Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1
PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk
Sinar Mas Land Plaza Sudirman Fl. 42
Jl. Jend Sudirman Kav 21
Setiabudi – Jakarta 12920
Phone : +62 21 2918 9191
Fax : +62 21 2918 9199
LAPORAN PELAKSANAAN PUBLIC EXPOSE TAHUNAN
PT Uni-Charm Indonesia Tbk (Perseroan) telah menyelenggarakan Public Expose Tahunan untuk tahun
2026 pada:
Hari/Tanggal : Senin, 15 Juni 2026
Waktu : Pukul 16.00 – 16.35 WIB
Tempat : Aplikasi Google Meeting
Dihadiri oleh:
• Manajemen Perseroan
Presiden Direktur : Tuan Yasutaka Nishioka
Direktur : Tuan Eiji Ito
Direktur : Tuan Kohei Yoshida
• Peserta berjumlah 2 (dua) orang
Daniel (Individual)
Gerdyan Hidayat (Individual)
Sesi Tanya-Jawab
Berikut adalah pertanyaan yang diajukan oleh peserta serta jawaban yang diberikan oleh manajemen
Perseroan dalam acara ini:
Daniel – Individual
Pertanyaan 1 : Manajemen melaporkan slide 10, 11, 14 bahwa manajemen menjelaskan
peningkatan AFDA (cadangan piutang ragu-ragu) sebagai langkah mitigasi risiko kredit, bersamaan
dengan kebijakan pembatasan stok di distributor yang dijelaskan di Slide 14. Mengingat tekanan
daya beli konsumen akibat pelemahan rupiah dan kenaikan harga bahan pokok saat ini, dapatkah
manajemen berbagi gambaran lebih jauh mengenai profil distributor mana yang mengalami
kesulitan pembayaran, dan apakah ada kebijakan seleksi atau restrukturisasi mitra distribusi yang
sedang berjalan?
Jawaban Manajemen: Terkait dinamika mitra distribusi, perusahaan saat ini mencatat bahwa dari
seluruh jaringan yang ada, tidak terdapat mitra distributor yang memiliki Accounts Receivable (AR)
yang mandeg/macet. Bila kita lihat frekuensi pergantian distributor, saat ini telah menurun hingga
sepertiga dari frekuensi tahun sebelumnya, serta AR collection days juga menjadi lebih rendah,
yang menandakan perbaikan dalam manajemen distributor.
Pertanyaan 2: Manajemen melaporkan slide 10, 11, 15 dan menyebutkan penyelesaian sengketa
pajak yang bermula dari tahun 2017, proses yang berlangsung hampir delapan tahun. Di saat yang
sama, tercatat impairment aset non-kas di segmen Baby Care, sementara menunjukkan biaya
SG&A justru naik 12,7% YoY di Q1 2026 meski revenue masih menurun. Dalam konteks kebijakan
perpajakan pemerintah yang semakin ketat serta pengawasan transfer pricing untuk perusahaan
1
Page 2
PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk
Sinar Mas Land Plaza Sudirman Fl. 42
Jl. Jend Sudirman Kav 21
Setiabudi – Jakarta 12920
Phone : +62 21 2918 9191
Fax : +62 21 2918 9199
afiliasi asing, bagaimana manajemen memastikan bahwa struktur biaya dan penilaian aset ke
depan sudah sepenuhnya bersih dari potensi eksposur serupa?
Jawaban Manajemen: Manajemen telah melakukan evaluasi mendalam pasca penyelesaian
sengketa pajak tersebut untuk memperkuat tata kelola kepatuhan. Terkait biaya SG&A dan
impairment, perusahaan berkomitmen untuk melakukan peninjauan kembali atas efisiensi
operasional dan melakukan penilaian aset agar sejalan dengan kondisi pasar terkini. Fokus utama
perusahaan adalah memastikan setiap transaksi mematuhi regulasi perpajakan yang ketat guna
meminimalisir temuan pajak di masa mendatang.
Pertanyaan 3: Manajemen melaporkan slide 11, 13, 10, 16 bahwa menegaskan komitmen dividen
sebagai sinyal keyakinan terhadap fundamental perusahaan, dan menunjukkan kas masih kuat di
sekitar Rp1,96 triliun. Namun di tengah rugi bersih 2025 senilai Rp1,195 triliun dan tren revenue
yang masih dalam penyesuaian di Q1 2026, mengingat pula kebijakan OJK yang semakin
menekankan prudensialitas pembagian dividen dari kas operasional, dapatkah manajemen
menjelaskan dari mana sumber pendanaan untuk pembagian dividen tersebut dan apakah ada
rencana pendanaan eksternal untuk ruang investasi di tahun 2026?
Jawaban Manajemen: Manajemen menegaskan bahwa perusahaan memiliki keinginan untuk
membagikan dividen secara stabil. Untuk menjaga hal tersebut, dana dividen yang dibagikan kali
ini bersumber dari profit/laba ditahan tahun sebelumnya, ditambah dengan cadangan kas (cash)
perusahaan saat ini yang masih memadai. Sementara itu, untuk kebutuhan ruang investasi di tahun
2026, manajemen menegaskan bahwa kas perusahaan sangat cukup untuk melakukan pendanaan
investasi menggunakan dana sendiri (self-funded). Saat ini, perusahaan tidak memiliki rencana
untuk mengambil pendanaan/pinjaman dari pihak eksternal.
Di akhir sesi, Manajemen juga menyampaikan komitmen perusahaan untuk terus berinovasi pada
produk dan memastikan pertumbuhan berkelanjutan bagi PT Uni-Charm Indonesia Tbk.
Demikian laporan ini kami sampaikan.
2
Names mentioned 5 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.