Back to announcement
20241125_INOV_Rencana Transaksi Perubahan Kegiatan Usaha_31791143_lamp2.pdf
Asset transaction Needs review INOVSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 17
Page 1 OCR 0.947
KETERBUKAAN INFORMASI KEPADA PEMEGANG SAHAM SEHUBUNGAN DENGAN PERUBAHAN DAN/ATAU TAMBAHAN INFORMASI ATAS RENCANA PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA OLEH PT INOCYCLE TECHNOLOGY GROUP Tbk. (“PERSEROAN”) Keterbukaan Informasi dibuat dalam rangka memenuhi ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) sebagaimana diatur di dalam Peraturan OJK No.17/POJK.4/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha Jika Anda mengalami kesulitan untuk memahami informasi sebagaimana tercantum dalam Keterbukaan Informasi ini atau ragu-ragu dalam mengambil keputusan, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan perantara pedagang efek, manajer investasi, penasehat hukum, akuntan publik atau penasehat profesional lainnya PT INOCYCLE TECHNOLOGY GROUP TBK Kegiatan Usaha Utama : Industri Non Woven (bukan Tenunan), Industri Serat Stapel Buatan, Industri Pemulihan Material Non Logam, Industri Pembuatan Bantal & Sejenisnya, Industri Furniture Lainnya dan Industri Persiapan Serat Tekstil (detil tertulis di Definisi, halaman 2) Berkedudukan di Tangerang, Indonesia Kantor Pusat : Kawasan Industri Pasar Kemis Jl. Putera Utama No. 10, Desa Suka Asih, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten 15560, Indonesia Telp. : (62-21) 590-9626 Fax : (62-21) 590-3310 Website : www.inocycle.com Email : info@inocycle.com DIREKSI, BAIK SECARA SENDIRI-SENDIRI MAUPUN BERSAMA-SAMA, BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN DAN KELENGKAPAN INFORMASI ATAU FAKTA MATERIAL YANG TERCANTUM DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI, DAN SETELAH MELAKUKAN PEMERIKSAAN YANG WAJAR, MENEGASKAN BAHWA SEPANJANG | PENGETAHUAN DAN MENURUT KEYAKINAN TERBAIK MEREKA INFORMASI YANG DIMUAT DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI ADALAH BENAR SERTA TIDAK TERDAPAT FAKTA- FAKTA DAN INFORMASI MATERIAL DAN RELEVAN YANG JIKA TIDAK DIUNGKAPKAN ATAU DIHILANGKAN DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI AKAN MENYEBABKAN INFORMASI DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI MENJADI TIDAK BENAR DAN/ATAU MENYESATKAN. mu gupuH Jae Hyuk Choi Direktur Utama
Page 2 OCR 0.944
Hasil Studi Hasil Penilaian Studi Kelayakan berupa Laporan Studi Kelayakan Rencana Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha yang disusun oleh KJPP Sugianto Prasodjo dan Rekan, No. 00180/2.0131-09/BS-FS/04/0532/1/X/2024 tanggal 25 Oktober 2024 (terlampir). OJK Singkatan dari Otoritas Jasa Keuangan, yaitu lembaga yang independen yang mempunyai fungsi, tugas dan wewenang pengaturan, pengawasan, pemeriksaan dan penyidikan kegiatan jasa keuangan di sektor pasar modal, perasuransian, dana pensiun, lembaga pembiayaan, dan lembaga jasa keuangan lainnya sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang No. 21 tahun 2011 tanggal 22 November 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan yang merupakan badan pengganti Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan yang mulai berlaku sejak tanggal 1 Januari 2013. POJK no Peraturan Otoritas Jasa - Keuangan Republik Indonesia Nomor 15/POJK.04/2020 15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan Terbuka POJK no Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor 17/POJK.04/2020 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha. Perseroan Badan hukum yang dalam hal ini adalah PT Inocycle Technology Group Tbk., berkedudukan di Tangerang, suatu perseroan terbatas yang didirikan menurut dan berdasarkan hukum dan undang-undang Negara Republik Indonesia. KBLI (Klasifikasi 1. Industri pengolah di bidang industri non woven (bukan tenunan ) dengan Baku Lapangan KBLI 13993 Usaha Indonesia) 2. Industri Pengolahn di bidang industri serat staple buatan dengan KBLI Yang di miliki 20302 Perseroan 3. Industri Pengolahan di bidang industri pemulihan material non logam setelah RUPSLB dengan KBLI 38302 22 Mei 2024 4. Industri Pengolahan di bidang industri pembuatan bantal dan sejenisnya dengan KBLI 13923 5. Industri Pengolahan di bidang industri Furniture yang bahan utamanya bukan kayu, rotan, bambu, logam dan plastic dengan KBLI 31009 6. Industri Pengolahan di bidang industri persiapan serat tekstil dengan | KBLI 13111 | Rencana Rencana Penambahan KBLI yang akan diusulkan oleh Perseroan kepada | Penambahan RUPSLB 4 Desember 2024 untuk persetujuannya, adalah sebagai berikut: KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan a Menjalankan usaha dalam bidang Perdagangan besar, Usaha Indonesia) meliputi: « (46591) perdagangan besar mesin kantor dan industri pengolahan, suku cadang dan perlengkapannya. » (46599) perdagangan besar mesin, peralatan dan perlengkapan lainnya. b. Menjalankan usaha dalam bidang industri, meliputi: # (28263) industri mesin tekstil # (28299) industri mesin keperluan khusus lainnya Cc. Menjalankan usaha dalam bidang jasa, meliputi : (74090) Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis Lainnya YTDL (70204) Aktivitas Konsultansi Manajemen Industri (71102) Aktivitas Keinsinyuran dan Konsultasi Teknis YBDI (70209) Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya ( ( 71024) Jasa Inspeksi Teknik Instalasi 33122) Reparasi Mesin Untuk Keperluan Khusus.
Page 3 OCR 0.940
Keterbukaan Informasi kepada para Pemegang Saham Perseroan ini (“Keterbukaan Informasi”) memuat informasi mengenai rencana Perubahan Kegiatan Usaha Perseroan sebagaimana dimaksud dalam POJK No. 17/POJK.04/2020 yang diwajibkan untuk terlebih dahulu memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”) berupa penambahan bidang usaha baru sebagaimana tersebut di dalam definisi Penambahan KBLI di pembukaan Keterbukaan Informasi ini, yang rencananya RUPSLB akan diselenggarakan pada tanggal 4 Desember 2024. Dimana dalam Rapat Umum Pemegang Saham tersebut diatas akan terdapat mata acara khusus mengenai pembahasan studi kelayakan tentang penambahan Kegiatan Usaha Perseroan, yaitu pada mata acara pertama (ke 1). Sehubungan dengan hal-hal sebagaimana disebutkan di atas, Direksi Perseroan mengumumkan Keterbukaan Informasi ini melalui situs web Perseroan dan situs web Bursa Efek Indonesia dengan maksud untuk memberikan informasi maupun gambaran yang lebih lengkap kepada para Pemegang Saham Perseroan mengenai rencana Penambahan Kegiatan Usaha. Perseroan juga menyediakan data mengenai Penambahan Kegiatan Usaha kepada pemegang saham sejak saat Pengumuman RUPS serta dokumen pendukung kepada OJK dengan ketentuan sebagaimana diatur dalam POJK No. 17/POJK.04/2020. Adapun Perseroan berencana untuk mengajukan Pembahasan studi kelayakan tentang perubahan Kegiatan Usaha Perseroan dengan Penambahan Kegiatan Usaha Utama “Perakitan Peralatan Industri Mesin Tekstil” dengan rincian rencana penambahan KBLI oleh PT Inocycle Technology Group Tbk sebagai berikut, termasuk beberapa contohnya : a. Menjalankan usaha dalam bidang Perdagangan besar, meliputi: # (46591) perdagangan besar mesin kantor dan industri pengolahan, suku cadang dan perlengkapannya. Contoh : Penjualan Sparepart untuk Mesin Non Woven dan Fiber. # (46599) perdagangan besar mesin, peralatan dan perlengkapan lainnya. Contoh : Penjualan Mesin Tekstil. b. Menjalankan usaha dalam bidang industri, meliputi: # (28263) industri mesin tekstil. Contoh : Proses Perakitan Mesin Tekstil # (28299) industri mesin keperluan khusus lainnya. Contoh : Proses Perakitan Mesin Non Woven dan Fiber C. Menjalankan usaha dalam bidang jasa, meliputi : # (74090) Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis Lainnya YTDL. Contoh : Konsultasi Penggunaan Mesin dan Penghematan Energi. # (70204) Aktivitas Konsultansi Manajemen Industri. Contoh : Konsultasi Peningkatan Produktifitas Kegiatan Industri e (71102) Aktivitas Keinsinyuran dan Konsultasi Teknis YBDI. Contoh : Konsultasi Engineering Perakitan dan Maintenance Mesin. # (70209) Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya . Contoh : Konsultasi tentang Linkungan, Analisa Dampak Lingkungan dan Limbah Pabrik # (71024) Jasa Inspeksi Teknik Instalasi. Contoh : Konsultasi Monitoring Kinerja Mesin dan Instalasinya # (33122) Reparasi Mesin Untuk Keperluan Khusus. Contoh : Perbaikan Mesin Khusus Lainnya Penambahan Kegiatan Usaha Perseroan tersebut diatas memang akan dijalankan atau bukan hanya sekedar penyesuaikan terhadap KBLI. Dapat kami informasikan juga bahwa terkait dengan rencana penambahan kegiatan usaha oleh Perseroan ini, sampai dengan saat ini tidak terdapat keberatan dari pihak-pihak tertentu. Dimana sampai saat ini pernyataan ini masih tetap relevan sampai dengan RUPS Perseroan diselenggarakan Juga tidak ada persetujuan atas peraturan yang harus dipenuhi serta persetujuan dan/atau perizinan dan/atau pemberitahuan dari pemerintah atau badan atau institusi lain atau pihak ketiga lainnya yang harus dipenuhi oleh Perseroan sebelum mendapat persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Setelah mendapatkan persetujuan RUPSLB, perseroan akan meneruskan proses untuk mengurus perizinan Berusaha Berbasis Risiko melalui OSS (Sistem Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik) dan pengurusan perijinan operasional dari instansi-instansi terkait.
Page 4 OCR 0.951
Keterbukaan Informasi ini menjadi dasar pertimbangan bagi para pemegang saham Perseroan untuk memberikan persetujuan atas rencana Penambahan Kegiatan Usaha dalam hal ini berupa Penambahan KBLI yang akan diusulkan oleh Perseroan kepada RUPSLB. 1. PROFIL PERSEROAN PT Inocycle Technology Group Tbk (“Perseroan”) sebelumnya PT Hilon Felt didirikan berdasarkan Akta Pendirian No. 35 tanggal 17 Juli 2001 yang dibuat di hadapan Fransiscus Xaverius Budi Santoso Isbandi, S.H., Notaris di Jakarta. Akta Pendirian ini disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. C-13811 HT.01.01.TH.2001 tanggal 21 November 2001 serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 5018 Tambahan tanggal 20 Maret 2002. Anggaran dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir berdasarkan Akta Notaris No. 3 tanggal 6 Januari 2022 yang dibuat di hadapan Bastian Harijanto, S.H., M.Kn., Notaris di Tangerang, mengenai pernyataan keputusan pemegang saham sirkuler. Perubahan tersebut disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0038250 tanggal 18 Januari 2022. Kantor pusat Perseroan berlokasi di Kawasan Industri Pasar Kemis, Tangerang. Perseroan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2003. Entitas induk Perseroan adalah PT Samudera Industri dan entitas induk terakhir Perseroan adalah PT Sambros Invesco International, keduanya didirikan di Indonesia. 2. BIDANG USAHA Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar Perseroan dan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Inocycle Technology Group Tbk, nomor 13, tanggal 22 Mei 2024 yang disusun oleh Notaris Bastian Harijanto, Sarjana Hukum, Magister Kenotariatan, Notaris di Kota Tangerang, maka ruang lingkup kegiatan Perseroan meliputi : Kegiatan usaha utama : "Industri Persiapan Serat Tekstil, yang mencakup usaha persiapan serat tekstil, seperti reeling (pilinimenggulung) dan pencucian serat sutera, degreasasi (penghilangan lemak) dan karbonisasi wol dan pencelupan bulu domba, termasuk proses penyusunan dan penyisiran (carding atau combing) dari serat rambut hewan serat tumbuhan, dan serat buatan (sintetis dan artifisial), dengan Kode Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 13111: “Industri Bantal dan Sejenisnya, yang mencakup usaha pembuatan bantal dan sejenisnya, seperti bantal dan guling, selimut kapas, selimut bulu angsa, bantal kursi, kantong tidur dan lain-lain dari kapuk, dakron dan sejenisnya, dengan Kode KBLI 13923: «Industri Non Woven (bukan Tenunan), yang mencakup usaha industri kain yang dibuat tanpa dengan proses anyaman atau perajutan, seperti kain kempa, kain felting dan kain laken. Termasuk industri kain untuk keperluan pelayanan kesehatan manusia, seperti duk operasi (surgical drape), baju, masker, penutup kepala dan perlengkapan non woven lain untuk operasi, dan pembalut luka non woven, dengan Kode KBLI 13993: “Industri Serat Stapel Buatan, yang mencakup usaha pembuatan serat stapel buatan, seperti poliamida, poliester, rayon viskosa, akrilik, selulosa asetat dan sebagainya (kecuali serat gelas dan serat optik) untuk diolah lebih lanjut dalam industri tekstil. Serat stapel adalah serat buatan yang dipotong pendek-pendek, dengan Kode KBLI 20302: "Industri Furnitur Lainnya, yang mencakup usaha pembuatan furnitur yang bahan utamanya bukan kayu, rotan, bambu, logam, plastik dan bukan barang imitasi, seperti bahan pelengkap matras atau kasur, matras atau kasur dengan per atau pegas atau yang yang diisi atau disumpal atau dilengkapi dengan bahan pelengkap lainnya (kapok, dakron) dan matras atau kasur plastik atau karet yang tidak dilapisi dan matras atau kasur sejenisnya. Termasuk kereta restoran dekorasi, seperti kereta desert, kereta makanan, dengan Kode KBLI 31009: “ Pemulihan Material Barang Bukan Logam, yang mencakup usaha pengolahan barang bekas dari bukan logam dan sisa-sisa barang bukan logam menjadi bahan baku sekunder. Hasil dari daur ulang/pemulihan material barang bukan logam adalah bahan baku sekunder berbagai bentuk seperti potongan-potongan atau serpihan bukan logam dan lainnya. Kegiatan pada kelompok ini mencakup pemisahan dan pemilihan sampah bukan logam, reklamasi karet dan ban bekas, pemilihan plastik, pengolahan sampah plastik atau karet menjadi butiran, penghancuran, pembersihan dan pemilihan kaca, pengolahan minyak dan lemak bekas pakai menjadi bahan sekunder, pengolahan sampah makanan, minuman dan tembakau dan sampah
Page 5 OCR 0.946
bukan logam lainnya. Pembuatan barang bukan logam yang baru dari bahan baku sekunder, barang bekas bukan logam dan sisa-sisa barang bukan logam dimasukkan dalam kelompok industri yang sesuai, dengan Kode KBLI 38302: Kegiatan usaha penunjang: Selain kegiatan usaha utama sebagaimana dimaksud di atas, Perseroan dapat melakukan kegiatan usaha pendukung untuk melakukan segala kegiatan-kegiatan yang diperlukan, untuk mendukung terlaksananya kegiatan usaha utama Perseroan sebagaimana dimaksud di atas. Semua kegiatan usaha di atas telah dijalankan oleh Perseroan. 3. STRUKTUR PERMODALAN DAN PEMEGANG SAHAM Dasar hukum yang menjadi dasar pengungkapan Strukur Permodalan dan Pemegang Saham adalah Akta Pendirian Perseroan nomor 118 tertanggal 15 April 2019 yang dibuat oleh Notaris Chistina Dwi Utami, Sarjana Hukum, Magister Humaniora, Magister Kenotariatan, dimana sebagai berikut : Modal Dasar Rp336.750.000.000 (Tiga Ratus Tiga Puluh Enam Miliar Tujuh Ratus Lima Puluh Juta Rupiah) Dengan jumlah lembar saham sebanyak 3.367.500.000 (Tiga Miliar Tuga Ratus Enam Puluh Tujuh Juta Lima Ratus Ribu) atau Nilai Nominal Rp100 (Seratus Rupiah) Modal Ditempatkan Rp180.822.190.000 (Seratus Delapan Puluh Miliar Delapan Ratus Dua Puluh Dua Juta Seratus Sembilan Puluh Ribu Rupiah) Dengan jumlah lembar saham sebanyak 1.808.221.900 (Satu Miliar Delapan Ratus Delapan Juta Dua Ratus Dua Puluh Satu Ribu Sembilan Ratus) Modal Disetor Rp180.822.190.000 (Seratus Delapan Puluh Miliar Delapan Ratus Dua Puluh Dua Juta Seratus Sembilan Puluh Ribu Rupiah) Dengan jumlah lembar saham sebanyak 1.808.221.900 (Satu Miliar Delapan Ratus Delapan Juta Dua Ratus Dua Puluh Satu Ribu Sembilan Ratus) Susunan pemegang saham sesuai dengan Laporan Biro Administrasi Efek, PT Adimitra Jasa Korpora, No LB-01/INOV/ 112024 tanggal 5 November 2024, sbb : Pemegang Saham Jumlah Saham Nominal (Rp) Presentase (6) PT Samudera Industri 1.200.221.900 120.022.190.000 66,384 Sandiana Soemarko 201.325.000 20.132.500.000 111399 Kepemilikan 406.675.000 40.667.500.000 22,49Yo Masyarakat dibawah 590". Jumlah/ Total 1.808.221.900 180.822.190.000 10076
Page 6 OCR 0.904
Diagram kepemilikan Perseroan sampai dengan tingkat kepemilikan individu. STRUKTUR PEMEGANG SAHAM UTAMA DAN PENGENDALI SHAREHC (ai 2 ga9ex B6a5x 5» — 333396 383316 | am Pihak yang menjadi Pengendali adalah Jae Hyuk Choi, Won Hyuk Choi dan Victor Seng Hyeok. 4. SUSUNAN ANGGOTA DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS Dasar Hukum yang menjadi dasar pengungkapan Susunan Anggota Direksi dan Dewan Komisaris adalah Berita Acara RUPSLB PT Inocycle Technology Group Tbk Nomor 13 tertanggal 22 Mei 2024 dan dibuat oleh Notaris Bastian Harijanto, Sarjana Hukum, Magister Kenotariatan, Dimana sebagai berikut : Komisaris Komisaris Utama : Jung Hyo Choi Komisaris Independen : Dr. Ir. Widhyawan Prawiraatmadja Direksi Direktur Utama : Jae Hyuk Choi Direktur : Won Hyuk Choi Direktur : Victor Seng Hyeok Choi Direktur : Suhendra Setiadi
Page 7 OCR 0.928
Komite Audit Ketua Dr. Ir. Widhyawan Prawiraatmadja Anggota : Bobby Suryo Herlambang Anggota : Gautama Ashok Kumar Corporate Secretary Perseroan sampai sekarang dijabat oleh Erwin Prayudi Suyudono. Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, Perusahaan memiliki karyawan tetap sebanyak 274 dan 265 orang. Perseroan telah menunjuk KJPP Sugianto Prasodjo dan Rekan, sebagai Penilai Independen untuk penyusunan studi kelayakan atas Rencana Penambahan Kegiatan Usaha berupa penambahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) oleh Perseroan. Ringkasan Penilaian Studi Kelayakan berdasarkan laporan yang disusun oleh KJPP Sugianto Prasodjo dan Rekan, No. 00180/2.0131-09/BS-FS/04/0532/1/X/2024 tanggal 25 Oktober 2024. Penilai Publik yang bertanda tangan didalam Laporan Penilaian tersebut diatas adalah Ginanjar Rizki Tarekat, S.T, M.Ec.Dev, MAPPI (Cert) merupakan Penilai Publik Properti dan Bisnis dengan Nomor Izin No. P-1.18.00532 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan Nomor 782/KM.1/2018 Tanggal 17 Desember 2018 dan Nomor Izin Penilai Publik No. B-1.23.00643 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan Nomor 214/KM.1/2023 Tanggal 17 Mei 2023, bertindak atas nama Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Sugianto Prasodjo dan Rekan yang memperoleh Izin Usaha dari Kementrian Keuangan No. 2.15.0131 berdasarkan Kepmenkeu No. 722/KM.1/2015 tanggal 9 September 2015. Penilai Publik terdaftar sebagai Profesi Penunjang Pasar Modal dengan nomor izin STTD.PPB- 47IPM.02/2023 tanggal 17 Juli 2023 yang tergabung dalam KJPP Sugianto Prasodjo dan Rekan dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal No. S-859/PM.223/2015 tanggal 17 November 2015. 1. Objek Studi Kelayakan Studi Kelayakan atas Rencana Penambahan Kegiatan Usaha Utama, dengan rincian rencana penambahan KBLI oleh PT Inocycle Technology Group Tbk sebagai berikut: a. Menjalankan usaha dalam bidang Perdagangan Besar, meliputi: " KBLI 46591: “perdagangan besar mesin kantor dan industri pengolahan, suku cadang dan perlengkapannya" “ KBLI 46599: “perdagangan besar mesin, peralatan dan perlengkapan lainnya” b. Menjalankan usaha dalam Bidang Industri, meliputi: « KBLI 28263: “industri mesin tekstil” « KBLI 28299: “industri mesin keperluan khusus lainnya" Cc. Menjalankan usaha dalam Bidang Jasa, meliputi “ KBLI 74090: “Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis Lainnya YTDL" » KBLI 70204: “Aktivitas Konsultansi Manajemen Industri” « KBLI 71102: “Aktivitas Keinsinyuran dan Konsultasi Teknis YBDI” “ KBLI 70209: “Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya" KBLI 71024: “Jasa Inspeksi Teknik Instalasi” “ KBLI 33122: “Reparasi Mesin Untuk Keperluan Khusus” 2. Maksud dan Tujuan Maksud dan tujuan adalah memberikan pendapat kelayakan atas rencana kegiatan usaha baru oleh PT Inocycle Technology Group Tbk, yaitu “Perakitan Peralatan Industri Mesin Tekstil” untuk kepentingan Pasar Modal dengan lingkup indikator Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Profitability Index (PI), dan Payback Period. Studi Kelayakan dilakukan dengan mengacu POJK No. 35/POJK.04/2020 tentang penilaian dan penyajian laporan penilaian bisnis di pasar modal dan SEOJK No. 17/SEOJK.04/2020 tentang pedoman penilaian dan penyajian laporan bisnis di pasar modal.
Page 8 OCR 0.959
3. Tanggal Studi Kelayakan Tanggal studi kelayakan per 30 Juni 2024. Sehubungan dengan kemungkinan perubahan yang terjadi terhadap kondisi pasar dan kondisi objek tersebut, maka laporan penilaian ini hanya dapat mempresentasikan tentang opini kelayakan pada tanggal studi kelayakan. 4. Asumsi dan Kondisi Pembatas Laporan studi kelayakan ini bersifat non-disclaimer opinion. Perusahaan diasumsikan sebagai perusahaan yang sedang berjalan dan akan melanjutkan kegiatan usahanya di masa yang akan datang. Perusahaan diasumsikan telah memenuhi seluruh aspek legal dan perundang-undangan yang berlaku secara umum maupun spesifik terhadap industrinya agar dapat melakukan kegiatan operasional. Laporan keuangan audit yang digunakan sebagai dasar dalam analisis penilaian ini diasumsikan akurat dan benar serta tidak ada informasi disembunyikan atau sengaja disembunyikan. Studi Kelayakan dilakukan dengan adanya akses untuk pelaksanaan investigasi yang memadai Studi kelayakan didasarkan atas proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan pencapaian (fiduciary duty). Proyeksi harga, volume penjualan, dan informasi keuangan lainnya didasarkan atas informasi keuangan prospektif yang disiapkan oleh manajemen yang telah disesuaikan dan diasumsikan dapat dicapai Kami bertanggung jawab atas pelaksanaan Penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan yang telah disesuaikan. Laporan Studi Kelayakan ini terbuka untuk publik, kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan. Untuk tujuan Studi Kelayakan, telah dilengkapi data yang disediakan oleh manajemen Perusahaan serta data verbal yang didapatkan selama investigasi dan data tersebut diasumsikan akurat dan benar. 5. Analisis Kelayakan Pasar a. Kondisi Pasar Perusahaan menilai bahwa permintaan pasar produk perusahaan khususnya dalam bisnis perakitan peralatan industri mesin tekstil ini, di masa kini dan mendatang akan sangat baik dan prospektif. Hal ini karena jasa dan bisnis ini merupakan suatu keahlian yang sangat spesifik sehingga Perseroan berani untuk berasumsi bahwa di dalam negeri Indonesia, Inocycle tidak memliki pesaing yang berarti. Disamping itu Perusahaan juga berusaha untuk keluar dari ketergantungan pada bisnis diatas. Dengan adanya Rencana Penambahan Kegiatan Usaha Utama ini maka akan menambah keragaman usaha sehingga tidak tergantung hanya di bisnis industri tekstil baik woven dan non-woven yang selama ini digeluti Inocycle. Perusahaan berkeyakinan bahwa permintaan pasar akan perakitan peralatan industri mesin tekstil, termasuk pemilihan peralatan untuk pengenalan/penggantian, negosiasi harga pembelian peralatan, perhitungan waktu tunggu, dan perencanaan relokasi/pemanfaatan peralatan yang ada, akan selalu ada dan berkembang linier terhadap perkembangan bisnis inti yaitu daur ulang limbah PET (Polyethylene Terephthalate). Pesaing Usaha Bisnis perakitan peralatan industri mesin tekstil ini merupakan suatu keahlian yang sangat spesifik sehingga Perseroan berani untuk berasumsi bahwa di dalam negeri Indonesia, Inocycle tidak memliki pesaing yang berarti. Namun bila di kawasan Asia khususnya dari China dan Korea, diketahui beberapa Perusahaan yang menawarkan bisnis serupa diatas seperti antara lain : “ Jiangsu Yingyang Nonwoven Machinery Co., Ltd, Jiangsu, China “ Samill Machinery Co, Ltd, Dalseo-Gu, Daegu, Korea Strategi Pemasaran Berhubung sampai saat ini belum ada Perusahaan Pesaing maka Strategi Pemasaran Perseroan adalah fokus dalam menawarkan jasa ini ke berbagai perusahaan tekstil non woven dan perusahaan manufacture tekstil yang ada di Indonesia. Sasaran pasar dalam 10 tahun kedepan difokuskan pada berbagai perusahaan tekstil non- woven dan perusahaan manufacture tekstil yang ada di Indonesia. Tercatat Perusahaan
Page 9 OCR 0.952
tekstil yang ada di Indonesia yang terdaftar di BEI sedikitnya ada 15 perusahaan, diantara limanya adalah: PT Argo Pantes Tbk — ARGO: PT Trisula Textile Industries Tbk — BELL, PT Century Textile Industry Tbk — CNTX: PT Ever Shine Tex Tbk — ESTI, PT Panasia Indo Resources Tbk — HDTX Selain itu Perusahaan berstrategi untuk senantiasa belajar untuk menambahan pengatuan mengenai perakitan peralatan industri mesin tekstil khususnya dengan cepatnya perubahan teknologi yang ada di bidang ini. 6. Analisis Kelayakan Teknis a. Kapasitas Berdasarkan informasi dari manajemen, pendapatan atas Rencana Penambahan Kegiatan Usaha terdiri dari Penjualan Mesin, Penjualan Sparepart, dan Jasa Service. Dalam Penjualan Mesin, Perusahaan mampu merakit 15-20 mesin, dalam Penjualan Sparepart Perusahaan mampu menyediakan 100-150 sparepart, dan dalam Jasa Service mampu menyelesaikan 5-10 unit, masing-masing dalam satu tahun. b. Ketersediaan dan Kualitas Sumber Daya, Termasuk Bahan Baku Mentah, Pekerja, Dan Ahli Profesional Dalam menjalankan bisnisnya, ketersediaan material merupakan hal yang harus diperhatikan. Rencana Penambahan Kegiatan Usaha ini, mesin yang dirakit untuk dijual dan sparepart di datangkan dari luar negeri atau import. Hal ini disebabkan mesin yang dijual belum diproduksi di dalam negeri. Sementara itu, berkaitan dengan pekerja dan tenaga ahli profesional, Perusahaan selalu memilih tenaga kerja dengan kualitas yang baik. Perusahaan memandang sumber daya manusia yang kompeten dan profesional merupakan aset utama dalam mewujudkan visi dan misinya dan harus dikembangkan secara berkesinambungan. Oleh karena itu, Perusahaan memberikan motivasi agar dapat berperan aktif disertai dengan kesempatan untuk mengembangkan kualitasnya agar memiliki etos kerja yang unggul, berkompetensi tinggi, dan berkualitas. Dalam merekrut sumber daya manusia, Perusahaan menyesuaikan dengan rencana bisnis dan operasional Perusahaan dari tahun ke tahun. Perusahaan juga senantiasa menyediakan program pelatihan dan pengembangan kompetensi yang relevan di bidang usaha Perusahaan termasuk sertifikasi yang sesuai bagi masing-masing unit kerja. Ketersediaan Pekerja dan Ahli Profesional yang dibutuhkan dalam Rencana Penambahan Kegiatan Usaha Utama ini memerlukan tambahan tenaga kerja. Namun karena Perusahaan telah memiliki pekerja dan ahli professional maka kesemuanya adalah tenaga kerja lama. Adapun jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan untuk kegiatan ini adalah sejumlah 3 orang Leader (tenaga ahli) dan 28 orang Operator. Perusahaan akan merekut tenaga kerja baru untuk menggantikan ke 31 tenaga kerja diatas. Ruang lingkup pekerjaan dari leader/ tenaga ahli tersebut saat ini secara umum bertugas sebagai Project Management Officer (PMO) khususnya di bidang Procurement, Sales, Produksi Perakitan, Teknologi, Design dan Operasional Permesinan. C. Proses Produksi Dapat kami jelaskan gambar proses produksi “Perakitan Peralatan Industri Mesin Tekstil” dibawah ini, sebagai berikut : " Proses produksi dari perakitan peralatan industri mesin tekstil ini bermula dari pesanan order dari pelanggan. “ Pesanan ini akan dipelajari dengan cermat dari segi teknis. “ Bila dianggap feasible, akan dibuatkan design, layout serta schedule dari pemasangan mesin. "Setelah design, layout, schedule serta berbagai perhitungan komersial termasuk harga disetujui pelanggan, maka dimulai pemesanan mesin dan material. " Setelah pemasangan selesai di lakukan pengujian dan diakhiri dengan Berita Acara Serah terima barang bila semua berjalan sesuai dengan pemesanan. " Pekerjaan perakitan peralatan industri mesin tekstil dianggap selesai
Page 10 OCR 0.948
Cam 7. Analisis Kelayakan Pola Bisnis a. Keunggulan Kompetitif karena Keunikan Dari Pola Bisnis: Berdasarkan informasi dari manajemen, Perusahaan memiliki keunggulan kompetitif dibandingkan perusahaan yang bergerak di bidang sejenis. Keunggulan Perusahaan antara lain adalah sebagai berikut: “ Mesin yang dijual belum dijual di dalam negeri “ Mesin yang dijual memiliki produktifitas yang lebih baik. “ Mesin yang dijual memiliki efisiensi energi yang lebih baik. b. Kemampuan Pesaing Untuk Meniru Produk: Kompetisi dari para kompetitor Perusahaan dapat mempengaruhi tingkat permintaan terhadap produk yang ditawarkan Perusahaan. Untuk terus mempertahankan dan meningkatkan posisinya, Perusahaan menjalankan kegiatan operasionalnya pada segmen pasar yang spesifik, menjalankan kegiatannya di lokasi yang strategis disertai dengan produk dan layanan yang lebih inovatif dalam kualitas dan harga yang kompetitif. Secara umum, meskipun tak mudah, pesaing mungkin dapat meniru jenis usaha yang dimiliki Perusahaan. Namun, Perusahaan mempunyai keunggulan dalam melakukan kegiatan usahanya, dimana keunikan yang dimiliki Perusahaan dalam Rencana Penambahan Kegiatan Usaha merupakan produktifitas mesin yang lebih baik dengan efisiensi energi yang lebih baik. Cc. Kemampuan Untuk Menciptakan Nilai, Dengan adanya kemampuan Perusahaan untuk mengelola bisnis di bidang industri pengolahan plastik dan kain, nilai ditentukan oleh bagaimana pembeli membutuhkan produk tersebut. Oleh sebab itu, produk yang dihasilkan oleh Perusahaan tentunya sangat dibutuhkan oleh pembeli. Dengan memiliki keunggulan produk disisi produktifitas dan efisiensi energi, Perusahaan dapat menciptakan nilai tambah bagi produk. Seperti yang lazim diketahuin bahwa mesin berkembang seiring dengan perkembangan teknologi. Mesin modern tentunya memiliki produktifitas yang lebih baik dan efisiensi energi yang lebih baik jika dibandingkan dengan mesin terdahulu. Hal tersebut mendorong Perusahaan untuk terus 10
Page 11 OCR 0.952
melakukan pengembangan produk yang memiliki nilai tambah sesuai dengan perkembangan teknologi terkini. Hal ini tentu saja memberikan peluang yang besar bagi Perusahaan dalam meningkatkan nilai perusahaan dan mempertahankan kelangsungan usaha ke depannya. 8. Analisis Kelayakan Model Manajemen a. Ketersediaan Tenaga Kerja: Dalam menjalankan kegiatan usaha eksisting, Perusahaan memiliki ketersediaan tenaga kerja sebagai berikut: Kategori “| Jumlah oran Karyawan tetap 274 Tenaga Kerja (Kontrak) 855 Total Tenaga Kerja 1.129 Dalam Penambahan Kegiatan Usaha ini, Perseroan merencanakan penambahan tenaga kerja dari yang telah dimiliki saat ini. “Kategori “| Jumlahorang | Karyawan tetap 3 Tenaga Kerja (Kontrak) 28 Total Tenaga Kerja 31 b. Manajemen Kekayaan Intelektual (Intellectual Property): Manajemen hak atas kekayaan intelektual adalah pengelolaan dan pengaturan penggunaan gagasan-gagasan dan ekspresi yang diciptakannya oleh sumber daya manusia yang dimiliki untuk jangka waktu tertentu. Dalam pengelolaan hak atas kekayaan intelektual yang dimiliki sumber daya manusia diharapkan akan lahirnya inovasi-inovasi baru yang muaranya bertujuan untuk mengefisienkan dan mengefektifkan pekerjaan. Dalam kaitannya dengan hal ini, Perusahaan akan memastikan sumber daya manusia memiliki kompetensi teknis yang diperlukan. Usaha untuk melindungi kekayaan intelektual, Perusahaan sudah memiliki sertifikat merek “Inocycle” yang beralamat di Kawasan Industri Pasar Kemis, Jl. Putera Utama No. 10, Desa. Suka Asih, Kec. Pasar Kemis, Tangerang, 15560 Banten dengan nomor pendaftaran IDM000836276 tanggal penerimaan 05 Juli 2019 yang dikeluarkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Sebagaimana tercantum dalam sertifikat tersebut, perlindungan atas merek tersebut diberikan untuk jangka waktu 10 tahun sejak tanggal penerimaan, yakni sampai tanggal 5 Juli 2029 dan jangka waktu tersebut dapat diperpanjang. Cc. Manajemen Risiko, Risiko Umum, terkait dengan perubahan peraturan dan/atau kebijakan pemerintahan, legalitas dan perizinan, melambatnya pertumbuhan ekonomi atau pertumbuhan ekonomi negatif di Indonesia, kondisi politik Indonesia, dan fluktuasi kurs valuta asing. Risiko Terkait Kegiatan Usaha Perseroan, terkait dengan persaingan usaha, fluktuasi harga, dan peningkatan biaya operasional. Kondisi dunia pertekstilan Indonesia yang tidak begitu baik karena serbuan produk tekstil import. Meskipun pemerintah sedang menggodok larangan tekstil import baru yang tegas. Sebagai tambahan, dapat juga kami ungkapkan beberapa contoh mitigasi risiko yang dilakukan oleh Perseroan, sbb : Dalam hal faktor kelemahan internal Perusahaan, langkah mitigasi yang dilakukan Perusahaan adalah dengan meningkatkan komunikasi melalui rapat-rapat internal sehingga memudahkan pengambilan Keputusan untuk mendapatkan solusi terbaik Terkait ancaman external yang mana diluar kuasa Perusahaan, Perseroan berusaha untuk bermitigasi dengan selalu mencari informasi terkini untuk memperoleh terobosan-terobosan terbaru sebagai solusi. Untuk risiko Persaingan Usaha, langkah mitigasi yang dilakukan Perusahaan adalah terus melakukan inovasi supaya bisa mengikuti kondisi “pasar” dan dapat bersaing dengan produk-produk dari perusahaan lainnya.
Page 12 OCR 0.954
Dan contoh terakhir yaitu langkah mitigasi yang diambil Perseroan dalam hal Risiko Fluktuasi Harga yaitu dengan melakukan long-term agreement dengan para vendor untuk mendapatkan harga yang optimal dan memastikan persediaan sparepart dan mesin-mesin dalam jumlah yang optimal. d. Kapasitas Dan Kemampuan Manajemen: Sumber daya manusia merupakan pilar utama yang menunjang keberhasilan bisnis dan keberlanjutannya. Dibutuhkan sumber daya manusia berkualitas yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, mampu mengatasi tantangan yang mengancam, serta mampu mengantisipasi perubahan di masa depan. Oleh sebab itu, Perusahaan menyadari pentingnya melakukan investasi yang signifikan dalam upaya mengembangkan sumber daya manusia hingga mencapai kuantitas dan kualitas yang sesuai dengan kebutuhan Perusahaan. Hal ini menjadi bagian penting dalam rangka mewujudkan visi Perusahaan Kompetensi sumber daya manusia yang unggul diyakini Perusahaan adalah kunci yang akan mengantar Perusahaan dalam mencapai pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Kesuksesan bisnis Perusahaan tidak hanya ditentukan oleh kualitas produknya, namun juga karena didukung penuh oleh sumber daya manusia yang terampil dan kompeten di setiap level. Menyadari hal tersebut, Perusahaan senantiasa meningkatkan pengelolaan sumber daya manusia melalui penciptaan iklim kerja yang mampu menginspirasi dan memotivasi setiap karyawannya untuk memberikan kinerja yang lebih baik dari waktu ke waktu. Perusahaan memberikan kesempatan yang sama kepada setiap karyawannya untuk mengembangkan karir dengan tidak membeda-bedakan suku, agama, ras maupun golongan. Untuk menopang serta melancarkan rencana penambahan kegiatan usaha yang akan dilakukan, maka Perusahaan harus mampu menyediakan sumber daya manusia yang berkompeten dan berkualitas. e. Kesesuaian Struktur Organisasi Dan Manajemen: Dalam setiap organisasi diperlukan ketegasan dalam pembagian tugas yang disesuaikan dengan bagan organisasi, pendelegasian wewenang yang jelas dan koordinasi kerja yang terpadu. Penempatan tenaga kerja yang sesuai dengan pengalaman, keahlian dan keterampilannya merupakan faktor yang penting dalam menerapkan kebijaksanaan perseroan. Hal ini juga akan memperlancar pendelegasian tugas kepada unit di bawahnya atau sebaliknya, yang pada akhirnya akan memperlancar kerja perseroan. 9. Analisis Kelayakan Keuangan a. Biaya Pendirian (Start Up Costs): Dalam Satuan Rupiah 000) Struktur Investasi | Porsi Nilai Investasi Modal Kerja (Pendanaan Sendiri) do 1.862.112 Investasi (Pendanaan Pihak Ketiga) 9190 18.621.120 Total Investasi 20.483.232 Berdasarkan kebutuhan investasi untuk Rencana Penambahan Kegiatan Usaha sebesar Rp20.483.232.000 (Dua Puluh Miliar Empat Ratus Delapan Puluh Tiga Juta Dua Ratus Tiga Puluh Dua Ribu Rupiah) dibandingkan dengan posisi ekuitas Perusahaan Rp234.707.526.000 (Dua Ratus Tiga Puluh Empat Miliar Tujuh Ratus Tujuh Juta Lima Ratus Dua Puluh Enam Ribu Rupiah), besaran investasi 7,936 dari ekuitas Perusahaan. Dengan demikian berdasarkan POJK No. 17 /POJK.04/2020 Rencana Penambahan Kegiatan Usaha bukan merupakan transaksi material. Para pihak yang terlibat dalam transaksi investasi berupa pembelian mesin dalam Rencana Penambahan Kegiatan Usaha bukan merupakan afiliasi Perusahaan. Tidak terdapat benturan kepentingan karena Rencana Penambahan Kegiatan Usaha menghasilkan keuntungan atau nilai tambah terhadap Perusahaan. Dengan demikian berdasarkan POJK No. 42 /POJK.04/2020 Rencana Penambahan Kegiatan Usaha bukan merupakan transaksi afiliasi dan transaksi benturan kepentingan. 12
Page 13 OCR 0.577
b. Modal Kerja N Daan Stan pan m0011 Tahun Ket Tahun ker Tahan es | Tahun te | Tahunkes | Tahun es | Tahun te Tahun kes | Tahun ke | Tahun ke-1 Putang al sen) sel sel srml sel smel s0el 40 a01 Penedaan sal sme| sal amel amel wol aza arsl asal 351 (ang usana aes| 20) amal 7m 0s! are calo 0rrl sam sae Iioda Kera Brain 2as| gol sm| aael sanl 2sel amel soul —2015l 208 Modal kerja yang dibutuhkan terdiri dari Piutang, Persediaan, dan Utang Usaha. Modal kerja sebesar Rp2,3 Miliar — 4 Miliar / tahun selama tahun proyeksi. c. Sumber Pembiayaan Dalam Satuan Rupiah (.000) Struktur Investasi Porsi Nilai Investasi Modal Kerja (Pendanaan Sendiri) 9 1.862.112 Investasi (Pendanaan Pihak Ketiga) IN 18.621.120 20.483.232 Total investasi yang dibutuhkan sejumlah Rp20.483.232.000 (Dua Puluh Miliar Empat Ratus Delapan Puluh Tiga Juta Dua Ratus Tiga Puluh Dua Ribu Rupiah) yang membutuhkan waktu pengadaani selama 2 tahun dengan sumber pembiayaan 974 Pendanaan Sendiri dan 91x Pendanaan Pihak Ketiga Perbankan. d. Proyeksi Penjualan Dn San Pp (10 Tahun ke | Tahun kez | Tahunkes | Tahun ed | Tahun kes | Tahun ke | Tahun ker | Esa Tahun ke-10 10 1" 1 1“ “ 2 2 1 1 7 10 (7 us| us “ Ke 13 1» 12 vj $ 5 8 8 8 8 8 8 8 8 Pree Penuaan Wesin aso| —4s0| — as0| sel ass| ass o a7a| aza amal ama (Penuaan Sparepart 150 150 1 155 159 150 185 135 150 18 liasa Semce 2 P1 2 2 2 2 8 8 E) 2 Revenue | Penjualan Mesin wol sol sroo| sesal co| sesol was san al Penjualan Sprepan isoo| 3600| 2170| 22403 2tzso| eson| 2008| sesto| se000| s0) esa Servoe 280 20 20 2a| 39 Er 28 318 318 Et Tati —eorso| —Borso| Sudowol —Brssol — gasal Tasal Mel Touar|—enosof Rosa) Berdasarkan informasi dari manajemen, Penjualan Mesin 10-18 unit selama tahun proyeksi, Penjualan Sparepart 100-145 unit selama tahun proyeksi, Jasa service 5-6 kali selama tahun proyeksi. Berdasarkan informasi dari manajemen, harga per unit mesin 4,5 Miliar yang naik selama 3 tahun sebesar 3/6. Harga sparepart rata-rata 150 juta yang naik selama 3 tahun sebesar 3/4. Biaya jasa service rata-rata 50 juta yang naik selama 3 tahun sebesar 3x6. e. Biaya Operasional Or Sk Bpn 0, Tahun ke1 | Tehunke-Z | Tahun ke3 | Tahun ke | Tahunkes | Tahun kes | Tahun keT | Tahun ke | Tahun ke-3 | Tahun ke-io | Betan Penjualan, Umum dan cin mas| amal mol 200 mel mal 2enl ml meel 0 Employee Salaries 8 Mlowarces sops| sol t30| — a1s| ars| 7ss| “Tel ew| sel 5005 Polesioral Fee 30o1| “sel sil asal amil oo 3m| Se) Sar amal 3503 TTansporaton & #ecommodatons am8| sal 7210| 6to| sos sam susal os3g| seal 204 Oia Suppies ta| 2578| oo 300| — 2em7| 2080| 225) 2331| 220 1082| 1002 Oters ya isl oo 1gs| 2001 t7sil 1100| 1500 1ssel rss o1gil oo 1301 Beban Penjualan Umum dan Administrasi terdiri dari Biaya Gaji 1096 dari total penjualan, Biaya Profesional 594 dari total penjualan, Biaya Transportasi 796 dari total penjualan, Biaya Peralatan Kantor 396 dari total penjualan, dan Biaya Lain-lain 296 dari total penjualan. Beban Penjualan Umum dan Administrasi sebesar Rp16,2 Miliar — Rp27,8 Miliar selama tahun proyeksi. Biaya Bahan Baku Mentah . aan Sar Ran 2101 AN Ken Tahun ke | Tahun ke-t | Tahun ke-5 | Tahun ke: Mr Wara Tahun ke-4 | Tahun ke-10 | (ketan Pokok Penjualan m3| sasis) oo seseo| sesal sesi smol saws| ss s0 Mari bus asal usal wol mal au sil mal aral re (Direct Labour Exps 7230 tato 12380 | 10505 10434 9323| s138| 7927 1927 Orsteas Exps Ba sol slam 7osl es sasl s02l sasl 5225
Page 14 OCR 0.783
Beban Pokok Penjualan terdiri dari Biaya Material 4576 dari total penjualan, Biaya Tenaga Kerja Langsung 876 dari total penjualan, dan Biaya Overhead 1276 dari total penjualan. Beban Penjualan sebesar Rp39,1 Miliar - Rp66,9 Miliar selama tahun proyeksi. 9. Proyeksi Laporan Keuangan "Tahun ke-i | Tahun ke-2 | Tahun ke-3 | Tahun ke-4 | Tahun ke-5 | Tahun ket 7 Tahun ke-7 Tahun kes | Tahun ke8 | Tahun ke-10 f— mesaa| 75400 metan) 681 56059 sesm| — Waoza sol usus upssal 2s warz| 20100| 2712| 2s) 2012| 2510 rare o@osel sm) Moseol Unas Ursee sos) c0w| oo 0218| s0s2| sz 215 cam aan 02m 02 02m) oz asta| amso| a01| 4019 aso1| 4500| 3816| 379 tor) og (053 @7s1 ass! 3sr3| 3023| ane emesasidan Anoisas z1 (aja Keuangan zr Betan Pak Pngpasian Ear Pada tahun proyeksi Rencana Penambahan Kegiatan Usaha Perusahaan diproyeksikan mendapatkan EBIT (Earning Before Interest dan Tax) berkisar 4,04 Miliar — 6,9 Miliar. Beban pajak penghasilan diasumsikan berkisar 2274, sehingga Perusahaan mendapatkan EAT (Earning After Tax) berkisar 2,9 Miliar — 4,8 Miliar. h. Analisis Break Even Point dan Profitabilitas Jne | Timber | Wates | tmned | tnates | tmtos | tter Tenan kaan tera «0 masal www) wa com ga 3s 291 - 20» pemunga :.. “. .. .. .. Mama mma SI p3 za Sl asi 10. Kesimpulan Analisis Kelayakan Investasi Rencana Penambahan Kegiatan Usaha oleh Perseroan dianalisa dengan menggunakan 4 (empat) indikator yaitu Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Profitability Index (PI), dan Payback Period dengan ringkasan sebagai berikut: . Net Present Value (NPV) : 9.182.011.000 . Internal Rate of Return (IRR) : 20,476 . Profitability Index (PI) 1145 . Payback Period :4 Tahun 0 Bulan Berdasarkan analisa kelayakan di atas, NPV menunjukkan nilai positif, IRR lebih tinggi daripada WACC dan PI lebih dari 1, dengan demikian investasi tersebut layak. Berdasarkan analisa pada kelayakan aspek pasar, kelayakan aspek teknis, kelayakan aspek pola bisnis, kelayakan aspek model manajemen, dan kelayakan aspek keuangan maka dapat disimpulkan bahwa Rencana Penambahan Kegiatan Usaha adalah Layak. Rencana Penambahan Kegiatan Usaha Utama ini memerlukan tambahan tenaga kerja. Namun karena Perusahaan telah memiliki pekerja dan ahli professional maka kesemuanya adalah tenaga kerja lama. Adapun jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan untuk kegiatan ini adalah sejumlah 3 orang Leader (tenaga ahli) dan 28 orang Operator. Perusahaan akan merekut tenaga kerja baru untuk menggantikan ke 31 tenaga kerja diatas. Ruang lingkup pekerjaan dari leader/ tenaga ahli tersebut saat ini secara umum bertugas sebagai Project Management Officer (PMO) khususnya di bidang Procurement, Sales, Produksi Perakitan, Teknologi, Design dan Operasional Permesinan Perseroan berharap manfaat yang akan diperoleh Perseroan dengan dilakukannya Rencana Penambahan Kegiatan Usaha Utama “Perakitan Peralatan Industri Mesin Tekstil” ini adalah meningkatkan kinerja dan profitabilitas Perseroan di masa mendatang. Keuntungan yang diperoleh Perseroan dengan adanya Rencana Penambahan Kegiatan Usaha ialah dapat mendukung pertumbuhan jangka panjang Perseroan, serta dapat memberikan nilai tambah bagi Perseroan dan para pemegang saham. 14
Page 15 OCR 0.955
Perseroan berencana akan merakit peralatan industri mesin tekstil dari awal kemudian memasarkannya. Peralatan industri mesin tekstil tersebut dirakit hanya sesuai dengan permintaan konsumen, dimana jasa dan konsultasi yang dibutuhkan, nantinya dipasarkan dalam satu paket (tidak terpisah) dari industri perakitan mesin tekstil Dengan adanya kemampuan dan pengalaman Perusahaan dalam pengelolaan bisnis di bidang industri pengolahan plastik dan kain sejak puluhan tahun yang lalu, Perusahaan kini telah memiliki kemampuan untuk mulai membuka usaha baru yaitu industri perakitan mesin tekstil. Bisnis baru ini tentu saja memberikan peluang yang besar bagi Perusahaan dalam menambah pemasukan sekaligus meningkatkan nilai tambah perseroan dan mempertahankan kelangsungan usaha ke depannya. Disamping itu Perusahaan juga dapat keluar dari ketergantungan pada bisnis yang ada sekarang. Dengan adanya Rencana Penambahan Kegiatan Usaha Utama “Perakitan Peralatan Industri Mesin Tekstil” ini maka akan menambah keragaman usaha sehingga tidak tergantung hanya di bisnis industri tekstil baik woven dan non-woven yang selama ini digeluti Inocycle. Pengaruh transaksi terhadap kondisi keuangan terjadi : Investasi yang dibutuhkan sejumlah Rp20.483.232.000 (Dua Puluh Miliar Empat Ratus Delapan Puluh Tiga Juta Dua Ratus Tiga Puluh Dua Ribu Rupiah) Sumber dana pendanaan 9s Pendanaan Sendiri dan 91X Pendanaan Pihak Ketiga Perbankan, dengan Payback Period selama 4 tahun. Persetujuan atas rencana Penambahan Kegiatan Usaha, akan dimohonkan persetujuan pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”) yang akan diselenggarakan oleh Perseroan pada: Hari/ Tanggal Rabu 4 Desember 2024, jam 14.00 - selesai. Tempat : Kawasan Industri Pasar Kemis, Jl. Putera Utama No. 10, Desa Suka Asih, Kec. Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang 15560 Mata acara RUPSLB yang akan dimohonkan sehubungan dengan Penambahan KBLI adalah sebagai berikut: Pembahasan studi kelayakan tentang perubahan Kegiatan Usaha berupa penambahan Kegiatan Usaha Utama, ditinjau dari berbagai aspek untuk memberikan gambaran tentang kelayakan dari penambahan kegiatan usaha Perseroan yang selanjutnya akan digunakan Perseroan, dan perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar dalam rangka adanya penambahan kegiatan Usaha utama pada Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan dengan merujuk pada Klasfikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) tahun 2020, dengan memperhatikan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material Dan Perubahan Kegiatan Usaha. RUPSLB Perseroan akan diselenggarakan dengan mengacu pada ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan Peraturan OJK yang berlaku sehubungan dengan penyelenggaraan RUPS. Sesuai dengan POJK No. 15/POJK.04/2020, usulan dan pelaksanaan persyaratan kehadiran dan pengambilan keputusan dalam RUPSLB adalah sebagai berikut: a. RUPSLB Perseroan dapat diselenggarakan apabila RUPSLB tersebut dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili paling sedikit 2/3 (dua pertiga) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah, dan keputusan adalah sah jika disetujui oleh lebih dari 2/3 (dua pertiga) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam RUPSLB: b. Dalam hal kuorum sebagaimana dimaksud dalam huruf a tidak tercapai, RUPSLB kedua dapat diadakan dengan ketentuan RUPSLB kedua adalah sah dan berhak mengambil keputusan jika RUPSLB dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili paling sedikit 3/5 (tiga perlima) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah dan keputusan RUPSLB kedua adalah sah jika disetujui oleh lebih dari 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam RUPSLB: dan C. Dalam hal kuorum kehadiran pada RUPSLB kedua sebagaimana dimaksud pada huruf b tidak tercapai, RUPSLB ketiga dapat diadakan dengan ketentuan RUPSLB ketiga adalah sah dan berhak mengambil keputusan jika dihadiri oleh pemegang saham dengan hak suara yang sah Dimana kuorum kehadiran dan kuorum pengambilan keputusan telah ditetapkan oleh OJK atas permintaan Perseroan
Page 16 OCR 0.858
Jika rencana Penambahan Kegiatan Usaha sebagaimana disebutkan di atas tidak memperoleh persetujuan dari RUPSLB, maka rencana tersebut baru dapat diajukan kembali 12 (dua belas) bulan setelah pelaksanaan RUPSLB tersebut Perseroan berencana untuk mengajukan Pembahasan studi kelayakan tentang perubahan Kegiatan Usaha Perseroan dengan Penambahan Kegiatan Usaha Utama “Perakitan Peralatan Industri Mesin Tekstil” Lokasi Rencana Penambahan Kegiatan Usaha berada di Tangerang, Mojokerto dan Karanganyar. Pada tahun proyeksi Rencana Penambahan Kegiatan Usaha Perusahaan diproyeksikan mendapatkan EBIT (Earning Before Interest dan Tax) berkisar 4,04 Miliar — 6,9 Miliar. Proyeksi telah memperhatikan implementasi dari PSAK 115. Beban pajak penghasilan diasumsikan berkisar 2246, sehingga Perusahaan mendapatkan EAT (Earning After Tax) berkisar 2,9 Miliar — 4,8 Miliar. Sebagai informasi tambahan, terlampir Ikhtisar data keuangan dan informasi terkait rasio keuangan penting Perseroan, info perpajakan serta nama-nama Kantor Akuntan Publik (KAP), sebagai berikut : wovsm2024resuts — | Profit/Loss (IDR bn) sm24 — 9M23 3024 2024 Yoy @oa Revenues 476 464 169 155 21 9 Staple Fiber 357 336 127 114 6» 18 | Non-Woven 82 90 29 29 “89 one Homeware and Others 36 38 13 12 IT 8 Cost of Revenues 399 377 144 128 6x 1216 Gross Profit n 87 25 27 “1200 Te OPEX kal 80 24 23 A18 490 Operating Profi(Loss) 30 19 48 5 5596 Profit/(Loss) 12 -18 42 12 Gross Margin (6) 1616 1906 159 172 Operating Margin (8) ee 49 280 39 Net Profit Margin (86) 390 Ato 2590 89 Balance Sheet (IDR bn) sm24 2023 Cash & Cash Eguivalents 81 117 Total Assets 940 908 Total Liabilties 684 738 Total Eguity 277 265 ROA (2e)" 2 31 6x 108 Current Ratio (x) 06 07 | "Annualized Sampai dengan Triwulan-ll 2024 Perusahaan telah melakukan pembayaran terhadap Pajak Pertambahan Nilai dan PPH-22 Import. Nilai pajak yang dibayarkan dalam Pajak Pertambahan Nilai sebesar Rp 25,3 Miliar dan untuk PPH-22 Import sebesar Rp 1,04 Miliar.
Page 17 OCR 0.959
Auditor yang bertanggung jawab atas masing-masing laporan keuangan audit. 1. Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Purba Lauddin dan Rekan dengan pendapat bahwa laporan keuangan tersebut disajikan secara wajar tanpa pengecualian. 2. Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Amir Abadi Jusuf, Arjanto, Mawar dan Rekan dengan pendapat bahwa laporan keuangan tersebut disajikan secara wajar tanpa pengecualian 3. Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Amir Abadi Jusuf, Arjanto, Mawar dan Rekan dengan pendapat bahwa laporan keuangan tersebut disajikan secara wajar tanpa pengecualian 4. Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Amir Abadi Jusuf, Arjanto, Mawar dan Rekan dengan opini tidak menyatakan pendapat. 5. Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Amir Abadi Jusuf, Arjanto, Mawar dan Rekan dengan pendapat bahwa laporan keuangan tersebut disajikan secara wajar tanpa pengecualian 6. Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 dan 2018 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Tanudiredja, Wibisana, Rintis dan Rekan dengan pendapat bahwa laporan keuangan tersebut disajikan secara wajar tanpa pengecualian Tidak ada hal material lainnya yang berkaitan dengan Rencana Penambahan Kegiatan Usaha ini Apabila Para Pemegang Saham memerlukan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Perseroan pada hari dan jam kerja (Senin-Jumat pukul 08.00-17.00), terhitung mulai hari ini sampai hari Rabu, tanggal 4 Desember 2024, dengan alamat: PT INOCYCLE TECHNOLOGY GROUP TBK. Kantor Pusat : Kawasan Industri Pasar Kemis Jl. Putera Utama No. 10, Desa Suka Asih, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten 15560, Indonesia Telp. : (62-21) 590-9626 Fax : (62-21) 590-3310 Website : www.inocycle.com Email : info@inocycle.com Tangerang, 25 November 2024 Hormat kami, Direksi Perseroan 17
Names mentioned 41 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
KJPP Sugianto Prasodjo dan Rekan
p.2 ×5
unresolved
org
KJPP Sugianto Prasodjo
p.2 ×4
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal
p.2
unresolved
org
Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
p.2
unresolved
org
PT Hilon Felt
p.4
unresolved
person
Fransiscus Xaverius Budi Santoso Isbandi
· Notaris
p.4 ×2
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.4
unresolved
person
Bastian Harijanto
· Notaris
p.4
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.4
unresolved
org
PT Sambros Invesco International
p.4
unresolved
org
PT Adimitra Jasa Korpora
p.5
unresolved
person
Jae Hyuk Choi
· Direktur Utama
p.6
unresolved
person
Won Hyuk Choi
· Direktur
p.6
unresolved
org
Rekan
· Penilai
p.7
unresolved
person
Ginanjar Rizki Tarekat
p.7
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.7 ×2
unresolved
org
Jiangsu Yingyang Nonwoven Machinery Co., Ltd
p.8
unresolved
org
Ever Shine Tex Tbk
p.9 ×2
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Sebagaimana
p.11
unresolved
person
Wara Tahun
p.13
unresolved
person
Pngpasian Ear
p.14
unresolved
org
Purba Lauddin dan Rekan
p.17
unresolved
org
Mawar dan Rekan
p.17 ×4
unresolved
org
Rintis dan Rekan
p.17
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.091
1961 ms
13 Sep 2026 15:57
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
'appraiser_name': '',
'assets': [],
'currency': None,
'fact_type': '',
'issuer_name': '',
'kind': 'MATERIAL',
'kjpp_name': '',
'letter_number': '',
'object_text': '',
'object_truncated': False,
'parties': [],
'pct_of_equity': None,
'reference_period': '',
'requires_rups': None,
'rups_date': None,
'ticker': '',
'transaction_date': None,
'valuation_date': None,
'value': None}