Back to announcement
20241126_ELSA_Laporan Informasi dan Fakta Material_31792095_lamp1.pdf
Other Text extracted ELSASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1
Page 1
Narahubung:
Jayanty Oktavia Maulina (Anty)
Manager of Corporate Communications
Graha Elnusa 16th Floor, Jl. TB Simatupang Kav. 1B, Jakarta 12560
Tel: (021) 7883 0850 | Fax: (021) 7883 0907 | Mob: +62813 1787 1717
E-mail: jayanty.maulina@elnusa.co.id
SIARAN PERS
Menjelang Akhir 2024, PT Elnusa Tbk Memulai Survei
Seismik Perdana di Area Tambang Batubara dengan
Teknologi Vibroseis dan Receiver Modern
Jakarta, 25 November 2024 – PT Elnusa Tbk (Elnusa, IDX: ELSA), anak usaha PT Pertamina Hulu Energi (PHE) yang
tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, melaksanakan survei seismik perdana di area konsesi tambang
batubara PT Wahana Baratama Mining (member of Bayan Group) di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Survei
ini menandai langkah baru Elnusa dalam eksplorasi tambang batubara di Indonesia, dengan mengedepankan teknologi
mutakhir untuk menghasilkan data eksplorasi yang akurat, efisien, dan ramah lingkungan.
Direktur Utama Elnusa, Bachtiar Soeria Atmadja, menjelaskan, “Survei ini merupakan tonggak penting bagi Elnusa
sebagai pembuktian kemampuan Elnusa dalam menghadirkan solusi survei geosains yang unggul. kami berkomitmen
untuk terus adaptif dalam memberikan data eksplorasi yang dapat diandalkan guna mendukung kebutuhan energi
nasional,” kata Bachtiar.
Pada survei ini Elnusa menggunakan Vibroseis IVI EnviroVib 15 dan Hemi 44 sebagai sumber getar yang dikenal
memiliki mobilitas yang tinggi dan hemat energi sehingga efisien dalam menghasilkan sinyal seismik yang berkualitas.
Selain itu, survei ini didukung oleh receiver Smart SOLO IGU-16 1C (5Hz), sebuah sistem nodal otonom yang
menawarkan berbagai keunggulan, menjadikannya pilihan ideal untuk eksplorasi geosains tingkat lanjut.
“Teknologi yang kami gunakan, seperti Vibroseis dan Smart SOLO, memungkinkan kami memberikan data eksplorasi
yang akurat, efisien, dan relevan dengan kebutuhan pelanggan,” tambah Bachtiar.
“Elnusa telah menyelesaikan desain awal untuk survei 3 Dimensi dengan luas 25,85 km² dan mencakup 9.132 titik
perekaman. Selain itu, survei ini mencakup 7 lintasan survei 2 Dimensi dengan total panjang 13,14 km dan mencakup
1.321 titik perekaman. Rancangan ini diharapkan menghasilkan data subsurface yang lebih detail dan akurat untuk
mendukung pengambilan keputusan strategis dalam eksplorasi,” ungkap Andi Mahri selaku Party Chief pada project
ini.
Sebagai bagian dari Subholding Upstream Pertamina, Elnusa terus mendukung pengembangan sektor energi melalui
inovasi dan layanan unggulan. Inisiatif survei seismik ini mencerminkan dedikasi perusahaan dalam memaksimalkan
potensi sumber daya energi untuk masa depan yang lebih berkelanjutan.
Sekilas Elnusa (IDX: ELSA)
PT Elnusa Tbk (Elnusa) merupakan Anak Perusahaan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina,
bergerak dalam bidang jasa energi yang terintegrasi untuk memberikan solusi total. Elnusa memiliki DNA Resillience dan inovasi lebih dari 54 Tahun
dalam industri energi, memiliki kompetensi inti pada jasa hulu migas, jasa distribusi dan logistik energi serta jasa penunjang. Lini jasa hulu migas
meliputi jasa Geoscience & Reservoir (land, transition zone & marine serta data processing), jasa pengeboran & pemeliharaan lapangan migas
(drilling & workover), jasa engineering, procurement, construction & operation maintenance (EPC-OM). Lini jasa distribusi dan logistik energi
meliputi jasa transportasi BBM, pengelolaan depot, dan penjualan chemical. Lini jasa penunjang meliputi jasa marine support, fabrikasi, hingga
manajemen data. Elnusa terus berkomitmen menerapkan Tata Kelola Perusahaaan sesuai dengan prinsip-prinsip GCG dan juga ESG untuk
memuwujudkan Perusahaan yang berdaya saing tinggi, terus tumbuh dan memberikan kebermanfaatan yang keberlanjutan untuk seluruh
pemangku kepentingan. Informasi lebih lanjut dapat diakses pada www.elnusa.co.id
Names mentioned 4 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Wahana Baratama Mining
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.