Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 42
Page 1
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk LAPORAN KEUANGAN INTERIM TANGGAL 30 JUNI 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT) DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) d1/
Page 2
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
DAFTAR ISI
Halaman
Surat Pernyataan Direksi
Laporan Keuangan Interim
Laporan Posisi Keuangan Interim 1
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Interim 2
Laporan Perubahan Ekuitas Interim 3
Laporan Arus Kas Interim 4
Catatan atas Laporan Keuangan Interim 5
Page 3
SURAT PERNYATAAN DIREKSI
TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS
LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 JUNI 2024
SERTA UNTUK PERODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
30 JUNI 2024 DAN 2023
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA TBK
Kami yang bertanda tangan di bawah ini:
1. Nama Kartiko Soemargono
Alamat Kantor Ruka Graha Boulevard, JI Raya Gading Serpong, Blok
A, No. 15, Desa/Kelurahan Curug Sangereng, Kee.
Kelapa Dua. Kab. Tangerang, Banten
Alamat Domisili/sesuai KTP Pandeansari Blok Ill No. 21 Gandok - Yogyakarta
Telepon (021)55680515
Jabatan Direktur Utama
2. Nama Sofia Tanizar
Alamat Kantor Ruka Graha Boulevard, JI Raya Gading Serpong, Blok
A, No. 15, Desa/Kelurahan Curug Sangereng, Kee.
Kelapa Dua, Kab. Tangerang, Banten
Alamat Domisili/sesuai KTP JI. Garnet Barat No. 05, Curug Sangereng - Banten
Telepon (021)55680515
Jabatan Direktur
Menyatakan bahwa:
1. Kami bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan.
2. Laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
Indonesia.
3. a. Semua informasi dalam laporan keuangan PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk telah
dimuat seeara lengkap dan benar, dan
b. Laporan keuangan PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk tidak mengandung informasi atau
fakta material yang tidak benar, dan kami tidak menghilangkan informasi atau fakta
material.
4. Kami bertanggung jawab atas sistem pengendalian internal dalam PT Lupromax Pelumas
Indonesia T bk.
Demikian pemyataan ini dibuat de
Sofia Janizar
Direktur
□
PT LUPR MAX PELUMAS INDONESIA
Ruko Graha Boulevard Blok A No. 15
JI. Raya Boulevard, Gading Serp□ng, Tangerang
Banten 1S810
[Pl 021 - 5568 0515
[El contactus@lupromax.co.id - www.lupromax.co.id
Page 4
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
30 Juni 31 Desember
Catatan 2024 2023
ASET
ASET LANCAR
Kas dan Setara Kas 4 30.136.193.827 30.288.636.358
Piutang Usaha dari Pihak Ketiga 5 21.806.036.931 16.817.695.367
Piutang Lain-lain Pihak Ketiga 6 139.557.405 163.907.402
Persediaan 7 14.789.551.924 12.321.295.715
Uang Muka 8 4.689.287.710 6.007.792.709
Aset Pajak Tangguhan 12c 812.001.349 685.537.245
Jumlah Aset Lancar 72.372.629.146 66.284.864.797
ASET TIDAK LANCAR
Aset Tetap - Bersih 9 2.682.805.118 2.280.556.247
Aset Hak-Guna - Bersih 10 131.666.667 246.666.667
Uang Jaminan 11 20.000.000 20.000.000
Jumlah Aset Tidak Lancar 2.834.471.785 2.547.222.914
JUMLAH ASET 75.207.100.931 68.832.087.711
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang Bank Jangka Pendek 17a 6.525.564.481 6.419.039.874
Utang Usaha kepada Pihak Ketiga 13 12.348.648.298 6.026.069.330
Beban Akrual 14 202.539.174 129.586.964
Uang Muka Pelanggan 15 2.317.498.487 3.532.039.050
Utang Pajak 12a 521.301.633 703.661.554
Bagian Lancar dari Pinjaman Jangka Panjang
Utang Pembelian Aset Tetap 16 225.059.729 174.110.525
Utang Bank 17b 80.000.004 80.000.004
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 22.220.611.806 17.064.507.301
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Pinjaman Jangka Panjang Setelah
Dikurangi Bagian Lancar
Utang Pembelian Aset Tetap 16 640.554.614 490.035.117
Utang Bank 17b 948.333.310 1.098.333.316
Liabilitas Imbalan Pascakerja 18 1.247.736.000 957.926.000
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 2.836.623.924 2.546.294.433
JUMLAH LIABILITAS 25.057.235.730 19.610.801.734
EKUITAS
Modal Saham - Nilai Nominal Rp 20
per Saham 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2023
Modal Dasar 1.820.000.000 Saham 30 Juni 2024 dan
31 Desember 2023
Modal Ditempatkan dan Disetor 650.000.000
saham 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 19a 13.000.144.500 13.000.000.000
Tambahan Modal Disetor 19b 33.048.274.645 33.047.118.645
Penghasilan Komprehensif Lain 20 (64.172.160) (27.946.620)
Saldo Laba
Ditentukan Penggunaannya 19c 200.000.000 100.000.000
Tidak Ditentukan Penggunaannya 19c 3.965.618.216 3.102.113.952
JUMLAH EKUITAS 50.149.865.201 49.221.285.977
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 75.207.100.931 68.832.087.711
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
-1-
Page 5
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN INTERIM
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
2024 2023
Catatan (Enam Bulan) (Enam Bulan)
PENJUALAN 21 37.909.133.076 21.054.480.089
BEBAN POKOK PENJUALAN 22 (23.062.556.633) (11.086.446.020)
LABA BRUTO 14.846.576.442 9.968.034.069
Beban Penjualan 23 (8.137.763.268) (4.634.632.408)
Beban Umum dan Administrasi 24 (5.158.075.642) (4.750.315.288)
Pendapatan (Beban) Lain-lain-Bersih 25 121.152.928 59.577.617
Beban Bunga dan Keuangan 26 (435.555.149) (510.422.128)
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 1.236.335.312 132.241.862
Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan:
Pajak Kini 12b (389.077.691) (251.837.876)
Pajak Tangguhan 12c 116.246.644 153.717.950
LABA BERSIH TAHUN BERJALAN 963.504.264 34.121.936
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pengukuran Kembali Imbalan Pasti 20 (46.443.000) 22.303.500
Pajak Penghasilan 20 10.217.460 (4.906.770)
LABA KOMPREHENSIF TAHUN
BERJALAN 927.278.724 51.518.666
LABA PER SAHAM 27 1,48 0,05
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
-2-
Page 6
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS INTERIM
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Saldo Laba
Tambahan Penghasilan Ditentukan Tidak Ditentukan
Catatan Modal Saham Modal Disetor Komprehensif Lain Penggunaannya Penggunaannya Jumlah Ekuitas
Saldo per 1 Januari 2023 7.000.000.000 - 44.504.460 100.000.000 4.006.487.933 11.150.992.393
Laba Periode Berjalan - - - - 34.121.936 34.121.936
Pengukuran Kembali Imbalan Pasti 21 - - (17.396.730) - - (17.396.730)
Saldo per 30 Juni 2023 7.000.000.000 - 27.107.730 100.000.000 4.040.609.869 11.167.717.599
Saldo per 1 Januari 2023 7.000.000.000 - 44.504.460 100.000.000 4.006.487.933 11.150.992.393
Setoran Modal melalui Dividen Saham 19 2.100.000.000 (2.100.000.000) -
Laba Tahun Berjalan - - - - 1.195.626.019 1.195.626.019
Setoran Modal melalui Penawaran Umum
Perdana Saham 19 3.900.000.000 - - - - 3.900.000.000
Penerimaan Agio Saham
Sehubungan dengan Penawaran Umum
Perdana Saham 19 - 33.047.118.645 - - - 33.047.118.645
Pengukuran Kembali Imbalan Pasti 21 - (72.451.080) - - (72.451.080)
Saldo per 31 Desember 2023 13.000.000.000 33.047.118.645 (27.946.620) 100.000.000 3.102.113.952 49.221.285.977
Laba Periode Berjalan - - - - 963.504.264 963.504.264
Setoran Modal melalui Pelaksanaan Waran 19 144.500 - - - - 144.500
Penerimaan Agio Saham sehubungan
Dengan Pelaksanaan Waran 20 - 1.156.000 - - - 1.156.000
Cadangan Wajib 19 - - - 100.000.000 (100.000.000) -
Pengukuran Kembali Imbalan Pasti 21 - - (36.225.540) - - (36.225.540)
Saldo per 30 Juni 2024 13.000.144.500 33.048.274.645 (64.172.160) 200.000.000 3.965.618.216 50.149.865.201
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
-3-
Page 7
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
LAPORAN ARUS KAS INTERIM
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan (Enam Bulan) (Enam Bulan)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan dari Pelanggan 5, 15, 21 31.706.250.949 19.235.412.521
7, 8, 9, 10,12a
Pembayaran kepada Pemasok 13,14,16,17, 19 (17.130.439.074) (13.107.471.711)
Pembayaran Beban Operasional Lainnya 6, 24 (10.076.522.173) (3.777.283.410)
Pembayaran kepada Karyawan 12,18,24 (3.084.838.724) (3.438.747.741)
Pembayaran Pajak Penghasilan 12 (398.390.262) (895.475.998)
Pembayaran Beban Bunga dan Keuangan 26 (435.555.149) (510.422.128)
Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Operasi 580.505.567 (2.493.988.466)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan Aset Tetap 9 (427.756.900) (46.115.338)
Kas Bersih (Digunakan untuk) Aktivitas Investasi (427.756.900) (46.115.338)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Pinjaman Bank
Penerimaan 17 186.524.611 1.100.000.000
Pembayaran 17 (230.000.010) (131.666.672)
Pelaksanaan Waran 19a 144.500 -
Penerimaan Agio Saham sehubungan
Dengan Pelaksanaan Waran 19b 1.156.000 2.100.000.000
Pembayaran Utang Pembelian Aset Tetap 16 (263.016.299) (407.202.702)
Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan (305.191.198) 2.661.130.626
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH
KAS DAN SETARA KAS (152.442.531) 121.026.822
KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE 30.288.636.358 135.440.698
KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE 30.136.193.827 256.467.520
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
-4-
Page 8
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM
1.a. Pendirian dan Informasi Umum
PT Lupromax Pelumas Indonesia (“Perusahaan”) didirikan dengan nama PT Karya Pelumas
Indonesia berdasarkan Akta Notaris No. 42 tanggal 27 Februari 2017 dari Meissie Pholuan.
S.H. Notaris di Jakarta. Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusannya No. AHU-0009689.AH.01.01.Tahun
2017 tanggal 1 Maret 2017.
Pada tanggal 4 September 2017 berdasarkan Akta Notaris No. 211 dari R.F. Limpele. S.H.
Notaris di Jakarta. Perusahaan merubah nama menjadi PT Lupromax Pelumas Indonesia
dan akta perubahan ini disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia dalam Surat Keputusannya No. AHU-0018561.AH.01.02.Tahun 2017 tanggal
9 September 2017. Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan.
Perubahan terakhir sebagaimana dinyatakan dalam Akta Notaris No. 12 tanggal 2 Februari
2024 dari Rosida Rajagukguk Siregar. S.H. M.Kn. di Jakarta mengenai perubahan modal
dasar, modal ditempatkan dan disetor Perusahaan. Akta perubahan ini telah disahkan oleh
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan
No. AHU-AH.01.03-0032692. Tahun 2024.
Perusahaan berdomisili di Ruko Graha Boulevard. Jl. Raya Gading Serpong Blok A No.15.
Desa/Kelurahan Curug Sangereng. Kec. Kelapa Dua. Kab. Tangerang. Provinsi Banten
15333.
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan. ruang lingkup kegiatan Perusahaan
adalah di bidang perdagangan umum, jasa, pembangunan, pengangkutan, perbengkelan,
dan perindustrian. Kegiatan utama Perusahaan adalah dibidang pembuatan minyak pelumas.
Perusahaan mulai beroperasi secara komersil pada tahun 2017. Saat ini kegiatan
Perusahaan adalah menjalankan usaha dalam industrI perdagangan besar minyak pelumas.
dengan Merek “Lupromax”.
Berdasarkan surat keputusan perpanjangan jangka waktu perlindungan merek Lupromax-
Superior dengan No. pendaftaran IDM000455932 jangka waktu penggunaan Merek
Lupromax berlaku selama 10 tahun dari 24 Oktober 2022 sampai 24 Oktober 2032 dan
pemilik merek adalah Magna International Pte Ltd. Saat ini perusahaan merupakan distributor
resmi dari pelumas dengan merek Lupromax di Indonesia yang berperan sebagai Principle di
Indonesia.
Jumlah karyawan Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 masing-
masing adalah 50 dan 41 orang.
1.b. Susunan Dewan Komisaris dan Direksi
Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 susunan pengurus Perusahaan adalah
sebagai berikut:
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
Dewan Komisaris
Komisaris : Trisno Harnadi
Komisaris Independen : Iman Tumansah
Dewan Direksi
Direktur Utama : Kartiko Soemargono
Direktur : Sofia Tanizar
-5-
Page 9
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk
No. 013/SK/DIR/LPI/III/2023 tanggal 27 Maret 2023. Perusahaan mengangkat Komite Audit
adalah sebagai berikut:
Komite Audit
Ketua Komite Audit : Iman Tumansah
Anggota Komite Audit : Dadang Sutra Mulyadi
Anggota Komite Audit : Yuni Andriani
Pengendali terakhir Perusahaan adalah Kartiko Soemargono.
1.c. Penawaran Umum Saham Perusahaan
Pada tanggal 20 Juli 2023 Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Dewan
Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan suratnya No. S-2053/PM.02/2023 untuk
melakukan penawaran umum perdana 195.000.000 saham kepada masyarakat.
Pada tanggal 9 Agustus 2023. 455.000.000 saham milik Pemegang Saham Pendiri telah
tercatat pada Bursa Efek Indonesia.
1.d. Penyelesaian Laporan Keuangan
Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan ini yang
telah diselesaikan dan disetujui untuk diterbitkan oleh Direksi pada tanggal 24 Juli 2024.
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL
2.a. Pernyataan Kepatuhan
Laporan keuangan Perusahaan disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi
Keuangan di Indonesia yang meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan
Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar
Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia dan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan/Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (OJK/Bapepam-LK) No.
VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan
Publik.
2.b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan
Laporan Keuangan Perusahaan kecuali laporan arus kas, disusun berdasarkan konsep
akrual dengan menggunakan konsep biaya historis, kecuali seperti yang disebutkan dalam
catatan atas laporan keuangan yang relevan.
Laporan arus kas disajikan dengan metode langsung, menyajikan penerimaan dan
pengeluaran kas dan bank yang diklasifikasikan sebagai aktivitas operasi, investasi dan
pendanaan.
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan adalah Rupiah yang
merupakan mata uang fungsional Perusahaan. Seluruh angka dalam laporan keuangan ini
disajikan dalam Rupiah penuh. kecuali bila dinyatakan lain.
2.c. Perubahan atas Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK)
Kecuali dinyatakan dibawah ini. kebijakan akuntansi pada dan untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2023 telah diterapkan secara konsisten dengan laporan
keuangan Perusahaan untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2022 yang telah
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
-6-
Page 10
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Pada tanggal 1 Januari 2023, terdapat standar baru dan penyesuaian atau amendemen
terhadap beberapa standar yang masih berlaku yang relevan dengan operasi Perusahaan
yang berlaku efektif sejak tanggal tersebut yaitu sebagai berikut:
- Amendemen PSAK 1 tentang Penyajian Laporan Keuangan tentang Pengungkapan
Kebijakan Akuntansi. Amendemen ini mengubah “informasi kebijakan akuntansi
signifikan” menjadi “informasi kebijakan akuntansi material” dan mengklarifikasi bahwa
tidak seluruh informasi kebijakan akuntansi terkait dengan transaksi, kejadian atau
kondisi material lainnya adalah material terhadap laporan keuangan.
- Amendemen PSAK 16 tentang Aset Tetap tentang Hasil Sebelum Penggunaan yang
diintensikan. Amendemen ini mengklarifikasi contoh biaya yang dapat diatribusikan
secara langsung ke dalam nilai perolehan aset. Amendemen ini menambahkan
pengaturan atas pengakuan hasil penjualan dan biaya perolehan atas item yang
dihasilkan saat membawa aset tetap ke lokasi dan kondisi yang diperlukan sesuai
dengan intensi manajemen dalam laporan laba rugi serta pengukuran biaya perolehan
atas item tersebut dengan menerapkan persyaratan pengukuran dalam PSAK 14:
Persediaan.
- Amendemen PSAK 25 tentang Kebijakan Akuntansi. Perubahan Estimasi Akuntansi dan
Kesalahan tentang Definisi Estimasi Akuntansi Amendemen PSAK 25 ini
memperkenalkan definisi estimasi akuntansi dan mengklarifikasi teknik estimasi dan
teknik penilaian merupakan contoh dari teknik pengukuran yang digunakan dalam
mengembangkan estimasi akuntansi. serta perubahan dalam estimasi akuntansi
sebagai hasil informasi baru atau perkembangan baru yang bukan merupakan koreksi
kesalahan.
- Amendemen PSAK 46 tentang Pajak Penghasilan tentang Pajak Tangguhan Terkait
Aset dan Liabilitas Yang Timbul Dari Transaksi Tunggal. Amendemen PSAK 46 ini
mewajibkan agar entitas mengakui aset maupun liabilitas pajak tangguhan pada saat
pengakuan awalnya misalnya dari transaksi sewa, untuk menghilangkan perbedaan
praktik di lapangan atas transaksi tersebut dan transaksi serupa.
Penerapan dari amandemen atas standar diatas tidak menimbulkan perubahan substansial
atas kebijakan akuntansi Perusahaan dan tidak memiliki dampak signifikan terhadap laporan
keuangan pada tahun berjalan atau tahun sebelumnya.
2.d. Instrumen Keuangan
Instrumen keuangan adalah kontrak yang menimbulkan aset keuangan bagi suatu entitas dan
liabilitas keuangan atau instrument ekuitas bagi entitas yang lain.
(i) Aset Keuangan
Pengakuan awal
Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan harus didasarkan pada bisnis model dan arus
kas kontraktual - apakah semata dari pembayaran pokok dan bunga.
Aset keuangan diklasifikasikan dalam dua kategori sebagai berikut:
1) Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi;
2) Aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui
penghasilan komprehensif lain.
Perusahaan menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal dan
tidak bisa melakukan perubahan setelah penerapan awal tersebut.
Semua aset keuangan pada awalnya diakui sebesar nilai wajarnya ditambah dengan
biaya-biaya transaksi. kecuali aset keuangan dicatat pada nilai wajar melalui laba rugi.
-7-
Page 11
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Aset keuangan Perusahaan meliputi kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain,
dan uang jaminan. Aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset lancar, jika jatuh tempo
dalam waktu 12 bulan. jika tidak maka aset keuangan ini diklasifikasikan sebagai aset
tidak lancar.
Pengukuran setelah pengakuan awal
Pengukuran aset keuangan setelah pengakuan awal tergantung pada klasifikasinya
sebagai berikut:
1) Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi.
Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi selanjutnya diukur dengan
menggunakan metode suku bunga efektif (Effective Interest Rate) (“EIR”). setelah
dikurangi dengan penurunan nilai. Biaya perolehan yang diamortisasi dihitung dengan
memperhitungkan diskonto atau premi atas biaya akuisisi atau biaya yang merupakan
bagian integral dari EIR tersebut. Amortisasi EIR dicatat dalam laporan laba rugi.
Kerugian yang timbul dari penurunan nilai juga diakui pada laporan laba rugi.
Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi Perusahaan terdiri
dari kas dan setara kas. piutang usaha. dan piutang lain-lain.
2) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan
komprehensif lain.
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan
komprehensif lain selanjutnya disajikan dalam laporan posisi keuangan sebesar nilai
wajar. dengan perubahan nilai wajar yang diakui dalam laba rugi atau penghasilan
komprehensif lain.
Perusahaan tidak memiliki aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba
rugi atau melalui penghasilan komprehensif lain.
Penghentian pengakuan
Aset keuangan (atau mana yang berlaku. bagian dari aset keuangan atau bagian dari
kelompok aset keuangan sejenis) dihentikan pengakuannya pada saat:
1) Hak untuk menerima arus kas yang berasal dari aset tersebut telah berakhir; atau
2) Perusahaan telah mentransfer hak mereka untuk menerima arus kas yang berasal
dari aset atau berkewajiban untuk membayar arus kas yang diterima secara penuh
tanpa penundaan yang material kepada pihak ketiga dalam perjanjian “passthrough”.
dan salah satu diantara (a) Perusahaan telah mentransfer secara substansial seluruh
risiko dan manfaat dari aset. atau (b) Perusahaan tidak mentransfer atau
mempertahankan secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas aset. namun
telah mentransfer kendali atas aset tersebut.
(ii) Liabilitas Keuangan
Pengakuan awal
Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK 71 diklasifikasikan sebagai berikut:
1) Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi.
2) Liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui
penghasilan komprehensif lain.
Perusahaan menentukan klasifikasi liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal.
-8-
Page 12
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Pengukuran setelah pengakuan awal
Setelah pengakuan awal. yaitu pada nilai wajar ditambah biaya transaksi. Perusahaan
mengukur seluruh liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi dengan
menggunakan metode suku bunga efektif.
Penghentian pengakuan
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas keuangan telah berakhir.
(iii) Instrumen keuangan disalinghapus
Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapus dan jumlah netonya dilaporkan pada
laporan posisi keuangan ketika terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan
saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan adanya niat untuk menyelesaikan
secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara
bersamaan. Hak yang berkekuatan hukum tidak boleh tergantung pada kejadian di masa
yang akan datang dan harus dapat dilaksanakan dalam kondisi bisnis yang normal dan
dalam keadaan lalai, tidak dapat membayar atau kebangkrutan Perusahaan atau pihak
lawan.
2.e. Investasi pada Entitas Asosiasi
Entitas asosiasi adalah suatu entitas dimana Perusahaan mempunyai pengaruh yang
signifikan dan bukan merupakan entitas anak ataupun bagian partisipasi dalam ventura
bersama. Pengaruh signifikan adalah kekuasaan untuk berpartipasi dalam keputusan
kebijakan keuangan dan operasional investee tetapi tidak mengendalikan atau
mengendalikan bersama atas kebijakan tersebut.
Penghasilan, aset dan liabilitas dari entitas asosiasi digabungkan dalam laporan keuangan
Perusahaan dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, kecuali ketika investasi
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual. sesuai dengan PSAK 58. ”Aset Tidak Lancar
yang Dimiliki untuk Dijual dan Operasi yang Dihentikan”. Dengan metode ekuitas, investasi
pada entitas asosiasi diakui di laporan posisi keuangan sebesar biaya perolehan dan
selanjutnya disesuaikan untuk perubahan dalam bagian kepemilikan Perusahaan atas laba
rugi dan pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi yang terjadi setelah perolehan.
Ketika bagian Perusahaan atas kerugian entitas asosiasi melebihi nilai tercatat dari investasi
(yang mencakup semua kepentingan jangka panjang yang secara substansi membentuk
bagian dari investasi bersih Perusahaan dalam entitas asosiasi).
Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas kerugian selanjutnya. Kerugian
selanjutnya diakui hanya apabila Perusahaan mempunyai kewajiban bersifat hukum atau
konstruktif atau melakukan pembayaran atas nama entitas asosiasi.
Investasi pada entitas asosiasi dicatat dengan menggunakan metode ekuitas dari tanggal
pada saat investee menjadi entitas asosiasi. Setiap kelebihan biaya perolehan investasi atas
bagian Perusahaan atas nilai wajar bersih dari aset yang teridentifikasi. liabilitas dan liabilitas
kontinjen dari entitas asosiasi yang diakui pada tanggal akuisisi, diakui sebagai goodwill.
Goodwill termasuk dalam jumlah tercatat investasi dan diuji penurunan nilai sebagai bagian
dari investasi. Setiap kelebihan dari kepemilikan Perusahaan dari nilai wajar bersih dari aset
yang teridentifikasi, liabilitas dan liabilitas kontinjen atas biaya perolehan investasi sesudah
pengujian kembali segera diakui di dalam laba rugi.
-9-
Page 13
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Persyaratan dalam PSAK 55 Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran. diterapkan
untuk menentukan apakah perlu untuk mengakui setiap penurunan nilai sehubungan dengan
investasi pada entitas asosiasi Perusahaan. Jika perlu, jumlah tercatat investasi yang tersisa
(termasuk goodwill) diuji penurunan nilai sesuai dengan PSAK 48. Penurunan Nilai Aset,
sebagai suatu aset tunggal dengan membandingkan antara jumlah terpulihkan (mana yang
lebih tinggi antara nilai pakai dan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual) dengan jumlah
tercatatnya. Rugi penurunan nilai yang diakui pada keadaan tersebut tidak dialokasikan pada
setiap aset yang membentuk bagian dari nilai tercatat investasi pada entitas asosiasi. Setiap
pembalikan dari penurunan nilai diakui sesuai dengan PSAK 48 sepanjang jumlah
terpulihkan dari investasi tersebut kemudian meningkat.
Perusahaan menghentikan penggunaan metode ekuitas dari tanggal ketika investasinya
berhenti menjadi investasi pada entitas asosiasi atau ketika investasi diklasifikasi sebagai
dimiliki untuk dijual. Ketika Perusahaan mempertahankan kepentingan dalam entitas asosiasi
terdahulu dan sisa kepentingan adalah aset keuangan. Perusahaan mengukur setiap sisa
kepentingan pada nilai wajar pada tanggal tersebut dan nilai wajar dianggap sebagai nilai
wajarnya pada saat pengakuan awal sesuai dengan PSAK 71.
Selisih antara jumlah tercatat entitas asosiasi pada tanggal metode ekuitas dihentikan
penggunaannya, dan nilai wajar setiap investasi yang tersisa dan setiap hasil dari pelepasan
bagian kepentingan dalam entitas asosiasi termasuk dalam penentuan keuntungan atau
kerugian pelepasan dari entitas asosiasi. Selanjutnya. Perusahaan mencatat seluruh jumlah
yang sebelumnya telah diakui dalam penghasilan komprehensif lain yang terkait dengan
entitas asosiasi tersebut dengan menggunakan dasar perlakuan yang sama dengan yang
disyaratkan jika entitas asosiasi atau ventura bersama telah melepaskan secara langsung
aset dan liabilitas yang terkait.
Seluruh jumlah yang diakui dalam penghasilan komprehensif lain yang terkait dengan entitas
asosiasi direklasifikasi ke laba rugi (sebagai penyesuaian reklasifikasi) pada saat
penghentian metode ekuitas.
Ketika Perusahaan melakukan transaksi dengan entitas asosiasi, keuntungan dan kerugian
yang timbul dari transaksi dengan entitas asosiasi diakui dalam laporan keuangan
Perusahaan hanya sepanjang kepemilikan dalam entitas asosiasi yang tidak terkait dengan
Perusahaan.
Jika entitas asosiasi menggunakan kebijakan akuntansi yang berbeda dengan Perusahaan
untuk transaksi dan peristiwa serupa, maka penyesuaian perlu dilakukan untuk menyamakan
kebijakan akuntansi entitas asosiasi dengan kebijakan akuntansi Perusahaan ketika laporan
keuangan entitas asosiasi tersebut digunakan oleh Perusahaan dalam menerapkan metode
ekuitas.
2.f. Penurunan Nilai Aset Keuangan
Pada setiap periode pelaporan. Perusahaan menilai apakah risiko kredit dari instrumen
keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan
penilaian, Perusahaan menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi
sepanjang perkiraan usia instrumen keuangan.
Perusahaan menerapkan pendekatan umum PSAK 71 untuk mengukur kerugian kredit
ekspektasian yang menggunakan penyisihan kerugian ekspektasian sepanjang umurnya
untuk semua piutang dagang dan aset keuangan lainnya.
- 10 -
Page 14
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Dalam melakukan penilaian, Perusahaan membandingkan antara risiko gagal bayar yang
terjadi atas instrumen keuangan pada saat tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar yang
terjadi atas instrumen keuangan pada saat pengakuan awal dan mempertimbangkan
kewajaran serta ketersediaan informasi yang tersedia tanpa biaya atau usaha pada saat
tanggal pelaporan terkait dengan kejadian masa lalu kondisi terkini dan perkiraan atas
kondisi ekonomi di masa depan yang mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak
pengakuan awal.
2.g. Transaksi Pihak Berelasi
Berdasarkan PSAK 7, ”Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi” entitas atau individu yang
dikategorikan sebagai pihak berelasi memenuhi syarat sebagai berikut:
a. Orang atau anggota keluarga dekatnya mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika
orang tersebut:
i. Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama entitas pelapor;
ii. Memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau
iii. Merupakan personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk dari entitas
pelapor.
b. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:
i. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya
entitas induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya saling berelasi dengan
entitas lain). Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas
lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu
kelompok usaha yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya).
ii. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.
iii. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah
entitas asosiasi dari entitas ketiga.
iv. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pascakerja untuk imbalan kerja dari
salah satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika
entitas pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka
entitas sponsor juga berelasi dengan entitas pelapor.
v. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi
dalam huruf (a).
vi. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas
atau merupakan personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas).
vii. Entitas, atau anggota dari kelompok yang mana entitas merupakan bagian dari
kelompok tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada entitas
pelapor atau kepada entitas induk dari entitas pelapor.
Perusahaan melakukan beberapa transaksi dengan pihak berelasi yang dilakukan dengan
syarat dan kondisi yang sama dengan transaksi-transaksi dengan pihak ketiga.
2.h. Persediaan
Berdasarkan PSAK 14, ”Persediaan”. persediaan dinyatakan menurut nilai terendah antara
harga perolehan dan nilai realisasi bersih. Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-
rata tertimbang.
2.i. Aset Tetap
Berdasarkan PSAK 16, “Aset Tetap”. pada saat pengakuan awal, aset tetap diukur pada
biaya perolehan yang meliputi harga pembelian. Biaya pinjaman dan biaya lainnya yang
dapat diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang
diperlukan.
- 11 -
Page 15
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Setelah pengakuan awal, Perusahaan menggunakan model biaya dimana seluruh aset tetap
selain mesin dan peralatan diukur sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan
dan akumulasi kerugian penurunan nilai (jika ada). Biaya perolehan termasuk pengeluaran-
pengeluaran yang dapat diatribusikan secara langsung agar aset tetap tersebut siap
digunakan.
Biaya setelah perolehan awal termasuk dalam jumlah tercatat aset atau diakui sebagai aset
yang terpisah mana yang lebih tepat, ketika terdapat kemungkinan bahwa manfaat ekonomi
di masa depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke Perusahaan dan biaya
tersebut dapat diukur secara andal. Jumlah tercatat komponen yang diganti dihentikan
pengakuannya pada tahun dimana pada saat penggantian tersebut terjadi. Seluruh biaya
perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain.
Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus. Untuk mencatat jumlah
penyusutan selama estimasi manfaat ekonomi aset tetap adalah sebagai berikut:
Tahun
Peralatan 4
Kendaraan 4 dan 8
Biaya pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain pada saat terjadinya, renovasi perbaikan yang signifikan dikapitalisasi.
Ketika aset tidak digunakan lagi atau dilepas, biaya dan akumulasi penyusutannya
dikeluarkan dari kelompok aset tetap dan laba atau rugi yang dihasilkan tercermin dalam
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain untuk periode tersebut.
Aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomi
masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang
timbul dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto
hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari aset tetap) diakui dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain pada tahun aset tersebut itu dihentikan pengakuannya.
2.j. Transaksi Sewa
Pada tanggal permulaan kontrak. Perusahaan menilai apakah kontrak merupakan atau
mengandung sewa. Suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa jika kontrak tersebut
memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka
waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan. Perusahaan dapat memilih untuk tidak mengakui
aset hak guna dan liabilitas sewa untuk:
1. Sewa dengan masa sewa 12 bulan atau kurang dan
2. Sewa yang aset pendasarnya bernilai rendah.
Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset
identifikasian. Perusahaan harus menilai apakah:
1. Perusahaan memiliki hak untuk mendapatkan secara substansial seluruh manfaat
ekonomi dari penggunaan aset identifikasian; dan
2. Perusahaan memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian.
Perusahaan memiliki hak ini ketika Perusahaan memiliki hak untuk pengambilan
keputusan yang relevan tentang bagaimana dan untuk tujuan apa aset digunakan telah
ditentukan sebelumnya:
1. Perusahaan memiliki hak untuk mengoperasikan aset;
2. Perusahaan telah mendesain aset dengan cara menetapkan sebelumnya
bagaimana dan untuk tujuan apa aset akan digunakan selama periode penggunaan.
- 12 -
Page 16
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Aset Hak-Guna
Berdasarkan PSAK 73, “Sewa”. aset hak-guna diakui pada tanggal dimulainya sewa (yaitu,
tanggal aset pendasar tersedia untuk digunakan). Pada pengukuran awal, aset hak-guna
diukur pada biaya perolehan yang meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa, biaya
langsung awal yang dikeluarkan, pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum
tanggal mulai dikurangi insentif sewa yang diterima dan estimasi biaya dalam membongkar
dan memindahkan aset pendasar.
Setelah pengakuan awal. aset hak-guna diukur dengan menggunakan model biaya dimana
aset hak-guna diukur sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan
akumulasi kerugian penurunan nilai.
Penyusutan dihitung menggunakan metode garis lurus untuk mencatat jumlah penyusutan
selama estimasi manfaat ekonomi aset hak-guna adalah sebagai berikut:
Jenis Aset Hak-Guna Masa Manfaat
Kantor 4 Tahun
Gudang 4 Tahun
Liabilitas Sewa
Pada tanggal dimulainya sewa, Perusahaan mengakui liabilitas sewa yang diukur pada nilai
kini dari pembayaran sewa yang akan dilakukan selama masa sewa.
Dalam menghitung nilai sekarang dari pembayaran sewa. Perusahaan menggunakan suku
bunga pinjaman modal kerja pada tanggal dimulainya sewa. Setelah tanggal dimulainya,
jumlah kewajiban sewa ditingkatkan untuk mencerminkan pertambahan bunga dan dikurangi
untuk pembayaran sewa yang dilakukan. Selain itu, nilai tercatat kewajiban sewa diukur
kembali jika ada modifikasi. perubahan jangka waktu sewa, perubahan pembayaran sewa.
Sewa Jangka Pendek dan Sewa Aset Bernilai Rendah
Perusahaan menerapkan pengecualian pengakuan sewa jangka pendek (untuk sewa yang
memiliki jangka waktu selama 12 bulan atau kurang dari tanggal dimulainya dan tidak
mengandung opsi pembelian). Pembayaran sewa untuk sewa jangka pendek dan sewa untuk
aset bernilai rendah diakui sebagai beban dengan dasar garis lurus selama masa sewa.
Perusahaan sebagai Pesewa
Sewa dimana Perusahaan tidak mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat
yang terkait dengan kepemilikan suatu aset diklasifikasikan sebagai sewa operasi.
Pendapatan sewa yang timbul dicatat secara garis lurus selama masa sewa dan termasuk
dalam pendapatan dalam laporan laba rugi karena sifat operasinya.
2.k. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan
Aset yang diamortisasi diuji untuk penurunan nilai apabila terdapat peristiwa atau perubahan
keadaan yang mengindikasikan bahwa jumlah tercatat aset tidak dapat diperoleh kembali.
Penurunan nilai diakui untuk jumlah dimana jumlah tercatat aset melebihi jumlah
terpulihkannya. Jumlah terpulihkan adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset
dikurangi biaya untuk menjual atau nilai pakai.
Untuk tujuan pengujian terhadap penurunan nilai. aset dikelompokkan hingga unit terkecil
yang dapat teridentifikasi dalam menghasilkan arus kas terpisah (unit penghasil kas). Aset
non-keuangan yang mengalami penurunan nilai ditelaah untuk kemungkinan pemulihan dari
penurunan nilai tersebut pada setiap tanggal pelaporan.
- 13 -
Page 17
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
2.l. Imbalan Kerja
Perusahaan mencatat liabilitas imbalan kerja jangka panjang sesuai dengan Undang-Undang
No. 11 Tahun 2020 tentang Ketenagakerjaan.
Berdasarkan PSAK 24, “Imbalan Kerja”. imbalan pascakerja diakui sebesar jumlah yang
diukur dengan menggunakan dasar diskonto ketika pekerja telah memberikan jasanya
kepada Perusahaan dalam suatu periode akuntansi, liabilitas dan beban diukur dengan
menggunakan teknik aktuaria yang mencakup pula liabilitas konstruktif yang timbul dari
praktik kebiasaan Perusahaan. Dalam perhitungan liabilitas, imbalan harus didiskontokan
dengan menggunakan metode Projected Unit Credit.
Pesangon pemutusan kontrak kerja diakui jika dan hanya jika, Perusahaan berkomitmen
untuk:
a. Memberhentikan seorang atau sekelompok pekerja sebelum tanggal pensiun normal.
atau
b. Menyediakan pesangon bagi pekerja yang menerima penawaran mengundurkan diri
secara sukarela.
Perusahaan telah menerapkan panduan dalam siaran pers dan klarifikasi pengatribusian
imbalan pada periode jasa untuk program pensiun berbasis undang-undang ketenagakerjaan
atau undang-undang cipta kerja beserta peraturan pelaksanaan (UU Ketenagakerjaan)
sesuai dengan yang diterbitkan oleh DSAK-IAI pada April 2022. Tidak terdapat pendanaan
yang disisihkan oleh Perusahaan sehubungan dengan imbalan pascakerja ini.
Biaya penyediaan imbalan ditentukan dengan menggunakan metode projected unit credit
yang dihitung oleh aktuaris independen setiap tahun. Pengukuran kembali, terdiri dari
keuntungan dan kerugian aktuarial, perubahan dampak batas atas aset (jika ada) dan dari
imbal hasil atas aset program (tidak termasuk bunga), yang tercermin langsung dalam
laporan posisi keuangan yang dibebankan atau dikreditkan dalam penghasilan komprehensif
lain periode terjadinya. Pengukuran kembali diakui dalam penghasilan komprehensif lain
tercermin segera sebagai pos terpisah pada penghasilan komprehensif lain di ekuitas dan
tidak akan direklasifikasi ke laba rugi. Biaya jasa lalu diakui dalam laba rugi pada periode
amendemen program.
Bunga neto dihitung dengan mengalikan tingkat diskonto pada awal periode imbalan pasti
dengan liabilitas atau aset imbalan pasti neto. Biaya imbalan pasti dikategorikan sebagai
berikut:
• Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya jasa lalu serta keuntungan dan kerugian
kurtailmen dan penyelesaian).
• Beban atau pendapatan bunga neto.
• Pengukuran kembali.
Perusahaan menyajikan dua komponen pertama dari biaya imbalan pasti di laba rugi,
keuntungan dan kerugian kurtailmen dicatat sebagai biaya jasa lalu.
Liabilitas imbalan pensiun yang diakui pada laporan posisi keuangan merupakan defisit atau
surplus aktual dalam program imbalan pasti Perusahaan. Surplus yang dihasilkan dari
perhitungan ini terbatas pada nilai kini manfaat ekonomis yang tersedia dalam bentuk
pengembalian dana program dan pengurangan iuran masa depan ke program.
- 14 -
Page 18
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
2.m. Pengakuan Pendapatan dan Beban
Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan
Perusahaan melakukan penerapan PSAK 72 yang mensyaratkan pengakuan pendapatan
harus memenuhi 5 langkah analisa sebagai berikut:
a. Identifikasi kontrak dengan pelanggan.
b. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan
janji-janji dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik
berbeda ke pelanggan.
c. Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak
diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang
dijanjikan ke pelanggan. Jika imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu
jumlah yang bersifat variabel, maka Perusahaan membuat estimasi jumlah imbalan
tersebut sebesar jumlah yang diharapkan berhak diterima atas diserahkannya barang
atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan dikurangi dengan estimasi jumlah jaminan kinerja
jasa yang akan dibayarkan selama periode kontrak.
d. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar
harga jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di
kontrak. Ketika tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif
diperkirakan berdasarkan biaya yang diharapkan ditambah marjin.
e. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan
menyerahkan barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah
memiliki kendali atas barang atau jasa tersebut.
Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan 2 cara, yakni:
a. Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau
b. Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke (pelanggan). Untuk
kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu periode waktu. Perusahaan memilih
ukuran penyelesaian yang sesuai untuk penentuan jumlah pendapatan yang harus
diakui karena telah terpenuhinya kewajiban pelaksanaan.
Pembayaran harga transaksi berbeda untuk setiap kontrak. Aset kontrak diakui ketika jumlah
penerimaan dari pelanggan kurang dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi.
Kewajiban kontrak diakui ketika jumlah penerimaan dari pelanggan lebih dari saldo kewajiban
pelaksanaan yang telah dipenuhi. Aset kontrak disajikan dalam "Piutang usaha" dan liabilitas
kontrak disajikan dalam "Pendapatan tangguhan”.
Penjualan Barang
Perusahaan mengakui pendapatan ketika Perusahaan memenuhi kewajiban pelaksanaan
dengan mengalihkan barang atau jasa yang dijanjikan (yaitu aset) kepada pelanggan. Aset
dialihkan ketika pelanggan memperoleh pengendalian atas aset tersebut.
Beban
Beban diakui pada saat terjadinya (accrual basis).
2.n. Pajak Penghasilan
Pajak kini terutang berdasarkan laba kena pajak untuk suatu tahun. Laba kena pajak berbeda
dari laba sebelum pajak seperti yang dilaporkan dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain karena pos pendapatan atau beban yang dikenakan pajak atau
dikurangkan pada tahun berbeda dan pos-pos yang tidak pernah dikenakan pajak atau tidak
dapat dikurangkan.
- 15 -
Page 19
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam periode yang bersangkutan
yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku. Pajak tangguhan diakui atas perbedaan
temporer antara jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam laporan keuangan Perusahaan
dengan dasar pengenaan pajak yang digunakan dalam perhitungan laba kena pajak.
Liabilitas pajak tangguhan umumnya diakui untuk seluruh perbedaan temporer kena pajak.
Aset pajak tangguhan umumnya diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat
dikurangkan sepanjang kemungkinan besar bahwa laba kena pajak akan tersedia sehingga
perbedaan temporer dapat dimanfaatkan. Aset dan liabilitas pajak tangguhan tidak diakui jika
perbedaan temporer timbul dari pengakuan awal (bukan kombinasi bisnis) dari aset dan
liabilitas suatu transaksi yang tidak mempengaruhi laba kena pajak atau laba akuntansi.
Selain itu, liabilitas pajak tangguhan tidak diakui jika perbedaan temporer timbul dari
pengakuan awal goodwill.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang
diekspektasikan berlaku dalam periode ketika liabilitas diselesaikan atau aset dipulihkan
dengan tarif pajak (dan peraturan pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah
berlaku pada akhir periode pelaporan.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang pada akhir periode pelaporan dan
dikurangi jumlah tercatatnya jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia
dalam jumlah yang memadai untuk mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset pajak
tangguhan tersebut.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus ketika entitas memiliki hak yang dapat
dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas
pajak kini dan ketika aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan
pajak penghasilan yang dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama serta Perusahaan
yang berbeda yang bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar
neto. Pajak kini dan pajak tangguhan diakui sebagai beban atau penghasilan dalam laba atau
rugi. kecuali sepanjang pajak penghasilan yang berasal dari transaksi atau kejadian yang
diakui, diluar laba atau rugi (baik dalam pendapatan komprehensif lain maupun secara
langsung di ekuitas) dalam hal tersebut pajak juga diakui di luar laba atau rugi yang timbul
dari akuntansi awal untuk kombinasi bisnis. Dalam kasus kombinasi bisnis, pengaruh pajak
termasuk dalam akuntansi kombinasi bisnis.
2.o. Laba Per Saham
Berdasarkan PSAK 56. “Laba per Saham”. laba per saham dasar dihitung dengan membagi
laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas dengan jumlah rata-rata tertimbang dari
saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan yang disesuaikan dengan jumlah saham
biasa yang dibeli kembali.
2.p. Biaya Emisi Saham
Biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan penerbitan modal saham Perusahaan kepada
publik dikurangkan langsung dengan hasil emisi dan disajikan sebagai pengurang akun
tambahan modal disetor dalam laporan posisi keuangan.
- 16 -
Page 20
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
3. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN ESTIMASI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN
Dalam penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan, yang dijelaskan dalam Catatan 2. Dewan Direksi
diwajibkan untuk membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi tentang jumlah tercatat aset dan
liabilitas yang tidak tersedia dari sumber lain. Estimasi dan asumsi yang terkait didasarkan pada
pengalaman historis dan faktor-faktor lain yang dianggap relevan. Hasil aktualnya mungkin berbeda
dari estimasi tersebut.
Estimasi dan asumsi yang mendasari ditelaah secara berkelanjutan. Revisi estimasi akuntansi diakui
dalam periode dimana estimasi tersebut direvisi jika revisi hanya mempengaruhi periode itu, atau
pada periode revisi dan periode masa depan jika revisi mempengaruhi kedua periode tersebut.
Pertimbangan Kritis dalam Penerapan Kebijakan Akuntansi
Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi yang dijelaskan dalam Catatan 2. tidak terdapat
pertimbangan kritis yang memiliki dampak signifikan pada jumlah yang diakui dalam laporan
keuangan, selain dari penyajian perkiraan yang diatur dibawah ini:
Sumber Estimasi Ketidakpastian
Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber estimasi ketidakpastian utama lainnya pada akhir
periode pelaporan. yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap
jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya dijelaskan dibawah ini:
Penurunan Nilai Aset
Pengujian atas penurunan nilai dilakukan apabila terdapat indikasi penurunan nilai. Penentuan nilai
pakai aset memerlukan estimasi mengenai arus kas yang diharapkan untuk dihasilkan dari
penggunaan aset (unit penghasil kas) dan penjualan aset tersebut serta tingkat diskonto yang sesuai
untuk menentukan nilai sekarang.
Walaupun asumsi yang digunakan dalam mengestimasi nilai pakai aset yang tercermin dalam laporan
keuangan dianggap telah sesuai dan wajar, namun perubahan signifikan atas asumsi ini akan
berdampak material terhadap penentuan jumlah yang dapat dipulihkan dan akibatnya kerugian
penurunan nilai yang timbul akan berdampak terhadap hasil usaha.
Berdasarkan pertimbangan manajemen, tidak terdapat indikator penurunan nilai atas aset
Perusahaan.
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Piutang Usaha
Perusahaan mengevaluasi akun tertentu jika terdapat informasi bahwa pelanggan yang bersangkutan
tidak dapat memenuhi kewajiban keuangannya. Dalam hal tersebut, Perusahaan mempertimbangkan
berdasarkan fakta dan situasi yang tersedia, termasuk namun tidak terbatas pada jangka waktu
hubungan dengan pelanggan dan status kredit dari pelanggan berdasarkan catatan kredit dari pihak
ketiga dan faktor pasar yang telah diketahui untuk mencatat provisi spesifik atas jumlah piutang
pelanggan guna mengurangi jumlah piutang yang diharapkan dapat diterima oleh Perusahaan. Provisi
spesifik ini dievaluasi kembali dan disesuaikan jika tambahan informasi yang diterima memengaruhi
jumlah cadangan kerugian penurunan nilai piutang usaha. Penjelasan lebih lanjut diungkapkan dalam
Catatan 5 atas laporan keuangan.
Imbalan Kerja
Nilai kini dari kewajiban imbalan pasti tergantung pada sejumlah faktor yang ditentukan berdasarkan
basis aktuarial dengan menggunakan sejumlah asumsi. Asumsi yang digunakan dalam menentukan
biaya untuk imbalan pascakerja termasuk tingkat diskonto dan kenaikan gaji dimasa datang. Setiap
perubahan dalam asumsi ini akan berdampak pada nilai tercatat atas kewajiban imbalan pensiun.
- 17 -
Page 21
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Perusahaan menentukan tingkat diskonto dan tingkat kenaikan gaji dimasa datang yang sesuai pada
akhir periode pelaporan. Dalam menentukan tingkat suku bunga yang sesuai, Perusahaan
mempertimbangkan tingkat suku bunga obligasi pemerintah yang didenominasikan dalam mata uang
dimana imbalan akan dibayar dan memiliki jangka waktu yang serupa dengan jangka waktu liabilitas
terkait. Dalam menentukan tingkat kenaikan gaji masa datang, Perusahaan mengumpulkan data
historis mengenai perubahan gaji dasar pekerja dan menyesuaikan dengan perencanaan bisnis
masa mendatang.
Asumsi kunci lainnya untuk kewajiban pensiun sebagai dasar pada kondisi pasar saat ini, informasi
tambahan diungkapkan dalam Catatan 19.
Taksiran Masa Manfaat Ekonomis Aset Tetap dan Aset Hak-Guna
Masa manfaat setiap aset tetap dan aset hak-guna Perusahaan ditentukan berdasarkan kegunaan
yang diharapkan dari penggunaan aset tersebut. Estimasi ini ditentukan berdasarkan evaluasi teknis
internal dan pengalaman atas aset sejenis. Masa manfaat setiap aset direviu secara periodik dan
disesuaikan apabila perkiraan berbeda dengan estimasi sebelumnya karena keausan, keusangan
teknis dan komersial, hukum atau keterbatasan lainnya atas pemakaian aset. Namun terdapat
kemungkinan bahwa hasil operasi dimasa mendatang dapat dipengaruhi secara signifikan oleh
perubahan atas jumlah serta periode pencatatan beban yang diakibatkan karena perubahan faktor
yang disebutkan di atas.
Perubahan masa manfaat aset tetap dan aset hak-guna dapat mempengaruhi jumlah beban
penyusutan yang diakui dan penurunan nilai tercatat aset tetap dan aset hak-guna.
Nilai tercatat aset tetap diungkapkan dalam Catatan 9 dan 10.
4. KAS DAN SETARA KAS
30 Juni 31 Desember
2024 2023
Kas 401.300 10.826.500
Bank
Bank Central Asia 87.912.239 216.854.233
Bank OCBC NISP 22.314.963 2.675.000
Bank Mandiri 13.014.830 32.547.453
Bank Rakyat Indonesia 6.882.132 18.351.372
Bank Negara Indonesia 3.816.500 4.041.500
Bank Maybank Indonesia 1.851.863 3.340.300
Sub Jumlah 135.792.527 277.809.858
Deposito Berjangka
Bank OCBC NISP 30.000.000.000 30.000.000.000
Sub Jumlah 30.000.000.000 30.000.000.000
Jumlah 30.136.193.827 30.288.636.358
Suku Bunga Deposito Berjangka per Tahun 1% 1%
Seluruh saldo kas dan setara kas ditempatkan pada pihak ketiga dan tidak dijadikan sebagai
jaminan.
- 18 -
Page 22
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
5. PIUTANG USAHA DARI PIHAK KETIGA
30 Juni 31 Desember
2024 2023
PT Golden Jaguarasia 4.692.000.000 4.080.000.000
PT Oto Jaya Distribusindo 3.910.527.158 3.550.884.433
PT Grande Bahana Nusa 1.906.918.176 -
PT Sarana Solusi Mandiri 1.150.765.035 352.891.520
CV Primarindo Otomitra Sejahtera 987.194.049 1.037.729.545
CV Danaswara 832.624.333 374.818.509
PT Rilexindo Pelumas Perkasa 832.320.569 347.260.088
PT Kencana Indotama Grafika 811.548.568 812.539.968
CV Central Celebes Perkasa 618.637.184 432.759.712
CV Lancar Rezeki Berkat Jaya 530.263.969 -
PT Hana Cahaya Bersama 493.352.569 408.122.232
CV RR Auto Berkah 452.039.266 234.471.600
BBC Auto Service 294.267.000 257.318.600
PT Sriwijaya Andalan Sakti 250.494.799 299.317.160
PT Selatanindo Batam Mandiri 217.960.620 -
Dalimo Jaya Motor 207.088.500 194.109.000
Mardiono Auto Service 198.183.000 -
Putra Agung Motor - Serang 149.800.400 -
CV Hitam Manis - 212.880.000
Bapak Budi Rahayu - 103.462.674
PT Eben Haezer Indonesia - 337.443.040
PT Sahabat Multiguna - 158.720.542
Lain-Lain (Dibawah Rp 100 Juta) 3.710.232.410 3.970.938.765
Total 22.246.217.605 17.165.667.388
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (440.180.674) (347.972.021)
Jumlah - Bersih 21.806.036.931 16.817.695.367
Umur piutang usaha per 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
30 Juni 31 Desember
2024 2023
Belum Jatuh Tempo 8.771.084.476 7.556.994.202
Jatuh tempo:
1-30 hari 5.907.863.297 2.651.167.780
31-60 hari 2.140.446.332 1.123.086.126
61-90 hari 2.557.947.128 444.245.102
≥ 90 hari 2.868.876.372 5.390.174.178
Sub Jumlah 22.246.217.605 17.165.667.388
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (440.180.674) (347.972.021)
Jumlah - Bersih 21.806.036.931 16.817.695.367
Mutasi Cadangan Penurunan Nilai:
30 Juni 31 Desember
2024 2023
Saldo Awal 347.972.021 233.313.899
Penambahan Pencadangan 92.208.653 114.658.122
Jumlah 440.180.674 347.972.021
- 19 -
Page 23
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Perusahaan membentuk cadangan kerugian penurunan nilai berdasarkan kerugian kredit
ekspektasian dengan menelaah kolektibilitas saldo piutang secara kolektif dan mempertimbangkan
informasi makro ekonomi yang berorientasi ke masa depan dan relevan.
Berdasarkan hasil penelaahan keadaan piutang masing-masing pelanggan pada akhir periode
pelaporan. manajemen berkeyakinan bahwa cadangan kerugian penurunan nilai telah memadai
untuk menutup kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya piutang usaha.
Apabila ada pembayaran atas piutang yang telah dilakukan penurunan nilai, dilakukan pemulihan
dan dicatat sebagai pendapatan lain-lain.
6. PIUTANG LAIN-LAIN
Piutang lain-lain merupakan pinjaman yang diberikan kepada karyawan Perusahan yang tidak
dibebani bunga dan tanpa jaminan. Piutang lain-lain per 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
sebesar Rp 139.557.405 dan Rp 163.907.402
7. PERSEDIAAN
30 Juni 31 Desember
2024 2023
Bahan Baku 7.660.919.055 8.027.475.828
Barang Jadi 6.745.169.535 4.050.126.240
Barang Material Promosi 383.463.334 243.693.647
Jumlah 14.789.551.924 12.321.295.715
Persediaan bahan baku merupakan persediaan yang akan digunakan dalam proses produksi berupa
minyak dasar dan bahan adiktif.
Persediaan barang jadi merupakan persediaan pelumas kendaraan yang siap untuk dijual.
Persediaan barang material promosi merupakan persediaan yang digunakan untuk promosi berupa
kanebo, kaos dan brosur.
Persediaan milik perusahaan diasuransikan kepada PT Asuransi Sinar Mas terhadap risiko
kebakaran, kerusakan, pencurian, dan risiko lainnya dengan jumlah pertanggungan masing-masing
sebesar Rp 12.800.000.000.
Berdasarkan penelahaan pada akhir periode/tahun, pihak manajemen berkeyakinan bahwa semua
jenis persediaan masih dalam kondisi baik dan masih dapat digunakan, sehingga tidak diperlukan
penyisihan penurunan nilai persediaan.
8. UANG MUKA
30 Juni 31 Desember
2024 2023
Pembelian Bahan baku 4.685.162.710 5.678.554.881
Perjalanan Dinas dan Promosi 4.125.000 329.237.828
Jumlah 4.689.287.710 6.007.792.709
- 20 -
Page 24
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
9. ASET TETAP
30 Juni 2024
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Saldo Akhir
Biaya Perolehan
Kendaraan 4.538.451.034 570.946.252 - 5.109.397.286
Peralatan 1.190.647.718 241.669.648 - 1.432.317.366
Jumlah 5.729.098.752 812.615.900 - 6.541.714.652
Akumulasi Penyusutan
Kendaraan 2.558.143.519 319.337.331 - 2.877.480.850
Peralatan 890.398.986 91.029.698 - 981.428.684
Jumlah 3.448.542.505 410.367.029 - 3.858.909.534
Nilai Buku 2.280.556.247 2.682.805.118
31 Desember 2023
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Saldo Akhir
Biaya Perolehan
Kendaraan 5.407.945.815 471.815.390 1.341.310.171 4.538.451.034
Peralatan 1.044.663.070 145.984.648 - 1.190.647.718
Jumlah 6.452.608.885 617.800.038 1.341.310.171 5.729.098.752
Akumulasi Penyusutan
Kendaraan 2.585.971.814 551.817.789 579.646.084 2.558.143.519
Peralatan 777.308.907 113.090.079 - 890.398.986
Jumlah 3.363.280.721 664.907.868 579.646.084 3.448.542.505
Nilai Buku 3.089.328.164 2.280.556.247
Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut:
2024 2023
(Enam Bulan) (Dua Belas Bulan)
Beban Pokok Penjualan (Catatan 22) 107.175.246 136.527.386
Beban Administrasi dan Umum (Catatan 24) 303.191.783 528.380.482
Jumlah 410.367.029 664.907.868
Perhitungan keuntungan (kerugian) penjualan aset tetap adalah sebagai berikut:
30 Juni 31 Desember
2024 2023
Harga Jual - 706.024.003
Dikurangi Nilai Buku
Biaya Perolehan:
Kendaraan - 1.341.310.171
Akumulasi Penyusutan - (579.646.084)
Nilai Buku - 761.664.087
Rugi Penjualan Aset Tetap-Bersih - (55.640.084)
Aset milik Perusahaan berupa kendaraan, diasuransikan kepada PT Asuransi Sinar Mas dan
PT Asuransi Umum BCA terhadap risiko pencurian, tabrakan, perbuatan jahat, kebakaran, petir,
ledakan, kejatuhan pesawat terbang, asap dan risiko lainnya dengan jumlah pertanggungan sebesar
Rp 1.036.000.000. dengan jangka waktu 18 Februari 2022 sampai dengan tanggal 16 Oktober 2023.
Perusahaan melakukan perpanjangan asuransi berupa kendaraan kepada PT Asuransi Umum BCA
terhadap risiko pencurian, tabrakan, perbuatan jahat, kebakaran, petir, ledakan, kejatuhan pesawat
terbang, asap dan risiko lainnya dengan jumlah pertanggungan sebesar Rp 760.000.000. dengan
jangka waktu 16 Oktober 2023 sampai dengan tanggal 16 Oktober 2024.
- 21 -
Page 25
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Aset milik Perusahaan berupa bangunan dan perlengkapan kantor, diasuransikan kepada
PT Asuransi Sinar Mas terhadap risiko pencurian, tabrakan, perbuatan jahat, kebakaran dan risiko
lainnya dengan jumlah pertanggungan sebesar Rp 500.000.000 dengan jangka waktu 15 Mei 2022
sampai dengan tanggal 15 Mei 2023.
Perusahaan melakukan perpanjangan asuransi BCA Insurance atas bangunan dan perlengkapan
dengan perjanjian terakhir dimulai dari 16 Oktober 2024 sampai dengan 16 Oktober 2025 dengan
nilai pertanggungan sebesar Rp 760.000.000.
10. ASET HAK-GUNA
30 Juni 31 Desember
2024 2023
Harga Perolehan 920.000.000 920.000.000
Akumulasi Penyusutan (788.333.333) (673.333.333)
Jumlah 131.666.667 246.666.667
Beban penyusutan aset hak-guna dialokasikan sebagai berikut:
2024 2023
(Enam Bulan) (Dua Belas Bulan)
Beban Pokok Penjualan (Catatan 22) 65.000.000 130.000.000
Beban Administrasi dan Umum (Catatan 24) 50.000.000 100.000.000
Jumlah 115.000.000 230.000.000
• Perusahaan mengadakan perjanjian sewa-menyewa ruko dengan Tn. Kartiko Soemargono pada
tanggal 1 Maret 2021 atas bangunan ruko yang terletak di Jl. Raya Gading Serpong Blok A No. 15
Kel. Curug Sangereng. Kec. Kelapa Dua. Tangerang - Banten. Sewa tersebut untuk periode 4
tahun sejak 1 Maret 2021 sampai dengan 28 Februari 2025 dengan total nilai sewa sebesar
Rp 400.000.000.
• Perusahaan mengadakan perjanjian sewa-menyewa dengan Holland H. Simanjuntak berdasarkan
perjanjian tanggal 28 Desember 2020 atas bangunan seluas 360 m2 dengan Sertifikat Hak Milik
No. 12.10.15.13.1.01719 atas nama Holland H. Simanjuntak yang terletak di Jl. Legok Raya KM 6
No. 77 Carang Pulang Medang Legok. Tangerang. Masa sewa ini berlaku selama 2 tahun sejak
1 Januari 2021 sampai dengan 31 Desember 2022 dengan nilai sewa sebesar Rp 260.000.000.
selanjutnya terdapat adendum perjanjian sewa tersebut tertanggal 1 Januari 2023 dengan
perpanjangan masa sewa sejak 1 Januari 2023 sampai dengan 31 Desember 2024 dengan
penambahan nilai sewa sebesar Rp 260.000.000.
11. UANG JAMINAN
30 Juni 31 Desember
2024 2023
Jaminan Sewa 20.000.000 20.000.000
Jumlah 20.000.000 20.000.000
Merupakan deposit sewa gudang yang terletak di jalan Raya Legok Km. 6 No. 77 Carang Pulang
Medang Legok. Tangerang-Banten.
- 22 -
Page 26
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
12. PERPAJAKAN
a. Utang Pajak
30 Juni 31 Desember
2024 2023
Pajak Pertambahan Nilai - Bersih 392.005.889 476.652.313
Pajak Penghasilan
Pasal 4 ayat 2 - 11.111.111
Pasal 21 30.007.025 107.729.570
Pasal 23 713.758 281.028
Pasal 25 91.315.906 104.796.907
Pasal 29
Per 30 Juni 2024 7.259.055 -
Tahun 2023 - 3.090.625
Jumlah 521.301.633 703.661.554
b. Pajak Penghasilan Badan
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak menurut laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
lain dengan laba fiskal adalah sebagai berikut:
30 Juni 31 Desember
2024 2023
Laba sebelum pajak menurut
laporan laba rugi 1.236.335.312 1.516.517.131
Beda Temporer:
Beban Penyisihan Penurunan Nilai Piutang 92.208.653 114.658.122
Beban Penyusutan Aset Tetap 239.261.186 463.033.782
Beban Imbalan Pascakerja 289.810.000 461.771.000
Beda Tetap:
Beban Pajak 620.704 61.224.477
Beban yang Tidak Dapat Dikurangkan Secara
Pajak 29.831.281 397.669.624
Jumlah Koreksi Fiskal Bersih 651.731.824 1.498.357.005
Penghasilan Kena Pajak 1.888.067.136 3.014.874.136
Beban Pajak
Fasilitas 26.297.078 34.945.299
Non Fasilitas 362.780.613 593.381.711
Taksiran Beban Pajak Kini 389.077.691 628.327.010
Dikurangi pajak penghasilan
dibayar dimuka:
Pasal 22 100.176.239 145.928.223
Pasal 25 281.642.397 479.308.162
Jumlah 381.818.636 625.236.385
Taksiran Pajak Kini PPh 29 7.259.055 3.090.625
Laba kena Pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan Pajak
Penghasilan Badan.
- 23 -
Page 27
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
c. Pajak Tangguhan
Dikreditkan
(dibebankan)
Dikreditkan ke Penghasilan
31 Desember (dibebankan) Komprehensif 30 Juni
2023 ke laba rugi Lain 2024
Aset Tetap 377.804.760 52.637.461 - 430.442.221
Piutang Usaha 76.553.845 20.285.903 - 96.839.748
Imbalan Pascakerja 231.178.640 43.323.280 10.217.460 284.719.380
Jumlah Aset Pajak
Tangguhan 685.537.245 116.246.644 10.217.460 812.001.349
Dikreditkan
(dibebankan)
Dikreditkan ke Penghasilan
31 Desember (dibebankan) Komprehensif 31 Desember
2022 ke laba rugi Lain 2023
Aset Tetap 275.937.328 101.867.432 377.804.760
Piutang Usaha 51.329.058 25.224.787 - 76.553.845
Imbalan Pascakerja 30.400.040 180.343.680 20.434.920 231.178.640
Jumlah Aset Pajak
Tangguhan 357.666.426 302.273.894 20.434.920 685.537.245
13. UTANG USAHA KEPADA PIHAK KETIGA
30 Juni 31 Desember
2024 2023
PT Pacific Lubritama Indonesia 5.564.583.271 1.263.996.428
Lupromax International Pte Ltd 2.523.893.139 -
PT Nusaraya Putramandiri 1.087.651.917 1.782.285.750
PT Dwi Prima Rezeky 814.662.022 506.149.455
PT Usaha Bersama Sukses 733.952.602 328.001.403
PT Grafindo Jaya Pacific 709.394.340 918.982.875
PT Hidayat Putra Industri 608.568.372 1.042.956.939
PT Ultra Prima Corrugator 179.694.847 -
PT Tutuba Nusa Persada - 175.253.916
Lain-lain (dibawah Rp 100 Juta) 126.247.788 8.442.564
Jumlah 12.348.648.298 6.026.069.330
Rincian umur utang usaha adalah sebagai berikut:
30 Juni 31 Desember
2024 2023
Belum Jatuh Tempo 4.221.405.774 -
Jatuh tempo:
1-30 hari - 2.712.792.864
31-60 hari 5.877.911.456 1.293.298.009
61-90 hari 1.870.507.938 -
≥ 90 hari 378.823.130 2.019.978.457
Jumlah 12.348.648.298 6.026.069.330
- 24 -
Page 28
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
14. BEBAN AKRUAL
30 Juni 31 Desember
2024 2023
Operasional 202.539.174 129.586.964
Jumlah 202.539.174 129.586.964
Merupakan biaya yang dibebankan dibulan yang bersangkutan namun kewajibannya belum
dibayarkan.
15. UANG MUKA PELANGGAN
30 Juni 31 Desember
2024 2023
PT Pulau Seroja Jaya 1.567.498.487 2.782.039.050
PT Golden Jaguarasia 750.000.000 750.000.000
Jumlah 2.317.498.487 3.532.039.050
Merupakan uang muka yang dibayarkan oleh pelanggan kepada Perusahaan yang belum memenuhi
kriteria penjualan.
16. UTANG PEMBELIAN ASET TETAP
30 Juni 31 Desember
2024 2023
Rincian Utang Pembelian Aset Tetap
Berdasarkan Jatuh Tempo 225.059.729 174.110.525
Lebih dari Satu Tahun dan Kurang dari Lima Tahun 640.554.614 490.035.117
Nilai Sekarang Atas Pembayaran Minimum Utang
Pembiayaan 865.614.343 664.145.642
Dikurangi bagian yang jatuh Tempo Dalam Waktu Satu
Tahun 225.059.729 174.110.525
Bagian Jangka Panjang 640.554.614 490.035.117
Pada tanggal 19 September 2022, Perusahaan membeli 1 (satu) unit mobil Toyota Calya 1.2 G A
dengan memperoleh fasilitas pembiayaan dari Bank Central Asia dengan jangka waktu fasilitas
selama 3 (tiga) tahun dari periode 30 September 2022 sampai dengan 30 September 2025 dengan
suku bunga per tahun sebesar 2.95%.
Pada tanggal 23 Maret 2021, Perusahaan membeli 1 (satu) unit mobil Honda HRV 1.5 SE CVT
dengan memperoleh fasilitas pembiayaan dari Bank Central Asia dengan jangka waktu fasilitas
selama 3 (tiga) tahun dari periode 30 Maret 2021 sampai dengan 30 Maret 2024 dengan suku bunga
per tahun sebesar 6.00%.
Pada bulan Maret 2021, Perusahaan membeli 1 (satu) unit mobil Toyota Calya 1.2 G AT dengan
memperoleh fasilitas pembiayaan dari Bank Central Asia dengan jangka waktu selama 3 (tiga) tahun
dari periode 31 Maret 2021 sampai dengan 29 Februari 2024 dengan suku bunga per tahun sebesar
6.00%.
Pada bulan Mei 2021, Perusahaan membeli 1 (satu) unit mobil Toyota Hiace Premio 2.8 M/T dengan
memperoleh fasilitas pembiayaan dari Bank Central Asia dengan jangka waktu fasilitas selama
3 (tiga) tahun dari periode 31 Mei 2021 sampai dengan 30 April 2024 dengan suku bunga per tahun
sebesar 7.09%.
- 25 -
Page 29
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Pada bulan September 2020, Perusahaan membeli 1 (satu) unit mobil Toyota Calya 1.2 G AT
dengan memperoleh fasilitas pembiayaan dari Bank Central Asia dengan jangka waktu fasilitas
selama 3 (tiga) tahun dari periode 11 September 2020 sampai dengan 11 Agustus 2023 dengan
suku bunga per tahun sebesar 4.19%.
Pada bulan Januari 2024, Perusahaan membeli 1 (satu) unit mobil Wingbox dengan memperoleh
fasilitas pembiayaan dari Bank Central Asia dengan jangka waktu fasilitas selama 3 (tiga) tahun dari
periode 1 Februari 2024 sampai dengan 1 Januari 2027 dengan suku bunga per tahun sebesar
4.00%.
17. UTANG BANK
a. Utang Bank Jangka Pendek
30 Juni 31 Desember
2024 2023
Bank Central Asia 6.525.564.481 6.419.039.874
Jumlah 6.525.564.481 6.419.039.874
b. Utang Bank Jangka Panjang
30 Juni 31 Desember
2024 2023
Bank Central Asia 1.028.333.314 1.178.333.320
Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu
satu tahun: 80.000.004 80.000.004
Bagian Jangka Panjang 948.333.310 1.098.333.316
Rincian angsuran di masa mendatang atas utang jangka panjang dari bank adalah sebagai berikut:
Jatuh Tempo 30 Juni 31 Desember
2024 2023
2024 6.565.564.483 6.499.039.878
2025 80.000.004 80.000.004
2026 80.000.004 80.000.004
2027 80.000.004 80.000.004
2028 748.333.300 858.333.304
Total Angsuran 7.553.897.795 7.597.373.194
a) Berdasarkan surat Perjanjian Pinjaman Kredit Nomor 00520/PPK/SYP/2022 tanggal 13 Januari
2023 sebagai berikut:
Fasilitas Pinjaman Rekening Koran 1:
Plafon : Rp 4.000.000.000
Jenis Kredit : Kredit Lokal
Jangka Waktu : 12 (dua belas) bulan, terhitung sejak jatuh tempo 13 Januari 2024
sampai dengan 13 Januari 2025.
Suku Bunga : 9.5% p.a
Provisi : 0.5%
Agunan : • Sertifikat Hak Guna Bangunan Nomor 08301/Curug Sangereng.
terletak dalam Provinsi Banten. Kabupaten Tangerang. Kecamatan
Kelapa Dua. setempat dikenal sebagai Blok A No.15 Ruko Graha
Boulevard Blok A No.15. seluas 80 M2 terdaftar atas nama Kartiko
Soemargono.
- 26 -
Page 30
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
• Bangunan dan segala sesuatu yang telah dan atau akan didirikan.
ditanam dan ditempatkan di atas tanah tersebut yang menurut
sifatnya. peruntukkannya dan undang-undang dianggap sebagai
barang tidak bergerak. tidak ada yang dikecualikan.
• Pemberi agunan berdasarkan akta jual-beli. tanggal 10-01-2023
nomor 04/2023. dibuat dihadapan Elly Puspita Sunarya. SH.
Pejabat Pembuat Akta Tanah untuk wilayah Kabupaten
Tangerang.
Fasilitas Pinjaman Rekening Koran 2:
Plafon : Rp 2.100.000.000
Jenis Kredit : Kredit Lokal
Jangka Waktu : 12 (dua belas) bulan, terhitung sejak jatuh tempo 13 Januari 2024
sampai dengan 13 Januari 2025.
Suku Bunga : 10.5% p.a
Provisi : 0.5%
Agunan : • Sertifikat Hak Guna Bangunan Nomor 02712. terletak dalam
Provinsi Banten. Kabupaten Tangerang. Kecamatan Serpong.
Kelurahan Cilenggang. setempat dikenal sebagai Blok L.1 No. 5
seluas 153 M2 terdaftar atas nama Evyana Soemargono.
• Bangunan dan segala sesuatu yang telah dan atau akan didirikan.
ditanam dan ditempatkan di atas tanah tersebut yang menurut
sifatnya. peruntukkannya dan undang-undang dianggap sebagai
barang tidak bergerak. tidak ada yang dikecualikan.
b) Berdasarkan surat Perjanjian Pinjaman Kredit Nomor 00474/0980S/SPPK/2022 tanggal 31 Mei
2022 sebagai berikut:
Fasilitas Installment Loan 1:
Plafon : Rp 400.000.000
Jenis Kredit : Kredit Modal Kerja
Jangka Waktu : 24 (dua puluh empat) bulan, terhitung sejak jatuh tempo 22 Juni 2024
sampai dengan 22 Juni 2026.
Suku Bunga : 8.75% p.a
Agunan : • Sertifikat Hak Guna Bangunan Nomor 02712. terletak dalam
Provinsi Banten. Kabupaten Tangerang. Kecamatan Serpong.
Kelurahan Cilenggang. setempat dikenal sebagai Blok L.1 No. 5
seluas 153 M2 terdaftar atas nama Evyana Soemargono.
• Bangunan dan segala sesuatu yang telah dan atau akan didirikan.
ditanam dan ditempatkan di atas tanah tersebut yang menurut
sifatnya. peruntukkannya dan undang-undang dianggap sebagai
barang tidak bergerak. tidak ada yang dikecualikan.
Fasilitas Pinjaman Rekening Koran 3:
Plafon : Rp 900.000.000
Jenis Kredit : Kredit Lokal
Jangka Waktu : 12 (dua belas) bulan, terhitung sejak jatuh tempo 13 Januari 2024
sampai dengan 13 Januari 2025.
Suku Bunga : 10.5% p.a
Provisi : 0.5%
Agunan : • Sertifikat Hak Guna Bangunan Nomor 04714/Sukamulya. terletak
dalam Provinsi Banten. Kabupaten Tangerang. Kecamatan
Cikupa. Desa Sukamulya. setempat dikenal sebagai Blok O-2
No.208 Ruko Bizwalk Jl. Bizlink Boulevard Selatan No. 208. seluas
66 M2 terdaftar atas nama Yusuf Christiono.
- 27 -
Page 31
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
• Bangunan dan segala sesuatu yang telah dan atau akan didirikan.
ditanam dan ditempatkan di atas tanah tersebut yang menurut
sifatnya. peruntukkannya dan undang-undang dianggap sebagai
barang tidak bergerak. tidak ada yang dikecualikan.
Fasilitas Installment Loan 2:
Plafon : Rp 1.100.000.000
Jenis Kredit : Kredit Modal Kerja
Jangka Waktu : 24 (dua puluh empat) bulan, terhitung sejak jatuh tempo 13 Januari 2023
sampai dengan 13 Januari 2025
Suku Bunga : 7.25% p.a
Agunan : • Sertifikat Hak Guna Bangunan Nomor 337/Brontokusuman. terletak
dalam Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Kota Yogyakarta.
Kecamatan Mergangsan. Kelurahan Brontokusuman. seluas 84 M2
terdaftar atas nama Kartiko Soemargono.
• Bangunan dan segala sesuatu yang telah dan atau akan didirikan.
ditanam dan ditempatkan di atas tanah tersebut yang menurut
sifatnya. peruntukkannya dan undang-undang dianggap sebagai
barang tidak bergerak, tidak ada yang dikecualikan.
Agunan yang diserahkan:
a. Sebidang tanah sebagaimana diuraikan dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan Nomor
08301/Curug Sangereng, terletak dalam Provinsi Banten. Kabupaten Tangerang. Kecamatan
Kelapa Dua. Desa Curug Sangereng. setempat dikenal sebagai Blok A. No.15. seluas 80 M2
terdaftar atas nama KARTIKO SOEMARGONO; - demikian berikut bangunan dan segala
sesuatu yang telah dan atau akan didirikan. ditanam dan ditempatkan di atas tanah tersebut
yang menurut sifatnya. peruntukkannya dan undang-undang dianggap sebagai barang tidak
bergerak. tidak ada yang dikecualikan.
b. Sebidang tanah sebagaimana diuraikan dalam Sertifikat Hak Milik Nomor 02712/Cilenggang.
terletak dalam Provinsi Banten. Kota Tangerang Selatan. Kecamatan Serpong. Kelurahan
Cilenggang. setempat dikenal sebagai Blok: L.1 No.5. seluas 153 M2 terdaftar atas nama
EVYANA SOEMARGONO; - demikian berikut bangunan dan segala sesuatu yang telah dan
atau akan didirikan, ditanam dan ditempatkan di atas tanah tersebut yang menurut sifatnya.
peruntukkannya dan undang-undang dianggap sebagai barang tidak bergerak. tidak ada yang
dikecualikan.
c. Sebidang tanah sebagaimana diuraikan dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan Nomor
337/Brontokusuman. terletak dalam Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Kota Yogyakarta.
Kecamatan Mergangsan. Kelurahan Brontokusuman. seluas 84 M2 terdaftar atas nama
KARTIKO SOEMARGONO; - demikian berikut bangunan dan segala sesuatu yang telah dan
atau akan didirikan. ditanam dan ditempatkan di atas tanah tersebut yang menurut sifatnya.
peruntukkannya dan undang-undang dianggap sebagai barang tidak bergerak. tidak ada yang
dikecualikan.
d. Sebidang tanah sebagaimana diuraikan dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan Nomor
04608/Sukamulya. terletak dalam Provinsi Banten. Kabupaten Tangerang. Kecamatan
Cikupa. Desa Sukamulya. setempat dikenal sebagai Blok O-2 No.208 Jl. Bizlink Boulevard
Selatan No. 208. seluas 24 M2 terdaftar atas nama YUSUF CHRISTIONO.
- Demikian berikut bangunan dan segala sesuatu yang telah dan atau akan didirikan.
ditanam dan ditempatkan di atas tanah tersebut yang menurut sifatnya. peruntukkannya
dan undang-undang dianggap sebagai barang tidak bergerak. tidak ada yang
dikecualikan.
- Satu dan lain yang telah diperoleh pemberi agunan berdasarkan akta jual-beli. tanggal
10-01-2023 nomor 05/2023. dibuat di hadapan Elly Puspita Sunarya. SH. Pejabat
Pembuat Akta Tanah untuk wilayah Kabupaten Tangerang.
- 28 -
Page 32
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
e. Sebidang tanah sebagaiman diuraikan dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan Nomor
04714/Sukamulya. terletak dalam Provinsi Banten. Kabupaten Tangerang. Kecamatan
Cikupa. Desa Sukamulya. setempat dikenal sebagai Blok O-2 No.208 Jl. Bizlink Boulevard
Selatan No. 208. seluas 66 M2 terdaftar atas nama YUSUF CHRISTIONO;
- Demikian berikut bangunan dan segala sesuatu yang telah dan atau akan didirikan.
ditanam dan ditempatkan di atas tanah tersebut yang menurut sifatnya. peruntukkannya
dan undang-undang dianggap sebagai barang tidak bergerak. tidak ada yang
dikecualikan.
- Satu dan lain yang telah diperoleh pemberi agunan berdasarkan akta jual beli. tanggal
10-01-2023 nomor 04/2023. dibuat di hadapan Elly Puspita Sunarya. SH. Pejabat
Pembuat Akta Tanah untuk wilayah Kabupaten Tangerang.
Hal-hal yang tidak boleh dilaksanakan Perusahaan:
Selama perusahaan belum bayar lunas utang atau batas waktu penarikan dan/atau penggunaan
fasilitas kredit belum berakhir. perusahaan tidak diperkenankan untuk melakukan hal-hal
dibawah ini. tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari BCA:
a. Memperoleh pinjaman uang/kredit baru dari pihak lain dan/ atau mengikatkan diri sebagai
penangung/ penjamin dalam bentuk dan dengan nama apa pun dan/atau mengagunkan
harta kekayaan perusahaan kepada pihak lain.
b. Meminjamkan uang. termasuk tetapi tidak terbatas kepada perusahaan afiliasinya. kecuali
dalam rangka menjalankan usaha sehari-hari. Apabila perusahaan berbentuk badan:
(i) Melakukan peleburan, penggabungan, pengambil alihan, pembubaran/likuidasi.
(ii) Mengubah status kelembagaan.
Berikut syarat dan ketentuan negative covenant:
- Tidak diperkenankan mengubah susunan pemegang saham yang menyebabkan
kepemilikan Ultimate Shareholder saat ini menjadi minoritas.
- Memberitahu secara tertulis kepada BCA setiap terdapat Corporate Action (termasuk
mengubah pemegang saham dan pengurus), kecuali atas perubahan pemegang saham
yang diakibatkan karena perdagangan saham harian dipasar modal.
Perusahaan telah memperoleh persetujuan dari Bank Central Asia melalui surat
No.011/BC/DIR/LPI/I/2023, tanggal 30 Januari 2023. sehubungan dengan persetujuan
perubahan Perusahaan menjadi Perusahaan Terbuka dan serta persetujuan anggaran dasar
Perusahaan yang meliputi perubahan modal, susuan pengurus dan/ pemegang saham, serta
persetujuan mengenai Penawaran Umum Perdana Saham (IPO).
18. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA
Besarnya imbalan kerja jangka panjang dihitung berdasarkan peraturan yang berlaku, yakni Undang-
Undang No. 11 tahun 2020 tentang “Cipta Kerja”. Tidak terdapat pendanaan khusus yang disisihkan
sehubungan dengan imbalan kerja jangka panjang tersebut. Perhitungan imbalan pascakerja
dihitung oleh aktuaris independen Kantor Konsultan Steven & Mourits untuk tanggal 31 Desember
2023 dengan nomor laporan 0864/ST-NM-PSAK24-LPIN/II/2024 tanggal laporan 25 Februari 2024,
Jumlah karyawan yang berhak atas imbalan pascakerja tersebut adalah 50 dan 35 karyawan pada
tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023.
Program pensiun imbalan pasti memberikan eksposur Perusahaan terhadap risiko aktuarial seperti
risiko tingkat bunga, risiko harapan hidup, dan risiko gaji.
Risiko Tingkat Bunga
Penurunan suku bunga obligasi akan meningkatkan liabilitas program.
- 29 -
Page 33
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Risiko Harapan Hidup
Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan mengacu pada estimasi terbaik dari mortalitas
peserta program baik selama dan setelah kontrak kerja. Peningkatan harapan hidup peserta program
akan meningkatkan liabilitas program.
Risiko Gaji
Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan mengacu pada gaji masa depan peserta program.
Dengan demikian, kenaikan gaji peserta program akan meningkatkan liabilitas program itu.
Beban imbalan pascakerja yang diakui di laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain adalah
sebagai berikut:
30 Juni 31 Desember
2024 2023
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti - neto:
Keuntungan (Kerugian) aktuarial yang timbul dari
perubahan asumsi keuangan - 42.738.000
Keuntungan (Kerugian) aktuarial yang timbul dari
penyesuaian atas pengalaman - 50.148.000
Jumlah - 92.886.000
Mutasi nilai kini liabilitas imbalan pasti pada tahun berjalan adalah sebagai berikut:
30 Juni 31 Desember
2024 2023
Liabillitas imbalan pasti – awal 957.926.000 519.789.000
Biaya Jasa Kini 229.782.000 283.925.000
Biaya Bunga 60.028.000 22.249.000
Provisi untuk pembayaran imbalan di luar provisi
yang dihitung - 116.520.000
Pembayaran Imbalan oleh Perusahaan di luar provisi
yang dihitung - (116.520.000)
Pembayaran Imbalan oleh Perusahaan (sesuai provisi
yang dihitung) -
Biaya Jasa Lalu atas Kurtailmen - (216.796.000)
Penyesuaian liabilitas akibat pengakuan masa kerja lalu - 255.873.000
Karyawan (Keuntungan) dan Kerugian Aktuarial
yang Timbul dari Perubahan Asumsi Keuangan - 42.738.000
(Keuntungan) dan Kerugian Aktuarial yang Timbul
dari Penyesuaian atas Pengalaman - 50.148.000
Jumlah 1.247.736.000 957.926.000
Perhitungan imbalan pascakerja pada tanggal 30 Juni 2024 diestimasi dari laporan Kantor Konsultan
Aktuaria Steven & Mourits pada 31 Desember 2023.
Perhitungan imbalan pascakerja pada tanggal 31 Desember 2023 dihitung oleh Kantor Konsultan
Aktuaria Steven & Mourits dengan menggunakan metode “Projected Unit Credit” dan
mempertimbangkan beberapa asumsi sebagai berikut:
30 Juni 31 Desember
2024 2023
Tingkat diskonto per tahun - 7.40%
Tingkat kenaikan gaji per tahun - 8.50%
Tingkat pensiun normal - 56 Tahun
Tingkat kematian - TMI-2019
- 30 -
Page 34
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Asumsi aktuarial yang signifikan untuk penentuan liabilitas imbalan pasti adalah tingkat diskonto.
kenaikan gaji yang diharapkan dan mortalitas.
Tidak ada perubahan dalam metode dan asumsi yang digunakan dalam penyusunan analisis
sensitivitas dari tahun sebelumnya.
Perubahan sebesar satu persen pada tingkat diskonto akan berdampak pada nilai kini liabilitas
imbalan kerja dan biaya jasa kini:
30 Juni 31 Desember
2024 2023
Kenaikan 1%
Nilai kini - 872.285.000
Penurunan 1%
Nilai kini - 1.056.510.000
Perubahan sebesar satu persen pada tingkat kenaikan gaji akan berdampak pada nilai kini liabilitas
imbalan kerja dan biaya jasa kini:
30 Juni 31 Desember
2024 2023
Kenaikan 1% Nilai kini - 1.057.858.000
Penurunan 1% Nilai kini - 869.409.000
19. MODAL SAHAM DAN SALDO LABA
a) Modal Saham
30 Juni 2024
Persentase Jumlah Modal
Nama Pemegang Saham Jumlah Saham Pemilikan (%) Disetor
Kartiko Soemargono 216.125.000 33.25% 4.322.500.000
Jong Anton Dwi Putro 91.000.000 14.00% 1.820.000.000
Trisno Harnadi 86.450.000 13.30% 1.729.000.000
Clarissa Calluella Haberth 61.425.000 9.45% 1.228.500.000
Masyarakat 195.007.225 30.00% 3.900.144.500
Jumlah 650.007.225 100.00% 13.000.144.500
Berdasarkan Akta No. 12 tanggal 2 Februari 2024 dari Rosida Rajagukguk Siregar., S.H., M.Kn.
Notaris di Kota Jakarta Selatan. Akta perubahan ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0032692.
Tahun 2024. tanggal 5 Februari 2024. menyetujui adanya perubahan Anggaran Dasar sebagai
berikut:
a. Menyetujui pengeluaran saham dalam simpanan (portepel) Perseroan sebanyak 195.000.000
lembar saham dari modal disetor dan ditempatkan penuh setelah Penawaran Umum dengan
nominal sebesar Rp 3.900.000.000. masing-masing saham bernilai nominal Rp 20.- melalui
penawaran umum perdana kepada masyarakat.
b. Modal Dasar Perusahaan berjumlah Rp 36.400.000.000 terbagi atas 1.820.000.000 lembar
saham masing-masing bernilai nominal Rp 20.-
c. Modal Dasar telah ditempatkan dan disetor sejumlah 650.000.000 lembar saham dengan nilai
nominal seluruhnya sebesar Rp 13.000.000.000 oleh pemegang saham yang telah
mengambil bagian saham dengan rincian tersebut.
- Tn. Kartiko Soemargono sebanyak 216.125.000 saham atau sebesar Rp 4.322.500.000.
- Tn. Jong Anton Dwi Putro sebanyak 91.000.000 saham atau sebesar Rp 1.820.000.000.
- Tn. Trisno Harnadi sebanyak 86.450.000 saham atau sebesar Rp 1.729.000.000.
- 31 -
Page 35
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
- Ny. Clarissa Calluella Haberth sebanyak 61.425.000 saham atau sebesar
Rp 1.228.500.000.
- Masyarakat sebanyak 195.000.000 saham atau sebesar Rp 3.900.000.000.
31 Desember 2023
Persentase Jumlah Modal
Nama Pemegang Saham Jumlah Saham Pemilikan (%) Disetor
Kartiko Soemargono 216.125.000 33.25% 4.322.500.000
Jong Anton Dwi Putro 91.000.000 14.00% 1.820.000.000
Trisno Harnadi 86.450.000 13.30% 1.729.000.000
Clarissa Calluella Haberth 61.425.000 9.45% 1.228.500.000
Masyarakat 195.000.000 30.00% 3.900.000.000
Jumlah 650.000.000 100.00% 13.000.000.000
Berdasarkan Akta No. 149 tanggal 24 Maret 2023 dari Rosida Rajagukguk Siregar., S.H., M.Kn.
Notaris di Kota Jakarta Selatan. Akta perubahan ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0018457.AH.01.02
tahun 2023, tanggal 24 Maret 2023. menyetujui hal sebagai berikut:
a. Perubahan status Perusahaan dari Perusahaan tertutup menjadi Perusahaan terbuka dan
menyetujui perubahan nama Perusahaan menjadi PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk.
b. Menyetujui perubahan permodalan, terdiri dari peningkatan modal ditempatkan dan disetor
Perusahaan melalui pengeluaran saham baru yang dikeluarkan dari portepel Perusahaan
yaitu sebesar Rp 3.900.000.000 yang terdiri dari 195.000.000 dengan nilai nominal saham
Rp 20.- yang akan ditawarkan kepada masyarakat melalui penawaran umum.
c. Menyetujui peningkatan modal dasar Perseroan dari semula sebesar Rp 7.000.000.000
menjadi sebesar Rp 9.100.000.000 dan menyutujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan
secara keseluruhan termasuk merubah dan menyesuaikan maksud dan tujuan serta kegiatan
usaha Perseroan.
d. Menyetujui untuk merubah nilai nominal saham dari semula sebesar Rp 1.000.000 menjadi
sebesar Rp 20.
b) Tambahan Modal Disetor
30 Juni 2024 31 Desember
2023
Tambahan modal disetor dari Initial
Public Offering (IPO) Penawaran
Perdana Saham sebesar 195.000.000 saham
dengan nilai nominal Rp 20 yang ditawarkan Rp 200 35.100.000.000 35.100.000.000
Pelaksanaan Waran 1.156.000 -
Dikurangi biaya emisi saham (2.052.881.355) (2.052.881.355)
Jumlah 33.048.274.645 33.047.118.645
c) Saldo Laba
Ditentukan Penggunaannya
Sesuai dengan Undang-Undang Perseroan Terbatas. Perseroan telah membentuk cadangan
umum sampai dengan 31 Desember 2023 sebesar Rp 100.000.000.
Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham No. 196 Tanggal 25 Juni 2024.
Perseoran mencadangkan tambahan Rp 100.000.000 atas laba bersih tahun buku 2023.
sehingga cadangan wajib per 30 Juni 2024 sebesar Rp 200.000.000.
- 32 -
Page 36
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Tidak Ditentukan Penggunaannya
Merupakan saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya oleh Perusahaan.
30 Juni 31 Desember
2024 2023
Saldo Laba 3.965.618.216 3.102.113.952
20. PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
30 Juni 31 Desember
2024 2023
Saldo Awal (27.946.620) 44.504.460
Pengukuran Kembali atas
Kewajiban Imbalan Pasti (Catatan 18) (46.443.000) (92.886.000)
Pajak Penghasilan 10.217.460 20.434.920
Saldo Akhir (64.172.160) (27.946.620)
21. PENJUALAN
2024 2023
(Enam Bulan) (Enam Bulan)
Penjualan Oli Pelumas 37.909.133.076 21.054.480.089
Jumlah 37.909.133.076 21.054.480.089
Rincian penjualan berdasarkan pelanggan adalah sebagai berikut:
2024 2023
(Enam Bulan) (Enam Bulan)
Pihak Ketiga
PT Golden Jaguarasia 10.108.108.109 -
PT Grande Bahana Nusa 3.341.588.526 -
PT Sarana Solusi Mandiri 1.991.644.212 214.980.144
PT Oto Jaya Distribusindo 1.893.872.259 2.806.722.376
PT Kencana Indotama Grafika 1.143.466.718 281.445.247
CV RR Auto Berkah 1.128.235.974 483.004.796
PT Pulau Seroja Jaya 1.078.300.000 1.239.464.320
PT Rilexindo Pelumas Perkasa 1.060.834.205 903.303.359
CV Central Celebes Perkasa 1.044.980.541 698.836.580
CV Primarindo Otomitra Sejahtera 933.445.686 1.295.850.081
CV Danaswara 879.770.950 1.005.530.501
PT Hana Cahaya Bersama 725.697.067 1.715.371.416
CV Lancar Rezeki Berkat Jaya 697.685.532 -
PT Sriwijaya Andalan Sakti 679.635.529 343.487.755
BBC Auto Service 513.090.991 412.607.568
CV Hitam Manis 505.416.216 366.426.486
PT Delta Teguh Pratama 350.193.998 -
Dalimo Jaya Motor 343.701.351 485.382.432
Auto Max 321.526.126 222.904.865
Mardiono Auto Service 278.320.000 -
- 33 -
Page 37
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
2024 2023
(Enam Bulan) (Enam Bulan)
PT Selatanindo Batam Mandiri 217.960.620 -
Bengkel Peeng 188.977.027 -
PT AQ Indonesia 183.441.038 -
Anugerah Motor 180.225.360 -
Automekanika 180.134.054 -
Hasbul Auto Service 154.518.903 -
Berlian Motor - BSD 153.780.568 -
Wizi Motor 142.556.757 124.069.730
Affandie Motor 135.699.459 -
PT Giri Aneka Usaha 135.468.649 -
Autotama 134.534.685 116.189.189
Kilat Auto Design 114.197.117 46.416.216
Auto Garage 113.140.811 103.419.279
Putra Agung Motor - Serang 112.364.324 166.899.459
Graha Pelumas 110.653.694 125.147.027
UD Opex 101.597.477 52.473.649
Wisma Motor 101.108.108 101.802.703
Delta Auto Service 100.891.892 57.441.892
Dokter Mobil 100.421.081 84.895.135
Bengkel Solusi Anda 100.250.811 -
Lain-lain (Dibawah Rp 100.000.000) 6.127.696.651 7.600.407.882
Jumlah 37.909.133.076 21.054.480.089
Rincian pelanggan dengan jumlah nilai penjualan yang melebihi 10% dari jumlah penjualan adalah
sebagai berikut:
2024 2023
(Enam Bulan) (Enam Bulan)
PT Golden Jaguarasia 10.108.108.109 -
PT Oto Jaya Distribusindo - 2.766.032.633
Jumlah 10.108.108.109 2.766.032.633
22. BEBAN POKOK PENJUALAN
2024 2023
(Enam Bulan) (Enam Bulan)
Persediaan Awal 12.321.295.715 11.131.228.674
Pembelian 24.912.742.503 12.906.052.998
Persediaan Akhir (14.789.551.924) (13.194.167.895)
Sub Jumlah 22.444.486.294 10.843.113.777
Biaya Produksi
Tenaga Kerja Langsung 277.504.400 50.756.836
Penyusutan Aset Tetap (Catatan 9) 107.175.246 67.951.265
Penyusutan Aset Hak - Guna Gudang (Catatan 10) 65.000.000 65.000.000
Produksi Lainnya 79.199.200 12.387.107
Utilitas 14.693.878 14.240.817
Biaya Gudang 30.326.742 11.529.000
Listrik Gudang 12.792.698 12.108.404
Pemeliharaan 29.126.000 7.470.800
Telepon. Internet Gudang 2.252.175 1.888.014
Jumlah 23.062.556.633 11.086.446.020
- 34 -
Page 38
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Rincian pemasok dengan jumlah nilai pembelian yang melebihi 10% dari jumlah beban penjualan
adalah sebagai berikut:
2024 2023
(Enam Bulan) (Enam Bulan)
PT Pacific Lubritama Indonesia 8.670.318.943 2.510.150.239
Lupromax International Pte Ltd 2.523.893.139 2.482.890.187
PT Nusaraya Putra Mandiri - 5.639.058.559
Jumlah 11.194.212.082 10.632.098.985
23. BEBAN PENJUALAN
2024 2023
(Enam Bulan) (Enam Bulan)
Pemasaran 6.083.583.501 2.942.245.238
Biaya Angkut 946.346.384 566.820.907
Komisi 574.270.873 1.085.136.372
Lain-lain 533.562.510 40.429.892
Jumlah 8.137.763.268 4.634.632.408
24. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI
2024 2023
(Enam Bulan) (Enam Bulan)
Gaji dan Tunjangan 3.079.381.848 2.649.944.832
Pelatihan 337.989.159 -
Penyusutan Aset Tetap (Catatan 9) 303.191.783 261.763.510
Imbalan Pascakerja (Catatan 18) 289.810.000 230.885.500
Jasa Profesional 171.915.487 765.300.000
Kantor 147.770.154 73.162.251
Perizinan 128.146.482 389.004.089
Penurunan Nilai Piutang (Catatan 5) 92.208.653 57.329.061
Asuransi 73.279.691 113.423.218
Transportasi 68.585.215 35.257.000
Pemeliharaan 62.851.390 20.175.676
Penyusutan Aset Hak - Guna Ruko (Catatan 10) 50.000.000 50.000.000
Lain-lain 352.945.780 104.070.152
Jumlah 5.158.075.642 4.750.315.288
25. PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN – BERSIH
2024 2023
(Enam Bulan) (Enam Bulan)
Pendapatan Bunga Bank 120.168.253 83.806
Pendapatan (Beban) Lain-lain 984.675 59.493.811
Jumlah 121.152.928 59.577.617
- 35 -
Page 39
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
26. BEBAN BUNGA DAN KEUANGAN
2024 2023
(Enam Bulan) (Enam Bulan)
Bunga dan Keuangan 384.033.647 352.576.354
Biaya Administrasi Bank 51.521.502 66.116.475
Kerugian Diluar Usaha - 91.729.299
Jumlah 435.555.149 510.422.128
27. LABA PER SAHAM
2024 2023
(Enam Bulan) (Enam Bulan)
Laba untuk Perhitungan Laba Per Saham 963.504.264 34.121.936
Jumlah Saham Lembar Lembar
Jumlah Saham untuk per saham perhitungan laba 650.007.225 650.000.000
Laba Per saham Dasar 1,48 0,05
28. PENGUNGKAPAN TAMBAHAN ATAS AKTIVITAS INVESTASI DAN PENDANAAN NON-KAS
2024 2023
(Enam Bulan) (Enam Bulan)
Penambahan Aset Tetap melalui peningkatan Utang
Pembelian Aset Tetap 384.859.000 -
29. INSTRUMEN KEUANGAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN RISIKO MODAL
a. Manajemen Risiko Modal
Perusahaan mengelola risiko modal untuk memastikan bahwa mereka akan mampu untuk
melanjutkan keberlangsungan hidup. selain memaksimalkan keuntungan para pemegang saham
melalui optimalisasi saldo utang dan ekuitas.
Struktur modal Perusahaan terdiri dari kas dan setara kas dan ekuitas yang terdiri dari modal
ditempatkan dan disetor serta saldo laba (Catatan 4 dan 19).
Dewan Direksi Perusahaan secara berkala melakukan reviu struktur permodalan Perusahaan.
Sebagai bagian dari reviu ini. Dewan Direksi mempertimbangkan biaya permodalan dan risiko
yang berhubungan.
b. Tujuan dan Kebijakan Manajemen Risiko Keuangan
Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan Perusahaan adalah untuk memastikan bahwa
sumber daya keuangan yang memadai tersedia untuk operasi dan pengembangan bisnis. serta
untuk mengelola risiko tingkat bunga. risiko mata uang dan risiko likuiditas. Perusahaan
beroperasi dengan pedoman yang telah ditentukan oleh Dewan Direksi.
i. Manajemen Risiko Tingkat Bunga
Tingkat bunga mengacu kepada risiko pada nilai wajar atau arus kas dari instrumen
keuangan akan berfluktuasi karena perubahan di tingkat suku bunga pasar.
- 36 -
Page 40
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Perusahaan terpapar risiko suku bunga karena entitas dalam Perusahaan meminjam dana
dengan tingkat bunga mengambang.
Eksposur Perusahaan terhadap suku bunga dalam liabilitas keuangan dirinci dalam bagian
manajemen risiko likuiditas pada catatan ini.
ii. Manajemen Risiko Likuiditas
Tanggung jawab utama manajemen risiko likuiditas terletak pada dewan direksi. yang telah
membangun kerangka manajemen risiko likuiditas yang sesuai untuk persyaratan
manajemen likuiditas dan pendanaan jangka pendek. menengah dan jangka panjang
Perusahaan. Perusahaan mengelola risiko likuiditas dengan menjaga kecukupan simpanan.
fasilitas bank dan fasilitas simpan pinjam dengan terus-menerus memonitor perkiraan dan
arus kas aktual dan mencocokkan profil jatuh tempo aset dan liabilitas keuangan.
Tabel risiko likuiditas dan tingkat bunga:
Tabel berikut merinci sisa jatuh tempo kontrak untuk liabilitas keuangan non-derivatif dengan
periode pembayaran yang disepakati Perusahaan. Tabel telah disusun berdasarkan arus
kas yang didiskontokan dari liabilitas keuangan berdasarkan tanggal terawal dimana
Perusahaan dapat diminta untuk membayar. Tabel mencakup arus kas bunga dan pokok.
30 Juni 2024
Kurang dari Lebih dari
1 Tahun 1 - 2 Tahun 2 tahun Jumlah
Utang Usaha kepada
Pihak Ketiga 12.348.648.298 - - 12.348.648.298
Utang Pembelian Aset
Tetap 225.059.729 420.997.423 219.557.191 865.614.343
Utang Bank 1.028.333.314 - 6.525.564.481 7.553.897.795
Jumlah 13.602.041.341 420.997.423 6.745.121.672 20.768.160.436
31 Desember 2023
Kurang dari Lebih dari
1 Tahun 1 - 2 Tahun 2 tahun Jumlah
Utang Usaha kepada
Pihak Ketiga 6.026.069.330 - - 6.026.069.330
Utang Pembelian Aset
Tetap 174.110.525 322.070.151 167.964.966 664.145.642
Utang Bank 1.178.333.320 - 6.419.039.874 7.597.373.194
Jumlah 7.378.513.175 322.070.151 6.587.004.840 14.287.588.166
c. Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Direksi menganggap bahwa nilai tercatat aset dan liabilitas keuangan diakui dalam laporan
keuangan mendekati nilai wajarnya karena jatuh tempo dalam jangka pendek atau
menggunakan tingkat bunga pasar.
Estimasi Nilai Wajar
Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan diestimasi untuk keperluan pengakuan. pengukuran dan
pengungkapan. Nilai wajar adalah suatu jumlah dimana suatu aset dapat dipertukarkan atau
suatu liabilitas diselesaikan antara pihak yang memahami dan berkeinginan untuk melakukan
transaksi wajar.
- 37 -
Page 41
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
PSAK 68 “ Pengukuran Nilai Wajar ” mensyaratkan pengungkapan atas pengukuran nilai wajar
dengan tingkat hirarki nilai wajar sebagai berikut:
• Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik
(Level 1).
• Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam Level 1 yang dapat diobservasi untuk aset
atau liabilitas. baik secara langsung (misalnya harga) atau secara tidak langsung (misalnya
derivasi dari harga) (Level 2). dan
• Input untuk aset dan liabilitas yang bukan berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi
(input yang tidak dapat diobservasi) (Level 3).
Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak di perdagangkan di pasar aktif ditentukan dengan
menggunakan teknik penilaian tertentu. Teknik tersebut menggunakan data pasar yang dapat
diobservasi sepanjang tersedia dan seminimal mungkin mengacu pada estimasi. Apabila seluruh
input signifikan atas nilai wajar dapat diobservasi instrumen keuangan ini termasuk dalam
level 2.
Tabel berikut ini merangkum nilai wajar aset dan liabilitas:
30 Juni 2024 Tingkat 1 Tingkat 2 Tingkat 3 Jumlah
Aset yang nilai wajarnya
diungkapkan
Aset non-keuangan
Aset Tetap - 2.682.805.118 - 2.682.805.118
Jumlah - 2.682.805.118 - 2.682.805.118
Liabilitas yang nilai
wajarnya diungkapkan
Liabilitas keuangan pada
biaya perolehan
diamortisasi
Utang Bank - 7.553.897.795 - 7.553.897.795
Utang Pembelian Aset
Tetap - 865.614.343 - 865.614.343
Jumlah - 8.419.512.138 - 8.419.512.138
31 Desember 2023 Tingkat 1 Tingkat 2 Tingkat 3 Jumlah
Aset yang nilai wajarnya
diungkapkan
Aset non-keuangan
Aset Tetap - 2.280.556.247 - 2.280.556.247
Jumlah - 2.280.556.247 - 2.280.556.247
Liabilitas yang nilai
wajarnya diungkapkan
Liabilitas keuangan pada
biaya perolehan
diamortisasi
Utang Bank - 7.597.373.194 - 7.597.373.194
Utang Pembelian Aset
Tetap - 664.145.642 - 664.145.642
Jumlah - 8.261.518.836 - 8.261.518.836
- 38 -
Page 42
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
30. SEGMEN GEOGRAFIS
Perusahaan melakukan usaha berupa penjualan oli pelumas berdasarkan segmen geografis berikut
ini:
2024 2023
(Enam Bulan) (Enam Bulan)
Jawa dan Bali 24.533.188.363 11.761.656.652
Sumatera 8.618.785.584 6.492.032.684
Kalimantan 3.401.709.013 1.993.161.477
Sulawesi 1.355.450.116 807.629.276
Jumlah 37.909.133.076 21.054.480.089
31. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI
Dalam kegiatan usahanya, Perusahaan melakukan transaksi dengan pihak berelasi yang dilakukan
pada tingkat harga dan persyaratan tertentu.
Kompensasi kepada manajemen kunci
Personil manajemen kunci Perusahaan adalah pihak-pihak memiliki kewenangan dan tanggung
jawab untuk merencanakan, memimpin, dan mengendalikan aktivitas Perusahaan. Seluruh anggota
Dewan Komisaris dan Direksi merupakan manajemen kunci Perusahaan.
Kompensasi untuk manajemen kunci adalah sebagai berikut:
30 Juni 31 Desember
2024 2023
Gaji, bonus dan tunjangan 455.000.000 823.730.126
- 39 -
Names mentioned 52 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT LUPR MAX PELUMAS INDONESIA
p.3
unresolved
org
PT Karya Pelumas Indonesia
p.8
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.8 ×5
unresolved
org
Magna International Pte Ltd.
p.8
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
p.9
unresolved
org
Bapepam-LK
p.9 ×2
unresolved
org
PT Golden Jaguarasia
p.22 ×4
unresolved
org
PT Oto Jaya Distribusindo
p.22 ×3
unresolved
org
PT Grande Bahana Nusa
p.22 ×2
unresolved
org
PT Sarana Solusi Mandiri
p.22 ×2
unresolved
org
PT Rilexindo Pelumas Perkasa
p.22 ×2
unresolved
org
PT Kencana Indotama Grafika
p.22 ×2
unresolved
org
PT Hana Cahaya Bersama
p.22 ×2
unresolved
org
PT Sriwijaya Andalan Sakti
p.22 ×2
unresolved
org
PT Selatanindo Batam Mandiri
p.22 ×2
unresolved
org
PT Eben Haezer Indonesia
p.22
unresolved
org
PT Sahabat Multiguna
p.22
unresolved
org
PT Asuransi Sinar Mas
p.23 ×3
unresolved
org
PT Asuransi Umum BCA
p.24 ×2
unresolved
person
H. Simanjuntak
p.25 ×2
unresolved
org
Rekonsiliasi
p.26
unresolved
org
PT Pacific Lubritama Indonesia
p.27 ×2
unresolved
org
Lupromax International Pte Ltd
p.27 ×2
unresolved
org
PT Nusaraya Putramandiri
p.27
unresolved
org
PT Dwi Prima Rezeky
p.27
unresolved
org
PT Usaha Bersama Sukses
p.27
unresolved
org
PT Grafindo Jaya Pacific
p.27
unresolved
org
PT Hidayat Putra Industri
p.27
unresolved
org
PT Ultra Prima Corrugator
p.27
unresolved
org
PT Tutuba Nusa Persada
p.27
unresolved
org
PT Pulau Seroja Jaya
p.28 ×2
unresolved
person
Clarissa Calluella Haberth
p.34 ×5
unresolved
person
Rosida Rajagukguk Siregar.
p.34 ×2
unresolved
org
PT Delta Teguh Pratama
p.36
unresolved
org
PT AQ Indonesia
p.37
unresolved
org
PT Giri Aneka
p.37
unresolved
org
PT Nusaraya Putra Mandiri
p.38
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.