Skip to content
Back to announcement

20260618_WINE_Public Expose_32102292_lamp1.pdf

Other Text extracted WINE

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 12

Page 1

          
Page 2
                      LAPORAN PELAKSANAAN PAPARAN PUBLIK
                               PT HATTEN BALI TBK
                              TANGGAL 15 JUNI 2026


  I.   Waktu dan Tempat Pelaksanaan
       Hari/Tanggal : Jumat, 15 Juni 2026
       Waktu        : Pukul 11.40 WITA – Selesai
       Tempat        : Batukaru Room, Hotel Inna Sindhu Beach, Jl.Pantai Sindhu No.14, Banjar
                      Sindhu Kaja, Sanur Denpasar Selatan 80228 - Indonesia

 II.   Dalam Pelaksanaan paparan dan tanya jawab, Perseroan diwakili oleh:
        1. Direktur Utama, Ida Bagus Rai Budarsa
        2. Direktur, Ketut Sumarwan

III.   Susunan Acara
        1. Paparan Publik (Public Expose) dibuka oleh pembawa acara, Saudari pukul 11.40
           WITA.
        2. Kegiatan Public Expose dibuka dengan sambutan dari Bapak Ida Bagus Rai Budarsa,
           dilanjutkan dengan pemaparan ringkasan kinerja Perseroan pada tahun 2025.
           Selanjutnya, Bapak Ketut Sumarwan menyampaikan kinerja keuangan tahun 2025.
           Bapak Ida Bagus Rai Budarsa kemudian memaparkan Target dan strategi Perseroan
           untuk tahun 2025.
        3. Paparan Publik (Public Expose) diakhiri dengan tanya jawab dan ditutup pada pukul
           12:44 WITA.

IV.    Daftar Hadir
       Paparan Publik (Public Expose) dihadiri oleh investor, media dan pihak lainnya. Jumlah
       peserta paparan public (Public Expose) adalah 92 peserta.
       Daftar hadir Paparan Publik (Public Expose) kami lampirkan pada laporan ini.

 V.    Tanya Jawab
       1. Bapak Restu
          a. Bagaimana perusahaan melihat peningkatan wine impor murah yang mulai masuk ke
             pasar dan bagaimana strategi mempertahankan pangsa pasar?
             Tanggapan:
             Manajemen menjelaskan bahwa keberadaan wine impor murah memang meningkat
             di beberapa kanal retail. Namun sebagian besar produk tersebut bersifat opportunistic
             atau berasal dari stok tertentu yang dijual dengan harga diskon sehingga
             keberlanjutan pasokannya tidak selalu terjamin.
             Keunggulan utama Hatten berada pada:
             • Kekuatan merek yang telah dibangun selama lebih dari 30 tahun.
             • Hubungan jangka panjang dengan hotel, restoran, dan sektor hospitality di Bali.
             • Kontrak pasokan yang telah berjalan dengan berbagai hotel dan restoran besar.
             • Kualitas produk yang konsisten dengan tingkat keluhan pelanggan yang sangat
                 rendah.




               PT. Hatten Bali Tbk - Jl Bypass Ngurah Rai No. 393 Sanur, Denpasar – Bali 80227
               T. +62 361 4721377 I F. +62 361 4721277 I E. corsec@hattenwines.com
Page 3
      •  Jaringan komunitas yang kuat melalui asosiasi hotel, chef, sommelier, bartender,
         dan pelaku industri pariwisata.
      Manajemen meyakini bahwa faktor-faktor tersebut menjadi penghalang masuk
      (barrier to entry) yang kuat bagi kompetitor baru.

   b. Bagaimana kondisi persaingan dengan produsen wine lokal lainnya?
      Tanggapan :
      Berdasarkan data yang dimiliki perusahaan, kinerja sebagian besar produsen wine
      lokal mengalami penurunan. Pada Q1 2026, Hatten masih mencatat pertumbuhan
      penjualan retail di Bali, sementara beberapa kompetitor lokal justru mengalami
      penurunan.
      Manajemen menilai posisi kompetitif Hatten masih lebih baik dibandingkan sebagian
      besar pemain lokal lainnya.

   c. Apakah perusahaan memiliki program untuk meningkatkan efisiensi biaya produksi?
      Tanggapan :
      Perusahaan sedang mengevaluasi program penggunaan kembali (reuse) botol kaca
      sebagai bagian dari upaya efisiensi dan keberlanjutan.
      Manfaat yang diharapkan antara lain:
      • Mengurangi limbah kemasan.
      • Menekan biaya pembelian botol baru.
      • Menurunkan biaya overhead produksi.
      • Mendukung program ramah lingkungan dan keberlanjutan usaha.
      Manajemen menegaskan bahwa efisiensi biaya tetap dilakukan tanpa mengurangi
      kualitas produk.

2. Bapak Fedi
   Berapa target pertumbuhan laba bersih (net profit) perusahaan pada tahun 2026?
   Tanggapan :
   Manajemen menjelaskan bahwa perusahaan tetap berupaya menjaga pertumbuhan laba
   sejalan dengan pertumbuhan penjualan. Namun pada tahun 2026 perusahaan akan
   meningkatkan investasi untuk kegiatan branding dan penguatan merek.
   Oleh karena itu, target pertumbuhan laba bersih diperkirakan berada pada kisaran:
   • 2% – 5% YoY
   • Target konservatif sekitar 3% YoY
   Pertumbuhan laba diperkirakan lebih rendah dibandingkan pertumbuhan penjualan
   karena adanya alokasi anggaran untuk pengembangan brand jangka panjang.

3. Bapak Putu Asta
   Bagaimana perusahaan menyikapi tren global yang mengarah pada konsumsi minuman
   rendah alkohol atau tanpa alkohol?
   Tanggapan :
   Perusahaan telah melakukan berbagai riset dan pengembangan produk low-alcohol wine
   maupun non-alcohol wine bersama konsultan dan mitra industri di Australia.
   Beberapa langkah yang dilakukan:
   • Studi teknologi produksi non-alcohol wine.
   • Evaluasi mesin dan proses pemisahan alkohol.




       PT. Hatten Bali Tbk - Jl Bypass Ngurah Rai No. 393 Sanur, Denpasar – Bali 80227
       T. +62 361 4721377 I F. +62 361 4721277 I E. corsec@hattenwines.com
Page 4
         •   Pengembangan alternatif produk berbasis anggur dengan kadar alkohol rendah atau
             tanpa alkohol.
         Namun hingga saat ini perusahaan masih menghadapi tantangan dalam mempertahankan
         karakter rasa dan kualitas wine setelah alkohol dipisahkan.
         Manajemen menilai pasar Indonesia saat ini masih didominasi oleh konsumen wine
         konvensional, meskipun tren produk non-alkohol diperkirakan akan berkembang di masa
         depan.

      4. Bapak Putu
         Bagaimana perusahaan mengantisipasi risiko El Niño dan perubahan iklim terhadap
         kebun anggur?
         Tanggapan :
         Menurut manajemen, tantangan utama budidaya anggur justru berasal dari curah hujan
         yang berlebihan, bukan kondisi kering.
         Curah hujan tinggi dapat menyebabkan:
         • Kerusakan buah anggur.
         • Serangan jamur dan penyakit tanaman.
         • Penurunan kualitas hasil panen.
         Untuk mengantisipasi kondisi cuaca ekstrem, perusahaan telah menerapkan sistem drip
         irrigation (irigasi tetes) pada kebun-kebun utama di Singaraja.
         Keunggulan sistem tersebut:
         • Penggunaan air lebih efisien.
         • Mengurangi penguapan.
         • Menjaga kelembaban tanah secara optimal.
         • Mendukung produktivitas tanaman saat musim kering.
         Selain itu, lokasi kebun perusahaan memiliki akses sumber air yang relatif memadai
         sehingga risiko kekurangan air masih dapat dikelola dengan baik.

Demikian laporan pelaksanaan paparan publik (public expose) Perseroan tahun 2026 kami
sampaikan.




             PT. Hatten Bali Tbk - Jl Bypass Ngurah Rai No. 393 Sanur, Denpasar – Bali 80227
             T. +62 361 4721377 I F. +62 361 4721277 I E. corsec@hattenwines.com
Page 5
DOKUMENTASI PAPARAN PUBLIK




         PT. Hatten Bali Tbk - Jl Bypass Ngurah Rai No. 393 Sanur, Denpasar – Bali 80227
         T. +62 361 4721377 I F. +62 361 4721277 I E. corsec@hattenwines.com
Page 6
PT. Hatten Bali Tbk - Jl Bypass Ngurah Rai No. 393 Sanur, Denpasar – Bali 80227
T. +62 361 4721377 I F. +62 361 4721277 I E. corsec@hattenwines.com
Page 7

          
Page 8

          
Page 9

          
Page 10

          
Page 11

          
Page 12

          

File

File Open PDF
Source IDX
Size4.09 MB
Published19 Jun 2026
Pages12
Characters7,420
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 7 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org HATTEN BALI TBK p.2 ×17
possible person Ketut Sumarwan p.2 ×2
unresolved person Ida Bagus Rai Budarsa p.2 ×5
unresolved person Restu p.2
unresolved person Fedi Berapa p.3
unresolved person Putu Asta Bagaimana p.3
unresolved person Putu Bagaimana p.4

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result