Back to announcement
20250110_INDY_Laporan Bulanan Aktivitas Eksplorasi_31844734_lamp1.pdf
Other Text extracted INDYSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 36
Page 1
Page 2
PT KIDECO JAYA AGUNG
LEMBAR PERSETUJUAN
Tabel 1. Ringkasan Biaya dan Aktivitas Eksplorasi Kideco pada bulan Desember 2024
Nama Area yang Metode Hasil Aktivitas
Biaya yang Pihak yang
Perusahaan / Dilakukan Pengujian dan Eksplorasi hingga Rencana Tindak
Dikeluarkan Melakukan
Anak Aktivitas Pemilihan Periode Pelaporan Lanjut
Eksplorasi
Perusahaan Eksplorasi Areal ini
Samurangau, Roto
Middle -
Rp 1,961,472,650 PT Mintec Abadi Pemboran lubang
Block Roto
terbuka (open
Samurangau
hole) dan
Total Lubang : 20
pemboran inti
Lubang
(coring),
Coring : 863.20 m Melanjutkan
PT KIDECO JAYA dilengkapi
Open Hole : aktifitas
AGUNG (KIDECO) dengan logging
3,441.80 m pemboran
geofisika dan
Total Kedalaman:
Roto Middle, pengujian sample
4,305.00 meter
Roto South, batubara serta
Samurangau - PT Kumala batuan
Block Roto Rp 1,614,282,500 Drillindo pengapitnya
Samurangau & Persada
Susubang - Block
Susubang Uko
Deskripsi Nama Jabatan Tanda Tangan Tanggal
Nenden Lestari Sidik Geologist 2 Jan 2025
Dibuat
Oleh
Vanesya Ika Rosyami Sub Section Head 2 Jan 2025
Diperiksa
Eka Fajarsari H Department Head 3 Jan 2025
Oleh
Weny Lesmana Division Head 3 Jan 2025
Disetujui
Oleh Mining Operation &
8 Jan 2025
Hery Cahyono
Technical Services Director
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan DESEMBER 2024 Page 1
Page 3
PT KIDECO JAYA AGUNG
1. LATAR BELAKANG
PT Kideco Jaya Agung (Kideco) merupakan salah satu kontraktor pemerintah
Republik Indonesia yang bergerak di bidang pertambangan batubara melalui Perjanjian
Kerjasama Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) generasi pertama yang
ditandatangani pada tanggal 14 September 1982, dengan nomor perjanjian Kerja sama
J2/Ji.DU/40/82, yang berlaku selama 30 tahun dari awal produksi komersial pertama di
tahun 1993. Pada tahun 2022, kontrak PKP2B berubah menjadi Izin Usaha
Pertambangan Khusus (IUPK) yang ditandatangani pada tanggal 16 Desember 2022,
dengan Nomor Perjanjian Kerja Sama 14/1/IUP/PMA/2022, yang berlaku selama 10
tahun.
Berdasarkan perjanjian tersebut, Kideco beroperasi di wilayah Kabupaten Paser,
Provinsi Kalimantan Timur, tepatnya berada di Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu
Sopang. Lokasi Kideco berada sekitar 130 km dari kota Balikpapan ke arah selatan. Jenis
transportasi yang dapat digunakan untuk mencapai area ini adalah dengan
menggunakan speedboat ± 20 menit untuk menyeberangi Teluk Balikpapan dan
dilanjutkan dengan menggunakan kendaraan roda 2 atau roda 4 dengan waktu
tempuh ± 4 jam.
Pada kontrak wilayah PKP2B Kideco memiliki 4 block penambangan dengan
total luasan awal setelah dilakukan Tata Batas pada tahun 2011 dan berdasarkan surat
dari Direktur Jenderal Mineral dan Batubara No. 175/30/DJB/2015 tertanggal 29 Januari
2015 perihal Perubahan Lampiran Keputusan No. 959.K/DJB/2014 tertanggal 17
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan DESEMBER 2024 Page 2
Page 4
PT KIDECO JAYA AGUNG
November 2014, adalah seluas 50.921 Ha. Pada tahun 2017, luasan wilayah Kideco
diubah berdasarkan surat dari Direktur Jenderal Mineral dan Batubara No.
2444/30/DJB/2017 tertanggal 10 November 2017 perihal Revisi Persetujuan Rencana
Kegiatan Pada Seluruh Wilayah PKP2B, dimana total luasan wilayah PKP2B Kideco
menjadi 47,500 Ha. Pada tahun 2022, luasan wilayah Kideco diubah kembali
berdasarkan dari Surat Keputusan Menteri Investasi / Kepala Badan Koordinasi
Penanaman Modal No. 14/1/IUP/PMA/2022 tertanggal 16 Desember 2022 perihal
perubahan kontrak Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B)
Badan Usaha menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) dengan total luasan
wilayah IUPK Kideco menjadi 33,887 Ha, yang terbagi menjadi 2 block, antara lain
sebagai berikut:
Table 2. Total Luasan Wilayah/Block/Konsesi IUPK
Nama Wilayah/Block/Konsesi IUPK Luas (Ha)
Block Roto Samurangau 27,327
Block Susubang Uko 6,560
Total Luasan 33,887
Laporan ini merupakan penyampaian atau laporan kepada para pihak yang
berkepentingan mengenai hasil kegiatan eksplorasi secara ringkas yang telah dilakukan
pada bulan Desember 2024 dimana pelaporan ini dibuat dan dilaporkan secara
independen pada Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) Kideco atau selanjutnya
disebut sebagai Ringkasan Pelaporan Hasil Eksplorasi (PHE) Periode Desember 2024
pada wilayah IUPK Kideco.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan DESEMBER 2024 Page 3
Page 5
PT KIDECO JAYA AGUNG
2. KONDISI UMUM
Pada sebagian lokasi pada Block Roto Samurangau dan Block Susubang Uko
telah dilakukan operasi penambangan dengan metode tambang terbuka dengan
menggunakan Truck dan Excavator, yang dikerjakan oleh Kideco dibantu oleh
kontraktor pertambangan dengan sistem rental untuk produksi batubara dan kontrak
penggalian tanah penutup, namun pada beberapa lokasi masih dilakukan kegiatan
eksplorasi detail untuk memastikan kemenerusan perlapisan batubara dan
kemungkinan untuk dapat dilakukan penambangan secara ekonomis. Target produksi
batubara yang direncanakan pada tahun ini sesuai dengan perencanaan adalah sebesar
30.5 juta ton.
Pemilihan metode penambangan tambang terbuka seperti yang disebutkan
diatas dikarenakan terdapat banyaknya perlapisan batubara (multi seam) yang dibatasi
oleh perlapisan batuan (interburden) yang tidak terlalu tebal, selain itu perlapisan
batubara memiliki kemiringan perlapisan (dip) landai hingga sangat curam. Dalam
operasional tambang terbuka, material interburden dan overburden atau bisa juga
disebut waste sebagian besar diangkut keluar tambang (pit) dan ditempatkan pada
area yang telah direncanakan di luar pit hingga batas kedalaman pit tercapai. Dalam
proses penambangan, tambang atau pit dibagi menjadi beberapa sector atau area.
Setelah batas kedalaman salah satu sector atau area pit tersebut dapat tertutup kembali
seperti yang telah direncanakan.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan DESEMBER 2024 Page 4
Page 6
PT KIDECO JAYA AGUNG
Operasi tambang terbuka menggunakan hydraulic excavator dengan ukuran
tepat dan disesuaikan dengan kapasitas angkut truck, sehingga dapat digunakan untuk
menambang batubara dan waste secara efisien. Batubara hasil penambangan yang
diangkut keluar dari pit (ROM) tidak melalui proses pencucian, tetapi dihancurkan untuk
menghasilkan produk batubara yang nantinya diangkut kepelabuhan untuk dipasarkan.
Area Kideco memiliki struktur geologi mayor yaitu pembentukan lipatan (antiklin
dan sinklin) yang memanjang dari utara - selatan hingga timur laut - barat daya dengan
kemiringan sayap lipatannya berkisar antara 10°~ 60°. Kemiringan lapisan batubara
(seam) di area Kideco berkisar 20°~ 90° memanjang dari timur ke barat. Struktur lipatan
yang terbentuk merupakan struktur lipatan yang asimetris yang melandai dari
perlapisan yang paling muda (atas). Struktur sesar juga berasosiasi dengan struktur
mayor berupa lipatan ini.
Pada laporan saat ini mencantumkan 2 wilayah block penambangan Kideco,
yaitu Block Roto Samurangau dan Block Susubang Uko. Block Roto Samurangau
tersusun atas batuan Formasi Warukin, Formasi Berai, Formasi Pamaluan, Formasi
Tanjung, Formasi Pitap, Batuan Granit dan Diorit dan Formasi Haruyan dengan formasi
pembawa batubara adalah Formasi Warukin yang berumur Miosen Tengah – Miosen
Akhir, sedangkan Block Susubang-Uko tersusun atas batuan Formasi Warukin, Formasi
Berai, Formasi Tanjung, dan Formasi Pitap dengan formasi pembawa batubara adalah
Formasi Warukin yang berumur Miosen Tengah - Miosen Akhir dan Formasi Tanjung
yang berumur Eosen Akhir yang terletak pada sisi barat daya.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan DESEMBER 2024 Page 5
Page 7
PT KIDECO JAYA AGUNG
Terdapat lebih dari 50 lapisan batubara yang telah teridentifikasi pada Pit Roto
dengan maksimal rata – rata ketebalan sebenarnya mencapai 26.2 meter. Pada Pit
Samurangau, terdapat 85 lapisan batubara dengan maksimal rata – rata ketebalan
sebenarnya mencapai 10.6 meter. Sedangkan pada Pit Susubang, terdapat 41 lapisan
batubara dengan maksimal rata – rata ketebalan sebenarnya mencapai 4.6 meter.
Pada Block Roto Samurangau terbagi menjadi 2 area penambangan utama yaitu
Block Roto & Block Samurangau. Block Roto terdiri dari beberapa pit : Roto North (RTN),
Roto Middle (RTM), Roto South (RTS) dan Roto South G (RTS-G). Pada Block
Samurangau terdiri dari beberapa pit: Samurangau A (SM-A), Samurangau B (SM-B),
Samurangau C (SM-C) dan Samurangau D (SM-D), sedangkan pada Block Susubang
hanya terdiri satu pit yaitu Pit Susubang (SSB).
3. PELAKSANA KEGIATAN EKSPLORASI
Kegiatan eksplorasi dilaksanakan oleh kontraktor pemboran Kideco, yaitu PT
Mintec Abadi (Mintec) dan PT Kumala Drillindo Persada (Kumala) dibawah pengawasan
penuh Competent Person Indonesia (CPI) Kideco. Selain itu, pada kontraktor tersebut
juga terdapat Competent Person Indonesia (CPI) di bidang kegiatan eksplorasi yang
ikut terlibat dalam pengawasan kegiatan eksplorasi yang sedang berlangsung.
Kegiatan eksplorasi yang dilakukan adalah : pemetaan geologi, pemboran,
logging geofisika, dan analisa kualitas. Peralatan dan perlengkapan yang digunakan
sesuai dengan standar yang telah ditetapkan untuk masing – masing tipe kegiatan dan
pekerjaan. Pelaksanaan kegiatan eksplorasi tersebut telah mengikuti standart pekerjaan
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan DESEMBER 2024 Page 6
Page 8
PT KIDECO JAYA AGUNG
yang telah ditetapkan dan diawasi secara langsung oleh Competent Person Indonesia
(CPI).
4. HASIL KEGIATAN EKSPLORASI
4.1. Daerah Eksplorasi
Daerah kegiatan pemboran pada bulan Desember 2024 dilakukan di 5 area Pit
berbeda, yaitu Roto Middle (RTM), Roto South (RTS), Samurangau (SM-AC),
Samurangau D (SM-D) dan Susubang (SSB). Kegiatan pemboran tersebut dikerjakan
oleh kontraktor pemboran PT Kideco Jaya Agung yaitu PT Mintec Abadi (Mintec) dan
PT Kumala Drillindo Persada (Kumala).
4.2. Metode Eksplorasi
Pemboran dilakukan baik secara vertikal maupun pemboran miring sesuai
dengan target perlapisan batubara. Pemboran yang dilakukan menggunakan metoda
partly cored dan full coring sesuai target kedalaman perlapisan batubara dan
kebutuhan akan analisa geoteknik terhadap perlapisan batuan pengapit batubara.
Pemboran open hole menggunakan batang bor NQ (diameter dalam 60.3mm)
sedangkan partly cored dengan batang bor HQ (diameter dalam 77.8mm). Setelah
dilakukan pemboran dengan metoda tersebut, kemudian dilanjutkan dengan logging
geofisika untuk mendapatkan kedalaman batubara. Setelah kedalaman batubara
diketahui, perolehan conto (core recovery) untuk batubara dipastikan lebih dari atau
sama dengan 95%.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan DESEMBER 2024 Page 7
Page 9
PT KIDECO JAYA AGUNG
Logging geofisika dilakukan untuk membuktikan dan membandingkan posisi
kedalaman perlapisan batubara target dengan hasil coring yang telah dilakukan pada
kegiatan pemboran. Sehingga didapatkan posisi kedalaman batubara secara akurat
dan diperkuat dengan bukti bukti yang jelas.
Reconcile log geofisika dengan sebagian besar titik bor pemboran dengan conto
batuan ataupun pemboran tanpa conto dapat meningkatkan akurasi data yang
diperoleh. Pada umumnya, data log geofisika yang diperoleh berupa data gamma ray,
density, dan caliper. Data yang diperoleh termasuk kedalaman litologi batuan
penyusun, ketebalan, dan parting.
4.3. Biaya Eksplorasi
Biaya kegiatan pemboran eksplorasi pada periode bulan Desember 2024 untuk
setiap kontraktor pemboran PT Kideco Jaya Agung dapat dilihat pada tabel di bawah
ini :
Table 3. Biaya Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode Desember 2024
NO BIAYA EKSPLORASI
KONTRAKTOR EKSPLORASI KETERANGAN
(Desember)
1 PT MINTEC ABADI Rp 1,961,472,650.00 10 Holes ~ 2,169.50 meter
2 PT KUMALA DRILLINDO PERSADA Rp 1,614,282,500.00 10 Holes ~ 2,135.50 meter
TOTAL Rp 3,575,755,150.00 20 Holes ~ 4,305.00 meter
4.4. Pengawasan Pemboran
Kegiatan pemboran eksplorasi dilakukan oleh perusahaan kontraktor pemboran
PT Kideco Jaya Agung, yaitu PT Mintec Abadi dan PT Kumala Drillindo Persada. PT
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan DESEMBER 2024 Page 8
Page 10
PT KIDECO JAYA AGUNG
Mintec Abadi mengoperasikan 3 unit mesin bor yaitu 1 unit Mustang 9-F4 (DM02), 1
unit Jacro 500 (DM05) dan 1 unit Jacro 300 (DM06). PT Kumala Drillindo Persada
mengoperasikan 5 unit mesin bor yaitu 5 unit Jacro 400 (RIG01, RIG02, RIG03, RIG04
dan RIG05). Pengawasan kegiatan eksplorasi oleh PT Mintec Abadi dan PT Kumala
Drillindo Persada dilakukan langsung oleh masing - masing penanggungjawab
operasional dan disupervisi oleh PT Kideco Jaya Agung.
4.5. Hasil Pemboran
Kegiatan pemboran eksplorasi pada bulan Desember 2024 dilakukan pada 5
area yaitu area Roto Middle (RTM), Roto South (RTS), Samurangau (SM-AC),
Samurangau D (SM-D) dan Susubang (SSB). Detail hasil kegiatan eksplorasi pada setiap
area tersebut dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Table 4. Hasil Kegiatan Pemboran Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode Desember 2024
A/PLAN DESEMBER YEAR TO DATE
AREA
HOLE DEPTH HOLE DEPTH HOLE DEPTH
1 SUWI - - - - - -
2 RTN ~ SM6 - - - - 6 672.00
3 RTS-G - - - - - -
4 RTM 2 400 3 573.70 22 4,559.40
5 RTS 3 690 2 541.00 92 17,557.65
6 SSB 7 1,400 8 1,594.50 95 15,947.00
7 SM-AC 5 1,000 3 444.60 111 17,971.40
8 SM-D 5 1,100 4 1,151.20 32 5,709.70
9 SELUYUS - - - - - -
10 UKO - - - - - -
TOTAL 22 4,590 20 4,305.00 358 62,417.15
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan DESEMBER 2024 Page 9
Page 11
PT KIDECO JAYA AGUNG
Table 5. Detail Hasil Kegiatan Pemboran Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode Desember 2024
DRILLING PROGRESS
HOLE ID AREA REMARK
O. HOLE CORING T/ DEPTH L/ DEPTH
Depth Cont. From Last
1 2411SMMT93 - 25.50 25.50 143.50
Month
2 2412SMMT94 129.00 65.20 194.20 188.00
SM
3 2412SMMT95 69.00 47.20 116.20 110.50
2412SMMT96 87.00 21.70 108.70 On Progress
Depth Cont. From Last
4 2411SMDMT29 95.30 24.70 120.00 149.00
Month
5 2412SMDMT30 165.00 47.20 212.20 207.00
6 2412SMDMT31 SMD 267.80 38.20 306.00 290.50
7 2412SMDMT32 234.80 35.20 270.00 264.00
2412SMDMT33 243.00 - 243.00 On Progress
Depth Cont. From Last
8 2411RTMMT04 - 16.50 16.50 212.50
Month
9 2412RTMMT05 102.90 101.10 204.00 197.00
RTM
10 2412RTMMT06 165.10 50.90 216.00 212.00
2412RTMMT07 32.40 104.80 137.20 On Progress
Depth Cont. From Last
11 2411RTSKD62 16.00 38.00 54.00 218.50
Month
2412RTSKD63 RTS 170.50 66.50 237.00 On Progress
12 2412RTSKD64 193.00 57.00 250.00 230.50
Depth Cont. From Last
13 2411SSBKD88 - - - 203.50
Month
14 2412SSBKD90 201.00 - 201.00 185.00
15 2412SSBKD92 164.00 37.00 201.00 185.00
16 2412SSBKD95 222.00 - 222.00 204.50
2412SSBKD97 160.00 - 160.00 On Progress
SSB
Depth Cont. From Last
17 2411SSBKD89 42.00 51.00 93.00 107.50
Month
18 2412SSBKD91 222.00 - 222.00 204.00
19 2412SSBKD93 222.00 - 222.00 209.00
20 2412SSBKD94 219.00 - 219.00 192.00
2412SSBKD96 19.00 35.50 54.50 On Progress
TOTAL 3,441.80 863.20 4,305.00 3,913.50
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan DESEMBER 2024 Page 10
Page 12
PT KIDECO JAYA AGUNG
4.6. Rencana Pemboran bulan Januari 2025
Kegiatan pemboran pada bulan Januari 2025 adalah melanjutkan aktivitas
kegiatan eksplorasi sesuai dengan rencana tahunan yang telah dicanangkan
sebelumnya. Dimana pada bulan Januari direncanakan kegiatan eksplorasi
dilaksanakan pada Block Roto Samurangau yaitu area Roto Middle (RTM), Roto South
(RTS), Samurangau (SM-AC), Samurangau D (SM-D) dan pada Block Susubang Uko
yaitu area Susubang (SSB). Kegiatan pemboran pada bulan Januari direncanakan dapat
menyelesaikan 19 lubang dengan target kedalaman 3,890.00 meter.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan DESEMBER 2024 Page 11
Page 13
Page 14
PT KIDECO JAYA AGUNG
LEMBAR PERSETUJUAN
Tabel 1. Ringkasan Biaya dan Aktivitas Eksplorasi Kideco pada bulan Oktober 2024
Area yang
Biaya yang Pihak yang Metode Pengujian Hasil Aktivitas
Nama Perusahaan / Dilakukan Rencana Tindak
Dikeluarkan Melakukan dan Pemilihan Eksplorasi hingga
Anak Perusahaan Aktivitas Lanjut
Eksplorasi Areal Periode Pelaporan ini
Eksplorasi
Samurangau -
Block Roto Rp 2,503,040,150 PT Mintec Abadi
Samurangau Pemboran lubang
terbuka (open
hole) dan pemboran Total Lubang : 31
inti (coring), Lubang
PT KIDECO JAYA dilengkapi dengan Coring : 1,426.20 m Melanjutkan
AGUNG (KIDECO) logging geofisika Open Hole : 3,955.90 m aktifitas pemboran
dan pengujian Total Kedalaman:
Roto Middle, Roto sample batubara 5,382.10 meter
South, Samurangau - serta batuan
Block Roto PT Kumala pengapitnya
Rp 1,784,547,500
Samurangau & Drillindo Persada
Susubang - Block
Susubang Uko
Deskripsi Nama Jabatan Tanda Tangan Tanggal
Nenden Lestari Sidik Geologist 01 Nov 2024
Dibuat
Oleh
Vanesya Ika Rosyami Sub Section Head 01 Nov 2024
Diperiksa
Eka Fajarsari H Section Head 02 Nov 24
Oleh
Weny Lesmana Division Head 2 Nov 2024
Disetujui
Oleh Mining Operation &
Hery Cahyono 6 Nov 2024
Technical Services Director
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan OKTOBER 2024 Page 1
Page 15
PT KIDECO JAYA AGUNG
1. LATAR BELAKANG
PT Kideco Jaya Agung (Kideco) merupakan salah satu kontraktor pemerintah
Republik Indonesia yang bergerak di bidang pertambangan batubara melalui Perjanjian
Kerjasama Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) generasi pertama yang
ditandatangani pada tanggal 14 September 1982, dengan nomor perjanjian Kerja sama
J2/Ji.DU/40/82, yang berlaku selama 30 tahun dari awal produksi komersial pertama di
tahun 1993. Pada tahun 2022, kontrak PKP2B berubah menjadi Izin Usaha
Pertambangan Khusus (IUPK) yang ditandatangani pada tanggal 16 Desember 2022,
dengan Nomor Perjanjian Kerja Sama 14/1/IUP/PMA/2022, yang berlaku selama 10
tahun.
Berdasarkan perjanjian tersebut, Kideco beroperasi di wilayah Kabupaten Paser,
Provinsi Kalimantan Timur, tepatnya berada di Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu
Sopang. Lokasi Kideco berada sekitar 130 km dari kota Balikpapan ke arah selatan. Jenis
transportasi yang dapat digunakan untuk mencapai area ini adalah dengan
menggunakan speedboat ± 20 menit untuk menyeberangi Teluk Balikpapan dan
dilanjutkan dengan menggunakan kendaraan roda 2 atau roda 4 dengan waktu
tempuh ± 4 jam.
Pada kontrak wilayah PKP2B Kideco memiliki 4 block penambangan dengan
total luasan awal setelah dilakukan Tata Batas pada tahun 2011 dan berdasarkan surat
dari Direktur Jenderal Mineral dan Batubara No. 175/30/DJB/2015 tertanggal 29 Januari
2015 perihal Perubahan Lampiran Keputusan No. 959.K/DJB/2014 tertanggal 17
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan OKTOBER 2024 Page 2
Page 16
PT KIDECO JAYA AGUNG
November 2014, adalah seluas 50.921 Ha. Pada tahun 2017, luasan wilayah Kideco
diubah berdasarkan surat dari Direktur Jenderal Mineral dan Batubara No.
2444/30/DJB/2017 tertanggal 10 November 2017 perihal Revisi Persetujuan Rencana
Kegiatan Pada Seluruh Wilayah PKP2B, dimana total luasan wilayah PKP2B Kideco
menjadi 47,500 Ha. Pada tahun 2022, luasan wilayah Kideco diubah kembali
berdasarkan dari Surat Keputusan Menteri Investasi / Kepala Badan Koordinasi
Penanaman Modal No. 14/1/IUP/PMA/2022 tertanggal 16 Desember 2022 perihal
perubahan kontrak Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B)
Badan Usaha menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) dengan total luasan
wilayah IUPK Kideco menjadi 33,887 Ha, yang terbagi menjadi 2 block, antara lain
sebagai berikut:
Table 2. Total Luasan Wilayah/Block/Konsesi IUPK
Nama Wilayah/Block/Konsesi IUPK Luas (Ha)
Block Roto Samurangau 27,327
Block Susubang Uko 6,560
Total Luasan 33,887
Laporan ini merupakan penyampaian atau laporan kepada para pihak yang
berkepentingan mengenai hasil kegiatan eksplorasi secara ringkas yang telah dilakukan
pada bulan Oktober 2024 dimana pelaporan ini dibuat dan dilaporkan secara
independen pada Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) Kideco atau selanjutnya
disebut sebagai Ringkasan Pelaporan Hasil Eksplorasi (PHE) Periode Oktober 2024
pada wilayah IUPK Kideco.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan OKTOBER 2024 Page 3
Page 17
PT KIDECO JAYA AGUNG
2. KONDISI UMUM
Pada sebagian lokasi pada Block Roto Samurangau dan Block Susubang Uko
telah dilakukan operasi penambangan dengan metode tambang terbuka dengan
menggunakan Truck dan Excavator, yang dikerjakan oleh Kideco dibantu oleh
kontraktor pertambangan dengan sistem rental untuk produksi batubara dan kontrak
penggalian tanah penutup, namun pada beberapa lokasi masih dilakukan kegiatan
eksplorasi detail untuk memastikan kemenerusan perlapisan batubara dan
kemungkinan untuk dapat dilakukan penambangan secara ekonomis. Target produksi
batubara yang direncanakan pada tahun ini sesuai dengan perencanaan adalah sebesar
30.5 juta ton.
Pemilihan metode penambangan tambang terbuka seperti yang disebutkan
diatas dikarenakan terdapat banyaknya perlapisan batubara (multi seam) yang dibatasi
oleh perlapisan batuan (interburden) yang tidak terlalu tebal, selain itu perlapisan
batubara memiliki kemiringan perlapisan (dip) landai hingga sangat curam. Dalam
operasional tambang terbuka, material interburden dan overburden atau bisa juga
disebut waste sebagian besar diangkut keluar tambang (pit) dan ditempatkan pada
area yang telah direncanakan di luar pit hingga batas kedalaman pit tercapai. Dalam
proses penambangan, tambang atau pit dibagi menjadi beberapa sector atau area.
Setelah batas kedalaman salah satu sector atau area pit tersebut dapat tertutup kembali
seperti yang telah direncanakan.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan OKTOBER 2024 Page 4
Page 18
PT KIDECO JAYA AGUNG
Operasi tambang terbuka menggunakan hydraulic excavator dengan ukuran
tepat dan disesuaikan dengan kapasitas angkut truck, sehingga dapat digunakan untuk
menambang batubara dan waste secara efisien. Batubara hasil penambangan yang
diangkut keluar dari pit (ROM) tidak melalui proses pencucian, tetapi dihancurkan untuk
menghasilkan produk batubara yang nantinya diangkut kepelabuhan untuk dipasarkan.
Area Kideco memiliki struktur geologi mayor yaitu pembentukan lipatan (antiklin
dan sinklin) yang memanjang dari utara - selatan hingga timur laut - barat daya dengan
kemiringan sayap lipatannya berkisar antara 10°~ 60°. Kemiringan lapisan batubara
(seam) di area Kideco berkisar 20°~ 90° memanjang dari timur ke barat. Struktur lipatan
yang terbentuk merupakan struktur lipatan yang asimetris yang melandai dari
perlapisan yang paling muda (atas). Struktur sesar juga berasosiasi dengan struktur
mayor berupa lipatan ini.
Pada laporan saat ini mencantumkan 2 wilayah block penambangan Kideco,
yaitu Block Roto Samurangau dan Block Susubang Uko. Block Roto Samurangau
tersusun atas batuan Formasi Warukin, Formasi Berai, Formasi Pamaluan, Formasi
Tanjung, Formasi Pitap, Batuan Granit dan Diorit dan Formasi Haruyan dengan formasi
pembawa batubara adalah Formasi Warukin yang berumur Miosen Tengah – Miosen
Akhir, sedangkan Block Susubang-Uko tersusun atas batuan Formasi Warukin, Formasi
Berai, Formasi Tanjung, dan Formasi Pitap dengan formasi pembawa batubara adalah
Formasi Warukin yang berumur Miosen Tengah - Miosen Akhir dan Formasi Tanjung
yang berumur Eosen Akhir yang terletak pada sisi barat daya.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan OKTOBER 2024 Page 5
Page 19
PT KIDECO JAYA AGUNG
Terdapat lebih dari 50 lapisan batubara yang telah teridentifikasi pada Pit Roto
dengan maksimal rata – rata ketebalan sebenarnya mencapai 26.2 meter. Pada Pit
Samurangau, terdapat 85 lapisan batubara dengan maksimal rata – rata ketebalan
sebenarnya mencapai 10.6 meter. Sedangkan pada Pit Susubang, terdapat 41 lapisan
batubara dengan maksimal rata – rata ketebalan sebenarnya mencapai 4.6 meter.
Pada Block Roto Samurangau terbagi menjadi 2 area penambangan utama yaitu
Block Roto & Block Samurangau. Block Roto terdiri dari beberapa pit : Roto North (RTN),
Roto Middle (RTM), Roto South (RTS) dan Roto South G (RTS-G). Pada Block
Samurangau terdiri dari beberapa pit: Samurangau A (SM-A), Samurangau B (SM-B),
Samurangau C (SM-C) dan Samurangau D (SM-D), sedangkan pada Block Susubang
hanya terdiri satu pit yaitu Pit Susubang (SSB).
3. PELAKSANA KEGIATAN EKSPLORASI
Kegiatan eksplorasi dilaksanakan oleh kontraktor pemboran Kideco, yaitu PT
Mintec Abadi (Mintec) dan PT Kumala Drillindo Persada (Kumala) dibawah pengawasan
penuh Competent Person Indonesia (CPI) Kideco. Selain itu, pada kontraktor tersebut
juga terdapat Competent Person Indonesia (CPI) di bidang kegiatan eksplorasi yang
ikut terlibat dalam pengawasan kegiatan eksplorasi yang sedang berlangsung.
Kegiatan eksplorasi yang dilakukan adalah : pemetaan geologi, pemboran,
logging geofisika, dan analisa kualitas. Peralatan dan perlengkapan yang digunakan
sesuai dengan standar yang telah ditetapkan untuk masing – masing tipe kegiatan dan
pekerjaan. Pelaksanaan kegiatan eksplorasi tersebut telah mengikuti standart pekerjaan
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan OKTOBER 2024 Page 6
Page 20
PT KIDECO JAYA AGUNG
yang telah ditetapkan dan diawasi secara langsung oleh Competent Person Indonesia
(CPI).
4. HASIL KEGIATAN EKSPLORASI
4.1. Daerah Eksplorasi
Daerah kegiatan pemboran pada bulan Oktober 2024 dilakukan di 5 area Pit
berbeda, yaitu Roto Middle (RTM), Roto South (RTS), Samurangau (SM-AC),
Samurangau D (SM-D) dan Susubang (SSB). Kegiatan pemboran tersebut dikerjakan
oleh kontraktor pemboran PT Kideco Jaya Agung yaitu PT Mintec Abadi (Mintec) dan
PT Kumala Drillindo Persada (Kumala).
4.2. Metode Eksplorasi
Pemboran dilakukan baik secara vertikal maupun pemboran miring sesuai
dengan target perlapisan batubara. Pemboran yang dilakukan menggunakan metoda
partly cored dan full coring sesuai target kedalaman perlapisan batubara dan
kebutuhan akan analisa geoteknik terhadap perlapisan batuan pengapit batubara.
Pemboran open hole menggunakan batang bor NQ (diameter dalam 60.3mm)
sedangkan partly cored dengan batang bor HQ (diameter dalam 77.8mm). Setelah
dilakukan pemboran dengan metoda tersebut, kemudian dilanjutkan dengan logging
geofisika untuk mendapatkan kedalaman batubara. Setelah kedalaman batubara
diketahui, perolehan conto (core recovery) untuk batubara dipastikan lebih dari atau
sama dengan 95%.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan OKTOBER 2024 Page 7
Page 21
PT KIDECO JAYA AGUNG
Logging geofisika dilakukan untuk membuktikan dan membandingkan posisi
kedalaman perlapisan batubara target dengan hasil coring yang telah dilakukan pada
kegiatan pemboran. Sehingga didapatkan posisi kedalaman batubara secara akurat
dan diperkuat dengan bukti bukti yang jelas.
Reconcile log geofisika dengan sebagian besar titik bor pemboran dengan conto
batuan ataupun pemboran tanpa conto dapat meningkatkan akurasi data yang
diperoleh. Pada umumnya, data log geofisika yang diperoleh berupa data gamma ray,
density, dan caliper. Data yang diperoleh termasuk kedalaman litologi batuan
penyusun, ketebalan, dan parting.
4.3. Biaya Eksplorasi
Biaya kegiatan pemboran eksplorasi pada periode bulan Oktober 2024 untuk
setiap kontraktor pemboran PT Kideco Jaya Agung dapat dilihat pada tabel di bawah
ini :
Table 3. Biaya Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode Oktober 2024
NO BIAYA EKSPLORASI
KONTRAKTOR EKSPLORASI KETERANGAN
(Oktober)
1 PT MINTEC ABADI Rp 2,503,040,150.00 17 Holes ~ 2,914.10 meter
2 PT KUMALA DRILLINDO PERSADA Rp 1,784,547,500.00 14 Holes ~ 2,468.00 meter
TOTAL Rp 4,287,587,650.00 31 Holes ~ 5,382.10 meter
4.4. Pengawasan Pemboran
Kegiatan pemboran eksplorasi dilakukan oleh perusahaan kontraktor pemboran
PT Kideco Jaya Agung, yaitu PT Mintec Abadi dan PT Kumala Drillindo Persada. PT
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan OKTOBER 2024 Page 8
Page 22
PT KIDECO JAYA AGUNG
Mintec Abadi mengoperasikan 3 unit mesin bor yaitu 1 unit Mustang 9-F4 (DM02), 1
unit Jacro 500 (DM05) dan 1 unit Jacro 300 (DM06). PT Kumala Drillindo Persada
mengoperasikan 5 unit mesin bor yaitu 5 unit Jacro 400 (RIG01, RIG02, RIG03, RIG04
dan RIG05). Pengawasan kegiatan eksplorasi oleh PT Mintec Abadi dan PT Kumala
Drillindo Persada dilakukan langsung oleh masing - masing penanggungjawab
operasional dan disupervisi oleh PT Kideco Jaya Agung.
4.5. Hasil Pemboran
Kegiatan pemboran eksplorasi pada bulan Oktober 2024 dilakukan pada 5 area
yaitu area Roto Middle (RTM), Roto South (RTS), Samurangau (SM-AC), Samurangau D
(SM-D) dan Susubang (SSB). Detail hasil kegiatan eksplorasi pada setiap area tersebut
dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Table 4. Hasil Kegiatan Pemboran Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode Oktober 2024
A/PLAN OKTOBER YEAR TO DATE
AREA
HOLE DEPTH HOLE DEPTH HOLE DEPTH
1 SUWI - - - - - -
2 RTN ~ SM6 - - - - 6 672.00
3 RTS-G - - - - - -
4 RTM 4 800 3 619.00 15 2,972.00
5 RTS 3 600 2 615.00 83 15,657.65
6 SSB 8 1,600 9 1,234.00 80 13,130.50
7 SM-AC 5 810 6 854.80 104 16,763.50
8 SM-D 9 1,700 11 2,059.30 22 3,411.00
9 SELUYUS - - - - - -
10 UKO - - - - - -
TOTAL 29 5,510 31 5,382.10 310 52,606.65
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan OKTOBER 2024 Page 9
Page 23
PT KIDECO JAYA AGUNG
Table 5. Detail Hasil Kegiatan Pemboran Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode Oktober 2024
DRILLING PROGRESS
HOLE ID AREA REMARK
O. HOLE CORING T/ DEPTH L/ DEPTH
Depth Cont. From Last
1 2409SMMT83 - 24.00 24.00 143.00 Month
2 2410SMMT84 150.00 71.20 221.20 218.00
3 2410SMMT85 74.30 12.70 87.00 83.00
SM
4 2410SMMT86 103.60 69.60 173.20 167.00
5 2410SMMT87 113.90 62.30 176.20 170.50
6 2410SMMT88 110.80 62.40 173.20 173.00
7 2410SMDMT12 78.80 23.20 102.00 98.00
8 2410SMDMT14 78.80 23.20 102.00 95.00
9 2410SMDMT16 93.10 56.90 150.00 146.00
10 2410SMDMT17 106.60 55.40 162.00 155.00
11 2410SMDMT19 78.80 61.40 140.20 134.50
12 2410SMDMT22 134.30 62.90 197.20 194.00
2410SMDMT24 SMD - 182.20 182.20 On Progress
13 2410SMDMT13 102.80 23.20 126.00 119.00
14 2410SMDMT15 91.60 58.40 150.00 146.00
15 2410SMDMT18 118.60 63.60 182.20 179.00
16 2410SMDMT20 94.60 40.40 135.00 128.50
17 2410SMDMT21 152.40 57.60 210.00 204.00
2410SMDMT23 168.90 51.60 220.50 On Progress
Depth Cont. From Last
18 2409RTSKD53 104.50 106.50 211.00 231.00
Month
19 2410RTSKD54 RTS 234.00 - 234.00 230.00
2410RTSKD55 152.00 18.00 170.00 On Progress
Depth Cont. From Last
20 2409RTMKD10 87.50 60.50 148.00 177.00
Month
21 2410RTMKD11 RTM 240.00 - 240.00 201.00
22 2410RTMKD12 171.00 60.00 231.00 222.00
23 2410SSBKD73 201.00 - 201.00 189.00
24 2410SSBKD75 127.50 22.50 150.00 143.00
25 2410SSBKD77 43.00 22.00 65.00 56.00
26 2410SSBKD80 71.00 40.00 111.00 95.00
Depth Cont. From Last
27 2409SSBKD72 - - - 191.00
Month
SSB
28 2410SSBKD74 201.00 - 201.00 194.00
29 2410SSBKD76 201.00 - 201.00 188.00
30 2410SSBKD78 125.00 - 125.00 89.00
31 2410SSBKD79 85.50 34.50 120.00 107.00
2410SSBKD81 60.00 - 60.00 On Progress
TOTAL 3,955.90 1,426.20 5,382.10 4,866.50
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan OKTOBER 2024 Page 10
Page 24
PT KIDECO JAYA AGUNG
4.6. Rencana Pemboran bulan November 2024
Kegiatan pemboran pada bulan November adalah melanjutkan aktivitas
kegiatan eksplorasi sesuai dengan rencana tahunan yang telah dicanangkan
sebelumnya. Dimana pada bulan November direncanakan kegiatan eksplorasi
dilaksanakan pada Block Roto Samurangau yaitu area Roto Middle (RTM), Roto South
(RTS), Samurangau (SM-AC), Samurangau D (SM-D) dan pada Block Susubang Uko
yaitu area Susubang (SSB). Kegiatan pemboran pada bulan November direncanakan
dapat menyelesaikan 26 lubang dengan target kedalaman 5,290.00 meter.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan OKTOBER 2024 Page 11
Page 25
Page 26
PT KIDECO JAYA AGUNG
LEMBAR PERSETUJUAN
Tabel 1. Ringkasan Biaya dan Aktivitas Eksplorasi Kideco pada bulan November 2024
Nama Area yang Metode Hasil Aktivitas
Biaya yang Pihak yang
Perusahaan / Dilakukan Pengujian dan Eksplorasi hingga Rencana Tindak
Dikeluarkan Melakukan
Anak Aktivitas Pemilihan Periode Pelaporan Lanjut
Eksplorasi
Perusahaan Eksplorasi Areal ini
Samurangau, Roto
Middle -
Rp 2,105,736,000 PT Mintec Abadi Pemboran lubang
Block Roto
terbuka (open
Samurangau
hole) dan
Total Lubang : 28
pemboran inti
Lubang
(coring),
Coring : 1,388.70 m Melanjutkan
PT KIDECO JAYA dilengkapi
Open Hole : aktifitas
AGUNG (KIDECO) dengan logging
4,166.80 m pemboran
geofisika dan
Total Kedalaman:
Roto Middle, pengujian sample
5,505.50 meter
Roto South, batubara serta
Samurangau - PT Kumala batuan
Block Roto Rp 2,349,911,250 Drillindo pengapitnya
Samurangau & Persada
Susubang - Block
Susubang Uko
Deskripsi Nama Jabatan Tanda Tangan Tanggal
Nenden Lestari Sidik Geologist 02 Des 2024
Dibuat
Oleh
Vanesya Ika Rosyami Sub Section Head 02 Des 2024
Diperiksa
Eka Fajarsari H Department Head 03 Des 2024
Oleh
Weny Lesmana Division Head 03 Des 2024
Disetujui
Oleh Mining Operation &
Hery Cahyono 5 Des 2024
Technical Services Director
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan NOVEMBER 2024 Page 1
Page 27
PT KIDECO JAYA AGUNG
1. LATAR BELAKANG
PT Kideco Jaya Agung (Kideco) merupakan salah satu kontraktor pemerintah
Republik Indonesia yang bergerak di bidang pertambangan batubara melalui Perjanjian
Kerjasama Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) generasi pertama yang
ditandatangani pada tanggal 14 September 1982, dengan nomor perjanjian Kerja sama
J2/Ji.DU/40/82, yang berlaku selama 30 tahun dari awal produksi komersial pertama di
tahun 1993. Pada tahun 2022, kontrak PKP2B berubah menjadi Izin Usaha
Pertambangan Khusus (IUPK) yang ditandatangani pada tanggal 16 Desember 2022,
dengan Nomor Perjanjian Kerja Sama 14/1/IUP/PMA/2022, yang berlaku selama 10
tahun.
Berdasarkan perjanjian tersebut, Kideco beroperasi di wilayah Kabupaten Paser,
Provinsi Kalimantan Timur, tepatnya berada di Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu
Sopang. Lokasi Kideco berada sekitar 130 km dari kota Balikpapan ke arah selatan. Jenis
transportasi yang dapat digunakan untuk mencapai area ini adalah dengan
menggunakan speedboat ± 20 menit untuk menyeberangi Teluk Balikpapan dan
dilanjutkan dengan menggunakan kendaraan roda 2 atau roda 4 dengan waktu
tempuh ± 4 jam.
Pada kontrak wilayah PKP2B Kideco memiliki 4 block penambangan dengan
total luasan awal setelah dilakukan Tata Batas pada tahun 2011 dan berdasarkan surat
dari Direktur Jenderal Mineral dan Batubara No. 175/30/DJB/2015 tertanggal 29 Januari
2015 perihal Perubahan Lampiran Keputusan No. 959.K/DJB/2014 tertanggal 17
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan NOVEMBER 2024 Page 2
Page 28
PT KIDECO JAYA AGUNG
November 2014, adalah seluas 50.921 Ha. Pada tahun 2017, luasan wilayah Kideco
diubah berdasarkan surat dari Direktur Jenderal Mineral dan Batubara No.
2444/30/DJB/2017 tertanggal 10 November 2017 perihal Revisi Persetujuan Rencana
Kegiatan Pada Seluruh Wilayah PKP2B, dimana total luasan wilayah PKP2B Kideco
menjadi 47,500 Ha. Pada tahun 2022, luasan wilayah Kideco diubah kembali
berdasarkan dari Surat Keputusan Menteri Investasi / Kepala Badan Koordinasi
Penanaman Modal No. 14/1/IUP/PMA/2022 tertanggal 16 Desember 2022 perihal
perubahan kontrak Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B)
Badan Usaha menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) dengan total luasan
wilayah IUPK Kideco menjadi 33,887 Ha, yang terbagi menjadi 2 block, antara lain
sebagai berikut:
Table 2. Total Luasan Wilayah/Block/Konsesi IUPK
Nama Wilayah/Block/Konsesi IUPK Luas (Ha)
Block Roto Samurangau 27,327
Block Susubang Uko 6,560
Total Luasan 33,887
Laporan ini merupakan penyampaian atau laporan kepada para pihak yang
berkepentingan mengenai hasil kegiatan eksplorasi secara ringkas yang telah dilakukan
pada bulan November 2024 dimana pelaporan ini dibuat dan dilaporkan secara
independen pada Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) Kideco atau selanjutnya
disebut sebagai Ringkasan Pelaporan Hasil Eksplorasi (PHE) Periode November 2024
pada wilayah IUPK Kideco.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan NOVEMBER 2024 Page 3
Page 29
PT KIDECO JAYA AGUNG
2. KONDISI UMUM
Pada sebagian lokasi pada Block Roto Samurangau dan Block Susubang Uko
telah dilakukan operasi penambangan dengan metode tambang terbuka dengan
menggunakan Truck dan Excavator, yang dikerjakan oleh Kideco dibantu oleh
kontraktor pertambangan dengan sistem rental untuk produksi batubara dan kontrak
penggalian tanah penutup, namun pada beberapa lokasi masih dilakukan kegiatan
eksplorasi detail untuk memastikan kemenerusan perlapisan batubara dan
kemungkinan untuk dapat dilakukan penambangan secara ekonomis. Target produksi
batubara yang direncanakan pada tahun ini sesuai dengan perencanaan adalah sebesar
30.5 juta ton.
Pemilihan metode penambangan tambang terbuka seperti yang disebutkan
diatas dikarenakan terdapat banyaknya perlapisan batubara (multi seam) yang dibatasi
oleh perlapisan batuan (interburden) yang tidak terlalu tebal, selain itu perlapisan
batubara memiliki kemiringan perlapisan (dip) landai hingga sangat curam. Dalam
operasional tambang terbuka, material interburden dan overburden atau bisa juga
disebut waste sebagian besar diangkut keluar tambang (pit) dan ditempatkan pada
area yang telah direncanakan di luar pit hingga batas kedalaman pit tercapai. Dalam
proses penambangan, tambang atau pit dibagi menjadi beberapa sector atau area.
Setelah batas kedalaman salah satu sector atau area pit tersebut dapat tertutup kembali
seperti yang telah direncanakan.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan NOVEMBER 2024 Page 4
Page 30
PT KIDECO JAYA AGUNG
Operasi tambang terbuka menggunakan hydraulic excavator dengan ukuran
tepat dan disesuaikan dengan kapasitas angkut truck, sehingga dapat digunakan untuk
menambang batubara dan waste secara efisien. Batubara hasil penambangan yang
diangkut keluar dari pit (ROM) tidak melalui proses pencucian, tetapi dihancurkan untuk
menghasilkan produk batubara yang nantinya diangkut kepelabuhan untuk dipasarkan.
Area Kideco memiliki struktur geologi mayor yaitu pembentukan lipatan (antiklin
dan sinklin) yang memanjang dari utara - selatan hingga timur laut - barat daya dengan
kemiringan sayap lipatannya berkisar antara 10°~ 60°. Kemiringan lapisan batubara
(seam) di area Kideco berkisar 20°~ 90° memanjang dari timur ke barat. Struktur lipatan
yang terbentuk merupakan struktur lipatan yang asimetris yang melandai dari
perlapisan yang paling muda (atas). Struktur sesar juga berasosiasi dengan struktur
mayor berupa lipatan ini.
Pada laporan saat ini mencantumkan 2 wilayah block penambangan Kideco,
yaitu Block Roto Samurangau dan Block Susubang Uko. Block Roto Samurangau
tersusun atas batuan Formasi Warukin, Formasi Berai, Formasi Pamaluan, Formasi
Tanjung, Formasi Pitap, Batuan Granit dan Diorit dan Formasi Haruyan dengan formasi
pembawa batubara adalah Formasi Warukin yang berumur Miosen Tengah – Miosen
Akhir, sedangkan Block Susubang-Uko tersusun atas batuan Formasi Warukin, Formasi
Berai, Formasi Tanjung, dan Formasi Pitap dengan formasi pembawa batubara adalah
Formasi Warukin yang berumur Miosen Tengah - Miosen Akhir dan Formasi Tanjung
yang berumur Eosen Akhir yang terletak pada sisi barat daya.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan NOVEMBER 2024 Page 5
Page 31
PT KIDECO JAYA AGUNG
Terdapat lebih dari 50 lapisan batubara yang telah teridentifikasi pada Pit Roto
dengan maksimal rata – rata ketebalan sebenarnya mencapai 26.2 meter. Pada Pit
Samurangau, terdapat 85 lapisan batubara dengan maksimal rata – rata ketebalan
sebenarnya mencapai 10.6 meter. Sedangkan pada Pit Susubang, terdapat 41 lapisan
batubara dengan maksimal rata – rata ketebalan sebenarnya mencapai 4.6 meter.
Pada Block Roto Samurangau terbagi menjadi 2 area penambangan utama yaitu
Block Roto & Block Samurangau. Block Roto terdiri dari beberapa pit : Roto North (RTN),
Roto Middle (RTM), Roto South (RTS) dan Roto South G (RTS-G). Pada Block
Samurangau terdiri dari beberapa pit: Samurangau A (SM-A), Samurangau B (SM-B),
Samurangau C (SM-C) dan Samurangau D (SM-D), sedangkan pada Block Susubang
hanya terdiri satu pit yaitu Pit Susubang (SSB).
3. PELAKSANA KEGIATAN EKSPLORASI
Kegiatan eksplorasi dilaksanakan oleh kontraktor pemboran Kideco, yaitu PT
Mintec Abadi (Mintec) dan PT Kumala Drillindo Persada (Kumala) dibawah pengawasan
penuh Competent Person Indonesia (CPI) Kideco. Selain itu, pada kontraktor tersebut
juga terdapat Competent Person Indonesia (CPI) di bidang kegiatan eksplorasi yang
ikut terlibat dalam pengawasan kegiatan eksplorasi yang sedang berlangsung.
Kegiatan eksplorasi yang dilakukan adalah : pemetaan geologi, pemboran,
logging geofisika, dan analisa kualitas. Peralatan dan perlengkapan yang digunakan
sesuai dengan standar yang telah ditetapkan untuk masing – masing tipe kegiatan dan
pekerjaan. Pelaksanaan kegiatan eksplorasi tersebut telah mengikuti standart pekerjaan
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan NOVEMBER 2024 Page 6
Page 32
PT KIDECO JAYA AGUNG
yang telah ditetapkan dan diawasi secara langsung oleh Competent Person Indonesia
(CPI).
4. HASIL KEGIATAN EKSPLORASI
4.1. Daerah Eksplorasi
Daerah kegiatan pemboran pada bulan November 2024 dilakukan di 5 area Pit
berbeda, yaitu Roto Middle (RTM), Roto South (RTS), Samurangau (SM-AC),
Samurangau D (SM-D) dan Susubang (SSB). Kegiatan pemboran tersebut dikerjakan
oleh kontraktor pemboran PT Kideco Jaya Agung yaitu PT Mintec Abadi (Mintec) dan
PT Kumala Drillindo Persada (Kumala).
4.2. Metode Eksplorasi
Pemboran dilakukan baik secara vertikal maupun pemboran miring sesuai
dengan target perlapisan batubara. Pemboran yang dilakukan menggunakan metoda
partly cored dan full coring sesuai target kedalaman perlapisan batubara dan
kebutuhan akan analisa geoteknik terhadap perlapisan batuan pengapit batubara.
Pemboran open hole menggunakan batang bor NQ (diameter dalam 60.3mm)
sedangkan partly cored dengan batang bor HQ (diameter dalam 77.8mm). Setelah
dilakukan pemboran dengan metoda tersebut, kemudian dilanjutkan dengan logging
geofisika untuk mendapatkan kedalaman batubara. Setelah kedalaman batubara
diketahui, perolehan conto (core recovery) untuk batubara dipastikan lebih dari atau
sama dengan 95%.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan NOVEMBER 2024 Page 7
Page 33
PT KIDECO JAYA AGUNG
Logging geofisika dilakukan untuk membuktikan dan membandingkan posisi
kedalaman perlapisan batubara target dengan hasil coring yang telah dilakukan pada
kegiatan pemboran. Sehingga didapatkan posisi kedalaman batubara secara akurat
dan diperkuat dengan bukti bukti yang jelas.
Reconcile log geofisika dengan sebagian besar titik bor pemboran dengan conto
batuan ataupun pemboran tanpa conto dapat meningkatkan akurasi data yang
diperoleh. Pada umumnya, data log geofisika yang diperoleh berupa data gamma ray,
density, dan caliper. Data yang diperoleh termasuk kedalaman litologi batuan
penyusun, ketebalan, dan parting.
4.3. Biaya Eksplorasi
Biaya kegiatan pemboran eksplorasi pada periode bulan November 2024 untuk
setiap kontraktor pemboran PT Kideco Jaya Agung dapat dilihat pada tabel di bawah
ini :
Table 3. Biaya Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode November 2024
NO BIAYA EKSPLORASI
KONTRAKTOR EKSPLORASI KETERANGAN
(November)
1 PT MINTEC ABADI Rp 2,105,736,000.00 11 Holes ~ 2,343.50 meter
2 PT KUMALA DRILLINDO PERSADA Rp 2,349,911,250.00 17 Holes ~ 3,162.00 meter
TOTAL Rp 4,455,647,250.00 28 Holes ~ 5,505.50 meter
4.4. Pengawasan Pemboran
Kegiatan pemboran eksplorasi dilakukan oleh perusahaan kontraktor pemboran
PT Kideco Jaya Agung, yaitu PT Mintec Abadi dan PT Kumala Drillindo Persada. PT
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan NOVEMBER 2024 Page 8
Page 34
PT KIDECO JAYA AGUNG
Mintec Abadi mengoperasikan 3 unit mesin bor yaitu 1 unit Mustang 9-F4 (DM02), 1
unit Jacro 500 (DM05) dan 1 unit Jacro 300 (DM06). PT Kumala Drillindo Persada
mengoperasikan 5 unit mesin bor yaitu 5 unit Jacro 400 (RIG01, RIG02, RIG03, RIG04
dan RIG05). Pengawasan kegiatan eksplorasi oleh PT Mintec Abadi dan PT Kumala
Drillindo Persada dilakukan langsung oleh masing - masing penanggungjawab
operasional dan disupervisi oleh PT Kideco Jaya Agung.
4.5. Hasil Pemboran
Kegiatan pemboran eksplorasi pada bulan November 2024 dilakukan pada 5
area yaitu area Roto Middle (RTM), Roto South (RTS), Samurangau (SM-AC),
Samurangau D (SM-D) dan Susubang (SSB). Detail hasil kegiatan eksplorasi pada setiap
area tersebut dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Table 4. Hasil Kegiatan Pemboran Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode November 2024
A/PLAN NOVEMBER YEAR TO DATE
AREA
HOLE DEPTH HOLE DEPTH HOLE DEPTH
1 SUWI - - - - - -
2 RTN ~ SM6 - - - - 6 672.00
3 RTS-G - - - - - -
4 RTM 3 600 4 1,013.70 19 3,985.70
5 RTS 3 690 7 1,359.00 90 17,016.65
6 SSB 8 1,600 7 1,222.00 87 14,352.50
7 SM-AC 5 1,000 4 763.30 108 17,526.80
8 SM-D 7 1,400 6 1,147.50 28 4,558.50
9 SELUYUS - - - - - -
10 UKO - - - - - -
TOTAL 26 5,290 28 5,505.50 338 58,112.15
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan NOVEMBER 2024 Page 9
Page 35
PT KIDECO JAYA AGUNG
Table 5. Detail Hasil Kegiatan Pemboran Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode November 2024
DRILLING PROGRESS
HOLE ID AREA REMARK
O. HOLE CORING T/ DEPTH L/ DEPTH
1 2411SMMT89 153.00 20.20 173.20 173.00
2 2411SMMT90 72.10 119.10 191.20 187.50
3 2411SMMT91 SM 76.60 48.60 125.20 119.00
4 2411SMMT92 138.80 11.20 150.00 146.00
2411SMMT93 50.30 73.40 123.70 On Progress
Depth Cont. From Last
5 2410SMDMT24 6.80 90.00 96.80 272.00
Month
6 2411SMDMT25 202.10 67.90 270.00 267.00
7 2411SMDMT26 223.60 52.40 276.00 270.00
8 2411SMDMT27 SMD 168.00 23.20 191.20 188.00
9 2411SMDMT28 157.90 91.10 249.00 240.00
2411SMDMT29 33.00 - 33.00 On Progress
Depth Cont. From Last
10 2410SMDMT23 31.50 - 31.50 246.00
Month
11 2411RTMMT03 231.00 - 231.00 227.00
2411RTMMT04 90.10 111.60 201.70 On Progress
12 2411RTMKD13 RTM 84.00 68.00 152.00 143.50
13 2411RTMKD14 145.50 67.50 213.00 200.00
14 2411RTMKD15 216.00 - 216.00 206.00
15 2411RTSKD59 240.00 - 240.00 227.50
16 2411RTSKD61 150.00 - 150.00 140.50
Depth Cont. From Last
17 2410RTSKD55 12.00 6.00 18.00 57.50
Month
18 2411RTSKD58 RTS 231.00 - 231.00 230.00
2411RTSKD62 143.00 36.00 179.00 On Progress
19 2411RTSKD56 27.00 98.00 125.00 107.00
20 2411RTSKD57 157.00 26.00 183.00 173.00
21 2411RTSKD60 171.50 61.50 233.00 218.50
22 2411SSBKD82 68.50 36.50 105.00 89.00
23 2411SSBKD83 101.00 70.00 171.00 155.00
24 2411SSBKD85 142.00 50.00 192.00 176.00
2411SSBKD88 219.00 - 219.00 On Progress
Depth Cont. From Last
25 2410SSBKD81 SSB 52.00 71.00 123.00 167.00
Month
26 2411SSBKD84 62.50 39.50 102.00 89.50
27 2411SSBKD86 112.00 38.00 150.00 137.00
28 2411SSBKD87 125.00 12.00 137.00 131.50
2411SSBKD89 23.00 - 23.00 On Progress
TOTAL 4,116.80 1,388.70 5,505.50 4,984.00
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan NOVEMBER 2024 Page 10
Page 36
PT KIDECO JAYA AGUNG
4.6. Rencana Pemboran bulan Desember 2024
Kegiatan pemboran pada bulan Desember adalah melanjutkan aktivitas kegiatan
eksplorasi sesuai dengan rencana tahunan yang telah dicanangkan sebelumnya.
Dimana pada bulan Desember direncanakan kegiatan eksplorasi dilaksanakan pada
Block Roto Samurangau yaitu area Roto Middle (RTM), Roto South (RTS), Samurangau
(SM-AC), Samurangau D (SM-D) dan pada Block Susubang Uko yaitu area Susubang
(SSB). Kegiatan pemboran pada bulan Desember direncanakan dapat menyelesaikan
22 lubang dengan target kedalaman 4,590.00 meter.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan NOVEMBER 2024 Page 11
Names mentioned 16 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT KIDECO JAYA AGUNG LEMBAR PERSETUJUAN Tabel
p.2 ×3
unresolved
org
PT Mintec Abadi
p.2 ×17
unresolved
org
PT KIDECO JAYA
p.2 ×3
unresolved
org
PT Kumala
p.2 ×3
unresolved
—
Block Roto
p.2 ×2
unresolved
org
PT KIDECO JAYA AGUNG
p.3 ×39
unresolved
org
Menteri Investasi
p.4 ×3
unresolved
org
Koordinasi Penanaman Modal
p.4 ×3
unresolved
org
PT KIDECO JAYA AGUNG Operasi
p.6 ×3
unresolved
org
PT KIDECO JAYA AGUNG Terdapat
p.7 ×3
unresolved
org
PT Kumala Drillindo Persada
p.7 ×18
unresolved
org
PT KIDECO JAYA AGUNG Logging
p.9 ×3
unresolved
org
PT KIDECO JAYA AGUNG Mintec Abadi
p.10 ×3
unresolved
org
PT KIDECO JAYA AGUNG Table
p.11 ×3
unresolved
org
PT Mintec Abadi Samurangau
p.14
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.