Proses Pemantauan dan Evaluasi:                                                                                                              dan melakukan pengungkapan tahunan konflik kepentingan melalui aplikasi BRISTARS atau media
Mengidentifikasi keikutsertaan                                      Mengidentifikasi keikutsertaan      Mengungkapkan keikutsertaan
                                                                                                                                             lainnya.
                                  Mengidentifikasi kebijakan
   BRI dalam asosiasi yang
                                    asosiasi yang dituju
                                                                      BRI dalam asosiasi yang              BRI dalam asosiasi yang           Kode Etik disosialisasikan dan dikomunikasikan kepada pemangku kepentingan internal dan eksternal
  terdaftar di Kamar Dagang                                          terdaftar di Kamar Dagang            terdaftar di Kamar Dagang
                                  dengan Paris Agreement                                                                                     BRI. Komitmen dari jajaran Direksi dan Dewan Komisaris sebagai role model dalam menerapkan Kode
dan Industri Indonesia (KADIN)                                           Indonesia (KADIN)              dan Industri Indonesia (KADIN)
                                                                                                                                             Etik BRI sangat mempengaruhi keberhasilan penerapannya bagi seluruh Insan BRI. Untuk memastikan
                                                                                                                                             implementasi yang efektif, BRI juga menyampaikan Kode Etik perusahaan melalui: [2-23] [2-24]
Sistem Penanganan untuk Ketidaksesuaian terhadap Kebijakan Iklim                                                                                   l situs resmi BRI (www.ir-bri.com/esg/code_of_conduct.html) yang dapat diakses secara publik,
Jika kebijakan asosiasi bertentangan dengan aksi mitigasi perubahan iklim, BRI, sebagai anggota, akan                                                termasuk oleh mitra bisnis;
mendorong asosiasi untuk melakukan perubahan. Setelah revisi dilakukan, BRI akan menilai kebijakan                                                 l landing page pada aplikasi BRISTARS;
yang telah diperbarui berdasarkan tujuan Paris Agreement. Jika kebijakan asosiasi tidak disesuaikan                                                l Perjanjian Kerja Bersama antara Serikat Pekerja BRI dan Manajemen BRI; [407-1]
dengan tujuan Paris Agreement, BRI berhak menghentikan keanggotaan di asosiasi tersebut.                                                           l poster, video, dan media iklan lainnya di kantor perusahaan.
Sistem Akuntabilitas
BRI secara berkala menerbitkan laporan keberlanjutan yang selaras dengan Paris Agreement, yang                                               Sanksi terhadap Pelanggaran Kode Etik
menunjukkan komitmennya untuk mengurangi dampak perubahan iklim                                                                              Sanksi dan prosedur penyelidikan terhadap pelanggaran kode etik menjadi bagian dari peraturan
Nama Asosiasi                                          Tercatat di KADIN                    Patuh terhadap Paris Agreement                   disiplin pekerja. Pemberian sanksi disesuaikan dengan kategori pelanggaran (ringan, sedang, atau
Perhimpunan Bank-Bank Nasional                                                                                                               berat) dan berpengaruh pada remunerasi serta penilaian kinerja individu.
                                                               Ya                                               Ya
Indonesia (PERBANAS)
                                                                                                                                             Sanksi pelanggaran disiplin atas kode etik diklasifikasikan sebagai berikut:
                                                                                                                                               1   Bentuk Pembinaan                                        2   Bentuk Hukuman Jabatan
Sistem dan Prosedur Kode Etik
                                                                                                                                                   l     Teguran Lisan;                                        l   Turun Jabatan 1 Golongan Jabatan (TJ 1);
Kode Etik BRI berlaku bagi seluruh Insan BRILiaN di seluruh jenjang organisasi perusahaan. Seluruh
                                                                                                                                                   l     Surat Pembinaan;                                      l   Turun Jabatan 2 Golongan Jabatan (TJ 2); dan
Insan BRILiaN yaitu Direksi, Dewan Komisaris, dan seluruh pekerja wajib mengetahui, memahami,
dan melaksanakan Kode Etik BRI sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Direktur Kepatuhan beserta                                                    l     Peringatan Tertulis; dan                              l   Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
jajaran kepatuhan (Compliance Division dan Jajaran RRM Regional Office) bertanggung jawab dalam                                                    l     Teguran Tertulis.
melakukan internalisasi kode etik.                                                                                                           Selama tahun 2024, terdapat 46 indikasi pelanggaran yang dilaporkan dan telah diselesaikan. Namun
                                                                                                                                             demikian, dalam periode pelaporan ini, tidak terdapat laporan yang diajukan oleh publik. Termasuk
   Direktur Kepatuhan                            Compliance Division                                  Regional Management                    terkait lingkungan hidup, tidak terdapat laporan yang diselesaikan secara hukum dan tidak terdapat
                                                                                                      and Compliance (RMC)                   kontrak yang diakhiri dengan mitra bisnis. Tidak terdapat kasus signifikan yang menunjukkan
                                                                                                                                             ketidakpatuhan terhadap hukum dan regulasi yang berujung pada denda atau sanksi non-moneter. [GRI
                                                                                                                                             2-27] [GRI 206-1] [205-3] [FN-CB-510a.1]
Page 148
                                                                                                                                   Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      148



         PENGANTAR                                    TOPIK MATERIAL                  TOPIK UMUM                          LAMPIRAN

  Inisiatif Hijau            Manajemen Human            Mendorong Penghormatan pada      Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:        Manajemen      Integritas di Tempat Kerja: Komitmen BRI   Asosiasi dan
  BRI                        Capital: Insan BRILiaN     Hak Asasi Manusia                Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI      Risiko         untuk Praktik Bisnis yang Beretika         Framework



Integritas di Tempat Kerja: Komitmen BRI untuk Praktik Bisnis yang Beretika
Verifikasi Pihak Eksternal                                                                                                     Pengendalian kebijakan dilaukan melalui audit pengadaan barang dan jasa secara rutin oleh auditor
Proses uji tuntas dan prinsip kehati-hatian merupakan bagian integral dari elemen kode etik. Untuk                             internal dan auditor eksternal BRI. Untuk memastikan partisipasi mitra dan rekanan BRI melakukan Anti
memastikan kesesuaian perumusan kode etik perusahaan, BRI melakukan peninjauan oleh pihak ketiga                               Bribery Survey kepada mitra/rekanan sebagai upaya edukasi yang mencakup sosialisasi visi dan misi
independen termasuk sertifikasi. Selain itu, BRI juga mengacu pada instrumen internasional dalam                               BRI, sosialisasi ISO 37001:2016, serta evaluasi terhadap rekanan. BRI juga menyelenggarakan forum
Kode Etik BRI yaitu United Nations (UN) Guiding Principles on Business and Human Rights.[GRI 2-23]                             komunikasi untuk mendapatkan masukan dari rekanan untuk perbaikan proses pengadaan di BRI. [FS9]

BRI telah memperoleh sertifikasi ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan untuk ruang
lingkup pengadaan barang dan jasa pada tahun 2020. Pada tahun 2023 BRI berhasil mempertahankan
sertifikasi ISO SMAP tersebut dengan dilaksanakannya resertifikasi ISO 37001:2016 Sistem Manajemen
Anti Penyuapan untuk ruang lingkup pengadaan barang dan jasa.

                             Nama Sertifikat                                Penerbit                Masa Berlaku

 ISO 37301 Sistem Manajemen Kepatuhan                             British Standard Institution        2023-2025

 ISO 37001 Sistem Manajemen Anti Penyuapan                        British Standard Institution        2023-2026

 ISO 9001 Sistem Manajemen Mutu                                   British Standard Institution        2023-2026

Hubungan BRILiaN dengan Mitra Kerja
Manajemen rekanan BRI melibatkan proses pendaftaran, seleksi, pengawasan, serta evaluasi kinerja
rekanan. Pengelolaan ini mengacu pada Surat Edaran Direksi tentang Pengadaan Barang dan/atau
Jasa Buku II tentang Pengelolaan Vendor BRI.                                                                                   Prosedur Pencegahan Tindak Kriminal
BRI mengembangkan aplikasi manajemen rekanan yang terintegrasi dengan BRISMILE serta                                           Kebijakan Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan
mencakup seluruh proses mulai dari pendaftaran, seleksi, pengawasan, pemeliharaan, hingga evaluasi                             Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APU, PPT, dan PPPSPM)
kinerja rekanan. Aplikasi ini memastikan BRI memiliki basis data yang mendukung pelaksanaan                                    Penanggung jawab penerapan program APU, PPT, dan PPPSPM dilaksanakan oleh Unit Kerja Khusus
pengadaan barang dan jasa. [FS1] [FS5] [205-2]                                                                                 (UKK) yang berada di setiap aras organisasi. UKK Kantor Pusat BRI dilaksanakan oleh Divisi Kepatuhan
Penandatanganan pakta integritas dilakukan panitia pengadaan barang/jasa, tim pengadaan barang/                                yang merupakan unit kerja struktural dalam struktur organisasi BRI. Dalam menjalankan tugasnya,
jasa,user/end user, vendor dan pejabat pemutus pada setiap tahapan proses pengadaan di BRI. [3-3] [FS1]                        Divisi Kepatuhan melapor dan bertanggung jawab kepada Direktur Kepatuhan.
[FS3] [FS5] [F.19] [205-2] [408-1]                                                                                             BRI berkomitmen mematuhi semua hukum, peraturan, dan ketentuan yang berlaku terkait pencegahan
Pada tahun 2024, terdapat 337 rekanan yang telah mengikuti screening sosial dan lingkungan sebagai                             pencucian uang dan pembiayaan terorisme dan ditunjukkan melalui program Anti Money Laundering &
bagian seleksi vendor, termasuk pemenuhan ketentuan hak asasi manusia, larangan penggunaan                                     Counter Financing of Terrorism (AML & CFT) yang telah disetujui oleh Direksi dan Dewan Komisaris BRI.
pekerja anak, serta penandatangan pakta integritas terkait anti-penyuapan. [2-6] [204-1] [FS3] [B.3] [B.1e] [3-3] [FS1]        Program ini mencakup kebijakan, prosedur, pengendalian internal, dan sistem yang sesuai dengan
[FS3] [FS5] [F.19] [205-2] [408-1]                                                                                             Undang-Undang Republik Indonesia tentang Pencegahan Tindak Pidana Pencucian Uang dan
Proses ini merupakan bagian kebijakan pengelolaan aset tetap dan pengadaan serta ketentuan                                     Pencegahan Pendanaan Terorisme, Peraturan Bank Indonesia, dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
pendaftaran vendor BRI. Rekanan yang berhasil memenuhi kriteria di atas akan mendapatkan Surat                                 (OJK). Terkait dengan program APU, PPT, dan PPPSPM, BRI menetapkan periode penyimpanan
Keterangan Terdaftar (SKT).                                                                                                    dokumen selama 5 tahun.
Page 149
                                                                                                                             Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      149



      PENGANTAR                             TOPIK MATERIAL                     TOPIK UMUM                           LAMPIRAN

 Inisiatif Hijau   Manajemen Human            Mendorong Penghormatan pada          Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:        Manajemen      Integritas di Tempat Kerja: Komitmen BRI   Asosiasi dan
 BRI               Capital: Insan BRILiaN     Hak Asasi Manusia                    Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI      Risiko         untuk Praktik Bisnis yang Beretika         Framework



Integritas di Tempat Kerja: Komitmen BRI untuk Praktik Bisnis yang Beretika
Prosedur APU, PPT, dan PPPSPM meliputi:                                                                                  Penerapan APU, PPT, dan PPPSPM juga tunduk pada pengawasan dan pemantauan oleh OJK. Selain
                                                                                                                         itu, BRI juga melaksanakan pemeriksaan independen setiap tahun sekali untuk memastikan efektivitas
 Customer Due Diligence (CDD)          Prosedur uji tuntas (CDD) melibatkan langkah-langkah ketat untuk                  penerapan program APU, PPT, dan PPPSPM. Pemeriksaan terakhir dilakukan pada bulan September
                                       memastikan kepatuhan dan mengenali risiko. Mulai dari kebijakan
                                       penerimaan dan identifikasi calon nasabah, nasabah, dan nasabah WIC
                                                                                                                         2024.
                                       (walk-in customer) serta permintaan data dan informasi, dokumen
                                       pendukung, hingga proses verifikasi calon nasabah dan identifikasi pemilik
                                       manfaat.

 Enhanced Due Diligence (EDD)          Prosedur EDD melibatkan langkah-langkah tambahan untuk
                                       mengidentifikasi risiko dengan lebih detail. EDD dilakukan secara
                                       menyeluruh, khususnya terkait dengan jasa penitipan dengan pengelolaan
                                       (Trust), serta prosedur EDD terhadap kategori berisiko tinggi.

 Politically Exposed Persons           Penetapan nasabah yang dikategorikan sebagai Politically Exposed
 (PEPs)                                Persons (PEPs) serta pengelompokan calon nasabah, nasabah, dan
                                       nasabah WIC (walk-in customer) berdasarkan tingkat risiko terjadinya
                                       pencucian uang dan/atau pendanaan terorisme.

 Non-face-to-face CDD                  Prosedur Non-face-to-face CDD melibatkan verifikasi nasabah dan
                                       pengecekan dokumen pendukung. Verifikasi dilakukan dengan faktor
                                       biometrik seperti face recognition dan eyeballing. Dokumen pendukung
                                       yang diperlukan mencakup dokumen identitas dan contoh tanda tangan.


 Pengelolaan Hubungan Usaha            Mencakup penundaan transaksi dan penghentian sementara transaksi,
 dengan Calon Nasabah,                 penolakan, pembatalan, dan/atau penutupan terhadap hubungan usaha
 Nasabah, dan Nasabah WIC              dengan calon nasabah, dan pengembalian sisa dana nasabah.
 (Walk-in Customer) dan/atau
 Transaksi

 Update dan Pemantauan                 Pemantauan terhadap profil calon nasabah, aktivitas transaksi nasabah,
                                       serta Daftar Terduga Teroris dan Organisasi Teroris (DTTOT) dan Daftar
                                       Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (DPPSPM).


 Cross Border Correspondent            Prosedur pengelolaan Cross Border Correspondent Banking dan payable               Pencegahan Green Financial Crime
 Banking                               through account.
                                                                                                                         BRI telah mengambil langkah konkret untuk mencegah kejahatan keuangan terkait isu lingkungan.
 Transfer Dana                         Prosedur transfer dana dan permintaan informasi dan pelaporan pada                Kebijakan APU, PPT, dan PPPSPM BRI telah memuat ketentuan identifikasi transaksi mencurigakan
                                       transfer dana.                                                                    terkait green financial crime. BRI juga telah mengembangkan parameter alert transaksi keuangan yang
Pejabat senior BRI berwenang dalam membuat keputusan untuk meneruskan atau menghentikan                                  mencurigakan pada sistem AML CFT 3.1. Selain itu, BRI membentuk Green Finance Crime Task Force
hubungan usaha dan/atau transaksi dengan nasabah, WIC (Walk-In Customers), atau beneficial                               yang melibatkan Divisi Kepatuhan dan divisi terkait lainnya untuk memfasilitasi pertukaran informasi
ownership (BO) yang termasuk kriteria berisiko tinggi, termasuk PEP.                                                     mengenai nasabah terindikasi atau terkait dengan transaksi atau aktivitas green financial crime.
Page 150
                                                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      150



      PENGANTAR                             TOPIK MATERIAL                  TOPIK UMUM                       LAMPIRAN

 Inisiatif Hijau   Manajemen Human            Mendorong Penghormatan pada     Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:        Manajemen      Integritas di Tempat Kerja: Komitmen BRI   Asosiasi dan
 BRI               Capital: Insan BRILiaN     Hak Asasi Manusia               Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI      Risiko         untuk Praktik Bisnis yang Beretika         Framework



Integritas di Tempat Kerja: Komitmen BRI untuk Praktik Bisnis yang Beretika


Program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme                                                               Partisipasi Politik, Sumbangan Sosial, dan Sponsorship [GRI 415-1]
Dalam rangka pencegahan penggunaan BRI sebagai media atau tujuan pencucian uang dan pendanaan                                BRI melarang partisipasi Bank dan manajemen dalam kegiatan politik praktis sebagaimana
terorisme, BRI melakukan prosedur penyaringan bagi pekerja baru (pre-employee screening) sebagai bagian                      diatur dalam Kode Etik Bank dan Kode Etik Insan BRILiaN. Kegiatan sumbangan sosial dilakukan
dari penerapan Know Your Employee (KYE).                                                                                     sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan sementara sponsorship
BRI terus melakukan perbaikan secara berkelanjutan atas penerapan APU-PPT, baik di internal maupun di                        dilakukan baik sebagai bagian kegiatan tanggung jawab sosial maupun sebagai kegiatan
tingkat grup. Beberapa inisiatif perbaikan yang telah dilakukan antara lain:                                                 komersial yang selaras dengan tujuan strategis perusahaan.


    Pengembangan sistem pemantauan transaksi mencurigakan dengan memanfaatkan teknologi informasi
                                                                                                                             Kebijakan Anti-Fraud [GRI 3-3]
1
                                                                                                                             Dalam menegakkan Good Corporate Governance (GCG), BRI telah menerapkan serangkaian
    maupun kecerdasan buatan seperti AI for Monitoring Transaction Systems through Graph Technology,
                                                                                                                             kebijakan dan strategi anti-fraud. Kebijakan ini mencerminkan komitmen manajemen untuk
    Integrated AML CFT Screening (penyaringan daftar pantauan pada platform pembukaan rekening dan
                                                                                                                             mengendalikan potensi fraud dan menunjukkan keseriusan Dewan Komisaris dan Direksi yang
    transaksi), Risk Based Approach (RBA) Bankwide, RBA Customer, AML CFT System (Menu STR, CTR, IFTI
                                                                                                                             tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk fraud, baik dari pihak internal maupun
    Reporting), Sipesat Reporting Tools, dan perangkat untuk tanggapan dan analisa dampak dalam pengujian
                                                                                                                             eksternal. Hal ini diatur secara rinci dalam SE Direksi tentang Pedoman Pelaksanaan Penerapan
    kepatuhan pada BRIPEDIA.
                                                                                                                             Manajemen Risiko Operasional (Buku V: Strategi Anti-Fraud).
2   Penguatan penyaringan database dan identifikasi nasabah dengan memanfaatkan aplikasi PEP PPATK.
                                                                                                                             Pengawasan terhadap tindakan kecurangan di lingkup internal BRI menjadi tanggung jawab
3   Peninjauan penilaian risiko Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme                    Desk Fraud Management & Recovery sebagai bagian dari Divisi Operational Risk di bawah
    (TPPT) dengan pendekatan berbasis risiko sesuai National Risk Assessment (NRA) dan Sectoral Risk                         Direktur Manajemen Risiko. BRI juga melibatkan Direktorat Digital dan Teknologi Informasi
    Assessment (SRA) terkini.                                                                                                dalam upaya pencegahan terjadinya fraud oleh pihak eksternal. [3-3]
4   Optimalisasi penerapan program APU PPT di kantor wilayah dan kantor cabang melalui peningkatan peran                     Secara internal, BRI mewajibkan Direktur, Komisaris, jajaran manajemen, dan seluruh pekerja
    Regional Risk Management & Compliance dan Branch Risk & Compliance.                                                      untuk menandatangani komitmen anti-fraud. Di lingkup eksternal, BRI terus memperbarui
                                                                                                                             teknologi sebagai langkah pencegahan fraud. BRI juga menyediakan bantuan hukum bagi
                                                                                                                             pekerja yang menghadapi permasalahan hukum dari pihak ketiga terkait dugaan fraud dalam
Pelatihan Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan
                                                                                                                             pelaksanaan tugas. Namun, bantuan dan perlindungan hukum tidak berlaku jika pekerja menjadi
Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APU, PPT, dan PPPSPM)
                                                                                                                             pihak yang dilaporkan perusahaan dan/atau telah dinyatakan bersalah oleh perusahaan.
BRI menetapkan penerapan program APU PPT dan PPPSPM sebagai materi wajib dalam pendidikan bagi
                                                                                                                             BRI mengajak seluruh pekerja untuk menghindari keterlibatan dalam segala bentuk kegiatan
pekerja baru dan pelatihan reguler lainnya untuk meningkatkan pemahaman pekerja terhadap implementasi
                                                                                                                             fraud melalui serangkaian sosialisasi. Pada tahun 2024, BRI telah melaksanakan survei terkait
APU PPT dan PPPSPM.
                                                                                                                             operasi dengan potensi risiko gratifikasi. Survei ini memperkuat kesadaran bahwa setiap pekerja
Pada tahun 2024, BRI menyelenggarakan sosialisasi melalui webinar tentang Sistem AML CFT 3.1, Pencatatan                     di setiap divisi memiliki potensi dan risiko yang sama terkait gratifikasi. Penyelenggaraan
Field EDD dan BO pada Aplikasi NDS, dan CDD/EDD Transfer Dana. Selain itu, BRI juga bekerja sama dengan                      sosialisasi dan pelatihan kebijakan anti-fraud atau antikorupsi di tahun 2024 telah menjangkau
Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) untuk menyelenggarakan Sertifikasi Kepatuhan dan Sertifikasi APU PPT                       seluruh pekerja (100%) dan badan tata kelola, termasuk melakukan sosialisasi kepada mitra
Level 1 maupun 2 kepada jajaran pekerja Compliance Division.                                                                 bisnis. [205-1] [205-2] [2-24]
Page 151
                                                                                                                             Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.          151



      PENGANTAR                             TOPIK MATERIAL                    TOPIK UMUM                          LAMPIRAN

 Inisiatif Hijau   Manajemen Human            Mendorong Penghormatan pada          Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:        Manajemen      Integritas di Tempat Kerja: Komitmen BRI   Asosiasi dan
 BRI               Capital: Insan BRILiaN     Hak Asasi Manusia                    Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI      Risiko         untuk Praktik Bisnis yang Beretika         Framework



Integritas di Tempat Kerja: Komitmen BRI untuk Praktik Bisnis yang Beretika

Pencegahan Korupsi dan Penyuapan
Pencegahan korupsi dan penyuapan dimulai dengan larangan pemberian dan penerimaan gratifikasi
dalam bentuk apa pun dan dari siapa pun, sejalan dengan undang-undang yang berlaku. Komitmen BRI
untuk melarang praktik gratifikasi di setiap unit kerja BRI terus diperkuat melalui penerbitan Kebijakan
Anti Penyuapan dan Pengendalian Gratifikasi. Hal ini diatur dalam SE.09-DIR/KEP/03/2023 Tentang
Corporate Governance Buku 3: Anti Penyuapan dan Pengendalian Gratifikasi. BRI mendorong Insan
BRILiaN wajib turut serta dalam Program Anti Penyuapan dan Pengendalian Gratifikasi yang selaras
dengan core value AKHLAK.
Kebijakan ini menjadi pedoman bagi seluruh Insan BRILiaN dalam hal ini Dewan Komisaris, Direksi,
Pekerja tetap, Pekerja kontrak, serta tenaga outsourcing berdasarkan ketentuan yang berlaku di BRI,
untuk mencegah praktik gratifikasi dan penyuapan yang dapat merugikan kepentingan BRI serta
melanggar prinsip GCG termasuk larangan terhadap kontribusi politik secara langsung maupun tidak
langsung atau melalui kontribusi amal dan sponsorship.
Dalam pelaksanaan program anti gratifikasi, BRI membentuk Unit Pengendalian Gratifikasi BRI (UPG
BRI) yang bertanggung jawab menyusun ketentuan pengendalian gratifikasi, merancang program
sosialisasi, mengelola laporan penerimaan dan penolakan gratifikasi, serta melakukan analisis dan
administrasi laporan tersebut. Unit ini secara khusus terintegrasi dalam Divisi Kepatuhan. [3-3]
Pekerja yang menerima atau menolak gratifikasi wajib melapor ke UPG BRI. Pelaporan gratifikasi
kepada UPG dilakukan secara digital melalui GCG Online System dan surat elektronik dengan alamat
upg.bri@corp.bri.co.id.
Laporan tersebut kemudian diteruskan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui aplikasi
Gratifikasi Online (GOL). Pelaporan harus diterima paling lambat tujuh hari kerja dari tenggat waktu
tiga puluh hari kerja. Melalui GCG Online System, setiap pekerja memiliki akses ke teknis tata kelola,
seperti penandatanganan pernyataan kepatuhan kode etik dan pembuatan pengungkapan tahunan
(annual disclosure).
Pelaporan pemberian atau penerimaan gratifikasi dapat dilaporkan melalui: [3-3]

                                                                        Surat ke Divisi Kepatuhan BRI
     Human Capital System
                                        Email: upg.bri@corp.bri.co.id   Gedung BRI 2 lantai 10,
     (BRISTARS) GCG Online System
                                                                        Jl. Jenderal Sudirman Kav. 44-26


Sepanjang 2024, pekerja BRI telah menyampaikan 17 laporan pengaduan gratifikasi kepada Divisi
Kepatuhan. BRI juga berupaya meningkatkan kesadaran pekerja BRI terhadap gratifikasi melalui
internalisasi anti-penyuapan dan pengendalian gratifikasi melalui sosialisasi ketentuan, e-learning, dan
materi komunikasi berupa video. [205-3] [205-1] [3-3]
Page 152
                                                                                                                                                    Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      152



      PENGANTAR                                   TOPIK MATERIAL                             TOPIK UMUM                                       LAMPIRAN

 Inisiatif Hijau     Manajemen Human                Mendorong Penghormatan pada                      Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:               Manajemen    Integritas di Tempat Kerja: Komitmen BRI   Asosiasi dan
 BRI                 Capital: Insan BRILiaN         Hak Asasi Manusia                                Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI             Risiko       untuk Praktik Bisnis yang Beretika         Framework



Integritas di Tempat Kerja: Komitmen BRI untuk Praktik Bisnis yang Beretika
Whistleblowing System (WBS) [F.24] [FN-CB-510a.2]
BRI menyediakan sarana pelaporan pelanggaran bagi pekerja BRI maupun pihak eksternal, seperti                                                     Pengelolaan laporan WBS dilakukan oleh Unit Pengelola WBS yang berada di bawah Direktur Utama
nasabah, mitra kerja, dan pemangku kepentingan BRI untuk melaporkan adanya perilaku atau indikasi                                                 dan diawasi oleh Dewan Komisaris melalui Komite Audit. Unit Pengelola WBS bertanggung jawab
pelanggaran kode etik. Inisiatif ini sejalan dengan prinsip GCG dan ketentuan yang berlaku yang disebut                                           dalam mengelola dan menindaklanjuti laporan indikasi pelanggaran. [2-25] [2-26] [2-29]
Whistleblowing System (WBS) BRI.                                                                                                                  BRI menggabungkan semua pengaduan dan keluhan dalam satu saluran umum, sehingga pemangku
Untuk memastikan keefektifan laporan, BRI menjamin kerahasiaan identitas pelapor apabila pelapor                                                  kepentingan eksternal dapat menggunakan WBS sebagai sarana untuk menyampaikan berbagai
memilih untuk menyampaikan identitas dan memberikan opsi anonim kepada pelapor saat melakukan                                                     keluhan mereka. [2-25] Jenis pelanggaran yang dapat dilaporkan melalui WBS adalah: [2-27]
pelaporan melalui Whistleblowing System.                                                                                                            l fraud;
Implementasi WBS dilakukan melalui alur sebagai berikut:                                                                                            l gratifikasi;
                   Alur Mekanisme Pelaporan Whistleblowing System (WBS)                                                                             l pelanggaran etika;
                                                                                                                                                    l pelanggaran kode etik;
                                                                                                                                                    l pelanggaran terhadap proses akuntansi dan laporan keuangan; serta
                                                                                                                                                    l indikasi pelanggaran oleh manajemen BRI & perusahaan anak.


                                        Kode                                       Persetujuan
                                      Laporan &
       Pelapor menyampaikan           Password     Verifikasi laporan WBS oleh                           Pemimpin Unit Pengelola
    laporan indikasi pelanggaran                     Petugas WBS/Petugas                                  WBS/Pemimpin Komite
      melalui, SMS, WhatsApp,                              Komite Audit                                  Audit melakukan Validasi
          Email, atau surat


                                                                                 Ditolak                                   Dilanjutkan
                                                                                                                           Unit Pengelola
                                                                                                                            WBS/Komite
                                                                                                                           Audit menunjuk
                                                                                                                              Unit Kerja
                                                                             Tolakan diperbarui                           Investigasi untuk
                                                                                pada sistem                                  melakukan
                                                                                                                             Investigasi




                                                       Unit kerja memiliki                             Unit kerja investigasi
                                                      kewenangan untuk                             menyampaikan laporan hasil
         Petugas UP WBS/Petugas                        melakukan tindak                            investigasi kepada unit kerja
         Komite Audit update status                  lanjut perbaikan dan                         berwenang dengan tembusan
                  laporan                          melaporkannya kepada UP                            UP WBS/Komite Audit
                                                      WBS/Komite Audit
Page 153
                                                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      153



      PENGANTAR                             TOPIK MATERIAL                  TOPIK UMUM                        LAMPIRAN

 Inisiatif Hijau   Manajemen Human            Mendorong Penghormatan pada     Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:        Manajemen      Integritas di Tempat Kerja: Komitmen BRI   Asosiasi dan
 BRI               Capital: Insan BRILiaN     Hak Asasi Manusia               Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI      Risiko         untuk Praktik Bisnis yang Beretika         Framework



Integritas di Tempat Kerja: Komitmen BRI untuk Praktik Bisnis yang Beretika
Strategi Perpajakan
Kebijakan perpajakan merupakan bagian komitmen BRI untuk terus bertanggung jawab dan berpegang                      Pemangku kepentingan yang terpenting dalam hal perpajakan adalah pemerintah melalui kantor
pada prinsip-prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam menjalankan segala urusan perpajakan yang                 pajak. Untuk itu, BRI senantiasa membina hubungan baik dengan otoritas perpajakan, namun tidak
baik serta menjadi bentuk tanggung jawab sosial dan komitmen keberlanjutan perusahaan [GRI 3-3] [GRI 207-1]         terlibat dalam advokasi atau upaya serupa untuk mempengaruhi otoritas perpajakan. BRI sepenuhnya
                                                                                                                    mematuhi seluruh peraturan perundangan yang dikeluarkan oleh Pemerintah. BRI hanya beroperasi di
                                                                                                                    Indonesia dengan beberapa cabang di luar negeri, sehingga laporan perpajakan hanya dilakukan untuk
Pengelolaan Perpajakan [GRI 207-2]
                                                                                                                    Indonesia.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebagai Bank BUMN berkomitmen untuk melaksanakan
kewajiban di bidang perpajakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam rangka pengelolaan
                                                                                                                    Pelaporan Perpajakan
perpajakan yang lebih baik, BRI menerapkan prinsip perpajakan untuk mewujudkan pengelolaan
perpajakan secara efektif dan efisien, selalu selaras dengan ketentuan perundang-undangan                           Pelaksanaan kebijakan pajak untuk masing-masing ruang lingkup dikordinasikan, dimonitor dan
perpajakan yang berlaku serta mengedepankan transparansi dan akuntabilitas dalam segala hal yang                    dievaluasi oleh unit kerja terkait dan Financial and Management Accounting Division. Kinerja
berhubungan dengan perpajakan. BRI telah membangun kebijakan dan strategi pajak yang disetujui                      penerapan kebijakan pajak dilaporkan oleh Divisi ESG setiap tahun kepada Direksi, Dewan Komisaris
dan ditinjau setiap tahun oleh Direktur Keuangan dalam pelaporan SPT Tahunan PPh Badan. BRI telah                   serta kepada seluruh pemangku kepentingan dalam Laporan Keberlanjutan Perusahaan. Pada tahun
melakukan pengelolaan pajak sebagai berikut:                                                                        2024, kontribusi pajak BRI kepada Pemerintah adalah sebesar Rp12,35 Triliun
1   Badan tata kelola (eksekutif) yang bertanggung jawab untuk menerapkan strategi pajak adalah
    Direktur Keuangan.                                                                                              Tingkat Efektivitas Perpajakan [GRI 207-3]
2   BRI telah memiliki pedoman perpajakan internal dalam pemenuhan kewajiban perpajakan dalam                       BRI berkomitmen memastikan segala pelaksanaan urusan perpajakan dilakukan secara proaktif dan
    Surat Edaran Ketentuan Perpajakan BRI dan Standar Operasional Prosedur Perpajakan BRI yang
                                                                                                                    bertanggung jawab, dengan tetap menyeimbangkan kepentingan pemangku kepentingan BRI. Ini
    dipergunakan dan menjadi standar bagiseluruh Unit Kerja BRI.
                                                                                                                    dilakukan dengan inisiatif BRI memastikan setiap transaksi yang dilakukan sudah direncanakan dengan
3   BRI melakukan identifikasi, mengelola, dan memonitor atas kewajiban perpajakan sesuai dengan
                                                                                                                    baik, sehingga transaksi tersebut memiliki substansi komersial dan sesuai dengan regulasi perbankan
    peraturan yang berlaku melalui monitoring dan rekonsiliasi berkesinambungan yang dilakukan oleh
    Divisi Financial and Management Accounting dan unit kerja terkait.                                              yang diawasi secara ketat oleh OJK.
4   BRI mengungkapkan informasi pajak secara transparan mengikuti pedoman pelaporan untuk
    pemegang saham dan masyarakat publik.
Page 154
                                                                                                                         Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   154



      PENGANTAR                             TOPIK MATERIAL                  TOPIK UMUM                         LAMPIRAN

 Inisiatif    Manajemen Human           Mendorong Penghormatan   Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:     Manajemen    Integritas di Tempat Kerja: Komitmen     Asosiasi dan
 Hijau BRI    Capital: Insan BRILiaN    pada Hak Asasi Manusia   Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI   Risiko       BRI untuk Praktik Bisnis yang Beretika   Framework



Asosiasi dan Framework
Keanggotaan dalam Asosiasi [C.5] [GRI 2-28]                                                                            Membangun Kesadaran Kolektif tentang Dampak Berkelanjutan
BRI secara aktif bergabung dalam sejumlah organisasi dan asosiasi yang sejalan dengan bisnis                           BRI berkomitmen untuk mendukung dan secara aktif berpartisipasi dalam inisiatif yang sejalan dengan
inti perusahaan untuk mengikuti perkembangan lingkungan bisnis, memperluas jaringan, serta                             tujuan strategisnya untuk mendorong dampak positif dari sektor keuangan berkelanjutan kepada
mengokohkan kontribusi, sinergi, dan eksistensi BRI dalam menciptakan iklim bisnis yang berkelanjutan.                 masyarakat. Komitmen ini mendorong BRI terlibat baik dalam inisiatif keberlanjutan nasional maupun
Meskipun begitu, BRI tidak memberikan kontribusi finansial di luar iuran keanggotaan. Hingga akhir                     global, termasuk yang sejalan dengan Perjanjian Paris, sambil juga mengadvokasi perlindungan hak
tahun 2024, BRI tercatat sebagai anggota dari beberapa asosiasi berikut ini:                                           asasi manusia, pertumbuhan inklusif, dan keberagaman.

 No          Nama Asosiasi                                Tujuan                                Posisi
                                       Berkontribusi   mengembangkan       sektor                                      Dukungan di Tingkat Nasional
      Himpunan Bank Milik              perbankan di Indonesia sebagai salah satu                                       BRI aktif mendukung berbagai inisiatif yang selaras dengan Perjanjian Paris, termasuk Taksonomi
  1                                                                                             Ketua
      Negara (Himbara)                 penggerak utama dalam pertumbuhan ekonomi
                                                                                                                       Keuangan Berkelanjutan Indonesia, Roadmap Keuangan Berkelanjutan 2021-2025 yang dikeluarkan
                                       nasional.
                                                                                                                       Otoritas Jasa Keuangan, maupun target net zero emission Indonesia tahun 2060. Sejalan dengan
      Asosiasi Sistem                  Mengoptimalkan efisiensi, profesionalisme dan                                   komitmen tersebut, BRI mengintegrasi target perubahan iklim yang ditetapkan pemerintah dalam
  2   Pembayaran Indonesia             implementasi tata kelola perusahaan yang baik          Sekretaris               Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan BRI dengan tujuan penerapan Net Zero Emission BRI pada tahun
      (ASPI)                           dalam industri sistem pembayaran.
                                                                                                                       2050. Saat ini BRI menjadi Anggota dari Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas), yaitu perkumpulan
      Perhimpunan Bank                 Merumuskan kebijakan dan strategi untuk                                         lembaga keuangan yang membantu merumuskan kebijakan terkait dengan perbankan. Perbanas
  3                                                                                            Anggota
      Nasional (Perbanas)              memperkuat sektor perbankan.                                                    merupakan asosiasi di bawah KADIN Indonesia, yang mana KADIN Indonesia telah menunjukkan
      Forum Komunikasi                 Memfasilitasi pertukaran informasi tentang                                      keselarasan dengan Paris Agreement dalam berbagai kebijakan dan inisiatifnya. Hal ini merupakan
  4   Direktur Kepatuhan               ketentuan/peraturan Bank Indonesia maupun               Anggota                 bentuk penerapan mitigasi risiko perubahan iklim serta mengambil peluang bisnis dalam perekonomian
      Perbankan (FKDKP)                standar internasional perbankan.                                                Indonesia yang tahan terhadap perubahan iklim dan berkontribusi pada pencapaian Sustainable
                                                                                                                       Development Goals (SDGs). Selain itu, BRI juga berkontribusi aktif dalam Forum Komunikasi Direktur
                              Mendukung penerapan keuangan berkelanjutan                                               Kepatuhan Perbankan (FKDKP) yang berperan menjadi salah satu driver utama dalam mempromosikan
                              di Indonesia sebagai bentuk mitigasi risiko                                              kepatuhan dan tata kelola perbankan yang baik di industri perbankan.
      Inisiatif Keuangan      perubahan iklim serta mengambil peluang bisnis
  5   Berkelanjutan Indonesia dalam perekonomian yang tahan terhadap                           Anggota
      (IKBI)                  perubahan iklim dan berkontribusi pada                                                   Dukungan di Tingkat Global
                              pencapaian Sustainable Development Goals                                                 BRI sejak tahun 2023 bergabung dalam inisiatif keberlanjutan global yang digagas United Nations Global
                              (SDGs).                                                                                  Compact (UNGC) dengan mendukung kontribusi terhadap SDGs melalui sepuluh prinsip universal
                                                                                                                       UNGC. Penandatanganan komitmen ini telah ditindaklanjuti melalui penyampaian Communication on
                                       Menjalin kerja sama global antar lembaga                                        Progress pada tahun 2023 dan 2024.
      Partnership for Carbon           keuangan dalam mengembangkan metodologi
  6   Accounting Financials            standard dalam mengukur dan mengungkapkan               Anggota
      (PCAF)                           emisi gas rumah kaca (GRK) dari pinjaman dan
                                       investasi.
                                       Mendorong keberlanjutan perusahaan dan
      United Nations Global            praktik bisnis bertanggung jawab yang selaras
  7                                                                                            Anggota
      Compact (UNGC)                   dengan dengan sepuluh prinsip universal UNGC
                                       serta mendukung pencapaian SDGs.
Page 155
                                                                                                                       Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   155



     PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                   TOPIK UMUM                         LAMPIRAN

 Inisiatif   Manajemen Human          Mendorong Penghormatan   Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:     Manajemen    Integritas di Tempat Kerja: Komitmen     Asosiasi dan
 Hijau BRI   Capital: Insan BRILiaN   pada Hak Asasi Manusia   Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI   Risiko       BRI untuk Praktik Bisnis yang Beretika   Framework



Asosiasi dan Framework
Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB)
Kebijakan utama terkait keuangan berkelanjutan diatur dalam SK No. S.1270-DIR/ESG/04/2024 tentang                    l Menyusun dan mengusulkan kebijakan Keuangan Berkelanjutan beserta perubahannya kepada
Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) Tahun 2024-2028. Penerapan RAKB mengintegrasikan                            Dewan Komisaris;
aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan yang diwujudkan melalui berbagai inisiatif,                     l Menyusun dan mengusulkan RAKB kepada pihak Dewan Komisaris;
termasuk dalam pembiayaan berwawasan lingkungan, program BRI Peduli, dan praktik operasional
                                                                                                                     l Menyusun dan mengusulkan Laporan Keberlanjutan kepada Dewan Komisaris;
yang ramah lingkungan. [FS1]
                                                                                                                     l Mengomunikasikan RAKB kepada para Pemegang Saham dan seluruh struktur organisasi yang ada
Proses pengembangan RAKB diawasi oleh Direktur Kepatuhan dan disusun oleh Komite ESG
                                                                                                                       di bank;
yang melibatkan Direktur Manajemen Risiko, Direktur Keuangan, & SEVP Change Management &
Transformation Office. Proses ini juga melibatkan tim Penunjang yang terdiri dari Divisi Environmental,              l Mengawasi satuan kerja yang melaksanakan kebijakan dan prosedur Keuangan Berkelanjutan secara
Social, & Governance, Change Management, Investor Relation, Planning, Budgeting & Performance                          terpisah dari satuan kerja yang mengawasi penerapannya;
Management, Corporate Secretary, Micro Business Development, dan Project Management Office. [E.1]                    l Membentuk satuan kerja khusus di kantor pusat yang bertanggung jawab terhadap penerapan
Peran tata kelola tertinggi terhadap implementasi keuangan berkelanjutan dijelaskan sebagai berikut:                   Keuangan Berkelanjutan di bank;

Dewan Komisaris                                                                                                      l Mengawasi kepatuhan satuan kerja dalam menerapkan Keuangan Berkelanjutan;

Dewan Komisaris memiliki tugas, tanggung jawab, dan wewenang untuk secara aktif melakukan                            l Mengawasi Unit Bisnis dan Unit Kerja Operasional agar menunjuk pejabat untuk bertanggung jawab
pengawasan terhadap RAKB yang mengacu pada Anggaran Dasar Bank serta peraturan perundang-                              terhadap penerapan Keuangan Berkelanjutan;
undangan lainnya, seperti:                                                                                           l Mengawasi kebijakan dan prosedur keuangan berkelanjutan agar sejalan dengan perubahan dan
l Memberikan persetujuan atas kebijakan Keuangan Berkelanjutan yang merupakan salah satu                               pengembangan produk, jasa, dan teknologi bank yang disesuaikan dengan perkembangan Keuangan
  kebijakan spesifik bank;                                                                                             Berkelanjutan;

l Memberikan persetujuan terhadap Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB);                                        l Mengawasi program pengembangan kapasitas internal yang berkaitan dengan Keuangan
                                                                                                                       Berkelanjutan secara berkala; serta
l Memberikan persetujuan mengenai Laporan Keberlanjutan; dan
                                                                                                                     l Mengelola, melakukan telaah berkala, dan meninjau efektivitas proses manajemen risiko sebagai
l Melakukan pengawasan atas pelaksanaan tanggung jawab pihak Direksi terhadap penerapan
                                                                                                                       tugas, tanggung jawab, dan wewenang Direksi terkait dengan penerapan Keuangan Berkelanjutan.
  Keuangan Berkelanjutan.
                                                                                                                     Dokumen RAKB ditetapkan pada 28 November 2023 melalui persetujuan Direktur dan Dewan
Direksi
                                                                                                                     Komisaris serta terbagi menjadi RAKB Jangka Panjang Lima Tahunan (2024-2028) yang menjelaskan
Direksi memiliki tugas, tanggung jawab, dan wewenang untuk menerapkan program Keuangan                               arah strategis Bank selama 5 tahun dan RAKB Jangka Pendek Tahunan (2024) yang menjelaskan detail
Berkelanjutan yang mengacu pada Anggaran Dasar Bank serta peraturan perundang-undangan,                              inisiatif dan target tahun tersebut. Progress pencapaian RAKB dilaporkan setiap tahun kepada Otoritas
antara lain:                                                                                                         Jasa Keuangan (OJK).
Page 156
                                                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.          156



     PENGANTAR                            TOPIK MATERIAL                      TOPIK UMUM                       LAMPIRAN

 Inisiatif    Manajemen Human          Mendorong Penghormatan    Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:     Manajemen   Integritas di Tempat Kerja: Komitmen     Asosiasi dan
 Hijau BRI    Capital: Insan BRILiaN   pada Hak Asasi Manusia    Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI   Risiko      BRI untuk Praktik Bisnis yang Beretika   Framework



Asosiasi dan Framework


Berikut adalah deskripsi Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan tahun 2024.
Kategori                 Program                Deskripsi                                                                                                       Pencapaian
Tata Kelola
Sustainable Finance      Mortgage Ecosystem     One-stop housing ecosystem website yang menyediakan informasi perumahan dari developer PKS BRI dalam Telah tersedia website dan mobile apps homespot.id yang dapat
Product & Strategy       (Homespot.id)          mendapatkan informasi properti dan mendapatkan pelayanan fasilitas KPP BRI dengan berbagai value-added yang digunakan untuk public
                                                memberikan kemudahan bagi calon nasabah.
                         Funding Plan           1. Penerbitan Instrumen Non-DPK (Non-Dana Pihak Ketiga) Rupiah dan Valas untuk memenuhi kebutuhan likuiditas Telah dilakukan penerbitan good fund berupa Green Bond dan LTN
                         Penerbitan Instrumen      BRI.                                                                                                      Tapera serta penarikan social loan
                         Non-DPK                2. Penerbitan Non-DPK valas dalam bentuk loan untuk meng-cover kebutuhan likuiditas pinjaman jangka panjang
                                                   (matching basis), termasuk funding plan untuk kebutuhan Unit Kerja Luar Negeri.
                                                3. Penerbitan Efek Tapera (Long Term Notes) dalam rangka pembiayaan Kredit Tapera.
Sustainable Finance      Database Anti-         Tools yang berisi database watchlist AML CFT yang dapat digunakan sebagai sarana screening calon nasabah, 1. Watchlist proses pembukaan rekening masal (mass account opening)
Governance               Money Laundering       nasabah, WIC (Walk-In Customers) dan Beneficial Owner pada aktivitas pembukaan rekening dan transaksi nasabah.    telah terimplementasi pada platform Masspro
                         and Combating          Tools ini dapat digunakan oleh BRI dan Perusahaan Anak                                                         2. Watchlist transaksi outgoing international telah dilakukan
                         the Finance of                                                                                                                           deployment dan saat ini berada dalam tahap piloting
                         Terrorism (AML CFT)
                         Terintegrasi
Risk & Control           Implementasi Risk      Internalisasi program Risk Culture                                                                              1. Telah terdapat penilaian risk culture Perusahaan Anak BRI
Environment              Culture                                                                                                                                2. Telah tersedia program risk culture BRI dan telah diimplementasikan
                         Governance             Penyusunan dan implementasi Governance Review terhadap Rencana Kebijakan Direksi BRI, berdasarkan Good Guideline policy assessment telah digunakan untuk melakukan review
                         Assessment Internal    Corporate Governance (GCG) best practice serta kebijakan GCG BRI.                                      terhadap kebijakan terkait dengan tata kelola
                         Policies BRI
Sosial
Financial Inclusion &    Brincubator            Pelatihan dan kegiatan pengembangan UMKM yang terkurasi secara fokus terstruktur dan disertai pendampingan.     Sebanyak 2.167 peserta UMKM telah mengikuti tahapan Brincubator,
Customer Excellence      & Penyaluran           Hasil dari BRIncubator adalah UMKM yang sudah dilatih dan terkurasi sehingga siap untuk mengikuti BRI UMKM      siap Go-Global, dan siap untuk mengikuti BRI UMKM EXPO(RT)
                         Government Program     EXPO(RT). Selain itu, sesuai dengan komitmennya, BRI juga mendukung penyaluran bantuan/subsidi pemerintah       Telah dilakukan penyaluran bantuan pemerintah, sembako, kartu tani,
                                                tahun 2024:                                                                                                     kartu KUSUKA, dan kartu nelayan
                                                1. Kementerian Sosial: PKH dan Program Sembako
                                                2. Kementerian Kelautan dan Perikanan: Program KUSUKA
                                                3. Program Kartu Nelayan dengan Pemerintah Provinsi
                         Customer Handling      Customer Handling Management (CHM) meliputi Customer Relationship Management dan Complaint Handling Telah dilakukan deployment release pada 2 Project CHM
                         Management             Management
Page 157
                                                                                                                          Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.           157



     PENGANTAR                             TOPIK MATERIAL                    TOPIK UMUM                          LAMPIRAN

Inisiatif    Manajemen Human          Mendorong Penghormatan    Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:      Manajemen      Integritas di Tempat Kerja: Komitmen     Asosiasi dan
Hijau BRI    Capital: Insan BRILiaN   pada Hak Asasi Manusia    Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI    Risiko         BRI untuk Praktik Bisnis yang Beretika   Framework



Asosiasi dan Framework


Kategori                Program                 Deskripsi                                                                                                          Pencapaian
Strategic Workforce     ESG dalam               Penyusunan kebijakan, deklarasi dan implementasi seperti Human Rights Policy dan Diversity Program yang Telah tersedia Laporan Hasil Asesmen Hak Asasi Manusia (HAM) Pekerja
Planning                Pengelolaan Human       mendukung inklusivitas.                                                                                 BRI berdasarkan surat ESG Division No. B.114.e-ESG/DIM/07/2024
                        Capital BRI
                        Implementasi Journey    Tindak lanjut Implementasi Journey Employee Experience: Room for Improvement berdasarkan framework employee Telah tersedia hasil pengukuran employee experience survey 2024 dan
                        Employee Experience     experience                                                                                                  employee engagement survey tahun 2024
                        Learning &              Penyelarasan Career & Learning Journey dan Re-design konsep BRILiaN Specialist Development Program (BSDP) Telah dilaksanakan pendidikan Digital Skill Based dan pendidikan bagi
                        Development             yang fokus pada leveling dan Spesialisasi per Direktorat                                                  Relationship Manager
                        Alignment
                        People Analytics        Pengembangan analisis melalui people analytics untuk mendukung berbagai proses yang relevan dalam rangka Telah tersedia hasil analisa description, automation and analysis
                                                menuju next gen Human Capital.                                                                           recruitment program BBOP, BMSP/BRMP, dan BFLP serta terlaksana
                                                                                                                                                         pilot project proses automasi administration process pada rekrutmen
                                                                                                                                                         BFLP
Human Rights & Social   Adaptasi ISO 26000      Mengadaptasi ISO 26000 yang merupakan international guiding standards untuk social responsibility, yang Seluruh aktivitas untuk memenuhi gap analysis ekspektasi ISO 26000
Responsibility          Framework (7 Cores      menerjemahkan tanggung jawab suatu organisasi atas dampak dari keputusan dan aktivitasnya terhadap masyarakat telah terlaksana
                        Subject)                dan lingkungan, melalui perilaku yang transparan dan etis.
                        Aplikasi                Pengembangan end to end sistem pengadaan yang terintegrasi dengan Surrounding System yang ada di BRI untuk Telah dilakukan deployment test pada aplikasi e-Procurement
                        e-Procurement           mengakomodasi kebutuhan pertukaran data dan informasi dari sistem lain ke sistem e-Procurement.
Lingkungan
Developing climate risk Implementasi TCFD       Proses berkesinambungan untuk merumuskan tata kelola, strategi, pengelolaan risiko dan penetapan target terkait Telah tersedia laporan hasil pilot yang dapat diunduh melalui website
strategy                (Task Force on          iklim sesuai dengan acuan TCFD. Taskforce on Climate Related Disclosure (TCFD) merupakan salah satu jenis disclosure BRI   melalui   tautan https://www.ir-bri.com/misc/BRI_Climate_
                        Climate-Related         yang komprehensif dalam menunjukan kinerja ESG Perusahaan.                                                           Report_2024.pdf
                        Financial Disclosure)
Emission management BRI Green Network           Project yang mendukung implementasi ESG di unit kerja BRI dan memastikan keselarasan dengan strategi korporasi Telah dilakukan pemasangan 50 unit PLTS dan pendistribusian 150
on own operation                                yang terkait dengan keberlanjutan lingkungan dan praktik bisnis yang bertanggung jawab.                        kendaraan listrik pada unit kerja BRI
                        Pembangunan          • Pembangunan gedung guna mendukung program BRI menanam berupa Training Center Penanaman                              Telah dimulai proses pembangunan nursery dan waste management
                        Nursery dan Waste    • Penyaluran Bibit ke Desa-desa BRILiaN
                        Management di Sentul
Green Banking as part   Akuisisi klien baru     Program kerja dalam rangka inisiatif mendukung ESG melalui calon nasabah baru di Divisi EMG.                       Telah dilakukan akuisisi terhadap nasabah yang selaras dengan inisiatif
of decarbonization      yang Selaras dengan                                                                                                                        keberlanjutan
                        Inisiatif ESG
                        BRI Menanam             Penanaman pohon produktif secara bertahap dalam menciptakan lingkungan hidup yang lebih nyaman, dan Sampai dengan tahun 2024, BRI telah menanam 1.138.333 bibit pohon
                                                mengurangi polusi di daerah tanam.                                                                  yang tersebar di lebih dari 2.600 lokasi seluruh Indonesia.
Page 158
                                                                              R                                                                             (Merangkap Anggota Tetap)
                                                            ompeten |
                                                         | K          Ha                                                                                                                                                 Sekretaris
                                                     h                                                                                                                                                            (Merangkap Anggota Tetap)




                                                    na




                                                                          rm
                                               | Ama




                                                                            onis
                                                         BRI ONE




                                                                                           SYST
                                                         CULTURE




                                                                                 | Lo
                              SYM

                                           asi
                                                                                                                                                                                                                                  Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.       158




                                         or




                                                                                     ya
                                                                  b       l
                                                               ola    |

                                     B
                                                    Ada
                                                       ptif | K               EM
                                         OL                                                                                           Direktur Manajemen
                                                                                                                                             Risiko
                                                                                                                                                                  Direktur Keuangan       Direktur Kepatuhan
                                                                                                                                                                                                                 SEVP Change Management
                                                                                                                                                                                                                  & Transformation Office
                                                                                                                                                                                                                                              Seluruh Direktur/ SEVP
                                                                                                                                                                                                                                                  Bidang Terkait
                                                                                                                                        Anggota Tetap               Anggota Tetap            Anggota Tetap            Anggota Tetap            Anggota Tidak Tetap
            Simbol                                                                                         Sistem
            (Symbol)                                                                                     (System)
            Penggunaan simbol budaya kerja                              Penggunaan sistem budaya kerja
            bertujuan untuk mengefektifkan                                   bertujuan untuk mengukur
            proses internalisasi dan eksternalisasi                   implementasi budaya kerja dengan

       PENGANTAR
            nilai-nilai pokok budaya kerja melalui
            penggunaan media atau sarana
                                                                            menggunakan pola tertentu.
                                                                              Mekanisme Kerja Culture •
                                                                                                         TOPIK MATERIAL                                    TOPIK UMUM                                            LAMPIRAN
            komunikasi.                                                        Leader & Culture Agent
            • Community based
                                                                   Rewards & Recognition System •
            • Culture Activation Program
            • Program Komunikasi                                                          Indikator & Alat Ukur •                                                                         COMPLIANCE DIRECTORATE
 Inisiatif           Manajemen Human                                                            Mendorong Penghormatan
                                                                                                  Budaya Kerja
                                                                                                                                    Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:DIRECTORManajemen                                        Integritas di Tempat Kerja: Komitmen     Asosiasi dan
 Hijau BRI           Capital: Insan BRILiaN                                                     pada Hak Asasi Manusia              Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI      Risiko                                           BRI untuk Praktik Bisnis yang Beretika   Framework

                                                                                                                                                                              ENVIRONMENTAL, SOCIAL & GOVERNANCE (ESG) DIVISION


Asosiasi dan Framework                                                                                                                                                                          DIVISION HEAD




Tantangan dan Peluang dalam Inisiatif Keuangan Berkelanjutan                                                                                Dalam beberapa tahun terakhir, terjadi perubahan paradigma global di mana perusahaan tidak lagi
[E.5] [GRI 2-12] [GRI 2-16] [GRI G4 FS4]                                                                                                    berfokus         hanya pada pertumbuhan kinerja keuangan, tetapi juga mengangkat misi penting untuk
                                                                                                                                                    PERFORMANCE & ANALYTICS
                                                                                                                                                POLICY & STRATEGY
                                                                                                                                            DEVELOPMENT DEPARTMENT
                                                                                                                                                           DEPARTMENT
                                                                                                                                                                                            IMPLEMENTATION &
                                                                                                                                                                                        COMMUNICATION DEPARTMENT
                                                                DEPARTMENT HEAD
Dalam implementasi Keuangan Berkelanjutan, tantangan yang muncul dapat berasal dari internal
                                                                                                       DEPARTMENT HEAD                      menciptakan             nilai sosial bagi masyarakat dan lingkungan (creating shared value). Mengingat peran
                                                                                                                                                         DEPARTMENT HEAD



maupun eksternal. Untuk merespons tantangan internal, BRI meningkatkan pelatihan secara                                                     penting         BRI   sebagai    salah satu lembaga keuangan di Indonesia yang fokus melayani nasabah di
konsisten dan terstruktur dalam berbagai topik keberlanjutan. Pelatihan(Leveldilakukan              di berbagai
                                                                                                         Team Member                        segmen          usaha     mikro, kecil, dan menengah (UMKM), BRI telah merumuskan strategi perusahaan, yaitu
                                                                                Jabatan tertinggi Team Member maksimal 1 level di bawah Department Head)

tingkatan, termasuk kantor pusat, kantor wilayah, kantor cabang, dan unit kerja lainnya, memastikan                                         BRIVOLUTION 2.0, dengan visi menjadi “The Most Valuable Banking Group in Southeast Asia and
bahwa pemabahan tentang keberlanjutan telah berjalan efektif di seluruh organisasi di perusahaan.                                           Champion of Financial Inclusion”.
Selain itu, tantangan eksternal melibatkan berbagai aspek, termasuk perkembangan regulasi terkait                                                                                                                            Visi BRIVOLUTION 2.0 tersebut menunjukan dua hal. Pertama, bahwa BRI tetap fokus dalam menjaga
Keuangan Berkelanjutan yang dapat mempengaruhi pasar. Kemajuan dalam teknologi digitalisasi                                                                                                                                  pertumbuhan kinerja keuangan sehingga senantiasa mampu memberikan nilai ekonomi kepada para
juga menjadi tuntutan bagi sektor perbankan. Terbatasnya panduan dan informasi yang jelas pada                                                                                                                               pemangku kepentingan—pemerintah dan pemilik saham—yang diwujudkan melalui visi “The Most
setiap industri yang terkait dengan Keuangan Berkelanjutan juga menjadi salah satu tantangan yang                                                                                                                            Valuable Banking Group in Southeast Asia”. Kedua, bahwa   Aspek     Tata
                                                                                                                                                                                                                                                                                           melalui       Kelolabisnis
                                                                                                                                                                                                                                                                                                      kegiatan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   [B.3]
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           dan operasional, Aspek Sos
dihadapi, sehingga menambah tantangan perusahaan dalam menavigasi lanskap keberlanjutan yang                                                                                                                                 BRI juga fokus untuk menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar yang
terus berkembang.. Dalam merespons tantangan eksternal, BRI menerapkan manajemen risiko yang                                                                                                                                 diwujudkan melalui visi “Champion of Financial Inclusion.”•Usaha   BRI
                                                                                                                                                                                                                                                                                        Bergabung    dalam
                                                                                                                                                                                                                                                                                                  dalam Unitedmenciptakan                   Inklusi Keuanga
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                nilai ekonomi
                                                                                                                                                                                                                                                                                                              Nations Global Compact

kuat dengan secara sistematis mengidentifikasi dan mengurangi potensi risiko yang terkait dengan                                                                                                                             dan nilai sosial ini pada akhirnya mampu untuk memberikan kontribusi dalam pencapaian Sustainable                              K

tekanan eksternal ini. Pendekatan ini memastikan ketahanan dan adaptabilitas dalam inisiatif keuangan                                                                                                                        Development Goals (SDGs). [2-22]                                                                                        70,20%
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                67,30%
berkelanjutan BRI. [FS6]                                                                                                                                                                                                     Penciptaan Nilai Ekonomi: Mendorong Keberlanjutan  melalui
                                                                                                                                                                                                                                                                           • Lembaga keuanganProduk       dan Layanan
                                                                                                                                                                                                                                                                                              pertama di Indonesia yang yang
                                                                                                                                                                                                                                                                             mengajukan commitment letter ke SBTi
SDGs: Dukungan BRI terhadap Sustainable Development Goals (SDGs)                                                                                                                                                             Inovatif
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                  2022    2023

                                                                                                                                                                                                                             Upaya BRI untuk menciptakan nilai ekonomi berkelanjutan diwujudkan melalui penawaran produk                      Total

                                                                                                                                                                                                                             dan layanan yang inovatif serta mampu menjawab kebutuhan nasabah. BRI memperluas definisi dari• Berdasarkan riset BR
                                                                                                                                                                                                                                                                                      • Top 3 Public Listed Companies di Indonesia dan • BPJS (Badan Penyel
                                                                                                                                                                                                                             penciptaan nilai ekonomi yang diperoleh dari berbagai aktivitas
                                                                                                                                                                                                                                                                                        ASEAN Assetbisnis    dengan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                      Class dalam ASEANmempertimbangkan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          Corporate      program jaminan sos
                                                                                                                                                                                                                                                                                        Governance Scorecard (ACGS)
        The Most Valuable Banking Group in
                                                                                                                                                                                                                             kontribusinya terhadap SDGs. Aktivitas-aktivitas yang dimaksud, antara lain:
                                                                                                                                            Champion of Financial Inclusion                                                                                                                                                                    Jumlah nasabah
                  Southest Asia                                                                                                                                                                                              l Penyaluran kredit yang berfokus pada kegiatan UMKM dan kegiatan usaha yang berwawasan      mikro dan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     (termasuk Pegad
                        Penciptaan Nilai Ekonomi                                                                                                        Penciptaan Nilai Sosial                                                lingkungan;
                                                                                                                                                                                                                             l Strategi pendanaan yang berfokus pada aspek sosial dan•lingkungan,     seperti
                                                                                                                                                                                                                                                                                        Corporate Governance    penerbitan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                             Perception Index Sustainability
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 5
                                                                                                                                                                                                                               Bond, dan Green Bond, dan Sustainability-Linked Loans;
            Mendorong Keberlanjutan melalui Produk dan
                                                                                                                                       Memberdayakan Masyarakat dan Melestarikan Bumi
                                                                                                                                                                                                                             l Produk simpanan yang sesuai kebutuhan nasabah seperti Tabungan BRI BritAma dan Tabungan BRI

                                                                                                                                                                                                                                                                                                       95,21
                     Layanan yang Inovatif                                                                                                                                                                                                                                                                                                        Tingkat penyel
                                                                                                                                                                                                                               Simpedes;                                                                                                                    nasa

                                                                                                                                                                                                                             l Penggunaan BRImo sebagai aplikasi perbankan terpadu yang dapat memudahkan nasabah
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 9
                                                                                                                                        Inklusi dan Literasi                     Hubungan dengan
       SDG's Linked-Revenue                                        Kredit Berkelanjutan
                                                                                                                                             Keuangan                              Masyarakat
                                                                                                                                                                                                                                                                                             2023
                                                                                                                                                                                                                               mengakses layanan perbankan secara daring, kapan pun dan di mana pun; dan
                                                                                                                                    Pengelolaan Sumber Daya                   Pengelolaan Emisi dan
     Kontribusi Ekonomi Langsung                               Pendanaan Berkelanjutan                                                                                                                                                                                               Skor meningkat dari tahun
                                                                                                                                  Manusia dan Hak Asasi Manusia                 Perubahan Iklim                              l Agen BRILink, yakni layanan perbankan yang berkolaborasi dengan nasabah untuk menjangkau
                                                                                                                                                                                                                                                                                    sebelumnya dengan kategori
                                                                                                     Mempertahankan Tata Kelola yang Baik                                                                                      masyarakat mendapatkan akses layanan keuangan.             Most Trusted                Community Dev

                  Tata Kelola yang Bertanggung Jawab                                                                                                    Keamanan dan Privasi Data
                                                                                                                                                                                                                             Aktivitas tersebut di atas, selain menjadi sumber pendapatan dan penciptaan nilai ekonomi bagi BRI,Nilai Social Retu
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              • Bank Sampah
                                                                                                                                                                                                                             juga berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).                         • Ini Sekolahku:
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             • Sortir Lemon:
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             • Rumah Produk
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              *) Nilai SROI merupak
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              Program-program BRI
Page 159
                                                                                                                                                Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                        159



        PENGANTAR                                          TOPIK MATERIAL                       TOPIK UMUM                            LAMPIRAN

 Inisiatif           Manajemen Human                   Mendorong Penghormatan      Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:          Manajemen    Integritas di Tempat Kerja: Komitmen              Asosiasi dan
 Hijau BRI           Capital: Insan BRILiaN            pada Hak Asasi Manusia      Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI        Risiko       BRI untuk Praktik Bisnis yang Beretika            Framework



Asosiasi dan Framework
Sustainable Financing Activities TahunBanking
                           Sustainable 2024 Business Activity Tahun 2024                                                                                                      Pendapatan Terkait SDGs Tahun 2024
                                                                                                                                              Pendapatan Terkait SDGs Tahun 2024
                                                   Sustainable Banking Business Activity Tahun 2024                                                                                                                   12,43%
                           UMKM

    Pengelolaan Sumber Daya Alam
                                                                                                           Rp698,66 T
                                                                                                                                                 48,09% Tujuan 8
                                                                                                                                                        Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi                       Tujuan 2
                                                                                                                                                                                                                      Tanpa Kelaparan
       Hayati & PenggunaanUMKM
                             Lahan            Rp64,68 T                                                    Rp698,66 T
                     Berkelanjutan
    Pengelolaan Sumber Daya Alam
                                                                                                                                                 Industri, Inovasi, dan Infrastruktur                     Tujuan 9          1,63%
       Hayati & Penggunaan Lahan
             Eco-efficient Product
                     Berkelanjutan      Rp8,07Rp64,68
                                               T      T
                                                                                                                                                 Tanpa Kemiskinan                                         Tujuan 1         0,80%
             Eco-efficient Product
                Energi Terbarukan       Rp8,07 T
                                        Rp6,34 T
                                                                                                                                                 Kehidupan Sehat dan Sejahtera                            Tujuan 3         0,79%
                Energi Terbarukan
      ESG-based Bond Investment        Rp6,34TT
                                       Rp4,41                                                                                                    Ekosistem Kelautan                                       Tujuan 14         0,73%

      ESG-based  Bond Lingkungan
                      Investment       Rp4,41 TT                                                                                                 Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan                    Tujuan 11        0,42%
   Transportasi Ramah                  Rp3,61
                                                                                                                                                 Energi Bersih dan Terjangkau                             Tujuan 7         0,29%
   Transportasi Ramah Lingkungan
                   Kegiatan Usaha      Rp3,61 T
           Berwawasan Lingkungan       Rp3,06 T                                                                                                  Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab Tujuan 12                     0,15%
                    Kegiatan Usaha
          Berwawasan
 Pencegahan           Lingkungan
            & Pengendalian Polusi      Rp3,06TT
                                       Rp0,51                                                                                                    Pendidikan Berkualitas                                   Tujuan 4         0,06%
                                                                                                                                                 Berkurangnya Kesenjangan                                 Tujuan 10        0,06%
Pencegahan
Bangunan   & Pengendalian
         Berwawasan       Polusi
                    Lingkungan         Rp0,51
                                       Rp0,29TT
                                                                                                                                                 Ekosistem Darat                                          Tujuan 15         0,01%
Bangunan Berwawasan Lingkungan         Rp0,29 T
      Total Sustainable
             Financing
      Total Sustainable                 Rp 789,63 Triliun (64,30% Total Portofolio Kredit dan Investasi Obligasi Korporasi BRI)
                                                                                                                                                                      Total SDGS Linked-revenue
                                                                                                                                                              (Berdasarkan Interest income dan Fee based income)      65,46%
              Activities
             Financing                  Rp 789,63 Triliun (64,30% Total Portofolio Kredit dan Investasi Obligasi Korporasi BRI)
              Activities                                                                                                                      Kontribusi Ekonomi Langsung pada Tahun 2024

                                                                                                                                                                                                                                        Rp25,71 Triliun
                                                                                                                                                                                              Rp38,06 Triliun                       Pembayaran Dividen kepada
                                                                                                                                                                                                                                          pemerintah
ESG-based Wholesale Funding ESG-based
                            Tahun 2024 Wholesale Funding Tahun 2024                                                                                                                        Kontribusi Langsung kepada
                                                                                                                                                                                          Pemerintah Indonesia Melalui
                                                                                                                                                                                        Pembayaran Dividen dan Pajak 2024               Rp12,35 Triliun
         Sustainabillity-Linked Loan                                                               Rp12,88 T                                                  Tujuan SDGS No. 8                                                               Pajak

                        Social Loan                                                                Rp12,88 T                                  Pada tahun anggaran 2024, BRI telah memberikan kontribusi kepada pemerintah dalam bentuk
                                                                                                                                              pembayaran pajak dan dividen sebesar Rp38,06 Triliun. Melalui pemenuhan kewajiban fiskal, BRI
   Obligasi Berwawasan Lingkungan                                                Rp9,65 T
                                                                                                                                              berpartisipasi aktif dalam memperkuat landasan keuangan negara, yang pada akhirnya berkontribusi
    Surat Berharga Berbasis Inklusif                              Rp5,93 T                                                                    terhadap pertumbuhan dan stabilitas ekonomi yang berkelanjutan. Kontribusi finansial ini merupakan
                                                                                                                                              bukti komitmen BRI untuk menjadi warga korporasi yang bertanggung jawab dan mitra utama
                Repo Berbasis ESG                      Rp3,50 T
                                                                                                                                              pemerintah dalam memajukan perekonomian Indonesia.
               ESG-based                                                                                                                      Secara umum, kontribusi BRI dalam menciptakan nilai ekonomi memiliki dampak yang paling signifikan
                Wholesale                                  Rp44,83 T (60,22% dari Total Wholesale Funding)
                 Funding                                                                                                                      pada TPB 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi). Kontribusi ini sejalan dengan hasil
                                                                                                                                              pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia. Salah satu indikator pencapaian TPB 8
                                                                                                                                              adalah jumlah orang dewasa yang memiliki rekening di bank atau lembaga keuangan lainnya. Sejauh ini,
                                                                                                                                              pencapaian Indonesia dinilai telah menunjukkan peningkatan dengan tingkat moderat (laporan dapat
                                                                                                                                              diakses di https://dashboards.sdgindex.org/profiles/indonesia).
Page 160
                                                                                                                          Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.        160



        PENGANTAR                        TOPIK MATERIAL                     TOPIK UMUM                          LAMPIRAN

 Inisiatif   Manajemen Human          Mendorong Penghormatan     Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:      Manajemen    Integritas di Tempat Kerja: Komitmen     Asosiasi dan
 Hijau BRI   Capital: Insan BRILiaN   pada Hak Asasi Manusia     Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI    Risiko       BRI untuk Praktik Bisnis yang Beretika   Framework



Asosiasi dan Framework
Penciptaan Nilai Sosial: Memberdayakan Masyarakat dan Melestarikan Bumi
Seperti dinyatakan dalam BRIVOLUTION 2.0, penciptaan nilai sosial merupakan salah satu tujuan besar                     Pilar Hubungan dengan Masyarakat
BRI demi mencapai visi menjadi “Champion of Financial Inclusion.” Dalam upaya penciptaan social                         BRI menyadari bahwa sebagai perusahaan, BRI memiliki kewajiban untuk memberi dampak positif bagi
value, BRI berpegang pada 4 (empat) pilar yang terdiri dari Inklusi Keuangan dan Literasi Keuangan,                     masyarakat sekitar dalam bentuk kolaborasi, baik dengan nasabah, desa binaan, maupun komunitas.
Hubungan kepada Masyarakat, Pengelolaan Sumber Daya Manusia dan Pemenuhan Hak Asasi                                     Dengan membangun hubungan yang kuat dan secara aktif berinteraksi dengan masyarakat, BRI
Manusia, serta Pengelolaan Emisi Gas Rumah Kaca dan Manajemen Perubahan Iklim. Melalui empat                            meningkatkan kesejahteraan komunitas, sejalan dengan prinsip-prinsip Tujuan Pembangunan
pilar ini, BRI mengintegrasikan tanggung jawab sosial ke dalam operasional bisnisnya.                                   Berkelanjutan (SDGs).
                                                                                                                        Seluruh inisiatif terkait hubungan dengan masyarakat dipelajari dalam Bab TJSL dan Masyarakat di
Pilar Inklusi dan Literasi Keuangan                                                                                     Sekitar BRI.
Memperkokoh inklusi dan literasi keuangan, BRI berkomitmen menyediakan produk dan layanan
perbankan yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Informasi lengkap mengenai inklusi dan literasi keuangan dapat dilihat dalam Bab Penguatan Inklusi dan                  PROGRAM                       PROGRAM                    PROGRAM                  PROGRAM
                                                                                                                        Program BRI Peduli            Program BRI Peduli         Program BRI              BRI Menanam
Literasi Keuangan.
                                                                                                                        TJSL Pilar Sosial:            TJSL Pilar Ekonomi:        Peduli TJSL Pilar
                                                                                                                        • Ini Sekolahku               • Pengembangan             Lingkungan:              HASIL
                                                                                                                        • AURA (Aspire to               wisata kuliner           • BRI Menanam            Penanaman 1.138.333
                                                                                                                          Uplift, Revive, and           Pasar Tomohon              Grow & Green           bibit pohon. Dan
PROGRAM                       PROGRAM                    PROGRAM                         PROGRAM
                                                                                                                          Achieve                     • Bantuan alat usaha         Penanaman              potensi menyerap
Aksesibilitas                 Produk pinjaman,           Program                         Perlindungan
                                                                                                                        • “Cegah Stunting               untuk Kelompok             Mangrove               karbon sebesar
perbankan yang luas           tabungan, dan              pemberdayaan                    Kesehatan Finansial
                                                                                                                          itu Penting” Dalam            Tani Kopi di Jepara      • BRI Peduli             985.449 kgCO2e
                              asuransi yang              masyarakat yang                 Nasabah
                                                                                                                          Rangka Hari Gizi            • Bantuan                    Yok Kita GAS
HASIL                         terjangkau                 mewujudkan
                                                                                                                          Nasional 2024                 Pembangunan                (Gerakan Kelola
7.568 Unit Kerja                                         kawasan pedesaan                HASIL                                                                                                            KONTRIBUSI UNTUK
                                                                                                                                                        Homestay di                Sampah) Waste
747.030 E-Channels            HASIL                      yang mandiri                    • Penyaluran kredit                                                                                              TUJUAN SDGS
                                                                                                                        HASIL                           Mandalika                  Management
(ATM, CRM, EDC, dan           35,9 Juta debitur          secara ekonomi dan                yang bertanggung
                                                                                                                        Kontribusi terhadap                                        Journey
E-Buzz)                       UMKM                       berkelanjutan serta               jawab
                                                                                                                        komunitas lokal               HASIL                      • BRI Peduli
1.064.219 Agen                183,8 Juta rekening        solusi finansial bagi           • Kebijakan
                                                                                                                        senilai: Rp259 miliar         Kontribusi dalam             Penanaman Pohon
BRILink                       mikro                      ekosistem komoditas               Pemasaran yang
                                                                                                                                                      meningkatkan                 Produktif
24,3 Juta Pengguna            13,02 Juta polis                                             Bertanggung Jawab            KONTRIBUSI UNTUK              pertumbuhan
BRImo                         asuransi AMKKM             HASIL                           • Penyuluh Digital             TUJUAN SDGS
                                                                                                                                                      ekonomi komunitas          HASIL

KONTRIBUSI UNTUK              KONTRIBUSI UNTUK                                           KONTRIBUSI UNTUK
                                                                                                                                                      senilai: Rp23 miliar       Kontribusi dalam
TUJUAN SDGS                   TUJUAN SDGS                                                TUJUAN SDGS                                                                             pelestarian alam dan
                                                                                                                                                      KONTRIBUSI UNTUK           lingkungan senilai:
                                                                                                                                                      TUJUAN SDGS
                                                         KONTRIBUSI UNTUK
                                                                                                                                                                                 Rp60 miliar
                                                         TUJUAN SDGS
                                                                                                                                                                                 KONTRIBUSI UNTUK
                                                                                                                                                                                 TUJUAN SDGS
Page 161
                                                                                                                       Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.        161



     PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                   TOPIK UMUM                         LAMPIRAN

 Inisiatif   Manajemen Human          Mendorong Penghormatan   Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:     Manajemen    Integritas di Tempat Kerja: Komitmen     Asosiasi dan
 Hijau BRI   Capital: Insan BRILiaN   pada Hak Asasi Manusia   Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI   Risiko       BRI untuk Praktik Bisnis yang Beretika   Framework



Asosiasi dan Framework


Pilar Pengelolaan Sumber Daya Manusia dan Hak Asasi Manusia
Dalam mengelola sumber daya manusia, BRI menegakkan komitmennya terhadap Hak Asasi
Manusia dengan membangun budaya kerja yang berlandaskan rasa saling menghormati. Perusahaan
                                                                                                                     PROGRAM                       PROGRAM                    PROGRAM                   PROGRAM
berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, kondusif, dan produktif, serta                         Keterwakilan                  Penerbitan Kebijakan       Menjamin keselamatan      • Kebijakan dan
memastikan bebas dari diskriminasi, pengucilan atau pembatasan, perundungan, pelecehan, dan                          perempuan                     Saling Menghargai di       dan kesehatan pekerja       Asesmen Hak Asasi
segala bentuk kekerasan, baik secara mental maupun fisik. Pendekatan ini tidak hanya mendukung                       serta kesetaraan              Tempat Kerja               dengan menjalankan          Manusia
                                                                                                                     kesempatan dan hak                                       Sistem Manajemen          • Pakta komitmen
tujuan keberlanjutan BRI, tetapi juga memperkuat komitmen kuat perusahaan dalam menegakkan Hak
                                                                                                                     bagi seluruh pekerja          HASIL                      Keselamatan dan             terhadap HAM
Asasi Manusia (HAM).                                                                                                                               Menyediakan                Kesehatan Kerja           • Kebijakan umum
                                                                                                                     HASIL                         lingkungan kerja yang      (SMK3)                      HAM
                                                                                                                     • Mendorong dan               saling menghormati,                                  • Uji tuntas HAM
                                                                                                                       mewadahi potensi            bebas dari diskriminasi,   HASIL                       dengan PRISMA
                                                                                                                       perempuan.                  pengucilan, pelecehan,     Pada tahun 2024,            oleh Kementerian
                                                                                                                     • Mendukung                   perundungan, dan           frekuensi kecelakaan        Hukum dan HAM
                                                                                                                       pencapaian target           bentuk kekerasan           kerja sebanyak 1            (Kemenkumham)
                                                                                                                       Kementerian                 lainnya serta              kejadian dengan           • Asesmen HAM pada
                                                                                                                       BUMN yaitu                  menjunjung tinggi          persentase kecelakaan       pekerja dan rantai
                                                                                                                       25% pemimpin                martabat dan harga diri    serius sebesar 0,0024%.     pasok/mitra.
                                                                                                                       perempuan di posisi         untuk mempertahankan       [GRI 403-8]

                                                                                                                       kepemimpinan                produktivitas pekerja      Hasil evaluasi SMK3
                                                                                                                     • Komposisi                                              mendapatkan nilai         HASIL
                                                                                                                       pemimpin                    KONTRIBUSI UNTUK           94,26% atau kriteria      • Skor PRISMA
                                                                                                                                                   TUJUAN SDGS
                                                                                                                       perempuan sebesar                                      “memuaskan” dari            sebesar 103 (Baik)
                                                                                                                       25,23%                                                 PT Multi Sertifikasi      • 67,05% pekerja BRI
                                                                                                                     • Jumlah pekerja                                         Indonesia.                  mengikuti asesmen
                                                                                                                       disabilitas                                                                        HAM (52.127 dari
                                                                                                                       sebanyak 54 orang                                      KONTRIBUSI UNTUK            77.739 pekerja)
                                                                                                                                                                              TUJUAN SDGS
                                                                                                                       yang 22 orang di                                                                 • 42,13% dari total
                                                                                                                       antaranya adalah                                                                   rantai pasok/mitra
                                                                                                                       perempuan.                                                                         BRI mengikuti
                                                                                                                                                                                                          asesmen HAM (99
                                                                                                                     KONTRIBUSI UNTUK                                                                     dari 235 pemasok)
                                                                                                                     TUJUAN SDGS

                                                                                                                                                                                                        KONTRIBUSI UNTUK
                                                                                                                                                                                                        TUJUAN SDGS
Page 162
                                                                                                                     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   162



        PENGANTAR                        TOPIK MATERIAL                   TOPIK UMUM                          LAMPIRAN

 Inisiatif   Manajemen Human          Mendorong Penghormatan   Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:     Manajemen   Integritas di Tempat Kerja: Komitmen     Asosiasi dan
 Hijau BRI   Capital: Insan BRILiaN   pada Hak Asasi Manusia   Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI   Risiko      BRI untuk Praktik Bisnis yang Beretika   Framework



Asosiasi dan Framework
Pilar Pengendalian Emisi dan Perubahan Iklim
BRI melakukan pengelolaan emisi gas rumah kaca, serta melakukan upaya menghadapi perubahan
iklim, sebagai bentuk pelaksanaan usaha yang bertanggung jawab serta berwawasan lingkungan.




PROGRAM                       PROGRAM                     PROGRAM                        PROGRAM
Penyaluran Kredit             Penerbitan obligasi         Green Network                  Implementasi TCFD
ke Sektor Kegiatan            yang mendukung
Usaha Berwawasan              keberlanjutan               HASIL                          HASIL
Lingkungan (KUBL)                                         • 796 Eco-friendly             Laporan TCFD: Tata
                              HASIL                         Vehicle (Termasuk            Kelola, Strategi,
HASIL                         Green Bond 2022:              Mobil dan Motor)             Manajemen Risiko,
Total Penyaluran              Rp5 triliun                 • 143 kantor cabang            Metrik & Target
KUBL (Sektor Hijau)           Green Bond 2023:              menggunakan panel
sebesar                       Rp6 triliun                   surya                        KONTRIBUSI UNTUK
                                                                                         TUJUAN SDGS
Rp86,56 triliun               Green Bond 2024:            • 524.180 kgCO2e
                              Rp2,5 triliun                 dihindari melalui
                                                            Program Zero Waste
KONTRIBUSI UNTUK                                            to Landfill
TUJUAN SDGS                   KONTRIBUSI UNTUK
                              TUJUAN SDGS                 KONTRIBUSI UNTUK
                                                          TUJUAN SDGS
Page 163
                                                                                                                           Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.           163



     PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                      TOPIK UMUM                          LAMPIRAN

 Inisiatif   Manajemen Human          Mendorong Penghormatan      Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:      Manajemen    Integritas di Tempat Kerja: Komitmen       Asosiasi dan
 Hijau BRI   Capital: Insan BRILiaN   pada Hak Asasi Manusia      Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI    Risiko       BRI untuk Praktik Bisnis yang Beretika     Framework



Asosiasi dan Framework
Tata Kelola yang Bertanggung Jawab                                                                                       Keamanan dan Privasi Data
Sebagai wujud tata kelola yang bertanggung jawab, BRI menerapkan praktik transparency,                                   BRI memahami pentingnya mengutamakan perlindungan data nasabah untuk menjaga kepercayaan
accountability, responsibility, independence, dan fairness di semua tingkat organisasi. Hal ini meliputi                 dan mematuhi persyaratan hukum. Hal ini melibatkan penerapan langkah-langkah keamanan siber
pengambilan keputusan yang mempertimbangkan keberlanjutan perusahaan. BRI senantiasa menjalin                            yang kuat, memastikan penyimpanan dan transmisi data yang aman, dan mematuhi peraturan
komunikasi yang efektif dengan para pemangku kepentingan eksternal, terutama pemegang saham                              privasi. Dengan melindungi informasi nasabah, BRI tidak hanya memitigasi risiko yang terkait dengan
dan masyarakat, untuk menumbuhkan kepercayaan dan keyakinan mereka.                                                      pelanggaran data, tetapi juga melaksanakan komitmen untuk menghormati hak privasi nasabah.


              Program                                Hasil                    Kontribusi untuk Tujuan SDGs                            Program                                       Hasil               Kontribusi untuk Tujuan SDGs

 Rencana Aksi Keuangan                 Penyusunan RAKB merupakan                                                          Kerangka Siber BRI (NIST)                BRI telah menetapkan kerangka
 Berkelanjutan (RAKB) Tahun            salah satu komitmen kepatuhan                                                                                               kerja keamanan siber yang disusun
 2024-2028                             terhadap regulasi dan praktik                                                                                               menjadi     Enterprise    Security
                                       perbankan yang bertanggung                                                                                                  Architecture (ESA) berdasarkan
                                       jawab.Melalui framework yang                                                                                                analisis dan kondisi ancaman siber
                                       komprehensif ini, BRI sekaligus                                                                                             saat ini. Kerangka Siber BRI ini
                                       dengan tegas mengelola isu-isu                                                                                              mengacu pada National Institute of
                                       sosial dan perubahan iklim.                                                                                                 Standards and Technology (NIST)

                                                                                                                          Pencegahan Kebocoran Data                Sebagai komitmen pencegahan
 Bergabung ke dalam United             Dengan      bergabung     menjadi                                                  (DLP)                                    kebocoran data di BRI, dilakukan
 Nations Global Compact (UNGC)         anggota UN Global Compact,                                                                                                  inisiatif untuk   meningkatkan
                                       BRI memperkuat komitmennya                                                                                                  keamanan data.
                                       dalam     penerapan     keuangan
                                       berkelanjutan, serta berkontribusi
                                       pada pencapaian SDGs.
                                                                                                                         Communication on Progress
 Sustainability-linked Loan            Sustainability-Linked Loans (SLL)
                                       adalah produk pembiayaan yang                                                     BRI telah mengembangkan langkah-langkah proaktif untuk memitigasi pelanggaran HAM dalam
                                       ditujukan untuk         mendukung                                                 kegiatan operasional dan bisnis di seluruh unit kerja BRI. Prosedur ini didasarkan pada peraturan
                                       dan mendorong praktik bisnis                                                      perundang-undangan nasional dan internasional, termasuk adopsi pada ISO 26000: 2013 SR dan 10
                                       yang        berkelanjutan      dari
                                                                                                                         Prinsip United Nations Global Compact (UNGC). BRI telah bergabung ke dalam UNGC sejak tahun
                                       Nasabah. Dalam pinjaman terkait
                                       keberlanjutan, persyaratan dapat                                                  2023, yang menunjukkan komitmen BRI dalam penerapan 10 prinsip serta dukungan atas pencapaian
                                       dikaitkan    dengan     pencapaian                                                Sustainable Development Goals (SDGs). Sebagai bentuk komitmen lanjutan, BRI menyusun
                                       KPI (Key Performance Indicator)                                                   Communication on Progress (COP) yang memuat tanggapan BRI, termasuk rincian tentang dampak
                                       keberlanjutan yang telah disepakati
                                                                                                                         yang BRI buat di bidang tata kelola, hak asasi manusia, ketenagakerjaan, lingkungan, dan anti-korupsi.
                                       sebelumnya.
                                                                                                                         Laporan ini membahas visi, nilai, kemajuan dan kinerja selama tahun 2024 (berakhir pada 1 Desember
                                                                                                                         2024). COP dapat diakses secara terbuka pada situs UNGC.
Page 164
                                                                                                                    Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   164



    PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                   TOPIK UMUM                         LAMPIRAN

Inisiatif   Manajemen Human          Mendorong Penghormatan   Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:     Manajemen   Integritas di Tempat Kerja: Komitmen     Asosiasi dan
Hijau BRI   Capital: Insan BRILiaN   pada Hak Asasi Manusia   Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI   Risiko      BRI untuk Praktik Bisnis yang Beretika   Framework



Asosiasi dan Framework

 Cerita SDGS: Olah Timbulan Sampah di Tempat Kerja


 “Mengelola sampah itu susah-susah gampang” ungkap Anggi. “Sebenarnya
 semua orang kan tidak suka dan menghindari sampah, tetapi karena terbiasa
 dengan produk sekali pakai, secara tidak sadar mereka malah menjadi
 produsen sampah.”
 Anggi adalah satu dari 124 pekerja yang menjadi agen perubahan lingkungan dalam program
 BRI Green Team. Awalnya, tumpukan pekerjaan di kantor seringkali memaksa Anggi dan banyak
 pekerja BRI untuk membeli makanan dengan kemasan satu kali pakai seperti gelas kopi dan
 makanan siap saji, tanpa menyadari konsekuensi jangka panjang dari timbulan sampah yang
 tidak dapat didaur ulang.
 Kebiasaan itu yang coba diperangi BRI Green Team. Dimulai dengan mengurangi timbulan
 sampah dengan membawa alat makan dari rumah. Mengganti cup kopi dengan tumbler
 sampai membawa sendiri makanan dengan alat makan pribadi menjadi hal yang paling banyak
 diperkenalkan. Manajemen BRI mendukung dengan setidaknya satu hari dalam sepekan
 mewajibkan pekerja membawa alat makan sendiri. Untuk pekerja yang terlanjur membawa botol
 plastik sekali pakai, bisa menggunakan mesin RVM (Recycle Vending Machine) untuk mencegah
 sampah masuk ke ruang kerja. Tidak hanya itu, sampah domestik yang memang tidak bisa
 dihindari, dipisahkan dan didaur ulang agar bisa tetap digunakan. Bekerjasama dengan pihak
 ketiga, sebuah kewirausahaan sosial yang dikelola anak-anak muda dari Bandung, Anggi dan
 rekan-rekannya melakukan upcycling, yaitu memanfaatkan sampah menjadi produk baru yang
 bermanfaat. “Intinya: tidak boleh ada sampah yang keluar dari kantor dan ditumpuk di TPA.”
 Ujar Anggi. BRI memasukkan program pengurangan sampah di TPA atau Zero Waste to Landfill
 sebagai salah satu inisiatif perusahaan dalam aksi pengurangan dampak perubahan iklim.
 Sepanjang tahun 2024 gerakan ini telah mencegah 703.560 kilogram sampah masuk ke TPA dan
 menghindari 524.180 kg CO2e emisi gas rumah kaca ke atmosfer.
 “Meskipun kita bisa mendaur ulang atau mengolah sampah, mencegah jauh lebih baik.” Pungkas
 Anggi. Bersama BRI Green Team dan BRILiaN Duta Lingkungan, aksi Anggi tidak sekedar
 mengubah gaya hidup saja, tetapi juga menunjukkan bahwa langkah-langkah kecil yang
 terus menerus dilakukan dapat membawa perubahan besar bagi keberlanjutan lingkungan di
 tempat kerja. Upaya ini mewakili pencapaian tujuan SDGs ke-12, yaitu Produksi dan Konsumsi
 Berkelanjutan.
Page 165
                                                                                                                    Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   165



    PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                   TOPIK UMUM                         LAMPIRAN

Inisiatif   Manajemen Human          Mendorong Penghormatan   Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:     Manajemen   Integritas di Tempat Kerja: Komitmen     Asosiasi dan
Hijau BRI   Capital: Insan BRILiaN   pada Hak Asasi Manusia   Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI   Risiko      BRI untuk Praktik Bisnis yang Beretika   Framework



Asosiasi dan Framework

 Cerita SDGS: Menggerakkan Kompetisi Menumbuhkan Ekonomi

 Musim kompetisi BRI Liga 1 tahun 2024-2025
 adalah tahun ke-empat BRI mensponsori
 kompetisi sepakbola nasional terbesar di
 Indonesia secara berturut-turut.

 Direktur Utama BRI, Sunarso, berpendapat bahwa BRI Liga 1
 merupakan salah satu wujud komitmen BRI untuk terus
 menerus menciptakan nilai ekonomi dan membangun nilai
 sosial di masyarakat. Lebih dari sekadar kompetisi sepak
 bola, BRI Liga 1 menjadi sarana strategis untuk meningkatkan
 visibilitas layanan dan produk BRI, terutama BRImo, super
 apps digital banking yang menjadi andalan BRI.
 Penelitian yang dilakukan LPEM Universitas Indonesia (2020) memperkirakan bahwa kompetisi
 ini mampu menciptakan perputaran ekonomi senilai 2,7 sampai 3 triliun rupiah selama setahun.
 Pada Juli 2024, BRI Research Institute merilis penelitian yang menunjukkan penyelenggaraan
 BRI Liga 1 berpotensi menciptakan perputaran uang yang jauh lebih besar, yakni mencapai
 sekitar Rp10,42 Triliun dan menciptakan nilai tambah ekonomi bagi PDB sebesar Rp5,93 triliun.
 Selain itu, terdapat tambahan pendapatan rumah tangga pekerja sebesar Rp2,27 triliun, potensi
 pendapatan pajak tidak langsung bagi pemerintah sebesar Rp866 miliar serta penciptaan
 kesempatan kerja sekitar 45 ribu orang.
 Partisipasi BRI dalam Kompetisi BRI Liga 1 juga turut berkontribusi pada pencapaian SDG No. 8,
 yakni Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Dengan menyelenggarakan kompetisi sepak
 bola berskala nasional, BRI berkontribusi dalam mendorong aktivitas ekonomi di berbagai sektor
 industri.
Page 166
                                                                                                                             Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.         166



      PENGANTAR                            TOPIK MATERIAL                       TOPIK UMUM                          LAMPIRAN

 Inisiatif     Manajemen Human          Mendorong Penghormatan     Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:      Manajemen     Integritas di Tempat Kerja: Komitmen     Asosiasi dan
 Hijau BRI     Capital: Insan BRILiaN   pada Hak Asasi Manusia     Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI    Risiko        BRI untuk Praktik Bisnis yang Beretika   Framework



Asosiasi dan Framework
Ringkasan Tanggung Jawab Perusahaan menurut Core Subject ISO 26000: 2013 SR
Tanggung jawab korporasi BRI selaras dengan tujuh subjek inti ISO 26000:2013 tentang Social Responsibility (SR), mencerminkan komitmen BRI terhadap keberlanjutan, praktik bisnis yang etis, dan dampak sosial.

                  Subjek Inti                              Isu terkait Perusahaan                                     Kegiatan                                                               Hasil

Tata Kelola Perusahaan                         BRI menegakkan tata kelola yang baik,              Penyempurnaan SE TJSL sesuai dengan ISO 26000       SE.24-DIR/CSC/06/2023 tanggal 22 Juni 2023 tentang Pelaksanaan Program
                                               transparansi,  dan   akuntabilitas, serta                                                              Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
                                               memastikan bahwa proses pengambilan
                                               keputusan memprioritaskan keberlanjutan
                                               jangka panjang dan kepercayaan pemangku
                                               kepentingan.

Hak Asasi Manusia                              BRI berkomitmen untuk menghormati hak asasi        BRI secara aktif melakukan pencatatan dan           Surat Direksi No. B.1470-DIR/ESG/07/2023 tanggal 13 Juli 2023 tentang Kebijakan Hak
                                               manusia dengan membangun budaya kerja              memonitor GHG yang dihasilkan dari kegiatan         Asasi Manusia PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
                                               yang berlandaskan rasa saling menghormati          operasional dan pembiayaan.
                                               serta memastikan lingkungan kerja yang aman,
                                               inklusif, dan bebas dari diskriminasi.                                                                 Nodin KEP No. B.57.e-KEP/GCG/CGO/03/2024 perihal Konfirmasi terkait Pelaporan
                                                                                                                                                      Pelanggaran HAM melalui Whistleblowing System pada Masa Transisi



Perburuhan                                     BRI memprioritaskan praktik ketenagakerjaan        implementasi      pengelolaan     pekerja   yang    Nilai EES (2024) sebesar 3,51 / 4,00
                                               yang adil, kesejahteraan karyawan, dan inisiatif   berorientasi pada penerapan prinsip ESG termasuk,   Nilai turnover pegawai (2024) sebesar 1,29%
                                               pengembangan kapasitas. Bank memastikan            kebijakan Respectful Workplace Policy
                                               lingkungan kerja yang sehat, mendukung hak-
                                               hak karyawan, serta secara aktif meningkatkan
                                               keterampilan dan pengembangan tenaga kerja.

Lingkungan                                     Penurunan emisi GRK dari aktivitas bisnis          Pencatatan dan pengendalian emisi dari kegiatan     Implementasi kebijakan Climate Change Scenario Analysis (CCSA) untuk mitigasi risiko
                                               perusahaan                                         operasional dan pembiayaan                          iklim
                                                                                                                                                      Penerbitan panduan pembiayaan sub sektor kelapa sawit, pulp and paper, minyak dan
                                                                                                                                                      gas bumi, serta batubara

Praktik Bisnis yang Adil                       Melakukan uji tuntas HAM                           Melaksanakan simulasi uji tuntas hak asasi          BRI menerima Piagam Penghargaan dari Menkumham No. M.HH-02.HA.02.01 Tahun
                                                                                                  manusia menggunakan metodologi PRISMA yang          2023 sebagai pengakuan dalam kepatuhan BRI dalam memenuhi standar indikator
                                                                                                  dikembangkan oleh Kementerian Hukum dan Hak         Penilaian Risiko Bisnis dan HAM (PRISMA)
                                                                                                  Asasi Manusia.

Isu Konsumen                                   Menjalankan    praktik     pemasaran      yang     BRI telah menerapkan Market Conduct BRI             Tidak adanya gugatan nasabah maupun lembaga perwakilan konsumen terkait praktik
                                               bertanggung jawab                                  Group sesuai Kebijakan Umum No. KU.04-DIR/          pemasaran atau periklanan
                                                                                                  FST/10/2023 tanggal 5 Desember 2023

Pelibatan dan Pengembangan Komunitas           Dukungan terhadap penciptaan lapangan kerja        BRI telah melaksanakan Program BRI Peduli TJSL      Program TJSL telah memberikan manfaat ekonomi bagi komunitas sekaligus
                                               dan peningkatan keterampilan masyarakat                                                                meningkatkan ketahanan masyarakat.
                                               setempat
Page 167
                                                                                                                                 Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.            167



      PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                        TOPIK UMUM                            LAMPIRAN

 Inisiatif   Manajemen Human          Mendorong Penghormatan       Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:          Manajemen      Integritas di Tempat Kerja: Komitmen     Asosiasi dan
 Hijau BRI   Capital: Insan BRILiaN   pada Hak Asasi Manusia       Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI        Risiko         BRI untuk Praktik Bisnis yang Beretika   Framework



Asosiasi dan Framework
Ringkasan Laporan Communication on Progress


 Prinsip UNGC                         Komitmen                                                                                     Tindak Lanjut

Prinsip 1 Bisnis harus mendukung      Kebijakan terkait pekerja di BRI mengacu dan memenuhi Piagam Hak Asasi Manusia               Penerapan kebijakan HAM di seluruh operasional BRI diatur melalui Kebijakan Prinsip-Prinsip HAM dalam
dan menghormati perlindungan          Internasional dan Konvensi-konvensi inti Organisasi Perburuhan Internasional (ILO).          Ketenagakerjaan, Respectful Workplace Policy (RWP), serta Kebijakan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).
hak asasi manusia yang dinyatakan                                                                                                  Di dalam kebijakan tersebut, tercakup ketentuan bagi operasional BRI sendiri (pegawai, aktivitas, produk atau
secara internasional.                                                                                                              layanan), pemasok, maupun mitra bisnis.

Prinsip 2 Bisnis harus memastikan     BRI berkomitmen untuk mempertahankan kebijakan hak asasi manusia yang efektif dan            BRI telah melakukan proses uji tuntas HAM melalui metode self-assessment yang ditetapkan oleh Kementerian
bahwa mereka tidak terlibat dalam     pelaksanaan uji tuntas hak asasi manusia yang tepat untuk mitigasi risiko keterlibatan       Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia yang dilakukan melalui aplikasi PRISMA. Berdasarkan
pelanggaran hak asasi manusia.        dalam pelanggaran hak asasi manusia, dengan mengetahui dan menunjukkan bahwa                 hasil assessment tersebut, BRI mendapatkan kategorisasi Hijau pada implementasi HAM, yang mana telah
                                      mereka mengambil setiap langkah yang wajar untuk menghindari keterlibatan.                   memenuhi Standar Indikator Penilaian Risiko Bisnis dan HAM.

Prinsip 3 Dunia usaha harus           1. BRI berkomitmen menghormati hak semua pekerja untuk membentuk dan bergabung               Dalam aspek ketenagakerjaan, kebijakan HAM BRI mengacu pada UU No. 13 Tahun 2003 tentang
menjunjung tinggi kebebasan              dengan serikat pekerja pilihan mereka tanpa takut intimtidasi atau pembalasan,            Ketenagakerjaan dan mengadopsi Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) No. 2 Tahun
berserikat dan pengakuan efektif         sesuai dengan hukum nasional;                                                             2022 tentang Cipta Kerja pada tanggal 30 Desember 2022. Perjanjian Kerja Sama (PKB) BRI juga merupakan
terhadap hak atas perundingan         2. Menetapkan kebijakan dan prosedur yang tidak diskriminatif terhadap organisasi            salah satu instrumen tertulis penegakan HAM di tempat kerja, ditinjau dan diperbarui secara berkala setiap dua
bersama                                  serikat pekerja, keanggotaan serikat pekerja dan aktivitas di bidang-bidang seperti       tahun. Tujuannya adalah untuk memperjelas hak dan tanggung jawab perusahaan, serikat pekerja, dan pekerja;
                                         lamaran pekerjaan dan promosi, pemecatan atau mutasi;                                     membina dan meningkatkan hubungan kerja yang harmonis; serta menerapkan prinsip-prinsip hubungan
                                                                                                                                   industrial yang sehat. PKB juga mencakup ketentuan yang mengamanatkan pemberitahuan perubahan
                                      3. Memberikan perwakilan pekerja fasilitas yang            sesuai   untuk    membantu        operasional perusahaan kepada seluruh pekerja yang disampaikan paling lambat 30 hari sebelum perubahan
                                         pengembangan perjanjian kolektif yang efektif; dan·                                       tersebut berlaku.
                                      4. Tidak mengganggu aktivitas serikat pekerja, serta memungkinkan perwakilan
                                         pekerja menjalankan fungsinya tanpa menghambat operasional bisnis. Memfasilitasi
                                         hubungan ketenagakerjaan yang baik melalui praktik seperti mengizinkan
                                         pemungutan iuran serikat di lingkungan perusahaan, pemasangan pengumuman
                                         serikat, distribusi dokumen serikat, serta penyediaan ruang kantor, dengan
                                         memastikan bahwa praktik-praktik tersebut tidak menjadi sarana untuk kendali tidak
                                         langsung oleh perusahaan.

Prinsip 4 Dunia usaha harus           Organisasi harus menilai apakah kerja paksa merupakan potensi permasalahan dalam             BRI tunduk terhadap Konvensi 138 Organisasi Buruh Internasional (ILO) tentang Usia Minimum untuk
mendukung penghapusan segala          sektor bisnis dan operasional mereka. Jika teridentifikasi, langkah segera harus diambil     Diperbolehkan Bekerja, BRI menetapkan batas usia minimum 18 tahun untuk calon pekerja BRI sebagai langkah
bentuk kerja paksa dan wajib.         untuk mengeluarkan individu yang terdampak dari pekerjaan serta memberikan akses             mendukung upaya pencegahan praktik kerja yang bertentangan dengan Prinsip HAM.
                                      ke peluang alternatif. Strategi intervensi yang komprehensif, termasuk langkah-langkah       BRI memastikan bahwa setiap tahap rekrutmen, promosi, dan rotasi pekerja dijamin melalui kesepakatan tertulis
                                      di tempat kerja dan berbasis komunitas, diperlukan untuk memastikan penghapusan              antara kedua belah pihak untuk memastikan tidak adanya unsur paksaan. Upaya ini dilakukan untuk mencegah
                                      praktik kerja paksa.                                                                         risiko pekerja anak di bawah umur, pekerja muda yang terpapar pekerjaan bahaya, ataupun pekerja paksa pada
                                                                                                                                   tim operasional dan penyuplai BRI. [F.19]
                                                                                                                                   BRI mengambil pendekatan kehati-hatian dalam mengelola kemungkinan dampak operasional terhadap
                                                                                                                                   pemenuhan HAM di seluruh proses bisnis perusahaan. Oleh karena itu, uji tuntas HAM dilakukan oleh BRI
                                                                                                                                   dengan mengidentifikasi dan menilai potensi dampak serta risiko dari segala aktivitas operasional BRI, rantai
                                                                                                                                   nilai atau kegiatan lain yang terkait dengan bisnis BRI, dan hubungan bisnis baru (merger dan akuisisi).
Page 168
                                                                                                                                   Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.             168



      PENGANTAR                            TOPIK MATERIAL                        TOPIK UMUM                            LAMPIRAN

 Inisiatif    Manajemen Human          Mendorong Penghormatan       Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:         Manajemen        Integritas di Tempat Kerja: Komitmen     Asosiasi dan
 Hijau BRI    Capital: Insan BRILiaN   pada Hak Asasi Manusia       Masyarakat dan Komunitas di Sekitar BRI       Risiko           BRI untuk Praktik Bisnis yang Beretika   Framework



Asosiasi dan Framework
 Prinsip UNGC                          Komitmen                                                                                      Tindak Lanjut

Prinsip 5 Dunia usaha harus            1. Meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang penyebab dan akibat pekerja                   BRI tunduk terhadap Konvensi 138 Organisasi Buruh Internasional (ILO) tentang Usia Minimum untuk
menegakkan penghapusan pekerja            anak serta mengidentifikasi potensi risiko dan menentukan apakah pekerja anak              Diperbolehkan Bekerja, BRI menetapkan batas usia minimum 18 tahun untuk calon pekerja BRI sebagai langkah
anak secara efektif.                      merupakan masalah dalam bisnis atau tidak.                                                 mendukung upaya pencegahan praktik kerja yang bertentangan dengan Prinsip HAM.
                                       2. Jika ditemukan adanya pekerja anak, anak-anak tersebut harus dikeluarkan dari
                                          tempat kerja dan diberikan alternatif yang layak.

Prinsip 6 Dunia usaha harus            BRI berkomitmen untuk menghormati semua hukum lokal dan nasional yang relevan                 1. BRI berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman bagi seluruh Insan BRI. Ini dilakukan
menegakkan         penghapusan         serta mendorong kesetaraan, keberagaman, dan inklusi di tempat kerja. Perusahaan                 dengan pemenuhan hak-hak dasar pekerja, ketersediaan wadah pengembangan kompetensi, serta
diskriminasi     dalam       hal       mengakui keberagaman bahasa, budaya, dan kondisi keluarga di antara karyawannya.                 mempromosikan nilai keberagaman, kesetaraan, dan nilai yang bersifat inklusif.
ketenagakerjaan dan jabatan.                                                                                                         2. BRI juga telah memiliki peraturan untuk mencegah tindak diskriminasi ataupun pelecehan.
                                                                                                                                     3. BRI juga menaruh perhatian pada pihak-pihak rentan (vulnerable groups).

Prinsip 7 Dunia usaha harus            BRI mendukung pendekatan kehati-hatian dengan mengomunikasikan potensi risiko                 1. BRI memiliki panduan market conduct untuk melindungi nasabah dan membantu mereka memilih produk
mendukung pendekatan kehati-           bagi konsumen dan memberikan informasi lengkap tentang risiko bagi konsumen dan                  dan layanan keuangan terbaik yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
hatian    terhadap tantangan           masyarakat. Hal ini mencakup penyediaan informasi yang komprehensif tentang                   2. BRI juga membentuk Product Commitee untuk mengawasi penerapan prinsip kehati-hatian dalam
lingkungan                             risiko, pengembangan kode etik yang menegaskan komitmen terhadap kesehatan                       pengembangan layanan dan produk perusahaan.
                                       dan pengelolaan lingkungan, serta pembentukan komite manajerial atau kelompok
                                       pengarah untuk mengawasi manajemen risiko prudensial perusahaan, terutama dalam
                                       area isu sensitif. BRI juga menekankan komunikasi dua arah yang dini, proaktif, dan
                                       transparan dengan pemangku kepentingan guna memastikan bahwa ketidakpastian
                                       dan potensi risiko tersampaikan secara efektif.

Prinsip 8 Melakukan inisiatif untuk    Proses yang lebih bersih dan efisien berarti peningkatan produktivitas sumber                 BRI telah menerapkan inisiatif hijau yang secara aktif melibatkan karyawan dan nasabah dalam upaya
mendorong      tanggung       jawab    daya, yang berarti membutuhkan lebih sedikit bahan baku dan biaya operasional                 keberlanjutan. Inisiatif ini mencakup BRI Menanam (program yang mendorong penanaman pohon dan
lingkungan yang lebih besar            yang lebih rendah. Perusahaan yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan                penyerapan emisi GRK), Zero Waste to Landfill (inisiatif pengelolaan limbah), serta penilaian kelayakan kredit
                                       juga mendapatkan keuntungan dari insentif pajak atau program perizinan karena                 berdasarkan kriteria lingkungan.
                                       menunjukkan kepemimpinan dalam keberlanjutan. Selain itu, karyawan dan konsumen
                                       semakin tertarik untuk berbisnis dengan perusahaan yang memprioritaskan tanggung
                                       jawab lingkungan dan praktik bisnis berkelanjutan.

Prinsip      9        Mendorong        Pendekatan tingkat strategis untuk meningkatkan teknologi meliputi penetapan                  BRI mengintegrasikan teknologi ramah lingkungan ke dalam operasionalnya dengan memanfaatkan perangkat
pengembangan dan penyebaran            kebijakan perusahaan atau perorangan tentang penggunaan teknologi ramah                       pengumpul botol plastik serta menerapkan teknologi penghapusan data pada perangkat pencatatan data,
teknologi ramah lingkungan             lingkungan, penggunaan penilaian teknologi lingkungan, serta memeriksa kriteria               sehingga memungkinkan perangkat tersebut dapat digunakan kembali dengan aman.
                                       investasi dan kebijakan sumber daya bagi pemasok dan kontraktor untuk memastikan
                                       bahwa tender menetapkan kriteria lingkungan minimum

Prinsip 10 Bisnis harus melawan        Perusahaan menghadapi risiko etis dan finansial yang signifikan jika gagal secara efektif     BRI menegakkan standar integritas yang tinggi dengan menerapkan sistem pengendalian gratifikasi dan
korupsi dalam segala bentuknya,        memerangi korupsi dalam segala bentuknya.                                                     manajemen anti-suap yang kuat. Untuk memperkuat komitmen ini, BRI telah memperoleh sertifikasi ISO
termasuk      pemerasan     dan        Korupsi menimbulkan ancaman bagi perusahaan dari berbagai skala, menyebabkan                  37001:2016 untuk Sistem Manajemen Anti-Suap, memastikan kepatuhan terhadap praktik terbaik internasional.
penyuapan.                             potensi tanggung jawab hukum, kerusakan reputasi, kerugian finansial, serta erosi             Selain itu, BRI memiliki Fungsi Kepatuhan Anti Penyuapan yang bertugas untuk mengawasi dan memastikan
                                       kepercayaan internal. Praktik tidak etis dapat melemahkan loyalitas karyawan dan              bahwa Sistem Anti Penyuapan berjalan sesuai standar ISO 37001:2016. Fungsi Kepatuhan Anti Penyuapan
                                       merusak budaya etika keseluruhan dalam suatu organisasi.                                      diatur dalam Surat Edaran Direksi Kebijakan Tata Kelola Perusahaan nomor SE.09a-DIR/KEP/03/2023 tanggal
                                                                                                                                     15 Maret 2023 Buku 3 tentang Pengendalian Anti Penyuapan dan Gratifikasi
Page 169
                                                                                                                       Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   169



     PENGANTAR                         TOPIK MATERIAL                      TOPIK UMUM                         LAMPIRAN

ESG26000
ISO Data Tables
              ESG Data
                  Issued
                       Tables
                         Securities
                                 Green
                                    Impact
                                       BondReporting    Reporting
                                             Impact Report  COP Standard
                                                                  Reporting
                                                                         Indices
                                                                            Standard
                                                                                   Indeks
                                                                                     Indices
                                                                                           Pelaporan
                                                                                               Assurance
                                                                                                     IDX   Assurance
                                                                                                           Feedback Form
                                                                                                                       Feedback Form




LAMPIRAN                                                 04


       DI BAGIAN INI                        NO
 >                                          HAL




       ESG Data Tables                     170

       Issued Securities Impact
                                           206
       Reporting

       Reporting Standards Indices 230

       Indeks Pelaporan IDX                244

       Assurance                           245

       Feedback Form                       251
Page 170
                                                                                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                              170



      PENGANTAR                                TOPIK MATERIAL                        TOPIK UMUM                                         LAMPIRAN

 ESG Data Tables     Issued Securities Impact Reporting   Reporting Standard Indices             Indeks Pelaporan IDX              Assurance          Feedback Form




ESG Data Tables
    Keuangan & Bisnis           Keuangan Berkelanjutan                 Nasabah                                   Pekerja                                  Pemasok                                 Masyarakat                          Hak Asasi Manusia                 Lingkungan




Skala Perusahaan (Bank Only)
                                                             Keterangan                                                                                          Satuan                                                   2022                            2023                         2024
                                                             Laba Bersih                                                                                        Rp Miliar                                                47.828                        53.153                         54.841
                                                             Pendapatan                                                                                         Rp Miliar                                               162.155                      189.646                         215.738
                                                             Total Aset                                                                                         Rp Miliar                                            1.750.995                     1.835.249                    1.840.395
                                                             Total Dana Pihak Ketiga (DPK)                                                                      Rp Miliar                                            1.300.776                     1.352.683                     1.360.134
                                                             Total Liabilitas                                                                                   Rp Miliar                                             1.457.373                     1.536.512                    1.541.022
                                                             Ekuitas                                                                                            Rp Miliar                                              293.622                       298.737                         299.373
                                                             Dana Non-DPK                                                                                       Rp Miliar                                               156.597                      183.829                         180.888
                                                             Jumlah Unit Kerja Beroperasi                                                                          Unit                                                   8.209                           7.755                        7.568




Pencapaian Kinerja Ekonomi [F.2] [GRI 201-1]
                                                                                                                                                                                                                                                   Realisasi
                                                                                                                                                                            Realisasi                                 Target (Rp Miliar)                                  Persentase
                                                             Kinerja                                                                                                                                                                              (Rp Miliar)
                                                                                                                                                               2022                            2023                                                 2024
                                                             Total Aset                                                                                               1.750.995                      1.835.249                        1.928.137            1.840.395                 95,45%

                                                             Aset Produktif                                                                                           1.573.609                       1.684.737                      1.790.304              1.711.302                95,59%

                                                             Kredit/Pembayaran Bank                                                                                  1.029.803                        1.146.083                       1.270.578             1.215.847                95,69%

                                                             Dana Pihak Ketiga                                                                                        1.300.776                      1.352.683                        1.463.312             1.360.134                92,95%

                                                             Total Pendapatan                                                                                           162.432                         189.122                         215.456              214.685                 99,64%

                                                             Total Biaya                                                                                                103.012                        122.050                          147.424              145.574                 98,74%

                                                             Laba Bersih                                                                                                  47.828                          53.153                         54.832               54.841             100,02%
                                                            Catatan: Total pendapatan merupakan seluruh pendapatan operasional dan non operasional. Total biaya terdiri dari seluruh beban operasional, kecuali biaya pajak yang dibayarkan.
Page 171
                                                                                                                            Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.    171



      PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                        TOPIK UMUM                         LAMPIRAN

 ESG Data Tables    Issued Securities Impact Reporting   Reporting Standard Indices      Indeks Pelaporan IDX   Assurance   Feedback Form




    Keuangan & Bisnis         Keuangan Berkelanjutan                Nasabah                          Pekerja                  Pemasok                   Masyarakat               Hak Asasi Manusia          Lingkungan




Nilai Ekonomi Langsung Didapat dan
Didistribusikan [GRI 201-1]                                 Keterangan                                                             Satuan                                2022                        2023                  2024

                                                            Pendapatan Bunga                                                      Rp Miliar                           123.835                    146.918                 162.229

                                                            Pendapatan Non Bunga                                                  Rp Miliar                            38.320                     42.728                  53.508

                                                            Pendapatan Non Operasional                                            Rp Miliar                               277                        -524                 -1.053

                                                            Jumlah Nilai Ekonomi Langsung Didapat                                 Rp Miliar                           162.432                    189.122                 214.684

                                                            Biaya Operasional Non Bunga di Luar Pekerja                           Rp Miliar                            27.302                     30.526                  34.412

                                                            Biaya Tenaga Kerja (di luar Outsource)                                Rp Miliar                             29.316                    26.519                 26.842

                                                            Pembayaran Dividen                                                    Rp Miliar                            14.046                     23.234                  25.715

                                                            Bunga Kredit dan Bunga Bank                                           Rp Miliar                            22.830                     38.484                  51.180

                                                            Pembayaran kepada Pemerintah (Pajak)                                  Rp Miliar                             20.133                    23.447                  28.014

                                                            Pengeluaran Investasi kepada Masyarakat                               Rp Miliar                               285                         342                   343

                                                            Jumlah Nilai Ekonomi Langsung Didistribusi                            Rp Miliar                            113.912                   142.552                 166.506

                                                            Nilai Ekonomi Langsung yang Ditahan                                   Rp Miliar                            48.520                     46.570                  48.178




Global Systemically Important Bank [FN-CB-550a.1]
                                                            BIS Leverage Ratio

                                                            Aspek                                                                  Satuan                                2022                        2023                  2024

                                                            (Basel III) Tier 1 Capital                                               Rp                            234.727.964               238.956.599           241.043.217

                                                            (Basel III) Total Exposure                                               Rp                          1.596.292.951              1.749.457.664         1.798.631.971

                                                            (Basel III) Leverage Ratio                                               %                                 14,70%                     13,66%                 13,40%
Page 172
                                                                                                                                                          Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                                            172



       PENGANTAR                             TOPIK MATERIAL                            TOPIK UMUM                                           LAMPIRAN

  ESG Data Tables      Issued Securities Impact Reporting   Reporting Standard Indices              Indeks Pelaporan IDX               Assurance          Feedback Form




    Keuangan & Bisnis              Keuangan Berkelanjutan                Nasabah                                    Pekerja                                   Pemasok                                  Masyarakat                            Hak Asasi Manusia                               Lingkungan




Pelaporan Pajak [GRI 207-4]
                                                                                                                                                                                                                    2022                                                              2023
                                                               Keterangan                                                                                        Satuan
                                                                                                                                                                                                Domestik                          Lainnya                         Domestik                          Lainnya

                                                               Jumlah Karyawan                                                                                    Orang                                        74.735                               105                           77.739                              66

                                                               Pendapatan                                                                                        Rp Juta                               202.710.231                          1.581.523                     240.297.151                       2.909.234

                                                               Laba (Rugi) Sebelum Pajak                                                                         Rp Juta                                65.536.208                            614.553                      75.885.153                          386.520

                                                               Pajak Penghasilan Masih Harus Dibayar                                                             Rp Juta                                  13.103.645                          125.386                       12.515.017                             67.504

                                                               Pajak Penghasilan yang Telah Dibayar                                                              Rp Juta                                 24.473.827                            84.337                       16.413.631                             87.215
                                                              Catatan: Seluruh informasi dalam laporan ini milik PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk tanpa mencakup perusahaan anak. Di sisi lain, BRI melakukan audit atas laporan keuangan konsolidasi yang mencakup perusahaan anak seperti Bank Raya, BRI
                                                              Remittance, BRI Life, BRI Finance, BRI Ventures, BRIDS, BRI Insurance, Pegadaian, dan PNM. Informasi terkait perusahaan anak tersebut tidak termasuk dalam laporan ini. [GRI 2-2]




Kredit Per-Segmen [B.1.a] [GRI G4 FS6]
                                                               Segmen                                                                                                Satuan                                                      2022                                     2023                                      2024
                                                                                                                                                                    Rp Triliun                                                 449,63                                   496,55                                     491,22
                                                               Mikro
                                                                                                                                                                         %                                                      43,66                                     43,33                                     40,40
                                                                                                                                                                    Rp Triliun                                                  161,72                                  182,36                                     203,24
                                                               Konsumer
                                                                                                                                                                         %                                                       15,70                                    15,91                                     16,72
                                                                                                                                                                    Rp Triliun                                                 216,88                                  228,06                                      228,10
                                                               Kecil
                                                                                                                                                                         %                                                       21,06                                    19,90                                     18,76
                                                                                                                                                                    Rp Triliun                                                  20,95                                    32,28                                      39,05
                                                               Menengah
                                                                                                                                                                         %                                                        2,03                                     2,82                                      3,21
                                                                                                                                                                    Rp Triliun                                                 180,62                                  206,83                                      254,24
                                                               Korporasi
                                                                                                                                                                         %                                                       17,54                                    18,05                                     20,91
                                                                                                                                                                    Rp Triliun                                              1.029,80                                  1.146,08                                 1.215,85
                                                               Total
                                                                                                                                                                         %                                                    100,00                                   100,00                                      100,00
Page 173
                                                                                                                           Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.    173



      PENGANTAR                                TOPIK MATERIAL                   TOPIK UMUM                        LAMPIRAN

  ESG Data Tables     Issued Securities Impact Reporting   Reporting Standard Indices   Indeks Pelaporan IDX   Assurance   Feedback Form




    Keuangan & Bisnis            Keuangan Berkelanjutan               Nasabah                      Pekerja                   Pemasok                   Masyarakat               Hak Asasi Manusia           Lingkungan




Kredit Per-Wilayah (Indonesia) [B.1.a] [GRI G4 FS6]
                                                              Wilayah                                                             Satuan                               2022                         2023                  2024

                                                                                                                                 Rp Triliun                           241,08                     306,55                  371,48
                                                              Jakarta
                                                                                                                                     %                                  23,41                       26,75                 30,55

                                                                                                                                 Rp Triliun                           166,43                      183,10                 187,71
                                                              Sumatera
                                                                                                                                     %                                  16,16                       15,98                 15,44

                                                                                                                                 Rp Triliun                             87,75                     88,94                   77,58
                                                              Jawa Barat
                                                                                                                                     %                                  8,52                         7,76                  6,38

                                                                                                                                 Rp Triliun                            128,81                     140,41                 137,10
                                                              Jawa tengah & DI Yogyakarta
                                                                                                                                     %                                  12,51                       12,25                 11,28

                                                                                                                                 Rp Triliun                           126,48                      136,61                 140,90
                                                              Jawa Timur
                                                                                                                                     %                                 12,28                        11,92                 11,59

                                                                                                                                 Rp Triliun                           238,59                     260,79                  276,75
                                                              Indonesia Timur & Indonesia Tengah
                                                                                                                                     %                                  23,17                     22,76                   22,76

                                                                                                                                 Rp Triliun                            40,66                      29,68                   24,33
                                                              Lainnya
                                                                                                                                     %                                   3,95                       2,59                  2,00

                                                                                                                                 Rp Triliun                         1.029,80                    1.146,08             1.215,85
                                                              Total
                                                                                                                                     %                                   100                         100                   100
Page 174
                                                                                                                            Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   174



          PENGANTAR                            TOPIK MATERIAL                     TOPIK UMUM                        LAMPIRAN

  ESG Data Tables      Issued Securities Impact Reporting   Reporting Standard Indices   Indeks Pelaporan IDX   Assurance   Feedback Form




      Keuangan & Bisnis           Keuangan Berkelanjutan                Nasabah                     Pekerja                   Pemasok                   Masyarakat               Hak Asasi Manusia                    Lingkungan




Kredit Per-Wilayah (Di Luar Indonesia) [B.1.a] [GRI
G4 FS6]                                                        Wilayah                                                               Satuan                             2022                         2023                          2024
                                                                                                                                    Rp Triliun                           8,25                        8,38                          13,50
                                                               New York
                                                                                                                                        %                               55,56                        50,73                         55,49
                                                                                                                                    Rp Triliun                           5,59                        6,88                           9,25
                                                               Singapura
                                                                                                                                        %                                37,64                       41,65                         38,02
                                                                                                                                    Rp Triliun                           0,86                        0,95                           1,02
                                                               Timor Leste
                                                                                                                                        %                                 5,79                        5,75                          4,19
                                                                                                                                    Rp Triliun                            0,15                        0,31                          0,56
                                                               Taiwan
                                                                                                                                        %                                 1,01                        1,88                          2,30
                                                                                                                                    Rp Triliun                          14,85                    16,52                             24,33
                                                               Jumlah
                                                                                                                                        %                                 100                         100                            100




Kredit Per-Sektor Usaha [B.1.a] [GRI G4 FS6]
                                                               Sektor Usaha                                                                               Satuan                      2022                    2023                 2024

                                                                                                                                                         Rp Triliun                   0,38                     1,52                  6,14
                                                               Administrasi Pemerintahan dan Jaminan Sosial Wajib
                                                                                                                                                             %                        0,04                     0,13                 0,51

                                                                                                                                                         Rp Triliun                  100,31                  102,53                110,19
                                                               Industri Pengolahan
                                                                                                                                                             %                         9,74                    8,95                 9,06

                                                                                                                                                         Rp Triliun                   47,68                    53,7                61,07
                                                               Jasa Kemasyarakatan, Sosial Budaya, Hiburan dan Perorangan Lainnya
                                                                                                                                                             %                        4,63                     4,69                 5,02

                                                                                                                                                         Rp Triliun                   3,52                    4,22                  4,53
                                                               Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial
                                                                                                                                                             %                        0,34                     0,37                 0,37

                                                                                                                                                         Rp Triliun                    0,75                   0,86                  0,97
                                                               Jasa Pendidikan
                                                                                                                                                             %                        0,07                    0,08                  0,08
Page 175
                                                                                                                       Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   175



    PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                       TOPIK UMUM                       LAMPIRAN

ESG Data Tables   Issued Securities Impact Reporting   Reporting Standard Indices   Indeks Pelaporan IDX   Assurance   Feedback Form




  Keuangan & Bisnis         Keuangan Berkelanjutan                Nasabah                      Pekerja                   Pemasok                   Masyarakat              Hak Asasi Manusia               Lingkungan




                                                          Sektor Usaha                                                                               Satuan                     2022               2023                  2024

                                                                                                                                                    Rp Triliun                    1,01                 1                   0,9
                                                          Jasa Perorangan yang Melayani Rumah Tangga
                                                                                                                                                        %                         0,10             0,09                   0,07

                                                                                                                                                    Rp Triliun                    24,7             31,41                  8,86
                                                          Kegiatan yang Belum Jelas Batasannya
                                                                                                                                                        %                        2,40               2,74                  0,73

                                                                                                                                                    Rp Triliun                  31,02              33,73                 35,48
                                                          Konstruksi
                                                                                                                                                        %                         3,01              2,94                  2,92

                                                                                                                                                    Rp Triliun                   36,31             30,37                 36,44
                                                          Listrik, Gas, dan Air
                                                                                                                                                        %                         3,53              2,65                  3,00

                                                                                                                                                    Rp Triliun                 225,43             239,69                254,89
                                                          Penerima Kredit Bukan Lapangan Usaha
                                                                                                                                                        %                       21,89              20,91                20,96

                                                                                                                                                    Rp Triliun                  20,96              22,38                 24,64
                                                          Penyedia Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum
                                                                                                                                                        %                        2,04               1,95                  2,03

                                                                                                                                                    Rp Triliun                   14,52             15,85                 26,51
                                                          Perantara Keuangan
                                                                                                                                                        %                         1,41              1,38                  2,18

                                                                                                                                                    Rp Triliun                  327,17            361,13                364,07
                                                          Perdagangan Besar dan Eceran
                                                                                                                                                        %                        31,77             31,51                 29,94

                                                                                                                                                    Rp Triliun                   10,14             10,88                 10,53
                                                          Perikanan
                                                                                                                                                        %                        0,98               0,95                  0,87

                                                                                                                                                    Rp Triliun                   14,48             31,81                 36,47
                                                          Pertambangan dan Penggalian
                                                                                                                                                        %                         1,41              2,78                  3,00
Page 176
                                                                                                                            Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   176



       PENGANTAR                                 TOPIK MATERIAL                   TOPIK UMUM                       LAMPIRAN

  ESG Data Tables      Issued Securities Impact Reporting   Reporting Standard Indices   Indeks Pelaporan IDX   Assurance   Feedback Form




    Keuangan & Bisnis              Keuangan Berkelanjutan               Nasabah                      Pekerja                  Pemasok                   Masyarakat              Hak Asasi Manusia                 Lingkungan




                                                               Sektor Usaha                                                                               Satuan                      2022               2023                   2024

                                                                                                                                                         Rp Triliun                  142,81             166,64                 193,61
                                                               Pertanian, Perburuan, dan Kehutanan
                                                                                                                                                             %                        13,87              14,54                  15,92

                                                                                                                                                         Rp Triliun                    9,38               11,65                 12,27
                                                               Real Estate, Usaha Persewaaan dan Jasa perusahaan
                                                                                                                                                             %                         0,91               1,02                   1,01

                                                                                                                                                         Rp Triliun                   19,23               26,7                  28,27
                                                               Transportasi, Pergudangan, dan Komunikasi
                                                                                                                                                             %                         1,87               2,33                   2,33

                                                                                                                                                         Rp Triliun                   0,00                0,00                   0,00
                                                               Lainnya
                                                                                                                                                             %                        0,00                0,00                   0,00

                                                                                                                                                        Rp Triliun                  1.029,8            1.146,07            1.215,84
                                                               Jumlah
                                                                                                                                                             %                         100                 100                   100




Produk Pinjaman Mikro [GRI 203-2] [FS6] [FN-CB-240a.1]
                                                               Deskripsi                                                                                 Satuan                      2022                2023                   2024

                                                               Outstanding KUR                                                                          Rp Triliun                  251,50              219,90                 231,29

                                                               Debitur KUR                                                                                 Juta                        10,9                8,8                   4,49

                                                               Outstanding KUPEDES                                                                      Rp Triliun                   129,2               212,3                 200,22

                                                               Debitur KUPEDES                                                                             Juta                        2,8                 4,6                    8,11
Page 177
                                                                                                                                                 Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   177



          PENGANTAR                                        TOPIK MATERIAL                          TOPIK UMUM                           LAMPIRAN

   ESG Data Tables              Issued Securities Impact Reporting        Reporting Standard Indices          Indeks Pelaporan IDX   Assurance   Feedback Form




      Keuangan & Bisnis                          Keuangan Berkelanjutan              Nasabah                               Pekerja                 Pemasok                   Masyarakat               Hak Asasi Manusia           Lingkungan




Nasabah dengan PROPER Rating [F.3] [GRI G4 FS8]
[GRI G4 FS10] [GRI G4 FS11] [FN-CB-240a.1]                                   Peringkat                                                                  Satuan                               2022                         2023                  2024

                                                                             Emas                                                                       Debitur                                 10                          16                     8
                                                                             Hijau                                                                      Debitur                                  7                           7                     9
                                                                             Biru                                                                       Debitur                                 42                          46                    48
                                                                             Total                                                                     Debitur                                  59                          69                    65




Nilai Kredit Nasabah dengan PROPER Rating
[F.3] [GRI G4 FS8] [GRI G4 FS10] [GRI G4 FS11]                               Peringkat                                                                  Satuan                               2022                         2023                  2024

                                                                             Emas                                                                      Rp Triliun                             13,53                       13,38                 10,69

                                                                             Hijau                                                                     Rp Triliun                             5,32                        9,27                  17,29

                                                                             Biru                                                                      Rp Triliun                            45,85                    63,05                    88,46

                                                                             Total                                                                     Rp Triliun                            64,70                    85,70                    116,44




Nasabah dengan Sertifikasi ISPO/RSPO*
[F.3] [GRI G4 FS8] [GRI G4 FS10] [GRI G4 FS11]                               Sertifikat                                                                 Satuan                               2022                         2023                  2024

                                                                             RSPO                                                                       Debitur                                 14                          16                     14

                                                                             Dalam proses RSPO                                                          Debitur                                  0                           0                     0

                                                                             ISPO                                                                       Debitur                                 27                          25                    26

                                                                             Dalam proses ISPO                                                          Debitur                                 12                           8                     5

                                                                             Total                                                                     Debitur                                  53                          49                    45

                                                                            *) Data mencakup nasabah di segmen Korporasi
Page 178
                                                                                                                                                    Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.             178



          PENGANTAR                                   TOPIK MATERIAL                             TOPIK UMUM                               LAMPIRAN

  ESG Data Tables           Issued Securities Impact Reporting          Reporting Standard Indices          Indeks Pelaporan IDX       Assurance    Feedback Form




      Keuangan & Bisnis                Keuangan Berkelanjutan                      Nasabah                                Pekerja                      Pemasok                       Masyarakat                  Hak Asasi Manusia               Lingkungan




Nilai Pembiayaan untuk Nasabah dengan
Sertifikasi ISPO/RSPO* [F.3] [GRI G4 FS8] [GRI G4 FS10] [GRI G4 FS11]      Sertifikat                                                                        Satuan                                  2022                            2023                       2024

                                                                           RSPO                                                                             Rp Triliun                                   17,19                       18,90                      29,97

                                                                           Dalam proses RSPO                                                                Rp Triliun                                      0                            0                          0

                                                                           ISPO                                                                             Rp Triliun                               14,06                           14,88                      18,06

                                                                           Dalam proses ISPO                                                                Rp Triliun                                   4,07                         2,74                        1,32

                                                                           Total                                                                            Rp Triliun                               35,32                          36,52                       49,35

                                                                          *) Data mencakup nasabah di segmen Korporasi




Produk Berkelanjutan per Segmen [B.1d] [F.3]
[GRI G4 FS7] [GRI G4 FS8]                                                                                                                                   2024
                                                                           Kategori Produk
                                                                                                      Satuan                                                                        Komposisi pinjaman                        Deskripsi Produk
                                                                           Per Segmen                                                                              Total Pinjaman
                                                                                                                         Outstanding               Total                             berkelanjutan di
                                                                                                                                                                    Per Segmen
                                                                                                                                                                                      setiap segmen
                                                                           Pinjaman Konsumer (KPR)
                                                                                                                                                                                                         KPR Green Financing: Kredit kepemilikan rumah untuk
                                                                           KPR Green
                                                                                                     Rp Triliun             0,29                                                                         pembiayaan pembelian rumah baru dengan konsep
                                                                           Financing
                                                                                                                                                                                                         perumahan hijau.
                                                                                                                                                                                                         KPR Subsidi: Kredit kepemilikan rumah bagi Masyarakat
                                                                                                                                                   11,92                 58,55             20%           Berpenghasilan Rendah (MBR) dengan total pendapatan
                                                                                                                                                                                                         keluarga (suami + istri) maksimal Rp 8 juta per bulan * untuk
                                                                           KPR Subsidi               Rp Triliun             11,63
                                                                                                                                                                                                         Rumah Pertama, belum mempunyai rumah, belum pernah
                                                                                                                                                                                                         mendapat subsidI perumahan, harus ditempati dan tidak boleh
                                                                                                                                                                                                         dijual/disewakan selama 5 tahun pertama.
                                                                           Pinjaman Korporasi
                                                                                                                                                                                                         Terdiri dari kredit hijau kepada segmen korporasi dengan
                                                                                                                                                                                                         aktivitas usaha berbasis energi terbarukan, pengelolaan lahan
                                                                           Kredit Hijau
                                                                                                     Rp Triliun             86,56                  86,56                 254,24            34%           berkelanjutan, transportasi ramah lingkungan, bangunan
                                                                           Segmen Korporasi
                                                                                                                                                                                                         ramah lingkungan, serta kegiatan usaha berwawasan
                                                                                                                                                                                                         lingkungan lainnya
                                                                           Pinjaman UMKM (Produktif)
                                                                                                                                                                                                         Kredit Usaha Segmen UMKM: Kredit sosial untuk masyarakat
                                                                           Kredit Usaha
                                                                                                     Rp Triliun            698,66                  698,66                698,66           100%           berpenghasilan tetap, yang memiliki usaha produktif dalam
                                                                           Segmen UMKM
                                                                                                                                                                                                         skala bisnis kecil dan menengah.
Page 179
                                                                                                                              Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   179



       PENGANTAR                                   TOPIK MATERIAL                 TOPIK UMUM                         LAMPIRAN

  ESG Data Tables       Issued Securities Impact Reporting   Reporting Standard Indices    Indeks Pelaporan IDX   Assurance   Feedback Form




     Keuangan & Bisnis              Keuangan Berkelanjutan              Nasabah                       Pekerja                   Pemasok                   Masyarakat              Hak Asasi Manusia               Lingkungan




Penyaluran Kredit kepada Kategori Kegiatan
Usaha Berkelanjutan [B.1d] [F.3] [GRI G4 FS7] [GRI G4 FS8]      Keterangan                                                                              Satuan                        2022                2023                  2024

                                                                UMKM                                                                                   Rp Triliun                    616,07              690,43                698,66

                                                                Energi Terbarukan                                                                      Rp Triliun                      7,10                6,02                  6,34

                                                                Pencegahan & Pengendalian Polusi                                                       Rp Triliun                      1,75                0,55                  0,51

                                                                Transportasi Ramah Lingkungan                                                          Rp Triliun                     12,10               11,24                  3,61

                                                                Bangunan Berwawasan Lingkungan                                                         Rp Triliun                      1,44                2,04                  0,29

                                                                Pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati & Penggunaan Lahan Berkelanjutan                   Rp Triliun                     51,80               52,82                 64,68

                                                                Konservasi Keanekaragaman Hayati Darat dan Air                                         Rp Triliun                     0,58                 0,23                 0,00

                                                                Pengelolaan Air & Limbah Berkelanjutan                                                 Rp Triliun                      0,01              0,003                  0,00

                                                                Eco-efficient Product                                                                  Rp Triliun                      3,98                7,50                  8,07

                                                                Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan Lainnya                                           Rp Triliun                     0,06                 1,93                  3,06

                                                                Total                                                                                  Rp Triliun                   694,89               772,74                785,22




Penyaluran Kredit kepada Sektor Energi Tak
Terbarukan dan Energi Baru Terbarukan [GRI 305-3]               Keterangan                                                                              Satuan                        2022                2023                  2024

                                                                Energi Tak Terbarukan                                                                  Rp Triliun                     21,03               21,60                 25,12

                                                                Energi Baru & Terbarukan                                                               Rp Triliun                      7,10                6,02                  6,34

                                                                Total Pembiayaan                                                                       Rp Triliun                     28,13               27,62                 31,46
Page 180
                                                                                                                                                   Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                                     180



      PENGANTAR                            TOPIK MATERIAL                           TOPIK UMUM                                        LAMPIRAN

 ESG Data Tables     Issued Securities Impact Reporting   Reporting Standard Indices            Indeks Pelaporan IDX             Assurance         Feedback Form




    Keuangan & Bisnis          Keuangan Berkelanjutan                  Nasabah                                  Pekerja                                Pemasok                                Masyarakat                         Hak Asasi Manusia                             Lingkungan




Titik Layanan Nasabah [GRI G4 FS14]
                                                             Keterangan                                                                                                          Satuan                                          2022                             2023                             2024

                                                             Kantor Pusat                                                                                                            #                                                1                                1                                   1
                                                             Kantor Wilayah                                                                                                          #                                               18                               18                               18
                                                             Kantor Cabang & Kantor Cabang Khusus*                                                                                   #                                             449                              453                              453
                                                             Kantor Cabang Luar Negeri                                                                                               #                                                6                                6                                   6
                                                             Kantor Cabang Pembantu**                                                                                                #                                             579                              556                              555

                                                             Kantor Cabang Pembantu di Luar Negeri**                                                                                 #                                                3                                3                                   3

                                                             BRI Unit**                                                                                                              #                                           5.156                             5.117                           5.086

                                                             Kantor Kas**                                                                                                            #                                             506                              505                              500

                                                             Teras BRI**                                                                                                             #                                           1.370                              977                              873

                                                             Teras Keliling                                                                                                          #                                              117                              115                               69

                                                             Teras Kapal                                                                                                             #                                                4                                4                                   4

                                                             Jumlah Unit Kerja Operasional                                                                                           #                                          8.209                             7.755                            7.568
                                                             *) Sesuai dengan Nota Dinas B.63.e-PPM/ODV/OD2/08/2023 tanggal 03 Agustus 2023 Perihal Penyampaian persetujuan perubahan supervisi KCK.
                                                             **) Sesuai dengan POJK No. 12/POJK.03/2021 tentang Bank Umum, terdapat penyesuaian untuk jaringan kantor bank hanya terdiri dari Kantor Pusat, Kantor Wilayah, Kantor Cabang dan Kantor Cabang Pembantu. Sesuai POJK tersebut, jenis Kantor
                                                             BRI Unit, Teras BRI dan Kantor Kas BRI termasuk dalam kategori Kantor Cabang Pembantu.




                                                             Keterangan                                                                                                          Satuan                                          2022                             2023                             2024

                                                             ATM                                                                                                                     #                                         13.863                           12.263                           10.663

                                                             CRM                                                                                                                     #                                          8.007                            9.007                             9.007

                                                             EDC                                                                                                                     #                                        497.976                         664.801                           727.303

                                                             E- Buzz                                                                                                                 #                                               57                               57                               57

                                                             Agen BRILinK                                                                                                            #                                        627.012                          740.818                        1.064.219
Page 181
                                                                                                                       Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   181



    PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                       TOPIK UMUM                       LAMPIRAN

ESG Data Tables   Issued Securities Impact Reporting   Reporting Standard Indices   Indeks Pelaporan IDX   Assurance   Feedback Form




  Keuangan & Bisnis         Keuangan Berkelanjutan                 Nasabah                     Pekerja                   Pemasok                    Masyarakat             Hak Asasi Manusia                Lingkungan




                                                          Co-Location UMI                                                                   Unit                           2022                     2023                 2024

                                                          Sumatera                                                                          Unit                            200                      202                  210

                                                          Jawa                                                                              Unit                              536                    537                  520

                                                          Kalimantan                                                                        Unit                              49                      49                    71

                                                          Sulawesi                                                                          Unit                              140                    142                   127

                                                          Bali & Nusa Tenggara                                                              Unit                               74                     74                    74

                                                          Maluku                                                                            Unit                               0                       0                    15

                                                          Papua                                                                             Unit                               14                     14                    15

                                                          Total                                                                             Unit                           1.013                    1.018                1.032




                                                          Teras BRI                                                                                Unit                 Satuan              2022            2023         2024

                                                                                                                                                Teras BRI                 #                  288             217          206

                                                          Sumatera                                                                          Teras BRI Keliling            #                    4              2             2

                                                                                                                                              Teras Kapal                 #                     1              1             1

                                                                                                                                                Teras BRI                 #                  712             502          416

                                                          Jawa                                                                              Teras BRI Keliling            #                    59             59           58

                                                                                                                                              Teras Kapal                 #                     1              1             1

                                                                                                                                                Teras BRI                 #                    94             72           86

                                                          Kalimantan                                                                        Teras BRI Keliling            #                    6               6            2

                                                                                                                                              Teras Kapal                 #                    0              0             0
Page 182
                                                                                                                       Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   182



    PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                        TOPIK UMUM                      LAMPIRAN

ESG Data Tables   Issued Securities Impact Reporting   Reporting Standard Indices   Indeks Pelaporan IDX   Assurance   Feedback Form




  Keuangan & Bisnis         Keuangan Berkelanjutan                 Nasabah                     Pekerja                   Pemasok                       Masyarakat          Hak Asasi Manusia         Lingkungan




                                                          Teras BRI                                                                                  Unit               Satuan              2022     2023         2024

                                                                                                                                                   Teras BRI              #                  106       52           28

                                                          Sulawesi                                                                          Teras BRI Keliling            #                    43      43             1

                                                                                                                                                  Teras Kapal             #                      1       1           0

                                                                                                                                                   Teras BRI              #                    151     117          112

                                                          Bali & Nusa Tenggara                                                              Teras BRI Keliling            #                     4       4            4

                                                                                                                                                  Teras Kapal             #                      1       1            1

                                                                                                                                                   Teras BRI              #                     0       0            11

                                                          Maluku                                                                            Teras BRI Keliling            #                     0       0             1

                                                                                                                                                  Teras Kapal             #                     0       0             1

                                                                                                                                                   Teras BRI              #                    19       17           14

                                                          Papua                                                                             Teras BRI Keliling            #                      1       1            1

                                                                                                                                                  Teras Kapal             #                     0       0            0

                                                                                                                                                   Teras BRI               #                1.370     977          873

                                                          Total                                                                             Teras BRI Keliling             #                   117     115          69

                                                                                                                                                  Teras Kapal              #                    4       4            4




                                                          Kinerja BRI Kapal                                                                         Bentuk              Satuan              2022     2023         2024

                                                                                                                                   Total Simpanan

                                                                                                                                                   Rekening               #                 7.967    8.997        9.663

                                                                                                                                                     Saldo             Rp Miliar            18,54    22,94         23,3
                                                          Seva I (Wilayah Kepulauan Seribu)
                                                                                                                                   Total Kredit

                                                                                                                                                    Debitur               #                   715      716          781

                                                                                                                                                  OS Pinjaman          Rp Miliar            21,74    25,06        29,08
Page 183
                                                                                                                                                Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                            183



    PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                           TOPIK UMUM                                        LAMPIRAN

ESG Data Tables   Issued Securities Impact Reporting   Reporting Standard Indices            Indeks Pelaporan IDX             Assurance         Feedback Form




  Keuangan & Bisnis         Keuangan Berkelanjutan                  Nasabah                                  Pekerja                                Pemasok                               Masyarakat                          Hak Asasi Manusia          Lingkungan




                                                           Kinerja BRI Kapal                                                                                                           Bentuk                             Satuan              2022        2023        2024

                                                                                                                                                                   Total Simpanan

                                                                                                                                                                                      Rekening                                #               1.928       1.874       1.066

                                                                                                                                                                                        Saldo                            Rp Miliar             5,68        7,34         7,81
                                                           Seva II (Wilayah Kepulauan NTT-Labuan Bajo)
                                                                                                                                                                   Total Kredit

                                                                                                                                                                                       Debitur                                #                   851      886        1.018

                                                                                                                                                                                   OS Pinjaman                           Rp Miliar           20,53        25,25       25,63

                                                                                                                                                                   Total Simpanan

                                                                                                                                                                                      Rekening                                #               6.321       6.262       5.890

                                                                                                                                                                                        Saldo                            Rp Miliar                9,15     9,49        9,08
                                                           Seva III (Wilayah Kepulauan Anambas)
                                                                                                                                                                   Total Kredit

                                                                                                                                                                                       Debitur                                #                   246      242          277

                                                                                                                                                                                   OS Pinjaman                           Rp Miliar             6,38        8,21        8,77

                                                                                                                                                                   Total Simpanan

                                                                                                                                                                                      Rekening                                #             25.944       20.536       15.154

                                                                                                                                                                                        Saldo                            Rp Miliar            43,93       43,33       47,47
                                                           Seva IV (Wilayah Kepulauan Halmahera Selatan)*
                                                                                                                                                                   Total Kredit

                                                                                                                                                                                       Debitur                                #                1.117       912          822

                                                                                                                                                                                   OS Pinjaman                           Rp Miliar            26,01       24,17          24

                                                                                                                                                                   Total Simpanan

                                                                                                                                                                                      Rekening                                #              42.160      37.669       31.773

                                                                                                                                                                                        Saldo                            Rp Miliar                77,3     83,1       87,66
                                                           Total*
                                                                                                                                                                   Total Kredit

                                                                                                                                                                                       Debitur                                #              2.929        2.756       2.898

                                                                                                                                                                                   OS Pinjaman                           Rp Miliar            74,66       82,69       87,48
                                                           *) Terdapat restatement dari Regional Office BRI Manado terkait kinerja Teras BRI Tahun 2022 melalui Surat No.B.79.e-RO-MND/ROP/ONS/01/2024 Tanggal 25 Januari 2024.
Page 184
                                                                                                                       Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   184



    PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                       TOPIK UMUM                       LAMPIRAN

ESG Data Tables   Issued Securities Impact Reporting   Reporting Standard Indices   Indeks Pelaporan IDX   Assurance   Feedback Form




  Keuangan & Bisnis         Keuangan Berkelanjutan                 Nasabah                     Pekerja                   Pemasok                       Masyarakat          Hak Asasi Manusia              Lingkungan




                                                          Agen BRILinK                                                                    Satuan                           2022                   2023                   2024

                                                                                                                                           Agen                          137.037                165.053            239.380
                                                          Sumatera
                                                                                                                                             %                           21,86%                 22,28%                 22,49%

                                                                                                                                           Agen                         335.270                 395.383                580.569
                                                          Jawa
                                                                                                                                             %                           53,47%                 53,37%                 54,55%

                                                                                                                                           Agen                          48.685                 56.500                  68.832
                                                          Kalimantan
                                                                                                                                             %                             7,76%                  7,63%                 6,47%

                                                                                                                                           Agen                           63.218                 69.798                 96.720
                                                          Sulawesi
                                                                                                                                             %                           10,08%                   9,42%                 9,09%

                                                                                                                                           Agen                          29.205                 39.070                  59.860
                                                          Bali & Nusa Tenggara
                                                                                                                                             %                            4,66%                   5,27%                 5,62%

                                                                                                                                           Agen                            6.540                  6.949                  8.865
                                                          Maluku
                                                                                                                                             %                            1,04%                   0,94%                 0,83%

                                                                                                                                           Agen                            7.057                  8.065                  9.993
                                                          Papua
                                                                                                                                             %                             1,13%                  1,09%                 0,94%

                                                                                                                                           Agen                         627.012                740.818            1.064.219
                                                          Total
                                                                                                                                             %                         100,00%                 100,00%             100,00%




                                                          Transaksi Agen BRILinK                                                           Satuan                          2022                   2023                   2024

                                                          Nilai Transaksi                                                                 Rp Triliun                     1.297,65              1.427,58            1.589,04

                                                          Jumlah Transaksi                                                                  Juta                        1.078,04               1.096,61            1.204,25
Page 185
                                                                                                                            Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   185



         PENGANTAR                         TOPIK MATERIAL                       TOPIK UMUM                         LAMPIRAN

  ESG Data Tables    Issued Securities Impact Reporting   Reporting Standard Indices     Indeks Pelaporan IDX   Assurance   Feedback Form




        Keuangan & Bisnis      Keuangan Berkelanjutan                 Nasabah                       Pekerja                   Pemasok                      Masyarakat           Hak Asasi Manusia               Lingkungan




Nasabah BRI Pengguna Layanan Bergerak
(E-Banking)                                                  Jenis E-banking                                                                    Satuan                          2022                    2023                   2024

                                                             BRImo                                                                            Pengguna                     23.845.612            31.616.014             38.613.867

                                                             BRIZZI                                                                           Pengguna                     22.808.061            23.756.098            24.424.356

                                                             Qlola Cash Management                                                            Pengguna                         47.313                  52.117                 71.965




Jumlah Transaksi Layanan Bergerak (E-Banking)
[FS8]                                                        Jenis Layanan                                                                      Satuan                          2022                    2023                   2024

                                                             Transaksi Finansial BRImo                                                           Ribu                       1.825.397               3.088.817           4.309.334

                                                             BRILink                                                                             Ribu                       1.078.040               1.096.611            1.204.251

                                                             Merchant Ekosistem BRI                                                              Ribu                         192.377                318.283                 509.526

                                                             Merchant EDC                                                                        Ribu                         165.960                 197.788                403.648

                                                             BRIMOLA                                                                             Ribu                           8.541                  10.819                 14.223

                                                             BRIZZI                                                                              Ribu                         155.069                171.200                 196.202

                                                             ATM BRI                                                                             Ribu                       4.093.869               3.521.211            2.646.151

                                                             Qlola Cash Management                                                               Ribu                          50.638                 53.869                  53.161




Nilai Transaksi Layanan Bergerak (E-Banking)
[FS8]                                                        Jenis Layanan                                                                      Satuan                          2022                    2023                   2024

                                                             Transaksi Finansial BRImo                                                         Rp Miliar                    2.669.091               4.158.849            5.541.345

                                                             BRILink                                                                           Rp Miliar                     1.297.654              1.427.583            1.589.039

                                                             Merchant Ekosistem BRI                                                            Rp Miliar                      151.458                230.663                 334.436

                                                             Merchant EDC                                                                      Rp Miliar                       77.903                 119.764                270.771

                                                             BRIMOLA                                                                           Rp Miliar                        11.584                 15.102                 20.262

                                                             BRIZZI                                                                            Rp Miliar                         4.747                  6.190                  6.187

                                                             ATM BRI                                                                           Rp Miliar                    3.098.560               2.972.941            2.646.152

                                                             Qlola Cash Management                                                             Rp Miliar                    5.070.180               6.788.672            8.118.222
Page 186
                                                                                                                                                 Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                 186



      PENGANTAR                            TOPIK MATERIAL                           TOPIK UMUM                                      LAMPIRAN

 ESG Data Tables     Issued Securities Impact Reporting   Reporting Standard Indices           Indeks Pelaporan IDX             Assurance        Feedback Form




    Keuangan & Bisnis          Keuangan Berkelanjutan                 Nasabah                                  Pekerja                               Pemasok                                  Masyarakat            Hak Asasi Manusia               Lingkungan




Survei Kepuasan Nasabah [F.30]
                                                             Keterangan                                                                                                        Satuan                              2022                     2023                  2024

                                                             Tingkat Kepuasan Nasabah                                                                                             %                                83,58                   84,66                 87,06

                                                             Tingkat Penyelesaian Pengaduan Nasabah                                                                               %                                99,53                   99,56                  99,81




Kualitas Layanan BRI vs Kualitas Layanan
Industri Perbankan di Indonesia                              Keterangan                                                                                                        Satuan                              2022                     2023                  2024

                                                             Indeks Kualitas Layanan Industri Perbankan (Carre)                                                                   #                               4,2557                  4,3540                 4,4192

                                                             Indeks Kualitas Layanan BRI (Carre)                                                                                  #                               4,3001                  4,4044                 4,4331




Pengaduan Nasabah [418-1] [F.24]
                                                             Keterangan                                                                                                       Satuan                               2022                     2023                  2024

                                                             Jumlah Transaksi                                                                                                     #                        38.585.019.160       72.970.667.382          135.156.818.290

                                                             Jumlah Pengaduan                                                                                                  Kasus                           4.630.243                4.751.604             1.925.215

                                                             Persentase Pengaduan                                                                                                 %                                0,012                   0,007                 0,001

                                                             Pengaduan Diselesaikan                                                                                            kasus                           4.608.428                4.730.478             1.921.529

                                                             Persentase Penyelesaian                                                                                              %                                99,53                   99,56                  99,81

                                                             Pengaduan Dalam Proses                                                                                            Kasus                               21.815                  21.126                3.686

                                                             Persentase Dalam Proses                                                                                              %                                0,4711                 0,4446                 0,1915
                                                             * ) Pada tahun 2024, angka jumlah pengaduan terdapat penyesuaian perhitungan jumlah pengaduan berdasarkan panduan OJK terbaru.
Page 187
                                                                                                                                                 Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.             187



         PENGANTAR                        TOPIK MATERIAL                           TOPIK UMUM                                       LAMPIRAN

  ESG Data Tables   Issued Securities Impact Reporting   Reporting Standard Indices            Indeks Pelaporan IDX            Assurance         Feedback Form




      Keuangan & Bisnis       Keuangan Berkelanjutan                 Nasabah                                  Pekerja                                Pemasok                        Masyarakat                 Hak Asasi Manusia                Lingkungan




Jumlah Pengaduan Berdasarkan Jenis
Transaksi Keuangan [F.24] [GRI 418-1]                                                                                                                          Selesai                Dalam Proses                  Tidak Selesai
                                                                                   Jenis Transaksi Keuangan                                                                                                                                 Jumlah Pengaduan
                                                                                                                                                  Jumlah           Presentase      Jumlah        Presentase    Jumlah       Presentase

                                                            Kartu Kredit                                                                                20.599            99,95%            11        0,05%             0           0,00%                     20.610

                                                            Produk/Jasa Bank Lainnya                                                                    38.625           100,00%            0         0,00%             0           0,00%                     38.625

                                                            Simpanan                                                                                   135.636            99,98%            25        0,02%             0           0,00%                    135.661

                                                            ATM/CRM                                                                                    964.801            99,95%        502           0,05%             0           0,00%                    965.303

                                                            E-banking                                                                                 684.836             99,54%       3.145          0,46%             0           0,00%                    687.981

                                                            Kredit Tanpa Agunan                                                                          71.197          100,00%             1        0,00%             0           0,00%                     71.198

                                                            Pinjaman (Modal Kerja, Investasi, Konsumer)                                                   5.835           99,97%            2         0,03%             0           0,00%                      5.837

                                                            Grand Total                                                                             1.921.529             99,81%       3.686           0,19%            0             0%                1.925.215




Pengaduan terkait Keamanan Data Nasabah [F.24]
[GRI 418-1]                                                 Keterangan                                                                                                               Satuan                        2022                  2023                  2024

                                                            Pengaduan* dari Pihak Eksternal                                                                                            #                                0                   0                     0

                                                            Pengaduan* dari Pihak Pemerintah                                                                                           #                                0                   0                     0
                                                            *) Pengaduan yang dibuktikan mengenai pelanggaran privasi pelanggan dan hilangnya data pelanggan




Insiden Keamanan Informasi
                                                            Keterangan                                                                                                               Satuan                         2022                 2023                  2024

                                                            Jumlah Pelanggaran Keamanan Informasi atau Keamanan Siber                                                                   #                               0                   0                     0

                                                            Denda atau Sanksi dari Pelanggaran Keamanan Informasi atau Keamanan Siber                                                  Rp                               0                   0                     0

                                                            Jumlah Pelanggan yang Terpengaruh oleh Pelanggaran                                                                          #                               0                   0                     0
Page 188
                                                                                                                               Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   188



       PENGANTAR                              TOPIK MATERIAL                     TOPIK UMUM                           LAMPIRAN

  ESG Data Tables       Issued Securities Impact Reporting   Reporting Standard Indices   Indeks Pelaporan IDX     Assurance   Feedback Form




     Keuangan & Bisnis              Keuangan Berkelanjutan             Nasabah                       Pekerja                      Pemasok                  Masyarakat              Hak Asasi Manusia                Lingkungan




Komposisi Pekerja* [GRI 2-7, 405-1] [C.3]
                                                                Deskripsi                                                                                  Satuan                      2022                2023                   2024

                                                                                                                                      Total                Orang                       74.735             77.739                 81.848

                                                                                                                                      Pria                 Orang                       46.411             47.262                 48.131
                                                                Jenis Kelamin
                                                                                                                                   Perempuan               Orang                      28.324              30.477                 33.717

                                                                                                                               Komposisi Perempuan           %                          37,90              39,20                   41,19

                                                                                                                                      Total                Orang                      60.209              60.084                 59.495

                                                                                                                                      Pria                 Orang                      40.296              39.875                 39.237
                                                                                                            Pekerja Tetap
                                                                                                                                   Perempuan               Orang                       19.913             20.209                 20.258

                                                                                                                               Komposisi Perempuan           %                         33,07               33,63                  34,05

                                                                                                                                      Total                Orang                       14.347             17.207                 22.244

                                                                                                                                      Pria                 Orang                       6.021                7.135                 8.837
                                                                Status Kepegawaian                         Pekerja Kontrak
                                                                                                                                   Perempuan               Orang                       8.326              10.072                 13.407

                                                                                                                               Komposisi Perempuan           %                         58,03               58,53                  60,27

                                                                                                                                      Total                Orang                         179                448                     109

                                                                                                                                      Pria                 Orang                          94                252                      57
                                                                                                                 Trainee
                                                                                                                                   Perempuan               Orang                          85                 196                     52

                                                                                                                               Komposisi Perempuan           %                          47,49              43,75                   47,71

                                                                                                               < 30 Tahun             Total                Orang                      12.603              21.348                 23.890

                                                                Usia                                        30-50 Tahun               Total                Orang                       57.411             52.627                 54.611

                                                                                                               > 50 Tahun             Total                Orang                        4.721              3.764                  3.347
Page 189
                                                                                                                       Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   189



    PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                      TOPIK UMUM                        LAMPIRAN

ESG Data Tables   Issued Securities Impact Reporting   Reporting Standard Indices   Indeks Pelaporan IDX   Assurance   Feedback Form




  Keuangan & Bisnis         Keuangan Berkelanjutan               Nasabah                       Pekerja                    Pemasok                  Masyarakat              Hak Asasi Manusia               Lingkungan




                                                          Deskripsi                                                                                Satuan                      2022                2023                  2024

                                                                                                                              Total                Orang                         109                 117                  125

                                                                                                                              Pria                 Orang                          87                 90                    98
                                                                                                    Top Management
                                                                                                                           Perempuan               Orang                          22                 27                    27

                                                                                                                       Komposisi Perempuan           %                          20,18             23,08                  21,60

                                                                                                                              Total                Orang                        1.372              1.591                 1.682

                                                                                                        Middle                Pria                 Orang                         769               1.238                 1.315
                                                                                                      Management           Perempuan               Orang                         603                353                   367

                                                                                                                       Komposisi Perempuan           %                         43,95               22,19                 21,82
                                                          Tingkat Jabatan
                                                                                                                              Total                Orang                       3.529               2.757                 2.715

                                                                                                        Junior                Pria                 Orang                       2.623               2.013                 1.968
                                                                                                      Management           Perempuan               Orang                         906                744                    747

                                                                                                                       Komposisi Perempuan           %                         25,67              26,99                  27,51

                                                                                                                              Total                Orang                      70.328              73.274                77.326

                                                                                                                              Pria                 Orang                      43.098              43.921                44.750
                                                                                                   Non-Management
                                                                                                                           Perempuan               Orang                      27.230              29.353                32.576

                                                                                                                       Komposisi Perempuan           %                         38,72              40,06                  42,13
Page 190
                                                                                                                          Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   190



    PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                      TOPIK UMUM                           LAMPIRAN

ESG Data Tables   Issued Securities Impact Reporting   Reporting Standard Indices   Indeks Pelaporan IDX      Assurance   Feedback Form




  Keuangan & Bisnis         Keuangan Berkelanjutan               Nasabah                       Pekerja                       Pemasok                  Masyarakat              Hak Asasi Manusia               Lingkungan




                                                          Deskripsi                                                                                   Satuan                      2022                2023                  2024

                                                                                                                                 Total                Orang                       13.573             15.205                13.809

                                                                                                            Jakarta              Pria                 Orang                        8.231              9.121                 8.051

                                                                                                                              Perempuan               Orang                       5.342              6.084                  5.758

                                                                                                                                 Total                Orang                      13.926              14.157                13.224

                                                                                                         Sumatera                Pria                 Orang                       9.021               9.021                8.236

                                                                                                                              Perempuan               Orang                       4.905               5.136                4.988
                                                          Wilayah
                                                                                                    Jawa Barat, Jawa             Total                Orang                      30.182              31.113                33.757
                                                                                                      Tengah, Jawa
                                                                                                                                 Pria                 Orang                       19.051             19.143                19.811
                                                                                                      Timur, dan DI
                                                                                                       Yogyakarta             Perempuan               Orang                        11.131            11.970                13.946

                                                                                                     Indonesia Bagian            Total                Orang                       17.009             17.217                21.058
                                                                                                    Timur (Kalimantan,
                                                                                                                                 Pria                 Orang                      10.069              9.936                 12.033
                                                                                                     Sulawesi, Maluku,
                                                                                                          Papua)              Perempuan               Orang                       6.940               7.281                9.025

                                                                                                           Indonesia                                  Orang                       74.735             77.739                81.848

                                                                                                       Timor Leste                                    Orang                          20                 24                    24

                                                                                                           Amerika                                    Orang                            7                  7                     7
                                                          Kewarganegaraan
                                                                                                         Singapura                                    Orang                            7                14                     14

                                                                                                            Taiwan                                    Orang                           10                10                    12

                                                                                                           Lainnya                                    Orang                           11                 11                    11

                                                          Revenue-generating Functions                                    Komposisi Perempuan           %                         28,94               30,51                 30,87

                                                          STEM (Science, Technology, Engineering,
                                                                                                                          Komposisi Perempuan           %                          23,73             25,34                 29,29
                                                          and Mathematics)-related functions

                                                                                                                                 Total                Orang                           69                60                    54

                                                                                                                                 Pria                 Orang                          40                 35                    32

                                                          Pekerja Disabilitas
                                                                                                                              Perempuan               Orang                           29                25                    22


                                                                                                                          Komposisi Perempuan           %                         42,03               41,67                 40,74
Page 191
                                                                                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   191



    PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                             TOPIK UMUM                                                  LAMPIRAN

ESG Data Tables   Issued Securities Impact Reporting   Reporting Standard Indices              Indeks Pelaporan IDX                       Assurance   Feedback Form




  Keuangan & Bisnis         Keuangan Berkelanjutan                  Nasabah                                     Pekerja                                  Pemasok                  Masyarakat              Hak Asasi Manusia               Lingkungan




                                                          Deskripsi                                                                                                               Satuan                      2022                2023                  2024

                                                                                                                                                             Total                Orang                           0                  0                      0
                                                                                                                         Sekolah Dasar
                                                                                                                           & Sekolah                         Pria                 Orang                           0                  0                      0
                                                                                                                          Menengah                        Perempuan               Orang                           0                  0                      0
                                                                                                                           Pertama
                                                                                                                                                      Komposisi Perempuan           %                             0                  0                      0

                                                                                                                                                             Total                Orang                       1.046               1.149                  1.146

                                                                                                                          Sekolah                            Pria                 Orang                         605                509                    444
                                                                                                                        Menengah Atas                     Perempuan               Orang                         441                640                    702

                                                                                                                                                      Komposisi Perempuan           %                          42,16              55,70                 61,26

                                                                                                                                                             Total                Orang                        8.961              8.727                 9.469

                                                                                                                                                             Pria                 Orang                       5.026               4.701                 4.947
                                                                                                                              Diploma I-III
                                                                                                                                                          Perempuan               Orang                       3.935              4.026                  4.522

                                                                                                                                                      Komposisi Perempuan           %                          43,91              46,13                 47,76
                                                          Tingkat Pendidikan
                                                                                                                                                             Total                Orang                       63.138             66.079                69.462

                                                                                                                                                             Pria                 Orang                       39.615             40.745                41.454
                                                                                                                                   Sarjana
                                                                                                                                                          Perempuan               Orang                      23.523              25.334                28.008

                                                                                                                                                      Komposisi Perempuan           %                          37,26              38,34                 40,32

                                                                                                                                                             Total                Orang                        1.584              1.774                  1.761

                                                                                                                                                             Pria                 Orang                        1.159              1.297                 1.278
                                                                                                                          Pascasarjana
                                                                                                                                                          Perempuan               Orang                         425                477                    483

                                                                                                                                                      Komposisi Perempuan           %                         26,83              26,89                  27,43

                                                                                                                                                             Total                Orang                           6                 10                     10

                                                                                                                                                             Pria                 Orang                           6                 10                      8
                                                                                                                                    Doktor
                                                                                                                                                          Perempuan               Orang                           0                  0                      2

                                                                                                                                                      Komposisi Perempuan           %                             0                  0                     20

                                                          *) Komposisi pekerja tidak termasuk pekerja alih daya (outsource)   [GRI 2-7, 2-8]
Page 192
                                                                                                                             Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.       192



      PENGANTAR                          TOPIK MATERIAL                      TOPIK UMUM                             LAMPIRAN

 ESG Data Tables   Issued Securities Impact Reporting   Reporting Standard Indices     Indeks Pelaporan IDX     Assurance    Feedback Form




    Keuangan & Bisnis        Keuangan Berkelanjutan               Nasabah                           Pekerja                     Pemasok                    Masyarakat              Hak Asasi Manusia                Lingkungan




Perekrutan Internal dan Perekrutan Baru [GRI 401-1]
                                                           Deskripsi                                                                                                      Satuan                  2022             2023           2024

                                                           Total Perekrutan Internal                                                                                       Orang                  47.761          48.606         69.242

                                                           Total Perekrutan Baru                                                                                           Orang                  2.825            9.692          13.131

                                                           Persentase Perekrutan Internal terhadap Total Perekrutan                                                          %                    94,42            83,38          84,06

                                                           Persentase Perekrutan Baru terhadap Total Perekrutan                                                              %                     5,58            16,62          15,94

                                                           Persentase Perekrutan Baru terhadap Total Pekerja                                                                 %                     3,78            12,47          16,04

                                                                                                                                       Pria                                Orang               26.534             22.685         38.689
                                                                                        Jenis Kelamin
                                                                                                                                   Perempuan                               Orang               21.227             25.921         30.553

                                                           Perekrutan Internal                                                     < 30 Tahun                              Orang               14.369             21.048         23.928

                                                                                             Usia                                 30-50 Tahun                              Orang               31.023             25.332         42.756

                                                                                                                                   > 50 Tahun                              Orang                  2.369            2.226          2.558

                                                                                                                                       Pria                                Orang                  1.579            3.436          5.840
                                                                                        Jenis Kelamin
                                                                                                                                   Perempuan                               Orang                  1.246            6.256          7.291

                                                                                                                                   < 30 Tahun                              Orang                  2.058            9.464         12.245

                                                                                             Usia                                 30-50 Tahun                              Orang                    766             225             878

                                                           Perekrutan Baru                                                         > 50 Tahun                              Orang                       1               3              8

                                                                                                                                Jakarta & Banten                          Orang                     599             1.117         1.451

                                                                                                                                    Sumatera                              Orang                     425            1.529          2.611
                                                                                           Wilayah
                                                                                                              Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DI Yogyakarta      Orang                   1.057            4.890          5.769

                                                                                                          Indonesia Bagian Timur (Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua)    Orang                     744            2.156          3.300




Rata-rata Biaya Perekrutan Tenaga Kerja
                                                           Keterangan                                                                          Satuan                         2022                         2023                   2024

                                                           Rata-rata Biaya Perekrutan Tenaga Kerja                                              Rp                         2.031.631                  8.676.201              8.571.150
Page 193
                                                                                                                            Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      193



         PENGANTAR                         TOPIK MATERIAL                       TOPIK UMUM                         LAMPIRAN

  ESG Data Tables    Issued Securities Impact Reporting   Reporting Standard Indices     Indeks Pelaporan IDX   Assurance   Feedback Form




      Keuangan & Bisnis        Keuangan Berkelanjutan                 Nasabah                        Pekerja                  Pemasok                   Masyarakat              Hak Asasi Manusia                   Lingkungan




Kebebasan Berserikat [2-30]
                                                             Uraian                                                                         Satuan                           2022                         2023                    2024

                                                                                                                                               #                            41.978                       39.939                  39.176
                                                             Pekerja yang tergabung dalam Serikat Pekerja
                                                                                                                                              %                              69,71                        66,47                   65,85

                                                             Total Pekerja                                                                     #                            74.735                       77.739                  81.848



Indikator Upah Berdasarkan Jenis Kelamin [GRI
                                                                                                                                                                Jenis
202-1] [GRI 405-2]
                                                             Keterangan                                                          Kelompok Jabatan                          Satuan                2022              2023           2024
                                                                                                                                                               Kelamin
                                                                                                                                                                 Pria      Rp Juta               15,80             18,90          20,97
                                                                                                                                 Manajemen
                                                                                                                                                             Perempuan     Rp Juta               14,96             18,25          19,83
                                                             Rata-rata Upah
                                                                                                                                                                 Pria      Rp Juta                5,16             5,80            6,23
                                                                                                                                 Non-Manajemen
                                                                                                                                                             Perempuan     Rp Juta                4,51              4,72           5,33

                                                                                                                                                                 Pria      Rp Juta               78,71             79,88          86,47
                                                             Rata-rata Upah & Insentif Lain                                      Manajemen
                                                                                                                                                             Perempuan     Rp Juta               74,32             77,33          81,98




Rasio Kompensasi Pekerja [GRI 2-21]
                                                             Keterangan                                                                     Satuan                           2022                         2023                    2024

                                                             Gaji Pekerja tertinggi dan terendah                                              kali                            47,14                        66,2                    54,5

                                                             Gaji Direksi tertinggi dan terendah                                              kali                            1,25                         1,18                    1,18

                                                             Gaji Komisaris tertinggi dan terendah                                            kali                             1,11                         1,11                    1,11

                                                             Gaji Direksi tertinggi dan Pekerja tertinggi                                     kali                            2,36                         3,16                    3,75



                                                             Keterangan                                                                     Satuan                           2022                         2023                    2024

                                                             Nilai tengah kompensasi tanpa nilai tertinggi                                  Rp Juta                          41,07                        53,36                   61,64

                                                             Nilai rata-rata kompensasi tanpa nilai tertinggi                               Rp Juta                          58,94                        60,16                   70,24

                                                             Perubahan Rasio Kompensasi Total Tahunan                                         %                              18,86                       24,29                    25,42
Page 194
                                                                                                                                Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      194



        PENGANTAR                               TOPIK MATERIAL                        TOPIK UMUM                       LAMPIRAN

  ESG Data Tables         Issued Securities Impact Reporting   Reporting Standard Indices   Indeks Pelaporan IDX    Assurance   Feedback Form




     Keuangan & Bisnis              Keuangan Berkelanjutan                 Nasabah                        Pekerja                 Pemasok                    Masyarakat              Hak Asasi Manusia                Lingkungan




Pelatihan [GRI 404-1] [F.22]
                                                                  Kategori                                                                                                 Satuan                2022             2023             2024

                                                                  Rata-rata Biaya Pelatihan per Pekerja                                                                    Rp Juta                   5,94             9,11         8,50

                                                                  Rata-rata Jam Pelatihan per Pekerja                                                                        Jam                      78               84            79

                                                                                                                                                   Pria                      Jam                       74              81            77
                                                                  Jenis Kelamin
                                                                                                                                             Perempuan                       Jam                      84              90             79

                                                                                                                                                < 30 Tahun                   Jam                      86               96            81

                                                                  Usia                                                                       30-50 Tahun                     Jam                       74              81            74

                                                                                                                                                > 50 Tahun                   Jam                      83               95           102

                                                                                                                                          Top Management                     Jam                      61               56            61

                                                                  Tingkat Jabatan                                                       Middle Management                    Jam                     126              118            87

                                                                                                                                     Junior Management & Officer             Jam                      72               81            77



Jenis dan Ruang Lingkup Pelatihan [GRI 404-2]
                                                                  Jenis Pelatihan                                                  Nama Vendor               Satuan                      2022                 2023                 2024

                                                                  Audit Intern Bank                                                  LSP BRI                 peserta                      228                  184                   69

                                                                  Wealth Management                                                    MCI                   peserta                        5                   16                   89

                                                                  Treasury Dealer                                                    LSP ACI                 peserta                        4                    2                   65

                                                                  General Banking                                                    LSP BRI                 peserta                     1.430                1.779                   0

                                                                  Manajemen Risiko                                                 BSMR & LSPP               peserta                     1.731                  29                  698

                                                                  Kepatuhan                                                          LSP BRI                 peserta                     1.063                   -                    4

                                                                  Credit                                                             LSP BRI                 peserta                      423                  730                 1.635

                                                                  Human Capital                                                      LSP BRI                 peserta                        3                    -                    0

                                                                  IT                                                                 LSP BRI                 peserta                       19                    6                    4

                                                                  Funding & Service                                                  LSP BRI                 peserta                        31                  95                   51
Page 195
                                                                                                                                                    Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.           195



      PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                            TOPIK UMUM                                       LAMPIRAN

 ESG Data Tables    Issued Securities Impact Reporting   Reporting Standard Indices            Indeks Pelaporan IDX             Assurance           Feedback Form




    Keuangan & Bisnis          Keuangan Berkelanjutan                 Nasabah                                  Pekerja                                Pemasok                        Masyarakat               Hak Asasi Manusia            Lingkungan




Jumlah Peserta Pendidikan/Pelatihan In-class &
E-Learning                                                  Keterangan                                                                                     Satuan                                     2022                        2023                  2024

                                                            Jumlah Peserta                                                                                 Peserta                                2.957.075                2.800.792                2.413.766

                                                            Jumlah Jam                                                                                       Jam                                  8.653.464                 9.128.524              9.234.247

                                                            Rata-Rata Jam Pendidikan/Pekerja                                                                 Jam                                         78                         84                    79



Tingkat Perputaran Pekerja [GRI 401-1]
                                                            Kategori                                                                                                                              Satuan                 2022            2023           2024

                                                                                                                                                          Total Tingkat Perputaran                   %                    2,88            3,24          4,96

                                                                                                                                                                               Pria                  %                    3,03            1,75          5,09
                                                                                                                                                     Jenis Kelamin
                                                                                                                                                                           Perempuan                 %                    2,65            5,61           4,77

                                                                                                                                                                           < 30 Tahun                %                    0,71            0,46          2,33

                                                            Total Perputaran                                                                             Usia              30-50 Tahun               %                    2,13             2,6          3,64

                                                                                                                                                                           > 50 Tahun                %                   21,31           20,72          27,15

                                                                                                                                                                        Top Management               %                    2,56           14,53          12,65

                                                                                                                                                                        Junior and Middle
                                                                                                                                                       Jabatan                                       %                    1,38            4,65           4,61
                                                                                                                                                                          Management

                                                                                                                                                                        Non-Management               %                    1,02            2,94           4,97

                                                                                                                                                      Total Tingkat Perputaran Sukarela              %                    1,12            1,01           1,29

                                                                                                                                                                               Pria                  %                    1,03            0,91          0,96
                                                                                                                                                     Jenis Kelamin
                                                                                                                                                                           Perempuan                 %                    1,25            1,18           1,94

                                                                                                                                                                           < 30 Tahun                %                    0,19             0,2          0,48

                                                            Perputaran Sukarela (Voluntary Turnover)                                                     Usia              30-50 Tahun               %                    1,24            1,12           1,22

                                                                                                                                                                           > 50 Tahun                %                    3,43            2,48           3,10

                                                                                                                                                                        Top Management               %                    1,09               -          0,68

                                                                                                                                                                        Junior and Middle
                                                                                                                                                       Jabatan                                       %                    2,77            1,12          0,99
                                                                                                                                                                          Management

                                                                                                                                                                        Non-Management               %                    0,34               1           1,34
                                                            Catatan: Terdapat perubahan metode perhitungan total perputaran pekerja di tahun 2024
Page 196
                                                                                                                         Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.          196



     PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                       TOPIK UMUM                         LAMPIRAN

 ESG Data Tables   Issued Securities Impact Reporting   Reporting Standard Indices   Indeks Pelaporan IDX   Assurance    Feedback Form




   Keuangan & Bisnis         Keuangan Berkelanjutan                Nasabah                      Pekerja                       Pemasok                    Masyarakat            Hak Asasi Manusia                   Lingkungan




Tren Keterlibatan Pekerja
                                                           Keterangan                                                                                      Satuan                      2022                2023                  2024

                                                           Keterikatan Pekerja                                                                             skala 4                      3,48               3,49                   3,51

                                                           Cakupan Pekerja                                                                                   %                           100                100                   100

                                                           Pekerja Terlibat Aktif                                                                            %                               92              93                   93,8

                                                                                                                                    Pria                     %                               92              93                   93,8
                                                           Jenis Kelamin
                                                                                                                                 Perempuan                   %                               93              94                   93,8

                                                                                                                                 < 30 Tahun                  %                               91              89                     91

                                                           Usia                                                                30-50 Tahun                   %                               92              93                    94

                                                                                                                                 > 50 Tahun                  %                               94              95                    93

                                                           Cakupan Pekerja                                                                                   %                          77,70              77,60                 73,40




Survei Kepuasan Pekerja
                                                           Keterangan                                                   Satuan                                                       2023                                        2024

                                                           Indeks Kepuasan                                                #                                                          3,35                                         3,40

                                                           Cakupan                                                        %                                                          77,64                                       73,38




Data Cuti Melahirkan
                                                           Keterangan                                                                                       Jenis Kelamin   Satuan                 2022        2023              2024

                                                                                                                                                                 Pria       orang                 37.494      35.165            34.445
                                                           Jumlah pekerja yang berhak menerima cuti melahirkan
                                                                                                                                                             Perempuan      orang                 17.891      30.477            33.717

                                                                                                                                                                 Pria       orang                  2.901           1.142         1.070
                                                           Jumlah Pekerja yang mengambil cuti melahirkan
                                                                                                                                                             Perempuan      orang                  1.088       2.282             1.841

                                                                                                                                                                 Pria       orang                  2.901           1.142         1.069
                                                           Kembali setelah mengambil cuti melahirkan
                                                                                                                                                             Perempuan      orang                  1.088       2.265             1.817

                                                           Tingkat pekerja yang mengambil cuti melahirkan yang kembali bekerja dan dapat dipertahankan       Perempuan        %                   100,00       99,50             99,14
Page 197
                                                                                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                               197



     PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                             TOPIK UMUM                                          LAMPIRAN

 ESG Data Tables   Issued Securities Impact Reporting   Reporting Standard Indices              Indeks Pelaporan IDX              Assurance          Feedback Form




   Keuangan & Bisnis         Keuangan Berkelanjutan                  Nasabah                                    Pekerja                                   Pemasok                                 Masyarakat                           Hak Asasi Manusia                  Lingkungan




Absenteeism Rate
                                                           Keterangan                                                                                            Satuan                                                    2022                            2023                         2024

                                                           Absentee Rate*                                                                                            %                                                      2,44                            1,16                         1,32

                                                           Jumlah Hari dalam setahun                                                                               hari                                                      242                            236                          235

                                                           Jumlah Total Pekerja                                                                                   orang                                                   74.735                       77.739                          81.848

                                                           *) Perhitungan absentee rate telah mencakup pekerja tetap dan kontrak, data telah diverifikasi oleh pihak ketiga. Dokumen assurance telah tersedia pada lampiran di halaman 247




Tingkat Kepatuhan Kewajiban LHKPN
                                                           Kewajiban                                                                                        Jabatan                          Satuan                                          2022                  2023                 2024

                                                                                                                                                      Dewan Komisaris                        Pekerja                                           11                    11                   10

                                                           Wajib LHKPN                                                                                       Direksi                         Pekerja                                           12                    12                   12

                                                                                                                                                          Pekerja BRI                        Pekerja                                          270                   105                   155

                                                                                                                                                                                             Pekerja                                           11                    11                   10
                                                                                                                                                      Dewan Komisaris
                                                                                                                                                                                                 %                                            100                   100                  100

                                                                                                                                                                                             Pekerja                                           12                    12                   12
                                                           Wajib LHKPN yang telah melaporkan                                                                 Direksi
                                                                                                                                                                                                 %                                            100                   100                  100

                                                                                                                                                                                             Pekerja                                          270                   105                   155
                                                                                                                                                          Pekerja BRI
                                                                                                                                                                                                 %                                            100                   100                  100

                                                                                                                                                                                             Pekerja                                           0                     0                     0
                                                                                                                                                      Dewan Komisaris
                                                                                                                                                                                                 %                                             0                     0                     0

                                                                                                                                                                                             Pekerja                                           0                     0                     0
                                                           Wajib LHKPN yang belum melaporkan                                                                 Direksi
                                                                                                                                                                                                 %                                             0                     0                     0

                                                                                                                                                                                             Pekerja                                           0                     0                     0
                                                                                                                                                          Pekerja BRI
                                                                                                                                                                                                 %                                             0                     0                     0
Page 198
                                                                                                                           Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   198



     PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                       TOPIK UMUM                        LAMPIRAN

 ESG Data Tables   Issued Securities Impact Reporting   Reporting Standard Indices    Indeks Pelaporan IDX   Assurance     Feedback Form




   Keuangan & Bisnis         Keuangan Berkelanjutan                 Nasabah                      Pekerja                      Pemasok                  Masyarakat              Hak Asasi Manusia           Lingkungan




Jumlah Pelaporan dan Tindak Lanjut
Whistleblowing System [GRI 205-3]                          Keterangan                                                                                                  2022                        2023                 2024

                                                           Jumlah Sub Indikasi Pelanggaran                                                                               107                         50                   63

                                                                                                                         Terbukti                                         62                         29                   46

                                                                                                                         Tidak Terbukti                                   41                          16                  15
                                                           Tindak Lanjut
                                                                                                                         Tidak Dapat Ditindaklanjuti                       0                          0                   0

                                                                                                                         Dalam Proses                                      0                          0                    2



Kategori Pelanggaran di Whistleblowing System
                                                           Indikasi Pelanggaran                                                                             Satuan                                 2023                 2024

                                                           Pelanggaran Karyawan terhadap Kode Etik

                                                           Korupsi dan Penyuapan                                                                              #                                      16                   17

                                                           Konflik Kepentingan                                                                                #                                       5                    2

                                                           Pelanggaran Atas Keamanan Informasi Nasabah                                                        #                                        1                   1

                                                           Diskriminasi dan Pelecehan                                                                         #                                       0                    2

                                                           Pencucian Uang atau Insider Trading                                                                #                                       0                   0

                                                           Lainnya                                                                                            #                                       7                   24

                                                           Status

                                                           Jumlah Pelanggaran Terbukti                                                                        #                                      29                   46

                                                           Dalam Proses                                                                                       #                                       0                    2

                                                           Total Jumlah Pelanggaran                                                                           #                                      29                   48
Page 199
                                                                                                                                                     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.    199



      PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                            TOPIK UMUM                                         LAMPIRAN

 ESG Data Tables    Issued Securities Impact Reporting   Reporting Standard Indices             Indeks Pelaporan IDX              Assurance          Feedback Form




    Keuangan & Bisnis         Keuangan Berkelanjutan                  Nasabah                                   Pekerja                                  Pemasok                        Masyarakat       Hak Asasi Manusia                    Lingkungan




Jumlah Tindak Lanjut Kasus Fraud [GRI 205-3]
                                                            Keterangan                                                                                            Jabatan                   Satuan              2022               2023                    2024

                                                                                                                                                    Dewan Komisaris dan Direksi             Pekerja                   -                   -                    -

                                                            Pekerja Terlibat Fraud                                                                             Pekerja Tetap                Pekerja                 388                 160                1.040

                                                                                                                                                           Pekerja Tidak Tetap              Pekerja                   5                  4                   119

                                                                                                                                                    Dewan Komisaris dan Direksi             Pekerja                   -                   -                    -

                                                            Telah Diselesaikan Proses Hukuman Disiplin                                                         Pekerja Tetap                Pekerja                 272                  79                 456

                                                                                                                                                           Pekerja Tidak Tetap              Pekerja                   3                   3                  69

                                                                                                                                                    Dewan Komisaris dan Direksi             Pekerja                   -                   -                    -
                                                            Dalam Proses Penyelesaian di Internal Bank (Hukuman
                                                                                                                                                               Pekerja Tetap                Pekerja                   8                  16                 584
                                                            Disiplin)
                                                                                                                                                           Pekerja Tidak Tetap              Pekerja                   -                  0                   50

                                                                                                                                                    Dewan Komisaris dan Direksi             Pekerja                   -                   -                    -

                                                            Belum Diupayakan Penyelesaian                                                                      Pekerja Tetap                Pekerja                 108                 65                    0

                                                                                                                                                           Pekerja Tidak Tetap              Pekerja                   2                   1                   0

                                                                                                                                                    Dewan Komisaris dan Direksi             Pekerja                   -                   -                    -

                                                            Telah Ditindaklanjuti Melalui Proses Hukum                                                         Pekerja Tetap                Pekerja                   -                  9                   133

                                                                                                                                                           Pekerja Tidak Tetap              Pekerja                   -                  8                   24




Kontribusi dan Pengeluaran Lainnya [GRI 415-1]
                                                            Keterangan                                                                                                                                       Satuan       2022   2023                      2024

                                                            Lobbying, representasi kepentingan, dsb                                                                                                            Rp            0     0                          0

                                                            Kegiatan kampanye dan kandidat/organisasi politik lokal, regional, nasional                                                                        Rp            0     0                          0

                                                            Asosiasi dagang / kelompok bebas pajak                                                                                                             Rp            0     0                          0

                                                            Pengeluaran lainnya (misalnya pengeluaran untuk perhitungan suara pemilihan atau referendum)                                                       Rp            0     0                          0

                                                            Catatan: BRI melarang adanya kontribusi politik kepada organisasi berdasarkan Kode Etik dan kebijakan internal perusahaan
Page 200
                                                                                                                                  Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                 200



          PENGANTAR                       TOPIK MATERIAL                          TOPIK UMUM                           LAMPIRAN

  ESG Data Tables   Issued Securities Impact Reporting   Reporting Standard Indices        Indeks Pelaporan IDX     Assurance     Feedback Form




      Keuangan & Bisnis       Keuangan Berkelanjutan                 Nasabah                            Pekerja                     Pemasok                       Masyarakat                    Hak Asasi Manusia                  Lingkungan




Nilai Transaksi Pengadaan Barang dan Jasa
Pemasok BRI [GRI 2-6, 204-1][B.1e]                          Segmen                                                                                Satuan                                   2022                         2023                      2024

                                                            Pemasok Domestik                                                                         %                                     99,35                        97,27                     99,63

                                                            Pemasok Luar Negeri                                                                      %                                        0,65                         2,73                       0,37




Total Vendor Berdasarkan Wilayah dan Jenis
Vendor Tahun 2024 (yang memiliki SKT) [GRI 2-6,                                                                                                                                                    Jasa                               Jasa
                                                                                                 Mesin-                                                                     Konsultan                                        Jasa
204-1] [B.1e]                                                                                                                                                     Barang                Jasa     Konsultasi    Jasa                 Pemasok      Total
                                                              Wilayah      Properti Kendaraan    mesin     Meubelair Inventaris    IT    Percetakan Advertising               Jasa                                         Pemasok
                                                                                                                                                                  Lainnya             Konstruksi   Non        Lainnya              Barang Non   Vendor
                                                                                                 Kantor                                                                      Lainnya                                        Barang
                                                                                                                                                                                                 Konstruksi                        Konstruksi

                                                            Lampung           0        0           0           0         0          0         0          0          0           0         1          0          0             1        0          2

                                                            Bandung           3        0            1          0         2          3         1          0          0           0         0           1         2             0        0          13

                                                            Banjarmasin       0        0           0           0         0          0         0          0          0           0         0          0          0             0        0          0

                                                            Pekanbaru         4        0           0           0          1         0         0          0          0           0         0          0          0             0        0          5

                                                            Yogyakarta        0        0           0           0         0          0         1          0          0           0         7          0           1            1        0          10

                                                            Malang            0        0           0           0         0          0         0          0          0           0         1          0          0             0        0          1

                                                            Denpasar          3        0           0           0         0          0         0          0          0           0         0          0          0             1        0          4

                                                            Manado            2        0           0           1         0          0         0          0          0           0         0          0          0             0        0          3

                                                            Surabaya          6        0           0           1          1         0         0          0          0           0         1          0           1            2        0          12

                                                            Semarang          5        0           2           1         3          2         0          0           1          0         5          0           1            1        0          21

                                                            Kantor Pusat     28        4            7          3         6         71        12          2          8           9         18         17         32            32       4         253

                                                            Medan             4        0            1          0          1         0         0          0          0           0         1          0          0             0        0          7

                                                            Jayapura          0        0           0           0         0          0         0          0          0           0         0          0          0             0        0          0

                                                            Makassar          0        0           0           0         0          0         0          0          0           0         0          0          0             1        0          1

                                                            Padang            0        0           0           0         0          0         0          0          0           0         2          0          0             0        0          2

                                                            Palembang         1        0           0           0         0          0         0          0          0           0         2          0          0             0        0          3

                                                            Total            56        4           11          6         14        76        14          2           9          9         38         18         37            39       4         337
Page 201
                                                                                                                                                 Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                                    201



      PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                           TOPIK UMUM                                       LAMPIRAN

 ESG Data Tables    Issued Securities Impact Reporting   Reporting Standard Indices           Indeks Pelaporan IDX             Assurance         Feedback Form




    Keuangan & Bisnis         Keuangan Berkelanjutan                 Nasabah                                  Pekerja                                Pemasok                               Masyarakat                         Hak Asasi Manusia                         Lingkungan




Penyaluran Program TJSL BRI Peduli [F.4][F.25]
                                                            Program                                                                                                          Satuan                                         2022                                2023                   2024

                                                                                                                                                                             Rp Juta                                      196.678                          236.170                   259.265
                                                            Sosial
                                                                                                                                                                                 %                                           69,01                              69,06                  75,57

                                                                                                                                                                             Rp Juta                                       16.008                              21.366                 23.330
                                                            Ekonomi
                                                                                                                                                                                 %                                            5,62                               6,25                   6,80

                                                                                                                                                                             Rp Juta                                       72.313                              84.462                60.484
                                                            Lingkungan
                                                                                                                                                                                 %                                           25,37                              24,70                  17,63

                                                                                                                                                                             Rp Juta                                     284.999                          341.998                343.079
                                                            Total
                                                                                                                                                                                %                                              100                               100                    100




Alokasi Anggaran Program Pengembangan
Masyarakat TJSL BRI Peduli [F.25]                           Program                                                                                                          Satuan                                         2022                                2023                   2024

                                                            Sumbangan Sosial (Charitable Donations)                                                                              %                                          49,00                               48,50                  49,40

                                                            Investasi Masyarakat (Community Investments)                                                                         %                                          46,00                               45,65                  43,98

                                                            Inisiatif Komersial (Commercial Initiatives)                                                                         %                                           6,00                                5,85                   6,63

                                                            Total                                                                                                               %                                              101                               100                    100




Tipe Kontribusi TJSL [F.25]
                                                            Tipe Kontribusi                                                                                                  Satuan                                         2022                                2023                   2024

                                                            Kontribusi Tunai*                                                                                                Rp Juta                                             0                                 0                      0

                                                            In-Kind Giving (donasi produk atau layanan, proyek/kolaborasi atau
                                                                                                                                                                             Rp Juta                                     284.999                           341.998                   343.079
                                                            sejenisnya)**

                                                            Management Overhead (biaya konsultasi dan riset)                                                                 Rp Juta                                         1.588                              1.925                  2.140
                                                            *) BRI tidak memberikan bantuan dalam bentuk tunai kepada masyarakat. Kontribusi TJSL seluruhnya diimplementasi melalui program pengembangan masyarakat dan pembangunan infrastruktur strategis.
                                                            **) Merupakan total dana realisasi program TJSL.
Page 202
                                                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.    202



     PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                      TOPIK UMUM                        LAMPIRAN

 ESG Data Tables   Issued Securities Impact Reporting   Reporting Standard Indices   Indeks Pelaporan IDX   Assurance   Feedback Form




   Keuangan & Bisnis         Keuangan Berkelanjutan               Nasabah                       Pekerja                   Pemasok                   Masyarakat              Hak Asasi Manusia       Lingkungan




Penilaian Hak Asasi Manusia
                                                           Kategori                                                              Satuan                                              2023✅                       2024

                                                           Internal Organisasi

                                                           Pekerja yang dinilai                                                     #                                               12.870                       52.127

                                                           Persentase pekerja yang dinilai                                          %                                                16,56                       67,05

                                                           Eksternal Organisasi

                                                           Pemasok/mitra kerja                                                      #                                                   42                          99

                                                           Persentase pemasok/mitra kerja yang dinilai                              %                                                 16,73                       42,13

                                                           Skor Prisma                                                              #                                            103 (Baik)                 103 (Baik)
Page 203
                                                                                                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                                        203



        PENGANTAR                                      TOPIK MATERIAL                                TOPIK UMUM                                         LAMPIRAN

  ESG Data Tables         Issued Securities Impact Reporting              Reporting Standard Indices             Indeks Pelaporan IDX              Assurance          Feedback Form




     Keuangan & Bisnis                  Keuangan Berkelanjutan                         Nasabah                                   Pekerja                                  Pemasok                                Masyarakat                           Hak Asasi Manusia                              Lingkungan




Penggunaan Energi [F.6] [GRI 302-1] [GRI 302-2] [GRI 302-3] [GRI 302-4]
                                                                             Keterangan                                                                                                           Satuan                                           2022                                2023                               2024

                                                                             Penggunaan BBM                                                                                                         Liter                                  44.922.960                          42.927.942                         42.521.434

                                                                             Pemakaian Listrik                                                                                                      kWh                                    404.925.311                        403.192.231                       383.878.408

                                                                             Penggunaan BBM                                                                                                          Rp                               441.235.670.170                   526.974.322.479                    483.403.295.406

                                                                             Pemakaian Listrik                                                                                                       Rp                               579.663.972.351                     574.118.412.662                  555.530.945.998

                                                                             Total Energi yang Dikonsumsi                                                                                           MJ                                   3.074.957.680                      2.919.627.648                     2.848.795.079

                                                                             Penghematan Energi                                                                                                     MJ                                   (162.996.722)                        155.330.032                         70.832.569

                                                                             Intensitas Energi per Kantor                                                                                 MJ/kantor/tahun                                       374.584                            376.483                            376.426

                                                                             Intensitas Energi per Pekerja                                                                               MJ/pekerja/tahun                                         26.078                             24.271                             23.620
                                                                             Catatan: (1) Standar perhitungan dan faktor konversi yang digunakan untuk perhitungan energi bersumber dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (2) Data energi telah terverifikasi oleh pihak ketiga independen, (3) Penghematan energi
                                                                             adalah nilai pengurangan energi dibandingkan tahun sebelumnya




Penggunaan Air [F.8]
                                                                             Keterangan                                                                                                   Satuan                                                2022                                 2023                                 2024

                                                                             Pemakaian Air                                                                                                    m 3
                                                                                                                                                                                                                                          1.944.879                            2.396.993                            1.959.810

                                                                             Performa Pemakaian Air                                                                                           %                                                     -2                                  23                                     -18

                                                                             Intensitas Pemakaian Air                                                                                   m3/pekerja                                              16,49                                19,93                                16,25




Penggunaan Kertas [F.5]
                                                                             Keterangan                                                                                                   Satuan                                                2022                                 2023                                 2024

                                                                             Pemakaian Kertas per Unit Kerja*                                                                         Kg/unit kerja                                           248,72                               149,04                                113,01

                                                                             Pemakaian Kertas per Pekerja**                                                                             Kg/pekerja                                               17,31                                9,61                                 7,09
                                                                             *) Seluruh Unit Kerja di Indonesia
                                                                             **) Seluruh Pekerja termasuk Outsourcing
Page 204
                                                                                                                                                                                  Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                                          204



          PENGANTAR                                                TOPIK MATERIAL                               TOPIK UMUM                                          LAMPIRAN

  ESG Data Tables               Issued Securities Impact Reporting                  Reporting Standard Indices              Indeks Pelaporan IDX               Assurance          Feedback Form




      Keuangan & Bisnis                         Keuangan Berkelanjutan                           Nasabah                                    Pekerja                                   Pemasok                                 Masyarakat                            Hak Asasi Manusia                               Lingkungan




Pengelolaan Limbah [F.13] [F.14] [F.15] [GRI 306-2] [GRI 306-3]
[GRI 306-3] [GRI 306-4] [GRI 306-5]                                                    Keterangan                                                                                                     Satuan                                                 2022                                  2023                                  2024

                                                                                       Total Pemanfaatan Kembali/Daur Ulang/Pemulihan Limbah                                                             Ton                                                   238                                    591                                     704

                                                                                       Pengurangan Emisi (Limbah)                                                                                     KgCo2e                                                                                     441.817                              524.180

                                                                                       Total Limbah Dibuang (Landfill)*                                                                                  Ton                                                18.784                                16.563                                14.245
                                                                                       *) Timbulan sampah secara bankwide diekstrapolasikan berdasarkan data timbulan sampah per pekerja di kantor pusat BRI. Sampah di kantor pusat dikirim ke TPA pada Januari hingga Juli 2023. Sejak Agustus 2023 dan seterusnya, dengan
                                                                                       diluncurkannya program Zero Waste to Landfill, semua sampah yang dihasilkan dialihkan dari TPA melalui teknologi pengomposan, daur ulang, dan RDF. Pada tahun 2024 tidak ditemukan insiden tumpahan atau kebocoran sampah.




Pengendalian Emisi di Seluruh Kantor Cabang
[F.11] [GRI 305-1] [GRI 305-2] [GRI 305-3] [GRI 305-4] [GRI 305-5] [FN-CB-410b.1]      Keterangan                                                                                                                       Satuan                                         2022                             2023                             2024

                                                                                       Emisi yang Berasal dari Scope 1: Mobile & Stationary Combustion (Emisi Positif )*                                               TonCO2e                                       126.515                         125.120                          118.689

                                                                                       Emisi yang Berasal dari Scope 1: Fugitive & Refrigerant (Emisi Positif )*                                                       TonCO2e                                         5.720                            5.490                            5.466

                                                                                       Emisi yang Berasal dari Scope 2 (Emisi Positif )*                                                                               TonCO2e                                      360.135                          355.742                          346.353

                                                                                       Emisi Scope 3: Financed Emissions                                                                                               TonCO2e                                  11.222.829                       10.434.550                       12.884.676

                                                                                       Emisi Scope 3: Purchased Goods and Services**                                                                                   TonCO2e                                     19.135**                           121.156                           99.167

                                                                                       Emisi Scope 3: Waste Generated in Operations***                                                                                 TonCO2e                                        9.680                             8.937                            8.340

                                                                                       Emisi Scope 3: Business Travel                                                                                                  TonCO2e                                         3.267                            8.272                             7.217

                                                                                       Intensitas Emisi Scope 1 dan 2                                                                                          TonCO2e/Unit Kerja                                          60                             62,7                            62,2

                                                                                       Intensitas Emisi Scope 1 dan 2****                                                                                        TonCO2e/Pekerja                                          4,2                                 4                               3,9

                                                                                                                                                                                                             TonCO2e/outstanding
                                                                                       Intensitas Financed Emissions                                                                                                                                                                                        0,1                               0,1
                                                                                                                                                                                                                dalam Rp juta
                                                                                       *) Emisi Positif adalah emisi yang dihasilkan dari aktivitas operasional perbankan Scope 1 yang berasal dari pemakaian bahan bakar dan refrigeran dan Scope 2 yang berasal dari pemakaian listrik di seluruh unit kerja BRI di Indonesia. Penggunaan
                                                                                       sumber energi tersebut masih dalam kontrol BRI.
                                                                                       **) Faktor emisi spend-based diadopsi untuk memperkirakan emisi yang terkait dengan: Barang dan jasa yang dibeli, Barang modal, Transportasi dan distribusi hulu. Cakupan Emisi Scope 3: Purchased Goods and Services pada tahun 2022 adalah
                                                                                       44,16%
                                                                                       ***) Timbulan sampah secara bankwide diekstrapolasikan berdasarkan data timbulan sampah per pekerja di kantor pusat BRI. Sampah di kantor pusat dikirim ke TPA pada Januari hingga Juli 2023. Sejak Agustus 2023 dan seterusnya, dengan
                                                                                       diluncurkannya program Zero Waste to Landfill, semua sampah yang dihasilkan dialihkan dari TPA melalui teknologi pengomposan, daur ulang, dan RDF.
                                                                                       ****) Guna mendukung validitas intensitas emisi per pekerja, pekerja outsourcing masuk dalam perhitungan intensitas total pekerja. Hal ini mengingat bahwa seluruh energi yang dihasilkan perusahaan digunakan oleh seluruh pekerja BRI termasuk
                                                                                       outsourcing.
Page 205
                                                                                                                                                                     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                                   205



         PENGANTAR                                     TOPIK MATERIAL                             TOPIK UMUM                                           LAMPIRAN

  ESG Data Tables              Issued Securities Impact Reporting     Reporting Standard Indices              Indeks Pelaporan IDX                Assurance          Feedback Form




      Keuangan & Bisnis                      Keuangan Berkelanjutan                Nasabah                                     Pekerja                                   Pemasok                                  Masyarakat                            Hak Asasi Manusia             Lingkungan



Emisi Scope 3: Financed Emission berdasarkan
Asset Class [GRI 305-3] [GRI 305-5] [F.11] [FN-CB-410b.2.]               Keterangan                                                                                                           Satuan                                                2022                      2023                   2024

                                                                         Investasi dalam obligasi                                                                                       Metrik TonCO2e                                           437.036                    460.841                336.014

                                                                         Pinjaman                                                                                                       Metrik TonCO2e                                         6.776.501                  6.358.055           8.472.896

                                                                         Ekuitas yang terdaftar                                                                                         Metrik TonCO2e                                                 381                      881                   852

                                                                         Pembiayaan proyek pembangkit listrik                                                                           Metrik TonCO2e                                        3.872.508                   3.504.669            3.816.573

                                                                         Real esta komersial                                                                                            Metrik TonCO2e                                           136.403                    110.104                258.341

                                                                         Total                                                                                                          Metrik TonCO2e                                      11.222.829                   10.434.550          12.884.676




Emisi Scope 3: Financed Emission berdasarkan
Sektor [F.11]                                                            Keterangan                                                                                                           Satuan                                                2022                      2023                   2024

                                                                         Pertanian, kehutanan, dan perikanan                                                                                 TonCO2e                                            222.456                     114.347                208.106

                                                                         Konstruksi                                                                                                          TonCO2e                                              94.265                     39.104                226.374

                                                                         Listrik, gas, uap, dan penyediaan pengkondisian udara                                                               TonCO2e                                           7.141.849                  6.286.465            7.325.977

                                                                         Keuangan dan Asuransi                                                                                               TonCO2e                                                 1.744                    2.360                  2.653

                                                                         Manufaktur                                                                                                          TonCO2e                                          2.594.548                   2.028.631            3.513.694

                                                                         Pertambangan dan Penggalian                                                                                         TonCO2e                                          1.027.462                   1.848.358           1.345.290

                                                                         Real Estat                                                                                                          TonCO2e                                             136.403                    110.104                258.341

                                                                         Transportasi dan Penyimpanan                                                                                        TonCO2e                                                4.103                     5.181                  4.242

                                                                         Total                                                                                                               TonCO2e                                        11.222.830                   10.434.550          12.884.676




Penghindaran Emisi (Avoided Emission) [F.12] [GRI
305-1] [GRI 305-2] [GRI 305-3] [GRI 305-5]                               Keterangan                                                                                                           Satuan                                                2022                      2023                   2024

                                                                         Kegiatan Zero Waste to Landfill*                                                                                    KgCO2e                                              164.375                    441.817                524.180

                                                                         Digitalisasi Produk dan Jasa                                                                                        KgCO2e                                           1.201.496                     872.713            1.096.551
                                                                         *) Penghitungan ini tidak termasuk limbah yang diklasifikasikan sebagai “Lainnya”, seperti tisu, styrofoam, masker, dan lainnya, dikarenakan tidak tersedia faktor emisi untuk Teknologi RDF.
Page 206
                                                                                                                       Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   206



    PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                     TOPIK UMUM                         LAMPIRAN

ESG Data Tables   Issued Securities Impact Reporting   Reporting Standard Indices   Indeks Pelaporan IDX   Assurance   Feedback Form




Issued Securities
Impact Reporting
Page 207
                                                                                                                                  Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.          207



       PENGANTAR                             TOPIK MATERIAL                      TOPIK UMUM                             LAMPIRAN

 ESG Data Tables      Issued Securities Impact Reporting    Reporting Standard Indices    Indeks Pelaporan IDX      Assurance     Feedback Form




Green Bond Phase I


Pengantar                                                                                                                       Ringkasan Kerangka Kerja
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (“BRI”) sebagai Bank terbesar di Indonesia yang berfokus pada segmen                     BRI telah mengembangkan kerangka kerja (framework) Obligasi Berwawasan Lingkungan I BRI (Green Bond) sebelum
mikro, kecil dan menengah, terus melanjutkan kontribusinya kepada negeri melalui dukungan strategi pertumbuhan                  penerbitan yang dilakukan pada Juli 2022. Dalam memastikan kesesuaian kerangka kerja dengan regulasi maupun
ekonomi Indonesia dengan turut serta dalam program Pemerintah terkait literasi keuangan, inklusi keuangan serta                 standar yang berlaku, BRI memperoleh Opini Pihak Kedua (Second Party Opinion) dari Sustainable Development
ketahanan sosial dan ekonomi. Di era pemulihan ekonomi pasca pandemi, BRI konsisten memberi layanan terbaik                     Goals-Hub Universitas Indonesia (SDGs UI). Penerbitan Green Bond BRI dalam mata uang Rupiah ini dilaksanakan
dengan membina, memberdayakan, mengoptimalkan kompetensi, serta mendukung masyarakat Indonesia sehingga                         dengan mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 60/POJK.04/2017 tentang Penerbitan dan Persyaratan
dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat dengan mengusung visi menjadi “The Most Valuable                       Efek Bersifat Utang Berwawasan Lingkungan (Green Bond) (POJK 60). Dalam kerangka kerja yang telah disusun,
Banking Group in Southeast Asia and Champion of Financial Inclusion”.                                                           terdapat 4 fokus utama antara lain Penggunaan Dana (Use of Proceeds), Proses Evaluasi & Pemilihan Proyek (Process
BRI turut berpartisipasi aktif sebagai agen pertumbuhan yang sejalan dengan berbagai program Pemerintah                         for Project Evaluation & Selection), Pengelolaan Dana (Management of Proceeds) dan Pelaporan (Reporting).
untuk berupaya mengurangi ketimpangan ekonomi seperti kesenjangan dalam distribusi kesejahteraan. Bank BRI
juga berkomitmen terhadap konservasi sumber daya hayati dan lingkungan seperti SDA & lahan berkelanjutan,                       Penggunaan Dana
pengelolaan air & irigasi atau lainnya, serta pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas
hidup dan lingkungan, untuk BRI, masyarakat serta Indonesia secara umum.                                                              Minimal 70% pembiayaan Kegiatan Umum                 Maksimal 30% pembiayaan kegiatan umum lainnya,
                                                                                                                                          Berwawasan Lingkungan (KUBL)                        misalnya sektor mikro, kesehatan dan sosial
Berbagai aktivitas bisnis dan upaya yang dilakukan oleh BRI secara berkelanjutan sejalan dengan butir-butir yang
tertuang dalam United Nation Sustainable Development Goals (UN SDG). Hal tersebut sebagai wujud komitmen BRI
terhadap prinsip Environmental, Social and Governance (ESG). Penerbitan Green Bond sebagai salah satu sumber                    Sektor Kegiatan Umum Berwawasan Lingkungan (KUBL)
likuiditas bank menjadi contoh bentuk implementasi ESG dalam aktivitas perbankan di BRI. Obligasi Berwawasan
                                                                                                                                 Kegiatan                                     Kegiatan
Lingkungan (Green Bond) Berkelanjutan I Bank BRI Tahap I Tahun 2022 merupakan Green Bond pertama yang
diterbitkan oleh Bank di Indonesia.                                                                                             l Energi terbarukan                                 l Pengelolaan air dan air limbah yang
                                                                                                                                                                                       berkelanjutan
                                                                                                                                l Efisiensi energi
                                                                                                                                l Pencegahan & pengendalian polusi                  l Adaptasi perubahan iklim
Rincian Penerbitan
                                                                                                                                   Pengelolaan sumber daya alam hayati dan          l Efisiensi lingkungan
Pada tahun 2022, BRI menerbitkan Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan (Green Bond) I Bank BRI Tahap I                      tata guna lahan yang berkelanjutan
Tahun 2022 dengan nilai emisi sebesar Rp5 triliun dan disambut sangat baik oleh investor di pasar surat berharga yang                                                               l Bangunan hijau
ditunjukkan dengan kelebihan permintaan (oversubscribe) sebesar 4.4 kali pada saat proses bookbuilding.                         l Keanekaragaman hayati darat & air                 l Kegiatan berorientasi lingkungan lainnya
                                                                                                                                l Transportasi bersih
Ringkasan Transaksi Obligasi

 Nama              Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank BRI Tahap I Tahun 2022                                   Proses Evaluasi dan Pemilihan Proyek

 PUB               Rp 5 triliun
       Seri            Tenor          Tanggal       Jatuh Tempo        Kupon             Nilai           Status
                                     Pencatatan
        A             370 hari       21 Juli 2022    30 Juli 2023       3,70%        Rp 2,5 Triliun     Mature
        B             3 tahun        21 Juli 2022    20 Juli 2025       5,75%         Rp 2 Triliun      Eksisting
        C             5 tahun        21 Juli 2022    20 Juli 2027       6,45%        Rp 0,5 Triliun     Eksisting
 Rating            idAAA (Pefindo)                                                                                              Identifikasi               Pre-screening                           Reviu                         Alokasi
 Pencatatan        Bursa Efek Indonesia
Page 208
                                                                                                                                  Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                                 208



      PENGANTAR                            TOPIK MATERIAL                       TOPIK UMUM                             LAMPIRAN

 ESG Data Tables    Issued Securities Impact Reporting     Reporting Standard Indices    Indeks Pelaporan IDX       Assurance     Feedback Form




Green Bond Phase I

Pengelolaan Dana
                                                                                                                                                                                                           Jenis
                                                                                                                                Kategori yang memenuhi syarat                                                             Alokasi Dana (Rp Miliar)       Persentase (%)
l Dana atas penerbitan akan dikelola secara pooling kemudian dialokasikan paling sedikit 70% pada KUBL;                                                                                                 Pembiayaan
l Pembuatan akun khusus atau catatan tersendiri dalam catatan atas laporan keuangan maupun laporan                              Energi terbarukan                                                       Refinancing                          1.948,49                77,84
  berkelanjutan;                                                                                                                Pengelolaan sumber daya alam hayati &
                                                                                                                                                                                                        Refinancing                           200,50                  8,01
                                                                                                                                penggunaan lahan berkelanjutan
l Aset yang dialokasikan sebagai tujuan pembiayaan dikelola secara aktif baik secara individual maupun portfolio;
                                                                                                                                Penciptaan Lapangan Kerja                                               Refinancing                            261,48                10,45
l Apabila terdapat aset yang tidak relevan dengan framework atau dihentikan pembiayaannya, maka akan dialihkan
  ke aset lain;                                                                                                                 Peningkatan dan pemberdayaan sosial ekonomi                             Refinancing                             92,62                 3,70

l Dana yang tertunda realisasinya dapat ditempatkan pada instrumen keuangan yang aman dan likuid;
                                                                                                                                                                  Kategori Hijau                                                       Kategori Sosial
                                                                                                                                                                 Kategori Hijau                                                      Kategori Sosial
Pelaporan
                                                                                                                                                                                                                            261,48
Pelaporan Alokasi                                                                                                                                 1.948,49

BRI melaporkan alokasi penggunaan dana secara berkala 1 kali dalam 1 tahun paling lambat setahun setelah penerbitan
dan setiap ada perubahan material KUBL disertai laporan hasil reviu oleh ahli lingkungan
                                                                                                                                                                                                                                                           92,62

Pelaporan Dampak
                                                                                                                                                                                         200,5
BRI menerbitkan laporan berkala atas dampak proyek/aset yang dibiayai sepanjang dapat dihitung dan diukur secara
praktis sesuai reviu ahli lingkungan.                                                                                                        Energi terbarukan            Pengelolaan sumber daya alam hayati &       Employee Generation      Peningkatan dan pemberdayaan
                                                                                                                                                                             penggunaan lahan berkelanjutan                                            sosial ekonomi


Laporan Alokasi                                                                                                                          Alokasi Dana
Pada periode pelaporan 31 Desember 2024, BRI masih mempertahankan alokasi dana hasil penerbitan Obligasi                        14,15%
Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank BRI Tahap I Tahun 2022 sebesar 50%. Dana yang diperoleh
diperuntukkan untuk membiayai kembali beberapa proyek yang sudah ada dalam portofolio pembiayaan BRI dan
memiliki manfaat lingkungan maupun sosial. Mengacu kepada ketentuan pada POJK 60/POJK.04/2017 dan sesuai
dengan kerangka kerja penerbitan, BRI melakukan proses seleksi dan evaluasi terhadap portfolio dan pipeline
pembiayaan BRI yang berkaitan dengan sektor yang memenuhi syarat pada Green Bond Framework, dengan detail
alokasi sebagai berikut:
                                                                                                                                                        85,85%



                                                                                                                                          Hijau    Sosial
Page 209
                                                                                                                                                                                    Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                               209



      PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                                             TOPIK UMUM                                                          LAMPIRAN

 ESG Data Tables    Issued Securities Impact Reporting            Reporting Standard Indices                         Indeks Pelaporan IDX                             Assurance     Feedback Form




Green Bond Phase I


Dampak                                                                                                                                                                            Sektor yang
                                                                                                                                                                                                          Kesesuaian dengan SDGs                                      Perkiraan Manfaat Sosial
Mengacu framework Obligasi Berwawasan Lingkungan I Bank BRI, dampak lingkungan (yang sesuai berdasarkan                                                                           Memenuhi Syarat
sektor KUBL yang memenuhi syarat) dan dampak sosial adalah sebagai berikut:                                                                                                       Peningkatan dan                                       Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) diperuntukan untuk
                                                                                                                                                                                  pemberdayaan                                          mendukung pengembangan usaha Mikro non-bankable.
                                                                                                                                                                                  sosial ekonomi                                        Usaha yang dibiayai kembali dari hasil penerbitan Green
Kategori Hijau                                                                                                                                                                                                                          Bond Tahap I diperkirakan menciptakan lebih dari ±890
                                           % Aset yang                                                                                                                                                                                  pekerjaan di berbagai wilayah di Indonesia.
Sektor yang          Kesesuaian dengan                                                                   Deskripsi Singkat & Indikator
                                           Memenuhi                Jenis Proyek                                                                                                                                                          Sebaran KUR menurut Sektor                          Sebaran KUR menurut Wilayah

Memenuhi Syarat            SDGs                                                                                    Dampak                                                                                                                                                                                    5,63%
                                             Syarat                                                                                                                                                                                      16,76%
                                                                                                                                                                                                                                                               30,22%
                                                                                                                                                                                                                                                                                             25,26%
                                                                                                                                                                                                                                                                         Pertanian                                             Bali, NTT dan NTB

                                                                                                 Estimasi dampak lingkungan yang                                                                                                                                         Konstruksi                                            Jawa

                                                                                                 dihasilkan:                                                                                                                                                             Perikanan                                             Kalimantan

                                                                                                                                                                                                                                                                         Perdagangan                                           Papua
                                                                                                   • Energi terbarukan yang dihasilkan per                                                                                                                       0,14%   Jasa              16,58%
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               Sulawesi

                                                                                                     tahun: 1.669.000 MWh                                                                                                                                                Lainnya
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      47,48%   Sumatera

                                                       Pembangkit                                  • Emisi GRK yang terhindar per tahun:                                                                                                 52,19%
Energi terbarukan                               90,67%                                                                                                                                                                                                                                          0,84%
                                                                                                                                                                                                                                                                                                     4,21%
                                                       Listrik Hidro                                 917.950 Ton CO2eq.
                                                                                                 Proyek yang dibiayai adalah
                                                                                                 sebanyak 1 (satu) dan telah
                                                                                                 beroperasi.
Pengelolaan                                       9,33% Pembiayaan                               BRI telah membiayai proyek kebun
sumber daya                                             Investasi Lahan                          kelapa sawit berkelanjutan yang                                                  Kesimpulan
alam hayati &                                           Kelapa Sawit                             mengadopsi praktik dan standar
                                                                                                                                                                                  Laporan Obligasi Berwawasan Lingkungan merupakan bentuk tanggung jawab BRI sebagai pelopor dalam keuangan
penggunaan                                              dengan proses                            domestik maupun global terbaik
lahan yang                                              produksi ramah                           dalam produksi minyak sawit yang                                                 berkelanjutan di Indonesia. BRI berkomitmen untuk terus menjaga terpenuhinya kriteria-kriteria yang telah ditetapkan
berkelanjutan                                           lingkungan dan                           bertanggung jawab yakni memiliki                                                 dan berlaku terkait green bond untuk terus menjaga kepercayaan investor, regulator maupun publik pada umumnya
                                                        berkelanjutan                            dua sertifikasi yaitu sertifikasi RSPO                                           kepada BRI sebagai lembaga keuangan berwawasan ESG.
                                                                                                 dan ISPO
                                                                                                                                                                                  Sesuai dengan Green Bond framework yang telah disusun BRI sekurang-kurangnya 70% (realisasi: 85,85%) kegiatan
                                                                                                                                                                                  yang dibiayai Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan (Green Bond) I Bank BRI Tahap I Tahun 2022 telah
                                                                                                                                                                                  memenuhi kriteria sebagai KUBL dan memiliki dampak positif terhadap lingkungan baik melalui pengurangan emisi,
Kategori Sosial                                                                                                                                                                   pengelolaan sumber daya maupun energi terbarukan.

Sektor yang
                       Kesesuaian dengan SDGs                                      Perkiraan Manfaat Sosial
Memenuhi Syarat
                                                     Menciptakan lapangan kerja segmen UMKM, dengan
                                                     estimasi sebesar ± 3.100 pekerjaan baru yang tersebar di
                                                     seluruh Indonesia.
                                                              Sebaran Kupedes menurut Wilayah                         Sebaran Kupedes menurut Sektor
                                                                                                                                0,50%
                                                                                7,36%
                                                                                                                                          18,12%
Penciptaan                                                    19,08%                             Bali, NTT dan NTB   21,27%
                                                                                                                                                0,49%
                                                                                                 Jawa
lapangan kerja                                                                                   Kalimantan                                        1,33%
                                                                                                                                                        Pertanian
                                                         12,04%                                  Papua
                                                                                                                                                        Konstruksi
                                                                                                 Sulawesi
                                                                                                                                                        Perikanan
                                                           1,67%                                 Sumatera
                                                                                                                                                        Perdagangan
                                                             3,50%                      56,35%
                                                                                                                                                        Jasa

                                                                                                                                 58,31%                 Lainnya
Page 210
                                                                                                                              Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.           210



      PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                       TOPIK UMUM                            LAMPIRAN

 ESG Data Tables    Issued Securities Impact Reporting    Reporting Standard Indices   Indeks Pelaporan IDX     Assurance     Feedback Form




Lampiran I

Laporan Tinjauan Pakar Lingkungan
SDGs Hub Universitas Indonesia, selaku Eksternal Reviu yang dipilih untuk melakukan reviu Laporan Obligasi                  Hasil Reviu
Berwawasan Lingkungan I Bank BRI Tahap 1 Tahun 2022 (Green Bond Report) yang disertakan beberapa data                       Berdasarkan review yang telah dilakukan, dapat disimpulkan:
pendukung terkait penerbitan Green Bond I Bank BRI Tahap 1 Tahun 2022. Eksternal Reviu memiliki kompetensi                  1. Pemilihan proyek KUBL dalam penyaluran dana hasil penerbitan Green Bond I tahap I 2022 untuk pelaporan
pengalaman dan berijazah yang relevan dalam kegiatan berwawasan lingkungan (terlampir).                                         tahun 2024 telah sesuai dengan Green Bond Framework.
                                                                                                                            2. Dana hasil penerbitan Green Bond I Tahap I 2022, 100% tidak mengalami perubahan dari dana yang telah
Tanggung Jawab Manajemen                                                                                                        dialokasikan untuk membiayai dua sektor KUBL yang telah disetujui, di mana 85,85% untuk pembiayaan kembali
Tanggung jawab manajemen atas penyusunan dan penyajian Green Bond 1 Tahap 1 Report 2024 tersebut sesuai                         sesuai KUBL yaitu energi Terbarukan dan Pengelolaan Sumber Daya alam Hayati & Penggunaan lahan yang
dengan Green Bond Framework Bank BRI.                                                                                           berkelanjutan dan 14,15% untuk pembiayaan kembali kegiatan sosial. Hal ini telah sesuai dengan ketentuan POJK
                                                                                                                                60 Tahun 2017 terkait penggunaan untuk KUBL pada Green Bond adalah paling sedikit 70% dan paling banyak 30%
Tanggung Jawab Ahli Lingkungan                                                                                                  untuk kegiatan sosial.
Tanggung jawab Ahli Lingkungan adalah untuk melakukan reviu Green Bond Report dan beberapa dokumen                          3. Proyek energi terbarukan yang telah didanai sebanyak 1 proyek dan telah beroperasi. Untuk indikator yang
pendukung lainnya sesuai ketentuan POJK No. 60 Tahun 2017. Reviu yang kami lakukan mencakup kesesuaian                          digunakan telah sesuai pada KUBL yang telah ditetapkan sebelumnya oleh Bank BRI. Hasil penghitungan estimasi
implementasi pemilihan proyek Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (“KUBL”) sebagaimana tertera di dalam                        emisi Gas Rumah Kaca telah sesuai dengan best practice untuk penghitungan emisi yang dihindari dari proyek
Green Bond Framework dan pada POJK 60 Tahun 2017. Meskipun telah terbit POJK No. 18 tahun 2023 pengganti POJK                   energi terbarukan.
60 Tahun 2017 tetapi Emiten yang telah melakukan penerbitan Efek Bersifat Utang Berwawasan Lingkungan sebelum               4. Proyek pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati dan Lahan Berkelanjutan dengan indikator memiliki sertifikasi
POJK 18 Tahun 2023 ini berlaku, tetap mengikuti ketentuan sebagaimana diatur dalam POJK No. 60/POJK.04/2017                     lingkungan sesuai jenis industri yang dipersyaratkan untuk tujuan berkelanjutan, di mana pada laporan indikator
tentang Penerbitan dan Persyaratan Efek Bersifat Utang Berwawasan Lingkungan (Green Bond). Penyaluran dana                      dampak dituliskan telah dituliskan memiliki 1 sertifikat ISPO dan RSPO.
hasil penerbitan Green Bond Tahap I 2022 ke proyek KUBL terpilih, dan ketersediaan estimasi dampak lingkungan dari          5. Terkait penghitungan dampak dari kegiatan sosial menciptakan lapangan kerja UMKM yaitu mempekerjakan
proyek KUBL yang dibiayai. Dana hasil penerbitan Green Bond Tahap I 2022 telah dialokasikan 100% serta dilaporkan               estimasi sebesar 3.100 pekerja baru yang tersebar di seluruh Indonesia, dan kegiatan Program Kredit Usaha
pada Green Bond Report Tahap I 2023 dan tidak ada perubahan terhadap proyek yang dibiayai. Kami melakukan reviu                 Rakyat (KUR) diperuntukan untuk mendukung pengembangan usaha Mikro non-bankable dan diperkirakan
hanya pada dampak lingkungan yang tertuang dalam Green Bond 1 tahap 1 Tahun 2022 untuk pelaporan dampak 2024                    menciptakan lebih dari ±890 pekerjaan di berbagai wilayah Indonesia.
yang disusun oleh Tim di Bank BRI, berdasarkan data yang disediakan oleh penerima dana penerbitan Green Bond I              6. Laporan dampak untuk KUBL dan kegiatan sosial telah diselaraskan dengan Target Pembangunan Berkelanjutan
Tahap I 2022.                                                                                                                   (SDGs) (Halaman 5 dan 6).




                                                                                                         Jakarta, 30 Januari 2025




                                                                       Koordinator SDGs HUB UI                                         Penasehat SDGs HUB UI




                                                                         Dr. Triatko Nurlambang                                     Prof. Dr. Jatna Supriatna, M.Sc
Page 211
                                                                                                                               Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.              211



      PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                       TOPIK UMUM                           LAMPIRAN

 ESG Data Tables    Issued Securities Impact Reporting     Reporting Standard Indices   Indeks Pelaporan IDX     Assurance     Feedback Form




Lampiran II

Penggunaan Dana Hasil Penerbitan                                                                                             Manfaat Lingkungan dari Proyek yang Dibiayai
                                                                                                                             Semua proyek Green dan Social Sector memiliki dampak lingkungan dan sosial yang positif sesuai indikator yang
Aliran Dana                                                                                                                  telah ditetapkan sebelumnya oleh Bank BRI. Indikator tersebut diperoleh melalui proses identifikasi dan perhitungan
BRI telah mengalokasikan 100% dana hasil penerbitan Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank BRI                  yang konsisten dan sesuai dengan best practice yang ada. Proyek yang dibiayai dengan penerbitan Green Bond BRI
Tahap I Tahun 2022 untuk membiayai proyek KUBL sesuai dengan POJK No. 60/POJK.04/2017. Dana yang diperoleh                   Tahap I Tahun 2022 telah sesuai dengan POJK No. 60/POJK.04/2017 serta berkontribusi pada pencapaian Sustainable
diperuntukkan untuk membiayai kembali (refinancing) beberapa proyek yang sudah ada dalam portofolio pembiayaan               Development Goals (SDGs). Berikut adalah ringkasan manfaat lingkungan pada tahun 2022 dari proyek yang dibiayai
BRI dan memiliki manfaat terhadap lingkungan maupun sosial, yaitu:                                                           dari dana hasil penerbitan Green Bond Tahap I Tahun 2022 Bank BRI.

                                                                                                                                                                            Energi terbarukan, jenis   Pembiayaan Investasi Lahan Kelapa Sawit
                                                                                  Persentase      Nilai Proyek               Indikator                                        proyek pembangkit        dengan proses produksi ramah lingkungan
Kategori HIjau                                   Jenis Proyek
                                                                                 Alokasi Dana      (Rp miliar)                                                                    listrik hidro                   dan berkelanjutan
                                                                                                                             Energi Terbarukan yang dihasilkan                       1.669.000 MWh                                            N.A
Energi terbarukan               Pembangkit Listrik Hidro                                77,84%          1.948,49
                                                                                                                             Emisi Gas Rumah Kaca yang berhasil
                                                                                                                                                                                   917.950 Ton CO2e                                           N.A
                                                                                                                             dihindari
Pengelolaan sumber daya         Pembiayaan Investasi Lahan Kelapa Sawit
alam hayati & penggunaan        dengan proses produksi ramah lingkungan dan              8,01%           200,50              Memiliki sertifikasi lingkungan sesuai jenis
lahan berkelanjutan             berkelanjutan                                                                                industri yang dipersyaratkan untuk tujuan                          N.A            Memiliki sertifikasi ISPO atau RSPO
                                                                                                                             berkelanjutan
                                                                                  Persentase      Nilai Proyek
Kategori Sosial                                  Jenis Proyek
                                                                                 Alokasi Dana      (Rp miliar)

Penciptaan Lapangan Kerja       Menciptakan lapangan kerja segmen UMKM                  10,45%            261,48

Peningkatan dan
                            Pengembangan usaha mikro non-bankable                        3,70%             92,62
pemberdayaan sosial ekonomi
Page 212
                                                                                                                              Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.       212



       PENGANTAR                            TOPIK MATERIAL                      TOPIK UMUM                           LAMPIRAN

 ESG Data Tables      Issued Securities Impact Reporting   Reporting Standard Indices   Indeks Pelaporan IDX    Assurance     Feedback Form




Green Bond Phase II


Pengantar                                                                                                                   Ringkasan Kerangka Kerja
BRI memiliki komitmen yang kuat yang tercermin dalam strategi bisnis perusahaan, tidak hanya fokus pada                     BRI telah merumuskan kerangka kerja (framework) Obligasi Berwawasan Lingkungan I BRI (Green Bond) sebelum
pertumbuhan kinerja tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan, kehidupan sosial kemasyarakatan, dan ekonomi                 penerbitan Tahap I yang dilakukan pada Juli 2022. Dalam memastikan kesesuaian kerangka kerja dengan regulasi
nasional. BRI menyadari bahwa peningkatan penerapan keuangan berkelanjutan akan memberikan dampak luas                      maupun standar yang berlaku, BRI bekerja sama dengan Sustainable Development Goals Hub Universitas Indonesia
terhadap perekonomian Indonesia dan juga berdampak langsung pada masyarakat. Implementasi program-program                   (SDGs UI) terkait Opini Pihak Kedua (Second Party Opinion). Penerbitan Green Bond BRI dalam mata uang Rupiah
Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) akan terus didorong untuk mendukung Tujuan Pembangunan                           ini dilaksanakan dengan mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 60/POJK.04/2017 tentang Penerbitan
Berkelanjutan (TPB). Hal ini juga sejalan dengan visi BRI 2025 untuk menjadi "The Most Valuable Banking Group in            dan Persyaratan Efek Bersifat Utang Berwawasan Lingkungan (Green Bond) (POJK 60). Dalam kerangka kerja yang
Southeast Asia and Champion of Financial Inclusion"                                                                         telah disusun terdapat empat fokus utama yaitu Penggunaan Dana (Use of Proceeds), Proses Evaluasi & Pemilihan
Sebagai bentuk implementasi dan komitmen BRI terhadap ekonomi berkelanjutan, BRI semakin aktif dalam                        Proyek (Process for Project Evaluation & Selection), Pengelolaan Dana (Management of Proceeds) dan Pelaporan
menyalurkan pinjaman kepada sektor usaha yang memberikan dampak positif bagi lingkungan (green financing) serta             (Reporting).
sektor usaha yang mendukung kesejahteraan sosial (social financing). BRI juga menghindari penyaluran pinjaman
kepada sektor-sektor yang terindikasi terlibat dalam kegiatan pembalakan liar (illegal logging), perdagangan obat-          Penggunaan Dana
obatan terlarang, eksploitasi tenaga kerja dan anak, pelanggaran HAM, pencucian uang, perusakan situs prasejarah,
perdagangan tumbuhan dan hewan yang dilindungi, penangkapan ikan ilega (illegal fishing), serta bisnis lain yang
                                                                                                                                  Minimal 70% pembiayaan Kegiatan Umum               Maksimal 30% pembiayaan kegiatan umum lainnya,
bertentangan dengan hukum di Indonesia.
                                                                                                                                      Berwawasan Lingkungan (KUBL)                      misalnya sektor mikro, kesehatan dan sosial
Penerbitan obligasi menjadi alternatif sumber pendanaan atas penyaluran pinjaman yang dilakukan oleh BRI, termasuk
Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan (Green Bond) I Bank BRI Tahap II Tahun 2023 yang proceeds atas
penerbitan tersebut digunakan untuk refinancing sektor usaha terkategori sosial dan hijau. Penerbitan Green Bond
di tahun 2023 merupakan bagian dari Penerbitan Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berwawasan Lingkungan                      Sektor Kegiatan Umum Berwawasan Lingkungan (KUBL)
Berkelanjutan (Green Bond) I Bank BRI dengan total limit sebesar Rp 15 Triliun.
                                                                                                                            Kegiatan                                                   Kegiatan
                                                                                                                            l Energi Terbarukan                                        l Adaptasi Perubahan Iklim
Rincian Penerbitan                                                                                                          l Efisiensi Energi                                         l Produk yang Dapat Mengurangi Penggunaan
Pada tahun 2023, BRI menerbitkan Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank BRI Tahap II Tahun 2023                l Pencegahan & Pengendalian Polusi                           Sumber Daya & Menghasilkan Lebih Sedikit
dengan nilai emisi sebesar Rp 6 triliun dan mencatatkan kelebihan permintaan (oversubscribed) sebesar 2,63 kali.                                                                         Polusi
                                                                                                                            l Pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati &
                                                                                                                               Penggunaan Lahan yang Berkelanjutan                     l Bangunan Berwawasan Lingkungan
Ringkasan Transaksi Obligasi                                                                                                                                                           l Kegiatan usaha dan/atau kegiatan lain yang
                                                                                                                            l Konservasi Keanekaragaman Hayati Darat & Air
                                                                                                                                                                                         berwawasan lingkungan lainnya
 Nama              Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank BRI Tahap II Tahun 2023                              l Transportasi Ramah Lingkungan
 PUB               Rp 6 triliun                                                                                             l Pengelolaan Air & Limbah Air yang Berkelanjutan
       Seri            Tenor          Tanggal          Jatuh Tempo      Kupon           Nilai         Status
                                     Pencatatan
                                                                                                                            Proses Evaluasi dan Pemilihan Proyek
        A             370 hari     17 Oktober 2023   27 Oktober 2024    6,10%      Rp 1,35 triliun    Mature
        B             2 Tahun      17 Oktober 2023   17 Oktober 2025    6,35%      RP 4,15 triliun     Aktif
        C             3 Tahun      17 Oktober 2023   17 Oktober 2026    6,30%      Rp 0,50 triliun     Aktif
 Rating            idAAA (Pefindo)
 Pencatatan        Bursa Efek Indonesia


                                                                                                                            Identifikasi              Pre-screening                         Reviu                         Alokasi
Page 213
                                                                                                                                  Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                                  213



      PENGANTAR                            TOPIK MATERIAL                       TOPIK UMUM                             LAMPIRAN

 ESG Data Tables    Issued Securities Impact Reporting     Reporting Standard Indices    Indeks Pelaporan IDX       Assurance     Feedback Form




Green Bond Phase II

Pengelolaan Dana                                                                                                                Sebanyak 83,22% dana yang diperoleh digunakan untuk pembiayaan kembali (refinancing) aktivitas hijau sedangkan
                                                                                                                                16,78% untuk pembiayaan kembali aktivitas sosial. Adapun detail alokasi sebagai berikut:
l Dana atas penerbitan akan dikelola secara pooling kemudian dialokasikan paling sedikit 70% pada KUBL;
                                                                                                                                                                                                          Jenis
l Pembuatan akun khusus atau catatan tersendiri dalam catatan atas laporan keuangan maupun laporan                              Kategori yang memenuhi syarat                                                             Alokasi Dana (Rp Miliar)             Persentase (%)
                                                                                                                                                                                                       Pembiayaan
  berkelanjutan;
                                                                                                                                Energi terbarukan                                                       Refinancing                                    2.111                   35,18
l Aset yang dialokasikan sebagai tujuan pembiayaan dikelola secara aktif baik secara individual maupun portfolio;
                                                                                                                                Pengelolaan sumber daya alam hayati &
l Apabila terdapat aset yang tidak relevan dengan framework atau dihentikan pembiayaannya, maka akan dialihkan                                                                                          Refinancing                                 2.884                     48,04
                                                                                                                                penggunaan lahan berkelanjutan
  ke aset lain;
                                                                                                                                Penciptaan Lapangan Kerja                                               Refinancing                                    455                      7,58
l Dana yang tertunda realisasinya dapat ditempatkan pada instrumen keuangan yang aman dan likuid;                               Peningkatan dan pemberdayaan sosial ekonomi                             Refinancing                                    552                      9,19

Pelaporan
Pelaporan Alokasi Dana
BRI melaporkan alokasi penggunaan dana secara berkala 1 kali dalam 1 tahun paling lambat setahun setelah penerbitan                                          Kategori Hijau                                                              Kategori Sosial
dan setiap ada perubahan material KUBL disertai laporan hasil tinjauan (review) oleh ahli lingkungan                                                      Kategori Hijau                                                             Kategori Sosial
                                                                                                                                                                                                                                                                552
                                                                                                                                                                                   2.884
                                                                                                                                                                                                                            455
Pelaporan Dampak                                                                                                                            2.111

BRI menerbitkan laporan berkala atas dampak proyek/aset yang dibiayai sepanjang dapat dihitung dan diukur secara
praktis sesuai tinjauan (review) ahli lingkungan.


Laporan Alokasi
                                                                                                                                      Energi terbarukan             Pengelolaan sumber daya alam hayati &         Penciptaan Lapangan Kerja     Peningkatan dan pemberdayaan sosial
Pada periode pelaporan 31 Desember 2024, BRI telah mengalokasikan 100% dana hasil penerbitan Obligasi                                                                  penggunaan lahan berkelanjutan                                                         ekonomi
Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank BRI Tahap II Tahun 2023. Dana yang diperoleh diperuntukkan untuk
membiayai kembali (refinancing) beberapa proyek yang sudah ada dalam portofolio pembiayaan BRI dan memiliki
                                                                                                                                    Alokasi untuk Kategori Hijau sebesar 83,22% atau Rp 4.995                  Alokasi untuk Kategori Sosial sebesar 16,78% atau Rp 1.007
manfaat terhadap lingkungan maupun sosial. Mengacu pada ketentuan POJK No. 60/POJK.04/2017 tentang                                 triliun. Project yang dibiayai termasuk dalam 2 kategori yaitu                triliun. Project yang dibiayai termasuk dalam kategori
Penerbitan dan Persyaratan Efek Bersifat Utang Berwawasan Lingkungan (Green Bond) dan sesuai dengan kerangka                        Energi Terbarukan dan Pengelolaan Sumber Penggunaan &                      Employment Generation dan Socioeconomic advancement
kerja (framework) efek bersifat utang berwawasan lingkungan (Green Bond), BRI melakukan proses seleksi dan                                     Penggunaan Lahan yang Berkelanjutan                                                  and empowerment.
evaluasi terhadap portofolio dan pipeline pembiayaan yang berkaitan dengan sektor yang memenuhi syarat sesuai
dengan Green Bond Framework yang telah ditetapkan.
Page 214
                                                                                                                                                                             Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                               214



      PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                                               TOPIK UMUM                                                 LAMPIRAN

 ESG Data Tables    Issued Securities Impact Reporting          Reporting Standard Indices                           Indeks Pelaporan IDX                      Assurance     Feedback Form




Green Bond Phase II


Dampak                                                                                                                                                                     Sektor yang
                                                                                                                                                                                                Kesesuaian dengan SDGs                                       Perkiraan Manfaat Sosial
Berdasarkan kerangka kerja Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank BRI Tahap II Tahun 2023, dampak                                                             Memenuhi Syarat
lingkungan dan sosial yang sesuai berdasarkan sektor yang memenuhi syarat, yaitu:                                                                                                                                           Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) diperuntukan untuk
                                                                                                                                                                                                                            mendukung pengembangan usaha Mikro non-bankable. Usaha
                                                                                                                                                                                                                            yang dibiayai kembali dari hasil penerbitan Green Bond Tahap I
Kategori Hijau                                                                                                                                                                                                              diperkirakan menciptakan lebih dari ±7.000 pekerjaan di berbagai
                                                                                                                                                                                                                            wilayah di Indonesia.
                                           % Aset yang
Sektor yang          Kesesuaian dengan                                                                   Deskripsi Singkat & Indikator                                                                                        Sebaran KUR menurut Sektor                             Sebaran KUR menurut Wilayah
                                           Memenuhi               Jenis Proyek                                                                                             Peningkatan dan
Memenuhi Syarat            SDGs                                                                                    Dampak                                                                                                                0%                                                    1%
                                             Syarat                                                                                                                        pemberdayaan                                          17%                                                  14%
                                                                                                                                                                                                                                                                                                        22%
                                                                                                                                                                                                                                                               Pertanian
                                                                                                    Estimasi dampak lingkungan yang                                        sosial ekonomi                                                               34%
                                                                                                                                                                                                                                                               Konstruksi       4%
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Sumatera
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Jawa
                                                                                                    dihasilkan:                                                                                                                                                Perikanan
                                                                                                                                                                                                                                                                               7%                                  Bali, NTB, dan NTT
                                                                                                                                                                                                                                                               Pertambangan
                                                                                                    • Energi terbarukan yang dihasilkan per                                                                                                                    Perdagangan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Kalimantan

                                                                                                      tahun: 1.134.272 MWh.                                                                                                                              0%                                                        Sulawesi
                                                       Pembangkit                                   • Emisi GRK yang terhindar per tahun:
                                                                                                                                                                                                                                                               Jasa
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Papua
Energi terbarukan                               42,27%                                                                                                                                                                                                  2%     Lainnya
                                                       Listrik Hidro                                  1.054.873 TonCO2eq.
                                                                                                                                                                                                                              47%
                                                                                                                                                                                                                                                   0%
                                                                                                                                                                                                                                                                                                52%
                                                                                                    Proyek yang dibiayai adalah
                                                                                                    sebanyak 1 (satu) dan telah
                                                                                                    beroperasi.
Pengelolaan                                      57,73% Pembiayaan                                  BRI telah membiayai proyek kebun
sumber daya                                             Investasi Lahan                             kelapa sawit berkelanjutan yang                                        Kesimpulan
alam hayati &                                           Kelapa Sawit                                mengadopsi praktik dan standar                                         Laporan dampak penerbitan Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank BRI Tahap II Tahun 2023
penggunaan                                              dengan proses                               domestik maupun global terbaik                                         menunjukkan komitmen dan realisasi atas penerapan keuangan berkelanjutan yang sejalan dengan United Nation
lahan yang                                              produksi ramah                              dalam produksi minyak sawit yang                                       Sustainable Development Goals khususnya poin 7, 8, 10, 12 dan 13. BRI terus mendorong partisipasi aktif dari semua
berkelanjutan                                           lingkungan dan                              bertanggung jawab yakni memiliki                                       pihak yang terkait untuk turut serta mendukung dan memajukan perekonomian nasional dengan penerapan
                                                        berkelanjutan                               dua sertifikasi yaitu sertifikasi RSPO                                 keuangan berkelanjutan. Penerbitan Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank BRI Tahap II Tahun 2023
                                                                                                    dan ISPO                                                               merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) sebesar Rp 15 Triliun dan direspon positif oleh investor
                                                                                                                                                                           yang ditandai kelebihan permintaan (oversubscribed) sebesar 2,63 kali.
Kategori Sosial                                                                                                                                                            BRI juga telah mendapatkan tinjauan eskternal dari pakar lingkungan yang menyatakan bahwa sekurang-kurangnya
                                                                                                                                                                           70% (realisasi: 83,22%) kegiatan yang dibiayai Green Bond telah memenuhi kriteria sebagai KUBL dan memiliki
 Sektor yang                                                                                                                                                               dampak positif terhadap lingkungan serta sesuai dengan kerangka kerja yang telah ditetapkan sebelumnya. Hal
                     Kesesuaian dengan SDGs                                        Perkiraan Manfaat Sosial
 Memenuhi Syarat                                                                                                                                                           tersebut menegaskan kredibilitas Laporan Obligasi Berwawasan Lingkungan dan kepatuhan serta komitmen BRI
                                                 Menciptakan lapangan kerja segmen UMKM, dengan estimasi                                                                   dalam memenuhi persyaratan Green Bond.
                                                 sebesar ± 4.000 pekerjaan baru yang tersebar di seluruh
                                                 Indonesia.
                                                         Sebaran Kupedes menurut Sektor                     Sebaran Kupedes menurut Wilayah

                                                                                                                     6%   2%
 Penciptaan                                          18%                                                        6%                22%
                                                                                          Pertanian
 Lapangan Kerja                                                             27%
                                                                                          Konstruksi       9%
                                                                                                                                          Sumatera

 (Kredit Kupedes)                                                                         Perikanan
                                                                                                                                          Jawa
                                                                                                                                          Bali, NTB, dan NTT
                                                                                          Pertambangan
                                                                                  1%                                                      Kalimantan
                                                                                          Perdagangan
                                                                                  1%                                                      Sulawesi
                                                                                          Jasa
                                                                                                                                          Papua
                                                                                          Lainnya
                                                     53%
                                                                                                                          55%
Page 215
                                                                                                                             Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.             215



      PENGANTAR                          TOPIK MATERIAL                     TOPIK UMUM                           LAMPIRAN

 ESG Data Tables   Issued Securities Impact Reporting   Reporting Standard Indices   Indeks Pelaporan IDX   Assurance        Feedback Form




Lampiran I

Laporan Tinjauan Pakar Lingkungan                                                                                       Hasil Reviu
SDGs Hub Universitas Indonesia, selaku Eksternal Reviu yang dipilih untuk melakukan reviu Laporan Obligasi              Berdasarkan reviu yang telah dilakukan, dapat disimpulkan:
Berwawasan Lingkungan I Bank BRI Tahap II Tahun 2023 (Green Bond Report) yang disertakan beberapa data                  1.    Pemilihan proyek KUBL dalam penyaluran dana hasil penerbitan Green Bond I tahap II 2023 untuk pelaporan
pendukung terkait penerbitan Green Bond I Bank BRI Tahap II Tahun 2023. Eksternal Reviu memiliki kompetensi                   tahun 2024 telah sesuai dengan Green Bond Framework.
pengalaman dan berijazah yang relevan dalam kegiatan berwawasan lingkungan (terlampir).                                 2.    Dana hasil penerbitan Green Bond I Tahap II 2023, 100% tidak mengalami perubahan dari dana yang telah
                                                                                                                              dialokasikan untuk membiayai dua sektor KUBL yang telah disetujui, di mana 83,22% untuk pembiayaan kembali
                                                                                                                              sesuai KUBL yaitu sebesar dan 16,78% untuk pembiayaan kembali kegiatan sosial, dengan total persentase alokasi
Tanggung Jawab Manajemen                                                                                                      dana adalah 100%, di mana dana alokasi KUBL sebesar Rp 4,995 Triliun, dan sosial sebesar Rp. 1,007 triliun, hal ini
Tanggung jawab manajemen atas penyusunan dan penyajian Laporan 2024 dari Green Bond I Tahap II 2023 tersebut                  telah sesuai dengan keterangan di Halaman 4 Laporan Dampak.
sesuai dengan Green Bond Framework Bank BRI.                                                                            3.    Proyek energi terbarukan yang telah didanai yang belum beroperasi. Untuk indikator yang digunakan telah sesuai
                                                                                                                              pada KUBL yang telah ditetapkan sebelumnya oleh Bank BRI. Hasil penghitungan estimasi emisi Gas Rumah Kaca
                                                                                                                              telah sesuai dengan best practice untuk penghitungan emisi yang dihindari dari proyek energi terbarukan.
Tanggung Jawab Eksternal Reviu                                                                                          4.    Proyek pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati dan Lahan Berkelanjutan dengan indikator memiliki sertifikasi
Tanggung jawab Eksternal Reviu adalah untuk melakukan review laporan tahunan Green Bond dan beberapa dokumen                  lingkungan sesuai jenis industri yang dipersyaratkan untuk tujuan berkelanjutan, ada 2 perusahaan yang telah
pendukung lainnya sesuai ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 18 Tahun 2023 pada Pasal 13. Review                 memiliki sertifikasi RSPO dan ISPO.
Ini mencakup kesesuaian implementasi pemilihan proyek Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (“KUBL”)                     5.    Terkait penghitungan dampak dari kegiatan sosial menciptakan lapangan kerja UMKM yaitu mempekerjakan
sebagaimana tertera di dalam Green Bond Framework atau pada POJK 18 Tahun 2023 pengganti POJK 60 Tahun 2017.                  estimasi sebesar 4.000 orang di seluruh Indonesia, dan kegiatan Program Kredit Usaha Rakyat (KUR)
Dalam peraturan tersebut disebutkan Green Bond adalah EBUS Lingkungan, penyaluran dana hasil penerbitan Green                 diperuntukan untuk mendukung pengembangan usaha Mikro non-bankable dan diperkirakan menciptakan lebih
Bond 2023 ke proyek KUBL terpilih; dan ketersediaan estimasi dampak lingkungan dari proyek KUBL yang dibiayai.                dari ±7,000 pekerjaan di berbagai wilayah Indonesia. Perlu ditambahkan manfaat bagi para pemakai dana obligasi
Dana hasil penerbitan Green Bond Tahap II 2023 telah dialokasikan 100% serta dilaporkan pada Green Bond Report                ini.
Tahap II 2023 dan tidak ada perubahan terhadap proyek yang dibiayai. Kami melakukan review hanya pada dampak            6.    Laporan dampak untuk KUBL dan kegiatan sosial telah diselaraskan dengan Target Pembangunan Berkelanjutan
lingkungan yang tertuang dalam Green Bond Report 2023 yang disusun oleh Tim dari Bank BRI, berdasarkan data                   (SDGs) (Halaman 5 dan 6).
yang disediakan oleh penerima dana penerbitan Green Bond Tahap II 2023.




                                                                                                       Jakarta, 30 Januari 2025

                                                                        Koordinator SDGs HUB UI                                         Penasehat SDGs HUB UI




                                                                       Dr. Triatko Nurlambang, MA                                     Prof. Dr. Jatna Supriatna, M.Sc
Page 216
                                                                                                                                  Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.           216



      PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                       TOPIK UMUM                              LAMPIRAN

 ESG Data Tables    Issued Securities Impact Reporting     Reporting Standard Indices     Indeks Pelaporan IDX      Assurance     Feedback Form




Lampiran II

Penggunaan Dana Hasil Penerbitan                                                                                                Manfaat Lingkungan dari Proyek yang Dibiayai
Aliran Dana                                                                                                                     Semua proyek Green dan Social Sector memiliki dampak lingkungan dan sosial yang positif sesuai indikator yang telah
                                                                                                                                ditetapkan sebelumnya oleh Bank BRI. Indikator tersebut diperoleh melalui proses identifikasi dan perhitungan yang
BRI telah mengalokasikan 100% dana hasil penerbitan Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank BRI
                                                                                                                                konsisten dan sesuai dengan best practice yang ada. Proyek yang dibiayai dengan penerbitan Green Bond BRI Tahap
Tahap II Tahun 2023 untuk membiayai proyek KUBL sesuai dengan POJK No. 60/POJK.04/2017. Dana yang diperoleh
                                                                                                                                II Tahun 2023 telah sesuai dengan POJK No. 60/POJK.04/2017 serta berkontribusi pada pencapaian Sustainable
diperuntukkan untuk membiayai kembali (refinancing) beberapa proyek yang sudah ada dalam portofolio pembiayaan
                                                                                                                                Development Goals (SDGs). Berikut adalah ringkasan manfaat lingkungan pada tahun 2023 dari proyek yang dibiayai
BRI dan memiliki manfaat terhadap lingkungan maupun sosial, yaitu:
                                                                                                                                dari dana hasil penerbitan Green Bond Tahap II Tahun 2023 Bank BRI.


                                                                              Persentase           Nilai Proyek                                                                                            Pembiayaan Investasi Lahan Kelapa
Kategori HIjau                                 Jenis Proyek                                                                                                           Energi terbarukan, jenis proyek
                                                                             Alokasi Dana           (Rp miliar)                 Indikator                                                                  Sawit dengan proses produksi ramah
                                                                                                                                                                         pembangkit listrik hidro
                                                                                                                                                                                                              lingkungan dan berkelanjutan
Energi terbarukan               Pembangkit Listrik Hidro                                35,18%     2.111.412.477.351            Energi Terbarukan yang dihasilkan                              1.134.272                                      N.A
                                                                                                                                Emisi Gas Rumah Kaca yang
Pengelolaan sumber daya         Pembiayaan Investasi Lahan Kelapa Sawit                                                                                                                       1.054.873                                       N.A
                                                                                                                                berhasil dihindari
alam hayati & penggunaan        dengan proses produksi ramah lingkungan                 48,04%   2.883.519.843.750              Memiliki sertifikasi lingkungan
lahan berkelanjutan             dan berkelanjutan                                                                                                                                                   N.A                                   tersedia
                                                                                                                                sesuai jenis

                                                                              Persentase         Nilai Proyek (Rp
Kategori Sosial                                Jenis Proyek
                                                                             Alokasi Dana              milar)

                                Menciptakan lapangan kerja segmen
Dukungan UMKM                                                                           16,78%   1.006.822.822.556
                                UMKM
Page 217
                                                                                                                                Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.            217



       PENGANTAR                            TOPIK MATERIAL                       TOPIK UMUM                            LAMPIRAN

 ESG Data Tables      Issued Securities Impact Reporting   Reporting Standard Indices    Indeks Pelaporan IDX     Assurance     Feedback Form




Green Bond Phase III


Pengantar                                                                                                                     Ringkasan Kerangka Kerja
BRI memiliki komitmen penuh yang tercantum dalam strategi bisnis perusahaan, tidak hanya terhadap pertumbuhan                 BRI telah merumuskan kerangka kerja (framework) Obligasi Berwawasan Lingkungan I BRI (Green Bond) sebelum
kinerja, tetapi juga terhadap lingkungan, kehidupan sosial kemasyarakatan dan ekonomi nasional. BRI menyadari                 penerbitan Tahap I yang dilakukan pada Juli 2022 dan Tahap II yang dilakukan pada Oktober 2023. Dalam memastikan
bahwa dengan terus meningkatkan penerapan keuangan berkelanjutan akan memberikan dampak luas pada                             kesesuaian kerangka kerja dengan regulasi maupun standar yang berlaku, BRI bekerja sama dengan Sustainable
perekonomian Indonesia, terlebihnya memberikan dampak langsung terhadap masyarakat. Implementasi program-                     Development Goals Hub Universitas Indonesia (SDGs UI) terkait Opini Pihak Kedua (Second Party Opinion).
program Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) akan terus didorong untuk mendukung Tujuan Pembangunan                     Penerbitan Green Bond BRI dalam mata uang Rupiah ini dilaksanakan dengan mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa
Berkelanjutan (TPB). Hal ini juga selaras dengan visi BRI 2025 untuk menjadi “The Most Valuable Banking Group in              Keuangan No. 60/POJK.04/2017 tentang Penerbitan dan Persyaratan Efek Bersifat Utang Berwawasan Lingkungan
Southeast Asia and Champion of Financial Inclusion”.                                                                          (Green Bond) (POJK 60). Dalam kerangka kerja yang telah disusun terdapat empat fokus utama yaitu Penggunaan
Sebagai salah satu wujud implementasi dan komitmen BRI atas dalam hal ekonomi berkelanjutan, BRI semakin aktif                Dana (Use of Proceeds), Proses Evaluasi & Pemilihan Proyek (Process for Project Evaluation & Selection), Pengelolaan
dalam penyaluran pinjaman kepada sektor usaha yang memiliki dampak positif terhadap lingkungan (green financing)              Dana (Management of Proceeds) dan Pelaporan (Reporting).
dan sektor usaha yang memiliki dampak positif terhadap kesejahteraan sosial (social financing). BRI juga menghindari
penyaluran pinjaman kepada sektor-sektor yang terindikasi melakukan kegiatan pembalakan liar (illegal logging),               Penggunaan Dana
penjualan obat-obatan terlarang, eksploitasi tenaga kerja, eksploitasi anak, pelanggaran HAM, pencucian uang,
perusakan dan pemusnahan situs prasejarah, perdagangan tumbuhan dan hewan yang dilindungi, penangkapan ikan
                                                                                                                                    Minimal 70% pembiayaan Kegiatan Umum                   Maksimal 30% pembiayaan kegiatan umum lainnya,
ilegal (illegal fishing) dan bisnis lain yang bertentangan dengan hukum di Indonesia.
                                                                                                                                        Berwawasan Lingkungan (KUBL)                          misalnya sektor mikro, kesehatan dan sosial
Penerbitan obligasi menjadi alternatif sumber pendanaan atas penyaluran pinjaman yang dilakukan oleh BRI, termasuk
Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan (Green Bond) I Bank BRI Tahap III Tahun 2024 yang proceeds atas
penerbitan tersebut digunakan untuk refinancing sektor usaha terkategori green dan social. Penerbitan Green Bond
di tahun 2023 merupakan bagian dari Penerbitan Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berwawasan Lingkungan                        Sektor Kegiatan Umum Berwawasan Lingkungan (KUBL)
Berkelanjutan (Green Bond) I Bank BRI dengan total limit sebesar Rp 15 Triliun.
                                                                                                                              Kegiatan                                                       Kegiatan
                                                                                                                              l Energi Terbarukan                                            l Adaptasi Perubahan Iklim
Rincian Penerbitan                                                                                                            l Efisiensi Energi                                             l Produk yang Dapat Mengurangi Penggunaan
Pada tahun 2024, BRI menerbitkan Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank BRI Tahap III Tahun 2024                 l Pencegahan & Pengendalian Polusi                               Sumber Daya & Menghasilkan Lebih Sedikit
dengan nilai emisi sebesar Rp 4 triliun dan mencatatkan kelebihan permintaan (oversubscribed) sebesar 1,64 kali.                                                                               Polusi
                                                                                                                              l Pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati &
                                                                                                                                 Penggunaan Lahan yang Berkelanjutan                         l Bangunan Berwawasan Lingkungan
Ringkasan Transaksi Obligasi                                                                                                                                                                 l Kegiatan usaha dan/atau kegiatan lain yang
                                                                                                                              l Konservasi Keanekaragaman Hayati Darat & Air
                                                                                                                                                                                               berwawasan lingkungan lainnya
 Nama              Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank BRI Tahap III Tahun 2023                               l Transportasi Ramah Lingkungan
 PUB               Rp 4 triliun                                                                                               l Pengelolaan Air & Limbah Air yang Berkelanjutan
       Seri            Tenor           Tanggal         Jatuh Tempo       Kupon          Nilai           Status
                                      Pencatatan
                                                                                                                              Proses Evaluasi dan Pemilihan Proyek
        A             370 hari       20 Maret 2024    30 Maret 2025      6,15%      Rp 1,23 triliun      Aktif
        B             2 Tahun        20 Maret 2024    20 Maret 2026      6,25%      RP 879 miliar        Aktif
        C             3 Tahun        20 Maret 2024    20 Maret 2027      6,25%      Rp 382 miliar        Aktif
 Rating            idAAA (Pefindo)
 Pencatatan        Bursa Efek Indonesia


                                                                                                                              Identifikasi               Pre-screening                            Reviu                           Alokasi
Page 218
                                                                                                                                   Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                                   218



      PENGANTAR                            TOPIK MATERIAL                       TOPIK UMUM                             LAMPIRAN

 ESG Data Tables    Issued Securities Impact Reporting     Reporting Standard Indices    Indeks Pelaporan IDX       Assurance     Feedback Form




Green Bond Phase III

Pengelolaan Dana                                                                                                                Sebanyak 79,91% dana yang diperoleh digunakan untuk pembiayaan kembali (refinancing) aktivitas hijau sedangkan
l Dana atas penerbitan akan dikelola secara pooling kemudian dialokasikan paling sedikit 70% pada KUBL                          20,09% untuk pembiayaan kembali aktivitas sosial. Adapun detail alokasi sebagai berikut:

l Pembuatan akun khusus atau catatan tersendiri dalam catatan atas laporan keuangan maupun laporan                                                                                                            Jenis
                                                                                                                                Kategori yang memenuhi syarat                                                                Alokasi Dana (Rp Miliar)            Persentase (%)
  berkelanjutan.                                                                                                                                                                                           Pembiayaan
                                                                                                                                Energi terbarukan                                                          Refinancing                                   1.713              67,96%
l Aset yang dialokasikan sebagai tujuan pembiayaan dikelola secara aktif baik secara individual maupun portfolio.
                                                                                                                                Pengelolaan sumber daya alam hayati &
l Apabila terdapat aset yang tidak relevan dengan framework atau dihentikan pembiayaannya, maka akan dialihkan                                                                                             Refinancing                                    301                11,96%
                                                                                                                                penggunaan lahan berkelanjutan
  ke aset lain.
                                                                                                                                Penciptaan Lapangan Kerja                                                  Refinancing                                    213                 8,45%
l Dana yang tertunda realisasinya dapat ditempatkan pada instrumen keuangan yang aman dan likuid.                               Peningkatan dan pemberdayaan sosial ekonomi                                Refinancing                                   293                 11,64%

Pelaporan
Pelaporan Alokasi Dana                                                                                                                                            Kategori Hijau                                                          Kategori Sosial
                                                                                                                                                  1.713
                                                                                                                                                               Kategori Hijau                                                          Kategori Sosial
BRI melaporkan alokasi penggunaan dana secara berkala 1 kali dalam 1 tahun paling lambat setahun setelah penerbitan
                                                                                                                                                                                                                                                                  293
dan setiap ada perubahan material KUBL disertai laporan hasil tinjauan (review) oleh ahli lingkungan
                                                                                                                                                                                                                              213

Pelaporan Dampak
BRI menerbitkan laporan berkala atas dampak proyek/aset yang dibiayai sepanjang dapat dihitung dan diukur secara
                                                                                                                                                                                        301
praktis sesuai tinjauan (review) ahli lingkungan.

                                                                                                                                          Energi terbarukan             Pengelolaan sumber daya alam hayati &       Penciptaan Lapangan Kerja     Peningkatan dan pemberdayaan sosial
Laporan Alokasi                                                                                                                                                            penggunaan lahan berkelanjutan                                                       ekonomi

Pada periode pelaporan 31 Desember 2024, BRI telah mengalokasikan 100% dana hasil penerbitan Obligasi
Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank BRI Tahap III tahun 2024. Dana yang diperoleh diperuntukkan untuk                          Alokasi Dana
membiayai kembali (refinancing) beberapa proyek yang sudah ada dalam portofolio pembiayaan BRI dan memiliki                      20,09%
manfaat terhadap lingkungan maupun sosial. Mengacu pada ketentuan POJK No. 60/POJK.04/2017 tentang
Penerbitan dan Persyaratan Efek Bersifat Utang Berwawasan Lingkungan (Green Bond) dan sesuai dengan kerangka
kerja (framework) efek bersifat utang berwawasan lingkungan (Green Bond), BRI melakukan proses seleksi dan
evaluasi terhadap portofolio dan pipeline pembiayaan yang berkaitan dengan sektor yang memenuhi syarat sesuai
dengan Green Bond Framework yang telah ditetapkan.

                                                                                                                                                           79,92%



                                                                                                                                          Hijau       Sosial
Page 219
                                                                                                                                                                                              Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                                           219



      PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                                                        TOPIK UMUM                                                         LAMPIRAN

 ESG Data Tables    Issued Securities Impact Reporting           Reporting Standard Indices                                     Indeks Pelaporan IDX                            Assurance     Feedback Form




Green Bond Phase III


Dampak                                                                                                                                                                                      Sektor yang
                                                                                                                                                                                                                 Kesesuaian dengan SDGs                                             Perkiraan Manfaat Sosial
Mengacu pada kerangka kerja Obligasi Berwawasan Lingkungan I Bank BRI Tahap III Tahun 2024, dampak lingkungan                                                                               Memenuhi Syarat
(yang sesuai berdasarkan sektor KUBL yang memenuhi syarat) dan dampak sosial yang dihasilkan adalah sebagai                                                                                                                                  Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) diperuntukan untuk
berikut.                                                                                                                                                                                                                                     mendukung pengembangan usaha Mikro non-bankable dan
                                                                                                                                                                                                                                             diperkirakan menciptakan lebih dari ±3.653 pekerjaan di berbagai
                                                                                                                                                                                                                                             wilayah Indonesia.
Kategori Hijau                                                                                                                                                                                                                                         Sebaran KUR menurut Wilayah                                  Sebaran KUR menurut Sektor

                                       % Aset yang                                                                                                                                          Peningkatan dan                                                         8,46%                                                     0,04%

Sektor yang          Kesesuaian dengan                                                                             Deskripsi Singkat & Indikator
                                       Memenuhi                       Jenis Proyek                                                                                                          pemberdayaan                                                                                                         16,79%
Memenuhi Syarat            SDGs                                                                                              Dampak                                                                                                                                            18,51%
                                                                                                                                                                                                                                                                                            Sumatera
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          Pertanian

                                                                                                                                                                                            sosial ekonomi
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             32,80%
                                         Syarat                                                                                                                                                                                                                                             Jawa
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          Konstruksi
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          Perikanan
                                                                                                                                                                                                                                                                                            Bali, NTB, dan NTT
                                                                                                             Estimasi dampak lingkungan yang                                                                                                                                        2,77%
                                                                                                                                                                                                                                                                                            Kalimantan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          Pertambangan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          Perdagangan
                                                                                                             dihasilkan:                                                                                                                                                        1,74%
                                                                                                                                                                                                                                                                                            Sulawesi
                                                                                                                                                                                                                                                                                            Papua
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                  0,14%
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 1,63%
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          Jasa
                                                                                                                                                                                                                                              63,44%
                                                                                                             • Energi terbarukan yang dihasilkan per                                                                                                                          4,70%
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           0,00%
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          Lainnya
                                                                                                                                                                                                                                                                            0,39%
                                                                                                               tahun: 1.669.000 MWh dan 1.134.272                                                                                                                                                                  48,60%

                                                                                                               MWh.
                                                               Pembangkit                                    • Emisi GRK yang terhindar per tahun:
Energi Terbarukan                               67,96%                                                         917.950   TonCO2eq   dan    1.054.873
                                                               Listrik Hidro
                                                                                                               TonCO2eq
                                                                                                             Dari 2 (dua) proyek yang dibiayai,
                                                                                                             satu proyek telah beroperasi dan
                                                                                                             satu proyek lainnya direncanakan
                                                                                                             beroperasi tahun 2025.
                                                                                                                                                                                            Kesimpulan
Pengelolaan                                      57,73% Pembiayaan                                           BRI telah membiayai proyek kebun
                                                                                                                                                                                            Laporan dampak penerbitan Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank BRI Tahap III Tahun 2024
sumber daya                                             Investasi Lahan                                      kelapa sawit berkelanjutan yang
                                                                                                                                                                                            menunjukkan komitmen dan realisasi atas penerapan keuangan berkelanjutan yang sejalan dengan United Nation
alam hayati &                                           Kelapa Sawit                                         mengadopsi praktik dan standar
                                                                                                                                                                                            Sustainable Development Goals khususnya poin 7, 8, 10, 12 dan 13. BRI terus mendorong partisipasi aktif dari semua
penggunaan                                              dengan proses                                        domestik maupun global terbaik
                                                                                                                                                                                            pihak yang terkait untuk turut serta mendukung dan memajukan perekonomian nasional dengan penerapan keuangan
lahan yang                                              produksi ramah                                       dalam produksi minyak sawit yang
                                                                                                                                                                                            berkelanjutan.
berkelanjutan                                           lingkungan dan                                       bertanggung jawab yakni memiliki
                                                        berkelanjutan                                        dua sertifikasi yaitu sertifikasi RSPO                                         Penerbitan Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank BRI Tahap III Tahun 2024 merupakan bagian dari
                                                                                                             dan ISPO                                                                       Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) sebesar Rp 15 Triliun yang direspon positif oleh investor yang ditandai dengan
                                                                                                                                                                                            kelebihan permintaan (oversubscribed) sebesar 1,64 kali.
                                                                                                                                                                                            BRI juga telah mendapatkan reviu eskternal dari ahli lingkungan yang menyatakan bahwa sekurang-kurangnya 70%
Kategori Sosial                                                                                                                                                                             (realisasi: 79.91%) kegiatan yang dibiayai green bond telah memenuhi kriteria sebagai KUBL dan memiliki dampak
                                                                                                                                                                                            positif terhadap lingkungan serta sesuai dengan framework yang telah ditetapkan sebelumnya. Hal tersebut
 Sektor yang
                     Kesesuaian dengan SDGs                                              Perkiraan Manfaat Sosial                                                                           menegaskan kredibilitas Laporan Obligasi Berwawasan Lingkungan dan kepatuhan serta komitmen BRI dalam
 Memenuhi Syarat
                                                                                                                                                                                            memenuhi persyaratan Green Bond.
                                                 Menciptakan lapangan pekerjaan segmen UMKM, estimasi
                                                 sebesar ±2.922 pekerjaan yang tersebar di seluruh Indonesia.
                                                           Sebaran Kupedes menurut Wilayah                                 Sebaran Kupedes menurut Sektor

                                                                         9,71%                                                                 12,83%
 Penciptaan                                                                                       Sumatera                                          0,70%        Pertanian
                                                                                                                                                       0,12%
 Lapangan Kerja                                                                                   Jawa                                                           Konstruksi
                                                                                                                                                                 Perikanan
                                                                                                  Bali, NTB, dan NTT
 (Kredit Kupedes)                                 50,00%
                                                                                         28,67%
                                                                                                  Kalimantan           50,00%
                                                                                                                                                                 Pertambangan
                                                                                                                                                                 Perdagangan
                                                                                                  Sulawesi
                                                                                                                                                                 Jasa
                                                                                                  Papua                                                 26,71%   Lainnya
                                                                                                  Kupedes                                                        Kupedes
                                                                                 3,47%
                                                                              2,44%                                                            9,45%
                                                              0,72%   4,99%                                                            0,16%
Page 220
                                                                                                                                Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.         220



      PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                      TOPIK UMUM                            LAMPIRAN

 ESG Data Tables    Issued Securities Impact Reporting    Reporting Standard Indices   Indeks Pelaporan IDX    Assurance        Feedback Form




Lampiran I

Laporan Tinjauan Pakar Lingkungan                                                                                          Hasil Reviu
SDGs Hub Universitas Indonesia, selaku Eksternal Reviu yang dipilih untuk melakukan reviu Laporan Obligasi                 Berdasarkan reviu yang telah dilakukan, dapat disimpulkan:
Berwawasan Lingkungan I Bank BRI Tahap III Tahun 2024 (Green Bond Report) yang disertakan beberapa data                    1.    Pemilihan proyek KUBL dalam penyaluran dana hasil penerbitan Green Bond I tahap III 2024 untuk pelaporan
pendukung terkait penerbitan Green Bond I Bank BRI Tahap III Tahun 2024. Eksternal Reviu memiliki kompetensi                     tahun 2024 telah sesuai dengan Green Bond Framework.
pengalaman dan berijazah yang relevan dalam kegiatan berwawasan lingkungan (terlampir).                                    2.    Dana hasil penerbitan Green Bond I Tahap III 2024, 100% tidak mengalami perubahan dari dana yang telah
                                                                                                                                 dialokasikan untuk membiayai dua sektor KUBL yang telah disetujui, di mana 79,91% untuk pembiayaan kembali
                                                                                                                                 sesuai KUBL yaitu sebesar Rp 2,01 triliun dan 20,09% untuk pembiayaan kembali kegiatan sosial sebesar Rp 506
Tanggung Jawab Manajemen                                                                                                         miliar, dengan total persentase alokasi dana adalah 100%.
Tanggung jawab manajemen atas penyusunan dan penyajian Green Bond I Tahap III 2024 Report 2024 tersebut sesuai             3.    Proyek energi terbarukan yang telah didanai sebanyak 2 proyek; 1 belum beroperasi dan 1 telah beroperasi.
dengan Green Bond Framework Bank BRI.                                                                                            Penghitungan estimasi dampak menggunakan Factor Emisi pada Peraturan ESDM 2019 tentang Kelistrikan.
                                                                                                                                 Untuk indikator yang digunakan telah sesuai pada KUBL yang telah ditetapkan sebelumnya oleh Bank BRI.
                                                                                                                                 Indikator 1 yaitu daya yang dihasilkan dari energi terbarukan yaitu 1.669.000 MWh dan 1.134.272 MWH (Halaman
Tanggung Jawab Eksternal Reviu                                                                                                   4 Laporan Dampak 2024) dan Indikator 2 yaitu Emisi Gas Rumah Kaca yang berhasil dihindari dari lokasi proyek
Tanggung jawab Ahli Lingkungan adalah untuk melakukan reviu Green Bond Report dan beberapa dokumen                               Perusahaan yang dibiayai di Sulawesi Tengah dan Sumatera, yaitu menggunakan Grid Paposta Sulawesi Tengah
pendukung lainnya sesuai ketentuan POJK No. 60 Tahun 2017. Reviu yang kami lakukan mencakup kesesuaian                           sebesar 0,55 dengan emisi yang dapat dihindari adalah 917.950 TonCO2eq dan projek yang dibiayai di Sumatera
implementasi pemilihan proyek Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (“KUBL”) sebagaimana tertera di dalam                         dengan factor emisi sebesar 0,93 dengan estimasi Emisi Gas Rumah Kaca yang dapat dihindari adalah sebesar
Green Bond Framework dan pada POJK 60 Tahun 2017. Meskipun telah terbit POJK No. 18 tahun 2023 pengganti POJK                    1.054.872,96 TonCo2eq, sehingga totalnya 1.972.822,96 TonCO2eq. Hal ini telah sesuai dengan laporan dampak
60 Tahun 2017 tetapi Emiten yang telah melakukan penerbitan Efek Bersifat Utang Berwawasan Lingkungan sebelum                    halaman 8.
POJK 18 Tahun 2023 ini berlaku, tetap mengikuti ketentuan sebagaimana diatur dalam POJK No. 60/POJK.04/2017                4.    Proyek pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati dan Lahan Berkelanjutan dengan indikator memiliki sertifikasi
tentang Penerbitan dan Persyaratan Efek Bersifat Utang Berwawasan Lingkungan (Green Bond). Penyaluran dana                       lingkungan sesuai jenis industri yang dipersyaratkan untuk tujuan berkelanjutan, pada laporan dampak telah
hasil penerbitan Green Bond I Tahap III 2024 ke proyek KUBL terpilih, dan ketersediaan estimasi dampak lingkungan                dicantumkan 2 perusahaan yang memiliki sertifikat ISPO dan RSPO.
dari proyek KUBL yang dibiayai. Dana hasil penerbitan Green Bond I Tahap III 2024 telah dialokasikan 100% serta            5.    Terkait penghitungan dampak dari kegiatan sosial menciptakan lapangan kerja UMKM yaitu mempekerjakan
dilaporkan pada Green Bond Report 2024 dan tidak ada perubahan terhadap proyek yang dibiayai. Kami melakukan                     estimasi sebesar 2.922 pekerjaan tersebar di seluruh Indonesia, dan kegiatan Program Kredit Usaha Rakyat (KUR)
reviu hanya pada dampak lingkungan yang tertuang dalam Green Bond Report Tahap III Tahun 2024 untuk pelaporan                    diperuntukkan untuk mendukung pengembangan usaha Mikro non-bankable dan diperkirakan menciptakan lebih
dampak 2024 yang disusun oleh Tim di Bank BRI, berdasarkan data yang disediakan oleh penerima dana penerbitan                    dari ±3.653 pekerjaan di berbagai wilayah Indonesia.
Green Bond I Tahap III 2024                                                                                                6.    Laporan dampak atas penerbitan Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank BRI Tahap III Tahun
                                                                                                                                 2024 telah menunjukkan komitmen dan realisasi atas penerapan keuangan berkelanjutan yang sejalan dengan
                                                                                                                                 United Nation Sustainable Development Goals khususnya poin 7, 8, 10, 12 dan 13.

                                                                                                         Jakarta, 30 Januari 2025

                                                                          Koordinator SDGs HUB UI                                          Penasehat SDGs HUB UI




                                                                         Dr. Triatko Nurlambang, MA                                      Prof. Dr. Jatna Supriatna, M.Sc
Page 221
                                                                                                                                Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.           221



      PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                     TOPIK UMUM                              LAMPIRAN

 ESG Data Tables    Issued Securities Impact Reporting   Reporting Standard Indices     Indeks Pelaporan IDX      Assurance     Feedback Form




Lampiran II

Penggunaan Dana Hasil Penerbitan                                                                                              Manfaat Lingkungan dari Proyek yang Dibiayai
Aliran Dana                                                                                                                   Semua proyek Green dan Social Sector memiliki dampak lingkungan dan sosial yang positif sesuai indikator yang telah
                                                                                                                              ditetapkan sebelumnya oleh Bank BRI. Indikator tersebut diperoleh melalui proses identifikasi dan perhitungan yang
BRI telah mengalokasikan 100% dana hasil penerbitan Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank BRI
                                                                                                                              konsisten dan sesuai dengan best practice yang ada. Proyek yang dibiayai dengan penerbitan Green Bond BRI Tahap
Tahap III Tahun 2024 untuk membiayai proyek KUBL sesuai dengan POJK No. 60/POJK.04/2017. Dana yang diperoleh
                                                                                                                              III Tahun 2024 telah sesuai dengan POJK No. 60/POJK.04/2017 serta berkontribusi pada pencapaian Sustainable
diperuntukkan untuk membiayai kembali (refinancing) beberapa proyek yang sudah ada dalam portofolio pembiayaan
                                                                                                                              Development Goals (SDGs). Berikut adalah ringkasan manfaat lingkungan dan lingkungan pada tahun 2023 dari
BRI dan memiliki manfaat terhadap lingkungan maupun sosial, yaitu:
                                                                                                                              proyek yang dibiayai dari dana hasil penerbitan Green Bond Tahap III Tahun 2024 Bank BRI.


                                                                            Persentase           Nilai Proyek                                                                                           Pembiayaan Investasi Lahan Kelapa
Kategori HIjau                                 Jenis Proyek
                                                                           Alokasi Dana           (Rp miliar)                 Indikator                                          PLTA                   Sawit dengan proses produksi ramah
                                                                                                                                                                                                           lingkungan dan berkelanjutan
Energi terbarukan               PLTM, PLTA                                            67,96%    1.712.786.881.079                                                     1.669.000 MWh dan 1.134.272
                                                                                                                              Energi Terbarukan yang dihasilkan                                                          N.A
                                                                                                                                                                                 MWh.
Pengelolaan sumber daya         Pembiayaan Investasi Lahan Kelapa                                                                                                   917.950 TonCO2eq dan 1.054.873
alam hayati & penggunaan        Sawit dengan Proses Produksi Ramah                    11,96%     301.420.200.563              Emisi GRK yang dapat dihindari                                                             N.A
                                                                                                                                                                           TonCO2eq/tahun
lahan berkelanjutan             Lingkungan dan Berkelanjutan                                                                  Memiliki sertifikasi lingkungan
                                                                                                                              sesuai jenis industri yang
                                                                            Persentase         Nilai Proyek (Rp                                                                   N.A                    Memiliki 2 sertifikasi ISPO atau RSPO
Kategori Sosial                                Jenis Proyek                                                                   dipersyaratkan untuk tujuan
                                                                           Alokasi Dana              milar)                   berkelanjutan
                                Menciptakan lapangan kerja segmen
Dukungan UMKM                                                                     20,09%         506.234.119.953
                                UMKM
Page 222
                                                                                                                                Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.         222



       PENGANTAR                             TOPIK MATERIAL                         TOPIK UMUM                       LAMPIRAN

 ESG Data Tables      Issued Securities Impact Reporting      Reporting Standard Indices   Indeks Pelaporan IDX   Assurance     Feedback Form




Medium Term Notes Bank BRI Tahun 2022


Pengantar                                                                                                                     Ringkasan Kerangka Kerja
Sejak didirikan pada tahun 1895, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (“Bank BRI) telah menjadi pendorong utama             Sebagaimana tercantum pada Tujuan Penggunaan Dana dalam Memorandum Informasi Medium Term Notes Bank
perekonomian Indonesia terutama di segmen usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). BRI terus berkontribusi                     BRI Tahun 2022, dana dari penerbitan surat berharga ini digunakan untuk pembiayaan inklusif sebagaimana dimaksud
meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan mendukung kebijakan pemerintah untuk memastikan literasi                         pada Peraturan Bank Indonesia Nomor 23/13/PBI/2021 tentang Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial Bagi
keuangan, khususnya inklusi keuangan dalam rangka mewujudkan ketahanan sosial dan ekonomi. Komitmen BRI                       Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah dan Peraturan BI Nomor 24/3/PBI/2022
atas hal tersebut tercermin pada visi BRI pada 2025 untuk menjadi “The Most Valuable Banking Group in Southeast               tentang Perubahan atas Peraturan Bank Indonesia Nomor 23/13/PBI/2021 tentang Rasio Pembiayaan Inklusif
Asia and Champion of Financial Inclusion.” Layanan kepada masyarakat yang belum sepenuhnya terdigitalisasi                    Makroprudensial Bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah serta Peraturan
terutama di tiga daerah khusus 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) yang membutuhkan perhatian khusus untuk                 Anggota Dewan Gubernur Nomor 24/6/PADG/2022 tentang Peraturan Pelaksanaan Rasio Pembiayaan Inklusif
meningkatkan literasi keuangan, menjadi salah satu strategi yang terus dilakukan oleh BRI.                                    Makroprudensial bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah dan peraturan
Sebagai bentuk peran BRI dalam mengembangkan praktik keuangan berkelanjutan, BRI meluncurkan kebijakan                        perundang-undangan yang berlaku. Pembiayaan Inklusif adalah penyediaan dana yang diberikan Bank untuk UMKM,
pembiayaan dengan mempertimbangkan aspek Lingkungan, Sosial dan Tata kelola (LST). Dalam rangka mendorong                     Korporasi UMKM, dan/atau PBR dalam rupiah dan valuta asing.
Inklusi Finansial, BRI berupaya untuk mendekatkan layanan keuangan ke seluruh lapisan masyarakat. BRI saat ini
telah memiliki 627 ribu AgenBRI-Link yang tersebar di lebih dari 58 ribu desa. Fokus terhadap inklusi keuangan dan            Pelaporan
sumber pertumbuhan baru, BRI merampungkan holding Ultra Mikro (UMi) pada tahun 2021 yang tujuannya adalah
memberikan akses layanan keuangan kepada masyarakat mikro dan ultra mikro di Indonesia. Holding ultra mikro                   Pelaporan Alokasi Dana
dibentuk sebagai upaya untuk memberikan pelayanan yang berkesinambungan dan terintegrasi kepada seluruh                       BRI melaporkan alokasi penggunaan dana secara berkala sekali dalam setahun paling lambat setahun setelah
masyarakat Indonesia.                                                                                                         penerbitan disertai laporan hasil reviu oleh tenaga ahli eksternal yang kompeten di bidangnya.


Rincian Penerbitan                                                                                                            Pelaporan Dampak

Pada tahun 2022, BRI menerbitkan Medium Term Notes Bank BRI Tahun 2022 dengan nilai emisi sebesar Rp 5 triliun                BRI menerbitkan laporan berkala atas dampak proyek/aset yang dibiayai sepanjang dapat dihitung dan diukur secara
dalam 2 (dua) seri yaitu Seri A dan Seri B dan seluruh dana digunakan untuk penyaluran pembiayaan ke segmen mikro             praktis sesuai reviu tenaga ahli eksternal yang kompeten di bidangnya.
dan ultra mikro. Adapun saat ini MTN yang masih memiliki outstanding adalah MTN seri B sebesar Rp 3 Triliun dengan
detail sebagai berikut.


Ringkasan Transaksi Obligasi

 Nama              Medium Term Notes Bank BRI Tahun 2022
 PUB               Rp 5 triliun
       Seri          Tenor           Tanggal               Jatuh Tempo      Kupon          Nilai         Status
                                    Pencatatan
        B           2 Tahun       24 November 2022   24 November 2024       6,60%      Rp 2 Triliun     Mature
        C           3 Tahun       24 November 2022   24 November 2025       6,98%      Rp 3 Triliun       Aktif
 Rating            idAAA (Pefindo)
 Pencatatan        Bursa Efek Indonesia
Page 223
                                                                                                                                           Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                           223



      PENGANTAR                                    TOPIK MATERIAL                            TOPIK UMUM                          LAMPIRAN

 ESG Data Tables        Issued Securities Impact Reporting               Reporting Standard Indices   Indeks Pelaporan IDX   Assurance     Feedback Form




Medium Term Notes Bank BRI Tahun 2022


Laporan Alokasi                                                                                                                          Sektor yang
                                                                                                                                                              Kesesuaian dengan SDGs                                  Perkiraan Manfaat Sosial
Pada periode pelaporan 31 Desember 2022, BRI telah mengalokasikan 100% dana hasil penerbitan Medium Term                                 Memenuhi Syarat
Notes Bank BRI Tahun 2022. Dana yang diperoleh diperuntukkan untuk pembiayaan Inklusif sebagaimana terkategori                                                                           Menciptakan lapangan kerja segmen UMKM, dengan estimasi
pada Peraturan Bank Indonesia Nomor 23/13/PBI/2021 tentang Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial Bagi                                                                                sebesar 16.594 pekerjaan baru yang tersebar di seluruh
Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah dan Peraturan BI Nomor 24/3/PBI/2022                                                                                    Indonesia.
tentang Perubahan atas Peraturan Bank Indonesia Nomor 23/13/PBI/2021 tentang Rasio Pembiayaan Inklusif                                                                                       Sebaran Kupedes menurut Wilayah
Makroprudensial Bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah. Dana sebesar Rp 5                                                                                                        1%
                                                                                                                                                                                                         10%
triliun digunakan untuk penyaluran pembiayaan bank pada segmen bisnis mikro dan ultra mikro di bulan November                            Penciptaan                                                                    21%
                                                                                                                                                                                                  5%
2023. Adapun per 31 Desember 2024, proceeds yang akan dilaporkan dalam allocation report adalah sebesar Rp 3                             Lapangan Kerja                                                                        Sumatera

triliun sesuai dengan outstanding MTN terkini.                                                                                           (Kredit Kupedes)
                                                                                                                                                                                             7%                                Jawa
                                                                                                                                                                                                                               Bali, NTB, dan NTT
                                                                                                                                                                                                                               Kalimantan
                                                                                                                                                                                                                               Sulawesi
Kategori yang memenuhi syarat                             Jenis Pembiayaan          Alokasi Dana (Rp Miliar)    Persentase (%)                                                                                                 Papua

                                                       Pembiayaan Baru
Penciptaan Lapangan Kerja                                                                              1.284           42,80%                                                                                   56%
                                                    periode November 2022
Peningkatan dan pemberdayaan sosial                    Pembiayaan Baru                                                                                                                   Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) diperuntukan untuk
                                                                                                        1.716           57,20%
ekonomi                                             periode November 2022                                                                                                                mendukung pengembangan usaha Mikro non-bankable dan
                                                                                                                                                                                         diperkirakan menciptakan lebih dari 20.257 pekerjaan di berbagai
                                                                                                                                                                                         wilayah Indonesia.
                         Kategori Sosial
                                                                                                                                                                                             Sebaran KUR menurut Wilayah
                                                  1,716
                                                                                                                                                                                                               1%
                                                                                                                                         Peningkatan dan                                           12%
                                                                                                                                                                                                                      23%
                1,284                                                                                                                    pemberdayaan                                        5%                              Sumatera
                                                                                                                                         sosial ekonomi                                                                      Jawa
                                                                                                                                                                                            7%
                                                                                                                                                                                                                             Bali, NTB, dan NTT
                                                                                                                                                                                                                             Kalimantan
                                                                                                                                                                                                                             Sulawesi
                                                                                                                                                                                                                             Papua


                                                                                                                                                                                                               52%
      Penciptaan Lapangan Kerja    Peningkatan dan pemberdayaan sosial
                                                 ekonomi
                                                                                                                                         Kesimpulan
                                                                                                                                         Laporan Medium Term Notes menunjukkan realisasi atas komitmen BRI untuk meningkatkan inklusi keuangan yang
                                                                                                                                         berkelanjutan di Indonesia yang sejalan dengan tujuan Pemerintah dan Regulator. BRI akan memperkuat kerjasama
                                                                                                                                         dengan seluruh stakeholder yang terkait dalam proses alokasi, penggunaan dan monitoring dana hasil penerbitan
Dampak                                                                                                                                   Medium Term Notes sehingga dapat terus memenuhi kriteria yang telah ditetapkan dalam peraturan maupun standar
Berdasarkan kategori pembiayaan inklusif yang tercantum dalam Peraturan Bank Indonesia Nomor 23/13/PBI/2021                              yang berlaku.
tentang Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial Bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah dan Unit                                Penerbitan Medium Term Notes merupakan salah satu usaha BRI untuk mewujudkan visi menjadi Champion of
Usaha Syariah dan Peraturan BI Nomor 24/3/PBI/2022 tentang Perubahan atas Peraturan Bank Indonesia Nomor                                 Financial Inclusion. BRI juga berhasil menarik minat investor terhadap surat berharga yang digunakan untuk tujuan
23/13/PBI/2021 tentang Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial Bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum                                  inklusi keuangan.
Syariah dan Unit Usaha Syariah, penerbitan Medium Term Notes Bank BRI Tahun 2022 memiliki dampak sosial
                                                                                                                                         BRI telah memperoleh hasil reviu dari tenaga ahli eksternal (SDGs-Hub Universitas Indonesia) yang menyatakan
berdasarkan sektor yang memenuhi syarat, yaitu:
                                                                                                                                         bahwa seluruh hasil penerbitan ini dipergunakan seluruhnya khusus untuk pembiayaan inklusif dan memiliki dampak
                                                                                                                                         sosial yang positif terhadap pengembangan kesejahteraan masyarakat.
Page 224
                                                                                                                               Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.          224



      PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                     TOPIK UMUM                            LAMPIRAN

 ESG Data Tables    Issued Securities Impact Reporting   Reporting Standard Indices   Indeks Pelaporan IDX    Assurance        Feedback Form




Lampiran I

Laporan Eksternal Reviu                                                                                                   Hasil Reviu
SDGs Hub Universitas Indonesia, merupakan Eksternal Reviu yang dipilih untuk melakukan reviu Laporan Medium               Berdasarkan reviu yang telah dilakukan, dapat disimpulkan:
Term Note Bank BRI 2022, dalam memastikan kesesuaian penggunaan dana dalam Memorandum Informasi yang                      1.    Pemilihan sektor untuk penyaluran dana hasil penerbitan Medium Term Note Bank BRI 2022 telah sesuai dengan
disertakan beberapa data pendukung terkait penerbitan Medium Term Notes Bank BRI. Eksternal Reviu memiliki                      Memorandum Informasi.
kompetensi pengalaman dan berijazah yang relevan dalam kegiatan sosial dan lingkungan (pada lampiran I).                  2.    Dana hasil penerbitan Medium Term Note Bank BRI 2022, 100% tidak mengalami perubahan dari dana yang telah
                                                                                                                                dialokasikan untuk membiayai dua sektor yang telah disetujui.
                                                                                                                          3.    Sektor Employment Generation yang telah didanai sebesar 42,80% melalui mekanisme pembiayaan baru perlu
Tanggung Jawab Manajemen                                                                                                        dihitung dampak sosial dan lingkungannya. Penghitungannya dapat menggunakan metode yang baku seperti
Tanggung jawab manajemen atas penyusunan dan penyajian laporan tahunan Medium Term Notes Bank BRI Report                        Social Return on Investment (SROI), Poverty and Social Impact Analysis (PSIA), Comparative Analysis, Cost
2024 tersebut sesuai dengan Informasi Memorandum Medium Term Notes Bank BRI.                                                    Benefit Analysis atau metode analisis lainnya untuk menghitung dampak sosial sesuai dengan best practice yang
                                                                                                                                ada. Meskipun telah menciptakan lapangan pekerjaan segmen UMKM dengan estimasi 16.594 pekerjaan yang
                                                                                                                                tersebar di wilayah Indonesia melalui Kredit Kupedes-Segmen Mikro dampak sosial perlu diperhatikan.
Tanggung Jawab Eksternal Reviu                                                                                            4.    Sektor Socioeconomic advancement and emprowerment (Mikro KUR-Segmen Mikro) dengan mekanisme
Tanggung jawab Eksternal Reviu adalah untuk melakukan reviu laporan tahunan Medium Term Note Bank BRI 2022                      pembiayaan baru sebesar 57,20%, belum ada catatan penghitungan dampak, meskipun telah menciptakan
dan beberapa dokumen pendukung lainnya sesuai penggunaan atau penyaluran hasil Medium Term Notes (MTN)                          lebih dari 20.257 pekerjaan di berbagai wilayah di Indonesia. Ada beberapa hal yang bisa dijadikan sebagai
Bank BRI Tahun 2022 dengan nilai emisi sebesar Rp 5 triliun dan seluruh proceeds digunakan untuk penyaluran                     indikator seperti: (a) Kesejahteraan dan Kesehatan masyarakat, (b) tingkat pendidikan dan literasi, (c) tingkat
pembiayaan ke segmen mikro dan ultra mikro. Sejak 1 Juni 2020 dengan adanya POJK 30/2019, penerbitan MTN                        ketidaksetaraan sosial baik dari aspek pendapatan, gender, dan akses bagi kelompok marjinal, (d) ketahanan
wajib disampaikan ke OJK. Berdasarkan hal tersebut maka reviu kami lakukan mencakup kesesuaian implementasi                     pangan, (e) partisipasi masyarakat, (f) keamanan dan keadilan sosial.
dengan yang tertulis di Memorandum Informasi yang diberikan. Dana hasil penerbitan MTN Bank BRI 2022 telah                5.    Laporan dampak untuk sektor Socioeconomic advancement and empowerment & Employment Generation telah
mengalokasikan 100% dana hasil penerbitan Medium Term Note Bank BRI 2022 yaitu Seri A sebesar 2 Triliun Rupiah                  diselaraskan dengan Target Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) (Halaman 4 dan 5 pada Laporan MTN).
dan Seri B sebesar 3 Triliun Rupiah, dan tidak ada perubahan terhadap proyek yang dibiayai. Kami melakukan reviu
hanya pada dampak sosial dan lingkungan yang tertuang dalam laporan tahunan Medium Term Note Bank BRI Report
2024 yang disusun oleh Tim di Bank BRI.




                                                                                                        Jakarta, 27 Januari 2025

                                                                         Koordinator SDGs HUB UI                                          Penasehat SDGs HUB UI




                                                                        Dr. Triatko Nurlambang, MA                                      Prof. Dr. Jatna Supriatna, M.Sc
Page 225
                                                                                                                             Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.     225



      PENGANTAR                          TOPIK MATERIAL                      TOPIK UMUM                           LAMPIRAN

 ESG Data Tables   Issued Securities Impact Reporting    Reporting Standard Indices    Indeks Pelaporan IDX    Assurance     Feedback Form




Lampiran II

Penggunaan Dana Hasil Penerbitan
Aliran Dana                                                                                                                Manfaat Lingkungan dari Proyek yang Dibiayai
BRI telah mengalokasikan 100% dana hasil penerbitan Medium Term Notes Bank BRI Tahun 2022. Dana yang diperoleh             Berdasarkan kategori pembiayaan inklusif yang tercantum dalam Peraturan Bank Indonesia Nomor 23/13/PBI/2021
diperuntukkan untuk pembiayaan Inklusif sebagaimana terkategori pada Peraturan Bank Indonesia Nomor 23/13/                 tentang Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial Bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah dan Unit
PBI/2021 tentang Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial Bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah                  Usaha Syariah dan Peraturan BI Nomor 24/3/PBI/2022 tentang Perubahan atas Peraturan Bank Indonesia Nomor
dan Unit Usaha Syariah dan Peraturan BI Nomor 24/3/PBI/2022 tentang Perubahan atas Peraturan Bank Indonesia                23/13/PBI/2021 tentang Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial Bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum
Nomor 23/13/PBI/2021 tentang Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial Bagi Bank Umum Konvensional, Bank                   Syariah dan Unit Usaha Syariah, penerbitan Medium Term Notes Bank BRI Tahun 2022 memiliki dampak sosial
Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah. Proceeds sebesar Rp 5 triliun digunakan untuk penyaluran pembiayaan                   berdasarkan sektor yang memenuhi syarat, yaitu:
bank pada segmen bisnis mikro dan ultra mikro di bulan November 2023. Adapun per 31 Desember 2024, proceeds
yang akan dilaporkan dalam allocation report adalah sebesar Rp 3 triliun sesuai dengan outstanding MTN terkini.
Selanjutnya, detail alokasi sebagai berikut:                                                                               Sektor                                           Estimasi Manfaat Sosial dan Lingkungan
                                                                                                                                                          Menciptakan lapangan pekerjaan segmen UMKM, estimasi sebesar 16,594
                                                                                                                           Penciptaan Lapangan Kerja
                                                                                                                                                          pekerjaan yang tersebar pada berbagai penjurudi seluruh Indonesia.
                                                                           Alokasi Dana                                                                   Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) diperuntukan untuk mendukung
Kategori Sosial                            Jenis Pembiayaan                                   Persentase (%)               Pengembangan usaha mikro
                                                                            (Rp Miliar)                                                                   pengembangan usaha Mikro non-bankable dan diperkirakan menciptakan lebih
                                                                                                                           non-bankable
                                                                                                                                                          dari 20,257 pekerjaan di berbagai wilayah Indonesia.
                               Pembiayaan Baru periode November
Penciptaan Lapangan Kerja                                                             1.284             42,80%
                               2022

Peningkatan dan             Pembiayaan Baru periode November
                                                                                      1.716             57,20%
pemberdayaan sosial ekonomi 2022
Page 226
                                                                                                                                  Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.           226



       PENGANTAR                            TOPIK MATERIAL                       TOPIK UMUM                             LAMPIRAN

 ESG Data Tables      Issued Securities Impact Reporting    Reporting Standard Indices     Indeks Pelaporan IDX     Assurance     Feedback Form




Obligasi Subordinasi IV Bank BRI Tahun 2024


Pengantar                                                                                                                       Ringkasan Kerangka Kerja
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (“Bank BRI) didirikan sejak tahun 1895 dan selalu menjadi salah satu pendorong           Sesuai dengan tujuan penggunaan dana dalam Prospektus Obligasi Subordinasi IV Bank BRI Tahun 2023, proceeds
utama perekonomian Indonesia terutama di segmen usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). BRI terus berusaha                      dari penerbitan surat berharga ini dipergunakan seluruhnya khusus untuk Pembiayaan Inklusif seperti pembiayaan
untuk menjadi yang terdepan dalam mensejahterakan masyarakat dengan mendukung kebijakan pemerintah terkait                      kepada UMKM, Korporasi UMKM, dan/ atau Perorangan Berpenghasilan Rendah (PBR) sesuai dengan peraturan
peningkatan literasi keuangan dalam mencapai inklusi keuangan nasional. Dedikasi BRI pada segmen UMKM terefleksi                Bank Indonesia No. 23/13/PBI/2021 2021 tentang Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial Bagi Bank Umum
pada visi BRI 2025 untuk menjadi The Most Valuable Banking Group in Southeast Asia and Champion of Financial                    Konvensional, Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah.
Inclusion.                                                                                                                      Pembiayaan Inklusif adalah penyediaan dana yang diberikan Bank untuk UMKM, Korporasi UMKM, dan/atau
Dalam mengembangkan praktik keuangan berkelanjutan, BRI berkomitmen untuk mendukung finansial masyarakat                        Perorangan Berpenghasilan Rendah (PBR) dalam rupiah dan valuta asing.
melalui AgenBRI-Link yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia terutama daerah 3T (Terdepan, Terluar, dan
Tertinggal). Peran AgenBRI-Link semakin signifikan dalam menyediakan akses dan layanan keuangan formal yang
pada akhir Desember 2024 BRI telah memiliki 740 ribu agen di lebih dari 58 ribu desa.                                           Pelaporan
Untuk mendorong Inklusi Finansial dan meningkatkan integrasi pelayanan keuangan pada masyarakat, BRI                            Pelaporan Alokasi Dana
mengembangkan hybrid bank atau perpaduan pengembangan digitalisasi di perbankan sambil terus menyediakan                        BRI melaporkan alokasi penggunaan dana secara berkala 1 kali dalam 1 tahun paling lambat setahun setelah penerbitan
layanan konvensional untuk mendekatkan layanan keuangan ke seluruh lapisan masyarakat. Strategi ini semakin                     oleh tenaga ahli eksternal.
memperkuat holding Ultra Mikro yang dibentuk untuk meningkatkan akses masyarakat di daerah terhadap produk
perbankan yang berkesinambungan dan terintegrasi.
                                                                                                                                Pelaporan Dampak
                                                                                                                                BRI menerbitkan laporan berkala atas dampak proyek/aset yang dibiayai sepanjangan dapat dihitung dan diukur
Rincian Penerbitan                                                                                                              secara praktis sesuai reviu tenaga ahli eksternal.
Pada tahun 2023, BRI menerbitkan Obligasi Subordinasi IV Bank BRI Tahun 2023 dengan nilai emisi sebesar Rp 5 triliun
dan seluruh proceeds digunakan untuk penyaluran pembiayaan ke segmen mikro dan ultra mikro.


Ringkasan Transaksi Obligasi

 Nama              Obligasi Subordinasi IV Bank BRI Tahun 2023
 PUB               Rp 500 Miliar
       Seri             Tenor              Tanggal          Jatuh Tempo            Kupon                Dana
                                          Pencatatan
        A              5 Tahun            6 Juli 2023        6 Juli 2028           6,45%            Rp 500 Miliar
 Rating            idAAA (Pefindo)
 Pencatatan        Bursa Efek Indonesia
Page 227
                                                                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                                     227



      PENGANTAR                          TOPIK MATERIAL                          TOPIK UMUM                                LAMPIRAN

 ESG Data Tables   Issued Securities Impact Reporting    Reporting Standard Indices        Indeks Pelaporan IDX         Assurance     Feedback Form




Obligasi Subordinasi IV Bank BRI Tahun 2024


                                                                                                                                    Sektor yang
                                                                                                                                                          Kesesuaian dengan SDGs                                           Perkiraan Manfaat Sosial
Laporan Alokasi                                                                                                                     Memenuhi Syarat
Pada periode pelaporan 31 Desember 2024, BRI telah mengalokasikan 100% dana hasil penerbitan Obligasi                                                                                  Menciptakan lapangan pekerjaan segmen UMKM, estimasi
Subordinasi IV Bank BRI Tahun 2023 . Dana yang diperoleh diperuntukkan untuk pembiayaan Inklusif yang mengacu                                                                          sebesar 2.740 pekerjaan yang tersebar di seluruh Indonesia
                                                                                                                                                                                          Sebaran Kupedes menurut Wilayah                            Sebaran Kupedes menurut Sektor
kepada ketentuan Nomor 23/13/PBI/2021 tentang Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial Bagi Bank Umum
                                                                                                                                                                                                   8,53% 1,68%                                                      0,02%
Konvensional, Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah, pembiayaan inklusif adalah penyediaan dana yang
diberikan Bank untuk UMKM, Korporasi UMKM, dan/atau PBR dalam Rupiah dan Valuta Asing. Adapun detail alokasi                        Penciptaan                                                 4,16%                20,87%
                                                                                                                                                                                                                             Sumatera
                                                                                                                                                                                                                                                     18,01%                  28,55%
                                                                                                                                                                                                                                                                                              Pertanian


sebagai berikut:                                                                                                                    Lapangan Kerja                                        5,92%
                                                                                                                                                                                                                             Jawa                                                             Konstruksi
                                                                                                                                                                                                                                                                                              Perikanan
                                                                                                                                    (Kredit Kupedes)                                                                         Bali, NTB, dan NTT
                                                                                                                                                                                                                                                                                    0,34%     Pertambangan
                                                                                                                                                                                                                             Kalimantan
                                                                                                                                                                                                                                                                                              Perdagangan
                                                                                                                                                                                                                             Sulawesi                                               1,21%
                                                                                                                                                                                                                                                                                              Jasa

Kategori yang memenuhi syarat                Jenis Pembiayaan         Alokasi Dana (Rp Miliar)         Persentase (%)                                                                                                        Papua                                              0,14%
                                                                                                                                                                                                                                                                                              Lainnya



                                              Pembiayaan Baru                                                                                                                                             58,85%
                                                                                                                                                                                                                                                           51,71%

Penciptaan lapangan kerja                                                                   219,98                43,81%
                                              periode Juli 2023
                                                                                                                                                                                       Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) diperuntukan untuk
Peningkatan dan pemberdayaan sosial           Pembiayaan Baru
                                                                                           280,98                 56,19%                                                               mendukung pengembangan usaha Mikro non-bankable dan
ekonomi                                       periode Juli 2023
                                                                                                                                                                                       diperkirakan menciptakan lebih dari 3.209 pekerjaan di berbagai
                                                                                                                                                                                       wilayah Indonesia.
                                                                                                                                                                                           Sebaran KUR menurut Wilayah                            Sebaran KUR menurut Sektor

                                                                                                                                    Peningkatan dan                                               12,7%
                                                                                                                                                                                                          0,6%                                                  1,2%
                                                                                                                                                                                                                                                   17,3%
                                                                                                                                    pemberdayaan                                          4,2%
                                                                                                                                                                                                                   23,1%
                                                                                                                                                                                                                            Sumatera                                        31,1%           Pertanian

                                                              Alokasi untuk Social Category sebesar 100% atau Rp 500
                                                                                                                                    sosial ekonomi                                                                          Jawa                                                            Konstruksi
                                                                                                                                                                                        8,2%                                Bali, NTB, dan NTT                                              Perikanan
                                                                Miliar. Project yang dibiayai termasuk dalam kategori
                                                                                                                                                                                                                            Kalimantan                                                      Perdagangan
                                                             Employment Generation dan Socioeconomic advancement                                                                                                                                                             0,2%
                                                                                                                                                                                                                            Sulawesi                                                        Jasa
                                                                                  and empowerment.
                                                                                                                                                                                                                            Papua                                           0,0%            Lainnya
                                                                                                                                                                                                                                                    50,2%
                                                                                                                                                                                                          51,1%




                                                                                                                                    Kesimpulan
Dampak                                                                                                                              Laporan Obligasi Subordinasi BRI tahun 2024 merupakan wujud komitmen BRI untuk meningkatkan inklusi keuangan
Berdasarkan kategori pembiayaan inklusif seperti pembiayaan kepada UMKM, Korporasi UMKM, dan/atau                                   yang berkelanjutan di Indonesia yang selaras dengan tujuan Pemerintah dan Regulator. BRI akan memperkuat
Perorangan Berpenghasilan Rendah (PBR) sesuai dengan peraturan Bank Indonesia No. 23/13/PBI/2021, penerbitan                        kerjasama dengan seluruh stakeholder yang terkait dalam proses alokasi, penggunaan dan monitoring dana hasil
Obligasi Subordinasi IV Bank BRI Tahun 2023 memiliki dampak sosial yang sesuai berdasarkan sektor yang memenuhi                     penerbitan Obligasi Subordinasi sehingga dapat terus memenuhi kriteria yang telah ditetapkan dalam peraturan
syarat, yaitu:                                                                                                                      maupun standar yang berlaku.
                                                                                                                                    Penerbitan Obligasi Subordinasi selain merupakan kewajiban pemenuhan modal pelengkap BRI juga merupakan salah
                                                                                                                                    satu usaha BRI untuk mewujudkan visi menjadi The Most Valuable Banking Group in Southeast Asia & Champion of
                                                                                                                                    Financial Inclusion. BRI juga berhasil menarik minat investor terhadap Obligasi Subordinasi BRI yang terlihat dari hasil
                                                                                                                                    bookbuilding yang oversubscribe sampai 1,77 kali.
                                                                                                                                    BRI telah memperoleh hasil reviu dari tenaga ahli eksternal (SDGs-Hub Universitas Indonesia) yang menyatakan
                                                                                                                                    bahwa seluruh hasil penerbitan ini dipergunakan seluruhnya khusus untuk pembiayaan inklusif dan memiliki dampak
                                                                                                                                    sosial yang positif terhadap pengembangan kesejahteraan masyarakat.
Page 228
                                                                                                                              Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.          228



      PENGANTAR                          TOPIK MATERIAL                      TOPIK UMUM                           LAMPIRAN

 ESG Data Tables   Issued Securities Impact Reporting    Reporting Standard Indices   Indeks Pelaporan IDX   Assurance        Feedback Form




Lampiran I

Laporan Eksternal Reviu                                                                                                  Hasil Reviu
SDGs Hub Universitas Indonesia, selaku Eksternal Reviu yang dipilih untuk melakukan reviu Laporan Obligasi               Berdasarkan reviu yang telah dilakukan, dapat disimpulkan:
Subordinasi IV Bank BRI Tahun 2023, dalam memastikan kesesuaian penggunaan dana dalam Prospektus yang                    1.    Pemilihan sektor untuk penyaluran dana hasil penerbitan Obligasi Sub Ordinasi IV Bank BRI Report 2024 telah
disertakan beberapa data pendukung terkait penerbitan Obligasi Sub Ordinasi IV BRI Tahun 2023. Eksternal Reviu                 sesuai dengan Prospektus.
memiliki kompetensi pengalaman dan berijazah yang relevan dalam kegiatan sosial dan lingkungan (terlampir-               2.    Dana hasil penerbitan Obligasi Sub Ordinasi IV Bank BRI Report 2023, 100% tidak mengalami perubahan dari dana
lampiran I).                                                                                                                   yang telah dialokasikan untuk membiayai dua sektor yang telah disetujui sebesar Rp 500 miliar.
                                                                                                                         3.    Sektor Employment Generation yang telah didanai sebesar 43,81% melalui mekanisme pembiayaan baru periode
                                                                                                                               Juli 2023, di mana perlu dihitung dampak sosial dan lingkungannya. Penghitungannya dapat menggunakan
Tanggung Jawab Manajemen                                                                                                       metode yang baku seperti Social Return on Investment (SROI), Poverty and Social Impact Analysis (PSIA),
Tanggung jawab manajemen atas penyusunan dan penyajian laporan tahunan Obligasi Sub Ordinasi IV Bank BRI                       Comparative Analysis, Cost Benefit Analysis atau metode analisis lainnya untuk menghitung dampak sosial
Report 2024 tersebut sesuai dengan Prospektus Obligasi Sub Ordinasi IV Bank BRI.                                               sesuai dengan best practice yang ada. Meskipun telah menciptakan lapangan pekerjaan segmen UMKM dengan
                                                                                                                               estimasi 2740 pekerjaan yang tersebar di wilayah Indonesia, dengan jumlah Kupedes terbanyak berada di Pulau
                                                                                                                               Jawa dan paling sedikit di Pulau Papua. Tentunya pemanfaatan dana obligasi sub-ordinasi ini dapat diketahui dari
Tanggung Jawab Eksternal Reviu                                                                                                 penerima.
Tanggung jawab Eksternal Reviu adalah untuk melakukan reviu laporan tahunan Obligasi Sub Ordinasi IV Bank BRI            4.    Sektor Socioeconomic advancement and empowerment (Mikro KUR-Segmen Mikro) dengan mekanisme
Report 2024 dan beberapa dokumen pendukung lainnya sesuai Dana yang diperoleh diperuntukkan untuk pembiayaan                   pembiayaan baru periode Juli 2023 sebesar 43,81% dengan jumlah pembiayaan KUR terbanyak di Pulau Jawa
Inklusif yang mengacu kepada ketentuan Nomor 23/13/PBI/2021 tentang Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial                  dan paling kecil di Pulau Papua. Sektor KUR terbanyak adalah untuk Retail Trade, dan kedua terbanyak untuk
Bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah, pembiayaan inklusif adalah penyediaan                   Agriculture.
dana yang diberikan Bank untuk UMKM, Korporasi UMKM, dan/atau PBR dalam Rupiah dan Valuta Asing. Reviu                         Belum ada catatan penghitungan dampak, meskipun telah menciptakan lebih dari 3209 pekerjaan di berbagai
kami lakukan mencakup kesesuaian implementasi sesuai dengan yang tertulis di Prospektus. Dana hasil penerbitan                 wilayah di Indonesia. Ada beberapa hal yang bisa dijadikan sebagai indikator seperti: (a) Kesejahteraan dan
BRI telah mengalokasikan 100% dana hasil penerbitan Obligasi Subordinasi IV Bank BRI Tahun 2023 dan tidak ada            5.    Kesehatan masyarakat, (b) tingkat pendidikan dan literasi, (c) tingkat ketidaksetaraan sosial baik dari aspek
perubahan terhadap proyek yang dibiayai. Kami melakukan reviu hanya pada dampak sosial dan lingkungan yang                     pendapatan, gender, dan akses bagi kelompok marjinal, (d) ketahanan pangan, (e) partisipasi masyarakat, (f)
tertuang dalam laporan tahunan Obligasi Sub Ordinasi IV Bank BRI Report 2024 yang disusun oleh Tim di Bank BRI.                keamanan, dan keadilan sosial.
                                                                                                                         6.    Laporan dampak untuk sektor Socioeconomic advancement and empowerment & Employment Generation telah
                                                                                                                               diselaraskan dengan Target Pembangyunan Berkelanjutan (SDGs) (Halaman 4 dan 5).




                                                                                                        Jakarta, 27 Januari 2025

                                                                         Koordinator SDGs HUB UI                                         Penasehat SDGs HUB UI




                                                                        Dr. Triatko Nurlambang, MA                                     Prof. Dr. Jatna Supriatna, M.Sc
Page 229
                                                                                                                             Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.       229



      PENGANTAR                          TOPIK MATERIAL                     TOPIK UMUM                            LAMPIRAN

 ESG Data Tables   Issued Securities Impact Reporting   Reporting Standard Indices     Indeks Pelaporan IDX    Assurance     Feedback Form




Lampiran II

Penggunaan Dana Hasil Penerbitan
Aliran Dana                                                                                                                Manfaat Lingkungan dari Proyek yang Dibiayai
BRI telah mengalokasikan 100% dana hasil penerbitan Obligasi Subordinasi IV Bank BRI Tahun 2023 . Dana yang                Berdasarkan kategori pembiayaan inklusif yang tercantum dalam Peraturan Bank Indonesia Nomor 23/13/PBI/2021
diperoleh diperuntukkan untuk pembiayaan Inklusif yang mengacu kepada ketentuan Nomor 23/13/PBI/2021 tentang               tentang Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial Bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah dan Unit
Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial Bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah dan Unit Usaha                    Usaha Syariah dan Peraturan BI Nomor 24/3/PBI/2022 tentang Perubahan atas Peraturan Bank Indonesia Nomor
Syariah, pembiayaan inklusif adalah penyediaan dana yang diberikan Bank untuk UMKM, Korporasi UMKM, dan/atau               23/13/PBI/2021 tentang Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial Bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum
PBR dalam Rupiah dan Valuta Asing. Adapun detail alokasi sebagai berikut:                                                  Syariah dan Unit Usaha Syariah, penerbitan Obligasi Subordinasi IV Bank BRI Tahun 2023 memiliki dampak sosial
                                                                                                                           berdasarkan sektor yang memenuhi syarat, yaitu:


Kategori yang memenuhi                                                    Alokasi Dana
                                           Jenis Pembiayaan                                   Persentase (%)               Sektor                                            Estimasi Manfaat Sosial dan Lingkungan
syarat                                                                     (Rp Miliar)
                                                                                                                                                          Menciptakan lapangan pekerjaan segmen UMKM, estimasi sebesar 2.740
Penciptaan Lapangan Kerja      Pembiayaan Baru periode Juli 2023                     219,98             43,81%             Penciptaan Lapangan Kerja
                                                                                                                                                          pekerjaan yang tersebar pada berbagai penjurudi seluruh Indonesia.

                                                                                                                                                          Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) diperuntukan untuk mendukung
Peningkatan dan                                                                                                            Pengembangan usaha mikro
                            Pembiayaan Baru periode Juli 2023                        280,98              56,19%                                           pengembangan usaha Mikro non-bankable dan diperkirakan menciptakan lebih
pemberdayaan sosial ekonomi                                                                                                non-bankable
                                                                                                                                                          dari 3.209 pekerjaan di berbagai wilayah Indonesia.
Page 230
                                                                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      230



      PENGANTAR                             TOPIK MATERIAL                          TOPIK UMUM                              LAMPIRAN

 ESG Data Tables      Issued Securities Impact Reporting     Reporting Standard Indices     Indeks Pelaporan IDX      Assurance         Feedback Form




Reporting Standard Indices

Indeks GRI Standard 2021
Pernyataan Penggunaan           : PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk telah melaporkan sesuai dengan GRI Standar untuk periode 01 Januari - 31 Desember 2024.
GRI 1 yang Digunakan		          : GRI 1: Landasan 2021
Standar Sektor GRI yang Berlaku : GRI G4 Jasa Keuangan

                                                                                                                                                                    Tidak Mencantumkan
                                                                                                                                                                                                                      No. Ref Standar Sektor
        Standar GRI           Pengungkapan                                                                          Lokasi
                                                                                                                                             Persyaratan Tidak                                                                  GRI
                                                                                                                                                                           Alasan                  Penjelasan
                                                                                                                                              Mencantumkan
Pengungkapan Umum
GRI 2: General Disclosures    2-1    Rincian organisasi                                                              9-13
2021
                                     Entitas yang dimasukkan dalam pelaporan keberlanjutan
                              2-2                                                                                     4
                                     organisasi
                              2-3    Periode, frekuensi, dan titik kontak pelaporan                                   4

                              2-4    Penyajian kembali informasi                                                      4

                              2-5    Penjaminan eksternal                                                             4

                              2-6    Aktivitas, rantai nilai, dan hubungan bisnis lainnya                     11-13, 148, 201

                              2-7    Tenaga kerja                                                              123, 188-192

                              2-8    Pekerja yang bukan pekerja langsung                                             122

                              2-9    Struktur dan komposisi tata kelola                                            14, 94-98

                              2-10   Pencalonan dan pemilihan badan tata kelola tertinggi                           99-100

                              2-11   Ketua badan tata kelola tertinggi                                              94-98
                                     Peran badan tata kelola tertinggi dalam mengawasi manajemen
                              2-12                                                                      14, 20, 30, 85, 108, 141, 158
                                     dampak
                              2-13   Delegasi tanggung jawab untuk mengelola dampak                                 14, 102

                              2-14   Peran badan tata kelola tertinggi dalam pelaporan keberlanjutan          4, 9-10, 14, 102

                              2-15   Konflik kepentingan                                                            99-100

                              2-16   Komunikasi masalah penting                                                    102-106

                              2-17   Pengetahuan kolektif badan tata kelola tertinggi                                101

                              2-18   Evaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi                               113-114, 116

                              2-19   Kebijakan remunerasi                                                          100, 113

                              2-20   Proses untuk menentukan remunerasi                                        100, 113, 125

                              2-21   Rasio kompensasi total tahunan                                            113, 125, 194
Page 231
                                                                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      231



      PENGANTAR                              TOPIK MATERIAL                         TOPIK UMUM                              LAMPIRAN

 ESG Data Tables      Issued Securities Impact Reporting      Reporting Standard Indices     Indeks Pelaporan IDX     Assurance       Feedback Form




                                                                                                                                                                  Tidak Mencantumkan
                                                                                                                                                                                                                    No. Ref Standar Sektor
        Standar GRI           Pengungkapan                                                                          Lokasi
                                                                                                                                           Persyaratan Tidak                                                                  GRI
                                                                                                                                                                         Alasan                  Penjelasan
                                                                                                                                            Mencantumkan
                              2-22    Pernyataan tentang strategi pembangunan berkelanjutan                     5-8, 108, 158

                              2-23    Komitmen kebijakan                                                    108-111, 123, 146-148

                              2-24    Menanamkan komitmen kebijakan                                        14, 63, 127-128, 146-151

                              2-25    Proses untuk memperbaiki dampak negatif                                       137, 152

                              2-26    Mekanisme untuk mencari nasihat dan mengemukakan masalah               102, 128, 134, 152,

                              2-27    Kepatuhan terhadap hukum dan peraturan                                        147, 152

                              2-28    Keanggotaan dalan asosiasi                                                      154

                              2-29    Pendekatan untuk keterlibatan pemangku kepentingan                         20-21, 152

                              2-30    Perjanjian perundingan kolektif                                           122-123, 193
GRI 3 Topik Material 2021     3-1     Proses untuk menentukan topik material                                        20-24

                              3-2     Daftar topik material                                                           24

                              3-3     Manajemen topik material                                                  122-123, 193

Topik Material

Kinerja Ekonomi

GRI 3 Topik Material 2021     3-3     Pengungkapan Topik                                                              29
GRI 201: Kinerja Ekonomi      201-1 Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan didistribusikan                      170-171
2016
                                    Implikasi finansial serta risiko dan peluang lain akibat dari
                              201-2                                                                             17, 29, 31, 45
                                    perubahan iklim
                                      Kewajiban program pensiun manfaat pasti dan program pensiun
                              201-3                                                                                   131
                                      lainnya
                              201-4 Bantuan finansial yang diterima dari pemerintah                                   17

Market Presence

GRI 3 Topik Material 2021     3-3     Pengungkapan Topik                                                              125
GRI 202: Market Presence            Rasio standar upah karyawan pemula berdasarkan jenis kelamin
                              202-1                                                                                 125, 193
2016                                terhadap upah minimum regional
                                      Proporsi manajemen senior yang berasal dari masyarakat
                              202-2                                                                                   100
                                      setempat
Antikorupsi

GRI 3 Topik Material 2021     3-3     Pengungkapan Topik                                                              151
Page 232
                                                                                                                                   Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      232



        PENGANTAR                             TOPIK MATERIAL                        TOPIK UMUM                              LAMPIRAN

 ESG Data Tables       Issued Securities Impact Reporting     Reporting Standard Indices     Indeks Pelaporan IDX      Assurance   Feedback Form




                                                                                                                                                               Tidak Mencantumkan
                                                                                                                                                                                                                 No. Ref Standar Sektor
         Standar GRI           Pengungkapan                                                                         Lokasi
                                                                                                                                        Persyaratan Tidak                                                                  GRI
                                                                                                                                                                      Alasan                  Penjelasan
                                                                                                                                         Mencantumkan
GRI 205: Antikorupsi 2016      205-1 Operasi-operasi yang dinilai memiliki risiko terkait korupsi                   150, 152
                                       Komunikasi dan pelatihan tentang kebijakan dan prosedur
                               205-2                                                                                148, 150
                                       antikorupsi
                               205-3 Insiden korupsi yang terbukti dan tindakan yang diambil                 147, 151, 199-200

Perilaku Antipersaingan

GRI 3 Topik Material 2021      3-3     Pengungkapan Topik                                                             146
GRI 206: Perilaku                    Langkah-langkah hukum untuk perilaku antipersaingan, praktik
                               206-1                                                                                146-147
Antipersaingan 2016                  antipakat dan monopoli
Pajak

GRI 3 Topik Material 2021      3-3     Pengungkapan Topik                                                             153
GRI 207: Pajak 2019            207-1 Pendekatan terhadap pajak                                                        153

                               207-2 Tata kelola, pengontrolan, dan manajemen risiko pajak                            153
                                       Keterlibatan pemangku kepentingan dan pengelolaan kepedulian
                               207-3                                                                                  153
                                       yang berkaitan dengan pajak
                               207-4 Laporan per negara                                                               172

Energi

GRI 3 Topik Material 2021      3-3     Pengungkapan Topik                                                             120
GRI 302: Energi 2016           302-1 Konsumsi energi dalam organisasi                                               120, 204

                               302-2 Konsumsi energi di luar organisasi                                               120

                               302-3 Intensitas energi                                                              120, 204

                               302-4 Pengurangan konsumsi energi                                                    120, 204
                                     Pengurangan pada energi yang dibutuhkan untuk produk dan
                               302-5                                                                                  120
                                     jasa
Emisi

GRI 3 Topik Material 2021      3-3     Pengungkapan Topik                                                              51
GRI 305: Emisi 2016            305-1 Emisi GRK (Cakupan 1) langsung                                             51, 204-205

                               305-2 Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak langsung                                51, 204-205

                               305-3 Emisi GRK (Cakupan 3) tidak langsung lainnya                             51, 179, 204-205

                               305-4 Intensitas emisi GRK                                                           51, 204

                               305-5 Pengurangan emisi GRK                                                            379

                               305-6 Emisi zat perusak ozon (ODS)                                                      51
Page 233
                                                                                                                                 Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      233



      PENGANTAR                               TOPIK MATERIAL                       TOPIK UMUM                              LAMPIRAN

 ESG Data Tables       Issued Securities Impact Reporting     Reporting Standard Indices    Indeks Pelaporan IDX     Assurance   Feedback Form




                                                                                                                                                             Tidak Mencantumkan
                                                                                                                                                                                                               No. Ref Standar Sektor
         Standar GRI           Pengungkapan                                                                        Lokasi
                                                                                                                                      Persyaratan Tidak                                                                  GRI
                                                                                                                                                                    Alasan                  Penjelasan
                                                                                                                                       Mencantumkan
                                       Nitrogen oksida (NOx), belerang oksida (SOx), dan emisi udara
                               305-7                                                                                 51
                                       signifikan lainnya
Limbah

GRI 3 Topik Material 2021      3-3     Pengungkapan Topik                                                            119
GRI 306: Limbah 2020           306-1 Timbulan limbah dan dampak signifikan terkait limbah                            119

                               306-2 Manajemen dampak signifikan terkait limbah                                      119

                               306-3 Timbulan limbah                                                                 378

                               306-4 Limbah yang dialihkan dari pembuangan akhir                                     205

                               306-5 Limbah yang dikirimkan ke pembuangan akhir                                      205

Kepegawaian

GRI 3 Topik Material 2021      3-3     Pengungkapan Topik                                                            125
GRI 401: Kepegawaian 2016 401-1 Perekrutan karyawan baru dan pergantian karyawan                                   192, 196
                                     Tunjangan yang diberikan kepada karyawan purnawaktu yang
                               401-2 tidak diberikan kepada karyawan pada kurun waktu tertentu atau                125, 131
                                     paruh waktu
                               401-3 Cuti melahirkan                                                                 197

Kesehatan dan Keselamatan Kerja

GRI 3 Topik Material 2021      3-3     Pengungkapan Topik                                                            128
GRI 403: Kesehatan dan         403-1 Sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja                                128
Keselamatan Kerja 2018
                                     Pengidentifikasian bahaya, penilaian risiko, dan investigasi
                               403-2                                                                                 129
                                     insiden
                               403-3 Layanan kesehatan kerja                                                         131
                                     Partisipasi, konsultasi, dan komunikasi pekerja tentang
                               403-4                                                                                 129
                                     kesehatan dan keselamatan kerja
                               403-5 Pelatihan pekerja mengenai kesehatan dan keselamatan kerja                      129

                               403-6 Peningkatan kualitas kesehatan pekerja                                          131
                                     Pencegahan dan mitigasi dampak-dampak kesehatan dan
                               403-7                                                                                 131
                                     keselamatan kerja yang secara langsung terkait hubungan bisnis
                                       Pekerja yang tercakup dalam sistem manajemen kesehatan dan
                               403-8                                                                                 131
                                       keselamatan kerja
                               403-9 Kecelakaan kerja                                                                161

                               403-10 Penyakit Akibat Kerja                                                          161
Page 234
                                                                                                                               Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      234



      PENGANTAR                              TOPIK MATERIAL                      TOPIK UMUM                              LAMPIRAN

 ESG Data Tables      Issued Securities Impact Reporting    Reporting Standard Indices    Indeks Pelaporan IDX     Assurance   Feedback Form




                                                                                                                                                           Tidak Mencantumkan
                                                                                                                                                                                                             No. Ref Standar Sektor
        Standar GRI           Pengungkapan                                                                       Lokasi
                                                                                                                                    Persyaratan Tidak                                                                  GRI
                                                                                                                                                                  Alasan                  Penjelasan
                                                                                                                                     Mencantumkan
Pelatihan dan Pendidikan

GRI 3 Topik Material 2021     3-3     Pengungkapan Topik                                                           122
GRI 404: Pelatihan dan
                              404-1 Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan                                 194
Pendidikan 2016
                                      Program untuk meningkatkan keterampilan karyawan dan
                              404-2                                                                              126-127
                                      program bantuan peralihan
                                      Persentase karyawan yang menerima tinjauan rutin terhadap
                              404-3                                                                                122
                                      kinerja dan pengembangan karier
Keanekaragaman dan Peluang Setara

GRI 3 Topik Material 2021     3-3     Pengungkapan Topik                                                           100
GRI 405: Keanekaragaman 405-1 Keanekaragaman badan tata kelola dan karyawan                                 100, 188-192
dan Peluang Setara 2016
                              Rasio gaji pokok dan remunerasi perempuan dibandingkan laki-
                        405-2                                                                                    125, 193
                              laki
Nondiskriminasi

GRI 3 Topik Material 2021     3-3     Pengungkapan Topik                                                           122
GRI 406: Nondiskriminasi
                              406-1 Insiden diskriminasi dan tindakan perbaikan yang dilakukan                     134
2016
Kebebasan Berserikat dan Perundingan Kolektif

GRI 3 Topik Material 2021     3-3     Pengungkapan Topik                                                           122
GRI 407: Kebebasan
                                 Operasi dan pemasok di mana hak atas kebebasan berserikat dan
Berserikat dan Perundingan 407-1                                                                                 122, 147
                                 perundingan kolektif mungkin berisiko
Kolektif 2016
Pekerja Anak

GRI 3 Topik Material 2021     3-3     Pengungkapan Topik                                                           133
                                      Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan terhadap insiden
GRI 408: Pekerja Anak 2016 408-1                                                                            133-134, 148
                                      pekerja anak
Kerja Paksa atau Wajib Kerja

GRI 3 Topik Material 2021     3-3     Pengungkapan Topik                                                           134
GRI 409: Kerja Paksa atau           Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan terhadap insiden
                              409-1                                                                                134
Wajib Kerja 2016                    kerja paksa atau wajib kerja
Masyarakat Setempat

GRI 3 Topik Material 2021     3-3     Pengungkapan Topik                                                     70, 136-137
Page 235
                                                                                                                                   Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      235



      PENGANTAR                               TOPIK MATERIAL                       TOPIK UMUM                              LAMPIRAN

 ESG Data Tables      Issued Securities Impact Reporting     Reporting Standard Indices     Indeks Pelaporan IDX      Assurance    Feedback Form




                                                                                                                                                               Tidak Mencantumkan
                                                                                                                                                                                                                 No. Ref Standar Sektor
        Standar GRI           Pengungkapan                                                                          Lokasi
                                                                                                                                        Persyaratan Tidak                                                                  GRI
                                                                                                                                                                      Alasan                  Penjelasan
                                                                                                                                         Mencantumkan
GRI 413: Masyarakat                    Operasi dengan keterlibatan masyarakat setempat, penilaian
                              413-1                                                                                136-137
Setempat 2016                          dampak, dan program pengembangan
                                       Operasi yang secara aktual dan yang berpotensi memiliki
                              413-2
                                       dampak negatif signifikan terhadap masyarakat setempat
Kebijakan Publik

GRI 3 Topik Material 2021     3-3      Pengungkapan Topik                                                            146
GRI 415: Kebijakan Publik
                              415-1 Kontribusi politik                                                        150-151, 200
2016
Pemasaran dan Pelabelan

GRI 3 Topik Material 2021     3-3      Pengungkapan Topik                                                             61
GRI 417: Pemasaran dan        417-1    Persyaratan untuk pelabelan dan informasi produk dan jasa                      61
Pelabelan 2016
                                    Insiden ketidakpatuhan terkait informasi dan pelabelan produk
                              417-2                                                                                   63
                                    dan jasa
                              417-3 Insiden ketidakpatuhan terkait komunikasi pemasaran                               63

Privasi Pelanggan

GRI 3 Topik Material 2021     3-3      Pengungkapan Topik                                                             85
GRI 418: Privasi Pelanggan          Pengaduan yang berdasar mengenai pelanggaran terhadap
                              418-1                                                                                 91, 187
2016                                privasi pelanggan dan hilangnya data pelanggan

Referensi Indeks GRI G4 Financial Standard Sector

                                                                                                                                                               Tidak Mencantumkan
                                                                                                                                                                                                                 No. Ref Standar Sektor
        Standar GRI           Pengungkapan                                                                         Halaman
                                                                                                                                        Persyaratan Tidak                                                                  GRI
                                                                                                                                                                      Alasan                  Penjelasan
                                                                                                                                         Mencantumkan
                                        Kebijakan dengan komponen lingkungan dan sosial tertentu
                                 FS1                                                                        16, 47, 61, 148, 155
                                        yang diterapkan pada lini bisnis
                                        Prosedur untuk menilai dan menyaring lingkungan dan risiko
                                FS2                                                                                   47
                                        sosial di lini bisnis
                                        Proses untuk memantau implementasi dan kepatuhan klien
                                 FS3    terhadap persyaratan lingkungan dan sosial yang termasuk                      47
                                        dalam perjanjian atau transaksi
                                        Proses untuk meningkatkan kompetensi staf untuk
                                FS4     menerapkan kebijakan dan prosedur lingkungan dan sosial                27-28, 158
                                        sebagaimana diterapkan pada lini bisnis
                                        Interaksi dengan klien/investasi/mitra bisnis mengenai risiko
                                FS5                                                                                20, 148
                                        dan peluang lingkungan dan sosial
Page 236
                                                                                                                              Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      236



    PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                        TOPIK UMUM                                LAMPIRAN

ESG Data Tables   Issued Securities Impact Reporting     Reporting Standard Indices    Indeks Pelaporan IDX      Assurance    Feedback Form




                                                                                                                                                          Tidak Mencantumkan
                                                                                                                                                                                                            No. Ref Standar Sektor
      Standar GRI         Pengungkapan                                                                        Halaman
                                                                                                                                   Persyaratan Tidak                                                                  GRI
                                                                                                                                                                 Alasan                  Penjelasan
                                                                                                                                    Mencantumkan
                                   Persentase portofolio untuk lini bisnis berdasarkan ukuran
                            FS6    wilayah tertentu (misalnya mikro/ukm/besar) dan berdasarkan                172-176
                                   sektor
                                   Nilai moneter produk dan layanan yang dirancang untuk
                             FS7   memberikan manfaat sosial tertentu untuk setiap lini bisnis            55, 73 - 80
                                   yang dipecah berdasarkan tujuan
                                   Nilai moneter produk dan layanan yang dirancang untuk
                            FS8    memberikan manfaat lingkungan tertentu untuk setiap lini              55-56, 177-179
                                   bisnis yang dipecah berdasarkan tujuan
                                   Cakupan dan frekuensi audit untuk menilai implementasi
                            FS9                                                                                 47
                                   kebijakan lingkungan dan sosial serta prosedur penilaian risiko
                                 Persentase dan jumlah perusahaan yang dipegang dalam
                            FS10 portofolio institusi tempat organisasi pelaporan berinteraksi                177-178
                                 dalam isu lingkungan atau sosial
                                   Persentase aset yang tunduk pada lingkungan positif dan
                            FS11                                                                              177-178
                                   negatif dari masalah sosial
                                   Kebijakan pemungutan suara yang diterapkan pada isu-
                                   isu lingkungan atau sosial untuk saham-saham di mana
                            FS12                                                                                14
                                   organisasi pelapor memiliki hak untuk memberikan suara atau
                                   memberikan saran tentang pemungutan suara
                                   Titik akses di daerah berpenduduk sedikit atau kurang
                            FS13                                                                               75-80
                                   beruntung secara ekonomi berdasarkan jenisnya
                                   Inisiatif Untuk Meningkatkan Akses Ke Layanan Keuangan Bagi
                            FS14                                                                          75, 180-184
                                   Masyarakat Kurang Mampu
                                   Kebijakan untuk desain dan penjualan produk dan layanan
                            FS15                                                                               70, 76
                                   keuangan yang adil
                                   Inisiatif untuk meningkatkan literasi keuangan berdasarkan
                            FS16                                                                               70, 79
                                   jenis penerima manfaat
Page 237
                                                                                                                               Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   237



      PENGANTAR                              TOPIK MATERIAL                        TOPIK UMUM                         LAMPIRAN

 ESG Data Tables       Issued Securities Impact Reporting      Reporting Standard Indices   Indeks Pelaporan IDX   Assurance   Feedback Form




Indeks SEOJK No 16 Tahun 2021



  Nomor Indeks                                                                                                 Nama Indeks                                                                                Halaman

A. Strategi Keberlanjutan

        A.1        Penjelasan Strategi Keberlanjutan                                                                                                                                                        15, 108

B. Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan

        B.1        Aspek Ekonomi, paling sedikit memuat:                                                                                                                                                      18

       B.1.a       Kuantitas produksi atau jasa yang dijual;                                                                                                                                              18, 172-176

       B.1.b       Pendapatan atau penjualan;                                                                                                                                                                 17

       B.1.c       Laba atau rugi bersih;                                                                                                                                                                     17

       B.1.d       Produk ramah lingkungan; dan                                                                                                                                                               55

       B.1.e       Pelibatan pihak lokal yang berkaitan dengan proses bisnis Keuangan Berkelanjutan.                                                                                                          18

       B.2         Aspek Lingkungan Hidup, paling sedikit memuat:                                                                                                                                             18

      B.2.a        Penggunaan energi                                                                                                                                                                          18

      B.2.a        Pengurangan emisi yang dihasilkan                                                                                                                                                          18

      B.2.a        Pengurangan limbah dan efluen                                                                                                                                                              18

      B.2.a        Pelestarian keanekaragaman hayati                                                                                                                                                          18

       B.3         Aspek Sosial                                                                                                                                                                               18

C. Profil Perusahaan

        C.1        Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan                                                                                                                                                      15, 108

       C.2         Alamat Perusahaan                                                                                                                                                                          11

       C.3         Skala Usaha, paling sedikit memuat:                                                                                                                                                        11

       C.3.a       Total aset atau kapitalisasi aset dan total kewajiban;                                                                                                                                     11

       C.3.a       jumlah karyawan menurut

      C.3.a.1      jenis kelamin                                                                                                                                                                           123, 188

      C.3.a.2      jabatan                                                                                                                                                                                 123, 188

      C.3.a.3      usia                                                                                                                                                                                    123, 188

      C.3.a.4      pendidikan                                                                                                                                                                              123, 188
Page 238
                                                                                                                            Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   238



      PENGANTAR                             TOPIK MATERIAL                    TOPIK UMUM                          LAMPIRAN

 ESG Data Tables    Issued Securities Impact Reporting    Reporting Standard Indices   Indeks Pelaporan IDX    Assurance    Feedback Form




  Nomor Indeks                                                                                             Nama Indeks                                                                                   Halaman

      C.3.a.5      status ketenagakerjaan                                                                                                                                                                 123, 188

       C.3.a       nama pemegang saham dan persentase kepemilikan saham                                                                                                                                      11

       C.3.a       wilayah operasional.                                                                                                                                                                      11

       C.4         Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan                                                                                                                                       12

       C.5         Keanggotaan pada Asosiasi                                                                                                                                                                154

       C.6         Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan                                                                                                                           17

D. Penjelasan Direksi

        D.1        Penjelasan Direksi                                                                                                                                                                       7-8

       D.1.a       Kebijakan untuk merespon tantangan dalam pemenuhan strategi keberlanjutan                                                                                                                 7

       D.1.a       Penerapan Keuangan Berkelanjutan                                                                                                                                                          8

       D.1.a       Strategi pencapaian target                                                                                                                                                                8

E. Tata Kelola Keberlanjutan

        E.1        Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan                                                                                                                                   16, 29-30, 155

       E.2         Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan                                                                                                                               41, 101, 127

       E.3         Penilaian Risiko Atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan                                                                                                                                  31, 93

       E.4         Hubungan Dengan Pemangku Kepentingan                                                                                                                                                    20, 41

       E.5         Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan                                                                                                                                  31, 158

F. Kinerja Keberlanjutan

        F.1        Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan                                                                                                                                             63, 111,127-128

       F.2         Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi, Pendapatan dan Laba Rugi                                                                        170

        F.3        Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada Instrumen Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan                         55, 177-179

       F.4         Biaya Lingkungan Hidup                                                                                                                                                                 18, 202

        F.5        Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan                                                                                                                                            119-121, 205

       F.6         Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan                                                                                                                                          18, 120, 204

        F.7        Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan                                                                                                                   120

       F.8         Penggunaan Air                                                                                                                                                                         121, 205
Page 239
                                                                                                                             Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   239



      PENGANTAR                             TOPIK MATERIAL                       TOPIK UMUM                         LAMPIRAN

 ESG Data Tables    Issued Securities Impact Reporting       Reporting Standard Indices   Indeks Pelaporan IDX   Assurance   Feedback Form




  Nomor Indeks                                                                                               Nama Indeks                                                                                     Halaman

        F.9        Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau Memiliki Keanekaragaman Hayati                                                                               47

        F.10       Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati                                                                                                                                                    47, 137, 179

        F.11       Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya                                                                                                                     18, 119-120, 206-207

        F.12       Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan                                                                                                                                  18, 119-121, 207

        F.13       Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis                                                                                                                               18, 119, 205

        F.14       Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen                                                                                                                                                       119

        F.15       Tumpahan yang Terjadi (jika ada)                                                                                                                                                           119, 205

        F.16       Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan.                                                                                                                  119

        F.17       Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara kepada Konsumen                                                                                                     59-63

        F.18       Kesetaraan Kesempatan Bekerja                                                                                                                                                            93, 122-126

        F.19       Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa                                                                                                                                               133-135, 148, 167

       F.20        Upah Minimum Regional                                                                                                                                                                         125

        F.21       Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman                                                                                                                                                     128, 130

       F.22        Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai                                                                                                                                               126, 194

       F.23        Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar                                                                                                                                            18, 48, 77, 135-137

       F.24        Pengaduan Masyarakat                                                                                                                                                                   137, 152, 186-187

       F.25        Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)                                                                                                                                        135-140, 202

       F.26        Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan                                                                                                                          48, 55-57, 61, 73-75

       F.27        Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan                                                                                                                                61-64

       F.28        Dampak Produk/Jasa                                                                                                                                                                         18,64,77

       F.29        Jumlah Produk yang Ditarik Kembali                                                                                                                                                            61

       F.30        Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan                                                                                                              18, 186

G. Lain-lain:

G.1                Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada)                                                                                                                                     4, 247-252
Page 240
                                                                                                                                   Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   240



       PENGANTAR                            TOPIK MATERIAL                       TOPIK UMUM                            LAMPIRAN

 ESG Data Tables      Issued Securities Impact Reporting    Reporting Standard Indices    Indeks Pelaporan IDX     Assurance       Feedback Form




  Nomor Indeks                                                                                                 Nama Indeks                                                                                      Halaman

G.2                Lembar Umpan Balik                                                                                                                                                                              253

G.3                Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya                                                                                                                           20

G.4                Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017                                                                                                           4, 247-252




Referensi Sustainability Accounting Standard Board (SASB)


      Nomor Indeks                                                                                                Nama Indeks                                                                                   Halaman

Data Security

      FN-CB-230a.1.       Jumlah pelanggaran data, persentase pelanggaran data pribadi, jumlah pemilik akun yang terkena dampak                                                                                     91

      FN-CB-230a.2.       Deskripsi pendekatan untuk mengidentifikasi dan menangani risiko keamanan data                                                                                                            85

Financial Inclusion & Capacity Building

      FN-CB-240a.1.       (1) Jumlah dan (2) jumlah pinjaman yang diberikan yang memenuhi syarat untuk program-program yang dirancang untuk mempromosikan usaha kecil dan pengembangan masyarakat                74, 176

                          (1) Jumlah dan (2) jumlah pinjaman yang telah jatuh tempo dan pinjaman yang tidak dapat ditagih yang memenuhi syarat untuk program-program yang dirancang untuk mempromosikan
      FN-CB-240a.2.                                                                                                                                                                                              74, 176
                          usaha kecil dan pengembangan masyarakat

      FN-CB-240a.3        Jumlah rekening giro ritel tanpa biaya yang diberikan kepada nasabah yang sebelumnya tidak memiliki rekening bank atau belum memiliki rekening bank                                       73

      FN-CB-240a.4.       Jumlah peserta dalam inisiatif literasi keuangan untuk nasabah yang tidak memiliki rekening bank, kurang terlayani, atau kurang terlayani                                               76-77

Incorporation of Environmental, Social, and Governance Factors in Credit Analysis

      FN-CB-410a.2        Deskripsi pendekatan untuk memasukkan faktor lingkungan, sosial dan tata kelola (LST) dalam analisis kredit                                                                         32, 45, 47, 133

Financed Emissions

      FN-CB-410b.1        Emisi bruto absolut yang dibiayai, dipilah berdasarkan (1) Cakupan 1, (2) Cakupan 2, dan (3) Cakupan 3                                                                               53-54, 206

      FN-CB-410b.2.       Eksposur bruto untuk setiap industri berdasarkan kelas aset                                                                                                                            53, 207

      FN-CB-410b.3        Persentase paparan bruto yang termasuk dalam perhitungan emisi yang dibiayai                                                                                                           53, 207

      FN-CB-410b.4        Deskripsi metodologi yang digunakan untuk menghitung emisi yang dibiayai                                                                                                                51-52
Page 241
                                                                                                                               Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.          241



      PENGANTAR                             TOPIK MATERIAL                        TOPIK UMUM                        LAMPIRAN

 ESG Data Tables    Issued Securities Impact Reporting       Reporting Standard Indices   Indeks Pelaporan IDX   Assurance     Feedback Form




     Nomor Indeks                                                                                                Nama Indeks                                                                                           Halaman

Business Ethics

                         Jumlah total kerugian moneter sebagai akibat dari proses hukum yang terkait dengan penipuan, perdagangan orang dalam, antimonopoli, perilaku anti-persaingan, manipulasi pasar,
     FN-CB-510a.1                                                                                                                                                                                                           147
                         malpraktek, atau undang-undang atau peraturan industri keuangan terkait lainnya

     FN-CB-510a.2        Deskripsi kebijakan dan prosedur whistleblower                                                                                                                                                     152

Systemic Risk Management

     FN-CB-550a.1        Skor Global Systemically Important Bank (G-SIB), berdasarkan kategori                                                                                                                              171

                         Uraian mengenai pendekatan untuk mengintegrasikan hasil stress test baik yang bersifat wajib maupun sukarela ke dalam perencanaan kecukupan modal, strategi jangka panjang
     FN-CB-550a.2                                                                                                                                                                                                   35-36, 40-41, 143
                         perusahaan, dan aktivitas bisnis lainnya



Referensi Sustainable Banking Assessment (SUSBA)



Indikator           Pengungkapam                                                                                                                                                                                 Halaman

                    Strategi keberlanjutan dan pelibatan pemangku kepentingan                                                                                                                                          14, 20-26
Tujuan
                    Partisipasi dalam inisiatif keuangan berkelanjutan                                                                                                                                                     28-57

                    Pernyataan publik tentang LST                                                                                                                                                                      5-7, 92-117

Kebijakan           Pernyataan publik tentang sektor-sektor tertentu                                                                                                                                                       45-48

                    Tanggung jawab atas risiko terkait iklim                                                                                                                                                               45-48

                    Penilaian risiko LST dan persetujuan transaksi                                                                                                                                                          45

Proses              Pengawasan dan keterlibatan klien                                                                                                                                                                       45

                    Proses pemantauan                                                                                                                                                                                      45-48

                    Tanggungjawab kepada LST                                                                                                                                                                         20-22, 92-117
Masyarakat
                    Pelatihan staff lingkungan & sosial, serta evaluasi kinerja                                                                                                                                       127-28, 158

                    Integrasi LST dalam produk dan layanan                                                                                                                                                                 45-48
Produk
                    Penilaian risiko dan mitigasi LST pada tingkat portofolio                                                                                                                                              45-48

Portofolio          Pengungkapan eksposur risiko LST dan target                                                                                                                                                      41-57, 108-110
Page 242
                                                                                                                                Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.          242



        PENGANTAR                               TOPIK MATERIAL                  TOPIK UMUM                            LAMPIRAN

 ESG Data Tables      Issued Securities Impact Reporting    Reporting Standard Indices   Indeks Pelaporan IDX     Assurance     Feedback Form




Referensi Task Force on Climate-related Financial Disclosures



Topik                                                                      Disclosure Focus                                                                         Tanggapan BRI                     Halaman

Governance

(a) Pengawasan Dewan terhadap risiko-risiko terkait iklim                  Proses dan frekuensi informasi                                            Gambaran Umum Tata Kelola                                    29-30

                                                                           Pengaruh terhadap perencanaan dan tujuan bisnis                           Gambaran Umum Tata Kelola                                    29-30

                                                                           Bagaimana dewan menilai kemajuan terhadap tujuan                          Gambaran Umum Tata Kelola                                    29-30

(b) Management’s role in assessing and managing climate-related risks      Tanggung jawab atas risiko terkait iklim                                  Gambaran Umum Tata Kelola                                    29,30

                                                                           Penjelasan tentang struktur organisasi                                    Gambaran Umum Tata Kelola                                    29-30

                                                                           Proses komunikasi                                                         Gambaran Umum Tata Kelola                                    29-30

                                                                           Proses pemantauan                                                         Gambaran Umum Tata Kelola                                    29-30

Strategy

(a) Risiko terkait iklim dalam jangka pendek, menengah dan panjang                                                                                   Perubahan Iklim Menimbulkan Risiko tetapi
                                                                           Risiko terkait iklim dalam jangka pendek, menengah dan panjang                                                                          31
                                                                                                                                                     Juga Menciptakan Peluang
                                                                                                                                                     Pendekatan BRI dalam Menganalisis
                                                                           Risiko spesifik yang dapat bersifat material untuk setiap jangka waktu                                                                  32
                                                                                                                                                     Skenario Perubahan Iklim

                                                                           Proses untuk menentukan risiko material                                   Evaluasi Materialitas Sektor                                  33

(b) Dampak pada bisnis, strategi dan perencanaan                                                                                                     Pilihan Analisis Skenario Iklim & Isu Material
                                                                           Dampak terhadap bisnis dan strategi                                                                                                     38
                                                                                                                                                     Terkait Iklim
                                                                                                                                                     Strategi BRI dalam Mengelola Risiko Iklim
                                                                           Dampak pada perencanaan keuangan, waktu dan prioritas                                                                                   41
                                                                                                                                                     Melalui Penerapan Sustainable Finance
                                                                           Bagaimana risiko diintegrasikan ke dalam pengambilan keputusan dan        Strategi BRI dalam Mengelola Risiko Iklim
                                                                                                                                                                                                                   41
                                                                           perumusan strategi saat ini                                               Melalui Penerapan Sustainable Finance
                                                                                                                                                     Strategi BRI dalam Mengelola Risiko Iklim
                                                                           Penjelasan strategi terkait iklim                                                                                                       41
                                                                                                                                                     Melalui Penerapan Sustainable Finance

(c) Ketahanan strategi menggunakan skenario 2 derajat atau lebih rendah                                                                              Hasil Climate Risk Stress Test                                40

Risk Management

(a) Proses untuk menilai risiko terkait iklim                              Proses manajemen risiko                                                   Prosedur Persetujuan Kredit                                   45

                                                                           Persyaratan peraturan yang ada dan yang akan muncul                       Kebijakan Pembiayaan Sub Sektor                               47

                                                                                                                                                     Proses Manajemen Risiko Operasional -
                                                                           Proses untuk menilai ukuran dan cakupan risiko                                                                                          49
                                                                                                                                                     Terkait dengan Perubahan Iklim
Page 243
                                                                                                                               Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   243



        PENGANTAR                            TOPIK MATERIAL                        TOPIK UMUM                         LAMPIRAN

 ESG Data Tables      Issued Securities Impact Reporting       Reporting Standard Indices   Indeks Pelaporan IDX   Assurance   Feedback Form




Topik                                                                         Disclosure Focus                                                                    Tanggapan BRI             Halaman

(b) Proses untuk mengelola risiko terkait iklim                                                                                                     Adaptasi Risiko Fisik Perubahan Iklim                     50

(c) Integrasi proses risiko ke dalam manajemen risiko secara keseluruhan                                                                            Adaptasi Risiko Fisik Perubahan Iklim                     50

Metrics and Targets

(a) Metrik yang digunakan untuk menilai risiko terkait iklim                                                                                        Pencapaian BRI                                          53 - 54

(b) Emisi Cakupan 1 dan Cakupan 2                                                                                                                   Pencapaian BRI                                          53 - 54

(c) Penjelasan target yang digunakan                                                                                                                Pencapaian BRI                                        53 - 54, 206
Page 244
                                                                                                                                       Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.              244



     PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                        TOPIK UMUM                                   LAMPIRAN

 ESG Data Tables   Issued Securities Impact Reporting   Reporting Standard Indices        Indeks Pelaporan IDX           Assurance     Feedback Form




Indeks Pelaporan IDX

S-01 Kesetaraan Gender
                                                                                                                                      Laki-laki                                                                   Perempuan
                                                           Level Jabatan
                                                                                                           Jumlah Pegawai                           Persentase pegawai                      Jumlah Pegawai                    Persentase pegawai

                                                           Entry-Level                                             44.750                                  54,67%                                32.576                            39,80%


                                                           Mid-Level                                               1.968                                   2,40%                                  747                               0,91%


                                                           Senior-Level                                            1.315                                   1,61%                                  367                               0,45%


                                                           Executive-Level *                                        98                                     0,12%                                  27                                0,03%


                                                           Total Pegawai                                           48.131                                  58,81%                                33.717                             41,19%

                                                          *)termasuk pejabat setingkat Direksi




S-02 Jumlah Level Pegawai yang Dimiliki oleh
Laki-laki dan Perempuan Berdasarkan                                                          Entry-Level                               Mid-Level                            Senior-Level                      Executive-Level*
                                                            Rentang usia                                                                                                                                                                     Jumlah
Kelompok Umur
                                                            (tahun)                                                                                                                                                                          Pegawai
                                                                                  Laki-laki          Perempuan               Laki-laki            Perempuan         Laki-laki       Perempuan             Laki-laki      Perempuan

                                                            18-25                   3.737                  8.171                                                                                                                              11.908


                                                            25-35                  20.374              12.916                  1008                  482               76                  11                                                34.867


                                                            35-45                   16.751                 8.981                712                  214              873                  252               21               8               27.812


                                                            45-55                   3.861                  2.483               246                   49               352                  104               75               19              7.189


                                                            >55                      27                     25                   2                    2                14                                    2                                 72

                                                          *)termasuk pejabat setingkat Direksi
Page 245
                                                                                                                       Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   245



    PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                     TOPIK UMUM                         LAMPIRAN

ESG Data Tables   Issued Securities Impact Reporting   Reporting Standard Indices   Indeks Pelaporan IDX   Assurance   Feedback Form




Assurance
Page 246
                                                                                                                       Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   246



    PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                     TOPIK UMUM                         LAMPIRAN

ESG Data Tables   Issued Securities Impact Reporting   Reporting Standard Indices   Indeks Pelaporan IDX   Assurance   Feedback Form
Page 247
                                                                                                                       Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   247



    PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                     TOPIK UMUM                         LAMPIRAN

ESG Data Tables   Issued Securities Impact Reporting   Reporting Standard Indices   Indeks Pelaporan IDX   Assurance   Feedback Form
Page 248
                                                                                                                       Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   248



    PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                     TOPIK UMUM                         LAMPIRAN

ESG Data Tables   Issued Securities Impact Reporting   Reporting Standard Indices   Indeks Pelaporan IDX   Assurance   Feedback Form
Page 249
                                                                                                                       Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   249



    PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                     TOPIK UMUM                         LAMPIRAN

ESG Data Tables   Issued Securities Impact Reporting   Reporting Standard Indices   Indeks Pelaporan IDX   Assurance   Feedback Form
Page 250
                                                                                                                       Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   250



    PENGANTAR                           TOPIK MATERIAL                     TOPIK UMUM                         LAMPIRAN

ESG Data Tables   Issued Securities Impact Reporting   Reporting Standard Indices   Indeks Pelaporan IDX   Assurance   Feedback Form
Page 251
                                                                                                                                                              Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   251



         PENGANTAR                                              TOPIK MATERIAL                                 TOPIK UMUM                            LAMPIRAN

  ESG Data Tables             Issued Securities Impact Reporting                  Reporting Standard Indices               Indeks Pelaporan IDX   Assurance   Feedback Form




Lembar Umpan Balik

Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memberikan gambaran tentang kinerja keuangan dan keberlanjutan. Perusahaan tidak mencatat adanya tanggapan terhadap Laporan Keberlanjutan tahun sebelumnya.

1. Laporan ini mudah dimengerti
           Tidak setuju            Netral              Setuju


2. Laporan ini sudah menggambarkan informasi aspek material Perusahaan, baik dari sisi positif dan negatif
           Tidak setuju            Netral              Setuju


3. Mohon berikan urutan pada tingkat topik material di bawah ini:
   (nilai 1=paling prioritas s/d 7=kurang prioritas)
    •   Inklusi Keuangan dan Digitalisasi		                        ( )
    •   Tata Kelola Keberlanjutan 			                              ( )
    •   Keamanan dan Privasi Data 		                               ( )
    •   Investasi dan Pembiayaan yang Bertanggung Jawab            ( )
    •   Manajemen Emisi dan Perubahan Iklim 		                     ( )
    •   Manajemen SDM dan HAM			                                   ( )
    •   Hubungan Masyarakat 			                                    ( )



4. Mohon berikan saran/usul/komentar anda atas laporan ini.

   Nama Lengkap				

   Pekerjaan

   Nama Lembaga/Perusahaan

   Golongan Pemangku Kepentingan

   Investor Nasabah Pekerja Masyarakat Pemerintah Lainnya




Mohon kirimkan kembali lembar umpan balik kepada

Hendy Bernadi
Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan
Gedung BRI I

Jl. Jenderal Sudirman No. 44-46
Jakarta 10210, Indonesia
Phone        : +6221 575 1966
Faksimili : +6221 570 0916

*Dalam laporan sebelumnya, BRI mencatat tidak adanya umpan balik yang diterima sehingga tidak ada tindak lanjut yang dilakukan [G.3]

File

File Open PDF
Source IDX
Size6.52 MB
Published28 Feb 2025
Pages251
Characters1,706,865
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 78 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person Kartika Wirjoatmodjo p.5 ×4
linked person Rofikoh Rokhim p.9 ×2
linked person Heri Sunaryadi p.9 ×2
linked person Rabin Indrajad Hattari p.9 ×2
linked person Awan Nurmawan Nuh p.9 ×2
linked person Dwi Ria Latifa p.9 ×2
linked person Paripurna Poerwoko Sugarda p.9 ×2
linked person Agus Riswanto p.9 ×2
linked person Nurmaria Sarosa p.9 ×2
linked person Haryo Baskoro Wicaksono p.9 ×2
linked person Catur Budi Harto p.10 ×2
linked person Amam Sukriyanto p.10 ×2
linked person Arga Mahanana Nugraha p.10
linked person Ahmad Solichin Lutfiyanto p.10 ×2
linked person Agus Winardono p.10 ×2
linked person Agus Sudiarto p.10 ×2
linked person Agus Noorsanto p.10 ×2
linked org PT Bank Rakyat p.95 ×34
linked person Hendrikus Ivo p.96
linked person Merdeka Copper Gold p.96
linked org Garuda Indonesia Tbk p.97
linked person Viviana Dyah Ayu Retno p.98
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. p.1 ×289
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.4 ×13
possible org PT Pegadaian p.8 ×3
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.11 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.31 ×2
possible — Kejaksaan Agung p.96
unresolved person Pesan · Komisaris Utama p.2 ×26
unresolved person Insan BRILiaN · Direktur Utama p.2
unresolved org Bank BRI p.4 ×2
unresolved org Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.7 ×2
unresolved — GRK · Direktur Utama p.8
unresolved person Bisnis Mikro · Direktur p.10 ×4
unresolved org PT Asuransi BRI Life p.12 ×2
unresolved org PT BRI Multifinance p.12
unresolved org PT BRI Danareksa p.12
unresolved org PT BRI Ventura Investama p.12
unresolved org PT BRI Asuransi Indonesia p.12
unresolved org PT KB C p.12
unresolved org PT BRI V p.12
unresolved org PT BRI Manajemen p.12
unresolved person Gabungan Direksi-Dewan · Komisaris p.14
unresolved person Sustainalytics · Member p.19
unresolved — Materialit · Penilai p.22
unresolved person UKO · Komisaris p.42
unresolved org Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan p.48
unresolved person Kerangka · Direktur Keuangan p.59
unresolved person SEVP · Direktur p.94
unresolved org PT Bank Indonesia p.95 ×2
unresolved org Indonesia (Persero) Tbk p.95 ×18
unresolved org Menteri Badan Usaha Milik p.95
unresolved org Kementerian BUMN p.95 ×2
unresolved org PT Bersua Utama Negara p.95
unresolved org PT Kaltim p.96
unresolved org PT Cardig p.96
unresolved org Organisasi Merdeka Copper Gold Tbk p.96
unresolved org Bank Bukopin Syariah p.96
unresolved person Bisnis Konsumer · Direktur p.97
unresolved org PT Bank Tabungan p.97 ×2
unresolved org PT. Prima Bank Rakyat Indonesia p.97
unresolved org Negara (Persero) Tbk p.97 ×2
unresolved org Karya Sarana Sejahtera (Persero) Tbk p.97
unresolved org PT Bank Rakyat Pegadaian (Persero) p.97
unresolved person Retail Funding · Direktur Keuangan p.98
unresolved org Mandiri (Persero) Tbk. p.98
unresolved person Independensi · Komisaris p.99
unresolved person BRI · Komisaris Independen p.99
unresolved org Kementerian Badan Usaha Milik Negara p.99
unresolved person Efektivitas · Komisaris p.99
unresolved person Proses Nominasi · Komisaris p.99
unresolved org Menteri Badan Usaha Milik Negara p.99
unresolved org Milik Negara p.99
unresolved person Mandat · Komisaris p.100
unresolved person Keragaman · Komisaris p.100
unresolved — SKAI · Komisaris p.102

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result