Skip to content
Back to announcement

Checklist OJK SANF 0924.pdf

Financial statement Text extracted SANF

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 72

Page 1 OCR 0.939
1, Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
p Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).
2. Tanda (V) diisi pada kolom "Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan di

yang merupakan Perusahaan Efek. Setia

10of72

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda vV) diisi pada kolom "Tidak Ada'

dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.

4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos
i pada kolom "N/A".
5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

tanda (V) di

Data Umum

Nama Emiten/Perusahaan Publik.

PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE

Bidang Usaha

JASA PEMBIAYAAN ALAT - ALAT BERAT

Jenis penawaran Umum

Obligasi

-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka

30 September 2024
(tidak audit)

31 Desember 2023
(audit)

30 September 2023
(tidak audit)

Nama Kantor Akuntan Publik

Kantor Akuntan Pu
Tanudiredja, Wibisana, Rintis &
Rekan

Nama Partner

Tjhin Silawati, S.E

Opini Akuntan

Laporan keuangan menyajikan
secara wajar tanpa modifikasian,
dalam semua hal yang material,
posisi keuangan PT Surya Artha
Nusantara Finance pada tanggal
31 Desember 2023, serta kinerja
keuangan dan arus kas untuk
tahun yang berakhir pada tanggal

an selanjutnya

Page 2 OCR 0.937
20f72

tersebut, sesuai dengan Standar
Akuntansi Keuangan di Indonesia.

Catatan tentang Opini - - z
(jika ada)

“ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.

Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang v
“Tanggung Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan”
Pemenuhan Peraturan No.VIII,A.2 tentang “Independensi V
Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal”
Data Keuangan Penting (dalam jutaan, kecuali Laba per saham dalam Rupiah Penuh)
30 September 2024 31 Desember 2023 30 September 2023
Periode laporan keuangan (dalam jutaan rupiah) | (dalam jutaan Rupiah) (dalam jutaan Rupiah)
Laba Rugi Komprehensif
Pendapatan 604,981 N/A 527,891
Laba (rugi) bruto 347,859 N/A 293,244
Laba (rugi) usaha/operasional 236,020 N/A 194,717
EBITDA 455,186 N/A 378,977
Laba (rugi) Bersih periode
Berjalan 157,494 N/A 116,420
Laba (rugi) komprehensif 156,150 N/A 117,383
Laba Per saham (dasar) 274 N/A 203
Laba Per saham (dilusian) N/A N/A N/A
Laporan Posisi keuangan
Jumlah Aset 7,392,069 6,110,482 N/A
Jumlah Aset Lancar N/A N/A N/A

Page 3 OCR 0.928
30f 72

30 September 2024 31 Desember 2023 30 September 2023
Periode laporan keuangan (dalam jutaan rupiah) | (dalam jutaan Rupiah) | (dalam jutaan Rupiah)
Jumlah Aset Tidak Lancar N/A N/A N/A
Jumlah Liabilitas 6,153,424 5,027,987 N/A
Jumlah Liabilitas Jangka N/A N/A N/A
Pendek
Jumlah Liabilitas Jangka N/A N/A N/A
Panjang
Jumlah Ekuitas 1,238,645 1,082,495 N/A
Modal Disetor 622,822 622,822 N/A
Saldo Laba 615,258 458,935 N/A
Kepentingan nonpengendali N/A N/A N/A
Rasio Keuangan"
Rasio Lancar (Y6) N/A N/A N/A
ROA 3.64Yo N/A 3.18Y6
ROE 16.95Y6 N/A 15.05Y0
Ebitda thd pendapatan (Yo) 75.24Yo N/A 71.79Ya

“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya

Catatan :

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan
atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai
dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten
atau Perusahaan Publik.

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK
No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

Laporan Keuangan Terdiri dari:

1 Laporan posisi keuangan pada akhir periode vV Halaman 1/1 sampai
dengan 1/2
2 Laporan laba rugi komprehensif selama periode v Halaman 2

Page 4 OCR 0.937
40f72

Laporan perubahan ekuitas selama periode

Halaman 3

Laporan arus kas selama periode

Halaman 4

Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat
Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

Catatan atas Laporan Keuangan

Ketentuan Umum
Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai
berikut:

CATATAN
dengan 31

1 sampai

a. gambaran Umum Perusahaan, v CATATAN 1
b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang CATATAN 2
diterapkan: v
€. Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, CATATAN 4 sampai
laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, dengan 31
sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan v
d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:
1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun vV
dalam laporan keuangan: dan
2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi CATATAN 3
informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan. v
2. | Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan
adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”, v
3. | Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset
yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan. v CATATAN 5, 6, 13 dan 14
4. | Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang
@iasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat v CATATAN 12
manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
diungkapkan alasannya.
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
1. Gambaran Umum Perusahaan v CATATAN 1
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:

a. Pendirian perusahaan v CATATAN 1
1) | Riwayat ringkas perusahaan, v CATATAN 1
2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang v CATATAN 1

berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara:
3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada v CATATAN 1

Page 5 OCR 0.888
5 of 72

periode pelaporan:

4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha, v CATATAN 1
5) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan v CATATAN 1
melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang
disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau
perampingan usaha dan kapasitas produksinya, dan
6) | Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate v CATATAN 1
parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.
7) | Khusus Industri Media v
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang di
8) | Khusus Industri Jalan Tol v
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan
tol tersebut.
9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan v CATATAN 1
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang,
10)| Khusus untuk Industri Perbankan v
Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).
11)| Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum
Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
a) Area Eksplorasi, meliputi:
. v
. izin lokasi, v
# Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya, v
#  Persentasi kepetr In saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi, dan v
# Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi v
per tanggal Laporan Posisi Keuangan,
b) Area Ekspioitasi/Pengembangan meliputi:
«Nama lokasi, v
«Nama pemi v
# Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya: v
»  Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi, v
& Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan v
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi:
e Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan v
# Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh v
Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.
12)| Khusus Industri Kehutanan v

Page 6 OCR 0.913
60of 72

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan:

b) rincian luas areal hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan
Cc) sisa umur HPH,

8)

Total Aset, dan

b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang CATATAN 1
diterbitkan di luar Indonesia,
2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan, CATATAN 1
3) | Bursa tempat Efek dicatatkan: dan CATATAN 1
4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate CATATAN 1
action) sejak penawaran Umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir,
c Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak vV
langsung,
2) | Tempat kedudukan: v
3) | Jenis usaha, v
4) | Tahun beroperasi secara komersial: v
5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda), v
v

Page 7 OCR 0.931
70of 72

Informasi penting lainnya antara
a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak v

memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5096

(lima puluh perseratus) hak suara yang sah:

alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5046 (lima v

puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan

pengendalian:

akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan v

tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau

periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan

tanggal atau periode yang berbeda:

sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk v

mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran

kembali pinjaman atau uang muka:

€) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas v
Induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk: dan

f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus
mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan v
Porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan
sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal
hilangnya Pengendalian,

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan:

(3) jumlah harga yang diterima,

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kasj

(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan: dan

(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori
utamanya.

b,

c)

d

SK ta «

d. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara
1) | Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite v CATATAN 1
audit,
2) | Cakupan manajemen kunci, dan v
3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan v CATATAN 1
tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas
anak.

Page 8 OCR 0.949
8 of 72

Penerbitan Laporan Keuangan

1)

Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan

CATATAN 2

2)

Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan,

Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

CATATAN 2

Pernyataan kepatuhan terhadap SAK
Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan
sesuai dengan SAK.

CATATAN 2A

Dasar pengukuran dan penyusunan faporan keuangan

1)

Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost),
biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar
(Fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.

CATATAN 2A

2)

Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas.

CATATAN 2A

3)

Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:

a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak:

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan

Cc) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada).

CATATAN 2A

4

Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).

Ba

«

Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

1)

Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau
bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat
manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling
signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan,

CATATAN 3

2)

Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa
depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan,
yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah
tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan

CATATAN 3

3)

Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas
laporan keuangan memasukkan rinclan atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode
pelaporan.

CATATAN 3

Kebijakan Akuntansi Tertentu

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan
relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi
tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

1)

Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk.

Page 9 OCR 0.910
90f72

dan entitas anak:

b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan v
entitas induk:
Cc) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan v
Pengendalian atas entitas anak:
d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak, v
e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan vV
nonpengendali: dan
f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi v
telah dieliminasi.
2) | Kombinasi bisnis
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan v
untuk mengukur kepentingan nonpengendali:
b) pengakuan awal untuk goodwill: v
C) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwill: dan vV
d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di v
Perusahaan, antara lain:
(1) pembelian dengan diskon:
(2) akui secara bertahap, dan
(3) imbalan kontinjensi.
3) | Kas dan setara kas:
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara v CATATAN 2E
kas.
4) | Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas vV CATATAN 2C-2K, 2M, 29
dan 2R
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Instrumen keuangan setiap kategori: v CATATAN 2C-2K, 2M, 29
dan 2R
(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan, vV CATATAN 2C-2K, 2M, 29
dan 2R
(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilal Wajar instrumen keuangan: v CATATAN 2C-2K, 2M, 209
dan 2R
(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset v CATATAN 2C-2K, 2M, 29
keuangan: dan 2R
(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan, v CATATAN 2C-2K, 2M, 29

Page 10 OCR 0.914
10 of 72

ai an aa

(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain

penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka CATATAN 2D
(4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai, CATATAN 2D
(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nil vV CATATAN 2D
(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen vV

keuangan derivatif, dan CATATAN 2D
(c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai. v

b) Investasi pada Sukuk

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk:

(2) pengakuan awal Sukuk,

(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:

(4) Penyajian pendapatan sukuk: dan

(5) penyajian amortisasi biaya transaksi. v
c) Sukuk yang diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal Sukuk,

(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:

(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk,

(4) posisi penyajian Sukuk: dan

(5) akad syariah yang digunakan. v
5) | Khusus Industri Perbankan
a) Giro Wajib Minimum PA
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah Giro wajib minimum.
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain v
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank
Lain.
c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain v
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia
dan Bank Lain.
6) | Piutang Reverse Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan vV

dan pengukurannya.

7) | Khusus Industri Perbankan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara
a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki:

pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi

Lt

Page 11 OCR 0.924
11 of 72

Pemerintah:dan
Cc) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.

8) | Khusus Industri Perbankan
a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara H
(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan:
(2) Dasar penyajian atas kredit:
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit,
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi.
€) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara H
(1) Dasar penilaian dan penyajian:
(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan saldo
piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan
(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan.
9) | Khusus untuk Industri Pembiayaan
Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus dijelaskan antara
a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan v CATATAN 2C dan 2G
b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari v CATATAN 2J
konsumennya.
10) | Anjak Piutang
Yang harus dijelaskan antara :
a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse): v CATATAN 2C dan 2H
b) Penyajian transaksi anjak piutang: v CATATAN 2C dan 2H
C) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih
piutang di kan, dan
@d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien
atau ditanggung oleh perusahaan).
11) | Sewa
Yang harus dijelaskan antara
a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa) v CATATAN 29
b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan v CATATAN 29
C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor. v CATATAN 29
12) | Persediaan:

yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan

Page 12 OCR 0.920
12 0f 72

rumusan biaya yang digunakan.

a)

Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara
Beban-beban yang dikapital
sarana dan pra-sarana.
HTI Siap Panen

Yang harus dijelaskan antara lain:

Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

in:
|, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan

Khusus Industri Perkebunan

Tanaman Perkebunan

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan,

(2) Dasar penilaian dan pengukuran:

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah
menghasilkan:

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan, dan

(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.

D1

Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :

(a) Metode penilaian,

(b) Metode amortisasi (deplesi): dan

(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :

(a) Metode penilaian, dan

(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan

ternak telah menghasilkan.

13)

Aset Tetap:
Yang harus dijelaskan antara lain:

a)
b)
9
d)
e)
»
9

pengakuan awal Aset Tetap:

pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap:
pengelompokan Aset Tetap:

metode penyusutan yang digunakan:

kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap:
estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan:
penghentian pengakuan:

Ket taee

CATATAN 2K
CATATAN 2K
CATATAN 2K
CATATAN 2K
CATATAN 2K
CATATAN 2K
CATATAN 2K

Page 13 OCR 0.922
13 of 72

h) nilai residu: dan v CATATAN 2K
i) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, v CATATAN 2K
metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.
14)| Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada vV

asosiasi.

15)| Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian

partisipasi dalam Ventura Bersama.

16)| Pola Kerjasama

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dari bentuk kerjasama:

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul: dan

Cc) Sistem pembagian hasil, jika ada.

17)| Aset Tak Berwujud

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Aset Takberwujud,

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud:

€C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas,
diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya:

d) sumber terjadinya Aset Takberwujud:

€) metode amortisasi yang digunakan,

f) penghentian pengakuan Aset Takberwujud,: dan

9) riset dan pengembangan (jika ada).

18)| Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual v

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan
sebagai aset yang dimiliki untuk dijual: dan

b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

19)| Properti Investasi: v

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Properti Investasi,

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi:

C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya:

@) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan

€) penghentian pengakuan Properti Investasi,

20)| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v

Aset Minyak dan Gas Bumi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto:

&«

YLLL

Page 14 OCR 0.939
140of72

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset
(revaluasi):

C) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan,

d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan

e) Pertanggungan Asuransi.

21)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

Yang harus dijelaskan antara

a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya
penurunan nilai: dan

b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya.

22)

Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian lial
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan: dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.
Simpanan dari bank lain
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan
b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.
Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lai
a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan, dan
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.

23)

Provisi

Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kondisi provisi yang harus
b) dasar penentuan nilai provisi.

vi: dan

tt

CATATAN 3D
CATATAN 3D

24)

Utang Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya.

25)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH,

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan:

C) Metode penyusutan prasarana PLH: dan

d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:

Page 15 OCR 0.945
15 of 72

(1) Lokasi penambangan:

(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

26)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan

Yang harus laskan antara lain:

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan
dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan,

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan
adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan
dilaksanakan pada saat dimulainya produksi,

c) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka
waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonornis tambang dan dasar
perhitungan amortisasi.

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan
€) Metode penyusutan prasarana PLH.

Era)

Pengakuan Pendapatan
a) Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait,

CATATAN 2N

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase
penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesaian suatu kontrak.

Khusus Industri Asuransi
(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan
pendapatan:
(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif: dan

Page 16 OCR 0.942
16 of 72

(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.
(2) Beban Klaim

Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam
proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban
penyelesaian klaim: dan

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.

Khusus Industri Real Estate

Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat:

(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek:

(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai
tercatat proyek:

(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat:

(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini,
dan

(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.

28)|

Program Loyalitas Pelangan
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan terkait program loyalitas pelanggan

29)

Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing:

b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas
moneter, dan

Cc) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata
uang asing.

&««

CATATAN 2B
CATATAN 2B

CATATAN 2B

30)

Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasij

b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan

«4

CATATAN 2S
CATATAN 2S

31)

Hibah Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam
laporan keuangan.

32)

Pajak Penghasilan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan,
b) ketentuan mengenai saling hapus:

C) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan

d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan,

Late

CATATAN 20
CATATAN 20
CATATAN 20
CATATAN 20

Page 17 OCR 0.920
17 of 72

Imbalan Kerja
Yang harus dijelaskan antara lai

(rugi) per saham dilusian.

Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan, v CATATAN 2M
b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan v CATATAN 2M
oleh Perusahaan:
C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial: v CATATAN 2M
dan
d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian. vV CATATAN 2M
34)| Saham Treasuri
Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian,
penjualan, atau pembatalan saham treasuri.
35)| Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis
saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas,
termasuk pengukurannya,
36)| Kuasi-Reorganisasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi:
b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan
€) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.
37)| Biaya Pinjaman
Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
Gikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian,
38)| Segmen Operasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk v CATATAN 2T
mengidentifikasikan Segmen Operasi.
39)| Laba (Rugi) per saham
Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba v CATATAN 2R

Aset

Kas dan Setara Kas

Yang harus diungkapkan antara laii

a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga,

b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang
asing:

Cc) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan

Lt

CATATAN 4
CATATAN 4

CATATAN 4

Page 18 OCR 0.945
18 of 72

d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh
kelompok usaha disertai pendapat manajemen.
2) | Khusus Industri Perbankan

a) Kas v
Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.
b) Giro pada Bank Indonesia v

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai
dalam mata uang original): dan

(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada v
saat periode pelaporan.
c) Giro pada Bank Lain vV

Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang:

(1) Jumlah penyisihan penurunan nilai:

(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro:

(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai
hubungan istimewa dan pihak ketiga,

(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain v

Yang harus diungkapkan antara

(1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang,

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired) dan
tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired):

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok),

(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
istimewa dan pihak ketiga,

(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya,

(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku
operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana
tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang, dan

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

3) | Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: v CATATAN 5,6, 7 dan 8

Page 19 OCR 0.923
19 of 72

b) jumlah piutang menurut debitur:

S) jumlah piutang menurut mata uang, vV
d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai: v CATATAN 5,6, 7 dan 8
€e) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai v CATATAN 5,6, 7 dan 8
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang,
f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen vV CATATAN 5,6, 7 dan 8
atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan:
9) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan, v CATATAN 5,6, 7 dan 8
h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dan vV CATATAN 5,6, 7 dan 8
i) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:
(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting lain
yang diatur dalam perjanjian: dan
(2) jaminan yang diberikan (bila ada).
4) | Khusus Industri Asuransi
a) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:
(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur:
(2) Jumiah piutang berdasarkan jenis asuransi, dan
(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
b) Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:
(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur:
(2) Jumlah menurut jenis asuransi, dan
(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
€C) Piutang Reasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur,
(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan
(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
d) Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi:
(3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan
(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
5) | Khusus Industri Pembiayaan
a) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan vV CATATAN 6

bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain):

Page 20 OCR 0.915
20 of 72

(2) Rincian umur dari angsuran pembiayaan konsumen, v CATATAN 6
(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja v CATATAN 6
sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak
tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas:
(4) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui: v CATATAN 6
(5) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang v CATATAN 6
pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan:
(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan vV CATATAN 6
(7) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai v CATATAN 6
jaminan atas utang.
b) Tagihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta v CATATAN 8
jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa
recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan
(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah pi tang yang v CATATAN 8
diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.
€C) Piutang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1)Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, vV CATATAN 5
(2)rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
nimum pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan
investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada
akhir periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:
(a) kurang dari satu tahun v CATATAN 5
(b) lebih dari satu tahun sammy Ima tahun vV CATATAN 5
(c) lebih dari lima tahun v CATATAN 5
(3)pendapatan keuangan yang belum diterima, v CATATAN 5
(4)nilai residu yang tidak dijarnin yang diakru sebagai manfaat lessor v CATATAN 5
(5)akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum, vV CATATAN 5
(6)rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode, dan vV
(7)penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material. vV
d) Piutang Sewa Operasi v

Yang harus diungkapkan antara lain:
(Wjumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang
tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut:
(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari lima tahun
(2)total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan
(3)penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.

Page 21 OCR 0.918
21 of 72

Khusus Kontrak Konstruksi

Piutang Retensi

Yang harus diungkapkan antara lain:
3) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi
b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi.

7)

Tagihan Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak

konstruksi.

Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :
a) biaya kontrak yang terjadi,
b) laba yang diakui
cd) kerugian yang terja
d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

3)

Piutang Reverse Repo

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan,

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek,
c) Nama pihak/counterparty:

d) Lokasi Efek jaminan,

e) Tingkat bunga piutang reverse repo:

f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan

9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).

9)

Agunan Yang Diambil Alih
Yang harus diungkapkan antara lain:

:

realisasi bersih atas agunan yang diambil
yang tidak tertagih, dan

C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan
agunan tersebut.

dengan saldo piutang

10)

Piutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan
denda kepada pihak lain.

11)

Piutang Lain-Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jenis dan jumlah piutang:

b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nil (CKPN): dan
C) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan.

SL

CATATAN 10
CATATAN 10
CATATAN 10

Page 22 OCR 0.928
22 of 72

Aset Keuangan Lainnya

Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar.

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:

€) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan

@) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.

a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak v
ketiga dan pihak berelasi.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian Investasinya: v

(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, vV
baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang
diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan:

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif v
untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar mel. laba rugi,

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi, v
untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo:

(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada). v

(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo: v

(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori: v

(b) alasan reklasifikasij dan v

(c) sisa investasi dalam kelompok dii i hingga jatuh tempo yang telah v
Gireklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual.

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas v
atau Ilabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan
tersebut,

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, CATATAN 5,6,7,8,9,10
@ipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset dan 26B
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban

(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum lisasi atas investasi v
yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh
tempo.

13) | Khusus Deposito v

Page 23 OCR 0.941
23 of 72

Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syarial
b) tujuan model usaha yang digunakan:

Cc) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan
d) Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan,

15)

Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis:
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga,

c) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

d) Informasi penting lainnya.

16)

Khusus Unit Penyertaan Reksadana

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian unit penyertaan reksadana dan i Aset Bersih: dan

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan

17)

Khusus Wesel Tagih

Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,
jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi
usaha atau lainnya).

18)

Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.

19)

Pinjaman Polis

Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:
a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang,

b) Tingkat suku bunga.

20)

Khusus Industri Perbankan Kredit
Yang harus diungkapkan antara

a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka
waktu serta kolektibilitas:

b) Jumlah cadangan kerugian penurunan dan mutasi selama periode
berjalan,

9 Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan:

e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

? Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan

menurut ketentuan Bank Indonesia:

Page 24 OCR 0.930
9»

24 of 72

Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah
cadangan kerugian penurunan Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap
jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai
ketentuan Bank Indonesia:

h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektil
») Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan,
agen, atau anggota sindikasi:
» Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada,
131 Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia,
D1 Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai.
21)| Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
Yang harus diungkapkan antara lai
a) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh
tempo:
b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan
penghapusan dan mutasi selama periode berjalan:
c) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai
tagihan akseptasi
22)| Persediaan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi
yang sesuai bagi Perusahaan:

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya
untuk menjual:

(3) jumlah persediaan yang diakul sebagai beban selama periode berjalan:

(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan
yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan:

(5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai
pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode
berjalan,

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang
diturunkan:

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:

(i) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

Page 25 OCR 0.935
25 of 72

(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan
dijaminkan: dan

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

b)

Khusus Industri Perhotelan

Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus
diungkapkan antara lain:

(1) Makanan dan minuman:

(2) Perlengkapan: dan

(3) Barang Dagangan.

La)

Khusus Industri Real Estat

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1)Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
(a) Tanah Matang:
(b) Unit Bangunan: dan
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian,

(2)Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku
namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang akan
dialihkan, bila ada.

9)

Tanah untuk Pengembangan

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Lokasi, luas tanah, proses peri: H

(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan, dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.

8)

Khusus Industri Media

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1)Materi program : lokal, impor (media televisi):
(2)Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):
(3)Barang promosi dan barter (media cetak): dan
(4)Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.

Khusus Industri Rumah Sakit
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1)Obat-obatan,

(2)Perlengkapan medis (disposable): dan
(3)Persediaan lainnya

9) Khusus Industri Peternakan

Page 26 OCR 0.945
26 of 72

(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu,
seperti hewan ternak menjadi:

(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan
(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.
(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara H
(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak
telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan:

(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling
tidak 2 tahun terakhir,

(c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilang:

(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan
risiko yang ditutup:

(Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian
atau metode penghapusan langsung:

(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan

(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima
jaminan.

23)

Pajak Dibayar Di muka

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan

b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.

CATATAN 15

24)

Biaya Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah.

CATATAN 9

25)

Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual

Yang harus diungkapkanantara lain:

(1) uraian dari aset yang dii untuk dijual atau kelompok lepasan,

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan:

(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai:

(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu
tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode
penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun:

(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk
dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan

(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang di untuk dijual atau
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:

Page 27 OCR 0.931
27 of 72

(a)nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:
i. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset
atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dii
dijual, dan
li. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual,
(b)uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan
(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian

sebelumnya.
26) | Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang: CATATAN 10 dan 23
b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta penjelasan v
terjadinya piutang pihak berelasi tersebut:
€) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai v
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:
d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan : v
dan
€) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut harus v
dibuktikan serta diungkapkan alasannya.
27)| Investasi pada Entitas Asosiasi v

Yang harus diungkapkan antara lain:

»

h)

nama entitas asosiasi,

persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta
alasannya:

nilai tercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya
tersedia,

ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset,
Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi,

alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2096
(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung
atau tidak langsung:

akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan
keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau
periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau
periode yang berbeda:

sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi
untuk mentransfer dana kepada Perusahaan:

bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan

Page 28 OCR 0.937
28 of 72

menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif:

i) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan
investor lain,

itas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk
semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi: dan

k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam

kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total

Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

28)

Khusus Industri Konstruksi

Jaminan

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan
tersebut serta kantrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

29)

Khusus Industri Kehutanan

HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
sebagai berikut:

a) Saldo awal:

b) Penyisihan periode berjalan,

Cc) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan

d) Saldo akhir.

30)

Khusus Industri Jalan Tol

Hak Bagi Hasil Tol

Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol,

(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya:

(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan

(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.

31)

Khusus Industri Perkebunan

Tanaman Perkebunan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Untuk tanaman telah menghasilkan

0) Rincian tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman,

2 Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir:

(3 Status tanah yang digunakan untuk menanam)

4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman!

(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun:
dan

(6) Tanaman yang dijaminkan.

Page 29 OCR 0.936
29 of 72

b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :
(a) Saldo awal
i Tambahan tahun berjalan
in Biaya langsung
(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi
luar biasa
i. Pengurangan tahun berjalan
Ti. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(c) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir,

(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang
menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.

32)

Khusus Industri Peternakan

Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang

Yang harus diungkapkan antara lal

a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
ternak telah menghasilkan:

b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2

Cc) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan:

€) Kondisi hewan ternak:

f) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir,

9) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
ditutup:

h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau
metode penghapusan langsung:

» i cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada,

j) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada: dan

k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menei

33)

Properti Investasi
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model
atau model biaya:
(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar
dari Properti Investasi:
(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung olch bukti pasar atau

Page 30 OCR 0.940
30 of 72

lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan
keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan:
(4) nama Penilai, tanggal peni
(5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:
(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi,
(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang
menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama
periode tersebut: dan
(9) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rudi atas
penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan
model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar:
(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau
pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan
(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan
Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.

b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:
(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan
untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilalan yang telah disesuaikan yang
dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:
(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan
kembali, dan
(b) penyesuaian signifikan lain.

€) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain

pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan

antara lain:
(1) umur manfaat,
(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi

pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan reklasifikasi,

(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan:

(4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan
nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku:

(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri, dan

Page 31 OCR 0.928
d)

31 of 72

(6) Nilai Wajar Properti Investasi.
Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:
(3) estimasi saat penyelesaian:
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian:
(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi
dalam proses pembangunan dan pengembangan) dan
(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
1. jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
2. tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

34)

Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain:

3)
b)
9
d)
2)

n

9

setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan

kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan:

i jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal

dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban

penyusutan:

rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan

ekuitas (jika ada):

jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap:

jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan

nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak

diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif,

Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:

(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset
Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian,

(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset,

(5)  jurnlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan
model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan
selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada
para pemegang saham.

««

LL AK at

CATATAN 12

CATATAN 12

CATATAN 12

Page 32 OCR 0.924
32 of 72

h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara
lain:

(1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan: v
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak, v
(3) estimasi saat penyelesaian, v
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada): v
(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam v
pembangunan: dan
(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi
kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan v
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman v
yang layak dikapitalisasi.
i) Pengungkapan lainnya antara lain:
(1) jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara, v
(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan vV CATATAN 12
masih digunakan,
(3) jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak v
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual:
(4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda v

secara material dari jumlah tercatat:

(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang v CATATAN 12
dihentikan pengakuannya:

(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis
Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan,

(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset
Tetap:

(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau
pemulihan penurunan ni

(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan
dan alasan penjaminan: dan

(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan v CATATAN 12
risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya.

35) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi v

Aset Minyak dan Gas Bumi

(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)

Yang harus diungkapkan antara
(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated acreage,

sumur dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor,

St td

Page 33 OCR 0.929
33 of 72

kendaraan, sumur dan peralatan serta fa: s dalam pengerjaan:

Tabel yang memuat penjelasan tentang :

(a) Lokasi penambangan:

(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:

(0) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi
penambangan: dan

(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan

(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih

kepada Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam

bentuk tabel analisa umur tagihan.

2

36)

Aset Tak Berwujud

Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:

a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi,

b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi
komprehensif,

€) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada

awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan

reklasifikasi,

dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria

aset kualifikasian, maka harus diungkapkan:

(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang

layak dikapitalisasi:

@) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan

nnya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak

terbatas,

f) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan,

9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada
Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:
(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut,
(2) jumlah tercatatnya, dan
(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model

revaluasi,

h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepei
jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Lial

1) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud:

j) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):
(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir:

d

nnya dibatasi dan
itas,

Page 34 OCR 0.944
34 of 72

(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi:

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset,

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat
dengan model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham.

37) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum v

a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup

Tangguhan/Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan
Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :

(1) Saldo awal:

(2) Penambahan dan pengurangan,

(3) Saldo akhir.

b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi

Yang harus diungkapkanantara lain:

(1)rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang
mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir, dan

(2)Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.

€) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.

Yang harus diungkapkan antara lai

(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:

(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.

(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya
pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya,

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada):

(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan:

(a) Alasan terjadinya penundaan,

(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan

(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

Page 35 OCR 0.931
350f72

d) Biaya Pengembangan Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun
berjalan dengan menunjukkan:
(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan:
(b) Saldo awal,
(c) Penambahan/pengurangan:
(d) Amortisasi, dan
(e) Saldo akhir.

(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang
masih berjalan:

(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan:

(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:
(a) Alasan terjadinya penundaan:
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,

terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka
harus diungkapkan rincian dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-
tiap Area of Interest.

b. Liabilitas
1) | Utang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain
a) jumlah utang usaha yang Iisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi': v LAPORAN POSISI
KEUANGAN
b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan v CATATAN 26A
C) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang vV CATATAN 13 DAN 14
berhubungan.
2) | Provisi
a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka vV CATATAN 5, 6, 7, 8, 9
panjang.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode: v CATATAN 5, 6, 7, 8,9
(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan v CATATAN 5, 6, 7, 8, 9

Page 36 OCR 0.931
36 of 72

(3)

jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan: v CATATAN 5, 6, 7, 8, 9
(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum v CATATAN 5, 6, 7, 8,9
digunakan,
(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nil v CATATAN 5, 6, 7, 8, 9
karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto, v
(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus vV CATATAN 5, 6, 7, 8, 9
keluar sumber daya ekonomi:
(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud v CATATAN 5, 6, 7, 8, 9
dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi v
utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan
(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah v CATATAN 5, 6, 7, 8, 9
Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.
3) | Beban akrual
Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum v CATATAN 17
jatuh tempo.
4) | Khusus Industri Perbankan vV
Liabilitas Segera

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban.
5) | Utang Repo v
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo:
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.
6) | Khusus Kontrak Konstruksi
Utang Bruto kepada Pelanggan vV
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak
konstruksi, Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel
yaitu :
a) biaya kontrak yang terjadi,
b) laba yang diakui
€C) kerugian yang dialami: dan
d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).
7) | Khusus Industri Perbankan
a) Simpanan Nasabah v
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu,
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito,

Page 37 OCR 0.944
37 of 72

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau
dijaminkan: dan
(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro.

b) Simpanan dari Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu,
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir
atau dijaminkan.

8)

Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Rincian berdasarkan program asuransi:
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan:
(3) Rincian berdasarkan mata uang,
(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

b) Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lai
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung,
(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan
(4) Jumlah utang menurut mata uang.

€C) Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Yang harus diungkapkan antara lai
(1) Jumlah menurut jenis asuransi:
(2) Jumlah menurut tertanggung:
(3) Jumlah menurut mata uang, dan
(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

d) Premi yang belum merupakan Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah menurut program asuransi,

(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan:

(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak
berelasi dan pihak ketiga:

(4) Metode perhitungan yang digunakan: dan

(5) Rekon: i jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

@e) Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus diungkapkan antara
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur:
(3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(4) Jumlah menurut umur utang.

Page 38 OCR 0.940
38 of 72

f) Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur,
(3) Jumlah menurut jenis mata uang:
(4) Jumlah menurut umur utang: dan
(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.

9) Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur:
(2) Jumlah menurut jenis mata uang, dan
(3) Jumlah menurut jenis asuransi.

h) Titipan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi.
i) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan

Yang harus diungkapkan:

(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham:

(2) Dasar perhitungan: dan

(3) Saldo menurut usia.

2)

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.

CATATAN 24

10)

Utang Pajak

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis dan jumlahnya: dan

b) informasi mengenai ketetapan pajak.

CATATAN 15

11)

Khusus Industri Pembiayaan

Kewajiban Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan

b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan
penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

LL

12)

Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.

13)

Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai
dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana
diatur dalam Checklist Ini.

CATATAN 13,
26C

26A dan

Page 39 OCR 0.926
39 of 72

14) | Liabilitas Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas CATATAN 2CCfii)
keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang:
(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara LAPORAN POSISI
pihak ketiga dan pihak berelasi, KEUANGAN dan CATATAN
(3) Yang harus diungkapkan antara lain: 23
(a) nilai tercatat !! tas keuangan untuk setiap kategori, CATATAN 11, 13, 14
(b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan: dan v
(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam v
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default).
b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian v
utang,
(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan vV
yang terkait:
(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui v
selama periode tersebut, dan
(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah v
direstrukturisasi.
15) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo v
dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.
16) | Khusus Industri Pertambangan Umum
Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang v
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.
17) | Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.
Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang v
dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak
lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.
Liabilitas Jangka Panjang
18) | Utang Pihak Berelasi Non-Usaha v
Yang Harus diungkapkan antara
a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang:
b) jumlah utang menurut mata uang: dan
c) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

Page 40 OCR 0.916
400f 72

Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang

Yang Harus diungkapkan antara lain:

a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata
uang,

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:

c) tanggal jatuh tempo,

d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan
perolehannyaj

f) pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas
pinjaman,

9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan:

» persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen,
pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan

j) pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang

akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan

posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai tas jangka panjang, antara

lain adalah:

SKK KK tt ee

CATATAN 13

CATATAN 13
CATATAN 13
CATATAN 13
CATATAN 13
CATATAN 13
CATATAN 13

CATATAN 13
CATATAN 13

CATATAN 13

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor)
pada tanggal laporan posisi keuangan:

b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total
pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dan
nilai kininya, untuk setiap periode berikut:

(1) sampai dengan satu tahun:
(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan
(3) lebih dari 5 (lima)tahun.

c) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut:

d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan
akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable
sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan:

e) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan
engan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan

(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan v
(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, v
jangka waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.
20) | Utang Sewa Pembiayaan v

Page 41 OCR 0.924
41 of 72

?) penjelasan umum erjanjian sewa yang material, antara lai

(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen,

(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau
pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya, dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.

21) | Khusus Industri Perbankan
a) Surat Berharga yang Diterbitkan vV

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat:

(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan:

(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance):

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga
yang diterbitkan.

b) Pinjaman Diterima v

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan,
dan persyaratan penting lainnya(debt covenance),

(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance:

(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak
lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka
manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih.

c) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi v

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi
menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode
pelaporan: dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai
komitmen dan kontinjensi.

Page 42 OCR 0.909
42 0f72

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain:
3) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Saldo awal,
(2) Penyisihan yang dibentuk,
(3) Pengeluaran yang terjadi: dan
(4) Saldo akhir.
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan:
c) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan:
d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban
penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah,
€) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Saldo awal,
(2) Penambahan dan Pengurangan :
(3) Saldo akhir.

23)

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
a) imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) gambaran umum mengenai jenis program. v CATATAN 24
(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang
menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat
diatribusikan ke dalam:
(a) biaya jasa ki v CATATAN 24
(b) biaya bunga, v CATATAN 24
(c) iuran oleh peserta program: v CATATAN 24
(d) keuntungan dan kerugian aktuariat: v CATATAN 24
(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata v CATATAN 24
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:
(HP - imbalan yang dibayarkan: v CATATAN 24
(9) biaya jasa lal vV
(h) kombinasi bisnis: v
(i) curtailment: dan v CATATAN 24
(i) penyelesaian, v CATATAN 24
(3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program v CATATAN 24
yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang
seluruhnya atau sebagian didanai:
(4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal v CATATAN 24

Page 43 OCR 0.910
dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan
SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat
@iatribusikan pada setiap:

(a)
(&)
(c)
“@

(e)
#

@
Kn

@
(b)

43 of 72

(a) hasil yang diharapkan dari aset program,
(b) keuntungan dan kerugian aktuari
(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian
(d) iuran oleh pemberi pekerja,
(e) iuran oleh peserta program,
(MP -imbalan yang dibayarkan:
(9) kombinasi bisnis, dan
(h) penyelesaian:
(5S) rekonsiliasi kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir

(2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas
Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang

mengungkapkan:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan
posisi keuangan,

(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan:

(c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
dalam SAK,

(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang
diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan

(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan,

(6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos
dimana hal tersebut termasuk:

biaya jasa kini:

biaya bunga:

hasil yang diharapkan dari aset program,

hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset
sesuai dengan SAK,

keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor
1096 (sepuluh per seratus):

biaya jasa lalu:

dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan
dampak dari batasan dalam SAK:

(7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui
segera dalam saldo laba, meliputi:

keuntungan dan kerugian aktuarial: dan
dampak dari batasan dalam SAK:

«

SKK 4 ata

SL. «

Sta

Na

CATATAN 24

CATATAN 24
CATATAN 24
CATATAN 24
CATATAN 24
CATATAN 24

CATATAN 24
CATATAN 24

CATATAN 24

CATATAN 24
CATATAN 24
CATATAN 24
CATATAN 24
CATATAN 24
CATATAN 24
CATATAN 24
CATATAN 24

CATATAN 24

CATATAN 24

CATATAN 24

CATATAN 24
CATATAN 23

Page 44 OCR 0.946
44 of 72

(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada
pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan
kerugian dalam pendapatan komprehensi

(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total
aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup,
namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan
seluruh aset lain:

(10)jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:

(a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan, dan

(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan:

(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian
yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori
utama dari aset program,

(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset:

(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan dan
diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara
persentase dan variabel lainnya, termasuk:

(a) tingkat diskonto,

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode
yang disajikan dalam laporan keuangan:

(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset:

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau
variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif
sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan),

(e) tingkat tren biaya kesehatan: dan

(f) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria:

(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren
biaya kesehatan yang diasumsikan pada:

(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan
pascakerja periodik neto: dan

(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.

(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi,
wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat
tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu
angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah.

(1S) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari:

(a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau
defisit pada program: dan

«X4

«tt

CATATAN 24
CATATAN 24

CATATAN 24

CATATAN 24
CATATAN 24
CATATAN 24
CATATAN 24

CATATAN 24

CATATAN 24

CATATAN 24

Page 45 OCR 0.927
45 of 72

(b) penyesuaian yang timbul pada:
(0) litas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari v
litas program pada akhir periode pelaporan: dan
(iijaset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset v
program pada akhir periode pelaporan:
(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari vV
iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan
dimulai setelah periode pelaporan: CATATAN 24
(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas
sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut: v
(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya
imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu,
(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK,
maka Perusahaan mengungkapkan: v
(i) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas
perubahan program selama periode tersebut, v
(il) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a)
butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan
pasti: dan v
Gili) jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai
SAK informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai
dengan butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13),
butir (14), dan butir (16) serta butir il.

b) Iuran Pasti
Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan v CATATAN 24
jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti.

C) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka vV CATATAN 24
panjang lainnya,

d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkanantara lain:

(1) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja, dan
(2) penjelasan mengenai litas kontinjen (jika ada).

24) | Utang Obligasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang v CATATAN 14
asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat
obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:

&«

Page 46 OCR 0.913
46 of 72

b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: v CATATAN 14
C) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: vV CATATAN 14
d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: vV
€) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan v CATATAN 14
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada:
f) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: vV CATATAN 14
9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi v
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
dan
h) persyaratan penting lainnya. vV
25) | Sukuk v

a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan.
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:
(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan:
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari:
(c) nilai nominal,
(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah):
(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi
hasil (untuk Sukuk mudharabah),
(Ph rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan
atau bagi hasil,
(9) jangka waktu:
(h) tujuan penerbitannya: dan
(W persyaratan penting lain:
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan:
(4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:
(6) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, dan
(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi
Sukuk dan kondisi default).
26) | Utang Subordinasi v
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga
kontraktual selama periode pelaporan
b) tujuan perolehannya:
Cc) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi,

Page 47 OCR 0.929
4)

2)
2

47 of 72

kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default),
pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan
persyaratan penting lainnya.

27)

Obligasi Konversi

Yang harus diungkapkan antara

a)

b)

c)

d)
2)
n
9
h)

»
»
k)
»

m)

In:
rincian mengenai jenis: i nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannya:

periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti:
dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan
tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan
dari sudut pandang pemegang obligasi konversi:

jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya,

peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:

jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):

kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum,
wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli,

komponen Labilitas dari obligasi konversi:

keberadaan fitur derivatif melekat, dan

persyaratan penting lainnya

Ekuitas

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk

1)

Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain:

3)

b)
a

Bagi setiap jenis saham, antara lain:

(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir perlode,

(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham,
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal, dan

(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan:

Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas,

Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan

persentase kepemilikan, yaitu:

SEK LL

Page 48 OCR 0.916
(1) Pemegang saham yang memi
(2) Nama direktur dan komisaris yang mer

148 of 72

546 (lima perseratus) atau lebih:
i saham, dan

(3) Pemegang saham lainnya:
d) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan:
(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut,

seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan
dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS),

(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba,

penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan
waran, serta konversi obligasi: dan

(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi,

penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal,

€e) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar
disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa
Efek.

&«

&

CATATAN 18

2)

Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tambahan modal disetor,

b) Uraian sumber agio saham:

C) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas:
d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor,

€e) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya,

f) Pengungkapan untuk seli

1)
2

(3)
4

(5)
(6)
7)

transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:
Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi,
Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara,
Tanggal efektif transaksi:
Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
akibat kombinasi bisnis tersebut,
Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan
yang terjadi:
Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta ih antara
tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima: dan
Penyajian keml laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:
(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk periode yang disajikan kembali:
(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Lial
dikombinasikan,

litas entitas atau bisnis yang

na

SL KK tt

CATATAN 18

CATATAN 18

Page 49 OCR 0.932
49 of 72

(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.

4

3)

Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan,
(2) Nama entitas anak: dan
(3) Nama pihak yang bertransaksi,

b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian:
dan

c) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya
Pengendalian.

4

Saham Treasuri

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal
disetor,

b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang
diperoleh,

c) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal
disetor,

d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga
perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan

e) — Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.

5)

Saldo Laba

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada),

b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait,
dan

c) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan.

CATATAN 19

LAPORAN POSISI
KEUANGAN & LAPORAN
PERUBAHAN EKUITAS

6)

Waran

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran,

b) dasar penentuan Nilai Wajar waran:

Cc) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa):

d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan
@) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.

7)

Pendapatan Komprehensif Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing
komponen pendapatan komprehensif lainnya.

LAPORAN LABA RUGI
DAN PENGHASILAN
KOMPREHENSIF LAIN

Page 50 OCR 0.924
50 of 72

8) | Kepentingan Nonpengendali v
Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas
ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau
tidak langsung pada entitas induk.
d. Laba Rugi Komprehensif
1) | Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode,
termasuk pendapatan yang berasal dari:
(1) Penjualan barang: v
(2) Penjualan jasa: v
(3) Bunga: CATATAN 20, 23 dan
LAPORAN LABA RUGI
DAN PENGHASILAN
(4) Royalti dan/atau KOMPREHENSIF LAINNYA
(5) Dividen v
diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, v
b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama: vV
C) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1096 (sepuluh
perseratus) dari pendapatan,
d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup
dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah
berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, v
e) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:
1. Pendapatan kontrak konstruksi:
1. Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode
berjalan: v
2. Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui
dalam periode berjalan: dan v
3. Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak,
2. Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan: v
(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal
pelaporan: v
(b) Jumlah uang muka yang diterima: dan v
(c) Jumlah retensi: v
3. Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai
Aset dan Liabilitas,
f) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara
terpisah, antara lain: vV
1. Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan, vV

Page 51 OCR 0.920
510f 72

2, Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi
keagenan dengan pendapatan lainnya: dan

3. Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai v
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:
1. Pendapatan bruto: v
2. Retur/rabat/diskon terkait: dan v
3. Total pendapatan neto.
2) | Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator v
Ketentuan Tarif
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Dasar ketentuan tarif,
b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif:
c) Masa berlaku tarif,
d) Besaran tarif: dan
e) Perjanjian lain yang terkait.
3) | Khusus Industri pembiayaan
Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen: v CATATAN 20B
b) Pendapatan anjak piutang: dan vV CATATAN 20C
Cc) Pendapatan sewa. v CATATAN 20A
4) | Khusus Industri Rumah Sakit v
Terdiri dari:
Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan
penunjang medis,
Rincian pengurang pendapatan, antara lain:
a) Restitusi:
b) Subsidi tidak mampu, dan
Cc) Selisih perhitungan klaim.
5) | Khusus Industri Transportasi v
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi:
n pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi,
n pendapatan usaha dari jasa ekspedisi:
ian pendapatan usaha dari keagenan: dan
e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker
dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada
tersebut.
6) | Khusus Industri Telekomunikasi v

Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan
pihak lain.

Page 52 OCR 0.935
52 of 72

7) | Khusus Industri Asuransi:
Pendapatan Premi v
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto,
premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan
untuk setiap jenis asuransi.
Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)
8) | Khusus Industri Jalan Tol: v
Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain,
dan rincian pendapatan kerjasama operasi:
b) Jika perusahaan mer i hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.
9) | Khusus Industri Perbankan v
Pendapatan Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain:
Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :
a) Obligasi Pemerintah,
b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui:
Cc) Efek-efek, dan
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.
10) | Beban Pokok Penjualan v
Yang harus diungkapkan antara lain:
1. Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku:
(2) Biaya tenaga kerja: dan
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan:
2. Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus)
dari pendapatan, dan
3. Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual.
11) | Khusus Industri Rumah Sakit v
Beban Departementalisasi/Beban Operasional
Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:
a) Beban bahan:
b) Beban jasa pelayanan:
C) Beban pegawai,
d) Beban penyusutan sarana medis:
@) Beban pemeliharaan sarana,
f) Beban asuransi,

Page 53 OCR 0.944
53 of 72

9) Beban langganan daya dan jasa:
h) Beban depresiasi.

12

Khusus Industri Asuransi:

a) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
klaim bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi
sendiri untuk setiap jenis asuransi.

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim
jatuh tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian.

€C) Komisi Neto
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.

d) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi.

13)

Khusus Industri Perhotelan

Beban Departementalisasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi,
b) Gaji dan beban pegawai lainnya, dan

c) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

14)

Beban Usaha
Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara

Beban penjualan,
2. Beban distribusi, dan
3. Beban umum dan administrasi.

««

CATATAN 22

15)

Khusus Industri Perbankan

a) Beban Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok
produk/jasa utama.

b) Beban Provisi dan Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

16)

Khusus Industri Pembiayaan

Beban Kerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-
masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa
Pembiayaan.

CATATAN 5, 6, 7, 8, 9
LAPORAN LABA RUGI
DAN PENGHASILAN

KOMPREHENSIF LAIN

Page 54 OCR 0.936
17)

54 of 72

Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.
b) rincian dan jumlah Beban lainnya.
c) Untuk Biaya Keuangan, meliputi:
(1) biaya pinjaman meliputi:
(a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga
efektif,
(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang
berlaku, dan
(c) h kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang
selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga:
(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi:
(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual
(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba
rugi: dan
(c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung
nilai.
d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi :
(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama
yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan
(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang
diungkapkan secara terpisah.

Lt

£.

CATATAN 20E
CATATAN 22
CATATAN 21
CATATAN 21

CATATAN 21

18)

Khusus Industri Perbankan
a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.
b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.
C) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

19)

Pendapatan Komprehensif Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud:
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti:
C) sel kurs karena penjabaran laporan keuangan:

d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual,
€) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung ni

lindung nilai arus kas: dan bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi

Sx

CATATAN 24

CATATAN 11

Page 55 OCR 0.929
55 of 72

20)| Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:

(4) beban (penghasilan) pajak kini: v CATATAN 15
(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode PA CATATAN 15
lalu,
(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan v CATATAN 15
temporer dan pembalikannya:
(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif v
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru,
(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya atau v
perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban
pajak kini dan beban pajak tangguhan:
(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan v CATATAN 15
penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan, dan
(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan v
kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif,
dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif,
b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan v
atau dikreditkan langsung ke ekuitas,
c) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif v

lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi
dan/atau Ventura Bersama,
d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam
satu atau kedua bentuk berikut ini
(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi vV CATATAN 15
dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan
tarif pajak yang berlaku, atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, v CATATAN 15
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku,
€) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan vV
tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya:
f) jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat v CATATAN 15

dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak
tangguhan dalam laporan keuangan:

9) jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, v
cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas
pajak tangguhan yang belum diakui:

h) rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut: v CATATAN 15

Page 56 OCR 0.945
»
2)

m)

n)

0)

p)

56 of 72

(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi:

(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan
(3) laba kena pajak:
perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai
dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku:

pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian
SPT Tahunan PPh Badan,

setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum

(1) jumlah aset dan Ilabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi
keuangan untuk periode sajian: dan

(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi
apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau lial
pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan,

beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan

(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode,
bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian:

jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham

Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi

untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan:

uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan

praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi

bisnis:

peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan

wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis

tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan

jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas

aset pajak tangguhan, apabila:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak
mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak
yang telah ada: dan

(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang
mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.

litas

««

CATATAN 15
CATATAN 15
CATATAN 15
CATATAN 15

CATATAN 15

CATATAN 15

CATATAN 15

21)

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lain :

a)

jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar
dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat
diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut
mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per

CATATAN 27

Page 57 OCR 0.921
57 of 72

Aa aa

b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam v
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut.
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang
mempengaruhi laba per saham,

€) instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi v

mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam

penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif
untuk periode sajian:

penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi Instrumen berpotensi saham biasa, v

selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode

pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan

€) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan. v

22) | Transaksi Pihak Berelasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang jumlahnya:

d

(1)lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan orang v CATATAN 23
atau anggota keluarga terdekat: dan/atau
(2)lebih dari 0,5Y6 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi v CATATAN 23
dengan entitas berelasi.
b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi nama, v

sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi dan saldo
dengan pihak dimaksud:
€) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan v CATATAN 23

pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk

komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut

dalam laporan keuangan, paling kurang:

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban v CATATAN 23
terkait,

(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas,
termasuk komitmen, dan:

(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan vV CATATAN 23
sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan
(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima, v CATATAN 23
(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian vV

penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait
dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha: dan
(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan |, jika v

Page 58 OCR 0.916
58 of 72

dilakukan pembentukan:
d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b)
dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:
(1) entitas induk: v CATATAN 23
(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap
entitas,
(3) entitas anak,
(4) entitas asosiasi:
(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer,
(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya, dan
(7) pihak-pihak berelasi lainnya. v CATATAN 23
&) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok
direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan
manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut:

KALA «4

(1) imbalan kerja jangka pendek: v CATATAN 23
(2) imbalan pascakerja: v CATATAN 23
(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya, v CATATAN 23

(4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan v
(5) pembayaran berbasis saham. v
f) untuk entitas berelasi dengan pemerintah:
(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan vV
Perusahaan,
(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan v
(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual, v
signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi
tersebut.
23)| Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. v

b) Yang harus diungkapkan antara lai
(1) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya v CATATAN 26A
dalam mata uang fungsional:
(2) posisi neto dari aset dan Itas moneter dalam mata uang asing: v CATATAN 26A
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional: vV
(4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang v CATATAN 21
timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi:
dan
(5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan v
diakumulasikan dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih
kurs tersebut pada awal dan akhir periode.
24) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan v

Page 59 OCR 0.944
59 of 72

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) untuk setiap rugi penurunan

lai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu
untuk suatu aset individual, termasuk goodwil/ atau suatu unit penghasil kas:

(1) peristiwa dan kon
penurunan nilai,

(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut
dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi
penurunan nilai,

(3) jumlah pembalikan rugi penurunan i yang diakui dalam laba rugi selama
periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya
tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik,

(4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya:

(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut, dan

(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap
kelompok aset.

25) | Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan v

Periode Lalu

a) Perubahan Estimasi Akuntansi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi,

(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan

(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah
dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus
diungkapkan.

b) Perubahan Kebijakan Akuntansi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi

(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal
dan relevan,

(3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:

(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian:

(4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang
disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya,
dan

(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu
periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut

yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi

Page 60 OCR 0.946
60 of 72

disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.
€) Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) sifat dari kesalahan periode lalu,
(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:
(a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian:
(3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan
(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan
penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
kembali retrospektif tidak praktis.

26)| Kombinasi Bisnis vV
a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi
bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu:

(1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi:

(2) tanggal akuisisi:

(3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode
berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisi

(4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh:

(5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak
pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi:

(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui:

7?) Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai
Wajar tanggal akuisisi untuk setlap kelompok utama imbalan:

(8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:

(a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi,

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran:
dan

(c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak
dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak
dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak
terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut,

(9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok
utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung,
dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:

(a) Nilai Wajar piutang:

(b) jumlah piutang bruto kontraktual: dan

(c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual
yang diperkirakan tidak tertagih:

Page 61 OCR 0.951
610f72

(10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang

diperoleh dan Liabilitas yang diambil ali
(11) setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:

(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar
sumber daya ekonomi terjadi:

(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hai
diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan

(c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut:

(12) dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat
diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

(a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4)
terkait perikatan dan kontijensi: dan

(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal:

(13) dalam hal pembelian dengan diskon:

(a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan:

(14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 100Y6

(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada

tanggal akuisisi:

(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang
diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan

(b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan
nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
diakuisisi yang diukur pada Nilai Waja

(15)dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

(a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal
akuisisi: dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari
pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak
yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi
bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui
keuntungan atau kerugian tersebut,

(16) Informasi sebagai berikut:

(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif
pada periode pelaporan: dan

Page 62 OCR 0.936
b)

ta)

d)

62 of 72

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk
periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua
kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan
sejak awal periode pelaporan.

Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode

sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan

informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif
material:

(1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,
Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah
yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan
hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai

(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi
awalnya belum selesai, dan

(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui
selama periode pelaporan

(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau
sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau
Niabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan
yang timbul selama penyelesaian:

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
perubahan tersebut: dan

(c) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur
imbalan kontinjensi,

(3) bilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada:

(4) rekonsiliasi atas nilal tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan:

(5S) — jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada
periode pelaporan yang:

(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang
diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau
periode pelaporan sebelumnya: dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami
laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan,

pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan

transaksi kombinasi bisnis: dan

Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan

dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:

Page 63 OCR 0.938
63 of 72

(1) jumlah harga yang dibayarkan,

(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
Pengendalian diperoleh: dan

(4) jumlah aset dan Ii litas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau

bisnis lainnya apal Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan
kategori utamanya.

Era)

Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) pengungkapan pada level segmen,

(1) informasi umum, yang terdiri dari:

(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi
segmen dilaporkan: dan

(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen
dilaporkan,

(2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban
tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar
pengukurannya:

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen
dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya
terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan:

b) pengungkapan pada level entitas

(1) Informasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap
kelompok produk dan jasa yang serupa.

(2) Informasi wilayah geografis
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:

negara domisili Perusahaan, dan
i. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara
terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara
tersebut secara individual.
(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,

aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang
berlokasi di:

i. negara domisili Perusahaan: dan

fi. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam
hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material,
maka aset tersebut dlungkapkan secara terpisah.

&«

«4.

CATATAN 25

CATATAN 25

CATATAN 25

Page 64 OCR 0.939
64of 72

(3) Informasi pelanggan utama
Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal
mencapai 10Yo (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,
Perusahaan harus mengungkapkan:
(a) fakta:
(b) total pendapatan dari setiap pelanggan, dan
(c) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

eta

a)

b)

28)| Operasi yang Dihentikan
a) Yang harus diungkapkan antara
ken) uraian tentang alasan operasi dihentikan,
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada
san yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan
's operasi yang dihentikan: dan
(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang
dilaporkan dari aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai
SAK yang berlaku.
b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
dihentikan, antara lain:
(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi
komprehensif meliputi:
(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi
yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan
(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok
lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban
pajak penghasilan yang terkait:
2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi
dan pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan
(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang
dihentikan yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk.
29) | Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat

Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya,

yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan

spekulasi,

Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib

mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi

lindung nilai dan kelompok non lindung nilai:

(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk
valuta, bunga, komoditas atau lain-lain,

(2) pihak lawan transaksi (counterparties):

CATATAN 11

CATATAN 11

CATATAN 11

Page 65 OCR 0.930
65 of 72

3) CATATAN 11

aset keuangan dan liabilitas keuangan.

tanggal jatuh tempoj. v
(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi v CATATAN 11
keuangan,
(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan: v CATATAN 11
(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dung nilai, dan vV CATATAN 11
(7) persyaratan penting lainnya. v CATATAN 11
c) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi v CATATAN 2D dan 11
untuk mencapai tujuan tersebut,
(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk v CATATAN 2D dan 11
penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung
nilai: dan
(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan
tujuannya.
30) | Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan
ii Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang v CATATAN 26E
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi
keuangan, dan
b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar v CATATAN 26E

31)

Dividen

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan
sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan:

b) jumlah utang dividen untuk:

(1) periode pelaporan, dan
(2) periode sebelumnya:

Cc) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah
periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak
diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan

d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui.

32)

Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah agregat dari Itas kontinjensi dengan jumlah lial
secara terpisah:

b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya:

C) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan

as kontinjensi lainnya

Page 66 OCR 0.916
66 of 72

bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas, dan
d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar
ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:
(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya, dan
(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek,

Ilabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama.

33) | Perikatan dan Kontinjensi
a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perikatan yang meliputi:
(a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis,
royalti, dan lisensi, diungkapkan:
i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian,
periode berlakunya perikatan:
dasar penentuan kompensasi dan denda,
Iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan
V.  pembatasan-pembatasan lainnya,
(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang
akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan
untuk investasi, diungkapkan:
i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian,
periode berlakunya perikatan:
. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: dan
sanksi-sanksi:
(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:
(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan
antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin:
(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan,
(c) periode berlakunya jaminan: dan
(d) nilai jaminan:
(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank, dan
(4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.
b) Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) perkara atau sengketa hukum,
diungkapkan:
(a) pihak-pihak yang terkait:
(b) jumlah yang diperkarakan:
(c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion):

4

KAKAK Ko LK KL

KL

CATATAN 29
CATATAN 29

Page 67 OCR 0.928
67 of 72

dan
(d) dampak keuangan:

(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah
lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi
dampak keuangannya:

(3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan:

(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah
pokok dan denda atau bunganya: dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau
banding):

(4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:

(a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi:

(b) estimasi dari dampak keuangannya:

(c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus
keluar sumber daya: dan

(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.

LX

& «

32)

Khusus Industri Perkebunan
Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma,

b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama:

Cc) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan:

d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama,
e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama, dan

f) Isi perubahan perjanjian, jika ada.

IS Kat

35)

Manajemen Risiko Keuangan
a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen
keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas
pada risiko sebagai berikut:
(1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh
tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada
akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai:

itas keuangan derivatif dan nonderivatif yang
menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk
pemahaman terhadap periode arus kas: dan
(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas,
(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana
entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak

ba

CATATAN 26B

CATATAN 26C

CATATAN 26C
CATATAN 26A

Page 68 OCR 0.944
68 of 72

perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba

rugi dan ekuitas, dan
(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan
kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari
instrumen keuangan.

«.

CATATAN 26
CATATAN 26

38)

Khusus Industri Perbankan
a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan
posisi keuangan:
(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.
b) Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal
laporan posisi keuangan:
(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia:
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.
C) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana
pihak ketiga di bank.
d) Aktivitas Fiduciary
Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas iduciaryyang
meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana,

37)

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang

meliputi:

a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah
tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi:

b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham
setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang:

Cc) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-reorganisasi:

d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun sel penilaian Aset dan liabilitas sebelum
digunakan untuk mengeliminasi defisit, dan

e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam
laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-
reorganisasi.

38)

Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 69 OCR 0.929
69 of 72

a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola
permodalannya, termasuk:

(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal, v CATATAN 26D
(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk v CATATAN 26D
memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan
(3)cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya, v CATATAN 26D
b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modi v CATATAN 26D
C) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya: v CATATAN 26D
d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak v CATATAN 26D
eksternal (jika ada), dan
e) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila vV
terjadi ketidakpatuhan.
39) | Transaksi Nonkas v

Yang harus diungkapkan antara lain:

Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas

dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan,

akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.

40) | Pembayaran Berbasis Saham vV

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek
ataupun jangka panjang:

b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada
pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti
kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesaian:

Cc) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok
opsi saham,

d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham
pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan:

e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham
yang beredar pada akhir periode:

f) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai
berikut:

(1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar opsi
tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar
tersebut diukur, dan

(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain

Page 70 OCR 0.922
70 of 72

opsi saham):

9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam v
suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.
41) | Khusus Industri Asuransi: vV

a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Analisis Kekayaan:
(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas,
(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi
(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
42) | Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah v
Hal-hal yang harus diungkapkan:
a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah:
b) Jenis Akad Asuransi Syariah,
c) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi
Syariah, dan
d) Zakat.
43) | Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:
a) Kontrak reasuransi: v

b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya, vV CATATAN 23 dan 29
c) Rasio keuangan penting, v CATATAN 26B, 26C, 26
dan 31
d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting, dan v
e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup v
perusahaan.
44) | Khusus Industri Kehutanan: v

a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu):

b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran
wajib lainnya,

C) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman
kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam):

d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya,

e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode
berjalan dan akumulasinya: dan

#) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :

(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan
2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya,

Page 71 OCR 0.937
71 of 72

Peristiwa Setelah Periode Pelaporan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi v
yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan
contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui
peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:

b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan,
maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya: v
(1) tanggal terjadinya:

(2) sifat peristiwa: dan
(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi
tersebut tidak dapat dibuat.

46) | Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait
dengan Aktivitas Perusahaan

Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait
dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang
harus diungkapkan antara lain:

a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut: v (CATATAN 2A
b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi: v CATATAN 2A
c) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan, dan v CATATAN 2A
d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan v CATATAN 2A
keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui
atau diestimasi secara wajar.
47)| Reklasifikasi
a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam
laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) sifat reklasifikasi,
(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi: N/A

dan
(3) alasan reklasifikasi.
b) Dalam hal rekiasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan:
(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut, dan
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.

SS KL

Page 72 OCR 0.938
72 of 72

Hibah Pemerintah

Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai

berikut:

a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi
bentuk lain dari bantuan pemerintah, dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan
pemerintah yang telah diakui.

29)

Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain

a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas
pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain:
(2) keuangan beserta

(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif
beserta penjelasannya.
€C) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk
melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara
tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.

50)

Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau
keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang
mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

Jakarta, 30 Oktolyar, 2024

Handy Hartono
Direktur Keuangan

File

File Open PDF
Source IDX
Size4.57 MB
Published30 Oct 2024
Pages72
Characters151,390
Text sourceOCR
OCR confidence0.930

Names mentioned 12 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person Handy Hartono p.72
unresolved org PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE Bidang Usaha JASA p.1
unresolved org Kantor Akuntan Publik Kantor Akuntan Pu Tanudiredja p.1
unresolved org Rintis & Rekan p.1
unresolved org Rekan Nama Partner Tjhin Silawati p.1
unresolved org Bapepam-LK p.3 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.5 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.10 ×13
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.31
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.48
unresolved org Bapepam p.62 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 13

497.pdf done
500.pdf done
inlineXBRL.zip done
498.pdf done
FinancialStatement-2024-III-SANF.xlsx done
499.pdf done
496.pdf done
501.pdf done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result