Skip to content
Back to announcement

20250115_BEER_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31845770_lamp1.pdf

Other Text extracted BEER

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 13

Page 1 OCR 0.929
ui

PT JOBUBU JARUM MINAHASA Tbk

A JosuBu s0YFuL COMPANY —

Nomor : 001/JJM/CORPSECT/1/2025 Minahasa Selatan, 14 Januari 2025

Kepada Yth,

Kepada Divisi Penilaian Perusahaan 2

PT. Bursa Efek Infonesia

Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1 Lantai 6,
Jl. Jendral Sudirman Kav 52-53,

Jakarta Selatan.

u.p.: Bapak Adi Pratomo Aryanto

Perihal : Surat Tanggapan atas Permintaan Penjelasaan
Dengan Hormat,

Menindaklanjuti surat dari Bursa Efek Indonesia kepada Perseroan dengan No S-
13597/BEI.PP2/12-2024 tanggal 08 Oktober 2024 perihal Konfirmasi, melalui surat ini
kami sampaikan terkait Penelaahan atas Laporan Keuangan Tengah Tahunan 2024 dan
No S-00128/BELPLP./01-2025 perihal Perihal Tertulis I atas Keterlambatan
Penyampaian Tanggapan Permintaan Penjelasan Bursa yang kami terima pada Tanggal
9 Januari 2025 pukul 20:49. Maka bersama ini kami lampirkan Tanggapan serta
penjelasan terhadap permintaan Bursa Efek Indonesia sesuai surat tersebut di atas.

Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasama
Bapak dan Ibu, kami mengucapkan terimakasih.

Griemald
Corporate Secretary

PT. Jobubu Jarum Minahasa Tbk
Desa Kapitu, Amurang Barat, Minahasa Selatan 95955 - INDONESIA, Ph. (0431) 852 222
Page 2 OCR 0.929
u

PT JOBUBU JARUM MINAHASA Tbk

Tanggapan atas Permintaan Penjelasaan Bursa Efek Indonesia
PT. Jobubu Jarum Minahasa Tbk

Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Perdana Saham per 30 Juni
2024 "

1. Berdasarkan Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Perdana
Saham per 30 Juni 2024 yang dilaporkan Perseroan melalui surat tanggal 5 Juli 2024,
maka realisasi penggunaan dana hasil penawaran perdana saham sebesar 88,3176
dengan perincian sebagai berikut:

Penggunaan Dana | Rencana Realisasi | Yo Sisa
Hasil IPO
Modal Kerja 152.530.000 | 152.155.000 | 99,75 | 375.000.0
.000 -000 Yo 00
Pembangunan 10.747.000. | - 0,0096 | 10.747.00
fasilitas produksi 000 0.000
Pembelian Tanah 9.253.000 | 200.000.000 | 21646 | 9.053.000.
000
Total 172.530.000 | 152.355.000 | 88,31 | 20.175.00
000 000 0.000

Atas hal tersebut, agar dijelaskan:

a. Latar belakang rencana penggunaan dana senilai Rp9,25 miliar sebagai belanja
barang modal berupa tanah dari pihak ketiga dengan lokasi di Desa Jetis,
Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, seluas sekitar 2
hektar, baru terealisasi sebesar Rp200,00 juta. Agar dijelaskan hal-hal yang
menjadi hambatan terealisasinya pembelian tanah tersebut.

Tanggapan :

Berdasarkan kajian ulang berkelanjutan kebutuhan volume produksi untuk
produk Perseroan yang sudah ada saat ini ditambah dengan produk-
produk baru seperti produk minuman beralkohol jenis anggur, Perseroan
memerlukan lahan di lokasi yang lebih efektif dan efisien.

Perseroan akan meminta persetujuan kepada Pemegang Saham saat
RUPSLB yang akan di laksanakan dalam waktu dekat untuk merubah
Pengunaan Dana Hasil Penawaran Perdana Saham semula pembelian
tanah berlokasi di sekitar Daerah Khusus Jakarta menjadi menyewa
bangunan pabrik di daerah Jawa Tengah.
Page 3 OCR 0.949
Wi

PT JOBUBU JARUM MINAHASA Tbk

b. Latar belakang rencana penggunaan dana senilai Rp10,75 miliar sebagai
pembangunan fasilitas produksi, belum terdapat realisasi. Agar dijelaskan hal-
hal yang menjadi hambatan terealisasinya pembangunan tersebut.

Tanggapan :

Berdasarkan Tanggapan diatas mengenai perubahan Penggunaan Dana Hasil
Penawaran Perdana Saham, maka untuk pembangunan fasilitas akan berubah
menjadi pembelian mesin sebesar 18 miliar dan perbaikan gedung pabrik 2
miliar.

Adapun selisih sebesar kurang lebih 25 Miliar, akan di danai dari pinjaman
pada Lembaga Keuangan dan lembaga Pembiayaan.

c. Perkiraan waktu Perseroan akan merealisasikan rencana pembangunan
fasilitas produksi dan pembelian tanah tersebut.

Tanggapan :

Berdasarkan perubahan Penggunaan Dana Hasil Penawaran Perdana Saham,
Perseroan mengkaji ulang untuk pabrik bisa beroperasi, kurang lebih butuh
waktu 2 tahun untuk mendapatkan izin dari pemerintah setempat.

2. Perseroan membukukan aset berupa uang muka pembelian persediaan senilai
Rp115,46 miliar per 30 September 2024 (47,2290 dari total aset) dan Rp126,87
miliar per 31 Desember 2023 (51,89Yo dari total aset). Atas hal tersebut, agar
dijelaskan:

a. Agar diklarifikasi, apakah pembayaran uang muka pembelian persediaan
tersebut menggunakan dana hasil penawaran perdana saham Perseroan?

Tanggapan :
Ya, Perseroan telah melakukan pembayaran uang muka pembelian
persediaan menggunakan Dana Hasil Penawaran Perdana Saham.

b. Bagaimana pertimbangan melakukan pembayaran uang muka pembelian
persediaan di depan, dibandingkan dengan melakukan pembayaran atas
pembelian bahan baku berdasarkan permintaan pelanggan atau penjualan
Perseroan?

Tanggapan :

Perseroan mempertimbangkan ada beberapa material yang memiliki
minimum order guantity (MOO) dan agar bisa mendapatkan penawaran
harga terbaik.
Page 4 OCR 0.931
ya

PT JOBUBU JARUM MINAHASA Tbk

Contoh : pembelian botol minimum 2.000.000 botol

c. Kronologis pembayaran uang muka pembelian persediaan tersebut. Agar
dijelaskan waktu dilaksanakannya pembayaran tersebut.

Tanggapan :
Setelah Perseroan menerima hasil dana penawaran perdana saham,
Perseroan langsung melakukan kesepakatan dengan pihak vendor.

d. Identitas pihak yang menerima pembayaran uang muka pembelian
persediaan tersebut. Agar dapat mengisi tabel sebagai berikut:

Tanggapan :
Hubungan Nilai Uang Muka per
Nama Pihak Peran Pihak Sa ti ika 30 September 2024

PT. Langgeng Sejahterah | Pemasok Bahan | Tidak Ada Rp. 31.612.030.974
Mandiri Pratama Packaging berupa

Stiker dan Dus
PT. Rajawali Prima Investasi | Pemasok Bahan | Tidak Ada Rp. 40.204.238.243
Perdagangan Packaging berupa

botol
PT. Setiabudi Sukses | Pemasok Bahan | Tidak Ada Rp. 21.168.086.708
perdagangan Baku berupa Bahan

Baku isi
PT. Surabaya Makmur | Pemasok Bahan | Tidak Ada Rp. 31.612.030.974
Sejahterah Pradagangan Baku berupa Bahan

Baku isi Cap Tikus

3. Apakah terdapat rencana untuk merubah rencana penggunaan dana hasil
penawaran perdana saham Perseroan? Agar dielaborasi.

Tanggapan :

Perseroan berencana untuk merubah Penggunaan Hasil perdana Saham yang
semula pembelian tanah dan pembangunan fasilitas pabrik menjadi menyewa
tanah dan bangunan pabrik pembelian mesin dan perbaikan gedung pabrik.

4. Realisasi terkini atas penggunaan dana hasil penawaran perdana saham
Perseroan.

Tanggapan :

A JOBUBU JOvFUL COMPANY —
Page 5 OCR 0.895
u

PT JOBUBU JARUM MINAHASA Tbk
— £ Jo8uU YOvFUL Company —
Sisa Dana Hasil
Rencana Realisasi Penawaran
No Uraian Penggunaan | Penggunaan | Umum Perdana Keterangan
Dana") Dana Saham Per31
Des 2024
Belanja Barani Tanda Jadi Pembelian Tanah
Da apa eh 8 9.253 - - di Semarang (Sudah
Dikembalikan)
Pembangunan
2 | pasilitas Pabrik 10727 —
Pembayaran Uang Muka
3 | Modal Kerja 152.530 172.530 - Supplier & Biaya
Operasional
Total Penggunaan Dana 172.530 172.530 .
Neto

5. Penjualan bersih Perseroan mengalami penurunan signifikan yaitu sebesar
48,88”o, dari Rp41,03 miliar pada periode yang berakhir per 30 September 2023
menjadi Rp20,98 miliar pada periode yang berakhir per 30 September 2024. Atas
hal tersebut, agar dijelaskan:

a.

Latar belakang penurunan penjualan bersih Perseroan pada periode
tersebut, agar dijelaskan dari aspek volume dan average selling price dari
penjualan Perseroan.

Tanggapan :

Penurunan penjualan Perseroan sampai dengan September 2024
dikarenakan kontribusi terbesar penjualan yaitu soju secara total market
di Indonesia mengalami penurunan sehingga berdampak terhadap total
penjualan Perseroan.

Kenaikan/penurunan pita cukai atas barang-barang yang dijual
Perseroan selama periode tersebut, jika ada.

Tanggapan :
Perseroan mengalami penurunan pemakaian pita cukai atas barang-
barang yang dijual Perseroan periode 30 September 2024 sebesar 18,544.

Langkah-langkah jangka pendek Perseroan dalam meningkatkan
penjualan kembali.

Tanggapan :
Perseroan mengeluarkan variant produk yang baru mulai oktober 2024,
sehingga membantu kenaikan penjualan untuk 04 2024.

Page 6 OCR 0.929
W

PT JOBUBU JARUM MINAHASA Tbk

—  J08u8u 10vruL company —

6. Gross profit margin Perseroan mengalami penurunan yang singifikan pada
periode yang berakhir per 30 September 2024 dibandingkan dengan periode
yang sama pada tahun 2023, yaitu dari 40,014o per (23-2023 menjadi 25,13” per
03-2024. Atas hal tersebut, agar dijelaskan:

a. Latar belakang penurunan gross profit margin Perseroan pada periode
tersebut.

Tanggapan :
Perseroan memberikan sales promo untuk membantu menjaga
penurunan yang lebih dalam atas omset penjualan.

b. Apakah terdapat peningkatan pada harga bahan baku dari pemasok
Perseroan? Agar dielaborasi penjelasannya.

Tanggapan :
Ya, ada beberapa jenis bahan baku yang mengalami peningkatan harga.

c. Langkah-langkah jangka pendek Perseroan dalam meningkatkan gross
profit margin kembali.

Tanggapan :
Sales promo terhadap beberapa variant dikurangi saat ini karena omset
penjualan di 04 2024 sudah mulai meningkat kembali.

7. Selama periode 9 bulan hingga tanggal 30 September 2024, Perseroan
membukukan rugi bersih sebesar Rp2,80 miliar. Adapun pada periode tahun
sebelumnya, Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp9,96 miliar. Atas hal
tersebut, agar dijelaskan:

a. Penyebab utama dibukukannya rugi bersih pada periode tersebut.

Tanggapan :
Penjualan Perseroan mengalami penurunan maka mengakibatkan gross
profit mengalami penurunan sedangkan biaya masih cukup stabil.

b. Strategi efisiensi Perseroan.
Tanggapan :

Perseroan akan mengurangi biaya yang tidak berdampak langsung
terhadap kenaikan penjualan Perseroan
Page 7 OCR 0.943
KI

PT JOBUBU JARUM MINAHASA Tbk

c. Langkah-langkah jangka pendek Perseroan dalam rangka membukukan
laba bersih kembali.

Tanggapan :

Mengeluarkan variant produk yang baru dan efesiensi terhadap biaya
yang tidak berdampak langsung terhadap kenaikan omset penjualan
Perseroan.

8. Sehubungan dengan kinerja keuangan Perseroan pada periode yang berakhir
per 30 September 2024 tersebut, agar dijelaskan terkait operasional Perseroan
sebagai berikut:

a. Kapasitas produksi terpakai dari fasilitas pabrik Perseroan selama
periode 9 bulan hingga tanggal 30 September 2024 (dalam X6).

Tanggapan :
Kapasitas produksi terpakai sampai dengan 30 September 2024 berkisar
65” dari fasilitas pabrik

b. Perkembangan/penyusutan cakupan wilayah distribusi dan penjualan
produk-produk Perseroan.

Tanggapan :
Tidak ada penyusutan cakupan wilayah distribusi dan penjualan produk-
produk perseroan.

c. Kinerja penjualan produk-produk baru Perseroan.

Tanggapan :
Sangat baik, bisa membantu menaikan omset penjualan untuk 04 2024.

d. Rencana pengembangan produk-produk baru di masa depan.

Tanggapan :
Perseroan masih melakukan proses RND untuk beberapa produk baru
yang akan di luncurkan di tahun 2025.

9. Sebanyak 97,22Yo dari total penjualan Perseroan pada periode yang berakhir per
30 September 2024, dilakukan.kepada 1 (satu) pihak yaitu PT Jobubu Suksesraya
Distribusi (SD), yang merupakan pihak berelasi Perseroan. JSD merupakan
entitas dengan pengendalian yang sama dengan Perseroan. JSD merupakan
Page 8 OCR 0.927
W

PT JOBUBU JARUM MINAHASA Tbk

— £ JOBUBU JOYEUL COMPANY —

distributor Perseroan berdasarkan perjanjian distribusi tanggal 22 September
2020, dan telah diberi hak oleh Perseoran untuk memasarkan, menjual dan
mendistribusikan produk-produk Perseroan di Indonesia. Atas hal tersebut,
agar dijelaskan:

a. Pertimbangan distribusi dilakukan oleh pihak berelasi Perseroan, dan
bukan pihak ketiga atau Perseroan sendiri. Agar dielaborasi.

Tanggapan :

Karena Peraturan Mentri Perdagangan Nomor 20/M-
Dag/per/4/2024 tentang Pengendalian dan Pengawasan terhadap
Pengadaan, Peredaran, dan Penjualan Minuman Beralkohol produsen
tidak diizinkan memasarkan langsung atau menjadi distributor untuk
kategori minuman beralkohol.

secara

b. Pertimbangan atau latar belakang Perseroan tidak memiliki distributor
lain selain JSD.

Tanggapan :
Perseroan memiliki distributor lain yaitu PT. Semesta Indo Perkasa.

c. Agar disampaikan data penjualan oleh JSD sebagai berikut:

Tanggapan :
Produk 30September2024 | 30September2023 | 31 Desember 2023
Cap Tikus 1978 Rp. 15.763.030.528 Rp. 5.751.716.818 Rp. 13.690.359.546
Daebak Soju Rp. 38.420.816.527 Rp. 6.199.761.816 Rp. 46.189.118.179
Daebak Spark Rp. 3.754.569.441 Rp. 3.227.656.757 Rp. 5.232.462.163
ANI Rp. 219.450.454 - -
Total Rp. 53.157.866.950 Rp. 45.179.145.392 Rp. 65.111.939.889

d. Identitas pelanggan JSD dengan kontribusi pendapatan melebihi 104
penjualan JSD pada masing-masing periode tersebut, disertai dengan
nilai penjualannya pada masing-masing periode.

Tanggapan :
Nama Pelanggan 30September2024 | 30 September 2023 31 Desember 2023
PT. Cemara Makmur Rp. 6.930.410.920 7.473.234.889 9.388.663.881

Alikindo

PT. Sumber Mas Jaya
Papua

Rp. 5.955.999.983

Page 9 OCR 0.933
Ki

PT JOBUBU JARUM MINAHASA Tbk

A JOBUBU JOYFUL COMPANY —

e. Kelancaran pembayaran dari JSD kepada Perseroan.

Tanggapan :

Sampai saat ini pembayaran PT. JSD kepada Perseroan belum lancar,
Perseroan melakukan strategi dengan menyewa bangunan pabrik dari
pihak PT. JSD untuk dapat mengurangi Piutang Usaha PT. JSD.

f. Langkah-langkah konkret yang telah dan akan dilakukan Perseroan
sehubungan dengan diversifikasi pelanggan/distributor.

Tanggapan :
mengeluarkan variant produk baru untuk segmen pasar yang berbeda.

10. Sebagian besar piutang usaha Perseroan per 30 September 2024 berstatus telah
jatuh tempo lebih dari 90 hari, atau sebanyak 55,3796 dari total piutang usaha
sebelum pencadangan. Porsi tersebut meningkat signifikan dari periode per 31
Desember 2023 yaitu sebelumnya 18,78”6. Mengingat 989 dari total piutang
usaha sebelum pencadangan merupakan piutang usaha kepada pihak berelasi
(ISD), agar dijelaskan:

a. Agar diklarifikasi apakah piutang usaha yang macet berasal dari JSD?

Tanggapan :
Ya, dikarenakan penerimaan barang yang cukup lama sampai ke tangan
customer.

b. Latar belakang macetnya piutang usaha dari JSD per 30 September 2024
tersebut.

Tanggapan :

Dikarenakan Perseroan menetapkan tempo untuk pelunasaan di tingkat
Distributor Nasional adalah 180 hari, dengan mempertimbangkan waktu
yag diperlukan oleh Distributor Nasional tersebut untuk melakukan

logistik dan pemasaran produk-produk Perseroan ke seluruh Propinsi di
Indonesia.

c. Analisa manajemen Perseroan terkait kinerja dan kondisi keuangan JSD
yang terkini. Agar diuraikan angka-angka penting pada laporan
keuangan JSD.
Page 10 OCR 0.937
1:

12.

Ki

PT JOBUBU JARUM MINAHASA Tbk

— £ s08usu 0vFUL company —

Tanggapan :

Analisa Manajemen perseroan yaitu melihat angka nilai penjualan JSD
per 30 Sept 2024 sebesar 53 Miliar dan memiliki Piutang Usaha sebesar
7,7 Miliar.

d. Prosedur terkini penagihan piutang usaha Perseroan kepada JSD.

Tanggapan :
Prosedur terkini penagihan piutang usaha Perseroan kepada JSD dengan
melakukan komunikasi secara rutin terkait piutang usaha yang sudah
jatuh tempo.

e. Bagaimana strategi peningkatan kolektabilitas piutang usaha Perseroan
kepada JSD?

Tanggapan :
Starategi Perseroan dengan berkomunikasi secara rutin untuk
kolektabilitas piutang usaha Perseroan kepada JSD

f. Bagaimana keyakinan manajemen Perseroan terkait dapat tertagihnya
piutang macet kepada JSD tersebut?

Tanggapan :
Perseroan melihat penjulan JSD di 03 2024 mengalami peningkatan
terhadap tahun lalu.

Terdapat perbedaan antara hasil perhitungan total nilai piutang usaha setelah
pencadangan (berdasarkan penjabaran sesuai umurnya pada CALK 5), dengan
nilai piutang usaha yang tercatat, yaitu terdapat selisih Rp310. Perbedaan
sebagaimana highlight kuning pada tabel di atas. Agar Perseroan melakukan
pemeriksaan kembali pada pencatatan / pengungkapan piutang usaha, dan
melakukan koreksi apabila diperlukan.

Tanggapan :
Ada salah perhitungan, dan akan melakukan koreksi atas selisih tersebut.

Berdasarkan laporan arus kas Perseroan, penerimaan kas dari pelanggan pada
periode yang berakhir per 30 September 2024 yaitu sebesar negatif Rp37,84 juta,
dari sebelumnya sebesar positif Rp42,23 miliar pada periode yang berakhir per
30 September 2023. Atas hal tersebut, agar dijelaskan:
Page 11 OCR 0.934
ui

PT JOBUBU JARUM MINAHASA Tbk

— A 208U8U 40vruL company —

a. Penyebab nilai akun “penerimaan kas dari pelanggan” pada periode
yang berakhir per 30 September 2024, bernilai negatif. Agar Perseroan
memeriksa kembali pencatatan akun tersebut, dan melakukan koreksi
apabila diperlukan.

Tanggapan :
perseroan masih melakukan pemeriksaan kembali bersama auditor
external.

b. Penyebab turunnya penerimaan kas dari pelanggan secara signifikan.
Apakah terdapat kaitannya dengan piutang usaha yang macet? Agar
dielaborasi.

Tanggapan :
Ya, sebagian karena hal tersebut.

13. Berdasarkan CALK 12 tentang Utang Bank, terdapat utang bank jangka pendek
senilai Rp8,89 miliar kepada PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), yang jatuh
tempo pada 26 November 2024 (telah diperpanjang dari sebelumnya jatuh
tempo pada 26 November 2022). Atas hal tersebut, agar dijelaskan status terkini
atas pelunasan atau restrukturisasi dari utang bank tersebut

Tanggapan :
Status terkini kolektibilitas 1 (lancar)

14. Sebagian besar atau 99,45/b utang usaha per 30 September 2024 berstatus telah
jatuh tempo. Adapun 52,779 utang usaha telah jatuh tempo lebih dari 90 hari.
Nilai utang usaha yang telah jatuh tempo yaitu sebesar Rp867,03 juta. Atas hal
tersebut, agar dijelaskan:

a. Penyebab tingginya tingkat utang usaha yang telah jatuh tempo, bahkan
telah jatuh tempo lebih dari 90 hari. Agar dielaborasi.

Tanggapan :
Karena masih ada proses klaim Perseroan terhadap vendor atas barang

yang rusak.

b. Bagaimana rencana Perseroan memenuhi kewajiban utang usaha
Perseroan tersebut?

Tanggapan :
Page 12 OCR 0.929
KI

PT JOBUBU JARUM MINAHASA Tbk

A sowusu sovruL company —

Perseroan masih melakukan negosiasi terhadap nilai klaim

c. Apakah terdapat perkara hukum (termasuk somasi, gugatan, PKPU atau
pailit) dari supplier Perseroan? Jika ada, agar disampaikan nomor perkara,
pokok perkara, dan perkembangan atas perkara hukum tersebut.

Tanggapan :

Sampai saat ini Perseroran tidak ada perkara hukum.

15. Perseroan membukukan utang pajak senilai Rp4,46 miliar per 30 September
2024, sebagian besar berupa utang pajak penghasilan Pasal 25 senilai Rp3,22

miliar. Atas hal tersebut, agar dijelaskan:

a. Latar belakang terdapatnya utang pajak dengan nilai yang cukup besar

tersebut.

Tanggapan :

Perseroan sedang melakukan proses pengajuan perhitungan kembali atas

PPh tersebut.

b. Status jatuh tempo dari seluruh utang pajak Perseroan. Penjelasan dapat

berbentuk tabel.
Tanggapan :
Keterangan Masa Jatuh tempo Total
PPh 23 Sept 2024 10 Okt 2024 Rp. 12.154.627
PPh 21 Sept 2024 10 Okt 2024 Rp. 111.216.589
PPh 25 Feb 2024 15 Mar 2024 Rp. 383.815.980
PPh 25 Mar 2024 15 Apr 2024 Rp. 409.256.822
PPh 25 Apr 2024 15 Mei 2024 Rp. 408.877.223
PPh 25 Mei 2024 15 Jun 2024 Rp. 408.877.223
PPh 25 Jun 2024 15 Jul 2024 Rp. 408.877.223
PPh 25 Jul 2024 15 Agst 2024 Rp. 408.877.223
PPh 25 Agst 2024 15 Sept 2024 Rp. 408.877.223
PPh 25 Sept 2024 15 Okt 2024 Rp. 408.877.223
PPN 'Agst 2024 30 Sept 2024 Rp. 514.780.120
PPN Sept 2024 30 Okt 2024 Rp. 575.915.704
Total Rp. 4.460.403.180

c. Pengenaan denda keterlambatan pembayaran pajak kepada Perseoran.
Agar dielaborasi, jika ada.

Tanggapan :

Sampai saat ini Perseroran tidak ada pengenaan denda keterlambatan

pembayaran pajak.
Page 13 OCR 0.938
Wi

PT JOBUBU JARUM MINAHASA Tbk

— A Jogusu JOYFUL COMPANY —

d. Rencana pelunasan utang pajak Perseroan tersebut.

Tanggapan :
Masih dalam proses pengajuan perhitungan kembali atas PPh tersebut.

16. Terdapat perbedaan antara hasil perhitungan penjumlahan akun-akun dalam
kelompok penerimaan dan pengeluaran kas dari/untuk aktivitas investasi per30
September 2023, yaitu sebesar negatif Rp10,15 miliar, dengan yang tercantum
dalam Laporan Arus Kas per 30 September 2023 yaitu sebesar negatif Rp10,01
miliar, atau terdapat selisih sebesar Rp146,10 juta. Agar Perseroan melakukan
pemeriksaan kembali pada pencatatan akun-akun tersebut, dan melakukan
koreksi apabila diperlukan.

Tanggapan :
Ada salah perhitungan, dan akan melakukan koreksi atas selisih tersebut.

17. Apakah terdapat perkara hukum (termasuk terkait perpajakan, somasi, gugatan,
PKPU atau pailit) dari kreditur maupun supplier Perseroan? Jika ada, mohon
disampaikan nomor perkara, pokok perkara, dan perkembangan atas perkara
hukum tersebut.

Tanggapan :
Sampai saat ini Perseroran tidak ada perkara hukum

18. Informasi/ kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi
kelangsungan hidup perusahaan serta dapat mempengaruhi harga saham
perusahaan

Tanggapan :
Perseroan dalam waktu dekat ini akan melakukan RUPSLB terkait Perubahaan
Penggunaan Dana Penawaran Umum Perdana Saham.

File

File Open PDF
Source IDX
Size4.41 MB
Published15 Jan 2025
Pages13
Characters20,598
Text sourceOCR
OCR confidence0.931

Names mentioned 14 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org JOBUBU JARUM MINAHASA Tbk p.1 ×44
linked org Bank Central Asia Tbk p.11 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.1 ×4
unresolved org PT. Bursa Efek Infonesia p.1
unresolved person Adi Pratomo Aryanto p.1
unresolved org PT. Langgeng Sejahterah p.4
unresolved org PT. Rajawali Prima Investasi p.4
unresolved org PT. Setiabudi Sukses p.4
unresolved org PT. Surabaya Makmur p.4
unresolved org PT Jobubu Suksesraya Distribusi p.7
unresolved org PT. Semesta Indo Perkasa. p.8
unresolved org PT. Cemara Makmur Rp. p.8
unresolved org PT. Sumber Mas Jaya Papua Rp. p.8
unresolved org PT. JSD p.9 ×3

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result