Back to announcement
20250214_TRIN_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31862683_lamp1.pdf
Other Text extracted TRINSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 10
Page 1
Jakarta, 14 Februari 2025
Nomor : 010/CORSEC/PTP/II/2025
Kepada Yth,
Bapak I Gede Nyoman Yetna
Direktur Bursa Efek Indonesia
PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1, Lt. 6
Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53
Jakarta Selatan 12190
Perihal : Jawaban atas Permintaan Penjelasan mengenai Proyek Marc’s Boulevard
PT Perintis Triniti Properti Tbk
Dengan hormat,
Sehubungan dengan diterimanya surat Nomor S-01392/BEI.PP1/02-2025 pada tanggal 12 Februari
2025, Perihal Permintaan Penjelasan PT Perintis Triniti Properti Tbk (“Perseroan”), dengan ini
Kami lampirkan Jawaban atas Permintaan Penjelasan mengenai Proyek Marc’s Boulevard Perseroan
sebagaimana terlampir.
Demikian Kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih.
Hormat kami,
PT Perintis Triniti Properti Tbk
Ishak Chandra
Direktur Utama
Page 2
Permintaan Penjelasan
1. Merujuk pada Laporan Keuangan per 30 September 2024, proyek Collins telah mencapai
99% penyelesaian namun tidak terdapat keterangan mengenai progress penyelesaian
Marc’s Boulevard. Agar dijelaskan:
a. Latar belakang tidak adanya keterangan mengenai progress penyelesaian Marc’s
Boulevard.
Jawaban:
Latar belakang tidak adanya keterangan mengenai progress penyelesaian Marc’s
Boulevard, dikarenakan belum adanya serah terima unit ke konsumen.
b. Progress pengembangan Marc’s Boulevard.
Jawaban:
Progres pengembangan Marc’s Boulevard per 30 September 2024 telah mencapai sekitar
47% penyelesaian, dimana sedang dalam tahap pembangunan untuk distrik Paul Marc
(Condovilla) dan Glenn Marc (Landed House). Selain itu, untuk pengerjaan pondasi
secara keseluruhan telah selesai.
2. Merujuk prospektus penawaran umum perdana, Marc’s Boulevard adalah Superblok dari
Triniti Land di Batam Center, kota Batam. Marc’s Boulevard akan berdiri di atas lahan
seluas 23 ha, yang terdiri dari 5 distrik kawasan: Paul Marc, Dean Marc, Grant Marc, Will
Marc dan Glenn Marc.
Salah satu distrik yang sedang dipasarkan adalah Distrik Paul Marc. Terdiri dari 3 tower
Condovilla yang berjumlah 279 unit dan Shop house yang berjumlah 20 unit. Condovilla
terdiri dari tipe Studio, 1 kamar tidur, 2 kamar tidur, 3 kamar tidur dan beberapa unit
ekslusif di lantai paling bawah (Terrace Villa) dan lantai paling atas (Penthouse).
Sedangkan untuk unit Shop house terdiri dari 2 tipe, yakni: tipe standar luas tanah 99m2 dan
luas bangunan 270m2 dan tipe sudut luas tanah 132m2 dan bangunan 360m2.
Page 3
Berikut ini merupakan gambar perencanaan proyek Paul Marc di Marc’s Boulevard: Agar dijelaskan: a. Apakah konsep pengembangan Marc’s Boulevard masih sama dengan konsep yang disampaikan melalui prospektus? Jawaban: Konsep pengembangan Marc’s Boulevard yang disampaikan melalui prospektus masih sama hingga saat ini. Untuk pengembangan saat ini, Perseroan tengah fokus pada distrik Paul Marc dan Glenn Marc.
Page 4
b. Jika tidak, agar dijelaskan rincian perubahan dan alasan masing-masing perubahannya.
Jawaban:
Tidak ada perubahan konsep pengembangan Marc’s Boulevard.
c. Apakah terdapat kendala pengembangan Marc’s Boulevard? Jelaskan.
Jawaban:
Terdapat kendala dalam pengembangan Marc’s Boulevard yaitu seiring adanya
pandemi Covid-19 yang terjadi pada tahun 2020 (yang juga merupakan tahun
pembangunan Marc’s Boulevard) memberikan dampak signifikan terhadap kelancaran
pelaksanaan proyek. Hal ini dikarenakan adanya pembatasan kegiatan (PSBB &
PPKM) serta perubahan dalam prioritas pasar menjadi faktor yang memengaruhi
progres pembangunan.
Selain itu, terdapat pergantian Kontraktor Utama Perseroan menjadi PT Nusa Cipta
Indonesia dimana sebelumnya yaitu PT Totalindo Eka Persada.
d. Timeline penyelesaian pengembangan Marc’s Boulevard serta besaran dana yang
diperlukan untuk menyelesaikan.
Jawaban:
Penyeleseaian pengembangan Marc’s Boulevard diperkirakan pada tahun 2030, dengan
Gross Development Value (GDV) sebesar Rp5 Triliun.
3. Merujuk pada Laporan Keuangan per 30 September 2024, Perseroan mulai membukukan
pendapatan dari segmen real estate setelah sebelumnya seringkali hanya dapat
membukukan pendapatan dari segmen jasa dan pemasaran dan management fee setelah
penerapan PSAK 72 tentang Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan berlaku efektif
sejak 1 Januari 2020 yang membuat Perseroan tidak dapat mengakui pendapatan dari
penjualan real estat kecuali setelah dilakukannya Berita Acara Serah Terima (BAST).
CALK 32 Penjualan Dan Pendapatan:
Page 5
Merujuk pada CALK 21 Uang muka penjualan dan titipan pelanggan, jumlah uang muka penjualan yang berkurang adalah uang muka penjualan Collins, mengindikasikan bahwa pendapatan real estat yang dibukukan merupakan unit proyek Collins: Namun demikian Perseroan masih membukukan rugi bersih dari tahun ke tahun hingga saat ini defisit labanya mencapai Rp82 miliar. Agar dijelaskan: a. Rincian pendapatan real estat. Jawaban: Pendapatan real estat per 30 September 2024 berasal dari Penjualan Unit Real Estat Entitas Anak PT Triniti Menara Serpong yaitu sebesar Rp 193,6 Miliar. b. Apakah terdapat transaksi nonkas yang melibatkan akun uang muka penjualan dengan akun penjualan? Jelaskan. Jawaban: Tidak terdapat transaksi nonkas pada akun uang muka penjualan maupun akun penjualan. c. Jika tanggapan atas poin (b) adalah ya, agar dijelaskan latar belakang tidak dicantumkannya transaksi tersebut pada CALK 46 Informasi tambahan arus kas. Jawaban: Tidak ada d. Strategi perbaikan profitabilitas. Jawaban: Perseroan akan memperbaiki profitabilitas dengan melakukan kombinasi strategi biaya, peningkatan pendapatan, manajemen aset yang optimal serta analisis pasar yang mendalam dan menajemen risiko yang cermat.
Page 6
4. Selanjutnya apabila ditinjau dari arus kas, aktivitas operasional Perseroan masih belum
dapat membukukan surplus kas dua tahun terakhir (defisit Rp32 miliar per September 2024
dan Rp246 miliar per September 2023). Selain arus kas masuk dan keluar dari pinjaman
bank, likuiditas Perseroan juga didanai oleh pemberian utang oleh pihak berelasi yaitu
sebesar Rp39 miliar per September 2024 dan Rp44 miliar per September 2023. Merujuk
CALK 40 Sifat dan transaksi pihak berelasi, PT Multi Garam Pionir (MGP) merupakan
Pemegang saham entitas anak. Agar dijelaskan:
a. Latar belakang defisit arus kas operasional.
Jawaban:
Defisit Arus Kas Operasional disebabkan karena banyak proyek properti yang masih
dalam tahap pembangunan infrastruktur dan juga sebagian besar customer banyak yang
membeli unit properti dengan metode KPR, sehingga pemasukan arus kas tertunda oleh
proses persetujuan KPR dari bank atas customer yang mengajukan KPR.
b. Strategi perbaikan kemampuan kegiatan operasional untuk membukukan surplus arus
kas.
Jawaban:
Strategi Perseroan dalam perbaikan kemampuan kegiatan operasional untuk
membukukan surplus arus kas yaitu bekerjasama dengan banyak bank-bank untuk
program KPR, sehingga memperbanyak opsi bagi customer untuk mengajukan
KPR.Dengan banyaknya kerjasama KPR dengan banyak bank- bank maka besar
harapan proses approval KPR dari bank kepada customer akan lebih cepat.
c. Informasi entitas anak yang juga dipegang oleh MGP.
Jawaban:
Entitas anak yang dipegang oleh MGP yaitu PT Triniti Garam Properti, dengan
kepemilikan saham MGP pada PT Triniti Garam Properti yaitu sebanyak 24%.
d. Informasi pemegang saham, susuan direksi dan komisaris, serta pengendali MGP.
Jawaban:
Pemegang Saham MGP:
a. PT Garam Dominasi Pelopor dengan kepemilikan saham sebesar 275 lembar
saham seri A atau senilai Rp. 27.000.000,-.
b. PT Sumber Garam Dwitama dengan kepemilikan saham sebesar 1.100 lembar
saham seri B atau senilai Rp11.000.000.000,-.
Maka, total keseluruhan saham MGP sejumlah 1.375 lembar saham atau senilai
Rp.11.027.000.000,-.
Berikut merupakan susunan Direksi dan Dewan Komisaris MGP:
Direksi
Direktur Utama : Danny Sutradewa
Direktur : Andika Sutoro Putra
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Chandra
Komisaris : Vincentius Prasetyo
Page 7
5. Merujuk pada CALK 25 Utang Lain-lain Jangka Panjang, diketahui bahwa utang lain-lain
pihak berelasi telah mencapai Rp411 miliar dengan rincian sebagai berikut:
Agar dijelaskan:
a. Informasi entitas anak yang juga dipegang oleh MGP.
Jawaban:
Entitas anak yang dipegang oleh MGP yaitu PT Triniti Garam Properti, dengan kepemilikan
saham MGP pada PT Triniti Garam Properti yaitu sebanyak 24%.
b. Informasi pemegang saham, susuan direksi dan komisaris, serta pengendali MGP.
Jawaban
Pemegang Saham MGP:
a. PT. Garam Dominasi Pelopor dengan kepemilikan saham sebesar 275 lembar saham
seri A atau senilai Rp. 27.000.000,-.
b. PT. Sumber Garam Dwitama dengan kepemilikan saham sebesar 1.100 lembar saham
seri B atau senilai Rp11.000.000.000,-.
Maka, total keseluruhan saham MGP sejumlah 1.375 lembar saham atau senilai
Rp.11.027.000.000,-.
Berikut merupakan susunan Direksi dan Dewan Komisaris MGP:
Direksi
Direktur Utama : Danny Sutradewa
Direktur : Andika Sutoro Putra
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Chandra
Komisaris : Vincentius Prasetyo
Page 8
6. Berdasarkan perjanjian utang antara PT Triniti Garam Properti (TGP) dengan MGP pada
tangal 8 Oktober 2021 yang diadendum tanggal 17 April 2023, MGP akan memberikan
pinjaman sebesar Rp 200.000.000.000,- yang akan diberikan secara bertahap dengan bunga
6% per tahun. Pinjaman ini akan dikembalikan seluruhnya pada tahun ke 5 sejak pencairan
pertama dari pinjaman dilakukan dan tanpa jaminan. Agar dijelaskan, dengan
mempertimbangkan ketidakmampuan aktivitas operasional Perseroan untuk membukan
surplus arus kas dan sehubungan dengan akan jatuh temponya utang tersebut tahun 2026
(1-2 tahun dari sekarang), apa strategi pelunasan utang tersebut?
Jawaban:
Strategi Pelunasan Utang Perseroan yaitu dengan meningkatkan penjualan, melakukan
efisiensi biaya operasional yang mencakup biaya pemasaran dan biaya administrasi.
7. Agar disampaikan daftar proyek yang sedang dijalankan oleh Perseroan yang disertai
dengan perkiraan nilai investasi yang diperlukan, persentase progress penyelesaian,
perkiraan tahun penyelesaian, deskripsi proyek, dan lokasi proyek. Daftar tersebut agar
disajikan berdasarkan prioritas pengembangan proyek.
Jawaban:
Berikut merupakan daftar proyek yang sedang dijalankan oleh Perseroan berdasarkan
prioritas pengembangan Proyek per 30 September 2024:
Gross Persentase Perkiraan
Nama Lokasi
No Deskripsi Proyek Development Progres Tahun
Proyek Proyek
Value (Rp) Penyelesaian Penyelesaian
Proyek pengembangan
mixed use yang mengadopsi
konsep "Contemporary
99%
Art", yang terinspirasi dari
Pinang, (Tower I) &
Collins sebuah nama jalan bernama
1 Kota 2,05 Triliun Tower II 2026
Boulevard Collins Street di Melbourne,
Tangerang sedang dalam
Australia, yang mana kota
pembangunan
ini dijuluki sebagai "Salah
Satu Kota Paling Layak
Huni di Dunia".
Page 9
Kawasan Superblok
seluas 23 Ha yang
dikembangkan oleh
Triniti Land di Batam
Center, Batam. Terdiri
dari 5 distrik area yaitu 47%
Marc's Sadai,
2 Paul Marc, Dean Marc, 5 Triliun (Paul Marc & 2030
Boulevard Batam
Grant Marc, Will Marc Glenn Marc)
dan Glenn Marc’s,
setiap kawasan
memiliki keunggulan
masing-masing sesuai
dengan peruntukannya.
Kawasan hunian rumah
100%
tapak yang mengusung
(Marketing
konsep “A Breathing
Gallery &
City”dengan
Show House
Sequoia lingkungan asri Sentul,
3 13,2 Triliun Cluster II - 2030
Hills dilengkapi fasilitas Bogor
Earthville) dan
modern berskala kota
68%
untuk menunjang
(Pembangunan
keseharian penghuni
Cluster I)
kawasan Sentul
Mengusung konsep
“Modern Business
Park” Holdwell
Business Park
diharapkan akan
menjadi pusat bisnis dan
komersial terbesar di
kota Lampung yang
menghubungkan pulau 100%
Holdwell Sumatera dengan pulau Lampung, (Marketing
4 Business pulau lainnya. Holdwell Bandar 800 Miliar Gallery & 2028
Park menghadirkan storage- Lampung Infrastruktur
house multifungsi, Fase I)
SOHO, Shophouse, dan
ready to build land yang
memberikan
fleksibilitas fungsi
sehingga penghuni bisa
mempunyai kemudahan
untuk berbisnis maupun
tinggal di Holdwell.
Page 10
Kawasan Pariwisata
kelas dunia yang
dikembangkan
oleh Perseroan dan
Flores Prosperindo di
Labuan Bajo, Nusa
Tenggara Timur. Tahap
Dengan konsep “World- Tanamori, Persiapan
5 TanaMori Class Digital Labuan 10 Triliun Masterplanning 2035
Sustainable Tourism Bajo dan Conceptual
Destination”, Perseroan Design
berencana menhadirkan
komplek komersil
pariwisata seperti
pusat edukasi pariwisata
Flores, villa, dan
boutique hotel.
Names mentioned 19 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
I Gede Nyoman Yetna
p.1
unresolved
org
PT Nusa Cipta Indonesia
p.4
unresolved
org
PT Triniti Menara Serpong
p.5
unresolved
org
PT Multi Garam Pionir
p.6
unresolved
org
PT Triniti Garam Properti
p.6 ×5
unresolved
org
PT Garam Dominasi Pelopor
p.6 ×2
unresolved
org
PT Sumber Garam Dwitama
p.6 ×2
unresolved
—
Pinang,
p.8
unresolved
—
Collins
p.8
unresolved
—
Boulevard
p.8
unresolved
—
Tangerang
p.8
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.