Back to announcement
20250106_COCO_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31843031_lamp1.pdf
Other Text extracted COCOSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 15
Page 1
Bandung, 06 Januari 2025
No. : 002/WIN-IDX/I/2025
Kepada Yth,
Direktur Penilaian Perusahaan 1
P.H Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 1
Bursa Efek Indonesia
Indonesia Stock Exchange Building, Tower I, 6th Floor
Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53
Jakarta 12190
Up : Bapak I Gde Nyoman Yetna
Bapak Aditya Nugraha
Perihal : Permintaan Penjelasan
Dengan Hormat,
Merujuk pada Surat BEI dengan Nomor S-13718/BEI.PP1/12-2024 tertanggal 30 Desember 2024
perihal Permintaan Penjelasan atas Laporan Keuangan Interim Triwulan III per 30 September 2024 PT
Wahana Interfood Nusantara Tbk, dapat kami sampaikan sebagai berikut:
1. Berdasarkan CALK nomor 5 Piutang Usaha, terdapat piutang usaha yang jatuh tempo lebih
dari 90 hari sebesar Rp65,70 miliar atau 76,69% dari total piutang Perseroan. Perseroan
memiliki saldo CKPN sebesar Rp2,96 miliar atau sebesar 3,5% dari keseluruhan piutang
usaha. Adapun detail aging receivable Perseroan adalah sebagai berikut:
Bursa meminta penjelasan:
a. Latar belakang piutang usaha yang jatuh tempo lebih dari 90 hari sebesar Rp65,70
miliar atau mencapai 76,69% dari total piutang Perseroan.
Penjelasan Perseroan:
Piutang tersebut utamanya berasal dari pelanggan PT Mitra Dunia Pangan, yaitu
Jl. Dadali no 16, Bandung 40184, West Java, Indonesia
Phone. +62 22 6011375, Fax. +62 22 6033265, Email. info@wahana-interfood.com
Page 2
sebesar Rp 62,76 miliar. Atas hal tersebut, Perseroan terus melakukan langkah efektif
untuk dapat menagih piutang tersebut dengan beberapa kali mengirimkan surat
penagihan kepada pelanggan.
b. Kebijakan kredit Perseroan yang dilakukan selama ini.
Penjelasan Perseroan:
Tidak ada kebijakan khusus terkait hal ini.
c. Apakah terdapat gagal bayar dari pelanggan Perseroan? jika iya, agar dijelaskan detail
rincian pelanggan yang gagal bayar tersebut.
Penjelasan Perseroan:
Sejauh ini tidak terdapat pelanggan yang dinyatakan gagal bayar, Perseroan akan terus
melakukan upaya maksimal agar dapat melakukan penagihan dan menerima
pembayaran dari pelanggan.
d. Strategi Perseroan untuk penagihan piutang tersebut.
Penjelasan Perseroan :
Perseroan telah menggunakan kartu piutang yang telah dilengkapi dengan status Jatuh
Tempo dan belum jatuh tempo. Berdasarkan kartu piutang tersebut, tim collection
Perseroan melakukan proyeksi penerimaan dan akan melakukan penagihan kepada
pelanggan. Jika pelanggan sulit untuk ditagih, Perseroan akan menerbitkan surat
teguran kepada pelanggan terkait.
e. Pertimbangan dan justifikasi Perseroan atas nilai Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
(CKPN) sudah menutupi potensi kerugian yang mungkin terjadi karena piutang usaha
yang tidak dapat tertagih.
Penjelasan Perseroan :
CKPN tersebut sudah dipertimbangkan dan dikomunikasikan dengan auditor kami,
sehingga dengan penilaian dari auditor, Perseroan berkeyakinan bahwa CKPN sudah
cukup untuk menutup kerugian penurunan nilai atas tidak tertagihnya piutang usaha.
2. Berdasarkan CALK nomor 6 perihal Persediaan, saldo persediaan Perseroan adalah sebesar
Rp99,40 miliar pada 30 September 2024, meningkat sebesar 10,04% dari Rp90,34 miliar
pada 31 Desember 2023. Peningkatan ini disebabkan oleh meningkatnya persediaan bahan
baku dan bahan jadi. Bursa meminta penjelasan:
a. Latar belakang peningkatan signifikan persediaan bahan baku.
Penjelasan Perseroan :
Peningkatan bahan baku tersebut disebabkan oleh diferensiasi produk yang dijual oleh
Perseroan yang tentunya memiliki perbedaan bahan baku yang dibutuhkan. Selain itu
terdapat juga kenaikan harga yang terjadi pada beberapa bahan baku.
b. Peruntukan atas peningkatan signifikan persediaan bahan baku tersebut.
Penjelasan Perseroan :
Peningkatan tersebut digunakan untuk proses produksi yang dilakukan oleh Perseroan.
Jl. Dadali no 16, Bandung 40184, West Java, Indonesia
Phone. +62 22 6011375, Fax. +62 22 6033265, Email. info@wahana-interfood.com
Page 3
c. Apakah terdapat risiko slow moving inventory dari bahan baku tersebut beserta mitigasi
risiko Perseroan (jika ada)?
Penjelasan Perseroan :
Risiko slow moving memang ada, namun Perseroan sebisa mungkin melakukan mitigasi
dengan selalu meningkatkan proses Research & Development sehingga persediaan
bahan baku yang bersifat slow moving dapat digunakan secara optimal.
d. Justifikasi Perseroan tidak melakukan pencadangan penurunan nilai persediaan.
Penjelasan Perseroan :
Persediaan telah diasuransikan dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 61 miliar,
sehingga Perseroan berpendapat bahwa nilai nilai pertanggungan tersebut cukup untuk
menutupi kemungkinan kerugian atas persediaan yang dipertanggungkan. Selain itu,
tidak terdapat kejadian atau peristiwa yang menyebabkan persediaan mengalami
kerusakan fisik atau berkurang secara signifikan yang disebabkan oleh kebakaran atau
bencana alam maupun yang disebabkan oleh kelalaian penggunaan dari persediaan
tersebut.
3. Berdasarkan CALK nomor 8 Uang Muka dan Biaya Dibayar Dimuka, tidak terdapat pergerakan
saldo pada periode 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, dimana terdapat outstanding
saldo Uang Muka Perolehan Aset Tetap sebesar Rp21,06 miliar dan Uang Muka atas Jasa
Konstruksi sebesar Rp3,62 miliar. Bursa meminta penjelasan atas:
a. Rincian atas saldo tersebut seperti nature, pihak-pihak terkait, settlement, dan jangka
waktu.
Penjelasan Perseroan :
- Uang Muka Perolehan Aset tetap sebesar 21,06 miliar adalah uang muka atas
pembelian mesin dari PT Inti Jaya Internasional (“IJI”), berdasarkan Perjanjian Jual
Beli tanggal 28 Januari 2019 oleh Perusahaan dan IJI.
- Uang Muka atas jasa konstruksi tersebut merupakan Perjanjian Pengerjaan Jasa
Konstruksi yang ditandatangani oleh CV Raden Cipta Karya pada tanggal 28 Januari
2019.
b. Progres proyek tersebut saat ini.
Penjelasan Perseroan :
Proyek tersebut masih terus dipantau dan diikuti perkembangannya oleh Perseroan agar
dapat direalisasikan sesegera mungkin, sehingga dapat meningkatkan kapasitas dan
kualitas produk Perusahaan.
c. Target penyelesaian memperkirakan aset tetap dan jasa konstruksi ini akan selesai dan
siap digunakan.
Penjelasan Perseroan :
Perseroan menargetkan asset tetap dan jasa konstruksi ini bisa direalisasikan secara
bertahap dimulai dari tahun 2025.
Jl. Dadali no 16, Bandung 40184, West Java, Indonesia
Phone. +62 22 6011375, Fax. +62 22 6033265, Email. info@wahana-interfood.com
Page 4
d. Penyebab tidak terdapat pergerakan pada saldo uang muka selama periode 31 Desember
2023 hingga 30 September 2024.
Penjelasan Perseroan :
- Terkait dengan jadwal kedatangan mesin yang dibeli dari IJI, berdasarkan surat
pernyataan IJI dijelaskan bahwa barang tersebut belum siap dikirimkan, dikarenakan
ada beberapa bagian penting dari mesin-mesin tersebut yang terlambat dikirimkan
oleh supplier.
- Terkait dengan penyelesaian pembangunan pabrik oleh CV Raden Cipta Karya,
berdasarkan surat pernyataan RCK dijelaskan bahwa RCK belum melakukan
pengerjaan atas bangunan tersebut dikarenakan belum adanya kepastian kedatangan
mesin baru dari Perseroan, juga pengurusan administrasi mengenai ijin bangunan
yang cukup terhambat.
Jl. Dadali no 16, Bandung 40184, West Java, Indonesia
Phone. +62 22 6011375, Fax. +62 22 6033265, Email. info@wahana-interfood.com
Page 5
4. Berdasarkan CALK nomor 9 Aset Tetap, saldo Aset tetap adalah sebesar Rp182,86 miliar pada
30 September 2024, meningkat sebesar 4,88% dari Rp 174,35 miliar pada 31 Desember 2023.
Kenaikan ini utamanya disebabkan oleh penambahan peralatan sebesar Rp6,5 miliar atau
meningkat 95,17% dari sebelumnya sebesar Rp6,89 miliar pada 31 Desember 2023 menjadi
Rp13,43 miliar pada 30 September 2024. Bursa meminta penjelasan atas:
a. Komponen dari penambahan aset peralatan sebesar Rp 6,5 miliar selama periode
tersebut.
Penjelasan Perseroan :
Berikut merupakan rincian penambahan asset peralatan pada tahun 2024:
NAMA ASET BULAN PEROLEHAN HARGA PEROLEHAN
COLD STORAGE SYSTEM (PABRIK SUMEDANG) Jan-24 862.410.000
PRECISION INCUBATOR MODEL IN55 MERK MEMMERT KAPASITAS 53L (PABRIK SADA NG) Jan-24 33.215.000
SERVER LENOVO (PA BRIK SADANG) Mar-24 27.000.000
KOMPRESOR MESIN FBM DLANIER (PABRIK SADANG) Mar-24 9.260.000
KOMPRESOR COOLING TUNEL 4 & ACCESSORIES (PABRIK SA DANG) Mar-24 20.480.000
A C STANDING & ACCESSORIES (PABRIK SADANG) Mar-24 77.502.000
KOMPRESOR CHILLER RHUMBA & NETZSCH (PABRIK SA DANG) Mar-24 40.100.000
A C CENTRAL BASEMENT (PABRIK SUMEDANG) Mar-24 653.353.550
A C SPLIT 2.5 PK MERK DA IKIN RUANG SHELF LIFE (PABRIK SADA NG) Mar-24 11.500.000
CONVEYOR BELT SIZE:21MX87CM (PABRIK SADA NG) Apr-24 15.946.800
RACKING & PALET (PA BRIK SUMEDA NG) May-24 1.165.955.000
RACKING & PALET (PA BRIK SUMEDA NG) May-24 333.130.000
A IR COMPRESSOR (PABRIK SUMEDANG) May-24 472.080.000
RACKING & PALET (PA BRIK SUMEDA NG) Jun-24 166.565.000
ISLAND BENCH MEJA LA BORA TORIUM (PABRIK SUMEDANG) Jun-24 29.000.000
CCTV PA BRIK SUMEDA NG Jul-24 74.907.386
A GITATOR BALLMILL (PABRIK SADANG) Jul-24 20.000.000
CENTRALIZED AIR CON SYSTEM (PA BRIK SUMEDANG) Jul-24 100.176.450
COLD STORAGE SYSTEM (PABRIK SUMEDANG) Jul-24 45.390.000
INSTA LASI PIPA (PABRIK SUMEDANG) Jul-24 1.056.200.000
A IR SHOWER 2 MODULE 2 KORIDOR, MEJA STAINLESS (PABRIK SUMEDANG) Jul-24 230.200.000
VISCOMETER, SMALL VOLUME PACKAGE SCP65 WITH WATER JACKET, CIRCULATING BATH (PABRIK SUMEDANG) Jul-24 192.800.000
PINTU FRAMELESS DOUBLE 1 UNIT (PABRIK SUMEDANG) Aug-24 15.366.000
JENDELA LANTAI 2 (PA BRIK SUMEDA NG) Aug-24 20.880.000
MEJA STEEL WORKING (PA BRIK SUMEDANG) Aug-24 19.032.207
KRISBOW LOKER 10191353 33 DOORS BROWN 450X900X1850MM (PA BRIK SUMEDANG) Aug-24 6.499.000
2UNIT MAINBOARD FGR40PS/DNA-X Aug-24 19.700.000
A IR DRYER TIPRAAIR TD40 Aug-24 12.000.000
PENGADAAN BARANG & FA SILITAS PLANT SUMEDA NG (PABRIK SUMEDANG) Aug-24 476.614.652
CONTROL PANEL TP12000 COMFORT 12" TOUCH (PABRIK SADA NG) Aug-24 70.849.845
MULTI-FUNCTION DIGITAL SCALE, PLATFORM SCALE, DIGITAL PRESCISION BALA NCE (PABRIK SUMEDANG) Sep-24 62.800.000
GS YUASA 290 A H 48 V BATERA I FORKLIFT (PABRIK SADANG) Sep-24 46.375.000
A C GREE GWC-18 2PK (PABRIK SUMEDA NG) Sep-24 20.850.000
1 SET PEMASANGAN INTERNET (1X INDORACK STANDING CLOSE RACK, RUIJIE, KA BEL UTP, DLL) Sep-24 27.255.000
TOTAL 6.435.392.890
b. Agar dijelaskan terkait peruntukan dan dampak atas perolehan aset tersebut terhadap
kinerja Perseroan.
Penjelasan Perseroan :
Perolehan asset tersebut digunakan untuk pabrik kami yang berada di Sadang dan di
Sumedang. Dengan penambahan asset tersebut diharapkan Perseroan dapat
meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi sehingga dapat meningkatkan penjualan
dan efisiensi biaya produksi.
Jl. Dadali no 16, Bandung 40184, West Java, Indonesia
Phone. +62 22 6011375, Fax. +62 22 6033265, Email. info@wahana-interfood.com
Page 6
5. Berdasarkan CALK nomor 12 perihal Utang Usaha, Utang usaha Perseroan mengalami
peningkatan sebesar Rp2,43 miliar atau 10,34% menjadi Rp25,92 miliar per 30 September 2024,
dari sebelumnya sebesar Rp23,49 miliar pada 31 Desember 2023. Berdasarkan analisis umur
utang usaha, sebesar 34,44% dari total piutang usaha, yaitu Rp 8,92 miliar, berada dalam
kategori belum jatuh tempo, sedangkan sebesar Rp16,99 miliar atau 65,56% telah jatuh tempo.
Sebesar Rp6,82 miliar atau 26,32% dari total utang usaha Perseroan merupakan utang usaha
yang jatuh tempo lebih dari 60 hari. Bursa meminta penjelasan:
a. Latar belakang utang usaha yang jatuh tempo lebih dari 90 hari sebesar Rp16,99 miliar
atau mencapai 65,56% dari total piutang Perseroan.
Penjelasan Perseroan :
Perusahaan telah berhasil melakukan penjadwalan pembayaran dengan pemasok. Oleh
karena itu, terdapat beberapa utang usaha yang days payable outstanding nya
diperpanjang.
b. Kebijakan kredit Perseroan yang dilakukan selama ini.
Penjelasan Perseroan :
Tidak ada kebijakan kredit yang spesifik yang dijalankan Perseroan selama ini, namun
Perseroan terus menjaga hubungan baik dengan supplier dan terus bernegosiasi agar
pembayaran dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan kesepakatan.
c. Strategi Perseroan atas pembayaran utang usaha tersebut.
Penjelasan Perseroan :
Perseroan berupaya untuk melakukan negosiasi dengan supplier agar dapat memberikan
tempo pembayaran yang lebih panjang dan juga berupaya melakukan negosiasi dengan
pelanggan agar dapat melakukan pembayaran lebih cepat.
d. Strategi manajemen mengelola hubungan dengan vendor untuk memastikan kelancaran
pasokan meskipun terdapat keterlambatan pembayaran.
Penjelasan Perseroan :
Perseroan sebisa mungkin terus bernegosiasi dengan vendor dan melakukan
pembayaran secara bertahap sesuai dengan kesepakatan. Selain itu, Perseroan juga akan
menyesuaikan pembelian dengan barang yang memang dibutuhkan untuk kebutuhan
produksi, sehingga Perseroan dapat membuat schedule pembayaran sesuai dengan skala
prioritas.
6. Berdasarkan CALK nomor 11, Beban akrual Perseroan tercatat sebesar Rp4,63 miliar per 30
September 2024, turun sebesar Rp2,51 miliar atau 35,16% dibandingkan dengan Rp7,14 miliar
pada 31 Desember 2023. Penurunan ini disebabkan oleh pembayaran beban operasional dan
bunga pinjaman yang telah jatuh tempo selama periode berjalan. Bursa meminta penjelasan
atas:
a. Penyebab penurunan signifikan atas beban akrual sebesar Rp 2,51 miliar atau 35,16%
dibandingkan akhir tahun sebelumnya.
Penjelasan Perseroan :
Hal ini dikarenakan adanya perubahan kebijakan Perseroan untuk mengalihkan biaya-
biaya selain pembelian persediaan ke Utang Usaha – Indirect. Sehingga pos atas biaya-
biaya ini ada yang dialihkan ke utang usaha. Selain itu, Perseroan juga terus
Jl. Dadali no 16, Bandung 40184, West Java, Indonesia
Phone. +62 22 6011375, Fax. +62 22 6033265, Email. info@wahana-interfood.com
Page 7
mengupayakan pembayaran atas biaya-biaya operasional sehingga tidak menghambat
proses operasional Perseroan.
b. Penyebab adanya beban akrual atas bunga pinjaman sebesar Rp 1,38 miliar per 30
September 2024, sedangkan sebelumnya tidak ada akrual atas beban pinjaman.
Penjelasan Perseroan :
Beban akrual atas bunga pinjaman ini merupakan beban atas bunga pinjaman MTN yang
dibayarkan oleh Perseroan setiap 3 (tiga) bulan dan memiliki nilai tetap. Oleh karena
itu, Perseroan memutuskan untuk melakukan alokasi biaya tersebut secara merata setiap
bulan, sehingga tidak terjadi pembengkakan biaya di bulan tertentu. Secara year to date
(YTD) total beban yang diakui oleh Perseroan akan memiliki nilai yang sesuai.
c. Penyebab terdapat penurunan beban akrual atas ekspedisi dari sebelumnya sebesar
Rp1,55 miliar menjadi Rp 696 juta pada 30 September 2024.
Penjelasan Perseroan :
Hal ini berkaitan dengan kebijakan Perseroan untuk mengalihkan biaya selain
pembelian persediaan ke Utang Usaha – Indirect, sehingga atas biaya akrual ekspedisi
per 1 Juni 2024 pos nya beralih ke Utang Usaha. Sedangkan beban ekspedisi yang masih
terdapat pada beban akrual ekspedisi merupakan beban akrual sebelum bulan Juni 2024
yang masih diakui sebagai Biaya yang masih harus dibayar. Selain itu, dengan adanya
entitas anak PT Wahana Distribusi Nusantara, pembayaran atas ekspedisi juga menjadi
lebih lancar sehingga outstanding days nya dapat diperpendek karena entitas anak
tersebut dikhususkan untuk menjadi distributor Perseroan.
d. Penyebab sudah tidak terdapat beban akrual atas peralatan, uang muka bangunan, pajak,
dan keamanan pada 30 September 2024.
Penjelasan Perseroan :
- Beban akrual atas peralatan, uang muka bangunan dan keamanan sudah dialihkan
pos nya ke Utang Usaha – Indirect.
- Beban akrual atas pajak sudah dibayarkan dengan rincian sebagai berikut:
Tanggal Nominal Pembayaran
09 Januari 2024 Rp 63.401.715,-
10 Januari 2024 Rp 225.600,-
26 Februari 2024 Rp 1.039.635.724,-
08 Maret 2024 Rp 26.192.608,-
14 Maret 2024 Rp 44.579.052,-
TOTAL Rp 1.174.034.699,-
7. Berdasarkan CALK nomor 12, perihal utang lain-lain terdapat saldo per tanggal 30 September
2024 dan 31 Desember 2023, utang lain-lain kepada Direksi masing-masing sebesar Rp 2,38
miliar dan Rp 2,56 miliar. Agar dijelaskan terkait nature atas transaksi tersebut.
Penjelasan Perseroan :
Utang lain-lain ini benar utamanya diperoleh dari Direksi yang merupakan milik entitas anak
Jl. Dadali no 16, Bandung 40184, West Java, Indonesia
Phone. +62 22 6011375, Fax. +62 22 6033265, Email. info@wahana-interfood.com
Page 8
PT Dlanier Gaya Indonesia dari sebelum tahun 2022 yang digunakan untuk modal kerja.
Kelompok usaha berupaya untuk memperbaiki kas operasional agar dapat menyelesaikan utang
lain-lain kepada Direksi tersebut.
8. Berdasarkan CALK nomor 13, Utang bank jangka pendek Perseroan tercatat sebesar Rp67,29
miliar per 30 September 2024, turun sebesar Rp7,23 miliar atau 9,70% dibandingkan dengan
Rp74,52 miliar pada 31 Desember 2023. Utang bank jangka panjang tercatat sebesar Rp20,51
miliar per 30 September 2024, turun signifikan sebesar Rp41,92 miliar atau 67,15% dari
Rp62,42 miliar pada 31 Desember 2023. Bursa meminta penjelasan atas:
a. Penyebab penurunan signifikan atas utang jangka panjang.
Penjelasan Perseroan :
Hal ini utamanya dikarenakan adanya pelunasan Pinjaman Kredit Investasi 2
perseroan di Bank BCA pada tanggal 08 Maret 2024 sebesar Rp38,82 miliar dan
adanya pembayaran pokok pinjaman Kredit Investasi 1 selama periode Januari s/d
September 2024 sebesar Rp2,05 miliar.
b. Tujuan utama dari fasilitas baru sebesar Rp 10 miliar yang diperoleh dari PT Bank Nano
Syariah.
Penjelasan Perseroan :
Tujuan dari fasilitas ini adalah untuk menurunkan outstanding pembiayaan Time Loan
Revolving di Bank BCA sebesar Rp 10 miliar. Perusahaan telah mendapatkan
persetujuan tertulis dari Bank BCA atas fasilitas pembiayaan IMBT tersebut melalui
surat No. 8200/SBK-W01/2024 tanggal 12 Agustus 2024.
c. Penyebab sudah tidak kembali dipergunakannya fasilitas kredit investasi 2 dari PT Bank
Central Asia Tbk. pada periode 30 September 2024.
Penjelasan Perseroan :
Hal tersebut dalam rangka menurunkan liabilitas jangka panjang Perseroan.
d. Terkait suku bunga pinjaman sebesar 8,5%, bagaimana kebijakan Perseroan dalam
memastikan suku bunga utang bank yang diterima tetap rendah atau kompetitif? Apakah
ada rencana untuk refinancing dengan suku bunga yang lebih rendah?
Penjelasan Perseroan :
Untuk memastikan suku bunga tetap kompetitif tentunya Perseroan akan terus
memantau BI rate dan manajemen akan menilai bunga yang diterapkan masih dalam
cakupan wajar jika dibandingkan dengan BI Rate atau tidak. Interest Rate of Rupiah
Loans per September 2024 untuk kredit bersifat investasi ataupun modal kerja pada bank
swasta nasional masing-masing berada di kisaran 8,21% dan 8,84% per annual.
Sehingga Perseroan menilai bahwa suku bunga tersebut masih wajar. Oleh karena itu,
sejauh ini Perseroan belum ada rencana untuk melakukan refinancing.
e. Bagaimana Perseroan memantau rasio pembayaran utang (debt service coverage ratio)?
Sebagaimana diketahui operating cash flow saat ini negatif dan belum cukup untuk
menutupi kewajiban utang bank yang ada.
Penjelasan Perseroan :
Perseroan terus memperkuat kinerja operating cash flows dengan cara meningkatkan
penerimaan kas dari pelanggan dan manajemen pembayaran kas kepada pemasok dalam
Jl. Dadali no 16, Bandung 40184, West Java, Indonesia
Phone. +62 22 6011375, Fax. +62 22 6033265, Email. info@wahana-interfood.com
Page 9
rangka manajemen modal kerja (working capital) yang semakin meningkat.
f. Apakah Perseroan telah memenuhi semua covenant yang ditetapkan? Apakah ada
covenant yang terlalu ketat yang menghambat fleksibilitas operasional Perseroan?
Penjelasan Perseroan :
Sejauh ini Perseroan telah memenuhi semua covenant yang ditetapkan dan tidak ada
covenant yang menghambat fleksibilitas Perseroan.
9. Berdasarkan CALK nomor 14, Utang pajak Perseroan menurun menjadi Rp 130,26 juta per 30
September 2024, dari Rp2,12 miliar pada 31 Desember 2023, turun sebesar Rp 1,98 miliar atau
93%. Bursa meminta penjelasan atas:
a. Penyebab penurunan signifikan atas saldo utang pajak pada periode berjalan.
Penjelasan Perseroan :
- Hal tersebut dikarenakan adanya pembayaran utang PPN Perseroan tahun 2023
dengan rincian sebagai berikut:
Tanggal Keterangan Nominal
14-03-2024 PPN MASA FEBRUARI 2023 Rp 7.260.000,-
14-03-2024 PPN MASA MARET 2023 Rp 11.028,-
10-05-2024 PPN MASA JULI 2023 Rp 123.698.612,-
10-05-2024 PPN MASA NOVEMBER 2023 P1 Rp 117.595.120,-
14-05-2024 PPN MASA AGUSTUS 2023 Rp 1.081.132.168,-
TOTAL Rp 1.329.696.928,-
- Terdapat juga pembayaran utang PPh 21 Perseroan tahun 2023 untuk masa
September, Oktober, November dan Desember sebesar Rp 352.240.341,- pada bulan
Januari dan Maret 2024.
b. Apakah terdapat perubahan kebijakan atau strategi perpajakan yang berkontribusi pada
penurunan saldo utang pajak tersebut?
Penjelasan Perseroan :
Tidak ada, hal itu murni karena adanya beberapa utang pajak tahun 2023 yang
dibayarkan di tahun 2024.
c. Apakah terdapat risiko lain yang mungkin muncul dari penurunan saldo utang pajak ini?
Penjelasan Perseroan :
Tidak ada risiko lain yang muncul karena Perseroan selalu berupaya untuk mematuhi
peraturan perpajakan yang berlaku.
10. Berdasarkan Laporan Posisi Keuangan Perseroan, saldo Medium Term Notes (MTN) yang
tercatat sebagai liabilitas jangka panjang mengalami penurunan menjadi Rp150 miliar per 30
September 2024, dari Rp200 miliar pada 31 Desember 2023, dikarenakan sebesar Rp50 miliar
atau 25% diantaranya sudah berpindah menjadi porsi jangka pendek. Bursa meminta penjelasan
atas:
a. Apakah penurunan MTN ini berpengaruh terhadap rasio keuangan utama perusahaan,
Jl. Dadali no 16, Bandung 40184, West Java, Indonesia
Phone. +62 22 6011375, Fax. +62 22 6033265, Email. info@wahana-interfood.com
Page 10
seperti debt-to-equity ratio atau debt service coverage ratio?
Penjelasan Perseroan :
Tidak berpengaruh, karena dalam perhitungan DER ataupun DSCR porsi kewajiban
jangka pendek akan tetap diperhitungkan.
b. Apakah pelunasan atas porsi jangka pendek MTN ini akan berdampak pada likuiditas
perusahaan atau kinerja operasional selama periode berjalan?
Penjelasan Perseroan :
Tentu akan berdampak, terutama terhadap cashflow Perseroan karena harus
menyediakan dana yang cukup untuk pelunasan tersebut. Sedangkan terhadap kinerja
operasional, dampak ini terjadi secara tidak langsung, karena jika Ketika sudah
dilakukan pelunasan MTN dan ketersediaan dana Perseroan terbatas, maka akan
menghambat pembayaran biaya-biaya produksi ataupun operasional.
c. Bagaimana perusahaan memastikan arus kas yang cukup untuk melakukan pelunasan
pokok MTN sebesar Rp50 miliar?
Penjelasan Perseroan :
Perseroan akan berupaya dapat melunasi pokok MTN menggunakan penerimaan dana
operasional dari pelanggan. Namun jika masih belum mencukupi, Perseroan akan
mencari pembiayaan lain (misalnya melalui pinjaman baru atau penerbitan utang baru),
yang bisa mempengaruhi arus kas dan struktur pendanaan perusahaan.
d. Strategi Perseroan dalam mengelola jadwal pelunasan MTN untuk memastikan tidak
ada gagal bayar di masa mendatang.
Penjelasan Perseroan :
Saat ini, Perseroan dalam tahap untuk melakukan pendanaan, salah satunya melalui
Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan dalam rangka untuk pelunasan MTN jangka
pendek yang akan jatuh tempo.
11. Perseroan kembali membukukan rugi tahun berjalan sebesar -Rp40,42 miliar per 30 September
2024, meningkat 173,84% dibandingkan rugi tahun berjalan sebesar -Rp14,76 miliar pada 30
September 2023, namun menurun 19,89% dibandingkan defisit sebesar Rp50,44 miliar pada 31
Desember 2023. Bursa meminta penjelasan atas:
a. Rencana Perseroan dalam mengurangi kerugian pada periode mendatang untuk
mencapai profitabilitas. Apakah ada strategi spesifik, seperti efisiensi biaya atau
peningkatan pendapatan?
Penjelasan Perseroan :
Perseroan telah membangun pabrik baru yang berlokasi di Sumedang, yang didukung
oleh beberapa mesin dan peralatan baru yang lebih mutakhir. Dengan adanya hal
tersebut, Perseroan menilai dapat melakukan efisiensi biaya. Selain itu, peningkatan
kapasitas produksi juga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan Perseroan.
b. Apakah ada dampak kerugian ini terhadap arus kas perusahaan, terutama dalam
memenuhi kewajiban jangka pendek dan jangka panjang?
Penjelasan Perseroan :
Tentu ada dampak terhadap arus kas, hal itu dapat terlihat dari arus kas operasi yang
terjadi pada periode yang berakhir tanggal 30 September 2024 defisit sebesar Rp 40,53
Jl. Dadali no 16, Bandung 40184, West Java, Indonesia
Phone. +62 22 6011375, Fax. +62 22 6033265, Email. info@wahana-interfood.com
Page 11
miliar. Namun dalam hal pemenuhan kewajiban jangka pendek ataupun jangka panjang,
Perseroan terus berupaya meningkatkan siklus penerimaan arus kas (cash conversion
cycle) dengan cara mempercepat perputaran piutang (days sales outstanding) dan
perputaran persediaan (days inventory outstanding).
c. Bagaimana perusahaan berencana mengurangi kerugian pada periode mendatang untuk
mencapai profitabilitas?
Penjelasan Perseroan :
Dalam rangka memperbaiki profitabilitas, Perseroan telah mencanangkan beberapa
strategi / rencana bisnis dan menjalankan secara bertahap, diantaranya:
- Expansion on new customers; Perseroan terus memperluas jaringan distribusi dan
meningkatkan portofolio pelanggan, termasuk untuk pelanggan ekspor.
- Regular review and gradual selling price adjustment; Perseroan melakukan
penyesuaian harga jual produk dalam rangka memperoleh tingkat marjin yang
diharapkan.
- Cost leadership along with cost efficiency; Efisiensi biaya dengan mengurangi
aktivitas admistratif, hal ini terlihat dengan adanya penurunan beban umum dan
administrasi.
- Unlock volume of production; Pada tahun mendatang, output produksi Perseroan
akan meningkat secara signifikan diikuti dengan penurunan production cost per
unit dengan adanya rencana pembukaan pabrik baru Perseroan di Kabupaten
Sumedang. Hal ini tentunya akan memperbaiki tingkat profitabilitas Perseroan ke
depannya.
Strategi bisnis dan inisiatif strategis di atas akan memberikan dampak positif ke
Perseroan bukan hanya dalam hal perbaikan profitabilitas, namun juga untuk
pertumbuhan bisnis secara berkesinambungan.
d. Apakah ada strategi spesifik, seperti efisiensi biaya atau peningkatan pendapatan?
Penjelasan Perseroan :
Sudah dijelaskan pada butir (a) dan (c) di atas.
e. Apakah ada dampak kerugian ini terhadap arus kas perusahaan, terutama dalam
memenuhi kewajiban jangka pendek dan jangka panjang?
Penjelasan Perseroan :
Sudah dijelaskan pada butir (b) di atas.
f. Bagaimana kerugian tahun berjalan ini memengaruhi kemampuan perusahaan untuk
menarik investor baru atau mempertahankan kepercayaan pemegang saham?
Penjelasan Perseroan :
Dengan adanya pabrik baru kami di Sumedang dan strategi serta rencana bisnis yang
sudah ditetapkan, Perseroan menilai dapat menarik investor baru dan mempertahankan
kepercayaan pemegang saham.
Jl. Dadali no 16, Bandung 40184, West Java, Indonesia
Phone. +62 22 6011375, Fax. +62 22 6033265, Email. info@wahana-interfood.com
Page 12
12. Berdasarkan CALK nomor 23 perihal Penjualan:
Berdasarkan jenis produk, penjualan atas “compound chocolate” mengalami penurunan
signifikan menjadi Rp36 miliar Per 30 September 2024 dari sebelumnya Rp87 miliar
pada 30 September 2023. Sebaliknya dari segmen “Cocoa Powder” dan “Food &
Beverages” mengalami peningkatan signifikan masing-masing menjadi Rp24 miliar dan
Rp15,37 miliar dari sebelumnya sebesar Rp5,62 miliar dan Rp8,27 miliar pada periode
yang sama.
Berdasarkan penjualan kepada pelanggan dengan porsi lebih dari 10% penjualan,
terdapat peningkatan sebesar 123,22% dari Rp20 miliar menjadi Rp45 miliar atas
pelanggan PT JCO Donut & Coffee, dan per 30 September 2024 tidak terdapat penjualan
kepada pelanggan PT Mitra Dunia Pangan sedangkan pada 30 September 2024 terdapat
penjualan sebesar Rp69,29 miliar.
Berdasarkan wilayah, terdapat kenaikan sebesar 747% pada penjualan ekspor menjadi
Rp8,14 miliar dari sebelumnya Rp961 juta. Namun, terdapat penurunan sebesar 18,49%
atas penjualan lokal dari sebelumnya Rp137,41 miliar menjadi Rp112 miliar per 30
September 2024.
Bursa meminta penjelasan atas:
a. Detail proses pengakuan pendapatan Perseroan berdasarkan PSAK 72.
Penjelasan Perseroan :
Perseroan menentukan harga transaksi berdasarkan kontrak/Purchase Order yang
diterima dari pelanggan. Hal itu menjadi dasar timbulnya kewajiban Perseroan untuk
menyediakan dan mengirimkan barang. Perseroan akan mengakui pendapatan setelah
kewajiban tersebut terpenuhi dan Perseroan telah memiliki hak untuk melakukan
penagihan kepada pelanggan (terbitnya invoice).
b. Apakah terdapat shifting atas fokus penjualan Perseroan berdasarkan wilayah,
pelanggan, dan jenis produk.
Penjelasan Perseroan :
Tidak terdapat kondisi tersebut.
c. Latar belakang spesifik penurunan signifikan pada penjualan compound chocolate.
Penjelasan Perseroan :
Hal tersebut dikarenakan penurunan penjualan dari beberapa pelanggan dikarenakan
penurunan daya beli masyarakat secara keseluruhan.
d. Latar belakang spesifik penurunan signifikan pada penjualan lokal.
Penjelasan Perseroan :
Hal tersebut dikarenakan penurunan penjualan dari beberapa pelanggan dikarenakan
penurunan daya beli masyarakat secara keseluruhan.
e. Latar belakang spesifik penurunan signifikan pada penjualan PT Mitra Dunia Pangan.
Penjelasan Perseroan :
Perjanjian jual-beli (distribusi) antara Perusahaan dengan PT Mitra Dunia Pangan
(“MDP”) tidak dilakukan perpanjangan di tahun 2024 dikarenakan Perseroan telah
mendirikan Entitas Anak, PT. Wahana Distribusi Nusantara, dalam rangka memperluas
jaringan distribusi (sebagai distributor) untuk produk Perseroan.
Jl. Dadali no 16, Bandung 40184, West Java, Indonesia
Phone. +62 22 6011375, Fax. +62 22 6033265, Email. info@wahana-interfood.com
Page 13
f. Apakah ada pelanggan baru yang menggantikan kontribusi penjualan kepada PT Mitra
Dunia Pangan, mengingat kontribusinya sangat besar terhadap penjualan Perseroan pada
tahun sebelumnya?
Penjelasan Perseroan :
Dengan tidak dilanjutkannya perjanjian dengan MDP, Perseroan telah mendirikan
Entitas Anak, PT. Wahana Distribusi Nusantara yang akan menjadi distributor
Perusahaan.
g. Apakah ada data pendukung seperti tren pasar atau laporan industri yang menunjukkan
dampak eksternal terhadap penurunan penjualan?
Penjelasan Perseroan :
Terdapat penurunan daya beli masyarakat Indonesia secara keseluruhan yang terlihat
dari Purchase Manager Index yang berada dalam fase kontraksi selama beberapa bulan
terakhir.
h. Analisis tren penjualan yang menunjukkan apakah penurunan ini bersifat sementara atau
berkelanjutan?
Penjelasan Perseroan :
Perseroan terus mengupayakan agar penjualan dapat meningkat dari waktu ke waktu.
i. Apakah terdapat perubahan kebijakan Perseroan yang ada kaitannya terhadap penurunan
pendapatan tersebut?
Penjelasan Perseroan :
Tidak ada perubahan kebijakan yang signifikan memengaruhi penurunan penjualan
tersebut.
j. Pricing strategy atas produk-produk Perseroan saat ini.
Penjelasan Perseroan :
Perseroan terus melakukan reviu pricing secara periodik dan melakukan penyesuaian
harga jual produk dalam rangka memperoleh tingkat marjin yang diharapkan.
k. Historikal kapasitas produksi Perseroan tiga tahun terakhir.
Penjelasan Perseroan :
Production Capacity (in ton)
Products
2023 2023 2024
Chocolate 8,000 8,000 8,000
l. Hambatan-hambatan atau gangguan operasional yang berhubungan dengan penurunan
pendapatan tersebut.
Penjelasan Perseroan :
Perseroan tidak melihat adanya hambatan atau gangguan operasional yang dimaksud.
m. Mitigasi Risiko Perseroan atas poin l.
Penjelasan Perseroan :
Perseroan tidak melihat adanya risiko signifikan atas hambatan atau gangguan
operasional yang dimaksud.
Jl. Dadali no 16, Bandung 40184, West Java, Indonesia
Phone. +62 22 6011375, Fax. +62 22 6033265, Email. info@wahana-interfood.com
Page 14
n. Apakah terdapat faktor kompetitor dan indikasi bahwa Perseroan kehilangan pangsa
pasar terhadap pesaing?
Penjelasan Perseroan :
Tidak ada.
o. Strategi Perseroan untuk meningkatkan dan memulihkan penjualan untuk tahun-tahun
berikutnya.
Penjelasan Perseroan :
Perseroan terus berupaya meningkatkan portofolio dan bauran pelanggan untuk
meningkatkan penjualan dari waktu ke waktu.
13. Berdasarkan CALK 24, Perseroan mencatat beban pokok penjualan sebesar 95% dari penjualan
yaitu beban pokok penjualan sebesar Rp 114,03 miliar dari penjualan sebesar Rp120 miliar pada
30 September 2024. Sedangkan per 30 September 2024 adalah sebesar 78% dari penjualan yaitu
beban pokok penjualan sebesar Rp107 miliar dari penjualan sebesar Rp138 miliar. Bursa
meminta penjelasan:
a. Latar belakang peningkatan signifikan atas beban tersebut.
Penjelasan Perseroan :
Peningkatan tersebut terjadi karena adanya peningkatan pada beban pabrikasi, terutama
pada beban penyusutan asset tetap pabrik dan beban pabrikasi lainnya terutama pada
beban makloon. Selain itu, terdapat juga kenaikan pada Biaya Tenaga Kerja Langsung.
Kenaikan harga beberapa bahan baku juga berpengaruh terhadap peningkatan signifikan
ini.
b. Apakah terdapat dengan kenaikan harga bahan baku, penurunan efisiensi produksi, atau
faktor lainnya?
Penjelasan Perseroan :
Memang terdapat beberapa kenaikan harga bahan baku, dan efisiensi produksi juga
terpengaruh karena penyebaran penjualan produk tidak seperti di tahun 2023, yang mana
setiap produk memiliki penggunaan bahan baku dan tenaga kerja langsung yang
berbeda.
c. Bagaimana perusahaan memastikan efisiensi produksi untuk menekan beban pokok
penjualan di masa mendatang?
Penjelasan Perseroan :
Pada tahun mendatang, output produksi Perseroan akan meningkat secara signifikan
diikuti dengan penurunan production cost per unit dengan adanya rencana pembukaan
pabrik baru Perseroan di Kabupaten Sumedang. Hal ini tentunya akan memperbaiki
tingkat profitabilitas Perseroan ke depannya. Selain itu Perseroan akan melakukan
penyesuaian harga jual produk dalam rangka memperoleh tingkat marjin yang
diharapkan.
d. Apakah ada langkah-langkah yang dilakukan perusahaan untuk mengurangi
ketergantungan pada bahan baku atau proses produksi yang mahal?
Penjelasan Perseroan :
Perseroan telah membangun pabrik baru yang lebih luas yang berada di Sumedang,
dengan didukung oleh beberapa mesin dan peralatan terbaru yang dapat meningkatkan
kapasitas produksi. Selain itu, Perseroan juga terus berupaya bernegosiasi dengan
Jl. Dadali no 16, Bandung 40184, West Java, Indonesia
Phone. +62 22 6011375, Fax. +62 22 6033265, Email. info@wahana-interfood.com
Page 15
vendor agar dapat memberikan harga yang lebih kompetitif.
14. Harga saham Perseroan per tanggal 27 Desember 2024 adalah Rp82,00. Berdasarkan
pemantauan Bursa, dalam kurun waktu 1 tahun terakhir, Perseroan mencapai harga penutupan
tertinggi Rp264,00 per lembar saham pada 25 Maret 2024 dan harga penutupan terendah
Rp80,00 per lembar saham pada 23 Desember 2024. Harga penutupan rata-rata saham selama 1
tahun terakhir berada di kisaran Rp128,00. Hal ini mencerminkan bahwa harga saat ini telah
mengalami penurunan sebesar 52,9% dibandingkan dengan harga penutupan pada 2 Januari
2024 yaitu sebesar Rp174,00. Dengan demikian, harga saham cukup fluktuatif dan terdapat
volatilitas harga yang signifikan pada beberapa waktu. Bursa meminta penjelasan atas:
a. Apakah fluktuasi ini dipengaruhi oleh kondisi fundamental perusahaan atau sentimen
pasar?
Penjelasan Perseroan :
Perseroan tidak mengetahui sentimen pasar atas volatilitas harga saham.
b. Dengan harga saham yang cukup volatil, apakah Perseroan memiliki strategi khusus
untuk meningkatkan stabilitas harga saham?
Penjelasan Perseroan :
Perseroan tidak mengetahui sentimen pasar atas volatilitas harga saham.
15. Mohon penjelasan rencana aksi korporasi yang akan dilakukan oleh Perseroan dalam jangka
waktu 12 bulan ke depan (jika ada).
Penjelasan Perseroan :
Perseroan sedang dalam proses aksi korporasi untuk mendapatkan Penawaran Umum Obligasi
Berkelanjutan.
16. Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga efek
serta kelangsungan usaha Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik.
Penjelasan Perseroan :
Tidak ada informasi/fakta/kejadian penting lainnya dan dapat mempengaruhi harga efek serta
kelangsungan usaha Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik
Demikian penjelasan dan informasi ini kami sampaikan. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.
Hormat kami,
PT Wahana Interfood Nusantara Tbk.
Reinald Siswanto
Direktur Utama
Tembusan :
1. Yth. Kepala Departemen Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik, Otoritas Jasa Keuangan.
2. Yth. Direktur Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik 1, Otoritas Jasa Keuangan.
3. Yth. Direktur Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik 2, Otoritas Jasa Keuangan.
Jl. Dadali no 16, Bandung 40184, West Java, Indonesia
Phone. +62 22 6011375, Fax. +62 22 6033265, Email. info@wahana-interfood.com
Names mentioned 14 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.1
unresolved
person
I Gde Nyoman Yetna Bapak Aditya Nugraha
p.1
unresolved
org
PT Inti Jaya Internasional
p.3
unresolved
org
PT Wahana Distribusi Nusantara
p.7 ×3
unresolved
org
Bank BCA
p.8 ×3
unresolved
org
PT Bank Nano Syariah. Penjelasan
p.8
unresolved
org
PT JCO Donut
p.12
unresolved
org
Departemen Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik
p.15
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.