Skip to content
Back to announcement

20241220_MBSS_Informasi Transaksi Afiliasi_31830576_lamp7.pdf

Asset transaction Needs review MBSS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 92

Page 1
d




                LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN
               TRANSAKSI PEMBERIAN PINJAMAN
                 PT MITRA ALAM SEGARA SEJATI
     (ENTITAS ANAK PT MITRABAHTERA SEGARA SEJATI Tbk)
                             KEPADA
                PT GALLEY ADHIKA ARNAWAMA
    (PIHAK PENGENDALI PT MITRABAHTERA SEGARA SEJATI Tbk)

          No. 00069/2.0113-03/BS/06/0340/1/XII/2024
                    Tanggal : 16 Desember 2024




                                                      1
Page 2
            LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN
           TRANSAKSI PEMBERIAN PINJAMAN
             PT MITRA ALAM SEGARA SEJATI
 (ENTITAS ANAK PT MITRABAHTERA SEGARA SEJATI Tbk)
                         KEPADA
            PT GALLEY ADHIKA ARNAWAMA
(PIHAK PENGENDALI PT MITRABAHTERA SEGARA SEJATI Tbk)

      No. 00069/2.0113-03/BS/06/0340/1/XII/2024
                Tanggal : 16 Desember 2024
Page 3
No. 00069/2.0113-03/BS/06/0340/1/XII/2024                     Bekasi, 16 Desember 2024

Kepada :
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk
Gedung Autograph Tower
Kompleks Thamrin Nine
Jl. MH. Thamrin No. 10
Jakarta Pusat, 10230


Perihal: Laporan Pendapat Kewajaran Transaksi Pemberian Pinjaman dari PT Mitra Alam Segara
           Sejati yang merupakan Entitas Anak PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk kepada
           PT Galley Adhika Arnawama selaku Entitas Induk dan Pengendali PT Mitrabahtera
           Segara Sejati Tbk


Dengan hormat,


KJPP Syarif, Endang & Rekan merupakan Kantor Jasa Penilai Publik yang telah memiliki
perizinan dan terdaftar berdasarkan lzin Usaha Kantor Penilai Publik No. 2.12.0113 dan Surat
lzin Penilai Publik No. B-1.12.00340 yang dikeluarkan oleh Menteri Keuangan Republik
lndonesia dan telah terdaftar sebagai Profesi Penunjang Pasar Modal di Otoritas Jasa Keuangan
(OJK) dengan Surat Tanda Terdaftar (STTD) No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023.


Berdasarkan Surat Perjanjian Kerja No. 0069/SPK/MSE-01/ES/X/2024, tanggal 20 November
2024, kami telah melaksanakan Penilaian untuk memberikan Pendapat Kewajaran atas
Pemberian Pinjaman dari PT Mitra Alam Segara Sejati (selanjutnya disebut ‘’MASS’’) yang
merupakan entitas anak dari PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (selanjutnya disebut ‘’MBSS’’)
kepada PT Galley Adhika Arnawama (selanjutnya disebut ‘’GAA’’) selaku entitas induk dan
pengendali MBSS.


Latar Belakang


MASS yang merupakan entitas anak MBSS berencana memberikan pinjaman kepada GAA yang
merupakan pihak entitas induk dan pengendali MBSS. Berdasarkan perjanjian pinjaman,
jumlah     pemberian    pinjaman    yang   akan   diberikan   MASS   kepada   GAA    sebesar
Rp225.000.000.000,- (Dua Ratus Dua Puluh Lima Miliar Rupiah).

MBSS didirikan berdasarkan Akta Notaris Darbi, S.H., No. 107, tanggal 24 Maret 1996. Akta
tersebut telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam surat keputusan
No. C2-10.152.HT.01.01.Th.96, tanggal 6 November 1996. Anggaran Dasar Perusahaan telah
mengalami beberapa kali perubahan, terakhir berdasarkan Akta Notaris No. 5, tanggal 10 Juni
2024, dibuat di hadapan Engawati Gazali, S.H., Notaris di Jakarta, terkait perubahan susunan



                                                                                            i
Page 4
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           Dewan Komisaris dan Direksi. Akta tersebut telah diterima dan dicatat kepada Kementerian
           Hukum dan Hak Asasi Manusia No. AHU-AH.01.09-0214456 Tahun 2024, tanggal 14 Juni
           2024.

           GAA merupakan entitas induk dan pengendali MBSS dengan penyertaan kepemilikan saham
           sebesar 82,50% pada MBSS. Di sisi lain, MASS merupakan entitas anak MBSS dengan
           penyertaan kepemilikan MBSS pada MASS sebesar 99,00%. Selanjutnya MASS dan GAA
           memiliki kesamaan manajemen pengurusan yaitu Bapak Widy sebagai direktur MASS dan GAA.


           Dengan terdapatnya hubungan afiliasi dengan MBSS, MASS, dan GAA, maka transaksi tersebut
           memenuhi ketentuan peraturan tentang transaksi afiliasi sebagaimana didefinisikan dalam
           Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia No. 42/POJK.04/2020, tanggal 20 April
           2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan (selanjutnya disebut
           “Peraturan No. 42/POJK.04/2020”) karena transaksi dilakukan oleh Pihak-Pihak yang memiliki
           afiliasi dengan MBSS.


           Berdasarkan Laporan keuangan Audit MBSS per 31 Desember 2023, total ekuitas MBSS adalah
           sebesar US$210.814.786 atau setara dengan Rp3.249.920.740.976,- merujuk pada kurs
           Bank Indonesia per 29 Desember 2023. Menurut Peraturan No. 17/POJK.04/2020, suatu
           transaksi dikategorikan sebagai transaksi material apabila nilai transaksi sama dengan 20,00%
           atau lebih dari ekuitas Perusahaan Terbuka.


           MASS berencana memberikan pinjaman sebesar Rp225.000.000.000,- (Dua Ratus Dua Puluh
           Lima Miliar Rupiah), nilai ini setara dengan 6,92% dari total nilai ekuitas MBSS. Dengan
           demikian, Transaksi tersebut tidak memenuhi ketentuan terkait transaksi material
           sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
           No. 17/POJK.04/2020, tanggal 20 April 2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan
           Kegiatan Usaha (selanjutnya disebut “Peraturan No. 17/POJK.04/2020”) karena nilai transaksi
           di bawah 20,00% dari ekuitas MBSS per 31 Desember 2023.


           Nomor dan Tanggal Laporan Penilaian


           Kami telah menyusun Laporan Pendapat Kewajaran atas Transaksi dengan Laporan
           No. 00069/2.0113-03/BS/06/0340/1/XII/2024, tanggal 16 Desember 2024.


           Tanggal Penilaian


           Tanggal Penilaian dalam laporan Pendapat Kewajaran ini adalah per 30 September 2024.


           Objek Penilaian


           Objek Pendapat Kewajaran dalam penugasan ini adalah Transaksi Pemberian Pinjaman MASS
           kepada GAA sebesar Rp225.000.000.000,- (Dua Ratus Dua Puluh Lima Miliar Rupiah).



                                                                                                      ii
Page 5
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran


           Maksud dan tujuan dari laporan penilaian ini adalah pemberian Pendapat Kewajaran atas
           Pemberian Pinjaman MASS kepada GAA.


           Dalam melakukan Penilaian Pendapat Kewajaran ini kami berpedoman pada Peraturan OJK
           No. 35/POJK.04/2020 dan Surat Edaran OJK No. 17/SEOJK.004/2020 tentang Pedoman
           Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Usaha di Pasar Modal, POJK No. 17/POJK.04/2020,
           Kode Etik Penilai Indonesia ("KEPI"), serta Standar Penilaian Indonesia 2018 ("SPI 2018") yang
           ditetapkan oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia ("MAPPI").


           Pendekatan dan Metode


           Sesuai dengan SEOJK No. 17/SEOJK.04/2020, pendekatan dan metode yang digunakan adalah
           sebagai berikut:
           1) Besaran dana objek transaksi;
           2) Dampak keuangan dari transaksi;
           3) Pertimbangan bisnis yang digunakan oleh manajemen;
           4) Analisis pengaruh transaksi keuangan perusahaan;
           5) Identifikasi dan hubungan antara pihak;
           6) Analisis perjanjian dan persyaratan yang disepakati;
           7) Analisis likuiditas;
           8) Analisis manfaat dan risiko;
           9) Analisis kualitatif:
             a) Riwayat perusahaan yaitu riwayat transaksi dan sifat kegiatan usaha;
             b) Analisis industri dan bisnis;
             c) Analisis operasional dan prospek perusahaan;
             d) Analisis alasan dan latar belakang manajemen;
             e) Keuntungan dan kerugian;
             f)    Analisis dampak leverage;
             g) Analisis dampak likuiditas; dan
             h) Analisis dampak keuangan perusahaan jika proyek yang dibiayai oleh dana hasil
                   transaksi tersebut mengalami kegagalan.
           10) Analisis kuantitatif;
                  ➢ Penilaian atas potensi pendapatan, aset, liabilitas, dan kondisi keuangan perusahaan,
                    termasuk:
                    a) Penilaian kinerja historis;
                    b) Penilaian atas proyeksi keuangan;
                    c) Analisis rasio keuangan;
                    d) Analisis keuangan baik sebelum maupun setelah transaksi;
                    e) Analisis atas kemampuan perusahaan sampai saat jatuh tempo; dan
                    f) Analisis cash management dan financial covenant dari transaksi.
                  ➢ Analisis Yield



                                                                                                        iii
Page 6
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                 ➢ Melakukan analisis inkremental (incremental analysis):
                     a) Kontribusi nilai tambah terhadap perusahaan sebagai akibat dari transaksi,
                         termasuk dampaknya terhadap proyeksi keuangan perusahaan;
                     b) Biaya atau pendapatan yang relevan; dan
                     c) Informasi non keuangan yang relevan.
                 ➢ Melakukan analisis sensitivitas (sensitivity analysis) untuk mengukur keuntungan dan
                     kerugian dari transaksi, jika diperlukan.
                 ➢ Analisis kelayakan rencana penggunaan dana dan jaminan atas transaksi antara lain:
                     a) Analisis kelayakan investasi;
                     b) Analisis kelayakan pelunasan utang; dan
                     c) Analisis atas faktor lain yang relevan.
           11)    Analisis atas jaminan.


           Asumsi dan Kondisi Pembatas


           Asumsi dan kondisi pembatas yang digunakan dalam penyusunan Pendapat Kewajaran ini
           adalah:
           •     Laporan Pendapat Kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion.
           •     Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan dalam
                 Pendapat Kewajaran.
           •     Dalam menyusun laporan ini, penilai mengandalkan keakuratan dan kelengkapan
                 informasi yang disediakan oleh MBSS atau data yang diperoleh dari informasi yang
                 tersedia untuk publik dan informasi lainnya serta penelitian yang kami anggap relevan.
           •     Penilai menggunakan proyeksi keuangan sebelum dan setelah Rencana Transaksi untuk
                 periode proyeksi tahun 2024 sampai dengan tahun 2029 yang telah disesuaikan yang
                 mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh MBSS dengan kemampuan
                 pencapaiannya (fiduciary duty).
           •     Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan Penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan
                 yang telah disesuaikan.
           •     Laporan yang dihasilkan terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat
                 rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional MBSS.
           •     Penilai bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran dan kesimpulan yang
                 dihasilkan.
           •     Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum objek Pendapat Kewajaran dari
                 pemberi tugas.




                                                                                                      iv
Page 7
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           Kesimpulan

           A. Analisis Transaksi


              1.   Para pihak yang terlibat Transaksi antara lain:


                   ➢ Pemberi Pinjaman
                       1.   Nama                          :   MASS
                       2.   Alamat, No. Telp, Faks, dan   :   Autograph Tower, Thamrin Nine Complex,
                            Email                             Jalan M.H. Thamrin No. 10, Desa/Kelurahan
                                                              Kebon Melati, Kec. Tanah Abang, Kota
                                                              Adm. Jakarta Pusat, Provinsi DKI Jakarta
                                                              021-50603688
                       3.   Kegiatan usaha                :   Jasa pengangkutan laut
                       4.   Pengurus                      :   Komisaris yaitu Bapak Armand Setiawan
                                                              Tanudjaja dan Direktur yaitu Bapak Widy
                       5.   Pengawasan                    :   -
                       6.   Susunan Pemegang Saham        :   MBSS 99%, GAA 1%


                      MASS sebuah Perseroan Terbatas yang didirikan berdasarkan hukum Indonesia dan
                      beralamat kantor di Autograph Tower, Thamrin Nine Complex, Jl. M.H. Thamrin
                      No. 10, Tanah Abang, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia.


                   ➢ Penerima Pinjaman


                       1.   Nama                              :   PT Galley Adhika Arnawama
                       2.   Alamat, No. Telp, Faks, dan       :   Autograph     Tower,       Thamrin     Nine
                            Email                                 Complex, Lantai 76, Jalan M.H. Thamrin
                                                                  No. 10, Desa/Kelurahan Kebon Melati,
                                                                  Kec. Tanah Abang, Kota Adm.
                                                                  Jakarta   Pusat,   Provinsi   DKI    Jakarta
                                                                  021-50603688
                       3.   Kegiatan usaha                    :   Jasa pengangkutan laut
                       4.   Pengurus                          :   Komisaris yaitu Ibu Grace Tjugiarto,
                                                                  Direktur Utama yaitu Bapak Widy, dan
                                                                  Direktur yaitu Bapak Syawaluddin Zen
                       5.   Pengawasan                        :   -
                       6.   Susunan Pemegang Saham            :   PT Merlot Group Indonesia 60% dan PT
                                                                  Graman Infiniti Arta 40%


                      GAA sebuah Perseroan Terbatas yang didirikan berdasarkan hukum Indonesia dan
                      beralamat kantor di Autograph Tower, Thamrin Nine Complex, Jl. M.H. Thamrin
                      No. 10, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Indonesia.



                                                                                                             v
Page 8
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




              2.   Hubungan Pihak-pihak yang Akan Melakukan Transaksi


                   GAA merupakan entitas induk dan pengendali MBSS dengan penyertaan kepemilikan
                   saham sebesar 82,50% pada MBSS. Di sisi lain, MASS merupakan entitas anak MBSS
                   dengan penyertaan kepemilikan MBSS pada MASS sebesar 99,00%. Terdapat hubungan
                   afiliasi dari sisi kepemilikan saham yakni pemberi pinjaman adalah entitas anak MBSS
                   dan penerima pinjaman adalah entitas induk dan pengendali MBSS.


                   Dari sisi manajemen pengurusan, terlihat hubungan afiliasi antara MBSS, MASS, dan
                   GAA yakni hubungan antara dua perusahaan dimana terdapat anggota direktur yang
                   sama yaitu Bapak Widy sebagai direktur MASS dan GAA.


                   Terdapat hubungan afiliasi dari sisi kepemilikan saham maupun manajemen
                   pengurusan, atas informasi ini maka terlihat adanya hubungan afiliasi antara MBSS
                   dengan MASS dan GAA. Dengan terdapatnya hubungan afiliasi dengan MBSS, maka
                   transaksi   tersebut     memenuhi       ketentuan      peraturan     tentang   transaksi   afiliasi
                   sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik
                   Indonesia No. 42/POJK.04/2020, tanggal 20 April 2020 tentang Transaksi Afiliasi dan
                   Transaksi        Benturan       Kepentingan           (selanjutnya         disebut     “Peraturan
                   No. 42/POJK.04/2020”) karena transaksi dilakukan oleh Pihak-Pihak yang memiliki
                   afiliasi dengan MBSS.


              3.   Materialitas Nilai Transaksi


                   Berdasarkan Laporan keuangan Audit MBSS per 31 Desember 2023, total ekuitas MBSS
                   adalah sebesar US$210.814.786 atau setara dengan Rp3.249.920.740.976,- merujuk
                   pada    kurs     Bank    Indonesia      per   29     Desember      2023.     Menurut   Peraturan
                   No. 17/POJK.04/2020, suatu transaksi dikategorikan sebagai transaksi material
                   apabila nilai transaksi sama dengan 20,00% atau lebih dari ekuitas Perusahaan
                   Terbuka.


                   Berdasarkan perjanjian, jumlah pinjaman yang akan diberikan MASS kepada GAA
                   sebesar Rp225.000.000.000,- (Dua Ratus Dua Puluh Lima Miliar Rupiah), nilai ini
                   setara dengan 6,92% dari total nilai ekuitas MBSS. Dengan demikian, Transaksi
                   tersebut    tidak   memenuhi      ketentuan        terkait    transaksi   material   sebagaimana
                   didefinisikan    dalam      Peraturan     Otoritas     Jasa    Keuangan     Republik   Indonesia
                   No. 17/POJK.04/2020, tanggal 20 April 2020 tentang Transaksi Material dan
                   Perubahan Kegiatan Usaha (selanjutnya disebut “Peraturan No. 17/POJK.04/2020”)
                   karena nilai transaksi di bawah 20,00% dari ekuitas MBSS per 31 Desember 2023.




                                                                                                                    vi
Page 9
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




              4.   Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Rencana Transaksi


                   Pemberian Pinjaman dari MASS ke GAA
                   Pemberi Pinjaman           :   MASS
                   Penerima Pinjaman          :   GAA
                   Tujuan                     :   Pembiayaan Modal Kerja
                   Nilai                      :   Rp225.000.000.000,-
                   Tenor                      :   5 tahun sampai dengan tahun 2029
                   Bunga                      :   8,5%, dibayarkan sekali setahun
                   Jaminan                    :   Tanpa Jaminan
                   Penarikan                  :   Desember 2024
                   Pelunasan                  :   Pelunasan pembayaran atas utang pokok beserta
                                                  bunga selambat-lambatnya pada Desember 2029.


          B. Analisis Kualitatif


              1.   Riwayat Perusahaan dan Sifat Kegiatan Usaha


                   MBSS didirikan berdasarkan Akta Notaris Darbi, S.H., No. 107, tanggal 24 Maret 1996.
                   Akta tersebut telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam surat
                   keputusan No. C2-10.152.HT.01.01.Th.96, tanggal 6 November 1996. Anggaran
                   Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir berdasarkan
                   Akta Notaris No. 5, tanggal 10 Juni 2024, dibuat di hadapan Engawati Gazali, S.H.,
                   Notaris di Jakarta, terkait perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi. Akta
                   tersebut telah diterima dan dicatat kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
                   No. AHU-AH.01.09-0214456 Tahun 2024, tanggal 14 Juni 2024.


                   Pada tanggal 25 Maret 2011, MBSS telah memperoleh pernyataan efektif dari Ketua
                   Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) dengan surat
                   No. S-3102/BL/2011 untuk melakukan penawaran umum atas 175.000.000 saham
                   Perusahaan kepada masyarakat. Pada tanggal 6 April 2011 saham tersebut telah
                   dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI).


                   Pada 30 September 2024, seluruh saham MBSS sebanyak 1.750.026.639 saham,
                   tercatat di BEI.


                   Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan usaha
                   MBSS adalah angkutan laut dalam negeri untuk barang umum, angkutan laut dalam
                   negeri untuk barang khusus dan aktivitas penunjang pertambangan dan penggalian
                   lainnya. Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1994.




                                                                                                    vii
Page 10
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




              2.   Analisis Industri dan Lingkungan


                   Sebagian besar kegiatan Pelabuhan dilakukan di 25 pelabuhan strategis yang terletak
                   di 21 provinsi. Kegiatan Pelabuhan tersebut mencakup kegiatan angkutan barang dan
                   penumpang untuk pelayaran dalam negeri maupun pelayaran luar negeri. Pelabuhan
                   strategis terdiri dari Pelabuhan Lhokseumawe, Belawan, Teluk Bayur, Dhumai,
                   Pekanbaru, Palembang, Panjang, Tanjung Pinang, Batam, Tanjung Priok, Tanjung
                   Emas, Tanjung Perak, Banten, Benoa, Tenau, Pontianak, Banjarmasin, Balikpapan,
                   Samarinda, Bitung, Makassar, Ambon, Sorong, Jayapura, dan Biak.


                   Total volume barang dimuat pada pelayaran dalam negeri di 25 pelabuhan strategis
                   pada tahun 2023 mengalami peningkatan sebesar 4,48% dibanding tahun 2022.
                   Peningkatan volume muat barang terjadi di tiga pelabuhan utama. Pelabuhan Tanjung
                   Priok, Tanjung Perak, dan Makassar, mengalami peningkatan volume muat barang
                   masing-masing sebesar 4,70%, 3,68%, dan 4,31%.


                   Volume bongkar barang dalam negeri di 25 pelabuhan strategis pada tahun 2023
                   mengalami penurunan sebesar 6,52% dibanding tahun 2022. Jika dirinci menurut
                   empat Pelabuhan utama, penurunan terjadi di Pelabuhan Tanjung Perak sebesar 0,39%.
                   Pelabuhan lain yang mengalami penurunan volume bongkar barang yaitu Pelabuhan
                   Teluk Bayur (36,94%), Palembang (10,84%), Panjang (14,28%), Tanjung Emas (0,56%),
                   Banten (18,98%), Ambon (0,84%), Sorong (27,10%), Jayapura (48,77%), dan Biak
                   (83,76%).


              3.   Analisis Operasional dan Prospek Perusahaan


                   MBSS merupakan sebuah Perseroan Terbatas (PT) berstatus perusahaan terbuka
                   (public company) sejak tahun 2011. Kinerja operasional MBSS dari 2019 hingga
                   September 2024 menunjukkan tren fluktuatif, meningkat pada 2021-2022 seiring
                   lonjakan permintaan batu bara, tetapi menurun pada 2020, 2023, dan hingga
                   September 2024 akibat penurunan volume pengangkutan dan armada.


              4.   Alasan Dilakukannya Transaksi


                   Alasan MBSS melakukan Transaksi yaitu dalam rangka memberikan dukungan dana
                   untuk modal kerja.


              5.   Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif


                   Keuntungan yang bersifat kualitatif adalah adanya pendapatan bunga MBSS sebagai
                   imbalan pemberian pinjaman.


                   Tidak terdapat kerugian yang bersifat kualitatif atas adanya transaksi.



                                                                                                   viii
Page 11
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




          C. Analisis Kuantitatif


              1.   Penilaian atas potensi pendapatan, aset, liabilitas dan kondisi keuangan


                   a.) Penilaian atas Kinerja Historis


                       Selama periode 2019 hingga 30 September 2024, pendapatan MBSS mengalami
                       fluktuasi yang mencerminkan dinamika pasar batubara. Hingga 30 September
                       2024, MBSS mencatat pendapatan sebesar Rp605,05 miliar (US$39,97 juta), yang
                       baru mencapai 63,26% dari total pendapatan 2023 sebesar US$63,19 juta, setelah
                       mengalami penurunan 28,50% dari 2022 (US$88,37 juta). Penurunan ini
                       disebabkan oleh berkurangnya volume pengangkutan dan armada. Sebelumnya,
                       pendapatan pada 2022 meningkat 20,39% dari 2021 (US$73,41 juta) seiring
                       lonjakan permintaan batubara. Tren ini melanjutkan kenaikan 33,80% dari 2020
                       (US$54,86 juta), yang sebelumnya turun 29,52% dibandingkan 2019 (US$77,84
                       juta) akibat berkurangnya volume pengangkutan dan jumlah armada.


                       Laba komprehensif MBSS juga menunjukkan variasi signifikan selama periode
                       tersebut. Hingga 30 September 2024, MBSS mencatat laba komprehensif sebesar
                       Rp197,39 miliar (US$13,04 juta). Pada 2023, laba komprehensif tercatat sebesar
                       US$24,71 juta, sedikit lebih rendah dari 2022 sebesar US$25,87 juta, yang
                       sebelumnya naik signifikan dari 2021 (US$12,30 juta) setelah pulih dari rugi
                       komprehensif US$14,86 juta pada 2020. Pada 2019, MBSS mencatat laba
                       komprehensif sebesar US$1,69 juta sebelum mengalami kerugian pada 2020.


                   b.) Penilaian atas proyeksi keuangan


                       Selama periode proyeksi 2024—2029, jumlah aset MBSS diperkirakan meningkat
                       dari Rp3,96 triliun menjadi Rp5,72 triliun, terutama karena kenaikan kas dan
                       setara kas. Di sisi lain, liabilitas diproyeksikan menurun dari Rp449,61 miliar pada
                       2024 menjadi Rp104,17 miliar pada 2029, didominasi oleh pelunasan utang bank.
                       Ekuitas juga diperkirakan meningkat dari Rp3,51 triliun pada akhir 2024 menjadi
                       Rp5,62 triliun pada akhir 2029.


                       Pendapatan MBSS pada 2024 diperkirakan mencapai Rp806,74 miliar dan terus
                       naik hingga Rp1,30 triliun pada 2029. Seiring pertumbuhan tersebut, laba tahun
                       berjalan diproyeksikan meningkat dari Rp257,22 miliar pada 2024 menjadi
                       Rp565,01 miliar pada 2029.


                   c.) Analisis rasio keuangan


                       Berdasarkan proyeksi keuangan, rata-rata current ratio dan quick ratio di atas
                       100,00%, ini menunjukkan likuiditas perusahaan yang sangat baik, di mana aset



                                                                                                         ix
Page 12
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                          lancar mampu melunasi liabilitas lancar. Adapun rasio likuiditas tanpa
                          dilakukannya transaksi lebih besar karena Rencana Transaksi menggunakan kas
                          Perusahaan Entitas Anak.


                   d.) Analisis atas proforma keuangan


                          Dari hasil analisis atas proforma keuangan sebelum dan sesudah rencana
                          transaksi dapat disimpulkan bahwa Rencana Transaksi mempengaruhi current
                          ratio, quick ratio dan working capital to total assets ratio pada rasio likuiditas. Hal
                          ini dikarenakan dengan adanya transaksi terdapat pinjaman kepada pihak berelasi
                          yang sumbernya berasal dari akun kas dan setara kas Entitas Anak.


                   e.) Analisis atas pelunasan transaksi


                          Dari hasil analisis kemampuan penerima pinjaman untuk melunasi utang, sesuai
                          dengan proyeksi keuangan yang diperoleh dari manajemen MBSS, GAA diharapkan
                          dapat melunasi pokok pinjaman dan bunga kepada MASS pada akhir masa
                          pinjaman.   Dalam     proyeksi   keuangan     MBSS,   diharapkan    dapat    melunasi
                          pinjamannya pada tahun 2029.


                   f.)    Analisis atas cash management dan financial covenant


                          Berdasarkan analisis cash management, sumber dana transaksi pemberian
                          pinjaman MASS kepada GAA sebesar Rp225.000.000.000,-, berasal dari kas
                          setara kas MASS.


                   Perlu kami jelaskan bahwa tidak ada financial covenant sehubungan dengan transaksi
                   ini.


              2.   Analisis Yield


                   Dari analisis perbandingan antara tingkat suku bunga Rencana Transaksi dengan
                   tingkat suku bunga pasar dapat disimpulkan bahwa tingkat suku bunga dalam
                   Rencana Transaksi lebih tinggi dibandingkan tingkat suku bunga pasar. Dalam hal
                   ini MASS akan mendapatkan pendapatan bunga yang lebih besar jika dibandingkan
                   dengan MASS melakukan investasi dengan mengandalkan bunga simpanan atau
                   dengan MASS melakukan investasi pada Surat Utang Negara.


              3.   Analisis Inkremental

                   Diperkirakan nilai tambah atas aset dan ekuitas masing-masing sebesar Rp15,21
                   miliar pada tahun 2025 dan terus meningkat hingga mencapai Rp94,03 miliar pada
                   tahun 2029. Dari sisi laba (rugi) diperkirakan nilai tambah atas laba tahun berjalan



                                                                                                               x
Page 13
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   sebesar Rp15,15 miliar pada tahun 2025, dan Rp33,78 miliar pada tahun 2029. Dari
                   sisi arus kas, terlihat bahwa dengan adanya rencana transaksi bahwa akumulasi arus
                   kas akhir pada proyeksi tahun 2029 sebesar Rp94,03 miliar.

              4.   Analisis Sensitivitas


                   Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa NPV MBSS dalam kondisi normal adalah
                   Rp671,16 miliar. Jika pendapatan turun 10%, NPV turun menjadi Rp204,01 miliar,
                   sedangkan kenaikan biaya investasi 10% menghasilkan NPV Rp518,31 miliar. Kenaikan
                   struktur biaya 10% menurunkan NPV menjadi Rp318,08 miliar, dan kenaikan discount
                   rate 10% menghasilkan NPV Rp616,27 miliar. Hasil ini menunjukkan kelayakan MBSS
                   dengan transaksi paling sensitif terhadap penurunan pendapatan.

          D. Analisis Kelayakan Rencana Penggunaan Dana


               1. Analisis kelayakan menunjukkan bahwa transaksi pemberian pinjaman dari MASS
                   kepada GAA tersebut layak dilakukan dengan Internal Rate of Return (IRR) sebesar
                   27,45% yang berarti di atas tingkat discount rate yang sebesar 9,84%, dan Net Present
                   Value (NPV) sebesar Rp671.161.000.000,-, sehingga rencana pemberian pinjaman ini
                   dinilai layak untuk dilaksanakan.


               2. Sesuai dengan proyeksi keuangan yang diperoleh dari manajemen MBSS, GAA
                   diharapkan dapat melunasi pokok pinjaman dan bunga kepada para pemegang surat
                   utang pinjaman. Dalam proyeksi keuangan MBSS, diharapkan GAA dapat melunasi
                   pinjamannya pada tahun 2029.


               3. Tidak terdapat informasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi transaksi Pemberian
                   Pinjaman MASS kepada GAA.


          E. Analisis Atas Jaminan


              Perlu kami jelaskan bahwa pada transaksi ini tidak terdapat jaminan atas Pemberian
              Pinjaman MASS kepada GAA.




                                                                                                      xi
Page 14
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           Pendapat Mengenai Kewajaran Transaksi


           Berdasarkan pertimbangan analisis transaksi (analisis atas besaran dana dari objek transaksi,
           dampak dari transaksi, dan pertimbangan bisnis), analisis kualitatif, analisis kuantitatif, dan
           analisis atas jaminan, maka kami berpendapat bahwa Transaksi Pemberian Pinjaman MASS
           kepada GAA adalah Wajar.


           Kesimpulan akhir di atas berlaku bilamana tidak terdapat perubahan yang memiliki dampak
           material terhadap Pemberian Pinjaman MASS kepada GAA. Perubahan tersebut termasuk,
           namun tidak terbatas pada perubahan kondisi, baik secara internal maupun secara eksternal
           yaitu kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis, perdagangan dan keuangan
           serta peraturan-peraturan pemerintah Indonesia dan peraturan terkait lainnya setelah tanggal
           Laporan Pendapat Kewajaran ini dikeluarkan. Bilamana setelah tanggal Laporan Pendapat
           Kewajaran ini dikeluarkan terjadi perubahan-perubahan tersebut di atas, maka kesimpulan
           mengenai kewajaran Transaksi Pemberian Pinjaman MASS kepada GAA ini mungkin berbeda.

           Hormat kami,
           KJPP SYARIF, ENDANG & REKAN




           Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI (Cert.)      Digitally signed by Endang Sunardi
                                                          DN: cn=Endang Sunardi, c=ID, o=KJPP Syarif,
           Rekan                                          Endang dan Rekan,
                                                          email=syarifendangdanrekan@gmail.com
           MAPPI                    : No. 09-S-02341
           Izin Penilai Publik      : No. B-1.12.00340
           Klasifikasi Izin         : Penilaian Bisnis
           Register                 : No. RMK-2017.00303
           STTD OJK                 : No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023
           STTD IKNB                : No. 173/NB.122/STTD-P/2019




                                                                                                        xii
Page 15
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                           PERNYATAAN PENILAI


            Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai Penilai, kami yang bertanda tangan
            di bawah ini menyatakan bahwa :

            1.   Dalam mempersiapkan Laporan Pendapat kewajaran ini kami telah bertindak secara
                 independen tanpa adanya konflik dan tidak terafiliasi dengan MBSS, dan pihak-pihak
                 yang terkait dengan transaksi. Kami juga tidak mempunyai kepentingan atau
                 keuntungan pribadi berkaitan dengan penugasan ini. Selanjutnya, Laporan Pendapat
                 kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau kerugian pada
                 pihak manapun. Imbalan yang kami terima adalah sama sekali tidak dipengaruhi oleh
                 pendapat yang dihasilkan dari proses analisis pendapat kewajaran ini dan kami hanya
                 menerima imbalan sesuai dengan yang tercantum pada Surat Perjanjian Kerja (SPK)
                 No. 0069/SPK/MSE-01/ES/X/2024, tanggal 20 November 2024;
            2.   Perhitungan dan analisis dalam rangka pemberian Pendapat Kewajaran telah
                 dilakukan dengan benar;
            3.   Penilai bertanggung jawab atas pendapat yang diberikan dalam rangka penugasan
                 Pendapat kewajaran;
            4.   Penugasan penilaian profesional telah dilakukan terhadap Objek Penilaian pada
                 tanggal Pendapat Kewajaran;
            5.   Analisis telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam Laporan
                 Pendapat Kewajaran;
            6.   Kesimpulan Pendapat Kewajaran telah sesuai dengan asumsi-asumsi dan kondisi
                 pembatas;
            7.   Data ekonomi dan industri dalam Laporan Pendapat Kewajaran diperoleh dari
                 berbagai sumber yang diyakini Penilai Usaha dapat dipertanggungjawabkan;
            8.   Penilaian dilakukan dengan memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
                 Republik Indonesia No. 35/POJK.04/2020, SEOJK No. 17/SEOJK.004/2020, POJK
                 No. 17/POJK.04/2020, dan Kode Etik Penilai Indonesia ("KEPI") serta Standar Penilaian
                 Indonesia 2018 ("SPI 2018") yang ditetapkan oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia
                 ("MAPPI").
            9.   Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan profesional yang ditentukan dan/atau
                 diselenggarakan oleh Asosiasi Profesi Penilai yang diakui Pemerintah;
            10. Tidak seorangpun, kecuali yang disebutkan dalam Laporan ini, telah menyediakan
                 bantuan profesional dalam menyiapkan Laporan Penilaian.




                                                                                                   xiii
Page 16
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           KJPP Syarif, Endang & Rekan menyatakan bahwa Para Penilai yang kami libatkan dalam
           penugasan Penilaian ini adalah Penilai profesional yang kompeten dan memiliki keahlian
           penilaian yang baik.



           No.   Nama                                                          Tugas             Tanda Tangan




           1.    Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI (Cert.)              Penanggung Jawab (.......................)
                 MAPPI               : No. 09-S-02341
                 Izin Penilai        : No. B-1.12.00340
                 Klasifikasi Izin    : Penilaian Bisnis
                 Register            : No. RMK-2017.00303
                 STTD OJK            : No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023
                 STTD IKNB           : No. 173/NB.122/STTD-P/2019


           2.    Meilindra Indriani, S.Si.                                    Reviewer         (........................)
                 MAPPI               : No. 14-T-05006
                 Register            : No. RMK-2017.01002



           3.    Toyib Efendi, S.E., M.Ec. Dev.                              Staf Penilai      (........................)
                 MAPPI               : No. 09-P-02398
                 Register            : No. RMK-2021.03694


           4.    Muhammad Rizal Hidayat, S.Pt.                            Tenaga Inspeksi      (........................)
                 MAPPI               : No. 13-A-04453




                                                                                                     xiv
Page 17
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                                                   DAFTAR ISI

           SURAT PENGANTAR .......................................................................................................xiii
           DAFTAR ISI ..................................................................................................................... xv
           DAFTAR TABEL ............................................................................................................. xvii
           DAFTAR GAMBAR ........................................................................................................ xviii
           DEFINISI DAN ISTILAH ................................................................................................... xix
           1         PENDAHULUAN .................................................................................................. 20
           1.1       Latar Belakang ................................................................................................... 20
           1.2       Nomor dan Tanggal Laporan Penilaian .............................................................. 21
           1.3       Tanggal Penilaian .............................................................................................. 21
           1.4       Identifikasi Status Penilai ................................................................................... 21
           1.5       Identitas Pemberi Tugas .................................................................................... 21
           1.6       Identitas Pengguna Laporan .............................................................................. 22
           1.7       Objek Penilaian .................................................................................................. 22
           1.8       Jenis Mata Uang yang digunakan ....................................................................... 22
           1.9       Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran.......................................... 22
           1.10      Tingkat Kedalaman Investigasi .......................................................................... 23
           1.11      Benturan Kepentingan Atas Transaksi ................................................................ 23
           1.12      Data, Informasi dan Prosedur yang Digunakan .................................................. 23
           1.13      Ruang Lingkup Penilaian .................................................................................... 25
           1.14      Pendekatan dan Metode .................................................................................... 25
           1.15      Asumsi dan Kondisi Pembatas ........................................................................... 26
           1.16      Persyaratan atas Persetujuan untuk Publikasi .................................................... 27
           1.17      Konfirmasi bahwa Penilaian telah Dilakukan berdasarkan SPI, Ketentuan
                     Peraturan OJK, dan Surat Edaran OJK ................................................................. 27
           1.18      Kejadian Setelah Tanggal Penilaian .................................................................... 27
           2         ANALISIS TRANSAKSI .......................................................................................... 28
           2.1       Besaran Dana Dari Objek Transaksi ................................................................... 28
           2.2       Dampak Keuangan Dari Transaksi Terhadap Kepentingan Perusahaan .............. 28
           2.3       Pertimbangan Bisnis Manajemen ....................................................................... 28
           2.4       Analisis Pengaruh Transaksi Terhadap Keuangan Perusahaan ........................... 28
           2.5       Hubungan Pihak yang Melakukan Transaksi ...................................................... 29
           2.6       Materialitas Nilai Transaksi ................................................................................ 30
           2.7       Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Transaksi ............................ 31
           2.8       Transaksi Analisis Likuiditas dari Transaksi yang Akan Dilakukan ..................... 31
           2.9       Risiko dan Manfaat Transaksi atas Transaksi ..................................................... 32
           3         ANALISIS KUALITATIF ......................................................................................... 33
           3.1       Riwayat Transaksi Pinjam Meminjam Dana ........................................................ 34
           3.2       Analisis Industri dan Bisnis ................................................................................ 35
           3.2.1     Tinjauan Makro Ekonomi Indonesia ................................................................... 35
           3.2.2     Kondisi Industri ................................................................................................. 40
           3.3       Analisis Operasional dan Prospek Perusahaan ................................................... 49


                                                                                                                                            xv
Page 18
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           3.4     Alasan dan Latar Belakang Transaksi ................................................................. 50
           3.5     Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif ............................................. 50
           3.6     Analisis Dampak leverage pada Keuangan ......................................................... 50
           3.7     Analisis Dampak Likuiditas pada Keuangan Perusahaan .................................... 52
           3.8     Dampak Keuangan Atas Transaksi yang Dibiayai Jika Mengalami Kegagalan ..... 52
           4       ANALISIS KUANTITATIF ...................................................................................... 53
           4.1     Penilaian atas Potensi Pendapatan, Aset, Liabilitas, dan Kondisi Keuangan
                   Perusahaan ........................................................................................................ 53
           4.1.1   Penilaian Kinerja Historis ................................................................................... 53
           4.1.2   Kinerja Laba (Rugi)............................................................................................. 58
           4.1.3   Penilaian Atas Proyeksi Keuangan ...................................................................... 66
           4.1.4   Analisis Rasio Keuangan .................................................................................... 70
           4.1.5   Analisis Keuangan Sebelum Transaksi dan Setelah Transaksi Dilakukan ............ 74
           4.1.6   Analisis Kemampuan Penerima Pinjaman untuk Melunasi Transaksi .................. 78
           4.1.7   Analisis Cash Management dan Financial Covenant dari Transaksi .................... 79
           4.2     Analisis Yield dari Transaksi yang Sejenis dan Sebanding .................................. 79
           4.3     Analisis Inkremental .......................................................................................... 80
           4.3.1   Kontribusi Nilai Tambah dan Dampak Terhadap Proyeksi Keuangan ................. 80
           4.3.2   Biaya atau Pendapatan yang Relevan.................................................................. 84
           4.3.3   Informasi Non Keuangan yang Relevan .............................................................. 84
           4.4     Analisis Sensitivitas ........................................................................................... 84
           5       ANALISIS KELAYAKAN RENCANA PENGGUNAAN DANA ATAS TRANSAKSI PINJAM
                   MEMINJAM DANA ............................................................................................... 86
           5.1     Analisis Kelayakan ............................................................................................. 86
           5.2     Analisis Kelayakan Pelunasan Utang .................................................................. 86
           5.3     Analisis Faktor-Faktor Lain Yang Relevan .......................................................... 86
           6       ANALISIS ATAS JAMINAN .................................................................................... 87
           7       PENDAPAT MENGENAI KEWAJARAN TRANSAKSI .................................................. 88
           8       KUALIFIKASI PENILAI USAHA ............................................................................... 89
           9       KESIMPULAN ...................................................................................................... 90




                                                                                                                                      xvi
Page 19
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                                                 DAFTAR TABEL

           Tabel 1 Hubungan Afiliasi MBSS, MASS, dan GAA ............................................................ 30
           Tabel 2 Susunan Pemegang Saham MBSS ........................................................................ 33
           Tabel 3 Rincian Pembayaran Utang Bank MBSS ............................................................... 34
           Tabel 4 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Pengeluaran .............. 35
           Tabel 5 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Lapangan Usaha ........ 35
           Tabel 6 Neraca Pembayaran Indonesia ............................................................................ 36
           Tabel 7 Kunjungan Kapal dari Dalam Negeri dan Luar Negeri di 25 Pelabuhan Strategis,
                       2022-2023........................................................................................................ 40
           Tabel 8 Muat Barang Dalam Negeri di 25 Pelabuhan Strategis (000 ton), 2022-2023 ..... 42
           Tabel 9 Bongkar Barang Dalam Negeri di 25 Pelabuhan Strategis (000 ton), 2022-2023 43
           Tabel 10 Perkembangan Barang Angkutan Laut Dalam Negeri, September 2024 ............ 45
           Tabel 11 Impor Menurut Moda Transportasi (berat: 000 ton; nilai: juta US$), 2022 dan
                       2023.................................................................................................................. 47
           Tabel 12 Impor Menurut Jenis dan Moda Transportasi (berat: 000 ton; nilai: juta US$),
                       2022 dan 2023.................................................................................................. 48
           Tabel 13 Proyeksi DAR dan DER ...................................................................................... 50
           Tabel 14 Perbandingan DER dan DAR dengan Perusahaan Publik pada Industri Sejenis .. 51
           Tabel 15 Working Capital To Total Assets Ratio .............................................................. 52
           Tabel 16 Proyeksi Working Capital To Total Assets Ratio ................................................ 52
           Tabel 17 Kinerja Posisi Keuangan MBSS .......................................................................... 53
           Tabel 18 Kinerja Laba (Rugi) MBSS .................................................................................. 59
           Tabel 19 Analisis Rasio Keuangan MBSS .......................................................................... 64
           Tabel 20 Proyeksi Posisi Keuangan dengan Adanya Transaksi (Rp.000) .......................... 66
           Tabel 21 Proyeksi Laba Rugi dengan Adanya Transaksi (Rp.000) .................................... 68
           Tabel 22 Proyeksi Arus Kas dengan Adanya Transaksi (Rp.000) ...................................... 69
           Tabel 23 Proyeksi Rasio Keuangan .................................................................................. 70
           Tabel 24 Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Proforma 30 September 2024 (Rp.000)
                       .......................................................................................................................... 74
           Tabel 25 Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian Proforma
                       (Rp.000) ............................................................................................................ 76
           Tabel 26 Analisis Rasio Keuangan Proforma .................................................................... 78
           Tabel 27 Arus Kas Dari Aktivitas Dengan Adanya Transaksi (Rp.000) .............................. 78
           Tabel 27 Analisis Kemampuan Penerima Pinjaman untuk Melunasi Utang (Rp.000) ........ 78
           Tabel 28 Tingkat Bunga Surat Utang Negara ................................................................... 79
           Tabel 29 Suku Bunga Simpanan Berjangka Rupiah Menurut Kelompok Bank Jangka Waktu
                       12 Bulan ............................................................................................................ 79
           Tabel 30 Inkremental Posisi Keuangan (Rp.Juta) .............................................................. 80
           Tabel 31 Inkremental Laba Rugi (Rp.Juta) ........................................................................ 82
           Tabel 32 Inkremental Arus Kas (Rp.Juta) ......................................................................... 83
           Tabel 33 Analisis Sensitivitas .......................................................................................... 84




                                                                                                                                              xvii
Page 20
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                                            DAFTAR GAMBAR

           Gambar 1 Pertumbuhan Ekonomi Regional Triwulan I 2024 ............................................ 36
           Gambar 2 Grafik Aliran Modal Asing ............................................................................... 37
           Gambar 3 Grafik Neraca Perdagangan ............................................................................. 37
           Gambar 4 Grafik Cadangan Devisa .................................................................................. 38
           Gambar 5 Grafik Rupiah vs Negara Kawasan ................................................................... 38
           Gambar 6 Grafik Inflasi IHK dan Komponen .................................................................... 39
           Gambar 7 Inflasi IHK di Provinsi ...................................................................................... 39
           Gambar 8 Perkembangan Bongkar Muat Barang Pelayaran Dalam Negeri di Pelabuhan
                        Indonesia (000 ton), 2009—2023.................................................................... 44
           Gambar 9 Perkembangan Bongkar Muat Barang Pelayaran Luar Negeri di Pelabuhan
                        Indonesia (000 ton), 2009—2023.................................................................... 44
           Gambar 10 Kontribusi Nilai Ekspor menurut Moda Transportasi, 2022 dan 2023 ........... 45
           Gambar 11 Komposisi Ekspor Komoditas Migas menurut Moda Transportasi, 2022 dan
                          2023 ............................................................................................................. 46
           Gambar 12 Kontribusi Nilai Ekspor Nonmigas menurut Moda Transportasi, 2022 dan
                          2023 ............................................................................................................. 47
           Gambar 13 Impor Indonesia Menurut Pelabuhan Bongkar Utama (juta US$), 2022 dan
                          2023 ............................................................................................................. 49
           Gambar 14 Analisis Sensitivitas ....................................................................................... 85




                                                                                                                                        xviii
Page 21
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                        DEFINISI DAN ISTILAH


            MBSS                    :      PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk
            MASS                    :      PT Mitra Alam Segara Sejati atau salah satu entitas
                                           anak dari MBSS
            GAA                            PT Galley Adhika Arnawama selaku entitas induk dan
                                           pengendali MBSS
            Marine Shipping                Bidang usaha yang berkaitan dengan pengiriman
                                           barang melalui kapal laut. Bidang usaha ini juga
                                           dikenal sebagai industri perkapalan atau shipping
                                           industri
            Financial Covenant             Persyaratan keuangan yang harus dipenuhi oleh
                                           debitur dalam kontrak hutang. Dalam perjanjian
                                           pinjaman, terdapat klausula atau covenant yang
                                           membebankan kewajiban-kewajiban kepada debitur.
                                           Tujuannya adalah untuk melindungi kepentingan
                                           pemberi pinjaman. Salah satu jenis klausula covenant
                                           adalah affirmative covenant, yaitu janji debitur untuk
                                           melakukan hal-hal tertentu selama perjanjian kredit
                                           masih berlaku.




                                                                                               xix
Page 22
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           1       PENDAHULUAN


           1.1     Latar Belakang


                   MASS yang merupakan entitas anak MBSS berencana memberikan pinjaman kepada
                   GAA yang merupakan pihak entitas induk dan pengendali MBSS. Berdasarkan
                   perjanjian pinjaman, jumlah pemberian pinjaman yang akan diberikan MASS kepada
                   GAA sebesar Rp225.000.000.000,- (Dua Ratus Dua Puluh Lima Miliar Rupiah).


                   MBSS didirikan berdasarkan Akta Notaris Darbi, S.H., No. 107, tanggal 24 Maret
                   1996. Akta tersebut telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia
                   dalam surat keputusan No. C2-10.152.HT.01.01.Th.96, tanggal 6 November 1996.
                   Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
                   berdasarkan Akta Notaris No. 5, tanggal 10 Juni 2024, dibuat di hadapan Engawati
                   Gazali, S.H., Notaris di Jakarta, terkait perubahan susunan Dewan Komisaris dan
                   Direksi. Akta tersebut telah diterima dan dicatat kepada Kementerian Hukum dan
                   Hak Asasi Manusia No. AHU-AH.01.09-0214456 Tahun 2024, tanggal 14 Juni 2024.


                   GAA merupakan entitas induk dan pengendali MBSS dengan penyertaan kepemilikan
                   saham sebesar 82,50% pada MBSS. Di sisi lain, MASS merupakan entitas anak MBSS
                   dengan penyertaan kepemilikan MBSS pada MASS sebesar 99,00%. Selanjutnya MASS
                   dan GAA memiliki kesamaan manajemen pengurusan yaitu Bapak Widy sebagai
                   direktur MASS dan GAA.


                   Atas informasi ini maka terlihat adanya hubungan afiliasi antara MBSS, MASS dan
                   GAA. Dengan terdapatnya hubungan afiliasi dengan MBSS, MASS, dan GAA, maka
                   transaksi tersebut memenuhi ketentuan peraturan tentang transaksi afiliasi
                   sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik
                   Indonesia No. 42/POJK.04/2020, tanggal 20 April 2020 tentang Transaksi Afiliasi
                   dan    Transaksi   Benturan     Kepentingan     (selanjutnya   disebut    “Peraturan
                   No. 42/POJK.04/2020”) karena transaksi dilakukan oleh Pihak-Pihak yang memiliki
                   afiliasi dengan MBSS.


                   Berdasarkan Laporan keuangan Audit MBSS per 31 Desember 2023, total ekuitas
                   MBSS adalah sebesar US$210.814.786 atau setara dengan Rp3.249.920.740.976,-
                   merujuk pada kurs Bank Indonesia per 29 Desember 2023. Menurut Peraturan
                   No. 17/POJK.04/2020, suatu transaksi dikategorikan sebagai transaksi material
                   apabila nilai transaksi sama dengan 20,00% atau lebih dari ekuitas Perusahaan
                   Terbuka.


                   MASS berencana memberikan pinjaman sebesar Rp225.000.000.000,- (Dua Ratus
                   Dua Puluh Lima Miliar Rupiah), nilai ini setara dengan 6,92% dari total nilai ekuitas
                   MBSS. Dengan demikian, Transaksi tersebut tidak memenuhi ketentuan terkait



                                                                                                     20
Page 23
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   transaksi material sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa
                   Keuangan Republik Indonesia No. 17/POJK.04/2020, tanggal 20 April 2020 tentang
                   Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha (selanjutnya disebut “Peraturan
                   No. 17/POJK.04/2020”) karena nilai transaksi di bawah 20,00% dari ekuitas MBSS
                   per 31 Desember 2023.


           1.2     Nomor dan Tanggal Laporan Penilaian


                   Kami telah menyusun Laporan Pendapat Kewajaran atas Transaksi dengan Laporan
                   No. 00069/2.0113-03/BS/06/0340/1/XII/2024, tanggal 16 Desember 2024.


           1.3     Tanggal Penilaian


                   Tanggal Penilaian dalam laporan Pendapat Kewajaran ini adalah per 30 September
                   2024.


           1.4     Identifikasi Status Penilai


                   KJPP Syarif, Endang & Rekan merupakan Kantor Jasa Penilai Publik yang telah
                   memiliki perizinan dan terdaftar berdasarkan lzin Usaha Kantor Penilai Publik
                   No. 2.12.0113 dan Surat lzin Penilai Publik No. B-1.12.00340 yang dikeluarkan oleh
                   Menteri Keuangan Republik lndonesia dan telah terdaftar sebagai Profesi Penunjang
                   Pasar Modal di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Surat Tanda Terdaftar (STTD)
                   No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023.


                   Kami adalah Penilai Independen/Penilai Eksternal yang memberikan penilaian
                   objektif dan tidak memihak. Penilai dalam posisi bebas ikatan, yang pada saat ini
                   atau di kemudian hari tidak memiliki kepentingan finansial yang berhubungan
                   dengan subjek dan atau objek Penilaian selain dari jasa penilaian serta Penilai
                   memiliki kompetensi untuk melakukan penilaian.


           1.5     Identitas Pemberi Tugas


                   Pemberi tugas dalam penyusunan Laporan Pendapat Kewajaran ini adalah:


                   Nama Perusahaan       :   PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk
                   Bidang Usaha          :   Angkutan    laut   dalam    negeri   untuk   barang   umum,
                                             angkutan laut dalam negeri untuk barang khusus dan
                                             aktivitas   penunjang      pertambangan      dan   penggalian
                                             lainnya.
                   Alamat                :   Gedung Autograph Tower, Kompleks Thamrin Nine,
                                             Jl. MH. Thamrin No. 10,
                                             Jakarta Pusat, 10230


                                                                                                        21
Page 24
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   Telepon/Fax.           :   (+62 21) 50603688/-
                   Website                :   https://www.mbss.co.id
                   Email                  :   corporate.secretary@mbss.co.id


           1.6     Identitas Pengguna Laporan


                   Pengguna tugas dalam penyusunan Laporan Pendapat Kewajaran ini adalah:


                   Nama Perusahaan        :   PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk
                   Bidang Usaha           :   Angkutan    laut   dalam    negeri   untuk   barang   umum,
                                              angkutan laut dalam negeri untuk barang khusus dan
                                              aktivitas   penunjang      pertambangan      dan   penggalian
                                              lainnya.
                   Alamat                 :   Gedung Autograph Tower, Kompleks Thamrin Nine,
                                              Jl. MH. Thamrin No. 10,
                                              Jakarta Pusat, 10230
                   Telepon/Fax.           :   (+62 21) 50603688/-
                   Website                :   https://www.mbss.co.id
                   Email                  :   corporate.secretary@mbss.co.id


           1.7     Objek Penilaian


                   Objek Pendapat Kewajaran dalam penugasan ini adalah Transaksi Pemberian
                   Pinjaman MASS kepada GAA sebesar Rp225.000.000.000,- (Dua Ratus Dua Puluh
                   Lima Miliar Rupiah).


           1.8     Jenis Mata Uang yang digunakan


                   Jenis mata uang yang digunakan dalam Rencana Transaksi adalah mata uang rupiah.


           1.9     Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran


                   Maksud dan tujuan dari laporan penilaian ini adalah pemberian Pendapat Kewajaran
                   atas Pemberian Pinjaman MASS kepada GAA.


                   Dalam melakukan Penilaian Pendapat Kewajaran ini kami berpedoman pada
                   Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 dan Surat Edaran OJK No. 17/SEOJK.004/2020
                   tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Usaha di Pasar Modal,
                   POJK No. 17/POJK.04/2020, Kode Etik Penilai Indonesia ("KEPI"), serta Standar
                   Penilaian Indonesia 2018 ("SPI 2018") yang ditetapkan oleh Masyarakat Profesi
                   Penilai Indonesia ("MAPPI").




                                                                                                         22
Page 25
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           1.10    Tingkat Kedalaman Investigasi


                   Dalam melakukan pekerjaan pendapat kewajaran, kami telah melakukan:
                   1.   Inspeksi lapangan untuk mengetahui kondisi kegiatan usaha.
                   2.   Pengumpulan data yang diperlukan dalam proses penilaian baik data internal
                        perusahaan maupun data eksternal perusahaan.
                   3.   Diskusi dengan pihak manajemen dalam rangka memperoleh informasi terkait
                        rencana transaksi.
                   4.   Klarifikasi atas semua data yang telah diterima.
                   5.   Meminta tambahan data dan informasi.
                   6.   Mengadakan pertemuan dengan pihak manajemen untuk menyamakan
                        persepsi terkait dengan asumsi-asumsi yang digunakan.


           1.11    Benturan Kepentingan Atas Transaksi


                   Transaksi melibatkan pihak yang secara kepentingan ekonomis dari masing-masing
                   pihak diketahui tidak ada benturan kepentingan atas Transaksi.


           1.12    Data, Informasi dan Prosedur yang Digunakan


                   Untuk dapat memberikan pendapat atas Kewajaran Transaksi, sebagai Penilai
                   Independen       kami   telah   mempelajari,    mempertimbangkan,    mengacu    atau
                   melaksanakan akan prosedur atas hal-hal sebagai berikut:
                   1.   Proyeksi Keuangan untuk tahun 2024 sampai dengan 2029 yang disediakan
                        oleh manajemen MBSS;
                   2.   Laporan     Keuangan       Konsolidasian   MBSS    per   31   Desember    2019,
                        No. 00097/2.1265/AU.1/05/0560-1/1/III/2020, tanggal 23 Maret 2020 yang
                        telah diaudit oleh Akuntan Publik Fenny Widjaja, dari Kantor Akuntan Publik
                        Imelda & Rekan dengan opini wajar tanpa modifikasian;
                   3.   Laporan     Keuangan       Konsolidasian   MBSS    per   31   Desember    2020,
                        No. 00100/2.1265/AU.1/05/0565-1/1/III/2021, tanggal 31 Maret 2021 yang
                        telah diaudit oleh Akuntan Publik Muhammad Irfan, dari Kantor Akuntan Publik
                        Imelda & Rekan dengan opini wajar tanpa modifikasian;
                   4.   Laporan     Keuangan       Konsolidasian   MBSS    per   31   Desember    2021,
                        No. 00135/2.1265/AU.1/10/0565-2/1/IV/2022, tanggal 4 April 2022 yang
                        telah diaudit oleh Akuntan Publik Muhammad Irfan, dari Kantor Akuntan Publik
                        Imelda & Rekan dengan opini wajar tanpa modifikasian;
                   5.   Laporan     Keuangan       Konsolidasian   MBSS    per   31   Desember    2022,
                        No. 00085/2.0959/AU.1/06/0786-1/1/III/2023, tanggal 29 Maret 2023 yang
                        telah diaudit oleh Akuntan Publik Tagor Sidik Sigiro, dari Kantor Akuntan Publik
                        Gani Sigiro & Handayani dengan opini wajar tanpa modifikasian;
                   6.   Laporan     Keuangan       Konsolidasian   MBSS    per   31   Desember    2023,
                        No. 00094/2.0959/AU.1/06/0786-2/1/III/2024, tanggal 25 Maret 2024 yang



                                                                                                     23
Page 26
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                        telah diaudit oleh Akuntan Publik Tagor Sidik Sigiro, dari Kantor Akuntan Publik
                        Gani Sigiro & Handayani dengan opini wajar tanpa modifikasian;
                   7.   Laporan Keuangan Unaudited Konsolidasian MBSS Per 30 September 2024;
                   8.   Legalitas MBSS;
                   9.   Informasi Keuangan Proforma per 30 September 2024;
                   10. Draft Perjanjian Pinjaman kepada MASS kepada GAA;
                   11. Surat Pernyataan Manajemen atas Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan
                        No. 013/MBSS-JKT/ACC/XII/2024, tanggal 13 Desember 2024, dinyatakan
                        bahwa Rencana Transaksi mengandung unsur transaksi afiliasi dan tidak
                        terdapat benturan kepentingan;
                   12. Surat   Pernyataan    Manajemen     atas   Transaksi   Material   No.    014/MBSS-
                        JKT/ACC/XII/2024, tanggal 13 Desember 2024, dinyatakan bahwa Rencana
                        Transaksi termasuk pada transaksi material.
                   13. Wawancara dan diskusi dengan manajemen MBSS sehubungan dengan
                        penugasan pendapat Kewajaran, diantaranya adalah Bapak Martinus sebagai
                        Accounting Manager MBSS dan Ibu Susan Faustine sebagai Direktur MBSS; dan
                   14. Surat Pernyataan Manajemen atas kebenaran data dan informasi yang diberikan
                        No. 015/MBSS-JKT/ACC/XII/2024, tanggal 13 Desember 2024.


                   Prosedur yang Digunakan


                   Laporan dan fakta yang terkandung dalam Laporan adalah berdasarkan informasi
                   dan representasi yang disediakan oleh manajemen dan dikompilasi oleh Penilai.
                   Informasi yang terkandung dalam Laporan ini adalah benar dan akurat dalam semua
                   hal yang material, tidak menyesatkan, dan bahwa tidak ada fakta lainnya, yang mana
                   jika dihilangkan dapat membuat Laporan ini dan informasi atau pernyataan di
                   dalamnya menjadi menyesatkan.


                   Selain itu informasi lainnya seperti informasi pasar, industri, dan data lainnya yang
                   diperoleh dari data riset dari domain publik. Dalam penyusunan laporan ini, telah
                   dilakukan prosedur sebagai berikut: (i) MBSS telah diberikan kesempatan untuk
                   meminta dan me-review, dan telah menerima semua informasi yang diperlukan
                   untuk memeriksa kembali keakuratan informasi atau untuk melengkapi informasi
                   di dalamnya (ii) MBSS tidak bergantung kepada Penilai atau seseorang yang memiliki
                   hubungan afiliasi dengan Penilai atau pihak lain yang berafiliasi dengan Penilai
                   sehubungan       dengan   pemeriksaan    keakuratan    informasi      atau   keputusan.
                   Penyampaian dari Laporan ini atau setiap negosiasi yang dibuat berdasarkan
                   Laporan ini, dalam kondisi apapun, tidak dapat diimplikasikan bahwa informasi
                   yang terkandung adalah benar setelah tanggal Laporan ini. Prosedur lain yang
                   dilakukan Penilai adalah memeriksa dan menganalisa seluruh Dokumen Transaksi,
                   Laporan Keuangan, dan tiap bagian dari Transaksi dalam hal kewajarannya.




                                                                                                       24
Page 27
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           1.13    Ruang Lingkup Penilaian


                   Pendapat Kewajaran (Fairness Opinion) merupakan suatu pernyataan yang diberikan
                   oleh Penilai Usaha untuk menyatakan bahwa suatu transaksi yang dilakukan adalah
                   wajar atau tidak wajar. Sesuai dengan peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
                   No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di
                   Pasar Modal, dengan ketentuan sebagai berikut:
                   ➢    Pendapat    Kewajaran   atas    Transaksi   Pinjam-Meminjam   Dana   dan/atau
                        Penjaminan wajib didasarkan pada hasil evaluasi atas objek transaksi.
                   ➢    Pendapat    Kewajaran   atas    Transaksi   Pinjam-Meminjam   Dana   dan/atau
                        Penjaminan wajib diberikan atas keseluruhan rencana transaksi pinjam-
                        meminjam dana dan/atau penjaminan serta unsur analisis rencana transaksi.


                   Nilai materialitas Transaksi diatur sesuai dengan No. 17/POJK.04/2020 tentang
                   Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama.


                   Sehubungan dengan peraturan tersebut berkaitan dengan penunjukkan Penilai
                   untuk memberikan pendapat kewajaran atas Transaksi, maka ruang lingkup
                   pendapat kewajaran berdasarkan pada analisis atas kewajaran dari Transaksi
                   tersebut.


           1.14    Pendekatan dan Metode


                   Sesuai dengan SEOJK No. 17/SEOJK.04/2020, pendekatan dan metode yang
                   digunakan adalah sebagai berikut:
                   1)   Besaran dana objek transaksi;
                   2)   Dampak keuangan dari transaksi;
                   3)   Pertimbangan bisnis yang digunakan oleh manajemen;
                   4)   Analisis pengaruh transaksi keuangan perusahaan;
                   5)   Identifikasi dan hubungan antara pihak;
                   6)   Analisis perjanjian dan persyaratan yang disepakati;
                   7)   Analisis likuiditas;
                   8)   Analisis manfaat dan risiko;
                   9)   Analisis kualitatif:
                        a) Riwayat perusahaan yaitu riwayat transaksi dan sifat kegiatan usaha;
                        b) Analisis industri dan bisnis;
                        c) Analisis operasional dan prospek perusahaan;
                        d) Analisis alasan dan latar belakang manajemen;
                        e) Keuntungan dan kerugian;
                        f)   Analisis dampak leverage;
                        g) Analisis dampak likuiditas; dan
                        h) Analisis dampak keuangan perusahaan jika proyek yang dibiayai oleh
                             dana hasil transaksi tersebut mengalami kegagalan.



                                                                                                  25
Page 28
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   10) Analisis kuantitatif;
                       ➢ Penilaian atas potensi pendapatan, aset, liabilitas, dan kondisi keuangan
                           perusahaan, termasuk:
                           a) Penilaian kinerja historis;
                           b) Penilaian atas proyeksi keuangan;
                           c) Analisis rasio keuangan;
                           d) Analisis keuangan baik sebelum maupun setelah transaksi;
                           e) Analisis atas kemampuan perusahaan sampai saat jatuh tempo; dan
                           f)   Analisis cash management dan financial covenant dari transaksi.
                       ➢ Analisis Yield;
                       ➢ Melakukan analisis inkremental (incremental analysis):
                           a) Kontribusi nilai tambah terhadap perusahaan sebagai akibat dari
                                transaksi,     termasuk   dampaknya        terhadap   proyeksi   keuangan
                                perusahaan;
                           b) Biaya atau pendapatan yang relevan; dan
                           c) Informasi non keuangan yang relevan.
                       ➢ Melakukan analisis sensitivitas (sensitivity analysis) untuk mengukur
                           keuntungan dan kerugian dari transaksi, jika diperlukan.
                       ➢ Analisis kelayakan rencana penggunaan dana dan jaminan atas transaksi
                           antara lain:
                           a) Analisis kelayakan investasi;
                           b) Analisis kelayakan pelunasan utang; dan
                           c) Analisis atas faktor lain yang relevan.
                   11) Analisis atas jaminan.


           1.15    Asumsi dan Kondisi Pembatas


                   Asumsi dan kondisi pembatas yang digunakan dalam penyusunan Pendapat
                   Kewajaran ini adalah:
                   •   Laporan Pendapat Kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion.
                   •   Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan
                       dalam Pendapat Kewajaran.
                   •   Dalam        menyusun    laporan   ini,   penilai   mengandalkan   keakuratan   dan
                       kelengkapan informasi yang disediakan oleh MBSS atau data yang diperoleh dari
                       informasi yang tersedia untuk publik dan informasi lainnya serta penelitian
                       yang kami anggap relevan.
                   •   Penilai menggunakan proyeksi keuangan sebelum dan setelah Rencana
                       Transaksi untuk periode proyeksi tahun 2024 sampai dengan tahun 2029 yang
                       telah disesuaikan yang mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang
                       dibuat oleh MBSS dengan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty).
                   •   Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan Penilaian dan kewajaran proyeksi
                       keuangan yang telah disesuaikan.




                                                                                                       26
Page 29
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   •   Laporan yang dihasilkan terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang
                       bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional MBSS.
                   •   Penilai bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran dan kesimpulan
                       yang dihasilkan.
                   •   Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum objek Pendapat
                       Kewajaran dari pemberi tugas.


           1.16    Persyaratan atas Persetujuan untuk Publikasi

                   Laporan ini tidak bertujuan untuk disirkulasikan atau didistribusikan secara umum
                   dan tidak untuk direproduksi serta digunakan untuk tujuan lain, kecuali atas
                   persetujuan kami secara tertulis. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian atau
                   kehilangan yang diderita akibat penggunaan laporan ini oleh pihak lain tanpa
                   persetujuan kami secara tertulis.


                   Namun bila laporan ini ditujukan untuk kepentingan pasar modal, maka laporan
                   kami dapat       disirkulasikan   secara   utuh   untuk   mengakomodir   kepentingan
                   stakeholder agar dapat melindungi kepentingan masyarakat luas.

           1.17    Konfirmasi bahwa Penilaian telah Dilakukan berdasarkan SPI, Ketentuan Peraturan
                   OJK, dan Surat Edaran OJK


                   Penilaian dilakukan dengan memenuhi Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar
                   Penilaian Indonesia (KEPI & SPI Edisi VII-2018) yang ditetapkan oleh Masyarakat
                   Profesi Penilai Indonesia (MAPPI), ketentuan Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020,
                   serta Surat Edaran OJK No. 17/SEOJK.004/2020.


           1.18    Kejadian Setelah Tanggal Penilaian


                   Dalam penyusunan Pendapat Kewajaran, tidak terdapat kejadian penting yang
                   diketahui maupun yang patut diketahui setelah tanggal penilaian sampai dengan
                   tanggal laporan penilaian.




                                                                                                    27
Page 30
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           2       ANALISIS TRANSAKSI


           2.1     Besaran Dana Dari Objek Transaksi


                   Besaran dana dari objek transaksi adalah jumlah pemberian pinjaman MASS kepada
                   GAA sebesar Rp225.000.000.000,- (Dua Ratus Dua Puluh Lima Miliar Rupiah).


           2.2     Dampak Keuangan Dari Transaksi Terhadap Kepentingan Perusahaan

                   Sejalan dengan Perjanjian Pinjaman terhadap kepentingan Perusahaan adalah
                   dengan tersedianya dana kegiatan investasi MBSS. Maka dampaknya terjadi pada
                   tahun proyeksi 2024, yang dimana nilai ini dicatatkan sebagai pinjaman pihak
                   berelasi pada liabilitas jangka panjang sebesar Rp525,00 miliar yang berasal dari
                   pinjaman MASS sebesar Rp225,00 miliar dan pinjaman PT Mitra Galley Segara Sejati
                   (selanjutnya disebut ‘’MGSS’’) sebesar Rp300,00 miliar.


           2.3     Pertimbangan Bisnis Manajemen


                   Pertimbangan bisnis yang digunakan oleh manajemen perusahaan terkait dengan
                   rencana transaksi adalah dana yang dipinjamkan dapat memberikan tingkat
                   pengembalian yang lebih tinggi melalui pendapatan bunga, dibandingkan tingkat
                   suku bunga pasar berdasarkan Surat Utang Negara dan Suku Bunga Simpanan
                   Berjangka.


           2.4     Analisis Pengaruh Transaksi Terhadap Keuangan Perusahaan

                   Transaksi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keuangan perusahaan.
                   Dari hasil analisis atas proforma keuangan sebelum dan sesudah rencana transaksi
                   dapat disimpulkan bahwa Rencana Transaksi mempengaruhi Current Ratio, Quick
                   Ratio, dan Working Capital To Total Assets Ratio pada rasio likuiditas. Pada Current
                   Ratio, Quick Ratio, dan Working Capital To Total Assets Ratio sesudah rencana
                   transaksi lebih rendah dibandingkan sebelum rencana transaksi atas adanya
                   transaksi terdapat pinjaman kepada pihak berelasi yang sumbernya berasal dari
                   akun kas dan setara kas Entitas Anak.




                                                                                                    28
Page 31
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           2.5     Hubungan Pihak yang Melakukan Transaksi


                   Adapun para pihak yang terlibat Transaksi antara lain:


                   ➢ Pemberi Pinjaman
                       1.   Nama                            :   MASS
                       2.   Alamat, No. Telp, Faks, dan     :   Autograph     Tower,       Thamrin      Nine
                            Email                               Complex, Jalan M.H. Thamrin No. 10,
                                                                Desa/Kelurahan     Kebon      Melati,   Kec.
                                                                Tanah Abang, Kota Adm.
                                                                Jakarta   Pusat,   Provinsi   DKI    Jakarta
                                                                021-50603688
                       3.   Kegiatan usaha                  :   Jasa pengangkutan laut
                       4.   Pengurus                        :   Komisarisyaitu Bapak Armand Setiawan
                                                                Tanudjaja dan Direktur yaitu Bapak Widy
                       5.   Pengawasan                      :   -
                       6.   Susunan Pemegang Saham          :   MBSS 99%, GAA 1%


                      MASS sebuah Perseroan Terbatas yang didirikan berdasarkan hukum Indonesia
                      dan beralamat kantor di Autograph Tower, Thamrin Nine Complex, Jl. M.H.
                      Thamrin No. 10, Tanah Abang, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia.


                   ➢ Penerima Pinjaman
                       1.   Nama                            :   PT Galley Adhika Arnawama
                       2.   Alamat, No. Telp, Faks, dan     :   Autograph     Tower,       Thamrin      Nine
                            Email                               Complex, Lantai 76, Jalan M.H. Thamrin
                                                                No. 10, Desa/Kelurahan Kebon Melati,
                                                                Kec. Tanah Abang, Kota Adm.
                                                                Jakarta   Pusat,   Provinsi   DKI    Jakarta
                                                                021-50603688
                       3.   Kegiatan usaha                  :   Jasa pengangkutan laut
                       4.   Pengurus                        :   Komisaris yaitu Ibu Grace Tjugiarto,
                                                                Direktur Utama yaitu Bapak Widy, dan
                                                                Direktur yaitu Bapak Syawaluddin Zen
                       5.   Pengawasan                      :   -
                       6.   Susunan Pemegang Saham          :   PT Merlot Group Indonesia 60% dan PT
                                                                Graman Infiniti Arta 40%


                      GAA sebuah Perseroan Terbatas yang didirikan berdasarkan hukum Indonesia
                      dan beralamat kantor di Autograph Tower, Thamrin Nine Complex, Jl. M.H.
                      Thamrin No. 10, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Indonesia.




                                                                                                        29
Page 32
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   GAA merupakan entitas induk dan pengendali MBSS dengan penyertaan kepemilikan
                   saham sebesar 82,50% pada MBSS. Di sisi lain, MASS merupakan entitas anak MBSS
                   dengan penyertaan kepemilikan MBSS pada MASS sebesar 99,00%. Terdapat
                   hubungan afiliasi dari sisi kepemilikan saham yakni pemberi pinjaman adalah
                   entitas anak MBSS dan penerima pinjaman adalah entitas induk dan pengendali
                   MBSS.


                   Pada tabel-tabel berikut dijelaskan hubungan afiliasi MBSS, MASS, dan GAA dari sisi
                   manajemen kepengurusan.


                                       Tabel 1 Hubungan Afiliasi MBSS, MASS, dan GAA
                           Uraian                   MBSS                          MASS                     GAA
                    Komisaris Utama     Wisma Bharuna
                    Komisaris           Andre                           Armand Setiawan Tanudjaja   Grace Tjugiarto
                    Komisaris
                    Independen          Kristine Sheilla Avinta Putri
                    Direktur Utama      Armand Setiawan Tanudjaja                                   Widy
                    Direktur            Zhang Hao                       Widy                        Syawaluddin Zen
                    Direktur            Susan Faustine


                   Dari sisi manajemen pengurusan, terlihat hubungan afiliasi antara MBSS, MASS, dan
                   GAA yakni hubungan antara dua perusahaan dimana terdapat anggota direktur yang
                   sama yaitu Bapak Widy sebagai direktur MASS dan GAA.


                   Terdapat hubungan afiliasi dari sisi kepemilikan saham maupun manajemen
                   pengurusan, atas informasi ini maka terlihat adanya hubungan afiliasi antara MBSS
                   dengan MASS dan GAA. Dengan terdapatnya hubungan afiliasi dengan MBSS, maka
                   transaksi tersebut memenuhi ketentuan peraturan tentang transaksi afiliasi
                   sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik
                   Indonesia No. 42/POJK.04/2020, tanggal 20 April 2020 tentang Transaksi Afiliasi
                   dan     Transaksi     Benturan        Kepentingan        (selanjutnya     disebut       “Peraturan
                   No. 42/POJK.04/2020”) karena transaksi dilakukan oleh Pihak-Pihak yang memiliki
                   afiliasi dengan MBSS.


           2.6     Materialitas Nilai Transaksi


                   Berdasarkan Laporan keuangan Audit MBSS per 31 Desember 2023, total ekuitas
                   MBSS adalah sebesar US$210.814.786 atau setara dengan Rp3.249.920.740.976,-
                   merujuk pada kurs Bank Indonesia per 29 Desember 2023. Menurut Peraturan
                   No. 17/POJK.04/2020, suatu transaksi dikategorikan sebagai transaksi material
                   apabila nilai transaksi sama dengan 20,00% atau lebih dari ekuitas Perusahaan
                   Terbuka.




                                                                                                                      30
Page 33
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   Berdasarkan perjanjian, jumlah pinjaman yang akan diberikan MASS kepada GAA
                   sebesar Rp225.000.000.000,- (Dua Ratus Dua Puluh Lima Miliar Rupiah), nilai ini
                   setara dengan 6,92% dari total nilai ekuitas MBSS. Dengan demikian, Transaksi
                   tersebut tidak memenuhi ketentuan terkait transaksi material sebagaimana
                   didefinisikan    dalam   Peraturan     Otoritas   Jasa   Keuangan   Republik   Indonesia
                   No. 17/POJK.04/2020, tanggal 20 April 2020 tentang Transaksi Material dan
                   Perubahan Kegiatan Usaha (selanjutnya disebut “Peraturan No. 17/POJK.04/2020”)
                   karena nilai transaksi di bawah 20,00% dari ekuitas MBSS per 31 Desember 2023.


           2.7     Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Transaksi


                   Secara garis besar, berikut adalah informasi mengenai Transaksi Pemberian
                   Pinjaman berdasarkan keterangan manajemen MBSS:


                   Pemberian Pinjaman dari MASS ke GAA
                   Pemberi Pinjaman             :   MASS
                   Penerima Pinjaman            :   GAA
                   Tujuan                       :   Pembiayaan Modal Kerja
                   Nilai                        :   Rp225.000.000.000,-
                   Tenor                        :   5 tahun sampai dengan tahun 2029
                   Bunga                        :   8,5%, dibayarkan sekali setahun
                   Jaminan                      :   Tanpa Jaminan
                   Penarikan                    :   Desember 2024
                   Pelunasan                    :   Pelunasan pembayaran atas utang pokok beserta
                                                    bunga selambat-lambatnya pada Desember 2029.


           2.8     Transaksi Analisis Likuiditas dari Transaksi yang Akan Dilakukan


                   Rasio ini untuk mengetahui seberapa jauh perusahaan dapat melunasi liabilitas
                   jangka pendeknya, semakin besar rasio yang diperoleh semakin lancar pembayaran
                   liabilitas jangka pendeknya.


                   Berdasarkan proyeksi keuangan dengan dilakukannya transaksi, selama periode
                   proyeksi, current ratio dan quick ratio sebesar 3108,53% dan 3066,19% sedangkan
                   rata-rata historis sebesar 810,16% dan 767,23%.

                   Berdasarkan hasil proyeksi dengan dilakukannya transaksi, current ratio dan quick
                   ratio lebih tinggi bila dibandingkan dengan kondisi historisnya, sehingga pada
                   kondisi historis kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban jangka pendek
                   lebih baik dibandingkan dengan rata-rata proyeksi.




                                                                                                        31
Page 34
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           2.9     Risiko dan Manfaat Transaksi atas Transaksi


                   Risiko terkait dengan adanya Transaksi adalah risiko gagal bayar (default) yang
                   disebabkan kegagalan untuk melakukan pembayaran sisa pokok utang dan bunga
                   pada waktu yang telah ditetapkan.


                   Manfaat dari adanya Transaksi adalah MBSS akan mendapatkan manfaat berupa
                   pendapatan bunga dari pinjaman jangka panjang.




                                                                                               32
Page 35
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           3       ANALISIS KUALITATIF


                   MBSS didirikan berdasarkan Akta Notaris Darbi, S.H., No. 107, tanggal 24 Maret
                   1996. Akta tersebut telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia
                   dalam surat keputusan No. C2-10.152.HT.01.01.Th.96, tanggal 6 November 1996.
                   Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
                   berdasarkan Akta Notaris No. 5, tanggal 10 Juni 2024, dibuat di hadapan Engawati
                   Gazali, S.H., Notaris di Jakarta, terkait perubahan susunan Dewan Komisaris dan
                   Direksi. Akta tersebut telah diterima dan dicatat kepada Kementerian Hukum dan
                   Hak Asasi Manusia No. AHU-AH.01.09-0214456 Tahun 2024, tanggal 14 Juni 2024.


                   Pada tanggal 25 Maret 2011, MBSS telah memperoleh pernyataan efektif dari Ketua
                   Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) dengan surat
                   No. S-3102/BL/2011 untuk melakukan penawaran umum atas 175.000.000 saham
                   Perusahaan kepada masyarakat. Pada tanggal 6 April 2011 saham tersebut telah
                   dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI).


                   Pada 30 September 2024, seluruh saham MBSS sebanyak 1.750.026.639 saham,
                   tercatat di BEI.


                   Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan usaha
                   MBSS adalah angkutan laut dalam negeri untuk barang umum, angkutan laut dalam
                   negeri untuk barang khusus dan aktivitas penunjang pertambangan dan penggalian
                   lainnya. Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1994.


                   Susunan Pemegang Saham


                   Susunan Pemegang Saham MBSS per 30 September 2024 adalah sebagai berikut:


                                           Tabel 2 Susunan Pemegang Saham MBSS
                                                           Lembar       Komposisi       Jumlah
                    No.      Nama Pemegang Saham
                                                            Saham       Kepemilikan     (Rp.000)
                    1     PT Galley Adhika Arnawama     1.443.766.800       82,50%      144.376.680
                    2     Suwantara Gotama                 97.824.900        5,59%          9.782.490
                    3     Masyarakat                      208.434.939       11,91%       20.843.494
                                       Jumlah           1.750.026.639      100,00%      175.002.664
                   Sumber: Laporan Keuangan per 30 September 2024


                   Susunan Komisaris dan Direksi


                   Susunan Dewan Komisaris, Dewan Direksi, dan Komite Audit MBSS per 30 September
                   2024 adalah sebagai berikut:




                                                                                                   33
Page 36
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   Dewan Komisaris
                   Komisaris Utama                  : Wisma Bharuna
                   Komisaris                        : Andre
                   Komisaris Independen             : Kristine Sheilla Avinta Putri


                   Dewan Direksi
                   Direktur Utama                   : Armand Setiawan Tanudjaja
                   Direktur                         : Zhang Hao
                   Direktur                         : Susan Faustine
                   Kepala Internal Audit            : Reza Adiasa
                   Sekretaris Perusahaan            : Emy Oktavia


           3.1     Riwayat Transaksi Pinjam Meminjam Dana


                   Pada tanggal 30 September 2024, MBSS telah memperoleh fasilitas perjanjian
                   pinjaman jangka panjang sebesar Rp200.000.000.000,- dari PT Bank Central Asia
                   Tbk. Pinjaman     ini bertujuan      untuk    membiayai     investasi   pembelian   kapal
                   Perusahaan. Jangka waktu pinjaman tersebut adalah 5 (lima) tahun dengan suku
                   bunga sebesar 8,50% per tahun. Pinjaman tersebut telah penuh dicairkan pada
                   tanggal 4 April 2022.


                   Pada tanggal 5 Juli 2022, MBSS telah melakukan perubahan perjanjian fasilitas
                   perbankan dengan PT Bank Central Asia Tbk, perubahan tersebut adalah
                   penambahan Fasilitas Kredit Investasi 2 senilai Rp500.000.000.000, untuk jangka
                   waktu 5 (lima) tahun sejak penarikan pertama dengan suku bunga sebesar 7,75%
                   per tahun.


                   Pada tanggal 20 September 2023, MBSS telah melakukan perubahan perjanjian
                   fasilitas perbankan dengan PT Bank Central Asia Tbk, perubahan tersebut adalah
                   penambahan Fasilitas Kredit Investasi 3 senilai Rp360.000.000.000, untuk jangka
                   waktu 5 (lima) tahun sejak penarikan pertama dengan suku bunga sebesar 7,75%
                   per tahun. Selama tahun 2023, Perusahaan telah menarik sebagian fasilitas kredit
                   yang diberikan oleh bank.


                                      Tabel 3 Rincian Pembayaran Utang Bank MBSS
                                                Uraian                                           Rp
                    Pihak Ketiga
                         PT Bank Central Asia Tbk                                           367.233.299.547


                    Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun
                         PT Bank Central Asia Tbk                                          (107.401.254.660)


                    Utang Bank Jangka Panjang-Bersih                                        259.832.044.887



                                                                                                          34
Page 37
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           3.2     Analisis Industri dan Bisnis

           3.2.1   Tinjauan Makro Ekonomi Indonesia


                   Pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan perlu didorong agar lebih tinggi.
                   Investasi terus tumbuh, khususnya investasi bangunan sejalan dengan tahapan
                   finalisasi operasional Ibu Kota Nusantara (IKN) dan penyelesaian berbagai Proyek
                   Strategis Nasional (PSN). Pertumbuhan konsumsi rumah tangga tetap terjaga,
                   khususnya untuk kelas menengah ke atas. Ekspor nonmigas tetap baik sehingga
                   turut menopang pertumbuhan ekonomi. Belanja Pemerintah yang diprakirakan
                   meningkat pada akhir tahun diharapkan dapat juga menopang permintaan
                   domestik.


                      Tabel 4 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Pengeluaran




                   Sumber: Bank Indonesia


                   Tabel 5 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Lapangan Usaha




                   Sumber: Bank Indonesia




                                                                                                35
Page 38
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   Berbagai indikator terkini, termasuk hasil survei Bank Indonesia, menunjukkan
                   kegiatan ekonomi pada triwulan III 2024 yang baik, sebagaimana tercermin pada
                   keyakinan konsumen yang tinggi, penjualan eceran yang positif, serta impor barang
                   modal dan penjualan semen yang meningkat. Bank Indonesia memprakirakan
                   pertumbuhan ekonomi 2024 diprakirakan berada dalam kisaran 4,7- 5,5%. Ke
                   depan, berbagai upaya perlu terus ditempuh untuk mendorong pertumbuhan, baik
                   dari sisi permintaan maupun dari sisi penawaran.


                                Gambar 1 Pertumbuhan Ekonomi Regional Triwulan I 2024




                   Sumber: Bank Indonesia


                   Neraca Pembayaran Indonesia


                                          Tabel 6 Neraca Pembayaran Indonesia




                   Sumber: Bank Indonesia. *Angka sementara; **Angka sangat sementara


                   Defisit NPI triwulan II 2024 menurun ditopang oleh neraca transaksi modal dan
                   finansial yang surplus serta defisit transaksi berjalan yang sehat. NPI triwulan III
                   2024 terus membaik ditopang oleh berlanjutnya surplus neraca perdagangan, yang
                   pada Agustus 2024 tercatat sebesar 2,9 miliar dolar AS. Sementara itu, aliran masuk
                   investasi portofolio terus berlanjut dan tercatat tinggi, dimana pada triwulan III 2024


                                                                                                       36
Page 39
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   (hingga 13 September 2024) mencatat net inflows sebesar 10,1 miliar dolar AS (qtd),
                   yang terjadi pada seluruh instrumen keuangan domestik.


                                          Gambar 2 Grafik Aliran Modal Asing




                         Sumber: Bank Indonesia. *Angka sementara; **Angka sangat sementara


                   Posisi cadangan devisa Indonesia akhir Agustus 2024 tercatat meningkat, sebesar
                   150,2 miliar dolar AS, setara dengan pembiayaan 6,7 bulan impor atau 6,5 bulan
                   impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, serta berada di atas standar
                   kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. Ke depan, NPI 2024 diprakirakan
                   tetap sehat, dengan transaksi berjalan dalam kisaran defisit rendah sebesar 0,1%
                   sampai dengan 0,9% dari PDB. Surplus neraca transaksi modal dan finansial
                   diprakirakan meningkat didukung oleh berlanjutnya peningkatan aliran masuk
                   modal asing, sejalan dengan meredanya ketidakpastian pasar keuangan global,
                   persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional, dan imbal hasil
                   investasi di aset keuangan domestik yang tetap menarik.


                                         Gambar 3 Grafik Neraca Perdagangan




                       Sumber: Bank Indonesia




                                                                                                   37
Page 40
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                            Gambar 4 Grafik Cadangan Devisa




                   Sumber: Bank Indonesia


                   Nilai Tukar Rupiah


                   Nilai tukar Rupiah pada September 2024 (hingga 17 September 2024) menguat
                   menjadi Rp15.330/USD atau menguat 0,78% dibandingkan dengan posisi akhir
                   Agustus 2024. Penguatan Rupiah ini tercatat lebih tinggi dibandingkan apresiasi
                   mata uang regional seperti Won Korea dan Rupee India yang menguat sebesar 0,32%
                   dan 0,13%. Dengan perkembangan tersebut, apabila dibandingkan dengan level
                   akhir Desember 2023, nilai tukar Rupiah juga terapresiasi sebesar 0,40%, lebih baik
                   dibandingkan dengan dinamika mata uang regional seperti Rupee India dan Won
                   Korea yang masing-masing masih mengalami depresiasi sebesar 0,66% dan 3,41%.


                                        Gambar 5 Grafik Rupiah vs Negara Kawasan




                              Sumber: Bank Indonesia




                                                                                                   38
Page 41
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   Inflasi


                                       Gambar 6 Grafik Inflasi IHK dan Komponen




                         Sumber: Bank Indonesia


                                             Gambar 7 Inflasi IHK di Provinsi




                   Sumber: Bank Indonesia


                   Inflasi tetap rendah dan terjaga dalam kisaran sasaran 2,5±1%. Inflasi Indeks Harga
                   Konsumen (IHK) tercatat rendah di seluruh komponen sehingga mencapai 2,12%
                   (yoy) pada Agustus 2024. Inflasi inti tercatat sebesar 2,02% (yoy), sementara inflasi
                   volatile food (VF) terus menurun menjadi 3,04% (yoy), dari level bulan sebelumnya
                   3,63% (yoy). Penurunan inflasi VF tercatat di sebagian besar wilayah Indonesia,
                   didukung oleh peningkatan pasokan pangan seiring berlanjutnya musim panen,
                   serta eratnya sinergi pengendalian inflasi TPIP/TPID melalui GNPIP. Ke depan, Bank
                   Indonesia meyakini inflasi IHK tetap terkendali dalam sasarannya. Inflasi inti
                   diprakirakan terjaga seiring ekspektasi inflasi yang terjangkar dalam sasaran,
                   kapasitas perekonomian yang masih besar dan dapat merespons permintaan



                                                                                                     39
Page 42
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   domestik, imported inflation yang terkendali sejalan dengan kebijakan stabilisasi
                   nilai tukar Rupiah Bank Indonesia, serta dampak positif berkembangnya digitalisasi.
                   Inflasi VF diprakirakan terkendali didukung oleh sinergi pengendalian inflasi Bank
                   Indonesia dan Pemerintah Pusat dan Daerah. Ke depan, Bank Indonesia terus
                   berkomitmen memperkuat efektivitas kebijakan moneter guna menjaga inflasi
                   tahun 2024 dan 2025 terkendali dalam sasaran 2,5±1%.


           3.2.2   Kondisi Industri


                   Secara umum, kegiatan pelabuhan terdiri dari bongkar muat barang, kunjungan
                   kapal, dan keberangkatan serta kedatangan penumpang, untuk pelayaran dalam
                   negeri maupun luar negeri.


                   Dibandingkan tahun 2022, volume bongkar muat barang untuk pelayaran dalam
                   negeri pada 2023 mengalami penurunan sebesar 0,47% untuk bongkar dan
                   meningkat 3,27% untuk muat barang. Sementara itu pada pelayaran luar negeri,
                   volume bongkar muat barang masing-masing mengalami peningkatan sebesar
                   17,94% dan 10,00%.


                   Kunjungan kapal di pelabuhan Indonesia pada tahun 2023 mencapai 984,57 ribu
                   unit atau naik 10,07% dibanding tahun 2022. Dengan volume total 1.968,89 juta
                   gros tonase (GT), maka rata-rata GT kapal yang berkunjung ke pelabuhan di
                   Indonesia mencapai 2,00 ribu GT atau turun 3,38% dibanding tahun 2022.


                      Tabel 7 Kunjungan Kapal dari Dalam Negeri dan Luar Negeri di 25 Pelabuhan
                                                      Strategis, 2022-2023
                                                                              Unit                (000) GT
                                 Provinsi             Pelabuhan
                                                                       2022          2023     2022       2023
                     1.   Aceh                  1.    Lhokseumawe        465           397      1.947         1.898
                     2.   Sumatera Utara        2.    Belawan           3.638         3.900    39.119        39.103
                     3.   Sumatera Barat        3.    Teluk Bayur       1.854         1.886    11.609        12.101
                     4.   Riau                  4.    Dumai             3.618         3.722    34.012        37.137
                                                5.    Pekanbaru         1.569         1.708      618           673
                     5.   Sumatera Selatan      6.    Palembang         6.131         7.067    19.606        22.746
                     6.   Lampung               7.    Panjang           5.598         3.233    33.443        32.991
                     7.   Kepulauan Riau        8.    Tanjung Pinang   17.612        20.009     4.064         4.690
                                                9.    Batam            72.541        99.624    45.183        47.270
                     8.   DKI Jakarta           10.   Tanjung Priok    13.454        13.679   138.279    146.384
                     9.   Jawa Tengah           11.   Tanjung Emas      3.720         3.983    26.791        27.773
                    10.   Jawa Timur            12.   Tanjung Perak    12.832        13.692   100.425    118.126
                    11.   Banten                13.   Banten           18.571        18.265   120.614    132.637
                    12.   Bali                  14.   Benoa             1.011         2.285     2.819         5.789
                    13.   Nusa Tenggara Timur   15.   Tenau             1.018          361      2.305          537
                    14.   Kalimantan Barat      16.   Pontianak         2.454         2.719     6.880        13.706
                    15.   Kalimantan Selatan    17.   Banjarmasin      40.559        32.962   143.875    139.248
                    16.   Kalimantan Timur      18.   Balikpapan       11.761        12.662    76.955        89.263
                                                19.   Samarinda        26.204        23.273    53.766        71.489




                                                                                                               40
Page 43
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                                                             Unit                   (000) GT
                             Provinsi                    Pelabuhan
                                                                      2022           2023       2022        2023
                    17.   Sulawesi Utara           20.   Bitung        2.973          2.926     11.440         12.819
                    18.   Sulawesi Selatan         21.   Makassar      4.263          4.803     33.488         36.865
                    19.   Maluku                   22.   Ambon         3.335          3.247     17.183         16.370
                    20.   Papua Barat              23.   Sorong        1.982           953      14.066          7.900
                    21.   Papua                    24.   Jayarura       609            638       3.959          4.322
                                                   25.   Biak           930           1.062      3.415          4.053
                    Total 25 Pelabuhan Strategis                     258.703        279.057    945.861    1.025.890
                    Total Seluruh Pelabuhan                          894.480        984.569   1.851.225   1.968.888


                   Pelabuhan Strategis


                   Sebagian besar kegiatan Pelabuhan dilakukan di 25 pelabuhan strategis yang
                   terletak di 21 provinsi. Kegiatan Pelabuhan tersebut mencakup kegiatan angkutan
                   barang dan penumpang untuk pelayaran dalam negeri maupun pelayaran luar
                   negeri. Pelabuhan strategis terdiri dari Pelabuhan Lhokseumawe, Belawan, Teluk
                   Bayur, Dhumai, Pekanbaru, Palembang, Panjang, Tanjung Pinang, Batam, Tanjung
                   Priok, Tanjung Emas, Tanjung Perak, Banten, Benoa, Tenau, Pontianak, Banjarmasin,
                   Balikpapan, Samarinda, Bitung, Makassar, Ambon, Sorong, Jayapura dan Biak.


                   Pada tahun 2023, Komposisi bongkar dan muat barang dalam negeri di 25
                   pelabuhan strategi terhadap total masing-masing mencapai 40,34% dan 17,91%.
                   Sedangkan komposisi bongkar dan muat barang luar negeri di Pelabuhan strategis
                   barang luar negeri di Pelabuhan strategis masing-masing mencapai 74,12% dan
                   28,41%.


                   Dalam tabel, ditunjukkan perkembangan volume muat dan bongkar barang
                   pelayaran dalam negeri di 25 pelabuhan strategis tahun 2022 dan 2023. Di antara
                   25 pelabuhan tersebut, terdapat empat Pelabuhan utama yaitu Pelabuhan Belawan,
                   Tanjung Priok, Tanjung Perak dan Makassar yang perlu dicermati.


                   Total volume barang dimuat pada pelayaran dalam negeri di 25 pelabuhan strategis
                   pada tahun 2023 mengalami peningkatan sebesar 4,48% dibanding tahun 2022.
                   Peningkatan volume muat barang terjadi di tiga pelabuhan utama. Pelabuhan
                   Tanjung Priok, Tanjung Perak, dan Makassar, mengalami peningkatan volume muat
                   barang masing-masing sebesar 4,70%, 3,68% dan 4,31%.


                   Peningkatan volume barang dimuat juga terjadi di Dumai (7,73%), Panjang (59,50%),
                   Tanjung Pinang (50,85%), Batam (87,12%), Benoa (1.833,33%), Tenau Kupang
                   (25,60%), Pontianak (15,37%), Banjarmasin (6,44%), Balikpapan (7,16%), Samarinda
                   (93,26%), Bitung (16,16%), Ambon (2,50%), dan Jayapura (71,69%).




                                                                                                                 41
Page 44
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                         Tabel 8 Muat Barang Dalam Negeri di 25 Pelabuhan Strategis (000 ton)
                                                                                       Muat
                                      Provinsi                Pelabuhan
                                                                               2022           2023
                         1.    Aceh                     26.   Lhokseumawe             83             54
                         2.    Sumatera Utara           27.   Belawan             3.314         3.167
                         3.    Sumatera Barat           28.   Teluk Bayur         3.629         2.215
                         4.    Riau                     29.   Dumai                   660            711
                                                        30.   Pekanbaru                 -              -
                         5.    Sumatera Selatan         31.   Palembang           1.251         1.170
                         6.    Lampung                  32.   Panjang             1.349         2.153
                         7.    Kepulauan Riau           33.   Tanjung Pinang          118            178
                                                        34.   Batam               1.731         3.239
                         8.    DKI Jakarta              35.   Tanjung Priok      14.093        14.755
                         9.    Jawa Tengah              36.   Tanjung Emas            232            165
                         10.   Jawa Timur               37.   Tanjung Perak      13.142        13.625
                         11.   Banten                   38.   Banten             11.104        10.450
                         12.   Bali                     39.   Benoa                    3             58
                         13.   Nusa Tenggara Timur      40.   Tenau                   125            157
                         14.   Kalimantan Barat         41.   Pontianak           1.321         1.524
                         15.   Kalimantan Selatan       42.   Banjarmasin         3.416         3.636
                         16.   Kalimantan Timur         43.   Balikpapan          1.146         1.228
                                                        44.   Samarinda           1.143         2.209
                         17.   Sulawesi Utara           45.   Bitung                  959       1.114
                         18.   Sulawesi Selatan         46.   Makassar            3.894         4.062
                         19.   Maluku                   47.   Ambon                   280            287
                         20.   Papua Barat              48.   Sorong                  200            128
                         21.   Papua                    49.   Jayapura                332            570
                                                        50.   Biak                    537            76
                         Total 25 Pelabuhan Strategis                            64.062        66.931
                         Total Seluruh Pelabuhan                                361.969       373.808
                       Sumber: BPS


                   Volume bongkar barang dalam negeri di 25 pelabuhan strategis pada tahun 2023
                   mengalami penurunan sebesar 6,52% dibanding tahun 2022. Jika dirinci menurut
                   empat Pelabuhan utama, penurunan terjadi di Pelabuhan Tanjung Perak sebesar
                   0,39%. Pelabuhan lain yang mengalami penurunan volume bongkar barang yaitu
                   Pelabuhan Teluk Bayur (36,94%), Palembang (10,84%), Panjang (14,28%), Tanjung
                   Emas (0,56%), Banten (18,98%), Ambon (0,84%), Sorong (27,10%), Jayapura (48,77%),
                   dan Biak (83,76%).


                   Sementara itu terdapat beberapa Pelabuhan yang mengalami peningkatan volume
                   bongkar barang yaitu Pelabuhan Lhokseumawe (19,75%), Dumai (3,41%), Tanjung
                   Pinang (27,51%), Batam (5,46%), Benoa (62,85%), Tenau Kupang (6,06%), Pontianak
                   (11,79%), Banjarmasin (6,97%), Balikpapan (8,75%), Samarinda (8,01%), dan Bitung
                   (8,52%).




                                                                                                           42
Page 45
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   Tabel 9 Bongkar Barang Dalam Negeri di 25 Pelabuhan Strategis (000 ton), 2022-
                                                            2023
                                                                                    Bongkar
                                    Provinsi                Pelabuhan
                                                                           2022               2023
                      1.    Aceh                    51.   Lhokseumawe              319               382
                      2.    Sumatera Utara          52.   Belawan                 7.892         8.878
                      3.    Sumatera Barat          53.   Teluk Bayur             3.801         2.397
                      4.    Riau                    54.   Dumai                   1.877         1.941
                                                    55.   Pekanbaru                   -                -
                      5.    Sumatera Selatan        56.   Palembang               1.208         1.077
                      6.    Lampung                 57.   Panjang                 2.010         1.723
                      7.    Kepulauan Riau          58.   Tanjung Pinang           567               723
                                                    59.   Batam                   8.521         8.986
                      8.    DKI Jakarta             60.   Tanjung Priok          13.881        16.029
                      9.    Jawa Tengah             61.   Tanjung Emas            4.086         4.063
                      10.   Jawa Timur              62.   Tanjung Perak          17.758        17.688
                      11.   Banten                  63.   Banten                 60.163        48.744
                      12.   Bali                    64.   Benoa                    716          1.166
                      13.   Nusa Tenggara Timur     65.   Tenau                    297               315
                      14.   Kalimantan Barat        66.   Pontianak               1.807         2.020
                      15.   Kalimantan Selatan      67.   Banjarmasin             3.358         3.592
                      16.   Kalimantan Timur        68.   Balikpapan              1.658         1.803
                                                    69.   Samarinda               4.194         4.530
                      17.   Sulawesi Utara          70.   Bitung                  2.442         2.650
                      18.   Sulawesi Selatan        71.   Makassar                4.707         4.923
                      19.   Maluku                  72.   Ambon                    829               822
                      20.   Papua Barat             73.   Sorong                   668               487
                      21.   Papua                   74.   Jayapura                1.999         1.024
                                                    75.   Biak                     825               134
                     Total 25 Pelabuhan Strategis                              145.583*       136.097
                     Total Seluruh Pelabuhan                                   338.900*       337.314
                    Sumber: BPS


                   Secara umum, Perkembangan kegiatan bongkar muat barang dalam negeri pada
                   periode 2009—2023 sejalan dengan perkembangan kegiatan bongkar muat barang
                   luar negeri. Pada Periode 2009—2023, kegiatan bongkar muat barang dalam negeri
                   maupun luar negeri menunjukkan perkembangan yang cukup fluktuatif. Volume
                   bongkar barang dalam negeri berkisar antara 221,68 juta ton hingga 410,06 juta
                   ton, sementara itu volume bongkar muat barang luar negeri berada pada kisaran
                   44,92 juta ton hingga 144,64 juta ton untuk bongkar barang dan pada kisaran
                   145,12 juta ton hingga 510,70 juta ton untuk muat barang.




                                                                                                           43
Page 46
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                        Gambar 8 Perkembangan Bongkar Muat Barang Pelayaran Dalam Negeri di
                                     Pelabuhan Indonesia (000 ton), 2009—2023




                   Sumber: BPS


                   Gambar 9 Perkembangan Bongkar Muat Barang Pelayaran Luar Negeri di Pelabuhan
                                          Indonesia (000 ton), 2009—2023




                   Sumber: BPS


                   Selama Januari–September 2024, jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri
                   mencapai 19,4 juta orang atau naik 27,17% dibanding periode yang sama tahun
                   2023. Peningkatan jumlah penumpang terjadi di seluruh pelabuhan utama yang
                   diamati, yaitu Pelabuhan Belawan sebesar 21,06%, Balikpapan sebesar 11,52%,
                   Makassar sebesar 11,09%, Tanjung Perak sebesar 9,74%, dan Tanjung Priok sebesar
                   8,60%.    Sementara itu, jumlah barang yang diangkut pada September 2024
                   mencapai 33,1 juta ton atau naik 1,12% dibanding bulan sebelumnya. Peningkatan
                   jumlah barang yang diangkut terjadi di Pelabuhan Balikpapan sebesar 12,41% dan
                   Tanjung Priok sebesar 0,29%. Sebaliknya, penurunan jumlah barang yang diangkut
                   terjadi di Pelabuhan Panjang sebesar 20,71%, Makassar sebesar 8,07%, dan Tanjung
                   Perak sebesar 6,78%. Jumlah barang yang diangkut selama Januari–September 2024
                   mencapai 276,7 juta ton atau naik 0,04% dibanding periode yang sama tahun 2023.



                                                                                                44
Page 47
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   Peningkatan jumlah barang yang diangkut terjadi di Pelabuhan Balikpapan sebesar
                   32,76%, Tanjung Priok sebesar 10,86%, Tanjung Perak sebesar 5,54%, dan Makassar
                   sebesar 3,44%. Sebaliknya, penurunan jumlah barang yang diangkut terjadi di
                   Pelabuhan Panjang sebesar 3,59%


                     Tabel 10 Perkembangan Barang Angkutan Laut Dalam Negeri, September 2024




                   Sumber: BPS


                   Ekspor dan Impor Moda Transportasi Laut


                   Ekspor Indonesia pada tahun 2023 mencapai US$258,77 miliar atau turun 11,28%
                   dibanding tahun 2022. Sebanyak 94,86% dari total nilai ekspor Indonesia tahun
                   2023 dimuat dengan menggunakan moda transportasi laut. Jika dibandingkan
                   tahun 2022 nilai turun 11,91%, namun berat ekspornya naik sebesar 8,73%
                   mencapai 697.623,7 ribu ton.


                    Gambar 10 Kontribusi Nilai Ekspor menurut Moda Transportasi, 2022 dan 2023




                                    Sumber: BPS


                   Secara garis besar, ekspor Indonesia terbagi menjadi dua jenis komoditas, yaitu
                   migas dan nonmigas. Komoditas nonmigas memiliki peranan sebesar 94,52% dan
                   mencapai nilai US$ 275,69 miliar terhadap total nilai ekspor tahun 2022, sedangkan


                                                                                                  45
Page 48
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   komoditas migas memiliki peranan sebesar 5,48% dan nilainya mencapai US$16,00
                   miliar. Dilihat dari pertumbuhannya nilai ekspor migas dan nonmigas tahun 2023
                   masing-masing mengalami penurunan yaitu sebesar 0,48% atau dari US$15.998,2
                   juta menjadi US$15.921,9 juta dan 11,91% atau dari US$275.691,4 juta menjadi
                   US$242.852,5 juta jika dibandingkan tahun sebelumnya. Moda transportasi dari
                   komoditas nonmigas yang mengalami penurunan yaitu moda transportasi laut
                   sebesar 12,79% atau dari nilai US$265.702,2 juta menjadi US$231.718,7 juta.


                   Komoditas ekspor migas Indonesia sebagian besar diangkut menggunakan moda
                   transportasi laut. Nilai ekspor migas yang diangkut dengan moda transportasi laut
                   pada tahun 2023 tercatat sebesar US$13,75 miliar (86,37%) atau mengalami
                   kenaikan sebesar 6,17% dibandingkan tahun 2022. Sedangkan berat ekspor migas
                   yang melalui moda transportasi laut naik 19,50% dari 19.446,2 ribu ton tahun 2022
                   menjadi 23.238,4 ribu ton tahun 2023. Negara tujuan utama ekspor migas yang
                   menggunakan moda transportasi laut pada tahun 2023 adalah Tiongkok sebesar
                   US$2,61 miliar dengan berat 4,5 juta ton, Malaysia sebesar US$2,16 miliar dengan
                   berat 3,5 juta ton dan Singapura sebesar US$2,09 miliar dengan berat 3,8 juta ton.


                   Gambar 11 Komposisi Ekspor Komoditas Migas menurut Moda Transportasi, 2022
                                                         dan 2023




                                    Sumber: BPS


                   Ekspor komoditas nonmigas melalui moda transportasi laut tercatat US$231,72
                   miliar pada tahun 2023, mengalami penurunan sebesar 12,79% dibandingkan tahun
                   sebelumnya. Berbeda dengan nilainya, berat ekspor komoditas nonmigas melalui
                   moda transportasi laut mengalami kenaikan 8,39% dari 622.185,4 ribu ton pada
                   tahun 2022 menjadi 674.385,3 ribu ton pada tahun 2023. Negara tujuan utama
                   ekspor nonmigas dengan moda transportasi laut pada tahun 2023 antara lain
                   Tiongkok sebesar US$61,56 miliar dengan berat 259,9 juta ton, Amerika Serikat
                   sebesar US$22,34 miliar dengan berat 6,1 juta ton, dan India sebesar US$19,62
                   miliar dengan berat 121,6 juta ton.




                                                                                                  46
Page 49
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                    Gambar 12 Kontribusi Nilai Ekspor Nonmigas menurut Moda Transportasi, 2022
                                                      dan 2023




                    Sumber: BPS


                   Selama tahun 2023 total impor Indonesia mengalami penurunan 6,55%, dari
                   US$237.447,1 juta menjadi US$221.886,2 juta. Transportasi laut masih menjadi
                   moda utama dalam kegiatan pengangkutan barang impor. Sebanyak 90,66% barang
                   impor Indonesia masuk menggunakan moda transportasi laut atau senilai
                   US$201.151,5 juta. Nilai tersebut mengalami penurunan 6,82% dibandingkan tahun
                   2022. Meskipun nilai impornya mengalami penurunan namun berat barang impor
                   melalui laut justru meningkat 8,28% dibandingkan tahun sebelumnya.


                   Tabel 11 Impor Menurut Moda Transportasi (berat: 000 ton; nilai: juta US$), 2022
                                                      dan 2023




                           Sumber: BPS


                   Impor minyak dan gas bumi (migas) selama tahun 2023 senilai US$35.830,5 juta,
                   mengalami penurunan 11,35% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara
                   beratnya justru mengalami peningkatan sebesar 9,22%. Hal ini mencerminkan
                   adanya penurunan harga migas di pasar internasional. Sebagian besar komoditas
                   migas diangkut menggunakan moda transportasi laut dengan peranan 99,97% dari
                   total impor migas 2023 atau senilai US$35.819,3 juta.




                                                                                                 47
Page 50
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                    Tabel 12 Impor Menurut Jenis dan Moda Transportasi (berat: 000 ton; nilai: juta
                                                    US$), 2022 dan 2023




                      Sumber: BPS


                   Senada dengan komoditas migas, perkembangan impor nonmigas memiliki arah
                   yang    serupa.   Impor   nonmigas   tahun   2023        mengalami   penurunan   5,57%
                   dibandingkan tahun sebelumnya, dengan nilai US$186.055,7 juta atau berperan
                   83,85%. JIka nilainya mengalami penurunan, berat impornya justru mengalami
                   peningkatan sebesar 7,63%. Peningkatan berat ini dipicu oleh peningkatan berat
                   impor    menggunakan      moda    transportasi   laut.    Impor   menggunakan    moda
                   transportasi laut selama tahun 2023 senilai US$165.332,2 juta atau sebesar 88,86%
                   dari total impor nonmigas. Nilai tersebut menurun 5,85% dibandingkan tahun
                   sebelumnya.


                   Aktivitas impor Indonesia tahun 2023 sebagaimana tahun sebelumnya masih
                   bergantung pada beberapa pelabuhan utama di Pulau Jawa. Kegiatan impor barang
                   di kawasan Indonesia Timur umumnya masuk melalui pelabuhan di Jakarta,
                   Surabaya, ataupun Batam. Pelabuhan laut masih menjadi sarana utama penunjang
                   perdagangan internasional di Indonesia. Hal ini merupakan hal yang wajar karena
                   Indonesia merupakan negara maritim sehingga memiliki banyak pelabuhan laut
                   yang menjadi pintu keluar-masuk barang ekspor maupun impor. Pada 2023
                   pelabuhan Tanjung Priok masih menjadi pelabuhan laut utama masuknya barang
                   impor dibandingkan pelabuhan lainnya.


                   Seiring dengan penurunan impor pada tahun 2023, masing-masing pelabuhan
                   bongkar utama juga mengalami penurunan nilai impor, kecuali Tanjung Perak dan
                   Batu Ampar. Kegiatan bongkar barang impor Indonesia sebagian besar masih



                                                                                                      48
Page 51
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   bertumpu pada pelabuhan utama Tanjung Priok. Tahun 2023 nilai impor Indonesia
                   yang dibongkar di Pelabuhan Tanjung Priok mencapai 37,36% atau senilai
                   US$82.894,1 juta. Nilai tersebut menurun 7,32% dibandingkan tahun sebelumnya.
                   Pelabuhan bongkar utama selanjutnya adalah Pelabuhan Tanjung Perak dengan nilai
                   US$18.998,4 juta atau 8,56%, meningkat 2,83% dari tahun sebelumnya.


                    Gambar 13 Impor Indonesia Menurut Pelabuhan Bongkar Utama (juta US$), 2022
                                                       dan 2023




                           Sumber: BPS


           3.3     Analisis Operasional dan Prospek Perusahaan


                   MBSS didirikan berdasarkan Akta Notaris Darbi, S.H., No. 107, tanggal 24 Maret
                   1996. Akta tersebut telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia
                   dalam surat keputusan No. C2-10.152.HT.01.01.Th.96, tanggal 6 November 1996.
                   Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
                   berdasarkan Akta Notaris No. 5, tanggal 10 Juni 2024, dibuat di hadapan Engawati
                   Gazali, S.H., Notaris di Jakarta, terkait perubahan susunan Dewan Komisaris dan
                   Direksi. Akta tersebut telah diterima dan dicatat kepada Kementerian Hukum dan
                   Hak Asasi Manusia No. AHU-AH.01.09-0214456 Tahun 2024, tanggal 14 Juni 2024.


                   Kegiatan usaha utama Perseroan yang telah dijalankan saat ini adalah angkutan laut
                   dalam negeri untuk barang umum, angkutan laut dalam negeri untuk barang khusus
                   dan aktivitas penunjang pertambangan dan penggalian lainnya. Perusahaan mulai
                   beroperasi secara komersial pada tahun 1994.


                   MBSS merupakan sebuah Perseroan Terbatas (PT) berstatus perusahaan terbuka
                   (public company) sejak tahun 2011. Kinerja operasional MBSS dari 2019 hingga
                   September 2024 menunjukkan tren fluktuatif, meningkat pada 2021—2022 seiring
                   lonjakan permintaan batu bara, tetapi menurun pada 2020, 2023, dan hingga
                   September 2024 akibat penurunan volume pengangkutan dan armada.



                                                                                                  49
Page 52
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           3.4     Alasan dan Latar Belakang Transaksi


                   ➢   Alasan MBSS melakukan Transaksi yaitu dalam rangka memberikan dukungan
                       dana untuk modal kerja.
                   ➢   Latar belakang atas transaksi ini yaitu MBSS melihat perkembangan industri
                       marine shipping yang baik untuk mendukung perputaran dan pergerakan
                       ekonomi nasional. Khususnya kebijakan yang berkaitan dengan sektor logistik
                       nasional demi terwujudnya keadilan logistik bagi seluruh rakyat Indonesia.


           3.5     Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif


                   Keuntungan yang bersifat kualitatif adalah adanya pendapatan bunga MBSS sebagai
                   imbalan pemberian pinjaman.


                   Tidak terdapat kerugian yang bersifat kualitatif atas adanya transaksi.


           3.6     Analisis Dampak leverage pada Keuangan


                   Analisis dampak leverage pada keuangan MBSS dilakukan dengan menggunakan
                   rasio solvabilitas yaitu debt to asset ratio (DAR) dan debt to equity ratio (DER).
                   Selama tahun 2019 sampai dengan 30 September 2024, rata-rata DAR MBSS adalah
                   sebesar 14,01%, dengan DAR pada 30 September 2024 sebesar 14,67%, yang artinya
                   bahwa utang MBSS dapat dipenuhi oleh aset MBSS. Sementara itu, rata-rata DER
                   adalah sebesar 16,75%, dengan DER pada 30 September 2024 sebesar 17,20%, yang
                   artinya bahwa utang MBSS dapat dipenuhi oleh ekuitas.


                   Analisis dampak leverage MBSS di masa yang akan datang terkait dengan Transaksi
                   pemberian pinjaman MASS kepada GAA dari hasil proyeksi DAR dan DER adalah
                   sebagai berikut:


                                               Tabel 13 Proyeksi DAR dan DER
                       Keterangan       2024        2025     2026     2027     2028    2029    Rata-rata

                    DER                  12,82%      8,88%   5,56%    2,67%    2,02%   1,85%      5,63%
                    DAR                  11,36%      8,16%   5,26%    2,60%    1,98%   1,82%      5,20%


                   Berdasarkan hasil proyeksi dengan dilakukannya transaksi, DAR dan DER lebih
                   rendah dibandingkan dengan rata-rata historisnya.

                   Analisis dampak leverage juga dapat dilakukan dengan membandingkan DAR dan
                   DER dengan perusahaan pada bidang aktivitas marine shipping.




                                                                                                     50
Page 53
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                       Tabel 14 Perbandingan DER dan DAR dengan Perusahaan Publik pada Industri
                                                             Sejenis
                          DER              30/09/2024     2023     2022         2021     2020     2019     Rata-rata
            PT Dana Brata Luhur Tbk                6,8%     5,9%        23,5%    21,5%    27,3%    36,3%     20,21%
            PT Batulicin Nusantara
                                                  12,8%    20,5%        56,9%    54,8%    95,8%   185,4%     71,04%
            Maritim Tbk
            PT Pelayaran Nelly Dwi Putri
                                                  20,4%    13,6%        11,9%    12,4%    13,9%    14,2%     14,38%
            Tbk
            PT Jasa Armada Indonesia Tbk          21,8%    22,7%        24,4%    23,5%    29,0%    18,5%     23,31%
            PT Buana Lintas Lautan Tbk         138,0%     154,4%       216,5%   441,4%   136,6%    94,6%    196,93%
            PT Trans Power Marine Tbk             63,6%    26,9%        20,9%    28,8%    34,7%     9,8%     30,79%
            PT IMC Pelita Logistik Tbk            29,0%    20,9%        23,0%    40,6%    55,3%    61,7%     38,42%
            PT Pelayaran Nasional Ekalya
                                                  40,0%    26,4%        14,4%    22,3%    23,1%    22,4%     24,77%
            Purnamasari Tbk


                          DAR              30/09/2024     2023     2022         2021     2020     2019     Rata-rata
            PT Dana Brata Luhur Tbk               6,34%    5,54%       19,06%   17,71%   21,42%   26,62%     16,12%
            PT Batulicin Nusantara
                                               11,38%     17,00%       36,28%   35,39%   48,92%   64,96%     35,66%
            Maritim Tbk
            PT Pelayaran Nelly Dwi Putri
                                               16,93%     11,94%       10,66%   11,01%   12,19%   12,41%     12,52%
            Tbk
            PT Jasa Armada Indonesia Tbk       17,88%     18,50%       19,60%   19,01%   22,48%   15,63%     18,85%
            PT Buana Lintas Lautan Tbk         57,99%     60,69%       68,40%   81,53%   57,73%   48,63%     62,49%
            PT Trans Power Marine Tbk          38,86%     21,19%       17,28%   22,36%   25,79%    8,96%     22,41%
            PT IMC Pelita Logistik Tbk         22,48%     17,29%       18,67%   28,89%   35,62%   38,15%     26,85%
            PT Pelayaran Nasional Ekalya
                                               24,17%     20,89%       12,58%   18,23%   18,80%   18,32%     18,83%
            Purnamasari Tbk


                          Dari tabel di atas, rata-rata proyeksi DER MBSS adalah sebesar 5,63% dan DAR
                          sebesar 5,20%. Sedangkan untuk perusahaan terbuka pada bidang aktivitas
                          marine shipping, dengan rata-rata DER dan DAR adalah sebagai berikut:
                           -    PT Dana Brata Luhur Tbk, diperoleh rata-rata DER sebesar 20,21% dan DAR
                                sebesar 16,12%;
                           -    PT Batulicin Nusantara Maritim Tbk, diperoleh rata-rata DER sebesar
                                71,04% dan DAR sebesar 35,66%;
                           -    PT Pelayaran Nelly Dwi Putri Tbk, diperoleh rata-rata DER sebesar 14,38%
                                dan DAR sebesar 12,52%;
                           -    PT Jasa Armada Indonesia Tbk, diperoleh rata-rata DER sebesar 23,31% dan
                                DAR sebesar 18,85%;
                           -    PT Buana Lintas Lautan Tbk, diperoleh rata-rata DER sebesar 196,93% dan
                                DAR sebesar 62,49%;
                           -    PT Trans Power Marine Tbk, diperoleh rata-rata DER sebesar 30,79% dan
                                DAR sebesar 22,41%;
                           -    PT IMC Pelita Logistik Tbk, diperoleh rata-rata DER sebesar 38,42% dan
                                DAR sebesar 26,85%; dan



                                                                                                     51
Page 54
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                        -    PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk, diperoleh rata-rata DER
                             sebesar 24,77% dan DAR sebesar 18,83%.


                       Berdasarkan rasio di atas, posisi DER dan DAR MBSS cenderung berada di bawah
                       kisaran DER perusahaan pembanding yang bergerak pada bidang aktivitas
                       marine shipping.

           3.7     Analisis Dampak Likuiditas pada Keuangan Perusahaan


                   Berikut adalah kinerja likuiditas Keuangan MBSS secara historis yang tercermin pada
                   current ratio dan quick ratio

                                        Tabel 15 Working Capital to Total Assets Ratio
                                                                                                           Rata-
                      Keterangan      30/09/2024       2023      2022       2021      2020       2019
                                                                                                            rata
                    Current Ratio       1533,12%   1298,29%     705,52%    741,95%   210,86%    371,20%   810,16%
                    Quick Ratio         1502,97%   1265,58%     677,37%    635,13%   185,39%    336,91%   767,23%


                   Analisis Dampak Likuiditas Keuangan MBSS di masa yang akan datang terkait
                   dengan Transaksi atas perolehan pinjaman dari hasil proyeksi current ratio dan
                   quick ratio adalah sebagai berikut:

                                       Tabel 16 Proyeksi Working Capital to Total Assets Ratio
                     Keterangan      2024       2025          2026        2027       2028       2029      Rata-rata

                    Current Ratio   1276,87%   1407,94%   1521,81%   3230,09%      4837,21%    6377,26%   3108,53%
                    Quick Ratio     1251,70%   1382,74%   1496,43%   3180,92%      4772,91%    6312,42%   3066,19%


                   Berdasarkan hasil proyeksi dengan dilakukannya transaksi, current ratio dan quick
                   ratio lebih tinggi bila dibandingkan dengan kondisi historisnya, sehingga pada
                   kondisi historis kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban jangka pendek
                   lebih baik dibandingkan dengan rata-rata proyeksi.

           3.8     Dampak Keuangan Atas Transaksi yang Dibiayai jika Mengalami Kegagalan


                   Dampak keuangan atas transaksi yang dibiayai mengalami kegagalan adalah MBSS
                   tidak memperoleh pengembalian pinjaman dan pendapatan bunga dari GAA ke
                   MASS.




                                                                                                                   52
Page 55
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




             4          ANALISIS KUANTITATIF


             4.1        Penilaian atas Potensi Pendapatan, Aset, Liabilitas, dan Kondisi Keuangan
                        Perusahaan


             4.1.1      Penilaian Kinerja Historis

                        Berdasarkan data Laporan Keuangan yang kami peroleh, kondisi keuangan MBSS
                        adalah sebagai berikut:

                        Kinerja Posisi Keuangan


                        Kinerja Posisi Keuangan MBSS selama per 31 Desember 2019 sampai dengan 30
                        September 2024 adalah sebagai berikut:


                                                Tabel 17 Kinerja Posisi Keuangan MBSS
                                         2024
                                                        2023         2022         2021         2020             2019
                  Keterangan           September
                                       Rp. Juta*        US$           US$          US$          US$             US$
      ASET
      Aset Lancar
        Kas dan bank                   2.651.149     148.314.940   100.692.087   27.240.958   35.190.214   40.245.311
        Piutang usaha
             Pihak berelasi                8.890       1.875.701      736.461            -     3.728.721    2.012.919
             Pihak ketiga                123.879       7.736.435     6.025.940   10.810.308    8.364.242   10.375.019
        Piutang lain-lain                    318                                                 59.148           58.013
        Persediaan
             Bahan bakar                  16.911       1.588.776     1.818.657    1.386.410     723.548     1.513.982
             Suku cadang                  10.922        708.473       708.473     1.860.688    1.899.624         956.504
             Peralatan keselamatan         1.148         44.813              -           -            -                -
             Penyisihan penurunan
                 nilai persediaan         (1.719)      (111.535)             -           -            -                -
        Aset kontrak                       9.494        658.399       926.311      566.104      550.226                -
        Pajak dibayar di muka                435         28.648          1.361    1.129.405    1.085.285    1.159.172
        Uang muka dan biaya
          dibayar di muka lainnya          8.707       1.164.041     1.011.658    1.457.162    1.244.891    1.669.011
        Aset tidak lancar yang
          dimiliki untuk dijual            9.638               -             -           -      932.718                -
        Total Aset Lancar              2.839.773     162.008.691   111.920.948   44.451.035   53.778.617   57.989.931

      Aset Tidak Lancar
        Uang muka pembelian
          aset tetap                         100       4.409.301    13.058.450           -            -     1.047.608
        Aset Tetap
        Biaya Perolehan
        Pemilikan langsung
             Tanah                         2.547        165.187       165.187      165.187      165.187          165.187
             Bangunan dan
                 prasarana                 6.439        417.683      5.618.734    5.618.734    5.716.838    5.716.838
             Alat-alat pengangkutan        7.710        500.105       500.105      500.105      500.105          247.650



                                                                                                           53
Page 56
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                       2024
                                                        2023            2022            2021            2020              2019
               Keterangan           September
                                     Rp. Juta*           US$            US$             US$             US$               US$
           Kapal                     2.243.755       166.191.316     232.737.356     326.885.394     324.886.455      335.989.432
           Kendaraan                     7.967           516.779         532.971         630.371         921.598           968.394
           Peralatan kantor             21.751         1.392.429       1.343.472       1.342.886       1.333.871        1.260.434
           Aset dalam
             penyelesaian:
                   Kapal                 6.763           232.984         404.760         745.537               388      1.641.864
        Jumlah                       2.296.932       169.416.483     241.302.585     335.888.214     333.524.442      345.989.799


        Akumulasi penyusutan
        Pemilikan langsung
           Tanah
           Bangunan dan
             prasarana                  (3.201)         (192.136)     (3.444.699)     (3.196.856)     (2.984.517)      (2.698.600)
           Alat-alat pengangkutan       (7.497)         (448.648)       (397.778)       (346.614)       (280.670)         (207.533)
           Kapal                    (1.202.407)      (88.413.808)   (150.473.308)   (197.804.867)   (180.903.184)    (179.864.631)
           Kendaraan                    (6.162)         (364.132)       (459.620)       (613.913)       (866.470)         (860.793)
           Peralatan kantor            (20.997)       (1.342.159)     (1.306.034)     (1.277.888)     (1.250.767)      (1.220.090)
        Jumlah                      (1.240.264)      (90.760.883)   (156.081.439)   (203.240.138)   (186.285.608)    (184.851.647)


        Akumulasi penurunan
          nilai:
            Kapal                                -             -               -               -      (6.521.906)      (2.092.746)


        Nilai Buku                   1.056.668        78.655.600      85.221.146     132.648.076     140.716.928      159.045.406

        Aset hak guna
        Biaya perolehan
           Bangunan dan
             prasarana                  18.039         1.170.116               -               -                 -               -

        Akumulasi penyusutan
           Bangunan dan
             prasarana                  (6.150)         (226.920)              -               -                 -               -

        Nilai Buku                      11.888           943.196               -               -                 -               -

        Aset tidak lancar lainnya       12.415         1.051.323         793.328         539.974         363.515            52.485

        Total Aset Tidak Lancar      1.081.072        85.059.420      99.072.924     133.188.050     141.080.443      160.145.499


      TOTAL ASET                     3.920.844       247.068.111     210.993.872     177.639.085     194.859.060      218.135.430

      LIABILITAS DAN EKUITAS
      LIABILITAS JANGKA PENDEK
        Utang bank                               -             -               -               -       7.500.000                 -
        Utang usaha
           Pihak berelasi                2.896            73.907          66.362               -         305.098            49.772
           Pihak ketiga                 40.689         2.790.281       4.974.992       3.797.990       7.307.427        4.795.104
        Utang lain-lain
           Pihak berelasi                                                                                                    2.315
           Pihak ketiga                       37           1.831           5.488          29.749           2.742            83.515
        Utang pajak                      6.087           486.424       5.658.854         227.223         346.914           417.810


                                                                                                                     54
Page 57
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                        2024
                                                         2023         2022         2021          2020              2019
                Keterangan            September
                                      Rp. Juta*          US$           US$          US$           US$              US$
        Biaya yang masih harus
          dibayar                        21.152         1.563.124     2.522.526    1.936.113     1.957.538      1.840.231
        Uang muka dari pihak
          ketiga                          3.567          370.845              -            -             -                -
        Liabilitas jangka panjang
          yang jatuh tempo dalam
          satu tahun:
           Liabilitas sewa                3.399          208.348              -            -             -                -
           Utang bank                   107.401         6.983.840     2.635.286            -     8.084.466      8.128.303
           Utang pihak berelasi                   -             -             -            -             -          305.127

        Total Liabilitas Jangka
          Pendek                        185.228        12.478.600    15.863.508    5.991.075    25.504.185     15.622.177

      LIABILITAS JANGKA PANJANG
        Liabilitas jangka panjang -
          setelah dikurangi bagian
          yang jatuh tempo dalam
          satu tahun:
           Liabilitas sewa                8.869          742.300              -            -             -                -
           Utang bank                   259.832        21.949.491     8.109.363            -     9.441.272     17.441.272
           Utang pihak berelasi                                                                                 9.813.296
        Liabilitas imbalan kerja         19.604         1.082.934      912.372     2.541.025     3.108.338      3.377.866

        Total Liabilitas Jangka
          Panjang                       288.305        23.774.725     9.021.735    2.541.025    12.549.610     30.632.434


        TOTAL LIABILITAS                473.533        36.253.325    24.885.243    8.532.100    38.053.795     46.254.611


      EKUITAS
        Modal saham                     175.003        26.684.752    26.684.752   26.684.752    26.684.752     26.684.752
           PT Galley Adhika
             Arnawama                   144.377        22.014.841    22.014.841   22.014.841             -                -
           Suwantara Gotama               9.782         1.479.987     1.398.845            -             -                -
           PT Indika Energy
             Infrastructure                       -             -             -            -    12.881.608     12.881.608
           The China Navigation
             Co. Pte. Ltd                         -             -             -            -     7.932.949      7.932.949
           Lo Kheng Hong                          -             -             -            -     1.458.651      1.400.936
           Masyarakat                    20.843         3.189.924     3.271.066    4.669.911     4.411.544      4.469.259
        Tambahan modal disetor          361.670        33.628.706    33.628.706   33.628.706    33.628.706     33.628.706
        Komponen ekuitas lainnya           (812)        (103.661)     (170.987)   (3.546.417)   (3.700.361)    (3.815.530)
        Selisih kurs penjabaran
          laporan keuangan            1.357.367                 -             -            -             -                -
        Saldo laba
           Ditentukan
             penggunaannya                2.637          249.032       249.032       249.032       249.032          249.032
           Tidak ditentukan
             penggunaannya            1.533.534       149.203.742   124.581.256   99.477.263    87.977.903    103.183.658




                                                                                                              55
Page 58
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                      2024
                                                   2023           2022            2021              2020             2019
              Keterangan            September
                                    Rp. Juta*       US$            US$             US$               US$             US$
        Ekuitas yang dapat
          diatribusikan kepada
          pemilik entitas induk     3.429.399   209.662.571    184.972.759     156.493.336        144.840.032   159.930.618

        Kepentingan non-
          pengendali                   17.913     1.152.215       1.135.870     12.613.649         11.965.233    11.950.201

        TOTAL EKUITAS               3.447.311   210.814.786    186.108.629     169.106.985        156.805.265   171.880.819


      TOTAL LIABILITAS DAN
       EKUITAS                      3.920.844   247.068.111    210.993.872     177.639.085        194.859.060   218.135.430
    *) Pada tahun 2024, MBSS merubah pencatatan mata uang dalam Laporan keuangan menjadi Rupiah
    Sumber: Laporan Keuangan MBSS


                    Pada per 31 Desember 2019 sampai dengan 30 September 2024, aset MBSS tercatat
                    mengalami perkembangan sebagai berikut:


                    - Mulai tahun 2024 MBSS merubah pencatatan mata uang dalam Laporan keuangan
                        menjadi Rupiah. Total aset MBSS per 30 September 2024 adalah sebesar Rp3,92
                        triliun atau setara dengan US$259,01 juta (Kurs tengah Bank Indonesia tanggal
                        30 September 2024), yang mana nilai tersebut 4,83% lebih tinggi dari total aset
                        per 31 Desember 2023 yang sebesar US$247,07 juta.
                    - Total aset MBSS per 31 Desember 2023 adalah sebesar US$247,07 juta,
                        mengalami peningkatan sebesar 17,10% atau setara dengan US$36,07 juta dari
                        total aset per 31 Desember 2022 yang sebesar US$210,99 juta. Peningkatan ini
                        terutama disebabkan oleh peningkatan aset lancar seiring peningkatan kas dan
                        setara kas sebesar 47,30% dari US$100,69 juta menjadi US$148,31 juta.
                    - Total aset MBSS per 31 Desember 2022 adalah sebesar US$210,99 juta,
                        mengalami peningkatan sebesar 18,78% atau setara dengan US$33,35 juta dari
                        total aset per 31 Desember 2021 yang sebesar US$177,64 juta. Peningkatan ini
                        terutama disebabkan oleh peningkatan aset lancar seiring peningkatan kas dan
                        setara kas sebesar 269,63% dari US$27,24 juta menjadi US$100,69 juta.
                    - Total aset MBSS per 31 Desember 2021 adalah sebesar US$177,64 juta,
                        mengalami penurunan sebesar 8,84% atau setara dengan US$17,22 juta dari total
                        aset per 31 Desember 2020 yang sebesar US$194,86 juta. Penurunan ini
                        terutama disebabkan oleh penurunan kas dan setara kas sebesar 22,59% dari
                        US$35,19 juta menjadi US$27,24 juta karena MBSS melunasi seluruh utang
                        banknya. Serta adanya penurunan atas piutang usaha sebesar 10,61% menjadi
                        US$10,81 juta. Dari sisi aset tidak lancar, aset tetap menurun 5,73% dari
                        US$140,72 juta di tahun 2020 menjadi US$132,65 juta pada 2021 terutama
                        karena penjualan kapal yang sudah tua dan depresiasi.




                                                                                                                56
Page 59
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   - Total aset MBSS per 31 Desember 2020 adalah sebesar US$194,86 juta,
                      mengalami penurunan sebesar 10,67% atau setara dengan US$23,28 juta dari
                      total aset per 31 Desember 2019 yang sebesar US$218,14 juta. Penurunan ini
                      terutama disebabkan oleh penurunan kas dan setara kas sebesar 12,56% menjadi
                      US$35,19 juta pada tahun 2020 karena MBSS melunasi pinjaman kepada pihak
                      berelasi di akhir tahun 2020. Piutang usaha kepada pihak ketiga juga mengalami
                      penurunan sebesar 19,38% dari US$10,38 juta pada 2019 menjadi US$8,36 juta
                      pada 2020. Dari sisi aset tidak lancar, aset tetap menurun 11,52% dari US$159,05
                      juta pada tahun 2019 menjadi US$140,72 juta pada tahun 2020 terutama karena
                      penjualan kapal yang sudah tua dan depresiasi.


                 Pada per 31 Desember 2019 sampai dengan 30 September 2024, liabilitas MBSS
                 tercatat mengalami perkembangan sebagai berikut:


                   - Total liabilitas MBSS per 31 Maret 2024 adalah sebesar Rp473,53 miliar, atau
                      setara dengan US$31,28 juta (Kurs tengah Bank Indonesia tanggal 30 September
                      2024), yang mana nilai tersebut 13,72% lebih rendah dari total liabilitas per
                      31 Desember 2023 yang sebesar US$36,25 juta.
                   - Total liabilitas MBSS per 31 Desember 2023 adalah sebesar US$36,25 juta,
                      mengalami kenaikan sebesar 45,68% atau setara dengan US$11,37 juta dari total
                      liabilitas per 31 Desember 2022 yang sebesar US$24,89 juta. Hal tersebut
                      disebabkan oleh peningkatan liabilitas jangka panjang sebesar 163,53% dari
                      US$9,02 juta pada tahun 2022 menjadi US$23,77 juta pada tahun 2023.
                      Peningkatan tersebut terutama disebabkan fasilitas pinjaman baru dari PT Bank
                      Central Asia Tbk.
                   - Total liabilitas MBSS per 31 Desember 2022 adalah sebesar US$24,89 juta,
                      mengalami kenaikan sebesar 191,67% atau setara dengan US$16,35 juta dari
                      total liabilitas per 31 Desember 2021 yang sebesar US$8,53 juta. Hal tersebut
                      disebabkan oleh peningkatan liabilitas jangka pendek sebesar 164,79% dari
                      US$5,99 juta pada tahun 2021 menjadi US$15,86 juta pada tahun 2022, dan
                      peningkatan liabilitas jangka panjang sebesar 255,04% dari US$2,54 juta pada
                      tahun 2021 menjadi US$9,02 juta pada tahun 2022. Peningkatan tersebut
                      terutama disebabkan fasilitas pinjaman baru dari PT Bank Central Asia Tbk.
                   - Total liabilitas MBSS per 31 Desember 2021 adalah sebesar US$8,53 juta,
                      mengalami penurunan sebesar 77,58% atau setara dengan US$29,52 juta dari
                      total liabilitas per 31 Desember 2020 yang sebesar US$38,05 juta. Hal tersebut
                      terutama disebabkan oleh penurunan liabilitas jangka panjang sebesar 79,75%
                      dari US$12,55 juta pada 2020 menjadi US$2,54 juta pada 2021 karena adanya
                      pelunasan dipercepat atas seluruh utang bank. Liabilitas Jangka Pendek juga
                      mengalami penurunan sebesar 76,51% dari US$25,50 juta pada 2020 menjadi
                      US$5,99 juta pada 2021.
                   - Total liabilitas MBSS per 31 Desember 2020 adalah sebesar US$38,05 juta,
                      mengalami penurunan sebesar 17,73% atau setara dengan US$8,20 juta dari total



                                                                                                   57
Page 60
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                       liabilitas per 31 Desember 2019 yang sebesar US$46,25 juta. Hal tersebut
                       terutama disebabkan oleh penurunan liabilitas jangka Panjang sebesar 59,03%
                       dari US$30,63 juta pada 2019 menjadi US$12,55 juta pada 2020 karena adanya
                       pelunasan utang pihak berelasi dan Sebagian utang bank.


                   Pada per 31 Desember 2019 sampai dengan 30 September 2024, ekuitas MBSS
                   tercatat mengalami perkembangan sebagai berikut:


                    - Ekuitas MBSS per 31 Maret 2024 adalah sebesar Rp3,45 triliun, atau setara
                       dengan US$227,73 juta (Kurs tengah Bank Indonesia tanggal 30 September
                       2024), yang mana nilai tersebut 8,02% lebih tinggi dari total ekuitas per
                       31 Desember 2023 yang sebesar US$210,81 juta.
                    - Ekuitas MBSS per 31 Desember 2023 adalah sebesar US$210,81 juta, mengalami
                       peningkatan sebesar 13,28% atau setara dengan US$24,71 juta dari ekuitas per
                       31 Desember 2022 yang sebesar US$186,11 juta. Peningkatan ekuitas terutama
                       disebabkan oleh adanya peningkatan laba ditahan sebesar 19,76% dari
                       US$124,58 juta pada tahun 2022 menjadi US$149,20 juta pada tahun 2023 yang
                       diperoleh dari laba tahun berjalan.
                    - Ekuitas MBSS per 31 Desember 2022 adalah sebesar US$186,11 juta, mengalami
                       peningkatan sebesar 10,05% atau setara dengan US$17,00 juta dari ekuitas per
                       31 Desember 2021 yang sebesar US$169,11 juta. Peningkatan ekuitas terutama
                       karena peningkatan laba ditahan sebesar 25,24% dari US$99,48 juta pada tahun
                       2021 menjadi US$124,58 juta pada tahun 2022 yang diperoleh dari laba tahun
                       berjalan.
                    - Ekuitas MBSS per 31 Desember 2021 adalah sebesar US$169,11 juta, mengalami
                       peningkatan sebesar 7,85% atau setara dengan US$12,30 juta dari ekuitas per
                       31 Desember 2020 yang sebesar US$156,81 juta. Peningkatan ekuitas terutama
                       karena peningkatan laba ditahan sebesar 13,07% dari US$87,98 juta menjadi
                       US$99,48 juta pada tahun 2021 yang diperoleh dari laba tahun berjalan.
                    - Ekuitas MBSS per 31 Desember 2020 adalah sebesar US$156,81 juta, mengalami
                       penurunan sebesar 8,77% atau setara dengan US$15,08 juta dari ekuitas per
                       31 Desember 2019 yang sebesar US$171,88 juta. Penurunan ekuitas terutama
                       karena laba ditahan menurun sebesar 14,74% dari US$103,18 juta pada tahun
                       2019 menjadi US$87,98 juta pada tahun 2020.


           4.1.2    Kinerja Laba (Rugi)


                    Kinerja Laba (Rugi) MBSS selama tahun 2019 sampai dengan 30 September 2024
                    adalah sebagai berikut:




                                                                                                58
Page 61
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                                      Tabel 18 Kinerja Laba (Rugi) MBSS
                                       2024
                                                         2023           2022           2021           2020           2019
                 Keterangan           Jan-Sep
                                      Rp. Juta*           US$            US$            US$            US$            US$
       PENDAPATAN USAHA                605.053         63.186.783     88.374.026     73.405.133     54.862.833     77.840.848
       Jasa angkutan laut:
          Berdasarkan muatan           555.274         60.805.245     80.637.874     66.849.171     45.563.100     60.862.414
          Berdasarkan waktu              49.779         2.381.538      7.736.152      6.555.962      9.299.733     16.957.979
          Konsultasi                              -             -              -              -              -           20.455

       BEBAN LANGSUNG                 (425.361)       (44.156.730)   (61.928.330)   (58.217.669)   (50.981.440)   (59.391.562)
          Penyusutan aset tetap       (112.506)       (12.519.467)   (20.190.120)   (20.400.132)   (21.068.400)   (20.156.118)
          Bahan bakar                 (105.554)       (11.266.150)   (21.118.238)   (13.012.205)    (6.996.445)   (11.071.301)
          Operasional kapal            (63.830)        (5.899.878)    (5.613.953)             -              -                -
          Upah, tunjangan dan lain-
              lain kru                 (55.014)        (5.881.157)    (8.140.664)    (7.189.308)    (6.229.858)    (8.224.892)
          Suku cadang dan pelumas      (21.278)        (3.282.763)    (3.604.731)    (4.781.013)    (6.776.906)    (4.998.570)
          Sewa kapal                   (51.839)        (2.532.009)      (887.198)    (2.433.167)             -     (1.817.763)
          Asuransi kapal               (12.427)        (1.128.385)    (1.486.226)    (1.398.668)    (1.523.833)    (1.240.828)
          Tambat dan pelabuhan                    -             -              -     (3.863.630)    (3.210.010)    (4.639.762)
          Perlengkapan kapal                      -             -              -     (1.061.776)      (854.662)      (891.415)
          Perbekalan                              -             -              -       (981.252)      (930.643)    (1.132.901)
          Pemeliharaan dan
              perlengkapan                        -             -              -       (735.336)      (639.647)      (996.554)
          Bongkar muat suku cadang                -             -              -       (549.315)      (648.206)      (540.003)
          Sertifikat dan dokumen
              kapal                               -             -              -       (360.516)      (690.503)      (930.085)
          Keagenan, lumpsum dan
              disbursement                        -             -              -              -              -       (931.986)
          Sewa alat berat                         -             -              -              -              -       (637.196)
          Telekomunikasi                          -             -              -              -              -       (442.135)
          Transportasi                            -             -              -              -              -       (360.620)
          Survei kapal                            -             -              -              -              -       (315.196)
          Lain-lain                      (2.913)       (1.646.921)      (887.200)    (1.451.351)    (1.412.327)       (64.237)

       LABA (RUGI) BRUTO               179.692         19.030.053     26.445.696     15.187.464      3.881.393     18.449.286

       Beban Administrasi dan
           Umum                        (59.341)        (5.170.494)    (4.946.234)    (7.359.152)   (10.541.192)   (11.467.954)
          Gaji dan tunjangan           (40.726)        (3.507.291)    (3.019.074)    (4.547.190)    (7.746.842)    (6.575.532)
          Beban kantor                   (5.221)         (748.511)      (673.210)      (870.172)    (1.070.001)      (698.717)
          Jasa profesional               (2.139)         (245.294)       (48.365)      (523.507)      (367.891)    (1.631.785)
          Penyusutan aset hak guna       (2.652)         (226.920)
          Penyusutan aset tetap          (1.093)         (214.376)      (288.707)      (333.628)      (367.767)      (350.519)
          Transportasi dan
              perjalanan dinas           (1.432)         (137.066)      (303.813)      (139.230)      (191.196)      (270.758)
          Sewa                             (784)          (81.340)      (198.972)      (303.337)      (305.562)      (455.934)
          Retribusi dan sumbangan                 -             -              -       (283.289)      (218.252)      (687.901)
          Konsumsi dan koordinasi                 -             -              -        (92.255)      (172.402)      (290.173)
          Pemeliharaan                            -             -              -              -              -       (325.004)
          Amortisasi                              -             -              -              -              -        (33.472)
          Informasi dan teknologi        (4.523)                -              -              -              -
          Lain-lain                        (770)           (9.696)      (414.093)      (266.544)      (101.279)      (148.159)




                                                                                                                    59
Page 62
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                        2024
                                                         2023          2022          2021           2020          2019
                  Keterangan           Jan-Sep
                                       Rp. Juta*          US$           US$          US$             US$           US$
       Beban penjualan                                                                (6.098)        (12.930)    (143.254)

       LABA (RUGI) USAHA                120.351        13.859.559    21.499.462     7.822.214    (6.672.729)     6.838.078

       PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-
           LAIN                           77.040       10.779.254     6.365.245     4.319.796    (8.303.225)    (5.029.910)
          Keuntungan penjualan aset
             tetap                        37.445        8.712.258    10.970.234             -              -             -
          Pendapatan bunga                76.135        3.522.800       499.795      348.016         693.441       947.999
          Keuntungan (kerugian)
             selisih kurs                 (3.777)         695.576    (3.187.842)            -              -             -
          Beban keuangan                (28.418)       (1.076.445)    (813.959)     (684.360)    (2.298.424)    (4.795.867)
          Beban pajak final               (7.506)       (776.911)    (1.083.775)    (904.194)       (683.183)    (957.334)
          Pembalikan (penambahan)
             penurunan nilai aset -
             bersih                                -            -             -     5.688.856    (5.991.508)             -
          Keuntungan dan kerugian
             lain-lain - bersih            3.161        (298.024)       (19.208)    (128.522)        (23.551)    (224.708)

       LABA SEBELUM PAJAK
           PENGHASILAN                  197.391        24.638.813    27.864.707    12.142.010   (14.975.954)     1.808.168

       BEBAN PAJAK PENGHASILAN                     -            -    (2.279.168)            -              -             -

       LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN       197.391        24.638.813    25.585.539    12.142.010   (14.975.954)     1.808.168


       PENGHASILAN KOMPREHENSIF
           LAIN
          Pos yang tidak akan
             direklasifikasi ke laba
             rugi:
            Pengukuran kembali
                  atas kewajiban
                  imbalan pasti                    -       67.344       235.223      162.132         131.221     (123.417)

          Pos-pos yang akan
             direklasifikasi ke laba
             rugi:
            Selisih kurs karena
                  penjabaran laporan
                  keuangan                         -            -        44.775       (2.422)        (14.292)         8.712

          Jumlah penghasilan
             komprehensif lain                     -       67.344       279.998      159.710         116.929     (114.705)

       JUMLAH LABA KOMPREHENSIF
           TAHUN BERJALAN               197.391        24.706.157    25.865.537    12.301.720   (14.859.025)     1.693.463
      *) Pada tahun 2024, MBSS merubah pencatatan mata uang dalam Laporan keuangan menjadi Rupiah
      Sumber: Laporan Keuangan MBSS




                                                                                                                 60
Page 63
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   Selama tahun 2019 sampai dengan periode 9 (sembilan) bulan sampai dengan
                   30 September 2024, pendapatan MBSS tercatat mengalami perkembangan sebagai
                   berikut:


                   - Pada tahun 2024, hingga 30 September 2024, MBSS mencatatkan pendapatan
                      sebesar Rp605,05 miliar atau setara dengan US$39,97 juta (Kurs tengah Bank
                      Indonesia tanggal 30 September 2024). Nilai tersebut baru mencapai 63,26% dari
                      perolehan tahun 2023 sebesar US$63,19 juta.
                   - Pada tahun 2023, MBSS mencatatkan pendapatan sebesar US$63,19 juta. Nilai ini
                      menurun sebesar 28,50% atau setara dengan US$25,19 juta dibandingkan
                      perolehan tahun 2022 sebesar US$88,37 juta. Penurunan seiring dengan
                      penurunan volume pengangkutan sebesar 17.7 juta metrik ton dan jumlah kapal
                      tug dan barge serta floating crane yang lebih sedikit merupakan penyebab utama
                      penurunan yang terjadi di tahun berjalan.
                   - Pada tahun 2022, MBSS mencatatkan pendapatan sebesar US$88,37 juta. Nilai ini
                      meningkat sebesar 20,39% atau setara dengan US$14,97 juta dibandingkan
                      perolehan tahun 2021 sebesar US$73,41 juta. Peningkatan terjadi seiring dengan
                      meningkatnya permintaan batu bara yang berkontribusi pada lonjakan harga
                      batu bara.
                   - Pada tahun 2021, MBSS mencatatkan pendapatan sebesar US$73,41 juta. Nilai ini
                      meningkat sebesar 33,80% atau setara dengan US$18,54 juta dibandingkan
                      perolehan tahun 2020 sebesar US$54,86 juta. Peningkatan terjadi seiring dengan
                      membaiknya    kondisi    pasar   batubara   yang    mengakibatkan   peningkatan
                      permintaan batubara, ditambah dengan strategi komersial terkait pemanfaatan
                      kombinasi pengiriman untuk beberapa armada sehingga meningkatkan utilisasi.
                   - Pada tahun 2020, MBSS mencatatkan pendapatan sebesar US$54,86 juta. Nilai ini
                      menurun sebesar 29,52% atau setara dengan US$22,98 juta dibandingkan
                      perolehan tahun 2019 sebesar US$77,84 juta. Penurunan terjadi seiring dengan
                      penurunan volume pengangkutan batubara sebesar 2,5 juta metrik ton dan
                      jumlah kapal tug dan barge yang lebih sedikit merupakan penyebab utama
                      penurunan pendapatan yang terjadi di tahun berjalan.


                   Selama tahun 2019 sampai dengan periode 9 (sembilan) bulan sampai dengan
                   30 September 2024, laba kotor MBSS tercatat mengalami perkembangan sebagai
                   berikut:


                   - Pada tahun 2024, hingga 30 September 2024, MBSS mencatatkan beban
                      langsung sebesar Rp425,36 miliar atau mencapai 70,30% dari pendapatan
                      hingga    30 September   2024.    Dengan    beban    langsung   tersebut,   MBSS
                      mencatatkan laba kotor sebesar Rp179,69 miliar.
                   - Pada tahun 2023, MBSS mencatatkan beban langsung sebesar US$44,16 juta.
                      Nilai ini menurun sebesar 28,70% atau setara dengan US$17,77 juta
                      dibandingkan perolehan tahun 2022 sebesar US$61,93 juta. Penurunan tersebut



                                                                                                    61
Page 64
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                      terutama dipengaruhi oleh penurunan bahan bakar yang merupakan komponen
                      utama dari beban langsung mengalami penurunan sebesar 46,65% dari US$21,12
                      juta pada tahun 2022 menjadi US$11,27 juta pada tahun 2023. Dengan beban
                      langsung tersebut, MBSS mencatatkan laba kotor sebesar US$19,03 juta. Nilai ini
                      menurun sebesar 28,04% atau setara dengan US$7,42 juta dibandingkan
                      perolehan tahun 2022 sebesar US$26,45 juta.
                   - Pada tahun 2022, MBSS mencatatkan beban langsung sebesar US$61,93 juta.
                      Nilai ini naik sebesar 6,37% atau setara dengan US$3,71 juta dibandingkan
                      perolehan tahun 2021 sebesar US$58,22 juta. Kenaikan tersebut terutama
                      dipengaruhi oleh kenaikan bahan bakar yang merupakan komponen utama dari
                      beban langsung mengalami kenaikan sebesar 62,30% dari US$13,01 juta pada
                      tahun 2021 menjadi US$21,12 juta pada tahun 2022. Dengan beban langsung
                      tersebut, MBSS mencatatkan laba kotor sebesar US$26,45 juta. Nilai ini naik
                      sebesar 74,13% atau setara dengan US$11,26 juta dibandingkan perolehan tahun
                      2021 sebesar US$15,19 juta.
                   - Pada tahun 2021, MBSS mencatatkan beban langsung sebesar US$58,22 juta.
                      Nilai ini naik sebesar 14,19% atau setara dengan US$7,24 juta dibandingkan
                      perolehan tahun 2020 sebesar US$50,98 juta. Kenaikan tersebut terutama
                      dipengaruhi oleh kenaikan bahan bakar yang merupakan komponen utama dari
                      beban langsung mengalami kenaikan sebesar 85,98% dari US$7,00 juta pada
                      tahun 2020 menjadi US$13,01 juta pada tahun 2021. Dengan beban langsung
                      tersebut, MBSS mencatatkan laba kotor sebesar US$15,19 juta. Nilai ini naik
                      sebesar 291,29% atau setara dengan US$11,31 juta dibandingkan perolehan
                      tahun 2020 sebesar US$3,88 juta.
                   - Pada tahun 2020, MBSS mencatatkan beban langsung sebesar US$50,98 juta.
                      Nilai ini turun sebesar 14,16% atau setara dengan US$8,41 juta dibandingkan
                      perolehan tahun 2019 sebesar US$59,39 juta. Penurunan tersebut terutama
                      dipengaruhi oleh turunnya bahan bakar yang merupakan komponen utama dari
                      beban langsung mengalami penurunan sebesar 36,81% dari US$11,07 juta pada
                      tahun 2019 menjadi US$7,00 juta pada tahun 2020. Dengan beban langsung
                      tersebut, MBSS mencatatkan laba kotor sebesar US$3,88 juta. Nilai ini turun
                      sebesar 78,96% atau setara dengan US$14,57 juta dibandingkan perolehan tahun
                      2019 sebesar US$18,45 juta.


                   Selama tahun 2019 sampai dengan periode 9 (sembilan) bulan sampai dengan
                   30 September 2024, laba sebelum pajak MBSS tercatat mengalami perkembangan
                   sebagai berikut:


                   - Pada tahun 2024, hingga 30 September 2024, MBSS mencatatkan nilai beban
                      umum dan administrasi sebesar Rp59,34 miliar. Setelah diakumulasi dengan
                      pendapatan (beban) lain-lain, MBSS mencatatkan laba sebelum pajak sebesar
                      Rp197,39 miliar.




                                                                                                  62
Page 65
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   - Pada tahun 2023, MBSS mencatatkan nilai beban umum dan administrasi sebesar
                      US$5,17 juta. Nilai ini meningkat sebesar 4,53% atau setara dengan US$224,26
                      ribu dibandingkan perolehan tahun 2022 sebesar US$4,95 juta. Setelah
                      diakumulasi dengan pendapatan (beban) lain-lain, MBSS mencatatkan laba
                      sebelum pajak sebesar US$24,64 juta. Nilai ini turun sebesar 11,58% atau setara
                      dengan US$3,23 juta dibandingkan perolehan tahun 2022 sebesar US$27,86
                      juta.
                   - Pada tahun 2022, MBSS mencatatkan nilai beban umum dan administrasi sebesar
                      US$4,95 juta. Nilai ini turun sebesar 32,79% atau setara dengan US$2,41 juta
                      dibandingkan perolehan tahun 2021 sebesar US$7,36 juta. Setelah diakumulasi
                      dengan pendapatan (beban) lain-lain, MBSS mencatatkan laba sebelum pajak
                      sebesar US$27,86 juta. Nilai ini naik sebesar 129,49% atau setara dengan
                      US$15,72 juta dibandingkan perolehan tahun 2021 sebesar US$12,14 juta.
                   - Pada tahun 2021, MBSS mencatatkan nilai beban umum dan administrasi sebesar
                      US$7,36 juta. Nilai ini turun sebesar 30,19% atau setara dengan US$3,18 juta
                      dibandingkan perolehan tahun 2020 sebesar US$10,54 juta. Setelah diakumulasi
                      dengan pendapatan (beban) lain-lain, MBSS mencatatkan laba sebelum pajak
                      sebesar US$12,14 juta. Nilai ini naik dibandingkan perolehan tahun 2020 yang
                      mencatatkan rugi sebesar US$14,98 juta.
                   - Pada tahun 2020, MBSS mencatatkan nilai beban umum dan administrasi sebesar
                      US$10,54 juta. Nilai ini turun sebesar 8,08% atau setara dengan US$926,76 ribu
                      dibandingkan perolehan tahun 2019 sebesar US$11,47 juta. Setelah diakumulasi
                      dengan pendapatan (beban) lain-lain, MBSS mencatatkan rugi sebelum pajak
                      sebesar US$14,98 juta. Nilai ini turun dibandingkan perolehan tahun 2019 yang
                      mencatatkan laba sebesar US$1,81 juta.


                   Selama tahun 2019 sampai dengan periode 9 (sembilan) bulan sampai dengan
                   30 September 2024, laba komprehensif tahun berjalan MBSS tercatat mengalami
                   perkembangan sebagai berikut:


                   - Pada tahun 2024 hingga 30 September 2024, MBSS mencatat laba komprehensif
                      tahun berjalan sebesar Rp197,39 miliar atau setara dengan US$13,04 juta (Kurs
                      tengah Bank Indonesia tanggal 30 September 2024).
                   - Selama tahun 2023, penghasilan komprehensif dihasilkan dari pengukuran
                      kembali kewajiban imbalan pasti sebesar US$67,34 ribu. Pada tahun 2023, MBSS
                      mencatat laba komprehensif tahun berjalan sebesar US$24,71 juta, lebih rendah
                      dibandingkan dengan US$25,87 juta pada tahun 2022.
                   - Selama tahun 2022, penghasilan komprehensif dihasilkan dari pengukuran
                      kembali kewajiban imbalan pasti sebesar US$235,22 ribu dan ditambah selisih
                      kurs karena penjabaran laporan keuangan sebesar US$44,78 ribu. Pada tahun
                      2022, MBSS mencatat laba komprehensif tahun berjalan sebesar US$25,87 juta,
                      lebih tinggi dibandingkan dengan US$12,30 juta pada tahun 2021.




                                                                                                  63
Page 66
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   - Selama tahun 2021, penghasilan komprehensif dihasilkan dari pengukuran
                        kembali kewajiban imbalan pasti sebesar US$162,13 ribu dan dikurangi selisih
                        kurs karena penjabaran laporan keuangan sebesar US$2,42 ribu. Pada tahun
                        2021, MBSS mencatat laba komprehensif tahun berjalan sebesar US$12,30 juta,
                        lebih tinggi dibandingkan dengan rugi US$14,86 juta pada tahun 2020.
                   - Selama tahun 2020, penghasilan komprehensif dihasilkan dari pengukuran
                        kembali kewajiban imbalan pasti sebesar US$131,22 ribu dan dikurangi selisih
                        kurs karena penjabaran laporan keuangan sebesar US$14,29 ribu. Pada tahun
                        2020, MBSS mencatat rugi komprehensif tahun berjalan sebesar US$14,86 juta,
                        lebih rendah dibandingkan dengan laba US$1,69 juta pada tahun 2019.


                                                Tabel 19 Analisis Rasio Keuangan MBSS
                          Uraian                  Sept 2024    2023      2022      2021      2020      2019        Rata-rata
            A.   LIQUIDITY (%)
                 Current Ratio                    1533,12%    1298,29%   705,52%   741,95%   210,86%   371,20%      810,16%
                 Quick Ratio                      1502,97%    1265,58%   677,37%   635,13%   185,39%   336,91%      767,23%
                 Working Capital to Total
                  Assets Ratio                      67,70%      60,52%    45,53%    21,65%    14,51%    19,42%       38,22%
            B.   ACTIVITY
                 Total Assets Turnover (X)             0,21       0,26      0,42      0,41      0,28      0,36          0,32
                 Inventory Turnover (X)              15,60       19,80     24,51     17,93     19,44     24,04        20,22
                 Average Days Inventory (Day)        23,39         18        15        20        19        15            19
                 Account Receivable Turnover
                  (X)                                  6,08       6,57     13,07      6,79      4,54      6,28          7,22
                 Average Collection Period
                  (Day)                              60,07         56        28        54        80        58            56
                 Working Capital Turnover (X)          0,30       0,42      0,92      1,91      1,94      1,84          1,22
            C.   SOLVABILITY (%)
                 Total Debt to Equity Ratio         13,74%      17,20%    13,37%     5,05%    24,27%    26,91%       16,75%
                 Total Debt to Asset Ratio          12,08%      14,67%    11,79%     4,80%    19,53%    21,20%       14,01%
                 Long Term Debt to Equity
                  Ratio                              8,36%      11,28%     4,85%     1,50%     8,00%    17,82%        8,64%
            D.   RENTABILITY (%)
                 Gross Profit Margin                29,70%      30,12%    29,92%    20,69%     7,07%    23,70%       23,53%
                 Operating Profit Margin            19,89%      21,93%    24,33%    10,66%   -12,16%     8,78%       12,24%
                 Net Profit Margin                  32,62%      38,99%    28,95%    16,54%   -27,30%     2,32%       15,36%
                 Rate of Return on Investment        6,71%       9,97%    12,13%     6,84%    -7,69%     0,83%        4,80%
                 Rate of Return on Equity            7,63%      11,69%    13,75%     7,18%    -9,55%     1,05%        5,29%
           Sumber: Laporan Keuangan MBSS (data diolah)


                   Rasio Likuiditas


                   Rasio likuiditas menggambarkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi
                   kewajiban jangka pendek yang harus dibayar dengan aset lancarnya. Semakin besar
                   perbandingan aset lancar dengan kewajiban jangka pendek maka artinya semakin
                   tinggi pula kemampuan perusahaan dalam menutupi kewajiban jangka pendek.
                   Rasio likuiditas menunjukkan rata-rata current ratio sebesar 810,16%, artinya



                                                                                                              64
Page 67
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   perusahaan memiliki Rp8,10 aset lancar yang dapat digunakan untuk memenuhi
                   setiap Rp1,- liabilitas jangka pendek. Sedangkan untuk quick ratio hanya memiliki
                   rata-rata sebesar 767,23%, artinya Perseroan memiliki Rp7,67 aset lancar (kas dan
                   piutang usaha) yang dapat digunakan untuk memenuhi setiap Rp1,- liabilitas jangka
                   pendek.


                   Rasio Aktivitas


                   Rasio aktivitas menggambarkan kemampuan perusahaan dalam memanfaatkan
                   aset-aset yang dimilikinya untuk menghasilkan kas dan pendapatan. Rata-rata
                   perputaran aset adalah sebanyak 0,32 kali per tahunnya. Rasio ini mengukur
                   aktivitas aset dan kemampuan perusahaan menghasilkan penjualan melalui asetnya.
                   Dengan demikian, kemampuan Perseroan untuk menghasilkan pendapatan dari
                   total aset yang dimiliki cukup rendah karena total aset yang dimiliki lebih besar dari
                   jumlah pendapatan yang dihasilkan. Hal tersebut bisa dilihat dari rata-rata rasio
                   perputaran aset yang dihasilkan yang tidak melebihi 1 kali perputaran dalam satu
                   tahun.


                   Rasio Solvabilitas


                   Rasio Solvabilitas menggambarkan kemampuan perusahaan untuk mengembalikan
                   pinjaman yang diberikan oleh kreditor baik dalam bentuk jangka pendek maupun
                   jangka panjang. Salah satu rasio solvabilitas adalah Debt to Equity Ratio (DER)
                   menunjukkan besarnya porsi utang terhadap ekuitas dalam pembiayaan perusahaan
                   sedangkan Debt to Asset Ratio (DAR) menunjukkan posisi liabilitas terhadap aset
                   dalam pembiayaan perusahaan. Rasio solvabilitas menunjukkan rata-rata DER
                   sebesar 16,75%, menunjukkan bahwa perusahaan memiliki tingkat utang yang
                   relatif rendah dibandingkan dengan ekuitasnya. Sementara itu rata-rata DAR adalah
                   sebesar 14,01%, menunjukkan bahwa struktur pendanaan yang lebih dominan
                   menggunakan ekuitas, sehingga perusahaan memiliki risiko finansial yang relatif
                   rendah terhadap beban utang.


                   Rasio Rentabilitas


                   Rasio Rentabilitas menggambarkan kemampuan yang dimiliki perusahaan untuk
                   menghasilkan sebuah laba. Rata-rata Gross Profit Margin sebesar 23,53%. Gross
                   Profit Margin merupakan perbandingan laba kotor dengan besarnya tingkat
                   pendapatan. Sementara itu rata-rata Net Profit Margin sebesar 15,36%. Net profit
                   margin merupakan rasio yang membandingkan antara laba bersih yang dihasilkan
                   perusahaan dari pendapatan bersih.


                   Selama periode 2019—September 2024, rata-rata tingkat balikan terhadap total
                   investasi (ROI) adalah sebesar 4,80%, menunjukkan bahwa MBSS menghasilkan laba



                                                                                                      65
Page 68
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                    dari total investasi yang dilakukan. Selain itu, rata-rata tingkat balikan terhadap
                    ekuitas (ROE) tercatat sebesar 5,29%, yang juga menunjukkan bahwa MBSS mampu
                    menghasilkan        laba,    yang    mencerminkan          efektivitas     perusahaan       dalam
                    memanfaatkan modal pemegang saham untuk menghasilkan keuntungan.


           4.1.3    Penilaian Atas Proyeksi Keuangan

                    Asumsi-Asumsi dalam Proyeksi Keuangan

                    Kami telah menerima proyeksi keuangan dengan dan tanpa Rencana Transaksi dari
                    manajemen MBSS. Penilai melakukan penyesuaian pada proyeksi yang disusun oleh
                    manajemen berdasarkan tanggal penilaian. Proyeksi yang disusun oleh manajemen
                    telah mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan.


                    Asumsi-asumsi dasar utama dalam penyusunan proyeksi adalah sebagai berikut:
                    • Proyeksi keuangan disajikan mulai Oktober tahun 2024 sampai dengan tahun
                       2029.
                    • Pendapatan diproyeksikan mengalami kenaikan sebesar 10,00% per tahun.
                    • Beban langsung diproyeksikan dari pendapatan tahun 2024 sebesar 70,30%,
                       tahun 2025 sebesar 68,77%, tahun 2026 sebesar 67,30%, tahun 2027 sebesar
                       65,91%, tahun 2028 sebesar 64,57%, dan tahun 2029 sebesar 63,30%.
                    • Beban usaha diasumsikan mengalami kenaikan sebesar 5,00% per tahun.
                    • Perputaran persediaan diasumsikan 12—18 hari, piutang usaha 45—62 hari, dan
                       utang usaha 19—28 hari.

                    Proyeksi Posisi Keuangan

                    Proyeksi posisi keuangan MBSS selama tahun 2024 sampai dengan 2029 adalah
                    sebagai berikut:

                           Tabel 20 Proyeksi Posisi Keuangan dengan Adanya Transaksi (Rp.000)
                           Keterangan                   2024        2025         2026          2027         2028            2029

            ASET
            Aset Lancar
                Kas dan setara kas                  2.184.488     2.429.606    2.644.879     2.943.945    3.433.837    4.596.419
                Piutang usaha                           136.752    140.855       145.081      149.433      153.916          158.534
                Aset kontrak                              9.779     10.072        10.374       10.685       11.006           11.336
                Piutang lain-lain                          318             -            -             -            -               -
                Persediaan - bersih                      27.398     27.535        27.673       27.811       27.950           28.090
                Pajak dibayar di muka                      437         439           441          444          446             448
                Uang muka dan biaya dibayar di
                   muka                                   8.751      8.795         8.839        8.883        8.927            8.972
            Total Aset Lancar                       2.367.923     2.617.302    2.837.286     3.141.202    3.636.083    4.803.799




                                                                                                                       66
Page 69
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                             Keterangan                  2024          2025         2026         2027         2028            2029
            Aset Tidak Lancar
                Pinjaman kepada pihak berelasi          525.000       525.000      525.000      525.000      525.000                 -
                Aset tetap - setelah dikurangi
                 akumulasi penyusutan dan
                 penurunan nilai                       1.041.946     1.022.247    1.039.321    1.031.425     987.274          912.185
                Aset hak guna                            10.716         7.180        3.643          107              -               -
                Aset tidak lancar lainnya                11.174         9.989        8.805        7.620        7.620            7.620
            Total Aset Tidak Lancar                    1.588.835     1.564.416    1.576.770    1.564.153    1.519.894         919.805


            TOTAL ASET                                 3.956.759     4.181.718    4.414.056    4.705.354    5.155.977    5.723.604


            LIABILITAS DAN EKUITAS
            Liabilitas Jangka Pendek
                Utang bank jangka pendek                         -            -            -            -            -               -
                Utang usaha                              43.585        43.585       43.585       43.585       43.585           43.585
                Utang lain-lain                                 37            -            -            -            -               -
                Biaya yang masih harus dibayar           21.258        21.364       21.471       21.578       21.686           21.795
                Utang pajak                               6.117         6.148        6.179        6.210        6.241            6.272
                Liabilitas jangka panjang yang jatuh
                 tempo dalam satu tahun:
                       Liabilitas sewa                    3.463         3.795        4.185              -            -               -
                       Utang bank                       107.401       107.401      107.401       22.236              -               -
                Uang muka dari pihak ketiga
                       Penjualan asset                           -            -            -            -            -               -
                       Pelanggan                          3.585         3.603        3.621        3.639        3.657            3.675
            Total Liabilitas Jangka Pendek              185.447       185.897      186.441       97.248       75.169           75.327

            Liabilitas Jangka Panjang
               Liabilitas jangka panjang - setelah
                 dikurangi bagian yang jatuh tempo
                 dalam satu tahun:
                   Liabilitas sewa                        7.980         4.185              -            -            -               -
                   Utang bank                           236.088       129.380       22.672              -            -               -
                Liabilitas imbalan kerja                 20.094        21.601       23.221       24.963       26.835           28.848
            Total Liabilitas Jangka Panjang             264.162       155.165       45.893       24.963       26.835           28.848

            EKUITAS
                Modal saham - nilai nominal Rp 100
                 per saham                              175.003       175.003      175.003      175.003      175.003          175.003
                Tambahan modal disetor                  361.670       361.670      361.670      361.670      361.670          361.670
                Komponen ekuitas lainnya                   (812)         (812)        (812)        (812)        (812)           (812)
                Selisih kurs penjabaran laporan
                 keuangan                              1.357.367     1.357.367    1.357.367    1.357.367    1.357.367    1.357.367
                Saldo laba
                      Ditentukan penggunaannya            2.637         2.637        2.637        2.637        2.637            2.637
                      Tidak ditentukan
                        penggunaannya                  1.593.364     1.926.424    2.267.044    2.668.019    3.138.402    3.703.413

               Jumlah ekuitas yang dapat
                  diatribusikan kepada pemilik
                  Entitas Induk                        3.489.228     3.822.289    4.162.908    4.563.883    5.034.267    5.599.277




                                                                                                                         67
Page 70
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                            Keterangan                   2024           2025         2026            2027         2028           2029
                Kepentingan nonpengendali                17.922         18.368          18.814        19.260       19.707        20.153

            TOTAL EKUITAS                           3.507.150       3.840.657      4.181.722       4.583.144    5.053.973   5.619.430


            TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS            3.956.759       4.181.718      4.414.056       4.705.354    5.155.977   5.723.604


                     Selama periode proyeksi tahun 2024 sampai dengan tahun 2029, jumlah aset
                     diperkirakan mengalami kenaikan yaitu dari sebesar Rp3,96 triliun pada tahun 2024
                     menjadi sebesar Rp5,72 triliun pada tahun 2029. Kenaikan tersebut terutama
                     dipengaruhi oleh kenaikan pada kas dan setara kas dari sisi aset lancar.

                     Pada sisi liabilitas, selama periode proyeksi tahun 2024 sampai dengan tahun 2029,
                     jumlah liabilitas diperkirakan akan mengalami penurunan yaitu dari sebesar
                     Rp449,61 miliar pada tahun 2024 menjadi sebesar Rp104,17 miliar pada tahun
                     2029. Penurunan liabilitas tersebut didominasi oleh pembayaran utang bank.

                     Pada sisi ekuitas, selama periode proyeksi tahun 2024 sampai dengan tahun 2029,
                     jumlah ekuitas diperkirakan akan mengalami kenaikan. Pada akhir tahun 2024,
                     ekuitas diperkirakan adalah sebesar Rp3,51 triliun. Jumlah ekuitas diperkirakan
                     mengalami kenaikan pada tahun berikutnya, hingga diperkirakan menjadi sebesar
                     Rp5,62 triliun pada akhir tahun 2029.

                     Proyeksi Laba Rugi

                     Proyeksi laba rugi MBSS selama tahun 2024 sampai dengan tahun 2029 adalah
                     sebagai berikut:

                                     Tabel 21 Proyeksi Laba Rugi dengan Adanya Transaksi (Rp.000)
                      Keterangan                  2024           2025            2026             2027          2028         2029

       PENDAPATAN USAHA
          Pendapatan                             806.737         887.411         976.152     1.073.768         1.181.144    1.299.259
       TOTAL                                     806.737         887.411         976.152     1.073.768         1.181.144    1.299.259
          Growth Per Year                                         10,00%          10,00%           10,00%        10,00%          10,00%
       BEBAN LANGSUNG                           (567.148)       (610.254)      (656.989)         (707.684)     (762.698)    (822.426)
          To Sales                                70,30%          68,77%          67,30%           65,91%        64,57%          63,30%
       LABA (RUGI) BRUTO                         239.590         277.158         319.163          366.084       418.446      476.833
          Gross Profit Margin                     29,70%          31,23%          32,70%           34,09%        35,43%          36,70%
       BEBAN USAHA
          General and administrative expenses    (79.121)        (83.077)        (87.231)         (91.593)      (96.172)    (100.981)
       TOTAL                                     (79.121)        (83.077)        (87.231)         (91.593)      (96.172)    (100.981)


       LABA (RUGI) USAHA                         160.468         194.080         231.932          274.491       322.274      375.852
          Operating Profit Margin                 19,89%          21,87%          23,76%           25,56%        27,28%          28,93%
       PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN
          Keuntungan penjualan aset tetap         42.445          45.922                 -               -             -                -
          Beban bunga - Bank                     101.514          85.035          92.570          103.037       120.183      160.873



                                                                                                                            68
Page 71
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                         Keterangan                2024             2025           2026            2027         2028          2029

           Pendapatan bunga – pihak berelasi
           (GAA)                                            -        44.625         44.625          44.625        44.625         44.625
           Beban keuangan                          (36.581)         (25.337)       (16.177)         (7.676)      (1.908)          (133)
           Beban pajak final                       (10.009)         (10.649)       (11.714)        (12.885)     (14.174)      (15.591)
           Keuntungan selisih kurs                  (3.777)          (3.777)        (3.777)         (3.777)      (3.777)         (3.777)
           Kerugian lain-lain - bersih               3.161            3.161          3.161           3.161         3.161          3.161
       TOTAL                                        96.752          138.980        108.687         126.485      148.110       189.158


       LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN              257.220          333.060        340.619         400.975      470.383       565.010


       PAJAK PENGHASILAN                                    -              -              -                -            -             -

       LABA TAHUN BERJALAN                         257.220          333.060        340.619         400.975      470.383       565.010


                     Selama tahun 2024, MBSS diperkirakan mencatatkan pendapatan sebesar Rp806,74
                     miliar, dan diperkirakan terus meningkat hingga sebesar Rp1,30 triliun di tahun
                     2029.       Dengan      perkiraan      pendapatan         tersebut,          MBSS     memproyeksikan
                     perkembangan laba tahun berjalan sebesar Rp257,22 miliar pada tahun 2024
                     menjadi sebesar Rp565,01 miliar pada tahun 2029.

                     Proyeksi Arus Kas

                     Proyeksi arus kas MBSS selama tahun 2024 sampai dengan tahun 2029 adalah
                     sebagai berikut:


                                  Tabel 22 Proyeksi Arus Kas dengan Adanya Transaksi (Rp.000)
                           Keterangan                    2024          2025           2026          2027         2028         2029

         ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
           Penerimaan kas dari:
             Pelanggan                                   822.631       904.894       995.384      1.094.922    1.204.414    1.324.856
             Lain-lain                                     7.223               -              -            -            -            -
           Pembayaran kas kepada:
             Pemasok                                 (340.185)       (466.925)      (499.260)      (577.885)   (582.259)    (670.634)
             Direksi dan karyawan                    (103.030)       (108.182)      (113.591)      (119.271)   (125.234)    (131.496)
           Kas dihasilkan dari operasi                   386.638       329.788       382.532        397.766     496.922      522.726

           Pembayaran pajak penghasilan                  (10.009)      (10.649)      (11.714)       (12.885)    (14.174)     (15.591)

         Arus kas bersih (untuk) dari aktivitas
           operasi                                       376.629       319.139       370.819        384.881     482.748      507.135


         ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
           Penerimaan dari penjualan aset tetap          170.500        69.750                -            -            -            -
           Penerimaan uang muka penjualan aset                  -              -              -            -            -            -
           Penerimaan bunga                              101.514       129.660       137.195        147.662     164.808      205.498
           Perolehan aset tetap                          (79.406)    (139.415)      (167.082)      (142.112)   (105.857)     (74.919)
           Kenaikan uang muka pembelian aset                    -              -              -            -            -            -
           Pemberian pinjaman kepada pihak
             berelasi                                (525.000)                 -              -            -            -            -



                                                                                                                            69
Page 72
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                            Keterangan                      2024          2025          2026             2027            2028           2029

             Pembayaran kembali pinjaman dari
               pihak berelasi                                      -              -             -                -              -       525.000

         Arus kas bersih (untuk) dari aktivitas
             Investasi                                  (332.392)          59.995       (29.888)          5.550          58.951         655.579


         ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
             Pembayaran utang bank                      (106.708)      (106.708)      (106.708)       (80.042)        (50.031)                 -
             Pembayaran beban keuangan                    (36.252)        (23.844)      (15.155)         (7.138)         (1.776)          (133)
             Pembayaran pokok liabilitas sewa               (3.212)        (3.463)         (3.795)       (4.185)                -              -
             Penerimaan utang bank                                 -              -             -                -              -              -

         Arus kas bersih (untuk) dari aktivitas
             Pendanaan                                  (146.173)      (134.016)      (125.658)       (91.364)        (51.807)            (133)


         KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN
             SETARA KAS                                 (101.935)         245.118       215.272       299.067         489.892       1.162.582


         Kas dan setara kas pada awal tahun             2.286.423      2.184.488      2.429.606      2.644.879       2.943.945      3.433.837


         KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR TAHUN            2.184.488      2.429.606      2.644.879      2.943.945       3.433.837      4.596.419


                         Selama periode proyeksi tahun 2024 sampai dengan tahun 2029, kas dan setara kas
                         diperkirakan mengalami tren yang terus naik. Pada akhir periode proyeksi tahun
                         2029, kas dan setara kas diperkirakan mencapai Rp4,60 triliun.

             4.1.4 Analisis Rasio Keuangan

                    Berdasarkan proyeksi keuangan yang disampaikan oleh pihak manajemen MBSS,
                    diperoleh hasil analisis rasio atas proyeksi tersebut sebagai berikut:

                                                  Tabel 23 Proyeksi Rasio Keuangan
                         Keterangan                  2024          2025          2026          2027          2028           2029         Rata-rata

        I.    RASIO LIKUIDITAS
              Dengan
              Current Ratio                         1276,87%   1407,94%       1521,81%       3230,09%      4837,21%       6377,26%       3108,53%
              Quick (Acid Test) Ratio               1251,70%   1382,74%       1496,43%       3180,92%      4772,91%       6312,42%       3066,19%
              Working Capital to Total Assets
                Ratio                                 55,16%        58,14%        60,05%        64,69%          69,06%       82,61%        64,95%
              Tanpa
              Current Ratio                         1559,97%   1682,17%       1787,12%       3723,29%      5455,45%       6252,44%       3410,07%
              Quick (Acid Test) Ratio               1534,80%   1656,97%       1761,74%       3674,11%      5391,16%       6187,60%       3367,73%
              Working Capital to Total Assets
                Ratio                                 68,43%        70,59%        71,75%        75,61%          79,00%       82,32%        74,62%
              Dengan-Tanpa
              Current Ratio                         -283,10%   -274,23%       -265,31%       -493,19%      -618,24%        124,82%       -301,54%
              Quick (Acid Test) Ratio               -283,10%   -274,23%       -265,31%       -493,19%      -618,24%        124,82%       -301,54%
              Working Capital to Total Assets
                Ratio                                -13,27%       -12,45%       -11,70%       -10,92%          -9,94%          0,29%       -9,66%



                                                                                                                                    70
Page 73
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                       Keterangan                 2024       2025       2026       2027       2028        2029        Rata-rata


       II.    RASIO LEVERAGE
              Dengan
              Total Debt to Equity Ratio          12,82%      8,88%      5,56%      2,67%      2,02%       1,85%         5,63%
              Total Debt to Total Assets Ratio    11,36%      8,16%      5,26%      2,60%      1,98%       1,82%         5,20%
              Time Interest Earned Ratio            4,39       7,66      14,34      35,76     168,89     2.836,03       511,18
              Tanpa
              Total Debt to Equity Ratio          12,82%      8,92%      5,60%      2,69%      2,04%       1,89%         5,66%
              Total Debt to Total Assets Ratio    11,36%      8,19%      5,30%      2,62%      2,00%       1,85%         5,22%
              Time Interest Earned Ratio (kali)     4,39       7,66      14,34      35,76     168,89     2.836,03       511,18
              Dengan-Tanpa
              Total Debt to Equity Ratio           0,00%     -0,04%     -0,04%     -0,03%     -0,02%      -0,03%        -0,03%
              Total Debt to Total Assets Ratio     0,00%     -0,03%     -0,04%     -0,03%     -0,02%      -0,03%        -0,02%
              Time Interest Earned Ratio (kali)     0,00       0,00       0,00       0,00       0,00        0,00              -


       III.   RASIO AKTIVITAS
              Dengan
              Total Assets Turnover (kali)          0,20       0,21       0,22       0,23       0,23        0,23          0,22
              Receivables Turnover (kali)           5,90       6,30       6,73       7,19       7,67        8,20          7,00
              Collection Period (Hari)                62         58         54         51         48          45            53
              Inventory Turnover (Total) (kali)    20,70      22,16      23,74      25,45      27,29       29,28         24,77
              Average Daya Inventory (Hari)           18         16         15         14         13          12            15
              Working Capital Turnover (kali)       0,37       0,36       0,37       0,35       0,33        0,27          0,34
              Tanpa
              Total Assets Turnover (kali)          0,20       0,21       0,22       0,23       0,23        0,23          0,22
              Receivables Turnover (kali)           5,90       6,30       6,73       7,19       7,67        8,20          7,00
              Collection Period (Hari)                62         58         54         51         48          45            53
              Inventory Turnover (Total) (kali)    20,70      22,16      23,74      25,45      27,29       29,28         24,77
              Average Daya Inventory (Hari)           18         16         15         14         13          12            15
              Working Capital Turnover (kali)       0,30       0,30       0,31       0,30       0,29        0,28          0,30
              Dengan-Tanpa
              Total Assets Turnover (kali)         (0,00)     (0,00)     (0,00)     (0,00)     (0,00)      (0,00)        (0,00)
              Receivables Turnover (kali)                -          -          -          -          -           -            -
              Collection Period (Hari)                   -          -          -          -          -           -            -
              Inventory Turnover (Total) (kali)          -          -          -          -          -           -            -
              Average Daya Inventory (Hari)              -          -          -          -          -           -            -
              Working Capital Turnover (kali)       0,07       0,06       0,06       0,05       0,04       (0,01)         0,05


       IV.    RASIO KEUANGAN
              Dengan
              Gross Profit Margin                 29,70%     31,23%     32,70%     34,09%     35,43%      36,70%        33,31%
              Operating Profit Margin             19,89%     21,87%     23,76%     25,56%     27,28%      28,93%        24,55%
              Net Profit Margin                   31,88%     37,53%     34,89%     37,34%     39,82%      43,49%        37,49%
              Return On Investment, ROI            6,50%      7,96%      7,72%      8,52%      9,12%       9,87%         8,28%
              Return On Equity, ROE                7,33%      8,67%      8,15%      8,75%      9,31%      10,05%         8,71%
              Tanpa
              Gross Profit Margin                 29,70%     31,23%     32,70%     34,09%     35,43%      36,70%        33,31%
              Operating Profit Margin             19,89%     21,87%     23,76%     25,56%     27,28%      28,93%        24,55%
              Net Profit Margin                   31,88%     35,82%     33,35%     35,94%     38,56%      40,89%        36,07%
              Return On Investment, ROI            6,50%      7,63%      7,43%      8,28%      8,94%       9,44%         8,04%
              Return On Equity, ROE                7,33%      8,31%      7,84%      8,51%      9,12%       9,61%         8,45%
              Dengan-Tanpa



                                                                                                                 71
Page 74
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   Keterangan               2024     2025      2026       2027      2028      2029        Rata-rata

            Gross Profit Margin              0,00%     0,00%     0,00%     0,00%     0,00%     0,00%         0,00%
            Operating Profit Margin          0,00%     0,00%     0,00%     0,00%     0,00%     0,00%         0,00%
            Net Profit Margin                0,00%     1,71%     1,55%     1,40%     1,26%     2,60%         1,42%
            Return On Investment, ROI        0,00%     0,33%     0,29%     0,24%     0,18%     0,44%         0,25%
            Return On Equity, ROE            0,00%     0,36%     0,30%     0,24%     0,19%     0,44%         0,26%


                   Rasio Likuiditas


                   Rasio ini untuk mengetahui seberapa jauh perusahaan dapat melunasi liabilitas
                   jangka pendeknya, semakin besar rasio yang diperoleh semakin lancar pembayaran
                   liabilitas jangka pendeknya.


                   Berdasarkan proyeksi keuangan dengan dilakukannya transaksi, selama periode
                   proyeksi, current ratio menunjukkan rata-rata sebesar 3108,53% dan quick ratio
                   menunjukkan rata-rata sebesar 3066,19%.


                   Berdasarkan proyeksi keuangan tanpa dilakukannya transaksi, selama periode
                   proyeksi, current ratio menunjukkan rata-rata sebesar 3410,07% dan quick ratio
                   menunjukkan rata-rata sebesar 3367,73%.


                   Dengan demikian, diperoleh rata-rata current ratio dan quick ratio lebih dari
                   100,00%. Hal ini menunjukan bahwa perusahaan berada dalam kondisi yang likuid,
                   dimana perusahaan mampu melunasi liabilitas lancar dengan menggunakan aset
                   lancar yang dimilikinya. Adapun rasio likuiditas tanpa dilakukannya transaksi lebih
                   besar karena Rencana Transaksi menggunakan kas Perusahaan Entitas Anak.


                   Rasio Leverage


                   Rasio ini bertujuan untuk mengukur seberapa besar kegiatan operasi dibiayai oleh
                   modal pinjaman, semakin kecil rasio ini semakin bagus atau lancar.


                   Berdasarkan proyeksi keuangan dengan dilakukannya transaksi, selama periode
                   proyeksi total debt to equity ratio (DER) menunjukkan tren menurun dengan rata-
                   rata sebesar 5,63%, hal ini berarti setiap Rp1,- modal sendiri digunakan untuk
                   menjamin Rp0,06 hutang. Total debt to total Indonesia Indonesia (DAR)
                   menunjukkan tren menurun dengan rata-rata sebesar 5,20%, hal ini berarti setiap
                   Rp1,- aset digunakan untuk menjaminkan Rp0,05 hutang.


                   Berdasarkan proyeksi keuangan tanpa dilakukannya transaksi, selama periode
                   proyeksi Total Debt to Equity Ratio (DER) menunjukkan tren menurun dengan rata-
                   rata sebesar 5,66%, hal ini berarti setiap Rp1,- modal sendiri digunakan untuk
                   menjamin Rp0,06 hutang. Total Debt to Total Assets Ratio (DAR) menunjukkan tren



                                                                                                     72
Page 75
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   menurun dengan rata-rata sebesar 5,22%, hal ini berarti setiap Rp1,- aset
                   digunakan untuk menjaminkan Rp0,05 hutang.


                   Tren yang menurun mengindikasikan risiko yang dihadapi perusahaan berkurang
                   karena penggunaan utang yang berkurang.


                   Rasio Aktivitas


                   Rasio ini bertujuan untuk mengukur sampai seberapa jauh aktivitas perusahaan
                   dalam menggunakan dana-dananya secara efektif dan efisien.


                   Berdasarkan proyeksi keuangan dengan dilakukannya transaksi, selama periode
                   proyeksi rata-rata perputaran aset adalah sebanyak 0,22 kali per tahunnya.
                   Sementara itu, Rata-rata perputaran piutang adalah sebanyak 7,00 kali per tahun
                   atau setiap 53 hari.


                   Berdasarkan proyeksi keuangan tanpa dilakukannya transaksi, selama periode
                   proyeksi rata-rata perputaran aset juga sebanyak 0,22 kali per tahunnya, dan rata-
                   rata perputaran piutang juga sebanyak 7,00 kali per tahun atau setiap 53 hari.


                   Perputaran aset mengukur aktivitas aset dan kemampuan perusahaan menghasilkan
                   penjualan melalui asetnya. Sementara itu, perputaran piutang untuk mengukur
                   berapa kali piutang dapat diubah oleh perusahaan menjadi kas.


                   Rasio Keuangan


                   Rasio ini bertujuan untuk melihat kemampuan yang dimiliki perusahaan dalam
                   menghasilkan sebuah laba.


                   Berdasarkan proyeksi keuangan dengan dilakukannya transaksi, selama periode
                   proyeksi, rata-rata Gross Profit Margin adalah sebesar 33,31%. Sementara itu rata-
                   rata Net Profit Margin adalah sebesar 37,49%.


                   Berdasarkan proyeksi keuangan tanpa dilakukannya transaksi, selama periode
                   proyeksi, rata-rata Gross Profit Margin adalah sebesar 33,31%. Sementara itu rata-
                   rata Net Profit Margin adalah sebesar 36,07%.


                   Net profit margin merupakan rasio yang membandingkan antara laba bersih yang
                   dihasilkan perusahaan dari pendapatan bersih.




                                                                                                    73
Page 76
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           4.1.5   Analisis Keuangan Sebelum Transaksi dan Setelah Transaksi


           4.1.6   Dilakukan


                   Laporan Posisi Keuangan Proforma


                     Tabel 24 Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Proforma 30 September 2024
                                                        (Rp.000)
                                                       Sebelum
                                                                                         Proforma setelah
                                    Uraian              Rencana        Penyesuaian
                                                                                         Rencana Transaksi
                                                       Transaksi


                   ASET
                   ASET LANCAR
                   Kas dan bank                       2.651.148.959    (525.000.000)        2.126.148.959
                   Kas dan deposito berjangka yang
                   dibatasi penggunaannya
                   Piutang usaha - bersih
                      Pihak berelasi                     8.890.152                   -          8.890.152
                      Pihak ketiga                     123.879.177                   -        123.879.177
                   Aset kontrak                          9.493.887                   -          9.493.887
                   Piutang lain-lain
                      Pihak berelasi                       318.141                   -            318.141
                      Pihak ketiga                                 -                 -                  -
                   Persediaan                           27.261.758                   -         27.261.758
                   Uang muka jangka pendek dan
                   biaya dibayar di muka                 8.707.452                   -          8.707.452
                   Pajak dibayar di muka                   434.943                   -            434.943
                   Aset tidak lancar yang dimiliki
                   untuk dijual                          9.638.202                   -          9.638.202
                   Aset lancar lainnya                             -                 -                  -


                   Jumlah Aset Lancar                 2.839.772.672    (525.000.000)        2.314.772.672


                   ASET TIDAK LANCAR
                   Uang muka pembelian aset tetap          100.000                   -            100.000
                   Pinjaman kepada pihak berelasi                  -    525.000.000           525.000.000
                   Kas dan deposito berjangka yang
                   dibatasi penggunaannya                          -                 -                  -
                   Investasi pada entitas asosiasi                 -                 -                  -
                   Aset pajak tangguhan                            -                 -                  -
                   Aset tetap - bersih                1.056.667.943                  -      1.056.667.943
                   Aset hak-guna - bersih               11.888.228                   -         11.888.228
                   Aset tidak lancar lainnya            12.415.409                   -         12.415.409

                   Jumlah Aset Tidak Lancar           1.081.071.580     525.000.000         1.606.071.580
                   JUMLAH ASET                        3.920.844.251                  -      3.920.844.251




                                                                                                       74
Page 77
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                                     Sebelum
                                                                                       Proforma setelah
                                 Uraian              Rencana         Penyesuaian
                                                                                       Rencana Transaksi
                                                     Transaksi


                   LIABILITAS DAN EKUITAS

                   LIABILITAS JANGKA PENDEK
                   Utang bank jangka pendek                      -                 -                  -
                   Utang usaha
                      Pihak berelasi                   2.896.438                   -          2.896.438
                      Pihak ketiga                    40.688.625                   -         40.688.625
                   Utang lain-lain
                      Pihak berelasi                             -                 -                  -
                      Pihak ketiga                        37.008                   -             37.008
                   Utang pajak                         6.087.050                   -          6.087.050
                   Beban yang masih harus
                   dibayar                            21.152.076                   -         21.152.076
                   Pendapatan diterima di muka         3.566.945                   -          3.566.945
                   Liabilitas jangka panjang JTDST
                      Utang bank                     107.401.255                   -        107.401.255
                      Utang pembiayaan
                      konsumen                                   -                 -                  -
                      Liabilitas sewa                  3.398.900                   -          3.398.900

                   Jumlah Liabilitas Jangka
                   Pendek                            185.228.297                   -        185.228.297

                   LIABILITAS JANGKA PANJANG


                   Provisi rehabilitasi tambang,
                   penutupan tambang dan
                   pembongkaran
                      Liabilitas jangka panjang-
                      setelah dikurangi bag. JTDST
                      Utang bank                     259.832.045                   -        259.832.045
                      Utang pembiayaan
                      konsumen                                   -                 -                  -
                      Liabilitas sewa                  8.868.628                   -          8.868.628
                   Liabilitas imbalan kerja           19.603.885                   -         19.603.885

                   Jumlah Liabilitas Jangka
                   Panjang                           288.304.558                   -        288.304.558


                   Jumlah Liabilitas                 473.532.855                   -        473.532.855




                                                                                                      75
Page 78
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                                       Sebelum
                                                                                           Proforma setelah
                                 Uraian                Rencana           Penyesuaian
                                                                                           Rencana Transaksi
                                                       Transaksi
                   EKUITAS
                   Modal Disetor                       175.002.664                     -        175.002.664
                   Tambahan modal disetor              361.669.862                     -        361.669.862
                   Komponen ekuitas lainnya               (812.453)                    -           (812.453)
                   Selisih kurs penjabaran laporan
                   keuangan                           1.357.366.805                    -      1.357.366.805
                   Selisih nilai transaksi mata
                   uang asing                                        -                 -                  -
                   Saldo laba
                      Ditentukan penggunaannya            2.637.336                    -          2.637.336
                      Belum ditentukan
                      penggunaannya                   1.533.534.405                    -      1.533.534.405

                   Ekuitas yang dapat
                   diatribusikan kepada pemilik
                   entitas induk                      3.429.398.619                    -      3.429.398.619
                   Kepentingan non-pengendali           17.912.777                     -         17.912.777

                   Jumlah Ekuitas                     3.447.311.396                    -      3.447.311.396

                   JUMLAH LIABILITAS DAN
                   EKUITAS                            3.920.844.251                    -      3.920.844.251


                   Berikut ini adalah laba rugi sebelum transaksi dan proforma laba rugi setelah
                   transaksi dilakukan:


                     Tabel 25 Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
                                                     Proforma (Rp.000)
                                                      Sebelum
                                                                                           Proforma setelah
                                 Uraian               Rencana            Penyesuaian
                                                                                           Rencana Transaksi
                                                      Transaksi


                   PENDAPATAN                         605.053.100                      -        605.053.100
                   BEBAN POKOK PENDAPATAN            (425.360.939)                     -      (425.360.939)

                   LABA BRUTO                         179.692.161                               179.692.161

                   Beban umum dan administrasi        (59.341.014)                     -        (59.341.014)
                   Keuntungan penjualan aset
                      tetap                            37.445.050                      -         37.445.050
                   Beban keuangan                     (28.417.555)                     -        (28.417.555)
                   Penghasilan keuangan                76.135.154                      -         76.135.154
                   Beban pajak final                   (7.506.497)                     -         (7.506.497)
                   Keuntungan selisih kurs             (3.777.190)                     -         (3.777.190)
                   Pendapatan (beban) lain-lain
                      - bersih                          3.160.570                      -          3.160.570




                                                                                                          76
Page 79
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                                     Sebelum
                                                                                      Proforma setelah
                                Uraian               Rencana        Penyesuaian
                                                                                      Rencana Transaksi
                                                    Transaksi
                   LABA SEBELUM PAJAK
                      PENGHASILAN                    197.390.679                           197.390.679

                   BEBAN PAJAK PENGHASILAN                      -                 -                  -

                   LABA BERSIH TAHUN
                      BERJALAN                       197.390.679                  -        197.390.679

                   PENGHASILAN KOMPREHENSIF
                      LAINNYA
                        Pengukuran kembali atas
                           kewajiban program
                           imbalan pasti                        -                 -                  -
                        Pajak penghasilan terkait               -                 -                  -


                        Selisih kurs atas
                           penjabaran akun-akun
                           kegiatan usaha luar
                           negeri                               -                 -                  -

                   Jumlah laba komprehensif -
                      setelah pajak


                   KOMPREHENSIF LAINNYA
                      TAHUN BERJALAN                 197.390.679                  -        197.390.679


                   Penyesuaian manajemen

                   Penyesuaian berasal dari pengurangan sebesar Rp525.000.000.000,- pada akun
                   kas dan bank atas adanya Pinjaman kepada pihak berelasi dengan rincian sebagai
                   berikut:

                  Kas dan Bank
                  Pinjaman dari MGSS kepada GAA                                   Rp300.000.000.000
                  Pinjaman dari MASS kepada GAA                                   Rp225.000.000.000
                  Penyesuaian                                                     Rp525.000.000.000


                   Penambahan sebesar Rp525.000.000.000,- terjadi pada akun Pinjaman kepada
                   pihak berelasi dengan rincian sebagai berikut:

                  Pinjaman Kepada Pihak Berelasi
                  Pinjaman dari MGSS kepada GAA                                   Rp300.000.000.000
                  Pinjaman dari MASS kepada GAA                                   Rp225.000.000.000
                  Penyesuaian                                                     Rp525.000.000.000




                                                                                                     77
Page 80
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   Dari hasil analisis atas proforma keuangan sebelum dan sesudah rencana transaksi
                   dapat disimpulkan bahwa Rencana Transaksi mempengaruhi current ratio, quick
                   ratio dan Working Capital To Total Assets Ratio pada rasio likuiditas. Hal ini
                   dikarenakan dengan adanya transaksi terdapat pinjaman kepada pihak berelasi yang
                   sumbernya berasal dari akun kas dan setara kas Entitas Anak.


                                              Tabel 26 Analisis Rasio Keuangan Proforma
                                                                          Sebelum Rencana                        Proforma setelah
                                         Uraian
                                                                               Transaksi                         Rencana Transaksi
                    LIQUIDITY (%)
                    Current Ratio                                                        1533,12%                               1249,69%
                    Quick Ratio                                                          1502,97%                               1219,53%
                    Working Capital To Total Assets
                    Ratio                                                                  67,70%                                  54,31%


           4.1.7   Analisis Kemampuan Penerima Pinjaman untuk Melunasi Transaksi

                   Berikut adalah proyeksi arus kas MBSS dengan adanya Transaksi:

                            Tabel 27 Arus Kas Dari Aktivitas Dengan Adanya Transaksi (Rp.000)
                                 Keterangan                    2024           2025       2026         2027         2028            2029

                    ARUS KAS DARI AKTIVITAS
                    INVESTASI
                    Pemberian pinjaman kepada
                    pihak berelasi                            (525.000)              -          -            -            -                 -
                    Pembayaran kembali pinjaman
                    dari pihak berelasi                               -              -          -            -            -    525.000.000


                   Berdasarkan analisis terhadap proyeksi arus kas dengan adanya transaksi, terdapat
                   proyeksi kas yang diperoleh dari pelunasan pinjaman pada tahun 2029 sebesar
                   Rp525,00 miliar yang berasal dari pembayaran pinjaman GAA kepada MGSS dan
                   MASS. Sedangkan rincian pelunasan pinjaman MASS dirinci sebagai berilut.


                   Tabel 28 Analisis Kemampuan Penerima Pinjaman untuk Melunasi Utang (Rp.000)
                                                                                                    Total Principal
                    Year        Bunga         Principal       Draw down          Interest                                     Outstanding
                                                                                                      + Interest
                    2024         8,50%                    -   225.000.000                   -                       -          225.000.000
                    2025         8,50%                    -               -     19.125.000             19.125.000              225.000.000
                    2026         8,50%                    -               -     19.125.000             19.125.000              225.000.000
                    2027         8,50%                    -               -     19.125.000             19.125.000              225.000.000
                    2028         8,50%                    -               -     19.125.000             19.125.000              225.000.000
                    2029         8,50%     225.000.000                    -     19.125.000           244.125.000                            -




                                                                                                                                            78
Page 81
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           4.1.8   Analisis Cash Management dan Financial Covenant dari Transaksi


                   Berdasarkan analisis cash management, sumber dana transaksi pemberian pinjaman
                   MASS kepada GAA sebesar Rp225.000.000.000,-, berasal dari kas setara kas MASS.


                   Perlu kami jelaskan bahwa tidak ada financial covenant sehubungan dengan
                   transaksi ini.


           4.2     Analisis Yield dari Transaksi yang Sejenis dan Sebanding


                   Sesuai Perjanjian Utang Piutang maka suku bunga Rencana Transaksi yang
                   disepakati   sebesar      8,50%   per     tahun.   Kami   melakukan   analisis    dengan
                   membandingkan tingkat suku bunga Rencana Transaksi dengan tingkat suku bunga
                   pasar berdasarkan Surat Utang Negara dan Suku Bunga Simpanan Berjangka.


                   Merujuk pada Ringkasan Hasil Penerbitan Surat Berharga Negara Tahun 2024,
                   besarnya tingkat bunga surat utang negara pada September 2024 adalah sebesar
                   6,70% dengan rincian sebagai berikut:


                                           Tabel 29 Tingkat Bunga Surat Utang Negara

                                    Bond                          Maturity                  Yield
                                FR0103                           15-Jul-35                          6,5294%
                                FR0098                          15-Jun-38                           6,6699%
                                FR0097                          15-Jun-43                           6,7691%
                                FR0102                           15-Jul-54                          6,8396%
                                                 Average                                            6,7020%
                   Sumber: Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan


                   Merujuk pada Statistik Keuangan Ekonomi Indonesia per September 2024 yang
                   dirilis oleh Bank Indonesia, besarnya Suku Bunga Simpanan Berjangka Rupiah
                   Menurut Kelompok Bank untuk jangka waktu 12 bulan sebesar 5,80% dengan rincian
                   sebagai berikut:


                   Tabel 30 Suku Bunga Simpanan Berjangka Rupiah Menurut Kelompok Bank Jangka
                                                           Waktu 12 Bulan

                                             Kelompok Bank                          Bunga (per tahun)
                    Bank Persero                                                                    5,73%
                    Bank Pemerintah Daerah                                                          6,82%
                    Bank Swasta Nasional                                                            5,16%
                    Bank Asing dan Bank Campuran                                                    5,40%
                    Bank Umum                                                                       5,89%
                                                Average                                             5,80%
                   Sumber: Statistik Keuangan Ekonomi Indonesia, Bank Indonesia


                                                                                                            79
Page 82
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                    Dari analisis perbandingan antara tingkat suku bunga Rencana Transaksi dengan
                    tingkat suku bunga pasar dapat disimpulkan bahwa tingkat suku bunga dalam
                    Rencana Transaksi lebih tinggi dibandingkan tingkat suku bunga pasar. Dalam hal
                    ini MASS akan mendapatkan pendapatan bunga yang lebih besar jika dibandingkan
                    dengan MASS melakukan investasi dengan mengandalkan bunga simpanan atau
                    dengan MASS melakukan investasi pada Surat Utang Negara.


           4.3      Analisis Inkremental

           4.3.1    Kontribusi Nilai Tambah dan Dampak Terhadap Proyeksi Keuangan


                    Asumsi-asumsi pembentuk peningkatan masing-masing akun selama periode
                    proyeksi telah dirincikan sebagai berikut telah dijelaskan pada sub bab 4.1.1.
                    Analisis     inkremental     dilakukan       dengan       membandingkan         proyeksi    tanpa
                    dilakukannya transaksi dan proyeksi dengan dilakukannya transaksi.


                    Inkremental Posisi Keuangan


                    Inkremental posisi keuangan adalah sebagai berikut:


                                              Tabel 31 Inkremental Posisi Keuangan (Rp.Juta)
                        Keterangan                   2024          2025          2026        2027        2028            2029

          ASET
          Aset Lancar
             Kas dan setara kas                     (525.000)     (509.791)    (494.653)    (479.620)   (464.728)        94.025
             Piutang usaha                                   -            -             -           -           -               -
             Aset kontrak                                    -            -             -           -           -               -
             Piutang lain-lain                               -            -             -           -           -               -
             Persediaan - bersih                             -            -             -           -           -               -
             Pajak dibayar di muka                           -            -             -           -           -               -
             Uang muka dan biaya dibayar di
             muka                                            -            -             -           -           -               -
          Total Aset Lancar                         (525.000)     (509.791)    (494.653)    (479.620)   (464.728)        94.025


          Aset Tidak Lancar
             Pinjaman kepada pihak berelasi          525.000       525.000      525.000      525.000     525.000                -
             Aset tetap - setelah dikurangi
             akumulasi penyusutan dan
             penurunan nilai                                 -            -             -           -           -               -
             Aset hak guna                                   -            -             -           -           -               -
             Aset tidak lancar lainnya                       -            -             -           -           -               -
          Total Aset Tidak Lancar                    525.000       525.000      525.000      525.000     525.000                -


          TOTAL ASET                                         0      15.209       30.347       45.380      60.272         94.025




          LIABILITAS DAN EKUITAS


                                                                                                                    80
Page 83
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                          Keterangan                2024       2025        2026        2027       2028            2029

          Liabilitas Jangka Pendek
             Utang bank jangka pendek                      -           -           -          -          -                -
             Utang usaha                                   -           -           -          -          -                -
             Utang lain-lain                               -           -           -          -          -                -
             Biaya yang masih harus dibayar                -           -           -          -          -                -
             Utang pajak                                   -           -           -          -          -                -
             Liabilitas jangka panjang yang JTDST          -           -           -          -          -                -
             Liabilitas sewa                               -           -           -          -          -                -
             Utang bank                                    -           -           -          -          -                -
             Uang muka dari pihak ketiga                   -           -           -          -          -                -
             Penjualan asset                               -           -           -          -          -                -
             Pelanggan                                     -           -           -          -          -                -
          Total Liabilitas Jangka Pendek                   -           -           -          -          -                -


          Liabilitas Jangka Panjang
             Liabilitas jangka panjang setelah
              dikurangi JTDST                              -           -           -          -          -                -
             Liabilitas sewa                               -           -           -          -          -                -
             Utang bank                                    -           -           -          -          -                -
             Liabilitas imbalan kerja                      -           -           -          -          -                -
          Total Liabilitas Jangka Panjang                  -           -           -          -          -                -


          EKUITAS
             Modal saham                                   -           -           -          -          -                -
             Tambahan modal disetor                        -           -           -          -          -                -
             Komponen ekuitas lainnya                      -           -           -          -          -                -
             Selisih kurs penjabaran laporan
             keuangan                                      -           -           -          -          -                -
             Saldo laba
             Ditentukan penggunaannya                      -           -           -          -          -                -
             Tidak ditentukan penggunaannya                0   15.153      30.254      45.270     60.167          93.947
          Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan
          kepada pemilik Entitas Induk                     0   15.153      30.254      45.270     60.167          93.947


          Kepentingan non pengendali                       -          56          93      110        105                 78


          Total Ekuitas                                    0   15.209      30.347      45.380     60.272          94.025


          TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                     0   15.209      30.347      45.380     60.272          94.025


                    Dari tabel di atas diperkirakan nilai tambah atas aset sebesar Rp15,21 miliar pada
                    tahun 2025 dan terus meningkat hingga mencapai Rp94,03 miliar pada tahun 2029.

                    Dari sisi ekuitas, diperkirakan nilai tambah atas ekuitas sebesar Rp15,21 miliar pada
                    tahun 2025 dan terus meningkat hingga mencapai Rp94,03 pada tahun 2029.




                                                                                                             81
Page 84
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   Inkremental Laba Rugi


                   Inkremental laba rugi MBSS adalah sebagai berikut:


                                              Tabel 32 Inkremental Laba Rugi (Rp.Juta)

                               Keterangan              2024        2025        2026        2027        2028        2029

                    PENDAPATAN
                       Pendapatan                             -           -           -           -           -           -
                    TOTAL                                     -           -           -           -           -           -

                    BEBAN LANGSUNG                            -           -           -           -           -           -

                    LABA KOTOR                                -           -           -           -           -           -

                    BEBAN USAHA
                       Beban usua                             -           -           -           -           -           -
                    TOTAL                                     -           -           -           -           -           -

                    LABA USAHA                                -           -           -           -           -           -


                    PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN
                       Keuntungan penjualan aset
                       tetap                                  -           -           -           -           -           -
                       Beban bunga - Bank                     0   (29.472)    (29.524)    (29.608)    (29.728)    (10.845)
                       Pendapatan bunga – pihak
                       berelasi (GAA)                         -    44.625      44.625      44.625      44.625      44.625
                       Beban keuangan                         -           -           -           -           -           -
                       Beban pajak final                      -           -           -           -           -           -
                       Keuntungan selisih kurs                -           -           -           -           -           -
                       Kerugian lain-lain - bersih            -           -           -           -           -           -
                    TOTAL                                     0    15.153      15.101      15.017      14.897      33.780

                    LABA SEBELUM PAJAK                        0    15.153      15.101      15.017      14.897      33.780

                    Beban Pajak Penghasilan                   -           -           -           -           -           -

                    LABA BERSIH PERIODE BERJALAN              0    15.153      15.101      15.017      14.897      33.780


                   Dari tabel di atas diperkirakan nilai tambah atas laba tahun berjalan sebesar
                   Rp15,15 miliar pada tahun 2025, dan Rp33,78 miliar pada tahun 2029.




                                                                                                                       82
Page 85
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   Inkremental Arus Kas


                   Inkremental Arus Kas MBSS adalah sebagai berikut:


                                                   Tabel 33 Inkremental Arus Kas (Rp.Juta)
                              Keterangan                   2024         2025          2026          2027          2028         2029

                 ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
                 Penerimaan kas dari:
                 Pelanggan                                        -             -             -             -            -            -
                 Lain-lain                                        -             -             -             -            -            -
                 Pembayaran kas kepada
                 Pemasok                                          -            56            37            17         (5)         (27)
                 Direksi dan karyawan                             -             -             -             -            -            -
                 Pembayaran pajak penghasilan                     -             -             -             -            -            -
                 Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas
                 Operasi                                          -            56            37            17         (5)         (27)


                 ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
                 Penerimaan dari penjualan aset
                 tetap                                            -             -             -             -            -            -
                 Penerimaan uang muka
                 penjualan aset                                   -             -             -             -            -            -
                 Penerimaan bunga                                 0     15.153        15.101        15.017        14.897       33.780
                 Perolehan aset tetap                             -             -             -             -            -            -
                 Kenaikan uang muka pembelian
                 aset                                             -             -             -             -            -            -
                 Pemberian pinjaman kepada
                 pihak berelasi                          (525.000)              -             -             -            -            -
                 Pembayaran kembali pinjaman
                 dari pihak berelasi                              -             -             -             -            -    525.000
                 Kas Bersih Diperoleh dari
                 (Digunakan untuk) Aktivitas Investasi   (525.000)      15.153        15.101        15.017        14.897      558.780

                 ARUS KAS DARI AKTIVITAS
                 PENDANAAN
                 Pembayaran utang bank                            -             -             -             -            -            -
                 Pembayaran beban keuangan                        -             -             -             -            -            -
                 Pembayaran pokok liabilitas
                 sewa                                             -             -             -             -            -            -
                 Penerimaan utang bank                            -             -             -             -            -            -
                 Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas
                 Pendanaan                                        -             -             -             -            -            -

                 KENAIKAN BERSIH KAS DAN SETARA
                 KAS                                     (525.000)      15.209        15.138        15.033        14.892      558.753
                 KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL
                 PERIODE                                          -   (525.000)     (509.791)     (494.653)     (479.620)    (464.728)
                 KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR
                 PERIODE                                 (525.000)    (509.791)     (494.653)     (479.620)     (464.728)      94.025


                   Dari tabel di atas terlihat bahwa dengan adanya rencana transaksi bahwa akumulasi
                   arus kas akhir pada proyeksi tahun 2029 sebesar Rp94,03 miliar.




                                                                                                                                83
Page 86
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           4.3.2   Biaya atau Pendapatan yang Relevan


                   Rencana Transaksi yang akan dilakukan menimbulkan pendapatan yang relevan
                   sehubungan dengan pelaksanaan Rencana Transaksi yaitu penerimaan bunga.

           4.3.3   Informasi Non Keuangan yang Relevan


                   Tidak terdapat Informasi non keuangan yang relevan pada rencana Transaksi
                   Pemberian Pinjaman MASS kepada GAA.


           4.4     Analisis Sensitivitas


                   Analisis sensitivitas dilakukan terhadap adanya penurunan pendapatan, biaya
                   investasi naik, struktur biaya naik, dan kenaikan discount rate dengan masing-
                   masing perubahan kondisi sebesar 2,50%, 5,00%, 7,50%, hingga 10,00% yang
                   berpengaruh terhadap kelayakan MBSS dengan dilakukannya transaksi yang
                   digambarkan dengan grafik sensitivitas sebagai berikut:


                                                       Tabel 34 Analisis Sensitivitas
                                                            Kondisi                     Perubahan Kondisi
                                   Keterangan
                                                            Normal       2,50%        5,00%          7,50%       10,00%
                   Pendapatan Turun
                   Net Present Value (NPV) - Dalam Rp.000    671.161      553.574       436.341       319.677     204.012
                   Internal Rate of Return (IRR)              27,45%       24,21%        21,05%        17,97%      14,99%
                   Return On Investment (ROI)                   8,28%        7,73%        7,18%         6,63%        6,08%
                   Profitability Index (PI)                  1,41904      1,34585       1,27285       1,20015     1,12797
                   Payback Period (PP)                      4 Th 0 Bln   4 Th 3 Bln   4 Th 5 Bln    4 Th 6 Bln   4 Th 7 Bln
                   BEP    a. Dalam Rp.000                    269.079      283.754       301.064       321.793     347.081
                          b. Dalam % Terhadap Pendapatan      26,59%       28,78%        31,38%        34,49%      38,30%



                   Biaya Investasi Naik
                   Net Present Value (NPV) - Dalam Rp.000    671.161      632.948       594.736       556.524     518.312
                   Internal Rate of Return (IRR)              27,45%       26,12%        24,84%        23,61%      22,43%
                   Return On Investment (ROI)                   8,28%        8,28%        8,28%         8,28%        8,28%
                   Profitability Index (PI)                  1,41904      1,38597       1,35441       1,32426     1,29542
                   Payback Period (PP)                      4 Th 0 Bln   4 Th 2 Bln   4 Th 3 Bln    4 Th 3 Bln   4 Th 4 Bln
                   BEP    a. Dalam Rp.000                    269.079      269.079       269.079       269.079     269.079
                          b. Dalam % Terhadap Pendapatan      26,59%       26,59%        26,59%        26,59%      26,59%



                   Struktur Biaya Naik
                   Net Present Value (NPV) - Dalam Rp.000    671.161      582.476       493.998       405.817     318.083
                   Internal Rate of Return (IRR)              27,45%       24,98%        22,56%        20,19%      17,89%
                   Return On Investment (ROI)                   8,28%        8,24%        8,19%         8,14%        8,09%
                   Profitability Index (PI)                  1,41904      1,36386       1,30878       1,25388     1,19921
                   Payback Period (PP)                      4 Th 0 Bln   4 Th 3 Bln   4 Th 4 Bln    4 Th 5 Bln   4 Th 6 Bln
                   BEP    a. Dalam Rp.000                    269.079      275.806       282.533       289.260     295.987
                          b. Dalam % Terhadap Pendapatan      26,59%       27,25%        27,91%        28,58%      29,24%



                   Discount Rate Naik
                   Net Present Value (NPV) - Dalam Rp.000    671.161      657.172       643.362       629.728     616.267




                                                                                                                     84
Page 87
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                                                       Kondisi                       Perubahan Kondisi
                                             Keterangan
                                                                       Normal         2,50%         5,00%         7,50%            10,00%
                  Internal Rate of Return (IRR)                          27,45%         27,45%        27,45%        27,45%           27,45%
                  Return On Investment (ROI)                              8,28%           8,28%        8,28%         8,28%             8,28%
                  Profitability Index (PI)                             1,41904         1,41135       1,40373       1,39617          1,38868
                  Payback Period (PP)                                 4 Th 0 Bln      4 Th 0 Bln   4 Th 0 Bln    4 Th 0 Bln        4 Th 0 Bln
                  BEP               a. Dalam Rp.000                    269.079         269.079       269.079       269.079          269.079
                                    b. Dalam % Terhadap Pendapatan       26,59%         26,59%        26,59%        26,59%           26,59%



                                                               Gambar 14 Analisis Sensitivitas
                                        800.000

                                        700.000

                                        600.000
                        NPV (Rp.Juta)




                                        500.000

                                        400.000

                                        300.000

                                        200.000

                                        100.000

                                             0
                                                      NORMAL          2,50%             5,00%           7,50%             10,00%

                                                               PENDAPATAN TURUN           STRUKTUR BIAYA NAIK

                                                               BIAYA INVESTASI NAIK       DISCOUNT RATE NAIK




                   Berdasarkan analisis sensitivitas, pada kondisi normal NPV yang dihasilkan adalah
                   sebesar Rp671,16 miliar, jika terjadi perubahan terhadap pendapatan, dimana
                   pendapatan turun sampai dengan 10,00% maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar
                   Rp204,01 miliar. Apabila terjadi perubahan terhadap biaya investasi naik, dimana
                   biaya investasi naik sampai dengan 10,00% maka NPV yang dihasilkan adalah
                   sebesar Rp518,31 miliar. Apabila terjadi perubahan terhadap struktur biaya, dimana
                   struktur biaya naik sampai dengan 10,00% maka NPV yang dihasilkan adalah
                   sebesar Rp318,08 miliar. Sedangkan apabila terjadi perubahan terhadap discount
                   rate, dimana discount rate naik sampai dengan 10,00% maka NPV yang dihasilkan
                   adalah sebesar Rp616,27 miliar.


                   Berdasarkan grafik sensitivitas terlihat bahwa kelayakan MBSS dengan dilakukannya
                   transaksi lebih sensitif terhadap pendapatan turun.




                                                                                                                                       85
Page 88
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           5       ANALISIS KELAYAKAN RENCANA PENGGUNAAN DANA ATAS TRANSAKSI PINJAM
                   MEMINJAM DANA

           5.1     Analisis Kelayakan


                   Berdasarkan analisis kelayakan, menunjukkan bahwa           dengan    dilakukannya
                   transaksi didapat kriteria kelayakan dengan variabel-variabel sebagai berikut:
                   • Internal Rate of Return (IRR) > Discount Rate → Layak
                     IRR yang dihasilkan adalah sebesar 27,45% yang berarti di atas tingkat discount
                     rate yang sebesar 9,84%.
                   • Net Present Value ( NPV ) > 0 → Layak
                     NPV yang dihasilkan menunjukkan angka yang positif yaitu sebesar
                      Rp671.161.000.000,-.
                   • Profitability Index ( PI ) > 1 → Layak
                     PI yang diperoleh adalah sebesar 1,41904 yang berarti lebih besar dari 1.
                   • Payback Period ( PP )
                     PP akan diperoleh dalam waktu 4 tahun.

           5.2     Analisis Kelayakan Pelunasan Utang

                   Sesuai dengan proyeksi keuangan yang diperoleh dari manajemen MBSS, GAA
                   diharapkan dapat melunasi pokok pinjaman dan bunga kepada para pemegang
                   surat utang pinjaman. Dalam proyeksi keuangan MBSS, diharapkan GAA dapat
                   melunasi pinjamannya pada tahun 2029.

           5.3     Analisis Faktor-Faktor Lain Yang Relevan


                   Tidak terdapat informasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi transaksi
                   Pemberian Pinjaman MASS kepada GAA.




                                                                                                    86
Page 89
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           6       ANALISIS ATAS JAMINAN


                   Perlu kami jelaskan bahwa pada transaksi ini tidak terdapat jaminan atas Pemberian
                   Pinjaman MASS kepada GAA.




                                                                                                  87
Page 90
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           7       PENDAPAT MENGENAI KEWAJARAN TRANSAKSI

                   Berdasarkan pertimbangan analisis transaksi (analisis atas besaran dana dari objek
                   transaksi, dampak dari transaksi, dan pertimbangan bisnis), analisis kualitatif,
                   analisis kuantitatif, dan analisis atas jaminan, maka kami berpendapat bahwa
                   Transaksi Pemberian Pinjaman MASS kepada GAA adalah Wajar.

                   Kesimpulan akhir di atas berlaku bilamana tidak terdapat perubahan yang memiliki
                   dampak material terhadap Transaksi Pemberian Pinjaman MASS kepada GAA.
                   Perubahan tersebut termasuk, namun tidak terbatas pada perubahan kondisi, baik
                   secara internal maupun secara eksternal yaitu kondisi pasar dan perekonomian,
                   kondisi umum bisnis, perdagangan dan keuangan serta peraturan-peraturan
                   pemerintah Indonesia dan peraturan terkait lainnya setelah tanggal Laporan
                   Pendapat Kewajaran ini dikeluarkan. Bilamana setelah tanggal Laporan Pendapat
                   Kewajaran ini dikeluarkan terjadi perubahan-perubahan tersebut di atas, maka
                   kesimpulan mengenai kewajaran Transaksi Pemberian Pinjaman MASS kepada GAA
                   ini mungkin berbeda.




                                                                                                  88
Page 91
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           8       KUALIFIKASI PENILAI USAHA

                   Kami adalah Kantor Jasa Penilai Publik yang secara resmi telah ditetapkan
                   berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 1498/KM.1/2012, tanggal 28
                   Desember 2012, dengan nama Kantor Jasa Penilai Publik Syarif, Endang dan Rekan
                   dengan Izin KJPP No. 2.12.0113.

                   Penilai Usaha yang menandatangani laporan penilaian usaha ini merupakan Penilai
                   Usaha bersertifikat MAPPI dengan perizinan sebagai berikut:

                   MAPPI                 : No. 09-S-02341
                   Izin Penilai Publik   : No. B-1.12.00340
                   Klasifikasi izin      : Penilaian Bisnis
                   Register              : No. RMK-2017.00303
                   STTD OJK              : No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023
                   STTD IKNB             : No. 173/NB.122/STTD-P/2019




                                                                                               89
Page 92
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           9       KESIMPULAN


                   Atas dasar analisis yang kami lakukan terhadap Kewajaran Transaksi yang meliputi
                   analisis transaksi, analisis kualitatif dan analisis kuantitatif atas transaksi, analisis atas
                   kewajaran nilai transaksi dan analisis faktor lain yang relevan, maka kami berpendapat
                   bahwa Transaksi Pemberian Pinjaman MASS kepada GAA adalah Wajar.




                                                                                                              90

File

File Open PDF
Source IDX
Size3.24 MB
Published20 Dec 2024
Pages92
Characters279,018
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 74 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT MITRA ALAM SEGARA SEJATI p.1 ×9
linked org MITRABAHTERA SEGARA SEJATI Tbk · Nama Perusahaan p.1 ×300
linked org PT GALLEY ADHIKA ARNAWAMA p.1 ×17
linked person Armand Setiawan Tanudjaja · Direktur Utama p.7 ×6
linked person Susan Faustine · Direktur p.26 ×4
linked person Kristine Sheilla Avinta Putri p.32 ×2
linked person Zhang Hao · Direktur p.32 ×2
linked — Suwantara Gotama p.35 ×2
linked org Bank Central Asia Tbk. p.36 ×20
linked org Dana Brata Luhur Tbk p.53 ×8
linked org Jasa Armada Indonesia Tbk p.53 ×6
linked org Buana Lintas Lautan Tbk p.53 ×8
linked org Trans Power Marine Tbk p.53 ×8
linked org IMC Pelita Logistik Tbk p.53 ×8
linked org PT Pelayaran Nasional Ekalya p.53 ×4
linked org Batulicin Nusantara Maritim Tbk p.53 ×2
linked org Pelayaran Nelly Dwi Putri Tbk p.53 ×6
linked org Indika Energy p.57
linked person Lo Kheng Hong p.57
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.3 ×3
possible person Widy p.4 ×8
possible org Bursa Efek Indonesia p.9 ×2
possible person Fenny Widjaja p.25
possible person Andre · Komisaris p.32
possible org Bank Persero p.81
unresolved org KJPP Syarif p.3 ×4
unresolved org Endang & Rekan p.3 ×4
unresolved org Menteri Keuangan Republik p.3 ×2
unresolved person Akta Notaris Darbi p.3 ×5
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.3 ×5
unresolved person Engawati Gazali · Notaris p.3 ×9
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia No. AHU-AH. p.4 ×2
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.4 ×7
unresolved org Bank Indonesia p.4 ×26
unresolved — Faks, p.7
unresolved person H. Thamrin p.7 ×8
unresolved person Grace Tjugiarto p.7 ×2
unresolved person Syawaluddin Zen p.7 ×2
unresolved org PT Merlot Group Indonesia p.7 ×2
unresolved org PT Graman Infiniti Arta p.7 ×2
unresolved org Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan p.9 ×2
unresolved org Bapepam-LK p.9 ×4
unresolved org REKAN Endang Sunardi p.14
unresolved org Endang dan Rekan p.14 ×2
unresolved person Endang Sunardi p.16
unresolved person Meilindra Indriani p.16
unresolved person Toyib Efendi, S.E., M.Ec. Dev. p.16 ×2
unresolved org Muhammad Rizal Hidayat, S.Pt. p.16
unresolved org Bank MBSS p.19 ×2
unresolved org Kementerian p.22 ×3
unresolved org Kantor Akuntan Publik Imelda & Rekan p.25 ×3
unresolved org Kantor Akuntan Publik Imelda p.25 ×3
unresolved org Kantor Akuntan Publik Gani Sigiro p.25 ×2
unresolved person Martinus p.26
unresolved — Kebon p.31
unresolved person Bharuna · Komisaris Utama p.32
unresolved org Bank Jangka Panjang-Bersih p.36
unresolved org Kota Nusantara p.37
unresolved org Bank Indonesia Neraca Pembayaran Indonesia Tabel p.38
unresolved org Bank Indonesia Nilai Tukar Rupiah Nilai p.40
unresolved org Bank Indonesia Gambar p.41
unresolved org Bank Indonesia Inflasi p.41
unresolved org PT Batulicin Nusantara p.53 ×2
unresolved org Maritim Tbk p.53 ×2
unresolved org Purnamasari Tbk p.53 ×2
unresolved org Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk p.54 ×2
unresolved org PT Indika Energy Infrastructure p.57
unresolved org China Navigation Co. Pte. Ltd p.57
unresolved org Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Merujuk p.81
unresolved org Bank Campuran p.81
unresolved org Menteri Keuangan p.91
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Syarif p.91
unresolved org KJPP p.91

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.455 5935 ms 12 Sep 2026 22:55
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [{'area_sqm': None,
             'category': 'OTHER',
             'description': '................................................................... '
                            '28'}],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL_FACT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '................................................................... '
                '28',
 'object_truncated': True,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': '20.00'}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result