Skip to content
Back to announcement

20260910_SMDR_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32147753_lamp2.pdf

Other Text extracted SMDR

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 6

Page 1
 Direksi PT Samudera Indonesia Tbk
 Jl. Letjen S. Parman Kav. 35
 Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat
 DKI Jakarta 11480


 u.p.: Yth. Ibu Idaman Putri Erwin, Corporate Secretary


 Perihal : Permintaan Penjelasan


 Dengan hormat,

 Berdasarkan pada surat PT Samudera Indonesia Tbk (Perseroan) nomor SR.26.07.037/CS/SI tanggal
 30 Juli 2026 perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit, dengan ini Bursa
 meminta penjelasan Perseroan atas pertanyaan Bursa sebagaimana terlampir.

 Sesuai dengan ketentuan II.9 Peraturan Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi,
 kami meminta Perseroan menyampaikan penjelasan terkait dengan hal-hal terlampir paling lambat
 2 (dua) hari Bursa setelah tanggal surat ini diterima. Bursa meminta tanggapan Perseroan
 menyertakan pertanyaan dari Bursa untuk memberikan konteks yang jelas bagi publik, dan
 penyampaian tanggapan menggunakan Form E023 (published) pada SPE-IDXnet.

 Sebagai komitmen penerapan Tata Kelola Perusahaan yang baik, seluruh Insan BEI dilarang menerima
 gratifikasi dalam bentuk apapun sesuai ketentuan yang berlaku. Jika mengetahui tindakan pelanggaran
 terkait hal tersebut, mohon dilaporkan melalui saluran Whistleblowing System - Letter to IDX
 pada link berikut http://wbs.idx.co.id/.

 Atas perhatian Ibu, kami ucapkan terima kasih.




                   Indonesia Stock Exchange Building, Tower I, 6th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190 – Indonesia
idx.co.id
   www.idx.co.id   Call Center: 150515 (Domestic Only) | Email: contactcenter@idx.co.id | WhatsApp: +62 811 81 150515
                   X/TikTok: @idx_bei | Instagram: @indonesiastockexchange | Facebook/YouTube/LinkedIn: Indonesia Stock Exchange

Page 2
 Lampiran
                                       Permintaan Penjelasan
                                 PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR)
 Bursa meminta tanggapan Perseroan menyertakan pertanyaan dari Bursa untuk memberikan konteks
 yang jelas bagi publik, dan penyampaian tanggapan menggunakan Form E023 (published) pada
 SPE-IDXnet.

 Terkait Bisnis dan Prospek Usaha

 1. Agar dijelaskan strategi bisnis Perseroan secara keseluruhan dalam menjalankan kegiatan usaha
    pada periode berjalan, termasuk fokus utama pengembangan usaha, segmen pasar yang menjadi
    prioritas, serta keselarasan strategi tersebut dengan kondisi industri dan dinamika pasar saat ini.

 2. Agar dijelaskan pandangan dan prospek manajemen Perseroan ke depan, termasuk ekspektasi
    terhadap perkembangan kinerja masing-masing lini usaha, tren permintaan dan tarif angkutan laut
    (freight rate/charter rate), serta tantangan utama yang dihadapi Perseroan di tengah dinamika
    perdagangan global dan ketidakpastian geopolitik. Agar dijelaskan pula strategi Perseroan dalam
    mengantisipasi kondisi tersebut serta menjaga kesinambungan kinerja usaha dalam jangka
    menengah.

 Terkait Laporan Keuangan Perseroan per 30 Juni 2026

 3. Berdasarkan laporan keuangan periode enam bulan 2026, Perseroan membukukan pendapatan
    sebesar USD421,76 juta, meningkat 11,3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya
    sebesar USD379,08 juta. Namun demikian, laba bruto hanya meningkat 3,1% menjadi
    USD74,82 juta, sehingga gross profit margin menurun dari sekitar 19,1% menjadi 17,7%.
    Penurunan margin tersebut antara lain terjadi di tengah peningkatan biaya jasa sebesar 13,2%,
    terutama pada beban bongkar muat, penyusutan, dan biaya keagenan. Sehubungan dengan hal
    tersebut, agar dijelaskan:
    a. Faktor utama yang menyebabkan pertumbuhan biaya jasa lebih tinggi dibandingkan
        pertumbuhan pendapatan, serta komponen biaya yang paling berpengaruh terhadap penurunan
        gross profit margin Perseroan.
    b. Faktor yang menyebabkan peningkatan signifikan pada beban penyusutan dan biaya keagenan,
        serta apakah peningkatan tersebut bersifat sementara atau diperkirakan berlanjut pada periode
        berikutnya.
    c. Strategi Perseroan untuk menjaga atau meningkatkan gross profit margin ke depan.

 4. Berdasarkan CALK 26 tentang Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan, pendapatan Perseroan
    meningkat terutama pada pendapatan jasa angkutan sebesar 11,0%, kegiatan keagenan,
    forwarding dan kegiatan pelabuhan sebesar 20,4%, serta pendapatan sewa kapal berbasis waktu
    (time charter) sebesar 14,0%. Di sisi lain, pendapatan dari jasa penanganan peralatan peti kemas
    dan muatan mengalami penurunan sebesar 1,2%. Sehubungan dengan hal tersebut, agar dijelaskan:
    a. Faktor utama yang mendorong pertumbuhan masing-masing jenis pendapatan tersebut,
        termasuk kontribusi peningkatan volume, tarif (freight rate/charter rate), maupun
        penambahan pelanggan atau kontrak baru.
    b. Perkembangan permintaan dan tarif angkutan serta time charter pada semester I 2026
        dibandingkan dengan periode sebelumnya, serta pandangan Manajemen mengenai tren
        tersebut untuk semester II 2026 dan jangka menengah.




                    Indonesia Stock Exchange Building, Tower I, 6th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190 – Indonesia
idx.co.id
   www.idx.co.id    Call Center: 150515 (Domestic Only) | Email: contactcenter@idx.co.id | WhatsApp: +62 811 81 150515
                    X/TikTok: @idx_bei | Instagram: @indonesiastockexchange | Facebook/YouTube/LinkedIn: Indonesia Stock Exchange

Page 3
      c. Prospek keberlanjutan pertumbuhan pendapatan pada masing-masing lini usaha, termasuk
         apakah terdapat kontrak atau proyek tertentu yang memberikan kontribusi material pada
         periode berjalan.
      d. Faktor yang menyebabkan pendapatan jasa penanganan peralatan peti kemas dan muatan
         mengalami penurunan, serta langkah Perseroan untuk memperbaiki kinerja lini usaha tersebut.

 5. Beban penyusutan yang dibebankan pada biaya jasa meningkat dari USD41,88 juta pada
    semester I 2025 menjadi USD71,60 juta pada semester I 2026, atau meningkat sekitar 71%.
    Peningkatan tersebut terutama dipengaruhi oleh kenaikan beban penyusutan aset hak-guna, yang
    meningkat dari USD24,58 juta menjadi USD51,39 juta. Sementara itu, nilai tercatat aset tetap
    Perseroan justru menurun dari USD501,18 juta pada 31 Desember 2025 menjadi USD481,38 juta
    pada 30 Juni 2026. Sehubungan dengan hal tersebut, agar dijelaskan:
    a. Faktor utama yang menyebabkan peningkatan signifikan beban penyusutan, khususnya
        penyusutan aset hak-guna.
    b. Latar belakang penambahan aset hak-guna sebesar USD40,15 juta selama semester I 2026.
    c. Mengingat beban penyusutan aset hak-guna telah melebihi USD51 juta pada semester I 2026,
        agar dijelaskan ekspektasi Manajemen terhadap perkembangan beban penyusutan dan
        dampaknya terhadap profitabilitas Perseroan ke depan.

 6. Arus kas dari aktivitas investasi Perseroan pada semester I 2026 menunjukkan penggunaan kas
    bersih sebesar USD30,40 juta, dibandingkan penerimaan bersih sebesar USD5,27 juta pada
    periode yang sama tahun sebelumnya. Perubahan tersebut terutama dipengaruhi oleh peningkatan
    uang muka pembelian aset tetap menjadi USD17,66 juta, dibandingkan USD2,03 juta pada
    semester I 2025. Pada saat yang sama, penambahan aset tetap tercatat sebesar USD18,89 juta.
    Sehubungan dengan hal tersebut, agar dijelaskan:
    a. Latar belakang dan tujuan pemberian uang muka pembelian aset tetap sebesar USD17,66 juta.
    b. Status dan estimasi waktu penyelesaian pengadaan aset tersebut, serta apakah terdapat
        komitmen belanja modal material lainnya setelah 30 Juni 2026.
    c. Keterkaitan antara rencana investasi aset tetap tersebut dengan strategi pengembangan
        kapasitas dan armada Perseroan.
    d. Sumber pendanaan yang akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan investasi tersebut.

 7. Berdasarkan CALK 13 tentang Aset Hak Guna dan Liabilitas Sewa, aset hak-guna Perseroan
    menurun dari USD225,94 juta menjadi USD214,42 juta pada semester I 2026. Namun demikian,
    selama periode tersebut terdapat penambahan aset hak-guna sebesar USD40,15 juta, yang terutama
    berasal dari kapal dan tongkang sebesar USD37,96 juta. Sejalan dengan itu, arus kas untuk
    pembayaran liabilitas sewa meningkat signifikan dari USD22,41 juta menjadi USD47,96 juta.
    Sehubungan dengan hal tersebut, agar dijelaskan:
    a. Latar belakang penambahan aset hak-guna kapal dan tongkang tersebut, dan kaitannya dengan
        strategi bisnis Perseroan.
    b. Pertimbangan Perseroan dalam menggunakan skema sewa dibandingkan dengan pembelian
        kapal secara langsung, termasuk dampaknya terhadap fleksibilitas dan struktur biaya
        Perseroan.
    c. Ekspektasi Manajemen terhadap perkembangan beban sewa dan kebutuhan pembayaran
        liabilitas sewa dalam jangka menengah.




                    Indonesia Stock Exchange Building, Tower I, 6th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190 – Indonesia
idx.co.id
   www.idx.co.id    Call Center: 150515 (Domestic Only) | Email: contactcenter@idx.co.id | WhatsApp: +62 811 81 150515
                    X/TikTok: @idx_bei | Instagram: @indonesiastockexchange | Facebook/YouTube/LinkedIn: Indonesia Stock Exchange

Page 4
 8. Berdasarkan CALK 6 tentang Piutang Usaha, piutang usaha neto meningkat dari USD142,42 juta
    menjadi USD148,13 juta. Selain itu, piutang yang telah jatuh tempo lebih dari 180 hari meningkat
    dari sekitar USD9,42 juta menjadi USD11,15 juta, termasuk piutang yang telah jatuh tempo lebih
    dari 365 hari sebesar USD7,11 juta. Sementara itu, cadangan kerugian kredit ekspektasian hanya
    meningkat dari USD6,05 juta menjadi USD6,22 juta. Sehubungan dengan hal tersebut, agar
    dijelaskan:
    a. Faktor utama yang menyebabkan peningkatan saldo piutang usaha dan peningkatan piutang
        yang telah jatuh tempo lebih dari 180 hari.
    b. Status dan prospek penagihan atas piutang yang telah jatuh tempo lebih dari 180 hari,
        khususnya yang telah melewati 365 hari.
    c. Pertimbangan Manajemen dalam menentukan kecukupan cadangan kerugian kredit
        ekspektasian, termasuk perkembangan kualitas kredit pelanggan selama semester I 2026.
    d. Apakah terdapat pelanggan atau kelompok pelanggan tertentu yang memberikan kontribusi
        material terhadap piutang yang telah jatuh tempo tersebut? Bagaimana langkah mitigasi yang
        dilakukan Perseroan?

 9. Berdasarkan CALK 10 tentang Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama, nilai tercatat
    investasi Perseroan meningkat dari USD44,61 juta menjadi USD45,59 juta pada semester I 2026.
    Perseroan juga mencatat bagian laba entitas asosiasi sebesar USD1,71 juta. Namun demikian,
    berdasarkan informasi keuangan entitas asosiasi, LNG East-West Shipping mencatat laba sebesar
    USD4,11 juta, sedangkan PT Patimban Global Gateway Terminal (PGT) mencatat rugi sebesar
    USD1,87 juta pada semester I 2026. Sehubungan dengan hal tersebut, agar dijelaskan:
    a. Faktor utama yang mempengaruhi kinerja masing-masing entitas asosiasi tersebut, khususnya
        LNG dan PGT.
    b. Prospek pertumbuhan dan kontribusi entitas asosiasi terhadap kinerja Perseroan ke depan,
        termasuk ekspektasi terhadap kontribusi laba.
    c. Khusus untuk PGT, agar dijelaskan perkembangan operasional dan langkah strategis yang
        dilakukan untuk memperbaiki kinerja, mengingat entitas tersebut masih membukukan rugi
        pada semester I 2026.
    d. Pertimbangan Manajemen dalam mempertahankan investasi pada entitas asosiasi yang masih
        mencatatkan kerugian serta prospek pengembalian investasi tersebut dalam jangka menengah.

 10. Laba periode berjalan Perseroan pada semester I 2026 meningkat hanya sebesar 0,8% menjadi
     USD44,16 juta, dibandingkan USD43,80 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya. Namun
     demikian, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat sebesar 11,0%
     menjadi USD32,52 juta, sementara laba yang dapat diatribusikan kepada kepentingan
     nonpengendali menurun sebesar 19,8% menjadi USD11,63 juta. Sehubungan dengan hal tersebut,
     agar dijelaskan:
     a. Faktor utama yang menyebabkan perubahan kontribusi laba antara pemilik entitas induk dan
         kepentingan nonpengendali.
     b. Entitas anak yang memberikan kontribusi terbesar terhadap penurunan laba yang menjadi
         bagian kepentingan nonpengendali.
     c. Apakah perubahan tersebut terutama disebabkan oleh perubahan kinerja operasional entitas
         anak, perubahan struktur kepemilikan, pembagian dividen, atau faktor lainnya?
     d. Implikasi perubahan komposisi laba tersebut terhadap prospek laba yang dapat diatribusikan
         kepada pemilik entitas induk ke depan.




                   Indonesia Stock Exchange Building, Tower I, 6th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190 – Indonesia
idx.co.id
   www.idx.co.id   Call Center: 150515 (Domestic Only) | Email: contactcenter@idx.co.id | WhatsApp: +62 811 81 150515
                   X/TikTok: @idx_bei | Instagram: @indonesiastockexchange | Facebook/YouTube/LinkedIn: Indonesia Stock Exchange

Page 5
 11. Pada semester I 2026, Perseroan mencatat kerugian komprehensif lain sebesar USD11,51 juta,
     terutama berasal dari selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan sebesar USD10,82 juta.
     Kondisi tersebut menyebabkan total penghasilan komprehensif turun menjadi USD32,65 juta dari
     USD42,60 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya. Sehubungan dengan hal tersebut, agar
     dijelaskan:
     a. Faktor utama yang menyebabkan kerugian selisih kurs atas penjabaran laporan keuangan
         meningkat signifikan pada semester I 2026.
     b. Eksposur mata uang utama Perseroan yang menjadi sumber risiko tersebut serta apakah
         kerugian tersebut terutama bersifat translation effect atau terdapat dampak ekonomi terhadap
         arus kas Perseroan.
     c. Kebijakan Perseroan dalam mengelola risiko nilai tukar, termasuk penggunaan instrumen
         lindung nilai, apabila ada.
     d. Pandangan Manajemen mengenai potensi dampak perubahan nilai tukar terhadap posisi
         ekuitas dan kinerja Perseroan ke depan.

 12. Jumlah pinjaman jangka panjang Perseroan meningkat dari USD192,57 juta menjadi
     USD207,32 juta, di samping penerbitan Sukuk Ijarah Tahap III dengan nilai nominal Rp700 miliar.
     Sejalan dengan peningkatan pendanaan tersebut, beban keuangan meningkat dari USD12,84 juta
     menjadi USD16,47 juta, atau sekitar 28,3%. Sehubungan dengan hal tersebut, agar dijelaskan:
     a. Strategi Perseroan dalam mengelola risiko suku bunga dan risiko nilai tukar atas pinjaman
         dalam berbagai mata uang.
     b. Apakah Perseroan memiliki rencana penambahan utang material dalam sisa tahun 2026 dan
         jangka menengah?

 Terkait Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum

 13. Mengenai realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum Berkelanjutan yaitu Sukuk Ijarah
     Berkelanjutan I Tahap I dan II, disampaikan bahwa Perseroan telah merealisasikan dana tersebut
     sesuai dengan tujuan penggunaan dana yang telah disampaikan sebelumnya. Namun agar
     dijelaskan beberapa hal:
     a. Perkembangan terkini terkait dengan penggunaan dana untuk pembiayaan kepada entitas anak
         yang akan digunakan untuk membeli 2 buah kapal dry bulk.
     b. Jika entitas anak telah merealisasikan dana tersebut untuk pembelian kapal, bagaimana
         dampak atas pembelian kapal tersebut terhadap profitabilitas serta performa keuangan
         Perseroan dan kondisi operasional entitas anak dan Perseroan.
     c. Jika belum, kapan entitas anak akan merealisasikan pembelian tersebut? Harap sertakan latar
         belakang belum direalisasikan pembelian tersebut.
     d. Perkembangan terkini terkait dengan penggunaan dana untuk pembiayaan pembangunan
         fasilitas shipyard, jetty, floating area, dan fasilitas-fasilitas penunjangnya.
     e. Jika pembangunan telah dilakukan, bagaimana dampak pembangunan fasilitas tersebut
         terhadap profitabilitas serta performa keuangan Perseroan dan kondisi operasional entitaas
         anak dan Perseroan.
     f. Jika belum dibangun atau pembangunan belum selesai, kapan target penyelesaian
         pembangunan tersebut? Harap sertakan latar belakang belum dilaksanakannya atau belum
         selesainya pembangunan tersebut.




                   Indonesia Stock Exchange Building, Tower I, 6th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190 – Indonesia
idx.co.id
   www.idx.co.id   Call Center: 150515 (Domestic Only) | Email: contactcenter@idx.co.id | WhatsApp: +62 811 81 150515
                   X/TikTok: @idx_bei | Instagram: @indonesiastockexchange | Facebook/YouTube/LinkedIn: Indonesia Stock Exchange

Page 6
 Terkait Hal Lain-lain

 14. Apakah terdapat perkara hukum (termasuk terkait perpajakan, somasi, gugatan, PKPU atau pailit)
     dari kreditur maupun supplier Perseroan? Jika ada, mohon disampaikan nomor perkara, pokok
     perkara, dan perkembangan atas perkara hukum tersebut.

 15. Informasi/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup
     Perseroan serta dapat mempengaruhi harga saham Perseroan.


                                                   --oOo--




                   Indonesia Stock Exchange Building, Tower I, 6th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190 – Indonesia
idx.co.id
   www.idx.co.id   Call Center: 150515 (Domestic Only) | Email: contactcenter@idx.co.id | WhatsApp: +62 811 81 150515
                   X/TikTok: @idx_bei | Instagram: @indonesiastockexchange | Facebook/YouTube/LinkedIn: Indonesia Stock Exchange


File

File Open PDF
Source IDX
Size0.29 MB
Published10 Sep 2026
Pages6
Characters17,623
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 4 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Samudera Indonesia Tbk p.1 ×8
unresolved person Idaman Putri Erwin p.1
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.1 ×12
unresolved org PT Patimban Global Gateway Terminal p.4

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result