Back to announcement
20241125_BBRM_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31791590_lamp2.pdf
Other Text extracted BBRMSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 14
Page 1
Jakarta, 25 November 2024
No Reff: 013/CORPSEC/BBR-JKT/XI/2024
Kepada Yth.
PT Bursa Efek Indonesia
Indonesia Stock Exchange Building Tower 1 - Lt. 6
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190
Up. : Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 3
Perihal : Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Terkait Laporan Keuangan Interim Sept 2024, Keterbukaan
Infomasi Pembelian Kapal OSV dan Keterbukaan Informasi terkait Serah Terima Kapal SPB Premier
Bahari
Dengan hormat,
Sehubungan dengan surat dari PT Bursa Efek Indonesia Nomor: S-12270/BEI.PP3/11-2024 tanggal
20 November 2024 mengenai “Permintaan Penjelasan atas Laporan Keuangan Interm September 2024, Keterbukaan
Informasi pembelian Kapal OSV dan Keterbukaan informasi terkait serah terima kapal SPB Premier Bahari, bersama
dengan surat ini kami sampaikan penjelasan dari Perseroan sebagai berikut :
A. Kondisi Operasional Perseroan
1. Kondisi operasional terkini Perseroan dan masing-masing entitas anak.
Jawaban :
Kondisi Perseroan saat ini secara operasional dalam kondisi yang baik karena Utilisasi kapal per 31 oktober
2024 adalah sebesar 78,92% dan hingga akhir tahun kami prediksi akan mencapai utilisasi 82%.
2. Kontribusi masing-masing entitas anak terhadap pendapatan konsolidasian Perseroan.
Jawaban :
Kontribusi entitas anak terhadap pendapatan konsolidasian Perseroan sebesar USD453.354 atau sebesar
4.8% dari total pendapatan konsolidasian.
3. Fokus strategi usaha yang saat ini sedang dilakukan Perseroan.
Jawaban :
Dengan didapatkannya beberapa kontrak untuk project tahun depan (2025) Perseroan melakukan
strategi dengan menambah armada untuk menunjang bisnis perseroan.
4. Strategi pengembangan ke depan yang akan dilakukan Perseroan.
Jawaban :
Strategi pengembangan ke depan adalah ekspansi pasar dengan cara mencari project-project baru di
tahun-tahun mendatang, melakukan peningkatan infrastruktur armada dengan cara menambah unit
kapal. Perseroan juga memiliki strategi untuk tetap patuh terhadap regulasi dimana kapal kami beroperasi
khususnya terkait keberlanjutan dan pengelolaan lingkungan. Selain itu Perseroan melakukan
pengembangan sumber daya manusia dengan cara melakukan pelatihan dan peningkatan kesejahteraan
karyawan sebagai strategi pengembangan ke depan.
Page 2
5. Kendala yang dihadapi Perseroan dalam merealisasikan strategi Perseroan yang telah direncanakan
sebelumnya.
Jawaban :
Persaingan industri yang tinggi di sektor pelayaran adalah salah satu kendala yang dihadapi perseroan,
Tantangan regulasi dan kebijakan pemerintah baik dari sisi operasional maupun dari sisi pajak (keuangan)
juga dihadapi oleh Perseroan, serta fluktuasi Harga Bahan Bakar dan Biaya operasional (pemeliharaan
kapal) akibat kondisi global.
6. Berdasarkan laporan keuangan terdapat informasi bahwa jumlah karyawan Perseroan dan entitas anak
pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah 11 orang. Sehubungan dengan hal
tersebut, agar dijelaskan :
a. Informasi mengenai rincian jumlah karyawan per 30 September 2024 dengan mengisi tabel berikut :
Jawaban :
Keterangan Karyawan Tetap Karyawan Kontrak
Perseroan 11 0
BBR Shipping Pte. Ltd 5 0
BBR Shipping (L) Berhad 0 0
Jumlah 16 0
b. Informasi mengenai divisi/posisi dari 11 karyawan tersebut.
Jawaban :
Informasi mengenai 11 karyawan yang dimaksud tersebut adalah sebagai berikut :
1. Na’im Machzyumi sebagai Direktur Utama
2. Susanti Novita sebagai Corporate secretary & Senior Manager Accounting & Tax
Dept
3. Astrianita Theresia Stg sebagai Supervisor Accounting & Tax Dept
4. Daniel Nafian sebagai Senior Staff Accounting & Tax Dept
5. Denny sebagai Manager Finance Dept
6. Livia Marcia sebagai Staff Finance Dept
7. Samsul Bahri sebagai Supervisor Commercial Dept
8. Endang Pratiwi sebagai Internal Audit
9. Natalina sebagai Supervisor HR & GA Dept
10. Soyo sebagai Driver
11. Hartono sebagai Office Boy
c. Kekosongan posisi dalam struktur organisasi Perseroan (jika ada)
Jawaban :
Kekosongan posisi dalam struktur organisasi Perseroan terdapat pada divisi manajemen awak kapal.
d. Upaya Perseroan untuk mengisi kekosongan posisi tersebut dan strategi agar operasional dapat
berjalan dengan baik (jika ada).
Jawaban :
Page 3
Upaya Perseroan untuk mengisi kekosongan posisi tersebut adalah bekerja sama dengan pihak ketiga
(ship management) yang sudah berpengalaman sehingga operasional kapal berjalan dengan baik dan
tugas-tugas tertentu lainnya tetap berjalan dengan lancar.
e. Bagaimana Perseroan mamastikan operasional dan fungsi pendukung lain dapat berjalan optimal
meskipun hanya mempunyai 11 karyawan.
Jawaban :
Perseroan memiliki 11 karyawan kantor untuk bagian Administrasi, operasional dan GA&HRD. Selain
itu Perseroan juga bekerja sama dengan fleet management yang sudah berpengalaman dalam
pengoperasian kapal (technical, operation, HSE maupun crewing) untuk beberapa kapal Perseroan.
Perseroan juga di bantu oleh karyawan dari entitas anak (procurement, comercial dan crewing
executive), sehingga meskipun Perseroan mempunyai 11 karyawan darat, dari sisi operasional kapal
terkontrol dengan baik. Untuk memastikan operasional dan fungsi pendukung lainnnya dapat
bekerja optimal, Perseroan melakukan pemantauan kinerja operasional secara terus menerus untuk
mendeteksi potensi masalah, melakukan evaluasi serta mencoba untuk mendapatkan feedback dari
tim dan karyawan untuk melihat area mana yang masih perlu diperbaiki atau ditingkatkan.
f. Ada tidaknya karyawan dari grup atau afiliasi Perseroan yang bekerja atau ditugaskan di Perseroan.
Jawaban :
Ya, ada beberapa karyawan dari entitas anak yang membantu dalam kegiatan operasional Perseroan
seperti bagian procurement, comercial dan crewing executive. Langkah ini diambil sebagai upaya
efisiensi sumber daya dalam hal manajemen personel.
7. Rencana Perseroan untuk mengembangkan kegiatan usaha baru (jika ada).
Jawaban :
Sampai dengan saat ini Perseroan belum memiliki rencana untuk mengembangkan kegiatan usaha baru.
Perseroan masih berfokus dalam menyediakan layanan kelautan berkualitas tinggi di industri Offshore
dan Self Propelled Barge.
B. Keterbukaan Informasi atau Fakta Material atas Transaksi Material.
1. Informasi mengenai sumber pendanaan yang akan digunakan untuk membiayai pembelian kapal Anchor
Handling Tug Supply senilai USD 12.100.000.
Jawaban :
Sumber pendanaan yang akan digunakan untuk membiayai pembelian kapal AHTS adalah dari uang kas
Perseroan dan pinjaman Bank.
2. Informasi mengenai periode pembayaran beserta nilai pembayaran bertahap untuk pelunasan pembelian
kapal Anchor Handling Tug Supply tersebut.
Jawaban :
Pembayaran 1 sebesar 10% dari nilai kontrak atau sebesar USD 1.210.000.
Pembayaran 2 sebesar 30% atau sebesar USD 3.630.000.
Pembayaran 3 sebesar 20% atau sebesar USD 2.420.000, 14 hari setelah mesin tiba di Shipyard.
Pembayaran 4 sebesar 40% atau sebesar USD 4.840.000, setelah kapal selesai dan siap untuk di kirimkan.
Page 4
3. Analisis oleh Perseroan terkait perhitungan payback period pembelian kapal Anchor Handling Tug Supply
senilai USD12.100.000 tersebut.
Jawaban :
Berikut analisis Perseroan terkait perhitungan payback periode pembelian kapal AHTS :
FORECAST PAYBACK PERIOD PEMBELIAN KAPAL AHTS
Year Year 1 Year 2 Year 3 Year 4 Year 5 Year 6 Year 7 Year 8 Year 9 Year 10
Revenue 2.737.500 2.737.500 2.737.500 2.737.500 2.737.500 2.737.500 2.737.500 2.737.500 2.737.500 2.737.500
Cost of Sales :
OPEX 912.500 912.500 912.500 912.500 958.125 958.125 958.125 958.125 958.125 958.125
Depreciation 605.000 605.000 605.000 605.000 605.000 705.000 705.000 705.000 705.000 705.000
Gross Profit 1.220.000 1.220.000 1.220.000 1.220.000 1.174.375 1.074.375 1.074.375 1.074.375 1.074.375 1.074.375
Interest on Loan 533.480 446.120 358.760 271.400 184.040 96.680 9.320 - - -
Profit Before Tax 686.520 773.880 861.240 948.600 990.335 977.695 1.065.055 1.074.375 1.074.375 1.074.375
Tax 32.850 32.850 32.850 32.850 32.850 32.850 32.850 32.850 32.850 32.850
Net Profit After Tax 653.670 741.030 828.390 915.750 957.485 944.845 1.032.205 1.041.525 1.041.525 1.041.525
EBITDA 1.825.000 1.825.000 1.825.000 1.825.000 1.779.375 1.779.375 1.779.375 1.779.375 1.779.375 1.779.375
Asumsi yang digunakan adalah Perseroan menggunakan pinjaman bank sebesar 60% atau sebesar USD
7.260.000 dari total harga pembelian kapal OSV dengan jangka waktu selama 7 tahun dan bunga sebesar
8% p.a
4. Informasi mengenai tahapan yang harus dilakukan Perseroan agar kapal yang akan dibeli tersebut dapat
beroperasi komersial. Perseroan agar menyampaikan dalam lini masa berbentuk tabel meliputi informasi
tahapan beserta periode waktunya.
Jawaban :
Tahapan perseroan agar kapal dapat beroperasi komersial adalah sebagai berikut:
Page 5
Tahapan diatas dimulai ketika kapal diserahterimakan dari galangan pembuat ke perseroan 5. Kesiapan sumber daya manusia dan infrastruktur yang dimiliki Perseroan untuk mengoperasikan kapal yang akan dibeli tersebut. Jawaban : Perseroan melalui ship management yang ditangani oleh group mempunyai pengalaman (baik sumber daya manusia mapun infrastruktur) dalam mempersiapkan pengoperasian kapal tersebut. 6. Perijinan yang masih dibutuhkan oleh Perseroan untuk mengoperasikan kapal tersebut. Perseroan agar menyampaikan infomasi jenis perizinan, nama instansi beserta waktu yang diperlukan untuk memperoleh perizinan tersebut. Jawaban : Jenis perijinan yang dibutuhkan perseroan kami jabarkan pada point no.4 diatas. 7. Strategi Perseroan untuk memastikan bahwa pembelian kapal tersebut akan sesuai dengan jadwal yang ditentukan dan dapat memberikan nilai tambah bagi Perseroan. Jawaban : Perseroan meminta komitmen dari galangan pembuat kapal untuk menyediakan timeline pembangunan kapal. Selain itu (dalam klausa kontrak pembelian kapal) terdapat klausul yaitu apabila penjual gagal memenuhi jadwal yang telah ditentukan maka Perseroan dapat membatalkan pembelian kapal tersebut dan penjual wajib mengembalikan dana dari uang yang sudah dibayar plus denda bunga sebesar 6.5 % p.a 8. Informasi mengenai jumlah dan spesifikasi kapal serta penggunaannya yang telah dimiliki Perseroan dan akan dibeli Perseroan dengan mengisi tabel berikut : Jawaban :
Page 6
9. Informasi pencatatan dan pengungkapan atas SPB Premier Bahari tersebut pada laporan keuangan
periode 30 September 2024.
Jawaban :
Pencatatan dan pengungkapan atas kapal SPB Premier Bahari telah disampaikan Perseroan pada Laporan
keuangan Periode 30 September 2024 pada catatan 9c. Saldo dan Transaksi dengan pihak berelasi (pada
hal 45) sebagai berikut :
Pada 27 September 2022, Perusahaan (Entitas Induk) mengadakan perjanjian dengan PT Marcopolo
Shipyard untuk melakukan pembelian kapal jenis self propelled barge sebesar USD6.500.000. Atas
pembelian ini Perusahan telah melunasi seluruh pembayaran sesuai dengan progress konstruksi kapal.
Pada tanggal 30 September 2024, pengerjaan aset dalam penyelesaian berupa pembuatan kapal dengan
persentase penyelesaian sebesar 100% dan telah dilakukan serah terima kapal pada tanggal 9 Oktober
2024.
Selain itu pada laporan keuangan periode 30 September 2024 pada catatan 10. Aset Tetap, Perseroan juga
telah melakukan reklasifikasi pembelian kapal SPB Premier Bahari tersebut dari Aset dalam Penyelesaian
kedalam Aset Tetap.
10. Perseroan agar menyampaikan kepada Bursa melalui form E074 yaitu dokumen laporan hasil penilaian
atas kapal SPB Premier Bahari oleh Kantor Jasa Penilai Publik Amin, Nirwan, Alfiantori & Rekan.
Jawaban :
Perseroan akan menyampaikan kepada Bursa laporan hasil penilaian atas kapal SPB Premier Bahari oleh
KJPP Amin, Nirwan, Alfiantori & Rekan melalui form E074.
C. Kondisi Keuangan dan Penyajian Laporan Keuangan
1. Sehubungan dengan CALK 4 tentang kas dan setara kas, agar dijelaskan :
Page 7
a. Latar belakang dan penyebab terdapat penurunan kas di bank per 30 September2024 dibandingkan
31 Desember 2023.
Jawaban :
Penurunan kas di bank sebesar USD1.881.863 disebabkan oleh adanya penurunan saldo pada PT Bank
Mega Tbk yang dipindahkan menjadi Deposito.
b. Latar belakang dan penyebab terdapat kenaikan deposito berjangka per 30 September 2024
dibandingkan 31 Desember 2023.
Jawaban :
Peningkatan saldo Deposito sebesar USD6.591.830 disebabkan oleh kenaikan Pendapatan Perseroan
yang terus meningkat dari tahun 2021. Selain itu Perseroan juga memperoleh pinjaman kredit kepada
Bank Mandiri sebesar Rp73 Milyar atau sebesar USD4.701.200. Dana tersebut telah di gunakan oleh
Perseroan sebesar USD2.600.000 untuk melunasi pembelian kapal Premier Bahari.
2. Sehubungan dengan CALK 5 tentang piutang usaha, agar dijelaskan :
a. Strategi dan upaya Perseroan agar piutang usaha Perseroan dapat tertagih sesuai dengan jangka
waktu yang telah ditentukan.
Jawaban :
Perseroan terus melakukan upaya secara proaktif untuk menagih dan mengirimkan daftar piutang
terkini ke setiap customer setiap minggunya. Untuk piutang yang telah jatuh tempo diatas 90 hari akan
dilakukan pertemuan lebih intensif ke pihak manajemen pelanggan untuk membahas rencana
pembayaran serta penggunaan jasa legal bila dianggap perlu.
b. Rata-rata jumlah hari yang dibutuhkan pelanggan untuk membayar atas piutang mereka.
Jawaban :
Rata-rata jumlah hari yang dibutuhkan pelanggan untuk membayar piutang adalah 30 hari setelah
invoice diterima dengan lengkap.
c. Kendala yang dihadapi Perseroan dalam menagih pembayaran ke pelanggan (jika ada).
Jawaban :
Kendala yang dihadapi oleh Perseroan dalam melakukan penagihan piutang usaha adalah prosedur
penagihan/invoicing dari klien yang terkadang rumit untuk dijalankan sehingga mengakibatkan
lambatnya proses penagihan.
3. Sehubungan dengan CALK 6 tentang persediaan, agar dijelaskan mengenai strategi manajemen
persediaan Perseroan.
Jawaban :
Sebagian besar kapal Perseroan disewa menggunakan sistem time charter sehingga minyak di beli oleh
pihak Pencharter. Nilai persediaan yang diakui oleh Perseroan adalah berdasarkan pada nilai
Minyak/Bunker yang berada di kapal saat dilakukannya serah terima kapal kepada pihak
pelanggan/Customer.
4. Sehubungan dengan CALK 7 tentang perpajakan, agar dijelaskan :
Page 8
a. Transaksi yang menyebabkan timbulnya pajak dibayar di muka atas PPh Pasal 23.
Jawaban :
Pajak dibayar di muka atas PPh 23 merupakan pajak yang timbul dari pendapatan non final atas
makanan (meals) yang diberikan kepada penyewa kapal.
b. Transaksi yang menyebabkan timbulnya pajak dibayar di muka atas PPN Masukan
Jawaban:
Pajak dibayar dimuka atas PPN Masukan merupakan pajak yang timbul dari Pembelian dan perbaikan
kapal yang di lakukan oleh Perseroan, sedangkan PPN Keluaran Perseroan hampir tidak ada karena
sebagian besar pelanggan Perseroan adalah Perusahaan BUMN dan berlayar di Luar Indonesia
sehingga tidak ada PPN terhutang. Hal itu menyebabkan timbulnya Pajak dibayar dimuka atas PPN
Masukan.
5. Sehubungan dengan CALK 8 tentang uang muka dan biaya dibayar dimuka, agar dijelaskan:
a. Informasi mengenai transaksi utama yang menimbulkan beban dibayar dimuka lain-lain
Jawaban:
Biaya dibayar dimuka lain-lain merupakan biaya atas sewa kantor Perseroan dan biaya annual license
fee/ijin yang harus dibayar oleh entitas anak yang belum di amortisasi secara penuh.
b. Informasi mengenai pencatatan atas sewa ruang perkantoran di gedung The City Tower Batavia.
Jawaban:
Informasi mengenai pencatatan atas sewa ruang perkantoran telah disampaikan Perseroan pada
Laporan keuangan Periode 30 September 2024 pada catatan 31. Ikatan dan Perjanjian sebagai berikut
:
Pada 18 Desember 2023, Grup mengadakan perjanjian sewa menyewa dengan Sally dan Latip,
pemegang saham, untuk menyewa ruang perkantoran dengan luas sekitar 266,09 m2 yang berlokasi
di gedung The City Tower Batavia, Jakarta Pusat, selama periode yang dimulai dari 1 Januari sampai
dengan 31 Desember 2024 dengan harga sewa sebesar Rp250.000 per m2.
c. Informasi mengenai jangka waktu atas sewa ruang perkantoran di gedung The City Tower Batavia.
Jawaban:
Jangka waktu atas sewa ruang perkantoran di gedung The City Tower Batavia adalah 1 tahun yaitu dari
tanggal 1 Januari sampai dengan 31 Desember 2024.
d. Latar belakang dan penyebab terdapat kenaikan pada uang muka per 31 Agustus 2024 dibandingkan
per 31 Desember 2023.
Jawaban :
Penyebab kenaikan pada uang muka adalah terdapatnya kenaikan uang muka operasional dimana di
tahun 2024 terdapat uang muka pengurusan sertifikat kapal Premier Bahari yang belum direalisasikan.
6. Sehubungan dengan CALK 8 tentang aset tetap, agar dijelaskan :
a. Informasi mengenai kelompok aset atas aset tetap Perseroan yang telah terdepresiasi penuh.
Jawaban :
Kelompok aset Perseroan yang telah terdepresiasi secara penuh adalah 1 unit kapal Premium Bahari,
kendaraan kantor dan inventaris kantor.
Page 9
b. Informasi mengenai kondisi terkini atas aset tetap Perseroan yang telah terdepresiasi penuh beserta
penggunaannya untuk operasional Perseroan.
Jawaban :
Kondisi terkini atas aset tetap Perseroan yang telah terdepresiasi penuh masih dalam kondisi baik.
Perseroan masih dapat menggunakan aset tersebut dalam aktivitas operasional, meskipun demikian
tetap memerlukan pemeliharaan dan perawatan agar dapat terus digunakan dengan Optimal. Oleh
karena itu, biaya pemeliharaan atas aset tetap menjadi beban operasional yang telah dicatat dalam
laporan keuangan.
c. Latar belakang justifikasi manajemen dalam menentukan tidak adanya penurunan nilai aset tetap per
30 September 2024 dan per 31 Desember 2023.
Jawaban :
Justifikasi manajemen untuk tidak mencatat penurunan nilai aset tetap per 30 September 2024 dan
31 Desember 2023 didasarkan pada evaluasi yang mempertimbangkan kondisi fisik aset dan tingkat
utilisasi kapal. Perseroan menggunakan hasil penilaian dari KJPP untuk mengetahui nilai pasar kapal
Perseroan. Dari hasil evaluasi tersebut, Perseroan akan melakukan revaluasi terhadap aset tetap
apabila nilai pasar atau nilai wajar aset tetap lebih tinggi daripada nilai tercatat.
d. Informasi mengenai kondisi kapal yang dimilik Perseroan.
Jawaban :
Kondisi kapal yang dimiliki oleh Perseroan saat ini dalam keadaan baik dan oleh karenanya seluruh
armada kapal sedang dalam masa penyewaan oleh pihak pelanggan/customer.
e. Informasi mengenai jumlah kapal yang dalam kondisi rusak atau sedang dalam perbaikan.
Jawaban :
Sampai pada saat ini tidak terdapat kapal yang dalam kondisi rusak atau sedang dalam perbaikan.
f. Strategi dan upaya Perseroan dalam melakukan pemeliharaan dan perbaikan kapal Perseroan.
Jawaban :
Perseroan menggandeng Ship Management yang memiliki prosedur yang komprehensif terkait
pemeliharaan dan perbaikan kapal Perseroan dan sudah dijalankan dengan baik dan dilaporkan juga
ke Perseroan secara rutin dan berkala untuk dimonitor Bersama.
g. Tingkat utilisasi atas kapal yang dimiliki Perseroan.
Jawaban :
Utilisasi seluruh armada kapal sampai dengan 31 Oktober 2024 adalah sebagai berikut:
VESSEL UTILISASI
MP Perkasa 100,00%
MP Pride 86,18%
MP PREVAIL 71,55%
MP Endurance 57,95%
FLEET AVERAGE 78,92%
7. Sehubungan dengan CALK 12 tentang utang usaha, agar dijelaskan strategi Perseroan agar dapat
melakukan pembayaran utang usaha sesuai dengan jangka waktu yang telah ditentukan.
Page 10
Jawaban :
Untuk memastikan pembayaran utang usaha dilakukan sesuai dengan jangka waktu yang telah ditentukan,
maka Perseroan selalu melakukan perencanaan arus kas yang tepat dengan melakukan peningkatan
penagihan piutang agar arus kas tetap positif serta menyusun skala prioritas pembayaran.
8. Sehubungan dengan CALK 13 tentang akrual, agar dijelaskan latar belakang dan penyebab Perseroan tidak
membukukan akrual atas beban keuangan per 30 September 2024.
Jawaban :
Beban keuangan tahun 2023 merupakan beban bunga pinjaman kepada Marco Polo Marine Ltd sebesar
USD6.098. Perseroan tidak membukukan akrual atas beban keuangan per 30 September 2024, hal ini
dikarenakan Perseroan sudah melunasi seluruh utang ke pihak berelasi-non usaha di bulan Feb 2024.
9. Sehubungan dengan CALK 15 tentang utang bank, agar dijelaskan :
a. Pengungkapan atas pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian utang bank.
Jawaban :
Selama jangka waktu kredit dan kredit belum lunas, tanpa persetujuan tertulis dari bank Mandiri
terlebih dahulu, Perseroan tidak diperkenankan :
a. Melakukan perubahan anggaran dasar perusahaan dan data Perseroan termasuk didalamnya
perubahan susunan pemegang saham, permodalan dan nilai saham, kecuali atas hal-hal sbb :
1. Perubahan pemegang saham sepanjang tidak mengubah pemegang saham mayoritas
diperkenakan dengan melakukan pemberitahuan tertulis kepada Bank Mandiri paling lambat
5 hari kerja setelah diterimanya bukti pelaporan kepada Kementerian Hukum dan HAM.
2. Peningkatan modal dasar dan modal disetor sepanjang berasal dari pemegang saham
eksisting diperkenankan dengan melakukan pemberitahuan tertulis kepada Bank Mandiri
paling lambat 14 hari kalender setelah RUPS perubahan tersebut dilakukan.
b. Memindahtangankan barang jaminan.
c. Memperoleh fasilitas kredit atau pinjaman dari pihak lain atas nama PT Pelayaran Nasional Bina
Buana Raya Tbk yang bergerak dibidang jasa pelayaran, kecuali dalam transaksi usaha yang wajar.
d. Mengikatkan diri sebagai penjamin hutang atau menjaminkan harta kekayaan Perseroan kepada
pihak lain.
e. Melunasi hutang perusahaan kepada pemilik/pemegang saham.
f. Membagikan deviden, kecuali seluruh financial covenant yang disyaratkan Bank Mandiri
terpenuhi dan tidak terdapat kejadian kelalaian (pelanggaran convenant).
g. Melakukan merger dan akuisisi serta emisi saham.
h. Membuat suatu perikatan, perjanjian atau dokumen lain yang bertentangan dengan perjanjian
kredit dan dokumen agunan.
Perseroan juga diwajibkan agar selalu menjaga financial convenant sebagai berikut :
a. DSCR = min.1x (sejak tahun 2024 dan seterusnya).
EBITDA/(interest expense +current portion long term debt liabilities)
b. Adjusted DER = max.3,0 x (sejak tahun 2024 dan seterusnya)
(Total interest bearing debt – KASB Loan)/Equity
Ekuitas dapat memperhitungkan HPS yang dijadikan Subordinated Loan.
c. Debt Capacity = max.4,0 x (sejak tahun 2024 dan seterusnya)
(Total interest bearing debt – KASB Loan)/EBITDA
d. Cashflow Operating Positif
Page 11
e. Bersedia menjaga kolektibilitas/kualitas kredit Perseroan, Pengurus dan Pemegang Saham selalu
dalam kategori lancar (kol 1) di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk maupun di bank Lain.
b. Pengungkapan status pemenuhan Perseroan atas pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam
perjanjian utang bank.
Jawaban :
Pengungkapan status pemenuhan Perseroan atas pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam
perjanjian utang bank adalah dengan menyampaikan laporan kegitan usaha piutang usaha,
pendapatan dan copy invoice (kapal yang dibiayai) setiap triwulan dan paling lambat diterima oleh
Bank Mandiri 60 hari setelah akhir periode laporan. Selain itu Perseroan wajib menyampaikan laporan
keuangan inhouse setiap triwulan paling lambat telah diterima oleh Bank Mandiri 60 setelah akhir
periode laporan keuangan dan laporan keuangan audited yang diaudit oleh rekanan Bank Mandiri
telah diterima oleh Banki Mandiri paling lambat 180 hari setelah berakhirnya periode Laporan
keuangan.
c. Strategi Perseroan untuk melakukan pembayaran atas pokok utang bank.
Jawaban :
Perseroan melakukan beberapa pendekatan strategi untuk melakukan pembayaran atas pokok utang
bank dengan perencanaan keuangan yang terstruktur meliputi perencanaan yang matang terkait arus
kas untuk memastikan bahwa pembayaran utang bank dapat dilakukan sesuai dengan jadwal, Ini
meliputi analisis arus kas bulanan yang memperhitungkan pemasukan dan pengeluaran.
mengalokasikan sebagian dari pendapatan yang diperoleh dari operasi kapal untuk pembayaran utang
serta melakukan efisiensi operasional kapal dan meminimalkan biaya operasional yang dapat
meningkatkan margin keuntungan yang kemudian dapat digunakan untuk membayar pokok utang
lebih cepat.
Perseroan juga terus berupaya untuk meningkatkan pendapatan dengan memperkuat strategi
pemasaran dan promosi untuk menarik lebih banyak pelanggan, menembus pasar baru, baik domestik
maupun internasional, untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan volume pendapatan.
10. Sehubungan dengan CALK 16 tentang liabilitas imbalan kerja, agar dijelaskan :
a. Jumlah karyawan Perseroan yang menjadi dasar perhitungan liabilitas imbalah kerja.
Jawaban :
Jumlah karyawan Perseroan yang menjadi dasar perhitungan liabilitas imbalan kerja adalah 11 orang.
b. Informasi mengenai program imbalan kerja yang diselenggarakan Perseroan.
Jawaban :
Program imbalah Paske Kerja : Sesuai dengan UU Cipta Kerja No. 6 tahun 2023.
c. Latar belakang dan penyebab saldo liabilitas imbalan kerja per 30 Agustus 2024 tidak mengalami
perubahan dibandingkan 31 Desember 2023.
Jawaban :
Saldo liabilitas imbalan kerja per 30 September 2024 tidak mengalami perubahan, karena Perseroan
tidak menghitung liabilitas imbalan kerja. Liabilitas imbalan kerja di hitung setiap tahun oleh
Perseroan menggunakan jasa aktuaria Tubagus Syafrial & Amran Nangasan.
Page 12
11. Sehubungan dengan CALK 19 tentang pendapatan, agar dijelaskan:
a. Informasi mengenai jumlah pelanggan Perseroan selama tahun 2024.
Jawaban :
Jumlah Pelanggan Perseroan selama tahun 2024 adalah 8 custumer, diantaranya adalah : Medco E&P
Natuna Ltd, BBR Shipping Pte Ltd, PKR Offshore Co Ltd, MP Offshore Pte Ltd, PT Fugro Indonesia, PT
Pelayaran Bahtera Adhiguna, Synergy Marine (L) Limited, dan PT Meindo Elang Indah.
b. Latar belakang dan penyebab terjadi kenaikan pendapatan Perseroan.
Jawaban :
Latar belakang dan penyebab terjadinya kenaikan pendapatan Perseroan adalah meningkatnya
permintaan sewa kapal penunjang lepas Pantai dan meningkatnya harga sewa kapal /Daily Charter
rate di tahun 2024.
c. Perseroan agar menyampaikan informasi rata-rata jangka waktu penyewaan kapal oleh pelanggan
Perseroan.
Jawaban :
Rata-rata jangka waktu penyewaan kapal oleh pelanggan Perseroan adalah 6 bulan.
d. Strategi dan upaya Perseroan untuk meningkatkan pendapatan Perseroan.
Jawaban :
Strategi dan Upaya Perseroan untuk meningkatkan pendapatan Perseroan adalah melakukan ekspansi
pasar dengan cara mencari project-project baru di tahun-tahun mendatang.
12. Sehubungan dengan CALK 20 tentang beban pokok pendapatan, agar dijelaskan:
a. Latar belakang dan penyebab beban bahan bakar periode 30 September 2024 mengalami kenaikan
signifikan dibandingkan periode 30 September 2023.
Jawaban :
Kenaikan beban bahan bakar minyak disebabkan karena terdapat beban bahan bakar yang seharusnya
menjadi biaya dan dicatat di tahun 2023 tetapi di catat dan dibebankan di tahun 2024, yang disebabkan
karena beban itu baru ditagihkan di tahun 2024.
Kenaikan beban bahan bakar juga disebabkan karena adanya pembelian bahan bakar yang
digunakan untuk mobilisasi namun biaya tersebut belum ditagihkan ke penyewa/pelanggan. Biaya
pembelian minyak ditagihkan ke pelanggan pada bulan Oktober 2024 dan akan dicatat
mengurangi beban bahan bakar.
b. Strategi efisiensi yang dilakukan oleh Perseroan.
Jawaban :
Strategi efisiensi yang dilakukan oleh Perseroan terhadap biaya bahan bakar adalah:
1. Implementasi Teknologi Fuel Tracking pada Kapal Offshore
2. Menentukan Limit Pemakaian Bahan Bakar untuk Kapal Self Propeller Barge (SPB)
3. Mensosialisasikan Limit Pemakaian kepada Kru Kapal
Page 13
13. Sehubungan dengan CALK 21 tentang beban usaha, agar dijelaskan:
a. Latar belakang dan penyebab beban sewa periode 30 September 2024 mengalami penurunan
dibandingkan periode 30 September 2023.
Jawaban :
Harga sewa kantor untuk tahun 2023 dan 2024 adalah sebesar Rp 66.522.500/bulan dan tidak
mengalami penurunan di tahun 2024, namun karena pembukuan Perseroan dalam mata uang USD
dan melemahnya kurs Rp terhadap USD, maka pencatatan beban sewa kantor manjadi turun.
Berikut adalah kurs Rp terhadap USD di tahun 2023 dan 2024 :
b. Informasi mengenai bentuk jasa beserta pihak pemberi jasa atas jasa professional Perseroan.
Jawaban :
Bentuk jasa beserta pihak pemberi jasa atas jasa Perseron :
Bentuk Jasa Pemberi Jasa
Tax Consultant MMC Consulting
IT Consultant Prasetyaji
Jasa Audit KAP Hertanto, Grace, Karunawan dan Rekan
Jasa KPPK KAP Hertanto, Grace, Karunawan dan Rekan
Jasa Aktuaria Aktuaria Tubagus Syafrial & Amran Nangasan
Notaris Antonius Wahono P., SH
Audit ISO PT BSI Group Indonesia
Pembuatan TP Doc PT MAAS Standard Consulting
14. Sehubungan dengan CALK 22 tentang penghasilan lain-lain, agar dijelaskan transaksi yang menyebabkan
timbulnya pengapusan utang usaha pihak berelasi.
Jawaban :
Penghapusan utang usaha pihak berelasi dilakukan karena transaksi utang usaha pihak berelasi terjadi
di tahun 2014. Utang usaha pihak berelasi ini merupakan utang usaha atas perbaikan kapal tug & barge
dan pelunasan pembelian kapal Tug & Barge yang sudah tidak dimiliki oleh Perseroan. Perseroan telah
memperoleh surat penghapusan utang dari pihak berelasi pada tanggal 11 Juni 2024.
15. Sehubungan dengan laporan arus kas Perseroan, agar dijelaskan:
a. Transaksi yang menyebabkan timbulnya penerimaan kas dari klaim asuransi.
Jawaban :
Transaksi yang menyebabkan timbulnya penerimaan kas dari klaim asuransi adalah Perseroan
mengajukan klaim atas kerugian / kerusakan barge N 3004 akibat cuaca buruk yang menyebabkan
Page 14
kapal kandas. Perseroan mengasuransikan seluruh kapal Perseroan kepada beberapa perusahaan
asuransi yang merupakan pihak ketiga, terhadap risiko kerugian atau kerusakan rangka kapal laut
(marine hull).
b. Strategi manajemen kas Perseroan untuk mendanai kegiatan operasional Perseroan.
Jawaban :
Strategi manajemen kas Perseroan untuk mendanai kegiatan operasional adalah dengan menyusun
proyeksi arus kas yang tepat dan akurat, melakukan pengelolaan penagihan piutang dengan benar,
melakukan optimalisasi pengeluaran dan pengendaliaan biaya dengan mengurangi pengeluaran yang
tidak perlu dan meningkatkan efisiensi operasional, serta selalu menjaga cadangan kas yang cukup
untuk menghadapi situasi darurat.
16. Sampai dengan 30 September 2024 Perseroan membukukan saldo rugi, agar dijelaskan mengenai
strategi Perseroan untuk memulihkan kondisi saldo rugi dapat menjadi saldo laba positif agar pada
masa mendatang Perseroan dapat membagikan dividen kepada pemegang saham.
Jawaban :
Strategi Perseroan untuk memulihkan kondisi saldo rugi agar dapat menjadi saldo laba positif adalah
dengan menaikan pendapatan / penjualan agar bisa menghasilkan laba tinggi dan mengurangi saldo
rugi.
17. Rencana tindakan korporasi dalam periode 12 bulan ke depan (jika ada).
Jawaban :
Perseroan tidak akan merencanakan tindakan korporasi dalam periode 12 bulan ke depan.
18. Informasi/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup
perusahaan serta dapat mempengaruhi harga saham perusahaan.
Jawaban :
Tidak ada infomasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan selain yang
telah kami laporkan dalam keterbukaan informasi, laporan tahunan, laporan keberlanjutan maupun
laporan quarterly report.
Demikian penjelasan dari Perseroan terkait dengan surat dari PT Bursa Efek Indonesia.
Atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih.
PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya, Tbk.
Na’im Machzyumi
Direktur Utama
Names mentioned 25 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Bursa Efek Indonesia Indonesia Stock Exchange Building
p.1
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.1
unresolved
org
BBR Shipping Pte. Ltd
p.2 ×2
unresolved
org
PT Marcopolo Shipyard
p.6
unresolved
org
Kantor Jasa Penilai Publik Amin
p.6
unresolved
org
Alfiantori & Rekan
p.6 ×2
unresolved
org
KJPP Amin
p.6
unresolved
org
Marco Polo Marine Ltd
p.10
unresolved
org
Kementerian Hukum dan HAM.
p.10
unresolved
org
P Natuna Ltd
p.12
unresolved
org
PKR Offshore Co Ltd
p.12
unresolved
org
MP Offshore Pte Ltd
p.12
unresolved
org
PT Fugro Indonesia
p.12
unresolved
org
PT Pelayaran Bahtera Adhiguna
p.12
unresolved
org
PT Meindo Elang Indah.
p.12
unresolved
org
Hertanto
p.13 ×2
unresolved
org
Karunawan dan Rekan
p.13 ×2
unresolved
person
Antonius Wahono P.
· Notaris
p.13
unresolved
org
PT BSI Group Indonesia Pembuatan TP Doc
p.13
unresolved
org
PT MAAS Standard Consulting
p.13
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.