Skip to content
Back to announcement

20260624_KAEF_Penyampaian Bukti Iklan_32103964_lamp1.pdf

Other Text extracted KAEF

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 1

Page 1
                                                                                                                                                                                                                    BISNIS 7
Rabu, 24 Juni 2026
Edisi: 13028 | Thn. 54

HARIAN TERBIT              Koran Aspirasi Rakyat




KEMENDAG LEPAS                                                                                                                                                   CIPS: Perbaikan Sawit Swadaya
                                                                                                                                                                 Hindari Kehilangan Rp70 Triliun PDB
EKSPOR BAJA KE KANADA                                                                                                                                            Jakarta, HanTer - Cen-
                                                                                                                                                                 ter for Indonesian Policy
                                                                                                                                                                 Studies (CIPS) menilai
                                                                                                                                                                                                                     produktivitas secara ber-
                                                                                                                                                                                                                     kelanjutan.
                                                                                                                                                                                                                                                                         belum terselesaikan, Indo-
                                                                                                                                                                                                                                                                         nesia akan terus kehilang-
                                                                                                                                                                                                                                                                         an peluang menciptakan




SENILAI 3,85 MILIAR
                                                                                                                                                                 perbaikan produktivitas                             Temukan Lebih                                       pertumbuhan ekonomi
                                                                                                                                                                 petani sawit swadaya pen-                           Banyak                                              yang lebih besar di sektor
                                                                                                                                                                 ting dilakukan untuk men-                                Di tempat yang sama,                           kelapa sawit," ujar Rah-
                                                                                                                                                                 cegah potensi kehilangan                            Peneliti dan Analis Kebi-                           mad.
                                                                                                                                                                 produk domestik bruto                               jakan Senior CIPS Rahmad                                Di balik potensi eko-
                                                                                                                                                                 (PDB) Rp70,3 triliun, cru-                          Supriyanto mengatakan                               nomi yang besar, lanjut-
                                                                                                                                                                 de palm oil (CPO) melalui                           studi terbaru yang dilaku-                          nya, produktivitas petani
                                                                                                                                                                 penguatan peremajaan,                               kan pihaknya menunjuk-                              swadaya masih tertahan
        Kementerian




                                                                                                                                                  ISTIMEWA
                                                                                                                                                                 legalitas, dan pembiayaan.                          kan tanpa perbaikan pada                            oleh berbagai hambatan
        Perdagangan                                                                                                                                                   Chief Executive Officer                          kendala yang dihadapi pe-                           yang saling berkaitan se-
                                                                                                                                                                 CIPS Anton Rizki menyam-                            tani swadaya,                                       hingga kontribusi mereka
         (Kemendag)                                                                                                                                              paikan isu produktivitas                                 "Indonesia berisiko                            terhadap pertumbuhan
     melepas ekspor                                                                                                                                              petani sawit swadaya me-                            kehilangan tambahan pro-                            produksi sawit nasional
                                                                                                                                                                 rupakan persoalan yang                              duksi minyak sawit mentah                           belum optimal.
    produk fabrikasi                                                                                                                                             sangat urgen untuk segera                           (CPO) sebesar 4,73 juta                                 Studi CIPS (2026)
baja struktural milik                                                                                                                                            ditangani. Saat ini, sekitar                        ton, kehilangan pening-                             mencatat sekitar 2,4 juta
                                                                                                                                                                 41 persen petani sawit di                           katan ekspor hingga 718,5                           petani saat ini mengelola
PT Trimitra Fabrikasi                                                                                                                                            Indonesia merupakan pe-                             juta dolar AS, dan kehi-                            tanaman sawit yang telah
   Engineering (TFE)                                                                                                                                             tani independen atau swa-
                                                                                                                                                                 daya yang masih memiliki
                                                                                                                                                                                                                     langan tambahan PDB se-
                                                                                                                                                                                                                     kitar Rp70,3 triliun," kata
                                                                                                                                                                                                                                                                         berusia lebih dari 25 tahun
                                                                                                                                                                                                                                                                         dan tidak lagi produktif.
  ke Kanada, senilai                                                                                                                                             ruang besar untuk mening-                           Rahmad.                                             Sementara itu, program
   216 ribu dolar AS                                                                                                                                             katkan produktivitasnya.
                                                                                                                                                                      "Dan kalau ini tidak
                                                                                                                                                                                                                          Rahmad menekan-
                                                                                                                                                                                                                     kan temuan itu menjadi
                                                                                                                                                                                                                                                                         Peremajaan Sawit Rakyat
                                                                                                                                                                                                                                                                         (PSR) yang dirancang pe-
 atau setara Rp3,85                                                                                                                                              dilakukan maka dalam                                penting mengingat data                              merintah belum membe-
                                                                                                                                                                 studi kami, kami perkira-                           Kementerian Pertanian                               rikan hasil yang optimal.
miliar untuk periode                                                                                                                                             kan bisa mencapai potensi                           (2026) mencatat petani sa-                              Hasil studi juga me-
   Juni 2026 di Kota                                                                                                                                             kehilangan lebih dari Rp70                          wit swadaya mengelola se-                           nemukan petani masih
                                                                                                                                                                 triliun dari segi pendapat-                         kitar 41 persen lahan sawit                         menghadapi keterbatasan
    Cilegon, Banten.                                                                                                                                             an PDB Indonesia. Jadi                              nasional dan berkontribusi                          kapasitas praktik budidaya
                                     DIREKTUR Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi                                                  cukup besar juga potensi-                           terhadap 35-40 persen pro-                          yang baik (good agricultu-
                                                                                                                                                                 nya," kata Anton di Jakar-                          duksi tandan buah segar                             ral practices/GAP), akses
Jakarta, HanTer - Direk-             keterangannya di Jakarta,            nufaktur terhadap ekspor            sebesar 6,08bpersen dalam                          ta, Selasa.                                         (TBS) Indonesia.                                    terhadap benih unggul,
tur Jenderal Pengembangan            Selasa (23/6/2026).                  Indonesia.                          lima tahun terakhir (2021-                              Dia memaparkan hal                                  "Namun, produktivitas                          pembiayaan yang terjang-
Ekspor Nasional Kemendag                 Puntodewi menjelaskan,               Pada Januari-April              2025)," ujar Puntodewi.                            itu dalam Exclusive Me-                             mereka saat ini baru men-                           kau, serta pendampingan
Fajarini Puntodewi menga-            fabrikasi baja struktural me-        2026, ekspor nonmigas                   Di sisi lain, sepanjang                        dia Luncheon Discussion                             capai sekitar 26,5 persen                           teknis yang memadai.
takan ekspor berkesinam-             rupakan salah satu produk            Indonesia mencapai 87,74            2025, nilai ekspor besi dan                        bertajuk Peningkatan Pro-                           dari potensi maksimal yang                              Selain itu, sebagian be-
bungan ini menunjukkan               ekspor manufaktur berni-             miliar dolar AS atau tumbuh         baja tercatat mencapai                             duktivitas Petani Swadaya:                          dapat dicapai," ujarnya.                            sar petani swadaya masih
kemampuan industri nasi-             lai tambah tinggi melalui            6,28 persen bila dibanding-         29,76 miliar dolar AS de-                          Kunci Dongkrak Daya Sa-                                  Dia menuturkan ren-                            terkendala legalitas lahan,
onal dalam menghasilkan              pengolahan, rekayasa, dan            kan dengan periode Janu-            ngan tren peningkatan sebe-                        ing Minyak Sawit Indone-                            dahnya produktivitas pe-                            yang menghambat mereka
produk berdaya saing tinggi          fabrikasi lanjutan.                  ari-April 2025 yang sebesar         sar 5,61 persen dalam lima                         sia yang dihadiri sejumlah                          tani sawit swadaya meru-                            mendapatkan akses ban-
yang mampu memenuhi                      Proses ini menghasilkan          82,56 miliar dolar AS.              tahun terakhir (2021-2025).                        asosiasi petani sawit.                              pakan cerminan berbagai                             tuan maupun sertifikasi
kebutuhan pasar interna-             produk dengan nilai jual                 Sementara itu, untuk                Puntodewi menilai tren                              Lebih lanjut, ia me-                           hambatan yang masih di-                             berkelanjutan.
sional.                              lebih tinggi dibandingkan            ekspor besi dan baja, ni-           positif tersebut menun-                            nekankan masih adanya                               hadapi petani. Persoalan                                Padahal, sertifikasi da-
    "Kemendag mendukung              bahan baku maupun produk             lainya tercatat sebesar 9,61        jukkan masih terbukanya                            hambatan struktural yang                            itu tidak hanya berdampak                           pat menjadi instrumen
peningkatan kinerja ekspor           baja setengah jadi.                  miliar dolar AS pada Janu-          peluang pasar global bagi                          dihadapi petani. Oleh ka-                           pada pendapatan peta-                               untuk mendorong pene-
produk-produk manufak-                   Selain itu, pengembang-          ari-April 2026.                     produk fabrikasi baja Indo-                        rena itu, CIPS mereko-                              ni, tetapi juga membatasi                           rapan praktik budidaya
tur bernilai tambah ting-            an ekspor produk fabrikasi               "Khusus produk fabri-           nesia. PT TFE pun menjadi                          mendasikan peningkatan                              potensi kontribusi sektor                           yang lebih baik, penguat-
gi. Kami harap, pelepasan            baja sejalan dengan ke-              kasi baja struktural, ekspor        salah satu perusahaan yang                         investasi kepada petani,                            sawit terhadap perekono-                            an kelembagaan petani,
ekspor kali ini memotivasi           bijakan hilirisasi industri          Indonesia tercatat sebe-            berhasil memanfaatkan pe-                          tidak hanya dalam bentuk                            mian nasional.                                      peningkatan kapasitas,
lebih banyak pelaku usaha            nasional yang bertujuan              sar 39,68 juta pada Janu-           luang tersebut dengan terus                        pendanaan, tetapi juga me-                               "Selama tantangan se-                          serta akses yang lebih luas
untuk semakin menggiatkan            meningkatkan daya saing,             ari-April 2026. Komoditas           memperluas jangkauan eks-                          lalui perhatian kebijakan                           perti peremajaan, pembi-                            terhadap pendampingan
ekspor produk bernilai tam-          nilai tambah domestik,               tersebut juga mencatatkan           pornya ke berbagai negara.                         dan upaya bersama untuk                             ayaan, legalitas lahan, dan                         dan pasar.
bah," kata Puntodewi dalam           dan kontribusi sektor ma-            tren pertumbuhan positif                                 Danial                       mendorong peningkatan                               penguatan kelembagaan                                                    Danial




Komoditas Kelapa Parut Gorontalo
                                                                                                                                                                                                       PEMANGGILAN
                                                                                                                                                                                          RAPAT UMUM PEMEGANG OBLIGASI (“RUPO”)
                                                                                                                                                                                      OBLIGASI WAJIB KONVERSI KIMIA FARMA I TAHUN 2023


Tembus Pasar Internasional
                                                                                                                                                             PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, berkedudukan di Jakarta, dalam hal ini bertindak selaku Wali Amanat dari Obligasi Wajib Konversi Kimia Farma
                                                                                                                                                             I Tahun 2023 (“Obligasi Wajib Konversi”), yang diterbitkan oleh PT Kimia Farma (Persero)Tbk, suatu perseroan terbuka yang berkedudukan di Jakarta
                                                                                                                                                             Selatan (“Emiten”) berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Wajib Konversi Kimia Farma I Tahun 2023, Akta Nomor 04 tanggal 1 Desember 2022,
                                                                                                                                                             yang dibuat dihadapan Mochamad Nova Faisal, SH, Mkn., Notaris di Jakarta, berikut perubahan-perubahannya (“Perjanjian Perwaliamanatan”), dengan
                                                                                                                                                             ini mengundang para Pemegang Obligasi Wajib Konversi Kimia Farma I Tahun 2023 (“Pemegang Obligasi Wajib Konversi”) untuk menghadiri RUPO yang
                                                                                                                                                             akan diselenggarakan pada:
                                                                                                                                                                         Hari, tanggal       : Selasa, 30 Juni 2026
Jakarta, HanTer - Badan Kar-         daerah,” kata Karding dalam          onal, termasuk standar ketat        ton dengan nilai ekonomi sekitar                           Waktu               : 13.00 WIB – selesai
antina Indonesia (Barantin) me-      keterangan tertulis yang diterima    negara-negara Uni Eropa,” ung-      Rp1,575 miliar.                                            Tempat              : Kantor Pusat PT Kimia Farma (Persero) Tbk
ngatakan hilirisasi komoditas                                                                                                                                                                  Jl. Veteran Nomor 9, Jakarta Pusat
                                     di Jakarta, Selasa (23/6/2026).      kapnya.                                  Sementara itu, Kepala Kar-
                                                                                                                                                             Agenda RUPO:
kelapa di Gorontalo telah berhasil         Menurut dia, keberhasilan           Karding menjelaskan layan-     antina Gorontalo Iswan Hariyanto               1. Penjelasan dari Perseroan dan persetujuan terkait belum terpenuhinya kewajiban keuangan Perseroan sebagaimana Pasal 6.3 poin (i) Perjanjian
menembus pasar internasional         ekspor kelapa parut tersebut juga    an Barantin saat ini berfokus       mengatakan keberhasilan kelapa                       Perwaliamanatan, yaitu belum terpenuhinya perbandingan antara aset lancar dengan liabilitas jangka pendek tidak kurang dari 100% (seratus per
Uni Eropa melalui ekspor 26          sejalan dengan upaya pemerintah      pada empat pilar utama sertifika-   parut menembus pasar Jerman                          seratus) berdasarkan laporan keuangan konsolidasi yang telah diaudit tanggal 31 Desember 2024 dan laporan keuangan konsolidasi yang telah diaudit
                                                                                                                                                                   tanggal 31 Desember 2025.
ton kelapa parut (desiccated         mendorong hilirisasi dan indus-      si, yakni kesehatan, keamanan,      menunjukkan mutu produk ola-                   2. Persetujuan untuk pengesampingan ketentuan dalam Pasal 6.3 poin (i) tersebut yang mulai berlaku pada periode laporan keuangan konsolidasi yang
coconut) senilai Rp1,2 miliar ke     trialisasi guna meningkatkan nilai   pemenuhan mutu, dan ketertelu-      han daerah telah mendapat peng-                      telah diaudit tanggal 31 Desember 2026 sampai dengan 23 Februari 2028, atau sampai dengan seluruh kewajiban Perseroan terpenuhi.
                                                                                                                                                             3. Persetujuan penjaminan aset milik Perseroan kepada PT Danantara Asset Management (“DAM”) atas pinjaman pemegang saham yang diterima
Jerman.                              tambah komoditas dalam negeri.       suran (traceability) produk yang    akuan dari pasar internasional.                      Perseroan dari pihak DAM.
    Kepala Barantin Abdul Kadir            Ia mengatakan Barantin         didukung inspeksi berbasis sains         Menurut dia, pencapaian ter-              4. Persetujuan penyesuaian kewajiban pembayaran bunga Obligasi Wajib Konversi sebesar 50% OWK yang dimiliki oleh PT Akar Investasi Indonesia dan
Karding mengatakan, ekspor ter-      berkomitmen memperkuat du-           (science-based inspection) serta    sebut membuka peluang pening-                        CIZJ Limited untuk periode 23 Februari 2026 sampai dengan 23 Desember 2026, serta persetujuan penghapusan denda atas penyesuaian kewajiban
                                                                                                                                                                   pembayaran bunga tersebut. Apabila di kemudian hari terdapat penyesuaian kewajiban kembali, maka hal ini akan disepakati dengan PT Akar Investasi
sebut menunjukkan kemampuan          kungan terhadap pelaku usaha         digitalisasi layanan.               katan ekspor produk unggulan                         Indonesia dan CIZJ Limited, dan persetujuan perubahan tersebut dilaksanakan tanpa melalui RUPO. Adapun kewajiban pembayaran bunga tetap
pelaku usaha daerah memenu-          melalui pendampingan teknis               Selain ekspor ke Jerman,       Gorontalo ke pasar global pada                       berlaku kepada Pemegang Obligasi selain PT Akar Investasi Indonesia dan CIZJ Limited.
                                                                                                                                                             Sehubungan dengan hal tersebut, maka akan dilakukan perubahan / addendum Perjanjian Perwaliamanatan tanpa melalui RUPO pada pasal yang terkait
hi standar pasar internasional       agar produk Indonesia mampu          Barantin juga melepas komoditas     masa mendatang.                                serta mendelegasikan kewenangan dan memberikan kuasa kepada Wali Amanat untuk melakukan perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dan melakukan
yang dikenal ketat, termasuk         memenuhi berbagai persyaratan        unggulan Gorontalo untuk pasar           “Karantina Gorontalo akan                 segala tindakan yang berkaitan dengannya, termasuk namun tidak terbatas pada membuat dan/atau menandatangani segala bentuk akta, perjanjian,
                                                                                                                                                             addendum, amandemen dan/atau dokumen lainnya, serta untuk menghadap di hadapan Notaris, sehubungan dengan dilakukannya perubahan akta-akta
Uni Eropa.                           negara tujuan ekspor.                domestik menuju Jakarta, yakni      terus memperkuat pengawasan                    lain yang terkait.
    “Ini bukan sekadar sere-               “Kami berkomitmen mem-         25 ton jagung senilai Rp151 juta    sekaligus memberikan pendam-                   Tata Cara Kuorum RUPO:
monial, tapi menjadi bukti nyata     berikan karpet merah ekspor          dan 16 ton ikan bandeng senilai     pingan kepada pelaku usaha agar                1. Berdasarkan Pasal 9 ayat 5 huruf a poin i Perjanjian Perwaliamanatan dan Pasal 22 huruf (g) angka 1.a).1) POJK No. 20/POJK.04/2020 tentang Kontrak
bahwa Gorontalo siap menem-          melalui pendampingan teknis          Rp224 juta.                         volume ekspor terus meningkat,”                     Perwaliamanatan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk, RUPO diselenggarakan atas permintaan atau usulan PT Kimia Farma (Persero) Tbk selaku
                                                                                                                                                                  Emiten sehingga RUPO dapat diselenggarakan dengan ketentuan RUPO dihadiri oleh Pemegang Obligasi Wajib Konversi atau diwakili paling sedikit
bus pasar dunia sekaligus mem-       sehingga produk Indonesia dapat           Secara keseluruhan, komo-      kata Iswan.                                         3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi Wajib Konversi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat
perkuat kedaulatan ekonomi           memenuhi standar internasi-          ditas yang dilepas mencapai 67                              Danial                     apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi Wajib Konversi yang hadir dalam RUPO.
                                                                                                                                                             2. Berdasarkan Pasal 9 ayat 4 huruf i Perjanjian Perwaliamanatan dan Pasal 22 huruf (f) angka 2 POJK No. 20/POJK.04/2020 tentang Kontrak
                                                                                                                                                                  Perwaliamanatan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk, Obligasi Wajib Konversi yang dimiliki oleh Emiten dan/atau afiliasinya tidak memiliki hak suara
                                                                                                                                                                  dan tidak diperhitungkan dalam kuorum kehadiran kecuali Afiliasi tersebut terjadi karena kepemilikan atau penyertaan modal Pemerintah.
                                                                                                                                                             Catatan:




Apindo Minta Pemerintah Kaji Lebih
                                                                                                                                                             1. RUPO ini diselenggarakan atas permintaan PT Kimia Farma (Persero) Tbk sebagai Emiten
                                                                                                                                                             2. Mengingat pentingnya penyelenggaraan RUPO ini, mohon kepada Pemegang Obligasi Wajib Konversi untuk menghadiri RUPO atau menunjuk
                                                                                                                                                                 kuasanya yang sah dan berwenang untuk hadir dalam RUPO dan untuk memberikan keputusan dalam RUPO.
                                                                                                                                                             3. Seluruh Pemegang Obligasi atau kuasanya harap menghadiri RUPO paling lambat 30 (tiga puluh) menit sebelum waktu RUPO dimulai.
                                                                                                                                                             4. Pemegang Obligasi Wajib Konversi yang berhak hadir atau diwakili dalam RUPO dan memiliki hak suara dalam RUPO adalah Pemegang Obligasi Wajib




Dalam Keputusan Konvensi ILO 193
                                                                                                                                                                 Konversi yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Rekening pada 4 (empat) hari kerja sebelum tanggal penyelenggaraan RUPO yang diterbitkan
                                                                                                                                                                 oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”) kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI sebagai Agen Pembayaran.
                                                                                                                                                             5. Formulir Surat Kuasa dan Surat Pernyataan mengenai apakah Pemegang Obligasi Wajib Konversi memiliki hubungan Afiliasi dengan Emiten atau tidak
                                                                                                                                                                 dapat diunduh secara langsung dari situs web Emiten (http://www.kimiafarma.co.id) sejak tanggal Pemanggilan ini sampai dengan pelaksanaan RUPO.
                                                                                                                                                             6. Seluruh Pemegang Obligasi Wajib Konversi dan/atau kuasanya (“Peserta RUPO”) yang menghadiri RUPO wajib membawa dan menyerahkan:
                                                                                                                                                                 a. Asli Konfirmasi Tertulis Untuk RUPO (KTUR) yang diterbitkan oleh KSEI.
                                                                                                                                                                 b. Untuk Pemegang Obligasi Wajib Konversi Individu:
                                                                                                                                                                      i. Apabila hadir langsung dan tidak menggunakan kuasa maka Peserta RUPO membawa salinan atas bukti identitas diri (KTP/Paspor/SIM) yang
Jakarta, HanTer - Asosiasi           Labour Organization (ILO)                Darwoto menambahkan             antaranya layanan jaminan                                    masih berlaku dan dokumen asli ditunjukkan kepada Notaris pada saat registrasi RUPO.
Pengusaha Indonesia (Apin-           pada tanggal 1-12 Juni 2026          bahwa dengan adanya re-             sosial harus ada, transpa-                              ii. Apabila menggunakan kuasa, maka Peserta RUPO membawa dokumen berikut:
                                                                                                                                                                           ● Asli Surat Kuasa untuk menghadiri dan mengambil keputusan dalam RUPO;
do) meminta pemerintah               di Jenewa, Swiss, mengha-            gulatory impact assessment,         ransi, tidak diskriminasi dan                                ● Salinan atas bukti identitas diri (KTP/Paspor/SIM) dari pemberi dan penerima kuasa yang masih berlaku dan dokumen asli bukti identitas
mengkaji lebih mendalam              silkan sejumlah keputusan            nantinya regulasi yang diha-        lainnya, itu menjadi bagian                                       diri tersebut dari penerima kuasa yang ditunjukkan kepada Notaris pada saat registrasi RUPO.
dan komprehensif terkait             terkait "platform workers".          silkan akan baik dan akan           yang tidak terpisahkan dari                        c. Untuk Pemegang Obligasi Wajib Konversi Badan Hukum atau Badan Usaha:
                                                                                                                                                                      i. Apabila yang akan hadir RUPO adalah Direksi/Pengurus Badan Hukum atau Badan Usaha tersebut dan tidak menggunakan kuasa, maka
keputusan Konvensi ILO 193                Ia menjelaskan bahwa            berdampak terhadap iklim            Konvensi 193.                                                Peserta RUPO menunjukkan kepada Notaris dokumen berikut:
tentang pekerja pada Eko-            "platform workers" yang              usaha, maupun iklim inves-                                Danial                                ● Salinan atas bukti identitas diri (KTP/Paspor/SIM) yang masih berlaku dan dokumen asli bukti identitas diri yang ditunjukkan kepada
                                                                                                                                                                                Notaris pada saat registrasi RUPO;
nomi Paltform Digital atau           telah diputuskan pada Kon-           tasi yang ada di Indonesia.                                                                      ● Salinan Anggaran Dasar Badan Hukum atau Badan Usaha pendirian, Akta Perubahan yang terakhir, dan Salinan Anggaran Dasar
Paltform Economy dengan              vensi ILO 193 memiliki arti              Ia mengatakan, ekosis-                                                                            yang memuat susunan pengurus terakhir dan memiliki kewenangan bertindak dari pengurus tersebut, termasuk persetujuan dan/atau
mempertimbangkan analisis            yang luas, di mana "workers"         tem digital ini sebagai salah                                                                         penerimaan pemberitahuan dari Menteri Hukum Republik Indonesia atau Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.
                                                                                                                                                                      ii. Apabila yang akan menghadiri RUPO adalah kuasa dari Direksi/ Pengurus Badan Hukum atau Badan Usaha, maka Peserta RUPO
dampak regulasi.                     tidak hanya diartikan sebagai        satu pilar penting, sehingga                                                                     menunjukkan kepada Notaris dokumen berikut:
    "Kami dari Apindo meng-          pekerja semata.                      ini menjadi bagian dari ke-                                                                      ● Asli Surat Kuasa untuk menghadiri dan mengambil keputusan RUPO yang diberikan oleh Direksi/ Pengurus yang berwenang mewakili;
                                                                                                                                                                           ● Salinan atas bukti identitas diri (KTP/Paspor/SIM) dari pemberi dan penerima kuasa yang masih berlaku, serta dokumen asli bukti
harapkan kepada semua                     Untuk itu, pemerintah           giatan ekonomi nasional dan                                                                           identitas diri dari penerima kuasa, yang ditunjukkan kepada Notaris pada saat registrasi RUPO;
pihak, khususnya kepada pe-          kata Darwoto harus mela-             menjadi pusat pertumbuhan.                                                                       ● Salinan Anggaran Dasar Badan Hukum atau Badan Usaha pendirian, Akta Perubahan yang terakhir, dan Salinan Anggaran Dasar
                                                                                                                                                                                yang memuat susunan pengurus terakhir dan memiliki kewenangan bertindak dari pengurus tersebut, termasuk persetujuan dan/atau
merintah untuk melakukan             kukan kajian yang kompre-                "Kita tidak melihat bah-                                                                          penerimaan pemberitahuan dari Menteri Hukum Republik Indonesia atau Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.
kajian yang komprehensif             hensif mengingat Indonesia           wa status dukungan kerja                                                           7. Berdasarkan Pasal 9 ayat 4 huruf o Perjanjian Perwaliamanatan, maka Pemegang Obligasi Wajib Konversi atau kuasa Pemegang Obligasi Wajib
termasuk regulatory impact           merupakan anggota dan ha-            itu nanti apakah bisa sebagai                                                          Konversi yang hadir dalam RUPO wajib membuat dan menandatangani Surat Pernyataan yang menyatakan apakah Pemegang Obligasi Wajib Konversi
                                                                                                                                                                 memiliki hubungan afiliasi dengan Emiten atau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Emiten (tidak termasuk Afiliasi yang terjadi karena kepemilikan
assessment," kata Wakil Ke-          rus menerapkan aturan yang           pekerja atau menjadi mitra                                                             atau penyertaan modal Pemerintah).
tua Bidang Ketenagakerjaan,          telah ditetapkan tersebut.           yang selama ini berjalan.                                                          8. Demi kelancaran RUPO, maka Pimpinan Rapat berhak menentukan prosedur RUPO yang belum diatur atau belum cukup diatur dalam iklan pemanggilan
                                                                                                                                                                 ini.
Dewan Pimpinan Nasional                   "Regulasi yang akan di-         Tentu itu semua juga harus
(DPN) Apindo Darwoto di              keluarkan memang harus               mempunyai pandangan yang                                                                                                                            Jakarta, 24 Juni 2026
Jakarta, Selasa (23/6/2026).         diadakan assessment im-              sama terkait dengan hal ini,"                                                                                              WALI AMANAT                                                  EMITEN
    Menurut dia, pada Inter-         pact-nya seperti apa. Se-            ujarnya.
national Labour Conference           hingga regulasi nanti itu                Yang pasti kata dia, dari
(ILC) ke-114 yang diseleng-          tidak akan bongkar pasang            konvensi tersebut meng-                                                                                        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                          PT Kimia Farma (Persero) Tbk
garakan oleh International           di tengah-tengah," bebernya.         hasilkan beberapa poin di

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.87 MB
Published24 Jun 2026
Pages1
Characters43,356
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 16 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Kimia Farma (Persero) Tbk p.1 ×17
possible person Abdul Kadir p.1
unresolved org Kementerian ISTIMEWA p.1
unresolved org PT Trimitra Fabrikasi p.1
unresolved org Kementerian Pertanian p.1
unresolved org PT TFE p.1
unresolved person Mochamad Nova Faisal · Notaris p.1
unresolved org Kar- p.1
unresolved org PT Akar Investasi Indonesia p.1 ×2
unresolved org CIZJ Limited p.1 ×3
unresolved org PT Akar Investasi p.1
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek Indonesia p.1
unresolved org Menteri Hukum Republik Indonesia p.1 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. p.1 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result