Back to announcement
FinancialStatement-2024-Tahunan-BNII.pdf
Financial statement Text extracted BNIISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 71
Page 1
Nomor Surat No.S.2025.025/MBI/DIRFINANCE
Nama Emiten PT Bank Maybank Indonesia Tbk
Kode Emiten BNII
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Tahunan
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk Tahun Bulan yang berakhir pada 31/12/2024 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT Maybank Jasa Jakarta 1991 Aktif 8.234.830 JUTAAN IDR 99.99
Indonesia Pembiayaan
Finance Konsumen
2 PT Wahana Jasa Jakarta 1982 Aktif 6.946.341 JUTAAN IDR 67.49
Ottomitra Pembiayaan
Multiartha Tbk Konsumen
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Bank Maybank Indonesia Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara
elektronik. PT Bank Maybank Indonesia Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
31 December 2024
Informasi umum General information
Nama entitas PT Bank Maybank Indonesia Tbk Entity name
Penjelasan perubahan nama Explanation of change in
dari akhir periode laporan name from the end of the
sebelumnya preceding reporting period
Kode entitas BNII Entity code
Nomor identifikasi entitas AA053 Entity identification number
Industri utama entitas Keuangan dan Syariah / Financial and Entity main industry
Sharia
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting
standards
Sektor G. Financials Sector
Subsektor G1. Banks Subsector
Industri G11. Banks Industry
Subindustri G111. Banks Subindustry
Informasi pemegang saham Foreign Corporation Controlling shareholder
pengendali information
Jenis entitas Local Company - Indonesia Jurisdiction Type of entity
Jenis efek yang dicatatkan Saham dan Obligasi / Stock and Bond Type of listed securities
Jenis papan perdagangan Utama / Main Type of board on which the
tempat entitas tercatat entity is listed
Apakah merupakan laporan Entitas grup / Group entity Whether the financial
keuangan satu entitas atau statements are of an
suatu kelompok entitas individual entity or a group of
entities
Periode penyampaian Tahunan / Annual Period of financial
laporan keuangan statements submissions
Tanggal Surat Pernyataan February 20, 2024 Date Of Board Of Directors'
Direksi Statement Letter
Tanggal awal periode January 01, 2024 Current period start date
berjalan
Tanggal akhir periode December 31, 2024 Current period end date
berjalan
Tanggal akhir tahun December 31, 2023 Prior year end date
sebelumnya
Tanggal awal periode January 01, 2023 Prior period start date
sebelumnya
Tanggal akhir periode December 31, 2023 Prior period end date
sebelumnya
Tanggal akhir 2 tahun December 31, 2022 Prior 2 year end date
sebelumnya
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation
currency
Kurs konversi pada tanggal Conversion rate at reporting
pelaporan jika mata uang date if presentation currency
penyajian selain rupiah is other than rupiah
Pembulatan yang digunakan Jutaan / In Million Level of rounding used in
dalam penyajian jumlah financial statements
dalam laporan keuangan
Jenis laporan atas laporan Diaudit / Audited Type of report on financial
keuangan statements
Jenis opini auditor Wajar Tanpa Modifikasian / Unqualified Type of auditor's opinion
Page 3
Hal yang diungkapkan dalam Matters disclosed in
paragraf pendapat untuk emphasis-of-matter or
penekanan atas suatu other-matter paragraph, if
masalah atau paragraf any
penjelasan lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Ya / Yes Any Key Audit Matters
Opinion
Jumlah Hal Audit Utama 4 Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Hal audit utama adalah hal-hal yang, Key Audit Matters Paragraph
menurut pertimbangan profesional kami,
merupakan hal-hal paling signifikan dalam
audit kami atas laporan keuangan
konsolidasian periode kini. Hal audit utama
tersebut disampaikan dalam konteks audit
kami atas laporan keuangan konsolidasian
secara keseluruhan dan dalam
merumuskan opini kami atas laporan
keuangan konsolidasian terkait, dan kami
tidak menyatakan suatu opini terpisah atas
hal audit utama tersebut. Untuk hal audit
utama di bawah ini, penjelasan kami
tentang bagaimana audit kami merespons
hal tersebut disampaikan dalam konteks
tersebut. Kami telah memenuhi tanggung
jawab yang diuraikan dalam paragraf
Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit
atas Laporan Keuangan Konsolidasian
pada laporan kami, termasuk sehubungan
dengan hal audit utama yang
dikomunikasikan di bawah ini. Oleh karena
itu, audit kami mencakup pelaksanaan
prosedur yang didesain untuk merespons
penilaian kami atas risiko kesalahan
penyajian material dalam laporan
keuangan konsolidasian terlampir. Hasil
prosedur audit kami, termasuk prosedur
yang dilakukan untuk merespons hal audit
utama di bawah ini, menyediakan basis
bagi opini kami atas laporan keuangan
konsolidasian terlampir. Cadangan
kerugian penurunan nilai atas kredit yang
diberikan dan piutang/pembiayaan syariah
dan piutang pembiayaan konsumen
Penjelasan atas hal audit utama: Seperti
yang dijelaskan dalam Catatan 12 dan 13
atas laporan keuangan konsolidasian, pada
tanggal 31 Desember 2024, cadangan
kerugian penurunan nilai atas kredit yang
diberikan dan piutang/pembiayaan syariah
dan piutang pembiayaan konsumen adalah
masing-masing sebesar Rp3.902.938 juta
dan Rp116.486 juta. Informasi kebijakan
akuntansi material atas cadangan kerugian
penurunan nilai diungkapkan dalam
Catatan 2 dalam laporan keuangan
konsolidasian terlampir. Kami fokus pada
area ini karena nilai tercatat atas kredit
yang diberikan dan piutang/ pembiayaan
syariah dan piutang pembiayaan
konsumen dan cadangan kerugian
penurunan nilai terkait adalah signifikan
terhadap laporan keuangan konsolidasian
Grup terlampir. Penentuan cadangan
Page 4
kerugian penurunan nilai memerlukan
pertimbangan dan ketidakpastian estimasi
yang penentuan model untuk menghitung
cadangan kerugian penurunan nilai,
identifikasi eksposur kredit yang
mengalami penurunan kualitas kredit yang
signifikan, dan penentuan asumsi yang
digunakan dalam model perhitungan
cadangan kerugian penurunan nilai (untuk
eksposur yang dinilai secara individu atau
kolektif), termasuk faktor ekonomi makro
masa depan. Respon audit: Kami menguji
pengendalian utama atas pemberian,
segmentasi, penilaian kualitas kredit
internal secara regular, pencatatan dan
piutang/pembiayaan syariah dan piutang
pembiayaan konsumen. Kami memeroleh
pemahaman dan menilai metodologi
pengukuran penurunan nilai, validasi model
cadangan kerugian penurunan nilai, dan
data masukan, dasar dan asumsi yang
digunakan oleh Grup dalam menghitung
cadangan kerugian penurunan nilai, serta
menguji tiga tahapan kualitas kredit
portofolio sesuai dengan kriteria tingkatan
(staging) yang disusun oleh Grup untuk
kredit yang diberikan dan piutang
pembiayaan konsumen. Kami menguji
apakah pengalaman historis mewakili
keadaan saat ini dan kerugian terkini yang
terjadi dalam portofolio, serta menilai
kewajaran atas penyesuaian asumsi masa
depan, analisis faktor ekonomi makro, dan
beberapa skenario probabilitas tertimbang
untuk kredit yang diberikan dan piutang
pembiayaan konsumen. Untuk cadangan
kerugian penurunan nilai yang dinilai
secara individual, kami menguji sampel
kredit yang diberikan dan
piutang/pembiayaan syariah untuk
mengevaluasi ketepatan waktu Grup dalam
melakukan identifikasi eksposur yang
mengalami penurunan kualitas kredit yang
signifikan atau yang telah mengalami
penurunan nilai; untuk kasus-kasus di
mana penurunan nilai telah diidentifikasi,
kami menilai asumsi Grup atas arus kas
masa depan yang akan diterima, termasuk
nilai agunan yang dapat direalisasikan
berdasarkan informasi pasar yang tersedia
atau penitaian yang dilakukan oleh penilai
independen. Kami memeriksa keakurasian
perhitungan jumlah cadangan kerugian
penurunan nilai dengan melakukan
perhitungan ulang atas keseluruhan
portofolio yang penurunan nilainya dinilai
secara kolektif dan melakukan perhitungan
ulang atas penurunan nilai yang dinilai
secara individual berdasarkan sampel.
Kami menilai apakah pengungkapan di
laporan keuangan cukup dan secara
memadai mencerminkan eksposur Grup
terhadap risiko kredit. Kami melibatkan
pakar auditor internal kami untuk
membantu kami dalam melakukan
Page 5
prosedur-prosedur di atas ketika keahlian
spesifik mereka diperlukan.
Tanggal laporan audit atau 2025-02-20 Date of auditor's opinion or
hasil laporan review result of review report
Auditor tahun berjalan KAP Purwantono, Sungkoro dan Surja Current year auditor
Nama partner audit tahun Yasir Name of current year audit
berjalan signing partner
Lama tahun penugasan 5 Number of years served as
partner yang audit signing partner
menandatangani
Auditor tahun sebelumnya KAP Purwantono, Sungkoro dan Surja Prior year auditor
Nama partner audit tahun Yasir Name of prior year audit
sebelumnya signing partner
Kepatuhan terhadap Ya / Yes Whether in compliance with
pemenuhan peraturan OJK OJK rules No.
Nomor: 75/POJK.04/2017 75/POJK.04/2017 concerning
tentang Tanggung Jawab responsibilities of board of
Direksi Atas Laporan directors on financial
Keuangan statements
Kepatuhan terhadap Ya / Yes Compliance to the
pemenuhan independensi independency of Accountant
akuntan yang memberikan that provide services in
jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated
sesuai dengan POJK Nomor in OJK rules No.
13/POJK.03/2017 tentang 13/POJK.03/2017 concerning
Penggunaan Jasa Akuntan The Use of Public
Publik dalam Kegiatan Jasa Accountant and Auditing
Keuangan Firm in Financial Services
Activities.
Page 6
[4220000] Statement of financial position presented using order of liquidity -
Financial and Sharia Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
31 December 2024 31 December 2023
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
Aset Assets
Kas 1,861,870 1,570,030 Cash
Dana yang dibatasi Restricted funds
penggunaannya
Giro pada Bank Indonesia 10,696,358 8,152,106 Current accounts with Bank
Indonesia
Giro pada bank lain Current accounts with
other banks
Giro pada bank lain 2,511,034 2,097,274 Current accounts with
pihak ketiga other banks third parties
Giro pada bank lain 60,915 96,818 Current accounts with
pihak berelasi other banks related
parties
Cadangan kerugian ( 1,108 ) ( 1,810 ) Allowance for impairment
penurunan nilai pada losses for current
giro pada bank lain accounts with other bank
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan bank lain Indonesia and other banks
Penempatan pada 2,998,966 2,496,502 Placements with Bank
Bank Indonesia dan Indonesia and other
bank lain pihak ketiga banks third parties
Penempatan pada Placements with Bank
Bank Indonesia dan Indonesia and other
bank lain pihak banks related parties
berelasi
Cadangan kerugian ( 2,016 ) Allowance for impairment
penurunan nilai pada losses for placements
penempatan pada with other banks
bank lain
Piutang asuransi Insurance receivables
Piutang asuransi pihak Insurance receivables
ketiga third parties
Piutang asuransi pihak Insurance receivables
berelasi related parties
Cadangan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai pada losses for insurance
piutang asuransi receivables
Biaya akuisisi tangguhan Deferred acquisition costs
Deposito pada lembaga Deposits to clearing and
kliring dan penjaminan settlement guarantee
institution
Efek-efek yang Marketable securities
diperdagangkan
Efek-efek yang 1,941,629 1,297,687 Marketable securities
diperdagangkan pihak third parties
ketiga
Efek-efek yang Marketable securities
diperdagangkan pihak related parties
berelasi
Cadangan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai pada losses for marketable
Page 7
efek-efek yang securities
diperdagangkan
Investasi pemegang polis Investments of policyholder
pada kontrak unit-linked in unit-linked contracts
Efek yang dibeli dengan 838,276 2,333,072 Securities purchased under
janji dijual kembali agreement to resale
Wesel ekspor dan Bills and other receivables
tagihan lainnya
Wesel ekspor dan 1,720,337 410,693 Bills and other
tagihan lainnya pihak receivables third parties
ketiga
Wesel ekspor dan 0 Bills and other
tagihan lainnya pihak receivables related
berelasi parties
Cadangan kerugian ( 1,011 ) ( 380 ) Allowance for impairment
penurunan nilai pada losses for bills and other
wesel ekspor dan receivables
tagihan lainnya
Tagihan akseptasi Acceptance receivables
Tagihan akseptasi 1,574,241 786,695 Acceptance receivables
pihak ketiga third parties
Tagihan akseptasi 0 Acceptance receivables
pihak berelasi related parties
Cadangan kerugian ( 3,176 ) ( 1,065 ) Allowance for impairment
penurunan nilai pada losses for acceptance
tagihan akseptasi receivables
Tagihan derivatif Derivative receivables
Tagihan derivatif pihak 934,809 707,331 Derivative receivables
ketiga third parties
Tagihan derivatif pihak 446,622 273,660 Derivative receivables
berelasi related parties
Pinjaman yang Loans
diberikan
Pinjaman yang 120,245,103 107,804,976 Loans third parties
diberikan pihak ketiga
Pinjaman yang 143,478 251,301 Loans related parties
diberikan pihak
berelasi
Cadangan kerugian ( 3,902,938 ) ( 3,376,813 ) Allowance for impairment
penurunan nilai pada losses for loans
pinjaman yang
diberikan
Piutang dari lembaga Receivables from clearing
kliring dan penjaminan and settlement guarantee
institution
Piutang nasabah Receivables from
customers
Piutang nasabah Receivables from
pihak ketiga customers third parties
Piutang nasabah Receivables from
pihak berelasi customers related parties
Cadangan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai pada losses for receivables
piutang nasabah from customers
Piutang murabahah Murabahah receivables
Piutang murabahah Murabahah receivables
pihak ketiga third parties
Piutang murabahah Murabahah receivables
pihak berelasi related parties
Cadangan kerugian Allowance for impairment
Page 8
penurunan nilai pada losses for murabahah piutang murabahah receivables Piutang istishna Istishna receivables Piutang istishna pihak Istishna receivables third ketiga parties Piutang istishna pihak Istishna receivables berelasi related parties Cadangan kerugian Allowance for impairment penurunan nilai pada losses for istishna piutang istishna receivables Piutang ijarah Ijarah receivables Piutang ijarah pihak Ijarah receivables third ketiga parties Piutang ijarah pihak Ijarah receivables related berelasi parties Cadangan kerugian Allowance for impairment penurunan nilai pada losses for ijarah piutang ijarah receivables Piutang pembiayaan Consumer financing konsumen receivables Piutang pembiayaan 7,192,434 7,945,729 Consumer financing konsumen pihak receivables third parties ketiga Piutang pembiayaan Consumer financing konsumen pihak receivables related berelasi parties Cadangan kerugian ( 116,486 ) ( 145,288 ) Allowance for impairment penurunan nilai pada losses for consumer piutang pembiayaan financing receivables konsumen Pinjaman qardh Qardh funds Pinjaman qardh pihak Qardh funds third parties ketiga Pinjaman qardh pihak Qardh funds related berelasi parties Cadangan kerugian Allowance for impairment penurunan nilai pada losses for qardh funds pinjaman qardh Pembiayaan Mudharabah financing mudharabah Pembiayaan Mudharabah financing mudharabah pihak third parties ketiga Pembiayaan Mudharabah financing mudharabah pihak related parties berelasi Cadangan kerugian Allowance for impairment penurunan nilai pada losses for mudharabah pembiayaan financing mudharabah Pembiayaan Musyarakah financing musyarakah Pembiayaan Musyarakah financing musyarakah pihak third parties ketiga Pembiayaan Musyarakah financing musyarakah pihak related parties berelasi Cadangan kerugian Allowance for impairment penurunan nilai pada losses for musyarakah
Page 9
pembiayaan financing
musyarakah
Investasi sewa Lease investments
Investasi sewa pihak Lease investments third
ketiga parties
Investasi sewa pihak Lease investments
berelasi related parties
Investasi sewa nilai Lease investments
residu yang terjamin guaranteed residual
value
Investasi sewa Lease investments
pendapatan deferred financing
pembiayaan income
tangguhan
Investasi sewa Lease investments
simpanan jaminan guarantee deposits
Cadangan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai pada losses for lease
investasi sewa investments
Tagihan anjak piutang Factoring receivables
Tagihan anjak piutang Factoring receivables
pihak ketiga third parties
Tagihan anjak piutang Factoring receivables
pihak berelasi related parties
Tagihan anjak piutang Factoring receivables on
pada pendapatan deferred factoring
anjak piutang income
tangguhan
Cadangan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai pada losses for factoring
tagihan anjak piutang receivables
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
ketiga parties
Piutang lainnya pihak Other receivables related
berelasi parties
Cadangan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai pada losses for other
piutang lainnya receivables
Aset keuangan lainnya 38,431,839 30,341,264 Other financial assets
Obligasi pemerintah Government bonds
Aset tidak lancar atau Non-current assets or
kelompok lepasan disposal groups classified as
diklasifikasikan sebagai held-for-sale
dimiliki untuk dijual
Aset tidak lancar atau Non-current assets or
kelompok lepasan disposal groups classified as
diklasifikasikan sebagai held-for-distribution to
dimiliki untuk owners
didistribusikan kepada
pemilik
Uang muka Advances
Biaya dibayar dimuka 307,682 128,326 Prepaid expenses
Jaminan Guarantees
Pajak dibayar dimuka Prepaid taxes
Klaim atas pengembalian Claims for tax refund
pajak
Aset pajak tangguhan 613,076 690,557 Deferred tax assets
Investasi yang dicatat Investments accounted for
dengan menggunakan using equity method
Page 10
metode ekuitas
Investasi pada ventura Investments in joint
bersama dan entitas ventures and associates
asosiasi
Investasi pada entitas Investments in joint
ventura bersama ventures
Investasi pada entitas Investments in
asosiasi associates
Aset reasuransi Reinsurance assets
Aset imbalan pasca kerja Post-employment benefit
assets
Goodwill 7,128 7,128 Goodwill
Aset takberwujud selain 359,233 356,496 Intangible assets other than
goodwill goodwill
Properti investasi Investment properties
Aset ijarah Ijarah assets
Aset tetap 3,389,861 3,146,342 Property, plant, and
equipment
Aset hak guna 602,351 681,882 Right of use assets
Aset pengampunan pajak Tax amnesty assets
Agunan yang diambil alih 781,806 764,941 Foreclosed assets
Aset lainnya 3,545,493 2,989,632 Other assets
Jumlah aset 197,179,822 171,803,070 Total assets
Liabilitas, dana syirkah Liabilities, temporary syirkah
temporer dan ekuitas funds and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera 904,807 938,440 Obligations due
immediately
Bagi hasil yang belum Undistributed profit
dibagikan sharing
Dana simpanan Sharia deposits
syariah
Simpanan nasabah Customers deposits
Giro Current accounts
Giro pihak 39,319,637 35,510,420 Current accounts
ketiga third parties
Giro pihak 280,192 242,713 Current accounts
berelasi related parties
Giro wadiah Wadiah demand
deposits
Giro wadiah Wadiah demand
pihak ketiga deposits third
parties
Giro wadiah Wadiah demand
pihak berelasi deposits related
parties
Tabungan Savings
Tabungan 23,268,245 23,201,387 Savings third
pihak ketiga parties
Tabungan 34,093 41,843 Savings related
pihak berelasi parties
Tabungan wadiah Wadiah savings
Tabungan Wadiah savings
wadiah pihak third parties
ketiga
Tabungan Wadiah savings
wadiah pihak related parties
berelasi
Page 11
Deposito Time deposits
berjangka
Deposito 56,011,711 56,383,142 Time deposits
berjangka pihak third parties
ketiga
Deposito 90,013 123,003 Time deposits
berjangka pihak related parties
berelasi
Deposito wakalah Wakalah deposits
Deposito Wakalah deposits
wakalah pihak third parties
ketiga
Deposito Wakalah deposits
wakalah pihak related parties
berelasi
Simpanan dari bank Other banks deposits
lain
Simpanan dari 2,914,963 1,439,158 Other banks deposits
bank lain pihak related parties
berelasi
Simpanan dari 3,105,294 3,343,738 Other banks deposits
bank lain pihak third parties
ketiga
Efek yang dijual 14,803,086 2,017,063 Securities sold with
dengan janji untuk repurchase agreement
dibeli kembali
Liabilitas derivatif Derivative payables
Liabilitas derivatif 847,999 710,428 Derivative payables
pihak ketiga third parties
Liabilitas derivatif 508,422 252,713 Derivative payables
pihak berelasi related parties
Utang asuransi Insurance payables
Utang koasuransi Coinsurance liabilities
Liabilitas kepada Liabilities to policyholder
pemegang polis in unit-linked contracts
unit-linked
Utang bunga 275,929 263,193 Interest payables
Liabilitas akseptasi Acceptance liabilities
Liabilitas akseptasi 56,085 517 Acceptance liabilities
pihak berelasi related parties
Liabilitas akseptasi 1,360,144 511,522 Acceptance liabilities
pihak ketiga third parties
Utang usaha Accounts payable
Uang muka dan Advances and
angsuran installments
Utang dividen Dividends payable
Utang dealer 165,768 138,158 Dealer payables
Pinjaman yang Borrowings
diterima
Pinjaman yang 14,426,809 7,744,928 Borrowings third
diterima pihak parties
ketiga
Pinjaman yang Borrowings related
diterima pihak parties
berelasi
Pinjaman yang Borrowings payables
diterima utang to clearing and
pada lembaga settlement guarantee
kliring dan institution
penjaminan
Page 12
Efek yang diterbitkan Securities issued
Utang obligasi 3,713,750 4,222,181 Bonds payable
Sukuk Sukuk
Obligasi Subordinated bonds
subordinasi
Surat utang jangka Medium term notes
menengah
Efek yang Others securities
diterbitkan lainnya issued
Liabilitas kontrak Insurance contract
asuransi liabilities
Utang perusahaan Securities company
efek payables
Provisi Provisions
Liabilitas atas kontrak Contract liabilities
Pendapatan 37,142 35,948 Deferred income
ditangguhkan
Liabilitas sewa 453,390 528,247 Finance lease liabilities
pembiayaan
Estimasi kerugian 140,738 120,203 Estimated losses on
komitmen dan commitments and
kontinjensi contingencies
Beban akrual 682,686 704,163 Accrued expenses
Utang pajak 316,308 395,225 Taxes payable
Liabilitas pajak Deferred tax liabilities
tangguhan
Liabilitas Tax amnesty liabilities
pengampunan pajak
Liabilitas lainnya 505,033 517,422 Other liabilities
Kewajiban imbalan 1,649,703 1,521,830 Post-employment benefit
pasca kerja obligations
Pinjaman Subordinated loans
subordinasi
Pinjaman 0 Subordinated loans
subordinasi pihak third parties
ketiga
Pinjaman 99,484 99,451 Subordinated loans
subordinasi pihak related parties
berelasi
Jumlah liabilitas 165,971,431 141,007,036 Total liabilities
Dana syirkah temporer Temporary syirkah funds
Bukan bank Non-banks
Giro mudharabah Mudharabah current
account
Giro Mudharabah
mudharabah current account
pihak ketiga third parties
Giro berjangka Mudharabah
mudharabah current account
pihak berelasi related parties
Tabungan Mudharabah saving
mudharabah deposits
Tabungan Mudharabah
mudharabah saving deposits
pihak ketiga third parties
Tabungan Mudharabah
mudharabah saving deposits
pihak berelasi related parties
Deposito Mudharabah time
Page 13
berjangka deposits
mudharabah
Deposito Mudharabah time
berjangka deposits third
mudharabah parties
pihak ketiga
Deposito Mudharabah time
berjangka deposits related
mudharabah parties
pihak berelasi
Bank Bank
Giro mudharabah Mudharabah current
account
Tabungan Mudharabah saving
mudharabah deposits (ummat)
(ummat)
Deposito berjangka Mudharabah time
mudharabah deposits
Efek yang diterbitkan Bank securities issued
bank
Investasi Interbank
mudharabah antar mudharabah
bank investments
Sukuk mudharabah Mudharabah sukuk
Sukuk mudharabah Subordinated
subordinasi mudharabah sukuk
Jumlah dana syirkah Total temporary
temporer syirkah funds
Jumlah akumulasi dana Total accumulated tabarru's
tabarru funds
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of
pemilik entitas induk parent entity
Saham biasa 3,855,908 3,855,908 Common stocks
Saham preferen Preferred stocks
Tambahan modal 6,357,376 6,357,376 Additional paid-in
disetor capital
Saham treasuri Treasury stocks
Uang muka Advances in capital
setoran modal stock
Opsi saham Stock options
Penjabaran Translation
laporan keuangan adjustment
Cadangan 2,109,514 1,979,935 Revaluation reserves
revaluasi
Cadangan selisih 40,793 42,142 Reserve of exchange
kurs penjabaran differences on
translation
Cadangan ( 349,335 ) ( 166,273 ) Reserve for changes
perubahan nilai in fair value of fair
wajar aset value through other
keuangan nilai comprehensive
wajar melalui income financial
pendapatan assets
komprehensif
lainnya
Cadangan Reserve of gains
keuntungan (losses) from
(kerugian) investasi investments in equity
Page 14
pada instrumen instruments
ekuitas
Cadangan Reserve of
pembayaran share-based
berbasis saham payments
Cadangan lindung Reserve of cash flow
nilai arus kas hedges
Cadangan 423,045 351,098 Reserve of
pengukuran remeasurements of
kembali program defined benefit plans
imbalan pasti
Cadangan lainnya Other reserves
Selisih Transaksi Difference Due to
Perubahan Ekuitas Changes of Equity in
Entitas Subsidiary/Associates
Anak/Asosiasi
Komponen ekuitas ( 57,313 ) ( 57,313 ) Other components of
lainnya equity
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi (deficit)
kerugian)
Saldo laba Appropriated
yang telah retained
ditentukan earnings
penggunaanya
Cadangan 771,182 771,182 General and
umum dan legal reserves
wajib
Cadangan Specific
khusus reserves
Saldo laba 17,455,695 17,124,265 Unappropriated
yang belum retained earnings
ditentukan
penggunaannya
Jumlah ekuitas 30,606,865 30,258,320 Total equity
yang attributable to
diatribusikan equity owners of
kepada pemilik parent entity
entitas induk
Proforma ekuitas Proforma equity
Kepentingan 601,526 537,714 Non-controlling interests
non-pengendali
Jumlah ekuitas 31,208,391 30,796,034 Total equity
Jumlah liabilitas, dana 197,179,822 171,803,070 Total liabilities, temporary
syirkah temporer dan syirkah funds and equity
ekuitas
Page 15
[4322000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented before tax, by nature - Financial and Sharia Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
31 December 2024 31 December 2023
Laporan laba rugi dan Statement of profit or loss
penghasilan komprehensif and other comprehensive
lain income
Pendapatan dan beban Operating income and
operasional expenses
Pendapatan bunga 13,062,202 11,883,891 Interest income
Beban bunga ( 5,956,792 ) ( 4,650,268 ) Interest expenses
Pendapatan pengelolaan Revenue from fund
dana oleh bank sebagai management as
mudharib mudharib
Hak pihak ketiga atas Third parties share on
bagi hasil dana syirkah return of temporary
temporer syirkah funds
Pendapatan asuransi Insurance income
Pendapatan dari Revenue from
premi asuransi insurance premiums
Premi reasuransi Reinsurance
premiums
Premi retrosesi Retrocession
premiums
Penurunan (kenaikan) Decrease (increase) in
premi yang belum unearned premiums
merupakan
pendapatan
Penurunan (kenaikan) Decrease (increase) in
pendapatan premi premium income
disesikan kepada ceded to reinsurancer
reasuradur
Pendapatan komisi Insurance commission
asuransi income
Pendapatan bersih Net investment
investasi income
Penerimaan ujrah Ujrah received
Pendapatan asuransi Other insurance
lainnya income
Beban asuransi Insurance expenses
Beban klaim Claim expenses
Klaim reasuransi Reinsurance claims
Klaim retrosesi Retrocession claims
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) in
estimasi liabilitas estimated claims
klaim liability
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) in
liabilitas manfaat polis liability for future
masa depan policy benefit
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) in
provisi yang timbul provision for losses
dari tes kecukupan arising from liability
liabilitas adequacy test
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) in
liabilitas asuransi yang insurance liabilities
Page 16
disesikan kepada ceded to reinsurers
reasuradur
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) in
liabilitas pemegang liabilities to
polis pada kontrak policyholder in
unit-linked unit-linked contracts
Beban komisi asuransi Insurance commission
expenses
Ujrah dibayar Ujrah paid
Beban akuisisi dari Acquisition costs of
kontrak asuransi insurance contracts
Beban asuransi Other insurance
lainnya expenses
Pendapatan dari Financing income
pembiayaan
Pendapatan dari Revenue from
pembiayaan consumer financing
konsumen
Pendapatan dari sewa Revenue from finance
pembiayaan lease
Pendapatan dari sewa Revenue from
operasi operating lease
Pendapatan dari anjak Revenue from
piutang factoring
Pendapatan sekuritas Securities income
Pendapatan kegiatan Revenue from
penjamin emisi dan underwriting activities
penjualan efek and selling fees
Pendapatan Revenue from
pembiayaan transaksi financing transactions
nasabah
Pendapatan jasa biro Revenue from
administrasi efek securities
administration service
Pendapatan kegiatan Revenue from
jasa manajer investasi investment
management services
Pendapatan kegiatan Revenue from
jasa penasehat financial advisory
keuangan services
Keuntungan Realised gains
(kerugian) dari (losses) on trading of
transaksi marketable securities
perdagangan efek
yang telah direalisasi
Keuntungan Gains (losses) on
(kerugian) perubahan changes in fair value
nilai wajar efek of marketable
securities
Pendapatan operasional Other operating income
lainnya
Pendapatan investasi Investments income
Pendapatan provisi 368,962 393,334 Provisions and
dan komisi dari commissions income
transaksi lainnya from transactions
selain kredit other than loan
Pendapatan transaksi Revenue from trading
perdagangan transactions
Pendapatan dividen Dividends income
Keuntungan Realised gains
Page 17
(kerugian) yang telah (losses) from
direalisasi atas derivative instruments
instrumen derivatif
Penerimaan kembali 645,118 333,116 Revenue from
aset yang telah recovery of written-off
dihapusbukukan assets
Keuntungan ( 225,782 ) ( 5,943 ) Gains (losses) on
(kerugian) selisih kurs changes in foreign
mata uang asing exchange rates
Keuntungan Gains (losses) on
(kerugian) pelepasan disposal of property
aset tetap and equipment
Keuntungan Gains (losses) on
(kerugian) pelepasan disposal of foreclosed
agunan yang diambil assets
alih
Pendapatan 1,372,308 1,310,515 Other operating
operasional lainnya income
Pemulihan penyisihan Recovery of impairment
kerugian penurunan loss
nilai
Pemulihan penyisihan 2,840 22,548 Recovery of
kerugian penurunan impairment loss of
nilai aset keuangan financial assets
Pemulihan penyisihan Recovery of
kerugian penurunan impairment loss of
nilai aset keuangan - financial assets
sewa pembiayaan finance lease
Pemulihan penyisihan Recovery of
kerugian penurunan impairment loss of
nilai aset keuangan - financial assets
piutang pembiayaan consumer financing
konsumen receivables
Pemulihan penyisihan Recovery of
kerugian penurunan impairment loss of
nilai aset non-financial assets
non-keuangan
Pemulihan penyisihan Recovery of
kerugian penurunan impairment loss of
nilai aset non-financial assets
non-keuangan - repossessed
agunan yang diambil collaterals
alih
Pemulihan penyisihan Recovery of estimated
estimasi kerugian atas loss of commitments
komitmen dan and contingency
kontinjensi
Pembentukan kerugian Allowances for
penurunan nilai impairment losses
Pembentukan ( 1,334,223 ) ( 1,086,800 ) Allowances for
penyisihan kerugian impairment losses on
penurunan nilai aset earnings assets
produktif
Pembentukan ( 18,263 ) ( 52,346 ) Allowances for
penyisihan kerugian impairment losses on
penurunan nilai aset non-earnings assets
non-produktif
Pembalikan (beban) ( 19,730 ) 1,538 Reversal (expense) of
estimasi kerugian estimated losses on
komitmen dan kontijensi commitments and
contingencies
Beban operasional Other operating
Page 18
lainnya expenses
Beban umum dan ( 2,508,290 ) ( 2,318,658 ) General and
administrasi administrative
expenses
Beban penjualan Selling expenses
Beban sewa, ( 546,723 ) ( 486,575 ) Rent, maintenance
pemeliharaan, dan and improvement
perbaikan expenses
Beban provisi dan Other fees and
komisi commissions
expenses
Beban operasional ( 3,252,987 ) ( 2,996,464 ) Other operating
lainnya expenses
Jumlah laba operasional 1,588,640 2,347,888 Total profit from operation
Pendapatan dan beban Non-operating income and
bukan operasional expense
Pendapatan bukan 19,052 14,163 Non-operating income
operasional
Beban bukan operasional ( 7,379 ) ( 7,377 ) Non-operating expenses
Bagian atas laba (rugi) Share of profit (loss) of
entitas asosiasi yang associates accounted for
dicatat dengan using equity method
menggunakan metode
ekuitas
Bagian atas laba (rugi) Share of profit (loss) of
entitas ventura bersama joint ventures accounted
yang dicatat for using equity method
menggunakan metode
ekuitas
Jumlah laba (rugi) sebelum 1,600,313 2,354,674 Total profit (loss) before
pajak penghasilan tax
Pendapatan (beban) pajak ( 401,670 ) ( 536,924 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari 1,198,643 1,817,750 Total profit (loss) from
operasi yang dilanjutkan continuing operations
Laba (rugi) dari operasi yang Profit (loss) from
dihentikan discontinued operations
Jumlah laba (rugi) 1,198,643 1,817,750 Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya, sebelum pajak income, before tax
Pendapatan Other comprehensive
komprehensif lainnya income that will not be
yang tidak akan reclassified to profit or
direklasifikasi ke laba loss, before tax
rugi, sebelum pajak
Pendapatan 131,849 ( 379 ) Other comprehensive
komprehensif lainnya income for gains
atas keuntungan (losses) on revaluation
(kerugian) hasil of property and
revaluasi aset tetap, equipment, before tax
sebelum pajak
Pendapatan 93,926 65,225 Other comprehensive
komprehensif lainnya income for
atas pengukuran remeasurement of
kembali kewajiban defined benefit obl
manfaat pasti, igation, before tax
sebelum pajak
Penyesuaian lainnya Other adjustments to
atas pendapatan other comprehensive
komprehensif lainnya income that will not be
reclassified to profit or
loss, before tax
Page 19
yang tidak akan
direklasifikasi ke laba
rugi, sebelum pajak
Jumlah pendapatan 225,775 64,846 Total other
komprehensif lainnya comprehensive
yang tidak akan income that will not be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit or
rugi, sebelum pajak loss, before tax
Pendapatan Other comprehensive
komprehensif lainnya income that may be
yang akan reclassified to profit or
direklasifikasi ke laba loss, before tax
rugi, sebelum pajak
Keuntungan ( 1,349 ) 1,485 Gains (losses) on
(kerugian) selisih kurs exchange differences
penjabaran, sebelum on translation, before
pajak tax
Penyesuaian Reclassification
reklasifikasi selisih adjustments on
kurs penjabaran, exchange differences
sebelum pajak on translation, before
tax
Keuntungan ( 235,163 ) 1,068 Unrealised gains
(kerugian) yang belum (losses) on changes in
direalisasi atas fair value through
perubahan nilai wajar other comprehensive
aset keuangan melalui income, before tax
penghasilan
komprehensif lain,
sebelum pajak
Penyesuaian Reclassification
reklasifikasi atas aset adjustments on fair
keuangan nilai wajar value through other
melalui pendapatan comprehensive
komprehensif lainnya, income financial
sebelum pajak assets, before tax
Keuntungan Gains (losses) on
(kerugian) lindung nilai cash flow hedges,
arus kas, sebelum before tax
pajak
Penyesuaian Reclassification
reklasifikasi atas adjustments on cash
lindung nilai arus kas, flow hedges, before
sebelum pajak tax
Nilai tercatat dari aset Carrying amount of
(liabilitas) non-financial asset
non-keuangan yang (liability) whose
perolehan atau acquisition or
keterjadiannya incurrence was
merupakan suatu hedged on highly
prakiraan transaksi probable forecast
yang kemungkinan transaction, adjusted
besar terjadi yang from equity, before tax
dilindung nilai,
sebelum pajak
Keuntungan Gains (losses) on
(kerugian) lindung nilai hedges of net
investasi bersih investments in foreign
kegiatan usaha luar operations, before tax
negeri, sebelum pajak
Penyesuaian Reclassification
reklasifikasi atas adjustments on
lindung nilai investasi hedges of net
Page 20
bersih kegiatan usaha investments in foreign
luar negeri, sebelum operations, before tax
pajak
Bagian pendapatan Share of other
komprehensif lainnya comprehensive
dari entitas asosiasi income of associates
yang dicatat dengan accounted for using
menggunakan metode equity method, before
ekuitas, sebelum tax
pajak
Bagian pendapatan Share of other
komprehensif lainnya comprehensive
dari entitas ventura income of joint
bersama yang dicatat ventures accounted
dengan menggunakan for using equity
metode ekuitas, method, before tax
sebelum pajak
Penyesuaian lainnya Other adjustments to
atas pendapatan other comprehensive
komprehensif lainnya income that may be
yang akan reclassified to profit or
direklasifikasi ke laba loss, before tax
rugi, sebelum pajak
Jumlah pendapatan ( 236,512 ) 2,553 Total other
komprehensif lainnya comprehensive
yang akan income that may be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit or
rugi, sebelum pajak loss, before tax
Jumlah pendapatan ( 10,737 ) 67,399 Total other
komprehensif lainnya, comprehensive income,
sebelum pajak before tax
Pajak atas pendapatan 31,436 ( 15,896 ) Tax on other comprehensive
komprehensif lainnya income
Jumlah pendapatan 20,699 51,503 Total other comprehensive
komprehensif lainnya, income, after tax
setelah pajak
Jumlah laba rugi 1,219,342 1,869,253 Total comprehensive
komprehensif income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat 1,115,963 1,743,406 Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke entitas parent entity
induk
Laba (rugi) yang dapat 82,680 74,344 Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke non-controlling interests
kepentingan
non-pengendali
Laba rugi komprehensif Comprehensive income
yang dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif 1,133,078 1,793,756 Comprehensive income
yang dapat diatribusikan attributable to parent
ke entitas induk entity
Laba rugi komprehensif 86,264 75,497 Comprehensive income
yang dapat diatribusikan attributable to
ke kepentingan non-controlling interests
non-pengendali
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per
diatribusikan kepada share attributable to
pemilik entitas induk equity owners of the
parent entity
Page 21
Laba (rugi) per saham 14.64 22.87 Basic earnings (loss)
dasar dari operasi per share from
yang dilanjutkan continuing operations
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss)
dasar dari operasi per share from
yang dihentikan discontinued
operations
Laba (rugi) per saham Diluted earnings (loss)
dilusian per share
Laba (rugi) per saham Diluted earnings (loss)
dilusian dari operasi per share from
yang dilanjutkan continuing operations
Laba (rugi) per saham Diluted earnings (loss)
dilusian dari operasi per share from
yang dihentikan discontinued
operations
Page 22
[4410000] Statement of changes in equity - Financial and Sharia Industry
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Additional Reserve of exchange Reserve for changes in fair value of fair value Reserve of Reserve of Reserve of Difference Due to Changes of Difference in value of equity Other transactions with Other components
Common Preferred Treasury Advances in Stock Translation Revaluation Reserve of gains (losses) from Other Other equity Appropriated retained Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to Proforma Non-controlling
paid-in differences on through other comprehensive income financial share-based cash flow remeasurements of defined Equity in transactions with non-controlling non-controlling of equity Equity
stocks stocks stocks capital stock options adjustment reserves investments in equity instruments reserves interests earnings-general and legal reserves earnings-specific reserves earnings parent entity equity interests
capital translation assets payments hedges benefit plans Subsidiary/Associates interests interests transactions
Tambahan Uang muka Penjabaran Cadangan perubahan nilai wajar aset keuangan Cadangan Cadangan Cadangan pengukuran Kepentingan Komponen Saldo laba yang telah ditentukan Saldo laba yang telah ditentukan Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Saham Saham Saham Opsi Cadangan Cadangan selisih kurs Cadangan keuntungan (kerugian) Cadangan Selisih Transaksi Perubahan Selisih transaksi ekuitas dengan Transaksi dengan pihak Proforma Kepentingan
modal setoran laporan nilai wajar melalui pendapatan komprehensif pembayaran lindung nilai kembali program imbalan ekuitas transaksi ekuitas penggunaannya-cadangan umum dan penggunaannya-cadangan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
biasa preferen treasuri saham revaluasi penjabaran investasi pada instrumen ekuitas lainnya Ekuitas Entitas Anak/Asosiasi pihak non-pengendali non-pengendali lainnya ekuitas non-pengendali
disetor modal keuangan lainnya berbasis saham arus kas pasti lainnya lainnya wajib khusus penggunaannya entitas induk
Laporan perubahan ekuitas [baris komponen] Statement of changes in equity [line items]
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 3,855,908 6,357,376 1,979,935 42,142 ( 166,273 ) 351,098 ( 57,313 ) 771,182 17,124,265 30,258,320 537,714 30,796,034 Balance before restatement at beginning of
period
Penyesuaian Adjustments
Penerapan awal standar akuntansi baru dan revisi Initial adoption of new and revised accounting
standards
Perubahan kebijakan akuntansi secara sukarela Voluntary changes in accounting policies
Koreksi kesalahan periode lalu Correction of prior period errors
Penyesuaian lainnya Other adjustments
Posisi ekuitas, awal periode 3,855,908 6,357,376 1,979,935 42,142 ( 166,273 ) 351,098 ( 57,313 ) 771,182 17,124,265 30,258,320 537,714 30,796,034 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 1,115,963 1,115,963 82,680 1,198,643 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 129,579 ( 1,349 ) ( 183,062 ) 71,947 17,115 3,584 20,699 Other comprehensive income
Penjabaran laporan keuangan Translation adjustment
Pembentukan cadangan umum Allocation for general reserves
Pembentukan cadangan khusus Allocation for specific reserves
Distribusi dividen kas ( 784,533 ) ( 784,533 ) ( 22,452 ) ( 806,985 ) Distributions of cash dividends
Distribusi dividen saham Distributions of stock dividends
Penerbitan saham biasa Issuance of common stocks
Penerbitan saham preferen Issuance of preferred stocks
Biaya emisi efek Stock issuance costs
Penerbitan instrumen yang dapat dikonversi Issuance of convertible instruments
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi saham tresuri Increase (decrease) in equity through treasury
stock transactions
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi pembayaran berbasis saham Increase (decrease) in equity through
share-based payment transactions
Pelaksanaan instrumen yang dapat dikonversi Exercise of convertible instruments
Pelaksanaan waran Exercise of warrants
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi dengan pemilik ekuitas Increase (decrease) in equity through
transactions with owner's equity
Setoran modal dari kepentingan non-pengendali Stock subscription from non-controlling
interests
Perubahan kepentingan non-pengendali atas akuisisi entitas anak Changes in non-controlling interests due to
acquisition of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pendirian entitas anak Changes in non-controlling interests due to
establishment of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan entitas anak Changes in non-controlling interests due to
disposal of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan operasi yang Changes in non-controlling interests due to
dihentikan disposal of a discontinued operation
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan sebagian Changes in non-controlling interests due to
kepemilikan pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya partial disposal of interests in subsidiaries
pengendalian without loss of control
Perubahan kepentingan non-pengendali atas transaksi lainnya dengan Changes in non-controlling interests due to
kepentingan non-pengendali other transactions with non-controlling interests
Eliminasi defisit dalam rangka kuasi reorganisasi Elimination of deficit in connection with
quasi-reorganisation
Pelaksanaan opsi saham Stock options exercised
Dampak penerapan psak no. 70 atas aset pengampunan pajak Impact of psak no. 70 adoption on tax amnesty
assets
Saldo penyesuaian dampak penerapan retrospektif atas PSAK Retrospective adjustment of PSAK
implementation
Transaksi ekuitas lainnya Other equity transactions
Posisi ekuitas, akhir periode 3,855,908 6,357,376 2,109,514 40,793 ( 349,335 ) 423,045 ( 57,313 ) 771,182 17,455,695 30,606,865 601,526 31,208,391 Equity position, end of the period
Page 23
[4410000] Statement of changes in equity - Financial and Sharia Industry - Prior Year
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Additional Reserve of exchange Reserve for changes in fair value of fair value Reserve of Reserve of Reserve of Difference Due to Changes of Difference in value of equity Other transactions with Other components
Common Preferred Treasury Advances in Stock Translation Revaluation Reserve of gains (losses) from Other Other equity Appropriated retained Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to Proforma Non-controlling
paid-in differences on through other comprehensive income financial share-based cash flow remeasurements of defined Equity in transactions with non-controlling non-controlling of equity Equity
stocks stocks stocks capital stock options adjustment reserves investments in equity instruments reserves interests earnings-general and legal reserves earnings-specific reserves earnings parent entity equity interests
capital translation assets payments hedges benefit plans Subsidiary/Associates interests interests transactions
Tambahan Uang muka Penjabaran Cadangan perubahan nilai wajar aset keuangan Cadangan Cadangan Cadangan pengukuran Kepentingan Komponen Saldo laba yang telah ditentukan Saldo laba yang telah ditentukan Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Saham Saham Saham Opsi Cadangan Cadangan selisih kurs Cadangan keuntungan (kerugian) Cadangan Selisih Transaksi Perubahan Selisih transaksi ekuitas dengan Transaksi dengan pihak Proforma Kepentingan
modal setoran laporan nilai wajar melalui pendapatan komprehensif pembayaran lindung nilai kembali program imbalan ekuitas transaksi ekuitas penggunaannya-cadangan umum dan penggunaannya-cadangan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
biasa preferen treasuri saham revaluasi penjabaran investasi pada instrumen ekuitas lainnya Ekuitas Entitas Anak/Asosiasi pihak non-pengendali non-pengendali lainnya ekuitas non-pengendali
disetor modal keuangan lainnya berbasis saham arus kas pasti lainnya lainnya wajib khusus penggunaannya entitas induk
Laporan perubahan ekuitas [baris komponen] Statement of changes in equity [line items]
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 3,855,908 6,357,376 1,980,314 40,657 ( 165,794 ) 301,375 ( 57,313 ) 771,182 15,969,288 29,052,993 480,957 29,533,950 Balance before restatement at beginning of
period
Penyesuaian Adjustments
Penerapan awal standar akuntansi baru dan revisi Initial adoption of new and revised accounting
standards
Perubahan kebijakan akuntansi secara sukarela Voluntary changes in accounting policies
Koreksi kesalahan periode lalu Correction of prior period errors
Penyesuaian lainnya Other adjustments
Posisi ekuitas, awal periode 3,855,908 6,357,376 1,980,314 40,657 ( 165,794 ) 301,375 ( 57,313 ) 771,182 15,969,288 29,052,993 480,957 29,533,950 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 1,743,406 1,743,406 74,344 1,817,750 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya ( 379 ) 1,485 ( 479 ) 49,723 50,350 1,153 51,503 Other comprehensive income
Penjabaran laporan keuangan Translation adjustment
Pembentukan cadangan umum Allocation for general reserves
Pembentukan cadangan khusus Allocation for specific reserves
Distribusi dividen kas ( 588,429 ) ( 588,429 ) ( 18,740 ) ( 607,169 ) Distributions of cash dividends
Distribusi dividen saham Distributions of stock dividends
Penerbitan saham biasa Issuance of common stocks
Penerbitan saham preferen Issuance of preferred stocks
Biaya emisi efek Stock issuance costs
Penerbitan instrumen yang dapat dikonversi Issuance of convertible instruments
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi saham tresuri Increase (decrease) in equity through treasury
stock transactions
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi pembayaran berbasis saham Increase (decrease) in equity through
share-based payment transactions
Pelaksanaan instrumen yang dapat dikonversi Exercise of convertible instruments
Pelaksanaan waran Exercise of warrants
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi dengan pemilik ekuitas Increase (decrease) in equity through
transactions with owner's equity
Setoran modal dari kepentingan non-pengendali Stock subscription from non-controlling
interests
Perubahan kepentingan non-pengendali atas akuisisi entitas anak Changes in non-controlling interests due to
acquisition of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pendirian entitas anak Changes in non-controlling interests due to
establishment of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan entitas anak Changes in non-controlling interests due to
disposal of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan operasi yang Changes in non-controlling interests due to
dihentikan disposal of a discontinued operation
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan sebagian Changes in non-controlling interests due to
kepemilikan pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya partial disposal of interests in subsidiaries
pengendalian without loss of control
Perubahan kepentingan non-pengendali atas transaksi lainnya dengan Changes in non-controlling interests due to
kepentingan non-pengendali other transactions with non-controlling interests
Eliminasi defisit dalam rangka kuasi reorganisasi Elimination of deficit in connection with
quasi-reorganisation
Pelaksanaan opsi saham Stock options exercised
Dampak penerapan psak no. 70 atas aset pengampunan pajak Impact of psak no. 70 adoption on tax amnesty
assets
Saldo penyesuaian dampak penerapan retrospektif atas PSAK Retrospective adjustment of PSAK
implementation
Transaksi ekuitas lainnya Other equity transactions
Posisi ekuitas, akhir periode 3,855,908 6,357,376 1,979,935 42,142 ( 166,273 ) 351,098 ( 57,313 ) 771,182 17,124,265 30,258,320 537,714 30,796,034 Equity position, end of the period
Page 24
[4510000] Statement of cash flows, direct method - Financial and Sharia
Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
31 December 2024 31 December 2023
Laporan arus kas Statement of cash flows
Arus kas dari aktivitas Cash flows from operating
operasi activities
Arus kas sebelum Cash flows before
perubahan dalam aset changes in operating
dan liabilitas operasi assets and liabilities
Penerimaan bunga, 13,009,832 11,865,799 Interest, investment
hasil investasi, provisi, income, fees and
dan komisi commissions received
Pembayaran bunga ( 5,915,453 ) ( 4,643,367 ) Payments Of Interest
dan bonus, provisi dan And Bonus Fees And
komisi Commissions
Bunga bank dan Interest from banks
deposito berjangka and time deposits
Penerimaan Revenue receipts from
pendapatan fund management as
pengelolaan dana mudharib
sebagai mudharib
Pembayaran bagi Payments of
hasil dana syirkah temporary syirkah
temporer funds
Penerimaan premi Receipts from
asuransi insurance premiums
Penerimaan klaim Receipts from
reasuransi reinsurance claims
Penerimaan Receipts (payments)
(pembayaran) komisi of commission
Penerimaan klaim Receipts from
retrosesi retrocession claims
Penerimaan dari ujrah Receipts of ujrah
Penerimaan dari Receipts from
(pembayaran kepada) (payments to) clearing
lembaga kliring dan and guarantee
penjaminan institution
Penerimaan dari Receipts from
(pembayaran kepada) (payments to)
nasabah customers
Pencairan Withdrawal
(penempatan) (placement) of
deposito pada deposits to clearing
lembaga kliring dan and guarantee
penjaminan institution
Pendapatan dari 1,744,082 1,909,525 Income from other
transaksi operasional operating transactions
lainnya
Penerimaan kembali Recoveries of written
aset yang telah off assets
dihapusbukukan
Pembayaran biaya Payments for deferred
akuisisi ditangguhkan acquisition costs
Pembayaran atas Payments of finance
beban keuangan dan costs and bank
beban administrasi administration charges
Page 25
bank
Pembayaran gaji dan ( 3,022,736 ) ( 3,142,859 ) Payments for salaries
tunjangan and allowances
Pembayaran pajak ( 406,797 ) ( 671,971 ) Payments for
penghasilan badan corporate income tax
Pembayaran beban ( 2,521,050 ) ( 2,219,888 ) Payments for general
umum dan and administrative
administrasi expense
Laba (rugi) selisih kurs Foreign currency
gains (losses)
Penerimaan Refunds (payments)
pengembalian of income tax
(pembayaran) pajak
penghasilan
Pembayaran beban ( 19,395 ) Payments for other
operasional lainnya operating expenses
Penerimaan 4,348 Receipts from
pendapatan non-operating income
non-operasional
Pengembalian Repayment
(penempatan) uang (placement) of
jaminan refundable deposits
Penerimaan Other cash inflows
(pengeluaran) kas (outflows) from
lainnya dari aktivitas operating activities
operasi
Penurunan (kenaikan) Decrease (increase) in
aset operasi operating assets
Penurunan (kenaikan) Decrease (increase) in
penempatan pada placements with other
bank lain dan Bank banks and Bank
Indonesia Indonesia
Penurunan (kenaikan) ( 652,350 ) ( 814,248 ) Decrease (increase) in
efek yang marketable securities
diperdagangkan
Penurunan (kenaikan) Decrease (increase) in
efek yang dibeli securities purchased
dengan janji dijual under resale
kembali agreements
Penurunan (kenaikan) Decrease (increase) in
investasi pemegang investment of
polis pada kontrak policyholder in
unit-linked unit-linked contracts
Penurunan (kenaikan) ( 1,309,643 ) 606,129 Decrease (increase) in
wesel ekspor dan bills and other
tagihan lainnya receivables
Penurunan (kenaikan) Decrease (increase) in
tagihan akseptasi acceptance
receivables
Penurunan (kenaikan) ( 12,945,983 ) ( 8,912,750 ) Decrease (increase) in
pinjaman yang loans
diberikan
Penurunan (kenaikan) 534,439 ( 257,787 ) Decrease (increase) in
piutang pembiayaan consumer financing
konsumen receivables
Penurunan (kenaikan) Decrease (increase) in
investasi sewa lease investments
Penurunan (kenaikan) Decrease (increase) in
tagihan anjak piutang factoring
Penurunan Decrease (increase)
(kenaikan) piutang in sharia financing
Page 26
dan pembiayaan and receivables
syariah
Penurunan Decrease
(kenaikan) piutang (increase) in
murabahah murabahah
receivables
Penurunan Decrease
(kenaikan) piutang (increase) in
istishna istishna
receivables
Penurunan Decrease
(kenaikan) piutang (increase) in ijarah
ijarah receivables
Penurunan Decrease
(kenaikan) (increase) in qardh
pinjaman qardh funds
Penurunan Decrease
(kenaikan) (increase) in
pembiayaan mudharabah
mudharabah financing
Penurunan Decrease
(kenaikan) (increase) in
pembiayaan musyarakah
musyarakah financing
Penurunan Decrease
(kenaikan) aset (increase) in ijarah
ijarah assets
Penurunan (kenaikan) Decrease (increase) in
piutang lainnya other receivables
Penurunan (kenaikan) Decrease (increase) in
agunan yang diambil foreclosed assets
alih
Penurunan (kenaikan) Decrease (increase) in
tagihan derivatif derivative receivables
Penurunan (kenaikan) Decrease (increase) in
aset reasuransi reinsurance assets
Penurunan (kenaikan) ( 537,303 ) ( 30,308 ) Decrease (increase) in
aset lainnya other assets
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) in
liabilitas operasi operating liabilities
Kenaikan (penurunan) ( 6,023 ) ( 86,851 ) Increase (decrease) in
liabilitas segera obligations due
immediately
Kenaikan (penurunan) 3,905,804 4,650,458 Increase (decrease) in
giro dan tabungan current accounts and
simpanan nasabah customers savings
Kenaikan (penurunan) ( 404,421 ) 5,145,748 Increase (decrease) in
deposito berjangka customers time
nasabah deposits
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) in
giro wadiah simpanan customers wadiah
nasabah demand deposits
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) in
tabungan wadiah customers wadiah
simpanan nasabah saving deposits
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) in
deposito wakalah customers wakalah
simpanan nasabah deposits
Kenaikan (penurunan) 1,237,361 1,617,203 Increase (decrease) in
simpanan dari bank other banks saving
lain deposits
Page 27
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) in
giro mudharabah mudharabah current
account
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) in
tabungan mudharabah mudharabah savings
deposits
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) in
efek yang dijual securities sold under
dengan janji dibeli repurchase agreement
kembali
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) in
liabilitas akseptasi acceptance payables
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) in
liabilitas pemegang liabilities to
polis pada kontrak policyholder on
unit-linked unit-linked contracts
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) in
liabilitas derivatif derivative payables
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) in
dana syirkah temporer temporary syirkah
funds
Kenaikan (penurunan) ( 4,027 ) 243,872 Increase (decrease) in
liabilitas lainnya other liabilities
Jumlah arus kas bersih ( 7,313,663 ) 5,263,053 Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
(digunakan untuk) operating activities
aktivitas operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Penerimaan dari Proceeds from equity
penyertaan saham dalam investments classified as
klasifikasi biaya amortized cost and fair
perolehan diamortisasi value through other
dan nilai wajar melalui comprehensive income
pendapatan komprehensif
lainnya
Pencairan (penempatan) ( 8,165,998 ) ( 2,576,358 ) Withdrawal (placement)
obligasi dan (atau) sukuk of bonds and (or) sukuk
Penerimaan dividen dari Dividends received from
aktivitas investasi investing activities
Penerimaan dari Proceeds from disposal
penjualan (perolehan) (acquisition) of
properti investasi investment properties
Penerimaan dari ( 429,493 ) ( 476,583 ) Proceeds from disposal
penjualan (perolehan) (acquisition) of property
aset tetap and equipment
Penerimaan dari ( 129,052 ) ( 180,294 ) Proceeds from disposal
penjualan (perolehan) (acquisition) of intangible
aset takberwujud selain assets other than goodwill
goodwill
Pencairan (penempatan) Withdrawal (placement)
aset keuangan nilai wajar of financial assets fair
melalui pendapatan value through other
komprehensif lainnya comprehensive income
Penempatan aset Placement of financial
keuangan biaya assets amotized cost
perolehan diamortisasi investments
Pencairan aset keuangan Withdrawal of financial
biaya perolehan assets amortized cost
diamortisasi investments
Penerimaan dari Receipts from (payments
Page 28
(pembayaran kepada) for) policy loans pinjaman polis Pembayaran untuk Payments for acquisition perolehan entitas anak of subsidiaries Penerimaan dari Proceeds from sales of pelepasan entitas anak subsidiaries Pembayaran untuk Payments for acquisition perolehan tambahan of additional interests in kepemilikan pada entitas subsidiaries anak Pencairan (penempatan) Withdrawal (placement) efek-efek yang of marketable securities diperdagangkan Penerimaan dari Proceeds from sales of pelepasan kepentingan di interests in subsidiaries entitas anak tanpa without loss of control hilangnya pengendalian from investing activities dari kegiatan investasi Pembayaran untuk Payments for acquisition perolehan kepemilikan of interests in associates pada entitas asosiasi Penerimaan dari Proceeds from sales of pelepasan kepemilikan interests in associates pada entitas asosiasi Penerimaan 1,494,699 ( 794,830 ) Other cash inflows (pengeluaran) kas lainnya (outflows) from investing dari aktivitas investasi activities Jumlah arus kas bersih ( 7,229,844 ) ( 4,028,065 ) Total net cash flows yang diperoleh dari received from (used in) (digunakan untuk) investing activities aktivitas investasi Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing pendanaan activities Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) in efek yang diterbitkan securities issued Penerbitan sukuk Issuance of mudharabah mudharabah sukuk Penempatan sertifikat Placement of certificate of investasi mudharabah mudharabah investments Biaya emisi sukuk Issuance cost of mudharabah mudharabah sukuk Penerimaan pinjaman 6,681,881 Proceeds from yang diterima borrowings Pembayaran pinjaman ( 2,204,814 ) Payments for borrowings yang diterima Penerimaan pinjaman Proceeds from subordinasi subordinated loans Pembayaran pinjaman Payments of subordinasi subordinated loans Pembayaran bunga Payments of interests pinjaman from borrowings Penerimaan dari 1,100,000 1,000,000 Proceeds from bonds penerbitan obligasi issuance Pembayaran utang ( 1,637,000 ) ( 1,760,300 ) Payments of bonds obligasi payable Pembayaran biaya emisi Payments of bonds penerbitan obligasi issuance costs Obligasi subordinasi yang 100,000 Subordinated bonds diterbitkan issued Pembayaran obligasi ( 800,000 ) Payments of
Page 29
subordinasi subordinated bonds
Biaya emisi obligasi Subordinated bonds
subordinasi yang issuance costs
diterbitkan
Penerimaan dari surat Proceeds from medium
utang jangka menengah term notes
Pembayaran dari surat Payments of medium
utang jangka menengah term notes
Penerimaan dari Proceeds from issuance
penerbitan saham baru of new stocks
Pembayaran biaya emisi Payments of stock
saham issuance costs
Penerimaan setoran Proceeds from capital
modal contributions
Penerimaan dari 61,542 56,757 Proceed from increase of
penambahan kepemilikan non-controlling interest
dari non-pengendali
Penjualan (pembelian) Sales (purchase) of
dari saham tresuri treasury stocks
Penerimaan dari program Proceeds from employee
opsi saham karyawan stock options program
Penyelesaian Settlement (placement) of
(penempatan) transaksi derivative transactions
derivatif
Pembayaran dividen dari ( 806,896 ) ( 606,973 ) Dividends paid from
aktivitas pendanaan financing activities
Penerimaan 12,605,236 1,704,818 Other cash inflows
(pengeluaran) kas lainnya (outflows) from financing
dari aktivitas pendanaan activities
Jumlah arus kas bersih 18,004,763 ( 2,510,512 ) Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
(digunakan untuk) financing activities
aktivitas pendanaan
Jumlah kenaikan 3,461,256 ( 1,275,524 ) Total net increase
(penurunan) bersih kas (decrease) in cash and
dan setara kas cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, 14,412,730 15,739,897 Cash and cash equivalents
awal periode cash flows, beginning of the
period
Efek perubahan nilai kurs 255,157 ( 51,643 ) Effect of exchange rate
pada kas dan setara kas changes on cash and cash
equivalents
Kas dan setara kas dari Cash and cash equivalent of
entitas anak yang deconsolidated subsidiaries
didekonsolidasikan
Kenaikan (penurunan) kas Other increase (decrease) in
dan setara kas lainnya cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus 18,129,143 14,412,730 Cash and cash equivalents
kas, akhir periode cash flows, end of the
period
Page 30
[4610000] Explanation for Significant Accounting Policy - Financial and Sharia Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
31 December 2024
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian Laporan keuangan konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 31 Basis of preparation of consolidated
Desember 2023 disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. financial statements
Laporan keuangan konsolidasian juga disusun dan disajikan sesuai dengan peraturan Badan
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (-LK) No. VIII.G.7 yang merupakan lampiran
Keputusan Ketua BAPEPAM-LK No. KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 tentang dan
Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. Unit Usaha Syariah (UUS) yang
beroperasi dalam bidang perbankan dengan prinsip syariah disajikan sesuai dengan PSAK No. 101
tentang Laporan Keuangan Syariah PSAK No. 102 tentang Murabahah PSAK No. 104 tentang Istishna
PSAK No. 105 tentang Mudharabah PSAK No. 106 tentang Musyarakah dan PSAK No. 107 tentang
Ijarah PSAK No. 110 tentang Sukuk PSAK No.111 tentang dan Pedoman Akuntansi Perbankan
Syariah Indonesia (PAPSI) yang diterbitkan oleh Bank Indonesia dan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI).
Laporan keuangan konsolidasian disusun berdasarkan harga perolehan kecuali untuk beberapa akun
yang dinilai menggunakan dasar pengukuran lain sebagaimana dijelaskan pada kebijakan akuntansi
dari akun tersebut. Laporan keuangan konsolidasian disusun dengan metode akrual kecuali laporan
arus kas konsolidasian. Bank menerapkan amandemen PSAK No. 2 (Revisi 2016), Arus Kas (Prakarsa
Pengungkapan) yang mengharuskan adanya pengungkapan atas perubahan liabilitas yang timbul dari
aktivitas pendanaan, termasuk perubahan yang timbul dari arus kas maupun perubahan non kas.
Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dengan
mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Untuk tujuan laporan
arus kas konsolidasian, kas dan setara kas mencakup kas, giro pada Bank Indonesia dan giro pada
bank lain, penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain dan Sertifikat Bank Indonesia yang jatuh
tempo dalam 3 (tiga) bulan dari tanggal akuisisi. Kas adalah mata uang kertas dan logam baik Rupiah
dan mata uang asing yang masih berlaku sebagai alat pembayaran yang sah. Kas yang telah
ditentukan penggunaannya atau kas yang tidak dapat digunakan secara bebas tidak diklasifikasi dalam
kas. Pengertian kas termasuk kas besar, kas kecil, kas ATM, kas dalam perjalanan dan mata uang
Rupiah dan mata uang asing yang ditarik dari peredaran dan yang masih dalam tenggang waktu untuk
penukaran ke Bank Indonesia atau bank sentral negara yang bersangkutan. Dalam penyusunan
laporan keuangan konsolidasian sesuai dengan standar akuntansi keuangan di Indonesia, dibutuhkan
estimasi dan asumsi yang mempengaruhi: a. nilai aset dan liabilitas dilaporkan dan pengungkapan atas
aset dan liabilitas kontinjensi pada tanggal laporan keuangan konsolidasian, b. jumlah pendapatan dan
beban selama periode pelaporan. Walaupun estimasi ini dibuat berdasarkan pengetahuan terbaik
manajemen atas kejadian dan tindakan saat ini, hasil yang timbul mungkin berbeda dengan jumlah
yang diestimasi semula. Estimasi-estimasi dan asumsi-asumsi yang digunakan ditelaah secara
berkesinambungan. Revisi atas taksiran akuntansi diakui pada periode dimana taksiran tersebut
direvisi dan periode-periode yang akan datang yang dipengaruhi oleh revisi estimasi tersebut. Seluruh
angka dalam laporan keuangan konsolidasian ini, kecuali dinyatakan lain, dibulatkan menjadi jutaan
Rupiah.
Prinsip-prinsip konsolidasi Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Bank beserta seluruh entitas anak yang Principles of consolidation
Page 31
berada di bawah pengendalian Bank. Dalam hal pengendalian terhadap entitas anak dimulai atau
diakhiri dalam suatu tahun berjalan, maka hasil usaha entitas anak yang diperhitungkan ke dalam
laporan keuangan konsolidasian hanya sebatas hasil pada saat pengendalian tersebut mulai diperoleh
atau hingga saat pengendalian atas entitas anak itu berakhir. Pengendalian didapat ketika Bank
terekspos atau memiliki hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan Entitas Anak dan
memiliki kemampuan untuk mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui kekuasaannya atas Entitas
Anak. Bank mengendalikan Entitas Anak Jika dan hanya jika Bank memiliki hal berikut ini: a)
kekuasaan atas Entitas Anak (hak yang ada saat ini yang memberi kemampuan kini untuk
mengarahkan aktivitas relevan yang secara signifikan mempengaruhi imbal hasil Entitas Anak); b)
eksposur atau hak atas imbal hasil variable dari keterlibatannya dengan Entitas Anak; dan c)
kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas Entitas Anak untuk mempengaruhi jumlah imbal
hasil Bank. Dalam mencatat akuisisi entitas anak digunakan metode pembelian. Sebelum 1 Januari
2011, biaya akuisisi diukur sebesar nilai wajar aset yang diserahkan, saham yang diterbitkan atau
liabilitas yang diambil alih pada tanggal akuisisi, ditambah biaya yang berkaitan secara langsung
dengan akuisisi. Setelah 1 Januari 2011, biaya transaksi, selain biaya yang berhubungan dengan
penerbitan instrumen utang atau ekuitas yang ditanggung oleh Bank dengan kombinasi bisnis
dibebankan pada saat terjadinya. Kelebihan biaya akuisisi atas nilai wajar aset neto entitas anak
dicatat sebagai goodwill (Catatan 2.q.i untuk kebijakan akuntansi atas goodwill). Seluruh saldo dan
transaksi antar perusahaan yang signifikan termasuk keuntungan/kerugian yang belum direalisasi,
dieliminasi untuk mencerminkan posisi keuangan dan hasil usaha Bank dan entitas anak sebagai satu
kesatuan usaha. Laporan keuangan konsolidasian disusun dengan menggunakan kebijakan akuntansi
yang sama untuk peristiwa dan transaksi sejenis dalam kondisi yang sama. Kebijakan akuntansi yang
digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian, telah diterapkan secara konsisten oleh entitas
anak, kecuali bila dinyatakan lain. Kepentingan non-pengendali atas laba neto dan ekuitas entitas anak
dinyatakan sebesar proporsi pemegang saham minoritas atas laba neto dan ekuitas entitas anak
tersebut sesuai dengan persentase kepemilikan pemegang saham minoritas pada entitas anak
tersebut.
Kas dan setara kas Untuk tujuan laporan arus kas konsolidasian, kas dan setara kas mencakup kas, giro pada Bank Cash and cash equivalents
Indonesia dan giro pada bank lain, penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain dan Sertifikat Bank
Indonesia yang jatuh tempo dalam 3 (tiga) bulan dari tanggal akuisisi. Kas adalah mata uang kertas
dan logam baik Rupiah dan mata uang asing yang masih berlaku sebagai alat pembayaran yang sah.
Kas yang telah ditentukan penggunaannya atau kas yang tidak dapat digunakan secara bebas tidak
diklasifikasi dalam kas. Pengertian kas termasuk kas besar, kas kecil, kas ATM, kas dalam perjalanan
dan mata uang Rupiah dan mata uang asing yang ditarik dari peredaran dan yang masih dalam
tenggang waktu untuk penukaran ke Bank Indonesia atau bank sentral negara yang bersangkutan.
Aset tetap Sesuai dengan PSAK No. 16 (Penyesuaian 2015) tentang Tetap bank mengukur akuntansi untuk aset Fixed assets
tetap berkaitan dengan pengukuran atas tanah setelah pengakuan awal. Sebelumnya Bank mengukur
semua aset tetap dengan menggunakan model biaya, setelah pengakuan awal, aset dinyatakan pada
biaya perolehan dikurangi dengan akumulasi penyusutan dan akumulasi penurunan nilai. Pada 1
Januari 2016, Bank memilih untuk mengubah metode akuntansi untuk aset tetap tanah dari model
biaya menjadi model revaluasi, Bank berkeyakinan bahwa model revaluasi lebih efektif menunjukkan
posisi keuangan atas tanah. Penilaian atas aset tersebut dilakukan secara berkala untuk memastikan
bahwa nilai wajar aset yang direvaluasi tidak berbeda secara material dengan nilai tercatatnya. Setelah
pengakuan awal, Bank menggunakan model revaluasi, tanah akan diukur pada nilai wajar pada
tanggal revaluasi dikurangi dengan akumulasi penurunan nilai. Bank menerapkan model revaluasi
secara prospektif. Nilai wajar tanah ditentukan melalui penilaian yang dilakukan oleh penilai yang
memiliki kualifikasi profesional berdasarkan bukti pasar. Jika jumlah tercatat aset meningkat akibat
Page 32
revaluasi, maka kenaikan tersebut diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan terakumulasi dalam
ekuitas pada bagian surplus revaluasi aset tetap. Namun, kenaikan tersebut diakui dalam laba rugi
hingga sebesar jumlah penurunan nilai aset yang sama akibat revaluasi yang diakui sebelumnya dalam
laba rugi. Jika jumlah tercatat aset turun akibat revaluasi, maka penurunan tersebut diakui dalam laba
rugi. Namun, penurunan nilai tersebut diakui dalam pendapatan komprehensif lain sepanjang tidak
melebihi saldo surplus revaluasi aset tetap untuk aset tersebut. Penurunan nilai yang diakui dalam
pendapatan komprehensif lain tersebut mengurangi jumlah akumulasi dalam ekuitas pada bagian
surplus revaluasi aset tetap. Jika nilai wajar dari aset yang direvaluasi mengalami perubahan yang
signifikan dan fluktuatif, maka perlu direvaluasi secara tahunan, sedangkan jika nilai wajar dari aset
yang direvaluasi tidak mengalami perubahan yang signifikan dan fluktuatif, maka perlu dilakukan
revaluasi paling kurang 3 (tiga) tahun sekali. Apabila aset tetap tidak digunakan lagi dan dijual, maka
harga perolehan dan akumulasi penyusutannya dikeluarkan dari laporan keuangan konsolidasian dan
keuntungan dan kerugian dari penghentian aset tetap diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian. Pada setiap akhir tahun buku, Bank melakukan penelaahan atas nilai
residu, masa manfaat dan metode penyusutan dan melakukan penyesuaian yang diperlukan secara
prospektif. Biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian selama tahun dimana biaya-biaya tersebut terjadi. Biaya renovasi
yang besar dicatat sebagai bagian dari nilai tercatat aset yang bersangkutan apabila terdapat
kemungkinan Bank dan entitas anak akan mendapatkan manfaat ekonomi masa depan dari aset
tersebut yang melebihi standar kinerja yang diperkirakan sebelumnya. Renovasi yang besar tersebut
akan disusutkan selama sisa masa manfaat aset yang terkait. Semua biaya dan beban yang terjadi
sehubungan dengan perolehan hak atas tanah, diakui sebagai biaya perolehan hak atas tanah. Biaya
pengurusan legal hak atas tanah ketika tanah diperoleh pertama kali diakui sebagai bagian dari biaya
perolehan aset tanah. Biaya pengurusan perpanjangan atau pembaruan legal hak atas tanah diakui
sebagai aset tak berwujud dan diamortisasi sepanjang umur hak hukum atau umur ekonomi tanah,
mana yang lebih pendek. Aset dalam penyelesaian merupakan aset yang masih dalam proses
pembangunan dan belum siap untuk digunakan serta dimaksudkan untuk dipergunakan dalam
kegiatan usaha. Aset ini dicatat sebesar biaya yang telah dikeluarkan.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Pada setiap tanggal pelaporan, Bank mengukur penyisihan kerugian penurunan nilai instrumen Impairment of non-financial assets
keuangan sejumlah kredit ekspektasian sepanjang umurnya, jika risiko kredit atas instrumen keuangan
tersebut telah meningkat secara signfikan sejak pengakuan awal. Jika pada tanggal pelaporan, risiko
kredit atas instrumen keuangan tidak meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, entitas
mengukur penyisihan kerugian untuk instrumen keuangan tersebut sejumlah kerugian ekspektasian 12
bulan. Kerugian dimaksud merepresentasikan kerugian kredit ekspektasian yang timbul dari peristiwa
gagal bayar instrumen keuangan yang mungkin terjadi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan.
Bank dan entitas anak menerapkan pendekatan tiga tahap berdasarkan kualitas kredit sejak awal
pengakuan: - Tahap 1 : Tahap 1 ini termasuk aset keuangan yang tidak memiliki peningkatan risiko
kredit signifikan sejak pengakuan awal atau yang memiliki risiko kredit rendah saat tanggal pelaporan.
Kerugian kredit penurunan nilai 12 bulan diakui. - Tahap 2 : Tahap 2 ini termasuk aset keuangan yang
memiliki peningkatan risiko kredit signifikan sejak pengakuan awal (kecuali memiliki risiko kredit yang
rendah pada tanggal pelaporan) namun tidak memiliki bukti obyektif penurunan nilai. Kerugian kredit
penurunan nilai sepanjang masa diakui. - Tahap 3 : Tahap 3 ini termasuk aset keuangan yang memiliki
bukti objektif penurunan nilai pada tanggal pelaporan. Kerugian kredit penurunan nilai sepanjang masa
diakui. Sesuai dengan siaran pers dari Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) pada tanggal 10 Januari 2018
dan ISAK 102 khusus untuk transaksi berbasis Syariah pengukuran penurunan nilai dari kelompok aset
keuangan masih belum mengadopsi PSAK 71. Bank dan entitas anak menerapkan persyaratan
penurunan nilai untuk aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dan aset
Page 33
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain. Bank mengakui
penurunan nilai atas komitmen pinjaman dan kontrak jaminan keuangan. Untuk kontrak jaminan
keuangan, Bank mempertimbangkan perubahan risiko bahwa debitur yang ditetapkan dalam kontrak
akan mengalami gagal bayar. Untuk komitmen pinjaman, Bank mempertimbangkan perubahan risiko
gagal bayar yang terjadi pada pinjaman yang terkait dengan komitmen pinjaman. Pengukuran kerugian
kredit ekspektasian untuk kontrak jaminan keuangan adalah pembayaran yang diekspektasi untuk
mengganti pemegang jaminan atas kerugian kredit yang terjadi dikurangi jumlah yang diharapkan
entitas untuk diterima dari pemegang jaminan, debitur atau pihak lain. Tujuan dari persyaratan
penurunan nilai adalah untuk mengakui kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya atas semua
instrumen keuangan yang telah mengalami peningkatan risiko kredit secara signifikan sejak
pengakuan awal - baik dinilai secara individu atau kolektif - dengan mempertimbangkan semua
informasi yang wajar dan terdukung, termasuk informasi yang bersifat perkiraan masa depan
(forward-looking). Dalam beberapa keadaan Bank tidak memiliki informasi yang wajar dan terdukung
yang tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya pada instrumen secara individual. Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
umurnya diakui secara kolektif dengan mempertimbangkan informasi risiko kredit komprehensif.
Informasi risiko kredit komprehensif tersebut harus memasukan tidak hanya informasi tunggakan tetapi
juga seluruh informasi kredit relevan, termasuk informasi makroekonomi forward-looking, untuk
mendekati hasil dari pengakuan kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya ketika terdapat
kenaikan signifikan pada risiko kredit sejak pengakuan awal pada level instrumen individu. Cadangan
kerugian penurunan nilai secara individual dihitung dengan menggunakan metode diskonto arus kas
(discounted cash flows). Sedangkan cadangan kerugian penurunan nilai secara kolektif dihitung
dengan menggunakan metode statistik dari data historis berupa probability of default di masa lalu,
waktu pengembalian dan jumlah kerugian yang terjadi (Loss Given Default) yang selanjutnya
disesuaikan lagi dengan pertimbangan manajemen terkait kondisi ekonomi dan kredit saat ini. Aset
keuangan dan cadangan yang terkait tersebut dihapuskan jika tidak ada peluang yang realistis untuk
pengembalian di masa datang dan semua jaminan telah direalisasi atau sudah diambil alih oleh Bank
dan entitas anak. Aset keuangan tersebut dihapus buku dengan menjurnal balik cadangan kerugian
penurunan nilai. Aset keuangan tersebut dapat dihapus buku setelah semua prosedur yang diperlukan
telah dilakukan dan jumlah kerugian telah ditentukan. Jika, pada suatu periode berikutnya, jumlah
kerugian penurunan nilai berkurang dan pengurangan tersebut dapat dikaitkan secara objektif pada
peristiwa yang terjadi setelah penurunan nilai diakui (seperti meningkatnya peringkat kredit debitur atau
penerbit), maka kerugian penurunan nilai yang sebelumnya diakui harus dipulihkan, dengan
menyesuaikan akun cadangan. Jumlah pemulihan aset keuangan diakui pada laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Penerimaan kembali atas aset keuangan yang diberikan
yang telah dihapusbukukan, pada periode berjalan dikreditkan dengan menyesuaikan akun cadangan.
Penerimaan kembali atas kredit yang diberikan yang telah dihapusbukukan pada periode sebelumnya
dicatat sebagai pendapatan operasional selain bunga.
Beban tangguhan Deferred charges
Pengakuan pendapatan dan beban Untuk instrumen keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dan aset keuangan yang Revenue and expense recognition
diklasifikasikan sebagai yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain,
pendapatan maupun beban bunganya diakui dengan menggunakan metode suku bunga efektif (EIR),
yaitu suku bunga yang akan mendiskonto secara tepat estimasi pembayaran atau penerimaan kas di
masa datang sepanjang perkiraan umur instrumen keuangan tersebut atau, jika lebih tepat untuk masa
yang lebih singkat, sebagai nilai tercatat neto dari aset atau liabilitas keuangan tersebut. Perhitungan
dilakukan dengan mempertimbangkan seluruh syarat dan ketentuan kontraktual instrumen keuangan
termasuk fee/biaya tambahan yang terkait secara langsung dengan instrumen tersebut yang
Page 34
merupakan bagian tidak terpisahkan dari suku bunga efektif (EIR). Nilai tercatat aset dan liabilitas
keuangan disesuaikan jika Bank merevisi estimasi pembayaran maupun penerimaan. Nilai tercatat
yang disesuaikan tersebut dihitung dengan menggunakan suku bunga efektif (EIR) awal dan
perubahan nilai tercatat dicatat di laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
Tetapi untuk aset keuangan yang telah direklasifikasi, dimana pada tahun berikutnya Bank
meningkatkan estimasi penerimaan kas sebagai hasil dari peningkatan pengembalian penerimaan kas,
dampak peningkatan pemulihan tersebut diakui sebagai penyesuaian suku bunga efektif (EIR) sejak
tanggal perubahan estimasi. Jika aset keuangan atau kelompok aset keuangan serupa telah
diturunkan nilainya sebagai akibat kerugian penurunan nilai, maka pendapatan bunga yang diperoleh
setelahnya diakui atas bagian aset keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai dari aset
keuangan yang mengalami penurunan nilai, berdasarkan suku bunga yang digunakan untuk
mendiskonto arus kas masa datang dalam menghitung kerugian penurunan nilai. Pendapatan syariah
terdiri dari pendapatan dari piutang murabahah, bagi hasil pembiayaan musyarakah dan mudharabah,
dan pendapatan atas investasi pada efek-efek syariah. Pendapatan murabahah yang termasuk margin
ditangguhkan dan pendapatan administrasi, diakui dengan menggunakan metode setara tingkat imbal
hasil efektif, yaitu tingkat imbal hasil setara yang akan mendiskonto secara tepat estimasi pembayaran
atau penerimaan kas di masa datang sepanjang perkiraan umur instrumen keuangan tersebut atau,
jika lebih tepat untuk masa yang lebih singkat untuk nilai tercatat bersih dari aset keuangan atau
liabilitas keuangan. Perhitungan dilakukan dengan memperhitungkan seluruh syarat dan ketentuan
kontraktual dari instrumen keuangan dan biaya tambahan yang timbul secara langsung untuk
instrumen tersebut dan merupakan bagian tidak terpisahkan dari tingkat imbal hasil efektif margin
pembiayaan. Pendapatan bagi hasil musyarakah yang menjadi hak mitra pasif diakui dalam periode
terjadinya hak bagi hasil sesuai nisbah yang disepakati. Pendapatan bagi hasil pembiayaan
mudharabah diakui pada saat diterima atau dalam periode terjadinya hak bagi hasil sesuai nisbah yang
disepakati. Pendapatan pembiayaan konsumen entitas anak dinyatakan sebesar pendapatan bersih
setelah dikurangi dengan bagian pendapatan dari bank-bank yang terkait dengan transaksi kerjasama
penerusan pinjaman, pembiayaan bersama dan pengambilalihan piutang serta penunjukkan selaku
pengelola piutang yang diambil alih tersebut (Catatan 2n). Untuk kredit yang diberikan dan pembiayaan
konsumen yang pembayaran angsuran pokok atau bunganya telah lewat 90 hari atau lebih setelah
jatuh tempo, atau kredit dan pembiayaan konsumen yang telah dikategorikan sebagai yang mengalami
penurunan nilai, pendapatan bunga yang sudah diakui tetapi belum ditagih akan dibatalkan
pengakuannya. Pendapatan denda atas keterlambatan pembayaran angsuran pembiayaan konsumen
diakui pada saat realisasi. Pelunasan sebelum masa pembiayaan konsumen berakhir diperlakukan
sebagai suatu pembatalan kontrak pembiayaan konsumen dan laba atau rugi yang timbul, diakui
dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian tahun berjalan. Entitas anak
berhak menentukan tingkat bunga yang lebih tinggi kepada konsumen daripada tingkat bunga yang
ditetapkan oleh bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja sama penerusan pinjaman,
pembiayaan bersama dan pengambilalihan piutang serta penunjukan selaku pengelola piutang. Selisih
bunga yang terjadi dari transaksi tersebut diakui sebagai pendapatan dan disajikan sebagai
Pendapatan Pembiayaan Konsumen pada pendapatan bunga dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain konsolidasian tahun berjalan. Beban syariah terdiri dari beban bagi hasil
dari simpanan nasabah dengan akad mudharabah dan bonus atas simpanan dengan akad wadiah.
Beban, kecuali beban yang timbul pertama kali yang terkait langsung dengan piutang pembiayaan
konsumen seperti dijelaskan pada Catatan 2n, diakui pada saat terjadinya.
Penjabaran mata uang asing i. Mata uang penyajian Laporan keuangan konsolidasian dijabarkan dalam mata uang Rupiah, yang Foreign currency translation
merupakan mata uang fungsional Bank dan entitas anak. ii. Transaksi dan saldo dalam mata uang
asing Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs
Page 35
yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada tanggal pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata
uang asing dijabarkan ke mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal
pelaporan tersebut. Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari transaksi dalam mata uang
asing dan dari penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing, diakui pada laporan laba
rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian, kecuali apabila ditangguhkan pada ekuitas
karena memenuhi kualifikasi/kriteria sebagai lindung nilai arus kas (cash flow hedges). Selisih
penjabaran mata uang asing atas efek utang dan aset moneter keuangan lain yang diukur berdasarkan
nilai wajar dicatat sebagai bagian dari keuntungan dan kerugian selisih kurs. iii. Kantor cabang luar
negeri Cabang Bank yang berkedudukan di luar negeri menyelenggarakan pembukuannya dalam mata
uang negara tempat kedudukannya. Untuk tujuan konsolidasian, laporan keuangan kantor cabang luar
negeri dijabarkan dalam Rupiah, dengan kurs sebagai berikut: Aset dan liabilitas serta komitmen dan
kontinjensi menggunakan kurs spot Reuters pukul 16.00 Waktu Indonesia Barat pada tanggal laporan
posisi keuangan konsolidasian; Pendapatan, beban, keuntungan dan kerugian menggunakan rata-rata
kurs tengah Reuters pukul 16.00 Waktu Indonesia Barat yang berlaku selama periode laporan; Akun
modal dijabarkan dengan menggunakan kurs historis; dan Selisih yang timbul dari proses penjabaran
tersebut disajikan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian pada sisi ekuitas dan pendapatan
komprehensif lainnya sebagai selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan dalam mata uang
asing. Berikut ini adalah kurs mata uang asing utama yang digunakan untuk penjabaran ke dalam
Rupiah pada tanggal 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023 yang menggunakan kurs tengah
Reuters (Pukul 16.00 Waktu Indonesia Barat) (Rupiah penuh): 31 Desember 2024: 1 Dolar Amerika
Serikat (USD)/Rp 16.095 100 Yen Jepang (JPY)/Rp 10.303 1 Dolar Singapura (SGD)/Rp 11.845 100
Rupee India (INR)/Rp 18.798 31 Desember 2023: 1 Dolar Amerika Serikat (USD)/Rp 15.397 100 Yen
Jepang (JPY)/Rp 10.888 1 Dolar Singapura (SGD)/Rp 11.676 100 Rupee India (INR)/Rp 18.518
Transaksi dengan pihak berelasi Bank dan entitas anak melakukan transaksi dengan pihak berelasi sesuai dengan ketentuan Transactions with related parties
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 7 mengenai Pihak-Pihak Berelasi. Jenis
transaksi dan saldo dengan pihak berelasi, baik yang dilaksanakan dengan ataupun tidak dilaksanakan
dengan syarat serta kondisi normal yang sama untuk pihak yang tidak berelasi, diungkapkan dalam
catatan atas laporan keuangan konsolidasian. Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait
dengan entitas yang menyiapkan laporan keuangannya (entitas pelapor). Yang termasuk pihak
berelasi adalah sebagai berikut: 1) Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan
entitas pelapor jika orang tersebut: a) Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas
pelapor; b) Memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau c) Merupakan personil manajemen
kunci entitas pelapor atau entitas induk entitas pelapor. 2) Suatu entitas berelasi dengan entitas
pelapor jika memenuhi salah satu hal sebagai berikut: a) Entitas dan entitas pelapor adalah anggota
dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk, entitas anak dan entitas anak berikutnya terkait
dengan entitas lain); b) Suatu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain
(atau entitas asosiasi atau ventura Bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang
mana entitas lain tersebut adalah anggotanya); c) Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari
pihak ketiga yang sama; d) Suatu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang
lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga; e) Entitas tersebut adalah suatu program imbalan
pascakerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas
pelapor; f) Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi
sebagaimana dimaksud dalam angka 1); atau g) Orang yang diidentifikasi sebagaimana dimaksud
dalam angka 1) huruf a) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau merupakan personil manajemen
kunci entitas (atau entitas induk dari entitas). 3) Pihak yang bukan merupakan pihak berelasi adalah
sebagai berikut: a) Dua entitas hanya karena mereka memiliki direktur atau personil manajemen kunci
yang sama atau karena personil manajemen kunci dari satu entitas mempunyai pengaruh signifikan
Page 36
atas entitas lain; b) Dua venturer hanya karena mereka mengendalikan bersama atas ventura
bersama; c) Penyandang dana, serikat dagang, entitas pelayanan publik dan departemen dan instansi
pemerintah yang tidak mengendalikan, mengendalikan bersama atau memiliki pengaruh signifikan atas
entitas pelapor, semata-mata dalam pelaksanaan urusan normal dengan entitas (meskipun pihak-pihak
tersebut dapat membatasi kebebasan entitas atau ikut serta dalam proses pengambilan keputusan);
dan d) Pelanggan, pemasok, pemegang hak waralaba, distributor atau agen umum dengan siapa
entitas mengadakan transaksi usaha dengan volume signifikan, semata-mata karena ketergantungan
ekonomis yang diakibatkan oleh keadaan.
Pajak penghasilan Sesuai dengan PSAK No. 46 (Revisi 2014) tentang Penghasilan aset dan liabilitas pajak tangguhan Income taxes
diakui atas perbedaan temporer aset dan liabilitas antara pelaporan komersial dan pajak pada setiap
tanggal pelaporan. Liabilitas pajak tangguhan diakui atas semua perbedaan temporer kena pajak. Aset
pajak tangguhan diakui atas semua perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan saldo rugi pajak
yang belum digunakan, apabila besar kemungkinannya bahwa jumlah laba fiskal di masa datang akan
memadai untuk dikompensasi dengan perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan saldo rugi
fiskal yang belum digunakan. Aset dan liabilitas pajak tangguhan dihitung dengan tarif pajak (dan
peraturan pajak) yang berlaku secara efektif atau secara substansial akan diberlakukan pada tahun
dimana aset tersebut direalisasikan atau liabilitas tersebut diselesaikan. Semua perbedaan temporer
kena pajak diakui sebagai liabilitas pajak tangguhan, kecuali perbedaan temporer kena pajak yang
berasal dari: a. pengakuan awal goodwill. b. pengakuan awal aset atau liabilitas dari transaksi yang
bukan kombinasi bisnis; dan pada waktu transaksi tidak mempengaruhi laba akuntansi dan laba kena
pajak (rugi pajak). c. investasi pada entitas anak, cabang dan asosiasi, serta bagian partisipasi dalam
ventura bersama dimana entitas induk, investor atau venturer mampu mengendalikan waktu
pembalikan perbedaan temporer dan kemungkinan besar perbedaan temporer tidak akan dibalik di
masa yang akan datang. Semua perbedaan temporer kena pajak diakui sebagai aset pajak tangguhan,
kecuali perbedaan temporer kena pajak yang berasal dari: a. Pengakuan awal aset atau liabilitas dari
transaksi yang bukan kombinasi bisnis; dan pada waktu transaksi tidak mempengaruhi laba akuntansi
dan laba kena pajak (rugi pajak). b. Investasi pada entitas anak, cabang dan asosiasi, serta bagian
partisipasi dalam ventura bersama diakui sebagai aset pajak tangguhan sepanjang kemungkinan besar
terjadi perbedaan temporer akan dibalik di masa depan yang dapat diperkirakan; dan laba kena pajak
akan tersedia dalam jumlah yang memadai sehingga perbedaan temporer dapat dimanfaatkan.
Taksiran pajak penghasilan Bank dan entitas anak dihitung untuk masing-masing perusahaan sebagai
badan hukum terpisah. Aset pajak kini (current tax assets) dan liabilitas pajak kini (current tax liabilities)
untuk badan hukum yang berbeda tidak disalinghapuskan (offset) dalam laporan keuangan
konsolidasian. Koreksi terhadap liabilitas perpajakan dicatat pada saat diterimanya surat ketetapan,
atau apabila diajukan permohonan keberatan atau banding, ketika hasil keberatan atau banding sudah
ditetapkan. Beban pajak kini ditentukan berdasarkan penghasilan kena pajak untuk tahun berjalan dan
dihitung menggunakan tarif pajak yang berlaku. Bank harus memperhitungkan konsekuensi pajak kini
dan pajak masa depan atas pemulihan di masa depan (penyelesaian) dari jumlah tercatat aset
(liabilitas) yang diakui dalam laporan posisi keuangan konsolidasian dan transaksi-transaksi serta
peristiwa lain yang terjadi dalam periode berjalan yang diakui dalam laporan keuangan.
Pinjaman Pinjaman diterima merupakan dana yang diterima dari bank lain, Bank Indonesia atau pihak lain Borrowings
dengan liabilitas pembayaran kembali sesuai dengan persyaratan perjanjian pinjaman. Pinjaman
diterima diakui sebesar nilai wajar pada awalnya dan selanjutnya diukur sebesar biaya perolehan
diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif (EIR). Biaya perolehan diamortisasi
dihitung dengan memperhitungkan adanya diskonto atau premi terkait dengan pengakuan awal
pinjaman diterima dan biaya transaksi yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari suku bunga
efektif (EIR).
Page 37
Provisi Pendapatan dan beban provisi dan komisi yang jumlahnya material yang berkaitan langsung dengan Provisions
kegiatan pembelian aset keuangan diakui sebagai bagian/(pengurang) atau penambah dari biaya
perolehan aset keuangan yang bersangkutan dan akan diakui sebagai pendapatan dengan cara
diamortisasi berdasarkan metode suku bunga efektif (EIR) sepanjang perkiraan umur aset atau
liabilitas keuangan. Saldo beban dan pendapatan provisi dan komisi yang ditangguhkan atas kredit
yang diberikan yang diakhiri atau diselesaikan sebelum jatuh tempo langsung diakui sebagai
pendapatan pada saat penyelesaiannya. Provisi dan komisi yang tidak berkaitan dengan kredit yang
diberikan dan pinjaman yang diterima atau jangka waktu kredit yang diberikan dan pinjaman yang
diterima atau tidak material, diakui sebagai pendapatan atau beban pada saat terjadinya transaksi.
Bank dan entitas anak mengakui pendapatan sesuai dengan ketentuan Pernyataan Standar Akuntansi
Keuangan (PSAK) No. 72 mengenai dari Kontrak dengan Pelanggan.
Imbalan kerja karyawan Imbalan kerja jangka pendek Imbalan kerja jangka pendek seperti upah, iuran jaminan sosial, Employee benefits
tunjangan cuti jangka pendek, bonus dan imbalan non-moneter lainnya diakui selama periode jasa
diberikan. Imbalan kerja jangka pendek dihitung sebesar jumlah yang tidak didiskontokan. Kewajiban
pensiun Sejak Mei 1996, Bank menyelenggarakan program pensiun Iuran Pasti untuk semua karyawan
tetap. Iuran yang ditanggung Bank diakui sebagai beban pada tahun berjalan. Bank dan entitas anak
yang berdomisili di Indonesia mengakui kerja berdasarkan Undang-undang No. 13/2003 tanggal 25
Maret 2003 (Bank mengakui penyisihan tersebut sebagai tambahan atas manfaat yang akan diterima
karyawan dari program pensiun iuran pasti dan perjanjian kerja bersama). Bank dan entitas anak
menerapkan PSAK No. 24 (Penyesuaian 2016), Kerja yang mengatur perlakuan akuntansi dan
pengungkapan atas imbalan kerja, baik jangka pendek (misalnya pembayaran cuti tahunan dan cuti
sakit) dan jangka panjang (misalnya, pembayaran cuti besar dan manfaat kesehatan pasca-kerja).
Imbalan pasca-kerja secara aktuaris ditentukan berdasarkan metode Projected Unit Credit. Perkiraan
liabilitas pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian merupakan nilai kini imbalan pasti pada
tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian dikurangi nilai wajar aset program. Biaya imbalan
pasca-kerja yang diakui selama tahun berjalan terdiri dari biaya jasa dalam laba rugi, bunga neto atas
liabilitas imbalan pasti neto dalam laba rugi dan pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti neto dalam
penghasilan komprehensif lain. Bunga neto atas liabilitas imbalan pasti neto merupakan komponen
pendapatan bunga dari aset program, biaya bunga atas liabilitas imbalan pasti dan bunga atas dampak
batas atas dari aset. Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti neto terdiri atas: - Keuntungan dan
kerugian aktuarial - Imbal hasil atas aset program, tidak termasuk jumlah yang dimasukkan dalam
bunga neto atas liabilitas imbalan pasti neto - Setiap perubahan dampak batas atas aset, tidak
termasuk jumlah yang dimasukkan dalam bunga neto atas liabilitas imbalan pasti neto Penangguhan
pengakuan keuntungan dan kerugian aktuarial tidak diizinkan. Keuntungan dan kerugian aktuarial
langsung diakui dalam komponen penghasilan komprehensif lain dalam ekuitas dan dapat dialihkan ke
pos lain dalam ekuitas.
Laba per saham Penangguhan pengakuan keuntungan dan kerugian aktuarial tidak diizinkan. Keuntungan dan kerugian Earnings per share
aktuarial langsung diakui dalam komponen penghasilan komprehensif lain dalam ekuitas dan dapat
dialihkan ke pos lain dalam ekuitas.
Dividen Dividends
Pelaporan segmen Segmen Operasi Segmen operasi adalah komponen Bank dan entitas anak yang terlibat dalam Segment reporting
aktivitas bisnis yang memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban, yang hasil operasinya dikaji
ulang secara regular oleh pengambil keputusan operasional untuk membuat keputusan tentang
sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya serta menyediakan
informasi keuangan yang dapat dipisahkan. Segmen operasi terbagi dalam kelompok Perbankan
Global, Perbankan Bisnis, Ritel dan Kantor Pusat lainnya. Bank dan entitas anak melaporkan informasi
Page 38
geografis sebagai berikut: (a) Pendapatan dari pelanggan eksternal (i) yang diatribusikan kepada
negara domisili Bank dan entitas anak dan (ii) yang diatribusikan kepada semua negara asing secara
total dimana Bank dan entitas anak memperoleh pendapatan. (b) Aset tidak lancar selain instrumen
keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset imbalan pasca-kerja dan hak yang timbul akibat kontrak
asuransi (i) yang berlokasi di negara domisili Bank dan entitas anak dan (ii) berlokasi di semua negara
asing secara total dimana Bank dan entitas anak memiliki aset tersebut.
Instrumen keuangan derivatif Keuntungan atau kerugian dari kontrak derivatif yang tidak ditujukan untuk lindung nilai (atau tidak Derivative financial instruments
memenuhi kriteria untuk dapat diklasifikasikan sebagai lindung nilai) diakui pada laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain konsolidasian tahun berjalan. Derivatif melekat tidak lagi dipisahkan dari
kontrak utama non derivatif yang merupakan aset keuangan. Bank dan entitas anak mengklasifikasikan
aset keuangan secara keseluruhan berdasarkan model bisnis dan jangka waktu kontraktualnya
sebagaimana diungkapkan dalam Catatan 2d. Seluruh instrumen derivatif (termasuk transaksi valuta
asing untuk tujuan pendanaan dan perdagangan) dicatat dalam laporan posisi keuangan konsolidasian
berdasarkan nilai wajarnya. Nilai wajar tersebut ditentukan berdasarkan harga pasar, kurs Reuters
pada tanggal pelaporan laporan posisi keuangan konsolidasian, diskonto arus kas, model penentu
harga opsi atau harga yang diberikan oleh broker (quoted price) atas instrumen lainnya yang memiliki
karakteristik serupa.
Penerapan standar akutansi baru Bank dan entitas anak telah menerapkan standar akuntansi berikut pada tanggal 1 Januari 2023 yang The implementation of new
dianggap relevan dengan Bank: Amandemen PSAK 1, Laporan Keuangan tentang Pengungkapan statements of accounting standards
Kebijakan Akuntansi. Amendemen PSAK 1 tersebut mensyaratkan entitas untuk mengungkapkan
kebijakan akuntansi material yang sebelumnya akuntansi signifikan dan mengklarifikasi bahwa tidak
seluruh informasi kebijakan akuntansi terkait dengan transaksi, kejadian atau kondisi material lainnya
adalah material terhadap laporan keuangan. Dalam menentukan informasi materialitas diperlukan
pertimbangan ukuran dan sifat transaksi, kejadian-kejadian serta kondisi-kondisi lainnya. Amandemen
PSAK 1, Laporan Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka
Panjang. Amandemen PSAK 1 mengklarifikasi bahwa liabilitas diklasifikasikan sebagai lancar atau
tidak lancar, tergantung pada hak untuk menunda penyelesaian liabilitas yang ada pada akhir periode
pelaporan. Amandemen PSAK 16, Tetap tentang Hasil Sebelum Penggunaan yang Diintensikan.
Amendemen ini mengklarifikasi contoh biaya yang dapat diatribusikan secara langsung ke dalam nilai
perolehan aset. Amandemen ini menambahkan pengaturan atas: Pengakuan hasil penjualan dan biaya
perolehan atas item yang dihasilkan saat membawa aset tetap ke lokasi dan kondisi yang diperlukan
sesuai dengan intensi manajemen dalam Laba Rugi. Pengukuran biaya perolehan atas item tersebut
dengan menerapkan persyaratan pengukuran dalam PSAK 14: Persediaan. Amendemen PSAK 25:
Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan tentang Definisi Estimasi Akuntansi.
Amendemen PSAK 25 ini memperkenalkan definisi estimasi akuntansi dan mengklarifikasi: Teknik
estimasi dan teknik penilaian merupakan contoh dari teknik pengukuran yang digunakan dalam
mengembangkan estimasi akuntansi. Perubahan dalam estimasi akuntansi sebagai hasil informasi
baru atau perkembangan baru yang bukan merupakan koreksi kesalahan. Amendemen PSAK 46:
Penghasilan tentang Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang Timbul dari Transaksi Tunggal.
Amandemen PSAK 46 ini mengharuskan perusahaan untuk mengakui pajak tangguhan atas transaksi
yang pada pengakuan awal menimbulkan jumlah yang sama dari perbedaan sementara kena pajak
dan yang dapat dikurangkan. Amendemen PSAK 107: . Amandemen PSAK 107 ini untuk
mengakomodasi perkembangan bisnis syariah, tidak hanya di sektor keuangan tetapi juga sektor riil
yang menggunakan pengaturan ijarah. Siaran Pers Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan
Akuntan Indonesia (DSAK IAI) mengenai Imbalan pada Periode Jasa. Pada bulan April 2022, DSAK
IAI mengeluarkan siaran pers mengenai Imbalan pada Periode Jasa sebagai bahan penjelasan
terhadap persyaratan yang relevan dari PSAK 24, Kerja yang secara khusus menjelaskan cara
Page 39
mengatribusikan imbalan pensiun pada periode jasa program pensiun dengan pola tertentu
berdasarkan undang-undang yang berlaku di Indonesia. Siaran pers tersebut diterbitkan sehubungan
dengan IFRS Interpretation Committee (IFRIC) Agenda Decision IAS 19 Employee Benefits mengenai
Attributing Benefit to Periods of Service pada bulan Mei 2021. DSAK IAI menilai bahwa pola fakta
program pensiun berbasis Undang-Undang Ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia saat ini
memiliki pola fakta serupa dengan pola fakta dalam IFRIC Agenda Decision tersebut. Dengan pola
fakta yang serupa tersebut, maka perlakuan akuntansi dalam IFRIC Agenda Decision relevan untuk
diterapkan dalam program pensiun berbasis Undang-Undang Ketenagakerjaan. Bank dan entitas
anaknya telah menerapkan persyaratan dari siaran pers dan telah melakukan perikatan dengan
aktuaris independen untuk menghitung dampak dari perubahan kebijakan akuntansi ini sejak awal
periode komparatif yang disajikan.
Kombinasi bisnis Business combination
Penentuan nilai wajar Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar Determination of fair value
untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal
pengukuran dengan kondisi pasar saat ini. Bank menggunakan teknik penilaian yang sesuai dengan
keadaan dan dimana data yang memadai tersedia untuk mengukur nilai wajar, memaksimalkan
penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan dan meminimalkan penggunaan input yang
tidak dapat diobservasi. Seluruh instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar dikategorikan sesuai
dengan hirarki berikut: Tingkat 1: harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif aset atau liabilitas
yang identik. Tingkat 2: teknik lain atas semua input yang memiliki efek signifikan terhadap nilai wajar
yang tercatat dapat diobservasi, baik secara langsung maupun tidak langsung. Tingkat 3: teknik yang
menggunakan input yang memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai wajar yang tercatat yang tidak
berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing i. Mata uang penyajian Laporan keuangan konsolidasian dijabarkan dalam mata uang Rupiah, yang Foreign currency transactions and
merupakan mata uang fungsional Bank dan entitas anak. ii. Transaksi dan saldo dalam mata uang balances
asing Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari transaksi dalam mata uang asing dan dari
penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing, diakui pada laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain konsolidasian, kecuali apabila ditangguhkan pada ekuitas karena
memenuhi kualifikasi/kriteria sebagai lindung nilai arus kas (cash flow hedges). Selisih penjabaran
mata uang asing atas efek utang dan aset moneter keuangan lain yang diukur berdasarkan nilai wajar
dicatat sebagai bagian dari keuntungan dan kerugian selisih kurs.
Giro pada Bank Indonesia dan bank lain Pada tanggal 29 Maret 2018, Bank Indonesia mengeluarkan PBI No. 20/3/PBI/2018 tentang Giro Wajib Current accounts with Bank
Minimum dalam Rupiah dan Valuta Asing bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah dan Indonesia and other banks
Unit Usaha Syariah. Berdasarkan kebijakan tersebut, Bank Indonesia memperkenalkan instrumen
kebijakan baru, yaitu: - GWM Primer menjadi GWM GWM terdiri dari GWM Rupiah dan Valas. GWM
adalah simpanan minimum yang wajib dipelihara oleh Bank, dalam bentuk saldo Rekening Giro pada
Bank Indonesia. - GWM Sekunder menjadi Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM) PLM adalah
cadangan likuiditas minimum yang wajib dipelihara oleh Bank, berupa Sertifikat Bank Indonesia,
Sertifikat Deposito Bank Indonesia dan Surat Berharga Negara yang besarnya ditetapkan oleh Bank
Indonesia sebesar persentase tertentu dari Dana Pihak Ketiga () Bank. - LFR menjadi Rasio
Intermediasi Makroprudensial (RIM) RIM merupakan rasio hasil perbandingan antara kredit yang
diberikan dan surat berharga korporasi yang dimiliki Bank yang memenuhi persyaratan terhadap dana
pihak ketiga Bank dan surat berharga yang diterbitkan Bank yang memenuhi persyaratan. - GWM LFR
menjadi GWM RIM GWM RIM sebesar hasil perkalian antara Parameter Disinsentif Bawah atau
Parameter Disinsentif Atas, selisih antara RIM Bank dan Target RIM, serta DPK Rupiah dengan
memperhatikan selisih antara KPMM Bank dan KPMM Insentif. PBI tersebut mulai berlaku pada
Page 40
tanggal 16 Juli 2018, kecuali ketentuan pemenuhan kewajiban GWM dalam valuta asing bagi BUK
secara harian dan rata-rata serta ketentuan pemenuhan kewajiban GWM dalam Rupiah secara harian
dan rata-rata dan GWM dalam valuta asing bagi BUS dan UUS yang mulai berlaku pada tanggal 1
Oktober 2018. Berdasarkan Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada tanggal 29 Maret 2019,
Bank Indonesia mengeluarkan Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) No 21/5/PADG/2019
tentang Ketiga atas PADG No 20/11/PADG/2018 tanggal 31 Mei 2018 tentang RIM dan PLM bagi
Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah. Perubahan utama dalam
Perubahan Ketiga PADG RIM dan PLM meliputi: - penyesuaian besaran batas bawah Target RIM dari
80% menjadi 84% dan batas atas Target RIM dari 92% menjadi 94%. - Penyesuaian besaran batas
bawah Target RIM Syariah dari 80% menjadi 84% dan batas atas Target RIM Syariah dari 92%
menjadi 94%. Penyesuaian tersebut telah diberlakukan pada tanggal 1 Juli 2019 dan pengenaan
sanksi terkait perubahan batas bawah dan batas atas target RIM dan target RIM Syariah, mulai berlaku
pada tanggal 1 Oktober 2019. Pada tanggal 24 Maret 2020, Bank Indonesia mengeluarkan PBI No
22/3/PBI/2020 tentang Perubahan atas Peraturan Bank indonesia No 20/3/PBI/2018 tentang Giro
Wajib Minimum dalam Rupiah dan Valuta Asing Bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah
dan Unit Usaha Syariah. Berdasarkan peraturan tersebut, Bank Indonesia mengatur mengenai
kewenangan pemberian kelonggaran atas kewajiban pemenuhan GWM dalam rupiah yang wajib
dipenuhi secara harian untuk Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah
dalam rangka kebijakan makroprudensial. Adapun pengaturan mengenai pemberian kelonggaran
kewajiban pemenuhan GWM tersebut akan diatur dalam PBI lain tentang insentif bagi bank untuk
kebijakan makroprudensial. PBI ini mulai berlaku pada tanggal 26 Maret 2020. Pada tanggal 28 Juli
2020, Bank Indonesia mengeluarkan PBI No. 22/10/PBI/2020 tentang Perubahan Kedua atas PBI No.
20/3/PBI/2018 tentang Giro Wajib Minimum dalam Rupiah dan Valuta Asing bagi Bank Umum
Konvensional, Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah. Perubahannya meliputi sebagai berikut: -
Pemberian kewenangan Bank Indonesia untuk memberikan jasa giro kepada BUK. - Pengaturan lebih
lanjut mengenai besaran bagian tertentu dari pemenuhan kewajiban GWM dalam Rupiah yang
diberikan jasa giro, tingkat suku bunga jasa giro dan tata cara pemberian jasa giro dalam PADG. -
Pengaturan bahwa penempatan GWM bagi BUS dan UUS menggunakan prinsip wadi yad amanah
khusus. - Pemberian kewenangan Bank Indonesia untuk memberikan insentif GWM berupa pemberian
() sesuai prinsip syariah kepada BUS dan UUS. - Pemberian insentif GWM berupa pemberian () sesuai
prinsip syariah kepada BUS dan UUS diberikan secara sukarela oleh Bank Indonesia. - Pengaturan
lebih lanjut tentang pemberian insentif GWM berupa pemberian () dalam PADG. Perubahan tersebut
telah diberlakukan pada tanggal 1 Agustus 2020. Berdasarkan Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia
pada tanggal 29 Juli 2020, Bank Indonesia mengeluarkan Peraturan Anggota Dewan Gubernur
(PADG) No. 22/19/PADG/2020 tentang Perubahan Keenam atas PADG No. 20/10/PADG/2018 tentang
Giro Wajib Minimum Dalam Rupiah dan Valuta Asing Bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum
Syariah dan Unit Usaha Syariah. Perubahannya meliputi sebagai berikut: - Pengaturan mengenai
kewenangan BI dalam memberi jasa giro bagi BUK. - Pengaturan mengenai kewenangan BI dalam
memberi insentif GWM berupa pemberian () bagi BUS dan UUS. Berdasarkan Rapat Dewan Gubernur
Bank Indonesia pada tanggal 5 Oktober 2020, Bank Indonesia mengeluarkan Peraturan Anggota
Dewan Gubernur (PADG) No. 22/30/PADG/2020 tentang Perubahan Kedua atas PADG No.
21/22/PADG/2019 tentang Rasio Intermediasi Makroprudensial dan Penyangga Likuiditas
Makroprudensial bagi BUK, BUS dan UUS. Peraturan ini mengatur penyesuaian pengaturan PLM yaitu
penambahan jenis Operasi Pasar Terbuka (OPT) yang menggunakan surat berharga untuk
pemenuhan kewajiban PLM bagi BUK, BUS dan UUS, sehingga meliputi transaksi repo maupun
transaksi Pengelolaan Likuiditas berdasarkan Prinsip Syariah Bank Indonesia (PaSBI). Perubahan
tersebut telah diberlakukan pada tanggal 5 Oktober 2020. Berdasarkan Rapat Dewan Gubernur Bank
Page 41
Indonesia pada tanggal 31 Desember 2021, Bank Indonesia mengeluarkan PADG No.
23/31/PADG/2021 tentang Perubahan Keempat atas PADG No. 21/22/PADG/2019 tentang RIM dan
PLM bagi BUK, BUS dan UUS. PADG ini berlaku sejak 3 Januari 2022. Perubahan tersebut telah
diberlakukan pada tanggal 1 Agustus 2020. Pada tanggal 25 Februari 2022, Bank Indonesia
mengeluarkan PBI No. 24/4/PBI/2022 tentang Perubahan Keempat atas PBI No. 20/3/PBI/2018
tentang Giro Wajib Minimum dalam Rupiah dan Valuta Asing bagi BUK, BUS dan UUS. Perubahan
dalam peraturan ini terkait pelonggaran atas kewajiban pemenuhan GWM dalam rupiah yang dapat
diberikan kepada BUK, BUS dan UUS atas pemenuhan GWM dalam rupiah secara harian dan/atau
secara rata-rata berdasarkan pertimbangan kebijakan makroprudensial Bank Indonesia. PBI ini berlaku
sejak 1 Maret 2022. Berdasarkan Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada tanggal 1 Juli 2022,
Bank Indonesia mengeluarkan PADG No. 24/8/PADG/2022 tentang Peraturan Pelaksanaan
Pemenuhan Giro Wajib Minimum dalam Rupiah dan Valuta Asing bagi BUK, BUS dan UUS.
Perubahan pengaturan dalam PADG ini meliputi: - Kewajiban minimum GWM Rupiah untuk BUK naik
menjadi 7,5% mulai 1 Juli 2022 dan 9,0% mulai 1 September 2022; - Kewajiban minimum GWM
Rupiah untuk BUS dan UUS naik 6,0% mulai 1 Juli 2022 dan 7,5% mulai 1 September 2022; -
Pemberian remunerasi terhadap pemenuhan kewajiban GWM. PADG ini berlaku sejak 1 Juli 2022.
Pada saat PADG ini berlaku, PADG No. 20/10/PADG/2018 yang diubah terakhir dengan PADG No.
24/3/PADG/2022 dicabut. Berdasarkan Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada tanggal 1
November 2022, Bank Indonesia mengeluarkan PADG No. 24/14/PADG/2022 tentang Perubahan
Kelima atas PADG No. 21/22/PADG/2019 tentang RIM dan PLM bagi BUK, BUS dan UUS. Perubahan
pengaturan dalam PADG ini meliputi pelonggaran target RIM atau RIM Syariah bagi Bank tertentu,
pengecualian pemenuhan target RIM atau RIM Syariah dan PLM atau PLM Syariah untuk Bank
tertentu, penyesuaian sumber data dan penyempurnaan pengaturan pemenuhan dan penghentian
pemenuhan RIM atau RIM Syariah dan/atau PLM atau PLM Syariah. Peraturan ini telah berlaku sejak
31 Oktober 2022. Pada tanggal 24 Maret 2023, PADG No. 2 Tahun 2023 tentang Perubahan atas
PADG No 24/8/PADG/2022 tentang Peraturan Pelaksanaan Pemenuhan GWM dalam Rupiah dan
Valuta Asing Bagi BUK, BUS dan UUS ditetapkan. Pada PADG tersebut, terdapat perubahan besaran
insentif makroprudensial dari sebelumnya paling banyak 2% menjadi 2,8%. Peraturan ini telah berlaku
efektif sejak 1 April 2023.
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain merupakan penanaman dana dalam bentuk call Placements with Bank Indonesia and
money, penempatan fixed term, deposito berjangka, Fasilitas Simpanan Bank Indonesia (FASBI), other banks
Fasilitas Simpanan Bank Indonesia Syariah (FASBIS) dan lain-lain. Penempatan pada Bank Indonesia
dinyatakan sebesar saldo penempatan dikurangi dengan pendapatan bunga yang ditangguhkan. Pada
awal transaksi penempatan pada bank lain dinilai berdasarkan nilai wajar ditambah biaya transaksi
tambahan langsung, jika ada, dan selanjutnya diukur sebesar biaya perolehan diamortisasi dengan
menggunakan metode suku bunga efektif (EIR). Pada setiap tanggal pelaporan, Bank dan entitas anak
mengukur penyisihan kerugian kredit ekspektasian menggunakan metodologi penurunan nilai
sebagaimana diungkapkan dalam Catatan 2o.
Efek-efek Efek-efek yang diperdagangkan terdiri dari Surat Utang Negara, Obligasi Korporasi, Sertifikat Bank Securities
Indonesia dan Surat Perbendaharaan Negara yang dikategorikan aset keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui laporan laba rugi. Keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi akibat kenaikan
atau penurunan nilai wajar disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian tahun berjalan. Pendapatan bunga dari efek utang dicatat dalam laporan laba rugi sesuai
dengan persyaratan dalam kontrak. Atas penjualan portofolio efek yang diperdagangkan, selisih antara
harga jual dengan harga perolehan diakui sebagai keuntungan atau kerugian penjualan pada tahun
dimana efek tersebut dijual. Tidak ada penyisihan kerugian kredit ekspektasian yang diakui untuk aset
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi.
Page 42
Investasi jangka pendek Short-term investment
Aset hak guna PSAK 73 memperkenalkan model akuntansi penyewa tunggal dan mensyaratkan penyewa untuk Right of use assets
mengakui aset dan liabilitas untuk semua sewa dengan pengecualian sewa jangka pendek dan aset
dengan nilai rendah. Penyewa diharuskan untuk mengakui aset hak-guna yang mewakili haknya untuk
menggunakan aset sewaan dan liabilitas sewa yang mewakili kewajibannya untuk melakukan
pembayaran sewa. PSAK 73 secara substansial masih menggunakan persyaratan akuntansi atas
pesewa (lessor) sesuai PSAK 30 Sewa. Oleh karena itu, pesewa masih akan menggunakan klasifikasi
sewa dalam sewa operasi atau pembiayaan, dan perlakuan atas kedua tipe sewa tersebut. Dampak
penerapan PSAK 73 adalah Bank sebagai penyewa atas kontrak sewa property, data center dan ruang
ATM. Bank telah memilih simplified approach dalam melakukan transisi dan tidak melakukan penyajian
kembali untuk informasi komparatif. Dengan demikian, informasi komparatif tetap dilaporkan sesuai
dengan PSAK 30, . Pada tanggal 1 Januari 2020, Bank mengakui liabilitas sewa, sebagai pembayaran
sewa yang tersisa termasuk atas opsi perpanjangan dimana perpanjangan hampir dapat dipastikan,
didiskontokan menggunakan tingkat bunga pinjaman inkremental pada tanggal penerapan awal. Aset
hak-guna yang diakui adalah jumlah yang sama dengan liabilitas sewa, yang disesuaikan dengan
jumlah pembayaran sewa dibayar dimuka atau terutang terkait sewa tersebut. Beban keuangan dicatat
dalam laporan laba rugi konsolidasian. Aset sewa (disajikan sebagai bagian aset tetap) disusutkan
selama jangka waktu yang lebih pendek antara umur manfaat aset sewa dan periode masa sewa, jika
tidak ada kepastian yang memadai bahwa Bank akan mendapatkan hak kepemilikan pada akhir masa
sewa.
Properti investasi Investment properties
Goodwill Goodwill merupakan selisih neto antara harga perolehan investasi dan bagian Bank atas nilai wajar Goodwill
aset neto entitas anak yang diakuisisi pada tanggal akuisisi. Goodwill tidak diamortisasi dan
selanjutnya disajikan sebesar nilai tercatat dikurangi dengan akumulasi penurunan nilai (Catatan 2o).
Investasi pada entitas asosiasi Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan POJK No. 22 Tahun 2022, tentang Kegiatan Investment in associates
Penyertaan Modal oleh Bank Umum, penyertaan modal oleh Bank dalam bentuk saham hanya dapat
dilakukan untuk investasi jangka panjang dan tidak dimaksudkan untuk jual beli saham. Karena itu
semua investasi Bank dalam bentuk penyertaan saham diklasifikasikan sebagai Diukur pada Nilai
Wajar melalui Penghasilan Komprehensif Lain (FVOCI). Keuntungan atau kerugian yang belum
direalisasikan dari kenaikan atau penurunan nilai wajar penyertaan diakui dan disajikan sebagai
komponen ekuitas dan setelah penghentian pengakuan, keuntungan dan kerugian dalam pendapatan
komprehensif lain tidak dipindahkan ke laba atau rugi ( recycling).
Aset takberwujud Aset tidak berwujud terdiri dari perangkat lunak dan goodwill. Aset tidak berwujud diakui jika, dan Intangible assets
hanya jika, biaya perolehan aset tersebut dapat diukur secara andal dan kemungkinan besar Bank dan
entitas anak akan memperoleh manfaat ekonomis masa depan dari aset tersebut.
Beban dibayar dimuka Terdiri dari aset yang tidak material yang tidak dapat digolongkan dalam pos-pos sebelumnya. Aset Prepaid expenses
lain-lain dinyatakan sebesar nilai tercatat, yaitu harga perolehan setelah dikurangi dengan akumulasi
amortisasi, cadangan kerugian penurunan nilai atau penyisihan kerugian. Beban dibayar dimuka
diamortisasi selama masa manfaat menggunakan metode garis lurus (straight line method).
Piutang dan utang asuransi Insurance receivables and payables
Piutang pembiayaan konsumen Piutang pembiayaan konsumen disajikan setelah dikurangi dengan bagian yang dibiayai bank-bank Consumer financing receivables
sehubungan dengan transaksi kerjasama penerusan pinjaman dan pembiayaan bersama, pendapatan
pembiayaan konsumen yang belum diakui dan cadangan kerugian penurunan nilai. Berdasarkan
perjanjian kerjasama pembiayaan bersama konsumen tanpa jaminan (without recourse), entitas anak
hanya menyajikan porsi jumlah angsuran piutang yang dibiayai entitas anak (pendekatan neto).
Page 43
Pendapatan pembiayaan konsumen disajikan setelah dikurangi dengan bagian yang merupakan hak
bank-bank dalam rangka transaksi tersebut. Untuk pembiayaan bersama konsumen dengan jaminan
(with recourse), piutang pembiayaan konsumen merupakan seluruh jumlah angsuran dari pelanggan
dan kredit yang disalurkan oleh penyedia dana dicatat sebagai liabilitas (pendekatan bruto).
Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui, yang merupakan selisih antara jumlah seluruh
pembayaran angsuran yang akan diterima dari konsumen dengan jumlah pokok pembiayaan
konsumen, diakui sebagai pendapatan sesuai dengan jangka waktu kontrak pembiayaan konsumen
berdasarkan tingkat suku bunga efektif piutang pembiayaan konsumen. Selisih neto antara
pendapatan administrasi yang diperoleh dari konsumen pada saat pertama kali perjanjian pembiayaan
konsumen ditandatangani dan biaya-biaya yang timbul pertama kali yang terkait langsung dengan
kredit pembiayaan konsumen ditangguhkan dan disajikan sebagai bagian dari Pembiayaan Konsumen
pada laporan posisi keuangan konsolidasian dan diakui sebagai penyesuaian atas imbal hasil selama
periode pembiayaan konsumen berdasarkan tingkat suku bunga efektif dan disajikan sebagai bagian
dari Pembiayaan Konsumen - Neto pada pendapatan bunga dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian tahun berjalan. Cadangan kerugian kredit ekspektasian dihitung
menggunakan metodologi penurunan nilai sebagaimana diungkapkan dalam Catatan 2o. Termasuk
dalam piutang pembiayaan konsumen adalah piutang pembiayaan murabahah. Akad murabahah
secara substansi merupakan suatu pembiayaan, sehingga pengakuan margin dilakukan berdasarkan
standar yang mengatur pembiayaan, seperti yang disebutkan dalam kebijakan pembiayaan konsumen.
Piutang yang tak tertagih dihapuskan berdasarkan evaluasi manajemen entitas anak dan setelah
menunggak masing-masing lebih dari 210 (dua ratus sepuluh) hari dan 180 (seratus delapan puluh)
hari untuk WOM dan MIF. Penerimaan dari piutang yang telah dihapusbukukan diakui sebagai
pendapatan lain-lain pada saat terjadinya.
Liabilitas atas kontrak Contract liabilities
Simpanan nasabah dan simpanan dari bank lain Simpanan nasabah adalah dana yang dipercayakan oleh nasabah (di luar bank lain) kepada Bank Deposits from customers and
berdasarkan perjanjian penyimpanan dana. Simpanan nasabah terdiri dari giro, tabungan dan deposito deposits from other banks
berjangka. Simpanan termasuk simpanan Syariah dan investasi tidak terikat yang terdiri dari: a.
Wadiah merupakan wadiah yad-adhamanah yakni titipan dana dalam bentuk giro dan tabungan
dimana pemilik dana mendapatkan pendapatan bonus. b. Investasi tidak terikat dalam bentuk
tabungan mudharabah yang merupakan simpanan dana nasabah yang memberikan imbalan bagi hasil
untuk nasabah dari pendapatan unit Syariah atas penggunaan dana sesuai dengan nisbah yang telah
ditetapkan dan disetujui sebelumnya. c. Investasi tidak terikat dalam bentuk deposito berjangka
mudharabah merupakan simpanan dana nasabah yang memberikan imbalan bagi hasil untuk nasabah
dari pendapatan unit Syariah atas penggunaan dana sesuai dengan nisbah yang telah ditetapkan dan
disetujui sebelumnya. Giro, tabungan dan deposito berjangka diakui sebesar nilai wajar pada awalnya
dan selanjutnya diukur sebesar biaya perolehan diamortisasi. Biaya perolehan diamortisasi dihitung
dengan memperhitungkan adanya diskonto atau premi terkait dengan pengakuan awal simpanan
nasabah dan biaya transaksi yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suku bunga efektif
(EIR). Simpanan dari bank lain terdiri dari liabilitas terhadap bank lain, baik lokal maupun luar negeri,
dalam bentuk giro, tabungan, interbank call money dengan periode jatuh tempo menurut perjanjian
kurang dari atau sama dengan 90 (sembilan puluh) hari dan deposito berjangka. Simpanan dari bank
lain diakui sebesar nilai wajar pada awalnya dan selanjutnya diukur sebesar biaya perolehan
diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif (EIR). Biaya perolehan diamortisasi
dihitung dengan memperhitungkan adanya diskonto atau premi terkait dengan pengakuan awal
simpanan dari bank lain dan biaya transaksi yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari suku
bunga efektif (EIR). Simpanan dari bank lain termasuk simpanan Syariah dalam bentuk giro wadiah
dan investasi tidak terikat yang terdiri dari deposito berjangka mudharabah.
Page 44
Obligasi subordinasi Obligasi subordinasi diakui sebesar nilai wajar pada awalnya dan selanjutnya diukur sebesar nilai biaya Subordinated bonds
perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif (EIR). Biaya perolehan
diamortisasi dihitung dengan memperhitungkan adanya diskonto atau premi terkait dengan pengakuan
awal obligasi subordinasi dan biaya transaksi yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari suku
bunga efektif (EIR).
Efek-efek yang dibeli dengan janji dibeli kembali Efek yang dibeli dengan janji dijual kembali (reverse repo) diakui sebesar harga jual kembali efek yang Securities purchased under resell
bersangkutan dikurangi pendapatan bunga yang belum diamortisasi. Selisih antara harga beli dengan agreements
harga jual diperlakukan sebagai pendapatan bunga yang belum diamortisasi dan diakui sebagai
pendapatan bunga selama jangka waktu sejak tanggal akuisisi hingga tanggal dijual kembali dengan
menggunakan metode suku bunga efektif (EIR). Efek yang dijual dengan janji dibeli kembali (repo)
diakui sebesar harga pembelian kembali yang disepakati dikurangi beban bunga yang belum diamort
isasi. Beban bunga yang belum diamortisasi merupakan selisih antara harga jual dan harga beli
kembali yang disepakati dan diakui sebagai beban bunga selama jangka waktu sejak efek dijual hingga
dibeli kembali dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Efek yang dijual tetap dicatat sebagai
aset dalam laporan posisi keuangan konsolidasian karena secara substansi kepemilikan efek tetap
berada pada pihak Bank sebagai penjual. Beban bunga diamortisasi dengan menggunakan metode
suku bunga efektif. Pada setiap tanggal pelaporan Bank mengukur penyisihan kerugian kredit
ekspektasian menggunakan metode penurunan nilai sebagaimana diungkapkan dalam Catatan 2o.
Saham treasuri Treasury stock
Modal saham Share capital
Pengaturan pembayaran berbasis saham Share-based payment arrangement
Biaya emisi efek ekuitas Stock issuance cost
Instrumen keuangan Pengakuan dan Pengukuran Klasifikasi aset keuangan menggunakan pendekatan model bisnis dan Financial instruments
karakteristik arus kas kontraktual dari aset keuangan tersebut. Setelah pengakuan awal, aset
keuangan diukur dengan biaya perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan komprehensif
lain dan nilai wajar melalui laporan laba rugi berdasarkan pada model bisnis yang diadopsi. Semua
instrumen keuangan pada saat pengakuan awal diukur sebesar nilai wajarnya. Dalam hal aset
keuangan atau liabilitas keuangan tidak diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi, nilai wajar
tersebut ditambah biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan atau
penerbitan aset keuangan atau liabilitas keuangan tersebut.
Aset tidak lancar yang diklasifikasikan sebagai dimiliki Non-current assets classified as held
untuk dijual for sale
Peristiwa setelah tanggal periode pelaporan Events after reporting period
Penerapan standar akuntansi baru Bank dan entitas anak telah menerapkan standar akuntansi berikut pada tanggal 1 Januari 2023 yang Adoption of new accounting
dianggap relevan dengan Bank: Amandemen PSAK 1, Laporan Keuangan tentang Pengungkapan standards
Kebijakan Akuntansi. Amendemen PSAK 1 tersebut mensyaratkan entitas untuk mengungkapkan
kebijakan akuntansi material yang sebelumnya akuntansi signifikan dan mengklarifikasi bahwa tidak
seluruh informasi kebijakan akuntansi terkait dengan transaksi, kejadian atau kondisi material lainnya
adalah material terhadap laporan keuangan. Dalam menentukan informasi materialitas diperlukan
pertimbangan ukuran dan sifat transaksi, kejadian-kejadian serta kondisi-kondisi lainnya. Amandemen
PSAK 1, Laporan Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka
Panjang. Amandemen PSAK 1 mengklarifikasi bahwa liabilitas diklasifikasikan sebagai lancar atau
tidak lancar, tergantung pada hak untuk menunda penyelesaian liabilitas yang ada pada akhir periode
pelaporan. Amandemen PSAK 16, Tetap tentang Hasil Sebelum Penggunaan yang Diintensikan.
Amendemen ini mengklarifikasi contoh biaya yang dapat diatribusikan secara langsung ke dalam nilai
Page 45
perolehan aset. Amandemen ini menambahkan pengaturan atas: Pengakuan hasil penjualan dan biaya
perolehan atas item yang dihasilkan saat membawa aset tetap ke lokasi dan kondisi yang diperlukan
sesuai dengan intensi manajemen dalam Laba Rugi. Pengukuran biaya perolehan atas item tersebut
dengan menerapkan persyaratan pengukuran dalam PSAK 14: Persediaan. Amendemen PSAK 25:
Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan tentang Definisi Estimasi Akuntansi.
Amendemen PSAK 25 ini memperkenalkan definisi estimasi akuntansi dan mengklarifikasi: Teknik
estimasi dan teknik penilaian merupakan contoh dari teknik pengukuran yang digunakan dalam
mengembangkan estimasi akuntansi. Perubahan dalam estimasi akuntansi sebagai hasil informasi
baru atau perkembangan baru yang bukan merupakan koreksi kesalahan. Amendemen PSAK 46:
Penghasilan tentang Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang Timbul dari Transaksi Tunggal.
Amandemen PSAK 46 ini mengharuskan perusahaan untuk mengakui pajak tangguhan atas transaksi
yang pada pengakuan awal menimbulkan jumlah yang sama dari perbedaan sementara kena pajak
dan yang dapat dikurangkan. Amendemen PSAK 107: . Amandemen PSAK 107 ini untuk
mengakomodasi perkembangan bisnis syariah, tidak hanya di sektor keuangan tetapi juga sektor riil
yang menggunakan pengaturan ijarah. Siaran Pers Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan
Akuntan Indonesia (DSAK IAI) mengenai Imbalan pada Periode Jasa. Pada bulan April 2022, DSAK
IAI mengeluarkan siaran pers mengenai Imbalan pada Periode Jasa sebagai bahan penjelasan
terhadap persyaratan yang relevan dari PSAK 24, Kerja yang secara khusus menjelaskan cara
mengatribusikan imbalan pensiun pada periode jasa program pensiun dengan pola tertentu
berdasarkan undang-undang yang berlaku di Indonesia. Siaran pers tersebut diterbitkan sehubungan
dengan IFRS Interpretation Committee (IFRIC) Agenda Decision IAS 19 Employee Benefits mengenai
Attributing Benefit to Periods of Service pada bulan Mei 2021. DSAK IAI menilai bahwa pola fakta
program pensiun berbasis Undang-Undang Ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia saat ini
memiliki pola fakta serupa dengan pola fakta dalam IFRIC Agenda Decision tersebut. Dengan pola
fakta yang serupa tersebut, maka perlakuan akuntansi dalam IFRIC Agenda Decision relevan untuk
diterapkan dalam program pensiun berbasis Undang-Undang Ketenagakerjaan. Bank dan entitas
anaknya telah menerapkan persyaratan dari siaran pers dan telah melakukan perikatan dengan
aktuaris independen untuk menghitung dampak dari perubahan kebijakan akuntansi ini sejak awal
periode komparatif yang disajikan.
Standar akuntansi yang telah disahkan namun belum Mulai efektif berlaku pada atau setelah tanggal 1 Januari 2024 Pilar Standar Akuntansi Keuangan Accounting standards issued but not
berlaku efektif Standar ini memberikan persyaratan dan pedoman bagi entitas untuk menerapkan standar akuntansi yet effective
keuangan yang benar dalam menyusun laporan keuangan bertujuan umum. Akan ada 4 (empat)
standar akuntansi keuangan yang saat ini diterapkan di Indonesia, yaitu: 1. Pilar 1 Standar Akuntansi
Keuangan Internasional, 2. Pilar 2 Standar Akuntansi Keuangan Indonesia (PSAK), 3. Pilar 3 Standar
Akuntansi Keuangan Indonesia untuk Entitas Swasta/Standar Akuntansi Keuangan Indonesia untuk
Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik, dan 4. Pilar 4 Standar Akuntansi Keuangan Indonesia untuk Entitas
Mikro Kecil dan Menengah. Standar Akuntansi Keuangan Internasional Standar ini merupakan adopsi
penuh dari International Financial Reporting Standards () yang diterjemahkan kata demi kata dan tidak
ada modifikasi dari Standar IFRS, termasuk tanggal efektifnya. Entitas yang memenuhi persyaratan
dapat menerapkan standar ini, sejak tanggal efektif. Nomenklatur Standar Akuntansi Keuangan
Standar ini ini mengatur penomoran baru untuk standar akuntansi keuangan yang berlaku di Indonesia
yang diterbitkan oleh DSAK IAI. Amandemen PSAK 73: Liabilitas Sewa dalam Jual Beli dan Sewa-balik
Amandemen PSAK 73 Sewa menetapkan persyaratan yang digunakan penjual-penyewa dalam
mengukur kewajiban sewa yang timbul dalam transaksi jual beli dan sewa-balik, untuk memastikan
penjual-penyewa tidak mengakui jumlah setiap keuntungan atau kerugian yang terkait dengan hak
guna yang dipertahankan. Amandemen berlaku secara retrospektif untuk periode pelaporan tahunan
yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2024. Penerapan dini diperkenankan. Grup saat ini sedang
Page 46
menilai dampak dari amandemen tersebut untuk menentukan dampaknya terhadap pelaporan
keuangan Grup. Amandemen PSAK 2 dan PSAK 60: Pengaturan Pembiayaan Pemasok Amandemen
PSAK 2 dan PSAK 60 mengklarifikasi karakteristik pengaturan pembiayaan pemasok dan
mensyaratkan pengungkapan tambahan atas pengaturan pembiayaan pemasok tersebut. Persyaratan
pengungkapan dalam amandemen ini dimaksudkan untuk membantu pengguna laporan keuangan
dalam memahami dampak pengaturan pembiayaan pemasok terhadap liabilitas, arus kas, dan
eksposur terhadap risiko likuiditas suatu entitas. Amandemen ini akan berlaku efektif untuk periode
pelaporan tahunan yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2024. Penerapan dini diperkenankan,
namun perlu diungkapkan. Amandemen tersebut diperkirakan tidak mempunyai dampak material
terhadap laporan keuangan Grup. Mulai efektif pada atau setelah tanggal 1 Januari 2025Amandemen
PSAK 10: Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing - Kekurangan KetertukaranAmendemen PSAK 10
mengatur ketika kondisi ekonomi suatu negara memburuk, misalnya hiperinflasi, akan menyebabkan
kesulitan dalam menentukan apakah mata uang negara tersebut tertukarkan menjadi mata uang lain
serta kurs yang digunakan ketika mata uang tersebut tidak tertukarkan. Amandemen berlaku untuk
periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2025. Penerapan dini
diperkenankan.
Utang pembiayaan konsumen Consumer financing liabilities
Page 47
[4611000_BD] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement (breakdown) - Financial and Sharia Industry
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap [baris komponen]
Penambahan aset Pengurangan aset Reklasifikasi aset Penjabaran laporan keuangan aset Entitas anak baru aset Revaluasi aset Penurunan (pemulihan) nilai aset
Aset tetap Aset tetap
tetap tetap tetap tetap tetap tetap tetap
Nilai perolehan, Tanah, dimiliki langsung 2,428,488 6,444 ( 1,458 ) ( 3,535 ) 131,849 2,561,788 Land, directly owned Carrying amount, gross
kotor Bangunan dan fasilitasnya, dimiliki langsung 696,642 47,656 ( 1,003 ) ( 5,068 ) 738,227 Building and leasehold improvement, directly owned
Mesin dan peralatan, dimiliki langsung Machinery and equipment, directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly owned
Alat pengangkutan, dimiliki langsung Transportation equipment, directly owned
Perabot dan peralatan kantor, dimiliki 1,627,903 260,845 ( 144,299 ) 3,020 1,747,469 Furniture and office equipment, directly owned
langsung
Kendaraan bermotor, dimiliki langsung 90,230 26,459 ( 17,216 ) 12 99,485 Motor vehicle, directly owned
Pesawat, dimiliki langsung Aircraft, directly owned
Kapal, dimiliki langsung Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, dimiliki langsung BTS Tower, directly owned
Jaringan Fiber Optik, dimiliki langsung Fiber Optic Network, directly owned
Infrastruktur Telekomunikasi, dimiliki Telecommunication Infrastructure, directly owned
langsung
Peralatan Teknikal, dimiliki langsung Technical Equipment, directly owned
Lainnya, dimiliki langsung 420,078 34,229 ( 50,645 ) ( 3,056 ) 400,606 Others, directly owned
Dimiliki langsung 5,263,341 375,633 ( 214,621 ) ( 8,627 ) 131,849 5,547,575 Directly owned
Mesin, aset hak guna Machinery, right of use assets
Alat pengangkutan, aset hak guna Transportation equipment, right of use assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna Building, right of use assets
Perabot dan peralatan kantor, aset hak guna Furniture and office equipment, rights of use assets
Kendaraan bermotor, aset hak guna Motor vehicle, rights of use assets
Pesawat, aset hak guna Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna Vessels, right of use assets
Menara telekomunikasi, aset hak guna BTS Tower, right of use assets
Jaringan Fiber Optik, aset hak guna Fiber Optic Network, right of use assets
Infrastruktur Telekomunikasi, aset hak guna Telecommunication Infrastructure, right of use assets
Peralatan Teknikal, aset hak guna Technical Equipment, right of use assets
Lainnya, aset hak guna Others, right of use assets
Aset hak guna Right of use assets
Bangunan, dalam penyelesaian Building, assets under construction
Mesin dan alat berat, dalam penyelesaian Machinery and heavy equipment, assets under
construction
Menara telekomunikasi, dalam penyelesaian BTS Tower, assets under construction
Jaringan Fiber Optik, dalam penyelesaian Fiber Optic Network, assets under construction
Infrastruktur Telekomunikasi, dalam Telecommunication Infrastructure, assets under
penyelesaian construction
Peralatan Teknikal, dalam penyelesaian Technical Equipment, assets under construction
Lainnya, dalam penyelesaian Others, assets under construction
Aset dalam penyelesaian Assets under construction
Aset tetap 5,263,341 375,633 ( 214,621 ) ( 8,627 ) 131,849 5,547,575 Property, plant, and equipment
Akumulasi Tanah, dimiliki langsung Land, directly owned Carrying amount, accumulated
Page 48
depresiasi Bangunan dan fasilitasnya, dimiliki langsung 541,906 28,325 ( 744 ) ( 3,222 ) 566,265 Building and leasehold improvement, directly owned depreciation
Mesin dan peralatan, dimiliki langsung Machinery and equipment, directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly owned
Alat pengangkutan, dimiliki langsung Transportation equipment, directly owned
Perabot dan peralatan kantor, dimiliki 1,133,885 164,643 ( 116,033 ) 36 1,182,531 Furniture and office equipment, directly owned
langsung
Kendaraan bermotor, dimiliki langsung 55,501 14,994 ( 13,337 ) 49 57,207 Motor vehicle, directly owned
Pesawat, dimiliki langsung Aircraft, directly owned
Kapal, dimiliki langsung Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, dimiliki langsung BTS Tower, directly owned
Jaringan Fiber Optik, dimiliki langsung Fiber Optic Network, directly owned
Infrastruktur Telekomunikasi, dimiliki Telecommunication Infrastructure, directly owned
langsung
Peralatan Teknikal, dimiliki langsung Technical Equipment, directly owned
Lainnya, dimiliki langsung 385,707 16,373 ( 50,357 ) ( 12 ) 351,711 Others, directly owned
Dimiliki langsung 2,116,999 224,335 ( 180,471 ) ( 3,149 ) 2,157,714 Directly owned
Mesin, aset hak guna Machinery, right of use assets
Alat pengangkutan, aset hak guna Transportation equipment, right of use assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna Building, right of use assets
Perabot dan peralatan kantor, aset hak guna Furniture and office equipment, rights of use assets
Kendaraan bermotor, aset hak guna Motor vehicle, rights of use assets
Pesawat, aset hak guna Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna Vessels, right of use assets
Menara telekomunikasi, aset hak guna BTS Tower, right of use assets
Jaringan Fiber Optik, aset hak guna Fiber Optic Network, right of use assets
Infrastruktur Telekomunikasi, aset hak guna Telecommunication Infrastructure, right of use assets
Peralatan Teknikal, aset hak guna Technical Equipment, right of use assets
Lainnya, aset hak guna Others, right of use assets
Aset hak guna Right of use assets
Bangunan, dalam penyelesaian Building, assets under construction
Mesin dan alat berat, dalam penyelesaian Machinery and heavy equipment, assets under
construction
Menara telekomunikasi, dalam penyelesaian BTS Tower, assets under construction
Jaringan Fiber Optik, dalam penyelesaian Fiber Optic Network, assets under construction
Infrastruktur Telekomunikasi, dalam Telecommunication Infrastructure, assets under
penyelesaian construction
Peralatan Teknikal, dalam penyelesaian Technical Equipment, assets under construction
Lainnya, dalam penyelesaian Others, assets under construction
Aset dalam penyelesaian Assets under construction
Aset tetap 2,116,999 224,335 ( 180,471 ) ( 3,149 ) 0 2,157,714 Property, plant, and equipment
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap [baris komponen]
Aset tetap Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Penjabaran laporan keuangan aset tetap Entitas anak baru aset tetap Revaluasi aset tetap Penurunan (pemulihan) nilai aset tetap Aset tetap
Nilai perolehan Aset tetap 3,146,342 3,389,861 Property, plant, and equipment Carrying amount
Page 49
[4611000_BD] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement (breakdown) - Financial and Sharia Industry - Prior Year
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap [baris komponen]
Penambahan aset Pengurangan aset Reklasifikasi aset Penjabaran laporan keuangan aset Entitas anak baru aset Revaluasi aset Penurunan (pemulihan) nilai aset
Aset tetap Aset tetap
tetap tetap tetap tetap tetap tetap tetap
Nilai perolehan, Tanah, dimiliki langsung 2,433,936 3,607 ( 2,756 ) ( 5,920 ) ( 379 ) 2,428,488 Land, directly owned Carrying amount, gross
kotor Bangunan dan fasilitasnya, dimiliki langsung 666,446 32,701 ( 2,346 ) ( 159 ) 696,642 Building and leasehold improvement, directly owned
Mesin dan peralatan, dimiliki langsung Machinery and equipment, directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly owned
Alat pengangkutan, dimiliki langsung Transportation equipment, directly owned
Perabot dan peralatan kantor, dimiliki 1,571,058 336,965 ( 190,494 ) ( 89,626 ) 1,627,903 Furniture and office equipment, directly owned
langsung
Kendaraan bermotor, dimiliki langsung 112,483 20,368 ( 42,608 ) ( 13 ) 90,230 Motor vehicle, directly owned
Pesawat, dimiliki langsung Aircraft, directly owned
Kapal, dimiliki langsung Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, dimiliki langsung BTS Tower, directly owned
Jaringan Fiber Optik, dimiliki langsung Fiber Optic Network, directly owned
Infrastruktur Telekomunikasi, dimiliki Telecommunication Infrastructure, directly owned
langsung
Peralatan Teknikal, dimiliki langsung Technical Equipment, directly owned
Lainnya, dimiliki langsung 417,314 22,041 ( 19,189 ) ( 88 ) 420,078 Others, directly owned
Dimiliki langsung 5,201,237 415,682 ( 257,393 ) ( 95,806 ) ( 379 ) 5,263,341 Directly owned
Mesin, aset hak guna Machinery, right of use assets
Alat pengangkutan, aset hak guna Transportation equipment, right of use assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna Building, right of use assets
Perabot dan peralatan kantor, aset hak guna Furniture and office equipment, rights of use assets
Kendaraan bermotor, aset hak guna Motor vehicle, rights of use assets
Pesawat, aset hak guna Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna Vessels, right of use assets
Menara telekomunikasi, aset hak guna BTS Tower, right of use assets
Jaringan Fiber Optik, aset hak guna Fiber Optic Network, right of use assets
Infrastruktur Telekomunikasi, aset hak guna Telecommunication Infrastructure, right of use assets
Peralatan Teknikal, aset hak guna Technical Equipment, right of use assets
Lainnya, aset hak guna Others, right of use assets
Aset hak guna Right of use assets
Bangunan, dalam penyelesaian Building, assets under construction
Mesin dan alat berat, dalam penyelesaian Machinery and heavy equipment, assets under
construction
Menara telekomunikasi, dalam penyelesaian BTS Tower, assets under construction
Jaringan Fiber Optik, dalam penyelesaian Fiber Optic Network, assets under construction
Infrastruktur Telekomunikasi, dalam Telecommunication Infrastructure, assets under
penyelesaian construction
Peralatan Teknikal, dalam penyelesaian Technical Equipment, assets under construction
Lainnya, dalam penyelesaian Others, assets under construction
Aset dalam penyelesaian Assets under construction
Aset tetap 5,201,237 415,682 ( 257,393 ) ( 95,806 ) ( 379 ) 5,263,341 Property, plant, and equipment
Akumulasi Tanah, dimiliki langsung Land, directly owned Carrying amount, accumulated
Page 50
depresiasi Bangunan dan fasilitasnya, dimiliki langsung 482,210 60,240 ( 988 ) ( 156 ) 541,906 Building and leasehold improvement, directly owned depreciation
Mesin dan peralatan, dimiliki langsung Machinery and equipment, directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly owned
Alat pengangkutan, dimiliki langsung Transportation equipment, directly owned
Perabot dan peralatan kantor, dimiliki 1,229,775 133,048 ( 188,771 ) ( 40,167 ) 1,133,885 Furniture and office equipment, directly owned
langsung
Kendaraan bermotor, dimiliki langsung 84,343 11,741 ( 40,580 ) (3) 55,501 Motor vehicle, directly owned
Pesawat, dimiliki langsung Aircraft, directly owned
Kapal, dimiliki langsung Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, dimiliki langsung BTS Tower, directly owned
Jaringan Fiber Optik, dimiliki langsung Fiber Optic Network, directly owned
Infrastruktur Telekomunikasi, dimiliki Telecommunication Infrastructure, directly owned
langsung
Peralatan Teknikal, dimiliki langsung Technical Equipment, directly owned
Lainnya, dimiliki langsung 393,108 11,857 ( 19,173 ) ( 85 ) 385,707 Others, directly owned
Dimiliki langsung 2,190,036 216,886 ( 249,512 ) ( 40,411 ) 2,116,999 Directly owned
Mesin, aset hak guna Machinery, right of use assets
Alat pengangkutan, aset hak guna Transportation equipment, right of use assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna Building, right of use assets
Perabot dan peralatan kantor, aset hak guna Furniture and office equipment, rights of use assets
Kendaraan bermotor, aset hak guna Motor vehicle, rights of use assets
Pesawat, aset hak guna Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna Vessels, right of use assets
Menara telekomunikasi, aset hak guna BTS Tower, right of use assets
Jaringan Fiber Optik, aset hak guna Fiber Optic Network, right of use assets
Infrastruktur Telekomunikasi, aset hak guna Telecommunication Infrastructure, right of use assets
Peralatan Teknikal, aset hak guna Technical Equipment, right of use assets
Lainnya, aset hak guna Others, right of use assets
Aset hak guna Right of use assets
Bangunan, dalam penyelesaian Building, assets under construction
Mesin dan alat berat, dalam penyelesaian Machinery and heavy equipment, assets under
construction
Menara telekomunikasi, dalam penyelesaian BTS Tower, assets under construction
Jaringan Fiber Optik, dalam penyelesaian Fiber Optic Network, assets under construction
Infrastruktur Telekomunikasi, dalam Telecommunication Infrastructure, assets under
penyelesaian construction
Peralatan Teknikal, dalam penyelesaian Technical Equipment, assets under construction
Lainnya, dalam penyelesaian Others, assets under construction
Aset dalam penyelesaian Assets under construction
Aset tetap 2,190,036 216,886 ( 249,512 ) ( 40,411 ) 2,116,999 Property, plant, and equipment
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap [baris komponen]
Aset tetap Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Penjabaran laporan keuangan aset tetap Entitas anak baru aset tetap Revaluasi aset tetap Penurunan (pemulihan) nilai aset tetap Aset tetap
Nilai perolehan Aset tetap 3,011,201 3,146,342 Property, plant, and equipment Carrying amount
Page 51
[4611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - Financial and Sharia Industry
Pengungkapan Disclosure
31 December 2024
Pengungkapan Disclosure
Pengungkapan catatan atas aset tetap Pada tahun 2021 (sebelumnya pernah dilakukan juga pada tahun 2016 dan 2018), Bank melakukan Disclosure of notes for property, plant
penilaian kembali aset tetap berupa tanah yang berada di Indonesia. Berdasarkan laporan dari Penilai and equipment
Independen dari KJPP Susan Widjojo dan Rekan yang ditandatangani Susan Widjojo, MAPPI (Cert)
pada 28 Desember 2021, metode yang digunakan dalam penilaian kembali aset tetap adalah metode
pendekatan data pasar. Tanggal penilaian adalah 30 November 2021. Penilaian dilakukan sesuai
dengan dan tunduk kepada ketentuan-ketentuan dari Kode Etik Penilai Indonesia, Standar Penilaian
Indonesia dan Peraturan BAPEPAM-LK No. VIII.C.4 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian
Laporan Penilai Properti di Pasar Modal. Konsep dan Prinsip Umum Penilaian (KPUP) poin 17 tahun
2015, ditentukan berdasarkan transaksi pasar terkini dan dilakukan dengan ketentuan-ketentuan yang
lazim dan menggunakan pendekatan penilaian. Dalam pengukuran nilai wajar tanah, Penilai
Independen memperhitungkan kemampuan peserta pasar untuk menghasilkan manfaat ekonomi
dengan penggunaan tertinggi dan terbaik atas aset atau dengan menjual aset ke peserta pasar lain
yang akan menggunakan aset pada kondisi tertinggi dan penggunaan terbaik. Penilaian kembali yang
dilakukan atas tanah menghasilkan kenaikan nilai tercatat sebesar Rp160.604 dan dicatat sebagai
bagian dari ekuitas sebagai surplus revaluasi aset tetap dan penghasilan komprehensif lain. Bank dan
entitas anak memiliki sejumlah bidang tanah dengan hak kepemilikan berupa Hak Guna Bangunan
yang akan jatuh tempo antara tahun 2025 sampai 2054 yang tersebar di seluruh Indonesia di mana
cabang Bank berada. Manajemen berpendapat hak atas tanah tersebut dapat diperpanjang.
Manajemen berpendapat tidak terdapat indikasi penurunan nilai atas aset tetap yang dimiliki Bank.
Aset tetap Bank, kecuali tanah, diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan pencurian pada tanggal
31 Desember 2024 kepada perusahaan asuransi pihak terkait Bank yaitu PT Asuransi Etiqa
Internasional Indonesia dan perusahaan asuransi pihak ketiga Bank yaitu Asuransi Sinar Mas,
Asuransi Harta Aman, Asuransi Allianz Utama Indonesia, Great Eastern Insurance Indonesia dan
Asuransi Central Asia dengan nilai pertangggungan sebesar Rp2.176.011 dan USD6.115.285 dan 31
Desember 2023 kepada perusahaan asuransi pihak terkait Bank yaitu PT Asuransi Etiqa Internasional
Indonesia dan perusahaan asuransi pihak ketiga Bank yaitu Asuransi Sinar Mas, Asuransi Harta Aman,
Asuransi Allianz Utama Indonesia, Great Eastern Insurance Indonesia dan Zurich Asuransi Indonesia
dengan nilai pertangggungan sebesar Rp2.121.872 dan USD7.405.285. Manajemen berpendapat
bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas aset yang
dipertanggungkan. Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023, jumlah tercatat bruto dari
setiap aset tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan adalah masing-masing sebesar
Rp1.632.816 dan Rp1.366.726. Penambahan dan pengurangan aset tetap Bank pada tanggal 31
Desember 2024 dan 31 Desember 2023 terutama terdiri dari perangkat keras komputer, mesin ATM,
tanah, bangunan dan kendaraan bermotor yang digunakan untuk aktivitas operasional Bank.
Page 52
[4612000_BD] Notes to the financial statements - Right of Use Assets (breakdown) - Financial and Sharia Industry
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna [baris komponen]
Aset hak Penambahan aset hak Pengurangan aset hak Reklasifikasi aset hak Penjabaran laporan keuangan aset hak Entitas anak baru aset hak Revaluasi aset hak Penurunan (pemulihan) nilai aset hak Aset hak
guna guna guna guna guna guna guna guna guna
Nilai perolehan, Mesin, aset hak guna Machinery, right of use assets Carrying amount, gross
kotor Alat pengangkutan, aset hak 64,997 ( 64,997 ) 0 Transportation equipment, right of use
guna assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna 847,721 80,731 ( 75,721 ) 10,294 863,025 Building, right of use assets
Pesawat, aset hak guna Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna Vessels, right of use assets
Lainnya, aset hak guna 129,112 ( 294 ) 128,818 Others, right of use assets
Aset hak guna 1,041,830 80,731 ( 140,718 ) 10,000 991,843 Right of use assets
Akumulasi Mesin, aset hak guna Machinery, right of use assets Carrying amount, accumulated
depresiasi Alat pengangkutan, aset hak 51,943 13,054 ( 64,997 ) 0 Transportation equipment, right of use depreciation
guna assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna 239,870 136,441 ( 75,721 ) ( 2,542 ) 298,048 Building, right of use assets
Pesawat, aset hak guna Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna Vessels, right of use assets
Lainnya, aset hak guna 68,135 23,309 91,444 Others, right of use assets
Aset hak guna 359,948 172,804 ( 140,718 ) ( 2,542 ) 389,492 Right of use assets
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna [baris komponen]
Aset hak guna Penambahan aset hak guna Pengurangan aset hak guna Reklasifikasi aset hak guna Penjabaran laporan keuangan aset hak guna Entitas anak baru aset hak guna Revaluasi aset hak guna Penurunan (pemulihan) nilai aset hak guna Aset hak guna
Nilai perolehan Aset hak guna 681,882 602,351 Right of use assets Carrying amount
Page 53
[4612000_BD] Notes to the financial statements - Right of Use Assets (breakdown) - Financial and Sharia Industry - Prior Year
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna [baris komponen]
Aset hak Penambahan aset hak Pengurangan aset hak Reklasifikasi aset hak Penjabaran laporan keuangan aset hak Entitas anak baru aset hak Revaluasi aset hak Penurunan (pemulihan) nilai aset hak Aset hak
guna guna guna guna guna guna guna guna guna
Nilai perolehan, Mesin, aset hak guna Machinery, right of use assets Carrying amount, gross
kotor Alat pengangkutan, aset hak 64,997 64,997 Transportation equipment, right of use
guna assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna 789,074 471,879 ( 413,465 ) 233 847,721 Building, right of use assets
Pesawat, aset hak guna Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna Vessels, right of use assets
Lainnya, aset hak guna 129,112 129,112 Others, right of use assets
Aset hak guna 983,183 471,879 ( 413,465 ) 233 1,041,830 Right of use assets
Akumulasi Mesin, aset hak guna Machinery, right of use assets Carrying amount, accumulated
depresiasi Alat pengangkutan, aset hak 38,891 13,052 51,943 Transportation equipment, right of use depreciation
guna assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna 466,709 186,300 ( 413,239 ) 100 239,870 Building, right of use assets
Pesawat, aset hak guna Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna Vessels, right of use assets
Lainnya, aset hak guna 44,728 23,407 68,135 Others, right of use assets
Aset hak guna 550,328 222,759 ( 413,239 ) 100 359,948 Right of use assets
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna [baris komponen]
Aset hak guna Penambahan aset hak guna Pengurangan aset hak guna Reklasifikasi aset hak guna Penjabaran laporan keuangan aset hak guna Entitas anak baru aset hak guna Revaluasi aset hak guna Penurunan (pemulihan) nilai aset hak guna Aset hak guna
Nilai perolehan Aset hak guna 432,855 681,882 Right of use assets Carrying amount
Page 54
[4613100a_BD] Notes to the financial statements - Loans and Sharia receivables - by Economic Sector (breakdown) - Financial and Sharia
Industry
31 December 2024
Pinjaman berdasarkan sektor ekonomi
Jumlah pinjaman, kotor
Total loans, gross
Current Special mention Substandard Doubtful Loss Total Loans
Jumlah Pinjam
Lancar Dalam perhatian khusus Kurang lancar Diragukan Macet
Rupiah Perindustrian 11,256,093 46,818 0 5,933 587,868
Perdagangan, 15,711,883 144,379 32,514 19,025 1,013,655
restoran dan
hotel
Pertanian 987,528 4,692 0 1,950 31,892
Jasa dunia 18,913,605 5,644 32 0 56,892
usaha
Konstruksi 7,208,688 509,191 14,389 3,531 134,830
Pengangkutan, 2,378,832 21,610 0 9,966 52,173
pergudangan
dan
komunikasi
Listrik, gas dan 1,503,908 0 0 0 4,493
air
Jasa sosial 451,101 261 0 0 15,840
Pertambangan 73,704 0 0 0 3,995
Properti 0 0 0 0 0
Lain-lain 36,163,541 1,813,799 124,849 155,087 550,274
Subjumlah 94,648,883 2,546,394 171,784 195,492 2,451,912
Pinjaman
berdasarkan
sektor
ekonomi
Mata Perindustrian 8,190,469 132,394 0 0 366,353
uang Perdagangan, 1,226,564 0 0 0 2
asing restoran dan
hotel
Page 55
Pertanian 36,374 0 0 0 0
Jasa dunia 1,741,798 0 0 0 0
usaha
Konstruksi 229,184 0 0 0 0
Pengangkutan, 1,145,328 0 0 0 0
pergudangan
dan
komunikasi
Listrik, gas dan 1,393,605 541,470 0 0 0
air
Jasa sosial 5,849 0 0 0 0
Pertambangan 5,364,726 0 0 0 0
Properti 0 0 0 0 0
Lain-lain 0 0 0 0 0
Subjumlah 19,333,897 673,864 0 0 366,355
Pinjaman
berdasarkan
sektor
ekonomi
31 December 2024
Pinjaman berdasarkan sektor ekonomi
Jumlah pinjaman, kotor
Total loans, gross
Current Special mention Substandard Doubtful Loss Total Loan
Jumlah Pinj
Lancar Dalam perhatian khusus Kurang lancar Diragukan Macet
Subjumlah Subjumlah 113,982,780 3,220,258 171,784 195,492 2,818,267
Seluruh Pinjaman
Mata berdasarkan
Uang sektor
ekonomi
31 December 2024
Pinjaman berdasarkan sektor ekonomi Loans by e
Page 56
Current Special mention Substandard Doubtful Loss Total Loans by collectibil
Jumlah Pinjaman berdasar
Lancar Dalam perhatian khusus Kurang lancar Diragukan Macet
kolektibilitas
Jumlah
pinjaman
berdasarkan
sektor
ekonomi
Jumlah 113,982,780 3,220,258 171,784 195,492 2,818,267
pinjaman,
kotor
Cadangan ( 1,385,849 ) ( 1,030,292 ) ( 58,517 ) ( 68,116 ) ( 1,360,164 )
kerugian
penurunan
nilai pada
pinjaman
yang
diberikan
Jumlah 112,596,931 2,189,966 113,267 127,376 1,458,103
pinjaman,
bersih
Page 57
[4614100] Notes to the financial statements - Loans and Sharia receivables - Other Information - Financial and Sharia Industry
Informasi penting lainnya Loans other information
31 December 2024 31 December 2023
Informasi penting lainnya Loans other
information
Tingkat suku bunga rata-rata (yield) dan kisaran Annual average
bagi hasil per tahun yield rate and
indicative profit
sharing
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun Annual yield
rate
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun rupiah Annual
yield rate of
rupiah loans
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun mata Annual
uang asing yield rate of
foreign
currencies
loans
Kisaran bagi hasil per tahun Annual
indicative
profit sharing
Kisaran bagi hasil per tahun piutang Indicative
murabahan dan istishna profit
sharing of
murabahah
and istishna
receivables
Kisaran bagi hasil per tahun pembiayaan Indicative
musyarakah profit
sharing of
musyarakah
financing
Kisaran bagi hasil per tahun pembiayaan Indicative
syariah lainnya profit
sharing of
other sharia
financing
Cadangan kerugian penurunan nilai Movement of
allowance for
impairment
Page 58
losses on loans
Cadangan kerugian penurunan nilai, awal periode 3,376,813 3,235,997 Allowance for
impairment of
losses,
beginning
period
Pembentukan selama tahun berjalan 1,138,354 859,528 Provision
during the year
of allowance
for impairment
losses on loans
Penghapusbukuan ( 718,090 ) ( 727,198 ) Writing off of
allowance for
impairment
losses on loans
Pemulihan pinjaman yang telah dihapusbukukan Recoveries of
written-off of
allowance for
impairment
losses on loans
Cadangan lain-lain Others
allowance for
impairment
losses on loans
Dampak selisih akibat perbedaan kurs terhadap 105,861 8,486 Foreign
cadangan kerugian penurunan nilai pinjaman exchange
diberikan translation
impact on
allowance for
impairment
losses on loans
Cadangan kerugian penurunan nilai, akhir 3,902,938 3,376,813 Allowance for
periode impairment of
losses, ending
period
Rasio pinjaman Loan ratios
Non-performing financing - gross 2.68 2.92 Non-performing
financing -
gross
Non-performing financing - net 1.42 1.88 Non-performing
financing - net
Page 59
[4621100_BD] Notes to the financial statements - Current Accounts and Wadiah Demand deposits (breakdown) - Financial and Sharia Industry
31 December 2024 31 December 2023
Giro dan giro wadiah Current accounts and wadiah demand Giro dan giro wadiah Current accounts and wadiah demand
deposits deposits
Giro Pihak Rupiah 273,550 Rupiah Related Current accounts Giro Pihak Rupiah 214,521 Rupiah Related Current accounts
berelasi Mata uang asing 6,642 Foreign parties berelasi Mata uang asing 28,192 Foreign parties
currencies currencies
Subjumlah Seluruh 280,192 Subtotal on all Subjumlah Seluruh 242,713 Subtotal on all
Mata Uang Currencies Mata Uang Currencies
Pihak Rupiah 27,161,987 Rupiah Third Pihak Rupiah 21,396,423 Rupiah Third
ketiga Mata uang asing 12,157,650 Foreign parties ketiga Mata uang asing 14,113,997 Foreign parties
currencies currencies
Subjumlah Seluruh 39,319,637 Subtotal on all Subjumlah Seluruh 35,510,420 Subtotal on all
Mata Uang Currencies Mata Uang Currencies
Giro Pihak Rupiah Rupiah Related Wadiah demand Giro Pihak Rupiah Rupiah Related Wadiah demand
wadiah berelasi Mata uang asing Foreign parties deposits wadiah berelasi Mata uang asing Foreign parties deposits
currencies currencies
Subjumlah Seluruh Subtotal on all Subjumlah Seluruh Subtotal on all
Mata Uang Currencies Mata Uang Currencies
Pihak Rupiah Rupiah Third Pihak Rupiah Rupiah Third
ketiga Mata uang asing Foreign parties ketiga Mata uang asing Foreign parties
currencies currencies
Subjumlah Seluruh Subtotal on all Subjumlah Seluruh Subtotal on all
Mata Uang Currencies Mata Uang Currencies
31 December 2024 31 December 2023
Giro dan giro wadiah Current accounts and wadiah demand Giro dan giro wadiah Current accounts and wadiah demand
deposits deposits
Giro Subjumlah Subjumlah Seluruh 39,599,829 Subtotal on all Subtotal on Current Giro Subjumlah Subjumlah Seluruh 35,753,133 Subtotal on all Subtotal on Current
Seluruh Pihak Mata Uang Currencies all Parties accounts Seluruh Pihak Mata Uang Currencies all Parties accounts
Giro Subjumlah Subjumlah Seluruh Subtotal on all Subtotal on Wadiah Giro Subjumlah Subjumlah Seluruh Subtotal on all Subtotal on Wadiah
Page 60
wadiah Seluruh Pihak Mata Uang Currencies all Parties demand wadiah Seluruh Pihak Mata Uang Currencies all Parties demand
deposits deposits
Page 61
[4622100_BD] Notes to the financial statements - Savings Deposits and Wadiah Savings Deposits (breakdown) - Financial and Sharia Industry
31 December 2024 31 December 2023
Tabungan dan tabungan Savings deposits and wadiah savings Tabungan dan tabungan Savings deposits and wadiah savings
wadiah deposits wadiah deposits
Tabungan Pihak Rupiah 30,235 Rupiah Related Savings Tabungan Pihak Rupiah 37,323 Rupiah Related Savings
berelasi Mata uang asing 3,858 Foreign parties deposits berelasi Mata uang asing 4,520 Foreign parties deposits
currencies currencies
Subjumlah 34,093 Subtotal on Subjumlah 41,843 Subtotal on
Seluruh Mata all Currencies Seluruh Mata all Currencies
Uang Uang
Pihak Rupiah 20,470,456 Rupiah Third Pihak Rupiah 20,022,092 Rupiah Third
ketiga Mata uang asing 2,797,789 Foreign parties ketiga Mata uang asing 3,179,295 Foreign parties
currencies currencies
Subjumlah 23,268,245 Subtotal on Subjumlah 23,201,387 Subtotal on
Seluruh Mata all Currencies Seluruh Mata all Currencies
Uang Uang
Tabungan Pihak Rupiah Rupiah Related Wadiah Tabungan Pihak Rupiah Rupiah Related Wadiah
wadiah berelasi Mata uang asing Foreign parties savings wadiah berelasi Mata uang asing Foreign parties savings
currencies deposits currencies deposits
Subjumlah Subtotal on Subjumlah Subtotal on
Seluruh Mata all Currencies Seluruh Mata all Currencies
Uang Uang
Pihak Rupiah Rupiah Third Pihak Rupiah Rupiah Third
ketiga Mata uang asing Foreign parties ketiga Mata uang asing Foreign parties
currencies currencies
Subjumlah Subtotal on Subjumlah Subtotal on
Seluruh Mata all Currencies Seluruh Mata all Currencies
Uang Uang
31 December 2024 31 December 2023
Tabungan dan tabungan wadiah Savings deposits and wadiah Tabungan dan tabungan wadiah Savings deposits and wadiah
Page 62
savings deposits savings deposits
Tabungan Subjumlah Subjumlah 23,302,338 Subtotal on Subtotal Savings Tabungan Subjumlah Subjumlah 23,243,230 Subtotal on Subtotal Savings
Seluruh Seluruh Mata all on all deposits Seluruh Seluruh Mata all on all deposits
Pihak Uang Currencies Parties Pihak Uang Currencies Parties
Tabungan Subjumlah Subjumlah Subtotal on Subtotal Wadiah Tabungan Subjumlah Subjumlah Subtotal on Subtotal Wadiah
wadiah Seluruh Seluruh Mata all on all savings wadiah Seluruh Seluruh Mata all on all savings
Pihak Uang Currencies Parties deposits Pihak Uang Currencies Parties deposits
Page 63
[4623100_BD] Notes to the financial statements - Time deposits and Wakalah deposits (breakdown) - Financial and Sharia Industry
31 December 2024 31 December 2023
Deposito berjangka dan Time deposits and wakalah Deposito berjangka dan Time deposits and wakalah
deposito wakalah deposits deposito wakalah deposits
Deposito Pihak Rupiah 71,145 Rupiah Related Time Deposito Pihak Rupiah 111,815 Rupiah Related Time
berjangka berelasi Mata uang asing 18,868 Foreign parties deposits berjangka berelasi Mata uang asing 11,188 Foreign parties deposits
currencies currencies
Subjumlah Seluruh 90,013 Subtotal on all Subjumlah Seluruh 123,003 Subtotal on all
Mata Uang Currencies Mata Uang Currencies
Pihak Rupiah 43,163,897 Rupiah Third Pihak Rupiah 46,353,191 Rupiah Third
ketiga Mata uang asing 12,847,814 Foreign parties ketiga Mata uang asing 10,029,951 Foreign parties
currencies currencies
Subjumlah Seluruh 56,011,711 Subtotal on all Subjumlah Seluruh 56,383,142 Subtotal on all
Mata Uang Currencies Mata Uang Currencies
Deposito Pihak Rupiah Rupiah Related Wakalah Deposito Pihak Rupiah Rupiah Related Wakalah
wakalah berelasi Mata uang asing Foreign parties deposits wakalah berelasi Mata uang asing Foreign parties deposits
currencies currencies
Subjumlah Seluruh Subtotal on all Subjumlah Seluruh Subtotal on all
Mata Uang Currencies Mata Uang Currencies
Pihak Rupiah Rupiah Third Pihak Rupiah Rupiah Third
ketiga Mata uang asing Foreign parties ketiga Mata uang asing Foreign parties
currencies currencies
Subjumlah Seluruh Subtotal on all Subjumlah Seluruh Subtotal on all
Mata Uang Currencies Mata Uang Currencies
31 December 2024 31 December 2023
Deposito berjangka dan Time deposits and wakalah Deposito berjangka dan Time deposits and wakalah
deposito wakalah deposits deposito wakalah deposits
Deposito Subjumlah Subjumlah 56,101,724 Subtotal on Subtotal Time Deposito Subjumlah Subjumlah 56,506,145 Subtotal on Subtotal Time
berjangka Seluruh Seluruh Mata all on all deposits berjangka Seluruh Seluruh Mata all on all deposits
Page 64
Pihak Uang Currencies Parties Pihak Uang Currencies Parties
Deposito Subjumlah Subjumlah Subtotal on Subtotal Wakalah Deposito Subjumlah Subjumlah Subtotal on Subtotal Wakalah
wakalah Seluruh Seluruh Mata all on all deposits wakalah Seluruh Seluruh Mata all on all deposits
Pihak Uang Currencies Parties Pihak Uang Currencies Parties
Page 65
[4624100] Notes to the financial statements - Annual average interest rate Third Party Funds - Financial and Sharia Industry
31 December 2024 31 December 2023
Tingkat bunga rata-rata per Annual average interest rate third party
tahun dana pihak ketiga funds
Tingkat bunga rata-rata per Annual average interest rate Tingkat bunga giro Rupiah 0.0283 Rupiah Current
Mata uang asing 0.0165 Foreign accounts
tahun dana pihak ketiga third party funds currencies interest rate
Tingkat bunga giro Rupiah 0.033 Rupiah Current accounts Subjumlah Seluruh Subtotal on
Mata uang asing 0.0249 Foreign interest rate Mata Uang all
currencies Currencies
Subjumlah Seluruh Subtotal on all Imbal hasil giro Rupiah Rupiah Wadiah
Mata Uang Currencies wadiah Mata uang asing Foreign demand
Imbal hasil giro Rupiah Rupiah Wadiah demand currencies deposits
wadiah Mata uang asing Foreign deposits return Subjumlah Seluruh Subtotal on return
currencies Mata Uang all
Subjumlah Seluruh Subtotal on all Currencies
Mata Uang Currencies Tingkat bunga Rupiah 0.010996723945708513 Rupiah Savings
Tingkat bunga Rupiah 0.0131 Rupiah Savings deposits tabungan Mata uang asing 0.0032 Foreign deposits
tabungan Mata uang asing 0.0042 Foreign interest rate currencies interest rate
currencies Subjumlah Seluruh Subtotal on
Subjumlah Seluruh Subtotal on all Mata Uang all
Mata Uang Currencies Currencies
Imbal hasil tabungan Rupiah Rupiah Wadiah savings Imbal hasil tabungan Rupiah Rupiah Wadiah
wadiah Mata uang asing Foreign deposits return wadiah Mata uang asing Foreign savings
currencies currencies deposits
Subjumlah Seluruh Subtotal on return
Subjumlah Seluruh Subtotal on all
Mata Uang Currencies Mata Uang all
Tingkat bunga Rupiah 0.038 Rupiah Time deposits Currencies
deposito berjangka Mata uang asing 0.0184 Foreign interest rate Tingkat bunga Rupiah 0.0349 Rupiah Time deposits
currencies deposito berjangka Mata uang asing 0.0095 Foreign interest rate
Subjumlah Seluruh Subtotal on all currencies
Mata Uang Currencies Subjumlah Seluruh Subtotal on
Imbal hasil deposito Rupiah Rupiah Wakalah Mata Uang all
wakalah deposits return Currencies
Mata uang asing Foreign
currencies Imbal hasil deposito Rupiah Rupiah Wakalah
Page 66
Subjumlah Seluruh Subtotal on all wakalah Mata uang asing Foreign deposits
Mata Uang Currencies currencies return
Subjumlah Seluruh Subtotal on
Mata Uang all
Currencies
Page 67
[4631100] Notes to the financial statements - Interest and Sharia Income - Financial and Sharia Industry
Pendapatan bunga dan syariah Interest and sharia income
31 December 2024 31 December 2023
Pendapatan bunga dan syariah Interest and
sharia income
Pendapatan bunga Interest
income
Kredit yang diberikan 6,171,227 5,647,981 Loans
interest
income
Obligasi pemerintah Government
bonds
interest
income
Pendapatan pembiayaan konsumen 2,185,782 2,116,247 Consumer
financing
receivables
- net interest
income
Efek-efek 1,843,235 1,398,713 Marketable
securities
income
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain 220,451 234,582 Placements
with Bank
Indonesia
and other
banks
income
Lain-lain 4,740 3,796 Other
interest
income
Subjumlah pendapatan bunga 10,425,435 9,401,319 Subtotal
interest
income
Pendapatan syariah dan pendapatan pengelolaan Sharia income
dana oleh bank sebagai mudharib
Pendapatan keuntungan murabahah dan Murabahah
pendapatan bersih istishna and istishna
income
Pendapatan bagi hasil musyarakah Musyrakah
Page 68
profit
sharing
Pendapatan bagi hasil mudharabah Mudharabah
profit
sharing
Pendapatan ujrah dari pinjaman qardh Ujrah
income from
qardh
financing
Pendapatan bersih ijarah Ijarah
income
Lain-lain 2,636,767 2,482,572 Other sharia
income
Subjumlah pendapatan syariah dan 2,636,767 2,482,572 Subtotal
pendapatan pengelolaan dana oleh bank sharia
sebagai mudharib income
Jumlah pendapatan bunga dan syariah 13,062,202 11,883,891 Total interest
and sharia
income
Page 69
[4632100] Notes to the financial statements - Interest and Sharia Expense - Financial and Sharia Industry
Beban bunga dan syariah Interest and sharia expense
31 December 2024 31 December 2023
Beban bunga dan syariah Interest and
sharia expense
Beban bunga Interest
expense
Deposito berjangka 1,873,533 1,475,158 Time
deposits
interest
expense
Tabungan 236,941 163,257 Saving
deposits
interest
expense
Pinjaman yang diterima 1,061,437 564,591 Borrowings
interest
expense
Premi penjaminan dana pihak ketiga 241,190 225,571 Premium on
third party
fund
guarantees
Giro 763,653 596,299 Current
accounts
interest
expense
Efek-efek yang diterbitkan 272,704 331,313 Securities
issued
interest
expense
Pinjaman dan efek-efek subordinasi 7,956 37,313 Subordinated
securities
interest
expense
Lain-lain 150,881 72,265 Others
interest
expense
interest
expense
Subjumlah beban bunga 4,608,295 3,465,767 Subtotal
interest
Page 70
expense
Beban syariah dan hak pihak ketiga atas bagi Sharia expense
hasil dana syirkah temporer
Beban deposito mudharabah Mudharabah
deposits
expense
Beban tabungan mudharabah Mudharabah
savings
expense
Beban giro mudharabah Mudharabah
demand
deposits
expense
Beban pinjamam mudharabah Mudharabah
financing
expense
Beban investasi terikat Related
investment
expense
Musytarakah - mudharabah musytarakah Musytarakah
-
mudharabah
musytarakah
expense
Sertifikat investasi mudharabah antarbank Mudharabah
investment
certificate
expense
Sukuk Sukuk
expense
Piutang murabahah Murabahah
receivables
expense
Pinjaman qardh Qardh fund
expense
Lain-lain 1,348,497 1,184,501 Other sharia
expense
Subjumlah beban syariah dan hak pihak 1,348,497 1,184,501 Subtotal
ketiga atas bagi hasil dana syirkah temporer sharia
expense
Jumlah beban bunga dan syariah 5,956,792 4,650,268 Total interest
and sharia
expense
Page 71
[4634000a] Notes to the financial statements - Bonds Payable - Financial and Sharia Industry
31 December 2024 31 December 2023
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
Mata Utang obligasi, nilai dalam Jumlah obligasi, Jatuh tempo Jenis Mata Utang obligasi, nilai dalam Jumlah obligasi, Jatuh tempo Jenis
Nama obligasi Bunga Nama obligasi Bunga
uang mata uang asing kotor obligasi bunga uang mata uang asing kotor obligasi bunga
Bonds payable, amount in Total bonds Due date for Interest Interest Bonds payable, amount in Total bonds Due date for Interest Interest
Bond name Currency Bond name Currency
foreign currency payable, gross bonds payable rate rate type foreign currency payable, gross bonds payable rate rate type
Nama Obligasi Berkelanjutan II Bank Maybank Indonesia Rupiah 100,000 2027-07-11 0.0865 Tetap Bond Nama Obligasi Berkelanjutan II Bank Maybank Indonesia Rupiah 300,000 2024-07-11 0.085 Tetap Bond
obligasi 1 Tahap I Tahun 2017 Seri C name 1 obligasi 1 Tahap I Tahun 2017 Seri B name 1
Nama Obligasi Berkelanjutan IV Bank Maybank Indonesia Rupiah 300,000 2025-07-08 0.0625 Tetap Bond Nama Obligasi Berkelanjutan II Bank Maybank Indonesia Rupiah 100,000 2027-07-11 0.0865 Tetap Bond
obligasi 2 Tahap I Tahun 2022 Seri B name 2 obligasi 2 Tahap I Tahun 2017 Seri C name 2
Nama Obligasi Berkelanjutan IV Bank Maybank Indonesia Rupiah 300,000 2027-07-08 0.068 Tetap Bond Nama Obligasi Berkelanjutan III Bank Maybank Indonesia Rupiah 68,000 2024-07-03 0.087 Tetap Bond
obligasi 3 Tahap I Tahun 2022 Seri C name 3 obligasi 3 Tahap I Tahun 2019 Seri C name 3
Nama Bond Nama Obligasi Berkelanjutan IV Bank Maybank Indonesia Rupiah 300,000 2025-07-08 0.0625 Tetap Bond
obligasi 4 name 4 obligasi 4 Tahap I Tahun 2022 Seri B name 4
Nama Bond Nama Obligasi Berkelanjutan IV Bank Maybank Indonesia Rupiah 300,000 2027-07-08 0.068 Tetap Bond
obligasi 5 name 5 obligasi 5 Tahap I Tahun 2022 Seri C name 5
Nama Bond Nama Bond
obligasi 6 name 6 obligasi 6 name 6
Nama Bond Nama Bond
obligasi 7 name 7 obligasi 7 name 7
Nama Bond Nama Bond
obligasi 8 name 8 obligasi 8 name 8
Nama Bond Nama Bond
obligasi 9 name 9 obligasi 9 name 9
Nama Bond Nama Bond
obligasi 10 name 10 obligasi 10 name 10
Obligasi Obligasi Anak Perusahaan Rupiah 3,020,000 30-Mar-25 - 5,80% - Tetap Other Obligasi Obligasi Anak Perusahaan Rupiah 3,161,000 2-Apr-24 - 5,80% - Tetap Other
lainnya 2-Jul-27 7,00% bonds lainnya 11-Apr-26 9,35% bonds
Nama 3,720,000 Bond Nama 4,229,000 Bond
obligasi name obligasi name
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
31 December 2024 31 December 2023
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
Jumlah obligasi, kotor 3,720,000 4,229,000 Total bonds payable, gross
Biaya penerbitan obligasi yang belum diamortisasi ( 6,250 ) ( 6,819 ) Unamortized bond issuance cost
Jumlah utang obligasi, bersih 3,713,750 4,222,181 Total bonds payable, net
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun atas utang obligasi Current maturities of bonds payable
Liabilitas jangka panjang atas utang obligasi Long-term bonds payable
Names mentioned 20 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Wahana
p.1
unresolved
org
Pembiayaan Multiartha Tbk
p.1
unresolved
org
Foreign Corporation
p.2
unresolved
org
Purwantono
p.5 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.6 ×49
unresolved
org
Bank Indonesia Giro
p.6
unresolved
org
Bank Giro
p.13
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
p.30
unresolved
org
BAPEPAM-LK
p.30 ×4
unresolved
org
Bank Umum Syariah
p.39 ×6
unresolved
org
Bank Indonesia. PBI
p.41
unresolved
org
KJPP Susan Widjojo dan Rekan
p.51
unresolved
person
Susan Widjojo
p.51
unresolved
org
PT Asuransi Etiqa Internasional Indonesia
p.51 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.