Skip to content
Back to announcement

Report LK PT DCP Interim September 2024 Final.pdf

Financial statement Text extracted DADA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 57

Page 1
PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK

Laporan Keuangan Konsolidasian Interim
30 September 2024 dan 31 Desember 2023
Dan Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal
30 September 2024 dan 2023
Dan Laporan Auditor Independen
Page 2
                    PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
                   PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                     DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR
                                30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023




                                              DAFTAR ISI

                                                                         Halaman

Surat Pernyataan Direksi

Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian                                       1

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian           4

Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian                                     6

Laporan Arus Kas Konsolidasian                                              8

Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian                                 9
Page 3
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
                          30 September 2024 dan 31 Desember 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                                      Catatan          30 September 2024        31 Desember 2023

ASET

ASET LANCAR
                                                                                                              )
Kas dan setara kas                                  2, 5, 31, 32              4.969.517.678         5.691.427.129
Piutang usaha                                       2, 6, 31, 32
  Pihak ketiga                                                                3.603.243.076         3.603.243.076
Persediaan                                                 2, 8             156.700.033.021
                                                                                        -         136.006.898.737
Biaya dibayar dimuka                                       2, 9                         - -            22.967.425
Pajak dibayar dimuka                                      2, 10               1.773.346.750
                                                                                        -1          1.812.258.625

Jumlah Aset Lancar                                                          167.046.140.525       147.136.794.992
                                                                                                              )

ASET TIDAK LANCAR                                                                                            )
Piutang lain - lain                                 2, 7, 31, 32
  Pihak ketiga                                                                1.299.199.508         1.299.199.508
  Pihak berelasi                                           30                   603.385.600           603.500.000
Konstruksi dalam pengembangan                              11                62.152.543.895                     -
Tanah dalam pengembangan                                  2, 12              10.234.702.309        81.549.333.390
Aset tetap - neto                                         2, 13                 635.827.282
                                                                                       -              675.727.161
                                                                                                              )
Uang muka                                                  15               416.426.265.302
                                                                                       -74.       404.926.289.600
Properti investasi                                        2, 14              10.809.615.628        11.383.555.487

Jumlah Aset Tidak Lancar                                                    502.161.539.524       500.437.605.146

JUMLAH ASET                                                                 669.207.680.049       647.574.400.138
                                                                                                              )




                 Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan bagian yang
                            tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.


                                                      1
Page 4
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
               LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                          30 September 2024 dan 31 Desember 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                                        Catatan          30 September 2024        31 Desember 2023

LIABILITAS

LIABILITAS JANGKA PENDEK
                                                                                                                )
Utang usaha                                          2, 16, 31, 32              3.753.721.991         4.402.751.319
Utang lain - lain                                    2, 17, 31, 32
 Pihak ketiga                                                                         767.949                     -
Utang pajak                                              2, 19a                     3.612.750             9.585.936
Pendapatan ditangguhkan                                   2, 18               217.361.258.063       192.795.097.548
Bagian jangka pendek dari
 liabilitas jangka panjang:
 Utang bank                                          2, 20, 31, 32             43.884.075.234        46.334.075.234

Jumlah Liabilitas Jangka                                                                                        )
 Pendek                                                                       265.003.435.987       243.541.510.037

LIABILITAS JANGKA                                                                                              )
  PANJANG
Utang jangka panjang - setelah
 dikurangi bagian jangka pendek:
 Utang bank                                          2, 20, 31, 32             52.086.703.277        52.086.703.277
Liabilitas imbalan kerja                                 2, 21                  1.042.603.654         1.042.603.654
Jumlah Liabilitas Jangka
  Panjang                                                                      53.129.306.931        53.129.306.931

JUMLAH LIABILITAS                                                             318.132.742.918       296.670.816.968
                                                                                                                )




                   Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan bagian yang
                              tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.


                                                        2
Page 5
                PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
              LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                         30 September 2024 dan 31 Desember 2023
                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                                      Catatan          30 September 2024         31 Desember 2023

EKUITAS

Modal saham - nilai nominal Rp20,-
Modal dasar - 20.120.000.000 saham
Modal ditempatkan dan disetor 7.431.530.800
 saham pada tanggal 30 September 2024
 dan 31 Desember 2023                                      22               148.630.616.000        148.630.616.000
Tambahan modal disetor                                     23               154.685.723.750        154.685.723.750
Saldo laba:                                                24
 - Dicadangkan                                                                   532.475.586           532.475.586
 - Tidak dicadangkan                                                          46.533.134.497        46.367.378.690

Jumlah ekuitas yang dapat                                                                                     )
 Diatribusikan kepada
 Pemilik entitas induk                                                      350.381.949.833        350.216.194.026

Kepentingan non - pengendali                               25                    692.987.298           687.389.144

JUMLAH EKUITAS                                                              351.074.937.131        350.903.583.170

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                               669.207.680.049        647.574.400.138
                                                                                                               )




                  Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan bagian yang
                             tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.


                                                       3
Page 6
                  PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN
                       KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN INTERIM
                   Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir Pada Tanggal
                                  30 September 2024 dan 2023
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                                       Catatan        30 September 2024          30 September 2023

PENDAPATAN                                                 2, 26              7.201.751.249         22.661.348.874

BEBAN POKOK PENDAPATAN                                     2, 27             (2.712.895.408)         (6.728.935.433
                                                                                                                 ))) )

LABA BRUTO                                                                    4.488.855.841         15.932.413.441)

 Beban penjualan                                           2, 28             (1.877.955.655
                                                                                         )) )        (1.882.984.254
                                                                                                                 ))) )
 Beban umum dan administrasi                               2, 28             (2.373.785.697)         (5.568.963.188
                                                                                                                 ))) )

JUMLAH BEBAN USAHA                                                            4.251.741.352
                                                                                         )                      )))) )
                                                                                                     (7.451.947.442

LABA USAHA                                                                      237.114.489           8.480.465.999

Pendapatan (beban) lain-lain
  Penghasilan keuangan                                      2                     3.328.241             815.074.196
  Beban keuangan                                            2                   (19.223.266
                                                                                         ) )         (8.009.150.572
                                                                                                                 ) )
  Penghasilan lain-lain - neto                              2                   130.177.223
                                                                                       116.             162.086.438

LABA SEBELUM PAJAK
  PENGHASILAN                                                                   351.396.687           1.448.476.061
                                                                                                                )

BEBAN PAJAK FINAL                                       2,19b                  (180.042.726)                    )))))
                                                                                                       (557.609.960

LABA NETO TAHUN BERJALAN                                                        171.353.961            890.866.101

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAINNYA
Pos yang tidak akan direklasifikasikan ke
  laba rugi:
Pengukuran kembali program imbalan
  kerja pasti                                              2, 21                             -           10.138.783

JUMLAH LABA KOMPREHENSIF
  TAHUN BERJALAN                                                                171.353.961            901.004.884
                                                                                                               )




                  Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan bagian yang
                             tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.


                                                       4
Page 7
             PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
                     LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN
              KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
              Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir Pada Tanggal
                             30 September 2024 dan 2023
                   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                                  Catatan        30 September 2024          30 September 2023

LABA BERSIH TAHUN BERJALAN YANG
 DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik entitas induk                                                      165.755.807            846.441.817
Kepentingan non - pengendali                                                 5.598.154             44.424.284

Jumlah                                                                     171.353.961            890.866.101


LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN
 YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN
 KEPADA:
Pemilik entitas induk                                                      165.755.807            854.124.134
Kepentingan non - pengendali                                                 5.598.154                    ))))
                                                                                                   46.880.750

Jumlah                                                                     171.353.961                    ))
                                                                                                  901.004.884

LABA PER SAHAM                                        29                            0,02                 0,12




             Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan bagian yang
                        tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.


                                                  5
Page 8
                                                     PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                                     LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN INTERIM
                                                      Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal
                                                                     30 September 2024 dan 2023
                                                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                   Ekuitas yang dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk

                               Modal                                         Saldo Laba
                            Ditempatkan        Tambahan
                            dan Disetor          Modal                                     Tidak                               Kepentingan            Jumlah
                                Penuh           Disetor           Dicadangkan           Dicadangkan          Jumlah           Non-pengendali          Ekuitas


Saldo 1 Januari 2022       143.540.007.640    154.685.723.750      532.475.586          43.795.091.085    342.553.298.061         753.587.542      343.306.885.603
Penambahan modal
   saham melalui
   exercise waran seri I                  -       26.931.520                  -                       -        26.931.520                      -        26.931.520

Laba neto tahun
   berjalan                               -                 -                 -            889.850.089       889.850.089              354.878         890.204.967

Penghasilan
  komprehensif lain                       -                 -                 -            376.879.423       376.879.423          (55.747.543)        321.131.880

Saldo 31 Desember
   2022                    143.540.007.640    154.712.655.270      532.475.586          45.061.820.597    343.846.959.093         698.194.877      344.545.153.970
Penambahan modal
  saham melalui
  exercise waran seri I      5.090.608.360        (26.931.520)                -                       -     5.063.676.840                      -     5.063.676.840

Laba neto tahun
   berjalan                               -                 -                 -          1.250.393.910      1.250.393.910           1.537.416        1.251.931.326

Penghasilan
  komprehensif lain                       -                 -                 -             55.164.183         55.164.183         (12.343.149)          42.821.034

Saldo 31 Desember
   2023                    148.630.616.000    154.685.723.750      532.475.586          46.367.378.690    350.216.194.026         687.389.144      350.903.583.170




                                               Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan bagian yang
                                                          tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.


                                                                                    6
Page 9
                                                  PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                               LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                                                   Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal
                                                                  30 September 2024 dan 2023
                                                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                       Ekuitas yang dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk

                               Modal                                              Saldo Laba
                            Ditempatkan             Tambahan
                            dan Disetor               Modal                                   Tidak                               Kepentingan            Jumlah
                                Penuh                Disetor          Dicadangkan          Dicadangkan            Jumlah         Non-pengendali          Ekuitas


Saldo 31 Desember
   2023                    148.630.616.000        154.685.723.750       532.475.586        46.367.378.690     350.216.194.026        687.389.144      350.903.583.170
Penambahan modal
   saham melalui
   exercise waran seri I                  -                      -                 -                     -                   -                    -                 -

Laba neto tahun
   berjalan                               -                      -                 -           165.755.807        165.755.807          5.598.154         171.353.961

Penghasilan
  komprehensif lain                       -                      -                 -                     -                   -                    -                 -

Saldo 30 September 2024    148.630.616.000        154.685.723.750       532.475.586        46.533.134.497     350.381.949.833        692.987.298      351.074.937.131




                                              Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan bagian yang
                                                         tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.

                                                                                   7
Page 10
                       PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN INTERIM
                       Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir Pada Tanggal
                                       30 September 2024 dan 2023
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)




                                                 Catatan       30 September 2024          30 September 2023


ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan                                       31.767.911.771                33.911.191.437
Pembayaran kas kepada kontraktor                                    (2.787.984.873)               (6.187.427.110)
Pembayaran kas kepada karyawan                                        (191.325.331)                 (169.805.272)
Pembayaran kas untuk operasi lainnya                                (3.968.337.692)              (12.482.979.895)
Pembayaran kas untuk pajak final                                      (180.042.726)                 (354.404.171)
Penerimaan kas dari penghasilan
   keuangan dan lainnya                                                 133.505.464                  130.869.191
Pembayaran kas untuk beban keuangan                                     (19.223.266)              (4.766.471.565)

Arus Kas Neto Diperoleh dari
   Aktivitas Operasi                                                24.754.503.347               10.080.973.615


ARUS KAS UNTUK AKTIVITAS
   INVESTASI
Penurunan (kenaikan) konstruksi
   dalam pengembangan                               12              (11.531.047.103)              (6.401.446.490)
Pembayaran uang muka perolehan tanah                15              (11.499.975.202)                           -

Arus Kas Neto Digunakan
   untuk Aktivitas Investasi                                        (23.027.295.147)              (6.401.446.490)


ARUS KAS UNTUK AKTIVITAS
   PENDANAAN
Penurunan (kenaikan) piutang lain-lain               7                      114.400              (17.548.546.800)
Kenaikan utang lain-lain                            17                      767.949               14.211.792.991
Pembayaran pinjaman bank                            20               (2.450.000.000)                           -

Arus Kas Neto Digunakan
   untuk Aktivitas Pendanaan                                         (2.449.117.651)              (3.336.753.809)


KENAIKAN (PENURUNAN)
   NETO KAS DAN SETARA KAS                                             (721.909.450)                342.773.316

KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN                        5                5.691.427.129               6.874.385.712

KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN                       5                4.969.517.678               7.217.159.028




                  Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan bagian yang
                             tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.


                                                         8
Page 11
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
                   Pada Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
  Dan untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


1. UMUM

  PT Diamond Citra Propertindo Tbk (“Perusahaan”) didirikan berdasarkan Akta Notaris No. 86 tanggal
  29 Desember 2014 dari Dewi Kusumawati, S.H., Notaris di Jakarta. Akta pendirian Perusahaan tersebut
  telah memperoleh pengesahan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sesuai
  Surat keputusan AHU-0000274.AH.01.01.Tahun 2015 tanggal 6 Januari 2015 dan telah diumumkan
  dalam Berita Negara Republik Indonesia, tertanggal 11 Juni 2021 nomor 047, Tambahan nomor 019695.
  Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir berdasarkan Akta No
  104 tanggal 30 Maret 2023 dibuat dihadapan Elizabeth Karina Leonita, SH., M. Kn., Notaris di Jakarta
  Selatan, yang mengesahkan peningkatan modal ditempatkan dan disetor sebagai hasil dari exercise
  Waran Seri I. Akta ini disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
  berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0076681.AH.01.11 Tahun 2023 tanggal 12 April 2023.

  Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan meliputi
  bidang perdagangan dan jasa, pembangunan, pengangkutan dan percetakan. Saat ini, kegiatan usaha
  utama Perusahaan adalah bergerak dalam bidang real estate.

  Kantor pusat Perusahaan berlokasi di Jl. Palakali Raya, Kel. Kukusan, Kec. Beji, Depok, Jawa Barat.
  Perusahaan beroperasi secara komersial pada bulan Januari 2015.

  PT Karya Permata Inovasi Indonesia adalah entitas induk Perusahaan dan pemegang saham
  pengendali Perusahaan.

  Penawaran Umum Saham

  Pada tanggal 11 Februari 2020 Kelompok Usaha memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa
  Keuangan (OJK) melalui Surat Nomor S-00952/BEI.PP3/02-2020 untuk melakukan Penawaran Umum
  Perdana Saham sebanyak 2.147.000.000 saham biasa atas nama dengan nilai nominal Rp20 per
  saham dengan harga penawaran sebesar Rp104 per saham dan 1.610.250.000 Waran Seri 1 yang
  menyertai saham biasa atas nama yang dikeluarkan dalam rangka penawaran umum. Pada tanggal 14
  Februari 2020, saham dan Waran Seri 1 tersebut telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia.

  Struktur Entitas Anak

  Rincian Entitas Anak pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

                                                         Persentase       Mulai
                                           Kegiatan     Kepemilikan    Operasional   Jumlah Aset Sebelum Eliminasi
        Nama Entitas           Domisili     Usaha       2024    2023    Komersial       2024            2023

    Kepemilikan langsung

    Entitas anak
                                          Pengembang
    PT Arba Propertindo        Jakarta      properti   99,85%   99,%      2018       531.278.153.005   529.726.405.443

    Tidak langsung
                                          Pengembang
    PT Kalibata Inovasi Maju   Jakarta      properti   99,90% 99,90%      2020       489.644.992.154   469.915.035.798




                                                          9
Page 12
                    PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                      Pada Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
     Dan untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2024 dan 2023
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


1.   Umum (lanjutan)

     Akuisisi Entitas Anak

     PT Arba Propertindo (AP)

     Berdasarkan Akta Notaris No. 110 dari Rosida Rajagukguk-Siregar, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta
     tanggal 22 Juli 2019, Perusahaan melakukan akuisisi saham AP melalui setoran saham atas
     peningkatan modal dasar dan disetorkan AP sebanyak 410.000 lembar saham atau setara
     Rp41.000.000.000. Dalam Akta Notaris yang sama, diputuskan juga pengalihan saham AP dari PT
     Karya Permata Inovasi Indonesia (KPII) ke Perusahaan yang dibeli berdasarkan Akta Jual Beli Saham
     No. 111 dari Rosida Rajagukguk-Siregar, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta tanggal 22 Juli 2019 sebanyak
     376.669 lembar saham atau setara Rp37.669.000.000 sehingga kepemilikan saham Perusahaan atas
     AP menjadi sebesar 786.669 lembar saham atau setara 99,44% dari modal disetorkan AP. Akta tersebut
     telah mendapat pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia AHU-
     0041113.AH.01.02.Tahun 2019 tanggal 24 Juli 2019.

     Pembelian saham AP oleh Perusahaan dari KPII dilakukan dengan nilai transaksi sebesar
     Rp48.957.808.285. Cara pembayaran atas pembelian saham tersebut adalah dengan set-off piutang
     KPII kepada Perusahaan sebesar Rp43.913.799.254 dan sisanya sebesar Rp5.044.009.031 dengan
     penyerahan kas.

     PT Kalibata Inovasi Maju (KIM)

     Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Pemegang Saham KIM No. 44 tertanggal
     17 April 2020 para pemegang saham sepakat untuk pemindahan hak atas saham PT Cipta Permata
     Properti Indonesia sebanyak 24.999.999 saham kepada AP.
     Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Pemegang Saham KIM No. 54 tertanggal
     22 April 2020 para pemegang saham menyetujui untuk meningkatkan modal dasar dan modal disetor
     yang semula modal dasar Perusahaan Rp250.000.000 menjadi Rp44.000.000.000 dan modal disetor
     yang semula Rp250.000.000 menjadi Rp11.000.000.000.

     Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Pemegang Saham KIM No. 06 tertanggal 9 Juni 2021
     para pemegang saham menyetujui untuk meningkatkan modal dasar dan modal disetor yang semula
     modal dasar Perusahaan Rp44.000.000.000 menjadi Rp600.000.000.000 dan modal disetor yang
     semula Rp11.000.000.000 menjadi Rp300.000.000.000.

     Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit, Sekretaris Perusahaan dan Karyawan

     Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, susunan Dewan Komisaris Direksi dan
     Komite Audit Perusahaan adalah sebagai berikut:

      Komisaris:
      Komisaris Utama                     :   Anisah
      Komisaris                           :   Tjandra Tjokrodiponto
      Komisaris Independen                :   Iwan Gunarwan Baroto

      Direksi:
      Direktur Utama                      :   Adam
      Direktur                            :   Bayu Setiawan

      Komite Audit:
      Ketua                               :   Iwan Gunarwan Baroto
      Anggota                             :   Heris Risdiyanto




                                                    10
Page 13
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                   Pada Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
  Dan untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


1. Umum (lanjutan)

   Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit, Sekretaris Perusahaan dan Karyawan (lanjutan)

   Sekretaris Perusahaan pada tanggal 30 September 2024 adalah Tony Hartono.

   Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 Perusahaan dan entitas anak (secara
   bersama-sama selanjutnya disebut sebagai “Kelompok Usaha”) mempekerjakan masing-masing 18 dan
   13 karyawan tetap (Tidak diaudit).

   Penerbitan Laporan Keuangan Konsolidasian

   Laporan keuangan konsolidasian ini telah diotorisasi untuk diterbitkan oleh Dewan Direksi Perusahaan,
   selaku pihak yang bertanggung jawab atas penyusunan dan penyelesaian laporan keuangan
   konsolidasian pada tanggal 31 Oktober 2024.


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN

   Kepatuhan terhadap Standar Akuntansi Keuangan (SAK)

   Laporan keuangan Kelompok Usaha telah disusun dan disajikan sesuai dengan SAK di Indonesia yang
   meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Standar Akuntansi
   Keuangan (“ISAK”) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan-Ikatan Akuntan Indonesia
   (“DSAK-IAI”), serta Peraturan No. VIII.G.7 yang diterbitkan oleh BAPEPAM-LK, tentang Penyajian dan
   Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.

   Dasar Penyajian Laporan Keuangan Konsolidasian

   Laporan keuangan konsolidasian, kecuali laporan arus kas konsolidasian, telah disusun secara akrual
   dengan menggunakan konsep biaya perolehan (historical cost), kecuali untuk akun-akun tertentu yang
   diukur berdasarkan basis lain seperti yang dijelaskan dalam kebijakan akuntansi terkait.

   Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung, dan dikelompokkan
   ke dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

   Kebijakan akuntansi yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian konsisten
   dengan yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian untuk tahun yang berakhir
   pada tanggal 31 Desember 2023, kecuali untuk penerapan PSAK yang baru dan revisi yang berlaku
   efektif pada tanggal 1 Januari 2024 seperti yang diungkapkan dalam Catatan ini.

   Penyusunan laporan keuangan konsolidasian sesuai dengan SAK Indonesia mengharuskan
   manajemen untuk membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi yang memengaruhi penerapan
   kebijakan akuntansi dan jumlah aset, liabilitas, pendapatan dan beban yang dilaporkan. Walaupun
   estimasi ini dibuat berdasarkan pengetahuan terbaik manajemen dan pertimbangan atas kejadian dan
   tindakan saat ini, hasil yang sebenarnya mungkin berbeda dari jumlah yang diestimasi. Hal-hal yang
   melibatkan pertimbangan atau kompleksitas yang lebih tinggi atau hal-hal di mana asumsi dan estimasi
   adalah signifikan terhadap laporan keuangan konsolidasian diungkapkan dalam Catatan 3 atas laporan
   keuangan konsolidasian.

   Mata uang fungsional dan pelaporan yang digunakan oleh Kelompok Usaha adalah Rupiah




                                                  11
Page 14
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                   Pada Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
  Dan untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Penerapan PSAK yang Baru dan Direvisi

   Kelompok Usaha telah menerapkan PSAK yang baru dan revisi, yang berlaku efektif tanggal 1 Januari
   2024:
    • Amendemen PSAK 107: Instrumen Keuangan: Pengungkapan tentang Pengaturan Pembiayaan
                            Pemasok;
    • Amendemen PSAK 116 : Sewa tentang Sewa pada Transaksi Jual dan Sewa-balik;
    • Amendemen PSAK 201 : Penyajian Laporan Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitias sebagai
                            Jangka Pendek atau Jangka Panjang dan Liabilitas Jangka Panjang
                            dengan Kovenan;
    • Amendemen PSAK 207: Laporan Arus Kas tentang Pengaturan Pembiayaan Pemasok;
    • Amendemen PSAK 201 : Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing tentang Kekurangan Ketertukaran.

   Penerapan standar yang direvisi tidak mengakibatkan perubahan substansial terhadap kebijakan
   akuntansi Kelompok Usaha dan tidak memiliki dampak material terhadap jumlah yang dilaporkan untuk
   tahun berjalan.

   Dasar konsolidasian

   Entitas Anak adalah seluruh entitas di mana Kelompok Usaha memiliki pengendalian. Kelompok Usaha
   mengendalikan investee ketika (a) memiliki kekuasaan atas investee, (b) eksposur atau hak atas imbal
   hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee, dan (c) memiliki kemampuan untuk menggunakan
   kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal hasil. Kelompok Usaha menilai kembali
   apakah Kelompok Usaha mengendalikan investee jika fakta dan keadaan mengindikasikan adanya
   perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian.

   Konsolidasi atas Entitas Anak dimulai sejak tanggal Kelompok Usaha memperoleh pengendalian atas
   Entitas Anak dan berakhir ketika Kelompok Usaha kehilangan pengendalian atas Entitas Anak.
   Penghasilan dan beban Entitas Anak dimasukkan atau dilepaskan selama tahun berjalan dalam laba
   rugi dari tanggal diperolehnya pengendalian sampai dengan tanggal ketika Kelompok Usaha kehilangan
   pengendalian atas Entitas Anak.

   Laba rugi dan setiap komponen dari penghasilan komprehensif lain diatribusikan kepada pemilik Entitas
   Induk dan kepentingan non pengendali, meskipun hal tersebut mengakibatkan kepentingan non
   pengendali memiliki saldo defisit. Jika diperlukan, dilakukan penyesuaian atas laporan keuangan Entitas
   Anak guna memastikan keseragaman dengan kebijakan akuntansi Kelompok Usaha. Mengeliminasi
   secara penuh aset dan liabilitas, penghasilan, beban, dan arus kas dalam intra Kelompok Usaha terkait
   dengan transaksi antar entitas dalam Kelompok Usaha.

   Perubahan dalam bagian kepemilikan atas Entitas Anak yang tidak mengakibatkan hilangnya
   pengendalian pada Entitas Anak dicatat sebagai transaksi ekuitas. Setiap perbedaan antara jumlah
   tercatat kepentingan non pengendali yang disesuaikan dan nilai wajar imbalan yang dibayar atau
   diterima diakui secara langsung di ekuitas dan mengatribusikannya kepada pemilik Entitas Induk.

   Ketika Kelompok Usaha kehilangan pengendalian pada entitas anak, maka Kelompok Usaha
   menghentikan pengakuan atas aset (termasuk goodwill), liabilitas dan komponen lain dari ekuitas terkait,
   sementara keuntungan atau kerugian yang dihasilkan diakui pada laba rugi. Bagian dari investasi yang
   tersisa diakui pada nilai wajar.




                                                   12
Page 15
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                   Pada Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
  Dan untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Kombinasi Bisnis

   Kelompok Usaha menerapkan metode akuisisi untuk mencatat kombinasi bisnis. Imbalan yang dialihkan
   untuk akuisisi suatu entitas anak adalah sebesar nilai wajar aset yang dialihkan, liabilitas yang diambil
   alih dan kepentingan ekuitas yang diterbitkan oleh Kelompok Usaha. Beban akuisisi terkait dibebankan
   pada saat terjadinya. Aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas serta liabilitas kontinjensi yang
   diambil alih dalam suatu kombinasi bisnis diukur pada awalnya sebesar nilai wajar pada tanggal akuisisi.

   Imbalan kontinjensi yang akan dibayarkan oleh pihak pengakuisisi diakui pada nilai wajar pada tanggal
   akuisisi. Perubahan nilai wajar atas imbalan kontinjensi setelah tanggal akuisisi yang diklasifikasikan
   sebagai aset atau liabilitas, akan diakui pada laba rugi atau sebagai penghasilan komprehensif lain
   sesuai dengan PSAK No. 55. Jika diklasifikasikan sebagai ekuitas, imbalan kontinjensinya tidak diukur
   kembali sampai penyelesaian terakhir dalam ekuitas.

   Pada akuisisi bertahap, Kelompok Usaha mengakui kepentingan non pengendali sebesar nilai wajar
   atau sebesar bagian proporsional kepentingan non pengendali atas aset neto pihak yang diakuisisi.

   Selisih lebih nilai agregat dari imbalan yang dialihkan, jumlah kepentingan non pengendali pada pihak
   yang diakuisisi dan nilai wajar pada tanggal akuisisi dari kepentingan ekuitas sebelumnya pada pihak
   yang diakuisisi yang melebihi nilai wajar bagian Kelompok Usaha atas aset bersih yang dapat
   diidentifikasi yang diakuisisi dicatat sebagai goodwill. Jika nilai wajar atas aset neto yang diakuisisi
   melebihi nilai gabungan imbalan yang dialihkan dalam kasus pembelian dengan diskon, maka selisih
   tersebut diakui langsung dalam laba rugi.

   Goodwill pada awalnya diakui sebesar biaya perolehan, menjadi selisih lebih nilai gabungan dari imbalan
   yang dialihkan dan jumlah yang diakui untuk kepentingan nonpengendali, dan setiap kepentingan yang
   dimiliki sebelumnya, atas jumlah neto aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil-alih.
   Dalam kasus pembelian dengan diskon, jika nilai wajar atas aset neto yang diakuisisi melebihi nilai
   gabungan imbalan yang dialihkan, maka selisih tersebut diakui langsung dalam laba rugi.

   Setelah pengakuan awal, goodwill diukur pada biaya perolehan dikurangi akumulasi rugi penurunan
   nilai. Untuk tujuan pengujian penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dari suatu kombinasi bisnis, sejak
   tanggal akuisisi, dialokasikan ke setiap unit penghasil kas dari Kelompok Usaha yang diharapkan
   bermanfaat untuk kombinasi tersebut, terlepas dari apakah aset atau liabilitas lain dari pihak yang
   diakuisisi ditetapkan ke unit-unit tersebut.

   Jika goodwill yang telah dialokasikan pada suatu unit penghasil kas dan bagian operasi atas unit tersebut
   dilepas, maka goodwill yang terkait dengan operasi yang dilepas tersebut dimasukkan ke dalam jumlah
   tercatat operasi ketika menentukan keuntungan atau kerugian dari pelepasan. Goodwill yang dilepas
   dalam keadaan tersebut diukur berdasarkan nilai relatif operasi yang dilepas dan porsi unit penghasil
   kas yang ditahan.

   Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi

   Sesuai dengan PSAK No. 7, “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”, suatu pihak dianggap berelasi jika
   salah satu pihak memiliki kemampuan untuk mengendalikan (dengan cara kepemilikan, secara langsung
   atau tidak langsung) atau mempunyai pengaruh signifikan (dengan cara partisipasi dalam kebijakan
   keuangan dan operasional) atas pihak lain dalam mengambil keputusan keuangan dan operasional.

   Seluruh transaksi signifikan dengan pihak berelasi diungkapkan dalam Catatan 30 atas laporan
   keuangan.




                                                     13
Page 16
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                   Pada Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
  Dan untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Instrumen Keuangan

   Aset Keuangan

   Kelompok Usaha menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal dan tidak bisa
   melakukan perubahan setelah penerapan awal tersebut.

   Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan harus didasarkan pada bisnis model dan arus kas kontraktual
   - apakah semata dari pembayaran pokok dan bunga.

   Aset keuangan diklasifikasikan dalam dua kategori sebagai berikut:
    • Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi dan PSAK No. 72: Pendapatan dari Kontrak
      dengan Pelanggan;
    • Aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan
      komprehensif lain.

   Aset keuangan Kelompok Usaha meliputi kas dan setara kas, piutang usaha dan piutang lain - lain
   (instrumen keuangan yang memiliki dan tidak memiliki kuotasi harga). Aset keuangan diklasifikasikan
   sebagai aset lancar, jika jatuh tempo dalam waktu 12 bulan, jika tidak maka aset keuangan ini
   diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar.

   Pengukuran aset keuangan setelah pengakuan awal tergantung pada klasifikasinya sebagai berikut:

   i)   Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi

        Kelompok Usaha mengukur aset keuangan pada biaya diamortisasi jika kedua kondisi berikut
        terpenuhi: (1) aset keuangan yang dimiliki dalam model bisnis dengan tujuan untuk mengumpulkan
        arus kas kontraktual; dan (2) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menimbulkan pada tanggal
        yang ditentukan untuk arus kas yang semata- mata pembayaran pokok dan bunga atas jumlah pokok
        yang belum dibayar.

  ii)   Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui OCI

        Instrumen utang

        Kelompok Usaha mengukur instrumen utang pada nilai wajar melalui OCI jika kedua kondisi berikut
        terpenuhi: (1) aset keuangan yang dimiliki dalam model bisnis dengan tujuan untuk mengumpulkan
        arus kas kontraktual dan pejualan; dan (2) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menimbulkan
        pada tanggal yang ditentukan untuk arus kas yang semata-mata pembayaran pokok dan bunga atas
        jumlah pokok yang belum dibayar.

        Untuk instrumen utang yang diukur pada nilai wajar melalui OCI, pendapatan bunga, revaluasi selisih
        kurs, dan kerugian atau pembalikan penurunan nilai diakui dalam laba rugi dan dihitung dengan cara
        yang sama seperti aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. Perubahan nilai
        wajar yang tersisa diakui dalam OCI. Setelah penghentian pengakuan, perubahan nilai wajar
        kumulatif yang diakui di OCI didaur ulang menjadi laba rugi.

        Instrumen ekuitas

        Setelah pengakuan awal, Kelompok Usaha dapat memilih untuk mengklasifikasikan investasi
        ekuitasnya secara tidak dapat dibatalkan sebagai instrumen ekuitas yang ditetapkan pada nilai wajar
        melalui OCI jika definisi ekuitas sesuai PSAK No. 50: Instrumen Keuangan: Penyajian dan tidak
        dimiliki untuk diperdagangkan. Klasifikasi ditentukan berdasarkan instrumen per instrumen.




                                                    14
Page 17
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                   Pada Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
  Dan untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Instrumen Keuangan (lanjutan)

   Aset Keuangan (lanjutan)

   ii)   Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui OCI (lanjutan)

         Instrumen ekuitas (lanjutan)

         Keuntungan dan kerugian dari aset keuangan ini tidak pernah didaur ulang menjadi keuntungan atau
         kerugian. Dividen diakui sebagai pendapatan lain-lain dalam laba rugi pada saat hak pembayaran
         telah ditetapkan, kecuali jika Kelompok Usaha memperoleh keuntungan dari hasil tersebut sebagai
         pemulihan sebagian biaya perolehan aset keuangan, dalam hal ini, keuntungan tersebut adalah
         dicatat dalam OCI. Instrumen ekuitas yang ditetapkan pada nilai wajar melalui OCI tidak tunduk pada
         penilaian penurunan nilai.

   iii) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi

         Aset keuangan pada nilai wajar melalui laporan laba rugi termasuk aset keuangan yang dimiliki untuk
         diperdagangkan, aset keuangan yang ditetapkan pada pengakuan awal pada nilai wajar melalui
         laporan laba rugi, atau aset keuangan yang wajib diukur pada nilai wajar. Aset keuangan
         diklasifikasikan sebagai kelompok diperdagangkan jika mereka diperoleh untuk tujuan dijual atau
         dibeli kembali dalam waktu dekat. Derivatif, termasuk derivatif melekat yang dipisahkan, juga
         diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk diperdagangkan kecuali jika ditetapkan sebagai instrumen
         lindung nilai yang efektif. Aset keuangan dengan arus kas yang tidak semata-mata pembayaran
         pokok dan bunga diklasifikasikan dan diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi, terlepas dari
         model bisnisnya. Terlepas dari kriteria untuk instrumen utang yang akan diklasifikasikan pada biaya
         perolehan diamortisasi atau pada nilai wajar melalui OCI, seperti dijelaskan di atas, instrumen utang
         dapat ditetapkan pada nilai wajar melalui laba rugi pada pengakuan awal jika hal tersebut
         menghilangkan, atau secara signifikan mengurangi, ketidaksesuaian akuntansi.

         Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi selanjutnya disajikan dalam
         laporan posisi keuangan sebesar nilai wajar, dengan perubahan nilai wajar yang diakui dalam
         laporan laba rugi.

         Kelompok Usaha tidak memiliki investasi dalam instrumen ekuitas, yang diklasifikasikan sebagai
         aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.

         Aset keuangan (atau mana yang lebih tepat, bagian dari aset keuangan atau bagian dari kelompok
         aset keuangan serupa) dihentikan pengakuannya pada saat: (1) hak untuk menerima arus kas yang
         berasal dari aset tersebut telah berakhir; atau (2) Kelompok Usaha telah mengalihkan hak mereka
         untuk menerima arus kas yang berasal dari aset atau berkewajiban untuk membayar arus kas yang
         diterima secara penuh tanpa penundaan material kepada pihak ketiga dalam perjanjian “pass-
         through”; dan baik (a) Kelompok Usaha telah secara substansial, mengalihkan seluruh risiko dan
         manfaat dari aset, atau (b) Kelompok Usaha secara substansial tidak mengalihkan atau tidak
         memiliki seluruh risiko dan manfaat suatu aset, namun telah mengalihkan kendali atas aset tersebut.

   Liabilitas Keuangan

         Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK No. 71 diklasifikasikan sebagai berikut:
          • Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi; dan
          • Liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi.

   Kelompok Usaha menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka pada saat pengakuan awal.




                                                      15
Page 18
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                   Pada Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
  Dan untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Instrumen Keuangan (lanjutan)

   Liabilitas Keuangan (lanjutan)

   Seluruh liabilitas keuangan diakui pada awalnya sebesar nilai wajar dan, dalam hal pinjaman dan utang,
   termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung.

   Liabilitas keuangan Kelompok Usaha meliputi utang usaha, utang lain-lain dan utang bank. Liabilitas
   keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang jika jatuh tempo melebihi 12 bulan dan
   sebagai liabilitas jangka pendek jika jatuh tempo yang tersisa kurang dari 12 bulan.

   Pengukuran liabilitas keuangan setelah pengakuan awal tergantung pada klasifikasinya sebagai berikut:

   (i) Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi

      Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya amortisasi (misalnya pinjaman dan utang yang
      dikenakan bunga) selanjutnya diukur dengan menggunakan metode EIR. Amortisasi EIR termasuk
      di dalam biaya keuangan dalam laporan laba rugi.

   (ii) Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi

      Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi termasuk liabilitas
      keuangan untuk diperdagangkan dan liabilitas keuangan yang ditetapkan pada saat pengakuan awal
      untuk diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi.

      Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai kelompok untuk diperdagangkan jika mereka diperoleh
      untuk tujuan dijual atau dibeli kembali dalam waktu dekat. Kategori ini termasuk instrumen keuangan
      derivatif yang diambil Kelompok Usaha yang tidak ditujukan sebagai instrumen lindung nilai dalam
      hubungan lindung nilai sebagaimana didefinisikan dalam PSAK No. 71. Derivatif melekat yang
      dipisahkan juga diklasifikasikan sebagai kelompok diperdagangkan kecuali mereka ditetapkan
      sebagai instrumen lindung nilai efektif

      Keuntungan atau kerugian atas liabilitas yang dimiliki untuk diperdagangkan diakui dalam laporan
      laba rugi.

      Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat liabilitas tersebut berakhir atau dibatalkan
      atau kadaluarsa.

      Dalam hal suatu liabilitas keuangan yang ada digantikan oleh liabilitas keuangan lain dari pemberi
      pinjaman yang sama dengan persyaratan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara
      substansial atas persyaratan dari suatu liabilitas yang ada, pertukaran atau modifikasi tersebut
      diperlakukan sebagai penghentian pengakuan liabilitas awal dan pengakuan liabilitas baru, dan
      selisih antara nilai tercatat masing-masing liabilitas diakui dalam laporan laba rugi.

   Instrumen keuangan derivatif dan aktivitas lindung nilai

   Metode pengakuan keuntungan atau kerugian yang timbul tergantung dari apakah derivatif tersebut
   dimaksudkan sebagai instrumen lindung nilai, dan jika demikian, sifat dari item yang dilindung nilai.




                                                    16
Page 19
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                   Pada Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
  Dan untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Instrumen keuangan derivatif dan aktivitas lindung nilai (lanjutan)

   Untuk derivatif yang dikategorikan sebagai lindung nilai arus kas, pada awal transaksi, Kelompok Usaha
   mendokumentasikan hubungan antara instrumen lindung nilai dengan item yang dilindung nilai, beserta
   tujuan manajemen risiko dan strategi pelaksanaan transaksi lindung nilai. Kelompok Usaha juga
   mendokumentasikan penilaiannya, pada saat dimulainya lindung nilai dan secara berkesinambungan,
   apakah derivatif yang digunakan dalam transaksi lindung nilai sangat efektif dalam menghapus dampak
   perubahan nilai wajar atas arus kas yang dilindung nilai.

   Nilai wajar penuh derivatif lindung nilai diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar atau liabilitas jangka
   panjang jika jatuh tempo yang tersisa untuk pokok yang dilindung nilai melebihi 12 bulan, dan sebagai
   aset lancar atau liabilitas jangka pendek jika jatuh tempo yang tersisa kurang dari 12 bulan.

   Perubahan nilai wajar derivatif yang ditetapkan dan memenuhi kriteria lindung nilai atas arus kas untuk
   tujuan akuntansi, bagian efektifnya, diakui di penghasilan komprehensif lain di dalam "cadangan lindung
   nilai arus kas". Ketika instrumen derivatif tersebut kadaluarsa atau tidak lagi memenuhi kriteria lindung
   nilai untuk tujuan akuntansi, maka keuntungan atau kerugian kumulatif di penghasilan komprehensif lain
   diakui pada laporan laba rugi.

   Perubahan nilai wajar derivatif yang tidak memenuhi kriteria lindung nilai untuk tujuan akuntansi diakui
   langsung pada laporan laba rugi di dalam "(Kerugian) keuntungan perubahan nilai wajar derivatif -
   bersih".

   Saling Hapus Antar Aset dan Liabilitas Keuangan

   Aset dan liabilitas keuangan dapat saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan posisi
   keuangan jika, dan hanya jika, Kelompok Usaha saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk
   melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan berniat untuk menyelesaikan secara
   neto atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.

   Penurunan Nilai Aset Keuangan

   Pada setiap periode pelaporan, Kelompok Usaha menilai apakah risiko kredit dari instrumen keuangan
   telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian, Kelompok Usaha
   menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang perkiraan usia instrumen
   keuangan dari pada perubahan atas jumlah kerugian kredit ekspektasian. Dalam melakukan penilaian,
   Kelompok Usaha membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada
   saat periode pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada saat
   pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran serta ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa
   biaya atau usaha pada saat tanggal pelaporan terkait dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini dan
   perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan, yang mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak
   pengakuan awal.

   Kelompok Usaha menerapkan metode yang disederhanakan untuk mengukur kerugian kredit
   ekspektasian tersebut terhadap piutang usaha dan aset kontrak tanpa komponen pendanaan yang
   signifikan.

   Penentuan Nilai Wajar

   Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar
   untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar di pasar utama (atau
   pasar yang paling menguntungkan) pada tanggal pengukuran dalam kondisi pasar saat ini (yaitu harga
   keluar) terlepas apakah harga tersebut dapat diobservasi secara langsung atau diestimasi dengan
   menggunakan teknik penilaian lain pada tanggal pengukuran.




                                                     17
Page 20
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                   Pada Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
  Dan untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Penentuan Nilai Wajar (lanjutan)

   Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan
   liabilitas terjadi:

   Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK No. 71 diklasifikasikan sebagai berikut:
   (a) di pasar utama (principal market) untuk aset atau liabilitas tersebut; atau
   (b) jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan (most advantageous market)
       untuk aset atau liabilitas tersebut.

   Kelompok Usaha mengukur nilai wajar suatu aset atau liabilitas menggunakan asumsi yang akan
   digunakan pelaku pasar ketika menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa
   pelaku pasar bertindak dalam kepentingan ekonomis terbaiknya.

   Pengukuran nilai wajar aset non keuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk
   menghasilkan manfaat ekonomis dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan
   terbaiknya (highest and best use) atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan
   menggunakan aset tersebut dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya.

   Kelompok Usaha menggunakan teknik penilaian yang sesuai dalam keadaan dan dimana data yang
   memadai tersedia untuk mengukur nilai wajar, memaksimalkan penggunaan input yang dapat
   diobservasi yang relevan dan meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.

   Hirarki nilai wajar dikategorikan dalam tiga (3) level input untuk teknik penilaian yang digunakan dalam
   pengukuran nilai wajar, sebagai berikut:

   (a) Input Level 1 - harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang
       identik yang dapat diakses entitas pada tanggal pengukuran.
   (b) Input Level 2 - input selain harga kuotasian yang termasuk dalam Level 1 yang dapat diobservasi
       untuk aset atau liabilitas, baik secara langsung atau tidak langsung.
   (c) Input Level 3 - input yang tidak dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas.

   Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada laporan keuangan secara berulang, Kelompok Usaha
   menentukan apakah terjadi transfer antara Level di dalam hirarki dengan cara mengevaluasi kategori
   (berdasarkan input level terendah yang signifikan dalam pengukuran nilai wajar) setiap akhir periode
   pelaporan.

   Kelompok Usaha menentukan kelas aset dan liabilitas yang sesuai dengan sifat, karakteristik, dan risiko
   aset dan liabilitas, dan level hirarki nilai wajar dimana pengukuran nilai wajar tersebut dikategorikan.

   Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar
   untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran.

   Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas
   terjadi di pasar utama atau, jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan di
   mana Perusahaan memiliki akses pada tanggal tersebut.

   Jika tersedia, Kelompok Usaha mengukur nilai wajar instrumen keuangan dengan menggunakan harga
   kuotasian di pasar aktif untuk instrumen tersebut. Jika harga kuotasian tidak tersedia di pasar aktif
   Kelompok Usaha menggunakan teknik penilaian dengan memaksimalkan penggunaan input yang dapat
   diobservasi dan relevan serta meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.




                                                   18
Page 21
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                   Pada Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
  Dan untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Penentuan Nilai Wajar (lanjutan)

   Teknik penilaian mencakup penggunaan transaksi pasar terkini yang dilakukan secara wajar oleh pihak-
   pihak yang berkeinginan dan memahami (recent arm’s length market transactions), penggunaan nilai
   wajar terkini instrumen lain yang secara substansial sama, analisa arus kas yang didiskonto, atau model
   penilaian lain.

   Kas dan setara kas

   Kas dan setara kas terdiri dari kas dan giro di bank yang dapat dicairkan sewaktu-waktu, tidak
   dipergunakan sebagai jaminan serta tidak dibatasi penggunaannya.

   Persediaan

   Kelompok Usaha menerapkan PSAK No. 14, “Persediaan”. Persediaan terdiri dari bangunan apartemen
   dan kios yang siap dijual, tanah yang sedang dikembangkan dan bangunan dalam penyelesaian,
   dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan dengan nilai realisasi bersih.

   Biaya perolehan tanah yang sedang dikembangkan meliputi biaya perolehan tanah untuk
   pengembangan, biaya pengembangan langsung dan tidak langsung terkait kegiatan pengembangan
   apartemen serta biaya pinjaman. Tanah yang sedang dikembangkan akan dipindahkan ke persediaan
   pada saat tanah tersebut selesai dikembangkan. Seluruh biaya pengembangan tanah, termasuk tanah
   yang digunakan sebagai jalan dan prasarana atau area yang tidak dapat dijual lainnya, dialokasikan
   kepada luas area yang dapat dijual.

   Biaya perolehan bangunan dalam penyelesaian meliputi biaya perolehan tanah yang telah selesai
   dikembangkan ditambah dengan biaya konstruksi, biaya lainnya yang dapat diatribusikan pada aktivitas
   pengembangan apartemen dan biaya pinjaman. Biaya yang dikapitalisasi pada bangunan dalam
   penyelesaian dialokasikan untuk setiap unit apartemen menggunakan metode area yang dapat dijual.

   Biaya perolehan bangunan dalam penyelesaian dipindahkan ke bangunan tersedia untuk dijual pada
   saat pembangunan telah selesai.

   Untuk proyek properti komersial, pada saat selesainya pengembangan dan pembangunan infrastruktur,
   harga perolehan akan tetap disajikan sebagai bagian dari persediaan atau direklasifikasi ke aset tetap
   atau properti investasi, mana yang lebih sesuai.

   Biaya pemeliharaan dan perbaikan yang terjadi atas proyek yang sudah selesai dan secara substansial
   siap untuk digunakan sesuai tujuannya dibebankan ke laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
   lain konsolidasian pada saat terjadinya.

   Pengkajian atas estimasi biaya dilakukan pada setiap akhir tahun pelaporan sampai proyek selesai
   secara substansial, jika terjadi perubahan atas rencana pemanfaatan dan penggunaan, Kelompok
   Usaha akan melakukan revisi dan realokasi biaya.

   Beban yang tidak berhubungan dengan proyek apartemen dibebankan ke laporan laba rugi dan
   penghasilan komprehensif lain konsolidasian pada saat terjadinya.

   Nilai realisasi bersih merupakan estimasi harga jual setelah dikurangi dengan taksiran biaya untuk
   menyelesaikan dan menjual persediaan barang jadi yang dihasilkan, jika material, dikurangi taksiran
   biaya penyelesaian dan taksiran biaya untuk melaksanakan penjualan.




                                                   19
Page 22
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                   Pada Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
  Dan untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Tanah dalam Pengembangan

   Tanah dalam pengembangan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan dan
   nilai realisasi neto. Biaya perolehan tanah untuk pengembangan, yang terdiri dari biaya pra-perolehan
   dan perolehan tanah, dicatat pada tanah yang sedang dikembangkan pada saat pengembangan tanah
   dimulai.

   Biaya Dibayar Dimuka

   Biaya dibayar di muka diamortisasi selama masa manfaat setiap biaya, dengan menggunakan metode
   garis lurus.

   Aset Tetap

   Aset tetap pada awalnya dicatat sebesar biaya perolehan. Biaya perolehan aset terdiri dari harga
   pembelian dan biaya lainnya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke lokasi
   dan kondisi yang diinginkan supaya aset siap digunakan sesuai dengan maksud manajemen. Setelah
   pengakuan awal, aset tetap, kecuali tanah, diukur sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi
   penyusutan dan akumulasi kerugian penurunan nilai.

   Penyusutan aset tetap dihitung dengan menggunakan metode garis lurus untuk mengalokasikan jumlah
   tersusutkan selama estimasi masa manfaat aset sebagai berikut:
                                                                       Tahun      Persentase
   Bangunan kantor                                                            20              5%
   Peralatan Kantor                                                           4              25%
   Sarana dan Prasarana                                                       4              25%

   Masa manfaat, nilai residu dan metode penyusutan direviu setiap akhir tahun dan pengaruh dari setiap
   perubahan estimasi tersebut berlaku prospektif

   Aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomi masa depan
   yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari
   penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai selisih antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah
   tercatat dari aset tetap) diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian
   pada tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.

   Properti Investasi

   Kelompok Usaha menerapkan PSAK No. 13, “Properti Investasi”. Properti investasi adalah properti
   (tanah atau bangunan atau bagian dari suatu bangunan atau kedua-duanya) yang dikuasai oleh pemilik
   atau penyewa melalui sewa pembiayaan untuk menghasilkan sewa atau untuk kenaikan nilai atau
   kedua- duanya, dan tidak untuk digunakan dalam produksi atau penyediaan barang atau jasa atau untuk
   tujuan administratif; atau dijual dalam kegiatan usaha sehari-hari.

   Properti investasi diakui sebagai aset jika dan hanya jika besar kemungkinan manfaat ekonomik masa
   depan yang terkait dengan properti investasi akan mengalir ke entitas dan biaya perolehan properti
   investasi dapat diukur dengan andal.

   Properti investasi pada awalnya diukur sebesar biaya perolehan, meliputi harga pembelian dan setiap
   pengeluaran yang dapat diatribusikan secara langsung (biaya jasa hukum, pajak pengalihan properti
   dan biaya transaksi lain). Biaya transaksi termasuk dalam pengukuran awal tersebut.




                                                   20
Page 23
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                   Pada Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
  Dan untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Properti Investasi (lanjutan)

   Setelah pengakuan awal, Kelompok Usaha memilih menggunakan model biaya dan mengukur properti
   investasi sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai
   aset.

   Penyusutan properti investasi dihitung dengan menggunakan metode garis lurus untuk mengalokasikan
   jumlah tersusutkan selama estimasi masa manfaat aset sebagai berikut:

                                                                                             Tahun
   Bangunan kantor                                                                             20
   Sarana dan Prasarana                                                                        20

   Biaya pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laba rugi pada saat terjadinya, sedangkan
   pemugaran dan penambahan dikapitalisasi.

   Pengalihan ke properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan yang
   ditunjukkan dengan berakhirnya pemakaian oleh pemilik dan dimulainya sewa operasi kepada pihak
   lain.

   Pengalihan dari properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan yang
   ditunjukkan dengan dimulainya penggunaan oleh pemilik dan dimulainya pengembangan untuk dijual.

   Properti investasi dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau ketika tidak digunakan lagi
   secara permanen dan tidak memiliki manfaat ekonomi masa depan yang diperkirakan dari
   pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian atau pelepasan ditentukan dari
   selisih antara hasil bersih pelepasan dan jumlah tercatat aset, dan diakui dalam laba rugi pada periode
   terjadinya penghentian atau pelepasan.

   Penurunan Nilai Aset Non - keuangan

   Aset yang memiliki masa manfaat yang tidak terbatas tidak diamortisasi namun diuji penurunan nilainya
   setiap tahun, atau lebih sering apabila terdapat peristiwa atau perubahan pada kondisi yang
   mengindikasikan kemungkinan penurunan nilai. Aset yang diamortisasi ditelaah untuk penurunan nilai
   apabila terjadi kondisi atau perubahan yang mengindikasikan bahwa jumlah tercatat aset tidak dapat
   diperoleh kembali. Kerugian penurunan nilai diakui sebesar selisih jumlah tercatat aset terhadap jumlah
   terpulihkannya. Jumlah terpulihkan adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset dikurangi biaya
   penjualan dengan nilai pakai.

   Untuk tujuan menguji penurunan nilai, aset dikelompokkan hingga unit terkecil yang menghasilkan arus
   kas terpisah teridentifikasi (unit penghasil kas). Aset non-keuangan yang mengalami penurunan nilai
   ditelaah untuk kemungkinan pembalikkan atas penurunan nilai tersebut pada setiap tanggal pelaporan.

   Biaya Pinjaman

   Biaya pinjaman yang dapat diatribusikan langsung dengan perolehan, pembangunan atau pembuatan
   aset kualifikasian dikapitalisasi sebagai bagian biaya perolehan aset tersebut. Biaya pinjaman lainnya
   diakui sebagai beban pada saat terjadi. Biaya pinjaman dapat mencakup beban bunga, beban keuangan
   dalam sewa pembiayaan atau selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang
   selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian atas biaya bunga.




                                                    21
Page 24
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                   Pada Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
  Dan untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Liabilitas Imbalan Kerja

   Kelompok Usaha menyediakan imbalan kerja pasti kepada karyawannya sesuai dengan Undang-
   undang Ketenagakerjaan Indonesia No. 13/2003. Program imbalan pasti ini tidak didanai.

   Liabilitas neto Kelompok Usaha atas program imbalan pasti dihitung dari nilai kini liabilitas imbalan
   pascakerja pasti pada akhir periode pelaporan dikurangi nilai wajar aset program, jika ada. Perhitungan
   liabilitas imbalan pascakerja dilakukan dengan menggunakan metode Projected Unit Credit dalam
   perhitungan aktuaria yang dilakukan setiap akhir periode pelaporan.

   Pengukuran kembali liabilitas imbalan pascakerja, meliputi a) keuntungan dan kerugian aktuarial, b)
   imbal hasil atas aset program, tidak termasuk bunga, dan c) setiap perubahan dampak batas atas aset,
   tidak termasuk bunga, diakui di penghasilan komprehensif lain pada saat terjadinya. Pengukuran
   kembali tidak direklasifikasi ke laba rugi pada periode berikutnya.

   Ketika program imbalan berubah atau terdapat kurtailmen atas program, bagian imbalan yang berubah
   terkait biaya jasa lalu, atau keuntungan atau kerugian kurtailmen, diakui di laba rugi pada saat terdapat
   perubahan atau kurtailmen atas program.

   Kelompok Usaha menentukan (penghasilan) beban bunga neto atas (aset) liabilitas imbalan pascakerja
   neto dengan menerapkan tingkat bunga diskonto pada awal periode pelaporan tahunan untuk mengukur
   liabilitas imbalan pascakerja selama periode berjalan.

   Kelompok Usaha mengakui keuntungan dan kerugian atas penyelesaian liabilitas imbalan pascakerja
   pada saat penyelesaian terjadi. Keuntungan atau kerugian atas penyelesaian merupakan selisih antara
   nilai kini liabilitas imbalan pascakerja yang ditetapkan pada tanggal penyelesaian dengan harga
   penyelesaian, termasuk setiap aset program yang dialihkan dan setiap pembayaran yang dilakukan
   secara langsung oleh Kelompok Usaha sehubungan dengan penyelesaian tersebut.

   Kelompok Usaha mengakui (1) biaya jasa, yang terdiri dari biaya jasa kini, biaya jasa lalu, dan setiap
   keuntungan atau kerugian atas penyelesaian, dan (2) penghasilan atau beban bunga neto di laba rugi
   pada saat terjadinya.

   Pengakuan Pendapatan dan Beban

   Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan

   Pengakuan pendapatan harus memenuhi 5 langkah analisa sebagai berikut:
   (i) Identifikasi kontrak dengan pelanggan.
   (ii) Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji dalam
         kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke pelanggan.
   (iii) Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak diperoleh suatu
         entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan. Jika
         imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang bersifat variabel, maka Kelompok
         Usaha membuat estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah yang diharapkan berhak diterima atas
         diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan dikurangi dengan estimasi jumlah jaminan
         kinerja jasa yang akan dibayarkan selama periode kontrak.
   (iv) Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual
         berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika tidak
         dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan biaya yang
         diharapkan ditambah marjin.
   (v) Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan barang
         atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas barang atau
         jasa tersebut).




                                                     22
Page 25
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                   Pada Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
  Dan untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Pengakuan Pendapatan dan Beban (lanjutan)

   Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan (lanjutan)

   Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan cara sebagai berikut:
   • Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau
   • Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke pelanggan). Untuk kewajiban
      pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu periode waktu Kelompok Usaha memilih ukuran
      penyelesaian yang sesuai untuk penentuan jumlah pendapatan yang harus diakui karena telah
      terpenuhinya kewajiban pelaksanaan.

   Pembayaran harga transaksi berbeda untuk setiap kontrak. Aset kontrak diakui ketika jumlah
   penerimaan dari pelanggan kurang dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi. Kewajiban
   kontrak diakui ketika jumlah penerimaan dari pelanggan lebih dari saldo kewajiban pelaksanaan yang
   telah dipenuhi. Aset kontrak disajikan dalam "Piutang usaha" dan liabilitas kontrak disajikan dalam
   "Pendapatan diterima di muka".

   Penjualan unit apartemen

   Pendapatan dari penjualan unit apartemen diakui pada saat risiko dan manfaat kepemilikan secara
   signifikan telah dialihkan kepada pelanggan. Hal ini biasanya terjadi pada saat unit rumah diserahkan
   dan pelanggan telah menerima unit apartemen tersebut.

   Beban

   Biaya yang secara langsung berhubungan dengan kontrak, menghasilkan sumber daya untuk memenuhi
   kontrak ("biaya untuk memenuhi") atau penambahan untuk mendapatkan kontrak ("biaya untuk
   memperoleh") dan diharapkan dapat dipulihkan. Beban tersebut dengan demikian memenuhi syarat
   kapitalisasi berdasarkan PSAK No. 72 dan diakui sebagai aset lancar lain-lain. Beban tersebut
   diamortisasi dengan cara sistematis sejalan dengan penyerahan barang atau jasa yang terkait dengan
   aset tersebut.

   Beban lain-lain diakui pada saat terjadinya.

   Laba Neto per Saham

   Laba neto per saham dasar dihitung dengan membagi laba neto tahun berjalan yang dapat diatribusikan
   kepada pemilik entitas dengan rata-rata tertimbang jumlah saham yang beredar selama tahun tersebut

   Laba per saham dilusian dihitung manakala Kelompok Usaha memiliki instrumen berpotensi saham
   biasa yang bersifat dilutif.

   Selisih Nilai Transaksi Entitas dengan Sepengendali

   Kombinasi bisnis entitas sepengendali dicatat berdasarkan PSAK No. 38, “Kombinasi Bisnis Entitas
   Sepengendali”, dengan menggunakan metode penyatuan kepemilikan. Selisih antara harga pengalihan
   dengan nilai buku dicatat dalam akun “Selisih Nilai Transaksi dengan Entitas Sepengendali” dan
   disajikan sebagai bagian dari akun “Tambahan Modal Disetor” dalam laporan posisi keuangan
   konsolidasian.




                                                  23
Page 26
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                   Pada Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
  Dan untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Pajak Penghasilan

   Pajak Final

   Peraturan perpajakan di Indonesia mengatur beberapa jenis penghasilan dikenakan pajak yang bersifat
   final. Pajak final yang dikenakan atas nilai bruto transaksi tetap dikenakan walaupun atas transaksi
   tersebut pelaku transaksi mengalami kerugian.

   Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 71 tanggal 4 November 2008 yang telah
   diganti dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 34 tanggal 8 Agustus 2016 tentang Pajak
   Penghasilan atas Penghasilan dari Pengalihan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan, dan Perjanjian
   Pengikatan Jual Beli atas Tanah dan/atau Bangunan beserta Perubahannya diatur bahwa besarnya
   Pajak Penghasilan dari Pengalihan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan dikenakan pajak bersifat final
   sebagai berikut:

   a. 2,5% dari jumlah bruto nilai pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan selain pengalihan hak atas
      tanah dan/atau bangunan berupa Rumah Sederhana atau Rumah Susun Sederhana yang dilakukan
      oleh Wajib Pajak yang usaha pokoknya melakukan pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan.
   b. 1% dari jumlah bruto nilai pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan berupa Rumah Sederhana
      atau Rumah Susun Sederhana yang dilakukan oleh Wajib Pajak yang usaha pokoknya melakukan
      pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan.
   c. 0% atas pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan kepada Pemerintah, Badan Usaha Milik
      Negara yang mendapat penugasan khusus dari Pemerintah, atau Badan Usaha Milik Daerah yang
      mendapat penugasan khusus dari Kepala Daerah, sebagaimana dimaksud dalam undang-undang
      yang mengatur mengenai pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum.

   Mengacu pada PSAK 46 tentang Akuntansi Pajak Penghasilan, Kelompok Usaha menggunakan konsep
   akrual dalam mengakui beban, aset dan kewajiban perpajakan sehingga setiap penghasilan menurut
   akuntansi harus diperhitungkan dampak pajak yang harus dibayar pada masa mendatang atau telah
   dibayar pada masa sekarang. Pajak final tidak termasuk dalam lingkup yang diatur oleh PSAK 46, oleh
   karena itu, Kelompok Usaha memutuskan untuk menyajikan beban pajak final sehubungan dengan
   penjualan tanah dan bangunan sebagai pos tersendiri.

   Pajak Kini

   Untuk kegiatan lainnya, apabila ada, maka pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam
   tahun yang bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif pajak dan peraturan pajak yang telah berlaku
   atau secara substantif telah berlaku pada tanggal pelaporan.

   Aset dan liabilitas pajak kini untuk tahun berjalan diukur sebesar jumlah yang diharapkan dapat direstitusi
   dari atau dibayarkan kepada otoritas perpajakan.

   Perubahan terhadap liabilitas perpajakan diakui pada saat diterimanya surat ketetapan pajak atau, jika
   Kelompok Usaha mengajukan keberatan, pada saat keputusan atas keberatan tersebut ditetapkan.

   Segmen operasi

   Segmen adalah bagian khusus dari Kelompok Usaha yang terlibat baik dalam menyediakan produk dan
   jasa (segmen usaha), maupun dalam menyediakan produk dan jasa dalam lingkungan ekonomi tertentu
   (segmen geografis), yang memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dari segmen lainnya

   Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen termasuk akun-akun yang dapat diatribusikan
   langsung kepada suatu segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan dengan dasar yang sesuai kepada
   segmen tersebut.




                                                     24
Page 27
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                   Pada Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
  Dan untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI PENTING

  Penyusunan laporan keuangan Kelompok Usaha mengharuskan manajemen untuk membuat
  pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah-jumlah pendapatan, beban, aset dan
  liabilitas yang dilaporkan serta pengungkapan atas liabilitas kontinjensi pada setiap akhir periode
  pelaporan. Namun, hasil aktual dapat berbeda dengan jumlah yang diestimasi, ketidakpastian atas
  asumsi serta estimasi tersebut dapat menimbulkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat aset
  dan liabilitas pada tahun berikutnya.

  Pertimbangan

  Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Kelompok Usaha, manajemen telah membuat
  pertimbangan berikut, selain yang telah tercakup dalam estimasi, yang memiliki dampak signifikan atas
  jumlah-jumlah yang diakui dalam laporan keuangan:

  Klasifikasi Aset dan Liabilitas Keuangan

  Kelompok Usaha menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset dan liabilitas
  keuangan dengan mempertimbangkan apakah definisi yang ditetapkan dalam PSAK No. 71 telah
  terpenuhi. Aset dan liabilitas keuangan diakui dan dikelompokkan sesuai dengan kebijakan akuntansi
  Perusahaan seperti diungkapkan pada Catatan 2 atas laporan keuangan.

  Sumber Estimasi Ketidakpastian

  Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan yang
  memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk
  tahun/periode berikutnya diungkapkan di bawah ini. Kelompok Usaha mendasarkan asumsi dan estimasi
  pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan disusun. Asumsi dan situasi mengenai
  perkembangan masa depan mungkin berubah akibat perubahan pasar atau situasi di luar kendali
  Kelompok Usaha. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.

  Penurunan Nilai Piutang Usaha dan Piutang Lain-Lain

  Penurunan piutang dan piutang lain-lain terjadi jika terdapat bukti objektif bahwa Kelompok Usaha tidak
  dapat menagih seluruh atau sebagian nilai piutang sesuai dengan persyaratan awal piutang. Penilaian
  dilakukan pada setiap tanggal laporan posisi keuangan untuk menentukan ada tidaknya indikasi
  penurunan nilai atau apakah terdapat indikasi bahwa rugi penurunan nilai yang sebelumnya diakui pada
  tahun-tahun sebelumnya mungkin tidak ada lagi atau mungkin telah menurun.

  Ketika hasil aktual berbeda dari jumlah yang awalnya dinilai, perbedaan tersebut akan mengakibatkan
  penyesuaian material terhadap jumlah tercatat piutang usaha dan lain-lain dalam laporan keuangan
  tahun berikutnya. Jumlah tercatat dari piutang usaha diungkapkan pada Catatan 6 atas laporan
  keuangan.

  Penurunan Nilai Persediaan

  Manajemen melakukan penilaian analisis umur persediaan pada setiap tanggal pelaporan dan
  membentuk penyisihan untuk persediaan usang dan persediaan yang memiliki perputaran yang lambat
  yang diidentifikasi tidak lagi sesuai untuk digunakan dalam produksi, dengan mempertimbangkan nilai
  realisasi neto dari persediaan barang jadi dan barang dalam proses berdasarkan pada harga jual dan
  kondisi pasar saat ini. Jumlah tercatat persediaan diungkapkan di dalam Catatan 8 atas laporan
  keuangan.




                                                    25
Page 28
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                   Pada Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
  Dan untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI PENTING (lanjutan)

   Sumber Estimasi Ketidakpastian (lanjutan)

   Mengestimasi Masa Manfaat Aset Tetap

   Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran
   masa manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap antara 4
   sampai dengan 20 tahun, suatu kisaran yang umumnya diperkirakan dalam industri sejenis. Perubahan
   dalam pola pemakaian dan tingkat perkembangan teknologi dapat memengaruhi masa manfaat
   ekonomis serta nilai sisa aset dan karenanya biaya penyusutan masa depan memiliki kemungkinan
   untuk diubah.

   Jumlah tercatat aset tetap Kelompok Usaha pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
   diungkapkan dalam Catatan 13 atas laporan keuangan.

   Penurunan Nilai Aset Non - Keuangan

   Penilaian penurunan untuk aset non-keuangan, selain goodwill dilakukan ketika indikator penurunan nilai
   tertentu yang hadir. Sedangkan untuk goodwill, pengujian penurunan nilai wajib dilakukan minimal setiap
   tahun terlepas dari apakah atau tidak ada indikasi penurunan nilai.

   Menentukan nilai wajar aset membutuhkan estimasi arus kas yang diharapkan akan dihasilkan dari
   penggunaan lanjutan dan disposisi akhir dari aset tersebut. Setiap perubahan signifikan dalam asumsi
   yang digunakan dalam menentukan nilai wajar material dapat memengaruhi penilaian nilai dipulihkan
   dan kerugian penurunan nilai yang dihasilkan bias memiliki dampak material terhadap hasil usaha.

   Liabilitas Diestimasi atas Imbalan Pasca Kerja Karyawan

   Penentuan imbalan pasca kerja dan beban imbalan kerja Kelompok Usaha bergantung pada pemilihan
   asumsi yang digunakan oleh manajemen dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut. Asumsi tersebut
   termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran diri karyawan
   tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun dan tingkat kematian.

   Hasil aktual yang berbeda dengan jumlah yang diestimasi diperlakukan sesuai dengan kebijakan
   sebagaimana diatur dalam Catatan 2 atas laporan keuangan konsolidasian. Sementara manajemen
   Kelompok Usaha berpendapat bahwa asumsi yang digunakan adalah wajar dan sesuai, perbedaan
   signifikan dari hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan secara material
   dapat memengaruhi perkiraan jumlah liabilitas imbalan kerja jangka panjang dan beban imbalan kerja
   karyawan. Jumlah tercatat liabilitas imbalan kerja jangka panjang Kelompok Usaha diungkapkan pada
   Catatan 21 atas laporan keuangan konsolidasian.

   Perpajakan

   Kelompok Usaha menghitung liabilitas perpajakannya secara self assessment berdasarkan pada
   peraturan pajak yang berlaku. Perhitungan tersebut dianggap benar selama belum terdapat ketetapan
   dari Direktorat Jenderal Pajak atas jumlah pajak yang terutang atau ketika sampai dengan jangka waktu
   lima (5) tahun (masa kedaluwarsa pajak) tidak terdapat ketetapan pajak yang diterbitkan.

   Perbedaan jumlah pajak penghasilan yang terutang dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti
   pemeriksaan pajak, penemuan bukti-bukti pajak baru dan perbedaan interpretasi antara manajemen dan
   pejabat kantor pajak terhadap peraturan pajak tertentu. Perbedaan hasil aktual dan jumlah tercatat
   tersebut dapat memengaruhi jumlah tagihan pajak, utang pajak, aset pajak tangguhan dan beban
   pajak.




                                                   26
Page 29
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                   Pada Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
  Dan untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


4. KOMBINASI BISNIS ENTITAS            SEPENGENDALI       DAN    PENYAJIAN      KEMBALI     LAPORAN
   KEUANGAN KONSOLIDASIAN

  Seperti yang diungkapkan pada Catatan 1 atas laporan keuangan konsolidasian, pada tanggal 17 April
  2020, PT Arba Propertindo (AP) melakukan penyertaan saham pada PT Kalibata Inovasi Maju (KIM)
  yang merupakan pihak yang berada di bawah pengendalian yang sama, sehingga sesuai dengan PSAK
  No. 38 “Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali”, laporan keuangan konsolidasian Perusahaan dan
  Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2019 disajikan kembali untuk
  mencerminkan dampak proforma seolah-olah penggabungan tersebut terjadi sejak awal periode entitas
  yang bergabung berada dalam sepengendalian.

  Ringkasan dari transaksi penyertaan saham adalah sebagai berikut:

   Jumlah aset neto terindikasi                                         )         (1.003.287.943 )
   Dikurangi kepentingan nonpengendali                                  )                    (40 )

   Jumlah aset neto terindikasi yang diterima (dilepas)                 )         (1.003.287.903 )
   Dikurangi imbalan yang dibayarkan                                    )            249.999.990
                                                                                            )

   Selisih Nilai Transaksi Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali                  (1.253.287.893 )


  Pada tanggal 22 Juli 2019, Kelompok Usaha melakukan penyertaan saham pada PT Arba Propertindo
  (AP) yang merupakan pihak yang berada di bawah pengendalian yang sama.

  Ringkasan dari transaksi penyertaan saham adalah sebagai berikut:

   Jumlah aset neto terindikasi                                         )        73.033.296.404
                                                                                           )
   Dikurangi kepentingan nonpengendali                                  )           408.696.799
                                                                                           )

   Jumlah aset neto terindikasi yang diterima (dilepas)                 )        72.624.599.605
                                                                                           )
   Dikurangi imbalan yang dibayarkan                                    )        82.625.000.000
                                                                                           )

   Selisih Nilai Transaksi Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali                 (10.000.400.395 )


  Selisih nilai transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali dicatat di akun “Tambahan Modal Disetor”
  sebagai bagian dari ekuitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian.




                                                   27
Page 30
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                   Pada Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
  Dan untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


5. KAS DAN SETARA KAS

  Akun ini terdiri dari:

                                                        30 September 2024          31 Desember 2023
  Kas                                                            26.776.568                27.457.568
  Bank:
     PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                    2.395.905.711             1.597.391.992
     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                    1.496.517.620             2.337.079.887
     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                       612.082.893               591.308.659
     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                               302.466.336                68.586.214
     PT Oke Bank Indonesia Tbk                                    77.136.926               302.109.224
     PT Bank Central Asia Tbk                                     21.595.756               728.225.926
     PT Bank UOB Indonesia                                        21.441.739                17.825.920
     PT Bank Pan Indonesia Tbk                                    15.594.129                         -
     PT Bank Aceh Syariah                                                  -                21.441.739
  Jumlah                                                           4.969.517.678         5.691.427.129



6. PIUTANG USAHA

  Akun ini terdiri dari:
                                                        30 September 2024          31 Desember 2023
  Pihak Ketiga
  Penjualan apartemen, bangunan komersil dan kios             6.734.497.384              6.734.497.384
  Penyisihan penurunan nilai piutang                          (3.131.254.308 )          (3.131.254.308 )

  Jumlah                                                      3.603.243.076              3.603.243.076


  Rincian piutang usaha berdasarkan umur adalah sebagai berikut:
                                                        30 September 2024          31 Desember 2023
  Belum jatuh tempo                                                          -                        -

  Telah jatuh tempo:
     1 - 30 hari                                                          -              1.621.915.047
     31 - 60 hari                                                         -                212.805.972
     61 - 90 hari                                                         -                187.936.231
     ≥ 90 hari                                                3.603.243.076              1.580.585.826

  Jumlah                                                      3.603.243.076              3.603.243.076


  Berdasarkan telaah atas piutang usaha masing-masing pelanggan pada akhir tahun, manajemen
  Kelompok Usaha berkeyakinan bahwa penyisihan penurunan nilai piutang tersebut cukup untuk
  menutupi kerugian yang mungkin timbul dari penurunan nilai piutang.




                                               28
Page 31
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                   Pada Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
  Dan untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


7. PIUTANG LAIN-LAIN
   Akun ini terdiri dari:

   Piutang Lain-lain Jangka Panjang

                                                         30 September 2024           31 Desember 2023
   Pihak Ketiga
      PT Mitra Asri Sukses                                      1.299.199.508             1.299.199.508

   Pihak Berelasi (Catatan 30)
      PT Diamond Karya Abadi                                        603.385.600             603.500.000
   Jumlah                                                       1.902.585.108             1.902.699.508

   Manajemen berkeyakinan bahwa seluruh piutang lain-lain dapat ditagih, sehingga tidak ada penurunan
   nilai yang diakui.


8. PERSEDIAAN

   Akun ini terdiri dari:

                                                         30 September 2024           31 Desember 2023
   Apartemen dengan hak strata tersedia untuk
      dijual:
      Dave                                                     74.553.319.038            73.796.740.725
      Apple 1                                                  63.069.093.066            62.210.158.012
      Apple 3                                                  19.077.620.917                         -
   Jumlah                                                     156.700.033.021           136.006.898.737

  Mutasi persediaan selama tahun berjalan adalah sebagai berikut:
                                                         30 September 2024           31 Desember 2023
   Apartemen Dave
   Saldo awal                                                  73.796.740.725            75.393.774.618
   Penambahan:
      Pembangunan konstruksi                                        864.364.302           1.237.056.530
      Kapitalisasi biaya pinjaman                                             -                       -
   Pengurangan:
      Beban pokok pendapatan                                        (107.785.989 )       (2.834.090.423)
   Saldo Akhir                                                 74.553.319.038            73.796.740.725
   Apple Residence (Apple 1)
   Saldo awal                                                  62.210.158.012            84.202.990.386
   Penambahan:
      Pembangunan konstruksi                                        858.935.054                         -
      Kapitalisasi biaya pinjaman                                             -                         -
   Pengurangan:
      Pengalihan                                                                -       (17.649.962.917 )
      Beban pokok pendapatan (Catatan 26)                                       -        (4.342.869.457)
   Saldo Akhir                                                 63.069.093.066            62.210.158.012




                                                29
Page 32
                    PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                      Pada Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
     Dan untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2024 dan 2023
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


8.    PERSEDIAAN (lanjutan)

                                                            30 September 2024         31 Desember 2023
     Apple 3
     Saldo awal                                                                  -                          -
     Penambahan:
        Pembangunan konstruksi                                    21.108.790.477                            -
        Kapitalisasi biaya pinjaman                                            -                            -
     Pengurangan:
        Pengalihan                                                              -                           -
        Beban pokok pendapatan (Catatan 26)                        (2.031.169.560 )                         -
     Saldo Akhir                                                  19.077.620.917                            -

     Jumlah                                                      156.700.033.021          136.006.898.737



     Apartemen Dave (Perusahaan)

     Hak legal atas tanah Apartemen Dave berupa Sertifikat Hak Guna Bangunan atas nama Perusahaan:
     a. No. 14 Tahun 2015, berjangka waktu 25 tahun, yang akan jatuh tempo pada tahun 2040.
     b. No. 15 Tahun 2015, berjangka waktu 25 tahun, yang akan jatuh tempo pada tahun 2040.
     c. No. 17 Tahun 2015, berjangka waktu 25 tahun, yang akan jatuh tempo pada tahun 2040.

     Ketiga hak legal atas tanah tersebut kini tergabung di dalam Hak Guna Bangunan Induk No. 19 Tahun
     2018, yang akan jatuh tempo pada tahun 2040.

     Manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa tidak terdapat hambatan dalam proses perpanjangan
     sertifikasi hak atas tanah dan balik nama karena seluruh tanah diperoleh secara sah dan didukung
     dengan bukti pemilikan yang memadai.

     Estimasi Nilai wajar persediaan pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 diatas harga
     perolehan persediaan, ditentukan berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh penilai independen Kantor
     Jasa Penilai Publik Firman Suryantoro Sugeng Suzy Hartomo dan Rekan dalam laporannya
     No. 00008/2.0074-01/PI/03/0141/1/X/2022 tertanggal 9 Januari 2023 dengan menggunakan metode
     pendekatan pasar, pendapatan dan biaya.

     Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, asuransi apartemen Perusahaan terhadap
     risiko gempa bumi dan risiko lainnya kepada pihak ketiga, sedang dalam proses perpanjangan asuransi.
     Manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup memadai untuk
     menutup kemungkinan kerugian atas risiko tersebut.


     PT Arba Propertindo (AP)

     Apartemen Apple 1

     Jumlah biaya pinjaman yang di kapitalisasi ke persediaan pada tanggal 30 September 2024 dan 31
     Desember 2023 masing-masing sebesar Rp0 (Catatan 8).

     Persentase penyelesaian proyek Apartemen Apple 1 pada tanggal 30 September 2024 dan 31
     Desember 2023 masing-masing sebesar 99,80%. Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat
     hambatan yang dapat mempengaruhi penyelesaian apartemen dalam penyelesaian apartemen tersebut.




                                                   30
Page 33
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                   Pada Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
  Dan untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


8. PERSEDIAAN (lanjutan)

   PT Arba Propertindo (AP) (Lanjutan)

   Hak legal atas tanah Apartemen Apple 1 berupa Hak Guna Bangunan atas nama PT AP, entitas anak:
   a. No. 1585 Tahun 2003, berjangka waktu 39 tahun, yang akan jatuh tempo pada tahun 2042, dengan
      Jumlah luas tanah sebesar 1.502 m2.
   b. No. 1603 Tahun 2015, berjangka waktu 27 tahun, yang akan jatuh tempo pada tahun 2042, dengan
      Jumlah luas tanah sebesar 1.503 m2.

   PT Kalibata Inovasi Maju (KIM)

   Apartemen Apple 3

   Pada tanggal 31 Desember 2023 PT KIM mengakui persediaan atas pembangunan Apartemen Apple
   3.

   Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, asuransi apartemen Apple 3 terhadap risiko
   gempa bumi dan risiko lainnya kepada pihak ketiga, sedang dalam proses perpanjangan asuransi.
   Manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa nilai pertanggungan cukup memadai untuk menutup
   kemungkinan kerugian atas risiko tersebut.

   Berdasarkan hasil penelaahan terhadap kondisi fisik dan nilai realisasi neto persediaan pada tanggal
   pelaporan, manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat indikasi penurunan nilai persediaan sehingga
   tidak diperlukan pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai persediaan.
   Persediaan tersebut tidak diasuransikan.


9. BIAYA DIBAYAR DIMUKA

   Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, akun ini seluruhnya merupakan biaya yang
   dikeluarkan Perusahaan dan Entitas anaknya untuk asuransi apartemen dan persediaan terhadap resiko
   gempa bumi, kebakaran dan resiko bencana lainnya masing-masing sebesar Rp0 dan Rp22.967.425.


10. PAJAK DIBAYAR DIMUKA

   Akun ini terdiri dari:
                                                            30 September 2024       31 Desember 2023
   Pajak pertambahan nilai masukan                                1.773.346.750           1.812.258.625



11. KONSTRUKSI DALAM PENGEMBANGAN

   Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, akun ini seluruhnya merupakan biaya-biaya
   yang dikeluarkan oleh Kelompok Usaha untuk proyek Apple 1 dan Apple 3 masing-masing sebesar
   Rp62.152.543.895 dan Rp0.

   Berdasarkan hasil penelaahan terhadap kontruksi dalam pengembangan pada tanggal pelaporan,
   manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat indikasi penurunan nilai, sehingga tidak diperlukan
   pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai.




                                                 31
Page 34
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                   Pada Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
  Dan untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


12. TANAH DALAM PENGEMBANGAN

   Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, akun ini seluruhnya merupakan biaya-biaya
   yang dikeluarkan untuk tanah yang akan dikembangkan pada masa mendatang untuk proyek Apple 3 dan
   Low Rise Apartment masing-masing sebesar Rp10.234.702.309 dan Rp81.549.333.390.

   Berdasarkan hasil penelaahan terhadap tanah dalam pengembangan pada tanggal pelaporan,
   manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat indikasi penurunan nilai, sehingga tidak diperlukan
   pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai.


13. ASET TETAP

   Akun ini terdiri dari:
                                                       30 September 2024

                                                 Penambahan /      Pengurangan /
                                 Saldo Awal       Reklasifikasi     Reklasifikasi   Saldo Akhir

   Biaya Perolehan
   Kepemilikan langsung
   Bangunan kantor                 959.739.290                 -               -       959.739.290
   Peralatan kantor                799.903.550                 -               -       799.903.550
   Sarana dan prasarana          1.833.832.021                 -               -     1.833.832.021

   Jumlah Biaya Perolehan        3.593.474.861                 -               -     3.593.474.861

   Akumulasi Penyusutan
   Kepemilikan langsung
   Bangunan kantor                 287.739.787        36.172.223               -       323.912.010
   Peralatan kantor                796.175.893         3.727.656               -       799.903.549
   Sarana dan prasarana          1.833.832.020                 -               -     1.833.832.020

   Jumlah Akumulasi
     Penyusutan                  2.917.747.700        39.899.879               -     2.957.647.579

   Nilai Buku                     675.727.161                                         635.827.282



                                                       31 Desember 2023

                                                 Penambahan /      Pengurangan /
                                 Saldo Awal       Reklasifikasi     Reklasifikasi   Saldo Akhir

   Biaya Perolehan
   Kepemilikan langsung
   Bangunan kantor                959.739.290                  -               -       959.739.290
   Peralatan kantor               799.903.550                  -               -       799.903.550
   Sarana dan prasarana         1.833.832.021                  -               -     1.833.832.021

   Jumlah Biaya Perolehan        3.593.474.861                 -               -     3.593.474.861




                                                 32
Page 35
                  PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                    Pada Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
   Dan untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2024 dan 2023
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


13. ASET TETAP (lanjutan)

                                                           31 Desember 2023

                                                    Penambahan /       Pengurangan /
                                   Saldo Awal        Reklasifikasi      Reklasifikasi    Saldo Akhir

   Akumulasi Penyusutan
   Kepemilikan langsung
   Bangunan kantor                   239.752.823         47.986.964                -        287.739.787
   Peralatan kantor                  649.522.835        146.653.058                -        796.175.893
   Sarana dan prasarana            1.718.158.416        115.673.604                -      1.833.832.020

   Jumlah Akumulasi
     Penyusutan                    2.607.434.074        310.313.626                -      2.917.747.700

   Nilai Buku                        986.040.787                                           675.727.161


   Beban penyusutan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
   masing-masing sebesar Rp39.899.879 dan Rp310.313.626 pada beban usaha (Catatan 28).

   Bangunan kantor merupakan unit kantor Perusahaan di Apartemen Dave, Depok, Jawa Barat, dengan
   luas area 120 m2.

   Aset tetap diasuransikan bersama dengan persediaan dan properti investasi (Catatan 8 dan 14).
   Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup memadai untuk menutup
   kemungkinan kerugian atas aset tetap.

   Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, sebagian aset tetap digunakan sebagai
   jaminan atas fasilitas pinjaman bank jangka panjang yang diperoleh Kelompok Usaha (Catatan 20).

   Manajemen Kelompok Usaha berkeyakinan bahwa tidak terdapat kondisi atau peristiwa yang
   menimbulkan indikasi penurunan nilai atas jumlah tercatat aset tetap, sehingga tidak diperlukan
   cadangan kerugian penurunan nilai untuk aset tetap.


14. PROPERTI INVESTASI

   Rincian dan mutasi properti investasi adalah sebagai berikut:

                                                        30 September 2024

                                  Saldo Awal        Penambahan         Pengurangan       Saldo Akhir
   Biaya Perolehan
   Bangunan                       11.045.319.571                   -               -     11.045.319.571
   Sarana dan prasarana            4.259.743.339                   -               -      4.259.743.339
   Jumlah Biaya Perolehan         15.305.062.910                                         15.305.062.910
   Akumulasi Penyusutan
   Bangunan                        2.574.356.508        414.199.484                  -    2.988.555.992
   Sarana dan prasarana            1.347.150.915        159.740.375                  -    1.506.891.290
   Jumlah Akumulasi
     Penyusutan                    3.921.507.423        573.939.859                  -    4.495.447.282
   Nilai Buku Neto                11.383.555.487                                         10.809.615.628




                                                   33
Page 36
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                   Pada Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
  Dan untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


14. PROPERTI INVESTASI (lanjutan)

                                                        31 Desember 2023

                                  Saldo Awal        Penambahan        Pengurangan         Saldo Akhir
   Biaya Perolehan
   Bangunan                       11.045.319.571                  -                 -     11.045.319.571
   Sarana dan prasarana            4.259.743.339                  -                 -      4.259.743.339
   Jumlah Biaya Perolehan         15.305.062.910                  -                 -     15.305.062.910
   Akumulasi Penyusutan
   Bangunan                        2.022.090.530        552.265.978                 -      2.574.356.508
   Sarana dan prasarana            1.134.163.748        212.987.167                 -      1.347.150.915
   Jumlah Akumulasi
     Penyusutan                    3.156.254.278        765.253.145                 -      3.921.507.423
   Nilai Buku Neto                12.148.808.632                                          11.383.555.487

   Kelompok Usaha memiliki properti investasi berupa unit apartment (guest house), ruang meeting, kios,
   dan business area lainnya yang terletak di Apartemen Dave, Jl. Palakali Raya, Kel. Kukusan, Kec. Beji,
   Depok, Jawa Barat.

   Beban penyusutan masing-masing sebesar Rp573.939.859 dan Rp765.253.145 untuk periode yang
   berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 dibebankan ke beban pokok
   pendapatan (Catatan 26).
   Manajemen Kelompok Usaha berkeyakinan bahwa tidak terdapat kondisi atau peristiwa yang
   menimbulkan indikasi penurunan nilai atas jumlah tercatat properti investasi karena nilai wajar yang
   meningkat tiap tahunnya, sehingga tidak diperlukan cadangan kerugian penurunan nilai untuk properti
   investasi.
   Properti investasi diasuransikan bersama dengan persediaan dan aset tetap (Catatan 8 dan 13). Pada
   30 September 2024 dan 31 Desember 2023, sebagian properti investasi digunakan sebagai jaminan
   atas fasilitas pinjaman bank jangka panjang yang diperoleh Kelompok Usaha (Catatan 20).


15. UANG MUKA

                                                          30 September 2024             31 Desember 2023
   Uang muka perolehan tanah
   Perusahaan:
    Cilodong                                                   38.000.000.000               38.000.000.000

   KIM, Entitas Anak
     Desa Cijujung                                            184.220.955.678              184.220.955.678
     Kelurahan Cilodong                                       101.198.095.906               89.698.120.204
     Kelurahan Pejaten Barat                                   60.459.470.743               60.459.470.743
     Kelurahan Sepinggan Raya                                  32.547.742.975               32.547.742.975

   Jumlah                                                     416.426.265.302              404.926.289.600




                                                   34
Page 37
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                   Pada Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
  Dan untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


15. UANG MUKA (lanjutan)

   Pada tanggal 31 Desember 2023 Entitas Anak KIM melakukan konversi piutang menjadi uang muka
   perolehan tanah sebesar Rp334.378.546.625.

   Lokasi tanah tersebut adalah sebagai berikut:
   1. Tanah kosong di Kelurahan Cilodong dari PT Adam Inovasi Utama dengan luas 17.199 m2. Nilai
      pasar dari tanah tersebut adalah sebesar Rp160.633.000.000.
   2. Tanah kosong di Desa Cijujung dari PT Cipta Permata Properti Indonesia dengan luas 35.198 m2.
      Nilai pasar dari tanah tersebut adalah sebesar Rp210.329.000.000.
   3. Tanah kosong di Kelurahan Pejaten Barat dari PT Arba Propertindo Utama dengan luas 3.391 m2.
      Nilai pasar dari tanah tersebut adalah sebesar Rp85.206.000.000. Manajemen Kelompok Usaha
      berkeyakinan bahwa tidak terdapat kondisi atau peristiwa yang menimbulkan indikasi penurunan nilai
      atas jumlah tercatat uang muka perolehan tanah karena nilai wajar yang meningkat tiap tahunnya,
      sehingga tidak diperlukan cadangan kerugian penurunan nilai.


16. UTANG USAHA - PIHAK KETIGA
   Akun ini terdiri dari:
                                                           30 September 2024         31 Desember 2023
   Kontraktor dan konsultan:
      PT Abadi Prima Intikarya                                     734.483.477              734.483.478
      PT Trimatra Liguna                                         2.426.697.261            2.426.697.261
      Lain-lain                                                    592.541.253            1.241.570.580
   Jumlah                                                        3.753.721.991            4.402.751.319

   Rincian utang usaha - pihak ketiga berdasarkan umur adalah sebagai berikut:

                                                           30 September 2024         31 Desember 2023
   Belum jatuh tempo                                                             -                      -
   Telah jatuh tempo:
      1 - 30 hari                                                            -                7.500.000
      31 - 60 hari                                                           -                        -
      61 - 90 hari                                                           -              461.419.807
      > 90 hari                                                  3.753.721.991            3.933.831.512
   Jumlah                                                        3.753.721.991            4.402.751.319

   Tidak ada jaminan yang diberikan oleh Kelompok Usaha sehubungan dengan utang usaha di atas.


17. UTANG LAIN-LAIN

   Akun ini terdiri dari:
   Utang Lain-lain Jangka Pendek

                                                            30 September 2024        31 Desember 2023

   Pihak Berelasi
      PT Diamond Karya Abadi                                            767.949                         -




                                                  35
Page 38
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                   Pada Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
  Dan untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


18. PENDAPATAN DITANGGUHKAN

  Akun ini terdiri dari:
                                                         30 September 2024       31 Desember 2023
   Apple Residence dan Apple 3, Low Rise Appartment         196.875.379.502         173.893.169.897
   Apartemen Dave                                            20.485.878.561          18.901.927.651
   Jumlah                                                   217.361.258.063         192.795.097.548



19. PERPAJAKAN

  a. Utang Pajak

      Akun ini terdiri dari:

                                                         30 September 2024       31 Desember 2023
      Perusahaan
      Pajak pertambahan nilai                                               -             1.832.500


      Entitas Anak
      Pajak penghasilan:
        Pasal 21                                                   3.612.750              7.753.436

      Jumlah                                                       3.612.750              9.585.936



  b. Pajak Penghasilan Final

                                                         30 September 2024      30 September 2023
      Pendapatan yang dikenakan pajak final pada tarif
        pajak yang berlaku                                     7.201.751.249         22.661.348.874

      Beban pajak penghasilan final                             180.042.726             557.609.960

      Perhitungan pajak tersebut menjadi dasar dalam pengisian Surat Pemberitahuan (SPT) Pajak
      Penghasilan Badan oleh Perusahaan.

      Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 34/2016 tanggal 8 Agustus 2016, efektif tanggal
      8 September 2016, penghasilan atas transaksi penjualan atau pengalihan hak atas tanah dan/atau
      bangunan dikenakan pajak final sebesar 2,5% dari nilai penjualan atau pengalihan.

      Berdasarkan Undang-Undang Perpajakan yang berlaku di Indonesia. Kelompok Usaha menghitung,
      menetapkan dan membayar sendiri besarnya jumlah pajak yang terutang. Direktorat Jenderal Pajak
      (DJP) dapat menetapkan atau mengubah kewajiban pajak dalam batas waktu 5 (lima) tahun sejak
      saat terutangnya pajak. Koreksi terhadap kewajiban pajak Kelompok Usaha diakui pada saat Surat
      Ketetapan Pajak diterima atau jika Kelompok Usaha mengajukan keberatan pada saat keputusan
      atas keberatan Kelompok Usaha tersebut telah ditetapkan.




                                                36
Page 39
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                   Pada Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
  Dan untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


20. PINJAMAN BANK JANGKA PANJANG

  Rincian pinjaman bank jangka panjang adalah sebagai berikut:

                                                            30 September 2024         31 Desember 2023
   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                         40.306.075.242            42.756.075.243
   PT Oke Bank Indonesia Tbk                                     28.102.586.468            28.102.586.468
   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                        15.211.000.000            15.211.000.000
   PT Bank Aceh Syariah                                          12.351.116.800            12.351.116.800

   Sub-Jumlah                                                    95.970.778.511            98.420.778.511
   Dikurangi bagian yang jatuh tempo
      dalam waktu satu tahun                                     43.884.075.234            46.334.075.234

   Bagian Jangka Panjang                                         52.086.703.277            52.086.703.277



  Rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari pinjaman bank jangka panjang adalah sebagai berikut:
                                                            30 September 2024         31 Desember 2023
   Saldo awal                                                    98.420.778.511            89.407.292.722
   Penerimaan/peningkatan utang bank                                          -            15.000.000.000
   Pembayaran/pelunasan utang bank                               (2.450.000.000)           (5.986.514.211)

   Saldo Akhir                                                   95.970.778.511            98.420.778.511


  Perusahaan

  PT Bank Oke Indonesia Tbk

  Berdasarkan surat No. 216/BOI/BLC1/VII/2022 perihal permohonan perusahaan mengenai penarikan
  jaminan dengan sertifikat unit ET 25/15 SHMSRS No. 10.27.05.04.7.00886 karena sudah laku terjual,
  Bank menyetujui permohonan tersebut dengan pertimbangan sebagai berikut:
  - Menyetujui penarikan jaminan dan pelunasan Sebagian dengan nilai tebus sebesar Rp461.343.750,-
  - Nominal tersebut akan disetorkan langsung dari BTN Kuningan selaku Bank penyedia KPA atas unit tersebut
  - Untuk proses surat roya, pengambilan sertifikat akan dilakukan setelah penandatanganan bawah tangan
    penarikan jaminan dan pelunasan Sebagian dan penarikan jaminan akan berlangsung H+3 dari pelunasan.

  Berdasarkan surat persetujuan perjanjian pinjaman surat No 113/BOI/SME2/V/2021 tanggal 6 Mei 2021,
  perusahaan memperoleh fasilitas kredit investasi dari PT Bank Oke Indonesia Tbk, dengan rincian
  sebagai berikut:
  Plafond            : Rp38.000.000.000
  Tujuan             : Tambahan modal untuk penyelesaian pembangunan proyek
  Suku bunga         : 11% per tahun
  Jangka waktu       : 72 bulan sejak perjanjian kredit ditandatangani
  Provisi            : 1% per tahun flat dari limit kredit dan dibayar dimuka




                                                   37
Page 40
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                   Pada Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
  Dan untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


20. PINJAMAN BANK JANGKA PANJANG (Lanjutan)

   Perusahaan (lanjutan)

   PT Bank Oke Indonesia Tbk (lanjutan)

   Fasilitas pinjaman dijamin antara lain:
   1. Apartemen ”Diamond Amara Avenue”: yang terletak di Jalan Palakali Raya, Kelurahan Kukusan,
       Kecamatan Beji, Kota Depok, Provinsi Jawa Barat, tercatat atas nama PT Diamond Citra Propetindo,
       sebanyak 170 (seratus tujuh puluh) unit. Jaminan tersebut akan dipasang Hak Tangguhan peringkat
       I untuk kepentingan Bank sebesar Rp45. 611.000.000, dengan rincian pada masing-masing sertifikat
       terpasang sebesar Rp268.300.000/sertifikat.
   2. Pemberian Jaminan Pribadi atas nama Adam.

  Pembatasan dan kewajiban Atas pinjaman yang diterima Perusahaan, Oke Bank mensyaratkan adanya
  pembatasan-pembatasan dan kewajiban tertentu yang harus dipenuhi oleh Perusahaan antara lain:
  1. Jaminan wajib diasuransikan dengan asuransi rekanan Bank yang bersifat banker’s clause. Untuk
     calon debitur yang berasa dari take over bank lain, asuransinya harus dengan asuransi rekanan
     Bank, dan apabila calon debitur akan melanjutkan asuransi sebelumnya yang bukan rekanan Bank,
     maka apabila telah jatuh tempo harus langsung dipindahkan ke asuransi rekanan Bank.
  2. Jaminan wajib diikat secara notarial (kecuali jaminan back to back Deposito atau Giro), dan tersedia
     covernote notaris bahwa setelah proses pengikatan selesai, dokumen jaminan dan pengikatan
     diserahkan kepada Bank.
  3. Setiap penarikan unit Dave Apartemen yang menjadi agunan di Bank (apabila akan dijual), debitur
     harus melunasi fasilitas KI terebih dagulu dengan perhitungan nilai tebus [Nilai Jual Rill - Pajak
     (12,5%)] atau [Nilai Pasar sesuai Appraisal x 70%]. Pilih mana yang lebih tinggi.
  4. Dilakukan Kerjasama pembiayaan KPA untuk end user yang akan melakukan pembelian unit
     apartemen Diamond Land.


   PT Bank Aceh Syariah
   Berdasarkan Surat Pemberitahuan Persetujuan Perubahan Objek Syirkah dan Pergantian Agunan
   Pembiayaan Refinancing Aset PT Diamond Citra Propertindo Tbk, No. 112/JKT.04/SPPP/II/2023 pada
   tanggal 1 Februari 2023, PT Bank Aceh Syariah telah memberikan fasilitas pembiayaan kepada
   Kelompok Usaha.

   Adapun rincian fasilitas pinjaman sebagai berikut:

   Jenis pembiayaan/akad         :   Pembiayaan Refinancing Aset / Musyarakah Mutanaqishah (MMq)
   Orientasi penggunaan          :   Investasi
   Sifat pembiayaan              :   Non Revolving (On Liquidation Basis)
   Jumlah objek MMq              :   45 unit Dave Apartement
   Tujuan Pembiayaan             :   Refinancing Aset 45 unit apartement untuk finishing proyek property
                                      Sebagai berikut:
                                      -Apart House Chrstal Blok M
                                      -Apart House Puri Mutiara Kemang
                                      -Apart House Vanadium Intercon.




                                                    38
Page 41
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                   Pada Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
  Dan untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


20. PINJAMAN BANK JANGKA PANJANG (Lanjutan)

   Perusahaan (lanjutan)

   PT Bank Aceh Syariah (lanjutan)

   Fasilitas yang belum dilakukan realisasi:

   (a) Akad MMq 2
       Objek MMq                           :   9 unit Dave Apartment
       Porsi kepemilikan modal Bank        :   Rp3.096.702.000,- (70%)
       Porsi kepemilikan modal nasabah     :   Rp1.313.298.000,- (30%)
       Jumlah modal syirkah                :   Rp4.410.000.000,- (100%)
       Jangka waktu                        :   60 bulan
       Nilai per unit hisbah               :   Rp100,- / unit
       Hishbah awal                        :   Bank      : Rp30.967.020 unit (70%)
                                               Nasabah : Rp13.132.980 unit (30%)
       Proyeksi Jumlah ujroh             :     Rp3.993.612.257,32,-
       Angsuran ujroh perbulan           :     Rp66.560.204,29,-
       Proyeksi Jumlah bagi hasil Bank :       Rp896.910.257,- (Eq. Rate setara 10.50% p.a)
       Proyeksi bagi hasil Bank perbulan :     Rp14.948.504,-
       Kewajiban pembayaran (buyback)
         Penyertaan Bank perbulan        :     Rp51.611.700,-
       Nisbah bagi hasil porsi Bank
         Perbulan                        :     (22,46%)
       Nisbah bagi hasil porsi Nasabah
         Perbulan                        :     (77,54%)
       Pengikatan akad                   :     Notarill

   (b) Akad MMq 3
       Objek MMq                           : 9 unit Dave Apartment
       Porsi kepemilikan modal Bank        : Rp2.970.306.000,- (70%)
       Porsi kepemilikan modal nasabah     : Rp1.259.694.000,- (30%)
       Jumlah modal syirkah                : Rp4.230.000.000,- (100%)
       Jangka waktu                        : 60 bulan
       Nilai per unit hisbah               : Rp100,- / unit
       Hishbah awal                        : Bank      : Rp29.703.060 unit (70%)
                                             Nasabah : Rp12.596.940 unit (30%)
       Proyeksi Jumlah ujroh               : Rp3.830.607.675,39,-
       Angsuran ujroh perbulan             : Rp63.843.461,26,-

       Proyeksi Jumlah bagi hasil Bank :       Rp860.301.675,- (Eq. Rate setara 10.50% p.a)
       Proyeksi bagi hasil Bank perbulan :     Rp14.338.361,-
       Kewajiban pembayaran (buyback)
         Penyertaan Bank perbulan        :     Rp49.505.100,-
       Nisbah bagi hasil porsi Bank
         Perbulan                        :     (22,46%)
       Nisbah bagi hasil porsi Nasabah
         Perbulan                        :     (77,54%)
       Pengikatan akad                   :     Notarill




                                                    39
Page 42
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                   Pada Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
  Dan untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


20. PINJAMAN BANK JANGKA PANJANG (Lanjutan)

   Perusahaan (lanjutan)

   PT Bank Aceh Syariah (lanjutan)

      Hal-hal yang dianggap penting selama masa pembiayaan:
       - Objek fasilitas pembiayaan per masing-masing akad pembiayaan MMq merupakan satu
         kesatuanyang utuh dan tidak boleh dilakukan penjualan/penarikan selama jangka waktu
         pembiayaan.
       - Apabila terjadi penjualan/penarikan dari unit salah satu fasilitas pembiayaan MMq, maka nasabah
         wajib melinaskan fasilitas MMq pada rekening tersebut.
       - Penjualan/penarikan objek MMq (unit) wajib disampaikan kepada Bank secara tertulis.

   Perubahan Agunan dan Objek Syirkah Pembiayaan:

   1. Agunan Utama dan Objek Syirkah sebelum dilakukan perubahan;
      Agunan utama dan objek Refinancing berupa Fasilitas MMq Rekening 1, Fasilitas MMq Rekening
      2, Fasilitas MMq Rekening 3, Fasilitas MMq Rekening 4, Fasilitas MMq Rekening 5 masing-masing
      sejumlah 9 Sertifikat Hak Milik atas Satuan Rumah Susun (SHMSRS).

   2. Usulan Agunan dan Objek Syirkah yang akan dilakukan perubahan;
      Berdasarkan Bank Aceh Cabang Jakarta No. 1141/JKT.04/SPPP/XII/2022 tanggal 26 Desember
      2022, Agunan dan Objek Syirkah yang diserahkan, antara lain:

        a. Fasilitas MMq 2 sejumlah 9 Sertifikat Hak Milik atas Satuan Rumah Susun (SHMSRS).
           Agunan dan Objek Syirkah sejumlah 1 SHMSRS telah terjual sebelum dilakukan akad dan
           akan diganti dengan sertifikat SHMSRS yang lain.

        b. Fasilitas MMq 3 sejumlah 9 Sertifikat Hak Milik atas Satuan Rumah Susun (SHMSRS).
           Sejumlah 1 SHMSRS telah terjual sebelum dilakukan akad dan akan dirubah dengan sertifikat
           SHMSRS yang lain.

            Agunan yang akan dirubah tersebut telah dinilai KJPP Firman Suryantoro, Sugeng Suzy
            Hartomo & Rekan No.00008/2.0074-01/PI/03/0141/1/I/2023 tertanggal 9 Januari 2023, dan
            Agunan tersebut memiliki nilai, bentuk dan lokasi yang sama berupa apartemen studio.

      Keterangan Agunan

      Agunan Utama
      1. Seluruh agunan utama SHMSRS Fasilitas MMq 1, MMq 4 dan MMq 5 telah dilakukan pengikatan
         HT sesuai dengan cover note notaris DR. H. Syafran, SH, M.Hum No. 003/NOT-SS/CN/I/2023.
      2. Seluruh agunan utama SHMSRS Fasilitas MMq Rekening 3 akan dilakukan pengikatan HT oleh
         notaris rekanan Bank Aceh
      3. Seluruh jaminanagunan tidak dapat ditarik, dipindahtangankan/dialihkan sebelum pembiayaan
         per fasilitas pembiayaan MMq dinyatakan lunas oleh Bank Aceh.
      4. Warkat/fisik asli jaminan/agunan dan pengikatannya wajib dikuasai oleh Bank Aceh Syariah.
      5. Agunan wajib diikat Hak Tanggungan (HT) dan fidusia (FEO) sebesar minimal 125% dari
         Plafond pembiayaan.
      6. Agunan yang diserahkan wajib dilakukan retaksasi oleh penilai eksternal/independent (KJPP)
         setiap 2 tahun sekali dan wajib didampingi oleh petugas Bank.




                                                 40
Page 43
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                   Pada Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
  Dan untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


20. PINJAMAN BANK JANGKA PANJANG (Lanjutan)

   Perusahaan (lanjutan)

   PT Bank Aceh Syariah (lanjutan)

      Keterangan Agunan (lanjutan)

      Agunan Tambahan
      1. Agunan tambahan berupa piutang usaha senilai Rp8.000.000.000,- dan telah dilakukan
         pengikatan akta fidusia secara cross collateral untuk fasilitas Rekening MMq 1, MMq 4 dan MMq
         5 senilai Rp4.000.000.000,- oleh notaris rekanan Bank Aceh akan dilakukan Roya dan akan
         dilakukan pengikatan utang fidusia secara notaril dan cross collateral terhadap fasilitas
         Rekening MMq 1, MMq 2, MMq 3, MMq 4, MMq 5 dan didaftarkan ke Kantor Pendaftaran Fidusia
         untuk keseluruhan fasilitas MMq.
      2. Daftar piutang usaha akan dievaluasi setiap triwulan, jika hasil review nilai piutang tidak
         mengcover lagi nilai pasar sebesar Rp8.000.000.000,- maka plafond pembiayaan harus
         diturunkan sehingga coverage ratio mengcover 125%dari Jumlah fasilitas plafond pembiayaan
         MMq.
      3. Daftar piutang usaha diikat secara cross collateral untuk menjamin keseluruhan fasilitas MMq.

   PT Arba Propertindo (AP)

   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN)

   Berdasarkan surat persetujuan perpanjangan jangka waktu kredit PT AP No. 1245/S/CBC/JKT-
   RY/XI/2022 tanggal 28 November 2022, perusahaan memperoleh perpanjangan fasilitas kredit modal
   kerja pembangunan dari BTN,dengan rincian sebagai berikut:

   Plafond            : Rp44.000.000.000
   Tujuan             : Penyelesaian pembiayaan pembangunan apartement beserta sarana dan
                        prasarananya pada proyek D’Apple apartemen yang terletak di Jl. Raya
                        Jatipadang, Kecamatan Pasar Minggu, Kota Jakarta Selatan.
   Bentuk             : Non-revolving
   Suku bunga         : 12,5% efektif p.a
   Jangka waktu       : diperpanjang 36 bulan s.d 6 November 2025 (empat puluh delapan) bulan
   Provisi            : 0,75% dari plafond kredit perpanjangan.
   Biaya administrasi : 0,25% dari plafond kredit perpanjangan.
   Denda              : 2% di atas suku bunga yang berlaku.


   Fasilitas pinjaman dijamin antara lain dengan:
   a. Agunan pokok berupa 307 Sertifikat Hak Milik atas Satuan Rumah Susun (SHMSRS) atas nama
       PT Arba Propertindo.
   b. Personal Guarantee atas nama Adam Balfagih, Tjandra Tjokrodiponto dan Bayu Setiawan.
   c. Corporate Guarantee atas nama PT Cipta Permata Internasional dan PT Karya Permata Inovasi
      Indonesia.




                                                41
Page 44
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                   Pada Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
  Dan untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


20. PINJAMAN BANK JANGKA PANJANG (Lanjutan)

   PT Arba Propertindo (AP) (lanjutan)

   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) (lanjutan)


   Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 10 tanggal 6 November 2018, AP memperoleh fasilitas Kredit
   Modal Kerja Pembangunan dari BTN, dengan rincian sebagai berikut:
   Plafond            : Rp70.000.000.000
   Tujuan             : Modal kerja pelengkap pembangunan Apartemen Apple
   Bentuk             : Non-revolving
   Suku bunga         : 12,5% efektif p.a
   Jangka waktu       : 48 (empat puluh delapan) bulan
   Provisi            : 0,50% dari plafond kredit dan wajib dibayarkan sebelum penandatangan
                        Perjanjian Kredit (PK).
   Biaya administrasi : 0,25% dari plafond kredit dan wajib dibayarkan sebelum penandatangan
                        Perjanjian Kredit (PK).
   Denda              : 2% di atas suku bunga yang berlaku atas tunggakan bunga
   Biaya cadangan HT : 0,50% dari plafond kredit atau jumlah tertentu, bilamana biaya yang dikeluarkan
                        untuk Sertifikat Hak Tanggungan melebihi dana cadangan tersebut, maka debitur
                        berjanji mengikatkan diri untuk menanggung kekurangan beban biaya tersebut.
   Fasilitas pinjaman dijamin antara lain dengan:
   a. Agunan pokok berupa tanah beserta bangunan yang telah terbangun maupun yang akan dibangun
      kemudian diatas lahan Proyek Apartemen Apple yang berlokasi di Jalan Raya Jatipadang No. 03
      dan 42A, Kel. Jatipadang, Kec. Pasar Minggu, Jakarta Selatan sesuai bukti kepemilikan berupa
      SHGB No.1585 dan No. 1603 atas nama AP dengan luas 3.005 m2.
   b. Personal Guarantee atas nama Adam Balfagih, Tjandra Tjokrodiponto dan Bayu Setiawan.
   c. Corporate Guarantee atas nama PT Cipta Permata Internasional dan PT Karya Permata Inovasi
      Indonesia.

   Fasilitas pinjaman dijamin antara lain dengan (lanjutan)
   d. Standing Instruction (SI) melalui BTN Cabang Kebon Jeruk. Apabila penjualan unit-unit apartemen
      dilakukan melalui fasilitas kredit Bank lain, maka AP harus menerbitkan SI yang telah memperoleh
      persetujuan dari Pemberi Kredit, serta wajib memindahbukukan/mentransfer seluruh hasil
      penerimaan realisasi kredit maupun bentuk penjualan lain ke rekening giro escrow atas nama AP di
      BTN Kantor Cabang Jakarta Kebon Jeruk.
   e. Cessie/ fiducia atas piutang AP yang berkaitan dengan semua penerimaan proyek Apartemen Apple.
   f. Akta Subordinasi yang menyatakan bahwa AP tidak akan melunasi utang kepada pemegang saham
      atau tidak pihak terafiliasi lainnya sebelum kredit pada BTN telah lunas.




                                                 42
Page 45
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                   Pada Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
  Dan untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


20. PINJAMAN BANK JANGKA PANJANG (Lanjutan)

   PT Arba Propertindo (AP) (lanjutan)

   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) (lanjutan)

   Pembatasan dan kewajiban

   Atas pinjaman yang diterima AP, BTN mensyaratkan adanya pembatasan-pembatasan dan kewajiban
   tertentu yang harus dipenuhi oleh AP antara lain:
   - Memperoleh fasilitas kredit dari pihak lain sehubungan dengan proyek tersebut kecuali pinjaman dari
        pemegang saham dan transaksi yang lazim.
   - Mengikatkan diri sebagai penjamin utang.
   - Mengubah Anggaran Dasar Perusahaan (terkait modal, kepemilikan dan pengurus).
   - Melakukan merger atau akuisisi.
   - Melunasi utang kepada pemegang saham/ Perusahaan afiliasi/ Kelompok Usaha.
   - Membayar dividen.
   - Membubarkan dan menyatakan pailit.
   - Menyewakan kepada pihak ketiga.
   - Memindahtangankan dalam bentuk apapun atau dengan nama apapun dan dengan maksud apapun
        juga kepada pihak ketiga.

   Atas pinjaman tersebut, AP wajib mempertahankan kinerja keuangan dengan indikator rasio keuangan
   (Financial Covenant), sebagai berikut:
   - DER dibawah 500%
   - RPC di atas 100%

   AP telah memenuhi seluruh Financial Covenant yang diwajibkan oleh bank.

   Berdasarkan Surat BTN No,8516/S/JKJ.I/BCSU/XII/2019 tanggal 30 Desember 2019 perihal: Keputusan
   Atas Permohonan Perubahan Klausula Negative Covenant dan Anggaran Dasar PT ARBA Propertindo,
   BTN telah menyetujui perubahan klausula Negative Covenant sebagai berikut:

   1. Mengubah ketentuan pada Pasal 10 Angka 6 Perjanjian Kredit No.10 tanggal 6 November 2018
      menjadi:
      - “Perseroan diperkenankan melakukan pembagian dividen kepada pemegang saham Perseroan
         tanpa memperoleh persetujuan terlebih dahulu dari BTN melainkan cukup pemberitahuan.”
   2. Menambahkan syarat teknis tambahan berupa pemenuhan financial covenant:
      - Dalam hal akan dilakukan tindakan pembagian dividen PT Arba Propertindo kepada Induk
         Usaha, PT Arba Propertindo wajib melakukan hal-hal sebagai berikut:
         a. Tidak ada pelanggaran terhadap klausula perjanjian kredit;
         b. Tidak ada tunggakan kewajiban pokok, bunga, dan denda PT Arba Propertindo atas kredit
              kepada BTN; Menjaga rasio DER maksimal 500%;
         c. Menjaga RPC (repayment capacity) terhadap kewajiban Bank meliputi pokok, bunga, dan
              denda (apabila ada) minimal 120%; Menjaga coverage rasio agunan minimal sebesar 125%;
         d. Pembayaran dividen wajib melalui rekening BTN.
      -   Financial covenant tersebut menjadi satu kesatuan dengan Perjanjian Kredit.




                                                  43
Page 46
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                   Pada Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
  Dan untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


20. PINJAMAN BANK JANGKA PANJANG (Lanjutan)

   PT Arba Propertindo (AP) (lanjutan)

   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) (lanjutan)

   Pembatasan dan kewajiban (lanjutan)

   Berdasarkan Surat BTN No,8516/S/JKJ.I/BCSU/XII/2019 tanggal 30 Desember 2019 perihal: Keputusan
   Atas Permohonan Perubahan Klausula Negative Covenant dan Anggaran Dasar PT ARBA Propertindo,
   BTN telah menyetujui perubahan klausula Negative Covenant sebagai berikut: (lanjutan)

   2. Menambahkan syarat teknis tambahan berupa pemenuhan financial covenant: (lanjutan)
      -  Melaporkan hasil keputusan yang berkaitan tentang pembagian dividen selambat-lambatnya 14
         (empat belas) hari sejak dilaksanakannya RUPS Tahunan PT Diamond Citra Propertindo melalui
         surat yang ditandatangani oleh Direksi dan Komisaris kepada BTN;
          - Transaksi dana hasil IPO a.n.PT Diamond Citra Propertindo melalui BTN;
          - Menyerahkan surat komitmen dalam rangka peningkatan penggunaan layanan jasa
             perbankan BTN oleh PT Arba Propertindo dalam kegiatan operasional maupun kredit
             konsumsi (KPR/KPA) seperti:
             a. Mengaktifkan penggunaan fasilitas financial service dari BTN Cash Management System (CMS)
                untuk kegiatan transaksional perusahaan dan penegasan penggunaan virtual account BTN;
             b. Pencairan fasilitas Kredit Konstruksi harus disertai dengan progress fisik, progress
                pemasaran, dan realisasi share PT Arba Propertindo sesuai ketentuan.

   Dalam Surat yang sama BTN juga telah menyetujui perubahan anggaran dasar ARBA terkait perubahan
   modal dasar dan modal disetor sehubungan dengan rencana penggunaan dana IPO dan Waran PT
   Diamond Citra Propertindo.

   Berdasarkan Surat No. 5824/S/JKJ.I/BCSU/IX/2019 tanggal 4 September 2019, BTN menyetujui
   perubahan anggaran dasar dan susunan pemegang saham AP dapat disetujui dengan syarat dan
   ketentuan sebagai berikut:
   i. AP wajib melakukan hal-hal sebagai berikut: - Menyampaikan corporate guarantee dan personal
       guarantee terhadap Anisah dan Kasimun atas fasilitas kredit konstruksi atas nama AP pada BTN
       (Akta Corporate Guarantee dan Personal Guarantee wajib Notarial). Menyampaikan akta perubahan
       pemegang saham dan anggaran dasar AP beserta pengesahan Menkumham.
   ii. PT AP wajib membuat surat pernyataan yang berisi bahwa akan tetap mematuhi dan mengikuti
       ketentuan yang tertuang dalam Perjanjian Kredit No. 10 tanggal 6 November 2018 antara BTN
       Kantor Cabang. Jakarta Kebon Jeruk yang dibuat dihadapan Gamal Wasidin S.H., Notaris di Jakarta
       Pusat
   iii Terhadap perubahan sebagaimana butir 1.a diatas, maka akan dilakukan Adendum Perjanjian Kredit
       secara Notarial.

   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI)
   Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. BDM/1/078A/R tanggal 27 Maret 2020, AP memperoleh fasilitas
   Kredit Modal Kerja Pembangunan dari BNI, dengan rincian sebagai berikut:

   Plafond            : Rp37.000.000.000
   Tujuan             : Tambahan modal kerja pembangunan 5 proyek Aparthouse yaitu Puri (64 unit),
                        Condo (132 unit), Emerald (34unit) dan Crystal (41unit)
   Bentuk             : Plafond menurun/Aflopend
   Suku bunga         : 11,75% per tahun efektif
   Jangka waktu       : 60 bulan sejak Perjanjian Kredit ditandatangani
   Provisi            : 0,25% per tahun yang dipungut proporsional pada saat Penandatanganan
                        perjanjian kredit




                                                  44
Page 47
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                   Pada Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
  Dan untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


20. PINJAMAN BANK JANGKA PANJANG (Lanjutan)

   PT Arba Propertindo (AP) (lanjutan)

   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) (lanjutan)
   Fasilitas pinjaman dijamin antara lain dengan:
   a. 3 (tiga) bidang tanah dalam satu hamparan beserta bangunan apartemen diatasnya terletak di Jl.
      Palakali raya RT 05/RW 07, Kel. Kukusan, Kec. Beji, Depok, dengan rincian sebagai berikut:
      - SHGB No. 14 atas nama Perusahaan.
             - SHGB No. 15 atas nama Perusahaan.
             - SHGB No. 17 atas nama Perusahaan.
             - Luas Jumlah tanah 3.885 m2
             - Luas Jumlah bangunan 28.264 m2
             - IMB No.640/2846/IMB/BPMP2T/2015
   b. Personal Guarantee atas nama Adam Balfagih.
   c. Corporate Guarantee atas nama PT Karya Permata Inovasi Indonesia.
   d. 9 unit hunian dan 30 unit non-hunian Dave Apartemen yang berlokasi di Jl, Palakali Raya
   e. Tanah kavling di perumahan D'Marco Residence - Cluster Casablanca 1
   f. 3 tanah kavling di perumahan D'Marco Residence - Cluster Casablanca 2
   g. 21 tanah kavling di perumahan D'Marco Residence - Cluster Tangier
   h. Tanah dan bangunan rumah tinggal di perumahan D'Crown Residence blok O No. 11-12
   i. Piutang dari end user posisi 29 Februari 2020, akan diikat Fidusia Notariil
   j. Akan diikat SOL atas hutang kepada pemegang saham
   k. Akan diikat personal guarantee an. Adam
   Pembatasan dan kewajiban
  Atas pinjaman yang diterima AP, BNI mensyaratkan adanya pembatasan-pembatasan dan kewajiban
  tertentu yang harus dipenuhi oleh AP antara lain:
   - Mengadakan penggabungan usaha (merger), atau konsolidasi dengan perusahaan lain.
   - Melakukan akuisisi/pengambilalihan aset milik pihak ketiga.
   - Mengubah susunan pengurus, Direksi, Komisaris dan pemilikan saham AP.
   - Melakukan investasi, penyertaan modal atau pengambilalihan saham pada perusahaan lain.
   - Mengizinkan pihak lain menggunakan AP untuk kegiatan usaha pihak lain.
   - Merubah bentuk atau status hukum AP, merubah Anggaran Dasar (kecuali meningkatkan modal
       AP), memindahtangankan resipis atau saham AP baik antar pemegang saham maupun kepada
       pihak lain.
   - Melunasi seluruh atau sebagian hutang AP kepada pesero dan/atau perusahaan afiliasi yang belum
       atau telah didudukkan sebagai pinjaman subordinasi fasilitas kredit BNI (Sub-Ordinated Loan).
   - Membagikan dividen atau keuntungan usaha (laba) dalam bentuk apapun juga.
   - Memberikan pinjaman kepada siapapun juga, termasuk kepada para persero, kecuali jika pinjaman
       tersebut diberikan dalam rangka transaksi dagang yang berkaitan langsung dengan kegiatan
       usahanya.
  -    Menerima pinjaman dari pihak lain (termasuk menerbitkan obligasi), kecuali jika pinjaman tersebut
       diterima dalam rangka transaksi dagang yang berkaitan langsung dengan kegiatan usahanya.
   - Mengambil lease dari perusahaan leasing.
   - Mengikatkan diri sebagai Penjamin (Borg), menjaminkan harta kekayaan dalam bentuk dan maksud
       apapun (baik yang belum dan/atau telah dijaminkan oleh AP kepada BNI) kepada pihak lain.
   - Menjual dan/atau menyewakan harta kekayaan atau barang-barang agunan.
   - Membubarkan AP dan meminta menyatakan pailit.
   - Menggunakan dana AP untuk tujuan di luar usaha yang biayai dengan fasilitas kredit dari BNI.
   - Menggadaikan atau dengan cara lain mempertanggungkan saham perusahaan kepada pihak
       manapun.
   - Mengubah bidang usaha.
   - Melakukan interfinancing dengan perusahaan afiliasi, induk perusahaan dan/atau anak perusahaan.




                                                 45
Page 48
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                   Pada Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
  Dan untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


20. PINJAMAN BANK JANGKA PANJANG (Lanjutan)

   PT Arba Propertindo (AP) (lanjutan)

   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) (lanjutan)

   Pembatasan dan kewajiban

   -   Menyerahkan atau mengalihkan seluruh atau sebagian dari hak dan/atau kewajiban AP yang timbul
       berdasarkan Perjanjian Kredit dan/atau dokumen jaminan kepada pihak lain.

   Atas pinjaman tersebut, AP wajib mempertahankan kinerja keuangan dengan indikator rasio keuangan
   (Financial Covenant), sebagai berikut:
   - Current Ratio minimal 1,00 kali
   - Debt to Equity Ratio maksimal 2,50 kali
   - Debt Service Coverage minimal 100%
   AP telah memenuhi seluruh Financial Covenant yang diwajibkan oleh bank.


21. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA KARYAWAN

   Perusahaan memiliki program pensiun manfaat pasti yang sepenuhnya tidak didanai untuk mencakup
   seluruh karyawan tetap. Perusahaan mencadangkan liabilitas imbalan kerja jangka panjang sesuai
   dengan Undang-undang Ketenagakerjaan No. 13 tanggal 25 Maret 2003. Liabilitas imbalan kerja pada
   tanggal 31 Desember 2023 didasarkan pada laporan aktuaria aktuaris independen, KKA Bambang
   Sudradjad pada tanggal 4 Maret 2024 dengan laporan No. 1107-P / TEK - BS / III / 2024. Sedangkan
   entitas anak PT Arba Propertindo pada tanggal 31 Desember 2023 dengan laporan aktuaria No. 1106-
   P / TEK - BS / III / 2024, dan untuk PT Kalibata Inovasi Maju pada tanggal 31 Desember 2023 dengan
   laporan aktuaria No. 1108-P / TEK - BS / III / 2024. Liabilitas tersebut dihitung menggunakan metode
   “Projected Unit Credit”, dengan asumsi-asumsi utama sebagai berikut:

                                                           30 September 2024       31 Desember 2023
   Usia pensiun                                                       55 tahun               55 tahun
   Tingkat diskonto                                               6,54%-6,69%            6,54%-6,69%
   Tingkat kenaikan gaji                                                 7,00%                  7,00%
   Tingkat mortalitas                                                TMI - 2019             TMI - 2019
   Tingkat cacat                                             10.00% TMI - 2019      10.00% TMI - 2019

   Perubahan pada liabilitas imbalan pasca kerja adalah sebagai berikut:

                                                           30 September 2024       31 Desember 2023
   Kewajiban awal tahun                                          1.042.603.654          1.624.026.821
   Beban yang diakui di laba/rugi                                            -           (538.602.133)
   Penghasilan komprehensif lainnya                                          -            (42.821.034)

   Jumlah                                                         1.042.603.654          1.042.603.654




                                                  46
Page 49
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                   Pada Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
  Dan untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


22. MODAL SAHAM
  Rincian pemegang saham Perusahaan pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah
  sebagai berikut:

                                        30 September 2024
                                    Jumlah Saham
                                   Ditempatkan dan        Persentase                 Jumlah
         Pemegang Saham             Disetor Penuh        Kepemilikan               Modal Disetor

   PT Karya Permata Inovasi
      Indonesia                          4.995.000.000                67,21 %         99.900.000.000
   Tjandra Tjokrodiponto                    35.000.000                 0,47%             700.000.000
   Modal Masyarakat                      2.401.530.800                32.32%          48.030.616.000

   Jumlah                                7.431.530.800                  100%        148.630.616.000



                                         31 Desember 2023
                                    Jumlah Saham
                                   Ditempatkan dan        Persentase                 Jumlah
         Pemegang Saham             Disetor Penuh         Kepemilikan              Modal Disetor

   PT Karya Permata Inovasi
      Indonesia                          4.995.000.000                67,21 %         99.900.000.000
   Tjandra Tjokrodiponto                    35.000.000                 0,47%             700.000.000
   Modal Masyarakat                      2.401.530.800                32.32%          48.030.616.000

   Jumlah                                7.431.530.800                  100%        148.630.616.000


  Berdasarkan Akta Perusahaan No. 104 tanggal 30 Maret 2023, tentang Pernyataan Keputusan Para
  Pemegang Saham Perusahaan yang dibuat di hadapan Notaris Elizabeth Karina Leonita, SH., M. Kn.,
  Notaris di Jakarta Selatan. Akta perubahan ini telah dilaporkan dan diterima oleh Menteri Hukum dan
  Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat No. AHU-0076681.AH.01.11.Tahun 2023 tanggal
  12 April 2023, para pemegang saham antara lain memutuskan bahwa sebagai hasil exercise Penerbitan
  Waran Seri I, modal ditempatkan dan disetor Perseroan mengalami peningkatan. Sebelumnya sejumlah
  7.177.000.000 saham dengan nominal seluruhnya sebesar Rp143.540.000.000, selanjutnya mengalami
  peningkatan menjadi sejumlah 7.431.530.800 saham dengan nilai nominal seluruhnya sebesar
  Rp148.630.616.000.


23. TAMBAHAN MODAL DISETOR

  Akun ini terdiri dari:
                                                         30 September 2024       31 Desember 2023
   Saldo awal                                                154.685.723.750        154.712.655.270
   Penambahan modal saham melalui exercise waran seri                      -            (26.931.520)
   )


   Jumlah                                                    154.685.723.750        154.685.723.750




                                                47
Page 50
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                   Pada Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
  Dan untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


24. SALDO LABA
   Akun ini terdiri dari:
                                                          30 September 2024       31 Desember 2023
   Saldo awal:
    - Dicadangkan                                                   532.475.586          532.475.586
    - Tidak dicadangkan                                          46.367.378.690       45.061.820.597
   Laba tahun berjalan                                              165.755.807        1.250.393.910
   Penghasilan komprehensif lain                                              -           55.164.183

   Saldo akhir                                                   47.065.610.083       46.899.854.276


   Berdasarkan Keputusan Pemegang Saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham yang diaktakan
   dalam Akta No. 1 tanggal 1 September 2020 oleh Dyah Madya Ruth S.N.,S.H.,M.Kn. Notaris di
   Kabupaten Bogor, para pemegang saham menyetujui penyisihan saldo laba bersih tahun 2019 sebesar
   Rp532.475.586.


25. KEPENTINGAN NON - PENGENDALI
   Mutasi kepentingan non - pengendali adalah sebagai berikut:
                                                          30 September 2024       31 Desember 2023
   Saldo awal                                                      687.389.144          698.194.877
   Kenaikan ekuitas entitas anak                                             -                    -
   Laba tahun berjalan                                               5.598.154            1.535.512
   Penghasilan komprehensif lain                                             -          (12.341.245)

   Saldo Akhir                                                     692.987.298          687.389.144



26. PENDAPATAN USAHA
   Rincian pendapatan usaha adalah sebagai berikut:

                                                          30 September 2024       30 September 2023
   Penjualan unit:
      Apple 3                                                     6.770.565.200       14.195.108.328
      Apartemen Dave                                                431.143.955        6.978.196.040
   Pendapatan sewa                                                            -        1.488.044.506
   Jumlah                                                         7.201.751.249       22.661.348.874


   Tidak terdapat transaksi penjualan kepada satu pelanggan yang melebihi 10% dari penjualan bersih
   untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan 2023.




                                                 48
Page 51
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                   Pada Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
  Dan untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


27. BEBAN POKOK PENDAPATAN
  Akun ini terdiri dari:
                                                        30 September 2024       30 September 2023
   Apartemen, bangunan komersil dan kios                      2.138.955.549           6.346.308.861
   Penyusutan properti investasi (Catatan 14)                   573.939.859             382.626.572

   Jumlah                                                     2.712.895.408           6.728.935.433


  Tidak terdapat transaksi pembelian kepada satu kontraktor dan pemasok yang melebihi 10% dari beban
  pokok pendapatan untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan
  2023.


28. BEBAN USAHA
  Akun ini terdiri dari:
                                                        30 September 2024       30 September 2023
   Beban Penjualan dan Pemasaran
     Gaji, tunjangan dan komisi                                 480.669.334             134.734.959
     Operasional marketing                                      478.066.046             706.682.879
     Lain-lain                                                  919.220.275           1.041.566.416
   Sub-Jumlah                                                 1.877.955.655           1.882.984.254

   Beban Umum dan Administrasi
     Pajak                                                      870.008.574             606.594.459
     Keperluan kantor                                           755.237.208             777.468.201
     Tenaga ahli                                                235.250.000           2.507.709.043
     Gaji dan tunjangan                                         191.325.331             764.238.509
     Entertainment                                              189.297.102                       -
     Perizinan                                                   74.050.000              56.948.205
     Penyusutan (Catatan 13)                                     39.899.879             225.782.858
     Sumbangan                                                   18.714.713                       -
     Imbalan pascakerja (Catatan 21)                                      -             182.908.672
     Asuransi                                                             -              47.564.145
     Lain-lain                                                        2.890             399.749.097
   Sub-Jumlah                                                 2.373.785.697           5.568.963.188

   Jumlah                                                     4.251.741.352           8.480.465.999



29. LABA PER SAHAM DASAR

  Perhitungan laba per saham dasar adalah sebagai berikut:

                                                        30 September 2024       30 September 2023
   Jumlah laba yang digunakan dalam perhitungan
      laba per saham dasar:
   Jumlah laba bersih yang diatribusikan kepada
      pemilik entitas induk                                     165.755.807             846.441.817
   Jumlah rata-rata tertimbang saham (dalam lembar
      saham penuh)                                            7.431.530.800           7.431.530.800

   Laba per Saham Dasar                                                 0,02                   0,11




                                                49
Page 52
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                   Pada Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
  Dan untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


30. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK YANG BERELASI

  Dalam kegiatan usaha normal, Kelompok Usaha melakukan transaksi usaha dan keuangan dengan
  pihak-pihak berelasi tertentu. Kelompok Usaha melakukan transaksi berdasarkan persyaratan dan
  ketentuan yang disepakati bersama dengan pihak-pihak berelasi yang sama dengan pihak ketiga dalam
  transaksi yang wajar (arm’s length basis). Saldo akun-akun yang signifikan dengan pihak-pihak berelasi
  adalah sebagai berikut:

                                                          30 September 2024        31 Desember 2023
   Aset
   Piutang Lain-lain
       PT Diamond Karya Abadi                                      603.385.600             603.500.000

   Persentase terhadap Jumlah Aset                                      0,090%                  0,093%

  Utang lain-lain
     PT Diamond Karya Abadi                                             767.949                       -

   Persentase terhadap Jumlah Liabilitas                              0,0002%                    0,00%



  Transaksi dengan pihak yang berelasi dilakukan berdasarkan syarat dan kondisi yang disepakati antar
  Perusahaan dengan pihak-pihak yang berelasi.

  Hubungan dan sifat saldo akun/transaksi dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut:


       Pihak Berelasi             Hubungan dengan Perusahaan                       Transaksi
   PT Diamond Karya Abadi       Entitas dengan pengendalian yang         Piutang lain-lain, utang lain-
                                sama                                     lain

31. INSTRUMEN KEUANGAN

  Pengelompokan aset keuangan telah diklasifikasikan menjadi pinjaman yang diberikan dan piutang.
  Demikian halnya dengan liabilitas keuangan telah diklasifikasikan menjadi liabilitas keuangan yang
  diukur pada biaya perolehan diamortisasi.

  Metode dan asumsi yang digunakan untuk estimasi nilai wajar adalah sebagai berikut:
  - Nilai wajar kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, utang usaha, utang lain-lain,
    mendekati nilai tercatat karena jangka waktu jatuh tempo yang singkat atas instrumen keuangan
    tersebut.
  - Nilai wajar pinjaman bank jangka panjang ditentukan dengan menggunakan metode arus kas yang
    didiskonto berdasarkan tingkat bunga masing-masing pinjaman yang diutilisasi.
  - Nilai wajar piutang dan utang kepada pihak berelasi tidak dapat ditentukan dengan andal sehingga
    dinyatakan dengan nilai nominal. Penentuan estimasi nilai wajar menjadi tidak praktis karena tidak
    memiliki jadwal pembayaran yang pasti.

  Nilai tercatat dari aset dan liabilitas keuangan lainnya mendekati nilai wajarnya karena sifat jangka
  pendek dari instrumen keuangan.




                                                 50
Page 53
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                   Pada Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
  Dan untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


32. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

  Kelompok Usaha memiliki beberapa eksposur risiko keuangan dalam bentuk risiko kredit dan risiko likuiditas.
  Manajemen senantiasa memonitor proses manajemen risiko Kelompok Usaha guna memastikan kesesuaian
  antara risiko dan pengendalian terhadap risiko tersebut. Kebijakan dan sistem manajemen risiko secara rutin
  dikaji untuk mengantisipasi perubahan dari kondisi pasar dan aktivitas Kelompok Usaha.

  a. Risiko Kredit

      Risiko kredit adalah risiko bahwa pihak ketiga tidak akan memenuhi kewajibannya berdasarkan
      instrumen keuangan atau kontrak pelanggan, yang menyebabkan kerugian keuangan. Perusahaan
      dihadapkan pada risiko kredit dari kegiatan operasi dan dari aktivitas pendanaan, termasuk
      deposito pada bank dan instrumen keuangan lainnya.

      Guna meminimumkan eksposur yang ada atas simpanan dana di bank, Kelompok Usaha hanya
      akan menempatkan dana pada bank yang memiliki reputasi dan kredibilitas yang baik. Manajemen
      juga senantiasa memantau kesehatan bank serta mempertimbangkan keikutsertaan bank di dalam
      Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS).

      Selain itu, Kelompok Usaha hanya melakukan transaksi dengan pihak ketiga yang memiliki reputasi
      dan kredibilitas yang baik. Ini adalah kebijakan Kelompok Usaha bahwa semua nasabah harus
      melalui prosedur verifikasi. Lebih jauh, saldo piutang dipantau secara terus menerus dengan tujuan
      bahwa eskposur atas piutang tak tertagih tidak siginifikan.

      Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 kualitas kredit pada setiap klasifikasi aset
      keuangan adalah sebagai berikut:
                                                                  30 September 2024
                                                Telah Jatuh
                              Belum Jatuh      Tempo tetapi
                               Tempo dan           Tidak
                                 Tidak          Mengalami            Mengalami         Penyisihan
                               Mengalami        Penurunan            Penurunan         Penurunan
                             Penurunan Nilai       Nilai                Nilai             Nilai            Jumlah
      Kas dan setara kas       4.969.517.678                  -                  -                  -     4.969.517.678
      Piutang usaha
        Pihak ketiga                       -    3.603.243.076       3.131.254.308     (3.131.254.308 )    3.603.243.076
      Piutang lain-lain
        Pihak ketiga           1.299.199.508                  -                  -                  -     1.299.199.508
        Pihak berelasi           603.385.600                  -                  -                  -       603.385.600

      Jumlah                   6.872.102.786    3.603.243.076       3.131.254.308     (3.131.254.308 )   10.475.345.862



                                                                  31 Desember 2023
                                                Telah Jatuh
                              Belum Jatuh      Tempo tetapi
                               Tempo dan           Tidak
                                 Tidak          Mengalami            Mengalami         Penyisihan
                               Mengalami        Penurunan            Penurunan         Penurunan
                             Penurunan Nilai       Nilai                Nilai             Nilai            Jumlah
      Kas dan setara kas       5.691.427.129                  -                  -                  -     5.691.427.129
      Piutang usaha
        Pihak ketiga                       -    3.603.243.076       3.131.254.308     (3.131.254.308 )    3.603.243.076
        Pihak berelasi                     -                -                   -                  -                  -
      Piutang lain-lain
        Pihak ketiga           1.299.199.508                  -                  -                  -     1.299.199.508
        Pihak berelasi           603.500.000                  -                  -                  -       603.500.000

      Jumlah                   7.594.126.637    3.603.243.076       3.131.254.308     (3.131.254.308 )   11.197.369.713




                                                    51
Page 54
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                   Pada Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
  Dan untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


32. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)

  b. Risiko Likuiditas

      Risiko likuiditas adalah risiko di mana posisi arus kas Kelompok Usaha menunjukkan pendapatan
      jangka pendek tidak cukup untuk menutupi pengeluaran jangka pendek.

      Untuk mengatur risiko likuiditas, Kelompok Usaha menerapkan manajemen risiko sebagai berikut:
      1. Memonitor dan menjaga level kas dan setara kas yang diperkirakan cukup untuk mendanai
         operasional Kelompok Usaha dan mengurangi pengaruh fluktuasi dalam arus kas.
      2. Secara rutin melakukan monitor atas perkiraan arus kas dan arus kas aktual.
      3. Melakukan monitor atas profil jatuh tempo pinjaman.
      4. Secara terus-menerus menilai kondisi pasar keuangan untuk kesempatan memperoleh dana.
      5. Sebagai tambahan, Kelompok Usaha juga mengatur untuk memiliki fasilitas stand-by loan yang
         dapat ditarik sesuai dengan permintaan untuk mendanai kegiatan operasi pada saat diperlukan.

      Tabel berikut memperlihatkan liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
      berdasarkan sisa umur jatuh temponya:

                                                                     30 September 2024

                                        Jumlah tercatat      Dibawah 1 tahun       1 – 3 tahun       Nilai wajar
     Liabilitas Keuangan
     Utang usaha - pihak ketiga             3.753.721.991                      -                 -      3.753.721.991
     Utang lain-lain - pihak berelasi             767.949                                                     767.949
     Pinjaman bank jangka Panjang          95.970.778.511        43.884.075.234    52.086.703.277      95.970.778.511

     Jumlah                                99.725.268.451        43.884.075.234    52.086.703.277      99.725.268.451



                                                                     31 Desember 2023

                                        Jumlah tercatat      Dibawah 1 tahun       1 – 3 tahun       Nilai wajar
     Liabilitas Keuangan
     Utang usaha - pihak ketiga             4.402.751.319                     -                 -       4.402.751.319
     Pinjaman bank jangka Panjang          98.420.778.511        46.334.075.234    52.086.703.277      98.420.778.511

     Jumlah                               102.823.529.830        46.334.075.234    52.086.703.277     102.823.529.830




33. MANAJEMEN RISIKO MODAL

   Tujuan utama pengelolaan modal Kelompok Usaha adalah untuk memastikan pemeliharaan peringkat
   kredit yang baik dan rasio modal yang sehat guna mendukung usaha dan memaksimalkan nilai
   pemegang saham.

   Kelompok Usaha mengelola struktur permodalan dan melakukan penyesuaian, berdasarkan perubahan
   kondisi ekonomi. Untuk memelihara atau menyesuaikan struktur permodalan, Kelompok Usaha dapat
   menyesuaikan pembayaran dividen kepada pemegang saham, imbalan modal kepada pemegang
   saham atau menerbitkan saham baru. Tidak terdapat perubahan tujuan, kebijakan atau proses selama
   periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023.

   Kelompok Usaha mengelola permodalan dengan menggunakan rasio pengungkit. Kebijakan Kelompok
   Usaha adalah menjaga rasio pengungkit dalam kisaran yang umum dalam industri sejenis dengan tujuan
   untuk mengamankan pendanaan terhadap biaya yang rasional.




                                                            52
Page 55
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                   Pada Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
  Dan untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


33. MANAJEMEN RISIKO MODAL (Lanjutan)

   Rasio utang terhadap modal dihitung sebagai hutang bersih dibagi dengan Jumlah modal. Utang bersih
   dihitung sebagai pinjaman (pinjaman bank, kewajiban di bawah sewa pembiayaan, surat utang senior
   dan utang pemegang saham) ditambah perdagangan dan utang lainnya dikurangi kas dan setara kas.
   Jumlah modal dihitung sebagai ekuitas ditambah utang bersih.

   Perhitungan rasio utang terhadap modal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 sebagai berikut:
                                                                  30 September 2024             31 Desember 2023

   Jumlah utang                                                      318.132.742.918              296.670.816.970
   Dikurangi: Kas dan setara kas                                       4.969.517.678                5.691.427.129

   Utang neto                                                        313.163.225.240              290.979.389.841

   Jumlah ekuitas                                                    351.074.937.131              350.903.583.170

   Rasio utang terhadap modal                                                          0,91                      0,83



34. SEGMEN OPERASI

   Dalam pengambilan keputusan oleh manajemen, Kelompok Usaha digolongkan menjadi unit usaha
   berdasarkan segmentasi produksi.

   Segmen operasi Kelompok Usaha berdasarkan segmentasi produksi adalah sebagai berikut:

                                                                   30 September 2024
                                              Apartemen           Properti Investasi               Jumlah
   Pendapatan                                    7.201.751.249                          -              7.201.751.249
   Beban pokok penjualan                        (2.712.895.408
                                                            ) )                         -   )         (2.712.895.408)
   Laba (rugi) kotor                             4.488.855.841                          -              4.488.855.841
   Beban penjualan dan pemasaran                (1.877.955.655)                         -             (1.877.955.655)
   Beban umum dan administrasi                  (2.373.785.697)                         -             (2.373.785.697)
   Beban penurunan nilai                                      -                         -                          -
   Penghasilan keuangan                            133.505.464                          -                133.505.464
   Beban keuangan                                  (19.223.266)                         -                (19.223.266)
   Pendapatan (beban) lain-lain-neto                        -                           -                          -
   Laba sebelum beban pajak final dan pajak                                             -
                                                   351.396.687                                           351.396.687
     penghasilan
   Beban pajak final                              (180.042.726                          -               (180.042.726)
   Laba neto tahun berjalan                        171.353.961                                           171.353.961



                                                                   31 Desember 2023
                                              Apartemen           Properti Investasi               Jumlah
   Pendapatan                                   23.589.866.267                          -            23.589.866.267
   Beban pokok penjualan                        (7.076.959.880)                         -             (7.076.959.880)
   Laba (rugi) kotor                            16.512.906.387                          -            16.512.906.387
   Beban penjualan dan pemasaran                (2.655.552.606)                         -             (2.655.552.606)
   Beban umum dan administrasi                  (6.377.220.014)                         -             (6.377.220.014)
   Penghasilan keuangan                             459.688.126                         -                459.688.126
   Beban keuangan                               (6.432.627.706)                         -             (6.432.627.706)
   Pendapatan (Beban) lain-lain-neto                          -                         -                          -
   Laba sebelum beban pajak final dan pajak
     penghasilan                                 1.507.194.187                          -             1.507.194.187
   Beban pajak final                             (589.746.657)                          -              (589.746.657)
   Laba neto tahun berjalan                        917.447.187                          -               917.447.187




                                                       53
Page 56
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                   Pada Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
  Dan untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


35. PERJANJIAN PENTING

   PT Kalibata Inovasi Maju (KIM)

   Perjanjian Kerjasama Usaha

   Berdasarkan akta notaris Rosida Rajagukguk-Siregar, SH., M.Kn., No. 22 tanggal 7 September 2020,
   PT Kalibata Inovasi Maju (KIM) dan PT Javateafurn (JAV) menandatangi perjanjian kerja sama
   operasional (KSO) untuk pembangunan properti di lahan seluas 4.800 m2 yang berlokasi di Perumahan
   Bumi Karang indah, Jalan Karang Tengah Raya, Kelurahan Lebak Bulus, Kecamatan Cilandak, Jakarta
   Selatan. Berdasarkan perjanjian ini KIM dan JAV sepakat dalam hal-hal dibawah ini:
    a. JAV adalah pemilik lahan seluas 4.800 m2 yang berlokasi di Perumahan Bumi Karang indah, Jalan
       Karang Tengah Raya, Kelurahan Lebak Bulus, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan.
    b. KIM dan JAV sepakat untuk membangun low rise dilahan tersebut dimana KIM bertanggung jawab
       atas segala bentuk operasional atau penyelengaraan proyek dan berkewajiban serta bertanggung
       jawab atas kegiatan prapembangunan, membiayai seluruh bangunan sampai selesai dan
       pemasaran, dimana JAV bertanggung jawab sebagai kepemilikan lahan yang sah dan hanya
       bertindak sebagai penyedia lahan.
    c. KIM dan JAV sepakat atas untuk melakukan bagi hasil dengan komposisi bagi hasil masing masing
       65% dan 35%.
    d. Secara bersama-sama KIM dan JAV dapat melakukan Kelompok Usaha baru yang bertujuan untuk
       melakukan manajemen proyek dan penjualan.


36. PENERBITAN AMENDEMEN DAN PENYESUAIAN PSAK, PSAK DAN ISAK BARU

   DSAK-IAI telah menerbitkan amandemen dan penyesuaian PSAK, PSAK dan ISAK baru yang akan
   berlaku efektif atas laporan keuangan untuk periode tahun buku yang dimulai pada atau setelah tanggal
   sebagai berikut:

   Amandemen PSAK 117: Kontrak Asuransi

   Standar akuntansi baru yang komprehensif untuk kontrak asuransi yang mencakup pengakuan dan
   pengukuran, penyajian dan pengungkapan, pada saat berlaku efektif PSAK 117 akan menggantikan
   PSAK 104: Kontrak Asuransi. PSAK 117 berlaku untuk semua jenis kontrak asuransi, jiwa, non-jiwa,
   asuransi langsung dan reasuransi, terlepas dari entitas yang menerbitkannya, serta untuk jaminan dan
   instrumen keuangan tertentu dengan fitur partisipasi tidak mengikat, serta beberapa pengecualian
   ruang lingkup akan berlaku. Tujuan keseluruhan dari PSAK 117 adalah untuk menyediakan model
   akuntansi untuk kontrak asuransi yang lebih bermanfaat dan konsisten untuk asuradur.

   PSAK 117 berlaku efektif untuk periode pelaporan yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari
   2025, dengan mensyaratkan angka komparatif. Penerapan dini diperkenankan bila entitas juga
   menerapkan PSAK 109 dan PSAK 115 pada atau sebelum tanggal penerapan awal PSAK 117. Standar
   ini tidak diharapkan memiliki dampak pada pelaporan keuangan Grup pada saat diadopsi untuk pertama
   kali.

   Kelompok Usaha masih mengevaluasi dampak dari amendemen dan penyesuaian PSAK, PSAK dan
   ISAK baru di atas dan belum dapat menentukan dampak yang timbul terkait dengan hal tersebut
   terhadap laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.




                                                  54
Page 57

          

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.29 MB
Published31 Oct 2024
Pages57
Characters185,582
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 55 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk p.1 ×179
linked person Tjandra Tjokrodiponto p.12 ×6
linked person Iwan Gunarwan Baroto p.12 ×2
linked person Bayu Setiawan p.12 ×3
linked org Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk p.30 ×17
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.30 ×2
linked org Bank Central Asia Tbk p.30 ×2
linked org PT Bank UOB Indonesia p.30
linked org Bank Pan Indonesia Tbk p.30 ×2
linked org Bank Oke Indonesia Tbk p.39 ×8
possible org Negara Republik Indonesia p.11
possible org PT Karya Permata Inovasi Indonesia p.11 ×12
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.11
possible org Bursa Efek Indonesia p.11
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.26 ×2
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.30 ×10
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.30 ×2
possible org Oke Bank Indonesia Tbk p.30 ×4
unresolved person Dewi Kusumawati p.11
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.11 ×2
unresolved person Elizabeth Karina Leonita p.11 ×2
unresolved org PT Arba Propertindo p.11 ×21
unresolved org PT Kalibata Inovasi Maju p.11 ×7
unresolved person Rosida Rajagukguk-Siregar p.12 ×3
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia AHU- p.12
unresolved org PT Cipta Permata Properti Indonesia p.12 ×2
unresolved org BAPEPAM-LK p.13 ×2
unresolved org Milik Negara p.26
unresolved org Milik Daerah p.26
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.28 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.30 ×2
unresolved org PT Bank Aceh Syariah p.30 ×7
unresolved org PT Mitra Asri Sukses p.31
unresolved org PT Diamond Karya Abadi p.31 ×5
unresolved org Penilai Publik Firman Suryantoro Sugeng Suzy Hartomo dan Rekan p.32
unresolved org PT AP p.33 ×3
unresolved org PT KIM p.33
unresolved org PT Adam Inovasi Utama p.37
unresolved org PT Arba Propertindo Utama p.37
unresolved org PT Abadi Prima Intikarya p.37
unresolved org PT Trimatra Liguna p.37
unresolved org PT Diamond Citra Propetindo p.40
unresolved org PT Bank Aceh Syariah Berdasarkan Surat Pemberitahuan Persetujuan p.40
unresolved org Bank Perbulan p.41 ×2
unresolved org Bank Aceh Cabang p.42
unresolved org KJPP Firman Suryantoro p.42
unresolved org Sugeng Suzy Hartomo & Rekan p.42
unresolved person DR. H. Syafran p.42 ×2
unresolved org Bank Aceh p.42 ×3
unresolved org PT Cipta Permata Internasional p.43 ×2
unresolved org PT Karya Permata Inovasi Indonesia. Fasilitas p.44
unresolved person Gamal Wasidin S.H. · Notaris p.46
unresolved org Menteri p.49
unresolved person Dyah Madya Ruth S.N. · Notaris p.50
unresolved org PT Javateafurn p.56

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 5

inlineXBRL.zip done
FinancialStatement-2024-III-DADA.xlsx done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result