Skip to content
Back to announcement

20260910_UNTR_Public Expose_32147694_lamp3.pdf

Other Text extracted UNTR

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 5

Page 1
Press Release

                        Paparan Publik 2026 – PT United Tractors Tbk




                Pelaksanaan paparan publik yang dilakukan oleh PT United Tractors Tbk yang dilakukan secara daring.



7 September 2026 - Jakarta

PT United Tractors Tbk (“Perseroan” atau “UT”) menyampaikan Paparan Publik dalam rangkaian acara Public
Expose Live 2026 yang diselenggarakan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI). Perseroan menyampaikan inisiatif
pengembangan bisnis, kinerja keuangan pada semester pertama tahun 2026, kinerja operasional hingga bulan
Juli 2026, serta program-program tanggung jawab sosial Perseroan. Paparan Publik Perseroan dihadiri oleh
Presiden Direktur Perseroan yaitu Iwan Hadiantoro, beserta Jajaran Direksi Perseroan di antaranya Idot
Supriadi, Widjaja Kartika, Vilihati Surya, Ari Sutrisno, Hendra Hutahean, Andreas, serta Sekretaris Perseroan,
Ari Setiyawan.

Perseroan memaparkan perkembangan terkini atas bisnis inti yang dijalankan, meliputi Solusi Pertambangan
dan Alat Berat. Bisnis Solusi Pertambangan mencakup segmen Kontraktor Penambangan, Pertambangan Batu
Bara Termal dan Metalurgi, Emas dan Mineral Lainnya. Bisnis Alat Berat mencakup distribusi alat berat sebagai
distributor tunggal Komatsu, Scania, UD Trucks, BOMAG, dan Tadano, serta didukung layanan purna jual
berupa penyediaan suku cadang, jasa pemeliharaan, dan attachment. Perseroan juga menjalankan bisnis
maritim sebagai bagian dari pengembangan layanan pendukung.

Page 2
Kinerja Keuangan Perseroan

PT United Tractors Tbk (“Perseroan” atau “UT”) kembali menyampaikan kinerja keuangan konsolidasian sampai
semester pertama tahun 2026.

Ringkasan kinerja konsolidasi Perseroan dapat dilihat pada tabel berikut ini:


                                                                 UNTUK PERIODE-PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI

                                                                       2026                     2025                Perubahan

                                                                    Rp miliar                Rp miliar                    %

           Pendapatan Bersih                                                58.289                  68.525                    (15)

           Laba bersih tidak termasuk
                                                                              4.262                    8.195                  (48)
           non-recurring items**

           Non-recurring items**                                           (3.306)                      (65)

           Laba Bersih*                                                          956                   8.130                  (88)

           Dalam Rupiah

           Laba per Saham tidak termasuk non-
                                                                              1.207                    2.256                  (47)
           recurring items**

           Laba per Saham *                                                      271                   2.239                  (88)
           *Laba setelah pajak yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk

           **Non-recurring items terutama terdiri dari penyesuaian nilai wajar atas investasi ekuitas, penurunan nilai, dan
           keuntungan atau kerugian dari pelepasan



Perseroan membukukan pendapatan bersih sebesar Rp58,3 triliun, turun sebesar 15% dari Rp68,5 triliun pada
periode yang sama di tahun 2025, terutama dikarenakan penjualan emas yang lebih rendah di PT Agincourt
Resources, serta penurunan kinerja pada segmen Alat Berat dan Pertambangan Batu Bara Termal dan
Metalurgi sebagai dampak alokasi RKAB batu bara nasional tahun 2026 yang lebih rendah. Hal ini sebagian
dapat diimbangi oleh peningkatan pendapatan dari sektor Kontraktor Penambangan yang terutama didorong
oleh penguatan kurs USD.

Laba bersih Perseroan tidak termasuk non-recurring items turun 48% menjadi Rp4,3 triliun, terutama karena
penjualan emas yang lebih rendah dari PT Agincourt Resources dan penurunan pendapatan yang sebagian
besar mencerminkan dampak dari alokasi RKAB batu bara nasional tahun 2026 yang lebih rendah. Penjualan
emas yang lebih rendah dari Tambang Emas Martabe disebabkan oleh penghentian sementara operasional
tambang tersebut. Tambang Emas Martabe telah kembali melanjutkan operasinya pada periode pelaporan
kuartal kedua.

Page 3
Selama semester pertama tahun 2026, Perseroan mencatat non-recurring items senilai Rp3,3 triliun, terutama
terdiri dari (i) penurunan nilai atas Supreme Geothermal Energy dan (ii) pembayaran terkait kegiatan
sebelumnya di kawasan hutan, sehubungan dengan Persetujuan Pemanfaatan Kawasan Hutan (PPKH) di
Tambang Nikel Stargate.
Per 30 Juni 2026, Perseroan mencatat utang bersih sebesar Rp9,4 triliun, dengan rasio gearing sebesar 8,5%,
dibandingkan dengan posisi kas bersih sebesar Rp7,7 triliun per 31 Desember 2025. Perubahan ini utamanya
mencerminkan akuisisi perusahaan pertambangan emas dan program pembelian kembali saham.

Alat Berat

Sampai dengan bulan Juli 2026, bisnis Alat Berat mencatat penurunan penjualan alat berat Komatsu sebesar
23% menjadi 2.393 unit terutama disebabkan oleh penurunan penjualan big machine di sektor pertambangan
sebesar 49% menjadi 405 unit, dampak dari alokasi RKAB batu bara nasional yang lebih rendah.

Sampai dengan semester pertama 2026, pendapatan Perseroan dari penjualan suku cadang dan jasa
pemeliharaan alat berat sedikit meningkat sebesar 1% menjadi Rp5,5 triliun. Total pendapatan bersih dari
segmen Alat Berat turun 28% menjadi Rp15,0 triliun.

Untuk memperkuat layanan purna jual dan rantai pasok komoditas, Perseroan juga memiliki bisnis pendukung
melalui anak usahanya yang menyediakan layanan engineering, manufaktur komponen dan attachment alat
berat, serta menawarkan layanan logistik maritim, pembuatan dan pemeliharaan kapal.

Solusi Pertambangan

Segmen Usaha Kontraktor Penambangan

Segmen usaha Kontraktor Penambangan dioperasikan oleh PT Pamapersada Nusantara (PAMA) dan anak
usahanya PT Kalimantan Prima Persada (KPP Mining). PAMA dan KPP Mining menyediakan jasa pertambangan
untuk pemilik konsesi tambang, dengan membantu mereka dalam pekerjaan pemindahan tanah dan produksi
batu bara serta mineral lainnya.

Sampai dengan bulan Juli 2026, PAMA dan KPP Mining mencatatkan volume pekerjaan pemindahan tanah
yang lebih rendah sebesar 10% menjadi 573 juta bcm dan volume produksi batu bara untuk para kliennya
turun 3% menjadi 80 juta ton dengan rata-rata stripping ratio sebesar 7,1x, mengikuti penyesuaian target
produksi klien sesuai dengan RKAB yang telah disetujui.

Sejalan dengan peluang bisnis yang berkembang di sektor mineral selain batu bara, PAMA dan KPP Mining
memperkuat ekspansinya ke sektor emas dan nikel. Langkah strategis ini merupakan bagian dari komitmen
dalam membangun portofolio bisnis yang berkelanjutan serta memperkokoh fondasi pertumbuhan jangka
panjang.

Sampai dengan semester pertama 2026, total pendapatan bersih dari segmen Kontraktor Penambangan naik
4% menjadi Rp27,2 triliun yang terutama disebabkan karena penguatan kurs USD.

Page 4
Segmen Usaha Pertambangan Batu Bara Termal dan Metalurgi

Segmen usaha Pertambangan Batu Bara Termal dan Metalurgi dijalankan oleh PT Tuah Turangga Agung
(“Turangga Resources”). Sampai dengan bulan Juli 2026, tambang batu bara Turangga Resources mencatatkan
volume penjualan batu bara sebesar 6,5 juta ton (termasuk 1,8 juta ton batu bara metalurgi), turun 18% dari
periode yang sama di tahun 2025.

Sampai dengan semester pertama tahun 2026, pendapatan segmen usaha Pertambangan Batu Bara Termal
dan Metalurgi turun sebesar 4% menjadi Rp12,9 triliun, sejalan dengan penurunan volume penjualan batu
bara.


Segmen Usaha Pertambangan Emas dan Mineral Lainnya

Sampai dengan semester pertama 2026, segmen usaha Pertambangan Emas dan Mineral Lainnya mencatatkan
penurunan pendapatan sebesar 66% menjadi Rp2,4 triliun, terutama disebabkan oleh penurunan penjualan
emas sebesar 82%.

●​ Pertambangan Emas

Usaha pertambangan emas Perseroan dioperasikan oleh PT Agincourt Resources dan PT Sumbawa Jutaraya,
yang mencatatkan total penjualan setara emas sebesar 32 ribu ons sampai dengan bulan Juli 2026
dibandingkan tahun lalu di periode yang sama sebesar 143 ribu ons.

●​ Bisnis Nikel

PT Stargate Pasific Resources mencatatkan penjualan bijih nikel sebesar 973 ribu wet metric ton (wmt) sampai
dengan bulan Juli 2026, yang terdiri dari 316 ribu wmt saprolit dan 657 ribu wmt limonit.

Nickel Industries Limited (“NIC”) dengan kepemilikan sebesar 20,13% merupakan perusahaan pertambangan
dan pengolahan nikel terintegrasi dengan aset utama yang berlokasi di Indonesia. UT mengakui kontribusi dari
NIC untuk periode enam bulan ke belakang berdasarkan hasil dari NIC pada kuartal keempat 2025 dan kuartal
pertama 2026. Operasional RKEF NIC melaporkan penjualan nickel metal sebesar 61.622 ton pada kuartal
keempat 2025 dan kuartal pertama 2026.

Peristiwa Penting

●​ Pada tanggal 11 Februari 2026, UT, melalui anak usahanya PT Danusa Tambang Nusantara dan PT Energia
   Prima Nusantara, telah menyelesaikan transaksi akuisisi 100% saham PT Arafura Surya Alam, sebuah
   perusahaan pertambangan emas yang berlokasi di Sulawesi Utara.

●​ Pada tanggal 30 Juni 2026, UT telah menyelesaikan program pembelian kembali saham yang dimulai pada
   tanggal 1 April 2026 dan berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 sebanyak 35,5 juta lembar saham. Saat ini, UT
   melakukan pembelian kembali saham dengan nilai maksimal sebesar Rp2 triliun dari tanggal 1 Juli sampai
   30 September 2026. ​

Page 5
    Secara akumulatif, sejak Juli 2022 sampai dengan 30 Juni 2026, UT telah melakukan pembelian kembali
    saham sebanyak 239 juta saham dengan total nilai sekitar Rp7,1 triliun.​ Program tersebut dijalankan
    dengan mengikuti peraturan Otoritas Jasa Keuangan terkait pembelian kembali saham dalam situasi pasar
    berfluktuasi.

    Program ini mencerminkan keyakinan manajemen terhadap prospek Perseroan dan kemampuannya untuk
    menghasilkan arus kas yang berkelanjutan, juga bertujuan untuk mendukung Pemerintah dalam menjaga
    stabilitas pasar modal.


Sekilas Tentang United Tractors

PT United Tractors Tbk (UT) yang dikenal sebagai distributor alat berat terbesar di Indonesia telah berdiri sejak tahun
1972. Saat ini UT telah berkembang dan memiliki bisnis utama, yaitu Solusi Pertambangan dan Alat Berat. Sebagai
kontribusi UT terhadap pencapaian Sasaran Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), UT secara konsisten melaksanakan
kegiatan-kegiatan yang menjunjung tinggi keberlanjutan.

ESG United Tractors

Sebagai perusahaan alat berat, pertambangan, dan energi kelas dunia, serta pengalaman selama lebih dari 53 tahun di
Indonesia, UT berkomitmen untuk menghadirkan masa depan yang berkelanjutan. Hal ini dilakukan melalui penerapan
prinsip ESG yang efektif dengan memperhatikan lingkungan, berdampak baik bagi sosial masyarakat, serta menjunjung
tata kelola perusahaan yang baik pada seluruh level operasi bisnisnya. Di sisi lainnya, UT juga melakukan optimalisasi
kompetensi, keahlian, dan aset strategis yang dimiliki untuk menghadirkan nilai tambah bagi seluruh pemangku
kepentingan dan masyarakat Indonesia.

  Untuk keterangan lebih lanjut, silahkan menghubungi:



  Ari Setiyawan
  Corporate Secretary
  PT United Tractors Tbk
  Email: ir@unitedtractors.com

  Alamat​ : Jl. Raya Bekasi Km.22 Cakung, Jakarta Timur 13910

  Telp.​   : (62-21) 3511961, Fax : (62-21) 3441413

  Medsos​: IG (@unitedtractorsofficial & @ceritadi.unitedtractors)

  Website: www.unitedtractors.com

  LinkedIn: PT United Tractors Tbk


File

File Open PDF
Source IDX
Size0.33 MB
Published10 Sep 2026
Pages5
Characters11,563
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 20 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org United Tractors Tbk p.1 ×22
linked person Iwan Hadiantoro p.1
linked person Idot Supriadi p.1
linked person Widjaja Kartika p.1
linked person Vilihati Surya p.1
linked person Ari Sutrisno p.1
linked person Hendra Hutahean p.1
linked org PT Agincourt Resources p.2 ×5
linked org PT Pamapersada Nusantara p.3
linked org PT Tuah Turangga Agung p.4
linked org Turangga Resources p.4 ×2
linked org PT Sumbawa Jutaraya p.4
linked org PT Arafura Surya Alam p.4
possible org Bursa Efek Indonesia p.1
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.5
unresolved org PT Kalimantan Prima Persada p.3
unresolved org Nickel Industries Limited p.4

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result