Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 6
Page 1
Paparan Publik Tahunan 2024 PT TBS Energi Utama Tbk 20 Desember 2024
Page 2
TBS Energi Utama Tbk
Treasury Tower, Level 33 Office District 8, SCBD Lot 28
Jl. Jend Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190, Indonesia
Telp. +6221 5020 0353 | Fax. +6221 5020 0352
corsec@tbsenergi.com
Pertanyaan & Jawaban
Pertanyaan No. 1 (offline)
Suprianto - Metropolitan Post.id
1. Hasil dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS) yang diselenggarakan
hari ini, Jumat 20 Desember 2024. Apakah ada perubahan susunan Direksi maupun
pengurangan karyawan.
2. Kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial dan
Lingkungan tahun 2024 dipergunakan untuk apa saja.
3. Berdasarkan pemaparan Perseroan, disebutkan bahwa kinerja keuangan Perseroan
pada laba mengalami peningkatan dan pendapatan mengalami penurunan
dibandingkan dengan periode sebelumnya. Agar manajemen dapat menjelaskan
penyebabnya.
4. Bagaimana target pendapatan/ laba di tahun 2025 dan apakah ada target belanja
modal untuk tahun 2025.
5. Terkait dengan pemerintahan baru Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat
(AS), dimana menurut Bank Indonesia terdapat peningkatan dolar AS, apakah jika hal
ini terjadi dan berdampak pada interest rate, hal ini akan berpengaruh pada
perdagangan batubara.
Jawaban Perseroan:
1. Bapak Alvin Firman Sunanda menjawab, bahwa hasil RUPS pada hari ini tidak
terdapat perubahan susunan Direksi. Terkait dengan adanya penjualan Pembangkit
Listrik Tenaga Uap (PLTU), prosedur terkait karyawan dilakukan dengan mengacu
pada ketentuan dan Undang-undang yang berlaku.
2. Bapak Alvin Firman Sunanda menjawab, kegiatan CSR yang dilakukan oleh
Perseroan cukup beragam. Kegiatan CSR Perseroan dilakukan dengan mencakup
berbagai bidang, seperti pendidikan, ekonomi, dan kesehatan. Contohnya pada
kegiatan CSR pada anak perusahaan Perseroan di bidang tambang, yaitu dengan
melakukan program peternakan kambing etawa. Selain itu Perseroan juga
melaksanakan kegiatan CSR dengan pemberian bus sekolah untuk warga sekitar di
lingkungan wilayah kerja anak perusahaan Perseroan di Kalimantan Timur. Bantuan
juga diberikan kepada siswa sekolah dalam bentuk pemberian makanan bergizi seperti
susu, bubur kacang hijau dan telur.
Selanjutnya Ibu Juli Oktarina menambahkan informasi, bahwa kegiatan CSR juga
dilakukan di sekitar wilayah PLTU, dimana di Minahasa dan Gorontalo Perseroan turut
berkontribusi dalam perbaikan jalan, melakukan renovasi fasilitas rumah pendidikan
dan rumah ibadah.
Kegiatan CSR Perseroan dilakukan dengan cukup terarah, mengingat untuk hal ini
telah dilakukan juga Pemetaan Sosial (Social Mapping) sebelum program-program
CSR dijalankan.
3. Ibu Juli Oktarina menjawab, bahwa penurunan pendapatan disebabkan oleh adanya
penurunan Average Selling Price (ASP) pada tahun 2024. Namun manajemen
berkeyakinan masih bisa mendapatkan beberapa kontrak yang pemenuhannya di
tahun ini, sehingga hal ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan.
Dari sisi quantity, memang terdapat penurunan pada produksi.
www.tbsenergi.com
Page 3
Sedangkan untuk peningkatan laba yang meningkat, utamanya disebabkan oleh cost efficiency dan karena adanya penurunan Stripping Ratio (SR) dari 14,8 x menjadi 12,5 x. Selain itu cost efficiency juga dilakukan di General and Administrative Expenses. Hal ini yang menyebabkan terdapat peningkatan laba Perseroan sedangkan pendapatan mengalami penurunan. 4. Bapak Nafi Sentausa menjawab, bahwa pertanyaan ini juga akan berkaitan dengan penjelasan pada dampak dari penjualan kedua PLTU serta rencana pembelian saham perusahaan waste management di Singapura. Bahwa sampai dengan Kuartal-3 2024, pendapatan dari kedua PLTU berdasarkan ketentuan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) sebesar USD45 juta, dan bila diestimasikan sampai dengan akhir periode Kuartal-4 2024, pendapatan dari PLTU akan menjadi sebesar USD60 juta. Setelah tanggal penutupan transaksi penjualan kedua PLTU, yang diperkirakan akan terjadi di tahun 2025, laporan keuangan PT Minahasa Cahaya Lestari (MCL) dan PT Gorontalo Listrik Perdana (GLP) tidak lagi dikonsolidasikan pada laporan keuangan Perseroan. Sedangkan terkait dengan rencana pembelian saham Sembcorp Environment Pte. Ltd. yang telah memperoleh persetujuan RUPS hari ini, Jumat 20 Desember 2024, setelah transaksi tersebut terjadi, maka laporan keuangan perusahaan target akan dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan Perseroan. Terkait hal ini, Perseroan memperkirakan hal ini akan memberikan kontribusi dari sisi pendapatan sekitar SGD250 juta. Bapak Nafi juga menambahkan informasi bahwa diperkirakan pada tahun 2025 akan ada project renewable energy yang akan mencapai tanggal Commercial Operations Date (COD), seperti floating solar dan mini-hydro power plant yang hal ini juga akan memberikan kontribusi terhadap EBITDA Perseroan. Apabila di tahun 2024 kontributor terbesar EBITDA masih dari PLTU dan pertambangan, maka di tahun 2025 Perseroan memperkirakan hal tersebut akan mengalami perubahan yaitu dari waste management, renewable, maupun electric vehicle (EV). Selanjutnya terkait dengan target belanja modal di tahun 2025, Bapak Nafi Sentausa menyampaikan bahwa secara buku untuk di tahun 2025 nilai belanja modal diperkirakan akan cukup besar, antara lain untuk keperluan belanja modal dari beberapa konstruksi proyek yang sedang berjalan serta untuk pengembangan sektor waste management, khususnya setelah terjadinya pembelian saham Sembcorp Environment Pte. Ltd yang diperkirakan akan terlaksana di tahun 2025. 5. Ibu Pingkan Ratna Melati menjawab, bahwa manajemen tidak dapat memberikan pendapat terkait politik Amerika dan dampaknya, namun manajemen dapat memberikan pandangan apakah perubahan tingkat suku bunga (interest rate) akan memiliki dampak terkait dengan trading batu bara; dan selanjutnya memberikan kesempatan Bapak Alvin Firman Sunanda untuk menyampaikan penjelasannya. Terkait hal tersebut Bapak Alvin Firman Sunanda menjelaskan bahwa tentu saja interest rate akan berpengaruh pada trading batubara, namun belum dapat diprediksi apakah pengaruh ini berkaitan dengan penurunan maupun peningkatan. Dapat disampaikan bahwa penggunaan paling tinggi atas batu bara yaitu negara India dan China, sehingga yang patut lebih diperhatikan adalah economic growth di kedua negara tersebut. Dimana apabila kedua negara tersebut mengalami peningkatan yang baik pada economic growth, maka demand terhadap batu bara juga akan mempengaruhi. Tentunya hal ini juga dipengaruhi oleh faktor cuaca.
Page 4
Pertanyaan No. 2 (offline) Rudy – Pemegang Saham 1. Setelah adanya penjualan pada dua PLTU, tentunya akan ada pendapatan dan laba yang berkurang. Bagaimana cara Perseroan mengantisipasi dampak akibat dari adanya pendapatan yang menurut. Apakah dengan melakukan akuisisi perusahaan pengelola limbah Singapura dapat segera menutupi pendapatan yang hilang. 2. Bagaimana dampak akuisisi perusahaan pengelola limbah Singapura tersebut terhadap pendapatan Perseroan. Apakah laporan keuangannya dapat segera dikonsolidasikan di tahun 2025. Apakah dengan divestasi kedua PLTU Perseroan bisa dikatakan masuk dalam perusahaan hijau atau green company, sehingga memudahkan Perseroan memperoleh pendanaan untuk melakukan akuisisi dan pengembangan berikutnya. Jawaban Perseroan: 1. Bapak Nafi Sentausa menjawab, bahwa pertanyaan ini telah dijelaskan pada penjelasan atas pertanyaan sebelumnya. 2. Bapak Nafi Sentausa menjawab, bahwa terkait dengan pendanaan, untuk akuisisi ini nilai transaksi sebagaimana yang telah disampaikan sebelumnya dalam Keterbukaan Informasi adalah sebesar SGD405 juta. Untuk ini kami akan memperoleh pendanaan dari lembaga keuangan yang akumulasinya mencapai SGD300 juta. Dari sisi posisi kas per Kuartal-III dan hasil divestasi kedua PLTU, Perseroan akan memperoleh dana yang cukup besar. Sebagai informasi, dana yang akan diperoleh dari divestasi kedua PLTU mencapai USD140 juta. Pertanyaan No. 3 (online) Yohanes Yudhatama – Pemegang Saham 1. Berapa kontribusi Sembcorp Environment untuk Perseroan ke depannya secara revenue? 2. Bagaimana kondisi arus kas Sembcorp Environment sejauh ini dan potensi kontribusi bagi arus kas Perseroan seperti apa dan bagaimana struktur permodalan Perseroan kedepannya pasca akuisisi ini? 3. Bagaimana dampak divestasi GLP & MCL bagi perusahaan bagi secara finansial maupun bisnis? Jawaban Perseroan: 1. Bapak Nafi Sentausa menjawab, bahwa pertanyaan ini telah dijelaskan pada penjelasan atas pertanyaan sebelumnya. Lebih lanjut Bapak Nafi Sentausa menjelaskan bahwa secara kontribusi akan cukup signifikan, dimana tahun 2025 dari sisi EBITDA Sembcorp Environment diperkirakan akan berkontribusi sebesar 60%. 2. Bapak Nafi Sentausa menjawab, bahwa sampai dengan saat ini arus kas Sembcorp Environment cukup baik, dimana per tahun dapat memperoleh pendapatan sebesar SGD40-50 juta, dan memiliki beberapa kontrak jangka panjang sehingga cukup stabil. Dari sisi struktur permodalan ke depannya setelah akuisisi, semua hutang akan berada di perusahaan target, sehingga tidak mempengaruhi struktur permodalan di level Perseroan. 3. Bapak Nafi Sentausa menjawab, bahwa pertanyaan ini telah dijelaskan pada penjelasan atas pertanyaan sebelumnya.
Page 5
Pertanyaan No. 4 (online) Anthony L – Pemegang Saham 1. Pada pemaparan materi (Halaman 11), disebutkan segmen lain - lain untuk EBITDA adjusted adalah negatif sebesar USD8 juta, apa yang menyebabkan EBITDA menjadi negatif. 2. Bagaimana progress pembangunan pabrik Electrum? Bagaimana kapasitas produksinya? Apakah akan segera diutilisasikan secara maksimum? Jawaban Perseroan: 1. Ibu Juli Oktarina menjawab, bahwa secara keseluruhan Perseroan mengalami peningkatan EBITDA adjusted. Sedangkan untuk penjelasan terkait pendapatan di segmen lain-lain, segmen ini mencakup untuk PT Perkebunan Kaltim Utama I, Electrum dan Perseroan sendiri. Dimana untuk kedua anak usaha tersebut masih disupport oleh Perseroan (dalam bentuk shareholder loan) untuk melakukan pembayaran hutang ke Bank maupun untuk working capital. 2. Bapak Mufti Utomo menjawab, bahwa untuk pembangunan pabrik Electrum akan disesuaikan dengan volume kendaraan yang akan dijual, dimana saat ini target penjualan kendaraan masih berada di kisaran ribuan kendaraan, sehingga belum memenuhi economies of scale untuk membangun pabrik sendiri. Ke depannya apabila target penjualan sudah mencapai angka yang lebih ekonomis, Perseroan akan mempertimbangkan kembali perihal pembangunan pabrik ini. Pertanyaan No. 5 (offline) Albert – Pemegang Saham 1. Berdasarkan pemaparan pada RUPS yang diselenggarakan pada bulan November 2024, penggunaan dana akan digunakan untuk Pembelian Kembali Saham (buyback saham). Apakah terdapat informasi kapan pelaksanaan buyback saham akan dilakukan mengingat harga saham Perseroan terus menurun. Jawaban Perseroan: 1. Bapak Mufti Utomo menjawab, bahwa untuk pelaksanaan buyback saham, berdasarkan ketentuan yang berlaku wajib diselesaikan paling lama 12 (dua belas) bulan setelah tanggal RUPS yang menyetujui buyback saham tersebut, dimana Perseroan memperoleh persetujuan RUPS pada tanggal 14 November 2024. Saat ini Perseroan belum dapat memberikan informasi terkait pelaksanaan buyback saham secara detil, mengingat saat ini Perseroan masih terus melhat kembali kapan waktu yang tepat untuk melakukan buyback saham. Pertanyaan No. 6 (offline) Komang – Bisnis Indonesia 1. Terkait dengan pendapatan di 2028 yang diperkirakan mayoritas akan diperoleh dari waste management, renewable, maupun electric vehicle (EV), apakah ada rencana Perseroan untuk mengakuisisi atau mengikuti lelang pada Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), mini hydro, dsb. 2. Apakah dapat diproyeksikan pendapatan dan laba Perseroan sampai dengan akhir tahun 2024 apakah akan negatif. 3. Terkait dengan pendanaan lembaga keuangan pada akuisisi Sembcorp Environment Pte. Ltd sebesar SGD300 juta, Perseroan menginformasikan bahwa masih terdapat selisih sekitar sebesar SGD105 juta. Apakah kekurangan ini akan diperoleh dari kas internal atau Perseroan berencana untuk menerbitkan obligasi dan melakukan aksi korporasi lainnya. Apakah dapat diinformasikan detil pemberian pendanaan dari lembaga keuangan, apakah mungkin dari Himpunan Bank Milik Negara.
Page 6
4. Mohon dapat dijelaskan terkait guidelines Perseroan di tahun 2025. Jawaban Perseroan: 1. Bapak Mufti Utomo menjawab, bahwa manajemen akan mempertimbangkan semua opsi untuk mempertahankan EBITDA. Hal ini dapat dilakukan melalui akuisisi, maupun pembangunan proyek baru. Untuk detilnya Perseroan belum dapat menyampaikan secara lanjut, namun sesuai dengan strategi Perseroan, manajemen berharap dalam 4 tahun mendatang untuk renewable energy dapat mencapai sebesar lebih dari 100 MW. 2. Ibu Juli Oktarina menjawab, bahwa hal tersebut belum dapat diproyeksikan, meski demikian bila melihat pencapaian keuangan sampai dengan Kuartal-III tahun 2024 hasilnya cukup baik. Meski demikian, sebagaimana yang telah disampaikan dalam RUPS 14 November 2024, apabila penutupan transaksi atas divestasi kedua PLTU dilakukan pada tahun ini, maka hal tersebut secara pencatatan akuntansi akan berdampak negatif pada laporan keuangan, sedangkan secara cash flow akan tetap positif. 3. Bapak Nafi Sentausa menjawab, bahwa untuk akuisisi Sembcorp Environment Pte. Ltd, selain dana yang diperoleh dari lembaga keuangan, pendanaan akan berasal dari kas internal Perseroan. Perseroan belum berencana melakukan aksi korporasi untuk pembiayaan transaksi ini. Terkait dengan institusi lembaga yang memberikan pendanaan dapat dipastikan bukan berasal dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). 4. Ibu Pingkan Ratna Melati menjawab, bahwa pertanyaan ini telah dijelaskan pada penjelasan atas pertanyaan sebelumnya. Pertanyaan No. 7 (online) Lia Chaterina – Pemegang Saham 1. Bagaimana pengelolaan beban bunga dari pendanaan akuisisi. Jawaban Perseroan: 1. Bapak Nafi Sentausa menjawab, bahwa pengelolaan beban bunga terkait akuisisi rencananya akan dilakukan oleh perusahaan target. Sehingga tentunya untuk servicing of debt akan dilakukan di level target. Pertanyaan No. 8 (online) Brata Wijaksa – Pemegang Saham 1. Pertanyaan terkait buyback saham. Jawaban Perseroan: 1. Ibu Pingkan Ratna Melati menjawab, bahwa pertanyaan terkait buyback saham telah dijelaskan pada penjelasan atas pertanyaan sebelumnya.
Names mentioned 13 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Indonesia
p.2
unresolved
person
Oktarina
p.2 ×4
unresolved
person
Nafi Sentausa
p.3 ×10
unresolved
org
PT Minahasa Cahaya Lestari
p.3
unresolved
org
PT Gorontalo Listrik Perdana
p.3
unresolved
org
Sembcorp Environment Pte. Ltd.
p.3 ×4
unresolved
person
Nafi
p.3
unresolved
person
Pingkan Ratna Melati
p.3 ×3
unresolved
org
PT Perkebunan Kaltim Utama I
p.5
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.