Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 15
Page 1
PUBLIC EXPOSE TAHUNAN
P T DA Y A M I T R A T EL EK O M U N I K A S I T B K ( M T E L )
J A KA R T A I D | 3 0 J U N I 2 0 2 6
Page 2
SANGGAHAN Dokumen dan informasi berikut tidak diperkenankan untuk diteruskan atau diproduksi
ulang dalam bentuk apapun.
Segala bentuk penyampaian atau produksi ulang atas dokumen ini, baik sebagian maupun seluruhnya,
adalah TIDAK SAH. Dokumen ini tidak dapat digunakan untuk keperluan lain tanpa persetujuan tertulis
PUBLIC EXPOSE TAHUNAN 2026
dari PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Page 3
HIGHLIGHT UTAMA MTEL
TowerCo Independen Terbesar di Asia Tenggara dan Indonesia
TowerCo Terbesar di Asia Transformasi Menuju Next-
Tenggara dengan 40.327 Generation TowerCo. Melalui
Menara di Indonesia. pengembangan layanan beyond-
59% lokasi menara berada di luar tower, termasuk Power-as-a-Service
Jawa, mendukung ekspansi MNO (PaaS), perusahaan menghadirkan
PUBLIC EXPOSE TAHUNAN 2026
dan pemerataan konektivitas solusi infrastruktur energi yang
nasional melalui implementasi terintegrasi bagi operator
Internet Rakyat (IRA) berbasis telekomunikasi
FWA 1,4 GHz.
Market Leader dengan 45% Percepatan Fiber-to-the-
Tower Rollout Wallet Share Tower untuk Mendukung
pada 1Q26 Ekspansi Jaringan MNO
Sebanyak 70% new colocation Didukung pertumbuhan pendapatan
deployment terealisasi di wilayah sebesar 8,5% YoY dan fiber wallet
luar Jawa, memperkuat posisi share sebesar 54%.
Perseroan dalam mendukung
ekspansi jaringan operator.
TowerCo yang Tangguh di Tengah
Konsolidasi Industri Telekomunikasi
Didukung pertumbuhan kinerja yang
konsisten, neraca keuangan yang kuat,
serta eksposur yang minimal terhadap
dampak konsolidasi industri telekomunikasi.
Page 4
KEPEMILIKAN STRATEGIS MTEL &
BASIS INVESTOR GLOBAL
“Basis pemegang saham global yang terdiversifikasi memperkuat kepemimpinan pasar dan kredibilitas internasional
sebagai perusahaan menara telekomunikasi terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara.”
Investor Publik Global MTEL
PUBLIC EXPOSE TAHUNAN 2026
~5,3%
Asia
71,83% ~1,8%
USA ~14,3%
Indonesia
~6,8%
EMEA
Publik
28,17%
Pemegang Saham Publik Utama MTEL
Jumlah Saham
83.559.677.444 5,98%
kepemilikan
5,33%
kepemilikan
Publik
4,15% 1,98%
23.537.749.401 kepemilikan kepemilikan
Notes:
Per 31 Maret 2026. Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)
Page 5
TRANSFORMASI DINAMIKA INDUSTRI MENJADI PELUANG
Track Record Pertumbuhan Tower Organik dan Anorganik Market Share Tertinggi dari Rollout MNO (Tower & Fiber)
Organik
Anorganik
Others
39.404 40.230 40.327 11%
35.418 38.014
MTEL MTEL
Fiber
PUBLIC EXPOSE TAHUNAN 2026
45% 51%
28.206 22.168 22.168 Optic
22.100 22.109
20.053 TP 2
13.965 25%
Tower FLP 2 Others
17.295 18.062 18.159 10% 21%
14.241 15.365 15.914 TP 1
19% FLP 1
18%
2021 2022 2023 2024 2025 1Q26
Peningkatan Tenancy Ratio yang Konsisten Peningkatan Utilisasi Fiber yang Berkelanjutan
Penambahan Kolokasi Organik Tenancy ratio (x) Fiber Asset (km) Fiber Billable (km)
1.20 1.23 1.25
1.12
1.57 1.00
1.51 1.51 1.52 1.57
1.47
70,618 72,842
61,106 57,199 58,279
51,039
32,521 36,447
1,580 2,139 2,104 1,069 2,324 152 16,641 16,641
2021 2022 2023 2024 2025 1Q26 2022 2023 2024 2025 1Q26
Page 6
INFRASTRUKTUR BERSKALA NASIONAL YANG ANDAL UNTUK
MENGHUBUNGKAN INDONESIA
1Q25 1Q26
Sumatera Kalimantan Sulawesi
Tower 11.653 2,0% Tower 3,887 2,1% Tower 3.742 2,0%
Tenant 18.249 8,5% Tenant 5.828 5,4% Tenant 5.684 5,8%
5,1%
8,8% TR 1,57 TR 1,50 TR 1,52
1,9% Fiber 12.508km 18,4% Fiber 5.116km 4,9% Fiber 10.551km 6,2%
60.259 63.333 58.279
53.544
39.593 40.327
PUBLIC EXPOSE TAHUNAN 2026
#jumlah Tower # jumlah Tenant Fiber (km)
Aset Fisik
Pertumbuhan Tower dan Tenant Tertinggi di Indonesia yang Didukung oleh
Pengembangan Organik yang Kuat serta Aktivitas Anorganik yang Strategis
11,3%
30%
Luar
23.006 % Add Jawa
Jawa Colo
20.666 In 1Q26
70%
Jawa Bali & Nusa Tenggara Maluku & Papua
1Q25 1Q26 Tower 16.559 1,6% Tower 2.660 0,8% Tower 1.826 4,0%
Tenant 27.518 3,3% Tenant 3.955 1,5% Tenant 2.099 4,4%
TR 1,66 TR 1,49 TR 1,15
# jumlah kolokasi Fiber 26.929km 5,6% Fiber 1.848km 7,9% Fiber 1.328 38,9%
Portofolio Lokasi yang Menarik, 70% kolokasi baru pada 1Q26 Terealisasi di
Wilayah Luar Jawa sebagai Area Pertumbuhan Baru # jumlah tower % portfolio Tenancy ratio
Jaringan Tower di Wilayah Jawa 16.559 41% 1,66
Tenancy Ratio Billable ratio
1,52 1,57 ▲ 1,19 1,25 ▲ Jaringan Tower di Wilayah Luar Jawa 23.768 59% 1,51
Page 7
HIGHLIGHTS KINERJA 1Q26 MITRATEL
Kinerja Keuangan 1Q2026 Kinerja Operasional 1Q2026
1Q25 1Q26 (dalam miliar rupiah)
1,4%
+97 Tower Baru
PUBLIC EXPOSE TAHUNAN 2026
(Total Tower 1Q26: 40.327)
0,9%
2,262 2,294
1,879 1,896
3,6%
+249 Tenant Baru
(Total Tenant 1Q26: 63.333)
526 545
Pendapatan EBITDA Laba Bersih
+2.224 KM Billable Fiber Baru
(Total Panjang Fiber yang dapat ditagihkan
EM NIM
Pertumbuhan Tahun ke Tahun 83,0% 82,7% 23,3% 23,8% 1Q26: 72.842 KM)
Page 8
BISNIS TOWER YANG STABIL, FIBER MUNCUL SEBAGAI
MESIN PERTUMBUHAN BARU
1Q2025* 1Q2026 (dalam miliar rupiah)
Sewa Tower
menjadi YoY 0,3% ▲
dari
Pendapatan meningkat pada 1Q2026 menjadi Rp1.847 miliar, 80,5%
mencerminkan kekuatan model bisnis berbasis pendapatan berulang 81,4% dari total 1.842 1.847
yang didukung oleh kontrak jangka panjang. pendapatan
PUBLIC EXPOSE TAHUNAN 2026
Fiber Optik
YoY 8,5% ▲
menjadi
dari
Pendapatan tumbuh 8,5% YoY menjadi Rp152 miliar, didukung oleh 6,6%
ekspansi Fiber-to-the-Tower secara organik maupun anorganik seiring 6,2% dari total 140 152
MNO yang terus memperkuat konektivitas jaringan. pendapatan
Tower Related Business
YoY 12,9% ▲
Pendapatan mencapai Rp166 miliar atau meningkat 12,9% YoY,
menjadi
dari
terutama didorong oleh kontribusi entitas anak Persada Sokka Tama, 7,2%
sementara Perseroan tetap selektif dalam menangkap peluang bisnis 6,5% dari total 147 166
pendapatan
menara dengan margin yang lebih tinggi.
Reseller Tower
YoY -3,5% ▼
menjadi
dari
Pendapatan menurun 3,5% YoY menjadi Rp129 miliar, mencerminkan 5,6%
fase transisi yang terkelola dengan baik pada lini bisnis ini di tengah 5,9% dari total 133 129
konsolidasi pasar yang masih berlangsung. pendapatan
Note: *Reklasifikasi pendapatan access site sebesar Rp5 triliun pada tahun 2025 dari segmen Tower Leasing ke segmen Reseller, karena sumber pendapatan tersebut
berasal dari aset yang tidak dimiliki langsung oleh MTEL.
Page 9
KETAATAN PENGELOLAAN BIAYA
• Biaya perencanaan, operasional, dan pemeliharaan menara telekomunikasi turun signifikan sebesar 9,8% YoY menjadi
Rp98 miliar, didorong oleh berbagai inisiatif efisiensi, termasuk pemanfaatan teknologi yang lebih optimal dan economies of
scale. Selain itu, aktivitas O&M menara di beberapa wilayah dikelola oleh entitas anak (Persada Sokka Tama), dengan biaya
1Q2025 1Q2026 yang dicatat dalam pos project management.
YoY 4,4%
• Biaya konstruksi dan project management meningkat 23,2% YoY, sejalan dengan meningkatnya aktivitas pada segmen
Tower-Related Business serta ekspansi berbasis proyek yang bersifat one-off.
1.247 1.303 YoY 4,8%
• Beban G&A meningkat 4,9%, terutama didorong oleh biaya multimedia terkait lisensi program digital yang memasuki
tahap implementasi lanjutan, sejalan dengan strategi transformasi Perseroan menuju Next-Gen Tower Company melalui
YoY 3,6% 864 905
PUBLIC EXPOSE TAHUNAN 2026
penguatan operasional dan bisnis berbasis teknologi.
• Beban kompensasi karyawan menurun 4,4% YoY, terutama dipengaruhi oleh basis yang lebih tinggi pada tahun
384 398 sebelumnya akibat aktivitas rekrutmen dalam rangka penguatan organisasi. Penurunan ini bersifat timing-related dan
diperkirakan akan kembali normal ke depan.
• Beban lainnya turun 45,8% menjadi Rp4 miliar, terutama mencerminkan penurunan pencadangan piutang usaha sebagai
bagian dari upaya Perseroan dalam menjaga kualitas bisnis dan memperkuat pengelolaan risiko kredit.
Total Beban Beban Operasional D&A
(OPEX + DA) • Beban depresiasi meningkat 6,3% YoY menjadi Rp474 miliar, sejalan dengan penambahan aset menara telekomunikasi
dan jaringan fiber optik pada kuartal pertama 2026. Sementara itu, beban amortisasi meningkat 3,2% YoY menjadi Rp431
miliar, terutama disebabkan oleh penambahan kontrak sewa lahan seiring dengan ekspansi menara.
YoY 6,3% YoY 3,2%
1Q2025 1Q2026 Beban Operasional
474
454
418 431
YoY 23,2%
YoY -9,8% YoY 4,9% YoY -4,4% YoY -45,8%
152
109 123
98 85 81
60 63
7 4
Perencanaan, Kontruksi & Manajemen Umum & Administrasi Lain-lain Depresiasi Amortisasi
O&M Tower Proyek Kompensasi Karyawan
(dalam miliar rupiah) Note: Sebagaimana dilaporkan pada laporan keuangan
Page 10
PELANGGAN BERKUALITAS TINGGI DENGAN PENDAPATAN JANGKA
PANJANG YANG TERJAMIN
TowerCo Independen dengan 89% pendapatan berasal dari MNO-MNO besar di Indonesia, didukung oleh anchor tenant yang kuat
Pendapatan Didukung oleh Pelanggan Berkualitas Tinggi Jadwal Berakhirnya Masa Sewa (Tenancy) yang Berjangka Panjang
17%
3%
Others 0-2
PUBLIC EXPOSE TAHUNAN 2026
Telkom 8% Gr. 62,4% 27%
Gr. 9,9% ~68% +6 Tahun
Masa sewa yang habis
XLSmart 14% diatas dari 4 tahun
Gr. -7,5%* 54% 15%
Telkomsel
Gr. 2,4% 2-4 Tahun
21% 41%
Indosat Ooredoo Rincian Pendapatan (1Q 26) 4-6 Tahun
Hutchison Gr. -3,1%
*Angka mencerminkan entitas gabungan XL Axiata & Smartfren setelah merger.
Prospek Pertumbuhan Pendapatan yang Lebih Kuat Dibandingkan
Wallet Share Tertinggi dari Rollout MNO
Industri
(dalam miliar Rupiah)
Pangsa Pasar MTEL dalam Rollout B2S/Kolokasi MNO pada 1Q 2026 mencapai 45%
CAGR 2021 - 1Q26
11%
49%
9% B2S : 0% B2S : 100%
B2S : 60%
44,267 46,477 49,638 50.860 2% Colo : 34% Colo : 55%
50.269 Colo : 20%
45% 5.0%
56%
33,794
24%
18%
35% 14%
21%
2021 2022 2023 2024 2025 1Q 2026 21%
MTEL TP 1 TP 2 Other TP
Page 11
NERACA & ARUS KAS YANG SUPERIOR
Arus Kas Bebas Berulang yang kuat
Leverage Mitratel (x)
(Recurring Free Cash Flow)
Industri MTEL CAGR 2021-1Q26
(FY 2025) (1Q 2026) 11% ▲
5.556 5.721
PUBLIC EXPOSE TAHUNAN 2026
4.5 4.4 5.009
4.449
4.037
2.1 2.5
2.1
3.325
0.6
Debt to Equity Debt to EBITDA Net-debt to EBITDA
Rasio Leverage yang Sehat (Net Debt to EBITDA) dengan
Kapasitas yang Memadai untuk Mendukung Ekspansi 2021 2022 2023 2024 2025 2026
Notes:
Komponen (Miliar Rupiah) FY25 1Q26 Covenant Bank FCF = EBITDA – (Maintenance Capex+ Beban Bunga + Pajak + Kapitalisasi Sewa)
Kas 609 2.836
EBITDA 7.835 7.585
19.166 18.754
Seluruh utang berada pada basis yang bersih dan dalam mata uang Rupiah (IDR)
Utang/Debt
Ekuitas/Equity 33351 33.659 Fixed 0%
100% utang Bank Swasta 24%
Debt to Equity (x) 0,57 0,56 < 5,00
berbunga Floating,
Debt to EBITDA** (x) 2,45 2,47 < 5,00 5,13% sehingga dapat Pasar Modal 0% 5,5
5,5 thn
yrs
Net debt to EBITDA* (x) 2,37 2,10 < 5,00 Rata-rata memperoleh manfaat Utang Waktu rata-rata
Avg maturity
suku bunga
dari tren suku bunga jatuh tempo
yang rendah. Bank BUMN 76%
*) Berdasarkan laporan keuangan Floating 100%
Utang MTEL per Maret 2026 Profil Utang Berdasarkan Jatuh Tempo dan Kreditur
Page 12
POWER-AS-A-SERVICE DALAM PERJALANAN
TRANSFORMASI MENJADI NEXT-GEN TOWERCO
Power-as-a-Service (PaaS) mencerminkan ekspansi Mitratel melampaui bisnis penyewaan menara melalui solusi energi terintegrasi untuk operator telekomunikasi. Melalui
PaaS, Mitratel memperkuat posisinya sebagai Next-Gen TowerCo dengan mendukung perluasan jaringan, peningkatan efisiensi operasional, dan konektivitas berkelanjutan
di seluruh Indonesia.
PaaS – Strategic Value Ekosistem Tower Terintegrasi
Seluruh perangkat akan diimplementasikan dalam satu lokasi site untuk
Potensi Pendorong Pertumbuhan ARPT menciptakan hybrid power source system yang unggul untuk memberikan
layanan ke pelanggan.
4 Antenna as a Service
Memperkuat Hubungan Jangka Panjang dengan MNO Melalui Operasional yang Tower Ecosystem
PUBLIC EXPOSE TAHUNAN 2026
1 Tower
Terintegrasi dan Efisien
Membangun Ekosistem Next-Gen Towerco yang Terintegrasi 5 Managed Service
Mendukung Perluasan Jaringan di Area yang Belum Terlayani 2 Tower
Fiberization
3 Power as a Service
Skema Power-as-a-Service
Solusi Daya
1 On Grid Power Solution Bad Grid
(Grid tersedia 24/7) 2
(Kondisi Jaringan Listrik Tidak Andal (Tidak tersedia -24/7))
1 Power Backup - Single Tenant
(Cadangan daya khusus untuk setiap tenant secara individual)
Tanpa
baterai 2 End-to-End Power Management
(Manajemen daya menyeluruh yang menghilangkan
kerepotan pembayaran tagihan listrik bulanan.)
Battery Power
Off Grid (Jaringan Listrik Tidak Tersedia) Power Backup - Multi Tenant
3 3 (Solusi cadangan daya bersama untuk beberapa tenant
dalam satu menara)
Dengan
baterai
4 Mobile Backup Power (Baterai Lithium)
(Solusi cadangan daya portabel sebagai pengganti genset
portabel.)
Battery Power Battery Power
Page 13
INKLUSI MTEL DALAM INDEKS
PASAR GLOBAL TERKEMUKA
Index Global Index Indonesia
MSCI Small Cap Index
JAKARTA COMPOSITE
PUBLIC EXPOSE TAHUNAN 2026
ESGQKEHATI
ESGSKEHATI
IDXBUMN20
IDXINFRA
FTSE Global Index
IDXMESBUMN
ISSI
JII70
KOMPAS100
Index MTEL pada 1Q2026
MBX
MNC36
SRIKEHATI
Index MTEL pada1Q2026
Page 14
PEDOMAN PERUSAHAAN
DINAMIKA INDUSTRI DITAHUN 2026
Tren Industri Menara TARGET PERSEROAN 2026
Evolusi menuju next-gen towerco dengan
ekosistem yang terintegrasi termasuk Sejalan dengan Industri
PaaS1, dengan pertumbuhan pendapatan Pertumbuhan Revenue & EBITDA
industri menara diproyeksikan pada 1,2%.
PUBLIC EXPOSE TAHUNAN 2026
Ketidakpastian Makro
Ketagangan geopolitik, termasuk konflik Iran –
USA/Israel, dinamika suku bunga The Fed dan
IDR 2,9Tn
Total Rencana CAPEX Plan
harga minyak dunia (Diluar Capex Anorganik)
Pasca Konsolidasi MNO
Lelang spektrum utama (700Mhz & 2.6Ghz),
efisiensi biaya MNO, implementasi & integrasi +2,5K
jaringan 5G serta sharing equipment Penambahan Tenant (Organik)
Adopsi Teknologi Baru
Green Infrastructure, IoT,
Jaringan berbasis AI, dan Edge Computing
+9K KM
Penambahan Panjang Billable Fiber Optik
Internet Rakyat (IRA) & FWA
Menggunakan frekuensi 1,4 GHz untuk mengakselerasi
broadband connectivity yang terjangkau dan skalabel
Fixed Wireless Access
untuk masyarakat di seluruh Indonesia Sebagai Peluang Usaha Baru
1. Power-as-a-Service
Page 15
TERIMA KASIH
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Gedung Telkom Landmark Tower Lt. 27
The Telkom Hub, Jl. Gatot Subroto No.Kav. 52,
Kuningan Barat, Mampang Prapatan
Jakarta Selatan, Jakarta 12710
Indonesia
Email:
investor.relations@mitratel.co.id
www.mitratel.co.id
Telephone:
(62-21) 27933363
Names mentioned 4 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Sentral Efek Indonesia
p.4
unresolved
org
Bank BUMN
p.11
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.