Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 59
Page 1
Page 2
JEMBOCABTE
i
Togethe. We Grow
PT JEMBO CABLE COMPANY TbK.
Head Office & Factory:
JL. Pajajaran Kel. Gandasari, Kec. Jatiuwung,Tangerang 15137 lndonesia
Phone: +62 21 591 9442
Marketing Office:
Mega Glodok Kemayoran Office Tower B 6th Floor. Jl. Angkasa Kav. 8-6,
Kemayoran Jakarta Pusat
Phone: +62 21 6570 1511,2937 1222
Website : http://wwwjembo.co.id
SURAT PERNYATAAN DIREKSI
TENTANG
TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN UNTUK PERIODE SEMBILAN
BULAN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER?O?4
PT fembo Cable Company Tbk. dan Entitas Anak
Kami yang bertanda tangan di bawah ini:
1. Nama Mary Ang Santoso
Alamat kantor Jl. Pajajaran, Kel. Gandasari, Kec. fatiuwung, Tangerang 1.51.37
Alamat domisili sesuai KTP Jl. Gading Kirana TMR IV BlokG-4/3 23 RT 009 RW 008
KeI. Kelapa Gading Barat, Kec. Kelapa Gading, fakarta Utara
Nomor telepon (02 1) 2e 3 7 1222, 59 L9 4 42
fabatan Presiden Direktur
2. Nama Jimmy Wijaya Joeng
AIamat kantor f1. Pajajaran, Kel.Gandasari, Kec.Jatiuwung, Tangerang 15L37
AIamat domisili sesuai KTP Neo Catalonia Blok CC/22 RT 005 RW 013 Kelurahan Ciater
Kecamatan Serpong Kota Tangerang Selatan Banten
Nomor telepon (0 2 1) 29 37 1,222, 59 1,9 4 42
fabatan Direktur
Menyatakan bahwa:
1. Bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan konsolidasian
Perusahaan dan Entitas anak;
2. Laporan keuangan konsolidasian telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi
Keuangan di Indonesia dan peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
.[Bapepam-LKJ dan Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan yang
dikeluarkan oleh Bapepam-LK;
3. a. Semua informasi dalam laporan keuangan konsolidasian telah dimuat secara lengkap dan
benar;
b. Laporan keuangan konsolidasian tidak mengandung informasi atau fakta material yang
tidak benar, dan tidak menghilangkan informasi atau fakta material;
4. Bertanggung jawab atas sistem pengendalian intern dalam Perusahaan.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Tangerang, 29 Oktober 2024
Marv Ans Santoso Iimmy Wiiaya Joeng
Presiden Direktur Direktur
N4anagement system
l5O900l:2015 lSO1400l:2015 1SO45001:2018
Page 3
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 SEPTEMBER 2024
( Disajikan dalam ribuan rupiah, kecuali dinyatakan lain )
ASET
31 Des 2022/
KETERANGAN Catatan 30 Sep 2024 31 Des 2023 1 Jan 2023
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 4 81,001,155 158,098,144 148,583,501
Bank garansi 5 3,258,643 3,258,643 3,258,643
Piutang usaha : 6
Pihak-pihak berelasi 30 386,095,419 294,301,387 414,345,069
Pihak ketiga
532,500,430 644,197,352 424,838,712
Piutang lain-lain 7
Pihak ketiga
3,846,816 12,574,301 13,105,782
Pihak berelasi 30 - - 143,476
Persediaan 8 612,539,859 429,872,712 565,153,909
Pajak dibayar dimuka 27 31,469,605 22,376,495 25,380,772
Uang muka 10 18,944,646 17,621,138 13,370,884
Biaya dibayar dimuka 9 6,006,920 11,271,617 4,519,180
Jumlah Aset Lancar 1,675,663,493 1,593,571,789 1,612,699,928
ASET TIDAK LANCAR
Taksiran klaim pajak penghasilan 27 - 10,945,752 16,267,813
Investasi 11 10,560,000 9,720,000 9,720,000
Aset tetap 12 526,860,734 508,469,454 504,358,486
Aset pajak tangguhan 27 48,678,262 38,857,141 56,020,163
Aktiva tidak lancar lainnya 13 731,251 731,251 731,251
Jumlah Aset Tidak Lancar 586,830,247 568,723,598 587,097,713
JUMLAH ASET 2,262,493,740 2,162,295,387 2,199,797,641
1
Page 4
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan rupiah, kecuali dinyatakan lain)
LIABILITAS DAN EKUITAS
31 Des 2022/
KETERANGAN Catatan 30 Sep 2024 31 Des 2023 1 Jan 2023
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Pinjaman bank jangka pendek 14 894,856,177 735,678,554 880,398,784
Utang usaha 15
Pihak-pihak berelasi 31 118,641,598 83,866,695 140,884,700
Pihak ketiga 284,290,800 330,278,446 297,039,363
Utang lain-lain – pihak ketiga 16 24,134,970 11,131,830 14,585,901
Utang pajak 27 4,300,951 10,015,505 1,032,790
Uang muka penjualan - Pihak-pihak berelasi 31 - 92,349 92,349
Pihak ketiga 17 26,218,167 99,502,728 39,760,150
Beban akrual 18 8,542,153 20,424,372 4,782,313
Liabilitas imbalan kerja 30 5,584,265 10,276,045 6,852,002
Utang jangka panjang yang jatuh tempo satu tahun: 14
Utang bank 1,360,497 458,057 458,057
Utang sewa pembiayaan 19 595,151 2,077,772 5,435,682
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 1,368,524,729 1,303,802,353 1,391,322,091
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang jangka panjang – setelah dikurangi bagian yang 14
jatuh tempo dalam waktu satu tahun
Utang bank 22,279,574 267,200 725,257
Utang sewa pembiayaan 19 3,560,984 1,862,001 459,702
Liabilitas imbalan kerja 30
67,776,507 63,515,730 59,061,634
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 93,617,065 65,644,931 60,246,593
JUMLAH LIABILITAS 1,462,141,794 1,369,447,284 1,451,568,684
EKUITAS
Modal saham - nilai nominal Rp 100,- per saham
(2023:Rp 500,- per saham)
Modal dasar – 3.000.000.000 saham
(2023:600.000.000 saham)
Modal ditempatkan dan disetor 756.000.000 saham 20
(2023:151.200.000 saham) 75.600.000 75.600.000 75.600.000
Agio saham 21 3.900.000 3.900.000 3.900.000
Saldo laba- ditentukan penggunaannya 30,000,000 27,500,000 25,000,000
Tidak ditentukan penggunaannya 401,459,804 396,456,276 348,445,659
Komprehensif lainnya 289,385,404 289,385,404 295,277,718
Jumlah ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik
entitas induk 800,345,208 792,841,680 748,223,377
Kepentingan non pengendali 6,738 6,423 5,580
Jumlah Ekuitas 800,351,946 792,848,103 748,228,957
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 2,262,493,740 2,162,295,387 2,199,797,641
2
Page 5
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN LABA - RUGI KOMPREHENSIF KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
(Dalam Ribuan Rupiah)
KETERANGAN Catatan 2024 2023
PENJUALAN BERSIH 22, 31 2,401,384,394 2,072,730,373
BEBAN POKOK PENJUALAN 23, 24, 31 2,190,963,701 1,911,303,628
LABA KOTOR 210,420,693 161,426,745
Beban penjualan (66,112,730) (50,234,950)
Beban umum dan administrasi (75,175,835) (45,124,906)
Penjualan barang rusak 1,634,288 19,006,590
Penghasilan bunga 1,244,563 852,746
Keuntungan atas penjualan aktiva tetap (2,053,371) 4,031,007
Penghasilan Investasi
Beban bunga pinjaman (12,012,874) (23,810,726)
Provisi dan administrasi bank - (10,529,367)
Laba selisih nilai tukar mata uang asing - bersih (347,380) (479,143)
Lain - lain bersih (65,229) (809,603)
LABA SEBELUM MANFAAT (BEBAN) PAJAK 57,532,125 54,328,393
MANFAAT (BEBAN) PAJAK 2l, 31
Pajak kini (14,040,338) (11,435,537)
Pajak tangguhan 1,812,056 810,298
Beban Pajak - Bersih (12,228,282) (10,625,239)
RUGI NETO TAHUN BERJALAN DARI OPERASI
YANG DIHENTIKAN - -
LABA BERSIH TAHUN BERJALAN 45,303,843 43,703,154
PENDAPATAN KOMPREHENSIF LAIN
Perubahan nilai wajar investasi tersedia untuk dijual 2b, 22 - -
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF TAHUN
BERJALAN 45,303,843 43,703,154
Laba yang dapat diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 45,303,528 43,701,945
Kepentingan non-pengendali 23 315 1,209
JUMLAH 45,303,843 43,703,154
Jumlah laba komprehensif yang dapat diatribusikan
kepada:
Pemilik entitas induk 45,303,528 43,701,945
Kepentingan non-pengendali 315 1,209
JUMLAH 45,303,843 43,703,154
LABA (RUGI) PER SAHAM *) 2m, 32 59.93 289.03
*) Dalam rupiah penuh
3
Page 6
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR
30 SEPTEMBER 2024
( Disajikan dalam ribuan rupiah, kecuali dinyatakan lain )
Saldo laba (rugi) Jumlah ekuitas
yang
Disajikan kembali - Catatan 2 diatribusikan
Cadangan
KETERANGAN Modal Agio tersedia Surplus Pendapatan Ditentukan Tidak ditentukan kepada pemilik Kepentingan Jumlah
revaluasi Komprehensif non
disetor saham untuk dijual asset tetap lainnya penggunaannya penggunaannya entitas induk pengendali Ekuitas
- -
Saldo 31 Des 2023 75,600,000 3,900,000 289,385,404 27,500,000 396,456,276 792,841,680 6,423 792,848,103
Laba bersih tahun
berjalan - - - - - - 45,303,528 45,303,528 315 45,303,843
Cadangan umum - - - - 2,500,000 (2,500,000) - - -
Dividen tunai - - - - - - (37,800,000) (37,800,000) - (37,800,000)
- -
Saldo 30 Sep 2024 75,600,000 3,900,000 289,385,404 30,000,000 401,459,804 800,345,208 6,738 800,351,946
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR
30 SEPTEMBER 2023
( Disajikan dalam ribuan rupiah, kecuali dinyatakan lain )
Saldo laba (rugi) Jumlah ekuitas
yang
Disajikan kembali - Catatan 2 diatribusikan
Cadangan
KETERANGAN Modal Agio tersedia Surplus Pendapatan Ditentukan Tidak ditentukan kepada pemilik Kepentingan Jumlah
revaluasi Komprehensif non
disetor saham untuk dijual asset tetap lainnya penggunaannya penggunaannya entitas induk pengendali Ekuitas
-
Saldo 31 Des 2022 75,600,000 3,900,000 - 295,277,718 25,000,000 348,445,659 748,223,377 5,580 748,228,957
-
Laba bersih tahun
berjalan - - - - - 43,701,945 43,701,945 1,209 43,703,154
Cadangan umum 2,500,000 ( 2,500,000 ) - - -
Dividen tunai - ( 15,120,000 ) ( 15,120,000 ) - (15,120,000 )
-
Saldo 30 Sep 2023 75,600,000 3,900,000 - 295,277,718 27,500,000 374,527,604 776,805,322 6,789 776,812,111
4
Page 7
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR
30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan rupiah, kecuali dinyatakan lain )
KETERANGAN 2024 2023
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan 2,559,598,287 2,357,182,422
Pembayaran kas kepada pemasok (2,509,394,060) (2,039,313,029)
Pembayaran kas kepada karyawan (129,481,316) (115,666,572)
Kas dihasilkan dari operasi (79,277,089) 202,202,821
Pembayaran bunga dan beban operasi (60,663,195) (76,912,782)
Pembayaran pajak dan lainnya (84,336,589) (39,938,939)
Restitusi pajak pertambahan nilai dan pajak penghasilan 46,443,144 27,782,029
Arus kas bersih digunakan dari aktivitas operasi (177,833,729) 113,133,129
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Penerimaan bunga 1,244,563 852,746
Perolehan aset tetap (42,963,251) (9,729,975)
Hasil penjualan aset tetap (2,053,371) 4,031,007
Arus kas bersih (digunakan untuk) diperoleh dari (43,772,059) (4,846,222)
aktifitas investasi
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Pembayaran hutang bank jangka pendek (1,524,027,349) (1,090,093,921)
Penambahan hutang bank jangka pendek 1,683,087,276 934,533,707
Penambahan hutang bank jangka panjang 23,729,137 -
Pembayaran hutang bank jangka panjang (696,627) (343,543)
Pembayaran dividen (37,800,000) (15,120,000)
Penambahan hutang sewa guna usaha 216,362 (1,248,418)
Arus kas bersih dihasilkan untuk aktivitas pendanaan 144,508,799 (172,272,175)
PENURUNAN BERSIH DALAM KAS DAN SETARA KAS (77,096,989) (63,985,268)
KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL TAHUN 158,098,144 148,583,501
KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE 81,001,155 84,598,233
5
Page 8
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
1. UMUM
a. Pendirian dan Informasi Umum
PT Jembo Cable Company Tbk (“Perusahaan”) didirikan dalam rangka Undang-Undang
Penanaman Modal Dalam Negeri No. 6 Tahun 1968 juncto Undang-Undang No. 12 Tahun
1970 berdasarkan akta Notaris No. 51 tanggal 17 April 1973 dari Lody Herlianto, S.H., Notaris
di Jakarta.
Anggaran dasar Perusahaan beserta perubahannya telah mendapat pengesahan dari Menteri
Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. Y.A.5/106/17 tanggal 30 Maret
1974 dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 35 tanggal 3 Mei
1983, Tambahan No. 490 dan No. 491.
Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, yang terakhir diubah
dengan akta Notaris No. 07 tanggal 18 Februari 2021 dari Pratiwi Handayani, S.H., Notaris di
Jakarta.
Akta perubahan ini telah mendapat persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia sebagaimana penerimaan laporan akta perubahan anggaran dasar
perusahaan dengan Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0109899 tanggal 19 Februari 2021
dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 20 tanggal 09 Maret 2021,
tambahan No. 009310.
Perusahaan berdomisili di Tangerang, Banten, dengan pabrik berlokasi di Jl. Pajajaran,
Kelurahan Gandasari, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang. Kantor pemasaran beralamat di
Mega Glodok Kemayoran, Office Tower B Lantai 6, Jl. Angkasa Kav B-6, Kemayoran, Jakarta
Pusat – Indonesia.
Sesuai dengan Pasal 3 anggaran dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan adalah
bergerak dalam bidang usaha industri kabel listrik dan telekomunikasi. Kegiatan usaha
komersial Perusahaan dimulai sejak tahun 1974.
Entitas induk langsung adalah PT Monaspermata Persada.
Berdasarkan akta Notaris No. 34 tanggal 12 Juni 2023 Pratiwi Handayani, S.H, Notaris di
Jakarta, telah dilakukan perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan adalah
sebagai berikut
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Santoso
Komisasis : Tommy Wijaya
Komisaris Independen : Drs. Agus Kristiyono, AKT, MBA
Dewan Direksi
Direktur Utama : Mary Ang Santoso
Direktur : Antonius Benady
Direktur : Jimmy Wijaya Joeng
Direktur : Ignatius Nugraha Widiyanta
Direktur : Bambang Pramadi Pramusinto
6
Page 9
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris PT Jembo Cable Company Tbk No.
004/SKP/JCC/08/23 yang berlaku efektif 1 Agustus 2023, tentang Pengangkatan Ketua dan
Para Anggota Komite Audit PT Jembo Cable Company Tbk dimana susunan komite audit
perusahaan adalah sebagai berikut:
Komite Audit
Ketua : Drs. Agus Kristiyono, Ak, MBA
Anggota : Irineus Dwinanto Bimo
Anggota : Joni Pathibang
Kepala SPI : Nur Hidayat
Sekretaris Perusahaan per 30 September 2024 dan tahun 2023 adalah Antonius Benady.
Jumlah karyawan Perusahaan rata-rata sejumlah 858 karyawan selama tahun 2024 (2023: 861
karyawan) (Tidak diaudit).
Personel manajemen kunci Perusahaan adalah orang-orang yang mempunyai kewenangan dan
tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin dan mengendalikan aktivitas Perusahaan.
Seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi dianggap sebagai manajemen kunci Perusahaan.
b. Entitas Anak
Perusahaan memiliki penyertaan saham sebesar 99,96% pada PT Jembo Energindo, entitas
anaknya yang berkedudukan di Jakarta dengan bidang usaha industri pembangkit tenaga listrik,
industri pembuatan, perakitan, penyediaan, pemasangan dan penjualan solar panel dan light
emitting diode (LED). PT Jembo Energindo, entitas anak didirikan pada tanggal 17 Juni 2001.
Entitas anak tersebut mulai berproduksi secara komersial pada tanggal 5 Agustus 2002.
Pada tanggal 30 September 2024, jumlah aset entitas anaknya sebesar Rp 41.698.612 (2023:
Rp 36.891.918)
Pada tanggal 27 Februari 2020, Perseroan telah melakukan penambahan penyertaan modal
sebesar Rp 47.000.000.000 pada PT Jembo Energindo dengan cara konversi utang PT Jembo
Energindo sebagai Perusahaan Terkendali, dimana perseroan memegang 99,96% saham pada
PT Jembo Energindo. Adapun komposisi susunan pemegang saham sebelum dan sesudah
dilakukan perubahan adalah sebagai berikut:
Sebelum Sesudah
Nama Pemegang saham Jumlah saham Jumlah saham
Lembar Nilai (Rp) % Lembar Nilai (Rp) %
PT Jembo Cable Company Tbk. 55,940,000 27,970,000,000 99.89% 149,940,000 74,970,000,000 99.96%
Koperasi Karyawan PT JCC 60,000 30,000,000 0.11% 60,000 30,000,000 0.04%
Total 56,000,000 28,000,000,000 100.00% 150,000,000 75,000,000,000 100.00%
Tujuan Perseroan melakukan penambahan penyertaan modal saham pada PT Jembo Energindo
adalah untuk restrukturisasi modal, memperkuat posisi keuangan perusahaan terkendali dan
perbaikan kinerja keuangan PT.Jembo Energindo.
7
Page 10
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
Keterbukaan informasi atas transaksi afiliasi tersebut telah disampaikan kepada otoritas jasa
keuangan berdasrkan No. 0.PS/007/LGL-CSO/01/2020 pada tanggal 29 Januari 2020.
Perusahaan dan entitas anak secara bersama-sama di sebut Grup.
Berdasarkan akta Notaris Eira Aurelia Hollanda, S.H. Sesuai dengan salinan akta No. 05
Tanggal 07 Maret 2022 tentang Perubahan Anggaran Dasar PT Jembo Energindo tanggal 09
Maret 2022 nomor AHU-0016810.AH.01.02. Tahun 2022 tentang Persetujuan Perubahan
Anggaran Dasar Perseroan Terbatas PT Jembo Energindo.
c. Penawaran Umum Efek
Pada tanggal 9 Oktober 1992, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Badan
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam - LK) dengan suratnya
No. S-1676/PM/1992 untuk melakukan penawaran umum kepada masyarakat melalui pasar
modal sejumlah 10.000.000 saham dengan nilai nominal Rp 500 (angka penuh) per saham.
Pada tanggal 18 Nopember 1992, saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek.
Sesuai dengan surat Persetujuan Prinsip dari Bursa Efek Indonesia (BEI) No. S-
02613/BEI.PP3/03-2024 tanggal 18 Maret 2024 dan surat Persetujuan Pencatatan Pemecahan
Nilai Nominal (Stock Split) No. S-05504/BEI.PP3/06-2024 tanggal 3 Juni 2024, Perseroan
telah melakukan Stock Split dari nominal Rp500,- per lembar saham menjadi Rp100,- per
lembar saham atau 1 (satu) lembar saham lama menjadi 5 (lima) lembar saham baru.
Pada tanggal 30 September 2024, seluruh saham atau sejumlah 756.200.000 saham telah
dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (dahulu Bursa Efek Jakarta).
d. Penerbitan Laporan Keuangan konsolidasi
Dewan Direksi bertanggung jawab terhadap penyusunan dan penyajian laporan keuangan
konsolidasian yang telah diselesaikan dan disetujui untuk diterbitkan pada tanggal 29 Oktober
2024.
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING
a. Kepatuhan Terhadap Standar Akuntansi Keuangan (SAK)
Laporan keuangan konsolidasian Grup telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar
Akuntansi Keuangan di Indonesia yang meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan
(PSAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh DSAK –
IAI, serta Peraturan No. KEP-347/BL/2012 tentang “Penyajian dan Pengungkapan Laporan
Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik” yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan
(“OJK”). Kebijakan ini telah diterapkan secara konsisten terhadap seluruh tahun yang
disajikan, kecuali jika dinyatakan lain.
8
Page 11
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
b. Dasar Penyusunan dan Pengukuran Laporan Keuangan
Dasar pengukuran laporan keuangan konsolidasian ini adalah konsep biaya perolehan
(historical cost), kecuali beberapa akun tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain,
sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut. Laporan
keuangan ini disusun dengan metode akrual, kecuali laporan arus kas.
Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan
arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
Mata uang yang digunakan dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan adalah mata
uang Rupiah yang juga merupakan mata uang fungsional Perusahaan.
Seluruh angka dibulatkan menjadi Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain.
Perlu dicatat bahwa estimasi akuntansi dan asumsi yang digunakan dalam penyusunan laporan
keuangan, meskipun perkiraan ini didasarkan pada pengetahuan terbaik manajemen dan
penilaian dari peristiwa dan tindakan saat ini, peristiwa yang sebenarnya mungkin akhirnya
berbeda dengan estimasi. Area yang kompleks atau memerlukan tingkat pertimbangan yang
lebih tinggi atau area di mana asumsi dan estimasi berdampak signifikan terhadap laporan
keuangan diungkapkan di Catatan 3.
c. Penerbitan Amandemen PSAK dan ISAK Baru
Perubahan pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) yang berlaku
efektif pada tahun 2022
Penerapan dari amendemen standar relevan berikut yang berlaku efektif pada tahun 2022 tidak
menimbulkan perubahan substansial atas kebijakan akuntansi Perusahaan dan tidak memiliki
pengaruh yang material atas jumlah yang dilaporkan atas tahun berjalan atau tahun sebelumnya
adalah sebagai berikut:
- Penyesuaian tahunan PSAK 71 “Instrumen keuangan”
- Penyesuaian tahunan PSAK 73 “Sewa”
- Amendemen PSAK 57 ”Provisi, Liabilitas Kontinjensi dan Aset Kontinjensi” (Kontrak
memberatkan – biaya memenuhi kontrak)
Siaran Pers mengenai “Pengatribusian Imbalan pada Periode Jasa” yang diterbitkan
pada bulan April 2022
Pada bulan April 2022, Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia
(“DSAK IAI”) mengeluarkan siaran pers mengenai “Pengatribusian Imbalan pada Periode
Jasa” sebagai bahan penjelasan terhadap persyaratan yang relevan dari PSAK 24, “Imbalan
Kerja”, yang secara khusus menjelaskan cara mengatribusikan imbalan pensiun pada periode
jasa program pensiun dengan pola tertentu berdasarkan Undang-undang yang berlaku di
Indonesia.
9
Page 12
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
Setiap perubahan kewajiban imbalan pascakerja setelah penerapan atribusi imbalan
sebagaimana dijelaskan dalam siaran pers ini dianggap sebagai perubahan kebijakan akuntansi.
Berdasarkan siaran pers, setiap perusahaan perlu menilai waktu yang wajar untuk mengubah
kebijakan akuntansinya terkait hal ini, yang dampaknya harus diperhitungkan secara
retrospektif pada saldo awal periode komparatif paling awal, jika material.
Perusahaan telah menerapkan persyaratan dari siaran pers dan telah melakukan perikatan
dengan aktuaris independen untuk menghitung dampak dari perubahan kebijakan akuntansi ini
sejak awal periode komparatif yang disajikan.
Perubahan pada PSAK yang berlaku efektif pada tahun 2023
Amendemen standar baru dan revisi yang telah diterbitkan dan berlaku efektif untuk tahun
buku yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2023 adalah sebagai berikut:
Efektif pada 1 Januari 2023:
- Amendemen PSAK 1 “Penyajian laporan keuangan” (Klasifikasi liabilitas jangka pendek
atau panjang)
- Amendemen PSAK 1 “Penyajian laporan keuangan” (Pengungkapan kebijakan akuntansi)
- Amendemen PSAK 16 “Aset tetap” (Hasil sebelum penggunaan yang diintensikan)
- Amendemen PSAK 25: "Kebijakan akuntansi, perubahan estimasi akuntansi, dan
kesalahan" tentang "Definisi estimasi akuntansi"; dan
- Amendemen PSAK 46 “Pajak penghasilan” (Pajak tangguhan terkait aset dan liabilitas
yang timbul dari transaksi tunggal)
Mulai efektif pada atau setelah 1 Januari 2024
Amendemen standar baru dan revisi yang telah diterbitkan namun belum berlaku efektif untuk
tahun buku yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2024 adalah sebagai berikut:
- Amendemen PSAK 1: “Penyajian laporan keuangan" tentang "Liabilitas jangka panjang
dengan kovenan"; dan
- Amendemen PSAK 73: “Sewa tentang liabilitas sewa" tentang "Jual dan sewa balik".
Pada tanggal otorisasi laporan keuangan konsolidasian ini, Perusahaan masih mengevaluasi
dampak penerapan standar-standar yang relevan di atas terhadap laporan keuangan
konsolidasian.
d. Dasar Konsolidasian
Apabila Perusahaan mengendalikan investee, maka hal tersebut diklasifikasikan sebagai
entitas anak. Perusahaan mengendalikan investee jika tiga elemen berikut terpenuhi:
kekuasaan atas investee, eksposur atau hak atas imbal hasil variable dari keterlibatannya
dengan investee, dan kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk
mempengaruhi jumlah imbal hasil investor. Pengendalian dapat dikaji kembali ketika fakta
dan kondisi mengindikasikan bahwa terdapat kemungkinan adanya perubahan pada elemen
pengendalian tersebut.
10
Page 13
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
Pengendalian de facto terjadi pada situasi dimana Perusahaan memiliki kemampuan praktis
untuk mengarahkan aktivitas relevan atas investee tanpa memiliki hak suara mayoritas.
Untuk menentukan apakah pengendalian de facto terjadi, maka Perusahaan
mempertimbangkan beberapa fakta dan keadaan berikut ini:
- Ukuran kepemilikan hak suara entitas relatif terhadap ukuran dan penyebaran
kepemilikan pemilik suara lain;
- Hak suara potensial yang substantif yang dimiliki oleh perusahaan dan para pihak lain;
- Pengaturan kontraktual lain;
- Pola historis dalam penggunaan hak suara.
Laporan keuangan konsolidasian menyajikan hasil Perusahaan dan entitas anaknya seolah-
olah merupakan satu entitas. Transaksi antar entitas dan saldo antara entitas Perusahaan dan
entitas anaknya oleh karena itu dieliminasi secara penuh.
Laporan keuangan konsolidasian menggabungkan hasil kombinasi bisnis dengan
menggunakan metode akuisisi. DaIam laporan posisi keuangan, aset dan liabilitas
teridentifikasi, dan liabilitas kontinjensi pada awalnya diakui pada nilai wajar pada tanggal
akuisisi. Hasil tersebut dimasukkan dalam laporan pendapatan komprehensif konsolidasian
sejak tanggal pengendalian diperoleh. Hasil tersebut tidak dikonsolidasi sejak pada tanggal
pengendalian hilang.
e. Kepentingan Non-Pengendali
Untuk bisnis kombinasi yang terjadi sebelum tanggal 1.Januari 2011, Perusahaan pada
awalnya mengakui adanya kepentingan non-pengendali pada pihak yang diakuisisi pada
bagian proporsional milik kepentingan non-pengendali dari aset net milik pihak yang
diakuisisi. Untuk bisnis kombinasi yang terjadi setelah tanggal 1 Januari 2011, Perusahaan
memiliki pilihan, atas dasar transaksi per transaksi, untuk pengakuan awal kepentingan non-
pengendali atas pihak yang diakuisisi yang merupakan kepentingan kepemilikan masa kini
dan memberikan kepada pemegangnya sebesar bagian proporsional atas aset neto milik entitas
ketika dilikuidasi pada baik nilai wajar tanggal akuisisi atau, pada bagian proporsional
kepemilikan instrumen masa kini sejumlah aset neto teridentifikasi milik pihak yang
diakuisisi. Komponen lain kepentingan nonpengendali seperti opsi saham beredar secara
umum diakui pada nilai wajar.
Perusahaan dan entitas anaknya tidak memilih untuk menggunakan opsi nilai wajar pada
tanggal akuisisi yang telah selesai saat ini.
f. Mata Uang Asing
Transaksi yang terjadi pada Perusahaan dan entitas anaknya dalam mata uang selain mata uang
lingkungan ekonomi utama di mana entitas Perusahaan tersebut beroperasi (mata uang
fungsional) diakui dengan menggunakan kurs ketika transaksi tersebut terjadi. Aset dan
liabilitas moneter dalam mata uang asing ditranslasikan dengan menggunakan kurs pada
tanggal pelaporan.
Perbedaan nilai tukar yang terjadi ketika mentranslasikan ulang aset dan liabilitas moneter yang
belum diselesaikan diakui langsung dalam laba rugi, kecuali pinjaman dalam mata uang asing
11
Page 14
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
yang digunakan sebagai lindung nilai terhadap investasi neto pada operasi luar negeri, yang
mana perbedaan nilai tukar ini diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan diakumulasi
dalam cadangan nilai tukar asing bersama dengan perbedaan nilai tukar yang terjadi karena
pentranslasian ulang operasi luar negeri.
Keuntungan dan kerugian nilai tukar yang terjadi karena pentranslasian utang aset keuangan
moneter tersedia untuk dijual diperlakukan sebagai komponen terpisah dari perubahan nilai
wajar dan di akui dalam laba rugi. Keuntungan dan kerugian nilai tukar atas aset keuangan
non-moneter tersedia untuk dijual membentuk secara keseluruhan keuntungan atau kerugian
yang diakui terkait instrumen keuangan tersebut.
Ketika dikonsolidasi, hasil dari aktivitas usaha di luar negeri ditranslasikan dalam unit mata
uang dengan menggunakan kurs yang mendekati saat transaksi tersebut terjadi. Seluruh aset
dan liabilitas yang terjadi dari aktivitas usaha di luar negeri, termasuk goodwill yang terjadi
karena pengakuisisian operasi tersebut, ditranslasikan dengan menggunakan kurs pada tanggal
pelaporan. Perbedaan nilai tukar yang terjadi ketika mentranslasikan aset neto awal padakurs
awal dan hasil operasi usaha luar negeri pada kurs aktual diakui dalam penghasilan
komprehensif lain dan diakumulasi dalam cadangan nilai tukar asing.
Keuntungan atau kerugian dari perbedaan nilai tukar diakui dalam laporan keuangan tersendiri
milik Perusahaan atas translasian item moneter jangka panjang yang membentuk investasi neto
milik Perusahaan pada operasi luar negeri yang direklasifikasikan pada penghasilan
komprehensif lain dan diakumulasikan dalam cadangan nilai tukar asing dalam konsolidasian.
Ketika aktivitas usaha luar negeri dilepaskan, kumulatif perbedaan nilai tukar diakui dalam
cadangan nilai tukar asing terkait dengan operasi tersebut sampai dengan tanggal pelepasan
dialihkan dalam laporan penghasilan komprehensif konsolidasian sebagai bagian dari
keuntungan atau kerugian pelepasan.
Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 kurs yang digunakan (angka penuh)
adalah sebagai berikut:
Mata uang 30-Sep-24 2023
1 Poundsterling Inggris/Rupiah 20,237 19,760
1 Euro Eropa/Rupiah 16,852 17,140
1 Dolar Amerika Serikat/Rupiah 15,138 15,416
1 Dolar Australia/Rupiah 9,906 10,565
100 Yen Jepang (JPY) 10,450 10,955
1 Dolar Singapore/Rupiah 11,788 11,712
1 Yuan China/Rupiah 2,158 2,170
12
Page 15
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
g. Pihak-Pihak Berelasi
Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan entitas yang menyiapkan laporan
keuangannya.
i. Orang atau anggota keluarga dekatnya mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang
tersebut:
- memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor;
- memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau
- merupakan personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk dari entitas
pelapor.
ii. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu dari kondisi berikut:
- Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari Perusahaan yang sama (artinya entitas
induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya saling berelasi dengan entitas lain);
- Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas
asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu Perusahaan, yang mana
entitas lain tersebut adalah anggotanya);
- Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama;
- Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas
asosiasi dari entitas ketiga;
- Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pascakerja untuk imbalan kerja dari salah
satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Apabila entitas
pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor
juga berelasi dengan entitas pelapor;
- Entitas dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam
huruf (i).
- Orang yang diidentifikasi dalam huruf (i)(a) memiliki pengarug signifikan atas entitas atau
merupakan personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas)
- Entitas, atau anggota dari kelompok di mana entitas merupakan bagian dari kelompok
tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada entitas pelapor atau kepada
entitas induk dari entitas pelapor.
h. Aset Keuangan
Perusahaan dan entitas anaknya mengklasifikasikan aset keuangannya ke dalam kategori yang
dijelaskan di bawah ini, tergantung pada tujuan pengakuisisian aset. Perusahaan dan entitas
anaknya tidak mengklasifikasikan aset keuangannya sebagai dimiliki hingga jatuh tempo.
Selain daripada aset keuangan untuk tujuan lindung nilai, kebijakan akuntansi Perusahaan
dikategorikan sebagai berikut:
Pinjaman dan Piutang
Aset pinjaman dan piutang merupakan aset keuangan non-derivative dengan pembayaran tetap
atau yang telah ditentukan yang tidak memiliki kuotasi di pasar aktif. Aset tersebut pada dasarnya
terjadi melalui cadangan barang dan jasa kepada pelanggan (misalnya, piutang dagang), namun
juga memasukkan jenis aset moneter kontraktual lain. Pengakuan awal aset tersebut pada nilai
13
Page 16
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
wajar ditambahkan dengan biaya transaksi yang langsung diatribusikan pada akuisisi atau
penerbitannya, dan selanjutnya dicatat pada biaya amortisasi dengan menggunakan metode
tingkat suku bunga efektif, dikurangi dengan cadangan untuk penurunan nilai.
Cadangan penurunan nilai diakui ketika ada bukti objektif (seperti kesulitan keuangan signifikan
pada pihak lawan atau gagal bayar atau penundaan pembayaran signifikan) bahwa Kelompok
Usaha tidak dapat menagih seluruh jumlah yang jatuh tempo berdasarkan persyaratan piutang,
jumlah cadangan berbeda antara jumlah tercatat neto dan nilai kini arus kas masa depan yang
diharapkan dari piutang yang mengalami penurunan nilai tersebut. Untuk piutang usaha, yang
dilaporkan secara neto, cadangan seperti ini dicatat dalam akun pencadangan terpisah dengan
kerugian diakui dalam beban administrasi dalam laporan penghasilan komprehensif
konsolidasian. Ketika terkonfirmasi bahwa piutang usaha tidak dapat ditagih, nilai tercatat bruto
dari aset tersebut dihapus terhadap cadangannya.
Dari waktu ke waktu, Perusahaan dan entitas anaknya memilih untuk menegosiasi kembali
persyaratan jatuh tempo piutang usaha dari pelanggan yang memiliki transaksi historis yang baik.
Negosiasi ulang seperti ini dapat mengubah jangka waktu pembayaran daripada perubahan jumlah
terutang dan, sebagai akibatnya, arus kas baru yang diharapkan terdiskonto pada tingkat suku
bunga efektif dan perbedaan yang dihasilkan untuk nilai wajar diakui dalam laporan penghasilan
komprehensif konsolidasian (laba operasi).
Pinjaman dan piutang Perusahaan dan entitas anaknya meliputi piutang usaha dan piutang lainnya
dan kas dan setara kas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.
i. Kas dan Setara Kas
Kas dan setara kas terdiri dari kas, deposito jangka pendek, investasi jangka pendek yang
tingkat likuidasinya sangat tinggi dengan jatuh tempo dalam waktu kurang dari tiga bulan, dan
untuk tujuan laporan arus kas – rekening giro. Rekening giro disajikan dalam liabilitas jangka
pendek dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.
Pada laporan arus kas konsolidasian, kas dan setara kas mencakup kas, simpanan yang
sewaktu-waktu bisa dicairkan dan investasilikuid jangka pendek lainnya dengan yang jatuh
tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang dan cerukan. Pada laporan posisi keuangan
konsolidasian, cerukan disajikan bersama sebagai pinjaman dalam liabilitas jangka pendek.
j. Piutang Usaha dan Piutang Non-Usaha
Piutang usaha merupakan jumlah yang terutang dari pelanggan atas penjualan barang dagangan
atau jasa dalam kegiatan usaha normal. Jika piutang diperkirakan dapat ditagih dalam waktu
satu tahun atau kurang (atau dalam siklus operasi normal jika lebih panjang), piutang
diklasifikasikan sebagai aset lancar. Jika tidak,piutang disajikan sebagai aset tidak lancar.
Piutang non-usaha dari pihak berelasi merupakan saldo piutang yang terkait dengan pinjaman
yang diberikan kepada pihak berelasi Perusahaan. Piutang usaha dan piutang non-
usahapadaawalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan
14
Page 17
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
diamortisasi dengan menggunakan metode bunga efektif, apabila dampak pendiskontoan
signifikan, dikurangi provisi atas penurunan nilai.
Kolektibilitas piutang usaha dan piutang non-usaha ditinjau secara berkala. Piutang yang
diketahui tidak tertagih, dihapuskan dengan secara langsung mengurangi nilai tercatatnya. Akun
penyisihan digunakan ketika terdapat bukti yang objektif bahwa Kelompok Usaha tidak dapat
menagih seluruh nilai terutang sesuai dengan persyaratan awal piutang. Kesulitan keuangan
signifikan yang dialami debitur, kemungkinan debitur dinyatakan pailit atau melakukan
reorganisasi keuangan dan gagal bayar atau menunggak pembayaran merupakan indikator yang
dianggap dapat menunjukan adanya penurunan nilai piutang. Jumlah penurunan nilai adalah
sebesar selisih antara nilai tercatat aset dan nilai kini dari estimasi arus kas masa depan pada
tingkat suku bunga efektif awal.
Arus kas terkait dengan piutang jangka pendek tidak didiskontokan apabila efek diskonto tidak
material.
Jumlah kerugian penurunan nilai diakui pada laporan laba rugi dan disajikan dalam “beban
penurunan nilai”. Ketika piutang usaha dan piutang non-usaha, yang rugi penurunan nilainya
telah diakui, tidak dapat ditagih pada periode selanjutnya, maka piutang tersebut
dihapusbukukan dengan mengurangi akun penyisihan. Jumlah yang selanjutnya dapat ditagih
kembali atas piutang yang sebelumnya telah dihapusbukukan, dikreditkan terhadap “beban
penurunan nilai” pada laporan laba rugi.
k. Persediaan
Persediaan pada awalnya diakui sebesar biaya perolehan, dan selanjutnya sebesar mana yang
lebih rendah antara biaya dan nilai realisasi neto. Biaya meliputi seluruh biaya pembelian,
biaya konversi, dan biaya lain yang timbul dalam membawa persediaan hingga berada pada
lokasi dan kondisi kini.
Biaya rata-rata tertimbang digunakan untuk menentukan biaya perolehan dari item yang dapat
dipertukarkan.
l. Biaya Dibayar Dimuka
Biaya dibayar dimuka dibebankan selama manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan
metode garis lurus.
m. Aset Tetap
Aset tetap pada awalnya diakui pada biaya. Sama halnya dengan harga pembelan, biaya
termasuk yang langsung diatribusikan ke biaya dan perkiraan nilai kini pada biaya yang tidak
dapat di hindari di masa depan untuk dibongkar atau dilepas. Liabilitas diakui dalam cadangan.
Sejak tahun 2015 untuk aset tetap tanah, bangunan dan mesin disajikan sebesar nilai wajar,
berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh penilai independen eksternal yang telah terdaftar di
Otoritas Jasa Keuangan, dikurangi penyusutan untuk bangunan dan mesin. Revaluasi ini
15
Page 18
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
dilakukan dengan tingkat keteraturan yang memadai untuk menjamin bahwa jumlah tercatat
tidak berbeda secara material dari nilai wajar yang ditentukan pada periode pelaporan.
Perubahan pada nilai wajar diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan diakumulasi dalam
cadangan revaluasi kecuali untuk penurunan nilai yang melebihi saldo kredit pada cadangan
revaluasi, atau pembalikan untuk transaksi tersebut, diakui dalam laporan laba rugi.
Peralatan pabrik, peralatan laboratorium, peralatan kantor, kendaraan bermotor dan instalasi
listrik disajikan sebesar harga perolehan dikurangi dengan penyusutan. Harga perolehan
termasuk pengeluaran yang dapat diatribusikan secara langsung atas perolehan aset tersebut.
Tanah tidak disusutkan. Penyusutan untuk aset dalam konstruksi tidak dapat dilakukan kecuali
aset tersebut telah selesai atau siap digunakan. Penyusutan diterapkan untuk seluruh aset tetap
sehingga telah di hapuskan dengan nilai tercatat selama masa manfaat ekonomi yang
diharapkan.
Penyusutan menggunakan metode garis lurus, selama taksiran masa manfaat ekonomis.
Estimasi masa manfaatnya adalah sebagai berikut:
Tahun/
Years
Bangunan 8 - 20
Instalasi listrik 5
Mesin 5 - 15
Peralatan pabrik 4 - 15
Peralatan laboratorium 4-5
Peralatan kantor 4
Kendaraan bermotor 4
Pada tanggal revaluasi, akumulasi penyusutan atas bangunan dan mesin yang direvaluasi
dieliminasi terhadap jumlah tercatat bruto dari aset dan jumlah neto disajikan kembali terhadap
jumlah revaluasi aset. Selisih penyusutan atas revaluasi bangunandan mesin terhadap jumlah
yang akan dibebankan pada biaya historikal, dialihkan dari cadangan revaluasi ke saldo laba
ketika tanah, bangunan dan mesin dibebankan melalui laporan penghasilan komprehensif lain
konsolidasi (misalnya melalui penyusutan, penurunan nilai). Pada pelepasan aset, saldo
cadangan revaluasi akan dialihkan ke saldo laba.
Perusahaan dan entitas anaknya menerapkan model biaya di dalam pengakuan selanjutnya bagi
aset tetap kecuali tanah, bangunan dan mesin. Perusahaan dan entitas anaknya melakukan
perubahan kebijakan akuntansi atas aset tetap tanah, bangunan dan mesin dari model biaya
menjadi model revaluasi sejak tanggal 31 Desember 2015. Hal ini dilakukan dengan mengacu
kepada PSAK 16 “Aset Tetap” yang menyatakan bahwa “entitas harus memilih menggunakan
model biaya atau model revaluasi dalam kebijakan akuntansinya” dan diterapkan secara
prospektif.
16
Page 19
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
n. Penurunan Nilai Aset Non-keuangan (selain persediaan dan aset pajak tangguhan)
Perusahaan dan entitas anaknya menilai pada tiap tanggal pelaporan apakah terdapat indikasi
penurunan nilai pada aset. Apabila terdapat indikasi penurunan nilai, atau ketika penilaian
penurunan nilai bagi aset secara tahunan disyaratkan, Perusahaan dan entitas anaknya
membuat estimasi nilai terpulihkan aset.
Suatu nilai terpulihkan aset lebih tinggi dibandingkan nilai wajar dikurangi biaya untuk
menjual aset atau Unit Penghasil Kas dan nilai pakainya dan ditentukan sebagai suatu aset
individual, kecuali aset tersebut tidak menghasilkan arus kas masuk yang sebagian besar
independen dari aset lain. Di dalam menilai nilai pakai, estimasi arus kas yang diharapkan
diperoleh dari aset didiskontokan terhadap nilai kininya dengan menggunakan suku bunga
diskon sebelum pajak yang mencerminkan penilaian pasar kini terhadap nilai waktu uang dan
risiko spesifik aset. Di dalam menilai nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual, dibutuhkan
model penilaian yang tepat.
Ketika nilai tercatat aset melebihi nilai terpulihkannya, maka aset tersebut dicatat sebesar nilai
terpulihkan. Kerugian penurunan nilai diakui di dalam laporan laba rugi komprehensif
konsolidasian kecuali aset yang relevan dinilai pada jumlah yang direvaluasi, yang dalam hal
ini kerugian penurunan nilai diperlakukan sebagai penurunan revaluasi.
Suatu penilaian dilakukan pada setiap tanggal pelaporan sebagaimana apabila terdapat segala
indikasi bahwa kerugian penurunan nilai yang diakui sebelumnya sudah tidak ada lagi atau
mengalami penurunan. Suatu kerugian penurunan nilai yang diakui sebelumnya, dibalikkan
nilainya jika terdapat perubahan estimasi yang digunakan untuk menentukan nilai terpulihkan
aset sejak pengakuan terakhir kerugian penurunan nilai. Apabila demikian kondisinya, nilai
tercatat aset meningkat pada jumlah terpulihkannya. Kenaikan tersebut tidak dapat melebihi
nilai tercatat yang telah ditentukan, penyusutan bersih, tidak ada kerugian penurunan nilai yang
diakui sebelumnya. Pembalikkan nilai tersebut diakui di dalam laporan laba rugi komprehensif
konsolidasian kecuali aset tersebut diukur pada jumlah revaluasian, yang dalam hal ini
diperlakukan sebagai kenaikan revaluasi.
o. Instrumen Keuangan
Instrumen keuangan adalah kontrak yang menimbulkan aset keuangan bagi suatu entitas dan
liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas bagi entitas yang lain.
1. Aset keuangan
Pengakuan awal
Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan harus didasarkan pada bisnis model dan arus kas
kontraktual apakah semata dari pembayaran pokok dan bunga.
Aset keuangan diklasifikasikan dalam dua kategori sebagai berikut:
o Aset keuangan yang diukur pada biaya diamortisasi;
17
Page 20
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
o Aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui
penghasilan komprehensif lain.
Perusahaan menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal dan tidak
bisa melakukan perubahan setelah penerapan awal tersebut.
Semua aset keuangan pada awalnya diakui sebesar nilai wajarnya ditambah dengan biaya-
biaya transaksi, kecuali aset keuangan dicatat pada nilai wajar melalui laba rugi.
Aset keuangan Perusahaan meliputi kas dan setara kas, piutang usaha - pihak ketiga,
piutang lain-lain - pihak ketiga, investasi jangka pendek dan uang jaminan yang merupakan
aset keuangan tidak lancar dan dicatat pada aset tidak lancar lainnya.
Aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset lancar, jika jatuh tempo dalam waktu 12 bulan,
jika tidak maka aset keuangan ini diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar.
Pengukuran setelah pengakuan awal
Pengukuran aset keuangan setelah pengakuan awal tergantung pada klasifikasinya sebagai
berikut:
1. Aset keuangan yang diukur pada biaya diamortisasi;
Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi selanjutnya diukur dengan
menggunakan metode suku bunga efektif (Effective Interest Rate) (“EIR”), setelah
dikurangi dengan penurunan nilai. Biaya perolehan yang diamortisasi dihitung dengan
memperhitungkan diskonto atau premi atas biaya akuisisi atau biaya yang merupakan
bagian integral dari EIR tersebut. Amortisasi EIR dicatat dalam laporan laba rugi.
Kerugian yang timbul dari penurunan nilai juga diakui pada laporan laba rugi.
Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi terdiri dari kas dan setara kas,
piutang usaha - bersih, piutang lain-lain - pihak ketiga dan uang jaminan yang
merupakan aset keuangan tidak lancar dan dicatat pada aset tidak lancar lainnya.
2. Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan
komprehensif lain.
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan
komprehensif lain selanjutnya disajikan dalam laporan posisi keuangan sebesar nilai
wajar, dengan perubahan nilai wajar yang diakui dalam laporan laba rugi atau
penghasilan komprehensif lain.
Penghentian pengakuan
Aset keuangan (atau mana yang berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari
kelompok aset keuangan sejenis) dihentikan pengakuannya pada saat:
1. Hak untuk menerima arus kas yang berasal dari aset tersebut telah berakhir; atau
2. Perusahaan telah mentransfer hak mereka untuk menerima arus kas yang berasal dari
aset atau berkewajiban untuk membayar arus kas yang diterima secara penuh tanpa
18
Page 21
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
penundaan yang material kepada pihak ketiga dalam perjanjian “pass-through” dan
salah satu diantara (a) Perusahaan telah mentransfer secara substansial seluruh risiko
dan manfaat dari aset, atau (b) Perusahaan tidak mentransfer atau mempertahankan
secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas aset, namun telah mentransfer
kendali atas aset tersebut.
2. Liabilitas keuangan
Pengakuan awal
Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai berikut:
o Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi.
o Liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui
penghasilan komprehensif lain.
Perusahaan menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka pada saat pengakuan awal.
Pada tanggal 30 Juni 2024 dan tahun 2023, Perusahaan hanya memiliki liabilitas keuangan
yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi terdiri dari utang usaha - pihak ketiga, beban
masih harus dibayar, utang bank, utang sewa dan utang lain-lain.
Pengukuran setelah pengakuan awal
Setelah pengakuan awal, yaitu pada nilai wajar ditambah biaya transaksi, Perusahaan
mengukur seluruh liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi dengan
menggunakan metode bunga efektif.
Penghentian pengakuan
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas keuangan telah dilunasi atau
dibatalkan atau kadaluwarsa.
Jika suatu liabilitas keuangan yang ada digantikan dengan liabilitas yang lain pada keadaan
yang secara substansial berbeda, atau berdasarkan suatu liabilitas yang ada yang secara
substansial telah diubah, maka pertukaran atau modifikasi tersebut diperlakukan sebagai
penghentian pengakuan liabilitas awal dan pengakuan liabilitas baru, dan perbedaan nilai
tercatat masing-masing diakui dalam laporan laba rugi.
3. Instrumen keuangan disalinghapus
Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapus dan jumlah netonya dilaporkan pada
laporan posisi keuangan ketika terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan
saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan adanya niat untuk menyelesaikan
secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan.
Hak yang berkekuatan hukum tidak boleh tergantung pada kejadian di masa yang akan
datang dan harus dapat dilaksanakan dalam kondisi bisnis yang normal dan dalam keadaan
lalai, tidak dapat membayar atau kebangkrutan perusahaan atau pihak lawan.
4. Penurunan nilai aset keuangan
19
Page 22
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
Perusahaan mengakui penyisihan kerugian kredit ekspektasian (ECL) atas aset keuangan
yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi dan investasi pada instrumen utang di
FVOCI. ECL adalah perkiraan kerugian kredit tertimbang probabilitas. Kerugian kredit
diukur sebagai nilai sekarang dari semua kekurangan kas (yaitu, perbedaan antara arus kas
yang jatuh tempo kepada Perusahaan sesuai dengan kontrak dan arus kas yang diharapkan
akan diterima Perusahaan), didiskontokan dengan suku bunga efektif dari aset keuangan,
dan mencerminkan informasi yang wajar dan dapat didukung yang tersedia tanpa biaya
atau upaya yang tidak semestinya tentang peristiwa masa lalu, kondisi saat ini, dan
prakiraan kondisi ekonomi masa depan.
Perusahaan mengakui penyisihan penurunan nilai berdasarkan ECL 12 bulan atau seumur
hidup, tergantung pada apakah terdapat peningkatan yang signifikan dalam risiko kredit
sejak pengakuan awal.
Saat menentukan apakah risiko kredit aset keuangan telah meningkat secara signifikan
sejak pengakuan awal dan saat mengestimasi ECL, Perusahaan mempertimbangkan
informasi yang wajar dan dapat didukung yang relevan dan tersedia tanpa biaya atau upaya
yang tidak semestinya. Ini mencakup informasi dan analisis kuantitatif dan kualitatif,
berdasarkan pengalaman historis Perusahaan dan penilaian kredit yang diinformasikan dan
termasuk informasi berwawasan ke depan.
Perusahaan mengakui ECL seumur hidup untuk piutang yang tidak mengandung
komponen pembiayaan yang signifikan. Perusahaan menggunakan matriks provisi yang
didasarkan pada pengalaman kerugian kredit historis Perusahaan, disesuaikan dengan
faktor-faktor yang bersifat wawasan ke depan yang spesifik untuk peminjam dan
lingkungan ekonomi.
Pada setiap tanggal pelaporan, Perusahaan menilai apakah aset keuangan tersebut pada
biaya perolehan diamortisasi dan investasi pada instrumen utang di FVOCI mengalami
penurunan nilai kredit. Aset keuangan mengalami penurunan nilai kredit ketika satu atau
lebih peristiwa yang berdampak merugikan pada estimasi arus kas masa depan dari aset
keuangan telah terjadi. Bukti aset keuangan mengalami penurunan nilai kredit mencakup
data yang dapat diobservasi tentang peristiwa berikut:
o Kesulitan keuangan signifikan yang dialami penerbit atau peminjam.
o Pelanggaran kontrak, seperti wanprestasi atau peristiwa lewat jatuh tempo.
o Pemberi pinjaman dari peminjam, karena alasan ekonomi atau kontrak yang berkaitan
dengan kesulitan keuangan peminjam, setelah memberikan kepada peminjam suatu
konsesi yang tidak akan dipertimbangkan oleh pemberi pinjaman.
o Terdapat kemungkinan bahwa peminjam akan dinyatakan pailit atau reorganisasi
keuangan lainnya.
o Hilangnya pasar aktif dari aset keuangan tersebut karena kesulitan keuangan.
o Pembelian atau asal mula aset keuangan dengan diskon besar yang mencerminkan
kerugian kredit yang terjadi.
20
Page 23
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
Perusahaan menganggap aset keuangan mengalami gagal bayar ketika pihak lawan gagal
membayar kewajiban kontraktualnya, atau terdapat pelanggaran persyaratan kontraktual
lainnya, seperti jaminan.
Perusahaan secara langsung mengurangi jumlah tercatat bruto dari aset keuangan ketika
tidak ada ekspektasi yang wajar untuk memulihkan arus kas kontraktual atas aset keuangan,
baik sebagian atau seluruhnya. Hal ini umumnya terjadi ketika Perusahaan menentukan
bahwa peminjam tidak memiliki aset atau sumber pendapatan yang dapat menghasilkan
arus kas yang cukup untuk membayar kembali jumlah yang dikenakan penghapusan
tersebut.
Namun, aset keuangan yang dihapus bukukan masih dapat dikenakan aktivitas penegakan
hukum untuk mematuhi prosedur Perusahaan untuk pemulihan jumlah yang jatuh tempo.
ECL atas aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diakui sebagai cadangan
kerugian penurunan nilai terhadap nilai tercatat bruto aset keuangan, dengan kerugian
penurunan nilai (atau pembalikan) yang dihasilkan diakui dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain. ECL atas investasi dalam instrumen utang di FVOCI diakui
sebagai akumulasi kerugian penurunan nilai dalam pendapatan komprehensif lain, dengan
kerugian penurunan nilai (atau pembalikan) yang dihasilkan diakui dalam laporan laba rugi
dan penghasilan komprehensif lain.
p. Sewa
Perusahaan menilai apakah kontrak merupakan, atau mengandung, sewa. Suatu kontrak
merupakan, atau mengandung, sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk
mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan
dengan imbalan.
Liabilitas sewa
Pada tanggal dimulainya sewa, Perusahaan mengakui liabilitas sewa yang diukur pada nilai
kini pembayaran sewa yang harus dilakukan selama masa sewa. Pembayaran sewa mencakup
pembayaran tetap (termasuk pembayaran tetap secara substansi) dikurangi piutang insentif
sewa, pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau tarif, dan jumlah yang
diharapkan akan dibayar di bawah jaminan nilai sisa. Pembayaran sewa juga mencakup harga
pelaksanaan dari opsi pembelian yang secara wajar pasti akan dilaksanakan oleh Perusahaan
dan pembayaran denda untuk penghentian sewa, jika jangka waktu sewa mencerminkan
Perusahaan melaksanakan opsi untuk mengakhiri.
Sewa jangka pendek
Perusahaan menerapkan pengecualian pengakuan sewa jangka pendek untuk sewa jangka
pendeknya (yaitu, sewa yang memiliki jangka waktu sewa 12 bulan atau kurang dari tanggal
mulai dan tidak mengandung opsi pembelian). Pembayaran sewa untuk sewa jangka pendek
diakui sebagai beban dengan menggunakan metode garis lurus selama masa sewa.
Perusahaan menerapkan pengecualian pengakuan sewa jangka pendek untuk sewa jangka
pendeknya (yaitu, sewa yang memiliki jangka waktu sewa 12 bulan atau kurang dari tanggal
21
Page 24
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
mulai dan tidak mengandung opsi pembelian). Pembayaran sewa untuk sewa jangka pendek
diakui sebagai beban dengan menggunakan metode garis lurus selama masa sewa.
q. Program Imbalan Pasti
Surplus dan deficit program imbalan pasti diukur pada:
- Nilai wajar dari aset yang direncanakan pada tanggal pelaporan, dikurangi
- Liabilitas yang direncanakan dihitung dengan menggunakan metode projected unit credit
yang di diskonto ke nilai kinidengan menggunakan imbal hasilobligasi perusahaan yang
berkualitas tinggi yang tersedia yang memiliki tanggal jatuh tempo yang mendekati
persyaratan liabilitas; ditambah
- Biaya servis masa lalu yang tidak diakui, dikurangi
- Dampak persyaratan pendanaan minimum yang disetujui dengan skema perwakilan.
Pengukuran kembali kewajiban pasti neto diakui langsung dalam ekuitas. Pengukuran kembali
tersebut termasuk :
- Keuntungan dan kerugian aktuaris
- Imbalan atas aset (tidak termasuk bunga)
- Dampak batas tertinggi asset (tidak termasuk bunga)
Biaya servis diakui dalam laba atau rugi, dan termasuk biaya servis saat ini dan masa lalu, serta
kurtailmen keuntungan dan kerugian.
Beban bunga neto (pendapatan) diakui dalam laba rugi dan dihitung dengan menerapkan
tingkat diskonto untuk mengukur kewajiban imbalan pasti (aset) pada awal periode tahunan
hingga pembayaran manfaat selama periode.
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari perubahan manfaat skema atau kurtailmen diakui
secara langsung dalam laba rugi.
Penyelesaian skema manfaat pasti diakui dalam periode dimana penyelesaian tersebut terjadi.
r. Perpajakan
Beban pajak terdiri dari pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak diakui dalam laba rugi, kecuali
jika berkaitan dengan item yang diakui dalam penghasilan komprehensif lain atau secara
langsung dalam ekuitas. Dalam kasus ini, pajak di akui dalam penghasilan komprehensif lain
atau langsung dalam ekuitas.
Pajak kini
Beban pajak penghasilan kini dihitung dengan dasar hukum pajak yang berlaku pada tanggal
pelaporan. Aset atau liabilitas pajak penghasilan kini terdiri dari kewajiban kepada atau klaim
dari otoritas pajak yang berhubungan dengan periode pelaporan kini atau sebelumnya, yang
belum di bayar pada akhir periode tanggal pelaporan. Pajak penghasilan diperhitungkan
berdasarkan tarif pajak dan hukum pajak yang berlaku pada periode fiskal terkait, berdasarkan
laba kena pajak untuk periode tersebut. Seluruh perubahan pada aset atau liabilitas pajak kini
diakui sebagai komponen biaya pajak penghasilan dalam laba atau rugi.
22
Page 25
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui ketika jumlah tercatat dari aset atau liabilitas dalam
laporan posisi keuangan konsolidasian berbeda dari dasar perpajakannya, kecuali jika perbedaan
itu terjadi karena:
- Pengakuan awal goodwill
- Pengakuan awal aset atau liabilitas pada saat transaksi yang bukan merupakan bisnis
kombinasi dan pada saat transaksi terjadi tidak mempengaruhi akuntansi atau laba kena
pajak, dan
- Investasi pada entitas anak dan pengendalian bersama entitas dimana Perusahaan mampu
mengendalikan waktu pembalikan perbedaan dan kemungkinan besar bahwa perbedaan
tersebut tidak akan dibalik pada masa yang akan datang.
Pengakuan dari aset pajak tangguhan terbatas pada saat dimana terdapat kemungkinan besar
bahwa laba kena pajak akan tersedia terhadap perbedaan yang dapat digunakan.
Dalam hal aset pajak tangguhan yang terjadi karena properti investasi diukur pada nilai wajar,
maka asumsi bahwa pemulihan akan terjadi melalui penjualan daripada penggunaan yang masih
belum dibantah.
Jumlah aset atau liabilitas ditentukan dengan menggunakan tarif pajak pada saat tanggal
pelaporan dan diharapkan akan digunakan ketika liabilitas pajak tangguhan/ (aset) telah
diselesaikan/(dipulihkan).
Pajak tangguhan
Aset dan liabilitas pajak tangguhan disaling hapus ketika hak hukum untuk saling hapus aset
dan liabilitas pajak kini yang berhubungan dengan pungutan oleh otoritas pajak yang sama atas:
- Perusahaan yang dikenakan pajak adalah sama, atau
- Kelompok entitas yang berbeda yang bertujuan untuk menyelesaikan aset pajak kini secara
neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas, pada periode masa depan
dimana jumlah aset atau liabilitas pajak tangguhan signifikan diharapkan untuk diselesaikan
atau dipulihkan.
Sesuai Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang ("Perppu") I tahun 2020, Pemerintah
telah menurunkan tarif pajak penghasilan badan dari sebelumnya sebesar 25% menjadi 22%
untuk tahun pajak 2020 dan 2021, dan menjadi 20% mulai tahun 2022.
Undang-Undang Republik Indonesia No. 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan
Perpajakan. Aturan tersebut menetapkan tarif pajak penghasilan wajib pajak dalam negeri dan
bentuk usaha tetap sebesar 22% yang mulai berlaku pada tahun pajak 2022 dan seterusnya, dan
pengurangan tarif pajak sebesar 3% untuk wajib pajak dalam negeri yang memenuhi syarat
tertentu. Dengan demikian, penetapan tarif pajak sebelumnya sebesar 20% menjadi tidak
berlaku setelah Undang-Undang ini disahkan.
s. Pengakuan Pendapatan dan Beban
Dalam menentukan pengakuan pendapatan, Perusahaan melakukan analisa transaksi melalui
lima langkah analisa berikut:
1. Mengindentifikasi kontrak dengan pelanggan, dengan kriteria sebagai berikut:
23
Page 26
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
- Kontrak telah disetujui oleh pihak-pihak terkait dalam kontrak.
- Perusahaan bisa mengidentifikasi hak dari pihak-pihak terkait dan jangka waktu
pembayaran dari barang atau jasa yang akan dialihkan
- Kontrak memiliki substansi komersial
- Besar kemungkinan entitas akan menerima imbalan atas barang atau jasa yang dialihkan
2. Mengidentifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak, untuk menyerahkan barang atau
jasa yang memiliki karakteristik yang berbeda ke pelanggan.
3. Menentukan harga transaksi, setelah dikurangi diskon, retur, insentif penjualan, pajak
penjualan barang mewah, pajak pertambahan nilai dan pungutan ekspor, yang berhak
diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang
dijanjikan ke pelanggan.
4. Mengalokasikan harga transaksi kepada setiap kewajiban pelaksanaan dengan
menggunakan dasar harga jual dari setiap barang atau jasa yang dijanjikan di kontrak.
5. Mengakui pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi (sepanjang waktu atau
pada suatu waktu tertentu).
Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan cara sebagai berikut:
- Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau
- Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke pelanggan). Untuk
kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu periode waktu, Perusahaan memilih
ukuran penyelesaian yang sesuai untuk penentuan jumlah pendapatan yang harus diakui
karena telah terpenuhinya kewajiban pelaksanaan.
Suatu kewajiban kinerja dipenuhi pada suatu titik waktu kecuali jika memenuhi salah satu
kriteria berikut, dalam hal ini dipenuhi dari waktu ke waktu:
- Pelanggan secara bersamaan menerima dan menggunakan manfaat yang diberikan oleh
kinerja Perusahaan sebagaimana yang dilakukan Perusahaan ;
- Kinerja Perusahaan menciptakan atau meningkatkan aset yang dikendalikan pelanggan
saat aset itu dibuat atau ditingkatkan; dan
- Kinerja Perusahaan tidak menciptakan aset dengan penggunaan alternatif untuk
Perusahaan dan Perusahaan memiliki hak yang dapat diberlakukan atas pembayaran
untuk kinerja yang diselesaikan hingga saat ini.
Penjualan lokal diakui pada saat penyerahan barang kepada pelanggan, sedangkan penjualan
ekspor diakui pada saat barang dikapalkan (F.O.B. Shipping Point) dan hak kepemilikan
berpindah ke pelanggan.
Beban diakui sesuai manfaatnya pada tahun yang bersangkutan (accrual basis).
t. Biaya Pinjaman
Bunga yang timbul dari pinjaman bank yang di gunakan untuk membiayai pembangunan
dikapitalisasi sebagai bagian dari biaya, penerimaan bunga neto atas penarikan dibebankan.
Perusahaan tidak dikenakan beban bunga lain yang dapat dikapitalisasikan.
u. Laba per saham
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih residual dengan jumlah rata-rata
tertimbang saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan.
v. Informasi Segmen
Informasi segmen disusun sesuai dengan kebijakan akuntansi yang dianut dalam penyusunan
24
Page 27
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
dan penyajian laporan keuangan konsolidasian. Bentuk primer pelaporan segmen adalah
segmen usaha sedangkan segmen sekunder adalah segmen geografis.
Segmen usaha adalah komponen perusahaan yang dapat dibedakan dalam menghasilkan produk
atau jasa (baik produk atau jasa individual maupun kelompok produk atau jasa terkait) dan
komponen itu memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dengan risiko dan imbalan segmen
lain.
Segmen geografis adalah komponen perusahaan yang dapat dibedakan dalam menghasilkan
produk atau jasa pada lingkungan (wilayah) ekonomi tertentu dan komponen itu memiliki risiko
dan imbalan yang berbeda dengan risiko dan imbalan pada komponen yang beroperasi pada
lingkungan (wilayah) ekonomi lain.
Aset dan liabilitas yang digunakan bersama dalam satu segmen atau lebih dialokasikan kepada
setiap segmen jika, dan hanya jika, pendapatan dan beban yang terkait dengan aset tersebut
juga dialokasikan kepada segmen-segmen tersebut.
w. Dividen
Dividen diakui ketika secara hukum menjadi terutang. Dalam hal dividen interim atas ekuitas
pemegang saham, maka dividen diumumkan oleh Direksi. Dalam hal dividen final, maka
dividen disetujui oleh pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham.
x. Modal saham
Instrumen keuangan yang diterbitkan oleh Perusahaan diklasifikasikan sebagai ekuitas hanya
sebatas ketika instrumen keuangan tersebut tidak memenuhi definisi liabilitas keuangan atau
liabilitas aset.
Saham biasa Perusahaan diklasifikasikan sebagai instrumen ekuitas.
y. Provisi
Provisi diakui ketika Perusahaan dan entitas anaknya memiliki liabilitas legal maupun
konstruktif sebagai hasil peristiwa lalu, yaitu kemungkinan besar arus keluar sumber daya
ekonomi diperlukan untuk menyelesaikan kewajiban dan suatu estimasi terhadap jumlah dapat
dilakukan.
Provisi diriview pada akhir tiap periode pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan
estimasi terbaik. Apabila tidak ada lagi kemungkinan arus keluar sumber daya ekonomi
diperlukan untuk menyelesaikan liabilitas, maka provisi tersebut dicadangkan.
Apabila dampak nilai waktu uang adalah material, maka provisi didiskontokan dengan
menggunakan tarif sebelum pajak, jika lebih tepat, untuk mencerminkan risiko spesifik
liabilitas. Ketika pendiskontoan digunakan, kenaikan provisi terkait dengan berlalunya waktu
diakui sebagai beban keuangan.
25
Page 28
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
z. Kontinjensi
Liabilitas kontinjensi tidak diakui di dalam laporan keuangan konsolidasian. Liabilitas
kontinjensi diungkapkan di dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian kecuali
kemungkinan arus keluar sumber daya ekonomi adalah kecil.
Aset kontinjensi tidak diakui di dalam laporan keuangan konsolidasian, namun diungkapkan
di dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian jika terdapat kemungkinan suatu arus
masuk manfaat ekonomis mengalir ke dalam entitas.
3. ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI SIGNIFIKAN
a. Pengukuran Nilai Wajar
Sejumlah aset dan liabilitas yang termasuk dalam laporan keuangan milik Perusahaan
mensyaratkan pengukuran pada, dan/atau pengungkapan atas nilai wajar.
Pengukuran nilai wajar aset dan liabilitas keuangan dan non keuangan milik Perusahaan
menggunakan input dan data pasar yang dapat diobservasi sejauh mungkin. Input digunakan
dalam menentukan pengukuran nilai wajar dikategorikan ke dalam beberapa tingkat yang
berbeda berdasarkan pada bagaimana input yang dapat diobservasi tersebut digunakan dalam
teknik penilaian (‘hirarki nilai wajar’):
- Tingkat 1: Harga kuotasian dalam pasar aktif untuk item yang identik (tidak disesuaikan)
- Tingkat 2: Input yang dapat diobservasi langsung atau tidak langsung selaindaripadainput
Tingkat 1
- Tingkat 3: Input yang tidak dapat diobservasi (yaitu tidak berasal data pasar).
Pengklasifikasian item pada tingkat di atas didasarkan pada tingkat terendah dari input yang
digunakan yang memiliki efek signifikan dalam pengukuran nilai wajar atas item. Pengalihan
item antara tingkatan diakui pada periode terjadinya.
Perusahaan mengukur sejumlah item pada nilai wajarnya.
- Tanah, gedung dan mesin revaluasian –Aset tetap (Catatan 11)
b. Asumsi Skema Imbalan Pasti
Biaya, aset dan liabilitas skema imbalan pasti yang dilakukan oleh Perusahaan ditentukan
dengan menggunakan metode yang bergantung pada estimasi dan asumsi aktuarial. Rincian dari
asumsi utama terdapat dalam Catatan 29. Perusahaan menjalankan masukan dari aktuaris
independen terkait dengan kesesuaian asumsi. Perubahan pada asumsi yang digunakan
mungkin memiliki efek yang signifikan pada laporan penghasilan komprehensif konsolidasian
dan laporan posisi keuangan konsolidasian.
c. Proses Hukum
Perusahaan meninjau perkembangan kasus hukum yang masih berjalan dalam proses hukum
26
Page 29
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
dan pada setiap tanggal pelaporan, guna untuk menilai kebutuhan provisi dan pengungkapan
dalam laporan keuangannya. Di antara faktor-faktor yang dipertimbangkan dalam membuat
keputusan provisi litigasi adalah sifat litigasi, klaim atau penilaian, proses hukum dan tingkat
potensi kerusakan dijurisdiksi di mana litigasi, klaim atau penilaian tersebut berada,
perkembangan dari kasus (termasuk perkembangan setelah tanggal pelaporan keuangan namun
sebelum laporan tersebut dikeluarkan), pendapat atau pandangan penasihat hukum, pengalaman
dalam kasus serupa dan keputusan dari manajemen Perusahaan tentang bagaimana Perusahaan
akan merespon terhadap litigasi, klaim atau penilaian.
d. Pajak Penghasilan
Perusahaan dikenakan pajak penghasilan dan pertimbangan yang signifikan dipersyaratkan
dalam menentukan provisi pajak penghasilan. Dalam kegiatan bisnis normal, ada transaksi dan
perhitungan yang mana penentuan pajaknya tidak pasti. Sebagai akibatnya, perusahaan
mengakui adanya liabilitas pajak berdasarkan estimasi apakah akan ada tambahan pajak dan
bunga yang akan jatuh tempo.
Liabilitas pajak ini diakui ketika, meskipun perusahaan berkeyakinan bahwa posisi
pengembalian pajak terdukung, perusahaan yakin bahwa posisi tertentu sangat mungkin
tertantang dan mungkin tidak dapat dipertahankan setelah ditinjau oleh otoritas pajak.
Perusahaan berkeyakinan bahwa akrual untuk liabilitas pajak telah cukup untuk seluruh tahun
audit berdasarkan pada penilaian atas banyak faktor termasuk pengalaman masa lalu dan
interpretasi atas hukum pajak. Penilaian ini tergantung pada estimasi dan asumsi dan mungkin
melibatkan beberapa pertimbangan yang kompleks mengenai kejadian masa depan. Bila hasil
pajak berbeda dengan jumlah yang dicatat, maka perbedaan ini akan berdampak pada beban
pajak penghasilan pada periode saat keputusan tersebut dibuat.
4. KAS DAN SETARA KAS
2024 2023
(Rp'000) (Rp'000)
Kas 290,077 232,044
Bank
Pihak ketiga
Rupiah
Bank Central Asia 10,516,836 469,905
Bank Mandiri 2,112,800 51,664,898
Bank Negara Indonesia 794,440 598,474
Bank Pan Indonesia Tbk. 19,598 21,785
Bank OCBC NISP 17,927 18,116
Bank Rakyat Indonesia - 102,398
13,461,601 52,875,576
Dolar Amerika Serikat
27
Page 30
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
Bank Mandiri 299,732 4,670,703
Dolar Singapura
Bank Mandiri 180,992 180,185
Euro
Bank Mandiri 249,823 56,469
Poundsterling Inggris
Bank Mandiri - -
Chinese Yuan
PT Bank Central Asia Tbk. 178,211 -
Dolar Australia
Bank Mandiri - -
Jumlah bank 14,370,359 57,782,933
Deposit– pihak ketiga
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 66,340,719 100,083,167
Jumlah 81,001,155 158,098,144
Setara kas termasuk deposito dengan jatuh tempo kurang dari tiga bulan. Tingkat bunga setara
kas sebesar 2,25% (2023 : 2.25% - 2,45%) per tahun.
Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 rekening di PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk. digunakan sebagai jaminan atas fasilitas kredit yang diperoleh dari bank yang
sama namun tidak dibatasi penggunaannya (Catatan 13). Oleh karenanya, saldo rekening bank
tersebut disajikan sebagai bagian dari kas dan setara kas.
5. BANK GARANSI
Bank garansi atas jaminan atas proyek yang dibatasi penggunaanya pada tanggal 30 September
2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing sebesar Rp 3.258.643 dan Rp 3.258.643
6. PIUTANG USAHA
Jumlah piutang usaha berdasarkan pelanggan adalah sebagai berikut :
2024 2023
(Rp'000) (Rp'000)
Pihak ketiga
Pelanggan dalam negeri 444,530,128 522,066,301
Pelanggan luar negeri 1,482,653 1,028,845
Jumlah 446,012,781 523,095,146
Cadangan kerugian (62,380,068) (62,380,068)
Jumlah 383,632,713 460,715,078
28
Page 31
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
Tagihan yang belum difakturkan 148,867,717 183,482,274
532,500,430 644,197,352
Pihak –pihak berelasi (Catatan 30) 386,095,419 294,301,387
Jumlah 918,595,849 938,498,739
Jumlah piutang usaha berdasarkan umur (hari) adalah sebagai berikut :
2024 2023
(Rp'000) (Rp'000)
Lancar 72,832,749 418,547,467
Jatuh tempo :
Lewat jatuh tempo 1 - 30 hari 141,079,044 162,205,721
Lewat jatuh tempo 31 - 60 hari 569,925,749 71,592,150
Lewat jatuh tempo 61 - 90 hari 13,601,312 16,689,180
Lewat jatuh tempo 91 - 120 hari 18,574,341 29,752,318
Lewat jatuh tempo lebih dari 120 hari 16,095,005 118,609,697
Sub jumlah 832,108,200 817,396,533
Cadangan kerugian penurunan nilai (62,380,068) (62,380,068)
Tagihan yang belum difakturkan 148,867,717 183,482,274
Jumlah 918,595,849 938,498,739
Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan yang dibentuk cukup untuk menutupi penurunan
nilai dari piutang usaha.
Jumlah piutang usaha berdasarkan mata uang adalah sebagai berikut :
2024 2023
(Rp'000) (Rp'000)
Rupiah 830,625,547 816,367,688
Dolar Amerika Serikat 1,482,653 1,028,845
Jumlah 832,108,200 817,396,533
Cadangan kerugian penurunan nilai (62,380,068) (62,380,068)
Tagihan yang belum difakturkan 148,867,717 183,482,274
Bersih 918,595,849 938,498,739
29
Page 32
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai
2024 2023
(Rp'000) (Rp'000)
Saldo awal tahun 62,380,068 62,380,068
Penghapusan piutang - -
Penambahan provisi tahun berjalan - -
Saldo akhir 62,380,068 62,380,068
Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang pada pihak
ketiga adalah cukup untuk menutupi kerugian yang mungkin timbul dari tidak tertagihnya
piutang tersebut, sedangkan terhadap piutang pada pihak berelasi tidak diadakan penurunan
nilai piutang usaha karena manajemen berpendapat seluruh piutang tersebut dapat ditagih.
Manajemen juga berpendapat bahwa tidak terdapat risiko yang terkonsentrasi secara signifikan
atas piutang kepada pihak ketiga.
Piutang usaha digunakan sebagai jaminan atas fasilitas kredit yang diperoleh dari PT Bank
Mandiri (Persero) Tbk (Catatan 14).
7. PIUTANG LAIN-LAIN
2024 2023
(Rp'000) (Rp'000)
Pihak ketiga
Karyawan 1,805,274 1,669,096
Lain-lain 2,041,542 10,905,205
3,846,816 12,574,301
Pihak berelasi - -
Jumlah 3,846,816 12,574,301
8. PERSEDIAAN
2024 2023
(Rp'000) (Rp'000)
Barang jadi 227,206,961 258,408,331
Bahan baku 134,100,406 99,565,566
Barang dalam proses 252,976,854 74,609,316
Sub jumlah 614,284,221 432,583,213
Dikurangi :
Penyisihan penurunan nilai persediaan (1,744,362) (2,710,501)
Jumlah 612,539,859 429,872,712
30
Page 33
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2022, seluruh persediaan telah diasuransikan
terhadap segala risiko kepada konsorium asuransi yang dikoordinasi oleh PT Estika Jasatama
dengan jumlah pertanggungan sebesar Rp 500.000.000 dan Rp 450.000.000.
Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan
kerugian yang dialami Perusahaan dan entitas anaknya.
Perusahaan dan entitas anaknya telah membentuk penyisihan penurunan nilai persediaan dan
berpendapat bahwa seluruh persediaan mencerminkan nilai realisasi netonya.
Persediaan digunakan sebagai jaminan atas fasilitas kredit yang diperoleh dari PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk (Catatan 13).
9. BIAYA DIBAYAR DIMUKA
2024 2023
(Rp'000) (Rp'000)
Pihak ketiga
Lisensi dan uji coba produk 4,746,399 10,130,647
Sewa kantor 251,312 -
Provisi - 473,414
Asuransi 1,009,209 667,556
Jumlah 6,006,920 11,271,617
10. UANG MUKA
2024 2023
(Rp'000) (Rp'000)
Pihak ketiga
Pembelian aset tetap 12,166,140 5,308,853
Pembelian bahan baku dan bahan pembantu 4,333,113 6,526,338
Uang muka lain-lain 1,525,511 56,809
Uang muka impor 919,882 5,729,138
Jumlah 18,944,646 17,621,138
11. INVESTASI
Akun ini terdiri dari investasi sebesar 1,6% di PT Tembaga Mulia Semanan Tbk. atau 12
(duabelas) juta lembar sahan dengan nilai pasar 30 September 2024 per lembar Rp 880,- ( 2023 :
6 (enam) juta lembar, per lembar Rp 1.625,-) dengan kategori Nilai Wajar melalui Laba Rugi
(FVTPL).
2024 2023
(Rp'000) (Rp'000)
Investasi 10,560,000 9,720,000
31
Page 34
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
12. ASET TETAP
1-Jan-24 30-Sep-24
(Rp'000) Penambahan Pengurangan Reklasifikasi (Rp'000)
Biaya perolehan:
Pemilikan langsung
Tanah
278,720,000 - - - 278,720,000
Bangunan
68,029,736 7,699,085 - - 75,728,821
Instalasi listrik
8,289,362 - - - 8,289,362
Mesin
237,899,965 1,358,942 5,756,767 2,577,477 236,079,617
Peralatan pabrik
84,656,961 2,844,590 - - 87,501,551
Peralatan laboratorium
12,813,113 - - 770,000 13,583,113
Peralatan kantor
18,984,056 2,692,821 - 201,877 21,878,754
Kendaraan bermotor
14,697,327 391,954 179,223 - 14,910,058
Sewa pembiayaan
Mesin
21,522,965 - - (345,517) 21,177,448
Kendaraan bermotor
8,300,849 3,060,599 - 345,517 11,706,965
Jumlah 753,914,334 18,047,991 5,935,990 3,549,354 769,575,689
Aktiva dalam penyelesaian
Mesin 16,778,494 31,086,112 - (2,577,477) 45,287,129
Peralatan laboratorium 231,000 539,000 - (770,000) -
Peralatan kantor - 201,877 - (201,877) -
Jumlah 17,009,494 31,826,989 - (3,549,354) 45,287,129
Jumlah biaya perolehan 770,923,828 49,874,980 5,935,990 - 814,862,818
Akumulasi penyusutan:
Pemilikan langsung
Bangunan
29,988,260 4,724,530 - - 34,712,790
Instalasi listrik
7,220,017 214,921 - - 7,434,938
Mesin
108,193,332 14,984,474 2,541,932 - 120,635,874
Peralatan pabrik
64,664,583 4,820,273 - - 69,484,856
Peralatan laboratorium
11,702,479 296,958 - - 11,999,437
Peralatan kantor
15,479,122 1,090,111 - - 16,569,233
Kendaraan bermotor
12,608,573 632,599 179,223 - 13,061,949
Sewa pembiayaan
Mesin
10,159,251 - - - 10,159,251
Kendaraan bermotor
2,438,756 1,505,000 - - 3,943,756
Jumlah 262,454,373 28,268,866 2,721,155 - 288,002,084
Nilai tercatat 508,469,455 526,860,734
32
Page 35
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
1-Jan-23 31-Des-23
(Rp'000) Penambahan Pengurangan Reklasifikasi (Rp'000)
Biaya perolehan:
27,214
Pemilikan langsung
Tanah
284,787,000 2,656,000 8,723,000 - 278,720,000
Bangunan
66,621,296 3,079,500 1,671,060 - 68,029,736
Instalasi listrik
7,314,364 - - 974,998 8,289,362
Mesin
230,266,598 362,632 3,228,610 10,499,345 237,899,965
Peralatan pabrik
80,314,064 10,098,635 6,364,223 608,484 84,656,960
Peralatan laboratorium
12,274,339 538,774 - - 12,813,113
Peralatan kantor
19,671,137 3,128,543 3,815,623 - 18,984,057
Kendaraan bermotor
17,576,349 1,614,788 4,493,810 - 14,697,327
Sewa pembiayaan
Mesin
21,177,448 345,517 - - 21,522,965
Kendaraan bermotor
2,910,899 5,389,950 - - 8,300,849
Jumlah 742,913,494 27,214,339 28,296,326 12,082,827 753,914,334
Aset dalam penyelesaian
Instalasi listrik - 974,998 - - 974,998 -
Mesin 6,422,748 20,855,090 - - 10,499,345 16,778,493
Peralatan laboratorium - 231,000 - - 231,000
Peralatan pabrik 181,168 427,316 - - 608,484 -
Jumlah 6,603,916 22,488,404 - (12,082,827) 17,009,493
749,517,410 49,702,743 28,296,326 - 770,923,827
Akumulasi penyusutan:
Pemilikan langsung
Bangunan
24,995,782 5,445,057 452,579 - 29,988,260
Instalasi listrik
7,093,564 126,453 - - 7,220,017
Mesin
92,623,062 17,332,109 1,761,841 - 108,193,330
Peralatan pabrik
65,051,588 5,977,218 6,364,223 - 64,664,583
Peralatan laboratorium
11,394,924 307,555 - - 11,702,479
Peralatan kantor
18,705,261 589,485 3,815,623 - 15,479,123
Kendaraan bermotor
16,412,128 627,755 4,431,310 - 12,608,573
Sewa pembiayaan
Mesin
8,042,667 2,116,585 - - 10,159,252
Kendaraan bermotor
839,949 1,598,807 - - 2,438,756
Jumlah 245,158,925 34,121,024 16,825,576 - 262,454,373
Nilai tercatat 504,358,485 508,469,454
Perusahaan dan entitas anaknya memiliki beberapa bidang tanah yang terletak di Jakarta,
Tangerang dan Pulau Batam dengan hak legal berupa Hak Guna Bangunan yang berjangka waktu
20-30 tahun yang akan jatuh tempo antara tahun 2020 – 2028. Manajemen berpendapat tidak
33
Page 36
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
terdapat masalah dengan perpanjangan hak atas tanah karena seluruh tanah diperoleh secara sah
dan didukung dengan bukti pemilikan yang memadai.
Pada tahun 2020, Perusahaan dan entitas anaknya melakukan assessment terhadap nilai tercatat
aset tetap tanah, bangunan dan mesin, atas assessment tersebut manajemen berkeyakinan tidak ada
perubahan nilai wajar yang signifikan.
Dalam melakukan penilaian wajar, Penilai Independen menggunakan metode penilaian dengan
mengkombinasikan 3 (tiga) pendekatan yang terdiri dari pendekatan data pasar, pendekatan biaya
dan pendekatan pendapatan. Sehubungan dengan penerapan metode revaluasi pada aset tetap tanah
dan bangunan, pendekatan yang digunakan adalah sebagai berikut:
- Pendekatan Pasar (Market Approach) adalah pendekatan penilaian yang menggunakan data
transaksi atau penawaran atas properti yang sebanding dan sejenis dengan obyek penilaian yang
didasarkan pada suatu proses perbandingan dan penyesuaian. Pendekatan pasar digunakan
untuk mendapatkan Nilai Wajar tanah, kendaraan dan alat berat, yaitu dengan membandingkan
beberapa data jual beli dari obyek penilaian yang sejenis dan sebanding, yang akhirnya dapat
ditarik suatu kesimpulan.
- Pendekatan pendapatan (Income Approach) adalah pendekatan penilaian yang didasarkan pada
pendapatan dan biaya dari obyek penilaian, yang kemudian dikapitalisasikan.
- Konsep dasar pendekatan biaya adalah suatu pendekatan yang digunakan untuk mendapatkan
indikasi nilai dengan perkiraan biaya yang diperlukan untuk menggantikan, memperbaiki atau
membangun kembali property kekondisi yang secara substansial sama dengan, tapi tidak lebih
baik atau lebih ekstensif dari kondisi baru yang meliputi biaya/ harga bahan, upah buruh, biaya
supervisi, biaya tetap kontraktor , termasuk keuntungan, biaya tenaga ahli teknik termasuk
semua pengeluaran yang berkaitan seperti biaya angkutan, asuransi, biaya pemasangan, bea
masuk, pajak pertambahan nilai (PPN) bila ada, tetapi tidak termasuk biaya upah lembur dan
premi/ bonus. Pendekatan biaya digunakan untuk mendapatkan Nilai Wajar bangunan, sarana
pelengkap, Peralatan Kantor, Mesin Produksi, Peralatan Laboratorium, Peralatan Bengkel dan
Peralatan Pabrik dengan melakukan metode biaya penggantian baru disusutkan dikurangi
penyusutan-penyusutan yang terjadi dan juga menghitung meter persegi dari unit terpasang.
Perusahaan mencatat keuntungan atas penjualan aset tetap sebagai berikut:
2024 2023
(Rp'000) (Rp'000)
Harga jual 1,161,464 776,577
Dikurangi:
Harga perolehan 5,935,990 2,014,550
Akumulasi penyusutan (2,721,155) (2,014,550)
Jumlah tercatat 3,214,835 -
Keuntungan (kerugian) atas penjualan aset (2,053,371) 776,577
Penyusutan dialokasikan kepada :
2024 2023/Des
(Rp'000) (Rp'000)
34
Page 37
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
Pemilikan langsung:
Beban produksi tidak langsung 20,730,230 26,918,706
Beban umum dan administrasi 6,587,417 6,643,305
Beban penjualan 951,219 559,013
Jumlah 28,268,866 34,121,024
Pada periode sembilan bulan tahun 2024 dan tahun 2023, seluruh aset tetap kecuali tanah telah
diasuransikan terhadap segala risiko kepada konsorsium asuransi yang dikoordinasi oleh PT Estika
Jasatama, dengan jumlah pertanggungan pada tahun 2024 dan 2023 sebesar Rp 877 miliar.
Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan
kerugian atas aset yang dipertanggungkan.
Aset tetap dijadikan jaminan atas utang PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.(Catatan 11).
13. ASET TIDAK LANCAR LAINYA
Aset tidak lancar lainnya atas uang jaminan berlangganan listrik PLN pada tanggal 30 September
2024 dan 31 Desember 2023 sebesar Rp 731.251
14. UTANG BANK
2024 2023
(Rp'000) (Rp'000)
Bank Mandiri
Rupiah 197,382,017 79,292,608
Dolar Amerika Serikat 28,674,631 25,168,831
US$ 1.894.215 (2023: 1.632.643)
Letter of credit :
Rupiah 665,961,154 550,038,852
Dolar Amerika Serikat 2,838,375 81,178,263
US$ 187.500 (2023: 5.265.844)
Jumlah 894,856,177 735,678,554
Kredit investasi jangka panjang
Jatuh tempo dalam waktu satu tahun 1,360,497 458,057
Jatuh tempo lebih dari satu tahun 22,279,574 267,200
918,496,248 736,403,811
35
Page 38
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
Saldo pada tanggal/ Saldo pada tanggal/
Tipe Jumlah fasilitas/ Periode Tingkat suku Outstanding Outstanding
fasailitas/ Total facility Periode pembayaran bunga per tahun/ balance at balance at
Type of (dalam ribuan/ pinjaman/ bunga/ Interest Per annual Jaminan/
facility in thousand) Loan term payment period interest rate Collateral 31 Sep 2024 31 December 2023
Kredit jangka pendek
Kredit Modal Kerja- 15 Juni 2024 - 14 Piutang usaha,
1/ Working Capital Rp 93.000.000 Juni 2025 / 15 Bulanan/monthly 8.5%-9% persediaan dan 7,382,017 39,292,608
Facility-1 June 2024 - 14 aset tetap/ trade
June 2025 receivables,
Bulanan/monthly 8.5%-9% - -
inventories and
property, plant
and equipment
Kredit Modal Kerja -2 Rp 300.000.000 15 Juni 2024 - 14 Bulanan/monthly 8,5-9% 190,000,000 40,000,000
Juni 2025 / 15
June 2024 - 14
June 2025
Credit and USD 53.000 15 Juni 2024 - 14 Bulanan/monthly - Piutang usaha, 668,799,529 631,217,115
Juni 2025 / 15 persediaan dan
Trust Receipt (2019: USD 53.000)
June 2024 - 14 aset tetap/ trade
June 2025 receivables,
Bank Guarantee USD 14.000 Bulanan/monthly - - -
inventories and
(2019: USD 14.000) property, plant
and equipment
Treasury line USD 5.000 Bulanan/monthly - - -
Bill purchasing USD 1.600 Bulanan/monthly - - -
line
Kredit Modal
Kerja-3/Working
Capital facility-3 USD 2.125 Bulanan/monthly 6% - 7,25% 28,674,631 25,168,831
Jumlah/ Total 894,856,177 735,678,554
Kredit jangka panjang
Obyek investasi
Kredit Investasi/ 15 Januari 2021 -
yang dibiayai
Investment Credit USD 1,315 14 Juli 2025 KI/investment
object funded by
15 Januari 2021 -
investment credit
14 July 2025 - Bulanan/monthly 8,5% - 9%
Jatuh tempo dalam satu tahun
Bank Mandiri 114,514 458,057
Bank Central Asia 1,245,983 -
1,360,497 458,057
Jangka panjang
Bank Mandiri 267,200 267,200
Bank Central Asia 22,012,374 -
22,279,574 267,200
36
Jumlah 23,640,071 725,257
Jumlah/ Total 918,496,248 736,403,811
Page 39
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
Rincian jaminan atas fasilitas pinjaman yang diperoleh Perusahaan adalah sebagai berikut:
1) Persediaan yang telah diikat fidusia sebesar Rp 607.973.000.
2) Piutang dagang yang telah diikat fidusia sebesar Rp 566.104.000
3) Tanah dan bangunan yang terletak di Jl. Pajajaran, Desa Gandasari, Kecamatan Jatiuwung, Kota
Tangerang terdiri dari:
a. Tanah seluas 54.555 m2 SHGB No. 48 atas nama Perusahaan sebesar Rp 130.564,08 juta.
b. Tanah seluas 45.650 m2 SHGB No. 61, 62, 63, 68 atas nama Perusahaan dengan jumlah
sebesar Rp 111.371,92 juta.
c. Tanah seluas 37.837 m2 SHGB No. 105 atas nama Perusahaan sebesar Rp 90.553,62 juta.
4) Mesin-mesin dan peralatan pabrik yang telah diikat fidusia sebesar Rp 113.942.230.
5) Alat-alat berat (11 unit forklift) yang telah diikat fidusia sebesar Rp 2.523.000.
6) Ruang kantor di Menara Batavia atas nama PT Monaspermata Persada (SHMSRS
No. 1624/XXVI) sebesar Rp 33.208.520.
7) Mesin-mesin dan peralatan pabrik yang telah diikat fidusia sebesar Rp 33.000 juta.
8) Agunan mesin-mesin dan peralatan pabrik yang telah diikat fidusia sebesar Rp 44.507 juta.
Berdasarkan perjanjian pinjaman dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Perusahaan harus
mempertahankan rasio-rasio keuangan tertentu sebagai berikut:
- Current ratio minimal 100%
- Leverage maksimal 500%
- EBITDA to interest minimal 120%
- Debt service coverage minimal 110%
Pada tanggal 30 Juni 2024 Perusahaan telah memenuhi rasio-rasio keuangan seperti yang
dipersyaratkan oleh bank.
Dalam perjanjian dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk terdapat pembatasan kepada Perusahaan
yang mewajibkan Perusahaan untuk mendapatkan pemberitahuan tertulis dari PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk apabila semua perkara perdata maupun pidana serta permasalahan lain yang dapat
mempengaruhi usaha Perusahaan maupun harta kekayaan/aset Perusahaan dan setiap ada kejadian
kelalaian yang dapat mempengaruhi pelaksanaan kewajiban Perusahaan kepada Bank.
Selama kredit belum lunas, tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Bank Mandiri,
Perusahaan tidak diperkenankan:
- Memindahtangankan barang jaminan;
- Memperoleh fasilitas kredit atau pinjaman dari bank atau pihak ketiga kecuali fasilitas kredit
yang ada;
- Mengikatkan diri sebagai penjamin utang atau menjaminkan harta kekayaan Perusahaan ke
pihak lain;
- Melunasi utang Perusahaan kepada pemilik saham
- Mengambil bagian modal untuk kepentingan diluar usaha dan kepentingan Perusahaan;
- Melakukan pembagian dividen kecuali seluruh financial covenant terpenuhi, cukup melaporkan
kepada Bank Mandiri selambat-lambatnya 14 hari keja setelah dilaksanakan.
37
Page 40
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
Kredit Investasi
Berdasarkan perjanjian kredit tanggal 10 Juni 2020, Perusahaan memperoleh fasilitas kredit
investasi dengan limit kredit maksimal Rp 52.212.150 dengan suku bunga 9% per tahun. Jangka
waktu kredit sampai bulan 14 Juli tahun 2025 atau selama 5 (lima) tahun. Pinjaman ini digunakan
untuk pembelian mesin dan peralatan.
Angsuran pokok dilakukan secara bulanan dan disesuaikan dengan realisasi penarikan kredit.
Jaminan atas pinjaman ini adalah aset tetap yang dibiayai kredit investasi. Jaminan bersifat cross
collateral dan cross default dengan seluruh fasilitas yang diberikan bank.
15. HUTANG USAHA
Akun ini merupakan kewajiban kepada pemasok atas pembelian bahan baku, suku cadang dan
bahan pembantu dengan rincian sebagai berikut:
a. Jumlah hutang usaha berdasarkan pemasok, adalah sebagai berikut :
2024 2023
(Rp'000) (Rp'000)
Pihak ketiga 284,290,800 330,278,446
Pihak berelasi 118,641,598 83,866,695
Jumlah 402,932,398 414,145,141
b. Jumlah hutang usaha berdasarkan mata uang adalah sebagai berikut :
2024 2023
(Rp'000) (Rp'000)
Rupiah 316,881,950 335,228,545
Yuan China 67,150,608 55,368,752
Dolar Amerika Serikat 18,781,911 23,547,844
Euro 117,929 -
Jumlah 402,932,398 414,145,141
Jangka waktu kredit yang timbul dari pembelian bahan baku utama dan pembantu, baik dari
pemasok dalam maupun luar negeri berkisar 30 sampai dengan 180 hari.
16. HUTANG LAIN-LAIN
2024 2023
(Rp'000) (Rp'000)
Pembelian aset tetap 15,971,527 1,583,287
Lain-lain 8,163,443 9,548,543
Jumlah 24,134,970 11,131,830
38
Page 41
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
17. UANG MUKA PENJUALAN
2024 2023
(Rp'000) (Rp'000)
Pihak ketiga 26,218,167 99,502,728
Pihak berelasi - 92,349
Jumlah 26,218,167 99,595,077
18. BEBAN AKRUAL
2024 2023
(Rp'000) (Rp'000)
Listrik dan air 1,965,303 1,835,948
Pengangkutan 1,532,133 63,603
Komisi 1,278,869 16,757,335
Lain-lain 3,765,848 1,767,486
Jumlah 8,542,153 20,424,372
19. HUTANG SEWA PEMBIAYAAN
Pembayaran utang sewa pembiayaan minimum di masa yang akan datang berdasarkan perjanjian
sewa pembiayaan ini adalah sebagai berikut:
2024 2023
(Rp'000) (Rp'000)
Dalam satu tahun 656,529 2,077,772
Antara satu sampai lima tahun 3,771,765 2,142,205
Jumlah sewa pembiayaan 4,428,294 4,219,977
Dikurangi bagian bunga 272,159 280,204
Jumlah sewa pembiayaan – bersih 4,156,135 3,939,773
Dikurangi bgn yang jatuh tempo dlm satu tahun 595,151 2,077,772
Bagian jangka panjang 3,560,984 1,862,001
Manajemen Perusahaan dan entitas anaknya menetapkan kebijakan untuk membeli kendaraan
melalui sewa pembiayaan. Jangka waktu sewa adalah 3-5 tahun dengan tingkat bunga berkisar 6%
- 10% flat per tahun. Semua utang sewa pembiayaan didenominasi dalam Rupiah yang dibayar
setiap bulan dalam suatu jumlah tetap. Utang ini dijamin dengan aset tetap pembiayaan yang
bersangkutan (Catatan 12).
20. MODAL SAHAM
Sesuai dengan surat Persetujuan Prinsip dari Bursa Efek Indonesia (BEI) No. S-
02613/BEI.PP3/03-2024 tanggal 18 Maret 2024 dan surat Persetujuan Pencatatan Pemecahan Nilai
Nominal (Stock Split) No. S-05504/BEI.PP3/06-2024 tanggal 3 Juni 2024, Perseroan telah
39
Page 42
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
melakukan Stock Split dari nominal Rp500,- per lembar saham menjadi Rp100,- per lembar saham
atau 1 (satu) lembar saham lama menjadi 5 (lima) lembar saham baru.
Sehingga susunan pemegang saham dan pemiliknya pada tanggal 30 September 2024 dan 31
Desember 2023 adalah sebagai berikut:
2024 dan 2023
Jumlah Saham Persentase Jumlah
Nama Pemegang Saham 2024 2023 Pemilikan Modal Disetor
PT Monaspermata Persada 397.425.000 79.485.000 52,57% 39.742.500
PT Indolife Pensiontama 132.891.500 26.578.300 17,58% 13.289.150
Fujikura Ltd, Japan 102.150.000 20.430.000 13,51% 10.215.000
Fujikura Asia Ltd, Singapore 49.050.000 9.810.000 6,49% 4.905.000
Masyarakat (masing-masing dibawah 5%) 74.483.500 14.896.700 9,85% 7.448.350
Jumlah 756.000.000 151.200.000 100,00% 75.600.000
Sesuai dengan Undang-undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, Perusahaan
disyaratkan membuat cadangan penyisihan laba bersih paling sedikit 20% dari jumlah modal yang
ditempatkan. Sampai dengan tanggal 30 September 2024 Perusahaan telah membentuk dana
cadangan sebesar Rp 30.000.000 (2023: Rp 27.500.000).
21. AGIO SAHAM
Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 akun ini merupakan agio saham
sehubungan dengan penjualan saham Perusahaan pada penawaran umum kepada masyarakat tahun
1992.
Rupiah
Tahun 1992 :
Jumlah yang diterima untuk pengeluaran 10.000.000 saham 47.500.000
Jumlah yang dicatat sebagai modal disetor (10.000.000)
Saldo agio saham-bersih sebelum kapitalisasi 37.500.000
Kapitalisasi menjadi saham pada tahun 1994 (33.600.000)
Saldo agio saham 3.900.000
22. PENJUALAN BERSIH
Rincian penjualan bersih menurut kelompok langganan adalah sebagai berikut:
2024 2023
(Rp'000) (Rp'000)
Kabel listrik 2,203,036,780 1,862,769,245
Kabel telekomunikasi 131,786,113 123,419,865
Lainnya 66,561,501 86,541,263
Jumlah penjualan bersih 2,401,384,394 2,072,730,373
40
Page 43
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
Rincian penjualan bersih menurut kelompok langganan adalah sebagai berikut:
2024 2023
(Rp'000) (Rp'000)
Penjualan :
Lokal 2,392,129,656 2,025,551,791
Ekspor 9,254,738 47,178,582
Jumlah penjualan 2,401,384,394 2,072,730,373
Persentase penjualan kepada pihak berelasi pada periode sembilan bulan tahun 2024 dan 2023
adalah sebesar 39,7% dan 35,6%.
Berikut ini adalah rincian penjualan yang melebihi 10% dari penjualan bersih masing-masing pada
periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan 2023.
2024 2023
(Rp'000) (Rp'000)
RDMP Balikpapan 120,297,142 139,584,952
PT PLN Persero 348,959,945 125,095,425
PT Sinarmonas Industries 712,144,089 469,082,727
PT Monaspermata Persada 243,358,011 211,089,430
Jumlah 1,424,759,186 944,852,534
23. BEBAN POKOK PENJUALAN
2024 2023
(Rp'000) (Rp'000)
Persediaan bahan baku
Awal tahun 99,565,566 158,018,442
Pembelian 2,119,513,840 1,705,291,223
Tersedia untuk dipakai 2,219,079,406 1,863,309,665
Akhir tahun (134,100,406) (131,248,325)
Bahan baku yang digunakan 2,084,979,000 1,732,061,340
Upah langsung 75,141,013 71,887,223
Beban produksi tak langsung 68,794,265 72,879,597
Jumlah beban produksi 2,228,914,278 1,876,828,160
Persediaan barang dalam proses
Awal tahun 74,609,316 115,460,645
Akhir tahun (252,976,854) (159,184,209)
Beban Pokok Produksi 2,050,546,740 1,833,104,596
Persediaan barang jadi
Awal tahun 258,408,331 288,939,291
Pembelian 109,215,591 67,920,192
Akhir tahun (227,206,961) (278,660,451)
Beban Pokok Penjualan 2,190,963,701 1,911,303,628
41
Page 44
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
Persentase pembelian bahan baku kepada pihak-pihak berelasi pada periode sembilan bulan tahun
2024 dan 2023 sebesar 21% dan 21,3%
Berikut ini adalah rincian pembelian bahan baku yang melebihi 10% dari jumlah pembelian bersih
masing-masing pada periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan 2023.
2024 2023
(Rp'000) (Rp'000)
PT Sinarmonas Industries 236,248,378 244,625,648
PT Tembaga Mulia Semanan 944,259,314 601,945,484
PT Karya Sumiden Indonesia 517,710,794 420,807,291
Jumlah 1,698,218,486 1,267,378,423
24. BEBAN PRODUKSI TIDAK LANGSUNG
2024 2023
(Rp'000) Rp'000)
Perbaikan dan pemeliharaan 22,679,048 22,982,818
Listrik, air dan gas 22,476,595 26,809,167
Penyusutan aktiva tetap 20,730,230 20,259,336
Pengangkutan 885,063 -
Bahan bakar dan pelumas 795,414 813,549
Pengepakan 301,378 512,971
Sewa gedung 297,495 208,440
Laboratorium/pengujian 206,990 604,046
Perjalanan dinas 177,975 153,735
Alat tulis kantor 133,853 204,843
Asuransi 40,077 55,549
Komunikasi 24,726 31,113
Pertemuan dan pergaulan 1,433 143,557
Pendidikan dan latihan 252 5,000
Contoh material - 1,583
Lain-lain 43,736 93,890
Jumlah beban produksi tidak langsung 68,794,265 72,879,597
25. BEBAN USAHA
2024 2023
(Rp'000) Rp'000)
Beban penjualan
Pengangkutan 21,129,717 17,542,699
Komisi penjualan 15,594,479 14,985,863
Gaji, upah dan tunjangan 14,063,554 9,877,556
Pengepakan 3,711,235 1,305,226
Administrasi bank 2,389,966 842,887
Laboratorium/pengujian 1,805,651 1,430,107
Contoh kabel 1,676,169 109,923
42
Page 45
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
Pertemuan dan pergaulan 1,180,921 839,164
Penyusutan aktiva tetap 951,219 358,614
Advertensi dan promosi 760,105 470,183
Denda keterlambatan 704,142 469,378
Asuransi 391,282 170,531
Perbaikan dan pemeliharaan 319,652 685,871
Perjalanan dinas 316,310 296,456
Alat tulis dan cetakan 297,352 139,355
Pendidikan dan latihan 264,035 49,448
Bahan bakar dan pelumas 230,034 188,924
Komunikasi 135,472 78,561
Representasi dan sumbangan 73,100 280,000
Perijinan 25,000 46,874
Tender 15,275 31,730
Lain-lain 78,060 35,600
Jumlah beban penjualan 66,112,730 50,234,950
2024 2023
(Rp'000) Rp'000)
Beban umum dan administrasi
Gaji, upah dan tunjangan 38,040,472 27,553,726
Administrasi bank 12,604,376 -
Penyusutan aktiva tetap 6,587,417 4,847,893
Perbaikan dan pemeliharaan 4,409,902 3,699,659
Laboratorium/pengujian 1,698,262 187,604
Pertemuan dan pergaulan 1,603,782 1,493,494
Jasa profesional 1,361,577 601,926
Pendidikan dan latihan 1,154,505 194,939
Sewa 685,740 389,689
Biaya pajak 648,470 629,523
Alat tulis dan cetakan 628,424 428,787
Perjalanan dinas 625,044 314,400
Perijinan 596,922 559,160
Representasi dan sumbangan 499,196 359,764
Asuransi 473,871 573,292
Listrik, air dan gas 313,663 253,281
Bahan bakar dan pelumas 305,774 331,776
Komunikasi 275,103 342,868
Pengepakan 227,608 2,142,451
Advertensi dan promosi - 104,872
Lain-lain 2,435,727 115,802
Jumlah 75,175,835 45,124,906
Jumlah beban usaha 141,288,565 95,359,856
43
Page 46
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
26. BEBAN BUNGA
Akun ini meliputi bunga atas pinjaman-pinjaman sebagai berikut :
2024 2023/Sep
(Rp’000) (Rp’000)
Pinjaman bank 11,836,068 23,327,040
Sewa pembiayaan 176,806 483,686
Jumlah 12,012,874 23,810,726
27. PERPAJAKAN
a) Pajak dibayar dimuka
2024 2023/Sep
(Rp’000) (Rp’000)
Taksiran klaim pajak penghasila - 12,258,064
Pajak Pertambahan Nilai – Restitusi - -
Pajak Pertambahan Nilai 31,469,605 7,864,307
Jumlah 31,469,605 20,122,371
Pada tahun 2021, Perusahaan menerima Surat Keputusan Direktur Jendral Pajak tentang
Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak Pertambahan Nilai No. KEP-
00035/SKPPKP/WPJ.07/KP.0803/2021 masa pajak Januari.2021 sebesar Rp11.053.023, No.
KEP-00069/SKPPKP/WPJ.07/KP.0803/2021 masa pajak April.2021 senilai Rp3.535.416, No.
KEP-00081/SKPPKP/WPJ.07/KP.0803/2021 masa pajak Mei.2021 senilai Rp4.705.031, No.
KEP-00088/SKPPKP/WPJ.07/KP.0803/2021 masa pajak Juni.2021 senilai Rp3.073.634, No.
KEP-00104/SKPPKP/WPJ.07/KP.0803/2021 masa pajak Juli.2021 senilai Rp5.828.824, serta
No. KEP-00118/SKPPKP/WPJ.07/KP.0803/2021 masa pajak September.2021 senilai
Rp4.022.194 dan Perusahaan telah menerima atas kelebihan tersebut.
Pada tahun 2020, Perusahaan menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar Pajak
Pertambahan Nilai Barang dan Jasa (SKPLB) No. 00001/407/18/054/20 masa pajak April 2018
sebesar Rp26.824.539 , No. 00001/407/19/054/20 masa pajak Januari2019 senilai
RP12.038.421 , No.00006/407/19/054/20 masa pajak April 2019 senilai Rp15.392.523
No.00012/407/19/054/20 masa pajak Mei 2019 senilai Rp7.318.954 serta
No.00025/407/19/054/20 masa pajak 2019 senilai Rp8.672.830 dan Perusahaan telah
menerima atas kelebihan tersebut.
b) Taksiran klaim pajak penghasilan
2024 2023/Sep
(Rp’000) (Rp’000)
Taksiran klaim pajak penghasilan
Tahun 2022 - 10,722,407
44
Page 47
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
c) Hutang pajak
2024 2023/Sep
(Rp’000) (Rp’000)
Pajak Penghasilan :
Taksiran hutang pajak penghasilan 2024 3,528,047 -
PPh Pasal 21 407,437 1,365,038
PPh Pasal 29 230,763 8,502,155
PPh Pasal 23 90,619 102,346
PPh Pasal 26 38,868 -
PPh Pasal 4 (2) 5,217 -
Pajak Pertambahan Nilai - Bersih - 45,966
Jumlah 4,300,951 10,015,505
d) Pajak penghasilan
Beban (penghasilan) pajak Perusahaan terdiri dari:
2024 2023
(Rp’000) (Rp’000)
Pajak kini 14,040,338 11,435,537
Pajak tangguhan (1,812,056) (810,298)
Jumlah 12,228,282 10,625,239
e) Pajak kini
Rekonsiliasi antara rugi sebelum pajak menurut laporan laba rugi dengan laba kena pajak
adalah sebagai berikut:
2024 2023
(Rp’000) (Rp’000)
Laba (Rugi) sebelum pajak penghasilan menurut laporan laba
rugi konsolidasi 57,532,125 54,328,393
Rugi (Laba) Entitas Anak (786,543) (3,021,366)
Laba perusahaan 56,745,582 51,307,027
Perbedaan temporer :
Penurunan nilai persediaan - -
Penyusutan aktiva tetap 9,023,163 6,704,536
Jumlah 9,023,163 6,704,536
Perbedaan tetap :
Beban pergaulan dan pertemuan 367,508 1,810,819
Penghasilan bunga (1,404,191) (917,906)
Penghasilan sewa gedung pbrik (234,495) (234,495)
Biaya kantin dan tunjangan lainnya 218,893 281,765
Representasi dan sumbangan 1,402,760 639,764
Biaya asuransi 11,353 19,998
Biaya komunikasi 50,688 70,182
Biaya bensin dan pemeliharaan kendaraan 77,737 218,392
45
Page 48
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
Penghasilan lain-lain investasi saham (840,000) -
Cicilan sewa pembiayaan (1,599,279) (7,920,367)
Jumlah (1,949,026) (6,031,848)
Taksiran laba (rugi) kena pajak 63,819,719 51,979,715
Akumulasi rugi fiskal - -
Laba (rugi) fiskal belum dikompensasi 63,819,719 51,979,715
Perhitungan beban dan hutang pajak kini adalah sebagai berikut :
2024 2023
(Rp’000) (Rp’000)
Beban pajak kini
22% x 51.979.715 - 11,435,537
22% x 63.819.719 14,040,338 -
Jumlah 14,040,338 11,435,537
Dikurangi pembayaran pajak dimuka :
Pajak penghasilan pasal 22 10,103,445 9,849,672
Pajak penghasilan pasal 23 149,271 71,593
Pajak penghasilan pasal 25 259,575 -
Taksiran hutang (klaim) pajak penghasilan 3,528,047 1,514,272
f) Pajak Tangguhan
Rincian dari aset dan kewajiban pajak tangguhan perusahaan dan entitas anak adalah sebagai
berikut:
Dikreditkan
(dibebankan)
01-Jan ke laporan 31-Sep
2024 laba rugi 2024
Aset (Liabilitas) pajak tangguhan:
Imbalan kerja 16,234,190 - 16,234,190
Rugi (laba) fiskal - 6,043,275 6,043,275
Sewa pembiayaan (5,618,475) - (5,618,475)
Penyusutan aktiva tetap 12,318,066 1,985,096 14,303,162
Penyisihan penurunan nilai persediaan 596,310 - 596,310
Cadangan piutang tak tertagih 14,062,861 - 14,062,861
Aset pajak tangguhan entitas anak 1,264,189 1,792,751 3,056,940
Aktiva (kewajiban) pajak tangguhan 38,857,141 9,821,121 48,678,262
Dikreditkan
(dibebankan)
46
Page 49
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
01-Jan ke laporan 31-Sep
2023 laba rugi 2023
Aset (Liabilitas) pajak tangguhan:
Imbalan kerja 14,501,000 - 14,501,000
Rugi fiskal 14,386,734 - 14,386,734
Sewa pembiayaan (3,967,031) - (3,967,031)
Penyusutan aktiva tetap 15,142,334 1,474,998 16,617,332
Penyisihan penurunan nilai persediaan 630,075 - 630,075
Cadangan piutang tak tertagih 14,062,862 - 14,062,862
Aset pajak tangguhan entitas anak 1,264,189 (664,700) 599,489
Aset (Liabilitas) pajak tangguhan- Bersih 56,020,163 810,298 56,830,461
Rekonsiliasi antara penghasilan pajak dan hasil perkalian laba akuntansi sebelum pajak,
dengan tarif pajak yang berlaku adalah sebagai berikut :
2024 2023
Rp’000 Rp’000
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan menurut
laporan laba rugi 56,745,582 51,307,027
Tarif pajak yang berlaku :
22% x Rp 56.745.582 12,484,028 -
22% x Rp 51,307,027 - 11,287,645
Jumlah 12,484,028 11,287,645
Pengaruh pajak atas penghasilan (beban) yang tidak dapat
diperhitungkan menurut fiscal :
Beban pergaulan dan pertemuan 80,852 398,380
Penghasilan bunga (308,922) (201,939)
Penghasilan sewa gedung pbrik (51,589) (51,589)
Biaya kantin dan tunjangan lainnya 48,157 61,988
Representasi dan sumbangan 308,607 140,748
Biaya asuransi 2,498 4,400
Biaya komunikasi 11,151 15,440
Biaya bensin dan pemeliharaan kendaraan 17,102 48,046
Penghasilan lain-lain investasi saham (184,800) -
Cicilan sewa pembiayaan (209,120) (1,403,044)
Jumlah (56,849) (967,468)
Beban (Penghasilan) Pajak Perusahaan 12,055,242 9,960,638
Beban (penghasilan) pajak entitas anak 173,039 664,700
Jumlah beban (penghasilan) pajak 12,228,282 10,625,338
28. LABA PER SAHAM
Pada periode sembilan bulan tahun 2024 dan tahun 2023 laba bersih yang digunakan Perusahaan
untuk perhitungan laba per saham dasar masing-masing adalah laba Rp45.303.528 dan Rp
47
Page 50
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
43.701.945 rata-rata saham yang beredar untuk tahun 2024 adalah 756.000.000 dan tahun 2023
adalah 151.200.000 saham. Laba per saham (angka penuh) 2024 Rp59.93 dan tahun 2023
Rp289,03
29. DIVIDEN
Berdasarkan akta risalah Rapat Umum Pemegang Saham No.16 tanggal 22 Mei 2024, menetapkan
pembagian dividen final untuk tahun buku 2023 sebesar Rp 250,00 per lembar saham atau sebesar
Rp 37.800.000.000
Berdasarkan akta risalah Rapat Umum Pemegang Saham No.34 tanggal 12 Juni 2023, menetapkan
pembagian dividen final untuk tahun buku 2022 sebesar Rp 100,00 per lembar saham atau sebesar
Rp 15.120.000.000
30. LIABILITAS IMBALAN KERJA
Liabilitas imbalan pasca kerja per 31 Desember 2023 dan 2022 dihitung oleh aktuaris independen
yaitu Arya Bagiastra dan Yusi dan Rekan, dengan nomor laporan
410/PSAK/KKA.AB/WS/II/2024 pada tanggal 19 Februari 2024 dan 1996/KYR/III/23 pada
tanggal 20 Maret 2023, dengan menggunakan metode "Projected Unit Credit” dan asumsi-asumsi
sebagai berikut:
2023 2022
Tingkat Diskonto 7,00% 7,55%
Tingkat kenaikan gaji 7% 6%
Tingkat kematian TMI 2019 TMI 2019
Tingkat cacat 5% dari/ of TMI 2019 5% dari/ of TMI 2019
Tingkat pengunduran 4% menurun pada usia 2 tahun 4% menurun pada usia 2 tahun
diri sebelum usia normal/decrease at sebelum usia normal/decrease at the
the age of two years before age of two years before normal
normal retirement age retirement age
Tingkat pensiun normal 58 tahun/ years 58 tahun/ years
Beban imbalan pascakerja yang diakui dalam laporan laba rugi:
2023 2022
Beban jasa kini 4,222,270 3,987,668
Beban jasa lalu - (9,348,529)
Beban bunga 4,399.061 3,861,076
Pengukuran kembali atas imbalan kerja - (664,926)
Jumlah 8,621,331 (2,164,711)
48
Page 51
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
Liabilitas imbalan kerja di laporan posisi keuangan konsolidasian, adalah sebagai berikut:
2023 2022
Liabilitas imbalan kerja-bersih 73,791,775 65,913,636
Dikurangi yang akan dibayar dlm satu tahun 10,276,045 6,852,002
Liabilitas imbalan kerja-jangka panjang 63,515,730 59,061,634
Mutasi liabilitas bersih di laporan posisi keuangan, konsolidasian adalah sebagai berikut:
2023 2022
Saldo awal 65,913,637 67,897,506
Pembayaran manfaat (6,706,897) (7,037,889)
Jumlah yang diakui dalam penghasilan
komprehensif lain 8,621,331 7,218,731
Beban tahun berjalan 5,963,705 (2,164,711)
Jumlah 73,791,775 65,913,637
(Keuntungan) Kerugian yang diakui pada pos penghasilan komprehensif tahun berjalan:
2023 2022
Saldo awal 2,029,440 (5,189,291)
Pengukuran kembali atas keuntungan
nilai kewajiban bersih 5,963,705 7,218,731
Jumlah 7,993,145 2,029,440
Analisis sensitivitas liabilitas imbalan kerja untuk perubahan asumsi aktuarial pokok pada tanggal
31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
2022 2022
Kenaikan 1% tingkat diskonto 64,339,623 62,442,644
Nilai kini kewajiban imbalan pasti 3,466,306 3,727,374
Biaya jasa kini
Penurunan 1% tingkat diskonto 85,786,164 69,776,740
Nilai kini kewajiban imbalan pasti 4,621,742 4,282,878
Biaya jasa kini
Kenaikan 1% tingkat kenaikan gaji masa
depan
Nilai kini kewajiban imbalan pasti 87,330,315 69,701,929
Biaya jasa kini 4,704,933 4,285,296
Penurunan 1% tingkat kenaikan gaji masa depan
Nilai kini kewajiban imbalan pasti 63,026,570 62,444,015
Biaya jasa kini 3,395,565 3,721,020
49
Page 52
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
Analisa sensitivitas diatas didasarkan pada perubahan atas satu asumsi aktuarial dimana semua
asumsi lainnya dianggap konstan. Dalam prakteknya, hal ini jarang terjadi dan perubahan beberapa
asumsi mungkin saling berkorelasi.
Dalam perhitungan sensitivitas liabilitas imbalan kerja atas asumsi aktuarial utama, metode yang
sama (projected unit credit) telah diterapkan seperti dalam perhitungan liabilitas imbalan kerja
yang diakui dalam laporan posisi keuangan.
Pada periode sembilan bulan tahun 2024 dan 2023 perusahaan belum menghitung beban imbalan
pasca kerja. Perusahaan akan menghitung beban imbalan pasca kerja tersebut pada akhir tahun
yang akan dihitung oleh aktuaris independen.
31. PIHAK-PIHAK BERELASI
Sifat Berelasi:
a. PT Monas Permata Persada, Fujikura Ltd dan Fujikura Asia Limited adalah pemegang saham
Perusahaan.
b. Pemegang saham mayoritas Perusahaan juga merupakan pemegang saham PT Multi Tembaga
Utama, PT Aluminametal Utama dan PT Sinarmonas Industries.
c. Perusahaan dimana pengurusnya merupakan keluarga dari pengurus Perusahaan adalah
CV Sarihon Elektrik dan PT Ryu Ei Kogyo.
d. Perusahaan menyewa bangunan kantor di Mega Glodok Kemayoran milik PT Monas Permata
Persada. Beban sewa tahun 2024 dan 2023 sebesar Rp 652.529
e. PT Solusi Energi Terbarukan dan Koperasi Karyawan adalah pihak berelasi dengan manajemen
yang sama.
Saldo piutang dan hutang pada pihak pihak berelasi:
2024 2023
(Rp’000) (Rp’000)
Piutang usaha
PT Sinarmonas Industries 337,081,265 240,744,095
PT Monaspermata Persada 49,014,154 17,466,705
PT Trans Indonesia Superkoridor - 3,575,533
PT Aluminametal Utama - 32,465,659
PT Solusi Energi Terbarukan - 49,395
Jumlah 386,095,419 294,301,387
Berdasarkan penelaahan terhadap kondisi keuangan pihak-pihak berelasi, manajemen
Perusahaan dan entitas anaknya berpendapat seluruh piutang tersebut dapat ditagih sehingga atas
piutang kepada pihak tersebut tidak diadakan penyisihan penurunan nilai piutang usaha.
2024 2023
(Rp’000) (Rp’000)
50
Page 53
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
Utang usaha
PT Sinarmonas Industries 65,414,515 48,246,667
PT Aluminametal Utama 44,498,783 24,110,395
PT Ryu Ei Kogyo 7,636,002 8,337,123
PT Monas Permata Persada 1,092,298 2,859,809
PT Qualis Indonesia - 17,427
Koperasi Karyawan PT JCC - 295,274
Jumlah 118,641,598 83,866,695
2024 2023
(Rp’000) (Rp’000)
Uang muka penjualan
PT Sinarmonas Industries - -
PT JJ-Lapp SMI - 92,349
Jumlah - 92,349
Transaksi-transaksi Pihak berelasi:
Dalam kegiatan usahanya, Perusahaan melakukan transaksi tertentu dengan pihak-pihak berelasi,
yang meliputi antara lain :
a. 39,7% dan 35,6% dari jumlah penjualan masing-masing pada periode sembilan bulan tahun
2024 dan 2023, merupakan penjualan kepada pihak yang berelasi dimana menurut
manajemen dilakukan dengan tingkat harga dan syarat-syarat normal sebagaimana halnya
bila dilakukan dengan pihak ketiga. Pada tanggal neraca, piutang atas penjualan tersebut
dicatat sebagai bagian dari piutang usaha, yang meliputi 22,9% dan 17,1% dari jumlah aset
lancar masing-masing pada tanggal 30 September 2024 dan 2023.
Rincian penjualan kepada pihak berelasi adalah sebagai berikut :
2024 2023
(Rp 000) (Rp 000)
PT Monaspermata Persada 243,358,011 211,089,430
PT Alumina Metal Utama - 59,716,017
PT Sinarmonas Industries 712,144,089 469,082,727
Jumlah 955,502,100 739,888,174
b. 21% dan 21,3% dari jumlah pembelian masing-masing pada periode sembilan bulan tahun
2024 dan 2023, merupakan pembelian dari pihak berelasi, dimana menurut pendapat
manajemen dilakukan dengan tingkat harga dan syarat-syarat normal sebagaimana halnya
bila dilakukan dengan pihak ketiga. Pada tanggal neraca, hutang atas pembelian tersebut
dicatat sebagai bagian dari hutang usaha yang meliputi 8,6% dan 9% dari jumlah kewajiban
lancar masing-masing pada tanggal 30 September 2024 dan 2023.
51
Page 54
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
Rincian pembelian dari pihak berelasi sebagai berikut:
2024 2023
(Rp 000) (Rp 000)
PT Sinarmonas Industries 236,248,378 244,625,648
PT Aluminametal Utama 188,040,646 103,484,816
PT Monaspermata Persada 24,592,026 10,317,993
PT Ryu Ei Kogyo 20,085,272 19,455,819
Jumlah 468,966,322 377,884,276
32. INFORMASI SEGMEN
31 Sep 2024 Kabel Listrik Kabel Telepon Lain-lain Jumlah
Rp’000 Rp’000 Rp’000 Rp'000
Penjualan 2,203,037 91,7% 131,786 5,5% 66,561 2,8% 2,401,384 100%
Beban pokok penjualan 2,021,468 107,219 62,276 2,190,963
Laba kotor 181,569 24,567 4,285 210,421 8,8%
Beban usaha yang tidak dapat dialokasikan 141,289
Laba dari usaha 69,132 2,9%
Penghasilan lain-lain yang tidak dapat dialokasikan (11,600)
Laba sebelum pajak 57,532 2,4%
Pajak penghasilan (12,228)
Laba tahun berjalan 45,304
Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi
Perubahan nilai wajar investasi tersedia untuk dijual
Jumlah laba komprehensif tahun berjalan 45,304
Laba yang dapat diatribusikan kepada :
Pemilik entitas induk
Kepentingan non-pengendali -
Jumlah. 45,304
Jumlah laba komprehensif yang dapat diatribusikan kepada :
Pemilik entitas induk
Kepentingan non-pengendali -
Jumlah. 45,304
30 Sep 2023 Kabel Listrik Kabel Telepon Lain-lain Jumlah
Rp’000 Rp’000 Rp’000 Rp'000
Penjualan 1,862,769 89,9% 123,419 6,0% 86,542 4,2% 2,072,730 100%
Beban pokok penjualan 1,708,745 116,849 85,710 1,911,304
Laba kotor 154,024 6,570 832 161,426 7,8%
Beban usaha yang tidak dapat dialokasikan 95,360
52
Page 55
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
Laba dari usaha 66,066 3,2%
Penghasilan lain-lain yang tidak dapat dialokasikan (11,716 )
Laba sebelum pajak 54,350 2,6%
Pajak penghasilan (10,625)
Laba tahun berjalan 43,725
Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi
Perubahan nilai wajar investasi tersedia untuk dijual -
Jumlah laba komprehensif tahun berjalan 43,725
Laba yang dapat diatribusikan kepada :
Pemilik entitas induk 43,725
Kepentingan non-pengendali 1
Jumlah. 43,725
Jumlah laba komprehensif yang dapat diatribusikan kepada :
Pemilik entitas induk 43,725
Kepentingan non-pengendali 1
Jumlah. 43,725
33. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA UANG ASING
Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, Perusahaan dan entitas anak mempunyai
aset dan kewajiban moneter dalam mata uang asing sebagai berikut :
30 Sep 2024 31 Des 2023
Mata Uang Ekuivalen Mata Uang Ekuivalen
Asing (Rp'000) Asing (Rp'000)
Aset
Kas dan setara kas US$ 19,800 299,732 302,978 4,670,703
SG$ 15,354 180,992 15,385 180,185
EUR 14,825 249,823 3,295 56,469
GBP - - - -
INR - - - -
AUD - - - -
CNY 82,582 178,211 - -
Piutang usaha :
-
- Pihak-pihak berelasi US$
- --
- Pihak ketiga US$ 97,942 1,482,653 98,000 1,510,768
- -
EUR
- -
- -
-Uang jaminan
USD - -
53
Page 56
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
-
EUR
- - -
Jumlah aset 2,391,411 6,418,125
Liabilitas
Hutang bank US$ 2,081,715 31,513,006 6,898,488 106,347,094
Hutang usaha :
- Pihak-pihak berelasi SG$ - - - -
US$ - - - -
- Pihak ketiga US$ 1,240,713 18,781,911 3,591,642 55,368,752
EUR 6,998 117,929 - -
CNY 31,117,057 67,150,608 - -
SGD - - - -
Hutang lain-lain US$ 111,855 1,693,261 102,704 1,583,287
CNY 5,894,311 12,719,923 - -
Jumlah Liabilitas 131,976,638 163,299,133
Jumlah Liabilitas - Bersih (129,585,227) (156,881,008)
Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, kurs konversi yang digunakan
Perusahaandan entitas anak sebagai berikut :
30 Sep 2024 31 Des 2023
Mata Uang
1 EUR 16,852 17,140
1 USD 15,138 15,416
1 SGD 11,788 11,712
1 GBP 20,237 19,760
1 AUD 10,565
1 CNY 2,158 2,170
1 INR 185
Pada masa mendatang, nilai kurs masih mungkin berubah-ubah, dan mata uang Rupiah mungkin
mengalami depresiasi atau apresiasi secara signifikan terhadap mata uang lainnya.
34. KOMITMEN DAN KONTINJENSI
Bank Garansi
Dalam rangka kontrak penjualannya, Perusahaan telah menyerahkan bank garansi sebagai jaminan
pelaksanaan yang diterbitkan oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk untuk kepentingan
langganannya terutama PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), tender dan ekspor.
54
Page 57
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
Pada tanggal 30 September 2024, jumlah bank garansi yang masih berlaku adalah sebesar Rp
3.258.643 (2023 : 3.258.643)
35. MANAJEMEN RISIKO
Grup menghadapi risiko kredit, risiko mata uang asing dan risiko likuiditas yang timbul dalam
kegiatan usaha normal. Manajemen terus menerus memantau proses manajemen risiko Perusahaan
untuk memastikan tercapainya keseimbangan yang memadai antara risiko dan kontrol. Kebijakan
manajemen risiko dan sistem ditinjau secara berkala untuk mencerminkan perubahan dalam
kondisi pasar dan kegiatan Perusahaan.
a. Risiko kredit
Risiko kredit adalah risiko kerugian keuangan pada instrumen keuangan yang beredar jika
pihak ketiga gagal dalam memenuhi liabilitasnya.
Untuk piutang usaha dan piutang lain-lain, kebijakan Grup adalah untuk bertransaksi dengan
pihak lain yang layak kredit dan atau mendapatkan uang muka yang memadai, bila perlu, untuk
menekan risiko kredit. Selain itu, piutang dipantau ketat secara berkelanjutan.
Kas dan setara kas ditempatkan pada lembaga keuangan yang resmi dan terpercaya.
b. Risiko mata uang asing
Risiko maksimal dari risiko kredit dicerminkan dalam jumlah tercatat pada masing-masing
golongan aset keuangan dalam laporan posisi keuangan.
Risiko mata uang adalah risiko bahwa nilai instrumen keuangan akan berfluktuasi akibat
perubahan nilai tukar mata uang asing. Risiko mata uang muncul ketika transaksi dalam mata
uang asing. Perusahaan tidak memiliki kebijakan lindung nilai mata uang asing. Namun,
manajemen memantau risiko mata uang asing dan akan mempertimbangkan lindung nilai
risiko mata uang asing yang signifikan jika diperlukan.
c. Risiko likuiditas
Risiko likuiditas adalah risiko bahwa Perusahaan mungkin menghadapi kesulitan dalam
memenuhi liabilitas keuangan karena kurangnya dana.
Perusahaan memantau likuiditasnya dengan memantau ketat jadwal pembayaran utang untuk
liabilitas keuangan dan arus kas keluar untuk kegiatan sehari-hari, serta memastikan
ketersediaan pendanaan melalui jumlah fasilitas kredit yang cukup, baik yang mengikat dan
tidak mengikat.
Tabel di bawah ini merupakan rangkuman jatuh tempo aset dan liabilitas keuangan Perusahaan
berdasarkan pembayaran kontraktual yang tidak didiskontokan pada tanggal 30 September
2024 dan 31 Desember 2023.
2024 Jatuh tempo
55
Page 58
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
2024 dan seterusnya
2023 Nilai wajar
Aset
Kas dan setara kas 81,001,155 - 81,001,155
Piutang usaha 918,595,849 - 918,595,849
Piutang lain-lain 3,846,816 - 3,846,816
Aset tidak lancar lainya 731,251 - 731,251
Jumlah aset 1,004,175,071 - 1,004,175,071
Liabilitas
Utang bank 918,496,248 22,279,574 940,775,822
Utang usaha 402,932,398 - 402,932,398
Utang lain-lain 24,134,970 - 24,134,970
Beban akrual 8,542,153 - 8,542,153
Utang sewa pembiayaan 595,151 3,560,984 4,156,135
Jumlah liabilitas 1,354,700,920 25,840,558 1,380,541,478
Jumlah liabilitas bersih 350,525,849 25,840,558 376,366,407
2023 Jatuh tempo
2023 dan seterusnya
2022 Nilai wajar
Aset
Kas dan setara kas 158,098,144 - 158,098,144
Piutang usaha 938,498,739 - 938,498,739
Piutang lain-lain 12,574,301 - 12,574,301
Aset tidak lancar lainya 731,251 - 731,251
Jumlah aset 1,109,902,435 - 1,109,902,435
Liabilitas
Utang bank 736,136,611 267,200 736,403,811
Utang usaha 414,145,141 - 414,145,141
Utang lain-lain 11,131,830 - 11,131,830
Beban akrual 20,424,372 - 20,424,372
Utang sewa pembiayaan 2,077,772 1,862,001 3,939,773
Jumlah liabilitas 1,183,915,726 2,129,201 1,186,044,927
Jumlah liabilitas bersih 74,013,291 2,129,201 76,142,492
d. Risiko operasional
Risiko operasional adalah risiko kerugian yang diakibatkan oleh kurang memadainya atau
kegagalan dari proses internal, faktor manusia dan sistem atau dari kejadian-kejadian eksternal.
Risiko ini melekat dalam semua proses bisnis, kegiatan operasional, sistem dan produk
Perusahaan.
56
Page 59
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024
Risiko operasional terjadi antara lain mesin berhenti proses produksi karena putus pasokan
listrik. Demikian pula mesin berhenti karena kekurangan bahan baku, Perusahaan membentuk
stok penyangga bahan baku. Jika mesin berhenti karena kerusakan mesin, perusahaan selalu
melakukan pemeliharaan secara rutin. Apabila mesin berhenti beroperasi karena pemogokan
karyawan, perusahaan telah menjalin hubungan industrial yang baik dengan serikat buruh.
-------------------
57
Names mentioned 50 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Cable Company Tbk.
p.2
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
p.2 ×2
unresolved
org
Bapepam
p.2 ×4
unresolved
org
Bapepam-LK
p.2 ×2
unresolved
person
Lody Herlianto
p.8
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.8
unresolved
person
Pratiwi Handayani
p.8 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.8
unresolved
person
AKT
p.8
unresolved
org
PT Jembo Energindo
p.9 ×7
unresolved
org
PT Jembo Energindo. Adapun
p.9
unresolved
org
PT JCC
p.9 ×2
unresolved
person
Eira Aurelia Hollanda
p.10
unresolved
org
PT Estika Jasatama
p.33 ×2
unresolved
—
Fujikura Ltd, Japan
p.42
unresolved
org
Fujikura Asia Ltd, Singapore
p.42
unresolved
—
Masyarakat (masing-masing dibawah 5%)
p.42
unresolved
org
PT PLN Persero
p.43
unresolved
org
PT Sinarmonas Industries
p.43 ×8
unresolved
org
PT Karya Sumiden Indonesia
p.44
unresolved
org
PT Monas Permata Persada
p.52 ×2
unresolved
org
PT Multi Tembaga Utama
p.52
unresolved
org
PT Aluminametal Utama
p.52 ×4
unresolved
org
PT Ryu Ei Kogyo.
p.52 ×3
unresolved
org
PT Monas Permata Persada. Beban
p.52
unresolved
org
PT Trans Indonesia Superkoridor
p.52
unresolved
org
PT Qualis Indonesia
p.53
unresolved
org
PT JJ-Lapp SMI
p.53
unresolved
org
PT Alumina Metal Utama
p.53
unresolved
org
Bank Garansi
p.56
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.