Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 10
Page 1
QUESTION AND ANSWER
MEDIA
PUBLIC EXPOSE PT METROPOLITAN LAND TBK
RABU, 13 NOVEMBER 2024
Pertanyaan Jawaban
1. Marketing sales hingga oktober 2024, Rp. 1,5 triliun, Dampak ada namun tidak signifikan, apalagi ada
Apakah ada dampak penurunan daya beli kelas insentif PPN DTP yang bagus, overall buat kami tidak
menengah terhadap produk penjualan Metland? terlalu berdampak banyak. Kami punya banyak proyek
menengah ke bawah dengan target first time buyer,
bagi mereka yang penting bisa terjangkau kemampuan
membelinya, sehingga tidak terlalu berdampak pada
penjualan untuk kelas menengah. Beberapa proyek
menengah agak berdampak slow tapi tercover oleh
produk menengah-menengah bawah.
2. Bagaimana pendapat Metland tentang program 3 juta Program 3 juta rumah merupakan program yang
rumah? Bagaimana rencana Metland dalam dicanangkan oleh Pemerintah yang diikuti dengan
berkontribusi program 3 juta rumah per tahun menjadi peran serta dari pelaku swasta, namun banyak juga
salah satu prioritas Presiden Prabowo? yang harus kita review bersama mengenai kelas mana
yang paling banyak membutuhkan. Hal ini harus dikaji
bersama.
Metland akan konsisten pada tempatnya dan posisinya
sebagai pelaku usaha bisnis perumahan kelas
menengah-menengah bawah. Kita akan lihat bersama
apakah kami akan ikut berkontribusi di dalam 3 juta
rumah, kebetulan beberapa diantara Direksi yang
merupakan anggota REI juga sedang ramai dibahas
berapa banyak FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan
Perumahan), berapa banyak yang bukan. Itu menjadi
banyak perdebatan diantara kita pelaku-pelaku bisnis,
bagaimanapun saya kira harus mendukung bagaimana
3 juta rumah ini bisa tercapai.
Apa bentuk yang kita inginkan, bentuk yang kita
inginkan tentunya banyak sekali insentif-insentif yang
harusnya pemerintah juga bisa melihat bagaimana
bisnis properti ini berjalan jadi tidak hanya bagaimana
mencapai target tapi bagaimana kita bisa bersinergi
antara Pemerintah dengan pelaku usaha itu bersama-
sama membuat program 3 juta rumah itu tercapai.
(Anhar Sudradjat, Presiden Direktur)
3. Hingga saat ini serapan capex dan alokasinya untuk Serapan capex sampai dengan saat Oktober baru
apa saja? mencapai 362 miliar dari target 750 miliar, paling besar
memang untuk akuisisi lahan. Kami melihat banyak
peluang-peluang yang ada saat ini, dimana juga bagian
dari beberapa proyek di Metland memang sudah posisi
mau habis, ada 1 (satu) atau 2 (dua) project sehingga
kita cukup agresif untuk mencari landbank-landbank
Page 2
Pertanyaan Jawaban
baru sebagai pengganti. Jadi mungkin yang paling
besar itu adalah untuk akuisisi lahan, yang kedua yang
besar juga adalah untuk infrastruktur. Saat ini Metland
juga sedang mengembangkan project baru seperti
Metland Cikarang dan Metland Kertajati sebagaimana
kita ketahui pada saat kita memulai suatu project baru
disitu cukup besar alokasi dana yang kita siapkan untuk
infrastruktur, selain itu Metland Cibitung juga sedang
mengembangkan cluster-cluster baru jadi bagian
terbesar adalah untuk akuisisi lahan maupun untuk
infrastruktur.
4. Menurut Metland prospek properti di tahun depan Prospek properti tahun depan kita cukup positif, kalau
seperti apa? Target pertumbuhan kinerja tahun depan target pertumbuhan kinerja kita masih berharap masih
berapa persen? bertumbuh double digit, ini semua kembali lagi dari
insentif-insentif yang kita tunggu dari Pemerintah
karena memang banyak insentif seperti PPN DTP yang
akan dilanjutkan, kemudian BPHTB yang akan
dihilangkan walaupun memang ada terms on condition
yang sedang kita tunggu untuk juklaknya, tapi kita
percaya bahwa Presiden Prabowo sedang
mencanangkan target yang sangat-sangat agresif
untuk economic growth 8% dan kalau kita lihat
economic growth yang besar otomatis harus ditopang
dari berbagai banyak sektor dan sektor apa, sektor
yang mempunyai banyak multiplier effect. Kalau kita
lihat properti itu salah satu dari sektor industri yang
mempunyai banyak multiplier effect, jadi saya pikir
kalau memang Presiden Prabowo mentargetkan GDP
Growth yang begitu besar pasti kami percaya banyak
insentif-insentif baru yang akan dikeluarkan untuk
industri properti. Kami sedang menunggu karena kami
positif berharap bahwa insentif ini keluar seperti yang
diharapkan, saya pikir kita masih bisa tumbuh di double
digit kalau memang seperti itu.
(Olivia Surodjo, Direktur)
5. Untuk rencana ekspansi, ada berapa lokasi lagi di Ada beberapa lokasi di kota lapis ke 2 (dua) dan lapis
kota lapis 2 dan lapis 3 yang tengah dikasi Metland ke 3 (tiga), tapi kalau sudah pasti segera akan kami
selain di Sulawesi Utara? Rencananya kapan informasikan kepada rekan-rekan media.
pengembangannya?
Tentu kami punya rencana, program dan rencana
(Yanita Patriella – Bisnis Indonesia) yang kami terapkan. Kami berstrategi untuk mencoba
masuk ke daerah-daerah atau lokasi yang mempunyai
potensi pengembangan daerah cukup tinggi. Ini kami
lakukan dalam jangka panjang, masuk dalam satu
daerah harus kita pelajari terlebih dahulu lokasi itu
cukup prospektif, cukup baik untuk kami jalankan
secara bisnis.
(Anhar Sudradjat, Presiden Direktur)
Page 3
Pertanyaan Jawaban
1. Pemerintah sadang menggalakan program Sampai saat ini kami masih terus mempelajari tidak
pembangunan 3 juta rumah. Apakah Metland tidak tertutup kemungkinan untuk iya atau tidak, jadi kami
tertarik untuk masuk ke pembangunan rumah MBR tetap memantau bagaimana program Pemerintah ini
(Masyarakat Berpenghasilan Rendah)? kami bisa ikut berperan serta seperti pernyataan saya
yang sebelumnya, bahwa kami tetap akan stay di bisnis
kami yang hari ini dengan pola dan strategi yang kami
kembangkan.
2. Berapa total luas land bank yang dimiliki Metland saat Pertanyaan berikutnya memang proyek yang di
ini? dan Beberapa kawasan perumahan yang Cileungsi dan Puri itu lahannya sudah tinggal sedikit,
dikembangkan Metland seperti di Cileungsi dan Puri kemudian kalau ditanya apakah akan menambah
lahannya sudah terbatas. Apakah ada rencana untuk lahan baru di sekitar kawasan tersebut.
penambahan lahan baru di sekitar kawasan tersebut?
Tentunya kalau ada kami akan tambah, namun tidak
(Zal Hanif – Indonesia Housing) mudah untuk menambah lahan baru di sekitar lokasi
terutama, di Puri sudah sangat susah tapi kebetulan
kita masih punya lahan yang cukup luas yaitu Metland
Cyber Puri, jadi kami masih cukup punya landbank
untuk kita kembangkan mungkin sampai 10-15 tahun
ke depan. Kemudian di Cileungsi juga sama, kalau
ada kami akan ambil tapi sampai hari ini kami belum
dapat konfirmasi, ada beberapa penawaran daerah itu
yang sedang kami lihat dan pelajari dan negosisasi,
selain itu Metland Transyogi yang masih satu lokasi
mempunyai landbank cukup besar. Metland apabila
mau mengembangkan satu lokasi ada 2 (dua) hal
yang dipelajari, yang pertama adalah mengenai
bagaimana perkembangan, pertumbuhan ekonomi
maupun masyarakatnya terhadap kondisi yang ada
dilokasi tersebut, jadi kalau kami beli lokasi tanahnya
murah tapi disitu tidak ada kegiatan ekonomi, tidak
ada segala sesuatu yang menunjang hadirnya
perumahaan tentunya kami tidak diambil, selain itu kita
harus lihat juga bagaimana kalau kami masuk dari
lokasi yang sudah sangat padat sudah sangat banyak
yang tidak memungkinkan untuk kami ambil karena
harga produksinya juga tidak terjangkau oleh
masyarakat.
Jadi ada beberapa parameter yang kami pakai untuk
bagaimana kami bisa mengembangkan lokasi-lokasi
baru, tapi hari ini yang kami lihat perkembangan cukup
membaik itu justru ke arah Timur Jakarta jadi Greater
Jakarta banyak lokasi-lokasi baru di daerah Subang
sampai dengan ke Kertajati oleh sebab itu kita tahun ini
sudah ada lokasi baru di Subang kurang lebih sekitar
50 hampir 60 ha, jadi ada tambahan lagi proyek-proyek
baru yang akan kita kembangkan, kemudian kita akan
masuk ke lapis 2 (dua) lapis 3 (tiga) di kota-kota besar
di Indonesia. Kita sedang masuk ke dalam tahap
pembelian di Pulau Sulawesi Utara nanti lokasinya juga
akan kita sampaikan pada kesempatan berikutnya
Page 4
Pertanyaan Jawaban
supaya kita lebih pasti bahwa memang itu lokasi yang
baik buat kami.
(Anhar Sudradjat, Presiden Direktur)
1. Recurring income diinfokan tadi sudah 32%, terus Sebenarnya dua-duanya meningkat dari development
meningkat. Apa strategi yang dilakukan Metland? revenuenya meningkat dan recurring incomenya
Selain extension ke depan apa ada rencana meningkat pendapatannya, jadi kalau dibandingkan
membangun Mall baru?
tahun lalu peningkatan 32% dan 68% dua-duanya naik
10%. Membangun Mall baru itu heavy investment tidak
mudah dan kita harus pastikan bahwa lokasi itu bisa
mendukung pembangunan Mall baru, sekarang
strateginya kita rubah sebagai pengembang itu adalah
bagaimana value kawasan kami naikkan jadi kami
selalu berpikir bahwa tidak harus Mall yang besar untuk
menaikkan value, tapi bagaimana memenuhi
kebutuhan para pembeli atau para penghuni di
perumahan tersebut kalau kebutuhannya bukan Mall
kami tidak akan penuhi dengan Mall, salah satu contoh
sedang kita kembangkan Milenia City di proyek Metland
Cibitung, kami buat kalau dibilang adalah mini mall,
kemudian stand alone F&B yang kita kembangkan
diatas tanah kurang lebih 7,5 ha dengan danau dan lain
sebagainya kita pikir itu menjadi salah satu cara atau
salah satu strategi yang Metland kembangkan tetapi
melihat kepada salah satu kebutuhan masyarakat
sekarang yang pola belanja dan pola cara mereka
menikmati atau berekreasi itu sudah berubah yang
tadinya masuk ke dalam Mall-Mall yang besar dan
sekarang lebih senang untuk tidak masuk Mall besar
tetapi juga Mall-Mall yang lebih kecil. Kemudian yang
lebih stand alone yang secara kekeluargaan lebih
intimate, ini yang sekarang kami coba di Metland
Cibitung yang mungkin nanti akan kami kembangkan
pada proyek-proyek kami ditempat lain.
(Anhar Sudradjat, Presiden Direktur)
2. Pemerintah berencana melanjutkan insentif PPN DTP Insentif Pemerintah akan dilanjutkan sampai tahun
di 2025. Tanggapan Metland? 2024 porsi penjualan 2025, saya pikir itu sangat positif, kita officially sangat
dari PPN DTP berapa unit? menunggu detail dari PPN DTP, bagaimanapun juga
kita melihat PPN DTP untuk penjualan para Developer
terutama kalau dikasih waktu yang cukup untuk
membangun, itu akan sangat-sangat berpengaruh.
Waktu pertama kali PPN DTP tahun 2021-2022 kami
melihat efeknya ada tidak sebesar sekarang, karena
kita cuma dikasih waktu 3 (tiga) bulan jadi benar-benar
untuk menghabiskan ready stock, kalau saat ini kita
Page 5
Pertanyaan Jawaban
diberikan waktu yang lebih panjang, punya kesempatan
untuk merencanakan lebih baik untuk pembangunan
porsi dari PPN DTP. Kalau hari ini posisi PPN DTP
sejak November 2023 sampai dengan Oktober 2024
hampir 70%, kalau dari sisi unit otomatis lebih dari 80%
karena unit-unit yang paling besar di Metland itu masih
dibawah 2 miliar, memang produk-produk yang masuk
secara harga di PPN DTP mungkin cuma project-
project tertentu yang unit terjual diluar PPN DTP seperti
Metland Menteng maupun Metland Cyber Puri.
3. Pemerintah berencana bebaskan PPN dan BPHTB Kita sangat happy tapi posisi kita saat ini adalah
sekitar 16% secara permanen selama 3 tahun, menunggu aturan dan juklak karena otomatis kalau
Komentar Metland? PPN akan lebih mudah karena itu adalah kewenangan
dari Pemerintah pusat tapi kalau BPHTB itu pendapatan
(Rinaldy – Property Daily) daerah sehingga perlu kebijakan yang sinkronisasi
antara pusat dengan daerah ini yang kita sedang
tunggu karena memang kalau itu terjadi sangat baik
bahkan mungkin kita bilang bukan 16% karena PPN
mulai tahun depan 12% jadi memang PPN DTP itu
diperpanjang jadi efeknya 17% selama 3 (tiga) tahun
kita lihat selama BPHTB ini seperti apa. Hal ini karena
ada faktor Pendapatan Daerah. Kalau memang
segmen yang dibidik itu bukan cuma MBR tapi
beberapa sektor mungkin lebih bersinggung dengan
Metland dari sisi BPHTB itu akan jauh lebih berdampak
buat Metland
(Olivia Surodjo,Direktur)
1. Nilai investasi extension Grand Metropolitan Mall? Nilai investasi extension Grand Metropolitan Mall kira-
kira 60 miliar.
(Nitik Hening Muji Raharjo, Direktur)
2. Diferensiasi extension Grand Metropolitan Mall Untuk yang extension kita pasti dengan menambah
dengan prekuelnya? Kompetitor terberat adalah luasan untuk di extension kita bertujuan untuk
SMB, apa strategi spesifik Metland mempertahankan menambah dan melengkapi tenancy mix dari yang
sebelumnya jadi kami akan menambah tenant
okupansi dan juga kunjungan?
contohnya seperti yang kita belum ada di Grand
Metropolitan Mall sekarang kami akan lengkapi. Jadi
kami di Grand Metropolitan Mall lebih kalau dilihat
adalah sebagai untuk family Mall dan juga yang kedua
adalah kami lebih banyak ke activity dan experience
kalau dilihat sekarang kita ada tenant rockstar gym itu
yang tidak ada di Bekasi kemudian kita ada funworld
bowling, gokart, nanti kedepannya juga kami akan
menambah lagi tenant-tenant untuk yang khususnya
activity, experience dan juga entertainment itu yang
nanti kami harapkan akan terjadi peningkatan dari sisi
kunjungan dan occupancy kita juga akan kita harapkan
mencapai di 100%.
Page 6
Pertanyaan Jawaban
3. Tenant yang sudah memberikan komitmen untuk Sudah ada beberapa tenant yang signing LOI dan ada
mengisi Grand Metropolitan Mall? juga yang sedang diskusi dengan beberapa tenant
untuk bergabung di Grand Metropolitan extension.
(Santoso, Direktur)
Kita sangat optimis mungkin kalau tadi seperti yang kita
4. Sejauh mana optimisme Metland untuk memenuhi sampaikan sampai saat ini kita on track dari Marketing
target pendapatan dan laba 2024? Sales dari sisi pendapatan dan laba so far tergantung
penyerahan/BAST, karena untuk dari sisi residensial
tergantung BAST sementara pembangunan kita on
track sehingga kami cukup percaya diri untuk mencapai
target pendapatan laba untuk tahun 2024.
(Olivia Surodjo, Direktur)
5. Progress Aerocity, mulai dari hotel, rencana bangun Progress Aerocity sudah mulai Hotel sudah kami mulai,
hunian, dan fasilitas komersial lainnya? 4 ha pertama kami bangun sambil menunggu ada
proses perizinan dilahan yang besar, mudah-mudahan
di awal tahun sudah terbit jadi kita nanti rencana akan
mulai jual di akhir bulan November ini mudah-mudahan
sukses itu 4 ha pertama, setelah itu kami masuk ke area
yang berikutnya. Yang kami bangun ada hunian, ada
ruko, kalau komersial lainnya di awal tahun.
(Nitik Hening Muji Raharjo, Direktur)
6. Kapan Metland masuk IKN? Saat ini IKN belum menjadi prioritas Metland, karena
memang ada beberapa lokasi yang saat ini sedang
kami bidik mungkin IKN belum menjadi salah satu lokasi
yang kami bidik, kalau ditanya kapan kami belum tahu,
apakah Metland tertarik kita pikir kalau pada saat itu
kami lihat memang menarik kenapa tidak, tapi saat ini
itu bukan jadi target prioritas buat Metland masuk ke
IKN.
(Olivia Surodjo, Direktur)
Sebetulnya ada satu hal lagi yang bisa kita lihat bahwa
di dalam bisnis itu ada namanya timing, timing itu tidak
sama pada setiap Perusahaan tergantung dari bisnis
yang sedang dijalankan artinya Metland berkonsentrasi
kepada perumahan kelas menangah-menengah bawah
kalau hari ini ditanya apakah ke IKN, kami belum bisa
jawab, mungkin hari ini yang dibutuhkan oleh IKN
adalah bagaimana penyiapan infrastruktur
Pemerintahan disana, fasilitas penunjang mungkin
Hotel yang diperlukan bisnis-bisnis ini yang mungkin
hari ini dibutuhkan. Metland masih melihat timing yang
paling pas untuk ke IKN tapi kami masih terus
mempelajari IKN.
(Anhar Sudradjat, Presiden Direktur)
Page 7
Pertanyaan Jawaban
7. Setujukah Metland dengan konsep gotong royong Mengenai konsep gotong royong yang
yang direpresentasikan ke dalam donasi-donasi direpresentasikan ke donasi-donasi lahan, kalau yang
saya lihat dan saya pahami belakangan ini mengenai
lahan? konsep gotong royongnya adalah keterlibatan
pemerintah, swasta, masyarakat dalam mengatasi
backlog perumahan kemudian juga mensukseskan
program 3 juta rumah. Tapi bukan dalam bentuk donasi-
donasi lahan karena logikanya kalau kita donasi-donasi
lahan seperti ini misalnya pengembang besar dan
menengah, berarti lahannya akan gratis kemudian
dibangun rumah. Sementara untuk rumah-rumah di
daerah penyangga seperti itu memang sudah ada
pelaku bisnisnya, atau pengembang-pengembangnya
skala lokal jadi nanti itu dibuat donasi itu mungkin akan
mengambil porsinya pengembang lokal dan ini saya
pikir juga rasanya belum tepat kesitu mohon maaf
dikoreksi kalau saya salah, dalam pemahaman tapi
kalau donasi-donasi dalam bentuk lahan rasanya nanti
dampaknya akan kesitu akan ada yang memang
kehilangan dari sisi pendapatan usahanya.
8. Mekanisme dan skema apa yang diusulkan Meltand Kemudian yang kedua mengenai mekanisme dan
agar program 3 juta rumah ini bukan sekedar skema mungkin saya lebih condong kearah mekanisme
halusinasi? atau skema yang mungkin kita sedang godok di dalam
asosiasi di REI dan saya juga sudah kasih masukan
(Hilda Alexander – Kompas.com) kepada temen-temen yang kemarin kita ada rapat kecil
di REI itu bahwa yang terpenting sebetulnya harus
dirumuskan dulu masalahnya itu apa pertama kan
backlog perumahan yang kedua mix match antara
kebutuhan kemudian supply lahannya, sekarang
kebutuhan-kebutuhan rumah itu lebih banyak di
perkotaan daerah-daerah premier sedangkan
ketersediaan lahan lebih banyak di daerah memang
masih rumah dan masih murah sehingga bisa dibuat
untuk rumah-rumah MBR memang kita lihat
kebutuhannya banyak di rumah-rumah MBR, namun ini
terjadi mix match antara supply dengan demand yang
harus dilakukan mungkin pertama bagaimana
menyediakan perumahan yang layak dan terjangkau di
daerah-daerah pusat kegiatan ekonomi ini mungkin
solusinya bukan hanya kita terpaku sama landed house
saja atau rumah tapak tapi sudah harus memikirkan
pada rumah-rumah high rise murah bertingkat ini
masalahnya mindset dimana mendorong masyarakat
itu memiliki mindset tinggal di hunian susun dengan
tambahan insentif-insentif, program-program yang
membuat tinggal dirumah susun itu menjadi lebih
menarik atau affordable. Jadi ini mungkin yang bisa
menyelesaikan masalah.
Namun itu dengan tambahan tambahan misalnya
insentif, atau program progam yang membuat tinggal
Page 8
Pertanyaan Jawaban
di rumah susun menjadi lebih menarik atau affordable.
Jadi mungkin ini yang bisa menyelesaikan masalah itu,
tentunya banyak PR yang harus harus diselesaikan
bersama sama, tidak hanya pemerintah dan pihak
swasta saja, namun masyarakat sendiri mungkin juga
bisa bersosialisasi masalah tersebut dan itu akan lebih
realistis dan bisa dilakukan.
Kemudian yang mendasari pemetaan terhadap
kebutuhan rumah, karena yang kita tahu selama ini
misalnya backlog 13 juta, atau sekarang di claim sudah
turun hampir dengan 11 juta, namun itu ada dimana
saja, jadi itu yang kita perlu data-datanya secara
transparan agar kita bisa menentukan langkah-langkah
selanjutnya di daerah ini, dan solusinya seperti apa, dan
yang lain juga solusi nya dibuat lebih khas untuk
wilayah tersebut.
(Wahyu Sulistio, Direktur)
Donasi lahan, penyelesaian jangka pendek, itu sangat
tidak mudah sangat berat sekali, bagaimana pemetaan
nya, real membicarakan mengenai rumah, tanpa
bermaksud yang dilakukan Pemerintah itu salah, kita
melihat program yang dilakukan Pemerintah yang
canangkan, lebih baik insentif-insentif yang diberikan
untuk pelaku usaha.
(Anhar Sudradjat, Presiden Direktur)
1. Apakah ada target atau proyeksi khusus yang ingin Metland mempunyai strategi-strategi yang baik jangka
dicapai PT Metropolitan Land Tbk di tahun 2024 ini, pendek maupun jangka menengah atau panjang,
terutama dalam hal penjualan dan pengembangan tentunya tertarik ingin masuk bisnis-bisnis yang terkait
proyek? dengan properti di kawasan industrI atau yang lain.
2. Apakah MTLA memiliki rencana untuk memperluas Hari ini strategi kami tetap akan berkonsentrasi di
portofolio ke sector property lain, seperti perumahan bidang perumahan kelas menengah, tentunya kami
menengah bawah atau kawasan industry, yang saat akan selalu menambah proyek-proyek, selain itu
ini semakin banyak dilirik oleh Investor? sekarang ini kami akan ada dua proyek yang akan mulai
habis, sehingga kalau kita mulai tumbuh sebetulnya
(Tyo Pribadi – Independensi.com) bukan mengganti 2 proyek, mungkin menambah
menjadi 3 atau 4 proyek baru yang harus kita
kembangkan ini. Bagian tugas kami Management
dengan bagaimana kita mencari lahan-lahan baru untuk
kami kembangkan secara cepat, sehingga kinerja dari
Management atau Perusahaan atau keuangan akan
terliat semakin membaik. Kami akan konsentrasi secara
lokasi ke arah Timur Jakarta kemudian kota-kota lapis
ke 2 dan 3 di Indonesia. Sementara ini kita sedang
melirik-lirik daerah Sulawesi Utara. Kita hari ini dalam 5
(lima) tahun ke depan konsentrasi kita akan tetap di
bisnis perumahan kelas menengah.
Page 9
Pertanyaan Jawaban
(Anhar Sudradjat, Presiden Direktur)
1. Bagaimana PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) menilai Kinerja kita kalau lihat data yang ada itu baik, bagus,
kinerja perusahaan pada tahun 2024 sejauh ini, tumbuh, semua tumbuh Marketing Sales tumbuh,
terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi pendapatan tumbuh, laba tumbuh, semuanya bagus
global dan nasional? jadi kita masih optimis bahwa kita akan mencapai
target-target yang sudah kita canangkan bersama
untuk tahun depan tadi juga disampaikan kita masih
tetap optimis karena kita punya strategi yang kita pikir
bukan hanya jangka pendek karena bisnis perumahan
yang betul-betul dianggap panjang dan nafas panjang
jadi itu kita sudah siapkan.
2. Adakah rencana pengembangan proyek yang Itu sudah pasti jadi kalau sekarang ini sebagai
berfokus pada keberlanjutan dan ramah lingkungan Perusahaan Publik kita wajib juga menjalankan ESG
dalam portofolio MTLA? (Environmental Social Governance) jadi itu kita
laksanakan. Kalau ditanya keberlanjutan dan ramah
(Danny – Warta Jakarta) lingkungan tidak hanya masalah bagaimana mengelola
sampah memanfaatkan limbah-limbah itu tapi
bagaimana semua berkelanjutan itu Sustainability dari
sisi Management maupun dari sisi proyek-proyek jadi
memang itu kita hari ini secara bertahap melakukan
proses-proses untuk bagaimana berkonsentrasi
kepada keberlanjutan dan ramah lingkungan, proyek-
proyek kita itu tidak hanya bagaimana berfokus
bagaimana membuat rumah tapi secara Kawasan kita
akan terus memperbaiki bagaimana daerah hijaunya
kemudian pengelolaan limbahnya kemudian air
bersihnya bagaimana itu semua kita tata sesuai dengan
kaidah-kaidah bagaimana lingkungan itu semakin lama
semakin kita kelola dengan baik.
(Anhar Sudradjat, Presiden Direktur)
1. Mengenai perluasan area Grand Metropolitan Mall, Buat kami adanya pesaing baru, justru kami menjadi
bagaimana prospek Mall ke depan? Sementara di satu tertantang, yang paling diuntungkan masyarakat
sisi hadir satu Mall baru kelas menengah di Kota Bekasi, bagaimana bisa Mall pilihan Nomor 1 (satu) di
Bekasi, tak jauh dari MM? Bekasi, kita hari ini mempunyai dua Mall yang kita
variasikan, Mall lain hanya satu, kita punya dua Mall kita
bisa setting kita punya keleluasaan ke konsumen
mempunyai hal-hal baru, ini merupakan salah satu yang
kita buat.
2. Bagaimana Okupansi Grand Metropolitan Mall dan Occupancy Mall 90-93%, konsepnya kita lengkapi tidak
konsep perluasan Grand Metropolitan Mall? Apakah hanya tempat hangout, orang bisa membuka toko di
ada yang baru? Mall yang lebih malam, dan terpisah.
(Eko Iskandar – Radar Bekasi) (Anhar Sudradjat, Presiden Direktur)
1. Untuk di Subang dan Manado, nanti masih berupa Metland dalam mengembangkan suatu wilayah tidak
perumahan segmen menengah? mudah, karena begitu kami pilih satu titik atau satu
kota, biasanya kemudian banyak orang berbondong
(Edo Rusyanto – Investor Daily) bondong ke tempat itu. Jadi ini juga sesuatu yang kita
Page 10
Pertanyaan Jawaban
harus hati hati untuk sampaikan. Kemudian, iya kami
masih menargetkan perumahan segmen menengah
disana, belum sampai atas.
(Anhar Sudradjat, Presiden Direktur)
Names mentioned 4 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.