Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1
Page 1
Lam – 041 - Pertanyaan dan Jawaban Saat Public Expose PT Multi Garam Utama Tbk – 9 Juni 2026
1 Pertanyaan dari Bapak Eko – Fortune Indonesia
Q Apakah pada pembahasan saat RUPST Perseroan, Perseroan memiliki rencana untuk
melakukan pembagian dividen?
A Perseroan pada tahun 2025 masih membukukan kerugian sehingga Perseroan
memutuskan untuk tidak membagikan dividen kepada shareholders.
Q Atas pendapatan Q1 yang menunjukan profit, apakah dapat disampaikan sumber
pendapatan yang meningkatkan profit Perseroan?
A Terkait dengan pendapatan yang menunjukan nilai yang positif hal ini terjadi karena
terdapat investasi yang dilaksanakan oleh Perseroan dan atas investasi tersebut terjadi
peningkatan nilai, baik keuntungan yang sudah di realisasi dan belum di realisasi dan
masuk kedalam other income.
Q Terkait dengan Akuisisi Traya Group yang dilakukan oleh Perseroan, Apakah Perseroan
sudah membukukan income dari perusahaan tersebut di Quartal I ini?
A Mengingat Perseroan melakukan pengambilalihan Traya Group pada bulan April 2026,
maka atas pembukuan income atau pendapatan dari Traya Group akan tercermin pada
laporan keuangan Perseroan Quartal II.
2 Pertanyaan dari Ibu Christy – Klivetvindonesia.com
Q PT Multi Garam Utama Tbk ini apakah sudah melaksanakan CSR pada tahun 2025? Dan
atas pelaksanaan CSR nya berupa kegiatan apa?
A Pada tahun 2025, Perseroan telah melaksanakan CSR dan kegiatan yang dilaksanakan
melalui Program Sahabat Nusantrara Peduli Sumatra, Perseroan memberikan donasi
bagi masyarakat yang terdampak bencana alam di wilayah Sumatra.
Q Mengapa Perseroan tidak membagikan dividen?
A Perseroan belum melakukan pembagian dividen mengingat Perseroan masih
membukukan rugi pada tahun 2025, dan keuntungan yang dicatatkan pada Quartal I
2026 masih belum menutup saldo defisit laba ditahan dari tahun-tahun sebelumnya.
3 Ubaidillah – SWA.co.id
Q Berapa persen saham yang diakuisisi FOLK terhadap Diagnos dan berapa rupiah yang
dikeluarkan?
A Perseroan telah memiliki saham di Diagnos sebanyak 963.517 lot atau setara dengan
7,01% dari total saham Diagnos. Pada PMTHMETD DGNS yang telah disubscribe oleh
FOLK, nilai investasi yang dikeluarkan sebesar Rp25.648.746.500,00 (dua puluh lima
miliar enam ratus empat puluh delapan juta tujuh ratus empat puluh enam ribu lima
ratus rupiah).
Q FOLK menggunakan AI dalam menganalisis untuk investasi. Apakah 100% AI atau
dilakukan analisis ulang oleh komisaris atau direksi?
A Penggunaan AI oleh Perseroan tidak bersifat 100% otomatis dalam pengambilan
keputusan investasi. AI digunakan sebagai tools untuk membantu proses analisis,
antara lain dalam pengolahan data dan informasi terkait kandidat investasi, sehingga
mempercepat dan memperkaya proses due diligence. Namun demikian, keputusan
akhir investasi tetap berada di tangan jajaran direksi, yang melakukan kajian dan
pertimbangan secara independen sebelum keputusan investasi diambil
Names mentioned 4 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Eko
p.1
unresolved
person
Christy
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.