Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 3
Page 1
1. Nama : Stephen Sulaiman
Institusi : Pers Asia Capital
Pertanyaan :
a) Bagaimana cara rencana paparan yang bisa dijelaskan ke kita dari segi fundamental? Tadi saya ada
pertumbuhan bagus dari Revenue 12%, profit 112%, tapi masih ada porok bolong dari berapa tahun
yang sebelumnya sehingga saya rasa tidak bisa bagi deviden mungkin kalau peraturan kecuali di kuasi
organisasi mungkin ya.
b) Apakah ada rencana melakukan kuasi organisasi sehingga perusahaan bisa bagi deviden?
c) Paparkan serangan rencana mungkin 3-5 tahun kedepan langkah besarnya apa?
Jawaban :
a) Tujuan utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk saat ini adalah mencapai keuntungan berkelanjutan
dan memastikan struktur biaya yang efisien tanpa menurunkan kualitas layanan yang diberikan. Strategi
perusahaan mencakup peningkatan efisiensi di berbagai bidang, termasuk reformasi teknologi dan
penggunaan sumber daya yang optimal. Dalam hal penetapan harga, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk
berusaha tetap kompetitif tetapi juga berkomitmen untuk tetap profitable meskipun menghadapi batas
atas harga yang diatur oleh pemerintah.
b) Mengenai pembagian dividen, saat ini PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk belum bisa membagi dividen
karena ekuitas perusahaan masih negatif. Untuk mencapai ekuitas positif, PT Garuda Indonesia (Persero)
Tbk bergantung pada kesepakatan dengan pihak lessor (pemberi sewa pesawat). Jika semua pihak
menyetujui skema ijaroh, yang merupakan perjanjian leasing syariah, diharapkan ekuitas akan menjadi
positif dalam waktu dekat sehingga memungkinkan pembagian dividen kepada pemegang saham.
c) Rencana 3-5 tahun mendatang mencakup penambahan destinasi baru dan peningkatan frekuensi
penerbangan untuk menjawab permintaan yang tinggi, khususnya di wilayah seperti Balikpapan. Selain
itu, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk akan menambah pesawat, rute, dan memperbaiki kualitas
layanan. Fokus utama adalah pertumbuhan yang bertahap dan berkelanjutan untuk menghindari risiko
pertumbuhan eksponensial yang tidak stabil. PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk juga akan menyiapkan
mitigasi untuk menghadapi tantangan besar seperti pandemi di masa depan agar tetap bisa bertahan
tanpa bantuan eksternal.
Page 2
2. Nama : Winston Tanero
Institusi :-
Pertanyaan :
a) Kas perusahaan masih terus berkurang, apa strategi perusahaan untuk meningkatkan kas perusahaan?
b) Data jumlah armada di corporate Presentation Q1 2024 adalah 103, sedangkan data dari annual report
2023 jumlah armada adalah 137, Mohon jelaskan kebenarannya ?
c) Mogok kerja karyawan Boeing yang memang sekarang sebenarnya sudah berhenti ya mogoknya apakah
mempengaruhi ke pengadaan sparepart Garuda Group?
Jawaban :
a) Meskipun kas perusahaan sempat berkurang setelah injeksi dana pemerintah pada akhir 2022, PT
Garuda Indonesia (Persero) Tbk kini fokus pada perbaikan armada dan penyelesaian kewajiban pajak
masa lalu. Perusahaan saat ini menghasilkan arus kas operasional yang positif dengan EBITDA sebesar
70-80 juta USD hingga September 2024. Strategi ini diharapkan dapat terus meningkatkan kas
perusahaan ke depannya.
b) Perbedaan angka dalam laporan tersebut disebabkan oleh status pesawat. Dalam laporan Q1 2024,
angka 103 mencerminkan jumlah armada yang serviceable atau siap terbang, sementara angka 137
dalam laporan tahunan 2023 mencakup seluruh armada, termasuk yang sedang dalam perbaikan.
Artinya, hanya 103 pesawat yang aktif beroperasi, sedangkan sisanya masih menunggu perbaikan.
c) Meskipun ada mogok kerja di Boeing, pengaruhnya terhadap pengadaan suku cadang PT Garuda
Indonesia (Persero) Tbk relatif kecil dan dapat dikelola. Hal ini memastikan bahwa operasional Garuda
tidak terganggu secara signifikan akibat mogok kerja tersebut.
Page 3
3. Nama :Mickey
Institusi : Business News
Pertanyaan :
a) Mengapa Public Expose dipisahkan di rencana RUPSLB?
b) Apakah kas pengeluaran untuk dana cadangan pemeliharaan pesawat bisa dikembalikan 100% di
kemudian hari?
c) Kapan target ekuitas positif?
Jawaban :
a) RUPSLB hanya memiliki satu agenda utama, yaitu pergantian pengurus. Oleh karena itu, Public Expose
dilakukan terpisah untuk fokus pada agenda tersebut tanpa mencampur dengan materi Public Expose
yang lebih luas.
b) Pengembalian dana cadangan pemeliharaan (maintenance reserve) tergantung pada jenis perawatan
yang dilakukan. Jika perawatan sesuai dengan perjanjian dengan lessor, dana tersebut bisa dikembalikan
100%. Namun, untuk perawatan insidental yang di luar perjanjian, pengeluarannya akan diambil dari kas
operasional PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.
c) PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk optimis mencapai ekuitas positif pada tahun depan. Ekuitas positif
sangat bergantung pada kesepakatan dengan seluruh lessor, dan saat ini baru sekitar 10% lessor yang
menyetujui. Meskipun demikian, tim akan berusaha maksimal agar target ekuitas positif dapat dicapai
sesegera mungkin.
Names mentioned 1 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.