Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 271
Page 1
Page 2
Tentang Laporan
About this report
Laporan Tahunan PT Super Bank Indonesia Tbk (“Superbank” atau “Bank” atau “Kami”) 2025
merupakan wujud komitmen kami terhadap transparansi dan akuntabilitas kepada seluruh pemangku
kepentingan. Laporan ini disusun secara komprehensif untuk memberikan gambaran mengenai kinerja
keuangan, operasional, kebijakan, inisiatif, serta strategi Superbank. Selain itu, laporan ini juga
memaparkan bagaimana operasional bisnis Superbank dicapai melalui adopsi teknologi dan keunggulan
Sumber Daya Manusia (SDM) untuk menghadirkan layanan keuangan yang inklusif dan terjangkau.
Laporan Tahunan disusun menggunakan editing software yang terpercaya dan Integrated Artificial Intelligence
yang memadukan berbagai informasi Superbank dalam bentuk laporan, sehingga menghasilkan analisis
data yang cepat, efisien dan akurat. Penyusunan laporan ini telah disesuaikan dengan standar dan regulasi
yang berlaku di Indonesia, yaitu Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 29/POJK.04/2016 tentang Laporan
Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 16/SEOJK.04/2021 tentang
Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik, dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Nomor 14/POJK.04/2022 tentang Penyampaian Laporan Keuangan Berkala Emiten Atau Perusahaan Publik.
The PT Super Bank Indonesia Tbk (“Superbank” or “Bank” or “We”)2025 Annual Report represents our steadfast
commitment to transparency and accountability toward all stakeholders. This report is comprehensively structured
to provide an overview of Superbank’s financial performance, operations, policies, initiatives, and strategic direction.
Karena masa depan bukan untuk ditunggu, Furthermore, this report highlights how Superbank’s operational excellence is achieved through the synergy of
technology adoption and the capabilities of our Human Resources to deliver inclusive and affordable financial services.
tapi untuk dibuka kemungkinannya.
This Annual Report was compiled using trusted editing software and integrated artificial intelligence to
synthesize various information regarding Superbank, resulting in fast, efficient, and accurate data analysis.
Because the future is not to be waited for, The preparation of this report adheres to the applicable standards and regulations in Indonesia, specifically
the Financial Services Authority Regulation No. 29/POJK.04/2016 regarding Annual Reports of Issuers or Public
but to be opened to its possibilities. Companies, the Financial Services Authority Circular Letter No. 16/SEOJK.04/2021 regarding the Form and
Content of Annual Reports of Issuers or Public Companies, and the Financial Services Authority Regulation
No. 14/POJK.04/2022 regarding the Submission of Periodic Financial Reports of Issuers or Public Companies.
Sanggahan & Batasan Tanggung Jawab
Disclaimer
Informasi dalam laporan ini disajikan hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan, serta tidak boleh
ditafsirkan sebagai, nasihat investasi, pajak, hukum, atau keuangan. Superbank tidak bertindak sebagai
penasihat atau fidusia dalam kapasitas ini. Setiap keputusan investasi atau tindakan yang diambil berdasarkan isi
laporan ini harus dikonsultasikan dengan penasihat keuangan, hukum, atau pajak profesional yang independen.
The information contained within this report is provided for informational purposes only and does not
constitute, and should not be construed as, investment, tax, legal, or financial advice. Superbank does not act
as an advisor or fiduciary in this capacity. Any investment decisions or actions taken based on the contents
of this report should be made in consultation with independent professional financial, legal, or tax advisors.
2 3
Page 3
New Chapter of Growth
Kesinambungan Tema Laporan Tahun 2022 menjadi lembaran baru bagi
Superbank dengan fokus baru pada
Tahunan digitalisasi yang memanfaatkan kehadiran
teknologi untuk menawarkan layanan yang
lebih baik kepada seluruh nasabah. Transisi
menuju perbankan digital dari perbankan
konvensional akan menjadikan Superbank
berkembang menjadi organisasi yang
Continuity of Annual Report Themes adaptif menuju visi dan misi yang baru.
The year 2022 has become a new chapter for
Superbank, with a new focus on digitalization
that utilizes the presence of technology
to offer better services to all customers.
The transition from conventional banking
to digital banking will enable Superbank to
develop into an adaptive organization with a
Unleashed new vision and mission.
Laporan Tahunan 2023 mengangkat tema
“Unleashed” yang merepresentasikan
langkah baru Bank dalam menjajaki dunia
perbankan digital di Indonesia. Laporan ini
menggambarkan proses transformasi digital
Superbank, yang menghasilkan banyak
pencapaian dan mendorong penerapan nilai-
nilai Superbank untuk terus berinovasi.
The 2023 Annual Report adopts the theme
“Unleashed,” which illustrates the Bank’s
performance over the year with numerous
achievements by Superbank as a newcomer
in the banking business. The digital transition
process by Superbank has yielded significant
results and promoted Superbank’s values of
continuous innovation. Solid Beginnings, Bright Horizons
Infinite Possibilities Laporan Tahunan 2024 mengusung tema
“Solid Beginnings, Bright Horizons”, yang
menggambarkan pencapaian Superbank
Laporan Tahunan 2025 mengusung tema ‘Infinite Possibilities’ yang merefleksikan transformasi
sepanjang tahun 2024, dengan fokus pada
strategis serta rekam jejak kinerja yang berhasil dicapai oleh Superbank sepanjang tahun 2025. Dimulai
pendekatan ke segmen ritel dan UMKM
dari pencapaian profitabilitas, peluncuran beragam produk dan layanan inovatif, akuisisi nasabah
melalui inovasi digital yang cepat dan
yang semakin besar, perluasan ekosistem yang semakin strategis, serta keberhasilan Superbank
manajemen yang terpercaya. Tema ini
mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (IDX) dengan kode saham “SUPA”.
menjadi tema utama dalam Laporan Tahunan
2024.
Seluruh pencapaian tersebut menjadi fondasi yang kokoh bagi Superbank untuk melangkah ke fase
pertumbuhan berikutnya, sekaligus membuka peluang yang semakin luas dan berkelanjutan melalui
The 2024 Annual Report presents the theme
‘Infinite Possibilities’ bagi seluruh pemangku kepentingan.
“Solid Beginnings, Bright Horizons,” reflecting
Superbank’s achievements throughout the
year. This theme highlights the foundation of
The 2025 Annual Report carries the theme “Infinite Possibilities,” reflecting the strategic transformation
strong principles and strategic foresight that
and the successful performance track record achieved by Superbank throughout 2025. Starting from
drive our success. Through continuous growth
the achievement of profitability, the launch of various innovative products and services, increasingly
and digital innovation, we strive to create
large customer acquisition, more strategic ecosystem expansion, as well as the Superbank’s success in
new opportunities, empower businesses, and
listing its initial shares on the Indonesia Stock Exchange (IDX) with the stock code “SUPA.”
promote economic prosperity, particularly
for the retail and MSME segments. This
All of these achievements serve as a solid foundation for the Company to move into the next growth
overarching theme serves as the guiding
phase, while simultaneously opening broader and more sustainable opportunities through the “Infinite
narrative for our 2024 Annual Report.
Possibilities” aspiration for all stakeholders.
4 5
Page 4
Kebijakan Transaksi Afiliasi dan Program Anti Pencucian Uang,
Daftar Isi 144
Benturan Kepentingan
Affiliated and Conflict of Interest
Transaction Policy
Pencegahan Pendanaan Terorisme
dan Pendanaan Proliferasi Senjata
Pemusnah Massal
302
Anti Money Laundering, Counter-
Table of Contents Ikatan Material untuk Investasi
Barang Modal & Realisasi Tahun 2025 Financing of Terrorism and Counter-
146 Material Commitments for Capital Proliferation Financing of Weapons of
Expenditure and Realized Investments Mass Destruction Program
Perjalanan Superbank
01 Prolog
Prologue
60
62
Superbank Journey
Struktur Organisasi 147
in 2025
Informasi Suku Bunga Dasar Kredit 306
Fungsi Audit Eksternal
External Audit Function
Organization Structure Prime Lending Rate Information
2
Perbandingan Target dan Realisasi Penerapan Manajemen Risiko dan
Profil Dewan Komisaris
64 Kinerja Bank untuk Tahun 2025 Sistem Pengendalian Internal
Board of Commissioners Profile 149 307
Comparison of Bank Performance Implementation of Risk Management
02 Ikhtisar Utama
Main Highlights
70
Profil Direksi
Board of Directors Profile
151
Targets and Actuals for 2025
Target Bank pada Tahun 2026
and Internal Control System
Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait
Profil Komite Audit Overview of Bank’s Target in 2026 dan Penyediaan Dana Besar
8 82 310
Audit Committee Profile Provisions of Funds to Related Parties
Ikhtisar Data Kinerja Profil Komite Pemantau Risiko Laporan Eksposur Risiko and Large Exposure
8 84
Performance Highlights Risk Oversight Committee Profile & Permodalan dan Penyimpangan Internal dan Upaya
06
312 Penyelesaian
Ikhtisar Keuangan Profil Komite Nominasi dan Remunerasi Penerapan Manajemen
10 Internal Fraud and Resolution Efforts
Financial Highlights 86 Nominating and Remuneration
Ikthtisar Saham Commitee Profile Risiko Permasalahan Hukum dan Upaya
16 158 Implementation of Risk 312 Penyelesaian
Shares Highlights Profil Manajemen Senior
88 Litigation and Resolution Efforts
Peristiwa Penting Senior Management Profile Management, Risk Exposure
18 Report & Capitalization Sanksi Administratif dari Otoritas
Event Highlights Profil Karyawan
92 terkait
Employee Profile 312
07 Tata Kelola Perusahaan
Penghargaan dan Administrative Sanctions from Relevant
Keanggotaan Asosiasi Informasi Akuntan Publik dan Kantor Authorities
20 Corporate Governance
Awards and Memberships in Akuntan Publik
96 Transparansi Kondisi Keuangan dan
Associations Information on Public Accountants and 222 Non-Keuangan
Public Accounting Firms 314
Tata Kelola Perusahaan Transparency of Financial and Non-
222
03 Laporan Manajemen Informasi Lembaga dan/atau Profesi Corporate Governance Financial Conditions
Penunjang Pasar Modal
Management Report 97 Information on Capital Market Penyempurnaan Praktik Tata Kelola Akses Informasi dan Tata Perusahaan
Selama Tahun 2025 315
Supporting Institutions and/or 232 Information Access and Corporate Data
24 Improvement of Governance Practices
Professions
during 2025
Laporan Dewan Komisaris Pelindungan Data Pribadi di Superbank
25 Kerangka Tata Kelola 323
Personal Data Protection in Superbank
Board of Commissioners Report Analisis dan Pembahasan 233
28
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
05 Manajemen
Management Discussion 235
Governance Framework
Rapat Umum Pemegang Saham
General Meeting of Shareholders
326
Kebijakan Pelindungan Konsumen
Customer Protection and Handling
Laporan Direksi 98
33 and Analysis Dewan Komisaris Benturan Kepentingan
Board of Directors Report 236 327
Tinjauan Perekonomian dan Industri Board of Commissioners Conflict of Interest
Direksi Perbankan Nasional
45 100 Komite di Bawah Dewan Komisaris Pembiayaan untuk Kegiatan Sosial dan
Board of Directors Overview of the Economic and National 244 Committee Under Board of 327 Politik
Banking Industry Commissioners Funding for Social and Political Activities
Tinjauan Bisnis & Operasional Superbank Komite Audit
04 Profil Perusahaan
Company Profile
104 Overview of Bank Business & Operational
Activities
Produk & Layanan
245
248
Audit Committee
Komite Pemantau Risiko
08
Strategi dan Komitmen
Keberlanjutan
108 Risk oversight Committee
48 Product & Services Sustainable Strategy and
Komite Nominasi dan Remunerasi 328
Profil Perusahaan Aspek Pemasaran & Branding 251 Nominating and Remuneration
Commitment
50 116
Company Profile Marketing & Branding Aspect Committee
51
Pemegang Saham
Shareholders 119
Teknologi Informasi
Information Technology 256
Direksi
Board of Directors
09 Internal Control Over
Financial Report (ICOFR)
Riwayat Singkat Superbank Pengembangan Sumber Daya Manusia Komite di Bawah Direksi
55 124 264 330
Brief History of the Company Human Resources Development Committee Under Board of Directors
Informasi Umum Tinjauan Keuangan Sekretaris Perusahaan
58 128
59
General Information
Visi dan Misi
Vision & Mission
Financial Review
Struktur Pemegang Saham dan
Permodalan Bank
279
285
Corporate Secretary
Hubungan Investor
10 Laporan
Auditan
Keuangan
142 Investor Relations
Capital and Shareholders Structure of 332 Audited Financial Statements
Nilai Perusahaan Satuan Kerja Audit Internal
59 the Bank 287
Company Value Internal Audit Directorate
Satuan Kerja Kepatuhan
6 295 7
Compliance Division
Page 5
Ikhtisar Data Kinerja
Performance Highlights
Kredit Yang Diberikan Dana Pihak Ketiga Laba Setelah Pajak Total Nasabah Digital
Total Loan Third Party Funds Profit After Tax Total Digital Customers
Dalam Rp Miliar | In Billion IDR Dalam Rp Miliar | In Billion IDR Dalam Rp Miliar | In Billion IDR
5,9 Juta
2024
2024
2024
6.426 4.943 (366)
2,7 Juta
50% 139% 112%
2025
2025
2025
9.618 11.827 100
YOY YOY YOY
2024 2025
Total Aset Ekuitas NIM ROE
Total Assets Equity Net Interest Margin Return on Equity
Dalam Rp Miliar | In Billion IDR Dalam Rp Miliar | In Billion IDR Dalam % | In % Dalam % | In %
2024
2024
11.395 5.248
10,6
87% 56% 7,9 2,8% (7,5)
2,0
9,5%
2025
2025
21.282 8.165
YOY YOY YOY YOY
2024 2025 2024 2025
Pendapatan Bunga Bersih Laba Sebelum Pajak LDR CIR
Net Interest Income Profit Before Tax Loan to Deposit Ratio Cost to Income Ratio
Dalam Rp Miliar | In Billion IDR Dalam Rp Miliar | In Billion IDR Dalam % | In % Dalam % | In %
2024
2024
607 (391)
139,2
160% 130,0
81,3 49% 69%
2025
70,5
2025
143
1.576
YOY YOY YOY
2024 2025 2024 2025
8 9
Page 6
Ikhtisar Keuangan
Financial Highlights
Laporan Posisi Keuangan Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lainnya
Statement of Financial Position Statement of Profit or Loss and Other Comprehensive Income
(Dalam Juta Rp) (In Million IDR) (Dalam Juta Rp) (In Million IDR)
Uraian 2023 2024 2025 Uraian 2023 2024 2025
Description Description
Total Aset 5.556.074 11.395.094 21.282.312 Pendapatan Bunga
Total Assets 323.223 743.980 2.163.280
Interest Income
Aset Produktif
4.916.788 10.684.986 19.730.573 Beban Bunga
Productive Assets (22.119) (137.136) (587.006)
Interest Expense
Penempatan pada BI dan bank lain
195.085 431.617 2.257.750
Placement with BI and other banks Pendapatan Bunga Bersih 301.104 606.844 1.576.274
Net Interest Income
Kredit (bersih)
2.642.234 6.054.713 9.199.578
Loans (Net) Pendapatan Operasional Lainnya
14.049 31.115 40.264
Other Operating Income
Efek-Efek
2.079.469 4.198.656 8.273.245
Securities Beban Operasional
(806.525) (1.029.152) (1.473.265)
Operating Expense
Aset Non-Produktif
639.286 710.108 1.551.739
Non-Productive Asset Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan (491.372) (391.193) 143.273
Profit (loss) before income tax
Liabilitas 1.187,737 6.147.562 13.117.718
Liabilities Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan
106.271 24.826 (43.589)
Income Tax Benefit (Expense)
Dana Pihak Ketiga
921.706 4.942.826 11.827.129
Third-Party Funds Laba (rugi) tahun berjalan
(385.101) (366.367) 99.684
Profit (loss) for the Year
Giro
123.987 113.672 294.183
Current Accounts Laba (rugi) komprehensif lain Tahun Berjalan
(799) (18.590) 76.726
Other Comprehensive Income (loss) for the Year
Tabungan
21.092 1.258.347 2.234.514
Savings Accounts Laba (rugi) komprehensif Tahun Berjalan
(385.900) (384.957) 176.410
Totalr Comprehensive Income (loss) for the Year
Deposito
776.627 3.570.807 9.298.432
Time Deposits Laba (rugi) yang dapat diatribusikan kepada
pemilik entitas induk dan kepentingan
Liabilitas Lainnya nonpengendali (385.101) (366.367) 99.684
266.031 1.204.736 1.290.589
Other Liabilities Profit (loss) attributable to owners of the parent and non-
controlling interests
Ekuitas 4.368.337 5.247.532 8.164.594 Laba (rugi) komprehensif yang dapat diatribusikan
Equity kepada pemilik entitas induk dan kepentingan
nonpengendali (385.900) (384.957) 176.410
Total Liabilitas dan Ekuitas 5.556.074 11.395.094 21.282.312 Comprehensive profit (loss) attributable to owners of the
Total Liabilities and Equity parent and non-controlling interests
Laba (rugi) per saham (nilai penuh)
- - 3.3
Profit (loss) per share
10 11
Page 7
Rasio Keuangan Rasio Keuangan
Financial Ratios Financial Ratios
(Dalam Persentase %) (In Percentage %) (Dalam Persentase %) (In Percentage %)
Uraian 2023 2024 2025 Uraian 2023 2024 2025
Description Description
Permodalan Likuiditas
Capital Liquidity
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Loan to Deposit Ratio (LDR)
185,7 95,8 93,2 316,9 130,0 81,3
Capital Adequacy Ratio (CAR) Loan to Deposit Ratio (LDR)
KPMM Modal Inti
184,5 94,7 92,1 Liabilitias terhadap Ekuitas
CAR Tier 1 27,2 117,1 160,7
Liabilities to Equity
KPMM Modal Pelengkap
1,2 1,2 1,2 Liabilitas terhadap Aset
CAR Tier 2 21,4 53,9 61,6
Liabilities to Asset
Aset Tetap terhadap Ekuitas
0,9 1,6 0,9 Kepatuhan
Fixed Assets to Equity
Compliance
Kualitas Aset
Asset Quality Persentase Pelanggaran BMPK
Rate of Non-Compliance to Legal Lending Limit (LLL)
Aset Produktif dan Non-Produktif Bermasalah terhadap -Pihak Terkait
Jumlah Aset Produktif dan Non-Produktif - - -
2,1 1,2 1,1 -Related Parties
Non-Performing Earning and Non-Earning Assets to Total
Earning and Non Earning Assets - Pihak Tidak Terkait
- - -
-Non- Related Parties
Aset Produktif Bermasalah terhadap Jumlah Aset Produktif Persentase Pelampauan BMPK
1,2 1,2 1,1 Percentage of LLL Exceeded
Non-Performing Earning Assets to Total Earning Assets
-Pihak Terkait
- - -
CKPN Aset Keuangan terhadap Aset Produktif -Related Parties
Allowance for Impairment Losses on Financial Assets to 5,5 3,5 2,1
Earning Assets - Pihak Tidak Terkait
- - -
-Non- Related Parties
NPL Bruto
3,8 2,3 2,6 Giro Wajib Minimum
Gross NPL
GWM
NPL Net
1,0 0,3 0,7 -GWM Utama Rupiah
Net NPL 9,0 8,1 8,4
-GWM in Rupiah
CKPN terhadap NPL
238,8 254,7 167,6 -GWM Valuta Exchange
Loan Loss Coverage - - -
-GWM in Foreign Currencies
-Posisi Devisa Neto (PDN)
- - -
-Net Open Position (NOP)
12 13
Page 8
Rasio Keuangan
Financial Ratios
(Dalam Persentase %) (In Percentage %)
Uraian 2023 2024 2025
Description
Rentabilitas
Profitability
Return On Asset (ROA) (10,9) (4,9) 0,9
Return on Equity (ROE) (10,7) (7,5) 2,0
Net Interest Margin (NIM) 7,2 7,9 10,6
Biaya operasional terhadap pendapatan operational (BOPO)
239,7 148,6 93,5
Operating Expense to Operating Income (BOPO)
Cost to Income Ratio (CIR) 209,3 139,1 70,5
14 15
Page 9
Kode Saham | Ticker Code Tanggal Listing| Listing Date
Ikhtisar Saham
Share Highlights
SUPA 17 Desember 2025
December 17, 2025
Tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI)
Listed on Indonesia Stock Exchange
Pada tanggal 17 Desember 2025, Superbank resmi On December 17, 2025, Superbank officially listed (BEI)/(IDX)
mencatatkan sahamnya melalui Penawaran Umum its shares through an Initial Public Offering on the
Perdana Saham di Bursa Efek Indonesia dengan kode Indonesia Stock Exchange under the ticker symbol
emiten SUPA. Dalam aksi korporasi tersebut, Bank SUPA. In this corporate action, the Bank issued a
menerbitkan sebanyak 4.406.612.300 lembar saham total of 4.406.612.300 shares at an offering price of
dengan harga penawaran sebesar Rp635 per lembar IDR 635 per share. As of the period ending December
saham. Hingga periode 31 Desember 2025, struktur 31, 2025, the share ownership structure reflects a 30 Harga Saham (Rp)
kepemilikan saham mencerminkan komposisi solid composition of strategic shareholders, where Desember Share Price (IDR) Jumlah Saham Volume Kapitalisasi Pasar
pemegang saham strategis yang solid, di mana PT PT Elang Media Visitama holds an ownership stake 2025 Beredar Transaksi (lot) (Rp)
of 27.60%, PT Kudo Teknologi Indonesia 16.67%, Number of shares Transaction Market
Elang Media Visitama memegang porsi kepemilikan 30 December Tertinggi Terendah Penutupan Outstanding Volume (lot) Capitalization (IDR)
GXS Bank Pte. Ltd. 10.44%, A5DB Holdings Pte. Ltd.
sebesar 27,60%, PT Kudo Teknologi Indonesia 2025 Highest Lowest Closing
10.03%, KakaoBank Corp. 8.66%, and Singtel Alpha
sebesar 16,67%, GXS Bank Pte. Ltd. sebesar 10,44%,
Investments Pte. Ltd 7.36%, while the remaining
A5DB Holdings Pte. Ltd. sebesar 10,03%, KakaoBank
19.24% stake is held by shareholders with individual
Corp. sebesar 8,66%, Singtel Alpha Investments Pte. ownership below 5% each.
Ltd sebesar 7,36%, serta sisa porsi saham sebesar
19,24% dimiliki oleh pemegang saham dengan 2025 1.230 790 935 33.897.017.650 30.494.069 31.693.711.502.750
kepemilikan masing-masing di bawah 5%.
16 17
Page 10
Peristiwa Penting
Event Highlights
Maret Mei Agustus Oktober November Desember
March May August October November December
Superbank Raih Laba OVO dan Superbank Konsolidasi Strategis GXS Superbank Raih 5 Juta Superbank dan KakaoBank PT Super Bank Indonesia
Bersih Pertama Sejak Luncurkan OVO Nabung Bank Pte. Ltd. sebagai Nasabah dalam Waktu Kembali Berkolaborasi Tbk Resmi Melantai di
Peluncuran Aplikasi by Superbank Pemegang Saham Kurang dari Dua Tahun dalam Inovasi Undian Unik: Bursa Efek Indonesia
Sejak Peluncuran Aplikasi Kartu Untung
Pencapaian ini dicapai Superbank dan OVO Per Agustus 2025, Superbank
hanya dalam waktu 9 bulan meluncurkan produk mencatat langkah penting Sejak peluncuran publik pada Sinergi strategis antara Superbank resmi melantai di
sejak peluncuran aplikasi inovatif ‘rek-wallet’, yang dalam penyelarasan ekosistem Juni 2024, Superbank berhasil Superbank dan KakaoBank Bursa Efek Indonesia melalui
Superbank, menandai memungkinkan pengguna strategisnya seiring dengan mengakuisisi lebih dari 5 juta menghadirkan Kartu Untung, Penawaran Umum Perdana
transisi strategis Bank dari dapat menikmati kemudahan peningkatan partisipasi nasabah digital dalam waktu yang memungkinkan nasabah Saham dengan kode saham
yang memiliki efektivitas transaksi e-wallet sekaligus langsung GXS Bank Pte. Ltd. kurang dari dua tahun, didukung memperoleh hadiah harian SUPA pada 17 Desember
strategi penetrasi pasar dan mendapatkan manfaat dalam struktur kepemilikan oleh inovasi teknologi, efisiensi melalui penempatan deposit 2025, menandai transformasi
skalabilitas model bisnis di finansial dari rekening saham. operasional, dan sinergi dalam pengalaman perbankan Bank menjadi perusahaan
industri perbankan digital. tabungan dalam satu ekosistem strategis dengan para digital yang sederhana. publik.
genggaman. pemegang saham.
Superbank Achieves OVO and Superbank Strategic Consolidation Superbank Achieved Superbank and KakaoBank PT Super Bank Indonesia
First Net Profit since Launch OVO Nabung by of GXS Bank Pte. Ltd. as 5 Million Customers in Back in Collaboration Tbk Officially Lists on
Application Launched Superbank Shareholder Less than 2 Years since in Unique Gamified the Indonesian Stock
Application Launched Innovation: Kartu Untung Exchange
This achievement was Superbank and OVO launched In August 2025, Superbank
reached within just 9 the innovative “rek-wallet” achieved a significant milestone Since its public launch in The strategic synergy between Superbank officially listed on
months since the launch of product, enabling users to in aligning its strategic ecosystem June 2024, Superbank has Superbank and KakaoBank the Indonesia Stock Exchange
the Superbank application, enjoy the convenience of through the increased direct successfully acquired more than resulted in the Kartu Untung through its Initial Public
marking the Bank’s strategic e-wallet transactions while participation of GXS Bank Pte. 5 million digital customers in product, which allows customers Offering under the ticker
transition through effective also gaining financial benefits Ltd. in its shareholding structure. less than two years, supported to earn daily rewards simply code SUPA on 17 December
market penetration and the from a savings account in a by technological innovation, by placing deposits within 2025, marking the Bank’s
proven scalability of our single integrated experience. operational efficiency, and a seamless digital banking transformation into a public
business model within the strategic ecosystem synergies experience. company.
digital banking industry. with its shareholders.
18 19
Page 11
Penghargaan
Awards
• Indonesia’s Top 20 Chief Marketing Officersof 2025 by The Iconomics (31 Jan 2025) • Bronze Award in the Best Employee Wellness Strategy by Employee Experience Awards Indonesia
• Indonesia’s Best CFOs by SWA Magazine (3Mar 2025) 2025 (25 Apr 2025)
• Best Digital Bank 2025 by Infobank-Isentia Digital Brand Appreciation 2025 (20 Mar 2025) • Sapphire Award in the Best Enterprise in Regulatory Compliance Category by Indonesia
• Best Conventional Commercial Bank Deposit 2025 by Infobank-Isentia Digital Brand Appreciation Regulatory Compliance Awards (IRCA) 2025 (9 May 2025)
2025 (20 Mar 2025) • Financial Services In-House Team of the Year by ALB Indonesia Law Awards 2025 (23 Oct 2025)
• Best Conventional Commercial Bank Savings 2025 by Infobank-Isentia Digital Brand Appreciation • Indonesia Customer Service Champion 2025 by SWA (14 Nov 2025)
2025 (20 Mar 2025) • Top 5 Best Financial Integrity Rating among KBMI 1 by Financial Transaction Reports and Analysis
• 3rd Best Overall Digital Bank 2025 by Infobank-Isentia Digital Brand Appreciation 2025 (20 Mar 2025) Centre (28 Nov 2025)
• Top Digital Banks in Asia 2025 by The Banker (17 Apr 2025)
20 21
Page 12
Keanggotaan Asosiasi
Membership of Associations
• Perhimpunan Bank Umum Nasional (Perbanas)
• Ikatan Bankir Indonesia (IBI)
• Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO)
• Asosiasi Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing (APUVINDO)
• Kamar Dagang Indonesia (KADIN)
• Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan (FKDKP)
• Forum Komunikasi Direktur Operasional Perbankan (FKDOP)
• Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK)
• Bankers Association for Risk Management (BARA)
• Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI)
• Ikatan Auditor Internal Bank (IAIB)
• Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA)
• Perkumpulan Penasihat Hukum Internal Perusahaan (ICCA)
• Asosiasi Emiten Indonesia (AEI)
• Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan (LAPS SJK)
• National Commercial Banks Association (Perbanas)
• Indonesian Bankers Association (IBI)
• Indonesian Employers Association (APINDO)
• Association of Money Market and Foreign Exchange Dealers (APUVINDO)
• Indonesian Chamber of Commerce (KADIN)
• Banking Compliance Directors Communication Forum (FKDKP)
• Banking Operational Directors Communication Forum (FKDOP)
• Financial Services Industry Communication Forum (FKIJK)
• Bankers Association for Risk Management (BARA)
• Indonesian Payment Systems Association (ASPI)
• Institute of Internal Auditors of Banks (IAIB)
• Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA)
• Indonesian Corporate Council Association (ICCA)
• Indonesian Issuers Association (AEI)
• Alternative Dispute Resolution Institution for the Financial Services Sector (LAPS SJK)
22 23
Page 13
Laporan Manajemen Management Report
LAPORAN MANAJEMEN
MANAGEMENT REPORT Laporan Dewan Komisaris
Board of Commissioners Report
Sebagai bagian integral dari struktur tata kelola bank, Dewan Komisaris Superbank secara
konsisten menjalankan fungsi pengawasan serta berkoordinasi secara erat dengan Direksi untuk
memastikan bahwa setiap langkah strategis Bank selaras dengan visi dan arah pengembangan
Superbank. Melalui pengawasan yang efektif tersebut, Superbank berhasil mencatatkan
kinerja yang positif sepanjang tahun 2025, sekaligus memperkuat perannya sebagai bank yang
berkomitmen dalam memperluas inklusi keuangan bagi masyarakat.
Capaian tersebut tecermin dari keberhasilan Superbank membukukan laba, meningkatkan
akuisisi nasabah, serta mencatatkan Penawaran Umum Perdana Saham yang menjadi penanda
penting atas kepercayaan pasar terhadap transformasi dan prospek pertumbuhan Superbank.
As an integral component of the Bank’s governance structure, the Board of Commissioners of
Superbank consistently exercises its oversight function and maintains close coordination with
the Board of Directors to ensure that all strategic initiatives are aligned with Superbank’s vision
and long-term development direction. Through effective and continuous supervision, Superbank
recorded positive performance throughout 2025, while further strengthening its role as a bank
committed to expanding financial inclusion for the broader community.
These achievements are evidenced by the Company’s success in generating profits, expanding
its customer base, and completing an Initial Public Offering, which stands as a strong indicator
of market confidence in the Superbank’s transformation and future growth prospects.
24 25
Page 14
Laporan Manajemen Management Report
PENILAIAN KINERJA DIREKSI BOARD OF DIRECTORS’ PERFORMANCE
ASSESSMENT
Dewan Komisaris menilai bahwa Direksi Superbank The Board of Commissioners is of the view that
telah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya the Board of Directors of Superbank have carried
secara efektif dan strategis sepanjang tahun 2025. out their duties and responsibilities effectively and
Penilaian tersebut didasarkan pada capaian kinerja strategically throughout 2025. This assessment
keuangan dan operasional Superbank yang solid, is based on the Company’s solid financial and
serta konsistensi Direksi dalam mengeksekusi operational performance, as well as the Board of
strategi yang telah ditetapkan. Directors’ consistency in executing the strategies that
have been established.
Kinerja Direksi tecermin dari sejumlah pencapaian The performance of the Board of Directors is reflected
utama, antara lain keberhasilan peluncuran in several key achievements, including the successful
berbagai produk hasil kolaborasi dengan mitra launch of various products in collaboration with
ekosistem, pencapaian laba positif, serta ecosystem partners, the achievement of positive
pertumbuhan signifikan basis nasabah. Menutup profitability, and significant growth in the customer
tahun 2025, keberhasilan Superbank dalam base. Furthermore, the successful completion of the
mencatatkan Penawaran Umum Perdana Saham Company’s Initial Public Offering toward the end of
juga menjadi indikator kepercayaan pasar terhadap 2025 serves as a clear indicator of market confidence
arah transformasi dan tata kelola yang dijalankan in the Company’s transformation agenda and the
oleh manajemen. governance practices implemented by management.
Dewan Komisaris berpandangan bahwa penerapan The Board of Commissioners believes that the
prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good implementation of Good Corporate Governance (GCG)
PEMEGANG SAHAM DAN PEMANGKU DEAR ESTEEMED SHAREHOLDERS AND Corporate Governance/GCG) telah menjadi principles has been embedded as an integral part of
KEPENTINGAN YANG TERHORMAT, STAKEHOLDERS, bagian integral dari strategi Direksi, tidak sekadar the Board of Directors’ strategy, rather than merely
sebagai pemenuhan ketentuan regulasi. Komitmen to fulfill regulatory requirements. This commitment
terhadap praktik tata kelola yang transparan dan to transparent and accountable governance has
Kami mengawali laporan ini dengan menyampaikan We begin this report by expressing our praise and akuntabel dinilai telah mendukung keberlanjutan supported the sustainability of the Company’s
puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas gratitude to God Almighty for His blessings and model bisnis Superbank. business model.
berkat dan rahmat-Nya yang senantiasa menyertai grace, which have continuously accompanied
perjalanan Superbank sepanjang tahun 2025. Superbank throughout its journey in 2025. Sebagai bank berbasis teknologi, Direksi juga As a technology-based bank, the Board of Directors
dinilai berhasil memperkuat fungsi pengawasan are also considered successful in strengthening
melalui pemanfaatan infrastruktur digital, supervisory and control functions through the effective
Di tengah dinamika ekonomi global dan domestik Amid global and domestic economic dynamics termasuk penerapan kecerdasan buatan (artificial use of digital infrastructure, including the application
yang masih diwarnai ketidakpastian, termasuk tensi that remained fraught with uncertainty, including intelligence/AI) untuk meningkatkan deteksi fraud of artificial intelligence (AI) to enhance fraud detection
geopolitik yang berkelanjutan, Bank bersama Direksi ongoing geopolitical tensions, the Company, together serta optimalisasi kepatuhan operasional. Dewan and optimize operational compliance. The synergy
dan seluruh karyawan Superbank tetap mampu with its Directors and all Superbank employees, Komisaris menilai bahwa sinergi antara disiplin between disciplined risk management and technology
menjaga ketahanan operasional serta disiplin dalam was able to maintain operational resilience and manajemen risiko dan pemanfaatan teknologi utilization has ensured that the Company’s operations
implementasi strategi. Kinerja yang tetap positif discipline in executing its strategy. The consistently tersebut telah memastikan kegiatan operasional are conducted prudently, securely, and in alignment
sepanjang tahun mencerminkan ketangguhan model positive performance recorded throughout the year Superbank berjalan secara prudent, aman, dan with Superbank’s long-term vision.
bisnis dan ketepatan arah strategis Bank. reflects the robustness of the Company’s business selaras dengan visi jangka panjang Superbank.
model and the soundness of its strategic direction.
Sejalan dengan tema “Infinite Possibilities”, In line with the theme “Infinite Possibilities,” Superbank
Superbank mencatatkan berbagai pencapaian achieved several significant milestones, including PENGAWASAN TERHADAP IMPLEMENTASI SUPERVISION OF BANK STRATEGY
penting, antara lain keberhasilan membukukan laba the recording of its first net profit in the first quarter STRATEGI BANK IMPLEMENTATION
bersih perdana pada Kuartal I tahun 2025 serta of 2025 and the expansion of its customer base to
pertumbuhan basis nasabah yang telah mencapai almost 6 million customers in less than two years
hampir 6 juta nasabah dalam waktu kurang dari since the widespread launch of its application. These Dalam menjalankan peran pengawasannya, In carrying out its supervisory role, the Board
dua tahun sejak peluncuran aplikasi secara luas. achievements demonstrate that the Company’s business Dewan Komisaris Superbank secara berkelanjutan of Commissioners of Superbank continuously
Pencapaian ini menunjukkan bahwa model bisnis model is built on solid, innovative, and sustainable melakukan koordinasi dan dialog strategis dengan coordinates and engages in strategic dialogue with
Superbank memiliki fundamental yang solid, fundamentals, while also reflecting the growing public Direksi terkait perumusan, penetapan, serta the Directors regarding the formulation, approval,
inovatif, dan berkelanjutan, sekaligus mencerminkan trust in the financial solutions offered by Superbank. pelaksanaan Rencana Bisnis Bank (RBB). Melalui and implementation of the Bank Business Plan (RBB).
meningkatnya kepercayaan publik terhadap solusi forum rapat bersama dan mekanisme pengawasan Through joint meetings and structured oversight
keuangan yang ditawarkan. yang terstruktur, Dewan Komisaris memberikan mechanisms, the Board of Commissioners provides
pandangan strategis untuk memastikan bahwa strategic guidance to ensure that the Company’s
arah kebijakan, sasaran kinerja, dan prioritas kerja policy direction, performance targets, and work
Superbank tetap relevan dengan perkembangan priorities remain aligned with industry developments,
industri, kebutuhan nasabah, serta tujuan jangka customer needs, and the Bank’s long-term objectives.
panjang Bank.
26 27
Page 15
Laporan Manajemen Management Report
Dewan
Komisaris
Board of Commissioners
28 29
Page 16
Laporan Manajemen Management Report
Pasca-penetapan RBB, Dewan Komisaris melakukan Following the approval of the RBB, the Board of
pemantauan dan evaluasi berkala atas pelaksanaan Commissioners conducts regular monitoring and
strategi guna memastikan konsistensi antara evaluation of strategy execution to ensure consistency PENUTUP CLOSING
perencanaan dan realisasi kinerja. between planning and performance realization.
Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris menilai Throughout 2025, the Board of Commissioners are Sebagai penutup, Dewan Komisaris menyampaikan In closing, the Board of Commissioners expresses
bahwa Direksi telah mengelola Bank secara of the view that the Directors have managed the apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya its deepest appreciation and gratitude for the
disiplin dan bertanggung jawab sesuai dengan Company in a disciplined, prudent, and accountable atas kepercayaan serta dukungan berkelanjutan continued trust and support of shareholders and
strategi yang telah disepakati. Direksi dinilai manner in accordance with the agreed strategic dari para pemegang saham dan seluruh pemangku all stakeholders throughout 2025. The Company’s
berhasil menjaga kepatuhan terhadap ketentuan direction. The Directors are considered successful kepentingan sepanjang tahun 2025. Berbagai achievements during the reporting year demonstrate
regulator, memperkuat fondasi operasional, in maintaining regulatory compliance, strengthening pencapaian yang diraih Perseroan pada tahun that Superbank is on the right path of growth
serta meningkatkan kapabilitas teknologi dan operational foundations, and enhancing technological pelaporan ini menjadi bukti bahwa Superbank telah and transformation, supported by an increasingly
pengelolaan risiko, termasuk melalui penerapan capabilities and risk management, including through berada pada jalur pertumbuhan dan transformasi strong foundation as a digital service-based bank
sistem keamanan informasi yang komprehensif dan the implementation of a comprehensive information yang tepat, dengan fondasi yang semakin kuat in Indonesia.
penguatan ketahanan siber. Di sisi pengembangan security framework and the reinforcement of cyber sebagai bank dengan layanan digital di Indonesia.
bisnis, Dewan Komisaris mengapresiasi langkah resilience. In terms of business development, the Board
Direksi dalam membangun kemitraan strategis of Commissioners also commends the Directors’ efforts Dewan Komisaris memberikan dukungan penuh The Board of Commissioners fully supports the
dengan berbagai pihak dalam ekosistem digital dan in establishing strategic partnerships across the digital terhadap inisiatif strategis dan kebijakan yang strategic initiatives and policies implemented by
keuangan, yang berkontribusi terhadap perluasan and financial ecosystem, which have contributed to dijalankan oleh Direksi dalam mendorong kinerja, the Directors to drive performance, strengthen
akses layanan perbankan serta mendukung agenda expanding access to banking services and supporting memperkuat tata kelola, serta memastikan governance, and ensure the sustainability of the
inklusi keuangan yang berkelanjutan. the sustainable financial inclusion agenda. keberlanjutan bisnis Bank. Dengan dukungan Company’s business. With the continued support
solid dari para pemegang saham dan pemangku of shareholders and stakeholders, the Board of
Menghadapi tingkat persaingan yang semakin Amid increasingly intense competition in the financial kepentingan, Dewan Komisaris meyakini bahwa Commissioners are confident that Superbank will
intens di industri jasa keuangan, Dewan Komisaris services industry, the Board of Commissioners Superbank akan terus menciptakan nilai tambah continue to create sustainable long-term value and
secara konsisten mendorong agar Superbank consistently encourages the Company to remain yang berkelanjutan dan semakin memperkuat further strengthen its position as one of the leading
tetap responsif terhadap perubahan pasar agile and responsive to market and technological posisinya sebagai salah satu bank dengan layanan digital bank in Indonesia.
dan teknologi, dengan tetap menjunjung tinggi developments, while continuing to uphold the principles digital yang dapat diandalkan di Indonesia.
prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko yang of prudence and robust risk management. Supported
memadai. Dengan tata kelola yang kuat dan sinergi by strong governance practices and effective synergy
yang efektif antara Dewan Komisaris dan Direksi, between the Board of Commissioners and the Directors,
Superbank diyakini berada pada posisi yang tepat Superbank is well-positioned to continue executing its
untuk melanjutkan implementasi strategi secara strategy sustainably and to create long-term value for
berkelanjutan dan menciptakan nilai tambah jangka all stakeholders. Jakarta, April 2026
panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.
Atas Nama Dewan Komisaris
On Behalf of the Board of Commissioners
PENILAIAN KINERJA KOMITE-KOMITE ASSESSMENT OF COMMITTEES UNDER THE
DIBAWAH DEWAN KOMISARIS BOARD OF COMMISSIONERS
Sepanjang tahun 2025, komite-komite di bawah Throughout 2025, the committees under the Board
Dewan Komisaris, yaitu Komite Audit, Komite of Commissioners, namely the Audit Committee, the
Pemantau Risiko, serta Komite Nominasi dan Risk Oversight Committee, and the Nominating and
Remunerasi, telah menjalankan peran dan tanggung Remuneration Committee, carried out their roles and
jawabnya secara efektif, independen, dan sesuai responsibilities effectively and independently, in full
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan compliance with applicable laws and regulations. Anton H. Gunawan
yang berlaku. Masing-masing komite secara aktif Each committee actively supported the Board of
mendukung pelaksanaan fungsi pengawasan Commissioners’ oversight function through in-depth
Presiden Komisaris/Komisaris Independen
Dewan Komisaris melalui pembahasan yang discussions, continuous evaluations, and the provision of President Commissioner/Independent Commissioner
mendalam, evaluasi yang berkelanjutan, serta objective and constructive views and recommendations.
penyampaian pandangan dan rekomendasi yang
objektif dan konstruktif.
Melalui koordinasi yang erat dengan Dewan Through close coordination with the Board of
Komisaris dan komunikasi yang konstruktif Commissioners and constructive communication with
dengan Direksi, rekomendasi yang dihasilkan oleh the Directors, the recommendations put forward by
masing-masing komite telah menjadi landasan each committee served as an important foundation
penting dalam proses pengambilan keputusan for the strategic decision-making process. Overall, the
strategis. Secara keseluruhan, kinerja komite- performance of these committees is considered to
komite tersebut dinilai telah memberikan kontribusi have made a significant contribution to strengthening
yang signifikan dalam memperkuat tata kelola corporate governance, enhancing the quality of
perusahaan, meningkatkan kualitas manajemen risk management and internal control systems, and
risiko dan sistem pengendalian internal, serta supporting the sustainable achievement of the Bank’s
mendukung pencapaian Rencana Bisnis Bank Business Plan.
secara berkelanjutan.
30 31
Page 17
Laporan Manajemen Management Report
Laporan Direksi
Board of Directors Report
Setelah membangun fondasi bisnis yang solid pada tahun 2024, Superbank memasuki fase
pertumbuhan dan transformasi berikutnya pada tahun 2025. Sepanjang tahun 2025 ini,
Superbank telah berhasil mencatatkan sejumlah pencapaian luar biasa, diantaranya peluncuran
berbagai produk inovatif dalam ekosistem, pembukuan laba positif dalam waktu kurang dari satu
tahun sejak peluncuran aplikasi Superbank secara luas, pertumbuhan basis nasabah hingga
hampir mencapai 6 juta pengguna, serta keberhasilan mencatatkan saham perdana di Bursa
Efek Indonesia dan resmi beroperasi sebagai perusahaan terbuka menjelang akhir tahun 2025.
Pencapaian ini merefleksikan nilai perusahaan kami untuk “Think Bold” dan “Move with Speed”,
juga mengukuhkan komitmen Superbank dalam menghadirkan solusi perbankan inklusif
yang mudah dijangkau dan menetapkan posisi kami sebagai layanan perbankan digital utama
bagi masyarakat Indonesia. Direksi berkomitmen untuk terus membuktikan akselerasi ini dan
meningkatkan kualitas layanan yang unggul, efisien, dan relevan dalam memudahkan akses
finansial bagi masyarakat di era digital.
After building a solid business foundation in 2024, Superbank entered its next phase of growth and
transformation in 2025. Throughout the year, Superbank achieved a series of notable milestones,
including the launch of various innovative ecosystem-based products, the attainment of positive
profitability in less than one year following the widespread rollout of the Superbank app, expansion
of its customer base to close to 6 million users, and the successful listing of its initial shares on
the Indonesia Stock Exchange, marking the commencement of its official operations as a public
company toward the end of 2025.
These achievements reflect our corporate values of “Think Bold” and “Move with Speed,” to also
strengthen Superbank’s commitment to establish an inclusive accessible banking solution and
reinforce our position as a leading digital banking service for Indonesians. The Board of Directors
remains committed to sustaining this momentum by continuously enhancing the delivery of
superior, efficient, and relevant services, thereby expanding financial access for the broader
community in the digital era.
32 33
Page 18
Laporan Manajemen Management Report
Kinerja dan komitmen Superbank dalam melayani Superbank’s performance and commitment to
serta memperluas akses keuangan bagi segmen expanding financial access for the underbanked
underbanked tecermin melalui pengembangan segment are reflected in the development of an
ekosistem terintegrasi bersama para pemegang integrated ecosystem in collaboration with its
saham. Kolaborasi ini memudahkan masyarakat shareholders and strategic partners. This collaboration
untuk membuka rekening, menabung, dan enables customers to open accounts, save, and
melakukan transaksi sehari-hari, antara lain melalui conduct daily transactions more conveniently,
fitur Direct Debit yang terintegrasi dengan salah including through the Direct Debit feature integrated
satu mitra strategis Perseroan, yaitu Grab dan OVO. with one of the Company’s strategic partners, Grab
and OVO.
Tantangan-tantangan yang dihadapi pada tahun Throughout 2025, the Company operated amid
2025 diselimuti oleh dinamika geopolitik dan geopolitical developments and global economic
volatilitas ekonomi global, seperti tekanan suku volatility, including interest rate pressures, potential
bunga sampai potensi melemahnya daya beli, juga moderation in purchasing power, and increasingly
ketatnya persaingan antar bank digital. Namun, intense competition within the digital banking industry.
di tengah tantangan ini, kami memanfaatkan Despite these challenges, Superbank capitalized on
momentum percepatan digitalisasi yang didorong the acceleration of digital adoption by leveraging its
oleh kondisi ini dengan aset utama Superbank, yaitu core strengths, namely its ecosystem-based banking
perbankan berbasis ekosistem dan kapabilitas model and robust technological capabilities.
teknologi yang terbukti unggul.
Berdasarkan visi tersebut, kami akan mendalami Guided by this strategic direction, Superbank
integrasi kami dengan ekosistem mitra strategis, continues to deepen integration with its strategic
yaitu Grab, EMTEK, Kakaobank, Singtel, dan GXS. partner ecosystem, including Grab, EMTEK,
Tahun ini menandakan milestone baru dimana KakaoBank, Singtel, and GXS. The year also marked
GXS Bank Pte. Ltd. bergabung menjadi salah an important milestone with the entry of GXS Bank
satu pemegang saham kami. Integrasi ini dapat Pte. Ltd. as one of the Company’s shareholders. This
menjawab berbagai kebutuhan finansial nasabah ecosystem integration is designed to address the
PEMEGANG SAHAM DAN PEMANGKU DEAR ESTEEMED SHAREHOLDERS AND Superbank di era digital. Sejalan dengan salah increasingly diverse financial needs of customers in
KEPENTINGAN YANG TERHORMAT, STAKEHOLDERS, satu nilai perusahaan kami, ‘Think Bold’ dan the digital era. In line with the Company’s core values
‘Move With Speed’, kami telah mencapai berbagai of “Think Bold” and “Move with Speed,” Superbank has
pencapaian penting dalam waktu kurang dari dua achieved several significant milestones within less
tahun sejak peluncuran aplikasi Superbank. Kami than two years since the launch of its application. The
Mengawali Laporan Tahunan ini, Direksi To begin this Annual Report, the Directors express sangat mengapresiasi dukungan dari seluruh pihak Directors extend their appreciation to all parties who
memanjatkan puji syukur pada Tuhan Yang Maha their gratitude to God Almighty for His blessings yang membantu mewujudkan milestone tersebut, have supported this journey, particularly shareholders
Esa atas berkah serta rahmat tak terhingga kepada and grace, which have continuously accompanied terutama dengan kepercayaan dan dukungan dari and stakeholders, and remain committed to sustaining
Superbank sepanjang tahun 2025, sehingga dapat Superbank throughout 2025 and enabled the para pemegang saham dan pemangku kepentingan. growth and delivering broader and more sustainable
berada pada posisi strategis yang membanggakan Company to reach significant strategic milestones. Kami bertekad untuk terus mengakselerasi value creation.
ini. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada The Directors also extend their sincere appreciation pencapaian pada level yang lebih tinggi di setiap
para pemegang saham dan pemangku kepentingan to shareholders and all stakeholders for their trust metrik strategis serta memberikan dampak positif
atas kepercayaan dan dukungan yang telah and ongoing support. yang jauh lebih luas dan berkelanjutan bagi seluruh
diberikan. pemangku kepentingan.
Superbank mencatatkan kinerja bisnis dan In 2025, Superbank delivered strong business and Dengan bangga, akhir tahun 2025 ditutup The year 2025 was concluded with a historic
keuangan yang luar biasa pada tahun 2025 ditandai financial performance. The year marked several dengan pencapaian bersejarah dalam perjalanan milestone in Superbank’s transformation journey,
dengan pencapaian laba pertama pada Kuartal 1 important milestones, including the recording of the transformasi Superbank, kami resmi melantai di marked by the successful listing of its shares on the
2025, hanya dalam waktu kurang dari satu tahun Company’s first profit in the first quarter of 2025, Bursa Efek Indonesia. Dengan dukungan modal Indonesia Stock Exchange. Supported by stronger
sejak peluncuran aplikasi, dan pertumbuhan yang achieved within less than one year following the yang lebih kuat pasca-IPO, posisi bank kami telah capital following the Initial Public Offering, Superbank
mencapai hampir 6 juta nasabah pengguna pada widespread launch of the Superbank app, as well mencapai KBMI 2, yang menghadirkan standar has advanced to KBMI 2, reinforcing higher standards
Kuartal 4 2025. Keberhasilan ini tidak lepas dari visi as the expansion of the customer base close to 6 tata kelola yang lebih tinggi dan akuntabel untuk of governance, accountability, and resilience, and
dan peran aktif Direksi dalam merancang strategi million users by the fourth quarter of 2025. These menjadi mitra keuangan terpercaya di Indonesia. strengthening its position as a trusted digital banking
berbasis ekosistem. achievements reflect the clarity of the Directors’ partner in Indonesia.
strategic vision and their active role in implementing
an ecosystem-based business model.
34 35
Page 19
Laporan Manajemen Management Report
PERAN DIREKSI DALAM PENETAPAN THE ROLE OF DIRECTORS IN DETERMINING Dengan semangat untuk terus memperkuat daya With a commitment to continuously strengthening
saing, Direksi secara konsisten menyempurnakan competitiveness, the Directors consistently refined
STRATEGI DAN KEBIJAKAN STRATEGIS BANK STRATEGIES AND STRATEGIC
inisiatif strategis agar selalu relevan dengan strategic initiatives to ensure their relevance to
BANK POLICIES kebutuhan nasabah yang terus berkembang. Fokus evolving customer needs. The primary focus
utama kami adalah memastikan Superbank hadir remained on positioning Superbank as a resilient and
Sepanjang tahun 2025, perekonomian global Throughout 2025, the global economy faced complex sebagai institusi yang tangguh, transparan, dan transparent institution, as well as a key enabler of
menghadapi dinamika yang kompleks seiring dynamics as protectionist trade policies intensified, menjadi pilar utama dalam mendorong akselerasi digital transformation in the financial sector.
menguatnya kebijakan perdagangan proteksionis, including the imposition of significant tariffs by the transformasi digital di sektor keuangan.
termasuk penerapan tarif signifikan oleh United States, prompting a revision of global economic
Amerika Serikat, yang mendorong revisi proyeksi growth projections to around 2.9% due to pressure on Implementasi kebijakan tersebut dieksekusi secara The implementation of these policies was carried out
pertumbuhan ekonomi dunia menjadi sekitar global trade flows. Amid these external challenges, disiplin melalui pemanfaatan aset terbesar kami: with discipline by leveraging the Bank’s key strengths,
2,9% akibat tekanan terhadap arus perdagangan the Indonesian economy continued to demonstrate model perbankan berbasis ekosistem yang unik namely its ecosystem-based banking model and
global. Di tengah tantangan eksternal tersebut, relatively strong resilience, with Badan Pusat Statistik dan kapabilitas teknologi yang unggul. Superbank advanced technological capabilities. Superbank
perekonomian Indonesia tetap menunjukkan (BPS) reported national economic growth in the berhasil menghadirkan sumber dana pihak ketiga successfully delivered a robust, utility-based funding
ketahanan yang relatif baik, dengan Badan range of 5.1% year-on-year (YoY), supported by solid berbasis utilitas yang kuat melalui sinergi mendalam source through deep synergies with Grab and OVO,
Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan domestic consumption, despite export performance bersama Grab dan OVO, yang terintegrasi secara which are seamlessly integrated into customers’ daily
ekonomi 5,1% (YoY), ditopang oleh konsumsi being affected by global conditions. These global seamless dalam keseharian nasabah. Kami activities. The adoption of Artificial Intelligence (AI)
domestik yang tetap solid meskipun kinerja and national policy developments provided important mengadopsi teknologi Artificial Intelligence technology further enhanced operational efficiency
ekspor dipengaruhi kondisi global. Perkembangan context for determining Superbank’s operational (AI) untuk menghadirkan efisiensi operasional and user experience. These efforts were reflected
kebijakan global dan nasional ini menjadi konteks direction and growth strategy, particularly in liquidity dan pengalaman pengguna yang lebih baik. in strong market reception of the Bank’s innovative
penting dalam penetapan arah operasional dan management, credit risk, and service expansion, while Keberhasilan ini tecermin dari antusiasme pasar products, including Savings, Pocket, and Piggy Bank,
strategi pertumbuhan Superbank, khususnya simultaneously strengthening operational foundations terhadap rangkaian produk inovatif kami, mulai as well as collaborative offerings such as OVO Savings
dalam pengelolaan likuiditas, risiko kredit, dan and business resilience amid economic uncertainty. dari Tabungan, Saku, Celengan, hingga terobosan and Profit Cards, reinforcing Superbank’s role in
ekspansi layanan, sekaligus mendorong penguatan kolaboratif seperti OVO Nabung dan Kartu Untung, expanding financial inclusion for the retail segment.
fondasi operasional dan ketahanan usaha dalam yang mempertegas peran kami dalam memperluas
menghadapi ketidakpastian ekonomi. inklusi keuangan bagi segmen ritel.
Sejalan dengan perkembangan tersebut, Direksi In line with these developments, Superbank’s Keberhasilan Bank dalam mengelola dinamika bisnis The Bank’s ability to manage business dynamics
Superbank menetapkan kebijakan strategis yang Directors established strategic policies focused on sepanjang tahun 2025 mencerminkan ketahanan throughout 2025 reflects the resilience of its business
berfokus pada pembangunan bisnis berkelanjutan sustainable business development and value creation model bisnis serta dukungan berkelanjutan dari model, supported by the continued confidence of its
dan penciptaan nilai tambah bagi nasabah. Direksi for customers. The Directors played an active role in para pemegang saham. Penawaran Umum Perdana shareholders. The successful Initial Public Offering at
berperan aktif dalam memastikan setiap kebijakan ensuring that each policy was aligned with Indonesia’s Saham pada akhir tahun dan peningkatan klasifikasi the end of the year, along with the Bank’s upgrade to
selaras dengan dinamika ekonomi makro Indonesia macroeconomic dynamics and the latest trends in Bank ke kategori KBMI 2 menegaskan penguatan KBMI category 2, confirms the strengthening of its
yang positif serta tren teknologi perbankan terkini. banking technology. struktur permodalan dan penerapan tata kelola capital structure and the effective implementation of
perusahaan yang efektif. corporate governance.
Dengan fondasi tersebut, Direksi memandang With this foundation, the Directors believe that
Superbank berada pada posisi yang solid untuk Superbank is well positioned to sustain long-term
melanjutkan pertumbuhan secara berkelanjutan, growth, strengthen its role in the digital banking
memperkuat perannya di industri perbankan industry, and create lasting value for customers,
digital, serta menciptakan nilai jangka panjang bagi shareholders, and all stakeholders through responsible
nasabah, pemegang saham, dan seluruh pemangku and relevant financial services.
kepentingan melalui layanan keuangan yang
bertanggung jawab dan relevan.
KINERJA DAN PERBANDINGAN TARGET BANK PERFORMANCE AND TARGET
BANK TAHUN 2025 COMPARISON IN 2025
Throughout 2025, Superbank recorded strong
Sepanjang tahun 2025, Superbank mencatatkan
performance, generally in line with and exceeding
kinerja yang kuat dan secara umum selaras serta
the targets set in the Bank’s Business Plan (RBB).
melampaui target yang ditetapkan dalam Rencana
This achievement was supported by disciplined
Bisnis Bank (RBB). Pencapaian ini didukung oleh
strategy execution, solid shareholder support, and
eksekusi strategi yang disiplin, dukungan pemegang
the Bank’s ability to maintain a balanced approach
saham yang solid, serta kemampuan Bank dalam
between growth and prudent risk management.
menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan
pengelolaan risiko.
36 37
Page 20
Laporan Manajemen Management Report
KENDALA YANG DIHADAPI BANK DAN CHALLENGES FACED BY THE BANK AND
Hingga akhir tahun 2025, total penyaluran kredit By the end of 2025, total loan disbursement reached UPAYA PENYELESAIANNYA RESOLUTION EFFORTS
mencapai Rp9,6 triliun, tumbuh 50% YoY, seiring IDR 9.6 trillion, representing year-on-year growth of
perluasan akses pembiayaan di segmen ritel dan 52%, in line with the expansion of financing access
produktif. Pertumbuhan ini mendorong total aset across the retail and productive segments. This growth
meningkat menjadi Rp21,3 triliun atau naik 87% YoY. drove total assets to IDR 21.3 trillion, an increase of 87% Sepanjang tahun 2025, Superbank menghadapi Throughout 2025, Superbank faced a series of
menegaskan kemampuan Superbank memperluas year-on-year, confirming Superbank’s ability to expand serangkaian tantangan yang bersumber dari challenges stemming from external dynamics and
pembiayaan secara sehat dan berkelanjutan. financing in a healthy and sustainable manner. dinamika eksternal maupun kompetisi industri. industry competition. However, through an agile
Namun, dengan strategi yang agile dan dukungan strategy and solid ecosystem support, Superbank
Kinerja penghimpunan dana juga mencatat tren Funding performance also showed a positive trend, with ekosistem yang solid, Superbank berhasil memitigasi successfully mitigated these risks and recorded positive
positif dengan Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh Third Party Funds (TPF) growing by 139% year-on-year risiko tersebut dan mencatatkan pertumbuhan performance growth.
139% YoY menjadi Rp11,8 triliun, sejalan dengan to IDR 11.8 trillion, in line with the increase in the number kinerja yang positif.
peningkatan jumlah nasabah Superbank yang of Superbank customers, which close to 6 million
hampir mencapai 6 juta. Integrasi ekosistem customers. Strong ecosystem integration remains Perekonomian pada tahun 2025 diwarnai oleh The economy in 2025 was characterized by the
yang kuat juga menjadi penggerak utama dalam a key driver in expanding access and accelerating kompleksitas kebijakan perdagangan proteksionis, complexity of protectionist trade policies, including
memperluas akses dan mempercepat inklusi Superbank’s financial inclusion efforts. From a capital termasuk penerapan tarif signifikan oleh Amerika significant tariffs implemented by the United States,
keuangan Superbank kepada masyarakat. Dari perspective, Superbank maintained a very strong Serikat yang menekan arus perdagangan global. Hal which suppressed global trade flows. This resulted in
sisi permodalan, Superbank mempertahankan position, with a Capital Adequacy Ratio (CAR) of 93.2% ini berdampak pada revisi proyeksi pertumbuhan a revision of the global economic growth projection
posisi yang sangat kuat dengan rasio Kewajiban in 2025, supporting sustainable business expansion ekonomi dunia menjadi sekitar 2,9% serta volatilitas to approximately 2.9% and financial market volatility,
Penyediaan Modal Minimum (KPMM) sebesar 93,2% while preserving risk resilience. pasar keuangan yang tecermin dari tekanan suku reflected in interest rate pressure persisting for a longer
pada tahun 2025, yang mendukung ekspansi bisnis bunga tinggi (interest rate pressure) dalam jangka period (“higher for longer”). In response to this volatility,
berkelanjutan sekaligus menjaga ketahanan risiko. waktu yang lebih lama (higher for longer). Menyikapi Superbank implemented prudent risk management,
volatilitas tersebut, Superbank menerapkan particularly in liquidity and credit risk management.
Superbank terus menjaga kinerja yang sehat Superbank continued to maintain healthy performance manajemen risiko yang pruden, khususnya dalam Superbank actively diversified its funding sources and
dengan manajemen risiko yang disiplin dan efisiensi through disciplined risk management and improved pengelolaan likuiditas dan risiko kredit. Superbank maintained strong capitalization to absorb potential
operasional yang meningkat. Loan to Deposit Ratio operational efficiency. The Loan-to-Deposit Ratio (LDR) secara aktif melakukan diversifikasi sumber external shocks. Domestically, Superbank optimized
(LDR) berada di tingkat 81,3%, mencerminkan stood at 81.3%, reflecting a sound balance between pendanaan serta menjaga permodalan yang kuat opportunities from household consumption, which
keseimbangan yang baik antara ekspansi kredit loan expansion and funding growth. Net Interest Margin untuk menyerap potensi guncangan eksternal. Di remained solid amidst global economic uncertainty.
dan pertumbuhan pendanaan. Net Interest Margin (NIM) increased to 10.6%, while the Cost-to-Income sisi domestik, Superbank mengoptimalkan peluang
(NIM) meningkat menjadi 10,6%, sementara Cost Ratio (CIR) declined significantly to 70.5% from 139.2% dari konsumsi rumah tangga yang tetap solid di
to Income Ratio (CIR) turun tajam menjadi 70,5% in the previous year. Meanwhile, asset quality remained tengah ketidakpastian kondisi ekonomi global.
dari sebelumnya sebesar 139,2% di periode yang robust, with Gross NPL at 2.6% and Net NPL at 0.7%,
sama tahun lalu. Sementara itu, kualitas aset underscoring the Bank’s prudent approach to lending Selain itu, di tengah lansekap industri perbankan Furthermore, amidst an increasingly competitive digital
tetap terjaga dengan NPL Gross di 2,6% dan NPL and risk management. digital yang semakin kompetitif, tantangan untuk banking landscape, the challenge of winning the
Net di 0,7%, menegaskan prinsip kehati-hatian memenangkan pasar tanpa mengorbankan market without sacrificing profitability became more
dalam penyaluran kredit dan pengelolaan risiko. profitabilitas menjadi semakin nyata. Superbank apparent. Superbank recognizes that competition
menyadari bahwa persaingan yang hanya bertumpu relying solely on short-term promotions will not yield
Di luar kinerja keuangan, tahun 2025 menjadi Beyond financial performance, 2025 marked a pada promosi sesaat tidak akan menghasilkan sustainable growth amidst the potential moderation of
tonggak penting bagi Superbank melalui Penawaran significant milestone for Superbank with the successful pertumbuhan yang berkelanjutan di tengah potensi people’s purchasing power. Therefore, Superbank took
Umum Perdana Saham di Bursa Efek Indonesia yang completion of its Initial Public Offering on the Indonesia penurunan daya beli masyarakat. Oleh karena itu, strategic steps to strengthen differentiation through
mengantarkan Bank masuk dalam kategori KBMI Stock Exchange, which elevated the Bank to the KBMI Superbank mengambil langkah strategis untuk deep integration within the ecosystems of strategic
2. Pencapaian ini memperkuat posisi Superbank 2 category. This achievement further strengthened memperkuat diferensiasi melalui integrasi mendalam partners, such as Grab, EMTEK, Singtel, KakaoBank,
sebagai bank generasi baru dengan fokus pada Superbank’s position as a new-generation bank focused dalam ekosistem mitra strategis, seperti Grab, and GXS Bank. This ecosystem-based approach allows
solusi keuangan yang inovatif, aman, dan relevan. on delivering innovative, secure, and relevant financial EMTEK, Singtel, KakaoBank, dan GXS. Pendekatan Superbank to be relevantly present in customers’ daily
solutions. berbasis ekosistem ini memungkinkan Superbank activities—a strategy proven effective in significantly
untuk hadir secara relevan dalam setiap aktivitas reducing acquisition costs while driving user loyalty,
Direksi mengapresiasi pencapaian signifikan yang The Directors appreciate the significant achievements harian nasabah, sebuah strategi yang terbukti efektif resulting in the growth of the customer base to nearly
diraih sepanjang tahun 2025, di mana hampir recorded throughout 2025, with nearly all targets set dalam menekan biaya akuisisi secara signifikan 6 million users.
seluruh target dalam RBB berhasil dicapai, bahkan out in the Business Plan (RBB) having been achieved sekaligus mendorong loyalitas pengguna hingga
melampaui ekspektasi. Keberhasilan ini merupakan and, in several areas, exceeded. This success reflects basis nasabah berhasil tumbuh mencapai hampir 6
hasil dari dedikasi dan komitmen seluruh karyawan the dedication and commitment of all Superbank juta pengguna.
Superbank, serta kolaborasi yang solid di seluruh employees, as well as strong collaboration across the
lini organisasi, dalam mendorong kinerja yang organization, in driving sustainable performance and
berkelanjutan dan penciptaan nilai jangka panjang creating long-term value for all stakeholders.
bagi para stakeholders.
38 39
Page 21
Laporan Manajemen Management Report
Seiring dengan akselerasi volume transaksi digital, In line with the acceleration of digital transaction Konsistensi Direksi dalam menyeimbangkan The Directors’ consistency in balancing business
Superbank juga menaruh perhatian serius terhadap volume, Superbank also places serious attention on pertumbuhan bisnis dengan prinsip kehati-hatian growth with prudential principles is reflected in the
risiko operasional dan keamanan siber yang terus operational risks and cybersecurity, which continue to tecermin dari terjaganya tingkat kesehatan Bank. Bank’s maintained soundness level. Based on the
berkembang secara kompleks. Keandalan sistem evolve in complexity. System reliability and customer Berdasarkan penilaian Tingkat Kesehatan Bank Bank Soundness assessment using the Risk-Based
dan perlindungan data nasabah ditempatkan data protection are placed as top priorities to mitigate menggunakan metode Risk-Based Bank Rating Bank Rating (RBBR) method, which covers risk profile,
sebagai prioritas utama guna mitigasi potensi potential threats from increasingly sophisticated (RBBR) yang mencakup profil risiko, penerapan GCG implementation, profitability, and capitalization,
ancaman kejahatan finansial digital yang kian digital financial crimes. Responding to this challenge, GCG, rentabilitas, dan permodalan, Superbank Superbank maintained a Composite Rating of 2 (PK-2),
canggih. Merespons tantangan ini, Superbank Superbank proactively strengthens its technology mempertahankan Peringkat Komposit 2 (PK-2) atau categorized as “Healthy,” through the end of 2025. This
secara proaktif memperkuat infrastruktur teknologi infrastructure through cutting-edge adoption, including kategori “Sehat” hingga akhir tahun 2025. Capaian achievement confirms that the Bank’s asset growth and
melalui adopsi mutakhir, termasuk pemanfaatan the utilization of AI to enhance operational efficiency ini menegaskan bahwa pertumbuhan aset dan financial performance are supported by sound asset
AI untuk meningkatkan efisiensi operasional serta and real-time fraud detection systems. This strategic kinerja keuangan Bank didukung oleh kualitas aset quality and disciplined risk management.
sistem deteksi fraud secara real-time. Langkah move is undertaken to ensure that Superbank’s services yang terjaga dan manajemen risiko yang disiplin.
strategis ini dilakukan untuk memastikan bahwa not only provide ease and speed (“move with speed”)
layanan Superbank tidak hanya memberikan but also instill a sense of security and full trust for all
kemudahan dan kecepatan (‘Move with Speed’), customers.
tetapi juga memberikan rasa aman dan kepercayaan
penuh bagi seluruh nasabah. STRATEGI KEBERLANJUTAN SUSTAINABILITY STRATEGY
Tahun 2025 menjadi titik balik monumental dalam 2025 marked a monumental turning point in
PENERAPAN TATA KELOLA PERUSAHAAN, IMPLEMENTATION OF CORPORATE GOVER- perjalanan keberlanjutan Superbank, ditandai Superbank’s sustainability journey, defined by our
MANAJEMEN RISIKO, DAN TANGGUNG NANCE, RISK MANAGEMENT, AND SOCIAL dengan transformasi strategis menjadi perusahaan strategic transformation into a public company and
JAWAB SOSIAL RESPONSIBILITY terbuka serta menjadi Bank KBMI 2. Langkah our reclassification as a KBMI 2 bank. This historic
bersejarah ini bukan sekadar aksi korporasi, milestone is more than just a corporate action; it is a
Direksi Superbank meyakini bahwa pertumbuhan Superbank’s Directors believe that sustainable melainkan momentum krusial yang memperkokoh crucial momentum that strengthens the pillars of our
bisnis yang berkelanjutan harus didukung oleh business growth must be supported by strong and pilar aspirasi SuperGROW. SuperGROW aspirations.
penerapan tata kelola perusahaan yang kuat disciplined corporate governance. Accordingly, the
dan disiplin. Oleh karena itu, prinsip-prinsip Tata principles of Good Corporate Governance (GCG) are Sebagai emiten, Superbank kini beroperasi dengan As a public entity, Superbank now operates under the
Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate consistently applied as the foundation for strategic standar transparansi dan akuntabilitas tertinggi, highest standards of transparency and accountability,
Governance/GCG) diterapkan secara konsisten decision-making and business execution at all levels diawasi secara ketat oleh regulator dan publik. with close oversight from both regulators and the
sebagai landasan dalam pengambilan keputusan of the organization. The Directors actively promote the Struktur permodalan yang semakin kuat dengan public. Our strengthened capital structure, with
strategis dan pelaksanaan kegiatan usaha di seluruh internalization of a culture of compliance, integrity, and modal inti yang melampaui Rp6 triliun, memberikan core capital exceeding IDR 6 trillion, provides a solid
tingkatan organisasi. Direksi secara aktif mendorong accountability to ensure alignment between business landasan solid bagi Bank untuk beroperasi foundation for safer and more sustainable operations.
internalisasi budaya kepatuhan, integritas, dan performance, regulatory compliance, and best practice lebih aman dan berkelanjutan. Transformasi ini This transformation underscores our commitment to
akuntabilitas guna memastikan keselarasan antara standards in the digital banking industry. menegaskan komitmen kami untuk tidak hanya not only business growth but also building long-term
kinerja bisnis, kepatuhan regulasi, serta standar tumbuh secara bisnis, tetapi juga membangun resilience that all stakeholders can rely on.
praktik terbaik di industri perbankan digital. ketahanan jangka panjang yang dapat diandalkan
oleh seluruh pemangku kepentingan.
Seiring dengan perkembangan skala dan As the scale and complexity of the Bank’s business
kompleksitas bisnis, Direksi terus memperkuat continue to expand, the Directors consistently Berpijak pada fondasi baru tersebut, fokus kinerja Building on this new foundation, Superbank’s
struktur, kebijakan, dan proses tata kelola agar tetap strengthen governance structures, policies, and keberlanjutan Superbank pada tahun 2025 sustainability focus in 2025 is directed toward embedded
efektif dan responsif. Pembaruan kebijakan dilakukan processes to ensure they remain effective and diarahkan pada integrasi (embedded sustainability) sustainability across every operational line. We are
secara berkala untuk memastikan kesesuaian responsive. Policy updates are conducted on a di setiap lini operasional. Kami menyelaraskan realigning business priorities with Environmental, Social,
dengan ketentuan regulator, perkembangan industri, regular basis to maintain compliance with regulatory kembali prioritas bisnis dengan prinsip Lingkungan, and Governance (ESG) principles to ensure that every
serta kebutuhan operasional Bank. Pendekatan requirements, accommodate industry developments, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) guna memastikan expansion step delivers a measurable positive impact.
ini bertujuan untuk menjaga kualitas pengawasan, and address the Bank’s evolving operational needs. setiap langkah ekspansi memberikan dampak Through disciplined risk management and prudent
memperkuat mekanisme pengendalian internal, This approach is intended to preserve the quality of positif yang terukur. Melalui penerapan manajemen governance, our sustainability strategy is designed to
dan meningkatkan transparansi dalam pengelolaan supervision, reinforce internal control mechanisms, risiko yang disiplin dan tata kelola yang pruden, remain adaptive to regulatory dynamics and responsive
Bank. and enhance transparency in the Bank’s management. strategi keberlanjutan kami dirancang untuk tetap to the expectations of customers, investors, society,
adaptif terhadap dinamika regulasi serta responsif and regulators.
Dalam aspek manajemen risiko, Direksi secara rutin In the area of risk management, the Directors regularly terhadap ekspektasi nasabah, investor, masyarakat,
mengevaluasi dan menyempurnakan kebijakan evaluate and refine risk management policies to dan regulator.
risiko agar selaras dengan profil risiko dan strategi ensure alignment with the Bank’s risk profile and
pertumbuhan Bank. Perhatian khusus diberikan growth strategy. Particular attention is given to the
pada penerapan manajemen risiko yang terintegrasi, implementation of integrated risk management,
termasuk penguatan keamanan siber (cybersecurity) including the strengthening of cybersecurity and
dan perlindungan data nasabah, sebagai bagian customer data protection, as part of ongoing efforts to
dari upaya menjaga ketahanan operasional dan maintain operational resilience and stakeholder trust
kepercayaan pemangku kepentingan di tengah amid increasing digital risks.
meningkatnya risiko digital.
40 41
Page 22
Laporan Manajemen Management Report
Sejalan dengan komitmen terhadap keberlanjutan, In line with its commitment to sustainability, Superbank
Superbank juga mengintegrasikan tanggung jawab also integrates social responsibility into its business
sosial ke dalam strategi bisnis melalui penerapan strategy through the implementation of Sustainable
prinsip Keuangan Berkelanjutan (Sustainable Finance principles. The primary focus is on enhancing
Finance). Fokus utama diarahkan pada peningkatan financial literacy and inclusion, particularly for the
literasi dan inklusi keuangan, khususnya bagi underbanked segment and micro, small, and medium
segmen underbanked dan pelaku UMKM sebagai enterprises (MSMEs), as part of efforts to strengthen the
bagian dari penguatan ekosistem keuangan digital. digital financial ecosystem. The educational programs
Program edukasi yang dijalankan tidak hanya implemented aim not only to improve understanding,
bertujuan meningkatkan pemahaman, tetapi juga but also to encourage the responsible use of digital
mendorong pemanfaatan layanan perbankan digital banking services. Through this approach, the Directors
secara bertanggung jawab. Melalui pendekatan ini, believe that Superbank can contribute to more inclusive
Direksi meyakini Superbank dapat berkontribusi economic growth while creating long-term value for all
dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang stakeholders.
lebih inklusif sekaligus menciptakan nilai jangka
Super-Green Super-Reliable & Safe panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.
Mendorong perbankan digital berkelanjutan Memastikan privasi data dan keamanan
melalui pengembangan tata kelola dan digital, menghadirkan pengalaman bank PROSPEK BISNIS KE DEPAN BUSINESS PROSPECTS
pengelolaan risiko iklim pada portofolio dengan layanan digital yang aman dan
perbankan, operasional ramah lingkungan, sesuai dengan regulasi, serta mendukung
dan kantor yang ramah lingkungan terciptanya lingkungan kerja yang aman, Memasuki tahun 2026, Superbank melihat Entering 2026, Superbank sees significant growth
mengurangi dampak lingkungan kami sehat dan supportive bagi seluruh karyawan. peluang pertumbuhan yang signifikan seiring opportunities amid the still-low adoption of digital
sekaligus mempromosikan keuangan yang dengan masih rendahnya tingkat adopsi layanan financial services in the retail and MSME segments.
bertanggung jawab. keuangan digital di segmen Retail dan UMKM. This large market base, which has not yet been
Basis pasar yang besar dan belum sepenuhnya fully integrated into the digital ecosystem, coupled
Drive sustainable digital banking by developing Ensuring data privacy and digital security, terintegrasi ke dalam ekosistem digital, didukung with Indonesia’s increasingly stable economic
climate risk governance and management delivering a banking experience with secure oleh prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia growth prospects since the end of 2025, creates a
within the banking portfolio, eco-friendly and regulatory-compliant digital services, and yang semakin stabil sejak akhir 2025, menciptakan conducive environment for expansion in the banking
operations, and a smart green office, reducing supporting a safe, healthy, and supportive lingkungan yang kondusif bagi ekspansi industri industry. With a stronger capital structure following
our environmental impact while promoting work environments for all employees. perbankan. Dengan struktur permodalan yang its IPO, Superbank is well positioned to capture these
responsible finance. lebih kuat pasca IPO, Superbank berada pada opportunities in a measured and responsible manner.
posisi yang solid untuk menangkap peluang
tersebut secara terukur dan bertanggung jawab.
Super-Opportunity Super-Women Strategi Bank difokuskan pada penguatan The Bank’s strategy focuses on strengthening its business
fundamental bisnis melalui pengembangan fundamentals through the development of a selective,
portofolio kredit yang selektif dan berbasis risk-based loan portfolio, while optimizing its role within
risiko, serta optimalisasi peran dalam the strategic partner ecosystem. This approach aims
Memberdayakan komunitas underbanked Mendukung kepemimpinan perempuan ekosistem mitra strategis. Pendekatan ini to increase transaction volume and frequency, deepen
dan pelaku UMKM melalui layanan perbankan dengan membina pemimpin perempuan dan diarahkan untuk meningkatkan volume dan customer engagement, and sustainably strengthen
yang mudah diakses, menawarkan memberdayakan pengusaha perempuan di frekuensi transaksi, memperdalam keterlibatan low-cost funding (CASA) to support healthy growth.
solusi keuangan inklusif, pinjaman yang sektor UMKM melalui solusi pembiayaan. nasabah, serta memperkuat pendanaan
disesuaikan, dan transaksi digital yang lancar berbiaya rendah (CASA) secara berkelanjutan
untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan guna mendukung pertumbuhan yang sehat.
kemandirian finansial yang berkelanjutan.
Dalam mendukung keunggulan operasional, To support operational excellence, Superbank leverages
Empower the underbanked and MSME Champion women’s leadership and nurturing Superbank memanfaatkan teknologi berbasis data-driven technology, including the implementation
entrepreneurs through accessible banking young female leaders and empowering data, termasuk penerapan proses kredit berbasis of artificial intelligence (AI)-based credit processes,
services, offering inclusive financial solutions, female SME entrepreneurs through financing artificial intelligence untuk meningkatkan akurasi to improve the accuracy of risk assessments and
tailored lending, and seamless digital solutions. penilaian risiko dan efisiensi penyaluran kredit. enhance the efficiency of loan disbursement. As the
transactions to drive economic growth and Seiring dengan peningkatan skala usaha, digitalisasi business scales, process digitalization and operational
financial independence. proses dan otomatisasi operasional terus automation continue to be developed to maintain
dikembangkan untuk menjaga efisiensi. Dengan efficiency. With strong governance and disciplined
tata kelola yang kuat dan disiplin manajemen risk management, Superbank remains committed to
risiko, Superbank berkomitmen menciptakan nilai creating long-term value and maintaining the stability
jangka panjang serta menjaga stabilitas kinerja and soundness of the Bank’s performance on an
dan tingkat kesehatan Bank secara berkelanjutan. ongoing basis.
42 43
Page 23
Laporan Manajemen Management Report
PENUTUP CLOSING
Direksi
Board of Directors
Menutup Laporan Direksi ini, kami menegaskan In concluding this Board of Directors’ Report, we
bahwa capaian dan tonggak penting yang diraih emphasize that the significant accomplishments and
Superbank sepanjang tahun pelaporan merupakan milestones attained by Superbank throughout the
hasil dari kolaborasi yang solid di seluruh tingkat reporting year are the result of solid collaboration at
organisasi. Direksi menyampaikan apresiasi yang all levels of the organization. The Board of Directors
setinggi-tingginya kepada seluruh karyawan atas expresses its highest appreciation to all employees
profesionalisme, dedikasi, dan kontribusi nyata for their professionalism, dedication, and tangible
dalam mendukung kinerja serta penguatan fondasi contributions in supporting the Bank’s performance
bisnis Bank. and strengthening its business foundation.
Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Dewan We also extend our gratitude to the Board of
Komisaris atas arahan strategis, pengawasan, dan Commissioners for their consistent strategic direction,
pendampingan yang konsisten dalam memastikan oversight, and guidance in ensuring that the Bank’s
pengelolaan Bank berjalan selaras dengan prinsip management aligns with the principles of good
tata kelola yang baik dan kepentingan jangka governance and the company’s long-term interests.
panjang perusahaan.
Kepercayaan yang diberikan oleh nasabah, mitra, The trust placed in us by customers, partners, and the
dan masyarakat luas menjadi landasan utama bagi wider community serves as a fundamental pillar for
Superbank untuk terus meningkatkan kualitas Superbank to continuously improve service quality,
layanan, memperkuat inovasi, dan menjaga relevansi strengthen innovation, and maintain relevance amidst
di tengah dinamika industri perbankan digital. the dynamics of the digital banking industry.
Atas nama Direksi dan manajemen, kami On behalf of the Board of Directors and management,
menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada we express our highest appreciation to all stakeholders
seluruh pemangku kepentingan atas dukungan for their support and for providing a conducive
dan kerangka regulasi yang kondusif. Selanjutnya, regulatory framework. Moving forward, we are
kami akan terus berkomitmen untuk memperkuat committed to strengthening the synergies we have
sinergi yang telah terbangun guna memastikan established to ensure sustainable growth and long-
pertumbuhan yang berkelanjutan serta penciptaan term value creation for all stakeholders.
nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku
kepentingan.
Jakarta, April 2026
Atas Nama Direksi
On Behalf of the Board of Directors
Tigor M. Siahaan
Presiden Direktur
President Director
44 45
Page 24
Laporan Manajemen Management Report
ACCOUNTABILITY STATEMENT OF 2025 ANNUAL
PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB LAPORAN TAHUNAN 2025 REPORT BY THE BOARD OF COMMISSIONERS AND BOARD
OLEH DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI OF DIRECTORS
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan We, the signatories, hereby state that all information contained in the 2025 Annual Report of Superbank has been
Superbank tahun 2025 telah dimuat secara lengkap dan kami bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi comprehensively presented, and we take full responsibility for the accuracy of the content of the Superbank
Laporan Tahunan Superbank. Annual Report.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. Therefore, this statement is made in good faith and accuracy.
Jakarta, April 2026 Jakarta, April 2026
Dewan Komisaris Direksi
Board of Commissioners Board of Directors
Anton H. Gunawan Tigor M. Siahaan
Presiden Komisaris/Komisaris Independen Presiden Direktur
President Commissioner/Independent Commissioner President Director
Melisa Hendrawati Sukiwan
Direktur Direktur
Director Director
Neneng M. Goenadi Yenny Z. Wahid
Komisaris Komisaris Independen
Commissioner Independent Commissioner
Amalia Pratantara Bhavana B. Vatvani
Direktur Direktur
Director Director
46 47
Page 25
Profil Perusahaan Company Profile
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
48 49
Page 26
Profil Perusahaan Company Profile
Profil Perusahaan Pemegang Saham
Company Profile Shareholders
MEWUJUDKAN INKLUSI, MENJELAJAHI EMPOWERING INCLUSION, EXPLORING INFINITE
KEMUNGKINAN TANPA BATAS POSSIBILITIES
PT Elang Media Visitama
Di tengah akselerasi ekonomi digital, Superbank Amidst the acceleration of the digital economy,
hadir untuk membuka kemungkinan tanpa batas Superbank opening infinite possibilities for every
bagi setiap nasabah untuk tumbuh dan berkembang. customer to grow and thrive. We believe that through 19,24% PT Kudo Teknologi Indonesia
Kami percaya bahwa dengan teknologi yang tepat the right technology and robust governance, financial
dan tata kelola yang kuat, batasan finansial dapat barriers can be transformed into vast opportunities. 27,60%
diubah menjadi peluang yang luas. KakaoBank Corp.
2025: TRANSFORMASI MENUJU PERUSAHAAN 2025: TRANSFORMATION INTO A PUBLIC
TERBUKA COMPANY GXS Bank Pte. Ltd.
10,03%
Tahun 2025 menjadi babak historis bagi Superbank The year 2025 marked a historic chapter for Superbank
dengan pelaksanaan Penawaran Umum Perdana with the execution of our Initial Public Offering. Singtel Alpha Investments Pte. Ltd.
Saham (Initial Public Offering/IPO). Melalui langkah Through this strategic milestone, we have not only
strategis ini, kami tidak hanya memperkuat struktur strengthened our capital structure but also expanded 7,36%
permodalan, tetapi juga memperluas kemungkinan the horizon of infinite possibilities for our growth. Our 16,67% A5-DB Holdings Pte. Ltd.
tanpa batas untuk dapat berkembang. Status sebagai status as a newly listed issuer serves as a testament
emiten baru menjadi bukti komitmen kami terhadap to our commitment to transparency, accountability,
transparansi, akuntabilitas, dan standar kepatuhan and the highest standards of compliance as a bank
10,44% Pemegang saham dengan kepemilikan
yang lebih tinggi sebagai bank dengan layanan digital. with digital services. 8,66% masing-masing <5% dan Masyarakat
Shareholders with ownership of each
<5% and Public
Sepanjang tahun ini, Superbank fokus pada penguatan Throughout the year, Superbank focused on
ekosistem yang menjadi pendukung pertumbuhan kami: strengthening the ecosystems that serve as the
support to our growth:
• Optimalisasi Pengalaman Nasabah: • Optimizing Customer Experience: Developing
Mengembangkan platform digital yang intuitif an intuitive digital platform to ensure banking
untuk memastikan layanan perbankan dapat services are accessible anytime and anywhere,
diakses kapan saja dan di mana saja, menghapus effectively dissolving the boundaries of distance KLASIFIKASI PEMEGANG SAHAM
batasan jarak dan waktu. and time. SHAREHOLDERS CLASSIFICATION
• Kolaborasi Ekosistem yang Solid: Memperkuat • Solid Ecosystem Collaboration: Strengthening
sinergi strategis yang memungkinkan terciptanya strategic synergies that create added value
nilai tambah di setiap titik interaksi nasabah, at every customer touchpoint, fostering an Klasifikasi pemegang saham Superbank untuk posisi Superbank shareholders classification position as per
menciptakan ekosistem keuangan yang integrated and sustainable financial ecosystem. per 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut: 31 December 2025 are as follows:
terintegrasi dan berkelanjutan. • Foundations of Governance and Technology:
• Fondasi Tata Kelola dan Teknologi: Leveraging smart technology while consistently
Memanfaatkan teknologi cerdas dengan prioritizing prudential banking principles. For us,
Persentase Kepemilikan
tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian compliance is the anchor that allows us to explore
Klasifikasi Pemegang Saham Jumlah Pemegang Saham Ownership Percentage
(prudential banking). Bagi kami, kepatuhan innovations safely.
Shareholders Classification Number of Shareholders (%)
adalah jangkar yang memungkinkan kami
mengeksplorasi berbagai inovasi secara aman.
Institusi Lokal
MELIHAT MASA DEPAN DENGAN OPTIMISME EMBRACING THE FUTURE WITH OPTIMISM 193 51,811
Local institutions
Dengan fondasi yang semakin kokoh pasca-IPO, With a fortified foundation following our IPO, Superbank
Institusi Asing 16 0,006
Superbank siap menavigasi masa depan dengan is poised to navigate the future with profound
Foreign Institutions
penuh optimisme. Kami akan terus berevolusi, optimism. We are committed to continuous evolution,
melampaui standar perbankan konvensional, dan transcending conventional banking standards, and
Individu Lokal 263.056 3,136
terus menjelajahi kemungkinan tanpa batas yang persistently exploring the infinite possibilities that
Local Individuals
membawa manfaat nyata bagi seluruh nasabah. bring tangible benefits to all consumers. This journey
Perjalanan ini adalah bentuk dedikasi kami untuk is a reflection of our dedication to delivering positive
Individu Asing 129 45,047
terus menghadirkan perubahan positif dan nilai change and long-term value for all shareholders and
Foreign Individuals
jangka panjang bagi seluruh pemegang saham dan customers alike.
nasabah kami. 50 51
Page 27
Profil Perusahaan Company Profile
Struktur Pemegang Saham
*Per posisi 31 Desember 2025
Shareholding Structure *Per position on 31st of December 2025
Anthony Tan Ping Eddy K.
PSPT
Yeow Sariaatmadja
3,7% 21.89%
Struktur sampai dengan dua tingkat atau lebih di atas Bank
Grab Holdings
Limited PT Adikarsa Anthoni PT Prima Treasury Pemegang
Ir. Susanto Piet Yaury
100% Sarana Salim Visualindo Stock Saham <5%
Grab Holdings Inc. 11.59% 14.10% 8.98% 8.13% 6.19% 0.4% 28.72%
Structure until two level or more above the Bank
100%
A2G Holdings Inc.
Pemegang Saham Pengendali
Controlling Shareholders
100% 100% Pemegang Saham 1 tingkat di atas
Bank
Grab Inc. AA Holdings Shareholders 1 level above Bank
Pemegang Saham 2 tingkat di atas
Bank
100% 100% Shareholders 2 level above Bank
A6 Holdings A5-DB Holdings Pemegang Saham lebih dari 2 tingkat
di atas Bank
100% Shareholders more than 2 level above
95.24% Bank
GP Network
Asia PTE. LTD. Pemegang Saham Pengendali Terakhir
(PSPT)
PT Grab 49.47%
Ultimate Shareholders
Teknologi Kudo Digital PT Elang Mahkota Kreatif Media
Solutions PTE. LTD. Teknologi Tbk. Karya
99.9999% 0.0001%
0.01% 99.99%
59.85%
GXS Bank PTE. PT Kudo PT Elang Singtel Alpha Pemegang
KakaoBank Corp. Investments PTE. Saham <5%
LTD. Teknologi Media Visitama
8.66% 10.44% 16.67% 10.03% 27.60% 7.36% 19.24%
Bank
52 53
Page 28
Profil Perusahaan Company Profile
KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM
SHAREHOLDERS COMPOSITION
Riwayat Singkat Perusahaan
Komposisi pemegang saham Superbank untuk posisi The shareholding composition of Superbank as of the Brief History of the Company
awal dan akhir tahun 2025 adalah sebagai berikut: beginning and the end of 2025 was as follows:
Superbank didirikan dengan nama PT Bank Fama Superbank was originally established as PT Bank
Posisi per 1 Januari 2025 I Position per 1 January 2025 International berdasarkan Akta Pendirian No. 36 Fama International under Deed of Establishment No.
tanggal 5 Maret 1993 di hadapan Notaris Herlien, 36 dated March 5, 1993, executed before Notary
Nama Jumlah Saham Persentase S.H. Pendirian tersebut telah disahkan oleh Menteri Herlien, S.H. This establishment was approved by
Name Number of Shares Percentage Kehakiman Republik Indonesia melalui SK No. C2- the Minister of Justice of the Republic of Indonesia
(%) 4750 HT.01.01.Th.93 tanggal 17 Juni 1993, serta through Decree No. C2-4750 HT.01.01.Th.93 dated
diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia June 17, 1993, and was published in the State Gazette
Seri A No. 3538 (Tambahan No. 63) tanggal 6 Agustus of the Republic of Indonesia No. 3538 (Supplement
PT Elang Media Visitama 9.175.800.159 31,28 1993. Superbank memegang izin usaha sebagai Bank No. 63) dated August 6, 1993. Superbank has held a
PT Kudo Teknologi Indonesia 5.650.340.722 19,26 Umum berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan commercial banking license since October 11, 1993,
RI No. 834/KMK.017/1993 sejak 11 Oktober 1993. based on the Decree of the Minister of Finance of the
Singtel Alpha Investment Pte.Ltd 6.032.682.145 20,56 Republic of Indonesia No. 834/KMK.017/1993.
A5-DB Holdings Pte.Ltd 3.398.682.495 11,58
PT Nusantara Berkat Agung 452.914.400 1,54 Superbank resmi berubah nama menjadi PT Super In 2023, Superbank officially changed its name to PT
PT Abadi Pelita Harapan 237.737.225 0,81 Bank Indonesia pada tahun 2023. Selanjutnya, Super Bank Indonesia. Since then, Superbank has
Superbank terus mengembangkan produk dan continuously expanded its products and services for
PT Tiga Sira Sejahtera 958.207.669 3,27 the public. In 2025, Superbank marked a significant
pelayanan yang diberikan kepada masyarakat hingga
KakaoBank Corp. 2.934.040.535 10,00 pada tahun 2025, Superbank mencapai babak milestone by transforming into a public-listed
Seri B baru dengan bertransformasi menjadi perusahaan company through an Initial Public Offering.
Bersama Sustainability Trust 500.000.000 1,70 publik melalui Penawaran Umum Perdana Saham.
Total Saham Serie A + B 29.490.405.350 100,00 Anggaran Dasar Superbank terakhir telah Superbank’s latest Articles of Association have been
disesuaikan berdasarkan Akta No. 64 tanggal adjusted based on Deed No. 64 dated December
18 Desember 2025 yang dibuat di hadapan 18, 2025, executed before Notary Aulia Taufani, S.H.
Posisi per 31 Desember 2025 I Position per 31 December 2025 Notaris Aulia Taufani, S.H. Perubahan ini telah These amendments were officially received and
diterima dan dicatat oleh Kementerian Hukum recorded by the Ministry of Law of the Republic of
Nama Jumlah Saham Persentase Republik Indonesia melalui Surat No. AHU- Indonesia under Letter No. AHU-AH.01.03-0255969
Name Number of Shares Percentage AH.01.03-0255969 tanggal 19 Desember 2025. dated December 19, 2025.
(%)
PT Elang Media Visitama 9.354.117.559 27,60
PT Kudo Teknologi Indonesia 5.650.340.722 16,67
KEGIATAN USAHA
Singtel Alpha Investment Pte.Ltd 2.493.833.503 7,36 BUSINESS ACTIVITIES
A5-DB Holdings Pte.Ltd 3.398.682.495 10,03
KakaoBank Corp. 2.934.040.535 8,66 Pursuant to Article 3 of the Superbank’s Articles of
Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Superbank,
GXS Bank Pte. Ltd. 3.538.848.642 10,44 maksud dan tujuan Superbank adalah Association, Superbank’s purpose and objective is to
Masyarakat dan Pemegang Saham <5% berusaha sebagai bank umum konvensional. operate as a conventional commercial bank.
Public and Shareholders with less than 5% 6.527.154.194 19,24
ownership Untuk mencapai maksud dan tujuan To achieve said purpose and objective, Superbank
tersebut, Superbank dapat melaksanakan may conduct the following primary business activities:
Total 33.897.017.650 100,00
kegiatan usaha utama sebagai berikut:
1. Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk 1. Collecting funds from the public in the form
simpanan berupa giro, deposito berjangka, of deposits, including demand deposits, time
KRONOLOGI PENCATATAN SAHAM deposits, certificates of deposit, savings, and/or
sertifikat deposito, tabungan dan/atau bentuk
SHAREHOLDERS LISTING CHRONOLOGY other equivalent forms
lainnya yang dipersamakan dengan itu
2. Memberikan kredit 2. Providing credit
3. Menerbitkan surat pengakuan hutang 3. Issuing debt acknowledgement letters
Pencatatan Saham Jumlah Saham Nilai Nominal Institusi Pencatatan 4. Membeli, menjual atau menjamin atas risiko 4. Buying, selling, or guaranteeing, for its own
Shares Listing yang ditawarkan Nominal Value Harga Penawaran Listing Institution sendiri maupun untuk kepentingan dan atas account or for the interest and on the instructions
Number of Shares (Rp) Offering Price (Rp) perintah nasabahnya: of its customers:
Offered • Surat-surat wesel termasuk wesel yang • Bills of exchange, including those accepted
diakseptasi oleh bank yang masa berlakunya by banks, with a maturity not exceeding the
Penawaran Umum customary period for such instruments
tidak lebih lama daripada kebiasaan
Perdana Saham
Initial Public Offering
4.406.612.300 100 635 Bursa Efek Indonesia dalam perdagangan surat-surat dimaksud
54 55
Page 29
Profil Perusahaan Company Profile
• Surat pengakuan hutang dan kertas dagang • Debt acknowledgement letters and other Kegiatan usaha utama yang saat ini benar-benar Currently, the primary business activities actively
lainnya yang masa berlakunya tidak lebih commercial papers with a maturity not dijalankan oleh Superbank sebagai bank umum conducted by Superbank as a conventional
lama dari kebiasaan dalam perdagangan exceeding the customary period for such konvensional hanya terbatas pada: commercial bank are limited to:
surat-surat dimaksud instruments 1. Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk 1. Collecting funds from the public (demand
• Kertas perbendaharaan negara dan surat • Treasury bills and government guarantee simpanan berupa giro, deposito berjangka, deposits, time deposits, certificates of deposit,
jaminan pemerintah letters sertifikat deposito, tabungan dan/atau bentuk savings, etc.)
• Sertifikat Bank Indonesia • Bank Indonesia Certificates lainnya yang dipersamakan dengan itu 2. Providing credit
• Obligasi • Bonds 2. Memberikan kredit 3. Buying, selling, or guaranteeing securities:
• Surat dagang berjangka waktu sampai • Commercial papers with a maturity of up to 1 3. Membeli, menjual atau menjamin atas risiko • Bills of exchange, including those accepted
dengan 1 (satu) tahun (one) year sendiri maupun untuk kepentingan dan atas by banks, with a maturity not exceeding the
• Instrumen surat berharga lain yang berjangka • Other securities instruments with a maturity perintah nasabahnya: customary period for such instruments
waktu sampai dengan 1 (satu) tahun of up to 1 (one) year • Surat-surat wesel termasuk wesel yang • Debt acknowledgement letters and other
diakseptasi oleh bank yang masa berlakunya commercial papers with a maturity not
5. Memindahkan uang baik untuk kepentingan 5. Transferring funds, both for its own account and tidak lebih lama daripada kebiasaan dalam exceeding the customary period for such
sendiri maupun untuk kepentingan nasabah for the interest of customers perdagangan surat-surat dimaksud instruments
6. Menempatkan dana pada, meminjam dana 6. Placing funds with, borrowing from, or • Surat pengakuan hutang dan kertas dagang • Treasury bills and government guarantee
dari, atau meminjamkan dana kepada bank lending funds to other banks, through letters, lainnya yang masa berlakunya tidak lebih letters
lain, baik dengan menggunakan surat, sarana telecommunication means, sight drafts, checks, lama dari kebiasaan dalam perdagangan • Bank Indonesia Certificates
telekomunikasi maupun dengan wesel unjuk, cek or other means surat-surat dimaksud • Bonds
atau sarana lainnya 7. Receiving payments from receivables on • Kertas perbendaharaan negara dan surat • Commercial papers with a maturity of up to 1
7. Menerima pembayaran dari tagihan atas surat securities and performing settlements with or jaminan pemerintah (one) year
berharga dan melakukan perhitungan dengan between third parties • Sertifikat Bank Indonesia • Other securities instruments with a maturity
atau antara pihak ketiga 8. Providing safe deposit boxes for goods and • Obligasi of up to 1 (one) year
8. Menyediakan tempat untuk menyimpan barang securities • Surat dagang berjangka waktu sampai 4. Transferring funds, both for its own account and
dan surat berharga 9. Conducting custodial activities for the interest of dengan 1 (satu) tahun for the interest of customer
9. Melakukan kegiatan penitipan untuk kepentingan other parties based on a contract • Instrumen surat berharga lain yang berjangka 5. Inter-bank fund placements, borrowing, and
pihak lain berdasarkan suatu kontrak 10. Placing funds from one customer to another waktu sampai dengan 1 (satu) tahun lending, whether through written correspondence,
10. Melakukan penempatan dana dari nasabah in the form of securities not listed on the stock 4. Memindahkan uang baik untuk kepentingan telecommunications instruments, or by means of
kepada nasabah lainnya dalam bentuk surat exchange sendiri maupun untuk kepentingan nasabah sight drafts, cheques, or other such instruments.
berharga yang tidak tercatat di bursa efek 11. Conducting factoring, credit card business, and 5. Menempatkan dana pada, meminjam dana 6. Receiving payments from receivables on
11. Melakukan kegiatan anjak piutang, usaha kartu trustee activities dari, atau meminjamkan dana kepada bank securities and performing settlements with or
kredit dan kegiatan wali amanat 12. Performing other activities customary for a bank, lain, baik dengan menggunakan surat, sarana between third parties
12. Melakukan kegiatan lain yang lazim dilakukan provided they do not conflict with prevailing laws telekomunikasi maupun dengan wesel unjuk, cek 7. Performing other activities customary for a bank,
oleh bank sepanjang tidak bertentangan dengan and regulations atau sarana lainnya provided they do not conflict with prevailing laws
peraturan perundang-undangan yang berlaku. 6. Menerima pembayaran dari tagihan atas surat and regulations
berharga dan melakukan perhitungan dengan
Untuk mencapai maksud dan tujuan serta untuk To support the primary business activities, Superbank atau antara pihak ketiga The supporting business activities currently
menunjang kegiatan usaha utamanya, Superbank may also perform other customary banking activities 7. Melakukan kegiatan lain yang lazim dilakukan conducted by Superbank as a Payment Service
dapat melakukan kegiatan lain yang lazim dilakukan provided they do not conflict with prevailing laws and oleh bank sepanjang tidak bertentangan dengan Provider include, but are not limited to, information
oleh bank sepanjang tidak bertentangan dengan regulations, including: peraturan perundang-undangan yang berlaku. display and source of fund administration, transaction
peraturan perundang-undangan yang berlaku, initiation/acquiring services (e-wallet, acquirer, and
termasuk antara lain: Kegiatan usaha pendukung yang saat ini benar-benar payment gateway), issuance of payment instruments/
1. Melakukan kegiatan dalam valuta asing 1. Conducting foreign exchange activities dijalankan oleh Superbank sebagai Penyedia Jasa accounts, and remittance/fund transfer services.
2. Melakukan kegiatan penyertaan modal pada 2. Engaging in equity participation in banks or other Pembayaran termasuk namun tidak terbatas pada
bank atau perusahaan lain di bidang keuangan, financial companies, such as leasing, venture menampilkan informasi dan penatausahaan sumber
seperti sewa guna usaha, modal ventura, capital, securities companies, insurance, and dana, menginisiasi transaksi/layanan acquiring
perusahaan efek, asuransi, serta lembaga kliring clearing, settlement, and depository institutions (dompet elektronik, acquirer dan payment gateway),
penyelesaian dan penyimpanan 3. Engaging in temporary equity participation to menerbitkan instrumen/akun pembayaran, layanan
3. Melakukan kegiatan penyertaan modal address credit or financing failure consequences, remitansi/transfer dana.
sementara untuk mengatasi akibat kegagalan subject to the requirement of withdrawing the
kredit atau kegagalan pembiayaan, dengan participation
syarat harus menarik kembali penyertaannya 4. Operating as a Payment Service Provider, WILAYAH OPERASIONAL
4. Melakukan kegiatan sebagai Penyedia Jasa including but not limited to, information display OPERATIONAL AREA
Pembayaran termasuk namun tidak terbatas and source of fund administration, transaction
pada menampilkan informasi dan penatausahaan initiation/acquiring services (e-wallets, acquirers, Pada tanggal 31 Desember 2025, Superbank As of December 31, 2025, Superbank operates 1 (one)
sumber dana, menginisiasi transaksi/layanan and payment gateways), issuance of payment memiliki 1 (satu) Kantor Pusat yang berlokasi Head Office located in Jakarta and 2 (two) Branch
acquiring (dompet elektronik, acquirer dan instruments/accounts, remittance/fund transfer di Jakarta dan 2 (dua) Kantor Cabang Offices located in Jakarta and Bandung.
payment gateway), menerbitkan instrumen/akun services, and banking business activities or yang berlokasi di Jakarta dan Bandung.
pembayaran, layanan remitansi/transfer dana, transactions in both Rupiah and foreign currencies As a bank focused on digital banking services,
kegiatan usaha perbankan maupun transaksi Sebagai bank yang berfokus pada layanan perbankan Superbank is able to serve customers across
perbankan dalam Rupiah dan kegiatan usaha digital, Superbank dapat melayani nasabah di seluruh Indonesia without time or geographical constraints.
perbankan maupun transaksi perbankan dalam wilayah Indonesia tanpa batasan waktu dan geografis.
valuta asing.
56 57
Page 30
Profil Perusahaan Company Profile
Informasi Umum Visi dan Misi
General Information Vision and Mission
Nama Perusahaan PT Super Bank Indonesia Tbk VISI VISION
Company Name
Kode Saham SUPA Menjadi bank yang memberdayakan seluruh To become a bank that empowers the entire
Ticker Code masyarakat dengan produk keuangan yang community with simple, transparent, and flexible
sederhana, transparan, dan fleksibel dengan financial products by utilizing appropriate
Pendirian Akta Pendirian No. 36 pada 5 Maret 1993 yang dibuat di hadapan Notaris memanfaatkan teknologi yang sesuai. technology.
Establishment Herlien, S.H.
Surat Keputusan Menteri Kehakiman Republik Indonesia No. C2-4750 HT.01.01.
Th.93 tanggal 17 Juni 1993. MISI MISSION
Deed of Establishment No. 36 on March 5, 1993 made before Notary Herlien,
S.H. Menyediakan solusi keuangan digital yang To provide digital financial solutions that can
Decree of the Minister of Justice of the Republic of Indonesia No. C2-4750 dapat memenuhi kebutuhan layanan keuangan effectively meet the financial service needs of
HT.01.01.Th.93 dated June 17, 1993. nasabah UMKM dan ritel dengan lebih efektif. MSME and retail customers.
Akta Perubahan Terakhir Akta No. 64 tanggal 18 Desember 2025, yang dibuat di hadapan Notaris Aulia
Latest Deed Amendment Taufani S.H.
Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-
AH.01.03-0255969 tanggal 19 Desember 2025.
Deed No. 64 dated December 18, 2025, made before Notary Aulia Taufani,
S.H.
Receipt of Notification of Amendment to the Articles of Association No. AHU-
AH.01.03-0255969 dated December 19, 2025.
Nilai Perusahaan
Izin Usaha Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 834/KMK.017/1993 Company Values
Business License tanggal 11 Oktober 1993.
Minister of Finance of the Republic of Indonesia Decree No. 834/KMK.017/1993
dated October 11, 1993
Anak Perusahaan Tidak Ada
Subsidiary None
Modal Dasar Rp10.000.000.000.000
Authorized Capital
Modal Ditempatkan dan Rp3.389.701.765.000
Disetor
Issued and Paid up Capital
Nilai Nominal Rp100 per lembar saham | per shares
Nominal Value
Alamat Revenue Tower 28th & 29th Floor, SCBD Lot 13 District 8, Jl Jend Sudirman Kav
Address 52-53,12190, Jakarta, Indonesia
Kantor Cabang Jakarta
Branch Office One Satrio, Jl. Prof. Dr. Satrio Kav E.13, CBD Mega Kuningan Kec. Setiabudi, Kel
Karet Kuningan, Jakarta Selatan, 12940
Bandung
Jl. Cihampelas No. 40, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Bandung Wetan, Kota
Bandung, Provinsi Jawa Barat, 40116
Website www.superbank.id
Hubungi Kami 1500 333 / care@superbank.id
Contact Us
58 59
Page 31
Profil Perusahaan | Company Profile 2025
• Mencapai hampir 6 juta nasabah dengan laba bersih Rp99,7
2024 miliar.
• Peluncuran aplikasi Superbank • Bergabungnya GXS Bank sebagai pemegang saham.
• Integrasi penuh di ekosistem Grab dan • Superbank (SUPA) resmi listing di BEI pada 17 Desember
Singtel. 2025 dengan menerbitkan 4.406.612.300 lembar saham
• Peresmian fitur Saku, Celengan, seharga Rp635 per lembar.
Deposito, dan Pinjaman Atur Sendiri
(PAS). 2025
• Suntikan modal tambahan sebesar Rp1,3 • Reached almost 6 million customers with a net profit of
triliun dari Grab dan Singtel. IDR 99.7 billion.
• Lebih dari 2,7 juta nasabah di akhir • GXS Bank joined as a shareholder.
tahun. • Superbank (SUPA) officially listed on the Indonesia Stock
Exchange (IDX) on December 17, 2025, issuing 4.406.612.300
2024 shares at a price of IDR 635 per share.
• Launch of the Superbank app
2023 • Full integration into the Grab and Singtel
• Relokasi Kantor Pusat ecosystem.
(Revenue Tower Jakarta) • Launch of products: Saku, Celengan,
dan dua Kantor Cabang Deposit, and Pinjaman Atur Sendiri (PAS).
(Jakarta One Satrio dan • Secured IDR 1.3 trillion in additional capital
Bandung Cihampelas). from Grab and Singtel.
• KakaoBank masuk sebagai • Successfully reached over 2.7 million
pemegang saham. customers by year-end.
2023
• Relocation of the Head
Office (Revenue Tower
Jakarta) and two Branch
Offices (Jakarta One Satrio
and Bandung Cihampelas).
• KakaoBank joined as a
shareholder
2022
Grup Grab dan Singtel resmi
bergabung sebagai investor
strategis.
2022: Strategic Investor
Grab Group and Singtel
officially joined as strategic
investors.
2021
Grup EMTEK resmi
melakukan akuisisi saham
melalui PT Elang Media
Visitama dan PT Nusantara
Berkat Agung.
1993
Berdiri sebagai PT Bank 2021: EMTEK Aquisition
Perjalanan Superbank
Fama International EMTEK Group officially
dengan izin Bank
Umum dari Kementerian
acquired shares through PT
Elang Media Visitama and
Superbank Journey
Keuangan. PT Nusantara Berkat Agung.
1993: Establishment
Established as PT Bank
Fama International with a
Commercial Bank license
from the Ministry of
Finance.
Page 32
Profil Perusahaan Company Profile
Struktur Organisasi Komite Nominasi & Remunerasi
Nominating and Remuneration
Committee
Organization Structure
Presiden Direktur Dewan Komisaris Komite Pemantau Risiko
President Director Board of Commissioners Risk Oversight Committee
Komite Audit
Audit Committee
Komite Kebijakan Perkreditan Komite Asset dan Liabilitas Komite Manajemen Vendor
Direktur Direktur Direktur Credit Policy Committee Asset and Liability Committee Vendor Management Committee
Direktur Bisnis
Business Keuangan Kepatuhan Operasional Komite Kredit Komite Pengarah TI Komite Manajemen Fraud
Director Finance Compliance Operations Credit Committee Information Technology Steering Fraud Management Committee
Director Director Director Committee
Komite Manajemen Risiko
Risk Management Committee
Branch Human Internal Audit
Product Risk Technology
Management & Resources Directorate
Directorate Directorate Directorate
Administration Directorate (SKAI)
Funding & Corporate Project
Compliance Management Deposit, Digital Fintrust Business and
Payments Finance & Enterprice HR Business
Investor Office Payment, Collection Rewards, Function
Risk Partner
Relations Strategy, CorEx Audit
Research
Lending Corporate Customer HR
Business IT Audit
Procurement Secretary Experience SME Deposit & Operations,
Credit Policy and
Collection Treasury, Data Facilities
Analytics
Lending Engineering, and General
Ops & CE, and Services
Sales and Finance, Anti Money
Operations Lending
Distribution Accounting, Laundering Branch Data
and Tax Shared Manager Protection
Mobile HR Rewards
Services (Cihampelas)
Engineering & & Control
Credit Data & Platform
Business Legal Risk DevEx,
Underwriting Analytics
Performance & Governance & Onboarding& Personal
Strategy Branch Model Fraud, Payments Assistant
Marketing & Corex, Manager Validation
Branding Business Onboarding (One Satrio)
Treasury and Architect Acquisition, Infrastructure, Future
Asset Liability Rewards Special SRE, Leadership
Management Working Unit Enterprise Program
Business Solutions
Data Support
Financial Governance Design TPM &
Institution Management Corporate
Analyst and Tech, Quality
Control Engineering,
Technical
Operations,
Tech
Governance
Information
Security
62 63
Page 33
Profil Perusahaan Presiden Komisaris/Komisaris Independen Superbank (2023–2025), continuing his leadership following
sebelum menjadi perusahaan publik (2023-2025), yang the Bank’s successful transition to a public company
Profil Dewan Komisaris dilanjutkan dengan kepemimpinan sebagai Presiden
Komisaris/Komisaris Independen Superbank setelah
menjadi perusahaan publik (2025-sekarang). Selain itu
(2025–Present). Prior to his tenure at Superbank, Anton
held several strategic positions, including the position
as Independent Commissioner/Chairman of the Audit
Anton sebelumnya pernah menjabat sebagai Komisaris Committee at PT Schroder Investment Management
Board of Commissioners Profile Independen/Ketua Komite Audit di PT Schroder Indonesia (2020–2023), President Commissioner at
Investment Management Indonesia (2020-2023), PT Mandiri Manajemen Investasi (2015–2018), and
Komisaris Utama di PT Mandiri Manajemen Investasi Independent Commissioner/Chairman of the Risk
(2015-2018), dan Komisaris Independen/Ketua Komite Monitoring and Integrated Governance Committee at
Pemantau Risiko dan Tata Kelola Terintegrasi di PT PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (2014-2015). During
Bank Mandiri (Persero) Tbk. (2014-2015). Selama satu one period (2019-2022), Anton was also appointed
periode (2019-2022), Anton juga ditunjuk sebagai as a Member of the Tax Supervisory Committee at
Anggota Komite Pengawas Perpajakan/Komwasjak di the Ministry of Finance, Republic of Indonesia, and
Kementerian Keuangan Republik Indonesia, dan juga served as a Member of the Senior Advisory Team to
menjabat sebagai Anggota Tim Penasihat Senior untuk the Head of the Presidential Staff Office (2017-2018).
Kepala Kantor Staf Presiden (2017-2018).
As an economic and financial market researcher,
Sebagai seorang peneliti ekonomi dan pasar keuangan, Anton has experience as the Chief Economist
Anton memiliki pengalaman sebagai Chief Economist (Senior Vice President) at PT Bank Mandiri (Persero)
(Senior Vice President) di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (2016-2019), Chief Economist (Executive Vice
Tbk. (2016-2019), Chief Economist (Executive Vice President) at PT Bank Danamon Indonesia Tbk (2008-
President) di PT Bank Danamon Indonesia Tbk (2008- 2014), Indonesia Country Economist (Director) at
2014), Indonesia Country Economist (Director) di Citibank NA (2000-2008), and Deputy Head of the
Citibank NA (2000-2008), dan Wakil Kepala Lembaga Institute for Economic and Social Research (LPEM) at
Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) the University of Indonesia for Research (1998-2000).
Universitas Indonesia untuk Bidang Penelitian (1998- Since 2015 until now, Anton is still actively serving as,
2000). Sejak tahun 2015 hingga sekarang, Anton aktif (1) Senior Advisor for Macroeconomic and Financial
sebagai, (1) Principal Adviser untuk Bidang Makro Sector Policies at PROSPERA (Australia-Indonesia
Ekonomi dan Sektor Keuangan di PROSPERA (Program Partnership for Economic Development), previously
Kemitraan Australia-Indonesia untuk Kesejahteraan), known as AIPEG; (2) Board Member (Economic
yang sebelumnya dikenal sebagai AIPEG; (2) Pengurus Research and Study Division) of PERBANAS;
(Bidang Riset dan Kajian Ekonomi) PERBANAS; and (3) and (3) Central Board Member of the Indonesian
Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Economists Association (ISEI) - Focus Group Member
- Anggota Focus Group Bidang Kajian Moneter dan for Monetary and Microprudential Studies.
Microprudential.
He was an academician, as a Lecturer in the
Beliau juga pernah terlibat di dunia akademis sebagai Undergraduate/Graduate/MM/Ph.D. Program at the
Staf Pengajar Program S1/S2-MM/S3 di Fakultas Faculty of Economics, University of Indonesia (1981-
Ekonomi Universitas Indonesia (1981-2013) dan Staf 2013) and as a Researcher at LPEM, University of
Peneliti di LPEM Universitas Indonesia (1981-2000). Indonesia (1981-2000). While doing his Postgraduate
Saat melakukan studi Pasca Sarjana di Columbia studies at Columbia University in New York City, USA,
University di New York City, USA, Anton juga bertindak Anton also served as a Preceptor in the Economics
sebagai Preceptor di Economics Department (1991- Department (1991-1993). His education includes a
1993). Pendidikannya melibatkan gelar Sarjana Muda Bachelor’s and Master’s degree in Economics from
dan Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia (1979 the University of Indonesia (1979 and 1985), a Master
dan 1985), Master of Arts (MA) in Economics dari of Arts (MA) in Economics from the University of
University of Chicago (1989), dan Master of Philosophy Chicago (1989), and a Master of Philosophy (MPhil. in
(MPhil. in Economics) dari Columbia University (1996). Economics) from Columbia University (1996). Anton
Saat ini Anton memegang Sertifikat Manajemen Risiko currently holds a Level 7 Banking Risk Management
ANTON H. GUNAWAN Perbankan Jenjang 7 yang diterbitkan oleh Badan Certificate issued by the Risk Management
Presiden Komisaris/Komisaris Independen Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR) dan Certified Risk Certification Agency (BSMR), and also Certified Risk
President Commissioner/Independent Commissioner Management (CRM). Management (CRM).
Anton memiliki pengalaman di industri keuangan, Anton has over two decades of experience in Anton memiliki jabatan rangkap di Prospera, Perbanas, Anton hold concurrent position in Prospera, Perbanas,
perbankan, dan kebijakan sektor keuangan selama the financial, banking, and financial sector policy dan ISEI sebagai Ketua Komite Pemantau Risiko and ISEI, as well as Chairman of the Risk Oversight
lebih dari dua dekade. Beliau juga telah menekuni industries, he has also been involved in economic Superbank dan Komite Audit Superbank. Anton Committee and Audit Committee of Superbank . Anton
keahlian praktis dalam dunia penelitian ekonomi, research, financial sector, and public policy for over tidak terafiliasi dengan anggota Dewan Komisaris is not affiliated with other members of the Board
sektor keuangan, dan kebijakan publik selama lebih four decades. lainnya, anggota Direksi, pemegang saham utama, of Commissioners, the Board of Directors, or the
dari empat dekade. dan pengendali Superbank. Anton diangkat sebagai Superbank’s principal shareholders and controllers.
Anton is an Indonesian Citizen aged 67 years. Anton Presiden Komisaris/Komisaris Independen Bank melalui Anton was appointed as President Commissioner/
Anton adalah seorang Warga Negara Indonesia yang has held various commissioner positions in investment Akta No. 88 tanggal 13 Maret 2023 dan mendapatkan Independent Commissioner of Superbank through
saat ini berusia 67 tahun. Anton telah menangani management and banking companies. He has persetujuan OJK berdasarkan Surat Keputusan Deed No. 88 dated March 13, 2023, and received
berbagai posisi komisaris di perusahaan manajemen served as the President Commissioner/Independent OJK No. KEP-5/PB.1/2023 tanggal 10 Januari 2023. approval from the Financial Services Authority (OJK)
investasi dan perbankan. Dia menjabat sebagai Commissioner of Superbank since the pre-IPO era- Kepemimpinan Anton ditegaskan kembali berdasarkan based on OJK Decree No. KEP-5/PB.1/2023 dated
64 Akta No. 20 tanggal 15 Agustus 2025. January 10, 2023. Anton’s leadership was reaffirmed
based on Deed No. 20, dated August 15, 2025.
Page 34
Profil Perusahaan Company Profile
NENENG M. GOENADI
Komisaris
Commissioner
Mulai menjabat sebagai Komisaris untuk periode Appointed as Commissioner for her first term since
pertama semenjak Superbank menjadi perusahaan Superbank’s transition to a public company in 2025,
publik pada tahun 2025 serta merangkap sebagai while concurrently serving as the Country Managing
Country Managing Director di Grab Indonesia sejak Director of Grab Indonesia since 2019. Prior to her
tahun 2019. Sebelum menjabat di Grab, Neneng tenure at Grab, Neneng held the position of Country
menempati posisi Country Managing Director di Managing Director at Accenture Indonesia since April
Accenture Indonesia sejak April 2013. 2013.
Neneng adalah Warga Negara Indonesia yang saat Neneng is an Indonesian Citizen aged 62 years.
ini berusia 62 tahun. Neneng telah mengumpulkan With over 25 years of experience in the consulting
lebih dari 25 tahun pengalaman di industri industry, Neneng has garnered extensive expertise.
konsultasi. Sebelum bergabung dengan Accenture, Before joining Accenture, she handled various
dia menangani berbagai peran strategis, termasuk strategic roles, including Resources Industry Lead,
Resources Industry Lead, ASEAN Management ASEAN Management Consulting Lead (2015), ASEAN
Consulting Lead (2015), ASEAN Human Capital and Human Capital and Diversity Lead (2011-2016).
Diversity Lead (2011-2016), menjadi anggota Board Notably, Neneng also served as a Board of Founder
of Founder di Indonesia Business Coalition for Women member at the Indonesia Business Coalition for
Empowerment (IBCWE) (2016-Januari 2019), serta Women Empowerment (IBCWE) (2016-January 2019)
berperan dalam Quality Assurance for Bureaucracy and played a significant role in the Quality Assurance
Reform team (2016-2020) dan sebagai Sekretaris for Bureaucracy Reform team (2016-2020) as well as
dalam Quality Assurance Bureaucracy Reform team Secretary in the Quality Assurance for Bureaucracy
(2012-2015). Reform team (2012-2015).
Neneng juga aktif di berbagai organisasi saat ini, Furthermore, Neneng actively engages in various
termasuk sebagai anggota Board of Directors di organizations, currently serving as a Board of
Save the Children Indonesia (2019-sekarang) dan Directors member at Save the Children Indonesia
sebagai Member of International Affairs di APINDO- (2019-present) and as a Member of International
Association of Indonesia Businesses (pertengahan Affairs at APINDO-Association of Indonesia
2015-sekarang). Neneng memulai pendidikannya Businesses (mid-2015-present). Neneng commenced
dengan meraih gelar S1 di bidang Teknik Sipil dari her education by attaining a Bachelor’s degree in Civil
Universitas Parahyangan, Bandung, dan kemudian Engineering from Parahyangan University, Bandung,
meraih gelar MBA dari Cleveland State University, and later obtained an MBA degree from Cleveland
Amerika Serikat. State University, United States.
Neneng diangkat sebagai Komisaris Superbank Neneng was appointed as Commissioner of Superbank
melalui Akta No. 104 tanggal 15 Desember 2022 dan through Deed No. 104 dated December 15, 2022,
mendapatkan persetujuan OJK berdasarkan Surat and received approval from the Financial Services
Keputusan OJK No. SR-272/PB.12/2022 tanggal 28 Authority (OJK) based on OJK Decree No. SR-272/
November 2022. Kepemimpinan Neneng ditegaskan PB.12/2022 dated November 28, 2022. Neneng’s
kembali berdasarkan Akta No. 20 tanggal 15 Agustus leadership was reaffirmed based on Deed No. 20,
2025. dated August 15, 2025.
Saat ini, Neneng memegang beberapa jabatan Currently, Neneng holds multiple concurrent positions
rangkap sebagai anggota Komite Pemantau Risiko as the member of Risk Oversight Committee and
dan anggota Komite Nominasi dan Remunerasi member of Nominating and Remuneration Committee
Superbank, sebagai Direktur dan Komisaris di Grab of Superbank, also as Director and Commissioner
Group. Neneng terafiliasi dengan Grab Group yang within the Grab Group. Neneng is affiliated with the
merupakan pemegang saham mayoritas Superbank. Grab Group as the majority shareholder of Superbank.
66 67
Page 35
Profil Perusahaan Company Profile
YENNY Z. WAHID
Komisaris Independen
Independent Commissioner
Mulai menjabat sebagai Komisaris Independen untuk Appointed as Independent Commissioner for her
periode pertama semenjak Superbank menjadi first term since Superbank’s transition to a public
perusahaan publik pada tahun 2025, Yenny juga aktif company in 2025, Yenny is also an active Independent
sebagai Komisaris Independen di Bukalapak sejak Commissioner for Bukalapak since 2021. Previously,
tahun 2021, serta pernah menjabat sebagai Komisaris she held the position of Independent Commissioner
Independen di Garuda Indonesia pada periode 2020- at Garuda Indonesia from 2020 to 2021.
2021.
Yenny adalah Warga Negara Indonesia berusia Yenny is an Indonesian Citizen aged 51 years. Yenny
51 tahun. Yenny menjalankan perannya sebagai currently serves as a counter violent extremism
Advisor di Government Counter Violent Extremism (CVE) Advisor to the Government. She also holds
dan menjabat sebagai Direktur di Wahid Foundation. the position of Director at the Wahid Foundation.
Selain itu, beliau memiliki posisi pimpinan di beberapa Additionally, she holds leadership positions in various
organisasi nirlaba dan yayasan, termasuk kerja sama non-profit organizations and foundations, including
dengan UN Women. Salah satu kegiatan yang beliau collaborations with UN Women. She was instrumental
bantu bentuk adalah program “Desa Damai,” yang in shaping the Peace Village Initiative, a collaboration
bertujuan menciptakan kohesi sosial di masyarakat project with the UN, aimed at promoting social
dengan menggabungkan upaya pemberdayaan cohesion on community level, through economic
ekonomi, pelatihan, dan pemberdayaan perempuan. empowerment effort, training on peace building
efforts, and women empowerment programs.
Yenny saat ini juga menjadi anggota Steering Yenny currently sits on the board of the Steering
Committee di Paris Peace Forum, dan sebagai salah Committee of Paris Peace Forum and is one of
satu anggota pendiri Global Council for Tolerance and the founding members of the Global Council for
Peace, suatu inisiatif yang dipimpin oleh UAE, beliau Tolerance and Peace, an initiative led by the UAE.
juga menjabat sebagai Ketua/Presiden Federasi She is also the President of The Indonesian Sport
Panjat Tebing Indonesia dan Wakil Presiden Federasi Climbing Federation (FPTI) and Deputy president of
Panjat Tebing Internasional (IFSC) Asia. The International Federation of Sport Climbing (IFSC)
Asia.
Selain itu, Yenny dikenal sebagai pendiri berbagai Furthermore, Yenny is recognized as the founder of
usaha yang memberikan sumbangsih kepada several enterprises that contribute to society through
masyarakat melalui kegiatan sosial. Gelar pendidikan social activities. She holds a Bachelor of Arts in
yang dimilikinya adalah Bachelor of Arts in Visual Visual Communication from Trisakti University in 1997
Communication dari Universitas Trisakti pada tahun and a Master of Public Administration from Harvard
1997, dan gelar Master of Public Administration dari University (HKS) in 2003.
Harvard Kennedy School pada tahun 2003.
Yenny diangkat sebagai Komisaris Independen Yenny was appointed as Independent Commissioner
Superbank melalui Akta No. 104 tanggal 15 Desember of Superbank through Deed No. 104 dated December
2022 dan mendapatkan persetujuan OJK berdasarkan 15, 2022, and received approval from the Financial
Surat Keputusan OJK No. SR-272/PB.12/2022 Services Authority (OJK) based on OJK Decree No.
tanggal 28 November 2022. Kepemimpinan Yenny SR-272/PB.12/2022 dated November 28, 2022.
ditegaskan kembali berdasarkan Akta No. 20 tanggal Yenny’s leadership was reaffirmed based on Deed No.
15 Agustus 2025. 20, dated August 15, 2025.
Yenny memiliki jabatan rangkap sebagai ketua Komite Yenny holds concurrent positions as the Chairperson
Nominasi dan Remunerasi Superbank serta sebagai of the Nominating and Remuneration Committee at
Komisaris Independen di Bukalapak. Superbank and as an Independent Commissioner at
Bukalapak.
Yenny tidak terafiliasi dengan anggota Dewan Yenny is not affiliated with other members of the
Komisaris lainnya, anggota Direksi, pemegang saham Board of Commissioners, the Board of Directors, or
utama, dan pengendali Superbank. the Bank’s principal shareholders and controllers.
68 69
Page 36
Profil Perusahaan Company Profile
Profil Direksi
Board of Directors Profile
70 71
Page 37
Profil Perusahaan Company Profile
TIGOR M. SIAHAAN
Presiden Direktur
President Director
Di balik momentum transformatif Superbank pada Behind Superbank’s transformative momentum in
tahun 2025, terdapat kepemimpinan strategis Tigor 2025 lies the strategic leadership of Tigor M. Siahaan.
M. Siahaan. Menjabat sebagai Presiden Direktur sejak Serving as President Director since January 2022,
Januari 2022, beliau merupakan arsitek utama yang he has been the primary architect overseeing the
mengawal perjalanan Superbank menuju Penawaran Superbank’s journey toward its Initial Public Offering.
Umum Perdana Saham.
Tigor adalah Warga Negara Indonesia berusia 54 Tigor is an Indonesian citizen, aged 54. With a
tahun. Dengan rekam jejak selama hampir tiga dekade track record spanning nearly three decades in the
di industri keuangan, Tigor membawa perspektif financial industry, he brings an extensive perspective
yang luas dalam menavigasi kompleksitas perbankan to navigating the complexities of modern banking.
modern. Sebelum mendedikasikan keahliannya untuk Before dedicating his expertise to Superbank, Tigor
Superbank, Tigor menjabat sebagai Presiden Direktur served as President Director and CEO of PT Bank CIMB
dan CEO PT Bank CIMB Niaga Tbk (2015–2021). Niaga Tbk (2015–2021). His leadership foundation
Fondasi kepemimpinannya dibangun selama 20 was built over 20 years at Citibank Indonesia, where
tahun di Citibank Indonesia, di mana Tigor menjadi in 2011, he became the first Indonesian appointed as
orang Indonesia pertama yang dipercaya menjabat Chief Country Officer. His international experience
sebagai Chief Country Officer Citibank Indonesia at Citibank’s Headquarters in New York (2000–
sejak tahun 2011. Pengalaman internasionalnya di 2003) as Vice President in the Institutional Remedial
Kantor Pusat Citibank, New York (2000–2003) sebagai Management Group provides significant value in
Vice President di Institutional Remedial Management implementing sound risk management for Superbank.
Group, memberikan nilai tambah dalam penerapan
manajemen risiko yang baik bagi Superbank.
Tigor meraih gelar Sarjana di bidang Finance dan Tigor earned a Bachelor’s degree with a double major
Accounting (double major) dari University of Virginia, in Finance and Accounting from the University of
Charlottesville, Amerika Serikat pada tahun 1995. Virginia, Charlottesville, USA, in 1995.
Saat ini Tigor juga aktif di berbagai organisasi, Currently, Tigor is active in various organizations,
antara lain Wakil Ketua Umum Bidang Perbankan including serving as Deputy Chairperson for Banking
dan Pembiayaan Kadin Indonesia sejak 2021, Wakil and Finance at the Indonesian Chamber of Commerce
Ketua Umum PERBANAS sejak 2016, Mentor di and Industry (Kadin Indonesia) since 2021, Deputy
Endeavor Indonesia sejak 2012, Executive Committee Chairperson of PERBANAS since 2016, a Mentor
dan Anggota di YPO Indonesia sejak 2008, Ketua at Endeavor Indonesia since 2012, an Executive
Perbankan, Jasa Keuangan & Perpajakan di APINDO Committee member of YPO Indonesia since 2008,
sejak 2018. Selain pada jabatan tersebut, Tigor tidak and Head of Banking, Financial Services & Taxation at
memiliki jabatan rangkap lainnya. APINDO since 2018. Apart from the aforementioned
position, Tigor holds no other concurrent positions.
Tigor diangkat sebagai Presiden Direktur Superbank Tigor was appointed as President Director of
melalui Akta No. 01 tanggal 2 Februari 2022 dan Superbank through Deed No. 01 dated February
mendapatkan persetujuan OJK berdasarkan Surat 2, 2022, and received approval from the Financial
Keputusan OJK No. KEP-8/PB 1/2022 tanggal 19 Services Authority (OJK) based on OJK Decree No.
Januari 2022. Kepemimpinan Tigor ditegaskan KEP-8/PB 1/2022 dated January 19, 2022. Tigor’s
kembali berdasarkan akta No. 20 tanggal 15 Agustus leadership was reaffirmed based on Deed No. 20,
2025. dated August 15, 2025.
Tigor tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Tigor has no affiliation with members of the Board
Dewan Komisaris, sesama Direksi, maupun pemegang of Commissioners, fellow members of the Board of
saham utama, dan pengendali Superbank. Directors, or the Superbank’s principal and controlling
shareholders.
72 73
Page 38
Profil Perusahaan Company Profile
MELISA HENDRAWATI
Direktur Keuangan
Finance Director
Sebagai sosok di balik ketangguhan finansial As the figure behind the Superbank’s financial
Superbank, Melisa menjabat sebagai Direktur resilience, Melisa has served as Chief Financial
Keuangan sejak Februari 2022. Beliau memainkan Officer since February 2022. She played a vital
peran vital dalam memastikan kesiapan fundamental role in ensuring Superbank’s fundamental financial
keuangan Superbank hingga berhasil menuntaskan readiness, leading to the successful completion of
Penawaran Umum Perdana Saham pada tahun 2025. the Initial Public Offering in 2025.
Melisa adalah Warga Negara Indonesia berusia 39 Melisa is an Indonesian citizen, aged 39. Melisa’s
tahun. Melisa juga menjabat sebagai Direktur Global professional standing is further reflected in her
Association of Risk Professionals (GARP) Indonesia roles as Director of the Global Association of Risk
Chapter, Direksi Chartered Financial Analyst (CFA) Professionals (GARP) Indonesia Chapter, a Board
Society Indonesia, dan Vice President NTU Alumni Member of the Chartered Financial Analyst (CFA)
Association Indonesia. Melisa dianugerahi Indonesia Society Indonesia, Vice President of NTU Alumni
Best CFO 2024 Award oleh SWA, Top 500 Most Association Indonesia. Her excellence in financial
Outstanding Women 2025 & Top 200 Future Leaders leadership has earned her the Indonesia Best CFO
2025 oleh Infobank, Indonesia Most Extraordinary 2024 Award by SWA, Top 500 Most Outstanding
Women Business Leader 2025 oleh SWA, dan Top 10 Women 2025 & Top 200 Future Leaders 2025 by
Women CFOs in Asia 2025 oleh Women Entrepreneurs Infobank, Indonesia Most Extraordinary Women
Review. Business Leader 2025 by SWA and placed among
the Top 10 Women CFOs in Asia 2025 by Women
Entrepreneurs Review.
Sebelum bergabung dengan Superbank, ia menjabat Prior to Superbank, she served as CFO of payment
sebagai CFO di perusahaan fintech OY! Indonesia fintech OY! Indonesia, and held senior roles at DBS
dan memegang peran senior di DBS Bank Indonesia Bank Indonesia where she last served as Head of
dengan jabatan terakhir sebagai Head of Credit Risk Credit Risk and COO. Melisa returned to Indonesia
& COO. Melisa kembali ke Indonesia pada tahun in 2014 after completing various banking roles at
2014 setelah menyelesaikan berbagai penugasan JPMorgan Singapore and Citibank Singapore.
perbankan di JPMorgan Singapura dan Citibank
Singapura.
Melisa memiliki gelar Bachelor of Business in Actuarial Melisa holds a Bachelor of Business in Actuarial
Science dan Master of Business Administration (MBA) Science and a Master of Business Administration
dari Nanyang Technological University, Singapura. (MBA) from Nanyang Technological University,
Beliau memegang sertifikasi profesional, termasuk Singapore. She holds professional certifications,
Chartered Financial Analyst (CFA), Financial Risk including Chartered Financial Analyst (CFA),
Manager (FRM), Chartered Accountant (CA), CPA Financial Risk Manager (FRM), Chartered
(Australia), ASEAN CPA dan terus berkontribusi Accountant (CA), CPA (Australia), ASEAN CPA and
sebagai dosen tamu dan pembicara dalam berbagai continues to contribute to the financial community
program keuangan, kepemimpinan dan pemberdayaan as a guest lecturer and speaker in various financial,
perempuan. leadership and women empowerment programs.
Diangkat sebagai Direktur Superbank melalui Akta Melisa was appointed as Director of Superbank
No. 01 tanggal 2 Februari 2022 dan mendapatkan through Deed No. 01 dated February 2, 2022,
persetujuan OJK berdasarkan Surat Keputusan and received approval from the Financial Services
OJK No. KEP-7/PB 1/2022 tanggal 19 Januari Authority (OJK) based on OJK Decree No. KEP-
2022. Kepemimpinan Melisa ditegaskan kembali 7/PB 1/2022 dated January 19, 2022. Melisa’s
berdasarkan Akta No. 20 tanggal 15 Agustus 2025. leadership was reaffirmed based on Deed No. 20,
dated August 15, 2025.
Melisa tidak memiliki jabatan rangkap, serta tidak Melisa does not hold any concurrent positions and
memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan has no affiliate relationships with members of the
Komisaris, sesama Direksi, maupun pemegang saham Board of Commissioners, fellow members of the
utama, dan pengendali Superbank. Board of Directors, or the Superbank’s principal
and controlling shareholders.
74 75
Page 39
Profil Perusahaan Company Profile
SUKIWAN
Direktur Bisnis
Business Director
Sukiwan memulai jabatan sebagai Direktur Bisnis pada Sukiwan commenced his tenure as Business Director
tahun 2025, sebuah posisi yang diembannya saat in 2025, a role he undertook as Superbank transitioned
Superbank memulai proses untuk memasuki babak into its new chapter as a public entity. Previously, he
baru sebagai perusahaan publik. Sebelumnya, beliau served as Chief Business Officer Superbank since
menjabat sebagai Chief Business Officer Superbank July 2022.
sejak Juli 2022.
Sukiwan adalah Warga Negara Indonesia berusia 46 Sukiwan is an Indonesian citizen, aged 46. Prior to
tahun. Sebelum mendedikasikan kepemimpinannya dedicating his leadership to Superbank, he served as
untuk Superbank, beliau menjabat sebagai Consumer Consumer Head at PT Bank Maybank Indonesia Tbk
Head di PT Bank Maybank Indonesia Tbk (2018– (2018–2022). His career portfolio includes various
2022). Portofolio karirnya mencakup berbagai posisi managerial positions at leading financial institutions,
manajerial di institusi perbankan terkemuka, di such as Retail Deposit & Auto Business Group Head
antaranya sebagai Retail Deposit & Auto Business at PT Bank CIMB Niaga Tbk (2012–2017) and Head of
Group Head di PT Bank CIMB Niaga Tbk (2012–2017) Unsecured Loan Business at PT Bank DBS Indonesia
dan Head of Unsecured Loan Business di PT Bank (2008–2012). His experience leading Telebanking
DBS Indonesia (2008–2012). Pengalaman beliau divisions at both PT Bank Danamon Indonesia Tbk and
dalam memimpin divisi Telebanking di PT Bank Standard Chartered Bank provides deep perspective
Danamon Indonesia Tbk dan Standard Chartered in building customer-centric business models.
Bank memberikan kedalaman perspektif dalam
membangun model bisnis yang berorientasi pada
kebutuhan nasabah.
Keahlian Sukiwan dalam mengelola portofolio Sukiwan’s expertise in managing retail business
retail business liabilities, pinjaman tanpa jaminan liabilities, unsecured loans, and secured loans serves
(unsecured loans), serta pinjaman dengan jaminan, as a vital asset for Superbank in delivering an infinite
menjadi aset bagi Superbank dalam menghadirkan possibilities for stakeholders in the post-IPO era.
Kemungkinan Tanpa Batas bagi para pemangku
kepentingan pasca-IPO.
Sukiwan mengenyam pendidikan di Bina Nusantara Sukiwan attended Bina Nusantara University in 1998
University pada tahun 1998 dan merupakan anggota and is a member of Associate Wealth Manager.
Associate Wealth Manager.
Sukiwan diangkat sebagai Direktur Superbank melalui Sukiwan was appointed as Director of Superbank
Akta No. 136 tanggal 25 April 2025 dan mendapatkan by Deed No. 151 dated July 29, 2022, and received
persetujuan OJK berdasarkan Surat Keputusan approval from the Financial Services Authority (OJK)
OJK No. KEPR-23/PB.02/2025 tanggal 25 Juli based on OJK Decree No. KEPR-23/PB.02/2025 dated
2025. Kepemimpinan Sukiwan ditegaskan kembali July 25, 2025. Sukiwan’s leadership was reaffirmed
berdasarkan Akta No. 20 tanggal 15 Agustus 2025. based on Deed No. 20, dated August 15, 2025.
Sukiwan tidak memiliki jabatan rangkap dan tidak Sukiwan does not holds any concurrent positions
memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan and has no affiliate relationships with members of
Komisaris, sesama anggota Direksi, maupun the Board of Commissioners, fellow members of the
pemegang saham utama dan pengendali Superbank. Board of Directors, or the Superbank’s principal and
controlling shareholders.
76 77
Page 40
Profil Perusahaan Company Profile
BHAVANA B. VATVANI
Direktur Operasional
Operations Director
Keunggulan operasional adalah mesin penggerak Operational excellence is the engine driving a bank
di balik bank dengan layanan digital. Sejak diangkat with digital services. Since her appointment as
sebagai Direktur Operasional pada Agustus 2022, Operations Director in August 2022, Bhavana has
Bhavana telah menjadi penggerak dalam memperkuat been the driving force behind strengthening the
infrastruktur sistem operasional Superbank. Peran Superbank’s operational systems infrastructure. Her
beliau sangat krusial dalam memastikan seluruh role is instrumental in ensuring that all supporting
sistem pendukung berfungsi secara optimal dan systems function optimally and remain scalable to
terukur guna mendukung aktivitas bisnis Superbank. robustly support Superbank’s expanding business
activities.
Bhavana adalah Warga Negara Singapura berusia Bhavana is a Singapore citizen, aged 47. With over 22
47 tahun. Dengan pengalaman lebih dari 22 tahun years of experience across the banking industry and
di industri perbankan dan konsultan manajemen, management consulting, Bhavana possesses deep
Bhavana memiliki keahlian mendalam dalam expertise in navigating complex financial ecosystems.
menavigasi ekosistem keuangan yang kompleks. Prior to joining Superbank, he was a Managing
Sebelum bergabung dengan Superbank, beliau Director at Accenture, where he led the financial
menjabat sebagai Managing Director di Accenture, services practice in Indonesia. Throughout his career,
di mana beliau memimpin divisi layanan keuangan di he has been a strategic partner to numerous tier-one
Indonesia. Dalam rekam jejaknya, beliau telah menjadi banks, including Bank Mandiri, Bank BRI, and Bank
mitra strategis bagi berbagai perbankan papan atas, Danamon, as well as multinational institutions such as
termasuk Bank Mandiri, Bank BRI, dan Bank Danamon, DBS, UOB, CIMB Niaga, ANZ, and PT Commonwealth
serta institusi perbankan multinasional seperti DBS, Bank.
UOB, CIMB Niaga, ANZ, dan PT Commonwealth Bank.
Keahlian utama Bhavana terletak pada kemampuannya Bhavana’s core strengths lie in driving end-to-
mendorong transformasi digital secara menyeluruh, end digital transformation, encompassing program
mencakup manajemen program, business process management, business process re-engineering, post-
re-engineering, integrasi pasca-penggabungan, merger integration, and core banking implementation.
hingga implementasi core banking. Fokus beliau pada His focus on data management and customer
manajemen data dan hubungan pelanggan menjadi relationship management provides a solid foundation
fondasi kuat bagi Superbank dalam menghadirkan for Superbank to deliver Infinite Possibilities through
Kemungkinan Tanpa Batas melalui pengalaman a seamless and secure digital banking experience for
perbankan digital yang mulus dan aman bagi seluruh all segments of society.
lapisan masyarakat.
Bhavana merupakan lulusan Bachelor of Commerce Bhavana graduated with a Bachelor of Commerce
(with honors) dari University of Melbourne, Australia, (with honors) from the University of Melbourne,
dengan spesialisasi di bidang Keuangan (2000). Australia, majoring in Finance (2000).
Bhavana diangkat sebagai Direktur Superbank Bhavana was appointed as Director of Superbank by
melalui Akta No. 10 tanggal 22 Agustus 2022 dan Deed No. 10 dated August 22, 2022, and received
mendapatkan persetujuan OJK berdasarkan Surat approval from the Financial Services Authority (OJK)
Keputusan OJK No. KEP-33/PB 1/2022 tanggal 12 Juli based on OJK Decree No. KEP-33/PB 1/2022 dated
2022.Kepemimpinan Bhavana ditegaskan kembali July 12, 2022. She was reappointed through the
berdasarkan Akta No. 20 tanggal 15 Agustus 2025. Annual General Meeting of Shareholders (AGMS) on
April 25, 2025.
Bhavana tidak memiliki jabatan rangkap dan tidak Bhavana does not hold any concurrent positions and
memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan maintains no affiliate relationships with members
Komisaris, sesama Direksi, maupun pemegang saham of the Board of Commissioners, fellow members of
utama dan pengendali Superbank. the Board of Directors, or Superbank’s principal and
controlling shareholders.
78 79
Page 41
Profil Perusahaan Company Profile
AMALIA PRATANTARA
Direktur Kepatuhan
Compliance Director
Keberhasilan Superbank dalam menuntaskan Superbank’s success in completing its Initial Public
Penawaran Umum Perdana Saham pada tahun 2025 Offering in 2025 is inextricably linked to the role of
tidak lepas dari peran Amalia Pratantara dalam Amalia Pratantara in fostering a robust culture of
membangun budaya kepatuhan yang kokoh dan compliance and integrity. Serving as Compliance
berintegritas. Menjabat sebagai Direktur Kepatuhan Director since August 2022, she is a central figure in
sejak Agustus 2022, Amalia adalah figur sentral yang ensuring that Superbank remains firmly aligned with
memastikan bahwa Superbank tetap berjalan selaras regulatory frameworks and the principles of Good
dengan koridor regulasi dan prinsip tata kelola Corporate Governance (GCG).
perusahaan yang baik (Good Corporate Governance).
Amalia adalah Warga Negara Indonesia berusia 54 Amalia is an Indonesian citizen, aged 54. With
tahun. Dengan pengalaman lebih dari 28 tahun di extensive experience spanning over 28 years in
industri perbankan, Amalia memiliki rekam jejak the banking industry, Amalia possesses a deep
yang mendalam dalam mengelola risiko kepatuhan di track record in managing compliance risks across
berbagai lini bisnis. Beliau mendedikasikan 11 tahun diverse business lines. She dedicated 11 years of her
karir profesionalnya di Citibank Indonesia hingga professional career to Citibank Indonesia until May
Mei 2022, dengan posisi puncak sebagai Direktur 2022, culminating in her appointment as Compliance
Kepatuhan (Chief Country Compliance Officer). Director (Chief Country Compliance Officer). Her
Pengalaman internasionalnya tercermin saat beliau international experience was highlighted when she
dipercaya menjabat sebagai Regional Compliance served as Regional Compliance Manager for Wealth
Manager for Wealth Management di Citibank Management at Citibank Singapore (2014), before
Singapore (2014), sebelum akhirnya kembali ke returning to Indonesia to assume responsibilities as
tanah air untuk mengemban tanggung jawab sebagai Global Consumer Bank (GCB) Compliance Head and
Global Consumer Bank (GCB) Compliance Head dan Head of Institutional Clients Group (ICG) Compliance
kemudian Head of Institutional Clients Group (ICG) at Citibank Indonesia.
Compliance di Citibank Indonesia.
Sebelum kiprah panjangnya di Citibank, Amalia Prior to her tenure at Citibank, Amalia built a solid
membangun fondasi karir perbankannya selama 16 banking foundation over 16 years at PT Bank
tahun di PT Bank Danamon Indonesia Tbk (1995–2011), Danamon Indonesia Tbk (1995–2011), where she
dengan jabatan terakhir sebagai Senior Compliance last served as Senior Compliance Officer. This
Officer. Perjalanan karir yang solid ini memberikan distinguished career path provides her with a keen
beliau perspektif yang tajam dalam menjaga perspective on maintaining the trust of customers
kepercayaan nasabah dan pemangku kepentingan, and stakeholders—a cornerstone of Superbank.
yang menjadi pilar utama Superbank.
Amalia meraih gelar Sarjana di bidang Sastra Inggris Amalia earned her Bachelor’s degree in English
dari Universitas Kristen Maranatha, Bandung Literature from Maranatha Christian University,
(1996). Fokus beliau pada kepatuhan mencerminkan Bandung (1996). Her focus on compliance reflects
komitmen jangka panjang terhadap integritas dan a long-term commitment to integrity and good
tata kelola perusahaan yang baik, serta memastikan corporate governance, ensuring that Superbank, as
bahwa Superbank sebagai perusahaan terbuka a public company, consistently conducts its business
senantiasa menjalankan kegiatan usahanya sesuai activities in accordance with applicable regulations.
dengan ketentuan yang berlaku.
Amalia diangkat sebagai Direktur Superbank Amalia was appointed as Director of Superbank by
melalui Akta No. 10 tanggal 22 Agustus 2022 dan Deed No. 10 dated August 22, 2022, and received
mendapatkan persetujuan OJK berdasarkan Surat approval from the Financial Services Authority (OJK)
Keputusan OJK No. KEP-34/PB 1/2022 tanggal 12 based on OJK Decree No. KEP-34/PB 1/2022 dated
Juli 2022. Kepemimpinan Amalia ditegaskan kembali July 12, 2022. Amalia’s leadership was reaffirmed
berdasarkan Akta No. 20 tanggal 15 Agustus 2025. based on Deed No. 20, dated August 15, 2025.
Amalia tidak memiliki jabatan rangkap di perusahaan Amalia holds no concurrent positions in other
lain, serta tidak memiliki hubungan afiliasi dengan companies and has no affiliate relationships with
anggota Dewan Komisaris, sesama Direksi, maupun members of the Board of Commissioners, fellow
pemegang saham utama, dan pengendali Superbank. members of the Board of Directors, or Superbank’s
principal and controlling shareholders.
80 81
Page 42
Profil Perusahaan Company Profile
Hamdi pernah menjabat berbagai posisi strategis Hamdi has held various strategic positions including at
Profil Komite Audit antara lain di PT Pefindo Biro Kredit sebagai
Komisaris Utama (2018-2022), PT Bursa Berjangka
PT Pefindo Credit Bureau as President Commissioner
(2018- 2022), PT Bursa Berjangka Jakarta as
Jakarta sebagai Direktur (2020-2022), PT Bursa Efek Director (2020 - 2022), PT Bursa Efek Indonesia as
Audit Committee Profile Indonesia sebagai Direktur Pengawasan Transaksi Director of Transaction Supervision and Compliance
dan Kepatuhan (2015-2018), dan sebelumnya sebagai (2015 - 2018), and previously as Director of Human
Direktur Sumber Daya Manusia dan Keuangan (2012- Resources and Finance (2012 - 2015). Director of PT
2015). Direktur PT DBS Vickers Securities Indonesia DBS Vickers Securities Indonesia (2010 - 2011), and
(2010-2011) dan dalam kurun waktu 1987 sampai from 1987 to 2010 Hamdi pursued his career at PT
2010 Hamdi meniti karir di PT Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Jakarta and PT Bank Duta.
PT Bank Duta.
Hamdi saat ini juga merupakan anggota Dewan Hamdi is currently member of Supervisory Board of
Pengawas ILUNI FEB UI, anggota Pengurus Asosiasi ILUNI FEB UI, board member of Asosiasi Blockchain
Blockchain Indonesia untuk bidang perlindungan Indonesia (ABI), in charge of consumer protection,
konsumen, dan anggota Pengurus Perkumpulan and board member of Indonesia Financial Services
Praktisi Jasa Keuangan Indonesia untuk bidang aset Practitioners Association, in charge of crypto asset.
kripto.
Hamdi memiliki gelar Sarjana Ekonomi Jurusan Hamdi holds a Bachelor of Economics degree majoring
Akuntansi dari Universitas Indonesia (1986) dan in Accounting from the University of Indonesia (1986)
memperoleh gelar Magister Manajemen (MM) dari and obtained a Master of Management (MM) degree
Universitas Indonesia (1991). from the University of Indonesia (1991).
RUSTINI DEWI
Anggota Komite Audit
Member of Audit Committee
Diangkat sebagai Anggota Komite Audit pada Agustus Appointed as a Member of the Audit Committee in
2025, Dewi memiliki pengalaman kerja lebih dari 35 August 2025, Dewi has more than 35 years of work
tahun di industri perbankan di berbagai bidang mulai experience in the banking industry in various fields
dari memimpin retail banking business, customer ranging from leading retail banking business, customer
segmentation, business intelligence, merchant segmentation, business intelligence, merchant
partnership, asset liability management, finance, M&A partnership, asset liability management, finance,
ANTON H. GUNAWAN
project, business planning & cost control, controller M&A project, business planning & cost control,
Ketua Komite Audit
dengan kemampuan analytical, koordinasi dan controller with analytical skills, coordination and good
Chairman of Audit Committee
komunikasi yang baik. communication.
Diangkat sebagai ketua Komite Audit di bulan Anton was appointed Chairman of the Audit
Agustus 2025. Committee in August 2025. Dewi saat ini aktif menjabat Komisaris Independen Dewi is currently active as an Independent
di Asuransi Sequis Life sejak Juli 2021 dan sebagai Commissioner of Sequis Life Insurance since July
Profil lengkap Anton dapat dibaca di bagian For a comprehensive profile of Anton, Finance & Human Capital Director di ATI Business 2021 and as Finance & Human Capital Director at ATI
Profil Dewan Komisaris. please refer to the Board of Commissioners Group sejak Januari 2024. Sebelumnya Dewi juga Business Group since January 2024. Previously, Dewi
Profile section. menjabat sebagai Anggota Komite Audit dan Anggota also served as a Member of the Audit Committee
Komite Pemantau Risiko Superbank sebelum menjadi and a Member of the Risk Monitoring Committee at
perusahaan publik (2023-2025). Dewi pernah Superbank prior to its transition to a public company
HAMDI HASSYARBAINI menjabat sebagai Direktur Retail & SME Business di (2023–2025). Dewi has served as Director of Retail &
Anggota Komite Audit PT Bank Commonwealth (2016-2021), Retail Banking SME Business at PT Bank Commonwealth (2016-2021),
Member of Audit Committee Head (Direktur) di Citibank Indonesia (2013-2016) Retail Banking Head (Director) at Citibank Indonesia
dan pernah bekerja di Permata Bank sebagai Head (2013-2016) and had worked at Permata Bank as Head
Diangkat sebagai Anggota Komite Audit pada bulan Appointed as a Member of the Audit Committee in
of Segment, Strategic Merchant Partnership & BIU, of Segment, Strategic Merchant Partnership & BIU and
Agustus 2025, Hamdi memiliki pengalaman kerja lebih August 2025, Hamdi has more than 30 years of work
dan sebelumnya menjabat sebagai Head of Strategic previously served as Head of Strategic Planning &
dari 30 tahun di industri keuangan, perbankan, pasar experience in the financial, banking, capital markets
Planning & Implementation di ABN AMRO Bank. Implementation at ABN AMRO Bank.
modal, pasar berjangka, dan kripto. and futures market, and crypto industries.
Dewi memiliki gelar Sarjana Ekonomi jurusan Akuntansi Dewi earned her Bachelor of Economics degree
Hamdi saat ini aktif menjabat Direktur Utama di PT Hamdi is currently active as President Director of PT
di Universitas Trisakti Jakarta 1991. majoring in Accounting from Trisakti University,
Sentra Bitwewe Indonesia, sebuah pedagang aset Sentra Bitwewe Indonesia, a crypto exchange, since
Jakarta 1991.
keuangan digital (aset kripto), sejak tahun 2022. 2022. Previously, Hamdi also served as a Member
Sebelumnya Hamdi juga menjabat sebagai Anggota of the Audit Committee and a Member of the Risk
Komite Audit dan Anggota Komite Pemantau Risiko Monitoring Committee at Superbank prior to its
Superbank sebelum menjadi perusahaan publik transition to a public company (2023–2025).
(2023-2025). 82 83
Page 43
Profil Perusahaan Company Profile
Profil Komite Pemantau Risiko
Risk Oversight Committee Profile
ANTON H. GUNAWAN RUSTINI DEWI
Ketua Komite Pemantau Risiko Anggota Komite Pemantau Risiko
Chairman of Risk Oversight Committee Member of Risk Oversight Committee
Anton diangkat sebagai Ketua Komite Pemantau Anton was appointed Chairman of the Risk Oversight Dewi diangkat sebagai Anggota Komite Pemantau Dewi was appointed Member of the Risk Oversight
Risiko di bulan April 2025. Committee in April 2025. Risiko di bulan April 2025. Committee in April 2025.
Profil lengkap Anton dapat dibaca di bagian Profil For a comprehensive profile of Anton, please refer to Profil lengkap Dewi dapat dibaca di bagian Profil Dewi’s complete profile is available in the Audit
Dewan Komisaris. the Board of Commissioners Profile section. Komite Audit. Committee Profile section.
HAMDI HASSYARBAINI NENENG M. GOENADI
Anggota Komite Pemantau Risiko Anggota Komite Pemantau Risiko
Member of Risk Oversight Committee Member of Risk Oversight Committee
Hamdi diangkat sebagai Anggota Komite Pemantau Hamdi was appointed Member of the Risk Oversight Neneng diangkat sebagai Anggota Komite Pemantau Neneng was appointed Member of the Risk Oversight
Risiko di bulan April 2025 Committee in April 2025. Risiko di bulan April 2025 Committee in April 2025.
Profil lengkap Hamdi dapat dibaca di bagian Profil A comprehensive profile of Hamdi can be found in the Profil lengkap Neneng dapat dibaca di bagian Profil Neneng’s full profile can be found in the Board of
Komite Audit. Audit Committee Profile section. Dewan Komisaris. Commissioners Profile section.
84 85
Page 44
Profil Perusahaan Company Profile
Profil Komite Nominasi dan
Remunerasi
Nominating and Remuneration Committee Profile YENNY Z. WAHID
Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi
Chairperson of Nominating and Remuneration
Yenny ditetapkan sebagai Kepala Nominasi dan Yenny was appointed Chairperson of Nominating
Remunerasi pada bulan Agustus 2025. and Remuneration in August 2025.
Informasi selengkapnya mengenai Yenny dapat Further information about Yenny can be found in
ditemukan di bagian Profil Dewan Komisaris. the Board of Commissioners’ Profile section.
NENENG M. GOENADI
Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
Member of Nominating and Remuneration Committee
Neneng diangkat sebagai Anggota Nominasi dan Neneng was appointed Member of the Nominating
Remunerasi di bulan Agustus 2025. and Remuneration Committee in August 2025.
Profil lengkap Neneng dapat dibaca di bagian Profil For a complete profile of Neneng, please refer to
Dewan Komisaris. the Board of Commissioners Profile section.
NERFITA PRIMASARI
Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
Member of Nominating and Remuneration Committee
Nerfita diangkat sebagai Anggota Nominasi dan Nerfita was appointed Member of the Nominating
Remunerasi di bulan Agustus 2025. and Remuneration Committee in August 2025.
Profil lengkap Nerfita dapat dibaca di bagian Profil Nerfita’s complete profile can be found in the
Senior Manajemen. Senior
Management Profile section.
86 87
Page 45
Profil Perusahaan Company Profile
Selanjutnya, Ike menjabat sebagai Direktur SDM dan She later served as the Director of HR and General
General Services di PT Bank MNC International Tbk. Services at PT Bank MNC International Tbk. (2014-
Profil Manajemen Senior (2014-2018). 2018).
Ike meraih gelar Sarjana dari Fakultas Ekonomi jurusan Ike earned her Bachelor’s degree in Accounting from
Senior Management Profile Akuntansi di UGM pada tahun 1996 dan meraih gelar the Faculty of Economics at UGM in 1996 and obtained
Magister Manajemen dari FEB UGM pada tahun 2006. a Master’s degree in Management from FEB UGM in
2006.
HERMAWAN TJAKRADIWIRIA
Chief Product Officer
Hermawan mengemban tugas sebagai Chief Product Hermawan commenced his tenure as Chief Product
Officer sejak Juli 2022. Beliau adalah salah satu sosok Officer in July 2022. He is a key figure behind the
di balik ekosistem produk digital Superbank, yang Superbank’s digital product ecosystem, playing a vital
berperan vital dalam menghadirkan solusi keuangan role in delivering innovative financial solutions.
inovatif.
Hermawan memiliki pengalaman kerja lebih dari Hermawan brings over 20 years of professional
20 tahun di beragam industri berbasis teknologi, experience across diverse technology-driven
perbankan dan e-commerce. industries, including banking and e-commerce.
Sebelum bergabung dengan Superbank, Hermawan Hermawan previously served as Executive Director,
menjabat sebagai Executive Director, Country Head Country Head Nexus at Standard Chartered Indonesia
Nexus di Standard Chartered Indonesia dan Digital and Head of Digital Banking Development at Bank
Banking Development Head di Bank Danamon. Danamon.
NERFITA PRIMASARI
Chief Human Resources Officer Hermawan memiliki gelar Diploma dari Akademi Hermawan holds a Diploma degree from the Indonesian
Teknik Telekomunikasi Indonesia (2006). Telecommunication Engineering Academy (2006).
Nerfita Primasari (Ike) mengemban tanggung jawab Nerfita Primasari (Ike) commenced her tenure as Chief
sebagai Chief Human Resources Officer sejak Juni Human Resources Officer in June 2022. She serves
2022. Beliau merupakan sosok strategis di balik as the strategic figure behind talent development
pengembangan sumber daya manusia di Superbank, at Superbank, ensuring that the Superbank’s human
memastikan bahwa sumber daya manusia Superbank capital is prepared to embrace an infinite possibilities ITJANG WIBISONO
siap menghadapi Kemungkinan Tanpa Batas sebagai as a public entity following the Initial Public Offering in Chief Administrative Officer
perusahaan publik pada tahun 2025. Dengan 2025. With 28 years of extensive experience across
pengalaman luas selama 28 tahun di sektor teknologi the information technology, banking, and facility Itjang resmi mengemban tanggung jawab sebagai Itjang commenced his tenure as Chief of Administrative
informasi, perbankan, dan facility management, Ike management sectors, Ike brings a holistic perspective Chief of Administrative Officer sejak April 2025. Officer in April 2025. Prior to this, he served as
membawa perspektif yang holistik dalam membangun to building an inclusive work culture. Sebelumnya, beliau menjabat sebagai Direktur Bisnis Business Director since February 2022. With over 30
budaya kerja yang inklusif. sejak Februari 2022. Dengan pengalaman lebih dari 30 years of experience in the banking industry, Itjang is
tahun di industri perbankan, Itjang adalah figur senior a seasoned figure who brings profound leadership
Sebelum bergabung dengan Superbank, Ike menjabat Prior to joining Superbank, Ike served as the Director yang membawa kedalaman wawasan kepemimpinan, insights, including his dedication during his tenure as
sebagai Direktur People and Culture di ISS (2018- of People and Culture at ISS (2018-2022), a leading termasuk dedikasinya saat menjabat sebagai Direktur President Director of Bank Fama (until February 2022).
2022), perusahaan Integrated Facility Management Integrated Facility Management company with a Utama Bank Fama (hingga Februari 2022).
dengan jumlah karyawan sekitar 50 ribu di Indonesia. workforce of approximately 50,000 employees in
Indonesia. Itjang memulai karirnya di Bank Fama sejak 1994 Itjang started his career at Bank Fama since 1994 as
sebagai Kepala Divisi Kredit & Hukum sampai tahun Head of Credit & Legal Division until 2013. Previously,
Awal karirnya dimulai sebagai Management Trainee di Her career began as a Management Trainee at PT 2013. sebelumnya Itjang mengawali karirnya di his career in banking industry started from Bank Artha
PT Astra International, Ike kemudian mengembangkan Astra International, and she subsequently developed perbankan di Bank Artha Graha Cabang Bandung Graha Bandung Branch with his last position as Head
karir di bidang Sumber Daya Manusia di Hewlett- her HR career at Hewlett-Packard Indonesia, PT SAP dengan posisi terakhir sebagai Kepala Bagian Kredit of Credit (1994).
Packard Indonesia, PT SAP Indonesia, dan Hewlett- Indonesia, and Hewlett-Packard Regional Office for a (1994).
Packard Regional Office selama total 10 tahun. total of 10 years.
Itjang memiliki gelar Sarjana Hukum dari Universitas Itjang holds a Bachelor of Law degree from Parahyangan
Pengalaman Ike di industri perbankan mencakup 12 Ike’s experience in the banking industry spans 12 Katolik Parahyangan Bandung (1986) dan memperoleh Catholic University Bandung (1986) and obtained a
tahun, di antaranya sebagai HR Generalist Corporate years, including roles such as HR Generalist Corporate gelar Magister Kenotariatan dari Universitas Padjajaran Master of Notarial degree from Padjadjaran University
di Citibank Indonesia dengan jabatan terakhir sebagai at Citibank Indonesia and her last position as SVP - Bandung (1994). Bandung (1994).
SVP - Global Consumer Bank HR Head (2006-2014). Global Consumer Bank HR Head (2006-2014).
88 89
Page 46
Profil Perusahaan Company Profile
dalam pengembangan standar di komite teknis standards development in the Malaysian standards
standar Malaysia. Ditesh memiliki gelar Magister ilmu technical committee. Ditesh graduated with a Master
Komputer dari University of Malaya pada tahun 2008. in Computer Science degree from University of Malaya
in 2008.
CUT TASHANA AZIA
Chief Internal Audit
JENNY TJANDRA
Cut menjabat sebagai Kepala Satuan Kerja Audit Cut commenced her tenure as Head of Internal Audit
Chief Risk Officer
Internal (SKAI) sejak Januari 2023. Beliau adalah figur in January 2023. She is a key figure in strengthening
kunci dalam memperkuat pilar pengawasan internal the Company’s internal oversight pillars, ensuring that
Perseroan, memastikan bahwa seluruh operasional all of Superbank’s operations are conducted with high Jenny mengemban tugas sebagai Chief Risk Officer Jenny commenced her tenure as Chief Risk Officer
Superbank berjalan dengan kepatuhan tinggi dan compliance and effective risk management amidst sejak Juli 2022. Beliau merupakan figur sentral in July 2022. She serves as the central figure in
manajemen risiko yang efektif di tengah dinamika the dynamics of its new chapter as a public company dalam membangun kerangka manajemen risiko yang establishing a comprehensive risk management
babak baru sebagai perusahaan publik pada tahun in 2025. With 29 years of extensive experience komprehensif, memastikan bahwa langkah Superbank framework, ensuring that Superbank’s initiatives
2025. Dengan pengalaman luas selama 29 tahun di in the banking sector—focused on internal audit senantiasa berlandaskan pada prinsip kehati-hatian are consistently anchored in prudential banking
sektor perbankan yang berfokus pada bidang audit and risk management—Cut brings dedication and (prudential banking). Dengan pengalaman lebih dari 30 principles. With over 30 years of experience in the
internal dan manajemen risiko, Cut membawa dedikasi professionalism anchored in the principles of good tahun di industri keuangan, Jenny memastikan bahwa financial industry, Jenny ensures that every innovation
dan profesionalisme yang berlandaskan pada prinsip corporate governance. setiap inovasi Superbank didukung oleh mitigasi risiko of Superbank is fortified by robust risk mitigation to
tata kelola yang baik. yang memadai guna menjaga kepercayaan seluruh safeguard the trust of all stakeholders.
pemangku kepentingan.
Sebelumnya, Cut menjabat sebagai Country Head of Previously, Cut held positions as the Country Head of
Audit di Standard Chartered Bank Indonesia (2020- Audit at Standard Chartered Bank Indonesia (2020- Spesialisasi utama Jenny adalah Manajemen Risiko. Risk Management has been Jenny’s key focus. Jenny
2022), Chief Auditor di PT Bank QNB Indonesia 2022), Chief Auditor at PT Bank QNB Indonesia (2016- Jenny memiliki beragam pengalaman kerja dengan has extensive experience working with foreign banks,
(2016-2020), Wholesale, Risk & Syariah Audit Group 2020), Wholesale, Risk & Syariah Audit Group Head bank asing, bank lokal, dan juga lembaga keuangan local banks, and also financial institutions including in
Head di PT Bank CIMB Niaga - posisi terakhir (2011- at PT Bank CIMB Niaga - last position (2011-2016), as termasuk dalam memimpin usaha di bidang card and leading card and installment loan businesses.
2016), serta menjabat sebagai Wholesale Senior well as Wholesale Senior Operational Risk Officer and loan installment.
Operational Risk Officer dan Head of Operational Risk Head of Operational Risk at Standard Chartered Bank
di Standard Chartered Bank Indonesia (2008-2011). Ia Indonesia (2008-2011). Cut also has experience in the Jenny pernah menduduki berbagai posisi strategis Jenny has held various strategic positions spans from
juga memiliki pengalaman dalam posisi Internal Audit role of Internal Audit Head at Deutsche Bank Indonesia antara lain di Standard Chartered sejak 2015 dengan Standard Chartered since 2015 with her last position
Head di Deutsche Bank Indonesia (2006-2008) dan (2006-2008) and various positions at ABN AMRO Bank posisi terakhir Country Credit Head (2015-2022), as Country Credit Head (2015-2022), Consumer Risk
berbagai jabatan di ABN AMRO Bank Indonesia (1995- Indonesia (1995-2005). Consumer Risk Head di Danamon (2010-2015), dan Head in Danamon (2010-2015) and Risk Director at
2005). Risk Director selama bekerja di WOM Finance (2008- WOM Finance (2008-2010).
2010).
Cut memegang gelar Associate Degree in Business Cut holds an Associate Degree in Business Management
Management dari San Diego Mesa College (1994) from San Diego Mesa College (1994) and Certified Jenny memiliki gelar Bachelor of Science (double Jenny obtained her Bachelor of Science with a double
dan Sertifikasi Internasional Certified Internal Auditor Internal Auditor (CIA) Certification from the Institute of major) di bidang Computer Information System major in Computer Information System and Finance,
(CIA) dari Institute of Internal Auditors (IIA). Internal Auditors (IIA). and Finance, Real Estate and Law dari California Real Estate and Law from California State Polytechnic
State Polytechnic University in Pomona (1989), dan University in Pomona (1989), and an MBA in Marketing
gelar MBA di bidang Marketing dari California State from California State Polytechnic University in Pomona
Polytechnic University in Pomona (1990). (1990).
DITESH KUMAR
Chief Technology Officer
Ditesh dipercaya menjabat sebagai Chief Technology Ditesh commenced his tenure as Chief Technology
Officer sejak Desember 2022. Beliau adalah pemimpin Officer in December 2022. He is a technology
teknologi berpengalaman yang menjadi penggerak di leader and the driving force behind the resilience
balik ketangguhan infrastruktur digital Superbank. of the Superbank’s digital infrastructure. His role is
Peran beliau sangat vital dalam memastikan instrumental in ensuring that Superbank’s technology
bahwa teknologi Superbank mampu menghadirkan delivers infinite possibilities to customers through
kemungkinan tanpa batas bagi nasabah melalui sistem systems that are secure, innovative, and high-
yang aman, inovatif, dan berkinerja tinggi. performing.
Ditesh adalah salah satu pemimpin teknologi di Ditesh was one of the early technology leaders in Grab,
awal Grab berdiri, dan telah berkontribusi terhadap and has contributed to Grab’s growth significantly over
pertumbuhan Grab secara signifikan selama bertahun the years. His last notable portfolio in Grab was leading
tahun. Kontribusi signifikan terakhir Ditesh untuk the payments, lending and rewards technology teams.
Grab adalah memimpin tim teknologi untuk payments,
lending and rewards.
Ditesh telah menjadi anggota dewan Konfederasi Ditesh has been a councilor with the Malaysian National
Komputer Nasional Malaysia, dan telah terlibat Computer Confederation, and has been involved in
90 91
Page 47
Profil Perusahaan Company Profile
Profil Karyawan
Komposisi Karyawan Berdasarkan Jabatan
Employee Profile Employee Composition Based on Position
KOMPOSISI DAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI EMPLOYEE COMPOSITION AND COMPETENCE Jabatan / Position 2024 2025
DEVELOPMENT
Superbank meyakini bahwa kekuatan fundamental Superbank firmly believes that the Bank’s fundamental Manajemen Senior
6 6
Bank terletak pada keunggulan modal manusia strength lies in the excellence of its human capital. In Senior Management
(human capital). Selaras dengan momentum IPO alignment with the 2025 IPO momentum, Superbank
pada tahun 2025, Superbank mengimplementasikan has implemented organizational development through Kepala Divisi
35 39
pengembangan organisasi melalui rekrutmen strategic recruitment and measured workforce Head of Division
strategis dan ekspansi tenaga kerja yang terukur. expansion. These efforts are further strengthened by
Staf
Upaya ini diperkuat dengan program pengembangan continuous competency development programs for 493 620
Staff
kompetensi berkelanjutan bagi sumber daya manusia Superbank’s human resources.
Superbank.
Jumlah
Through the synergy of competent human resources 534 665
Total
Melalui sinergi sumber daya manusia yang kompeten and sustainable development, Superbank is unlocking
dan pengembangan yang berkelanjutan, Superbank infinite possibilities in digital banking for all segments
membuka kemungkinan tanpa batas bagi seluruh of society.
lapisan masyarakat dalam digitalisasi perbankan.
EMPLOYEE COMPOSITION Komposisi Karyawan Berdasarkan Jenjang Pendidikan
KOMPOSISI KARYAWAN Employee Composition Based on Educational Level
As of December 31, 2025, the number of employees of
Per 31 Desember 2025, jumlah karyawan Superbank the Superbank amounted to 665 people, an increase
Jenjang Pendidikan 2024 2025
berjumlah 665 orang, mengalami peningkatan of 131 people. This increase is in accordance with the
Educational Level
sebanyak 131 orang. Peningkatan ini sesuai dengan Superbank’s business plan regarding the addition of
rencana bisnis Superbank mengenai penambahan manpower to support the Bank’s performance.
tenaga kerja untuk mendukung kinerja Bank. Doktoral 1 2
Doctor
Pascasarjana 61 65
Master Degree
Sarjana 437 543
Bachelor Degree
D3 - D4 27 39
Diploma 3 - 4
D1 - D2 2 2
Diploma 1 - 2
SMA 6 14
High School
Jumlah 534 665
Total
92 93
Page 48
Profil Perusahaan Company Profile
Komposisi Karyawan Berdasarkan Status Kepegawaian
Employee Composition based an Employment Status
Status Kepegawaian 2024 2025
Employee Status
Pegawai Tetap 455 536
Permanent Employee
Pegawai Kontrak 79 129
Contract Employee
Jumlah 534 665
Total
Komposisi Karyawan Berdasarkan Usia
Employee Composition based on Age
Usia 2024 2025
Age
20-30 Tahun 257 319
20-30 Years Old
31-40 Tahun 197 256
31-40 Years Old
41-50 Tahun 60 70
41-50 Years Old
> 50 Tahun 20 20
> 50 Years Old
Jumlah 534 665
Total
Komposisi Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin
Employee Composition Based on Gender
Jenis Kelamin 2024 2025
Gender
Pria 349 417
Male (64%) (63%)
Wanita 185 248
Female (36%) (37%)
Jumlah 534 665
Total
94 95
Page 49
Profil Perusahaan Company Profile
Informasi Akuntan Publik dan Kantor Informasi Lembaga dan/atau
Akuntan Publik Profesi Penunjang Pasar Modal
Information on Public Accountants and Public Accounting Information on Capital Market Supporting Institutions and/
Firms or Professions
Dalam rangka memastikan integritas laporan keuangan To ensure the integrity of financial statements and Selain AP dan KAP, terdapat beberapa lembaga dan/ In addition to the Public Accountants and Public
dan kepatuhan terhadap standar audit yang berlaku, compliance with prevailing auditing standards, the atau profesi penunjang pasar modal yang digunakan Accounting Firms, there are several Capital Market
rincian penggunaan jasa Akuntan Publik (AP) serta details of the engagement of Public Accountants (AP) oleh Bank sepanjang tahun 2025 yaitu: Supporting Institutions and/or Professionals engaged
Kantor Akuntan Publik (KAP) oleh Superbank selama and Public Accounting Firms (KAP) by Superbank by the Bank in 2025 as follows:
tahun buku 2025 adalah sebagai berikut: throughout the 2025 fiscal year are as follows:
Biro Administrasi Efek
Nama : KAP Siddharta Widjaja & Rekan (a member firm of KPMG Securities Administration Bureau
Name International Limited) Nama : PT Bima Registra
Nama KAP : Susanto, S.E., CPA Name
KAP Name Alamat : Satrio Tower, Lantai 9 A2, Jalan Prof. DR. Satrio Blok C4
Alamat : Jakarta Mori Tower 35th Floor Address RT 07 RW 02, Kuningan, Setiabudi
Address Jl. Jend. Sudirman Kav. 40-41, Jakarta 10210
Telepon : +62 (0) 21 574 2333 / 2888
Telephone Notaris
Notary
Periode penugasan : 2025
Appointment period Nama : Aulia Taufani S.H.
Name
Informasi jasa audit dan/atau non-audit yang : 1. Financial Statement Review 31 March 2025
diberikan 2. Financial Statement Audit 30 June 2025 Alamat : Menara Sudirman Lantai 18 ABD, Jl. Jend. Sudirman, 5,
Information on audit and/or non-audit services 3. Financial Statement Review 31 August 2025 and 2024 Address RT.5/RW.3, Senayan, Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan
provided 4. Financial Statement Review 30 June 2024 12190
5. Comfort Letter Services
Nama : Jose Dima Satria S.H., M.Kn.
6. Financial Statement Audit 31 December 2025
Name
Total biaya jasa (fee) audit dan/atau non-audit : Rp12.063.222.000
Alamat : Jl. Madrasah Komplek Taman Gandaria No.Kav. 11A,
untuk masing-masing penugasan yang diberi-
Address Gandaria Sel., Kec. Cilandak, Kota Jakarta Selatan, Jakarta
kan selama tahun buku
12420
Total fee of audit and/or non-audit for each
assignment given throughout the year Nama : R.M. Dendy Soebangil
Name
Alamat : Jl. Terogong Raya No.100B lt. 3, Cilandak Bar., Kec.
Address Cilandak, Kota Jakarta Selatan, Jakarta 12430
Konsultan Hukum
Legal Consultant
Nama : HHP Law Firm
Name
Alamat : Sudirman Central Business District, Pacific Century Place,
Address Jl. Jend. Sudirman kav 52-53 No.Lot 10 Level 35, Senayan,
Kebayoran Baru, South Jakarta City, Jakarta 12190
96 97
Page 50
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
ANALISIS & PEMBAHASAN
MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION &
ANALYSIS
98 99
Page 51
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
Efektivitas koordinasi kebijakan nasional tecermin The effectiveness of national policy coordination
dari terjaganya stabilitas harga sepanjang tahun. was reflected in the maintenance of price stability
Inflasi nasional berdasarkan Indeks Harga Konsumen throughout the year. National inflation, based on
(IHK) tercatat terkendali pada level 2,6% (year-on- the Consumer Price Index (CPI), was recorded at a
year) pada akhir 2025, didukung oleh kecukupan controlled level of 2.6% year-on-year at the end of
pasokan domestik serta sinergi yang kuat dalam 2025, supported by adequate domestic supply and
pengendalian harga. Kondisi ini memberikan strong policy synergy in price control. This condition
Tinjauan Perekonomian dan kepastian bagi dunia usaha sekaligus menjaga
daya beli masyarakat, meskipun harga komoditas
internasional sempat mengalami tekanan.
provided certainty for the business sector and helped
preserve public purchasing power, despite pressures
from international commodity price fluctuations.
Industri Perbankan Nasional Dari sisi eksternal, kinerja perekonomian Indonesia
tetap resilien dengan neraca perdagangan yang
From the external perspective, Indonesia’s economic
performance remained resilient, with the trade balance
kembali mencatatkan surplus. Peningkatan nilai returning to a surplus. Increases in export and import
Overview of Economic and National Banking Industry ekspor dan impor mencerminkan pemulihan values reflected recovering global demand and the
permintaan global serta meningkatnya kebutuhan growing need for raw materials to support productive
bahan baku bagi aktivitas industri domestik yang domestic industrial activities. These developments
produktif. Perkembangan tersebut turut mendukung also supported the stability of the Rupiah exchange
stabilitas nilai tukar Rupiah, yang bergerak relatif rate, which remained relatively stable at around
TINJAUAN PEREKONOMIAN ECONOMIC OVERVIEW stabil di kisaran Rp16.700 per USD pada akhir 2025, Rp16,700 per USD at the end of 2025, supported
seiring dengan aliran modal asing yang tetap terjaga by sustained foreign capital inflows amid continued
berkat kepercayaan investor terhadap fundamental investor confidence in Indonesia’s macroeconomic
Sepanjang tahun 2025, perekonomian global Throughout 2025, the global economy experienced ekonomi makro Indonesia. fundamentals.
bergerak dalam dinamika yang semakin kompleks, increasingly complex dynamics, influenced by
dipengaruhi oleh eskalasi ketegangan geopolitik serta escalating geopolitical tensions and the implementation
penerapan kebijakan proteksionisme oleh Amerika of protectionist policies by the United States. These Stabilitas ekonomi nasional semakin diperkuat National economic stability was further strengthened
Serikat. Kondisi tersebut mendorong fragmentasi conditions drove the fragmentation of global supply oleh arah kebijakan moneter Bank Indonesia yang by Bank Indonesia’s more accommodative monetary
rantai pasok global dan meningkatkan volatilitas chains and heightened financial market volatility. In lebih akomodatif, ditandai dengan penurunan BI- policy stance, marked by a reduction in the BI Rate
pasar keuangan. Dalam konteks ini, International this context, the International Monetary Fund (IMF) Rate dari 6,00% menjadi 4,75% pada akhir 2025. from 6.00% to 4.75% by the end of 2025. This policy
Monetary Fund (IMF) memproyeksikan pertumbuhan projected global Gross Domestic Product (GDP) growth Kebijakan tersebut bersinergi dengan kebijakan was synergized with the Government’s disciplined
Produk Domestik Bruto (PDB) global sebesar 3,2%, of 3.2%, with inflation declining to around 4.2%. As a fiskal Pemerintah yang tetap dijalankan secara fiscal policy, implemented through prudent budget
dengan tingkat inflasi yang melandai ke kisaran 4,2%. mitigating measure to maintain growth momentum disiplin melalui pengelolaan defisit anggaran yang deficit management and the optimization of spending
Sebagai langkah mitigasi untuk menjaga momentum amid global uncertainty, expected to persist into early terukur serta optimalisasi belanja pada program- on strategic infrastructure and social programs. Close
pertumbuhan di tengah ketidakpastian global yang 2026, the Federal Reserve lowered its policy interest program infrastruktur strategis dan sosial. Koordinasi coordination between monetary and fiscal authorities
diperkirakan masih berlanjut hingga awal 2026, rate three times to a range of 3.5%–3.75%. yang erat antara otoritas moneter dan fiskal ini created a conducive economic environment for
Federal Reserve telah menurunkan suku bunga menciptakan lingkungan ekonomi yang kondusif bagi investment and supported sustainable economic
kebijakan sebanyak tiga kali ke kisaran 3,5%–3,75%. investasi dan mendukung pertumbuhan ekonomi growth heading into 2026.
yang berkelanjutan menuju tahun 2026.
Di tengah dinamika global tersebut, perekonomian Amid these global dynamics, the Indonesian economy
Indonesia pada tahun 2025 menunjukkan ketahanan in 2025 demonstrated solid domestic resilience.
domestik yang solid. Badan Pusat Statistik (BPS) Badan Pusat Statistik (BPS) has reported GDP growth
melaporkan pertumbuhan PDB sebesar 5,1%. Kinerja of 5.1%. This performance was primarily supported by TINJAUAN INDUSTRI PERBANKAN NASIONAL INDONESIA BANKING INDUSTRY OVERVIEW
ini terutama didukung oleh konsumsi rumah tangga sustained household consumption, alongside broad-
yang tetap terjaga, seiring dengan perbaikan daya based improvements in purchasing power. National
beli masyarakat secara luas. Pertumbuhan ekonomi economic growth was also underpinned by increased Sepanjang tahun 2025, industri perbankan Indonesia Throughout 2025, the Indonesian banking industry
nasional juga ditopang oleh peningkatan aktivitas industrial activity, particularly in strategic sectors menunjukkan kinerja yang resilien dalam mendukung demonstrated resilient performance in supporting
industri, khususnya pada sektor-sektor strategis such as food security, energy transition, and defense stabilitas sistem keuangan dan pertumbuhan ekonomi financial system stability and national economic growth.
seperti ketahanan pangan, transisi energi, dan modernization, in addition to the continued contribution nasional. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat The Financial Services Authority (OJK) recorded
modernisasi pertahanan, di samping kontribusi of the manufacturing sector and commodity exports. pertumbuhan kredit perbankan mencapai 7,74% yoy banking loan growth of 7.74% yoy in November 2025,
berkelanjutan dari sektor manufaktur serta ekspor pada November 2025, meningkat dibandingkan 7,36% an increase from 7.36% yoy in October 2025, with total
komoditas. yoy pada Oktober 2025, dengan total penyaluran loan disbursement reaching IDR 8.314.48 trillion. Loan
kredit mencapai Rp8,314,48 triliun. Pertumbuhan expansion was primarily driven by productive sectors
kredit terutama didorong oleh sektor-sektor produktif such as transportation and warehousing, electricity,
seperti pengangkutan dan pergudangan, pengadaan gas and water supply, mining, and construction,
listrik, gas dan air, pertambangan, serta konstruksi, reflecting continued economic activity and national
mencerminkan berlanjutnya aktivitas ekonomi dan strategic investment.
investasi strategis nasional.
100 101
Page 52
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
Dari sisi Penghimpunan Dana, kinerja Dana Pihak From the funding side, third-party funds (TPF)
Ketiga (DPK) tetap kuat dengan pertumbuhan 12,03% remained strong, growing 12.03% yoy to IDR 9,899.07
yoy menjadi Rp9.899,07 triliun pada November 2025. trillion in November 2025. Banking industry liquidity
Kondisi likuiditas industri perbankan berada pada remained at a very adequate level, as reflected in a
level sangat memadai, tecermin dari rasio Liquidity Liquidity Coverage Ratio (LCR) of 210.38%, well above
Coverage Ratio (LCR) sebesar 210,38%, jauh di the regulatory threshold. The reduction in policy rates
atas ambang batas regulasi. Penurunan suku bunga also prompted adjustments in bank interest rates, with
kebijakan turut mendorong penyesuaian suku bunga the weighted average rupiah lending rate declining to
perbankan, dengan rata-rata tertimbang suku bunga 8.97%, while the deposit rate fell to 2.77%, supporting
kredit rupiah turun menjadi 8,97%, sementara suku a more optimal intermediation function.
bunga DPK turun menjadi 2,77%, mendukung fungsi
intermediasi yang lebih optimal.
Ketahanan sistem perbankan tetap solid, ditopang The resilience of the banking system remained solid,
oleh permodalan dan kualitas aset yang terjaga. supported by strong capital buffers and maintained
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) asset quality. The industry’s Capital Adequacy Ratio
industri tercatat tinggi sebesar 26,05%, memberikan (CAR) stood at a high 26.05%, providing a strong
bantalan yang kuat terhadap risiko ketidakpastian cushion against global uncertainty. Loan quality
global. Kualitas kredit tetap terkendali dengan NPL remained well controlled, with gross NPLs at 2.21% and
gross sebesar 2,21% dan NPL net sebesar 0,86%, net NPLs at 0.86%, while Loan at Risk (LaR) declined
serta penurunan Loan at Risk (LaR) menjadi 9,22%, to 9.22%, reflecting the effectiveness of prudent risk
mencerminkan efektivitas pengelolaan manajemen management practices.
risiko perbankan yang dilakukan secara pruden.
Akselerasi digitalisasi keuangan pada tahun The acceleration of financial digitalization in 2025 is
2025 tecermin dari lonjakan volume transaksi reflected in a 41.12% year-on-year yoy surge in digital
pembayaran digital sebesar 41,12% yoy, dengan payment transaction volume, with QRIS serving as
QRIS sebagai katalis utama yang tumbuh hingga the primary catalyst, growing by 143.64% year-on-
143,64% yoy. Momentum ini diperkuat oleh year. This momentum is reinforced by Bank Indonesia
Bank Indonesia melalui implementasi Blue Print through the implementation of Indonesia System
Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025 yang Payment Blueprint BSPI 2025, which expands cross-
memperluas konektivitas pembayaran lintas negara border payment connectivity to create efficiency in
(cross-border) guna menciptakan efisiensi transaksi international transactions while deepening digital
internasional sekaligus memperdalam inklusi digital. inclusion. This strategic step targets the integration of
Langkah strategis ini menargetkan integrasi 91,3 juta 91.3 million unbanked people and 62.9 million MSMEs
penduduk unbanked dan 62,9 juta UMKM ke dalam into the formal economic ecosystem through secure
ekosistem ekonomi formal melalui infrastruktur and affordable digital infrastructure.
Berdasarkan jenis penggunaan, Kredit Investasi Based on the type of use, investment loans recorded the digital yang aman dan terjangkau.
mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 17,98% yoy, highest growth at 17.98% yoy—the strongest in the past
merupakan yang tertinggi dalam satu dekade terakhir, decade—driven by financing for the mining sector and Adapun untuk tahun 2026, OJK memproyeksikan Looking ahead to 2026, the banking sector is projected
didorong oleh pembiayaan sektor pertambangan dan downstream-oriented processing industries. Consumer kinerja perbankan akan tetap solid, dengan by OJK to remain resilient, supported by stable loan
industri pengolahan yang berorientasi pada hilirisasi. loans grew steadily by 6.67% yoy in line with sustained pertumbuhan kredit dan DPK yang tetap stabil, and third-party fund growth, maintained asset quality,
Kredit Konsumsi tumbuh stabil sebesar 6,67% yoy household consumption, while working capital loan ditopang oleh kualitas kredit yang terjaga dan and strong capitalization.
sejalan dengan terjaganya konsumsi rumah tangga, expanded more moderately at 2.04% yoy, reflecting permodalan yang kuat.
sementara Kredit Modal Kerja tumbuh lebih moderat prudent business sentiment amid global uncertainty.
sebesar 2,04% yoy, mencerminkan sikap kehati- From the debtor perspective, corporate loans grew
hatian pelaku usaha di tengah dinamika global. Dari by 12.06% yoy, while MSME loans experienced a mild
sisi debitur, kredit korporasi tumbuh 12,06% yoy, contraction of 0.64% yoy, which remains a key focus
sedangkan kredit UMKM mengalami kontraksi ringan area for risk management.
sebesar 0,64% yoy, yang menjadi perhatian utama
dalam pengelolaan risiko ke depan.
102 103
Page 53
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
Keunggulan ekosistem menjadi pendorong utama Ecosystem excellence has been a key driver of
Tinjauan Bisnis dan pertumbuhan Superbank pada tahun ini. Sejak
peluncuran publik pada Juni 2024, jumlah pengguna
Superbank’s growth during the year. Since its public
launch in June 2024, the number of active Superbank
aktif Superbank meningkat secara signifikan, users increased significantly, from fewer than 20,000
Operasional Bank dari di bawah 20.000 pengguna pada April 2024
menjadi hampir 6 juta pengguna per 31 Desember
in April 2024 to nearly 6 million as of December 31,
2025. In line with the expanding customer base,
2025. Sejalan dengan pertumbuhan basis nasabah Superbank’s Third Party Funds recorded strong growth
tersebut, Dana Pihak Ketiga Superbank juga of 139% year-on-year, reaching IDR 11.8 trillion by the
Overview of Bank Business and mencatatkan pertumbuhan yang kuat sebesar end of 2025. Through seamless ecosystem synergy,
139% yoy, mencapai Rp11,8 triliun pada akhir tahun Superbank successfully acquired around 60% of its
Operational Activities 2025. Melalui sinergi ekosistem yang seamless, customers directly from the Grab and OVO strategic
Superbank berhasil mengakuisisi hampir 60% partner ecosystems. Transaction activity also showed
nasabah secara langsung dari ekosistem mitra robust growth, with average daily transaction volume
Tahun buku 2025 menjadi periode penting yang The 2025 financial year marked a crucial period strategis Grab dan OVO. Aktivitas transaksi juga reaching 1.2 million. The extensive reach of partner
membuka peluang pertumbuhan yang lebih luas for Superbank, opening up broader growth menunjukkan pertumbuhan yang kuat dengan rata- platforms enables Superbank to access a high-
bagi Superbank, yang ditandai dengan keberhasilan opportunities following the Company’s successful rata jumlah transaksi harian Superbank mencapai frequency user base, including customers in semi-
Superbank melaksanakan Penawaran Umum Perdana Initial Public Offering on the Indonesia Stock 1,2 juta transaksi per hari. Jangkauan luas platform urban and rural areas beyond Indonesia’s major cities.
Saham di Bursa Efek Indonesia pada Desember Exchange in December 2025. This milestone not only mitra memungkinkan Superbank menjangkau basis This has driven rapid adoption of digital banking
2025. Pencapaian tersebut tidak hanya memperkuat strengthened Superbank’s capital structure through pengguna dengan frekuensi tinggi, termasuk di services while strengthening Superbank’s efforts to
struktur permodalan melalui dukungan dari investor support from public investors, but also confirmed the wilayah semi-perkotaan dan pedesaan di luar kota- build trust and promote financial inclusion, particularly
publik, tetapi juga menegaskan kesiapan Superbank Bank’s readiness to enter a phase of sustained and kota utama di Indonesia. Hal ini mendorong adopsi for underbanked and unbanked communities.
untuk memasuki fase pertumbuhan akseleratif yang accelerated growth. layanan perbankan digital secara cepat sekaligus
berkelanjutan. memperkuat upaya Superbank dalam membangun
kepercayaan dan meningkatkan inklusi keuangan,
Sejalan dengan momentum pertumbuhan tersebut, In line with this growth momentum, Superbank khususnya bagi masyarakat yang masih underbanked
Superbank juga berhasil mencatatkan profitabilitas successfully achieved profitability in the first quarter dan unbanked.
pada triwulan pertama tahun 2025, yang semakin of 2025, further strengthening its business foundation
memperkuat fondasi bisnis dan kapabilitas produknya. and product capabilities. Superbank’s strategic Pada sisi pembiayaan, Superbank menyediakan On the financing side, Superbank offers 'Pinjaman
Fokus strategis Superbank dalam memperluas focus on expanding access to digital services Pinjaman Atur Sendiri (PAS), yaitu pinjaman digital Atur Sendiri' (PAS), unsecured digital loans designed
akses layanan digital dan meningkatkan kapasitas and increasing transaction capacity was realized tanpa agunan yang dirancang untuk memberikan to provide flexibility and ease of access for customers.
transaksi diwujudkan melalui peluncuran berbagai through the launch of various innovative products fleksibilitas dan kemudahan akses bagi nasabah. The PAS product recorded strong growth, increasing
produk dan layanan inovatif, antara lain OVO Nabung and services, including OVO Savings by Superbank Produk PAS mencatatkan pertumbuhan yang by more than 367% from December 2024 to
by Superbank dan Pinjaman Atur Sendiri (PAS). Dari and Pinjaman Atur Sendiri (PAS). Operationally, the kuat dengan peningkatan lebih dari 367% sejak December 2025. In addition, Superbank disburses
sisi operasional, integrasi penuh aplikasi Superbank full integration of the Superbank app with the Grab Desember 2024 hingga akhir Desember 2025. Selain loans directly and facilitates loan distribution through
dengan ekosistem Grab dan OVO memungkinkan and OVO ecosystems enables the Bank to provide itu, Superbank juga menyalurkan pinjaman secara strategic partnerships with information technology–
Superbank menyediakan rangkaian solusi perbankan a comprehensive suite of digital banking solutions, langsung serta memfasilitasi penyaluran pinjaman based lending providers and multifinance institutions,
digital yang komprehensif, mencakup produk encompassing savings products, digital loans, and melalui kemitraan strategis dengan penyelenggara expanding access to financing for underserved
tabungan, pinjaman digital, dan layanan pembayaran, payment services, supported by a fast, secure, and layanan pinjaman berbasis teknologi informasi dan segments of society. By the end of December 2025,
dengan pengalaman transaksi yang cepat, aman, dan seamless transaction experience. Savings products lembaga multifinance, guna memperluas akses Superbank’s total loan disbursement reached IDR 9.6
seamless. Produk tabungan yang ditawarkan meliputi offered include Tabungan Utama, Saku by Superbank, pembiayaan bagi segmen masyarakat yang kurang trillion, representing 50% yoy growth. In line with this
Tabungan Utama, Saku by Superbank, Celengan by Celengan by Superbank, and deposit products with terlayani. Hingga akhir Desember 2025, total expansion, total assets increased by 87% yoy to IDR
Superbank, serta Deposito dengan imbal hasil yang competitive returns. penyaluran pinjaman Superbank mencapai Rp9,6 21.3 trillion as of December 2025.
kompetitif. triliun, tumbuh sebesar 50% yoy. Seiring dengan
pertumbuhan kredit tersebut, total aset Superbank
meningkat sebesar 87% yoy menjadi Rp21,3 triliun
pada akhir Desember 2025.
Dari sisi profitabilitas, Superbank berhasil In terms of profitability, Superbank recorded Net
mencatatkan pertumbuhan Pendapatan Bunga Bersih Interest Income (NII) growth of 160% to IDR 1.6
(Net Interest Income/NII) yang tumbuh sebesar 160% trillion. This performance was supported by improved
menjadi Rp1,6 triliun. Pertumbuhan ini juga didukung operational efficiency, as reflected in the Net Interest
dengan efisiensi operasional yang tecermin pada Margin (NIM), which increased to 10.64%, while the
rasio Net Interest Margin (NIM) yang meningkat Cost-to-Income Ratio (CIR) declined sharply to 70.52%
menjadi 10,64%, sementara Cost to Income Ratio from 139.16% in the previous year. By the end of
(CIR) turun tajam menjadi 70,52% dari 139,16% pada 2025, Superbank posted a pre-tax profit of IDR 143.3
tahun lalu. Hingga akhir 2025, Superbank telah billion and a net profit of IDR 99.7 billion, successfully
berhasil membukukan laba sebelum pajak sebesar reversing the net loss recorded in the prior period.
Rp143,3 miliar dan laba bersih sebesar Rp99,7 miliar,
berbalik dari posisi rugi bersih pada periode-periode
sebelumnya.
104 105
Page 54
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
Dalam menjaga kualitas pertumbuhan, Superbank To ensure sustainable and quality growth, Superbank
secara konsisten mengedepankan prinsip kehati- consistently prioritizes prudent banking principles.
hatian. Hingga Desember 2025, kualitas aset tetap As of December 2025, asset quality remained stable,
terjaga dengan rasio kredit bermasalah Gross NPL with a Gross NPL ratio of 2.60% and a Net NPL ratio
berada pada level 2,60% dan Net NPL pada level of 0.68%, reflecting effective risk management and
0,68% yang mencerminkan efektivitas manajemen disciplined credit disbursement. This strong financial
risiko serta disiplin dalam proses penyaluran kredit. performance is further supported by a solid capital
Kinerja keuangan yang kuat ini juga didukung oleh position, with a Capital Adequacy Ratio (CAR) of
tingkat permodalan yang kokoh, dengan Kewajiban 93.24%, providing ample capacity to support future
Penyediaan Modal Minimum (KPMM) sebesar business expansion and long-term growth objectives.
93,24%, memastikan modal yang memadai untuk
mendukung ekspansi bisnis di masa depan dan
tujuan pertumbuhan.
Fokus strategis Superbank ke depan diarahkan pada Superbank's strategic focus going forward is directed
inovasi berkelanjutan berbasis data guna menjawab at sustainable, data-driven innovation to address the
kebutuhan konsumen Indonesia yang terus evolving needs of Indonesian consumers. Committed
berkembang. Dengan komitmen untuk menjalankan to acting as a driver of positive change, Superbank
peran sebagai penggerak perubahan yang positif, will actively contribute to national economic growth
Superbank akan berkontribusi secara aktif terhadap and improve public welfare. All initiatives and service
pertumbuhan ekonomi nasional dan peningkatan developments are implemented based on the
kesejahteraan masyarakat. Seluruh inisiatif dan principles of Good Corporate Governance (GCG) and
pengembangan layanan tersebut dijalankan dengan the implementation of prudent risk management, to
berlandaskan prinsip Tata Kelola Perusahaan ensure that every service provided is consistently
yang Baik (Good Corporate Governance/GCG) aligned with customer needs and supports sustainable
serta penerapan manajemen risiko yang pruden, growth.
guna memastikan setiap layanan yang diberikan
senantiasa selaras dengan kebutuhan nasabah dan
mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan.
106 107
Page 55
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
Tabungan Utama
Main Savings Account
Produk dan Layanan Tabungan Utama adalah rekening yang otomatis
dibuat pertama kali saat nasabah mendaftar sebagai
nasabah Superbank. Nasabah dapat memakai
Product and Services Tabungan Utama untuk mengirim dan menerima
transfer dari bank lain.
Main Savings Account is an account that is
automatically created when a customer successfully
registers as a Superbank customer. Customers
can use the Main Savings Account for sending and
receiving transfers from other banks.
LAYANAN DAN PRODUK FUNDING FUNDING PRODUCTS AND SERVICES
Superbank menyediakan berbagai produk dan layanan Superbank provides a variety of digital banking
perbankan melalui model digital-first tanpa cabang, products and services through a branchless, digital-
yang memungkinkan nasabah mengakses layanan first model, allowing customers to access banking
perbankan kapan saja dan dari mana saja melalui services anytime, anywhere through the Superbank
aplikasi Superbank. app. Saku by Superbank
Pendekatan ini mendukung peningkatan aksesibilitas This approach supports increased accessibility
layanan keuangan, khususnya bagi masyarakat yang of financial services, particularly for underserved Saku adalah rekening tabungan tambahan untuk
kurang terlayani. Superbank menekankan transparansi communities. Superbank emphasizes transparency membantu mengalokasikan uang nasabah sesuai
dan kesederhanaan dalam desain produk serta and simplicity in product design and customer dengan alokasi kebutuhan nasabah. Saku juga dapat
pengalaman nasabah, dengan proses onboarding experience, with a fully digital onboarding process diberi nama untuk menyesuaikan dengan alokasi dari
yang sepenuhnya digital dan dapat diselesaikan dalam that can be completed in minutes. Customers can nasabah.
hitungan menit. Nasabah dapat mengakses berbagai access a variety of banking services, including
layanan perbankan, termasuk transaksi harian dan daily transactions and loan applications, through an Saku is an additional savings account designed to
pengajuan pinjaman, melalui antarmuka yang intuitif intuitive interface supported by technology, including help allocate customers’ money according to their
yang didukung oleh pemanfaatan teknologi, termasuk automated processes and AI-based credit scoring, to specific needs. Saku can also be named to match
proses otomatis dan penilaian kredit berbasis AI, improve service efficiency and speed approval and the customer’s allocation preferences.
untuk meningkatkan efisiensi layanan serta kecepatan disbursement.
persetujuan dan pencairan dana.
Superbank terus berinovasi dalam menyediakan Superbank continues to innovate in providing digital
produk dan layanan perbankan digital melalui aplikasi banking products and services through the Superbank
Superbank yang didukung oleh infrastruktur digital app, which is supported by a reliable and secure
yang andal dan aman. Seluruh produk yang ditawarkan digital infrastructure. All products offered have been Celengan by Superbank
telah memperoleh persetujuan dari Bank Indonesia, approved by Bank Indonesia, the Financial Services
Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan otoritas terkait Authority (OJK), and other relevant authorities, and Celengan adalah jenis tabungan di Superbank yang
lainnya, serta mematuhi ketentuan peraturan yang comply with applicable regulations. melakukan proses menabung secara otomatis,
berlaku. dengan 2 pilihan metode menabung yaitu dengan
Auto-Isi atau Tanpa-Auto-Isi. Jumlah tabungan
akan disesuaikan dengan jumlah pengisian yang
dipilih oleh nasabah. Nasabah berkesempatan untuk
mendapatkan bunga lebih tinggi hingga 10% p.a. dan
saldo dapat dicairkan kapan saja.
Celengan by Superbank is a savings account offered by
Superbank, known as “Celengan,” is a type of savings
account that enables automatic saving. There are two
available methods for saving: Auto-Fill or Non-Auto-
Fill. The amount saved will be adjusted based on the
chosen deposit frequency by the customer. Customers
have the opportunity to earn a higher interest rate of
up to 10% p.a. and the balance can be withdrawn at
any time.
108 109
Page 56
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
Superbank di Grab
Superbank x Grab Integration
Kolaborasi Superbank dengan Grab mengintegrasikan
layanan perbankan ke ekosistem Grab melalui
Deposito by Superbank direct debit dan in-app onboarding, memungkinkan
pembayaran otomatis, pembukaan rekening langsung
di aplikasi Grab, serta same-day settlement bagi
Produk Deposito adalah produk tabungan dalam mitra/merchant guna mendorong adopsi pengunaan
bentuk deposito berjangka yang dapat diakses layanan Superbank.
melalui aplikasi Superbank dengan manfaat berupa
bunga sampai dengan 7,5% p.a. dengan tenor Superbank’s collaboration with Grab integrates
deposito dimulai dari 7 hari penempatan dan opsi digital banking services into the Grab ecosystem
untuk mencairkan Deposito sebelum tanggal jatuh through direct debit and in-app onboarding, enabling
tempo tanpa adanya biaya admin. automatic payments, instant account opening within
the Grab app, and same-day settlement for partners/
Deposito is a savings product in the form of a deposit merchants to drive the adoption of Superbank’s
that can be accessed through the application, offering services.
benefits with interest rates of up to 7.5% p.a. Where
the term can start as early as 7 days and can be
withdrawn earlier before the maturity date without any
administrative fees.
OVO Nabung by Superbank
OVO Nabung adalah kolaborasi Superbank dan OVO
yang memungkinkan pembukaan tabungan digital
Superbank di aplikasi OVO melalui satu klik, dengan
bunga hingga 5% p.a. dan transaksi yang seamless.
OVO Nabung is a collaboration between Superbank
and OVO that enables one-click account opening
for Superbank’s digital savings within the OVO app,
QRIS offering interest rates of up to 5% p.a. with seamless
transactions.
QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard)
merupakan solusi pembayaran populer di
Indonesia yang telah diadopsi jutaan merchant,
dan kini Superbank menghadirkan fitur QRIS yang
memungkinkan nasabah melakukan pembayaran
dengan memindai QR code merchant. Kartu Untung
Lucky Pocket
QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) is
a widely adopted payment solution in Indonesia, and Kartu Untung adalah kolaborasi Superbank dan
Superbank now offers QRIS, enabling customers to KakaoBank yang memberikan hadiah uang tunai
make payments by simply scanning the merchant’s harian kepada nasabah melalui satu kali menabung
QR code. dan pemilihan Kartu Untung setiap hari, dengan hadiah
langsung ke Tabungan Utama serta kesempatan
kartu ekstra bagi nasabah yang rutin mengakses fitur
selama 7 hari berturut-turut.
Kartu Untung is a collaboration between Superbank
and KakaoBank that offers customers daily cash
rewards by saving once and selecting a Kartu Untung
each day, with prizes credited directly to the main
savings account and additional chances for customers
who participate consistently for 7 consecutive days.
110 111
Page 57
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
PERTUMBUHAN NASABAH & CUSTOMER GROWTH &
AKTIVITAS TRANSAKSI TRANSACTION ACTIVITY
Penyediaan layanan transaksi perbankan yang Providing reliable banking transaction services Hingga akhir tahun 2025, Superbank melayani sekitar By the end of 2025, Superbank served approximately
andal merupakan salah satu pilar utama Superbank remains a fundamental pillar of Superbank’s 5,9 juta nasabah dengan total Dana Pihak Ketiga 5.9 million customers, with total Third-Party Funds
dalam mendukung aktivitas ekonomi nasabah. commitment to supporting the financial requirements (DPK) sebesar Rp11,8 triliun. Sejak peluncuran aplikasi (TPF) amounting to IDR 11.8 trillion. Since the launch
Bank telah menghadirkan solusi transfer antar bank of our customers. The Bank has implemented a Superbank pada Juni 2024, basis nasabah digital of the Superbank application in June 2024, the
melalui aplikasi Superbank yang dirancang untuk comprehensive interbank transfer solution within the mencatat pertumbuhan yang signifikan, meningkat digital customer base has recorded strong growth,
memberikan fleksibilitas penuh dalam pengiriman Superbank app, engineered to offer maximum flexibility dari 20 ribu nasabah pada April 2024 menjadi 2,8 juta increasing from fewer than 20 thousand customers
dana maupun pemrosesan pembayaran harian. for fund transfers and daily payment processing. nasabah pada akhir 2024, dan hampir mencapai 6 in April 2024 to 2.8 million customers by the end of
Dengan mengadopsi standar teknologi BI-FAST dan By leveraging BI-FAST and RTOL technology juta nasabah pada akhir 2025. Pertumbuhan tersebut 2024, and reaching nearly 6 million customers by
RTOL, Bank memastikan bahwa setiap transaksi standards, the Bank ensures that every transaction is terutama didorong oleh optimalisasi saluran digital the end of 2025. This growth was primarily driven by
dilakukan dengan efisiensi tinggi, waktu penyelesaian executed with optimal efficiency, instant settlement, serta integrasi dengan ekosistem Grab dan OVO, yang the optimization of digital channels and integration
yang instan, serta standar keamanan perbankan yang and the highest standards of banking security. berkontribusi hampir mencapai 60% terhadap total with the Grab and OVO ecosystems, which together
ketat. akuisisi nasabah selama tahun 2025. accounted close to 60% of total customer acquisitions
throughout 2025.
Untuk memperkuat posisi pasar dan meningkatkan To further solidify our market position and enhance
retensi nasabah, Superbank memberikan keunggulan customer retention, Superbank provides a distinct Pendekatan Superbank dalam akuisisi dan customer Superbank’s approach to customer acquisition and
kompetitif melalui kebijakan bebas biaya transaksi competitive advantage through a complimentary engagement berfokus pada integrasi yang erat engagement focuses on deep integration with its
hingga 200 kali per bulan. Kebijakan ini merupakan transfer quota of up to 200 transactions per month. dengan ekosistem pemegang saham. Ekosistem shareholder ecosystems. This integrated ecosystem
bagian dari strategi Bank untuk memposisikan aplikasi This initiative is a core component of the Bank’s terintegrasi ini memungkinkan proses onboarding enables a more efficient digital onboarding
Superbank sebagai pusat aktivitas finansial nasabah strategy to establish the Superbank app as a central digital yang lebih efisien sekaligus memperluas process and expands access to financial services
yang efisien dan ekonomis. hub for efficient, cost-effective financial management. akses layanan ke segmen masyarakat yang kurang for underserved segments through embedded
terlayani, melalui fitur embedded onboarding seperti onboarding features, such as in-app account opening
Selain penguatan fitur internal, strategi pengembangan Beyond internal feature enhancement, the Bank’s pembukaan rekening langsung dan fungsi debit di and debit functionality within the Grab application, as
produk Bank juga difokuskan pada perluasan product development strategy prioritizes expanding dalam aplikasi Grab, serta promosi yang ditargetkan well as targeted promotions for MSMEs and digital
jangkauan melalui kemitraan strategis. Superbank our reach through strategic ecosystem partnerships. bagi UMKM dan pelaku usaha mikro digital. Dengan micro-entrepreneurs. By leveraging digital platforms
tengah berada dalam tahap pengembangan integrasi Superbank is actively advancing integrations with memanfaatkan platform digital yang memiliki basis with a broad and established user base, Superbank
dengan berbagai mitra ekosistem strategis di leading partners across Indonesia to facilitate pengguna yang luas, Superbank mampu menjangkau is able to reach customers more inclusively, including
Indonesia. Melalui integrasi ini, Bank bertujuan untuk a broader array of payment mechanisms and nasabah secara lebih inklusif, termasuk kelompok those with limited access to conventional banking
menghadirkan kemudahan mekanisme pembayaran personalized reward systems. These efforts are yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan services.
yang lebih luas serta sistem penghargaan (rewards) designed to foster a sustainable financial ecosystem perbankan konvensional.
yang terpersonalisasi, guna menciptakan ekosistem that delivers long-term value to all stakeholders.
finansial yang berkelanjutan dan memberikan nilai Selain pertumbuhan jumlah nasabah, Superbank juga In addition to customer growth, Superbank also
lebih bagi setiap pemangku kepentingan. mencatat peningkatan yang signifikan dalam volume recorded a significant increase in daily transaction
transaksi harian. Sejak peluncuran publik pada Juni volumes. Since its public launch in June 2024,
2024, jumlah transaksi meningkat dari sekitar 131 ribu daily transactions have risen from 141 thousand
transaksi per hari pada akhir 2024 menjadi sekitar transactions per day to around 1.2 million transactions
1,2 juta transaksi per hari pada akhir Desember 2025. per day by the end of December 2025. This increase
Peningkatan ini mencerminkan tingginya tingkat reflects the high level of utility and relevance of
utilitas serta relevansi produk dan layanan Superbank Superbank’s products and services in supporting
dalam mendukung kebutuhan transaksi nasabah customers’ daily financial activities.
sehari-hari.
Jumlah Nasabah Digital Total Transaksi Harian
Total Digital Customers Total Daily Transaction
Juta
5,9 Million
+112% Juta
1,2 Million
yoy +847%
yoy
Juta
2,8 Million Ribu
131 Thousand
2024 2025 2024 2025
112 113
Page 58
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
PENYALURAN DANA DAN LOAN DISTRIBUTION AND
PRODUK PINJAMAN SUPERBANK LENDING PRODUCTS OF SUPERBANK b) Loan Partnership b) Loan Partnership
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Superbank In carrying out its business activities, Superbank Untuk memperluas jangkauan layanan ke segmen To expand its service reach to the underbanked
berfokus pada pelaksanaan fungsi intermediasi focuses on implementing the banking intermediation underbanked dan unbanked di Indonesia, Superbank and unbanked segments in Indonesia, Superbank
perbankan dengan terus meningkatkan kualitas function by continuously improving the quality of menerapkan strategi penyaluran pinjaman melalui implements a lending strategy through strategic
layanan, khususnya melalui penyaluran kredit kepada services, particularly through credit distribution to kemitraan strategis dengan perusahaan pembiayaan partnerships with digital-based financing companies,
pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) and berbasis digital, lembaga multifinance, serta entitas multifinance institutions, and other related entities.
serta masyarakat underbanked. Portofolio pinjaman the underbanked community. The Company's loan terkait lainnya.
Bank terdiri atas dua kategori utama, yaitu: (1) portfolio consists of two main categories, namely: (1)
Pinjaman Ritel dan UMKM; serta (2) Pinjaman Non-Ritel Retail and MSME Loans; and (2) Non-Retail and Non- Model kemitraan ini memungkinkan Superbank untuk This partnership model allows Superbank to leverage
dan Non-UMKM. Pinjaman Ritel dan UMKM mencakup MSME Loans. Retail and MSME Loans include PAS loan memanfaatkan ekosistem mitra dalam menjangkau its partner ecosystem to reach segments of society
produk pinjaman PAS serta penyaluran kredit melalui products and credit distribution through partnerships segmen masyarakat yang belum atau kurang that are unserved or underserved by formal banking
kemitraan dengan ekosistem Superbank. Sementara with the Company's ecosystem. Meanwhile, Non- terlayani oleh layanan perbankan formal, sekaligus services, while maximizing the scale and impact
itu, Pinjaman Non-Ritel dan Non-UMKM meliputi Retail and Non-MSME Loans include non-digital loans memaksimalkan skala dan dampak penyaluran of financing disbursement. Under this scheme,
pinjaman non-digital yang pada umumnya diberikan that are generally provided to financial institutions pembiayaan. Dalam skema tersebut, Superbank Superbank assumes credit risk on loans granted to
kepada institusi keuangan dan perusahaan lainnya. and other companies. menanggung risiko kredit atas pinjaman yang customers, with risk-sharing arrangements, if any,
diberikan kepada nasabah, dengan pengaturan specifically stipulated in each partnership agreement.
pembagian risiko, apabila ada, diatur secara khusus
dalam masing-masing perjanjian kemitraan.
PINJAMAN RITEL DAN UMKM RETAIL AND MSME LOAN
a) Pinjaman Atur Sendiri (PAS) a) Pinjaman Atur Sendiri (PAS)
PAS merupakan produk pinjaman digital tanpa agunan PAS is a collateral-free digital loan product that
yang memberikan akses pembiayaan yang mudah dan provides easy and flexible access to financing through
fleksibel melalui aplikasi Superbank, dengan seluruh the Superbank app, with the entire process, from PINJAMAN NON-RITEL DAN UMKM NON-RETAIL AND MSME LOAN
proses mulai dari pengajuan hingga pelunasan application to repayment, conducted digitally. The
dilakukan secara digital. Produk ini menawarkan limit product offers a loan limit of up to IDR 100 million
pinjaman hingga Rp100 juta yang ditetapkan secara determined individually based on the customer’s Selain pinjaman ritel dan UMKM, Superbank juga In addition to retail and MSME loans, Superbank also
individual berdasarkan profil risiko, pendapatan, dan risk profile, income, and other relevant factors, menyediakan pembiayaan kepada perusahaan provides financing to finance companies, multifinance
faktor relevan lainnya, dengan proses persetujuan supported by a fast and efficient approval process. pembiayaan, lembaga multifinance, serta institusi institutions, and other institutions. These funds
yang cepat dan efisien. PAS juga dilengkapi fasilitas PAS also features a revolving credit facility that allows lainnya. Dana tersebut selanjutnya dimanfaatkan are then used by partners to disburse loans to end
kredit bergulir (revolving) yang memungkinkan customers to reuse their available limit as repayments oleh mitra untuk menyalurkan pinjaman kepada borrowers or as working capital to support daily
penggunaan kembali limit seiring pelunasan pinjaman, are made, with interest rates starting from 0.05% flat debitur akhir atau digunakan sebagai modal kerja business activities. Under this scheme, Superbank
serta suku bunga mulai dari 0,05% flat per hari dengan per day and installment payments made via automatic dalam mendukung kegiatan usaha sehari-hari. acts as a lender to the finance company, while the
pembayaran angsuran melalui pendebetan otomatis debit from the customer’s Main Savings Account. Dalam skema ini, Superbank bertindak sebagai partners are responsible for the origination and
dari Tabungan Utama nasabah. pemberi pinjaman kepada perusahaan pembiayaan, management of loans to each customer, in accordance
sementara mitra bertanggung jawab atas proses with applicable terms and risk management.
. origination dan pengelolaan pinjaman kepada masing-
masing nasabahnya, sesuai dengan ketentuan dan
pengaturan risiko yang berlaku.
Di samping itu, Superbank masih mengelola portofolio In addition, Superbank still manages a loan portfolio
pinjaman yang berasal dari model bisnis sebelum derived from its pre-digital bank business model. This
transformasi menjadi bank digital. Portofolio ini portfolio includes traditional loan products, including
mencakup produk pinjaman tradisional, termasuk collateral-based loans provided to MSMEs and other
pinjaman berbasis agunan yang diberikan kepada borrowers, which are being gradually managed and
UMKM maupun debitur lainnya, yang secara bertahap adjusted as Superbank transitions to a digital-first
dikelola dan disesuaikan seiring dengan transisi strategy.
Superbank menuju strategi digital-first.
114 115
Page 59
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
Pada tahun 2025, kemitraan strategis dengan In 2025, Superbank’s strategic partnership with the
Aspek Pemasaran ekosistem Bank menjadi salah satu pendorong
utama dalam memperluas jangkauan pemasaran dan
bank's ecosystem became a key driver in expanding
its marketing reach and overall business impact.
dampak bisnis Superbank. Melalui rilis media bersama Through joint media releases and various collaborative
dan Branding dan berbagai inisiatif kolaboratif, Superbank berhasil
meningkatkan visibilitas brand sekaligus memperluas
initiatives, Superbank successfully enhanced brand
visibility while broadening access to inclusive
akses terhadap pembiayaan yang inklusif bagi segmen financing for underserved segments of society. This
Marketing and Branding Aspect masyarakat underserved. Sinergi ini berkontribusi synergy contributed meaningfully to accelerating
nyata dalam mempercepat inklusi keuangan dan financial inclusion and strengthening Superbank’s
memperkuat peran Superbank sebagai bagian dari role within the broader digital ecosystem.
ekosistem digital yang lebih luas.
Sebagai wujud komitmen terhadap pemberdayaan As part of its commitment to customer empowerment,
nasabah, Superbank juga secara aktif Superbank actively conducted a range of financial
menyelenggarakan berbagai program literasi literacy programs throughout 2025. These programs
keuangan sepanjang tahun 2025. Program ini were delivered through various formats, ranging
AKTIVITAS PEMASARAN MARKETING ACTIVITIES dilaksanakan melalui berbagai format, mulai dari from offline seminars and educational webinars to
seminar tatap muka, webinar edukatif, hingga konten financial content consistently shared across social
finansial yang disajikan secara konsisten di platform media platforms. Through this approach, Superbank
media sosial. Melalui pendekatan ini, Superbank sought to reach diverse segments of society and
berupaya menjangkau berbagai lapisan masyarakat equip customers with the knowledge and confidence
dan membekali nasabah dengan pengetahuan needed to make more informed financial decisions.
serta kepercayaan diri dalam mengambil keputusan
keuangan yang lebih baik.
Keberhasilan strategi pemasaran dan branding yang The success of this holistic marketing and branding
holistik ini tecermin dalam berbagai pencapaian yang strategy is reflected in Superbank’s achievements
diraih Superbank sepanjang tahun 2025, termasuk throughout 2025, including a series of prestigious
serangkaian penghargaan bergengsi, yang dengan awards, which are proudly presented below:
bangga kami sajikan di bawah ini:
Sepanjang tahun 2025, Superbank secara aktif Throughout 2025, Superbank actively implemented • Indonesia’s Top 20 Chief Marketing Officers of • Indonesia’s Top 20 Chief Marketing Officers of
mengimplementasikan strategi pemasaran dan its marketing and branding strategies through 2025 by The Iconomics (31 Jan 2025) 2025 by The Iconomics (31 Jan 2025)
branding melalui berbagai inisiatif yang dirancang various initiatives designed to strengthen awareness, • Best Digital Bank 2025 by Infobank-Isentia Digital • Best Digital Bank 2025 by Infobank-Isentia
untuk memperkuat awareness, meningkatkan increase engagement, and encourage the use of Brand Appreciation 2025 (20 Mar 2025) Digital Brand Appreciation 2025 (20 Mar 2025)
engagement, dan mendorong pemanfaatan layanan digital transaction services. Promotional activities • Best Deposito Bank Umum Konvensional 2025 by • Best Deposito Bank Umum Konvensional 2025 by
transaksi digital. Aktivitas promosi dilakukan secara were carried out dynamically across multiple channels, Infobank-Isentia Digital Brand Appreciation 2025 Infobank-Isentia Digital Brand Appreciation 2025
dinamis melalui berbagai saluran, diantaranya including interactive social media campaigns and (20 Mar 2025) (20 Mar 2025)
kampanye media sosial yang interaktif dan inisiatif targeted advertising initiatives, to ensure that • Best Tabungan Bank Umum Konvensional 2025 • Best Tabungan Bank Umum Konvensional 2025
periklanan yang tertarget, guna memastikan pesan the brand message was effectively conveyed to by Infobank-Isentia Digital Brand Appreciation by Infobank-Isentia Digital Brand Appreciation
brand tersampaikan secara efektif kepada segmen relevant customer segments. These activities were 2025 (20 Mar 2025) 2025 (20 Mar 2025)
nasabah yang relevan. Seluruh aktivitas ini dirancang designed to highlight the flexibility and innovation of • Best Bank Umum Konvensional 2025 by • Best Bank Umum Konvensional 2025 by
untuk menonjolkan keunggulan fleksibilitas dan Superbank’s services, while reinforcing its positioning Infobank-Isentia Digital Brand Appreciation 2025 Infobank-Isentia Digital Brand Appreciation 2025
inovasi layanan Superbank, sekaligus memperkuat as a digital bank that is relevant to the evolving needs (20 Mar 2025) (20 Mar 2025)
posisi bank dengan layanan digital yang relevan of the community. • 3rd Best Overall Digital Bank 2025 by Infobank- • 3rd Best Overall Digital Bank 2025 by Infobank-
sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Isentia Digital Brand Appreciation 2025 (20 Mar Isentia Digital Brand Appreciation 2025 (20 Mar
2025) 2025)
Fokus pada edukasi produk menjadi bagian A strong focus on product education formed an • Top Digital Banks in Asia 2025 by The Banker (17 • Top Digital Banks in Asia 2025 by The Banker (17
integral dari aktivitas pemasaran sepanjang tahun. integral part of Superbank’s marketing activities Apr 2025) Apr 2025)
Superbank secara konsisten menyampaikan throughout the year. Superbank consistently
informasi yang komprehensif mengenai produk dan provided comprehensive information on its
layanan, termasuk manfaat, risiko, serta mekanisme products and services, including their benefits,
penggunaan, melalui seluruh kanal komunikasi resmi. risks, and usage mechanisms, through all official
Pendekatan ini bertujuan untuk memastikan nasabah communication channels. This approach aimed to
tidak hanya tertarik untuk menggunakan layanan, ensure that customers were not only interested in
tetapi juga memiliki pemahaman yang memadai using the services, but also possessed sufficient
dalam memanfaatkan solusi perbankan digital secara understanding to utilize digital banking solutions in
optimal dan bertanggung jawab. an optimal and responsible manner.
116 117
Page 60
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
Teknologi Informasi
Information Technology
STRATEGI BRANDING & PEMASARAN BRANDING & MARKETING STRATEGY
Dalam menghadapi persaingan industri perbankan Facing increasingly dynamic competition in the
digital yang semakin dinamis, Superbank secara digital banking industry, Superbank consistently
konsisten memperkuat strategi branding untuk strengthens its branding strategy to affirm its position
menegaskan posisinya sebagai bank dengan as an innovative, relevant, and customer-focused
layanan digital yang inovatif, relevan, dan berfokus bank with digital services. This strategy is aimed not
pada kebutuhan nasabah. Strategi ini diarahkan only at increasing brand visibility but also at building
tidak hanya untuk meningkatkan visibilitas merek, a strong and sustainable value perception through
tetapi juga untuk membangun persepsi nilai yang every customer interaction, in line with technological
kuat dan berkelanjutan melalui setiap interaksi developments and evolving consumer behavior.
dengan nasabah, sejalan dengan perkembangan
teknologi dan perubahan perilaku masyarakat.
Ke depan, Superbank akan terus mengimplementasikan Going forward, Superbank will continue to implement
strategi pemasaran dan branding yang terintegrasi an integrated marketing and branding strategy through
melalui pendekatan multi-kanal yang adaptif. an adaptive multi-channel approach. The optimization
Optimalisasi kanal digital dan offline, pemanfaatan of digital and offline channels, data utilization, and the
data, serta penyampaian pesan yang konsisten delivery of consistent and targeted messaging remain
dan tepat sasaran menjadi fokus utama untuk key focus areas to enhance the appeal of products and
meningkatkan daya tarik produk dan layanan serta services and sustainably expand the brand’s reach.
memperluas jangkauan brand secara berkelanjutan.
Edukasi produk tetap menjadi elemen penting dalam Product education remains a crucial element of
aktivitas pemasaran. Seluruh komunikasi diarahkan Superbank’s marketing activities. All communications
untuk memastikan nasabah memahami manfaat, are designed to ensure customers have a
risiko, dan tata cara penggunaan produk secara comprehensive understanding of the benefits, risks,
komprehensif, sebagai bagian dari upaya membangun and usage of each product, as part of an effort to
kepercayaan dan hubungan jangka panjang melalui build trust and foster long-term relationships through
informasi yang transparan dan mudah dipahami. transparent and easy-to-understand information. Bagi Superbank, teknologi merupakan fondasi utama For Superbank, technology serves as the primary
dalam menjalankan seluruh aktivitas bisnis. Sejak foundation for conducting all business activities.
Selain itu, kemitraan strategis, khususnya dengan Furthermore, strategic partnerships—particularly awal, Superbank mengembangkan model perbankan From the outset, Superbank has developed a
ekosistem akan terus dikembangkan untuk with the Grab group—will continue to be strengthened digital yang mengandalkan kapabilitas teknologi digital banking model that relies on technological
meningkatkan visibilitas brand dan mempercepat to increase brand visibility and accelerate business sebagai penggerak utama inovasi, pertumbuhan, capabilities as a key driver of innovation, growth, and
skala bisnis. Melalui kolaborasi ini, Superbank scale. Through this collaboration, Superbank seeks dan keunggulan kompetitif. Infrastruktur dan sistem competitive advantage. Superbank’s technology
berupaya memperluas akses pembiayaan yang to expand access to responsible financing for teknologi Superbank dirancang untuk mendukung infrastructure and systems are designed to support
bertanggung jawab bagi segmen underserved underserved segments while supporting financial pengambilan keputusan yang cepat, pengelolaan rapid decision-making, effective risk management,
sekaligus mendukung penguatan inklusi keuangan di inclusion in Indonesia. In line with this commitment, risiko yang terukur, serta penyediaan layanan yang and the delivery of relevant and reliable services to
Indonesia. Sejalan dengan hal tersebut, Superbank Superbank also continues to enhance public financial relevan dan andal bagi nasabah. customers.
juga melanjutkan komitmennya dalam meningkatkan literacy through sustainable and relevant educational
literasi keuangan masyarakat melalui program edukasi programs. Strategi teknologi Superbank pada tahun 2025, Superbank’s technology strategy in 2025 is
yang berkelanjutan dan relevan. dilakukan secara terintegrasi melalui tiga fokus implemented in an integrated manner through
utama, yaitu pemanfaatan AI dan analitik data; three main focus areas: the utilization of artificial
penguatan platform digital yang tangguh dan terukur; intelligence and data analytics, the strengthening
serta penerapan tata kelola dan keamanan siber of a robust and scalable digital platform, and the
yang menyeluruh. Pendekatan ini memungkinkan implementation of comprehensive technology
Superbank untuk meningkatkan kualitas layanan, governance and cybersecurity. This approach
menjaga ketahanan operasional, dan menciptakan nilai enables Superbank to enhance service quality,
jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan. maintain operational resilience, and create long-
term value for all stakeholders.
118 119
Page 61
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
Pemanfaatan AI
A. dan Analitik Data
Utilization of AI
and Data Analytics
CAPAIAN KINERJA TEKNOLOGI INFORMASI
PADA TAHUN 2025
INFORMATION TECHNOLOGY
PERFORMANCE ACHIEVEMENTS IN 2025
Platform Digital yang
Superbank secara aktif memanfaatkan AI dan analitik Sepanjang tahun 2025, Superbank mencatat sejumlah Throughout 2025, Superbank recorded several
data untuk mendukung berbagai proses bisnis utama,
mulai dari akuisisi nasabah hingga pengelolaan
portofolio dan layanan perbankan. Integrasi
B. Handal dan Terukur
Reliable and Scalable
Digital Platform
pencapaian signifikan dalam penguatan keamanan
dan kepatuhan teknologi informasi, sejalan dengan
komitmen Bank dalam menjaga integritas sistem,
significant achievements in strengthening
information technology security and compliance,
in line with the Bank’s commitment to maintaining
data dari ekosistem mitra strategis memberikan melindungi data, serta memastikan kepatuhan system integrity, protecting data, and ensuring
pemahaman yang lebih komprehensif terhadap profil Pengembangan produk dan layanan Superbank terhadap ketentuan regulator. compliance with regulatory requirements.
dan kebutuhan nasabah, sehingga memungkinkan didukung oleh arsitektur sistem yang berbasis cloud
penyediaan layanan yang lebih tepat sasaran. dan dirancang untuk skalabilitas tinggi. Platform
digital Superbank memungkinkan pengelolaan
Teknologi berbasis AI diterapkan dalam proses volume transaksi yang terus meningkat secara stabil, Penguatan Sistem Kepatuhan Strengthening the Information
penilaian kredit, pemantauan transaksi, serta
pencegahan fraud secara real-time, guna memastikan
serta mendukung kolaborasi dengan mitra strategis
melalui integrasi sistem yang aman dan fleksibel. 1. Teknologi Informasi 1. Technology Compliance System
keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan
pengelolaan risiko. Selain itu, AI juga dimanfaatkan Keandalan sistem menjadi prioritas utama dalam Superbank berhasil mengembangkan sistem Superbank successfully developed an integrated
untuk meningkatkan pengalaman nasabah melalui pengelolaan teknologi informasi Superbank. regulatory inventory yang terintegrasi untuk regulatory inventory system to ensure compliance
layanan digital yang responsif dan personal, sekaligus Infrastruktur teknologi dirancang dengan mekanisme memastikan kepatuhan terhadap berbagai with various regulatory requirements, including
mendorong efisiensi operasional melalui otomatisasi redundansi dan pemulihan bencana yang memadai, ketentuan regulator, termasuk Otoritas Jasa those issued by the Financial Services Authority
proses internal. sehingga mampu menjaga kesinambungan layanan Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), Lembaga (OJK), Bank Indonesia (BI), the Indonesia Deposit
dan memenuhi standar ketersediaan sistem yang Penjamin Simpanan (LPS), dan Pusat Pelaporan Insurance Corporation (LPS), and the Financial
Superbank actively leverages AI and data analytics to ditetapkan oleh Superbank. dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Sistem Transaction Reports and Analysis Center
support key business processes, ranging from customer ini mendukung pemantauan kewajiban regulasi (PPATK). This system supports more structured
acquisition to portfolio management and banking secara lebih terstruktur dan meningkatkan monitoring of regulatory obligations and enhances
services. The integration of data from an ecosystem Superbank’s product and service development is efektivitas pengelolaan kepatuhan teknologi the effectiveness of information technology
of strategic partners provides a more comprehensive supported by a cloud-based system architecture informasi. compliance management.
understanding of customer profiles and needs, enabling designed for high scalability. The digital platform enables
the delivery of more targeted and responsible services. the stable management of increasing transaction volumes
and supports collaboration with strategic partners Penerapan Standar Keamanan Implementation of Best Practice–
AI-based technologies are applied in credit assessment,
transaction monitoring, and real-time fraud prevention
through secure and flexible system integration.
2. Informasi Sesuai Praktik Terbaik 2. Based Information Security
to ensure a balance between business growth and System reliability remains a top priority in Superbank’s
effective risk management. Furthermore, AI is utilized to information technology management. The technology Dalam rangka melindungi data dan meningkatkan To protect data and enhance resilience against
enhance the customer experience through responsive infrastructure is designed with adequate redundancy ketahanan terhadap ancaman siber, Superbank cyber threats, Superbank implemented various
and personalized digital services, while simultaneously and disaster recovery mechanisms to ensure service telah menerapkan berbagai standar keamanan information security standards, including the ISO
improving operational efficiency through the automation continuity and compliance with the Bank’s system informasi, termasuk mengimplementasikan 27001 framework, an international standard for
of internal processes. availability standards. kerangka kerja ISO 27001 sebagai standar information security management. The adoption of
internasional dalam pengelolaan keamanan this standard ensures the protection of sensitive
informasi. Penerapan standar ini memastikan data and information, while strengthening
perlindungan atas data dan informasi sensitif, information security governance to remain
C. Tata Kelola Teknologi Informasi dan Keamanan Siber
Information Technology Governance and Cybersecurity
sekaligus memperkuat tata kelola keamanan
informasi agar senantiasa relevan terhadap
dinamika dan perkembangan risiko siber.
responsive to evolving cyber risk dynamics.
Superbank menerapkan tata kelola teknologi informasi dan keamanan siber yang kuat untuk melindungi data,
sistem, dan kepentingan nasabah melalui kerangka pengelolaan keamanan informasi yang selaras dengan
standar internasional serta ketentuan regulator di Indonesia. Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada
perlindungan sistem, tetapi juga pada pencegahan dan kesiapan menghadapi risiko siber melalui pemantauan
berkelanjutan, pengujian keamanan secara berkala, serta integrasi aspek keamanan sejak tahap perancangan
sistem, guna menjaga keandalan layanan digital dan kepercayaan nasabah.
Superbank implements strong information technology governance and cybersecurity practices to safeguard customer
data, systems, and interests through an information security management framework aligned with international
standards and applicable regulatory requirements in Indonesia. This approach extends beyond system protection
to include proactive risk prevention and preparedness, supported by continuous system monitoring, regular security
testing, and the integration of security considerations from the system design stage, to maintain the reliability of
digital services and customer trust.
120 121
Page 62
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
Penguatan Keamanan Siber dan Strengthening Cybersecurity FOKUS STRATEGI PENGEMBANGAN FURTHER STRATEGIC FOCUS ON
3. Pelindungan Data 3. and Data Protection TEKNOLOGI INFORMASI KEDEPAN THE TECHNOLOGY DEVELOPMENT
Sebagai bagian dari strategi pengamanan siber, As part of its cybersecurity strategy, Superbank
Superbank melakukan pemantauan berkelanjutan continuously monitors the implementation of Ke depan, strategi teknologi informasi Superbank Going forward, Superbank’s information technology
terhadap penerapan kontrol keamanan serta security controls and has established a Security diarahkan untuk memperkuat fondasi digital Bank strategy is aimed at sustainably strengthening
membentuk Security Operations Center (SOC) Operations Center (SOC) to detect, monitor, and secara berkelanjutan, guna mendukung pertumbuhan the Bank’s digital foundation to support business
untuk mendeteksi, memantau, dan merespons respond to potential cyber threats in a timely and bisnis, meningkatkan pengalaman nasabah, serta growth, enhance customer experience, and ensure
potensi ancaman siber secara cepat dan efektif. effective manner. To further enhance the security memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan regulatory compliance and prudent risk management.
Untuk meningkatkan keamanan aktivitas digital, of digital activities, the Bank has implemented pengelolaan risiko yang pruden. Berikut beberapa The following strategies will be implemented:
Bank juga mengimplementasikan Proxy Server atau a Proxy Server or Secure Web Gateway as an strategi yang akan diterapkan kedepannya:
Secure Web Gateway sebagai lapisan perlindungan additional layer of protection. In addition, a
tambahan. Selain itu, penerapan solusi Data Loss Data Loss Prevention (DLP) solution has been
Prevention (DLP) dilakukan untuk mencegah implemented to prevent data leakage and ensure • Superbank akan terus memperkuat • Superbank will continue to strengthen its
kebocoran data dan memastikan informasi Bank that the Bank’s information remains protected from infrastruktur dan kapabilitas teknologi information technology infrastructure and
tetap terlindungi dari penyalahgunaan. misuse. informasi melalui pemanfaatan teknologi capabilities by leveraging advanced technologies,
terkini, termasuk AI, analitik data, dan cloud including AI, data analytics, and cloud
computing, guna meningkatkan efisiensi computing, to improve operational efficiency,
operasional, pengembangan produk, serta support product development, and deliver more
layanan digital yang lebih personal dan personalized and integrated digital services.
Peningkatan Efisiensi Operasional terintegrasi. Pengembangan API juga akan API development will also be expanded to
Improving Information
4. Teknologi Informasi 4. Technology Operational Efficiency terus dilakukan untuk mendukung integrasi
dengan ekosistem digital dan menghadirkan
support integration within the digital ecosystem
and provide seamless services to customers.
layanan yang seamless bagi nasabah.
Superbank juga berhasil meningkatkan efisiensi Superbank has also improved operational efficiency
operasional melalui pemanfaatan berbagai aplikasi through the utilization of various applications that • Superbank juga akan terus memperkuat • In parallel, Superbank will further enhance its
yang mendukung otomatisasi proses teknologi support the automation of information technology sistem kepatuhan dan tata kelola compliance and governance systems through the
informasi, termasuk dalam pengelolaan insiden processes, including IT incident management. This melalui pengembangan sistem AML development of a comprehensive AML framework
TI. Inisiatif ini berkontribusi pada peningkatan initiative has contributed to faster response times, yang komprehensif untuk mendukung to support financial crime prevention, customer
kecepatan respons, keandalan layanan, serta improved service reliability, and enhanced overall pencegahan kejahatan keuangan, risk management, and compliance with regulatory
efektivitas operasional secara keseluruhan. operational effectiveness. pengelolaan risiko nasabah, serta reporting obligations. Digital transformation
pemenuhan kewajiban pelaporan kepada initiatives for the retail and MSME segments will
regulator. Transformasi digital untuk continue through the development of innovative
segmen ritel dan UMKM terus dilanjutkan digital products and services, supported
melalui pengembangan produk dan layanan by the use of AI for data analysis, process
Melalui berbagai pencapaian tersebut, Superbank Through these achievements, Superbank is digital yang inovatif, didukung pemanfaatan automation, and improved operational efficiency.
semakin siap menghadapi tantangan di era increasingly well positioned to address the AI untuk analisis data, otomatisasi proses,
digital, dengan sistem teknologi informasi yang challenges of the digital era, supported by reliable, dan peningkatan efisiensi operasional.
andal, aman, dan patuh terhadap regulasi, secure, and regulatory-compliant information
guna mendukung pertumbuhan bisnis yang technology systems that enable sustainable • Superbank akan terus memperkuat • Superbank will conitnue to strengthen
berkelanjutan. business growth. manajemen risiko teknologi, khususnya technology risk management, particularly in
keamanan siber, melalui penyempurnaan the area of cybersecurity, through ongoing
kebijakan, pengendalian, pemantauan policy enhancements, control implementation,
berkelanjutan, serta pengujian dan simulasi continuous monitoring, and regular incident
respons insiden, termasuk pengelolaan response testing and simulations, including
insiden TI guna menjaga ketahanan sistem the strengthening of IT incident management,
dan stabilitas operasional Bank. to maintain system resilience and operational
stability.
122 123
Page 63
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
Hingga akhir tahun 2025, Superbank telah By the end of 2025, Superbank has solidified its
mengukuhkan komitmennya terhadap integritas commitment to integrity and advanced digital
dan kompetensi digital lanjutan melalui serangkaian competence via a comprehensive series of training
program pelatihan yang komprehensif. Kepatuhan programs. Regulatory compliance remains a core
regulasi tetap menjadi pilar utama, ditunjukkan oleh pillar, demonstrated by high participation rates
tingkat partisipasi tinggi pada modul penting seperti in critical modules such as AML/CFT (APU-PPT)
Pengembangan Sumber APU-PPT (96%), Anti Bribery & Corruption (84%),
dan Risk Awareness (92%). Selain itu, 95% karyawan
(96%), Anti Bribery & Corruption (84%), and Risk
Awareness (92%). Furthermore, 95% of employees
mengikuti pelatihan Pelindungan Konsumen, participated in Consumer Protection training,
Daya Manusia memperkuat komitmen kami pada kepercayaan
nasabah.
reinforcing our commitment to customer trust.
Human Resource Development Sejalan dengan komitmen Superbank untuk perbaikan Aligned with Superbank's commitment to
proses berkelanjutan dan ekspansi, Bank secara continuous process improvement and expansion,
konsisten memastikan bahwa rekrutmen untuk posisi- the bank consistently ensures that the recruitment
posisi penting dilaksanakan sesuai dengan rencana for key positions is executed according to strategic
strategis. Hingga akhir tahun 2025, jumlah SDM Bank plans. As of the end of 2025, Superbank's
terdiri dari 536 karyawan permanen (PKWTT) dan 129 workforce comprised 536 permanent employees
karyawan kontrak (PKWT). Basis talenta ini mencakup (PKWTT) and 129 contract employees (PKWT).
14 peserta dalam Future Leadership Program This talent base includes 14 participants in our
khusus kami, yang dirancang untuk mengolah specialized Future Leadership Program, which
talenta eksekutif masa depan. Selain itu, Bank juga is designed to cultivate future executive talent.
secara aktif berinvestasi pada generasi muda untuk Furthermore, the bank actively invests in the next
meningkatkan financial literacy dengan melibatkan generation by including 78 fresh graduates and
78 fresh graduate dan mahasiswa/i semester akhir final-year university students in the successful
dalam Super Internship Program yang sukses. Super Internship Program.
Realisasi Program Pengembangan Kompetensi
Realization of Competency Development Program
Strategi pengembangan organisasi dan sumber Superbank's organizational and human resources
daya manusia Superbank pada tahun 2025 development strategy for 2025 is strategically Uraian / Description 2025
difokuskan secara strategis untuk meningkatkan focused on enhancing employee capabilities
kapabilitas karyawan melalui pengembangan through continuous development. This is executed Jumlah Hari Training per Karyawan
berkelanjutan. Hal ini diimplementasikan melalui via a comprehensive mechanism encompassing 5,8
Total Training Days per Employee
mekanisme pengembangan yang komprehensif, structured training, coaching, and mentoring,
meliputi pelatihan, coaching, dan mentoring alongside strategic internal assignments, all aimed at Jumlah Karyawan, Direksi, Dewan Komisaris dan Komite
665
terstruktur, di samping penugasan internal yang significantly boosting the overall competence of our Total Employees, BOD, BOC and Committee
strategis, semuanya bertujuan untuk meningkatkan human capital. This approach ensures that our talent
kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) secara base is ready to support high-growth operations and
Jumlah Investasi Pelatihan (Rp juta)
9.048
Total Training Investment (IDR million)
signifikan. Pendekatan ini memastikan bahwa basis manage complexity effectively.
talenta kami siap mendukung operasional dengan
pertumbuhan tinggi dan mengelola kompleksitas Rata-rata Investasi Pelatihan per Karyawan (Rp juta) 13,6
Average Training Investment per Employee (IDR million)
secara efektif.
Dalam rangka mendukung keunggulan operasional In direct support of day-to-day operational
sehari-hari, pengembangan SDM kami dilakukan excellence, the development of our Human
secara sistematis untuk memperkuat kapasitas Resources is systematically carried out to reinforce Karyawan adalah kunci kesuksesan perusahaan. Employees are key to the Company’s success. This
organisasi. Elemen fundamental dari strategi ini organizational capacity. A fundamental element of Keyakinan ini mendorong investasi signifikan belief drives Superbank’s significant investment
adalah pelatihan wajib, yang sangat penting untuk this strategy is mandatory training, which is crucial Superbank dalam pelatihan, retensi, dan in employee training, retention, and development,
menanamkan budaya kepatuhan dan manajemen for instilling a culture of compliance and robust risk pengembangan karyawan. Membangun budaya fostering a dynamic, people-first culture in which
risiko yang kuat di seluruh bank. Program pelatihan management across the entire bank. Key required people-first yang dinamis, di mana kolaborasi, inklusi, collaboration, inclusion, and shared success are
wajib utama yang dilaksanakan mencakup modul training programs include the deployment of modules dan kesuksesan bersama bukan sekadar inisiatif, embedded in daily practices. The Company’s
mengenai Budaya Kepatuhan (Compliance Culture), on Compliance Culture, Risk Awareness, Anti-Money tetapi juga kami terapkan dalam praktik sehari-hari. commitment to its employees has been externally
Risk Awareness, Anti Pencucian Uang & Pencegahan Laundering & Counter-Financing of Terrorism (AML- Komitmen Superbank terhadap karyawan telah diakui, recognized, as reflected in its achievement of a
Pendanaan Terorisme (APU-PPT), serta praktik CFT), and Anti-Bribery practices, to ensure every terbukti dengan perolehan penghargaan Bronze Award Bronze award in the "Best Employee Wellness
Anti Bribery guna memastikan setiap karyawan employee understands their role in maintaining dalam kategori "Best Employee Wellness Strategy" Strategy" category at the Employee Experience
memahami peran mereka dalam menjaga standar ethical and regulatory standards. pada Employee Experience Awards Indonesia 2025. Awards Indonesia 2025.
etika dan regulasi.
124 125
Page 64
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
Dalam pengembangan kepemimpinan, Superbank In term of leadership development, Superbank places
AREA FOKUS UTAMA PENGEMBANGAN SDM KEY FOCUS AREA OF HR DEVELOPMENT memberikan perhatian besar pada pemberdayaan significant emphasis on women’s empowerment
perempuan melalui inisiatif seperti "Super-WOMEN through initiatives such as the Super-WOMEN
Superbank meyakini bahwa kapabilitas Sumber Superbank believes that Human Resources (HR) Series" dan "Super-WOMEN (and Allies) Club" yang Series and the Super-WOMEN (and Allies) Club,
Daya Manusia (SDM) adalah katalis utama dalam capabilities are a key catalyst in navigating the menyediakan program mentorship dan lokakarya which provide mentorship programs and career
menavigasi dinamika perbankan digital. Memasuki dynamics of digital banking. As the Bank enters pengembangan karier. Fokus kepemimpinan development workshops. This focus on leadership
tahun 2025, Bank memperkuat komitmennya dalam 2025, it is strengthening its commitment to ini didukung oleh kebijakan jam pelatihan yang development is further supported by intensive
mendukung Cetak Biru Pengembangan SDM Otoritas supporting the Financial Services Authority (OJK) intensif untuk memastikan setiap individu mampu training programs to ensure individuals are able to
Jasa Keuangan (OJK) melalui implementasi kurikulum Human Resources Development Blueprint by mengintegrasikan inisiatif strategis dalam peran effectively integrate strategic initiatives into their
yang selaras dengan Rencana Bisnis Bank (RBB) dan implementing a curriculum aligned with the Bank’s harian mereka. daily roles.
target pertumbuhan jangka panjang. Business Plan (RBB) and long-term growth targets.
Fokus pengembangan tahun ini bertumpu pada This year’s development focus is centered on holistic
pembangunan kapabilitas yang holistik melalui tiga capability building through three main pillars: STRATEGI REKRUTMEN, TRANSFER RECRUITMENT STRATEGY, KNOWLEDGE
pilar utama: KNOWLEDGE & RETENSI KARYAWAN TRANSFER & EMPLOYEE RETENTION
1 1
Manajemen Risiko dan Kepatuhan: Pelatihan Risk Management and Compliance: Risk Untuk mempercepat kesiapan organisasi dalam To accelerate the organization's readiness to
dan sertifikasi terkait Manajemen Risiko Training and certification related to Banking Risk mencapai target Rencana Bisnis Bank (RBB), Superbank achieve its Bank Business Plan (RBB) targets,
Perbankan, AML & APU-PPT, Pelindungan Data, Management, AML & APU-PPT, Data Protection, mengombinasikan rekrutmen talenta eksternal terbaik Superbank combines the recruitment of top
dan program terkait lainnya yang sesuai dengan and other related programs in accordance with dengan pemanfaatan kompetensi dari pemegang external talent with the utilization of shareholder
Cetak Biru OJK mengenai pengembangan SDM. the OJK Blueprint on HR development. saham guna mempercepat alih pengetahuan (Transfer competencies to accelerate knowledge transfer.
Knowledge). Per 31 Desember 2025, Superbank As of December 31, 2025, Superbank had a total
2 2
Bisnis dan Teknologi: Pelatihan yang berfokus Business and Technology: Training designed memiliki total 665 karyawan, yang didominasi of 665 employees, dominated by young, productive
pada peningkatan kompetensi di bidang to enhance digital financial technology, oleh talenta muda produktif di mana sebagian talent, mostly in the 20-40 age group.
teknologi keuangan digital, sistem informasi, system information, and strategic business besar berada pada kelompok usia 20-40 tahun.
serta pengelolaan bisnis strategis. management.
Dalam hal retensi, Superbank juga menerapkan struktur Regarding to the employee retention, Superbank also
3 3
Kepemimpinan dan Budaya Perusahaan: Leadership and Corporate Culture: Programs remunerasi yang kompetitif, mencakup gaji pokok, implements a competitive remuneration structure,
Program yang mendukung pengembangan that support leadership development, tunjangan hari raya (THR), serta berbagai fasilitas including a base salary, holiday allowance (THR),
kepemimpinan, perubahan budaya, serta cultural transformation, and corporate values kesejahteraan seperti asuransi kesehatan swasta dan and various welfare benefits such as private health
penguatan nilai-nilai perusahaan. reinforcement. jaminan sosial pemerintah (BPJS). Salah satu pilar insurance and government social security (BPJS).
utama dalam mempertahankan talenta terbaik adalah One key pillar in retaining top talent is the provision
pemberian kompensasi variabel yang terukur, seperti of measurable variable compensation, such as cash
Ketiga pilar utama ini menjadi fondasi pengembangan These three main pillars form the foundation of insentif tunai dan program kepemilikan saham, guna incentives and stock ownership programs, to ensure
SDM Superbank dalam menghadapi meningkatnya Superbank's HR development in facing the increasing memastikan motivasi dan komitmen jangka panjang employee motivation and long-term commitment to
kompleksitas risiko, sehingga penguatan kompetensi complexity of risks, so that strengthening employee karyawan terhadap visi strategis Bank. Pendekatan the Bank's strategic vision. This approach not only
karyawan di bidang risiko, teknologi, dan bisnis competencies in the areas of risk, technology, and ini tidak hanya menumbuhkan tenaga kerja yang loyal fosters a loyal and productive workforce but is also
menjadi prioritas utama. business is a top priority. dan produktif, tetapi juga efektif dalam menekan effective in reducing employee turnover.
tingkat turnover karyawan.
BUDAYA KERJA & CORPORATE CULTURE &
PENGEMBANGAN KEPEMIMPINAN LEADERSHIP DEVELOPMENT
Superbank is committed to building a dynamic,
Superbank berkomitmen membangun budaya people-
people-first culture through significant investments
first yang dinamis melalui investasi signifikan pada
in training and talent retention. These efforts to foster
pelatihan dan retensi talenta. Upaya menciptakan
a collaborative and inclusive work environment have
lingkungan kerja yang kolaboratif dan inklusif ini
earned international recognition, including a Bronze
membuahkan pengakuan internasional berupa
Award in the Best Employee Wellness Strategy
perolehan Bronze Award dalam kategori Best Employee
category at the Employee Experience Awards
Wellness Strategy pada Employee Experience Awards
Indonesia 2025.
Indonesia 2025.
This culture of continuous learning is further
Budaya pembelajaran berkelanjutan diperkuat
reinforced through the “Lunch and Learn” program,
melalui program "Lunch and Learn", di mana
where employees explore relevant topics such as
karyawan mengeksplorasi topik-topik terkini seperti
AI implementation, fintech trends, as well as mental
implementasi AI, tren fintech, hingga kesehatan
health and sustainability.
mental dan keberlanjutan (sustainability).
126 127
Page 65
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
Asset
Assets
(Dalam Juta Rp) (In Million IDR)
Tinjauan Keuangan Uraian 2024 2025 (%)
Description YoY
Financial Overview
Kas 651 217 (66,7%)
Cash
Giro pada BI 271.632 389.295 43,3%
Current accounts on BI
Giro pada bank lain 30.653 59.644 94,6%
Current accounts with other banks
Penempatan pada BI
Placements with BI
128.681 1.808.594 1.305,5%
Efek-Efek yang dibeli dengan janji
dijual kembali 0 420.351 -
Reverse Repo
Kredit yang diberikan - bersih
Net Loans
6.054.713 9.199.578 51,9%
Efek-efek - bersih 4.198.656 7.852.894 87,0%
Marketable Securities (net)
Aset Tetap - bersih 84.078 75.194 (10,6%)
FIxed assets (net)
Aset tak berwujud - bersih 229.189 432.987 88,9%
Pembahasan kinerja keuangan berikut disusun The following financial performance discussion is Intangible assets
berdasarkan Laporan Keuangan PT Super Bank based on the Financial Statements of PT Super Bank
Indonesia Tbk per 31 Desember 2025 yang telah Indonesia Tbk as of December 31, 2025, which have Aset pajak tangguhan 199.356 134.127 (32,7%)
diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Siddharta been audited by Siddharta Widjaja & Rekan, with an Deferred Tax Assets
Widjaja & Rekan yang merupakan anggota dari opinion that the financial statements present fairly,
KPMG International, dengan opini laporan keuangan in all material respects, the financial position of PT Aset lain-lain 197.485 909.431 360,5%
menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang Super Bank Indonesia as of December 31, 2025, Other Assets
material, posisi keuangan PT Super Bank Indonesia and its financial performance and cash flows for the
tanggal 31 Desember 2025, serta kinerja keuangan year then ended, in accordance with the Indonesian Jumlah Aset 11.395.094 21.282.312 86,8%
dan arus kasnya untuk tahun yang berakhir pada Financial Accounting Standards, specifically the Total Assets
tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi Statement of Financial Accounting Standards (PSAK).
Keuangan Indonesia, yaitu Pernyataan Standar
Akuntansi Keuangan (PSAK).
Laporan Keuangan tersebut dilampirkan sebagai bab The Financial Statements are attached as the final
terakhir dari Laporan Tahunan ini. chapter of this Annual Report. Total aset naik sebesar 86,8% menjadi Rp21,3 triliun pada akhir
tahun 2025 dibandingkan dari tahun sebelumnya sebesar Rp11,4
triliun.
Total assets increased by 86.8% to IDR 21.3 trillion by the end of
2025, compared to IDR 11.4 trillion in the previous year.
128 129
Page 66
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
Total liabilitas Superbank tahun 2025 adalah Superbank’s total liabilities in 2025 reached IDR 13.1
Pertumbuhan Aset ini didorong oleh peningkatan This asset growth was primarily driven by an increase sebesar Rp13,1 triliun, meningkat sebesar 113,4% trillion, an increase of 113.4% compared to the previous
pada Kredit Bruto yang tumbuh sebesar 50,0% secara in gross loans, which grew by 50.0% to IDR 9.6 trillion dibandingkan tahun sebelumnya Rp6,1 triliun. year’s IDR 6.1 trillion.
tahunan (yoy) menjadi Rp9,6 triliun pada akhir tahun by the end of 2025, compared to IDR 6.4 trillion
2025 dibandingkan dari tahun sebelumnya sebesar in the previous year. This expansion was further Peningkatan liabilitas ini didukung oleh meningkatnya This increase in liabilities was primarily driven by a
Rp6,4 triliun. Pertumbuhan ini juga didukung oleh supported by strategic ecosystem optimization jumlah simpanan nasabah yang naik signifikan significant surge in customer deposits, which grew by
optimalisasi ekosistem strategis melalui kolaborasi through collaborations with Grab and OVO, sebesar Rp11,8 triliun atau tumbuh sebesar 139,3% 139.3% to IDR 11.8 trillion, up from IDR4.9 trillion in the
dengan Grab dan OVO yang memungkinkan akuisisi enabling robust and efficient customer acquisition dibandingkan tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp4,9 prior year. This growth was propelled by the robust
nasabah secara masif dan efisien dengan tetap while adhering to strict prudential principles. triliun. Peningkatan ini didorong oleh performa kuat performance of our saving products, which offer
mengedepankan prinsip kehati-hatian. Pemanfaatan Furthermore, the Bank's utilization of cloud-native dari produk simpanan yang beragam, fleksibel dan flexibility, and competitive interest rates. Furthermore,
infrastruktur cloud-native dan analisis AI prediktif infrastructure and predictive AI analytics facilitated bunga yang kompetitif. Selain itu, faktor pembeda a key differentiator for the Bank is the optimized
untuk proses persetujuan kredit yang akurat dan accurate and rapid credit approval processes. utama adalah optimalisasi integrasi ekosistem, ecosystem integration, specifically through products
cepat. seperti produk OVO Nabung dan Kartu Untung. like OVO Nabung and Kartu Untung.
Komponen aset lainnya yang mencatatkan Another asset component that recorded an
pertumbuhan signifikan pada akhir tahun 2025 increase at the end of 2025 was placements with
adalah Penempatan pada Bank Indonesia. Pos ini Bank Indonesia, which reached IDR 1.8 trillion. This Ekuitas
melonjak sebesar 1.305,5% yoy menjadi Rp1,8 triliun, represents a 1,305.5% year-on-year surge, in line Equity
sejalan dengan kebijakan penempatan sementara with the temporary placement of IPO proceeds at
dana hasil Penawaran Umum Perdana Saham pada the end of December 2025. (Dalam Juta Rp) (In Million IDR)
akhir bulan Desember 2025.
Uraian 2024 2025 (%)
Description YoY
Kewajiban
Modal saham
Liabilities 2.884.541 3.389.702 17,5%
Share capital
(Dalam Juta Rp) (In Million IDR) Agio saham
3.302.851 5.538.342 67,7%
Paid-in capital
Uraian 2024 2025 (%) Cadangan nilai wajar
Description YoY (6.332) 69.578 n/a
Fair value reserve
Liabilitas Segera (Defisit) saldo laba
Immediate Liabilities 343.915 784.359 128,1%
(Deficit) retained earnings
Simpanan Nasabah - Telah ditentukan penggunaannya
Deposits from Customers 4.942.826 11.827.129 139,3% 13.100 13.100 -
- Appropriated
Efek-efek dijual dengan janji dibeli - Belum ditentukan penggunaannya
(946.628) (846.128) (10,6%)
kembali (repo) - Unappropriated
Securities sold under repurchase 469.625 - (100,0%)
agreements Jumlah Ekuitas
Total Equity 5.247.532 8.164.594 55,6%
Beban yang masih harus dibayar
Accrued expense 302.261 341.320 12,9%
Per 31 Desember 2025, jumlah ekuitas yang As of December 31, 2025, Superbank’s total equity
Liabilitas lain-lain
Other liabilities 62.501 129.898 107,8% dibukukan Superbank sebesar Rp8,2 triliun, was recorded at Rp8.2 trillion, representing a 55.6%
mengalami peningkatan 55,6% jika dibandingkan increase compared to 2024, which stood at Rp5.2
tahun 2024 yang sebesar Rp5,2 Triliun. Peningkatan trillion. This substantial growth in equity officially
Liabilitas imbalan pascakerja ekuitas ini secara resmi memposisikan Superbank elevates Superbank to the KBMI 2 bank category.
Post-employment benefits liabilities 26.434 35.012 32,5% sebagai Bank kategori KBMI 2.
Peningkatan signifikan pada total ekuitas Bank This significant increase in the Bank’s total equity
Jumlah Liabilitas 6.147.562 13.117.718 113,4% disebabkan oleh pelaksanaan Penawaran Umum was driven by the Initial Public Offering conducted in
Total Liabilities Perdana Saham pada Desember 2025. Dana yang December 2025. The proceeds from this corporate
diperoleh dari aksi korporasi ini terutama akan action will primarily be utilized to strengthen the
digunakan untuk memperkuat modal kerja Bank, Bank’s working capital, with a main focus on lending
dengan fokus utama pada penyaluran kredit kepada and capital expenditure. The allocation for capital
nasabah dan belanja modal. Alokasi untuk belanja expenditure will be implemented gradually starting
modal ini akan dilakukan secara bertahap mulai from 2026 over the next five years.
tahun 2026 hingga lima tahun ke depan
130 131
Page 67
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
Laporan Laba Rugi Dan Penghasilan Komprehensif Lain
Statement of Profit and Loss and Other Comprehensive Income Pendapatan dan Beban Bunga
Interest Income and Expense
(Dalam Juta Rp) (In Million IDR)
(Dalam Juta Rp) (In Million IDR)
Uraian 2024 2025 (%)
Description YoY Pendapatan Bunga 2024 2025 (%)
Interest Income YoY
Pendapatan bunga dan beban bunga
Interest income and expenses Kredit yang diberikan
Pendapatan bunga Loans Receivable
523.172 1.785.480 241,3%
Interest income
743.980 2.163.280 190,8%
Efek- Efek
Beban bunga Securities
200.246 359.663 79,6%
Interest expense
(137.136) (587.006) 328,0%
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali
Pendapatan bunga bersih 8.408 14.280 69,8%
606.844 1.576.274 159,7% (reverse repo)
Net interest income Securities purchased under resale agreements (reverse repo)
Pendapatan operasional lainnya
Other operating income Penempatan pada BI
Placement with BI
11.969 3.498 (70,8%)
Pendapatan Provisi dan Komisi
Fees and commissions income
23.756 15.523 (34,7%)
Giro dan Penempatan pada Bank lain
Current accounts and placements with other banks
185 359 94,1%
Keuntungan dari penjualan efek-efek untuk tujuan investasi
Gain on sale of securities for investment
4.950 24.584 396,6%
Jumlah Pendapatan Bunga
743.980 2.163.280 190,8%
Pendapatan operasional lainnya Total Interest Income
Other operating income
2.409 157 (93,5%)
Jumlah pendapatan operasional
31.115 40.264 29,4%
Total operating income
Beban operasional
Operating expenses Pada akhir tahun 2025, Superbank mencatatkan By the end of 2025, Superbank recorded interest
Beban kerugian penurunan nilai aset keuangan
pendapatan bunga sebesar Rp2.163 miliar, atau income of IDR 2,163 billion, a 190.8% increase
Impairment losses on financial assets
(101.886) (319.725) 213,8% meningkat sebesar 190,8% jika dibandingkan tahun compared to IDR 744 billion in the previous year.
sebelumnya yang sebesar Rp744 miliar.
Beban umum dan administrasi
General and administrative expenses
(506.913) (711.574) 40,4%
Peningkatan pendapatan bunga bersih ini utamanya This increase in interest income was primarily driven
Beban tenaga kerja
(415.934) (440.380) 5,9% dikontribusikan oleh pendapatan bunga dari by interest income from loan disbursements, which
Personnel expenses
penyaluran kredit yang tumbuh sebesar 241,3% YoY. grew by 241.3% year-on-year.
Beban lain-lain
Other expenses
(4.419) (1.586) (64,1%)
Jumlah beban operasional (Dalam Juta Rp) (In Million IDR)
Total operational expense
(1.029.152) (1.473.265) 43,2%
Laba (Rugi) sebelum pajak penghasilan (%)
(391.193) 143.273 - Beban Bunga 2024 2025 YoY
Profit (Loss) before income tax
Pajak penghasilan
Interest Expense
24.826 (43.589) -
Income tax
Deposito berjangka
Laba (Rugi) bersih Time deposits
87.897 479.973 446,1%
(366.367) 99.684 -
Net (Loss) Profit
Tabungan
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN:
Saving accounts
30.304 83.948 177,0%
Other comprehensive income:
Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali repo)
pascakerja, setelah pajak penghasilan
11.227 15.740 40,2%
Securities sold under repurchase agreement (repo)
955 816 (14,6%)
Remeasurements of post-employment benefits
Giro
liabilities, net of income tax 3.809 145 (96,2%)
Perubahan nilai wajar efek-efek untuk tujuan Current accounts
investasi, setelah pajak penghasilan Lainnya
(19.545) 75.910 - 3.899 7.200 84,7%
Changes in fair value of investment securities, Others
net of income tax
Penghasilan komprehensif lain, setelah pajak penghasilan Jumlah Beban Bunga
(18.590) 76.726 - 137.136 587.006 328,0%
Other comprehensive income, net income of tax Total Interest Expense
Jumlah (Rugi) Laba Komprehensif
(384.957) 176.410 -
Total Comprehensive (Loss) profit
Laba (rugi) bersih per saham (Rp) - Dasar
(13) 3.3 n/a
Basic earnings (losses) per share (IDR)
132 133
Page 68
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
(Rugi) Laba Bersih
Pada akhir tahun 2025, Superbank mencatatkan At the end of 2025, Superbank recorded interest
(Loss) Net Profit
beban bunga sebesar Rp587 miliar atau meningkat expenses of Rp587 billion, a 328.0% increase
sebesar 328,0% jika dibandingkan tahun sebelumnya compared to Rp137 billion the previous year. This
yang sebesar Rp137 miliar. Peningkatan beban bunga increase in interest expenses is in line with the (Dalam Juta Rp) (In Million IDR)
ini sejalan dengan peningkatan Dana Pihak Ketiga significant growth in Third Party Funds in 2025.
yang tumbuh signifikan pada tahun 2025. (Rugi) Laba Bersih 2024 2025 (%)
(Loss) Net Profit YoY
Laba (Rugi) Sebelum Pajak Penghasilan
(391,193) 143,273 -
Pendapatan Bunga Bersih Profit before Income Tax
Net Interest Income (Beban) Manfaat Pajak Penghasilan
Income tax (expense) benefit
24,826 (43,589) -
Pada akhir tahun 2025, Superbank mencatatkan By the end of 2025, Superbank recorded Net Interest Laba (Rugi) Bersih
pendapatan Bunga Bersih sebesar Rp1,6 triliun Income of IDR 1.6 trillion, a significant increase of Net Profit (Loss)
(366,367) 99,684 -
atau meningkat signifikan sebesar 159,7% jika 159.7% compared to IDR 607 billion the previous year.
dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar
Rp607 miliar.
Per 31 Desember 2025, Superbank mencatatkan laba As of December 31, 2025, Superbank recorded a
Kinerja ini mencerminkan akselerasi pertumbuhan This performance reflects strong growth acceleration bersih tahun berjalan sebesar Rp99,6 miliar, berbalik net profit for the year of IDR 99 billion, reversing the
yang kuat seiring dengan optimalisasi imbal hasil along with the optimization of returns on the dari rugi bersih tahun berjalan yang dibukukan pada net loss of IDR 366 billion recorded in 2024
pada portofolio aset produktif. productive asset portfolio. tahun 2024 sebesar Rp366 miliar.
Pendapatan Operasional Lainnya Jumlah (Rugi) Laba Komprehensif
Other Operating Income Total Comprehensive (Loss) Profit
(Dalam Juta Rp) (In Million IDR)
(Dalam Juta Rp) (In Million IDR)
Penghasilan Komprehensif Lain 2024 2025 (%)
Pendapatan Operasional Lainnya 2024 2025 (%) Total Comprehensive (Loss) Profit YoY
Other Operating Income YoY
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi
Items that will not be reclassified to profit or loss
Provisi dan Komisi Lainnya
23.756 15.523 (34,7%) Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan
Fees and Commissions
pascakerja, setelah pajak penghasilan
Remeasurements of postemployment benefits liabilities, net of
955 816 (14,6%)
Keuntungan dari penjualan efek-efek untuk tujuan investasi income tax
4.950 24.584 396,6%
Gain on sale of securities for investment
Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi
Pendapatan operasional lainnya Items that will be reclassified to profit or loss
2.409 157 (93,5%)
Other Operating Income Perubahan cadangan nilai wajar efek-efek untuk tujuan in-
vestasi, setelah pajak penghasilan
Jumlah Pendapatan Operasional Lainnya Movement in fair value reserve of investment securities, net of
(19.545) 75.910 -
31.115 40.264 29,4%
Total Other Operating Income income tax
Penghasilan Komprehensif Lain, setelah pajak penghasilan
Other Comprehensive Income, Net of Income Tax
(18.590) 76.726 -
Pendapatan operasional lainnya Superbank juga Other operating income also grew by 29.4% to Rp40 Jumlah Laba (Rugi) Komprehensif
tumbuh sebesar 29,4% menjadi Rp40 miliar, jika billion, compared to Rp31 billion in the previous year. Total Comprehensive Profit (Loss)
(384.957) 176.410 -
dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp31
miliar,
Selama tahun 2025, Superbank mencatatkan During 2025, Superbank recorded a comprehensive
Pertumbuhan ini utamanya disebabkan adanya This growth was primarily driven by gains from the mencatatkan laba komprehensif tahun berjalan profit for the year of IDR 176 billion, reversing the
keuntungan dari penjualan efek-efek untuk tujuan sale of securities held for investment purposes by sebesar Rp176 miliar, berbalik dari rugi komprehensif comprehensive loss for the year of IDR 385 billion
investasi sebesar 396,6% dari tahun sebelumnya 396.6% increase from last year. tahun berjalan sebesar Rp(385 miliar yang tercatat recorded in 2024.
pada tahun 2024.
Pencapain ini didorong oleh keberhasilan Superbank This positive achievement was driven by
dalam mencatatkan laba bersih yang positif Superbank's success in recording a positive net
sepanjang tahun 2025 dan peningkatan Pos-pos profit throughout 2025 and increase in Items that
yang akan direklasifikasi ke laba rugi. will be reclassified to profit or loss.
134 135
Page 69
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
Laporan Arus Kas Rasio Keuangan Penting
Cash Flows Statements Key Financial Ratio
(Dalam %) (In %)
(Dalam Juta Rp) (In Million IDR)
Uraian 2024 2025 (%)
Uraian 2024 2025 (%) YoY
YoY
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
(KPMM) 95,84% 93,24% (2,6%)
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN Capital Adequacy Ratio (CAR)
693.494 431.617 (37,8%)
CASH AND CASH EQUIVALENTS AT THE BEGINNING OF YEAR
Kas bersih dari aktivitas operasi CKPN aset keuangan terhadap aset
682.424 3.273.349 379,7% produktif
Net cash from (used in) operating activities 3,46% 2,15% (1,3%)
Provision for Impairment Losses (CKPN) of
Kas bersih dari aktivitas investasi financial assets against productive assets
(2.193.115) (3.755.869) 71,3%
Net cash (used in) from investing activities
NPL Bruto
Kas bersih dari aktivitas pendanaan 2,27% 2,60% 0,3%
1.248.814 2.729.004 118,5% Gross NPL
Net cash (used in) from financing activities
NPL Nett
PENINGKATAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN SETARA KAS 0,35% 0,68% 0,3%
(261.877) 2.246.484 - Net NPL
NET INCREASE (DECREASE) IN CASH AND CASH EQUIVALENTS
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN Return on asset (ROA) (4,93%) 0,92% 5,9%
431.617 2.678.101 520,5%
CASH AND CASH EQUIVALENTS AT THE END OF YEAR
Return on equity (ROE) (7,50%) 1,97% 9,5%
Posisi kas dan setara kas Superbank pada akhir tahun Superbank's cash and cash equivalents at the end Marjin Bunga Bersih (NIM)
2024 tercatat sebesar Rp431,6 miliar sementara pada of 2024 were recorded at IDR 431.6 billion, while at 7,88% 10,64% 2,8%
Net Interest Margin (NIM)
akhir tahun 2025 tercatat mengalami peningkatan the end of 2025, they increased by 520.5% to IDR
520,5% menjadi Rp2,6 triliun. 2.6 trillion.
Biaya Operasional terhadap
Pendapatan Operasional (BOPO)
Dari aktivitas operasi, Bank mencatat adanya arus From operating activities, the Bank recorded an 148,63% 93,53% (55,1%)
Operating Expense to
kas masuk yang jumlahnya meningkat dari Rp682,4 increase in cash inflows from IDR 682.4 billion in Operating Income (BOPO)
miliar pada tahun 2024 menjadi Rp3,3 triliun pada 2024 to IDR 3.3 trillion in 2025, representing a
tahun 2025, atau meningkat sebesar 379,7%. Hal ini 379.7% increase. This is in line with the significant
sejalan dengan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga Bank growth in the Bank's Third Party Funds in 2025. Cost to Income Ratio (CIR) 139,16% 70,52% (68,6%)
yang tumbuh secara signifikan pada tahun 2025.
Arus kas yang digunakan untuk aktivitas investasi Cash flow used in investing activities in 2025 Loan to Deposit Ratio (LDR) 130,01% 81,32% (48,7%)
pada tahun 2025 mengalami kenaikan sebesar 71,3% increased by 71.3%, from IDR 2.2 trillion in 2024 to
dari pengeluaran sebesar Rp2,2 triliun pada tahun IDR 3.7 trillion at the end of 2025. This increase was
2024 menjadi Rp3,7 triliun di akhir tahun 2025. contributed by cash outflows for the purchase of
Kenaikan ini dikontribusikan oleh arus kas keluar securities to provide optimal returns from treasury Rasio Permodalan
untuk pembelian efek-efek guna memberikan imbal transactions. Capital Ratios
hasil yang optimal dari aktifitas transaksi treasuri.
Kecukupan modal Bank diukur menggunakan The Bank’s capital adequacy is measured using the
Pada akhir tahun 2025, Superbank mencatatkan At the end of 2025, Superbank recorded an Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) yang Minimum Capital Adequacy Requirement (KPMM)
kenaikan dalam arus kas masuk dari aktivitas increase in cash inflow from financing activities to merupakan rasio modal terhadap Aset Tertimbang which is the ratio of capital to Risk-Weighted Assets
pendanaan menjadi Rp2,7 triliun dari Rp1,2 triliun IDR2.7 trillion from IDR1.2 trillion the previous year, Menurut Risiko (ATMR), Rasio kecukupan modal (RWA). The Bank’s capital adequacy ratio as of
pada tahun sebelumnya, atau tumbuh sebesar representing a 118.5% increase. This cash inflow Bank pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024 taking into account
118,5%. Arus kas masuk ini terutama berasal dari primarily came from net proceeds from its initial dengan memperhitungkan risiko kredit, operasional credit, operational and market risks were 93.2% and
dana bersih yang diperoleh dari penawaran umum public offering on the Indonesia Stock Exchange in dan pasar masing-masing adalah 93.2% dan 95.8%. 95.8%, respectively.
perdana saham di Bursa Efek Indonesia pada mid-December 2025.
pertengahan Desember 2025. Rasio KPMM mencatatkan penurunan seiring dengan The Capital Adequacy Ratio (CAR) saw a slight
ekspansi kredit yang signifikan dan peningkatan decrease following significant credit expansion and
ATMR, namun tetap berada pada level yang kuat higher RWA; however, it remains at a robust level due
berkat tambahan permodalan dari hasil IPO. to the capital injection from the IPO.
136 137
Page 70
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
(Dalam Juta Rp) (In Million IDR)
Kualitas Aset
Uraian 2024 2025 (%) Asset Quality
YoY
Modal Tier 1 Kualitas aset, yang diukur dengan persentase Asset quality, as measured by the NPL percentage,
4.814.766 7.597.296 57,8% NPL, tetap terjaga pada level yang sehat di tengah remained at a healthy level amid significant credit
Tier 1 Capital
pertumbuhan kredit yang signifikan pada tahun growth in 2025. The Bank's gross NPL was recorded
2025. NPL Bruto Bank tercatat sebesar 2,60% pada at 2.60% at the end of 2025, compared to 2.27% the
Modal Tier 2 akhir tahun 2025, dibandingkan dengan 2,27% pada previous year.
59.620 94.585 58,6%
Tier 2 Capital
tahun sebelumnya.
Jumlah modal Sejalan dengan pergerakan rasio kredit bermasalah In line with the movement in the non-performing loan
4.874.386 7.691.881 57,8%
Total capital tersebut, rasio Cadangan Kerugian Penurunan Nilai ratio, Superbank's Allowance for Impairment Losses
(CKPN) terhadap NPL Superbank berada di level (CKPN) to NPL ratio stood at 73.69%. As a manifestation
Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) 73,69%. Sebagai wujud penerapan prinsip kehati- of the prudent principle, Management believes that
untuk Risiko Kredit 4.769.629 7.792.862 63,4% hatian, Manajemen meyakini bahwa Cadangan the Allowance for Impairment Losses (CKPN) for the
Risk-Weighted Assets (RWA) for Credit Risk Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) atas portofolio loan portfolio has been adequately established. This
kredit telah dibentuk secara memadai. Pencadangan provision represents a solid mitigation measure to
Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) ini merupakan langkah mitigasi yang solid untuk anticipate potential credit risks while ensuring the
untuk Risiko Operasional 316.449 456.395 44,2% mengantisipasi potensi risiko kredit, sekaligus Bank's asset quality remains well maintained.
Risk-Weighted Assets (RWA) for Operational memastikan kualitas aset Bank tetap terjaga dengan
baik.
Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)
untuk Risiko Pasar - - -
Risk-Weighted Assets (RWA) for Market Risk
(Dalam %) (In %)
Dengan memperhitungkan risiko kredit,
operasional, dan pasar Uraian 2024 2025 (%)
5.086.078 8.249.257 62,2%
Minimum Capital Adequacy Ratio for Credit YoY
Risk, Operational Risk, and Market Risk
NPL Bruto
2,27% 2,60% 0,3%
(Dalam %) (In %) Gross NPL
Uraian 2024 2025 (%) NPL Net
0,35% 0,68% 0,3%
YoY Net NPL
CKPN terhadap NPL
Rasio CET 1 84,68% 73,69% (11,0%)
94,67% 92,10% (2,6%) Loan Loss Coverage
CET 1 Ratio
KPMM Modal Inti
94,67% 92,10% (2,6%)
CAR Tier 1
KPMM Modal Pelengkap
1,17% 1,14% (0,0%)
CAR Tier 2
Rasio KPMM – Total
95,84% 93,24% (2,6%)
CAR ratio - Total
Superbank berkomitmen mengelola struktur Superbank is committed to managing its capital
permodalan untuk mendukung pertumbuhan jangka structure to support long-term growth. As of year-end
panjang. Pada akhir tahun 2025, rasio KPMM (CAR) 2025, the Bank's Capital Adequacy Ratio (CAR) stood
Bank tercatat sebesar 93,2%. Meskipun angka ini at 93.2%. While this represents a slight decrease as
mencatatkan penurunan sedikit seiring dengan credit expansion drove RWA higher to IDR 8.2 trillion,
ekspansi kredit yang mendorong kenaikan ATMR our capital position remains strong and sits way
menjadi Rp8,2 triliun, posisi modal kami tetap kuat above the 10% regulatory requirement.
dan berada jauh di atas ketentuan minimum regulator
sebesar 10%.
138 139
Page 71
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
Profitabilitas Likuiditas
Profitability Liquidity
Rasio rentabilitas di bawah ini digunakan untuk The following profitability ratios are used to measure (Dalam %) (In %)
mengukur kinerja Bank: Return on Assets (ROA); the Bank’s performance: Return on Assets (ROA);
Return on Equity (ROE); Net Interest Margin (NIM); Return on Equity (ROE); Net Interest Margin (NIM);
dan Beban Operasional terhadap Pendapatan and Operating Expenses to Operating Income (BOPO). Uraian 2024 2025 (%)
Operasional (BOPO). Pada akhir tahun 2025, ROA dan At the end of 2025, ROA and ROE successfully
ROE berhasil mencatatkan angka positif, masing- reached positive territory, recorded at 0,92% and
Rasio Pembiayaan terhadap Simpanan
masing sebesar 0,92% dan 1,97%, sejalan dengan 1,97% respectively, in line with the Bank’s success in Loan to Deposit Ratio (LDR)
130,01% 81,32% (48,7%)
keberhasilan Bank dalam mencetak laba bersih pada achieving a net profit for the year.
tahun berjalan. Liabilitias terhadap Ekuitas
117,15% 160,67% 43,5%
Liabilities to Equity
NIM Bank membaik menjadi 10,64% pada tahun 2025 The Bank’s NIM improved to 10.64% in 2025 compared Liabilitas terhadap Aset
dibandingkan 7,88% pada tahun 2024. Perbaikan to 7.88% in 2024. This improvement was driven by Liabilities to Asset
53,95% 61,64% 7,7%
rasio ini seiring dengan kinerja operasional Bank better operational performance, reflected in increased
yang lebih baik, tecermin dari meningkatnya interest income and lower interest costs. Meanwhile,
pendapatan bunga serta turunnya biaya bunga. the Bank’s BOPO in 2025 decreased significantly to
Sementara itu, BOPO Bank pada tahun 2025 turun 93.53% from 148.63% in the previous year, indicating Sejalan dengan pertumbuhan skala bisnis, rasio In line with the growing scale of operations,
signifikan menjadi 93,53% dari sebelumnya 148,63%, a strong increase in operational efficiency. liabilitas terhadap ekuitas Superbank berada pada Superbank's liability-to-equity ratio stood at 160.7%,
yang menandakan adanya peningkatan efisiensi level 160,7% dibandingkan 117,2% pada tahun compared to 117.2% in the previous year. Meanwhile,
operasional yang kuat. sebelumnya. Sementara itu, rasio liabilitas terhadap the liability-to-asset ratio was recorded at 61.6%, up
aset tercatat sebesar 61,6%, naik dari 53,9% pada from 53.9% in 2024.
(Dalam %) (In %)
tahun 2024.
Uraian 2024 2025 (%) Dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan To maintain the balance between growth and prudence,
YoY dan kehati-hatian, kami berhasil mengoptimalkan we successfully optimized our liquidity structure.
struktur likuiditas. Loan to Deposit Ratio (LDR) Superbank's Loan to Deposit Ratio (LDR) now sits at
Return on Asset (ROA) (4,93%) 0,92% 5,9% Superbank kini berada pada level yang lebih a healthier 81.3%, down from 130.0% last year. Driven
sehat sebesar 81,3%, turun dari 130,0% tahun lalu. by a robust increase in our low-cost funding base, this
Penurunan ini didorong oleh pertumbuhan basis shift provides us with significant flexibility to support
Return on Equity (ROE) (7,50%) 1,97% 9,5% dana murah yang kuat, memberikan kami ruang high-quality credit expansion in the future.
gerak yang luas untuk mendukung ekspansi kredit
Net Interest Margin (NIM) 7,88% 10,64% 2,8% yang berkualitas di masa depan.
Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional
(BOPO) 148,63% 93,53% (55,1%) Kemampuan Membayar Utang dan Debt Paying Ability and Collectibility of
Operating Expense to Operating Income (BOPO)
Kolektibilitas Piutang Receivables
Cost to Income Ratio (CIR) 139,16% 70,52% (68,6%)
Bank berupaya menjaga keseimbangan antara The Bank strives to maintain a balance between
pertumbuhan dan prinsip kehati-hatian, kami growth and the principle of prudence; we have
berhasil mengoptimalkan likuiditas melalui Loan successfully optimized liquidity through a Loan to
to Deposit Ratio (LDR) sebesar 81,3% dari 130,0%. Deposit Ratio (LDR) of 81.3%, down from 130.0%. This
Pencapaian ini didorong oleh pertumbuhan basis achievement was driven by strong growth in the low-
dana murah yang kuat, memberikan kami ruang cost fund base, providing us with space to support
untuk mendukung ekspansi kredit yang berkualitas quality credit expansion in the future. In terms of
di masa depan. Dalam aspek solvabilitas, Kewajiban solvency, the Bank’s Capital Adequacy Ratio (CAR)
Penyediaan Modal Minimum (KPMM) Bank showed a decrease from 95.8% to 93.2% in 2025. This
menunjukkan penurunan dari 95,8% menjadi 93,2% was supported by the liability to asset ratio recorded
pada tahun 2025. Hal ini didukung dengan rasio at 61.6% from the previous 53.9%, and the liability
liabilitas terhadap aset tercatat sebesar 61,6% dari to equity ratio recorded at 160.7% from the previous
sebelumnya 53,9%, dan rasio liabilitas terhadap 117.2%.
ekuitas tercatat sebesar 160,7% dari sebelumnya
117,2%.
140 141
Page 72
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
Sejalan dengan upaya penguatan struktur In line with efforts to strengthen the national
permodalan perbankan nasional, Otoritas Jasa banking capital structure, the Financial Services
Struktur Pemegang Saham Keuangan (OJK) telah memperbarui ketentuan
mengenai modal inti minimum, yang mensyaratkan
Bank Umum memiliki modal inti minimum sebesar
Authority (OJK) has updated the minimum core
capital requirements, which require Superbank, as a
Commercial Bank, to maintain minimum core capital
dan Permodalan Bank Rp3 triliun. Dalam rangka memenuhi ketentuan
tersebut serta memastikan kepatuhan terhadap rasio
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM),
of IDR 3 trillion. To comply with these requirements
and to ensure adherence to the Minimum Capital
Adequacy Requirement (CAR), Superbank prepares
Superbank menyusun proyeksi permodalan yang integrated capital projections accompanied by
Capital and Shareholders Structure of the Bank terintegrasi dengan rencana perubahan modal, guna planned capital adjustments, ensuring sufficient
menjamin kecukupan permodalan dalam mendukung capital availability to support business continuity.
keberlanjutan bisnis
Melalui penawaran umum perdana saham di Bursa Following its Initial Public Offering on the Indonesia
Efek Indonesia, Superbank secara resmi telah Stock Exchange, Superbank has officially been
masuk dalam Kategori Bank Umum berdasarkan classified as a Commercial Bank based on Core Capital
Per Posisi 31 Desember 2025 Modal Inti (KBMI) 2. Dengan dukungan pemegang (KBMI) 2. With the support of strategic shareholders,
As of December 31st, 2025 saham strategis, termasuk Grab, Emtek, Singtel, including Grab, Emtek, Singtel, KakaoBank, and
KakaoBank, dan GXS, serta modal inti yang telah GXS, and with core capital exceeding IDR 6 trillion,
Pemegang Saham Jumlah Saham Jumlah Nominal (%) melampaui Rp6 triliun, Superbank kini memiliki Superbank now has a stronger capital structure as a
Shareholders Total Shares Nominal Value struktur permodalan yang semakin kuat sebagai solid foundation for the Company’s long-term growth
fondasi untuk mendukung pertumbuhan jangka and the expansion of sustainable digital banking
Modal Dasar 100.000.000.000 10.000.000.000.000 - panjang Perseroan dan perluasan layanan perbankan services.
Authorized Capital digital secara berkelanjutan.
PT Elang Media Visitama 9.354.117.559 935.411.755.900 27,60%
Pengelolaan struktur modal Superbank dilakukan Superbank’s capital structure is managed strategically
PT Kudo Teknologi Indonesia 5.650.340.722 565.034.072.200 16,67% secara strategis dan pruden untuk memastikan and prudently to ensure regulatory compliance,
kepatuhan terhadap regulasi, menjaga rasio maintain strong capital ratios, and support
GXS Bank Pte Ltd 3.538.848.642 353.884.864.200 10,44% permodalan yang solid, serta mendukung pertumbuhan sustainable business growth while maximizing
bisnis yang berkelanjutan dan penciptaan nilai jangka long-term shareholder value. Superbank actively
A5-DB Holdings Pte Ltd 3.398.682.495 339.868.249.500 10,03% panjang bagi pemegang saham. Superbank secara manages its capital structure in a dynamic manner
aktif mengelola struktur modal secara dinamis dengan to anticipate changes in economic conditions and
KakaoBank Corp. 2.934.040.535 293.404.053.500 8,66% mempertimbangkan perkembangan kondisi ekonomi key risk exposures, particularly credit, market, and
dan eksposur risiko utama, termasuk risiko kredit, operational risks
Singtel Alpha Investments Pte Ltd 2.493.833.503 249.383.350.300 7,36% pasar, dan operasional.
Pemegang Saham dengan kepemilikan <5%
Shareholders with ownership <5%
6.527.154.194 652.715.419.400 19,26% Per 31 Desember 2025, rasio Kewajiban Penyediaan As of 31 December 2025, Superbank’s Capital Adequacy
Modal Minimum (KPMM) Superbank, yang mencakup Ratio (CAR), which incorporates credit, operational,
Jumlah Modal Disetor
33.897.017.650 3.389.701.765.000 100,00% risiko kredit, operasional, dan pasar, tercatat sebesar and market risks, stood at 93.24%, substantially above
Paid Up Capital 93,24%, jauh di atas batas minimum yang ditetapkan the 10% minimum requirement stipulated by OJK in
oleh OJK sesuai dengan profil risiko Superbank. accordance with Superbank’s risk profile.
Dasar Penetapan Kebijakan Basis for Determining
Struktur Permodalan dan Kecukupan Capital Structure and Adequacy Struktur Modal Capital Structure Policy
Modal
Penetapan kebijakan struktur modal Bank dilakukan The determination of the Bank’s capital structure
dengan mengacu pada ketentuan Otoritas Jasa policy is carried out by referring to the provisions of
Permodalan yang kuat merupakan pilar utama dalam Strong capital adequacy is a fundamental pillar in Keuangan, diantaranya sebagai berikut: the Financial Services Authority, is as follow:
menjaga ketahanan dan kesehatan Superbank. maintaining Superbank’s resilience and soundness.
Efektivitas pengelolaan permodalan memastikan Effective capital management ensures that • Ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) • Financial Services Authority (OJK) provisions
tersedianya dukungan keuangan yang memadai Superbank has sufficient financial resources mengenai Kewajiban Penyediaan Modal concerning the Minimum Capital Requirement
bagi Superbank untuk menjalankan aktivitas bisnis to support sustainable business operations, Minimum (KPMM) bagi Bank Umum. Kerangka (CAR) for Commercial Banks. This foundational
secara berkelanjutan, termasuk ekspansi usaha, including business expansion, infrastructure regulasi dasar ini, yang diatur melalui POJK regulatory framework, initially established
pengembangan infrastruktur, serta penyediaan development, and the provision of adequate No. 11/POJK.03/2016, mencakup amandemen through POJK No. 11/POJK.03/2016, includes its
bantalan (buffers) yang memadai untuk menyerap buffers to absorb risks and unexpected losses. terbarunya yaitu POJK No. 27 Tahun 2022. latest amendment, POJK No. 27 of 2022.
risiko dan potensi kerugian yang tidak terduga.
• Surat Edaran OJK No. 26/SEOJK.03/2016 yang • OJK Circular Letter No. 26/SEOJK.03/2016 which
merinci perhitungan KPMM sesuai profil risiko details the CAR calculation aligned with the Bank’s
Bank. risk profile.
142 143
Page 73
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
Adapun ringkasan informasi mengenai transaksi A summary of the Bank's affiliated transactions
Kebijakan Transaksi Afiliasi afiliasi yang dilakukan oleh Bank selama tahun
berjalan tersedia pada tabel berikut:
during the year is provided in the following table:
dan Benturan Kepentingan Pihak berelasi Sifat dari hubungan Jenis transaksi
Related parties Nature of relationship Type of transaction
Affiliated and Conflict of Interest Transaction Policy
Pemegang saham dengan pengaruh
PT Elang Media Beban umum dan administrasi
signifikan
Sebagai wujud komitmen terhadap praktik Tata Kelola As part of its commitment to Good Corporate Visitama General and administrative expense
Shareholder with significant influence
Perusahaan yang Baik (GCG), Superbank memiliki Governance (GCG) practices, Superbank maintains
dan menerapkan Standar Operasional Prosedur and enforces strict Standard Operating Procedures PT Kudo Teknologi
Pemegang saham dengan pengaruh
Beban umum dan administrasi
(SOP) yang ketat terkait pengelolaan transaksi afiliasi (SOPs) governing the management of affiliated signifikan
Indonesia General and administrative expense
Shareholder with significant influence
maupun transaksi yang mengandung benturan transactions and conflict of interest transactions.
kepentingan. Pemegang saham dengan pengaruh
Singtel Alpha Beban umum dan administrasi
signifikan
Bank senantiasa memastikan bahwa seluruh The Bank consistently ensures that all internal Investments Pte. Ltd. General and administrative expense
Shareholder with significant influence
kebijakan internal selalu berpedoman dan policies remain aligned with the latest regulations,
terkalibrasi dengan regulasi terkini, khususnya particularly the Financial Services Authority A5-DB Holdings Pte.
Pemegang saham dengan pengaruh
Beban umum dan administrasi
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. Regulation (POJK) No. 42/POJK.04/2020 concerning signifikan
Ltd. General and administrative expense
Shareholder with significant influence
42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Affiliated Transactions and Conflict of Interest
Transaksi Benturan Kepentingan. Sebagai instrumen Transactions. As a key compliance instrument, the
Pemegang saham dengan pengaruh
kepatuhan, Pedoman Transaksi Afiliasi dan Transaksi Bank's SOPs are regularly reviewed and refined KakaoBank Corp. signifikan
Beban umum dan administrasi
Benturan Kepentingan Bank juga terus dikaji dan to ensure the relevance and effectiveness of its General and administrative expense
Shareholder with significant influence
disempurnakan secara berkala guna memastikan internal control mechanisms. Within its governance
relevansi dan efektivitas mekanisme kontrol internal. framework, Superbank implements a multi-layered
GP Network Asia Pte. Pihak berelasi lainnya Beban umum dan administrasi dan aset takberwujud
Dalam kerangka tata kelolanya, Superbank oversight structure as follows: Ltd. Other related party General and administrative expense and intangible assets
menerapkan pengawasan yang berlapis sebagai
berikut:
GrabTaxi Holdings Pte. Pihak berelasi lainnya Beban umum dan administrasi dan aset takberwujud
1. Direksi secara proaktif memastikan bahwa 1. The Board of Directors proactively ensures Ltd. Other related party General and administrative expense and intangible assets
seluruh inisiasi dan pelaksanaan transaksi that the initiation and execution of all affiliated
afiliasi telah memenuhi prosedur internal transactions comply with internal procedures and
Pihak berelasi lainnya Beban umum dan administrasi
serta menjunjung tinggi prinsip kewajaran dan strictly uphold the arm's-length principle. PT Surya Citra Televisi
Other related party General and administrative expense
kelaziman usaha (arm’s-length principle).
2. Dewan Komisaris menjalankan fungsi 2. The Board of Commissioners exercises rigorous Neo Service Holding Pihak berelasi lainnya Beban umum dan administrasi
pengawasan (oversight) secara ketat terhadap oversight over these transactions to ensure they Pte, Ltd Other related party General and administrative expense
pelaksanaan transaksi tersebut untuk menjamin do not result in any losses to the Bank or its
tidak adanya kerugian bagi Bank maupun independent shareholders. PT Teknologi
Pihak berelasi lainnya Pinjaman yang diberikan
pemegang saham independen. Pengangkutan
Other related party Loans
Indonesia
3. Komite Audit turut menelaah Laporan Keuangan 3. The Audit Committee thoroughly reviews the
Bank secara komprehensif untuk memastikan Bank's financial statements to ensure that PT Bumi Cakrawala Pihak berelasi lainnya Simpanan nasabah dan beban bunga
bahwa pengungkapan (disclosure) transaksi affiliated transactions are transparently disclosed Perkasa Other related party Deposits from customers and interest expense
afiliasi telah disajikan secara transparan dan in accordance with applicable financial accounting
sesuai dengan standar akuntansi keuangan yang standards.
berlaku. PT Grab Teknologi Pihak berelasi lainnya Simpanan nasabah dan beban bunga
Indonesia Other related party Deposits from customers and interest expense
Sepanjang tahun 2025, Superbank mencatat Throughout 2025, Superbank engaged solely in
hanya melaksanakan transaksi operasional dengan operational transactions with affiliated parties. There PT Abhimata Acme Pihak berelasi lainnya Pinjaman yang diberikan, simpanan nasabah dan beban bunga
pihak afiliasi, dan tidak terdapat indikasi maupun were no indications of, nor any actual transactions Indonesia Other related party Loans, deposits from customers and interest expense
pelaksanaan transaksi yang mengandung benturan involving, a conflict of interest. Comprehensive
kepentingan. Rincian komprehensif mengenai details regarding these affiliated transactions can be Simpanan nasabah, beban bunga dan beban umum dan
transaksi afiliasi dapat dilihat pada laporan audit found in the Audited Financial Statements, Note No. PT Visionet Pihak berelasi lainnya administrasi
tahunan pada Catatan Atas Laporan Keuangan No. 27, on pages 67 to 70. Internasional Other related party Deposits from customers, interest expense and general and
27 di halaman 67 hingga 70. administrative expense
144 145
Page 74
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
Ikatan Material untuk Investasi Informasi Suku Bunga
Barang Modal & Realisasi Tahun Dasar Kredit
2025 Prime Lending Rate Information
Material Commitments for Capital Expenditure and
Realized Investment in 2025
Sesuai dengan ketentuan transparansi informasi In accordance with the information transparency
yang diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) requirements set by the Financial Services Authority
Pengembangan produk dan layanan digital yang Developing innovative digital products and services melalui POJK Nomor 13 Tahun 2004 tentang (OJK) through POJK Number 13 of 2004 concerning
inovatif menjadi fokus utama Superbank dalam remains Superbank's primary focus in navigating Transparansi dan Publikasi Laporan Bank, Bank Transparency and Publication of Bank Reports,
menghadapi dinamika industri. Komitmen ini industry dynamics. This commitment is demonstrated diwajibkan untuk menyampaikan informasi yang Banks are required to disclose relevant and material
diwujudkan melalui investasi berkelanjutan pada by continuous investment in Information Technology relevan dan material, termasuk struktur suku bunga information, including credit interest rate structures,
infrastruktur Teknologi Informasi (TI) guna menjamin (IT) infrastructure to ensure operational reliability. kredit, untuk meningkatkan transparansi kepada to enhance transparency for stakeholders. The
keandalan operasional Bank. pemangku kepentingan. Berikut merupakan detail following are the details of the Prime Lending Rate
pengungkapan informasi Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) disclosure as of December 31, 2025:
Guna memastikan kesiapan operasional jangka To support long-term operational readiness, (SBDK) per 31 Desember 2025:
panjang, khususnya pada aspek jaringan dan particularly in network and technology capabilities,
teknologi, Superbank telah merealisasikan komitmen Superbank has executed its capital asset investment
investasi aset modal sepanjang tahun 2025. commitments throughout 2025.
Pengungkapan Kuantitatif
Quantitative Disclosure
Realisasi Investasi Barang Modal Kredit Non UMKM Kredit UMKM Kredit Non KPR/
Realized Capital Expenditure Investment
Periode Data Non MSME Loan MSME Loan Kredit KPR/KPA KPA
(Dalam Juta Rp) (Dalam Juta Rp)
Data Periode Housing Loan Non-Housing Loan
Korporasi Ritel Menengah Kecil Mikro
(%) Corporate Retail Medium Small Micro
(In Million IDR)
Uraian 2024 2025 YoY Harga Pokok Dana
untuk Kredit (HPDK) 7,36% N/A 7,36% 7,36% 7,36% N/A 7,36%
Cost of Fund (COF) (%)
Inventaris Kantor & Aset Dalam Pembangunan
Office Equipment & Construction in Progress
34.596 11.681 (66,2)%
Biaya Overhead
0,86% N/A 1,68% 1,68% 1,68% N/A 4,50%
Overhead Cost (%)
Leasehold improvement & Aset Hak Guna
Leasehold improvements & Right-of-use Assets
40.656 - (100)%
Margin Keuntungan
0,28% NN/AA 0,46% 0,46% 0,46% NN/AA 2,64%
Profit Margin (%)
Teknologi (termasuk perangkat lunak dalam proses
penyelesaian) 115.992 237.223 104,5% Suku Bunga Dasar Kredit
Technology (include Software Construction in Progress) (SBDK) (HPDK + Overhead +
Margin) 8,50% N/A 9,50% 9,50% 9,50% N/A 14,50%
Total Biaya Perolehan Prime Lending Rate (SBDK) (%)
Total Expenditure
191.244 248.904 30,1%
(COF + Overhead + Margin)
Hingga akhir tahun 2025, Superbank telah By the end of 2025, Superbank had realized capital
merealisasikan belanja modal (capital expenditure) expenditure of Rp249 billion, allocated for buildings,
sebesar Rp249 miliar yang dialokasikan untuk office equipment, and software.
bangunan, perlengkapan kantor, serta perangkat
lunak.
146 147
Page 75
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
Pengungkapan Kualitatif
Qualitative Disclosure
Kategori Definisi Indikator / Kritera
Category Definition Non-Housing Loan
Kredit yang diberikan ke badan usaha atau perusahaan non retail dan
Perbandingan Target dan
Hasil penjualan tahunan > Rp 50 Miliar
Korporasi
Corporate
non UMKM yang memenuhi kriteria segmen Korporasi di Superbank
Loan provided to non-retail and non-MSME business entities or
companies that meet the corporate segment criteria at Superbank
Productive loan, Plafond > IDR 50 billion
Realisasi Kinerja Bank untuk
Ritel Kredit yang diberikan kepada usaha Non UMKM Non Korporasi
N/A
Tahun 2025
Retail Loan given to Non-MSME and Non-Corporate businesses
Comparison of Bank Performance Targets
and Actuals for 2025
Catatan: Notes:
1. Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) ditentukan Bank 1. The Prime Lending Rate (SBDK) is determined
berdasarkan berbagai faktor, diantaranya suku by the Bank based on various factors, including
bunga acuan yang ditetapkan oleh otoritas yang the reference interest rate set by the competent Realisasi kinerja keuangan Bank tahun 2025 Bank's actual financial performance in 2025 compared
berwenang, harga pokok dana untuk kredit (cost authority, the cost of funds for credit, overhead dibandingkan dengan target Rencana Bisnis Bank to the Bank Business Plan (RBB) targets is presented
of fund), biaya overhead, margin keuntungan, costs, profit margins, and economic conditions. (RBB) disajikan sebagai berikut: as follows:
dan perkembangan kondisi ekonomi. 2. The Prime Lending Rate does not include the
2. SBDK belum memperhitungkan komponen estimated risk premium component, which
estimasi premi risiko yang besarnya tergantung depends on the Bank’s assessment of the risk
dari penilaian Bank terhadap risiko untuk masing- associated with each debtor or group of debtors. (Dalam Juta Rp) (in Million IDR)
masing debitur atau kelompok debitur. 3. Non-Housing/Apartment Loan refers to consumer
3. Kredit Non KPR / Non KPA adalah kredit konsumsi credit other than Housing/Apartment Loan. Realisasi (In Million IDR)
selain KPR/KPA. 4. Information about the applicable Prime Lending Uraian Target 2025 (%)
4. Informasi SBDK yang berlaku setiap saat dapat Rate at any given time is available in publications Description 2025 Realization Fulfillment
dilihat pada publikasi di setiap kantor Superbank at each Superbank office and/or on the Bank’s in 2025
dan/atau website Bank. website.
Pendapatan Bunga Bersih
Net Interest Income
1.545.399 1.576.274 102,0%
Laba Sebelum Pajak
Profit Before Tax
99.015 143.273 144,7%
Laba Bersih
Profit After Tax
77.232 99.684 129,1%
Total Aset
Assets
20.135.899 21.282.312 105,7%
Total Liabiliatas
Liabilities
11.729.199 13.117.718 111,8%
Total Ekuitas
Equity
8.406.699 8.164.594 97,1%
148 149
Page 76
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
Target Bank pada Tahun 2026
Overview of Bank's Target in 2026
Bank menetapkan visi strategis untuk menjadi Superbank has established a strategic vision to
lembaga keuangan yang memberdayakan seluruh empower all levels of society through financial
lapisan masyarakat melalui produk yang sederhana, products that are simple, transparent, and flexible.
transparan, dan fleksibel. Dengan misi utama With a primary mission of providing effective digital
menyediakan solusi digital yang efektif, Bank solutions, Superbank focuses its services on the
memfokuskan layanannya pada segmen UMKM dan MSME and retail segments, particularly those who
ritel yang selama ini belum terjangkau secara optimal have historically been underserved by conventional
oleh perbankan konvensional. Melalui pendekatan banking. Through this approach, Superbank seeks to
ini, Bank berupaya menyelaraskan pertumbuhan align profitable and sustainable growth with a social
sehat dan berkelanjutan dengan misi sosial untuk mission to drive broader financial inclusion across
mendorong inklusi keuangan yang lebih luas di Indonesia.
Indonesia.
Untuk mencapai tujuan tersebut, Bank mengusung To achieve these goals, Superbank has adopted a
konsep House of Strategy yang mengintegrasikan "House of Strategy" concept that emphasizes deep
ekosistem digital secara mendalam. Bank integration into digital ecosystems. Superbank
memposisikan diri sebagai ecosystem clearing positions itself as an ecosystem clearing house,
house yang menyediakan layanan pembayaran, providing seamless payment, lending, and settlement
pinjaman, dan penyelesaian dana secara seamless services across major platforms, ranging from ride-
di berbagai platform besar, mulai dari ride-hailing hailing to e-commerce. This integration allows
hingga e-commerce. Integrasi ini memungkinkan Superbank to retain cash flow within the ecosystem
Bank untuk mengunci arus kas di dalam ekosistem while offering users a frictionless transactional
dan memberikan kemudahan transaksi bagi experience within a single, unified network.
pengguna dalam satu jaringan yang terpadu.
Inovasi AI dan pengelolaan Big Data menjadi Artificial Intelligence (AI) innovation and Big Data
pilar utama dalam menjalankan operasional dan management serve as the primary pillars for
pengambilan keputusan. Dengan memanfaatkan operational execution and decision-making. By
data transaksional alternatif dari ekosistem, Bank leveraging alternative transactional data from the
mampu menciptakan model penilaian kredit yang ecosystem, Superbank can create more accurate
lebih akurat dan inklusif bagi gig-worker dan pelaku and inclusive credit scoring models for gig workers
usaha kecil. Penggunaan teknologi proprietary and small business owners. The use of proprietary
atau milik sendiri ini tidak hanya meningkatkan technology not only strengthens Superbank's
keunggulan kompetitif, tetapi juga mengoptimalkan competitive advantage but also optimizes operational
efisiensi biaya operasional melalui otomatisasi di cost efficiency through automation across all
berbagai lini kerja. business lines.
Dari sisi pertumbuhan bisnis, Bank melakukan In terms of business growth, Superbank is strategically
ekspansi portofolio pinjaman secara strategis expanding its loan portfolio by diversifying products
dengan mendiversifikasi produk untuk menjangkau to reach broader market segments. Through the
segmen pasar yang lebih luas. Melalui penerapan application of gamification and personalized services,
gamifikasi dan personalisasi layanan, Superbank Superbank aims to increase user engagement and
berusaha meningkatkan interaksi serta loyalitas loyalty, fostering a deeper connection to the platform.
nasabah agar mereka merasa lebih terikat dengan This strategy is further supported by the development
platform. Strategi ini didukung oleh pengembangan of low-bandwidth applications, ensuring that banking
aplikasi yang hemat data (low-bandwidth) agar services remain accessible even to communities in
layanan perbankan dapat tetap diakses oleh regions with limited technological infrastructure.
masyarakat di wilayah dengan infrastruktur
teknologi yang terbatas.
150 151
Page 77
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
Guna menjaga keberlanjutan usaha, Bank To ensure long-term sustainability, Superbank
memperkuat fondasi internal melalui manajemen is strengthening its internal foundation through INFORMASI MATERIAL LAINNYA
risiko yang tangguh dan pengembangan Sumber robust risk management and Human Resources
Daya Manusia (SDM). Bank menerapkan sistem development. Superbank utilizes AI-based mitigation
Other Material Information
mitigasi risiko berbasis AI untuk mendeteksi potensi systems to detect potential fraud in real-time and
kecurangan secara real-time serta memastikan ensures regulatory compliance through an integrated
kepatuhan terhadap regulasi melalui sistem Regulatory Inventory system. Simultaneously,
Regulatory Inventory yang terintegrasi. Bersamaan enhancing employee competencies in Data Science Investasi, Ekspansi, Akuisisi, Divestasi, Investment, Expansion, Acquisition,
dengan itu, peningkatan kompetensi karyawan di and cybersecurity remains a top priority to ensure Penggabungan/Peleburan Usaha, dan Divestment, Merger/Consolidation, and
bidang Data Science dan keamanan siber menjadi Superbank remains resilient and ready to face the Restrukturisasi Utang/Modal Debt/Capital Restructuring
prioritas utama untuk memastikan ketahanan Bank future challenges of digital banking.
dalam menghadapi tantangan perbankan digital di Selama tahun 2025, tidak terdapat aksi korporasi During 2025, the Bank will not undertake any
masa depan. tambahan terkait investasi, ekspansi, restrukturisasi, additional corporate actions related to investment,
maupun aksi korporasi lainnya yang dilakukan oleh expansion, restructuring, or other corporate actions
Bank, di luar dari apa yang telah dijabarkan secara beyond those detailed in this Annual Report.
KEBIJAKAN DIVIDEN DAN HISTORIS PEMBAGIAN DIVIDEN rinci di dalam Laporan Tahunan ini.
Dividend Policy and Historical Dividend Payments
Kebijakan pembagian dividen Superbank disusun Superbank's dividend distribution policy is formulated Peristiwa Setelah Tanggal Pelaporan Subsequent Events after the Financial Re-
dengan berpedoman pada Undang-Undang in accordance with the Limited Liability Company Law
Perseroan Terbatas (UUPT) serta Anggaran Dasar (UUPT) and the Company's Articles of Association.
Keuangan porting Date
Perseroan. Sesuai tata kelola yang berlaku, usulan Pursuant to applicable corporate governance,
pembagian dividen diajukan oleh Direksi, ditelaah dividend distribution proposals are submitted by Pada bulan Januari dan Februari 2026, A5-DB In January and February 2026, A5-DB Holdings Pte.
dan direkomendasikan oleh Dewan Komisaris, the Board of Directors, reviewed and recommended Holdings Pte. Ltd. mengakuisisi masing-masing Ltd. acquired 362.716.600 and 1.582.895.025 shares
untuk kemudian diputuskan dan disetujui oleh para by the Board of Commissioners, and subsequently sebanyak 362,716,600 dan 1,582,895,025 saham of the Bank, respectively, through the Indonesia
pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang approved by shareholders at the Annual General Bank melalui Bursa Efek Indonesia. Transaksi antar Stock Exchange. These secondary transfers changed
Saham Tahunan (RUPST). Meeting of Shareholders (AGMS). pemegang saham ini hanya mengubah komposisi the composition of share ownership without affecting
kepemilikan saham tanpa memengaruhi modal saham the Bank’s share capital or equity.
Hingga akhir tahun 2025, Bank belum melakukan As of the end of 2025, Bank has not distributed any maupun ekuitas Bank.
pembagian dividen. dividends.
Perubahan Kebijakan Akuntansi yang Changes in Accounting Policies with
REALISASI PENGUNAAN DANA HASIL PENAWARAN UMUM PERDANA SAHAM Berpengaruh Signifikan Terhadap Bank Significant Impacts to Bank
Realization of the use of proceeds from the Initial Public Offering/IPO
Sepanjang tahun 2025, Dewan Standar Akuntansi Based on the report from the Financial Accounting
Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK IAI) Standards Board of the Indonesian Institute of
Sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas In compliance with Financial Services Authority mengesahkan beberapa peraturan yang berdampak Accountants (DSAK-IAI), several amendments and
Jasa Keuangan No. 30/POJK.04/2015, Superbank Regulation No. 30/POJK.04/2015, Superbank hereby signifikan pada kebijakan akuntansi perbankan di interpretations have been issued, effective from
melaporkan pertanggungjawaban realisasi reports on the realization of the use of proceeds from Indonesia. Berikut adalah beberapa di antaranya: January 1, 2025, as follows:
penggunaan dana hasil Penawaran Umum Perdana its Initial Public Offering. Following the effective date
Saham. Berdasarkan tanggal efektif pernyataan of the registration statement on December 17, 2025, • Amandemen PSAK 221: Amandemen • Amendment to PSAK 221: Amendments to
pendaftaran pada 17 Desember 2025, Superbank Superbank raised net proceeds of IDR 2.7 trillion after tentang pengaruh perubahan kurs valuta the effects of changes in foreign exchange
memperoleh hasil bersih sebesar Rp2,7 triliun setelah deducting public offering costs. asing berlaku efektif mulai 1 Januari 2025. rates, effective from January 1, 2025
dikurangi biaya-biaya penawaran umum.
• PSAK 117 : Amandemen tentang kontrak • PSAK 117: Amendments to Insurance
Hingga 31 Desember 2025, Superbank telah As of December 31, 2025, Superbank has utilized IDR asuransi, berlaku efektif mulai 1 Januari 2025. Contracts, effective January 1, 2025
merealisasikan penggunaan dana sebesar Rp1,3 1.3 trillion of the proceeds. The entire amount was
triliun. Seluruh dana yang terealisasi tersebut allocated to strengthen working capital in support of • Amandemen PSAK 117: Penerapan awal PSAK • Amendment to PSAK 117: Initial Application of
dialokasikan untuk memperkuat modal kerja dalam Superbank's credit expansion, in accordance with the 117 dan PSAK 109 - Informasi komparatif. PSAK 117 and PSAK 109 - Comparative Information
rangka mendukung ekspansi penyaluran kredit prospectus.
Superbank, sesuai dengan rencana penggunaan dana Penerapan dari amandemen dan interpretasi di atas The implementation of these amendments and
yang telah ditetapkan dalam prospektus. tidak menimbulkan perubahan substansial atas interpretations does not result in any substantial
kebijakan akuntansi Bank dan tidak memiliki dampak changes to the Bank’s accounting policies and has no
Dengan realisasi tersebut, terdapat sisa dana hasil Following this utilization, the remaining balance of signifikan terhadap Laporan Keuangan pada tahun significant impact on the financial statements for the
penwaran umum perdana saham sebesar Rp1,4 triliun. the IPO proceeds stands at IDR 1.4 trillion. These berjalan atau tahun sebelumnya. current or prior periods.
Sisa dana ini ditempatkan sementara pada instrumen remaining funds have been temporarily placed in
pasar uang yang aman dan likuid guna memastikan safe and liquid money market instruments to ensure
pengelolaan dana yang pruden. prudent fund management.
152 153
Page 78
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
Dampak Perubahan Peraturan Impact of the New Changes of Applicable No. Peraturan Baru yang Berlaku Dampak dan Langkah Penyesuaian oleh Superbank
Perundang-Undangan yang Berlaku Regulation towards Bank New Applicable Regulations Impact and Adjustment made by Superbank
terhadap Bank
Berikut merupakan uraian perubahan peraturan The following is a description of changes to statutory Menindaklanjuti Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) tersebut, Bank
perundang-undangan yang berdampak signifikan regulations and their impact on banks: telah menunjuk 1 (satu) PIC penanggung jawab Pembiayaan Kepada Usaha
Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), menambahkan informasi rencana
terhadap kelangsungan usaha Bank: spesifik terkait pemberian kemudahan akses pembiayaan UMKM pada
RBB 2026. Selanjutnya sebagai tindak lanjut dari POJK ini Bank akan
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
menyusun rencana strategis pemberian kemudahan akses pembiayaan
19 Tahun 2025 tentang Kemudahan Akses
UMKM, melakukan asesmen terkait pembentukan unit/fungsi khusus yang
Pembiayaan Kepada Usaha Mikro, Kecil,
bertanggung jawab atas Pembiayaan Kepada Usaha Mikro, Kecil, dan
dan Menengah (UMKM)
5. Menengah (UMKM), dan menyusun Pedoman Kemudahan Akses Pembiayaan.
No. Peraturan Baru yang Berlaku Dampak dan Langkah Penyesuaian oleh Superbank
New Applicable Regulations Impact and Adjustment made by Superbank Otoritas Jasa Keuangan Regulation Number
Following up on the regulation, the Bank has appointed one (1) PIC responsible
19 Year 2025 on Ease of Access to Financing
for Micro, Small, and Medium Enterprise (MSME) financing and has included
for Micro, Small, and Medium Enterprises.
specific plans related to facilitating MSME financing access in the 2026 Business
Plan. Furthermore, as a follow-up to this POJK, the Bank will prepare a strategic
Menindaklanjuti Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) tersebut, Bank
plan for facilitating MSME financing access, conduct an assessment on the
telah menyusun Pedoman dan SOP Pembukaan Rahasia Bank Kepada Pihak
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor establishment of a dedicated unit/function responsible for MSME financing, and
Ketiga dan/atau Otoritas yang Berwenang sebagai pedoman dalam proses
44 Tahun 2024 tentang Rahasia Bank develop the Guidelines on Financing Access Facilitation.
pembukaan rahasia Bank.
1.
Otoritas Jasa Keuangan Regulation Number Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor Menindaklanjuti Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) tersebut, Bank
Following up on the regulation, the Bank has prepared the Guidelines and SOP on 24 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan telah menyusun rencana pelatihan bagi pihak internal Bank yang mencakup
44 Year 2024 on Bank Secrecy
the Disclosure of Bank Secrecy to Third Parties and/or Authorized Authorities to Setelmen Dana Seketika melalui Sistem aspek operasional, aspek teknologi informasi, dan aspek keamanan BI-RTGS.
serve as a reference for the bank secrecy disclosure process. Bank Indonesia-Real Time Gross Settlement Selanjutnya, Bank akan melakukan penyesuaian ketentuan internal Bank terkait
BI-RTGS sesuai batas waktu yang diatur dalam PADG ini.
Menindaklanjuti Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) tersebut, Bank 6.
Peraturan Anggota Dewan Gubernur Members of the Board of Governors Following up on the regulation, the Bank has prepared a training plan for internal
telah memiliki Rencana Strategis Keamanan Sistem Informasi dan Ketahanan
Nomor 24 Tahun 2024 tentang Keamanan Regulation Number 24 Year 2025 on Bank parties covering BI-RTGS operational, information technology, and security
Siber (KKS), Kebijakan KKS, Pedoman Operasional Pengamanan Informasi,
Sistem Informasi dan Ketahanan Siber bagi Implementation Of Instant Fund Settlement aspects. Furthermore, the Bank will adjust its internal provisions related to BI-
Kebijakan Penggunaan Penyedia Jasa Teknologi Informasi, System Operational
Penyelenggara Sistem Pembayaran, Pelaku Through The Bank Indonesia Real-Time RTGS in accordance with the deadlines stipulated under this PADG.
Procedure (SOP) Insiden Siber, serta prosedur lain yang terkait dengan
Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing, serta Gross Settlement System
keamanan informasi. Selain itu, Bank juga telah menerapkan budaya keamanan
Pihak Lain yang Diatur dan Diawasi Bank
siber secara berkelanjutan melalui program pelatihan dan security awareness
Indonesia
bagi pihak internal Bank maupun pihak ketiga terkait. Menindaklanjuti Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) tersebut, saat ini
2.
Bank dalam proses penyesuaian kebijakan dan prosedur terkait pengelolaan
Members of the Board of Governors
Following up on the regulation, the Bank has established and implemented rekening dan proses pengembangan sistem yang meliputi proses penutupan
Regulation Number 24 Year 2024 on Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
Information System Security And Cyber Resilience (KKS) Strategic Plan, KKS rekening, proses penambahan dan penyesuaian parameter status rekening,
Information System Security And Cyber 24 Tahun 2025 tentang Pengelolaan
Policy, Information Security Operational Guidelines, the Policy on the Use of proses pengiriman notifikasi, dan akan melakukan pengkinian Syarat dan
Resilience For Payment System Organizers, Rekening pada Bank Umum
Information Technology Service Providers, as well as other procedures related Layanan Perbankan Digital kepada nasabah sesuai POJK ini.
Money Market And Foreign Exchange Market 7.
to information security. In addition, the Bank has also implemented a sustainable
Actors, And Other Parties Regulated And Otoritas Jasa Keuangan Regulation Number
cybersecurity culture through training programs and security awareness Following up on the regulation, the Bank is currently in the process of adjusting
Supervised By Bank Indonesia 24 Year 2025 on Account Management at
initiatives for internal Bank parties and relevant third parties. its account management policies and procedures and developing system
Commercial Banks
enhancements covering account closure, the addition and adjustment of account
status parameters, and notification delivery, and will update the Digital Banking
Menindaklanjuti Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) tersebut, Bank Terms and Conditions for customers in accordance with this POJK.
Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor
telah menyusun rencana pelatihan bagi pihak internal Bank yang mencakup
1 dan 14 Tahun 2025 tentang Perubahan atas
aspek operasional, aspek teknologi informasi, dan aspek keamanan BI-FAST,
Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor Menindaklanjuti Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) tersebut, Bank
melakukan pembaruan arsitektur BI-FAST, dan akan melakukan penyesuaian
17 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan telah melakukan evaluasi atas kebijakan terkait tingkat risiko yang diambil (risk
ketentuan internal Bank terkait-FAST sesuai dengan cakupan dan batas waktu
Bank Indonesia-Fast Payment appetite), evaluasi rencana pendanaan, akses pasar, kemampuan Bank untuk
yang ditetapkan dalam PADG ini.
3. memonetisasi aset likuid berkualitas tinggi atau High Quality Liquid Asset
Members of the Board of Governors (HQLA), manajemen likuiditas intrahari, dan rencana kontingensi likuiditas,
Following up on the regulation, the Bank has prepared a training plan for internal
Regulation Number 1 & 14 Year 2025 on The serta melakukan penguatan kondisi likuiditas dengan menambah aset likuid.
Bank parties covering BI-FAST operations, information technology, and security Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
Amendment To PADG Number 17 Of 2023 Selain itu, Bank telah menyesuaikan komposisi aset dan liabilitas bank untuk
aspects, updated the BI-FAST architecture, and is currently in the process of Nomor 26/SEOJK.03/2025 tentang Proses
On The Organization Of Bank Indonesia-Fast mengurangi eksposur risiko likuiditas. Selanjutnya, Bank akan melakukan
adjusting the BI-FAST SOP to align with the scope stipulated in the PADG. Asesmen Kecukupan Likuiditas Secara
Payment assessment terkait ILAAP ini dengan batas waktu pertama kali dilakukan di
Internal (Internal Liquidity Adequacy
Januari 2029 untuk pelaporan posisi Desember 2028 dan di Januari 2031
Assessment Process) Bagi Bank Umum
8. untuk pelaporan posisi 2030.
Otoritas Jasa Keuangan Circular Number
Following up on the regulation, the Bank has evaluated policies related to the level
Menindaklanjuti Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) tersebut, 26/SEOJK.03/2025 on Internal Liquidity
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan of risk assumed (risk appetite), funding plans, market access, the Bank’s ability
Bank telah menyesuaikan Laporan Penilaian Sendiri (Self Assessment) atas Adequacy Assessment Process for
Nomor 14/SEOJK.03/2025 tentang to monetize High Quality Liquid Assets (HQLA), intraday liquidity management,
Penerapan Tata Kelola Semester II/2025 yang menjadi bagian dari Laporan Commercial Bankss
Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum and liquidity contingency plans, and has strengthened its liquidity position by
Publikasi Kinerja dan Informasi Keuangan Tahunan Bank.
increasing liquid assets. In addition, the Bank has adjusted the composition of
4.
Otoritas Jasa Keuangan Circular its assets and liabilities to reduce liquidity risk exposure. Furthermore, the Bank
Following up on the regulation, the Bank has adjusted the Self-Assessment
Number 14/SEOJK.03/2025 Year 2025 will conduct the Internal Liquidity Adequacy Assessment Process (ILAAP), with
Report on the Implementation of Good Corporate Governance, which forms part
on Implementation of Governance For the first assessment to be conducted in January 2029 for the December 2028
of the Bank’s Annual Performance and Financial Information Publication Report.
Commercial Banks reporting position and in January 2031 for the 2030 reporting position.
154 155
Page 79
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
No. Peraturan Baru yang Berlaku Dampak dan Langkah Penyesuaian oleh Superbank
New Applicable Regulations Impact and Adjustment made by Superbank
Menindaklanjuti Peraturan Bank Indonesia (PBI) dan Peraturan Anggota Dewan
Peraturan Bank Indonesia Nomor 9 dan Gubernur (PADG) tersebut, Bank telah menyampaikan Laporan Komitmen
Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor Rencana Penyaluran Kredit sesuai batas waktu yang ditetapkan oleh PBI dan
27 Tahun 2025 tentang Kebijakan Insentif PADG ini pada tanggal 10 Desember 2025 dan selanjutnya secara berkala,
Likuiditas Makroprudensial Bank akan menyampaikan laporan ini kepada Bank Indonesia sebagai dasar
9. pemberian Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM).
Peraturan Bank Indonesia Nomor 9 dan
Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor Following up on the regulations, the Bank submitted the Credit Distribution Plan
27 Tahun 2025 tentang Kebijakan Insentif Commitment Report in accordance with the deadlines stipulated under the
Likuiditas Makroprudensial PBI and PADG on 10 December 2025, and will subsequently submit the report
periodically to Bank Indonesia as the basis for the granting of KLM.
Peraturan Bank Indonesia Nomor 9 dan
Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor Menindaklanjuti Peraturan Anggota Dewan Komisioner (PADK) tersebut,
27 Tahun 2025 tentang Kebijakan Insentif selanjutnya Bank akan menyesuaikan informasi mengenai produk dan/atau
Likuiditas Makroprudensial layanan (RIPLAY) bagi calon Konsumen dan/atau Konsumen sesuai persyaratan
dan batas waktu yang ditetapkan oleh PADK ini.
10.
Member of the Board of Commissioners
Regulation Number 37/PADK.08/2025 on Following up on this regulation, the Bank will adjust information on products
the Provision and Disclosure of Information and/or services (RIPLAY) for prospective Consumers and/or Consumers in
for the Marketing of Financial Products and accordance with the requirements and deadlines stipulated under this PADK.
Financial Services
156 157
Page 80
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization
LAPORAN EKSPOSUR RISIKO &
PERMODALAN DAN PENERAPAN
MANAJEMEN RISIKO
Implementation of Risk Management,
Risk Exposure Report & Capitalization
158 159
Page 81
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization
1. Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan Direksi 1. Active Oversight by the Board of Commissioners
and the Board of Directors
Efektivitas manajemen risiko dimulai dari "tone from
the top". Dewan Komisaris dan Direksi Superbank Risk management effectiveness begins with the "tone
menjalankan fungsi pengawasan aktif untuk from the top." Superbank's Board of Commissioners
memastikan kebijakan risiko diterapkan secara and Board of Directors exercise active oversight to
konsisten. ensure the consistent implementation of risk policies.
Penerapan Manajemen Risiko, • Dewan Komisaris: Berperan mengevaluasi
dan menyetujui arah kebijakan manajemen
risiko serta memastikan Direksi mengelola
• Board of Commissioners: Evaluates and approves
the direction of risk management policies and
ensures that the Board of Directors manages the
Laporan Eksposur Risiko & aktivitas Bank sesuai dengan toleransi risiko
yang ditetapkan. Dewan Komisaris didukung
oleh Komite Pemantau Risiko dalam melakukan
Bank's activities in accordance with established
risk tolerances. The Board of Commissioners
is supported by the Risk Oversight Committee
Permodalan pengawasan atas penerapan manajemen risiko. in overseeing the implementation of risk
management.
• Direksi: Bertanggung jawab atas pengembangan • Directors: Responsible for fostering a risk-
Implementation of Risk Management, budaya sadar risiko dan pelaksanaan operasional awareness culture and overseeing the day-to-day
kebijakan risiko sehari-hari. Direksi memastikan operational execution of risk policies. The Board of
Risk Exposure Report & Capitalization bahwa struktur organisasi dan alokasi sumber Directors ensures that the organizational structure
daya memadai untuk mendukung penerapan and resource allocation are adequate to support
manajemen risiko yang efektif. Direksi didukung effective risk management implementation.
oleh Komite Manajemen Risiko dalam memastikan The Board of Directors is supported by the
efektivitas penerapan manajemen risiko di Bank. Risk Management Committee in ensuring the
effectiveness of risk management implementation
• Superbank meyakini bahwa struktur organisasi at the Bank.
yang kokoh dan adaptif merupakan prasyarat
fundamental bagi penerapan manajemen risiko • Superbank believes that a robust and adaptive
KEBIJAKAN DAN PENERAPAN BANK RISK MANAGEMENT POLICY AND yang efektif. Untuk itu, Bank menetapkan organizational structure is a fundamental
MANAJEMEN RISIKO BANK IMPLEMENTATION struktur organisasi melalui pendekatan Tiga prerequisite for the effective implementation of
Lini Pertahanan (Three Lines of Defense) untuk risk management. Accordingly, the Bank adopts an
memastikan bahwa seluruh unit kerja di Bank organizational structure based on the Three Lines
Dalam menghadapi dinamika industri perbankan To navigate the dynamics of the banking industry bertanggung jawab untuk mengelola risiko of Defense approach to ensure that all work units
serta ketidakpastian kondisi internal maupun and address the uncertainties of internal and external sesuai perannya masing-masing: within the Bank are accountable for managing
eksternal, Superbank menerapkan tata kelola risiko conditions, Superbank implements prudent and risks in accordance with their respective roles:
yang terintegrasi dan dengan prinsip kehati-hatian. integrated risk governance. This implementation • Lini Pertama (First Line): Unit bisnis dan
Penerapan ini berpedoman pada Pokok-Pokok is guided by the Bank's Risk Management Policy operasional sebagai pemilik risiko (risk • First Line: Business and operational units as
Kebijakan Manajemen Risiko Bank, yang dirancang Principles, which are designed to identify, measure, owner) yang bertanggung jawab langsung risk owners, directly responsible for day-to-
untuk mengidentifikasi, mengukur, memantau, monitor, and control potential events that could result atas pengelolaan risiko sehari-hari. day risk management.
dan mengendalikan potensi peristiwa yang dapat in financial and non-financial losses. The primary • Lini Kedua (Second Line): Satuan Kerja • Second Line: Risk Management and
berdampak pada kerugian finansial maupun non- objective of this framework is to ensure business Manajemen Risiko (SKMR) dan Kepatuhan Compliance units, which are responsible
finansial. Tujuan utama dari kerangka kerja ini continuity, protect stakeholder value, and ensure yang berfungsi menyusun kerangka kerja, for establishing the framework, monitoring
adalah untuk memastikan keberlangsungan usaha, alignment with the Bank's strategy, Business Plan memantau kepatuhan, dan memberikan compliance, and providing independent
melindungi nilai pemangku kepentingan, serta (RBB), and applicable laws and regulations. pandangan independen. oversight.
memastikan kepatuhan terhadap strategi, Rencana • Lini Ketiga (Third Line): Satuan Kerja Audit • Third Line: Internal Audit unit, which provides
Bisnis Bank (RBB), dan peraturan perundang- Internal (SKAI) yang memberikan jaminan independent assurance on the overall
undangan yang berlaku. independen (assurance) atas efektivitas effectiveness of the internal control system
keseluruhan sistem pengendalian internal and the implementation of risk management.
Kerangka Manajemen Risiko (Risk Management Superbank's Risk Management Framework is built on dan penerapan manajemen risiko.
Framework) Superbank dibangun di atas empat pilar four main pillars that support one another to create an
utama yang saling menopang untuk menciptakan effective control environment:
lingkungan pengendalian yang efektif: 2. Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan 2. Adequacy of Risk Policies, Procedures, and Limit
Limit Risiko Determination
Superbank menetapkan berbagai kebijakan, Superbank establishes various comprehensive written
pedoman dan prosedur tertulis terkait manajemen risk management related policies, guidelines,and
risiko secara komprehensif sebagai arahan tertulis procedures as written guidance for the implementation
dalam menerapkan manajemen risiko. Hal ini of risk management. This includes the establishment of
mencakup penetapan berbagai limit risiko (risk limit) various risk limits aligned with the Bank's risk appetite
yang disesuaikan dengan selera risiko (risk appetite) and risk tolerance which has been approved by the
dan toleransi risiko Bank yang telah disetujui oleh Board of Commissioners and Board of Directors.
Dewan Komisaris dan Direksi.
160 161
Page 82
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization
Seluruh unit kerja wajib menerapkan manajemen All working units are required to effectively implement • Pengendalian Risiko: Pengendalian risiko • Risk Controlling: Risk controlling is carried out with
risiko secara efektif dalam penyelenggaraan Produk risk management in the execution of the Bank’s dilakukan dengan tujuan untuk mengurangi the objective of reducing risks to a manageable
Bank dengan memperhatikan kesesuaian dengan products, taking into account alignment with the Bank’s risiko sampai kepada tingkat yang dapat dikelola level and within the Bank’s risk appetite. This
strategi, Rencana Bisnis Bank, dan ketentuan strategy, Bank Business Plan, and applicable laws dan dalam batasan risk appetite. Hal ini dapat is achieved through the use of various control
peraturan perundang-undangan yang berlaku. and regulations. As stipulated in internal policy, every tercapai melalui penggunaan berbagai perangkat mechanisms, including but not limited to ensuring
Sebagaimana diatur dalam kebijakan internal, setiap new product or activity launch must be accompanied kontrol antara lain namun tidak terbatas pada the availability of policies and/or procedures to
peluncuran produk atau aktivitas baru wajib disertai by the development of a written Product Program. memastikan ketersediaan kebijakan dan/atau manage and control risks, ensuring that all new
dengan penyusunan Program Produk tertulis. This document strictly mandates the existence of prosedur untuk mengelola dan mengendalikan products are marketed only after undergoing
Dokumen ini secara ketat mempersyaratkan adanya management systems and procedures, identification risiko, memastikan bahwa semua produk baru adequate review, and managing the adequacy of
sistem dan prosedur pengelolaan, identifikasi risiko of inherent risks, risk measurement and monitoring hanya akan dipasarkan setelah melalui kajian the Bank’s capital levels to absorb potential losses.
melekat (inherent risk), metode pengukuran dan methods, legal analysis, accounting treatment, and memadai, serta mengelola kecukupan tingkat
pemantauan risiko, analisis aspek hukum, perlakuan information transparency for customers in accordance permodalan Bank untuk menyerap potensi
akuntansi, serta transparansi informasi kepada with regulations. kerugian.
nasabah sesuai regulasi.
• Sistem Informasi Manajemen Risiko: Bank • Risk Management Information System: The Bank
memiliki sistem informasi manajemen risiko has a risk management information system that
yang akurat, lengkap, informatif, tepat waktu, is accurate, complete, informative, timely, and
3. Proses Identifikasi, Pengukuran, Pemantauan, 3. Risk Identification, Measurement, Monitoring, and dan dapat diandalkan agar dapat digunakan reliable, enabling Senior Management, the Board
dan Pengendalian Risiko Control Process Senior Manajemen, Direksi, Dewan Komisaris, of Directors, the Board of Commissioners, and
dan Integrated Risk Management untuk Integrated Risk Management to assess, monitor,
Superbank menjalankan siklus pengelolaan risiko Superbank implements a disciplined risk management menilai, memantau, dan memitigasi risiko yang and mitigate the risks faced by the Bank, as well
yang disiplin untuk seluruh eksposur risiko yang cycle for all material risk exposures. The process is dihadapi, serta untuk pengambilan keputusan. as to support decision-making. The Bank’s risk
material. Proses tersebut juga didukung oleh sistem also supported by a timely management information Sistem informasi manajemen risiko Bank juga management information system also supports
informasi manajemen yang tepat waktu dan laporan system and accurate and informative reports on the mendukung pelaksanaan pelaporan kepada regulatory reporting. In addition, the Bank
yang akurat dan informatif mengenai eksposur Bank’s risk exposures, functional activity performance, Regulator. Bank juga menyusun Laporan Profil prepares periodic Risk Profile Reports, as well
risiko Bank, kinerja aktivitas fungsional dan kondisi and financial condition. Risiko secara berkala, serta berbagai informasi as various risk-related information, performance
keuangan. risiko, penilaian kinerja, dan informasi lain assessments, and other information related to risk
terkait dengan manajemen risiko kepada Dewan management, which are submitted to the Board
• Identifikasi Risiko: Proses identifikasi risiko • Risk Identification: The risk identification process Komisaris melalui Komite Pemantau Risiko dan of Commissioners through the Risk Oversight
dilakukan dengan menganalisis sumber risiko is carried out by analyzing risk sources arising Direksi melalui Komite Manajemen Risiko. Committee and to the Board of Directors through
dari seluruh produk dan aktivitas Bank. Proses from all of the Bank’s products and activities. the Risk Management Committee.
identifikasi risiko tersebut dilakukan secara This process is conducted on a regular basis to
berkala untuk memastikan agar risiko dapat ensure that risks are identified at an early stage,
teridentifikasi sedini mungkin sehingga Bank enabling the Bank to take timely and appropriate 4. Sistem Pengendalian Internal yang Menyeluruh 4. Comprehensive Internal Control System
dapat mengambil langkah mitigasi risiko secara risk mitigation measures.
tepat waktu. Penerapan manajemen risiko yang efektif di Bank The effective implementation of risk management in
membutuhkan sistem pengendalian internal yang the Bank requires a reliable internal control system
• Pengukuran Risiko: Pengukuran risiko dilakukan • Risk Measurement: Risk measurement is andal untuk menjaga aset, memastikan laporan yang to safeguard assets, ensure trustworthy reporting,
secara berkala baik untuk produk, portofolio, dan conducted periodically for products, portfolios, terpercaya, meningkatkan kepatuhan, meminimalkan strengthen compliance, minimize potential losses,
seluruh aktivitas bisnis Bank, secara kuantitatif and all of the Bank’s business activities, using risiko kerugian, serta membangun risk-aware culture, and foster a risk-aware culture, through a framework
dan/atau kualitatif. Hal ini termasuk pelaksanaan quantitative and/or qualitative approaches. This melalui kerangka kerja yang mencakup pengawasan that encompasses management oversight and control
stress testing secara berkala untuk menilai includes the regular implementation of stress manajemen dan budaya pengendalian, identifikasi culture, risk identification and assessment, control
dampak terhadap permodalan dan kinerja testing to assess the impact on the Bank’s capital dan penilaian risiko, kegiatan pengendalian dengan activities with segregation of duties, accounting and
portofolio Bank pada kondisi yang tidak normal and portfolio performance under abnormal but pemisahan fungsi, sistem akuntansi dan komunikasi, communication systems, monitoring and corrective
namun masuk akal. plausible conditions. pemantauan serta tindakan koreksi, dan kaji ulang actions, as well as periodic reviews by integrated risk
oleh manajemen risiko terintegrasi serta audit management and internal audit.
• Pemantauan Risiko: Pemantauan risiko dilakukan • Risk Monitoring: Risk monitoring is conducted on internal.
secara berkala terhadap besarnya eksposur a regular basis covering the level of risk exposures,
Risiko, toleransi Risiko, kepatuhan limit internal, risk tolerance, compliance with internal limits, stress
dan hasil stress testing maupun konsistensi testing results, and consistency of implementation
pelaksanaan dengan kebijakan dan prosedur with established policies and procedures. The
yang ditetapkan. Hasil pemantauan risiko results of risk monitoring are reported periodically
dilaporkan kepada Dewan Komisaris, Direksi to the Board of Commissioners, the Board of
dan/atau Manajemen Senior melalui Komite Directors, and/or Senior Management through
Pemantau Risiko dan Komite Manajemen Risiko the Risk Oversight Committee (ROC) and the Risk
secara berkala. Management Committee (RMC).
162 163
Page 83
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization
Eksposur Risiko & Permodalan (Dalam Jutaan Rp) (In Million IDR)
Risk exposure & capital No. Deskripsi
Description
Des-25
Dec-25
Sep-25
Sep-25
Jun-25
Jun-25
Mar-25
Mar-25
Des-24
Dec-24
1. Laporan Publikasi Eksposur Risiko dan Permodalan Rasio pengungkit sesuai Basel III
1. Risk Exposure & Capital Report Total Eksposur
13 21.081.990 16.297.371 14.598.544 13.688.145 11.206.860
Total Basel III leverage ratio exposure measure
1.1 Ukuran Utama (KM1) Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari
1.1 Key Metrics (KM1) penyesuaian terhadap pengecualian sementara
atas penempatan giro pada Bank Indonesia
(Dalam Jutaan Rp) (In Million IDR) dalam rangka memenuhi ketentuan GWM (jika
14.a 36,04% 29,96% 33,11% 35,01% 42,96%
ada) (%)
No. Deskripsi Des-25 Sep-25 Jun-25 Mar-25 Des-24 Basel III leverage ratio (%) (including the impact
Description Dec-25 Sep-25 Jun-25 Mar-25 Dec-24 of any applicable temporary exemption of
central bank reserves)
Modal yang Tersedia
Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak
Modal Inti Utama (CET1) dari penyesuaian terhadap pengecualian
1 7.597.296 4.882.873 4.834.206 4.792.213 4.814.766 sementara atas penempatan giro pada Bank
Main Core Capital (CET1)
Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan
Modal Inti 14.b 36,04% 29,96% 33,11% 35,01% 42,96%
2 7.597.296 4.882.873 4.834.206 4.792.213 4.814.766 GWM (jika ada) (%)
Tier 1 Capital Basel III leverage ratio (%) (excluding the impact
Total Modal of any applicable temporary exemption of
3 7.691.881 4.971.446 4.911.934 4.867.822 4.874.386
Total Capital central bank reserves)
Aset Tertimbang Menurut Risiko Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak
dari penyesuaian terhadap pengecualian
Total Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) sementara atas penempatan giro pada Bank
4 8.249.257 7.542.246 6.674.644 6.505.090 5.086.078
Total Risk-Weighted Assets (RWA) Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan
Rasio Modal berbasis Risiko dalam bentuk persentase dari ATMR 14.c GWM (jika ada) (%) 36,04% 29,96% 33,11% 35,01% 42,96%
Basel III leverage ratio (%) (including the impact
Rasio CET1 (%)
5 92,10% 64,74% 72,43% 73,67% 94,67% of any applicable temporary exemption of
CET 1 Ratio (%)
central bank reserves) incorporating mean
Rasio Tier 1 (%) values for SFT assets
6 92,10% 64,74% 72,43% 73,67% 94,67%
Tier 1 Ratio (%)
Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak
Rasio Total Modal (%) dari penyesuaian terhadap pengecualian
7 93,24% 65,91% 73,59% 74,83% 95,84%
Total Capital Ratio (%) sementara atas penempatan giro pada Bank
Tambahan CET1 yang berfungsi sebagai buffer dalam bentuk persentase dari ATMR Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan
GWM (jika ada) (%), yang telah memasukan
Capital conservation buffer (2.5% dari ATMR) (%) 14.d nilai rata-rata dari nilai tercatat aset Securities 36,04% 29,96% 33,11% 35,01% 42,96%
8 Capital Conservation Buffer requirement (2.5% 2,50% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% Financing Transactions (SFT) secara gross (%)
from RWA) (%) Basel III leverage ratio (%) (excluding the impact
Countercyclical Buffer of any applicable temporary exemption of
(0-2.5% dari ATMR) (%) central bank reserves) incorporating mean
9 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% values for SFT assets
Countercyclical Buffer Requirement
(0 - 2.5% from RWA) (%) Rasio Kecukupan Likuiditas (LCR)
Capital Surcharge untuk Bank Sistemik Total Aset Likuid Berkualitas Tinggi (HQLA)
15 7.081.801 5.675.004 4.713.882 4.229.406 3.641.527
(1%-2.5%) (%) Total High-Quality Liquid Assets (HQLA)
10 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Bank G-SIB and/or D-SIB additional Total Arus Kas Keluar Bersih
requirements (1% - 2.5%) (%) 16 1.040.679 667.122 421.346 471.138 466.790
Total Net Cash Outflow
Total CET1 sebagai buffer (%) Rasio LCR
17 680,50% 850,67% 1118,77% 897,70% 780,12%
11 Total of bank CET1 specific buffer 2,50% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% LCR Ratio
requirements (%)
Rasio Pendanaan Stabil Bersih (NSFR)
Komponen CET1 untuk buffer (%) Total Pendanaan Stabil yang Tersedia (ASF)
12 CET1 available after meeting the bank’s 83,24% 55,91% 63,59% 64,83% 85,84% 18 18.508.793 14.041.259 12.830.721 11.573.414 9.427.829
Total Available Stable Funding
minimum capital requirements (%)
Total Pendanaan Stabil yang Diperlukan (RSF)
19 6.815.659 6.059.128 5.652.716 5.416.708 3.993.296
Total Required Stable Funding
Rasio NSFR
20 271,56% 231,74% 226,98% 213,66% 236,00%
NSFR Ratio
164 165
Page 84
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization
(Dalam Jutaan Rp) (In Million IDR)
1.2 Ikhtisar atas ATMR (OV1)
ATMR
1.2 RWA Highlights (OV1)
RWA
Modal Minimum
(Dalam Jutaan Rp) (In Million IDR)
Minimum Capital
No. Keterangan Posisi Triwulanan Posisi Triwulanan
ATMR Description Pelaporan (T) Sebelumnya (T-1)
RWA
Modal Minimum c=a * modal
Minimum Capital a b minimum sesuai
No. Keterangan Posisi Triwulanan Posisi Triwulanan profil risiko
Description Pelaporan (T) Sebelumnya (T-1) Investasi ekuitas dalam funds – pendekatan fall-back
14 N/A N/A N/A
Equity investments in funds – Fall-back Approach
c=a * modal Risiko kredit akibat kegagalan penyelesaian
15 0 0 0
a b minimum sesuai Settlement Risk
profil risiko Eksposur sekuritisasi pada banking book
16 0 0 0
Risiko Kredit (tidak termasuk Counterparty Credit Risk) Securitization exposures in the banking book
1 7.792.862 7.085.850 779.286
Credit Risk (excluding Counterparty Credit Risk) Pendekatan Rating Internal (SEC IRBA)
17 N/A N/A N/A
ATMR yang dihitung berdasarkan pendekatan standar Internal Ratings-Based Approach (SEC-IRBA)
2 7.792.862 7.085.850 779.286
RWA calculated using the Standardized Approach Pendekatan Rating Eksternal (SEC-ERBA), termasuk
ATMR yang dihitung berdasarkan pendekatan foundation internal pendekatan penilaian internal (IAA)
18 0 0 0
ratings-based (F- IRB) External Ratings-Based Approach (SEC-ERBA), including Internal
3 N/A N/A N/A Assessment Approach (IAA)
RWA calculated using the Foundation Internal Ratings-Based (F-IRB)
Approach Pendekatan Standar
19 0 0 0
ATMR yang dihitung berdasarkan pendekatan supervisory slotting Standardized Approach
4 N/A N/A N/A
RWA calculated using the Supervisory Slotting Approach Risiko pasar
20 0 0 0
ATMR yang dihitung berdasarkan pendekatan advanced internal Market Risk
ratings-based (A-IRB)
5 N/A N/A N/A
RWA calculated using the Advanced Internal Ratings-Based (A-IRB) ATMR yang dihitung berdasarkan pendekatan standar
Approach 21 0 0 0
RWA calculated using the Standardized Approach
Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan (Counterparty credit risk
6 (CCR)) 0 0 -
ATMR yang dihitung berdasarkan pendekatan standar yang
Counterparty Credit Risk (CCR)
21a disederhanakan 0 0 0
Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan (Counterparty credit risk RWA calculated using the Simplified Standardized Approach
(CCR)) yang dihitung berdasarkan pendekatan standar
7 0 0 - ATMR yang dihitung berdasarkan pendekatan model internal
Counterparty Credit Risk (CCR) calculated using the Standardized
22 (IMA) N/A N/A N/A
Approach
RWA calculated using the Internal Model Approach (IMA)
Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan (Counterparty credit risk
Capital Charge dalam hal adanya reklasifikasi antara trading
8 (CCR)) yang dihitung berdasarkan metode internal model N/A N/A N/A
book dengan banking book
Counterparty Credit Risk (CCR) calculated using the Internal Model Method 23 0 0 0
Capital Charge for reclassification between trading book and
banking book
Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan (Counterparty credit risk
9 (CCR)) yang dihitung berdasarkan metode lain N/A N/A N/A Risiko Operasional
24 456.395 456.395 45.640
Counterparty Credit Risk (CCR) calculated using other methods Operational Risk
Jumlah di bawah ambang batas pengurang modal (dikenakan
10 Credit Valuation Adjustment (CVA) 0 0 0 bobot risiko 250%)
25 N/A N/A N/A
Amounts below the capital deduction threshold (subject to 250%
Equity positions under the simple risk weight approach and the internal
11 N/A N/A N/A risk weight)
model method during the five-year linear phase-in period
Penerapan output flooor
Investasi ekuitas dalam funds - pendekatan look-through 26 N/A N/A N/A
12 N/A N/A N/A Application of Output Floor
Equity investments in funds – Look-through Approach
27 Floor adjustment (before application of transitional cap) N/A N/A N/A
Investasi ekuitas dalam funds - pendekatan berbasis mandat
13 N/A N/A N/A
Equity investments in funds – Mandate-based Approach 28 Floor adjustment (after application of transitional cap) N/A N/A N/A
29 Total (1 + 6 + 10 + 11 + 12 + 13 + 14 + 15 + 16 + 20 + 23 + 24 + 25 + 28) 8.249.257 7.542.246 824.926
166 167
Page 85
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization
(Dalam Jutaan Rp) (In Million IDR)
2.1 Laporan Komposisi Permodalan (CC1)
2.1 Composition of Capital (CC1) No. Ref. yang
berasal dari Neraca
Jumlah Bank
(Dalam Jutaan Rp) (In Million IDR)
No. Komponen Amount Ref. Number from
Component Bank's Balance
No. Ref. yang Sheet
berasal dari Neraca
Jumlah Bank 2025
No. Komponen Amount Ref. Number from CET 1: Instrumen dan Tambahan Modal Disetor
Component Bank's Balance Common Equity Tier 1 Capital: Instruments and Reserves
Sheet Keuntungan penjualan aset dalam transaksi
sekuritisasi
13 - -
2025 Securitisation gain on sale (as set out in
paragraph 562 of Basel II framework)
CET 1: Instrumen dan Tambahan Modal Disetor
Common Equity Tier 1 Capital: Instruments and Reserves Peningkatan/penurunan nilai wajar atas kewajiban keuangan (DVA)
14 Gains and losses dwue to changes in own credit - -
Saham biasa (termasuk stock surplus) risk on fair valued liabilities
Directly issued qualifying common share (and
1
equivalent for non-joint stock companies) capital
8.928.044 A Aset pensiun manfaat pasti
15 - -
plus related stock surplus Defined-benefit pension fund net assets
Laba ditahan Investasi pada saham sendiri (jika belum di net
2
Retained earnings
(846.128) B dalam modal di Laporan Posisi Keuangan)
16 - -
Investments in own shares (if not already netted
Akumulasi penghasilan komprehensif lain off paid-in capital on reported balance sheet)
(dan cadangan lain)
3
Accumulated other comprehensive income (and
76.726 C Kepemilikan silang pada instrumen CET 1 pada
other reserves) 17 entitas lain - -
Reciprocal cross-holdings in common equity
Modal yang termasuk phase out dari CET1
Directly issued capital subject to phase out Investasi pada modal bank, entitas keuangan
4
from CET1 (only applicable to non-joint stock
- - dan asuransi diluar cakupan konsolidasi secara
companies) ketentuan, net posisi short yang diperkenankan,
dimana Bank tidak memiliki lebih dari 10% modal
Kepentingan Non Pengendali yang dapat saham yang diterbitkan (jumlah di atas batasan
diperhitungkan 10%)
5 Common share capital issued by subsidiaries and - - 18 - -
Investments in the capital of Banking, financial
held by third parties (amount allowed in group and insurance entities that are outside the scope
CET1) of regulatory consolidation, net of eligible short
CET1 sebelum regulatory adjustment positions, where the Bank does not own more
6 Common Equity Tier 1 capital before 8.164.594 - than 10% of the issued share capital (amount
regulatory adjustments above 10% threshold)
CET 1: Faktor Pengurang Investasi signifikan pada saham biasa Bank,
Common Equity Tier 1 Capital: Regulatory Adjustments entitas keuangan dan asuransi diluar cakupan
konsolidasi secara ketentuan, net posisi short
Selisih kurang jumlah penyesuaian nilai wajar dari instrumen keuangan
yang diperkenankan (jumlah di atas batasan 10%)
7 dalam trading book - -
19 Significant investments in the common stock of - -
Prudential valuation adjustments
Banking, financial and insurance entities that are
Goodwill outside the scope of regulatory consolidation,
8
Goodwill (net of related tax liability)
- -
net of eligible short positions (amount above 10%
CET 1: Instrumen dan Tambahan Modal Disetor threshold
Common Equity Tier 1 Capital: Instruments and Reserves Mortgage servicing rights
Aset tidak berwujud lainnya (selain Mortgage 20 Mortgage servicing rights (amount above 10% - -
Servicing Rights) threshold)
9
Other intangibles other than mortgage-servicing
(432.987) D
Aset pajak tangguhan yang berasal dari
rights (net of related tax liability perbedaan temporer (jumlah di atas batasan 10%, net dari kewajiban pajak)
Aset pajak tangguhan yang berasal dari future 21 Deferred tax assets arising from temporary - -
profitability differences (amount above 10% threshold, net of
10 Deferred tax assets that rely on future - - related tax liability)
profitability excluding those arising from Jumlah melebihi batasan 15% dari:
temporary differences (net of related tax liability) 22 - -
Amount exceeding the 15% threshold
11 Cash-flow hedge reserve - - Investasi signifikan pada saham biasa financials
23 Significant investments in the common stock of - -
12 Shortfall on provisions to expected losses - - financials
24 Mortgage servicing rights - -
168 169
Page 86
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization
(Dalam Jutaan Rp) (In Million IDR) (Dalam Jutaan Rp) (In Million IDR)
No. Ref. yang No. Ref. yang
berasal dari Neraca berasal dari Neraca
Jumlah Bank Jumlah Bank
No. Komponen Amount Ref. Number from No. Komponen Amount Ref. Number from
Component Bank's Balance Component Bank's Balance
Sheet Sheet
2025 2025
CET 1: Instrumen dan Tambahan Modal Disetor Modal Inti Tambahan (AT 1): Instrumen
Common Equity Tier 1 Capital: Instruments and Reserves Additional Tier 1 Capital: Instruments
Pajak tangguhan dari perbedaan temporer Instrumen AT 1 yang diterbitkan oleh Entitas
25 - -
Deferred tax assets arising from temporary differences Anak yang diakui dalam perhitungan KPMM
secara konsolidasi
Penyesuaian berdasarkan ketentuan
34 Additional Tier 1 instruments (and CET1 - -
spesifik nasional - -
instruments not included in row 5) issued by
National specific regulatory adjustments
subsidiaries and held by third parties (amount
a. Selisih PPKA dan CKPN allowed in group AT1)
Dfference between allowance for possible - -
Instrumen yang diterbitkan Entitas Anak yang
losses and impairment losses
termasuk phase out
b. PPKA non produktif 35 - -
Instruments issued by subsidiaries subject to
Allowance for losses on non productive assets - - phase out
required
Jumlah AT 1 sebelum regulatory adjustment
c. Aset Pajak Tangguhan 36 Additional Tier 1 capital before regulatory - -
(134.127) E
Deferred tax asset adjustments
26
d. Penyertaan Modal Inti Tambahan: Faktor Pengurang
- -
Investments in shares of stock Additional Tier 1 Capital: Regulatory Adjustments
e. Kekurangan modal pada perusahaan anak
Investasi pada instrumen AT 1 sendiri
asuransi 37 - -
- - Investments in own Additional Tier 1 instruments
Shortage of capital on insurance subsidiary
company Kepemilikan silang pada instrumen AT 1 pada
entitas lain
f. Eksposur sekuritisasi 38 - -
- - Reciprocal cross-holdings in Additional Tier 1
Securitisation Exposure
instruments
g. Lainnya
Investasi pada modal bank, entitas keuangan
Other deduction factor of common equity - - dan asuransi diluar cakupan konsolidasi secara
tier 1
ketentuan, net posisi short yang diperkenankan,
Penyesuaian pada CET 1 akibat AT 1 dan Tier 2 dimana Bank tidak memiliki lebih dari 10% modal
lebih kecil daripada faktor pengurangnya saham yang diterbitkan (jumlah di atas batasan
27 Regulatory adjustments applied to Common - - 10%)
39 - -
Equity Tier 1 due to insufficient Additional Tier 1 Investments in the capital of Banking, financial
and Tier 2 to cover deductions and insurance entities that are outside the scope
Jumlah pengurang (regulatory adjustment) of regulatory consolidation, net of eligible short
terhadap CET 1 positions, where the Bank does not own more
28 (567.114) - than 10% of the issued common share capital of
Total regulatory adjustments to Common
equity Tier 1 the entity (amount above 10% threshold)
Jumlah CET 1 setelah faktor pengurang Investasi signifikan pada modal Bank, entitas
29 7.597.296 - keuangan dan asuransi di luar cakupan konsolidasi secara ketentuan
Common Equity Tier 1 capital (CET1)
(net posisi short yang
Modal Inti Tambahan (AT 1): Instrumen
diperkenankan)
Additional Tier 1 Capital: Instruments 40 - -
Significant investments in the capital of Banking,
Instrumen AT 1 yang diterbitkan oleh Bank financial and insurance entities that are outside
(termasuk stock surplus) the scope of regulatory consolidation (net of
30 - -
Directly issued qualifying Additional Tier 1 eligible short positions)
instruments plus related stock surplus Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik
Yang diklasifikasikan sebagai ekuitas berdasarkan standar akuntansi 41 nasional - -
31 Classified as equity under applicable accounting - - National specific regulatory adjustments
standards Penempatan dana pada instrumen AT 1 pada
Yang diklasifikasikan sebagai liabilitas Bank lain
41a - -
berdasarkan standar akuntansi Investments in Additional Tier 1 instruments at
32 - -
Classified as liabilities under applicable other banks
accounting standards Penyesuaian pada AT 1 akibat Tier 2 lebih kecil
Modal yang yang termasuk phase out dari AT 1 daripada faktor pengurangnya
33 Directly issued capital instruments subject to - - 42 Regulatory adjustments applied to Additional - -
phase out from Additional Tier 1 Tier 1 due to insufficient Tier 2 to cover
deductions
Penempatan dana pada instrumen AT 1 pada
Bank lain
43 - -
Investments in Additional Tier 1 instruments at
170 other banks 171
Page 87
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization
(Dalam Jutaan Rp) (In Million IDR)
(Dalam Jutaan Rp) (In Million IDR)
No. Ref. yang
berasal dari Neraca No. Ref. yang
Jumlah Bank berasal dari Neraca
No. Komponen Amount Ref. Number from Jumlah Bank
Component Bank's Balance No. Komponen Amount Ref. Number from
Sheet Component Bank's Balance
Sheet
2025
Modal Inti Tambahan: Faktor Pengurang 2025
Additional Tier 1 Capital: Regulatory Adjustments Investasi pada kewajiban TLAC modal bank,
Jumlah faktor pengurang (regulatory entitas keuangan dan asuransi diluar cakupan
adjustment) terhadap AT 1 konsolidasi secara ketentuan, net posisi short
43 - -
yang diperkenankan, dimana Bank tidak memiliki
Total regulatory adjustments to Additional
Tier 1 capital lebih dari 10% modal saham yang diterbitkan; nilai
sebelumnya ditetapkan dengan threshold 5%
Jumlah AT 1 setelah faktor pengurang
44 - - namun tidak lagi memenuhi kriteria (untuk bank
Additional Tier 1 capital (AT1)
Sistemik)
54 - -
Jumlah Modal Inti (Tier 1) (CET 1 + AT 1) Investments in TLAC capital obligations of banks,
45 7.597.296
Tier 1 capital (T1 = CET 1 + AT 1) financial and insurance entities outside the
Modal Pelengkap (Tier 2): Instrumen dan Cadangan scope of consolidation under the provision that
Tier 2 Capital: Instruments and Provisions net short positions are permitted, where the
Bank does not own more than 10% of the issued
Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh Bank
share capital; the previous value was set with a
(termasuk stock surplus)
46 - - threshold of 5% but no longer meets the criteria
Directly issued qualifying Tier 2 instruments plus
(for Systemic banks)
related stock surplus
Investasi signifikan pada modal atau instrumen
Modal yang yang termasuk phase out dari Tier 2
TLAC Bank, entitas keuangan dan asuransi di luar
47 Directly issued capital instruments subject to - -
cakupan konsolidasi secara ketentuan (net posisi
phase out from Tier 2
short yang diperkenankan)
55 - -
Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh Entitas Significant investments in the capital banking,
Anak yang diakui dalam perhitungan KPMM financial and insurance entities that are outside
secara konsolidasi the scope of regulatory consolidation (net of
48 Tier 2 instruments (and CET1 and AT1 - - eligible short positions)
instruments not included in rows 5 or 34) issued
Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik
by subsidiaries and held by third parties (amount
56 nasional - -
allowed in group Tier 2)
National specific regulatory adjustments
Modal yang diterbitkan Entitas Anak yang
Sinking fund
termasuk phase out 56a - -
49 - - Sinking fund
Instruments issued by subsidiaries subject to
phase out Penempatan dana pada instrumen Tier 2 pada
Bank lain
Cadangan umum PPKA atas aset produktif
56b Investments in Instruments issued by the other - -
yang wajib dihitung dengan jumlah paling tinggi
Cadangan Umum Aset bank that meet the criteria for inclusion in
sebesar 1,25% dari ATMR untuk Risiko Kredit
50 94.585 Produktif additional tier 2
General allowance for losses on earning assets
(maks 1,25% ATMR) Jumlah faktor pengurang (regulatory
that must be calculated with a maximum of 1.25%
of RWA for Credit Risk 57 adjustment) Modal Pelengkap 0 -
Total regulatory adjustments to Tier 2 capital
Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) sebelum
51 faktor pengurang 94.585 - Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) setelah
Tier 2 capital before regulatory adjustments 58 regulatory adjustment 94.585 -
Tier 2 capital (T2)
Modal Pelengkap (Tier 2): Faktor Pengurang
Tier 2 Capital: Regulatory Adjustments Total Modal
59 (Modal Inti + Modal Pelengkap) 7.691.881 -
Investasi pada instrumen Tier 2 sendiri Total capital (TC = T1 + T2)
52 - -
Investments in own Tier 2 instruments
Total Aset Tertimbang Menurut Risiko
Kepemilikan silang pada instrumen Tier 2 pada 60 (ATMR) 8.249.257 -
entitas lain Total risk weighted assets
53 - -
Reciprocal cross-holdings in Tier 2 instruments
and other TLAC liabilities
172 173
Page 88
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization
(Dalam Jutaan Rp) (In Million IDR) (Dalam Jutaan Rp) (In Million IDR)
No. Ref. yang
berasal dari Neraca No. Ref. yang
Jumlah Bank berasal dari Neraca
No. Komponen Amount Ref. Number from Jumlah Bank
Component Bank's Balance No. Komponen Amount Ref. Number from
Sheet Component Bank's Balance
Sheet
2025
Rasio Kecukupan Pemenuhan Modal Minimum (KPMM) dan Tambahan Modal (Capital Buffer) 2025
Capital Ratios and Buffers Mortgage servicing rights (net dari kewajiban
Rasio CET 1 (persentase terhadap ATMR) pajak)
Modal Inti/Total ATMR * 74 - -
61 Common Equity Tier 1 (as a percentage of risk 92,10% Mortgage servicing rights (net of related tax
100 liability)
weighted assets)
Rasio Modal Inti Tier 1 (persentase terhadap Aset pajak tangguhan yang berasal
ATMR) Modal Inti/Total ATMR * dari perbedaan temporer (net dari kewajiban
62 92,10% 75 pajak) - -
Tier 1 (as a percentage of risk weighted 100
assets) Deferred tax assets arising from temporary
differences (net of related tax liability)
Rasio Total Modal (persentase terhadap
ATMR) Modal Inti & Pelengkap/ Rasio Kecukupan Pemenuhan Modal Minimum (KPMM) dan Tambahan Modal (Capital Buffer)
63 93,24% Capital Ratios and Buffers
Total capital (as a percentage of risk Total ATMR * 100
weighted assets) Provisi yang dapat diakui sebagai Tier 2 sesuai
Buffer (persentase terhadap ATMR) dengan eksposur berdasarkan pendekatan
Institution specific buffer requirement standar (sebelum dikenakan cap))
64 2,50% - 76 - -
(minimum CET1 requirement plus capital Provisions eligible for inclusion in Tier 2 in respect
conservation buffer plus of exposures subject to standardised approach
(prior to application of cap)
Capital Conservation Buffer
65 2,50% - Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2
Capital Conservation Buffer
berdasarkan pendekatan standar
Countercyclical Buffer 77 - -
66 0 - Cap on inclusion of provisions in Tier 2 under
Countercylical Buffer
standardised approach
Higher Loss Absorbency Requirement Provisi yang dapat diakui sebagai Tier 2 sesuai
67 0 -
Higher Loss Absorbency Requirement dengan eksposur berdasarkan pendekatan IRB
Modal Inti Utama (CET 1) yang tersedia (sebelum dikenakan cap)
78 - -
untuk memenuhi Tambahan Modal (Buffer) - Provisions eligible for inclusion in Tier 2 in respect
persentase terhadap ATMR of exposures subject to internal ratings-based
68 83,24% - approach (prior to application of cap)
Common Equity Tier 1 available to meet
buffers (as a percentage of risk weighted Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2
assets) berdasarkan pendekatan IRB
79 - -
National minimal (jika berbeda dari Basel 3) Cap for inclusion of provisions in Tier 2 under
National minimal (if different from Basel 3) internal ratings-based approach
Rasio terendah CET 1 nasional (jika berbeda Instrumen Modal yang termasuk phase out (hanya berlaku antara 1 Jan 2018 s.d. 1 Jan 2022)
dengan Basel 3) Capital instruments subject to phase-out arrangements (only applicable between 1 Jan 2018 and 1 Jan 2022)
69 - -
National Common Equity Tier 1 minimum ratio (if Cap pada CET 1 yang temasuk phase out
different from Basel 3 minimum 80 Current cap on CET1 instruments subject to - -
Rasio terendah Tier 1 nasional (jika berbeda phase out arrangements
dengan Basel 3) Jumlah yang dikecualikan dari CET 1 karena
70 - -
National Tier 1 minimum ratio (if different from adanya cap (kelebihan di atas cap setelah
Basel 3 minimum) 81 redemptions dan maturities) - -
Rasio terendah total modal nasional (jika berbeda dengan Amount excluded from CET1 due to cap (excess
Basel 3) over cap after redemptions and maturities)
71 - -
National total capital minimum ratio (if different Cap pada AT 1 yang termasuk phase out
from Basel 3 minimum) 82 Current cap on AT1 instruments subject to phase - -
Jumlah di bawah batasan pengurangan (sebelum pembobotan risiko) out arrangements
Amounts below the thresholds for deduction (before risk weighting) Jumlah yang dikecualikan dari AT 1 karena adanya cap (kelebihan di
Investasi nonsignifikan pada modal atau atas cap setelah redemptions dan maturities)
83 - -
kewajiban TLAC lainnya pada entitas keuangan Amount excluded from AT1 due to cap (excess
72 lain - - over cap after redemptions and maturities)
Non-significant investments in the capital and Cap pada Tier 2 yang temasuk phase out
other TLAC liabilities of other financial entities 84 - -
Current cap on T2 instruments subject to phase out arrangements
Investasi signifikan pada saham biasa entitas Jumlah yang dikecualikan dari Tier 2 karena
keuangan adanya cap (kelebihan di atas cap setelah
73 - -
Significant investments in the common stock of 85 redemptions dan maturities) - -
financial entities Amount excluded from T2 due to cap (excess over cap after redemptions
and maturities)
174 175
Page 89
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization
(Dalam Jutaan Rp) (In Million IDR)
2.2 Rekonsiliasi Permodalan (CC2)
Laporan Posisi
2.2 Reconciliation of Capital (CC1)
Keuangan Refrensi
Pos-Pos Statements of Refference
No. Accounts Financial Position
(Dalam Jutaan Rp) (In Million IDR)
31 Des 2025
Laporan Posisi -Refrensi Dec 31, 2025
Keuangan Consolidated Statements Aset
Pos-Pos Statements of Refferences Assets
No. Accounts Financial Position Aset tidak berwujud
487.440 D
Intangible assets
31 Des 2025 14 Akumulasi amortisasi aset tidak berwujud -/-
Dec 31, 2025 Accumulated amortization on intangible (54.453) D
asset -/-
Aset
Assets Aset tetap dan inventaris
114.927 -
Fixed assets and equipment
Kas
1 217 - Akumulasi penyusutan aset tetap dan
Cash 15
inventaris -/-
Penempatan pada Bank Indonesia (39.733) -
2 2.197.889 - Accumulated depreciation on fixed assets
Placement to Bank Indonesia
and equipment -/-
Penempatan pada bank lain
3 59.644 - Aset nonproduktif
Interbank placement - -
Non productive asset
Tagihan spot dan derivatif/forward
4 - - a. Properti terbengkalai
Spot and derivative/forward receivables - -
Abandoned property
Surat berharga yang dimiliki
5 7.852.894 - b. Agunan yang diambil alih
Securities 16 - -
Foreclosed accounts
Surat berharga yang dijual dengan janji
c. Rekening tunda
dibeli kembali (repo) - -
6 - - Suspense accounts
Securities sold under repurchase agreement
(repo) d. Aset antar kantor
- -
Interbranch assets
Tagihan atas surat berharga yang dibeli
dengan janji dijual kembali (reverse repo) Aset lainnya
7 420.351 - 17 - -
Claims on securities bought under reverse Other Assets
repo a. Aset pajak tangguhan
134.127 E
Tagihan akseptasi Deferred tax assets
8 - -
Acceptance receivables b. Lainnya
668.943 -
Kredit yang diberikan Others
9 9.618.259 -
Loans and financing Total Aset
21.282.312 -
Pembiayaan syariah Total Assets
10 - -
Sharia financing LIABILITAS DAN EKUITAS
Penyertaan Modal LIABILITIES AND EQUITIES
11 - -
Equity investment Giro
1 294.183 -
Aset Keuangan Lainnya Current account
12 247.092 -
Other financial assets Tabungan
2 2.234.514 -
Cadangan kerugian penurunan nilai aset Saving account
keuangan -/- (425.282) -
Deposito
Impairment on financial assets -/- 3 9.298.432 -
Time deposit
a. Surat Berharga
- -
Securities Uang Elektronik
13 4 - -
Electronic money
b. Kredit yang diberikan dan pembiayaan
syariah (418.681) - Liabilitas kepada Bank Indonesia
Loans and Sharia financing 5 - -
Other financial assets
c. Lainnya
(6.601) - Liabilitas kepada Bank Lain
Others 6 - -
Interbank liabilities
176 177
Page 90
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization
(Dalam Jutaan Rp) (In Million IDR)
(Dalam Jutaan Rp) (In Million IDR)
Laporan Posisi Refrensi
Laporan Posisi Refrensi Keuangan Consolidated
Keuangan Consolidated Pos-Pos Statements of Statements
Pos-Pos Statements of Statements No. Accounts Financial Position Refferences
No. Accounts Financial Position Refferences
31 Des 2025
31 Des 2025 Dec 31, 2025
Dec 31, 2025 LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITIES AND EQUITIES
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITIES AND EQUITIES Penghasilan komprehensif lain
17 69.753 -
Other comprehensive gain/(loss)
Liabilitas spot dan derivatif/forward
7 - - a. Keuntungan (kerugian) dari perubahan nilai aset keuangan dalam
Spot and derivative/forward liabilities
kelompok tersedia untuk diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
Liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (repo) komprehensif lain 69.578 C
8 - - Gains (losses) from changes in the value of financial assets in the group
Liabilities on securities sold under repurchase agreement
available for sale at fair value through other comprehensive income
Liabilitas akseptasi
9 - - b. Keuntungan revaluasi aset tetap
Acceptance liabilities - -
Fixed asset revaluation gains
Surat berharga yang diterbitkan c. Keuntungan (kerugian) aktuarial program imbalan pasti
10 - -
176 -
Issued securities Actuarial gains (losses) of defined benefit plans
Pinjaman/pembiayaan yang diterima d. Lainnya
11 - -
- -
Loans/financing received Others
Setoran jaminan 18 Selisih kuasi reorganisasi
12 - - - -
Margin deposit Quasi-reorganization difference 3)
19 Selisih restrukturisasi entitas sepengendali
Liabilitas antar kantor - -
13 - - Difference in restructuring of entities under common control
Interbranch liabilities
20 Lainnya
Liabilitas lainnya - -
14 1.290.589 - Others
Other liabilities
21 Cadangan
13.100
Reserves
Total Liabilitas
Total Liabilities
13.117.719 - a. Cadangan umum
13.100 C
General reserves
Modal disetor
3.389.702 - b. Cadangan tujuan
Paid in capital - -
Appropriated reserves
a. Modal dasar Laba/rugi
10.000.000 A 22 (846.303) -
Capital Gain/loss
15
a. Tahun-tahun lalu
b. Modal yang belum disetor (945.987) B
(6.610.298) A Previous years
Unpaid Capital
b. Tahun berjalan
c. Saham yang dibeli kembali 99.684 B
Current years
- -
Treasury stock
Total Ekuitas
8.164.594 -
Tambahan modal disetor Total Equity
5.538.342 -
Additional paid in capital
Total Liabilitas dan Ekuitas
21.282.312 -
a. Agio Total Liabilities and Equities
5.538.334 A
Agio
b. Disagio
16 - -
Disagio
c. Modal Sumbangan
- -
Capital Endowment
d. Dana setoran modal
- -
Fund for paid up capital
e. Lainnya
8 -
Others
178 179
Page 91
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization
3. Laporan Total Eksposur dalam Rasio Pengungkit
3. Report of Total Exposure in Leverage Ratio 3. LAPORAN TOTAL EKSPOSUR DALAM RASIO PENGUNGKIT
3. REPORT OF TOTAL EXPOSURE IN LEVERAGE
(Dalam Jutaan Rp) (In Million IDR)
No. Keterangan Des-25
(Dalam Jutaan Rp) (In Million IDR)
Description Dec-25
Total aset di laporan posisi keuangan pada laporan keuangan publikasi (nilai gross Periode
sebelum dikurangi CKPN). Period
1 21.707.594
Total assets on the balance sheet in published financial statements (gross value before No. Keterangan
deducting impairment provision).
Description
Penyesuaian untuk nilai penyertaan pada Bank, lembaga keuangan, perusahaan
Des-25 Sep-25
asuransi, dan/atau entitas lain yang berdasarkan standar akuntansi keuangan harus
Dec-25 Sep-25
dikonsolidasikan namun di luar cakupan konsolidasi berdasarkan ketentuan Otoritas Jasa
2 Keuangan. -
Adjustment for investment in Bank, Financial Institution, Insurance Company, and/or other Eksposur aset dalam laporan posisi keuangan termasuk aset jaminan, namun tidak
entities that consolidated based on accounting standard yet out of scope consolidation termasuk eksposur transaksi derivatif dan eksposur SFT (Nilai gross sebelum dikurangi
based on Otoritas Jasa Keuangan. 1 CKPN) 21.287.243 16.330.661
On-balance sheet exposure including collateral, but excluding derivatives and securities
Penyesuaian untuk nilai kumpulan aset keuangan yang mendasari yang telah dialihkan
financing transaction (SFTs) (gross value before deducting impairment provisions)
dalam sekuritisasi aset yang memenuhi persyaratan jual putus sebagaimana diatur
dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai prinsip kehati-hatian dalam aktivitas Nilai penambahan kembali untuk agunan derivatif yang diserahkan kepada pihak lawan
sekuritisasi aset bagi bank umum. Dalam hal aset keuangan yang mendasari dimaksud yang mengakibatkan penurunan total eksposur aset dalam neraca karena adanya
3 telah dikurangkan dari total aset pada laporan posisi keuangan maka angka pada baris - 2 penerapan standar akuntansi keuangan - -
ini adalah 0 (nol). Gross-up for derivatives collateral provided where deducted from balance sheet assets
Adjustment for portfolio of financial asset that have underlying which already transferred to pursuant to the accounting standard
without recourse securitization asset as stipulated in OJK's statutory regulations related to (Pengurangan atas piutang terkait Cash Variation Margin (CVM) yang diberikan dalam
Prudential Principles in Securitization Asset Activity for General Bank. transaksi derivatif)
3 - -
Penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank (Deductions of receivable assets for Cash Variation Margin (CVM) provided in derivatives
Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada). transactions)
4 -
Adjustment to temporary exception of Placement to Bank Indonesia in accordance Statutory (Penyesuaian untuk nilai tercatat surat berharga yang diterima dalam eksposur SFT yang
Reserve Requirement (if any). diakui sebagai aset)
4 - -
Penyesuaian untuk aset fidusia yang diakui sebagai komponen laporan posisi keuangan (Adjustment for securities received under securities financing transactions that are
berdasarkan standar akuntansi keuangan namun dikeluarkan dari perhitungan total recognised as an asset)
5 eksposur dalam Rasio Pengungkit. - (CKPN atas aset tersebut sesuai standar akuntansi keuangan)
5 (425.282) (497.411)
Adjustment to fiduciary asset that recognized as balance sheet based on accounting (Impairment provision those assets inline with accounting standard applied)
standard yet excluded from total exposure in Leverage Ratio calculation.
(Aset yang telah diperhitungkan sebagai faktor pengurang Modal Inti sebagaimana
Penyesuaian untuk nilai pembelian atau penjualan aset keuangan secara reguler dengan dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai kewajiban penyediaan
6 (567.115) (534.477)
menggunakan metode akuntansi tanggal perdagangan. modal minimum bagi bank umum)
6 -
Adjustment to acquisition cost or sales price of financial assets regularly using trade date (Asset amounts deducted in determining Basel III Tier 1 capital and regulatory adjustments)
accounting method.
Total Eksposur aset dalam laporan posisi keuangan
Penyesuaian untuk nilai transaksi cash pooling yang memenuhi persyaratan sebagaimana 7 20.294.846 15.298.773
Total On-Balance Sheet Exposure.
7 diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini. -
Adjustment to qualified cash pooling transaction as stipulated in this OJK’s regulation. Eksposur Transaksi Derivatif
Penyesuaian untuk nilai eksposur transaksi derivatif. Derivative Exposure
8 -
Adjustment to exposure of derivative transaction. Nilai RC untuk seluruh transaksi derivatif baik dalam hal terdapat variation margin yang
Penyesuaian untuk nilai eksposur SFT sebagai contoh transaksi reverse repo. memenuhi syarat ataupun terdapat perjanjian saling hapus yang memenuhi persyaratan
9 Adjustment to exposure of Securities Financing Transaction (SFT) as example: reverse repo - 8 tertentu. - -
transaction. Replacement cost associated with all derivatives transactions (where applicable net of
eligible cash variation margin and/or with bilateral netting).
Penyesuaian untuk nilai eksposur TRA yang telah dikalikan dengan FKK
10 Adjustment to exposure of Off Balance Sheet transaction that already multiply with Credit 377.618 Nilai penambahan yang merupakan PFE untuk seluruh transaksi derivatif
9 - -
Conversion Factor. Add on amounts for PFE associated with all derivatives transactions
Penyesuaian penilaian prudensial berupa faktor pengurang modal dan CKPN. (Pengecualian atas eksposur transaksi derivatif yang diselesaikan melalui central
11 (1.003.222) 10 counterparty (CCP)) - -
Prudent valuation adjustments in form of capital deduction factor and impairment.
(Exempted central counterparty (CCP) leg of client-cleared trade exposures)
Penyesuaian lainnya.
12 - Penyesuaian untuk nilai nosional efektif dari derivatif kredit
Other adjustments. 11 - -
Adjustment for effective notional amount of written credit derivatives
Total Eksposur dalam perhitungan Rasio Pengungkit
13 21.081.990 (Penyesuaian untuk nilai nosional efektif yang dilakukan saling hapus dan pengurangan
Total Exposure in Leverage Ratio Calculation
add-on untuk transaksi penjualan derivatif kredit)
12 - -
(Adjustment for effective notional offsets and add-on deductions for written credit
derivatives)
Total eksposur dalam perhitungan rasio pengungkit Total exposure in the calculation of the leverage ratio 13
Total Eksposur Transaksi Derivatif
- -
Total Derivative Exposure
mengalami dibanding periode sebelumnya, terutama experienced an increase compared to the previous period,
disebabkan oleh adanya peningkatan jumlah eksposur mainly due to an increase in the number of credit exposures
kredit yang disalurkan. distributed.
180 181
Page 92
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization
(Dalam Jutaan Rp) (In Million IDR) (Dalam Jutaan Rp) (In Million IDR)
Periode Periode
Period Period
No. Keterangan No. Keterangan
Description Description
Des-25 Sep-25 Des-25 Sep-25
Dec-25 Sep-25 Dec-25 Sep-25
Eksposur Securities Financing Transaction (SFT) Nilai akhir triwulan laporan dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah penyesuaian
Securities Financing Transaction (SFT) Exposure untuk transaksi akuntansi penjualan (sale accounting transaction) yang dihitung secara
Nilai tercatat aset SFT secara gross 29 bersih (nett) dengan liabilitas kas dalam SFT dan tagihan kas dalam SFT - -
14 420.351 703.666 Quarter-end value of gross SFT assets, after adjustment for sale accounting transactions and
Gross SFT Assets
netted of amounts of associated cash payables and cash receivables.
Nilai bersih antara liabilitas kas dan tagihan kas
15 - - Total Eksposur, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara
Netted amounts of cash payables and cash receivables of gross SFT assets
atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib
Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan terkait aset SFT yang mengacu pada minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT
perhitungan current exposure sebagaimana diatur dalam Lampiran Peraturan Otoritas 30 21.081.990 16.297.371
16 - 412 secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
Jasa Keuangan ini Total exposures (including the impact of any applicable temporary exemption of central bank
Counterparty credit risk exposure for SFT assets refers to current exposure calculation reserves) incorporating mean values from row 28 of gross SFT assets.
Eksposur sebagai agen SFT Total Eksposur, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
17 - -
Agent transaction exposures sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan
Total Eksposur SFT giro wajib minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat
18 420.351 704.078 30a 21.081.990 16.297.371
Total SFT Exposure aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
Total exposures (excluding the impact of any applicable temporary exemption of central
Eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA) bank reserves) incorporating mean values from row 28 of gross SFT asset.
Other Off-Balance Sheet Exposure
Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
Nilai seluruh kewajiban komitmen atau kewajiban kontinjensi. Nilai gross sebelum dikurangi sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan
CKPN giro wajib minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat
19 2.576.155 1.856.121 31 36,04 29,96
Off-balance sheet exposure at gross notional amount (gross value before deducting aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
impairment provision) Leverage ratio (including the impact of any applicable temporary exemption of central bank
(Penyesuaian terhadap hasil perkalian antara nilai kewajiban komitmen atau kewajiban reserves) incorporating mean values from row 28 of gross SFT assets.
kontinjensi dan FKK kemudian dikurangi CKPN) Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
20 (2.198.537) (1.550.496)
Adjustment from the result of multiplying commitment payable or contingent payables with sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan
credit conversion factor and deducted with impairment provision. giro wajib minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat
31a 36,04 29,96
(CKPN atas TRA sesuai standar akuntansi keuangan) aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
21 (10.825) (11.105) Leverage ratio (excluding the impact of any applicable temporary exemption of central bank
(Impairment provision for off balance sheet inline with accounting standard)
reserves) incorporating mean values from row 28 of gross SFT assets.
Total Eksposur TRA
22 366.793 294.520
Total Other Off-Balance Sheet Exposure
Modal dan Total Eksposur
Capital and Total Exposure
Pada tanggal 31 Desember 2025 Rasio Pengungkit Bank As of December 31, 2025, the Bank's leverage ratio reached
Modal Inti mencapai 36.04% berada di atas nilai minimun 3% yang 36.04%, exceeding the 3% minimum set by the Financial
23 7.597.296 4.882.873
Tier 1 Capital
ditetapkan oleh OJK. Dibanding periode sebelumnya Services Authority (OJK). Compared to the previous period,
Total Eksposur
24 21.081.990 16.297.371 Rasio Pengungkit mengalami peningkatan sebesar 6.09% the leverage ratio increased by 6.09%, primarily due to an
Total Exposure
terutama berasal dari adanya peningkatan modal inti yang increase in core capital from the IPO listing on the Capital
Modal dan Total Eksposur
berasal dari pencatatan saham IPO di Pasar Modal. Market.
Capital and Total Exposure
Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan
25 giro wajib minimum (jika ada) 36,04 29,96
Leverage ratio (including the impact of any applicable temporary exemption of central bank
reserves)
Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan
25a giro wajib minimum (jika ada) 36,04 29,96
Leverage ratio (excluding the impact of any applicable temporary exemption of central bank
reserves)
Nilai Minimum Rasio Pengungkit
26 3,00 3,00
National Minimum Leverage Ratio Requirement
Bantalan terhadap nilai Rasio Pengungkit
27 - -
Applicable Leverage Buffer
Pengungkapan Nilai Rata-Rata
Disclosures of Mean Values
Nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah penyesuaian untuk
transaksi akuntansi penjualan (sale accounting transaction) yang dihitung secara bersih
28 (nett) dengan liabilitas kas dalam SFT dan tagihan kas dalam SFT - -
Mean value of gross SFT assets, after adjustment for sale accounting transactions and netted
of amounts of associated cash payables and cash receivables.
182 183
Page 93
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization
4.A Pengungkapan Tambahan terkait Kualitas Kredit atas Aset (CRB)
4.A Additional Disclosures on Credit Quality of Assets (CRB)
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah - Bank Secara Individual
Net Receivables Based on Region - Bank Only
(Dalam Jutaan Rp) (In Million IDR)
31 Desember 2025 31 Desember 2024
December 31, 2025 December 31, 2024
No. Kategori Portofolio
Portfolio Category Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
Net Receivables Based on Region Net Receivables Based on Region
INDONESIA INDONESIA
JAWA DKI JAKARTA SUMATERA TOTAL JAWA DKI JAKARTA SUMATERA TOTAL
BAGIAN TIMUR BAGIAN TIMUR
Tagihan Kepada Pemerintah
1 - 9.774.432 - - 9.774.432 - 4.059.747 - - 4.059.747
Claims against Goverment
Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik
2 - - - - - - - - - -
Claims against Public Sector Entities
Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral
dan Lembaga Internasional
3 - - - - - - - - - -
Claims against Multilateral Development Banks
and International Entities
Tagihan Kepada Bank
4 - 59.644 - - 59.644 - 30.653 - - 30.653
Claims against Banks
Tagihan berupa Covered Bond
5 - - - - - - - - - -
Covered Bond Claims
Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan Lembaga
Jasa Keuangan Lainnya
6 - 2.593.685 - - 2.593.685 - 2.474.317 - - 2.474.317
Securities Companies and Other Financial Services
Institutions Claims
Tagihan Berupa Surat Berharga/Piutang
Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen Modal
7 Lainnya - - - - - - - - - -
Claims in the form of Securities/Subordinated
Receivables, Equity and Other Capital Instruments
Kredit Beragun Rumah Tinggal
8 - - - - - - - - - -
Loans Secured by Residential Property
Kredit Beragun Properti Komersial
9 - - - - - - - - - -
Loans Secured by Commercial Property
Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengelolaan
Tanah, dan Konstruksi
10 - - - - - - - - - -
Loans by Land Acquisition, Land Processing and
Construction
Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
11 - - - - - - - - - -
Net Receivables Based on Region
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan
12 Portfolio Ritel 3.484.818 1.139.267 976.307 1.115.498 6.715.890 426.311 1.801.412 863.074 788.087 3.878.884
Claims on Micro, Small, and Retail Portfolio
Tagihan Kepada Korporasi
13 14.469 1.323.511 - - 1.337.980 738.936 29.329 - - 768.265
Claims against Corporations
Tagihan yang Telah Jatuh Tempo
14 38.953 8.127 7.213 6.014 60.307 6.415 10.229 3.385 1.640 21.669
Claims on Past Due Exposures
Aset Lainnya
15 - 744.353 - - 744.353 421.212 - - - 421.212
Other Assets
TOTAL 3.538.240 15.643.019 983.520 1.121.512 21.286.291 1.592.874 8.405.687 866.459 789.727 11.654.747
184 185
Page 94
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization
Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi
- Bank secara Individual
Disclosure of Receivables and Reserves by Economic Sector - Bank Only
(Dalam Jutaan Rp) (In Million IDR)
Tagihan Kepada Kredit Beragun Kredit Tagihan Kepada
Tagihan Kepada Bank Pem- Perusahaan Efek Kredit Beragun Properti Pegawai/ Usaha Mikro, Tagihan Kepada Tagihan
Tagihan Kepada Tagihan Kepada Entitas bangunan Multilateral dan dan Lembaga Jasa Rumah Tinggal Komersial Pensiunan Usaha Kecil dan Korporasi Yang Jatuh
Pemerintah Sektor Publik Lembaga Internasional
No. Sektor Ekonomi | Economic Sector Tagihan Kepada Bank Keuangan Lainnya Loans Secured Loans Secured Loans to Portofolio Ritel Claims Tempo Aset Lainnya
Claims against Claims against Public Sector Claims against Multilateral
Claims against Banks Loans for Securities by Residential by Commercial Employees/ Claims on Micro, against Claims on Other Assets
Government Entities Development Banks and
International Institution Companies and Property Property Pensioners Small, and Retail Corporations Past Due
Other Financial Portfolio Exposures
Services Institutions
31 Desember 2025
December 31, 2025
Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan
1 - - - - - - - - - - - -
Agricultures, Forestry and Fisheries
Pertambangan dan Penggalian
2
Mining and Quarrying
- - - - - - - - - 50.191 1.677 -
Industri Pengolahan
3
Processing Industry
- - - - - - - - 852 538.381 468 -
Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin
4
Supply of Electricity, Gas, Steam/Hot Water and Cold Air
- - - - - - - - - - - -
Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan dan Daur
Ulang Sampah
5
Water Management, Wastewater Management, Waste
- - - - - - - - - - - -
Management and Recycling
Konstruksi
6
Construction
- - - - - - - - 42 - 1.715 -
Perdagangan Besar dan Eceran: Reparasi dan Perawatan Mobil
dan Sepeda Motor
7
Wholesale and Retail Trade: Repair and Maintenance of
- - - - - - - - 672.845 3.748 17.291 -
Automobiles and Motorcycles
Penyediaan akomodasi dan penyediaan makan minum
8
Provision of accomodation and provision of food and drink
- - - - - - - - - 76.463 - -
Informasi dan Komunikasi
9
Information and Communication
- - - - - - - - 3.689 14.469 775 -
Pengangkutan dan Pergudangan
10
Transportation and Storage
- - - - - - - - - 507.716 - -
Aktivitas Keuangan dan Asuransi
11
Financial Activities and Insurance
- - - 59.644 2.593.685 - - - - 147.012 - -
Real Estat
12
Real Estate
- - - - - - - - - - - -
Aktivitas Profesi, Ilmiah, dan Teknis
13
Professional, Scientific, and Technical Activities
- - - - - - - - - - - -
Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak
Opsi,Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan, dan Penunjang Usaha
14 Lainnya. - - - - - - - - - - 3.069 -
Rental and Operating Leasing Activities Without Option Rights,
Employment, Travel Agencies, and Other Business Support Services.
Administrasi Pemerintah, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib
15 Government Administration, Defense and Assurance Mandatory 9.774.432 - - - - - - - - - - -
Social
Pendidikan
16
Education
- - - - - - - - - - - -
Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial
17
Human Health Activities and Social Activities
- - - - - - - - - - - -
Kesenian, Hiburan dan Rekreasi
18
Art, Entertainment, and Recreation
- - - - - - - - - - - -
Aktivitas Jasa Lainnya
19
Other Service Activities
- - - - - - - - 34 - 11 -
Aktivitas Rumah Tangga Sebagai Pemberi Kerja
20
Household Activities as Job Providers
- - - - - - - - - - 965 -
Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional
Lainnya
21
Activities of International Bodies and Other International
- - - - - - - - - - - -
Organizations
Rumah Tangga
22
Household
- - - - - - - - 6.038.429 - 34.335 -
Bukan Lapangan Usaha
23
Non-Business Field
- - - - - - - - - - - -
Lainnya
24
Others
- - - - - - - - - - - 744.353
TOTAL 9.774.432 - - 59.644 2.593.685 - - - 6.715.890 1.337.980 60.307 744.353
186 187
Page 95
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization
Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi
- Bank secara Individual
Disclosure of Receivables and Reserves by Economic Sector - Bank Only
(Dalam Jutaan Rp) (In Million IDR)
Tagihan Kepada Kredit Beragun Kredit Tagihan Kepada
Tagihan Kepada Bank Pem- Perusahaan Efek Kredit Beragun Properti Pegawai/ Usaha Mikro, Kredit Tagihan
Tagihan Kepada Tagihan Kepada Entitas bangunan Multilateral dan dan Lembaga Jasa Rumah Tinggal Komersial Pensiunan Usaha Kecil dan Kepada Yang Jatuh
No. Sektor Ekonomi | Economic Sector Pemerintah Sektor Publik Lembaga Internasional Tagihan Kepada Bank Keuangan Lainnya Loans Secured Loans Secured Loans to Portofolio Ritel Korporasi Tempo Aset Lainnya
Claims against Claims against Public Sector Claims against Multilateral
Claims against Banks Loans for Securities by Residential by Commercial Employees/ Claims on Micro, Claims Claims on Other Assets
Government Entities Development Banks and
Companies and Property Property Pensioners Small, and Retail against Past Due
International Institution
Other Financial Portfolio Corporations Exposures
Services Institutions
31 Desember 2024
December 31, 2024
Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan
1
Agricultures, Forestry and Fisheries - - - - - - - - - - - -
Pertambangan dan Penggalian
2
Mining and Quarrying - - - - - - - - - 50.484 1 -
Industri Pengolahan
3
Processing Industry - - - - - - - - 2.639 453.545 3.506 -
Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin
4
Supply of Electricity, Gas, Steam/Hot Water and Cold Air - - - - - - - - - - - -
Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan dan Daur
Ulang Sampah
5
Water Management, Wastewater Management, Waste - - - - - - - - - - - -
Management and Recycling
Konstruksi
6
Construction - - - - - - - - 3.000 40.544 426 -
Perdagangan Besar dan Eceran: Reparasi dan Perawatan Mobil
dan Sepeda Motor
7
Wholesale and Retail Trade: Repair and Maintenance of - - - - - - - - 1.352.988 7.152 8.638 -
Automobiles and Motorcycles
Penyediaan akomodasi dan penyediaan makan minum
8
Provision of accomodation and provision of food and drink - - - - - - - - 3.005 103.864 - -
Informasi dan Komunikasi
9
Information and Communication - - - - - - - - 4.880 15.074 1.075 -
Pengangkutan dan Pergudangan
10
Transportation and Storage - - - - - - - - - 35.153 - -
Aktivitas Keuangan dan Asuransi
11
Financial Activities and Insurance - - - 30.653 2.474.317 - - - - 60.636 - -
Real Estat
12
Real Estate - - - - - - - - 2.524 1.812 706 -
Aktivitas Profesi, Ilmiah, dan Teknis
13
Professional, Scientific, and Technical Activities - - - - - - - - - - 2.266 -
Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak
Opsi,Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan, dan Penunjang Usaha
14 Lainnya. - - - - - - - - 2.016 - 2 -
Rental and Operating Leasing Activities Without Option Rights,
Employment, Travel Agencies, and Other Business Support Services.
Administrasi Pemerintah, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib
15 Government Administration, Defense and Assurance Mandatory 4.059.747 - - - - - - - - - - -
Social
Pendidikan
16
Education - - - - - - - - - - - -
Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial
17
Human Health Activities and Social Activities - - - - - - - - 1.047 - - -
Kesenian, Hiburan dan Rekreasi
18
Art, Entertainment, and Recreation - - - - - - - - - - - -
Aktivitas Jasa Lainnya
19
Other Service Activities - - - - - - - - 92 - 290 -
Aktivitas Rumah Tangga Sebagai Pemberi Kerja
20
Household Activities as Job Providers - - - - - - - - - - 965 -
Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional
Lainnya
21
Activities of International Bodies and Other International - - - - - - - - - - - -
Organizations
Rumah Tangga
22
Household - - - - - - - - 2.506.696 - 3.792 -
Bukan Lapangan Usaha
23
Non-Business Field - - - - - - - - - - - -
Lainnya
24
Others
- - - - - - - - 421.212
TOTAL 4.059.747 - - 30.653 2.474.317 - - - 3.878.887 768.264 21.667 421.212
188 189
Page 96
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak
- Bank Secara Individual
Net Receivables Based on Maturity Term - Bank Only
(Dalam Jutaan Rp) (In Million IDR)
31 Desember 2025 | December 31, 2025 31 Desember 2024 | December 31, 2024
Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak
No. Kategori Portofolio Net Receivables Based on Maturity Term Net Receivables Based on Maturity Term
Portfolio Category Non-kontrak-
<1 tahun | >1-3 tahun | >3-5 tahun | >5 tahun | tual <1 tahun | >1-3 tahun | >3-5 tahun | >5 tahun | Non-kontraktual
Total Total
year year year year Non-Contrac- year year year year Non-Contractual
tual
Tagihan Kepada Pemerintah
1 6.707.122 1.216.167 709.528 1.141.615 - 9.774.432 2.968.169 106.540 48.680 936.358 - 4.059.747
Claims against Goverment
Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik
2 - - - - - - - - - - - - -
Claims against Public Sector Entities
Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral dan
Lembaga Internasional
3 - - - - - - - - - - - - -
Claims against Multilateral Development Banks and
International Entities
Tagihan Kepada Bank
4 59.644 - - - - 59.644 30.653 - - - - 30.653
Claims against Banks
Tagihan berupa Covered Bond
5 - - - - - - - - - - -
Covered Bond Claims
Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa
Keuangan Lainnya
6 2.252.473 341.212 - - - 2.593.685 2.194.456 279.861 - - - 2.474.317
Securities Companies and Other Financial Services Insti-
tutions Claims
Tagihan Berupa Surat Berharga/Piutang Subordinasi,
Ekuitas, dan Instrumen Modal Lainnya
7 - - - - - - - - - - -
Claims in the form of Securities/Subordinated Receiv-
ables, Equity and Other Capital Instruments
Kredit Beragun Rumah Tinggal
8 - - - - - - - - - - - -
Loans Secured by Residential Property
Kredit Beragun Properti Komersial
9 - - - - - - - - - - - -
Loans Secured by Commercial Property
Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengelolaan Tanah,
dan Konstruksi
10 - - - - - - - - - - -
Loans by Land Acquisition, Land Processing and Construc-
tion
Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
11 - - - - - - - - - - - -
Net Receivables Based on Region
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portfolio
12 Ritel 6.131.824 579.104 1.168 3.794 - 6.715.890 3.858.405 11.047 3.556 5.876 - 3.878.884
Claims on Micro, Small, and Retail Portfolio
Tagihan Kepada Korporasi
13 605.415 591.084 141.481 - - 1.337.980 346.418 316.133 103.771 1.943 - 768.265
Claims against Corporations
Tagihan yang Telah Jatuh Tempo
14 57.406 1.280 1.177 444 - 60.307 20.875 207 149 438 - 21.669
Claims on Past Due Exposures
Aset Lainnya
15 - - - - 744.353 744.353 - - - - 421.212 421.212
Other Assets
TOTAL 15.813.884 2.728.847 853.354 1.145.853 744.353 21.286.291 9.418.976 713.788 156.156 944.615 421.212 11.654.747
190 191
Page 97
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization
Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah Bank
Pengungkapan Tagihan dan Percadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi
- Bank secara Individual
- Bank Secara Individidu
Disclosure of Receivables and Reserves by Region - Bank Only
Disclosure of Claims and Allowance by Economic Sector - Bank Only
(In Million IDR)
(Dalam Jutaan Rp)
(Dalam Jutaan Rp)
31 Desember 2025 Tagihan Mengalami Penurunan Nilai
CKPN
Kategori Portofolio December 31, 2025 Sektor Ekonomi Impaired Receivables Tagihan yang
No. Portfolio Category Wilayah No. Economic Sector
Belum Jatuh Telah Jatuh dihapus buku
Tagihan Claim Written Off
Claims by Region Tempo Tempo Stage 1 Stage 2 Stage 3
Claims
Non Past Due Past Due
INDONESIA
DKI JAKARTA JAWA SUMATERA TOTAL
BAGIAN TIMUR 31 Desember 2025
Tagihan December 31, 2025
1 14.954.413 3.602.412 1.024.371 1.138.935 20.720.131
Claims
Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan
1
Agricultures, Forestry and Fisheries
- - - - - - -
Tagihan yang Mengalami Peningkatan dan Pemburukan Risiko Kredit (Stage 2 dan Stage 3)
2
Claims on Experiencing Increase and Deterioration of Credit Risks (Stage 2 and Stage 3) 2
Pertambangan dan Penggalian
55.426 - 5.235 - - 3.566 7.577
Mining and Quarrying
a. Belum Jatuh Tempo
64.209 241.415 209.875 67.489 582.988 3
Industri Pengolahan
540.424 1.205 56 20 - 726 -
a. Non Past Due Processing Industry
b. Telah Jatuh Tempo Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara
22.417 100.419 26.151 21.023 170.010 4
Dingin
464 136 328 - - 465 -
b. Past Due Supply of Electricity, Gas, Steam/Hot Water and
Cold Air
3 CKPN - Stage 1 158.584 19.907 3.831 7.745 190.067 Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah,
Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah
5
Water Management, Wastewater Management, Waste
- - - - - - -
4 CKPN - Stage 2 16.556 9.404 10.637 3.006 39.603 Management and Recycling
5 CKPN - Stage 3 56.335 88.511 29.236 21.531 195.613 6
Konstruksi
4.523 1.493 3.027 - - 2.772
Construction
Tagihan yang Dihapus
Perdagangan Besar dan Eceran: Reparasi dan
6 Buku 129.579 177.119 29.245 23.348 359.291 7
Perawatan Mobil dan Sepeda Motor
764.754 139.092 47.946 14.034 13.784 83.451 104.098
Wholesale and Retail Trade: Repair and Maintenance
Claim Written Off of Automobiles and Motorcycles
Pengangkutan dan Pergudangan
8
Transportation and Storage
76.463 - - 2.130 - -
Penyediaan akomodasi dan penyediaan makan
minum
9
Provision of accomodation and provision of food
27.253 6.622 8.549 313 625 7.759 15.593
and drink
(Dalam Jutaan Rp) (In Million IDR) Informasi dan Komunikasi
10
Information and Communication
507.716 - - 18.563 - - -
Aktivitas Keuangan dan Asuransi
31 Desember 2024 11
Financial Activities and Insurance
2.526.840 - - 92.625 - - -
December 31, 2024 Real Estat
Kategori Portofolio 12
Real Estate
200 - 200 - - 200 -
No. Portfolio Category Wilayah Aktivitas Profesi, Ilmiah, dan Teknis
13
Professional, Scientific, and Technical Activities
- - - - - - -
Claims by Region
Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa
INDONESIA Hak Opsi,Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan, dan
DKI JAKARTA JAWA SUMATERA TOTAL
BAGIAN TIMUR Penunjang Usaha Lainnya.
14 Rental and Operating Leasing Activities Without 9.050 1.702 7.348 - - 5.997 -
Tagihan Option Rights,
1 7.972.411 1.931.519 873.345 794.280 11.571.555 Employment, Travel Agencies, and Other Business
Claims Support Services.
Tagihan yang Mengalami Peningkatan dan Pemburukan Risiko Kredit (Stage 2 dan Stage 3) Administrasi Pemerintah, Pertahanan dan Jaminan
2 15
Sosial Wajib
9.354.081 - - - - - -
Claims on Experiencing Increase and Deterioration of Credit Risks (Stage 2 and Stage 3) Government Administration, Defense and Assurance
Mandatory Social
a. Belum Jatuh Tempo
82.660 64.937 19.339 12.627 179.563 16
Pendidikan
- - - - - - -
a. Non Past Due Education
b. Telah Jatuh Tempo 17
Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial
- - - - - - -
39.834 92.825 2.269 1.624 136.552 Human Health Activities and Social Activities
b. Past Due
Kesenian, Hiburan dan Rekreasi
18
Art, Entertainment, and Recreation
- - - - - - 23.113
3 CKPN - Stage 1 132.196 35.804 25.175 19.603 212.778
Aktivitas Jasa Lainnya
19
Other Service Activities
86 70 - - - 40 -
4 CKPN - Stage 2 16.273 6.312 3.453 2.285 28.323
Aktivitas Rumah Tangga Sebagai Pemberi Kerja
20
Household Activities as Job Providers
2.265 - 2.265 - - 1.303 -
5 CKPN - Stage 3 28.667 102.848 2.146 1.057 134.718
Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra
Tagihan yang Dihapus Internasional Lainnya
6 Buku 9.535 78.102 - - 87.637 21 Activities of International Bodies and Other - - - - - - -
International
Claim Written Off Organizations
Rumah Tangga
22
Household
6.106.233 432.667 95.056 62.382 25.195 89.333 139.753
Bukan Lapangan Usaha
23
Non-Business Field
- - - - - - 69.156
Lainnya
24
Others
744.353 - - - - - -
TOTAL 20.720.131 582.987 170.010 190.067 39.603 195.613 359.290
192 193
Page 98
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization
Pengungkapan Tagihan yang Telah Jatuh Tempo Berdasarkan Hari Tunggakan
(Dalam Jutaan Rp) (In Million IDR) - Bank Secara Individual
Tagihan Mengalami Penurunan Nilai
CKPN
Impaired Receivables Tagihan yang Disclosure of Past Due Bills Based on Days
No. Sektor Ekonomi
Belum Jatuh Telah Jatuh dihapus buku - Bank Only
Economic Sector Tagihan Claim Written Off
Tempo Tempo Stage 1 Stage 2 Stage 3
Claims
Non Past Due Past Due (Dalam Jutaan Rp) (In Million IDR)
31 Desember 2024
31 Desember 2025 | December 31, 2025
December 31, 2024
Jenis Eksposur Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan No. Exposure Type Billing Based on Days Overdue
1
Agricultures, Forestry and Fisheries 600 - 600 - - 601 -
Pertambangan dan Penggalian > 90 hari s.d. > 120 hari s.d.
2
Mining and Quarrying 55.859 - 5.375 - - 5.388 4.435 > 180 hari Total
120 hari 180 hari
Industri Pengolahan
3
Processing Industry 495.253 9.649 33.194 74 - 35.851 13.548
Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara
Dingin
4
Supply of Electricity, Gas, Steam/Hot Water and 464 136 328 - - 465 -
Kredit yang termasuk dalam Tagihan yang Telah Jatuh Tempo
Cold Air 1 16.189 17.233 274.569 307.991
Loan included in Past Due Bills
Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah,
Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah Surat Berharga yang termasuk dalam Tagihan yang Telah
5
Water Management, Wastewater Management, - - - - - - -
Waste Management and Recycling 2 Jatuh Tempo - - - -
Konstruksi
Securities included in Overdue Bills
6
Construction 50.108 1.682 16.233 1.380 395 15.152 6.564
Total 16.189 17.233 274.569 307.991
Perdagangan Besar dan Eceran: Reparasi dan
Perawatan Mobil dan Sepeda Motor
7
Wholesale and Retail Trade: Repair and Maintenance 1.399.957 41.303 23.106 59.845 7.351 25.194 14.299
of Automobiles and Motorcycles
Pengangkutan dan Pergudangan
8
Transportation and Storage 106.857 - - 6.254 - - -
Penyediaan akomodasi dan penyediaan makan
9
minum
27.859 7.119 2.584 1.152 - 6.908 18.553 (Dalam Jutaan Rp) (In Million IDR)
Provision of accomodation and provision of food
and drink
Informasi dan Komunikasi
10
Information and Communication 35.153 - - - - - 12.000 31 Desember 2024 | December 31, 2024
11
Aktivitas Keuangan dan Asuransi
2.366.106 - - 75.798 - - - Jenis Eksposur Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
Financial Activities and Insurance
No. Exposure Type Billing Based on Days Overdue
Real Estat
12
Real Estate 6.448 - 2.116 190 - 1.413 -
> 90 hari s.d. > 120 hari s.d.
Aktivitas Profesi, Ilmiah, dan Teknis > 180 hari Total
13
Professional, Scientific, and Technical Activities 8.500 - 8.500 - - 6.249 4.400 120 hari 180 hari
Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa
Hak Opsi,Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan, dan
Penunjang Usaha Lainnya.
14 Rental and Operating Leasing Activities Without 10.819 1.702 7.103 88 - 8.826 650
Option Rights,
Kredit yang termasuk dalam Tagihan yang Telah Jatuh Tempo
Employment, Travel Agencies, and Other Business 1 1.537 4.097 255.988 261.622
Support Services. Loan included in Past Due Bills
Administrasi Pemerintah, Pertahanan dan Jaminan Surat Berharga yang termasuk dalam Tagihan yang Telah
Sosial Wajib
15
Government Administration, Defense and Assurance 4.042.014 - - - - - - 2 Jatuh Tempo - - - -
Mandatory Social
Securities included in Overdue Bills
Pendidikan
16
Education - - - - - - -
Total 1.537 4.097 255.988 261.622
Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial
17
Human Health Activities and Social Activities 1.047 - - 66 - - -
Kesenian, Hiburan dan Rekreasi
18
Art, Entertainment, and Recreation - - - - - - -
Aktivitas Jasa Lainnya
19
Other Service Activities 19.016 864 18.108 2 - 18.679 12.987
Aktivitas Rumah Tangga Sebagai Pemberi Kerja
20
Household Activities as Job Providers 2.265 - 2.265 - - 1.303 -
Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra
Internasional Lainnya
21 Activities of International Bodies and Other - - - - - - -
International
Organizations
Rumah Tangga
22
Household 2.522.018 117.108 17.040 67.929 20.577 8.689 201
Bukan Lapangan Usaha
23
Non-Business Field - - - - - - -
Lainnya
24
Others 421.212 - - - - - -
TOTAL 11.571.555 179.563 136.552 212.778 28.323 134.718 87.637
194 195
Page 99
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization
5.A Pengungkapan Kualitas Kredit atas Aset (CR1)
4.B Pengungkapan Tambahan terkait Perlakuan terhadap Aset 5.A Disclosure of Credit Quality of Assets (CR1)
Bermasalah (CRB-A)
(Dalam Jutaan Rp) (In Million IDR)
4.B Additional Disclosures Regarding the Treatment of Troubled Assets (CRB-A) Jenis
Nilai Bruto CKPN
Gross Amount
CKPN
Provision Nilai Bersih
CKPN (Pendekatan IRB)
No. Exposure Type Net Amount
Tagihan yang Telah Jatuh Tagihan yang Belum Jatuh Provision Provision
Tempo Tempo Stage 2 dan Stage 3 Stage 1
(IRB Approach)
Past Due Bills Unpaid Bills
Pengungkapan Aset Performing dan Non Performing
Disclosure of Performing and Non-Performing Assets
Kredit
1 242.391 9.375.869 418.682 231.808 186.874 9.199.578
Loan
Surat Berharga
(Dalam Jutaan Rp) (In Million IDR) 2
Securities
- 7.852.894 - - - 7.852.894
Transaksi Rekening
Performing (Kualitas L dan DPK) Non Performing (Kualitas L dan DPK)
Administratif
3 110 2.576.045 10.825 25 10.800 2.565.330
Jenis Performing (Quality 1 and 2) Performing (Quality L and DPK) Administrative Account
Transactions
No. Exposure Type
Tagihan yang tidak Mengalami Penurunan Nilai 4 Total 242.501 19.804.808 429.507 231.833 197.674 19.617.802
Tagihan yang Mengalami Penurunan Nilai Un-Impaired Bills
Nilai Bruto CKPN Impaired Bills Memiliki Tunggakan > 90 Hari Memiliki Tunggakan ≤ 90 Hari
Gross Amount Provision Have Arrears > 90 Days Have Arrears > 90 Days
Nilai Bruto CKPN Nilai Bruto CKPN Nilai Bruto CKPN
Gross Amount Provision Gross Amount Provision Gross Amount Provision
5.B Pengungkapan Mutasi Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh
Surat Berharga
Tempo (CR2)
1 7.946.727 - - - - - -
Securities
5.B Disclosure of Credit Movements and Matured Securities (CR2)
Kredit
2
Loan
Korporasi
a 549.835 21.092 - - - - - -
Corporate (Dalam Jutaan Rp) (In Million IDR)
Ritel
b 8.971.793 220.049 249.890 184.142 - - - - No. Jenis Nilai Bersih
Retail
Exposure Type Net Amount
Transaksi Rekening
Administratif
3 2.571.679 10.800 4.476 25 - - - -
Administrative Account
Transactions Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada periode pelaporan terakhir
1 223.148
Credits and Securities that have matured in the last reporting period
Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo sejak periode pelaporan terakhir
2 19.243
Credits and Securities that have matured since the last reporting period
Kredit dan Surat Berharga yang kembali menjadi tagihan yang belum jatuh tempo
3 -
Credit and Securities that have returned to being outstanding bills
Nilai hapus buku
4 -
Pengungkapan Aset Restrukturisasi Performing dan Non Performing Write-off value
Disclosure of Performing Restructuring and Non-Restructuring Assets 5
Perubahan Lain
Other Changes
6 Total 242.391
(Dalam Jutaan Rp) (In Million IDR)
Jenis Performing (Kualitas L dan DPK) Non Performing (Kualitas L dan DPK)
Stage 1 Stage 2 Stage 3
Performing (Quality 1 and 2) Performing (Quality L and DPK)
No. Exposure Type
Nilai Bruto
Gross Amount
CKPN
Provision
Nilai Bruto
Gross Amount
CKPN
Provision
Nilai Bruto
Gross Amount
CKPN
Provision
Nilai Bruto
Gross Amount
CKPN
Provision
Nilai Bruto
Gross Amount
CKPN
Provision 5.C Pengungkapan Kuantitatif terkait Teknik Mitigasi Risiko Kredit (CR3)
5.C Quantitative Disclosures related to Credit Risk Mitigation Techniques (CR3)
Surat Berharga
1
Securities
- - - - - - - - - -
(Dalam Jutaan Rp) (In Million IDR)
Kredit
2
Loan
Tagihan yang Dijamin
Korporasi
Tagihan yang Tidak
Tagihan Dijamin dengan dengan Garansi dan/atau Tagihan yang Dijamin
a
Corporate
- - - - - - - - - - Jenis Dijamin dengan Teknik Tagihan yang Dijamin
Teknik MRK Asuransi Kredit dengan Derivatif Kredit
Ritel
MRK dengan Agunan
b 4.973 3.112 17.563 11.835 - - - - 17.563 11.835 Exposure Type Bills Guaranteed with MRK Claims Secured by Secured by Credit
Retail Unsecured Bills with MRK Collateralized Bills
Technique Guarantees and/or Credit Derivatives
Transaksi Rekening Technique
Insurance Claims
Administratif
3
Administrative Account
- - - - - - - - - -
Transactions
Kredit
1 9.187.118 12.460 - -
Loan
Surat Berharga
2 7.852.894 - - -
Securities
3 Total 17.040.012 12.460 - -
Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo
4 242.391 - - -
Maturity Credit and Securities
196 197
Page 100
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization
5.D Pengungkapan Eksposur Risiko Kredit dan Dampak Teknik Mitigasi 5.E Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko (CR5)
Risiko Kredit 5.E Exposure Disclosure by Asset Class and Risk Weight (CR5)
5.D Disclosure of Credit Risk Exposure and the Impact of Credit Risk Mitigation
(Dalam Jutaan Rp) (In Million IDR)
Techniques
Tagihan Bersih
Kategori Portofolio Setelah FKK dan
Lainnya
0% 20% 50% 100% 150% Teknik MRK
Portfolio Category Others
(Dalam Jutaan Rp) (In Million IDR) Net Receivables
After FKK and MRK
Tagihan Bersih Sebelum Penerapan FKK Tagihan Bersih Setelah Penerapan FKK
dan Teknik MRK dan Teknik MRK ATMR dan Rata-Rata Bobot Risiko
Tagihan kepada Pemerintah
Net Billing Before Implementation of FKK Net Billing After Implementation of FKK and RWA and Average Risk Weight 1 9.354.081 - - - - - 9.354.081
Receivables on Sovereigns
No. Kategori Portofolio and MRK Techniques MRK Techniques
Portfolio Category Laporan Posisi Transaksi Laporan Posisi Transaksi Rekening Rata Rata Bobot Tagihan Bersih
Rekening
Keuangan Keuangan Administratif ATMR Risiko Kategori Portofolio Setelah FKK dan
Administratif Lainnya
Statement of Financial Statement of Financial Administrative Account RWA Average Risk 20% 50% 100% 150% Teknik MRK
Administrative Account Portfolio Category Others
Position Position Transactions Weight Net Receivables
Transactions
After FKK and MRK
Tagihan Kepada Pemerintah
1 9.354.081 - 9.354.081 - - 0% Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik
Receivables on Goverment 2 - - - - - -
Claims against Public Sector Entities
Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik
2 - - - - - 0%
Receivables on Public Sector Entities
Tagihan Bersih
Kategori Portofolio
Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Setelah FKK dan
Lainnya
Lembaga Internasional Portfolio Category 0% 20% 50% 100% 150% Teknik MRK
Others
3 - - - - - 0% Net Receivables
Receivables on Multilateral Development Banks and
After FKK and MRK
International Entities
Tagihan Kepada Bank Pembangunan
Tagihan Kepada Bank
59.644 - 59.644 - 11.929 20% Multilateral dan Lembaga Internasional
Receivables on Banks 3 - - - - - - -
Claims against Multilateral Development
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa Banks and International Entities
4
Keuangan Lain
2.320.185 1.535.000 2.320.185 273.500 1.037.474 40%
Receivables on Securities Companies and Other Financial
Tagihan Bersih
Services Institutions Kategori Portofolio
Setelah FKK dan
Lainnya
Portfolio Category 20% 30% 40% 50% 75% 100% 150% Teknik MRK
Tagihan berupa Covered Bond Others
5 - - - - 0% Net Receivables
Covered Bond Receivables After FKK and MRK
Tagihan kepada Korporasi - Eksposur Korporasi Umum Tagihan Kepada Bank
59.644 - - - - - - - 59.644
6 Receivables on Corporations - General Corporate Expo- 1.336.730 12.500 1.324.270 1.250 884.223 67% Receivables on Banks
sure
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan
Tagihan Berupa Surat Berharga/Piutang Subordinasi, 4 Lembaga Jasa Keuangan Lain
Ekuitas, dan Instrumen Modal Lainnya Receivables on Securities Companies - - 2.320.185 - - - - - 2.320.185
7 - - - - - 0%
Receivables in the form of Securities/Subordinated Receiv- and Other Financial Services
ables, Equity and Other Capital Instruments Institutions
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio
8 Ritel 6.613.377 1.025.138 6.613.377 102.514 5.036.917 75%
Tagihan Bersih Setelah
Receivable in Micro, Small and Retail Portfolios Lainnya FKK dan Teknik MRK
Kategori Portofolio 10% 15% 20% 25% 35% 50% 100%
Kredit Beragun Properti Others Net Receivables After
9 - - - - - 0% Portfolio Category FKK and MRK
Loans Secured by Property
Tagihan berupa Covered Bond
Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 5 - - - - - - - - -
10 59.952 3.517 59.952 354 78.181 130% Covered Bond Claims
Receivables in Past Due Exposures
Aset Lainnya
11 744.353 - 744.353 - 744.137 100%
Tagihan Bersih
Other Assets Kategori Portofolio
Setelah FKK dan
Kredit Pegawai atau Pensiunan Portfolio Category Lainnya Teknik MRK
20% 50% 65% 75% 80% 85% 100% 130% 150%
12 - - - - - 0% Others Net Receivables
Employee or Pension Loan After FKK and
MRK
13 Total 20.488.322 2.576.155 20.475.862 377.618 7.792.861 37% Tagihan kepada Korporasi - Eksposur
Korporasi Umum
6 147.001 643.524 59.644 - - 16.967 529.228 - - - 1.324.270
Claims to Corporations - General
Corporate Exposure
Tagihan Bersih
Kategori Portofolio Setelah FKK dan
Lainnya
100% 150% 250% 400% Teknik MRK
Portfolio Category Others
Net Receivables After
FKK and MRK
Tagihan Berupa Surat Berharga/Piutang Subordinasi, Ekuitas,
dan Instrumen Modal Lainnya
7 - - - - - -
Receivables in the form of Securities/Subordinated Receivables,
Equity and Other Capital Instruments
198 199
Page 101
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization
6. Risiko Operasional - Pengungkapan ATMR Risiko Operasional dengan
(Dalam Jutaan Rp) (In Million IDR)
Tagihan Bersih
Menggunakan Pendekatan Standar
Kategori Portofolio
Setelah FKK dan
Portfolio Category 45% 75% 85% 100%
Lainnya
Teknik MRK 6. Operational Risk - Disclosure of Operational Risk RWA Using the Standardized Approach
Others
Net Receivables After
FKK and MRK
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel
8
Receivable in Micro, Small and Retail Portfolios
- 6.613.376 - - - 6.613.376 6.A Laporan Data Kerugian (OR1)
6.A Loss Data Report (OR1)
(Dalam Jutaan Rp) (In Million IDR)
Tagihan Bersih
Kategori Portofolio Indikator Bisnis (IB) dan komponen IB
Setelah FKK dan
Lainnya
T (2025) T-1 (2024) T-2 (2023) T-3 (2022) T-4 (2021) T-5 (2020) T-6 (2019) T-7 (2018) T-8 (2017) T-9 (2016) Rata-rata 10 Tahun
Portfolio Category 0% 20% 25% 30% 35% 40% 45% 50% 60% 65% 70% 75% 85% 90% 100% 105% 110% 150% Teknik MRK Business Indicators & Components
Others
Net Receivables
After FKK and MRK Batasan minimum untuk suatu kejadian kerugian operasional (loss event) sebesar Rp300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah) atau lebih
The minimum limit for an operational loss event is IDR 300,000,000.00 (three hundred million rupiah) or more.
Jumlah kerugian operasional bersih
Kredit Beragun
setelah memperhitungkan nilai
Properti
9 - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - 1. pemulihan (tanpa pengecualian). 910 4.197 - - - - - - - - 511
Loans Secured by
The amount of net operational loss after taking into
Property
account the recovery value (without exceptions).
Jumlah terjadinya kerugian risiko
2. operasional 1 1 - - - - - - - - 0
Tagihan Bersih Setelah FKK dan
Kategori Portofolio Lainnya The amount of operational risk losses.
50% 100% 150% Teknik MRK
Others
Portfolio Category Net Receivables After FKK and MRK Jumlah kerugian risiko operasional yang
3. dikecualikan - - - - - - - - - - -
Tagihan yang Telah Jatuh Tempo
10 10.971 2.544 46.428 - 59.522 The amount of excluded operational risk losses.
Receivables in Past Due Exposures
Jumlah terjadinya kerugian risiko
4. operasional yang dikecualikan - - - - - - - - - - -
The amount of excluded operational risk losses.
Tagihan Bersih
Kategori Portofolio Jumlah kerugian operasional
Setelah FKK dan
Lainnya
Portfolio Category 0% 25% 100% 150% 1250% Teknik MRK bersih setelah memperhitungkan
Others
Net Receivables nilai pemulihan dan kerugian risiko
After FKK and MRK operasional yang dikecualikan
5. 910 4.197 - - - - - - - - 511
Aset Lainnya The amount of net operational loss after taking into
11 217 - 744.353 - - - 744.353
Other Assets account the recovery value and excluded operational
risk losses.
Batasan minimum untuk suatu kejadian kerugian operasional (loss event) sebesar Rp1.500.000.000,00 (satu milyar lima ratus juta rupiah) atau lebih
The minimum limit for an operational loss event is IDR 1,500,000,000.00 (one billion five hundred million rupiah) or more.
Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK Jumlah kerugian operasional bersih
Kategori Portofolio 50%
Others Net Receivables After FKK and MRK
setelah memperhitungkan nilai
Portfolio Category
6. pemulihan (tanpa pengecualian) - - - - - - - - - - -
Kredit Pegawai atau Pensiunan Amount of net operating losses after taking into
12 - - -
Employee or Pension Loan account recoverable amounts (excluding exceptions)
Jumlah terjadinya kerugian risiko
7. operasional - - - - - - - - - - -
The amount of operational risk losses.
Tagihan Bersih Laporan Tagihan Bersih TRA (sebelum Rata-Rata Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik
Jumlah kerugian risiko operasional yang
No. Bobot Risiko Posisi Keuangan pengenaan FKK) FKK MRK
Risk Weight Net Receivables on Statement Net Receivables on TRA (before Mean Value Net Receivables After FKK and MRK 8. dikecualikan - - - - - - - - - - -
of Financial Position imposition of FKK) of FKK The amount of excluded operational risk losses.
1 < 40% 9.560.953 2.176.148 10% 41.331,00 Jumlah terjadinya kerugian risiko
9. operasional yang dikecualikan - - - - - - - - - - -
2 40%-70% 2.974.680 400.007 40% 1.364.721,50
The amount of excluded operational risk losses.
3 75% 6.613.376 - 75% 5.036.917,34 Jumlah kerugian operasional
bersih setelah memperhitungkan
4 80% - - 0% -
nilai pemulihan dan kerugian risiko
5 85% 16.967 - 85% 3.831,13 10. operasional yang dikecualikan - - - - - - - - - - -
The amount of net operational loss after taking into
6 90%-100% 1.275.135 - 100% 1.276.418,58
account the recovery value and excluded operational
7 105%-130% - - 0% - risk losses.
Rincian perhitungan modal untuk risiko operasional
8 150% 46.428 - 150% 69.642,00
Details of capital calculations for operational risk
9 250% - - 0% - Apakah kerugian digunakan dalam perhitungan FPKI? (Ya/Tidak)
11. No
Are losses used in the FPKI calculation? (Yes/No)
10 400% - - 0% -
Dalam hal baris 11 diisi "Tidak", apakah tidak digunakannya data kerugian intern tersebut disebabkan ketidaksesuaian standar minimum untuk data kerugian? (Ya/Tidak)
11 1250% - - 0% - 12. Yes
If line 11 is filled with "No," is the omission of internal loss data due to a discrepancy in the minimum standards for loss data? (Yes/No)
12 Total Tagihan Bersih 20.488.539 2.576.155 42% 7.792.862 Threshold yg digunakan dalam perhitungan modal untuk risiko operasional (dalam satuan rupiah penuh)
13. 300.000.000
Threshold used in the calculation of capital for operational risk (in whole rupiah units)
Keterangan Tambahan (jika ada)
14. Optional
Additional Information (if any)
200 201
Page 102
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization
6.B Laporan Rincian Indikator Bisnis (OR2)
6.B Business Indicator Details Report (OR2)
(Dalam Jutaan Rp) (In Million IDR)
Indikator Bisnis (IB) dan komponen IB
T (2025) T-1 (2024) T-2 (2023)
Business Indicators & Components
Komponen Bunga, Sewa, dan Dividen (KBSD)
1. 273.276 - -
Interest, Rent, and Dividend Component (KBSD)
Pendapatan Bunga
2. 2.163.564 743.980 323.223
Interest Income
Beban Bunga
3. 587.006 137.136 23.783
Interest Expense
Aset Produktif
4. 20.149.037 11.056.038 5.231.773
Earning Assets
Pendapatan Dividen
5. - - -
Dividend Income.
Komponen Jasa (KJ)
6. 184.089 - -
Service Component (KJ)
Pendapatan Jasa dan Komisi
7. 15.293 23.756 728
Service and Commission Income
Beban Jasa dan Komisi
8. 19.659 10.889 1.791
Service and Commission Expense
Pendapatan operasional lainnya
9. 20.313 26.628 20.480
Other Operating Income
Beban operasional lainnya
10. 142.629 264.167 105.695
Other Operating Expenses
Komponen Keuangan (KK)
11. 12.960 - -
Financial Component (KK)
Laba Rugi Bersih Trading Book
12. - - -
Net Profit and Loss from Trading Book
Laba Rugi Bersih Banking Book
13. 24.584 4.950 9.347
Net Profit and Loss from Banking Book
Indikator Bisnis (IB)
14. 470.326 - -
Business Indicator (IB)
Komponen Indikator Bisnis (KIB)
15. 56.439 - -
Business Indicator Component (KIB)
Pengungkapan IB
IB Disclosure
IB total termasuk aktivitas yang didivestasi
16. - - -
Total IB includes divested activities
Pengurangan IB dikarenakan pengecualian atas aktivitas yang didivestasi
17. 470.326 - -
IB reduction due to exclusion of divested activities
Keterangan Tambahan
18. Optional - -
Additional Information
6.C Laporan Perhitungan ATMR Risiko Operasional dengan menggunakan pendekatan standar (OR3)
6.C Operational Risk ATMR Calculation Report using the standard approach (OR3)
Deskripsi
T (2025)
Description
Komponen Indikator Bisnis (KIB)
1. 56.439
Business Indicator Components (KIB)
Faktor Pengali Kerugian Internal (FPKI)
2. 1
Internal Loss Multiplier (FPKI)
Modal Minimum Risiko Operasional (MMRO)
3. 56.439
Minimum Operational Risk Capital (MMRO)
ATMR untuk Risiko Operasional
4. 705.489
RWA for Operational Risk
202 203
Page 103
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization
Tingkat Kesehatan Bank
Bank Soundness Rating
Dalam proses dan pengelolaan bisnis, Superbank In business processes and management, Superbank
selalu berupaya menerapkan prinsip-prinsip Good strives to apply the principles of Good Corporate
Corporate Governance (GCG), kehati-hatian dan Governance, prudence and good risk management in
manajemen risiko yang baik dan sesuai dengan accordance with applicable laws and regulations.
ketentuan dan peraturan yang berlaku.
Superbank melakukan langkah ini dengan tujuan Superbank undertakes this measure with the aim of
untuk menjaga dan meningkatkan standar upholding and enhancing the standard of its rating.
peringkatnya. Sejalan dengan POJK No. 4/ In line with Financial Services Authority Regulation
POJK.03/2016 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan No. 4/POJK.03/2016 regarding the Assessment of
Bank Umum, penilaian Tingkat Kesehatan Bank diukur Commercial Banks Soundness Level, the assessment
berdasarkan 4 (empat) faktor, yaitu Profil Risiko, of the Soundness Level of Banks is measured based on
Good Corporate Governance (GCG), Rentabilitas four (4) factors, namely Risk Profile, Good Corporate
(Earnings), dan Permodalan (Capital). Kami berhasil Governance (GCG), Earnings, and Capital. We managed
mempertahankan peringkat "SEHAT" (peringkat 2) to sustain a "HEALTHY" rating (rating 2) for our 2025
untuk self-assessment kami untuk tahun 2025. self-assessment.
204 205
Page 104
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization
Bank menetapkan berbagai kebijakan dan limit The Bank establishes various policies and limits
terkait manajemen risiko kredit. Secara umum, related to credit risk management. In general, the
kebijakan atas penerapan manajemen risiko kredit implementation of credit risk management is set out
diatur dalam Kebijakan Manajemen Risiko Bank. Bank in the Bank’s Risk Management Policy. The Bank also
juga memiliki Kebijakan Perkreditan yang menjadi has a Credit Policy that serves as a guideline/reference
pedoman/acuan dalam melakukan aktivitas yang for activities related to the granting and management
berhubungan dengan pemberian dan pengelolaan of credit, which is further detailed in various credit-
kredit di Bank, yang kemudian telah diturunkan dalam related guidelines and procedures.
Analisis Kualitatif berbagai pedoman dan prosedur terkait perkreditan.
Bank juga menetapkan berbagai Limit Risiko Kredit The Bank also establishes various Credit Risk Limits
Jenis-Jenis Risiko sesuai dengan Risk Appetite. Penetapan risk appetite
kredit dilakukan berdasarkan kinerja historis Bank,
in line with its Risk Appetite. The determination of
credit risk appetite is based on the Bank’s historical
regulasi yang berlaku serta Rencana Bisnis Bank di performance, prevailing regulations, and future
Qualitative Analysis of Risk Types masa yang akan datang. Kebijakan, prosedur dan
limit manajemen risiko kredit ini senantiasa akan
Business Plans. These credit risk management policies,
procedures, and limits are regularly reviewed to ensure
dilakukan kaji ulang secara berkala untuk memastikan their alignment with changes in internal conditions,
kesesuaiannya dengan perubahan kondisi internal, external factors, and applicable regulations.
eksternal dan regulasi yang berlaku.
Active oversight by the Board of Commissioners
Pengawasan aktif Dewan Komisaris, Direksi dan/atau (BOC), the Board of Directors (BOD), and/or Senior
manajemen senior terkait Risiko Kredit dilakukan Management regarding Credit Risk is carried out
melalui berbagai komite yang ada di Bank secara through various committees within the Bank on a regular
RISIKO KREDIT & PENGUNGKAPAN KUALITATIF UMUM (CRA) berkala. Bank memiliki Komite Pemantau Risiko pada basis. The Bank has a Risk Oversight Committee at the
CREDIT RISK-GENERAL QUALITATIVE DISCLOSURE (CRA) tingkat Dewan Komisaris dan Komite Manajemen Board of Commissioners evel and a Risk Management
Risiko pada tingkat Direksi untuk membahas Committee at the Board of Directors level to periodically
perkembangan profil risiko kredit secara berkala. discuss the credit risk profile trend.
Risiko Kredit adalah risiko akibat kegagalan debitur Credit Risk is the risk resulting from the failure of a
dan/atau pihak lain dalam memenuhi kewajibannya debtor and/or other parties to meet their obligations Bank juga memiliki beberapa komite lainnya di tingkat The Bank also has several other committees at the
kepada Bank, termasuk risiko kredit akibat kegagalan to the Bank, including credit risk due to debtor default, Direksi untuk membantu Direksi dalam melakukan Board of Directors level to assist the Board of Directors
debitur, risiko konsentrasi kredit, counterparty credit credit concentration risk, counterparty credit risk, fungsi pengawasan terkait risiko kredit, diantaranya in carrying out their oversight functions related to credit
risk, settlement risk dan country risk. settlement risk, and country risk. terdiri dari: risk, which include:
• Komite Kredit yang bertugas untuk mengevaluasi • The Credit Committee which is responsible to
Penerapan manajemen risiko kredit dilakukan The implementation of credit risk management is dan/atau memutuskan Permohonan Kredit, serta evaluate and/or decide on Credit Applications, as
berdasarkan Kebijakan Manajemen Risiko, Kebijakan carried out based on Risk Management Policy, Credit Penanganan Kredit Bermasalah sesuai dengan well as the handling of Non-Performing Loans,
dan Prosedur Perkreditan, dan regulasi yang berlaku Policy and Procedures, and applicable regulations, batas kewenangan dan tanggung jawab yang in accordance with the limits of authority and
dengan memperhatikan 4 (empat) faktor yakni while taking into account the following 4 (four) factors: ditetapkan oleh Direksi. responsibilities established by the Board of
kecukupan pengawasan aktif Direksi dan Dewan the adequacy of active oversight of credit risk by the • Komite Kebijakan Perkreditan yang bertugas Directors.
Komisaris atas risiko kredit, kecukupan kebijakan, Board of Directors and the Board of Commissioners; untuk membantu merumuskan kebijakan, • The Credit Policy Committee which is responsible
prosedur, dan penetapan limit terkait risiko kredit, the adequacy of policies, procedures, and the setting mengawasi pelaksanaan kebijakan, memantau to assist in formulating policies, overseeing their
kecukupan proses manajemen risiko kredit, serta of limits related to credit risk; the adequacy of the perkembangan dan kondisi portofolio perkreditan implementation, monitoring the development and
sistem pengendalian internal secara menyeluruh credit risk management process; and a comprehensive serta memberikan saran langkah perbaikan. condition of the credit portfolio, and providing
untuk risiko kredit. internal control system for credit risk. recommendations for corrective actions.
Penerapan manajemen risiko kredit dilakukan oleh
Pengukuran risiko kredit diakomodir dalam komponen Credit risk measurement is incorporated into the seluruh tiga lini pertahanan. Lini pertahanan pertama The implementation of credit risk management is
profil risiko kredit Bank yang mencerminkan model Bank’s credit risk profile, which reflects its business terkait manajemen risiko kredit terdiri dari: carried out across all three lines of defense. The first
bisnis dan risiko yang dihadapi Bank melalui model and the risks that the Bank faces through the • Unit Bisnis yang berfungsi untuk mengelola line of defense related to credit risk management
pengukuran terhadap konsentrasi aset dan/ assessments of asset and/or credit concentration, the debitur dan calon debitur. consists of:
atau kredit Bank, pengukuran rasio kualitas aset, asset quality, and the adequacy of provision (ECL), • Unit Credit Underwriting yang berfungsi untuk • Business Units, responsible for managing debtors
kecukupan CKPN, termasuk mempertimbangkan while also considering external factors that may affect melakukan analisis kredit dan memberikan and prospective debtors.
faktor-faktor eksternal yang dapat mempengaruhi the Bank’s credit risk. For each credit product to be rekomendasi atas pengajuan kredit proposal. • Credit Underwriting Unit, responsible for conducting
risiko kredit pada Bank. Untuk setiap produk kredit developed, the Bank also identifies credit risks and • Unit Credit Administration yang berfungsi credit analysis and providing recommendations on
yang akan dikembangkan, Bank juga melakukan their mitigation, documented in the relevant Product sebagai operasional kredit dalam hal melakukan credit proposals.
identifikasi risiko kredit dan mitigasinya yang Program. In addition, the Bank implements an internal pengikatan dan pencairan kredit, serta • Credit Administration Unit, serving as credit
dituangkan dalam Produk Program terkait. Bank credit scoring model (A-Score) in the credit application pemantauan, dokumentasi dan pengarsipan operations in terms of binding and disbursing loans,
juga mengimplementasikan model kredit internal process and applies calculation models for provision dokumen terkait kredit. as well as monitoring, documenting, and archiving
dalam proses pengajuan kredit (A-Score), serta (CKPN) in accordance with prevailing regulations. • Unit Quality Assurance yang bertugas untuk credit-related documents.
menerapkan model perhitungan untuk Cadangan melakukan sample check terkait pelaksanaan • Quality Assurance Unit, responsible for
Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) sesuai ketentuan proses kredit. performing sample checks on the credit process
yang berlaku. • Unit Collection yang berfungsi untuk mengelola implementation.
debitur-debitur bermasalah untuk proses • Collection Unit, responsible for managing non-
penyelamatan atau penyelesaian kredit. performing debtors in the process of credit
recovery or resolution.
206 207
Page 105
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization
Dalam kerangka tata kelola, Dewan Komisaris dan Within the governance framework, the Board of
Lini pertahanan kedua terdiri dari unit Manajemen The second line of defense consists of the Risk Direksi senantiasa menjalankan fungsi pengawasan Commissioners and Board of Directors actively
Risiko yang berfungsi untuk melakukan pengawasan Management Unit, which is responsible for overseeing dan eksekusi secara aktif. Direksi melakukan evaluasi exercise their respective oversight and executive
dan pemantauan atas pelaksanaan kredit termasuk and monitoring credit implementation, including berkala atas efektivitas manajemen risiko pasar functions. The Board of Directors conduct periodic
menentukan Risk Appetite dan limit risiko kredit determining the Risk Appetite, credit risk limits, and melalui Asset & Liability Committee (ALCO) dan evaluations of market risk management effectiveness
dan juga Kebijakan Perkreditan. Sementara itu, lini Credit Policy. Meanwhile, the third line of defense Komite Manajemen Risiko, sedangkan pada tingkat through the Asset & Liability Committee (ALCO) and
pertahanan ketiga terdiri dari SKAI sebagai pihak consists of the Internal Audit Unit (SKAI) as an Dewan Komisaris, fungsi pengawasan dilakukan the Risk Management Committee. Meanwhile, at the
independen yang bertugas melakukan pemeriksaan independent party tasked with conducting regular melalui Komite Pemantau Risiko. Board of Commissioners level, the oversight function is
secara regular terhadap pelaksanaan pemberian examinations of credit granting and the management exercised through the Risk Oversight Committee.
kredit dan pengelolaan kredit bermasalah. of non-performing loans.
Seluruh eksposur risiko pasar dikelola secara All market risk exposures are centrally managed by the
Fungsi manajemen risiko melakukan pemantauan The risk management function conducts regular terpusat oleh unit Treasury berdasarkan limit risiko Treasury unit based on market risk limits approved by
portofolio kredit secara berkala. Secara periodik monitoring of the credit portfolio. Periodic Portfolio pasar yang disetujui oleh ALCO. Unit Market & ALCO. The Market & Liquidity Risk (MLR) unit, as an
juga dilakukan rapat Portfolio Quality Review antara Quality Review meetings are also held between Liquidity Risk (MLR), sebagai unit yang independen independent unit from the risk-taking unit, periodically
unit Manajemen Risiko dengan unit kerja Bisnis the Risk Management Unit and the Business and dari unit pengambil risiko (risk-taking unit), measures and monitors market risk through a series
dan Credit Underwriting. Hasil pemantauan secara Credit Underwriting units. The results of ongoing melakukan pengukuran dan pemantauan risiko of methods, including interest rate sensitivity (DV01),
berkala disampaikan kepada Direksi (melalui Komite monitoring are reported to the Board of Directors pasar secara berkala melalui serangkaian metode, Management Action Trigger, stress tests, and a
Manajemen Risiko) dan Dewan Komisaris (melalui (through the Risk Management Committee) and the antara lain sensitivitas terhadap suku bunga (DV01), standardized approach to measuring interest rate risk
Komite Pemantau Risiko), dengan cakupan informasi Board of Commissioners (through the Risk Oversight Management Action Trigger, stress test, serta in the Banking Book.
berupa, namun tidak terbatas pada, perkembangan Committee), covering information that includes, but pendekatan standar dalam mengukur risiko suku
profil risiko kredit Bank, perkembangan kualitas is not limited to, the Bank’s credit risk profile, credit bunga pada Banking Book.
kredit dan kecukupan pencadangan, penyelesaian quality and adequacy of reserves, resolution of non-
kredit bermasalah, serta pemantauan kepatuhan performing loans, and monitoring of compliance with Sepanjang tahun 2025, profil risiko pasar Superbank Throughout 2025, Superbank’s market risk profile
terhadap limit yang telah ditetapkan. established limits. tetap terjaga dengan baik. Bank menerapkan remained well-managed. The Bank implemented a
strategi pengelolaan aset dan liabilitas yang relatif conservative asset and liability management strategy,
konservatif dengan fokus utama pada pengelolaan primarily focusing on Banking Book instruments,
instrumen Banking Book. Pengelolaan risiko pasar thereby minimizing material exposure to speculative
dipusatkan pada mitigasi Risiko Suku Bunga, yaitu Trading Book activities. Management efforts centered
RISIKO PASAR potensi kerugian akibat pergerakan suku bunga pasar on mitigating Interest Rate Risk—the potential loss
MARKET RISK yang berlawanan dengan posisi Bank. Untuk itu, resulting from interest rate movements adverse to the
Superbank secara disiplin mengukur dan memantau Bank’s positions. Consequently, Superbank rigorously
Risiko Pasar pada Superbank didefinisikan sebagai Market risk at Superbank is defined as the potential sensitivitas tersebut melalui mekanisme perhitungan measures and monitors this sensitivity through
potensi kerugian pada posisi neraca maupun rekening loss in on- and off-balance sheet positions arising dan pelaporan Risiko Suku Bunga pada Banking Book the Interest Rate Risk in the Banking Book (IRRBB)
administratif yang timbul akibat pergerakan variabel from adverse movements in market variables. Key (IRRBB), guna memastikan stabilitas pendapatan calculation and reporting mechanism to ensure income
pasar secara keseluruhan. Faktor-faktor pasar yang determinants of this risk include fluctuations in dan permodalan Bank di tengah dinamika pasar and capital stability amidst financial market dynamics.
menjadi determinan utama risiko ini meliputi fluktuasi exchange rates and interest rates. The fundamental keuangan.
nilai tukar dan suku bunga. Tujuan fundamental dari objective of market risk management is to monitor and
pengelolaan risiko pasar di Superbank adalah untuk maintain exposure within acceptable parameters while Pada tahun 2025, Superbank tidak memiliki volume In 2025, Superbank did not face significant volume or
mengelola dan memantau eksposur risiko agar tetap optimizing the Bank’s revenue through measurable dan komposisi portofolio yang signifikan terhadap portfolio composition risks related to market risk, as the
berada dalam koridor parameter yang dapat diterima, strategies. risiko pasar. Hal ini karena Bank beroperasi sebagai Bank maintained its status as a non-foreign exchange
sekaligus mengoptimalkan pendapatan Bank melalui bank non-devisa dan tidak memiliki portofolio bank and did not hold a Trading Book portfolio.
strategi yang terukur. Trading Book.
Secara karakteristik, risiko pasar dapat berdampak
pada portofolio Trading Book maupun Banking Inherently, market risk impacts both Trading Book
Book. Namun demikian, risiko pasar pada Superbank and Banking Book portfolios. However, during 2025,
selama 2025 terbatas hanya pada Banking Book Superbank’s market risk exposure was limited to the
karena Superbank tidak memiliki Trading Book. Pada Banking Book, as the Bank maintained no Trading Book
posisi Banking Book, risiko pasar yang berasal dari positions. In the Banking Book position, the market
suku bunga memberikan dampak tidak langsung risk’s impact from interest rate is indirect, influencing
yang memengaruhi perolehan Pendapatan Bunga Net Interest Income (NII) and the Economic Value of
Bersih (Net Interest Income) serta Nilai Ekonomis Equity (EVE).
Modal (Economic Value of Equity).
208 209
Page 106
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization
RISIKO SUKU BUNGA DALAM BANKING BOOK
Asumsi Pemodelan dan Parameter Utama Modeling Assumptions and Key Parameters
Interest Rate Risk in the Banking Book
Untuk tujuan pengungkapan IRRBB, Superbank For IRRBB disclosure purposes, Superbank applies
Analisis Kualitatif Qualitative Analysis menerapkan asumsi atau metode yang sejalan assumptions and methods consistent with the IRRBB
dengan pendekatan standar IRRBB: standardized approach:
Risiko Suku Bunga dalam Banking Book (IRRBB) Interest Rate Risk in the Banking Book (IRRBB) is
merupakan risiko akibat pergerakan suku bunga di the risk resulting from adverse movements in market • Arus Kas & Diskonto: Arus kas memperhitungkan • Cash Flow & Discounting: Cash flows include
pasar yang berlawanan dengan posisi Banking Book, interest rates against the Banking Book positions, margin komersial (client rate) dan didiskontokan the commercial margin (client rate) and are
sehingga berpotensi memberikan dampak terhadap which potentially impacts the Bank’s capital and menggunakan risk-free rate. discounted using the relevant risk-free rate.
permodalan dan rentabilitas, baik untuk saat ini profitability for the present and in the future. The • Asumsi Non-Maturity Deposits (NMD): Superbank • Non-Maturity Deposits (NMD): Superbank adopts
maupun pada masa mendatang. Sumber utama Bank’s primary source of IRRBB is gap risk, which menerapkan pendekatan konservatif untuk NMD a conservative approach for NMD (Current
IRRBB berasal dari gap risk, yakni risiko kerugian stems from timing differences in the repricing of (Giro dan Tabungan) dengan mengklasifikasikan Accounts and Savings) by classifying the entire
yang disebabkan oleh perbedaan waktu perubahan assets and liabilities. seluruhnya sebagai komponen non-core, balance as non-core. Consequently, these
suku bunga (repricing risk) antara aset dan liabilitas. sehingga memiliki rata-rata jangka waktu products have an average repricing maturity of 1
penilaian ulang (repricing maturity) selama 1 (one) day.
Superbank memiliki kebijakan untuk Manajemen Superbank maintains a Market Risk Management (satu) hari. • Prepayment & Early Withdrawal: Currently,
Risiko Pasar, termasuk untuk pengelolaan IRRBB. Policy, which includes the management of IRRBB. • Prepayment & Early Withdrawal: Saat ini Superbank does not incorporate prepayment
Pengawasan secara aktif dilakukan oleh Direksi dan Active oversight is conducted periodically by the Superbank belum memperhitungkan tingkat rate for loans or early withdrawal rate for term-
Dewan Komisaris secara berkala melalui Komite Board of Directors and Board of Commissioners via pelunasan dipercepat dari pinjaman maupun deposit due to the limited historical data required
Pemantau Risiko, Komite Manajemen Risiko, serta the Risk Oversight Committee, the Risk Management penarikan deposito sebelum jatuh tempo karena for robust behavioral analysis.
Asset & Liabilities Committee (ALCO). Committee, and the Asset & Liabilities Committee keterbatasan data historis untuk behavioral • Optionality: Superbank does not hold instruments
(ALCO). analysis. with explicit or implicit behavioral options
• Instrumen Opsi: Superbank tidak memiliki • Currency: As IRRBB exposure is currently
Strategi mitigasi difokuskan pada pendekatan natural Mitigation strategies focus on a natural hedging instrumen dengan fitur behavior options baik denominated solely in IDR, no cross-currency
hedging dengan menyelaraskan mismatch aset dan approach—aligning asset-liability mismatches and eksplisit maupun implisit. aggregation or correlation methodologies are
liabilitas serta durasi portofolio surat berharga agar securities portfolio durations to ensure exposures • Mata Uang: Eksposur IRRBB saat ini hanya dalam required.
tetap berada dalam koridor Risk Appetite dan Risk remain within the Bank’s approved Risk Appetite and mata uang Rupiah, sehingga tidak terdapat
Tolerance Bank yang disetujui. Risk Tolerance limits. metode agregasi maupun korelasi antar-mata
uang.
Pengukuran dan Skenario Shock Measurement and Interest Rate Capaian Tahun 2025 2025 Performance
Suku Bunga Shock Scenarios
Laporan posisi 31 Desember 2025 merupakan The report as of December 31, 2025, marks the Bank’s
pengungkapan perdana IRRBB Bank, sehingga inaugural IRRBB disclosure; therefore, no comparative
Pemantauan IRRBB dilakukan secara bulanan IRRBB monitoring is conducted monthly using belum terdapat perbandingan data dengan periode data from previous periods is available. Superbank is
dengan menggunakan dua metode yang sejalan two complementary approaches in accordance sebelumnya. Superbank berkomitmen untuk terus committed to refining its behavioral analysis models
dengan ketentuan OJK mengenai IRRBB No.12/ with OJK Circular Letter regarding IRRBB No. 12/ mengevaluasi dan mengembangkan analisis perilaku as more comprehensive historical data becomes
SEOJK.03/2018, yaitu: SEOJK.03/2018: (behavioral analysis) seiring dengan ketersediaan available.
basis data yang lebih komprehensif di masa
1. Economic Value of Equity (ΔEVE) 1. Economic Value of Equity (ΔEVE) mendatang.
Metode ini mengukur dampak perubahan suku bunga This method measures the impact of interest rate
terhadap nilai ekonomis dari ekuitas Bank, dengan changes on the economic value of the Bank’s equity
menggunakan 6 (enam) skenario shock suku bunga, using 6 (six) interest rate shock scenarios, i.e. parallel
yakni parallel up/down, steepener, flattener, serta up, parallel down, steepener, flattener, short rate up,
short rate up/down. and short rate down.
2. Net Interest Income (ΔNII) 2. Net Interest Income (ΔNII)
Metode ini mengukur dampak perubahan suku bunga This method measures the impact of interest rate
terhadap rentabilitas Bank, dengan menggunakan 2 changes on the Bank’s profitability using 2 (two)
(dua) skenario shock suku bunga, yakni parallel up shock scenarios, i.e. parallel up and parallel down.
dan parallel down.
210 211
Page 107
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization
Analisis Kuantitatif Quantitative Analysis
RISIKO OPERASIONAL
Jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing The longest and average repricing maturity applied
maturity) terlama maupun rata-rata untuk NMD adalah to NMD is 1 (one) day, as all NMD are classified as
OPERATIONAL RISK
1 (satu) hari karena seluruh NMD diklasifikasikan non-core components due to limited historical data
sebagai komponen non-core sehubungan dengan availability. Superbank mendefinisikan Risiko Operasional Superbank defines Operational Risk as the potential
ketersediaan data historis yang masih terbatas. sebagai risiko akibat ketidakcukupan dan/atau loss arising from inadequate and/or failed internal
kegagalan pada proses internal, kesalahan manusia processes, human error, system failures, or external
Hasil perhitungan ∆EVE dan ∆NII untuk posisi tanggal The results of the ∆EVE and ∆NII calculations as of (human error), kegagalan sistem, dan/atau adanya events affecting the Bank's operations. This risk
31 Desember 2025 adalah sebagai berikut: 31 December 2025, are as follows: kejadian eksternal yang mempengaruhi operasional encompasses a wide spectrum of consequences,
Bank. Risiko ini memiliki dampak yang luas, mulai dari ranging from direct and indirect financial losses to
kerugian finansial secara langsung maupun tidak reputational damage and lost business opportunities.
langsung, kerusakan reputasi, hingga hilangnya
(Dalam Juta Rp) (In Million IDR) peluang bisnis (opportunity loss).
Periode Data ∆EVE ∆NII Oleh karena itu, Superbank berkomitmen untuk Consequently, Superbank is committed to minimizing
Data Periode meminimalisasi eksposur risiko operasional yang operational risk exposure while maintaining an
31 Desember 2025 31 Desember 2025 timbul dengan tetap menjaga keseimbangan optimal optimal balance between risk exposure, control cost
December 31 2025 December 31 2025 antara eksposur risiko, efektivitas biaya kontrol, effectiveness, and the Bank’s Risk Appetite. This is
dan Risk Appetite Bank. Hal ini diwujudkan melalui achieved through the consistent implementation of
Parallel up (725.037) (137.552) implementasi Kerangka Kerja Manajemen Risiko the Operational Risk Management (ORM) Framework
Operasional (ORM) yang konsisten di seluruh lini across the organization.
organisasi.
Parallel down 865.063 137.883
Steepener (25.585) Kerangka Kerja dan Proses Manajemen Risiko Risk Management Framework and Processes
Operasional
Flattener (126.884)
Pelaksanaan kerangka kerja ORM di Superbank The implementation of the ORM framework at
dijalankan melalui siklus terpadu yang mencakup Superbank is carried out through an integrated cycle
Short rate up (440.605) empat tahapan utama: that includes four main stages:
1. Identifikasi: Menganalisis risiko yang melekat 1. Identification: Analyzing the risks inherent in each
Short rate down 457.242 pada setiap produk, layanan, sistem, dan proses new product, service, system, and process, as well
baru maupun perubahannya, guna memastikan as changes to ensure adequate preventive controls
Nilai Maksimum Negatif (absolut) 725.037 137.552 tersedianya kontrol preventif yang memadai are in place before implementation.
sebelum implementasi. 2. Measurement: Objectively assessing the impact
Modal Tier 1 (untuk ∆EVE) atau Projected 7.599.435 2.065.959 2. Pengukuran: Melakukan penilaian dampak dan and likelihood of risks at the operational unit level.
Income (untuk ∆NII) kemungkinan risiko di tingkat unit operasional 3. Monitoring: Preparing regular reports to
secara objektif. management to detect weaknesses in control
Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1 (untuk 3. Pemantauan: Menyusun laporan berkala kepada functions or emerging anomalies.
9,54% 6,66%
∆EVE) atau Projected Income (untuk ∆NII) manajemen untuk mendeteksi kelemahan fungsi 4. Control: Ensuring the availability of operational
kontrol atau anomali yang muncul. policies and procedures equipped with early
4. Pengendalian: Memastikan ketersediaan warning mechanisms and an emphasis on
kebijakan dan prosedur operasional yang preventive controls.
dilengkapi dengan mekanisme deteksi dini (early
warning) serta penekanan pada aspek kontrol
preventif.
Saat ini Superbank telah memiliki kecukupan Superbank is supported by an adequate organizational
perangkat organisasi untuk mendukung terlaksananya structure to ensure the effective implementation of
Kerangka Kerja Risiko Operasional yang efektif, the Operational Risk Framework, including clearly
termasuk diantaranya kejelasan wewenang dan defined authority and well-established roles and
tanggung jawab yang memadai. Selain itu, Bank juga responsibilities. In addition, Superbank has established
telah membentuk unit khusus untuk pengelolaan a dedicated Operational Risk management function
Risiko Operasional di lini pertahanan kedua dan pada within the second line of defense. Within the third line
lini pertahanan ketiga, Bank telah memiliki Satuan of defense, the Internal Audit Unit (IA) operates to
Kerja Audit Internal (SKAI) yang melaksanakan fungsi perform comprehensive reviews of overall operational
pemeriksaan keseluruhan risiko operasional dan risk management and to manage as well as conduct
mengelola serta melaksanakan investigasi secara thorough investigations into any indications involving
tuntas terhadap indikasi yang melibatkan Pihak Bank Bank personnel or related parties, in adherence to the
dengan prinsip kehati-hatian. prudential principle.
212 213
Page 108
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization
Tata Kelola Governance
Pengawasan penerapan manajemen Risiko Oversight of the implementation of Operational Risk A. Tata Kelola dan Struktur Organisasi A. Governance and Organizational Structure
Operasional telah dilakukan oleh Dewan Komisaris, management is conducted periodically by the Board
Direksi, dan/atau Manajemen Senior secara berkala of Commissioners, the Board of Directors, and/or Untuk memastikan tata kelola yang kuat dalam To ensure strong governance in liquidity risk
melalui Komite Manajemen Risiko, Komite Manajemen Senior Management through the Risk Management pengelolaan risiko likuiditas, Dewan Komisaris management, the Board of Commissioners and the Board
Fraud, dan Komite Pemantau Risiko. Komite Risiko Committee, the Fraud Management Committee and dan Direksi menjalankan pengawasan secara aktif of Directors conduct active and regular oversight. The
tersebut secara berkala terinformasi dan mengawasi the Risk Oversight Committee. These Risk Committees dan berkala. Direksi melakukan evaluasi terhadap Board of Directors evaluates liquidity risk management
atas laporan insiden Risiko Operasional, termasuk are regularly informed of and oversee reports on manajemen risiko likuiditas melalui Asset & Liability through the Asset & Liability Committee (ALCO) and the
kerugian operasional secara berkala. Operational Risk incidents, including operational losses. Committee (ALCO) dan Komite Manajemen Risiko. Risk Management Committee. Meanwhile, the strategic
Sementara itu, fungsi pengawasan strategis di oversight function at the Board of Commissioners level
Di sisi Teknologi Informasi, Komite Pengarah Teknologi From an Information Technology perspective, the tingkat Dewan Komisaris dilakukan melalui Komite is carried out through the Risk Oversight Committee.
Informasi aktif dalam mengkaji, mengawasi, dan Information Technology Steering Committee actively Pemantau Risiko.
memprioritaskan area utama Teknologi Informasi reviews, oversees, and prioritizes key Information
kepada pemangku kepentingan untuk memastikan Technology areas for stakeholders to ensure that the Untuk memastikan tata kelola yang kuat dalam To ensure strong governance in liquidity risk
bahwa Rencana Strategis Teknologi Informasi telah Information Technology Strategic Plan is aligned with pengelolaan risiko likuiditas, Dewan Komisaris management, the Board of Commissioners and
sesuai dengan rencana bisnis strategis Bank. the Bank’s strategic business plan. dan Direksi menjalankan pengawasan secara aktif the Board of Directors conduct active and regular
dan berkala. Direksi melakukan evaluasi terhadap oversight. The Board of Directors evaluates liquidity risk
Sebagai pilar pendukung, Superbank telah As a supporting pillar, Superbank has implemented an manajemen risiko likuiditas melalui ALCO dan management through the Asset & Liability Committee
mengimplementasikan Operational Risk Operational Risk Management System. This system Komite Manajemen Risiko. Sementara itu, fungsi (ALCO) and the Risk Management Committee (RMC).
Management System. Sistem ini mencakup, includes risk register management, loss event data pengawasan strategis di tingkat Dewan Komisaris Meanwhile, the strategic oversight function at the
pencatatan insiden risiko (risk event), pencatatan recording, Risk Control Self-Assessment (RCSA), Key dilakukan melalui Komite Pemantau Risiko. Board of Commissioners level is carried out through
data kerugian operasional, pelaksanaan Risk Control Risk Indicators (KRI) monitoring, and tracking of actions the Risk Oversight Committee.
Self-Assessment (RCSA), pemantauan Key Risk plans completion .
Indicators (KRI), serta pelacakan penyelesaian tindak Pengelolaan likuiditas dilakukan secara terpusat oleh Liquidity management is centrally conducted by the
lanjut. unit Treasury berdasarkan limit yang telah ditentukan Treasury unit based on limits determined by the ALCO.
oleh ALCO. Unit Market & Liquidity Risk (MLR), The Market & Liquidity Risk (MLR) unit, operating
sebagai unit yang independen dari unit pengambil independently from risk-taking units, periodically
risiko (risk-taking unit), melakukan pengukuran dan measures and monitors liquidity risk through a series of
pemantauan risiko likuiditas secara berkala melalui methods, including:
RISIKO LIKUIDITAS serangkaian metode, antara lain:
• Maximum Cumulative Outflow (MCO): To measure
LIQUIDITY RISK • Maximum Cumulative Outflow (MCO) untuk cumulative inflows and outflows to identify potential
mengukur arus pemasukan dan pengeluaran liquidity gaps based on maturity profiles, for both
secara kumulatif sehingga dapat mengidentifikasi the short and long term.
Superbank mendefinisikan Risiko Likuiditas sebagai Superbank defines Liquidity Risk as the risk resulting potensi gap likuiditas berdasarkan profil • Liquidity Coverage Ratio (LCR): To ensure the
risiko akibat ketidakmampuan Bank untuk memenuhi from a Bank's inability to meet maturing obligations maturitas, baik dalam jangka pendek maupun adequacy of high-quality liquid assets to cover
kewajiban yang jatuh tempo yang bersumber sourced from cash flow funding and/or from high- jangka panjang. potential cash outflows over the next 30 days
dari pendanaan arus kas dan/atau dari aset likuid quality liquid assets that can be pledged as collateral, • Liquidity Coverage Ratio (LCR) untuk memastikan under a stress scenario.
berkualitas tinggi yang dapat diagunkan, tanpa without disrupting the Bank's operational activities and kecukupan aset likuid berkualitas tinggi dalam • Net Stable Funding Ratio (NSFR): To ensure a
mengganggu aktivitas operasional dan kondisi financial condition. This risk is classified into two main menutupi potensi arus kas keluar selama 30 hari stable funding structure to support long-term
keuangan Bank. Risiko ini diklasifikasikan menjadi categories: kedepan dalam skenario stres. business activities and credit distribution.
dua kategori utama: 1. Funding Liquidity Risk: The risk of inability to obtain • Net Stable Funding Ratio (NSFR) untuk
1. Risiko Likuiditas Pendanaan (Funding Liquidity funds at a reasonable cost and timeframe to meet memastikan struktur pendanaan yang stabil
Risk): Risiko ketidakmampuan memperoleh dana obligations. guna mendukung aktivitas bisnis dan penyaluran
dengan biaya dan jangka waktu yang wajar untuk 2. Market Liquidity Risk: The risk that certain assets kredit secara jangka panjang.
memenuhi kewajiban. cannot be converted into cash at a reasonable
2. Risiko Likuiditas Pasar (Market Liquidity price due to unfavorable market conditions, which
Risk): Risiko di mana aset tertentu tidak dapat can inherently exacerbate funding liquidity risk.
dikonversi menjadi uang tunai pada harga yang
wajar akibat kondisi pasar yang tidak kondusif,
yang secara inheren dapat memperburuk risiko
likuiditas pendanaan.
Tujuan fundamental dari manajemen risiko likuiditas The fundamental objective of Superbank's liquidity risk
Superbank adalah memastikan ketersediaan management is to ensure the availability of adequate
sumber pendanaan yang memadai setiap saat, guna funding sources at all times, to ensure performance
memastikan stabilitas kinerja, mendukung fungsi stability, support the intermediation function, and
intermediasi, dan menjaga kepercayaan nasabah. maintain customer trust.
214 215
Page 109
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization
Table Aset Terikat
B. Strategi Pendanaan dan Mitigasi Risiko B. Funding Strategy and Risk Mitigation Table of Encumbrance Asset
(Dalam Juta Rp) (In Million IDR)
Strategi pendanaan Superbank difokuskan pada Superbank’s funding strategy focuses on diversifying
a. b. c. d.
diversifikasi sumber dana yang mencakup segmen funding sources, covering retail, MSME, and corporate
ritel, UMKM, dan korporasi untuk mencegah risiko segments to prevent concentration risk. The Bank
Aset yang disimpan atau
konsentrasi. Bank menawarkan portofolio produk offers a varied portfolio of deposit products (Current
diperjanjikan dengan
simpanan yang variatif (Giro, Tabungan, Deposito) Accounts, Savings, and Time Deposits) with various Kategori bank sentral namun
dengan tenor yang beragam sesuai kebutuhan tenors tailored to customer needs. No. Category Aset Terikat
belum digunakan untuk
Aset tidak terikat
Total
(Encumbered) (Uncumbered)
nasabah. Encumbered Assets
menghasilkan likuiditas
Uncumbered Asset
Total
Assets held or pledged to the
Untuk mendukung pengukuran risiko likuiditas, To support liquidity risk measurement, the Bank central bank but not yet used to
generate liquidity
Bank secara disiplin memantau indikator likuiditas disciplinedly monitors other liquidity indicators,
lainnya, termasuk namun tidak terbatas pada Rasio including but not limited to the Top 50 Core Depositors Kas dan setara kas
50 Deposan Inti, komposisi dana murah (CASA), Ratio, CASA (Current Account Savings Account) 1
Cash and cash equivalents
0 0 217 217
serta rasio aset likuid. Pengelolaan likuiditas juga composition, and liquid asset ratios. Liquidity Total penempatan pada Bank
mencakup kepatuhan ketat terhadap ketentuan management also includes strict compliance with 2 Indonesia 0 788.074 1.409.815 2.197.889
Total placement in Bank Indonesia
regulator, seperti pemenuhan Giro Wajib Minimum regulatory requirements, such as the Statutory Reserve
Surat berharga yang diterbitkan
(GWM), Penyangga Likuiditas Makroprudensial Requirement (GWM), Macroprudential Liquidity Buffer Pemerintah Pusat dan Bank
(PLM), dan Rasio Intermediasi Makroprudensial (PLM), and Macroprudential Intermediation Ratio (RIM). Indonesia dalam Rupiah yang
memenuhi kriteria Pasal 10 ayat (1)
(RIM). 3 huruf d POJK LCR 0 456.854 7.033.804 7.490.658
Securities issued by the Central Government
and Bank Indonesia in Rupiah that meet the
criteria of Article 10 paragraph (1) letter d
POJK LCR
C. Stress Testing dan Rencana Kontinjensi C.Stress Testing and Contingency Planning Biaya Modal 100% (>45 hari kerja)
Sekuritas berupa surat utang yang
diterbitkan oleh badan usaha
Sebagai langkah antisipatif, Superbank melakukan As an anticipatory measure, Superbank regularly non-keuangan yang memenuhi
uji ketahanan (stress testing) secara berkala. conducts stress testing. These tests aim to assess the 4
kriteria Pasal 11 ayat (1) huruf b UU
POJK LCR 0 0 0 0
Pengujian ini bertujuan menilai dampak skenario impact of extreme scenarios on liquidity risk. The results Capital Cost 100% (>45 working days)
Securities in the form of debt securities
ekstrem terhadap risiko likuiditas. Hasil stress test of these stress tests serve as a basis for management issued by non-financial corporations that
meet the criteria of Article 11 paragraph (1)
menjadi dasar bagi manajemen untuk mengambil to take early preventive actions. If necessary, the letter b POJK LCR
tindakan pencegahan dini. Apabila diperlukan, Bank Bank is prepared to activate its Contingency Funding
Surat berharga berupa surat utang
siap mengaktifkan Rencana Pendanaan Kontinjensi Plan (CFP) to ensure liquidity availability during crisis yang diterbitkan oleh korporasi
(Contingency Funding Plan) untuk memastikan conditions. non-keuangan yang memenuhi
kriteria Pasal 11 ayat (1) huruf b 0 0 782.586 782.586
ketersediaan likuiditas dalam kondisi krisis. 5
POJK LCR
Securities in the form of debt securities is-
sued by corporations that meet the criteria
of Article 12 paragraph (1) letter c POJK LCR
Sejalan dengan prinsip keterbukaan informasi publik, In line with the principle of public disclosure, Superbank
Superbank memastikan bahwa indikator likuiditas ensures that its key liquidity indicators are readily
Bank dapat diakses secara transparan oleh publik. accessible to the public. Details of historical data
Adapun rincian data historis dan perhitungan and calculations for Superbank's Liquidity Coverage Analisis Kualitatif Qualitative Analysis
kelengkapan Liquidity Coverage Ratio (LCR) serta Ratio (LCR) and Net Stable Funding Ratio (NSFR) are
Net Stable Funding Ratio (NSFR) Superbank tersedia available and updated regularly on the Superbank Pada posisi 31 Desember 2025, tidak terdapat As of December 31, 2025, Superbank had no liquid
dan diperbarui secara berkala pada laman situs web Investor Relations web page as follows: aset likuid Superbank yang dikategorikan sebagai assets categorized as encumbered. Assets held
Hubungan Investor Superbank sebagai berikut: aset terikat (encumbered). Aset yang disimpan or pledged to Bank Indonesia but not yet used to
atau diperjanjikan dengan Bank Indonesia namun generate liquidity amounted to IDR 1.24 trillion,
• LCR: • LCR: belum digunakan untuk menghasilkan likuiditas derived from placements to meet the Minimum
https://www.superbank.id/hubungan-investor/ https://www.superbank.id/en/hubungan-investor/ tercatat sebesar Rp1,24 triliun, yang berasal dari Reserve Requirement (GWM) of IDR 788.07 billion
liquidity-coverage-ratio liquidity-coverage-ratio penempatan dalam rangka pemenuhan Giro Wajib and the Macroprudential Liquidity Buffer (PLM) or
Minimum (GWM), sebesar Rp788,07 miliar dan Secondary GWM of IDR 456.85 billion. Meanwhile,
• NSFR: • NSFR: Penyangga Likuiditas Makroprudential (PLM) atau unencumbered assets amounted to IDR 9.23 trillion.
https://www.superbank.id/hubungan-investor/net- https://www.superbank.id/en/hubungan-investor/net- GWM Sekunder sebesar Rp456,85 miliar. Sementara Therefore, total liquid assets that meet the High
stable-funding-ratio stable-funding-ratio itu, aset tidak terikat (unencumbered assets) Quality Liquid Assets (HQLA) criteria and are fully
berjumlah Rp9,23 triliun. Sehingga total aset likuid available to support the Bank's liquidity needs are
yang memenuhi kriteria High Quality Liquid Assets IDR 10.5 trillion.
(HQLA) dan sepenuhnya tersedia untuk mendukung
kebutuhan likuiditas Bank adalah sebesar Rp10,5
triliun.
216 217
Page 110
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization
RISIKO HUKUM
LEGAL RISK
RISIKO STRATEGI
Risiko hukum merupakan risiko yang timbul akibat Legal risk is defined as the risk arising from potential STRATEGIC RISK
tuntutan hukum atau kelemahan aspek yuridis, lawsuits or juridical weaknesses, such as non-
termasuk ketidakpatuhan terhadap perikatan compliance with the Bank's agreements or changes Risiko stratejik muncul akibat ketidaktepatan dalam Strategic risk arises from inaccuracies in strategic
maupun perubahan peraturan perundang-undangan in statutory regulations. Superbank mitigates its legal pengambilan atau pelaksanaan keputusan stratejik, decision-making or implementation, as well as
yang berlaku. Superbank memitigasi risiko hukum risks through regular review of all its agreements and serta ketidakmampuan dalam mengantisipasi an inability to anticipate changes in the business
melalui pelaksanaan tinjauan (review) berkala secara contracts. This step ensures that all Bank's transactions perubahan lingkungan bisnis. Superbank environment. Superbank focuses its strategic risk
seksama terhadap seluruh dokumen perjanjian dan have proper legal basis and minimizes claims arising memfokuskan pengelolaan risiko stratejik pada management on intensive monitoring of performance
kontrak kerja sama. Langkah ini memastikan setiap within the litigation process from third parties against pemantauan intensif terhadap keselarasan realisasi alignment with the Bank's Business Plan (RBB). By
transaksi Bank memiliki dasar hukum yang tepat the Bank. kinerja dengan Rencana Bisnis Bank (RBB). Melalui identifying potential deviations early, the Bank strives
serta meminimalisir potensi tuntutan pihak ketiga identifikasi potensi deviasi secara dini, Bank berupaya to mitigate risks by periodically measuring the impact
dalam proses litigasi terhadap Bank. memitigasi risiko dengan mengukur dampak risiko of strategic risks.
stratejik secara berkala.
Manajemen berkomitmen untuk memastikan The management is committed to ensuring legal
kepastian hukum dan menjaga posisi Bank agar certainty and maintaining the Bank's position to remain Langkah ini diperkuat dengan kebijakan pengelolaan This approach is strengthened by an adaptive strategic
senantiasa kuat secara yuridis dalam setiap legally strong in every business engagement. These risiko stratejik yang adaptif untuk memastikan arah risk management policy to ensure the Bank's business
perikatan bisnis. Upaya ini dilakukan untuk efforts are carried out to protect the interests of the bisnis Bank tetap relevan dengan visi jangka panjang. direction remains relevant to its long-term vision. With
melindungi kepentingan Bank dan setiap pemangku Bank and all of its stakeholders, including its customers Dengan profil permodalan yang solid, di mana rasio a solid capital profile, featuring a CAR maintained
kepentingan, termasuk nasabah dan pihak dengan and parties with whom the Bank cooperates. Through CAR terjaga pada level 93,24% per 31 Desember at 93.24% as of December 31, 2025, Superbank
siapa Bank bekerjasama. Melalui pengawasan aspek strict legal oversight, Superbank ensures that all 2025, Superbank memiliki landasan yang kuat dalam possesses a strong foundation for managing strategic
legal yang ketat, Superbank memastikan seluruh banking operations run in alignment with the prevailing mengelola dinamika strategi dan pengembangan dynamics and digital ecosystem development in a
operasional perbankan berjalan selaras dengan legal framework. ekosistem digital secara terukur. measured manner.
kerangka hukum yang berlaku.
RISIKO KEPATUHAN
RISIKO REPUTASI COMPLIANCE RISK
REPUTATION RISK Pelaksanaan seluruh kegiatan operasional Superbank All Superbank operational activities are consistently
senantiasa berpedoman pada regulasi perbankan guided by banking regulations established by
Risiko reputasi didefinisikan sebagai risiko akibat Reputation risk is defined as the risk arising from a yang ditetapkan oleh regulator sebagai wujud regulators, demonstrating the Bank's commitment
menurunnya tingkat kepercayaan pemangku decrease in stakeholder trust resulting from negative komitmen Bank terhadap peraturan perundang- to compliance with laws and regulations. As a bank
kepentingan yang bersumber dari persepsi negatif perceptions of the Bank. Maintaining public trust is a undangan. Sebagai bank yang beroperasi dengan operating with a digital services-based business model,
terhadap Bank. Menjaga kepercayaan publik adalah top priority for Superbank. Reputation risk mitigation is model bisnis berbasis layanan digital, Superbank Superbank places particular emphasis on compliance
prioritas utama Superbank. Mitigasi risiko reputasi carried out through responsive customer aspiration and memberikan perhatian khusus pada mitigasi risiko risk mitigation. This includes proactively identifying
dilakukan melalui mekanisme penanganan aspirasi complaint handling mechanisms, as well as integrated kepatuhan. Langkah ini mencakup proses identifikasi risks that may arise from the development of digital
dan pengaduan nasabah yang responsif, serta recording of every incident that has the potential to proaktif terhadap risiko yang mungkin timbul dari innovations and conducting rigorous reviews of new
pencatatan terintegrasi atas setiap kejadian yang affect the Bank's image. pengembangan inovasi digital, serta pelaksanaan product launches.
berpotensi mempengaruhi citra Bank. kaji ulang yang ketat terhadap peluncuran produk-
produk baru.
Upaya ini didukung oleh kebijakan terkait dengan These efforts are supported by an adequate reputation
pengelolaan risiko reputasi, seperti kebijakan risk management policy, such as consumer protection Dalam meminimalkan potensi risiko, seluruh lini To minimize potential risks, all levels of the organization
perlindungan konsumen yang dilakukan peninjauan policy which is regularly reviewed and risk management organisasi bertanggung jawab terhadap pengelolaan are responsible for managing compliance across all
secara berkala dan pelatihan fundamental fundamental training to all employees. To ensure that kepatuhan pada setiap aktivitas Bank. Upaya ini Bank activities. This effort is reinforced by the ongoing
manajemen risiko kepada karyawan. Untuk positive stakeholder perceptions are maintained, diperkuat melalui penguatan mekanisme sistem strengthening of internal control mechanisms. Through
memastikan persepsi positif pemangku kepentingan Superbank provides various official communication pengendalian internal (internal control) secara the Compliance Unit, Management ensures that all
tetap terjaga, Superbank menyediakan berbagai channels to handle customer complaints effectively, berkelanjutan. Melalui fungsi Satuan Kerja Kepatuhan, Bank products and services remain aligned with the
saluran komunikasi resmi untuk menangani keluhan aiming to mitigate potential negative impacts on the Manajemen memastikan bahwa setiap produk applicable regulatory framework.
nasabah secara efektif, guna mitigasi potensi Bank's business stability. dan layanan Bank tetap selaras dengan kerangka
dampak negatif terhadap stabilitas bisnis Bank. peraturan yang berlaku.
218 219
Page 111
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization
Per 31 Desember 2025, rasio Kewajiban Penyediaan As of 31 December 2025, Superbank’s Capital Adequacy
Modal Minimum (KPMM) Superbank, yang mencakup Ratio (CAR), which incorporates credit, operational,
risiko kredit, operasional, dan pasar, tercatat sebesar and market risks, stood at 93.24%, above the 10%
93,24%, di atas batas minimum sebesar 10% yang minimum requirement stipulated by OJK in accordance
Struktur dan Kecukupan ditetapkan oleh OJK sesuai dengan profil risiko
Superbank.
with Superbank’s risk profile.
Permodalan Bank
Dasar Penetapan Kebijakan Struktur Modal
Bank's Capital Structure and Adequacy Basis for Determining Capital Structure Policy
Kebijakan struktur modal Superbank ditetapkan Superbank's capital structure policy is determined by
Permodalan yang kuat merupakan fondasi utama Strong capital adequacy is a fundamental pillar in dengan mengacu pada ketentuan Otoritas Jasa referencing Financial Services Authority (OJK) provisions
dalam menjaga ketahanan dan kesehatan Superbank. maintaining Superbank’s resilience and soundness. Keuangan (OJK) mengenai Kewajiban Penyediaan concerning the Minimum Capital Requirement (CAR)
Efektivitas pengelolaan permodalan memastikan Effective capital management ensures that Modal Minimum (KPMM) bagi Bank Umum. Kerangka for Commercial Banks. This foundational regulatory
tersedianya dukungan keuangan yang memadai Superbank has sufficient financial resources to regulasi dasar ini, yang diatur melalui POJK No. 11/ framework, initially established through POJK No. 11/
bagi Superbank untuk menjalankan aktivitas bisnis support sustainable business operations, including POJK.03/2016, mencakup amandemen terbarunya POJK.03/2016, includes its latest amendment, POJK
secara berkelanjutan, termasuk ekspansi usaha, business expansion, infrastructure development, and yaitu POJK No. 27 Tahun 2022, serta Surat Edaran No. 27 of 2022, alongside OJK Circular Letter No.
pengembangan infrastruktur, serta penyediaan the provision of adequate buffers to absorb risks and OJK No. 26/SEOJK.03/2016 yang merinci perhitungan 26/SEOJK.03/2016 which details the CAR calculation
bantalan (buffers) yang memadai untuk menyerap unexpected losses. KPMM sesuai profil risiko Bank. aligned with the Bank's risk profile.
risiko dan potensi kerugian yang tidak terduga.
Sejalan dengan upaya penguatan struktur In line with efforts to strengthen the national
permodalan perbankan nasional, Otoritas Jasa banking capital structure, the Financial Services
Keuangan (OJK) telah memperbarui ketentuan Authority (OJK) has updated the minimum core
mengenai modal inti minimum, yang mensyaratkan capital requirements, which require Superbank, as a
Bank Umum memiliki modal minimum sebesar Rp3 Commercial Bank, to maintain minimum core capital of
triliun. Dalam rangka memenuhi ketentuan tersebut IDR 3 trillion. To comply with these requirements and to
serta memastikan kepatuhan terhadap rasio ensure adherence to the Minimum Capital Adequacy
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM), Requirement (CAR), Superbank prepares integrated
Superbank menyusun proyeksi permodalan yang capital projections accompanied by planned capital
terintegrasi dengan rencana perubahan modal, guna adjustments, ensuring sufficient capital availability to
menjamin kecukupan permodalan dalam mendukung support business continuity.
kesinambungan usaha.
Melalui pencatatan saham perdana di Bursa Efek Following its Initial Public Offering on the Indonesia
Indonesia, Superbank secara resmi telah masuk Stock Exchange, Superbank has officially been
dalam kategori KBMI 2. Dengan dukungan pemegang classified as KBMI 2. With the support of strategic
saham strategis, termasuk Grab, Emtek, Singtel, shareholders, including Grab, Emtek, Singtel,
KakaoBank, dan GXS, serta modal inti yang telah KakaoBank, and GXS, and with core capital exceeding
melampaui Rp6 triliun, Superbank kini memiliki IDR 6 trillion, Superbank now has a stronger capital
struktur permodalan yang semakin kuat sebagai structure as a solid foundation for the Company’s
fondasi untuk mendukung pertumbuhan jangka long-term growth and the expansion of sustainable
panjang Bank dan perluasan layanan perbankan digital banking services.
digital secara berkelanjutan.
Pengelolaan struktur modal Superbank dilakukan Superbank’s capital structure is managed strategically
secara strategis dan pruden untuk memastikan and prudently to ensure regulatory compliance,
kepatuhan terhadap regulasi, menjaga rasio maintain strong capital ratios, and support
permodalan yang solid, serta mendukung sustainable business growth while maximizing
pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dan long-term shareholder value. Superbank actively
penciptaan nilai jangka panjang bagi pemegang manages its capital structure in a dynamic manner
saham. Superbank secara aktif mengelola struktur to anticipate changes in economic conditions and
modal secara dinamis dengan mempertimbangkan key risk exposures, particularly credit, market, and
perkembangan kondisi ekonomi dan eksposur risiko operational risks.
utama, termasuk risiko kredit, pasar, dan operasional.
220 221
Page 112
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
TATA KELOLA PERUSAHAAN
CORPORATE GOVERNANCE
222 223
Page 113
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
Inti dari upaya ini adalah peninjauan, pemutakhiran, The core of this effort involves the continuous review,
dan harmonisasi berkelanjutan kebijakan dan update, and harmonization of our internal policies
prosedur internal kami, memastikan bahwa setiap and procedures, ensuring that every aspect of
aspek bisnis Superbank selalu selaras dan patuh Superbank’s business remains aligned and compliant
terhadap dinamika dan ketentuan regulasi terkait. with the dynamics and provisions of relevant
Komitmen aktif ini menjadi motor penggerak bagi regulations. This active commitment serves as the
tata kelola yang semakin kuat dan responsif di masa driving force for increasingly stronger and more
depan. responsive governance in the future.
Implementasi atas tata kelola perusahaan Superbank The implementation of Superbank’s corporate
berdasarkan pada peraturan perundang-undangan, governance is governed by the regulations, among
antara lain: others:
• Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang • Law Number 10 Year 1998 regarding Amendment
perubahan atas Undang-Undang Republik to Law Number 7 Year 1992 regarding Banking
Indonesia Nomor 7 Tahun 1992 tentang perbankan (“UU 10/1998”)
(“UU 10/1998”). • Law Number 40 Year 2007 regarding Limited
• Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Liability Company, including its implementing rules
Perseroan Terbatas (“UU 40/2007”). and regulations (“UU 40/2007”).
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17 • Regulation of the Financial Services Authority
Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Number 17 Year 2023 regarding Implementation
Bagi Bank Umum, serta peraturan pelaksananya of Corporate Governance for Commercial Banks,
(“POJK 17/2023”). including its implementing rules and regulations
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 45/ (“POJK 17/2023”).
POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola • Regulation of the Financial Services Authority
dalam Pemberian Remunerasi Bagi Bank Umum Number 45/POJK.03/2015 regarding
(“POJK 45/2015”). Implementation of Governance in Providing
• Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 40/ Remuneration for Commercial Banks (“POJK
SEOJK.03/2016 tentang Penerapan Tata Kelola 45/2015”).
dalam Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum • Circular Letter of the Financial Services
(“SEOJK 40/2016”). Authority Number 40/SEOJK.03/2016 regarding
LAPORAN HASIL PENILAIAN SENDIRI (SELF-ASSESSMENT) PENERAPAN TATA KELOLA TAHUN 2025 • Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 4/ Implementation of Governance in Providing
SELF-ASSESSMENT REPORT ON THE IMPLEMENTATION OF CORPORATE GOVERNANCE FOR THE YEAR 2025 POJK.03/2016 tentang Penilaian Tingkat Remuneration for Commercial Banks (“SEOJK
Kesehatan Bank Umum (“POJK 4/2016”). 40/2016”) .
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 37/ • Regulation of the Financial Services Authority
Tahun 2025 menandai tonggak penting bagi Superbank, sebuah periode di mana penguatan sistem tata POJK.03/2019 tentang Transparansi dan Publikasi Number 4/POJK.03/2016 regarding Assessment
kelola perusahaan (Good Corporate Governance - GCG) yang kokoh menjadi prioritas utama kami. Di tengah Laporan Bank, termasuk peraturan pelaksananya of Commercial Bank Soundness Level (“POJK
tantangan industri perbankan yang terus berkembang, Superbank meyakini bahwa integritas adalah kunci (“POJK 37/2019”). 4/2016”).
keberlanjutan. Sebagai persiapan strategis pada tahun 2025 menyongsong penawaran umum perdana • Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 9 Tahun • Regulation of the Financial Services Authority
saham, kami telah melakukan penguatan kerangka GCG secara menyeluruh untuk menjamin transparansi 2023 tentang Penggunaan Jasa Akuntan Publik Number 37/POJK.03/2019 regarding Transparency
dan akuntabilitas yang solid. Langkah ini merupakan bukti komitmen kami dalam menciptakan nilai jangka dan Kantor Akuntan Publik Dalam Kegiatan Jasa and Publication of Bank Reports (“POJK 37/2019”).
panjang bagi para pemegang saham baru maupun lama. Dengan fondasi tata kelola yang kuat, kami siap Keuangan (“POJK 9/2023”). • Regulation of the Financial Services Authority
memitigasi risiko dan mendorong pertumbuhan yang stabil, memastikan Superbank terus berinovasi dan • Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 15 Tahun Number 9 Year 2023 regarding the Use of Public
memberikan layanan terbaiknya. 2024 tentang Integritas Pelaporan Keuangan Bank Accountants and Public Accounting Firm in
(“POJK 15/2024”). Financial Services Activities (“POJK 9/2023”).
The year 2025 marks a significant milestone for Superbank, a period where strengthening a robust Good • Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 14/ • Regulation of the Financial Services Authority
Corporate Governance (GCG) system has become our top priority. Amidst the evolving challenges of the SEOJK.03/2025 tentang Penerapan Tata Kelola Number 15 Year 2024 regarding Integrity for Bank’s
banking industry, Superbank believes that integrity is the key to sustainability. As a strategic preparation in Bagi Bank Umum (“SEOJK 14/2025”). Financial Report (“POJK 15/2024”).
2025 for our Initial Public Offering, we have comprehensively strengthened our GCG framework to ensure • Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 33/ • Circular Letter of the Financial Services
solid transparency and accountability. This initiative stands as a testament to our commitment to creating POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Authority Number 14/SEOJK.03/2025 regarding
long-term value for both existing and prospective shareholders. With a strong governance foundation, we are Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik (“POJK implementation of Governance (“SEOJK 14/2025)
poised to mitigate risks and drive stable growth, ensuring Superbank continues to innovate and deliver its 33/2014”). • Financial Services Authority Regulation Number
best services. • Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 34/ 33/POJK.04/2014 regarding Board of Directors
POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan and Board of Commissioners of Issuers or Public
Sepanjang tahun 2025, Superbank berhasil Throughout 2025, Superbank successfully validated Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik Companies (“POJK 33/2014”).
memvalidasi efektivitas pelaksanaan tata kelola the effectiveness of its corporate governance (“POJK 34/2014”). • Financial Services Authority Regulation Number
perusahaan melalui Hasil Self-Assessment Tata implementation through the Corporate Governance • Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 55/ 34/POJK.04/2014 regarding Nominating and
Kelola Perusahaan Semester I dan II yang berada Self-Assessment Results for Semesters I and II, which POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Remuneration Committee of Issuers or Public
pada Peringkat 2. Capaian ini menjadi bukti atas achieved a Rank 2 rating. This achievement serves Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit (“POJK Companies (“POJK 34/2014”).
tingkat kematangan dan kepatuhan sistem GCG Bank. as evidence of the maturity and compliance level of 55/2015”). • Financial Services Authority Regulation Number
Menanggapi hasil positif ini dan dalam semangat the Bank’s GCG system. Responding to this positive • Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 42/ 55/POJK.04/2015 regarding Establishment and
transformasi berkelanjutan, Superbank tidak berhenti result and in the spirit of continuous transformation, POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Implementation Guidelines of Audit Committee
berpuas diri. Superbank terus meluncurkan langkah- Superbank did not rest on its laurels. Superbank Benturan Kepentingan (“POJK 42/2020”). Work (“POJK 55/2015”).
langkah sistematis yang terfokus pada peningkatan continued to launch systematic steps focused on • Financial Services Authority Regulation Number 42/
efisiensi operasional secara menyeluruh. enhancing overall operational efficiency. POJK.04/2020 regarding Affiliated Transactions
224 and Conflicts of Interest (“POJK 42/2020”). 225
Page 114
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17/ • Financial Services Authority Regulation Struktur ini tidak hanya memenuhi ketentuan This structure not only complies with regulatory
POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Number 17/POJK.04/2020 regarding Material regulasi mengenai keseimbangan jumlah anggota requirements regarding the balance of members
Perubahan Kegiatan Usaha (“POJK 17/2020”). Transactions and Change of Business Activities terhadap Direksi, namun juga dirancang untuk relative to the Board of Directors but is also
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 31/ (“POJK 17/2020”). memperkuat tata kelola perusahaan terbuka yang designed to reinforce transparent and accountable
POJK.04/2015 tentang Keterbukaan Atas Informasi • Financial Services Authority Regulation Number transparan dan akuntabel. governance for a public company.
atau Fakta Material oleh Emiten atau Perusahaan 31/POJK.04/2015 regarding Disclosure of Sepanjang tahun 2025, fungsi pengawasan Dewan Throughout 2025, the Board of Commissioners’
Publik (“POJK 31/2015”). Material Information or Facts by Issuers or Public Komisaris berjalan efektif melalui dukungan Komite supervisory function operated effectively,
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 35/ Companies (“POJK 31/2015”). Audit, Komite Pemantau Risiko, serta Komite supported by the Audit Committee, Risk Oversight
POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan • Financial Services Authority Regulation Number Nominasi dan Remunerasi. Sinergi ini memastikan Committee, and Nominating and Remuneration
Emiten atau Perusahaan Publik (“POJK 35/2014”). 35/POJK.04/2014 regarding Corporate Secretary pengawasan yang ketat atas kinerja Direksi, Committee. This synergy ensured rigorous
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 8/ of Issuers or Public Companies (“POJK 35/2014”). realisasi Rencana Bisnis Bank, serta keandalan oversight of the Board of Directors’ performance,
POJK.04/2015 tentang Situs Web Emiten atau • Financial Services Authority Regulation Number infrastruktur teknologi informasi. Langkah ini the realization of the Bank’s Business Plan,
Perusahaan Publik (“POJK 8/2015”). 8/POJK.04/2015 regarding Website of Issuers or diambil untuk menjaga kepercayaan investor dan and the reliability of information technology
Public Companies (“POJK 8/2015”). memastikan fungsi kepatuhan berjalan seiring infrastructure. These measures were undertaken
dengan pertumbuhan bisnis Bank. to maintain investor confidence and ensure that
the compliance function operates in tandem with
the Bank’s business growth.
LAPORAN HASIL PENILAIAN SENDIRI (SELF-ASSESSMENT) PENERAPAN TATA KELOLA TAHUN 2025
SELF-ASSESSMENT REPORT ON THE IMPLEMENTATION OF CORPORATE GOVERNANCE FOR THE YEAR 3. Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite- 3. Completeness and implementation of the duties of
2025 Komite the Committee
Sebagai wujud komitmen terhadap prinsip Tata Driven by our commitment to Good Corporate
Transformasi Superbank menjadi perusahaan publik Superbank’s transformation into a public company Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) bagi Bank Governance (GCG), Superbank has actively
melalui Penawaran Umum Perdana Saham pada through the Initial Public Offering in 2025 demands Umum, Superbank telah memberdayakan Komite strengthened the roles of our Audit Committee,
tahun 2025 menuntut standar transparansi dan higher standards of transparency and accountability. Audit, Komite Pemantau Risiko, serta Komite Risk Oversight Committees, and Nominating and
akuntabilitas yang lebih tinggi. Menjawab tantangan Addressing this strategic challenge, the GCG self- Nominasi dan Remunerasi di bawah naungan Remuneration Committee under the Board of
strategis tersebut, hasil self-assessment pelaksanaan assessment results for Semester I and Semester II Dewan Komisaris. Pelaksanaan tugas komite- Commissioners. Throughout 2025, we ensured
GCG pada Semester I dan Semester II tahun 2025 of 2025 demonstrate that Superbank has, overall, komite tersebut pada tahun 2025 telah sepenuhnya their activities were fully in line with the latest
menunjukkan bahwa Superbank secara keseluruhan implemented Governance principles with a ‘Good’ diselaraskan dengan standar kepatuhan standards, including the updated meeting
telah mengimplementasikan prinsip-prinsip Tata rating. This achievement not only confirms our terbaru, termasuk penyesuaian intensitas rapat schedules required by POJK No. 17/2023. This
Kelola dengan predikat baik. Pencapaian ini tidak compliance with applicable regulations but also sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas high level of committee performance provides
hanya menegaskan kepatuhan kami terhadap regulasi stands as proof of the Bank’s continuous commitment Jasa Keuangan No. 17/2023 tentang Penerapan our Board of Commissioners with a solid base to
yang berlaku, tetapi juga menjadi bukti komitmen to maintaining the quality of governance practices Tata Kelola bagi Bank Umum. Melalui efektivitas guide the Board of Directors, prioritizing the risk
berkelanjutan Bank dalam menjaga kualitas praktik tata as a fundamental pillar of operations post-IPO. The kinerja komite, Dewan Komisaris memperoleh mitigation and internal controls that are essential
kelola sebagai pilar fundamental operasional pasca- following is a description of the GCG implementation landasan yang kokoh dalam memberikan arahan to our post- IPO journey.
Penawaran Umum Perdana Saham. Berikut adalah achievements in Semester II of 2025, based on 15 kepada Direksi, khususnya terkait mitigasi risiko
uraian pencapaian pelaksanaan GCG pada semester II relevant GCG assessment aspects in accordance dan pengendalian internal yang menjadi prioritas
tahun 2025 berdasarkan 15 aspek penilaian GCG yang with the stipulations of OJK Circular Letter No. 14/ utama pasca-IPO.
relevan sesuai dengan ketentuan Surat Edaran OJK SEOJK.03/2025 concerning the Implementation of
No. 14/SEOJK.03/2025 tentang Penerapan Tata Kelola Governance for Commercial Banks. 4. Penanganan Benturan Kepentingan 4. Conflict of Interest Handling
bagi Bank Umum. Berangkat dari semangat kepatuhan, Satuan Kerja Driven by a culture of compliance, Superbank’s
Kepatuhan Superbank telah memperbarui Kebijakan Compliance Unit has updated our Conflict of
1. Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi 1. Implementation of Board of Directors roles and Benturan Kepentingan agar tetap relevan dengan Interest Policy to stay aligned with POJK 17/2023.
Komposisi Direksi Superbank disusun responsibilities standar POJK 17/2023. Pembaruan ini merupakan This update is part of our effort to boost operational
berlandaskan prinsip tata kelola yang pruden, The composition of Superbank’s Board of Directors langkah nyata kami dalam menjaga integritas dan integrity and transparency, ensuring that every
memastikan adanya keseimbangan keahlian is established upon prudent governance principles, transparansi operasional, guna memastikan setiap action we take is rooted in ethics and the law.
yang esensial dalam memimpin Bank. Setiap ensuring a balance of expertise essential for keputusan yang diambil selalu berlandaskan etika Our assessments throughout 2025 showed no
anggota Direksi berkomitmen menjunjung tinggi steering the Bank. Each Board member upholds bisnis dan hukum yang berlaku. conflicts of interest, confirming that our policies
integritas, kompetensi profesional, serta rekam the highest standards of integrity, professional Berdasarkan hasil asesmen sepanjang tahun are working effectively. This success is a direct
jejak keuangan yang solid dalam menjalankan competence, and a solid financial reputation, 2025, tidak ditemukan adanya kasus benturan result of the strong commitment from our Board of
kepengurusan Bank, sesuai dengan Anggaran bearing full responsibility for managing the Bank kepentingan dalam operasional Bank. Hal ini Commissioners, Board of Directors, and Executive
Dasar dan peraturan perundang-undangan yang in accordance with the Articles of Association membuktikan bahwa kebijakan yang ada telah Officers to lead with integrity and professionalism,
berlaku. Melalui mekanisme Rapat Direksi yang and applicable laws and regulations. Through berjalan efektif, didukung oleh komitmen kuat dari values that remain our top priority as a public
terjadwal, Direksi menetapkan arah strategis dan scheduled Board Meetings, the Directors determine Dewan Komisaris, Direksi, serta Pejabat Eksekutif company.
melakukan pengawasan kinerja secara berkala. strategic direction and monitor performance untuk menjalankan tanggung jawab mereka secara
Seluruh keputusan strategis diambil melalui strictly. All strategic decisions are made following profesional dan penuh integritas, sebuah standar
prosedur yang berlaku di Superbank. the applicable procedures of Superbank. yang terus kami jaga sebagai perusahaan terbuka.
2. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan 2. Implementation of Board of Commissioners roles 5. Penerapan Fungsi Kepatuhan 5. Implementation of the Compliance Function
Komisaris and responsibilities Untuk memperkuat budaya kepatuhan di seluruh To weave compliance into the fabric of our
Menyertai langkah strategis Superbank pada Accompanying Superbank’s strategic move lini, Satuan Kerja Kepatuhan Superbank secara daily operations, Superbank’s Compliance Unit
tahun 2025, komposisi Dewan Komisaris yang in 2025, the composition of the Board of rutin menggelar program pelatihan yang mencakup consistently runs training programs on anti-
beranggotakan 3 (tiga) orang telah disusun secara Commissioners, consisting of 3 (three) members, aspek kepatuhan, anti-penyuapan, hingga bribery, compliance, and anti-money laundering.
cermat. has been meticulously established. pencegahan pencucian uang.
226 227
Page 115
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
Kami juga memantau setiap sanksi regulator We stay on top of regulatory sanctions with kinerja historis Superbank, standar regulasi of Superbank’s operations, covering everything
secara berkesinambungan dan segera melakukan continuous monitoring and proactive fixes to terbaru, serta rencana bisnis strategis kami ke from risk identification to control. This is all backed
langkah perbaikan demi memastikan tidak ada prevent any recurring issues. depan. Sesuai dengan skala dan kompleksitas by a reliable risk management information system,
pelanggaran yang berulang. In line with our commitment to transparency, bisnis Superbank, proses identifikasi, pengukuran, ensuring that our management team receives
Sejalan dengan transparansi laporan kami, Laporan the Compliance Director’s Report for the second pemantauan, hingga pengendalian risiko dilakukan timely and accurate risk reports to support
Pelaksanaan Tugas Direktur Kepatuhan untuk half of 2025 has been submitted to the OJK as secara menyeluruh. Seluruh proses ini didukung informed decision-making.
Semester II 2025 telah disampaikan kepada OJK, required. Furthermore, there were no changes to oleh sistem informasi manajemen risiko yang
sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu, the position of Director of Compliance in 2025. andal, yang memungkinkan kami melaporkan profil
tidak terdapat perubahan pada posisi Direktur risiko secara berkala kepada manajemen secara
Kepatuhan sepanjang tahun 2025. akurat dan transparan.
6. Penerapan Fungsi Audit Internal 6. Implementation of Internal Audit Function 9. Penerapan Remunerasi 9. Remuneration Implementation
Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) Superbank Superbank’s Internal Audit Unit (SKAI) is built on Superbank mengelola tata kelola remunerasi At Superbank, our remuneration governance
dibangun di atas struktur yang independen an independent structure and led by seasoned dengan berlandaskan pada regulasi OJK, follows OJK regulations and is built on a structured
dan dipimpin oleh para tenaga profesional di professionals. This setup ensures that all Bank yang diperkuat oleh kerangka kebijakan yang policy framework. We back this up with oversight
bidangnya. Struktur ini memastikan seluruh operations are overseen objectively. In carrying out terstruktur. Kami memastikan sistem ini berjalan and clear information disclosure to ensure
operasional Bank diawasi secara objektif. Dalam its duties, SKAI is backed by a solid audit charter, optimal melalui pengawasan dan transparansi everything remains transparent and fair.
menjalankan tugasnya, SKAI didukung oleh piagam meticulous planning, and seamless coordination informasi yang memadai bagi seluruh pemangku
audit, perencanaan audit yang matang, serta with external auditors to ensure comprehensive kepentingan.
koordinasi yang solid dengan auditor eksternal oversight. 10. Funding to Related Parties and Large Exposures
untuk memastikan pengawasan yang menyeluruh. Overall, Superbank’s Internal Audit performance 10. Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait dan In distributing funds, Superbank takes a cautious
Secara keseluruhan, kinerja Audit Internal has met all regulatory standards and has become a Penyediaan Dana Besar and disciplined approach to lending. We have set
Superbank telah memenuhi standar regulasi dan vital pillar in strengthening our governance and risk Dalam hal penyaluran dana, Superbank our own internal limits for related parties and major
menjadi pilar penting dalam memperkuat tata kelola management. SKAI plays a crucial role in ensuring menerapkan prinsip kehati-hatian yang ketat. Kami borrowers that are even more conservative than
dan manajemen risiko. Peran SKAI sangat krusial that transparency and accountability remain at the menetapkan batasan internal untuk pihak terkait the OJK’s legal lending limits (BMPK). To stay ahead
dalam memastikan transparansi dan akuntabilitas heart of everything we do. dan debitur utama dengan pendekatan yang of any regulatory risks, our Risk Management
tetap terjaga. lebih konservatif dibandingkan batas BMPK dari Division constantly monitors fund exposures and
OJK. Sebagai langkah mitigasi, Divisi Manajemen reports directly to the Board of Directors.
7. Penerapan fungsi Audit Eksternal 7. Implementation of the External Audit Function Risiko memantau eksposur dana secara rutin dan When it comes to significant lending decisions,
Superbank telah menunjuk Kantor Akuntan Publik Superbank has appointed Siddharta Widjaja & melaporkannya langsung kepada Direksi untuk we ensure they are made independently and
(KAP) Siddharta Widjaja & Rekan (KPMG Indonesia) Rekan (KPMG Indonesia) as our external auditor, mencegah risiko pelanggaran regulasi. objectively, free from any outside influence or
sebagai auditor eksternal kami. Penunjukan ini ensuring full compliance with OJK regulations and Kami memastikan setiap keputusan penyaluran intervention, in strict accordance with our Credit
dilakukan sesuai dengan ketentuan OJK serta professional auditing standards. This appointment dana dalam jumlah signifikan diambil secara Authority Policy. We also continuously review our
standar profesional audit, dengan memastikan was based on their proven capacity and legal independen dan objektif, tanpa intervensi dari policies to ensure they stay relevant to the evolving
bahwa KAP yang terpilih memiliki kapasitas, standing, and was finalized through our formal pihak mana pun, sesuai dengan Kebijakan Batas market conditions and the latest regulatory
legalitas, dan rekam jejak yang kredibel. Seluruh approval procedures. Kewenangan Keputusan Kredit. Selain itu, kami standards.
proses pemilihan juga telah melalui prosedur Both the Public Accountant and the firm operate secara konsisten mengevaluasi dan memperbarui
persetujuan internal yang berlaku. with complete independence, strictly following the kebijakan internal agar tetap sejalan dengan
Dalam menjalankan tugasnya, baik Akuntan Publik guidelines set in POJK 9/2023. Our auditors also dinamika pasar dan regulasi terbaru.
(AP) maupun KAP bekerja secara independen maintain direct communication with regulators 11. Reporting Integrity and Information Technology
dan sepenuhnya patuh pada ketentuan POJK to ensure every report is accurate and up to 11. Integritas Pelaporan dan Sistem Teknologi Systems
9/2023. Auditor kami juga menjalin komunikasi standard. For the 2025 fiscal year, the Board of Informasi At Superbank, we uphold the highest standards
langsung dengan regulator guna menjamin akurasi Commissioners has officially approved Susanto, Superbank berkomitmen penuh dalam menjaga of integrity in our reporting and IT management
pelaksanaan audit serta ketepatan pelaporan. CPA, from KAP Siddharta Widjaja & Rekan to lead integritas pelaporan serta pengelolaan sistem TI through a transparent framework that stays
Untuk audit tahun buku 2025, Dewan Komisaris our audit process. melalui kerangka kebijakan yang transparan dan strictly in line with OJK regulations. We ensure our
telah menyetujui penunjukan Susanto, CPA, selaras dengan regulasi OJK. Informasi keuangan financial updates are consistently shared through
dari KAP Siddharta Widjaja & Rekan sebagai kami sampaikan secara konsisten melalui saluran official channels, including our website, to keep
penanggung jawab audit kami. resmi, seperti situs web perusahaan untuk information accessible and accountable for all
menjamin kemudahan akses dan akuntabilitas bagi stakeholders.
8. Penerapan Manajemen Risiko termasuk Sistem 8. Implementation of Risk Management including seluruh pemangku kepentingan. To bolster our system’s security and reliability, we
Pengendalian Internal Internal Control System Selain itu, guna memperkuat keamanan dan do not just follow POJK requirements, we actively
Di Superbank, manajemen risiko bukan sekadar At Superbank, risk management is woven into the keandalan sistem, kami memastikan seluruh invest in our people. We conduct regular training
prosedur, melainkan bagian integral dari strategi way we do business. Our Risk Management Policy operasional TI memenuhi standar POJK yang for our staff on the latest in information security
bisnis kami. Seluruh kebijakan, pedoman, hingga serves as the foundation for all our guidelines and berlaku. Kami juga rutin membekali tim kami dengan and technology, ensuring our digital environment
SOP di setiap lini mengacu pada Kebijakan SOPs, and we review it regularly to ensure it stays pelatihan keamanan informasi dan teknologi remains robust and secure.
Manajemen Risiko yang kami evaluasi secara aligned with both regulatory updates and the terkini, demi menjaga ekosistem perbankan digital
berkala. Hal ini memastikan bahwa langkah kami latest market trends. yang aman dan terpercaya.
tidak hanya patuh pada regulasi, tetapi juga We define our boundaries through a clear Risk 12. Bank Strategic Plan
tetap relevan dengan dinamika pasar yang terus Appetite and Risk Tolerance framework. In the 12. Rencana Strategis Bank Superbank’s strategic plan is outlined in the
berubah. second half of 2025, we refreshed these limits to Rencana strategis Superbank tertuang di dalam Bank Business Plan (RBB), which is formulated
Kami telah menetapkan batasan risiko yang jelas better reflect our historical performance, current Rencana Bisnis Bank (RBB) yang disusun secara realistically, comprehensively, and measurably,
melalui Risk Appetite dan Risk Tolerance. Pada regulations, and our strategic goals for the future. realistis, komprehensif, dan terukur, serta telah and has been processed based on the prevailing
Semester II tahun 2025, kami telah meninjau Our approach is tailored to the scale and complexity diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku. regulations.
kembali batasan ini dengan mempertimbangkan 228 229
Page 116
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
Direksi melaksanakan RBB, dan bersama dengan The Board of Directors implements the RBB keuangan jangka panjang, sekaligus memperkuat while strengthening internal alignment with
Dewan Komisaris yang memantau pencapaiannya and, together with the Board of Commissioners, keselarasan internal dengan harapan regulasi. regulatory expectations.
serta menyampaikan laporan realisasi pencapaian monitors its achievements and submits quarterly Sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan Our commitment to social responsibility is driven
RBB setiap kuartal kepada OJK. reports on the realization of RBB achievements to lingkungan, Superbank fokus mendorong by a mission to empower the underserved. We
OJK. inklusi keuangan bagi masyarakat yang belum allocate our resources to bridge the gap in financial
13. Aspek Pemegang Saham terjangkau layanan perbankan (underserved). inclusion, supporting SMEs, providing innovative
Superbank memegang teguh komitmen terhadap 13. Shareholders Aspect Kami mendedikasikan sumber daya kami untuk funding solutions for startups, and expanding
tata kelola perusahaan yang berintegritas. Bagi At Superbank, we are deeply committed to memperkuat sektor UMKM, menyediakan solusi access to inclusive banking across Indonesia.
kami, mengutamakan kepentingan pemegang high standards of governance. By prioritizing pembiayaan yang inovatif bagi startup, serta
saham, menjaga transparansi dalam setiap aksi shareholder interests, maintaining transparency memperluas akses keuangan yang inklusif di
korporasi, dan patuh terhadap regulasi adalah in our corporate actions, and staying strictly seluruh Indonesia.
kunci utama untuk mendorong pertumbuhan yang compliant, we aim to drive sustainable growth
berkelanjutan. Hal ini penting guna memastikan while keeping the trust of our stakeholders.
kepercayaan para pemangku kepentingan tetap To uphold this commitment, Superbank TINDAK LANJUT PERBAIKAN FOLLOW-UP IMPROVEMENTS
terjaga seiring dengan perkembangan Superbank. has implemented a dedicated Shareholder Superbank terus berkomitmen memperkuat praktik Superbank is dedicated to continuously elevating our
Sebagai langkah nyata dalam menjaga komitmen Communication and Interaction Policy. This tata kelola di setiap lini penilaian secara berkelanjutan. governance standards across all assessment areas.
tersebut, kami mengimplementasikan Kebijakan framework ensures we maintain a strong, open, and Upaya ini merupakan langkah strategis kami dalam Our goal is to build a rock-solid governance foundation
Komunikasi dan Interaksi Pemegang Saham. professional relationship with all our shareholders membangun fondasi tata kelola yang kokoh dan that will power Superbank’s future growth and long-
Kebijakan ini menjadi jembatan bagi Superbank as we move forward together. tangguh guna mengawal pertumbuhan Superbank term success.
untuk menjalin hubungan yang harmonis, terbuka, yang progresif di masa depan.
dan profesional dengan seluruh pemegang saham
kami.
14. Penerapan Strategi Anti-Fraud Termasuk Anti 14. Implementation of Anti-Fraud Strategy Including
-Bribery Anti-Bribery
Superbank berkomitmen penuh menjalankan Superbank is deeply committed to a consistent
strategi anti-fraud dan Anti-Bribery secara anti-fraud and anti-bribery strategy, ensuring that
konsisten demi menjaga kepercayaan para the trust of our shareholders is backed by sound
pemegang saham. Kami memastikan pertumbuhan and sustainable financial principles. We maintain
yang stabil dan berkelanjutan dengan menjunjung stability and steady growth by strictly adhering
tinggi prinsip keuangan yang sehat serta tata to our credit policies and upholding the highest
kelola perusahaan yang baik di setiap aktivitas standards of Good Corporate Governance across
operasional. all operations.
Integritas kami wujudkan melalui kebijakan kredit Our commitment to integrity is reflected in our
yang ketat serta praktik pengadaan barang dan transparent and ethical procurement practices,
jasa yang transparan, etis, dan bebas dari segala which are strictly free from bribery and any form
bentuk penyuapan atau gratifikasi. Dengan of improper influence. By maintaining a zero-
menanamkan budaya zero tolerance terhadap tolerance policy toward unethical conduct, we
praktik yang tidak etis, Superbank memastikan ensure that every business decision is made
bahwa setiap keputusan bisnis diambil secara objectively to protect the long-term interests of
objektif demi kepentingan jangka panjang seluruh our stakeholders.
pemangku kepentingan.
15. Penerapan Keuangan Berkelanjutan Termasuk 15. Implementation of Sustainable Finance Including
Penerapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan the Implementation of Corporate Social
Superbank berkomitmen penuh untuk Responsibility
mengintegrasikan praktik keuangan berkelanjutan At Superbank, sustainability is at the core of our
ke dalam strategi bisnis jangka pendek maupun business strategy. We’ve successfully integrated
jangka panjang. Inisiatif ini kami wujudkan sustainable finance practices into both our short-
melalui berbagai program prioritas, mulai dari term goals and long-term vision. This includes
peningkatan literasi keuangan, penerapan everything from boosting financial literacy and
operasional kantor ramah lingkungan, hingga going green in our offices to developing sustainable
pengembangan produk keuangan berkelanjutan. financial products and building our team’s expertise
Kami juga terus memperkuat kapasitas internal in ESG (Environmental, Social, and Governance)
agar prinsip keberlanjutan menjadi bagian dari principles. In 2025, Superbank began laying the
budaya kerja kami. Pada tahun 2025, Superbank groundwork for climate risk governance through
mulai meletakkan dasar untuk tata kelola the development of its Climate Risk Management
risiko iklim melalui pengembangan pedoman & Scenario (CRMS) guidelines and the execution of
Manajemen dan Skenario Risiko Iklim (CRMS) its first climate risk stress test. This early exercise
dan pelaksanaan uji stres risiko iklim pertamanya. offered measured insights into the potential
Latihan awal ini memberikan wawasan terukur influence of climate-related scenarios on portfolio
tentang potensi pengaruh skenario terkait iklim resilience and long-term financial sustainability,
terhadap ketahanan portofolio dan keberlanjutan 230 231
Page 117
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
Penyempurnaan Praktek Tata Kelola Selama Tahun 2025 Kerangka Tata Kelola
Improvement of Governance Practices During 2025 Governance Framework
Dalam upaya memperkuat kualitas tata kelola In an effort to enhance our governance quality and Tata kelola di Superbank bukan sekadar pemenuhan At Superbank, governance is more than just a matter
serta memastikan kepatuhan penuh terhadap ensure full compliance with the regulatory framework kewajiban, melainkan kerangka strategis yang kami of compliance, it is a strategic framework we have built
regulasi bagi perusahaan perbankan dan emiten, for both the banking sector and listed issuers, bangun untuk memastikan pertumbuhan yang etis to ensure ethical and sustainable growth. Through a
Superbank telah melaksanakan serangkaian inisiatif Superbank implemented a series of strategic initiatives dan berkelanjutan. Melalui struktur yang terdefinisi well-defined structure, we ensure that every decision
strategis sepanjang tahun 2025 sebagai berikut: throughout 2025, as follows: dengan baik, kami memastikan setiap keputusan is transparent and future-oriented. Anchored by
diambil secara transparan dan berorientasi pada the General Meeting of Shareholders (GMS) as the
masa depan. Berlandaskan otoritas tertinggi pada highest authority, and led by the collective leadership
1. Optimalisasi Piagam Komite: Superbank juga melakukan pembaruan pada Piagam Komite Audit serta
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) serta of a credible Board of Commissioners and Board of
Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi. Hal ini dilakukan untuk memenuhi persyaratan transparansi
kepemimpinan kolektif Dewan Komisaris dan Directors, we have created an oversight system that
sebagai perusahaan terbuka.
Direksi yang kredibel, kami menciptakan sistem is highly adaptive to the dynamics of the banking
pengawasan yang adaptif terhadap dinamika industri industry. This synergy strengthens stakeholder trust
Committee Charter Optimization: Superbank also updated the Charters for the Audit Committee and
perbankan. Sinergi ini memperkuat kepercayaan and serves as the primary foundation for Superbank
the Nominating and Remuneration Committee. These updates were designed to meet the transparency
pemangku kepentingan dan menjadi fondasi utama to deliver innovation and a competitive edge as a
requirements of a public company.
bagi Superbank dalam menghadirkan inovasi dan public company.
keunggulan kompetitif sebagai perusahaan terbuka.
2. Pembentukan Piagam dan Kebijakan baru: Piagam dan kebijakan baru dibentuk sehubungan dengan adanya
Penawaran Umum Perdana Saham Superbank yang antara lain meliputi Piagam Sekretaris Perusahaan, Diagram dibawah ini adalah struktur tata kelola yang The diagram below visually illustrates Superbank’s
Kebijakan Shares Transaction & Blackout Period, Pedoman Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan, berlaku di Superbank. integrated and dynamic governance architecture.
Pedoman Transaksi Material, serta SOP Keterbukaan Informasi dan Fakta Material.
Establishment of New Charters and Policies: Following Superbank’s Initial Public Offering, we established Rapat Umum Pemegang Saham
several new charters and policies to safeguard our integrity as a public company. These include the General Meeting of Shareholders
Corporate Secretary Charter, the Shares Transaction & Blackout Period Policy, the Guidelines for Affiliated
Transactions and Conflicts of Interest, the Guidelines for Material Transactions, and SOPs for the Disclosure Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
Annual General Meeting of Shareholders Extraordinary General Meeting of Shareholders
of Information and Material Facts.
1x setahun I 1x in a year Kapan saja dibutuhkan I anytime required
3. Pembaruan Kebijakan Benturan Kepentingan: Kebijakan Benturan Kepentingan diperbaharui untuk
memperluas subjek kebijakan dengan memasukkan Calon Pihak Bank, memperjelas mekanisme
Dewan Komisaris Direksi
pengungkapan benturan kepentingan, memperkenalkan Approval Matrix untuk deklarasi benturan
Board of Commissioners (BOC) Board of Directors (BOD)
kepentingan, serta memberikan kejelasan mengenai kewajiban pengungkapan secara tertulis untuk
kondisi yang memerlukan evaluasi lebih lanjut. Pembaruan ini juga menegaskan tanggung jawab karyawan
dan unit terkait dalam pengelolaan benturan kepentingan. Rapat Dewan Komisaris Rapat Dewan Komisaris dan Rapat Direksi
BOC Meeting Direksi BOD Meeting
Conflict of Interest Policy Update: The Conflict of Interest Policy has been updated to expand the subjects • dua bulanan I Bi-Monthly BOC and BOD Meeting • Bulanan I Monthly
of the policy by including Prospective Bank Parties, clarify the conflict of interest disclosure mechanism, • Ad-hoc • Quarterly • Ad-hoc
introduce an Approval Matrix for conflict of interest declarations, and provide clarity regarding the • Ad-hoc
Sekretaris Rapat
obligation for written disclosure for conditions requiring further evaluation. This update also emphasizes Sekretaris Rapat
Meeting Secretary
the responsibilities of employees and related units in managing conflicts of interest. Meeting Secretary
Sekretaris Perusahaan I Corporate Secretary
Sekretaris Perusahaan I Corporate Secretary
Komite Audit Komite Pe- Komite CPC CC ALCO RMC VMC FMC ITSC
Audit mantau Risiko Nominasi dan
Committee Risk Oversight Remunerasi
CEO (Chair) CEO (Chair) CEO (Chair) CEO (Chair) Finance CEO (Chair) CEO (Chair)
Committee Nominating and
Remuneration Director
Committee
Anggota min. Anggota min. Anggota min. Meeting Meeting Meeting Meeting Meeting Meeting Meeting
3 dengan 3 dengan 3 dengan Secretary: Secretary: Secretary: Secretary: Secretary: Secretary: Secretary:
Komisaris Komisaris Komisaris Head of Treasury & Head Procurement Fraud Risk Head of
Independen Independen Independen Credit Policy AML Head of Risk Head Lead TPM
(ketua) (ketua) (ketua) Governance
Min. 3 Min. 3 Min.3 and Model
members with members with members with Validation
independent independent independent
Commissioner Commissioner Commissioner
(chair) (chair) (chair)
232 233
Page 118
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
Rapat Umum Pemegang Saham
General Meeting of Shareholders
PEMEGANG SAHAM* SHAREHOLDERS*
Superbank menjunjung tinggi prinsip kesetaraan Superbank is deeply committed to the principles
(equal treatment) dan keadilan bagi seluruh of equity and fairness for all shareholders, whether
pemegang saham, baik investor individu maupun individual or institutional. We ensure that every
badan hukum. Kami memastikan setiap pemegang shareholder has equal rights to exercise their role, as
saham memiliki hak yang setara untuk berpartisipasi guaranteed by prevailing laws and the Superbank’s
dan menjalankan perannya, sesuai dengan mandat Articles of Association. This commitment ensures
peraturan perundang-undangan serta Anggaran that the voices and interests of every investor are
Dasar Superbank. Komitmen ini merupakan fondasi respected and protected.
kami dalam menghargai aspirasi dan melindungi
kepentingan setiap investor tanpa terkecuali.
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM GENERAL MEETING OF SHAREHOLDERS
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) adalah The General Meeting of Shareholders (GMS) serves
otoritas tertinggi di Superbank sekaligus forum as the highest authority within Superbank and is the
strategis bagi pemegang saham untuk mengambil official forum for shareholders to discuss and decide
keputusan krusial terkait arah kebijakan Bank. on key strategic policies. As a public company, we
Sebagai perusahaan terbuka, kami memfasilitasi facilitate GMS to ensure broad accessibility and
penyelenggaraan RUPS secara transparan dan transparency. The GMS plays a vital role in upholding
inklusif. RUPS menjadi instrumen vital dalam accountability and active participation, ensuring that
mewujudkan akuntabilitas dan partisipasi aktif, our decision-making process remains robust and
memastikan bahwa setiap keputusan besar diambil aligned with our long-term goals.
demi pertumbuhan jangka panjang Bank yang sehat.
PELAKSANAAN RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM GENERAL MEETING OF SHAREHOLDERS
CONVENTION
Pada tahun 2025, Superbank telah In 2025, Superbank convened the Annual General
menyelenggarakan RUPS Tahunan (RUPST) dan Meeting of Shareholders (AGMS) and did not hold
tidak menyelenggarakan RUPS Luar Biasa (RUPS LB). an Extraordinary General Meeting of Shareholders
(EGMS).
RUPS Tahunan Superbank telah diselenggarakan The Annual General Meeting of Shareholders was
pada tanggal 25 April 2025, yang dihadiri oleh 100% conducted on 25 April 2025 with the attendance of
pemegang saham dengan hak suara. 100% of shareholders with voting rights.
Adapun agenda RUPS Tahunan tersebut adalah The AGMS covers the following agenda:
sebagai berikut: 1. Approval of the Annual Report 2024 Approval
1. Persetujuan Laporan Tahunan 2024 termasuk including submission of Sustainable Finance
penyampaian Laporan Rencana Aksi Keuangan Action Plan (RAKB) & Ratification of Audited
Berkelanjutan (RAKB) & Pengesahan Laporan Annual Financial Statements 2024;
Keuangan Auditan 2024; 2. Allocation of the Company’s Net Profit
2. Alokasi Laba Bersih Perseroan; 3. The appointment of external auditors;
3. Penunjukan auditor eksternal; 4. Proposed Changes of the Composition of the
4. Perubahan Susunan Dewan Komisaris dan/atau Board of Commissioners and/or the Board of
Direksi; Directors;
5. Penetapan Besarnya Remunerasi bagi Dewan 5. Determination of Remuneration for the Board of
Komisaris serta Remunerasi termasuk Bonus Commissioners as well as the Remuneration for
Kinerja bagi Direksi Perseroan; dan the Board of Directors of the Company including
6. Persetujuan Rencana Aksi Pemulihan Bank. their Performance Bonus; and
6. Approval of Bank Recovery Plan.
Hasil keputusan RUPS Tahunan ini dicatatkan dalam
Akta No. 21 tanggal 25 April 2025. The decisions made during this Annual General
Meeting were recorded under Deed No. 21 dated 25
April 2025.
*Komposisi pemegang saham per 31 Desember 2025 secara *Shareholders composition per 31 December 2025 can be found in
lengkap dapat dibaca di bagian Profil Perusahaan. the Company Profile section.
234 235
Page 119
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Struktur pengawasan Superbank dijalankan oleh 3 (tiga) anggota Dewan Komisaris dengan komposisi Hubungan Keuangan, Keluarga dan Kepengurusan Dewan Komisaris
Financial, Family, and Management Relationships of the Board of Commissioners
proporsional terhadap Direksi. Mengintegrasikan kompetensi mendalam di sektor perbankan, keuangan, dan
teknologi pada setiap anggota Dewan Komisaris, keragaman ini menjadi fondasi keputusan strategis yang
efektif, berkualitas, dan bernilai.
Hubungan Keuangan Hubungan Keluarga
Financial Relationships Family Relationships
Hubungan
Superbank’s supervisory structure comprises 3 (three) Board of Commissioners members, maintained in a Nama Jabatan
composition proportional to the Board of Directors. Integrating profound expertise across banking, finance, and Name Title Dewan
Pemegang Pemegang
technology, this diversity serves as the foundation for strategic decisions that are effective, high-quality, and Komisaris Direksi
Saham Dewan
Direksi Saham
value-oriented. Board of Directors Komisaris
Pengendali Directors Pengendali
Commissioners Board of
Controlling Controlling
Shareholder Shareholders
SUSUNAN DAN KOMPOSISI DEWAN KOMISARIS STRUCTURE AND COMPOSITION OF THE BOARD OF
TAHUN 2025 COMMISSIONERS IN 2025
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Yes No Yes No Yes No Yes No Yes No Yes No Yes No
Pada tahun 2025 tidak terdapat perubahan atas In 2025, there were no changes to the structure
susunan dan komposisi Dewan Komisaris. Adapun and composition of the Board of Commissioners. Presiden
sepanjang tahun 2025, susunan dan komposisi Throughout the year 2025, the structure and Anton H. Komisaris/
Dewan Komisaris adalah sebagai berikut: composition of the Board of Commissioners were as Gunawan Komisaris
Independen
follows: President
Commissioner
/ Independent
Nama Jabatan Periode Jabatan Commissioner
Name Title Tenure
Neneng Komisaris
Goenadi Commissioner
Presiden Komisaris/Komisaris Periode I (sejak menjadi perusahaan Tbk
Anton H. Gunawan
Independen Yenny
President Commissioner/ pada tahun 2025) Komisaris
Z. Wahid
Independent Commissioner Independen
Period I (since becoming a publicly listed
Independent
company in 2025) Commissioner
Komisaris Periode I (sejak menjadi perusahaan Tbk
Neneng Goenadi
Commissioner pada tahun 2025)
Period I (since becoming a publicly listed
company in 2025)
SERTIFIKASI MANAJEMEN RISIKO RISK MANAGEMENT CERTIFICATION
Yenny Z. Wahid Komisaris Independen Setiap anggota Dewan Komisaris Superbank telah All members of Superbank’s Board of Commissioners
Periode I (sejak menjadi perusahaan Tbk
Independent Commissioner pada tahun 2025) memegang sertifikasi Manajemen Risiko yang sah hold valid Risk Management certifications in
Period I (since becoming a publicly listed dan sesuai jenjang standar berdasarkan ketentuan accordance with the standard stipulated by the
company in 2025) yang berlaku. prevailing regulations.
PIAGAM DEWAN KOMISARIS CHARTER OF THE BOARD OF COMMISSIONERS
Piagam Dewan Komisaris adalah pedoman utama The Board of Commissioners Charter serves as the
yang menguraikan tugas dan wewenang pengawasan, primary guideline outlining supervisory duties and
HUBUNGAN AFILIASI DEWAN KOMISARIS AFFILIATION OF THE BOARD OF COMMISSIONERS
memastikan pemahaman Dewan Komisaris akan authorities, ensuring the Board’s clear understanding
peran kontrol operasional Superbank. of its role in the Superbank’s operational control.
Afiliasi adalah keterkaitan yang dimiliki oleh Affiliation refers to the connections held by Controlling
Pemegang Saham Pengendali, Dewan Komisaris Shareholders, the Board of Commissioners, or the
Pada tahun 2025, Superbank telah menyelaraskan In 2025, Superbank adjusted its Board of Commissioners
atau Direksi Superbank. Board of Directors of Superbank.
Piagam Dewan Komisaris dengan Peraturan Otoritas Charter with Financial Services Authority Regulation
Jasa Keuangan No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi No. 33/POJK.04/2014 concerning the Board of
Rincian hubungan afiliasi Dewan Komisaris disajikan The details of the Board of Commissioners’ affiliations
dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Directors and Board of Commissioners of Issuers or
dalam tabel berikut: are presented in the table below:
Publik. Revisi ini menitikberatkan pada penyesuaian Public Companies. This revision focuses on adjusting
fungsi Dewan Komisaris pada perusahaan terbuka. the functions of the Board of Commissioners to meet
the specific requirements and standards of a publicly
listed company.
236 237
Page 120
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
TUGAS, WEWENANG, DAN TANGGUNG JAWAB ROLES, RESPONSIBILITIES, AND AUTHORITY OF 8. Dewan Komisaris membentuk komite-komite 9. To ensure the committees implement their
DEWAN KOMISARIS THE BOARD OF COMMISSIONERS guna mendukung efektivitas pelaksanaan tugas duties effectively and conduct evaluation to the
dan tanggung jawabnya, yang minimal terdiri committees of the Bank at the end of book year.
Dewan Komisaris Superbank mempunyai tugas, Below are key points of roles, responsibility, and atas Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, dan
wewenang, dan tanggung jawab antara lain sebagai authority of the Board of Commissioners: Komite Remunerasi dan Nominasi. 10. The Board of Commissioners has the authority
berikut: to temporarily dismiss members of the Board
1. Dewan Komisaris menerima dan melaksanakan 1. Board of Commissioners ассepts and implements 9. Memastikan bahwa komite-komite tersebut of Directors by stating the reasons for such
kewenangan yang diserahkan dan/atau diberikan the authority delegated and/or given to the diatas menjalankan tugasnya secara efektif dan dismissal.
kepada Dewan Komisaris sesuai dengan Board of Commissioners in accordance with the melakukan evaluasi terhadap komite-komite
ketentuan peraturan perundang-undangan, provisions of statutory regulations, articles of Bank pada akhir tahun buku. 11. The Board of Commissioners may carry out
anggaran dasar, dan/atau keputusan RUPS. association, and/or GMS resolutions. the management of the Bank under certain
10. Dewan Komisaris memiliki wewenang untuk circumstances for a specific period of time as
2. Mengawasi dan memberikan masukan kepada 2. Oversight and provide advice to the Board of memberhentikan sementara anggota Direksi determined by the Articles of Association or a
Direksi dalam menjalankan operasional Bank Directors in operating the bank in accordance dengan menyebutkan alasannya. GMS resolution.
sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar with the provision of the Superbank’s Articles of
Superbank dan peraturan yang berlaku. Association and the prevailing regulations. 11. Dewan Komisaris dapat melakukan tindakan 12. The Board of Commissioners has the authority
pengurusan Bank dalam keadaan tertentu and responsibility to evaluate, direct and monitor
3. Dalam melakukan pengawasan, Dewan 3. In conducting the oversight, Board of untuk jangka waktu tertentu yang ditetapkan the Bank’s Information Technology strategic plan
Komisaris wajib mengarahkan, memantau, Commissioners shall direct, monitor and evaluate berdasarkan anggaran dasar atau keputusan and the governance implementation of Bank
dan mengevaluasi pelaksanaan tata kelola, the implementation of integrated governance, RUPS. Information Technology.
manajemen risiko, dan kepatuhan secara risk management and compliance as well as the
terintegrasi serta kebijakan strategis Superbank, Superbank’s strategic policies, in accordance with 12. Dewan Komisaris memiliki wewenang
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- 13. The Board of Commissioners must inform OJK no
the provisions of statutory regulations, articles of dan tanggung jawab untuk mengevaluasi, later than 5 (five) business days upon the finding
undangan, anggaran dasar, dan/atau keputusan association and/or GMS resolutions. mengarahkan, dan memantau rencana strategis
RUPS. on:
dan penerapan tata kelola Teknologi Informasi • Violation of the provisions of laws and
4. The Board of Commissioners must actively Bank. regulations in the fields of finance, banking
4. Dewan Komisaris wajib melakukan pengawasan supervise compliance function, by: and those related to the Bank’s business
aktif terhadap fungsi kepatuhan, dengan: • Evaluating Superbank’s compliance function 13. Dewan Komisaris wajib memberitahukan kepada activities; and
• Mengevaluasi pelaksanaan fungsi kepatuhan at least 2 (two) times a year; and OJK paling lambat 5 (lima) hari kerja sejak • Condition or forecast on the condition which
Superbank paling sedikit 2 (dua) kali dalam • Providing suggestions to improve the quality ditemukannya: may endanger the Bank’s business continuity.
satu tahun; dan of the Superbank’s compliance function • Pelanggaran ketentuan peraturan perundang-
• Memberikan saran untuk meningkatkan Implementation. undangan di bidang keuangan, perbankan 14. In fulfilling the implementation of governance,
kualitas pelaksanaan fungsi kepatuhan dan yang terkait dengan kegiatan usaha members of the Board of Commissioners disclose
Superbank. 5. Based on evaluation of compliance function Bank; dan in the Bank’s governance implementation report
implementation, the Board of Commissioners • Keadaan atau perkiraan keadaan yang dapat the following matters:
5. Berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan fungsi provides suggestions to improve the quality of membahayakan kelangsungan usaha Bank. • share ownership amounting to 5% (five
kepatuhan, Dewan Komisaris menyampaikan compliance function to President Director, copy percent) or more, both in the Bank and in
saran untuk peningkatan kualitas pelaksanaan to director in charge of compliance function. 14. Dalam pemenuhan pelaksanaan tata kelola, other banks and/or companies, domiciled
fungsi kepatuhan kepada Presiden Direktur anggota Dewan Komisaris mengungkapkan domestically and abroad;
dengan tembusan kepada Direktur yang 6. The Board of Commissioners is required to didalam laporan pelaksanaan tata kelola Bank • financial relationships with other members
membawahkan fungsi kepatuhan. hold the annual GMS and other GMS meetings hal-hal sebagai berikut: of the Board of Commissioners, members
under certain conditions, in accordance with its • kepemilikan saham yang mencapai 5% (lima of the Board of Directors, and/or controlling
6. Dewan Komisaris wajib menyelenggarakan authority as stipulated in laws and regulations as persen) atau lebih, baik pada Bank maupun shareholders of the Bank; and
RUPS tahunan dan RUPS lainnya dalam kondisi well as the Articles of Association. pada bank dan/atau perusahaan lain, yang • family relationship up to the second
tertentu, sesuai dengan kewenangannya yang berkedudukan di dalam dan di luar negeri; degree with other members of the Board of
diatur dalam peraturan perundang-undangan 7. The Board of Commissioners must ensure that • hubungan keuangan dengan anggota Dewan Commissioners, members of the Board of
dan anggaran dasar. Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) can conduct Komisaris lain, anggota Direksi, dan/atau Directors, and/or controlling shareholders of
their duties independently. In this case, the Board pemegang saham pengendali Bank; dan the Bank.
7. Dewan Komisaris harus menjamin agar Satuan of Commissioners is obliged to supervise the • hubungan keluarga sampai derajat kedua
Kerja Audit Internal (SKAI) dapat melaksanakan planning and implementation of audits as well dengan anggota Dewan Komisaris lain,
tugas secara independen. Dalam hal ini Dewan as monitoring the Directors’ follow-up to audit anggota Direksi, dan/atau pemegang saham
Komisaris wajib melakukan pengawasan findings or inspections and recommendations pengendali Bank.
terhadap perencanaan dan pelaksanaan audit from the Superbank’s internal audit work unit, Full duties and responsibilities of the Board of
serta pemantauan atas tindak lanjut Direksi atas external auditors, results of OJK supervision and/ Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris secara Commissioners can be found in the Board of
temuan audit atau pemeriksaan dan rekomendasi or results of supervision by authorities or other lengkap dapat dibaca di Piagam Dewan Komisaris Commissioners Charter, available in Superbank
dari Satuan Kerja Audit Internal Superbank, institutions. yang tersedia di situs web Superbank. website.
auditor eksternal, hasil pengawasan OJK dan/
atau hasil pengawasan otoritas maupun lembaga
lain.
238 239
Page 121
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
RAPAT DEWAN KOMISARIS BOARD OF COMMISSIONERS MEETING
PELATIHAN DAN/ATAU PENINGKATAN KOMPETENSI TRAINING AND/OR COMPETENCY DEVELOPMENT
ANGGOTA DEWAN KOMISARIS FOR THE BOARD OF COMMISSIONERS
Sepanjang 2025, Dewan Komisaris melaksanakan Throughout 2025, the Board of Commissioners
10 (sepuluh) rapat, yang mencakup 6 (enam) rapat convened a total of ten (10) meetings, comprising six
Sepanjang tahun 2025, anggota Dewan Komisaris Throughout 2025, members of the Board of
internal dan 4 (empat) rapat gabungan bersama (6) internal meetings and four (4) joint meetings with
telah mengikuti beberapa pelatihan dan peningkatan Commissioners participated in several training and
Direksi. the Board of Directors.
kompetensi yaitu: competency development programs, namely:
RENCANA AWAL TAHUN RAPAT DEWAN KOMISARIS PLAN FOR BOARD OF COMMISSIONERS ANNUAL
MEETING Nama Anggota Dewan Pelatihan dan/atau Peningkatan Fasilitator Tanggal
Sekretaris Perusahaan memfasilitasi penyusunan Komisaris Kompetensi Facilitator Date
Kalender Rapat Tahunan 2025, serta The Corporate Secretary facilitated the formulation Board of Commissioners’ Training and/or Competency
mengoordinasikan keselarasan jadwal dengan of the 2025 Annual Meeting Calendar, ensuring Name Improvement
seluruh pihak terkait. coordination and alignment with relevant parties.
PENYAMPAIAN UNDANGAN, AGENDA DAN MATERI SUBMISSION OF INVITATION, AGENDA Anton H. Gunawan Program Inaugurasi Gelar CRM dan IRPA 2 September 2025
RAPAT DEWAN KOMISARIS AND MEETING MATERIALS FOR BOARD OF Program Pemeliharaan SMR J7 2
COMMISSIONERS MEETING September 2025
Demi mengoptimalkan koordinasi dan produktivitas,
Superbank menyempurnakan tata kelola rapat To optimize coordination and productivity, Superbank Neneng M. Goenadi Sertifikasi Manajemen Risiko J6 LSPP 28 Juli 2025
melalui prosedur yang disiplin. Distribusi undangan, has refined its meeting governance through strict
agenda, dan materi dilakukan sebelum pelaksanaan procedural adherence, distributing invitations,
rapat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. agendas, and materials prior to the meeting in Yenny Z. Wahid Sertifikasi Manajemen Risiko J6 LSPP 28 Juli 2025
accordance with the prevailing regulations.
TINGKAT KEHADIRAN RAPAT MEETING ATTENDANCE RATE
PENILAIAN DEWAN KOMISARIS TERHADAP BOARD OF COMMISSIONERS’ ASSESSMENT OF
The Board of Commissioners’ meeting attendance KINERJA KOMITE COMMITTEE PERFORMANCE
Tingkat partisipasi Dewan Komisaris dalam rapat
sepanjang tahun 2025 tercatat sebagai berikut: record throughout 2025 is detailed below:
Setiap tahunnya diadakan penilaian mandiri terhadap An annual self-assessment is conducted for each
masing-masing Komite di bawah Dewan Komisaris. Committee under the Board of Commissioners. The
Kinerja Komite di bawah Dewan Komisaris untuk performance assessment of the Committees under
Jumlah Kehadiran dalam periode tahun 2025 telah dilakukan dan disetujui the Board of Commissioners for the 2025 period
Jumlah Kehadiran dalam Rapat Rapat Gabungan Dewan oleh Dewan Komisaris. has been completed and approved by the Board of
Dewan Komisaris Komisaris - Direksi Commissioners.
Nama (total Rapat 6 kali) (total Rapat 4 kali)
Name Adapun kriteria penilaian yang dilakukan mencakup The assessment criteria include the conduct of
Total Attendance at BOC Meeting Total Attendance at Joint pelaksanaan rapat, pemenuhan kewajiban setelah meetings, the fulfillment of post-meeting obligations,
(total 6 Meetings) BOC - BOD Meeting rapat serta tingkat kehadiran pada rapat yang and the attendance rates at meetings held by
(total 4 Meetings) diadakan oleh masing-masing komite di bawah each respective Committee under the Board of
Dewan Komisaris. Commissioners.
Anton H. Gunawan 6/6 4/4 Penilaian Dewan Komisaris terhadap kinerja komite The Board of Commissioners’ assessment of the
yang mendukung pelaksanaan tugas Dewan performance of committees supporting the Board’s
Neneng M. Goenadi 3/6 1/4 Komisaris pada tahun buku paling sedikit memuat: duties during the financial year includes, at a minimum:
1. Prosedur penilaian kinerja; dan 1. The performance assessment procedure; and
Yenny Z. Wahid 6/6 4/4 2. Kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja 2. The criteria used, such as performance
selama tahun buku, kompetensi dan kehadiran achievements during the financial year,
Ketidakhadiran anggota Dewan Komisaris divalidasi Member absences are validated via a Power of dalam rapat. competence, and meeting attendance.
melalui Surat Kuasa yang diserahkan kepada Attorney submitted to the Corporate Secretary.
Sekretaris Perusahaan.
KEPUTUSAN DEWAN KOMISARIS YANG DIAMBIL CIRCULAR RESOLUTIONS BY THE BOARD OF
SECARA SIRKULER COMMISSIONERS
Dewan Komisaris berwenang mengambil keputusan The Board of Commissioners is authorized to adopt
sah dan mengikat melalui mekanisme sirkuler (tanpa valid and binding decisions via circular resolution
rapat), dengan syarat persetujuan tertulis yang (without convening a meeting), contingent upon the
ditandatangani oleh seluruh anggota. unanimous written approval of all members.
Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris telah Throughout 2025, the Board of Commissioners
mengesahkan 7 (tujuh) keputusan sirkuler. ratified 7 (seven) circular resolutions.
240 241
Page 122
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
2. Calon anggota Direksi yang diusulkan lengkap 2. The proposed candidates for the Board of
Nominasi dan Remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris dengan profil dan resumenya wajib disampaikan Directors, complete with their profiles and
Nominating and Remuneration of Board of Director and Board of Commissioners kepada Komite Nominasi dan Remunerasi. resumes, must be submitted to the Nominating
and Remuneration Committee.
3. Komite Nominasi dan Remunerasi memeriksa
KEBIJAKAN NOMINASI ANGGOTA DEWAN NOMINATING POLICY FOR MEMBERS OF THE usulan pencalonan dalam rapat komite termasuk 3. The Nominating and Remuneration Committee
KOMISARIS DAN DIREKSI BOARD OF COMMISSIONERS AND BOARD OF kesesuaian terhadap kriteria dan terpenuhinya reviews the nominating proposal in a committee
DIRECTORS persyaratan kualifikasi dan latar belakang calon, meeting, including compliance with criteria and
sebelum dilakukan persiapan untuk proses fit the fulfillment of qualification requirements and
Ketentuan mengenai nominasi anggota Direksi dan Provisions regarding the nominating of members of the and proper test. the candidate’s background, prior to preparation
Dewan Komisaris diatur dalam Kebijakan Nominasi. Board of Directors and the Board of Commissioners for the fit and proper test process.
4. Wawancara dapat dilakukan untuk calon terpilih.
Secara umum, anggota Direksi dan Dewan Komisaris are regulated in the Nominating Policy. Generally, 4. Interviews may be conducted for selected
diangkat dan diberhentikan melalui mekanisme members of the Board of Directors and Board 5. Rekomendasi dikeluarkan oleh Komite Nominasi
candidates.
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). of Commissioners are appointed and dismissed dan Remunerasi.
through the General Meeting of Shareholders (GMS) 5. Recommendations are issued by the Nominating
6. Rekomendasi disampaikan dan diinformasikan
mechanism. and Remuneration Committee.
kepada Dewan Komisaris.
6. Recommendations are submitted and informed to
PROSEDUR NOMINASI DAN PENGANGKATAN NOMINATING AND APPOINTMENT PROCEDURE 7. Superbank akan melakukan proses lebih lanjut
the Board of Commissioners.
ANGGOTA DEWAN KOMISARIS FOR MEMBERS OF THE BOARD OF COMMISSIONERS termasuk persiapan fit and proper test untuk
calon terpilih. 7. Superbank will proceed with further processes,
1. Calon anggota Dewan Komisaris yang diusulkan 1. Proposed candidates for the Board of including preparation for the fit and proper test
dapat berasal dari Pemegang Saham Pengendali, Commissioners may originate from the Controlling for selected candidates.
Pemegang Saham lain dan/atau dari internal Shareholder, other Shareholders, and/or internally
Superbank. from Superbank. REMUNERASI DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI REMUNERATION FOR THE BOARD OF
COMMISSIONERS AND BOARD OF DIRECTORS
2. Calon anggota Dewan Komisaris yang diusulkan 2. The proposed candidates for the Board of
beserta profil dan resumenya disampaikan Commissioners, along with their profiles and Proses remunerasi di Superbank mengacu The remuneration process at Superbank adheres
kepada Komite Nominasi dan Remunerasi. resumes, are submitted to the Nominating and kepada kebijakan remunerasi internal Bank yang to the Bank’s internal remuneration policy, which is
Remuneration Committee. berlandaskan pada prinsip kehati-hatian dalam grounded in the principle of prudence regarding risk-
3. Komite Nominasi dan Remunerasi memeriksa 3. The Nominating and Remuneration Committee pemberian remunerasi berbasiskan risiko. based remuneration.
usulan pencalonan dalam rapat komite termasuk reviews the nominating proposal in a committee
kesesuaian terhadap kriteria dan terpenuhinya meeting, including compliance with criteria and Adapun penetapan remunerasi beserta fasilitas The determination of remuneration and other
persyaratan kualifikasi dan latar belakang the fulfillment of qualification requirements and lainnya bagi anggota Direksi dan Dewan Komisaris facilities for members of the Board of Directors and
kandidat, termasuk kriteria dan persyaratan the candidate’s background, including specific diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang the Board of Commissioners is decided through
khusus bagi calon Komisaris Independen, criteria and requirements for Independent Saham (RUPS). Proses pengambilan keputusan ini the General Meeting of Shareholders (GMS). This
sebelum dilakukan persiapan untuk proses fit Commissioner candidates, prior to preparation senantiasa berpijak pada rekomendasi objektif dari decision-making process is consistently based on
and proper test. for the fit and proper process. Komite Nominasi dan Remunerasi, guna menjamin objective recommendations from the Nominating and
terciptanya tata kelola yang akuntabel dan kompetitif. Remuneration Committee to ensure the establishment
4. Interviews may be conducted for selected of accountable and competitive governance.
4. Wawancara dapat dilakukan untuk calon terpilih
candidates.
5. Rekomendasi dikeluarkan oleh Komite Nominasi STRUKTUR REMUNERASI REMUNERATION STRUCTURE
5. Recommendations are issued by the Nominating
dan Remunerasi. Struktur remunerasi Superbank merupakan
and Remuneration Committee. The Superbank’s remuneration structure consists of
6. Rekomendasi disampaikan dan diinformasikan keseluruhan komponen remunerasi yang diterima
6. Recommendations are submitted and informed to the total remuneration components received by the
kepada Dewan Komisaris. oleh Direksi dan Dewan Komisaris meliputi
the Board of Commissioners. Board of Directors and the Board of Commissioners,
kompensasi yang bersifat tetap (fixed pay) dan/atau
7. Superbank akan melakukan proses lebih lanjut including fixed pay, variable pay, and/or benefit
7. Superbank will proceed with further processes, kompensasi bersifat variabel (variable pay) dan/atau
termasuk persiapan fit and proper test untuk components.
including preparation for the fit and proper test komponen benefit.
calon terpilih.
for selected candidates.
REMUNERASI DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
A Statement of Independence from the shareholder BOARD OF COMMISSIONERS AND BOARD OF DIRECTORS REMUNERATION
Surat Pernyataan Independensi dari pemegang
and the Bank is required for the nominating process
saham dan pihak Bank diperlukan dalam rangka
of Independent Commissioners. Jenis Remunerasi Jumlah yang Diterima dalam 1 Tahun (bruto)
proses pencalonan Komisaris Independen. Remuneration Type Amount Received in 1 Year (gross amount)
Dewan Komisaris dan Komite di Bawah Direksi
PROSEDUR NOMINASI DAN PENGANGKATAN NOMINATING AND APPOINTMENT PROCEDURE Dewan Komisaris Board of Directors
Board of Commissioners and Committee
ANGGOTA DIREKSI FOR MEMBERS OF THE BOARD OF DIRECTORS Under BOC
Jumlah Anggota Remunerasi Jumlah Anggota Remunerasi
1. Calon anggota Direksi yang diusulkan dapat 1. Proposed candidates for the Board of Directors Total Members Remuneration Total Members Remuneration
berasal dari Pemegang Saham Pengendali, may originate from the Controlling Shareholder, (Rp) (Rp)
Pemegang Saham lainnya, internal Superbank other Shareholders, internally from Superbank, Gaji, bonus, tunjangan rutin, tantiem, 8.787.146.947 60.827.904.367
dan/atau pihak di luar Pihak Bank yang mempunyai and/or parties external to the Bank who possess dan fasilitas. 5 5
kompetensi yang memenuhi persyaratan sebagai the competence that meets the requirements for Salaries, bonuses, fixed allowances,
anggota Direksi. a member of the Board of Directors. performance bonus, and facilities.
242 243
Page 123
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
Komite di Bawah Dewan Komisaris Komite Audit
Committee Under Board of Commissioners Audit Committee
Pada tahun 2025, terdapat beberapa perubahan In 2025, there were several changes to the Audit
Dewan Komisaris Superbank mengandalkan The Superbank Board of Commissioners relies on
pada Piagam Komite Audit. Revisi pertama pada awal Committee Charter. The first revision was made in
kapabilitas dari 3 (tiga) komite spesialis untuk the capabilities of 3 (three) specialized committees
tahun 2025 dilakukan untuk menyesuaikan dengan early 2025 to adjust with the Global International
menyelenggarakan fungsi pengawasan yang to perform a more incisive and focused oversight
ketentuan Global Internal Audit Standard (“GIAS”). Audit Standard (“GIAS”). The latest adjustments
lebih tajam dan terfokus. Sebagai unit pendukung function. Operating as a collective support unit, these
Penyesuaian terakhir dilakukan untuk memenuhi were made to ensure compliance with applicable
yang bekerja secara kolektif, komite-komite ini committees dedicate their expertise to dissecting
ketentuan peraturan perundang-undangan dan laws, regulations, and prevailing standards for public
mendedikasikan keahlian mereka untuk membedah operational challenges and technical risks, providing
standar yang berlaku untuk perusahaan terbuka. company. By the time this report was released, the
setiap tantangan operasional dan risiko teknis, the Board of Commissioners with a clear perspective.
Pada saat laporan ini diterbitkan, perubahan pada changes to the Audit Committee Charter had been
guna memberikan perspektif yang jernih bagi This contribution is a crucial element that ensures
Piagam Komite Audit tersebut telah disetujui oleh approved by the Board of Commissioners.
Dewan Komisaris. Kontribusi ini merupakan elemen all strategic directions issued by the Board are
Dewan Komisaris.
krusial yang memastikan setiap arahan strategis consistently grounded in solid and credible analysis.
yang dikeluarkan oleh Dewan Komisaris senantiasa
didasarkan pada analisis yang solid dan kredibel.
STRUKTUR DAN KEANGGOTAAN KOMITE AUDIT AUDIT COMMITTEE STRUCTURE AND MEMBERSHIP
Kedisiplinan dalam menjalankan tugas pengawasan The discipline in executing these oversight duties
Komite Audit Superbank terdiri dari 3 (tiga) orang, Superbank’s Audit Committee comprises three (3)
ini tecermin dari intensitas rapat yang terjaga is reflected in the steady intensity of meetings
dipimpin oleh Presiden Komisaris/Komisaris members, chaired by the President Commissioner/
sepanjang tahun 2025. Seluruh komite secara aktif maintained throughout 2025. All committees
Independen dan terdiri atas 2 (dua) anggota eksternal Independent Commissioner, and two (2) members
berkoordinasi dan memenuhi seluruh kewajiban remained proactive in their coordination and fulfilled
independen yang memiliki kompetensi di bidang from independent external parties who are experts in
prosedural yang pada akhir tahun 2025 disesuaikan every procedural obligation, which, by the end of
keuangan, perbankan dan/atau hukum. Selama tahun the fields of finance, banking, and/or law. Throughout
dengan kerangka hukum yang berlaku bagi 2025, was further aligned with the legal framework
2025, tidak terdapat perubahan terhadap komposisi 2025, there is no changes in the composition of the
perusahaan terbuka. governing public companies.
keanggotaan Komite Audit. Audit Committee membership.
ANGGOTA KOMITE AUDIT
MEMBERS OF AUDIT COMMITTEE
Independensi Independence
Nama Jabatan Periode Jabatan Hubungan
Komite Audit Audit Committee Name Title Tenure Relationship
Komite ini dipimpin oleh seorang Komisaris Led by an Independent Commissioner, this
Saat ini menjabat sebagai
Independen. Anggotanya mencakup dua Pihak committee includes two Independent Parties with
Presiden Komisaris/Komisaris
Independen yang kompeten di sektor perbankan strong backgrounds in conventional banking, risk Periode I
Independen
konvensional, manajemen risiko, serta tata kelola management, finance, and accounting. Anton H. Ketua (2025 hingga saat ini)
Gunawan Chairman Period I
keuangan dan akuntansi. (2025 until now)
Also act as President
Commissioner/
Komite Pemantau Risiko Risk Oversight Committee Independent Commissioner
Sama halnya dengan Komite Audit, komite ini diketuai This committee is also headed by an Independent Periode I
oleh Komisaris Independen. Susunan keanggotaannya Commissioner. Its membership comprises one Anggota (2025 hingga saat ini) Pihak Independen
Rustini Dewi
Member Period I Independent Party
terdiri dari satu Komisaris dan dua pihak independen Commissioner and two independent experts (2025 until now)
yang memiliki rekam jejak di bidang perbankan specializing in conventional banking, risk
konvensional, manajemen risiko, hingga keuangan management, finance, and accounting. Periode I
Anggota (2025 hingga saat ini) Pihak Independen
dan akuntansi. Hamdi Hassyarbaini
Member Period I Independent Party
Komite Nominasi dan Remunerasi Nominating and Remuneration Committee (2025 until now)
Komite ini diketuai oleh Komisaris Independen dan An Independent Commissioner chairs this committee,
didukung oleh dua anggota, yaitu satu orang Komisaris supported by two members, one Commissioner and Masing-masing anggota Komite Audit memenuhi Each member of the Audit Committee meets all
serta satu Pejabat Eksekutif yang mengelola sumber an Executive Officer from human resources. seluruh kriteria independensi dan mampu untuk independence criteria and is capable of performing
daya manusia (SDM). menjalankan tugasnya secara independen, their duties independently, upholding the Bank’s
menjunjung tinggi kepentingan Bank dan tidak interests, and remaining uninfluenced by any party.
dipengaruhi oleh pihak manapun.
Setiap anggota Komite Audit telah memenuhi Every member of the Audit Committee has met the
kualifikasi dan kompetensi sebagaimana qualifications and competencies as required by the
dipersyaratkan oleh ketentuan POJK 17/2023. provisions of POJK 17/2023.
Komite Audit telah merancang program kerja periode The Audit Committee has arranged a work program
2025, yang bertujuan untuk melaksanakan review for 2025 aimed at reviewing and monitoring:
dan pemantauan terhadap:
244 245
Page 124
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
1. Pelaksanaan tugas SKAI (Satuan Kerja Audit 1. Implementation of SKAI (Internal Audit Unit) PENYAMPAIAN UNDANGAN, AGENDA DAN MATERI SUBMISSION OF INVITATION, AGENDA AND
Internal); duties; RAPAT KOMITE AUDIT MEETING MATERIALS FOR AUDIT COMMITTEE
MEETING
2. Kesesuaian pelaksanaan audit laporan keuangan 2. Conformity of the implementation of financial
oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) dengan statement audits by Public Accounting Firms Superbank telah menyempurnakan proses tata kelola Superbank has refined its meeting governance process
standar yang berlaku; dan (KAP) with applicable standards; and rapat dengan mengimplementasikan prosedur rapat by consistently implementing the Audit Committee
Komite Audit secara konsisten agar terlaksananya meeting procedures to ensure more coordinated and
3. Pelaksanaan tindak lanjut atas hasil temuan dari 3. Implementation of follow-up on the findings of rapat yang lebih terkoordinasi dan produktif. productive meetings. Meeting invitations, including
SKAI, KAP dan OJK. SKAI, KAP and OJK. Undangan rapat, termasuk agenda dan materi rapat, the meeting agendas and materials, are distributed
telah disampaikan sebelum pelaksanaan rapat. prior to the meeting.
Tugas Komite Audit yang telah dilaksanakan selama The duties of the Audit Committee that have been
tahun 2025 adalah sebagai berikut: carried out during 2025, are as follows: TINGKAT KEHADIRAN RAPAT MEETING ATTENDANCE RATE
1. Melakukan pemantauan, mengevaluasi 1. Monitoring, evaluating the planning,
perencanaan dan pelaksanaan program audit, implementation of audit programs and monitoring Ketidakhadiran anggota Komite dibuktikan dengan The absence of a Committee member is evidenced
serta memantau tindak lanjut hasil audit dalam the follow-up of audit results in order to assess Surat Kuasa yang disampaikan kepada Sekretaris by a Power of Attorney submitted to the Corporate
rangka menilai kecukupan pengendalian internal. the adequacy of internal control. Perusahaan. Secretary.
Tingkat kehadiran anggota Komite Audit dalam rapat The attendance rate of Audit Committee members in
2. Melakukan review terhadap pelaksanaan tugas 2. Conducting a review of the implementation of
selama tahun 2025 sebagai berikut: meetings during the year 2025 are as follows:
SKAI. SKAI duties.
3. Melakukan review terhadap pelaksanaan tindak 3. Conducting a review on the implementation of
lanjut oleh Direksi atas hasil temuan SKAI, follow-up actions by the Board of Directors on Jumlah Kehadiran dalam Rapat Komite Audit
Akuntan Publik dan hasil pengawasan OJK. the findings of SKAI, Public Accountants and the Nama (total Rapat 17 kali)
results of OJK supervision. Name Total Attendance at AC Meeting
(total 17 Meetings)
4. Melakukan review dan pemantauan atas core
banking system termasuk proses penerapan 4. Conducting a review and monitoring towards
sistem keamanan siber untuk layanan perbankan the implementation process of the cybersecurity Anton H. Gunawan 17/17
digital. system for digital banking services.
5. Melakukan kajian dan assessment terhadap 5. Conducting an assessment of the performance Rustini Dewi 15/17
kinerja Akuntan Publik (AP) dan KAP atas jasa of the Public Accountant (AP) and the Public
audit tahun buku 2025, serta memberikan Accounting Firm (KAP) for the audit services
rekomendasi kepada Dewan Komisaris untuk of the 2025 financial year, and providing Hamdi Hassyarbaini 17/17
penunjukan AP dan KAP untuk tahun buku 2025. recommendations to the Board of Commissioners
for the appointment of AP and KAP for the 2025
6. Melakukan kajian dan memberikan rekomendasi financial year. PELATIHAN DAN/ATAU PENINGKATAN KOMPETENSI TRAINING AND/OR COMPETENCY DEVELOPMENT
kepada Dewan Komisaris untuk penyelarasan KOMITE AUDIT FOR THE AUDIT COMMITTEE
Piagam Komite Audit dengan GIAS. 6. Conducting a review and provide
recommendations to the Board of Commissioners Sepanjang tahun 2025, anggota Komite Audit telah Throughout 2025, Audit Committee participated
for the alignment of the Audit Committee Charter mengikuti beberapa pelatihan dan peningkatan in several training and competency development
with the GIAS. kompetensi yaitu: programs, namely:
Komite Audit juga secara aktif memberikan The Audit Committee also actively provides Nama Komite Audit Pelatihan dan/atau Peningkatan Fasilitator Tanggal
rekomendasi agar Direksi dan manajemen senior recommendations for the Board of Directors and Audit Committee’s Name Kompetensi Facilitator Date
Superbank memberikan perhatian khusus terhadap senior management of Superbank to pay special Training and/or Competency
temuan agar segera dilakukan tindak lanjut dan attention to new findings, and to promptly take Improvement
perbaikan. follow-up actions and improvements.
Anton Hermanto Gunawan Program Inaugurasi Gelar CRM dan IRPA 2 September 2025
RAPAT KOMITE AUDIT AUDIT COMMITTEE MEETING Program Pemeliharaan SMR J7
Selama tahun 2025, Komite Audit telah melaksanakan Throughout 2025, the Audit Committee has convened Rustini Dewi Program Inaugurasi Gelar CRM dan IRPA 2 September 2025
rapat sebanyak 17 (tujuh belas) kali. 17 (seventeen) meetings. Program Pemeliharaan SMR J7 2
September 2025
RENCANA AWAL TAHUN RAPAT KOMITE AUDIT PLAN FOR AUDIT COMMITTEE ANNUAL MEETING Hamdi Hassyarbaini Refreshment Manajemen Risiko J7 GPS 20 Mei 2025
Sekretaris Perusahaan turut membantu dalam The Corporate Secretary is assisted in preparing
menyusun Kalender Rapat Tahunan Komite untuk the Committee’s Annual Meeting Calendar for 2025. Program Inaugurasi Gelar CRM dan IRPA 2 September 2025
tahun 2025, untuk kemudian diinformasikan dan Following that, the calendar is communicated and Program Pemeliharaan SMR J7 2
diselaraskan dengan pihak-pihak terkait. aligned with the relevant stakeholders. September 2025
246 247
Page 125
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
Komite Pemantau Risiko 3. Mengevaluasi kesesuaian antara kebijakan dan 3. Evaluate the conformity between policies and the
implementation of risk management.
pelaksanaan manajemen risiko.
Risk Oversight Committee
4. Memantau efektifitas pelaksanaan tugas Satuan 4. Monitor the effectiveness of the Risk Management
kerja Manajemen Risiko (SKMR) sesuai SOP. Unit (SKMR) in carrying out its duties in accordance
STRUKTUR DAN KEANGGOTAAN KOMITE RISK OVERSIGHT COMMITTEE STRUCTURE AND with SOPs.
PEMANTAU RISIKO MEMBERSHIP 5. Memantau dan mengevaluasi efektifitas
pelaksanaan tugas Komite Manajemen Risiko. 5. Monitor and evaluate the effectiveness of
Komite Pemantau Risiko Superbank beranggotakan The Superbank Risk Oversight Committee consists the implementation of the duties of the Risk
4 (empat) orang, dipimpin oleh Presiden Komisaris/ of 4 (four) members, chaired by the President 6. Mengevaluasi kecukupan dan kualitas infrastruktur Management Committee.
Komisaris Independen dan beranggotakan 1 (satu) Commissioner/Independent Commissioner, and manajemen risiko yang dimiliki Superbank.
orang Komisaris Independen, serta 2 (dua) orang comprises 1 (one) Independent Commissioner and 6. Evaluate the adequacy and quality of Superbank
pihak eksternal independen yang memiliki kompetensi 2 (two) members from independent external parties 7. Membantu Dewan Komisaris dalam mengevaluasi, risk management infrastructure.
di bidang risk management, keuangan, perbankan with expertise in the fields of risk management, mengarahkan, dan memantau rencana strategis
dan/atau hukum. finance, banking, and/or law. dan penerapan tata kelola TI. 7. Assisting the Board of Commissioners in
evaluating, guiding, and monitoring strategic
8. Menyusun kajian atas setiap kebijakan manajemen plans and the implementation of IT governance.
ANGGOTA KOMITE PEMANTAU RISIKO
risiko Superbank yang perlu ditelaah oleh Dewan
MEMBERS OF OVERSIGHT COMMITTEE 8. Make a review of each Superbank risk
Komisaris.
management policy that requires review by the
Nama Jabatan Periode Jabatan Hubungan 9. Mengevaluasi metode penilaian dan pengukuran Board of Commissioners.
Name Title Tenure Relationship risiko yang diputuskan oleh Superbank.
9. Evaluate the risk assessment and measurement
10. Berkoordinasi dengan Komite Audit. methods decided by Superbank.
Merangkap sebagai Presiden Komis-
Periode II 10. Coordinate with the Audit committee.
aris /Komisaris Independen
Anton H. Ketua (2025 hingga saat ini)
Also act as President Commissioner/
Gunawan Chairman Period II
Independent Commissioner PROGRAM KERJA KOMITE PEMANTAU RISIKO WORK PROGRAM OF THE RISK OVERSIGHT
(2025 until now)
COMMITTEE
Periode II
Anggota (2025 hingga saat ini) Merangkap sebagai Komisaris Selama tahun 2025 program kerja Komite Pemantau During 2025, the work program of the Risk Oversight
Neneng Goenadi
Member Period II Also act as Commissioner
(2025 until now) Risiko mencakup: Committee includes:
1. Evaluasi atas konsistensi antara kebijakan 1. Evaluation of consistency between risk
Periode II
manajemen risiko dengan pelaksanaannya. management policies and their implementation.
Anggota (2025 hingga saat ini) Pihak Independen
Rustini Dewi
Member Period II Independent Party
(2025 until now) 2. Mengevaluasi dan memberikan rekomendasi atas 2. Conducting evaluations and providing
usulan pembentukan Kebijakan Internal Capital recommendations on proposals for the
Periode II
Anggota (2025 hingga saat ini) Pihak Independen Adequacy Assessment Process (ICAAP) dan establishment of Internal Capital Adequacy
Hamdi Hassyarbaini Kebijakan Market Liquidity Risk. Assessment Process (ICAAP) and Market Liquidity
Member Period II Independent Party
(2025 until now) Risk Policy.
3. Pemantauan dan evaluasi hasil penilaian tingkat
Seluruh anggota Komite Pemantau Risiko telah All members of the Risk Oversight Committee have kesehatan Superbank untuk periode Semester 3. Monitoring and evaluating the results of
memenuhi kualifikasi dan kompetensi sebagaimana met the qualifications and competencies as required I dan Semester II tahun 2025 serta memberikan Superbank’s soundness level assessment for the
dipersyaratkan oleh ketentuan POJK 17/2023. by the provisions of POJK 17/2023. rekomendasi kepada Dewan Komisaris. first semester and second semester of 2025, as
well as providing recommendations to the Board
4. Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan tugas of Commissioners.
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB KOMITE DUTIES AND RESPONSIBILITIES OF RISK Komite Manajemen Risiko dan Satuan Kerja
PEMANTAU RISIKO OVERSIGHT COMMITTEE Manajemen Risiko. 4. Monitoring and evaluation of the implementation
of duties of the Risk Management Committee and
Tugas dan tanggung jawab Komite Pemantau Risiko The duties and responsibilities of the Risk Oversight 5. Evaluasi, mengarahkan, dan memantau rencana Risk Management Unit.
adalah sebagai berikut: Committee are as follows: penerapan tata kelola TI.
1. Menilai kecukupan kebijakan dan prosedur 1. Assess the adequacy of Superbank risk 5. Evaluation, guiding, and monitoring the
manajemen risiko yang diimplementasikan oleh management policies and procedures. implementation of IT governance.
Superbank.
2. Mengevaluasi kebijakan manajemen risiko yang 2. Evaluate risk management policies which require RAPAT KOMITE PEMANTAU RISIKO
memerlukan persetujuan Dewan Komisaris approval from the Board of Commissioners and RISK OVERSIGHT COMMITTEE MEETING
dan memberikan rekomendasi perbaikan yang provide suggestions for necessary improvements.
diperlukan. Sepanjang tahun 2025, Komite Pemantau Risiko telah menyelenggarakan rapat sebanyak 13 (tiga belas)kali.
During 2025, the Risk Oversight Committee held 13 (thirteen) meetings.
248 249
Page 126
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
RENCANA AWAL TAHUN RAPAT KOMITE PEMANTAU
RISIKO
PLAN FOR RISK OVERSIGHT COMMITTEE ANNUAL
MEETING
Komite Nominasi dan Remunerasi
Nominating and Remuneration Committee
Sekretaris Perusahaan berperan dalam mendukung The Corporate Secretary supported the Risk Oversight
Komite Pemantau Risiko dalam penyusunan Kalender Committee in preparing the Annual Committee Pada tahun 2025, Superbank melakukan perubahan atas Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi sebagai
Rapat Tahunan Komite untuk tahun 2025, untuk Meeting Calendar for the entire year 2025, and such upaya penyelarasan terhadap Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 34/POJK.04/2014 tentang Komite
kemudian dikomunikasikan serta disesuaikan was informed and aligned across the relevant parties Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik.
dengan pihak-pihak terkait pada awal tahun 2025. in early 2025.
In 2025, Superbank amended its Nominating and Remuneration Committee Charter as part of an alignment with
PENYAMPAIAN UNDANGAN, AGENDA DAN MATERI SUBMISSION OF INVITATION, AGENDA AND Financial Services Authority Regulation No. 34/POJK.04/2014 concerning the Nominating and Remuneration
RAPAT KOMITE PEMANTAU RISIKO MEETING MATERIALS FOR RISK OVERSIGHT Committee of Issuers or Public Companies.
COMMITTEE MEETING
Superbank telah menyempurnakan proses tata Superbank has enhanced its meeting governance Komite Nominasi dan Remunerasi Superbank The Superbank Nominating and Remuneration
kelola rapat dengan secara disiplin menerapkan process by consistently implementing committee beranggotakan 3 (tiga) orang dipimpin oleh Committee consists of 3 (three) members, chaired
prosedur rapat Komite Pemantau Risiko agar rapat meeting procedures to ensure more coherent and Komisaris Independen dan dibantu oleh 1 (satu) by an Independent Commissioner and supported by
lebih kohesif dan efektif. Undangan rapat, termasuk effective meetings. Meeting invitation, including orang Komisaris serta 1 (satu) orang karyawan 1 (one)Commissioner and 1 (one) Executive Officer in
agenda dan materi rapat, tersedia sebelum rapat agenda and its corresponding meeting materials are Pejabat Eksekutif yang membawahi fungsi sumber charge of the human resources function.
dilaksanakan. provided prior to the meeting. daya manusia.
TINGKAT KEHADIRAN RAPAT MEETING ATTENDANCE RATE
ANGGOTA KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI
Tingkat kehadiran anggota Komite Pemantau Risiko The following are Risk Oversight Committee members MEMBERS OF NOMINATING AND REMUNERATION COMMITTEE
dalam rapat selama 2025 adalah sebagai berikut: attendance rate during 2025 as follows:
Nama Jabatan Periode Jabatan Hubungan
Jumlah Kehadiran dalam Rapat Komite Pemantau Risiko Name Title Tenure Relationship
Nama (total Rapat 13 kali)
Name Total Attendance at Risk Oversight Committee Meeting Periode I (sejak menjadi
(total 13 Meetings) perusahaan Tbk pada Saat ini menjabat sebagai Komis-
Yenny Z. Wahid
Ketua tahun 2025) aris Independen
Chairman Period I (since becoming Also act as Independent Commis-
Anton H. Gunawan 13/13 a publicly listed sioner
company in 2025)
Neneng M. Goenadi 7/13
Periode I (sejak menjadi
perusahaan Tbk pada
Rustini Dewi 12/13 Anggota tahun 2025)
Saat ini menjabat
Neneng M. Goenadi
Member Period I (since becoming
sebagai Komisaris
Hamdi Hassyarbaini 13/13 a publicly listed
Also act as Commissioner
company in 2025)
Ketidakhadiran anggota Komite dibuktikan dengan The absence of a Committee member is documented
Surat Kuasa yang disampaikan kepada Sekretaris through a Power of Attorney, which must be submitted Periode I (sejak menjadi
perusahaan Tbk pada
Perusahaan sebelum tanggal penyelenggaraan to the Corporate Secretary before the scheduled Anggota tahun 2025)
Saat ini menjabat sebagai
rapat. meeting. Nerfita Primasari Chief HR Officer
Member Period I (since becoming Also act as Chief HR Officer
a publicly listed company
PELATIHAN DAN/ATAU PENINGKATAN KOMPETENSI TRAINING AND/OR COMPETENCY DEVELOPMENT in 2025)
KOMITE PEMANTAU RISIKO FOR THE RISK OVERSIGHT COMMITTEE
Sepanjang tahun 2025, Komite Pemantau Risiko Throughout 2025, members of the Risk Oversight
telah mengikuti beberapa pelatihan dan peningkatan Committee participated in several training and
kompetensi yaitu: competency development programs, namely: TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB KOMITE NOMINASI DUTIES AND RESPONSIBILITIES OF NOMINATING
DAN REMUNERASI AND REMUNERATION COMMITTEE
Nama Anggota Komite Pelatihan dan/atau Peningkatan Fasilitator Tanggal
Pemantau Risiko Kompetensi Facilitator Date Tugas dan tanggung jawab Komite Nominasi dan The duties and responsibilities of the Nominating and
Name of the Risk Oversight Training and/or Competency Remunerasi adalah sebagai berikut: Remuneration Committee are as follows:
Committee member Improvement 1. Terkait Kebijakan Remunerasi, Komite 1. Related to the remuneration policy, committee
Anton H. Gunawan Program Inaugurasi Gelar CRM dan IRPA 2 September 2025 berkewajiban untuk: obliged to:
Program Pemeliharaan SMR J7 a. melakukan evaluasi terhadap kebijakan a. evaluate the remuneration policy based on the
Neneng M. Goenadi Sertifikasi Manajemen Risiko J6 LSPP 28 Juli 2025 remunerasi yang didasarkan atas kinerja, Bank’s performance, risk, fairness with peer
Rustini Dewi Program Inaugurasi Gelar CRM dan IRPA 2 September 2025 risiko, kewajaran dengan peer group, groups, targets, and long-term strategies,
Program Pemeliharaan SMR J7 2 sasaran, dan strategi jangka panjang Bank, reserve fulfillment as stipulated in laws and
September 2025 pemenuhan cadangan sebagaimana diatur regulations and the Bank’s potential future
Refreshment Manajemen Risiko J7 dalam peraturan perundang-undangan dan income;
Hamdi Hassyarbaini Refreshment Manajemen Risiko J7 GPS 20 Mei 2025 potensi pendapatan Bank pada masa yang
Program Inaugurasi Gelar CRM dan IRPA 2 September 2025
akan datang;
Program Pemeliharaan SMR J7 2
September 2025
250 251
Page 127
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
b. menyampaikan hasil evaluasi dan rekomendasi b. submit the results of the evaluation g. memberikan rekomendasi mengenai g. provide recommendations regarding
kepada Dewan Komisaris mengenai: and recommendations to the Board of Pihak Independen yang akan menjadi Independent Parties who will become
• kebijakan remunerasi bagi Direksi dan Commissioners regarding: anggota komite dibawah Dewan Komisaris members of the committees under the Board of
Dewan Komisaris untuk disampaikan • remuneration policy for the Board of Sebagaimana dimaksud dalam POJK 17/2023 Commissioners as referred to in POJK17/2023
kepada RUPS; Directors and Board of Commissioners to kepada Dewan Komisaris. to the Board of Commissioners.
be submitted to the GMS;
• kebijakan remunerasi bagi pegawai
secara keseluruhan untuk disampaikan • remuneration policy for employees as TUGAS KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI DUTIES OF NOMINATING AND REMUNERATION
kepada Direksi; a whole to be submitted to the Board of COMMITTEE
Directors;
• struktur remunerasi; dan
• remuneration structure; and Tugas Komite Nominasi dan Remunerasi yang telah The duties of the Nominating and Remuneration
• besaran atas remunerasi. dilaksanakan selama tahun 2025 adalah sebagai Committee that have been carried out during 2025,
• the amount of remuneration. berikut: are as follows:
c. memastikan bahwa kebijakan remunerasi
c. ensure that the remuneration policy is in 1. melakukan pembaruan terhadap Piagam Komite 1. updating the Charter of the Nominating and
telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
accordance with the applicable provision; Nominasi dan Remunerasi Superbank sesuai Remuneration Committee of Superbank in
d. melakukan evaluasi secara berkala terhadap dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. accordance with Financial Services Authority
penerapan kebijakan remunerasi; dan d. Conduct periodic evaluations of the Regulation No. 34/POJK.04/2014 concerning
34/POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan
implementation of remuneration policy; and the Nominating and Remuneration Committee of
e. menyusun mekanisme dan melakukan Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik;
e. establish a mechanism and conduct Issuers or Public Companies;
penilaian kinerja Direksi dan Dewan Komisaris. 2. melakukan tinjauan dan memberikan rekomendasi
performance evaluation for the Board of 2. reviewing and providing recommendations to
kepada Dewan Komisaris mengenai Objective
Directors and the Board of Commissioners. the Board of Commissioners on Superbank’s
Key Result (OKR) Superbank untuk tahun 2025;
2. Terkait Kebijakan Nominasi, Komite wajib untuk: Objective Key Results (OKR) for 2025;
a. memberikan rekomendasi kepada Dewan 2. Regarding the Nominating Policy, the Committee 3. melakukan tinjauan dan memberikan rekomendasi
Komisaris terkait: is obliged to: kepada Dewan Komisaris terkait program 3. reviewing and providing recommendations to the
a. provide recommendations to the Board of kepemilikan saham karyawan dan Direksi; Board of Commissioners on the employee and
• komposisi jabatan anggota Direksi dan/ Commissioners regarding: Board of Directors’ stock ownership program;
atau anggota Dewan Komisaris; 4. melakukan tinjauan dan memberikan rekomendasi
• the composition of the Board of Directors kepada Dewan Komisaris mengenai pencapaian 4. reviewing and providing recommendations to the
• kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan and/or the Board of Commissioners; Board of Commissioners on the achievements
berdasarkan Objective Key Result (OKR) tahun
dalam proses nominasi; dan based on the 2024 Objective Key Results (OKR)
• the policies and criteria required for the 2024 serta evaluasi kinerja Direksi dan Dewan
• kebijakan evaluasi kinerja bagi anggota Komisaris Superbank; dan and the performance evaluation of the Board of
nominating process; and
Direksi dan/atau anggota Dewan Directors and the Board of Commissioners of
• the performance evaluation policies for 5. melakukan pembahasan talent management dan
Komisaris. Superbank; and
the Board of Directors members and/or rencana suksesi manajemen senior di Superbank.
the Board of Commissioners members; 5. discussed talent management and senior
management succession at Superbank.
b. membantu Dewan Komisaris melakukan b. Assist the Board of Commissioners in assessing
penilaian kinerja anggota Direksi dan/atau the performance of members of the Board
anggota Dewan Komisaris berdasarkan of Directors and/or members of the Board
tolok ukur yang telah disusun sebagai bahan of Commissioners based on benchmarks as RAPAT KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI
evaluasi; predetermined evaluation material; NOMINATING AND REMUNERATION COMMITTEE MEETING
c. memberikan rekomendasi kepada Dewan c. Provide recommendations to the Board Sepanjang tahun 2025, Komite Nominasi dan Remunerasi telah menyelenggarakan rapat sebanyak 4
Komisaris mengenai program pengembangan of Commissioners regarding development (empat) kali.
kemampuan anggota Direksi dan/atau programs for the capabilities of members of
anggota Dewan Komisaris; the Board of Directors and/or members of the Throughout 2025, the Nominating and Remuneration Committee held 4 (four) meetings.
Board of Commissioners;
d. menyusun dan memberikan rekomendasi
mengenai sistem serta prosedur pemilihan d. prepare and provide recommendations
dan/atau penggantian anggota Direksi dan regarding the system and procedure for RENCANA AWAL TAHUN RAPAT KOMITE NOMINASI ANNUAL MEETING PLAN FOR NOMINATING AND
anggota Dewan Komisaris kepada Dewan selecting and/or replacing members of the DAN REMUNERASI REMUNERATION COMMITTEE
Komisaris untuk disampaikan kepada RUPS; Board of Directors and members of the Board of
Commissioners to the Board of Commissioners Sekretaris Perusahaan memfasilitasi penyusunan The Corporate Secretary facilitated the preparation of
e. Dalam hal anggota Komite Nominasi dan Kalender Rapat Tahunan 2025 Komite Nominasi
to be submitted to the GMS; the Nominating and Remuneration Committee’s 2025
Remunerasi bukan berasal dari Dewan dan Remunerasi, serta memastikan koordinasi dan Annual Meeting Calendar, ensuring coordination and
Komisaris, maka penggantian dilakukan e. In the event that an Nominating and penyelarasan jadwal dengan pihak terkait. alignment with relevant parties.
paling lambat 60 (enam puluh) hari sejak Remuneration Committee member is not a
anggota Nominasi dan Remunerasi tersebut Board of Directors member, the replacement
PENYAMPAIAN UNDANGAN, AGENDA DAN MATERI SUBMISSION OF INVITATION, AGENDA AND
tidak lagi melaksanakan fungsinya; shall be carried out no later than sixty (60)
RAPAT KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI MEETING MATERIALS FOR NOMINATING AND
days as of the date such member ceases to
f. memberikan rekomendasi kepada Dewan perform their functions; REMUNERATION COMMITTEE MEETING
Komisaris mengenai calon anggota Direksi
dan/atau Dewan Komisaris atas kesesuaian f. provide recommendations to the Board of Superbank senantiasa meningkatkan efektivitas Superbank enhances meeting effectiveness through
prasyarat sebagaimana ditetapkan dalam Commissioners regarding candidate members rapat melalui disiplin tata kelola yang ketat. Selaras rigorous governance discipline. In accordance with
peraturan yang berlaku, untuk disampaikan of the Board of Directors and/or members of dengan prosedur internal, distribusi undangan our formal procedures, meeting invitations complete
kepada RUPS; dan the Board of Commissioners on the fulfilment yang dilengkapi dengan agenda serta materi rapat with agendas and supporting materials are distributed
of prerequisite criteria in accordance to the dilakukan sebelum pertemuan diselenggarakan
prevailing regulations, to be submitted to the
GMS; and
252 253
Page 128
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
Nama Anggota Komite Pelatihan dan/atau Peningkatan Fasilitator Tanggal
sesuai dengan ketentuan yang berlaku guna in advance according to the prevailing regulations. Nominasi dan Remunerasi Kompetensi Facilitator Date
memberikan waktu penelaahan yang cukup bagi This ensures that all participants have sufficient Name of the Nominating and Training and/or Competency
para peserta. time for review, fostering more productive and well- Remuneration Committee Improvement
informed discussions. member
TINGKAT KEHADIRAN RAPAT MEETING ATTENDANCE RATE
Yenny Z. Wahid Sertifikasi Manajemen Risiko J6 LSPP 28 Juli 2025
Tingkat kehadiran anggota Komite Nominasi dan The following are Nominating and Remuneration
Remunerasi dalam rapat selama tahun 2025 sebagai Committee members attendance rate during 2025 as
berikut: follows: Neneng Goenadi Sertifikasi Manajemen Risiko J6 LSPP 28 Juli 2025
Nerfita Primasari Safe & Respectful Workplace (SRW) Internal 17 Maret 2025
Training
Jumlah Kehadiran dalam Rapat Komite Nominasi dan
Nama Remunerasi (total Rapat 4 kali) Women Empowerment Session Internal 10 Maret 2025
Name Total Attendance at Nominating and Remuneration (International Women's Day 2025)
Committee Meeting (total 4 Meetings)
Development Workshop: Handling Internal 18 Maret 2025
Yenny Z. Wahid 4/4 Escalations, Problem-Solving, and
Coaching Like A Pro
Neneng M. Goenadi 3/4
Re-sertifikasi Manajemen Risiko J7 PT Efektif Pro 24 Maret 2025
Nerfita Primasari 4/4
Training Compliance Culture Internal 26 November 2025
Anggota yang berhalangan hadir wajib menyampaikan Members unable to attend are required to submit a
Surat Kuasa kepada Sekretaris Perusahaan sesuai Power of Attorney to the Corporate Secretary prior
dengan ketentuan yang berlaku. to the meeting in accordance with the prevailing Coaching Style Leadership Vanaya Indonesia 30 April 2025
regulations.
From Bricks to Bonds: Building PT Next Move 11 April 2025
Masing-masing anggota Komite Nominasi dan Each member of the Nominating and Remuneration Stronger Teams with Lego (Human Indonesia
Remunerasi memenuhi seluruh kriteria independensi Committee meets all independence criteria and is Resources)
dan mampu untuk menjalankan tugasnya secara capable of performing their duties independently,
independen, menjunjung tinggi kepentingan Bank upholding the Bank’s interests, and remaining Artificial Intelligence, Intellectual HHP Law Firm 13 Maret 2025
dan tidak dipengaruhi oleh pihak manapun. uninfluenced by any party. Property, and Data Privacy Legal
Perspective in Indonesia
PELATIHAN DAN/ATAU PENINGKATAN KOMPETENSI TRAINING AND/OR COMPETENCY DEVELOPMENT Refreshment Manajemen Risiko J7 GPS 24 Maret 2025
KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI FOR THE NOMINATING AND REMUNERATION
COMMITTEE
Certification Lego Serious Play PT Next Move 15 Mei 2025
Sepanjang tahun 2025, Komite Nominasi dan Throughout 2025, members of the Nominating and Indonesia
Remunerasi telah mengikuti beberapa pelatihan dan Remuneration Committee participated in several
peningkatan kompetensi yaitu: training and competency development programs, Training ICoFR Perbankan IAIB 27 Mei 2025
namely:
Program Inaugurasi Gelar CRM dan
Program Pemeliharaan SMR J7 2 IRPA 2 September 2025
September 2025
Anti Money Laundering (AML) Internal 8 Mei 2025
Training
254 255
Page 129
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
Direksi
Board of Directors Nama Jabatan Periode Jabatan
Name Title Tenure
PELAKSANAAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB IMPLEMENTATION OF DUTIES AND
DIREKSI RESPONSIBILITIES OF THE BOARD OF DIRECTORS
Presiden Direktur Periode I (sejak menjadi perusahaan Tbk pada tahun 2025)
Direksi Superbank terdiri dari 5 (lima) anggota yang The Superbank Board of Directors comprises 5 Tigor M. Siahaan
President Director Period I (since becoming a publicly listed company in 2025)
dipilih berdasarkan pengalaman serta keahlian (five) members, selected for their experience and
komprehensif di sektor perbankan, keuangan, comprehensive expertise in banking, finance,
Direktur Bisnis Periode I (sejak tahun 2022 sampai April 2025)
teknologi, serta manajemen strategis. Komposisi technology, and strategic management. This diverse Itjang Wibisono*
Business Director Period I (since 2022 until April 2025)
ini dirancang secara cermat untuk memperkuat composition is intentionally designed to accelerate
Direktur Bisnis Periode I (sejak menjadi perusahaan Tbk pada tahun 2025)
akselerasi strategi Superbank dalam menghadirkan Superbank’s strategy in providing innovative and Sukiwan**
Business Director Period I (since becoming a publicly listed company in 2025)
solusi perbankan digital yang inovatif dan inklusif. inclusive digital banking services.
Direktur Keuangan Periode I (sejak menjadi perusahaan Tbk pada tahun 2025)
Melisa Hendrawati
Finance Director Period I (since becoming a publicly listed company in 2025)
Setiap anggota Direksi mengemban tanggung Each member of the Board carries out their duties
jawab secara profesional dengan menjunjung tinggi with high professional standards, upholding integrity, Direktur Kepatuhan Periode I (sejak menjadi perusahaan Tbk pada tahun 2025)
Amalia Pratantara
Compliance Director Period I (since becoming a publicly listed company in 2025)
integritas, objektivitas, serta visi strategis yang objectivity, and a visionary mindset adapted to market
adaptif terhadap dinamika pasar. Dalam setiap dynamics. The Board consistently prioritizes the Bhavana B. Vatvani
Direktur Operasional Periode I (sejak menjadi perusahaan Tbk pada tahun 2025)
langkahnya, Direksi senantiasa memprioritaskan Bank’s best interests to create sustainable value for Operational Director Period I (since becoming a publicly listed company in 2025)
kepentingan Bank guna menciptakan nilai tambah all shareholders and stakeholders. Furthermore, the *Periode masa jabatan sampai dengan tanggal 25 April 2025 I Term of office ending on April 25, 2025.
yang optimal bagi seluruh pemegang saham dan Directors execute their roles within their respective ** Periode masa jabatan sejak tanggal 25 April 2025 I Term of office starting on April 25, 2025.
pemangku kepentingan, sembari memastikan authorities, ensuring that the Bank’s operational
pertumbuhan Bank yang berkelanjutan (sustainable management is conducted with optimum efficiency
growth). Selain itu, Direksi menjalankan fungsi and robust governance.
pengelolaan operasional secara kolektif sesuai HUBUNGAN AFILIASI PARA DIREKSI AFFILIATED RELATIONS OF THE BOARD OF
dengan batasan kewenangan masing-masing, guna DIRECTORS
menjamin terciptanya tata kelola yang efektif dan
efisien di seluruh lini organisasi. Tidak terdapat hubungan keuangan dan/atau There are no financial and/or family relationships
keluarga yang terjalin antara sesama anggota between the members of the Board of Directors,
PIAGAM DIREKSI CHARTER OF THE BOARD OF DIRECTORS Direksi, Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham the Board of Commissioners, or the Controlling
Pengendali Superbank. Shareholders of Superbank.
Dalam rangkaian proses Penawaran Umum Perdana As part of the Initial Public Offering process and as
Saham dan sebagai wujud komitmen terhadap a reflection of its commitment to public company SERTIFIKASI MANAJEMEN RISIKO RISK MANAGEMENT CERTIFICATION
tata kelola perusahaan terbuka, Superbank telah governance, Superbank updated its Board of
melakukan pembaruan terhadap Piagam Direksi Directors Charter in 2025. This amendment aims to Setiap anggota Direksi Superbank telah memperoleh Each member of the Board of Directors Superbank
(Board of Directors Charter) pada tahun 2025. align the Board’s working guidelines and authorities sertifikasi Manajemen Risiko sesuai dengan has obtained the Risk Management certifications in
Perubahan ini bertujuan untuk menyelaraskan with Financial Services Authority Regulation No. ketentuan yang berlaku. accordance with the prevailing regulations
seluruh pedoman kerja dan wewenang Direksi 33/POJK.04/2014 regarding the Board of Directors
dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 33/ and Board of Commissioners of Issuers or Public
POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Companies. This adjustment was conducted to ensure TUGAS, TANGGUNG JAWAB, DAN WEWENANG ROLES, RESPONSIBILITY, AND AUTHORITY OF THE
Emiten atau Perusahaan Publik. Penyesuaian ini that Superbank’s leadership mechanisms meet the DIREKSI BOARD OF DIRECTORS
dilakukan guna memastikan bahwa mekanisme standards of transparency, accountability, and public
kepemimpinan di Superbank telah memenuhi standar shareholder protection required for publicly listed Berikut merupakan uraian tugas, tanggung jawab, The following describes the duties, responsibilities,
transparansi, akuntabilitas, serta pelindungan hak entities. dan wewenang Direksi: and authority of the Board of Directors:
pemegang saham publik yang diwajibkan bagi 1. Menerima dan melaksanakan kewenangan yang 1. Accepts and implements the authority delegated,
entitas yang tercatat di bursa. diberikan, serta mewakili Bank sesuai ketentuan and represents the Bank in accordance with the
peraturan perundang-undangan, Anggaran provisions of statutory regulations, Articles of
Dasar, dan/atau keputusan RUPS. Association, and/or GMS resolutions.
SUSUNAN DAN KOMPOSISI DIREKSI TAHUN 2025 STRUCTURE AND COMPOSITION OF THE BOARD OF
DIRECTORS IN 2025 2. Menerapkan Tata Kelola yang Baik pada Bank, 2. Implement the GCG to the Bank, Risk Management
manajemen risiko, dan kepatuhan secara and compliance in an integrated manner.
Terdapat perubahan terhadap komposisi Direksi There was a change in the composition of the Board terintegrasi. 3. Develop the Bank’s vision, mission, and values as
pada tahun 2025 sebagaimana terakhir termuat of Directors in 2025, as most recently recorded in 3. Menyusun visi, misi, dan nilai-nilai, serta rencana well as strategic plan in the form of a corporate
dalam Akta No. 151 tanggal 29 Juli 2025, sebagai Deed No. 151 dated July 29, 2025, as follows: strategis Bank dalam bentuk rencana korporasi plan and business plan.
berikut: dan rencana bisnis. 4. Hold Board of Directors Meeting regularly and
4. Menyelenggarakan Rapat Direksi secara berkala with sufficient time.
dan dengan waktu yang memadai. 5. Establish an internal audit working unit, a risk
5. Membentuk Satuan Kerja Audit Internal, Satuan management working unit, and a compliance
Kerja Manajemen Risiko, dan Satuan Kerja working unit.
Kepatuhan.
256 257
Page 130
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
6. Menindaklanjuti temuan audit atau pemeriksaan 6. Follow up on audit findings or examinations and 17. Dalam hal tidak ditetapkan dalam keputusan 17. In the event that it is not stipulated in the GMS
dan rekomendasi dari Satuan Kerja Audit Internal recommendations from the Bank’s internal audit RUPS atau Anggaran Dasar Bank, Direksi decision or the Bank’s Articles of Association, the
Bank, auditor eksternal, hasil pengawasan OJK, working unit, external auditors, OJK supervision melalui keputusan Direksi menetapkan struktur Board of Directors through a Board of Directors
dan/atau hasil pengawasan otoritas dan lembaga results, and/or supervision results from other organisasi Bank, termasuk pembidangan tugas decision shall determine the Bank’s organizational
lain. authorities and institutions. Direksi, mekanisme direktur pengganti, serta structure includes the division of duties of the
7. Mengungkapkan kepada karyawan mengenai 7. Disclose to employees regarding the Bank’s mekanisme jika direktur pengganti tidak dapat Board of Directors members, interim director
kebijakan internal Bank yang bersifat strategis di strategic internal policies in the field of manpower. menjalankan tugasnya. mechanism, and mechanism if the interim director
bidang kepegawaian. 18. Selama periode masa jabatan, pembidangan unable to carry out his duties.
8. Establish an internal control system and
8. Menciptakan sistem pengendalian internal dan risk management, oversee the internal audit tugas anggota Direksi dapat dialihkan atau 18. During the term of office, the duties of the Board
manajemen risiko, mengawasi fungsi audit function at all management levels, and follow diubah menjadi pembidangan tugas lain sesuai of Directors members can be transferred or
internal di semua tingkatan manajemen, dan up on audit findings as directed by the Board of ketentuan Anggaran Dasar Bank atau ditentukan changed to other duties, in accordance with the
menindaklanjuti temuan audit sesuai arahan Commissioners. oleh RUPS. provisions of the Bank’s Articles of Association or
Dewan Komisaris. 19. Dalam hal anggota Direksi hanya terdiri dari 1 determined by the GMS.
9. To consider the Company’s stakeholder’s proper
9. Memperhatikan kepentingan yang wajar dari interest. (satu) orang direktur, tugas dan tanggung jawab 19. In the event that the members of the Board of
pemangku kepentingan Bank. direktur yang membawahkan fungsi kepatuhan Directors only consist of 1 (one) director, the
10. Establish and evaluate the performance of dilaksanakan oleh kepala satuan kerja kepatuhan duties and responsibilities of the director in
10. Membentuk dan mengevaluasi kinerja komite committees that are responsible to the Board of Bank paling lama 6 (enam) bulan. charge of the compliance function are carried out
yang bertanggung jawab kepada Direksi. Evaluasi Directors. The evaluation must be conducted at by the head of the Bank’s compliance work unit
tersebut dilakukan setidaknya setiap akhir tahun least at the end of each financial year. 20. Direktur pengganti dilarang untuk dipenuhi dari
pihak lain selain dari anggota Direksi yang sedang for a maximum of 6 (six) months.
buku.
11. Ensure that the Bank’s data and information is menjabat, kecuali karena pemenuhan ketentuan 20. Substitute directors are prohibited from being
11. Memastikan data dan informasi Bank akurat, accurate, relevant, and timely, also managed it peraturan perundang-undangan. appointed by parties other than current members
relevan, dan tepat waktu serta mengelolanya in accordance with GCG Principles and prevailing of the Board of Directors, except for compliance
sesuai tata kelola bank yang baik serta peraturan regulations. 21. Bidang tugas direktur yang dipenuhi oleh direktur
pengganti wajib berlaku paling lama 6 (enam) with statutory provisions.
yang berlaku.
12. Have working guidelines and rules that are binding bulan dan dalam hal diperlukan, pembidangan 21. Working field of the director that is conducted by
12. Memiliki pedoman dan tata tertib kerja yang for each Board of Directors member. tugas direktur pengganti dapat diperpanjang the substitute director shall apply for a maximum
bersifat mengikat bagi setiap anggota Direksi. berdasarkan pertimbangan tertentu dari Bank of 6 (six) months and if necessary, the field of
13. Board of Director decisions taken in accordance
13. Keputusan Direksi yang diambil sesuai dengan with the working guidelines and regulations are dan mendapatkan persetujuan OJK. duties of the substitute director can be extended
pedoman dan tata tertib kerja mengikat dan binding and the responsibility of all Board of 22. Anggota Direksi secara sendiri-sendiri atau based on certain considerations from the Bank
menjadi tanggung jawab seluruh anggota Direksi. Directors members. bersama-sama dilarang memiliki saham pada and obtaining OJK approval.
14. Menumbuhkan dan mewujudkan terlaksananya 14. Grow and realize the implementation of a perusahaan lain sebesar 25% (dua puluh lima 22. Members of the Board of Directors, individually or
budaya kepatuhan pada Bank serta memastikan compliance culture in the Bank as well as to ensure persen) atau lebih dari modal disetor perusahaan collectively, are prohibited from owning shares in
terlaksananya fungsi kepatuhan Bank. the implementation of the Bank’s compliance lain yang dimaksud. another company amounting to 25% (twenty five
function. 23. Kepemilikan saham anggota Direksi secara percent) or more than the paid-up capital of the
15. Mengungkapkan kepemilikan sahamnya (dan other company in question.
keluarganya), baik pada Bank yang bersangkutan 15. Disclose his/her share ownership (including his/ sendiri-sendiri atau bersama-sama sehubungan
maupun pada bank dan perusahaan lain, yang her family), either in the Bank or in other banks, penerimaan bonus dan/atau tantiem dalam 23. Share ownership of members of the Board of
berkedudukan di dalam dan di luar negeri and companies domiciled, both within the country bentuk saham yang mengakibatkan kepemilikan Directors individually or jointly in connection with
ke dalam Daftar Khusus yang disimpan dan and abroad. The Special Register is maintained saham sebesar 25% (dua puluh lima persen) atau the receipt of bonuses and/or bonuses in the form
diperbaharui dari waktu ke waktu oleh Bank. and should be updated from time to time by the lebih dikecualikan dari ketentuan poin 22 di atas. of shares which results in share ownership of 25%
Bank. 24. Kepemilikan saham Presiden Direktur atau (twenty five percent) or more is exempt from the
16. Dalam pemenuhan pelaksanaan tata kelola, provisions of point 22 above.
anggota Direksi mengungkapkan: 16. With regard to the implementation of good Direktur Kepatuhan yang berasal dari bonus,
governance, the Board of Directors members tantiem, program kepemilikan saham bagi 24. Share ownership of the President Director or
a. kepemilikan saham yang mencapai 5% manajemen, dan/atau program kepemilikan Compliance Director, derived from a bonus,
shall disclose:
(lima persen) atau lebih, baik pada Bank saham bagi karyawan pada perusahaan yang tantiem, management stock ownership program,
yang bersangkutan maupun bank dan/atau a. Ownership of five percent (5%) of shares or merupakan pemegang saham pengendali dan/ and/or employee stock ownership program at
perusahaan lain, yang berkedudukan di dalam more either in the Bank or other banks and atau pengendali terakhir Bank, tidak termasuk a company that is a controlling and/or ultimate
dan di luar negeri; companies domiciled both within the country dalam penilaian independensi terhadap controlling shareholder of a Bank, is not taken
and abroad. pemegang saham pengendali, sepanjang: into account in assessing the independence of
b. hubungan keuangan dengan anggota Direksi
lain, anggota Dewan Komisaris, dan/atau b. financial relation with other Board of Directors a. Kepemilikan saham merupakan kebijakan controlling shareholders, as long as:
pemegang saham pengendali Bank; dan member, Board of Commissioners member, dari pemegang saham pengendali dan/ a. Share ownership is the policy of the controlling
and/or controlling shareholders of the Bank; atau pengendali terakhir Bank dan bukan shareholder and/or ultimate controller of the
c. hubungan keluarga sampai derajat kedua
and merupakan inisiatif dari Presiden Direktur Bank and is not an initiative of the president
dengan anggota Direksi lain, anggota Dewan
Komisaris, dan/atau pemegang saham c. family relation up to second degree with atau Direktur Kepatuhan; director or Compliance Director;
pengendali Bank, dalam laporan pelaksanaan other Board of Directors member, Board of b. Kepemilikan saham tidak untuk b. Shares ownership is not for trading; and
tata kelola sesuai ketentuan POJK. Commissioners member, and/or controlling diperdagangkan; dan
shareholders of the Bank, in the GCG c. The person concerned submits a statement
implementation report as regulated under c. Yang bersangkutan menyampaikan that he/she always acts independently during
OJK Regulation. surat pernyataan untuk selalu bertindak their term of office.
independen selama menjabat.
258 259
Page 131
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
RAPAT DIREKSI BOARD OF DIRECTORS MEETING
Selama tahun 2025, Direksi Superbank telah During 2025, The Board of Directors has conducted 19
menyelenggarakan rapat sebanyak 19 (sembilan (nineteen) meetings consisting of 15 (fifteen) Board Rapat Direksi turut dihadiri oleh manajemen senior Board of Directors meetings are also attended by
belas) kali yang terdiri dari 15 (lima belas) kali Rapat of Directors Meeting and 4 (four) Joint Meetings with yang bertanggung jawab atas fungsi administratif, senior management responsible for administrative
Direksi dan 4 (empat) kali Rapat Gabungan dengan the Board of Commissioners. SDM, produk, teknologi informasi, manajemen risiko functions, HR, products, information technology, risk
Dewan Komisaris. dan internal audit. management, and internal audit.
RENCANA AWAL TAHUN RAPAT DIREKSI PLAN FOR BOARD OF DIRECTORS ANNUAL MEETING Apabila terdapat ketidakhadiran anggota Direksi, hal In the event of an absence of a Board member,
Kalender Rapat Tahunan untuk periode 2025 disusun The Annual Meeting Calendar for the Board of ini dibuktikan dengan Surat Kuasa yang disampaikan such absence is evidenced by a Power of Attorney
dengan bantuan Sekretaris Perusahaan, untuk Directors for 2025 is prepared by the assistance of kepada Sekretaris Perusahaan sesuai ketentuan submitted to the Corporate Secretary in accordance
kemudian diinformasikan dan diselaraskan dengan the Corporate Secretary, which is then communicated yang berlaku. with prevailing regulations.
pihak-pihak terkait. and aligned with the relevant stakeholders.
KEPUTUSAN DIREKSI YANG DIAMBIL SECARA CIRCULAR RESOLUTIONS BY THE BOARD OF
PENYAMPAIAN UNDANGAN, AGENDA, DAN MATERI SUBMISSION OF INVITATION, AGENDA AND SIRKULER DIRECTORS
RAPAT DIREKSI MEETING MATERIALS FOR BOARD OF DIRECTORS
Superbank telah menyempurnakan proses tata kelola MEETING Direksi dapat mengambil keputusan yang sah The Board of Directors may pass a valid and binding
rapat dengan mematuhi prosedur Rapat Direksi Superbank has refined its meeting governance dan mengikat tanpa mengadakan rapat, melalui resolution without holding a formal meeting through
secara disiplin guna mencapai koordinasi yang by strictly adhering to Board of Directors meeting keputusan sirkuler, selama seluruh Anggota Direksi a circular resolution, provided that all Board members
optimal dan pertemuan yang produktif. Undangan procedures to achieve optimal coordination and menyetujuinya dengan memberikan tanda tangan. approve by signing the resolution.
rapat, beserta agenda dan materi pendukung, productive outcomes. Meeting invitations, along with
disampaikan sebelum rapat sesuai dengan ketentuan the agendas and supporting materials, are distributed Sepanjang tahun 2025, Direksi telah menandatangani During 2025, the Board of Directors adopted 5 (five)
yang berlaku. Hal ini dilakukan untuk memberikan prior to the meetings in accordance with prevailing sebanyak 5 (lima) resolusi sirkuler. circular resolutions.
kesempatan bagi seluruh anggota Direksi dalam regulations. This practice is implemented to provide
melakukan penelaahan materi secara mendalam, all Board members with the opportunity for in-depth
sehingga setiap pembahasan dapat berjalan secara review, ensuring that every discussion is conducted PELATIHAN DAN/ATAU PENINGKATAN KOMPETENSI TRAINING AND/OR COMPETENCY DEVELOPMENT
efektif dan berorientasi pada hasil. effectively and remains results-oriented. ANGGOTA DIREKSI FOR THE BOARD OF DIRECTORS
TINGKAT KEHADIRAN RAPAT MEETINGS ATTENDANCE RATE Sepanjang tahun 2025, anggota Direksi telah Throughout 2025, members of the Board of Directors
Tingkat kehadiran Direksi dalam Rapat selama 2025 The attendance rate of the Board of Directors in mengikuti beberapa pelatihan dan peningkatan participated in several training and competency
sebagai berikut: Meetings during 2025 is as follows: kompetensi yaitu: development programs, namely:
Nama Anggota Direksi Pelatihan dan/atau Peningkatan Fasilitator Tanggal
Board of Director’s Name Kompetensi Facilitator Date
Training and/or Competency
Improvement
Jumlah Kehadiran dalam
Jumlah Kehadiran dalam Rapat Rapat Gabungan Dewan Women Empowerment Session Internal 10 Maret 2025
Nama Direksi (total Rapat 15 kali) Komisaris - Direksi Tigor M. Siahaan (International Women's Day 2025)
Name Total Attendance at Board of (total Rapat 4 kali)
Sertifikasi Manajemen Risiko J7 LSPP 14 Juli 2025
Directors Meeting Total Attendance at Board of
(total 15 Meetings) Commissioners Joint Meeting (total 4 Sukiwan Women Empowerment Session Internal 10 Maret 2025
(International Women's Day 2025)
Meetings)
Resertifikasi Manajemen Risiko J7 PT Efektif Pro 24 Maret 2025
Tigor M. Siahaan 15/15 4/4 Refreshment Manajemen Risiko J7
GPS 24 Maret 2025
Itjang Wibisono* 2/15 1/4 Coaching Style Leadership
Vanaya Indonesia 30 April 2025
Sukiwan** 9/15 3/4 Artificial Intelligence, Intellectual
Property, and Data Privacy Legal HHP Law Firm 13 Maret 2025
Melisa Hendrawati 15/15 4/4 Perspective in Indonesia
Coaching Style Leadership
Amalia Pratantara 14/15 4/4 Vanaya Indonesia 21 Mei 2025
Anti Money Laundering (AML)
Bhavana B. Vatvani 15/15 4/4 Training Internal 8 Mei 2025
*Periode masa jabatan sampai dengan tanggal 25 April 2025 I Term of office ending on April 25, 2025. Automation Arena
** Periode masa jabatan sejak tanggal 25 April 2025 I Term of office starting on April 25, 2025.
Internal 19 Februari 2025
From Bricks to Bonds: Building
Stronger Teams with Lego Internal 14 November 2025
(Business)
260 261
Page 132
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
Women Empowerment Session PENILAIAN DIREKSI TERHADAP KINERJA KOMITE BOARD OF DIRECTORS’ ASSESSMENT OF
Melisa Hendrawati Internal 10 Maret 2025
(International Women's Day 2025) COMMITTEE PERFORMANCE
Anti Money Laundering (AML) Internal 8 Mei 2025
Training Setiap tahunnya diadakan penilaian mandiri terhadap An annual self-assessment is conducted for each
masing-masing Komite dibawah Direksi. Kinerja Committee under the Board of Directors. The
Coaching Style Leadership
Komite dibawah Direksi untuk periode tahun 2025 performance assessment of the Committees under
Vanaya Indonesia 30 April 2025
telah dilakukan dan disetujui oleh Direksi. the Board of Directors for the 2025 period has been
Refreshment Manajemen Risiko J7 completed and approved by the Board of Directors.
Goei Siauw Hong 19 Juni 2025
Chartered Financial Analyst (CFA) Adapun kriteria penilaian yang dilakukan mencakup The assessment criteria include the conduct of
Certification - 25 Januari 2025
pelaksanaan rapat, pemenuhan kewajiban setelah meetings, the fulfillment of post-meeting obligations,
Training International Coaching rapat serta tingkat kehadiran pada rapat yang and the attendance rates at meetings held by each
Certification Vanaya Indonesia 15 - 18 Mei 2025
diadakan oleh masing-masing komite dibawah respective Committee under the Board of Directors.
Refreshment Sertifikasi Treasury Direksi.
Dealer J7 ACI 26 April 2025
Artificial Intelligence, Intellectual Penilaian Direksi terhadap kinerja komite yang The Board of Directors’ assessment of the
Property, and Data Privacy Legal HHP Law Firm 13 Maret 2025
mendukung pelaksanaan tugas Direksi pada tahun performance of committees supporting the Board’s
Perspective in Indonesia
buku 2025 paling sedikit memuat: duties during the 2025 financial year includes, at a
Executive Coaching 1. Prosedur penilaian kinerja; dan minimum:
Vanaya Indonesia 30 Juni 2025
1. The performance assessment procedure;
From Bricks to Bonds: Building 2. Kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja
Stronger Teams with Lego (Finance) Internal 13 Desember 2025 selama tahun buku, kompetensi dan kehadiran 2. The criteria used, such as performance
Artificial Intelligence, Intellectual dalam rapat. achievements during the financial year,
Amalia Pratantara Property, and Data Privacy Legal HHP Law Firm 13 Maret 2025 competence, and meeting attendance.
Perspective in Indonesia
Anti Money Laundering (AML)
Training Internal 8 Mei 2025
Women Empowerment Session
(International Women's Day 2025) Internal 10 Maret 2025
Coaching Style Leadership
Vanaya Indonesia 30 April 2025
From Bricks to Bonds: Building
Stronger Teams with Lego Internal 17 Oktober 2025
(Compliance)
Automation Arena
Internal 19 Februari 2025
Sertifikasi Manajemen Risiko J7
LSPP LSPP
Safe & Respectful Workplace (SRW)
Training Internal 17 Maret 2025
Bhavana Balramdas Vatvani Coaching Style Leadership
Vanaya Indonesia 29 April 2025
Anti Money Laundering (AML)
Training Internal 8 Mei 2025
Artificial Intelligence, Intellectual
Property, and Data Privacy Legal HHP Law Firm 13 Maret 2025
Perspective in Indonesia
Pembekalan Sertifikasi Standar
Kompetensi Sistem Pembayaran LPPI 3 Oktober 2025
(SKSP) sub bidang Pengelolaan
Transfer Dana J6
Refreshment Manajemen Risiko J7
Goei Siauw Hong 19 Juni 2025
Automation Arena
Internal 19 Februari 2025
From Bricks to Bonds: Building
Stronger Teams with Lego Internal 28 November 2025
(Operations)
262 263
Page 133
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
• Kepatuhan terhadap ketentuan peraturan • The compliance with provisions of laws and
Komite di Bawah Direksi perundang-undangan dan peraturan lain regulations and other regulations in the
Committee Under Board of Directors dalam pelaksanaan pemberian kredit. implementation of granting credit.
• Penyelesaian kredit bermasalah sesuai • Settlement of bad credit in accordance with
dengan yang ditetapkan dalam kebijakan, the determined credit policy, procedure, and
prosedur, dan limit perkreditan. limit.
Komite di bawah Direksi dibentuk untuk membantu The Committees of the Board of Directors are
Direksi dalam mengelola aktivitas Bank agar selaras established to assist the Board of Directors in • Upaya Bank dalam memenuhi kecukupan • The Bank’s efforts to meet the adequacy of
dengan rencana strategis Bank kedepannya. Komite managing the Bank’s activities in line with the strategic jumlah penyisihan penghapusan Kredit dalam credit write-off provisions, in this case the
yang dibentuk dan bertanggung jawab langsung plan of the Bank going forward. The Committees hal ini Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Allowance for Impairment Losses (CKPN).
kepada Direksi terdiri dari: directly responsible to the Board of Directors consist (CKPN).
of:
1. Komite Kebijakan Perkreditan
1. Credit Policy Committee II. Responsibilities of the Credit Policy Committee:
2. Komite Kredit II. Tanggung jawab Komite Kebijakan Perkreditan:
2. Credit Committee 1. Submit reports periodically to the Board of
3. Komite Manajemen Risiko 1. Menyampaikan laporan secara berkala kepada
Directors with a copy of the report to the Board
3. Risk Management Committee Direksi dengan tembusan laporan kepada Dewan
4. Komite Aset dan Liabilitas of Commissioners regarding:
Komisaris mengenai:
4. Asset and Liability Committee
5. Komite Pengarah TI • Results of supervision over the implementation
• Hasil pengawasan terhadap penerapan dan
5. Information Technology Steering Committee of credit policies.
6. Komite Manajemen Vendor pelaksanaan kebijakan perkreditan.
6. Vendor Management Committee • The results of monitoring and evaluation of
7. Komite Manajemen Fraud • Hasil pemantauan dan evaluasi mengenai
the matters referred in point I.4 of the Roles
7. Fraud Management Committee hal-hal yang dimaksud dalam Tugas Komite
of Credit Policy Committee above.
Kebijakan Perkreditan pada poin I.4.
KOMITE KEBIJAKAN PERKREDITAN 2. Provide recommendations for improvement to the
CREDIT POLICY COMMITTEE 2. Memberikan saran langkah-langkah perbaikan
Komite Kebijakan Perkreditan (CPC) dibentuk untuk Board of Directors with a copy of the report to
kepada Direksi dengan tembusan laporan kepada
The Credit Policy Committee (CPC) was established the Board of Commissioners regarding matters
membantu Direksi guna merumuskan kebijakan Dewan Komisaris mengenai hal-hal yang terkait
to support the Board of Directors in determining related to point 1 above.
kredit dan memberikan saran untuk perbaikan terkait dengan butir 1 di atas.
the credit policies and provide recommendations to
kebijakan kredit di Bank.
improve credit policies in the Bank.
Mengacu pada ketentuan dalam Piagam Komite yang Composition of Credit Policy Committee Members
According to the applicable Committee Charter, the Komposisi Anggota Komite Kebijakan Perkreditan
berlaku, berikut adalah tugas dan tanggung jawab
followings are the duties and responsibilities of Credit 1. President Director (Chairman)
Komite Kebijakan Perkreditan: 1. Presiden Direktur (Ketua)
Policy Committee:
2. Chief Risk Officer (Alternate Chairman)
2. Chief Risk Officer (Wakil Ketua)
3. Business Director (Member)
I. Tugas Komite Kebijakan Perkreditan adalah sebagai 3. Direktur Bisnis (Anggota)
I. The roles of Credit Policy Committee are as follows:
berikut: 4. Finance Director (Member)
4. Direktur Keuangan (Anggota)
1. Provide input to the Board of Directors in the
1. Memberikan masukan kepada Direksi dalam 5. Operational Director (Member)
preparation of credit policies, especially those 5. Direktur Operasional (Anggota)
penyusunan kebijakan perkreditan, terutama yang
relating to the formulation of prudential principles 6. Chief Administrative Officer (Member)
terkait dengan perumusan prinsip kehati-hatian 6. Chief Administrative Officer (Anggota)
in credit.
dalam perkreditan. 7. Chief Internal Audit (Non-Voting Member)
7. Chief Internal Audit (Anggota - Tanpa Hak Suara)
2. To supervise so that Bank’s credit policies can
2. Mengawasi agar kebijakan perkreditan dapat 8. Head of Enterprise Risk (Member)
be applied and implemented consequently and 8. Head of Enterprise Risk (Anggota)
diterapkan dan dilaksanakan secara konsekuen
consistently as well as to formulate solutions 9. Head of Credit Policy (Secretary - Non-Voting
dan konsisten serta merumuskan solusi dalam hal 9. Head of Credit Policy (Sekretaris - Tanpa Hak
if there are obstructions or constraints in the Member)
terdapat hambatan atau kendala dalam penerapan Suara)
implementation of these policies. During 2025, the Credit Policy Committee held 12
kebijakan tersebut. Sepanjang tahun 2025, Komite Kebijakan Perkreditan
3. Conduct periodic reviews of credit policies and (twelve) meetings. The attendance rate of Credit
3. Melakukan kajian berkala terhadap kebijakan telah melangsungkan rapat sebanyak 12 (dua belas)
provide advice to the Board of Directors if updates Policy Committee members in meetings during 2025
perkreditan dan memberikan saran kepada Direksi kali. Tingkat kehadiran anggota Komite Kebijakan
or changes are required. was as follows:
dalam hal diperlukan pengkinian atau perubahan. Perkreditan dalam rapat selama 2025 adalah sebagai
4. Monitor and evaluate: berikut:
4. Memantau dan mengevaluasi:
• The development and quality of the overall
• Perkembangan dan kualitas portofolio
credit portfolio. Nama Jumlah Kehadiran
perkreditan secara keseluruhan.
• The validity of the implementation of credit Name Total Attendance
• Kebenaran pelaksanaan kewenangan memutus
authority limits.
kredit.
• The validity of the process of granting, Presiden Direktur 12/12
• Kebenaran proses pemberian, perkembangan,
development, and quality of credit to the
dan kualitas kredit yang diberikan kepada Chief Risk Officer 12/12
related party to the Bank and certain large
pihak terkait dengan Bank dan debitur besar
debtors.
tertentu. Direktur Bisnis 10/12
• The validity of the implementation of
• Kebenaran pelaksanaan ketentuan Batas
provisions on Legal Lending Limit (LLL).
Maksimum Pemberian Kredit (BMPK).
264 265
Page 134
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
3. Chief Risk Officer - Anggota (Peninjau) 3. Chief Risk Officer - Member (Reviewer/Non
voting Member)
Direktur Operasional 12/12 4. Branch Manager KC Cihampelas - Anggota
(Pemutus Kredit) 4. Branch Manager KC Cihampelas - Member
Direktur Keuangan 12/12 (Credit Approver)
5. SME Collection Head - Anggota (Pemutus
Chief Administrative Officer 10/12 Kredit) 5. SME Collection Head - Member (Credit
Approver)
Chief Internal Audit 11/12 6. Head of Credit Underwriting - Anggota
(Pemutus Kredit) 6. Head of Credit Underwriting - Member
Head of Enterprise Risk 12/12 (Credit Approver)
7. Business Support Specialist - Anggota
Head of Credit Policy 12/12 (Rekomendasi) 7. Business Support Specialist - Member
(Recommendation)
8. Credit Underwriting Officer / Specialist -
Sekretaris (Rekomendasi) 8. Credit Underwriting Officer / Specialist -
KOMITE KREDIT CREDIT COMMITTEE Secretary (Recommendation)
• Resolve Non Performing Loan
Komite Kredit Superbank yang membantu Direksi • Penyelesaian Kredit Bermasalah
The Superbank Credit Committee is in charge of
dalam mengevaluasi dan/atau memutuskan 1. Chief Administrative Officer - Head (Credit
evaluating and/or deciding credit application and 1. Chief Administrative Officer - Ketua (Pemutus
permohonan kredit dan penyediaan dana lainnya, Approver)
other fund provisions, as well as handling problematic Kredit)
serta penanganan kredit bermasalah sesuai dengan credit in accordance with the limits of authority and 2. Chief Risk Officer - Member (Reviewer/Non
batas kewenangan dan tanggung jawab yang 2. Chief Risk Officer - Anggota (Peninjau)
responsibility set by The Board of Directors. voting Member)
ditetapkan oleh Direksi. 3. Branch Manager KC Cihampelas - Anggota
3. Branch Manager KC Cihampelas - Member
The responsibilities, authorities, and duties of the (Pemutus Kredit)
Komite Kredit memiliki tanggung jawab, wewenang, (Credit Approver)
Credit Committee has the responsibilities, authorities, 4. SME Collection Head - Anggota (Pemutus
dan tugas untuk memberikan rekomendasi dan and duties to provide recommendations and decisions 4. SME Collection Head - Member (Credit
keputusan untuk menyetujui atau menolak hal-hal Kredit)
to approve or reject regarding as follows: Approver)
berikut: • the granting of credit and other funding in 5. Business Support Specialist - Anggota
• pemberian kredit dan penyediaan dana lainnya, 5. Business Support Specialist - Member
accordance with the limits of authority and (Rekomendasi)
sesuai dengan batas kewenangan dan jenis kredit (Recommendation)
applicable credit types;
yang berlaku;
• the selection of partners for loan channeling; Komite Kredit telah melaksanakan rapat secara
• pemilihan mitra untuk penyaluran pinjaman; Credit Committee level I held 33 (thirty three) direct
langsung di Tingkat I sebanyak 33 (tiga puluh tiga)
• the selection of partners for providing leads for meetings and the Credit Committee Level II held 2
• pemilihan mitra untuk penyediaan leads untuk kali dan Tingkat II sebanyak 2 (dua) kali sepanjang
credit applications; (two) direct meetings during 2025. In addition, the
aplikasi kredit; tahun 2025. Selain itu Komite Kredit Tingkat II juga
Level II Credit Committee also makes decisions
• Credit extensions; and mengambil keputusan diluar rapat atau melalui
• Perpanjangan kredit; dan outside of meetings or through circular resolutions.
keputusan sirkuler.
• the handling of non performing loans, including but
• Penanganan kredit bermasalah, termasuk namun not limited to restructuring programs, collateral The attendance rate of Credit Committee members in
tidak terbatas pada program restrukturisasi, Tingkat kehadiran anggota Komite Kredit dalam
takeovers, write-offs, and/or other measures. meetings during 2025 was as follows:
pengambilalihan agunan, penghapusan buku, rapat selama tahun 2025 adalah sebagai berikut:
dan/atau lainnya.
Composition of Credit Committee Level I Members
1. President Director - Chairman (Credit Approver) Nama Jumlah Kehadiran
Komposisi Anggota Komite Kredit Tingkat I
Name Total Attendance
1. Presiden DIrektur - Ketua (Pemutus Kredit) 2. Finance Director - Alternate Chairman (Credit
Approver) Komite Kredit Tingkat I
2. Direktur Keuangan - Wakil Ketua (Pemutus Kredit) Level I Credit Committee
3. Business Director - Member (Credit Approver)
3. Direktur Bisnis - Anggota (Pemutus Kredit) Presiden Direktur
33/33
4. Chief Administrative Officer - Member (Credit President Director
4. Chief Administrative Officer - Anggota (Pemutus Approver) Direktur Keuangan
Kredit) Finance Director
32/33
5. Chief Risk Officer - Member (Reviewer/Non voting
5. Chief Risk Officer - Anggota (Peninjau) Member) Direktur Bisnis
30/33
Business Director
6. Head of Lending - Anggota (Pemutus Kredit) 6. Head of Lending - Member (Credit Approver)
Chief Administrative Officer* 18/33
7. Head of Credit Underwriting - Sekretaris 7. Head of Credit Underwriting - Secretary
(Rekomendasi) (Recommendation) Chief Risk Officer 32/33
Head of Lending 30/33
Komposisi Anggota Komite Kredit Tingkat II Composition of Credit Committee Level II Members Head of Credit Underwriting** 13/33
• Perpanjangan & Restruktur Kredit • Renewal & Restructure Credit
* Chief Administrative Officer membership became effective following the Credit
1. Chief Administrative Officer - Ketua (Pemutus 1. Chief Administrative Officer - Chairman
* Keanggotaan Chief Administrative Officer menjadi efektif sejak adendum Piagam
Komite Kredit per September 2025. Jumlah dan kehadiran rapat juga memperhitungkan
Committee Charter addendum in September 2025. The reported meeting attendance
includes participation prior to the Credit Committee Charter addendum and reflects the
Kredit) (Credit Approver) kehadiran sebelum adendum Piagam Komite Kredit dan perubahan jabatan dilakukan. subsequent change in position.
** Jumlah dan kehadiran rapat Head of Credit Underwriting terhitung efektif sejak
2. Direktur Bisnis - Wakil Ketua (Pemutus Kredit) 2. Business Director - Alternate Chairman penunjukan di bulan Oktober 2025 setelah sebelumnya vacant. Sebelumnya Sekretaris
** Head of Credit Underwriting meeting attendance reflects the appointment effective
October 2025, following a period of vacancy. Prior to this, the role of Credit Committee
Komite Kredit ditunjuk pada setiap rapat diadakan.
(Credit Approver) Secretary was appointed on an ad-hoc basis at the time that the meeting is being held.
266 267
Page 135
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
KOMITE MANAJEMEN RISIKO RISK MANAGEMENT COMMITTEE
Komite Manajemen Risiko (RMC) dibentuk untuk The Risk Management Committee (RMC) was
membantu Direksi guna memastikan efektivitas established to support the Board of Directors to
penerapan manajemen risiko di Bank. ensure an effective risk management implementation
in the Bank.
The roles and responsibilities of RMC are to provide
Tugas dan tanggung jawab RMC adalah memberikan
recommendations to the Board of Directors as follows:
rekomendasi kepada Direksi terkait dalam hal:
1. Develop risk management policy and its
1. Menyusun kebijakan manajemen risiko serta
changes including designing and establishing a
perubahannya, termasuk merancang dan
comprehensive and integrated vision, strategy,
menetapkan arah, strategi, serta kerangka kerja
and risk management framework.
manajemen risiko yang menyeluruh dan terpadu.
2. Design and determine the level of risk taken
2. Perancangan dan penetapan tingkat risiko
(risk appetite) and risk tolerance, including limit,
yang diambil (risk appetite) dan toleransi risiko,
methodology, and tools used in managing risk,
termasuk terkait limit, metodologi, dan perangkat
and manage the Bank’s risk so that it is within the
yang digunakan dalam mengelola risiko, serta
predetermined risk limits.
mengelola risiko Bank agar berada dalam batasan
risiko yang telah ditentukan. 3. Ensure good corporate governance in the
implementation of risk management, with
3. Memastikan tata kelola perusahaan yang baik
appropriate frameworks for risk identification,
dalam penerapan manajemen risiko, dengan
measurement, monitoring, and controlling as well
kerangka kerja yang sesuai untuk identifikasi,
as timely escalation of risks.
pengukuran, pemantauan, dan pengendalian
risiko serta eskalasi risiko secara tepat waktu.
4. Mengevaluasi dan menyempurnakan proses 4. Evaluate and improve the risk management
manajemen risiko secara berkala maupun process periodically or at any time (if necessary,
sewaktu-waktu (jika diperlukan, sebagai akibat as a result of internal and external changes that
dari adanya perubahan internal dan eksternal might affect the capital adequacy and risk profile
yang mempengaruhi kecukupan permodalan dan of the Bank).
profil risiko Bank).
5. Menetapkan dan/atau merekomendasikan
5. Establish and/or recommend policies or other
kebijakan atau hal-hal terkait dengan keputusan
matters related to business decisions that should
bisnis jika terdapat ketidaksesuaian dengan
be commenced if there are any discrepancies
kebijakan dan prosedur, misalnya terjadi
with policies and procedures, for example if there
pelampauan ekspansi usaha yang signifikan
is a significant business expansion exceeding the
dibandingkan dengan Rencana Bisnis Bank
business plan of Bank that has been determined
yang telah ditetapkan atau pengambilan posisi/
or decision which impact to risk exposure that
eksposur risiko yang melampaui limit atau tingkat
exceeds the limit or level of risk appetite and risk
risiko yang diambil dan toleransi risiko yang telah
tolerance which has been set.
ditetapkan.
6. Develop a contingency plan policy, if necessary,
6. Menyusun kebijakan rencana darurat
and determine whether a situation is in an
(contingency plan), jika diperlukan, dan
emergency condition/abnormal condition or
memutuskan suatu situasi dalam kondisi darurat/
not based on the results of an analysis of these
kondisi di luar normal atau tidak, yang didasarkan
conditions, and design and determine appropriate
pada hasil analisis terhadap kondisi tersebut
steps to anticipate and overcome impacts that
serta merancang dan menetapkan langkah-
can be detrimental for Banks.
langkah yang tepat untuk mengantisipasi dan
mengatasi dampak yang dapat merugikan bagi
Bank.
7. Determine the self-assessment results of the
7. Menetapkan hasil penilaian mandiri atas Tingkat Bank’s Soundness Rating on a regular basis
Kesehatan Bank secara berkala yang mencakup which covers the risk profile, good corporate
profil risiko, tata kelola perusahaan, permodalan, governance, capital, and earnings, including
dan rentabilitas, termasuk metodologi, parameter, methodology, parameter, threshold, and weight
ambang batas dan bobot yang digunakan dalam used in the assessment.
penilaian.
8. Melakukan kajian terhadap Laporan Direktur
8. Conduct review on the Compliance Director
Kepatuhan secara berkala.
Report on a regular basis.
268 269
Page 136
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
9. Melakukan kajian terhadap kebijakan dan/atau 9. Conduct reviews of relevant policies and/
pedoman terkait lainnya yang memerlukan or guidelines that require Board of Directors Nama Jumlah Kehadiran
persetujuan Direksi. approval. Name Total Attendance
10. Melakukan kajian terhadap hasil Stress Test 10. Review the Stress Test result including its
Presiden Direktur
termasuk di antaranya skenario, asumsi, scenarios, assumption, methodology, result and President Director
12/12
metodologi, hasil dan tindak lanjut mitigasi follow up risk mitigation actions that will be taken,
risiko yang akan dilakukan, serta rencana as well as contingency plan if needed. Chief Risk Officer 12/12
penanggulangan apabila diperlukan.
11. Conduct discussion and monitoring regarding the Direktur Bisnis
10/12
11. Melakukan pembahasan dan pemantauan risk, compliance aspect, Anti Money Laundering, Business Director
terkait risiko, aspek kepatuhan, Anti Pencucian Countering the Financing of Terrorism and Direktur Keuangan
10/12
Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Counter-Proliferation Financing of Weapons of Finance Director
Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Mass Destruction, including determining the Direktur Operasional
11/12
Pemusnah Massal Bank, serta menetapkan necessary follow-up actions. Operational Director
tindak lanjut yang diperlukan.
12. Participate in building and creating a risk culture Direktur Kepatuhan
12/12
12. Turut membangun dan menciptakan budaya at all levels of the organization. Compliance Director
risiko di seluruh tingkatan organisasi. Chief Administrative Officer 10/12
13. Oversee the integration of climate risk into
13. Melakukan pengawasan atas integrasi risiko the Bank’s risk management framework, as Chief Technology Officer 9/12
iklim ke dalam kerangka manajemen risiko well as review and evaluate the results of the
Bank, serta meninjau dan mengevaluasi hasil implementation of Climate Risk Management Head of Enterprise Risk 12/12
penerapan Climate Risk Management Scenario Scenarios (CRMS) to ensure portfolio resilience
(CRMS) untuk memastikan ketahanan portofolio to the impacts of climate change. Head of Risk Governance & Model Validation 11/12
terhadap dampak perubahan iklim.
14. Ensure adequate financial support and
14. Memastikan kecukupan dukungan keuangan dan infrastructure to manage and control risks.
infrastruktur untuk mengelola dan mengendalikan KOMITE ASET DAN LIABILITAS (ALCO) ASSET AND LIABILITIES COMMITTEE (ALCO)
risiko.
15. Provide reports to the Board of Directors regarding ALCO adalah komite yang bertanggung jawab ALCO is a committee responsible for determining
15. Memberikan laporan kepada Direksi terkait untuk menentukan strategi dan melakukan the strategy and evaluating the Bank’s balance sheet
the implementation of their duties, authorities,
pelaksanaan tugas, wewenang, dan tanggung evaluasi pengelolaan neraca, termasuk strategi management in general, including the appropriate
and responsibilities.
jawab yang dimilikinya. dan kebijakan pengelolaan suku bunga agar interest rate management policy and strategy for
Bank dapat memperoleh tingkat pengembalian the Bank to obtain the optimum return-to-risk in
Composition of Risk Management Committee terhadap risiko (return-to-risk) yang optimal accordance with the Bank’s risk appetite.
Komposisi Anggota Komite Manajemen Risiko sesuai dengan tingkat risiko yang dapat diterima
Members
1. Presiden Direktur (Ketua) (risk appetite) Bank.
1. President Director (Chairman)
2. Chief Risk Officer (Wakil Ketua)
2. Chief Risk Officer (Vice Chairman)
The roles and responsibility of ALCO are as follows:
3. Direktur Bisnis (Anggota) Tugas dan tanggung jawab ALCO adalah sebagai
3. Business Director (Member) berikut:
4. Direktur Kepatuhan (Anggota)
4. Compliance Director (Member) 1. Melakukan evaluasi atas pengelolaan risiko 1. Evaluate the liquidity risk management with
5. Direktur Keuangan (Anggota)
5. Finance Director (Member) likuiditas terkait sumber dan penggunaan regards to the source and use of funds.
6. Direktur Operasional (Anggota) dana.
6. Operational Director (Member)
7. Chief Administrative Officer (Anggota) 2. Melakukan evaluasi eksposur risiko suku
7. Chief Administrative Officer (Member) 2. Evaluate the interest rate risk exposure and
bunga dan strategi Asset & Liabilities
8. Chief Technology Officer (Anggota) Asset & Liabilities Management (ALM) strategy
8. Chief Technology Officer (Member) Management (ALM) untuk memastikan
to ensure the Bank’s risk-taking position is in
9. Head of Enterprise Risk (Anggota) bahwa posisi yang diambil Bank telah sesuai
9. Head of Enterprise Risk (Member) accordance with the objectives of interest rate
dengan tujuan pengelolaan risiko suku
10. Head of Risk Governance and Model Validation risk management.
10. Head of Risk Governance and Model Validation bunga.
(Sekretaris - tanpa hak suara)
(Secretary - Non Voting Member) 3. Optimization of the balance sheet and capital,
3. Mengupayakan optimasi neraca dan
including developing related balance sheet and
permodalan termasuk penetapan strategi
capital strategies with regards to the acceptable
Selama tahun 2025, Komite Manajemen Risiko telah atas neraca dan permodalan tersebut sesuai
During 2025, the Risk Management Committee held 12 return-to-risk levels.
menyelenggarakan rapat sebanyak 12 (dua belas) dengan tingkat return-to-risk yang dapat
(twelve) meetings.
kali. diterima. 4. Conduct review of the Bank’s assets and liabilities
pricing to ensure that the pricing can optimize the
Tingkat kehadiran anggota Komite Manajemen Risiko 4. Melakukan kaji ulang atas penetapan
The attendance rate of Risk Management Committee cost and worth of funds, as well as maintaining
dalam rapat selama 2025 adalah sebagai berikut: harga (pricing) aset dan liabilitas Bank
members in meetings during 2025 was as follows: the Bank’s balance sheet structure in accordance
untuk memastikan bahwa pricing tersebut
with the Bank’s risk appetite.
dapat mengoptimalkan biaya serta hasil
penempatan dana, dan memelihara struktur 5. Conduct review of the Bank’s business plan (RBB)
neraca sesuai dengan risk appetite Bank. realization and financial performance as well as
the latest market condition and outlook in order
5. Melakukan kaji ulang realisasi Rencana
to anticipate the impact to such realization.
Bisnis Bank (RBB) dan performa keuangan
Bank serta perkembangan atas kondisi pasar
270 271
Page 137
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
yang dapat berpengaruh terhadap realisasi KOMITE PENGARAH TEKNOLOGI INFORMASI INFORMATION TECHNOLOGY STEERING
tersebut untuk dapat diantisipasi. COMMITTEE
6. Evaluate the Bank’s liquidity position with
6. Melakukan evaluasi kondisi likuiditas Bank regards to the risk limits set based on the Bank’s Komite Pengarah Teknologi Informasi (TI) Superbank The Superbank Information Technology (IT) Steering
terhadap batasan risiko sesuai dengan risk risk appetite, including formulation of liquidity merupakan bagian dari tata kelola yang mengkaji, Committee as part of the governance body to review,
appetite Bank yang ditetapkan termasuk management strategy and risk mitigation mengawasi dan memprioritaskan area utama monitor, and prioritize IT key areas from a cross-
penetapan strategi pengelolaan likuiditas dan measures. Teknologi Informasi dari perspektif lintas-fungsi dan functional perspective, make recommendations
mitigasi risikonya. membuat rekomendasi untuk pemangku kepentingan to stakeholders in relation to, amongst others,
7. Establish the methodology for risk measurements
7. Menetapkan metodologi pengukuran eksposur of interest and liquidity risks as well as reviewing sehubungan dengan, antara lain, memastikan bahwa ensuring that the Information Technology Strategic
risiko suku bunga dan risiko likuiditas serta and endorsing the applicable risk limits in Rencana Strategis Teknologi Informasi sesuai dengan Plan is in accordance with the Superbank’s strategic
batasan-batasan risiko (risk limits) yang terkait accordance with the Bank’s risk appetite. rencana bisnis strategis Superbank, dan memastikan business plans, and ensuring the effectiveness of the
sesuai dengan risk appetite Bank yang telah efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab implementation of the duties and responsibilities of
8. Provide inputs for the annual financial planning the Board of Directors.
ditetapkan. Direksi.
including, but not limited to, basic assumptions
8. Memberi masukan untuk perencanaan keuangan and indicators of macroeconomic as well as The Information Technology Steering Committee
Komite Pengarah Teknologi Informasi Superbank
tahunan termasuk, namun tidak terbatas pada, microeconomic conditions related to the banking of Superbank is established in accordance with the
dibentuk sesuai dengan arahan dalam Peraturan OJK
asumsi-asumsi dasar dan angka indikator industry indicators and ratios. provisions of Financial Services Authority Regulation
Nomor 11/POJK.03/2022 tentang Penyelenggaraan
makroekonomi maupun mikroekonomi seperti No. 11/POJK.03/2022 regarding the Implementation
9. Endorse the macroeconomic assumptions used Teknologi Informasi oleh Bank Umum.
indikator dan rasio terkait industri perbankan. of Information Technology by Commercial Banks.
for stress testing, including, but not limited to,
9. Menetapkan asumsi makroekonomi yang Internal Capital Adequacy Assessment Process
digunakan untuk melakukan stress test termasuk, (ICAAP). Tugas dan Tanggung Jawab Komite Pengarah TI Duties and Responsibilities of the IT Steering
namun tidak terbatas pada, untuk kegiatan adalah sebagai berikut: Committee are as follows:
Internal Capital Adequacy Assessment Process 1. Menyusun Rencana Strategis Teknologi Informasi 1. Develop Information Technology Strategic Plan
(ICAAP). (RSTI) yang sejalan dengan rencana strategis which is in line with the Bank’s business activity
kegiatan usaha Bank, yang mencakup: strategic plan, which includes:
• Roadmap untuk mencapai kebutuhan TI yang • Roadmap to achieve IT needs that support
Komposisi Anggota ALCO dengan Hak Suara Composition of ALCO Voting Members
mendukung strategi bisnis Bank. Adapun the bank’s business strategy. The roadmap
1. Presiden Direktur (Ketua) 1. President Director (Chairman) roadmap tersebut terdiri dari kondisi saat consists of current conditions, conditions
ini, kondisi yang ingin dicapai, dan langkah- to be achieved, and steps to be taken to
2. Direktur Keuangan (Wakil Ketua) 2. Director of Finance (Vice Chairman)
langkah yang akan dilakukan untuk mencapai achieve the conditions to be achieved;
3. Direktur Bisnis (Anggota) 3. Director of Business (Member) kondisi yang ingin dicapai; • Resources needed;
4. Direktur Operasional (Anggota) 4. Director of Operations (Member) • Sumber daya yang dibutuhkan; • Benefits to be gained when IT strategic
5. Chief Business Officer (Anggota) 5. Chief Business Officer (Member) • Manfaat yang akan diperoleh saat rencana plans are implemented; and
6. Chief Risk Officer (Anggota) 6. Chief Risk Officer (Member) strategis TI diterapkan; dan • Constraints that may arise in the
7. Head of Treasury & ALM (Secretary) • Kendala yang mungkin timbul dalam penerapan implementation of IT strategic plans.
7. Head of Treasury & ALM (Sekretaris)
rencana strategis TI.
2. Perumusan kebijakan, standar, dan prosedur TI 2. Formulation of IT policies, standards, and
Selama tahun 2025, Komite ALCO telah During 2025, the ALCO Committee held 12 (twelve) yang utama.
meetings. procedures.
melangsungkan rapat sebanyak 12 (dua belas) kali.
3. Mengawasi kesesuaian antara proyek TI 3. Monitor the conformity between the
Tingkat kehadiran anggota Komite ALCO dalam rapat The attendance rate of the ALCO Committee members yang disetujui dengan RSTI, dan melengkapi
in meetings during 2025 was as follows: implementation of IT project and the Information
selama 2025 adalah sebagai berikut: rekomendasi dengan hasil analisis dari proyek Technology Strategic Plan, and provide
TI yang utama sehingga memungkinkan Direksi recommendations based on IT projects analysis
mengambil keputusan secara efisien. results to enable Directors to make decisions
Nama Jumlah Kehadiran 4. Mengawasi kesesuaian antara pelaksanaan proyek efficiently.
Name Total Attendance TI dengan rencana proyek yang disepakati (project 4. Monitor the conformity between the
charter). implementation of the IT project and the agreed
Presiden Direktur
President Director
12/12 5. Mengawasi kesesuaian dengan kebutuhan sistem project plan (project charter).
informasi manajemen serta kebutuhan kegiatan 5. Monitor the conformity of IT with the needs of the
Direktur Keuangan
Finance Director
12/12 usaha Bank. management information system and the needs
Direktur Operasional (Anggota) 6. Efektivitas langkah–langkah dalam meminimalkan of the Bank’s business activities.
12/12
Operational Director risiko atas investasi Bank pada sektor TI agar 6. The effectiveness of measures in minimizing
Direktur Bisnis (Anggota) investasi Bank pada sektor TI memberikan the risk of the Bank’s investment in the IT sector
11/12
Business Director kontribusi terhadap pencapaian tujuan bisnis Bank. so that the Bank’s investment in the IT sector
Chief Risk Officer (Anggota)
12/12 contributes to the achievement of the Bank’s
(Member) business objectives.
Chief Business Officer (Anggota)
1/12
(Member)
272 273
Page 138
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
10. Head of Infra Ops (Anggota) 10. Head of Infra Ops (Member)
7. Pemantauan atas kinerja TI dan upaya peningkatan 7. Monitor IT performance and efforts to improve IT
kinerja TI. performance. 11. Head of Information Security (Anggota) 11. Head of Information Security (Member)
8. Melakukan evaluasi atas efektivitas pelaksanaan 8. Evaluate the effectiveness of implementing IT 12. Head of Operations (Anggota) 12. Head of Operations (Member)
implementasi kebijakan pengamanan TI dan security policies and IT projects that are being 13. Head of Technical Program Manager (Sekretaris) 13. Head of Technical Program Manager (Secretary)
proyek TI yang sedang dilakukan dan memberikan carried out and provide reports to the Board of
laporannya kepada Direksi. Directors.
9. Upaya penyelesaian berbagai masalah terkait TI 9. Efforts to resolve various problems related to Terkait dengan Komite AI, Komite pengarah TI wajib In relation to the AI Committee, the IT Steering
yang tidak dapat diselesaikan oleh satuan kerja IT that cannot be resolved by the work unit and mengundang kepala satuan kerja terkait sebagai Committee is required to invite the heads of the
pengguna dan penyelenggara TI secara efektif, users of IT in an effective, efficient, and timely berikut: relevant work units as follows:
efisien, dan tepat waktu. manner. 1. Head of Compliance 1. Head of Compliance
Dalam usaha pengawasan penggunaan kecerdasan In an effort to oversee the use of artificial intelligence, 2. Head of Legal 2. Head of Legal
artifisial, Komite AI dibentuk di bawah Komite the AI Committee is established under the IT Steering
Pengarah TI, bertanggung jawab untuk: 3. Head of Enterprise Risk 3. Head of Enterprise Risk
Committee, responsible for:
1. Mengawasi desain dan peluncuran kerangka tata 4. Head of Product 4. Head of Product
1. Oversee the design and rollout of the enterprise
kelola AI perusahaan. AI governance framework. 5. Head of Procurement 5. Head of Procurement
2. Mendefinisikan peran dan tanggung jawab utama 2. Define key roles and responsibilities for the 6. Head of Data Science 6. Head of Data Science
terkait pengawasan, desain, pengembangan, dan oversight, design, development, and use of AI
penggunaan AI di seluruh bisnis. 7. Head of Marketing 7. Head of Marketing
across the business.
3. Membuat prinsip panduan AI. 8. Head of Customer Experience, dan/atau 8. Head of Customer Experience, and/or
3. Create AI guiding principles.
4. Mendefinisikan dan mendokumentasikan cakupan 9. Head of AML; 9. Head of AML;
4. Define and document the scope of the AI
program tata kelola AI (termasuk jenis model, governance program (including which types of sesuai dengan pokok bahasan rapat. in accordance with the agenda of the meeting.
algoritma, dan sistem mana yang termasuk dan models, algorithms, and systems are included in
tidak termasuk dalam cakupan beserta alasannya, scope along with the reasons, and establish a risk
serta membangun skala risiko untuk penggunaan scale for use within the scope of AI). Selama tahun 2025, Komite Pengarah Teknologi During 2025, the Information Technology Steering
dalam cakupan AI). Informasi telah melangsungkan rapat sebanyak 5 Committee held 5 (five) meetings.
5. Identify and oversee policies, processes, and
5. Mengidentifikasi dan mengawasi kebijakan, (lima) kali.
training to allow design, usage, and oversight of The attendance rate of the Information Technology
proses, dan pelatihan untuk memungkinkan AI responsibly. Tingkat kehadiran anggota Komite Pengarah Steering Committee members in meetings during
desain, penggunaan, dan pengawasan AI secara Teknologi Informasi dalam rapat sepanjang tahun 2025 was as follows:
bertanggung jawab. 6. Identify areas that require human review or
2025 adalah sebagai berikut:
oversight, including to identify inaccuracies,
6. Mengidentifikasi area yang memerlukan identify bias, and conduct quality assurance.
reviu atau pengawasan manusia, termasuk
untuk mengidentifikasi ketidakakuratan, 7. Develop a process to assess and escalate high- Nama Jumlah Kehadiran
mengidentifikasi bias, dan melakukan quality risk AI use cases. Name Total Attendance
assurance (jaminan kualitas). 8. Reporting to company management (board and
7. Mengembangkan proses untuk menilai dan senior management).
Presiden Direktur
mengeskalasi kasus penggunaan AI berisiko 5/5
9. Assist in managing incidents related to the use President Director
tinggi. of AI. Direktur Keuangan
5/5
8. Melaporkan kepada manajemen perusahaan FInance Director
(dewan dan manajemen senior). Direktur Kepatuhan
5/5
Compliance Director
9. Membantu dalam mengelola insiden yang
Direktur Bisnis
berkaitan dengan penggunaan AI. Business Director
4/5
Direktur Operasional
4/5
Composition, Structure, and Membership of Operational Director
Komposisi, Struktur, dan Keanggotaan Komite
Information Technology Steering Committee
Pengarah Teknologi Informasi Chief Administrative Officer 5/5
1. President Director (Chairman)
1. Presiden Direktur (Ketua) Chief Risk Officer 5/5
2. Finance Director (Member)
2. Direktur Keuangan (Anggota)
Chief Technology Officer 5/5
3. Compliance Director (Member)
3. Direktur Kepatuhan (Anggota)
4. Business Director (Member) Chief Product Officer 5/5
4. Direktur Bisnis (Anggota)
5. Operational Director (Member) Head of Infra Ops 5/5
5. Direktur Operasional (Anggota)
6. Chief Administrative Officer (Member)
6. Chief Administrative Officer (Anggota) Head of Information Security 5/5
7. Chief Risk Officer (Member)
7. Chief Risk Officer (Anggota)
Head of Operations 3/5
8. Chief Technology Officer (Alternate Chairperson)
8. Chief Technology Officer (Wakil Ketua)
9. Chief Product Officer (Member)
9. Chief Product Officer (Anggota)
274 275
Page 139
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
KOMITE MANAJEMEN VENDOR VENDOR MANAGEMENT COMMITTEE Komite dapat mengundang fungsi lainnya untuk The Committee may invite other functions to attend
Komite Manajemen Vendor adalah komite yang The Vendor Management Committee is a committee hadir dalam rapat sesuai dengan topik yang dibahas. the meeting in accordance with the topic being
bertanggung jawab atas penunjukan dan pengelolaan responsible for the appointment and management of discussed.
Komite Manajemen Vendor telah menyelenggarakan
vendor, dengan kegiatan yang mencakup: vendors, with activities that include: rapat sebanyak 16 (enam belas) kali pada tahun The Vendor Management Committee held 16 (sixteen)
I. Hubungan dengan vendor I. Vendor Relationship 2025. meetings in 2025.
1. Mendiskusikan dan meninjau vendor yang 1. Discuss and review potential and strategic Tingkat kehadiran anggota Komite Manajemen The attendance rate of the Vendor Management
potensial dan strategis. vendors. Vendor dalam rapat selama 2025 adalah sebagai Committee members in meetings during 2025 was as
berikut: follows:
2. Menyetujui penunjukan vendor dalam proses 2. Approve appointment of vendors in Tender
tender maupun penunjukan langsung yang or Waiver of Competition process subject to
sesuai dengan kriteria penilaian dan kebijakan scoring criteria and procurement policy .
pengadaan.
3. Reviewing and giving the decision regarding
3. Meninjau dan memberikan keputusan the appointment of affiliates/related parties Nama Jumlah Kehadiran
terhadap penunjukan afiliasi/pihak terkait and supporting service professions such as Name Total Attendance
dan profesi jasa penunjang seperti notaris, notaries, legal consultants, etc.
konsultan hukum, dan lainnya. Direktur Keuangan
4. Reviewing and acknowledging third party 16/16
4. Meninjau dan mengetahui manajemen pihak Finance DIrector
management such as the result of supplier risk
ketiga seperti hal nya hasil penilaian risiko assessment, result of supplier performance Direktur Kepatuhan
13/16
supplier, hasil evaluasi kinerja supplier, dan Compliance Director
review, and other reports.
laporan lainnya. Direktur Operasional
14/16
5. Reviewing the result of third party (supplier) Operational Director
5. Meninjau hasil penilaian risiko pihak ketiga risk assessment with overall risk rating high
(supplier) dengan risiko high dan medium and medium in periodic, including with the Chief of Business Officer 7/16
secara berkala, termasuk apabila terdapat deviation. Chief of Product Officer 9/16
deviasi.
II. Outsourcing Vendor
II. Vendor Alih Daya Chief of Technology Officer 11/16
1. Review the outsourcing framework, strategies,
1. Meninjau kerangka kerja alih daya, strategi, policies, contingency plans and onward Chief of Risk Officer 15/16
kebijakan, rencana kontinjensi dan dukungan endorsement to the Board of Directors.
lebih lanjutkepada Direksi. Chief Human Resources Officer 10/16
2. Reviewing and approving outsourcing
2. Meninjau dan menyetujui pemberitahuan atau notifications or reports and incident reports
laporan alih daya dan laporan insiden kepada to the regulator.
regulator.
KOMITE MANAJEMEN FRAUD FRAUD MANAGEMENT COMMITTEE
DUTIES AND RESPONSIBILITIES OF THE VENDOR
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB KOMITE Komite Manajemen Fraud (FMC) dibentuk untuk The Fraud Management Committee (FMC) was
MANAGEMENT COMMITTEE
MANAJEMEN VENDOR membantu Direksi dalam memastikan bahwa established to support the Board of Directors to
The Bank’s Board of Directors grants the Vendor segala risiko fraud yang melekat pada produk dan ensure that the inherent fraud risks on product
Direksi Bank memberikan Komite Manajemen Vendor Management Committee the authority to oversee and proses bisnis di Bank dapat dikelola sesuai dengan and business processes in the Bank are properly
kewenangan dalam melakukan pengawasan dan manage all Bank activities, as stipulated in the Vendor empat pilar anti-fraud yaitu pencegahan; deteksi; managed according to the four pillars of anti-fraud
pengelolaan seluruh kegiatan Bank, sebagaimana Management Committee Charter. The Committee investigasi, pelaporan, dan sanksi; serta pemantauan, ie. prevention; detection; investigation, reporting,
ditetapkan dalam Piagam Komite Manajemen Vendor. is responsible for conducting reviews, providing evaluasi, dan tindak lanjut. and sanctioning; and monitoring, evaluation, and
Komite ini bertugas untuk melakukan peninjauan, recommendations, and carrying out investigations on response.
pemberian rekomendasi, serta penyelidikan atas all matters within its scope of authority.
segala aspek yang ada dalam lingkup kewenangannya. The roles and responsibilities of FMC are to provide
Tugas dan tanggung jawab FMC adalah memberikan
recommendations to the Board of Directors as follows:
rekomendasi kepada Direksi terkait dalam hal:
Composition of Vendor Management Committee 1. Propose recommendations on Anti-Fraud Policy
Komposisi Anggota Komite Manajemen Vendor 1. Memberikan rekomendasi Kebijakan dan Strategi
Members and Strategy within the Bank to the Board of
Anti-Fraud dalam lingkup Bank kepada Direksi.
Komite Manajemen Vendor terdiri dari: Directors.
Vendor Management Committee consist of:
2. Memastikan efektivitas pelaksanaan Kebijakan
1. Direktur Keuangan (Ketua). 2. Ensure Anti-Fraud Strategy Policy is effectively
1. Finance Director (Chief of Committee). dan Strategi Anti-Fraud di Bank.
implemented in the Bank.
2. Direktur Kepatuhan (Anggota) 2. Compliance Director (Member) 3. Menetapkan rencana langkah pencegahan,
3. Establish fraud risk prevention, detection,
3. Direktur Operasional (Anggota) deteksi, investigasi, dan respon yang diperlukan
3. Operation Director (Member) investigation, and response plans.
terhadap risiko fraud.
4. Chief Business Officer (Anggota) 4. Chief Business Officer (Member) 4. Conduct monitoring on the fraud incident and its
4. Melakukan pemantauan atas kejadian fraud
5. Chief Product Officer (Anggota) corrective action aims to ensure it is in accordance
5. Chief Product Officer (Member) dan tindak lanjut atas kejadian fraud agar dapat
with the Anti-Fraud Policy and Strategy.
6. Chief Technology Officer (Anggota) berjalan sesuai dengan Kebijakan dan Strategi
6. Chief Technology Officer (Member)
Anti-Fraud. 5. Conduct review on the implementation report of
7. Chief Risk Officer (Anggota) 7. Chief Risk Officer (Member) Anti-Fraud Strategy to be communicated to the
5. Melakukan kajian atas laporan penerapan
8. Chief Human Resources Officer (Anggota) 8. Chief Human Resources Officer (Member) Board of Directors and Board of Commissioners.
Strategi Anti-Fraud untuk dikomunikasikan
9. Head of Procurement (Sekretaris). 9. Head of Procurement (Secretary). kepada Direksi dan Dewan Komisaris.
276 277
Page 140
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
6. Melakukan pemantauan terhadap pengembangan 6. Conduct monitoring towards the development of
budaya Anti-Fraud dan kualitas sumber daya Anti-Fraud Culture and Human resource quality
Sekretaris Perusahaan
manusia (SDM) agar kesadaran, kepedulian, dan in order to improve the awareness, concern, and Corporate Secretary
pengendalian fraud dapat ditingkatkan pada control of Fraud for Bank’s internal and external
pihak internal dan eksternal Bank. parties.
Sekretaris Perusahaan memegang peranan vital dalam mengawal implementasi prinsip Tata Kelola
Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance), yang mencakup aspek transparansi, akuntabilitas,
Komposisi Anggota Komite Manajemen Fraud serta kepatuhan hukum di seluruh tingkatan organisasi. Sebagai penghubung utama antara Bank dengan
Composition of Fraud Management Committee
otoritas pasar modal dan pemegang saham publik, Sekretaris Perusahaan memastikan bahwa setiap
1. Presiden Direktur (Ketua) Members
kebijakan dan tindakan korporasi senantiasa selaras dengan standar etika serta regulasi yang berlaku.
2. Chief Risk Officer (Wakil Ketua) 1. President Director (Chairman)
The Corporate Secretary plays a vital role in overseeing the implementation of Good Corporate Governance
3. Direktur Kepatuhan (Anggota) 2. Chief Risk Officer (Alternate Chairman)
(GCG) principles, including transparency, accountability, and rigorous legal compliance across all levels of
4. Direktur Keuangan (Anggota) 3. Compliance Director (Member) the organization. Serving as the primary liaison between the Bank, capital market authorities, and public
shareholders, the Corporate Secretary ensures that every corporate policy and action remains aligned with
5. Direktur Operasional (Anggota) 4. Finance Director (Member)
ethical standards and prevailing regulations.
6. Direktur Bisnis (Anggota) 5. Operational Director (Member)
7. Chief Technology Officer (Anggota) 6. Business Director (Member)
7. Chief Technology Officer (Member) Dalam mendukung fase baru Superbank sebagai perusahaan terbuka pada tahun 2025, fungsi Sekretaris
8. Chief Internal Audit (Anggota - Tanpa Hak Suara) Perusahaan terus diperkuat melalui optimalisasi pengawasan kepatuhan emiten dan keterbukaan informasi.
9. Head of Enterprise Risk (Anggota) 8. Chief Internal Audit (Non Voting Member) Transformasi ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan investor melalui penyampaian informasi
9. Head of Enterprise Risk (Member) yang akurat dan tepat waktu, sekaligus memastikan penerapan tata kelola perusahaan yang unggul guna
10. Fraud Risk Lead (Sekretaris - Tanpa Hak Suara) mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
10. Fraud Risk Lead (Secretary - Non Voting Member)
To support Superbank’s new phase as a public company in 2025, the Corporate Secretary’s function has been
During 2025, the Fraud Management Committee held further strengthened by optimizing issuer compliance and disclosure mechanisms. This transformation aims to
Selama tahun 2025, Komite Manajemen Fraud telah solidify investor confidence through accurate and timely information disclosure, while ensuring the application of
menyelenggarakan rapat sebanyak 12 (dua belas) 12 (twelve) meetings.
superior corporate governance to drive sustainable business growth.
kali. The attendance rate of the Fraud Management
Tingkat kehadiran anggota Komite Manajemen Fraud Committee members in meetings throughout 2025:
dalam rapat selama 2025 adalah sebagai berikut:
Profil Sekretaris Perusahaan
Nama Jumlah Kehadiran Corporate Secretary Profile
Name Total Attendance
Presiden Direktur
12/12
President Director
Chief Risk Officer 12/12
Direktur Keuangan
Finance Director
Direktur Kepatuhan
11/12
10/12
Astrid Abina
Compliance Director
Direktur Operasional
12/12 Astrid Abina Carolin, S.H., LL.M, efektif diangkat
Operational Director
Direktur Bisnis*
menjadi Head of Corporate Secretary di bulan
Business Director
4/12 Oktober 2025 berdasarkan Keputusan Sirkuler
Direksi No. 004/KEP-DIR/SBI/X/2025.
Chief Technology Officer 9/12
Chief Internal Audit 11/12 Astrid Abina Carolin, S.H., LL.M, was appointed Head
of Corporate Secretary in October 2025 based on
Head of Enterprise Risk 12/12 Board of Directors Circular Decree No. 004/KEP-DIR/
SBI/X/2025.
* Mengacu kepada Piagam Komite Manajemen Fraud (KMF) bulan Agustus 2025, ditambahkan sebagai Anggota KMF.
* Referring to the Fraud Management Committee (FMC) Charter of August 2025, added as a member of FMC.
278 279
Page 141
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
4. Fungsi Jembatan Informasi dan Penasihat 4. Liaison and Advisory Function
Astrid yang berdomisili di Jakarta meraih gelar Astrid who resides in Jakarta earned her law degree
sarjana hukum dari Universitas Indonesia, Fakultas from the University of Indonesia, Faculty of Law a. Bertindak sebagai penghubung (jembatan) a. Acting as a bridge for information and
Hukum (2003) dan gelar Magister Hukum (LL.M) dari (2003) and her Master of Laws (LL.M.) from the informasi dan komunikasi antara Dewan communication between the Board of
University of Sydney (2005). Astrid juga merupakan University of Sydney (2005). She is also a member Komisaris, Direksi, manajemen, dan Commissioners, Directors, management, and
anggota dari Persatuan Advokat Indonesia (PERADI) of the Indonesian Advocates Association (PERADI) pemangku kepentingan. stakeholders.
dan memiliki sertifikasi Profesi Konsultan Hukum and holds a Basic Capital Market Legal Consultant
b. Memberikan nasihat mengenai tugas, b. Advising on the duties, responsibilities,
Pasar Modal Dasar. Professional Certification.
tanggung jawab, dan kewajiban hukum and legal liabilities of Board and Committee
anggota Dewan dan Komite. members.
Saat ini, ia menjabat sebagai Head of Legal di She currently holds the dual roles of Head of Legal
Superbank sekaligus merangkap sebagai Head of and Head of Corporate Secretary at Superbank. c. Mengelola penanganan benturan kepentingan c. Managing conflict of interest handling and
Corporate Secretary. dan Transaksi Pihak Terafiliasi (RPT). Related Party Transactions (RPT).
5. Hubungan Pemegang Saham dan Pemangku 5. Shareholder and Stakeholder Relations
TUGAS, TANGGUNG JAWAB, DAN PERAN DUTIES, RESPONSIBILITIES, AND ROLES OF
Kepentingan
SEKRETARIS PERUSAHAAN CORPORATE SECRETARY a. Maintaining relationships with Shareholders,
a. Menjalin hubungan dengan Pemegang safeguarding their rights, and managing share
Beberapa tanggung jawab kunci seorang Sekretaris Some key responsibilities of a Corporate Secretary, Saham, melindungi hak-hak mereka, serta administration.
Perusahaan Superbank, antara lain: includes: mengelola administrasi saham
b. Organizing the General Meeting of
1. Tugas Umum dan Kerahasiaan 1. General Duties and Confidentiality b. Menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Shareholders (GMS) from preparation to
Saham (RUPS) mulai dari persiapan hingga execution.
a. Memainkan peran penting sebagai “jembatan” a. Plays a valuable role as a “bridge” for
pelaksanaan.
informasi, komunikasi, pemberi nasihat, information, communication, advice, c. Managing relationships and engagement with
dan mediasi antara Dewan Komisaris dan and arbitration between the Board of c. Mengelola hubungan dan keterlibatan other stakeholders and mitigating associated
Direksi atau Komite-Komite dibawah Dewan Commissioners and Board of Directors or dengan pemangku kepentingan lainnya reputational risks.
Komisaris dan Direksi dan manajemen, serta Committees under the Board of Commissioners (stakeholders) serta memitigasi risiko
antara organisasi dengan para pemangku and the Board of Directors and management reputasi yang terkait.
kepentingannya. and the organization and its stakeholders. 6. Compliance, Reporting, and Documentation
6. Kepatuhan, Pelaporan, dan Dokumentasi
b. Membantu manajemen memahami kebutuhan b. Help the management understand the a. Ensuring compliance with reporting obligations
a. Memastikan kepatuhan terhadap kewajiban
dan tuntutan Dewan atau Komite, membantu requirements of the Boards or Committee, and information disclosure to regulators.
pelaporan dan keterbukaan informasi kepada
Dewan atau Komite memahami tantangan help the Boards or Committee understand
regulator. b. Drafting meeting minutes, maintaining the
yang dihadapi manajemen dalam memenuhi the challenges faced by management in
kebutuhan tersebut, serta membantu meeting the requirements of the Boards or b. Menyusun notulen rapat, memelihara Daftar Shareholder Register, and archiving legal and
organisasi dalam mengelola hubungan Committee, and help the organization manage Pemegang Saham, dan mengarsipkan other important corporate documents.
dengan para pemangku kepentingan. stakeholders relations. dokumen legal serta dokumen penting c. Preparing the Annual Report on the
perusahaan lainnya. performance of the Corporate Secretary
c. Menjaga kerahasiaan dokumen, data, dan c. Maintain the confidentiality of documents,
informasi yang diklasifikasikan sebagai data, and information that are classified as c. Menyusun Laporan Tahunan pelaksanaan function.
rahasia. confidential. fungsi Sekretaris Perusahaan.
2. Tata Kelola Perusahaan, Etika, dan Strategi 2. Corporate Governance, Ethics and Strategy Uraian komprehensif atas tugas dan tanggung jawab A comprehensive description of the Corporate
Sekretaris Perusahaan dapat dilihat dalam dokumen Secretary’s duties and responsibilities can be found
a. Menjamin kepatuhan terhadap peraturan a. Ensuring compliance with laws, good
Piagam Sekretaris Perusahaan. in the Corporate Secretary Charter.
perundang-undangan, prinsip tata kelola corporate governance principles, and ethical
perusahaan yang baik, serta standar etika business standards.
bisnis. PELAKSANAAN TUGAS SEKRETARIS PERUSAHAAN IMPLEMENTATION OF CORPORATE SECRETARY’S
b. Building an ethical culture, including
b. Membangun budaya etis, termasuk overseeing whistleblowing policies. TAHUN 2025 DUTIES IN 2025
mengawasi kebijakan whistleblowing. Sepanjang tahun 2025, Sekretaris Perusahaan Throughout 2025, Superbank’s Corporate Secretary
c. Providing strategic advice to the Board of
c. Memberikan nasihat strategis kepada Dewan Commissioners and Directors regarding Superbank telah menjalankan fungsi strategisnya has optimally executed its strategic functions,
Komisaris dan Direksi terkait keselarasan organizational alignment, reputational risk, secara optimal, terutama dalam mengawal transisi particularly in overseeing the Bank’s transition into a
tujuan organisasi, risiko reputasi, dan isu-isu and other strategic issues. Bank menjadi perusahaan terbuka. public company.
strategis lainnya. Fokus utama pelaksanaan tugas tahun ini meliputi Throughout 2025, Superbank’s Corporate Secretary
3. Administrative Support and Board and Committee
3. Dukungan Administratif dan Fasilitasi Dewan dan Facilitation penguatan mekanisme keterbukaan informasi has optimally executed its strategic functions,
Komite (disclosure) dan pemenuhan kewajiban pelaporan particularly in overseeing the Bank’s transition into
a. Mengelola administrasi dan logistik rapat kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Bursa a public company. The primary focus of duties this
a. Managing meeting administration and logistics
(termasuk penyusunan kalender tahunan, Efek Indonesia (BEI) secara tepat waktu. Selain year included strengthening information disclosure
(including annual calendars, agendas, and
agenda, dan materi) untuk Dewan Komisaris, itu, Sekretaris Perusahaan berperan aktif dalam mechanisms and ensuring the timely fulfillment
materials) for the Boards and Committees.
Direksi, dan Komite. penyelenggaraan RUPS yang inklusif bagi pemegang of reporting obligations to the Financial Services
b. Facilitating induction programs, refreshment, saham, mengelola komunikasi intensif dengan para Authority (OJK) and the Indonesia Stock Exchange
b. Memfasilitasi program orientasi (induksi), and succession planning for Board and investor, serta memastikan seluruh aksi korporasi (IDX). Furthermore, the Corporate Secretary played
penyegaran, serta perencanaan suksesi bagi Committee members. dilaksanakan sesuai dengan koridor hukum yang an active role in organizing a General Meeting
anggota Dewan dan Komite. berlaku. Sinergi antara fungsi kepatuhan emiten dan of Shareholders (GMS) that was inclusive for
c. Supporting the implementation of Board and
c. Mendukung pelaksanaan evaluasi kinerja Committee performance evaluations. tata kelola ini menjadi kunci dalam menjaga reputasi shareholders, managing intensive communication
Dewan dan Komite. serta meningkatkan kepercayaan pasar terhadap with investors, and ensuring that all corporate actions
kredibilitas Superbank di pasar modal. were executed in accordance with applicable legal
280 281
Page 142
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
frameworks. This synergy between issuer compliance • Piagam Direksi, • Board of Directors Charter;
and governance functions has been key in maintaining
• Piagam Dewan Komisaris • Board of Commissioners Charter;
the reputation and enhancing market confidence in
Superbank’s credibility within the capital market. • Piagam Komite Audit; dan • Audit Committee Charter; and
• Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi • Nominating and Remuneration Committee
Selain itu Sekretaris Perusahaan juga tetap In addition, the Corporate Secretary also continued Charter.
melaksanakan tata kelola Bank dengan dengan b. Membuat pedoman dan prosedur-prosedur
to implement Bank governance by ensuring the
memastikan hal-hal sebagai berikut: internal lainnya guna memenuhi ketentuan b. Establishing other internal guidelines
following:
yang berlaku bagi perusahaan publik. and procedures to fulfill the applicable
1. Fasilitasi Komunikasi 1. Communication Facilitation requirements for public companies.
c. Menyampaikan pelaporan dan pengungkapan
a. Membuka sarana komunikasi aktif dengan a. Establishing active communication dari Pemegang Saham, Dewan Komisaris dan c. Submitting reports and disclosures from
pemegang saham, Dewan Komisaris, Direksi, channels with shareholders, the Board of Direksi termasuk Laporan Tahunan 2025 Shareholders, the Board of Commissioners,
komite-komite, manajemen senior, dan Commissioners, the Board of Directors, secara tepat waktu. and the Board of Directors, including the 2025
berbagai pemangku kepentingan. committees, senior management, and various Annual Report, in a timely manner.
5. Hubungan dengan Pemegang Saham
b. Menyusun agenda rapat tahun 2025 beserta stakeholders.
5. Shareholder Relations
rancangan agenda rapat, untuk Rapat Umum Membina hubungan dengan Pemegang Saham
b. Developing the 2025 meeting calendar
Pemegang Saham Tahunan, Rapat Dewan dan menangani hal-hal terkait dengan pengkinian Nurturing relationships with Shareholders and
and draft meeting agendas for the Annual
Komisaris, Rapat Komite Audit, Komite daftar pihak terkait dan rapat pemegang saham. addressing matters related to updating the list of
General Meeting of Shareholders, Board of
Pemantau Risiko, Komite Nominasi dan related parties and shareholder meetings.
Commissioners Meetings, Audit Committee
Remunerasi serta Rapat Direksi. Meetings, Risk Oversight Committee
PELATIHAN DAN/ATAU PENINGKATAN KOMPETENSI
2. Tata Kelola Perusahaan Meetings, Nominating and Remuneration TRAINING AND/OR COMPETENCY DEVELOPMENT
SEKRETARIS PERUSAHAAN
Committee Meetings, and Board of Directors FOR THE CORPORATE SECRETARY
a. Memastikan Superbank mematuhi peraturan, Meetings.
regulasi, dan prinsip tata kelola perusahaan Sepanjang tahun 2025, Sekretaris Perusahaan telah
Throughout 2025, members of the Corporate
yang berlaku. 2. Corporate Governance mengikuti beberapa pelatihan dan peningkatan
Secretary participated in several training and
kompetensi yaitu:
b. Memberikan saran kepada Pemegang Saham, a. Ensuring Superbank complies with applicable competency development programs, namely:
Dewan Komisaris, Direksi dan komite-komite, rules, regulations, and corporate governance
atas penerapan tata kelola dan membantu principles.
No. Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Fasilitator Tanggal
membentuk serta menjaga praktik tata kelola b. Advising Shareholders, the Board of Training and/or Competency Improvement Facilitator Date
yang baik. Commissioners, the Board of Directors, and
c. Memastikan disiplin dan tata kelola dalam committees on governance implementation,
penyelenggaraan rapat Dewan Komisaris, and assisting in establishing and maintaining 1 In House Counsel Summit & Awards “Agility in Convergence” Hukum Online & 2- 3 Oktober 2025
Direksi, dan Komite dengan menyampaikan good governance practices. Indonesian Corporate
pemberitahuan dan agenda rapat, termasuk Counsel Association
c. Ensuring discipline and governance in the
materi rapat, secara tepat waktu sesuai (ICCA).
conduct of Board of Commissioners, Board
ketentuan yang diatur dalam Anggaran Dasar of Directors, and Committee meetings by
dan/atau Piagam. 2 Peran GRC dalam Meningkatkan Kepercayaan Investor dan OJK 25 Februari 2025
distributing meeting notices and agendas,
Stabilitas Sektor Keuangan
d. Melakukan self-assessment secara periodik including meeting materials, in a timely
di Semester I dan Semester II tahun 2025 dan manner in accordance with the provisions
3 Optimalisasi Layanan LAPS SJK Perbanas 27 Februari 2025
menyampaikan laporannya dalam Laporan stipulated in the Articles of Association and/
Tingkat Kesehatan Bank. or Charters.
4 Pengelolaan Rekening pada Bank Umum OJK 4 September 2025
d. Conducting periodic self-assessments in
Semesters I and II of 2025 and submitting the
results within the Bank’s Soundness Rating 5 Layanan Jaminan Fidusia kepada masyarakat dan pelaku usaha Perbanas 27 Mei 2025
Report. terkait manfaat pengalihan hak kepemilikan suatu benda atas
dasar kepercayaan dengan Jaminan Fidusia
3. Penyimpanan Dokumen Perusahaan 3. Corporate Document Retention
Menjaga keakuratan dan keabsahan dokumen Maintaining the accuracy and integrity of 6 Seminar Hak Cipta Perbanas 12 September 2025
Superbank, dalam bentuk perapihan dokumen- Superbank documents through the proper
dokumen terkait rapat-rapat Dewan Komisaris, organization of documents related to meetings of 7 Ujian Profesi Konsultan Hukum Pasar Modal Dasar I HKHPM 13 Juni 2025
Direksi dan komite-komite, dan segala the Board of Commissioners, Board of Directors,
keputusannya serta dokumen perusahaan and committees, along with all their resolutions 8 Data Privacy and Artificial Intelligence PT Super Bank 5 Februari 2025
penting lainnya. Termasuk dokumen legal dan and other vital corporate records. Indonesia
resmi, seperti Anggaran Dasar Superbank dan
dokumen penting usaha lainnya. 9 Credit Analysis for Multi Finance Training PasarTrainer 17 Februari 2025
4. Compliance
4. Kepatuhan 10 Fraud in Digital Trends VIDA 26 Februari 2025
a. Updating Superbank’s internal governance
a. Melakukan penyesuaian dokumen tata documents to ensure compliance with
kelola internal Superbank untuk memastikan regulations applicable to public companies, 11 Coaching Style Leadership Supervision - Batch 1 Vanaya Indonesia 24 Februari 2025
kepatuhan terhadap peraturan bagi including:
perusahaan publik antara lain: 12 Artificial Intelligence, Intellectual Property, and Data Privacy Hadiputranto, 13 Maret 2025
Legal Perspective in Indonesia Hadinoto & Partners
282 283
Page 143
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
13 Training Pelindungan Konsumen PT Super Bank 17 April 2025
Indonesia Hubungan Investor
14 Coaching Style Leadership 2025 Vanaya Indonesia 1 Januari 2025 Investor Relations
15 Training Embedding Operational Risk Management PT Super Bank 5 Maret 2025
Indonesia
Tahun 2025 menjadi tonggak sejarah bagi The year 2025 marked a historic milestone for
16 1st Session Coaching Style Leadership Advanced Session Batch 2 Vanaya Indonesia 30 April 2025 Superbank dengan terlaksananya Penawaran Umum Superbank with the successful execution of its Initial
Perdana Saham. Dalam momentum krusial ini, unit Public Offering. In this pivotal moment, the Investor
Hubungan Investor memegang peranan penting Relations unit played a central role in establishing
17 Understanding Artificial Intelligence and Intellectual Property PT Super Bank 7 Mei 2025 guna membangun komunikasi yang menghubungkan communication that bridged the Bank’s strategic
Indonesia visi strategis Bank dengan ekspektasi calon investor. vision with the expectations of prospective investors.
Hubungan Investor memastikan bahwa nilai potensi Investor Relations ensured that the growth potential
18 2nd Session Coaching Style Leadership Advanced Session Batch 2 Vanaya Indonesia 21 Mei 2025 pertumbuhan ekosistem digital, serta fundamental of the digital ecosystem, as well as Superbank’s
keuangan Superbank terartikulasi dengan jelas dan financial fundamentals, were articulated clearly and
19 Regulatory Roundtable: From Policy to Practice: Shaping Robust ATD Law 9 Mei 2025 kredibel di mata komunitas investasi global maupun credibly to both global and domestic investment
Antitrust Compliance in Indonesia domestik. communities.
20 Fraud Awareness Training PT Super Bank 18 Juni 2025 Melalui fungsi Hubungan Investor yang responsif Through a responsive and transparent Investor
Indonesia dan transparan, Superbank berkomitmen untuk terus Relations function, Superbank is committed to
meningkatkan kualitas keterlibatan (engagement) continuously enhancing the quality of engagement
21 Re-sertifikasi Manajemen Risiko J5 BSMR 21 Maret 2025 dengan seluruh pemegang saham. Fokus kami adalah with all shareholders. Our focus is to create a shared
menciptakan pemahaman yang selaras mengenai understanding of the Bank’s long-term strategy in
22 Penerapan Privacy by Design dan Penanganan Insiden Data: Veda Praxis 26 Agustus 2025 strategi jangka panjang Bank dalam memperkuat strengthening Indonesia’s digital banking landscape,
Panduan Praktis dalam Kerangka UU PDP and Kementrian lanskap perbankan digital Indonesia, sehingga dapat thereby generating sustainable investment value.
Komunikasi dan menciptakan nilai investasi yang berkelanjutan.
Digital
23 Kredit Sindikasi sebagai Alternatif Pembiayaan: Memahami Hukum Online 23 November 2023
Ekaputra Aditya
Aspek Hukum dan Risikonya
Profil Hubungan Investor
Investor Relations Profile
Efektif diangkat menjadi Kepala Hubungan Investor pada bulan
Agustus 2022, Adit memiliki lebih dari 12 tahun pengalaman dalam
bidang investasi, corporate finance dan perdagangan saham. Sebelum
bergabung dengan Superbank, Adit pernah menduduki berbagai posisi
serupa antara lain Vice President Investment Banking dari Bahana
Sekuritas (2017 - 2022), Corporate Finance dengan BCA Sekuritas (2016
- 2017) dan Investment Banking Analyst di PT Indo Premier Securities
(2013 - 2016), dimana Adit terlibat di berbagai transaksi Merger and
Acquisition (M&A), aksi korporasi pasar modal dan beberapa penerbitan
efek bersifat ekuitas dan utang.
Effective from August 2022, Adit was appointed as the Head of Investor
Relations, bringing over 12 years of experience in investment, corporate
finance and stock tradingBefore joining Superbank, Adit held various
similar positions, including Vice President of Investment Banking at
Bahana Sekuritas (2017 - 2022), Corporate Finance at BCA Sekuritas
(2016 - 2017), and Investment Banking Analyst at PT Indo Premier
Securities (2013 - 2016), where Adit was involved in various Merger and
Acquisition (M&A) transactions, capital market corporate actions, and
several equity and debt securities issuances.
284 285
Page 144
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
Beberapa tanggung jawab kunci seorang Hubungan
Investor Superbank, antara lain:
Several of
including:
Investor Relations’ responsibilities, Satuan Kerja Audit Internal
1. Memastikan ketersediaan informasi kuantitatif 1. Ensure the availability of up-to-date quantitative Internal Audit Directorate
dan kualitatif yang terkini bagi pemegang saham and qualitative information to shareholders and
dan seluruh pemangku kepentingan melalui kanal all stakeholders through communication channels
komunikasi yang dapat diakses oleh seluruh accessible to all stakeholders of the Bank.
pemangku kepentingan Bank.
2. Hold regular meetings with shareholders to Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) menjalankan The Internal Audit Function at Superbank is carried
2. Melaksanakan rapat secara periodik dengan provide the latest information about the Bank and peran sebagai third line of defense yang merupakan out by the Internal Audit Unit (SKAI), which acts as
pemegang saham untuk menyampaikan informasi its future growth plans. fungsi audit internal di Superbank. Tugas utama the third line of defense. The main task of SKAI is to
terkini mengenai Bank dan rencana pertumbuhan SKAI adalah menjamin pelaksanaan proses ensure that the Bank’s management and operational
3. Ensure fulfillment of Bank’s obligations to
Bank kedepan. pengelolaan dan operasional Bank sesuai dengan processes comply with applicable regulations and
shareholders.
ketentuan dan peraturan yang berlaku, serta support the Bank’s interests and objectives. SKAI
3. Memastikan terpenuhinya seluruh kewajiban
4. Maintain cooperative relationships with market mendukung kepentingan dan tujuan Bank. SKAI juga is also responsible for ensuring the adequacy and
bank kepada pemegang saham terpenuhi.
participants such as Buy-side and Sell-side bertanggung jawab memastikan kecukupan dan effectiveness of internal controls.
4. Memelihara hubungan kerja sama dengan pelaku analysts, Stock Brokers, Investment Bankers, and proses pengendalian internal.
pasar modal, seperti Buy-side dan Sell side other market players.
analyst, Stock Brokers, Investment Bankers dan SKAI berperan penting dalam memberikan jaminan SKAI plays an important role in providing independent
5. Ensure that all corporate actions to be carried out
pelaku pasar lainnya. serta konsultasi independen dan objektif yang dapat and objective assurance and consultation that can
are well-executed and effectively communicated
5. Memastikan agar seluruh aksi korporasi yang to all stakeholders. memberi nilai tambah dan memperbaiki operasional add value and improve the Bank’s operations. SKAI
akan dilaksanakan dapat berjalan dengan baik Bank. SKAI membantu Bank dengan memberikan assists the Bank in evaluating and enhancing the
dan dikomunikasikan dengan baik ke seluruh evaluasi dan meningkatkan efektivitas manajemen effectiveness of risk management, internal controls,
pemangku kepentingan. risiko, pengendalian internal, dan proses governance and governance processes to achieve its objectives.
agar tercapainya tujuan Bank.
PELAKSANAAN TUGAS HUBUNGAN INVESTOR IMPLEMENTATION OF INVESTOR RELATIONS PIAGAM AUDIT INTERNAL INTERNAL AUDIT CHARTER
TAHUN 2025 DUTIES IN 2025
SKAI Superbank memiliki Piagam Audit Internal yang SKAI of Superbank has an Internal Audit Charter that
Selama proses Penawaran Umum Perdana Throughout the Initial Public Offering process in 2025, menjadi pedoman pekerjaan audit internal, memuat serves as a guideline for SKAI, outlining the core
Saham pada tahun 2025, unit Hubungan Investor the Investor Relations unit performed the following di dalamnya prinsip pokok praktik profesional SKAI principles of SKAI’s professional practices, among
menjalankan fungsi-fungsi utama sebagai berikut: primary functions: yaitu: others:
1. Fasilitator Proses Penawaran Umum Perdana 1. Initial Public Offering Process Facilitator:
Saham: Menyusun materi presentasi investor Developing investor presentation materials, • Visi-misi • Vision and mission
(investor presentation), mengelola kegiatan managing roadshow activities, and coordinating • Tujuan • Objectives
roadshow, serta menyelenggarakan bookbuilding the bookbuilding process alongside the • Struktur dan kedudukan • Structure and position
bersama dengan penjamin emisi. IR bertanggung underwriters. IR was responsible for ensuring that • Kewenangan dan pembatasan • Authority and restrictions
jawab memastikan para calon investor prospective investors gained a comprehensive • Tugas dan tanggung jawab • Roles and responsibilities
mendapatkan pemahaman mendalam mengenai understanding of Superbank’s digital banking • Ruang lingkup tugas • Scope of work
model bisnis perbankan digital Superbank. business model. • Independensi dan objektivitas • Independence and objectivity
• Profesionalisme • Professionalism
2. Manajemen Keterbukaan Informasi: Menjamin 2. Information Disclosure Management: Ensuring • Ketidakberpihakan • Impartiality
ketersediaan informasi yang akurat dan the availability of accurate and transparent • Hak, kewajiban, dan tanggung jawab Kepala SKAI • Rights, roles, and responsibilities of Head of SKAI
transparan terkait prospektus serta laporan information regarding the prospectus and post- • Prinsip standar etika • Principles of ethics standards.
kinerja pasca-pencatatan melalui kanal resmi, listing performance reports through official
guna membangun basis investor yang loyal dan channels to build a loyal and well-informed
terinformasi. investor base. Piagam Audit Internal Superbank telah mendapatkan The Internal Audit Charter has been approved by the
3. Jembatan Komunikasi Pasca-pencatatan: 3. Post-Listing Communication Liaison: Maintaining persetujuan Presiden Direktur dan Dewan Komisaris. President Director and the Board of Commissioners.
Menjaga dialog berkelanjutan dengan analis an ongoing dialogue with analysts and
dan pemegang saham untuk mengomunikasikan shareholders to communicate the realization of PENGANGKATAN KEPALA SKAI APPOINTMENT OF THE HEAD OF SKAI
realisasi rencana strategis yang telah disampaikan strategic milestones and commitments made
saat masa Penawaran Umum Perdana Saham. during the public offering period. Pengangkatan dan pemberhentian Kepala SKAI The appointment and dismissal of the Head of SKAI
dilakukan oleh Presiden Direktur dengan persetujuan are executed by the President Director, with the
4. Analisis Pasar dan Sentimen Investor: Memantau 4. Market Analysis and Investor Sentiment: Dewan Komisaris serta rekomendasi Komite Audit. approval of the Board of Commissioners and based
persepsi pasar terhadap saham Superbank Monitoring market perception of Superbank’s on the Audit Committee’s recommendation.
pasca-pencatatan (listing) dan memberikan shares post-listing and providing strategic input
masukan strategis kepada Direksi mengenai tren to the Board of Directors regarding industry Sejak Januari 2023, posisi ini dijabat oleh Cut Tashana Since January 2023, this position has been held by
industri serta ekspektasi pasar modal. trends and capital market expectations. Azia, yang pengangkatannya telah dilaporkan secara Cut Tashana Azia, whose appointment has been
5. Kepatuhan terhadap Tata Kelola Pasar Modal: 5. Capital Market Governance Compliance: resmi kepada OJK. officially reported to the OJK.
Bekerja sama dengan Sekretaris Perusahaan Collaborating with the Corporate Secretary to
dalam memastikan seluruh aktivitas komunikasi ensure all corporate communication activities
perusahaan mematuhi regulasi Otoritas Jasa comply with the regulations of the Financial
Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) Services Authority (OJK) and the Indonesia Stock
demi menjaga integritas perusahaan di pasar Exchange (IDX) to uphold the company’s integrity
modal. in the capital market.
286 287
Page 145
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
Selain itu, Audit Internal memiliki hak untuk: In addition, Internal Audit has the right to:
KEDUDUKAN SKAI DALAM ORGANISASI SKAI POSITION IN STRUCTURE
1. Diberitahukan segera mengenai kemungkinan 1. Being informed promptly of any major potential
atau terjadinya kegagalan pengendalian or actual control failures relevant to the Bank,
Sesuai POJK No. 1/POJK.03/2019 tentang Penerapan Pursuant to POJK No. 1/POJK.03/2019 regarding
yang relevan dengan Bank. Termasuk yang including those identified by external auditors,
Fungsi Audit Intern pada Bank Umum, SKAI the Implementation of the Internal Audit Function at
diidentifikasi oleh auditor eksternal, regulator regulators, or other external parties.
menerapkan garis pertanggungjawaban ganda: Commercial Banks, SKAI implements a dual reporting
atau pihak eksternal lainnya.
bertanggung jawab langsung kepada Presiden line: reporting directly to the President Director, and 2. Being informed promptly of any major acquisition,
Direktur, serta secara fungsional kepada Dewan functionally to the Board of Commissioners through 2. Diberitahukan segera tentang akuisisi, reorganization or disposal that may have a
Komisaris melalui Komite Audit. the Audit Committee. reorganisasi atau disposal yang signifikan yang material impact on the risk management and
mungkin berdampak material pada manajemen control environment of the Bank.
risiko dan lingkungan pengendalian Bank.
Presiden Direktur Komite Audit
Presiden Director Audit Committee SKAI does not have the authority to:
SKAI tidak memiliki wewenang untuk:
1. Dual functions and perform any operational duties
1. Perangkapan tugas dan melaksanakan tugas for the Bank.
Chief Internal Audit operasional Bank.
2. Initiate and approve external accounting
2. Menginisiasi dan menyetujui transaksi akuntansi transactions other than for Internal Audit
diluar untuk kepentingan Audit Internal. purposes.
3. Mengarahkan kegiatan-kegiatan dari karyawan 3. Direct the activities of any of the organization’s
Head of Business Head of IT Audit
yang tidak dipekerjakan oleh Audit Internal, employees which are not employed by Internal
and Function Audit and Analytics
kecuali karyawan tersebut secara jelas ditugaskan Audit, except to the extent that such employees
sebagai tim pemeriksa atau diperbantukan untuk have been appropriately assigned to auditing
Audit. teams or to otherwise assist Internal Audit.
Business and Business and Audit Infra & Product
Function Audit 1 Function Audit 2 Analytics Cyber Technology TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB SKAI ROLES AND RESPONSIBILITIES OF SKAI
Security Audit Audit
Tugas SKAI sesuai Piagam Audit internal adalah The roles of SKAI in accordance with the Internal
sebagai berikut: Audit Charter are as follows:
1. Membantu tugas Presiden Direktur dan Dewan
WEWENANG SKAI AUTHORITY OF SKAI Komisaris dalam melakukan pengawasan. 1. Assisting the President Director and the Board of
SKAI Superbank memegang otoritas penuh dalam Superbank’s SKAI holds full authority to execute its Commissioners in performing supervision.
2. Membuat analisis dan penilaian di bidang
menjalankan tugas sesuai standar profesional yang duties in accordance with applicable professional keuangan, akuntansi, operasional, dan kegiatan
berlaku. Adapun cakupan wewenang tersebut standards. The scope of this authority includes: 2. Conducting analysis and assessments in the
lain melalui audit.
meliputi: fields of finance, accounting, operations, and
1. Conduct comprehensive audits of all work units 3. Mengidentifikasi segala kemungkinan untuk other activities through audits.
1. Melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh within Superbank without exception. memperbaiki dan meningkatkan efisiensi
unit kerja di Bank tanpa terkecuali. penggunaan sumber daya dan dana. 3. Identifying opportunities for improvement and
2. Have unrestricted access to all activities,
2. Memiliki akses yang tidak terbatas atas seluruh functions, records, property, and personnel of the enhancing the efficiency of resource and fund
4. Memberikan saran perbaikan dan informasi yang
aktivitas, fungsi, pencatatan, kekayaan, serta Bank. utilization.
objektif tentang kegiatan yang diperiksa pada
personil Bank. semua kegiatan manajemen.
3. Have full and free access to the Board of Directors 4. Providing recommendations for improvements
3. Memiliki akses yang penuh dan bebas, langsung and to the Board of Commissioners through the and objective information regarding activities
kepada Direksi serta Dewan Komisaris melalui Audit Committee. SKAI bertanggung jawab untuk: audited across all management activities.
Komite Audit. 1. Menyusun dan mengimplementasikan rencana
4. Conduct a regular and incidental meeting with
4. Mengadakan rapat secara berkala dan insidentil the Board of Directors, Board of Commissioner, audit tahunan berdasarkan metodologi berbasis SKAI is responsible to:
dengan Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau and/or Audit Committee. penilaian risiko secara komprehensif. Rencana 1. Prepare and implement an annual audit plan based
Komite Audit. audit tahunan dan alokasi anggaran disetujui oleh on a robust risk assessment methodology. Annual
5. Allocate resources, set frequencies, select Presiden Direktur dan Dewan Komisaris dengan audit plan and budget allocation approved by
5. Mengalokasikan sumber daya, menetapkan subjects, determine scope of work, and apply mempertimbangkan rekomendasi Komite Audit. President Director and Board of Commissioners
frekuensi, memilih subjek, menentukan ruang the techniques required to accomplish audit with recommendation from the Audit Committee.
lingkup pekerjaan, dan menerapkan teknik yang objectives. 2. Melakukan aktivitas audit dan memberikan
dibutuhkan untuk mencapai tujuan audit. penilaian atas efisiensi dan efektivitas di bidang 2. Conduct audit activities and evaluate the
6. Coordinating its activities with the activities of keuangan, akuntansi, operasional, sumber daya efficiency of financial, accounting, operational,
6. Melakukan koordinasi kegiatannya dengan external auditors. manusia, pemasaran, teknologi informasi dan human resources, marketing, information
kegiatan auditor eksternal. kegiatan lainnya. technology and other activities.
7. Obtain the necessary assistance from personnel
7. Mendapatkan bantuan personil dari unit-unit in units of the Bank where audits are being 3. Secara periodik melaporkan kepada Direksi dan 3. Report on a periodic basis to the Board of
kerja di Bank dimana audit dilaksanakan, serta performed, as well as other services from within Dewan Komisaris melalui Komite Audit mengenai Directors and to the Board of Commissioners
jasa khusus lainnya dari dalam maupun luar Bank. or outside the Bank. tujuan, kewenangan, dan tanggung jawab, serta through Audit Committee on the internal audit
8. Mengikuti rapat yang bersifat strategis. 8. Attending strategic meetings. kinerja aktivitas Audit Internal dibandingkan activity’s purpose, authority, and responsibilities,
dengan perencanaannya. Pelaporan juga meliputi as well as performance relative to its plan. The
eksposur risiko dan pengendalian masalah yang report will also include significant risk exposures
signifikan. and control issues.
288 289
Page 146
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
4. Membuat laporan semester mengenai Laporan 4. Report on a semi-annual basis to the Financial 10. Memantau tindakan perbaikan atas temuan yang 10. Monitoring the corrective actions taken for
Pelaksanaan dan Pokok-Pokok Hasil Audit Services Authority for the summary of audit signifikan. significant findings.
Internal ke Otoritas Jasa Keuangan atas ringkasan activities and significant audit findings, at the
kegiatan audit dan temuan audit yang signifikan, latest 1 (one) month after the period. 11. Melaporkan hasil pemantauan tindak lanjut 11. Reporting the results of follow-up monitoring on
paling lambat 1 (satu) bulan setelah berakhirnya perbaikan atas temuan yang signifikan kepada corrective actions for significant findings to the
5. Monitoring follow-up on audit issues and Direksi dan Dewan Komisaris, dengan tembusan Board of Directors and the Board of Commissioners,
periode.
recommendations. All significant audit issues will kepada Komite Audit dan Direktur yang with copies to the Audit Committee and the
5. Memantau pelaksanaan follow-up atas temuan remain in “open” issues status until cleared. membawahkan fungsi kepatuhan. Compliance Director.
dan rekomendasi audit. Seluruh temuan audit
6. Inform corrective action status of follow-up audit
yang signifikan akan tetap berstatus “belum
findings and recommendations to the Board of
selesai” sampai temuan diselesaikan. LAPORAN KEGIATAN SKAI TAHUN 2025 SKAI ACTIVITY REPORT FOR 2025
Directors and to the Board of Commissioners
6. Menginformasikan status tindakan perbaikan through the Audit Committee. Pada tahun 2025 SKAI telah menyelesaikan 15 In 2025, SKAI successfully completed 15 audit tasks
atas temuan audit dan rekomendasi hasil audit, pekerjaan audit sesuai rencana audit tahunan. Audit in accordance with the annual audit plan. Audits
7. Prepare measurements of performance and
kepada Direksi dan kepada Dewan Komisaris yang dilakukan langsung oleh tim SKAI mencakup: conducted directly by the SKAI team included:
achievement of goals for the internal audit
melalui Komite Audit.
organization. • Audit atas pemrosesan operasional dari kredit • Audit of operational processing for credit in the
7. Menyiapkan ukuran-ukuran penilaian dalam bentuk Loan Executing. form of Loan Executing.
8. Prepare and safely keep the adequate audit
keberhasilan kinerja dan pencapaian tujuan Audit
working papers in accordance with the prevailing • Audit atas Cyber Endpoint Security. • Audit of Cyber Endpoint Security.
Internal.
regulations.
8. Membuat dan menyimpan kertas kerja • Audit atas penerapan sistem informasi keamanan • ISO 27001:2022 Certification Readiness -
pemeriksaan yang memadai sesuai peraturan sesuai ISO 27001:2022. Implementation of an Information Security
yang berlaku. Management System.
• Audit atas Proses Penilaian Kecukupan Modal
9. Melaporkan secara khusus kepada Otoritas Jasa 9. Particularly report to the Financial Services Internal (ICAAP). • Audit of the Internal Capital Adequacy Assessment
Keuangan, temuan audit internal yang secara Authority concerning internal audit findings that Process (ICAAP).
• Audit atas sistem pembayaran Bank Indonesia
signifikan dapat mengganggu kelangsungan would significantly affect the business continuity
yang mencakup BI-FAST, BI-RTGS, SKNBI, BI- • Audits of Bank Indonesia’s payment systems,
usaha Bank. Laporan paling lambat disampaikan of the Bank. The report is to be submitted no later
SSSS, BI-ETP dan KPDHN. covering BI-FAST, BI-RTGS, SKNBI, BI-SSSS, BI-
3 hari setelah ditemukan. than 3 days after the findings are discovered.
ETP, and KPDHN.
• Pemantauan berkelanjutan berbasis data
10. Melaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan, hasil 10. Report to Financial Services Authority, the
analytics untuk Digital Time Deposit. • Continuous monitoring based on data analytics
kaji ulang pihak eksternal yang memuat pendapat external quality assurance review result regarding
for the Digital Time Deposit.
tentang hasil kerja audit internal dan kepatuhan the opinion on the performance of internal audit • Audit atas keamanan sistem pembayaran Bank
terhadap Penerapan Fungsi Audit Internal Pada and its compliance to the Penerapan Fungsi Indonesia yang mencakup BI-FAST, SKNBI, BI- • Security audit of Bank Indonesia’s payment
Bank Umum (PPFAIB) serta perbaikan yang dapat Audit Internal Pada Bank Umum (PPFAIB) and the RTGS, BI-SSSS, dan BI-ETP. systems, covering BI-FAST, SKNBI, BI-RTGS, BI-
dilakukan. recommendations. SSSS, and BI-ETP.
• Pemantauan berkelanjutan berbasis data
analytics untuk pelaporan biro kredit melalui • Continuous monitoring based on data analytics
Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK). for credit bureau reporting through SLIK.
TANGGUNG JAWAB KEPALA SKAI CHIEF INTERNAL AUDIT RESPONSIBILITIES
• Audit atas kerjasama penyaluran kredit ritel • Audit of the retail credit distribution cooperation
1. Melakukan komunikasi dengan Otoritas Jasa 1. Communicating with the Financial Services dalam bentuk Loan Channeling. in the form of Loan Channeling.
Keuangan paling sedikit sekali dalam 1 (satu) Authority (Otoritas Jasa Keuangan) at least once
tahun. a year. • Audit atas manajemen infrastruktur teknologi • Audit of information technology infrastructure
informasi. management.
2. Memastikan pelaksanaan fungsi audit internal 2. Ensuring the implementation of internal audit
sesuai dengan Standar Etika dan Profesionalisme adheres to the Code of Ethics and Professionalism • Pemeriksaan tahunan atas kualitas data dan • Annual review of data quality and system reliability
Global International Audit Standard. from Global International Audit Standards. keandalan sistem dari pelaporan Single Customer for the Single Customer View (SCV) reporting
View (SCV) kepada Lembaga Penjamin Simpanan to the Indonesia Deposit Insurance Corporation
3. Menyusun rencana strategis fungsi audit internal. 3. Developing a strategic plan for internal audit. (LPS). (LPS).
4. Memilih sumber daya manusia yang kompeten 4. Selecting competent human resources or • Audit atas produk Pinjaman Atur Sendiri (PAS). • Audit of digital lending (PAS) product.
atau secara kolektif memiliki kompetensi sesuai collectively possessing the required competencies
dengan kebutuhan dalam pelaksanaan tugas to perform internal audit duties.
SKAI. Pemeriksaan berikut ini dilakukan oleh vendor audit The following audits were conducted by external
5. Ensuring internal audit members participate in
5. Memastikan anggota SKAI mengikuti continuous professional development and other eksternal dengan pengawasan dari SKAI: audit vendors under SKAI’s supervision:
perkembangan profesional berkelanjutan serta training relevant to the increasing complexity and • Tinjauan pasca implementasi atas beberapa • Post-Implementation Reviews of offshore
pelatihan lain sesuai dengan perkembangan activities of the Bank. sistem elektronik yang ditempatkan di luar applications.
kompleksitas dan kegiatan usaha Bank. wilayah Republik Indonesia.
6. Preparing and periodically reviewing the internal • Annual audit of Payment Service Providers.
6. Menyusun dan mengkaji piagam audit internal audit charter. • Audit tahunan Penyedia Jasa Pembayaran.
secara periodik.
7. Developing an annual audit plan and budget
7. Menyusun rencana audit tahunan dan alokasi allocation for internal audit. For the findings raised in the audit reports, SKAI
anggaran untuk pelaksanaan fungsi audit internal. Dari temuan audit yang diangkat dalam laporan provided recommendations for corrective actions
8. Ensuring the internal audit is conducted according hasil audit, SKAI telah menyampaikan rekomendasi required by management. Management committed to
8. Memastikan pelaksanaan audit internal sesuai to the internal audit plan. langkah perbaikan yang perlu diambil oleh implementing corrective measures within the agreed
dengan rencana audit internal. manajemen. Manajemen berkomitmen untuk timelines. SKAI monitored the fulfillment of these
9. Reporting significant findings to the Board of
9. Melaporkan temuan yang signifikan kepada Directors for prompt corrective actions. menyelesaikan langkah perbaikan sesuai tenggat commitments.
Direksi untuk dilakukan tindakan perbaikan dalam
waktu yang cepat. 290 291
Page 147
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
PENERAPAN FUNGSI AUDIT INTERNAL IMPLEMENTATION OF INTERNAL AUDIT FUNCTION
Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) Superbank dibangun Superbank’s Internal Audit Unit (SKAI) is built on
Laporan hasil audit SKAI dan perkembangan The audit reports and updates on corrective measures
di atas struktur yang independen dan dipimpin oleh an independent structure and led by seasoned
langkah perbaikan telah disampaikan kepada Dewan were submitted to the Board of Commissioners
para tenaga profesional di bidangnya. Struktur ini professionals. This setup ensures that all Bank
Komisaris melalui Komite Audit. Sebagai bentuk through the Audit Committee. As part of their active
memastikan seluruh operasional Bank diawasi secara operations are overseen objectively. In carrying out
pengawasan aktif, Komisaris melalui Komite Audit oversight, the Board, via the Audit Committee,
objektif. Dalam menjalankan tugasnya, SKAI didukung its duties, SKAI is backed by a solid audit charter,
melakukan pemantauan atas hasil audit dan tindak monitored audit results and management’s follow-
oleh piagam audit, perencanaan audit yang matang, meticulous planning, and seamless coordination with
lanjut manajemen. ups.
serta koordinasi yang solid dengan auditor eksternal external auditors to ensure comprehensive oversight.
untuk memastikan pengawasan yang menyeluruh.
Manajemen telah memperhatikan rekomendasi Management has adhered to SKAI’s recommendations
SKAI dan menindaklanjutinya sesuai tenggat waktu and taken corrective actions within the agreed Secara keseluruhan, kinerja Audit Internal Superbank
Overall, Superbank’s Internal Audit performance
yang disepakati. Sepanjang tahun 2025, tidak timelines. During 2025, there are no significant telah memenuhi standar regulasi dan menjadi pilar
has met all regulatory standards and has become a
terdapat temuan signifikan yang dapat mengganggu findings that could disrupt Superbank’s operations penting dalam memperkuat tata kelola dan manajemen
vital pillar in strengthening our governance and risk
kelancaran usaha Superbank yang perlu dilaporkan that need to be reported to the OJK. risiko. Peran SKAI sangat krusial dalam memastikan
management. SKAI plays a crucial role in ensuring that
ke OJK. transparansi dan akuntabilitas tetap terjaga.
transparency and accountability remain at the heart of
everything we do.
Laporan pelaksanaan pokok-pokok hasil audit SKAI The key internal audit results have been reported to
telah disampaikan kepada OJK sesuai ketentuan the OJK in compliance with applicable regulations.
yang berlaku. TRAINING AND/OR COMPETENCY DEVELOPMENT
PELATIHAN DAN/ATAU PENINGKATAN KOMPETENSI
FOR THE SKAI
SKAI
FOKUS STRATEGIS SKAI STRATEGIC FOCUS OF SKAI
Throughout 2025, members of the SKAI participated
Berdasarkan self-assessment SKAI terhadap kinerja According to the SKAI’s self-assessment of its Sepanjang tahun 2025, SKAI telah mengikuti in several training and competency development
selama setahun, serta sebagai upaya perbaikan performance over the past year, and to drive beberapa pelatihan dan peningkatan kompetensi programs, namely:
berkelanjutan dalam proses bisnis, SKAI akan continuous improvement in business processes, SKAI yaitu:
memfokuskan perhatian pada hal-hal berikut: will focus on the following areas:
1. Secara periodik meninjau dan memperbarui 1. Reviewing and updating the Internal Audit Pelatihan dan/atau Peningkatan Jumlah Karyawan Fasilitator Tanggal
Piagam Audit Internal, kebijakan serta prosedur Charter, Internal Audit policies and procedures to Kompetensi Total Participant Facilitator Date
Internal Audit agar sesuai dengan praktik terbaik align with best practices and the Global Internal Training and/or Competency
dan Global Internal Audit Standard. Audit Standard, which takes effect on January 9, Improvement
2025.
2. Meningkatkan komunikasi yang efektif dengan Coaching Style Leadership 6 Vanaya 6 Februari 2025,
para pemangku kepentingan, termasuk Dewan 2. Enhancing effective communication with
27 Februari 2025,
Komisaris, Komite Audit, Manajemen, pihak stakeholders, including the Board of
30 April 2025,
eksternal bank, auditor eksternal, pengawas Commissioners, Audit Committee, Management,
6 Mei 2025,
bank, dan regulator lainnya. external parties of the bank, external auditors,
21 Mei 2025
bank supervisors, and other regulators.
3. SKAI berkomitmen untuk memberikan hasil Anti Money Laundering (AML) Training
terbaik melalui penggunaan sumber daya yang 3. SKAI is committed to delivering optimal results by 12 Internal 14 Oktober 2025,
kompeten dalam melaksanakan audit, baik melalui utilizing competent resources for audits, through 16 Desember 2025
rekrutmen eksternal maupun pengembangan both external recruitment and the development Code of Ethics Workshop
dan pelatihan sumber daya manusia internal and training of internal Superbank resources. 10 Internal 29 April 2025
Superbank. Credit Analysis for Multi Finance Training
4. Developing Audit Analytics to implement
4 PasarTrainer 17 Februari 2025
4. Pengembangan Audit Analytics untuk continuous auditing in line with the bank’s
melaksanakan audit berkelanjutan sesuai dengan products and strategy. Data Privacy and Artificial Intelligence
2 Internal 5 Februari 2025
produk dan strategi bank.
Fraud Awareness Training
SKAI has established a three-year strategy to 11 Internal 18 Juni 2025
SKAI menetapkan strategi tiga tahun untuk
strengthen its function by enhancing talent capabilities, From Bricks to Bonds: Building Stronger
memperkuat fungsinya melalui peningkatan
modernizing audit systems, and leveraging audit Teams with Lego (Internal Audit) 12 Internal 4 Oktober 2025
kapabilitas sumber daya, modernisasi sistem audit,
analytics and continuous auditing. The initial phase
serta pemanfaatan audit analytics dan continuous
focuses on building a strong foundation through Identifikasi Transaksi Keuangan
auditing. Pada tahap awal, fokus diarahkan pada
organizational strengthening, alignment of audit Mencurigakan 1 Forum Komunikasi 9 Juli 2025
penguatan fondasi organisasi, penyempurnaan
procedures with applicable standards, and exploration Direktur Kepatuhan
prosedur sesuai standar yang berlaku, serta
of technology, data analytics, and automation. The Perbankan (DKP)
pengembangan dan eksplorasi teknologi, data
subsequent phase emphasizes the implementation Artificial Intelligence
analytics dan otomatisasi. Selanjutnya, SKAI
of an Audit Management System, competency model 11 Internal 5 Februari 2025
akan mengimplementasikan Audit Management
development, and continuous auditing supported by BI Fast Technology and Security for
System, pengembangan competency model, serta
AI/ML. In the final phase, the strategy aims to ensure Operational Activities 7 Internal 8 Desember 2025
continuous auditing yang dibantu oleh AI / Machine
sustainability through talent retention and succession
Learning (ML). Pada tahap akhir, strategi difokuskan
management, while embedding advanced analytics Pembekalan Re-sertifikasi Manajemen Risiko
pada keberlanjutan, retensi talenta, dan penerapan
into risk-based and continuous audit processes to J4 1 PT Efektif Pro 13 Januari 2025
advanced analytics dalam audit berbasis risiko dan
enhance audit effectiveness, efficiency, and overall Pembekalan Re-sertifikasi Manajemen Risiko
continuous auditing untuk meningkatkan efektivitas,
governance quality. J5 1 PT Efektif Pro 13 Januari 2025
efisiensi, serta kualitas pengawasan.
Pembekalan Sertifikasi Audit Intern Bank
Level Auditor 3 IAIB 16 April 2025
292 293
Page 148
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko J4 1 PT Efektif Pro 7 Januari 2025
Satuan Kerja Kepatuhan
Program Inaugurasi Gelar CRM dan Program 1 IRPA 2 September 2025
Pemeliharaan SMR J7 Compliance Division
Re-sertifikasi Manajemen Risiko J5 2 BSMR 16 Januari 2025
Superbank berkomitmen bahwa kepatuhan terhadap Superbank is committed to ensuring compliance with
Re-sertifikasi Manajemen Risiko J7 1 PT Efektif Pro 24 Maret 2025
peraturan baik dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), regulations issued by the Financial Services Authority
Bank Indonesia (BI), Lembaga Penjamin Simpanan (OJK), Bank Indonesia (BI), the Indonesia Deposit
Refreshment Manajemen Risiko J4 2 PT Efektif Pro 26 Mei 2025
(LPS), Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Insurance Corporation (LPS), the Financial Transaction
Keuangan (PPATK), maupun Self Regulatory Reports and Analysis Center (PPATK), Self-Regulatory
Refreshment Manajemen Risiko J5 2 PT Efektif Pro 17 Juli 2025 Organization (SRO) dan pihak regulator terkait Organizations (SROs), and other relevant regulators
lainnya yang mempengaruhi kegiatan usaha dan that impact the Bank’s business activities and
Refreshment Manajemen Risiko J7 1 GPS 24 Maret 2025 kepatuhan Bank merupakan kewajiban yang harus compliance obligations. This commitment applies
dilaksanakan oleh seluruh pihak Bank termasuk to all parties within the Bank, including the Board of
Sertifikasi Manajemen Risiko J4 1 BSMR 17 Januari 2025
Direksi, Dewan Komisaris, dan seluruh karyawan Directors, Board of Commissioners, and all employees.
dalam organisasi Bank. Karena itu, setiap kegagalan Failure to adhere to the compliance requirements can
pelaksanaan kepatuhan dapat menyebabkan risiko lead to compliance risks, reputational risks, and other
Training on Auditing Treasury Business 10 IAIB 23 Mei 2025 kepatuhan, risiko reputasi, dan risiko-risiko lainnya. associated risks. These challenges and exposures
Hal ini menjadi tantangan dan eksposur risiko yang significantly increase the Bank’s risk landscape,
Women Empowerment Session (International 5 Internal 10 Maret 2025 semakin besar, sehingga diperlukan berbagai macam necessitating various efforts to mitigate potential
Women's Day 2025) upaya untuk memitigasi timbulnya berbagai risiko. risks effectively.
Workshop Cyber Risk Management 5 Veda Praxis 28 April 2025
Untuk memitigasi dan meminimalisir risiko kepatuhan To mitigate and minimize compliance risks and other
serta risiko lainnya, Bank membentuk Satuan Kerja potential risks, the Bank established a Compliance
Kepatuhan. Unit kerja ini bertugas secara preventif Unit. This unit performs both preventive (ex-ante)
(ex-ante) dan kuratif (ex-post), termasuk melalui and corrective (ex-post) functions, including ensuring
pemenuhan ketentuan eksternal dan kebijakan compliance with external regulations and the Bank’s
internal Bank untuk mengurangi potensi risiko internal policies to mitigate potential risks arising
dalam kegiatan usaha Bank. Unit kerja ini bersifat from the Bank’s business activities. This unit operates
independen dan bertugas membantu Direktur yang independently and supports the Compliance Director
membawahkan fungsi kepatuhan untuk memastikan in ensuring that the Bank’s policies, regulations,
bahwa kebijakan, ketentuan, sistem, prosedur, dan systems, procedures, and business activities comply
kegiatan usaha Bank sesuai dengan peraturan yang with applicable laws. It also ensures the Bank’s
berlaku. Unit kerja ini juga memastikan komitmen commitment to healthy banking practices, aimed at
Bank terhadap standar praktik perbankan yang sehat, improving operational and business performance as
guna meningkatkan kinerja operasional, bisnis, dan well as fostering stakeholder trust.
kepercayaan pemangku kepentingan.
FUNGSI KEPATUHAN COMPLIANCE FUNCTION
Fungsi Kepatuhan merupakan serangkaian aktivitas The Compliance Function comprises a series of
yang dilakukan Bank untuk memastikan bahwa activities carried out by the Bank to ensure that
kebijakan, pedoman, produk program, sistem, the Bank’s policies, guidelines, products, programs,
prosedur, serta kegiatan usaha Bank telah sesuai systems, procedures, and business activities are in
dengan peraturan perundang-undangan yang compliance with applicable laws and regulations.
berlaku. Fungsi ini bertujuan untuk mendukung This function aims to support the implementation of
penerapan budaya kepatuhan dan pengelolaan risiko a compliance culture and the effective management
kepatuhan secara efektif termasuk namun tidak of compliance:
terbatas pada:
1. Memelihara dan mengembangkan budaya 1. Maintaining and developing a compliance culture
kepatuhan pada semua tingkatan organisasi dan at all levels of the Bank’s organization and
kegiatan usaha Bank, antara lain dengan cara: business activities, including by:
a. Membangun budaya kepatuhan dengan a. Establishing a compliance culture through
menyusun dan/atau melakukan melakukan the formulation and/or review of policies,
reviu kebijakan, pedoman, produk program, guidelines, products, programs, systems,
sistem maupun prosedur (jika diperlukan) and procedures (where necessary) to ensure
agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku alignment with applicable regulations, by
dengan membuat kajian / analisis kepatuhan conducting compliance studies/analyses,
dan fungsi advisory lainnya dan melakukan providing advisory support, and conducting
sosialisasi kepada seluruh karyawan socialization to all employees regarding
mengenai hal-hal yang terkait dengan fungsi matters related to the compliance function
kepatuhan mengenai ketentuan regulator and applicable regulatory requirements;
294 yang berlaku; 295
Page 149
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
b. Memastikan kepatuhan Bank terhadap b. Ensuring the Bank’s compliance with regulatory
komitmen regulasi dan komitmen audit yang commitments and audit commitments made Dalam menjalankan tugas dan fungsinya, Direktur In performing their duties and functions, the
dibuat kepada Otoritas Jasa Keuangan dan/ to the Financial Services Authority (Otoritas yang Membawahkan Fungsi Kepatuhan wajib bersifat Compliance Director must act independently and
atau otoritas pengawas lain yang berwenang; Jasa Keuangan – OJK) and/or other relevant independen dan terpisah dari fungsi bisnis, fungsi separated from business functions, operational
supervisory authorities; operasional maupun fungsi penunjang lainnya, serta functions, and other supporting functions. The
c. Memastikan kepatuhan terhadap seluruh bebas dari pengaruh atau tekanan unit kerja lain Compliance Director must also be free from influence
ketentuan perundangan terkait yang terdapat c. Ensuring compliance with all applicable dan bebas dari benturan kepentingan (conflict of or pressure from other work units, free from conflicts of
dalam Regulatory Inventory System untuk statutory and regulatory requirements interest), dan wajib bertindak secara objektif dan interest, and must act objectively and professionally.
menjaga komitmen terhadap kewajiban recorded in the Regulatory Inventory System profesional.
pelaporan kepada regulator; in order to maintain the Bank’s commitment to
fulfilling its regulatory reporting obligations; Secara berkala, Direktur yang Membawahkan Fungsi Periodically, the Compliance Director reports the
d. Berkoordinasi dengan unit kerja terkait untuk
memastikan pembuatan gap analysis (jika d. Coordinating with relevant work units to Kepatuhan melaporkan pelaksanaan tugas dan execution of their duties and responsibilities to the
diperlukan) dengan melakukan identifikasi ensure the preparation of gap analyses tanggung jawabnya kepada Presiden Direktur dengan President Director, with copies sent to the Board
atas dampak ketentuan baru terhadap (where necessary) by identifying the impact tembusan kepada Dewan Komisaris baik melalui of Commissioners, either through periodic Board
kegiatan operasional Bank; of new regulations on the Bank’s operational Rapat Direksi, Rapat Dewan Komisaris, Rapat Komite of Directors Meetings, Board of Commissioners
activities. di bawah Direksi dan atau Dewan Komisaris secara Meetings, Committees under the Board of Directors
2. Berkoordinasi dengan unit kerja terkait dalam berkala, serta menyampaikan Laporan Pelaksanaan and/or the Board of Commissioners, as well as
melakukan identifikasi, pengukuran, monitoring, 2. Coordinating with relevant work units to identify, Fungsi Kepatuhan secara semesteran kepada OJK. submitting a semi-annual Compliance Function
dan pengendalian terhadap Risiko Kepatuhan measure, monitor, and control Compliance Risk Implementation Report to the OJK.
dan risiko lainnya dengan mengacu pada and other risks, in accordance with applicable
ketentuan terkait yang berlaku antara lain dengan regulations, including through the conduct of Direktur yang membawahkan Fungsi Kepatuhan The Compliance Director is responsible for:
melakukan penilaian sendiri (self assessment) self-assessments of the compliance risk profile. bertanggung jawab: 1. Collaborating with other Board of Directors
profil risiko kepatuhan. 1. Bersama dengan anggota Direksi lainnya members to formulate strategies that promote
merumuskan strategi guna mendorong the creation of a Compliance Culture within the
Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Superbank mengacu The implementation of the Compliance Function terciptanya Budaya Kepatuhan di Bank. Bank.
pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.46/ at Superbank refers to Financial Services Authority
POJK.03/2017 tanggal 12 Juli 2017 Tentang Regulation No. 46/POJK.03/2017 dated 12 July 2017 2. Menerbitkan Kebijakan Kepatuhan sebagai 2. Issuing Compliance Policies as guidelines for the
Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum on the Implementation of the Compliance Function pedoman bagi Satuan Kerja Kepatuhan dalam Compliance Unit in carrying out its functions and
dimana pelaksanaan Fungsi Kepatuhan mencakup in Commercial Banks, under which the Compliance menjalankan fungsi dan tanggung jawabnya. responsibilities.
pemantauan, pengendalian, dan evaluasi atas Function includes the monitoring, control, and 3. Menetapkan prosedur kepatuhan sebagai 3. Establishing compliance procedures as a guide
kepatuhan Bank terhadap ketentuan yang berlaku, evaluation of the Bank’s compliance with applicable panduan Satuan Kerja Kepatuhan dalam mengkaji for the Compliance Unit in reviewing policies,
termasuk pemenuhan kewajiban dan komitmen Bank regulations, including the fulfillment of the Bank’s kebijakan, pedoman, prosedur yang diusulkan guidelines, and procedures proposed by relevant
kepada regulator. obligations and commitments to regulators. oleh unit kerja terkait. work units.
4. Memastikan bahwa seluruh kebijakan, ketentuan, 4. Ensuring that all policies, regulations, systems,
PRINSIP KEPATUHAN COMPLIANCE PRINCIPLES sistem, dan prosedur, serta kegiatan usaha yang procedures, and business activities conducted
dilakukan Bank telah sesuai dengan ketentuan by the Bank comply with applicable laws and
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Superbank In conducting its business activities, Superbank perundangan terkait yang berlaku. regulations.
senantiasa berpegang pada prinsip kepatuhan, yaitu consistently adheres to the principle of compliance by
dengan menegakkan Budaya Kepatuhan (Compliance upholding a Compliance Culture to ensure compliance 5. Meminimalisir terjadinya risiko kepatuhan di 5. Minimizing compliance risks in all areas of the
Culture) untuk mematuhi ketentuan perundang- with applicable laws and regulations, both individually setiap lini kegiatan usaha Bank salah satu di Bank’s business activities, including through the
undangan terkait yang berlaku baik secara individu and collectively. This principle applies to the Board of antaranya melalui sosialisasi regulasi terkait dissemination of relevant regulations issued by
maupun berkelompok, yang berlaku bagi Direksi, Directors, the Board of Commissioners, and Executive yang diterbitkan oleh pihak regulator. the regulator.
Dewan Komisaris, dan Pejabat Eksekutif sebagai Officers, who serve as role models for all employees 6. Melakukan tindakan pencegahan agar kebijakan 6. Taking preventive actions to ensure that
contoh (role model) bagi seluruh karyawan dalam in implementing compliance principles grounded dan/atau keputusan yang diambil Direksi Bank policies and/or decisions made by the Board of
melaksanakan prinsip kepatuhan yang berlandaskan in prudence and integrity, so that compliance is tidak menyimpang dari ketentuan perundangan Directors do not deviate from applicable laws and
pada prinsip kehati-hatian yang berintegritas agar embedded as a working culture throughout the Bank. terkait yang berlaku melalui Kajian Kepatuhan. regulations through Compliance Reviews.
pelaksanaan kepatuhan menjadi budaya kerja bagi
7. Melakukan tugas dan tanggung jawab lain yang 7. Performing other duties and responsibilities
Bank.
terkait dengan Fungsi Kepatuhan. related to the Compliance Function.
COMPLIANCE DIRECTOR
DIREKTUR YANG MEMBAWAHKAN FUNGSI PELAKSANAAN TUGAS TAHUN 2025
KEPATUHAN EXECUTION OF DUTIES IN 2025
In accordance with POJK No.46/POJK.03/2017
regarding the Implementation of the Compliance Sepanjang tahun 2025, Satuan Kerja Kepatuhan telah
Menindaklanjuti POJK No.46/POJK.03/2017 tentang melaksanakan tugas dan tanggung jawab dalam Throughout 2025, the Compliance Unit carried out
Function in Commercial Banks, Superbank, through
Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum, rangka penerapan Fungsi Kepatuhan di Bank, antara its duties and responsibilities in implementing the
the General Meeting of Shareholders on August
melalui Rapat Umum Pemegang Saham, Superbank lain sebagai berikut: Compliance Function at the Bank, including the
22, 2022, appointed Mrs. Amalia Pratantara as the
telah mengangkat Sdri. Amalia Pratantara sebagai 1. Menyampaikan Laporan Direktur Yang following:
Compliance Director. She has successfully passed
Direktur yang membawahkan Fungsi Kepatuhan yang Membawahkan Fungsi Kepatuhan 1. Submitting Compliance Director Report
the fit and proper test conducted by the OJK, as
telah lulus uji kemampuan dan kepatutan (fit and Secara semesteran menyampaikan Laporan Semi-annually, submitting the main points of the
stipulated in the Decision of the Deputy Commissioner
proper test) yang dilakukan oleh OJK berdasarkan Pokok Pokok Pelaksanaan Tugas Direktur Yang Compliance Director’s duties and responsibilities
for Banking Supervision 1 of OJK No. KEP-34/
Keputusan Deputi Komisioner Pengawas Perbankan Membawahkan Fungsi Kepatuhan kepada OJK report to the Financial Services Authority (OJK)
PB.1/2022 on the Results of the Fit and Proper Test
1 OJK No. KEP-34/PB.1/2022 tentang Hasil Penilaian dan kepada Presiden Direktur dengan tembusan and to the President Director, with a copy sent to
dated July 12, 2022.
Kemampuan dan Kepatutan tanggal 12 Juli 2022. kepada Dewan Komisaris. the Board of Commissioners.
296 297
Page 150
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
f. Secara berkala, mengirimkan reminder f. Regularly sending reminder notifications via
2. Meningkatkan Awareness Budaya Kepatuhan 2. Enhancing Compliance Culture Awareness e-mail regarding the audit commitments from
notifikasi melalui e-mail terkait pemenuhan
a. Memberikan pelatihan Budaya Kepatuhan, a. Providing training on Compliance Culture, komitmen hasil pemeriksaan (audit) dari regulatory audit results to relevant work units,
Anti Penyuapan dan Korupsi, dan pelatihan Anti-Bribery and Corruption, and Anti-Money pihak regulator kepada unit kerja terkait in accordance with the time targets agreed
Pencegahan Pencucian Uang dan Pendanaan Laundering and Counter-Terrorism Financing sesuai target waktu yang telah disepakati upon with the regulators;
Terorisme kepada seluruh karyawan, termasuk to all employees, including the dissemination dengan pihak regulator; g. Monitoring and following up on the imposition
sosialisasi ketentuan baru/perubahan dari of new regulations or changes from regulators of sanctions by the regulators.
g. Melakukan pemantauan dan tindak lanjut
regulator dan menyebarluaskan budaya and spreading the compliance culture through
atas pengenaan sanksi oleh pihak regulator.
kepatuhan pada Buletin Bank. the Bank’s bulletin.
b. Sebagai bagian dari proses identifikasi, b. As part of the process of identifying,
4. Analysis of Internal Policies, Guidelines, and
pemantauan, dan pengelolaan risiko monitoring, and managing compliance risks, 4. Analisis Terhadap Kebijakan Internal, Pedoman
Procedures (If Necessary)
kepatuhan, secara berkala Satuan Kerja the Compliance Unit regularly conducts dan Prosedur (Jika Diperlukan)
Kepatuhan melakukan pemantauan dan monitoring, analysis, and awareness sessions
Dalam mengimplementasikan budaya kepatuhan, In implementing the compliance culture, the
analisis serta sosialisasi kepada seluruh unit for all relevant work units on applicable laws
Satuan Kerja Kepatuhan juga melakukan Compliance Unit also conducts an analysis
kerja terkait atas ketentuan perundangan and regulations.
analisis atas kebijakan, pedoman dan prosedur of the policies, guidelines, and procedures (if
terkait yang berlaku.
(jika diperlukan) yang diajukan oleh unit kerja necessary) proposed by relevant work units. The
3. Pemantauan Pemenuhan Komitmen Regulasi terkait dan selanjutnya hasil analisis tersebut results of this analysis are then documented in
3. Monitoring of Regulatory Commitments and
dan Komitmen Hasil Pemeriksaan (Audit) dari dituangkan dalam bentuk Kajian Kepatuhan. the form of a Compliance Review. The purpose
Audit Commitments by Regulators (OJK, BI,
Pihak Regulator (OJK, BI, LPS, PPATK dan SRO) Kajian Kepatuhan ini bertujuan agar Kebijakan of the Compliance Review is to ensure that the
LPS, PPATK, and SRO)
Internal, Pedoman, Prosedur yang diterbitkan Internal Policies, Guidelines, and Procedures
Dalam meminimalisasi dan mitigasi timbulnya
To minimize and mitigate compliance risks and oleh unit kerja terkait telah memenuhi ketentuan issued by the relevant work units comply with the
risiko kepatuhan serta meningkatkan awareness
enhance awareness of the compliance culture perundangan terkait yang berlaku. applicable laws and regulations.
budaya kepatuhan terhadap peraturan
concerning applicable regulations and the
perundangan terkait yang berlaku dan hasil 5. Regulatory Affair
results of inspections (audits) by regulators, the 5. Regulatory Affairs
pemeriksaan (Audit) oleh pihak regulator, Satuan
Compliance Unit regularly monitors the fulfillment Satuan Kerja Kepatuhan bertindak sebagai The Compliance Unit acts as the liaison officer
Kerja Kepatuhan secara berkala melakukan
of these commitments both manually and through penghubung (liaison officer) dalam menjalin in establishing communication and coordination
pemantauan pemenuhan komitmen-komitmen
the Regulatory Inventory system. The details of komunikasi dan koordinasi antara Bank dengan between the Bank and the regulators, both in
dimaksud baik secara manual maupun melalui
these activities are as follows: pihak regulator, baik dalam menjalankan fungsi carrying out supervisory functions and during
sistem Regulatory Inventory dengan rincian
pengawasan maupun dalam pelaksanaan the implementation of inspections (audits) by the
kegiatan sebagai berikut: a. Regularly monitoring the issuance of new
pemeriksaan (audit) oleh pihak regulator. regulators.
regulations through the websites of Bank
a. Secara berkala melakukan pemantauan
Indonesia, the Financial Services Authority 6. Penggunaan Artificial Intelligence (AI)
penerbitan regulasi baru melalui website 6. Use of Artificial Intelligence (AI)
(OJK), the Deposit Insurance Corporation
BI, OJK, LPS, Pusat Pelaporan dan Analisis Satuan Kerja Kepatuhan mengembangkan sebuah The Compliance Unit developed a chatbot in
(LPS), and the Financial Transaction Reports
Transaksi Keuangan dan juga Self-Regulatory chatbot yang dikembangkan sesuai Kebijakan accordance with the Anti-Bribery and Corruption
and Analysis Center (PPATK), as well as Self-
Organization (SRO); Anti Penyuapan dan Korupsi untuk memberikan Policy to provide explanations and automatically
Regulatory Organizations (SROs);
penjelasan dan menjawab pertanyaan secara respond to inquiries related to the Anti-Bribery
b. Melakukan analisis terhadap regulasi baru
b. Conducting an analysis of new regulations otomatis terkait Kebijakan Anti Penyuapan dan and Corruption Policy.
dan ringkasan atas regulasi baru tersebut
and providing summaries of these regulations, Korupsi.
yang berstatus Dapat Diaplikasikan Dengan
categorizing them as Applicable with Further
Tindak Lanjut dan Dapat Diaplikasikan Tanpa
Actions and Applicable without Further
Tindak Lanjut;
Actions; Jumlah Target Karyawan sudah
c. Melakukan sosialisasi regulasi tersebut Jenis Training Jumlah Pertemuan* Karyawan Training %Pencapaian
c. Conducting socialization of these regulations
kepada unit kerja terkait; Types of Training Number of Trainings* Target Employees Trained %Achievement
to the relevant work units;
d. Melakukan penatausahaan regulasi dimaksud Employees
d. Managing the documentation of these
pada Modul New Regulation;
regulations in the New Regulation Module;
e. Secara berkala, mengirimkan reminder
e. Regularly sending reminder notifications via Budaya Kepatuhan 5 530 498 94%
notifikasi melalui e-mail atas pemenuhan
e-mail regarding the fulfillment of regulatory
komitmen regulasi yang ditujukan kepada APU, PPT, dan
commitments to relevant work units,
unit kerja terkait berupa kewajiban pelaporan, PPPSPM (AML 5 530 507 96%
including reporting obligations, policy and Training)
pembuatan kebijakan dan prosedur maupun
procedure development, and other regulatory
komitmen regulasi lainnya sebagaimana Anti Penyuapan
commitments as established by the regulators. 2 530 482 91%
yang telah ditetapkan oleh pihak regulator dan Korupsi
This also includes ensuring the fulfillment of
termasuk memastikan pemenuhan aktivitas
activities determined by regulators, such as Risk Awareness 3 530 480 91%
yang ditentukan oleh regulator, seperti
the implementation of BI-FAST, QRIS, and
implementasi BI-FAST, QRIS dan pelaporan
other relevant reports to the regulators, such Pelindungan
7 530 499 94%
lainnya yang relevan kepada pihak regulator, Konsumen
as the Integrated Commercial Bank Report
seperti Laporan Bank Umum Terintegrasi
(LBUT), SLIK Report, and others;
(LBUT), Laporan SLIK dan lain sebagainya; Fraud Awareness 9 530 493 93%
*Per 1 Januari - 31 Desember 2025.
*Per 1st of January - 31st December 2025.
298 299
Page 151
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
4. Kajian atau Analisis Kepatuhan 4. Compliance Review
Jenis Training Jumlah Event Target Event (2025) % Pencapaian Dalam meminimalisasi dan memitigasi timbulnya The Compliance Unit will strengthen its role in the
Types of Training Total Event Event Target (2025) % Achievement risiko kepatuhan, Satuan Kerja Kepatuhan process of identifying, monitoring, and managing
melakukan analisis atas diterbitkannya Kebijakan, compliance risks at Superbank by becoming a
Pedoman, dan/atau Prosedur (jika diperlukan) mandatory reviewer of Policies, Guidelines, and/or
yang diterbitkan oleh Unit Kerja terkait melalui Procedures (if necessary). This mandatory review
Banking Knowledge 30 12 250% Kajian Kepatuhan. Kajian Kepatuhan ini bertujuan reflects Superbank’s commitment to consistently
untuk memastikan bahwa Kebijakan, Pedoman ensuring compliance with applicable regulations
dan/atau Prosedur yang diterbitkan oleh and requirements in every activity carried out by
Unit Kerja Terkait telah memenuhi ketentuan the bank.
perundangan yang berlaku.
STRATEGI SATUAN KERJA KEPATUHAN 2026 COMPLIANCE STRATEGY 2026
5. Buletin Kepatuhan 5. Compliance Bulletin
Masih sejalan dengan strategi jangka pendek In line with Superbank’s short-term strategy for 2024, Masih terkait penerapan budaya kepatuhan, In order to implement a compliance culture,
Superbank pada tahun 2025, Satuan Kerja Kepatuhan the Compliance Unit in 2025 will continue several key Satuan Kerja Kepatuhan berencana untuk the Compliance Unit plans to publish a bulletin
pada tahun 2026 akan tetap melanjutkan beberapa initiatives that have already been implemented, as menerbitkan buletin yang berisi informasi containing information on new and/or significant
key initiatives yang telah dijalankan sebagaimana outlined in the Bank’s Business Plan. This aligns with mengenai kewajiban, himbauan, kebijakan yang internal policies, regulations, and other topics
tertuang dalam Rencana Bisnis Bank. Hal tersebut the Compliance Unit’s goal to enhance the compliance signifikan, regulasi dan topik penting lainnya impacting Superbank. The bulletin is designed to
seiring dengan tujuan Satuan Kerja Kepatuhan function and maintain Superbank’s compliance yang berdampak bagi Superbank. Penerbitan be visually appealing, concise, and clear, making
untuk meningkatkan fungsi kepatuhan dan menjaga culture, with the following explanations: buletin dirancang dengan tampilan yang menarik, it easier for employees to understand.
budaya kepatuhan Superbank dengan penjelasan singkat, padat, dan jelas, sehingga memudahkan
sebagai berikut: karyawan dalam memahami informasi yang
1. Pengembangan Sistem Regulatory Inventory 1. Enhancement Regulatory Inventory System disampaikan.
Superbank saat ini masih dalam proses Superbank is currently in the process of
pengembangan fase ke-2 Sistem Regulatory developing Phase 2 of the Regulatory Inventory 6. Compliance Monitoring dan Testing 6. Compliance Monitoring dan Testing
Inventory yang berfungsi melakukan reminder System, which is designed to provide reminders Satuan Kerja Kepatuhan berencana untuk The Compliance Unit plans to establish one
atas komitmen regulasi dan komitmen regulator to relevant work units regarding regulatory menambah 1 (satu) unit kerja baru yang (1) new independent work unit tasked with and
audit kepada unit kerja terkait. commitments and commitments arising from independen yang bertugas serta bertanggung responsible for conducting monitoring and testing
regulatory audits. jawab untuk melakukan pemantauan (monitoring) of compliance with regulatory commitments in
2. Pelatihan Compliance Awareness dan pengujian (testing) atas kepatuhan terhadap the Bank’s operational activities.
2. Compliance Awareness Training komitmen regulasi dalam kegiatan operasional
Superbank berkomitmen untuk menjaga
budaya kepatuhan di seluruh jajaran karyawan. Superbank is committed to continuously Bank.
Setiap karyawan terlibat dalam pelatihan dan strengthening the compliance culture across all
pengembangan kompetensi sumber daya levels of employees. Every employee is involved
manusia, yang mencakup pelatihan, sertifikasi, in training and the development of human
sosialisasi, webinar, dan diskusi kelompok resource competencies, which include training,
yang diadakan oleh pihak regulator, asosiasi, certification, socialization, webinars, and group
dan lembaga terkait. Secara internal, karyawan discussions organized by regulatory authorities,
mendapatkan pelatihan mengenai kesadaran associations, and relevant institutions. Internally,
kepatuhan, yang mencakup topik seperti employees receive training on compliance
Budaya Kepatuhan, Anti Pencucian Uang dan awareness, covering topics such as Compliance
Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU-PPT), Culture, Anti-Money Laundering and Counter-
Anti Penyuapan dan Korupsi, Pekerjaan atau Terrorism Financing (AML-CTF), Anti-Bribery and
Aktivitas di Luar Bank, Benturan Kepentingan, Corruption, Outside Business Activity, Conflicts of
Eskalasi, serta topik lain yang mendukung Interest, Escalation Procedure, and other topics
pengelolaan risiko kepatuhan. that support the management of compliance
risks.
3. Sumber Daya Manusia
3. Human Resources
Satuan Kerja Kepatuhan berupaya membantu
Unit Sumber Daya Manusia dalam meningkatkan The Compliance Unit strives to assist the Human
kesadaran budaya kepatuhan maupun Resources Unit in raising awareness of the
pengetahuan di bidang Perbankan, khususnya compliance culture and enhancing knowledge in
dalam memahami ketentuan perundangan the banking sector, specifically in understanding
yang berlaku melalui sosialisasi atau pelatihan the applicable laws and regulations, through
dan program pengembangan lainnya. Satuan dissemination/training and other development
kerja ini juga mendorong partisipasi aktif oleh programs. This unit also promotes active
karyawan untuk mengikuti sosialisasi, webinar participation by employees in attending
yang diselenggarakan oleh pihak regulator guna socialization sessions and webinars organized by
memperdalam pemahaman mengenai ketentuan the regulators to deepen their understanding of
dan regulasi yang berlaku. the applicable rules and regulations.
300 301
Page 152
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme Pelaporan secara berkala kepada Direksi dan/atau Regular reporting to the Board of Directors and/or
Dewan Komisaris dilakukan melalui rapat Direksi dan/ Board of Commissioners is conducted through Board
dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal atau rapat Dewan Komisaris terkait tata kelola APU- of Directors meetings and/or Board of Commissioners
Anti Money Laundering, Counter-Financing of Terrorism and Counter PPT dan PPPSPM. Penyampaian dokumen internal meetings to discuss AML- CFT and CPF governance.
beserta pembaharuannya dalam bentuk kebijakan, The submission of internal documents along with
Proliferation Financing of Weapons of Mass Destruction Program pedoman, dan prosedur perlu mendapatkan the updates in the form of policies, guidelines, and
persetujuan dari Direksi dan Dewan Komisaris. procedures needs to obtain approval from the Board
of Directors and the Board of Commissioners.
Superbank sebagai lembaga perbankan yang Superbank, as a banking institution that collects
public funds through the products, services, and Penerbitan kebijakan, pedoman, dan prosedur The issuance of internal policies, guidelines, and
menghimpun dana masyarakat melalui produk
transaction services it offers, faces risks to infiltration internal, serta pengawasan internal yang memadai, procedures, adequate internal supervision where the
dan jasa serta layanan transaksi yang ditawarkan,
by criminal actors seeking to commit crimes through dimana penerapan program APU-PPT dan PPPSPM implementation of the AML-CFT and CPF programs
berisiko disusupi oleh para pelaku tindak pidana
the financial system, which may then be exploited telah masuk dalam agenda Satuan Kerja Audit is included in the Internal Audit agenda for regular
untuk melakukan kejahatan melalui sistem keuangan,
for activities such as money laundering, terrorism Internal untuk dilakukan pemeriksaan secara berkala. inspections. The development of internal systems
yang kemudian dapat dimanfaatkan untuk aktivitas
financing, and/or the financing of weapons of mass Pengembangan sistem internal dilakukan untuk was built to support the monitoring and reporting
pencucian uang, pendanaan terorisme, dan/atau
destruction proliferation. mendukung proses pemantauan dan pelaporan activities of AML-CFT and CPF. The implementation
pendanaan proliferasi senjata pemusnah massal.
APU- PPT dan PPPSPM. Penerapan Know Your of Know Your Employee (KYE) is applied to both
With the increasing complexity of financial products Employee (KYE) dilakukan kepada calon karyawan prospective and current employees. Additionally, the
Dengan meningkatnya kompleksitas produk dan
and services, including digital services provided dan karyawan. Selain itu, Bank mengadakan sesi Bank conducts training sessions for its employees
layanan keuangan, termasuk layanan digital yang
by the Bank, and the growing use of information pelatihan untuk karyawannya terkait penerapan regarding the implementation of the AML-CFT
disediakan oleh Bank, serta semakin tingginya
technology in the banking industry, the risk of money program APU-PPT dan PPPSPM guna memberikan and CPF. The purpose of this training is to provide
penggunaan teknologi informasi dalam industri
laundering, terrorism financing, and financing the pemahaman dan kesadaran akan pentingnya understanding and raise awareness about the
perbankan, risiko pencucian uang, pendanaan
proliferation of weapons of mass destruction faced by program tersebut dalam proses yang dilakukan oleh importance of these programs in the processes
terorisme, dan pendanaan proliferasi senjata
the Bank also increases. Therefore, these increased masing-masing unit terkait. carried out by each relevant unit.
pemusnah massal yang dihadapi Bank juga
meningkat. Oleh karena itu, peningkatan risiko risks need to be balanced with improved quality in
the implementation of Anti Money Laundering (AML), Superbank berkomitmen untuk mencegah Superbank is committed to preventing the use of its
ini perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas
Counter Financing of Terrorism (CFT) and Counter- penggunaan layanan dan produk Bank sebagai services and products as a tool for money laundering,
dalam penerapan program Anti Pencucian Uang
Proliferation Financing (CPF) of weapons of mass media pencucian uang, pendanaan terorisme, dan terrorism financing, and financing the proliferation
(APU), Pencegahan Pendanaan Terorisme (PPT)
destruction programs based on a risk-based approach pendanaan proliferasi senjata pemusnah massal. of weapons of mass destruction. Superbank will
dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata
aligns with the Bank’s business. Additionally, by Superbank akan selalu mendukung dan bekerja always support and cooperate with the Indonesian
Pemusnah Massal (PPPSPM) yang didasarkan pada
implementing AML-CFT and CPF programs, the Bank sama dengan pemerintah Indonesia, regulator, government, regulators, relevant authorities, and
pendekatan berbasis risiko yang sejalan dengan
is expected to mitigate various risks that may arise, otoritas terkait, dan lembaga keuangan lainnya untuk other financial institutions to prevent, detect, and
bisnis Bank. Selain itu, dengan melaksanakan
such as compliance risk, legal risk, reputational risk, mencegah, mendeteksi, dan melaporkan transaksi report suspicious financial transactions related to
program APU-PPT dan PPPSPM, Bank diharapkan
and operational risk. keuangan mencurigakan yang berkaitan dengan these activities.
dapat memitigasi berbagai risiko yang mungkin
aktivitas tersebut.
timbul, seperti risiko kepatuhan, risiko hukum, risiko
reputasi, dan risiko operasional.
Salah satu wujud komitmen Superbank terhadap One of Superbank’s commitments to the
The implementation of the AML-CFT and CPF programs penerapan program APU-PPT dan PPPSPM adalah implementation of the AML-CFT and CPF programs is
Pelaksanaan program APU-PPT dan PPPSPM tahun
in 2025 aligns with the Bank’s business development keberhasilan dalam penilaian Financial Integrity its success in the 2025 Financial Integrity Rating on
2025 sejalan dengan rencana pengembangan
plan through the application of the five pillars of the Rating on Money Laundering and Terrorism Money Laundering and Terrorism Financing (FIR on
bisnis Bank melalui penerapan lima pilar program
AML-CFT and CPF programs as stipulated in POJK Financing (FIR on ML/TF) tahun 2025, yaitu masuk ML/TF) assessment, where it achieved a ‘Very Good’
APU- PPT dan PPPSPM sebagaimana diatur dalam
8 Year 2023 concerning the Implementation of Anti dalam kategori Sangat Baik dengan nilai 9.53, category with a score of 9.53, while the average
POJK 8 Tahun 2023 tentang Penerapan Program
Money Laundering and Counter Financing of Terrorism dimana nilai rata-rata Bank Umum yang masuk score for Commercial Banks in KBMI-1 category
Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan
and Counter Proliferation Financing Programs. AML kategori KBMI-1 adalah sebesar 8.96. Penilaian was 8.96. The Financial Integrity Rating on Money
Terorisme dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi
Compliance unit under the Compliance Director act Financial Integrity Rating on Money Laundering and Laundering and Terrorism Financing (FIR on ML/TF)
Senjata Pemusnah Massal. Unit AML Compliance
as the second line of defense and an AML Operation Terrorism Financing (FIR on ML/TF) dilakukan untuk assessment is conducted to measure the integrity and
yang berada di bawah Direktur Kepatuhan berperan
unit as the first line of defense under the Operations mengukur integritas dan efektifitas Pihak Pelapor effectiveness of Reporting Parties in implementing
sebagai lini pertahanan kedua dan unit AML
Director for the implementation of AML-CFT and dalam menjalankan Program APU-PPT dan PPPSPM, the AML-CFT and CPF programs, particularly
Operation di bawah Direktur Operasional sebagai
CPF monitoring. Additionally, the Internal Audit Unit khususnya dari aspek kinerja pelaporan APU-PPT dan regarding the performance of AML-CFT and CPF
lini pertahanan pertama dalam hal melakukan
conducts independent oversight as the third line of PPPSPM. Selain itu, ditahun yang sama Superbank reporting. Superbank also successfully secured a
pemantauan penerapan program APU- PPT dan
defense to ensure that the Bank has implemented the berhasil menempati posisi 10 besar dalam ajang Top 10 position in the Best Report Award (BREW)
PPPSPM. Serta Satuan Kerja Audit Internal yang
AML- CFT and CPF programs in accordance with the Best Report Award (BREW) 2025. Penghargaan ini 2025. This award was organized by the Indonesian
melakukan pengawasan secara independen sebagai
applicable regulations. diselenggarakan oleh Pusat Pelaporan dan Analisis National Financial Transaction Reports and Analysis
lini pertahanan ketiga untuk memastikan Bank telah
Transaksi Keuangan (PPATK) bekerja sama dengan Center (PPATK) in collaboration with the Indonesian
menerapkan program APU- PPT dan PPSPM sesuai
Asosiasi Analis Transaksi Keuangan Indonesia Financial Transaction Analysts Association (AATKI),
ketentuan yang berlaku.
(AATKI), sebagai bagian dari rangkaian kegiatan as part of the National Movement commemorating 23
Gerakan Nasional 23 Tahun Anti Pencucian Uang, Years of Anti Money Laundering, Counter, Terrorism
Pendanaan Terorisme, dan Pendanaan Proliferasi Financing, and Counter Proliferation Financing
Senjata Pemusnah Massal (APU-PPT dan PPSPM). of Weapons of Mass Destruction (AML-CFT and
Pencapaian ini mencerminkan komitmen kuat CPF). This achievement reflects Superbank’s strong
Superbank dalam menerapkan prinsip tata kelola yang commitment to implementing sound corporate
baik, kepatuhan, serta penguatan sistem pelaporan governance principles, regulatory compliance, and
dan pengendalian risiko secara berkelanjutan. the continuous strengthening of its reporting systems
and risk control framework.
302 303
Page 153
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
Sebagai implementasi pilar keempat program APU- As part of the implementation of the fourth pillar of
PPT dan PPPSPM, pada tahun 2025, Superbank the AML-CTF and CPF Programs, in 2025 Superbank Fokus Strategis Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan
secara konsisten telah menerapkan dan berupaya consistently implemented and continued to enhance Pendanaan Terorisme dan Pendanaan Proliferasi Senjata
melakukan pengembangan terhadap sistem its internal AML systems. The development and
internal AML. Pengembangan dan implementasi implementation of these systems were carried out to Pemusnah Massal
dilakukan untuk memenuhi kebutuhan Superbank support Superbank’s needs in monitoring customer
dalam hal pemantauan profil dan transaksi profiles and transactions, as well as to fulfill regulatory
nasabah serta untuk kebutuhan pelaporan kepada reporting requirements to the relevant authority Anti Money Laundering, Counter-Financing of Terrorism and Counter
Regulator (PPATK). Selain itu, Superbank juga (PPATK). In addition, Superbank implemented Proliferation Financing of Weapons of Mass Destruction Program Strategic
telah mengimplementasikan pengembangan enhancements to its customer data update system
sistem pengkinian data Nasabah (Re-CDD) dengan (Re-CDD) using a Risk-Based Approach (RBA). The
Focus
menggunakan metode Risk Base Approach (RBA). development of the AML system will continue to be
Pengembangan terhadap sistem AML akan terus undertaken on an ongoing and phased basis, in line Rencana kerja tahun 2026 dari unit kerja AML The work plan for 2026 from the AML Compliance
dilakukan secara berkelanjutan dan bertahap sesuai with the Bank’s needs and established priority scale. Compliance dilakukan dengan mengacu pada unit is developed with reference Based on the POJK
dengan kebutuhan Bank dan berdasarkan skala POJK 8/2023. Berikut adalah fokus strategis Unit 8/2023, here are the strategic focus areas for the
prioritas. Kepatuhan Anti-Pencucian Uang (AML) Superbank AML Compliance unit of Superbank for the coming
untuk tahun mendatang: year:
Selain itu, Superbank juga telah menyampaikan In addition, Superbank submitted the Individual Risk 1. Mengkinikan dan mengembangkan prosedur
Laporan IRA untuk tahun 2025 kepada regulator Assessment (IRA) Report for 2025 to the regulator in internal pada unit kerja AML Compliance yang 1. Updating and developing internal procedures
secara tepat waktu. Adapun penyusunannya a timely manner. The preparation of the report was diperlukan untuk menunjang penerapan APU- within the AML Compliance unit necessary to
merujuk pada metodologi kuantitatif dengan model based on a quantitative methodology employing PPT dan PPPSPM. support the implementation of AML- CFT and
analisis statistik dan pendekatan berbasis risiko, statistical analysis models and a risk-based approach, CPF.
dengan penyesuaian pada faktor risiko yang terkait with adjustments to risk factors related to Suspicious 2. Pengembangan sistem internal AML secara
dengan Laporan Transaksi Keuangan Mencurigakan Financial Transaction Reports (LTKM), both proactive berkelanjutan dan berkesinambungan yang 2. Continuous and sustainable development of the
(LTKM) baik yang bersifat proaktif maupun berbasis and regulator-requested. These adjustments digunakan untuk menunjang aktivitas APU- PPT internal AML system, which supports AML-CFT
permintaan regulator. Penyesuaian ini mencerminkan reflect the dynamic development of the Bank’s data dan PPPSPM dalam menerapkan Program APU, and CPF activities in implementing the AML, CFT
dinamika perkembangan basis data Bank, serta repository, as well as the implementation of a risk- PPT dan PPPSPM dengan pendekatan berbasis and CPF programs, with a risk-based approach.
implementasi pendekatan berbasis risiko dalam based approach in the application of the AML-CTF risiko.
3. Providing ongoing training related to the
penerapan program APU-PPT dan PPPSPM. and CPF Programs. 3. Memberikan pelatihan yang berkelanjutan terkait implementation of AML-CFT and CPF programs
penerapan program APU-PPT dan PPPSPM to employees, both new and existing, through
Berdasarkan hasil penyusunan Individual Risk Based on the results of the Individual Risk Assessment kepada karyawan, baik kepada karyawan baru offline (face-to-face) and online training methods
Assessment (IRA), tingkat risiko tindak pidana (IRA), the risk levels of money laundering (ML), maupun karyawan yang sudah ada (existing) as well as comprehensive implementation of
pencucian uang (TPPU), pendanaan terorisme terrorist financing (TF), and proliferation financing secara berkesinambungan baik dengan Know Your Employee (KYE).
(TPPT), dan pendanaan proliferasi senjata pemusnah (PF) at Superbank were assessed to be in the low-risk menggunakan metode pelatihan tatap muka
massal (PPSPM) di Superbank dinilai berada pada category. This assessment reflects the effectiveness 4. Periodic monitoring of customer data updates
(offline training) atau secara daring (online
kategori risiko rendah. Hal ini mencerminkan of Superbank’s management of ML-TF and PF risk based on a risk-based approach, as part of the
training) serta penerapan Know Your Employee
efektivitas pengelolaan tingkat risiko TPPU-TPPT levels. customer profile monitoring activity.
secara menyeluruh.
dan PPSPM di Superbank. 5. Conduct IRA on AML-CFT and CPF risks at the
4. Pemantauan secara berkala terhadap
Bank for the year 2026.
pelaksanaan pengkinian data nasabah yang
berbasis pendekatan risiko sebagai bagian dari
aktivitas pemantauan profil nasabah.
5. Melaksanakan penilaian IRA terhadap risiko APU-
PPT dan PPSPM pada Bank untuk periode tahun
2026.
304 305
Page 154
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
Fungsi Audit Eksternal Penerapan Manajemen Risiko dan Sistem Pengendalian Internal
Implementation of Risk Management and Internal Control System
External Audit Function
Selama tahun 2025, Superbank berhasil memelihara The implementation of risk management is an
KEBIJAKAN PENUNJUKAN AKUNTAN PUBLIK DAN POLICY FOR APPOINTMENT OF PUBLIC integritas operasionalnya. Tidak terdapat kejadian important focus to ensure the Bank’s financial
KANTOR AKUNTAN PUBLIK ACCOUNTANTS AND PUBLIC ACCOUNTING FIRMS fraud internal yang dilakukan oleh pengurus atau stability, safeguard the interests of stakeholders,
pegawai Bank yang terkait dengan proses kerja dan shareholders, customers, increase competitiveness
Proses penunjukan Akuntan Publik dan/atau The process of appointing Public Accountants and/ kegiatan operasional yang menimbulkan dampak and manage risks to prevent losses that may arise.
Kantor Akuntan Publik telah dilaksanakan sesuai or Public Accounting Firms has been carried out material terhadap kondisi keuangan kami.
dengan prosedur yang telah ditetapkan dalam in accordance with the procedures stated in the
peraturan perundang-undangan yang berlaku , serta applicable laws and regulations and the Bank’s Dalam rangka pengelolaan manajemen risiko, To manage risk management, Superbank implements
prosedur internal Bank sebagai upaya menjamin internal procedures to ensure the independence Superbank menerapkan 4 (empat) pilar yaitu: 4 (four) pillars, as follows:
independensi dan kualitas hasil pemeriksaan dari and quality of the audit results from the appointed 1. Pengawasan aktif Direksi dan/atau Manajemen 1. Active supervision of the Board of Directors and/or
akuntan publik yang ditunjuk. Proses pemeriksaan public accountants. This audit process is conducted Senior dan Dewan Komisaris. Senior Management and Board of Commissioners.
ini ditujukan untuk memastikan seluruh informasi to ensure the Bank’s financial information is prepared 2. Adequacy of risk management policies and
2. Kebijakan dan prosedur manajemen risiko
keuangan Bank disusun dan disajikan secara and presented with quality, forming and expressing procedures and determination of risk limits.
yang cukup serta penetapan limit risiko.
berkualitas, membentuk dan menyatakan pendapat an opinion on the fairness of the Financial Statements.
atas kewajaran Laporan Keuangan. Untuk kelima For the fifth consecutive time since the audit period 3. Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, 3. Adequacy of risk identification, measurement,
kalinya sejak periode audit untuk tahun buku yang for the fiscal year ending on December 31, 2021, pemantauan, dan pengendalian risiko serta monitoring, and controlling processes as well as
berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, Superbank Superbank has re-appointed Public Accountant sistem informasi manajemen risiko. risk management information systems.
kembali menunjuk Akuntan Publik Siddharta Widjaja Siddharta Widjaja & Rekan, a member of Klynveld, 4. Sistem pengendalian internal yang 4. Comprehensive internal control system.
& Rekan yang merupakan anggota dari Klynveld, Peat, Marwick, and Goerdeler International Limited menyeluruh.
Peat, Marwick, and Goerdeler International Limited (KPMG) to audit Superbank’s annual financial Pelaksanaan penerapan manajemen risiko sudah The implementation of risk management has been
(KPMG) untuk melakukan audit terhadap laporan statements ending on December 31, 2025. This berjalan dengan baik, hal ini tecermin sebagai berikut: performing well, which is reflected as follows:
keuangan tahunan Superbank yang berakhir pada appointment has complied with the restrictions on the 1. Pengawasan aktif dari Direksi dan/atau 1. Active supervision from the Board of Directors
31 Desember 2025. Penunjukan ini telah memenuhi use of audit services and the pause period stipulated Manajemen Senior serta Dewan Komisaris and/or Senior Management and Board of
ketentuan pembatasan penggunaan jasa audit dan in Article 7 POJK 9/2023. terhadap penerapan manajemen risiko, Commissioners. On the implementation of
masa jeda yang diatur dalam Pasal 7 POJK 9/2023. diantaranya melalui Komite Manajemen Risiko risk management, among others through the
pada Tingkat Direksi dan Komite Pemantau Risk Management Committee at the Board of
EFEKTIVITAS PELAKSANAAN AUDIT OLEH EFFECTIVENESS OF AUDIT IMPLEMENTATION BY Risiko pada Tingkat Komisaris. Selain itu, Directors’ level and Risk Oversight Committee at
AKUNTAN PUBLIK PUBLIC ACCOUNTANTS pengawasan juga dilakukan melalui berbagai the Board of Commissioners’ level. In addition,
komite terkait risiko lainnya seperti Komite supervision is also carried out through other risk
Pelaksanaan audit atas laporan keuangan Superbank The audit of Superbank’s Financial Statement by the Kebijakan Perkreditan, Komite Manajemen related committees such as the Credit Policy
oleh Akuntan Publik (AP) dan/atau Kantor Akuntan Public Accountant (AP) and/or Public Accounting Fraud dan Komite Aset dan Liabilitas (ALCO). Committee, Fraud Management Committee and
Publik (KAP) senantiasa menjunjung tinggi prinsip Firm (KAP) consistently upholds the principles of Asset & Liability Committee (ALCO).
independensi, profesionalisme, dan objektivitas. independence, professionalism, and objectivity. The 2. Komite-komite ini dilaksanakan secara
Ruang lingkup pemeriksaan telah mencakup seluruh scope of examination covers all accounts deemed berkala dan melakukan pemantauan antara 2. These committees meet regularly to supervise
akun yang dianggap material, dan dilaksanakan material, and the audit is conducted based on the lain terhadap Tingkat Kesehatan Bank, and monitor, among others, the Bank’s Soundness
berdasarkan Standar Profesional Akuntan Publik Indonesian Standards on Auditing (ISA) / (SPAP) and in Profil Risiko Bank, kajian atas risiko utama Level, Bank Risk Profile, review of key issues
(SPAP) serta kesesuaian dengan Standar Akuntansi conformity with the Indonesian Financial Accounting antara lain Risiko Kredit, Risiko Pasar, Risiko such as Credit Risk, Market Risk, Liquidity Risk,
Keuangan (SAK) yang berlaku di Indonesia. Standards (SAK) applicable in Indonesia. Likuiditas, Risiko Operasional, Risiko Hukum, Operational Risk, Legal Risk, Compliance Risk,
Risiko Kepatuhan, Risiko Stratejik dan Risiko Strategic Risk and Reputation Risk, and review on
Lebih lanjut, audit ini memastikan akurasi dan Furthermore, this audit serves to assure the accuracy Reputasi, serta kajian atas Kebijakan dan the Risk Management Policy and Limit
kebenaran informasi dalam pelaporan keuangan and reliability of information within the Bank’s financial Limit untuk pengelolaan Manajemen Risiko.
3. The Bank has an organizational structure that
Bank. Pemeriksaan meliputi pengujian atas nilai reporting process. The examination includes testing 3. Bank memiliki struktur organisasi yang supports the implementation of risk management
kewajaran dari penyusunan laporan serta pengujian the fair value of the financial statement preparation mendukung penerapan manajemen risiko and internal control to ensure the implementation
terhadap efektivitas pengendalian internal atas and assessing the effectiveness of internal controls dan pengendalian internal untuk memastikan of good governance. In addition, the Bank
prosedur yang telah diterapkan Bank. over the procedures implemented by the Bank. penerapan tata kelola yang baik. Selain itu implements three lines of defense to support the
Bank menerapkan tiga lini pertahanan untuk comprehensive risk management implementation.
membantu implementasi manajemen risiko
a. The first line of defense consists of all units
secara menyeluruh.
that conduct business and operational
a. Lini pertahanan pertama merupakan activities.
seluruh unit kerja yang melaksanakan
b. As a second line of defense, the independent
kegiatan bisnis dan operasional
Risk Management Unit and Compliance Unit
Superbank.
are in place that are responsible to perform
b. Sebagai lini pertahanan kedua, telah ada monitoring and supervisory functions.
unit Satuan Kerja Manajemen Risiko dan
c. In addition, the Internal Audit Unit as the
Satuan Kerja Kepatuhan yang independen
third line of defense has also functioned as
dan bertugas untuk melakukan fungsi
an assurance audit to ensure an effective
pemantauan dan pengawasan.
implementation of the internal control system
306
in the Bank. 307
Page 155
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
c. Selain itu, Satuan Kerja Audit Internal sebagai 13. Selain itu, untuk mendukung implementasi 13. In addition, to support the implementation of
lini pertahanan ketiga juga sudah berfungsi layanan perbankan digital, Bank melakukan digital banking services, the Bank has developed
untuk memastikan sistem pengendalian pengembangan kontrol keamanan Teknologi Information Technology security controls by
internal di Bank berjalan dengan baik. Informasi dengan menerapkan prinsip implementing the principles of confidentiality,
4. Tanggung jawab Satuan Kerja Manajemen Risiko 4. The responsibilities of the Risk Management confidentiality, integrity dan availability. integrity and availability.
telah diperluas dengan mencakup risiko-risiko unit have been expanded to include other risk
14. Tanggung jawab Satuan Kerja Manajemen Risiko
lainnya seperti risiko model, risiko siber, dan types such as model risk, cyber risk, and initial
Untuk pengelolaan risiko TI dan peningkatan
implementasi awal atas ICOFR. implementation of ICOFR. 14. To manage IT risk and improve its control, the Bank
kontrol, maka Bank telah menerapkan kebijakan
has implemented policies and procedures related
5. Bank telah memiliki Kebijakan Manajemen 5. The Bank has a Risk Management Policy that dan prosedur antara lain untuk ketahanan dan
to cyber resilience and security, information
Risiko yang mencakup seluruh jenis risiko, serta covers the overall risks and determines various risk keamanan TI dan siber, pengamanan informasi
security including personal data protection,
menetapkan berbagai kebijakan, pedoman, management policies, guidelines, and procedures termasuk pelindungan data pribadi, pemulihan
disaster recovery, IT and Cyber Risk Management
dan prosedur terkait manajemen risiko untuk to govern the risk management process of all risks bencana, manajemen risiko TI dan siber
and IT and cyber incident handling. In addition,
mengatur pengelolaan terhadap seluruh risiko faced by the Bank. These policies, guidelines, and serta penanganan insiden TI dan siber. Selain
the Bank has implemented integrated security
yang dihadapi oleh Bank. Seluruh kebijakan, procedures will be updated on a regular basis to itu Bank juga mengimplementasikan solusi
solutions and continuous monitoring.
pedoman, dan prosedur tersebut akan senantiasa ensure alignment with applicable strategies and keamanan terintegrasi dan pemantauan secara
dilakukan pengkinian secara berkala untuk laws and regulations. berkelanjutan.
diselaraskan dengan strategi dan peraturan 15. Bank melakukan risk awareness secara berkala 15. The Bank conducted risk awareness on a regular
perundangan yang berlaku. kepada seluruh karyawan melalui berbagai basis to all employees through various training
6. The Bank has determined the risk appetite and risk
6. Bank telah menyusun risk appetite dan risk macam pelatihan dan sosialisasi. and socialization.
tolerance and reviewed the risk limits, including
tolerance serta telah melakukan kaji ulang atas credit risk, market risk, liquidity risk, operational
limit-limit risiko antara lain risiko kredit, risiko risk and other risks to be adjusted to the business SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL INTERNAL CONTROL SYSTEM
pasar, risiko likuiditas, risiko operasional dan risiko strategy of the Bank and predetermined risk
lainnya untuk disesuaikan dengan strategi bisnis appetite. Sistem pengendalian internal merupakan hal yang The internal control system is important for the Bank
Bank dan risk appetite yang telah ditentukan. penting bagi Bank untuk menjaga dan mengamankan to maintain and secure the Bank’s assets.
7. Various risk measurement tools have also been
7. Berbagai alat pengukuran risiko juga telah aset Bank.
developed to better measure the risks inherent in
dikembangkan untuk dapat mengukur risiko- products, services and activities.
risiko yang melekat pada produk, layanan dan Untuk mendukung sistem pengendalian internal yang To support for an effective internal control system,
aktivitas dengan lebih baik. efektif, Bank menerapkan prinsip-prinsip sebagai the Bank applies the following principles:
berikut: 1. Supervision by management and control culture;
8. Bank juga senantiasa melakukan stress testing 8. The Bank also regularly conducts stress-tests
1. Pengawasan oleh manajemen dan budaya 2. Risk identification and assessment;
terhadap tingkat permodalan dan likuiditas secara related to Capital and Liquidity to ensure the
pengendalian; 3. Control activities and segregation of duties;
berkala untuk memastikan ketahanan Bank dalam Bank’s resilience during crisis conditions.
2. Identifikasi dan penilaian Risiko; 4. Accounting, information and communication
kondisi krisis. systems; and
3. Kegiatan pengendalian dan pemisahan fungsi;
9. Bank telah menyusun dan melakukan kaji ulang 9. The Bank has prepared and reviewed a Recovery 4. Sistem akuntansi, informasi dan komunikasi; dan 5. Monitoring activities and corrective actions for
atas Rencana Aksi (Recovery Plan) dan Opsi Plan and Recovery Options to prevent, restore 5. Kegiatan pemantauan dan tindakan koreksi deviations.
Pemulihan (Recovery Options) untuk mencegah, or improve the Bank’s financial condition and penyimpangan.
memulihkan maupun memperbaiki kondisi business continuity in the event of financial
keuangan serta kelangsungan usaha Bank apabila stress. In addition, the Bank has also prepared a Direksi dan/atau manajemen senior serta Dewan The Board of Directors and/or senior management
terjadi financial stress. Selain itu, Bank juga telah Resolution Plan as a recovery effort if the Recovery Komisaris senantiasa melakukan pemantauan and Board of Commissioners always supervise the
menyusun Rencana Resolusi sebagai upaya Plan is unable to restore the Bank’s condition to atas penerapan sistem pengendalian internal dan implementation of the internal control system and
pemulihan apabila Rencana Aksi tidak mampu meet the minimum regulatory requirements. memastikan pemenuhan tindak perbaikan dari hasil ensure the fulfillment of corrective actions based on
mengembalikan kondisi Bank untuk memenuhi evaluasi yang ada sehingga diharapkan tidak terjadi existing evaluation results so that it is expected that
ketentuan minimum regulasi. risiko yang lebih besar dan telah dilakukan langkah- no surprises risk will occur and corrective steps will
10. The Bank also continuously identifies the risks langkah perbaikan secara tepat waktu. be taken in a timely manner.
10. Bank juga senantiasa melakukan identifikasi
risiko-risiko yang melekat pada produk dan inherent in the Bank’s products and services and
layanan Bank dan memastikan mitigasi terhadap ensures that risk mitigations are in place.
risiko sudah tersedia.
11. Bank juga memiliki berbagai sistem untuk 11. The Bank also has several systems in place
mendukung penerapan manajemen risiko antara to support an effective risk management
lain Operational Risk Management System, implementation among others are Operational
Liquidity Risk & Interest Rate Risk in Banking Book Risk Management System, Liquidity Risk & Interest
(IRRBB) System, dan sebagainya. Rate Risk in Banking Book (IRRBB) System, etc.
12. Bank menempatkan aspek keamanan sebagai 12. The Bank prioritizes security, with particular
prioritas utama, dengan perhatian khusus pada attention paid to mitigating the increasingly
mitigasi risiko fraud eksternal yang kian dinamis. dynamic external fraud risk. The Bank has
Bank telah mengimplementasikan sistem implemented a fraud prevention and detection
pencegahan dan deteksi fraud yang disupport system powered by the latest technology,
teknologi terkini, didukung oleh parameter supported by realtime detection parameters and
deteksi dan pemantauan secara real-time. monitoring.
308 309
Page 156
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
Pengungkapan Rencana Aksi Pemulihan 2025 Melalui langkah ini, Bank memastikan bahwa setiap Through this step, the Bank ensures that each
strategi pemulihan telah selaras dengan standar recovery strategy is aligned with the latest
Disclosure of 2025 Recovery Plan pengawasan terbaru guna menjaga stabilitas dan supervisory standards to maintain the stability and
integritas layanan perbankan bagi seluruh pemangku integrity of banking services for all stakeholders.
Sebagai wujud komitmen terhadap stabilitas sistem As a commitment to banking system stability and kepentingan.
perbankan dan kepatuhan terhadap regulasi, regulatory compliance, Superbank has developed
Superbank telah menyusun Rencana Aksi Pemulihan a Recovery Plan in accordance with Financial
(Recovery Plan) sesuai dengan Peraturan Otoritas Services Authority Regulation Number 5 of 2024
Jasa Keuangan Nomor 5 Tahun 2024 (POJK 5/2024). (POJK 5/2024). This regulation mandates that all
Peraturan ini mewajibkan seluruh bank, baik bank banks, including both systemic and non-systemic Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait dan Penyediaan
sistemik maupun selain bank sistemik, untuk memiliki institutions, establish a comprehensive framework to
kerangka kerja yang komprehensif guna menangani address potential financial issues independently and Dana Besar
potensi permasalahan keuangan secara mandiri dan in a planned manner. Provisions of Funds to Related Parties and Large Exposure
terencana.
Superbank telah memiliki kebijakan dan prosedur Superbank has established rules and procedures
Rencana ini berfungsi sebagai panduan strategis This document serves as a strategic guide for the Bank mengenai penyediaan dana kepada pihak terkait governing the provision of funds to related parties
bagi Bank dalam menghadapi krisis keuangan in managing financial crises or significant operational serta penyediaan dana besar, yang telah selaras and large exposures, in which these policies and
atau kesulitan operasional yang signifikan. Melalui difficulties, enabling the proactive identification of dengan ketentuan Peraturan OJK mengenai Batas procedures have been updated in accordance with
Recovery Plan ini, Superbank dapat secara proaktif risks to financial stability and the determination of Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) yang berlaku. the applicable OJK Regulation on the Maximum Credit
mengidentifikasi risiko-risiko yang berpotensi appropriate measures to address such situations. Superbank juga telah menetapkan risk appetite untuk Exposure Limit / Legal Lending Limit (LLL). Superbank
mengganggu stabilitas keuangan serta menetapkan In its implementation, the Bank has established penyediaan dana kepada pihak terkait dan kepada has also defined its risk appetite for funding to related
langkah-langkah mitigasi yang tepat untuk mengatasi Recovery Options focusing on four primary aspects: obligor selain pihak terkait dengan penetapan parties as well as to obligors non-related parties,
situasi tersebut. Dalam implementasinya, Bank Capital, Liquidity, Asset Quality, and Profitability. batasan yang konservatif. Superbank secara berkala with a conservative thresholds. On a regular basis,
telah menetapkan Opsi Pemulihan yang berfokus These options are only activated if the Bank faces memantau eksposur penyediaan dana kepada Superbank monitors exposures to related parties and
pada empat aspek utama, yaitu Permodalan, extreme financial stress, indicated by the breach pihak terkait dan obligor selain pihak terkait guna large exposures to other obligors to ensure alignment
Likuiditas, Kualitas Aset, dan Rentabilitas. Opsi ini of predefined trigger levels across the Prevention, menjamin kesesuaian eksposur dengan risk appetite with the established risk appetite.
hanya akan diaktifkan apabila Bank menghadapi Recovery, and Remediation phases. yang telah ditetapkan.
tekanan keuangan ekstrim yang ditandai dengan
terlampauinya batas pemicu (trigger level) yang Dalam implementasinya, Bank telah melaksanakan In practice, the Bank has conducted the credit
telah ditetapkan pada fase Pencegahan, Pemulihan, proses penyediaan dana besar serta penyaluran disbursement to related parties and large exposures
maupun Perbaikan. dana kepada pihak terkait dengan menjunjung tinggi in full adherence to prudential banking principles and
prinsip kehati-hatian (prudential banking) serta applicable regulations. No violations or breaches of
Dari sisi tata kelola, Recovery Plan Superbank telah In terms of governance, Superbank’s Recovery mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku. Tidak the legal lending limits (LLL) for related parties or
dicatat dalam administrasi pengawasan OJK dan Plan has been recorded in the OJK’s supervisory ditemukan adanya pelanggaran atau pelampauan large exposures have been recorded.
telah mendapatkan persetujuan dari pemegang administration and has received shareholder approval Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK), baik
saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham through the Annual General Meeting of Shareholders. kepada Pihak Terkait maupun Penyediaan Dana
Tahunan. Bank berkomitmen untuk meninjau dan The Bank is committed to reviewing and adjusting Besar.
menyesuaikan dokumen ini secara periodik agar this plan periodically to ensure its continued
tetap relevan dengan dinamika industri serta relevance to industry dynamics and evolving Guna menunjang penerapan prinsip kehati-hatian, To support the implementation of prudential
peraturan perundang-undangan yang berlaku. regulatory requirements. Should recovery measures Komite Kredit diberikan kewenangan persetujuan principles, credit approval authority is vested in the
Apabila langkah pemulihan perlu diimplementasikan, be implemented, the Bank will execute an integrated, kredit. Setiap anggota Komite Kredit ditetapkan Credit Committee, whose members are appointed
Bank akan menjalankan strategi komunikasi yang comprehensive, and consistent communication menurut kualifikasi, profesionalisme, pengalaman, based on their qualifications, professionalism,
terpadu, komprehensif, dan konsisten kepada strategy for all stakeholders. This communication dan kebutuhan bisnis Bank. Namun, untuk experience, and business needs. Specifically, for
seluruh pemangku kepentingan. Proses komunikasi process is centrally managed by the Marketing, penyediaan dana kepada pihak terkait, persetujuan fund provisions to related parties, approval must be
ini dikelola secara terpusat oleh Divisi Marketing, Public Relations, and Corporate Secretary Division wajib diperoleh sampai dengan Dewan Komisaris. obtained at the Board of Commissioners level.
Public Relations, dan Corporate Secretary di bawah under the direction of the Board of Directors, working
arahan Direksi, serta berkoordinasi erat dengan Divisi in close coordination with the Human Resources Total baki debet penyediaan dana kepada pihak The total outstanding balance of funds provided to
Human Resources untuk memastikan keterbukaan Division to ensure transparency for both internal and terkait (related party) dan penyediaan dana besar related parties and large exposures as of December
informasi bagi pihak internal maupun eksternal. external parties. per posisi Desember tahun 2025 adalah sebagai 2025 is as follows:
berikut:
Sebagai bentuk komitmen terhadap kepatuhan As a commitment to regulatory compliance, Superbank
regulasi, Superbank telah merampungkan pengkinian has completed an update to its 2025 Recovery
Rencana Aksi Pemulihan pada tahun 2025 yang Action Plan, comprehensively prepared based on the
No. Penyediaan Dana Jumlah
disusun secara komprehensif berdasarkan ketentuan provisions of POJK 5/2024. This recovery action plan
Provision of Funds Total
dalam POJK 5/2024. Adapun dokumen rencana document has also been approved by shareholders at
Debitur Nominal
aksi pemulihan ini juga telah disetujui oleh para the Annual General Meeting of Shareholders and has
Debtors (Rp Miliar)
pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang officially received approval from the OJK. (IDR Billion)
Saham Tahunan dan secara resmi telah memperoleh 1 Kepada Pihak Terkait 1 76,39
persetujuan dari OJK. To Related Parties
2 Penyediaan Dana Besar 1 904,93
Large Exposures
310 311
Page 157
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
Penyimpangan Internal dan Upaya Penyelesaian Internal Fraud dalam 1 tahun
Internal Fraud in 1 year
Jumlah Kasus yang Dilakukan Oleh
Number of Cases Commited by
Internal Fraud and Resolution Efforts Pengurus Pegawai Tetap Pegawai Tidak Tetap dan
Management Permanent Employees Tenaga Alih Daya
Selama tahun 2025, Superbank berhasil memelihara Throughout 2025, Superbank successfully maintained Non-Permanent Employees and
integritas operasionalnya. Tidak terdapat kejadian its operational integrity. There were no internal fraud Outsourced Personnel
fraud internal yang dilakukan oleh pengurus atau incidents committed by the Bank’s management or 2025 2024 2023 2025 2024 2023 2025 2024 2023
pegawai Bank yang terkait dengan proses kerja dan employees related to work processes and operational
kegiatan operasional yang menimbulkan dampak activities that resulted in a material impact on our Total Fraud NIHIL
material terhadap kondisi keuangan kami. financial condition.
Telah diselesaikan
Resolved
Dalam rangka mengendalikan dan memitigasi risiko To control the risk of fraud, we have taken fraud
Dalam proses penyelesaian di
fraud, kami telah melakukan langkah-langkah prevention measures as follows: Internal Bank
pencegahan fraud melalui: 1. Superbank has an Anti-Fraud Policy which serves Under the Bank’s Internal
1. Superbank memiliki Kebijakan Anti-Fraud as the primary foundation for implementing the settlement process
yang berfungsi sebagai landasan utama dalam anti-fraud strategy, ensuring that all management Belum diupayakan
penerapan strategi anti-fraud, memastikan and employees conduct business with honesty penyelesaiannya
seluruh pengurus dan pegawai menjalankan and professionalism. No resolution has been made
usaha dengan jujur dan profesional. Telah ditindaklanjuti melalui
2. Superbank Management consistently prioritizes proses hukum
2. Manajemen Superbank secara konsisten fraud risk mitigation and is proactively involved Has been followed up through
memprioritaskan mitigasi risiko fraud serta in overseeing the implementation of anti-fraud the legal process
terlibat proaktif dalam pengawasan penerapan strategies.
strategi anti-fraud.
3. Management is supported by existing committees,
3. Manajemen dibantu oleh komite-komite yang ada, which actively monitor and address fraud-related Permasalahan Hukum dan Penyelesaian Sengketa
yang secara aktif mengawasi dan mengatasi isu- issues with appropriate and measured action Litigation and Resolution Efforts
isu terkait fraud dengan tindakan yang tepat dan by implementing four pillars namely prevention,
terukur dengan menerapkan 4 pilar strategi yaitu detection, investigation, reporting and sanction, Pada tahun 2025, terdapat 2 (dua) perkara hukum di In 2025, there were 2 (two) legal cases at Bandung
pencegahan, deteksi, investigasi, pelaporan dan as well as monitoring, evaluation and follow up. Pengadilan Negeri Bandung dan Pengadilan Negeri District Court and the South Jakarta District Court
sanksi, serta pemantauan, evaluasi dan tindak Jakarta Selatan yang sampai saat ini masih berjalan. that are still ongoing.
4. The Bank routinely promotes its whistleblowing
lanjut.
channels to employees, customers, and vendors
4. Bank secara rutin mensosialisasikan saluran to capture reports of potential irregularities. PERMASALAHAN HUKUM YANG BERNILAI MATERIAL LEGAL ISSUES
whistleblowing bagi karyawan, nasabah, All reports are treated with confidentiality and MATERIAL
dan vendor guna menjaring laporan potensi followed up immediately.
penyimpangan. Seluruh laporan diperlakukan Semua perkara hukum yang tengah berjalan saat ini All legal cases currently ongoing are considered
5. As part of its efforts to strengthen a fraud risk
rahasia dengan tindak lanjut yang segera. tidak bersifat material. non-material.
awareness culture, Superbank consistently
5. Sebagai upaya meningkatkan budaya sadar provides fraud risk education to both employees
DAMPAK PERMASALAHAN HUKUM BAGI BANK IMPACT OF LEGAL ISSUES ON THE BANK
risiko fraud, Superbank senantiasa memberikan and customers, while ensuring that all employees
edukasi risiko fraud kepada karyawan dan sign an Integrity Pact as a demonstration of
Tidak ditemukan adanya masalah hukum yang There were no legal issues that had a significant
nasabah, serta memastikan agar seluruh their commitment and personal responsibility in
berdampak signifikan terhadap kondisi Bank. impact on the Bank’s condition.
karyawan Superbank menandatangani Pakta combating fraud.
Integritas sebagai wujud komitmen dan peran
serta individu dalam memerangi fraud.
Selaras dengan roadmap pengembangan produk, Aligned with our product development roadmap,
Kami menerapkan upaya pencegahan fraud berbasis we implement fraud prevention measures based Sanksi Administratif dan Otoritatif Terkait
teknologi terkini guna melindungi inovasi produk dan on cutting-edge technology to safeguard our Administrative Sanctions from Relevant Authorities
layanan digital yang terus berkembang. continuously evolving digital service innovations.
Tidak terdapat sanksi administratif yang bersifat There were no material administrative sanctions
material dan berdampak terhadap keberlangsungan impacting Superbank’s business continuity throughout
usaha Superbank selama tahun 2025. 2025.
312 313
Page 158
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
Transparansi Kondisi Keuangan dan Non-Keuangan Akses Informasi dan Data Perusahaan
Transparency of Financial and Non-Financial Conditions Information Access and Corporate Data
Affirming its commitment to Good Corporate Superbank berkomitmen teguh dalam menjalankan Superbank maintains a firm commitment to
Menegaskan komitmen terhadap tata kelola
Governance, Superbank complies with all transparency praktik tata kelola yang baik, yang mencakup implementing good corporate governance practices,
perusahaan yang baik, Superbank mematuhi seluruh
obligations regarding financial and non-financial data pemberian informasi dan data Perusahaan sesuai which includes providing access to Company
kewajiban transparansi data keuangan maupun non-
in accordance with applicable regulations. Official dengan ketentuan yang berlaku. Upaya peningkatan information and data in accordance with the prevailing
keuangan sesuai ketentuan yang berlaku. Publikasi
publications are released transparently through the kualitas layanan informasi ini diwujudkan, antara regulations. The endeavor to enhance the quality
resmi dilakukan secara transparan melalui situs
website www.superbank.id. lain, melalui usaha Bank yang secara berkelanjutan of information services is realized by the Bank’s
www.superbank.id.
melakukan penyempurnaan situs web, menambahkan continuous efforts to undertake website refinement,
informasi komprehensif terkait profil Bank, serta adding comprehensive information related to the
TRANSPARENCY OF THE COMPANY'S NON- produk dan layanan perbankan. Bank’s profile, as well as its banking products and
TRANSPARANSI KONDISI KEUANGAN PERUSAHAAN
FINANCIAL CONDITION services.
Kami secara konsisten memelihara dan meningkatkan
Pada tahun 2025, Superbank telah memenuhi
Throughout 2025, Superbank has fulfilled its keandalan situs web Superbank, guna menjamin We consistently maintain and enhance the reliability
kewajiban transparansi terkait kondisi keuangan
transparency obligations related to the Bank’s penyajian informasi dan data yang mutakhir dan of Superbank’s website, thereby ensuring the
perusahaan, yang meliputi:
financial condition, which include: mudah diakses oleh seluruh pemangku kepentingan presentation of up-to-date and easily accessible
Bank. information and data for all the Bank’s stakeholders.
1. Laporan Keuangan Publikasi Bulanan, yang 1. Monthly Financial Reports, which have been
submitted to regulators in accordance with INFORMASI LEBIH LANJUT
telah disampaikan kepada regulator sesuai Further information
dengan ketentuan yang berlaku serta telah applicable regulations and have been published
dipublikasikan dan diunggah pada situs web and uploaded on Superbank’s website. Kategori Kontak
Superbank. 2. Quarterly Financial Reports, which have also Category Contact
2. Laporan Keuangan Publikasi Triwulanan, yang been submitted to regulators as required and have Pemberitaan Superbank dan media relations
been published and uploaded on Superbank’s public.relations@superbank.id
telah disampaikan kepada regulator sesuai Superbank news and media relations
dengan ketentuan yang berlaku serta telah website.
Laporan keuangan, kepemilikan saham,
dipublikasikan dan diunggah pada situs web 3. Superbank’s Annual Report, which has been informasi pemegang saham
investor.relations@superbank.id
Superbank. prepared and presented in accordance with Financial reports, share ownership, shareholder
regulations, submitted to regulators, and information
3. Laporan Tahunan Superbank, yang telah
dirancang dan disajikan sesuai ketentuan yang published on Superbank’s website. Tata kelola, laporan tahunan, rapat umum
pemegang saham, keanggotaan dan
berlaku, disampaikan kepada regulator, serta 4. Reports on leverage ratio, and disclosures of pelaksanaan tugas komite
corsec@superbank.id
dipublikasikan melalui situs web Superbank. information and material facts, which have been Governance, annual reports, general meetings of
4. Laporan Leverage Ratio, serta laporan published and uploaded on Superbank’s website. shareholders, committee membership, and duties
implementation
keterbukaan informasi dan fakta material, yang
Produk, jasa perbankan serta keluhan nasabah
telah dipublikasikan dan diunggah pada situs Banking products, services, and customer
Contact Center “Super Care” 1500 333 atau
web Superbank. care@superbank.id
complaints
TRANSPARANSI KONDISI NON-KEUANGAN TRANSPARENCY OF THE COMPANY’S FINANCIAL
CONDITION
PERUSAHAAN Aspek Pemegang Saham
Realisasi transparansi informasi non-keuangan The implementation of Superbank’s non-financial Shareholders Aspect
Superbank sepanjang tahun 2025 mencakup: information transparency throughout 2025 includes:
1. Profil Perusahaan: Publikasi informasi Sejarah, 1. Company Profile: Publication of History, KEPEMILIKAN SAHAM DIREKSI DAN DEWAN SHARE OWNERSHIP OF THE BOARD OF DIRECTORS
Pemegang Saham, Visi Misi, Nilai Utama, serta Shareholder information, Vision, Mission, and KOMISARIS AND BOARD OF COMMISSIONERS
profil lengkap Dewan Komisaris, Direksi, Komite, Core Values, as well as complete profiles of the
dan manajemen senior melalui situs web resmi; Board of Commissioners, Board of Directors, Pada posisi 31 Desember 2025, berdasarkan As of December 31, 2025, based on the Bank’s
Committees, and senior management via the pencatatan Bank, tidak terdapat kepemilikan saham records, there is no direct or indirect share ownership
2. Produk dan Layanan: Penyediaan informasi official website; Superbank baik secara langsung maupun tidak in Superbank by members of the Board of Directors
produk, layanan, dan jaringan kantor secara langsung oleh anggota Direksi dan Dewan Komisaris or the Board of Commissioners.
terintegrasi melalui Laporan Tahunan, kantor 2. Products and Services: Provision of integrated
information regarding products, services, and Bank.
cabang, situs web, serta Contact Center demi
kemudahan akses nasabah dan investor; dan office networks through the Annual Report,
branch offices, the website, and the Contact Selain itu tidak terdapat transaksi pembelian dan/ Furthermore, there were no share purchase and/or
3. Keterbukaan Informasi: Pengumuman fakta Center to ensure ease of access for customers atau penjualan saham Bank yang dilakukan oleh sale transactions involving the Bank conducted by
material yang relevan bagi pengambilan and investors; Direksi dan Dewan Komisaris. the Board of Directors or the Board of Commissioners.
keputusan melalui situs web, serta penyebaran
materi edukasi keuangan dan layanan publik 3. Information Disclosure: Announcement of Adapun terkait dengan kepemilikan saham anggota Regarding the share ownership of the members of the
melalui media elektronik, e-mail dan situs web material facts relevant to decision-making via the Direksi dan Dewan Komisaris, Bank telah memiliki Board of Directors and the Board of Commissioners,
resmi. website, as well as the dissemination of financial kebijakan terkait dengan transaksi saham dan the Bank has established a policy on share
education materials and public services through transaksi orang dalam. Kebijakan ini mengatur terkait transactions and insider trading. This policy regulates
electronic media, e-mails and official website. dengan kepemilikan saham yang secara berkala matters related to share ownership and is periodically
disosialisasikan kepada seluruh anggota Direksi dan disseminated to all members of the Bank’s Board of
Dewan Komisaris Bank. Directors and Board of Commissioners.
314 315
Page 159
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
Kode Etik dan Budaya Perusahaan Program Kepemilikan Saham oleh Karyawan dan Manajemen
Code of Conduct and Corporate Culture Management and Employee Stock Option Program
Superbank berkomitmen untuk menjalankan Superbank is committed to conducting business in Dalam rangka mendorong kinerja jangka panjang dan To drive long-term performance and retain top
usaha secara transparan, bertanggung jawab, dan a transparent and responsible manner, grounded in mempertahankan talenta terbaik, Superbank telah talent, Superbank has established a Long Term
berlandaskan pada praktik bisnis yang etis serta ethical business practices as well as compliance with mengadakan suatu program Long Term Incentive Incentive Plan (Share Ownership Program) wherein
kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan applicable laws, regulations, and internal policies. Plan (Program Kepemilikan Saham) di mana karyawan participating employees and/or management of the
yang berlaku dan kebijakan internal. dan/atau manajemen Superbank yang berpartisipasi Superbank (Participants) have the opportunity to
dalam Program Kepemilikan Saham (Peserta) own 650,000,000 of Superbank’ shares, representing
Kebijakan Kode Etik Bank disusun sebagai pedoman The Bank’s Code of Ethics Policy is formulated as a berkesempatan untuk memiliki 650.000.000 saham 1.92% of the issued and fully paid-up capital after the
dasar sikap dan tindakan seluruh pihak Bank dalam fundamental guideline for the attitude and conduct Superbank yang mewakili sebesar 1,92% dari modal Initial Public Offering (LTIP Shares). The LTIP Shares
menjalankan tugas dan pengambilan keputusan. of all Bank parties in executing their duties and ditempatkan dan disetor penuh setelah Penawaran have been issued by Superbank and are currently
Kode Etik Bank memberikan pemahaman kepada making decisions. The Bank’s Code of Ethics provides Umum Perdana Saham (Saham LTIP). Saham LTIP registered in the name of Glas Trust (Singapore) Ltd
pihak Bank mengenai kepatutan pihak Bank dalam Bank parties with an understanding of propriety telah diterbitkan oleh Superbank dan saat ini Cq. Bersama Sustainability Trust (BST). The LTIP
membina hubungan dengan sesama pihak Bank, in fostering relationships with fellow Bank parties terdaftar atas nama Glas Trust (Singapore) Ltd Cq. Shares are also free and clear, are not under dispute
hubungan dengan Bank, hubungan dengan nasabah, (colleagues), the Bank itself, customers, competitors, Bersama Sustainability Trust (BST). Saham LTIP juga and/or pledged to any party, and are not currently
hubungan dengan pesaing, hubungan dengan regulators, third parties. Furthermore, it ensures dalam keadaan bebas, tidak sedang dalam sengketa being offered to other parties. Furthermore, the
Regulator, atau hubungan dengan pihak ketiga serta uniformity and consistency of attitude and conduct in dan/atau dijaminkan kepada pihak manapun serta implementation of the Share Ownership Program will
memastikan adanya kesamaan dan konsistensi sikap the implementation of daily operations. tidak sedang ditawarkan kepada pihak lain. Selain itu, not cause dilution of public share ownership as it is
maupun tindakan dalam implementasi operasional pelaksanaan Program Kepemilikan Saham tidak akan not carried out by issuing new shares of Superbank.
sehari-hari. menyebabkan adanya dilusi terhadap kepemilikan
saham publik karena tidak dilaksanakan dengan
POKOK-POKOK KODE ETIK PRINCIPLES OF THE CODE OF CONDUCT menerbitkan saham baru dari Superbank.
Kebijakan Kode Etik Superbank disusun dengan The Superbank Code of Ethics Policy is drafted to Setelah selesainya Penawaran Umum Perdana Following the completion of the Initial Public Offering
cakupan sebagai berikut. cover the following scope: Saham dan saham Superbank resmi tercatat di BEI, and the official listing of the Superbank’s shares on
proses pengalihan saham kepada Peserta akan the IDX, the share transfer process to Participants
1. Etika dan kewajiban Bank, termasuk mengatur 1. Bank Ethics and Obligations, this section regulates
dimulai secara bertahap dalam rentang waktu sampai will commence in stages over a period of up to 4
etika dalam menghadapi hal-hal berikut: ethics regarding the following matters:
dengan paling lama 4 (empat) tahun sesuai dengan (four) years in accordance with the share transfer
a. Integritas a. Integrity jadwal pengalihan saham yang telah ditentukan schedule determined for each Participant. Under
b. Hubungan Kerja Pihak Bank b. Workplace Relationships of Bank Parties untuk setiap Peserta. Berdasarkan POJK No. 25 tahun POJK No. 25 year 2017, LTIP members are prohibited
2017, peserta LTIP dilarang mengalihkan kepemilikan from transferring ownership of Superbank’s shares,
c. Manajemen Aset Bank dan Data/Informasi c. Management of Bank Assets and Customer atas saham Superbank tersebut baik sebagian atau either partially or wholly, until 8 (eight) months after
milik Nasabah Data/Information seluruhnya sampai dengan 8 (delapan) bulan setelah the Initial Public Offering Registration Statement is
d. Representasi Bank d. Bank Representation Pernyataan Pendaftaran Penawaran Umum Perdana declared Effective, the transfer of LTIP Shares may
Saham dinyatakan Efektif, pengalihan Saham LTIP only be conducted after the expiration of the lock-up
e. Kerahasiaan Bank e. Bank Confidentiality hanya dapat dilakukan setelah berakhirnya periode period as stipulated in POJK No. 25 year 2017 and
f. Benturan Kepentingan (Conflict of Interest) f. Conflict of Interest lock-up sebagaimana diatur dalam POJK No. 25 will be carried out in stages according to the agreed
tahun 2017 berakhir dan akan dilakukan secara schedule, wherein the final transfer will be conducted
g. Insider dan Personal Trading g. Insider and Personal Trading bertahap sesuai jadwal yang telah disepakati dimana in 2029. For information, the following is the indicative
h. Pekerjaan dan Aktivitas di Luar Bank h. Employment and Activities Outside the Bank pengalihan terakhir akan dilakukan pada tahun 2029. plan for the annual transfer schedule of LTIP Shares
Sebagai informasi, berikut adalah indikasi rencana to Participants:
i. Penyalahgunaan Wewenang i. Abuse of Authority jadwal pengalihan Saham LTIP kepada Peserta setiap
j. Pengelolaan Laporan, Data, dan Informasi j. Management of Bank Reports, Data, and tahunnya:
Bank Information
k. Persaingan Tidak Sehat k. Unfair Competition Dalam Lembar Saham I In Shares
2. Pelaksanaan Kode Etik Bank, termasuk 2. Implementation of the Bank Code of Ethics, 2026 2027 2028 2029 Total
penyebarluasan, penerapan, pelanggaran dan this section covers, dissemination, application,
sanksi, serta kewajiban pelaporan. violations and sanctions, and reporting obligations. Saham LTIP Tahap I - Agustus 2023 279.903.000 93.301.000 - - 373.204.000
LTIP Shares Stage I - August 2023
BENTUK SOSIALISASI DAN UPAYA PENEGAKAN CODE OF CONDUCT ENFORCEMENT MEASURES Saham LTIP Tahap II - April 2024 63.398.000 31.699.000 31.699.000 31.699.000 126.796.000
LTIP Shares Stage II - April 2024
Kode Etik Guna memastikan penerapan kode etik To ensure the comprehensive implementation of the Saham LTIP Tahap III - April 2025 37.500.000 37.500.000 37.500.000 37.500.000 150.000.000
secara menyeluruh oleh pihak Bank, Superbank Code of Ethics by Bank parties, Superbank conducts LTIP Shares Stage III - April 2025
melakukan sosialisasi Kode Etik secara berkala periodic socialization of the Code of Ethics and Total 380.801.000 162.500.000 69.199.000 37.500.000 650.000.000
serta memberikan sanksi yang tegas bagi setiap imposes strict sanctions for any violations of the Code
pelanggaran Kode Etik. of Ethics.
Kode Etik berlaku dan mengikat bagi seluruh pihak Bank yaitu anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris,
anggota Komite Dewan Komisaris serta seluruh karyawan Superbank.
The Code of Ethics applies to and is binding upon all Bank parties, namely members of the Board of Directors, members
of the Board of Commissioners, members of the Board of Commissioners’ Committees, and all Superbank employees.
316 317
Page 160
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
Kriteria karyawan dan manajemen yang dapat The criteria for employees and management eligible Sistem Pelaporan Pelanggaran
mengikuti Program Kepemilikan Saham untuk setiap to participate in the Share Ownership Program for
tahap adalah: each stage are: Whistleblowing System
a. Tahap I: Karyawan dan/atau manajemen a. Stage I: Employees and/or management of
Superbank yang telah bergabung dengan Superbank who joined Superbank prior to July 31, LANGKAH-LANGKAH PENYAMPAIAN LAPORAN PROCEDURES FOR SUBMITTING VIOLATION
Superbank sebelum tanggal 31 Juli 2023 2023. PELANGGARAN REPORTS
b. Tahap II: Karyawan dan/atau manajemen b. Stage II: Employees and/or management of
Superbank yang telah bergabung dengan Superbank who joined Superbank prior to October Bank telah memiliki whistleblowing mechanism The Bank has established a whistleblowing
Superbank sebelum 1 Oktober 2023 1, 2023. sebagai sarana bagi siapa pun yang ingin melaporkan mechanism as a channel for anyone wishing to report
c. Tahap III: Karyawan dan/atau manajemen c. Stage III: Employees and/or management of dugaan pelanggaran, seperti kecurangan (fraud), alleged violations, such as fraud, violations of law,
Superbank yang telah bergabung dengan Superbank who joined Superbank prior to October pelanggaran hukum, penyalahgunaan kode etik, breaches of the code of ethics, or conflicts of interest
Superbank sebelum 1 Oktober 2024 1, 2024. maupun benturan kepentingan yang melibatkan involving internal parties of the Bank.
pihak internal Bank.
MEKANISME HARGA DAN PENGALIHAN PRICING AND TRANSFER MECHANISM
Eskalasi dapat dilakukan melalui sarana pelaporan Reports can be escalated through the reporting
Harga yang dibayarkan oleh Peserta dalam rangka The price paid by Participants under the Share yang tersedia di situs web Bank maupun e-mail ke channels available on the Bank’s website or via e-mail
Program Kepemilikan Saham ditetapkan sebesar Ownership Program is set at Rp1.00 (one Rupiah) whistleblower@superbank.id. to whistleblower@superbank.id.
Rp1,00,- (satu rupiah) per Saham LTIP pada setiap per LTIP Share at each stage of the program
tahap pelaksanaan program. implementation. PELINDUNGAN BAGI PELAPOR, PENANGANAN WHISTLEBLOWER PROTECTION, COMPLAINT
PENGADUAN & PIHAK YANG MENGELOLA HANDLING & COMPLAINT MANAGEMENT PARTIES
PENGADUAN
PENGUNDURAN DIRI DAN HANGUSNYA HAK RESIGNATION AND FORFEITURE
Setiap laporan yang diterima Bank akan ditelaah Every report received by the Bank will be reviewed
Dalam hal Peserta mengundurkan diri dan/atau tidak In the event that a Participant resigns and/or is no sesuai prosedur yang berlaku oleh unit kerja yang in accordance with applicable procedures by the
lagi bekerja di Superbank sebelum jadwal pengalihan longer employed by the Superbank before the LTIP bertindak sebagai pihak penindaklanjut laporan relevant work unit responsible for following up on
Saham LTIP kepada Peserta tercapai, maka sesuai Share transfer schedule to the Participant is reached, sebagaimana relevan. such reports.
dengan kesepakatan antara Peserta dengan then in accordance with the agreement between the
Superbank, Superbank berhak menunjuk Peserta lain Participant and Superbank, Superbank has the right Bank berkomitmen menjamin kerahasiaan identitas The Bank is committed to guaranteeing the
untuk mengambilalih Saham LTIP milik Peserta yang to appoint another Participant to take over the LTIP pelapor sesuai dengan ketentuan yang berlaku. confidentiality of the whistleblower’s identity in
mengundurkan diri tersebut dengan harga Rp1,00,- Shares belonging to the resigning Participant at a accordance with applicable regulations.
(satu Rupiah) per Saham LTIP. price of Rp1.00 (one Rupiah) per LTIP Share.
Selama tahun 2025, tidak terdapat laporan Throughout 2025, no violation reports were received
pelanggaran yang diterima melalui sistem ini, yang through this system. This reflects the integrity and
mencerminkan integritas dan komitmen seluruh commitment of all Bank personnel in carrying out
pihak Bank dalam menjalankan tugasnya dan their duties, as well as the effective implementation
terlaksananya fungsi tata kelola Bank dengan baik. of the Bank’s governance functions.
318 319
Page 161
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
Penerapan Pedoman OJK untuk Tata Kelola bagi Perusahaan b. Penentuan komposisi anggota Dewan
Komisaris memperhatikan keberagaman
Telah dipenuhi
Fulfilled
Terbuka keahlian, pengetahuan, dan pengalaman
yang dibutuhkan
The determination of the composition of the
Implementation of OJK’s Corporate Governance Guidelines for Board of Commissioners members takes into
account the diversity of skills, knowledge,
Public Companies Prinsip 4: Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan a.
and experience required
Dewan Komisaris mempunyai kebijakan Telah dipenuhi
Superbank menjaga dan mengimplementasikan Superbank upholds and implements Good Corporate Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris penilaian sendiri (self-assessment) untuk Fulfilled
Principle 4: Improving the Quality of the menilai kinerja Dewan Komisaris
praktek tata kelola yang baik dengan juga menerapkan Governance practices by applying five key aspects Performance of Duties and Responsibilities of the The Board of Commissioners has a
lima aspek tata Kelola Perusahaan Terbuka yang of governance for Public Companies, which include: Board of Commissioners self-assessment policy to evaluate the
performance of the Board of Commissioners
meliputi: a. The relationship between the Public Company
a. Hubungan Perusahaan Terbuka dengan and Shareholders in guaranteeing Shareholders’ b. Kebijakan penilaian sendiri
assessment) untuk menilai kinerja Dewan
(self Telah dipenuhi
Fulfilled
Pemegang Saham Dalam Menjamin Hak-Hak rights; Komisaris, diungkapkan melalui Laporan
Pemegang Saham; b. The function and role of the Board of Tahunan Perusahaan Terbuka
The self-assessment policy for evaluating
b. Fungsi dan Peran Dewan Komisaris; Commissioners; the Board of Commissioners’ performance
c. Fungsi dan Peran Direksi; c. The function and role of the Board of Directors; is disclosed in the Public Company’s Annual
Report
d. Partisipasi Pemangku Kepentingan; dan d. Stakeholder participation; and
e. Keterbukaan Informasi. e. Information disclosure. c. Dewan Komisaris mempunyai kebijakan
terkait pengunduran diri anggota Dewan
Telah dipenuhi
Fulfilled
Komisaris apabila terlibat dalam kejahatan
Penerapan aspek-aspek tersebut dapat dilihat The implementation of these aspects is detailed as keuangan
The Board of Commissioners has a policy
dengan rincian sebagai berikut: follows: regarding the resignation of members of
the Board of Commissioners if involved in
financial crimes
Aspek Tata Kelola Status Pemenuhan
Corporate Government Checklist Fulfillment Status d. Dewan Komisaris atau Komite yang Telah dipenuhi
menjalankan fungsi Nominasi dan Fulfilled
Hubungan Perusahaan Terbuka dengan Pemegang Saham dalam Menjamin Hak-hak Pemegang Saham Remunerasi menyusun kebijakan suksesi
Relationship between the Public Company and Shareholders in Guaranteeing Shareholders’ Rights dalam proses Nominasi anggota Direksi
The Board of Commissioners or the
Prinsip 1: Meningkatkan Nilai Penyelenggaraan a. Perusahaan Terbuka memiliki cara Telah dipenuhi Committee performing the Nominating
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) atau prosedur teknis pengumpulan Fulfilled and Remuneration function formulates a
Principle 1: Enhancing the Value of General suara (voting) baik secara terbuka succession policy in the Nominating process
Meeting of Shareholders (GMS) Implementation maupun tertutup yang mengedepankan for members of the Board of Directors
independensi, dan kepentingan pemegang
saham Fungsi dan Peran Direksi
The Public Company has technical Function and Role of the Board of Directors
procedures for voting (open or closed) that
prioritize independence and shareholder Prinsip 5: Memperkuat Keanggotaan dan a. Penentuan jumlah anggota Direksi Telah dipenuhi
interests Komposisi Direksi mempertimbangkan kondisi Perusahaan Fulfilled
Principle 5: Strengthening the Membership and Terbuka serta efektifitas dalam
b. Seluruh anggota Direksi dan anggota Telah dipenuhi Composition of the Board of Directors pengambilan keputusan
Dewan Komisaris Perusahaan Terbuka Fulfilled The determination of the number of
hadir dalam RUPS Tahunan Board of Directors members considers the
All members of the Board of Directors condition of the Public Company as well as
and Board of Commissioners of the Public effectiveness in decision-making
Company attended the Annual GMS
b. Penentuan komposisi anggota Direksi Telah dipenuhi
c. Ringkasan risalah RUPS tersedia dalam Bank akan melakukan publikasi ringkasan risalah memperhatikan, keberagaman keahlian, Fulfilled
Situs Web Perusahaan Terbuka paling RUPS yang terjadi setelah perubahan status pengetahuan, dan pengalaman yang
sedikit selama 1 (satu) tahun Bank menjadi perusahaan terbuka dibutuhkan
A summary of the GMS minutes is available The Bank will publish a summary of the minutes of The determination of the composition of
on the Public Company’s website for at least the General Meeting of Shareholders (GMS) held the Board of Directors members takes into
1 (one) year after the Bank’s change in status to a publicly account the diversity of skills, knowledge,
listed company. and experience required.
Prinsip 2: Meningkatkan Kualitas Komunikasi a. Perusahaan Terbuka memiliki suatu Telah dipenuhi c. Anggota Direksi yang membawahi bidang Telah dipenuhi
Perusahaan Terbuka dengan Pemegang Saham kebijakan komunikasi dengan pemegang Fulfilled akuntansi atau keuangan memiliki keahlian Fulfilled
atau Investor saham atau investor. dan/atau pengetahuan di bidang akuntansi
Principle 2: Improving the Quality of Public The Public Company has a communication The member of the Board of Directors in
Company Communication with Shareholders or policy with shareholders or investors charge of accounting or finance possesses
Investors expertise and/or knowledge in the field of
accounting
b. Perusahaan Terbuka mengungkapkan Telah dipenuhi Prinsip 6: Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan a. Direksi mempunyai kebijakan penilaian Telah dipenuhi
kebijakan komunikasi Perusahaan Terbuka Fulfilled Tugas dan Tanggung Jawab Direksi sendiri (self assessment) untuk menilai Fulfilled
dengan pemegang saham atau investor Principle 6: Improving the Quality of the kinerja Direksi
dalam Situs Web Performance of Duties and Responsibilities of the The Board of Directors has a self-
The Public Company discloses its Board of Directors assessment policy to evaluate the
communication policy with shareholders or performance of the Board of Directors
investors on its website
b. Kebijakan penilaian sendiri (self Telah dipenuhi
Fungsi dan Peran Dewan Komisaris assessment) untuk menilai kinerja Direksi Fulfilled
Function and Role of the Board of Commissioners diungkapkan melalui laporan tahunan
Perusahaan Terbuka
Prinsip 3: Memperkuat Keanggotaan dan a. Penentuan jumlah anggota Dewan Telah dipenuhi
The self-assessment policy for evaluating
Komposisi Dewan Komisaris Komisaris mempertimbangkan kondisi Fulfilled
the Board of Directors’ performance is
Principle 3: Strengthening the Membership and Perusahaan Terbuka
disclosed in the Public Company’s Annual
Composition of the Board of Commissioners The determination of the number of Board
Report
of Commissioners members considers the
condition of the Public Company c. Direksi mempunyai kebijakan terkait Telah dipenuhi
pengunduran diri anggota Direksi apabila Fulfilled
terlibat dalam kejahatan keuangan
The Board of Directors has a policy
regarding the resignation of members of
the Board of Directors if involved in financial
crimes
320 321
Page 162
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
Partisipasi Pemangku Kepentingan
Stakeholder Participation
Pelindungan Data Pribadi di Superbank
Prinsip 7: Meningkatkan Aspek Tata Kelola
Perusahaan melalui Partisipasi Pemangku
a. Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan
untuk mencegah terjadinya insider trading
Telah dipenuhi
Fulfilled
Personal Data Protection in Superbank
Kepentingan The Public Company has a policy to prevent
Principle 7: Improving Corporate Governance insider trading
Aspects through Stakeholder Participation Superbank telah memiliki Kebijakan Pelindungan Superbank has established a Personal Data Protection
b. Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan anti Telah dipenuhi
Data Pribadi yang telah disesuaikan dengan Undang- Policy that has been aligned with Law Number 27 of
korupsi dan anti fraud Fulfilled Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan 2022 concerning Personal Data Protection, and other
The Public Company has anti-corruption Data Pribadi, dan ketentuan perundangan lainnya relevant legislation, as an expression of Superbank’s
and anti-fraud policies
yang berlaku, sebagai perwujudan komitmen teguh unwavering commitment to ensure personal data
c. Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan Telah dipenuhi Superbank dalam menjamin pelindungan data protection.
tentang seleksi dan peningkatan Fulfilled pribadi.
kemampuan pemasok atau vendor
The Public Company has a policy regarding
the selection and capability enhancement Pada tahun 2025, Superbank melakukan pembaruan In 2025, Superbank will update the Personal Data
of suppliers or vendors terhadap Kebijakan Pelindungan Data Pribadi guna Protection Policy to align with the development of
d. Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan Telah dipenuhi menyesuaikan dengan perkembangan proses bisnis, business processes, technology, and to strengthen
tentang pemenuhan hak-hak kreditur Fulfilled
The Public Company has a policy regarding teknologi, serta penguatan penerapan prinsip the implementation of personal data protection
the fulfillment of creditors’ rights pelindungan data pribadi sesuai dengan ketentuan principles in accordance with prevailing laws and
peraturan perundang-undangan yang berlaku. regulations.
e. Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan Telah dipenuhi
sistem whistleblowing Fulfilled
The Public Company has a whistleblowing Kebijakan ini mengatur pelaksanaan pelindungan This policy governs the implementation of personal
system policy atas data pribadi yang dikelola dan/atau diproses data protection managed and/or processed by
oleh Superbank. Adapun cakupan Kebijakan tersebut Superbank. The scope of the Policy includes among
f. Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan Telah dipenuhi
pemberian insentif jangka panjang kepada Fulfilled antara lain: others:
Direksi dan karyawan 1. Penetapan tugas dan tanggung jawab 1. Establishing the duties and responsibilities of the
The Public Company has a policy on
providing long-term incentives to the Board Direksi, unit kerja Data Protection, unit kerja Board of Directors, the Data Protection work unit,
of Directors and employees. terkait lainnya, dan seluruh Pihak Bank dalam other relevant work units, and all Parties of the
Keterbukaan Informasi mengimplementasikan pelindungan data pribadi; Bank in implementing personal data protection;
Information Disclosure
2. Penentuan kewajiban dalam setiap proses 2. Obligations in every processing of personal data
Prinsip 8: Meningkatkan Pelaksanaan a. Perusahaan Terbuka memanfaatkan Telah dipenuhi
Keterbukaan Informasi penggunaan teknologi informasi secara Fulfilled pemrosesan data pribadi yang dilakukan oleh carried out by the Superbank;
Principle 8: Improving the Implementation of lebih luas selain Situs Web sebagai media Superbank;
Information Disclosure keterbukaan informasi 3. Classification of personal data;
The Public Company utilizes information 3. Pengklasifikasian atas data pribadi;
technology more broadly, beyond the 4. Rules for processing personal data involving third
Website, as a medium for information 4. Pengaturan terkait pemrosesan data pribadi parties and/or parties outside Superbank;
disclosure
apabila melibatkan pihak ketiga dan/atau pihak
b. Laporan Tahunan Perusahaan Terbuka Telah dipenuhi 5. Recording and review of activities related to
di luar Superbank.
mengungkapkan pemilik manfaat akhir Fulfilled the processing of personal data carried out by
dalam kepemilikan saham Perusahaan
Terbuka paling sedikit 5% (lima persen), 5. Perekaman dan peninjauan atas aktivitas Superbank; and
selain pengungkapan pemilik manfaat akhir pemrosesan data pribadi yang dilakukan oleh
dalam kepemilikan saham Perusahaan 6. Handling in case of indications of failure and/or
Superbank; dan
Terbuka melalui pemegang saham utama breach of personal data protection.
dan pengendali
The Public Company’s Annual Report 6. Prosedur penanganan apabila terdapat indikasi
discloses the ultimate beneficial owners kegagalan dan/atau pelanggaran pelindungan
of at least 5% (five percent) of the Public
Company’s share ownership, in addition to data pribadi.
the disclosure of ultimate beneficial owners
through major and controlling shareholders.
Melalui pembaruan Kebijakan tersebut, Superbank Through this policy update, Superbank strengthens
memperkuat pengaturan antara lain terkait regulations related to, among others, the management
pengelolaan persetujuan subjek data, pemenuhan of data subject consent, fulfillment of Personal Data
hak-hak subjek Data Pribadi, pengaturan retensi Subjects’ rights, regulation of Personal Data retention
dan penghapusan Data Pribadi, penanganan insiden and deletion, handling of Personal Data Protection
Pelindungan Data Pribadi, serta penguatan tata incidents, and strengthening of governance for
kelola pemrosesan Data Pribadi yang melibatkan Personal Data processing involving third parties.
pihak ketiga.
Dengan demikian, kebijakan ini diharapkan dapat Therefore, this policy is expected to aid in optimizing
membantu dalam mengoptimalkan pelaksanaan the execution of Personal Data Protection at
pelindungan data pribadi di Superbank dan Superbank and ensuring Superbank’s compliance
memastikan kepatuhan Superbank terhadap with the prevailing laws and regulations.
ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Superbank juga memiliki komitmen yang kuat untuk Superbank also has a strong commitment to
meningkatkan pemahaman dan kesadaran atas enhancing understanding and awareness of the
pentingnya pelindungan data pribadi dengan secara importance of personal data protection by routinely
rutin memberikan sosialisasi dan pelatihan bagi providing socialization and training for the Board of
Direksi dan Karyawan Bank.
322 323
Page 163
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
Kebijakan ini mengatur pelaksanaan pelindungan Throughout 2025, Superbank will conduct personal
Sepanjang tahun 2025, Superbank menyelenggarakan data protection training which is mandatory for new
pelatihan pelindungan data pribadi yang wajib diikuti employees as part of the regularly implemented
oleh karyawan baru sebagai bagian dari proses onboarding process. In addition, Superbank also
onboarding yang dilaksanakan secara berkala. Selain organizes various awareness programs for employees,
itu, Superbank juga menyelenggarakan berbagai such as sharing sessions, quizzes, infographics, and
program peningkatan awareness bagi karyawan, other internal communication materials to ensure
seperti sharing session, kuis, infografis, dan materi continuous understanding and compliance.
komunikasi internal lainnya guna memastikan
pemahaman dan kepatuhan yang berkelanjutan.
Selain itu, Superbank juga memiliki Pemberitahuan In addition, Superbank has established a Privacy
Privasi untuk setiap kategori subjek data pribadi Notice for each category of personal data subjects
sebagai upaya pelindungan data pribadi milik individu as part of its efforts to protect the personal data
atau subjek data yang diterima oleh Superbank. of individuals whose information is received by the
Tersedia Pemberitahuan Privasi khusus untuk setiap Bank. A dedicated Privacy Notice is available for
nasabah yang dapat diakses melalui aplikasi dan all customers and can be accessed through the
situs web Superbank. Superbank application and website.
Pada tahun 2025, Pemberitahuan Privasi Superbank In 2025, Superbank’s Privacy Notice was also updated
turut diperbarui untuk menyesuaikan dengan to align with policy updates and business process
pembaruan kebijakan serta perkembangan proses developments, so that the information conveyed to
bisnis, sehingga informasi yang disampaikan kepada the data subject remains relevant, transparent, and
subjek data tetap relevan, transparan, dan mudah easy to understand. This Privacy Notice also reflects
dipahami. Superbank’s commitment to protecting all personal
data processed by the Bank, whether directly or
indirectly.
Pemberitahuan Privasi ini turut mencerminkan This Privacy Notice also reflects Superbank’s
komitmen Superbank dalam melindungi setiap data commitment to protecting all personal data processed
pribadi yang diproses oleh Superbank, baik secara by the Bank, whether directly or indirectly.
langsung maupun tidak langsung.
324 325
Page 164
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report
Superbank telah menerima tiket pengaduan Superbank has received a total of 8.128 complaints
Pelindungan dan Penanganan Nasabah sebanyak 8.128 tiket dan tiket yang diselesaikan (or complaint tickets) and successfully resolved
Customer Protection and Handling sebanyak 8.037 tiket. Sejumlah 91 (sembilan puluh 8.037 tickets. The remaining 91 (ninety one) tickets
satu) tiket yang sedang dalam proses akan segera currently being processed will be resolved promptly,
diselesaikan sesuai dengan SLA yang ditetapkan in accordance with the established SLAs stipulated in
dalam ketentuan yang berlaku. the prevailing regulations.
KEBIJAKAN PELINDUNGAN KONSUMEN CUSTOMER PROTECTION POLICY
Sebagai bentuk kepatuhan terhadap Undang-Undang In compliance with Law Number 4 of 2023 regarding Bank selalu berupaya untuk senantiasa meningkatkan The Bank consistently strives to maintain service
Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan the Development and Strengthening of the Financial kualitas layanan yang didukung oleh pengembangan quality by developing service technology and
dan Penguatan Sektor Keuangan (UU PPSK), Sector (UU PPSK), as well as relevant regulations teknologi layanan yang berkelanjutan dan conducting continuous training, thereby ensuring the
serta peraturan terkait dari OJK dan BI mengenai from OJK and BI regarding Consumer Protection, pelaksanaan program pelatihan yang komprehensif provision of the best services to its Customers and
Pelindungan Konsumen, Superbank menerapkan Superbank has implemented a Consumer Protection di mana upaya ini dilakukan untuk memastikan Prospective Customers.
Kebijakan Pelindungan Konsumen untuk menjamin Policy. This policy aims to guarantee the application penyediaan layanan yang optimal bagi seluruh
prinsip kehati-hatian (prudential) dalam aspek of prudential principles within the scope of Customer Nasabah dan Calon Nasabah.
Pelindungan Nasabah. Sebagai langkah konkret, Protection. As a concrete step, the Bank established
Bank membentuk Unit Pelindungan Konsumen the Customer Protection Unit (CPU), which is tasked
(Customer Protection Unit/CPU) yang bertugas with validating strict compliance for every product,
memvalidasi kepatuhan ketat pada setiap produk, feature, and promotion prior to public launch.
Benturan Kepentingan
fitur, dan promosi sebelum diluncurkan ke publik. Conflict of Interest
KELUHAN NASABAH CUSTOMER’S COMPLAINT Superbank secara konsisten menegakkan integritas Superbank consistently upholds its organizational
Sebagai perwujudan komitmen Bank dalam As part of the Bank’s commitment to prioritize organisasi melalui penerapan Kebijakan Benturan integrity by implementing a Conflict of Interest Policy
mengutamakan pelanggan, Superbank telah customers, Superbank provides the Supercare Kepentingan sebagai pilar fundamental dalam as a fundamental pillar of the Bank’s governance
menyediakan layanan pelanggan Supercare yang customer service, which is accessible to Customers kerangka tata kelola Bank. Komitmen ini dibuktikan framework. This commitment is evidenced by
beroperasi 24 (dua puluh empat) jam sehari dan 7 and Prospective Customers 24 (twenty four) a day, dengan nihilnya transaksi benturan kepentingan the absence of conflict-of-interest transactions
(tujuh) hari seminggu (24/7) untuk Nasabah dan 7 (seven) days a week (24/7). This service channel sepanjang tahun 2025 yang berdampak negatif throughout 2025 that negatively impacted the
Calon Nasabah. Kanal layanan ini tersedia melalui is available via telephone, e-mail, and/or in-app terhadap profitabilitas perusahaan. Pencapaian ini company’s profitability. This achievement reflects
telepon, e-mail, dan/atau chat dalam aplikasi chat within the Superbank application. The service merefleksikan efektivitas kebijakan pengawasan the effectiveness of the oversight policies in place
Superbank. Kanal layanan tersebut dapat digunakan channels can be comprehensively utilized for yang dijalankan, sekaligus menegaskan dedikasi and underscores the Board of Directors’ dedication
secara komprehensif untuk memperoleh informasi obtaining information regarding the Bank’s products Direksi dalam memperkuat budaya kerja yang to strengthening a transparent corporate culture
produk dan layanan Bank, mengajukan permohonan and services, submitting requests related to accounts transparan dan menjunjung tinggi kode etik and upholding the highest standards of professional
terkait akun dan transaksi, serta menyampaikan and transactions, as well as filing complaints. profesionalisme. ethics.
pengaduan.
To ensure transparency, the Bank also publishes its
Tidak hanya itu, guna menjamin transparansi, Bank handling of complaints received by Superbank at
secara berkala melakukan publikasi atas penanganan least once a year on the Bank’s website, as presented
pengaduan yang telah diterima Superbank minimal in the table below:
1 (satu) kali dalam setahun pada situs web Bank,
sebagaimana disajikan pada tabel di bawah ini: Pembiayaan Kegiatan Sosial dan Politik
Funding For Social and Political Activities
Selesai Dalam Proses Tidak Selesai
Jenis Pengaduan/ Completed In Process Not Completed Jumlah
Produk/Layanan Pengaduan
Type of Complains/ Number of Sepanjang tahun 2025, Superbank aktif Throughout 2025, Superbank actively organized
Jumlah Jumlah Jumlah
Products/Services Total
%
Total
%
Total
% Complains menyelenggarakan beragam kegiatan sosial. Adapun various social initiatives. Further details are provided
informasi selengkapnya tercantum dalam Laporan in the 2025 Sustainability Report, which forms an
Electronic Banking 6.803 84.65% 73 80.22% 0 0,00% 6.876 Keberlanjutan 2025 yang menjadi bagian yang tidak integral part of this Annual Report.
terpisahkan dari Laporan Tahunan ini.
PAS 345 4.29% 7 7.69% 0 0,00% 352
Superbank secara konsisten tetap berpegang pada Superbank consistently adheres to its principle of not
Tabungan prinsipnya untuk tidak mengalokasikan dana untuk allocating funds for political activities.
699 8.70% 11 12.09% 0 0,00% 710 kegiatan politik.
Savings
Direct Debit 114 1.42% 0 0.00% 0 0,00% 114
Deposito
70 0.87% 0 0.00% 0 0,00% 70
Term Deposit
Kredit Modal Kerja
6 0.07% 0 0.00% 0 0,00% 6
Working Capital Loan
Total 8.037 100.00% 91 100.00% 0 0,00% 8.128
326 327
Page 165
Laporan Keberlanjutan Bank Tahun 2025 Bank’s Sustainability Report 2025
STRATEGI DAN KOMITMEN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY STRATEGY AND COMMITMENT
Uraian lengkap mengenai pelaksanaan kegiatan keberlanjutan, termasuk tanggung
jawab sosial perusahaan, disampaikan dalam Laporan Keberlanjutan Superbank
2025. Laporan ini diterbitkan secara terpisah, namun tetap menjadi satu kesatuan
dari Laporan Tahunan ini.
A comprehensive description of sustainability activities, including corporate social
responsibility, is presented in the 2025 Superbank Sustainability Report. This report
is published separately but remains an integral part of this Annual Report.
Laporan Keberlanjutan lengkap tersedia pada website Bank dan dapat di klik pada link
berikut:
LAPORAN KEBERLANJUTAN BANK TAHUN 2025
The complete Sustainability Report is available on the Bank’s website and can be
accessed by clicking on the following link:
BANK SUSTAINABILITY REPORT 2025
328 329
Page 166
Laporan Pengendalian Internal atas Pelaporan Keuangan (ICOFR) Internal Control Over Financial Reporting (ICOFR)
INTERNAL CONTROL OVER
FINANCIAL REPORTING (ICOFR)
Internal Control Over Financial Reporting (ICOFR)
Pernyataan Direksi Mengenai Tanggung Board of Directors’ Statement of Laporan Tahunan Manajemen atas Management’s Annual Report on
Jawab atas Penerapan Pengendalian Responsibility for the Implementation of Pengendalian Internal Dalam Proses Internal Control Over Financial
Internal Dalam Proses Pelaporan Keuangan Internal Control Over Financial Reporting Pelaporan Keuangan Reporting
Berdasarkan hasil asesmen manajemen atas Based on management’s assessment of the Pengendalian internal Superbank dalam proses Superbank’s internal control over financial reporting
efektivitas implementasi pengendalian internal effectiveness of internal control implementation pelaporan keuangan dirancang untuk memberikan is designed to provide reasonable assurance
terhadap laporan keuangan periode 2025, Presiden over financial reporting for the 2025 period, the keyakinan memadai mengenai keandalan pelaporan regarding the reliability of financial reporting and
Direktur dan Direktur Keuangan menyatakan bahwa: President Director and Chief Financial Officer state keuangan dan penyusunan laporan keuangan untuk the preparation of financial statements for external
that: tujuan pelaporan eksternal sesuai dengan prinsip- reporting purposes in accordance with regulatory
1. Kami telah menelaah laporan keuangan yang prinsip regulasi. Pengendalian internal Superbank principles. Superbank’s internal control over
berakhir pada Desember 2025. 1. We have reviewed the financial statements dalam proses pelaporan keuangan mencakup financial reporting includes policies and procedures
ending December 2025. kebijakan dan prosedur yang: that:
2. Berdasarkan pengetahuan kami, laporan keuangan
tidak memuat pernyataan yang tidak benar 2. To the best of our knowledge, the financial 1. Memastikan kebenaran, keakuratan, dan 1. Ensure the truth, accuracy, and transparency of
tentang fakta material atau tidak mencantumkan statements do not contain any untrue transparansi atas laporan dan/atau informasi financial reports and/or information.
fakta material yang diperlukan untuk membuat statements of material fact or omit any material keuangan.
pernyataan yang dibuat, dan laporan keuangan facts necessary to make the statements made, 2. Improve operational efficiency and effectiveness
secara wajar menyajikan dalam semua hal yang and the financial statements fairly present in all 2. Meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional within the financial reporting process.
material atas kondisi keuangan dan hasil operasi material respects the financial condition and dalam proses pelaporan keuangan.
untuk periode-periode yang disajikan dalam results of operations for the periods presented 3. Ensure compliance with applicable laws and
laporan. in the report. 3. Memastikan kepatuhan terhadap ketentuan regulations in the financial reporting process.
peraturan perundang-undangan yang berlaku
3. Kami telah mengimplementasikan pengendalian 3. We have implemented the controls and dalam proses pelaporan keuangan. 4. Ensure that the financial statements have
dan prosedur atas penyusunan laporan keuangan procedures over the preparation of financial been prepared in accordance with financial
yang dianggap perlu untuk menyusun dan statements deemed necessary to fairly prepare 4. Memastikan bahwa laporan keuangan telah accounting standards and Otoritas Jasa
menyajikan secara wajar laporan keuangan dan and present financial statements that are free disusun sesuai dengan standar akuntansi Keuangan (OJK) regulations regarding the
bebas dari salah saji material. from material misstatement. keuangan dan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan recording of financial transactions.
(OJK) mengenai pencatatan transaksi keuangan.
4. Kami telah mengungkapkan, berdasarkan hasil 4. Based on the results of the evaluation of
evaluasi pengendalian internal dalam proses internal control over financial reporting, we have Manajemen Superbank telah melakukan asesmen Superbank Management has conducted an
pelaporan keuangan kepada Dewan Komisaris, disclosed to the Board of Commissioners, the atas efektivitas pengendalian internal dalam proses assessment of the effectiveness of internal control
Direksi dan Komite Audit bahwa pengendalian Board of Directors, and the Audit Committee pelaporan keuangan per tanggal 31 Desember 2025, over financial reporting as of December 31, 2025,
tersebut berjalan efektif. that such controls are operating effectively. dan menyimpulkan bahwa pengendalian tersebut and concluded that such controls are operating
berjalan efektif. Hasil pengendalian internal dalam effectively. The results of the internal control
proses pelaporan keuangan sudah dievaluasi dan over financial reporting have been evaluated and
dipantau oleh Komite Audit. monitored by the Audit Committee.
330 331
Page 167
Laporan Keuangan Audit Tahun 2025 Audited Financial Report 2025
Laporan Keuangan Auditan
Audited Financial Statements
Laporan Keuangan Audit Tahun 2025 lengkap tersedia pada website Bank dan dapat di
klik pada link berikut:
LAPORAN KEUANGAN AUDIT 2025
The complete Financial Audit Report is available on the Bank’s website and can be
accessed by clicking on the following link:
AUDITED FINANCIAL REPORT 2025
PT Super Bank Indonesia Tbk
LAPORAN KEUANGAN AUDITAN
Untuk tahun buku yang berakhir
pada 31 Desember 2025
AUDITED FINANCIAL STATEMENT
For the financial years ended
of 31 December 2025
332 333
Page 168
PT SUPER BANK INDONESIA TBK LAPORAN KEUANGAN/ FINANCIAL STATEMENTS 31 DESEMBER/DECEMBER 2025 UNTUK TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025/ FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
Page 169
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
HALAMAN/
ISI PAGE CONTENTS
SURAT PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB
DIREKSI DIRECTORS‘ STATEMENT OF RESPONSIBILITIES
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025: YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025:
LAPORAN POSISI KEUANGAN --------------------- 1 --------------- STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND
KOMPREHENSIF LAIN ---------------------------- 3 -------------- OTHER COMPREHENSIVE INCOME
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS ----------------- 4-5 ---------------- STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
LAPORAN ARUS KAS ----------------------------------- 6–7 --------------------------- STATEMENT OF CASH FLOWS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN --------- 8 - 84 ---------- NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN INDEPENDENT AUDITORS‘ REPORT
Page 170
Page 171
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2025 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/ 31 Desember/December
Notes 2025 2024
ASET ASSETS
Kas 29 217) 651) Cash
Giro pada Bank Current accounts with Bank
Indonesia 4,6, 29 389.295) 271.632) Indonesia
Current accounts with other
Giro pada bank-bank lain banks
- Pihak ketiga 4,7,29 59.644) 30.653) Third parties -
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia 4,8,29 1.808.594- 128.681) Indonesia
Efek-efek yang dibeli dengan janji Securities purchased under resale
dijual kembali (reverse repo) 4,9,29 420.351) -) Agreements (reverse repo)
Kredit yang diberikan 4,10,29 Loans receivable
- Pihak ketiga 9.541.864) 6.291.706) Third parties -
- Pihak berelasi 27 76.395) 134.710) Related parties -
Jumlah kredit yang diberikan 9.618.259) 6.426.416) Total loans receivable
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (418.681) (371.703) impairment losses
Jumlah kredit yang diberikan - bersih -9.199.578) 6.054.713) Total loans receivable - net
Efek-efek - bersih 4,11,29 7.852.894) 4.198.656) Securities - net
Aset tetap - bersih 12 75.194) 84.078) Fixed assets - net
Aset takberwujud - bersih 13 432.987) 229.189) Intangible assets - net
Aset pajak tangguhan 18 134.127) 199.356) Deferred tax assets
Aset lain-lain 4,14,29 909.431) 197.485) Other assets
JUMLAH ASET 21.282.312) 11.395.094) TOTAL ASSETS
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera 15,36 784.359) 343.915) Liabilities due immediately
Simpanan nasabah 4,16,29 Deposits from customers
- Pihak ketiga 11.782.038) 4.805.220) Third parties -
- Pihak berelasi 27 45.091) 137.606) Related parties -
Jumlah simpanan nasabah 11.827.129) 4.942.826) Total deposits from customers
Efek-efek yang dijual dengan janji Securities sold under
dibeli kembali (repo) 4,17,29,36 -) 469.625) repurchase agreements (repo)
Beban masih harus dibayar 4,19,29,36 341.320) 302.261) Accrued expenses
Liabilitas lain-lain 4,20,29,36 129.898) 62.501) Other liabilities
Post-employment benefits
Liabilitas imbalan pascakerja 35.012) 26.434) liabilities
JUMLAH LIABILITAS 13.117.718) 6.147.562) TOTAL LIABILITIES
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan ini. integral part of these financial statements.
1
Page 172
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2025 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/ 31 Desember/December
Notes 2025 2024
EKUITAS EQUITY
Modal saham – nilai nominal Share capital – par value
Rp 100 (nilai penuh) per saham Rp 100 (full amount) per
Seri A dan Rp 1 (nilai penuh) per Series A shares and Rp 1 (full
saham Seri B amount) per series B shares
Modal Dasar Authorised Capital
100.000.000.000 lembar saham 100,000,000,000 shares as of
pada tanggal 31 Desember 2025, 31 December 2025,
49.993.500.000 lembar saham 49,993,500,000 Series A shares
Seri A dan 650.000.000 lembar and 650,000,000 Series B shares
seri B pada tanggal 31 Desember as of 31 December 2024
2024
Modal ditempatkan dan disetor
penuh Issued and fully paid-in
33.897.017.650 lembar saham capital
pada tanggal 18 Desember 2025, 33.897.017.650 shares as of
28.840.405.350 lembar saham 18 December 2025,
Seri A dan 500.000.000 lembar 28,840,405,350 Series A shares
saham Seri B pada tanggal and 500,000,000 Series B shares
31 Desember 2024. 21 3.389.702) 2.884.541) as of 31 December 2024
Agio saham 21 5.538.342) 3.302.851) Paid-in capital
Cadangan nilai wajar 21 69.578) (6.332) Fair value reserve
(Defisit) saldo laba (Deficit) retained earnings
Telah ditentukan
penggunaannya 13.100) 13.100) Appropriated
Belum ditentukan
penggunaannya (846.128) (946.628) Unappropriated
JUMLAH EKUITAS 8.164.594) 5.247.532) TOTAL EQUITY
TOTAL LIABILITIES AND
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 21.282.312) 11.395.094) EQUITY
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan ini. integral part of these financial statements.
2
Page 173
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND OTHER
KOMPREHENSIF LAIN COMPREHENSIVE INCOME
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun berakhir 31 Desember/
Catatan/ Year ended 31 December
Notes 2025 2024
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERATING INCOME AND
OPERASIONAL EXPENSES
Pendapatan dan beban bunga Interest income and expenses
Pendapatan bunga 22 2.163.280) 743.980 Interest income
Beban bunga 23 (587.006) (137.136) Interest expense
Pendapatan bunga bersih 1.576.274) 606.844 Net interest income
Pendapatan operasional lainnya Other operating income
Pendapatan provisi dan komisi 15.523) 23.756 Fees and commissions income
Keuntungan dari penjualan efek-efek
untuk tujuan investasi 24.584) 4.950 Gain on sale of for investment
Pendapatan operasional lainnya - bersih 157) 2.409 Other operating income - net
Jumlah pendapatan operasional 40.264) 31.115 Total operating income
Beban operasional Operating expenses
Beban kerugian penurunan nilai Impairment losses on financial
aset keuangan 24 (319.725) (101.886) assets
Beban umum dan administrasi 25 (711.574) (506.913) General and administrative expenses
Beban tenaga kerja 26 (440.380) (415.934) Personnel expenses
Beban lain-lain (1.586) (4.419) Other expenses
Jumlah beban operasional (1.473.265) (1.029.152) Total operating expenses
LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK PROFIT (LOSSES) BEFORE
PENGHASILAN 143.273) (391.193) INCOME TAX
(Beban) manfaat pajak penghasilan 18 (43.589) 24.826) Income tax (expense) benefit
LABA (RUGI) BERSIH 99.684) (366.367) NET PROFIT (LOSS)
OTHER COMPREHENSIVE
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN: INCOME:
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi Items that will not be
ke laba rugi reclassified to profit or loss
Pengukuran kembali atas liabilitas Remeasurements of post-
imbalan pascakerja, setelah pajak employment benefits liabilities,
penghasilan 816) 955) net of income tax
Pos-pos yang akan direklasifikasi ke Items that will be reclassified
laba rugi to profit or loss
Perubahan cadangan nilai wajar efek- Movement in fair value reserve of
efek untuk tujuan investasi, setelah 11e investment securities, net of
pajak penghasilan 75.910) (19.545) income tax
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN, OTHER COMPREHENSIVE
SETELAH PAJAK PENGHASILAN 76.726) (18.590) INCOME, NET OF INCOME TAX
TOTAL COMPREHENSIVE
176.410) (384.957)
JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF PROFIT (LOSS)
LABA (RUGI) BERSIH PER SAHAM EARNINGS (LOSSES) PER SHARE
(NILAI PENUH) 32 (FULL AMOUNT)
Dasar 3.3) (13,0) Basic
Dilusian 3.3) (13,0) Diluted
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang The accompanying notes to the financial statements form an
tidak terpisahkan dari laporan keuangan ini. integral part of these financial statements.
3
Page 174
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Saldo laba (defisit)/
Retained earnings (deficit)
Cadangan nilai Telah ditentukan Belum ditentukan
Catatan/ Modal disetor/ Agio saham/ wajar/Fair value penggunaannya/ penggunaannya/ Jumlah ekuitas/
Notes Share capital Paid-in capital reserve Appropriated Unappropriated Total equity
Saldo 31 Desember 2024 2.884.541 3.302.851) (6.332) 13.100 (946.628) 5.247.532 Balance 31 December 2024
Agio saham 21 505.011 2.225.753) - - -) 2.730.764) Paid-in capital
Penerbitan saham insentif 21 150 9.738) - - -) 9.888) Issuance of incentive share
Penghasilan komprehensif tahun berjalan: Comprehensive income for the year:
Laba bersih tahun berjalan - -) - - 99.684) 99.684) Net income for the year
Penghasilan komprehensif lain - setelah Other comprehensive income - net
pajak penghasilan: -) - of income tax:
Pengukuran kembali liabilitas imbalan Remeasurement of employee
kerja karyawan - -) - - 816) 816 benefits liabilities
Perubahan cadangan nilai wajar efek- Changes in fair value reserve
efek untuk tujuan investasi -) -)) 75.910) -) -)) 75.910)) of investment securities
Total comprehensive income for the
Jumlah laba komprehensif tahun berjalan - -) 75.910) - 100.500) 176.410) year
Saldo 31 Desember 2025 3.389.702) 5.538.342)) 69.578)) 13.100) (846.128)) 8.164.594)) Balance 31 Desember 2025
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan The accompanying notes to the financial statements form an integral part of these financial statements.
keuangan ini.
4
Page 175
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Saldo laba (defisit)/
Retained earnings (deficit)
Cadangan
revaluasi aset
tetap/ Fixed
assets Cadangan nilai Telah ditentukan Belum ditentukan
Catatan/ Modal disetor/ Agio saham/ revaluation wajar / Fair value penggunaannya/ penggunaannya/ Jumlah ekuitas/
Notes Share capital Paid-in capital reserve reserve Appropriated Unappropriated Total equity
Saldo 31 Desember 2023 2.603.925 2.319.315 6.456 13.213 13.100 (587.672) 4.368.337 Balance 31 December 2023
Tambahan modal disetor 21 280.489 977.134 - - - - 1.257.623) Additional paid-in capital
Penerbitan saham insentif 21 127 6.402 - - - - 6.529) Issuance of incentive share
Penghasilan komprehensif tahun
berjalan: Comprehensive income for the year:
Rugi bersih tahun berjalan - - - - - (366.367) (366.367) Net loss for the year
Penghasilan komprehensif lain - Other comprehensive income - net
setelah pajak penghasilan: of income tax:
Pengukuran kembali liabilitas Remeasurements of post-
imbalan pascakerja - - - - - 955) 955) employment benefits liabilities
Penghentian pengakuan aset
tetap yang diukur Derecognition of fixed assets
menggunakan model which is measured using
revaluasi 12 - - (6.456) - - 6.456) -) revaluation model
Perubahan cadangan nilai
wajar efek-efek untuk Changes in fair value reserve
tujuan investasi -) -) -) (19.545)) -) -)) (19.545)) of investment securities
Jumlah rugi komprehensif tahun
berjalan - - (6.456) (19.545) - (358.956) (384.957) Total comprehensive loss for the year
Saldo 31 Desember 2024 2.884.541) 3.302.851) -) (6.332)) 13.100) (946.628)) 5.247.532)) Balance 31 December 2024
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan The accompanying notes to the financial statements form an integral part of these financial statements.
keuangan ini.
5
Page 176
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
LAPORAN ARUS KAS STATEMENT OF CASH FLOWS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun berakhir 31 Desember/
Catatan/ Year ended 31 December
Notes 2025 2024
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Interest, fees and commissions
Penerimaan bunga, provisi dan komisi 1.950.843) 766.799) received
Penerimaan kredit yang telah
dihapusbukukan 24 19.588) 26.452) Recovery from written-off loans
Pembayaran bunga (552.373) (118.396) Interest paid
Pembayaran gaji dan kompensasi Payments of salaries and other
lainnya (362.883) (379.835) compensation
Pembayaran beban umum dan Payments of general and
administrasi (657.015) (508.134) Administrative expenses
Penerimaan pendapatan operasional Other operating income
lainnya 157) 551) received
Pembayaran beban operasional lainnya (1.586) (4.419) Payments of other operating expenses
Arus kas sebelum perubahan dalam Cash flows before changes in
aset dan liabilitas operasi 396.731) (216.982) operating assets and liabilities
(Kenaikan) dalam aset operasi: (Increase) in operating assets:
Kredit yang diberikan (3.476.951) (3.532.536) Loans receivable
Aset lain-lain (217.535) (81.089) Other assets
(3.694.486) (3.613.625)
Kenaikan/(penurunan) dalam liabilitas Increase/(decrease) in operating
operasi: liabilities:
Liabilitas segera 66.731) 343.795) Liabilities due immediately
Simpanan nasabah 6.884.303) 4.021.121) Deposits from customers
Efek-efek yang dijual dengan janji Securities sold under
dibeli kembali (469.625) 469.625) repurchase agreements
Beban yang masih harus dibayar 17.776) 96.462) Accrued expenses
Liabilitas lain-lain 71.919) (417.972) Other liabilities
6.571.104) 4.513.031)
Kas bersih diperoleh dari Net cash from
aktivitas operasi 3.273.349) 682.424) operating activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
Pembelian efek-efek (13.610.431) (6.144.922) Purchases of securities
Proceeds from sales of
Penjualan efek-efek dan penerimaan securities and proceeds from
efek-efek yang jatuh tempo 10.181.011) 3.818.998) securities that have been matured
Perolehan aset tetap (15.668) (30.311) Acquisition of fixed assets
Perolehan aset takberwujud (310.781) (42.170) Acquisition of intangible assets
Proceeds from sales of fixed
Penjualan aset tetap ----) 7.319) assets
Penjualan aset tidak lancar yang dimiliki Proceeds from sales of assets
untuk dijual -) 197.971) held for sale
Kas bersih (digunakan untuk) Net cash (used in)
aktivitas investasi (3.755.869) (2.193.115) investing activities
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang The accompanying notes to the financial statements form an
tidak terpisahkan dari laporan keuangan ini. integral part of these financial statements.
6
Page 177
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
LAPORAN ARUS KAS STATEMENT OF CASH FLOWS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun berakhir 31 Desember/
Catatan/ Year ended 31 December
Notes 2025 2024
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES
Penerimaan modal disetor 21 2.798.349) 1.257.750) Share capital received
Pembayaran biaya penerbitan saham 21 (59.326) -) Payments for shares issuance costs
Pembayaran liabilitas sewa (10.019) (8.936) Payment on lease liabilities
Kas bersih diperoleh dari aktivitas Net cash from
pendanaan 2.729.004) 1.248.814) financing activities
NET INCREASE (DECREASE) IN
PENINGKATAN (PENURUNAN) CASH AND CASH
BERSIH KAS DAN SETARA KAS 2.246.484) (261.877)) EQUIVALENTS
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS
AWAL TAHUN 431.617) 693.494) AT THE BEGINNING OF YEAR
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS AT
AKHIR TAHUN 2.678.101) 431.617) THE END OF YEAR
Kas dan setara kas terdiri dari: Cash and cash equivalents consist of:
Kas 217) 651) Cash
Giro pada Bank Indonesia 6 389.295) 271.632) Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank-bank lain 7 59.644) 30.653) Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Placements with Bank Indonesia
Indonesia yang jatuh tempo dalam with original maturities
jangka waktu 3 bulan atau kurang of 3 months or less from
sejak tanggal perolehan 8 1.808.594) 128.681) acquisition date
Efek-efek yang dibeli dengan janji Securities purchased under
dijual kembali yang jatuh tempo resale agreement
dalam jangka waktu with original maturities of
3 bulan atau kurang 3 months or less from
sejak tanggal perolehan 9 420.351) -) acquisition date
2.678.101) 431.617
p
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang The accompanying notes to the financial statements form an
tidak terpisahkan dari laporan keuangan ini. integral part of these financial statements.
7
Page 178
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise
kecuali dinyatakan lain) stated)
1. INFORMASI UMUM 1. GENERAL INFORMATION
a. Pendirian dan informasi umum a. Establishment and general information
PT Super Bank Indonesia Tbk (untuk selanjutnya PT Super Bank Indonesia Tbk (hereinafter referred
disebut sebagai "Bank") sebelumnya bernama PT to as the “Bank”) formerly under the name of PT
Bank Fama International yang berkedudukan dan Bank Fama International which is domiciled and has
berkantor pusat di Revenue Tower Lt. 28-29, SCBD, its head office at Revenue Tower 28th-29th floor,
Lot 13, District 8, Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, SCBD, Lot 13, District 8, Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-
Jakarta 12190 didirikan dengan Akta Pendirian Bank 53, Jakarta 12190 was established by Deed No. 36
No. 36 pada tanggal 5 Maret 1993 di hadapan Notaris on 5 March 1993, before Notary Herlien, S.H. The
Herlien, S.H. Akta ini telah disahkan oleh Menteri Bank’s Articles of Incorporation were approved by
Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat the Minister of Justice of the Republic of Indonesia
Keputusan tertanggal 17 Juni 1993 No. C-2- in its Decision Letter dated 17 June 1993 No. C-2-
4750HT.01.01.Tahun 1993 dan telah diumumkan 4750HT.01.01.Tahun 1993 and promulgated in
dalam Berita Negara Republik Indonesia tanggal State Gazette of Indonesia dated 6 August 1993
6 Agustus 1993 No. 63, Tambahan Berita Negara No.63, Supplement to State Gazette of the Republic
Republik Indonesia No. 3538/1993. of Indonesia No. 3538/1993.
Bank telah mendapat izin sebagai bank umum sesuai The Bank has received a license as a commercial
dengan Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik bank according to the Decree of the Minister of
Indonesia No. 834/KMK.017/1993 tanggal 11 Oktober Finance of the Republic of Indonesia No.
1993. 834/KMK.017/1993 dated 11 October 1993.
Berdasarkan Keputusan Deputi Komisioner Based on the Decision of Deputy Commissioner of
Pengawas Perbankan I Otoritas Jasa Keuangan Banking Supervisor I of Financial Services Authority
No. KEP-14/PB.1/2023 tanggal 10 Februari 2023, No. KEP-14/PB.1/2023 dated 10 February 2023, the
Bank disetujui untuk mengubah penggunaan izin Bank was approved to change the use of its
usahanya menjadi atas nama PT Super Bank business license to PT Super Bank Indonesia. The
Indonesia. Perubahan ini efektif pada tanggal change was effective as of 10 February 2023.
10 Februari 2023.
Berdasarkan Akta Notaris Jose Dima Satria S.H., Based on deed of Jose Dima Satria S.H., M.Kn., No.
M.Kn., No. 143 tanggal 23 Desember 2022 tentang 143 dated 23 December 2022 regarding the change
perubahan nama Bank, Bank mengubah nama dari of Bank’s name, the Bank changes its name from
PT Bank Fama International menjadi PT Super Bank PT Bank Fama International to PT Super Bank
Indonesia. Perubahan ini disetujui oleh Menteri Indonesia. This change was approved by the
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Ministry of Law and Human Rights of the Republic of
berdasarkan surat Keputusan No.AHU- Indonesia based on its approval letter No.AHU-
0003003.AH.01.02.TAHUN 2023 tanggal 16 Januari 0003003.AH.01.02.TAHUN 2023 dated 16 January
2023. 2023.
Berdasarkan surat persetujuan OJK No. S- Based on approval letter from OJK No.S -
42/PB.1/2022 tanggal 29 November 2022 perihal 42/PB.1/2022 dated 29 November 2022 regarding
Rencana Pemindahan Alamat Kantor Pusat, Kantor Plan for Change of Head Office Address, the Bank’s
Pusat Bank berlokasi di Revenue Tower Lt. 6, SCBD, Head Office is located at Revenue Tower 6th Floor,
Lot 13, District 8, Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, SCBD, Lot 13, District 8, Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-
Jakarta 12190 (sebelumnya berlokasi di Jl. Asia 53, Jakarta 12190 (previously was located at Jl. Asia
Afrika No. 115, Kelurahan Kebon Pisang, Kecamatan Afrika No. 115, Kelurahan Kebon Pisang,
Sumur Bandung, Bandung 40112). Kecamatan Sumur Bandung, Bandung 40112).
Berdasarkan surat pemberitahuan Bank kepada Based on the Bank's notification letter to OJK No.
OJK No. 064/DIR-OPS/SBI/VII/2024 tanggal 22 Juli 064/DIR-OPS/SBI/VII/2024 dated 22 July 2024
2024 perihal Pemberitahuan Rencana Pemindahan regarding the Notification of the Plan to Relocate the
Alamat Kantor Pusat Bank ke Revenue Tower Bank’s Head Office Address to Revenue Tower,
Lt. 28-29, SCBD, Lot 13, District 8, Jl. Jend. Sudirman 28th-29th Floor, SCBD, Lot 13, District 8, Jl. Jend.
Kav. 52-53, Jakarta 12190. Perubahan ini efektif pada Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190. This change
tanggal 2 September 2024. was effective as of 2 September 2024.
8
Page 179
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise
kecuali dinyatakan lain) stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
a. Pendirian dan informasi umum (lanjutan) a. Establishment and general information
(continued)
Anggaran Dasar Bank telah mengalami beberapa kali The Bank’s Articles of Association have been
perubahan. Perubahan terakhir berdasarkan Akta amended several times. The latest amendment
Aulia Taufani S.H., No. 64 tanggal 18 Desember 2025 based on Notarial Deed of Aulia Taufani S.H., No.
tentang perubahan anggaran dasar telah 64 dated 18 December 2025 regarding the change
diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Hak its articles of association had been notified to the
Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Ministry of Law and Human Rights of the Republic
surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan of Indonesia based on Notification Receipt on the
Anggaran Dasar No.AHU-AH.01.03-0255969 tanggal Amendment of Articles of Association letter
19 Desember 2025. No.AHU-AH.01.03-0255969 dated 19 December
2025.
Pemegang saham terakhir (ultimate shareholders) The ultimate shareholders of the Bank’s
dari pemegang saham Bank dengan pengaruh shareholders with significant influence are as
signifikan adalah sebagai berikut: follows:
• PT Elang Media Visitama (“EMV”): Pemegang • PT Elang Media Visitama (“EMV”): The
saham pengendali EMV adalah PT Elang controlling shareholder of EMV is PT Elang
Mahkota Teknologi Tbk, dengan pemilik manfaat Mahkota Teknologi Tbk, with ultimate beneficial
akhir yaitu Eddy Kusnadi Sariaatmadja. owner of Eddy Kusnadi Sariaatmadja.
• PT Kudo Teknologi Indonesia (“KTI”) dan A5-DB • PT Kudo Teknologi Indonesia (“KTI”) and A5-
Holdings Pte. Ltd. (“ADH”): Pemegang saham DB Holdings Pte. Ltd. (“ADH”): The controlling
pengendali KTI dan A5-DB adalah Grab Holdings shareholder of KTI and A5-DB is Grab Holdings
Limited, dengan pemilik manfaat akhir yaitu Limited, with ultimate beneficial owner of
Anthony Tan Ping Yeow. Anthony Tan Ping Yeow.
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Bank pada The composition of the Bank's Board of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai Commissioners and Board of Directors as of
berikut: 31 December 2025 and 2024 was as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Presiden Komisaris/ Komisaris President Commissioner/
Independen Anton Hermanto Gunawan Anton Hermanto Gunawan Independent Commissioner
Komisaris Independen Zanubba Arifah CH.R. Zanubba Arifah CH.R. Independent Commissioner
Komisaris Neneng Meity Goenadi Neneng Meity Goenadi Commissioner
Direksi Board of Directors
Presiden Direktur Tigor M. Siahaan Tigor M. Siahaan President Director
Direktur Melisa Hendrawati Melisa Hendrawati Director
Direktur Sukiwan Itjang Wibisono* Director
Direktur Amalia Pratantara Amalia Pratantara Director
Direktur Bhavana Balramdas Vatvani Bhavana Balramdas Vatvani Director
* Telah digantikan oleh Sukiwan sejak tanggal 25 April 2025. * Has been replaced with Sukiwan since 25 April 2025.
Susunan Komite Audit pada tanggal 31 Desember The Composition of the Audit Committee as of
2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: 31 December 2025 and 2024 was as follows:
31 Desember/December
2025 2024
Ketua Anton Hermanto Gunawan Chairman
Anggota Rustini Dewi Member
Anggota Hamdi Hassyarbaini Member
9
Page 180
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise
kecuali dinyatakan lain) stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
a. Pendirian dan informasi umum (lanjutan) a. Establishment and general information
(continued)
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi Bank No. Based on the Decree of the Board of Directors of the
001/SKEP/BFI/I/2023 tanggal 17 Januari 2023, Bank No. 001/SKEP/BFI/I/2023 dated 17 January
Kepala Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) dijabat oleh 2023, the Head of the Internal Audit Unit (SKAI) has
Cut Tashana Azia terhitung sejak tanggal been held by Cut Tashana Azia effective since
17 Januari 2023. 17 January 2023.
b. Perubahan Modal Karena Aksi Korporasi b. Changes in Capital Due to Corporate
Actions
Penawaran Umum Perdana Saham Initial Public Offering
Berdasarkan Akta Notaris Aulia Taufani S.H., No. Based on notarial deed of Aulia Taufani, S.H.,
20 tanggal 15 Agustus 2025 tentang Persetujuan No. 20 dated 15 August 2025 regarding
pemegang saham untuk pelaksanaan rencana shareholder agreement on Initial Public Offering
Penawaran Umum Perdana Saham (“PUPS”), (“IPO”), the shareholders approved the Initial
para pemegang saham menyetujui rencana Public Offering of Ordinary Shares plan to public
Penawaran Umum Saham Perdana Biasa through capital market and listing of Bank’s
kepada masyarakat melalui pasar modal serta shares at Indonesia Stock Exchange.
melakukan pencatatan saham Bank di Bursa
Efek Indonesia.
Bank melakukan penawaran umum perdana atas The Bank undertook an initial public offering of
4.406.612.300 saham dengan nilai nominal 4,406,612,300 shares with a nominal value of
sebesar Rp 100 (nilai penuh) setiap saham Rp 100 (full amount) per share with offering
dengan harga penawaran setiap saham sebesar price of Rp 635 (full amount) per share to the
Rp 635 (nilai penuh) kepada Masyarakat di Public in Indonesia. The total value of this Initial
Indonesia. Jumlah seluruh nilai Penawaran Public Offering is Rp 2,789,198,810,500 and the
Umum Perdana Saham ini adalah sebesar shares were listed at Indonesia Stock Exchange
Rp 2.789.198.810.500 dan saham tersebut on 17 December 2025.
dicatat di Bursa Efek Indonesia pada tanggal
17 Desember 2025.
Terkait dengan pelaksanaan Penawaran Umum In connection with the implementation of the
Perdana Saham, pada tanggal 8 Desember Initial Public Offering, on 8 December 2025, PT
2025, PT Super Bank Indonesia Tbk telah Super Bank Indonesia Tbk obtained a letter of
memperoleh surat pernyataan efektif oleh OJK effective statement from the Financial Services
dengan nomor S-130/D.04/2025 mengenai Authority (OJK) with reference number
Pemberitahuan Efektifnya Pernyataan S-130/D.04/2025 regarding the Notification of
Pendaftaran. the Effectiveness of the Registration Statement.
2. DASAR PENYUSUNAN 2. BASIS OF PREPARATION
a. Pernyataan kepatuhan a. Statement of compliance
Laporan keuangan Bank telah disusun dan The Bank’s financial statements have been
disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi prepared and presented in accordance with
Keuangan Indonesia (“SAK Indonesia”) serta Indonesian Financial Accounting Standards
Peraturan No. VIII.G.7 tentang Penyajian dan (“SAK Indonesia”) as well as Regulation
Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau No. VIII.G.7 on the Presentation and Disclosure
Perusahaan Publik. of Financial Statements of Issuers or Public
Companies.
b. Laporan keuangan Bank ini telah disetujui untuk b. These financial statements of the Bank were
diterbitkan oleh Direksi pada tanggal authorized for issue by the Board of Directors on
9 Maret 2026. 9 March 2026.
10
Page 181
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise
kecuali dinyatakan lain) stated)
2. DASAR PENYUSUNAN (lanjutan) 2. BASIS OF PREPARATION (continued)
c. Dasar pengukuran c. Basis of measurement
Laporan keuangan disusun atas dasar The financial statements have been prepared
akrual dengan menggunakan konsep nilai on the accrual basis using the historical cost
historis, kecuali jika standar akuntansi except where the accounting standards require
mensyaratkan pengukuran nilai wajar. fair value measurement.
d. Laporan arus kas d. Statement of cash flows
Laporan arus kas disusun dengan metode The statements of cash flow are prepared using
langsung dengan mengelompokkan ke dalam the direct method by classifying operating,
kegiatan operasi, investasi dan pendanaan. investing and financing activities. For the
Untuk tujuan laporan arus kas, kas dan setara purpose of the statements of cash flows, cash
kas meliputi kas, giro pada Bank Indonesia, giro and cash equivalents consist of cash, current
pada bank-bank lain, serta penempatan pada accounts with Bank Indonesia, current accounts
Bank Indonesia dan efek-efek yang dibeli dengan with other banks, as well as placements with
janji dijual kembali (reverse repo) dalam waktu Bank Indonesia and securites purchased under
tiga bulan sejak tanggal perolehan. resale agreements (reverse repo) that mature
within three months from the date of acquisition.
e. Mata uang fungsional dan penyajian e. Functional and presentation currency
Laporan keuangan Bank dijabarkan dalam mata The Bank’s financial statements are presented
uang Rupiah, yang merupakan mata uang in Rupiah, which is the Bank’s functional
fungsional Bank. Kecuali dinyatakan khusus, currency. Except otherwise specified, financial
informasi keuangan disajikan dalam jutaan information is presented in millions of Rupiah.
Rupiah.
f. Penggunaan pertimbangan, estimasi dan f. Use of judgments, estimates and
asumsi assumptions
Penyusunan laporan keuangan mengharuskan The preparation of financial statements require
manajemen untuk membuat pertimbangan- management to make judgments, estimates
pertimbangan, estimasi-estimasi, dan asumsi- and assumptions that affect the application of
asumsi yang mempengaruhi penerapan accounting policies, and the reported amounts
kebijakan akuntansi, dan jumlah aset, liabilitas, of assets, liabilities, income and expenses.
pendapatan dan beban yang dilaporkan. Although these estimates are based on
Walaupun estimasi ini dibuat berdasarkan management’s best knowledge of current
pengetahuan terbaik manajemen atas kejadian events and activities, actual results may differ
dan kegiatan saat ini, hasil aktual mungkin from those estimates.
berbeda dengan jumlah yang diestimasi semula.
Estimasi-estimasi dan asumsi-asumsi yang Estimates and underlying assumptions are
digunakan ditelaah secara berkesinambungan. reviewed on an ongoing basis. Revisions to
Revisi atas estimasi akuntansi diakui secara accounting estimates are recognized
prospektif. prospectively.
Informasi mengenai hal-hal penting yang terkait Information about significant areas of estimation
dengan ketidakpastian estimasi dan uncertainty and critical judgements in applying
pertimbangan-pertimbangan penting dalam accounting policies that have a significant risk of
penerapan kebijakan akuntansi memiliki risiko resulting in material adjustments or significant
signifikan yang mengakibatkan penyesuaian effect on the amount recognized in the financial
material atau efek signifikan terhadap jumlah statements are described in Note 5.
yang diakui dalam laporan keuangan dijelaskan
di Catatan 5.
11
Page 182
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise
kecuali dinyatakan lain) stated)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
POLICIES
Kebijakan-kebijakan akuntansi material di bawah ini The material accounting policies set out below have
telah diterapkan secara konsisten untuk semua been applied consistently to all periods presented in
periode yang disajikan dalam laporan keuangan ini. these financial statements.
a. Setara kas a. Cash equivalents
Setara kas meliputi giro pada Bank Indonesia, Cash equivalents consist of current accounts
giro pada bank-bank lain, penempatan pada with Bank Indonesia, current accounts with other
Bank Indonesia dan efek-efek yang dibeli dengan banks, placements with Bank Indonesia and
janji dijual kembali (reverse repo) yang jatuh securites purchased under resale agreements
tempo dalam waktu tiga bulan sejak tanggal (reverse repo) that mature within three months
perolehan. from the date of acquisition.
b. Aset dan liabilitas keuangan b. Financial assets and liabilities
Aset keuangan Bank terdiri dari kas, giro pada The Bank’s financial assets consist of cash,
Bank Indonesia, giro pada bank-bank lain, current accounts with Bank Indonesia, current
penempatan pada Bank Indonesia, efek-efek accounts with other banks, placements with
yang dibeli dengan janji dijual kembali (reverse Bank Indonesia, securites purchased under
repo), kredit yang diberikan, efek-efek, dan aset resale agreements (reverse repo), loans
lain-lain tertentu. receivable, securities, and certain other assets.
Liabilitas keuangan Bank terdiri dari liabilitas The Bank’s financial liabilities consist of liabilities
segera, simpanan nasabah, efek-efek yang dijual due immediately, deposits from customers,
dengan janji dibeli kembali (repo), beban masih securities sold under repurchase agreements
harus dibayar tertentu, dan liabilitas lain-lain (repo), certain accrued expenses and certain
tertentu. other liabilities.
b.1. Klasifikasi b.1. Classification
Aset keuangan Financial assets
Terdapat tiga klasifikasi pengukuran untuk There are three measurement
aset keuangan: biaya perolehan classifications for financial assets:
diamortisasi, diukur pada nilai wajar melalui amortized cost, fair value through profit or
laba rugi (FVTPL) dan diukur pada nilai loss (FVTPL) and fair value through other
wajar melalui penghasilan komprehensif lain comprehensive income (FVOCI).
(FVOCI).
Biaya perolehan diamortisasi: Aset Amortized cost: Financial assets with
keuangan dengan arus kas kontraktual contractual cash flows that comprise the
semata dari pembayaran pokok dan solely payment of principal and interest
bunga dan yang dimiliki dalam model and which are held in a business model
bisnis yang tujuannya adalah untuk whose objective is to collect the
memperoleh arus kas kontraktualnya; contractual cash flows;
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other comprehensive
komprehensif lain: Aset keuangan income: Financial assets with
dengan arus kas kontraktual yang contractual cash flows that comprise the
terdiri dari pembayaran pokok dan payment of principal and interest only
bunga saja dan yang dimiliki dalam and which are held in a business model
model bisnis yang tujuannya adalah whose objective is to collect their cash
untuk menerima arus kas flows or to sell; and
kontraktualnya atau untuk dijual; dan
Nilai wajar melalui laba rugi: Aset Fair value through profit or loss: Any
keuangan lainnya yang tidak masuk other financial assets not falling into the
dalam kategori di atas diukur pada categories above are measured at
FVTPL. FVTPL.
12
Page 183
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise
kecuali dinyatakan lain) stated)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(lanjutan) POLICIES (continued)
b. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) b. Financial assets and liabilities (continued)
b.1. Klasifikasi (lanjutan) b.1. Classification (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Aset keuangan diklasifikasikan ke dalam Financial assets are classified into these
klasifikasi pengukuran ini berdasarkan dua measurement classifications on the basis of
kriteria: two criteria:
Model bisnis dimana aset keuangan The business model within which the
dikelola; dan financial asset is managed; and
Karakteristik arus kas kontraktual dari The contractual cash flows
aset keuangan (khususnya apakah characteristics of the financial asset
arus kas kontraktual merupakan (specifically whether the contractual
pembayaran pokok dan bunga cash flows represent 'solely payments of
semata). principal and interest').
Aset keuangan tidak direklasifikasi setelah Financial assets are not reclassified
pengakuan awal, kecuali dalam periode subsequent to their initial recognition,
setelah Bank mengubah model bisnis yang except in the period after the Bank changes
mengelola aset keuangan. its business model for managing financial
assets.
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Liabilitas keuangan diklasifikasikan ke Financial liabilities are classified into the
dalam kategori berikut pada saat pengakuan following categories at initial recognition:
awal:
i. Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, i. Fair value through profit or loss, which
yang mempunyai 2 (dua) sub-klasifikasi, has 2 (two) sub-classifications, i.e. those
yaitu liabilitas keuangan yang ditetapkan designated as such upon initial
demikian pada saat pengakuan awal dan recognition and those classified as held
liabilitas keuangan yang diklasifikasikan for trading;
dalam kelompok diperdagangkan;
ii. Liabilitas keuangan yang diukur pada ii. Financial liabilities measured at
biaya perolehan diamortisasi. amortized cost.
Liabilitas keuangan yang diukur pada Financial liabilities measured at
biaya perolehan diamortisasi terdiri dari amortized cost consist of non-derivative
liabilitas keuangan non-derivatif yang financial liabilities that are not held for
tidak dimiliki Bank untuk diperdagangkan trading purposes and not designated at
dan tidak ditetapkan pada nilai wajar fair value through profit or loss.
melalui laba rugi.
b.2. Pengakuan b.2. Recognition
Aset keuangan dan liabilitas keuangan Financial assets and financial liabilities are
diakui pertama kali pada saat Bank menjadi initially recognized when the Bank becomes
salah satu pihak dalam ketentuan a party to the contractual provisions of the
kontraktual instrumen tersebut. instruments.
13
Page 184
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise
kecuali dinyatakan lain) stated)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(lanjutan) POLICIES (continued)
b. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) b. Financial assets and liabilities (continued)
b.2. Pengakuan (lanjutan) b.2. Recognition (continued)
Pada saat pengakuan awal, aset keuangan A financial asset or financial liability is
atau liabilitas keuangan diukur pada nilai initially measured at fair value plus/less (for
wajar ditambah/dikurangi (untuk instrumen financial instruments not subsequently
keuangan yang tidak diukur pada nilai wajar measured at fair value through profit or loss)
melalui laba rugi setelah pengakuan awal) transaction costs that are directly
biaya transaksi yang dapat diatribusikan attributable to the acquisition of a financial
secara langsung atas perolehan aset asset or issuance of a financial liability. The
keuangan atau penerbitan liabilitas subsequent measurement of financial
keuangan. Pengukuran aset keuangan dan assets and financial liabilities depends on
liabilitas keuangan setelah pengakuan awal their classification.
tergantung pada klasifikasi aset keuangan
dan liabilitas keuangan tersebut.
Pembelian dan penjualan aset keuangan Regular purchases and sales of financial
yang lazim (regular) diakui pada tanggal assets are recognized on the trade date on
perdagangan dimana Bank memiliki which the Bank has a commitment to
komitmen untuk membeli atau menjual aset purchase or sell those assets.
tersebut.
Biaya transaksi hanya meliputi biaya-biaya Transaction costs include only those costs
yang dapat diatribusikan secara langsung that are directly attributable to the
untuk perolehan suatu aset keuangan atau acquisition of a financial asset or the
penerbitan suatu liabilitas keuangan dan issuance of a financial liability and are
merupakan biaya tambahan yang tidak akan incremental costs that would not have
terjadi apabila instrumen keuangan tersebut been incurred if the instrument had not
tidak diperoleh atau diterbitkan. Untuk aset been acquired or issued. In the case of
keuangan, biaya transaksi ditambahkan financial assets, transaction costs are
pada jumlah yang diakui pada awal added to the amount recognized initially,
pengakuan aset, sedangkan untuk liabilitas while for financial liabilities, transaction
keuangan, biaya transaksi dikurangkan dari costs are deducted from the amount of
jumlah utang yang diakui pada awal debt recognized initially. Such transaction
pengakuan liabilitas. Biaya transaksi costs are amortized over the terms of the
tersebut diamortisasi selama umur instruments based on the effective interest
instrumen berdasarkan metode suku bunga method and are recorded as part of interest
efektif dan dicatat sebagai bagian dari income for transaction costs related to
pendapatan bunga untuk biaya transaksi financial assets or interest expense for
sehubungan dengan aset keuangan atau transaction costs related to financial
sebagai bagian dari beban bunga untuk liabilities.
biaya transaksi sehubungan dengan
liabilitas keuangan.
b.3. Penghentian pengakuan b.3. Derecognition
Bank menghentikan pengakuan aset The Bank derecognizes a financial asset
keuangan pada saat hak kontraktual atas when the contractual rights to the cash flows
arus kas yang berasal dari aset keuangan from the financial asset expire, or when the
tersebut kedaluwarsa, atau Bank Bank transfers the rights to receive the
mengalihkan seluruh hak untuk menerima contractual cash flows from the financial
arus kas kontraktual dari aset keuangan asset in a transaction in which substantially
dalam transaksi dimana Bank secara all the risks and rewards of ownership of the
substansial telah mengalihkan seluruh financial asset are transferred.
risiko dan manfaat atas kepemilikan aset
keuangan yang dialihkan.
14
Page 185
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise
kecuali dinyatakan lain) stated)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(lanjutan) POLICIES (continued)
b. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) b. Financial assets and liabilities (continued)
b.3. Penghentian pengakuan (lanjutan) b.3. Derecognition (continued)
Bank menghentikan pengakuan aset The Bank derecognizes a financial asset
keuangan pada saat hak kontraktual atas when the contractual rights to the cash flows
arus kas yang berasal dari aset keuangan from the financial asset expire, or when the
tersebut kedaluwarsa, atau Bank Bank transfers the rights to receive the
mengalihkan seluruh hak untuk menerima contractual cash flows from the financial
arus kas kontraktual dari aset keuangan asset in a transaction in which substantially
dalam transaksi dimana Bank secara all the risks and rewards of ownership of the
substansial telah mengalihkan seluruh financial asset are transferred.
risiko dan manfaat atas kepemilikan aset
keuangan yang dialihkan.
Bank menghapusbukukan aset keuangan The Bank writes off a financial asset and
dan cadangan kerugian penurunan nilai any related allowance for impairment
terkait pada saat Bank menentukan bahwa losses, when the Bank determines that the
aset keuangan tersebut tidak dapat ditagih. financial asset is uncollectible.
Bank menghentikan pengakuan liabilitas The Bank derecognizes a financial liability
keuangan pada saat liabilitas yang when its contractual obligations are
ditetapkan dalam kontrak dilepaskan atau discharged or cancelled or expired.
dibatalkan atau kedaluwarsa.
b.4. Saling hapus b.4. Offsetting
Aset keuangan dan liabilitas keuangan Financial assets and financial liabilities are
saling hapus dan nilai netonya disajikan offset and the net amount is presented in the
dalam laporan posisi keuangan jika, dan statement of financial position when, and
hanya jika, Bank memiliki hak yang only when, the Bank currently has a legally
berkekuatan hukum untuk melakukan enforceable right to set off the amounts and
saling hapus atas jumlah yang telah diakui it intends either to settle them on a net basis
tersebut dan Bank berniat untuk or to realize the assets and settle the
menyelesaikan secara neto atau untuk liabilities simultaneously.
merealisasikan aset dan menyelesaikan
liabilitas secara bersamaan.
Hak saling hapus harus tidak kontinjen atas The legally enforceable right must not be
peristiwa di masa depan dan dapat contingent on future events and must be
dipaksakan secara hukum dalam situasi enforceable in the normal course of
bisnis yang normal dan dalam peristiwa business and in the event of default, or in
gagal bayar, atau peristiwa kepailitan atau solvency or bankruptcy of the Bank or the
kebangkrutan Bank atau pihak lawan. counterparty.
Pendapatan dan beban disajikan dalam Income and expenses are presented on a
jumlah neto hanya jika diperkenankan oleh net basis only when permitted by
standar akuntansi. accounting standards.
15
Page 186
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise
kecuali dinyatakan lain) stated)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(lanjutan) POLICIES (continued)
b. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) b. Financial assets and liabilities (continued)
b.5. Pengukuran biaya perolehan b.5. Amortized cost measurement
diamortisasi
Biaya perolehan diamortisasi dari aset The amortized cost of a financial asset or
keuangan atau liabilitas keuangan adalah liability is the amount at which the financial
jumlah aset atau liabilitas keuangan yang asset or liability is measured at initial
diukur pada saat pengakuan awal, recognition, minus principal repayments,
dikurangi pembayaran pokok, ditambah plus or minus the cumulative amortization
atau dikurangi dengan amortisasi kumulatif using the effective interest method of any
dengan menggunakan metode suku bunga difference between the initial amount
efektif yang dihitung dari selisih antara nilai recognized and the maturity amount, and
minus any allowance for impairment losses.
awal dan nilai jatuh temponya, dan untuk
The gross carrying amount of financial asset
aset keuangan dikurangi cadangan
is the amortized cost of a financial asset
kerugian penurunan nilai. Nilai tercatat before adjusting for any allowance for
bruto aset keuangan merupakan biaya impairment losses.
perolehan diamortisasi aset keuangan
sebelum dikurangi cadangan kerugian
penurunan nilai.
b.6. Pengukuran nilai wajar b.6. Fair value measurement
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima Fair value is the price that would be
untuk menjual suatu aset atau harga yang received to sell an asset or paid to transfer
akan dibayar untuk mengalihkan suatu liability in an orderly transaction between
liabilitas dalam transaksi teratur (orderly market participants at the measurement
transaction) antara pelaku pasar (market date in the principal market or, in its
participants) pada tanggal pengukuran di absence, the most advantageous market to
pasar utama atau, jika tidak terdapat which the Bank has access at that date.
pasar utama, di pasar yang paling The fair value of a liability reflects its non-
menguntungkan dimana Bank memiliki performance risk.
akses pada tanggal tersebut. Nilai
wajar liabilitas mencerminkan risiko
wanprestasinya.
Jika tersedia, Bank mengukur nilai wajar When available, the Bank measures the fair
instrumen keuangan dengan menggunakan value of a financial instrument using the
harga kuotasian di pasar aktif untuk quoted price in an active market for that
instrumen tersebut. Suatu pasar dianggap instrument. A market is regarded as active
aktif jika transaksi atas aset dan liabilitas if transactions for the asset or liability take
terjadi dengan frekuensi dan volume yang place with sufficient frequency and volume
memadai untuk menyediakan informasi to provide pricing information on an ongoing
penentuan harga secara berkelanjutan. basis.
Jika harga kuotasian tidak tersedia di pasar If there is no quoted price in an active
aktif, Bank menggunakan teknik penilaian market, then the Bank uses valuation
dengan memaksimalkan penggunaan input techniques that maximise the use of
yang dapat diobservasi dan relevan dan relevant observable inputs and minimize
meminimalkan penggunaan input yang the use of unobservable inputs. The chosen
tidak dapat diobservasi. Teknik penilaian valuation technique incorporates all the
yang dipilih menggabungkan semua faktor factors that market participants would take
yang diperhitungkan oleh pelaku pasar into account in pricing a transaction.
dalam penentuan harga transaksi.
16
Page 187
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(lanjutan) POLICIES (continued)
b. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) b. Financial assets and liabilities (continued)
b.6. Pengukuran nilai wajar b.6. Fair value measurement
Bukti terbaik atas nilai wajar instrumen The best evidence of the fair value of a
keuangan pada saat pengakuan awal financial instrument at initial recognition is
adalah harga transaksi, yaitu nilai wajar dari normally the transaction price, i.e., the fair
pembayaran yang diberikan atau diterima. value of the consideration given or
Jika Bank menetapkan bahwa nilai wajar received. If the Bank determines that the
pada pengakuan awal berbeda dengan fair value at initial recognition differs from
harga transaksi dan nilai wajar tidak dapat the transaction price and the fair value is
dibuktikan dengan harga kuotasian di pasar evidenced neither by a quoted price in an
aktif untuk instrumen keuangan yang active market for an identical instrument
identik atau berdasarkan teknik penilaian nor based on a valuation technique that
yang hanya menggunakan data dari pasar uses only data from observable markets,
yang dapat diobservasi, maka nilai wajar then the financial instrument is initially
instrumen keuangan pada saat pengakuan measured at fair value, adjusted to defer
awal disesuaikan untuk menangguhkan the difference between the fair value at
perbedaan antara nilai wajar pada saat initial recognition and the transaction price.
pengakuan awal dan harga transaksi. Subsequently, that difference is recognized
Setelah pengakuan awal, perbedaan in profit or loss on an appropriate basis over
tersebut diakui dalam laba rugi berdasarkan the life of the instrument but no later than
umur dari instrumen tersebut namun tidak when the valuation is wholly supported by
lebih lambat dari saat penilaian tersebut observable market data or the transaction
didukung sepenuhnya oleh data pasar yang is closed out.
dapat diobservasi atau saat transaksi
ditutup.
Jika aset atau liabilitas yang diukur pada If an asset or a liability measured at fair
nilai wajar memiliki harga penawaran dan value has a bid price and an ask price, then
harga permintaan, maka Bank mengukur the Bank measures assets and long
aset dan posisi beli berdasarkan harga positions at a bid price and liabilities and
penawaran dan mengukur liabilitas dan short positions at an ask price.
posisi jual berdasarkan harga permintaan.
Portofolio aset keuangan dan liabilitas Portfolios of financial assets and financial
keuangan yang diukur pada nilai wajar, liabilities measured at fair value, that are
yang terekspos risiko pasar dan risiko kredit exposed to market risk and credit risk that
yang dikelola oleh Bank berdasarkan are managed by the Bank on the basis of
eksposur netonya baik terhadap risiko the net exposure to either market or credit
pasar ataupun risiko kredit diukur risk, are measured on the basis of a price
berdasarkan harga yang akan diterima that would be received to sell a net long
untuk posisi neto jual (atau dibayar untuk position (or paid to transfer a net short
mengalihkan posisi neto beli) untuk position) for a particular risk exposure.
eksposur risiko tertentu. Penyesuaian pada Those portfolio-level adjustments are
level portofolio tersebut dialokasikan pada allocated to the individual assets and
aset dan liabilitas individual berdasarkan liabilities on the basis of the relative risk
penyesuaian risiko relatif dari masing- adjustment of each of the individual
masing instrumen individual di dalam instruments in the portfolio.
portofolio.
c. Kas c. Cash
Kas terdiri dari kas di khasanah dan kas kecil. Cash comprised of cash in vault and petty cash.
Setelah pengakuan awal, kas diukur pada biaya Subsequent to initial recognition, cash is
perolehan diamortisasi. measured at amortized cost.
17
Page 188
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(lanjutan) POLICIES (continued)
d. Giro pada Bank Indonesia dan bank lain, d. Current accounts with Bank Indonesia and
other banks
Setelah pengakuan awal, giro pada Bank After initial recognition, current accounts with
Indonesia dan bank lain diukur pada biaya Bank Indonesia and other banks are measured
perolehan diamortisasi dengan menggunakan at amortized cost using the effective interest
metode suku bunga efektif. method.
Giro pada bank lain dinyatakan sebesar saldo Current accounts with other banks are stated at
giro dikurangi cadangan kerugian penurunan their outstanding balance, net of allowance for
nilai, jika ada. impairment losses, if any.
e. Penempatan pada Bank Indonesia e. Placements with Bank Indonesia
Penempatan pada Bank Indonesia merupakan Placements with Bank Indonesia are
penanaman dana dalam bentuk Fasilitas placements in the form of Bank Indonesia
Simpanan Bank Indonesia (“FASBI”), call money, Deposit Facility (“FASBI”), call money, time
deposito berjangka dan lain-lain. deposits and others.
Penempatan pada Bank Indonesia disajikan Placements with Bank Indonesia are stated at
sebesar biaya perolehan diamortisasi dengan amortized cost using the effective interest rate
menggunakan suku bunga efektif dikurangi less allowance for impairment losses, if any.
dengan cadangan kerugian penurunan nilai, jika
ada.
f. Kredit yang diberikan f. Loans receivable
Kredit yang diberikan pada awalnya diukur pada Loans receivable are initially measured at fair
nilai wajar ditambah dengan biaya transaksi yang value plus transaction costs that are attributable
dapat diatribusikan secara langsung dan to obtain the financial asset, and subsequently
merupakan biaya tambahan untuk memperoleh measured at their amortized cost using the
aset keuangan tersebut, dan setelah pengakuan effective interest rate method, net of allowance
awal diukur pada biaya perolehan diamortisasi for impairment losses.
menggunakan metode suku bunga efektif,
dikurangi dengan cadangan kerugian penurunan
nilai.
Biaya yang dapat diatribusikan secara langsung Costs directly attributable to loans receivable
dalam pengakuan kredit yang diberikan yang recognition which are part of effective interest
merupakan bagian dari suku bunga efektif rate comprise provision fee.
meliputi biaya provisi.
g. Penurunan nilai aset keuangan g. Impairment of financial assets
Pada setiap tanggal pelaporan, Bank akan At each reporting date, the Bank shall measure
mengukur cadangan kerugian penurunan nilai the allowance for impairment losses of financial
aset keuangan. Perubahan atas kerugian kredit assets. Changes in expected credit losses are
ekspektasian diakui pada laba rugi tahun recognized in the current year profit or loss. The
berjalan. Bank menggunakan model kerugian Bank uses expected credit losses (“ECL”) model
kredit ekspektasian (“KKE”) yang memasukkan that incorporates forward-looking information
informasi yang bersifat perkiraan masa depan and does not require an actual loss event to
(forward-looking) dan tidak membutuhkan have occurred for an impairment provision to be
kejadian kerugian kredit (actual loss) terjadi untuk recognized.
mengakui cadangan kerugian penurunan nilai.
KKE diakui untuk seluruh instrumen utang ECL are recognized for all financial debt
keuangan, komitmen pinjaman dan jaminan instruments, loan commitments and financial
keuangan yang diklasifikasikan sebagai hold to guarantees that are classified as hold to collect
collect atau hold to collect and sell dan memiliki or hold to collect and sell and have SPPI cash
arus kas SPPI. KKE tidak diakui untuk instrumen flows. ECL is not recognized for financial
keuangan yang di tetapkan sebagai FVTPL dan instruments designates as FVTPL and equity
instrumen ekuitas yang ditetapkan sebagai instruments designates as FVOCI.
FVOCI.
18
Page 189
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(lanjutan) POLICIES (continued)
g. Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan) g. Impairment of financial assets (continued)
Bank mengukur cadangan kerugian pada jumlah The Bank measures loss allowances at an
yang sama dengan kerugian kredit ekspektasian amount equal to lifetime ECL, except for the
sepanjang umur aset keuangan (KKE lifetime), following financial assets for which they are
kecuali untuk aset keuangan dibawah ini yang measured as 12-month ECL:
diukur pada kerugian kredit ekspektasian 12
bulan (KKE 12 bulan):
- instrumen keuangan dengan risiko kredit - financial instruments with low credit risk;
rendah; dan and
- instrumen keuangan dengan risiko kredit - financial instruments for which credit risk
yang belum meningkat secara signifikan has not increased significantly since initial
sejak pengakuan awal. recognition.
Bank menganggap efek-efek investasi yang The Bank considers investment in securities
diterbitkan oleh pemerintah dalam mata uang issued by the government denominated in
Rupiah dan dana yang ditempatkan pada Bank Rupiah and funds placed with Bank Indonesia to
Indonesia memiliki risiko kredit yang rendah, have a low credit risk, since the principal and
karena pokok dan bunga efek-efek pemerintah interest of government securities are
tersebut dijamin oleh pemerintah dan tidak ada guaranteed by the government and there is no
kerugian yang pernah terjadi. Bank tidak historical loss experience. The Bank does not
menerapkan pengecualian risiko kredit yang apply low credit risk exemption to any other
rendah atas instrumen keuangan lainnya. financial instruments.
KKE 12 bulan adalah bagian dari KKE yang 12-month ECL are the portion of ECL that
dihasilkan dari kejadian gagal bayar pada results from default events on a financial
instrumen keuangan yang mungkin terjadi dalam instrument that are possible within 12 months
12 bulan setelah tanggal pelaporan. Instrumen after the reporting date. Financial instruments
keuangan yang diakui dari KKE 12 bulan disebut for which a 12-month ECL is recognized are
sebagai ‘instrumen keuangan tahap 1’. referred to as ‘stage 1 financial instruments’.
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang umur Lifetime ECL are the ECL that results from all
aset keuangan adalah kerugian kredit possible default events over the expected life
ekpektasian yang dihasilkan dari semua kejadian of the financial instrument. Financial instruments
gagal bayar yang mungkin terjadi selama for which a lifetime ECL is recognized but
perkiraan umur instrumen keuangan. Instrumen which are not credit-impaired are referred to
keuangan yang diakui dari kerugian kredit as ‘stage 2 financial instruments’.
ekspektasian sepanjang umur aset keuangan
tetapi tidak memburuk (credit-impaired) disebut
sebagai ‘instrumen keuangan tahap 2’.
Instrumen keuangan tahap 2 adalah aset Stage 2 financial instrument is a financial asset
keuangan yang telah mengalami peningkatan that experienced significant increase in credit
risiko kredit secara signifikan (SKR). Untuk risk. For the majority of portfolios, the primary
sebagian besar portofolio, indikator utama SKR indicator of a SICR is a significant deterioration
adalah penurunan signifikan dalam peringkat in the credit rating grade of a facility since
kredit dari fasilitas kredit sejak pengakuan awal. origination. The Bank uses indicators, such as
Bank menggunakan indikator seperti 30 hari 30 days past due arrears, as backstops to these
tunggakan, sebagai backstops pada indikator primary indicators.
utama.
KKE adalah estimasi kemungkinan kerugian ECL is a probability-weighted estimate of credit
kredit berdasarkan probabilitas tertimbang. KKE losses. ECL is measured as follows:
diukur sebagai berikut:
- Aset keuangan yang tidak memburuk pada - Financial assets that are not credit-
tanggal pelaporan: sebesar nilai kini dari impaired at the reporting date: as the
seluruh kekurangan kas (yaitu perbedaan present value of all cash shortfalls (i.e. the
antara arus kas terutang sesuai dengan difference between the cash flows due to
kontrak dan arus kas yang diperkirakan akan
diterima oleh Bank). the entity in accordance with the contract
and the cash flows that the Bank expects
to receive).
19
Page 190
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(lanjutan) POLICIES (continued)
g. Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan) g. Impairment of financial assets (continued)
KKE adalah estimasi kemungkinan kerugian ECL is a probability-weighted estimate of credit
kredit berdasarkan probabilitas tertimbang. KKE losses. ECL is measured as follows (continued):
diukur sebagai berikut (lanjutan):
- Aset keuangan yang memburuk pada - Financial assets that are credit-impaired at
tanggal pelaporan: sebagai perbedaan the reporting date: as the difference
antara nilai tercatat bruto dan nilai kini dari between the gross carrying amount and the
estimasi arus kas masa depan. present value of estimated future cash
flows.
- Komitmen pinjaman yang belum ditarik: - Undrawn loan commitments: as the
sebesar nilai kini dari selisih antara arus kas present value of the difference between the
kontraktual terutang kepada Bank jika contractual cash flows that are due to the
komitmen direalisasi menjadi pinjaman dan Bank if the commitment is drawn-down and
arus kas yang diperkirakan akan diterima
oleh Bank. the cash flows that the Bank expects to
receive.
Aset keuangan yang memburuk Credit-impaired financial assets
Pada setiap tanggal pelaporan, Bank menilai At each reporting date, the Bank asseses
apakah aset keuangan yang dicatat pada biaya whether the financial assets carried at amortized
perolehan diamortisasi dan aset keuangan dalam cost and debt financial assets carried at FVOCI
bentuk efek utang yang dicatat pada FVOCI are credit-impaired or defaulted (referred to as
memburuk atau gagal bayar (disebut sebagai ‘Stage 3 financial assets’). A financial asset is
‘aset keuangan tahap 3’). Aset keuangan ‘credit-impaired’ when one or more events that
memburuk ketika satu atau lebih peristiwa yang have a detrimental impact on the estimated
memiliki dampak buruk pada perkiraan arus kas future cash flows of the financial assets have
masa depan dari aset keuangan telah terjadi. occurred.
Bukti bahwa aset keuangan memburuk Evidence that a financial asset is credit-impaired
mencakup data yang dapat diobservasi sebagai includes the following observable data:
berikut:
- Kesulitan keuangan yang signifikan dari - Significant financial difficulty of the borrower
debitur atau penerbit; or issuer;
- Pelanggaran kontrak seperti gagal bayar - A breach of contract such as a default or past
atau tunggakan; due event;
- Restrukturisasi pinjaman oleh Bank dengan - The restructuring of loan by the Bank on
ketentuan yang Bank tidak akan terms that the Bank would not consider
pertimbangkan sebelumnya; otherwise;
- Kemungkinan bahwa peminjam akan - The possibility that the borrower will enter
mengalami kebangkrutan atau reorganisasi bankruptcy or other financial reorganization;
keuangan lainnya; atau or
- Hilangnya dari pasar aktif suatu efek - The disappearance of an active market for a
dikarenakan kesulitan keuangan. securities because of financial difficulties.
Definisi dari gagal bayar yang digunakan dalam The definition of default used in measuring ECL
pengukuran KKE selaras dengan definisi yang is aligned to the definition used for internal credit
digunakan untuk manajemen risiko kredit internal risk management purposes across all portfolios.
untuk semua portofolio. Definisi tersebut juga This definition is also in line with the regulatory
selaras dengan definisi regulator atas gagal definition of default. Default occurs when there
bayar. Gagal bayar terjadi ketika terdapat are indicators that a debtor is unlikely to fully
indikator bahwa debitur diragukan dapat satisfy contractual credit obligations to the Bank,
memenuhi secara penuh kewajiban kontraktual or the exposure is 90 days past due.
atas kredit kepada Bank, atau ketika eksposur
telah jatuh tempo lewat dari 90 hari.
20
Page 191
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(lanjutan) POLICIES (continued)
g. Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan) g. Impairment of financial assets (continued)
Pengukuran KKE ECL measurements
KKE diukur berdasarkan perkalian dari faktor ECL is measured as the product of the following
risiko kredit berikut pada level fasilitas, credit risk factors at the facility level, discounted
didiskontokan untuk mencerminkan nilai waktu to incorporate the time value of money:
dari uang:
- Probability of default (PD): estimasi terhadap - Probability of default (PD): the estimate of the
kemungkinan debitur mengalami gagal likelihood that a borrower will default over a
bayar dalam jangka waktu tertentu. given period.
- Exposure at default (EAD): perkiraan nilai - Exposure at default (EAD): the expected
eksposur neraca saat gagal bayar dengan balance sheet exposure at default by taking
memperhitungkan pembayaran pokok dan into account repayments of principal and
bunga, perkiraan penambahan penarikan interest, expected additional drawdowns and
dan bunga akrual. accrued interest.
- Loss given default (LGD): perkiraan kerugian - Loss given default (LGD): the expected loss
pada saat debitur mengalami gagal bayar, in the event when the borrower is defaulting,
yang dinyatakan dalam bentuk persentase expressed as a percentage of the facility’s
dari EAD atas fasilitas, dengan EAD, taking into account direct and indirect
memperhitungkan biaya pemulihan recovery costs.
langsung dan tidak langsung.
Risiko kredit tersebut disesuaikan dengan These credit risk factors are adjusted for current
informasi kini dan masa depan melalui and forward-looking information through the use
penggunaan variabel makroekonomi. of macro-economic variables.
Periode yang diperhitungkan ketika mengukur The period considered when measuring ECL is
KKE adalah periode yang lebih pendek antara the shorter of the expected life and the
umur ekspektasian dan periode kontrak aset contractual term of the financial asset. The
keuangan. Umur ekspektasian dapat dipengaruhi expected life may be impacted by prepayments
oleh pembayaran dimuka dan periode kontrak and the maximum contractual term by extension
maksimum melalui opsi perpanjangan kontrak. options. For certain revolving portfolios, the
Untuk portofolio revolving tertentu, umur expected life is assessed over the period that the
ekspektasian dinilai sepanjang periode dimana Bank is exposed to credit risk, not the contractual
Bank terekspos dengan risiko kredit, bukan term of contract.
sepanjang periode kontrak.
Bank menggabungkan informasi forward-looking The Bank incorporates forward-looking
ke dalam penilaiannya tentang apakah risiko information into both its assessment of whether
kredit suatu instrumen telah meningkat secara the credit risk of an instrument has increased
signifikan sejak pengakuan awal dan pengukuran significantly since its initial recognition and its
KKE. Berdasarkan pertimbangan berbagai measurement of ECL. Based on consideration of
informasi aktual dan prakiraan eksternal, Bank a variety of external actual and forecast
merumuskan pandangan 'normal case' tentang information, the Bank formulates a ‘normal case’
arah masa depan variabel ekonomi yang relevan view of the future direction of relevant economic
serta berbagai skenario prakiraan representasi variables as well as a representative range of
kemungkinan lainnya. Proses ini melibatkan other possible forecast scenarios. This process
pengembangan dua skenario ekonomi tambahan involves developing two additional economic
dan mempertimbangkan kemungkinan relatif dari scenarios and considering the relative
setiap hasil. Informasi eksternal mencakup data probabilities of each outcome. External
ekonomi dan prakiraan yang diterbitkan oleh information includes economic data and
badan pemerintah dan otoritas moneter di negara forecasts published by governmental bodies and
tempat Bank beroperasi, seperti Bank Indonesia, monetary authorities in the countries where the
Badan Pusat Statistik, dan sumber independen Bank operates, such as Bank Indonesia, Badan
lainnya. Pusat Statistik, dan other independent sources.
21
Page 192
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(lanjutan) POLICIES (continued)
g. Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan) g. Impairment of financial assets (continued)
Pengukuran KKE (lanjutan) ECL measurements (continued)
Normal case merupakan hasil yang paling The normal case represents the most-likely
mungkin terjadi dan selaras dengan informasi outcome and is aligned with information used by
yang digunakan oleh Bank untuk tujuan lain the Bank for other purposes such as strategic
seperti perencanaan strategis dan planning and budgeting. The other scenarios
penganggaran. Skenario lain menunjukkan hasil represent more optimistic and more pessimistic
yang lebih optimis dan lebih pesimis. Secara outcomes. Periodically, the Bank carries out
berkala, Bank melakukan stress testing terhadap stress testing of more extreme shocks to
guncangan yang lebih ekstrim untuk calibrate its determination of the other
mengkalibrasi penentuan skenario representatif representative scenarios.
lainnya.
Bank telah mengidentifikasi dan The Bank has identified and documented key
mendokumentasikan pendorong utama risiko drivers of credit risk and credit losses for each
kredit dan kerugian kredit untuk setiap portofolio portfolio of financial instruments and, using an
instrumen keuangan dan, dengan menggunakan analysis of historical data, has estimated
analisis data historis, telah memperkirakan relationships between macroeconomic variables
hubungan antara variabel makroekonomi dan and credit risk and credit losses.
risiko kredit dan kerugian kredit.
Penyajian cadangan KKE dalam laporan posisi Presentation of allowance for ECL in the
keuangan statement of financial position
Cadangan kerugian untuk KKE disajikan dalam Loss allowances for ECL are presented in the
laporan posisi keuangan sebagai berikut: statement of financial position as follows:
- Aset keuangan diukur pada biaya perolehan - Financial assets measured at amortized cost:
diamortisasi: sebagai pengurang dari nilai as a deduction from the gross carrying
tercatat bruto aset; amount of the assets;
- Komitmen pinjaman, umumnya sebagai - Loan commitments, generally as a provision,
provisi, dicatat dalam liabilitas lain-lain; recorded as part of other liabilities;
- Jika instrumen keuangan mencakup - Where a financial instrument includes both
komponen yang telah ditarik dan yang belum drawn and undrawn component, and the
ditarik, dan Bank tidak dapat mengidentifikasi Bank cannot identify the ECL on the loan
KKE pada komponen komitmen pinjaman commitment component separately from the
secara terpisah dari komponen yang telah drawn component: the Bank presents a
ditarik: Bank menyajikan cadangan kerugian combined loss allowance for both
gabungan untuk kedua komponen. Jumlah components. The combined amount is
gabungan cadangan kerugian disajikan presented as a deduction from the gross
sebagai pengurang dari nilai tercatat bruto
carrying amount of the drawn component.
komponen yang telah ditarik. Kelebihan dari
cadangan kerugian atas nilai tercatat Any excess of the loss allowance over the
komponen yang telah ditarik disajikan gross carrying amount of the drawn
sebagai liabilitas lain-lain. component is presented as other liabilities.
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar Financial assets measured at fair value through
melalui penghasilan komprehensif lain other comprehensive income
Pengukuran KKE untuk aset keuangan instrumen The ECL measurement for debt Instrument
utang yang diukur pada nilai wajar melalui financial assets measured at fair value through
penghasilan komprehensif lain (FVOCI) other comprehensive income (FVOCI) uses the
menggunakan pendekatan dan model perhitungan same approach and calculation model in
yang sama dengan pengukuran KKE untuk aset measuring ECL for financial assets carried at
keuangan yang diukur pada biaya perolehan amortized cost. For debt instrument financial
diamortisasi. Untuk aset keuangan instrumen assets in FVOCI category, the balance in the
utang dalam kategori FVOCI, saldo di laporan statement of financial position reflects the
posisi keuangan mencerminkan nilai wajar instrument’s fair value, with the ECL held as a
instrumen, dengan KKE dibukukan terpisah the separate reserve within other comprehensive
sebagai cadangan pada penghasilan income. Changes in expected credit losses are
komprehensif lain. Perubahan atas kerugian kredit recognized in the current year profit or loss.
ekspektasian diakui pada laba rugi tahun berjalan.
22
Page 193
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(lanjutan) POLICIES (continued)
h. Efek-efek h. Securities
Seluruh efek-efek yang dimiliki Bank terdiri dari All securities owned by the Bank consist of
obligasi korporasi dan obligasi pemerintah yang corporate bonds and government bonds traded
diperdagangkan di pasar modal. in the capital market.
Efek-efek (selain Surat Berharga Syariah Negara Securities (other than Sovereign Sharia
dan surat berharga lainnya berdasarkan prinsip Securities and other securities based on sharia
syariah) yang diklasifikasikan sebagai diukur principles) which are classified as measured at
pada biaya perolehan diamortisasi pada saat amortized cost are initially measured at fair
pengakuan awal diukur pada nilai wajar ditambah value plus incremental direct transaction costs,
biaya transaksi langsung yang bersifat and subsequently at their amortized cost using
inkremental, dan setelahnya diukur pada biaya the effective interest method.
perolehan diamortisasi dengan menggunakan
metode suku bunga efektif.
Efek-efek yang diklasifikasikan sebagai diukur Securities which are classified as measured at
pada nilai wajar melalui penghasilan fair value through other comprehensive income
komprehensif lain (“FVOCI”) dan pada saat (“FVOCI”) are initially measured at fair value
pengakuan awal diukur pada nilai wajar ditambah plus incremental direct transaction costs and
biaya transaksi langsung yang bersifat subsequently measured at their fair value.
inkremental, dan setelahnya diukur pada nilai
wajarnya.
Untuk efek-efek yang diukur dengan FVOCl, For securities measured at FVOCI, gains and
keuntungan dan kerugian diakui dalam losses are recognized in other comprehensive
penghasilan komprehensif lain, kecuali untuk income, except for the following, which are
beberapa hal di bawah ini yang diakui dalam laba recognized in profit or loss, in the same manner
rugi, sama seperti aset keuangan yang diukur as for financial assets measured at amortized
dengan biaya perolehan diamortisasi: costs:
- pendapatan bunga menggunakan metode - interest income using effective interest rate
suku bunga efektif; method;
- kerugian kredit ekspektasian dan pemulihan; - expected credit losses and reversals; and
dan keuntungan dan kerugian selisih kurs. foreign exchange gain and losses.
Ketika efek-efek yang diukur pada FVOCI When securities measured at FVOCI is
dihentikan pengakuannya, keuntungan dan derecognized, the cumulative gain or loss
kerugian yang terakumulasi yang sebelumnya previously recognized in other comprehensive
diakui dalam penghasilan komprehensif lain di income is reclassified from equity to profit or
reklasifikasi dari ekuitas ke laba rugi. loss.
Surat berharga syariah adalah surat bukti Sharia securities are proof of investments based
investasi berdasarkan prinsip syariah yang lazim on sharia principles that are commonly traded in
diperdagangkan di pasar uang syariah dan/atau the sharia money market and/or sharia capital
pasar modal syariah, antara lain Surat Berharga markets, including Sovereign Sharia Securities
Syariah Negara dan surat berharga lainnya and other securities based on sharia principles.
berdasarkan prinsip syariah.
Bank menentukan klasifikasi investasi pada The Bank determines the classification of
sukuk dan efek lain berprinsip syariah yang investments in sukuk and other securities under
mempunyai karakteristik yang serupa dengan sharia principles which have similar
sukuk, sesuai dengan PSAK No. 410 tentang characteristic with sukuk, in accordance with
”Akuntansi Sukuk”. PSAK No. 410 regarding “Accounting for
Sukuk”.
Investasi pada sukuk diukur pada nilai wajar Investments in sukuk are measured at fair value
melalui penghasilan komprehensif lain. Investasi through other comprehensive income. The
tersebut dimiliki dalam suatu model usaha yang investment is held in a business model whereby
bertujuan utama untuk memperoleh arus kas the primary goal is obtaining contractual cash
kontraktual, melakukan penjualan sukuk, dan flows, to sell sukuk and has contractual terms in
terdapat persyaratan kontraktual dalam determining the specific date of principal
menentukan tanggal tertentu atau pembayaran payments and/or the returns.
pokok dan/atau hasilnya.
23
Page 194
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(lanjutan) POLICIES (continued)
h. Efek-efek (lanjutan) h. Securities (continued)
Seluruh perubahan nilai wajar diakui pada All changes in fair value are recognized in other
penghasilan komprehensif lain. Ketika investasi comprehensive income. When sukuk is
sukuk dihentikan pengakuannya, akumulasi derecognized, accumulated gain or loss which
keuntungan atau kerugian yang sebelumnya has previously recognized in other
diakui dalam penghasilan komprehensif lain comprehensive income is reclassified to profit or
dipindahkan ke laba rugi. loss.
i. Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual i. Securities purchased under resale
kembali (reverse repo) agreements (reverse repo)
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased under resale agreements
(reverse repo) disajikan sebagai tagihan sebesar (reverse repo) are presented as receivable at the
harga jual kembali yang disepakati dikurangi agreed resale price, net of the difference
dengan selisih antara harga beli dan harga jual between the purchase price and agreed resale
kembali yang disepakati (pendapatan bunga price (unearned interest income) and allowance
yang ditangguhkan) dan penyisihan kerugian for impairment losses. The difference between
penurunan nilai. Selisih antara harga beli dan the purchase price and the agreed resale price
harga jual kembali yang disepakati tersebut are amortized using effective interest rate as
diamortisasi dengan menggunakan suku bunga interest income over the period, commencing
efektif sebagai pendapatan bunga selama jangka from the acquisition date to the resale date.
waktu sejak efek-efek itu dibeli hingga saat dijual
kembali.
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased under resale agreements
(reverse repo) diklasifikasikan sebagai aset (reverse repo) are classified as financial assets
keuangan yang diukur dengan biaya perolehan measured at amortized cost.
yang diamortisasi.
j. Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli j. Securities sold under repurchase
kembali (repo) agreements (repo)
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali Securities sold under repurchase agreements
disajikan sebagai liabilitas dalam laporan posisi are presented as liabilities in the statement of
keuangan sebesar harga pembelian kembali financial position at the agreed repurchase price
yang disepakati dikurangi dengan bunga dibayar net of the unamortized interest. The difference
dimuka yang belum diamortisasi. Selisih antara between the selling price and the agreed
harga jual dan harga beli kembali yang disepakati repurchase price is treated as unamortized
diperlakukan sebagai beban bunga dibayar interest and recognized as interest expense
dimuka dan diakui sebagai beban bunga selama over the period, commencing from the selling
date to the repurchase date using effective
jangka waktu sejak efek-efek tersebut dijual
interest rate method.
hingga dibeli kembali dengan menggunakan
metode suku bunga efektif.
k. Aset tetap k. Fixed assets
Setelah pengakuan awal, tanah dan bangunan Subsequent to initial recogition, land and
diukur menggunakan model revaluasi. Tanah buildings are measured using revaluation
dan bangunan diukur pada nilai wajarnya pada model. The land and buildings are measured at
tanggal revaluasi dan disajikan sebesar nilai fair value on the revaluation date and carried at
wajar dikurangi akumulasi penyusutan dan their fair value less subsequent accumulated
akumulasi penurunan nilai setelah tanggal depreciation and subsequent accumulated
revaluasi. Penilaian terhadap tanah dan impairment losses. Valuation of land and
bangunan dilakukan oleh penilai independen buildings are carried out by qualified external
independent appraisers. Revaluations are
eksternal yang memenuhi kualifikasi. Revaluasi
carried out with sufficient regularity to ensure
dilakukan dengan keteraturan yang cukup
that the carrying amount of revalued assets do
reguler untuk memastikan bahwa nilai tercatat not differ materially from their fair values at the
aset yang direvaluasi tidak berbeda secara reporting date.
material dengan nilai wajarnya pada tanggal
pelaporan.
24
Page 195
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(lanjutan) POLICIES (continued)
k. Aset tetap (lanjutan) k. Fixed assets (continued)
Jika jumlah nilai tercatat meningkat akibat Any increase arising on the revaluation is
revaluasi, maka kenaikan tersebut diakui dalam recognized in other comprehensive income and
penghasilan komprehensif lain dan terakumulasi accumulated in equity as part of fixed assets
dalam ekuitas pada bagian cadangan revaluasi revaluation reserve. However, the increase is
aset tetap. Akan tetapi, kenaikan tersebut diakui recognized in profit or loss to the extent that it
dalam laba rugi hingga sebesar jumlah reverses a revaluation decrease of the same
penurunan nilai aset yang sama akibat revaluasi asset previously recognized in profit or loss. Any
yang pernah diakui sebelumnya dalam laba rugi. decrease arising on the revaluation is
recognized in profit or loss.
Jika jumlah tercatat aset turun akibat revaluasi,
maka penurunan tersebut diakui dalam laba rugi.
Akan tetapi, penurunan nilai tersebut diakui However, the decrease is recognized in other
dalam penghasilan komprehensif lain sepanjang comprehensive income to the extent of any
tidak melebihi saldo cadangan revaluasi aset credit balance existing in the fixed assets
tetap untuk aset tersebut. Penurunan nilai yang revaluation reserve in respect of that asset. The
diakui dalam penghasilan komprehensif lain decrease recognized in other comprehensive
tersebut mengurangi jumlah akumulasi dalam income reduces the amount accumulated in
ekuitas yang dicatat sebagai cadangan revaluasi equity recorded as fixed assets revaluation
aset tetap. Kenaikan dan penurunan revaluasi reserve. Revaluation increases and decreases
are not offset. The fixed assets revaluation
tidak saling hapus. Cadangan revaluasi aset
reserve included in equity is transferred to
tetap yang termasuk dalam ekuitas dialihkan ke
retained earnings when the assets are
saldo laba ketika aset tersebut dihentikan derecognized.
pengakuannya.
Aset tetap selain tanah dan bangunan dinyatakan Fixed assets other than land and building are
sebesar harga perolehan dikurangi akumulasi stated at cost less their accumulated
penyusutan, kecuali biaya pengurusan legal hak depreciation, except for costs relating with legal
atas tanah ketika tanah diperoleh pertama kali processing on the land rights are recognized as
diakui sebagai bagian biaya perolehan tanah dan part of acquisition cost of land and is not
tidak disusutkan. depreciated.
Inventaris kantor dan leasehold improvements Office equipments and leasehold improvements
disusutkan berdasarkan metode garis lurus are depreciated using straight-line method,
(straight-line method), berdasarkan masa based upon the estimated economic useful lives
manfaat ekonomis aset tetap yang bersangkutan of the related fixed assets, as follows:
sebagai berikut:
Tahun/Years
Inventaris kantor 4-8 Office equipments
Leasehold improvements 8 Leasehold improvements
Beban pemeliharaan dan perbaikan dibebankan The cost of repairs and maintenance is charged
pada laba rugi pada saat terjadinya. Pemugaran to profit or loss as incurred. Significant
dan penambahan dalam jumlah signifikan improvement and addition are capitalized when
dikapitalisasi apabila kemungkinan besar Bank it is probable that the Bank will receive future
akan mendapatkan manfaat ekonomi masa economic benefits in excess of the originally
depan dari aset tersebut yang melebihi standar assessed standard of performance of the assets.
kinerja yang diperkirakan sebelumnya.
Estimasi masa manfaat ekonomis, metode Estimated economic useful lives, depreciation
penyusutan, dan nilai residu dikaji ulang pada method, and residual value are reviewed at the
setiap akhir periode pelaporan dan disesuaikan end of each reporting period and adjusted
secara prospektif. prospectively, if appropriate.
Biaya perolehan dan akumulasi penyusutan aset When assets are retired or otherwise disposed
tetap yang sudah tidak digunakan lagi atau dijual of, their cost and the related accumulated
dikeluarkan dari kelompok aset tetap yang depreciation are removed from the accounts and
bersangkutan dan laba atau rugi yang terjadi any resulting gain or loss is recognized in the
dilaporkan pada laba rugi tahun berjalan. current year’s profit or loss.
25
Page 196
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(lanjutan) POLICIES (continued)
k. Aset tetap (lanjutan) k. Fixed assets (continued)
Pada setiap tanggal pelaporan, Bank menelaah At each reporting date, the Bank reviews the
nilai tercatat aset tetap untuk menentukan carrying amount of fixed assets to determine
apakah terdapat indikasi penurunan nilai. Jika whether there is any indication of impairment. If
terdapat indikasi tersebut, nilai terpulihkan aset any such indication exists, then the recoverable
tetap tersebut diestimasi. Kerugian penurunan amount of the fixed asset is estimated. An
nilai diakui pada laba rugi apabila nilai tercatat impairment loss is recognized in profit or loss if
suatu aset melebihi nilai terpulihkan. the carrying amounts of an asset exceeds its
recoverable amount.
l. Aset takberwujud l. Intangible assets
Piranti lunak memiliki masa manfaat yang Software has a finite useful life and recognized
terbatas dan diakui sebesar harga perolehan, at acquisition cost, subsequently carried at cost
selanjutnya dicatat sebesar harga perolehan less accumulated amortization and accumulated
dikurangi akumulasi amortisasi dan kerugian impairment losses.
penurunan nilai.
Biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh lisensi The costs incurred to acquire software license
piranti lunak dan mempersiapkan piranti lunak and bring that software ready to use are
tersebut siap untuk digunakan dikapitalisasi. capitalized.
Biaya yang terkait dengan pemeliharaan program Costs associated with maintaining software
piranti lunak diakui sebagai beban pada saat programs are recognized as expense when
terjadinya. Biaya pengembangan yang dapat incurred. Development costs that are directly
secara langsung diatribusikan dalam pembuatan attributable to the design and testing of
dan pengujian produk piranti lunak yang dapat identifiable and unique software products
diidentifikasi dan unik yang dikendalikan oleh controlled by the Bank is recognized as
Bank diakui sebagai aset takberwujud. intangible assets.
Pengeluaran pengembangan lain yang tidak Other development expenditures that do not
memenuhi kriteria ini diakui sebagai beban pada meet these criteria are recognized as expense
saat terjadinya. Biaya pengembangan yang when incurred. Development costs previously
sebelumnya diakui sebagai beban tidak dapat recognized as expense are not recognized as
diakui sebagai aset pada periode berikutnya. asset in a subsequent period.
Amortisasi diakui dalam laba rugi dengan Amortization is recognized in profit or loss on a
menggunakan metode garis lurus sepanjang straight-line basis over the estimated useful life
masa manfaat piranti lunak tersebut, sejak of the software, from the date it is ready for use.
tanggal piranti tersebut siap untuk dipakai. The estimated useful life of software is 8 years.
Estimasi masa manfaat dari piranti lunak adalah
8 tahun.
Aset takberwujud dihentikan pengakuannya atau Intangible assets shall be derecognized or
dilepas ketika tidak lagi terdapat manfaat masa disposed when no future economic benefits are
depan yang diharapkan dari penggunaan atau expected from its use or disposal.
pelepasannya.
m. Liabilitas segera m. Liabilities due immediately
Liabilitas segera merupakan liabilitas Bank Liabilities due immediately represent the Bank’s
kepada pihak lain yang sifatnya wajib segera liability to external parties which by nature should
dibayarkan sesuai dengan perintah pemberi be paid immediately in accordance with the
amanat perjanjian yang ditetapkan sebelumnya. requirements in the agreement which have been
Setelah pengakuan awal, liabilitas segera diukur previously determined. Subsequent to initial
pada biaya perolehan diamortisasi. recognition, liabilities due immediately are
measured at amortized cost.
n. Simpanan nasabah n. Deposits from customers
Setelah pengakuan awal, giro, tabungan, dan Subsequent to initial recognition, current
deposito berjangka diukur pada biaya perolehan accounts, saving accounts, and time deposits,
diamortisasi dengan menggunakan metode suku are measured at amortized cost using the
bunga efektif. effective interest method.
26
Page 197
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(lanjutan) POLICIES (continued)
o. Pendapatan dan beban bunga o. Interest income and expenses
Pendapatan bunga atas aset keuangan baik yang Interest income for financial assets held at either
diukur dengan nilai wajar melalui penghasilan fair value through other comprehensive income
komprehensif lain atau biaya perolehan or amortized cost and interest expense on all
diamortisasi dan beban bunga atas seluruh financial liabilities held at amortized cost are
liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya recognized in profit or loss using the effective
perolehan diamortisasi, diakui pada laba rugi interest rate method.
berdasarkan suku bunga efektif.
Metode suku bunga efektif adalah metode dalam The effective interest method is a method of
menghitung biaya perolehan diamortisasi atas calculating the amortized cost of a financial asset
aset atau liabilitas keuangan dan alokasi atas or a financial liability and of allocating the interest
pendapatan atau beban bunga pada periode yang income or interest expense over the relevant
relevan. Suku bunga efektif adalah tingkat bunga period. The effective interest rate is the rate that
yang mendiskontokan estimasi pembayaran atau discounts estimated future cash payments or
penerimaan kas masa depan sepanjang umur receipts through the expected life of the financial
yang diekspektasi atas instrumen keuangan, atau instrument or, when appropriate, a shorter
period, to the gross carrying amount of the
periode yang lebih pendek, atas nilai tercatat
financial asset (when the asset is not credit–
bruto dari aset keuangan (ketika aset tidak
impaired) or to the amortized cost of the financial
mengalami penurunan nilai) atau pada biaya liability.
perolehan diamortisasi untuk liabilitas keuangan.
Saat menghitung suku bunga efektif, Bank When calculating the effective interest rate, the
melakukan estimasi arus kas dengan Bank estimates cash flows considering all
mempertimbangkan seluruh perjanjian kontraktual contractual terms of the financial instrument (for
atas instrumen keuangan (antara lain opsi example prepayment options) but does not
pelunasan dipercepat) tapi tidak consider future credit losses. This calculation
mempertimbangkan kerugian kredit masa depan. includes all fees paid or received between
Perhitungan ini termasuk seluruh provisi yang parties to the contract that are an integral part of
dibayar atau diterima atas kontrak yang the effective interest rate, transaction costs and
merupakan bagian kesatuan dengan suku bunga all other premiums or discounts.
efektif, biaya transaksi dan seluruh premium atau
diskonto.
Ketika estimasi arus kas telah direvisi, nilai tercatat When the estimates of cash flows have been
atas aset atau liabilitas keuangan disesuaikan revised, the carrying amount of the financial
untuk merefleksikan arus kas yang aktual dan asset or liability is adjusted to reflect the actual
direvisi, didiskontokan pada suku bunga efektif and revised cash flows, discounted at the
awal. Penyesuaian ini diakui sebagai pendapatan instruments original effective interest rate. The
atau beban bunga pada periode dilakukannya adjustment is recognized as interest income or
revisi. expense in the period in which the revision is
made.
Nilai tercatat bruto dari aset keuangan adalah The gross carrying amount of a financial asset is
biaya perolehan diamortisasi dari sebuah aset the amortized cost of a financial asset before
keuangan sebelum cadangan kerugian kredit adjusting any expected credit loss allowance. In
ekspektasian. Dalam menghitung pendapatan dan calculating interest income and expense, the
beban bunga, suku bunga efektif diaplikasikan effective interest rate is applied to the gross
pada nilai tercatat bruto dari aset (jika aset tersebut carrying amount of the asset (when the asset is
tidak dikategorikan gagal bayar) atau biaya not in default category) or to the amortized cost
perolehan diamortisasi dari liabilitas. Namun, of the liability. However, for financial assets that
untuk aset keuangan yang gagal bayar (Tahap 3) have become default (Stage 3) subsequent to
setelah pengakuan awal, pendapatan bunga initial recognition, interest income is calculated
dihitung dengan mengaplikasikan suku bunga by applying the effective interest rate to the
efektif pada biaya perolehan diamortisasi dari aset amortized cost of the financial asset. If the asset
keuangan. Jika aset tersebut sudah tidak is no longer categorized as default (Stage 3),
dikategorikan gagal bayar (Tahap 3), maka then the calculation of interest income reverts to
perhitungan pendapatan bunga kembali ke basis the gross basis.
bruto.
27
Page 198
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(lanjutan) POLICIES (continued)
p. Provisi dan komisi p. Fees and commisions
Pendapatan dan beban provisi dan komisi atas Fees and commissions income and expense of
aset dan liabilitas keuangan yang merupakan financial assets and liabilities, which are an
bagian tidak terpisahkan dari suku bunga efektif, integral part of the effective interest rate are
dimasukkan dalam perhitungan suku bunga included in the calculation of effective interest
efektif. Pendapatan dan beban ini diamortisasi rate. These income and expense are amortized
sepanjang ekspektasi umur aset atau liabilitas during the expected life of financial assets or
keuangan, atau selama periode risiko. liabilities, or during the period of the risk.
Provisi dan komisi lainnya diakui sebagai Other fees and commissions are recognized as
pendapatan dan beban pada saat terjadinya income and expense at the transaction date, and
transaksi, dan jika terkait dengan jasa dalam if associated with services in a specified period,
kurun waktu tertentu, maka akan diamortisasi they will be amortized over the period.
sepanjang waktu tersebut.
Pendapatan provisi dan komisi yang tidak Fees and commissions, which are not related to
berkaitan dengan kegiatan pemberian kredit lending activites are recognized as revenue on
diakui sebagai pendapatan pada saat the transaction date and classified under other
terjadinya transaksi dan diklasifikasikan sebagai operating income.
pendapatan operasional lainnya.
q. Pajak penghasilan q. Income tax
Beban pajak penghasilan terdiri dari beban pajak Income tax expense consists of current and
kini dan beban pajak tangguhan. Beban pajak deferred tax. Income tax expense is recognized
penghasilan diakui pada laba rugi, kecuali untuk in profit or loss except to the extent that it relates
komponen yang diakui secara langsung di ekuitas to items recognized directly in equity or in other
atau di penghasilan komprehensif lain. comprehensive income.
Beban pajak kini adalah jumlah pajak yang Current tax expense is the amount of tax paid, or
dibayarkan, atau terutang atas laba kena pajak payable on taxable income or loss for the year
atau kerugian pajak selama tahun berjalan using tax rates substantively enacted as of the
dengan menggunakan tarif pajak yang secara reporting date. Current tax also includes true-up
substantif berlaku pada tanggal pelaporan. adjustments made to the previous years’ tax
Pajak kini juga mencakup penyesuaian provisions either to reconcile them with the
terhadap provisi pajak yang dibuat tahun- income tax reported in annual tax returns, or to
tahun sebelumnya, baik untuk merekonsiliasi account for differences arising from tax
pajak penghasilan dengan pajak yang dilaporkan assesments.
di surat pemberitahuan tahunan, atau untuk
memperhitungkan perbedaan yang muncul dari
pemeriksaan pajak.
Beban pajak kini diukur dengan menggunakan Current tax expense is measured using the best
estimasi terbaik atas jumlah yang diperkirakan estimate of the amount expected to be paid or
akan dibayar atau diterima, dengan received, taking into consideration the
mempertimbangkan ketidakpastian terkait uncertainty associated with the complexity of tax
dengan kompleksitas peraturan pajak. regulations.
Pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer Deferred tax is recognized in respect of
antara jumlah tercatat aset dan liabilitas temporary differences between the carrying
untuk tujuan pelaporan keuangan dan jumlah amounts of assets and liabilities for financial
yang digunakan untuk tujuan perpajakan. reporting purposes and the amounts used for
Pajak tangguhan diukur dengan menggunakan taxation purposes. Deferred tax is measured at
tarif pajak yang diharapkan akan diterapkan the tax rates that are expected to be applied to
terhadap perbedaan temporer pada saat temporary differences when they reverse, based
pembalikan, berdasarkan peraturan yang telah on the laws that have been enacted or
berlaku atau secara substantif berlaku pada substantively enacted as of the reporting date.
tanggal pelaporan. Kebijakan akuntansi ini juga This accounting policy also requires the
mengharuskan pengakuan manfaat pajak, serta recognition of tax benefits, such as tax loss
kompensasi rugi fiskal yang timbul di periode carryforwards, which are originated in the
berjalan yang diharapkan untuk direalisasikan di current period that are expected to be realized in
periode mendatang, sepanjang realisasi manfaat the future periods, to the extent that realization
tersebut kemungkinan besar terjadi. of such benefits is probable.
28
Page 199
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(lanjutan) POLICIES (continued)
q. Pajak penghasilan (lanjutan) q. Income tax (continued)
Aset pajak tangguhan merupakan saldo bersih Deferred tax assets represent the net remaining
atas manfaat pajak tangguhan yang timbul dan balance of deferred tax benefits that have been
dipergunakan sampai dengan tanggal pelaporan. originated and utilized through the reporting
Aset pajak tangguhan ditelaah ulang pada setiap date. Deferred tax assets are reviewed at each
tanggal pelaporan dan dikurangi sepanjang reporting date and are reduced to the extent that
kemungkinan besar manfaat pajak terkait tidak it is no longer probable that the related tax
dapat terealisasi; pengurangan tersebut akan benefit will be realised; such reductions are
dibalik ketika kemungkinan realisasi melalui laba reversed when the probability of their realization
kena pajak di masa depan meningkat. through future taxable profits improves.
Aset pajak tangguhan yang belum diakui dinilai Unrecognized deferred tax assets are
kembali pada setiap tanggal pelaporan dan diakui reassessed at each reporting date and
sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak recognized to the extent that it has become
masa depan akan tersedia untuk digunakan. probable that future taxable income will be
available against which they can be used.
r. Imbalan kerja karyawan r. Employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek Short-term employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat Short-term employee benefits are recognized
terutang kepada karyawan. when they are payable to the employees.
Imbalan pasca kerja Post-employment benefits
Imbalan pascakerja diakui sebagai biaya dan The post-employment benefits are recognized
dihitung sebesar nilai kini dari estimasi jumlah as an expense and calculated at the present
liabilitas imbalan pascakerja di masa depan yang value of the estimated future post-employment
timbul dari jasa yang telah diberikan oleh benefit obligation arising from current and past
karyawan tersebut pada masa kini dan masa lalu. services rendered by the employee.
Imbalan pascakerja secara aktuaris dihitung The post-employment benefits are calculated
menggunakan metode Projected Unit Credit. using the Projected Unit Credit method.
Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) imbalan Remeasurement of net defined benefit liabilities
pasti bersih, yang diakui sebagai penghasilan (assets), which is recognized as other
komprehensif lain terdiri atas: comprehensive income consist of:
i. Keuntungan dan kerugian aktuarial; i. Actuarial gain and losses;
ii. Imbal hasil atas aset program, tidak ii. Return on plan assets, excluding amounts
termasuk jumlah yang dimasukkan dalam that is included in net interest on liabilities
bunga bersih atas liabilitas (aset); dan (assets); and
iii. Setiap perubahan dampak batas aset, tidak iii. The effect of the asset ceiling, excluding
termasuk jumlah yang dimasukkan dalam amounts included in the net interest of
bunga bersih atas liabilitas (aset). liabilities (assets).
Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) imbalan Remeasurement of defined benefit liabilities
pasti - bersih, yang diakui sebagai penghasilan (assets) - net, which is recognized as other
komprehensif lain tidak direklasifikasi ke laba rugi comprehensive income is not reclassified to
pada periode berikutnya. profit or loss in the subsequent periods.
s. Transaksi pihak-pihak berelasi s. Transactions with related parties
Dalam laporan keuangan ini, istilah pihak-pihak In these financial statements, the term related
berelasi digunakan sesuai dengan PSAK No. 224 parties is used as defined in PSAK No. 224
mengenai "Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi”. regarding “Related Party Disclosures”. All
Semua transaksi material yang dilakukan dengan material transactions with related parties are
pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam catatan disclosed in the notes to the financial
atas laporan keuangan. statements.
29
Page 200
PT SUPER BANK INDONESIA PT SUPER BANK INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(lanjutan) POLICIES (continued)
t. Laba per saham t. Earnings per share
Laba bersih per saham dasar dihitung dengan Basic earnings per share are computed by
membagi laba bersih dengan rata-rata tertimbang dividing net profit with the weighted average
jumlah saham biasa yang beredar pada tahun number of ordinary shares outstanding during
berjalan. the year.
Laba bersih per saham dilusian dihitung dengan Diluted earnings per share is calculated by
membagi jumlah rata-rata tertimbang saham dividing the weighted average number of
biasa yang beredar dengan dampak dari semua ordinary shares outstanding plus the assumed
efek berpotensi saham biasa yang dilutif yang conversion of all dilutive potential ordinary
dimiliki Bank. shares owned by Bank.
u. Informasi Segmen u. Segment Information
Segmen operasi adalah suatu komponen dari An operating segmen is a component of the
Bank yang melakukan aktivitas bisnis yang Bank that engages in business activities from
menghasilkan pendapatan dan menimbulkan which it may earn revenue and incur expenses,
beban, termasuk pendapatan dan beban terkait including revenues and expenses relating to
atas transaksi dengan komponen lain. Bank transactions with other components. The Bank
mengidentifikasikan segmen operasi identifies its operating segments on the basis of
berdasarkan pelaporan internal yang dikaji internal reports that are regularly reviewed by
secara berkala oleh pengambil keputusan the chief operating decision maker in order to
operasional utama dalam rangka allocate resources to the segment and asses its
mengalokasikan sumber daya dan menilai kinerja performance.
segmen operasi tersebut.
Segmen operasi dilaporkan dengan cara yang Operating segments are reported in a manner
konsisten dengan pelaporan internal yang consistent with the internal reporting provided to
diberikan kepada Direksi sebagai pengambil the board of Directors as the Bank chief
keputusan operasional Bank operating decision maker.
Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas Revenues, expenses, results, segment assets
segmen termasuk item-item yang dapat and liabilities include items directly attributable to
diatribusikan secara langsung kepada suatu a segment as well as those that can be allocated
segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan on a reasonable basis to the segment.
dengan dasar yang memadai untuk segmen
tersebut.
4. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN 4. FINANCIAL RISK MANAGEMENT
a. Pengenalan dan Gambaran Umum a. Introduction and Overview
Bank telah menetapkan strategi manajemen risiko The Bank has established clear risk
dan struktur organisasi yang jelas, disesuaikan management strategies and an organizational
dengan tujuan, kebijakan, ukuran, kompleksitas structure that are aligned with its objectives,
usaha, serta kemampuan Bank, untuk policies, size, business complexity, and
memastikan penerapan manajemen risiko dan capabilities, supporting the effective
pengendalian internal yang efektif. implementation of risk management and internal
controls.
b. Risiko Kredit b. Credit Risk
Risiko kredit didefinisikan sebagai risiko yang Credit risk is defined as the risk arising from
terjadi akibat kegagalan pihak debitur dan/atau default of debtors and/or other parties to settle
pihak lain dalam memenuhi kewajiban kepada their liabilities to the Bank. Credit risk may arise
Bank. Risiko kredit dapat bersumber dari berbagai from various business operations of the Bank. In
aktivitas bisnis Bank. Selain pada aktivitas addition to credit lending activities, credit risk may
pemberian kredit, risiko kredit dapat berasal dari arise from various financial instruments, such as
berbagai instrumen keuangan seperti kredit yang loans receivable, securities and commitments
diberikan, efek-efek dan komitmen dan kontinjensi and contingencies with credit risk.
dengan risiko kredit.
30
Page 201
PT SUPER BANK INDONESIA PT SUPER BANK INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
4. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 4. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
b. Risiko Kredit (lanjutan) b. Credit Risk (continued)
Risiko kredit juga mencakup pengelolaan Credit risk also includes management of credit
terhadap risiko konsentrasi kredit, counterparty concentration risk, counterparty credit risk,
credit risk, settlement risk, dan country risk. settlement risk, and country risk.
Penerapan manajemen risiko kredit berlandaskan Implementation of credit risk management is
pada berbagai kebijakan, pedoman dan prosedur governed by various Bank’s credit risk policies,
terkait risiko kredit Bank. Seluruh ketentuan guidelines, and procedures. All internal provisions
internal dikaji ulang secara berkala agar sejalan are reviewed periodically to reflect changes in the
dengan perubahan peraturan perbankan, banking regulations, the Bank’s business growth
perkembangan usaha Bank dan kondisi and economic condition.
perekonomian.
Pelaksanaan penilaian profil risiko kredit dilakukan Credit risk profile assessment is conducted by the
Bank atas penilaian terhadap risiko inheren dan Bank in assessing inherent risk and quality of risk
kualitas penerapan manajemen risiko. Parameter management implementation. Parameters used
yang digunakan sebagai dasar penilaian risiko as the basis for inherent risk assessment consist
inheren terdiri dari komposisi portofolio aset dan of composition of asset portfolio and level of
tingkat konsentrasi, kualitas penyediaan dana dan concentration, quality of provision of funds and
kecukupan pencadangan, strategi penyediaan adequacy of provision, funding strategy and
dana dan sumber pendanaan, dan faktor source of funding, and external factors. Based on
eksternal. Berdasarkan penilaian tersebut, Bank the assessment, the Bank will perform follow-up
melakukan tindak lanjut, agar komposisi portofolio actions, so that the composition of the portfolio is
tidak terkonsentrasi pada sektor maupun debitur not concentrated in certain sectors or large
besar tertentu, mempertahankan kualitas aset debtors, maintain asset quality at the sound level
pada tingkat risiko yang dipandang aman, of risk, maintain the adequacy of provision,
mempertahankan kecukupan pencadangan, ensure that the lending process and credit
memastikan bahwa pemberian kredit dan decision have been managed adequately and
pengambilan keputusan kredit telah dikelola within the approved limit.
secara memadai dan sesuai dengan limit yang
telah ditetapkan.
Penerapan manajemen risiko yang dilakukan The implementation of the risk management
Bank dalam rangka pemantauan dan performed by the Bank in order to monitor and
pengendalian risiko kredit antara lain sebagai control credit risk, among others, are as follows:
berikut:
- Proses pemberian kredit dan pengambilan - Credit lending and credit decisions always
keputusan kredit senantiasa mengacu pada refer to written policies held by the Bank
kebijakan tertulis yang telah dimiliki Bank concerning Bank Credit Policy and relevant
mengenai Kebijakan Perkreditan Bank dan related policies and/or guidelines, where all
kebijakan dan/atau pedoman terkait yang credit decisions are made through the Credit
relevan, dimana semua keputusan kredit Committee in accordance with the applicable
dilakukan melalui Komite Kredit sesuai charter.
piagam yang berlaku.
- Bank secara berkala melakukan pemantauan - The Bank periodically performs monitoring
terhadap portofolio pinjaman, antara lain on loan portfolio, including monitoring on
meliputi pemantauan pertumbuhan pinjaman, loan growth, loan quality, loan concentration
kualitas pinjaman, kecukupan pencadangan by economic sectors, adequacy of provision,
dan konsentrasi terhadap portofolio Bank. and concentration of the Bank’s portfolio.
- Melakukan pemantauan secara intensif dan - Perform intensive monitoring and prepare
menyusun solusi penyelesaian terhadap solution for each non-performing loan,
setiap kredit bermasalah termasuk including probability of credit restructuring.
kemungkinan restrukturisasi kredit.
- Melakukan identifikasi risiko kredit pada - Perform credit risk identification for each new
setiap produk/aktivitas baru, termasuk product/activity, including the required risk
mitigasi risiko yang diperlukan. mitigation.
31
Page 202
PT SUPER BANK INDONESIA PT SUPER BANK INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
4. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 4. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
b. Risiko Kredit (lanjutan) b. Credit Risk (continued)
i. Risiko kredit maksimum i. Maximum credit risk
Untuk aset keuangan yang diakui di laporan For financial assets recognized in the
posisi keuangan, eksposur maksimum statement of financial position, the maximum
terhadap risiko kredit sama dengan nilai exposure to credit risk equals their carrying
tercatat. Untuk komitmen fasilitas kredit yang amounts. For the unused committed loan
diberikan yang belum digunakan, eksposur facilities, the maximum exposure to credit
maksimum terhadap risiko kredit adalah risk is the committed amount.
sebesar jumlah komitmen tersebut.
Tabel berikut menyajikan eksposur The following table presents the Bank’s
maksimum Bank terhadap risiko kredit untuk maximum exposure to credit risk of financial
instrumen keuangan pada laporan posisi instruments in the statement of financial
keuangan dan rekening administratif dengan position and off-balance sheet accounts with
risiko kredit, tanpa memperhitungkan agunan credit risk, without taking into account any
yang dimiliki atau perlindungan kredit lainnya: collateral held or other credit enhancement:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Statement of financial
Laporan posisi keuangan position
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 389.295 271.632 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank-bank lain 59.644 30.653 other banks
Placements with
Penempatan pada Bank Indonesia 1.808.594 128.681 Bank Indonesia
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual Securites purchased under resale
kembali (reverse repo) 420.351 - agreements (reverse repo)
Kredit yang diberikan 9.199.578 6.054.713 Loans receivable
Efek-efek 7.852.894 4.198.656 Securities
Aset lain-lain* 825.678 169.353 Other assets*
Off-balance sheet accounts
Rekening administratif dengan risiko kredit with credit risk
Fasilitas kredit yang diberikan yang belum Unused loan facilities –
digunakan – committed 400.007 425.815 committed
20.956.041 11.279.503
*Sesuai catatan 14, aset lain-lain yang termasuk aset *According to note 14, other assets included in financial
keuangan terdiri dari bunga yang masih akan diterima, assets consist of accrued interest, security deposits,
security deposits, security settlement, tagihan payment security settlement, payment gateway receivables and
gateway dan uang muka penyaluran kredit channeling. loan channeling advance payment.
Tabel di bawah ini menunjukkan eksposur The table below shows the net maximum
maksimum neto atas risiko kredit untuk efek- exposure to credit risk on securities
efek yang dibeli dengan janji dijual kembali purchased under resale agreements on
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024: 31 December 2025 and 2024:
Eksposur maksimum / Agunan / Eksposur neto/
Exposure maximum Collateral Net exposure
31 Desember 2025 420.351) (433.261) -) 31 December 2025
32
Page 203
PT SUPER BANK INDONESIA PT SUPER BANK INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
4. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 4. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
b. Risiko Kredit (lanjutan) b. Credit Risk (continued)
ii. Risiko konsentrasi kredit ii. Credit concentration risks
Pengungkapan risiko kredit maksimum The disclosure on the maximum credit risk by
berdasarkan pihak lawan sebelum type of counterparties without taking into
memperhitungkan agunan yang dimiliki: account any collateral held:
31 Desember/December 2025
Pemerintah (termasuk Bank
Indonesia)/ Government Perusahaan/ Ritel/ Jumlah/
(including Bank Indonesia) Bank/Banks Corporates Retail Total
Laporan posisi Statement of financial
keuangan position
Giro pada Bank Current accounts with Bank
Indonesia 389.295 - - - 389.295 Indonesia
Giro pada bank-bank Current accounts with other
lain - 59.644 - - 59.644 banks
Penempatan pada Placements with Bank
Bank Indonesia 1.808.594 - - - 1.808.594 Indonesia
Kredit yang diberikan - - 2.731.724 6.467.854 9.199.578 Loans receivable
Efek-efek yang dibeli
dengan janji dijual Securites purchased
kembali (reverse under resale agreements
repo) 420.351 - - - 420.351 (reverse repo)
Efek-efek 7.070.308 - 782.586 - 7.852.894 Securities
Aset lain-lain* 429.997 - 28.188 367.493 825.678 Other assets*
Rekening administratif Off-balance sheet accounts
dengan risiko kredit with credit risk
Fasilitas kredit yang
diberikan yang
belum digunakan – Unused loan facilities -
committed - - 400.000 7 400.007 committed
10.118.545 59.644 3.942.498 6.835.354 20.956.041
48% 1% 19% 32% 100%
Persentase Percentage
*Sesuai catatan 14, aset lain-lain yang termasuk aset
keuangan terdiri dari penyelesaian surat berharga, bunga *According to note 14, other assets included in financial
yang masih akan diterima, security deposits, tagihan assets consist of securities settlement, accrued interest,
payment gateway dan uang muka penyaluran kredit security deposits, payment gateway receivables and loan
channeling. channeling advance payment.
31 Desember/December 2024
Pemerintah (termasuk Bank
Indonesia)/ Government Perusahaan/ Ritel/ Jumlah/
(including Bank Indonesia) Bank/Banks Corporates Retail Total
Laporan posisi Statement of financial
keuangan position
Giro pada Bank Current accounts with Bank
Indonesia 271.632 - - - 271.632 Indonesia
Giro pada bank-bank Current accounts with other
lain - 30.653 - - 30.653 banks
Penempatan pada Placements with Bank
Bank Indonesia 128.681 - - - 128.681 Indonesia
Kredit yang diberikan - - 2.338.942 3.715.771 6.054.713 Loans receivable
Efek-efek 3.610.671 - 587.985 - 4.198.656 Securities
Aset lain-lain* 31.030 - 54.992 83.331 169.353 Other assets*
Rekening administratif Off-balance sheet accounts
dengan risiko kredit with credit risk
Fasilitas kredit yang
diberikan yang
belum digunakan - Unused loan facilities -
committed - - 425.165 650 425.815 committed
4.042.014 30.653 3.407.084 3.799.752 11.279.503
36% 1% 30% 33% 100%
Persentase Percentage
*Sesuai catatan 14, aset lain-lain yang termasuk aset *According to note 14, other assets included in financial
keuangan terdiri dari bunga yang masih akan diterima, assets consist of accrued interest, security deposits,
security deposits, tagihan payment gateway dan uang payment gateway receivables and loan channeling advance
muka penyaluran kredit channeling. payment.
33
Page 204
PT SUPER BANK INDONESIA PT SUPER BANK INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
4. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 4. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
b. Risiko Kredit (lanjutan) b. Credit Risk (continued)
iii. Agunan iii. Collaterals
Pedoman Bank mengenai agunan antara lain The Bank’s guideline for collateral regulates
mencakup jenis agunan yang dapat diterima the acceptability of the types of collateral,
sebagai mitigasi risiko kredit, perhitungan collateral ratio calculation, and frequency of
rasio jaminan, serta frekuensi penilaian appraisal for each collateral type. The
agunan untuk setiap jenis agunan. Penentuan amount and type of collateral required also
nilai dan jenis agunan yang diminta juga depend on the assessment of debtors’ credit
tergantung pada penilaian risiko kredit dari risk.
debitur.
Jenis jaminan yang dapat diterima oleh Bank The types of collateral which can be
adalah jaminan benda tidak bergerak seperti accepted by the Bank are non-movable
deposito berjangka/setoran kas, tanah dan object collateral such as time deposit/cash,
bangunan dan jaminan benda bergerak land and building and movable object
seperti mobil, piutang pembiayaan, dan collateral such as car, financing receivable,
sebagainya. Selain agunan kebendaan etc. In addition to these types of collateral,
tersebut, Bank juga menerima agunan the Bank also accepts personal guarantees
perorangan (personal guarantee) dan agunan and corporate guarantees. The condition,
perusahahan (corporate guarantee). Kondisi, legality, collateral purpose (as main and
legalitas, peruntukan jaminan (sebagai additional collateral) and collateral ratio are
agunan utama dan tambahan) serta rasio regulated under the Bank’s policy.
jaminan telah diatur dalam kebijakan Bank.
Tabel berikut menyajikan komposisi kredit The following table presents the composition
yang diberikan (sebelum cadangan kerugian of loans receivable (before allowance for
penurunan nilai) yang mendapatkan manfaat impairment losses) that benefit from
dari agunan sebagai mitigasi dari risiko kredit: collateralization as credit risk mitigation:
31 Desember/December 31 Desember/December
2025 2024
Nilai kredit yang diberikan Nilai kredit yang diberikan
sebelum cadangan kerugian sebelum cadangan kerugian
penurunan nilai/ Balance penurunan nilai/ Balance
of loans receivable before of loans receivable before
allowance for impairment allowance for impairment Jenis agunan/
losses losses Type of collateral
Deposito berjangka/ setoran
kas, tanah dan bangunan/ Time
deposits/ cash margin, land and
Dijamin penuh 139.668 328.950 buildings Fully secured
Piutang pembiayaan yang
dijaminkan fidusia/ Fiducia
Dijamin penuh 2.752.055 2.258.992 financing receivables Fully secured
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of 31 December 2025 and 2024, there
terdapat aset non-keuangan yang diperoleh were non-financial assets obtained by the
Bank selama tahun berjalan dengan Bank during the year by taking repossession
mengambil alih kepemilikan agunan yang of collateral held as security against financial
merupakan jaminan terhadap aset keuangan assets held amounting to nil and Rp 3,068,
sebesar masing-masing nihil dan Rp 3.068. respectively.
34
Page 205
PT SUPER BANK INDONESIA PT SUPER BANK INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
4. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 4. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
b. Risiko Kredit (lanjutan) b. Credit Risk (continued)
iv. Kualitas aset keuangan iv. Quality of financial assets
Bank memiliki kebijakan untuk memelihara The Bank has a policy to maintain accurate
secara akurat dan konsisten peringkat risiko and consistent risk ratings across the portfolio
seluruh portofolio aset keuangan. Hal ini akan of financial assets. This facilitates focused risk
memfasilitasi manajemen risiko yang terfokus management of the applicable risks and the
pada risiko yang ada dan perbandingan comparison of credit exposures across all
eksposur kredit di seluruh lini bisnis dan lines of business and products. The rating
produk. Sistem peringkat ini didukung oleh system is supported by Days Past Due
informasi jumlah hari tunggakan atau Days (“DPD”) information for each debtor at each
Past Due (“DPD”) untuk setiap debitur pada reporting period.
setiap periode pelaporan.
Berdasarkan penilaian, kualitas kredit (tingkat Based on the assessment, credit quality
kolektibilitas) ditetapkan menjadi: (collectibility level) is determined as:
1. Lancar 1. Current
2. Dalam Perhatian Khusus 2. Special Mention
3. Kurang Lancar 3. Substandard
4. Diragukan 4. Doubtful
5. Macet 5. Loss
Kualitas kredit dikelola oleh Bank dengan The quality of credit is managed by the Bank
menggunakan kolektibilitas berdasarkan using collectability in based on assessment
peniliaian terhadap 3 pilar yang terdiri dari: toward 3 pillars comprising:
1. Prospek usaha 1. Business prospect
2. Kinerja debitur 2. Debtor’s performance
3. Kemampuan membayar 3. Ability to pay
Penetapan kualitas kredit melalui analisis 3 The determination of credit quality through
pilar dilakukan dengan mempertimbangkan the 3 pillars analysis is conducted by taking
signifikansi dan materialitas dari setiap faktor into account the significance and materiality
penilaian dan komponen serta relevansi dari of each assessment factor and component,
faktor penilaian dan komponen terhadap as well as the relevance of such factors and
debitur yang bersangkutan. Tingkat components to the respective debtor. The
kolektibilitas debitur direviu ulang secara debtor's collectibility level is reviewed
berkala sesuai dengan ketentuan yang periodically in accordance with applicable
berlaku. provisions.
v. Kerugian kredit ekspektasian v. Expected credit loss
Bank telah menerapkan perhitungan Kerugian The Bank has implemented the calculation of
Kredit Ekspektasian (KKE) mengacu pada Expected Credit Loss (ECL) in accordance
prinsip-prinsip PSAK 109, dimana with the principles of PSAK 109, whereby
menghitung pencadangan KKE secara ECL allowances are calculated using a
forward looking. MEV (Macroeconomic forward-looking approach. Macroeconomic
Variables), merupakan salah satu Variables (MEV) represent one of the key
parameter/komponen pada perhitungan KKE parameters/components in the forward-
secara pendekatan Forward Looking. looking ECL calculation.
35
Page 206
PT SUPER BANK INDONESIA PT SUPER BANK INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
4. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 4. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
b. Risiko Kredit (lanjutan) b. Credit Risk (continued)
v. Kerugian kredit ekspektasian (lanjutan) v. Expected credit loss (continued)
Bank menggunakan 2 (dua) Metode The Bank applies two (2) ECL calculation
Perhitungan KKE, yaitu: methods, as follows:
1) Perhitungan secara Kolektif, yaitu 1) Collective Assessment, which represents
perhitungan KKE secara portofolio. portfolio-based ECL calculation. Under
Pada metode ini, Bank menggunakan this method, the Bank uses day past due
hari tunggakan (DPD) sebagai basis (DPD) as the basis for determining the
dalam penentuan model PD (Probability Probability of Default (PD) for each
of Default) untuk masing-masing debtor, as well as the Loss Given Default
debitur, serta model LGD (Loss (LGD) model considers the recovery
Given Default) mempertimbangkan payments. Exposure at Default (EAD)
pembayaran recovery. Sedangkan EAD represents the outstanding position of all
(Exposure at Default) merupakan posisi on- and off-balance sheet assets.
semua aset On & Off-Balance sheet.
2) Perhitungan secara Individu, untuk 2) Individual Assessment, for large
portofolio besar dengan kondisi exposure portfolios with impaired
yang mengalami penurunan nilai dan conditions and portfolios with exposures
portofolio dengan eksposur di atas above IDR 200 billion. This calculation
Rp 200 miliar. Perhitungan ini uses the DCF (Discounted Cash Flow) or
menggunakan pendekatan DCF Collateral approach which is calculated
(Discounted Cash Flow) atau at the individual level.
pendekatan agunan (Collateral) yang
dihitung secara individu.
Sesuai prinsip-prinsip PSAK 109, Bank juga In accordance with PSAK 109 principles, the
menetapkan kriteria Tahap 1 untuk debitur- Bank also defines Stage 1 criteria for debtors
debitur dengan kualitas portofolio yang baik. with good portfolio quality. Stage-2 for debtors
Tahap 2 untuk debitur-debitur yang under Significant Increase in Credit Risk
mengalami kondisi peningkatan Risiko Kredit (SICR) condition and Stage-3 for defaulted
yang Signifikan (SICR) dan Tahap 3 untuk debtors with collectibility 3,4,5 or impaired.
debitur-debitur yang menunggak/default (refer to Note 3.g for further details on the
dengan kolektibilitas 3,4,5 atau mengalami classification of financial instruments into
penurunan nilai. (lihat catatan 3.g untuk Stage 1, Stage 2, and Stage 3.)
penjelasan mengenai klasifikasi instrumen
keuangan Tahap 1, Tahap 2, dan Tahap 3)
Untuk memudahkan penyajian, Bank To facilitate presentation, the Bank’ classifies
menggolongkan aset keuangan ke dalam 5 its financial assets into 5 internal ratings
peringkat internal (bucket) sebagai berikut: (buckets) as follows:
• Bucket 1: DPD 0 • Bucket 1: DPD 0
• Bucket 2: DPD 1-30 • Bucket 2: DPD 1-30
• Bucket 3: DPD 31-60 • Bucket 3: DPD 31-60
• Bucket 4: DPD 61-90 • Bucket 4: DPD 61-90
• Bucket 5: DPD > 90 atau mengalami • Bucket 5: DPD > 90 or under restructuring
restrukturisasi
36
Page 207
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
0B 4. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 4. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
b. Risiko Kredit (lanjutan) b. Credit Risk (continued)
v. Analisis risiko kredit (lanjutan) v. Credit risk analysis (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of 31 December 2025 and 2024, the
nilai tercatat aset keuangan berdasarkan carrying amount of financial assets based on
kualitas kredit adalah sebagai berikut: credit quality was as follows:
31 Desember/December 2025
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Giro pada Bank Current accounts with Bank
Indonesia Indonesia
Bucket 1 389.295) -) -) 389.295) Bucket 1
Dikurangi: cadangan
kerugian penurunan Less: allowance for
nilai (-) -) -) -) impairment losses
Nilai tercatat 389.295) -) -) 389.295) Carrying amount
Giro pada bank- Current accounts with
bank lain other banks
Bucket 1 59.644) -) -) 59.644) Bucket 1
Dikurangi: cadangan
kerugian penurunan Less: allowance for
nilai (-) -) -) -) impairment losses
Nilai tercatat 59.644) -) -) 59.644) Carrying amount
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia Indonesia
Bucket 1 1.808.594) -) -) 1.808.594) Bucket 1
Dikurangi: cadangan
kerugian penurunan Less: allowance for
nilai -) -) -) -) impairment losses
Nilai tercatat 1.808.594) -) -) 1.808.594) Carrying amount
Kredit yang diberikan Loans receivable
Bucket 1-2 8.865.263) -) -) 8.865.263) Bucket 1-2
Bucket 3-4 -) 477.231) -) 477.231) Bucket 3-4
Bucket 5 -) -) 275.765) 275.765) Bucket 5
Nilai tercatat bruto 8.865.263) 477.231) 275.765) 9.618.259) Gross carrying amount
Dikurangi: cadangan
kerugian penurunan Less: allowance for
nilai (186.878) (36.645) (195.158) (418.681) impairment losses
Nilai tercatat neto 8.678.385) 440.586) 80.607) 9.199.578) Net carrying amount
Efek-efek ) Securities
Bucket 1 7.852.894) -) -) 7.852.894) Bucket 1
Nilai tercatat bruto 7.852.894) -) -) 7.852.894) Gross carrying amount
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai – impairment losses –
penghasilan other comprehensive
komprehensif lain (8.049) -) -) (8.049) income
Aset lain-lain* Other assets*
Bucket 1-2 793.298) -) -) 793.298) Bucket 1-2
Bucket 3-4 -) 37.036) -) 37.036) Bucket 3-4
Bucket 5 -) -) 1.945) 1.945) Bucket 5
Nilai tercatat bruto 793.298) 37.036) 1.945) 832.279) Gross carrying amount
Dikurangi: cadangan
kerugian penurunan Less: allowance for
nilai (3.193) (2.953) (455) (6.601) impairment losses
Nilai tercatat neto 790.105) 34.083) 1.490) 825.678 Net carrying amount
*Sesuai catatan 14, aset lain-lain yang termasuk aset *According to note 14, other assets included in financial
keuangan terdiri dari penyelesaian surat berharga, bunga assets consist of securities settlement, accrued interest,
yang masih akan diterima, security deposits, tagihan security deposits, payment gateway receivables and loan
payment gateway dan uang muka penyaluran kredit channeling advance payment.
channeling.
37
Page 208
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
0B 4. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 4. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
b. Risiko Kredit (lanjutan) b. Credit Risk (continued)
v. Analisis risiko kredit (lanjutan) v. Credit risk analysis (continued)
31 Desember/ December 2024
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Giro pada Bank Current accounts with Bank
Indonesia Indonesia
Bucket 1 271.632) -) -) 271.632) Bucket 1
Dikurangi: cadangan
kerugian penurunan Less: allowance for
nilai (-) -) -) -) impairment losses
Nilai tercatat 271.632) -) -) 271.632) Carrying amount
Giro pada bank- Current accounts with
bank lain other banks
Bucket 1 30.653) -) -) 30.653) Bucket 1
Dikurangi: cadangan
kerugian penurunan Less: allowance for
nilai (-) -) -) -) impairment losses
Nilai tercatat 30.653) -) -) 30.653) Carrying amount
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia Indonesia
Bucket 1 128.681) -) -) 128.681) Bucket 1
Dikurangi: cadangan
kerugian penurunan Less: allowance for
nilai -) -) -) -) impairment losses
Nilai tercatat 128.681) -) -) 128.681) Carrying amount
Kredit yang diberikan Loans receivable
Bucket 1-2 6.117.789) -) -) 6.117.789) Bucket 1-2
Bucket 3-4 -) 146.184) -) 146.184) Bucket 3-4
Bucket 5 -) -) 162.443) 162.443) Bucket 5
Nilai tercatat bruto 6.117.789) 146.184) 162.443) 6.426.416) Gross carrying amount
Dikurangi: cadangan
kerugian penurunan Less: allowance for
nilai (210.553) (26.749) (134.401) (371.703) impairment losses
Nilai tercatat neto 5.907.236) 119.435) 28.042) 6.054.713) Net carrying amount
Efek-efek ) Securities
Bucket 1 4.198.656) -) -) 4.198.656) Bucket 1
Nilai tercatat bruto 4.198.656) -) -) 4.198.656) Gross carrying amount
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai – impairment losses –
penghasilan other comprehensive
komprehensif lain (6.187) -) -) (6.187) income
Aset lain-lain* Other assets*
Bucket 1-2 166.035) -) -) 166.035) Bucket 1-2
Bucket 3-4 -) 6.993) -) 6.993) Bucket 3-4
Bucket 5 -) -) 442) 442) Bucket 5
Nilai tercatat bruto 166.035) 6.993) 442) 173.470) Gross carrying amount
Dikurangi: cadangan
kerugian penurunan Less: allowance for
nilai (2.226) (1.572) (319) (4.117) impairment losses
Nilai tercatat neto 163.809) 5.421) 123) 169.353) Net carrying amount
*Sesuai catatan 14, aset lain-lain yang termasuk aset *According to note 14, other assets included in financial
keuangan terdiri dari bunga yang masih akan diterima, assets consist of accrued interest, security deposits, payment
security deposits, tagihan payment gateway dan uang gateway receivables and loan channeling advance payment.
muka penyaluran kredit channeling.
38
Page 209
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
4.
B MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 4. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
c. Risiko Pasar c. Market Risk
Risiko pasar adalah risiko terjadinya perubahan Market risk is the risk that changes in market
harga pasar, seperti tingkat suku bunga dan nilai prices, such as interest rates and foreign exchange
tukar valuta asing, yang akan mempengaruhi rates, will affect the Bank’s income or the value of
pendapatan Bank atau nilai dari instrumen its holdings of financial instruments. As of
keuangan yang dimilikinya. Pada tanggal 31 December 2025 and 2024, the Bank has no
31 Desember 2025 dan 2024, Bank tidak memiliki foreign currency exposure from the business as
eksposur bisnis terkait mata uang asing karena the main business of the Bank is in Rupiah. The
bisnis utama Bank menggunakan mata uang Bank has also no exposure in the Trading Book
Rupiah. Bank juga tidak memiliki risiko pasar category. Therefore, the Bank’s market risk is
pada kategori Trading Book. Oleh karena itu, limited to interest rate risk in the Banking Book
risiko pasar yang ada pada Bank hanya terkait category.
risiko suku bunga, dan hanya ada pada kategori
Banking Book.
Pada kategori Banking Book, Bank memiliki In Banking Book portfolio, the Bank has financial
instrumen keuangan dengan klasifikasi instruments classified as Amortized Cost (AC) and
Amortized Cost (AC) dan klasifikasi Fair Value to Fair Value to Other Comprehensive Income
Other Comprehensive Income (FVOCI). Untuk (FVOCI). To manage interest rate risk on the
mengelola risiko suku bunga pada portofolio surat securities portfolio, the Bank has carried out daily
berharga tersebut, Bank telah melakukan monitoring using sensitivity to interest rates with
pemantauan secara harian dengan the DV01 method, as well as implementing
menggunakan sensitivitas terhadap suku bunga Management Action Trigger (MAT) which monitors
dengan metode DV01, serta menerapkan Unrealized Gain/Loss on the securities portfolio, so
Management Action Trigger (MAT) yang that the Bank can mitigate the impact changes in
memantau Unrealized Gain/Loss atas portofolio market prices of securities on Bank’s capital.
surat berharga, sehingga Bank dapat memitigasi
dampak perubahan harga pasar surat berharga
terhadap permodalan Bank.
Risiko suku bunga pada Banking Book (IRRBB) Interest rate risk in the Banking Book (IRRBB) may
dapat berasal dari Gap Risk, yakni risiko yang arise from Gap Risk, which is the risk caused by
disebabkan oleh risiko perbedaan waktu timing differences in interest rate changes
perubahan suku bunga (repricing risk). Untuk (repricing risk). In order to manage interest rate risk
pengelolaan risiko suku bunga pada Banking in the Banking Book, the Bank measures risk using
Book, Bank melakukan pengukuran risiko dengan a standardized approach on a monthly basis using
pendekatan standar secara bulanan dengan 2 (two) methods: measurements based on
menggunakan 2 (dua) metode, yakni pengukuran changes in the Economic Value of Equity (EVE)
berdasarkan perubahan pada nilai ekonomis dari and measuements based on changes in Net
ekuitas (EVE) dan pengukuran berdasarkan Interest Income (NII).
perubahan pada pendapatan bunga bersih (NII).
Pengelolaan risiko pasar dilakukan dibawah The management of market risk is carried out
koordinasi dari Assets & Liabilities Committee under the coordination of the Assets & Liabilities
(ALCO), sebagai komite tingkat direksi yang juga Committee (ALCO), a board-level committee with
mempunyai kewenangan untuk menetapkan the authority to set market risk limits. All results
batasan risiko pasar. Seluruh hasil pemantauan from the monitoring and analysis of market risk are
dan analisis risiko pasar dilaporkan secara reported periodically to ALCO and the Risk
berkala kepada ALCO dan Komite Manajemen Management Committee, and subsequently
Risiko, serta disampaikan kepada Dewan presented to the Board of Commissioners through
Komisaris melalui Komite Pemantau Risiko. the Risk Oversight Committee.
d. Risiko Likuiditas d. Liquidity Risk
Risiko likuiditas adalah risiko akibat ketidak Liquidity risk is the risk caused by the Bank’s
mampuan Bank untuk memenuhi liabilitas yang inability to settle liabilities at due date from cash
jatuh tempo dari sumber pendanaan arus kas flow funding sources and/or high quality liquid
dan/atau dari aset likuid berkualitas tinggi yang assets that could be collateralized, without
dapat diagunkan, tanpa mengganggu aktivitas disrupting the activities and financial condition of
dan kondisi keuangan Bank. the Bank.
39
Page 210
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
4.
B MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 4. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
d. Risiko Likuiditas (lanjutan) d. Liquidity Risk (continued)
Bank mengelola risiko likuiditas setidaknya The Bank manages liquidity risk at least through
melalui analisis rasio berikut: the following ratio analysis:
- Liquidity Coverage Rasio (LCR) untuk - Liquidity Coverage Ratio (LCR) aims to
memastikan Bank memiliki kecukupan aset ensure that the Bank maintains sufficient
likuid berkualitas tinggi untuk menutupi total high-quality liquid assets to cover total net
arus kas keluar bersih selama 30 hari cash outflows over the next 30 days under
kedepan dalam skenario keuangan stress, stressed financial scenario, and
dan
- Net Stable Funding Rasio (NSFR) untuk - Net Stable Funding Ratio (NSFR) aims to
memastikan Bank memiliki struktur ensure that the Bank maintains stable funding
pendanaan yang stabil dan cukup untuk structure that is sufficient to support its assets
mendukung asetnya berdasarkan based on liquidity characteristics of those
karakteristik likuiditas aset tersebut. assets.
Untuk melengkapi pengukuran risiko likuiditas, To complement liquidity risk measurements, the
Bank secara berkala mengukur gap likuiditas Bank periodically measures the liquidity gap and
serta melakukan stress test guna memastikan conducts stress test to ensure the Bank’s liquidity
ketahanan likuiditas Bank dalam menghadapi resilience in adverse conditions.
situasi krisis.
Pengelolaan risiko likuiditas dilakukan dibawah The management of liquidity risk is carried out
koordinasi dari Assets & Liabilities Committee under the coordination of the Assets & Liabilities
(ALCO), sebagai komite tingkat direksi yang juga Committee (ALCO), a board-level committee with
mempunyai kewenangan untuk menetapkan the authority to set liquidity risk limits. All results
batasan risiko likuiditas. Seluruh hasil from the monitoring and analysis of liquidity risk are
pemantauan dan analisis risiko likuditas reported periodically to ALCO and Risk
dilaporkan secara berkala kepada ALCO dan Management Committee, and subsequently
Komite Manajemen Risiko, serta disampaikan presented to the Board of Commissioners through
kepada Dewan Komisaris melalui Komite the Risk Oversight Committee.
Pemantau Risiko.
Sisa jatuh tempo kontraktual dari liabilitas Residual contractual maturities of financial
keuangan liabilities
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, nilai As of 31 December 2025 and 2024, the gross
nominal bruto arus kas masuk (keluar) nominal cash inflow (outflow) based on contractual
berdasarkan sisa jatuh tempo kontraktual remaining maturity of the financial liabilities were as
liabilitas keuangan adalah sebagai berikut: follows:
31 Desember/December 2025
Nilai nominal
bruto arus kas
Nilai masuk (keluar)/ Kurang dari Lebih dari
tercatat/ Gross nominal 3 bulan/ 12 bulan/
Carrying cash inflow Less than 3-12 bulan/ More than
amount (outflow) 3 months months 12 months
Liabilitas non- Non-derivative
derivatif liabilities
Liabilitas segera 784.359 (784.359) (784.359) -) -) Liabilities due immediately
Simpanan nasabah 11.827.129 (11.920.914) (2.528.697) (9.392.217) -) Deposits from customers
Liabilitas lain-lain* 83.566 (90.832) (52.796) (4.467) (33.569) Other liabilities*
12.695.054 (12.796.105) (3.365.852) (9.396.684) (33.569)
*Liabilitas lain-lain terdiri dari liabilitas asuransi, liabilitas sewa, *Other liabilities consist of insurance liabilities, lease liabilities
dan utang pembelian aset tetap (Catatan 20). and payables on fixed assets purchases (Note 20).
40
Page 211
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
4.
B MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 4. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
d. Risiko Likuiditas (lanjutan) d. Liquidity Risk (continued)
31 Desember/December 2024
Nilai nominal
bruto arus kas Kurang
Nilai masuk (keluar)/ dari Lebih dari
tercatat/ Gross nominal 3 bulan/ 3-12 12 bulan/
Carrying cash inflow Less than bulan/ More than
amount (outflow) 3 months months 12 months
Liabilitas non- Non-derivative
derivatif liabilities
Liabilitas segera 343.915 (343.915) (343.915) -) -) Liabilities due immediately
Simpanan nasabah 4.942.826 (4.975.296) (4.817.665) (157.631) -) Deposits from customers
Efek-efek yang dijual Securities sold under
dengan janji dibeli repurchase
kembali 469.625 (470.153) (470.153) -) -) agreements
Liabilitas lain-lain* 43.365 (53.719) (8.455) (6.770) (38.494) Other liabilities*
5.799.731 (5.843.083) (5.640.188) (164.401) (38.494)
*Liabilitas lain-lain terdiri dari liabilitas sewa, dan utang pembelian *Other liabilities consist of lease liabilities and payables on fixed
aset tetap (Catatan 20). assets purchases (Note 20).
e. Pengelolaan permodalan e. Capital Management
Sasaran utama atas kebijakan pengelolaan The primary objectives of the Bank’s capital
permodalan yang dilakukan oleh Bank adalah management policy are to ensure that the Bank
untuk mematuhi ketentuan permodalan eksternal complies with externally imposed capital
yang berlaku dan untuk mempertahankan rasio requirements and that the Bank maintains
permodalan yang sehat agar dapat mendukung healthy capital ratios in order to support its
usaha dan memaksimalkan nilai bagi pemegang business and to maximize shareholders’ value.
saham.
Bank mengelola struktur modal dan melakukan The Bank manages its capital structure and
penyesuaian atas struktur tersebut terhadap makes adjustments to it in the light of changes in
perubahan kondisi ekonomi dan karakteristik risiko economic conditions and the risk characteristics
aktivitasnya. Untuk mempertahankan atau of its activities. In order to maintain or adjust the
menyesuaikan struktur modal tersebut, Bank capital structure, the Bank may inject additional
dapat melakukan penambahan setoran modal inti core capital from shareholders.
dari pemegang saham.
5. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN 5. USE OF JUDGMENTS, ESTIMATES AND
ASUMSI ASSUMPTIONS
Informasi mengenai pertimbangan, asumsi dan Information about the judgment, assumptions and
ketidakpastian estimasi dijelaskan di bawah ini dan estimation uncertainties is set out below and in the
pada catatan-catatan di bawah ini: following notes:
a. Pertimbangan a. Judgments
Informasi tentang pertimbangan yang dibuat Information about judgments made in applying
dalam penerapan kebijakan akuntansi yang accounting policies that have the most significant
memiliki pengaruh paling signifikan terhadap effect on the amounts recognized in the financial
jumlah yang diakui dalam laporan keuangan statements are included in the following notes:
disajikan dalam catatan berikut:
‒ Catatan 3.b.1 – klasifikasi aset keuangan: ‒ Notes 3.b.1 – classification of financial
penilaian model bisnis dimana aset tersebut assets: assesment of the business model
dikelola dan penilaian persyaratan within which the assets are held and
kontraktual dari aset keuangan apakah assessment of whether the contractual
semata dari pembayaran pokok dan bunga terms of the financial assets are solely
dari jumlah pokok terutang; payments of principal and interest on the
principal amount outstanding;
41
Page 212
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
5. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN 5. USE OF JUDGMENTS, ESTIMATES AND
ASUMSI (lanjutan) ASSUMPTIONS (continued)
a. Pertimbangan (lanjutan) a. Judgments (continued)
Informasi tentang pertimbangan yang dibuat Information about judgments made in applying
dalam penerapan kebijakan akuntansi yang accounting policies that have the most significant
memiliki pengaruh paling signifikan terhadap effect on the amounts recognized in the financial
jumlah yang diakui dalam laporan keuangan statements are included in the following notes
disajikan dalam catatan berikut (lanjutan): (continued):
‒ Catatan 3.g dan 4.b – menerapkan kriteria ‒ Notes 3.g and 4.b – establishing the criteria
untuk menentukan apakah risiko kredit atas for determining whether credit risk on the
aset keuangan telah meningkat secara financial assets has increased signifcantly
signifikan sejak pengakuan awal, since initial recognition, determining the
menentukan metodologi untuk penggunaan methodology for incorporating forward-
informasi yang bersifat perkiraan masa depan looking information into the measurement of
ke dalam pengukuran kerugian kredit expected credit losses and selection of
ekspektasian dan pemilihan model yang models used to measure expected credit
digunakan untuk mengukur kerugian kredit losses. The Bank uses judgment in
ekspektasian. Bank menggunakan segmenting new products for which there is
pertimbangan penempatan segmentasi atas insufficient historical data, whereby proxy
produk-produk baru yang belum memiliki data data is applied according to the similarity of
historis yang cukup, dimana data proksi the characteristics and purpose of the loan
diterapkan berdasarkan kesamaan type with the available segmentation
karakteristik dan tujuan jenis kreditnya models;
dengan model atas segmentasi model yang
tersedia;
‒ Catatan 3.q, 18.c, dan 18.d – pengakuan aset ‒ Notes 3.q, 18.c and 18.d – recognition of
pajak tangguhan: ketersediaan laba kena deferred tax assets: availability of future
pajak pada periode mendatang untuk taxable profit to enable the Bank to
memungkinkan Bank mengakui aset pajak recognize deferred tax assets.
tangguhan.
b. Asumsi dan estimasi ketidakpastian b. Assumptions and uncertainties estimation
Informasi tentang asumsi dan estimasi Information about the assumptions and
ketidakpastian yang dapat mengakibatkan uncertainties estimation that may result in
penyesuaian material terhadap nilai tercatat aset material adjustments to the carrying amounts of
dan liabilitas tahun berikutnya disajikan dalam assets and liabilities in the following year is
catatan berikut: included in the following notes:
‒ Catatan 4.b – penurunan nilai kredit yang ‒ Note 4.b – impairment of loans receivable:
diberikan: penentuan input ke dalam model determinations of inputs into the expected
pengukuran kerugian kredit ekspektasian, credit losses measurement model, including
termasuk asumsi utama yang digunakan dalam key assumptions used in estimating
mengestimasi arus kas yang dapat diperoleh recoverable cash flows and incorporation of
kembali dan penggunaan informasi yang forward-looking information;
bersifat perkiraan masa depan (forward-
looking);
42
Page 213
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
5. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN 5. USE OF JUDGMENTS, ESTIMATES AND
ASUMSI (lanjutan) ASSUMPTIONS (continued)
b. Asumsi dan estimasi ketidakpastian (lanjutan) b. Assumptions and uncertainties estimation
(continued)
‒ Informasi forward-looking ‒ Forward-looking information
Pengukuran kerugian kredit ekspektasian The measurement of expected credit losses
mencerminkan jumlah rata-rata probabilitas reflects an unbiased probability-weighted
tertimbang yang tidak bias dari rentang hasil range of possible future outcomes. In
akhir masa depan yang mungkin terjadi. Dalam applying forward-looking information in
menetapkan informasi forward looking dalam PSAK 109 credit models, the Bank uses
model PSAK 109, Bank menggunakan variabel macroeconomics variables. The
makroekonomi. Variabel makroekonomi yang macroeconomic variables used, among
digunakan terdiri dari: BI Rate, Inflasi, tingkat others, consisted of BI Rate, Inflation,
tukar mata uang (USD/IDR), Produk Domestik exchange rate (USD/IDR), Gross Domestic
Bruto (PDB), dan tingkat pengangguran. Bank Products (GDP) growth, and unemployment
menggunakan variabel makroekonomi sebagai rate. The Bank used macroeconomic
berikut: variables as follows:
Tingkat pertumbuhan
Tingkat Tukar Mata pendapatan bruto nasional Tingkat
Bunga Bank Uang (USD/IDR) / (PDB)/ Gross Domestic pengangguran/
Skenario/ Scenario Indonesia / BI Rate Inflasi / Inflation Exchange Rate Products (GDP) Unemployment rate
2025 2024 2025 2024 2025 2024 2025 2024 2025 2024
Optimis/ Optimistic 3,4% 4,8% 0,6% 0,7% 15.619 15.117 7,0% 8,1% 4,2% 4,4%
Dasar/ Base 4,4% 5,8% 1,9% 1,9% 16.454 15.750 4,9% 5,0% 4,9% 5,0%
Pesimis/ Pessimistic 5,5% 6,8% 3,2% 3,1% 17.288 16.383 2,8% 1,9% 5,5% 5,6%
Dalam menentukan probabilitas tertimbang dari In determining the probability weighted of each
skenario yang akan terjadi di masa depan, Bank scenario that will occur in the future, the Bank has
telah melakukan analisis berdasarkan informasi conducted an analysis based on historical
historis. information.
Bank menerapkan tiga skenario makroekonomi The Bank applied the following three
berikut untuk mencerminkan jumlah yang tidak bias macroeconomic scenarios to reflect an unbiased
dan probabilitas tertimbang yang ditentukan probability-weighted range of possible future
dengan mengevaluasi serangkaian hasil yang outcomes in estimating ECL:
kemungkinan dapat terjadi dalam mengestimasi
KKE:
‒ Skenario dasar: Skenario ini mencerminkan ‒ Base scenario: This scenario reflects that
bahwa kondisi makroekonomi saat ini terus current macroeconomic conditions continue
berlanjut; dan to prevail; and
‒ Skenario optimis dan pesimis: Skenario ini ‒ Optimistic and pessimistic scenarios: These
ditetapkan relatif terhadap skenario dasar; scenarios are set relative to the base
mencerminkan kondisi makroekonomi terbaik scenario; reflecting best and worstcase
dan terburuk berdasarkan kombinasi macroeconomic conditions based on
pendekatan statistik dan penilaian dari combination of statistical approach and
subject matter expert berdasarkan kondisi subject matter expert’s assessment from
ekonomi saat ini. current economic conditions.
Pembobotan rata-rata yang diterapkan di Bank The average weightings applied across the Bank
ditetapkan dibawah ini : are set out below:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Optimis 10% 10% Optimistic
Dasar 70% 70% Base
Pesimis 20% 20% Pessimistic
43
Page 214
PT SUPER BANK INDONESIA PT SUPER BANK INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
6. GIRO PADA BANK INDONESIA 6. CURRENT ACCOUNTS WITH BANK INDONESIA
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah 389.295 271.632 Rupiah
7. GIRO PADA BANK-BANK LAIN 7. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
a. Berdasarkan mata uang a. By currency
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah 59.644 30.653 Rupiah
b. Berdasarkan hubungan dengan pihak lawan b. By relationships with counterparties
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Pihak Ketiga Third Parties
Rupiah 59.644 30.653 Rupiah
c. Berdasarkan pihak lawan c. By counterparties
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Pihak Ketiga Third Parties
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 49.622 10.528 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 5.201 16.032 PT Bank Danamon Indonesia Tbk
PT Bank Sahabat Sampoerna Tbk 3.116 2.412 PT Bank Sahabat Sampoerna Tbk
PT Bank Maybank Indonesia Tbk 1.674 1.664 PT Bank Maybank Indonesia Tbk
PT Bank CIMB Niaga Tbk 22 15 PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 9 2 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
59.644 30.653
Tidak terdapat saldo giro pada bank-bank lain There were no current accounts with other banks
yang diblokir atau digunakan sebagai agunan which were blocked or used as collateral as of
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. 31 December 2025 and 2024.
d. Tingkat suku bunga rata-rata per tahun d. Average interest rates per annum
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah 0,78% 0,92% Rupiah
8. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA 8. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA
a. Berdasarkan mata uang a. By currency
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Bank Indonesia Bank Indonesia
Rupiah 1.808.594 128.681 Rupiah
b. Berdasarkan jenis b. By type
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Bank Indonesia Bank Indonesia
Fasilitas Simpanan Bank Bank Indonesia Deposit
Indonesia (“FASBI”) 1.808.594 128.681 Facilities (“FASBI”)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tidak As of 31 December 2025 and 2024, there
terdapat penempatan pada Bank Indonesia yang were no placements with Bank Indonesia
digunakan sebagai jaminan. which were used as collateral.
44
Page 215
PT SUPER BANK INDONESIA PT SUPER BANK INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
8. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA 8. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA
(lanjutan) (continued)
c. Tingkat suku bunga rata-rata per tahun c. Average interest rate per annum
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah 3,75% 5,25% Rupiah
d. Berdasarkan jangka waktu d. By contract period
Rincian penempatan pada Bank Indonesia dan Details of placements with Bank Indonesia and
bank-bank lain berdasarkan jangka waktu adalah other banks based on contract periods are as
sebagai berikut: follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
1 - 3 bulan 1.808.594 128.681 1 - 3 months
9. EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI 9. SECURITIES PURCHASED UNDER RESALE
DIJUAL KEMBALI (REVERSE REPO) AGREEMENTS (REVERSE REPO)
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased under resale agreements
(reverse repo) adalah dalam mata uang Rupiah dan (reverse repo) were denominated in Rupiah and
ditempatkan pada Bank Indonesia. were placed at Bank Indonesia.
a. Berdasarkan jenis a. By type
31 Desember/December 2025
Pendapatan
Jenis efek yang Nilai yang akan Harga jual Nilai
mendasari/ Type Tanggal jatuh Tingkat suku Pembelian/ diterima/ kembali/ tercatat/
Pihak lawan/ of underlying Tanggal mulai/ tempo/ Maturity bunga/ Proceed Accrued Reselling Carrying
Counterparty securities Starting date1) date2) Interest rate value income price value3)
Bank Indonesia SPN122611 05 3 Des/Dec 2025 4 Mar 2026 4,90% 37.511 148 37.976 37.658
Bank Indonesia VR0070 31 Des/Dec 2025 7 Jan 2026 4,75% 36.240 5 36.273 36.245
Bank Indonesia VR0070 31 Des/Dec 2025 7 Jan 2026 4,75% 36.240 5 36.273 36.245
Bank Indonesia VR0070 31 Des/Dec 2025 7 Jan 2026 4,75% 36.240 5 36.273 36.245
Bank Indonesia VR0070 31 Des/Dec 2025 7 Jan 2026 4,75% 36.240 5 36.273 36.245
Bank Indonesia VR0070 31 Des/Dec 2025 7 Jan 2026 4,75% 36.240 5 36.273 36.245
Bank Indonesia VR0070 31 Des/Dec 2025 7 Jan 2026 4,75% 36.240 5 36.273 36.245
Bank Indonesia VR0070 31 Des/Dec 2025 7 Jan 2026 4,75% 36.240 5 36.273 36.245
Bank Indonesia VR0070 31 Des/Dec 2025 7 Jan 2026 4,75% 36.240 5 36.273 36.245
Bank Indonesia VR0070 31 Des/Dec 2025 7 Jan 2026 4,75% 36.240 5 36.273 36.245
Bank Indonesia SPN122611 05 3 Des/Dec 2025 4 Mar 2026 4,89% 28.133 111 28.481 28.244
Bank Indonesia SPN122611 05 3 Des/Dec 2025 4 Mar 2026 4,88% 28.133 111 28.481 28.244
419.937 415 421.395 420.351
1) Tanggal dimulai merupakan tanggal yang sama dengan tanggal 1) Start date is the same as the securities purchase date.
pembelian efek.
2) Tanggal jatuh tempo merupakan tanggal yang sama dengan tanggal 2) Maturity date is the same as the securities resale date.
penjualan kembali efek.
3) Nilai tercatat merupakan harga pembelian efek ditambah dengan 3) Carrying amount is securities purchase price added with interest
pendapatan bunga yang sudah diakui. income recognised.
Pada tanggal 31 Desember 2024, Bank tidak As of 31 December 2024, the Bank had no
memiliki efek-efek yang dibeli dengan janji dijual securities purchased under resale agreements.
kembali.
b. Berdasarkan periode jatuh tempo b. By maturity period
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased under resale agreements
akan diselesaikan dalam waktu tidak lebih dari will be settled no more than 12 months after the
12 bulan setelah tanggal laporan posisi date of the financial position.
keuangan.
45
Page 216
PT SUPER BANK INDONESIA PT SUPER BANK INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
10. KREDIT YANG DIBERIKAN 10. LOANS RECEIVABLE
a. Berdasarkan jenis kredit a. By type
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah Rupiah
Pihak ketiga Third parties
Konsumsi 6.001.839) 2.493.009) Consumption
Modal kerja 3.514.365) 3.778.274) Working capital
Investasi 25.660) 20.423) Investment
9.541.864) 6.291.706)
Pihak berelasi Related parties
Investasi 76.395) 103.771) Investment
Modal kerja -) 30.939) Working capital
76.395) 134.710)
Jumlah kredit yang diberikan Total loans receivable
sebelum cadangan kerugian before allowance
penurunan nilai 9.618.259) 6.426.416) for impairment losses
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment
nilai (418.681) (371.703) losses
Jumlah kredit yang diberikan – Total loans receivable –
bersih 9.199.578) 6.054.713) net
b. Berdasarkan target pasar b. By target market
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah Rupiah
Pihak ketiga Third parties
Ritel & UMKM 6.788.289) 3.968.434) Retail & UMKM
Non-Ritel & Non-UMKM 2.753.575) 2.323.272) Non-Retail & Non-UMKM
9.541.864) 6.291.706)
Pihak berelasi Related parties
Non-Ritel & Non-UMKM 76.395) 134.710) Non-Retail & Non-UMKM
76.395) 134.710)
Jumlah kredit yang diberikan Total loans receivable
sebelum cadangan kerugian before allowance
penurunan nilai 9.618.259) 6.426.416) for impairment losses
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment
nilai (418.681) (371.703) losses
Jumlah kredit yang diberikan – Total loans receivable –
bersih 9.199.578) 6.054.713) net
46
Page 217
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
10. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 10. LOANS RECEIVABLE (continued)
c. Berdasarkan sisa periode sampai dengan c. By remaining period to maturity date
tanggal jatuh tempo
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
< 1 years
< 1 tahun 8.652.779) 6.012.855)
1 - 2 tahun 702.677) 31.609) 1 - 2 years
> 2 - 3 tahun 248.958) 362.612) > 2 - 3 years
> 3 - 5 tahun 6.002) 11.125) > 3 - 5 years
> 5 - 10 tahun 4.209) 4.408) > 5 - 10 years
>10 tahun 3.634) 3.807) > 10 years
Jumlah kredit yang diberikan sebelum Total loans receivable before allowance
cadangan kerugian penurunan nilai 9.618.259) 6.426.416) for impairment losses
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment
nilai (418.681) (371.703) losses
Jumlah kredit yang diberikan - Total loans receivable –
bersih 9.199.578) 6.054.713) net
d. Tingkat suku bunga rata-rata per tahun d. Average interest rate per annum
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah Rupiah
Modal kerja 22,09% 12,02% Working capital
Investasi 9,94% 9,49% Investment
Konsumsi 35,03% 25,45% Consumption
e. Perubahan nilai tercatat bruto dan cadangan e. Movement of gross carrying amount and
kerugian penurunan nilai atas kredit yang allowance for impairment losses on loans
diberikan receivable
Tabel berikut menyediakan penjelasan The following table provides an explanation of
bagaimana perubahan signifikan atas nilai how significant changes in the gross carrying
tercatat bruto atas kredit yang diberikan selama amount of loans during the period contributed to
periode berjalan berkontribusi terhadap changes in allowance for impairment losses for
perubahan cadangan kerugian penurunan nilai the years ended 31 December 2025 and 2024:
untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember
2025 dan 2024:
Tahun berakhir 31 Desember 2025/
Year ended 31 December 2025
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo 1 Januari 2025 6.117.789) 146.184) 162.443) 6.426.416) Balance 1 January 2025
Kredit yang diberikan yang baru
diperoleh 9.327.300) -) -) 9.327.300) New loans receivable originated
Transfer ke kerugian kredit Transferred to 12-month
ekspektasian 12 bulan expected credit losses
(tahap 1) 50.244) (47.665)) (2.579)) -) (stage 1)
Transfer ke kerugian kredit Transferred to lifetime
ekspektasian sepanjang expected credit
umur (tahap 2) (2.301.678)) 2.310.699) (9.021)) -) losses (stage 2)
Transfer ke kerugian kredit Transferred to lifetime
ekspektasian sepanjang expected credit
umur (tahap 3) (9.095)) (732.875)) 741.970) -) losses (stage 3)
Kredit yang diberikan yang telah Loans receivable that have
dilunasi dari pelanggan dan been repaid from customer and
melalui proteksi kredit (4.319.297)) (1.199.112)) (326.313)) (5.844.722)) through credit protection
Penghapusbukuan selama tahun
berjalan -) -) (290.735)) (290.735)) Write-off during the year
Saldo 31 Desember 2025 8.865.263) 477.231) 275.765) 9.618.259) Balance 31 December 2025
47
Page 218
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
10. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 10. LOANS RECEIVABLE (continued)
e. Perubahan nilai tercatat bruto dan cadangan e. Movement of gross carrying amount and
kerugian penurunan nilai atas kredit yang allowance for impairment losses on loans
diberikan (lanjutan) receivable (continued)
Tahun berakhir 31 Desember 2024/
Year ended 31 December 2024
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo 1 Januari 2024 2.676.437) 35.873) 208.512) 2.920.822) Balance 1 January 2024
Kredit yang diberikan yang baru
diperoleh 5.202.824) -) -) 5.202.824) New loans receivable originated
Transfer ke kerugian kredit Transferred to 12-month
ekspektasian 12 bulan expected credit losses
(tahap 1) 45.564) (42.671) (2.893) -) (stage 1)
Transfer ke kerugian kredit Transferred to lifetime
ekspektasian sepanjang umur expected credit
(tahap 2) (266.123) 266.175) (52) -) losses (stage 2)
Transfer ke kerugian kredit Transferred to lifetime
ekspektasian sepanjang umur expected credit
(tahap 3) (900) (85.709) 86.609) -) losses (stage 3)
Kredit yang diberikan yang telah Loans receivable that have
dilunasi dari pelanggan dan been repaid from customer and
melalui proteksi kredit (1.540.013) (27.484) (102.791) (1.670.288) through credit protection
Penghapusbukuan selama tahun
berjalan -) -) (26.942) (26.942) Write-off during the year
Saldo 31 Desember 2024 6.117.789) 146.184) 162.443) 6.426.416) Balance 31 December 2024
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movement of allowance for impairment
atas kredit yang diberikan untuk tahun-tahun losses on loans receivable during the years
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 ended 31 December 2025 and 2024 was as
dan 2024 adalah sebagai berikut: follows:
Tahun berakhir 31 Desember 2025/
Year ended 31 December 2025
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo 1 Januari 2025 210.553) 26.749) 134.401) 371.703) Balance 1 January 2025
Kredit yang diberikan yang baru
diperoleh 205.260) -)) -)) 205.260) New loans receivable originated
Transfer ke kerugian kredit Transferred to 12-month
ekspektasian 12 bulan expected credit losses
(tahap 1) 10.182) (9.188)) (994)) -) (stage 1)
Transfer ke kerugian kredit Transferred to lifetime
ekspektasian sepanjang umur expected credit
(tahap 2) (77.846)) 81.183) (3.337)) -) losses (stage 2)
Transfer ke kerugian kredit Transferred to lifetime
ekspektasian sepanjang umur expected credit
(tahap 3) (458)) (101.960)) 102.418) -) losses (stage 3)
Perubahan bersih pada eksposur Net change in exposures
dan pengukuran kembali (160.813) 39.861 253.405) 132.453)) and remeasurements
Penghapusbukuan selama tahun
berjalan -) -) (290.735)) (290.735)) Write-off during the year
186.878) 36.645) 195.158) 418.681)
Saldo 31 Desember 2025 Balance 31 December 2025
48
Page 219
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
10. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 10. LOANS RECEIVABLE (continued)
e. Perubahan nilai tercatat bruto dan cadangan e. Movement of gross carrying amount and
kerugian penurunan nilai atas kredit yang allowance for impairment losses on loans
diberikan (lanjutan) receivable (continued)
Tahun berakhir 31 Desember 2024/
Year ended 31 December 2024
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo 1 Januari 2024 119.131) 9.275) 150.182) 278.588 Balance 1 January 2024
Kredit yang diberikan yang baru
diperoleh 114.197) -) -) 114.197) New loans receivable originated
Transfer ke kerugian kredit Transferred to 12-month
ekspektasian 12 bulan expected credit losses
(tahap 1) 12.496) (10.689) (1.807) -) (stage 1)
Transfer ke kerugian kredit Transferred to lifetime
ekspektasian sepanjang umur expected credit
(tahap 2) (35.066) 35.085) (19) -) losses (stage 2)
Transfer ke kerugian kredit Transferred to lifetime
ekspektasian sepanjang umur expected credit
(tahap 3) (96) (19.050) 19.146) -) losses (stage 3)
Perubahan bersih pada eksposur Net change in exposures
dan pengukuran kembali (109) 12.128) (6.159)) 5.860) and remeasurements
Penghapusbukuan selama tahun
berjalan -) -) (26.942) (26.942) Write-off during the year
210.553) 26.749) 134.401) 371.703)
Saldo 31 Desember 2024 Balance 31 December 2024
Pergerakan antar tahap dalam tabel di atas The inter-stage movements within the tables
adalah agregasi dari pergerakan bulanan selama presented above are an aggregation of monthly
tahun berjalan dan menunjukkan akumulasi dari movements over the year and will therefore
transaksi-transaksi selama tahun berjalan. reflect the accumulation of multiple transactions
during the year.
Selama tahun yang berakhir pada tanggal 31 During the years ended 31 December 2025 and
Desember 2025 dan 2024, Bank tidak memiliki 2024, the Bank did not engage in transactions
transaksi yang menghasilkan pengakuan atas that resulted into recognition of purchased or
aset keuangan yang dibeli atau yang berasal dari originated credit impaired assets.
aset keuangan memburuk.
11. EFEK-EFEK 11. SECURITIES
a. Berdasarkan jenis a. By type
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah Rupiah
Biaya perolehan yang diamortisasi: Amortized cost:
Obligasi pemerintah 21.148) 21.130) Government bonds
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain (“FVOCI”): comprehensive income “FVOCI”):
Obligasi pemerintah 6.272.779) 3.589.541) Government bonds
Surat Berharga Syariah Negara 776.381) -) Sovereign Sharia Securities
Obligasi korporasi 782.586) 587.985) Corporate bonds
Jumlah 7.852.894) 4.198.656) Total
Cadangan kerugian penurunan nilai untuk efek- Allowance for impairment losses for securities
efek yang diukur pada nilai wajar melalui measured at fair value through other
penghasilan komprehensif lain pada tanggal comprehensive income as of 31 December 2025
31 Desember 2025 dan 2024, masing-masing and 2024, respectively amounting to Rp 8.049,
sebesar Rp 8.049 dan Rp 6.187 dicatat pada and Rp 6,187, respectively were recorded in
penghasilan komprehensif lain. other comprehensive income.
49
Page 220
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. EFEK-EFEK (lanjutan) 11. SECURITIES (continued)
a. Berdasarkan jenis (lanjutan) a. By type (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of 31 December 2025 and 2024, government
obligasi pemerintah yang dijadikan jaminan bonds pledged as collateral for securities sold
untuk efek-efek yang dijual dengan janji under repurchased agreements (repo)
dibeli kembali (repo) masing-masing sebesar amounting to Rp nill and Rp 490,000,
Rp nil dan Rp 490.000. respectively.
b. Berdasarkan akad syariah b. By sharia contract
Termasuk di dalam efek-efek adalah efek-efek Included in securities are securities under sharia
dengan akad syariah: contracts:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Ijarah 776.381 - Ijarah
b. Transaksi dengan pihak berelasi b. Transaction with related parties
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tidak As of 31 December 2025 and 2024, there were
ada saldo efek-efek yang diterbitkan oleh pihak no balances of securities issued by related
berelasi. parties.
c. Berdasarkan peringkat c. By rating
Peringkat penerbit obligasi korporasi adalah Rating of issuers of corporate bonds was
sebagai berikut: as follows:
31 Desember/December 2025
Nilai tercatat/
Pemeringkat/ Peringkat/ Carrying
Pihak lawan Agencies Rating amount Counterparty
Indah Kiat Pulp & Paper Pefindo A+ 305.702 Indah Kiat Pulp & Paper
Oki Pulp & Paper Mills Pefindo A+ 123.758 Oki Pulp & Paper Mills
Summit Oto Finance Pefindo AAA 103.505 Summit Oto Finance
Lontar Papyrus Pulp & Paper Pefindo A 103.388 Lontar Papyrus Pulp & Paper
Int Jaringan Eko Pefindo A 53.641 Int Jaringan Eko
PT. Petrindo Jaya Kreasi Pefindo A 49.411 PT. Petrindo Jaya Kreasi
Sarana Multi Infrastruktur Pefindo AAA 23.000 Sarana Multi Infrastruktur
Surya Artha Nusantara Finanace Pefindo & Fitch AA+ 20.181 Surya Artha Nusantara Finance
782.586
31 Desember/December 2024
Nilai tercatat/
Pemeringkat/ Peringkat/ Carrying
Pihak lawan Agencies Rating amount Counterparty
Indah Kiat Pulp & Paper Pefindo A+ 302.693 Indah Kiat Pulp & Paper
Lontar Papyrus Pulp & Paper Pefindo A 99.970 Lontar Papyrus Pulp & Paper
Merdeka Copper Gold Pefindo A+ 50.152 Merdeka Copper Gold
JACCS Mitra Pinasthika Mustika JACCS Mitra Pinasthika Mustika
Finance Indonesia Fitch AA 45.154 Finance Indonesia
Medco Energi International Pefindo AA- 40.074 Medco Energi International
XL Axiata Tbk Fitch AAA 34.963 XL Axiata Tbk
Surya Artha Nusantara Finance Pefindo & Fitch AA 14.979 Surya Artha Nusantara Finance
587.985
50
Page 221
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. EFEK-EFEK (lanjutan) 11. SECURITIES (continued)
c. Berdasarkan peringkat (lanjutan) c. By rating (continued)
Efek-efek berupa obligasi pemerintah melalui Securities in the form of government bonds were
Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan. issued by the Government of Republic of
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Indonesia through Bank Indonesia and the
sovereign rating Republik Indonesia adalah Ministry of Finance. As of 31 December 2025
Baa2, sesuai dengan yang diberikan oleh and 2024, sovereign rating of the Republic of
lembaga pemeringkat internasional, Moody's. Indonesia was Baa2, as assigned by
Peringkat Bank Indonesia dan Kementerian international rating agency, Moody's. The rating
Keuangan mengikuti Republik Indonesia. for Bank of Indonesia and the Ministry of Finance
follows the sovereign rating of the Republic of
Indonesia.
d. Tingkat suku bunga rata-rata per tahun d. Average interest rate per annum
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Obligasi pemerintah 5,8% 6,9% Government bonds
Obligasi korporasi 9,4% 9,3% Corporate bonds
e. Perubahan cadangan nilai wajar efek-efek e. Movement in fair value reserve of
untuk tujuan investasi yang diukur pada investment securities measured at FVOCI
FVOCI
Keuntungan (kerugian) dari perubahan Gain (loss) from movement in fair value reserve
cadangan nilai wajar efek-efek untuk tujuan of investment securities measured at FVOCI was
investasi yang diukur pada FVOCI adalah as follows:
sebagai berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Beginning balance before deferred
Saldo awal sebelum pajak tangguhan
(8.118) 16.940) income tax
Keuntungan yang telah direalisasi selama Realized gains during
tahun berjalan yang direklasifikasi ke laba the year which are reclassified to
rugi (24.584) (4.950) profit or loss
Keuntungan (kerugian) yang belum Unrealized gains (losses)
direalisasi selama tahun berjalan - bersih 120.042) (26.295) during the year - net
Pembentukan cadangan kerugian Addition of allowance for impairment
penurunan nilai 1.862) 6.187` losses
Jumlah sebelum pajak penghasilan Total before deferred
tangguhan 89.202) (8.118) income tax
Pajak penghasilan tangguhan (Catatan 18c) (19.624) 1.786) Deferred income tax (Note 18c)
69.578) (6.332)
12. ASET TETAP 12. FIXED ASSETS
31 Desember/December 2025
Saldo awal/ Penambahan/ Reklasifikasi/ Saldo akhir/
Beginning balance Additions Reclassification Ending balances
Model biaya: Cost model
Inventaris kantor 41.039) 7.790) 10.961) 59.790) Office equipments
Leasehold improvements 1.441) -) 9.988) 11.429) Leasehold improvements
Aset dalam pembangunan 17.058) 3.891) (20.949) -) Construction in rogress
59.538) 11.681) -) 71.219)
) ) ) )
Aset hak-guna 43.708) -) -) 43.708) Right-of-use assets
103.246) 11.681) -) 114.927)
Akumulasi penyusutan: Accumulated depreciation:
Inventaris kantor (14.552) (11.845) -) (26.397) Office equipments
Leasehold improvements (1.302) (969) -) (2.271) Leaseholdimprovements
(15.854) (12.814) -) (28.668)
Aset hak-guna (3.314) (7.751) -) (11.065) Right-of-use assets
(19.168) (20.565) -) (39.733)
84.078) ) 75.194)
Nilai buku bersih Net book value
51
Page 222
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
12. ASET TETAP (lanjutan) 12. FIXED ASSETS (continued)
31 Desember/December 2024
Saldo awal/ Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Reklasifikasi/ Pengurangan Ending
balance Additions Reclassification / Deductions balances
Model biaya: Cost model:
Inventaris kantor 26.160) 15.634) 2.338) (3.093) 41.039) Office equipments
Leaseholdimprovements 6.862) -) (24) (5.397) 1.441) Leasehold improvements
Aset dalam pembangunan 410) 18.962) (2.314) -) 17.058) Construction in progress
33.432) 34.596) -) (8.490) 59.538)
Aset hak-guna 29.165) 40.656) -) (26.113) 43.708) Right-of-use assets
62.597) 75.252) -) (34.603) 103.246)
Akumulasi penyusutan: Accumulated depreciation:
Inventaris kantor (9.075) (6.924) - 1.447) (14.552) Office equipments
Leasehold improvements (1.811) (211) - 720) (1.302) Leasehold improvements
(10.886) (7.135) - 2.167) (15.854)
Aset hak-guna (10.479) (5.779) - 12.944) (3.314) Right-of-use assets
(21.365) (((12.914) - 15.111) (19.168)
41.232) ) ) 84.078)
Nilai buku bersih Net book value
Pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember For the year ended 31 December 2025, there was no
2025, tidak terdapat penghentian pengakuan aset derecognition of fixed assets, whereas for the year
tetap, sedangkan pada tahun yang berakhir pada ended 31 December 2024, the derecognition of
tanggal 31 Desember 2024, penghentian pengakuan fixed assets resulted in a gain which was recognized
aset tetap menghasilkan keuntungan yang diakui as part of other operating income amounting to Rp
sebagai bagian dari pendapatan operasional lainnya 1,858.
sebesar Rp 1.858.
Aset hak-guna meliputi transaksi sewa yang dilakukan The right-of-use assets include the Bank’s lease
Bank dimana Bank menyewa gedung untuk gedung transaction whereby the Bank leases the building for
kantor cabang dan pusat dengan jangka waktu its branch and head office building for a term of 3 and
masing-masing selama 3 dan 5 tahun. Kontrak 5 years, respectively. The contracts include an option
tersebut mencakup opsi untuk memperbarui sewa to renew the lease for an additional period of the same
untuk periode tambahan dengan durasi yang sama duration after the end of the contract term.
setelah akhir masa kontrak.
Pada 31 Desember 2025, bank tidak memiliki aset As of December 31, 2025, the Bank did not have any
dalam pembangunan pada tanggal 31 Desember balance of construction in progress. Construction in
2025. Aset dalam pembangunan pada tanggal progress as of 31 December 2024 amounted to Rp
31 Desember 2024 sebesar Rp 17.058, merupakan 17,058, representing renovation of the building and
renovasi bangunan dan instalasi untuk ruang kantor installation works for office space that were still under
yang masih dalam tahap konstruksi. Konstruksi construction. The construction was expected to be
tersebut diperkirakan akan selesai pada tahun 2025 completed in 2025, with a percentage of completion
dengan persentase penyelesaian sebesar 30% to ranging from 30% to 73% as of 31 December 2024.
73% pada tanggal 31 Desember 2024.
Aset tetap kecuali tanah telah diasuransikan pada Fixed assets except land were insured with
PT Great Eastern General Insurance Indonesia PT Great Eastern General Insurance Indonesia with
dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 62.234 a total coverage of Rp 62,234 for the period
dengan masa pertanggungan dari 19 Febuari 2025 19 February 2025 to 19 February 2026. The type of
sampai dengan 19 Februari 2026. Jenis risiko yang risk borne by the insurance company is physical loss,
ditanggung oleh pihak asuransi adalah kerugian fisik, business interruption or interference, desctruction or
gangguan atau hambatan bisnis, kerusakan atau damage.
kehancuran.
Manajemen berkeyakinan bahwa jumlah Management believes that the insurance coverage
pertanggungan memadai untuk menutupi kerugian was sufficient to cover potential losses.
potensial.
Selama tahun-tahun yang berakhir tanggal During the years ended 31 December 2025 and 2024,
31 Desember 2025 dan 2024, beban penyusutan aset the depreciation expense of fixed assets and right-of-
tetap dan aset hak-guna yang dibebankan ke beban use assets that were charged to general and
umum dan administrasi masing-masing sebesar administrative expenses amounting to Rp 20,565 and
Rp 20.565 dan Rp 12.914 (Catatan 25). Rp 12,914 respectively (Note 25).
52
Page 223
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
12. ASET TETAP (lanjutan) 12. FIXED ASSETS (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, beberapa As of 31 December 2025 and 2024, several assets
aset tetap yang dimiliki oleh Bank sudah disusutkan were fully depreciated and still used by Bank
penuh dan masih digunakan masing-masing sebesar amounting respectively to Rp 6,795 and Rp 6,581,
Rp 6.795 dan Rp 6.581. respectively.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, terdapat As of 31 December 2025 and 2024, there were
saldo terutang untuk pembelian peralatan dan furnitur unpaid payables for purchases of certain tools and
tertentu masing-masing sebesar Rp 2.211 dan furniture amounted respectively to Rp 2,211 and
Rp 6.198 (Catatan 20). Rp 6,198, respectively (Note 20).
Tidak terdapat aset tetap yang digunakan Bank There are no fixed assets pledged by the Bank for
sebagai jaminan. collateral.
Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat Management believes that there was no indication
indikasi terjadinya penurunan nilai atas aset tetap. that the fixed assets were impaired.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Bank As of 31 December 2025 and 2024, the Bank
melakukan peninjauan kembali atas masa manfaat, performed a review on useful life, depreciation
metode penyusutan dan nilai residu aset tetap dan method and residual value of fixed assets and
menyimpulkan bahwa belum diperlukan perubahan concluded that no change in these method and
atas metode dan asumsi tersebut. assumptions was necessary.
13. ASET TAKBERWUJUD 13. INTANGIBLE ASSETS
31 Desember/December 2025
Penambahan/ Additions
Saldo Pengembangan Pengembangan
awal/ sendiri/ pihak ketiga/ Saldo akhir/
Beginning Internal External Reklasifikasi/ Pengurangan/ Ending
balance developed developed Reclassification Deduction balances
Harga perolehan Acquisition cost
Perangkat lunak 210.753) 17.244) -) 137.637)) (355) 365.279) Software
Perangkat lunak Software
dalam construction
penyelesaian 39.819) 104.097) 115.882) (137.637)) -) 122.161) in progress
250.572) 121.341) 115.882) -)) (355) 487.440)
Accumulated
Akumulasi amortisasi amortization
Perangkat lunak (21.383) (603) (32.537) -) 70 (54.453) Software
(21.383) (603) (32.537) -) 70 (54.453)
229.189) 432.987)
31 Desember/December 2024
Saldo awal/ Penambahan/ Reklasifikasi/ Saldo akhir/
Beginning balance Additions Reclassification Ending balances
Harga perolehan Acquisition cost
Perangkat lunak 99.925) 72.208) 38.620) 210.753) Software
Perangkat lunak dalam Software construction
penyelesaian 34.655) 43.784) (38.620) 39.819) in progress
134.580) 115.992) -) 250.572)
Akumulasi amortisasi Accumulated amortization
Perangkat lunak (2.906) (18.477) -) (21.383) Software
(2.906) (18.477) -) (21.383)
131.674) 229.189)
Amortisasi aset takberwujud untuk tahun berakhir The amortization of intangible assets for the years
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, masing- ended 31 December 2025 and 2024, amounting to
masing sebesar Rp 33.140 dan Rp 18.477, Rp 33.140 and Rp 18,477, respectively and was
dibebankan sebagai beban umum dan administrasi charged to general and administrative expenses
(Catatan 25). (Note 25).
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, terdapat As of 31 December 2025 and 2024, there were
saldo terutang untuk perolehan perangkat lunak unpaid payables to acquire software amounted to
masing-masing sebesar Rp 239 dan Rp 73.797. Rp 239 and Rp 73,797.
53
Page 224
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
14. ASET LAIN-LAIN 14. OTHER ASSETS
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Penyelesaian surat berharga 344.112 - Securities settlement
Bunga yang masih akan diterima - bersih 240.490) 90.189) Accrued interest receivables - net
Uang muka penyaluran kredit channeling 124.157 45.401) Loan channeling advance payment
Tagihan payment gateway 113.290 30.107) Receivables from payment gateway
Proteksi kredit dibayar dimuka 47.787 -) Prepaid loan protection
Beban dibayar dimuka 22.334 21.317) Prepaid expenses
Hak kompensasi 5.626 -) Compensation right
Securities deposits 3.629 3.656) Securities deposits
Agunan yang diambil alih - 3.068) Foreclosed collateral
Lain-lain 8.006 3.747) Others
909.431 197.485)
Bunga yang masih akan diterima - bersih Accrued interest receivables - net
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah Rupiah
Kredit yang diberikan 146.657) 50.163) Loans receivable
Efek-efek 93.833) 40.026) Securities
240.490) 90.189)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 31 Desember As of 31 December 2025 and 31 December 2024, the
2024, Bank mencatat cadangan kerugian penurunan Bank recorded the allowance of accrued interest
nilai atas bunga yang masih akan diterima masing- receivables amounted to Rp 6,602 and Rp 4,117,
masing sebesar Rp 6.602 dan Rp 4.117. respectively.
Penyelesaian surat berharga merupakan Purchases and sales of securities are recognized on
penyelesaian transaksi pembelian dan penjualan the settlement date, which is the date when the
surat berharga diakui pada tanggal penyelesaian securities are delivered to or received from the
(settlement date). counterparty and payment is made.
Tagihan payment gateway merupakan dana Receivable from payment gateway represent
pembayaran nasabah in-transit melalui payment customer payment fund in-transit from payment
gateway yang akan diselesaikan dalam maksimum gateway which will be settled in maximum of five
lima hari. days.
Uang muka penyaluran kredit channeling merupakan Loan channeling advance payment represents funds
dana yang disediakan oleh Bank guna memenuhi provided by the Bank to fulfill the Bank's obligations
kewajiban Bank dalam rangka penyaluran kredit. in loans.
Lain-lain merupakan jumlah piutang yang harus Others represents receivables due from the Bank
dibayar kepada Bank yang timbul dari transaksi arising from loan-related transactions and other
pinjaman serta aktivitas operasional lainnya. operational activities.
Mulai Januari 2025, Bank menjalin perjanjian dengan Starting January 2025, the Bank entered agreement
PT Fokus Solusi Proteksi untuk melindungi portofolio with PT Fokus Solusi Proteksi to protect certain retail
ritel tertentu dengan premi sebesar Rp 317.379. Pada portfolio with premium amounted to Rp 317.379. As
tanggal 31 Desember 2025, Bank mencatat hak of 31 December 2025, the Bank recorded the
kompensasi dan proteksi kredit dibayar dimuka compensation right and prepaid loan protection
masing-masing sebesar Rp 5.626 dan Rp 47.787. amounted to Rp 5.626 and Rp 47.787, respectively.
Agunan yang diambilalih merupakan aset yang Foreclosed assets represent assets acquired in
diperoleh sehubungan dengan debitur-debitur yang connection with debtors who are unable to fulfill or
tidak dapat memenuhi atau melunasi kewajibannya. settle their obligations. Foreclosed collaterals mainly
Agunan yang diambilalih terutama terdiri dari tanah consist of land and buildings. The foreclosed assets
dan bangunan. Saldo agunan yang diambilalih balance represented estimated net realizable value.
merupakan estimasi nilai bersih yang dapat
direalisasi.
54
Page 225
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
15. LIABILITAS SEGERA 15. LIABILITIES DUE IMMEDIATELY
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Liabilitas penyelesaian efek-efek 702.989) 329.276) Securities settlement liabilities
Liabilitas terkait transaksi nasabah 81.370) 14.639) Customer transaction liability
784.359) 343.915)
Liabilitas penyelesaian efek-efek merupakan Securities settlement liabilities represent the payment
tampungan atas uang penjualan efek-efek yang of securities that have not been settled.
belum diselesaikan.
Liabilitas terkait transaksi nasabah merupakan Customer transaction liability represents transfer of
pengiriman dana (transfer) dari satu pihak kepada funds from one party to another through the Bank as
pihak lainnya melalui bank sebagai perantara, intermediary, where at the end of reporting period, the
dimana pada akhir periode laporan, dana tersebut fund has not been effectively received or credited to
belum efektif diterima atau dikreditkan ke rekening the beneficiary account.
penerima dana (beneficiary).
16. SIMPANAN NASABAH 16. DEPOSITS FROM CUSTOMERS
a. Berdasarkan jenis a. By type
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Giro Current accounts
Pihak ketiga 294.061 105.546 Third parties
Pihak berelasi 122 8.126 Related parties
294.183 113.672
Tabungan Saving accounts
Pihak ketiga 2.222.195 1.241.973 Third parties
Pihak berelasi 12.319 16.374 Related parties
2.234.514 1.258.347
Deposito berjangka Time deposits
Pihak ketiga 9.265.782 3.457.701 Third parties
Pihak berelasi 32.650 113.106 Related parties
9.298.432 3.570.807
Jumlah 11.827.129 4.942.826 Total
Simpanan nasabah yang diblokir dan dijadikan Deposits from customers which were blocked
sebagai jaminan pada tanggal 31 Desember and pledged as collaterals as of 31 December
2025 dan 2024, adalah masing-masing sebesar 2025 and 2024, amounted to Rp nil and Rp
Rp nil dan Rp 2.686. 2,686, respectively.
b. Berdasarkan jangka waktu b. By time period
Deposito berjangka berdasarkan jangka waktu Time deposits by time period as of 31 December
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024: 2025 and 2024:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Hingga 1 bulan 7.933.934 2.991.566 Up to 1 month
Lebih dari 1-3 bulan 775.304 371.641 More than 1-3 months
Lebih dari 3-6 bulan 312.686 123.954 More than 3-6 months
Lebih dari 6-12 bulan 276.508 83.646 More than 6-12 months
9.298.432 3.570.807
55
Page 226
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
16. SIMPANAN NASABAH (lanjutan) 16. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
c. Tingkat suku bunga efektif rata-rata c. Weighted average effective interest rate per
tertimbang per tahun annum
Tingkat suku bunga efektif rata-rata tertimbang The weighted average effective interest rate as
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024: of 31 December 2025 and 2024:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Giro 0,58% 0,24% Current accounts
Tabungan 5,35% 6,14% Saving accounts
Deposito berjangka 7,34% 7,31% Time deposits
17. EFEK-EFEK YANG DIJUAL DENGAN JANJI 17. SECURITIES SOLD UNDER REPURCHASE
DIBELI KEMBALI (REPO) AGREEMENT (REPO)
31 Desember/December 2024
Jenis efek
yang Tanggal Tingkat
mendasari/ jatuh Nilai suku Harga beli Nilai
Type of Tanggal mulai/ tempo/ nominal/ bunga/ kembali/ tercatat/
Pihak lawan/ underlying Commencement Maturity nominal Interest Repurchase Carrying
counterparty securities date date amount rate price value
PT Bank Danamon
Indonesia, Tbk FR0101 19-Dec-2024 02-Jan-2025 200.000 6,45% 192.154 192.120
PT Bank Danamon
Indonesia, Tbk FR0059 30-Dec-2024 13-Jan-2025 190.000 6,45% 182.414 182.023
PT Bank Central
Asia, Tbk FR0095 24-Dec-2024 07-Jan-2025 100.000 6,48% 95.585 95.482
490.000 470.153 469.625
18. PERPAJAKAN 18. TAXATION
a. Komponen pajak penghasilan yang diakui a. Component of income tax recognized in
dalam laba rugi adalah sebagai berikut: profit or loss are as follows:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Pajak Penghasilan: Income Taxes:
- Kini Current -
- Penyesuaian terhadap beban pajak Adjustment to -
tahun-tahun sebelumnya -) 2.046) prior year’s tax expense
- Tangguhan Deferred -
Pemulihan (pembentukan) Reversal (origination) of temporary
perbedaan temporer 43.589) (26.872) difference
Beban (manfaat) pajak penghasilan 43.589) (24.826) Income tax expense (benefit)
56
Page 227
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. PERPAJAKAN (lanjutan) 18. TAXATION (continued)
a. Komponen pajak penghasilan yang diakui a. Component of income tax recognized in
dalam laba rugi adalah sebagai berikut profit or loss are as follows (continued):
(lanjutan):
Rekonsiliasi antara laba (rugi) akuntansi sebelum The reconciliation between accounting profit
pajak penghasilan dikali tarif pajak yang berlaku (loss) before income tax multiplied by the
dengan beban (manfaat) pajak penghasilan prevailing tax rate and income tax expense
adalah sebagai berikut: (benefit) was as follows:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan 143.273) (391.193) Profit (loss) before income tax
Tarif pajak 22%) 22%) Statutory tax rate
31.520) (86.062)
Pengaruh pajak atas perbedaan permanen 1.546) 15.065) Tax effect on permanent differences
Penyesuaian terhadap beban pajak tahun- Adjustment to prior years
tahun sebelumnya -) 2.046) tax expense
Penyesuaian terhadap pajak tangguhan 10.523) (10.362) Adjustment to deferred tax
Tax loss carryforwards yang tidak diakui -) 54.487) Unrecognized tax loss carryforwards
Beban (manfaat) pajak penghasilan 43.589) (24.826) Income tax expense (benefit)
b. Rekonsiliasi antara laba (rugi) sebelum pajak b. Tax reconciliation between profit (loss)
penghasilan dengan beban pajak before income tax and current income tax
penghasilan kini expense
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan 143.273) (391.193) Profit (loss) before income tax
Perbedaan temporer: Temporary differences:
Penyisihan kerugian penurunan nilai aset Provision of impairment
produktif (127.329) (86.097) losses on earning assets
Penurunan nilai aset tersedia untuk dijual -) (21.040) Impairment expense of assets held for sale
Beban penyusutan dan amortisasi (30.480) (15.351) Depreciation and amortization expenses
Beban akrual, bonus, dan imbalan kerja 82.639) Accruals, bonus, and other
lainnya (7.545) employee benefits expense
Beban imbalan pascakerja 9.625) 10.694) Post-employment benefit expenses
Beban akrual 72) (66.822) Accrual expenses
Jumlah beda temporer (65.473) (186.161) Total temporary differences
Perbedaan permanen: -) Permanent differences:
Beban yang tidak dapat dikurangkan –
bersih 7.029) 68.274) Non-deductible expenses – net
Laba (rugi) kena pajak 84.829) (509.080) Taxable income (loss)
Utilisasi kompensasi rugi fiskal 2022 (27.417) -) Utilisation on fiscal compensation 2022
Utilisasi kompensasi rugi fiskal 2023 (57.412) -) Utilisation on fiscal compensation 2023
Laba fiskal setelah kompensasi rugi fiskal -) -) Taxable income after fiscal compensation
Tarif pajak yang berlaku 22%) 22% Enacted tax rate
Beban pajak penghasilan kini -) -) Current income tax expense
Laba kena pajak yang diperoleh dari laba Taxable income which was obtained from profit
sebelum pajak penghasilan setelah dilakukan before income tax after fiscal correction is in
koreksi fiskal sesuai dengan ketentuan accordance with applicable tax regulation will be
perpajakan yang berlaku akan menjadi dasar the basis for calculating and preparing the
dalam perhitungan dan pengisian Surat Corporate Income Tax Returns (SPT).
Pemberitahuan (SPT) Tahunan PPh Badan.
Perhitungan perpajakan untuk tahun yang Tax calculations for the years ended
berakhir 31 Desember 2025 dan 2024 sesuai 31 December 2025 and 2024 were in
dengan SPT tahunan Bank. accordance with the Bank’s annual tax return
(SPT).
57
Page 228
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. PERPAJAKAN (lanjutan) 18. TAXATION (continued)
b. Rekonsiliasi antara laba (rugi) sebelum pajak b. Tax reconciliation between profit (loss)
penghasilan dengan beban pajak before income tax and current income tax
penghasilan kini (lanjutan) expense (continued)
Tidak terdapat pembayaran pajak dibayar di There are no prepaid taxes paid by the Bank
muka oleh Bank yang dapat dikreditkan dalam that can be credited in the calculation of
perhitungan pajak penghasilan badan terutang corporate income tax payable for Year ending
untuk Tahun yang berakhir pada 31 Desember 31 December 2025 and 2024.
2025 dan 2024.
Tidak terdapat pajak penghasilan badan terutang There were no corporate income tax payables
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. as of 31 December 2025 and 2024.
c. Aset (Liabilitas) Pajak Tangguhan c. Deferred Tax Assets (Liabilities)
31 Desember/December 2025
Diakui pada Diakui pada pendapatan
Saldo awal/ laba rugi/ komprehensif lainnya/ Saldo akhir/
Beginning Recognized in Recognized in other Ending
balance profit or loss comprehensive income balance
Aset tetap, aset hak Fixed assets, right-
guna, dan aset of-use assets and
takberwujud 721) (15.921) -) (15.200) intangible assets
Liabilitas sewa 4.087) (1.307) -) 2.780) Lease liabilities
Liabilitas imbalan Post-employment
pascakerja 5.816) 2.117) (230)) 7.703) benefits liabilities
Bonus yang masih harus
dibayar 24.227) 18.180) -) 42.407) Accrued bonus
Cadangan nilai wajar 1.786) -) (21.410) (19.624) Fair value reserve
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai 53.355) (28.012) -) 25.343) impairment losses
Beban yang masih harus
dibayar 4.018) 16) -) 4.034) Accrued expense
Kompensasi Tax loss
rugi fiskal 105.346 (18.662) -) 86.684 carryforwards
199.356 (43.589) (21.640)) 134.127
31 Desember/December 2024
Diakui pada Diakui pada pendapatan
Saldo awal/ laba rugi/ komprehensif lainnya/ Saldo akhir/
Beginning Recognized in Recognized in other Ending
balance profit or loss comprehensive income balance
Aset tetap, aset hak Fixed assets, right-
guna, dan aset of-use assets and
takberwujud (4.293) 5.014) -)) 721) intangible assets
Liabilitas sewa 3.503) 584) -)) 4.087) Lease liabilities
Liabilitas imbalan Post-employment
pascakerja 3.733) 2.353) (270)) 5.816) benefits liabilities
Bonus yang masih harus
dibayar 25.887) (1.660) -)) 24.227) Accrued bonus
Cadangan nilai wajar (3.727) -) 5.513)) 1.786) Fair value reserve
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai 72.296) (18.941) -)) 53.355) impairment losses
Aset yang dimiliki untuk
dijual 4.629) (4.629) -)) -) Asset held for sale
Beban yang masih harus
dibayar 17.377) (13.359) -)) 4.018) Accrued expense
Kompensasi Tax loss
rugi fiskal 47.836) 57.510) -)) 105.346) carryforwards
167.241) 26.872) 5.243) 199.356)
Bank mengakui secara terpisah aset pajak The Bank has recognized a separate deferred
tangguhan terkait liabilitas sewa dan liabilitas tax assets in relation to its lease liabilities and a
pajak tangguhan terkait aset hak-guna. Namun, deferred tax liability in relation to its right-of-use
tidak terdapat dampak terhadap laporan posisi assets. However, there was no impact on the
keuangan karena saldo tersebut memenuhi statement of financial position because the
syarat untuk saling hapus. balances qualify for offsetting.
58
Page 229
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. PERPAJAKAN (lanjutan) 18. TAXATION (continued)
c. Aset (Liabilitas) Pajak Tangguhan (lanjutan) c. Deferred Tax Assets (Liabilities) (continued)
Aset pajak tangguhan diakui sehubungan dengan Deferred tax assets were recognized with
pos-pos tersebut karena kemungkinan besar laba respect to these items because it is probable
kena pajak di masa mendatang akan tersedia that the future taxable profits will be available
sehingga Bank dapat mendapatkan manfaatnya. against which the Bank can utilize the benefits
thereform.
d. Kompensasi rugi fiskal d. Tax loss carryforwards
Saldo kompensasi rugi fiskal Bank dapat The Bank’s tax loss carryforwards can be
diikhtisarkan sebagai berikut: summarized as follows:
31 Desember/
December
2025 2024
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan 143.273) (391.193) Profit (loss) before income tax
Koreksi fiskal (58.444) (117.887) Fiscal adjustments
Laba fiskal (kompensasi rugi fiskal) 84.829) (509.080) Fiscal income (tax loss carryforwards)
Kompensasi rugi fiskal yang diakui 84.829) (261.410) Recognized tax loss carryforwards
Kompensasi rugi fiskal yang tidak diakui -) (247.670) Unecognized tax loss carryforwards
Tarif pajak yang berlaku 22% 22% Enacted tax rate
Dampak manfaat pajak yang tidak diakui -) (54.487) Unrecognized tax benefit
Berikut saldo rugi pajak belum dikompensasi The Bank’s tax loss carryforwards were as
Bank adalah sebagai berikut: follows:
Tahun rincian permulaan/ Tahun kadaluwarsa/ 31 Desember/ 31 Desember/
Year of origination Year of expiry December 2025 December 2024
2024 2029 (509.080) (509.080)
2023 2028 (132.612) (190.024)
2022 2027 - (27.417)
(641.692) (726.521)
Kompensasi rugi fiskal per 31 Desember 2025 Tax loss carryforward as of 31 December 2025
dan 31 Desember 2024 sesuai dengan tabel di and 31 December 2024 as presented in above
atas, akan kadaluwarsa dalam jumlah yang table, will expire in varying amounts between
bervariasi di antara tahun 2027 sampai dengan 2027 to 2029 if not utilized against future taxable
2029 jika tidak dimanfaatkan terhadap laba kena profits. Deferred tax assets as of 31 December
pajak di masa mendatang. Aset pajak tangguhan 2025 and 31 December 2024, have been
per 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024 recognized to the extent that it is probable that
telah diakui sejauh kemungkinan besar bahwa future taxable profits will be available against
laba kena pajak di masa depan akan tersedia which the Bank can utilize the benefits
untuk dimanfaatkan oleh Bank. therefrom.
Sebagian porsi dari aset pajak tangguhan belum Certain portion of deferred tax assets have not
diakui atas kompensasi rugi fiskal, karena tidak been recognized in respect of the tax loss
terdapat kemungkinan besar bahwa laba kena carryforwards, because it is not probable that
pajak di masa depan akan tersedia untuk future taxable profit will be available against
dimanfaatkan oleh Bank terhadap manfaat which Bank can use the benefits thereform:
tersebut:
31 Desember/December 2025 31 Desember/December 2024
Jumlah bruto/ Dampak pajak/ Jumlah bruto/ Dampak pajak/
Gross amount Tax effect Gross amount Tax effect
Kompensasi rugi fiskal/ Tax loss carryforwards 247.670 54.487 247.670 54.487
59
Page 230
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. PERPAJAKAN (lanjutan) 18. TAXATION (continued)
e. Surat Ketetapan Pajak e. Tax Assessments Letters
Tahun Pajak 2020 Fiscal Year 2020
Pada tanggal 21 Mei 2025 Bank menerima surat On 21 May 2025, the Bank received a letter of
pemberitahuan pemeriksaan pajak untuk tahun tax audit notification for fiscal year 2020. The tax
pajak 2020. Hingga saat ini pemeriksaan pajak audit process is still ongoing until the time being.
masih sedang berjalan.
Tahun Pajak 2021 Fiscal Year 2021
Pada tanggal 25 April 2024 Bank menerima On 25 April 2024, the Bank received a letter of
surat pemberitahuan pemeriksaan pajak untuk tax audit notification for fiscal year 2021. The
tahun pajak 2021. Risalah akhir telah final minutes have already been signed on
ditandatangani pada tanggal 10 Desember 10 December 2024.
2024.
Pada tanggal 13 Desember 2024 Bank On 13 December 2024, the Bank received
menerima Surat Keterangan Pajak Kurang Underpayment Tax Assessment Letters
Bayar (“SKPKB”) dan Surat Tagihan Pajak (“SKPKB”) and Tax Collection Letters (“STP”) for
(“STP”) atas pemeriksaan pajak tahun 2021 tax audit 2021 as follows:
sebagai berikut:
SKPKB dan STP Pajak Pertambahan Nilai SKPKB and STP Value Added Tax for
Barang dan Jasa sebesar Rp 3.609. Goods and Services amounting to Rp 3,609.
SKPKB Pajak Penghasilan Pasal 23 SKPKB Income Tax Article 23 amounting to
sebesar Rp 8. Rp 8.
SKPKB Pajak Penghasilan Badan sebesar SKPKB Corporate Income Tax amounting
Rp 2.255 to Rp 2,255.
Bank telah membayar SKPKB dan STP tersebut The Bank has paid the SKPKB and STP above
di atas pada tanggal 10 Januari 2025. Dengan on 10 January 2025. Thus, the tax case for the
demikian, kasus pajak untuk tahun pajak 2021 2021 tax year has been completed.
telah selesai.
f. Sesuai peraturan perpajakan di Indonesia, f. Under the taxation laws of Indonesia, the Bank
Bank melaporkan/menyetorkan pajak-pajaknya submits tax returns on the basis of self-
berdasarkan sistem self-assessment. Fiskus assessment. The tax authorities may examine
dapat memeriksa dan menilai kembali pajak- and re-assess the corporate tax returns within
pajak tersebut dalam jangka waktu sesuai yang the time period specified in the prevailing statute
berlaku. of limitation.
Posisi Bank atas pajak dapat dipertanyakan The Bank’s tax positions may be challenged by
oleh fiskus. Manajemen dapat the tax authorities. Management vigorously
mempertahankan posisi pajak Bank yang defends the Bank’s tax positions which are
diyakini secara teknis telah sesuai dengan believed to be grounded on sound technical
peraturan perpajakan. Oleh karena itu, basis, in compliance with the tax regulations.
manajemen yakin bahwa akrual atas liabilitas Accordingly, management believes that the
pajak adalah cukup untuk semua tahun yang accruals for tax liabilities are adequate for all
belum diperiksa. Penentuan jumlah pajak open tax years. Determining the amount of
penghasilan melibatkan estimasi dan asumsi income tax involves estimates and assumptions,
serta pertimbangan mengenai kejadian as well as judgment about future events. New
mendatang. Informasi baru yang tersedia dapat information may become available that causes
menyebabkan perubahan keputusan oleh management to change its judgment regarding
manajemen atas kecukupan dari liabilitas pajak. the adequacy of existing tax liabilities. Such
Perubahan tersebut dapat mempengaruhi changes will impact tax expense in the period in
beban pajak pada periode dimana fakta dan which the underlying facts and circumstances
keadaan pendasar berubah. change.
60
Page 231
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
19. BEBAN MASIH HARUS DIBAYAR 19. ACCRUED EXPENSES
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Beban yang masih harus dibayar 142.970 198.751 Accrued expenses
Bonus yang masih harus dibayar 143.461 87.283 Accured bonus
Beban bunga yang masih harus dibayar 46.780 16.227 Accrued interest
Penawaran umum saham perdana 8.109 - Initial public offering
341.320 302.261
Beban yang masih harus dibayar terdiri dari beban Accrued expenses represent office expenses and
kantor dan umum kepada pihak ketiga. general expenses to third parties.
Beban bunga yang masih harus dibayar merupakan Accrued interest represents interest on customers’
bunga simpanan nasabah yang masih harus deposits which have to be paid to the customers.
dibayarkan kepada nasabah.
20. LIABILITAS LAIN-LAIN 20. OTHER LIABILITIES
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Liabilitas proteksi kredit 50.127 - Loan protection liabilities
Liabilitas sewa 31.228 37.167 Lease liabilities
Utang pajak lainnya 17.454 6.467 Other tax payables
Cadangan kerugian penurunan nilai atas Allowance for impairment losses
rekening administratif 10.825 7.378 on off-balance sheet items
Pendapatan yang ditangguhkan - kredit 5.388 64 Deferred revenue - loan
Utang karyawan 2.246 290 Payroll liabilities
Utang pembelian aset tetap 2.211 6.198 Payables on fixed assets purchases
Lain-lain 10.419 4.937 Others
129.898 62.501
Liabilitas proteksi kredit merupakan kewajiban atas Loan protection liabilities represent the agreement
perjanjian dengan PT Fokus Solusi Proteksi untuk with PT Fokus Solusi Proteksi to protect certain
melindungi portfolio ritel tertentu. retail portfolio.
Liabilitas sewa merupakan kewajiban atas sewa yang Lease liabilities represent obligation of leases that
memenuhi kriteria yang tertuang pada PSAK 116. fulfill criteria set by PSAK 116.
21. MODAL SAHAM 21. SHARE CAPITAL
Kepemilikan saham dan persentase pada tanggal Share ownership and percentage as of 31 December
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: 2025 and 2024 were as follows:
31 Desember/December 2025
Jumlah modal
Persentase ditempatkan dan
Jumlah saham/ kepemilikan/ disetor penuh/
Number of Percentage of Number of
shares ownership issued and paid-
(full amount) (%) up share capital
Pemegang saham (kepemilikan Shareholders (ownership interest
masing-masing diatas 5%) above 5%)
PT Elang Media Visitama 9.354.117.559 27,60 935.412 PT Elang Media Visitama
PT Kudo Teknologi Indonesia 5.650.340.722 16,67 565.034 PT Kudo Teknologi Indonesia
GXS Bank Pte. Ltd. 3,538,848,642 10,44 353,885 GXS Bank Pte. Ltd.
A5-DB Holdings Pte. Ltd. 3.398.682.495 10,03 339.868 A5-DB Holdings Pte. Ltd.
Kakaobank Corp 2.934.040.535 8,66 293.404 Kakaobank Corp
Singtel Alpha Investments Pte. Ltd. 2,493,833,503 7,36 249,383 Singtel Alpha Investments Pte. Ltd.
Masyarakat (kepemilikan
masing-masing dibawah Public (ownership interest
5%) 6.527.154.194 19,24 652.715 below 5%)
Jumlah 33.897.017.650 100,00 3.389.701 Total
61
Page 232
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
21. MODAL SAHAM (lanjutan) 21. SHARE CAPITAL (continued)
31 Desember/December 2024
Jumlah modal
Persentase ditempatkan dan
Jumlah saham/ kepemilikan/ disetor penuh/
Number of Percentage of Number of
shares ownership issued and paid-
(full amount) (%) up share capital
Saham Tipe A A Series Shares
PT Elang Media Visitama 9.175.800.159 31,28 917.581 PT Elang Media Visitama
Singtel Alpha Investments Pte. Ltd. 6.032.682.145 20,56 603.268 Singtel Alpha Investments Pte. Ltd.
PT Kudo Teknologi Indonesia 5.650.340.722 19,26 565.034 PT Kudo Teknologi Indonesia
A5-DB Holdings Pte. Ltd. 3.398.682.495 11,58 339.868 A5-DB Holdings Pte. Ltd.
Kakaobank Corp 2.934.040.535 10,00 293.404 Kakaobank Corp
PT Tiga Sira Sejahtera 958.207.669 3,27 95.821 PT Tiga Sira Sejahtera
PT Nusantara Berkat Agung 452.914.400 1,54 45.291 PT Nusantara Berkat Agung
PT Abadi Pelita Harapan 237.737.225 0,81 23.774 PT Abadi Pelita Harapan
Saham Tipe B B Series Shares
Bersama Sustainability Trust 500.000.000 1,70 500 Bersama Sustainability Trust
Jumlah 29.340.405.350 100,00 2.884.541 Total
Berdasarkan Keputusan Pemegang Saham (Akta Based on Decision of Shareholders (Deed No. 126
No. 126 tanggal 30 April 2024 yang dibuat dihadapan dated 30 April 2024 made before Notary Jose Dima
Notaris Jose Dima Satria, S.H, M.H. di Jakarta), Satria, S.H, M.H. in Jakarta), the shareholders
pemegang saham menyetujui peningkatan modal approved the increase in share capital of
saham sebanyak 126.796.000 saham sebesar 126,796,000 shares amounted to Rp 127 (with
Rp 127 (dengan nominal Rp 1 (nilai penuh) per nominal of Rp 1 (full amount) per share) which was
saham) yang ditempatkan dan disetor penuh melalui issued and paid-up through the issuance of incentive
penerbitan saham insentif terkait program insentif shares related to long term incentive program, which
was extended to certain employees. Share
jangka panjang yang diberikan terhadap karyawan
ownership related to this incentive program by
tertentu. Kepemilikan Saham terkait program insentif
employees was represented by Bersama
ini oleh karyawan diwakili oleh Bersama Sustainability Sustainability Trust. These changes have been
Trust. Perubahan ini telah diberitahukan kepada notified to The Ministry of Law and Human Rights of
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik the Republic of Indonesia based on Notification
Indonesia berdasarkan surat Penerimaan Receipts on the Amendment of Articles of
Pemberitahuan Anggaran Dasar No.AHU-AH.01.03- Association letter No.AHU-AH.01.03-0099245 dated
0099245 tanggal 30 April 2024. 30 April 2024.
Pada tanggal pemberian saham insentif kepada On the date the incentive shares were granted to
karyawan tertentu tersebut, selisih nilai wajar dengan certain employees, the difference between the fair
nilai nominal saham diakui sebagai bagian dari beban value and the nominal value of the shares is
tenaga kerja (lihat Catatan 26) dan agio saham recognized as part of personnel expenses (see
sebesar Rp 6.402. Note 26) and paid-in capital of Rp 6,402.
Berdasarkan Keputusan Pemegang Saham (Akta Based on Decision of Shareholders (Deed No. 193
No. 193 tanggal 21 Juni 2024 yang dibuat dihadapan dated 21 June 2024 made before Notary Jose Dima
Notaris Jose Dima Satria, S.H, M.H. di Jakarta), Satria, S.H, M.H. in Jakarta), the shareholders
pemegang saham menyetujui peningkatan modal approved the increase in share capital with total of
saham dengan total sebesar 2.804.892.324 saham 2,804,892,324 shares amounted to Rp 280,489
sebesar Rp 280.489 (dengan nominal Rp 100 (nilai (with nominal of Rp 100 (full amount) per share)
penuh) per saham) yang ditempatkan dan disetor which was issued and paid-up by:
penuh oleh:
A5-DB Holdings Pte. Ltd., peningkatan A5-DB Holdings Pte. Ltd., increase in share
modal saham sebanyak 1.514.641.855 capital with total of 1,515,641,855 shares
saham sebesar Rp 151.464 (dengan amounted to Rp 151,464 (with nominal of
nominal Rp 100 (nilai penuh) per saham) Rp 100 (full amount) per share) or
atau setara dengan kepemilikan saham equivalent to 11.58% share ownership.
11,58% dari total saham.
Singtel Alpha Investments Pte. Ltd., Singtel Alpha Investments Pte. Ltd.,
peningkatan modal saham sebanyak increase in share capital with total of
1.009.761.237 saham sebesar Rp 100.976 1,009,761,237 shares amounted to
(dengan nominal Rp 100 (nilai penuh) per Rp 100,976 (with nominal of Rp 100 (full
saham) atau setara dengan kepemilikan amount) per share) or equivalent to 20.56%
saham 20,56% dari total saham. share ownership.
62
Page 233
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
21. MODAL SAHAM (lanjutan) 21. SHARE CAPITAL (continued)
Berdasarkan Keputusan Pemegang Saham (Akta Based on Decision of Shareholders (Deed No. 193
No. 193 tanggal 21 Juni 2024 yang dibuat dihadapan dated 21 June 2024 made before Notary Jose Dima
Notaris Jose Dima Satria, S.H, M.H. di Jakarta), Satria, S.H, M.H. in Jakarta), the shareholders
pemegang saham menyetujui peningkatan modal approved the increase in share capital with total of
saham dengan total sebesar 2.804.892.324 saham 2,804,892,324 shares amounted to Rp 280,489
sebesar Rp 280.489 (dengan nominal Rp 100 (nilai (with nominal of Rp 100 (full amount) per share)
penuh) per saham) yang ditempatkan dan disetor which was issued and paid-up by (continued):
penuh oleh (lanjutan):
Kakaobank Corp, peningkatan modal Kakaobank Corp, increase in share capital
saham sebanyak 280.489.232 saham with total of 280,489,232 shares amounted
sebesar Rp 28.049 (dengan nominal to Rp 28,049 (with nominal of Rp 100 (full
Rp 100 (nilai penuh) per saham) atau setara amount) per share) or equivalent to 10.00%
dengan kepemilikan saham 10,00% dari share ownership.
total saham.
Perubahan ini telah diberitahukan kepada Menteri These changes have been notified to The Ministry of
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Law and Human Rights of the Republic of Indonesia
berdasarkan surat Penerimaan Pemberitahuan based on Notification Receipts on the Amendment
Anggaran Dasar No.AHU-AH.01.03-0153353 tanggal of Articles of Association letter No.AHU-AH.01.03-
21 Juni 2024. 0153353 dated 21 June 2024.
Selisih antara jumlah setoran modal dan nilai nominal The difference between the amount of capital paid
sebesar Rp 977.134 dicatat sebagai agio saham. and the nominal value of Rp 977,134 was recorded
as paid-in capital.
Berdasarkan Keputusan Pemegang Saham (Akta Based on Decision of Shareholders (Deed No. 147
No. 147 tanggal 28 April 2025 yang dibuat dihadapan dated 28 April 2025 made before Notary Jose Dima
Notaris Jose Dima Satria, S.H, M.H. di Jakarta), Satria, S.H, M.H. in Jakarta), the shareholders
pemegang saham menyetujui peningkatan modal approved the increase in share capital of
saham sebanyak 150.000.000 saham sebesar 150.000.000 shares amounted to Rp 150 (with
Rp 150 (dengan nominal Rp 1 (nilai penuh) per nominal of Rp 1 (full amount) per share) which was
saham) yang ditempatkan dan disetor penuh melalui issued and paid-up through the issuance of incentive
penerbitan saham insentif terkait program insentif shares related to long term incentive program, which
was extended to certain employees. Share
jangka panjang yang diberikan terhadap karyawan
ownership related to this incentive program by
tertentu. Kepemilikan Saham terkait program insentif
employees is represented by Bersama Sustainability
ini oleh karyawan diwakili oleh Bersama Sustainability Trust.
Trust.
Pada tanggal pemberian saham insentif kepada On the date the incentive shares were granted to
karyawan tertentu tersebut, selisih nilai wajar dengan certain employees, the difference between the fair
nilai nominal saham diakui sebagai bagian dari beban value and the nominal value of the shares is
tenaga kerja (lihat Catatan 26) dan agio saham recognized as part of personnel expenses (see Note
sebesar Rp 9.738. Perubahan ini telah diberitahukan 26) and paid-in capital of Rp 9,738. These changes
kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia have been notified to The Ministry of Law and
Republik Indonesia berdasarkan surat Penerimaan Human Rights of the Republic of Indonesia based on
Pemberitahuan Anggaran Dasar No.AHU-AH.01.03- Notification Receipts on the Amendment of Articles
of Association letter No.AHU-AH.01.03-0116267
0116267 tanggal 29 April 2025.
dated 29 April 2025.
Berdasarkan Keputusan Pemegang Saham (akta Based on Decision Letter of Shareholders (deed of
No. 2 tanggal 5 Agustus 2025 di hadapan Notaris notary public No. 2 dated 5 August 2025 of Aulia
Aulia Taufani S.H., notaris di Jakarta) pemegang Taufani S.H., in Jakarta), the shareholders
saham menyetujui untuk menjual mengalihkan, dan approved to sale, transfer, and hand over Rp
menyerahkan Rp 353.885 modal saham milik Singtel 353,885 of share capital owned by Singtel Alpha
Alpha Investments Pte. Ltd. kepada GXS Bank Pte. Investments Pte. Ltd. to GXS Bank Pte. Ltd. These
Ltd. Perubahan ini telah disetujui oleh Menteri Hukum changes have been approved by the Minister of
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Law and Human Rights of the Republic of Indonesia
berdasarkan surat keputusan No. AHU-AH.01.09- based on its approval letter No. AHU-AH.01.09-
0321717 dan No. AHU-AH.01.03-0208299 pada 0321717 and No. AHU-AH.01.03-0208299
tanggal 6 Agustus 2025. dated 6 August 2025.
63
Page 234
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
21. MODAL SAHAM (lanjutan) 21. SHARE CAPITAL (continued)
Berdasarkan Keputusan Pemegang Saham (akta No. Based on Decision Letter of Shareholders (deed of
19 tanggal 15 Agustus 2025 di hadapan Notaris Aulia notary public No. 19 dated 15 August 2025 of Aulia
Taufani S.H., di Jakarta) pemegang saham Taufani, S.H., in Jakarta), the shareholders
menyetujui perubahan terkait hak saham Seri B approved the change of rights of share Series B to
menjadi sama dengan pemegang saham Seri A, dan be equal that of Series and acknowledge the
mengakui perubahan nama Watiga Trust Ltd menjadi change of Watiga Trust Ltd to GLAS Trust
GLAS Trust (Singapore) Ltd. Perubahan ini telah (Singapore) Ltd. These changes have been
disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia approved by the Minister of Law and Human Rights
Republik Indonesia berdasarkan surat keputusan No. of the Republic of Indonesia based on its approval
AHU-AH.01.03-0216939 dan No. AHU-AH.01.09- letter No. AHUAH.01.03-0216939 and No. AHU-
0325647 pada tanggal 15 Agustus 2025. AH.01.09-0325647 dated 15 August 2025.
Berdasarkan Akta Notaris Aulia Taufani S.H., No. 20 Based on notarial deed of Aulia Taufani, S.H.,
tanggal 15 Agustus 2025 tentang Persetujuan No. 20 dated 15 August 2025, regarding
pemegang saham untuk pelaksanaan rencana shareholder agreement on Initial Public Offering
Penawaran Umum Perdana Saham ("PUPS") dengan (“IPO”) of shares with issuance of new shares
menerbitkan saham baru sebanyak-banyaknya amounted 6,473,503,700 new shares Series A
6.473.503.700 saham baru seri A yang mewakili 18% representing 18% of total issued and paid-up capital
dari modal ditempatkan dan disetor Bank setelah after IPO of shares, change of Bank status from
PUPS, Perubahan status Bank dari sebelumnya private company to public company, increase in
perseroan tertutup menjadi perseroan terbuka, share capital from Rp 5,000,000 to Rp 10,000,000,
peningkatan modal dasar dari semula Rp 5.000.000 and change in business activity to comply with
menjadi Rp 10.000.000, dan perubahan kegiatan prevailing laws and regulations.
usah guna memenuhi persyaratan dalam peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
Perubahan ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan These changes have been approved by the Minister
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan of Law and Human Rights of the Republic of
surat keputusan No. AHU-AH.01.03-0217235 pada Indonesia based on its approval letter No. AHU-
tanggal 15 Agustus 2025. AH.01.03-0217235 dated 15 August 2025.
Berdasarkan Akta Notaris Aulia Taufani S.H., No. 35 Based on notarial deed of Aulia Taufani, S.H.,
tanggal 11 November 2025 tentang kapitalisasi agio No. 35 dated 11 November 2025, regarding share
dan penggabungan saham (reverse stock split) atas premium capitalization and the reverse stock split of
seluruh saham seri B. Perubahan ini tidak mengubah all Series B shares. This share consolidation did not
jumlah modal dasar Bank, namun menyebabkan alter the Bank’s authorized capital but resulted in an
penyesusaian pada komposisi modal ditempatkan adjustment to the composition of issued and fully
dan disetor penuh meningkat sebesar Rp 64.350 dari paid capital which increased Rp 64.350 from
sebelumnya Rp 2.884.691 menjadi Rp 2.949.041 previously Rp 2,884,691 to Rp 2,949,041 and the
serta agio saham menurun sebesar Rp 64.350 dari paid-in capital which decreased Rp 64.350 from
sebelumnya Rp 3.312.589 menjadi Rp 3.248.239. previously Rp 3,312,589 to Rp 3,248,239.
Perubahan ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan These changes have been approved by the Minister
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan of Law and Human Rights of the Republic of
surat keputusan No. AHU-AH.01.03-0248514 pada Indonesia based on its approval letter No. AHU-
tanggal 12 November 2025. AH.01.03-0248514 dated 12 November 2025.
Pada tanggal 17 Desember 2025, Bank mencatatkan On December 17, 2025, the Bank listed its shares
sahamnya di Bursa Efek Indonesia dengan kode on the Indonesia Stock Exchange under the ticker
SUPA. code SUPA.
64
Page 235
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
21. MODAL SAHAM (lanjutan) 21. SHARE CAPITAL (continued)
Berdasarkan Akta Notaris Aulia Taufani, S.H., No. 64 Based on Notarial Deed No. 64 of Aulia Taufani,
tanggal 18 Desember 2025, mengenai keputusan S.H., dated December 18, 2025, concerning the
pemegang saham atas perubahan Anggaran Dasar shareholders’ resolution approving the amendment
sehubungan dengan Penawaran Umum Perdana to the Articles of Association in connection with the
Saham, Bank telah melakukan Penawaran Umum Initial Public Offering (“IPO”), the Bank completed
Perdana Saham dengan menerbitkan 4.406.612.300 its IPO by issuing 4,406,612,300 new shares,
saham baru atau sebesar 13% dari modal representing 13% of the issued and fully paid-up
ditempatkan dan disetor penuh, dengan nilai nominal share capital, with a par value of Rp 100 per share.
Rp 100 per saham. Saham tersebut ditawarkan These shares were offered to the public at an
kepada masyarakat dengan harga penawaran offering price of Rp 635 per share. The net proceeds
sebesar Rp 635 per saham. Dana yang dihimpun dari from the IPO, after deducting share issuance costs,
Penawaran Umum Perdana Saham tersebut, setelah amounted to Rp 2,730,764. The transaction
dikurangi biaya emisi saham, berjumlah Rp 2.730.764. resulted in the recognition of additional paid-in
Dari transaksi tersebut, Bank mengakui agio saham capital (share premium) of Rp 2,290,103 and an
sebesar Rp 2.290.103 dan peningkatan modal increase in issued and fully paid-up share capital of
ditempatkan dan disetor penuh sebesar Rp 440.661. Rp 440,661.
Perubahan ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan These changes have been approved by the Minister
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan of Law and Human Rights of the Republic of
surat keputusan No. AHU-AH.01.03-0255969 pada Indonesia based on its approval letter No. AHU-
tanggal 19 Desember 2025. AH.01.03-0255969 dated 19 December 2025.
Pada periode Desember 2025, PT Elang Media During the period ended December 2025, PT Elang
Visitama melakukan pembelian saham Bank melalui Media Visitama acquired 178,317,400 shares of the
Bursa Efek Indonesia sebanyak 178.317.400. Bank through the Indonesia Stock Exchange. The
Transaksi tersebut merupakan transaksi antar transaction constituted a transfer between
pemegang saham dan tidak berdampak terhadap shareholders and did not affect the Bank’s share
modal saham maupun ekuitas Bank, namun hanya capital or equity, but only resulted in a change in the
mengakibatkan perubahan komposisi kepemilikan composition of share ownership.
saham.
Agio saham Paid-in capital
Agio saham pada tanggal 31 Desember 2025 dan Paid-in capital as of 31 December 2025 and 2024,
2024, terdiri dari: are as follows:
31 Desember/ December
2025 2024
Penyesuaian nilai aset untuk Assets value adjustment
pengampunan pajak 8) 8) for tax amnesty
Agio saham 3.299.589) 3.299.589) Paid-in capital
Penawaran umum perdana 2.357.538) -) IPO and Share issuance cost
Biaya penerbitan saham (67.435) -) Share issuance cost
Konversi agio saham (86.341) (21.991) Conversion paid-in capital
Penerbitan saham insentif 34.983) 25.245) Issuance of incentive share
Saldo Akhir 5.538.342) 3.302.851) Ending balance
65
Page 236
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
22. PENDAPATAN BUNGA 22. INTEREST INCOME
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Kredit yang diberikan 1.785.480 523.172 Loans receivable
Efek-efek 359.663 200.246 Securities
Penempatan pada Bank Indonesia 14.280 8.408 Placements with Bank Indonesia
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under resale
janji dijual kembali (reverse repo) 3.498 11.969 agreements (reverse repo)
Giro dan penempatan Current accounts and
pada bank lain 359 185 placements with other banks
2.163.280 743.980
23. BEBAN BUNGA 23. INTEREST EXPENSE
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Deposito berjangka 479.973 87.897 Time deposits
Tabungan 83.948 30.304 Saving accounts
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli Securities sold under repurchase
kembali (repo) 15.740 11.227 agreements (repo)
Giro 145 3.809 Current accounts
Lainnya 7.200 3.899 Others
587.006 137.136
24. BEBAN KERUGIAN PENURUNAN NILAI ASET 24. IMPAIRMENT LOSSES ON FINANCIAL
KEUANGAN ASSETS
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Kredit 337.713) 120.057) Credit
Hak kompensasi – kredit (Catatan 14) (5.626) -) Compensation right – credit (Note 14)
Pemulihan dari kredit yang
dihapusbukukan (20.156) (26.452) Recovery from written-off loans
Efek-efek 1.862) 2.341) Securities
Rekening administratif 3.447) 5.076) Off-balance sheet items
Lainnya 2.485) 864) Others
319.725) 101.886)
25. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 25. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Biaya proteksi kredit (Catatan 14) 269.592 - Loan protection fee (Note 14)
Biaya terkait perangkat lunak 108.727 75.499 Software expenses
Pengeluaran kantor 80.428 50.183 Office expenses
Jasa profesional 53.333 34.650 Professional fee
Komunikasi 52.763 64.937 Communications
Promosi 52.836 202.839 Promotion
Amortisasi aset takberwujud Amortization of intangible assets
(Catatan 13) 33.140 18.477 (Note 13)
Biaya dan komisi terkait Fee and commission expense for
penyelenggaraan pendanaan 33.876 36.792 funding activities
Penyusutan aset tetap dan aset hak- Depreciation of fixed assets and
guna (Catatan 12) 20.565 12.914 right-of-use assets (Note 12)
Lainnya 6.314 10.622 Others
711.574 506.913
66
Page 237
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
26. BEBAN TENAGA KERJA 26. PERSONNEL EXPENSES
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Gaji 225.470 302.661 Salaries
Bonus/ Tunjangan Hari Raya (THR) 153.737 68.244 Bonus/ Festive Allowance (THR)
Pengobatan 19.776 10.957 Medical
Beban imbalan pascakerja 13.646 12.826 Post-employment benefits expense
Long term incentive plan (Catatan 21) 9.738 6.402 Long term incentive plan (Note 21)
Pendidikan dan pengembangan 9.226 6.654 Education and training
Honorarium komisaris 8.787 8.190 Commisioner’s honorarium
440.380 415.934
Lihat Catatan 27 untuk gaji dan tunjangan yang Refer to Note 27 for salaries and benefits given to
diberikan kepada personil manajemen kunci. key management personnel.
27. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK- 27. TRANSACTIONS AND BALANCES WITH
PIHAK BERELASI RELATED PARTIES
Ikhtisar saldo Bank dengan pihak-pihak berelasi dan Summary of the Bank’s balances with related parties
persentasenya terhadap total aset atau total liabilitas and its percentage to total assets or total liabilities
adalah sebagai berikut: was as follows:
a. Kredit yang diberikan a. Loans receivable
31 Desember/ December
2025 2024
Kredit yang diberikan (Catatan 10) Loans receivable (Note 10)
Pihak berelasi lainnya 76.395 134.710 Other related parties
Personil manajemen kunci - - Key management personnel
Jumlah kredit yang diberikan dari Total loans receivables from
pihak-pihak berelasi 76.395 134.710 related parties
Persentase kredit yang diberikan dari pihak- Percentage of loans receivable from
pihak berelasi terhadap jumlah aset related parties to total assets
Pihak berelasi lainnya 0,36% 1,18% Other related parties
Personil manajemen kunci 0,00% - Key management personnel
Persentase kredit yang diberikan dari pihak- Percentage of loans receivable from related
pihak berelasi terhadap jumlah aset 0,36% 1,18% parties to total assets
b. Simpanan nasabah b. Deposits from customers
31 Desember/ December
2025 2024
Deposito berjangka (Catatan 16) Time deposits (Note 16)
Personil manajemen kunci 31.650 12.006 Key management personnel
Pihak berelasi lainnya 1.000 101.100 Other related parties
Jumlah deposito berjangka dari pihak-pihak Total time deposits from related
berelasi 32.650 113.106 parties
Persentase deposito berjangka
dari pihak-pihak berelasi terhadap jumlah Percentage of time deposits
liabilitas from related parties to total liabilities
Personil manajemen kunci 0,24% 0,20% Key management personnel
Pihak berelasi lainnya 0,01% 1,64% Other related parties
Persentase deposito berjangka dari pihak-pihak Percentage of time deposits from related
berelasi terhadap jumlah liabilitas 0,25% 1,84% parties to total liabilities
67
Page 238
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK- 27. TRANSACTIONS AND BALANCES WITH
PIHAK BERELASI (lanjutan) RELATED PARTIES (continued)
b. Simpanan nasabah (lanjutan) b. Deposits from customers (continued)
31 Desember/ December
2025 2024
Tabungan (Catatan 16) Saving accounts (Note 16)
Personil manajemen kunci 12.319 16.374 Key management personnel
Jumlah tabungan dari pihak-pihak berelasi 12.319 16.374 Total saving accounts from related parties
Persentase tabungan dari pihak-pihak berelasi Percentage of saving accounts
terhadap jumlah liabilitas 0,09% 0,27% from related parties to total liabilities
31 Desember/ December
2025 2024
Giro (Catatan 16) Current accounts (Note 16)
Pihak berelasi lainnya 122 8.126 Other related parties
Jumlah giro dari pihak-pihak berelasi 122 8.126 Total current accounts from related parties
Persentase giro dari pihak-pihak Percentage of current accounts
berelasi terhadap jumlah liabilitas 0,001% 0,13% from related parties to total liabilities
Ikhtisar transaksi dan saldo Bank dengan pihak-pihak Summary of transactions of the Bank with related
berelasi adalah sebagai berikut: parties were as follows:
a. Pendapatan bunga dan persentasenya a. Interest income and its percentage of interest
pendapatan bunga dari pihak-pihak berelasi income from related parties to total interest
terhadap jumlah pendapatan bunga adalah income were as follows:
sebagai berikut:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Pendapatan bunga Interest income
Pihak berelasi lainnya 12.221 11.900 Other related parties
Personil manajemen kunci 12 - Key management personnel
Jumlah pendapatan bunga dari pihak-pihak Total interest income from
berelasi 12.233 11.900 related parties
Persentase pendapatan bunga dari pihak- Percentage of interest income
pihak berelasi terhadap jumlah from related parties to total
pendapatan bunga interest income
Pihak berelasi lainnya 0,56% 1,60% Other related parties
Personil manajemen kunci 0,01% - Key management personnel
Persentase pendapatan bunga dari pihak-pihak Percentage of interest income from
berelasi terhadap jumlah pendapatan bunga 0,57% 1,60% related parties to total interest income
b. Beban bunga dan persentasenya beban bunga b. Interest expense and its percentage of interest
dari pihak-pihak berelasi terhadap jumlah beban expense from related parties to total interest
bunga adalah sebagai berikut: expense were as follows:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Beban bunga Interest expense
Personil manajemen kunci 2.965 714 Key management personnel
Pihak berelasi lainnya 735 9.206 Other related parties
Total interest expense from
Jumlah beban bunga dari pihak-pihak berelasi 3.700 9.920 related parties
Persentase beban bunga dari pihak-pihak Percentage of interest
berelasi terhadap jumlah interest expense from related parties to
beban bunga total interest expense
Personil manajemen kunci 0,51% 0,52% Key management personnel
Pihak berelasi lainnya 0,12% 6,71% Other related parties
Persentase beban bunga dari pihak-pihak Percentage of interest expense from related
berelasi terhadap jumlah beban bunga 0,63% 7,23% parties to total interest expense
68
Page 239
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK- 27. TRANSACTIONS AND BALANCES WITH
PIHAK BERELASI (lanjutan) RELATED PARTIES (continued)
Ikhtisar transaksi dan saldo Bank dengan pihak-pihak Summary of transactions of the Bank with related
berelasi adalah sebagai berikut (lanjutan): parties were as follows (continued):
c. Beban umum dan administrasi serta c. General and administrative expense and its
persentasenya beban umum dan administrasi percentage of general and administrative
dari pihak-pihak berelasi terhadap jumlah beban expense from related parties to total general and
umum dan administrasi adalah sebagai berikut: administrative expense were as follows:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
General and administrative
Beban umum dan administrasi expense
Pihak berelasi lainnya 51.797 184.521 Other related parties
Pemegang saham 1.381 - Shareholder
Pemegang saham dengan Shareholders with
pengaruh signifikan - 2.782 significant influence
Jumlah beban umum dan administrasi dari Total general and administrative expense
pihak-pihak berelasi 53.178 187.303 from related parties
Persentase beban umum dan Percentage of general and
administrasi dari pihak-pihak berelasi administrative expense from related
terhadap jumlah beban umum dan parties to total general and
administrasi administrative expense
Pihak berelasi lainnya 7,28% 36,40% Other related parties
Pemegang saham 0,19% - Shareholder
Pemegang saham dengan Shareholders with
pengaruh signifikan - 0,55% significant influence
Persentase beban umum dan administrasi dari Percentage of general and administrative
pihak-pihak berelasi terhadap jumlah beban expense from related parties to total
umum dan administrasi 7,47% 36,95% general and administrative expense
d. Perolehan aset takberwujud dan persentasenya d. Acquisition of intangible assets and its
terhadap total aset adalah sebagai berikut: percentage to the total asset were as follows:
31 Desember/December
2025 2024
Aset takberwujud Intangible assets
Pihak berelasi lainnya 101.442 52.759 Other related parties
Jumlah aset takberwujud dari pihak-pihak Total intangible assets from
berelasi 101.442 52.759 related parties
Persentase aset takberwujud dari pihak- Percentage of intangible assets from
pihak berelasi terhadap jumlah aset related parties to total assets
Pihak berelasi lainnya 0,48% 0,46% Other related parties
Persentase aset takberwujud dari pihak-pihak Percentage of intangible assets from related
berelasi terhadap jumlah aset 0,48% 0,46% parties to total assets
e. Kompensasi dan imbalan lain kepada personil e. Compensation and other benefits for key
manajemen kunci management personnel.
Bank memberikan kompensasi dan imbalan lain The Bank provided compensation and other
kepada personil manajemen kunci yang terdiri benefits for key management personnel which
dari Dewan Komisaris, Direksi dan Pejabat includes Board of Commissioners, Board of
Eksekutif untuk tahun yang berakhir pada tanggal Directors and Executive Employees for the year
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing ended 31 December 2025 and 2024, amounted
sebesar Rp 148.154 dan Rp 132.939. to Rp 148.154 and Rp 132,939, respectively.
69
Page 240
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK- 27. TRANSACTIONS AND BALANCES WITH
PIHAK BERELASI (lanjutan) RELATED PARTIES (continued)
Pihak berelasi serta sifat hubungan dan jenis The related parties as well nature relationship
transaksi dengan pihak-pihak berelasi adalah and transactions with related parties was as
sebagai berikut: follows:
Pihak berelasi/ Sifat dari hubungan/ Jenis transaksi/
Related parties Nature of relationship Nature of transaction
PT Elang Media Visitama Pemegang saham dengan pengaruh Beban umum dan administrasi/
signifikan / Shareholder with significant General and administrative expense
influence
PT Kudo Teknologi Indonesia Pemegang saham dengan pengaruh Beban umum dan administrasi/
signifikan / Shareholder with significant General and administrative expense
influence
Singtel Alpha Investments Pte. Pemegang saham dengan pengaruh Beban umum dan administrasi/
Ltd. signifikan / Shareholder with significant General and administrative expense
influence
A5-DB Holdings Pte. Ltd. Pemegang saham dengan pengaruh Beban umum dan administrasi/
signifikan / Shareholder with significant General and administrative expense
influence
KakaoBank Corp. Pemegang saham / Shareholder Beban umum dan administrasi/
General and administrative expense
GP Network Asia Pte. Ltd. Pihak berelasi lainnya / Other related Beban umum dan administrasi dan aset takberwujud/
party General and administrative expense and intangible
assets
GrabTaxi Holdings Pte. Ltd. Pihak berelasi lainnya / Other related Beban umum dan administrasi dan aset takberwujud/
party General and administrative expense and intangible
assets
PT Surya Citra Televisi Tbk Pihak berelasi lainnya / Other related Beban umum dan administrasi/
party General and administrative expense
Neo Service Holding Pte, Ltd Pihak berelasi lainnya / Other related Beban umum dan administrasi/
party General and administrative expense
PT Teknologi Pengangkutan Pihak berelasi lainnya / Other related Pinjaman yang diberikan/ Loans
Indonesia party
PT Bumi Cakrawala Perkasa Pihak berelasi lainnya / Other related Simpanan nasabah dan beban bunga/ Deposits from
party customers and interest expense
PT Grab Teknologi Indonesia Pihak berelasi lainnya / Other related Simpanan nasabah dan beban bunga/ Deposits from
party customers and interest expense
PT Abhimata Acme Indonesia Pihak berelasi lainnya / Other related Pinjaman yang diberikan, simpanan nasabah dan beban
party bunga/ Loans, deposits from customers and interest
expense
PT Visionet Internasional Pihak berelasi lainnya / Other related Simpanan nasabah, beban bunga dan beban umum dan
party administrasi/ deposits from customers, interest expense
and general and administrative expense
Personil manajemen kunci/ Direktur dan keluarga inti/ Simpanan nasabah, pembayaran kompensasi dan
Key management personnel Directors and core family remunerasi dan beban bunga/
Deposits from customers, payments of compensation
and remuneration, and interest expense
Personil manajemen kunci/ Komisaris dan keluarga inti/ Simpanan nasabah, pembayaran kompensasi dan
Key management personnel Commissioners and core family remunerasi dan beban bunga/
Deposits from customers, payments of compensation
and remuneration, and interest expense
Personil manajemen kunci/ Pejabat eksekutif dan keluarga inti/ Simpanan nasabah, pembayaran kompensasi dan
Key management personnel Executive employees and core family remunerasi dan beban bunga/
Deposits from customers, payments of compensation
and remuneration, and interest expense
28. KOMITMEN DAN KONTINJENSI 28. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES
31 Desember/
December
2025 2024
Komitmen Commitments
Liabilitas komitmen Committed liabilities
Fasilitas kredit yang diberikan yang
belum digunakan - committed Unused loan facilities - committed
- Pihak ketiga (400.007) (425.815) Third parties -
Komitmen (400.007) (425.815) Commitments
Kontinjensi Contingencies
Tagihan kontinjensi Contingent receivables
Pendapatan bunga atas kredit bermasalah 44.266 19.307) Interest income on non-performing loans
Kontinjensi 44.266 19.307) Contingencies
70
Page 241
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
29. INSTRUMEN KEUANGAN 29. FINANCIAL INSTRUMENTS
Nilai wajar instrumen keuangan Fair values of financial instruments
Seluruh instrumen keuangan diukur pada biaya All of the financial instruments are measured at
perolehan diamortisasi, kecuali efek-efek yang diukur amortised cost, except for securities measured at
pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif fair value through other comprehensive income.
lain.
Model penilaian Valuation model
Bank mengukur nilai wajar atas aset dan liabilitas The Bank measures fair values of financial assets
keuangan dengan menggunakan hirarki dari metode and liabilities using the following hierarchy of
berikut: methods:
a. Level 1 a. Level 1
Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar Quoted prices (unadjusted) in active markets for
aktif untuk aset atau liabilitas yang identik; identical assets or liabilities;
b. Level 2 b. Level 2
Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam Inputs other than quoted prices included within
level 1 yang dapat diobservasi untuk aset atau level 1 that are observable for the assets or
liabilitas, baik secara langsung (misalnya harga) liabilities, either directly (that is as prices) or
maupun tidak langsung (misalnya turunan harga); indirectly (that is derived from prices); and
dan
c. Level 3 c. Level 3
Input untuk aset atau liabilitas yang bukan Inputs for the assets or liabilities that are not
berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi based on observable market data
(input yang tidak dapat diobservasi). (unobservable inputs).
Instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar Financial instruments measured at fair value
Tabel berikut menyajikan aset keuangan Bank yang The tables below show the Bank’s financial assets
diukur sebesar nilai wajar pada tanggal 31 Desember that were measured at fair value as of 31 December
2025 dan 2024: 2025 and 2024:
31 Desember/December 2025
Nilai tercatat/
Carrying Nilai wajar/
value Level 1 Level 2 Level 3 Fair value
Aset keuangan Financial assets
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Efek-efek 7.831.745 -) 7.831.745 - 7.831.745 Securities
31 Desember/December 2024
Nilai tercatat/
Carrying Nilai wajar/
value Level 1 Level 2 Level 3 Fair value
Aset keuangan Financial assets
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Efek-efek 4.177.526 -) 4.177.526 - 4.177.526 Securities
Metode penilaian yang digunakan untuk efek-efek Valuation method used for securities measured at
yang diukur pada nilai wajar menggunakan teknik fair value is using market price valuation
penilaian harga pasar dimana seluruh input signifikan techniques in which all significant inputs are directly
dapat diobservasi secara langsung dari harga observable from quoted market prices or quoted
kuotasian pasar atau menggunakan harga pasar market prices for securities with similar credit,
kuotasi efek yang memiliki karakteristik kredit, jatuh maturity and yield characteristics or using valuation
tempo dan yield yang serupa atau dinilai dengan model of market comparisons.
menggunakan perbandingan harga pasar.
71
Page 242
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
29. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan) 29. FINANCIAL INSTRUMENTS (continued)
Instrumen keuangan yang tidak diukur pada nilai Financial instruments not measured at fair
wajar value
Tabel di bawah ini menggambarkan nilai tercatat dan The table below summarizes the carrying amounts
nilai wajar dari instrumen keuangan yang tidak and fair values of those financial instruments not
disajikan pada nilai wajarnya: stated at their fair values:
31 Desember/December 2025 31 Desember/December 2024
Nilai tercatat/ Nilai tercatat/
Carrying Nilai wajar/ Carrying Nilai wajar/
amount Fair value amount Fair value
Aset Assets
Efek-efek 21.148 22.262 21.130 21.101 Securities
Pinjaman yang diberikan 9.199.578 11.343.181 6.054.713 6.374.729 Loan receivables
Efek-efek yang dibeli dengan janji Securities purchased under resale
dijual kembali (reverse repo) 420.351 419.893 - - agreements (reverse repo)
Liabilitas Liabilities
Efek-efek yang dijual dengan janji Securities sold under repurchase
dibeli kembali (repo) - - 469.625 486.708 agreements (repo)
Nilai wajar kredit yang diberikan diukur dengan
The fair value of loan receivable was measured
menggunakan analisis arus kas yang didiskontokan
using discounted cash flows analysis using market
dengan memakai tingkat suku bunga pasar dan masuk
interest rate and fall under level 3 hierarchy. Inputs
sebagai hirarki level 3. Input dalam teknik penilaian
into the valuation technique include expected future
termasuk arus kas yang akan diterima masa datang
cash flows and market interest rate.
dan suku bunga pasar.
Nilai wajar efek-efek, efek-efek yang dibeli dengan The fair value of securities, securities purchased
janji dijual kembali (reverse repo), dan efek-efek yang under resale agreements (reverse repo) and
dijual dengan janji dibeli kembali (repo) menggunakan securities sold under repurchase agreements (repo)
harga kuotasian pasar dan masuk sebagai hirarki level were based quoted market prices and fall under
2. level 2 hierarchy.
The following financial instruments represent
Instrumen keuangan berikut ini merupakan instrumen
financial instruments which are short term in nature
keuangan jangka pendek (kurang dari satu tahun) atau
(less than one year) or reprice to current market
yang ditinjau ulang menggunakan harga pasar secara
rates frequently. Therefore, the fair value of these
berkala. Oleh karenanya, nilai wajar instrumen
financial instruments approximates to the carrying
keuangan tersebut mendekati nilai tercatatnya.
amount.
Aset keuangan: Financial assets:
- Kas - Cash
- Giro pada Bank Indonesia - Current accounts with Bank Indonesia
- Giro pada bank-bank lain - Current accounts with other banks
- Penempatan pada Bank Indonesia - Placements with Bank Indonesia
- Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali - Securites purchased under resale agreements
(reverse repo) (reverse repo)
- Bunga yang masih akan diterima, tagihan payment - Accrued interest receivables, receivables from
gateway, security deposits, dan uang muka payment gateway, security deposits and loan
penyaluran kredit channeling (bagian dari aset lain- channeling advance payment (as part of other
lain). assets).
- Penyelesaian surat berharga - Securities settlement
Liabilitas keuangan: Financial liabilities:
- Liabilitas segera - Liabilities due immediately
- Simpanan nasabah - Deposits from customers
- Beban bunga yang masih akan dibayar (bagian - Accrued interest payables (as part of Accrued
dari Beban Masih Harus Dibayar). Expenses).
- Utang pembelian aset tetap (bagian dari Liabilitas - Payables on fixed assets purchases (as part of
Lain-Lain). Other Liabilities).
- Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali - Securities sold under repurchase agreements
(repo) (repo)
Nilai wajar dari simpanan nasabah tanpa jatuh tempo The fair value of deposits from customers with no
adalah jumlah yang terutang pada saat penarikan. stated maturity is the amount repayable on demand.
72
Page 243
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
30. PERJANJIAN YANG SIGNIFIKAN 30. SIGNIFICANT AGREEMENTS
a. Perjanjian kredit channeling a. Channeling loan agreement
PT Indonesia Fintopia Technology PT Indonesia Fintopia Technology
Pada tanggal 27 Oktober 2023, Bank On 27 October 2023, the Bank entered into an
mengadakan perjanjian dengan PT Indonesia agreement with PT Indonesia Fintopia
Fintopia Technology (“Easycash”) dalam rangka Technology (“Easycash”) to facilitate
memfasilitasi permohonan pinjaman berbasis application-based loan applications from
aplikasi dari pemohon melalui platform milik applicants through Easycash’s platform. The
Easycash. Bank sepakat untuk memberikan Bank agreed to provide funding amounting to
pendanaan sebesar Rp 1.000.000. Jangka waktu Rp 1,000,000. The term of the agreement is for
perjanjian adalah untuk 1 (satu) tahun, terhitung 1 (one) year, starting from 27 October 2023 to
mulai tanggal 27 Oktober 2023 hingga 27 Oktober 27 October 2024.
2024.
Pada tanggal 26 Juli 2024, Bank melakukan On 26 July 2024, the Bank extended the credit
perpanjangan atas perjanjian kredit dengan agreement with a change in the agreement on
perubahan kesepakatan pada pendanaan yang funding from Rp 1,000,000 to Rp 2,000,000,
semula Rp 1.000.000 menjadi Rp 2.000.000, starting from 26 July 2024 to 26 July 2025.
terhitung mulai tanggal 26 Juli 2024 hingga 26 Juli
2025.
Pada tanggal 13 Juni 2025, Bank melakukan On 13 June 2025, the Bank extended the credit
perpanjangan atas perjanjian kredit dengan agreement with a change in the agreement on
perubahan kesepakatan pada pendanaan yang funding from Rp 2,000,000 to Rp 3,000,000,
semula Rp 2.000.000 menjadi Rp 3.000.000, starting from 13 June 2025 to 13 June 2027.
terhitung mulai tanggal 13 Juni 2025 hingga 13 Juni
2027.
PT Kredit Utama Fintech Indonesia PT Kredit Utama Fintech Indonesia
Pada tanggal 26 September 2025, Bank On 26 September 2025, the Bank entered into
mengadakan perjanjian dengan PT Kredit Utama an agreement with PT Kredit Utama Fintech
Fintech Indonesia (“Rupiah Cepat”) dalam rangka Indonesia (“Rupiah Cepat”) to facilitate
memfasilitasi permohonan pinjaman berbasis application-based loan applications from
aplikasi dari pemohon melalui platform milik applicants through the Rupiah Cepat's
Rupiah Cepat. Bank sepakat untuk memberikan platform. The Bank agreed to provide funding
pendanaan sebesar Rp 2.000.000. Jangka waktu amounting to Rp 2,000,000. The term of the
perjanjian adalah untuk 1 (satu) tahun, terhitung agreement is for 1 (one) year, stating from
mulai tanggal 26 September 2025 hingga 26 September 2025 to 26 September 2026.
26 September 2026.
b. Perjanjian dengan Neo Services Holdings Pte. b. Agreement with Neo Services Holdings Pte.
Ltd. Ltd.
Pada tanggal 1 Agustus 2024, Bank On 1 August 2024, the Bank signed a Master
menandatangani Perjanjian Layanan Induk dan Services Agreement and Work Order with Neo
Perintah Kerja dengan Neo Services Holdings Pte. Services Holdings Pte. Ltd. for the provision of
Ltd. untuk penyediaan jasa dukungan teknologi technology support services (coding services).
(coding services). Perjanjian ini terakhir The agreement has been last extended,
diperpanjang, berlaku sampai dengan tanggal effective until 31 December 2025, with contract
31 Desember 2025, dengan nilai kontrak tidak amount not exceeding SGD 4,679,922 (full
melebihi SGD 4.679.922 (nilai penuh). amount).
Perjanjian ini terakhir diperpanjang, berlaku sampai The agreement has been last extended effective
dengan tanggal 31 Desember 2028, dengan nilai until 31 December 2028, with contract amount
kontrak tidak melebihi SGD 3.150.000 (nilai penuh) not exceeding SGD 3,150,000 (full amount) for
untuk tahun pertama dari jangka waktu perintah the first year of the work order term.
kerja.
73
Page 244
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
30. PERJANJIAN YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) 30. SIGNIFICANT AGREEMENTS (continued)
c. Perjanjian dengan Thoughtworks Pte. Ltd. c. Agreement with Thoughtworks Pte. Ltd.
Pada tanggal 17 Juni 2022, Bank mengadakan On 17 June 2022, the Bank entered into an
perjanjian dengan Thoughtworks Pte. Ltd. untuk: agreement with Thoughtworks Pte. Ltd. for:
- Membangun infrastruktur dan platform untuk - Building infrastructure and platforms for the
melakukan otomasi sistem Bank. automation of the Bank’s system.
- Integrasi terkait pemantauan, logging, dan - Monitoring, logging and alerting integration
peringatan dengan infrastruktur dan aplikasi. with infrastructure and application.
- Penerapan praktik terbaik untuk kinerja dan - Implementation best practices for
kehandalan infrastruktur. infrastructure performance and reliability.
Oleh karena itu, Thoughtworks Pte. Ltd. berhak Accordingly, Thoughtworks Pte. Ltd. is entitled
atas imbalan jasa dan Bank berkewajiban untuk for the service fees and the Bank is obliged to
membayar imbalan jasa tersebut. Atas perjanjian pay the service fees. For this agreement, there
ini, tidak ada persyaratan perizinan yang perlu was no requirement to obtain the authorized
diminta dari otoritas yang berwenang dan tidak regulatory approval and there was no
terdapat pembatasan-pembatasan terkait restrictions under this agreement. The term of
perjanjian ini. Jangka waktu perjanjian adalah the agreement is 5 years from the date of
5 tahun sejak tanggal penandatanganan perjanjian signing the agreement with an option to renew
dengan opsi perpanjangan selama 1 tahun. Pada for 1 year. As of 31 December 2025, there is no
tanggal 31 Desember 2025, sedang tidak terdapat effective work order related to this agreement.
work order efektif terkait perjanjian ini.
d. Perjanjian dengan Thoughtmachine Pte. Ltd d. Agreement with Thoughtmachine Pte. Ltd
Pada tanggal 30 September 2022, Bank On 30 September 2022, the Bank entered into
menandatangani Perjanjian Layanan Induk dan a Master Services Agreement and Work Order
Perintah Kerja dengan Thoughtmachine, dimana with Thoughtmachine, whereby the Bank
Bank menunjuk Thoughtmachine sebagai penyedia appointed Thoughtmachine as a service
jasa untuk menyediakan perangkat lunak Vault provider to provide Vault software (Core
(Core banking software system) dan layanan terkait banking software system) and related services
terhadapnya berdasarkan syarat dan ketentuan to it under the terms and conditions of this
Perjanjian ini. Jangka waktu perjanjian adalah Agreement. The term of the agreement is
5 tahun sejak tanggal penandatanganan perjanjian. 5 years from the date of signing the agreement.
Nilai biaya lisensi mencakup biaya lisensi dasar dan The license fee amount includes the basic
biaya lisensi lebih lanjut menyesuaikan dengan license fee and additional license fees adjusted
pertambahan jumlah pelanggan. according to the increase in the number of
customers.
e. Perjanjian dengan Amazon Web Services Inc e. Agreement with Amazon Web Services Inc
(“AWS”) (“AWS”)
Pada tanggal 17 Maret 2023, Bank menandantani On 17 March 2023, the Bank signed a financial
perjanjian financial services enterprise agreement services enterprise agreement with AWS. The
dengan AWS. Lingkup layanan di dalam perjanjian scope of services in the agreement covers all
adalah seluruh layanan yang disediakan oleh AWS services provided by AWS or its affiliates. The
atau afiliasinya. Perjanjian akan terus sampai agreement will continue until terminated by the
dengan diakhiri oleh para pihak sesuai dengan parties in accordance with its terms and
syarat dan ketentuan perjanjian. Hingga conditions. As of 31 December 2025, this
31 Desember 2025, status perjanjian ini masih agreement remains effective. The fee will
efektif. Nilai tagihan akan sesuai dengan akumulasi correspond to the accumulated usage of AWS
penggunaan layanan AWS oleh Bank pada periode services by the Bank during the current period
berjalan sebagaimana tercantum dalam faktur as stated in the invoice issued by AWS.
tagihan yang diterbitkan AWS.
74
Page 245
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
30. PERJANJIAN YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) 30. SIGNIFICANT AGREEMENTS (continued)
f. Perjanjian dengan Grab Taxi Holdings Pte. Ltd. f. Agreement with Grab Taxi Holdings Pte. Ltd.
& GP Network Asia Pte. Ltd. & GP Network Asia Pte. Ltd.
Pada tanggal 1 Januari 2024, Bank mengadakan On 1 January 2024, the Bank entered into an
perjanjian dengan Grab Taxi Holdings Pte. Ltd. & agreement with Grab Taxi Holdings Pte. Ltd. &
GP Network Asia Pte. Ltd. dalam rangka GP Network Asia Pte. Ltd. to provide technology
memberikan layanan dukungan teknologi kepada support services to the Bank. In accordance
Bank. Sesuai dengan dengan perjanjian, bank akan with the agreement, the Bank will pay
membayar sebesar SGD 3.127.455 (nilai penuh) SGD 3,127,455 (full amount) for the services
atas jasa yang diterima. Jangka waktu perjanjian received. The term of the agreement is from
terhitung mulai tanggal 1 Januari 2024 hingga 1 January 2024 to 31 July 2024.
31 Juli 2024.
Perjanjian ini terakhir diperpanjang, berlaku sampai The agreement has been last extended
dengan tanggal 31 Desember 2025 hanya atas effective until 31 December 2025, only for
layanan dari Grab Taxi Holdings Pte. Ltd., dengan services from Grab Taxi Holdings Pte. Ltd., with
nilai kontrak tidak melebihi SGD 2.350.000 (nilai contact amount not exceeding SGD 2,350,000
penuh) per tahun. (full amount) per year.
Perjanjian ini terakhir diperpanjang, berlaku sampai The agreement has been last extended
dengan tanggal 31 Desember 2028 hanya atas effective until 31 December 2028, only for
layanan dari Grab Taxi Holdings Pte. Ltd., dengan services from Grab Taxi Holdings Pte. Ltd., with
nilai kontrak tidak melebihi SGD 1.188.756 (nilai contact amount not exceeding SGD 1,188,756
penuh) untuk tahun pertama dari jangka waktu (full amount) per year for the first year of the
perintah kerja. work order term.
31. SEGMEN OPERASI 31. OPERATING SEGMENTS
Segmen operasi dilaporkan sesuai dengan laporan Operating segments are reported in accordance
internal yang disiapkan untuk Direksi, yang bertindak with the internal reporting provided to the Directors,
sebagai pengambil keputusan operasi, yang as the chief operating decision makers, who are
bertanggung jawab untuk mengalokasikan sumber responsible for allocating resources to the
daya ke segmen dan melakukan penilaian atas reportable segments and assess their
performanya. Seluruh segmen operasi yang performance. All operating segments used by the
digunakan oleh Bank telah memenuhi kriteria Bank meet the definition of a reportable segment
pelaporan berdasarkan PSAK 108, “Segmen Operasi”. under PSAK 108, “Operating Segment”.
Segmen operasi wilayah Bandung meliputi bisnis The Bandung operating segment includes legacy
model usaha bank legacy dengan portofolio yang bank business models with portfolios containing
berisi produk-produk kredit konvensional, sedangkan conventional credit products, while the Jakarta
segmen operasi wilayah Jakarta meliputi model bisnis operating segment includes non-legacy business
non-legacy termasuk yang dipasarkan melalui model, including marketed through digital
platform digital. platforms.
Segmen operasi Bank tidak bergantung kepada The Bank's operating segment is not subject to
fluktuasi musiman dimana Bank mengalami seasonal fluctuations where the Bank experienced
kenaikan/penurunan transaksi yang signifikan pada a significant increase/decrease in transactions at a
waktu tertentu. certain time.
75
Page 246
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 31. OPERATING SEGMENTS (continued)
Informasi segmen operasi disajikan berdasarkan The operating segments information is presented
wilayah usahanya. Kegiatan usaha tersebut menjadi based on its business area. These business
dasar pelaporan informasi segmen Bank sebagai activities form the basis for reporting the Bank’s
berikut: segment information as follows:
Tahun berakhir 31 Desember 2025/
Year ended 31 December 2025
Bandung DKI Jakarta Jumlah / Total
Pendapatan Income
Pendapatan bunga bersih 6.923) 1.569.351) 1.576.274) Net interest income
Pendapatan selain bunga 107) 40.157) 40.264) Non-interest income
Jumlah pendapatan 7.030) 1.609.508) 1.616.538) Total income
Beban operasional dan operasional Operating expenses and other
lainnya operating expenses
Beban operasional (10.081) (1.142.856) (1.152.937) Operating expenses
Pemulihan (penambahan) Reversal (addition) of the
kerugian penurunan nilai aset impairment losses on
keuangan 52.814) (372.539) (319.725) financial assets
Beban operasional lainnya (318) (285) (603) Other operating expenses
Jumlah beban 42.415) (1.515.680) (1.473.265) Total expenses
Laba sebelum pajak penghasilan 49.445) 93.828) 143.273) Profit before income tax
Beban pajak penghasilan (15.043) (28.546) (43.589) Income tax expenses
Laba bersih tahun berjalan 34.402) 65.282) 99.684) Net profit for the year
Tahun berakhir 31 Desember 2024/
Year ended 31 December 2024
Bandung DKI Jakarta Jumlah / Total
Pendapatan Income
Pendapatan bunga bersih 33.118) 573.726) 606.844) Net interest income
Pendapatan selain bunga 5.470) 25.645) 31.115) Non-interest income
Jumlah pendapatan 38.588) 599.371) 637.959) Total income
Beban operasional dan operasional Operating expenses and other
lainnya operating expenses
Beban operasional (50.291) (872.234) (922.525) Operating expenses
Pemulihan (penambahan) Reversal (addition) of the
kerugian penurunan nilai impairment losses on
aset keuangan 24.551) (126.437) (101.886) financial assets
Beban operasional lainnya - (4.741) (4.741) Other operating expenses
Jumlah beban (25.740) (1.003.412) (1.029.152) Total expenses
Rugi sebelum pajak penghasilan 12.848) (404.041) (391.193) Loss before income tax
Manfaat pajak penghasilan (815) 25.641) 24.826) Income tax benefit
Rugi bersih tahun berjalan 12.033) (378.400) (366.367) Net loss for the year
31 Desember/December 2025
Bandung DKI Jakarta Jumlah / Total
Aset Assets
Pinjaman yang diberikan-bersih 94.026 9.105.552 9.199.578 Loans receivable-net
Pendapatan bunga yang masih akan Accrued interest from loans
diterima dari kredit yang diberikan 248 146.409 146.657 receivable
Aset tresuri1 352 10.530.425 10.530.777 Treasury assets1
Aset lain-lain 1.309 1.403.991 1.405.300 Other assets
Jumlah aset 95.935 21.186.377 21.282.312 Total assets
Liablilitas Liabilities
Simpanan nasabah 6.381 11.820.748 11.827.129 Customer deposits
Beban bunga yang masih harus
dibayar - 46.780 46.780 Accrued interest expense
Liabilitas tresuri2 - - - Treasury liabilities2
Liabilitas lain-lain 393 1.243.416 1.243.809 Other liabilities
Jumlah liabilitas 6.774 13.110.944 13.117.718 Total liabilities
1 1
Aset tresuri terdiri dari giro pada Bank Indonesia dan bank-bank lain, Treasury assets consist of current accounts with Bank Indonesia
penempatan pada Bank Indonesia, efek-efek yang dibeli dengan janji and other banks, placements with Bank Indonesia, securities
dijual kembali (reverse repo), dan efek-efek. purchase under resale agreements (reverse repo) and securities.
76
Page 247
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 31. OPERATING SEGMENTS (continued)
Informasi segmen operasi disajikan berdasarkan The operating segments information is presented
wilayah usahanya. Kegiatan usaha tersebut menjadi based on its business area. These business
dasar pelaporan informasi segmen Bank sebagai activities form the basis for reporting the Bank’s
berikut (lanjutan): segment information as follows (continued):
31 Desember/December 2024
Bandung DKI Jakarta Jumlah / Total
Aset Assets
Pinjaman yang diberikan-bersih 141.617 5.913.096 6.054.713 Loans receivable-net
Pendapatan bunga yang masih akan Accrued interest from loans
diterima dari kredit yang diberikan 461 49.702 50.163 receivable
Aset tresuri1 283 4.629.339 4.629.622 Treasury assets1
Aset lain-lain 4.817 655.779 660.596 Other assets
Jumlah aset 147.178 11.247.916 11.395.094 Total assets
Liablilitas Liabilities
Simpanan nasabah 62.087 4.880.739 4.942.826 Customer deposits
Beban bunga yang masih harus
dibayar - 16.227 16.227 Accrued interest expense
Liabilitas tresuri2 - 469.625 469.625 Treasury liabilities2
Liabilitas lain-lain 4.039 714.845 718.884 Other liabilities
Jumlah liabilitas 66.126 6.081.436 6.147.562 Total liabilities
1 1
Aset tresuri terdiri dari giro pada Bank Indonesia dan bank-bank lain, Treasury assets consist of current accounts with Bank Indonesia
penempatan pada Bank Indonesia, efek-efek yang dibeli dengan janji and other banks, placements with Bank Indonesia, securities
dijual kembali (reverse repo), dan efek-efek. purchase under resale agreements (reverse repo) and securities.
2 2
Liabilitas tresuri terdiri dari efek-efek yang dijual dengan janji dibeli Treasury liabilities consist of securities sold under repurchase
kembali (repo). agreements (repo).
32. LABA (RUGI) BERSIH PER SAHAM 32. EARNINGS (LOSSES) PER SHARE
a. Laba (rugi) per saham dasar a. Basic earnings (losses) per share
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Jumlah laba (rugi) per saham dasar Total basic earnings (losses) per share
yang tersedia bagi pemegang saham attributable to the ordinary
biasa Bank 3,3 (13,0) equity holders of the Bank
b. Laba (rugi) per saham dilusian b. Diluted earnings (losses) per share
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Jumlah laba (rugi) per saham dilusian Total diluted earnings (losses) per
yang tersedia bagi pemegang share attributable to the ordinary equity
saham biasa Bank 3,3 (13,0) holders of the Bank
c. Laba (rugi) yang digunakan dalam perhitungan c. Earnings (losses) used in calculating
laba per saham earnings per share
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Laba (rugi) per saham dasar Basic earnings (losses) per share
Laba (rugi) yang tersedia bagi pemegang Profit (losses) attributable to the
saham biasa Bank yang digunakan ordinary equity holders of
dalam perhitungan laba (rugi) per the Bank used in calculating
saham dasar 99.684 (366.367) basic earnings per share
Laba (rugi) per saham dilusian Diluted earnings (losses) per share
Laba (rugi) yang tersedia bagi pemegang Profit (losses) attributable to the
saham biasa Bank yang digunakan ordinary equity holders of
dalam perhitungan laba per saham the Bank used in calculating diluted
dilusian 99.684 (366.367) earnings per share
77
Page 248
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
32. LABA (RUGI) BERSIH PER SAHAM (lanjutan) 32. EARNINGS (LOSSES) PER SHARE
(continued)
d. Jumlah rata-rata tertimbang saham yang d. Weighted average number of shares used as
digunakan sebagai penyebut the denominator
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Jumlah rata-rata tertimbang jumlah
saham yang digunakan sebagai Weighted average number of ordinary
penyebut dalam perhitungan laba per shares used as the denominator in
saham dasar 29.827.679.271 28.144.006.254 calculating basic earnings per share
Jumlah rata-rata tertimbang saham yang Weighted average number of shares used
digunakan sebagai penyebut dalam as the denominator in calculation diluted
perhitungan laba per saham dilusian 29.827.679.271 28.144.006.254 earnings per share
33. STANDAR AKUNTANSI YANG DITERBITKAN 33. ISSUED BUT NOT YET EFFECTIVE
NAMUN BELUM BERLAKU EFEKTIF ACCOUNTING STANDARDS
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) The Statements of Financial Accounting Standards
yang telah disahkan oleh Dewan Standar Akuntansi (PSAK) issued by the Indonesian Financial
Keuangan (DSAK) namun belum berlaku efektif untuk Accounting Standards Board (DSAK) but not yet
laporan keuangan Bank untuk tahun yang berakhir effective for the Bank’s financial statements for the
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, adalah year ended 31 December 2025 and 2024, are as
sebagai berikut: follows:
PSAK yang akan berlaku sejak tanggal 1 Januari PSAK that will become effective on 1 January 2026:
2026:
Amendemen PSAK 109 dan PSAK 107 Amendments to PSAK 109 and PSAK 107
“Amendemen atas Klasifikasi dan Pengukuran “Amendments to the Classification and
Instrumen Keuangan”; Measurement of Financial Instruments”;
Penyesuaian Tahunan 2024 “Amendemen PSAK Annual Improvements 2024 “Amendments to
107, PSAK 109, PSAK 110, dan PSAK 207”. PSAK 107, PSAK 109, PSAK 110, and
PSAK 207”.
PSAK yang akan berlaku sejak tanggal 1 Januari PSAK that will become effective on 1 January 2027:
2027:
PSAK 118, ‘‘Penyajian dan Pengungkapan dalam PSAK 118, ”Presentation and Disclosures in
Laporan Keuangan“. Financial Statements”.
PSAK 413, “Penurunan Nilai“ PSAK 413, ”Impairment”
Pada saat penerbitan laporan keuangan, Bank masih As of the authorization date of these financial
mengevaluasi dampak yang mungkin timbul dari statements, the Bank is still evaluating the potential
penerapan standar baru tersebut serta pengaruhnya impact of the new standards to the financial
terhadap laporan keuangan. statements.
78
Page 249
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. INFORMASI TAMBAHAN 34. ADDITIONAL INFORMATION
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah ini The following additional information presented
merupakan informasi yang disyaratkan oleh regulasi below is information required by applicable
yang berlaku dan bukan/tidak merupakan informasi regulations and is not information required by
yang dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Indonesian Financial Accounting Standards:
Keuangan Indonesia:
a. Umum a. General
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, jumlah As of 31 December 2025 and 2024, the total
seluruh kantor di Indonesia adalah sebagai number of offices in Indonesia was as follows:
berikut:
31 Desember/December
2025 2024
Kantor pusat 1 1 Head office
Kantor cabang 2 2 Branches
Kantor cabang pembantu - - Sub-branches
3 3
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, jumlah As of 31 December 2025 and 2024, the Bank
karyawan tetap Bank masing-masing berjumlah had a total of 651 and 534 permanent
651 dan 534 orang. employees, respectively.
b. Aset keuangan berdasarkan kolektabilitas OJK b. Financial assets based on OJK collectablity
Tabel di bawah ini menggambarkan nilai tercatat The table below summarizes the carrying
(setelah cadangan kerugian penurunan nilai) dari amounts (after allowance for impairment losses)
aset keuangan berdasarkan kolektabilitas OJK: of financial assets based on OJK collectability:
31 Desember/December 2025
Dalam
Perhatian
Khusus/ Kurang
Lancar/ Special Lancar/ Diragukan/ Macet/ Jumlah/
Current Mention Substandard Doubtful Loss Total
Giro pada Bank Current accounts
Indonesia with Bank
(Catatan 6) 389.295 - - - - 389.295 Indonesia (Note 6)
Current accounts
Giro pada bank-bank with other banks
lain (Catatan 7) 59.644 - - - - 59.644 (Note 7)
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia Bank Indonesia
dan bank-bank and other banks
lain (Catatan 8) 1.808.594 - - - - 1.808.594 (Note 8)
Efek-efek yang di beli Securities purchase
dengan janji di jual under resale
kembali (reverse agreements (reverse
repo) (catatan 9) repo) (note 9)
Pinjaman yang
diberikan Loans receivable
(Catatan 10) 8.439.297 694.533 46.957 8.104 10.687 9.199.578 (Note 10)
Efek-efek Securities
(Catatan 11) 7.852.894 - - - - 7.852.894 (Note 11)
18.549.724 694.533 46.957 8.104 10.687 19.310.005
79
Page 250
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 34. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
b. Aset keuangan berdasarkan kolektabilitas OJK b. Financial assets based on OJK collectability
(lanjutan) (continued)
Tabel di bawah ini menggambarkan nilai tercatat The table below summarizes the carrying
(setelah cadangan kerugian penurunan nilai) dari amounts (after allowance for impairment losses)
aset keuangan berdasarkan kolektabilitas OJK of financial assets based on OJK collectability
(lanjutan): (continued):
31 Desember/December 2024
Dalam
Perhatian
Khusus/ Kurang
Lancar/ Special Lancar/ Diragukan/ Macet/ Jumlah/
Current Mention Substandard Doubtful Loss Total
Current accounts
Giro pada Bank with Bank
Indonesia Indonesia
(Catatan 6) 271.632 - - - - 271.632 (Note 6)
Current accounts
Giro pada bank-bank with other banks
lain (Catatan 7) 30.653 - - - - 30.653 (Note 7)
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia Bank Indonesia
dan bank-bank and other banks
lain (Catatan 8) 128.681 - - - - 128.681 (Note 8)
Pinjaman yang
diberikan Loans receivable
(Catatan 10) 5.738.634 293.725 11.800 1.587 8.967 6.054.713 (Note 10)
Efek-efek Securities
(Catatan 11) 4.198.656 - - - - 4.198.656 (Note 11)
10.368.256 293.725 11.800 1.587 8.967 10.684.335
c. Kewajiban Penyediaan Modal Minimum c. Capital Adequacy Ratio (CAR)
(KPMM)
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) The Bank's Capital Adequacy Ratio (CAR) with
Bank dengan memperhitungkan risiko kredit, risiko consideration for credit, operational, and market
operasional, dan risiko pasar adalah sebagai risks was as follows:
berikut:
31 Desember/December
2025 2024
Aset tertimbang menurut risiko (ATMR) Risk weighted assets (RWA)
- Dengan memperhitungkan risiko kredit 7.792.862 4.769.629 With credit risk charge -
- Dengan memperhitungkan risiko kredit dan With credit, operational risk change -
operasional 8.249.257 5.086.078
- Dengan memperhitungkan risiko kredit, With credit, operational and market risk change -
operasional, dan pasar 8.249.257 5.086.078
Modal Capital
Modal Tier 1 7.597.296 4.814.766 Tier 1 capital
Modal Tier 2 94.585 59.620 Tier 2 capital
Jumlah modal 7.691.881 4.874.386 Total capital
Rasio CET 1 92,10% 94,67% CET 1 ratio
Rasio Tier 1 92,10% 94,67% Tier 1 ratio
Rasio Tier 2 1,14% 1,17% Tier 2 ratio
Rasio KPMM – Total 93.24% 95,84% CAR ratio - Total
Rasio KPMM yang diwajibkan sebelum modal
penyangga 9-10% 9-10% Required CAR before buffer
80
Page 251
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 34. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
d. Giro pada Bank Indonesia d. Current accounts with Bank Indonesia
Saldo giro pada Bank Indonesia (BI) disediakan Current accounts with Bank Indonesia (BI) are
untuk memenuhi persyaratan Giro Wajib Minimum maintained to comply with BI minimum statutory
(GWM) dari BI, pada tanggal 31 Desember 2025 reserve requirement (GWM), As of
dan 31 Desember 2024, adalah sebagai berikut: 31 December 2025 and 31 December 2024, the
statutory reserve were as follows:
31 Desember/
December
2025 2024
Rupiah Rupiah
GWM Primer – rata-rata 8,42%) 8,15%) Primary GWM - average
Pada tanggal 31 desember 2025 dan 2024, Bank As of 31 December 2025 and 2024, the Bank
telah memenuhi ketentuan Bank Indonesia complied with Bank Indonesia Regulation on the
mengenai GWM. GWM.
e. Giro pada bank-bank lain e. Current accounts with other banks
Tidak terdapat saldo giro pada bank-bank lain There were no current accounts with other
yang diblokir atau digunakan sebagai agunan banks which were blocked or used as collateral
pada pada tanggal 31 desember 2025 dan 2024. as of 31 December 2025 and 2024.
Manajemen berpendapat bahwa tidak diperlukan Management believes that no allowance
cadangan kerugian penurunan nilai pada tanggal for impairment losses is required as of
31 desember 2025 dan 2024. 31 December 2025 and 2024.
f. Penempatan pada Bank Indonesia f. Placement with Bank Indonesia
Manajemen berpendapat bahwa tidak diperlukan Management believes that no allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai pada tanggal impairment losses is required as of
31 desember 2025 dan 2024. 31 December 2025 and 2024.
g. Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual g. Securites purchased under resale
kembali (reverse repo) agreements (reverse repo)
Manajemen berpendapat bahwa tidak diperlukan Management believes that no allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai pada tanggal impairment losses is required as of
31 Desember 2025. 31 December 2025.
h. Efek-efek h. Securities
Managemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai yang dibentuk impairment losses as of 31 December 2025 and
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, adalah 2024, were adequate to cover possible losses
cukup untuk menutupi kerugian yang mungkin that may incur.
timbul.
i. Kredit yang diberikan i. Loans receivable
Rasio kredit yang diberikan kepada Usaha Ratios of loans receivable extended to Micro,
Mikro, Kecil, dan Menengah (“UMKM”) Small, and Medium Enterprises (“UMKM”) to
terhadap jumlah kredit yang diberikan pada total loans receivable as of 31 December 2025
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, masing- and 2024, were 41.64% and 23.94%,
masing sebesar 41.64%, dan 23.94%. Rasio respectively. These ratios were calculated
tersebut dihitung sesuai peraturan Bank besed on prevailing Bank Indonesia
Indonesia yang berlaku. regulations.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of 31 December 2025 and 2024, loan to
loan to funding ratio masing-masing adalah funding ratio was 81.32% and 130.01%.
sebesar 81.32%, dan 130,01%.
81
Page 252
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 34. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
i. Kredit yang diberikan (lanjutan) i. Loans receivable (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of 31 December 2025 and 2024, there
tidak terdapat pelampauan ataupun were no excess of nor violation of Legal
pelanggaran Batas Maksimum Pemberian Lending Limit (“LLL”) to related parties and
Kredit (“BMPK”) kepada pihak berelasi dan third parties.
pihak ketiga.
Kredit yang diberikan berdasarkan sektor usaha Loans receivable by the economic sector as of
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, adalah 31 December 2025 and 2024, were as follows:
sebagai berikut:
31 Desember/
December
2025 2024
Rumah tangga 6.001.839) 2.493.009) Households
Pembiayaan 2.302.806) 2.258.907) Financing
Perdagangan besar dan eceran 737.337) 1.391.684) Wholesale and retail trade
Transportasi pergudangan dan Transportation, warehousing, and
komunikasi 76.395) 106.741) communication
Akomodasi dan penyediaan makan
minum 26.826) 27.542) Accommodation and beverages
Industri pengolahan 2.033) 44.278) Processing industry
Konstruksi 4.520) 49.792) Construction
Pertambangan dan penggalian 5.235) 5.375) Mining and excavation
Real estate, persewaan dan jasa Real estate, leasing and business
dunia usaha 200) 6.407) services
Lain-lain 461.068) 42.681) Others
Jumlah kredit yang diberikan sebelum Total loans receivable
cadangan kerugian penurunan before allowance for
nilai 9.618.259) 6.426.416) impairment losses
Cadangan kerugian penurunan nilai (418.681) (371.703) Allowance for impairment losses
Jumlah kredit yang diberikan - Total loans receivable -
bersih 9.199.578) 6.054.713 net
Kredit non-performing berdasarkan sektor usaha Non-performing loan by the economic sector
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, adalah as of 31 December 2025 and 2024, were as
sebagai berikut: follows:
31 Desember/
December
2025 2024
Rumah tangga 126.062) 12.160) Households
Perdagangan besar dan eceran 98.764) 33.341) Wholesale and retail trade
Industri pengolahan 1.097) 34.505) Processing industry
Konstruksi 4.428) 13.869) Construction
Akomodasi dan penyediaan makan
minum 2.299) 5.083) Accommodation and beverages
Real estate, persewaan dan jasa Real estate, leasing and business
dunia usaha 200) 2.116) services
Pertambangan dan penggalian 5.235) 5.375) Mining and excavation
Lain-lain 11.805) 39.495) Others
Jumlah kredit yang diberikan sebelum Total loans receivable
cadangan kerugian penurunan before allowance for
nilai 249.890) 145.944) impairment losses
Cadangan kerugian penurunan nilai (184.142) (123.591) Allowance for impairment losses
Jumlah kredit non-performing –
bersih 65.748) 22.353) Total non-performing loans - net
82
Page 253
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 34. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
i. Kredit yang diberikan (lanjutan) i. Loans receivable (continued)
Rasio non-performing loans (NPL) pada The non-performing loan (NPL) ratios as of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, adalah 31 December 2025 and 2024, were as follows:
sebagai berikut:
31 Desember/
December
2025 2024
NPL bruto 2,60% 2,27% Gross NPL
NPL neto1) 0,68% 0,35% Net NPL1)
Kredit NPL 249.890 145.944 Non performing loans
Pencadangan kredit NPL 184.142 123.591 Non performing loans allowance
1) Neto setelah cadangan kerugian penurunan nilai 1) Net of allowance for impairment losses
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowances for
cadangan kerugian penurunan nilai kredit yang impairment losses on loans receivable that
diberikan yang telah dibentuk adalah cukup have been established were adequate to
untuk menutupi kerugian yang mungkin timbul cover losses that may arise as a result of
sebagai akibat tidak tertagihnya kredit yang uncollectible loans receivable.
diberikan.
j. Jaminan pemerintah terhadap liabilitas j. Government guarantee on obligations of
pembayaran untuk bank umum commercial banks
Berdasarkan Undang-Undang No. 24 tanggal Based on Law No. 24 dated 22 September
22 September 2004 yang berlaku efektif sejak 2004, effective on 22 September 2005, which
tanggal 22 September 2005, sebagaimana diubah was amended by the Government Regulation in
dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang- Lieu of Law No. 7 Year 2009 dated 13 January
Undang Republik Indonesia No. 7 Tahun 2009 2009 regarding the Determination of
tanggal 13 Januari 2009 tentang Penetapan Government Regulation in Lieu of Law No. 3
Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Year 2008, Deposit Insurance Agency ("LPS")
No. 3 Tahun 2008, Lembaga Penjamin Simpanan was formed to guarantee certain liabilities of
(LPS) dibentuk untuk menjamin liabilitas tertentu commercial bank under an official guarantee
bank-bank umum berdasarkan program program, the guaranteed amount of which can
penjaminan yang berlaku, yang besaran nilai be changed according to certain applicable
jaminannya dapat berubah jika memenuhi kriteria criteria.
tertentu yang berlaku.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Based on Government Regulation No. 66 Year
Indonesia No. 66 Tahun 2008 tanggal 13 Oktober 2008 dated 13 October 2008 regarding The
2008 mengenai Besarnya Nilai Simpanan yang Amount of Deposit Guaranteed by Indonesia
Dijamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Deposit Insurance Agency (LPS), the amount of
maka pada tanggal 31 Desember 2025 dan deposits covered by LPS is customer deposits
2024 jumlah simpanan yang dijamin LPS adalah up to Rp 2,000 per depositor per bank as of
simpanan sampai dengan Rp 2.000 untuk per 31 December 2025 and 2024.
nasabah per bank.
Berdasarkan surat pengumuman LPS yang Based on the latest announcement Release in
terakhir diterbitkan di tahun 2025 yaitu No. PENG- 2025 which is No. PENG-3/DSPS/2025 dated
3/DSPS/2025 tanggal 27 Mei 2025, tingkat bunga 27 May 2025, the guaranteed interest rate by
penjaminan LPS menjadi sebesar 4,00% untuk LPS is 4.00% for deposits denominated in
simpanan dalam Rupiah dan 2,25% untuk Rupiah and 2.25% for deposits denominated in
simpanan dalam mata uang asing. foreign currency.
Bank adalah peserta dari program penjaminan The Bank is a participant of the guarantee
tersebut. Premi yang telah dibayarkan selama program. Premium paid for the years ended 31
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember December 2025 and 2024 were Rp 18.184 and
2025 dan 2024 masing-masing adalah Rp 1,604, respectively.
Rp 18.184 dan Rp 1.604.
83
Page 254
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
35. PERISTIWA SETELAH TANGGAL PELAPORAN 35. SUBSEQUENT EVENTS
Pada periode Januari 2026, A5-DB Holdings Pte. Ltd. During the period ended January 2026, A5-DB
melakukan pembelian saham Bank melalui Bursa Holdings Pte. Ltd. acquired 362.716.600 shares of
Efek Indonesia sebanyak 362.716.600. Transaksi the Bank through the Indonesia Stock Exchange.
tersebut merupakan transaksi antar pemegang saham The transaction constituted a transfer between
dan tidak berdampak terhadap modal saham maupun shareholders and did not affect the Bank’s share
ekuitas Bank, namun hanya mengakibatkan capital or equity, but only resulted in a change in the
perubahan komposisi kepemilikan saham. composition of share ownership.
Pada periode Februari 2026, A5-DB Holdings Pte. Ltd. During the period ended February 2026, A5-DB
melakukan pembelian saham Bank melalui Bursa Holdings Pte. Ltd. acquired 1.582.895.025 shares
Efek Indonesia sebanyak 1.582.895.025. Transaksi of the Bank through the Indonesia Stock Exchange.
tersebut merupakan transaksi antar pemegang saham The transaction constituted a transfer between
dan tidak berdampak terhadap modal saham maupun shareholders and did not affect the Bank’s share
ekuitas Bank, namun hanya mengakibatkan capital or equity, but only resulted in a change in the
perubahan komposisi kepemilikan saham. composition of share ownership.
84
Page 255
Page 256
Page 257
Page 258
Page 259
Page 260
Page 261
Lampiran Attachment
STATEMENT OF THE BOARD OF DIRECTORS AND THE BOARD
SURAT PERNYATAAN ANGGOTA DIREKSI DAN ANGGOTA OF COMMISSIONERS REGARDING THE RESPONSIBILITY FOR
DEWAN KOMISARIS TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS THE 2025 ANNUAL REPORT OF PT SUPER BANK INDONESIA
LAPORAN TAHUNAN PERIODE 2025 PT SUPER BANK TBK
INDONESIA TBK
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan PT We, the undersigned, hereby declare that all information in the 2025 Annual Report of PT Super Bank
Super Bank Indonesia Tbk tahun 2025 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas Indonesia Tbk has been presented in its entirety, and we assume full responsibility for the accuracy of the
kebenaran isi Laporan Tahunan perusahaan. contents of the Company’s Annual Report.”
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. “This statement is made truthfully.
Jakarta, April 2026
Direksi
Board of Directors
Jakarta, April 2026
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Anton H. Gunawan Tigor M. Siahaan
Presiden Komisaris/Komisaris Independen Presiden Direktur
President Commissioner/Independent Commissioner President Director
Melisa Hendrawati Sukiwan
Direktur Direktur
Director Director
Neneng M. Goenadi Yenny Z. Wahid
Komisaris Komisaris Independen
Commissioner Independent Commissioner
Amalia Pratantara Bhavana B. Vatvani
Direktur Direktur
Director Director
Page 262
Lampiran Attachment
Daftar Pengungkapan Indeks Berdasarkan SEOJK 16/2021
(Bentuk Dan Isi Laporan Tahunan) Emiten Atau Perusahaan
Publik) 11 rasio laba (rugi) terhadap jumlah aset return on assets
List of Index Disclosures Based on SEOJK 16/2021 12 rasio laba (rugi) terhadap ekuitas return on equity 14
(Form and Content of Annual Reports of Issuers or Public 13 rasio laba (rugi) terhadap pendapatan/penjualan net profit margin
Companies) 14 rasio lancar current ratio
15 rasio liabilitas terhadap ekuitas liabilities to equity ratio 13
No. Bahasa Indonesia English Halaman/
Pages 16 rasio liabilitas terhadap jumlah aset liabilities to assets ratio
1 Laporan Tahunan paling sedikit memuat: The Annual Repost shall at least contain:
17 informasi dan rasio keuangan lainnya yang other information and financial ratios relevant to
A Ikhtisar data keuangan penting Key financial highlights relevan dengan Emiten atau Perusahaan Publik the Issuer or Public Company and the type of 12-14
8-14
dan jenis industrinya industry
B Informasi saham (jika ada) Stock information (if any) 16-17 B Informasi Saham Stock Information: 16-17
C Laporan Direksi Report of the Board of Directors 32-45 1 saham yang telah diterbitkan untuk setiap shares that have been issued for each quarterly
masa triwulan yang disajikan dalam bentuk period presented in the form of a comparison
D Laporan Dewan Komisaris Report of the Board of Commissioners 25-31 perbandingan selama 2 (dua) tahun buku for the last 2 (two) financial years, containing
terakhir, paling sedikit memuat: at least:
E Profil Emiten atau Perusahaan Publik Profile of the Issuer or Public Company 48-97
a jumlah saham yang beredar number of shares outstanding
F Analisis dan pembahasan manajemen Management discussion and analysis 98-157
b kapitalisasi pasar berdasarkan harga pada bursa market capitalization based on the price on the
G Tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik Corporate governance of the Issuer or Public efek tempat saham dicatatkan stock exchange where the shares are listed
222-327
Company
c harga saham tertinggi, terendah, dan penutupan highest, lowest, and closing prices based on the
H Tanggung jawab sosial dan lingkungan Social and environmental responsibility 328-329 berdasarkan harga pada bursa efek tempat stock exchange where the shares are listed
saham dicatatkan
I Laporan keuangan tahunan yang telah diaudit Audited financial statements for the year 332
d volume perdagangan pada bursa efek tempat volume of trading on the stock exchange where
J Surat pernyataan anggota Direksi dan anggota Statement of members of the Board of Directors saham dicatatkan the shares are listed
Dewan Komisaris tentang tanggung jawab atas and Board of Commissioners regarding their 334-335 2 dalam hal terjadi aksi korporasi yang in the event of a corporate action that causes
Laporan Tahunan responsibility for the Annual Report menyebabkan terjadinya perubahan pada changes in shares, such as stock splits,
2 Uraian Isi Laporan Tahunan Details of the Annual Report Content saham, seperti pemecahan saham (stock reverse stock, stock dividends, bonus shares,
split), penggabungan saham (reverse stock), changes in the par value of shares, issuance
A Ikhtisar Data Keuangan Penting: Key Financial Highlights: dividen saham, saham bonus, perubahan nilai of convertible securities, as well as capital 16-17
8-14
nominal saham, penerbitan efek konversi, additions and deductions, the share information
1 pendapatan/penjualan revenue/sales serta penambahan dan pengurangan modal, as referred to in number 1) shall at least include
informasi saham sebagaimana dimaksud pada an explanation regarding:
2 laba bruto gross profit angka 1) ditambahkan penjelasan paling sedikit
mengenai:
3 laba (rugi) profit (loss) a tanggal pelaksanaan aksi korporasi date of implementation of corporate action
4 jumlah laba (rugi) yang dapat diatribusikan ke- profit (loss) attributable to owners of the parent b rasio pemecahan saham (stock split), stock split ratio, reverse stock, stock dividends,
pada pemilik entitas induk dan kepentingan non- and non-controlling interests penggabungan saham (reverse stock), dividen bonus shares, number of convertible securities
pengendali saham, saham bonus, jumlah efek konversi yang issued, and changes in the par value of the
11
5 total laba (rugi) komprehensif total comprehensive profit (loss) diterbitkan, dan perubahan nilai nominal saham shares
c jumlah saham beredar sebelum dan sesudah number of shares outstanding prior to and after
6 jumlah laba (rugi) komprehensif yang dapat di- total comprehensive profit (loss) attributable
aksi korporasi the corporate action
atribusikan kepada pemilik entitas induk dan to owners of the parent and non-controlling
kepentingan nonpengendali interests d jumlah efek konversi yang dilaksanakan (jika number of convertible securities executed (if
ada) any)
7 laba (rugi) per saham profit (loss) per share
e harga saham sebelum dan sesudah aksi share price before and after corporate action
8 jumlah aset total assets korporasi
9 jumlah liabilitas total liabilities
10
10 jumlah ekuitas total equity
Page 263
Lampiran Attachment
3 dalam hal terjadi penghentian sementara in the event of a temporary suspension of 2 akses terhadap Emiten atau Perusahaan access to the Issuer or Public Company including
perdagangan saham (suspension) dan/atau trading and/or delisting of shares in the Publik termasuk kantor cabang atau kantor branch offices or representative offices that
pembatalan pencatatan saham (delisting) financial year, the reasons for such suspension perwakilan yang memungkinkan masyarakat allow the public to obtain information about the
dalam tahun buku, dijelaskan alasan and/or delisting shall be provided dapat memperoleh informasi mengenai Emiten Issuer or Public Company, including:
penghentian sementara perdagangan saham atau Perusahaan Publik, meliputi:
(suspension) dan/atau pembatalan pencatatan
a alamat address 58
saham (delisting) tersebut
4 dalam hal penghentian sementara perdagangan in the event that the temporary suspension of b nomor telepon phone number
saham (suspension) sebagaimana dimaksud trading as referred to in number 3) and/or the Tidak relevan
pada angka 3) dan/atau proses pembatalan process of delisting of the shares is ongoing c alamat surat elektronik e-mail address
pencatatan saham (delisting) masih until the end of the Annual Report period,
berlangsung hingga akhir periode Laporan the actions taken to resolve the temporary d alamat situs web website
Tahunan, dijelaskan tindakan yang dilakukan suspension of trading and/or delisting of the
untuk menyelesaikan penghentian sementara shares must be detailed 3 riwayat singkat Emiten atau Perusahaan Publik brief history of the Issuer or Public Company 55-58
perdagangan saham (suspension) dan/atau
pembatalan pencatatan saham (delisting) 4 visi dan misi Emiten atau Perusahaan Publik vision and mission of the Issuer or Public
tersebut serta budaya perusahaan (corporate culture) Company as well as the corporate culture or 59
atau nilai-nilai perusahaan; values
C Laporan Direksi Report of the Board of Directors 32-47
5 kegiatan usaha menurut anggaran dasar business activities according to the latest
1 kinerja Emiten atau Perusahaan Publik, paling performance of the Issuer or Public Company, terakhir, kegiatan usaha yang dijalankan pada articles of association, business activities
33-44 55-57
sedikit memuat: containing at least: tahun buku, serta jenis barang dan/atau jasa carried out in the financial year, and types of
yang dihasilkan goods and/or services produced
a strategi dan kebijakan strategis Emiten atau the Issuer or Public Company's strategic
Perusahaan Publik strategies and policies 6 wilayah operasional Emiten atau Perusahaan the operational area of the Issuer or Public
57
Publik Company
b peranan Direksi dalam perumusan strategi dan roles of the Board of Directors in formulating
kebijakan strategis Emiten atau Perusahaan strategies and strategic policies of the Issuer or 7 struktur organisasi Emiten atau Perusahaan the organizational structure of the Issuer or
36-37 Publik dalam bentuk bagan, paling sedikit Public Company in the form of a chart, at least
Publik Public Company
sampai dengan struktur 1 (satu) tingkat di up to a structure of 1 (one) level below the
c proses yang dilakukan Direksi untuk memastikan processes carried out by the Board of Directors bawah Direksi termasuk komite di bawah Board of Directors including committees under 62-63
implementasi strategi Emiten atau Perusahaan to ensure the implementation of the Issuer or Direksi (jika ada) dan komite di bawah Dewan the Board of Directors (if any) and committees
Publik Public Company's strategy Komisaris, disertai dengan nama dan jabatan under the Board of Commissioners, alongside
d perbandingan antara hasil yang dicapai dengan comparison between the results achieved with the names and positions
37-38
yang ditargetkan Emiten atau Perusahaan Publik those targeted by the Issuer or Public Company 8 daftar keanggotaan asosiasi industri baik list of memberships in industry associations
e kendala yang dihadapi Emiten atau Perusahaan constraints faced by the Issuer or Public dalam skala nasional maupun internasional both on a national and international scale
39-40 22
Publik Company yang berkaitan dengan penerapan keuangan related to the implementation of sustainable
berkelanjutan finance
2 gambaran tentang prospek usaha Emiten atau overview of the business prospects of the
43 9 profil Direksi profile of the Board of Directors
Perusahaan Publik Issuer or Public Company
3 penerapan tata kelola Emiten atau Perusahaan implementation of governance of the Issuer or a nama dan jabatan yang sesuai dengan tugas name and position in accordance with the duties
40-41
Publik Public Company dan tanggung jawab and responsibilities
D Laporan Dewan Komisaris Report of the Board of Commissioners 25-31 b foto terbaru latest photo
1 penilaian terhadap kinerja Direksi mengenai assessment of the performance of the board c usia age
pengelolaan Emiten atau Perusahaan Publik, of directors regarding the management of the
termasuk pengawasan Dewan Komisaris dalam Issuer or Public Company d kewarganegaraan citizenship
perumusan dan implementasi strategi Emiten
atau Perusahaan Publik yang dilakukan oleh 27-30 e riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi education history and/or certification
Direksi
70-81
f riwayat jabatan, meliputi informasi work experience, including information on:
2 pandangan atas prospek usaha Emiten atau views on the business prospects of the Issuer
Perusahaan Publik yang disusun oleh Direksi or Public Company prepared by the board of 1) dasar hukum pengangkatan sebagai anggota the legal basis for appointment as a member
directors Direksi pada Emiten atau Perusahaan Publik of the Board of Directors of the Issuer or Public
3 pandangan atas penerapan tata kelola Emiten views on the implementation of governance of yang bersangkutan Company
27
atau Perusahaan Publik the Issuer or Public Company 2) rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, concurrent positions, either as a member of the
E Profil Emiten atau Perusahaan Publik Issuer or Public Company’s Profile 48-96 anggota Dewan Komisaris, dan/atau anggota Board of Directors, a member of the Board of
komite serta jabatan lainnya baik di dalam Commissioners, and/or a member of committees
1 nama Emiten atau Perusahaan Publik termasuk name of the Issuer or Public Company maupun di luar Emiten atau Perusahaan Publik. and other positions both inside and outside the
apabila terdapat perubahan nama, alasan dalam hal anggota Direksi tidak memiliki Issuer or Public Company
58 rangkap jabatan, maka diungkapkan mengenai
perubahan, dan tanggal efektif perubahan
nama pada tahun buku hal tersebut
Page 264
Lampiran Attachment
3) pengalaman kerja beserta periode waktunya work experience and period of time both inside h pernyataan independensi komisaris independen statement of independence of the independent
baik di dalam maupun di luar Emiten atau and outside the Issuer or Public Company dalam hal komisaris independen telah menjabat commissioner(s) should the independent
Tidak Relevan
Perusahaan Publik lebih dari 2 (dua) periode commissioner(s) have served more than 2 (two)
terms
g hubungan afiliasi dengan anggota Direksi affiliation with other members of the Board
lainnya, anggota Dewan Komisaris, pemegang of Directors, members of the Board of i perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris changes in the composition of the members of
saham utama, dan pengendali baik langsung Commissioners, majority shareholders, and dan alasan perubahannya. Dalam hal tidak the Board of Commissioners and reasons for
maupun tidak langsung sampai kepada pemilik controlling shareholders, either directly or terdapat perubahan komposisi anggota Dewan such changes In the event of no change in the 236,256-257
individu, meliputi nama pihak yang terafiliasi. indirectly, to individual owners, including names Komisaris, maka diungkapkan mengenai hal composition of the members of the Board of
dalam hal anggota Direksi tidak memiliki of the affiliated parties In the event that a 70-81 tersebut Commissioners, this shall be disclosed
hubungan afiliasi, maka Emiten atau Perusahaan member of the Board of Directors does not have
11 dalam hal terdapat perubahan susunan anggota in the event that there is a change in the
Publik mengungkapkan hal tersebut an affiliated relationship, the Issuer or Public
Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris composition of the members of the Board of
Company shall disclose this matter
yang terjadi setelah tahun buku berakhir sampai Directors and/or members of the Board of
h perubahan komposisi anggota Direksi dan changes in the composition of the members dengan batas waktu penyampaian Laporan Commissioners that occurs after the financial
alasan perubahannya. dalam hal tidak terdapat of the Board of Directors and reasons for Tahunan, susunan yang dicantumkan dalam year ends, up to the deadline for submitting the
256-257
perubahan komposisi anggota Direksi, maka such changes In the event of no change in the Laporan Tahunan adalah susunan anggota Annual Report, the compositions presented in
diungkapkan mengenai hal tersebut composition of the members of the Board of Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris the Annual Report are the current and previous
Directors, this shall be disclosed yang terakhir dan sebelumnya compositions of the members of the Board
of Directors and/or members of the Board of
10 profil Dewan Komisaris profile of the Board of Commissioners
Commissioners
a nama dan jabatan name and position 12 jumlah karyawan menurut jenis kelamin, Number of employees by gender, position,
jabatan, usia, tingkat pendidikan, dan status age, education level, and employment status
b foto terbaru latest photo ketenagakerjaan (tetap/kontrak) dalam tahun (permanent/ contract) in the financial year
92-94
buku; pengungkapan informasi dapat disajikan This information can be presented in tabulated
c usia age dalam bentuk tabel format of employees by gender, position, age,
education, status
d kewarganegaraan citizenship
13 nama pemegang saham dan persentase names of shareholders and percentages of
e riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi education history and/or certification kepemilikan pada awal dan akhir tahun buku, ownership at the beginning and end of the
51-54
yang terdiri dari informasi mengenai: financial year, consisting of the following
f riwayat jabatan, meliputi informasi: work experience, including information on: information regarding:
a pemegang saham yang memiliki 5% (lima persen) shareholders who own 5% (five percent) or more
1) dasar hukum pengangkatan sebagai anggota the legal basis for appointment as a member 52-54
atau lebih saham Emiten atau Perusahaan Publik shares of the Issuer or Public Company
Dewan Komisaris of the Board of Commissioners of the Issuer or
Public Company b anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris members of the Board of Directors and members
yang memiliki saham Emiten atau Perusahaan of the Board of Commissioners who own shares
2) dasar hukum pengangkatan pertama kali the legal basis for initial appointment as Publik. dalam hal seluruh anggota Direksi dan/ in the Issuer or Public Company In the event that
315
sebagai anggota Dewan Komisaris yang an independent member of the Board of atau seluruh anggota Dewan Komisaris tidak all members of the Board of Directors and/or all
merupakan komisaris independen pada Emiten Commissioners of the Issuer or Public Company memiliki saham, maka diungkapkan mengenai members of the Board of Commissioners do not
atau Perusahaan Publik yang bersangkutan hal tersebut own shares, this shall be disclosed
64-69
3) rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan concurrent positions, either as a member of the c kelompok pemegang saham masyarakat, yaitu public shareholders, namely shareholders who
Komisaris, anggota Direksi, dan/atau anggota Board of Commissioners, a member of the Board kelompok pemegang saham yang masing- each own less than 5% (five percent) of the
52-54
komite serta jabatan lainnya baik di dalam of Directors, and/or a member of committees masing memiliki kurang dari 5% (lima persen) shares of the Issuer or Public Company This
maupun di luar Emiten atau Perusahaan Publik. and other positions both inside and outside saham Emiten atau Perusahaan Publik information can be presented in tabulated format
dalam hal anggota Dewan Komisaris tidak the Issuer or Public Company In the event that 14 persentase kepemilikan tidak langsung atas percentage of indirect ownership of the shares
memiliki rangkap jabatan, maka diungkapkan a member of the Board of Commissioners does saham Emiten atau Perusahaan Publik oleh of the Issuer or Public Company by members
mengenai hal tersebut not have concurrent positions, then this shall be anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris of the Board of Directors and members of the
disclosed pada awal dan akhir tahun buku, termasuk Board of Commissioners at the beginning
4) pengalaman kerja beserta periode waktunya work experience and period of time both inside informasi mengenai pemegang saham yang and end of the financial year, including the 315
baik di dalam maupun di luar Emiten atau and outside the Issuer or Public Company terdaftar dalam daftar pemegang saham shareholders registered in the shareholder
Perusahaan Publik untuk kepentingan kepemilikan tidak langsung register for indirect ownership of interests
anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris by members of the Board of Directors and
g hubungan afiliasi dengan anggota Dewan affiliation with other members of the Board members of the Board of Commissioners
Komisaris lainnya, pemegang saham utama, dan of Commissioners, members of the Board of
pengendali baik langsung maupun tidak langsung Directors, majority shareholders, and controlling 15 jumlah pemegang saham dan persentase number of shareholders and the percentage
sampai kepada pemilik individu, meliputi nama shareholders, either directly or indirectly, to kepemilikan per akhir tahun buku berdasarkan of ownership at the end of the financial year, 5
pihak yang terafiliasi; dalam hal anggota Dewan individual owners, including names of the klasifikasi classified by:
Komisaris tidak memiliki hubungan afiliasi, maka affiliated parties In the event that a member
Emiten atau Perusahaan Publik mengungkapkan of the Board of Commissioners does not have
hal tersebut an affiliated relationship, the Issuer or Public
Company shall disclose this matter
Page 265
Lampiran Attachment
a kepemilikan institusi lokal local institutional ownership F Analisis dan Pembahasan Manajemen Management Analysis and Discussion 98-156
b kepemilikan institusi asing foreign institutional ownership 1 tinjauan operasi per segmen usaha sesuai review of operations for each business segment,
54 dengan jenis industri Emiten atau Perusahaan according to the type of industry of the Issuer
c kepemilikan individu lokal local individual ownership Publik, paling sedikit mengenai: or Public Company, at least regarding:
a produksi, yang meliputi proses, kapasitas, dan production, which includes the process,
d kepemilikan individu asing foreign individual ownership 104-115
perkembangannya capacity, and developments thereof
16 informasi pemegang saham utama dan information regarding the majority and b pendapatan/penjualan revenue/sales
pengendali Emiten atau Perusahaan Publik, controlling shareholders of the Issuer or Public
baik langsung maupun tidak langsung, sampai Company, either directly or indirectly, down to 51 c profitabilitas profitability
kepada pemilik individu, yang disajikan dalam the individual owners, presented in the form of
bentuk skema atau bagan a scheme or chart 2 kinerja keuangan komprehensif yang mencakup comprehensive financial performance, which
perbandingan kinerja keuangan dalam 2 includes a comparison of financial performance
17 nama entitas anak, perusahaan asosiasi, names of subsidiaries, associated entities, joint
(dua) tahun buku terakhir, penjelasan tentang in the last 2 (two) financial years, an explanation 128-141
perusahaan ventura bersama dimana Emiten ventures in which the Issuer or Public Company
penyebab adanya perubahan dan dampak of the causes of the changes and the impact of
atau Perusahaan Publik memiliki pengendalian has joint control of the entities (if any), along
perubahan tersebut, paling sedikit mengenai: these changes, at least regarding:
bersama entitas (jika ada), beserta persentase with the percentages of share ownership, lines
kepemilikan saham, bidang usaha, total aset, of business, total assets, and operating status Tidak relevan a aset lancar, aset tidak lancar, dan total aset; current assets, non-current assets, and total
dan status operasi entitas anak, perusahaan of the subsidiaries, associated entities, and 129-130
assets
asosiasi, perusahaan ventura bersama joint ventures For subsidiaries, their addresses
must be provided b liabilitas jangka pendek, liabilitas jangka panjang, current liabilities, non-current liabilities, and
130-131
dan total liabilitas; total liabilities
18 kronologi pencatatan saham, jumlah saham, chronology of share listing, number of shares, c ekuitas equity 131
nilai nominal, dan harga penawaran dari awal par value, and offering price from the beginning
pencatatan hingga akhir tahun buku serta of listing to the end of the financial year as well d pendapatan/penjualan, beban, laba (rugi), revenue/sales, expenses, profit (loss), other
nama bursa efek dimana saham Emiten atau as the name of the stock exchange where the penghasilan komprehensif lain, dan total laba comprehensive income, and total comprehensive 132-135
Perusahaan Publik dicatatkan, termasuk shares of the Issuer or Public Company are (rugi) komprehensif profit (loss)
pemecahan saham (stock split), penggabungan listed, including events of stock splits, reverse 54
e arus kas cash flows 136
saham (reverse stock), dividen saham, saham stock, stock dividends, bonus shares, and
bonus, dan perubahan nilai nominal saham, changes in the par value of shares, issuance
3 kemampuan membayar utang atau kewajiban ability to pay debts or obligations, by presenting
pelaksanaan efek konversi, pelaksanaan of convertible securities, capital additions and
dengan menyajikan perhitungan rasio yang the calculations for the relevant ratios 141
penambahan dan pengurangan modal (jika subtractions (if any)
relevan
ada)
4 tingkat kolektibilitas piutang Emiten atau collectibility of the Issuer or Public Company’s
19 informasi pencatatan efek lainnya selain efek information on listing of other securities other
Perusahaan Publik dengan menyajikan receivables, by presenting the calculations for 141
sebagaimana dimaksud pada angka 18), yang than those referred to in number 18), which have
perhitungan rasio yang relevan the relevant ratios
belum jatuh tempo pada tahun buku paling not matured in the financial year, containing
sedikit memuat nama efek, tahun penerbitan, at least the names of the securities, issuance Tidak relevan 5 struktur modal (capital structure) dan kebijakan capital structure and management policy on
tingkat suku bunga/imbal hasil, tanggal jatuh year, interest rate/yield, maturity date, offering manajemen atas struktur modal (capital the capital structure along with the basis for
142-143
tempo, nilai penawaran, dan peringkat efek value, and ratings (if any) structure) tersebut disertai dasar penentuan determining such policy
(jika ada) kebijakan dimaksud
20 informasi penggunaan jasa akuntan publik information on procurement of services from 6 bahasan mengenai ikatan yang material untuk discussion of material commitments for capital
(AP) dan kantor akuntan publik (KAP) beserta public accountant and public accounting investasi barang modal dengan penjelasan goods investments, with the explanation
96
jaringan/asosiasi/aliansinya firms along with their networks/associations/ paling sedikit memuat: containing at least:
alliances,
a tujuan dari ikatan tersebut purposes of commitments
21 nama dan alamat lembaga/profesi penunjang names and addresses of capital market
pasar modal selain AP dan KAP supporting institutions and/or professions b sumber dana yang diharapkan untuk memenuhi expected sources of funding to fulfill such
97
other than the public accountants and public ikatan tersebut commitments
accounting firms
c mata uang yang menjadi denominasi currencies in which such commitments are
denominated
d langkah yang direncanakan Emiten atau measures planned by the Issuer or Public
Perusahaan Publik untuk melindungi risiko dari Company to take to protect against the risk 146
posisi mata uang asing yang terkait arising from the related foreign currency
positions
7 bahasan mengenai investasi barang modal discussion of capital goods investments
yang direalisasikan dalam tahun buku terakhir, realized in the last financial year, containing at
paling sedikit memuat: least:
a jenis investasi barang modal types of capital goods investments
b tujuan investasi barang modal purposes of capital goods investments
c nilai investasi barang modal yang dikeluarkan amounts disbursed in capital goods investments
Page 266
Lampiran Attachment
8 informasi dan fakta material setelah tanggal material information and facts occurring after material information (if any), among
153 informasi material (jika ada), antara lain
laporan akuntan the date of the accountant's report others regarding investments, expansions,
mengenai investasi, ekspansi, divestasi,
divestments, business mergers/consolidations,
9 business prospects of the Issuer or Public penggabungan/peleburan usaha, akuisisi,
prospek usaha dari Emiten atau Perusahaan acquisitions, debt/capital restructurings, 144-145,
Company related to the conditions in the 15 restrukturisasi utang/modal, transaksi material,
Publik dikaitkan dengan kondisi industri, material transactions, affiliated transactions, 153
relevant industry, the general economy, and transaksi afiliasi, dan transaksi benturan
ekonomi secara umum dan pasar internasional 100-106 and transactions with conflict of interest, which
the international market, accompanied by kepentingan, yang terjadi pada tahun buku,
disertai data pendukung kuantitatif dari sumber occurred during the financial year, containing
supporting quantitative data from reliable paling sedikit memuat:
data yang layak dipercaya at least:
sources
10 perbandingan antara target/proyeksi pada comparison between the target/projection at a tanggal, nilai, dan objek transaksi dates, values, and objects of the transactions
awal tahun buku dengan hasil yang dicapai the beginning of the financial year with the
(realisasi), mengenai: results achieved, regarding: b nama pihak yang melakukan transaksi names of parties conducting the transactions
a pendapatan/penjualan revenue/sales c sifat hubungan afiliasi (jika ada) nature of the affiliations (if any)
b 149 d penjelasan mengenai kewajaran transaksi explanation of the fairness of the transactions
laba (rugi) profit (loss)
c struktur modal (capital structure) capital structure e pemenuhan ketentuan terkait compliance with related provisions
d hal lainnya yang dianggap penting bagi Emiten other matters deemed important to the Issuer or dalam hal terdapat hubungan afiliasi, selain
in the event that there is an affiliation relationship,
atau Perusahaan Publik Public Company mengungkapkan informasi sebagaimana
in addition to disclosing the information as
f dimaksud dalam huruf a) sampai dengan
11 target/proyeksi yang ingin dicapai Emiten targets/projections to be achieved by the referred to in letters a) to e) above, the Issuer or
huruf e), Emiten atau Perusahaan Publik juga
atau Perusahaan Publik untuk 1 (satu) tahun Issuer or Public Company for the next 1 (one) 151-152 Public Company also shall disclose the following:
mengungkapkan informasi:
mendatang, mengenai: year, regarding:
pernyataan Direksi bahwa transaksi afiliasi a statement from the Board of Directors that the
a pendapatan/penjualan revenue/sales telah melalui prosedur yang memadai affiliated transactions have undergone adequate
untuk memastikan bahwa transaksi afiliasi procedures to ensure that affiliated transactions
b laba (rugi) profit (loss) 1) dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang have been carried out in accordance with
berlaku umum antara lain dilakukan dengan generally accepted business practices, among
c struktur modal (capital structure) capital structure memenuhi prinsip transaksi yang wajar (arm's others, by complying with the arms-length
151-152
length principle) principle
d kebijakan dividen dividend policy
peran Dewan Komisaris dan komite audit the roles of the Board of Commissioners
e hal lainnya yang dianggap penting bagi Emiten other matters deemed important to the Issuer or dalam melakukan prosedur yang memadai and the audit committee in undertaking the
atau Perusahaan Publik Public Company untuk memastikan bahwa transaksi afiliasi adequate procedures to ensure that the
2) dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang affiliated transactions have been carried out in
12 aspek pemasaran (atas barang dan/atau jasa marketing aspects of the goods and/or berlaku umum antara lain dilakukan dengan accordance with generally accepted business
Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit services of the Issuer or Public Company, at memenuhi prinsip transaksi yang wajar (arm's practices, among others, by complying with the 144-145
116-118
mengenai strategi pemasaran dan pangsa least regarding marketing strategy and market length principle) arms-length principle
pasar share
untuk transaksi afiliasi atau transaksi material
13 uraian mengenai dividen selama 2 (dua) tahun description of dividends for the last 2 (two) for affiliated transactions or material transactions
152 yang merupakan kegiatan usaha yang dijalankan
buku terakhir, paling sedikit: financial years, containing at least: that are business activities carried out in order
dalam rangka menghasilkan pendapatan usaha
to generate business revenue and are carried
a kebijakan dividen, antara lain memuat informasi dan dijalankan secara rutin, berulang, dan/atau
dividend policy, which includes information on out regularly, repeatedly, and/or continuously,
persentase jumlah dividen yang dibagikan 152 berkelanjutan, ditambahkan penjelasan bahwa
the ratio of dividends to net income g an explanation shall be added that the affiliated
terhadap laba bersih transaksi afiliasi atau transaksi material tersebut
transactions or material transactions are related
merupakan kegiatan usaha yang dijalankan
b tanggal pembayaran dividen kas dan/atau cash dividend payment date and/or non-cash to business activities carried out in order to
dalam rangka menghasilkan pendapatan usaha
tanggal distribusi dividen non kas dividend distribution date generate business revenue and are carried out
dan dijalankan secara rutin, berulang, dan/atau
regularly, repeatedly, and/or continuously
c amount of dividend per share (cash and/or non- berkelanjutan
jumlah dividen per saham (kas dan/atau non kas) Tidak relevan
cash) h untuk pengungkapan transaksi afiliasi dan/ for disclosure of affiliated transactions and/
d jumlah dividen per tahun yang dibayar amount of dividends disbursed per year atau transaksi benturan kepentingan yang or conflict of interest transactions resulting
merupakan hasil pelaksanaan transaksi from the implementation of affiliated
14
realisasi penggunaan dana hasil penawaran
realization of the use of public offering afiliasi dan/atau transaksi benturan transactions and/ or conflict of interest
proceeds, by taking into consideration the kepentingan yang telah disetujui pemegang transactions that have been approved
umum
following saham independen, ditambahkan informasi by independent shareholders, additional
a kebijakan dividen, antara lain memuat informasi mengenai tanggal pelaksanaan RUPS information regarding the date of the GMS
dividend policy, which includes information on
persentase jumlah dividen yang dibagikan yang menyetujui transaksi afiliasi dan/atau which approved the affiliated transactions
the ratio of dividends to net income
terhadap laba bersih 152 transaksi benturan kepentingan tersebut and/or transactions with conflict of interest
b dalam hal terdapat perubahan penggunaan dana in the event of a change in the use of proceeds, shall be provided
sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas as stipulated in the Regulation of the Financial i dalam hal tidak terdapat transaksi afiliasi in the event of no affiliated transaction and/
Jasa Keuangan mengenai laporan realisasi Services Authority regarding the report on the dan/atau transaksi benturan kepentingan, or transaction with conflict of interest, this
penggunaan dana hasil penawaran umum, maka realization of the use of public offering proceeds,
maka diungkapkan mengenai hal tersebut shall be disclosed
Emiten menjelaskan perubahan tersebut the Issuer shall explain such change
Page 267
Lampiran Attachment
perubahan ketentuan peraturan perundang- changes in the laws and regulations that bear 2) kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja criteria used, such as performance achievements
undangan yang signifikan terhadap Emiten atau a significant effect on the Issuer or Public selama tahun buku, kompetensi dan kehadiran during the financial year, competence and 264-278
16 154-156
Perusahaan Publik dan dampaknya terhadap Company and their impact on the financial dalam rapat attendance at meetings
laporan keuangan (jika ada) statements (if any)
f dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak in the event that the Issuer or Public Company
perubahan kebijakan akuntansi, alasan dan changes in accounting policies, the reasons for memiliki komite yang mendukung pelaksanaan does not have a committee that supports the
Tidak Relevan
17 dampaknya terhadap laporan keuangan (jika such changes, and their impact on the financial 153 tugas Direksi, maka diungkapkan mengenai hal implementation of the duties of the Board of
ada) statements (if any) tersebut Directors, then this shall be disclosed
G Tata Kelola Emiten atau Perusahaan Publik Governance of the Issuer or Public Company 3 Dewan Komisaris, paling sedikit memuat: Board of Commissioners, at least regarding: 236-241
1 RUPS, paling sedikit memuat: GMS, at least regarding: a tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris duties and responsibilities of each member of
238-239
the Board of Commissioners
Informasi mengenai keputusan RUPS pada
Resolutions of the GMS in the financial year and b pernyataan bahwa Dewan Komisaris memiliki statement that the Board of Commissioners
a tahun buku dan 1 (satu) tahun sebelum tahun
1 (one) year prior to the financial year, including: pedoman atau piagam (charter) Dewan has guidelines or charter of the Board of 237
buku meliputi:
Komisaris Commissioners
keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) resolutions of the GMS in the financial year and
c kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat policy and implementation of the frequency
1) tahun sebelum tahun buku yang direalisasikan 1 (one) year before the financial year that were
Dewan Komisaris, rapat Dewan Komisaris of meetings of the Board of Commissioners,
pada tahun buku implemented in the financial year
235 bersama Direksi dan tingkat kehadiran anggota meetings of the Board of Commissioners with the
240
keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 resolutions of the GMS in the financial year and Dewan Komisaris dalam rapat tersebut termasuk Board of Directors, and the level of attendance
(satu) tahun sebelum tahun buku yang 1 (one) year before the financial year that were kehadiran dalam RUPS of members of the Board of Commissioners in
2) these meetings including attendance at the GMS
belum direalisasikan beserta alasan belum not implemented along with the reasons for not
direalisasikan implementing them
d pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi training and/or competence development for
dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik in the event that the Issuer or Public Company anggota Dewan Komisaris: members of the Board of Commissioners:
menggunakan pihak independen dalam uses an independent party at the GMS to
b 1) kebijakan pelatihan dan/atau peningkatan policy on training and/or competence
pelaksanaan RUPS untuk melakukan perhitungan calculate the votes, then this matter shall be
kompetensi anggota Dewan Komisaris, termasuk development for members of the Board of
suara, maka diungkapkan mengenai hal tersebut disclosed
program orientasi bagi anggota Dewan Komisaris Commissioners, including an orientation
241
2 Direksi, paling sedikit memuat: Board of Directors, at least regarding: 256-263 yang baru diangkat (jika ada) program for newly appointed members of the
Board of Commissioners (if any)
tugas dan tanggung jawab masing-masing duties and responsibilities of each member of
anggota Direksi; Informasi mengenai tugas dan the Board of Directors This information shall be 2) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi training and/or competence development
a 257-260 yang diikuti anggota Dewan Komisaris dalam programs attended by members of the Board of
tanggung jawab masing-masing anggota Direksi described and may be presented in tabulated
diuraikan dan dapat disajikan dalam bentuk tabel format tahun buku (jika ada) Commissioners in the financial year (if any)
pernyataan bahwa Direksi memiliki pedoman e penilaian kinerja Direksi dan Dewan Komisaris performance appraisal of the Board of Directors
statement that the Board of Directors has serta masing-masing anggota Direksi dan and the Board of Commissioners as well as each
b atau piagam (charter) Direksi 256
guidelines or charter of the Board of Directors anggota Dewan Komisaris, paling sedikit member of the Board of Directors and the Board
memuat: of Commissioners, containing at least:
policy and implementation of the frequency of
kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat meetings of the Board of Directors, meetings 1) prosedur pelaksanaan penilaian kinerja performance appraisal procedures 238-239,
Direksi, rapat Direksi bersama Dewan Komisaris, of the Board of Directors with the Board of 242-243
c 260-261
dan tingkat kehadiran anggota Direksi dalam Commissioners, and the level of attendance 2) kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja criteria used, such as performance achievements
rapat tersebut termasuk kehadiran dalam RUPS of members of the Board of Directors in these selama tahun buku, kompetensi dan kehadiran during the financial year, competence, and
meetings including attendance at the GMS dalam rapat attendance at meetings
d pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi training and/or competence development for 3) pihak yang melakukan penilaian the party conducting the assessment
anggota Direksi: members of the Board of Directors:
f penilaian Dewan Komisaris terhadap kinerja The Board of Commissioners’ assessment of the
1) kebijakan pelatihan dan/atau peningkatan policy on training and/or competence Komite yang mendukung pelaksanaan tugas performance of the Committees that support
kompetensi anggota Direksi, termasuk program development for members of the Board of Dewan Komisaris pada tahun buku meliputi: the implementation of the duties of the Board
orientasi bagi anggota Direksi yang baru Directors, including an orientation program of Commissioners in the financial year, including
261-263
diangkat (jika ada) for newly appointed members of the Board of
242-243
Directors (if any) 1) Prosedur penilaian kinerja performance appraisal procedures
2) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi training and/or competence development 2) kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja criteria used, such as performance achievements
yang diikuti anggota Direksi dalam tahun buku programs attended by members of the Board of selama tahun buku, kompetensi dan kehadiran during the financial year, competence, and
(jika ada) Directors in the financial year (if any) dalam rapat attendance at meetings
e penilaian Direksi terhadap kinerja komite yang The Board of Directors' assessment of the
mendukung pelaksanaan tugas Direksi pada performance of the committees that support
tahun buku paling sedikit memuat: the implementation of the duties of the Board
of Directors in the financial year shall at least 263
contain:
1) prosedur penilaian kinerja Performance appraisal procedure
Page 268
Lampiran Attachment
4 Remunerasi dan nominasi Direksi dan Dewan The remuneration and nomination of the Board period and term of office of audit committee
f periode dan masa jabatan anggota komite audit
Komisaris, paling sedikit memuat: of Directors and the Board of Commissioners members 245
shall contain at least:
g pernyataan independensi komite audit audit committee independence statement
a prosedur nominasi, meliputi uraian singkat nomination procedure, including a brief 242-243
mengenai kebijakan dan proses nominasi description of the policy and process of pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi training and/or competence development
h 247
anggota Direksi dan/atau anggota Dewan nomination of members of the Board of Directors yang telah diikuti dalam tahun buku (jika ada) programs attended in the financial year (if any)
Komisaris and/or members of the Board of Commissioners policies and implementation of the frequency
kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat
b prosedur dan pelaksanaan remunerasi Direksi procedures and implementation of remuneration of audit committee meetings and level of
i komite audit dan tingkat kehadiran anggota 246-247
dan Dewan Komisaris, antara lain: for the Board of Directors and the Board of attendance of audit committee members in
komite audit dalam rapat tersebut
Commissioners, among others: these meetings
242-243 implementation of audit committee activities
1) prosedur penetapan remunerasi Direksi dan the remuneration structure of the Board of pelaksanaan kegiatan komite audit pada tahun
Dewan Komisaris Directors and the Board of Commissioners, such in the financial year in accordance with those
j buku sesuai dengan yang dicantumkan dalam 246
as salary, allowances, tantiem/bonus and others stated in the audit committee guidelines or
pedoman atau piagam (charter) komite audit
charter
2) struktur remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris the amount of remuneration for each member of
seperti, gaji, tunjangan, tantiem/bonus dan the Board of Directors and member of the Board Komite atau fungsi remunerasi dan nominasi Committee or function of remuneration and
lainnya of Commissioners 7 Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit nomination of the Issuer or Public Company, at 251-255
memuat: least regarding:
3) besarnya remunerasi masing-masing anggota the amount of remuneration for each member of 243
Direksi dan anggota Dewan Komisaris; the Board of Directors and member of the Board a nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite name and position in the committee membership
Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam of Commissioners b usia age
bentuk tabel
c Kewarganegaraan citizenship
5 Dewan Pengawas Syariah, bagi Emiten The sharia supervisory board, should the
atau Perusahaan Publik yang menjalankan Issuer or Public Company carry out business d riwayat pendidikan educational background
kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah activities based on sharia principles as stated
sebagaimana tertuang dalam anggaran dasar, in the articles of association, at least regarding: e Riwayat jabatan, meliputi informasi: work experience, including information on:
paling sedikit memuat: dasar hukum penunjukan sebagai anggota legal basis for appointment as committee
1) 86-87
a nama names komite member
b dasar hukum pengangkatan dewan pengawas legal basis for appointment concurrent positions, either as a member of the
rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan
syariah Board of Commissioners, a member of the Board
Tidak relevan 2) Komisaris, anggota Direksi, dan/atau anggota
of Directors, and/or a member of a committee as
c periode penugasan dewan pengawas syariah term of office komite serta jabatan lainnya (jika ada)
well as other positions (if any)
d tugas dan tanggung jawab dewan pengawas duties and responsibilities pengalaman kerja beserta periode waktunya
work experience and time period both inside
syariah 3) baik di dalam maupun di luar Emiten atau
and outside the Issuer or Public Company
Perusahaan Publik
e frekuensi dan cara pemberian nasihat dan saran frequency and method of providing advice and
serta pengawasan pemenuhan prinsip syariah di suggestions as well as supervision of compliance periode dan masa jabatan anggota komite
f period and term of office of committee members 251
pasar modal terhadap Emiten atau Perusahaan with sharia principles in the capital market for remunerasi dan nominasi
Publik the Issuer or Public Company
pernyataan independensi komite remunerasi
g Committee independence statement 254
6 Komite audit, paling sedikit memuat: The audit committee, at least contains: 245-247 dan nominasi
a nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite name and position in the committee membership pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi training and/or competence development
h 254-255
yang telah diikuti dalam tahun buku (jika ada) programs attended in the financial year (if any)
b usia age
i uraian tugas dan tanggung jawab description of duties and responsibilities 251-253
c Kewarganegaraan citizenship
pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau a statement that the committee has a guideline
d riwayat pendidikan educational background j 251
piagam (charter) or charter
e Riwayat jabatan, meliputi informasi: work experience, including information on: policy and implementation of the frequency
kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat dan
k of meetings and the level of attendance of 253-254
1) dasar hukum penunjukan sebagai anggota legal basis for appointment as committee tingkat kehadiran anggota dalam rapat tersebut
82-83 members in the meetings
komite member
uraian singkat pelaksanaan kegiatan pada tahun brief description of the activities carried out in
2) rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan concurrent positions, either as a member of the l 253
buku the financial year
Komisaris, anggota Direksi,dan/atau anggota Board of Commissioners, a member of the Board
komite serta jabatan lainnya (jika ada) of Directors, and/or a member of a committee as dalam hal tidak dibentuk komite nominasi dan in the event that no remuneration and
well as other positions (if any) remunerasi, Emiten atau Perusahaan Publik nomination committee is formed, the Issuer or
m cukup mengungkapkan informasi sebagaimana Public Company shall disclose the information
3) pengalaman kerja beserta periode waktunya work experience and time period both inside
dimaksud dalam huruf i) sampai dengan huruf l) as referred to in letter i) to letter l) and disclose:
baik di dalam maupun di luar Emiten atau and outside the Issuer or Public Company
dan mengungkapkan: Tidak Relevan
Perusahaan Publik
1) alasan tidak dibentuknya komite reasons for not forming the committee
pihak yang melaksanakan fungsi nominasi dan the party carrying out the remuneration and
2)
remunerasi nomination function
Page 269
Lampiran Attachment
komite lain yang dimiliki Emiten atau other committees in the Issuer or Public Company 9 Sekretaris perusahaan, paling sedikit memuat: Corporate Secretary, at least regarding: 279-284
Perusahaan Publik dalam rangka mendukung that support the functions and duties of the
8 fungsi dan tugas Direksi (jika ada) dan/atau Board of Directors (if any) and/or committees 264-278 a nama name
komite yang mendukung fungsi dan tugas that support the functions and duties of the b domisili domicile
Dewan Komisaris, paling sedikit memuat: Board of Commissioners, at least regarding:
c riwayat jabatan, meliputi: work experience, including information on:
a
nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite name and position in the committee membership
1) dasar hukum penunjukan sebagai sekretaris legal basis for appointment as company
perusahaan secretary 279-280
b usia age
2) pengalaman kerja beserta periode waktunya work experience and time period both inside
c Kewarganegaraan citizenship
baik di dalam maupun di luar Emiten atau and outside the Issuer or Public Company
d riwayat pendidikan educational background Perusahaan Publik
e Riwayat jabatan, meliputi informasi work experience, including information on: d riwayat pendidikan work experience
dasar hukum penunjukan sebagai anggota legal basis for appointment as committee e pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi training and/or competence development
1) 283-284
komite member yang diikuti dalam tahun buku attended in the financial year
concurrent positions, either as a member of the f uraian singkat pelaksanaan tugas sekretaris brief description of the implementation of the
rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan perusahaan pada tahun buku duties of the company secretary in the financial 280-283
Board of Commissioners, a member of the Board
2) Komisaris, anggota Direksi, dan/atau anggota year
of Directors, and/or a member of a committee as
komite serta jabatan lainnya (jika ada)
well as other positions (if any) 10 Unit audit internal, paling sedikit memuat: Internal audit unit, at least regarding: 287-294
pengalaman kerja beserta periode waktunya a nama kepala unit audit internal name of head of internal audit unit
work experience and time period both inside 287
3) baik di dalam maupun di luar Emiten atau 264-278
and outside the Issuer or Public Company
Perusahaan Publik b riwayat jabatan, meliputi: work experience, including:
f periode dan masa jabatan anggota komite period and term of office of committee members 1) dasar hukum penunjukan sebagai kepala unit legal basis for appointment as company
audit internal secretary
g pernyataan independensi komite Committee independence statement
2) pengalaman kerja beserta periode waktunya work experience and time period both inside 90
pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi training and/or competence development baik di dalam maupun di luar Emiten atau and outside the Issuer or Public Company
h
yang telah diikuti dalam tahun buku (jika ada programs attended in the financial year (if any) Perusahaan Publik
i uraian tugas dan tanggung jawab description of duties and responsibilities c kualifikasi atau sertifikasi sebagai profesi audit qualification or certification in the internal audit
pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau a statement that the committee has a guideline internal (jika ada) profession (if any)
j
piagam (charter) or charter d pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi training and/or competence development
293-294
policy and implementation of the frequency yang diikuti dalam tahun buku attended in the financial year
kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat dan
k of meetings and the level of attendance of e struktur dan kedudukan unit audit internal structure and position of the internal audit unit 288
tingkat kehadiran anggota dalam rapat tersebut
members in the meetings
f uraian tugas dan tanggung jawab description of duties and responsibilities 289-291
uraian singkat pelaksanaan kegiatan pada tahun brief description of the activities carried out in
l
buku the financial year g pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau statement that there is a guideline or charter of
287
piagam (charter) unit audit internal the internal audit unit
brief description of the implementation of the
uraian singkat pelaksanaan tugas unit audit duties of the internal audit unit in the financial
internal pada tahun buku termasuk kebijakan year including the policy and implementation
h 291-292
dan pelaksanaan frekuensi rapat dengan Direksi, of the frequency of meetings with the Board of
Dewan Komisaris, dan/atau komite audit Directors, Board of Commissioners, and/or audit
committee
uraian mengenai sistem pengendalian internal description of the internal control system
11 (internal control) yang diterapkan oleh Emiten implemented by the Issuer or Public Company, 309
atau Perusahaan Publik, paling sedikit memuat: at least regarding:
pengendalian keuangan dan operasional, serta
financial and operational control, as well as
a kepatuhan terhadap peraturan perundang-
compliance with other laws and regulations
undangan lainnya
tinjauan atas efektivitas sistem pengendalian review of the effectiveness of the internal
b 309
internal control system
statement of the Board of Directors and/or
pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris
c Board of Commissioners on the adequacy of the
atas kecukupan sistem pengendalian internal
internal control system
Page 270
Lampiran Attachment
Sistem manajemen risiko yang diterapkan oleh uraian singkat mengenai kebijakan brief description of the information disclosure
risk management system implemented by the 17 315,317-318
12 Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit 307-309 pengungkapan informasi mengenai: policy, regarding:
Issuer or Public Company, at least regarding:
memuat: share ownership of members of the Board
kepemilikan saham anggota Direksi dan anggota
gambaran umum mengenai sistem manajemen overview of the risk management system in the of Directors and members of the Board of
a Dewan Komisaris paling lambat 3 (tiga) hari
risiko Emiten atau Perusahaan Publik Issuer or Public Company Commissioners no later than 3 (three) working
a kerja setelah terjadinya kepemilikan atau setiap
days after the ocurrence of ownership or any 315,317-318
b jenis risiko dan cara pengelolaannya types of risks and ways to manage them perubahan kepemilikan atas saham Perusahaan
change in ownership of shares of a Public
Terbuka
Company
tinjauan atas efektivitas sistem manajemen review of the effectiveness of the risk 307-309
c
risiko Emiten atau Perusahaan Publik management system b pelaksanaan atas kebijakan dimaksud implementation of said policy
pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris statement from the Board of Directors and/or the uraian mengenai sistem pelaporan pelanggaran description of the whistleblowing system
d atau komite audit atas kecukupan sistem Board of Commissioners or the audit committee 18 (whistleblowing system) di Emiten atau prevailing in the Issuer or Public Company, 319
manajemen risiko on the adequacy of the risk management system Perusahaan Publik, paling sedikit memuat: containing at least:
Perkara hukum yang berdampak material yang Legal cases with a material impact involving a cara penyampaian laporan pelanggaran mechanism for reporting submission
dihadapi oleh Emiten atau Perusahaan Publik, the Issuer or Public Company, its subsidiaries,
13 entitas anak, anggota Direksi dan anggota the members of the Board of Directors and 313 b perlindungan bagi pelapor protection for whistleblowers
Dewan Komisaris (jika ada), paling sedikit members of the Board of Commissioners (if
c penanganan pengaduan handling of complaints/reports
memuat: any), at least regarding:
a pokok perkara/gugatan legal case/lawsuit matter d pihak yang mengelola pengaduan party managing the reports
319
results of the handling of complaints/reports, at
b status penyelesaian perkara/gugatan status of settlement e hasil dari penanganan pengaduan, paling sedikit:
313 least:
pengaruhnya terhadap kondisi Emiten atau effect on the condition of the Issuer or Public
c jumlah pengaduan yang masuk dan diproses the number of reports received and processed
Perusahaan Publik Company 1)
dalam tahun buku in the financial year
informasi tentang sanksi administratif/ information on administrative sanctions
2) tindak lanjut pengaduan follow-up to the reports.
sanksi yang dikenakan kepada Emiten atau imposed on the Issuer or Public Company,
Perusahaan Publik, anggota Dewan Komisaris members of the Board of Commissioners uraian mengenai kebijakan anti korupsi Emiten description of the anti-corruption policy of the
14 313 19 302-305
dan anggota Direksi, oleh Otoritas Jasa and members of the Board of Directors, by atau Perusahaan Publik, paling sedikit memuat: Issuer or Public Company, at least regarding:
Keuangan dan otoritas lainnya pada tahun buku the Financial Services Authority and other
(jika ada) authorities in the financial year (if any) program dan prosedur yang dilakukan dalam programs and procedures carried out to address
mengatasi praktik korupsi, balas jasa (kickbacks), practices of corruption, kickbacks, fraud,
informasi mengenai kode etik Emiten atau information on the code of ethics prevailing in a
15 316 fraud, suap dan/atau gratifikasi dalam Emiten bribery and/ or gratuities in the Issuer or Public
Perusahaan Publik meliputi: the Issuer or Public Company, including: atau Perusahaan Publik Company 302-305
a pokok-pokok kode etik code of ethics pelatihan/sosialisasi anti korupsi kepada anti-corruption training/dissemination thereof to
b
karyawan Emiten atau Perusahaan Publik employees of the Issuer or Public Company
bentuk sosialisasi kode etik dan upaya dissemination of the code of ethics and
b
penegakannya enforcement mechanisms implementation of the guidelines for the
316 Penerapan pedoman tata kelola Perusahaan
20 governance of issuers and public companies, 320-322
statement that the code of ethics applies to Terbuka
pernyataan bahwa kode etik berlaku bagi including:
members of the Board of Directors, members of
c anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan
the Board of Commissioners, and employees of pernyataan mengenai rekomendasi yang telah a statement regarding the recommendations
karyawan Emiten atau Perusahaan Publik a
the Issuer or Public Company dilaksanakan; dan/atau that have been implemented and/or
16 uraian singkat mengenai kebijakan pemberian brief description of the policy of providing penjelasan atas rekomendasi yang belum an explanation of the recommendations that 320-322
kompensasi jangka panjang berbasis kinerja long-term performance-based compensation b dilaksanakan, disertai alasan dan alternatif have not been implemented, along with reasons
kepada manajemen dan/atau karyawan yang to management and/or employees of the pelaksanaannya (jika ada) and alternative implementations (if any)
dimiliki oleh Emiten atau Perusahaan Publik (jika Issuer or Public Company (if any), including
ada), antara lain berupa program kepemilikan the management stock ownership program 317-318
saham oleh manajemen (management stock (MSOP) and/or employee stock ownership
ownership program/MSOP) dan/atau program program (ESOP)
kepemilikan saham oleh karyawan (employee
stock ownership program/ESOP)
a jumlah saham dan/atau opsi number of shares and/or options
317
b jangka waktu pelaksanaan implementation period
c persyaratan karyawan dan/atau manajemen requirements for the eligibility of employees
yang berhak and/or management
318
d harga pelaksanaan atau penentuan harga exercise price or determination thereof
pelaksanaan
Page 271
Lampiran Attachment
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Emiten Corporate Social and Environmental uraian singkat mengenai kebijakan brief description of the information disclosure
H 328-329 4 328-329
atau Perusahaan Publik Responsibility pengungkapan informasi mengenai: policy, regarding:
informasi yang diungkapkan dalam bagian uraian mengenai sistem pelaporan pelanggaran description of the whistleblowing system
information disclosed in the corporate social
tanggung jawab sosial dan lingkungan 5 (whistleblowing system) di Emiten atau prevailing in the Issuer or Public Company, 328-329
and environmental responsibility chapter shall
merupakan laporan keberlanjutan Perusahaan Publik, paling sedikit memuat: containing at least:
be the Sustainability Report as referred to in
(sustainability report) sebagaimana dimaksud
the Financial Services Authority Regulation memuat seluruh informasi sebagaimana contain all the information as referred to in
1 dalam peraturan otoritas jasa keuangan nomor 328-329 a
No. 51/POJK.03/2017 on the Implementation dimaksud pada angka 1) number 1)
51/pojk.03/2017 tentang penerapan keuangan
of Sustainable Finance for Financial Services
berkelanjutan bagi lembaga jasa keuangan,
Institutions, Issuers, and Public Companies, disusun sesuai pedoman teknis penyusunan
emiten, dan perusahaan publik, paling sedikit be prepared in accordance with the Technical
and the report shall contain at least: laporan keberlanjutan (sustainability report) bagi 328-329
memuat: Guidelines for the Preparation of Sustainability
emiten dan perusahaan publik sebagaimana
b Reports for Issuers and Public Companies
a penjelasan strategi keberlanjutan explanation of sustainability strategy tercantum dalam lampiran ii yang merupakan
as listed in Appendix II of this Circular of the
bagian tidak terpisahkan dari surat edaran
ikhtisar aspek keberlanjutan (ekonomi, sosial, overview of sustainability aspects (economic, Financial Services Authority
b otoritas jasa keuangan ini
lingkungan) social, environmental)
dalam hal laporan keberlanjutan disajikan In the event that the Sustainability Report
c profil singkat Emiten atau Perusahaan Publik brief profile of the Issuer or Public Company secara terpisah dengan Laporan Tahunan, is presented separately from the Annual
maka dalam bagian tanggung jawab sosial Report, then the social and environmental
d penjelasan Direksi explanation by the Board of Directors dan lingkungan memuat informasi bahwa responsibility section shall state that the
6 328-329
informasi mengenai tanggung jawab sosial dan information regarding social and environmental
e tata kelola keberlanjutan sustainability governance lingkungan telah diungkapkan dalam laporan responsibility is disclosed in the Sustainability
328-329
keberlanjutan yang disajikan secara terpisah Report presented separately from the Annual
f kinerja keberlanjutan sustainability performance dari Laporan Tahunan Report
verifikasi tertulis dari pihak independen (jika written verification from an independent party penyampaian laporan keberlanjutan
g Submission of the Sustainability Report which
ada) (if any) (sustainability report) yang disajikan secara
is presented separately from the Annual Report
7 terpisah dengan Laporan Tahunan harus 328-329
lembar umpan balik (feedback) untuk pembaca must be done together with the submission of
h feedback sheet for readers (if any) disampaikan bersamaan dengan penyampaian
(jika ada) the Annual Report
Laporan Tahunan
tanggapan Emiten atau Perusahaan Publik
i response to the previous year's report feedback I Laporan Keuangan Tahunan yang Telah Diaudit Audited Financial Statements for the Year 332
terhadap umpan balik laporan tahun sebelumnya
laporan keberlanjutan sebagaimana dimaksud laporan keuangan tahunan yang dimuat dalam the financial statements contained in the Annual
pada angka 1), harus disusun sesuai pedoman sustainability Report as referred to in number Laporan Tahunan disusun sesuai dengan Report shall be prepared in accordance with
teknis penyusunan laporan keberlanjutan 1) shall be prepared in accordance with the standar akuntansi keuangan di indonesia dan the financial accounting standards prevailing
(sustainability report) bagi emiten dan Technical Guidelines for the Preparation of telah diaudit oleh akuntan publik yang terdaftar in Indonesia and have been audited by a public
2 328-329 di otoritas jasa keuangan. laporan keuangan accountant registered with the Financial Services
perusahaan publik sebagaimana tercantum Sustainability Reports for Issuers and Public
dalam lampiran ii yang merupakan bagian tidak Companies, as contained in Appendix II of this tahunan dimaksud memuat pernyataan Authority. Said annual financial statements shall
terpisahkan dari surat edaran otoritas jasa Circular of the Financial Services Authority mengenai pertanggungjawaban atas laporan contain a statement regarding the accountability
1 332
keuangan ini keuangan sebagaimana diatur dalam peraturan for the financial statements as regulated in the
otoritas jasa keuangan mengenai tanggung Financial Services Authority Regulation on
informasi laporan keberlanjutan (sustainability Information on the Sustainability Report in jawab Direksi atas laporan keuangan atau the responsibility of the Board of Directors for
3 328-329
report) pada angka 1) dapat: number 1) may: peraturan perundang-undangan di sektor pasar financial reporting, or the laws and regulations
modal yang mengatur mengenai laporan berkala in the capital market which regulate the periodic
diungkapkan pada bagian lain yang relevan disclosed in other relevant sections outside
perusahaan efek dalam hal emiten merupakan reporting of securities companies, in the event
di luar bagian tanggung jawab sosial dan of the social and environmental responsibility
perusahaan efek that the Issuer is a securities company
a lingkungan, seperti penjelasan Direksi terkait section, such as the Directors' explanation
laporan keberlanjutan diungkapkan dalam regarding the Sustainability Report disclosed in Statement Letter of Members of the Board
Surat Pernyataan Anggota Direksi dan Anggota
bagian terkait laporan Direksi the section related to the Directors' Report of Directors and Members of the Board of
J Dewan Komisaris tentang Tanggung Jawab 334-335
Commissioners regarding Responsibility for
merujuk pada bagian lain di luar bagian tanggung atas Laporan Tahunan:
refer to other sections outside the social and the Annual Report:
jawab sosial dan lingkungan dengan tetap 328-329
environmental responsibility section while still
mengacu pada pedoman teknis penyusunan surat pernyataan anggota Direksi dan anggota
referring to the Technical Guidelines for the
laporan keberlanjutan (sustainability report) bagi Dewan Komisaris tentang tanggung jawab atas the statement letter from members of the
Preparation of Sustainability Reports for Issuers
b emiten dan perusahaan publik sebagaimana Laporan Tahunan disusun sesuai dengan format Board of Directors and members of the Board
and Public Companies as listed in Appendix II
tercantum dalam lampiran ii yang merupakan surat pernyataan anggota Direksi dan anggota of Commissioners regarding the responsibility
which is an integral part of this Financial Services
bagian tidak terpisahkan dari surat edaran 1 Dewan Komisaris tentang tanggung jawab for the Annual Report shall be prepared in 334-335
Authority Circular Letter, such as profiles Issuer
otoritas jasa keuangan ini, seperti profil Emiten atas Laporan Tahunan sebagaimana tercantum accordance with the prescribed format provided
or Public Company
atau Perusahaan Publik dalam lampiran i yang merupakan bagian tidak in Appendix I of this Circular of the Financial
terpisahkan dari surat edaran otoritas jasa Services Authority
keuangan ini
Names mentioned 168 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Indonesia
p.2 ×26
unresolved
org
Financial Services Authority
p.2 ×10
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.3 ×7
unresolved
person
Pelindungan Data Pribadi
· Komisaris
p.4
unresolved
org
PT Kudo Teknologi Indonesia
p.9 ×5
unresolved
org
Holdings Pte. Ltd.
p.9 ×4
unresolved
org
Investments Pte. Ltd
p.9 ×2
unresolved
org
PT Super Bank Indonesia Bersih Pertama
p.10
unresolved
org
PT Super Bank Indonesia First Net Profit
p.10
unresolved
org
participation of GXS Bank Pte.
p.10
unresolved
—
Ltd. in its shareholding structure.
p.10
unresolved
org
Bank Deposit
p.11
unresolved
org
Bank Savings
p.11
unresolved
person
Forum Komunikasi
· Direktur
p.12 ×2
unresolved
org
Pte. Ltd.
p.18
unresolved
org
Pusat Statistik
p.19 ×3
unresolved
org
Bank Soundness
p.21
unresolved
org
Bank KBMI
p.21
unresolved
—
POSSIBILITIES
p.26
unresolved
org
PT Elang Media Visitama Di
p.26
unresolved
—
Amidst the acceleration of the digital economy,
p.26
unresolved
—
Superbank opening infinite possibilities for every
p.26
unresolved
org
right technology and robust governance, financial
p.26
unresolved
org
Singtel Alpha Investments Pte. Ltd.
p.26
unresolved
org
DB Holdings Pte. Ltd.
p.26
unresolved
—
as a newly listed
p.26
unresolved
—
to our commitment to transparency, accountability,
p.26
unresolved
—
highest standards of compliance as a bank
p.26
unresolved
—
Throughout the year, Superbank focused on
p.26
unresolved
—
strengthening the ecosystems that serve as
p.26
unresolved
—
an intuitive digital platform to ensure banking
p.26
unresolved
org
services are accessible anytime and anywhere,
p.26
unresolved
—
strategic synergies that create added
p.26
unresolved
org
• Foundations of Governance and Technology:
p.26
unresolved
—
innovations safely.
p.26
unresolved
org
With a fortified foundation following our IPO, Superbank
p.26
unresolved
—
optimism. We are committed to continuous evolution,
p.26
unresolved
—
transcending conventional banking standards,
p.26
unresolved
—
persistently exploring the infinite possibilities that
p.26
unresolved
—
long-term value for all shareholders
p.26
unresolved
—
customers alike.
p.26
unresolved
org
Bank Grab Holdings Limited
p.27
unresolved
org
PT Adikarsa
p.27
unresolved
org
PT Prima
p.27
unresolved
org
Grab Holdings Inc.
p.27
unresolved
org
Bank Grab Inc.
p.27
unresolved
org
Bank GP Network Asia PTE. LTD.
p.27
unresolved
org
PT Grab
p.27
unresolved
org
Kreatif Media Solutions PTE. LTD.
p.27
unresolved
org
PT Kudo
p.27
unresolved
org
PT Elang
p.27
unresolved
org
Pemegang KakaoBank Corp.
p.27
unresolved
org
PT Bank Fama
p.28 ×5
unresolved
person
H. Pendirian
p.28
unresolved
person
Herlien
p.28 ×2
unresolved
org
Minister of Justice
p.28 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.28
unresolved
org
Minister of Finance
p.28 ×2
unresolved
org
Singtel Alpha Investment Pte.Ltd
p.28
unresolved
org
DB Holdings Pte.Ltd
p.28 ×2
unresolved
org
PT Super
p.28
unresolved
org
PT Abadi Pelita Harapan
p.28
unresolved
org
PT Tiga Sira Sejahtera
p.28
unresolved
person
Notary Aulia Taufani
p.28 ×3
unresolved
org
Kementerian
p.28
unresolved
org
Ministry of Law
p.28
unresolved
org
KEGIATAN USAHA Singtel Alpha Investment Pte.Ltd
p.28
unresolved
org
Bank Indonesia Certificates
p.29 ×2
unresolved
person
H. Surat Keputusan Menteri Kehakiman
p.30
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia No. C
p.30
unresolved
person
Notary Herlien
p.30
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Indonesia
p.30
unresolved
org
PT Bank Fama International
p.31
unresolved
org
Ministry of Finance.
p.31 ×2
unresolved
person
Pemantau Risiko
· Komisaris
p.32
unresolved
person
Credit Policy Committee
· Direktur
p.32
unresolved
person
Committee
· Director
p.32 ×2
unresolved
org
PT Schroder Investment Management Board
p.33
unresolved
org
PT Schroder
p.33
unresolved
org
PT Mandiri Manajemen Investasi
p.33 ×2
unresolved
org
During Bank Mandiri (Persero) Tbk.
p.33
unresolved
org
Kementerian Keuangan Republik Indonesia
p.33
unresolved
org
Executive Vice Tbk.
p.33
unresolved
org
Sertifikasi Manajemen Risiko
· Komisaris Independen
p.33
unresolved
—
ISEI
· Ketua
p.33
unresolved
—
Profile NENENG M. GOENADI
· Komisaris
p.34
unresolved
—
Remuneration Committee Superbank
· Direktur
p.34
unresolved
—
Superbank
· Director
p.34 ×2
unresolved
—
Z. WAHID
· Komisaris Independen
p.35
unresolved
person
Yenny
· Komisaris Independen
p.35
unresolved
—
Tigor M. Siahaan. M. Siahaan. Menjabat
· Presiden Direktur
p.37
unresolved
—
Serving
· President Director
p.37
unresolved
—
Tigor Superbank
· Presiden Direktur
p.37
unresolved
org
Niaga Tbk
p.37
unresolved
person
Tigor
· Direktur Superbank
p.37
unresolved
org
Danamon Indonesia Tbk
p.39 ×2
unresolved
org
Bank BRI
p.40 ×2
unresolved
org
PT Commonwealth
p.40
unresolved
org
PT Commonwealth Bank. Keahlian
p.40
unresolved
person
Bhavana
· Direktur Superbank
p.40
unresolved
person
Amalia
· Direktur Superbank
p.41
unresolved
org
PT Pefindo Biro Kredit
· Komisaris Utama
p.42
unresolved
org
PT Bursa Berjangka PT Pefindo Credit Bureau
· President Commissioner
p.42
unresolved
org
PT Pefindo Credit Bureau
p.42
unresolved
org
PT DBS Vickers Securities Indonesia
p.42
unresolved
org
PT Bank Duta.
p.42
unresolved
org
PT Bank Duta. Hamdi
p.42
unresolved
—
Committee Diangkat
· Anggota Komite Audit
p.42
unresolved
person
Dewi
· Komisaris Independen
p.42
unresolved
org
PT Bank Commonwealth
p.42 ×2
unresolved
—
Profile Selanjutnya
· Direktur
p.45
unresolved
org
Bank MNC International Tbk.
p.45 ×4
unresolved
org
Bank Artha Graha Cabang Bandung
p.45
unresolved
org
PT SAP
p.45
unresolved
org
PT SAP Indonesia
p.45
unresolved
org
Bank HR Head
p.45 ×2
unresolved
org
Siddharta Widjaja & Rekan
p.49
unresolved
org
Siddharta Widjaja
p.49
unresolved
org
PT Bima Registra Nama
p.49
unresolved
person
Satrio Tower, Lantai 9 A2,
p.49
unresolved
person
Jose Dima Satria S.H.
p.49
unresolved
—
Total biaya jasa (fee) audit dan/atau non-audit
p.49
unresolved
org
Bank Indonesia’s
p.51
unresolved
org
PT Kudo Teknologi Pemegang
p.73
unresolved
org
PT Surya Citra Televisi Other
p.73
unresolved
org
PT Bumi Cakrawala
p.73
unresolved
org
PT Grab Teknologi
p.73
unresolved
org
PT Abhimata Acme
p.73
unresolved
org
PT Visionet
p.73
unresolved
org
Bank Realization
p.77
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.