Back to announcement
20250213_SANF_Penyampaian Bukti Iklan_31862178_lamp5.pdf
Other Text extracted SANFSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1
Page 1
3 MONEY & BANKING
KAMIS, 13 FEBRUARI 2025
Banyak Bank Bakal Naik Kelas
JAKARTA, ID - Otoritas Jasa Indonesia (Persero) Tbk (BRI), PT pencapaian target pertumbuhan
Keuangan (OJK) menargetkan akan Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), ekonomi. Sebelumnya, ada bank yang
ada sejumlah bank yang akan naik ke- PT Bank Central Asia Tbk (BCA), dan memang berencana untuk naik kelas
las dari kelompok bank berdasarkan PT Bank Negara Indonesia (Persero) ke KBMI 4, salah satunya PT Bank
modal inti (KBMI) 3 ke KBMI 4 dalam Tbk (BNI). Permata Tbk.
periode hingga 2028. Lebih lanjut Dian menambahkan, OJK mencatat kinerja inter-
Kepala Eksekutif Pengawas Per- masuknya bank-bank yang naik kelas mediasi perbankan tumbuh positif
bankan OJK Dian Ediana Rae meng- ini akan sangat penting dan berdam- dengan profil risiko yang terjaga.
ungkapkan bahwa bakal ada bank pak signifikan terhadap perekono- Pada Desember 2024, pertumbuhan
yang terus meningkatkan permoda- mian nasional. Pasalnya, salah satu kredit tetap melanjutkan double digit
lannya hingga nantinya naik kelas prinsip dasar pertumbuhan ekonomi growth sebesar 10,39% (yoy) menjadi
menjadi bank papan atas dengan suatu bangsa adalah berfungsinya sek- Rp 7.827 triliun. Berdasarkan jenis
modal inti di atas Rp 70 triliun. tor keuangan, termasuk perbankan. penggunaan, Kredit Investasi tum-
“Kami harapkan dalam 2-3 tahun “Dalam mendorong pembiayaan buh tertinggi yaitu sebesar 13,62%,
ke depan sudah ada tambahan enam yang semakin hari semakin me- diikuti oleh Kredit Konsumsi 10,61%,
bank lagi yang akan digeser dari ningkat. Untuk bank ini bisa dika- sedangkan Kredit Modal Kerja 8,35%.
KBMI 3 menjadi KBMI 4,” ujarnya, takan size does matter ya dan harus Ditinjau dari kepemilikan bank, Istimewa
dalam konferensi pers Pertemuan tetap kita dorong agar semakin besar bank BUMN menjadi pendorong Analyst Meeting Kinerja Keuangan BTN
Tahunan Industri Jasa Keuangan ekspansi kredit,” jelasnya. utama pertumbuhan kredit yaitu Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu (kiri) usai Analyst Meeting Kinerja Keuangan BTN Tahun 2024 di
(PTIJK) 2025, Selasa (11/2/2025). Terlebih, Presiden Prabowo Su- sebesar 12,10% (yoy). Berdasarkan Jakarta, Selasa (11/2/2025). PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk/BTN optimistis hingga akhir 2025 aset
Saat ini, baru ada empat bank bianto menargetkan pertumbuhan kategori debitur, kredit korporasi perseroan bakal tembus Rp 500 triliun. Hal ini seiring dengan perolehan aset BTN hingga akhir 2024 yang
besar yang masuk kategori KBMI IV. ekonomi nasional sebesar 8%. Oleh tumbuh sebesar 15,67%, sementa- sebesar Rp 469,61 triliun, naik 7 % dibandingkan 2023 yang sebesar Rp 438,75 triliun. Sepanjang 2024, BTN
Keempat bank yang saat ini berada karena itu, peran industri perbank- ra kredit UMKM tumbuh sebesar berhasil membukukan penyaluran kredit dan pembiayaan sebesar Rp 357,97 triliun atau tumbuh sebesar 7,3
di KBMI IV adalah PT Bank Rakyat an sangat besar dalam mendukung 3,37% (yoy). (nid) % secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan periode yang sama 2023 sebesar Rp 333,69 triliun.
Potensi Dividen Jumbo BRI
hingga Rp 51,1 Triliun
JAKARTA, ID – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) berkomitmen memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,
termasuk pada pemegang sahamnya. Dengan perolehan laba yang besar, perseroan juga bakal menebar dividen jumbo.
NIM di kisaran 7,3-7,7%, dan teru- tumbuh sekitar 7-9% (yoy).
Oleh Nida Sahara
Riwayat Dividend Payout
tama di UMKM ini masih mengha- Dari sisi simpanan atau DPK,
S
dapi isu-isu terkait dengan kualitas BRI berhasil menghimpun sim-
epanjang 2024, BRI kredit,” papar dia. panan sebesar Rp1.365,45 triliun.
dan entitas anak
berhasil mencetak Ratio Bank Dengan kondisi tersebut, maka
cost of credit tahun ini berkisar
Dana murah (CASA) mendominasi
penghimpunan simpanan BRI de-
ngan proporsi mencapai 67,30%
laba bersih yang da-
pat diatribusikan (dalam %) 85
3-3,2%, namun diharapkan bisa
berada di bawah level tersebut. Di atau setara dengan Rp 918,98
85
kepada pemilik sebesar Rp 80 sisi kualitas kredit, NPL utamanya triliun. Perseroan mencatat total
60,15 triliun, meningkat 65,5
68,47 di UMKM juga diharapkan bisa aset hingga akhir Desember 2024
tipis dibandingkan periode 60 60 60 60,18
60,11 60 62,12 60 berada di bawah 3%. mencapai Rp 1.992,98 triliun atau
56,9
tahun sebelumnya senilai 50 50 Sunarso melanjutkan, BRI te- tumbuh 1,42% (yoy).
47,9 48,18
Rp 60,1 triliun. Perolehan 40 lah mengoptimalkan instrumen Dari sisi simpanan atau DPK,
32,4
tersebut kembali membuat 25 25
digital dan inisiatif lain dalam BRI berhasil menghimpun sim-
25 25
BRI sebagai bank dengan laba menjalankan bisnisnya, sehingga panan sebesar Rp1.365,45 triliun.
terbesar di Indonesia. berharap cost to income ratio (CIR) Dana murah (CASA) mendominasi
Dalam memutuskan tetap selaras dengan realisasi tahun penghimpunan simpanan BRI de-
pembagian dividen, mana- 2018 2019 2020 2021 2022 2023 lalu. “Operational cost kami tekan, ngan proporsi mencapai 67,30%
jemen juga akan memper- kemudian produktivitas kami na- atau setara dengan Rp 918,98
hatikan faktor permodalan BBRI BMRI BBCA BBNI ikkan. Maka kami berharap cost to triliun. Perseroan mencatat total
untuk tetap bisa melakukan Sumber: RTI Business, berbagai sumber, diolah income ratio (CIR) kami berada pada aset hingga akhir Desember 2024
ekspansi bisnisnya. Namun, kisaran 42%-44%,” tuturnya. mencapai Rp 1.992,98 triliun atau
Direktur Utama BRI Sunarso Adapun, sepanjang 2024 BRI tumbuh 1,42% (yoy).
menegaskan bahwa kondisi perlu menambah modal lagi, pulau terlampaui. Artinya sing power, dan juga possible consum- mencatatkan penyaluran kredit
permodalan BBRI saat ini lantaran masih sangat besar. kami pasti menjaga harga ption. Kalau ini menurun maka sebesar Rp 1.354,64 triliun atau
sangat mencukupi untuk “Jadi artinya, sampai lima saham, dan kemudian un- permintaan terhadap kredit juga tumbuh 6,97% (yoy) dan seluruh RALAT
ekspansi. tahun ke depan, berapapun tuk memberikan motivasi akan menurun terutama di UMKM, segmen pinjaman tercatat tum- Dalam Investor Daily edisi
“Kami harus evaluasi kira labanya, sebenarnya layak kepada pekerja supaya lebih itu yang harus kita address,” imbuh buh positif. Penyaluran kredit BRI 15 Januari 2025, halaman
-kira untuk cover risk seperti untuk dibagi,” ujar dia. giat, lebih profesional, dan Sunarso. didominasi oleh segmen UMKM Money & Banking, ada berita
apa. Maka, kemudian kami Meski demikian, kepu- menjaga corporate governance Oleh karena itu, pihaknya ber- dengan porsi mencapai 81,97% dengan judul ”Great Easters
juga tidak ugal-ugalan, mo- tusan final terkait rasio yang benar,” jelas Sunarso. upaya menerapkan prinsip kehat- dibandingkan dengan total kredit Respons Peningkatan Kesa-
dal ini kami jaga. Gambaran dividen akan diputuskan da- Wakil Direktur Utama BRI i-hatian. Hal tersebut membuat BRI, atau dengan nominal sebesar daran Finansial Masyarakat”.
kira-kira dividend payout ra- lam Rapat Umum Pemegang Catur Budi Harto menam- perseroan cukup konservatif me- Rp 1.110,37 triliun. Pertumbuhan Seharusnya, judul yang benar
tio, saya kira mungkin mu- Saham (RUPS). Sebelumnya, bahkan, program buyback netapkan target kinerja tahun ini. kredit tersebut berada di bawah adalah ”Great Eastern Res-
dah-mudahan tidak kurang BRI telah membagikan divi- sudah berjalan sejak tahun “Kami cukup prudent kalau kami target BRI pada 2024 yang sekitar pons Peningkatan Kesadaran
dibandingkan tahun lalu, di den interim Rp 20,46 triliun 2015 dalam konteks untuk menargetkan pertumbuhan kredit 10-12%. Oleh karena itu, tahun ini Finansial Masyarakat”.
kisaran 80% sampai 85%,” je- atau Rp 135 per saham. meningkatkan engagement pada kisaran 7-9%. Dan kami jaga perseroan memproyeksi kredit juga
las Sunarso dalam konferensi Pembagian dividen interim pekerja terhadap pening-
pers, Rabu (12/2/2025). mempertimbangkan laporan katan kinerja perusahaan
Apabila mengacu dari keuangan per 30 September jangka panjang. Menurut dia,
potensi rasio 80-85%, maka 2024. program buyback dilakukan PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
Gedung 18 Office Park Lantai 23
peluang dividen tunai yang Dalam struktur kepe- sebagai bentuk bahwa ada Jl. TB.Simatupang No.18 Jakarta 12520
dibayarkan BRI berkisar Rp milikan saham BRI, negara keyakinan bagi BRI terhadap Telp : (021) 781-7555 , Fax (021) 7884-7224
48,12 triliun sampai dengan menguasai 53,19% saham peningkatan kinerja funda- LAPORAN POSISI KEUANGAN
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR
LAPORAN ARUS KAS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
Rp 51,13 triliun. atau setara dengan 80,61 mi- mental perusahaan sehing- (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Selain membukukan laba liar lembar saham perseroan. ga pekerja perlu diberikan POS-POS 31 Des 2024 31 Des 2023 POS-POS 31 Des 2024 31 Des 2023 POS-POS 31 Des 2024 31 Des 2023 POS-POS 31 Des 2024 31 Des 2023
terbesar, rasio pembayaran Sisanya sebesar 46,81% atau insentif agar bersama-sama ASET LIABILITAS PENDAPATAN Arus kas dari aktivitas operasi
Kas dan setara kas
dividen BRI juga menjadi setara dengan 70,95 miliar memberikan sentimen po- - Pihak ketiga 196.301 344.291
Pinjaman yang diterima - bersih
- Pihak ketiga 1.699.742 1.289.576
Sewa pembiayaan
Pembiayaan konsumen
694.109
100.242
608.642
67.299
Penerimaan kas dari:
- Pihak berelasi 15.005 2 - Pelanggan 7.106.555 5.763.483
yang paling royal dibanding- lembar saham dimiliki oleh sitif terhadap pergerakan Piutang sewa pembiayaan - setelah dikurangi penyisihan
- Pihak berelasi
Biaya akrual
1.492.377 1.320.807
Anjak piutang 19.845 15.001 - Bunga 3.407 13.050
kan kelompok bank berda- publik. Dengan demikian, harga saham ini. kerugian penurunan nilai
- Pihak ketiga 5.673.289 4.818.705
- Pihak ketiga
- Pihak berelasi
29.037
6.886
30.879
7.194
Pembiayaan modal usaha
Pendapatan bunga dan lain-lain
18
21.379
-
23.561
- Lain-lain
Jumlah penerimaan kas
7.738
7.117.700
24.398
5.800.931
sarkan modal inti (KBMI) 4 dari total dividen interim “Ini juga dalam rangka - Pihak berelasi 191.035 179.070 Liabilitas pajak
- Pajak penghasilan badan 8.635 23.999
Jumlah pendapatan 835.593 714.503
Piutang pembiayaan konsumen - setelah dikurangi Pengeluaran kas untuk:
lainnya. Seperti BCA pada Rp 20,33 triliun, negara me- untuk memperkuat keperca- penyisihan kerugian penurunan nilai
- Pajak lainnya
Utang obligasi - bersih
8.701
2.494.648
7.977
2.093.862
BEBAN - Pembayaran ke pemasok (7.621.879) (6.227.152)
- Pihak ketiga 860.989 518.546
tahun buku 2023 memba- nerima Rp 10,88 triliun, yaan pemegang saham dan Tagihan anjak piutang bersih - setelah dikurangi penyisihan
Liabilitas sewa
- Pihak ketiga 2.037 1.785
Beban bunga dan keuangan
Beban usaha
352.740
150.430
313.901
132.006
- Beban bunga dan keuangan
- Beban usaha
(347.851)
(116.297)
(304.959)
(115.860)
gikan dividen dengan rasio sementara pemegang saham stakeholder kepada kinerja kerugian penurunan nilai
- Pihak ketiga 73.098 32.497
- Pihak berelasi
Liabilitas imbalan kerja
191
29.484
369
20.817
Penyisihan kerugian penurunan nilai 61.283 53.643 - Pajak penghasilan badan (67.825) (47.476)
Beban pajak final 852 3.263 - Pajak penghasilan lain-lain (30.225) (26.115)
68,47% dari laba bersihnya. publik mendapatkan Rp 9,45 BRI dan prospek BRI masa - Pihak berelasi 79.047 99.840 Utang lain-lain
Jumlah beban 565.305 502.813 - Lain-lain (12.695) (713)
Piutang pembiayaan modal usaha - setelah dikurangi - Pihak ketiga 132.493 176.118
Kemudian, Bank Mandiri triliun. depan,” ungkap Catur. penyisihan kerugian penurunan nilai - Pihak berelasi 54.781 54.604 Jumlah pengeluaran kas (8.196.772) (6.722.275)
- Pihak ketiga 274 - LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 270.288 211.690
membayarkan 60% dari laba Beban dibayar dimuka
Jumlah liabilitas 5.959.012 5.027.987
BEBAN PAJAK PENGHASILAN (54.337) (46.266) Arus kas bersih digunakan untuk aktivitas operasi (1.079.072) (921.344)
bersih kepada pemegang Buyback Saham Target Kinerja - Pihak ketiga
- Pihak berelasi
1.520
1.503
524
1.108
EKUITAS
Modal saham :
LABA BERSIH TAHUN BERJALAN
(RUGI)/LABA KOMPREHENSIF LAIN
215.951 165.424
Arus kas dari aktivitas investasi
saham, serta BNI yang mem- Sementara itu, Sunarso Berbagai tantangan ma- Piutang lain-lain dan uang muka - bersih
- Modal dasar
- Modal ditempatkan dan disetor penuh 574.885 574.885
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi Pembeliaan aset tetap (9.023) (11.814)
- Pihak ketiga 43.157 21.634 Pengukuran kembali imbalan pasca kerja (1.638) 2.309 Penjualan aset tetap 817 -
bagikan dividen sebesar 50% juga menanggapi kondisi sa- sih menghantui perbankan - Pihak berelasi 11.905 9.315 Agio saham
Cadangan lindung nilai arus kas
47.937
(789)
47.937
738 Pajak penghasilan terkait 360 (508) Arus kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi (8.206) (11.814)
dari labanya. ham bank-bank berkapitali- tahun ini. Selain tantangan Aset derivatif
Aset tetap - bersih
11.150
51.121
7.841
48.782
Saldo laba
- Dicadangkan 475 450 Pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi
(1.278) 1.801
Arus kas dari aktivitas pendanaan
Rasio yang besar dari sasi pasar besar yang meng- global baik perang dagang Aset hak guna - bersih
Aset pajak tangguhan
3.898
22.615
3.702
23.700
- Belum dicadangkan
Jumlah ekuitas
655.312
1.277.820
458.485
1.082.495
Lindung nilai arus kas (1.958) 1.409 Penerimaan pinjaman 5.172.628 1.646.628
Aset lain-lain 925 925 Pajak penghasilan terkait 431 (310) Penerimaan atas obligasi yang diterbitkan
BRI dikarenakan modal per- alami koreksi belakangan dan masih tingginya suku (1.527) 1.099 Pembayaran pinjaman
750.000
(4.598.807)
1.500.000
(2.140.030)
JUMLAH ASET 7.236.832 6.110.482 JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 7.236.832 6.110.482
seroan yang masih tebal ini. Salah satu strategi yang bunga The Fed, Sunarso me- LABA / (RUGI) KOMPREHENSIF LAIN TAHUN
BERJALAN, SETELAH PAJAK (2.805) 2.900
Pembayaran utang obligasi (350.000) (150.000)
Pembayaran liabilitas sewa (1.646) (1.269)
dan masih bisa mendukung dilakukan perseroan adalah nilai, dari sisi domestik, tan- LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR
Pembayaran dividen (17.821) -
JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF TAHUN
ekspansi bisnisnya beberapa dengan rencana pembelian tangan datang dari deflasi 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 BERJALAN 213.146 168.324
Arus kas bersih diperoleh dari aktivitas pendanaan 954.354 855.329
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
tahun ke depan. Di mana, ca- kembali (buyback) saham signifikan yang terjadi pada Diatribusikan kepada pemilik entitas induk LABA PER SAHAM - DASAR DAN DILUSIAN
Kenaikan/(penurunan) bersih kas dan setara kas (132.924) (77.829)
Cadangan Saldo Laba
pital adequacy ratio (CAR) BRI sebesar Rp 3 triliun untuk Januari 2025. Kondisi ini Modal saham Agio saham lindung nilai Belum
Jumlah (dalam Rupiah penuh) 376 288
Penyesuaian atas selisih kurs dari saldo kas
Dicadangkan
pada 2024 sebesar 26,63%. menjaga harga saham BBRI. dapat menekan daya beli dan Saldo 1 Januari 2023 574.885 47.937
arus kas
(361) 425
dicadangkan
291.285 914.171
Catatan :
Informasi keuangan pada tanggal dan untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 di atas disusun
dan kas di bank (63) 316
Padahal, menurut Sunarso, Aksi kor porasi tersebut konsumsi masyarakat, yang Laba bersih tahun berjalan
Pengukuran kembali imbalan pasca kerja - bersih
-
-
-
-
-
-
-
-
165.424
1.801
165.424
1.801
berdasarkan laporan keuangan PT Surya Artha Nusantara Finance (“Perseroan”) yang disusun oleh
Direksi sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan
Kas dan kas di bank awal tahun 344.293 421.806
Publik Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma anggota jaringan PricewaterhouseCoopers) dengan rekan Kas dan kas di bank akhir tahun 211.306 344.293
secara prudent perseroan bukan semata-mata kare- pada akhirnya berdampak Keuntungan penyesuaian nilai wajar lindung nilai arus kas - bersih
Alokasi cadangan wajib
-
-
-
-
1.099
- 25
- -
(25)
1.099
-
penanggung jawab Ketty, CPA, berdasarkan Standar Audit yang telah ditetapkan oleh Institut Akuntan
Publik Indonesia, dengan opini audit tanpa modifikasian, sebagaimana tercantum dalam laporan
hanya perlu CAR 17,5% saja, na turunnya saham, tapi pada UMKM. Saldo 31 Desember 2023 574.885 47.937 738 450 458.485 1.082.495 tertanggal 11 Februari 2025. Informasi keuangan pada tanggal dan untuk tahun yang berakhir 31
Laba bersih tahun berjalan - - - - 215.951 215.951 Desember 2023 di atas disusun berdasarkan laporan keuangan Perseroan yang disusun oleh Direksi
dan setiap tahunnya hanya program untuk pemilikan “Driver utama untuk loan Pengukuran kembali imbalan pasca kerja - bersih - - - - (1.278) (1.278) sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik
Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (firma anggota jaringan PricewaterhouseCoopers) dengan rekan Jakarta, 13 Februari 2025
Keuntungan penyesuaian nilai wajar lindung nilai arus kas - bersih - - (1.527) - - (1.527)
butuh menggunakan CAR pekerja. demand ataupun loan grow- Dividen - - - - (17.821) (17.821)
penanggung jawab Tjhin Silawati, S.E., berdasarkan Standar Audit yang telah ditetapkan oleh Institut
Akuntan Publik Indonesia, dengan opini audit tanpa modifikasian, sebagaimana tercantum dalam laporan
DIREKSI
Alokasi cadangan wajib - - - 25 (25) - PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
2%. Sehingga, dalam lima ta- “ Tetapi kemudian ha- th terutama di UMKM ini Saldo 31 Desember 2024 574.885 47.937 (789) 475 655.312 1.277.820
tertanggal 19 Februari 2024. Informasi tersebut di atas tidak mencakup catatan atas laporan keuangan.
Kurs tutup buku pada tanggal 31 Desember 2024 adalah 1 USD = Rp 16.162 dan 31 Desember 2023
hun ke depan perseroan tidak rus sekali dayung, dua-tiga adalah dua hal, yaitu purcha- adalah 1 USD = Rp 15.416.
Names mentioned 17 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Bakal Naik Kelas
p.1
unresolved
org
Indonesia (Persero) Tbk
p.1
unresolved
org
Permata Tbk.
p.1
unresolved
org
Rianto & Rekan
p.1
unresolved
person
Ketty
p.1
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Tanudiredja
p.1
unresolved
org
Rintis & Rekan
p.1
unresolved
person
Tjhin Silawati
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.