Back to announcement
20241229_MSIE_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31841623_lamp1.pdf
Other Text extracted MSIESource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 7
Page 1
Nomor : 57/Rep./CORSEC/MSIE/XII/2024 Surabaya, 26 Desember 2024
Lampiran : 1 doc (SOP Aset Tetap)
Perihal : Jawaban atas Permintaan Penjelasan
Direksi PT Bursa Efek Indonesia
Indonesia Stock Exchange Building
Tower I, Lantai 6
Jalan Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta, 12190
Dengan Hormat,
Merujuk pada surat Bursa Efek Indonesia Nomor: S-13363/BEI.PP1/12-2024 tertanggal 19
Desember 2024, perihal Permintaan Penjelasan, maka bersama dengan ini kami
sampaikan jawaban sebagai berikut:
1. Berdasarkan perbandingan antara Laporan Keuangan per 30 September 2024
dengan proyeksi keuangan pada saat Perseroan melaksanakan penawaran umum
saham perdana, dapat disampaikan bahwa Perseroan belum dapat mencapai
proyeksi dimaksud sebagaimana tabel berikut:
Bursa meminta penjelasan:
a. Penyebab kinerja keuangan 30 September 2024 belum dapat mencapai proyeksi.
Page 2
Jawaban Perseroan:
Kinerja keuangan Perseroan per 30 September 2024 belum mencapai proyeksi
disebabkan rencana Perseroan untuk tambahan modal dari waran pada tahun
2024 tidak tercapai. Sehingga, aset lancar dan tidak lancar Perseroan tidak
mengalami peningkatan, termasuk nilai ekuitas Perseroan. Dana yang terkumpul
dari waran digunakan oleh Perseroan untuk melakukan pembelian properti
investasi. Lebih lanjut, realisasi laporan laba rugi tidak mencapai proyeksi laba
sebesar Rp 3,4 miliar, disebabkan proyeksi tersebut dihitung berdasarkan laba
dengan melakukan revaluasi properti investasi. Namun demikian, pada faktanya
Perseroan belum melakukan revaluasi properti investasi pada laporan keuangan
periode September 2024 dan revaluasi aset tersebut akan Perseroan realisasikan di
Desember 2024.
b. Strategi dan upaya yang telah dan/atau akan dilakukan untuk dapat mencapai
proyeksi.
Jawaban Perseroan:
Perseroan memiliki strategi untuk menambah sumber pendapatan. Salah satunya
dengan melakukan pembangunan bangunan gedung yang nantinya akan
disewakan kepada sekolah.
c. Penjelasan tentang fokus bisnis atau strategi Perseroan dalam menjalankan bisnis
di tahun 2025 mendatang.
Jawaban Perseroan:
Di tahun 2025, fokus bisnis dan strategi Perseroan adalah untuk melakukan
pembangunan bangunan gedung yang akan disewakan kepada pihak lain. Selain
itu, Perseroan akan tetep berupaya melaksanakan rencana seperti yang termuat
dalam Prospektus.
d. Apakah terdapat rencana tindakan korporasi yang akan dilakukan Perseroan di
tahun 2025? Jika ada mohon penjelasan terkait rencana aksi korporasi tersebut.
Jawaban Perseroan:
Perseroan belum ada rencana melakukan tindakan korporasi di tahun 2025.
2. Merujuk pada hasil perbandingan antara Laporan Keuangan per 30 September
2024 dengan proyeksi keuangan, laba bersih disetahunkan yang dicatatkan
Perseroan hanya mencapai 8,94% dari proyeksi yang disampaikan. Hal ini
disebabkan oleh meningkatnya beban pokok pendapatan serta beban umum dan
administrasi. Bursa meminta penjelasan terkait strategi Perseroan untuk
meminimalisir beban Perseroan agar dapat meningkatkan profitabilitas.
Jawaban Perseroan:
Di tahun 2024, Perseroan mengeluarkan biaya yang digunakan untuk aksi korporasi
Perseroan, yakni akuisisi terhadap PT Surya Kebenaran Nusantara (“PT SKN”). Selain
itu, Perseroan juga mengeluarkan beban tambahan dan beban pemeliharaan
Page 3
terkait renovasi beberapa aset Perseroan. Perseroan akan berupaya untuk
melakukan efisiensi terhadap biaya dan beban Perseroan untuk periode yang akan
datang.
3. Merujuk pada Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum per 31
Juni 2024, dijelaskan bahwa Perseroan telah merealisasikan dana sebesar 46,23%
dari total dana hasil penawaran umum dengan rincian sebagai berikut:
Berdasarkan informasi tersebut, Bursa meminta penjelasan terkait:
a. Perkembangan atas rencana pengadaan lahan, akuisisi, dan pembangunan saat ini.
Jawaban Perseroan:
Pada tahun 2024, Perseroan melalui entitas anak telah melakukan pengadaan
lahan di Bali dengan skema sewa-menyewa jangka panjang. Adapun
pembangunan di atas lahan tersebut direncanakan akan dimulai pada 2025.
Selain itu, Perseroan telah melakukan perluasan bangunan gedung sekolah yang
berlokasi di Jalan Pattimura No. 2 dan Jalan Pattimura No. 24, Surabaya.
b. Informasi terkait lahan/bangunan/pihak yang menjadi target Perseroan untuk
merealisasikan rencana pengadaan lahan, akuisisi, dan pembangunan.
Jawaban Perseroan:
Perseroan berencana untuk melakukan pembangunan bangunan gedung di lahan
yang telah disewa, yang berlokasi di Desa Dalung Kecamatan Kuta Utara
Kabupaten Badung, Bali, dengan luas 3.250 m2 (tiga ribu dua ratus lima puluh meter
persegi).
c. Rincian realisasi dan rencana modal kerja yang menggunakan dana hasil
penawaran umum.
Jawaban Perseroan:
Modal kerja sejumlah Rp6.483.080.500 (enam miliar empat ratus delapan puluh
tiga juga delapan puluh ribu lima ratus Rupiah) digunakan untuk pekerjaan
perbaikan bangunan gedung yang teletak di Jalan Pattimura no 2 dan pattimura
no 24 Surabaya.
Sementara biaya pengadaan lahan, akuisisi, pembangunan sejumlah
Rp11.175.158.899 (sebelas miliar seratus tujuh puluh lima juta seratus lima puluh
delapan ribu delapan ratus sembilan puluh sembilan Rupiah) digunakan untuk
bermacam-macam pekerjaan, termasuk pembayaran jasa terhadap
pembangunan dan perluasan bangunan gedung, pembangunan drainase air,
perluasan Gedung sekolah di Jl. Pattimura no 2 Surabaya, serta pembangunan
ruang limbah.
Page 4
d. Informasi kreditur, jumlah utang, dan target pelunasan yang dimaksud dalam
rencana penggunaan dana hasil penawaran umum.
Jawaban Perseroan:
Target pelunasan atas hutang tersebut adalah 31 Desember 2024. Adapun utang-
utang terdiri atas utang untuk pekerjaan pembangunan, perluasan dan perbaikan
bangunan gedung sekolah, antara lain kepada:
(i) PT Bumi Rona Megah sejumlah Rp577.414.017;
(ii) CV Archi Cipta Karya Rp95.877.900.
4. Merujuk pada CALK 11 Aset Tak Berwujud, Perseroan memiliki aset tak berwujud
berupa sertifikat bangunan sebesar Rp2,57 miliar. Bursa meminta penjelasan
terkait:
a. Jenis sertifikat bangunan yang dimaksud. Mohon untuk melampirkan dokumen
terkait.
Jawaban Perseroan:
Sertifikat bangunan tersebut adalah Sertifikat Laik Fungsi (SLF). Sertifikat Laik
Fungsi (SLF) adalah sertifikat yang diberikan oleh pemerintah daerah atau
pemerintah pusat untuk menyatakan kelaikan fungsi bangunan gedung.
b. Pengukuran nilai aset tak berwujud.
Jawaban Perseroan:
Dasar pengukuran nilai aset tak berwujud menggunakan sistem cash basis dan
dilakukan amortisasi selama 5 (lima) tahun.
c. SOP terkait kapitalisasi aset. Mohon untuk melampirkan dokumen SOP terkait.
Jawaban Perseroan:
Terlampir SOP terkait kebijakan akuntasi aset tetap Perseroan.
Berdasarkan SOP terlampir, Perseroan telah memiliki kebijakan yang mana untuk
pengeluaran aset di atas Rp5.000.000 (lima juta Rupiah), akan dicatatkan sebagai
“aset”. Sedangkan, untuk pembelian di bawah Rp5.000.000 (lima juta Rupiah), akan
dicatat sebagai “beban”.
5. Terkait dengan pergerakan harga saham Perseroan sejak tercatat pada 9 Agustus 2023
hingga saat ini sebagaimana terlampir:
Page 5
Bursa meminta penjelasan komprehensif terkait:
a. Faktor utama menurut Perseroan yang menjadi penyebab penurunan harga
saham MSIE secara terus – menerus sejak IPO.
Jawaban Perseroan:
Perseroan sampai saat ini belum mengetahui penyebab penurunan harga saham.
b. Strategi khusus untuk meningkatkan likuiditas saham di pasar.
Jawaban Perseroan:
Perseroan akan melakukan upaya terus-menerus untuk meningkatkan kinerja
Perseroan.
6. Merujuk pada Laporan Keuangan Periode 30 September 2024, Kas Perseroan
mengalami penurunan yang cukup signifikan sebesar 114,40% dari periode 31
Desember 2023. Bursa meminta penjelasan terkait:
a. Latar belakang penurunan saldo kas tersebut.
Jawaban Perseroan:
Penurunan kas Perseroan dikarenakan dana yang diterima dari hasil penawaran
saham umum digunakan untuk modal kerja berupa renovasi atas aset bangunan,
akuisisi entitas anak, kegiatan pembangunan perluasan gedung/aset.
b. Strategi Perseroan untuk meningkatkan dan menjaga kemampuan likuiditas
Perusahaan.
Jawaban Perseroan:
Perseroan akan melalukan efisiensi terkait pengeluaran operasional dan mencari
lahan untuk diakuisi, sehingga mampu meningkatkan pendapatan Perseroan.
7. Merujuk pada CALK 6 Piutang Lain-Lain, dijelaskan bahwa Perseroan memiliki
piutang lain-lain dengan pihak berelasi sebesar Rp2,68 miliar dan tidak terdapat
Page 6
pergerakan per 30 September 2024 dibandingkan dengan 31 Desember 2023. Bursa
meminta penjelasan terkait:
a. Latar belakang piutang lain-lain tersebut.
Jawaban Perseroan:
Piutang lain-lain merupakan piutang milik entitas anak, yaitu PT SKN. Piutang
tersebut timbul karena terdapat penjualan sebagian aset ke Yayasan Intan Eduka.
b. Rincian aging piutang tersebut.
Jawaban Perseroan:
Piutang tersebut rencananya akan dilunasi oleh PT SKN dalam waktu maksimal 5
(lima) tahun terhitung sejak adanya piutang tersebut.
c. Perkembangan atas pelunasan piutang tersebut.
Jawaban Perseroan:
Belum ada perkembangan.
8. Merujuk pada CALK 10 Aset Hak Wujud, Perseroan mencatatkan penambahan aset
hak guna berupa tanah yang terletak di Provinsi Bali, Kabupaten Badung,
Kecamatan Kuta Utara, Desa Dalung dimana sertifikat tanah tersebut sedang
dalam proses turun waris. Bursa meminta penjelasan terkait:
a. Latar belakang penambahan aset hak guna tersebut.
Jawaban Perseroan:
Penambahan aset Perseroan berupa tanah di Desa Dalung merupakan wujud
realisasi atas rencana ekspansi Perseroan.
b. Target waktu penyelesaian sertifikat tanah yang dimaksud.
Jawaban Perseroan:
Proses turun waris sudah selesai dan oleh karenanya sertifikat tanah yang
bersangkutan telah atas nama pemberi sewa.
c. Apakah terdapat risiko sengketa atas tanah tersebut dan bagaimana mitigasi
Perseroan?
Jawaban Perseroan:
Sampai saat ini, Perseroan tidak melihat terdapat risiko sengketa atas lahan yang
dimaksud dan Perseroan telah mengambil langkah-langkah mitigasi yang
diperlukan untuk mendapatkan hak sewa secara sah, seperti penandatanganan
akta sewa menyewa di depan notaris publik.
d. Apakah tanah tersebut sudah dalam proses pembangunan? Agar disampaikan
dokumentasi terkait tanah tersebut.
Jawaban Perseroan:
Page 7
Perseroan menginformasikan bahwa sampai saat ini proses pembangunan belum
dilakukan. Terlampir Akta Sewa Menyewa Tanah Nomor 11 tertanggal 19 Juli 2024
yang ditandatangani di hadapan Notaris Dewi Eka Koreati, SH.
9. Merujuk pada CALK 24 Beban Pokok Pendapatan, Perseroan mencatatkan
kenaikan beban gaji dan tunjangan sebesar 64,91% menjadi Rp1,19 miliar dari
periode 31 Desember 2023 sebesar Rp723,29 juta. Bursa meminta penjelasan atas
kenaikan beban gaji dan tunjangan tersebut.
Jawaban Perseroan:
Kenaikan beban gaji dan tunjangan tersebut diakibatkan oleh penambahan jumlah
personil Perseroan setelah Perseroan resmi berubah status menjadi perseroan
terbuka, termasuk di antaranya adalah penambahan personil komite audit dan lain-
lain.
10. Informasi/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi
kelangsungan hidup Perseroan dan/atau dapat mempengaruhi harga saham
Perseroan, yang belum diungkapkan kepada publik.
Jawaban Perseroan:
Sampai saat ini, belum ada informasi/kejadian penting yang material dan dapat
mempengaruhi kelangsung hidup Perseroan dan/atau dapat mempengaruhi
harga saham Perseroan, yang belum diungkapkan kepada publik.
Demikian untuk diketahui.
Hormat kami,
PT Multisarana Intan Eduka Tbk
Imanuel Herman Prawiromaruto
Direktur Utama
PT Multisarana Intan Eduka Tbk
Jl. Raya Kedung Baruk No. 112 – 114, Penjaringan Sari, Kec. Rungkut, Kota Surabaya, Jawa Timur
Names mentioned 11 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Bursa Efek Indonesia Indonesia Stock Exchange Building
p.1
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.1
unresolved
org
PT Surya Kebenaran Nusantara
p.2
unresolved
org
PT SKN
p.2 ×2
unresolved
org
PT Bumi Rona Megah
p.4
unresolved
org
PT SKN. Piutang
p.6
unresolved
org
Yayasan Intan Eduka.
p.6
unresolved
person
Dewi Eka Koreati
p.7
unresolved
person
Imanuel Herman Prawiromaruto
· Direktur Utama
p.7 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.