Back to announcement
20260625_YOII_Laporan Informasi dan Fakta Material_32104328_lamp3.pdf
Other Text extracted YOIISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 37
Page 1
TAMBAHAN DAN/ATAU PERUBAHAN INFORMASI PENTING SEHUBUNGAN DENGAN PENAMBAHAN MODAL
DENGAN MEMBERIKAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU I (“PMHMETD I”) KEPADA PEMEGANG
SAHAM
OTORITAS JASA KEUANGAN TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN
ATAU KECUKUPAN ISI KETERBUKAAN INFORMASI INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN
MELANGGAR HUKUM.
KETERBUKAAN INFORMASI INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL,
SEBAIKNYA BERKONSULTASI DENGAN PIHAK YANG KOMPETEN.
PT ASURANSI DIGITAL BERSAMA TBK (”PERSEROAN”) BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI ATAU FAKTA MATERIAL
SERTA KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI.
PT ASURANSI DIGITAL BERSAMA TBK
Kegiatan Usaha Utama
Aktivitas Asuransi Umum Konvensional
Kantor Pusat: Kantor Perwakilan:
Gedung Tamansari Parama Lt. 9 Pangandaran Semarang
Jl. Wahid Hasyim Kav. 84-88 Jl.Parapat No.15, Pangandaran Jl. Kelud Raya No. 58, Semarang
Jakarta 10340
Tel.: +62 21 2234 6065 Surabaya Bandung
Fax.: +62 21 2234 6055 Jl. Genteng Kali No.65B, Jl. BKR No. 98D, Bandung
E-mail: corsec@adbinsure.com Surabaya
Website: www.adbinsure.com
PENAMBAHAN MODAL DENGAN MEMBERIKAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU I (”PMHMETD I”) KEPADA PARA PEMEGANG SAHAM DALAM
RANGKA PENERBITAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU (”HMETD”)
Perseroan menawarkan sebanyak-banyaknya 684.937.500 (enam ratus delapan puluh empat juta sembilan ratus tiga puluh tujuh ribu lima ratus) saham biasa atas nama yang merupakan
Saham Baru dan dikeluarkan dari portepel Perseroan (”Saham Baru”) atau sebesar 16,67% (enam belas koma enam tujuh persen) dari jumlah seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh
dalam Perseroan setelah PMHMETD I dengan Nilai Nominal Rp100,- (seratus Rupiah) setiap saham (”Saham Yang Ditawarkan”), yang ditawarkan kepada Masyarakat dengan Harga
Pelaksanaan sebesar Rp100,- (seratus Rupiah). Sehingga jumlah dana yang diperoleh dari PMHMETD I dalam rangka penerbitan HMETD seluruhnya berjumlah sebanyak-banyaknya sebesar
Rp 68.493.750.000 ,- (enam puluh delapan miliar empat ratus sembilan puluh tiga juta tujuh ratus lima puluh ribu Rupiah).
Setiap pemegang 5 (lima) Saham Lama yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (“DPS”) pada tanggal 06 Juli 2026 pukul 16.00 WIB berhak atas 1 (satu) HMETD dimana setiap
1 (satu) HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 (satu) Saham Baru yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan pemesanan pembelian saham. Dalam
hal pemegang saham memiliki HMETD dalam bentuk pecahan, maka hak atas pecahan saham dalam penambahan modal dengan me mberikan HMETD tersebut menjadi milik Perseroan dan
akan dijual oleh Perseroan serta hasil penjualannya dimasukkan ke dalam rekening Perseroan.
Seluruh Saham Baru yang ditawarkan dalam PMHMETD I ini akan dikeluarkan dari portepel Perseroan dan akan dicatatkan di PT Bursa Efek Indonesia (“BEI”) dengan memperhatikan peraturan
perundang-undangan yang berlaku. Saham Baru dari PMHMETD I memiliki hak yang sama dan sederajat dalam segala hal, yaitu hak-hak yang berkaitan dengan saham, antara lain hak suara
dalam Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”), hak atas pembagian dividen, hak atas saham bonus, dan hak atas HMETD.
Berdasarkan Surat Pernyataan tertanggal 18 Maret 2026, Adi Wibowo Adisaputro selaku pemegang saham utama Perseroan yang memiliki 1.448.710.000 (satu miliar empat ratus empat
puluh delapan juta tujuh ratus sepuluh ribu) Saham dalam Perseroan dan memiliki hak untuk memperoleh 289.742.000 (dua ratus delapan puluh sembilan juta tujuh ratus empat puluh dua
ribu) HMETD menyatakan tidak akan melaksanakan seluruh HMETD yang akan diperolehnya sehubungan dengan PMHMETD I ini, dan akan mengalihkan seluruh HMETD yang akan
diperolehnya kepada Qoala Technology Pte. Ltd ("Qoala"). Berdasarkan Surat Pernyataan tertanggal 18 Maret 2026, Djajus Adisaputro selaku pemegang saham utama Perseroan yang memiliki
934.110.000 (sembilan ratus tiga puluh empat juta seratus sepuluh ribu) Saham dalam Perseroan dan memiliki hak untuk memperoleh 186.822.000 (seratus delapan puluh enam juta delapan
ratus dua puluh dua ribu) HMETD menyatakan tidak akan melaksanakan seluruh HMETD yang akan diperolehnya sehubungan dengan PMHMETD I ini, dan akan mengalihkan sebagian HMETD
sebesar 101.734.775 (seratus satu juta tujuh ratus tiga puluh empat ribu tujuh ratus tujuh puluh lima) yang akan diperolehnya kepada Qoala. Berdasarkan Surat Pernyataan tertanggal 18
Maret 2026, Qoala selaku pemegang saham Perseroan yang memiliki 170.087.500 (seratus tujuh puluh juta delapan puluh tujuh ribu lima ratus) Saham dalam Perseroan dan memiliki hak
untuk memperoleh 34.017.500 (tiga puluh empat juta tujuh belas ribu lima ratus) HMETD menyatakan akan melaksanakan seluruh HMETD yang akan diperolehnya dalam PMHMETD I, serta
akan menerima pengalihan sebanyak 289.742.000 HMETD dan 101.734.775 HMETD dari Adi Wibowo Adisaputro dan Djajus Adisaputro, serta melaksanakan seluruh HMETD tersebut
("Komitmen Qoala"). Qoala menyatakan memiliki kecukupan dana untuk melaksanakan Komitmen Qoala sebagaimana didukung dengan bukti kecukupan dana berupa Statement of Assets
per 28 Februari 2026 dari UBS AG Singapore Branch. Jika Saham Yang Ditawarkan dalam PMHMETD I setelah dikurangi porsi Komitmen Qoala tidak seluruhnya diambil bagian oleh pemegang
saham Perseroan atau pemegang HMETD, maka sisa Saham Yang Ditawarkan akan dialokasikan kepada pemegang saham atau pemegang bukti HMETD lainnya yang melakukan pemesanan
lebih besar dari haknya secara proporsional berdasarkan atas jumlah HMETD yang telah dilaksanakan oleh masing-masing pemegang saham atau pemegang bukti HMETD yang memesan
Saham Tambahan. Jika masih terdapat sisa saham dari jumlah yang ditawarkan, maka sisa saham tersebut tidak akan dikeluarkan Perseroan dari portepel. HMETD yang tidak dilaksanakan
pada tanggal terakhir pelaksanaan HMETD tidak berlaku lagi.
Perseroan dalam melakukan PMHMETD I ini telah mendapatkan persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”) sebagaimana tercantum dalam Akta Berita Acara
Rapat No.4 tanggal 3 Maret 2026 yang dibuat oleh Liestiani Wang, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan.
RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI PERSEROAN YAITU RISIKO ASURANSI. RISIKO USAHA PERSEROAN SELENGKAPNYA DICANTUMKAN PADA BAB VI
PROSPEKTUS.
PEMEGANG SAHAM YANG TIDAK MELAKSANAKAN HMETD AKAN MENGALAMI DILUSI MAKSIMUM SEBESAR 16,67% (ENAM BELAS KOMA ENAM TUJUH
PERSEN) SETELAH PELAKSANAAN HMETD.
PERSEROAN TIDAK MENERBITKAN SURAT KOLEKTIF SAHAM DALAM PMHMETD I INI, TETAPI SAHAM-SAHAM TERSEBUT AKAN DIDISTRIBUSIKAN SECARA
ELEKTRONIK YANG AKAN DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA (“KSEI”)
Keterbukaan Informasi ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 25 Juni 2026
Page 2
JADWAL SEMENTARA
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa : 03 Maret 2026
Efektif Pernyataan Pendaftaran : 24 Juni 2026
Daftar Pemegang saham yang Berhak Memperoleh HMETD (Recording Date) : 06 Juli 2026
Cum-HMETD di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi : 02 Juli 2026
Ex-HMETD di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi : 03 Juli 2026
Cum-HMETD di Pasar Tunai : 06 Juli 2026
Ex-HMETD di Pasar Tunai : 07 Juli 2026
Distribusi Sertifikat HMETD : 07 Juli 2026
Pencatatan HMETD di Bursa Efek Indonesia : 08 Juli 2026
Periode Perdagangan HMETD : 08 Juli – 21 Juli 2026
Periode Pembayaran dan Pelaksanaan HMETD : 08 Juli – 21 Juli 2026
Periode Distribusi Saham Hasil HMETD : 10 Juli – 23 Juli 2026
Akhir Pembayaran Pemesanan Saham Tambahan : 23 Juli 2026
Penjatahan Efek Tambahan : 24 Juli 2026
Distribusi Saham Hasil Penjatahan : 24 Juli 2026
Pengembalian Uang Pemesanan : 28 Juli 2026
PENAMBAHAN MODAL DENGAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU I
Dalam rangka pelaksanaan PMHMETD I, para pemegang saham Perseroan telah menyetujui rencana PMHMETD I
dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”) tanggal 3 Maret 2026, dengan hasil keputusan antara
lain menyetujui rencana peningkatan modal ditempatkan dan disetor Perseroan dalam jumlah sebanyak-
banyaknya 684.937.500 (enam ratus delapan puluh empat juta sembilan ratus tiga puluh tujuh ribu lima ratus)
saham melalui Penambahan Modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu dengan cara
menerbitkan HMETD. Hasil RUPSLB tersebut telah diumumkan pada website Perseroan (https://adbinsure.com/),
dan website BEI pada tanggal 4 Maret 2026, sesuai dengan Peraturan OJK No.15/2020.
Perseroan dengan ini melakukan PMHMETD I kepada para pemegang saham Perseroan dalam rangka penerbitan
HMETD atas Saham Baru sebanyak-banyaknya 684.937.500 (enam ratus delapan puluh empat juta sembilan ratus
tiga puluh tujuh ribu lima ratus) saham biasa atas nama (“Saham Baru”) atau 16,67% (enam belas koma enam
tujuh persen) dari total modal ditempatkan atau disetor penuh setelah PMHMETD I, dengan nilai nominal Rp100,-
(seratus Rupiah) setiap saham yang ditawarkan dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp 100,- (seratus Rupiah),
sehingga jumlah dana yang diperoleh dari PMHMETD I dalam rangka penerbitan HMETD seluruhnya berjumlah
sebanyak-banyaknya sebesar Rp 68.493.750.000,- (enam puluh delapan miliar empat ratus sembilan puluh tiga
juta tujuh ratus lima puluh ribu Rupiah). Setiap pemegang 5 (lima) Saham Lama yang namanya tercatat dalam
Daftar Pemegang Saham (“DPS”) pada tanggal 06 Juli 2026 pukul 16.00 WIB berhak atas 1 (satu) HMETD.
Seluruh Saham Baru yang ditawarkan dalam PMHMETD I ini akan dikeluarkan dari portepel Perseroan dan akan
dicatatkan di PT Bursa Efek Indonesia (“BEI”) dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang
berlaku. Saham Baru dari PMHMETD I memiliki hak yang sama dan sederajat dalam segala hal termasuk hak atas
dividen dengan saham lain yang telah ditempatkan dan disetor penuh.
HMETD dapat diperdagangkan baik di dalam maupun di luar BEI sesuai Peraturan OJK No. 32/2015 selama 10
(sepuluh) Hari Kerja mulai tanggal 08 Juli 2026 sampai dengan 21 Juli 2026. Pencatatan Saham Hasil Pelaksanaan
HMETD akan dilakukan di BEI dimuai pada tanggal 08 Juli 2026. Tanggal terakhir pelaksanaan HMETD adalah
tanggal 21 Juli 2026 sehingga HMETD yang tidak dilaksanakan sampai dengan tanggal tersebut tidak akan berlaku.
Berdasarkan Surat Pernyataan tertanggal 18 Maret 2026, Adi Wibowo Adisaputro selaku pemegang saham utama
Perseroan yang memiliki 1.448.710.000 (satu miliar empat ratus empat puluh delapan juta tujuh ratus sepuluh
ribu) Saham dalam Perseroan dan memiliki hak untuk memperoleh 289.742.000 (dua ratus delapan puluh
sembilan juta tujuh ratus empat puluh dua ribu) HMETD menyatakan tidak akan melaksanakan seluruh HMETD
yang akan diperolehnya sehubungan dengan PMHMETD I ini, dan akan mengalihkan seluruh HMETD yang akan
diperolehnya kepada Qoala Technology Pte. Ltd ("Qoala"). Berdasarkan Surat Pernyataan tertanggal 18 Maret
2026, Djajus Adisaputro selaku pemegang saham utama Perseroan yang memiliki 934.110.000 (sembilan ratus tiga
Page 3
puluh empat juta seratus sepuluh ribu) Saham dalam Perseroan dan memiliki hak untuk memperoleh 186.822.000
(seratus delapan puluh enam juta delapan ratus dua puluh dua ribu) HMETD menyatakan tidak akan melaksanakan
seluruh HMETD yang akan diperolehnya sehubungan dengan PMHMETD I ini, dan akan mengalihkan sebagian
HMETD sebesar 101.734.775 (seratus satu juta tujuh ratus tiga puluh empat ribu tujuh ratus tujuh puluh lima)
yang akan diperolehnya kepada Qoala. Berdasarkan Surat Pernyataan tertanggal 18 Maret 2026, Qoala selaku
pemegang saham Perseroan yang memiliki 170.087.500 (seratus tujuh puluh juta delapan puluh tujuh ribu lima
ratus) Saham dalam Perseroan dan memiliki hak untuk memperoleh 34.017.500 (tiga puluh empat juta tujuh belas
ribu lima ratus) HMETD menyatakan akan melaksanakan seluruh HMETD yang akan diperolehnya dalam
PMHMETD I, serta akan menerima pengalihan sebanyak 289.742.000 HMETD dan 101.734.775 HMETD dari Adi
Wibowo Adisaputro dan Djajus Adisaputro, serta melaksanakan seluruh HMETD tersebut ("Komitmen Qoala").
Qoala menyatakan memiliki kecukupan dana untuk melaksanakan Komitmen Qoala sebagaimana didukung
dengan bukti kecukupan dana berupa Statement of Assets per 28 Februari 2026 dari UBS AG Singapore Branch.
Jika Saham Yang Ditawarkan dalam PMHMETD I setelah dikurangi porsi Komitmen Qoala tidak seluruhnya diambil
bagian oleh pemegang saham Perseroan atau pemegang HMETD, maka sisa Saham Yang Ditawarkan akan
dialokasikan kepada pemegang saham atau pemegang bukti HMETD lainnya yang melakukan pemesanan lebih
besar dari haknya secara proporsional berdasarkan atas jumlah HMETD yang telah dilaksanakan oleh masing-
masing pemegang saham atau pemegang bukti HMETD yang memesan Saham Tambahan. Jika masih terdapat sisa
saham dari jumlah yang ditawarkan, maka sisa saham tersebut tidak akan dikeluarkan Perseroan dari portepel.
HMETD yang tidak dilaksanakan pada tanggal terakhir pelaksanaan HMETD tidak berlaku lagi.
STRUKTUR PERMODALAN DAN PEMEGANG SAHAM
Struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan pada saat Prospektus ini diterbitkan berdasarkan
(i) Akta No. 57/2025 dan (ii) Komposisi Kepemilikan Saham Perseroan berdasarkan Daftar Pemegang Saham
("DPS") per 31 Mei 2026 sebagaimana dimuat dalam Surat Biro Administrasi Efek No. LB-01/YOII/062026 tanggal
5 Juni 2026, adalah sebagai berikut:
Nilai Nominal Rp100,- per Saham
Keterangan Jumlah Saham Jumlah Nilai Nominal
(%)
(Lembar) (Rupiah)
Modal Dasar 10.000.000.000 1.000.000.000.000
Adi Wibowo Adisaputro 1.448.710.000 144.871.000.000 42,30%
Djajus Adisaputro 934.110.000 93.411.000.000 27,28%
Dapen BPD DKI 82.878.100 8.287.810.000 2,42%
Dapen Bank BJB 54.800.000 5.480.000.000 1,60%
Dapen BPD Jateng 173.370.200 17.337.020.000 5,06%
Dwijawanti Widiatmadja 42.690.000 4.269.000.000 1,25%
Yayasan BPD Jateng 22.459.700 2.245.970.000 0,66%
PT BPD Jateng 5.600.000 560.000.000 0,16%
Qoala Technology Pte. Ltd. 170.087.500 17.008.750.000 4,97%
Kepemilikan Masyarakat Dibawah 5% 489.982.000 48.998.200.000 14,31%
Modal Ditempatkan dan Disetor 3.424.687.500 342.468.750.000 100,00%
Saham Dalam Portepel 6.575.312.500 657.531.250.000
Apabila HMETD yang ditawarkan dalam PMHMETD I ini dilaksanakan seluruhnya oleh pemegang saham Perseroan,
selain Adi Wibowo Adisaputro dan Djajus Adisaputro yang akan mengalihkan HMETD yang akan diperolehnya,
masing-masing sebanyak 289.742.000 (dua ratus delapan puluh sembilan juta tujuh ratus empat puluh dua ribu)
HMETD dan 101.734.775 (seratus satu juta tujuh ratus tiga puluh empat ribu tujuh ratus tujuh puluh lima) HMETD,
kepada Qoala dan Qoala akan melaksanakan seluruh HMETD yang akan diperolehnya tersebut, serta sisa HMETD
Djajus Adisaputro yaitu sebanyak 85.087.225 (delapan puluh lima juta delapan puluh tujuh ribu dua ratus dua
puluh lima) dapat diserap oleh pemegang saham publik atau pihak ketiga lain sesuai dengan ketentuan berlaku,
maka struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan sebelum dan setelah PMHMETD I secara
proforma adalah sebagai berikut:
Page 4
Sebelum pelaksanaan PMHMETD I Setelah pelaksanaan PMHMETD I
Keterangan Nilai Nominal Rp100,- per saham Nilai Nominal Rp100,- per saham
Jumlah Nilai Jumlah Nilai
Jumlah Saham (%) Jumlah Saham (%)
Nominal (Rp) Nominal (Rp)
Modal Dasar 10.000.000.000 1.000.000.000.000 10.000.000.000 1.000.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor
Penuh
Adi Wibowo Adisaputro 1.448.710.000 144.871.000.000 42,30% 1.448.710.000 144.871.000.000 35,25%
Djajus Adisaputro 934.110.000 93.411.000.000 27,28% 934.110.000 93.411.000.000 22,73%
Dapen BPD DKI 82.878.100 8.287.810.000 2,42% 99.453.720 9.945.372.000 2,42%
Dapen Bank BJB 54.800.000 5.480.000.000 1,60% 65.760.000 6.576.000.000 1,60%
Dapen BPD Jateng 173.370.200 17.337.020.000 5,06% 208.044.240 20.804.424.000 5,06%
Dwijawanti Widiatmadja 42.690.000 4.269.000.000 1,25% 51.228.000 5.122.800.000 1,25%
Yayasan BPD Jateng 22.459.700 2.245.970.000 0,66% 26.951.640 2.695.164.000 0,66%
PT BPD Jateng 5.600.000 560.000.000 0,16% 6.720.000 672.000.000 0,16%
Qoala Technology Pte. Ltd. 170.087.500 17.008.750.000 4,97% 595.581.775 59.558.177.500 14,49%
Kepemilikan Masyarakat Dibawah 489.982.000 48.998.200.000 14,31% 673.065.625 67.306.562.500 16,38%
5%
Jumlah Modal Ditempatkan dan
3.424.687.500 342.468.750.000 100,00% 4.109.625.000 410.962.500.000 100,00%
Disetor Penuh
Sisa Saham dalam Portepel 6.575.312.500 657.531.250.000 5.890.375.000 589.037.500.000
Apabila HMETD yang ditawarkan dalam PMHMETD I ini seluruhnya tidak dilaksanakan, kecuali atas HMETD yang
dimiliki Qoala berdasarkan proporsi kepemilikan sahamnya dalam Perseroan pada saat Keterbukaan Informasi ini
diterbitkan serta HMETD yang akan diperoleh Qoala melalui pengalihan dari Adi Wibowo Adisaputro dan Djajus
Adisaputro, masing-masing sebanyak 289.742.000 (dua ratus delapan puluh sembilan juta tujuh ratus empat puluh
dua ribu) HMETD dan 101.734.775 (seratus satu juta tujuh ratus tiga puluh empat ribu tujuh ratus tujuh puluh
lima) HMETD, maka struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan sebelum dan setelah
PMHMETD I secara proforma adalah sebagai berikut:
Sebelum pelaksanaan PMHMETD I Setelah pelaksanaan PMHMETD I
Keterangan Nilai Nominal Rp100,- per saham Nilai Nominal Rp100,- per saham
Jumlah Nilai Nominal Jumlah Nilai
Jumlah Saham (%) Jumlah Saham (%)
(Rp) Nominal (Rp)
Modal Dasar 10.000.000.000 1.000.000.000.000 10.000.000.000 1.000.000.000.000
Modal Ditempatkan dan
Disetor Penuh
Adi Wibowo Adisaputro 1.448.710.000 144.871.000.000 42,30% 1.448.710.000 144.871.000.000 37,63%
Djajus Adisaputro 934.110.000 93.411.000.000 27,28% 934.110.000 93.411.000.000 24,26%
Dapen BPD DKI 82.878.100 8.287.810.000 2,42% 82.878.100 8.287.810.000 2,15%
Dapen Bank BJB 54.800.000 5.480.000.000 1,60% 54.800.000 5.480.000.000 1,42%
Dapen BPD Jateng 173.370.200 17.337.020.000 5,06% 173.370.200 17.337.020.000 4,50%
Dwijawanti Widiatmadja 42.690.000 4.269.000.000 1,25% 42.690.000 4.269.000.000 1,11%
Yayasan BPD Jateng 22.459.700 2.245.970.000 0,66% 22.459.700 2.245.970.000 0,58%
PT BPD Jateng 5.600.000 560.000.000 0,16% 5.600.000 560.000.000 0,15%
Qoala Technology Pte. Ltd. 170.087.500 17.008.750.000 4,97% 595.581.775 59.558.177.500 15,47%
Kepemilikan Masyarakat 489.982.000 48.998.200.000 14,31% 489.982.000 48.998.200.000 12,73%
Dibawah 5%
Jumlah Modal Ditempatkan
3.424.687.500 342.468.750.000 100,00% 3.850.181.775 385.018.177.500 100,00%
dan Disetor Penuh
Sisa Saham dalam Portepel 6.575.312.500 657.531.250.000 6.149.818.225 614.981.822.500
Saham Baru yang berasal dari PMHMETD I ini, akan dicatatkan pada BEI bersama dengan saham-saham yang telah
dicatatkan sebelumnya oleh Perseroan dengan memperhatikan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Dengan memperhatikan bahwa jumlah Saham Baru yang ditawarkan dalam PMHMETD I ini seluruhnya berjumlah
sebanyak-banyaknya 684.937.500 (enam ratus delapan puluh empat juta sembilan ratus tiga puluh tujuh ribu lima
ratus) saham biasa atas nama, maka pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya untuk membeli Saham
Baru yang ditawarkan dalam PMHMETD I ini sesuai dengan HMETD-nya akan mengalami penurunan persentase
kepemilikan saham atau dilusi atas saham Perseroan sampai dengan maksimum 16,67% (enam belas koma enam
tujuh persen).
Page 5
RENCANA PENGGUNAAN DANA HASIL PMHMETD I
Dana yang diperoleh dari PMHMETD I, setelah dikurangi biaya-biaya emisi saham, akan digunakan seluruhnya
untuk modal kerja dalam rangka memperkuat struktur permodalan Perseroan dengan rincian sebagai berikut:
1. Sekitar 90% akan dipergunakan untuk biaya marketing, terutama untuk distribusi platform dan sebagian kecil
untuk kegiatan periklanan, guna mendukung strategi usaha, distribusi produk, dan brand awareness
Perseroan.
2. Sekitar 10% akan dipergunakan untuk pengembangan aplikasi yang mencakup data center, web
hosting, system security, dan sumber daya manusia, di mana di dalamnya terdapat biaya karyawan
profesional atau spesialis guna mendukung pengembangan produk baru Perseroan, serta mendukung
aspek information technology, teknis, dan operasional Perseroan.
Penjelasan lebih lengkap mengenai rencana penggunaan dana hasil PMHMETD I dapat dilihat pada Bab
Penggunaan Dana Yang Diperoleh Dari Hasil Penawaran Umum dalam Prospektus.
IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
Angka-angka ikhtisar data keuangan penting di bawah ini disusun berdasarkan angka-angka yang dikutip dari dan
harus dibaca dengan mengacu pada Laporan Keuangan tanggal 31 Desember 2025, 2024, dan 1 Januari 2024/31
Desember 2023 serta untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024. Laporan keuangan tersebut
telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris dengan opini tanpa modifikasian, yang
ditandatangani oleh Benedictus Yuliando dengan Registrasi Akuntan Publik No. AP.1905 dengan tanggal 12 Juni
2026.
LAPORAN POSISI KEUANGAN
(dalam ribuan Rupiah)
31 Desember
2024 1 Januari 2024/
Keterangan
2025 (Disajikan 31 Desember 2023
(Audit) Kembali) (Disajikan kembali)
ASET
JUMLAH ASET 347.248.096 250.853.733 222.843.499
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITIAS
JUMLAH LIABILITAS 136.222.247 89.953.254 127.222.634
EKUITAS
JUMLAH EKUITAS 211.025.849 160.900.479 95.620.865
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 347.248.096 250.853.733 222.843.499
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
(dalam ribuan Rupiah)
31 Desember
2024
Keterangan 2025
(Disajikan
(Audit)
Kembali)
HASIL JASA ASURANSI
Pendapatan Jasa Asuransi 730.699.594 327.801.480
Beban Jasa Asuransi (268.688.309) (204.778.524)
Pendapatan (beban) dari kontrak reasuransi milikan (3.296.149) (5.363.455)
Hasil jasa asuransi bersih 458.715.136 117.659.501
Hasil Investasi – bersih 7.157.944 5.160.713
Pendapatan (beban) usaha lainnya 41.663 (109.660)
Page 6
31 Desember
2024
Keterangan 2025
(Disajikan
(Audit)
Kembali)
Beban keuangan bersih dari kontrak asuransi (1.204.112) (1.495.625)
Beban keuangan bersih dari kontrak reasuransi - (117.433)
PENDAPATAN USAHA BERSIH 464.710.631 121.097.496
BEBAN USAHA 445.968.016 116.093.733
LABA USAHA 18.742.615 5.003.763
PENGHASILAN LAIN-LAIN - BERSIH 1.396.985 11.927.088
LABA SEBELUM PAJAK 20.139.600 16.930.851
BEBAN (MANFAAT) PAJAK TANGGUHAN 6.251.235 (2.115.305)
LABA TAHUN BERJALAN 13.888.365 19.046.156
JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN 730.372 1.233.458
JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF 14.618.737 20.279.614
LABA BERSIH PER SAHAM 4,06 6,56
(nominal penuh)
LAPORAN ARUS KAS
31 Desember
Keterangan 2025 2024
(Audit) (Disajikan Kembali)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Operasi 24.253.803 5.002.591
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi (31.649.784) (3.561.255)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Kas Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan 35.506.633 -
KENAIKAN BERSIH KAS 28.110.652 1.441.336
KAS AWAL TAHUN 19.076.379 17.635.043
KAS AKHIR TAHUN 47.187.031 19.076.379
RASIO-RASIO PENTING
31 Desember
Keterangan
2025 2024
Rasio Pertumbuhan (%)
Pendapatan Usaha 283,75% -
Laba Usaha 274,57% -
Laba Bersih -27,08% -
Aset 38,43% 12,57%
Liabilitas 51,44% -29,29%
Ekuitas 31,15% 68,27%
Rasio Usaha (%)
Laba Usaha / Pendapatan Usaha 4,03% 4,06%
Laba Bersih / Pendapatan Usaha 2,99% 15,74%
Laba Usaha / Ekuitas 8,88% 3,11%
Laba Bersih / Ekuitas (ROE) 6,58% 11,84%
Laba Usaha / Aset 5,40% 1,99%
Laba Bersih / Aset (ROA) 4,00% 7,59%
Page 7
31 Desember
Keterangan
2025 2024
Rasio Keuangan (%)
Jumlah Liabilitas / Ekuitas 64,55% 55,91%
Jumlah Liabilitas / Aset 39,23% 35,86%
Pendapatan Usaha / Aset 133,83% 48,27%
Rasio menurut OJK
Rasio Likuiditas 215,19% 199,94%
Rasio Kecukupan Investasi 174,34% 176,93%
Rasio Perimbangan Hasil Investasi dengan Pendapatan Premi Netto 1,33% 2,21%
Rasio Beban Klaim, Beban Usaha, dan Komisi 133,64% 139,19%
Rasio Pencapaian Solvabilitas 1.035,68% 939,11%
Catatan:
Sehubungan dengan penerapan standar akuntansi baru, yaitu perubahan dari PSAK 62 menjadi PSAK 117, Perseroan melakukan penyajian
kembali (restatement) atas laporan keuangan untuk periode 2023–2025. Untuk tahun 2023, penyajian kembali dilakukan pada saldo awal
(beginning balance) laporan posisi keuangan saja. Oleh karena itu, angka laporan laba rugi dan rasio keuangan tahun 2023 serta rasio
pertumbuhan untuk pendapatan usaha, laba usaha, dan laba bersih berdasarkan PSAK 117 tidak tersedia.
Penjelasan lebih lengkap mengenai Ikhtisar Data Keuangan Penting dapat dilihat pada bab IV dalam Prospektus.
ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN
Analisis dan Pembahasan Manajemen ini harus dibaca bersama-bersama dengan Ikhtisar Data Keuangan Penting.
Laporan keuangan Perseroan beserta catatan atas laporan keuangan terkait, dan informasi keuangan lainnya,
yang seluruhnya tercantum dalam Prospektus. Laporan Keuangan tersebut telah disajikan sesuai dengan Standar
Akuntansi Keuangan di Indonesia.
Angka-angka ikhtisar data keuangan penting di bawah ini disusun berdasarkan angka-angka yang dikutip dari dan
harus dibaca dengan mengacu pada Laporan Keuangan tanggal 31 Desember 2025, 2024, dan 1 Januari 2024/31
Desember 2023 serta untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024. Laporan keuangan tersebut
telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris dengan opini tanpa modifikasian, yang
ditandatangani oleh Benedictus Yuliando dengan Registrasi Akuntan Publik No. AP. 1905 dengan tanggal 12 Juni
2026.
Kecuali disebutkan secara khusus, seluruh pembahasan informasi keuangan Perseroan dalam bagian ini disajikan
berdasarkan informasi keuangan Perseroan.
ANALISIS KEUANGAN
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Tabel berikut merupakan tabel laba rugi Perseroan untuk tahun berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan
2024:
(dalam ribuan Rupiah)
31 Desember
Keterangan 2025 2024
(Audit) (Disajikan Kembali)
HASIL JASA ASURANSI
Pendapatan Jasa Asuransi 730.699.594 327.801.480
Beban Jasa Asuransi (268.688.309) (204.778.524)
Pendapatan (beban) dari kontrak reasuransi milikan (3.296.149) (5.363.455)
Hasil jasa asuransi bersih 458.715.136 117.659.501
Hasil Investasi – bersih 7.157.944 5.160.713
Pendapatan (beban) usaha lainnya 41.663 (109.660)
Beban keuangan bersih dari kontrak asuransi (1.204.112) (1.495.625)
Page 8
31 Desember
Keterangan 2025 2024
(Audit) (Disajikan Kembali)
Beban keuangan bersih dari kontrak reasuransi - (117.433)
PENDAPATAN USAHA BERSIH 464.710.631 121.097.496
BEBAN USAHA 445.968.016 116.093.733
LABA USAHA 18.742.615 5.003.763
PENGHASILAN LAIN-LAIN - BERSIH 1.396.985 11.927.088
LABA SEBELUM PAJAK 20.139.600 16.930.851
BEBAN (MANFAAT) PAJAK TANGGUHAN 6.251.235 (2.115.305)
LABA TAHUN BERJALAN 13.888.365 19.046.156
PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi:
Laba (rugi) yang belum direalisasi atas perubahan
nilai investasi pada nilai wajar
melalui penghasilan komprehensif lain (117.902) 546.698
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
Keuntungan revaluasi tanah dan bangunan 923.902 581.007
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti – bersih 526.410 100.443
Keuntungan (kerugian) atas kontrak asuransi PSAK No. 117 (602.038) 5.310
JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN 730.372 1.233.458
JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF 14.618.737 20.279.614
LABA BERSIH PER SAHAM 4,06 6,56
(nominal penuh)
PENDAPATAN JASA ASURANSI
Berikut ini merupakan rincian Pendapatan Jasa Asuransi Perseroan untuk tahun berakhir pada tanggal
31 Desember 2025 dan 2024:
(dalam ribuan Rupiah)
31 Desember
Keterangan 2025 2024
(Audit) (Disajikan Kembali)
Asuransi Kredit 16.133.733 82.124.130
Kendaraan Bermotor 1.143.750 356.068
Kecelakaan Diri 334.658.152 225.279.461
Harta Benda 344.445 431.512
Tanggung Gugat - 5.600
Pengangkutan 150 59.972
Rekayasa - -
Aneka 378.419.363 19.544.737
Page 9
31 Desember
Keterangan 2025 2024
(Audit) (Disajikan Kembali)
Jumlah 730.699.594 327.801.480
Pendapatan Jasa Asuransi yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode
sebelumnya tertanggal 31 Desember 2024
Pendapatan Jasa Asuransi untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp 730.699.594
ribu, meningkat sangat signifikan sebesar 122,91% dibandingkan periode sebelumnya yang sebesar Rp
327.801.480 ribu. Peningkatan ini terutama didorong oleh pertumbuhan pesat pada segmen "Aneka" yang
mencapai Rp 378.419.363 ribu (dari sebelumnya Rp 19.544.737 ribu) yang diakibatkan oleh meningkatnya
penjualan produk asuransi perjalanan dan terdapat peningkatan pada pendapatan asuransi Kecelakaan Diri yaitu
sebesar Rp 109.378.691 ribu. Pertumbuhan pada segmen “Aneka” dan “Kecelakaan Diri” terutama dipengaruhi
oleh strategi Perseroan yang berfokus pada pengembangan produk asuransi yang berkaitan dengan gaya hidup
serta memiliki masa pertanggungan yang cenderung pendek, di mana salah satu fokus pada tahun 2025 yaitu
pengembangan berbagai produk yang berkaitan dengan gaya hidup perjalanan.
BEBAN JASA ASURANSI
Berikut ini merupakan rincian Beban Jasa Asuransi Perseroan untuk tahun berakhir pada tanggal 31 Desember
2025 dan 2024:
(dalam ribuan Rupiah)
31 Desember
Keterangan 2025 2024
(Audit) (Disajikan Kembali)
Asuransi Kredit 15.225.167 83.147.085
Kendaraan Bermotor 1.041.891 (152.269)
Kecelakaan Diri 193.862.073 120.015.834
Harta Benda 178.544 276.201
Tanggung Gugat - (54.036)
Pengangkutan - -
Rekayasa - 1.097
Aneka 58.380.633 1.544.612
Jumlah 268.688.309 204.778.524
Beban Jasa Asuransi yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode sebelumnya
tertanggal 31 Desember 2024
Beban Jasa Asuransi pada 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp 268.688.309 ribu, meningkat 31,21% dari Rp
204.778.524 ribu pada tahun 2024. Kenaikan ini sejalan dengan peningkatan pendapatan jasa asuransi, terutama
disebabkan oleh peningkatan klaim pada lini usaha Kecelakaan Diri dan "Aneka". Meskipun demikian, secara rasio,
beban jasa asuransi terhadap pendapatan jasa asuransi mengalami perbaikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Perbaikan rasio dipengaruhi oleh tinjauan secara berkala yang dilakukan oleh internal Perseroan dengan frekuensi
yang lebih sering terutama untuk produk baru.
Pendapatan (beban) Dari Kontrak Reasuransi Milikan
Pendapatan (beban) Dari Kontrak Reasuransi Milikan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025
dibandingkan dengan periode sebelumnya tertanggal 31 Desember 2024
Page 10
Beban bersih dari kontrak reasuransi yang dimiliki pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp 3.296.149 ribu,
menurun 38,43% dari beban Rp 5.363.455 ribu pada tahun 2024. Penurunan ini mencerminkan kondisi yang lebih
positif, dimana pada tahun 2024 terdapat pencatatan recovery atas piutang reasuransi yang telah dibayarkan,
sementara pada tahun 2025 tidak terdapat klaim signifikan yang berkaitan dengan kontrak reasuransi.
JUMLAH HASIL INVESTASI – BERSIH
Berikut ini merupakan rincian Jumlah Hasil Investasi – Bersih Perseroan untuk tahun berakhir pada tanggal 31
Desember 2025 dan 2024:
(dalam ribuan Rupiah)
31 Desember
Keterangan 2025 2024
(Audit) (Disajikan Kembali)
Bunga Deposito Berjangka 5.299.729 3.677.133
Bunga Obligasi 1.877.904 1.454.821
Dividen 44.775 85.049
Amortisasi Premium Obligasi (64.464) (56.290)
Jumlah 7.157.944 5.160.713
Jumlah Hasil Investasi – Bersih yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode
sebelumnya tertanggal 31 Desember 2024
Hasil investasi bersih pada tahun 2025 adalah sebesar Rp 7.157.944 ribu, meningkat 38,70% dari Rp 5.160.713 ribu
pada tahun 2024. Peningkatan ini terutama dikontribusikan oleh kenaikan pendapatan bunga dari deposito
berjangka dan obligasi, sejalan dengan peningkatan portofolio investasi Perseroan dan rekomendasi dari Komite
Investasi Perseroan.
PENDAPATAN USAHA BERSIH
Pendapatan Usaha Bersih yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode
sebelumnya tertanggal 31 Desember 2024
Pendapatan Usaha Bersih Perseroan melonjak dari Rp121.097.496 ribu di tahun 2024 menjadi Rp 464.710.631 ribu
di tahun 2025, atau tumbuh sebesar 283,75%. Pertumbuhan signifikan ini merupakan hasil kombinasi dari
peningkatan drastis pada pendapatan jasa asuransi, perbaikan rasio beban jasa asuransi terhadap pendapatan jasa
asuransi, dan pertumbuhan positif pada hasil investasi.
BEBAN USAHA
Berikut ini merupakan rincian Beban Usaha Perseroan untuk tahun berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan
2024:
(dalam ribuan Rupiah)
Page 11
31 Desember
Keterangan 2025 2024
(Audit) (Disajikan Kembali)
Pemasaran
Beban Akuisisi & Komisi – Non-Attributable 411.276.177 94.732.972
Jumlah Pemasaran 411.276.177 94.732.972
Umum dan Administrasi
Gaji dan tunjangan 18.630.378 11.927.051
Beban kantor dan umum 4.368.357 3.157.888
Jasa profesional 3.443.724 1.439.079
Imbalan kerja jangka panjang 1.015.538 713.967
Penyusutan 978.156 1.025.738
Penyisihan piutang 799.725 610.955
Telepon dan faksimili 309.027 423.909
Pendidikan dan latihan 220.466 117.377
Kendaraan 199.687 138.978
Perjalanan dinas 141.858 80.796
Lain-lain 4.584.923 1.727.023
Jumlah Umum & Administrasi 34.691.839 21.360.761
Jumlah 445.968.016 116.093.733
Beban usaha yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode sebelumnya
tertanggal 31 Desember 2024
Total Beban Usaha Perseroan pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp 445.968.016 ribu, meningkat sangat signifikan
sebesar 284,14% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp 116.093.733 ribu. Peningkatan ini sejalan dengan
lonjakan Pendapatan Usaha Bersih yang juga tumbuh pesat.
Beban Pemasaran meningkat drastis dari Rp 94.732.972 ribu di tahun 2024 menjadi Rp 411.276.177 ribu di tahun
2025, atau naik 334,14 % atas peningkatan beban akuisisi dan komisi (non-attributable) seiring dengan
melonjaknya pendapatan premi.
Beban Umum dan Administrasi juga meningkat dari Rp 21.360.761 ribu di tahun 2024 menjadi Rp 34.691.839 ribu
di tahun 2025, atau naik 62,41%. Kenaikan ini terutama didorong oleh gaji dan tunjangan naik 56,20% (dari Rp
11.927.051 ribu menjadi Rp 18.630.378 ribu), seiring dengan peningkatan aktivitas bisnis dan penambahan
sumber daya manusia, jasa profesional naik 139,30% (dari Rp 1.439.079 ribu menjadi Rp 3.443.724 ribu), terkait
dengan berbagai kebutuhan konsultan dan profesional seiring ekspansi bisnis, dan lain-lain naik 165,48% (dari Rp
1.727.023 ribu menjadi Rp 4.584.923 ribu), mencakup berbagai biaya operasional yang meningkat sejalan dengan
skala bisnis yang membesar. Meskipun beban usaha meningkat signifikan, peningkatan ini masih sebanding
dengan pertumbuhan pendapatan.
LABA USAHA
Berikut ini merupakan rincian Laba Usaha Perseroan untuk tahun berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan
2024:
(dalam ribuan Rupiah)
Page 12
31 Desember
Keterangan 2025 2024
(Audit) (Disajikan Kembali)
Laba Usaha 18.742.615 5.003.763
Jumlah 18.742.615 5.003.763
Laba usaha yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode sebelumnya tertanggal
31 Desember 2024
Laba Usaha Perseroan melonjak dari Rp 5.003.763 ribu pada tahun 2024 menjadi Rp 18.742.615 ribu pada tahun
2025 atau sebesar 274,57%. Peningkatan ini tidak hanya didorong oleh pertumbuhan volume premi, namun juga
oleh kualitas pendapatan yang lebih baik, tercermin dari profil risiko yang lebih sehat dan penurunan rasio klaim.
Pertumbuhan Pendapatan Usaha Bersih yang melampaui kenaikan Beban Usaha mencerminkan peningkatan
efisiensi dan profitabilitas operasional Perseroan.
PENGHASILAN LAIN-LAIN – BERSIH
(dalam ribuan Rupiah)
31 Desember
Keterangan 2025 2024
(Audit) (Disajikan Kembali)
Penghapusan utang premi reasuransi 1.189.451 10.817.146
Jasa giro 532.964 428.551
Administrasi polis 33.798 52.328
Keuntungan penjualan aset tetap 100 11.821
Laba (rugi) selisih kurs - bersih (71) (5)
Pengurangan piutang - 933.530
Lain-lain (359.257) (316.283)
Jumlah 1.396.985 11.927.088
Penghasilan Lain-Lain - Bersih yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode
sebelumnya tertanggal 31 Desember 2024
Penghasilan Lain-lain - Bersih Perseroan pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp 1.396.985 ribu, menurun signifikan
sebesar 88,29% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp 11.927.088 ribu. Penurunan ini terutama disebabkan
oleh adanya penghasilan bersifat tidak berulang (non-recurring income) pada tahun 2024 berupa penghapusan
utang premi reasuransi sebesar Rp 10.817.146 ribu yang berasal dari penyelesaian bisnis lama yang sudah tidak
dijalankan oleh Perseroan, sementara pada tahun 2025 tidak terdapat transaksi serupa.
LABA SEBELUM PAJAK
Laba Sebelum Pajak yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode sebelumnya
tertanggal 31 Desember 2024
Laba Sebelum Pajak Perseroan pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp20.139.600 ribu, meningkat 19,01%
dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp16.930.851 ribu. Peningkatan ini terutama didorong oleh lonjakan Laba
Usaha sebesar 281,05%, meskipun sebagian termoderasi oleh penurunan signifikan pada Penghasilan Lain-lain -
Bersih yang pada tahun 2024 terdapat non-recurring income berupa penghapusan utang premi reasuransi yang
tidak berulang di tahun 2025.
BEBAN (MANFAAT) PAJAK TANGGUHAN
Page 13
Beban (Manfaat) Pajak Tangguhan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode
sebelumnya tertanggal 31 Desember 2024
Beban Pajak Tangguhan pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp6.251.235 ribu, berbalik dari posisi Manfaat Pajak
Tangguhan sebesar Rp (2.115.305) ribu pada tahun 2024, atau meningkat sebesar 395,56%. Perubahan ini
mencerminkan perbedaan temporer antara nilai buku aset dan liabilitas pajak Perseroan, dimana pada tahun 2024
Perseroan mencatatkan manfaat pajak tangguhan sejalan dengan posisi rugi fiskal, sementara pada tahun 2025
pertumbuhan laba yang signifikan mengakibatkan pengakuan beban pajak tangguhan.
LABA TAHUN BERJALAN
Laba Tahun Berjalan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode sebelumnya
tertanggal 31 Desember 2024
Laba Tahun Berjalan Perseroan pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp13.888.365 ribu, menurun 27,07%
dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp19.046.156 ribu. Penurunan ini terutama disebabkan oleh berbaliknya
posisi pajak tangguhan dari manfaat menjadi beban sebesar Rp6.251.235 ribu pada tahun 2025, serta
berkurangnya penghasilan lain-lain yang bersifat non-recurring. Meskipun demikian, secara operasional Perseroan
mencatatkan pertumbuhan yang kuat, tercermin dari Laba Usaha yang meningkat 281,05%.
JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Jumlah Penghasilan Komperhensif Lain yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan
periode sebelumnya tertanggal 31 Desember 2024
Jumlah Penghasilan Komprehensif Lain Perseroan pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp730.372 ribu, menurun
40,79% dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp1.233.458 ribu. Hal ini terutama akibat adanya laba/ rugi yang belum
direalisasi atas perubahan nilai investasi pada tahun 2025 rugi sebesar Rp117.902 ribu sedangkan pada tahun 2024
laba sebesar Rp546.698 ribu serta kerugian atas kontrak asuransi PSAK No. 117 tahun 2025 sebesar Rp602.038
ribu.
JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF
Jumlah Penghasilan Komperhensif yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode
sebelumnya tertanggal 31 Desember 2024
Jumlah Penghasilan Komprehensif Perseroan pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp14.618.737 ribu, menurun
27,96% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp20.279.614 ribu. Penurunan ini sejalan dengan turunnya Laba
Tahun Berjalan, ditambah dengan lebih rendahnya Penghasilan Komprehensif Lain sebesar Rp730.372 ribu pada
tahun 2025 dibandingkan Rp1.233.458 ribu pada tahun 2024, terutama akibat adanya rugi yang belum direalisasi
atas perubahan nilai investasi dan rugi atas kontrak asuransi PSAK No. 117.
LAPORAN POSISI KEUANGAN
ASET
Tabel berikut merupakan laporan posisi keuangan Perseroan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2025, 2024, dan 1 Januari 2024/31 Desember 2023 serta untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember
2025 dan 2024:
(dalam ribuan Rupiah)
Page 14
31 Desember
1 Januari 2024/
31 Desember
Keterangan
2025 2024 2023/
(Disajikan (Disajikan kembali)
(Audit) Kembali)
Aset 347.248.096 250.853.733 222.843.499
Liabilitas 136.222.247 89.953.254 127.222.634
Ekuitas 211.025.849 160.900.479 95.620.865
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 347.248.096 250.853.733 222.843.499
JUMLAH ASET
Tabel berikut merupakan laporan posisi Aset Perseroan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2025, 2024, dan 1 Januari 2024/31 Desember 2023 serta untuk tahun-tahun yang berakhir 31
Desember 2025 dan 2024 yang telah disajikan kembali.
(dalam ribuan Rupiah)
31 Desember
1 Januari 2024/
Keterangan 31 Desember
2025 2024 2023/ (Disajikan
(Audit) (Disajikan kembali) kembali)
ASET
Kas 47.187.031 19.076.379 17.635.043
Piutang lain-lain – pihak ketiga
setelah dikurangi cadangan kerugian
penurunan nilai masing-masing sebesar Rp
15.828.793, Rp 104.988.266, dan Rp
110.694.600 pada tanggal 31 Desember
2025 dan 2024 dan 1 Januari 2024/31
Desember 2023 70.294.094 17.821.773 13.418.293
Investasi
Deposito berjangka 112.000.000 80.000.000 73.250.000
Penyertaan saham 4.946.842 5.097.998 4.397.103
Obligasi - dimiliki hingga jatuh tempo 27.034.645 20.120.034 18.122.934
Sukuk 2.293.591 2.300.668 2.307.765
Aset kontrak reasuransi 2.025.204 7.619.739 4.266.341
Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi
masing-masing sebesar Rp 3.742.708 dan Rp
4.060.780 dan Rp 4.648.374 masing-masing
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
dan 1 Januari 2024/31 Desember 2023 32.448.417 32.276.590 32.410.735
Uang muka klaim 1.091.344 9.384.262 4.099.789
Aset pajak tangguhan 46.802.956 53.169.411 51.236.633
Aset lain - lain 1.123.972 3.986.879 1.698.863
Jumlah Aset 347.248.096 250.853.733 222.843.499
Jumlah Aset yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode sebelumnya
tertanggal 31 Desember 2024
Page 15
Jumlah Aset Perseroan per 31 Desember 2025 adalah Rp 347.248.096 ribu, meningkat 38,43% dari Rp 250.853.733 ribu pada tahun 2024. Kenaikan ini terutama didorong oleh peningkatan signifikan pada pos Kas, Piutang Lain-lain, dan Investasi. Jumlah Aset yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan periode sebelumnya tertanggal 1 Januari 2024/31 Desember 2023 Jumlah Aset Perseroan per 31 Desember 2024 adalah Rp 250.853.733 ribu, meningkat 12,57% dari Rp 222.843.499 ribu pada tahun 2023. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh peningkatan pada pos Investasi, Uang Muka Klaim, Piutang Lain-lain dan Aset Kontrak Reasuransi. KAS Kas yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode sebelumnya tertanggal 31 Desember 2024 Kas per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp 47.187.031 ribu, melonjak 147,36% dari Rp 19.076.379 ribu di tahun 2024. Peningkatan ini terutama berasal dari arus kas aktivitas pendanaan dari hasil Penawaran Umum Perdana (IPO) serta dukungan arus kas operasi yang sehat, mencerminkan fundamental bisnis yang kuat dan berkelanjutan. Kas yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan periode sebelumnya tertanggal 1 Januari 2024/31 Desember 2023 Kas per 31 Desember 2024 tercatat sebesar Rp 19.076.379 ribu, meningkat 8,17% dari Rp 17.635.043 ribu di tahun 2023. Peningkatan ini berasal dari arus kas operasi yang positif. PIUTANG LAIN-LAIN Piutang Lain-lain yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode sebelumnya tertanggal 31 Desember 2024 Piutang Lain-lain (bersih) per 31 Desember 2025 adalah Rp 70.294.094 ribu, meningkat sangat signifikan dari Rp 17.821.773 ribu di tahun 2024. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh melonjaknya tagihan premi dari Rp15.799.769 ribu di tahun 2024 menjadi Rp 67.032.071 ribu di tahun 2025, sejalan dengan pertumbuhan bisnis yang pesat. Meskipun demikian, rasio perputaran piutang (receivable turnover days) tetap terjaga dan tidak menunjukkan perpanjangan waktu penagihan, mencerminkan efektivitas manajemen piutang Perseroan di tengah peningkatan volume usaha. Piutang Lain-lain yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan periode sebelumnya tertanggal 1 Januari 2024/31 Desember 2023 Piutang Lain-lain (bersih) per 31 Desember 2024 adalah Rp17.821.773 ribu, meningkat 32,84% dari Rp 13.418.293 ribu di tahun 2023. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh peningkatan tagihan premi sejalan dengan pertumbuhan bisnis. INVESTASI
Page 16
Investasi yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode sebelumnya tertanggal 31 Desember 2024 Total investasi (deposito, saham, obligasi, sukuk) per 31 Desember 2025 adalah Rp 146.275.078 ribu, meningkat 36,05% dari Rp 107.518.700 ribu di tahun 2024. Kenaikan ini didorong oleh peningkatan penempatan pada deposito berjangka dan obligasi. Investasi yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan periode sebelumnya tertanggal 1 Januari 2024/31 Desember 2023 Total investasi per 31 Desember 2024 adalah Rp107.518.700 ribu, meningkat 35,87% dari Rp 98.077.082 ribu di tahun 2023. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh peningkatan penempatan pada deposito berjangka dan obligasi. ASET KONTRAK REASURANSI Aset Kontrak Reasuransi yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode sebelumnya tertanggal 31 Desember 2024 Aset Kontrak Reasuransi per 31 Desember 2025 adalah Rp 2.025.204 ribu, menurun drastis 73,42% dari Rp 7.619.739 ribu di tahun 2024. Penurunan ini mencerminkan berkurangnya hak tagih Perseroan kepada perusahaan reasuransi atas klaim-klaim periode sebelumnya yang telah terealisasi, serta tidak terdapatnya klaim signifikan yang memerlukan pemulihan dari reasuradur di tahun 2025. Hal ini sejalan dengan efektivitas manajemen risiko dan seleksi portofolio bisnis yang direasuransikan. Aset Kontrak Reasuransi yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan periode sebelumnya tertanggal 1 Januari 2024/31 Desember 2023 Aset Kontrak Reasuransi per 31 Desember 2024 adalah Rp 7.619.739 ribu, meningkat 78,60% dari Rp 4.266.341 ribu di tahun 2023. Peningkatan ini disebabkan oleh adanya tagihan kepada perusahaan reasuransi atas klaim- klaim dari portofolio bisnis lama yang masih memiliki perlindungan reasuransi, dan pada tahun 2024 terdapat klaim yang dapat dipulihkan (recoverable) dari reasuradur. ASET TETAP Aset Tetap yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode sebelumnya tertanggal 31 Desember 2024 Aset Tetap (bersih) per 31 Desember 2025 adalah Rp 32.448.417 ribu, relatif stabil dengan sedikit peningkatan 0,53% dari Rp 32.276.590 ribu di tahun 2024. Penambahan aset berupa komputer dan inventaris kantor diimbangi oleh penyusutan, sementara kenaikan nilai juga berasal dari surplus revaluasi tanah dan bangunan sebesar Rp 923.902 ribu. Aset Tetap yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan periode sebelumnya tertanggal 1 Januari 2024/31 Desember 2023 Aset Tetap (bersih) per 31 Desember 2024 adalah Rp 32.276.590 ribu, relatif stabil dengan sedikit penurunan 0,41% dari Rp 32.410.735 ribu di tahun 2023. Penambahan aset baru diimbangi oleh penyusutan aset yang ada. UANG MUKA KLAIM
Page 17
Uang Muka Klaim yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode sebelumnya
tertanggal 31 Desember 2024
Uang Muka Klaim per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp 1.091.344 ribu, turun signifikan 88,37% dari Rp
9.384.262 ribu di tahun 2024. Hal ini menunjukkan bahwa Perseroan telah berhasil menyelesaikan sejumlah besar
klaim yang sebelumnya diberikan uang muka.
Uang Muka Klaim yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan periode sebelumnya
tertanggal 1 Januari 2024/31 Desember 2023
Uang Muka Klaim per 31 Desember 2024 tercatat sebesar Rp 9.384.262 ribu, meningkat 128,90% dari Rp
4.099.789 ribu di tahun 2023. Peningkatan ini sejalan dengan peningkatan aktivitas klaim seiring pertumbuhan
bisnis.
ASET PAJAK TANGGUHAN
Aset Pajak Tangguhan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode sebelumnya
tertanggal 31 Desember 2024
Aset Pajak Tangguhan per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp 46.802.956 ribu, menurun 11,97% dari Rp
53.169.411 ribu di tahun 2024. Penurunan ini terutama disebabkan oleh pemanfaatan rugi fiskal dan realisasi
perbedaan temporer lainnya di tahun berjalan.
Aset Pajak Tangguhan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan periode sebelumnya
tertanggal 1 Januari 2024/31 Desember 2023
Aset Pajak Tangguhan per 31 Desember 2024 tercatat sebesar Rp 53.169.411 ribu, meningkat 3,77% dari Rp
51.236.633 ribu di tahun 2023. Peningkatan ini berasal dari akumulasi rugi fiskal dan perbedaan temporer lainnya.
ASET LAIN-LAIN
Aset Lain-lain yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode sebelumnya
tertanggal 31 Desember 2024
Aset Lain-lain per 31 Desember 2025 adalah Rp 1.123.972 ribu, turun 71,81% dari Rp 3.986.879 ribu di tahun 2024,
terutama karena penurunan saldo uang muka yang telah direklasifikasi atau direalisasikan.
Aset Lain-lain yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan periode sebelumnya
tertanggal 1 Januari 2024/31 Desember 2023
Aset Lain-lain per 31 Desember 2024 adalah Rp 3.986.879 ribu, meningkat 134,68% dari Rp 1.698.863 ribu di
tahun 2023, terutama karena peningkatan saldo uang muka dan biaya dibayar dimuka.
LIABILITAS
Tabel berikut merupakan laporan posisi Liabilitas Perseroan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2025, 2024, dan 1 Januari 2024/31 Desember 2023 serta untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember
2025 dan 2024:
(dalam ribuan Rupiah)
Page 18
31 Desember
1 Januari
2024/31
Keterangan
2024 Desember 2023
2025 (Disajikan (Disajikan
(Audit) Kembali) kembali)
LIABILITIAS
Liabilitas Kontrak Asuransi 62.703.029 64.614.634 71.626.217
Utang pajak 1.975.853 577.865 216.709
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang 2.243.112 2.240.810 3.660.223
Utang lain - lain 69.300.253 22.519.945 51.719.485
Jumlah Liabilitas 136.222.247 89.953.254 127.222.634
JUMLAH LIABILITAS
Jumlah Liabilitas yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode sebelumnya
tertanggal 31 Desember 2024
Jumlah Liabilitas per 31 Desember 2025 adalah Rp 136.222.247 ribu, meningkat signifikan 51,44% dari Rp
89.953.254 ribu di tahun 2024. Kenaikan ini terutama didorong oleh lonjakan Utang Lain-lain.
Jumlah Liabilitas yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan periode sebelumnya
tertanggal 1 Januari 2024/31 Desember 2023
Jumlah Liabilitas per 31 Desember 2024 adalah Rp 89.953.254 ribu, menurun 29,28% dari Rp 127.222.634 ribu di
tahun 2023. Penurunan ini terutama disebabkan oleh penurunan Liabilitas Kontrak Asuransi dan Utang Lain-lain.
LIABILITAS KONTRAK ASURANSI
Liabilitas Kontrak Asuransi yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode
sebelumnya tertanggal 31 Desember 2024
Liabilitas Kontrak Asuransi per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp 62.703.029 ribu, menurun 2,96% dari Rp
64.614.634 ribu di tahun 2024. Penurunan ini sejalan dengan penurunan Aset Kontrak Reasuransi, dan
mencerminkan perubahan dalam estimasi arus kas masa depan dari kontrak asuransi yang diterbitkan.
Liabilitas Kontrak Asuransi yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan periode
sebelumnya tertanggal 1 Januari 2024/31 Desember 2023
Liabilitas Kontrak Asuransi per 31 Desember 2024 tercatat sebesar Rp 64.614.634 ribu, menurun 9,79% dari Rp
71.626.217 ribu di tahun 2023. Penurunan ini mencerminkan penyelesaian kewajiban kontrak asuransi periode
sebelumnya.
UTANG PAJAK
Utang Pajak yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode sebelumnya
tertanggal 31 Desember 2024
Utang Pajak per 31 Desember 2025 melonjak menjadi Rp 1.975.853 ribu dari Rp 577.865 ribu di tahun 2024, atau
naik 241,92 %. Hal ini mengindikasikan peningkatan laba kena pajak dan utang atas pajak penghasilan badan serta
pajak lainnya di akhir tahun 2025.
Page 19
Utang Pajak yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan periode sebelumnya
tertanggal 1 Januari 2024/31 Desember 2023
Utang Pajak per 31 Desember 2024 tercatat sebesar Rp 577.865 ribu, meningkat 166,65% dari Rp 216.709 ribu di
tahun 2023. Peningkatan ini sejalan dengan peningkatan laba sebelum pajak di tahun 2024.
LIABILITAS IMBALAN KERJA JANGKA PANJANG
Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan
periode sebelumnya tertanggal 31 Desember 2024
Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang per 31 Desember 2025 adalah Rp 2.243.112 ribu, relatif stabil dengan
sedikit peningkatan 0,10% dari Rp 2.240.810 di tahun 2024. Kenaikan kecil ini disebabkan oleh adanya biaya jasa
lalu dan penyesuaian aktuaria, yang diimbangi oleh pembayaran manfaat.
Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan
periode sebelumnya tertanggal 1 Januari 2024/31 Desember 2023
Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang per 31 Desember 2024 adalah Rp 2.240.810 ribu, menurun 38,78% dari Rp
3.660.223 ribu di tahun 2023. Penurunan ini terutama disebabkan oleh program pensiun dini dan pembayaran
manfaat kepada karyawan.
UTANG LAIN-LAIN
Utang Lain-lain yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode sebelumnya
tertanggal 31 Desember 2024
Utang Lain-lain per 31 Desember 2025 melonjak menjadi Rp 69.300.253 ribu dari Rp22.519.945 ribu di tahun
2024, atau meningkat 207,73%. Peningkatan ini sejalan dengan kenaikan beban operasional yang mencerminkan
peningkatan aktivitas bisnis dan volume penjualan produk asuransi di tahun 2025.
Utang Lain-lain yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan periode sebelumnya
tertanggal 1 Januari 2024/31 Desember 2023
Utang Lain-lain per 31 Desember 2024 adalah Rp 22.519.945 ribu, menurun 56,46% dari Rp 51,719,485 ribu di
tahun 2023. Penurunan ini terutama disebabkan oleh penyelesaian utang-utang kepada pihak ketiga.
EKUITAS
Tabel berikut merupakan laporan posisi Ekuitas Perseroan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2025, 2024, dan 1 Januari 2024/31 Desember 2023 serta untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember
2025 dan 2024:
(dalam ribuan Rupiah)
31 Desember
1 Januari 2024/31
Keterangan
2025 2024 Desember 2023
(Audit) (Disajikan Kembali) (Disajikan kembali)
EKUITAS
Modal saham
Nilai nominal Rp 100 (nominal penuh)
Modal dasar
10.000.000.000 lembar saham (nominal penuh)
Modal ditempatkan dan disetor penuh
Page 20
31 Desember
1 Januari 2024/31
Keterangan
2025 2024 Desember 2023
(Audit) (Disajikan Kembali) (Disajikan kembali)
3.424.687.500 lembar (nominal penuh) pada tanggal 31
Desember 2025, 3.012.600.000 lembar (nominal penuh)
pada 31 Desember 2024 dan 2.562.600.000 lembar
(nominal penuh) pada tanggal 1 Januari 2024/31
Desember 2023 342.468.750 301.260.000 256.260.000
Tambahan modal disetor (5.702.117) - -
Komponen ekuitas lainnya 2.911.751 3.631.691 3.079.683
Selisih revaluasi aset tetap - bersih 29.954.487 29.030.585 28.449.578
Saldo laba (defisit)
Ditentukan penggunaannya 9.490.045 9.490.045 9.490.045
Belum ditentukan penggunaannya (168.262.932) (182.511.842) (201.658.441)
Jumlah Ekuitas 211.025.849 160.900.479 95.620.865
TOTAL EKUITAS
Total Ekuitas yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode sebelumnya
tertanggal 31 Desember 2024
Total Ekuitas per 31 Desember 2025 adalah Rp211.025.849 ribu, meningkat 31,15% dari Rp160.900.479 ribu di
tahun 2024. Peningkatan ini didorong oleh tambahan modal disetor dari hasil IPO sebesar Rp41.208.750 ribu, laba
tahun berjalan sebesar Rp13.888.365 ribu, dan penghasilan komprehensif lain.
Total Ekuitas yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan periode sebelumnya
tertanggal 1 Januari 2024/31 Desember 2023
Total Ekuitas per 31 Desember 2024 adalah Rp160.900.479 ribu, meningkat 68,27% dari Rp 95.620.865 ribu di
tahun 2023. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh tambahan modal disetor sebesar Rp45.000.000 ribu dan
laba tahun berjalan sebesar Rp19.046.156 ribu.
RASIO KEUANGAN PERSEROAN
Solvabilitas merupakan parameter/alat ukur untuk mengetahui kemampuan Perseroan dalam memenuhi seluruh
liabilitasnya. Solvabilitas diukur dengan membandingkan jumlah liabilitas Perseroan dengan jumlah aset atau
ekuitas Perseroan:
31 Desember
Keterangan 2025 2024
(Audit) (Disajikan Kembali)
Liabilitas terhadap Aset 39,23% 35,86%
Liabilitas terhadap Ekuitas 64,55% 55,91%
Rasio Liabilitas terhadap Aset Perseroan per 31 Desember 2025 tercatat sebesar 39,23%, meningkat dari 35,86% di
tahun 2024. Peningkatan ini menunjukkan bahwa porsi liabilitas dalam struktur permodalan Perseroan mengalami
kenaikan, sejalan dengan peningkatan utang lain-lain yang signifikan untuk mendukung ekspansi bisnis.
Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas Perseroan per 31 Desember 2025 tercatat sebesar 64,55%, meningkat
dari 55,91% di tahun 2024. Meskipun meningkat, rasio ini masih dalam tingkat yang sehat dan menunjukkan
bahwa Perseroan masih memiliki kemampuan yang baik dalam memenuhi seluruh liabilitasnya dengan modal yang
dimiliki.
Page 21
Profitabilitas
Profitabilitas merupakan indikator kemampuan Perseroan untuk menghasilkan laba pada suatu periode waktu
tertentu. Profitabilitas dapat dilihat dari imbal hasil investasi (Return On Asset / ROA) dan imbal hasil ekuitas
(Return On Equity / ROE).
31 Desember
Keterangan 2025 2024
(Audit) (Disajikan Kembali)
Imbal Hail Aset (ROA) 4,00 % 7,59 %
Imbal Hasil Ekuitas (ROE) 6,58 % 11,84 %
Imbal Hasil Aset (ROA) per 31 Desember 2025 tercatat sebesar 4,00%, menurun dari 7,59% di tahun 2024.
Penurunan ini disebabkan oleh peningkatan total aset yang signifikan (38,43%) dari hasil IPO, sementara laba
tahun berjalan mengalami penurunan. Hal ini menunjukkan bahwa aset baru yang diperoleh belum memberikan
kontribusi laba yang optimal dalam jangka pendek.
Imbal Hasil Ekuitas (ROE) per 31 Desember 2025 tercatat sebesar 6,58%, menurun dari 11,84% di tahun 2024.
Penurunan ini sejalan dengan peningkatan ekuitas dari hasil IPO, sementara laba tahun berjalan menurun.
Meskipun demikian, Perseroan tetap mampu menghasilkan imbal hasil yang positif bagi pemegang saham.
LAPORAN ARUS KAS
Berdasarkan pola arus kas selama 2025 dan 2024, Perseroan memiliki aktivitas operasional yang sebagian besar
berasal dari peningkatan penerimaan premi dari Rp 315.456.343 ribu pada tahun 2024 menjadi Rp 657.626.000
ribu pada tahun 2025 yang sejalan dengan peningkatakn pendapatan jasa asuransi Perseroan. Perseroan juga
melakukan investasi dengan melakukan penempatan deposito dan pembelian obligasi masing-masing sebesar Rp
45.750.000 ribu dan Rp 6.972.000 ribu pada tahun 2025, meningkat jika dibandingkan tahun 2024 yaitu masing-
masing sebesar Rp 31.250.000 ribu dan Rp 3.051.000 ribu. Selanjutnya, dari sisi pendanaan, terjadi peningkatan
modal saham yang diterima dari hasil Penawaran Umum Perdana Saham Perseroan sebesar Rp 41.208.750 ribu
dengan biaya emisi sebesar Rp 5.702.117 ribu.
Berikut ini merupakan rincian Laporan Arus Kas Perseroan untuk tahun berakhir pada tanggal 31 Desember 2025
dan 2024:
(dalam ribuan Rupiah)
31 Desember
2025 2024
Keterangan
(Disajikan
(Audit) Kembali)
Arus kas neto yang diperoleh dari aktivitas operasi 24.253.803 5 .002.591
Arus kas neto yang digunakan untuk aktivitas investasi (31.649.784) (3.561.255)
Arus kas neto yang digunakan untuk aktivitas pendanaan 35.506.633 -
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN BANK 28.110.652 1.441.336
KAS DAN BANK AWAL TAHUN 19.076.379 17.635.043
KAS DAN BANK AKHIR TAHUN 47.187.031 19.076.379
Page 22
Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Laporan Arus Kas yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode sebelumnya
tertanggal 31 Desember 2024
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi pada tahun 2025 mencapai Rp 24.253.803 ribu, meningkat
signifikan sebesar 384,82% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp 5.002.591 ribu. Peningkatan ini terutama
didorong oleh lonjakan penerimaan premi yang mencapai Rp 657.626.000 ribu di tahun 2025 dibandingkan Rp
315.456.343 ribu di tahun 2024, sejalan dengan ekspansi bisnis Perseroan. Pertumbuhan penerimaan premi yang
signifikan ini mencerminkan kualitas pendapatan Perseroan yang semakin baik, dimana peningkatan volume bisnis
diikuti dengan kolektabilitas premi yang terjaga, sejalan dengan ekspansi bisnis yang sehat dan berkelanjutan.
Arus Kas dari Aktivitas Investasi
Laporan Arus Kas yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode sebelumnya
tertanggal 31 Desember 2024
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi pada tahun 2025 mencapai Rp31.649.784 ribu, meningkat
signifikan dibandingkan Rp 3.561.255 ribu di tahun 2024. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya penempatan dana
pada deposito berjangka sebesar Rp 45.750.000 ribu dan pembelian obligasi sebesar Rp 6.972.000 ribu, sejalan
dengan peningkatan kas dari aktivitas operasi yang memberikan likuiditas lebih bagi Perseroan untuk melakukan
investasi produktif guna optimalisasi dana.
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Laporan Arus Kas yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan periode sebelumnya
tertanggal 31 Desember 2024
Pada tahun 2025, Perseroan memperoleh arus kas dari aktivitas pendanaan sebesar Rp 35.506.633 ribu yang
berasal dari tambahan modal disetor melalui Penawaran Umum Perdana (IPO), sementara pada tahun 2024 tidak
terdapat aktivitas pendanaan yang mempengaruhi kas.
SEGMEN OPERASI
Kegiatan Perseroan dikelompokan menjadi segmen usaha sebagai berikut:
1. Kebakaran
2. Kendaraan bermotor
3. Pengangkutan
4. Rekayasa
5. Asuransi kredit
6. Kesehatan dan kecelakaan diri
7. Lainnya
Berikut ini merupakan rincian Segmen Operasi Perseroan untuk tahun berakhir pada tanggal 31 Desember 2025
dan 2024:
2025
Kendaraan Asuransi Kesehatan dan
Kebakaran Pengangkutan Rekayasa Lainnya Jumlah
Bermotor Kredit Kecelakaan Diri
HASIL JASA ASURANSI
BERSIH
Pendapatan Jasa
Asuransi 344.446 1.143.749 150 - 16.133.734 334.658.152 378.419.363 730.699.594
Beban jasa asuransi (178.544) (1.041.891) - - (15.225.167) (193.862.073) (58.380.633) (268.688.309)
Page 23
2025
Kendaraan Asuransi Kesehatan dan
Kebakaran Pengangkutan Rekayasa Lainnya Jumlah
Bermotor Kredit Kecelakaan Diri
Pendapatan (beban)
dari
kontrak reasuransi
milikan (928.122) (370.874) (185.437) (328.221) (759.048) (724.447) (3.296.149)
Hasil investasi - bersih 7.157.944
Pendapatan (beban)
keuangan
dari kontrak asuransi (1.204.112)
Pendapatan (beban)
keuangan
dari kontrak
reasuransi -
Beban usaha yang tidak
dapat dialokasikan 445.968.016
Pendapatan usaha
lainnya 41.663
Laba Usaha 18.742.615
Penghasilan lain-lain
yang tidak dapat
dialokasikan 1.396.985
Laba sebelum pajak 20.139.600
Pajak penghasilan (6.251.235)
Laba tahun berjalan 13.888.365
Penghasilan
komprehensif lain 730.372
Jumlah Laba
Komprehensif 14.618.737
2025
Kesehatan
Kendaraan Asuransi dan
Kebakaran Pengangkutan Rekayasa Lainnya Jumlah
Bermotor Kredit Kecelakaan
Diri
ASET
Aset segmen (100.413) 9.324 - 232 2.116.061 - - 2.025.204
Aset yang tidak dapat
dialokasikan
Aset pajak tangguhan 46.802.956
Piutang lain 70.294.094
Uang muka klaim 1.091.344
Aset lain-lain 227.034.498
Jumlah Aset 347.248.096
LIABILITAS
Liabilitas Segmen 110.033 1.552.229 (70) 48.695.441 2.675.550 9.669.846 62.703.029
Liabilitas yang tidak dapat
dialokasikan
Utang Pajak 1.975.853
Utang lain-lain 71.543.365
Jumlah Liabilitas 136.222.247
2024
Kendaraan Tanggung Asuransi Kesehatan dan
Kebakaran Pengangkutan Rekayasa Lainnya Jumlah
Bermotor Gugat Kredit Kecelakaan Diri
HASIL JASA ASURANSI
BERSIH
Pendapatan Jasa
Asuransi 431.512 1.143.749 59.972 5.600 - 82.124.130 225.279.461 19.544.737 327.801.480
(83.147.08
Beban jasa asuransi (276.201) 152.269 (1.097) 54.036 - 5) (120.015.834) (1.544.612) (204.778.524)
Pendapatan (beban) dari
kontrak reasuransi
milikan (902.102) 454 (600.078) (122.634) (171.451) (2.524.631) (14.308) (1.028.705) (5.363.455)
Hasil investasi - bersih 5.160.713
Pendapatan (beban)
keuangan
dari kontrak asuransi (8.133) (27.301) - - - (1.459.211) (979) - (1.495.625)
Pendapatan (beban)
keuangan
dari kontrak reasuransi (86) (116.378) (968) - (117.433)
Page 24
2024
Kendaraan Tanggung Asuransi Kesehatan dan
Kebakaran Pengangkutan Rekayasa Lainnya Jumlah
Bermotor Gugat Kredit Kecelakaan Diri
Beban usaha yang tidak
dapat dialokasikan 116.093.733
Pendapatan usaha
lainnya (109.660)
Laba Usaha 5.003.763
Penghasilan lain-lain
yang
tidak dapat
dialokasikan 11.927.088
Laba sebelum pajak 16.930.851
Pajak penghasilan 2.115.305
Laba tahun berjalan 19.046.156
Penghasilan
komprehensif lain 1.233.458
Jumlah Laba
Komprehensif 20.279.614
2024
Kesehatan
Kendaraan Tanggung Asuransi dan
Kebakaran Pengangkutan Rekayasa Lainnya Jumlah
Bermotor Gugat Kredit Kecelakaan
Diri
ASET
Aset segmen 687.056 36.453 - - 1.137 6.895.093 - - 7.619.739
Aset yang tidak dapat dialokasikan
Aset pajak tangguhan 53.169.411
Piutang lain 17.821.773
Uang muka klaim 9.384.262
Aset lain-lain 162.858.548
Jumlah Aset 250.853.733
LIABILITAS
Liabilitas Segmen 155.470 261.669 2 17.365 - 62.961.194 1.104.077 114.857 64.614.634
Liabilitas yang tidak dapat
dialokasikan
Utang Pajak 577.865
Utang lain-lain 24.760.755
Jumlah Liabilitas 89.953.254
LIKUIDITAS PERSEROAN
Sumber likuiditas secara internal dan eksternal
Terkait likuiditas secara internal, Perseroan mempunyai sumber likuiditas yang cukup baik dilihat dari nilai kas dan
investasi untuk saat ini. Mempertimbangkan liabilitas yang harus dibayarkan Perseroan, Perseroan mempunyai
aset yang lebih dari cukup untuk membayar liabilitas tersebut. Sedangkan untuk sumber likuiditas secara
eskternal, Perseroan berasal dari pendapatan premi.
Perseroan berkeyakinan memiliki likuiditas yang memadai untuk memenuhi kebutuhan modal kerja Perseroan.
Jika tidak mencukupi, Perseroan juga akan mempertimbangkan penghimpunan dana dari pasar modal setelah
penghimpunan dana dari PMHMETD I sebagai modal kerja tambahan.
Sumber likuiditas yang material yang belum digunakan
Perseroan mempunyai sumber likuiditas yang saat ini sedang diinvestasikan sebagai deposito, obligasi dan
penempatan saham.
Page 25
Kecenderungan yang diketahui, permintaan, perikatan atau komitmen, kejadian dan/atau ketidakpastian yang mungkin mengakibatkan terjadinya peningkatan atau penurunan yang material terhadap likuiditas Emiten Tidak ada kecenderungan yang diketahui, permintaan, perikatan atau komitmen, kejadian dan/atau ketidakpastian yang mungkin mengakibatkan terjadinya peningkatan atau penurunan yang material terhadap likuiditas. Pernyataan Emiten mengenai kecukupan modal kerja atau jika modal kerja tidak mencukupi, langkah yang akan dilakukan Emiten untuk mendapatkan modal kerja tambahan yang diperlukan. Untuk saat ini, Perseroan mempunyai modal kerja yang dinilai cukup untuk membiayai kegiatan operasional sehari-hari. KOMITMEN INVESTASI BARANG MODAL YANG MATERIAL Perseroan tidak mempunyai komitmen untuk melakukan investasi terhadap barang modal. RISIKO FLUKTUASI KURS MATA UANG ASING ATAU SUKU BUNGA ACUAN PINJAMAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP HASIL USAHA ATAU KEADAAN KEUANGAN EMITEN Perseroan tidak mempunyai pinjaman atau perikatan atau komitmen yang mempunyai eksposur terhadap mata uang asing atau suku bunga acuan. KEJADIAN ATAU TRANSAKSI YANG TIDAK NORMAL ATAU PERUBAHAN PENTING DALAM EKONOMI YANG DAPAT MEMPENGARUHI JUMLAH PENDAPATAN DAN PROFITABILITAS Perseroan tidak mempunyai kejadian atau transaksi yang tidak normal dan jarang terjadi atau perubahan penting dalam ekonomi yang dapat mempengaruhi jumlah pendapatan dan profitabilitas yang dilaporkan dalam laporan keuangan yang telah diaudit. KOMPONEN PENTING DARI PENDAPATAN ATAU BEBAN Perseroan perlu memperhatikan pendapatan premi bruto dibandingkan dengan beban klaim karena Perseroan membutuhkan pendapatan premi yang cukup untuk membayar klaim-klaim yang akan terjadi. PENINGKATAN YANG MATERIAL DARI PENJUALAN ATAU PENDAPATAN BERSIH Kenaikan atas penjualan atau pendapatan bersih dari Perseroan telah dijelaskan pada perubahan-perubahan pos- pos akun keuangan di atas. DAMPAK PERUBAHAN HARGA TERHADAP PENJUALAN DAN PENDAPATAN BERSIH EMITEN SERTA LABA OPERASI EMITEN SELAMA 2 (DUA) TAHUN TERAKHIR Tidak terdapat dampak material atas dampak perubahan harga, inflasi dan perubahan kurs valuta asing terhadap penjualan dan pendapatan bersih Emiten serta laba operasi Emiten selama 2 (dua) tahun terakhir. PERUBAHAN KEBIJAKAN AKUNTANSI DALAM JANGKA WAKTU 2 (DUA) TAHUN BUKU TERAKHIR Perseroan melakukan penerapan PSAK No. 117 “Kontrak Asuransi” dan Amandemen PSAK No. 117 “Kontrak asuransi” terkait Penerapan Awal PSAK 117 dan PSAK 109 – Informasi Komparatif yang berlaku efektif sejak 1 Januari 2025.
Page 26
PSAK No. 117: “Kontrak Asuransi”
Perusahaan menerapkan PSAK No. 117 untuk kontrak asuransi dan kontrak reasuransi yang dimiliki oleh
Perusahaan. Kontrak asuransi adalah kontrak di mana Perusahaan menerima risiko asuransi yang signifikan dari
pemegang polis, di mana hal tersebut dapat menyebabkan Perusahaan membayar jumlah tambahan yang
signifikan dalam skenario tunggal dengan substansi komersial. Perhitungan atas liabilitas kontrak akuntansi
didasarkan pada kelompok kontrak asuransi dan akan mencakup arus kas pemenuhan, serta margin layanan
kontraktual (CSM), yang merupakan laba yang belum diperoleh.
PSAK No. 117 menetapkan prinsip-prinsip untuk pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan kontrak
asuransi serta menggantikan standar kontrak asuransi PSAK No. 104.
Dalam hal pengukuran kontrak asuransi, ada tiga model pengukuran baru yang diperkenalkan di bawah PSAK No.
117, yang terdiri dari Model Pengukuran Umum (GMM), Variable Fee Approach (VFA), dan Pendekatan Alokasi
Premi (PAA).
PSAK No. 117 mengharuskan pemisahan derivatif melekat, komponen investasi, dan kewajiban pelaksanaan untuk
menyediakan barang dan jasa non-asuransi, jika kondisi tertentu terpenuhi. Komponen yang dipisahkan perlu
dicatat secara terpisah sesuai dengan PSAK No.109 Instrumen Keuangan (derivatif melekat dan komponen
investasi) atau PSAK No. 115 (barang dan jasa non-asuransi). Pengukuran tidak dilakukan pada tingkat kontrak
individu, tetapi berdasarkan kelompok kontrak. Untuk mengalokasikan kontrak asuransi individu ke dalam
kelompok kontrak, suatu entitas pertama-tama perlu mendefinisikan portofolio yang mencakup kontrak dengan
risiko serupa yang dikelola bersama.
Dampak penerapan awal PSAK No. 117 mencakup hal-hal berikut:
a. Perubahan kebijakan akuntasi sebagai dampak dari penerapan PSAK No. 117 harus diterapkan dengan
pendekatan retrospektif penuh sejauh yang dapat dilaksanakan. Perusahaan dapat menerapkan pendekatan
retrospektif yang dimodifikasi dan pendekatan nilai wajar apabila pendekatan retrospektif penuh tidak dapat
dilaksanakan dalam menentukan jumlah transisi pada tanggal transisi PSAK. Perusahaan menerapkan
pendekatan retrospektif yang dimodifikasi untuk kontrak asuransi.
b. Standar ini memperkenalkan diskonto wajib atas cadangan kerugian, transparansi yang lebih tinggi atas
portofolio merugi yang disebabkan oleh pengujian kontrak yang lebih rinci, dan pengenalan penyesuaian
risiko untuk risiko non-finansial yang serupa dengan Provision of Risk Margin for Adverse Deviation (PAD)
pada liabilitas klaim di PSAK No. 104. Standar tersebut mengharuskan tingkat diskonto ditentukan
menggunakan data pasar yang dapat diobservasi berdasarkan kurva dasar bebas risiko dan penyesuaian
khusus portofolio untuk mencerminkan tidak likuidnya liabilitas asuransi.
c. PSAK No. 117 mengharuskan kerugian yang diharapkan selama masa berlaku kontrak untuk tercermin pada
pengakuan awal dalam laporan laba rugi dan laporan posisi keuangan sebagai komponen kerugian.
d. Laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi disajikan secara substansial berbeda dari penyajian
berdasarkan PSAK No.104, seperti:
• Dalam laporan posisi keuangan, biaya akuisisi yang ditangguhkan tidak lagi disajikan di dalam pos-pos
yang terpisah tetapi sebagai bagian dari kewajiban asuransi. Hal tersebut menunjukkan bahwa biaya
akuisisi yang ditangguhkan tidak dipertimbangkan secara individual tetapi diperhitungkan dalam
pengukuran keseluruhan kewajiban asuransi.
• Jumlah yang disajikan dalam laporan laba rugi perlu dipisahkan menjadi hasil jasa asuransi, yang terdiri
dari pendapatan asuransi dan beban jasa asuransi, dan pendapatan dan beban keuangan asuransi.
Page 27
Dampak kuantitatif pada penearapan awal PSAK No. 117 yaitu:
Laporan posisi keuangan pada tanggal 1 Januari 2024
Sebelum disajikan Setelah
Penyesuaian
kembali disajikan kembali
ASET
Piutang premi 13.875.615 (13.875.615) -
Piutang koasuransi 3.754.292 (3.754.292) -
Piutang reasuransi 11.469.252 (11.469.252) -
Piutang lain-lain - pihak ketiga 438.383 12.979.910 13.418.293
Aset reasuransi 17.501.959 (17.501.959) -
Aset kontrak reasuransi - 4.266.341 4.266.341
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Utang klaim 22.893.185 (22.893.185) -
Utang reasuransi - pihak ketiga 14.708.432 (14.708.432) -
Utang komisi 4.372.110 (4.372.110) -
Liabilitas kontrak asuransi 53.591.649 (53.591.649) -
Liabilitas kontrak asuransi - PSAK No. 117 - 71.626.217 71.626.217
Utang lain-lain 2.614.273 49.105.212 51.719.485
EKUITAS
Selisih revaluasi aset tetap - bersih 30.689.817 (2.240.239) 28.449.578
Saldo laba (defisit)
Tidak ditentukan penggunaannya (194.377.760) (7.280.681) (201.658.441)
Laporan posisi keuangan pada tanggal 31 Desember 2024
Sebelum disajikan Setelah
Penyesuaian
kembali disajikan kembali
ASET
Piutang premi 16.503.126 (16.503.126) -
Piutang koasuransi 2.692.936 (2.692.936) -
Piutang reasuransi 7.117.531 (7.117.531) -
Piutang lain-lain - pihak ketiga 472.329 17.349.444 17.821.773
Aset reasuransi 4.192.800 (4.192.800) -
Aset kontrak reasuransi - 7.619.739 7.619.739
Aset tetap 31.951.283 325.307 32.276.590
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Utang klaim 16.624.080 (16.624.080) -
Utang reasuransi - pihak ketiga 1.710.722 (1.710.722) -
Utang komisi 2.301.824 (2.301.824) -
Liabilitas kontrak asuransi 44.853.471 (44.853.471) -
Liabilitas kontrak asuransi - PSAK No. 117 - 64.614.634 64.614.634
Utang lain-lain 20.254.762 2.265.183 22.519.945
EKUITAS
Komponen ekuitas lainnya 3.626.381 5.310 3.631.691
Selisih revaluasi aset tetap - bersih 30.945.517 (1.914.932) 29.030.585
Page 28
Sebelum disajikan Setelah
Penyesuaian
kembali disajikan kembali
Saldo laba (defisit)
Tidak ditentukan penggunaannya (177.819.841) (4.692.001) (182.511.842)
Laporan posisi laba rugi dan penghasilan komprehensif lain untuk tahun yang berakhir 31
Desember 2024:
Sebelum disajikan Setelah
kembali Penyesuaian disajikan
kembali
HASIL JASA ASURANSI
Pendapatan underwriting 318.304.786 (318.304.786) -
Beban underwriting (207.049.318) 207.049.318 -
Pendapatan jasa asuransi - 327.801.480 327.801.480
Beban jasa asuransi - (204.778.524) (204.778.524)
Pendapatan (beban) dari kontrak - (5.363.455) (5.363.455)
reasuransi milikan
Hasil jasa asuransi bersih 111.255.468 6.404.033 117.659.501
Hasil investasi - bersih 5.075.664 85.049 5.160.713
Pendapatan (beban) usaha lainnya - (109.660) (109.660)
Beban keuangan bersih dari kontrak - (1.495.625) (1.495.625)
asuransi
Beban keuangan bersih dari kontrak - (117.433) (117.433)
reasuransi
Penghasilan lain-lain - bersih 13.137.020 (1.209.932) 11.927.088
Laba sebelum beban pajak 14.342.171 2.588.680 16.930.851
Jumlah penghasilan komprehensif lain 902.841 330.617 1.233.458
Total komprehensif tahun berjalan 17.360.317 2.919.297 20.279.614
Laporan arus kas untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024:
Sebelum Setelah
disajikan Penyesuaian disajikan kembali
kembali
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan:
Premi 319.830.284 (4.373.941) 315.456.343
Reasuransi 7.794.488 (3.444.496) 4.349.992
Lain-lain 915.078 308.852 1.223.930
Pembayaran:
Klaim (132.067.385) 5.124.554 (126.942.831)
Beban usaha (98.826.518) 11.801.035 (87.025.483)
Komisi (90.409.942) 3.791.368 (86.618.574)
Premi reasuransi (2.233.414) (13.207.372) (15.440.786)
Penerapan Awal PSAK 109 – Informasi Komparatif dan amendemen PSAK No. 221 yang berlaku efektif 1 Januari
2025 dan relevan bagi Perusahaan, tidak berdampak material terhadap jumlah-jumlah yang dilaporkan dalam
laporan keuangan.
Page 29
KEBIJAKAN PEMERINTAH DAN INSTITUSI LAINNYA DALAM BIDANG FISKAL, MONETER, EKONOMI PUBLIK, DAN
POLITIK YANG BERDAMPAK PADA KEGIATAN USAHA DAN INVESTASI EMITEN
Sampai saat ini, belum ada kebijakan pemerintah dan institusi lainnya dalam bidang fiskal, moneter, ekonomi
publik, dan politik yang berdampak langsung maupun tidak langsung terhadap kegiatan usaha dan investasi
Perseroan.
JUMLAH PINJAMAN YANG MASIH TERUTANG PADA TANGGAL LAPORAN KEUANGAN TERAKHIR
Sampai dengan tanggal laporan keuangan Perseroan terakhir tidak mempunyai pinjaman.
INVESTASI BARANG MODAL YANG DIKELUARKAN DALAM RANGKA PEMENUHAN PERSYARATAN REGULASI DAN
ISU LINGKUNGAN HIDUP
Perseroan tidak mempunyai komitmen investasi barang modal dan Perseroan bergerak di bidang usaha Asuransi
Umum Konvensional dan dalam melaksanakan kegiatan usahanya tidak memiliki dampak material terhadap
lingkungan hidup.
KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
Tidak ada kejadian penting yang mempunyai dampak material terhadap keadaan keuangan dan hasil usaha
Perseroan yang terjadi setelah tanggal Laporan Auditor Independen tanggal 12 Juni 2026 atas Laporan Keuangan
untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, 2024, dan 1 Januari 2024/31 Desember 2023
serta untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik
Mirawati Sensi Idris (member of Moore Global Network Limited) dengan opini tanpa modifikasian yang
ditandatangani oleh Akuntan Publik Benedictus Yuliando dengan Registrasi Akuntan Publik No. AP. 1905, sampai
dengan tanggal efektifnya Pernyataan Pendaftaran.
KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA, SERTA KECENDERUNGAN DAN PROSPEK
USAHA
A. RIWAYAT SINGKAT PERSEROAN
Perseroan adalah suatu Perseroan Terbatas yang didirikan berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia dan
berkedudukan di Jakarta Pusat. Perseroan didirikan dengan nama PT Sarana Lindung Upaya sebagaimana
termaktub dalam Akta Pendirian Perseroan Terbatas No. 48 tanggal 25 April 1987 yang dibuat di hadapan Joeni
Moeljani, S.H., Notaris di Semarang, yang telah memperoleh pengesahan Menteri Kehakiman Republik Indonesia
(saat ini bernama Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia) sesuai dengan Surat Keputusan No
C2-597-HT0101 th.88 tanggal 28 Januari 1988, serta telah didaftarkan dalam Buku Daftar pada Kepaniteraan
Pengadilan Negeri Semarang dengan No. 54A/1988/II tanggal 10 Februari 1988 serta telah diumumkan dalam
Berita Negara Republik Indonesia No. 1364 tanggal 14 Juli 1989, Tambahan Berita Negara Republik Indonesia No.
56 (“Akta Pendirian”).
Berdasarkan Akta Pendirian Perseroan, struktur permodalan Perseroan adalah sebagai berikut:
Nilai Nominal Rp1.000.000,- per Saham
Keterangan Jumlah Saham Jumlah Nilai Nominal Persentase
(Lembar) (Rupiah) (%)
Modal Dasar 2.000 2.000.000.000
1. Panoet Harsono 200 200.000.000 40,00%
2. Djajoes Adisapoetro 200 200.000.000 40,00%
3. Eko Santoso 50 50.000.000 10,00%
Page 30
Nilai Nominal Rp1.000.000,- per Saham
Keterangan Jumlah Saham Jumlah Nilai Nominal Persentase
(Lembar) (Rupiah) (%)
4. Dwi Sampoerno 50 50.000.000 10,00%
Modal Ditempatkan dan Disetor 500 500.000.000 100,00%
Saham Dalam Portepel 1.500 1.500.000.000
Anggaran dasar Perseroan telah diubah untuk menyesuaikan dengan UUPT, yaitu sebagaimana termaktub dalam
Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 6 tanggal 4 Juni 2009, yang dibuat di hadapan Sonny Ambaryono, S.H.,
Notaris di Semarang, yang telah memperoleh persetujuan dari Menkum sesuai dengan Surat Keputusan No. AHU-
35106.AH.01.02. Tahun 2010 tanggal 13 Juli 2010 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan dengan No. AHU-
0052732.AH.01.09 Tahun 2010 tanggal 13 Juli 2010.
Berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 18 tanggal 26 Desember 2022 yang
dibuat di hadapan Dr. Catharina Mulyani Santoso, S.H., M.H., Notaris di Semarang, para pemegang saham
Perseroan telah menyetujui perubahan nama Perseroan dari “PT Sarana Lindung Upaya” menjadi “PT Asuransi
Digital Bersama” yang telah memperoleh persetujuan Menkum berdasarkan Keputusan No. AHU-
0000094.AH.01.02.TAHUN 2023 tanggal 2 Januari 2023 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan pada
Kemenkum dengan No. AHU-0000262.AH.01.11.TAHUN 2023 tanggal 2 Januari 2023.
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Perubahan Anggaran Dasar No. 86 tanggal 18 Oktober
2024 yang dibuat di hadapan Jose Dima Satria, S.H., Notaris di Jakarta, para pemegang saham Perseroan telah
menyetujui perubahan nama Perseroan dari “PT Asuransi Digital Bersama” menjadi “PT Asuransi Digital Bersama
Tbk” yang telah memperoleh persetujuan Menkum berdasarkan Keputusan No. AHU-0066750.AH.01.02.TAHUN
2024 tanggal 18 Oktober 2024 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan pada Kemenkum dengan No. AHU-
0224459.AH.01.11.TAHUN 2024 tanggal 18 Oktober 2024.
Perseroan telah beberapa kali mengubah anggaran dasarnya tersebut dan terakhir kali perubahannya adalah
sebagaimana termaktub dalam Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Perubahan Anggaran Dasar No. 57
tanggal 15 Januari 2025 yang dibuat di hadapan Jose Dima Satria, S.H., Notaris di Jakarta (“Akta No. 57/2025”)
sehubungan dengan perubahan Pasal 4 ayat (2) mengenai modal ditempatkan dan disetor serta susunan
pemegang saham Perseroan. Akta No. 57/2025 telah memperoleh penerimaan pemberitahuan dari Menkum
berdasarkan Penerimaan Pemberitahuan Anggaran Dasar Perseroan No. AHU-AH.01.03-0031734 tanggal 4
Februari 2025, dan didaftarkan dalam Daftar Perseroan pada Kemenkum di bawah No. AHU-0020771.AH.01.11.
TAHUN 2025 tanggal 4 Februari 2025.
B. SUSUNAN KEPEMILIKAN SAHAM PERSEROAN
Struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan pada saat Prospektus ini diterbitkan berdasarkan
(i) Akta No. 57/2025 dan (ii) Komposisi Kepemilikan Saham Perseroan berdasarkan Daftar Pemegang Saham
("DPS") per 31 Mei 2026 sebagaimana dimuat dalam Surat Biro Administrasi Efek No. LB-01/YOII/062026 tanggal
5 Juni 2026, adalah sebagai berikut:
Nilai Nominal Rp100,- per Saham
Keterangan Jumlah Saham Jumlah Nilai Nominal
(%)
(Lembar) (Rupiah)
Modal Dasar 10.000.000.000 1.000.000.000.000
Adi Wibowo Adisaputro 1.448.710.000 144.871.000.000 42,30%
Djajus Adisaputro 934.110.000 93.411.000.000 27,28%
Dapen BPD DKI 82.878.100 8.287.810.000 2,42%
Dapen Bank BJB 54.800.000 5.480.000.000 1,60%
Dapen BPD Jateng 173.370.200 17.337.020.000 5,06%
Dwijawanti Widiatmadja 42.690.000 4.269.000.000 1,25%
Yayasan BPD Jateng 22.459.700 2.245.970.000 0,66%
PT BPD Jateng 5.600.000 560.000.000 0,16%
Qoala Technology Pte. Ltd. 170.087.500 17.008.750.000 4,97%
Kepemilikan Masyarakat Dibawah 5% 489.982.000 48.998.200.000 14,31%
Modal Ditempatkan dan Disetor 3.424.687.500 342.468.750.000 100,00%
Saham Dalam Portepel 6.575.312.500 657.531.250.000
Page 31
C. PENGURUSAN DAN PENGAWASAN PERSEROAN
Sebagaimana termaktub dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT Asuransi Digital Bersama Tbk No. 15 tanggal
15 April 2026 yang dibuat di hadapan Liestiani Wang, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan (“Akta 15/2026”) yang
telah diberitahukan kepada Menkum berdasarkan Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan dari
Menkum dengan No. AHU-AH.01.09-0220685 tanggal 21 April 2026 dan telah didaftarkan pada Daftar Perseroan
dengan No. AHU-0084637.AH.01.11.TAHUN 2026 tanggal 21 April 2026, susunan anggota Dewan Komisaris dan
Direksi Perseroan sampai dengan tanggal diterbitkannya Prospektus ini adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Dwijawanti Widiatmadja
Komisaris Independen : Banua P Sianturi
Komisaris Independen : Achmad Hadad Rauf
Direksi
Direktur Utama : Adi Wibowo Adisaputro
Direktur Keuangan : Randy Tandra
Direktur Kepatuhan : Dr. Sofi Suryasnia
TATA CARA PEMESANAN SAHAM
Saham Baru yang ditawarkan dalam PMHMETD I ini diterbitkan berdasarkan HMETD sebagaimana dimaksud dalam
POJK 32/2015. Perseroan telah menunjuk PT Adimitra Jasa Korpora sebagai pelaksana pengelolaan administrasi
saham dan sebagai agen pelaksana, sebagaimana termuat dalam Akta Perjanjian Pengelolaan Administrasi Saham.
1. PEMESAN YANG BERHAK
Para pemegang saham yang namanya tercatat dalam DPS pada tanggal 06 Juli 2026 pukul 16.00 WIB berhak untuk
mengajukan pembelian Saham Baru dalam rangka PMHMETD I ini dengan ketentuan bahwa setiap pemegang
saham yang memiliki 5 (lima) Saham Lama berhak memperoleh 1 (satu) HMETD, dimana 1 (satu) HMETD
memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 (satu) Saham Baru dengan nilai nominal Rp100,- (seratus
Rupiah) setiap saham, dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp 100,- (seratus Rupiah) per saham yang harus dibayar
penuh pada saat pengajuan pemesanan pembelian saham.
Pemesan yang berhak untuk membeli Saham Baru adalah para pemegang HMETD yang sah, yaitu:
a. para pemegang Sertifikat Bukti HMETD yang namanya tercantum dalam Sertifikat HMETD atau yang
memperoleh HMETD secara sah sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku; atau
b. para pemegang HMETD elektronik yang tercatat dalam Penitipan Kolektif KSEI sampai dengan tanggal terakhir
periode perdagangan HMETD.
Pemesan dapat terdiri dari perorangan dan/atau lembaga/badan hukum indonesia/asing sebagaimana dalam
UUPM.
Untuk memperlancar serta terpenuhinya jadwal pendaftaran pemegang saham yang berhak maka bagi pemegang
saham di luar Penitipan Kolektif KSEI (warkat) yang belum terdaftar dalam DPS Perseroan dan akan menggunakan
haknya untuk memperoleh HMETD disarankan untuk mendaftar di BAE Perseroan sebelum batas akhir
pendaftaran pemegang saham yaitu tanggal 06 Juli 2026 pukul 16.00 WIB.
2. DISTRIBUSI HMETD
Page 32
a. Bagi Pemegang Saham Yang Berhak yang sahamnya berada dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI,
HMETD akan didistribusikan secara elektronik melalui Rekening Efek Anggota Bursa atau Bank Kustodian
masing-masing di KSEI selambat-lambatnya 1 (satu) Hari Kerja setelah Tanggal Pencatatan pada DPS
Perseroan yang berhak atas HMETD, yaitu tanggal 07 Juli 2026. Prospektus dan petunjuk pelaksanaan
akan diunggah dalam situs web Perseroan https://adbinsure.com/ dan situs web Bursa Efek Indonesia
www.idx.co.id.
b. Bagi Pemegang Saham Yang Berhak yang sahamnya tidak dimasukkan dalam sistem Penitipan Kolektif di
KSEI, Perseroan akan menerbitkan SBHMETD atas nama Pemegang Saham Yang Berhak. Para Pemegang
Saham Yang Berhak dapat menghubungi BAE melalui email ke opr@adimitra-jk.co.id dengan
menyebutkan (i) nama, (ii) alamat, (iii) nomor rekening bank dari pemegang saham yang akan digunakan
untuk membayar pembelian saham dan melampirkan
- Copy KTP
- Copy surat kolektif saham atas nama pemegang saham
Biro Administrasi Efek Perseroan
PT Adimitra Jasa Korpora
KIRANA BOUTIQUE OFFICE
Jl. Kirana Avenue III Blok F3 No. 5
Kelapa Gading – Jakarta Utara 14250
Telp: 021-29745222 (Hunting) Fax: 021-29289961
Mobile: +62 817 4831438
Email: opr@adimitra-jk.co.id
Dalam kondisi pandemi ini disarankan agar pemegang saham mengkonversi saham warkat menjadi saham tanpa
warkat dan dimasukkan dalam pentipan kolektif KSEI.
3. PENDAFTARAN PELAKSANAAN HMETD
Para Pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif di KSEI yang akan melaksanakan HMETD-nya wajib mengajukan
permohonan pelaksanaan melalui Anggota Bursa/Bank Kustodian yang ditunjuk sebagai pengelola efeknya.
Selanjutnya Anggota Bursa/Bank Kustodian melakukan permohonan atau instruksi pelaksanaan (exercise) melalui
sistem Central Depository-Book Entry Settlement System (“C-BEST”) sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan
oleh KSEI. Dalam melakukan instruksi pelaksanaan, Anggota Bursa/Bank Kustodian harus memenuhi ketentuan
sebagai berikut:
i) Pemegang HMETD harus menyediakan dana pelaksanaan HMETD pada saat mengajukan permohonan
tersebut;
ii) Kecukupan HMETD dan dana pembayaran atas pelaksanaan HMETD harus telah tersedia di dalam rekening
efek Pemegang HMETD yang melakukan pelaksanaan.
1 (satu) Hari Kerja berikutnya KSEI akan menyampaikan daftar Pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif di KSEI
yang melaksanakan haknya dan menyetorkan dana pembayaran pelaksanaan HMETD tersebut ke rekening Bank
Perseroan Saham Tambahan hasil pelaksanaan HMETD akan didistribusikan oleh Perseroan/BAE Perseroan dalam
bentuk elektronik ke rekening yang telah ditentukan oleh KSEI untuk selanjutnya didistribusikan ke masing-masing
rekening efek Pemegang HMETD yang bersangkutan yang melaksanakan haknya oleh KSEI. Saham Tambahan hasil
pelaksanaan akan didistribusikan Perseroan/BAE Perseroan selambatnya 2 (dua) Hari Kerja setelah permohonan
pelaksanaan diterima dari KSEI dan dana pembayaran telah diterima dengan baik (in good funds) di rekening bank
Perseroan.
Para Pemegang HMETD dalam bentuk warkat/SBHMETD yang akan melaksanakan HMETD-nya harus mengajukan
permohonan pelaksanaan HMETD kepada BAE Perseroan, dengan mengirimkan scan copy melalui email kepada
BAE dokumen sebagai berikut:
- SBHMETD yang telah ditandatangani dan diisi lengkap;
Page 33
- Bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening Perseroan dari bank tempat
menyetorkan pembayaran yang mencantumkan nama penyetor; dan
- KTP/Paspor/KITAS yang masih berlaku (untuk perorangan), atau fotokopi anggaran dasar dan lampiran
susunan direksi/pengurus (bagi lembaga / badan hukum).
Pemegang HMETD akan diarahkan untuk menerima Saham Tambahan hasil pelaksanaan dalam bentuk elektronik
dengan membuka sub rekening efek di perusahaan efek dan/atau bank kustodian partisipan KSEI; dan BAE akan
memberikan informasi proses pembukaan sub rekening efek yang diperlukan.
Perseroan akan menerbitkan saham hasil pelaksanaan HMETD dalam bentuk fisik SKS jika pemegang SBHMETD
tidak menginginkan saham hasil pelaksanaannya dimasukkan dalam Penitipan Kolektif di KSEI.
Setiap dan semua biaya konversi atas pengalihan saham Perseroan dalam bentuk warkat menjadi bentuk
elektronik dan/atau sebaliknya dari bentuk elektronik menjadi bentuk warkat harus dibayar dan ditanggung
sepenuhnya oleh Pemegang Saham yang bersangkutan.
Pendaftaran pelaksanaan HMETD dapat dilakukan mulai tanggal 08 Juli 2026 sampai dengan tanggal 21 Juli 2026
pada hari dan jam kerja (Senin s/d Jumat, 09.00-16.00 WIB).
Bilamana pengisian SBHMETD tidak sesuai dengan petunjuk/syarat-syarat pemesanan saham yang tercantum
dalam SBHMETD dan Prospektus, maka hal ini dapat mengakibatkan penolakan pemesanan. HMETD hanya
dianggap telah dilaksanakan pada saat pembayaran tersebut telah terbukti diterima dengan baik (in good funds)
di rekening bank Perseroan sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam syarat-syarat pembelian.
4. PEMESANAN PEMBELIAN SAHAM TAMBAHAN
Pemegang saham yang tidak menjual HMETD-nya atau pembeli/pemegang HMETD yang namanya tercantum
dalam Sertifikat Bukti HMETD atau pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif di KSEI dapat memesan Saham
Baru melebihi hak yang dimilikinya dengan cara mengisi kolom pemesanan pembelian Saham Tambahan yang
telah disediakan pada Sertifikat Bukti HMETD dan atau FPPS Tambahan dalam jumlah sekurang-kurangnya 100
(seratus) saham atau kelipatannya.
Pemegang HMETD dalam bentuk warkat/SBHMETD yang menginginkan Saham Tambahan hasil pelaksanaannya
dalam bentuk elektronik harus mengajukan permohonan kepada BAE Perseroan melalui Anggota Bursa/Bank
Kustodian. Sedangkan Pemegang HMETD dalam bentuk warkat yang tetap menginginkan saham hasil
pelaksanaannya dalam bentuk warkat/fisik SKS dapat mengajukan sendiri permohonan kepada BAE Perseroan.
a. Bagi pemegang HMETD dalam bentuk warkat/Sertifikat Bukti HMETD yang menginginkan Saham Baru hasil
penjatahannya dalam bentuk elektronik harus mengajukan permohonan kepada BAE Perseroan melalui
Anggota Bursa/Bank Kustodian dengan menyerahkan dokumen sebagai berikut:
- Asli Sertifikat Bukti HMETD yang telah diisi lengkap dan benar;
- Asli surat kuasa dari pemegang HMETD kepada Anggota Bursa/Bank Kustodian untuk mengajukan
permohonan pemesanan pembelian Saham Tambahan dan melakukan pengelolaan efek atas Saham Baru
hasil penjatahan dalam Penitipan Kolektif di KSEI dan kuasa lainnya yang mungkin diberikan sehubungan
dengan pemesanan pembelian Saham Tambahan atas nama pemberi kuasa;
- Fotokopi KTP/Paspor/KITAS yang masih berlaku (untuk perorangan) atau fotokopi anggaran dasar dan
lampiran susunan direksi/pengurus yang berhak mewakili (bagi lembaga/badan hukum);
- Asli bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening Perseroan dari bank
tempat menyetorkan pembayaran;
- Asli Formulir Penyetoran Efek yang dikeluarkan KSEI yang telah diisi lengkap untuk keperluan
pendistribusian Saham Baru hasil pelaksanaan oleh BAE Perseroan;
- Pelaksanaan tambahan ke dalam elektronik akan dikenakan biaya sebesar tarif di BAE Perseroan per
Sertifikat Bukti HMETD.
Page 34
b. Bagi pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif di KSEI, mengisi dan menyerahkan FPPS Tambahan yang telah
didistribusikan kepada BAE Perseroan melalui Anggota Bursa/Bank Kustodian yang menjadi partisipan KSEI
dengan melampirkan dokumen sebagai berikut:
- Asli instruksi pelaksanaan (exercise) yang telah berhasil (settled) dilakukan melalui sistem C-BEST yang
sesuai atas nama pemegang HMETD tersebut (khusus bagi pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif
KSEI yang telah melaksanakan haknya melalui sistem C-BEST);
- Asli Formulir Penyetoran Efek yang dikeluarkan KSEI yang telah diisi lengkap untuk keperluan
pendistribusian Saham Baru hasil pelaksanaan oleh BAE Perseroan;
- Asli bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening Perseroan dari bank
tempat menyetorkan pembayaran.
c. Bagi pemegang HMETD dalam bentuk warkat/Sertifikat Bukti HMETD yang menginginkan Saham Baru hasil
penjatahannya tetap dalam bentuk warkat/fisik SKS harus mengajukan permohonan kepada BAE Perseroan
dengan menyerahkan dokumen sebagai berikut:
- Asli Sertifikat Bukti HMETDyang telah diisi dengan lengkap dan benar;
- Fotokopi KTP/Paspor/KITAS yang masih berlaku (untuk perorangan), atau fotokopi anggaran dasar dan
lampiran susunan direksi/pengurus yang berhak mewakili (bagi lembaga/badan hukum);
- Asli surat kuasa yang sah (jika dikuasakan) bermaterai Rp10.000 (sepuluh ribu Rupiah) dilampiri dengan
fotokopi KTP/Paspor/KITAS dari pemberi dan penerima kuasa;
- Asli bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening Perseroan dari bank
tempat menyetorkan pembayaran.
Seluruh proses atau mekanisme pemesanan dan pembelian saham Perseroan selama masa penawaran dilakukan
secara hybrid. Biro Administrasi Efek hanya akan melayani pemesanan dengan prosedur sebagai berikut:
- Pemesan dapat melakukan permintaan formulir pesan tambah dengan mengirimkan email permintaan ke
alamat opr@adimitra-jk.co.id dengan subject “PERMINTAAN FORM PESAN TAMBAH”;
- Email yang akan diikutkan dalam proses pemesanan adalah email yang diterima pada pukul 09.00 - 15.00 WIB;
- Pengembalian formulir pesanan tambahan harus datang langsung ke kantor BAE;
- Pengembalian harus Melampirkan syarat syarat antara lain fotokopi KTP, bukti penebusan right dari KSEI dan
bukti transfer pemesanan tambahan, beserta denga Form penyetoran efek dari KSEI (dalam bentuk soft copy).
Pemesan akan mendapatkan email balasan yang berisikan:
- Konfirmasi penerimaan dokumen;
- Informasi tolakan karena persyaratan tidak lengkap. Pemesanan pembelian saham yang dilakukan
menyimpang dari ketentuan-ketentuan tersebut tidak akan dilayani. Setiap pemesan saham harus telah
memiliki rekening efek pada perusahaan efek/bank kustodian yang telah menjadi Pemegang Rekening pada
KSEI.
Pembayaran atas pemesanan pembelian Saham Tambahan tersebut dapat dilaksanakan dan harus telah diterima
pada rekening bank Perseroan sebagaimana tercantum pada Sub Bab Persyaratan Pembayaran dalam Bab ini
selambat-lambatnya pada tanggal 23 Juli 2026 dalam keadaan baik (in good funds). Pemesanan yang tidak
memenuhi petunjuk sesuai dengan ketentuan pemesanan dapat mengakibatkan penolakan pemesanan.
5. PENJATAHAN PEMESANAN PEMBELIAN SAHAM TAMBAHAN
Penjatahan pemesanan pembelian Saham Tambahan akan dilakukan pada tanggal 24 Juli 2026 dengan ketentuan
sebagai berikut:
a. Bila jumlah seluruh Saham Baru yang dipesan termasuk pemesanan pembelian Saham Tambahan tidak
melebihi jumlah seluruh Saham Baru yang ditawarkan dalam PMHMETD I ini maka seluruh pesanan atas
Saham Tambahan akan dipenuhi.
b. Bila jumlah seluruh Saham Baru yang dipesan, termasuk pemesanan pembelian Saham Tambahan melebihi
jumlah seluruh Saham Baru yang ditawarkan dalam PMHMETD I ini maka kepada pemesan yang melakukan
pemesanan pembelian Saham Tambahan akan diberlakukan sistem penjatahan secara proporsional
Page 35
berdasarkan atas jumlah HMETD yang telah dilaksanakan oleh masing-masing pemegang saham atau
pemegang bukti HMETD yang meminta pemesanan pembelian Saham Tambahan.
Perseroan akan menyampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan Akuntan kepada OJK mengenai kewajaran dari
pelaksanaan penjatahan dengan berpedoman pada Peraturan No. VIII.G.12 tentang Pedoman Pemeriksaan oleh
Akuntan atas Pemesanan dan Penjatahan Efek atau Pembagian Saham Bonus dan POJK 32/2015 paling lambat 30
(tiga puluh) hari sejak tanggal penjatahan.
6. PERSYARATAN PEMBAYARAN
Pembayaran pemesanan pembelian saham dalam rangka PMHMETD I yang permohonan pemesanannya diajukan
langsung kepada BAE Perseroan harus dibayar penuh dalam mata uang Rupiah atau USD pada saat pengajuan
pemesanan secara tunai atau cek, wesel atau bilyet giro, atau pemindahbukuan (transfer) dengan mencantumkan
nomor Sertifikat Bukti HMETD atau nomor FPPS Tambahan. Pembayaran dapat disetor ke rekening Perseroan
yaitu:
PT Asuransi Digital Bersama Tbk.
Bank Mandiri – KCP Jakarta Menara Danareksa
No. Rekening: 1030007077007
Semua cek dan wesel bank akan segera dicairkan pada saat diterima. Bilamana pada saat pencairan cek dan wesel
bank tersebut ditolak oleh bank, maka pemesanan pembelian saham yang bersangkutan dianggap batal. Bila
pembayaran dilakukan dengan cek atau pemindahbukuan atau bilyet giro, maka tanggal pembayaran dihitung
berdasarkan tanggal penerimaan cek/pemindahbukuan/giro yang dananya telah diterima dengan baik (in good
funds) di rekening bank Perseroan tersebut di atas.
Untuk pembelian Saham Tambahan, pembayaran dilakukan pada hari pemesanan yang mana pembayaran
tersebut harus diterima dengan baik (in good funds) dalam rekening bank Perseroan tersebut di atas paling lambat
tanggal 23 Juli 2026.
Segala biaya yang mungkin timbul dalam rangka pembelian saham dalam rangka PMHMETD I ini menjadi beban
pemesan. Pemesanan saham akan dibatalkan jika persyaratan pembayaran tidak dipenuhi.
7. BUKTI TANDA TERIMA PEMESANAN PEMBELIAN SAHAM
Pada saat penerimaan pengajuan pemesanan pembelian saham, BAE atas nama Perseroan akan menyampaikan
kepada para pemohon bukti tanda terima pemesanan saham yang merupakan bagian dari HMETD, yang telah
dicap dan ditandatangani sebagai bukti permohonan. Bagi pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif KSEI akan
mendapat konfirmasi atas permohonan pelaksanaan HMETD dari sistem C-BEST di KSEI melalui Pemegang
Rekening KSEI.
8. PEMBATALAN PEMBELIAN SAHAM BARU
Perseroan berhak untuk membatalkan pemesanan Saham Baru secara keseluruhan atau sebagian dengan
memperhatikan persyaratan yang berlaku. Pemberitahuan mengenai pembatalan pemesanan Saham Baru akan
diumumkan bersamaan dengan pengumuman penjatahan pemesanan pembelian Saham Tambahan.
Hal-hal yang dapat menyebabkan dibatalkannya pemesanan saham antara lain:
a. Pengisian Sertifikat Bukti HMETD atau FPPS Tambahan tidak sesuai dengan petunjuk/syarat-syarat
pemesanan saham yang tercantum dalam Sertifikat Bukti HMETD atau FPPS Tambahan dan Prospektus.
b. Persyaratan pembayaran tidak terpenuhi.
c. Persyaratan kelengkapan dokumen permohonan tidak terpenuhi.
Page 36
9. PENGEMBALIAN UANG PESANANAN PEMBELIAN SAHAM
Dalam hal tidak terpenuhinya sebagian atau seluruhnya dari pemesanan pembelian Saham Tambahan atau dalam
hal terjadi pembatalan pemesanan Saham Baru maka Perseroan akan mengembalikan sebagian atau seluruh uang
pemesanan tersebut dengan menggunakan cek/transfer atas nama pemesan. Pengembalian uang pemesanan
saham tersebut dilakukan maksimal 2 (dua) Hari Kerja setelah tanggal penjatahan dan dapat diambil oleh pemesan
atau kuasanya di kantor BAE pada hari dan jam kerja (Senin - Jumat pukul 9.00 - 15.00 WIB).
Uang pengembalian pemesanan saham hanya bisa diambil oleh pemesan atau kuasanya dengan menunjukkan
Formulir Konfirmasi Penjatahan, asli KTP/Paspor/KITAS yang masih berlaku (bagi perorangan), fotokopi anggaran
dasar dan perubahannya yang terakhir serta susunan pengurus terbaru (bagi badan hukum/lembaga) serta asli
surat kuasa yang telah ditandatangani di atas materai Rp10.000 (sepuluh ribu Rupiah) dengan menunjukkan asli
dan menyerahkan fotokopi KTP/Paspor/KITAS yang masih berlaku dari pemberi dan penerima kuasa (bagi yang
dikuasakan).
Pengembalian uang pemesanan saham yang melampaui 2 (dua) Hari Kerja setelah tanggal penjatahan atau setelah
tanggal diumumkannya pembatalan PMHMETD I berdasarkan bukti pembayaran oleh Perseroan akan disertai
bunga yang diperhitungkan mulai Hari Kerja ketiga setelah tanggal penjatahan atau setelah tanggal
diumumkannya pembatalan PMHMETD I sampai dengan tanggal pengembalian uang.
Besar bunga atas keterlambatan pengembalian uang pemesanan saham tersebut dihitung sebesar rata-rata
tingkat suku bunga deposito 1 (satu) bulan sesuai dengan maksimum bunga deposito Bank Indonesia yang berlaku
pada saat pengembalian. Perseroan tidak memberikan bunga atas keterlambatan pengembalian uang pemesanan
saham apabila keterlambatan tersebut disebabkan oleh pemesan yang tidak mengambil uang pengembalian
sesuai dengan waktu yang ditentukan.
Bagi pemesan saham dalam Penitipan Kolektif KSEI maka uang pemesanan akan dikembalikan ke dalam Rekening
Efek yang melakukan permohonan tersebut oleh KSEI.
10. PENYERAHAN SURAT KOLEKTIF SAHAM HASIL PELAKSANAAN HMETD DAN PENGKREDITAN KE REKENING
EFEK
Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD bagi pemesan yang melaksanakan HMETD sesuai dengan haknya melalui
KSEI akan dikreditkan pada Rekening Efek dalam 2 (dua) Hari Kerja setelah permohonan pelaksanaan HMETD
diterima dari KSEI dan dana pembayaran telah diterima dengan baik (in good funds) di rekening Perseroan.
Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD bagi pemegang HMETD dalam bentuk warkat yang melaksanakan HMETD
sesuai haknya akan mendapatkan SKS atau saham dalam bentuk warkat selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Kerja
setelah permohonan diterima oleh BAE Perseroan dan dana pembayaran telah diterima dengan baik (in good
funds) oleh Perseroan.
Adapun Saham Baru hasil penjatahan atas pemesanan pembelian Saham Tambahan dapat diambil dalam bentuk
SKS atau dapat didistribusikan secara elektronik ke dalam Penitipan Kolektif KSEI selambat-lambatnya 2 (dua) Hari
Kerja setelah proses penjatahan.
11. ALOKASI TERHADAP HMETD YANG TIDAK DILAKSANAKAN
Jika seluruh Saham Baru yang ditawarkan dalam PMHMETD I seluruhnya diambil oleh Pemegang Saham Perseroan
lainnya atau pemegang bukti HMETD yang berhak, maka sisa Saham Baru akan dialokasikan kepada Pemegang
Saham Perseroan lainnya yang telah melaksanakan haknya dan melakukan pemesanan Saham Baru tambahan
sebagaimana tercantum dalam Sertifikat Bukti HMETD secara proporsional dengan ketentuan: (i) bila jumlah
seluruh Saham Baru yang dipesan termasuk pemesanan Saham Baru tambahan tidak melebihi jumlah seluruh
Page 37
saham yang ditawarkan dalam PMHMETD I ini, maka sisanya akan dialokasikan kepada pemegang saham atau
pemegang bukti HMETD lainnya yang melakukan pemesanan lebih besar dari haknya secara proporsional
berdasarkan atas jumlah HMETD yang telah dilaksanakan oleh masing-masing pemegang saham atau pemegang
bukti HMETD yang memesan Saham Tambahan. Jika masih terdapat sisa saham dari jumlah yang ditawarkan, maka
sisa saham tersebut tidak akan dikeluarkan Perseroan dari portepel.
PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS, SERTIFIKAT BUKTI HMETD DAN FORMULIR LAINNYA
Perseroan telah mengumumkan informasi penting berkaitan dengan PMHMETD I ini melalui iklan melalui website
Perseroan dan website BEI.
● Bagi pemegang saham yang sahamnya berada dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, HMETD akan
didistribukan secara elektronik melalui Rekening Efek Anggota Bursa atau Bank Kustodian masing-masing di
KSEI selambat-lambatnya 1 (satu) Hari Kerja setelah tanggal pencatatan pada DPS yang berhak atas HMETD,
yaitu tanggal 07 Juli 2026. Prospektus dan petunjuk pelaksanaan akan didistribusikan oleh Perseroan kepada
KSEI dan dapat diperoleh oleh pemegang saham dari masing-masing Anggota Bursa atau Bank Kustodiannya.
● Bagi pemegang saham yang sahamnya tidak dimasukkan dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, Perseroan
akan menerbitkan Sertifikat Bukti HMETD atas nama pemegang saham.
Sertifikat Bukti HMETD, Prospektus, FPPS Tambahan dan formulir lainnya dapat diambil langsung oleh pemegang
saham Perseroan yang tercatat dalam DPS Perseroan mulai tanggal 08 Juli 2026 sampai dengan 21 Juli 2026 pada
hari dan jam kerja (Senin - Jumat pukul 9.00 - 15.00 WIB) dengan menyerahkan bukti jati diri yang sah
(KTP/Paspor/KITAS) dan menyerahkan fotokopinya serta asli surat kuasa bagi yang tidak bisa mengambil sendiri
pada BAE Perseroan di:
PT Adimitra Jasa Korpora
Rukan Kirana Boutique Office
Jl. Kirana Avenue III Blok F3 No. 5
Kelapa Gading
Jakarta Utara 14250
Telp: 021-29745222 (hunting)
Fax: 021-29289961
E-mail: opr@adimitra-jk.co.id
Apabila pemegang saham Perseroan yang namanya dengan sah tercatat dalam DPS Perseroan per tanggal 06 Juli
2026 belum menerima atau mengambil Sertifikat Bukti HMETD, Prospektus, FPPS Tambahan dan formulir lainnya
dan tidak menghubungi BAE Perseroan, maka setiap dan segala risiko ataupun kerugian yang mungkin timbul
bukan menjadi tanggung jawab Perseroan ataupun BAE Perseroan, melainkan sepenuhnya merupakan tanggung
jawab para pemegang saham Perseroan yang bersangkutan.
HMETD dalam bentuk elektronik akan didistribusikan ke dalam Rekening Efek KSEI atau didistribusikan kepada
pemegang saham melalui Pemegang Rekening KSEI.
SETIAP CALON INVESTOR DIHIMBAU UNTUK MEMBACA KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI
PENAMBAHAN MODAL DENGAN MEMBERIKAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU INI
MELALUI INFORMASI YANG TERSAJI DALAM PROSPEKTUS
Names mentioned 33 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Qoala Technology Pte. Ltd
p.1 ×6
unresolved
person
Liestiani Wang
· Notaris
p.1 ×3
unresolved
org
PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA
p.1
unresolved
org
Yayasan BPD Jateng
p.3 ×4
unresolved
org
PT BPD Jateng
p.3 ×4
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris
p.5 ×3
unresolved
org
Moore Global Network Limited
p.29
unresolved
org
PT Sarana Lindung Upaya
p.29 ×2
unresolved
person
Joeni Moeljani
· Notaris
p.29
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.29
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.29
unresolved
org
Pengadilan Negeri Semarang
p.29
unresolved
person
Sonny Ambaryono
· Notaris
p.30
unresolved
person
Dr. Catharina Mulyani Santoso
· Notaris
p.30 ×2
unresolved
person
Jose Dima Satria
· Notaris
p.30 ×3
unresolved
person
Dr. Sofi Suryasnia TATA CARA PEMESANAN
p.31
unresolved
org
PT Adimitra Jasa Korpora
p.31
unresolved
org
PT Adimitra Jasa Korpora KIRANA BOUTIQUE OFFICE
p.32
unresolved
org
Bank Kustodian. Sedangkan Pemegang HMETD
p.33
unresolved
org
Bank Indonesia
p.36
unresolved
org
Bank Kustodiannya.
p.37
unresolved
org
PT Adimitra Jasa Korpora Rukan Kirana Boutique Office
p.37
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.