Skip to content
Back to announcement

Checklist LK PT Bank OCBC NISP Tbk 1224.pdf

Financial statement Text extracted NISP

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 84

Page 1 OCR 0.918
Page 1 of 84

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist:

1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIIL.G.17).

2. Tanda (V) diisi pada kolom "Ada' apabila Erniten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda V) diisi pada kolom “Tidak Ada"
dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.

4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka
tanda (V) diisi pada kolom 'N/A'.

5. Checklist Ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

Data Umum

Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Bank OCBC NISP Tbk dan Entitas Anak

Bidang Usaha Perbankan

Jenis penawaran Umum -

31 Desember 2024 31 Desember 2023
(Nama Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto & | Tanudiredja, Wibisana, Rintis
Rekan & Rekan
(firma anggota jaringan (firma anggota jaringan
global PwC) global PWC)
| Nama Partner Lucy Luciana Suhenda, Lucy Luciana Suhenda,
S.E.,Ak., CPA S.E.,Ak., CPA
Opini Akuntan Opini Tanpa Modifikasian | — Opini Tanpa Modifikasian

Ka | Ar
Page 2 OCR 0.905
Page 2 of 84

"Catatan tentang Opini (jika ada)

31 Desember 2024

31 Desember 2023

Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal"

Ya Ya
Pemenuhan Peraturan No.VIIIL.G.11 Tentang “Tanggung v v
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan"
Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi Vv Ig Vv

Data Keuangan Penting (Konsolidasian)

(dalam jutaan Rupiah, kecuali laba persih per saham dasar)

Periode laporan keuangan

Untuk tahun yang
berakhir
31 Desember 2024

Untuk tahun yang
berakhir
31 Desember 2023

(Laporan Laba Rugi dan Penghasilan
Komprehensif Lainnya

Pendapatan bunga Neto 11.044.807 9.911.536
Laba (Rugi) Bruto N/A N/A
Pendapatan Operasional Neto 5.705.828 5.168.939
Laba Sebelum Pajak Penghasilan 5.989.304 5.184.463
Laba (Rugi) Bersih 4.866.750 4.091.043

Total Laba (Rugi) Komprehensif 5.023.172 4.439.900 |
Laba Bersih Per saham (dasar - nilai penuh) 212,10 178,30 |

Laba Bersih Per saham (dilusian — nilai penuh)

&

Page 3 OCR 0.708
Page 3 of 84

Laporan Posisi Keuangan

31 Desember 2024

31 Desember 2023

Jumlah Aset 281.008.237 249.757.139
Jumlah Liabilitas — 240.316.858 212.436.871
Jumlah Ekuitas 40.691.379 37.320.268
Modal Saham
Saldo Laba
- Sudah ditentukan penggunaannya 2.750 2.650
- Belum ditentukan penggunaannya 30.972.760 27.751.530
Rasio Keuangan
CAR 23,607 23,696
ROA ' 227061 2,1495 |
(“ROE 13,4596 121195 |
(Nm 447 4,3596
| “Bopo 70,97 Yo 71,016
RIM — 83,270h 84,849
NPL - bersih 0,5695 0,589

Page 4 OCR 0.938
Page 4 of 84

Catatan:

1.

Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan
atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai
dengan karakteristik yariah apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan
Emiten atau Perusahaan Publik.

Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK
No VIILG.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

Laporan Keuangan Konsolidasian Terdiri dari:

Laporan posisi keuangan pada akhir periode

Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lainnya selama periode

Laporan perubahan ekuitas selama periode

cis|sia

Laporan arus kas selama periode

ulalwulwjs

Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat v
Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

Catatan atas Laporan Keuangan v

Ketentuan Umum
Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai
berikut:
a, gambaran umum Perusahaan,
b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang
diterapkan,
informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan,
laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai
dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos, dan
d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:

1) Informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun

dalam laporan keuangan: dan
2) Informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi

&

informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.
Page 5 OCR 0.921
Page 5 of 84

Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan

2.
adanya bagian darl suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”.
3. | Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenal Aset
yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.
4 Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang
“| diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat
manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
diungkapkan alasannya.
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:
2 Pendirian perusahaan
1) Riwayat ringkas perusahaan: Catatan 1.a
2) Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang Catatan L.a
berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara,
3) Kegiatan Usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada Catatan i.a
periode pelaporan:
4) Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utara kegiatan usaha, Catatan L.a
5) Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan Catatan 1.a
melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang
disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dar| ekspansi atau
perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan
6) Nama entitas induk dan nama entitas Induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate parent Catatan L.d, 27
of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.
7) Khusus Industri Media
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.
8) Khusus Industri Jalan Tol
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan
tol tersebut.
9) Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.
10) Khusus untuk Industri Perbankan Catatan 1.a

Page 6 OCR 0.881
Page Gof 84

Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk

menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip yariah (jika ada).

11) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum
Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenal area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
a) Area Eksplorasi, mellputi:
» Nama lokasi:
» Nama pemilik Izin lokasi:
& Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya,
& Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi, dan
«Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi
per tanggal Laporan Posisi Keuangan,
b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:
«Nama lokasij
2» Nama pemilik ijin lokasi,
& Tanggal perolehan Ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya:
&  Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi,
«Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi,
2 Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan
«Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh
Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.
12) | khusus Industri Kehutanan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan,
b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan
c) sisa umur HPH.
Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran Umum, termasuk penawaran Efek yang Catatan L.c
diterbitkan di luar Indonesia,
2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan, Catatan L.c
3) | Bursa tempat Efek dicatatkan, dan Catatan 1.c
&) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate Catatan L.c

action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan perlode pelaporan terakhir.

Page 7 OCR 0.916
Page 7 of 84

Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:

1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak Catatan 1.d
langsung:

2) | Tempat kedudukan: Catatan 1.d
3) | Jenis usaha, Catatan 1.d
4) | Tahun beroperasi secara komersial, Catatan 1.d
S5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda):

6) | Total Aset, dari Catatan 1.d
7) | Informasi penting lainnya antara lain:

a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak memiliki
baik langsung maupun tidak langsuna melalui entitas anak, lebih dari 5096 (lima puluh
perseratus) hak suara yang sah,

b.

alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 504 (Ilma
Puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan
pengendalianj

akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan
tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau
periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan
tanggal atau periode yang berbeda:

sifat dan luas setlap restriksi sianifikan dalam kemampuan entitas anak untuk
mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali
pinjaman atau uang muka:

c)

d

e)

suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas

Induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas

yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk: dan

? dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus

mengungkapkan:

(4) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui darl hilangnya Pengendalian, dan
porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa
Investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya
Pengendalian:

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan:
(3) Jumlah harga yang diterima:

Page 8 OCR 0.910
Page 8 of 84

ea 2 ii ngan .

TE 23
(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan, dan
(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis

lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori
utamanya.

Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:

1) | Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan Komite Catatan 1.e
audit,
2) | cakupan manajemen kunci dan Catatan 1.e, 36
3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periade atau rata-rata jumlah karyawan Catatan L. d,
tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas
anak.
Penerbitan Laporan Keuangan
1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit, dan Catatan 2
2) | pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan. Catatan 2
- z — ui —
Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:
Pernyataan kepatuhan terhadap SAK Catatan 2.a
Pernyataan Ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan
sesuai dengan SAK.
b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan
1) | Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), biaya Catatan 2.a
perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net reafizable valve), Nilai Wajar (falr
value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.
2) | pasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. Catatan 2.a
3) | Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:

a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak,

Catatan 2.a

Page 9 OCR 0.914
Page 9 of 84

NT”. n
kta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional

Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan
Cc) alasan perubahan mata uang penyajian (ika ada).

53)

Alasan perubahan periode pelaparan (jika ada)

Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

1)

Perusahaan harus merigungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau
bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen
dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan
terhadap Jumlah yang dlakui dalam laporan keuangan:

Catatan 2

2)

Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa

Gepan, dan Sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan,

yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah
tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan

3)

Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), Catatan atas
laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode
pelaporan.

Kebijakan Akuntansi Tertentu

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan
relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi
tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

1)

Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi POS-pos entitas Induk
dan entitas anak,

b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidaslkan ke dalam laporan keuangan
entitas induk,

C) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan
Pengendalian atas entitas anak,

d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak:
e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan
nomnpengendali: dan

D pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi materlal antar entitas yang dikonsolidasi
telah dieliminasi.

«

Catatan 2.b

Catatan 2.c

Catatan 2.b

Catatan 2.b

Catatan 2.b
Catatan 2.b

Page 10 OCR 0.875
Page 10 of 84

(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan
sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka
(5), dan angka (5), wajib ditambahkan penjelasan mengenai
(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilal,

(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas Instrumen
keuangan derivatif, dan

(c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai.

2) | Kombinasi bisnis
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan v Catatan 2.ad, 4.6
untuk mengukur kepentingan nonpengendali,
b) pengakuan awal untuk goodwill,
€) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwill: dan
d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di v Catatan ad, de
Perusahaan, antara lain:
(1) pembelian dengan diskon, ea Gabkan Diadah
(2) akuisisi secara bertahap) dan
(3) imbalan kontinjensi. v Catatan 2.ad, 4.6
3) | Kas dan setara kas,
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara v Catatan 2.9
as.
4) | Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(4) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas v Catatan 2.d
biaya transaksi:
(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, v Catatan 2.d
(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan: v Catatan 2.d
(4) metode yang digunakan Untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan: v Catatan 2d
(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset v Catatan 2.d
keuangan:
(5) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan, v Catatan 2.d
v Catatan 2.d dan 2.m

Page 11 OCR 0.905
Page 11 of 84

b) Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(4)klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk:
(2)pengakuan awal Sukuk:
(3)pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(#)Penyajian pendapatan sukuk, dan
(5)penyajian amortisasi biaya transaksi.

c) Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1)pengakuan awal Sukuk:
(2)pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(3)biaya transaksi penerbitan Sukuk:
(4)posisi penyajian Sukuk: dan
(5)akad syarlah yang digunakan,

Catatan 2.d dan 2.k
Catatan 2.d dan 2.k
Catatan 2.d dan 2.k

Catatan 2.d dan 2.k
Catatan 2,d dan 2.k

Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kelompok obligasi rekapitallsasi yang dimiliki:

b) Pengakuan nilai pada investasi Untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah:dan

5) | Khusus Industri Perbankan
a) Giro Wajib Minimum
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum. Catatan 6, Sl.c
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank Catatan 2ih
Lain.
c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia Catatan 2.i
dan Bank Lain.
6) | Piutang Reverse Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan Catatan 2.l
dan pengukurannya.
7) | Khusus Industri Perbankan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Catatan 2.k

Page 12 OCR 0.872
Pa
c) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan

Page 12 of 84

8) | Khusus Industri Perbankan
a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Penjelasan atas masing-masing Jenis kredit yang diberikan, v Catatan 2.n
(2)Dasar penyajian atas kredit, v Catatan 2.n
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit, v Catatan 2.n
(4)Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (ika ada): dan v Gatatan 2.n
(5)Kebijakan bank akan agunan kredit. v Catatan 2.n
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi. v catatan 2.0
c) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1)Dasar penilalan dan penyajian, v Catatan 2.r
(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piltang/pembiayaan yang diberikan dengan saldo
piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan w Catatan 2.F
(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan. v Cabatari Me
9) | Khusus untuk Industri Pembiayaan
Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen, dan
b) Dasar penilaian aset jlka perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari
konsumennya.
10) | Anjak Piutang

Yang harus dijelaskan antara lain:

3)
b)
la

d)

Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse),
Penyajian transaksi anjak piutang,

Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang
dialihkan: dan

Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kemball ke klien
atau ditanggung oleh perusahaan).

Page 13 OCR 0.925
11)

Page 13 ot 84

Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:
3) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa)

b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan

C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai /essee dan/atau lessor.

Catatan 2.ab

12)

Persediaan :

yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan
rumusan blaya yang digunakan.

a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan
sarana dan pra-sarana.

HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Blaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

b) Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan:
(2) Dasar penilaian dan pengukuran,

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah
menghasilkan:

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan
(5S) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.

Page 14 OCR 0.912
Page 14 of 84

c) Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :

(a) Metode penilaian:

(b) Metode amortisasi (deplesi) dan

(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :

(a) Metode penilaian: dan

(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadl hewan
ternak telah menghasilkan.

13)

Aset Tetap:

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Aset Tetap:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap:
Cc) pengelompokan Aset Tetap,

d) metode penyusutan yang digunakan,

&) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap,
f) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan,

g) penghentian pengakuan,

h) nilal residu, dan

i) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis,
metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.

Catatan 2.9

14)

Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada
asosiasi.

15)

Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi
dalam Ventura Bersama.

Page 15 OCR 0.899
Page 15 of 84

Pola Kerjasama v
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dari bentuk kerjasama,

b) Kebijakan akuntansi untuk setlap jenis aset dan liabilitas yang timbul: dan
C) Sistem pembagian hasil, jika ada.

17) | Aset Tak Berwujud

Yang harus dijelaskan antara lain :
a) pengakuan awal Aset Takberwujud, v
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud:

umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, v
diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya:

sumber terjadinya Aset Takberwujud,
metode amortisasi yang digunakan:

f) penghentian pengakuan Aset Takberwujud, dan v
9) riset dan pengembangan (jika ada).

«

c)

d
e)

18) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual v
Yang harus dijelaskan antara laln:

a) kebijakan tentang peristiwa dan kondis| suatu aset tidak lancar diklasifikasikan
sebagai aset yang dimiliki untuk dijualj dan

b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

19) Properti Investasi : v
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Properti Investasi:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi:

C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya:

d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biayaj dan
2) penghentian pengakuan Properti Investasi,

20) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v
Aset Minyak dan Gas Bumi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto,

Page 16 OCR 0.919
Page 16 of 84

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset
(revaluasi):

c) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan,
d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasl yang digunakan: dan
e) Pertanggungan Asuransi.

21)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya
penurunan nilai, dan

b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya.

22)

Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Nabilitas segera.
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan, dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.
Simpanan dari bank lain

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan

b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriterla dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan, dan
b) Perlakuari akuntansi atas premi atau diskonto.

Catatan 2.s

Catatan 2.t

Catatan 2.t

23)

Provisi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kondisi provisl yang harus diakui, dan
b) dasar penentuan nilal provisi.

Catatan 2.d.I

24)

Utang Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya.

Catatan 2.I

Page 17 OCR 0.917
Page 17 of 84

AI:

“mi

25)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:
3) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLM:
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan:
EC) Metode penyusutan prasarana PLH: dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan:
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi,
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

26)

Khusus Industri Pertambangan Umum
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangauhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan
dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan:

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan
adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan
dilaksanakan pada saat dimulainya produksi:

EC) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya perigembangan dan kapitalisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana: dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu
perijinan penambangan, taksiran umur ekonornis tambang dan dasar perhitungan
amortisasi.

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH,

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan

C) Metode penyusutan prasarana PLH.

Page 18 OCR 0.914
Page 18 of 84

Fa - 1 In - 2 173
327) | Pengakuan Pendapatan v Catatan 2.v
a) Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada, dan
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase v
penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesaian suatu kontrak.
c) Khusus Industri Asuransi v
(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan
pendapatan,
(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif, dan
(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.
(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujul, klaim dalam
proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban
penyelesalan klaim: dan
(bj Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.
d) Khusus Industri Real Estate v

Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat,

(2) Unsur blaya yang dialokasikan sebagai beban proyek,

(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai
tercatat proyek:

(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat,

(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini:
dan

(6) Unsur blaya yang diakul sebagai beban pada saat terjadinya.

Page 19 OCR 0.906
Page 19 of 84

28)

Program Loyalitas Pelanggan
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan terkait program loyalitas pelanggan

29)

Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing,

b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas moneterj
dan

Cc) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata
uang asing.

Catatan 2.0

30)

Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasij

b) Pengungkapan Plhak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan.

Catatan 2. dan 44

31)

Hibah Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam
laporan keuangan.

32)

Pajak Penghasilan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhanj
b) ketentuan mengenai saling hapus:

C) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan

d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan.

Catatan 2.x, 21

33)

Imbalan Kerja

Yang harus dijelaskan antara lain:
a
b,

jenis Imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan)

deskripsi umum mengenal jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan oleh
Perusahaan,

€|

kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakul keuntungan dan kerugian aktuarialj
dan

d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian.

Catatan 2y, 4:c, 41

Page 20 OCR 0.933
Page 20 of 84

34) Saham Treasuri
Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian,
penjualan, atau pembatalan saham treasuri.

35) | pembayaran Berbasis Saham
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis
saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas,
termasuk pengukurannya.

36) | Kuasi-Reorganisasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasij
b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas, dan
ec) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas,
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.

37) Biaya Pinjaman
Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
dikapitalisasikan sebagal bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.

38) | segmen Operasi Catatan 2.ac
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk
mengidentifikasikan Segmen Operasi.

39) | Laba (Rugi) per saham Catatan 2.aa
Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba

3. Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
2. Aset
1) | Kas dan Setara Kas Catatan 5
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga,
b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang
asing,

Page 21 OCR 0.924
Page 21 of 84

kal

d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh
kelompok usaha disertai pendapat manajemen,

kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan, dan

2)

Khusus Industri Perbankan

a) Kas

Catatan 5
Yang harus diungkapkan adalah rincian jurnlah kas berdasarkan jenis mata uang.
b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1)Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam Catatan 6

mata uang original): dan

(2)Ketentuan Gire Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada saat
periode pelaporan.

Catatan 6, 51.c

c) Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang,
(1)Jumlah penyisihan penurunan nilai,
(2)Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giroj

(3)Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan plhak yang mempunyai hubungan
istimewa dan pihak ketiga:

Catatan ?
Catatan 7
Catatan 7 dan Catatan 44

(4)Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan Catatan 3.b
(5)Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. Catatan 7
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4)Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang: Catatan 8

(2)Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilal (Impaired) dan Catatan 8

tidak mengalarni penurunan nilai (unimpaired):
(3)Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok)j Catatan 8

(4)Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama perlode berjalan:

(5)Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
istimewa dan pihak ketiga:

(6)Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

Catatan 8 dan Catatan 44

Catatan 3.b k
Page 22 OCR 0.886
Page 22 of 84

(7)Jumlah dana yang diblokir dan alasannya

(8)Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi
atau likuidasi termasuk tingkat kemunakinan diterimanya kembali dana tersebut
berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang, dan

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

Catatan 8

3)

Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:

3)
b)
9
d

3)

»

3)
n
1»

jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan plhak berelasi,
jumlah piutang menurut debitur,

jumlah piutang menurut mata uang,

alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai,

jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen
atas ketertagihan plutang apabila tidak dibentuk cadangan:

piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan:
jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dan
Informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:

(4) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan Ikatan penting lain
yang diatur dalam perjanjian: dan

(2) jaminan yang diberikan (bila ada).

4

Khusus Industri Asuransi

3)

Piutang Premi

Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(4) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur,

(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi, dan

(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

b)

Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(i) Jumlah berdasarkan ko-asuradurj

Page 23 OCR 0.904
Puge 23 or 84

(2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan

(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

)

Piutang Reasuransi

Tambahan pengungkapan mengenai antara lai

(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradurj
(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan

(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

ku)

Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi:

(3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan

(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

5)

Khusus Industri Pembiayaan

a)

Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pemblayaan (contoh: kendaraan
bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain),

(2,

(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja

(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan mernbagi risiko tidak
tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas,

(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui,

(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas plutang pembiayaan
konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan:

(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan

(8) Piutang pembiayaan konsumen yang dlalihkan dan atau digunakan sebagai jaminan
atas utang.

Rincian Umur dari angsuran pembiyaan konsumen:

Page 24 OCR 0.877
ai m—

(4) Jumlah tagihan anjak plutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta
jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa
recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse), dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang
diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

Tagihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 24 of 84

kal

Piutang Sewa Pembiayaan

Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketigaj

(2) TekonSIasi antara investasi sewa brutodamnilah kini-piutang pembayaran sewa
minimum pada akhir periode pelaporan. DI samping itu, lessor mengungkapkan
investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir
periode pelaporan, Untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampal lima tahun
(c) lebih dari Ilma tahun
(3) pendapatan keuangan yang belum diterima,
(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor,
(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum,
(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode, dan
(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.

)

Piutang Sewa Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(d)jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang
tidak dapat dibatalkan untuk setiap perlode berikut,

ta)
tb)
ta)

(2) total rental kontinjen yang diakul sebagai pendapatan pada periode, dan
(3)penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.

kurang dari satu tahun
lebih dari satu tahun sampai lima tahun
lebih dari lima tahun

Page 25 OCR 0.911
Page 25 of 84

Kh

Piutang Retensi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksij dan

b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi,

»

Tagihan Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi.

Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :
a) biaya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakulj

c) kerugian yang terjadi: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

8)

Piutang Reverse Repo

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan,

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kemball Efek,
C) Nama pihak/counterparty:

d) Lokasi Efek jaminan

e) Tingkat bunga piutang reverse repo:

f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan

9) Mutasi cadangan keruglan penurunan nilai (jika ada).

cat

Catatan 23
Catatan 23
Catatan 23
Catatan 23
Catatan 23

9)

Agunan Yang Diambil Alih

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Nilai realisasi bersih pada saat dlambilalih:

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang
yang tidak tertagih: dan

C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan
agunan tersebut.

Catatan 16

Catatan 16

10)

Piutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rinelan jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan
denda kepada pihak lain.

Piutang bunga kredit disajikan
sebagai bagian dari saldo
kredit pada Catatan 12:
Piutang bunga non-kredit
pada Catatan 16

Page 26 OCR 0.915
Pape 26 of 84

Piutang Lain-Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jenis dan jumlah piutang:

b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan
Cc) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan.

Catatan 16
Catatan 16
Catatan 16

12)

Aset Keuangan Lainnya

Pengungkapan Ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar.

a). Pengelompokan sset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak

ketiga dan pihak berelasi,
b) Yang harus diungkapkan antara laln:
(d) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya:

(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi,
baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang
diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan,

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif
untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi,

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi,
untuk Efek dimlliki hingga jatuh tempo,

(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (ika ada).

(6) uralan tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempoj

(7) Jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:
ta) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori,
(b) alasan reklasifikasi, dan

(c) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah
direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual.

Catatan 9

Catatan 32, Laporan
perubahan ekuitas

Catatan 29

Catatan 9

Page 27 OCR 0.917
Page 27 of 84

Jumlah tercatat aset keuangan yang dijarninkan sebagal agunan untuk Liabilitas
atau Ilabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yana terkait dengan penjaminan
tersebut,

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya,

Catatan
dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilal dan aset 2,8,9,12,13,16,34,35
keuangan yang tidak mengalarni penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilal yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban
penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: dan

(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi
yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo,
13) | Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, v Catatan Ba
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: v Catatan 3b
C) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan v Catatan 18
d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualltas pencairan deposito tersebut,
14) | Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah: Catatan 9
b) tujuan model usaha yang digunakan: Catatan 9
C) jumlah Investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan
d) Nilal Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan. v Catatan 9
15) | Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) Rincian jumlah nominal dan nilal pasar efek berdasarkan jenis: v Catatan 10
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga v Catatan 10
C) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan v Catatan 3.b
d) Informasi penting lainnya. v Catatan 10
16) | Khusus Unit Penyertaan Reksadana

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan

Page 28 OCR 0.920
Page 28 of 84

P n

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan

17) | Khusus Wesel Tagih Catatan 9
Tambahan pengungkapan mengenal antara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,
jatuh tempo, jenis mata Uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi
usaha atau lainnya).
18) | Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan,
19) | Pinjaman Polis
Yang harus diungkapkan antaralaln rincian berdasarkan:
a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang,
b) Tingkat suku bunga.
20) | Khusus Industri Perbankan
Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka Catatan 12
waktu serta kolektibilitas,
b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama perlode berjalan: Catatan 12

c) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan:
e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

f) Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan
menurut ketentuan Bank Indonesia,

9) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan
kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah
minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank
Indonesia:

h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas,

» Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasl baik selaku pimpinan, agen,
atau anggota sindikasi:

Laporan posisi keuangan
dan Catatan 44

Catatan 12
Catatan 3.b

Catatan 12
Catatan 3.a

Catatan 12

Catatan 12
Catatan 12

Page 29 OCR 0.904
Page 29 of 84

j) Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan perlode pembelian, jika ada: v

k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian v Catatan 12
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia,

» Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai. v Catatan 12

Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
Yang harus diungkapkan antara laln:

a) Rincian jumlah tagihan dan Ilabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempoj v Catatan 13

b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan v Catatan 13
dan mutasi selama periode berjalan,

&) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, v Laporan posisi keuangan

dan Catatan 44

d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai v Catatan 13
tagihan akseptasi

Persediaan

a) Yang harus diungkapkan antara lain: v

(4) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi
yang sesuai bagi Perusahaan,

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi blaya
untuk menjual:

(3) jumlah persediaan yang diakul sebagal beban selama periode berjalan:

(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan
yang diakui sebagai beban dalam perlode berjalan:

(5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang dlakui sebagai
pengurang jumlah persediaan yang diakul sebagai beban dalam periode berjalan:

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang
diturunkan,

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi
kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:
(i) jumlah blaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah blaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

Page 30 OCR 0.892
Page 30 ot 84

(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan
dijaminkan: dan

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

b)

Khusus Industri Perhotelan

Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus
diungkapkan antara lain:

(1) Makanan dan minuman,

(2) Perlengkapan, dan

(3) Barang Dagangan.

kal

Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
(a) Tanah Matang,
(b) Unit Bangunan, dan
(0) Unit Bangunan dalam Penyelesalan.

(2)Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku
namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang akan
dialihkan, bila ada.

4)

Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan,

(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan: dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.

2)

Khusus Industri Media

Tambahan pengungkapan antara lain:

Page 31 OCR 0.920
Page 31 of 84

(1)Materi program : lokal, impor (media televisi):
(2)Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak),
(3)Barang promosi dan barter (media cetak): dan

(4)Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.

") Khusus Industri Rumah Sakit

Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Obat-obatan)

(2)Perlengkapan madis (disposable): dan
(3)Persediaan lainnya

9) Khusus Industri Peternakan

(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu,
seperti hewan ternak menjadi:

(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijualj dan
(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:

(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah
menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan,

(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan terriak tiap kelompok selama paling
tidak 2 tahun terakhir,

(c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilang,

(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilal pertanggungan asuransi dan
risiko yang ditutup:

(FP) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian
atau metode penghapusan langsung,

(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan

Page 32 OCR 0.905
Page 32 of 84

(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

22) | Pajak Dibayar Di muka
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya, dan Catatan 21.2
b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.
23) | Biaya Dibayar Dimuka Catatan 14
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah.
2a) | Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual
—tang-harus-diungkapk tara
(4) Uralan dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan,
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang
diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan,
(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilal
(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat dirsalisasikan dalam satu tahun,
diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian
penjualan menjadi lebih dari satu tahun,
(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk
dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku, dan
(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:
(a)nilai darl aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:

IL jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagal dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan,
amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset atau
kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual,
dan

ii. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual,

(bjuraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut, dan
(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian
sebelumnya.
25) | Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang,

Page 33 OCR 0.896
Page 33 of 84

—j Ke

alasan dan dasar pembentukan cadangan keru:
terjadinya piutang pihak berelasi tersebut:

c) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

4) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai: dan

2) dalam hal plutang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut harus
dibuktikan serta diungkapkan alasannya.

gianpenurunan nilai serta penjelasan

26)

Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harusdiungkapkan antara lain:

a) nama entitas asosiasi,

b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya)

€) nilaitercatat dan Nilai Wajar Investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya
tersedia,

d) ringkasan informasl keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Liabilitas,
pendapatan, dan laba atau rual:

@) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2044
(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung
atau tidak langsung:

#) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasl, ketika laporan keuangan
tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau periode yang
berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang
berbeda,

9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk
mentransfer dana kepada Perusahaan:

bagian rugi entitas asosiasi yang tidak dlakul dan alasannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif,

|) bagian atas llabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan
investor lain:

j) iabilitas kontinjensi yang terjadi karena Investor berkewajiban bersama-sama untuk
semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi: dan

k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam
kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total
Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

h

Page 34 OCR 0.927
Page 34 of 84

Khusus Industri Konstruksi

Jaminan

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

28)

Khusus Industri Kehutanan
HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
sebagai berikut:

a) Saldo awal,
b) Penyisihan periode berjalan:

c) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan, dan
d) Saldo akhir.

29)

Khusus Industri Jalan Tol

Hak Bagi Hasil Tol

Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol:

(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinyaj

(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan, dan

(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.

30)

Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk tanaman telah menghasilkan
(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut janis tanaman,

(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir,

(3) Status tanah yang digunakan Untuk menanam,
(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman,

(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahunj
dan

(6) Tanaman yang dijaminkan.
b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :

Page 35 OCR 0.895
Page 35 of 84

Saldo awal
ik Tambahan tahun berjalan
il. Biaya langsung

Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi
luar biasa

i. Pengurangan tahun berjalan

Il Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(c) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir:

(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang
menjadi milik perusahaan (Inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma), dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.

(ta

Cb

31) | Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
ternak telah menghasilkan,
b) Rekonslllasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2
tahun terakhir,
c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan,
d) Nilai hewan ternak tlap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan:
e) Kondisi hewan ternak,
f) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir,
9) Nilai hawan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risike yang
ditutup:
h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau
metode penghapusan langsung:
i) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada:
j) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada, dan
k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.
32) | Properti Investasi

a) Yangharusdiungkapkan antara lain:

(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar
atau model biaya:

(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar
dari Properti Investasi,

(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih

Page 36 OCR 0.905
Page 36 of 84

Tar n
banyak berdasarkan faktor lain karena sifat proper
data pasar yang dapat diperbandingkan:

ta) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir:
(5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:

(a) penghasilan sewa dari Properti Investasij

(b)beban operasi langsung yang terjadi baik darl Properti Investasi yang

menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama
periode tersebut, dan

(c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yana diakui dalam laba rugi atas
penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan model
biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar,

(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau

pembayaran-penghasilan-dan-hasil-nelepasen-di

Je PU

rti tersebut dan keterbatasan

b)

le)

d)

(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan
Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain

pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan

antara laln:

(4) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasij

(2) saat suatu penilalan terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan
untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang
dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:

(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan
kembali: dan

(b) penyesuaian signifikan lain.
Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selaln pengungkapan
sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain:
(1) umur manfaat,
(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi

pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan reklasifikasi

(3) jumlah penyusutan Untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan,

(4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan
nilai, selama satu periode sesual SAK yang berlaku,

(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan
(6) Nilai Wajar Properti Investasi.

Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang

Page 37 OCR 0.908
Page 37 of 84

—
harus diungkapkan antara lain:
(1) rincian Properti Investasi dalam proses permbangunan dan pengembangan:
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:

(3) estimasi saat penyelesalan:
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian,

(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam
proses pembangunan dan pengembangan, dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman Untuk properti investasi yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi,

33)

Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan
kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan:

b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan
akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasij

ec) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan)

dj) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakul dalam laba rugi dan
ekuitas (jika ada):

&) jumlah kornitmen Kontraktual dalam perolehan Aset Tetap,

f) jumlah kompensasi dari pihak ketiga Untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan
nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak
diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif,

g) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap
untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasianj

(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir:

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset,

(5)jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan
model biaya, dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penuruhan nilai, yang menunjukkan prubahan selama
periode dan pembatasar-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham.

h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara
lain:

ca

Catatan 15
Catatan 15

Catatan 15

Catatan 45

Catatan 15

Catatan 15
Catatan 15
Catatan 15

Catatan 15

Page 38 OCR 0.863
Page 38 of 84

1

Dan - K n
(1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan,
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:

(3) estimasi saat penyelesaian: 1, Catatan 15
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada): v Catatan 15
(5) jumlah pengeluaran yang diakul dalam jumlah tercatat aset tetap dalam x Fasa da
pembangunan: dan
(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria v Catatan 15
aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan Pn
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.
Ii) Pengungkapan lainnya antara lain: v
(1)jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara,
(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih v
digunakan)
(3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual: M v Gian 13
(4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara "
material dari jumlah tercatat: 4
(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang
dihentikan pengakuannya,
(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal darl hibah, agar diungkapkan jenis Aset, W
nilai tercatat, dan tanggal perolehan,
(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset Lt
Tetap:
(B) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan M
penurunan nilai:
(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan M
alasan penjaminan: dan ,
(40) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya. Catatan 15

Page 39 OCR 0.917
Pape 39 of 84

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi

(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(A) Rincian aset menurut jenisnya, seperti) operated acreage, unoperated acreage, sumur

dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur
dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan,

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
(a) Lokasi penambangan:
(b)Saldo awal untuk masing-masing lokasi:
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(d)Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan

(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada
Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel
analisa umur tagihan

35)

Aset Tak Berwujud
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Tak berwujud antara lain:
a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasij

b) alokasi jumlah arnortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi
komprehensif,

rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada
awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi:

dalam hal terdapat kapitalisasi blaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka harus diungkapkan:

(4) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasl selama periode berjalan: dan

(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang
layak dikapitalisasi,

jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilalannya
untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas,

f) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan,

Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada
Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

(W) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut,
(2) jumlah tercatatnyaj dan

(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model
revaluasi:

€

d

e!

9

Page 40 OCR 0.894
Page 40 of 84

RA SY

(ne, can

h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan

jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas:
1) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujudj
1) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:

(4) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian),

(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilalan terakhir,

(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi,

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilal Wajar
aset,

(5) jumlah tercatat untuk setlap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat
dengan model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama

periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham.

36)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum
a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :
(1) Saldo awal:
(2)Penambahan dan pengurangan)
(3)Saldo akhir.
b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per arsa of Interest yang
mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir, dan
(2) Jumlah aset, jiabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.
c) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.

(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya
pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya,

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada):

Page 41 OCR 0.920
Pape 41 of 84

(Aa) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadI penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan :

(a) Alasan terjadinya penundaan,
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan

te) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
utara yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

d) Biaya Pengembangan Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1)Mutasi Blaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan
dengan menunjukkan:

(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan:
(b) Saldo awal:

(c) Penambahan/pengurangan,

(d) Amortisasi, dan

(e) Saldo akhir.

(2)Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih
berjalan

(3)Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan,

(d)Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:

(a) Alasan terjadinya penundaan,
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan

(ce) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama
yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

(5)Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian

dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest.

Liabilitas

1)

Utang Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,

b) jumlah utang usaha menurut mata uang, dan

c) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

2)

Provisi
a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka

Page 42 OCR 0.909
Page 42 of 84

Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos Ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak
konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel

yaltu :
a) biaya kontrak yang terjadi,

panjang.
b) Yang harus diungkapkan antara lairi: v
(4) nilai tercatat pada awal dan akhir periode: Kp
(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan:
(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan: v
(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum v
digunakan) v
(S) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi
karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto,
(6) uraian mengenal karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadInya arus keluar
sumber daya ekonomi)
(?) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud ja
dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi
Utarna yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan 1
(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset
yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.
3) Beban akrual
Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum Catatan 22
jatuh tempo,
4) Khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang, dan Catatan 17
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban. Catatan 17
5) Utang Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repoj Catatan 23
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek. Catatan 23
8) Khusus Kontrak Konstruksi v

Page 43 OCR 0.912
laba

Cc) kerugian yang dialami, dan
d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

Page 43 of 84

yang diakuij

» Khusus Industri Perbankan
a) Simpanan Nasabah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenls simpanan yang mengungkapkan:
(4) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu: v Catatan 18
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, v Laporan Posisi Keuangan,
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahunj v Catatan 18, Catatan 44
(8) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, Catatan 3.b
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau

dijaminkan: dan
(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening glro.

b) Simpanan dari Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu: Catatan 19
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: v Laporan posisi keuangan
dan Catatan 44

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: v Catatan 3.b
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir v

atau dijaminkan. Catatan 19

8) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa

a) Ke

&)
(2)
(3)
4)
(5)

wajiban Manfaat Polis Masa Depan

Yang harus diungkapkan antara lain :

Rincian berdasarkan program asuransi,
Rincian berdasarkan jenis pertanggungan:
Rincian berdasarkan mata uang,

Dasar perhitungan dan asurnsi aktuaris dan

Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

Page 44 OCR 0.897
b)

Page 44 of 84

Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung:

(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan

(a) Jumlah utang menurut mata uang.

2

Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Yang harus diungkapkan antara lain:
(d) Jumlah menurut jenis asuransi,
(2) Jumlah menurut tertanggung,

(3) Jumlah menurut mata uang: dan
(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

@)

Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:

(2) Jumlah menurut program asuransi,

(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan,

(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak
berelasi dan pihak ketiga,

(4) Metode perhitungan yang digunakan, dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangari.

bj

Utang Koasuransi (rewrite)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,

(3) Jumlah menurut jenis mata uang, dan

(4) Jumlah menurut umur utang.

Utang Reasuransi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur,

(3) Jumlah menurut jenis mata uang,

(4) Jumlah menurut umur utang, dan

(5) Jumlah utang atau plutang reasuransi yang disalinghapuskan.

Page 45 OCR 0.909
Page 45 of 84

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur
(2) Jumlah menurut jenis mata uang) dan
(3) Jumlah menurut jenis asuransi.

h) Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi.
» Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang sahamj
(2) Dasar perhitungan: dan
(3) Saldo menurut usia,

a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1)Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas

9) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.
10) | utang Pajak
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jenis dan jumlahnya: dan Catatan 21.b,
b) Informasi mengenai ketetapan pajak, Catatan 21-c, 21.d
11) | khusus Industri Pembiayaan
Kewajiban Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah Ilabilitas anjak plutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan
b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak plutana, dan jatuh tempo serta ikatan
penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.
12) Khusus Kontrak Konstruksi
Yang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.
13) | Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang
Yang harus diungkapkan antara laln bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai
dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana
diatur dalam Checklist ini.
14) | Uabilitas Keuangan Lainnya

Page 46 OCR 0.918
Page 46 of 84

Penat

Ke Ia Tee |

keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang:

(2)Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak
ketiga dan pihak berelasi:

(3)Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) nilai tercatat liabilltas keuangan untuk setiap kategori:
(b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan, dan

(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default).

b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1)Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang:

(2)Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang
terkait,

(3)Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakul selama
periode tersebut, dan

(4)Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
direstrukturisasi

15)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

16)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh
Tempo dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

17)

Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual,

Yang harus diungkapkan antara lain Ilabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang
dimiliki untuk dijual sesual dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak
lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.

Liabilitas Jangka Panjang

18)

Utang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang Harus diungkapkan antara lain :

a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang:
b) jumlah utang menurut mata Uang, dan

ec) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

Page 47 OCR 0.910
Page 47 of 84

Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang

19)

Yang Harus diungkapkan antara lain:

a)  rinclan jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang,

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:

c) tanggal jatuh tempo,

d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan
perolehannya,

» pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas
pinjaman:

9) Kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan,

i) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen,
pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan

j) pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang
akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan
posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara
Jain adalah:
(1)nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan
(2)ringkasan perjanjian larna dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka

waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.
20) Utang Sewa Pembiayaan

Yang harus diungkapkan antara lain :

jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor)

laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total
pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dan

akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable

a)
pada tanggal laporan posisi keuangan,
b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
nilai kininya, untuk setiap periode berikut:
(1) sampai dengan satu tahun,
(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahunj dan
(3) lebih dari 5 (lima)tahun.
c) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut,
d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakari
sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan)
8)

keuntungan ataui kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan

Page 48 OCR 0.897
Page 48 of 84

| sa AR we

Li)

dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembi
penjelasan Umum isi perjanjlan sewa yang material, antara lain:
(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen:

(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau
pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya, dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.

21) | Khusus Industri Perbankan
a) Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1)Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu, v
(2)RInclan jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, v
(3)Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, v
(4)Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat: v
($)Jumlah amortisasi pada tahun berjalan, v
(6)Ringkasan perjanjlan yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian,
tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting v
lainnya (Debt Covenance),
(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenance atas surat berharga
yang diterbitkan.
b) Pinjaman Diterima
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1)Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang, v Catatan 24
(2)Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, v Catatan 44
(3)Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, v Catatan 24, 44
tingkat bunga, tanggal jatuh ternpo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan
persyaratan penting lainnya(debt covenance):
(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance, v
(5)Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak v
lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka
manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih.
Cc) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain:
v

(1)Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas,
(2)Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

Page 49 OCR 0.898
Page 49 of 84

(3)Jumlah penyisihan penurunan hilal dan mutasi selama perlode berjalan.
(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi menurut
BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode pelaporan, dan

(5)Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan hilai
komitmen dan kontinjensi.

Catatan 26,34

22)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :

2)

5)
s)

d)

8)

Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(4) Saldo awal:

(2) Penyisihan yang dibentuk,

(3) Pengeluaran yang terjadi: dan

(4) Saldo akhir.

Kegiatan PLH yana telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan:

Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan:

Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban
penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah,

Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(L) Saldo awal:

(2) Penambahan dan Pengurangan :
(3) Saldo akhir.

Page 50 OCR 0.858
Page 50 of 84

F

TE
23)

mag Un
Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
a) Imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) gambaran umum mengenai jenis program. Catatan 41
(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang Catatan A1
menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat
diatribusikan ke dalam:
(a) biaya jasa kini,
(b) biaya bunga,
(c) luran oleh peserta programj
(d) keuntungan dan kerugian aktuarial,
(ey perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan nata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian,
(F) imbalan yang dibayarkan)
ta) biaya jasa lalu,
(h) kombinasi bisnis:
(i) curtailment, dan
() penyelesaian.
(3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program
yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang Catatan 41
seluruhnya atau sebagian didanai,
(4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nila! Wajar aset program serta saldo awal dan Eatatan ai

akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK
menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat diatribusikan
pada setiap:

(a) hasil yang diharapkan dari aset program,
(b) keuntungan dan kerugian aktuarialj

(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:

(d) iuran oleh pemberi pekerja,
(e) iuran oleh peserta program:
(f) imbalan yang dibayarkan:
(g) kombinasi bisnis, dan

(h) penyelesaian:

(5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban Imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir
(2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas
Aset dan Llabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang
mengungkapkan:

(a) keuntungan dani keruglan aktuarial neto yang tidak dlakul dalam laporan

Page 51 OCR 0.920
Page SL of 84

posisi keuangan,
(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan,

(c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
dalam SAK:

(d) Nilai Wajar pada akhir perlode pelaporan dari setiap hak penggantian yang
diakul sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan

(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan

(6) total beban yang diakui dl laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos
dimana hal tersebut termasuk:

(a) biaya jasa kini:
(b) biaya bunga:
(c) hasil yang diharapkan dari aset program,

(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset
sesuai dengan SAK:

(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor
100p (sepuluh per seratus):

(F) biaya jasa lalu:
(a) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya, dan
(h) dampak dari batasan dalam SAK:

(7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui
segera dalam saldo laba, meliputi:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial, dan
(b) dampak dari batasan dalam SAK,

(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada
pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan
kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesual dengan SAK,

(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total
aset program, untuk setiap kategori Utama dari aset program, yang mencakup,
namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, Instrumen utang, properti, dan
seluruh aset lain

(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program Untuk:

(a) setiap kategori Instrumen keuangan milik Perusahaan, dan
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan,

(41) penjelasan atas dasar yang digunakan Untuk menentukan tingkat pengembalian
yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama
dari aset program,

(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset,

(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan dan
diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara

Catatan 41

Catatan 41

Catatan 41

Catatan 41

Catatan 41

Page 52 OCR 0.897
Page 52 of 84

persentase dan variabel lainnya, termasuk:
(a) tingkat diskonto,

(b) tngkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode
yang disajikan dalam laporan keuangan,

(d) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam v
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakul sebagai Aset,

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau v
Variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif sebagai
dasar untuk kenaikan imbalan masa depan):

(e) tingkat tren blaya kesehatan: dan
(F) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria: Y Catatan 41
(14) dampak kenalkan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya v

v Catatan 41

Catatan 41

kesehatarryang- diasurnsikatrpada-
la) biaya jasa kinl agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan

pascakerja periodik netoj dan

(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.

(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tingal,
wajib dlungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat
tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu
angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah.

(15) Jumlah periode tahunan saat Ini dan periode empat tahun sebelumnya dari:

(a) nilal kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau
defisit pada program: dan v

(b) penyesuaian yang timbul pada:

(W Nabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari llabilitas
program pada akhir periode pelaporan: dan

(il) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset
program pada akhir perlode pelaporan:

(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari
iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan
dirnulal setelah periode pelaporan,

(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas
sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:

(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya v
imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti ituj

(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesual SAK,
maka Perusahaan mengungkapkan:

(1) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program Imbalan pasti dan dampak keuangan atas
perubahan program selama periode tersebut, aa

Page 53 OCR 0.903
Page 53 of 84

—a Ata" g
(ii) pengungkapan gambaran umum program sesuai dengan huruf a)
butir (1) mencakup penjelasan praktik infermal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan
pasti dan

Ciii)jika Perusahaan mencatat luran yang terutang untuk periode sesual SAK
informasi tentaha program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan
butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14),
dan butir (16) serta butir ii.

b) Iuran Pasti

Perusahaan yang menyelenggarakan program luran pasti harus mengungkapkan
jumlah yang diakul sebagai beban untuk program iuran pasti.

C) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya

Yang harus diungkapkan paling kurana jenis dan jumlah Imbalan kerja jangka panjang
lainnya.

d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada).

24)

Utang Obligasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang
asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat
obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:

b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:
c) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
d) nama Wall Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,

8) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada:

F) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwallamanatan:

9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dah kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): dan

h) persyaratan penting lalnnya.

Page 54 OCR 0.872
Page 54 of 84

PT TT Keterangan aa.

Sukuk
a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan.
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(4) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:

(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyarlah yang digunakan,

(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari,

(c) nilai nominal,

(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah):

(2) prinslp pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi hasil
(untuk Sukuk mudharabah):

--pembagian-dan/atau-pembayaran-imbalan atau

bagi hasil:

(9) jangka waktu,

(h) tujuan penerbitannya, dan

(persyaratan penting lain,
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan,
(@)jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan,
(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan)
(B)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan Gika ada),
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan

(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk
dan kondisi default).

26)

Utang Subordinasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

3) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga
kontraktual selama periode pelaporan

b) tujuan perolehannya,
c) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi:

d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhari Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi Utang dan kondisi defauit),

e) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, dan
f) persyaratan penting lainnya.

Catatan 25

Catatan 25

Catatan 25

Catatan 25

Page 55 OCR 0.912
Page 55 of 84

27) Obligasi Konversi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obllgasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannya,

b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti:

c) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat
konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan dari
sudut pandang pemegang obllgasi konversi:

d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya,

&) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:

H) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan,

9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada),

i) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

j) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum,
wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembelij

k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi,

I) keberadaan fitur derivatif melekat, dan

m) persyaratan penting lainnya

c Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
1) Modal Saham

Yang harus diungkapkan antara lain :

a)

b)
&)

Bagi setiap jenis saham, antara lain:
(4) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode,
(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham,
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal, dan
(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratanj
Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekultas,

Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan
persentase kepemilikan, yaitu:

Catatan 1.c

Page 56 OCR 0.905
Page 5G of 84

TAN

Aa Iu Wa

d)

e)

(1)Pemegang saham yang memiliki SY (Ilma perseratus) atau lebih,
(2)Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham, dan
(3)Pemegang saham lainnya,

Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan:

(1)Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti
pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau
pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
(RUPS),

(2)Sumber peningkatan modal saham, antara laln dari kapitalisasi agio, saldo laba,
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu (right Issue dan private placement), pelaksanaan
Wwaran, serta kanversi obligasi: dan

(3)Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian
pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modalj

Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar
disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek.

Catatan 27
Catatan 27
Catatan 27

Catatan 1.c

2)

Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)
Yang harus diungkapkan antara lain:

3)
b)
ka
d)
2)

n

Rincian jumlah tambahan modal disetor,

Uraian sumber agio saham

Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas,

Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor,

Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya:

Pengungkapan untuk selisih nilal transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:
(1) Narna dan penjelasan tentang entitas atal bisnis yang berkombinasij

(2) Penjelasan mengenal hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara,

(3) Tanggal efektif transaksi:

(a) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
akibat kombinasi bisnis tersebut,

(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan
yang terjadi:

(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai
tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima, dan

(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan Informasi antara lain:

(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk periode yang disajikan kembali,

«

«

Catatan 27
Catatan 27
Catatan 27

Page 57 OCR 0.911
Page S7 of 84

(b) mlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan,

(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.

3)

Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan,
(2) Nama entitas anak, dan
(3) Nama pihak yang bertransaksi:

b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian: dan

c) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya
Pengendalian.

4)

Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal
disetor:

b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang
diperoleh,

C) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal
disetor,

d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga
perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri, dan

e) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.

5)

Saldo Laba
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada):

b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait,
dan

C) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan.

Catatan 28

Catatan 28

6)

Waran

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran,
b) dasar penentuan Nilai Wajar waranj

C) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa):

Page 58 OCR 0.911
Page 58 of 8d

d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredai

sei pak dilusinyaj dan
8) Ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.

»

Pendapatan Komprehensif Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing
komponen pendapatan komprehensif lalnnya.

Laporan Laba Rugi dan
Penghasilan Komprehensif
Lain

8)

Kepentingan Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas

ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribuslkan secara langsung atau
tidak langsung pada entitas induk.

Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lainnya

1)

Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakul selama periode,
termasuk pendapatan yang berasal dari:
(1) Penjualan barang:
(2) Penjualan jasaj

(3) Bunga,
(4) Royalti, dan/atau
(5) Dividen,

diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama:
c) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1094 (sepuluh
perseratus) dari pendapatan:

d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam
setiap kategorl signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah
berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

e) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:

(1) Pendapatan kontrak konstruksi:

(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam perlode
berjalan,

(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui
dalam periode berjalan: dan

(cd Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak,
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:
(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal

Page 59 OCR 0.915
Puge 59 of 84

pelaporan
(b) Jumlah uang muka yang diterima dari
(c) Jumlah retensij

(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai
Aset dan Liabilitas,

#) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara
terpisah, antara lain:
(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan,

(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi
keagenan dengan pendapatan lainnya, dan

(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:

(a) Pendapatan bruto:
(b)  Retur/rabat/diskon terkait, dan
(e) Total pendapatan neto.

2)

Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Dasar ketentuan tarif:

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif,

8 Masa berlaku tarif,

ad) Besaran tarif, dan

e) Perjanjian lain yang terkait.

3)

Khusus Industri pembiayaan
Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:

a) Pendapatan pembiayaan konsumen,
b) Pendapatan anjak piutang: dan
c) Pendapatan sewa.

4)

Khusus Industri Rumah Sakit
Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat Inap, rawat jalan dan
penunjang medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:
a) Restitusij
b) Subsidi tidak mampu, dan

Page 60 OCR 0.925
Page 60 of 84

c) Selisih perhitungan klaim.

5)

Khusus Industri Transportasi

Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:

a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi,

b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi,
Cc) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi:

d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan, dan

&) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker
dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada
tersebut,

6)

Khusus Industri Telekomunikasi

Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa
telekomunikasl sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan
pihak lain.

Gi)

Khusus Industri Asuransi:
Pendapatan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto,
premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan
Untuk setiap jenis asuransi.

Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

8)

Khusus Industri Jalan Tol:
Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan
rincian pendapatan kerjasama operasi,

b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.

9)

Khusus Industri Perbankan

Pendapatan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :
a) Obligasi Pemerintah:

Catatan 29

Page 61 OCR 0.906
Page G1 of 84

Tana ena Pan kala
b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui
Cc) Efek-efek, dan

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

««

Catatan 29, 31

Catatan 29
Catatan 29

10)

Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(4) Biaya bahan baku:
(2) Biaya tenaga kerja: dan
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan)

b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 10Y6 (sepuluh perseratus) dari
pendapatan: dan

€) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual.

11)

Khusus Industri Rumah Sakit

Beban Departementalisasi/ Beban Operasional
Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:
a) Beban bahan:

b) Beban jasa pelayanan:

Cc) Beban pegawai,

d) Beban penyusutan sarana medis,

e) Beban pemeliharaan sarana,

() Beban asuransi:

9) Beban langganan daya dan jasa,

h) Beban depresiasi.

12)

Khusus Industri Asuransi:

a) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara laln rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim
bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klalm retensi sendiri untuk
setiap jenis asuransi.

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain:

Rinclan dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh
tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian.

Page 62 OCR 0.927
2

Page 62 of 84

€) Komisi Neto
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.

d) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi.

13)

Khusus Industri Perhotelan

Beban Departementalisasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi,
b) Gaji dan beban pegawai lainnya, dan

c) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

14)

Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara
lain:

a) Beban penjualan:

b) Beban distribusi: dan

€) Beban umum dan administrasi.

Catatan 37

15)

Khusus Industri Perbankan

a) Beban Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok
produk/jasa utama.

b) Beban Provisi dan Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

Catatan 30

Catatan 31

16)

Khusus Industri Pembiayaan
Beban Kerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara Jain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-
masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa
Pembiayaan.

12)

Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya,

Catatan 39

Page 63 OCR 0.923
Page 63 of 84

b) rincian dan jumlah Beban lalnnya
c) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
(1) biaya pinjaman meliputi:

la) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga
efektif,

(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakul sesuai SAK yang
berlaku: dan

(c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang
selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga:

(2) biaya keuangan lainnya yang terjadl dari transaksi Instrumen keuangan meliputi:
(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual,
(b) rugi neto dari Instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba
rugi: dan

(c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung
nilai.

d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi :

(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama
yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, dan

(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang
diungkapkan secara terpisah.

Catatan 38

18)

Khusus Industri Perbankan
a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.

Catatan 34

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

Catatan 32

€) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

Catatan 32

19)

Pendapatan Komprehensif Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Tak berwujud,
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti:

c) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan:

Laporan Laba Rugi dan
Penghasilan Komprehensif Lain,
Laporan Perubahan Ekuitas

Page 64 OCR 0.920
Page 64 of 84

4)
2)

n

La
keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual,

bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka
lindung nilai arus kas, dan

bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama.

20)

Pajak Penghasilan

Yang harus diungkapkan antara lain :

3)

b)

Be)

d)

2)

komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:

(1) beban (penghasilan) pajak kini:

(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kin! yang berasal dari periode
lalus

(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan
temporer dan pembalikannya:

(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru,

(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak dlakui sebelumnya atau
perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban
pajak kini dan beban pajak tangguhan:

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan
penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan

(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan
kesalahan yang diperhitungkan dalarn laporan laba rugi komprehensif,
dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif,

agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan

atau dikreditkan langsung ke ekuitas,

jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif

lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asoslasi dan/atau

Ventura Bersama,

penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu

atau kedua bentuk berikut ini:

(4) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi
dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif
pajak yang berlaku, atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku,
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku,

penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan

tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya:

Catatan 21.c

Catatan 21.d

Catatan 21.d

Catatan 21.d

Catatan 21.

Catatan 21.c

Page 65 OCR 0.918
h)

p))

k)

m

n)

8)

p)

Page 65 of 84

at

dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakul sebagal aset pajak

tangguhan dalam laporan keuangan,

jumlah agregat perbedaan temporer yang terkalt dengan investasi pada entitas anak,

cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas

pajak tangguhan yang belum diakui:

rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:

(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi:

(2) ditambah/dikurangi koreksi positif ata negatif (dirinci): dan

(3) laba kena pajak:

perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai

dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku:

pernyataan bahwa laba kena pajak hasll rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian

SPT Tahunan PPh Badan:

setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belur dikompensasi:

(1) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi
keuangan untuk periode sajian: dan

(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakul dalam laba rugi,
apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liabilitas
pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan:

beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan

(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama perlode,
bersama dengan jumlah terkait untuk setlap perlode sajian:

jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pernegang saham

Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi

untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan:

uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan
Praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi
bisnis,

peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib
diakul apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak
diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakul setelah tanggal akuisisi: dan

jurnlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas
aset pajak tangguhan, apabila:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak

mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak
yang telah ada: dan

cc

Catatan 21.c
Catatan 21.c
Catatan 21.c
Catatan 21.c

Catatan 21.c

Catatan 21.c

Catatan 21.d

Page 66 OCR 0.907
Page 66 of 84

WRP ai “Keterang -

| Ada |

(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang
mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar
dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat
dlatribusikan kepada entitas induk untuk perlode tersebut. Rekonsiliasi tersebut
mencakup darnpak individual dari setiap jenis Instrumen yang mempengaruhi laba per
sahamy

b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam

penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut.

Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak Individual dari setiap jenis Instrumen yang

mempengaruhi laba per saham:

instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi

mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam

penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk
periode sajian)

penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa,

selain yang dihitung sesual dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode

pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan, dan

e) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.

c)

d

Catatan 42

Catatan 42

22)

Transaksi Pihak Berelasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengungkapan mengenai transaksl atau saldo dengan pihak berelasi, yang jumlahnya:
(1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan orang

atau anggota keluarga terdekat, dan/atau
(2) lebih dari 0,596 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi
dengan entitas berelasi,

b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi nama,
sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi dan saldo
dengan pihak dimaksud:

€) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan
pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk
komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut
dalam laporan keuangan, paling kurang:

Catatan 44

Catatan 44

Catatan 44

Page 67 OCR 0.897
3)

|

Page 67 of 84

(2)jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, termasuk
komitmen, dan:

(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan
sifat imbalan yang akan diberikan, untiik penyelesaian: dan

(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima,

(3)iumlah cadangan kerugian penurunan nllal, beban cadangan kerugian penurunan
nilai secara Individual dan kolektif, dan penghapusan plutang terkait dengan
jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usahaj dan

(4)alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan
pembentukan,

pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam hurufa) dan b)
dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(i)entitas induk:

(2)entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas:
(3)entitas anak,

(9)entitas asosiasi,

(5)Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturerj

(6)personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya: dan
(7)pihak-pihak berelasi lainnya.

seluruh kompensasi yana diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok
direksi, komisaris, pemegang saham utama yana juga sebagai karyawan, dan
manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut:

(1)imbalan kerja jangka pendek:
(2)imbalan pascakerjay

(3)imbalan kerja jangka panjang lainnya:
(4)pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(5)pembayaran berbasis saham.

untuk entitas berelasi dengan pemerintah :

(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan
Perusahaan:

(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan

(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara Individual,
signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi

«

Catatan 44

Catatan 44

Catatan 44

Catatan 36
Catatan 41
Catatan 36

Page 68 OCR 0.917
Page 68 of 84

Pa |
tersebut.
23) | Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah rnata Uang selain mata uang fungsional. Catatan 3.b
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya Catatan 3.b
dalam mata uang fungsional,
(2) posisi neto dari aset dan Ilabilitas moneter dalam mata uang asing, Catatan 3.b
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional:
(4) jumlah selisih kurs yang dlakul dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang Catatan 33
timbul pada Instrumen keuangan yang dlukur pada nilai wajar melalul laba rugi,
dan
(5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan
dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut
pada awal dan akhir periode.
24) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama perlode tertentu untuk
suatu aset individual, termasuk goodwil/ atau suatu Unit penghasil kas:
(4) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi
penurunan hilal,
(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut
dan Unsur laporan laba rual komprehensif yang didalamnya tercakup rugi
penurunan nilai,
(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakul dalam laba rugi selama Catatan 35
perlode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya
tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik,
(4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya,
(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut, dan
(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilal atas aset revaluasian yang diakul dalam
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap Catatan 35

kelompok aset.

Page 69 OCR 0.919
a)

b)

ks)

Page 69 of 84

Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan
Periode Lalu

Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara laln :

(1)
(2)

(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah dampak

sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi,
jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan

pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan.

Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :

(s3)
2

3)

4)

(5)

sifat dari perubahan kebijakan akuntansi:

alasan penerapan kebijakan akuntansl baru memberikan informasi yang andal
dan relevan,

jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian:

jumlah penyesualan yang terkait dengan periode-perlode sebelum periode yang
disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya, dan
keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode

tertentu atau Untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut disajikan
dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi,

Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1)
2)

3)
(9)

Sifat dari kesalahan periode lalu:

jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:

(a) bagi setiap pos laporan keuangan, dan

(b) laba per saham dasar dan dilusian:

jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awalj dan

keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan
penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
kembali retrospektif tidak praktis.

Catatan 2.6
Catatan 2.e

Page 70 OCR 0.903
a)

Page 70 of 84

Kombinasi Bisnis

perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis
yang terjadi selama perlode pelaporan, yaitu:

«)
2
3)

IG)
(5)

(8)
(7)

(8)

9)

(10)

1)

nama dan penjelasan tentang pihak yang diakulsisi,
tanggal akuisisi:

biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas,
periode berjalan, dan akurnulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis,

persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh,

alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak
penaakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi:

penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui,

Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai
Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan,

kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:

(a) jurnlah yang diakul pada tanggal akuisisi:

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran:
dan

(0) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak
dapat diestlmasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak
dapat dlestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak
terbatas, maka pihak pengakulsisi mengungkapkan fakta tersebut:

Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan

kelompok utama plutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan

langsung, dan kelompok piutang lain, yaltu sebagai berikut:

(a) Nilai Wajar piutang,

(b) jumlah piutang bruto kontraktual: dan

(c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang
diperkirakan tidak tertagih,

jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset

yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih:

setiap Nlabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:

(a) Uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar
sumber daya ekonomi terjadi,

Catatan 1.b,43
Catatan 1.b, 43

Catatan 1.b, 43

Catatan 2.ad, 4.e

Catatan 43

Catatan 43

Catatan 43

Catatan 43

Catatan 43

Page 71 OCR 0.915
Page 71 of 84

mendasari prakiraan peristiwa masa depai
(0) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut,
(12) dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat
dlukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

(a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait
perikatan dan kontijensij dan

(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal,
(13) dalam hal pembelian dengan diskon:

Ka) jumlah keuntungan yang dlakui dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan,
(14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakulsisi memiliki kurang dari 100Ys

(seratus perseratus) dati kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal
akuisisi:

(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang
diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya, dan
(b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan
nillal tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar:
(15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

(a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekultas pihak yang
diakuisisi yang dimiliki oleh plhak pengakuisisi segera sebelum tanggal
akuisisi, dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran
kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi
yang dimiliki oleh pihak pengakulsisi sebelum kombinasi bisnis dan pos
dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui keuntungan atau
kerugian tersebut,

(16) Informasi sebagai berikut:

(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif
pada periode pelaporan, dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk
periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua
kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan
sejak awal periode pelaporan.

Catatan 43

Page 72 OCR 0.887
Page 72 of 84

ng

ka)

d)

Era Kelaranggn ben AP Ah

Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya,

Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan informasi berikut

Untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif material:

(1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,
Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis Imbalan dan jumlah
yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya
bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai,

(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi
awalnya belum selesais dan

(C) sifat dan jumlah dari setiap penyesualan periode pengukuran yang diakui
selama periode pelaporan

(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akulsisi sampal dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau
sampal dengan Perusahaan menyelesalkan Ilabilitas Imbalan kontinjensi atali
Nabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan
yang timbul selama penyelesaian:

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
perubahan tersebut, dan

(c) teknik penilalan dan input model utama yang digunakan untuk mengukur
imbalan kontinjensij

(3)  liabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada,

(4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan,

(5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau keruglanyang diakul pada
periode pelaporan yang:

(a) terkait dengan aset teridentifikasi yana diperoleh atau llabilitas yang
diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau
periode pelaporan sebelumnyaj dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami
laporan keuangan Perusahaan hasil penggabunganj

pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi

kombinasi bisnis: dan

Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan

dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:

(1) jumlah harga yang dibayarkan)

Page 73 OCR 0.923
Page 73 of 84

agian darl harga yang merupakan Kas dan Setara Kas

(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
Pengendalian diperoleh: dan

(4) jumlah aset dan Iiabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau

bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan
kategori utamanya.

27)

Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) pengungkapan pada level segmen:
(4) informasi umum, yang terdiri dari:
(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen
dilaporkan, dan

(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen
dilaporkan,

(2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban
tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar
pengukurannya:

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen
dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya
terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan:

b) pengungkapan pada level entitas

(1) Informasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setlap produk dan jasa atau setiap
kelompok produk dan jasa yang serupa.

(2) Informasi wilayah geografis

(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:
I. negara domisili Perusahaan: dan
Ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
Individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara
terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara
tersebut secara Individual.
(b) Aset tidak lancar selain Instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,
aset Imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang
berlokasi di:

i. negara domisili Perusahaan, dan

Catatan 45

Catatan 45

Catatan 45

Page 74 OCR 0.917
Page 74 of 84

il. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memi

hal aset dari suatu negara asing secara Individual jumlahnya material,
(maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.

(3) Informasi pelanggan utama

Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal
mencapai 1096 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,
Perusahaan harus mengungkapkan:

ta) Fakta:
(b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan
(c) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

28)

Operasi yang Dihentikan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(3) uraian tentang alasan operasi dihentikan,

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan Ilabilitas operasi yang
dihentikan: dan

(8) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari
aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.

b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
dihentikan, antara lain:

(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif
meliputi:

(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, dan

(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan
yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang terkait:

(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas oporasi, investasi dan
pendanaan dari operasi yang dihentikan, dan

(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk.

29)

Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat

a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya,
yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan
spekulasi,

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib mengungkapkan
untuk setiap kontrak Instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi lindung nilal dan
kelompok non lindung nilai:

Catatan 11

Page 75 OCR 0.871
Page 75 of 84

Ket Pa r

2 £ BEA Ia 33 r 2
(1)hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta,
bunga, komoditas atau lain-lain:

Catatan 11
(2)pihak lawan transaksi (counterparties): v
(3)tanggal jatuh tempo: v
(4)nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan,
(5)beban atau Pendapatan pada periode pelaporan, v
(6)pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilais dan v
(7)persyaratan penting lainnya. v
ce) Yang harus diungkapkan antara lain: v
(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strateg| Catatan 2. m
Untuk mencapai tujuan tersebut:
(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk Catatan 2.m
penjelasan mengenal Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dillndung
nilai, dan
(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan
tujuannya. Catatan 2.m
30) | Nilai Wajar Instrumen Keuangan Catatan 3.i
Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan Ilabilitas keuangan
antara lain:
a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi
keuangan) dan
b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar
aset keuangan dan liabilitas keuangan.
31) | dividen
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai
distribusi kepada pemilik pada perlode pelaporan: Catatan 28
b) Jumlah utang dividen untuk:
(1) periode pelaporan, dan v
(2) periode sebelumnya:
C) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah v
periode pelaporan tetapi sebelurn tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak
diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan, dan
d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui. N

Page 76 OCR 0.890
Page 76 of 84

3

Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah Ilabilitas kontinjensi lainnya
secara terpisah,
b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya,
c) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan
bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas, dan

dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar
ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:

d

(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan

(2)jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek,
labilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama.

33)

Perikatan dan Kontinjensi

a) Perlkatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(4) perikatan yang meliputi:

(a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis,
royalti, dan lisensi, dlungkapkan:

IL pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian,

ji. periode berlakunya perikatanj

iii, dasar penentuan kompensasi dan denda,

iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan, dan
V.  pembatasan-pembatasan lainnya,

(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang
akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, Ikatan
untuk investasi, diungkapkan:

i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian,
Ii. periode berlakunya perikatan:
iii. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi, dan
iv. sanksi-sanksi:
(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:
(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan

Page 77 OCR 0.905
b.

Page 77 of 84

antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin:
(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan,

(c) periode berlakunya jaminan: dan

(d) nilai jaminan:

(3) fasilitas kredit yang belum digunakan misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan
(4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.

Kontinjansi

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) perkara atau sengketa hukum,

diungkapkan:
(a) pihak-pihak yang terkait:
(b) jumlah yang diperkarakan:

(c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion):
dan

(d) dampak keuangan,

(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah

lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi
dampak keuangannya:

(3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan:

(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah
pokok dan denda atau bunganya: dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau
banding):

(4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:

(a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensis
(b) estimasi dari dampak keuangannya)

(c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus
keluar sumber daya: dan

(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga,

«

Catatan 40, 44
Catatan 40, 44

Catatan 21.f
Catatan 21.f

34)

Khusus Industri Perkebunan

Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma,

b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama,

Page 78 OCR 0.918
Page 78 ot 84

Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan,

Hak dan Ilabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama:
Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama, dan

Isi perubahan perjanjian, jika ada.

35)

Manajemen Risiko Keuangan

a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen
keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas
pada risiko sebagai berikut:

(1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh
tempo atau tidak mengalami penurunan nilal dan yang lewat jatuh tempo pada
akhir perlode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai,
risiko likuiditas, antara lain:
ta) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang

menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman
terhadap periode arus kas: dan

(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risika likuiditas,

(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana
entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak
perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba
rugi dan ekuitas, dan

(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan.

Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan

kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari

Instrumen keuangan.

(2

b

Catatan 3.a

Catatan 3.c

Catatan 3.c
Catatan 3.b

Catatan 3.d-j
Catatan 3

36)

Khusus Industri Perbankan
a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan posisi
keuangan:
(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

Catatan 3.j, SL.e

Catatan 3.j, 51.2
Catatan 3.j, Sl.e

b) Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal
laporan posisi keuangan,

(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia,

Catatan S1.d

Catatan 51.d

Page 79 OCR 0.905
Page 79 or 84

(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto,

c) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum

Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana
pihak ketiga di bank.

d

Aktivitas Fiduciary

Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciary yang
meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan Investasi dan reksadana.

37)

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang

meliputi:

a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah
tersebut disajikan selarna tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi:

b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham
setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang:

C) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-reorganisasi,

4d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilalan Aset dan liabilitas sebelum
digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan

2) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam
laporan posisi keuangan untuk janaka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-
reorganisasi.

38)

Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola
permodalannya, termasuk:

(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal:

(2) sifat persyaratan dan Implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk
memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan

(3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya:
b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal,
Cc) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya:

4) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal
Ciika ada): dan

&) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila
terjadi ketidakpatuhan.

«

Catatan 3, 51.c

Catatan 3.j, 51.c
Catatan 3.j, 5S1.c
Catatan 3.j, 51.c

Page 80 OCR 0.931
Page 80 of 84

39) | Transaksi Nonkas
Yang harus diungkapkan antara lain :
Transaksi pada aktivitas Investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas Laporan Arus Kas (Informasi
dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas. tambahan arus kas)
Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan,
akuisisi melalul penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.

40) | Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus diungkapkan antara lain :

a)

b)

fa
4)

)

3)

rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek
ataupun jangka panjang,

penjelasan mengenal setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada
pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti
kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesaian,

jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsl saham untuk setiap kelompok
opsi saham:

untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham
pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan,

kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham
yang beredar pada akhir perlode,

penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai
berikut:

(4) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar opsi
tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar
tersebut diukur, dan

(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
untuk Instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain
opsi saham):

dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam

suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.

Page 81 OCR 0.912
a)

Khusus Industri Asuran

Page 81 of 84

Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Analisis Kekayaan:

(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas:

(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi:

(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

92) | Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah v
Hal-hal yang harus diungkapkan:
a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirlan unit Asuransi Syariah:
b) Jenis Akad Asuransi Syariah:
C) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syarlah: dan
d) Zakat.

43) | Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:
a) Kontrak reasuransi: v
b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya, v
C) Rasio keuangan penting: v
d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan v
8) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup v

perusahaan.
44) | Khusus Industri Kehutanan : v

2)
b)

9
4)
2)

n

Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu):

Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan luran wajib
lainnya:

Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman
kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam),

Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Blna desa hutan dan biayanya,

Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan
akumulasinya: dan

Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :

Page 82 OCR 0.890
Page 82 of 84

— E
(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.

rian

45) | Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi v
yang ada pada akhir perlode pelaparan, maka Perusahaan memutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini, dan
contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui
peristiwa yana sebelumnya tidak diakul:
b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan, v
maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:
(1) tanggal terjadinya
(2) sifat peristiwa, dan
(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi
tersebut tidak dapat dibuat.
46) | perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait
dengan Aktivitas Perusahaan
Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait
dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus
diungkapkan antara lain:
a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut, v Catatan 50
b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi, v Catatan 50
c) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan v Catatan 50
d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan V Catatan 50
keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui
atau diestimasi secara wajar.
47) | Reklasifikasi
a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam
laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) sifat reklasifikasi, v
(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi: dan v
(3) alasan reklasifikasi. v

Page 83 OCR 0.927
Page 83 of 84

b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan:

(d1 )alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut, dan
(2)sifat penyesualan yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.

48)

Hibah Pemerintah

Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai

berikut:

a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi
bentuk lain dari bantuan pemerintah: dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan
pemerintah yang telah diakui.

49)

Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain
a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas
pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain,
(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta
penjelasannya: dan
(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta
penjelasannya.
c) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk
melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara
tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.

50)

Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau
keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang
mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

Page 84 OCR 0.933
Page 84 of 84

Disclosure checklist ini dibuat oleh manajemen guna memenuhi ketentuan Surat Edaran Bapepam-LK No.SE-17/BL/2012 dan bukan merupakan
bagian yang diharuskan dalam penyajian laporan keuangan.

Namun demikian, sebagaimana dinyatakan dalam Laporan Auditor Independen No. 00016/2.1457/AU.1/07/0229-4/1/1/2025 tertanggal 28 Januari
2025, Akuntan Publik telah mengaudit Laporan Keuangan Konsolidasian PT Bank OCBC NISP Tbk dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada

tanggal 31 Desember 2024, dengan Opini Tanpa Modifikasian.

Jakarta, 28 Januari 2025 I&

HN

Direktur Finance

File

File Open PDF
Source IDX
Size6.17 MB
Published31 Jan 2025
Pages84
Characters152,651
Text sourceOCR
OCR confidence0.905

Names mentioned 12 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank OCBC NISP Tbk p.1 ×5
unresolved org Kantor Akuntan Publik Rintis p.1
unresolved org Rintis Rekan & Rekan p.1
unresolved person Lucy Luciana Suhenda p.1
unresolved person CPA S.E. p.1
unresolved org Bapepam-LK p.4 ×4
unresolved org Menteri Keuangan p.5 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.11 ×13
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.37
unresolved org PT TT p.54
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.56
unresolved org Bapepam p.72 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

FinancialStatement-2024-Tahunan-NISP.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result