Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 4
Page 1 OCR 0.918
Bank of India Indonesia HASIL PAPARAN PUBLIK (PUBLIC EXPOSE) PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK. JAKARTA, 27 Desember 2024 Dalam rangka memenuhi Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia — Nomor: Kep- 00066/BEI/09-2022 tanggal 30 September 2022 Perihal Perubahan Peraturan Nomor I-E tetang Kewajiban Penyampaian Informasi dan menunjuk surat kami Nomor 241/KP- BD/OJK/MA/XII/2024 tanggal 11 Desember 2024, dengan ini kami sampaikan laporan hasil pelaksanaan Paparan Publik (Public Expose) PT Bank of India Indonesia Tbk (“Perseroan”) sebagai berikut: 1. Pelaksanaan Hari/ Tanggal : Jumat, 27 Desember 2024 Waktu 1 10.30-11.15 Tempat : PT Bank of India Indonesia Tbk Jl K.H. Samanhudi No 37 Jakarta 10710 2. Kehadiran Direksi Perseroan yang menghadiri acara tersebut adalah : Direktur Utama : Bpk. Jayaprakash Bharathan Direktur Operasional : Ibu. Carolina Dina Rusdiana Direktur Kepatuhan : Bpk. Dennis Kusuma Halim Direktur Bisnis : Bpk. Chandra Sekhar Mukherjee 3. Susunan Acara Public Expose : a. Sambutan dari Direktur Operasional: b. Pemaparan Materi Public Expose oleh Direktur Utama: C. Sesi tanya jawab, d. Penutup. 4. Ringkasan Hasil Public Expose Public Expose dimulai dengan memaparkan kinerja perseroan sampai dengan posisi November 2024 dan menyampaikan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan yang juga diselenggarakan pada hari jumat, tanggal 27 Desember 2024. Adapun hasil keputusan RUPSLB Perseroan yaitu menyetujui Pengangkatan/Perubahan Susunan Direksi Perseroan. « Jl. K.H. Samanhudi No. 37, Jakarta Pusat 10710, Telp. : (021) 3500007 (Hunting), Fax. : (021) 3808178 e-mail : corporate @boiindonesia.co.id, Website : www.boiindonesia.co.id, SWIFT BIC : BKIDIDJA
Page 2 OCR 0.942
Bank of India Indonesia Dalam sesi tanya jawab yang diikuti oleh sekitar 4 (Empat) media, dapat kami rangkum sebagai berikut 1. Kontan - Dikarenakan free float sudah terpenuhi, Apakah ada rencana PT Bank of India Indonesia (BOII) menambah rasio kepemilikan publik ditahun depan dan mungkin apakah ada rencana right issue atau aksi korporasi lainya? Jawab : Sejauh ini Bank belum memiliki rencana untuk right issue di tahun 2025, namun tidak menutup kemungkinan corporate action tersebut dapat dilaksanakan di tahun 2026 setelah melihat hasil pertumbuhan bank yang positif di tahun 2025. - Terkait RBB di Tahun 2025, apa saja yang akan menjadi Rencana Bisnis Bank di tahun 2025 ? Jawab : Rencana Bisnis Bank adalah menetapkan target pertumbuhan kredit 1596 secara year on year (YOY) lebih tinggi dibandingkan tahun 2024 yang diproyeksikan tumbuh sebesar 1196 yoy. Dengan pertumbuhan kredit yang lebih baik di tahun 2025, Bank memproyeksikan dapat turut mendongkrak pertumbuhan laba bersih tahun depan. Bank juga telah memberikan lebih banyak CKPN untuk kredit macet dalam 2 sampai 3 tahun terakhir. Oleh karena itu, pemulihan apa pun dapat langsung memberikan keuntungan bagi Bank. - Apa strategi Bank di tahun 2025 untuk meningkatkan Bisnis Bank ? Jawab : Adapun untuk tahun 2025, Bank of India Indonesia Tbk (BOII) akan meningkatkan porsi dana murah menjadi sebesar 25Y6 dari total dana pihak ketiga (DPK). Untuk medukung hal ini, bank akan memaksimalkan layanan e-channel seperti mobile banking dan internet banking, yang telah berhasil diluncurkan baik untuk nasabah individu maupun bisnis. Layanan ini, bersama dengan dukungan BI-FAST sebagai fitur transfer, akan mempermudah nasabah dalam melakukan transaksi dengan cepat dan efisien, sekaligus mendukung pertumbuhan dana murah. BOII juga akan memperkenalkan fasilitas ORIS, yang memungkinkan nasabah melakukan pembayaran dan transfer dengan mudah, cepat, dan aman di berbagai lokasi. Selain itu, BOII akan menerapkan sistem baru, termasuk /oan origination system (LOS) dan /oan channelling. Dengan LOS, proses pengajuan kredit akan disederhanakan, efisiensi penilaian kredit ditingkatkan, dan waktu persetujuan kredit dipersingkat. Hal ini memberikan debitur akses yang lebih mudah terhadap produk kredit yang sesuai dengan kebutuhan mereka, dengan prosedur yang lebih transparan dan proses yang lebih cepat. Sementara itu, loan channelling akan memperluas akses bagi Bank untuk memberikan pembiayaan kepada debitur melalui kemitraan dengan pihak ketiga, sehingga memungkinkan Bank menawarkan solusi pembiayaan yang lebih terjangkau dan mudah diakses oleh berbagai segmen pasar. el Jl. K.H. Samanhudi No. 37, Jakarta Pusat 10710, Telp. : (021) 3500007 (Hunting), Fax. : (021) 3808178 e-mail : corporate@boiindonesia.co.id, Website : www.boiindonesia.co.id, SWIFT BIC : BKIDIDJA
Page 3 OCR 0.946
Bank of India Indonesia 2. Warta.In - Apakah di tahun ini akan ada pembagian deviden ? Jawab: Saat ini Bank belum dapat membagikan deviden, keputusan untuk tidak membagikan deviden tahun ini dengan pertimbangan karena perusahaan masih memiliki laba ditahan negatif. - Terkait penambahan Direksi perusahaan, Strategi apa yang dilakukan perusahan atas penambahan Direksi tersebut? Jawab : Keputusan perseroan untuk menambah posisi Direktur keuangan di jajaran Direksi, dikarenakan seiring dengan kebutuhan pengelolaan keuangan yang lebih kompleks dan juga untuk meningkatkan fokus pada strategi keuangan, khususnya untuk memastikan proses transisi berjalan lancar sehingga dengan adanya penambahan anggota Direksi ini dapat memberikan dampak positif. Sebelumnya Bank belum memiliki Direktur Keuangan, jadi kami ingin ada CFO yang profesional untuk Bank sehingga Direktur utama bisa lebih fokus pada pengembangan bisnis. Posisi Direktur ini juga seiring dengan semakin banyak pengaturan POJK (Peraturan Otoritas Jasa Keuangan) yang berlaku, sehingga perseroan memutuskan untuk memiliki CFO (Chief Finance Officer) 3. Infobank Terkait kebijakan Pemerintah untuk menaikkan PPN menjadi 1296, maka seperti apa strategi Bank untuk menghadapi kebijakan tersebut dan apa dampak dari kebijakan tersebut terhadap penyaluran kredit di BOII? Jawab: Kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12Y6 tentunya akan berdampak pada berbagai sektor, termasuk perbankan. Dengan adanya kebijakan kenaikan PPN 1245 tentunya akan banyak mempengaruhi nasabah, nasabah akan merasakan dampak dari PPN 1276 dan meminta kompensasi kepada Bank dalam berbagai bentuk. BOII memastikan kalau pihaknya akan melihat latar belakang nasabah, dan mengusahakan agar beban mereka lebih ringan, imbas dari kebijakan ini. Misalnya BOII bisa mengurangi suku bunga kredit untuk nasabah, supaya tidak merasa terbebani. Dan di tengah kebijakan PPN 12 96, BOII optimis untuk mencapai pertumbuhan laba bersih hingga 10076 pada akhir 2025. bari sisi penyaluran kredit, ditargetkan pertumbuhan di angka 15Y6. Salah satu rencananya adalah mulai menyalurkan kredit di sektor retail. BOII sendiri lebih banyak menyalurkan kredit ke korporasi atau usaha kecil menengah (UKM), dengan rasio 60-40. Ditahun depan, kami akan membuat /oan origination system (LOS). Jika itu sudah selesai, maka kami bisa lebih banyak menyalurkan kredit ke sektor retail. Selain itu, Bank juga akan melakukan channeling dengan pihak lain, guna memperluas akses kredit dan meningkatkan kualitas aplikasi mobile banking untuk menggaet lebih banyak ade Jl. K.H. Samanhudi No. 37, Jakarta Pusat 10710, Telp. : (021) 3500007 (Hunting), Fax. : (021) 3808178 e-mail : corporate@boiindonesia.co.id, Website : www.boiindonesia.co.id, SWIFT BIC : BKIDIDJA
Page 4 OCR 0.924
Bank of India Indonesia Demikiankami sampaikan hasil Paparan Publik PT Bank of India Indonesia Tbk. Hormat kami, PT Bank of India Indonesia Tbk Jl. K.H. Samanhudi No. 37, Jakarta Pusat 10710, Telp. : (021) 3500007 (Hunting), Fax. : (021) 3808178 e-mail : corporate@boiindonesia.co.id, Website : www.bolindonesia.co.id, SWIFT BIC : BKIDIDJA
Names mentioned 9 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
India Indonesia Tbk
p.1 ×5
unresolved
person
K.H. Samanhudi
p.1 ×5
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.