Skip to content
Back to announcement

20260611_BREN_Informasi Transaksi Afiliasi_32100286_lamp3.pdf

Asset transaction Needs review BREN

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 67

Page 1
Kusnanto & rekan
 Independent Business Appraisers
License : 2.19.0162
Indonesia
Page 2
No. : 00102/2.0162-00/BS/02/0153/1/VI/2026                                  1 Juni 2026



Kepada Yth.

PT BARITO RENEWABLES ENERGY Tbk
Wisma Barito Pacific II, Lt. 23
Jl. Let. Jend. S. Parman Kav. 60
Jakarta 11410

U.p. : Direksi

Hal : Pendapat Kewajaran atas Transaksi


Dengan hormat,

Pada tanggal 1 Juni 2026, PT Star Energy Geothermal Halmahera (selanjutnya disebut
“SEGH”), Star Energy Geothermal Salak Ltd (selanjutnya disebut “SEGSL”), Star Energy
Geothermal Darajat II Ltd. (selanjutnya disebut “SEGD II”), dan Star Energy Geothermal
(Wayang Windu) Ltd. (selanjutnya disebut “SEGWWL”) telah menandatangani Kontrak
Sewa Kendaraan Listrik (EV) dan Kendaraan Listrik Hybrid (HEV) (selanjutnya disebut
“KSKL”) di mana SEGH telah menyewakan kendaraan-kendaraan siap pakai dalam kondisi
laik operasi yang dialokasikan selama 24 jam per hari (selanjutnya disebut “Kendaraan”)
kepada SEGSL, SEGD II, dan SEGWWL bertujuan untuk mendukung kegiatan-kegiatan
operasional di daerah operasi SEGSL yang terletak di Desa Jayanegara, Kecamatan
Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, SEGD II dengan daerah operasi yang terletak di Desa
Padaawas Kecamatan Pasir Wangi, Kabupaten Garut, dan SEGWWL dengan daerah
operasi yang terletak di Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung
yang akan berlaku sejak tanggal berlaku efektif KSKL, yaitu tanggal 1 Juni 2026 dan akan
berlaku selama 84 bulan sejak tanggal efektif sampai dengan tanggal 31 Mei 2033 dengan
nilai transaksi sebesar Rp 46,70 miliar (selanjutnya disebut “Transaksi”).

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen PT Barito Renewables Energy Tbk
(selanjutnya disebut “Perseroan”), pada tanggal 31 Desember 2025, SEGH, SEGSL,
SEGD II, dan SEGWWL merupakan entitas anak Perseroan dengan kepemilikan efektif
masing-masing sebesar 85,50%; 80,91%; 80,91%, dan 90,00%.
Page 3
Sehubungan dengan Transaksi tersebut, manajemen Perseroan telah menunjuk Kantor
Jasa Penilai Publik (selanjutnya disebut “KJPP”) Kusnanto & rekan (selanjutnya disebut
“KR” atau “kami”) untuk memberikan pendapat sebagai penilai independen atas kewajaran
Transaksi sesuai dengan surat penugasan No. KR/260123-004 tanggal 23 Januari 2026
yang telah disetujui oleh manajemen Perseroan. Selanjutnya, kami sebagai KJPP resmi
berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 2.19.0162 tanggal 15 Juli 2019 dan terdaftar
sebagai kantor jasa profesi penunjang pasar modal di Otoritas Jasa Keuangan (selanjutnya
disebut “OJK”) dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal dari OJK
No. KEP-210/KS.13/2026, menyampaikan pendapat kewajaran (fairness opinion)
(selanjutnya disebut “Pendapat Kewajaran”) atas Transaksi.


ALASAN DAN LATAR BELAKANG TRANSAKSI

Perseroan merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan terbuka (publicly-held
company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di Indonesia. Ruang lingkup
kegiatan Perseroan saat ini adalah sebagai perusahaan holding yang bergerak dalam
aktivitas konsultasi manajemen lainnya, pembangkit tenaga listrik, dan pengusahaan tenaga
panas bumi. Perseroan berdomisili di Wisma Barito Pacific II, Lantai 23, Jalan Let. Jend. S.
Parman Kavling 60, Jakarta 11410, dengan nomor telepon: (021) 530 6711, nomor
faksimile: (021) 530 6680, dan email: corpsec@baritorenewables.co.id.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari Perseroan, struktur kepemilikan Perseroan
pada SEGH, SEGSL, SEGD II, dan SEGWWL pada tanggal 31 Desember 2025 adalah
sebagai berikut:




                                             2
Page 4
                                                      Perseroan



                                                          100,00%



                                               Star Energy Group
                                                Holding Pte Ltd



                               90,00%                                                100,00%


                                                                                Star Energy
                          Star Energy
                                                                                Geothermal
                   Geothermal Pte Ltd
                                                                          Netherlands B.V


                 100,00%                     95,00%                                  100,00%
                                   PT Star Energy
            Star Energy
                                        Geothermal                              Star Energy
        Geothermal (Wayang
                                 Halmahera (SEGH)                       Geothermal Holdings
            Windu) Ltd.
                                                                         (Salak-Darajat) B.V
            (SEGWWL)              (Perseroan 5,00%)

                                                                                     80,91%


                                                                                Star Energy
                                                                         Geothermal (Salak-
                                                                            Darajat) B.V


                                                                       100,00%                     100,00%


                                                                  Star Energy                 Star Energy
                                                             Geothermal Darajat         Geothermal Salak
                                                              II Ltd. (SEGD II)           Ltd. (SEGSL)




SEGH merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup
(privately-held company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di Indonesia. Ruang
lingkup kegiatan SEGH adalah bergerak dalam bidang eksplorasi sumber energi panas
bumi.

SEGSL merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup
(privately-held company), didirikan di Bermuda. Ruang lingkup kegiatan SEGSL adalah
bergerak dalam bidang sumber energi panas bumi dan pembangkit listrik.

SEGD II merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup
(privately-held company), didirikan di Bermuda. Ruang lingkup kegiatan SEGD II adalah
bergerak dalam bidang sumber energi panas bumi dan pembangkit listrik.




                                                         3
Page 5
SEGWWL merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup
(privately-held company), didirikan di Kepulauan Virgin Britania Raya. Ruang lingkup
kegiatan SEGWWL adalah bergerak dalam bidang sumber energi panas bumi dan
pembangkit listrik.

Perseroan merupakan perusahaan holding investasi dengan beberapa entitas anak yang
saat ini sedang fokus pada pengembangan dan pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga
Panas Bumi (selanjutnya disebut “PLTP”). Sehubungan dengan hal tersebut,
SEGSL, SEGD II, dan SEGWWL perlu menetapkan langkah strategis untuk mendukung dan
menjamin kelancaran kegiatan operasional. Dalam rangka memenuhi kebutuhan kegiatan
operasional tersebut, SEGSL, SEGD II, dan SEGWWL telah melakukan Transaksi untuk
memperoleh unit Kendaraan yang tersedia milik SEGH untuk dapat disewa dengan harga
sewa yang bersaing dan lebih efisien dibandingkan dengan penawaran lain dari pihak
ketiga.

Transaksi merupakan salah satu strategi bisnis Perseroan dalam rangka memaksimalkan
portofolio bisnis Perseroan secara kelompok usaha (Grup) pada SEGH sebagai perusahaan
yang menyewakan Kendaraan bagi SEGSL, SEGD II, dan SEGWWL. Dengan koordinasi
dan pengaturan yang efektif, maka proses operasional diharapkan dapat didukung oleh
kendaraan siap pakai dalam kondisi laik operasi dan resmi terdaftar atas nama SEGH serta
tidak sedang dalam sengketa kepemilikan atau agunan dan memiliki surat-surat yang
berlaku sehingga kegiatan operasional dapat berjalan secara efektif dan efisien dalam
menjalankan kegiatan usaha dalam satu kelompok usaha, di mana hal ini juga sejalan
dengan pola bisnis yang dapat meningkatkan sinergi antar entitas anak Perseroan sehingga
mendukung kelangsungan dan pengembangan kegiatan usaha masing masing perusahaan.

Dengan dilakukannya Transaksi, penerapan pola kerja yang terkoordinasi dan
berkesinambungan diharapkan akan memberikan peningkatan efisiensi operasional di
daerah operasi SEGSL, SEGD II, dan SEGWWL sehingga dapat meningkatkan kinerja
keuangan konsolidasian Perseroan pada masa yang akan datang.

Setelah Transaksi menjadi efektif, SEGSL, SEGD II, dan SEGWWL memiliki akses
penggunaan atas Kendaraan selama 84 bulan sejak tanggal efektif sebagaimana disepakati
oleh para pihak dalam KSKL, di mana hal tersebut merupakan sewa jangka panjang yang
diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap penyedia jasa sewa Kendaraan
milik pihak ketiga dan menjadi langkah penerapan mitigasi risiko bagi SEGSL, SEGD II, dan
SEGWWL terhadap ketidakpastian atas pasokan unit Kendaraan dan fluktuasi biaya sewa
Kendaraan sebagai dampak dari tingginya akan kebutuhan jasa sewa Kendaraan dari
berbagai perusahaan yang bergerak dalam bidang yang sama dengan SEGH.




                                           4
Page 6
Alasan dilakukannya Transaksi adalah sebagai berikut:

•   Perseroan merupakan perusahaan holding investasi dengan beberapa entitas anak yang
    saat ini sedang fokus pada pengembangan dan pengoperasian PLTP. Sehubungan
    dengan hal tersebut, SEGSL, SEGD II, dan SEGWWL perlu menetapkan langkah
    strategis untuk mendukung dan menjamin kelancaran kegiatan operasional. Dalam
    rangka memenuhi kebutuhan kegiatan operasional tersebut, SEGSL, SEGD II, dan
    SEGWWL telah melakukan Transaksi untuk memperoleh unit Kendaraan yang tersedia
    milik SEGH untuk dapat disewa dengan harga sewa yang bersaing dan lebih efisien
    dibandingkan dengan penawaran lain dari pihak ketiga.

•   Transaksi merupakan salah satu strategi bisnis Perseroan dalam rangka
    memaksimalkan portofolio bisnis Perseroan secara kelompok usaha (Grup) pada SEGH
    sebagai perusahaan yang menyewakan Kendaraan bagi SEGSL, SEGD II, dan
    SEGWWL. Dengan koordinasi dan pengaturan yang efektif, maka proses operasional
    diharapkan dapat didukung oleh kendaraan siap pakai dalam kondisi laik operasi dan
    resmi terdaftar atas nama SEGH serta tidak sedang dalam sengketa kepemilikan atau
    agunan dan memiliki surat-surat yang berlaku sehingga kegiatan operasional dapat
    berjalan secara efektif dan efisien dalam menjalankan kegiatan usaha dalam satu
    kelompok usaha, di mana hal ini juga sejalan dengan pola bisnis yang dapat
    meningkatkan sinergi antar entitas anak Perseroan sehingga mendukung kelangsungan
    dan pengembangan kegiatan usaha masing masing perusahaan.

•   Dengan dilakukannya Transaksi, penerapan pola kerja yang terkoordinasi dan
    berkesinambungan diharapkan akan memberikan peningkatan efisiensi operasional di
    daerah operasi SEGSL, SEGD II, dan SEGWWL sehingga dapat meningkatkan kinerja
    keuangan konsolidasian Perseroan pada masa yang akan datang.

•   Setelah Transaksi menjadi efektif, SEGSL, SEGD II, dan SEGWWL memiliki akses
    penggunaan atas Kendaraan selama 84 bulan sejak tanggal efektif sebagaimana
    disepakati oleh para pihak dalam KSKL, di mana hal tersebut merupakan sewa jangka
    panjang yang diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap penyedia jasa
    sewa Kendaraan milik pihak ketiga dan menjadi langkah penerapan mitigasi risiko bagi
    SEGSL, SEGD II, dan SEGWWL terhadap ketidakpastian atas pasokan unit Kendaraan
    dan fluktuasi biaya sewa Kendaraan sebagai dampak dari tingginya akan kebutuhan
    jasa sewa Kendaraan dari berbagai perusahaan yang bergerak dalam bidang yang
    sama dengan SEGH.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, mengingat bahwa
SEGH, SEGSL, SEGD II, dan SEGWWL merupakan entitas anak Perseroan dengan
kepemilikan efektif masing-masing sebesar 85,50%; 80,91%; 80,91%, dan 90,00% pada
tanggal 31 Desember 2025 dan terdapat kesamaan pengurus Perseroan, SEGH, SEGSL,
SEGD II, dan SEGWWL, maka Transaksi merupakan transaksi afiliasi, sehingga Perseroan
harus memenuhi Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tanggal 1 Juli 2020 tentang
“Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan” (selanjutnya disebut
“POJK 42/2020”).




                                           5
Page 7
Selanjutnya, berdasarkan laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik
(selanjutnya disebut “KAP”) Liana Ramon Xenia & Rekan (selanjutnya disebut “LRXR”),
jumlah ekuitas Perseroan adalah sebesar USD 883,52 juta. Selanjutnya, berdasarkan KSKL,
nilai keseluruhan transaksi atas Transaksi tersebut adalah sebesar Rp 46,70 miliar atau
setara dengan USD 2,78 juta dengan menggunakan asumsi kurs tengah Bank Indonesia per
tanggal 31 Desember 2025 sebesar Rp 16.782 per USD.

Dengan demikian, jumlah nilai transaksi dari Transaksi tersebut mencerminkan kurang dari
20,00% ekuitas Perseroan per tanggal 31 Desember 2025, sehingga berdasarkan
keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, Transaksi bukan merupakan
transaksi material sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tanggal
20 April 2020 tentang “Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha”.

Untuk transaksi yang tergolong dalam kategori transaksi afiliasi, POJK 42/2020
mensyaratkan adanya laporan pendapat kewajaran atas transaksi tersebut, yang disiapkan
oleh penilai independen.

Dengan demikian, dalam rangka pelaksanaan Transaksi tersebut, maka Perseroan
menunjuk penilai independen, KR untuk memberikan Pendapat Kewajaran atas Transaksi.

Selanjutnya, Pendapat Kewajaran ini hanya dapat digunakan sehubungan dengan
Transaksi dan tidak dapat digunakan untuk kepentingan lainnya. Pendapat Kewajaran ini
juga tidak dimaksudkan untuk memberikan rekomendasi untuk menyetujui atau tidak
menyetujui Transaksi atau mengambil tindakan tertentu atas Transaksi.


OBJEK TRANSAKSI PENDAPAT KEWAJARAN

Objek transaksi dalam Pendapat Kewajaran atas Transaksi adalah transaksi di mana SEGH
telah menyewakan Kendaraan kepada SEGSL, SEGD II, dan SEGWWL bertujuan untuk
mendukung kegiatan-kegiatan operasional di daerah operasi SEGSL yang terletak di Desa
Jayanegara, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, SEGD II dengan daerah
operasi yang terletak di Desa Padaawas Kecamatan Pasir Wangi, Kabupaten Garut, dan
SEGWWL dengan daerah operasi yang terletak di Desa Margamukti, Kecamatan
Pangalengan, Kabupaten Bandung yang akan berlaku sejak tanggal berlaku efektif KSKL,
yaitu tanggal 1 Juni 2026 dan akan berlaku selama 84 bulan sejak tanggal efektif sampai
dengan tanggal 31 Mei 2033 dengan nilai transaksi sebesar Rp 46,70 miliar.




                                           6
Page 8
MAKSUD DAN TUJUAN PENDAPAT KEWAJARAN

Maksud dan tujuan penyusunan laporan pendapat kewajaran atas Transaksi adalah untuk
memberikan gambaran kepada Direksi Perseroan mengenai kewajaran Transaksi dari
aspek keuangan dan untuk memenuhi ketentuan yang berlaku, yaitu POJK 42/2020.

Pendapat Kewajaran ini disusun dengan memenuhi ketentuan-ketentuan dalam Peraturan
OJK No. 35/POJK.04/2020 tentang “Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di
Pasar Modal” tanggal 25 Mei 2020 (selanjutnya disebut “POJK 35/2020”) serta Standar
Penilaian Indonesia 2018, Edisi Revisi SPI300, SPI310, SPI320, SPI330 (selanjutnya
disebut “SPI”).


TANGGAL PENDAPAT KEWAJARAN

Pendapat Kewajaran atas Transaksi dalam Laporan Pendapat Kewajaran diperhitungkan
pada tanggal 31 Desember 2025. Tanggal ini dipilih atas dasar pertimbangan kepentingan
dan tujuan analisis Pendapat Kewajaran atas Transaksi.


JENIS LAPORAN

Jenis Laporan Pendapat Kewajaran atas Transaksi ini merupakan laporan terinci.


DATA DAN INFORMASI YANG DIGUNAKAN

Dalam menyusun Pendapat Kewajaran ini, kami telah menelaah, mempertimbangkan,
mengacu, atau melaksanakan prosedur atas data dan informasi, antara lain sebagai berikut:

1. Keterbukaan Informasi sehubungan dengan Transaksi yang disusun oleh manajemen
   Perseroan.

2. Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2025 yang telah diaudit oleh KAP LRXR sebagaimana tertuang dalam
   laporannya No. 00071/2.1460/AU.1/02/0565-1/1/III/2026 tanggal 18 Maret 2026 dengan
   pendapat wajar tanpa modifikasian dengan hal lain.

3. Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2024 yang telah diaudit oleh KAP LRXR sebagaimana tertuang dalam
   laporannya No. 00068/2.1460/AU.1/02/1766-1/1/III/2025 tanggal 20 Maret 2025 dengan
   pendapat wajar tanpa modifikasian.

4. Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan
   (selanjutnya  disebut     “TWRR”)    sebagaimana    tertuang   dalam    laporannya
   No. 00304/2.1025/AU.1/02/0243-4/1/III/2024 tanggal 15 Maret 2024 dengan pendapat
   wajar tanpa modifikasian.




                                           7
Page 9
5. Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2022 dengan angka perbandingan untuk tahun yang berakhir pada
   tanggal 31 Desember 2021 yang telah diaudit oleh KAP TWRR sebagaimana tertuang
   dalam laporannya No. 00718/2.1025/AU.1/02/0243-3/1/IV/2023 tanggal 18 April 2023
   dengan pendapat wajar tanpa modifikasian dengan hal lain.

6. Laporan keuangan konsolidasian proforma Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
   tanggal 31 Desember 2025 sehubungan dengan Transaksi yang disusun oleh
   manajemen Perseroan.

7. Proyeksi laporan keuangan konsolidasian Perseroan sebelum dan setelah Transaksi
   untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2026 – 2035 yang
   disusun oleh manajemen Perseroan.

8. Laporan kajian atas nilai sewa Kendaraan per 31 Desember 2025 yang disusun oleh
   KJPP Suwendho, Rinalydy, dan Rekan (selanjutnya disebut “SRR”) sebagaimana
   tertuang dalam laporannya No. 260529.001/SRR-JK/SR-A/BREN/OR tanggal
   29 Mei 2026.

9. KSKL.

10. Anggaran dasar Perseroan yang terakhir sebagaimana dinyatakan dalam akta No. 59
    tanggal 30 September 2025 oleh Aulia Taufani, S.H., notaris di Jakarta terkait perubahan
    Direksi dan Komisaris Perseroan.

11. Anggaran dasar SEGH yang terakhir sebagaimana dinyatakan dalam Akta No. 208
    tanggal 24 Juli 2025 oleh Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., Notaris di Jakarta.

12. Hasil wawancara dengan pihak manajemen Perseroan, yaitu Hsing Chee Chiam dengan
    posisi sebagai Direktur Keuangan, mengenai alasan, latar belakang, dan hal-hal lain
    yang terkait dengan Transaksi.

13. Informasi mengenai rencana-rencana bisnis yang akan dilakukan oleh Perseroan di
    masa mendatang.

14. Dokumen-dokumen lain yang berhubungan dengan Transaksi.

15. Data dan informasi industri berdasarkan media cetak maupun elektronik, antara lain
    website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website Bursa Efek Indonesia,
    dan Bloomberg.




                                             8
Page 10
16. Data dan informasi pasar berdasarkan media cetak maupun elektronik, antara lain
    website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website Bursa Efek Indonesia,
    dan Bloomberg.

17. Data dan informasi ekonomi berdasarkan media cetak maupun elektronik, antara lain
    website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website Bursa Efek Indonesia,
    dan Bloomberg.

18. Informasi lain dari pihak manajemen Perseroan serta pihak-pihak lain yang relevan
    untuk penugasan.

19. Berbagai sumber informasi baik berdasarkan media cetak maupun elektronik dan hasil
    analisis lain yang kami anggap relevan.


KONDISI PEMBATAS DAN ASUMSI-ASUMSI POKOK

Analisis Pendapat Kewajaran atas Transaksi dipersiapkan menggunakan data dan informasi
sebagaimana diungkapkan di atas, data dan informasi mana telah kami telaah. Dalam
melaksanakan analisis, kami bergantung pada keakuratan, kehandalan, dan kelengkapan
dari semua informasi keuangan, informasi atas status hukum Perseroan dan informasi-
informasi lain yang diberikan kepada kami oleh Perseroan atau yang tersedia secara umum
dan kami tidak bertanggung jawab atas kebenaran informasi-informasi tersebut. Segala
perubahan atas data dan informasi tersebut dapat memengaruhi hasil akhir pendapat kami
secara material. Kami juga bergantung kepada jaminan dari manajemen Perseroan bahwa
mereka tidak mengetahui fakta-fakta yang menyebabkan informasi-informasi yang diberikan
kepada kami menjadi tidak lengkap atau menyesatkan. Oleh karenanya, kami tidak
bertanggung jawab atas perubahan kesimpulan atas Pendapat Kewajaran kami dikarenakan
adanya perubahan data dan informasi tersebut.

Proyeksi laporan keuangan konsolidasian Perseroan sebelum dan setelah Transaksi
disusun oleh manajemen Perseroan. Kami telah melakukan penelaahan atas proyeksi
laporan keuangan tersebut dan proyeksi laporan keuangan tersebut telah menggambarkan
kondisi operasi dan kinerja Perseroan. Secara garis besar, tidak ada penyesuaian yang
signifikan yang perlu kami lakukan terhadap target kinerja Perseroan.

Kami tidak melakukan inspeksi atas aset tetap atau fasilitas Perseroan. Selain itu, kami juga
tidak memberikan pendapat atas dampak perpajakan dari Transaksi. Jasa-jasa yang kami
berikan kepada Perseroan dalam kaitan dengan Transaksi hanya merupakan pemberian
Pendapat Kewajaran atas Transaksi dan bukan jasa-jasa akuntansi, audit, atau perpajakan.
Kami tidak melakukan penelitian atas keabsahan Transaksi dari aspek hukum dan implikasi
aspek perpajakan. Pendapat Kewajaran atas Transaksi hanya ditinjau dari segi ekonomis
dan keuangan. Laporan Pendapat Kewajaran atas Transaksi bersifat non-disclaimer opinion
dan merupakan laporan yang terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat
rahasia, yang dapat memengaruhi operasional Perseroan. Selanjutnya, kami juga telah
memperoleh informasi atas status hukum Perseroan dan SEGH berdasarkan anggaran
dasar Perseroan dan SEGH.




                                             9
Page 11
Pekerjaan kami yang berkaitan dengan Transaksi tidak merupakan dan tidak dapat
ditafsirkan merupakan dalam bentuk apapun, suatu penelaahan atau audit, atau
pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga
tidak dapat dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian internal,
kesalahan atau penyimpangan dalam laporan keuangan, atau pelanggaran hukum. Selain
itu, kami tidak mempunyai kewenangan dan tidak berada dalam posisi untuk mendapatkan
dan menganalisis suatu bentuk transaksi-transaksi lainnya di luar Transaksi yang ada dan
mungkin tersedia untuk Perseroan serta pengaruh dari transaksi-transaksi tersebut terhadap
Transaksi.

Pendapat Kewajaran ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi
umum bisnis dan keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah terkait dengan Transaksi
pada tanggal Pendapat Kewajaran ini diterbitkan.

Dalam penyusunan Pendapat Kewajaran ini, kami menggunakan beberapa asumsi, seperti
terpenuhinya semua kondisi dan kewajiban Perseroan serta semua pihak yang terlibat
dalam Transaksi. Transaksi akan dilaksanakan seperti yang telah dijelaskan sesuai dengan
jangka waktu yang telah ditetapkan serta keakuratan informasi mengenai Transaksi yang
diungkapkan oleh manajemen Perseroan.

Pendapat Kewajaran ini harus dipandang sebagai satu kesatuan dan penggunaan sebagian
dari analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan informasi dan analisis lainnya secara
utuh sebagai satu kesatuan dapat menyebabkan pandangan dan kesimpulan yang
menyesatkan atas proses yang mendasari Pendapat Kewajaran. Penyusunan Pendapat
Kewajaran ini merupakan suatu proses yang rumit dan mungkin tidak dapat dilakukan
melalui analisis yang tidak lengkap.

Kami juga mengasumsikan bahwa dari tanggal penerbitan Pendapat Kewajaran sampai
dengan tanggal terjadinya Transaksi ini tidak terjadi perubahan apapun yang berpengaruh
secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam penyusunan Pendapat
Kewajaran ini. Kami tidak bertanggung jawab untuk menegaskan kembali atau melengkapi,
memutakhirkan pendapat kami karena adanya perubahan asumsi dan kondisi, serta
peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal laporan ini. Perhitungan dan analisis dalam
rangka pemberian Pendapat Kewajaran telah dilakukan dengan benar dan kami
bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran.

Kesimpulan Pendapat Kewajaran ini berlaku bilamana tidak terdapat perubahan yang
memiliki dampak material terhadap Transaksi. Perubahan tersebut termasuk, namun tidak
terbatas pada, perubahan kondisi baik secara internal pada Perseroan maupun secara
eksternal, yaitu kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis, perdagangan dan
keuangan, serta peraturan-peraturan pemerintah Indonesia dan peraturan terkait lainnya
setelah tanggal Laporan Pendapat Kewajaran ini dikeluarkan. Bilamana setelah tanggal
Laporan Pendapat Kewajaran ini dikeluarkan terjadi perubahan-perubahan tersebut di atas,
maka Pendapat Kewajaran atas Transaksi mungkin berbeda.




                                            10
Page 12
TINGKAT KEDALAMAN INVESTIGASI

Dalam menyusun Laporan Pendapat Kewajaran atas Transaksi, KR diberikan kesempatan
untuk melakukan inspeksi guna mendukung proses penyusunan Laporan Pendapat
Kewajaran.

Selanjutnya, dalam menyusun Laporan Pendapat Kewajaran, kami mengasumsikan dan
bergantung pada keakuratan, kehandalan, dan kelengkapan dari semua informasi dalam
laporan kajian atas nilai sewa Kendaraan SEGH yang disusun oleh penilai independen yang
terdaftar di OJK dan kami tidak bertanggung jawab untuk melakukan pemeriksaan
independen terhadap informasi-informasi tersebut. Kami juga akan bergantung kepada
jaminan dari penilai independen yang terdaftar di OJK bahwa mereka telah melakukan
penilaian dan menyusun laporan secara independen sesuai dengan dan tunduk pada
ketentuan-ketentuan dari Standar Penilaian Indonesia 2018, Edisi Revisi SPI300, SPI310,
SPI320, SPI330 (SPI) serta telah dibuat dengan memenuhi Kode Etik Penilai Indonesia
(KEPI).

Kami tidak memberikan pendapat atas laporan kajian atas nilai sewa Kendaraan SEGH
yang disusun oleh penilai independen yang terdaftar di OJK. Pekerjaan kami yang berkaitan
dengan Pendapat Kewajaran tidak merupakan dan tidak dapat ditafsirkan merupakan dalam
bentuk apapun, atau pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu serta tidak dapat
dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian internal, kesalahan
atau penyimpangan dalam laporan kajian atas nilai sewa Kendaraan SEGH yang disusun
oleh penilai independen yang terdaftar di OJK, atau pelanggaran hukum atas kajian atas
nilai sewa Kendaraans SEGH yang disusun oleh penilai independen yang terdaftar di OJK.


INDEPENDENSI PENILAI

Dalam mempersiapkan Laporan Pendapat Kewajaran atas Transaksi, KR bertindak secara
independen tanpa adanya benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Perseroan
ataupun pihak-pihak yang terafiliasi dengan Perseroan. KR juga tidak memilki kepentingan
ataupun keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini. Selanjutnya, Laporan Pendapat
Kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau merugikan pihak
manapun. Imbalan yang kami terima adalah sama sekali tidak dipengaruhi oleh kewajaran
kesimpulan yang dihasilkan dari proses analisis Pendapat Kewajaran ini dan KR hanya
menerima imbalan sesuai dengan surat penugasan No. KR/260123-004 tanggal
23 Januari 2026 yang telah disetujui oleh manajemen Perseroan.




                                           11
Page 13
KEJADIAN PENTING SETELAH T ANGGAL PENDAPAT KEWAJARAN (SUBSEQUENT EVENTS)

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, dari tanggal Pendapat
Kewajaran, yaitu tanggal 31 Desember 2025, sampai dengan tanggal diterbitkannya
Laporan Pendapat Kewajaran, tidak terdapat kejadian penting setelah tanggal Pendapat
Kewajaran (subsequent events), yang secara signifikan dapat memengaruhi Pendapat
Kewajaran, kecuali kejadian penting sebagai berikut:

Berdasarkan Kontrak Sewa Operasional Alat Berat untuk Salak dan Darajat Paket 2
(selanjutnya disebut “KSOAB”) pada tanggal 1 Mei 2026 yang seluruhnya ditandatangani
SEGH, SEGSL, dan SEGD II, di mana SEGH telah menyewakan Backhoe Loader, Dump
Truck, Boom Truck, Truck Chassis dan Fire Truck kepada SEGSL dan SEGD II bertujuan
untuk mendukung operasional harian dan kegiatan darurat di lapangan SEGSL dengan
daerah operasi yang terletak di Sukabumi, Jawa Barat dan SEGD II dengan daerah operasi
yang terletak di Garut, Jawa Barat yang akan berlaku sejak tanggal berlaku efektif KSOAB,
yaitu tanggal 1 Mei 2026 dan akan berlaku selama 90 bulan sejak tanggal efektif sampai
dengan tanggal 31 Oktober 2033 dengan nilai transaksi sebesar Rp 17,23 miliar.


PENDEKATAN DAN PROSEDUR PENDAPAT KEWAJARAN ATAS TRANSAKSI

Dalam evaluasi Pendapat Kewajaran atas Transaksi ini, kami telah melakukan analisis
melalui pendekatan dan prosedur Pendapat Kewajaran atas Transaksi dari hal-hal sebagai
berikut:

I. Analisis atas Transaksi.
II. Analisis Kualitatif dan Kuantitatif atas Transaksi.
III. Analisis atas Kewajaran Transaksi.




                                               12
Page 14
I.         ANALISIS TRANSAKSI

           Berdasarkan pendekatan dan prosedur Pendapat Kewajaran atas Transaksi
           sebagaimana diuraikan di atas, analisis Transaksi adalah sebagai berikut:

I.A.       Identifikasi dan Analisis Hubungan antara Pihak-pihak yang Bertransaksi

I.A.1.     PT Barito Renewables Energy Tbk

           Dalam Tansaksi, Perseroan merupakan entitas induk SEGH, SEGSL,
           SEGD II, dan SEGWWL dengan kepemilikan efektif masing-masing sebesar
           85,50%; 80,91%; 80,91%, dan 90,00%. Latar belakang, manajemen,
           kepemilikan saham, dan kegiatan usaha Perseroan adalah sebagai berikut:

I.A.1.a.   Latar Belakang

           Perseroan didirikan berdasarkan Akta Pendirian No. 3 tanggal 5 Februari 2018,
           dibuat dihadapan Nanny Wiana Setiawan, S.H., Notaris di Jakarta telah
           memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
           Indonesia berdasarkan Keputusan No. AHU-0010938.AH.01.01.Tahun 2018
           tanggal 1 Maret 2018.

           Anggaran dasar Perseroan telah beberapa kali mengalami perubahan.
           Perubahan terakhir berdasarkan Akta No. 59 tanggal 30 September 2025,
           dibuat dihadapan Notaris Aulia Taufani, S.H., notaris di Jakarta terkait
           perubahan Direksi dan Komisaris Perseroan. Perubahan anggaran dasar
           tersebut telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan
           Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Keputusan
           No. AHU-AH.01.09-0344634 Tahun 2025 tanggal 01 Oktober 2025.

           Perseroan memiliki kantor pusat di Wisma Barito Pacific II, Lantai 23, Jalan Let.
           Jend. S. Parman Kavling 60, Jakarta 11410.

I.A.1.b.   Manajemen

           Susunan Dewan Komisaris dan Direksi                  Perseroan   pada    tanggal
           31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:

           Dewan Komisaris
           Komisaris Utama                :        Agus Salim Pangestu
           Komisaris                      :        David Kosasih
           Komisaris                      :        T. Suan Swee
           Komisaris                      :        Merly
           Komisaris Independen           :        Cholanat Yanaranop
           Komisaris Independen           :        Tan Ek Kia




                                              13
Page 15
           Direksi
           Direktur Utama                     :        Hendra Soetjipto Tan
           Direktur                           :        Kenneth Lee Riedel
           Direktur                           :        Agus Sandy Widyanto
           Direktur                           :        Hsing Chee Chiam

I.A.1.c.   Kepemilikan Saham

           Susunan pemegang saham Perseroan berikut dengan kepemilikannya pada
           tanggal 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:

                                                                                               (Dalam USD)
                                                                          Persentase
                        Pemegang Saham                 Jumlah Saham                        Jumlah Modal
                                                                          Kepemilikan
           PT Barito Pacific Tbk                         86.514.146.666          64,666%          832.080
           Green Era Energy Pte.Ltd.                     30.673.313.100          22,927%          295.008
           Prajogo Pangestu                                 138.459.700           0,103%            1.332
           Pemegang saham lainnya
             (masing-masing di bawah 5,00%)              16.454.300.534          12,299%          158.242
           Jumlah                                       133.780.220.000          99,996%         1.286.662
           Saham diperoleh kembali                            6.000.000           0,004%                58
           Sub jumlah                                   133.786.220.000         100,000%         1.286.720



I.A.1.d.   Kegiatan Usaha

           Ruang lingkup kegiatan usaha Perseroan adalah sebagai perusahaan holding
           yang bergerak dalam aktivitas konsultasi manajemen lainnya, pembangkit
           tenaga listrik, dan pengusahaan tenaga panas bumi.

I.A.1.e.   Kegiatan Operasional dan Prospek Usaha

           Ruang lingkup kegiatan Perseroan saat ini adalah sebagai perusahaan holding
           yang bergerak dalam aktivitas konsultasi manajemen lainnya, pembangkit
           tenaga listrik, dan pengusahaan tenaga panas bumi.

           PT Barito Wind Energy (selanjutnya disebut “BWI”), entitas anak Perseroan
           dengan kepemilikan sebesar 99,99% dan UPC Renewables Asia Pacific
           Holdings Pte. Ltd. (selanjutnya disebut “URAPHPL”) dan ACEN Renewables
           International Pte. Ltd. (selanjutnya disebut “ARIPL”) telah menandatangani
           perjanjian sehubungan dengan akuisisi 100,00% saham PT UPC Sidrap Bayu
           Energy (selanjutnya disebut “USBE”) yang berlokasi di Sulawesi Selatan.
           USBE adalah merupakan listrik tenaga bayu pertama dan terbesar di Indonesia
           dengan kapasitas 75 megawatt (MW) yang termasuk dengan akuisisi
           PT Operation and Maintenance Indonesia (selanjutnya disebut “OMI”) yang
           berperan sebagai pendukung kegiatan operasiona USBE. Langkah signifikan
           tersebut menegaskan komitmen dari Perseroan dalam berkontribusi pada
           energi terbarukan Indonesia.




                                                  14
Page 16
Pada sektor PLTP, operasi pembangkitan listrik tenaga panas bumi Wayang
Windu, Darajat, dan Salak secara berturut-turut memiliki kapasitas
pembangkitan terpasang bruto sebesar 230,5 MW, 274,5 MW dan 397,6 MW,
termasuk, kapasitas penjualan uap Darajat dan Salak, masing-masing sebesar
55 MW dan 180 MW. Dengan rincian sebagai berikut:

-   Operasi pembangkit listrik tenaga panas bumi Wayang Windu memiliki dan
    mengoperasikan pembangkit listrik tenaga panas bumi dengan kapasitas
    pembangkitan terpasang bruto sebesar 230,5 MW. Fasilitas WW terletak
    dekat Pangalengan, Jawa Barat, sekitar 40 kilometer (km) di selatan
    Bandung.

-   Operasi pembangkitan listrik tenaga panas bumi Darajat merupakan
    pembangkit listrik tenaga panas bumi yang terletak di Kabupaten Garut dan
    Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Indonesia dengan hak untuk
    mengeksplorasi dan mengembangkan sumber daya panas bumi di wilayah
    kerja Darajat sebagai kontraktor PGE berdasarkan JOC. Kontraktor Darajat
    memiliki hak jangka panjang untuk mengirimkan energi panas bumi dan
    tenaga listrik yang dihasilkan dari wilayah kerja Darajat hingga sebesar 330
    MW kepada PLN atas dasar take or pay. Saat ini, operasi pembangkitan
    listrik tenaga panas bumi Darajat memiliki kapasitas pembangkitan
    terpasang bruto sebesar 274,5 MW.

    Operasi pembangkitan listrik tenaga panas bumi Darajat berjalan
    berdasarkan kerangka kerja yang terdiri dari dua kontrak, yaitu JOC Darajat
    dan ESC Darajat. Jangka waktu JOC Darajat berlaku hingga
    16 November 2041, setelah kontraktor Darajat mengambil haknya untuk
    memperpanjang JOC Darajat melalui surat pemberitahuan perpanjangan
    jangka waktu JOC Darajat kepada PGE dan PLN tertanggal
    22 September 2020.

-   Operasi pembangkitan listrik tenaga panas bumi Salak merupakan
    pembangkit listrik yang terletak di Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten
    Bogor di Jawa Barat, Indonesia dengan hak untuk mengeksplorasi dan
    mengembangkan sumber daya panas bumi di wilayah kerja Salak sebagai
    kontraktor bagi PGE. Kontraktor Salak memiliki hak jangka panjang untuk
    mengirimkan energi panas bumi dan tenaga listrik yang dihasilkan dari
    wilayah kerja Salak hingga 495 MW kepada PLN atas dasar take or pay.
    Saat ini operasi pembangkitan listrik tenaga panas bumi Salak memiliki
    kapasitas pembangkitan terpasang bruto sebesar 397,6 MW.

    Operasi pembangkitan listrik tenaga panas bumi Salak berjalan
    berdasarkan kerangka kerja yang terdiri dari dua kontrak, yaitu JOC Salak
    dan ESC Salak. Jangka waktu JOC Salak berlaku hingga 30 November
    2040. Berdasarkan Undang-Undang Panas Bumi 2014 dan Peraturan
    Pemerintah 7/2017. JOC Salak tetap berlaku hingga berakhirnya jangka
    waktu JOC tersebut. Setelah masa berlakunya berakhir, kontrak operasi
    bersama pengusahaan panas bumi dapat diperpanjang menjadi izin panas
    bumi dan tunduk pada ketentuan Undang-Undang Panas Bumi.


                                15
Page 17
           Perseroan terus berfokus untuk memperluas kapasitas organik di bidang panas
           bumi dan tenaga angin yang bertujuan untuk mencapai kapasitas 1.549 MW
           untuk panas bumi dan 397 MW untuk tenaga angin pada tahun 2030.
           Perseroan memiliki banyak peluang untuk meningkatkan aset greenfield dalam
           segmen energi terbarukan yang sedang berkembang di pasar pembangkit
           listrik dalam negeri. Selain itu, didukung oleh struktur permodalan yang kuat,
           Perseroan terus menjajaki ekspansi anorganik di dalam dan luar negeri.
           Keunggulan operasional Perseroan yang kuat dan kapasitas yang terukur
           memungkinkan Perseroan untuk mempertahankan peran utama sebagai
           pemain energi terbarukan di Indonesia.

I.A.2.     PT Star Energy Geothermal Halmahera

           Dalam Transaksi, SEGH merupakan pihak yang telah menyewakan Kendaraan
           kepada SEGSL, SEGD II, dan SEGWWL bertujuan untuk mendukung
           kegiatan-kegiatan operasional di daerah operasi SEGSL yang terletak di Desa
           Jayanegara, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, SEGD II
           dengan daerah operasi yang terletak di Desa Padaawas Kecamatan Pasir
           Wangi, Kabupaten Garut, dan SEGWWL dengan daerah operasi yang terletak
           di Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung yang akan
           berlaku sejak tanggal berlaku efektif KSKL, yaitu tanggal 1 Juni 2026 dan akan
           berlaku selama 84 bulan sejak tanggal efektif sampai dengan tanggal
           31 Mei 2033 dengan nilai transaksi sebesar Rp 46,70 miliar. Berdasarkan
           keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, pada tanggal
           31 Desember 2025, SEGH merupakan entitas anak Perseroan dengan
           kepemilikan efektif sebesar 85,50%. Latar belakang, manajemen, kepemilikan
           saham, dan kegiatan usaha SEGH adalah sebagai berikut:

I.A.2.a.   Latar Belakang

           SEGH didirikan berdasarkan Akta Pendirian No. 21 tanggal 26 Desember 2007
           oleh Wahyu Iman Sidharta, S.H., Notaris di Jakarta. Akta pendirian ini telah
           mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
           Republik Indonesia No. AHU-03707.AH.01.01.Tahun 2008 tanggal
           24 Januari 2008 dan telah didaftarkan dalam Kementerian Hukum dan Hak
           Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-0005653.AH.01.09.Tahun 2008
           tanggal 24 Januari 2008.

           Anggaran dasar SEGH telah beberapa kali mengalami perubahan. Perubahan
           terakhir berdasarkan Akta No. 208 tanggal 24 Juli 2025, dibuat dihadapan
           Notaris Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Jakarta.
           Perubahan anggaran dasar tersebut telah memperoleh persetujuan dari
           Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan
           Keputusan No. AHU-0050206.AH.01.02.Tahun 2025 tanggal 30 Juli 2025, telah
           didaftarkan dalam Kemenkum No. AHU-0173149.AH.01.11.Tahun 2025
           tanggal 30 Juli 2025.




                                          16
Page 18
I.A.2.b.   Manajemen

           Susunan Komisaris dan Direksi SEGH pada tanggal 31 Desember 2025 adalah
           sebagai berikut:

           Komisaris                          :        Rudy Suparman

           Direksi
           Direktur Utama                     :        Hendra Soetjipto Tan
           Direktur                           :        Merly

I.A.2.c.   Kepemilikan Saham

           Susunan pemegang saham SEGH berikut dengan kepemilikannya pada
           tanggal 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:

                                                                                            (Dalam Rupiah)
                                                                        Persentase
                        Pemegang Saham                 Jumlah Saham                      Jumlah Modal
                                                                        Kepemilikan
           Star Energy Geothermal Pte. Ltd.                    95.000           95,00%      9.500.000.000
           PT Barito Renewables Energy Tbk                      5.000            5,00%        500.000.000
           Sub jumlah                                         100.000          100,00%     10.000.000.000



I.A.2.d.   Kegiatan Usaha

           Ruang lingkup kegiatan usaha SEGH adalah bergerak dalam bidang eksplorasi
           sumber energi panas bumi.

I.A.3.     Star Energy Geothermal Salak Ltd.

           Dalam Transaksi, SEGSL merupakan pihak yang telah setuju untuk menyewa
           Kendaraan kepada SEGH bertujuan untuk mendukung kegiatan-kegiatan
           operasional di daerah operasi SEGSL yang terletak di Desa Jayanegara,
           Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi yang akan berlaku sejak
           tanggal berlaku efektif KSKL, yaitu tanggal 1 Juni 2026 dan akan berlaku
           selama 84 bulan sejak tanggal efektif sampai dengan tanggal 31 Mei 2033
           dengan nilai transaksi sebesar Rp 46,70 miliar. Berdasarkan keterangan yang
           diperoleh dari manajemen Perseroan, pada tanggal 31 Desember 2025,
           SEGSL merupakan entitas anak Perseroan dengan kepemilikan efektif sebesar
           80,91%. Latar belakang, manajemen, kepemilikan saham, dan kegiatan usaha
           SEGSL adalah sebagai berikut:




                                                  17
Page 19
I.A.3.a.   Latar Belakang

           SEGSL didirikan pada tahun 1981 berdasarkan hukum Bermuda dan terdaftar
           dengan No. Registrasi 9085.

           SEGSL memiliki kantor terdaftar pada Clarendon House, 2 Church Street,
           Hamilton, HM11, Bermuda c/o Wisma Barito Pacific II, Lantai 17-21, Jalan Let.
           Jend. S. Parman Kavling 60, Jakarta 11410.

I.A.3.b.   Manajemen

           Susunan Direksi SEGSL pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebagai
           berikut:

           Direksi
           Direktur                      :        Patrice Rene Clausse
           Direktur                      :        Agus Salim Pangestu
           Direktur                      :        Rudy Suparman
           Direktur                      :        Hendra Soetjipto Tan

I.A.3.c.   Kepemilikan Saham

           Pemegang saham SEGSL dengan kepemilikannya pada tanggal
           31 Desember 2024 adalah Star Energy Geothermal (Salak-Darajat) B.V
           (Netherlands) (selanjutnya disebut “SEGBV”) dengan jumlah 12.000 lembar
           saham atau setara dengan 100,00% dengan nilai nominal USD 1 per saham.

I.A.3.d.   Kegiatan Usaha

           Ruang lingkup kegiatan usaha SEGSL adalah bergerak dalam bidang sumber
           energi panas bumi dan pembangkit listrik.

I.A.4.     Star Energy Geothermal Darajat II Ltd.

           Dalam Transaksi, SEGD II merupakan pihak yang telah setuju untuk menyewa
           Kendaraan kepada SEGH bertujuan untuk mendukung kegiatan-kegiatan
           operasional di daerah operasi SEGD II dengan daerah operasi yang terletak di
           Desa Padaawas Kecamatan Pasir Wangi, Kabupaten Garut yang akan berlaku
           sejak tanggal berlaku efektif KSKL, yaitu tanggal 1 Juni 2026 dan akan berlaku
           selama 84 bulan sejak tanggal efektif sampai dengan tanggal 31 Mei 2033
           dengan nilai transaksi sebesar Rp 46,70 miliar. Berdasarkan keterangan yang
           diperoleh dari manajemen Perseroan, pada tanggal 31 Desember 2025,
           SEGD II merupakan entitas anak Perseroan dengan kepemilikan efektif
           sebesar 80,91%. Latar belakang, manajemen, kepemilikan saham, dan
           kegiatan usaha SEGD II adalah sebagai berikut:




                                             18
Page 20
I.A.4.a.   Latar Belakang

           SEGD II didirikan pada tahun 1984 berdasarkan hukum Bermuda dan terdaftar
           dengan No. Registrasi 10456.

           SEGD II memiliki kantor terdaftar pada Clarendon House, 2 Church Street,
           Hamilton HM 11, Bermuda c/o Wisma Barito Pacific II, Lantai 17-21, Jalan Let.
           Jend. S. Parman Kavling 60, Jakarta 11410.

I.A.4.b.   Manajemen

           Susunan Direksi SEGD II pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebagai
           berikut:

           Direksi
           Direktur                      :        Patrice Rene Clausse
           Direktur                      :        Agus Salim Pangestu
           Direktur                      :        Rudy Suparman
           Direktur                      :        Hendra Soetjipto Tan

I.A.4.c.   Kepemilikan Saham

           Pemegang saham SEGD II dengan kepemilikannya pada tanggal
           31 Desember 2024 adalah SEGBV dengan jumlah 120 lembar saham atau
           setara dengan 100,00% dengan nilai nominal USD 100 per saham.

I.A.4.d.   Kegiatan Usaha

           Ruang lingkup kegiatan usaha SEGD II adalah bergerak dalam bidang sumber
           energi panas bumi dan pembangkit listrik.




                                             19
Page 21
I.A.5.     Star Energy Geothermal (Wayang Windu) Ltd.

           Dalam Transaksi, SEGWWL merupakan pihak yang telah setuju untuk
           menyewa Kendaraan kepada SEGH bertujuan untuk mendukung
           kegiatan-kegiatan operasional di daerah operasi SEGWWL dengan daerah
           operasi yang terletak di Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan,
           Kabupaten Bandung yang akan berlaku sejak tanggal berlaku efektif KSKL,
           yaitu tanggal 1 Juni 2026 dan akan berlaku selama 84 bulan sejak tanggal
           efektif sampai dengan tanggal 31 Mei 2033 dengan nilai transaksi sebesar
           Rp 46,70 miliar. Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen
           Perseroan, pada tanggal 31 Desember 2025, SEGWWL merupakan entitas
           anak Perseroan dengan kepemilikan efektif sebesar 90,00%. Latar belakang,
           manajemen, kepemilikan saham, dan kegiatan usaha SEGWWL adalah
           sebagai berikut:

I.A.5.a.   Latar Belakang

           SEGWWL didirikan pada tahun 1995 berdasarkan hukum Kepulauan Virgin
           Britania dan terdaftar dengan No. Registrasi 150029.

           SEGWWL memiliki kantor terdaftar pada Commerce House, Wickhams Cay 1,
           PO Box 3140, Road Town, Tortola, British Virgin Islands VG1110 c/o Wisma
           Barito Pacific II, Lantai 17-21, Jalan Let. Jend. S. Parman Kavling 60, Jakarta
           11410.

I.A.5.b.   Manajemen

           Direktur SEGWWL pada tanggal 31 Desember 2025 masing-masing adalah
           adalah Rudy Suparman dan Hendra Soetjipto Tan.

I.A.5.c.   Kepemilikan Saham

           Pemegang saham SEGWWL dengan kepemilikannya pada tanggal
           31 Desember 2025 adalah Star Energy Geothermal Pte. Ltd. dengan jumlah
           207.182.896 saham dengan nilai nominal USD 1 per saham.

I.A.5.d.   Kegiatan Usaha

           Ruang lingkup kegiatan SEGWWL adalah bergerak dalam bidang sumber
           energi panas bumi dan pembangkit listrik.




                                          20
Page 22
I.B.   Analisis Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Transaksi

       Pada tanggal 1 Juni 2026, SEGH, SEGSL, SEGD II, dan SEGWWL telah
       menandatangani KSKL sehubungan dengan Transaksi. Pokok-pokok
       kesepakatan penting dalam KSKL adalah sebagai berikut:

       •   Pihak-pihak yang Bertransaksi

           Pihak-pihak yang bertransaksi berdasarkan KSKL adalah SEGH, SEGSL,
           SEGD II, dan SEGWWL.

       •   Objek Transaksi dan Nilai Transaksi

           Objek transaksi berdasarkan KSKL adalah SEGH menyediakan Kendaraan
           yang diperlukan untuk mendukung kegiatan-kegiatan operasional SEGSL,
           SEGD II, dan SEGWWL dengan nilai transaksi berdasarkan KSKL adalah
           sebesar Rp 46,70 miliar dengan rincian sebagai berikut:
                                                                                                      (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                                         Harga
                                                                    Masa Sewa
                                Keterangan        Jumlah Unit                       Sewa/Unit/Bulan      Nilai Transaksi
                                                                     (Bulan)
                                                                                    (Rp/Unit/Bulan)
           Jakarta
           EV Hyundai Ioniq 5 Prime LR                      10                 84         10.300.000                 8.652
           HEV Innova Zenix Gunit                            6                 84          6.800.000                 3.427
           EV Volvo XC40                                     2                 84         21.400.000                 3.595
           EV Mercy EQB 250+                                 1                 84         26.100.000                 2.192
           Jumlah                                                                                                   17.867
           Salak
           EV Hyundai Ioniq 5 Prime LR                          8              84         10.300.000                 6.922
           HEV Innova Zenix Gunit                               7              84          6.800.000                 3.998
           HEV Honda CRV                                        1              84         13.000.000                 1.092
           Jumlah                                                                                                   12.012
                                                                                                                         -
           Darajat
           EV Hyundai Ioniq 5 Prime LR                          6              84         10.300.000                 5.191
           HEV Innova Zenix Gunit                               8              84          6.800.000                 4.570
           HEV Honda CRV                                        1              84         13.000.000                 1.092
           Jumlah                                                                                                   10.853
           Wayang Windu
           EV Hyundai Ioniq 5 Prime LR                          3              84         10.300.000                 2.596
           HEV Innova Zenix Gunit                               4              84          6.800.000                 2.285
           HEV Honda CRV                                        1              84         13.000.000                 1.092
           Jumlah                                                                                                    5.972
           Jumlah Nilai Transaksi                                                                                   46.704




       •   Jangka Waktu

           Jangka waktu berdasarkan KSKL ini berlaku sejak tanggal berlaku efektif
           KSKL, yaitu tanggal 1 Juni 2025 dan akan berlaku selama 84 bulan sejak
           tanggal efektif sampai dengan 31 Mei 2033, kecuali diakhiri lebih awal
           sesuai ketentuan-ketentuan dalam KSKL ini. SEGSL, SEGD II, dan
           SEGWWL berhak untuk memperpanjang KSKL ini atas kebijakan SEGSL,
           SEGD II, dan SEGWWL dengan syarat dan ketentuan yang sama dan
           harga yang disepakati bersama.




                                             21
Page 23
       •   Hukum yang Berlaku

           KSKL ini tunduk kepada dan ditafsirkan berdasarkan ketentuan hukum
           Indonesia.

I.C.   Analisis atas Manfaat dan Risiko dari Transaksi

       Manfaat Transaksi adalah sebagai berikut:

       •   Perseroan merupakan perusahaan holding investasi dengan beberapa
           entitas anak yang saat ini sedang fokus pada pengembangan dan
           pengoperasian PLTP. Sehubungan dengan hal tersebut, SEGSL, SEGD II,
           dan SEGWWL perlu menetapkan langkah strategis untuk mendukung dan
           menjamin kelancaran kegiatan operasional. Dalam rangka memenuhi
           kebutuhan kegiatan operasional tersebut, SEGSL, SEGD II, dan SEGWWL
           telah melakukan Transaksi untuk memperoleh unit Kendaraan yang
           tersedia milik SEGH untuk dapat disewa dengan harga sewa yang bersaing
           dan lebih efisien dibandingkan dengan penawaran lain dari pihak ketiga.

       •   Transaksi merupakan salah satu strategi bisnis Perseroan dalam rangka
           memaksimalkan portofolio bisnis Perseroan secara kelompok usaha (Grup)
           pada SEGH sebagai perusahaan yang menyewakan Kendaraan bagi
           SEGSL, SEGD II, dan SEGWWL. Dengan koordinasi dan pengaturan yang
           efektif, maka proses operasional diharapkan dapat didukung oleh
           kendaraan siap pakai dalam kondisi laik operasi dan resmi terdaftar atas
           nama SEGH serta tidak sedang dalam sengketa kepemilikan atau agunan
           dan memiliki surat-surat yang berlaku sehingga kegiatan operasional dapat
           berjalan secara efektif dan efisien dalam menjalankan kegiatan usaha
           dalam satu kelompok usaha, di mana hal ini juga sejalan dengan pola
           bisnis yang dapat meningkatkan sinergi antar entitas anak Perseroan
           sehingga mendukung kelangsungan dan pengembangan kegiatan usaha
           masing masing perusahaan.

       •   Dengan dilakukannya Transaksi, penerapan pola kerja yang terkoordinasi
           dan berkesinambungan diharapkan akan memberikan peningkatan efisiensi
           operasional di daerah operasi SEGSL, SEGD II, dan SEGWWL sehingga
           dapat meningkatkan kinerja keuangan konsolidasian Perseroan pada masa
           yang akan datang.




                                      22
Page 24
•   Setelah Transaksi menjadi efektif, SEGSL, SEGD II, dan SEGWWL
    memiliki akses penggunaan atas Kendaraan selama 84 bulan sejak tanggal
    efektif sebagaimana disepakati oleh para pihak dalam KSKL, di mana hal
    tersebut merupakan sewa jangka panjang yang diharapkan dapat
    mengurangi ketergantungan terhadap penyedia jasa sewa Kendaraan milik
    pihak ketiga dan menjadi langkah penerapan mitigasi risiko bagi SEGSL,
    SEGD II, dan SEGWWL terhadap ketidakpastian atas pasokan unit
    Kendaraan dan fluktuasi biaya sewa Kendaraan sebagai dampak dari
    tingginya akan kebutuhan jasa sewa Kendaraan dari berbagai perusahaan
    yang bergerak dalam bidang yang sama dengan SEGH.

Risiko Transaksi adalah sebagai berikut:

•   SEGH mungkin akan kehilangan kesempatan untuk menyewakan
    Kendaraan kepada pihak lain yang mungkin dapat memberikan tingkat
    balikan yang lebih menguntungkan dibandingkan dengan melakukan
    Transaksi.

•   Apabila selama masa periode sewa Kendaraan terdapat kelalaian dan/atau
    pelanggaran yang dilakukan SEGH, SEGSL, SEGD II, dan SEGWWL
    sehingga SEGH, SEGSL, SEGD II, dan SEGWWL tidak dapat memenuhi
    kewajiban yang telah disepakati, maka hal tersebut berpotensi memberikan
    dampak bagi kinerja keuangan Perseroan.

•   Dalam menjalankan kegiatan usahanya dalam bidang eksplorasi sumber
    energi panas bumi, SEGH tidak terlepas dari berbagai risiko usaha yang
    dihadapi, antara lain kebijakan/peraturan Pemerintah yang berpotensi
    memberikan dampak bagi kelangsungan usaha SEGH.




                               23
Page 25
II.       ANALISIS KUALITATIF ATAS TRANSAKSI

II.A.     PT Star Energy Geothermal Halmahera

II.A.1.   Latar Belakang

          SEGH didirikan berdasarkan Akta Pendirian No. 21 tanggal 26 Desember 2007
          oleh Wahyu Iman Sidharta, S.H., Notaris di Jakarta. Akta pendirian ini telah
          mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
          Republik Indonesia No. AHU-03707.AH.01.01.Tahun 2008 tanggal
          24 Januari 2008 dan telah didaftarkan dalam Kementerian Hukum dan Hak
          Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-0005653.AH.01.09.Tahun 2008
          tanggal 24 Januari 2008.

          Anggaran dasar SEGH telah beberapa kali mengalami perubahan. Perubahan
          terakhir berdasarkan Akta No. 208 tanggal 24 Juli 2025, dibuat dihadapan
          Notaris Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Jakarta.
          Perubahan anggaran dasar tersebut telah memperoleh persetujuan dari
          Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan
          Keputusan No. AHU-0050206.AH.01.02.Tahun 2025 tanggal 30 Juli 2025, telah
          didaftarkan dalam Kemenkum No. AHU-0173149.AH.01.11.Tahun 2025
          tanggal 30 Juli 2025.

          SEGH memiliki kantor pusat di Wisma Barito Pacific II, Jalan Let. Jend. S.
          Parman, Kav. 60, Slipi, Palmerah, Jakarta Barat, Jakarta.

II.A.2.   Kegiatan Usaha

          Ruang lingkup kegiatan usaha SEGH adalah bergerak dalam bidang eksplorasi
          sumber energi panas bumi.




                                        24
Page 26
II.B.     Tinjauan Industri Panas Bumi

II.B.1.   Tinjauan Industri Panas Bumi di Dunia

          Transisi energi dunia menuju energi baru terbarukan tetap berlanjut untuk
          menghadirkan energi rendah biaya, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
          Energi panas bumi sebagai sumber energi yang stabil dan tidak terpengaruh
          dengan faktor cuaca menjadikan energi panas bumi sebagai sumber energi
          bersih paling diminati secara global. Sementara itu, berdasarkan data Skyquest
          Technology Consulting dalam laporannya dengan judul Geothermal Drilling
          Market by Well Type, by Depth, by Plant Type, by Location, by Technology, by
          Application, by Region - Industry Forecast 2026-2032, proses pengeboran
          untuk mengekstraksi energi panas bumi adalah proses yang sangat krusial
          karena mencakup 30,00% hingga 50,00% biaya instalasi listrik panas bumi.

          Selanjutnya, berdasarkan dari Wood Mackenzie, Pada Q1 2025, investasi
          teknologi Enhanced Geothermal System (EGS) di Amerika Utara adalah
          sebesar USD 1,70 miliar, mengalami kenaikan sebesar 85,00% dibandingkan
          dengan alokasi investasi setahun penuh pada 2024, di mana EGS terbaru
          mengubah sumber daya yang belum dimanfaatkan secara luas, menjadi proyek
          energi bersih yang layak secara komersial. Secara fundamental, peta jalan
          industri panas bumi dunia akan berubah dengan adanya EGS, advanced
          geothermal system, dan super-hot rock technology, di mana dengan teknologi
          tersebut panas bumi akhirnya dapat diakses hampir di manapun tidak hanya di
          situs dengan temperature sangat tinggi.

          Menurut laporan yang diterbitkan dengan judul Geothermal Energy Market
          Size, Share & Industry Growth Analysis, By Type, By Application, and Regional
          Forecast, 2026-2034 yang diterbitkan oleh Fortune Business Insights
          menunjukan bahwa pada tahun 2025 nilai pasar industri panas bumi dunia
          adalah sebesar USD 74,40 miliar, kawasan Asia Pasifik memimpin pasar
          dengan nilai pasar sebesar USD 27,87 miliar atau setara dengan 37,46%
          pangsa pasar dunia didorong oleh permintaan yang tinggi untuk energi
          terbarukan dan infrastruktur panas bumi yang memadai di negara seperti
          Filipina, Indonesia, dan Selandia Baru.

          Di samping itu, berdasarkan data European Geothermal Energy Council dalam
          laporan dengan judul Geothermal Innovation Trends 2025, tren bisnis industri
          panas bumi pada tahun 2025 yaitu dengan investasi beberapa proyek yang
          berjalan paralel dan juga perjanjian pembelian energi panas bumi atau kontrak
          layanan panas bumi terkait dengan sistem pompa panas bumi, di samping itu,
          industri panas bumi juga melakukan ekspansi ke wilayah yang belum pernah
          terjangkau sebelumnya dan memasok energi ke sektor baru.




                                         25
Page 27
Negara dengan Kapasitas Pembangkit Listrik Panas Bumi Tertinggi di
Dunia
Desember 2025
(Dalam megawatt/MW)

    4.500,00

    4.000,00

    3.500,00

    3.000,00

    2.500,00

    2.000,00

    1.500,00

    1.000,00

     500,00

           -
                 Amerika
                                   Indonesia   Filipina    Turki     Selandia Baru
                Serikat (AS)
    Kapasitas    3.953,00          2.742,00    2.034,00   1.797,00     1.259,00



Sumber: Think Geoenergy Research


Berdasarkan data yang diperoleh dari Think Geoenergy Research, total
kapasitas pembangkit listrik energi panas bumi dunia pada Desember 2025
adalah sebesar 17.173,00 MW, mengalami peningkatan sebesar 223,00 MW
dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pembangkit listrik tenaga panas bumi
pada tahun 2025 didominasi oleh AS, Indonesia, dan Filipina dengan kapasitas
terpasang masing-masing sebesar 3.953,00 MW, 2.742,00 MW, dan
2.034,00 MW.

Selanjutnya, berdasarkan data Skyquest Technology Consulting dalam
laporannya dengan judul Geothermal Drilling Market by Well Type, by Depth,
by Plant Type, by Location, by Technology, by Application, by Region - Industry
Forecast 2026-2032, pangsa pasar industry pengeboran panas bumi dunia
pada tahun 2033 diproyeksikan menjadi sebesar USD 10,22 miliar mengalami
pertumbuhan pada pertumbuhan majemuk tahunan (compound annual growth
rate/CAGR) sebesar 6,20% dihitung sejak tahun 2026 hingga tahun 2033.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh meluasnya fokus berbagai negara pada
pembangkit energi terbarukan dan peningkatan permintaan energi dunia, selain
itu, para pemangku kepentingan industri panas bumi dunia turut melakukan
langkah-langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan industri.




                                        26
Page 28
Proyeksi Investasi Kumulatif untuk Teknologi Baru Energi Panas Bumi
di Dunia
Tahun 2030 – 2050
(Dalam miliar USD)

                       120,00

                       100,00

                        80,00

                        60,00

                        40,00

                        20,00

                             -
                                      2026    2027    2028    2029     2030
    Hanya Listrik                     15,40   17,00   25,70   49,50   100,70
    Kombinasi Panas dan Energi        4,20    7,40    11,80   16,90   22,10
    Panas Industri                    21,00   31,90   48,10   73,30   109,90
Sumber: International Energy Agency


Di sisi lain, berdasarkan data yang diperoleh dari International Energy Agency,
investasi pada industri panas bumi dunia diproyeksikan akan terus meningkat
dalam jangka panjang, investasi panas bumi hanya di teknologi kelistrikan pada
tahun 2027 hingga tahun 2030 mengalami peningkatan masing-masing
sebesar USD 1,60 miliar, USD 8,70 miliar, USD 23,80 miliar, dan
USD 51,20 miliar atau masing-masing setara dengan 10,39%, 51,18%,
92,61%, dan 103,43% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Potensi
generasi terkini energi panas bumi akan menyebar ke seluruh dunia, di mana
Pemerintah dunia, perusahaan minyak dan gas bumi, serta perusahaan utilitas
terus menambah investasinya. Karena sifat energi panas bumi yang dapat
dikendalikan, energi panas bumi turut menarik minat pemangku kepentingan di
luar industri panas bumi yaitu perusahaan teknologi yang memiliki kebutuhan
listrik tinggi untuk infrastruktur pusat data.




                                         27
Page 29
II.B.2.   Tinjauan Industri Panas Bumi di Indonesia

          Indonesia merupakan negara dengan kapasitas pembangkit listrik tenaga
          panas bumi terbesar kedua di dunia pada Q3 2025 dengan kapasitas sebesar
          2,70 gigawatt (GW) setelah AS. Berdasarkan data Kementerian Energi dan
          Sumber Daya Mineral (ESDM), Indonesia memiliki 40,00% cadangan panas
          bumi dunia karena lokasi geografisnya yang memiliki banyak gunung berapi
          aktif. Seiring dengan tingginya potensi dan cadangan energi panas bumi
          Indonesia, sektor industri pengeboran panas bumi di Indonesia menjadi amat
          menarik bagi investor.

          Sementara itu, berdasarkan data Kementerian ESDM, potensi keseluruhan
          energi panas bumi Indonesia pada Q3 2025 adalah sebesar 23,74 GW dan
          pemanfaatannya saat ini hanya sebesar 10,00%, sementara untuk percepatan
          penyerapan pangsa pasar panas bumi, lelang wilayah kerja panas bumi
          merupakan langkah dari Pemerintah yang disertai dengan kemudahan regulasi
          dan perizinan bagi pengusaha untuk dapat meningkatkan investasi di dalam
          negeri.

          Teknologi terkini EGS amat menguntungkan bagi lokasi geografis Indonesia,
          dengan letak Indonesia di wilayah cincin Api Pasifik membuat Indonesia
          menjadi salah satu negara dengan potensi panas bumi terbesar di dunia,
          ditambah dengan kemampuan EGS sehingga panas bumi kini dapat diekstraksi
          di hampir seluruh wilayah yang memiliki sumber panas bumi yang memadai.

          Selanjutnya, energi panas bumi memiliki potensi besar untuk menjadi
          pembangkit penopang beban puncak, namun demikian, risiko pengeboran
          merupakan salah satu risiko terbesar yang dihadapi oleh operator panas bumi
          di Indonesia. Risiko ini dapat diatasi dengan menggunakan rig pengeboran
          khusus panas bumi sehingga biaya pengeboran lebih rendah, di samping itu,
          pengeboran dengan area yang lebih kecil terdahulu dilakukan untuk membuat
          kemungkinan kesuksesan pengeboran menjadi lebih tinggi.

          Berdasarkan data Kementerian ESDM, Terbarukan, dan Konservasi Energi
          (EBTKE), menunjukan bahwa Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)
          subsektor EBTKE per 18 Desember 2025 yang diperoleh dari penerimaan
          panas bumi adalah sebesar Rp 2,45 triliun. Di sisi lain, energi panas bumi
          berkontribusi tidak hanya ke PNBP, tetapi juga bonus produksi untuk
          Pemerintah Daerah yang disetor langsung ke kas daerah. Dengan adanya
          tambahan bonus ini, diharapkan terdapat respon positif dari masyarakat
          setempat atas kegiatan eksplorasi dan pengeboran panas bumi sehingga
          tercipta sinergi antara Pemerintah Daerah, investor pengeboran panas bumi,
          dan masyarakat setempat.




                                         28
Page 30
        Selanjutnya, berdasarkan data ESDM, target bauran energi baru terbarukan
        yang dicanangkan Pemerintah pada tahun 2026 adalah sebesar
        17,00% - 21,00% yang merupakan langkah menuju emisi nol, oleh karena itu,
        proyek-proyek baru untuk ekplorasi dan pengeboran panas bumi akan terus
        digagas oleh Pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan.

        Berdasarkan data yang diperoleh dari Imarc dalam laporannya dengan judul
        Indonesia Geothermal Energy Market Size, Share, Trends and Forecast by
        Type, End User, and Region, 2026-2034, pasar industri panas bumi Indonesia
        diperkirakan akan menjadi sebesar 2,40 GW hour pada tahun 2034, tumbuh
        dengan tingkat CAGR sebesar 4,79% dihitung sejak tahun 2026 sampai tahun
        2034, komitmen Pemerintah Indonesia terhadap energi panas bumi sebagai
        sumber energi berkelanjutan dan tingginya permintaan akan energi bersih di
        Indonesia yang disertai dengan kemajuan teknologi pengeboran adalah faktor-
        faktor yang memicu pertumbuhan industri panas bumi di tanah air. Sementara
        itu, di Indonesia, tingginya minat terhadap teknologi EGS untuk dapat
        meningkatkan kapasitas panas bumi dan integrasi EGS terhadap district
        heating system untuk memenuhi permintaan pemanas perkotaan secara
        berkelanjutan akan membawa masa depan energi panas bumi semakin cerah
        di Indonesia.

        Tantangan utama dalam proyek pengeboran panas bumi di Indonesia meliputi
        ketidakpastian sumber daya dan biaya pengeboran yang tinggi, ditambah
        dengan risiko geologis, ketersediaan lokasi pengeboran yang sesuai,
        kurangnya pemahaman masyarakat lokal, jumlah ahli yang terbatas, dan
        ketidakpastian harga listrik. Pemilihan rig pengeboran yang tepat sangat
        penting untuk keberhasilan eksplorasi panas bumi, dengan mempertimbangkan
        spesifikasi teknis, dampak lingkungan, dan faktor ekonomi. Kolaborasi antara
        berbagai pemangku kepentingan, termasuk Pemerintah, pengembang,
        investor, akademisi, dan masyarakat setempat, diperlukan untuk mengatasi
        tantangan ini dan mencapai target panas bumi nasional, terutama dalam
        menyelesaikan fase eksplorasi dan pengeboran.

II.C.   Kegiatan Operasional dan Prospek Usaha

        Ruang lingkup kegiatan Perseroan saat ini adalah sebagai perusahaan holding
        yang bergerak dalam aktivitas konsultasi manajemen lainnya, pembangkit
        tenaga listrik, dan pengusahaan tenaga panas bumi.

        BWI, entitas anak Perseroan dengan kepemilikan sebesar 99,99% dan
        URAPHPL dan ARIPL telah menandatangani perjanjian sehubungan dengan
        akuisisi 100,00% saham USBE yang berlokasi di Sulawesi Selatan. USBE
        adalah merupakan listrik tenaga bayu pertama dan terbesar di Indonesia
        dengan kapasitas 75 megawatt (MW) yang termasuk dengan akuisisi
        OMI yang berperan sebagai pendukung kegiatan operasiona USBE. Langkah
        signifikan tersebut menegaskan komitmen dari Perseroan dalam berkontribusi
        pada energi terbarukan Indonesia.




                                      29
Page 31
Pada sektor PLTP, operasi pembangkitan listrik tenaga panas bumi Wayang
Windu, Darajat, dan Salak secara berturut-turut memiliki kapasitas
pembangkitan terpasang bruto sebesar 230,5 MW, 274,5 MW dan 397,6 MW,
termasuk, kapasitas penjualan uap Darajat dan Salak, masing-masing sebesar
55 MW dan 180 MW. Dengan rincian sebagai berikut:

-   Operasi pembangkit listrik tenaga panas bumi Wayang Windu memiliki dan
    mengoperasikan pembangkit listrik tenaga panas bumi dengan kapasitas
    pembangkitan terpasang bruto sebesar 230,5 MW. Fasilitas WW terletak
    dekat Pangalengan, Jawa Barat, sekitar 40 km di selatan Bandung.

-   Operasi pembangkitan listrik tenaga panas bumi Darajat merupakan
    pembangkit listrik tenaga panas bumi yang terletak di Kabupaten Garut dan
    Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Indonesia dengan hak untuk
    mengeksplorasi dan mengembangkan sumber daya panas bumi di wilayah
    kerja Darajat sebagai kontraktor PGE berdasarkan JOC. Kontraktor Darajat
    memiliki hak jangka panjang untuk mengirimkan energi panas bumi dan
    tenaga listrik yang dihasilkan dari wilayah kerja Darajat hingga sebesar
    330 MW kepada PLN atas dasar take or pay. Saat ini, operasi
    pembangkitan listrik tenaga panas bumi Darajat memiliki kapasitas
    pembangkitan terpasang bruto sebesar 274,5 MW.

    Operasi pembangkitan listrik tenaga panas bumi Darajat berjalan
    berdasarkan kerangka kerja yang terdiri dari dua kontrak, yaitu JOC Darajat
    dan ESC Darajat. Jangka waktu JOC Darajat berlaku hingga
    16 November 2041, setelah kontraktor Darajat mengambil haknya untuk
    memperpanjang JOC Darajat melalui surat pemberitahuan perpanjangan
    jangka waktu JOC Darajat kepada PGE dan PLN tertanggal
    22 September 2020.

-   Operasi pembangkitan listrik tenaga panas bumi Salak merupakan
    pembangkit listrik yang terletak di Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten
    Bogor di Jawa Barat, Indonesia dengan hak untuk mengeksplorasi dan
    mengembangkan sumber daya panas bumi di wilayah kerja Salak sebagai
    kontraktor bagi PGE. Kontraktor Salak memiliki hak jangka panjang untuk
    mengirimkan energi panas bumi dan tenaga listrik yang dihasilkan dari
    wilayah kerja Salak hingga 495 MW kepada PLN atas dasar take or pay.
    Saat ini operasi pembangkitan listrik tenaga panas bumi Salak memiliki
    kapasitas pembangkitan terpasang bruto sebesar 397,6 MW.

    Operasi pembangkitan listrik tenaga panas bumi Salak berjalan
    berdasarkan kerangka kerja yang terdiri dari dua kontrak, yaitu JOC Salak
    dan ESC Salak. Jangka waktu JOC Salak berlaku hingga 30 November
    2040. Berdasarkan Undang-Undang Panas Bumi 2014 dan Peraturan
    Pemerintah 7/2017. JOC Salak tetap berlaku hingga berakhirnya jangka
    waktu JOC tersebut. Setelah masa berlakunya berakhir, kontrak operasi
    bersama pengusahaan panas bumi dapat diperpanjang menjadi izin panas
    bumi dan tunduk pada ketentuan Undang-Undang Panas Bumi.




                                30
Page 32
        Perseroan terus berfokus untuk memperluas kapasitas organik di bidang panas
        bumi dan tenaga angin yang bertujuan untuk mencapai kapasitas 1.549 MW
        untuk panas bumi dan 397 MW untuk tenaga angin pada tahun 2030.
        Perseroan memiliki banyak peluang untuk meningkatkan aset greenfield dalam
        segmen energi terbarukan yang sedang berkembang di pasar pembangkit
        listrik dalam negeri. Selain itu, didukung oleh struktur permodalan yang kuat,
        Perseroan terus menjajaki ekspansi anorganik di dalam dan luar negeri.
        Keunggulan operasional Perseroan yang kuat dan kapasitas yang terukur
        memungkinkan Perseroan untuk mempertahankan peran utama sebagai
        pemain energi terbarukan di Indonesia.

II.D.   Alasan Dilakukan Transaksi

        Alasan dilakukannya Transaksi adalah sebagai berikut:

        •   Perseroan merupakan perusahaan holding investasi dengan beberapa
            entitas anak yang saat ini sedang fokus pada pengembangan dan
            pengoperasian PLTP. Sehubungan dengan hal tersebut, SEGSL, SEGD II,
            dan SEGWWL perlu menetapkan langkah strategis untuk mendukung dan
            menjamin kelancaran kegiatan operasional. Dalam rangka memenuhi
            kebutuhan kegiatan operasional tersebut, SEGSL, SEGD II, dan SEGWWL
            telah melakukan Transaksi untuk memperoleh unit Kendaraan yang
            tersedia milik SEGH untuk dapat disewa dengan harga sewa yang bersaing
            dan lebih efisien dibandingkan dengan penawaran lain dari pihak ketiga.

        •   Transaksi merupakan salah satu strategi bisnis Perseroan dalam rangka
            memaksimalkan portofolio bisnis Perseroan secara kelompok usaha (Grup)
            pada SEGH sebagai perusahaan yang menyewakan Kendaraan bagi
            SEGSL, SEGD II, dan SEGWWL. Dengan koordinasi dan pengaturan yang
            efektif, maka proses operasional diharapkan dapat didukung oleh
            kendaraan siap pakai dalam kondisi laik operasi dan resmi terdaftar atas
            nama SEGH serta tidak sedang dalam sengketa kepemilikan atau agunan
            dan memiliki surat-surat yang berlaku sehingga kegiatan operasional dapat
            berjalan secara efektif dan efisien dalam menjalankan kegiatan usaha
            dalam satu kelompok usaha, di mana hal ini juga sejalan dengan pola
            bisnis yang dapat meningkatkan sinergi antar entitas anak Perseroan
            sehingga mendukung kelangsungan dan pengembangan kegiatan usaha
            masing masing perusahaan.

        •   Dengan dilakukannya Transaksi, penerapan pola kerja yang terkoordinasi
            dan berkesinambungan diharapkan akan memberikan peningkatan efisiensi
            operasional di daerah operasi SEGSL, SEGD II, dan SEGWWL sehingga
            dapat meningkatkan kinerja keuangan konsolidasian Perseroan pada masa
            yang akan datang.




                                       31
Page 33
        •   Setelah Transaksi menjadi efektif, SEGSL, SEGD II, dan SEGWWL
            memiliki akses penggunaan atas Kendaraan selama 84 bulan sejak tanggal
            efektif sebagaimana disepakati oleh para pihak dalam KSKL, di mana hal
            tersebut merupakan sewa jangka panjang yang diharapkan dapat
            mengurangi ketergantungan terhadap penyedia jasa sewa Kendaraan milik
            pihak ketiga dan menjadi langkah penerapan mitigasi risiko bagi SEGSL,
            SEGD II, dan SEGWWL terhadap ketidakpastian atas pasokan unit
            Kendaraan dan fluktuasi biaya sewa Kendaraan sebagai dampak dari
            tingginya akan kebutuhan jasa sewa Kendaraan dari berbagai perusahaan
            yang bergerak dalam bidang yang sama dengan SEGH.

II.E.   Analisis Keuntungan dan Kerugian dari Transaksi

        Keuntungan Transaksi adalah sebagai berikut:

        •   Perseroan merupakan perusahaan holding investasi dengan beberapa
            entitas anak yang saat ini sedang fokus pada pengembangan dan
            pengoperasian PLTP. Sehubungan dengan hal tersebut, SEGSL, SEGD II,
            dan SEGWWL perlu menetapkan langkah strategis untuk mendukung dan
            menjamin kelancaran kegiatan operasional. Dalam rangka memenuhi
            kebutuhan kegiatan operasional tersebut, SEGSL, SEGD II, dan SEGWWL
            telah melakukan Transaksi untuk memperoleh unit Kendaraan yang
            tersedia milik SEGH untuk dapat disewa dengan harga sewa yang bersaing
            dan lebih efisien dibandingkan dengan penawaran lain dari pihak ketiga.

        •   Transaksi merupakan salah satu strategi bisnis Perseroan dalam rangka
            memaksimalkan portofolio bisnis Perseroan secara kelompok usaha (Grup)
            pada SEGH sebagai perusahaan yang menyewakan Kendaraan bagi
            SEGSL, SEGD II, dan SEGWWL. Dengan koordinasi dan pengaturan yang
            efektif, maka proses operasional diharapkan dapat didukung oleh
            kendaraan siap pakai dalam kondisi laik operasi dan resmi terdaftar atas
            nama SEGH serta tidak sedang dalam sengketa kepemilikan atau agunan
            dan memiliki surat-surat yang berlaku sehingga kegiatan operasional dapat
            berjalan secara efektif dan efisien dalam menjalankan kegiatan usaha
            dalam satu kelompok usaha, di mana hal ini juga sejalan dengan pola
            bisnis yang dapat meningkatkan sinergi antar entitas anak Perseroan
            sehingga mendukung kelangsungan dan pengembangan kegiatan usaha
            masing masing perusahaan.

        •   Dengan dilakukannya Transaksi, penerapan pola kerja yang terkoordinasi
            dan berkesinambungan diharapkan akan memberikan peningkatan efisiensi
            operasional di daerah operasi SEGSL, SEGD II, dan SEGWWL sehingga
            dapat meningkatkan kinerja keuangan konsolidasian Perseroan pada masa
            yang akan datang.




                                       32
Page 34
•   Setelah Transaksi menjadi efektif, SEGSL, SEGD II, dan SEGWWL
    memiliki akses penggunaan atas Kendaraan selama 84 bulan sejak tanggal
    efektif sebagaimana disepakati oleh para pihak dalam KSKL, di mana hal
    tersebut merupakan sewa jangka panjang yang diharapkan dapat
    mengurangi ketergantungan terhadap penyedia jasa sewa Kendaraan milik
    pihak ketiga dan menjadi langkah penerapan mitigasi risiko bagi SEGSL,
    SEGD II, dan SEGWWL terhadap ketidakpastian atas pasokan unit
    Kendaraan dan fluktuasi biaya sewa Kendaraan sebagai dampak dari
    tingginya akan kebutuhan jasa sewa Kendaraan dari berbagai perusahaan
    yang bergerak dalam bidang yang sama dengan SEGH.

Kerugian Transaksi adalah sebagai berikut:

•   SEGH mungkin akan kehilangan kesempatan untuk menyewakan
    Kendaraan kepada pihak lain yang mungkin dapat memberikan tingkat
    balikan yang lebih menguntungkan dibandingkan dengan melakukan
    Transaksi.

•   Apabila selama masa periode sewa Kendaraan terdapat kelalaian dan/atau
    pelanggaran yang dilakukan SEGH, SEGSL, SEGD II, dan SEGWWL
    sehingga SEGH, SEGSL, SEGD II, dan SEGWWL tidak dapat memenuhi
    kewajiban yang telah disepakati, maka hal tersebut berpotensi memberikan
    dampak bagi kinerja keuangan Perseroan.

•   Dalam menjalankan kegiatan usahanya dalam bidang eksplorasi sumber
    energi panas bumi, SEGH tidak terlepas dari berbagai risiko usaha yang
    dihadapi, antara lain kebijakan/peraturan Pemerintah yang berpotensi
    memberikan dampak bagi kelangsungan usaha SEGH.




                               33
Page 35
III.       ANALISIS KUANTITATIF ATAS TRANSAKSI

III.A.     Analisis atas Kinerja Historis Perseroan

           Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 telah diaudit olen KAP LRXR
           masing-masing dengan pendapat wajar tanpa modifikasian dengan hal lain.
           Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal 31 Desember 2023, 2022, dan 2021, telah diaudit oleh KAP TWRR
           masing-masing dengan pendapat wajar tanpa modifikasian.

           Ikhtisar data keuangan penting Perseroan adalah sebagai berikut:

III.A.1.   Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
                                                                                                                  (Dalam ribuan USD)

                                 Keterangan                         31/12/25     31/12/24     31/12/23     31/12/22     31/12/21

           ASET
           ASET LANCAR
           Kas dan setara kas                                         114.985      162.724      247.787      169.331       203.350
           Kas dan deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya     314.877      341.989      267.334      179.688       198.557
           Piutang usaha dan lain-lain pihak ketiga                   106.886      112.629      109.338      126.758        95.007
           Piutang sewa pembiayaan bagian lancar                       12.299        9.883        8.919        8.052         7.272
           Persediaan                                                  18.871       23.301       14.854       13.286        14.811
           Aset lancar lainnya                                         10.596        8.261        4.555        6.849         6.190
           Jumlah Aset Lancar                                         578.514      658.787      652.787      503.964       525.187
           ASET TIDAK LANCAR
           Piutang usaha dan lain-lain:
             Pihak ketiga                                               83.565       68.891       57.162       58.970        70.910
             Pihak berelasi                                                  -            -            -          242           310
           Piutang sewa pembiayaan bagian tidak lancar                 383.990      353.566      363.449      372.368       380.420
           Barang modal dan peralatan                                   26.772       22.736       19.669       19.187        21.071
           Aset hak guna                                                 4.844        6.915        2.626        4.645         6.223
           Aset tetap                                                  846.074      835.958      593.645      616.806       488.691
           Aset sewa operasi                                           284.624      309.164      337.193      354.543       355.469
           Biaya ditangguhkan                                           37.551       13.740       14.507       17.649        15.372
           Aset tidak berwujud                                       1.458.963    1.462.429    1.442.058    1.442.238     1.575.363
           Aset tidak lancar lain-lain                                   3.979        3.847        5.259        3.110         2.886
           Biaya pengembangan proyek                                    34.048       34.044       14.951            -             -
           Aset eksplorasi dan evaluasi                                 26.216        7.009        5.125            -             -
           Aset keuangan derivatif                                       8.889       10.427            -            -             -
           Investasi obligasi                                           89.381            -            -            -             -
           Jumlah Aset Tidak Lancar                                  3.288.896    3.128.726    2.855.644    2.889.758     2.916.715
           JUMLAH ASET                                               3.867.410    3.787.513    3.508.431    3.393.722     3.441.902




                                                               34
Page 36
                                                                                                                            (Dalam ribuan USD)

                                  Keterangan                              31/12/25      31/12/24      31/12/23       31/12/22       31/12/21

           LIABILITAS DAN EKUITAS
           LIABILITAS
           LIABILITAS JANGKA PENDEK
           Utang usaha dan lain-lain:
             Pihak ketiga                                                    19.496        21.104        15.367           7.089        11.930
             Pihak berelasi                                                      38            97             -              36           263
           Utang pajak - bagian jangka pendek
             Pajak penghasilan badan                                         34.323        36.512        40.938         29.609         26.966
             Pajak lain-lain                                                  3.841         6.438         1.519          1.525          2.430
           Beban yang masih harus dibayar                                    73.153        87.119        42.236         48.025         53.095
           Liabilitas sewa - bagian jangka pendek                             1.708         1.853         1.444          2.547          2.233
           Pinjaman - bagian jangka pendek                                  202.048       202.613       134.792         38.000         41.184
           Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                  334.607       355.736       236.296        126.831        138.101
           LIABILITAS JANGKA PANJANG
           Utang pajak lain-lain                                               5.711         5.931         6.218          6.093          6.718
           Saldo make-up account Perusahaan Listrik Negara (PLN)              24.280        23.182        22.174         24.078         15.066
           Liabilitas sewa - bagian jangka panjang                             3.668         5.115         1.296          1.958          4.322
           Pinjaman - bagian jangka panjang                                1.856.996     1.894.624     1.849.737      2.027.100      1.531.636
           Liabilitas imbalan pasca kerja                                     25.095        16.934        15.910         11.269         10.881
           Liabilitas pajak tangguhan                                        729.472       746.081       726.462        761.391        752.396
           Utang lain-lain                                                         -         7.377             -              -              -
           Liabilitas keuangan derivatif                                       4.062             -             -              -              -
           Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                2.649.284     2.699.244     2.621.797      2.831.889      2.321.019
           JUMLAH LIABILITAS                                               2.983.891     3.054.980     2.858.093      2.958.720      2.459.120
           EKUITAS
           Modal Saham                                                     1.286.720     1.286.720     1.286.720      1.248.120             80
           Tambahan modal disetor                                           (338.977)     (338.977)     (338.977)      (497.917)       750.083
           Cadangan lainnya                                                 (993.247)     (987.622)     (987.622)      (968.834)      (608.560)
           Saldo laba                                                        685.277       557.257       483.988        410.136        354.643
           Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan
             dalam mata uang lain selain USD                                    (975)         (516)              -              -              -
           Saham tresuri                                                      (1.930)            -               -              -              -
           Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
             induk                                                          636.868       516.862       444.109        191.505        496.246
           Kepentingan non-pengendali                                       246.651       215.671       206.229        243.497        486.536
           JUMLAH EKUITAS                                                   883.519       732.533       650.338        435.002        982.782
           JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                   3.867.410     3.787.513     3.508.431      3.393.722      3.441.902




III.A.2.   Aset

           Jumlah aset Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025, 2024, 2023,
           2022, dan 2021 masing-masing adalah sebesar USD 3.867,41 juta,
           USD 3.787,51 juta, USD 3.508,43 juta, USD 3.393,72 juta, dan
           USD 3.441,90 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2025, jumlah aset Perseroan mengalami kenaikan
           sebesar USD 79,90 juta atau setara dengan 2,11% dibandingkan dengan
           jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2024. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh kenaikan piutang sewa pembiayaan, biaya ditangguhkan, dan
           investasi obligasi masing-masing sebesar USD 32,84 juta, USD 23,81 juta, dan
           USD 89,38 juta yang disertai dengan penurunan kas dan setara kas serta kas
           dan deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya masing-masing sebesar
           USD 47,74 juta dan USD 27,11 juta.




                                                                     35
Page 37
           Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah aset Perseroan mengalami kenaikan
           sebesar USD 279,08 juta atau setara dengan 7,95% dibandingkan dengan
           jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2023. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh kenaikan kas dan deposito berjangka yang dibatasi
           penggunaannya dan aset tetap masing-masing sebesar USD 74,66 juta dan
           USD 242,31 juta yang disertai dengan penurunan kas dan setara kas sebesar
           USD 85,06 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah aset Perseroan mengalami kenaikan
           sebesar USD 114,71 juta atau setara dengan 3,38% dibandingkan dengan
           jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2022. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh kenaikan kas dan setara kas serta kas dan deposito berjangka
           yang dibatasi penggunaannya masing-masing sebesar USD 78,46 juta dan
           USD 87,65 juta yang disertai dengan penurunan aset tetap sebesar
           USD 23,16 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah aset Perseroan mengalami
           penurunan sebesar USD 48,18 juta atau setara dengan 1,40% dibandingkan
           dengan jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2021. Penurunan ini terutama
           disebabkan oleh penurunan kas dan setara kas serta aset tidak berwujud
           masing-masing sebesar USD 34,02 juta dan USD 133,13 juta yang disertai
           dengan kenaikan aset tetap.sebesar USD 128,12 juta.

III.A.3.   Liabilitas

           Jumlah liabilitas Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025, 2024,
           2023, 2022, dan 2021 masing-masing adalah sebesar USD 2.983,89 juta,
           USD 3.054,98 juta, USD 2.858,09 juta, USD 2.958,72 juta, dan
           USD 2.459,12 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2025, jumlah liabilitas Perseroan mengalami
           penurunan sebesar USD 71,09 juta atau setara dengan 2,33% dibandingkan
           dengan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2024. Penurunan ini
           terutama disebabkan oleh penurunan beban yang masih harus dibayar,
           pinjaman, dan liabilitas pajak tangguhan masing-masing sebesar
           USD 13,97 juta, USD 38,19 juta, dan USD 16,61 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah liabilitas Perseroan mengalami
           kenaikan sebesar USD 196,89 juta atau setara dengan 6,89% dibandingkan
           dengan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2023. Kenaikan ini
           terutama disebabkan oleh kenaikan beban yang masih harus dibayar,
           pinjaman, dan liabilitas pajak tangguhan masing-masing sebesar
           USD 44,88 juta, USD 112,71 juta, dan USD 19,62 juta.




                                         36
Page 38
           Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah liabilitas Perseroan mengalami
           penurunan sebesar USD 100,63 juta atau setara dengan 3,40% dibandingkan
           dengan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2022. Penurunan ini
           terutama disebabkan oleh penurunan pinjaman dan liabilitas pajak tangguhan
           masing-masing sebesar USD 80,57 juta dan USD 34,93 juta yang disertai
           dengan kenaikan utang pajak sebesar USD 11,32 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah liabilitas Perseroan mengalami
           kenaikan sebesar USD 499,60 juta atau setara dengan 20,32% dibandingkan
           dengan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2021. Kenaikan ini
           terutama disebabkan oleh kenaikan pinjaman sebesar USD 492,28 juta.

III.A.4.   Ekuitas

           Jumlah ekuitas Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025, 2024,
           2023, 2022, dan 2021 masing-masing adalah sebesar USD 883,52 juta,
           USD 732,53 juta, USD 650,34 juta, USD 435,00 juta, dan USD 982,78 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2025, jumlah ekuitas Perseroan mengalami
           kenaikan sebesar USD 150,99 juta atau setara dengan 20,61% dibandingkan
           dengan jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2024. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh laba tahun berjalan yang dibukukan Perseroan sebesar
           USD 165,14 juta yang disertai dengan dividen tunai sebesar USD 13,61 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah ekuitas Perseroan mengalami
           kenaikan sebesar USD 82,20 juta atau setara dengan 12,64% dibandingkan
           dengan jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2023. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh laba tahun berjalan yang dibukukan Perseroan sebesar
           USD 155,08 juta yang disertai dengan dividen tunai sebesar USD 76,50 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah ekuitas Perseroan mengalami
           kenaikan sebesar USD 215,34 juta atau setara dengan 49,50% dibandingkan
           dengan jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2022. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh laba tahun berjalan yang dibukukan oleh Perseroan dan
           penerbitan saham baru masing-masing sebesar USD 145,27 juta dan
           USD 200,72 juta yang disertai dengan dividen tunai dan transaksi dengan
           pihak non pengendali masing-masing sebesar USD 58,08 juta dan
           USD 69,81 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah ekuitas Perseroan mengalami
           penurunan sebesar USD 547,78 juta atau setara dengan 55,74% dibandingkan
           dengan jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2021. Penurunan ini
           terutama disebabkan oleh transaksi dengan pihak non-pengendali sebesar
           USD 645 juta.




                                        37
Page 39
III.A.5.   Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
                                                                                                                        (Dalam ribuan USD)

                                 Keterangan                            31/12/25      31/12/24      31/12/23      31/12/22      31/12/21

           Pendapatan                                                    605.187       596.823       594.937       569.780       537.362
           Beban depresiasi dan amortisasi                               (93.449)      (82.756)      (73.961)      (68.224)      (62.253)
           Beban kompensasi dan tunjangan karyawan                       (39.647)      (39.210)      (40.181)      (39.835)      (39.100)
           Beban konsultan dan teknisi                                   (22.376)      (17.088)      (19.878)      (17.943)      (20.101)
           Tunjangan produksi kepada
             PT Pertamina Geothermal Energy                               (16.747)      (16.574)      (18.231)      (16.485)      (13.853)
           Beban keuangan                                                (118.812)     (134.472)     (136.488)      (85.078)      (86.164)
           Kerugian kurs mata uang asing - bersih                            (150)         (202)       (2.859)       (1.940)         (137)
           Pendapatan bunga                                                11.892        15.397        11.399         2.886            24
           Lain-lain - bersih                                             (20.144)      (23.822)      (23.317)      (23.597)      (22.942)
           Laba sebelum beban pajak penghasilan                           305.754       298.096       291.421       319.564       292.836
           Beban pajak penghasilan                                       (140.617)     (143.013)     (146.152)     (147.004)     (134.067)
           Laba tahun berjalan                                           165.137       155.083       145.269       172.560       158.769
           Pendapatan (beban) komprehensif lainnya                       (11.452)         (890)         (878)          652         3.032
           Jumlah laba komprehensif tahun berjalan                       153.685       154.193       144.391       173.212       161.801
           Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada:
             Pemilik entitas induk                                       132.198       122.108       107.417        91.126         86.097
             Kepentingan non-pengendali                                   32.939        32.975        37.852        81.434         72.672



III.A.6    Pendapatan

           Pendapatan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
           31 Desember 2025, 2024, 2023, 2022, dan 2021 masing-masing adalah
           sebesar USD 605,19 juta, USD 596,82 juta, USD 594,94 juta, USD 569,78 juta,
           dan USD 537,36 juta.

           Pendapatan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2025 mengalami kenaikan sebesar USD 8,36 juta atau setara
           dengan 1,40% dibandingkan dengan pendapatan untuk tahun yang berakhir
           pada tanggal 31 Desember 2024.

           Pendapatan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2024 mengalami kenaikan sebesar USD 1,89 juta atau setara
           dengan 0,32% dibandingkan dengan pendapatan untuk tahun yang berakhir
           pada tanggal 31 Desember 2023.

           Pendapatan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2023 mengalami kenaikan sebesar USD 25,16 juta atau setara
           dengan 4,42% dibandingkan dengan pendapatan untuk tahun yang berakhir
           pada tanggal 31 Desember 2022.

           Pendapatan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2022 mengalami kenaikan sebesar USD 32,42 juta atau setara
           dengan 6,03% dibandingkan dengan pendapatan untuk tahun yang berakhir
           pada tanggal 31 Desember 2021.




                                                                  38
Page 40
III.A.7.   Laba Tahun Berjalan

           Laba tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
           31 Desember 2025, 2024, 2023, 2022, dan 2021 masing-masing adalah
           sebesar USD 165,14 juta, USD 155,08 juta, USD 145,27 juta, USD 172,56 juta,
           dan USD 158,77 juta.

           Laba tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2025 mengalami kenaikan sebesar USD 10,05 juta atau setara
           dengan 6,48% dibandingkan dengan laba tahun berjalan untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.

           Laba tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2024 mengalami kenaikan sebesar USD 9,81 juta atau setara
           dengan 6,76% dibandingkan dengan laba tahun berjalan untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.

           Laba tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2023 mengalami penurunan sebesar USD 27,29 juta atau setara
           dengan 15,82% dibandingkan dengan laba tahun berjalan untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal 31 Desember 2022.

           Laba tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2022 mengalami kenaikan sebesar USD 13,79 juta atau setara
           dengan 8,69% dibandingkan dengan laba tahun berjalan untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal 31 Desember 2021.




                                         39
Page 41
III.A.8.   Laporan Arus Kas Konsolidasian
                                                                                                                            (Dalam ribuan USD)

                                  Keterangan                              31/12/25      31/12/24       31/12/23      31/12/22       31/12/21

           ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
           Penerimaan dari pelanggan                                         622.603       607.927        625.585       556.108        538.132
           Pembayaran kepada pemasok dan lainnya                            (119.038)      (89.347)      (104.855)     (112.251)       (91.412)
           Penerimaan bunga                                                   11.892        15.397         11.246         2.886             24
           Pembayaran bunga atas liabilitas sewa                                (551)         (592)          (411)         (585)          (524)
           Pembayaran pajak penghasilan                                     (158.248)     (154.084)      (169.059)     (127.505)      (127.461)
           Pembayaran beban keuangan                                        (128.272)     (110.891)      (135.299)      (81.292)       (83.827)
           Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Operasi                      228.386       268.410        227.207       237.361        234.932
           ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
           Penambahan aset sewa operasi                                       (3.628)         (794)        (8.279)      (24.144)       (23.476)
           Penambahan biaya ditangguhkan                                     (29.640)       (4.743)        (4.736)       (9.267)        (3.614)
           Penambahan aset tetap                                            (107.984)     (109.552)       (16.397)      (26.790)       (48.098)
           Penambahan barang modal dan peralatan                              (4.036)       (3.067)          (482)            -              -
           Penambahan aset tidak berwujud                                          -             -              -          (446)        (1.293)
           Penambahan aset eksplorasi dan evaluasi                           (19.207)       (1.884)        (3.454)            -              -
           Akuisisi entitas anak - bersih                                          -             -         (5.168)            -              -
           Penambahan aset tidak lancar lain-lain                                  -             -              -             -         (1.003)
           Penambahan biaya pengembangan proyek                                 (838)       (1.448)             -             -              -
           Pembayaran pinjaman novasi                                              -        (5.156)             -             -              -
           Akuisisi entitas anak - setelah dikurangi kas yang diperoleh            -      (101.003)             -             -              -
           Penambahan investasi obligasi                                     (89.381)            -              -             -              -
           Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi                   (254.714)     (227.647)       (38.516)      (60.647)       (77.484)
           ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
           Pembayaran senior secured notes                                  (101.352)      (82.167)       (38.000)      (41.184)       (41.614)
           Pembagian dividen kepada kepentingan non-pengendali
             di anak perusahaan                                              (13.613)      (28.001)       (25.210)      (40.032)       (10.935)
           Penarikan dari kas dan deposito berjangka yang dibatasi
             penggunaannya                                                  673.070       456.438        140.074       190.287        177.384
           Penempatan pada kas dan deposito berjangka yang dibatasi
             penggunaannya                                                  (645.958)     (531.093)      (227.720)     (171.418)      (190.673)
           Pembayaran atas porsi pokok liabilitas sewa                        (2.076)       (2.206)        (2.330)       (2.426)        (2.910)
           Pembagian dividen kepada pemilik entitas induk                          -       (48.496)       (32.867)      (36.000)        (9.235)
           Pembayaran kembali utang bank                                    (100.236)      (89.468)       (90.000)     (110.000)             -
           Penerbitan saham baru                                                   -             -        200.718            40              -
           Penerimaan dari utang bank                                        170.158       199.167         43.550       650.450              -
           Akuisisi kepemilikan di entitas anak dari
             pihak non-pengendali                                                  -               -      (69.811)     (645.000)               -
           Pembayaran biaya pinjaman                                            (695)              -            -        (5.450)               -
           Pembayaran biaya transaksi untuk akuisisi kepemilikan
             di entitas anak dari pihak non-pengendali                             -               -       (5.461)              -           -
           Pembayaran biaya emisi saham                                            -               -       (3.178)              -           -
           Penerimaan atas biaya keuangan                                          -               -            -               -         625
           Pembayaran untuk pembelian kembali modal dasar                     (1.930)              -            -               -           -
           Setoran modal dari kepentingan non-pengendali                       1.221               -            -               -           -
           Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan                    (21.411)     (125.826)      (110.235)     (210.733)       (77.358)
           KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN
            SETARA KAS                                                       (47.739)      (85.063)       78.456        (34.019)       80.090
           KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL TAHUN                               162.724       247.787        169.331       203.350        123.260
           KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR TAHUN                              114.985       162.724        247.787       169.331        203.350




                                                                    40
Page 42
Arus Kas dari Aktivitas Operasi

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025, 2024, 2023, 2022, dan
2021 masing-masing adalah sebesar USD 228,39 juta, USD 268,41 juta,
USD 227,21 juta, USD 237,36 juta, dan USD 234,93 juta.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 sebesar USD 228,39 juta
terutama berasal dari penerimaan dari pelanggan sebesar USD 622,60 juta
yang disertai dengan pembayaran kepada pemasok dan lainnya, pembayaran
pajak penghasilan, dan pembayaran beban keuangan masing-masing sebesar
USD 119,04 juta, USD 158,25 juta, dan USD 128,27 juta.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar USD 268,41 juta
terutama berasal dari penerimaan dari pelanggan sebesar USD 607,93 juta
yang disertai dengan pembayaran kepada pemasok dan lainnya, pembayaran
pajak penghasilan, serta pembayaran beban keuangan masing-masing
sebesar USD 89,35 juta, USD 154,08 juta, dan USD 110,89 juta.

Arus kas bersih yang diperoleh dari untuk aktivitas operasi Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar USD 227,21 juta
terutama berasal dari penerimaan dari pelanggan sebesar USD 625,59 juta
yang disertai dengan pembayaran kepada pemasok dan lainnya, pembayaran
pajak penghasilan, serta pembayaran beban keuangan masing-masing
sebesar USD 104,86 juta, USD 169,06 juta, dan USD 135,30 juta.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar USD 237,36 juta
terutama berasal dari penerimaan dari pelanggan sebesar USD 556,11 juta
yang disertai dengan pembayaran kepada pemasok dan lainnya, pembayaran
pajak penghasilan, serta pembayaran beban keuangan masing-masing
sebesar USD 112,25 juta, USD 127,51 juta, dan USD 81,29 juta.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar USD 234,93 juta
terutama berasal dari penerimaan dari pelanggan sebesar USD 538,13 juta
yang disertai dengan pembayaran kepada pemasok dan lainnya, pembayaran
pajak penghasilan, serta pembayaran beban keuangan masing-masing
sebesar USD 91,41 juta, USD 127,46 juta, dan USD 83,83 juta.




                              41
Page 43
Arus Kas untuk Aktivitas Investasi

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025, 2024, 2023,
2022, dan 2021 masing-masing adalah sebesar USD 254,71 juta,
USD 227,65 juta, USD 38,52 juta, USD 60,65 juta, dan USD 77,48 juta.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 sebesar USD 254,71 juta
terutama berasal dari penambahan biaya ditangguhkan, penambahan aset
tetap, dan penambahan investasi obligasi masing-masing sebesar
USD 29,64 juta, USD 107,98 juta, dan USD 89,38 juta.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar USD 227,65 juta
terutama berasal dari penambahan aset tetap, pembayaran pinjaman novasi,
serta akuisisi entitas anak - setelah dikurangi kas yang diperoleh
masing-masing sebesar USD 109,55 juta, USD 5,16 juta, dan USD 101,00 juta.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar USD 38,52 juta
terutama berasal dari penambahan aset sewa operasi, penambahan aset tetap,
dan akuisisi entitas anak - bersih masing-masing sebesar USD 8,28 juta,
USD 16,40 juta, dan USD 5,17 juta.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar USD 60,65 juta
terutama berasal dari penambahan aset sewa operasi, penambahan biaya
ditangguhkan, dan penambahan aset tetap masing-masing sebesar
USD 24,14 juta, USD 9,27 juta, dan USD 26,79 juta.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar USD 77,48 juta
terutama berasal dari penambahan aset sewa operasi dan penambahan aset
tetap masing-masing sebesar USD 23,48 juta dan USD 48,10 juta.




                             42
Page 44
Arus Kas untuk Aktivitas Pendanaan

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025, 2024, 2023,
2022, dan 2021 masing-masing adalah sebesar USD 21,41 juta,
USD 125,83 juta, USD 110,24 juta, USD 210,73 juta, USD 77,36 juta.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 sebesar USD 21,41 juta
terutama berasal dari pembayaran senior secured notes, penempatan pada kas
dan deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya, serta pembayaran
kembali utang bank masing-masing sebesar USD 101,35 juta,
USD 645,96 juta, dan USD 100,24 juta yang disertai dengan penarikan dari kas
dan deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya dan penerimaan dari
utang bank masing-masing sebesar USD 673,07 juta dan USD 170,16 juta.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar USD 125,83 juta
terutama berasal dari penempatan pada kas dan deposito berjangka yang
dibatasi penggunaannya sebesar USD 531,09 juta yang disertai dengan
penarikan dari kas dan deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya
sebesar USD 456,44 juta.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar USD 110,24 juta
terutama berasal dari penempatan pada kas dan deposito berjangka yang
dibatasi penggunaannya dan pembayaran kembali utang bank masing-masing
sebesar USD 227,72 juta dan USD 90,00 juta yang disertai dengan penerbitan
saham baru sebesar USD 200,72 juta.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar USD 210,73 juta
terutama berasal dari penempatan pada kas dan deposito berjangka yang
dibatasi penggunaannya, pembayaran kembali utang bank, dan akuisisi
kepemilikan di entitas anak dari pihak non-pengendali masing-masing sebesar
USD 171,42 juta, USD 110,00 juta, dan USD 645,00 juta yang disertai dengan
penerimaan dari utang bank sebesar USD 650,45 juta.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar USD 77,36 juta
terutama berasal dari pembayaran senior secured notes dan penempatan pada
kas dan deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya masing-masing
sebesar USD 41,61 juta dan USD 190,67 juta yang disertai dengan penarikan
dari kas dan deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya sebesar
USD 177,38 juta.




                              43
Page 45
III.A.9.    Rasio-rasio Keuangan


                                    Keterangan            31/12/25    31/12/24    31/12/23    31/12/22    31/12/21

            Rasio Likuiditas
            Lancar                                             1,73        1,85        2,76        3,97        3,80
            Rasio Pengelolaan Aset
            Perputaran jumlah aset                             0,16        0,16        0,17        0,17        0,16
            Ekuitas terhadap jumlah aset                       0,23        0,19        0,19        0,13        0,29
            Rasio Solvabilitas
            Jumlah liabilitas terhadap jumlah aset             0,77        0,81        0,81        0,87        0,71
            Jumlah liabilitas terhadap ekuitas                 3,38        4,17        4,39        6,80        2,50
            Rasio Profitabilitas
            Marjin laba tahun berjalan                       27,29%      25,98%      24,42%      30,29%      29,55%
            Imbal hasil aset                                  4,27%       4,09%       4,14%       5,08%       4,61%
            Imbal hasil ekuitas                              18,69%      21,17%      22,34%      39,67%      16,16%




III.D.10.   Pengelolaan Aset

            Rasio perputaran jumlah aset mencerminkan kemampuan Perseroan dalam
            menghasilkan pendapatan dari jumlah investasi Perseroan. Pada
            tanggal-tanggal 31 Desember 2025, 2024, 2023, 2022, dan 2021 rasio
            perputaran jumlah aset masing-masing adalah 0,16; 0,16; 0,17; 0,17; dan 0,16.

            Rasio ekuitas terhadap jumlah aset menunjukkan perbandingan ekuitas
            Perseroan terhadap jumlah aset Perseroan. Pada tanggal-tanggal
            31 Desember 2025, 2024, 2023, 2022, dan 2021 rasio ekuitas terhadap jumlah
            aset masing-masing adalah 0,23; 0,19; 0,19; 0,13; dan 0,29.

III.D.11.   Solvabilitas

            Solvabilitas menunjukkan kemampuan Perseroan untuk memenuhi seluruh
            liabilitasnya, yang diukur dengan menggunakan dua pendekatan, yaitu melalui
            perbandingan antara jumlah liabilitas dan jumlah aset dan melalui
            perbandingan antara jumlah liabilitas dengan ekuitas.

            Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025, 2024, 2023, 2022, dan 2021 rasio
            jumlah liabilitas terhadap jumlah aset masing-masing adalah 0,77; 0,81; 0,81,
            0,87, dan 0,71, sedangkan rasio jumlah liabilitas terhadap ekuitas
            masing-masing adalah 3,38; 4,17; 4,39; 6,80; dan 2,50.




                                                     44
Page 46
III.D.12.   Profitabilitas

            Tingkat imbal hasil aset menunjukkan kemampuan Perseroan dalam
            menghasilkan laba bersih dari aset yang dimilikinya. Imbal hasil aset untuk
            tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025, 2024, 2023,
            2022, dan 2021 masing-masing adalah sebesar 4,27%, 4,09%, 4,14%, 5,08%,
            dan 4,61%.

            Tingkat imbal hasil ekuitas menunjukkan kemampuan Perseroan dalam
            menghasilkan laba bersih dari ekuitas yang ditanamkan. Imbal hasil ekuitas
            untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025, 2024,
            2023, 2022, dan 2021 masing-masing adalah sebesar 18,69%, 21,17%,
            22,34%, 39,67%, dan 16,16%.

III.C.      Analisis atas Laporan Proforma

            Analisis atas Proforma Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan Sebelum
            dan Setelah Transaksi.

            Tabel di bawah ini menunjukkan ikhtisar mengenai proforma laporan posisi
            keuangan konsolidasian Perseroan sebelum dan setelah Transaksi yang
            disusun oleh manajemen Perseroan.

            Ikhtisar data keuangan penting proforma pada tanggal 31 Desember 2025:

                                                                                                 (Dalam ribuan USD)

                                                                                                       Setelah
                                  Keterangan                         31/12/25      Penyesuaian
                                                                                                     Transaksi

            ASET
            ASET LANCAR
            Kas dan setara kas                                           114.985             -             114.985
            Kas dan deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya       314.877             -             314.877
            Piutang usaha dan lain-lain pihak ketiga                     106.886             -             106.886
            Piutang sewa pembiayaan bagian lancar                         12.299             -              12.299
            Persediaan                                                    18.871             -              18.871
            Aset lancar lainnya                                           10.596             -              10.596
            Jumlah Aset Lancar                                           578.514             -             578.514
            ASET TIDAK LANCAR
            Piutang usaha dan lain-lain
              Pihak ketiga                                                83.565             -              83.565
              Pihak berelasi                                                   -             -                   -
            Piutang sewa pembiayaan bagian tidak lancar                  383.990             -             383.990
            Barang modal dan peralatan                                    26.772             -              26.772
            Aset hak guna                                                  4.844             -               4.844
            Aset tetap                                                   846.074             -             846.074
            Aset sewa operasi                                            284.624             -             284.624
            Biaya ditangguhkan                                            37.551             -              37.551
            Aset tidak berwujud                                        1.458.963             -           1.458.963
            Aset tidak lancar lain-lain                                    3.979             -               3.979
            Biaya pengembangan proyek                                     34.048             -              34.048
            Aset eksplorasi dan evaluasi                                  26.216             -              26.216
            Aset keuangan derivatif                                        8.889             -               8.889
            Investasi obligasi                                            89.381             -              89.381
            Jumlah Aset Tidak Lancar                                   3.288.896             -           3.288.896
            JUMLAH ASET                                                3.867.410             -           3.867.410




                                                          45
Page 47
                                                                                       (Dalam ribuan USD)

                                                                                             Setelah
                       Keterangan                         31/12/25       Penyesuaian
                                                                                           Transaksi

LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha dan lain-lain
  Pihak ketiga                                                 19.496                  -          19.496
  Pihak berelasi                                                   38                  -              38
Utang pajak - bagian jangka pendek
  Pajak penghasilan badan                                      34.323                  -          34.323
  Pajak lain-lain                                               3.841                  -           3.841
Beban yang masih harus dibayar                                 73.153                  -          73.153
Liabilitas sewa - bagian jangka pendek                          1.708                  -           1.708
Pinjaman - bagian jangka pendek                               202.048                  -         202.048
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                               334.607                  -         334.607
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang pajak lain-lain                                           5.711                  -           5.711
Saldo make-up account Perusahaan Listrik Negara (PLN)          24.280                  -          24.280
Liabilitas sewa - bagian jangka panjang                         3.668                  -           3.668
Pinjaman - bagian jangka panjang                            1.856.996                  -       1.856.996
Liabilitas imbalan pasca kerja                                 25.095                  -          25.095
Liabilitas pajak tangguhan                                    729.472                  -         729.472
Utang lain-lain                                                     -                  -               -
Liabilitas keuangan derivatif                                   4.062                  -           4.062
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                            2.649.284                  -       2.649.284
JUMLAH LIABILITAS                                           2.983.891                  -       2.983.891
EKUITAS
Modal saham                                                 1.286.720                  -       1.286.720
Tambahan modal disetor                                       (338.977)                 -        (338.977)
Cadangan lainnya                                             (993.247)                 -        (993.247)
Saldo laba                                                    685.277                  -         685.277
Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan
  dalam mata uang lain selain USD                                (975)                 -             (975)
Saham tresuri                                                  (1.930)                 -           (1.930)
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
  Induk                                                       636.868                  -         636.868
Kepentingan non-pengendali                                    246.651                  -         246.651
JUMLAH EKUITAS                                                883.519                  -         883.519
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                               3.867.410                  -       3.867.410




                                                46
Page 48
                                                                                             (Dalam ribuan USD)
                                                                                                   Setelah
                               Keterangan                       31/12/25       Penyesuaian
                                                                                                 Transaksi

         Pendapatan                                                 605.187                  -         605.187
         Beban depresiasi dan amortisasi                            (93.449)                 -         (93.449)
         Beban kompensasi dan tunjangan karyawan                    (39.647)                 -         (39.647)
         Beban konsultan dan teknisi                                (22.376)                 -         (22.376)
         Tunjangan produksi kepada
           PT Pertamina Geothermal Energy                           (16.747)                 -         (16.747)
         Beban keuangan                                            (118.812)                 -        (118.812)
         Kerugian kurs mata uang asing - bersih                        (150)                 -            (150)
         Pendapatan bunga                                            11.892                  -          11.892
         Lain-lain - bersih                                         (20.144)                 -         (20.144)
         Laba sebelum beban pajak penghasilan                       305.754                  -         305.754
         Beban pajak penghasilan                                   (140.617)                 -        (140.617)
         Laba tahun berjalan                                        165.137                  -         165.137
         Pendapatan (beban) komprehensif lainnya                    (11.452)                 -         (11.452)
         Jumlah laba komprehensif tahun berjalan                    153.685                  -         153.685
         Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada:
           Pemilik entitas induk                                    132.198                  -         132.198
           Kepentingan non-pengendali                                32.939                  -          32.939



III.C.   Analisis atas Laporan Kajian Sewa

         KJPP SRR, sebagai KJPP resmi berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan
         No. 1.09.00242 berdasarkan Keputusan Surat Menteri Keuangan
         No. 1056/KM.1/2009 tanggal 20 Agustus 2009, dan terdaftar sebagai kantor
         jasa profesi penunjang pasar modal di OJK dengan Surat Tanda Terdaftar
         Profesi Penunjang Pasar Modal dari OJK No. STTD.PPB-05/PJ-1/PM.02/2023
         (penilai properti dan bisnis) tanggal 8 Juni 2023, telah ditunjuk oleh manajemen
         Perseroan untuk memberikan pendapat atas nilai sewa kendaraan listrik
         milik/atas nama SEGH yang terletak di Wisma Barito Jakarta Barat, Lapangan
         Geothermal Parakan Salak, Lapangan Geothermal Darajat, dan Lapangan
         Geothermal Wayang Windu, Kotamadya Jakarta Barat, Kabupaten Sukabumi,
         Kabupaten Garut, dan Kabupaten Bandung, Propinsi DKI Jakarta dan Propinsi
         Jawa Barat (selanjutnya disebut “Obyek Kajian”), sesuai dengan surat
         penawaran KJPP SRR No. 260305.002/SRR-JK/SPN-A/BREN/OR tanggal
         5 Maret 2026 yang telah disetujui oleh manajemen Perseroan, maka dengan ini
         KJPP SRR menyatakan bahwa KJPP SRR telah melakukan kajian atas nilai
         sewa Objek Kajian dengan tujuan untuk mengungkapkan pendapat mengenai
         nilai sewa dari Objek Kajian per hari sebagaimana tertuang dalam laporannya
         No. 260529.001/SRR-JK/SR-A/BREN/OR tanggal 29 Mei 2026 dengan
         ringkasan sebagai berikut:




                                                        47
Page 49
1. Tujuan dan Maksud Kajian

   Tujuan kajian Obyek Kajian adalah untuk memberikan pendapat mengenai
   nilai sewa dari Obyek Kajian pada tanggal 31 Desember 2025 dengan
   masa sewa selama 84 bulan.

   Adapun maksud dari penugasan Kajian Sewa adalah untuk memberikan
   informasi mengenai nilai sewa dari Obyek Kajian kepada manajemen
   Perseroan yang akan digunakan untuk mendukung pelaksanaan rencana
   transaksi sewa atas Obyek Kajian oleh Perseroan dengan masa sewa
   selama 84 bulan.

2. Obyek Kajian

   Obyek yang dikaji dalam kajian ini adalah Obyek Kajian, yaitu aset
   milik/atas nama SEGH yang berupa kendaraan listrik yang terletak di
   Wisma Barito Jakarta Barat, Lapangan Geothermal Parakan Salak,
   Lapangan Geothermal Darajat, dan Lapangan Geothermal Wayang Windu,
   Kotamadya Jakarta Barat, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Garut, dan
   Kabupaten Bandung, Propinsi DKI Jakarta dan Propinsi Jawa Barat.

3. Inspeksi Obyek Kajian

   Peninjauan fisik atas Obyek Kajian dilakukan pada tanggal 13 Maret 2026
   dan tanggal 7 April 2026.

4. Tanggal Kajian

   Tanggal kajian ditetapkan pada tanggal 31 Desember 2025.

5. Metodologi Kajian

   Pendekatan yang digunakan dalam kajian nilai sewa adalah pendekatan
   pasar (market approach). Pendekatan pasar adalah pendekatan kajian
   yang menggunakan data transaksi atau penawaran atas properti yang
   sebanding dan sejenis dengan Obyek Kajian yang didasarkan pada suatu
   proses perbandingan dan penyesuaian.

   Pendekatan        pasar    dilakukan    dengan    memperhatikan     dan
   mempertimbangkan data sewa dan atau data penawaran properti yang
   sebanding dan sejenis serta memiliki kesamaan karakteristik.
   Data      tersebut      kemudian     dianalisa   dengan     memberikan
   penyesuaian-penyesuaian/adjustment terhadap perbedaan dan kesamaan
   karakteristik, antara Obyek Kajian dengan data pembanding properti yang
   berhasil dikumpulkan untuk menghasilkan nilai sewa Obyek Kajian.




                              48
Page 50
           6. Kesimpulan Kajian

                Berdasarkan kajian yang telah kami lakukan dengan memperhatikan data
                historis dan faktor-faktor yang erat hubungannya dengan kajian, kami
                berkesimpulan bahwa nilai sewa Obyek kajian per tanggal
                31 Desember 2025 yang dinyatakan dalam mata uang Rupiah adalah
                sebesar Rp 45,47 juta dengan masa sewa selama 84 bulan.

III.E.     Analisis Inkremental

           Dalam evaluasi Pendapat Kewajaran atas Transaksi ini, kami juga melakukan
           analisis inkremental dengan mempertimbangkan hal-hal antara lain sebagai
           berikut:

           •    Kontribusi nilai tambah terhadap perusahaan sebagai akibat dari transaksi
                yang akan dilakukan, termasuk dampaknya terhadap proyeksi keuangan
                Perseroan.
           •    Biaya atau pendapatan yang relevan.
           •    Informasi non-keuangan yang relevan.
           •    Prosedur pengambilan keputusan oleh perusahaan dalam menentukan
                rencana dan nilai transaksi dengan memperhatikan alternatif lain.

III.E.1.   Kontribusi Nilai Tambah terhadap Perseroan

           Berikut adalah proyeksi laporan laba rugi komprehensif Perseroan untuk tahun
           yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2026 – 2035:

           Sebelum Transaksi
                                                                                                       (Dalam ribuan USD)

                                 Keterangan            31/12/26      31/12/27      31/12/28      31/12/29      31/12/30

           Pendapatan                                     649.630       715.474       738.192       737.273       736.840
           Beban usaha                                   (206.448)     (255.277)     (273.552)     (282.680)     (294.482)
           Laba usaha                                     443.182       460.197       464.640       454.593      442.358
           Beban lain-lain                               (110.112)     (109.945)     (109.409)     (101.157)     (89.810)
           Laba sebelum beban pajak penghasilan           333.070       350.252       355.231       353.436       352.548
           Beban pajak penghasilan                       (152.331)     (159.185)     (160.598)     (157.264)     (152.972)
           Laba tahun berjalan                           180.739       191.067       194.633       196.172       199.576



                                                                                                       (Dalam ribuan USD)

                                 Keterangan            31/12/31      31/12/32      31/12/33      31/12/34      31/12/35

           Pendapatan                                     753.683       762.508       759.375       757.223       770.473
           Beban usaha                                   (302.724)     (324.152)     (341.868)     (355.966)     (372.931)
           Laba usaha                                    450.959       438.355       417.507       401.258       397.542
           Beban lain-lain                               (76.038)      (52.631)      (40.522)      (31.262)      (21.981)
           Laba sebelum beban pajak penghasilan           374.921       385.724       376.985       369.995       375.561
           Beban pajak penghasilan                       (156.479)     (152.470)     (144.728)     (139.135)     (141.006)
           Laba tahun berjalan                           218.442       233.254       232.257       230.861       234.555




                                                  49
Page 51
Setelah Transaksi
                                                                                            (Dalam ribuan USD)

                      Keterangan            31/12/26      31/12/27      31/12/28      31/12/29      31/12/30

Pendapatan                                     649.630       715.474       738.192       737.273       736.840
Beban usaha                                   (206.103)     (254.690)     (272.973)     (282.104)     (293.914)
Laba usaha                                     443.527       460.784       465.220       455.169      442.926
Beban lain-lain                               (110.112)     (109.944)     (109.408)     (101.157)     (89.810)
Laba sebelum beban pajak penghasilan           333.415       350.840       355.812       354.012       353.116
Beban pajak penghasilan                       (152.354)     (159.226)     (160.638)     (157.304)     (153.011)
Laba tahun berjalan                           181.061       191.615       195.174       196.708       200.105



                                                                                            (Dalam ribuan USD)

                      Keterangan            31/12/31      31/12/32      31/12/33      31/12/34      31/12/35

Pendapatan                                     753.683       762.508       759.375       757.223       770.473
Beban usaha                                   (302.160)     (323.592)     (341.636)     (355.966)     (372.931)
Laba usaha                                    451.523       438.915       417.739       401.258       397.542
Beban lain-lain                               (76.038)      (52.631)      (40.522)      (31.262)      (21.981)
Laba sebelum beban pajak penghasilan           375.485       386.284       377.217       369.995       375.561
Beban pajak penghasilan                       (156.519)     (152.552)     (144.744)     (139.135)     (141.006)
Laba tahun berjalan                           218.966       233.733       232.473       230.861       234.555




Berdasarkan analisis tersebut di atas, proyeksi jumlah pendapatan dan laba
tahun berjalan Perseroan sebelum Transaksi masing-masing adalah sebesar
USD 7.380,67 juta dan USD 2.111,56 juta.

Selanjutnya, proyeksi jumlah pendapatan dan laba tahun berjalan Perseroan
setelah Transaksi masing-masing adalah sebesar USD 7.380,67 juta dan
USD 2.115,25 juta.

Dengan demikian, berdasarkan proyeksi laporan laba rugi komprehensif
tersebut di atas, setelah Transaksi menjadi efektif, Perseroan berpotensi
memperoleh tambahan laba tahun berjalan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal-tanggal 31 Desember 2026 – 2035, sehingga diharapkan dapat
meningkatkan kinerja keuangan Perseroan pada masa yang akan datang.




                                       50
Page 52
III.E.2.     Biaya atau Pendapatan yang Relevan

             Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, tidak
             terdapat biaya atau pendapatan yang relevan yang signifikan terkait dengan
             Transaksi, selain yang telah diungkapkan dalam Laporan Pendapat Kewajaran.

III.E.3.     Informasi Non-Keuangan yang Relevan

III.E.3.a.   Produk yang dihasilkan

             Ruang lingkup kegiatan Perseroan saat ini adalah sebagai perusahaan holding
             yang bergerak dalam aktivitas konsultasi manajemen lainnya, pembangkit
             tenaga listrik, dan pengusahaan tenaga panas bumi.

             Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, pada
             tanggal 31 Desember 2025, Perseroan memiliki penyertaan saham pada Star
             Energy Group Holding Pte Ltd. (selanjutnya disebut “SEGHPL”) dengan
             kepemilikan sebesar 100,00%. Pada saat ini, SEGHPL memiliki penyertaan
             saham pada SEGSL, SEGD II, dan SEGWWL, dengan kegiatan usaha sebagai
             berikut:

             •   Ruang lingkup kegiatan SEGSL adalah bergerak dalam bidang sumber
                 energi panas bumi dan pembangkit listrik.

             •   Ruang lingkup kegiatan SEGD II adalah bergerak dalam bidang sumber
                 energi panas bumi dan pembangkit listrik.

             •   Ruang lingkup kegiatan SEGWWL adalah bergerak dalam bidang sumber
                 panas bumi dan tenaga listrik.

             Dengan demikian, produk yang dihasilkan oleh SEGSL, SEGD II, dan
             SEGWWL adalah sumber panas bumi dan tenaga listrik.

III.E.3.b.   Pasar Geografis

             Dalam menjalankan kegiatan usahanya, pasar geografis SEGSL, SEGD II, dan
             SEGWWL adalah sebagai berikut:

             -   Pasar geografis SEGSL atas PLTP Gunung Salak terletak di Taman
                 Nasional Gunung Halimun Salak, Jawa Barat.

             -   Pasar geografis SEGD II atas PLTP Darajat terletak di Gunung
                 Papandayan di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

             -   Pasar geografis SEGWWL atas PLTP Wayang Windu terletak di Kabupaten
                 Bandung, Provinsi Jawa Barat




                                           51
Page 53
III.E.3.c.   Pesaing Usaha

             Dalam menjalankan kegiatan usahanya, pesaing usaha SEGSL, SEGD II, dan
             SEGWWL adalah sebagai berikut:

             •   PT Geo Dipa Energy;
             •   PT Sokoria Geothermal Indonesia; dan
             •   PT Pertamina Geothermal Energy.

III.E.3.d.   Strategi dan Rencana Masa Depan (Business Plan)

             Dalam menjalankan kegiatan usahanya, strategi dan rencana masa depan
             SEGSL, SEGD II, dan SEGWWL adalah sebagai berikut:

             •   Melakukan pemeliharaan fasilitas pembangkit listrik untuk meningkatkan
                 realisasi pasokan listrik.

             •   Meningkatkan operasional dan efisiensi dalam pengelolaan biaya dan
                 modal dengan menerapkan teknologi terbaik.

             •   Mengelola aset yang telah dimiliki dengan efisien, aktif mencari peluang
                 yang berkualitas guna mengembangkan portofolio aset, merencanakan
                 mengembangkan kapasitas pembangkit listrik dan pengembangan
                 pengeboran serta mengembangkan solusi energi ramah lingkungan untuk
                 Indonesia yang diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

             •   Perseroan merencanakan untuk menghasilkan pembangkit listrik dengan
                 kapasitas sebesar 1.549 MW untuk panas bumi dan 397 MW untuk tenaga
                 angin pada tahun 2030.

             •   Perseroan merencanakan untuk menyediakan program untuk memberikan
                 pelatihan strategi dan teknik bagi para pekerja profesional guna menunjang
                 karir di perusahan.

III.E.3.e.   Prosedur Pengambilan Keputusan atas Transaksi

             Berdasarkan informasi yang diperoleh dari manajemen Perseroan, proses
             pengambilan keputusan atas Transaksi telah dilakukan melalui proses yang
             sesuai prosedur internal Perseroan. Setelah menentukan rencana atas
             Transaksi, Direktur harus memperoleh persetujuan dari Presiden Direktur dan
             Dewan Komisaris. Sebelum Direktur mengusulkan usulan rencana atas
             Transaksi, Direktur telah melalui tahapan proses analisis internal, sebagaimana
             konfirmasi dengan manajemen Perseroan. Dengan demikian, manajemen telah
             mengikuti prosedur pengambilan keputusan oleh perusahaan dalam
             menentukan rencana dan nilai transaksi dengan memperhatikan alternatif lain.




                                            52
Page 54
IV.   ANALISIS ATAS KEWAJARAN TRANSAKSI

      Analisis kewajaran Transaksi secara lengkap adalah sebagai berikut:

      1. Berdasarkan KSKL, SEGH telah menyewakan Kendaraan kepada SEGSL,
         SEGD II, dan SEGWWL bertujuan untuk mendukung kegiatan-kegiatan
         operasional di daerah operasi SEGSL yang terletak di Desa Jayanegara,
         Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, SEGD II dengan daerah
         operasi yang terletak di Desa Padaawas Kecamatan Pasir Wangi,
         Kabupaten Garut, dan SEGWWL dengan daerah operasi yang terletak di
         Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung yang
         akan berlaku sejak tanggal berlaku efektif KSKL, yaitu tanggal 1 Juni 2026
         dan akan berlaku selama 84 bulan sejak tanggal efektif sampai dengan
         tanggal 31 Mei 2033 dengan nilai transaksi sebesar Rp 46,70 miliar.

         Selanjutnya, berdasarkan laporan kajian atas nilai sewa kendaraan listrik
         per 31 Desember 2025 yang disusun oleh KJPP SRR sebagaimana
         tertuang dalam laporannya No. 260529.001/SRR-JK/SR-A/BREN/OR
         tanggal 29 Mei 2026, kajian nilai sewa kendaraan listrik adalah sebesar
         Rp 45,47 miliar dengan rincian sebagai berikut:
                                                                                                                               (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                                   Harga                               Harga
                                                              Masa Sewa                          Nilai Pasar                             Nilai
                               Keterangan   Jumlah Unit                       Sewa/Unit/Bulan                     Sewa/Unit/Bulan
                                                               (Bulan)                             Sewa                               Transaksi
                                                                              (Rp/Unit/Bulan)                     (Rp/Unit/Bulan)
          Jakarta
          EV Hyundai Ioniq 5 Prime LR                 10                 84         10.000.000            8.400         10.300.000            8.652
          HEV Innova Zenix Gunit                       6                 84          6.700.000            3.377          6.800.000            3.427
          EV Volvo XC40                                2                 84         20.400.000            3.427         21.400.000            3.595
          EV Mercy EQB 250+                            1                 84         24.600.000            2.066         26.100.000            2.192
          Jumlah                                                                                        17.270                               17.867
          Salak
          EV Hyundai Ioniq 5 Prime LR                     8              84         10.000.000            6.720         10.300.000            6.922
          HEV Innova Zenix Gunit                          7              84          6.700.000            3.940          6.800.000            3.998
          HEV Honda CRV                                   1              84         12.800.000            1.075         13.000.000            1.092
          Jumlah                                                                                        11.735                               12.012
                                                                                                             -
          Darajat
          EV Hyundai Ioniq 5 Prime LR                     6              84         10.000.000            5.040         10.300.000            5.191
          HEV Innova Zenix Gunit                          8              84          6.700.000            4.502          6.800.000            4.570
          HEV Honda CRV                                   1              84         12.800.000            1.075         13.000.000            1.092
          Jumlah                                                                                        10.618                               10.853
          Wayang Windu
          EV Hyundai Ioniq 5 Prime LR                     3              84         10.000.000            2.520         10.300.000            2.596
          HEV Innova Zenix Gunit                          4              84          6.700.000            2.251          6.800.000            2.285
          HEV Honda CRV                                   1              84         12.800.000            1.075         13.000.000            1.092
          Jumlah                                                                                          5.846                               5.972
          Jumlah Nilai Transaksi                                                                        45.469                               46.704




         Dengan demikian, nilai transaksi atas Transaksi adalah sebesar
         Rp 46,70 miliar adalah lebih tinggi dari kajian nilai sewa sebesar
         Rp 45,47 miliar, sehingga Perseroan berpotensi membukukan keuntungan.
         Selisih nilai transaksi sebesar 2,72% tersebut telah sesuai dengan
         POJK 35/2020, persentase mana tidak melebihi 7,50% dari kajian nilai
         sewa sebesar Rp 45,47 miliar.




                                               53
Page 55
2. Berikut adalah proyeksi laporan laba rugi komprehensif Perseroan untuk
   tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2026 – 2035:

   Sebelum Transaksi
                                                                                               (Dalam ribuan USD)

                         Keterangan            31/12/26      31/12/27      31/12/28      31/12/29      31/12/30

   Pendapatan                                     649.630       715.474       738.192       737.273       736.840
   Beban usaha                                   (206.448)     (255.277)     (273.552)     (282.680)     (294.482)
   Laba usaha                                     443.182       460.197       464.640       454.593       442.358
   Beban lain-lain                               (110.112)     (109.945)     (109.409)     (101.157)      (89.810)
   Laba sebelum beban pajak penghasilan           333.070       350.252       355.231       353.436       352.548
   Beban pajak penghasilan                       (152.331)     (159.185)     (160.598)     (157.264)     (152.972)
   Laba tahun berjalan                           180.739       191.067       194.633       196.172        199.576



                                                                                               (Dalam ribuan USD)

                         Keterangan            31/12/31      31/12/32      31/12/33      31/12/34      31/12/35

   Pendapatan                                     753.683       762.508       759.375       757.223       770.473
   Beban usaha                                   (302.724)     (324.152)     (341.868)     (355.966)     (372.931)
   Laba usaha                                    450.959       438.355       417.507       401.258        397.542
   Beban lain-lain                               (76.038)      (52.631)      (40.522)      (31.262)       (21.981)
   Laba sebelum beban pajak penghasilan           374.921       385.724       376.985       369.995       375.561
   Beban pajak penghasilan                       (156.479)     (152.470)     (144.728)     (139.135)     (141.006)
   Laba tahun berjalan                           218.442       233.254       232.257       230.861        234.555




   Setelah Transaksi
                                                                                                (Dalam ribuan USD)

                         Keterangan            31/12/26      31/12/27      31/12/28      31/12/29      31/12/30

   Pendapatan                                     649.630       715.474       738.192       737.273       736.840
   Beban usaha                                   (206.103)     (254.690)     (272.973)     (282.104)     (293.914)
   Laba usaha                                     443.527       460.784       465.220       455.169       442.926
   Beban lain-lain                               (110.112)     (109.944)     (109.408)     (101.157)      (89.810)
   Laba sebelum beban pajak penghasilan           333.415       350.840       355.812       354.012       353.116
   Beban pajak penghasilan                       (152.354)     (159.226)     (160.638)     (157.304)     (153.011)
   Laba tahun berjalan                            181.061       191.615       195.174       196.708       200.105



                                                                                                (Dalam ribuan USD)

                         Keterangan            31/12/31      31/12/32      31/12/33      31/12/34      31/12/35

   Pendapatan                                     753.683       762.508       759.375       757.223       770.473
   Beban usaha                                   (302.160)     (323.592)     (341.636)     (355.966)     (372.931)
   Laba usaha                                     451.523       438.915       417.739       401.258       397.542
   Beban lain-lain                                (76.038)      (52.631)      (40.522)      (31.262)      (21.981)
   Laba sebelum beban pajak penghasilan           375.485       386.284       377.217       369.995       375.561
   Beban pajak penghasilan                       (156.519)     (152.552)     (144.744)     (139.135)     (141.006)
   Laba tahun berjalan                            218.966       233.733       232.473       230.861       234.555




   Berdasarkan analisis tersebut di atas, proyeksi jumlah pendapatan dan laba
   tahun berjalan Perseroan sebelum Transaksi masing-masing adalah
   sebesar USD 7.380,67 juta dan USD 2.111,56 juta.

   Selanjutnya, proyeksi jumlah pendapatan dan laba tahun berjalan
   Perseroan    setelah   Transaksi   masing-masing adalah sebesar
   USD 7.380,67 juta dan USD 2.115,25 juta.




                                          54
Page 56
   Dengan demikian, berdasarkan proyeksi laporan laba rugi komprehensif
   tersebut di atas, setelah Transaksi menjadi efektif, Perseroan berpotensi
   memperoleh tambahan laba tahun berjalan untuk tahun yang berakhir pada
   tanggal-tanggal 31 Desember 2026 – 2035, sehingga diharapkan dapat
   meningkatkan kinerja keuangan Perseroan pada masa yang akan datang.

3. Perhitungan jumlah nilai kini dari proyeksi laba tahun berjalan konsolidasian
   Perseroan sebelum dan setelah Transaksi untuk tahun yang berakhir pada
   tanggal-tanggal 31 Desember 2026 – 2035 masing-masing adalah sebesar
   USD 1.502,73 juta dan USD 1.505,60 juta. Dengan demikian, jumlah nilai
   kini dari proyeksi laba tahun berjalan konsolidasian Perseroan setelah
   Transaksi    untuk    tahun     yang     berakhir    pada     tanggal-tanggal
   31 Desember 2026 – 2035 lebih besar daripada jumlah nilai kini dari
   proyeksi laba tahun berjalan konsolidasian Perseroan sebelum Transaksi
   untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2026 – 2035.
   Dalam perhitungan nilai kini, digunakan tingkat diskonto sebesar 7,07%,
   yang merupakan biaya modal ekuitas Perseroan, yang ditentukan dengan
   capital asset pricing model (CAPM) dengan menggunakan persamaan
   sebagai berikut:

   ke    =        Rf + ( β x RPm ) – RBDS

   Di mana:

   ke        =   Tingkat balikan yang diharapkan dari suatu sekuritas tertentu,
                 atau biaya modal ekuitas/saham biasa
   Rf        =   Tingkat balikan yang tersedia untuk suatu sekuritas bebas risiko
                 (risk free rate)
   β         =   Beta
   RPm       =   Premi risiko ekuitas untuk pasar secara keseluruhan (equity risk
                 premium)




                                  55
Page 57
Rf adalah tingkat suku bunga untuk instrumen-instrumen yang dianggap
tidak memiliki kemungkinan gagal bayar. Di Indonesia, instrumen bebas
risiko yang dapat dipilih adalah tingkat bunga Obligasi Pemerintah untuk
jangka panjang. Terkait dengan tanggal penilaian yang jatuh pada tanggal
31 Desember 2025, maka instrumen bebas risiko yang dipakai yaitu
obligasi Indonesia berjangka panjang dalam mata uang USD dengan
jangka waktu 10 tahun dengan tingkat yield rata-rata sebesar 4,87%, yang
diperoleh dari Bloomberg dan angka tersebut akan digunakan sebagai
tingkat balikan bebas risiko.

RPm adalah selisih antara tingkat bunga investasi bebas risiko dengan
tingkat balikan investasi dalam bentuk penyertaan. Penentuan equity
market risk premium memasukkan premi untuk risiko spesifik negara
(country-specific risk premiums) seperti volatilitas harga saham untuk
menghasilkan base equity market risk premium. Dengan mengikutsertakan
risiko-risiko ini, dihasilkan tingkat diskonto yang mengakomodasi
perubahan-perubahan sentimen jangka pendek di sekuritas pada pasar
negara yang bersangkutan. Untuk penilaian ini, kami menggunakan tingkat
premi risiko sebesar 6,69%, yang diperoleh dari riset Aswath Damodaran
(New York University Business School) tahun 2025 yang diterbitkan pada
bulan Januari 2026.

Beta (β) adalah faktor untuk meliput risiko sistematis dari suatu ekuitas.
Beta akan dikalikan dengan market risk premium untuk mendapatkan equity
risk premium. Beta Perseroan diperoleh dari riset Aswath Damodaran (New
York University Business School) sampai dengan tahun 2025 sebesar 0,57.

Berdasarkan nilai beta tersebut, maka dengan menggunakan persamaan
CAPM dengan memperhitungkan rating-based default spread sebesar
1,62% diperoleh biaya modal atas ekuitas Perseroan sebagaimana tampak
dalam perhitungan di bawah ini:

ke   =      Rf + ( β x RPm ) – RBDS
     =      4,87% + ( 0,57 x 6,69% ) – 1,62%
     =      7,07%




                           56
Page 58
   Perhitungan jumlah nilai kini dari proyeksi laba tahun berjalan Perseroan
   untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2026 – 2035
   adalah sebagai berikut:

   Sebelum Transaksi
                                                                                       (Dalam ribuan USD)
                                                                     Proyeksi
                          Keterangan
                                            31/12/26     31/12/27    31/12/28    31/12/29     31/12/30
    Laba tahun berjalan                       180.739      191.067     194.633     196.172       199.576
    Faktor diskonto                            0,9664       0,9026      0,8430      0,7873        0,7353
    Nilai kini                                174.667      172.457     164.075     154.446       146.748



                                                                                       (Dalam ribuan USD)
                                                                     Proyeksi
                          Keterangan
                                            31/12/31     31/12/32    31/12/33    31/12/34     31/12/35
    Laba tahun berjalan                       218.442      233.254     232.257     230.861       234.555
    Faktor diskonto                            0,6867       0,6413      0,5989      0,5593        0,5224
    Nilai kini                                150.004      149.586     139.099     129.120       122.531
    Jumlah nilai kini                        1.502.734




   Setelah Transaksi
                                                                                       (Dalam ribuan USD)
                                                                     Proyeksi
                          Keterangan
                                            31/12/26     31/12/27    31/12/28    31/12/29     31/12/30
    Laba tahun berjalan                       181.061      191.615     195.174     196.708       200.105
    Faktor diskonto                            0,9664       0,9026      0,8430      0,7873        0,7353
    Nilai kini                                174.977      172.951     164.532     154.868       147.137



                                                                                       (Dalam ribuan USD)
                                                                     Proyeksi
                          Keterangan
                                            31/12/31     31/12/32    31/12/33    31/12/34     31/12/35
    Laba tahun berjalan                       218.966      233.733     232.473     230.861       234.555
    Faktor diskonto                            0,6867       0,6413      0,5989      0,5593        0,5224
    Nilai kini                                150.364      149.893     139.228     129.120       122.531
    Jumlah nilai kini                        1.505.602




4. Perseroan merupakan perusahaan holding investasi dengan beberapa
   entitas anak yang saat ini sedang fokus pada pengembangan dan
   pengoperasian PLTP. Sehubungan dengan hal tersebut, SEGSL, SEGD II,
   dan SEGWWL perlu menetapkan langkah strategis untuk mendukung dan
   menjamin kelancaran kegiatan operasional. Dalam rangka memenuhi
   kebutuhan kegiatan operasional tersebut, SEGSL, SEGD II, dan SEGWWL
   telah melakukan Transaksi untuk memperoleh unit Kendaraan yang
   tersedia milik SEGH untuk dapat disewa dengan harga sewa yang bersaing
   dan lebih efisien dibandingkan dengan penawaran lain dari pihak ketiga.




                                       57
Page 59
             5. Transaksi merupakan salah satu strategi bisnis Perseroan dalam rangka
                memaksimalkan portofolio bisnis Perseroan secara kelompok usaha (Grup)
                pada SEGH sebagai perusahaan yang menyewakan Kendaraan bagi
                SEGSL, SEGD II, dan SEGWWL. Dengan koordinasi dan pengaturan yang
                efektif, maka proses operasional diharapkan dapat didukung oleh
                kendaraan siap pakai dalam kondisi laik operasi dan resmi terdaftar atas
                nama SEGH serta tidak sedang dalam sengketa kepemilikan atau agunan
                dan memiliki surat-surat yang berlaku sehingga kegiatan operasional dapat
                berjalan secara efektif dan efisien dalam menjalankan kegiatan usaha
                dalam satu kelompok usaha, di mana hal ini juga sejalan dengan pola
                bisnis yang dapat meningkatkan sinergi antar entitas anak Perseroan
                sehingga mendukung kelangsungan dan pengembangan kegiatan usaha
                masing masing perusahaan.

             6. Dengan dilakukannya Transaksi, penerapan pola kerja yang terkoordinasi
                dan berkesinambungan diharapkan akan memberikan peningkatan efisiensi
                operasional di daerah operasi SEGSL, SEGD II, dan SEGWWL sehingga
                dapat meningkatkan kinerja keuangan konsolidasian Perseroan pada masa
                yang akan datang.

             7. Setelah Transaksi menjadi efektif, SEGSL, SEGD II, dan SEGWWL
                memiliki akses penggunaan atas Kendaraan selama 84 bulan sejak tanggal
                efektif sebagaimana disepakati oleh para pihak dalam KSKL, di mana hal
                tersebut merupakan sewa jangka panjang yang diharapkan dapat
                mengurangi ketergantungan terhadap penyedia jasa sewa Kendaraan milik
                pihak ketiga dan menjadi langkah penerapan mitigasi risiko bagi SEGSL,
                SEGD II, dan SEGWWL terhadap ketidakpastian atas pasokan unit
                Kendaraan dan fluktuasi biaya sewa Kendaraan sebagai dampak dari
                tingginya akan kebutuhan jasa sewa Kendaraan dari berbagai perusahaan
                yang bergerak dalam bidang yang sama dengan SEGH.

KESIMPULAN

Berdasarkan ruang lingkup pekerjaan, asumsi-asumsi, data, dan informasi yang diperoleh
dari manajemen Perseroan yang digunakan dalam penyusunan laporan ini, penelaahan atas
dampak keuangan Transaksi sebagaimana diungkapkan dalam Laporan Pendapat
Kewajaran ini, kami berpendapat bahwa Transaksi adalah wajar.




                                           58
Page 60
DISTRIBUSI PENDAPAT KEWAJARAN INI

Pendapat Kewajaran ini ditujukan untuk kepentingan Direksi Perseroan dalam kaitannya
dengan Transaksi dan tidak untuk digunakan oleh pihak lain atau untuk kepentingan lain.
Pendapat Kewajaran ini tidak merupakan rekomendasi kepada pemegang saham untuk
menyetujui Transaksi atau melakukan tindakan lainnya dalam kaitan dengan Transaksi dan
tidak dapat digunakan secara demikian oleh pemegang saham.

Pendapat Kewajaran ini harus dipandang sebagai satu kesatuan dan penggunaan sebagian
dari analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan isi Pendapat Kewajaran ini secara
keseluruhan dapat menyebabkan pandangan yang menyesatkan atas proses yang
mendasari Pendapat Kewajaran ini.

Pendapat Kewajaran ini juga disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi
umum bisnis dan keuangan serta peraturan yang ada pada saat ini. Kami tidak bertanggung
jawab untuk memutakhirkan atau melengkapi Pendapat Kewajaran kami karena peristiwa-
peristiwa yang terjadi setelah tanggal Pendapat Kewajaran ini. Pendapat Kewajaran ini tidak
sah apabila tidak dibubuhi tanda tangan pihak yang berwenang dan stempel perusahaan
(corporate seal) dari KJPP Kusnanto & rekan.



Hormat kami,
KJPP KUSNANTO & REKAN




Willy D. Kusnanto
Pimpinan Rekan

Izin Penilai     : B-1.09.00153
STTD             : KEP-210/KS.13/2026
Klasifikasi Izin : Penilai Bisnis
MAPPI            : 06-S-01996




                                            59
Page 61
                                                                             Lampiran A

                                PERNYATAAN PENILAI


1. KR tidak memiliki benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Perseroan ataupun
   pihak-pihak yang terafiliasi dengan Perseroan.

2. KR tidak memiliki kepentingan atau keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini.

3. KR tidak memiliki pinjaman dengan Perseroan ataupun pihak-pihak yang terafiliasi
   dengan Perseroan.

4. Laporan Pendapat Kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau
   merugikan pihak manapun.

5. KR hanya menerima imbalan jasa sesuai dengan surat penugasan KR.

6. Perhitungan dan analisis dalam rangka pemberian Pendapat Kewajaran telah dilakukan
   dengan benar dan kami bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran.




                                           60
Page 62
                                                                                                           Lampiran B

PT Barito Renewables Energy Tbk
Proyeksi Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Sebelum Transaksi
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2026 - 2035

                                                                                                         (Dalam ribuan USD)

                      Keterangan                        31/12/26       31/12/27      31/12/28      31/12/29      31/12/30

Pendapatan                                                  649.630       715.474       738.192       737.273       736.840
Beban usaha                                                (206.448)     (255.277)     (273.552)     (282.680)     (294.482)
Laba usaha                                                  443.182       460.197       464.640       454.593      442.358
Beban lain-lain                                            (110.112)     (109.945)     (109.409)     (101.157)     (89.810)
Laba sebelum beban pajak penghasilan                        333.070       350.252       355.231       353.436       352.548
Beban pajak penghasilan                                    (152.331)     (159.185)     (160.598)     (157.264)     (152.972)
Laba tahun berjalan                                        180.739       191.067       194.633       196.172       199.576



                                                                                                         (Dalam ribuan USD)

                      Keterangan                        31/12/31       31/12/32      31/12/33      31/12/34      31/12/35

Pendapatan                                                  753.683       762.508       759.375       757.223       770.473
Beban usaha                                                (302.724)     (324.152)     (341.868)     (355.966)     (372.931)
Laba usaha                                                 450.959       438.355       417.507       401.258       397.542
Beban lain-lain                                            (76.038)      (52.631)      (40.522)      (31.262)      (21.981)
Laba sebelum beban pajak penghasilan                        374.921       385.724       376.985       369.995       375.561
Beban pajak penghasilan                                    (156.479)     (152.470)     (144.728)     (139.135)     (141.006)
Laba tahun berjalan                                        218.442       233.254       232.257       230.861       234.555



PT Barito Renewables Energy Tbk
Proyeksi Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Setelah Transaksi
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2026 - 2035

                                                                                                         (Dalam ribuan USD)

                      Keterangan                        31/12/26       31/12/27      31/12/28      31/12/29      31/12/30

Pendapatan                                                  649.630       715.474       738.192       737.273       736.840
Beban usaha                                                (206.103)     (254.690)     (272.973)     (282.104)     (293.914)
Laba usaha                                                  443.527       460.784       465.220       455.169      442.926
Beban lain-lain                                            (110.112)     (109.944)     (109.408)     (101.157)     (89.810)
Laba sebelum beban pajak penghasilan                        333.415       350.840       355.812       354.012       353.116
Beban pajak penghasilan                                    (152.354)     (159.226)     (160.638)     (157.304)     (153.011)
Laba tahun berjalan                                        181.061       191.615       195.174       196.708       200.105



                                                                                                         (Dalam ribuan USD)

                      Keterangan                        31/12/31       31/12/32      31/12/33      31/12/34      31/12/35

Pendapatan                                                  753.683       762.508       759.375       757.223       770.473
Beban usaha                                                (302.160)     (323.592)     (341.636)     (355.966)     (372.931)
Laba usaha                                                 451.523       438.915       417.739       401.258       397.542
Beban lain-lain                                            (76.038)      (52.631)      (40.522)      (31.262)      (21.981)
Laba sebelum beban pajak penghasilan                        375.485       386.284       377.217       369.995       375.561
Beban pajak penghasilan                                    (156.519)     (152.552)     (144.744)     (139.135)     (141.006)
Laba tahun berjalan                                        218.966       233.733       232.473       230.861       234.555




                                                           61
Page 63
                                                                                                        Lampiran C

PT Barito Renewables Energy Tbk
Proyeksi Nilai Kini Laba Tahun Berjalan Sebelum Transaksi
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2026 - 2035

                                                                                                       (Dalam ribuan USD)
                                                                                     Proyeksi
                      Keterangan
                                                         31/12/26        31/12/27    31/12/28    31/12/29     31/12/30
Laba tahun berjalan                                         180.739        191.067     194.633     196.172       199.576
Faktor diskonto                                              0,9664         0,9026      0,8430      0,7873        0,7353
Nilai kini                                                  174.667        172.457     164.075     154.446       146.748



                                                                                                       (Dalam ribuan USD)
                                                                                     Proyeksi
                      Keterangan
                                                         31/12/31        31/12/32    31/12/33    31/12/34     31/12/35
Laba tahun berjalan                                         218.442        233.254     232.257     230.861       234.555
Faktor diskonto                                              0,6867         0,6413      0,5989      0,5593        0,5224
Nilai kini                                                  150.004        149.586     139.099     129.120       122.531
Jumlah nilai kini                                         1.502.734



PT Barito Renewables Energy Tbk
Proyeksi Nilai Kini Laba Tahun Berjalan Setelah Transaksi
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2026 - 2035

                                                                                                       (Dalam ribuan USD)
                                                                                     Proyeksi
                      Keterangan
                                                         31/12/26        31/12/27    31/12/28    31/12/29     31/12/30
Laba tahun berjalan                                         181.061        191.615     195.174     196.708       200.105
Faktor diskonto                                              0,9664         0,9026      0,8430      0,7873        0,7353
Nilai kini                                                  174.977        172.951     164.532     154.868       147.137



                                                                                                       (Dalam ribuan USD)
                                                                                     Proyeksi
                      Keterangan
                                                         31/12/31        31/12/32    31/12/33    31/12/34     31/12/35
Laba tahun berjalan                                         218.966        233.733     232.473     230.861       234.555
Faktor diskonto                                              0,6867         0,6413      0,5989      0,5593        0,5224
Nilai kini                                                  150.364        149.893     139.228     129.120       122.531
Jumlah nilai kini                                         1.505.602




                                                            62
Page 64
                                                                                                Lampiran D

Analisis Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Transaksi

Pada tanggal 1 Juni 2026, SEGH, SEGSL, SEGD II, dan SEGWWL telah menandatangani
KSKL sehubungan dengan Transaksi. Pokok-pokok kesepakatan penting dalam KSKL
adalah sebagai berikut:

•   Pihak-pihak yang Bertransaksi

    Pihak-pihak yang bertransaksi berdasarkan KSKL adalah SEGH, SEGSL, SEGD II, dan
    SEGWWL.

•   Objek Transaksi dan Nilai Transaksi

    Objek transaksi berdasarkan KSKL adalah SEGH menyediakan Kendaraan yang
    diperlukan untuk mendukung kegiatan-kegiatan operasional SEGSL, SEGD II, dan
    SEGWWL dengan nilai transaksi berdasarkan KSKL adalah sebesar Rp 46,70 miliar
    dengan rincian sebagai berikut:
                                                                                              (Dalam jutaan Rupiah)

                                                                                 Harga
                                                            Masa Sewa
                         Keterangan       Jumlah Unit                       Sewa/Unit/Bulan      Nilai Transaksi
                                                             (Bulan)
                                                                            (Rp/Unit/Bulan)
    Jakarta
    EV Hyundai Ioniq 5 Prime LR                     10                 84         10.300.000                 8.652
    HEV Innova Zenix Gunit                           6                 84          6.800.000                 3.427
    EV Volvo XC40                                    2                 84         21.400.000                 3.595
    EV Mercy EQB 250+                                1                 84         26.100.000                 2.192
    Jumlah                                                                                                  17.867
    Salak
    EV Hyundai Ioniq 5 Prime LR                         8              84         10.300.000                 6.922
    HEV Innova Zenix Gunit                              7              84          6.800.000                 3.998
    HEV Honda CRV                                       1              84         13.000.000                 1.092
    Jumlah                                                                                                  12.012
                                                                                                                 -
    Darajat
    EV Hyundai Ioniq 5 Prime LR                         6              84         10.300.000                 5.191
    HEV Innova Zenix Gunit                              8              84          6.800.000                 4.570
    HEV Honda CRV                                       1              84         13.000.000                 1.092
    Jumlah                                                                                                  10.853
    Wayang Windu
    EV Hyundai Ioniq 5 Prime LR                         3              84         10.300.000                 2.596
    HEV Innova Zenix Gunit                              4              84          6.800.000                 2.285
    HEV Honda CRV                                       1              84         13.000.000                 1.092
    Jumlah                                                                                                   5.972
    Jumlah Nilai Transaksi                                                                                  46.704




                                            63
Page 65
•   Jangka Waktu

    Jangka waktu berdasarkan KSKL ini berlaku sejak tanggal berlaku efektif KSKL, yaitu
    tanggal 1 Juni 2025 dan akan berlaku selama 84 bulan sejak tanggal efektif sampai
    dengan 31 Mei 2033, kecuali diakhiri lebih awal sesuai ketentuan-ketentuan dalam KSKL
    ini. SEGSL, SEGD II, dan SEGWWL berhak untuk memperpanjang KSKL ini atas
    kebijakan SEGSL, SEGD II, dan SEGWWL dengan syarat dan ketentuan yang sama
    dan harga yang disepakati bersama.

•   Hukum yang Berlaku

    KSKL ini tunduk kepada dan ditafsirkan berdasarkan ketentuan hukum Indonesia.




                                           64
Page 66
                                                                         Lampiran E

Analisis atas Laporan Kajian Sewa

KJPP SRR, sebagai KJPP resmi berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 1.09.00242
berdasarkan             Keputusan             Surat         Menteri          Keuangan
No. 1056/KM.1/2009 tanggal 20 Agustus 2009, dan terdaftar sebagai kantor jasa profesi
penunjang pasar modal di OJK dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar
Modal dari OJK No. STTD.PPB-05/PJ-1/PM.02/2023 (penilai properti dan bisnis)
tanggal 8 Juni 2023, telah ditunjuk oleh manajemen Perseroan untuk memberikan pendapat
atas    Obyek      Kajian,     sesuai     dengan    surat  penawaran    KJPP      SRR
No. 260305.002/SRR-JK/SPN-A/BREN/OR tanggal 5 Maret 2026 yang telah disetujui oleh
manajemen Perseroan, maka dengan ini KJPP SRR menyatakan bahwa KJPP SRR telah
melakukan kajian atas nilai sewa Objek Kajian dengan tujuan untuk mengungkapkan
pendapat mengenai nilai sewa dari Objek Kajian per hari sebagaimana tertuang dalam
laporannya No. 260529.001/SRR-JK/SR-A/BREN/OR tanggal 29 Mei 2026 dengan
ringkasan sebagai berikut:

1. Tujuan dan Maksud Kajian

   Tujuan kajian Obyek Kajian adalah untuk memberikan pendapat mengenai nilai sewa
   dari Obyek Kajian pada tanggal 31 Desember 2025 dengan masa sewa selama 84
   bulan.

   Adapun maksud dari penugasan Kajian Sewa adalah untuk memberikan informasi
   mengenai nilai sewa dari Obyek Kajian kepada manajemen Perseroan yang akan
   digunakan untuk mendukung pelaksanaan rencana transaksi sewa atas Obyek Kajian
   oleh Perseroan dengan masa sewa selama 84 bulan.

2. Obyek Kajian

   Obyek yang dikaji dalam kajian ini adalah Obyek Kajian, yaitu aset milik/atas nama
   SEGH yang berupa kendaraan listrik yang terletak di Wisma Barito Jakarta Barat,
   Lapangan Geothermal Parakan Salak, Lapangan Geothermal Darajat, dan Lapangan
   Geothermal Wayang Windu, Kotamadya Jakarta Barat, Kabupaten Sukabumi,
   Kabupaten Garut, dan Kabupaten Bandung, Propinsi DKI Jakarta dan Propinsi Jawa
   Barat.

3. Inspeksi Objek Kajian

   Peninjauan fisik atas Obyek Kajian dilakukan pada tanggal 13 Maret 2026 dan tanggal
   7 April 2026.

4. Tanggal Kajian

   Tanggal kajian ditetapkan pada tanggal 31 Desember 2025.




                                         65
Page 67
5. Metodologi Kajian

   Pendekatan yang digunakan dalam kajian nilai sewa adalah pendekatan pasar (market
   approach). Pendekatan pasar adalah pendekatan kajian yang menggunakan data
   transaksi atau penawaran atas properti yang sebanding dan sejenis dengan Obyek
   Kajian yang didasarkan pada suatu proses perbandingan dan penyesuaian.

   Pendekatan pasar dilakukan dengan memperhatikan dan mempertimbangkan data sewa
   dan atau data penawaran properti yang sebanding dan sejenis serta memiliki kesamaan
   karakteristik.  Data    tersebut    kemudian    dianalisa    dengan     memberikan
   penyesuaian-penyesuaian/adjustment terhadap perbedaan dan kesamaan karakteristik,
   antara Obyek Kajian dengan data pembanding properti yang berhasil dikumpulkan untuk
   menghasilkan nilai sewa Obyek Kajian.

6. Kesimpulan Kajian

   Berdasarkan kajian yang telah kami lakukan dengan memperhatikan data historis dan
   faktor-faktor yang erat hubungannya dengan kajian, kami berkesimpulan bahwa nilai
   sewa Obyek kajian per tanggal 31 Desember 2025 yang dinyatakan dalam mata uang
   Rupiah adalah sebesar Rp 45,47 juta dengan masa sewa selama 84 bulan.




                                         66

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.95 MB
Published11 Jun 2026
Pages67
Characters183,171
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 56 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org BARITO RENEWABLES ENERGY Tbk p.2 ×23
linked person Hsing Chee Chiam p.9 ×2
linked person Agus Salim Pangestu p.14 ×3
linked person David Kosasih p.14
linked person Cholanat Yanaranop p.14
linked person Tan Ek Kia p.14
linked person Hendra Soetjipto p.15 ×5
linked person Kenneth Lee Riedel p.15
linked person Agus Sandy Widyanto p.15
linked person Prajogo Pangestu p.15
linked org PT Pertamina Geothermal Energy p.39 ×4
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.3
possible org Bursa Efek Indonesia p.9 ×3
possible org Barito Pacific Tbk p.15 ×2
possible person Rudy Suparman p.18 ×4
unresolved org Star Energy Geothermal (Wayang Windu p.2 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.3 ×4
unresolved org Star Energy Group Holding Pte Ltd p.4 ×2
unresolved org Star Energy Star Energy Geothermal Geothermal Pte Ltd p.4
unresolved org PT Star Energy Star Energy Geothermal p.4
unresolved org Geothermal Salak II Ltd. p.4
unresolved org Liana Ramon Xenia & Rekan p.7
unresolved org Bank Indonesia p.7 ×4
unresolved org LRXR p.8 ×3
unresolved org Tanudiredja p.8
unresolved org Rintis & Rekan p.8
unresolved org TWRR p.9 ×2
unresolved org KJPP Suwendho p.9
unresolved person Aulia Taufani p.9 ×2
unresolved person Christina Dwi Utami · Notaris p.9 ×5
unresolved person Nanny Wiana Setiawan · Notaris p.14
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.14 ×3
unresolved org Menteri p.14
unresolved org PT Barito Wind Energy p.15
unresolved org UPC Renewables Asia Pacific Holdings Pte. Ltd. p.15
unresolved org ACEN Renewables International Pte. Ltd. p.15
unresolved org PT UPC Sidrap Bayu Energy p.15
unresolved org PT Operation p.15
unresolved org PT Star Energy Geothermal Halmahera Dalam Transaksi p.17
unresolved person Wahyu Iman Sidharta · Notaris p.17 ×3
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU- p.17 ×2
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU- p.17 ×2
unresolved org Modal Kepemilikan Star Energy Geothermal Pte. Ltd. p.18
unresolved org PT Star Energy Geothermal Halmahera II. p.25
unresolved org Kementerian Energi p.29
unresolved org Kementerian ESDM p.29 ×2
unresolved org KJPP SRR p.48 ×8
unresolved org PT Geo Dipa Energy p.53
unresolved org PT Sokoria Geothermal Indonesia p.53
unresolved org PT Pertamina Geothermal Energy. III. p.53
unresolved org KJPP Kusnanto p.60 ×2
unresolved org KJPP KUSNANTO & REKAN p.60
unresolved person Willy D. Kusnanto · Pimpinan Rekan p.60

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.500 5936 ms 12 Sep 2026 22:11
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [{'area_sqm': None,
             'category': 'OTHER',
             'description': 'dalam Pendapat Kewajaran atas Transaksi adalah '
                            'transaksi di mana SEGH'}],
 'currency': 'IDR',
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL_FACT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': 'dalam Pendapat Kewajaran atas Transaksi adalah transaksi di '
                'mana SEGH',
 'object_truncated': True,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': '46.70'}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result