Skip to content
Back to announcement

20241121_JSPT_Public Expose_31780288_lamp1.pdf

Other Text extracted JSPT

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 5

Page 1 OCR 0.932
DD PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk

Jakarta, 21 November 2024
No. 22/BEI/HO-CSL/JSI/XI/2024 Kode Saham : JSPT

Kepada :

PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia
Tower 1, Lantai LL

Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190

Up. Divisi Pencatatan Sektor Jasa

Perihal : Laporan Hasil Pelaksanaan Paparan Publik Tahunan
PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk

Dengan hormat,

Merujuk kepada surat PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk. (“Perseroan”) Nomor
21/BEI/HO-CSL/JSI/XI/2024, tanggal 15 November 2024 tentang Penyampaian Materi Paparan
Publik (Public Expose) Tahunan Perseroan, maka dengan ini Perseroan menyampaikan laporan
hasil pelaksanaan Paparan Publik Tahunan dimaksud yang telah diselenggarakan secara virtual
pada hari Rabu, 20 November 2024, mulai pukul 10.38 WIB melalui zoom meeting dengan
menggunakan sistem Perseroan.

Peserta yang hadir dalam acara Public Expose tersebut adalah sebanyak 26 (dua puluh enam)
orang.

Laporan pelaksanaan hasil Public Expose, terlampir.

Demikian disampaikan, guna memenuhi peraturan yang berlaku dan atas perhatiannya kami
ucapkan terima kasih

Hormat kami,
PT JAKARTA SETIABUDI INTERNASIONAL Tbk

Aha:

ga

san Effendy —

Corporate Secretary

Tembusan :
1. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Otoritas Jasa Keuangan,
2. Direktorat Penilaian Keuangan Perusahaan Sektor Jasa, Otoritas Jasa Keuangan,

Setiabudi 2 Building, 3A Floor
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 62, Kuningan
Jakarta 12920, Indonesia

t 0215220568
f 021 522 8649
wawijsi.co.id
Page 2 OCR 0.950
DD PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk

LAPORAN HASIL PAPARAN PUBLIK INSIDENTIL
PT JAKARTA SETIABUDI INTERNASIONAL Tbk. (“Perseroan”)
Rabu, 20 November 2024
Secara virtual melalui zoom meeting dengan sistem Perseroan

Perseroan telah melaksanakan Paparan Publik Tahunan pada hari Rabu, 20 November 2024
pukul 10.38 WIB, secara elektronik melalui fasilitas zoom meeting milik Perseroan, yang
diselenggarakan dari kantor Perseroan di Gedung Setiabudi 2, Lantai 3A, Jl. H. R. Rasuna Said
Kav. 62, Jakarta 12920.
Paparan Publik Tahunan ini dihadiri oleh anggota Direksi Perseroan, yaitu :
1. Bp. Lie Erfurt Chandra Putra Asali : Direktur.
2. Bp. Anton Goenawan : Direktur.
3. Bp. Fred Perry Martono : Direktur.
Di samping Direksi Perseroan, juga hadir Corporate Secretary Perseroan : Bp. Asan Effendy.
Agenda Paparan Publik ini adalah :
1. Sekilas Perseroan.
2. Proyek Dalam Pengembangan dan Melangkah Ke Depan (Future Project).

3. Kinerja Keuangan Januari - September 2024.

Berikut ini pertanyaan yang telah disampaikan oleh hadirin beserta jawaban yang diberikan oleh
Manajemen Perseroan.

Daftar Pertanyaan dan jawaban :
Penanya : 1. Abraham Sihombing - Industry.co.id
Pertanyaan :

1. Apakah Perseroan pada akhir tahun 2024 ini bisa meraih target penjualannya/
pendapatannya ?

2. Berapa besar dana investasi yang dialokasikan Perseroan pada tahun 2025?
3. Untuk investasi apa sajakah itu?
4. Dari manakah sumber dana untuk investasi tersebut?
Jawaban :
1. Seperti bisa dilihat di layar bahwa sampai dengan September 2024, Perseroan berhasil
untuk mencapai pendapatan sebesar Rp1,723 Miliar, di mana ini meningkat sebesar

Rp438 Miliar atau 3476 dengan sisa selama 3 (tiga) bulan di tahun 2024, kami yakin
bahwa kami dapat mencapai target keseluruhan untuk tahun 2024.
Page 3 OCR 0.950
MD PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk

2. Untuk tahun 2025 seperti dijelaskan sekilas oleh Pak Perry, memang 2025 ini kita akan
melakukan beberapa project baru untuk Perseroan. Salah satunya adalah kita akan
merencanakan pembangunan untuk kondominium residensial di Bali. Hal ini kita lakukan
karena berdasarkan performance Bali pada past 2 — 3 tahun terakhir ini, kita melihat
demand untuk residensial di Bali ini cukup meningkat. Sehingga 2025 ini kita
merencanakan untuk mulai membangun residensial di Bali, yaitu di Sanur di tanah yang
kita miliki, yang belum kita bangun seluas 4,2 H.

3. Total daripada capex Perseroan secara Group, kita estimasikan sekitar
Rp400 — Rp500 Miliar untuk tahun 2025. Di mana distribusi dari capex ini saya rasa,
pertama adalah, yang telah kita sebutkan tadi yaitu Residensial di Sanur, yang kedua
adalah kita akan melakukan revitalisasi dari Bali Collection, di samping Nusa Dua Bali, di
mana kita akan melakukan renovasi dan membuka area baru, untuk menambah revenue
daripada Bali Collection. Di samping itu, untuk pengembangan keberlanjutan terutama
di residensial : Pur Botanical dan juga di Savanna Sumatera.

4. Mengenai sumber dana, seperti yang tadi telah disampaikan oleh Pak Anton, kita
melihat dari balance sheet dari pada Perusahaan ini cukup kuat untuk menopang
daripada investasi baru untuk tahun 2025 ini, tapi secara garis besar kita akan
melakukan pendanaan dari capex ini kita menggunakan rasio internal cash flow 3096 dan
funding dari third party 7096.

Penanya 12. Pambudi -— Investor

Pertanyaan :

1. Bagaimana Perseroan menanggapi tentang PPN 1246 ?
2. Berpengaruh terhadap laba rugi Perseroan ?

Jawaban :

1. Dari sisi Perusahaan, kami bisa mengerti dan memahami kebutuhan akan dana untuk
membiayai semua program-program Pemerintah untuk tahun-tahun mendatang, oleh
karena itu rencana Pemerintah untuk menerapkan PPN 1256, bisa kami pahami tapi tentu
saja, harus ada keseimbangan dan juga Pemerintah melihat kapan waktu yang tepat,
untuk dapat menerapkannya, mengingat daya beli daripada masyarakat masih di dalam
proses recovery.

2. Ya, tentu saja kalau ada peningkatan PPN, ada pengaruhnya, tetapi khusus untuk
perusahaan kita terutama untuk Divisi Residensial dan juga Divisi Commercial Property
yaitu Office dan Retail, di mana kita ada PPN in dan PPN out yang mana bisa kita net off
untuk itu, jadi tetap tergantung dari PPN yang bisa kita net-off kan.

Penanya 13. Erwin P. — Investor Perorangan

Pertanyaan :
1. Apakah dalam rangka pengembangan proyek-proyek ke depannya, ada rencana HMETD
right issue ?

2. Selain itu, apakah ada rencana mendirikan anak perusahaan khusus untuk proyek-
proyek tertentu ?
Dan berdasarkan proyeksi, apakah Perseroan akan kembali membagikan dividen pada
tahun 2025 ?
Page 4 OCR 0.958
D PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk

Jawaban :

1. Sebetulnya kalau dari funding, opsi yang ada, yang bisa kita lakukan, right issue
merupakan salah satu opsi. Tetapi kalau kita melihat daripada balance sheet Perusahaan
dan kapasitas daripada mendapatkan funding dari bank terutama yang paling
konvensional dari komersial bank, jadi sebetulnya untuk pengembangan dari proyek-
proyek kita untuk di tahun kedepannya, dengan total capex yang kita expect tahun
depan, kemungkinan besar kita akan menggunakan dari third party funding dulu, tidak
menutup kemungkinan kita melakukan right issue, tapi itu harus kita sesuaikan dengan
rencana jangka panjang PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk. Jadi sebetulnya
kesempatan untuk melakuakan right issue risk funding, masih sangat terbuka bagi
PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk.

2. Mengenai anak perusahaan sebetulnya kalau kita melihat daripada struktur PT JSI,
sebetulnya kita itu membagi struktur daripada perusahaan ini per divisi. Di mana setiap
divisi kita mempunyai vehicle sendiri, jadi kita set up perusahaan tersendiri yang diolah
oleh PT JSI. Tentunya ini adalah sangat fleksibel, tergantung daripada kebutuhan yang
kita lakukan yakni untuk proyek-proyek tertentu di mana proyek mengenai
pembangunan residensial, di mana kita akuisisi tanah dan melakukan pembangunan
residensial, kita tidak akan menutup kemungkinan akan set up vehicle tertentu jadi
sangat terbuka, tergantung daripada nature daripada project tersebut.

Saya rasa, bagi perusahaan terbuka, kita, PT JSI akan selalu membuka kesempatan untuk
memberikan dividen. Kalau kita melihat daripada performance dari tahun 2024 dan
based on kita punya rencana untuk tahun 2025, kita bisa mengatakan bahwa untuk
tahun 2025 kita akan tetap membagikan dividen.

Penanya 14. Handiman - Investor

Pertanyaan:
Per September 2024, beban keuangan mencapai Rp192 Miliar atau mencapai 4296 dari laba

Operasional.
1. Bagaimana pendapat Perseroan atas tingkat hutang saat ini dan berapa tingkat
hutang yang ideal ?
2. Apa ada rencana untuk memprioritaskan pengurangan hutang dibandingkan
pembayaran dividen ?

Jawaban :

1. Sebenarnya kondisi hutang yang dimiliki oleh Perusahaan sampai dengan saat ini, masih
dalam posisi yang sangat ideal, di mana bisa terlihat daripada kemampuan Perusahaan
dari hasil operasionalnya, untuk mampu membiayai atau membayar balik, kewajiban-
kewajibannya untuk pembayaran principal dan juga interest, sehingga tidak ada masalah
dengan kondisi posisi hutang kita saat ini.

2. Seperti yang dijelaskan oleh Pak Chandra sebelumnya, bahwa pembayaran hutang
maupun dividen, kedua-duanya merupakan prioritas buat perusahaan, di mana
kewajiban kita untuk membayar hutang kepada pihak kreditor, dananya sudah kita
siapkan begitupun untuk dana yang kita siapkan untuk pembayaran dividen.

Page 5 OCR 0.920
D PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk

DAFTAR HADIR PAPARAN PUBLIK TAHUNAN

PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk

Direksi dan Corporate Secretary :

No. Nama Perusahaan/Institusi
4. Lie Erfurt Chandra Putra Asali Direktur

2. Anton Goenawan Direktur

3. Fred Perry Martono Direktur

4. Asan Effendy Corporate Secretary

Peserta :

No. Nama Perusahaan/Individu
1: Stanley The Individu

2, Anwar Rahmadi Indvidu

3. Handiman Investor

4 Pambudi Investor

5. Erwin P. Investor

6. Abraham Sihombing Industry.co.id
7. Sibarani Individu

8. Eddy Individu

9, Heppy Indrayati Indvidu
10. Budiana Individu
ti Allen P. Sulasmono Indvidu
12. Bambang Widiyanto Individu
13. Ace Abdala Indvidu
14. Roy Prawira Individu
15. Ananto Pambudi Individu
16. Nurlia Indvidu
17. Cynthia V. Individu
18. Sophian Fikri Individu
19. Bambang Irawan Individu
20. Kwee Lidya Individu
PAR Nunny Nurul Ariani Individu
22 Linawati Individu
23. Irene Haryati Individu
24. Eka Gultom Individu
25. Viko Individu
26. Sandy Individu

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.59 MB
Published21 Nov 2024
Pages5
Characters9,891
Text sourceOCR
OCR confidence0.942

Names mentioned 15 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person Lie Erfurt Chandra Putra Asali p.2 ×2
linked person Anton Goenawan p.2 ×2
linked person Fred Perry Martono p.2 ×2
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.1 ×2
possible person Chandra p.4
possible person Bambang Irawan p.5
unresolved org Setiabudi Internasional Tbk p.1 ×12
unresolved person H. R. Rasuna Said p.2
unresolved person Asan Effendy. Agenda Paparan Publik p.2
unresolved person Perry p.3
unresolved person Anton p.3
unresolved org PT JSI p.4 ×2
unresolved org PT JSI. Tentunya p.4

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result