Back to announcement
20250224_TAFS_Penyampaian Bukti Iklan_31864383_lamp2.pdf
Other Text extracted TAFSSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1
Page 1
EKONOMI
Baca artikel lainnya mengenai Ekonomi
11
di mediaindonesia.com dengan memindai QR Code
mediaindonesia.com/ekonomi
SENIN, 24 FEBRUARI 2025
Menjajal
Sensasi Unik
di Rest Area
Heritage
B
ERBEDA dengan area peristirahatan (rest
area) lainnya di sepanjang tol Trans Jawa,
rest area Heritage KM 260B atau lebih sering
disebut rest area Banjaratma tak pernah sepi dari
kunjungan pengendara yang hendak beristirahat,
baik siang atau malam.
Rest area yang berada di ruas Tol Pemalang-
Pejagan ke arah Jakarta, atau berada di KM 260B
Banjaratma, Brebes, Jawa Tengah, itu kerap
menjadi idolanya para pengendara. Bekas pabrik
gula peninggalan Belanda menjadi daya tariknya.
Hanya sedikit dipercantik di sana-sini supaya
tak kehilangan jejak bekas sebuah pabrik gula,
bangunan rest area Banjaratma membuat
pengunjung betah berlama-lama di dalamnya.
Salah satunya karena keberadaan mesin-mesin
pengolahan tebu peninggalan Belanda sehingga
menjadi sebuah pemandangan tersendiri. Mesin-
mesin itu membuat pengunjung banyak yang ANTARA/UMARUL FARUQ
berswafoto sampai lupa waktu. Mesin itu sekaligus BUDI DAYA IKAN: Keramba apung tampak di Danau Ranu Grati, Desa Ranuklindungan, Grati, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, kemarin. Danau seluas 107 hektare tersebut
menjadi saksi bisu era kejayaan gula di masa merupakan salah satu danau vulkanis yang dimanfaatkan warga sekitar sebagai tempat budi daya ikan.
lampau.
Belum lagi dengan tampilan bangunan khas
peninggalan Belanda dengan arsitektur kolonial.
Kinerja Himbara
Semua bagian dari bangunan yang telah berusia
119 tahun itu cocok menjadi latar belakang untuk bagi perekonomian nasional.
berswafoto. Himbara, sambungnya, juga
“Pabrik gula Banjaratma atau Suikerfabriek berkomitmen untuk terus men-
Bandjaratma ini berdiri pada 1906 dan berhenti jaga stabilitas layanan per-
Moncer Sepanjang 2024
beroperasi pada 1997 karena mengalami kerugian. bankan dan fundamen kinerja
PT PP mendapat penugasan dari pemerintah untuk dengan tata kelola yang baik,
membenahi dan mengelola bekas pabrik ini untuk serta mendukung pertumbuhan
menjadi rest area. Kami hanya mengganti lantai ekonomi nasional secara berke-
dan atap pabrik, sisanya masih asli peninggalan lanjutan.
Belanda,” terang Direktur Utama PT PP Sinergi
Banjaratma Dina Yunanda saat mengajak media SERUAN BNI
massa mengunjunginya, pekan lalu. • BRI salurkan kredit Rp1.354,64 triliun selama 2024 dengan porsi kan dari sisi penghimpunan Di kesempatan berbeda,
“Banyak yang betah berlama-lama istirahat di dana pihak ketiga (DPK). DPK Corporate Secretary BNI Okki
sini. Di sini bisa istirahat sambil piknik,” seloroh
terbesar untuk UMKM. BRI mencapai Rp1.365,45 triliun Rushartomo mengatakan ma-
Dina. • Himbara mendukung pertumbuhan ekonomi nasional secara dengan komposisi current ac- syarakat tidak perlu khawatir
Pengunjung rest area itu juga dimanjakan berkelanjutan. count savings account (CASA) terhadap isu seruan menarik
beragam fasilitas penunjang, mulai dari tempat • Masyarakat diimbau tak termakan oleh isu penarikan dana secara sebesar 67,30% atau Rp918,98 dana secara massal dari bank
parkir khusus penyandang disabilitas dan triliun. BUMN. Dia menjamin fundamen
perempuan, pengisian daya mobil listrik, masjid,
massal dari bank BUMN. Bank Mandiri mencatatkan keuangan tetap solid di tengah
musala, wahana bermain anak, ruang laktasi, area simpanan sebesar Rp1.699 trili- tantangan global dan kondisi
belanja dan pusat oleh-oleh, hingga toilet premium. Heryadi solid tersebut menjadi bukti atau meningkat 19,5% (yoy), un atau tumbuh 7,73% (yoy), de- keketatan likuiditas di industri
Dina mengatakan, di rest area Banjaratma heryadi@mediaindonesia.com nyata bahwa sinergi dan tata dengan segmen wholesale seba- ngan CASA mendominasi 80,3% perbankan.
K
terdapat 188 pelaku usaha mikro, kecil, dan kelola yang baik telah menjadi gai motor utama pertumbuhan. dari total DPK. “Kami berkomitmen untuk
menengah (UMKM) yang menjajakan produk ETUA Umum Himpun modal kuat bagi Himbara untuk Kemudian, BNI membukukan Selanjutnya, DPK BNI tumbuh mengedepankan prinsip tata
mereka. Selain itu, juga terdapat 27 usaha pelaku an Bank Milik Negara menghadapi tantangan industri pertumbuhan kredit 11,6% (yoy) sebesar 11% (yoy), dari Rp232 kelola yang baik atau good cor-
non-UMKM. (Himbara) sekaligus yang dinamis,” kata Sunarso menjadi Rp775,87 triliun, seiring triliun pada 2023 menjadi Rp258 porate governance. Operasional
“UMKM di sini ada 188, karyawannya 569 orang. Direktur Utama Bank melalui keterangan resmi di Ja- dengan pemulihan ekonomi na- triliun pada 2024. Demikian juga bisnis BNI diawasi ketat oleh
Artinya, dengan rest area ini, kami buka lapangan Rakyat Indonesia (BRI) Sunar karta, Sabtu (22/2). sional dan ekspansi kredit yang dengan BTN yang membukukan regulator, yakni Bank Indonesia,
kerja untuk warga sekitar Brebes. Semua lokasi so menyampaikan fundamen Dari sisi intermediasi, Him- prudent. pertumbuhan DPK 9,1% (yoy), Otoritas Jasa Keuangan, dan BNI
terisi penuh, tinggal 5% yang kosong,” tuturnya. kinerja Himbara sangat solid bara mencatatkan pertumbuhan Sementara itu, BTN men- dari Rp349,93 triliun menjadi merupakan peserta Lembaga
Kekosongan itu, lanjutnya, bukan karena tak sepanjang 2024 di tengah di kredit yang positif di berba- catatkan pertumbuhan kredit Rp381,67 triliun dengan rasio Penjamin Simpanan (LPS),”
ada peminat, melainkan PT PP Sinergi Banjartama namika ekonomi global. gai segmen, di antaranya pe- 7,3% (yoy), dari Rp333,69 triliun CASA sebesar 54,1%. katanya.
selektif dalam memilih pelaku UMKM. Langkah Berdasarkan laporan kinerja nyaluran kredit BRI tumbuh menjadi Rp357,97 triliun, de- Pencapaian kinerja 2024 men-
itu dilakukan agar pelaku UMKM yang berdagang keuangan konsolidasian 2024, 6,97% (yoy) menjadi sebesar ngan mayoritas kredit berasal DUKUNG PERTUMBUHAN jadi landasan yang memperkuat
tidak menyuguhkan produk yang sama kepada Himbara membukukan laba Rp1.354,64 triliun, dengan porsi dari segmen kredit pemilikan Sunarso mengatakan funda- komitmen BNI untuk terus ber
para pengunjung. positif, yakni BRI sebesar Rp60,64 81,97% di antaranya disalurkan rumah (KPR) baik subsidi mau- men bisnis yang kuat dari bank- inovasi dan meningkatkan la
Selain memberian ruang usaha bagi pelaku triliun, Bank Mandiri Rp55,78 kepada segmen UMKM. pun nonsubsidi. bank yang tergabung dalam yanan perbankan kepada selu-
UMKM, PT PP Sinergi Banjaratma turut memberi triliun, BNI Rp21,5 triliun, dan Bank Mandiri mencatatkan Himbara itu mampu menjaga ruh masyarakat Indonesia, baik
pendampingan kepada pelaku UMKM. (M Ilham BTN Rp3 triliun. total penyaluran kredit konsoli- PENGHIMPUNAN DPK stabilitas industri perbankan di dalam maupun luar negeri.
Ramadhan Avisena/E-1) “Kinerja Himbara yang sangat dasi sebesar Rp1.670,55 triliun Kinerja positif juga ditunjuk- yang akan berdampak positif (Ant/E-1)
Gedung Perkantoran The Tower Lantai 8 dan 9, Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 12-13, Jakarta 12930
Tel : (021) 5082 1500, Fax : (021) 5082 1502. Website : www.taf.co.id
LAPORAN POSISI KEUANGAN LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN LAPORAN ARUS KAS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 KOMPREHENSIF LAIN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
ASET 2024 2023 LIABILITAS DAN EKUITAS 2024 2023 2024 2023 2024 2023
ASET LIABILITAS PENDAPATAN Arus kas dari aktivitas operasi
Kas dan kas di bank Utang penyalur kendaraan Pembiayaan konsumen 3.543.129 3.195.256 Penerimaan kas dari pelanggan:
- Pihak ketiga 368.890 510.989 - Pihak ketiga 2.111 3.713 Marjin Murabahah 167.263 131.705 - Pembiayaan konsumen 17.848.964 16.871.047
- Pihak berelasi 461 5.262 - Pihak berelasi - 1.884 Sewa pembiayaan 24.721 22.085
Liabilitas sewa pembiayaan 1.677 2.097 Sewa operasi 202.411 172.585 - Sewa pembiayaan 156.379 129.815
Piutang pembiayaan konsumen Pembiayaan penyalur kendaraan 66.939 59.647
Utang lain-lain - Sewa operasi 199.771 192.016
bersih setelah dikurangi cadangan kerugian Bunga bank 14.555 12.811
penurunan nilai sebesar Rp1.512.901 - Pihak ketiga 512.994 534.384 Lain-lain 323.476 254.448 - Pembiayaan penyalur kendaraan 16.473.956 14.139.426
(2023: Rp1.440.449) - Pihak berelasi 429.133 240.495 - Pembiayaan Murabahah 924.112 684.875
Akrual Jumlah pendapatan 4.342.494 3.848.537
- Pihak ketiga 30.291.735 28.921.719 Bunga bank 14.555 12.811
- Pihak ketiga 601.441 782.490 BEBAN
- Pihak berelasi 91.273 58.186 Surat berharga yang diterbitkan Beban bunga dan keuangan (1.830.153) (1.547.877) Pendapatan denda dan penalti 150.522 124.127
Piutang pembiayaan Murabahah bersih setelah - Obligasi 4.356.420 3.136.572 Cadangan kerugian penurunan nilai
- Piutang pembiayaan konsumen, piutang Penerimaan dari piutang yang telah dihapusbukukan 90.989 58.913
dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai Pinjaman
sebesar Rp55.667 (2023: Rp46.128) pembiayaan Murabahah dan piutang Lain-lain 739.519 198.550
- Pihak ketiga 25.770.883 25.144.938 pembiayaan penyalur kendaraan (505.177) (584.150)
- Pihak ketiga 1.680.199 1.339.613 Liabilitas derivatif 96.370 44.111 - Lainnya (230.159) (122.842) Jumlah 36.598.767 32.411.580
Investasi bersih dalam sewa pembiayaan Utang pajak Beban usaha (782.813) (714.690)
- Pihak ketiga 254.076 274.650 - Pajak penghasilan 106.820 72.982 Laba selisih kurs - bersih 992 73 Pengeluaran kas untuk:
Piutang pembiayaan penyalur kendaraan setelah - Pajak lain-lain 24.687 13.624 - Pembayaran kepada penyalur kendaraan dan
Imbalan kerja 115.785 90.849 Jumlah beban (3.347.310) (2.969.486)
dikurangi nilai sebesar Rp3.686 (2023: Rp4.775) premi asuransi (37.057.426) (35.466.959)
- Pihak ketiga 870.469 1.097.509 LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 995.184 879.051
Jumlah liabilitas 32.018.321 30.068.139 BEBAN PAJAK PENGHASILAN (214.287) (188.718) - Beban usaha (642.883) (579.295)
- Pihak berelasi 55.654 43.427
Beban dibayar dimuka dan uang muka LABA BERSIH 780.897 690.333 - Beban sewa (1.855) (3.635)
- Pihak ketiga 16.875 17.609 EKUITAS PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN: - Beban bunga dan keuangan (1.939.322) (1.475.168)
- Pihak berelasi 31.205 28.585 Modal saham biasa - nilai nominal Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi - Lain-lain (1.229) (652)
Piutang lain-lain Rp 1.000 per saham (nilai penuh) - Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan
- Pihak ketiga 827.331 327.482 - Modal dasar - 2.000.000.000 saham pasca kerja (5.731) (391) Jumlah (39.642.715) (37.525.709)
- Pihak berelasi 679.851 290.184 - Modal ditempatkan dan disetor penuh - Pajak penghasilan terkait 1.261 86 Kas yang digunakan untuk aktivitas operasi (3.043.948) (5.114.129)
Aset derivatif 1.072.322 637.926 800.000.000 saham 800.000 800.000 (4.470) (305) Beban pajak penghasilan (132.882) (203.384)
Aset pajak tangguhan - bersih 137.982 73.829 Saldo laba Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi
- Lindung nilai arus kas (120.207) 178.279 Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi (3.176.830) (5.317.513)
Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi penyusutan - Cadangan wajib 88.000 80.000
- Pajak penghasilan terkait 26.446 (39.221)
sebesar Rp448.273 (2023: Rp395.047) 928.812 1.047.204 - Belum dicadangkan 4.331.227 3.562.800 Arus kas dari aktivitas investasi
Aset lain-lain Cadangan lindung nilai arus kas 74.913 168.674 (93.761) 139.058
- Pihak ketiga 5.326 5.439 Pendapatan komprehensif lain - setelah pajak (98.231) 138.753 Hasil penjualan aset tetap 223.800 99.709
Jumlah ekuitas 5.294.140 4.611.474
JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF 682.666 829.086 Pembelian aset tetap (264.235) (597.227)
JUMLAH ASET 37.312.461 34.679.613 JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 37.312.461 34.679.613 LABA PER SAHAM DASAR (nilai penuh) 976 863
Arus kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi (40.435) (497.518)
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS Arus kas dari aktivitas pendanaan
Penerimaan kas dari:
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 - Penerimaan pinjaman 39.921.980 36.934.115
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) - Penerimaan dari surat berharga yang diterbitkan 2.003.480 2.125.000
Saldo laba Cadangan lindung Pengeluaran kas untuk:
KETERANGAN Modal saham Cadangan wajib Belum dicadangkan nilai arus kas Jumlah ekuitas - Pembayaran pinjaman (38.067.830) (32.305.392)
- Pembayaran surat berharga yang diterbitkan (782.275) (1.019.150)
Saldo pada tanggal 1 Januari 2023 800.000 72.000 2.880.772 29.616 3.782.388 - Biaya emisi surat berharga yang diterbitkan (5.982) (8.272)
Laba bersih tahun berjalan - - 690.333 - 690.333 Arus kas bersih diperoleh dari aktivitas pendanaan 3.069.373 5.726.301
Pendapatan komprehensif lain:
Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan pasca kerja - - (391) - (391) Penurunan bersih kas dan kas di bank (147.892) (88.730)
Cadangan lindung nilai arus kas - - - 178.279 178.279
Penyesuaian atas selisih kurs dari saldo kas 992 73
Beban pajak terkait - - 86 (39.221) (39.135)
Jumlah pendapatan komprehensif - - 690.028 139.058 829.086 Kas dan kas di bank dan cerukan pada awal tahun 516.251 604.908
Tambahan cadangan wajib - 8.000 (8.000) - - Kas dan kas di bank dan cerukan pada akhir tahun
Untuk tujuan laporan arus kas, kas dan kas di bank
Saldo pada tanggal 31 Desember 2023 800.000 80.000 3.562.800 168.674 4.611.474
dan cerukan akhir tahun terdiri dari: 369.351 516.251
Laba bersih tahun berjalan - - 780.897 - 780.897
Pendapatan komprehensif lain: Kas 2.103 1.042
Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan pasca kerja - - (5.731) - (5.731) Kas di bank 375.454 515.209
Cadangan lindung nilai arus kas - - - (120.207) (120.207) Cerukan (8.206) -
Beban pajak terkait - - 1.261 26.446 27.707
Jumlah pendapatan komprehensif - - 776.427 (93.761) 682.666 Jumlah 369.351 516.251
Tambahan cadangan wajib - 8.000 (8.000) - -
Saldo pada tanggal 31 Desember 2024 800.000 88.000 4.331.227 74.913 5.294.140
Jakarta, 24 Februari 2025
Catatan :
– Penyajian Laporan Keuangan Publikasi pada tanggal dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 diatas disusun berdasarkan Laporan Keuangan PT Toyota Astra Financial Services yang telah diaudit oleh KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (anggota jaringan firma SE & O
PricewaterhouseCoopers) dengan partner penanggungjawab Drs. M. Jusuf Wibisana, M.Ec., CPA yang laporannya tertanggal 20 Februari 2025 menyatakan pendapat Tanpa Modifikasian. Penyajian Laporan Keuangan Publikasi pada tanggal dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2023 diatas disusun berdasarkan Laporan Keuangan PT Toyota Astra Financial Services yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (anggota jaringan firma PricewaterhouseCoopers) dengan partner penanggungjawab Drs. M. Jusuf Wibisana, M.Ec., CPA PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
yang laporannya tertanggal 20 Februari 2024 menyatakan pendapat Tanpa Modifikasian
– Kurs mata uang asing untuk 1 USD pada tanggal 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing Rp 16.162 dan Rp 15.416 (Rupiah penuh) DIREKSI
– Kurs mata uang asing untuk 1 Yen Jepang pada tanggal 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing Rp 102,36 dan Rp 109,55 (Rupiah penuh)
7 Kol x 190 (Media Indonesia)
Names mentioned 15 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT PP Sinergi Banjaratma Dina Yunanda
p.1
unresolved
org
Bank Indonesia
p.1
unresolved
org
PT PP Sinergi Banjartama
p.1
unresolved
org
Bank Mandiri Rp
p.1
unresolved
org
PT PP Sinergi Banjaratma
p.1
unresolved
org
PT Toyota Astra Financial Services
p.1 ×3
unresolved
org
Rintis
p.1
unresolved
org
Rianto & Rekan
p.1
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Tanudiredja
p.1
unresolved
org
Rintis & Rekan
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.