Skip to content
Back to announcement

20250106_COCO_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31843031_lamp1.pdf

Other Text extracted COCO

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 15

Page 1
                                                                     Bandung, 06 Januari 2025

No.      : 002/WIN-IDX/I/2025

Kepada Yth,
Direktur Penilaian Perusahaan 1
P.H Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 1
Bursa Efek Indonesia
Indonesia Stock Exchange Building, Tower I, 6th Floor
Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53
Jakarta 12190

Up              : Bapak I Gde Nyoman Yetna
                  Bapak Aditya Nugraha

Perihal         : Permintaan Penjelasan

Dengan Hormat,

Merujuk pada Surat BEI dengan Nomor S-13718/BEI.PP1/12-2024 tertanggal 30 Desember 2024
perihal Permintaan Penjelasan atas Laporan Keuangan Interim Triwulan III per 30 September 2024 PT
Wahana Interfood Nusantara Tbk, dapat kami sampaikan sebagai berikut:
      1. Berdasarkan CALK nomor 5 Piutang Usaha, terdapat piutang usaha yang jatuh tempo lebih
         dari 90 hari sebesar Rp65,70 miliar atau 76,69% dari total piutang Perseroan. Perseroan
         memiliki saldo CKPN sebesar Rp2,96 miliar atau sebesar 3,5% dari keseluruhan piutang
         usaha. Adapun detail aging receivable Perseroan adalah sebagai berikut:




          Bursa meminta penjelasan:
             a. Latar belakang piutang usaha yang jatuh tempo lebih dari 90 hari sebesar Rp65,70
                miliar atau mencapai 76,69% dari total piutang Perseroan.
                Penjelasan Perseroan:
                Piutang tersebut utamanya berasal dari pelanggan PT Mitra Dunia Pangan, yaitu



                         Jl. Dadali no 16, Bandung 40184, West Java, Indonesia
            Phone. +62 22 6011375, Fax. +62 22 6033265, Email. info@wahana-interfood.com
Page 2
          sebesar Rp 62,76 miliar. Atas hal tersebut, Perseroan terus melakukan langkah efektif
          untuk dapat menagih piutang tersebut dengan beberapa kali mengirimkan surat
          penagihan kepada pelanggan.
       b. Kebijakan kredit Perseroan yang dilakukan selama ini.
          Penjelasan Perseroan:
          Tidak ada kebijakan khusus terkait hal ini.
       c. Apakah terdapat gagal bayar dari pelanggan Perseroan? jika iya, agar dijelaskan detail
          rincian pelanggan yang gagal bayar tersebut.
          Penjelasan Perseroan:
          Sejauh ini tidak terdapat pelanggan yang dinyatakan gagal bayar, Perseroan akan terus
          melakukan upaya maksimal agar dapat melakukan penagihan dan menerima
          pembayaran dari pelanggan.
       d. Strategi Perseroan untuk penagihan piutang tersebut.
          Penjelasan Perseroan :
          Perseroan telah menggunakan kartu piutang yang telah dilengkapi dengan status Jatuh
          Tempo dan belum jatuh tempo. Berdasarkan kartu piutang tersebut, tim collection
          Perseroan melakukan proyeksi penerimaan dan akan melakukan penagihan kepada
          pelanggan. Jika pelanggan sulit untuk ditagih, Perseroan akan menerbitkan surat
          teguran kepada pelanggan terkait.
       e. Pertimbangan dan justifikasi Perseroan atas nilai Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
          (CKPN) sudah menutupi potensi kerugian yang mungkin terjadi karena piutang usaha
          yang tidak dapat tertagih.
          Penjelasan Perseroan :
          CKPN tersebut sudah dipertimbangkan dan dikomunikasikan dengan auditor kami,
          sehingga dengan penilaian dari auditor, Perseroan berkeyakinan bahwa CKPN sudah
          cukup untuk menutup kerugian penurunan nilai atas tidak tertagihnya piutang usaha.

2. Berdasarkan CALK nomor 6 perihal Persediaan, saldo persediaan Perseroan adalah sebesar
   Rp99,40 miliar pada 30 September 2024, meningkat sebesar 10,04% dari Rp90,34 miliar
   pada 31 Desember 2023. Peningkatan ini disebabkan oleh meningkatnya persediaan bahan
   baku dan bahan jadi. Bursa meminta penjelasan:
       a. Latar belakang peningkatan signifikan persediaan bahan baku.
          Penjelasan Perseroan :
          Peningkatan bahan baku tersebut disebabkan oleh diferensiasi produk yang dijual oleh
          Perseroan yang tentunya memiliki perbedaan bahan baku yang dibutuhkan. Selain itu
          terdapat juga kenaikan harga yang terjadi pada beberapa bahan baku.
       b. Peruntukan atas peningkatan signifikan persediaan bahan baku tersebut.
          Penjelasan Perseroan :
          Peningkatan tersebut digunakan untuk proses produksi yang dilakukan oleh Perseroan.


                   Jl. Dadali no 16, Bandung 40184, West Java, Indonesia
      Phone. +62 22 6011375, Fax. +62 22 6033265, Email. info@wahana-interfood.com
Page 3
      c. Apakah terdapat risiko slow moving inventory dari bahan baku tersebut beserta mitigasi
         risiko Perseroan (jika ada)?
         Penjelasan Perseroan :
         Risiko slow moving memang ada, namun Perseroan sebisa mungkin melakukan mitigasi
         dengan selalu meningkatkan proses Research & Development sehingga persediaan
         bahan baku yang bersifat slow moving dapat digunakan secara optimal.


      d. Justifikasi Perseroan tidak melakukan pencadangan penurunan nilai persediaan.
         Penjelasan Perseroan :
         Persediaan telah diasuransikan dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 61 miliar,
         sehingga Perseroan berpendapat bahwa nilai nilai pertanggungan tersebut cukup untuk
         menutupi kemungkinan kerugian atas persediaan yang dipertanggungkan. Selain itu,
         tidak terdapat kejadian atau peristiwa yang menyebabkan persediaan mengalami
         kerusakan fisik atau berkurang secara signifikan yang disebabkan oleh kebakaran atau
         bencana alam maupun yang disebabkan oleh kelalaian penggunaan dari persediaan
         tersebut.
3. Berdasarkan CALK nomor 8 Uang Muka dan Biaya Dibayar Dimuka, tidak terdapat pergerakan
   saldo pada periode 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, dimana terdapat outstanding
   saldo Uang Muka Perolehan Aset Tetap sebesar Rp21,06 miliar dan Uang Muka atas Jasa
   Konstruksi sebesar Rp3,62 miliar. Bursa meminta penjelasan atas:
      a. Rincian atas saldo tersebut seperti nature, pihak-pihak terkait, settlement, dan jangka
         waktu.
         Penjelasan Perseroan :
         -   Uang Muka Perolehan Aset tetap sebesar 21,06 miliar adalah uang muka atas
             pembelian mesin dari PT Inti Jaya Internasional (“IJI”), berdasarkan Perjanjian Jual
             Beli tanggal 28 Januari 2019 oleh Perusahaan dan IJI.
         -   Uang Muka atas jasa konstruksi tersebut merupakan Perjanjian Pengerjaan Jasa
             Konstruksi yang ditandatangani oleh CV Raden Cipta Karya pada tanggal 28 Januari
             2019.
      b. Progres proyek tersebut saat ini.
         Penjelasan Perseroan :
         Proyek tersebut masih terus dipantau dan diikuti perkembangannya oleh Perseroan agar
         dapat direalisasikan sesegera mungkin, sehingga dapat meningkatkan kapasitas dan
         kualitas produk Perusahaan.
      c. Target penyelesaian memperkirakan aset tetap dan jasa konstruksi ini akan selesai dan
         siap digunakan.
         Penjelasan Perseroan :
         Perseroan menargetkan asset tetap dan jasa konstruksi ini bisa direalisasikan secara
         bertahap dimulai dari tahun 2025.




                 Jl. Dadali no 16, Bandung 40184, West Java, Indonesia
    Phone. +62 22 6011375, Fax. +62 22 6033265, Email. info@wahana-interfood.com
Page 4
 d. Penyebab tidak terdapat pergerakan pada saldo uang muka selama periode 31 Desember
    2023 hingga 30 September 2024.
    Penjelasan Perseroan :
    -   Terkait dengan jadwal kedatangan mesin yang dibeli dari IJI, berdasarkan surat
        pernyataan IJI dijelaskan bahwa barang tersebut belum siap dikirimkan, dikarenakan
        ada beberapa bagian penting dari mesin-mesin tersebut yang terlambat dikirimkan
        oleh supplier.
    -   Terkait dengan penyelesaian pembangunan pabrik oleh CV Raden Cipta Karya,
        berdasarkan surat pernyataan RCK dijelaskan bahwa RCK belum melakukan
        pengerjaan atas bangunan tersebut dikarenakan belum adanya kepastian kedatangan
        mesin baru dari Perseroan, juga pengurusan administrasi mengenai ijin bangunan
        yang cukup terhambat.




             Jl. Dadali no 16, Bandung 40184, West Java, Indonesia
Phone. +62 22 6011375, Fax. +62 22 6033265, Email. info@wahana-interfood.com
Page 5
4. Berdasarkan CALK nomor 9 Aset Tetap, saldo Aset tetap adalah sebesar Rp182,86 miliar pada
   30 September 2024, meningkat sebesar 4,88% dari Rp 174,35 miliar pada 31 Desember 2023.
   Kenaikan ini utamanya disebabkan oleh penambahan peralatan sebesar Rp6,5 miliar atau
   meningkat 95,17% dari sebelumnya sebesar Rp6,89 miliar pada 31 Desember 2023 menjadi
   Rp13,43 miliar pada 30 September 2024. Bursa meminta penjelasan atas:
       a. Komponen dari penambahan aset peralatan sebesar Rp 6,5 miliar selama periode
          tersebut.
          Penjelasan Perseroan :
          Berikut merupakan rincian penambahan asset peralatan pada tahun 2024:
                                                          NAMA ASET                                       BULAN PEROLEHAN   HARGA PEROLEHAN
           COLD STORAGE SYSTEM (PABRIK SUMEDANG)                                                               Jan-24              862.410.000
           PRECISION INCUBATOR MODEL IN55 MERK MEMMERT KAPASITAS 53L (PABRIK SADA NG)                          Jan-24               33.215.000
           SERVER LENOVO (PA BRIK SADANG)                                                                      Mar-24               27.000.000
           KOMPRESOR MESIN FBM DLANIER (PABRIK SADANG)                                                         Mar-24                9.260.000
           KOMPRESOR COOLING TUNEL 4 & ACCESSORIES (PABRIK SA DANG)                                            Mar-24               20.480.000
           A C STANDING & ACCESSORIES (PABRIK SADANG)                                                          Mar-24               77.502.000
           KOMPRESOR CHILLER RHUMBA & NETZSCH (PABRIK SA DANG)                                                 Mar-24               40.100.000
           A C CENTRAL BASEMENT (PABRIK SUMEDANG)                                                              Mar-24              653.353.550
           A C SPLIT 2.5 PK MERK DA IKIN RUANG SHELF LIFE (PABRIK SADA NG)                                     Mar-24               11.500.000
           CONVEYOR BELT SIZE:21MX87CM (PABRIK SADA NG)                                                        Apr-24               15.946.800
           RACKING & PALET (PA BRIK SUMEDA NG)                                                                 May-24             1.165.955.000
           RACKING & PALET (PA BRIK SUMEDA NG)                                                                 May-24              333.130.000
           A IR COMPRESSOR (PABRIK SUMEDANG)                                                                   May-24              472.080.000
           RACKING & PALET (PA BRIK SUMEDA NG)                                                                 Jun-24              166.565.000
           ISLAND BENCH MEJA LA BORA TORIUM (PABRIK SUMEDANG)                                                  Jun-24               29.000.000
           CCTV PA BRIK SUMEDA NG                                                                              Jul-24               74.907.386
           A GITATOR BALLMILL (PABRIK SADANG)                                                                  Jul-24               20.000.000
           CENTRALIZED AIR CON SYSTEM (PA BRIK SUMEDANG)                                                       Jul-24              100.176.450
           COLD STORAGE SYSTEM (PABRIK SUMEDANG)                                                               Jul-24               45.390.000
           INSTA LASI PIPA (PABRIK SUMEDANG)                                                                   Jul-24             1.056.200.000
           A IR SHOWER 2 MODULE 2 KORIDOR, MEJA STAINLESS (PABRIK SUMEDANG)                                    Jul-24              230.200.000
           VISCOMETER, SMALL VOLUME PACKAGE SCP65 WITH WATER JACKET, CIRCULATING BATH (PABRIK SUMEDANG)        Jul-24              192.800.000
           PINTU FRAMELESS DOUBLE 1 UNIT (PABRIK SUMEDANG)                                                     Aug-24               15.366.000
           JENDELA LANTAI 2 (PA BRIK SUMEDA NG)                                                                Aug-24               20.880.000
           MEJA STEEL WORKING (PA BRIK SUMEDANG)                                                               Aug-24               19.032.207
           KRISBOW LOKER 10191353 33 DOORS BROWN 450X900X1850MM (PA BRIK SUMEDANG)                             Aug-24                6.499.000
           2UNIT MAINBOARD FGR40PS/DNA-X                                                                       Aug-24               19.700.000
           A IR DRYER TIPRAAIR TD40                                                                            Aug-24               12.000.000
           PENGADAAN BARANG & FA SILITAS PLANT SUMEDA NG (PABRIK SUMEDANG)                                     Aug-24              476.614.652
           CONTROL PANEL TP12000 COMFORT 12" TOUCH (PABRIK SADA NG)                                            Aug-24               70.849.845
           MULTI-FUNCTION DIGITAL SCALE, PLATFORM SCALE, DIGITAL PRESCISION BALA NCE (PABRIK SUMEDANG)         Sep-24               62.800.000
           GS YUASA 290 A H 48 V BATERA I FORKLIFT (PABRIK SADANG)                                             Sep-24               46.375.000
           A C GREE GWC-18 2PK (PABRIK SUMEDA NG)                                                              Sep-24               20.850.000
           1 SET PEMASANGAN INTERNET (1X INDORACK STANDING CLOSE RACK, RUIJIE, KA BEL UTP, DLL)                Sep-24               27.255.000
                                                                       TOTAL                                                     6.435.392.890


       b. Agar dijelaskan terkait peruntukan dan dampak atas perolehan aset tersebut terhadap
          kinerja Perseroan.
          Penjelasan Perseroan :
          Perolehan asset tersebut digunakan untuk pabrik kami yang berada di Sadang dan di
          Sumedang. Dengan penambahan asset tersebut diharapkan Perseroan dapat
          meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi sehingga dapat meningkatkan penjualan
          dan efisiensi biaya produksi.




                   Jl. Dadali no 16, Bandung 40184, West Java, Indonesia
      Phone. +62 22 6011375, Fax. +62 22 6033265, Email. info@wahana-interfood.com
Page 6
5. Berdasarkan CALK nomor 12 perihal Utang Usaha, Utang usaha Perseroan mengalami
   peningkatan sebesar Rp2,43 miliar atau 10,34% menjadi Rp25,92 miliar per 30 September 2024,
   dari sebelumnya sebesar Rp23,49 miliar pada 31 Desember 2023. Berdasarkan analisis umur
   utang usaha, sebesar 34,44% dari total piutang usaha, yaitu Rp 8,92 miliar, berada dalam
   kategori belum jatuh tempo, sedangkan sebesar Rp16,99 miliar atau 65,56% telah jatuh tempo.
   Sebesar Rp6,82 miliar atau 26,32% dari total utang usaha Perseroan merupakan utang usaha
   yang jatuh tempo lebih dari 60 hari. Bursa meminta penjelasan:
       a. Latar belakang utang usaha yang jatuh tempo lebih dari 90 hari sebesar Rp16,99 miliar
          atau mencapai 65,56% dari total piutang Perseroan.
          Penjelasan Perseroan :
          Perusahaan telah berhasil melakukan penjadwalan pembayaran dengan pemasok. Oleh
          karena itu, terdapat beberapa utang usaha yang days payable outstanding nya
          diperpanjang.
       b. Kebijakan kredit Perseroan yang dilakukan selama ini.
          Penjelasan Perseroan :
          Tidak ada kebijakan kredit yang spesifik yang dijalankan Perseroan selama ini, namun
          Perseroan terus menjaga hubungan baik dengan supplier dan terus bernegosiasi agar
          pembayaran dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan kesepakatan.
       c. Strategi Perseroan atas pembayaran utang usaha tersebut.
          Penjelasan Perseroan :
          Perseroan berupaya untuk melakukan negosiasi dengan supplier agar dapat memberikan
          tempo pembayaran yang lebih panjang dan juga berupaya melakukan negosiasi dengan
          pelanggan agar dapat melakukan pembayaran lebih cepat.
       d. Strategi manajemen mengelola hubungan dengan vendor untuk memastikan kelancaran
          pasokan meskipun terdapat keterlambatan pembayaran.
          Penjelasan Perseroan :
          Perseroan sebisa mungkin terus bernegosiasi dengan vendor dan melakukan
          pembayaran secara bertahap sesuai dengan kesepakatan. Selain itu, Perseroan juga akan
          menyesuaikan pembelian dengan barang yang memang dibutuhkan untuk kebutuhan
          produksi, sehingga Perseroan dapat membuat schedule pembayaran sesuai dengan skala
          prioritas.
6. Berdasarkan CALK nomor 11, Beban akrual Perseroan tercatat sebesar Rp4,63 miliar per 30
   September 2024, turun sebesar Rp2,51 miliar atau 35,16% dibandingkan dengan Rp7,14 miliar
   pada 31 Desember 2023. Penurunan ini disebabkan oleh pembayaran beban operasional dan
   bunga pinjaman yang telah jatuh tempo selama periode berjalan. Bursa meminta penjelasan
   atas:
       a. Penyebab penurunan signifikan atas beban akrual sebesar Rp 2,51 miliar atau 35,16%
          dibandingkan akhir tahun sebelumnya.
          Penjelasan Perseroan :
          Hal ini dikarenakan adanya perubahan kebijakan Perseroan untuk mengalihkan biaya-
          biaya selain pembelian persediaan ke Utang Usaha – Indirect. Sehingga pos atas biaya-
          biaya ini ada yang dialihkan ke utang usaha. Selain itu, Perseroan juga terus



                   Jl. Dadali no 16, Bandung 40184, West Java, Indonesia
      Phone. +62 22 6011375, Fax. +62 22 6033265, Email. info@wahana-interfood.com
Page 7
          mengupayakan pembayaran atas biaya-biaya operasional sehingga tidak menghambat
          proses operasional Perseroan.
       b. Penyebab adanya beban akrual atas bunga pinjaman sebesar Rp 1,38 miliar per 30
          September 2024, sedangkan sebelumnya tidak ada akrual atas beban pinjaman.
          Penjelasan Perseroan :
          Beban akrual atas bunga pinjaman ini merupakan beban atas bunga pinjaman MTN yang
          dibayarkan oleh Perseroan setiap 3 (tiga) bulan dan memiliki nilai tetap. Oleh karena
          itu, Perseroan memutuskan untuk melakukan alokasi biaya tersebut secara merata setiap
          bulan, sehingga tidak terjadi pembengkakan biaya di bulan tertentu. Secara year to date
          (YTD) total beban yang diakui oleh Perseroan akan memiliki nilai yang sesuai.
       c. Penyebab terdapat penurunan beban akrual atas ekspedisi dari sebelumnya sebesar
          Rp1,55 miliar menjadi Rp 696 juta pada 30 September 2024.
          Penjelasan Perseroan :
          Hal ini berkaitan dengan kebijakan Perseroan untuk mengalihkan biaya selain
          pembelian persediaan ke Utang Usaha – Indirect, sehingga atas biaya akrual ekspedisi
          per 1 Juni 2024 pos nya beralih ke Utang Usaha. Sedangkan beban ekspedisi yang masih
          terdapat pada beban akrual ekspedisi merupakan beban akrual sebelum bulan Juni 2024
          yang masih diakui sebagai Biaya yang masih harus dibayar. Selain itu, dengan adanya
          entitas anak PT Wahana Distribusi Nusantara, pembayaran atas ekspedisi juga menjadi
          lebih lancar sehingga outstanding days nya dapat diperpendek karena entitas anak
          tersebut dikhususkan untuk menjadi distributor Perseroan.
       d. Penyebab sudah tidak terdapat beban akrual atas peralatan, uang muka bangunan, pajak,
          dan keamanan pada 30 September 2024.
          Penjelasan Perseroan :
          -   Beban akrual atas peralatan, uang muka bangunan dan keamanan sudah dialihkan
              pos nya ke Utang Usaha – Indirect.
          -   Beban akrual atas pajak sudah dibayarkan dengan rincian sebagai berikut:
                      Tanggal           Nominal Pembayaran
               09 Januari 2024          Rp 63.401.715,-
               10 Januari 2024          Rp 225.600,-
               26 Februari 2024         Rp 1.039.635.724,-
               08 Maret 2024            Rp 26.192.608,-
               14 Maret 2024            Rp 44.579.052,-
                      TOTAL             Rp 1.174.034.699,-

7. Berdasarkan CALK nomor 12, perihal utang lain-lain terdapat saldo per tanggal 30 September
   2024 dan 31 Desember 2023, utang lain-lain kepada Direksi masing-masing sebesar Rp 2,38
   miliar dan Rp 2,56 miliar. Agar dijelaskan terkait nature atas transaksi tersebut.
   Penjelasan Perseroan :
   Utang lain-lain ini benar utamanya diperoleh dari Direksi yang merupakan milik entitas anak



                   Jl. Dadali no 16, Bandung 40184, West Java, Indonesia
      Phone. +62 22 6011375, Fax. +62 22 6033265, Email. info@wahana-interfood.com
Page 8
   PT Dlanier Gaya Indonesia dari sebelum tahun 2022 yang digunakan untuk modal kerja.
   Kelompok usaha berupaya untuk memperbaiki kas operasional agar dapat menyelesaikan utang
   lain-lain kepada Direksi tersebut.

8. Berdasarkan CALK nomor 13, Utang bank jangka pendek Perseroan tercatat sebesar Rp67,29
   miliar per 30 September 2024, turun sebesar Rp7,23 miliar atau 9,70% dibandingkan dengan
   Rp74,52 miliar pada 31 Desember 2023. Utang bank jangka panjang tercatat sebesar Rp20,51
   miliar per 30 September 2024, turun signifikan sebesar Rp41,92 miliar atau 67,15% dari
   Rp62,42 miliar pada 31 Desember 2023. Bursa meminta penjelasan atas:
       a. Penyebab penurunan signifikan atas utang jangka panjang.
          Penjelasan Perseroan :
          Hal ini utamanya dikarenakan adanya pelunasan Pinjaman Kredit Investasi 2
          perseroan di Bank BCA pada tanggal 08 Maret 2024 sebesar Rp38,82 miliar dan
          adanya pembayaran pokok pinjaman Kredit Investasi 1 selama periode Januari s/d
          September 2024 sebesar Rp2,05 miliar.
       b. Tujuan utama dari fasilitas baru sebesar Rp 10 miliar yang diperoleh dari PT Bank Nano
          Syariah.
          Penjelasan Perseroan :
          Tujuan dari fasilitas ini adalah untuk menurunkan outstanding pembiayaan Time Loan
          Revolving di Bank BCA sebesar Rp 10 miliar. Perusahaan telah mendapatkan
          persetujuan tertulis dari Bank BCA atas fasilitas pembiayaan IMBT tersebut melalui
          surat No. 8200/SBK-W01/2024 tanggal 12 Agustus 2024.

       c. Penyebab sudah tidak kembali dipergunakannya fasilitas kredit investasi 2 dari PT Bank
          Central Asia Tbk. pada periode 30 September 2024.
          Penjelasan Perseroan :
          Hal tersebut dalam rangka menurunkan liabilitas jangka panjang Perseroan.

       d. Terkait suku bunga pinjaman sebesar 8,5%, bagaimana kebijakan Perseroan dalam
          memastikan suku bunga utang bank yang diterima tetap rendah atau kompetitif? Apakah
          ada rencana untuk refinancing dengan suku bunga yang lebih rendah?
          Penjelasan Perseroan :
          Untuk memastikan suku bunga tetap kompetitif tentunya Perseroan akan terus
          memantau BI rate dan manajemen akan menilai bunga yang diterapkan masih dalam
          cakupan wajar jika dibandingkan dengan BI Rate atau tidak. Interest Rate of Rupiah
          Loans per September 2024 untuk kredit bersifat investasi ataupun modal kerja pada bank
          swasta nasional masing-masing berada di kisaran 8,21% dan 8,84% per annual.
          Sehingga Perseroan menilai bahwa suku bunga tersebut masih wajar. Oleh karena itu,
          sejauh ini Perseroan belum ada rencana untuk melakukan refinancing.

       e. Bagaimana Perseroan memantau rasio pembayaran utang (debt service coverage ratio)?
          Sebagaimana diketahui operating cash flow saat ini negatif dan belum cukup untuk
          menutupi kewajiban utang bank yang ada.
          Penjelasan Perseroan :
          Perseroan terus memperkuat kinerja operating cash flows dengan cara meningkatkan
          penerimaan kas dari pelanggan dan manajemen pembayaran kas kepada pemasok dalam


                  Jl. Dadali no 16, Bandung 40184, West Java, Indonesia
     Phone. +62 22 6011375, Fax. +62 22 6033265, Email. info@wahana-interfood.com
Page 9
           rangka manajemen modal kerja (working capital) yang semakin meningkat.

        f. Apakah Perseroan telah memenuhi semua covenant yang ditetapkan? Apakah ada
           covenant yang terlalu ketat yang menghambat fleksibilitas operasional Perseroan?
           Penjelasan Perseroan :
           Sejauh ini Perseroan telah memenuhi semua covenant yang ditetapkan dan tidak ada
           covenant yang menghambat fleksibilitas Perseroan.

9. Berdasarkan CALK nomor 14, Utang pajak Perseroan menurun menjadi Rp 130,26 juta per 30
   September 2024, dari Rp2,12 miliar pada 31 Desember 2023, turun sebesar Rp 1,98 miliar atau
   93%. Bursa meminta penjelasan atas:
        a. Penyebab penurunan signifikan atas saldo utang pajak pada periode berjalan.
           Penjelasan Perseroan :
           -   Hal tersebut dikarenakan adanya pembayaran utang PPN Perseroan tahun 2023
               dengan rincian sebagai berikut:
                  Tanggal                  Keterangan                        Nominal
                14-03-2024    PPN MASA FEBRUARI 2023                Rp 7.260.000,-
                14-03-2024    PPN MASA MARET 2023                   Rp 11.028,-
                10-05-2024    PPN MASA JULI 2023                    Rp 123.698.612,-
                10-05-2024    PPN MASA NOVEMBER 2023 P1             Rp 117.595.120,-
                14-05-2024    PPN MASA AGUSTUS 2023                 Rp 1.081.132.168,-
                                     TOTAL                          Rp 1.329.696.928,-
           -   Terdapat juga pembayaran utang PPh 21 Perseroan tahun 2023 untuk masa
               September, Oktober, November dan Desember sebesar Rp 352.240.341,- pada bulan
               Januari dan Maret 2024.
        b. Apakah terdapat perubahan kebijakan atau strategi perpajakan yang berkontribusi pada
           penurunan saldo utang pajak tersebut?
           Penjelasan Perseroan :
           Tidak ada, hal itu murni karena adanya beberapa utang pajak tahun 2023 yang
           dibayarkan di tahun 2024.
        c. Apakah terdapat risiko lain yang mungkin muncul dari penurunan saldo utang pajak ini?
           Penjelasan Perseroan :
           Tidak ada risiko lain yang muncul karena Perseroan selalu berupaya untuk mematuhi
           peraturan perpajakan yang berlaku.
10. Berdasarkan Laporan Posisi Keuangan Perseroan, saldo Medium Term Notes (MTN) yang
    tercatat sebagai liabilitas jangka panjang mengalami penurunan menjadi Rp150 miliar per 30
    September 2024, dari Rp200 miliar pada 31 Desember 2023, dikarenakan sebesar Rp50 miliar
    atau 25% diantaranya sudah berpindah menjadi porsi jangka pendek. Bursa meminta penjelasan
    atas:
        a. Apakah penurunan MTN ini berpengaruh terhadap rasio keuangan utama perusahaan,



                    Jl. Dadali no 16, Bandung 40184, West Java, Indonesia
       Phone. +62 22 6011375, Fax. +62 22 6033265, Email. info@wahana-interfood.com
Page 10
           seperti debt-to-equity ratio atau debt service coverage ratio?
           Penjelasan Perseroan :
           Tidak berpengaruh, karena dalam perhitungan DER ataupun DSCR porsi kewajiban
           jangka pendek akan tetap diperhitungkan.
        b. Apakah pelunasan atas porsi jangka pendek MTN ini akan berdampak pada likuiditas
           perusahaan atau kinerja operasional selama periode berjalan?
           Penjelasan Perseroan :
           Tentu akan berdampak, terutama terhadap cashflow Perseroan karena harus
           menyediakan dana yang cukup untuk pelunasan tersebut. Sedangkan terhadap kinerja
           operasional, dampak ini terjadi secara tidak langsung, karena jika Ketika sudah
           dilakukan pelunasan MTN dan ketersediaan dana Perseroan terbatas, maka akan
           menghambat pembayaran biaya-biaya produksi ataupun operasional.
        c. Bagaimana perusahaan memastikan arus kas yang cukup untuk melakukan pelunasan
           pokok MTN sebesar Rp50 miliar?
           Penjelasan Perseroan :
           Perseroan akan berupaya dapat melunasi pokok MTN menggunakan penerimaan dana
           operasional dari pelanggan. Namun jika masih belum mencukupi, Perseroan akan
           mencari pembiayaan lain (misalnya melalui pinjaman baru atau penerbitan utang baru),
           yang bisa mempengaruhi arus kas dan struktur pendanaan perusahaan.
        d. Strategi Perseroan dalam mengelola jadwal pelunasan MTN untuk memastikan tidak
           ada gagal bayar di masa mendatang.
           Penjelasan Perseroan :
           Saat ini, Perseroan dalam tahap untuk melakukan pendanaan, salah satunya melalui
           Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan dalam rangka untuk pelunasan MTN jangka
           pendek yang akan jatuh tempo.
11. Perseroan kembali membukukan rugi tahun berjalan sebesar -Rp40,42 miliar per 30 September
    2024, meningkat 173,84% dibandingkan rugi tahun berjalan sebesar -Rp14,76 miliar pada 30
    September 2023, namun menurun 19,89% dibandingkan defisit sebesar Rp50,44 miliar pada 31
    Desember 2023. Bursa meminta penjelasan atas:
        a. Rencana Perseroan dalam mengurangi kerugian pada periode mendatang untuk
           mencapai profitabilitas. Apakah ada strategi spesifik, seperti efisiensi biaya atau
           peningkatan pendapatan?
           Penjelasan Perseroan :
           Perseroan telah membangun pabrik baru yang berlokasi di Sumedang, yang didukung
           oleh beberapa mesin dan peralatan baru yang lebih mutakhir. Dengan adanya hal
           tersebut, Perseroan menilai dapat melakukan efisiensi biaya. Selain itu, peningkatan
           kapasitas produksi juga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan Perseroan.
        b. Apakah ada dampak kerugian ini terhadap arus kas perusahaan, terutama dalam
           memenuhi kewajiban jangka pendek dan jangka panjang?
           Penjelasan Perseroan :
           Tentu ada dampak terhadap arus kas, hal itu dapat terlihat dari arus kas operasi yang
           terjadi pada periode yang berakhir tanggal 30 September 2024 defisit sebesar Rp 40,53


                   Jl. Dadali no 16, Bandung 40184, West Java, Indonesia
      Phone. +62 22 6011375, Fax. +62 22 6033265, Email. info@wahana-interfood.com
Page 11
    miliar. Namun dalam hal pemenuhan kewajiban jangka pendek ataupun jangka panjang,
    Perseroan terus berupaya meningkatkan siklus penerimaan arus kas (cash conversion
    cycle) dengan cara mempercepat perputaran piutang (days sales outstanding) dan
    perputaran persediaan (days inventory outstanding).
 c. Bagaimana perusahaan berencana mengurangi kerugian pada periode mendatang untuk
    mencapai profitabilitas?
    Penjelasan Perseroan :
    Dalam rangka memperbaiki profitabilitas, Perseroan telah mencanangkan beberapa
    strategi / rencana bisnis dan menjalankan secara bertahap, diantaranya:
       - Expansion on new customers; Perseroan terus memperluas jaringan distribusi dan
         meningkatkan portofolio pelanggan, termasuk untuk pelanggan ekspor.
       - Regular review and gradual selling price adjustment; Perseroan melakukan
         penyesuaian harga jual produk dalam rangka memperoleh tingkat marjin yang
         diharapkan.
       - Cost leadership along with cost efficiency; Efisiensi biaya dengan mengurangi
         aktivitas admistratif, hal ini terlihat dengan adanya penurunan beban umum dan
         administrasi.
       - Unlock volume of production; Pada tahun mendatang, output produksi Perseroan
         akan meningkat secara signifikan diikuti dengan penurunan production cost per
         unit dengan adanya rencana pembukaan pabrik baru Perseroan di Kabupaten
         Sumedang. Hal ini tentunya akan memperbaiki tingkat profitabilitas Perseroan ke
         depannya.
    Strategi bisnis dan inisiatif strategis di atas akan memberikan dampak positif ke
    Perseroan bukan hanya dalam hal perbaikan profitabilitas, namun juga untuk
    pertumbuhan bisnis secara berkesinambungan.
 d. Apakah ada strategi spesifik, seperti efisiensi biaya atau peningkatan pendapatan?
    Penjelasan Perseroan :
    Sudah dijelaskan pada butir (a) dan (c) di atas.
 e. Apakah ada dampak kerugian ini terhadap arus kas perusahaan, terutama dalam
    memenuhi kewajiban jangka pendek dan jangka panjang?
    Penjelasan Perseroan :
    Sudah dijelaskan pada butir (b) di atas.
 f. Bagaimana kerugian tahun berjalan ini memengaruhi kemampuan perusahaan untuk
    menarik investor baru atau mempertahankan kepercayaan pemegang saham?
    Penjelasan Perseroan :
    Dengan adanya pabrik baru kami di Sumedang dan strategi serta rencana bisnis yang
    sudah ditetapkan, Perseroan menilai dapat menarik investor baru dan mempertahankan
    kepercayaan pemegang saham.




             Jl. Dadali no 16, Bandung 40184, West Java, Indonesia
Phone. +62 22 6011375, Fax. +62 22 6033265, Email. info@wahana-interfood.com
Page 12
12. Berdasarkan CALK nomor 23 perihal Penjualan:
        Berdasarkan jenis produk, penjualan atas “compound chocolate” mengalami penurunan
           signifikan menjadi Rp36 miliar Per 30 September 2024 dari sebelumnya Rp87 miliar
           pada 30 September 2023. Sebaliknya dari segmen “Cocoa Powder” dan “Food &
           Beverages” mengalami peningkatan signifikan masing-masing menjadi Rp24 miliar dan
           Rp15,37 miliar dari sebelumnya sebesar Rp5,62 miliar dan Rp8,27 miliar pada periode
           yang sama.
        Berdasarkan penjualan kepada pelanggan dengan porsi lebih dari 10% penjualan,
           terdapat peningkatan sebesar 123,22% dari Rp20 miliar menjadi Rp45 miliar atas
           pelanggan PT JCO Donut & Coffee, dan per 30 September 2024 tidak terdapat penjualan
           kepada pelanggan PT Mitra Dunia Pangan sedangkan pada 30 September 2024 terdapat
           penjualan sebesar Rp69,29 miliar.
        Berdasarkan wilayah, terdapat kenaikan sebesar 747% pada penjualan ekspor menjadi
           Rp8,14 miliar dari sebelumnya Rp961 juta. Namun, terdapat penurunan sebesar 18,49%
           atas penjualan lokal dari sebelumnya Rp137,41 miliar menjadi Rp112 miliar per 30
           September 2024.
   Bursa meminta penjelasan atas:
       a. Detail proses pengakuan pendapatan Perseroan berdasarkan PSAK 72.
          Penjelasan Perseroan :
          Perseroan menentukan harga transaksi berdasarkan kontrak/Purchase Order yang
          diterima dari pelanggan. Hal itu menjadi dasar timbulnya kewajiban Perseroan untuk
          menyediakan dan mengirimkan barang. Perseroan akan mengakui pendapatan setelah
          kewajiban tersebut terpenuhi dan Perseroan telah memiliki hak untuk melakukan
          penagihan kepada pelanggan (terbitnya invoice).

       b. Apakah terdapat shifting atas fokus penjualan Perseroan berdasarkan wilayah,
          pelanggan, dan jenis produk.
          Penjelasan Perseroan :
          Tidak terdapat kondisi tersebut.

       c. Latar belakang spesifik penurunan signifikan pada penjualan compound chocolate.
          Penjelasan Perseroan :
          Hal tersebut dikarenakan penurunan penjualan dari beberapa pelanggan dikarenakan
          penurunan daya beli masyarakat secara keseluruhan.

       d. Latar belakang spesifik penurunan signifikan pada penjualan lokal.
          Penjelasan Perseroan :
          Hal tersebut dikarenakan penurunan penjualan dari beberapa pelanggan dikarenakan
          penurunan daya beli masyarakat secara keseluruhan.

       e. Latar belakang spesifik penurunan signifikan pada penjualan PT Mitra Dunia Pangan.
          Penjelasan Perseroan :
          Perjanjian jual-beli (distribusi) antara Perusahaan dengan PT Mitra Dunia Pangan
          (“MDP”) tidak dilakukan perpanjangan di tahun 2024 dikarenakan Perseroan telah
          mendirikan Entitas Anak, PT. Wahana Distribusi Nusantara, dalam rangka memperluas
          jaringan distribusi (sebagai distributor) untuk produk Perseroan.




                   Jl. Dadali no 16, Bandung 40184, West Java, Indonesia
      Phone. +62 22 6011375, Fax. +62 22 6033265, Email. info@wahana-interfood.com
Page 13
 f. Apakah ada pelanggan baru yang menggantikan kontribusi penjualan kepada PT Mitra
    Dunia Pangan, mengingat kontribusinya sangat besar terhadap penjualan Perseroan pada
    tahun sebelumnya?
    Penjelasan Perseroan :
    Dengan tidak dilanjutkannya perjanjian dengan MDP, Perseroan telah mendirikan
    Entitas Anak, PT. Wahana Distribusi Nusantara yang akan menjadi distributor
    Perusahaan.

 g. Apakah ada data pendukung seperti tren pasar atau laporan industri yang menunjukkan
    dampak eksternal terhadap penurunan penjualan?
    Penjelasan Perseroan :
    Terdapat penurunan daya beli masyarakat Indonesia secara keseluruhan yang terlihat
    dari Purchase Manager Index yang berada dalam fase kontraksi selama beberapa bulan
    terakhir.

 h. Analisis tren penjualan yang menunjukkan apakah penurunan ini bersifat sementara atau
    berkelanjutan?
    Penjelasan Perseroan :
    Perseroan terus mengupayakan agar penjualan dapat meningkat dari waktu ke waktu.

 i. Apakah terdapat perubahan kebijakan Perseroan yang ada kaitannya terhadap penurunan
    pendapatan tersebut?
    Penjelasan Perseroan :
    Tidak ada perubahan kebijakan yang signifikan memengaruhi penurunan penjualan
    tersebut.

 j. Pricing strategy atas produk-produk Perseroan saat ini.
    Penjelasan Perseroan :
    Perseroan terus melakukan reviu pricing secara periodik dan melakukan penyesuaian
    harga jual produk dalam rangka memperoleh tingkat marjin yang diharapkan.

 k. Historikal kapasitas produksi Perseroan tiga tahun terakhir.
    Penjelasan Perseroan :

                                Production Capacity (in ton)
         Products
                          2023             2023              2024
        Chocolate         8,000            8,000             8,000

 l. Hambatan-hambatan atau gangguan operasional yang berhubungan dengan penurunan
    pendapatan tersebut.
    Penjelasan Perseroan :
    Perseroan tidak melihat adanya hambatan atau gangguan operasional yang dimaksud.

 m. Mitigasi Risiko Perseroan atas poin l.
    Penjelasan Perseroan :
    Perseroan tidak melihat adanya risiko signifikan atas hambatan atau gangguan
    operasional yang dimaksud.




             Jl. Dadali no 16, Bandung 40184, West Java, Indonesia
Phone. +62 22 6011375, Fax. +62 22 6033265, Email. info@wahana-interfood.com
Page 14
        n. Apakah terdapat faktor kompetitor dan indikasi bahwa Perseroan kehilangan pangsa
           pasar terhadap pesaing?
           Penjelasan Perseroan :
           Tidak ada.

        o. Strategi Perseroan untuk meningkatkan dan memulihkan penjualan untuk tahun-tahun
           berikutnya.
           Penjelasan Perseroan :
           Perseroan terus berupaya meningkatkan portofolio dan bauran pelanggan untuk
           meningkatkan penjualan dari waktu ke waktu.

13. Berdasarkan CALK 24, Perseroan mencatat beban pokok penjualan sebesar 95% dari penjualan
    yaitu beban pokok penjualan sebesar Rp 114,03 miliar dari penjualan sebesar Rp120 miliar pada
    30 September 2024. Sedangkan per 30 September 2024 adalah sebesar 78% dari penjualan yaitu
    beban pokok penjualan sebesar Rp107 miliar dari penjualan sebesar Rp138 miliar. Bursa
    meminta penjelasan:

        a. Latar belakang peningkatan signifikan atas beban tersebut.
           Penjelasan Perseroan :
           Peningkatan tersebut terjadi karena adanya peningkatan pada beban pabrikasi, terutama
           pada beban penyusutan asset tetap pabrik dan beban pabrikasi lainnya terutama pada
           beban makloon. Selain itu, terdapat juga kenaikan pada Biaya Tenaga Kerja Langsung.
           Kenaikan harga beberapa bahan baku juga berpengaruh terhadap peningkatan signifikan
           ini.

        b. Apakah terdapat dengan kenaikan harga bahan baku, penurunan efisiensi produksi, atau
           faktor lainnya?
           Penjelasan Perseroan :
           Memang terdapat beberapa kenaikan harga bahan baku, dan efisiensi produksi juga
           terpengaruh karena penyebaran penjualan produk tidak seperti di tahun 2023, yang mana
           setiap produk memiliki penggunaan bahan baku dan tenaga kerja langsung yang
           berbeda.

        c. Bagaimana perusahaan memastikan efisiensi produksi untuk menekan beban pokok
           penjualan di masa mendatang?
           Penjelasan Perseroan :
           Pada tahun mendatang, output produksi Perseroan akan meningkat secara signifikan
           diikuti dengan penurunan production cost per unit dengan adanya rencana pembukaan
           pabrik baru Perseroan di Kabupaten Sumedang. Hal ini tentunya akan memperbaiki
           tingkat profitabilitas Perseroan ke depannya. Selain itu Perseroan akan melakukan
           penyesuaian harga jual produk dalam rangka memperoleh tingkat marjin yang
           diharapkan.

        d. Apakah ada langkah-langkah yang dilakukan perusahaan untuk mengurangi
           ketergantungan pada bahan baku atau proses produksi yang mahal?
           Penjelasan Perseroan :
           Perseroan telah membangun pabrik baru yang lebih luas yang berada di Sumedang,
           dengan didukung oleh beberapa mesin dan peralatan terbaru yang dapat meningkatkan
           kapasitas produksi. Selain itu, Perseroan juga terus berupaya bernegosiasi dengan


                    Jl. Dadali no 16, Bandung 40184, West Java, Indonesia
       Phone. +62 22 6011375, Fax. +62 22 6033265, Email. info@wahana-interfood.com
Page 15
                vendor agar dapat memberikan harga yang lebih kompetitif.

    14. Harga saham Perseroan per tanggal 27 Desember 2024 adalah Rp82,00. Berdasarkan
        pemantauan Bursa, dalam kurun waktu 1 tahun terakhir, Perseroan mencapai harga penutupan
        tertinggi Rp264,00 per lembar saham pada 25 Maret 2024 dan harga penutupan terendah
        Rp80,00 per lembar saham pada 23 Desember 2024. Harga penutupan rata-rata saham selama 1
        tahun terakhir berada di kisaran Rp128,00. Hal ini mencerminkan bahwa harga saat ini telah
        mengalami penurunan sebesar 52,9% dibandingkan dengan harga penutupan pada 2 Januari
        2024 yaitu sebesar Rp174,00. Dengan demikian, harga saham cukup fluktuatif dan terdapat
        volatilitas harga yang signifikan pada beberapa waktu. Bursa meminta penjelasan atas:

            a. Apakah fluktuasi ini dipengaruhi oleh kondisi fundamental perusahaan atau sentimen
               pasar?
               Penjelasan Perseroan :
               Perseroan tidak mengetahui sentimen pasar atas volatilitas harga saham.

            b. Dengan harga saham yang cukup volatil, apakah Perseroan memiliki strategi khusus
               untuk meningkatkan stabilitas harga saham?
               Penjelasan Perseroan :
               Perseroan tidak mengetahui sentimen pasar atas volatilitas harga saham.

  15. Mohon penjelasan rencana aksi korporasi yang akan dilakukan oleh Perseroan dalam jangka
      waktu 12 bulan ke depan (jika ada).
      Penjelasan Perseroan :
      Perseroan sedang dalam proses aksi korporasi untuk mendapatkan Penawaran Umum Obligasi
      Berkelanjutan.

  16. Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga efek
      serta kelangsungan usaha Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik.
      Penjelasan Perseroan :
      Tidak ada informasi/fakta/kejadian penting lainnya dan dapat mempengaruhi harga efek serta
      kelangsungan usaha Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik

Demikian penjelasan dan informasi ini kami sampaikan. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,
PT Wahana Interfood Nusantara Tbk.




Reinald Siswanto
Direktur Utama

Tembusan :
 1. Yth. Kepala Departemen Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik, Otoritas Jasa Keuangan.
 2. Yth. Direktur Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik 1, Otoritas Jasa Keuangan.
 3. Yth. Direktur Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik 2, Otoritas Jasa Keuangan.



                        Jl. Dadali no 16, Bandung 40184, West Java, Indonesia
           Phone. +62 22 6011375, Fax. +62 22 6033265, Email. info@wahana-interfood.com

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.34 MB
Published6 Jan 2025
Pages15
Characters44,367
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 14 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Wahana Interfood Nusantara Tbk p.1 ×5
linked org PT Dlanier Gaya Indonesia p.8
linked org Bank Central Asia Tbk. p.8 ×2
linked person Reinald Siswanto · Direktur Utama p.15
possible org Bursa Efek Indonesia p.1
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.15 ×3
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.1
unresolved person I Gde Nyoman Yetna Bapak Aditya Nugraha p.1
unresolved org PT Inti Jaya Internasional p.3
unresolved org PT Wahana Distribusi Nusantara p.7 ×3
unresolved org Bank BCA p.8 ×3
unresolved org PT Bank Nano Syariah. Penjelasan p.8
unresolved org PT JCO Donut p.12
unresolved org Departemen Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik p.15

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result