Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 111
Page 1
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE LAPORAN KEUANGAN/FINANCIAL STATEMENTS 30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023/ 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
Page 2
Page 3
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/ 30 September/ 31 Desember/
Notes September 2024 December 2023
ASET ASSETS
Kas dan kas di bank Cash and cash in banks
- Pihak ketiga 4 224,911 344,291 Third parties -
- Pihak berelasi 4,23 2 2 Related party -
Piutang sewa pembiayaan - Finance lease receivables
setelah dikurangi penyisihan - net of allowance
kerugian penurunan nilai for impairment losses of
sebesar Rp 279.792 Rp 279,792
(31 Des 2023: Rp 267.853) (31 Dec 2023: Rp 267,853)
- Pihak ketiga 5 5,856,253 4,818,705 Third parties -
- Pihak berelasi 5,23 213,761 179,070 Related parties -
Piutang pembiayaan konsumen - Consumer financing
setelah dikurangi penyisihan receivables - net of
kerugian penurunan nilai allowance for impairment
sebesar Rp 52.063 losses of Rp 52,063
(31 Des 2023: Rp 42.537) 6 760,756 518,546 (31 Dec 2023: Rp 42,537)
Piutang pembiayaan modal usaha - Working Capital financing
setelah dikurangi penyisihan receivables - net of
kerugian penurunan nilai allowance for impairment
sebesar Rp 6 losses of Rp 6
(31 Des 2023: Rp nihil) 7 310 - (31 Dec 2023: Rp nil)
Tagihan anjak piutang bersih - Factoring receivables - net
setelah dikurangi penyisihan of allowance for
kerugian penurunan nilai impairment losses of
sebesar Rp 3.943 Rp 3,943
(31 Des 2023: Rp 3.896) (31 Dec 2023: Rp 3,896)
- Pihak ketiga 8 88,850 32,497 Third parties -
- Pihak berelasi 8,23 107,005 99,840 Related parties -
Beban dibayar dimuka Prepaid expenses
- Pihak ketiga 9 1,114 524 Third parties -
- Pihak berelasi 9,23 2,173 1,108 Related parties -
Piutang lain-lain - bersih Other receivables - net
- Pihak ketiga 10 46,707 30,751 Third parties -
- Pihak berelasi 10,23 3,080 198 Related party -
Aset derivatif 11 1,223 7,841 Derivative receivables
Aset tetap - bersih 12 51,311 48,782 Fixed assets - net
Aset hak guna - bersih 12 4,681 3,702 Right-of-use assets - net
Aset pajak tangguhan 15c 29,007 23,700 Deferred tax assets
Aset lain-lain 925 925 Other assets
JUMLAH ASET 7,392,069 6,110,482 TOTAL ASSETS
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak The accompanying notes form an integral part
terpisahkan dari laporan keuangan. of these financial statements.
Halaman -1/1-Page
Page 4
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/ 30 September/ 31 Desember/
Notes September 2024 December 2023
LIABILITAS LIABILITIES
Pinjaman yang diterima - bersih Borrowings - net
- Pihak ketiga 13 1,637,136 1,289,576 Third parties -
- Pihak berelasi 13,23 1,609,994 1,320,807 Related party -
Biaya akrual Accrued expenses
- Pihak ketiga 17 30,790 30,879 Third parties -
- Pihak berelasi 17,23 7,587 7,194 Related party -
Liabilitas pajak Tax liabilities
- Pajak penghasilan badan 15a 25,938 23,999 Corporate income tax -
- Pajak lainnya 15a 2,276 7,977 Other taxes -
Utang obligasi - bersih 14 2,493,431 2,093,862 Bonds payable - net
Liabilitas Derivatif 11 9,237 - Derivative liabilities
Liabilitas sewa Lease liabilities
- Pihak ketiga 1,849 1,785 Third parties -
- Pihak berelasi 23 717 369 Related party -
Liabilitas imbalan kerja 24 40,886 20,817 Employee benefits obligation
Utang lain-lain Other payables
- Pihak ketiga 16 172,568 176,118 Third parties -
- Pihak berelasi 16,23 121,015 54,604 Related parties -
Jumlah liabilitas 6,153,424 5,027,987 Total liabilities
EKUITAS EQUITY
Modal saham - nilai nominal Share capital - par value
Rp 1.000 per saham Rp 1,000 per share
(dalam satuan penuh) (in full amount)
- Modal dasar - 2.000.000.000 Authorised -
saham 2,000,000,000 shares
- Modal ditempatkan dan disetor Issued and fully paid -
penuh - 574.885.067 saham 18 574,885 574,885 574,885,067 shares
Capital paid in excess of
Agio saham 18 47,937 47,937 par value
Cadangan lindung nilai arus kas 11 (606) 738 Cash flow hedging reserve
Saldo laba Retained earnings
- Dicadangkan 19 475 450 Appropriated -
- Belum dicadangkan 615,954 458,485 Unappropriated -
Jumlah ekuitas 1,238,645 1,082,495 Total equity
JUMLAH LIABILITAS TOTAL LIABILITIES AND
DAN EKUITAS 7,392,069 6,110,482 EQUITY
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak The accompanying notes form an integral part
terpisahkan dari laporan keuangan. of these financial statements.
Halaman -1/2-Page
Page 5
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
LAPORAN LABA RUGI DAN STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS AND
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN OTHER COMPREHENSIVE INCOME
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG FOR THE NINE MONTHS PERIOD ENDED
BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 AND 2023
30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Expressed in millions of Rupiah,
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
Catatan/ 30 September/ 30 September/
Notes September 2024 September 2023
PENDAPATAN INCOME
Sewa pembiayaan 20a,23 510,580 446,872 Finance lease
Pembiayaan konsumen 20b 66,926 49,859 Consumer financing
Pembiayaan modal usaha 20c 6 - Working Capital financing
Anjak piutang 20d,23 14,705 10,761 Factoring
Pendapatan bunga dan lain-lain 20e 12,764 20,399 Interest and other income
Jumlah pendapatan 604,981 527,891 Total income
BEBAN EXPENSES
Interest and financing
Beban bunga dan keuangan 21,23 257,122 234,647 charges
Beban usaha 22,23 111,839 98,527 Operating expenses
Penyisihan kerugian Allowance for
penurunan nilai 5,6,8,10 33,428 42,861 impairment losses
Beban pajak final 678 2,991 Final tax expenses
Jumlah beban 403,067 379,026 Total expenses
LABA SEBELUM 201,914 148,865 PROFIT BEFORE
PAJAK PENGHASILAN INCOME TAX
BEBAN PAJAK PENGHASILAN 15b 44,420 32,445 INCOME TAX EXPENSE
LABA TAHUN 157,494 116,420 PROFIT FOR
BERJALAN THE YEAR
LABA/(RUGI) OTHER COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF LAIN: INCOME/(LOSS):
Item that will not be
Pos yang tidak akan reclassified to
Direklasifikasi ke laba rugi profit or loss
Pengukuran kembali Remeasurements of post-
imbalan pasca kerja 24 - (4) employment benefits
Pajak penghasilan terkait 15c - 1 Related income tax
- (3)
Item that will be
Pos yang akan direklasifikasi reclassified to profit
ke laba rugi or loss
Lindung nilai arus kas (1,723) 1,238 Cash flow hedges
Pajak penghasilan terkait 15c 379 (272) Related income tax
(1,344) 966
(RUGI)/LABA KOMPREHENSIF OTHER COMPREHENSIVE
LAIN TAHUN BERJALAN, (LOSS)/INCOME FOR
SETELAH PAJAK (1,344) 963 THE YEAR, NET OF TAX
JUMLAH PENGHASILAN TOTAL COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF INCOME FOR
TAHUN BERJALAN 156,150 117,383 THE YEAR
LABA PER SAHAM - EARNINGS PER SHARE -
DASAR DAN DILUSIAN BASIC AND DILUTED
(dalam Rupiah penuh) 27 274 203 (in full Rupiah amount)
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak The accompanying notes form an integral part
terpisahkan dari laporan keuangan. of these financial statements.
Halaman -2- Page
Page 6
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Diatribusikan kepada pemilik entitas induk/
Attributable to owners of the parent
Cadangan lindung Saldo laba/Retained earnings
Modal saham/ Agio saham/ Capital nilai arus kas/ Belum
Catatan/ Share paid in excess of Cash flow hedging Dicadangkan/ dicadangkan/ Jumlah/
Note capital par value reserve Appropriated Unappropriated Total
Saldo 1 Januari 2023 574,885 47,937 (361) 425 291,285 914,171 Balance at 1 January 2023
Laba bersih tahun berjalan - - - - 165,424 165,424 Net profit for the year
Pengukuran kembali Remeasurements of
imbalan pasca-kerja - bersih 24 - - - - 1,801 1,801 post-employee benefits - net
Keuntungan penyesuaian nilai Gain on fair value adjustment
wajar lindung nilai arus kas - bersih - - 1,099 - - 1,099 cash flow hedge - net
Alokasi cadangan wajib - - - 25 (25) - Allocation to statutory reserves
Saldo 31 Desember 2023 574,885 47,937 738 450 458,485 1,082,495 Balance at 31 December 2023
Laba bersih tahun berjalan - - - - 157,494 157,494 Net profit for the year
Kerugian penyesuaian nilai Loss on fair value adjustment
wajar lindung nilai arus kas - bersih - - (1,344) - - (1,344) cash flow hedge - net
Alokasi cadangan wajib - - - 25 (25) - Allocation to statutory reserves
Saldo 30 September 2024 574,885 47,937 (606) 475 615,954 1,238,645 Balance at 30 September 2024
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan. The accompanying notes form an integral part of these financial statements.
Halaman -3-Page
Page 7
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
LAPORAN ARUS KAS STATEMENTS OF CASH FLOWS
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG FOR THE NINE MONTHS PERIOD ENDED
BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 AND 2023
30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Expressed in millions of Rupiah,
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
Catatan/ 30 September/ 30 September/
Notes September 2024 September 2023
Cash flows from operating
Arus kas dari aktivitas operasi activities
Penerimaan kas dari: Cash received from:
- Pelanggan 5,078,215 4,154,934 Customers -
- Bunga bank 2,711 11,964 Interest from bank -
Jumlah penerimaan kas 5,080,926 4,166,898 Total cash receipts
Pengeluaran kas untuk: Cash disbursements for:
- Pembayaran ke pemasok (5,865,083) (5,037,268) Payment to suppliers -
Interest and financing -
- Beban bunga dan keuangan (255,463) (228,529) charges
- Beban usaha (68,811) (75,684) Operating expenses -
- Pajak penghasilan badan (47,408) (36,019) Corporate Income Tax -
- Pajak penghasilan lain-lain (24,304) (19,216) Other income tax -
- Lain-lain (4,042) (1,250) Others -
Jumlah pengeluaran kas (6,265,111) (5,397,966) Total cash disbursements
Arus kas bersih (digunakan) untuk Net cash flows (used in)
aktivitas operasi (1,184,185) (1,231,068) operating activities
Cash flows from
Arus kas dari aktivitas investasi investing activities
Pembelian aset tetap 12 (13,196) (8,788) Purchase of fixed assets
Penjualan aset tetap 12 817 - Sales of fixed assets
Arus kas bersih (digunakan) Net cash flows (used in)
untuk aktivitas investasi (12,379) (8,788) investing activities
Arus kas dari aktivitas Cash flows from
pendanaan financing activities
Penerimaan pinjaman 28 3,853,801 1,221,327 Proceed from borrowings
Penerimaan atas obligasi Proceeds from bonds
yang diterbitkan 28 750,000 1,500,000 issuance
Pembayaran pinjaman 28 (3,174,977) (1,597,037) Payment of borrowings
Pembayaran utang obligasi 14 (350,000) (150,000) Payment of bonds
Payment of
Pembayaran liabilitas sewa (1,265) (641) lease liabilities
Net cash flows
Arus kas bersih diperoleh dari provided from
aktivitas pendanaan 1,077,559 973,649 financing activities
Net decrease in
Penurunan bersih kas cash and cash
dan kas di bank (119,005) (266,207) equivalents
Adjustments of foreign
exchange differences
Penyesuaian atas selisih kurs in cash and cash
dari saldo kas dan kas di bank (375) 296 equivalents
Kas dan kas di bank pada Cash and cash in banks
awal tahun 4 344,293 421,806 at beginning of year
Kas dan kas di bank pada akhir 4 Cash and cash in banks
periode 224,913 155,895 at end of period
Halaman -4-Page
Page 8
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM 1. GENERAL INFORMATION
a. Pendirian dan informasi umum a. Establishment and general information
PT Surya Artha Nusantara Finance PT Surya Artha Nusantara Finance (the
(“Perseroan”) didirikan dengan nama “Company”) was established under the name
PT Sangga Loka Subur berdasarkan Akta of PT Sangga Loka Subur based on Notarial
Notaris Nyonya Rukmasanti Hardjasatya, S.H., Deed of Mrs. Rukmasanti Hardjasatya, S.H.,
No. 58, tanggal 25 Agustus 1983. Akta No. 58 dated 25 August 1983. The deed was
pendirian ini telah disetujui oleh Menteri approved by the Minister of Justice of the
Kehakiman Republik Indonesia pada tanggal Republic of Indonesia on 19 January 1984
19 Januari 1984 melalui Surat Keputusan based on its Decision Letter No.C2-423
No. C2-423 HT01.01-Th84, dan didaftarkan HT01.01-Th84, and registered in Register
dalam Buku Register di Pengadilan Negeri Book at Central Jakarta District Court
Jakarta Pusat No.697/1984 tanggal No.697/1984 dated 6 March 1984, and also
6 Maret 1984, serta diumumkan dalam Berita published in State Gazette No. 38 dated
Negara Republik Indonesia No. 38 tanggal 15 May 1984, Supplement No. 484.
15 Mei 1984, Tambahan Berita Negara
Republik Indonesia No. 484.
Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami The Articles of Association have since been
perubahan yang dimuat dalam Akta Notaris amended by Notarial Deed of Benny
Benny Kristianto, S.H., No. 81 tanggal Kristianto, S.H., No. 81 dated 13 August 2008
13 Agustus 2008 mengenai penyesuaian concerning the adjustment of the Articles of
Anggaran Dasar Perseroan dengan Association of the Company regarding to Law
Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang No. 40 Year 2007 regarding Limited Liability
Perseroan Terbatas. Perubahan ini telah Company. The changes had been approved
disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi by the Minister of Law and Human Rights of
Manusia Republik Indonesia melalui Surat Republic of Indonesia through its Decision
Keputusannya No. AHU-62964.AH.01.02. Letter No. AHU-62964.AH.01.02.
Tahun 2008 tanggal 15 September 2008, dan Year 2008 dated 15 September 2008, and
didaftarkan dalam Daftar Perseroan di Kantor registered in Company Registration Office of
Pendaftaran Perseroan Jakarta Selatan South Jakarta No.2531/ RUB 09.03/XII/2008
No.2531/RUB 09.03/XII/2008 tanggal dated 23 December 2008, and also published
23 Desember 2008, serta diumumkan dalam in State Gazette No. 89
Berita Negara Republik Indonesia dated 4 November 2008, Supplement No.
No. 89 tanggal 4 November 2008, Tambahan 22169.
No. 22169.
Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami The Articles of Association have been
beberapa kali dan yang terakhir berdasarkan amended several times and the latest by
Akta Notaris Wiwik Condro, S.H., No. 53 Notarial Deed of Wiwik Condro, S.H., No. 53
tanggal 14 September 2022 mengenai dated 14 September 2022 concerning the
penyesuaian maksud dan tujuan serta alignment of its objective and purpose as well
kegiatan usaha Perseroan terhadap as business activities with the Article 2
Pasal 2 ayat 2 Peraturan Otoritas Jasa Paragraph 2 of Financial Services Authority
Keuangan Nomor 35 Tahun 2018 tentang Regulation Number 35/POJK.05/2018
Penyelenggaraan Usaha Perusahaan regarding the Organisation of the Business
Pembiayaan. Perubahan ini telah disetujui oleh Activities of Financing Companies. The
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia changes had been approved by the Minister
Republik Indonesia melalui Surat of Law and Human Rights of Republic of
Keputusannya No. AHU-0066835.AH.01.02 Indonesia through its Decision Letter
Tahun 2022 tanggal 16 September 2022, dan No. AHU-0066835.AH.01.02 Year 2022
didaftarkan dalam Daftar Perseroan dated 16 September 2022, and registered in
No. AHU-0184479.AH.01.11 Tahun 2022 the Company Registration Office of Jakarta
tanggal 16 September 2022. No. AHU-0184479.AH.01.11 Year 2022
dated 16 September 2022.
Halaman -5/1-Page
Page 9
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
a. Pendirian dan informasi umum (lanjutan) a. Establishment and general information
(continued)
Perseroan memperoleh izin usaha dalam The Company obtained its license to operate
bidang usaha lembaga pembiayaan as a financing company from the Minister of
dari Menteri Keuangan Republik Indonesia Finance of the Republic of Indonesia based
berdasarkan Surat Keputusan on its Decision Letter
No.1660/KMK.013/1990 tanggal No. 1660/KMK.013/1990 dated
31 Desember 1990. Perseroan mulai 31 December 1990. The Company
beroperasi secara komersial pada tahun 1985. commenced its commercial operations in
1985.
Perseroan bergerak di bidang (a) pembiayaan The Company is engaged in (a) investment
investasi dengan cara sewa pembiayaan, jual financing through finance lease, sales and
dan sewa balik, anjak piutang dengan leaseback, factoring with recourse, factoring
pemberian jaminan dari penjual piutang, anjak without recourse, installment financing,
piutang tanpa pemberian jaminan dari penjual project financing, and infrastructure financing;
piutang, pembelian dengan pembayaran (b) working capital financing through sales
secara angsuran, pembiayaan proyek, dan and leaseback, factoring with recourse,
pembiayaan infrastruktur; (b) pembiayaan factoring without recourse, and working
modal kerja dengan cara jual dan sewa balik, capital facility; (c) multipurpose financing
anjak piutang dengan pemberian jaminan dari through finance lease, installment financing,
penjual piutang, anjak piutang tanpa and fund facilities; (d) other financing
pemberian jaminan dari penjual piutang, dan business activities based on the approval of
fasilitas modal usaha; (c) pembiayaan the Financial Services Authority; and (e)
multiguna dengan cara sewa pembiayaan, operational lease financing business
pembelian dengan pembayaran secara activities and/or fee-based activities.
angsuran, dan fasilitas dana; (d) kegiatan
usaha pembiayaan lain berdasarkan
persetujuan Otoritas Jasa Keuangan; dan
(e) kegiatan usaha pembiayaan sewa operasi
(operating lease) dan/atau kegiatan berbasis
imbal jasa.
Kantor pusat Perseroan berdomisili di 18 Office The Company’s head office is located at
Park Lantai 23, Jalan T.B. Simatupang No. 18, 18 Office Park 23rd Floor, Jalan T.B.
Jakarta 12520. Perseroan juga mempunyai 15 Simatupang No. 18, Jakarta 12520. The
jaringan pemasaran (tidak diaudit) yang Company also has 15 marketing network
berlokasi di Medan, Pekanbaru, Palembang, offices (unaudited) located in Medan,
Jambi, DKI Jakarta, Surabaya, Makassar, Pekanbaru, Palembang, Jambi, DKI Jakarta,
Banjarmasin, Balikpapan, Samarinda, Surabaya, Makassar, Banjarmasin,
Pontianak, dan Semarang. Balikpapan, Samarinda, Pontianak, and
Semarang.
Entitas induk langsung Perseroan adalah
PT Sedaya Multi Investama (“SMI”), The Company’s immediate parent company
perusahaan yang berdomisili di Indonesia, is PT Sedaya Multi Investama (“SMI”), a
sedangkan entitas induk utama Perseroan company domiciled in Indonesia and its
adalah Jardine Matheson Holdings Limited, ultimate parent company is Jardine Matheson
perusahaan yang berdomisili di Bermuda. Holdings Limited, a company domiciled in
Bermuda.
Halaman -5/2-Page
Page 10
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
b. Surat berharga yang diterbitkan b. Securities issued
Obligasi Bonds
Tanggal Jumlah Tanggal
efektif/ pokok/ Jangka jatuh tempo/ Tingkat
Effective Persetujuan/ Nominal waktu/ Maturity bunga/
Nama/Name date Approval value Tenor date Interest rate
Obligasi Berkelanjutan 06 Juni/June Dinyatakan Seri/Series Seri/Series B: Seri/Series B: Seri/Series B:
IV SANF dengan 2022 efektif oleh B: 600,000 36 bulan/ 10 Juni/June 7.05%
Tingkat Suku Bunga Otoritas Jasa months 2025
Tetap Tahap I Tahun Keuangan,
2022 (“Obligasi berdasarkan
Berkelanjutan IV Surat Keputusan
SANF dengan Tingkat No.
Suku Bunga Tetap S-90/D.04/2022/
Tahap I Tahun Became
2022”)/SANF Shelf effective by
Registration Bond IV Financial
with Fixed Interest Services
Rate Phase I Year Authority in its
2022 (“SANF Shelf letter No. S-
Registration Bond IV 90/D.04/2022
with Fixed Interest
Rate Phase I Year
2022”)
Obligasi Berkelanjutan 16 Maret / Dinyatakan Seri/Series Seri/Series A: Seri/Series A: Seri/Series A:
IV SANF dengan March 2023 efektif oleh A: 350,000 370 hari/ 26 Maret/ 6.00%
Tingkat Suku Bunga Otoritas Jasa days March 2024
Tetap Tahap II Tahun Keuangan,
2023 (“Obligasi berdasarkan
Berkelanjutan IV Surat Seri/Series Seri/Series B: Seri/Series B: Seri/Series B:
SANF dengan Tingkat Keputusan No. B: 900,000 36 bulan/ 16 Maret/ 7.00%
Suku Bunga Tetap S-90/D.04/2022/ Months March 2026
Tahap II Tahun Became
2023”)/SANF Shelf effective by Seri/Series Seri/Series Seri/Series Seri/Series C:
Registration Bond IV Financial C:250,500 C: 60 bulan/ C: 16 Maret/ 7.25%
with Fixed Interest Services months March 2028
Rate Phase II Year Authority in its
2023 (“SANF Shelf letter No. S-
Registration Bond IV 90/D.04/2022
with Fixed Interest
Rate Phase II Year
2023”)
Obligasi Berkelanjutan 20 Juni / Dinyatakan Seri/Series Seri/Series A: Seri/Series A: Seri/Series A:
IV SANF dengan June 2024 efektif oleh A: 200,000 370 hari/ 30 Juni/June 6.70%
Tingkat Suku Bunga Otoritas Jasa days 2025
Tetap Tahap III Tahun Keuangan,
2024 (“Obligasi berdasarkan
Berkelanjutan IV Surat Seri/Series Seri/Series B: Seri/Series B: Seri/Series B:
SANF dengan Tingkat Keputusan No. B: 550,000 36 bulan/ 20 Juni/June 7.00%
Suku Bunga Tetap S-90/D.04/2022/ months 2027
Tahap III Tahun Became
2024”)/SANF Shelf effective by
Registration Bond IV Financial
with Fixed Interest Services
Rate Phase III Year Authority in its
2024 (“SANF Shelf letter No. S-
Registration Bond IV 90/D.04/2022
with Fixed Interest
Rate Phase III Year
2024”)
Halaman -5/3-Page
Page 11
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
c. Dewan Komisaris, Dewan Direksi, Komite c. Board of Commissioners, Board of
Audit, Komite Nominasi dan Remunerasi, Directors, Audit Committee, Nomination
Komite Pemantau Risiko, Satuan Kerja and Remuneration Committee, Risk
Audit Internal, dan Sekretaris Perseroan Monitoring Committee, Internal Audit Unit,
and Corporate Secretary
Susunan anggota Dewan Komisaris dan The composition of the Company’s Board of
Dewan Direksi Perseroan pada tanggal Commissioners and Board of Directors as at
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 30 September 2024 and 31 December 2023
adalah sebagai berikut: are as follows:
30 September/ 31 Desember/
September 2024 December 2023
Board of
Dewan Komisaris: Commissioners:
President
Presiden Komisaris FXL Kesuma FXL Kesuma Commissioner
Komisaris Arietta Adrianti Arietta Adrianti Commissioner
Komisaris Takayuki Akiyama* Masamichi Takeda Commissioner
Independent
Komisaris Independen Buntoro Muljono Buntoro Muljono Commissioner
Independent
Komisaris Independen Handoko Pranoto Handoko Pranoto Commissioner
*) *)
dengan ketentuan bahwa pengangkatan, seluruh tanggung provided that the appointment, implied, duties, and
jawab dan wewenang Bapak Takayuki Akiyama mulai authority of Mr. Takayuki Akiyama will become
berlaku sejak tanggal surat dari Otoritas Jasa Kuangan effective as of the date of the letter from Financial
yang menyatakan bahwa beliau telah berhasil Services Authority confirming his successful
menyelesaikan fit and proper test. completion of fit and proper test.
Dewan Direksi: Board of Directors:
Presiden Direktur Wempy Kunto Wiambodo Wempy Kunto Wiambodo President Director
Direktur Keuangan Handy Hartono Handy Hartono Finance Director
Direktur Operasi Handri Susanto Handri Susanto Operation Director
Risk Management
Direktur Manajemen Risiko Kiyoshi Kuribara Gen Hoshino Director
Susunan Komite Audit Perseroan adalah The Company’s Audit Committee are as
sebagai berikut: follows:
30 September/ 31 Desember/
September 2024 December 2023
Ketua Handoko Pranoto Handoko Pranoto Chairman
Anggota Eduardus Paulus Supit Eduardus Paulus Supit Member
Anggota Lukito Dewandaya Lukito Dewandaya Member
Susunan Komite Nominasi dan Remunerasi The Company’s Nomination and
Perseroan adalah sebagai berikut: Remuneration Committee are as follows:
30 September/ 31 Desember/
September 2024 December 2023
Ketua Buntoro Muljono Buntoro Muljono Chairman
Anggota FXL Kesuma FXL Kesuma Member
Anggota Theresia S. Nayuti Theresia S. Nayuti Member
Halaman -5/4-Page
Page 12
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
b. Dewan Komisaris, Dewan Direksi, Komite c. Board of Commissioners, Board of
Audit, Komite Nominasi dan Remunerasi, Directors, Audit Committee, Nomination
Komite Pemantau Risiko, Satuan Kerja and Remuneration Committee, Risk
Audit Internal, dan Sekretaris Perseroan Monitoring Committee, Internal Audit
(lanjutan) Unit, and Corporate Secretary (continued)
Susunan Komite Pemantau Risiko Perseroan The Company’s Risk Monitoring Committee
adalah sebagai berikut: are as follows:
30 September/ 31 Desember/
September 2024 December 2023
Ketua Buntoro Muljono Buntoro Muljono Chairman
Anggota Handoko Pranoto Handoko Pranoto Member
Anggota Eduardus Paulus Supit Eduardus Paulus Supit Member
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi Based on Decision Letter of the Company’s
No. 7/SANF/SK-BOD/XII/2022 tanggal Board of Directors No. 7/SANF/SK-
30 Desember 2022 yang efektif terhitung sejak BOD/XII/2022 dated 30 December 2022
tanggal 1 Januari 2023, Kepala Satuan Kerja which effective as of 1 January 2023, the
Audit Internal pada tanggal 31 Desember 2023 Head of Internal Audit as at 31 December
adalah Tania Arthadora Saragih. 2023 is Tania Arthadora Saragih.
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi Based on Decision Letter of the
No. 312/LSANF/BOD/V/2019 tanggal 22 Mei Company’s Board of Directors No.
2019, Sekretaris Perseroan pada tanggal 30 312/LSANF/BOD/V/2019 dated 22 May 2019,
September 2024 dan 31 December 2023 the Corporate Secretary as at
adalah Davin Susanto. 30 September 2024 and 31 December 2023
is Davin Susanto.
Pada tanggal 30 September 2024, Perseroan As at 30 September 2024, the Company has
mempunyai 216 karyawan (tidak diaudit) 216 employees (unaudited) (31 December
(31 Desember 2023: 209 karyawan 2023: 209 employees (unaudited)).
(tidak diaudit)).
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
Laporan keuangan disusun dan diotorisasi oleh The financial statements have been prepared
Dewan Direksi untuk terbit pada tanggal and authorised by the Board of Directors for
30 Oktober 2024. issuance on 30 October 2024.
Berikut ini adalah kebijakan akuntansi utama yang Presented below are the principal accounting
diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan. policies adopted in preparing the financial
statements.
a. Dasar penyusunan laporan keuangan a. Basis of preparation
Laporan keuangan Perseroan telah disusun The Company’s financial statements have
dan disajikan sesuai dengan Standar been prepared and presented in
Akuntansi Keuangan di Indonesia yang accordance with the Indonesian Financial
dikeluarkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia dan Accounting Standards issued by the
Peraturan Bapepam dan LK No. VIII.G.7., OJK Indonesian Institute of Accountants and
telah mengambil alih fungsi dari Bapepam-LK) Bapepam and LK Regulation No.VIII.G.7.,
No. KEP-347/BL/2012 tanggal OJK takes over the function of Bapepam-
25 September 2012 tentang “Pedoman LK) No. KEP-347/BL/2012 dated
Penyajian dan Pengungkapan Laporan 25 September 2012 regarding “Guidelines
Keuangan Emiten atau Perseroan Publik”. for Financial Statements Presentation and
Disclosures for Issuers or Public Entities”.
Halaman -5/5-Page
Page 13
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
a. Dasar penyusunan laporan keuangan a. Basis of preparation (continued)
(lanjutan)
Laporan keuangan disusun berdasarkan The financial statements have been
konsep harga perolehan, kecuali untuk aset prepared under the historical cost
dan liabilitas keuangan yang ditetapkan dan convention, except for financial assets and
efektif sebagai instrumen lindung nilai, yang liabilities designated and effective as
diukur berdasarkan nilai wajar. Laporan hedging instruments, which are measured at
keuangan disusun berdasarkan akuntansi fair value. The financial statements are
berbasis akrual, kecuali laporan arus kas. prepared under the accrual basis of
accounting, except for the statements of
cash flows.
Laporan arus kas disusun menggunakan The statements of cash flows are prepared
metode langsung dengan mengelompokkan based on the direct method by classifying
arus kas ke dalam aktivitas operasi, investasi cash flows into operating, investing and
dan pendanaan. Untuk tujuan laporan arus financing activities. For the purpose of the
kas, kas dan kas di bank mencakup kas dan statements of cash flows, cash and cash in
kas di bank yang tidak dibatasi banks include cash on hand and cash in
penggunaannya dan tidak digunakan sebagai banks which are not restricted and pledged
jaminan pinjaman. as collateral for any borrowings.
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam The reporting currency used in the financial
laporan keuangan adalah mata uang Rupiah statements is Rupiah (“Rp”) which is also
(“Rp”) yang juga merupakan mata uang the Company’s functional currency. The
fungsional. Angka-angka yang disajikan dalam figures presented in the financial
laporan keuangan, kecuali bila dinyatakan statements, unless otherwise stated, are
secara khusus, adalah dibulatkan dalam jutaan rounded in millions of Rupiah.
Rupiah.
Kecuali dinyatakan di bawah ini, kebijakan Except as this disclosed below, the
akuntansi telah diterapkan secara konsisten accounting policies applied are consistent
dengan laporan keuangan pada tanggal with those of the financial statements as at
31 Desember 2023, yang telah sesuai dengan 31 December 2023, which confirm to the
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Indonesian Financial Accounting Standards.
Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan The preparation of financial statements in
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia conformity with Indonesian Financial
mengharuskan penggunaan estimasi dan Accounting Standards requires the use of
asumsi. Hal tersebut juga mengharuskan certain critical accounting estimates and
manajemen untuk membuat pertimbangan assumptions. It also requires management
dalam proses penerapan kebijakan akuntansi to exercise its judgement in the process of
Perseroan. Area yang kompleks atau applying the Company’s accounting
memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih policies. The areas involving a higher
tinggi atau area di mana asumsi dan estimasi degree of judgement or complexity, or areas
dapat berdampak signifikan terhadap laporan where assumptions and estimates are
keuangan diungkapkan di Catatan 3. significant to the financial statements are
disclosed in Note 3.
Perubahan pada pernyataan standar Changes to the statement of financial
akuntansi keuangan dan interpretasi accounting standards and
pernyataan standar akuntansi keuangan interpretations of statement of financial
accounting standards
Berikut ini adalah standar akuntansi keuangan, The following are financial accounting
perubahan, dan interpretasi standar akuntansi standard, amendments and interpretation of
keuangan yang berlaku efektif sejak financial accounting standard which become
1 Januari 2024: effective 1 January 2024:
- Amendemen PSAK 201 “Penyajian - Amendment of SFAS 201: “Presentation
Laporan Keuangan” - Klasifikasi liabilitas of Financial Statements” - Classification
lancar atau tidak lancar; of liabilities as current or noncurrent;
- Amendemen PSAK 201 “Penyajian - Amendment of SFAS 201: “Presentation
Laporan Keuangan” - liabilitas jangka of Financial Statements” - Long-term
panjang dengan kovenan; dan liabilities with covenant; and
- Amendemen PSAK 116: “Sewa” - - Amendment of SFAS 116: “Leases” -
Liabilitas Sewa pada transaksi jual dan Lease liability in sale-and-lease back
sewa-balik. transactions.
Halaman -5/6-Page
Page 14
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
a. Dasar penyusunan laporan keuangan a. Basis of preparation (continued)
(lanjutan)
Perubahan pada pernyataan standar Changes to the statement of financial
akuntansi keuangan dan interpretasi accounting standards and
pernyataan standar akuntansi keuangan interpretations of statement of financial
(lanjutan) accounting standards (continued)
Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan The Financial Accounting Standard Board of
Akuntan Indonesia (“DSAK-IAI”) telah Indonesia Institute of Accountants (“DSAK-
menerbitkan standar baru, amendemen, dan IAI”) has issued the following new standards,
interpretasi yang berlaku efektif pada tanggal amendments, and interpretation which are
1 Januari 2025 sebagai berikut: effective as at 1 January 2025:
- PSAK 117: “Kontrak Asuransi”; dan - SFAS 117: “Insurance contracts”; and
- Amendemen PSAK 117: “Kontrak - Amendment of SFAS 117: “Insurance
Asuransi” - Penerapan awal PSAK 117 Contracts” regarding Initial application
dan PSAK 109 Informasi Komparatif. of SFAS 117 and SFAS 109 -
comparative information.
Pada saat penerbitan laporan keuangan As at the authorisation date of these
Perseroan masih mempelajari dampak yang financial statements, the Company is still
mungkin timbul dari penerapan standar baru evaluating the potential impact of these new
dan revisi tersebut serta pengaruhnya pada and revised standards to the Company’s
laporan keuangan Perseroan. financial statements.
Kecuali untuk perubahan yang dijelaskan di Except for the changes as explained below,
bawah ini, implementasi dari standar-standar the implementation of the above standards
tersebut tidak menghasilkan perubahan did not result in substantial changes to the
substansial terhadap kebijakan akuntansi Company’s accounting policies and had no
Perseroan dan tidak memiliki dampak yang material impact to the financial statements
material terhadap laporan keuangan di periode for current period or prior financial years.
berjalan atau tahun sebelumnya.
Dampak reformasi suku bunga acuan IBOR reform impact
Dalam menghitung perubahan nilai wajar yang In calculating changes in fair value
dapat diatribusikan pada risiko lindung nilai attributable to hedging risk of floating rate
dari utang suku bunga mengambang, debt, the Company has made the following
Perseroan telah membuat asumsi berikut yang assumptions that reflect current
mencerminkan ekspektasi saat ini: expectations:
1. Utang suku bunga mengambang 1. Floating rate loan changes to SOFR in
berpindah ke SOFR di tahun 2023, dan 2023, and the spread will be similar to
spreadnya akan serupa terhadap spread the spread included in interest rate
yang termasuk dalam interest rate swap swaps used as hedging instruments.
yang digunakan sebagai instrumen
lindung nilai.
2. Tidak ada perubahan lain pada 2. No other changes to the terms of the
persyaratan utang dengan suku bunga floating rate loan are anticipated.
mengambang yang diantisipasi.
3. Perseroan telah memasukkan 3. The Company has included the
ketidakpastian kapan utang suku bunga uncertainty of when floating rate loan
mengambang akan dipindahkan ke will be changed to SOFR, the resulting
SOFR, penyesuaian yang dihasilkan adjustments to the spread, and other
pada spread, dan aspek lain dari aspects of the reform that have not yet
reformasi yang belum diselesaikan, been finalised, by adding an additional
dengan menambahkan spread tambahan spread to the discount rate used in the
ke tingkat diskonto digunakan dalam calculation.
perhitungan.
Halaman -5/7-Page
Page 15
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
b. Penjabaran mata uang asing b. Foreign currency translation
Perseroan menyelenggarakan catatan The Company maintains its accounting
akuntansinya dalam Rupiah Indonesia records in Indonesian Rupiah as the
sebagai mata uang fungsional. Transaksi functional currency. Transactions
dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam denominated in a foreign currency are
mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs translated into Rupiah at the exchange rate
yang berlaku pada tanggal transaksi. prevailing at the date of the transactions.
Pada tanggal laporan posisi keuangan, aset At the financial position date, monetary
dan liabilitas moneter dalam mata uang asing assets and liabilities in foreign currencies
dijabarkan dengan kurs yang berlaku pada are translated at the exchange rates
tanggal laporan posisi keuangan. prevailing at that date.
Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang Foreign exchange gains and losses resulting
timbul dari penyelesaian transaksi dalam mata from the settlement of foreign currency
uang asing dan dari penjabaran aset dan transactions and from the translation of
liabilitas moneter dalam mata uang asing monetary assets and liabilities denominated
diakui di dalam laba rugi, kecuali apabila in foreign currencies are recognised in profit
ditangguhkan di dalam ekuitas sebagai or loss, except when recognised in equity as
lindung nilai arus kas yang memenuhi syarat. qualifying cash flow hedges.
Kurs nilai tukar utama yang digunakan adalah The main exchange rates used are the Bank
kurs tengah Bank Indonesia. Berikut ini adalah Indonesia middle rate. Below are the
kurs nilai tukar yang digunakan (nilai penuh): exchange rate used (full amount):
30 September/ 31 Desember/
September 2024 December 2023
1 Dolar Amerika Serikat 1 United States Dollar
(“Dolar AS”) 15,138 15,416 (“USD”)
c. Aset dan liabilitas keuangan c. Financial assets and liabilities
Perseroan mengklasifikasikan instrumen The Company classified its financial
keuangan dalam bentuk aset keuangan dan instruments into financial assets and
liabilitas keuangan. liabilities.
(i) Aset keuangan (i) Financial assets
Sesuai dengan PSAK 109, Perseroan In accordance with SFAS 109,
mengklasifikasikan aset keuangannya Company classifies its financial assets
dalam kategori: into three categories:
(a) aset keuangan yang diukur pada (a) at amortised cost;
nilai perolehan yang diamortisasi;
(b) aset keuangan yang diukur pada (b) fair value through other
nilai wajar melalui penghasilan comprehensive income (FVOCI);
komprehensif lain (FVOCI); dan and
(c) aset keuangan yang diukur pada (c) fair value through profit or loss
nilai wajar melalui laba rugi (FVPL). (FVPL).
Aset keuangan diklasifikasikan menjadi Financial assets are classified into these
kategori di atas berdasarkan model bisnis categories based on the business model
dimana aset keuangan tersebut dimiliki within which they are held and their
dan karakteristik arus kas kontraktualnya. contractual cash flow characteristics.
Model bisnis merefleksikan bagaimana The business model reflects how groups
kelompok aset keuangan dikelola untuk of financial assets are managed to
mencapai tujuan bisnis tertentu. achieve a particular business objective.
Halaman -5/8-Page
Page 16
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
(i) Aset keuangan (lanjutan) (i) Financial assets (continued)
Perseroan hanya memiliki aset keuangan The Company only has financial assets
dalam kategori yang diukur pada nilai categorised as measured at amortised
perolehan yang diamortisasi dan pada cost and fair value through profit or loss
nilai wajar melalui laba rugi (FVPL). (FVPL).
Aset keuangan dengan biaya perolehan Financial assets at amortised costs
diamortisasi
Aset keuangan dapat diukur dengan biaya A financial asset is measured at
perolehan diamortisasi hanya jika amortised cost only if it meets both of the
memenuhi kedua kondisi berikut dan tidak following conditions and it is not
ditetapkan sebagai FVPL: designated as at FVPL:
- Aset keuangan dikelola dalam model - The financial assets is held within a
bisnis yang bertujuan untuk memiliki business model whose objective is to
aset keuangan untuk tujuan hold the asset to collect contractual
mendapatkan arus kas kontraktual cash flows (held to collect); and
(held to collect); dan - Its contractual terms give rise on
- Kriteria kontraktual dari aset specified dates to cash flows that are
keuangan yang pada tanggal tertentu solely payments of principal and
menghasilkan arus kas yang interest (“SPPI”) on the principal
merupakan pembayaran pokok dan amount outstanding.
bunga semata (“SPPI”) dari jumlah
pokok terutang.
Aset keuangan pada nilai wajar melalui Financial assets at fair value through
laba rugi (FVPL) profit or loss (FVPL)
Seluruh aset keuangan yang tidak All financial assets not classified as
diklasifikasikan sebagai diukur dengan measured at amortised cost or FVOCI as
biaya perolehan diamortisasi atau FVOCI described above are measured at FVPL.
sebagaimana ketentuan di atas diukur A gain or loss on a debt investment that
dengan FVPL. Keuntungan atau kerugian is subsequently measured at fair value
dari investasi utang yang selanjutnya through profit or loss and is not part of a
diukur pada nilai wajar melalui laporan hedging relationship is recognised in
laba rugi dan bukan merupakan bagian profit or loss and presented net in the
dari hubungan lindung nilai, diakui dalam statement of profit or loss within other
laporan laba rugi dan disajikan bersih gains/(losses) in the period in which it
dalam laporan laba rugi di dalam arises.
keuntungan/(kerugian) lainnya dalam
periode kemunculannya.
Perseroan tidak memiliki aset keuangan The Company has no financial assets
dalam kategori yang diukur pada nilai categorised as fair value through other
wajar melalui penghasilan komprehensif comprehensive income hence the
lain sehingga kebijakan akuntansi untuk accounting policies relating to such
aset tersebut tidak diungkapkan. assets have not been disclosed.
Perseroan menggunakan tanggal The Company uses trade date
transaksi untuk kontrak regular ketika accounting for regular contracts when
mencatat transaksi aset keuangan. recording financial assets transactions.
Pengukuran aset keuangan setelah The subsequent measurement of
pengakuan awal tergantung pada financial assets depends on their
klasifikasi aset keuangan tersebut. classification.
Halaman -5/9-Page
Page 17
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
(i) Aset keuangan (lanjutan) (i) Financial assets (continued)
Penilaian apakah arus kas kontraktual Assessment of whether contractual
hanya merupakan pembayaran pokok cash flows are solely payments of
dan bunga semata (“SPPI”) principal and interest (“SPPI”)
Untuk tujuan penilaian ini, 'pokok' For the purposes of this assessment,
didefinisikan sebagai nilai wajar dari aset ‘principal’ is defined as the fair value of
keuangan pada pengakuan awal. 'Bunga' the financial asset on initial recognition.
didefinisikan sebagai imbalan untuk nilai ‘Interest’ is defined as consideration for
waktu atas uang dan untuk risiko kredit the time value of money and for the
yang terkait dengan jumlah pokok yang credit risk associated with the principal
terutang selama periode waktu tertentu amount outstanding during a particular
dan untuk risiko dan biaya pinjaman dasar period of time and for other basic
lainnya (misalnya risiko likuiditas dan lending risks and costs (e.g. liquidity risk
biaya administrasi), serta margin and administrative costs), as well as
keuntungan. profit margin.
Dalam menilai apakah arus kas In assessing whether the contractual
kontraktual adalah SPPI, Perseroan cash flows are SPPI, the Company
mempertimbangkan ketentuan considers the contractual terms of the
kontraktual instrumen tersebut. Hal ini instrument. This includes assessing
termasuk menilai apakah aset keuangan whether the financial asset contains a
mengandung ketentuan kontraktual yang contractual term that could change the
dapat mengubah waktu atau jumlah arus timing or amount of contractual cash
kas kontraktual sehingga tidak memenuhi flows such that it would not meet this
kondisi ini. condition.
Penilaian model bisnis Business model assessment
Model bisnis mengacu pada bagaimana Business model refers to how financial
aset keuangan dikelola bersama untuk assets are managed together to
menghasilkan arus kas untuk Perseroan. generate cash flows for the Company.
Arus kas mungkin dihasilkan dengan This may be collecting contractual cash
menerima arus kas kontraktual, menjual flows, selling financial assets or both.
aset keuangan atau keduanya. Model Business models are determined at a
bisnis ditentukan pada tingkat agregasi di level of aggregation where groups of
mana kelompok aset dikelola bersama assets are managed together to
untuk mencapai tujuan tertentu dan tidak achieve a particular objective and do
bergantung pada niat manajemen pada not depend on management’s
instrumen individual. intentions for individual instruments.
Bisnis model pada aset keuangan yang Business model of the Company’s
dimiliki Perseroan adalah ditahan hingga financial assets is held to maturity.
jatuh tempo.
Pengukuran Measurement
Pada pengakuan awal, Perseroan At initial recognition, the Company
mengukur aset keuangan pada nilai measures a financial asset at its fair
wajarnya ditambah, dalam hal aset value plus, in the case of a financial
keuangan tidak diukur pada nilai wajar asset not at fair value through profit or
melalui laporan laba rugi, biaya transaksi loss, transaction costs that are directly
yang dapat diatribusikan secara attributable to the acquisition of the
langsung dengan perolehan aset financial asset. Transaction costs of
keuangan. Biaya transaksi dari aset financial assets carried at fair value
keuangan yang dicatat pada nilai wajar through profit or loss are expensed in
melalui laporan laba rugi dibebankan profit or loss.
pada laporan laba rugi.
Halaman -5/10-Page
Page 18
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
(ii) Liabilitas keuangan (ii) Financial liabilities
Perseroan mengklasifikasikan liabilitas The Company classified its financial
keuangan dalam kategori liabilitas liabilities in the category of financial
keuangan yang diukur dengan biaya liabilities measured at amortised cost
perolehan diamortisasi dan liabilitas and financial liabilities at fair value
keuangan yang diukur pada nilai wajar through profit or loss.
melalui laporan laba rugi.
Liabilitas keuangan yang diukur dengan Financial liabilities at amortised cost
biaya perolehan diamortisasi
Liabilitas keuangan yang tidak Financial liabilities that are not classified
diklasifikasikan sebagai liabilitas as fair value through profit and loss are
keuangan yang diukur pada nilai wajar categorised into financial liabilities
melalui laporan laba rugi dikategorikan ke measured at amortised cost.
dalam liabilitas keuangan yang diukur
dengan biaya perolehan diamortisasi.
Pada saat pengakuan awal, liabilitas Financial liabilities measured at
keuangan yang diukur dengan biaya amortised cost are initially recognised at
perolehan yang diamortisasi diukur pada fair value plus transaction cost (if any)
nilai wajar ditambah biaya transaksi (jika that are directly attributable to the
ada) yang dapat diatribusikan secara financial liabilities and subsequently
langsung dengan liabilitas keuangan measured at amortised cost using
tersebut dan selanjutnya diukur pada effective interest rate. Effective interest
biaya perolehan diamortisasi dengan rate amortisation is recognised in the
menggunakan metode suku bunga efektif. profit and loss as “Interest and financing
Amortisasi suku bunga efektif diakui di charges”.
dalam laporan laba rugi sebagai “Beban
bunga dan keuangan”.
Liabilitas keuangan yang diukur pada Financial liabilities measured at
biaya perolehan diamortisasi antara lain amortised cost are other payables and
utang lain-lain dan akrual, pinjaman yang accrued expenses, borrowings, bonds
diterima, utang obligasi, dan liabilitas payable, and lease liabilities.
sewa.
Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai Financial liabilities at fair value through
wajar melalui laba rugi profit or loss
Liabilitas keuangan diklasifikasikan Financial liabilities are classified as
sebagai liabilitas keuangan yang diukur financial liabilities at fair value through
pada nilai wajar melalui laba rugi jika profit or loss if they are acquired or
diperoleh atau dimiliki terutama untuk incurred principally for the purpose of
tujuan dijual atau dibeli kembali dalam selling or repurchasing in the near term
waktu dekat atau jika merupakan bagian or if they are part of a portfolio of
dari portofolio instrumen keuangan identified financial instruments that are
tertentu yang dikelola bersama dan managed together and there is
terdapat bukti mengenai pola ambil untung evidence of a pattern of short-term
dalam jangka pendek (short-term profit- profit-taking. Derivatives are classified
taking) yang terkini. Derivatif as financial liabilities instruments at fair
diklasifikasikan sebagai instrumen value through profit or loss unless
liabilitas keuangan yang diukur pada nilai designated and effective as hedging
wajar melalui laba rugi kecuali ditetapkan instruments.
dan efektif sebagai instrumen lindung nilai.
Halaman -5/11-Page
Page 19
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
(ii) Liabilitas keuangan (lanjutan) (ii) Financial liabilities (continued)
Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai Financial liabilities at fair value through
wajar melalui laba rugi (lanjutan) profit or loss (continued)
Keuntungan dan kerugian yang timbul dari Gains and losses arising from changes
perubahan nilai wajar liabilitas keuangan in the fair value of financial liabilities
yang diklasifikasikan sebagai liabilitas classified as financial liabilities at fair
keuangan yang diukur pada nilai wajar value through profit or loss are recorded
melalui laba rugi dicatat dalam laporan in the profit or loss as “Gain/ (loss) from
laba rugi sebagai “Keuntungan/ (kerugian) changes in fair value of financial
dari perubahan nilai wajar instrumen instruments”. Interest expense on
keuangan”. Beban bunga dari liabilitas financial liabilities classified as financial
keuangan diklasifikasikan sebagai liabilities at fair value through profit or
liabilitas keuangan yang diukur pada nilai loss is recorded as “Interest expense”.
wajar melalui laba rugi dicatat sebagai
“Beban bunga”.
Perubahan nilai wajar terkait dengan Changes in fair value of financial
liabilitas keuangan yang ditetapkan untuk liabilities that are measured at fair value
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi through profit or loss are recognised as
diakui di dalam “Keuntungan/(kerugian) “Gain/(loss) from changes in fair value
dari perubahan nilai wajar instrumen of financial instruments”.
keuangan”.
(iii) Penentuan nilai wajar (iii) Determination of fair value
Nilai wajar adalah harga yang akan Fair value is the price that would be
diterima untuk menjual suatu aset atau received to sell an asset or paid to
harga yang akan dibayar untuk transfer a liability in an orderly
mengalihkan suatu liabilitas dalam transaction between market participants
transaksi teratur (orderly transaction) at the measurement date in the principal
antara pelaku pasar (market participants) market or, in its absence, the most
pada tanggal pengukuran di pasar utama advantageous market to which the
atau, jika tidak terdapat pasar utama, Company has access at that date.
di pasar yang paling menguntungkan The fair value of a liability reflects its
dimana Perseroan memiliki akses pada non-performance risk.
tanggal tersebut. Nilai wajar liabilitas
mencerminkan risiko wanprestasinya.
Jika tersedia, Perseroan mengukur nilai When available, the Company
wajar instrumen keuangan dengan measures the fair value of a financial
menggunakan harga kuotasian di pasar instrument using the quoted price in an
aktif untuk instrumen tersebut. active market for that instrument.
Nilai wajar untuk instrumen keuangan The fair value of financial instruments
yang diperdagangkan di pasar aktif traded in active markets is determined
ditentukan berdasarkan nilai pasar yang based on quoted market prices at the
berlaku pada tanggal laporan posisi statements of financial position date and
keuangan menggunakan harga yang based on routinely published and
dipublikasikan secara rutin dan berasal reputable sources such as quoted
dari sumber yang terpercaya, seperti market prices or broker’s quoted price
quoted market price atau broker’s quoted from Bloomberg and Reuters.
price dari Bloomberg dan Reuters.
Halaman -5/12-Page
Page 20
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
(iii) Penentuan nilai wajar (lanjutan) (iii) Determination of fair value
(continued)
Instrumen keuangan dianggap memiliki A financial instrument is considered
kuotasi di pasar aktif, jika harga kuotasi having quote in an active market,
tersedia sewaktu-waktu dan dapat if quoted prices are readily and regularly
diperoleh secara rutin dari bursa, available from an exchange, dealer,
pedagang efek (dealer), perantara efek broker, industry group, pricing service or
(broker), kelompok industri, badan regulatory agency, and those prices
pengawas (pricing service atau regulatory represent actual and regularly occurring
agency), dan harga tersebut market transactions on an arm’s length
mencerminkan transaksi pasar yang basis. If the above criteria are not met,
aktual dan rutin dalam suatu transaksi the market is regarded as being inactive.
yang wajar. Jika kriteria di atas tidak Indications that a market is inactive are
terpenuhi, maka pasar aktif dinyatakan when there is a wide bid-offer spread
tidak tersedia. Indikasi-indikasi dari pasar or significant increase in the bid-offer
tidak aktif adalah terdapat selisih yang spread or there are few recent
besar antara harga penawaran dan transactions.
permintaan atau kenaikan signifikan
dalam selisih harga penawaran dan
permintaan dan hanya terdapat beberapa
transaksi terkini.
Untuk instrumen keuangan yang tidak For financial instruments with no quoted
mempunyai harga pasar, estimasi atas market price, a reasonable estimate of
nilai wajar ditetapkan dengan mengacu the fair value is determined by reference
pada nilai wajar instrumen lain yang to the current market value of another
secara substansi memiliki karakteristik instrument which substantially have the
yang sama atau dihitung berdasarkan same characteristic or calculated based
ekspektasi arus kas yang didiskonto on the expected cash flows discounted
dengan tingkat suku bunga pasar yang by relevant market rates.
relevan.
Nilai wajar atas piutang pembiayaan serta The fair value for financing receivables
pinjaman yang diterima ditentukan as well as borrowings are determined
menggunakan nilai kini berdasarkan arus using a present value model on the
kas kontraktual dengan basis of contractually agreed cash
mempertimbangkan kualitas kredit, flows, taking into account credit quality,
likuiditas, dan biaya. liquidity, and costs.
Bukti terbaik dari nilai wajar pada saat The best evidence of fair value at initial
pengakuan awal adalah harga recognition is the transaction price (that
transaksinya (yaitu nilai wajar is the fair value of the consideration
pembayaran yang diserahkan atau given or received), unless the fair value
diterima), kecuali nilai wajar dari of that instrument is evidenced by
instrumen tersebut dapat dibuktikan comparison with other observable
dengan perbandingan transaksi untuk current market transactions in the same
instrumen yang sama di pasar terkini instrument (that is without modification
yang dapat diobservasi (yaitu yang tanpa or re-packaging) or based on a valuation
modifikasi atau re-packaging) atau technique whose variables include only
berdasarkan teknik penilaian dimana data from observable markets.
variabelnya hanya data dari pasar yang
dapat diobservasi.
Halaman -5/13-Page
Page 21
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
(iii) Penentuan nilai wajar (lanjutan) (iii) Determination of fair value
(continued)
Untuk instrumen keuangan yang diukur For financial instruments measured at
menggunakan nilai wajar, Perseroan fair value, the Company uses the fair
menggunakan hierarki nilai wajar yang value hierarchy which reflects the
mencerminkan signifikansi input yang significance of input used in the
digunakan dalam melakukan pengukuran measurement (level 1, 2, and 3) as
(tingkat 1, 2, dan 3) seperti dijelaskan explained in Note 26e.
pada Catatan 26e.
(iv) Penghentian pengakuan (iv) Derecognition
Penghentian pengakuan aset keuangan Financial assets are derecognised
dilakukan ketika hak kontraktual atas arus when the contractual rights to receive
kas yang berasal dari aset keuangan the cash flows from these assets have
tersebut berakhir, atau ketika aset ceased to exist or the assets have been
keuangan tersebut telah ditransfer dan transferred and substantially all the risks
secara substansial seluruh risiko dan and rewards of ownership of the assets
manfaat atas kepemilikan aset tersebut are also transferred (if substantially all
telah ditransfer (jika secara substansial the risks and rewards are not
seluruh risiko dan manfaat tidak ditransfer, transferred, hence the Company
maka Perseroan melakukan evaluasi evaluates to ensure that continuing
untuk memastikan keterlibatan involvement on the basis of any retained
berkelanjutan atas kendali yang masih powers of control does not prevent
dimiliki tidak mencegah penghentian derecognition). Financial liabilities are
pengakuan). Liabilitas keuangan derecognised when they have been
dihentikan pengakuannya ketika liabilitas redeemed or otherwise extinguished.
telah dilepaskan atau dibatalkan atau
kadaluwarsa.
(v) Saling hapus (v) Offsetting
Aset keuangan dan liabilitas keuangan Financial assets and liabilities are offset
disalinghapuskan dan jumlah netonya and the net amount is presented in the
disajikan pada laporan posisi keuangan statement of financial position when,
jika, dan hanya jika Perseroan memiliki and only when the Company has a legal
hak yang berkekuatan hukum untuk enforceable right to offset the
melakukan saling hapus atas jumlah yang recognised amounts and there is an
telah diakui tersebut dan adanya maksud intention to settle on a net basis, or
untuk menyelesaikan secara neto, atau realise the assets and settle the
untuk merealisasikan aset dan liabilities simultaneously.
menyelesaikan liabilitas secara
bersamaan.
Hak berkekuatan hukum tersebut haruslah The legally enforceable right must not
tidak bergantung pada kondisi masa be contingent on future events and
depan dan hak tersebut harus dapat tetap must be enforceable in the normal
didapatkan dalam kondisi bisnis normal course of business and in the event of
dan dalam hal terjadinya kegagalan, default, insolvency or bankruptcy of the
ketidakmampuan membayar maupun Company or the counterparty.
kebangkrutan dari Perseroan ataupun
pihak rekanan.
Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 As at 30 September 2024 and 31
Desember 2023, tidak terdapat aset dan December 2023, there is no financial
liabilitas keuangan yang saling hapus assets and liabilities that are subject to
pada laporan posisi keuangan. offsetting in the statements of financial
position.
Halaman -5/14-Page
Page 22
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
(vi) Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan (vi) Classification of financial assets and
liabilities
Perseroan mengklasifikasikan instrumen The Company classifies the financial
keuangan ke dalam klasifikasi tertentu instruments into classes that reflects
yang mencerminkan sifat dari informasi the nature of information and takes into
dan mempertimbangkan karakteristik dari account the characteristic of those
instrumen keuangan tersebut. Klasifikasi financial instruments. The
ini dapat dilihat pada tabel berikut: classification can be seen in the table
below:
Kategori yang didefinisikan oleh
PSAK 109/Category as defined Golongan/Classes Sub-golongan/Sub-classes
by SFAS 109
Aset keuangan/Financial assets
Kas dan kas di bank/Cash and cash
Kas di bank/Cash in banks
in banks
Aset keuangan yang diukur pada Piutang sewa pembiayaan/Finance lease receivables
biaya perolehan diamortisasi/
Financial assets measured at Piutang pembiayaan konsumen/Consumer financing receivables
amortised cost
Tagihan anjak piutang/Factoring
Piutang lain-lain/Other receivables
Aset keuangan yang diukur pada
Aset derivatif - lindung nilai atas arus
nilai wajar melalui laba rugi/ Lindung nilai atas arus kas/Hedging
kas/Derivatives assets - Hedging
Financial assets measured at fair instruments in cash flow hedges
instruments in cash flow hedges
value through profit or loss
Liabilitas keuangan/Financial liabilities
Pinjaman yang diterima/Borrowings
Liabilitas keuangan yang diukur Biaya akrual/Accrued expenses
dengan biaya perolehan
diamortisasi/ Utang obligasi/Bonds payable
Financial liabilities at amortised
cost Liabilitas sewa/Lease liabilities
Utang lain-lain/Other payables
Liabilitas keuangan yang diukur
Liabilitas derivatif - lindung nilai atas arus
pada nilai wajar melalui laba rugi/ Lindung nilai atas arus kas/Hedging
kas/Derivatives liabilities - Hedging
Financial liabilities measured at instruments in cash flow hedges
instruments in cash flow hedges
fair value through profit or loss
(vii) Penurunan nilai dari aset keuangan (vii) Impairment of financial assets
PSAK 109 mengharuskan cadangan SFAS 109 requires a loss allowance to
kerugian diakui sebesar kerugian kredit be recognised at an amount equal to
ekspektasian 12 bulan (12-month ECL) either 12-month expected credit losses
atau kerugian kredit ekspektasian (ECL) or lifetime ECL's. Lifetime ECL's
sepanjang umurnya aset keuangan are the ECL's that result from all
(lifetime ECL). Lifetime ECL adalah possible default events over the
kerugian kredit ekspektasian yang berasal expected life of a financial instrument,
dari semua kemungkinan kejadian gagal whereas 12-month ECL's are the
bayar sepanjang umur ekspektasian suatu portion of ECL's that result from default
instrumen keuangan, sedangkan events that are possible within the
ECL 12 bulan adalah porsi dari kerugian 12 months after reporting date.
kredit ekspektasian yang berasal dari
kemungkinan kejadian gagal bayar dalam
12 bulan setelah tanggal pelaporan.
Halaman -5/15-Page
Page 23
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
(vii) Penurunan nilai dari aset keuangan (vii) Impairment of financial assets
(lanjutan) (continued)
Perseroan mengakui cadangan kerugian The Company recognises loss
untuk ECL pada instrumen keuangan yang allowances for ECL on the financial
tidak diukur pada FVPL. instruments that are not measured at
FVPL.
Kerugian kredit ekspektasian (ECL) diakui Expected Credit Losses (ECL) are
untuk seluruh instrumen utang keuangan recognised for all financial debt
yang diklasifikasikan sebagai hold to instruments that are classified as hold to
collect/hold to collect and sell dan memiliki collect/hold to collect and sell and have
arus kas SPPI. cash flows that are solely payments of
principal and interest.
Perseroan menggunakan model yang The Company primarily uses
kompleks yang menggunakan matriks sophisticated models that utilise the
kemungkinan gagal bayar, estimasi probability of default (“PD”), estimated
kerugian jika terjadi gagal bayar, dan losses in the event of default and
eksposur saat gagal bayar (“EAD”), yang exposure at default (“EAD”) metrics,
didiskontokan menggunakan suku bunga discounted using the effective interest
efektif. rate.
a. Kemungkinan Gagal Bayar (“PD”) a. Probability of Default (“PD”)
Probabilitas yang timbul di suatu waktu The probability at a point in time that
dimana debitur mengalami gagal a counterparty will default, calibrated
bayar, dikalibrasikan sampai dengan over up to 12 months from the
periode 12 bulan dari tanggal laporan reporting date (Stage 1) or over the
(Tahap 1) atau sepanjang umur lifetime of the product (Stage 2 and 3)
(Tahap 2 dan 3) dan digabungkan pada and incorporating the impact of
dampak asumsi ekonomi masa depan forward-looking economic
yang memiliki risiko kredit. PD assumptions that have an effect on
diestimasikan pada point in time credit risk. PD is estimated at a point
dimana hal ini berfluktuasi sejalan in time that means it will fluctuate in
dengan siklus ekonomi. line with the economic cycle.
b. Estimasi Kerugian Jika Terjadi Gagal b. Estimated Lossess in the Event of
Bayar Default
Kerugian yang diperkirakan akan The loss that is expected to arise on
timbul dari debitur yang mengalami default, incorporating the impact of
gagal bayar dengan menggabungkan relevant forward looking economic
dampak dari asumsi ekonomi masa assumptions (if any), which
depan yang relevan (jika ada) dimana represents the difference between
hal ini mewakili perbedaan antara arus the contractual cash flows due and
kas kontraktual yang akan jatuh tempo those that the Company expects to
dengan arus kas yang diharapkan receive. The Company estimates loss
untuk diterima. Perseroan in the event of default based on the
mengestimasikan kerugian akibat historical recovery rates and
gagal bayar berdasarkan data historis considers the recovery of any
dari tingkat pemulihan dan collateral that is integral to the
memperhitungkan pemulihan yang financial assets, taking into account
berasal dari jaminan terhadap aset forward-looking economic
keuangan dengan mempertimbangkan assumptions if relevant.
asumsi ekonomi di masa depan jika
relevan.
Halaman -5/16-Page
Page 24
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
(vii) Penurunan nilai dari aset keuangan (vii) Impairment of financial assets
(lanjutan) (continued)
c. Eksposur saat Gagal Bayar (“EAD”) c. Exposure at Default (“EAD”)
Perkiraan nilai eksposur neraca pada The expected balance sheet
saat gagal bayar dengan exposure at the time of default, taking
mempertimbangkan bahwa perubahan into account that expected change in
ekspektasi yang diharapkan selama exposure over the lifetime of the
masa eksposur. Hal ini exposure. This incorporates the
menggabungkan dampak penarikan impact of drawdowns of committed
fasilitas yang committed pembayaran facilities, repayments of principal and
pokok dan bunga, amortisasi dan interest, amortisation and
pembayaran dipercepat, bersama prepayments, together with the
dengan dampak asumsi ekonomi impact of forward looking economic
masa depan jika relevan. assumptions where relevant.
Penurunan nilai dari aset keuangan yang Impairment of financial assets that have
mengalami penurunan nilai kredit atau impaired or default is calculated
gagal bayar dinilai menggunakan cara individually. Impairment of financial
individual. Penurunan nilai dari aset assets that categorised as 12-month
keuangan yang berada pada kategori expected credit losses and significant
mengalami kerugian kredit ekspektasian increase in credit risk are assessed
12 bulan dan aset keuangan yang collectively.
mengalami peningkatan risiko kredit yang
signifikan dilakukan penilaian secara
kolektif.
Periode yang diperhitungkan ketika The period considered when measuring
mengukur kerugian kredit ekspektasian expected credit loss is using the
adalah menggunakan umur ekspektasian expected life based on average tenor.
berdasarkan rata-rata periode kontrak.
Selanjutnya, Perseroan mengelompokkan Furthermore, the Company classifies
aset keuangan berdasarkan hasil evaluasi financial assets based on the evaluation
tersebut yang mencerminkan tingkat risiko results which reflect the level of credit
kredit aset keuangan. risk of financial assets.
Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan 12-month expected credit losses
(Tahap 1) (Stage 1)
Kerugian kredit ekspektasian diakui pada Expected credit losses are recognised
saat pengakuan awal instrumen keuangan at the time of initial recognition of a
dan merepresentasikan kekurangan kas financial instrument and represent the
sepanjang umur aset yang timbul dari lifetime cash shortfalls arising from
kemungkinan gagal bayar di masa yang possible default events up to twelve
akan datang dalam kurun waktu dua belas months into the future from the reporting
bulan sejak tanggal pelaporan. Kerugian date. Expected credit losses continue to
kredit ekspektasian terus ditentukan oleh be determined on this basis until there is
dasar ini sampai timbul peningkatan risiko either a significant increase in the credit
kredit yang signifikan pada instrumen risk of an instrument or the instrument
tersebut atau instrumen tersebut telah becomes credit-impaired. If an
mengalami penurunan nilai kredit. Jika instrument is no longer considered to
suatu instrumen tidak lagi dianggap exhibit a significant increase in credit
menunjukkan peningkatan risiko kredit risk, expected credit losses will revert to
yang signifikan, maka kerugian kredit being determined on a twelve month
ekspektasian dihitung kembali basis.
berdasarkan basis dua belas bulan.
Halaman -5/17-Page
Page 25
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
(vii) Penurunan nilai dari aset keuangan (vii) Impairment of financial assets
(lanjutan) (continued)
Peningkatan risiko kredit yang Significant increase in credit risk
signifikan (Tahap 2) (Stage 2)
Jika aset keuangan mengalami If a financial asset experiences a
peningkatan risiko kredit yang signifikan significant increase in credit risk
(“SICR”) sejak pengakuan awal, kerugian (“SICR”) since initial recognition, an
kredit ekspektasian diakui atas kejadian expected credit loss provision is
gagal bayar yang mungkin terjadi recognised for default events that may
sepanjang umur aset. Peningkatan occur over the lifetime of the asset.
signifikan dalam risiko kredit dinilai dengan Significant increase in credit risk is
membandingkan risiko gagal bayar atas assessed by comparing the risk of
eksposur pada tanggal pelaporan dengan default of an exposure at the reporting
risiko gagal bayar saat pengakuan awal date to the risk of default at origination
(setelah memperhitungkan perjalanan (after taking into account the passage of
waktu dari akun tersebut). Signifikan tidak time). Significant does not mean
berarti signifikan secara statistik, juga statistically significant nor is it assessed
tidak dinilai dalam konteks perubahan in the context of changes in expected
dalam cadangan kerugian kredit credit loss. Whether a change in the risk
ekspektasian. Perubahan atas risiko gagal of default is significant or not is
bayar dinilai signifikan atau tidak, dinilai assessed using a number of
menggunakan sejumlah faktor kuantitatif quantitative and qualitative factors, the
dan kualitatif, yang bobotnya bergantung weight of which depends on the type of
pada tipe produk dan pihak lawan. Aset product and counterparty. Financial
keuangan dengan tunggakan 30 sampai assets that are 30 until 60 days past due
dengan 60 hari atau lebih dan tidak and not credit-impaired will always be
mengalami penurunan nilai akan selalu considered to have experienced a
dianggap telah mengalami peningkatan significant increase in credit risk.
risiko kredit yang signifikan.
Selain itu, aset keuangan yang Moreover, financial assets that are
mendapatkan relaksasi program akibat granted relaxation program due to
dampak pandemi dan belum melewati pandemic that have not gone through
masa pembayaran normal selama the 6 months normal payment are
6 bulan akan dianggap telah mengalami considered to have experienced a
peningkatan risiko kredit yang signifikan. significant increase in credit risk.
Eksposur yang mengalami penurunan Credit impaired (or defaulted)
nilai kredit (atau gagal bayar) exposures (Stage 3)
(Tahap 3)
Aset keuangan yang mengalami Financial assets that are credit impaired
penurunan nilai kredit (atau gagal bayar) (or in default) represent those that are at
merupakan aset yang setidaknya telah least 60 days past due in respect of
memiliki tunggakan lebih dari 60 hari atas receivables amount, or customer group
nilai piutang, atau grup pelanggan who have repossessed assets, or
mengalami penarikan aset, atau grup customer group who has a history of
pelanggan pernah mengalami rescheduling that is not relaxation
restrukturisasi piutang yang bukan program due to pandemic, or customer
merupakan relaksasi akibat dampak group who is overdue for more than 30
pandemi, atau pembayaran grup days within the first 6 months of the
pelanggan mengalami keterlambatan contract start date, or granted relaxation
lebih dari 30 hari dalam 6 bulan pertama program due to pandemic more than
setelah tanggal mulai kontrak, atau once, or granted relaxation program due
mendapatkan relaksasi akibat pandemi to pandemic and have overdue more
lebih dari 1 kali, atau mendapatkan than 60 days after being granted
relaksasi akibat pandemi dan setelah itu relaxation program, or customer group
mengalami keterlambatan pembayaran whose portfolio was ever included in the
lebih dari 60 hari, atau grup pelanggan silver project portfolio sold to PT Surya
yang portofolionya pernah termasuk Cakra Anugerah Nusantara in 2018.
dalam portofolio proyek silver yang dijual
kepada PT Surya Cakra Anugerah
Nusantara pada tahun 2018.
Halaman -5/18-Page
Page 26
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
(vii) Penurunan nilai dari aset keuangan (vii) Impairment of financial assets
(lanjutan) (continued)
Eksposur yang mengalami penurunan Credit impaired (or defaulted)
nilai kredit (atau gagal bayar) exposures (Stage 3) (continued)
(Tahap 3) (lanjutan)
Cadangan kerugian penurunan nilai Loss provisions against credit impaired
terhadap aset keuangan yang mengalami financial assets are determined based
penurunan nilai ditentukan berdasarkan on an assessment of the recoverable
penilaian terhadap arus kas yang dapat cash flows under a range of scenarios,
dipulihkan berdasarkan sejumlah including the realisation of any collateral
skenario, termasuk realisasi jaminan yang held where appropriate. The expected
dimiliki jika memungkinkan. Kerugian credit losses will reflect weighted
kredit ekspektasian akan mencerminkan average of the scenarios based on the
rata-rata tertimbang dari skenario probability of the relevant scenario to
berdasarkan probabilitas dari skenario occur. The loss provisions held
yang relevan untuk terjadi. Cadangan represent the difference between the
kerugian penurunan nilai merupakan present value of the cash flows
selisih antara nilai sekarang dari arus kas expected to be recovered and the gross
yang diperkirakan akan dipulihkan dan carrying value of the instrument prior to
nilai tercatat bruto instrumen sebelum any credit impairment.
penurunan nilai kredit.
d. Instrumen keuangan derivatif dan d. Derivative financial instruments and
akuntansi lindung nilai hedge accounting
Derivatif pada awalnya diakui sebesar nilai Derivative instruments are initially
wajar pada tanggal kontrak derivatif disepakati recognised at fair value on the date the
dan selanjutnya diukur kembali sebesar nilai contracts are entered into and are
wajarnya. Derivatif dicatat sebagai aset apabila subsequently remeasured at their fair
memiliki nilai wajar positif dan sebagai liabilitas values. Derivatives are carried as assets
apabila memiliki nilai wajar negatif. when the fair value is positive and as
liabilities when the fair value is negative.
Metode pengakuan keuntungan atau kerugian The method of recognising the resulting fair
perubahan nilai wajar tergantung apakah value gain or loss depends on whether the
derivatif dirancang dan memenuhi kriteria derivative is designated and qualifies as a
sebagai instrumen lindung nilai, dan jika hedging instrument, and if so, the nature of
demikian, sifat dari unsur yang the item being hedged.
dilindungnilaikan.
Lindung nilai dinyatakan efektif oleh Perseroan The Company regard a hedge as highly
hanya jika memenuhi kriteria sebagai berikut: effective only if the following criteria are met:
i) pada saat terjadinya transaksi lindung nilai i) the Company documents its assessment,
dan pada periode berikutnya, Perseroan both at the hedge inception and on an
melakukan dokumentasi atas penilaian apakah ongoing basis, as to whether the derivatives
derivatif yang digunakan sebagai transaksi that are used in hedging transactions are
lindung nilai memiliki efektivitas yang tinggi highly effective in offsetting changes in fair
dalam menandingi (offsetting) perubahan nilai values or cash flows of hedged items, and
wajar atau arus kas dari unsur yang dilindungi ii) actual results of the hedge.
nilainya, dan ii) tingkat efektivitas lindung nilai.
Perseroan menggunakan instrumen keuangan The Company uses derivative instruments,
derivatif, cross currency, dan interest rate cross currency, and interest rate swap as
swap, sebagai bagian dari aktivitas part of its asset and liability management
manajemen aset dan liabilitas untuk activities to manage exposures to interest
melindungi dampak risiko tingkat suku bunga rate and foreign currency risks. The
dan risiko mata uang asing. Perseroan Company applies cash flow hedge
menerapkan akuntansi lindung nilai arus kas accounting when transactions meet the
pada saat transaksi tersebut memenuhi kriteria specified criteria for hedge accounting
perlakuan akuntansi lindung nilai. treatment.
Halaman -5/19-Page
Page 27
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
d. Instrumen keuangan derivatif dan d. Derivative financial instruments and
akuntansi lindung nilai (lanjutan) hedge accounting (continued)
Perseroan akan menghentikan penerapan The Company discontinue hedge
akuntansi lindung nilai ketika derivatif tersebut accounting when it determines that a
tidak atau tidak lagi efektif; ketika instrumen derivative is not, or has ceased to be, highly
lindung nilai kadaluwarsa atau dijual; effective as a hedge; when the derivative
dihentikan; atau dibayar pada saat unsur yang expires or is sold, terminated or exercised;
dilindungi tersebut jatuh tempo, dijual atau when the hedged item matures, is sold or
dibayar kembali; atau ketika transaksi yang repaid; or when a forecast transactions is no
diperkirakan akan terjadi tidak lagi diperkirakan longer deemed highly probable.
akan terjadi.
Lindung nilai arus kas Cash flow hedges
Bagian yang efektif atas perubahan nilai wajar The effective portion of changes in the fair
derivatif yang ditujukan dan memenuhi value of derivatives that are designated and
kualifikasi sebagai lindung nilai arus kas, diakui qualify as cash flow hedges are recognised
sebagai cadangan lindung nilai arus kas pada in other comprehensive income under cash
bagian penghasilan komprehensif lain. flow hedge reserves. The gain or loss
Keuntungan atau kerugian atas bagian yang relating to the ineffective portion (if any) is
tidak efektif (jika ada) diakui langsung pada recognised immediately in the statement of
laporan laba rugi. Jumlah akumulasi dalam profit and loss. Amounts accumulated in
ekuitas dibebankan ke laporan laba rugi ketika equity are recycled to the statement of profit
unsur yang dilindungi nilainya mempengaruhi and loss in the period in which the hedged
laba bersih. Ketika instrumen lindung nilai item will affect net income. When a hedging
kadaluwarsa atau dijual atau ketika suatu instrument expires or is sold, or when a
lindung nilai tidak lagi memenuhi persyaratan hedge no longer meets the criteria for hedge
sebagai akuntansi lindung nilai, akumulasi accounting, any cumulative gain or loss
penghasilan komprehensif lain yang ada diakui existing in the other comprehensive income
pada laporan laba rugi. at that time is recognised in the statement of
profit or loss.
Ketika instrumen lindung nilai kadaluwarsa When a hedging instrument expires or is
atau dijual atau ketika suatu lindung nilai tidak sold, or when a hedge no longer meets the
lagi memenuhi persyaratan sebagai akuntansi criteria for hedge accounting, any
lindung nilai, akumulasi keuntungan maupun cumulative gain or loss existing in equity at
kerugian yang ada pada ekuitas saat itu that time remains in equity and is recognised
dibebankan dalam laba rugi. Ketika suatu when the forecast transaction is ultimately
transaksi lindung nilai perkiraan tidak lagi recognised in the consolidated profit or loss.
mungkin terjadi, akumulasi keuntungan atau When a forecast transaction is no longer
kerugian yang ada pada ekuitas saat itu expected to occur, the cumulative gain or
dibebankan dalam laporan laba rugi. loss that was reported in equity is
immediately transferred to the profit or loss.
Lihat Catatan 2c untuk perlakuan akuntansi Refer to Note 2c for the accounting policy of
aset dan liabilitas keuangan. financial assets and liabilities.
e. Kas dan kas di bank e. Cash and cash in banks
Kas dan kas di bank mencakup kas dan kas di Cash and cash in banks include cash on
bank yang tidak dibatasi penggunaannya dan hand and cash in banks which are not
tidak digunakan sebagai jaminan atas restricted and pledged as collateral for any
pinjaman. borrowings.
Halaman -5/20-Page
Page 28
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
f. Piutang sewa pembiayaan f. Finance lease receivables
Piutang sewa pembiayaan pada awalnya Finance lease receivables are recognised
diakui sebesar nilai wajar dikurangi initially at fair value, deducted by
pendapatan administrasi dan ditambah administration income and plus directly
biaya-biaya transaksi (jika ada) yang dapat attributable transactions costs (if any) and
diatribusikan secara langsung dan selanjutnya subsequently measured at amortised cost
diukur dengan biaya perolehan diamortisasi using the effective interest rate method net
menggunakan metode tingkat bunga efektif of unearned income on finance lease
setelah dikurangi dengan pendapatan piutang receivables, and allowance for impairment
sewa pembiayaan yang belum diakui, dan losses.
penyisihan kerugian penurunan nilai.
Pada saat pengakuan awal, nilai wajar piutang At initial recognition, the fair value of finance
sewa pembiayaan merupakan jumlah piutang lease receivables represents finance lease
sewa pembiayaan ditambah nilai sisa yang receivables plus the residual value at the
akan diterima oleh Perseroan pada akhir masa end of the lease period deducted by
sewa pembiayaan dikurangi dengan unearned lease income and security
pendapatan sewa pembiayaan yang deposits. The difference between total
ditangguhkan dan simpanan jaminan. Selisih installments to be received from customers
antara nilai cicilan yang akan diterima dari and the total financing is recognised as
customer dan nilai pembiayaan diakui sebagai unearned lease income. Unearned lease
pendapatan sewa pembiayaan yang belum income is allocated to the current year
diakui. Pendapatan sewa pembiayaan yang statement of profit or loss using the effective
belum diakui dialokasikan sebagai pendapatan interest rate. Finance lease receivables are
tahun berjalan menggunakan metode tingkat classified as financial assets at amortised
suku bunga efektif. Piutang sewa pembiayaan cost. Refer to Note 2c for the accounting
diklasifikasikan sebagai biaya perolehan policy of financial instrument.
diamortisasi. Lihat Catatan 2c untuk kebijakan
akuntansi atas aset keuangan.
Penyewa memiliki hak opsi untuk membeli The lessee has the option to purchase the
aset yang disewa-pembiayaankan pada akhir leased asset at the end of the lease period
masa sewa pembiayaan dengan harga yang at a price mutually agreed at the
telah disetujui bersama pada saat dimulainya commencement of the agreement.
perjanjian sewa pembiayaan.
Penyelesaian kontrak sebelum masa sewa Early termination is treated as a cancellation
pembiayaan berakhir diperlakukan sebagai of an existing contract and the resulting gain
pembatalan kontrak sewa dan laba atau rugi or loss is credited or charged to the current
yang timbul dibebankan pada laporan laba rugi year profit or loss at the transaction date.
tahun berjalan pada tanggal terjadinya
transaksi.
Dalam hal restrukturisasi, piutang sewa In terms of restructuring, finance lease is
pembiayaan dilakukan dengan modifikasi carried out through modification of financing
persyaratan pembiayaan. Kewajiban terms. The additional obligations as well as
tambahan yang timbul maupun yang tertunda the delayed obligations arising from this
dari restrukturisasi ini ditambahkan ke dalam restructuring are added to the outstanding of
total sisa pembiayaan yang harus dibayarkan consumer financing which has to be paid by
oleh konsumen. Dampak pembiayaan yang the customer. The impact of restructured
direstrukturisasi diakui dalam laba rugi. financing is recognised to profit or loss.
Setelah restrukturisasi, seluruh arus kas After the restructuring, all the contractual
kontraktual dalam persyaratan baru dicatat cash flows under the new terms shall be
sebagai pengembalian pokok pembiayaan accounted for as the repayment of principal
yang diberikan dan pendapatan bunga sesuai and interest income, in accordance with the
dengan syarat-syarat restrukturisasi. restructuring scheme.
Halaman -5/21-Page
Page 29
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
f. Piutang sewa pembiayaan (lanjutan) f. Finance lease receivables (continued)
Piutang pembiayaan yang dibiayai bersama Joint financing receivables are presented on
pihak lain disajikan di laporan posisi keuangan a net basis in statement of financial position.
secara bersih. Dimana risiko kredit ditanggung Credit risk is borne by the joint financing
pemberi pembiayaan bersama sesuai dengan provider according to it’s portion (without
porsinya (without recourse). recourse).
g. Pembiayaan konsumen g. Consumer financing
Piutang pembiayaan konsumen diakui pada Consumer financing receivables are
awalnya dengan nilai wajar dikurangi recognised initially at fair value, deducted by
pendapatan administrasi dan ditambah administration income and plus directly
biaya-biaya transaksi (jika ada) yang dapat attributable transactions costs (if any) and
diatribusikan secara langsung dan selanjutnya subsequently measured at amortised cost
diukur dengan biaya perolehan diamortisasi using the effective interest rate method net
menggunakan metode tingkat suku bunga of unearned income on consumer financing,
efektif setelah dikurangi dengan pendapatan and allowance for impairment losses.
pembiayaan konsumen yang belum diakui,
dan penyisihan kerugian penurunan nilai.
Pendapatan pembiayaan konsumen yang Unearned consumer financing income is the
belum diakui merupakan selisih antara jumlah difference between total installments to be
keseluruhan pembayaran angsuran yang akan received from customers and the total
diterima dari konsumen dengan jumlah pokok financing which is recognised as income
pembiayaan, yang akan diakui sebagai over the term of the contract using the
penghasilan sesuai dengan jangka waktu effective interest rate. Consumer financing
kontrak dengan menggunakan metode tingkat receivables are classified as financial assets
suku bunga efektif. Piutang pembiayaan at amortised cost.
konsumen diklasifikasikan sebagai aset
keuangan dalam kelompok biaya perolehan
diamortisasi.
Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi Refer to Note 2c for the accounting policy of
instrumen keuangan. financial instruments.
Penyelesaian kontrak sebelum masa Early termination is treated as cancellation
pembiayaan konsumen berakhir diperlakukan of an existing contract and the resulting gain
sebagai pembatalan kontrak pembiayaan or loss is credited or charged to the current
konsumen dan laba atau rugi yang terjadi pada year statement of profit or loss at the
saat transaksi timbul diakui dalam laporan laba transaction date.
rugi tahun berjalan pada tanggal terjadinya
transaksi.
Dalam hal restrukturisasi pembiayaan In terms of restructuring, finance lease is
konsumen dilakukan dengan modifikasi carried out through modification of financing
persyaratan pembiayaan. Kewajiban terms. The additional obligations as well as
tambahan yang timbul maupun yang tertunda the delayed obligations arising from this
dari restrukturisasi ini ditambahkan ke dalam restructuring are added to the outstanding of
total sisa pembiayaan yang harus dibayarkan consumer financing which has to be paid by
oleh konsumen. Dampak pembiayaan yang the customer. The impact of restructured
direstrukturisasi diakui dalam laba rugi. financing is recognised to profit or loss.
Setelah restrukturisasi, seluruh arus kas After resctructuring, all the contractual cash
kontraktual dalam persyaratan baru dicatat flows under the new terms shall be
sebagai pengembalian pokok pembiayaan accounted for as the repayment of principal
yang diberikan dan pendapatan bunga sesuai and interest income, in accordance with the
dengan syarat-syarat restrukturisasi. restructuring scheme.
Halaman -5/22-Page
Page 30
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
g. Pembiayaan konsumen (lanjutan) g. Consumer financing (lanjutan)
Piutang pembiayaan penerusan diakui pada Channelling financing receivables are
awalnya dengan nilai wajar ditambah recognised initially at fair value added by
biaya-biaya transaksi (jika ada) yang dapat attributable transactions costs (if any) and
diatribusikan secara langsung dan subsequently measured at amortised cost
selanjutnya diukur dengan biaya perolehan using the effective interest rate method net
diamortisasi menggunakan metode tingkat of unearned income on channelling
suku bunga efektif setelah dikurangi dengan financing, and allowance for impairment
pendapatan pembiayaan penerusan yang losses.
belum diakui, dan penyisihan kerugian
penurunan nilai.
Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi Refer to Note 2c for the accounting policy of
atas aset keuangan. financial instruments.
h. Pembiayaan modal usaha h. Working capital financing
Piutang pembiayaan modal usaha diakui Working capital financing receivables are
pada awalnya dengan nilai wajar dikurangi recognised initially at fair value, deducted by
pendapatan administrasi, dan penyisihan administration income and, allowance for
kerugian penurunan nilai. impairment losses.
Tagihan pembiayaan modal usaha Working capital financing are classified as
diklasifikasikan sebagai aset keuangan financial assets at amortised cost. Refer to
dalam kelompok biaya perolehan Note 2c for the accounting policy financial
diamortisasi. Lihat Catatan 2c untuk instruments.
kebijakan akuntansi instrumen keuangan.
i. Tagihan anjak piutang i. Factoring receivables
Tagihan anjak piutang without recourse Factoring receivables acquired without
diakui pada awalnya dengan nilai wajar recourse are recognised initially at fair value
setelah dikurangi penyisihan kerugian deducted by the allowance for impairment
penurunan nilai. losses.
Tagihan anjak piutang without recourse Factoring receivables without recourse are
diklasifikasikan sebagai aset keuangan classified as financial assets at amortised
dalam kelompok biaya perolehan cost.
diamortisasi.
Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi Refer to Note 2c for the accounting policy
instrumen keuangan. financial instruments.
j. Piutang lain-lain j. Other receivables
Piutang lain-lain terdiri dari piutang premi Other receivables consist of insurance
asuransi, tagihan kepada pihak ketiga, premium receivable, receivables from third
pinjaman karyawan, uang muka, dan piutang parties, employee loan, advance payment,
pembiayaan dalam perhatian khusus. and financing receivables with special
attention.
Piutang lain-lain merupakan instrumen aset Other receivables are the financial assets
keuangan yang termasuk dalam kategori biaya instruments which categorised as amortised
perolehan diamortisasi. cost.
Lihat Catatan 2c untuk perlakuan pengukuran Refer to Note 2c for the measurement and
dan pengakuan. recognition method.
Halaman -5/23-Page
Page 31
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
k. Piutang pembiayaan dalam perhatian k. Financing receivables with special
khusus attention
Ketika jaminan ditarik karena konsumen tidak When collateral assets are repossessed
dapat memenuhi kewajibannya, piutang dari because customers cannot fulfill their
jaminan yang dikuasai kembali obligations, receivables from collateral are
direklasifikasikan menjadi piutang dengan reclassified to receivables with special
perhatian khusus. Piutang dalam perhatian attention. Receivables with special attention
khusus dinyatakan berdasarkan nilai realisasi are stated at net realisable value, which is
bersih yaitu nilai tercatat piutang pembiayaan the carrying value of related financing
terkait dikurangi penyisihan kerugian receivables deducted by allowance for
penurunan nilai atas piutang tersebut. Piutang impairment losses of receivables with
dalam perhatian khusus diklasifikasikan special attention. Financing receivables with
sebagai piutang lain-lain. Selisih antara nilai special attention is classified as other
tercatat piutang terkait dengan nilai realisasi receivables. Difference between carrying
bersih dicatat sebagai “penyisihan kerugian value of related receivables and net
penurunan nilai”. realisable value is recorded as “allowance
for impairment losses”.
Konsumen memberi kuasa kepada Perseroan The consumer gives the Company the right
untuk menjual ataupun melakukan tindakan to sell the receivables from collateral or take
lainnya dalam upaya penyelesaian pinjaman any other actions to settle the outstanding
konsumen bila terjadi wanprestasi terhadap receivables. Consumers are entitled to the
perjanjian pembiayaan. Konsumen berhak positive differences between the proceeds
atas selisih lebih antara nilai penjualan dengan from the sales of receivables from collateral
liabilitas bersih konsumen. Jika terjadi selisih and the outstanding loans. If there are
kurang, Perseroan akan mencatat sebagai negative differences, the Company will
kerugian atas penjualan piutang dari jaminan record these as losses from disposal of
yang dikuasai kembali. receivables from collateral.
l. Aset tetap dan penyusutan l. Fixed assets and depreciation
Pada saat pengakuan awal, aset tetap diakui Fixed assets are initially stated at cost, and
sebesar harga perolehan, dan selanjutnya subsequently stated at cost less
dicatat sebesar harga perolehan dikurangi accumulated depreciation and accumulated
akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi impairment (if any).
penurunan nilai (jika ada).
Semua aset tetap disusutkan sampai nilai Fixed assets are depreciated to its residual
sisanya berdasarkan metode garis lurus value using the straight line method over
selama estimasi masa manfaat aset sebagai their expected useful lives which are as
berikut: follows:
Tahun/Years Tarif/Rate
Gedung 20 5% Buildings
Kendaraan 5 20% Motor vehicles
Peralatan dan perabot kantor 5 20% Office equipment and fixtures
Prasarana 5 20% Leasehold improvements
Nilai sisa aset, masa manfaat, dan metode The assets’ residual value, useful lives, and
penyusutan ditelaah jika perlu disesuaikan, depreciation method are reviewed and
pada setiap akhir periode pelaporan. adjusted if appropriate, at the end of each
reporting period.
Nilai sisa adalah estimasi jumlah yang dapat Residual value is the estimated amount that
diperoleh saat ini dari pelepasan aset tetap, the entity would currently obtain from
setelah dikurangi estimasi biaya pelepasan, disposal of the asset, after deducting the
jika aset telah mencapai kondisi yang estimated costs of disposal, if the assets
diperkirakan pada akhir umur manfaatnya. were already of the age and in the condition
expected at the end of its useful life.
Halaman -5/24-Page
Page 32
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
l. Aset tetap dan penyusutan (lanjutan) l. Fixed assets and depreciation (continued)
Biaya perbaikan dan pemeliharaan Repair and maintenance costs are charged
dibebankan ke dalam laporan laba rugi to the statement of profit or loss during the
selama periode dimana biaya-biaya tersebut financial period in which they are incurred.
terjadi. Pengeluaran yang memperpanjang Expenditures which extend the future life of
masa manfaat aset atau yang memberikan assets or provide further economic benefits
tambahan manfaat ekonomis dikapitalisasi are capitalised and depreciated.
dan disusutkan.
Apabila nilai tercatat aset lebih besar dari nilai When the carrying amount of an asset is
yang dapat diperoleh kembali, nilai tercatat greater than its estimated recoverable
aset diturunkan menjadi sebesar nilai yang amount, it is written down immediately to its
dapat diperoleh kembali, yang ditentukan recoverable amount, which is determined
berdasarkan nilai tertinggi antara harga jual based on the higher of net selling price or
bersih dan nilai pakai. value in use.
Apabila aset tetap tidak digunakan lagi atau When fixed assets are retired or disposed,
dijual, maka harga perolehan dan akumulasi their costs and the related accumulated
penyusutannya dikeluarkan dari laporan depreciation are eliminated from the
keuangan dan keuntungan atau kerugian yang financial statements and the resulting gains
terjadi diakui dalam laporan laba rugi. or losses are recognised in the statement of
profit or loss.
m. Pinjaman yang diterima m. Borrowings
Pinjaman yang diterima pada awalnya diakui Borrowings are recognised initially at fair
sebesar nilai wajar setelah dikurangi biaya- value, net of directly attributable transaction
biaya transaksi (jika ada) yang dapat costs (if any). Borrowings are subsequently
diatribusikan secara langsung. Pinjaman yang stated at amortised cost, any difference
diterima selanjutnya dicatat menggunakan between the proceeds (net of transaction
biaya perolehan diamortisasi, selisih antara costs) and the redemption value is
jumlah yang diterima (bersih setelah dikurangi recognised in the profit or loss over the
biaya-biaya transaksi) dan nilai penyelesaian period of the borrowings using the effective
pinjaman yang diterima tersebut diakui dalam interest method. Borrowings are classified
laporan laba rugi sepanjang masa pinjaman as financial liabilities at amortised cost.
dengan menggunakan metode bunga efektif.
Pinjaman yang diterima diklasifikasikan
sebagai liabilitas keuangan yang diukur
dengan biaya perolehan diamortisasi.
Biaya yang dibayarkan pada saat pembukaan Fees paid on the establishment of loan
fasilitas pinjaman diakui sebagai biaya facilities are recognised as transaction costs
transaksi pinjaman sepanjang besar of the loan to the extent that it is probable
kemungkinan sebagian atau seluruh fasilitas that some or all of the facility will be drawn
akan ditarik. Dalam hal ini, biaya tersebut down. In this case, the fee is deferred until
ditangguhkan sampai penarikan terjadi. the draw-down occurs. To the extent there is
Sepanjang tidak terdapat bukti bahwa besar no evidence that it is probable that some or
kemungkinan sebagian atau seluruh fasilitas all of the facility will be drawn down, the fee
akan ditarik, biaya tersebut dikapitalisasi is capitalised as a prepayment of liquidity
sebagai pembayaran di muka atas layanan services and amortised over the period of
likuiditas dan diamortisasi selama jangka the facility to which it relates.
waktu fasilitas terkait.
Halaman -5/25-Page
Page 33
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
m. Pinjaman yang diterima (lanjutan) m. Borrowings (continued)
Biaya pinjaman akan dihentikan Borrowings are removed from the statement
pengakuannya dari laporan posisi keuangan of financial position when the obligation
ketika kewajiban yang tertulis pada kontrak specified in the contract is discharged,
dibatalkan, atau sudah tidak berlaku. Selisih canceled or expired. The difference between
antara nilai tercatat dari liabilitas keuangan the carrying amount of a financial liability
yang sudah berakhir atau dialihkan ke pihak that has been extinguished or transferred to
lain, dan imbalan yang dibayarkan, termasuk another party and the consideration paid,
aset non kas yang dialihkan atau liabilitas yang including any non-cash assets transferred or
ditanggung, diakui dalam laba rugi sebagai liabilities assumed, is recognised in profit or
pendapatan lain-lain atau biaya keuangan. loss as other income or finance costs.
Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi Refer to Note 2c for the accounting policy of
atas liabilitas keuangan yang diukur dengan financial liabilities at amortised cost.
biaya perolehan diamortisasi.
n. Imbalan kerja n. Employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek Short-term employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat Short-term employee benefits are
terutang kepada karyawan. Imbalan kerja recognised when they accrue to the
jangka pendek termasuk merupakan upah employees. Short-term employee benefits
dan gaji yang akan diselesaikan dalam waktu include wages and salaries that will be
12 bulan setelah akhir dari periode ketika settled within 12 months after the end of the
pekerja memberikan jasa hingga akhir dari period when the employee renders the
periode pelaporan dan dihitung pada jumlah related services until the end of the reporting
yang diperkirakan akan dibayar ketika period and is calculated at the amount
liabilitas diselesaikan. expected to be paid when the liability is
settled.
Imbalan pensiun dan imbalan pasca-kerja Pension benefits and other post-
lainnya employment benefits
Perseroan memiliki program pensiun imbalan The Company has defined benefit and
pasti dan iuran pasti. defined contribution pension plans.
Program iuran pasti merupakan program A defined contribution plan is a pension plan
pensiun dimana Perseroan membayar under which the Company pays fixed
sejumlah iuran tertentu kepada entitas yang contributions into a separate entity. The
terpisah. Perseroan tidak memiliki kewajiban Company has no legal or constructive
hukum atau konstruktif untuk membayar iuran obligations to pay further contributions if the
lebih lanjut jika entitas tersebut tidak memiliki fund does not hold sufficient assets to pay
aset yang cukup untuk membayar seluruh all employees the benefits relating to
imbalan atas jasa yang diberikan pekerja pada employee service in the current and prior
periode berjalan maupun periode lalu. periods.
Untuk program iuran pasti, Perseroan For defined contribution plan, the Company
membayar iuran program pensiun baik karena pays contributions to pension plans on a
diwajibkan, berdasarkan kontrak atau mandatory, contractual or voluntary basis.
sukarela. Namun karena Undang-Undang However, since Job Creation Law No. 11 of
Cipta Kerja No. 11 tahun 2020 mengharuskan 2020 requires an entity to pay to a worker
entitas membayar jumlah tertentu kepada para entering into pension age a certain amount
pekerja yang telah memasuki usia pensiun based on the worker’s length of service, the
yang ditentukan berdasarkan masa kerja, Company is exposed to the possibility of
Perseroan rentan terhadap kemungkinan having to make further payments to reach
untuk membayar kekurangan apabila iuran that certain amount in particular when the
kumulatif kurang dari jumlah tertentu. Sebagai cumulative contributions are less than that
akibatnya untuk tujuan pelaporan keuangan, amount. Consequently for financial
program iuran pasti secara efektif diberlakukan reporting purposes, defined contribution
seolah-olah sebagai program imbalan pasti. plans are effectively treated as if they were
defined benefit plans.
Halaman -5/26-Page
Page 34
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
n. Imbalan kerja (lanjutan) n. Employee benefits (continued)
Imbalan pensiun dan imbalan pasca-kerja Pension benefits and other post-
lainnya (lanjutan) employment benefits (continued)
Program pensiun imbalan pasti ditujukan untuk Defined benefit pension plan is designated
karyawan yang telah menjadi peserta Dana for all employees who became member of
Pensiun Astra 1 sebelum atau pada tanggal 20 Dana Pension Astra 1 on or before 20 April
April 1992. Sedangkan program pensiun iuran 1992. Hence, defined contribution pension
pasti ditujukan untuk karyawan yang menjadi plan is designated for employees who
peserta Dana Pensiun Astra 2 sesudah become a member of Dana Pensiun Astra 2
tanggal 20 April 1992. after 20 April 1992.
Liabilitas program pensiun imbalan pasti yang The liability recognised in the statement of
diakui di laporan posisi keuangan adalah nilai financial position in respect of defined
kini liabilitas imbalan pasti pada tanggal benefit pension plans is the present value of
laporan posisi keuangan dikurangi nilai wajar the defined benefit obligation at the
aset program. Liabilitas imbalan pasti dihitung statement of financial position’s date less the
setiap tahun oleh aktuaris independen dengan fair value of plan assets. The defined benefit
menggunakan metode Projected Unit Credit. obligation is calculated annually by
Nilai kini liabilitas imbalan pasti ditentukan independent actuaries using the Projected
dengan mendiskontokan estimasi arus kas Unit Credit method. The present value of the
keluar di masa yang akan datang dengan defined benefit obligation is determined by
menggunakan tingkat bunga Obligasi discounting the estimated future cash
Pemerintah dalam mata uang yang sama outflows using interest rates of Government
dengan mata uang pensiun yang akan Bonds that are denominated in the currency
dibayarkan dan waktu jatuh tempo yang in which the pension will be paid, and that
kurang lebih sama dengan waktu jatuh tempo have terms to maturity approximating the
pensiun yang bersangkutan. terms of the related pension liability.
Biaya bunga bersih dihitung dengan The net interest cost is calculated by
menerapkan tingkat diskonto terhadap saldo applying the discount rate to the net balance
bersih kewajiban imbalan pasti dan nilai wajar of the defined benefit obligation and the fair
aset program. Biaya ini termasuk dalam beban value of plan assets. This cost is included in
imbalan kerja dalam laporan laba rugi. employee benefit expense in the statement
of profit or loss.
Keuntungan dan kerugian atas pengukuran Remeasurement gains and losses arising
kembali yang timbul dari penyesuaian dan from experience adjustments and changes
perubahan dalam asumsi-asumsi aktuarial in actuarial assumptions are charged or
langsung diakui seluruhnya melalui credited to equity in other comprehensive
pendapatan komprehensif lainnya pada saat income in the period in which they arise.
terjadinya. Keuntungan dan kerugian ini They are included in retained earnings in the
termasuk didalam laba ditahan pada laporan statement of changes in equity and in the
perubahan ekuitas dan pada laporan posisi statement of financial position.
keuangan.
Perubahan nilai kini atas kewajiban imbalan Changes in the present value of the defined
pasti yang timbul dari Amendemen rencana benefit obligation resulting from plan
atau pembatasan langsung diakui dalam amendments or curtailments are recognised
laporan laba rugi sebagai biaya jasa lalu. immediately in a profit or loss as past service
costs.
Keuntungan dan kerugian dari kurtailmen atau Gains or losses on the curtailment or
penyelesaian program manfaat pasti diakui di settlement of a defined benefit plan are
laba rugi ketika kurtailmen atau penyelesaian recognised in profit or loss when the
tersebut terjadi. Perseroan juga memberikan curtailment or settlement occurs. The
imbalan pasca-kerja lainnya, seperti uang Company also provide other post-
penghargaan dan uang pisah. employment benefits, service pay and
separation pay
Halaman -5/27-Page
Page 35
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
n. Imbalan kerja (lanjutan) n. Employee benefits (continued)
Imbalan pensiun dan imbalan pasca-kerja Pension benefits and other post-
lainnya (lanjutan) employment benefits (continued)
Imbalan berupa uang penghargaan diberikan The service pay benefit vests when the
apabila karyawan bekerja hingga mencapai employees reach their retirement age. The
usia pensiun. Sedangkan imbalan berupa separation pay benefit is paid to employees
uang pisah, dibayarkan kepada karyawan in the case of voluntary resignation, subject
yang mengundurkan diri secara sukarela, to a minimum number of years of service.
setelah memenuhi minimal masa kerja These benefits have been accounted for
tertentu. Imbalan ini dihitung dengan using the same methodology as for the
menggunakan metodologi yang sama dengan defined benefit pension plan.
metodologi yang digunakan dalam perhitungan
program pensiun imbalan pasti.
Imbalan jangka panjang lainnya Other long-term benefits
Imbalan jangka panjang lainnya seperti cuti Other long-term employee benefits such as
berimbalan jangka panjang dan penghargaan long service leave and jubilee awards are
jubilee dihitung dengan menggunakan metode calculated using the projected unit credit
Projected Unit Credit dan didiskontokan ke method and discounted to present value.
nilai kini. Kewajiban ini dinilai setiap tahun oleh These obligations are valued annually by
aktuaris independen yang memenuhi syarat. independent qualified actuaries. These
Imbalan ini dihitung dengan menggunakan benefits are accounted for using the same
metodologi yang sama dengan metodologi methodology as for the defined benefit
yang digunakan dalam perhitungan program pension plan, except for remeasurements
pensiun imbalan pasti, kecuali untuk which are recognised in profit or loss.
pengukuran kembali yang diakui pada laba
rugi.
o. Pengakuan pendapatan dan beban o. Income and expense recognition
Pendapatan dari sewa pembiayaan Income from finance lease (refer to Note 2f),
(lihat Catatan 2f), pembiayaan konsumen consumer financing (refer to Note 2g),
(lihat Catatan 2g), pembiayaan modal usaha working capital financing (refer to Note 2h),
(lihat Catatan 2h), dan anjak piutang and factoring (refer to Note 2i) are
(lihat Catatan 2i) diakui sesuai dengan jangka recognised over the term of the respective
waktu kontrak berdasarkan metode suku contracts using the effective interest
bunga efektif. method.
Metode suku bunga efektif adalah metode The effective interest method is a method of
yang digunakan untuk menghitung biaya calculating the amortised cost of a financial
perolehan diamortisasi dari aset keuangan asset or a financial liability and of allocating
atau liabilitas keuangan dan metode untuk the interest income or interest expense over
mengalokasikan pendapatan bunga atau the relevant period. The effective interest
beban bunga selama periode yang relevan. rate is the rate that exactly discounts
Suku bunga efektif adalah suku bunga yang estimated future cash payments or receipts
secara tepat mendiskontokan estimasi through the expected life of the financial
pembayaran atau penerimaan kas di masa instrument to the net carrying amount of the
datang selama perkiraan umur dari instrumen financial asset or financial liability. When
keuangan untuk memperoleh nilai tercatat calculating the effective interest rate, the
bersih dari aset keuangan atau liabilitas Company estimates cash flows considering
keuangan. Pada saat menghitung suku bunga all contractual terms of the financial
efektif, Perseroan mengestimasi arus kas instrument but does not consider future
dengan mempertimbangkan seluruh credit losses. These calculations include
persyaratan kontraktual dalam instrumen transaction costs (if any).
keuangan tersebut, namun tidak
mempertimbangkan kerugian kredit di masa
datang. Perhitungan ini mencakup biaya
transaksi (jika ada).
Halaman -5/28-Page
Page 36
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
o. Pengakuan pendapatan dan beban o. Income and expense recognition
(lanjutan) (continued)
Pendapatan bunga disajikan sebagai Interest income is presented as financial
pendapatan keuangan yang diperoleh dari income obtained from financial assets held
aset keuangan yang dimiliki untuk tujuan for cash management purposes.
pengelolaan kas.
Pendapatan penalti dikenakan kepada Penalty income is charged to consumers
konsumen yang menyelesaikan kontrak who terminated their contracts before
sebelum masa pembiayaan berakhir dan financing period ends and consumers who
konsumen yang terlambat melakukan are late making payments.
pembayaran.
Lain-lain merupakan pendapatan bunga masa Others represents grace period interest
tenggang terkait tunggakan dan pendapatan income related to overdue and interest
bunga yang berasal dari pinjaman karyawan. income from employee loans.
Pendapatan bunga, pendapatan penalti, dan Interest income, penalty income, and others
lain-lain diakui pada saat penerimaan dapat are recognised when realisation is certain.
dipastikan.
Beban diakui pada saat terjadinya, dengan Expenses are recognised as incurred on an
menggunakan dasar akrual. accruals basis.
p. Pajak penghasilan kini dan tangguhan p. Current and deferred income tax
Beban pajak terdiri dari pajak kini dan The tax expenses comprises of current and
tangguhan. Pajak diakui dalam laporan laba deferred tax. Tax is recognised in statement
rugi, kecuali jika pajak tersebut terkait dengan of profit and loss, except to the extent that it
transaksi atau kejadian yang langsung diakui relates to items recognised directly in other
ke penghasilan komprehensif lain atau comprehensive income or directly in equity.
langsung diakui ke ekuitas. Dalam hal ini pajak In this case, the tax is also recognised in
tersebut masing-masing diakui dalam other comprehensive income or equity,
penghasilan komprehensif lain atau ekuitas. respectively.
Beban pajak kini dihitung berdasarkan The current income tax charge is calculated
peraturan perpajakan yang sudah berlaku on the basis of the tax laws enacted at the
pada periode pelaporan keuangan, di negara reporting period in the countries where the
dimana Perseroan beroperasi dan Company’s operate and generate taxable
menghasilkan pendapatan kena pajak. income. Management periodically evaluates
Manajemen secara periodik mengevaluasi positions taken in tax returns with respect
posisi yang dilaporkan di Surat Pemberitahuan situation in which applicable tax regulation is
Tahunan (SPT) sehubungan dengan situasi di subject to interpretation. It establishes
mana aturan pajak yang berlaku provisions where appropriate on the basis of
membutuhkan interpretasi. Jika perlu, amounts expected to be paid to the tax
manajemen menentukan provisi berdasarkan authorities.
jumlah yang diharapkan akan dibayar kepada
otoritas pajak.
Halaman -5/29-Page
Page 37
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
p. Pajak penghasilan kini dan tangguhan p. Current and deferred income tax
(lanjutan) (continued)
Pajak penghasilan tangguhan diakui Deferred income tax is provided in full, using
sepenuhnya, dengan menggunakan metode the liability method, on temporary
liabilitas untuk semua perbedaan temporer differences which arise from the difference
yang berasal dari selisih antara dasar between the tax bases of assets and
pengenaan pajak aset dan liabilitas dengan liabilities and their carrying amounts in the
nilai tercatatnya pada laporan keuangan. financial statements. However, deferred tax
Namun, liabilitas pajak penghasilan liabilities are not recognised if they arise
tangguhan tidak diakui jika berasal dari from the initial recognition of goodwill.
pengakuan awal goodwill. Pajak penghasilan Deferred income tax is also not accounted
tangguhan juga tidak diperhitungkan jika pajak for if it arises from initial recognition of an
penghasilan tangguhan tersebut timbul dari asset or liability in a transaction other than a
pengakuan awal aset atau pengakuan awal business combination that at the time of the
liabilitas dalam transaksi yang bukan transaction affects neither accounting nor
kombinasi bisnis yang pada saat transaksi taxable profit or loss.
tidak mempengaruhi laba akuntansi maupun
laba kena pajak/rugi pajak.
Pajak penghasilan tangguhan diukur dengan Deferred income tax is determined using tax
menggunakan tarif pajak yang sudah rates that have been enacted or
diberlakukan atau secara substantif berlaku substantially enacted by the end of the
pada akhir periode pelaporan dan reporting period and are expected to apply
diekspektasi akan digunakan ketika aset pajak when the related deferred income tax asset
tangguhan yang berhubungan direalisasi atau is realised or the deferred income tax liability
liabilitas pajak tangguhan diselesaikan. is settled.
Aset pajak tangguhan diakui hanya jika Deferred tax assets are recognised only if it
kemungkinan jumlah penghasilan kena pajak is probable that future taxable amounts will
dimasa depan akan memadai untuk be available to utilise those temporary
dikompensasi dengan perbedaan temporer differences and losses.
yang masih dapat dimanfaatkan.
Aset dan liabilitas pajak penghasilan Deferred tax assets and liabilities are offset
tangguhan dapat saling hapus apabila when there is a legally enforceable right to
terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk offset current tax assets and liabilities and
melakukan saling hapus antara aset pajak kini when the deferred tax balances relate to the
dengan liabilitas pajak kini dan apabila aset same taxation authority. Current tax assets
dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan and tax liabilities are offset where the entity
dikenakan oleh otoritas perpajakan yang has a legally enforceable right to offset and
sama. Aset pajak kini dan liabilitas pajak kini intends either to settle on a net basis, or to
akan saling hapus ketika entitas memiliki hak realise the asset and settle the liability
yang berkekuatan hukum untuk melakukan simultaneously.
saling hapus dan adanya niat untuk
melakukan penyelesaian saldo-saldo tersebut
secara neto atau untuk merealisasikan dan
menyelesaikan liabilitas secara bersamaan.
Halaman -5/30-Page
Page 38
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
q. Surat berharga yang diterbitkan q. Securities issued
Surat berharga yang diterbitkan dicatat Securities issued are presented at nominal
sebesar nilai nominal dikurangi dengan biaya value net of unamortised securities issuance
emisi yang belum diamortisasi. Biaya emisi cost. Costs incurred in connection with
adalah biaya yang terjadi sehubungan dengan securities issuance are recognised as a
surat berharga yang diterbitkan, diakui discount and offset directly from the
sebagai diskonto dan dikurangkan langsung proceeds derived from such offerings and
dari hasil emisi dan diamortisasi selama amortised over the period of the securities
jangka waktu surat berharga yang diterbitkan issued using effective interest rate method.
tersebut dengan menggunakan metode suku Securities issued are bonds payable.
bunga efektif. Surat berharga yang diterbitkan Securities issued are classified as financial
adalah utang obligasi. Surat berharga yang liabilities at amortised cost. Refer to Note 2c
diterbitkan diklasifikasikan sebagai liabilitas for the accounting policy of financial liabilities
keuangan yang diukur dengan biaya at amortised cost.
perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2c untuk
kebijakan akuntansi atas liabilitas keuangan
yang diukur dengan biaya perolehan
diamortisasi.
Bunga atas surat berharga yang diterbitkan Interest on securities issued are recorded as
diakui sebagai beban bunga dan keuangan interest and financing charges using accrual
berdasarkan basis akrual. basis.
r. Transaksi sewa r. Lease transaction
Pada tanggal permulaan kontrak, Perseroan At the inception of a contract, the Company
menilai apakah kontrak merupakan atau assesses whether the contract is or contains
mengandung sewa. Suatu kontrak merupakan a leases. A contract is or contains a leases if
atau mengandung sewa jika kontrak tersebut the contract conveys the right to control the
memberikan hak untuk mengendalikan use of an identified assets for a period of
penggunaan aset identifikasian selama suatu time in exchange for consideration. The
jangka waktu untuk dipertukarkan dengan Company can choose not to recognise the
imbalan. Perseroan dapat memilih untuk tidak right-of-use asset and lease liabilities for:
mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa
untuk:
- Sewa jangka pendek; dan - Short-term lease; and
- Sewa yang aset pendasarnya bernilai - Low value assets
rendah
Untuk menilai apakah kontrak memberikan To assess whether a contract conveys the
hak untuk mengendalikan penggunaan aset right to control the use of an identified asset,
identifikasian, Perseroan harus menilai the Company shall assess whether:
apakah:
- Perseroan memiliki hak untuk - The Company has the right to obtain
mendapatkan secara substansial secara substantially all the economic benefit
ekonomi dari penggunaan aset from use of the asset throughout the
identifikasian; dan period of use; and
- Perseroan memiliki hak untuk - The Company has the right to direct the
mengarahkan penggunaan aset use of the asset. The Company owns
identifikasian. Perseroan memiliki hak this right when it has a relevant
untuk pengambilan keputusan yang decision-making right to change how
relevan tentang bagaimana dan untuk and for what purpose the asset is used
tujuan apa aset digunakan telah predeterminately and:
ditentukan sebelumnya dan:
1. Perseroan memiliki hak untuk 1. The Company has the right to
mengoperasikan aset; atau operate the asset; or
2. Perseroan telah mendesain aset 2. The Company has designed the
dengan cara menetapkan sebelumnya asset in a way that predetermines
bagaimana dan untuk tujuan apa aset how and for what purpose it will be
akan digunakan selama periode used.
penggunaan.
Halaman -5/31-Page
Page 39
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
r. Transaksi sewa (lanjutan) r. Lease transaction (continued)
Pada tanggal permulaan sewa, Perseroan The Company recognises a right-of-use
mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa. asset and a leases liability at the leases
Aset hak-guna diukur pada biaya perolehan, commencement date. The right-of-use asset
dimana meliputi jumlah pengukuran awal is initially measured at cost, which
liabilitas sewa yang disesuaikan dengan comprises the initial amount of the leases
pembayaran sewa yang dilakukan pada atau liability adjusted for any leases payment
sebelum tanggal permulaan, ditambah dengan made at or before the commencement date,
biaya langsung awal yang dikeluarkan. Aset plus any initial direct cost incurred. The right-
hak-guna disusutkan dengan menggunakan of-use asset is depreciated over the straight
metode garis lurus sepanjang jangka waktu line method throughout the lease term.
sewa.
Liabilitas sewa diukur pada nilai kini The lease liability is initially measured at the
pembayaran sewa yang belum dibayar pada present value of the lease payments that are
tanggal permulaan, didiskontokan dengan not paid at the commencement date,
menggunakan suku bunga implisit dalam discounted using the interest rate implicit in
sewa atau jika suku bunga tersebut tidak dapat the lease or, if that right cannot be readily
ditentukan, maka menggunakan suku bunga determined, using incremental borrowing
pinjaman inkremental. rate.
Pembayaran sewa dialokasikan menjadi Each lease payment is allocated into the
bagian pokok dan biaya bunga. Biaya bunga lease liabilities and interest cost. The
dibebankan pada laba rugi selama periode interest cost is charged to profit or loss over
sewa sehingga menghasilkan tingkat suku the leases period so as to produce a
bunga periodik yang konstan atas saldo constant periodic rate of interest on the
liabilitas untuk setiap periode. remaining balance of the liability for each
period.
s. Laba per saham s. Earnings per share
Laba per saham dasar dihitung dengan Basic earning per share is calculated by
membagi laba bersih dengan jumlah rata-rata dividing net income in the year by the
tertimbang jumlah saham biasa yang beredar weighted average number of ordinary
sepanjang tahun. shares outstanding during the year.
Laba bersih per saham dilusian dihitung Diluted earnings per share is calculated by
dengan menyesuaikan jumlah rata-rata adjusting the weighted average number of
tertimbang saham biasa yang beredar dengan ordinary shares outstanding to assume
asumsi bahwa semua efek berpotensi saham conversion of all potential dilutive ordinary
biasa yang sifatnya dilutif dikonversi. shares.
t. Transaksi dengan pihak berelasi t. Transaction with related parties
Perseroan melakukan transaksi dengan pihak The Company has transactions with related
berelasi sebagaimana didefinisikan dalam parties as defined in SFAS 224 regarding
PSAK 224 “Pengungkapan Pihak-pihak yang “Related Party Disclosure”, the meaning of
Berelasi”, yang dimaksud dengan pihak yang a related party is a person or entity that is
berelasi adalah orang atau entitas yang related to a reporting entity as follows:
berelasi dengan entitas pelapor sebagai
berikut:
a. Orang atau anggota keluarga terdekatnya a. A person or a close member of that
berelasi dengan entitas pelapor jika orang person’s family is related to a reporting
tersebut: entity if that person:
i. memiliki pengendalian atau i. has control or joint control over the
pengendalian bersama terhadap reporting entity;
entitas pelapor;
ii. memiliki pengaruh signifikan terhadap ii. has significant influence over the
entitas pelapor; atau reporting entity; or
iii. personil manajemen kunci entitas iii. is member of the key management
pelapor atau entitas induk pelapor. personnel of the reporting entity of a
parent of the reporting entity.
Halaman -5/32-Page
Page 40
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
t. Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) t. Transaction with related parties
(continued)
Perseroan melakukan transaksi dengan pihak The Company has transactions with related
berelasi sebagaimana didefinisikan dalam parties as defined in SFAS 224 regarding
PSAK 224 “Pengungkapan Pihak-pihak yang “Related Party Disclosure”, the meaning of
Berelasi”, yang dimaksud dengan pihak yang a related party is a person or entity that is
berelasi adalah orang atau entitas yang related to a reporting entity as follows:
berelasi dengan entitas pelapor sebagai (continued)
berikut: (lanjutan)
b. Suatu entitas berelasi dengan entitas b. An entity is related to a reporting entity if
pelapor jika memenuhi hal-hal sebagai any of the following conditions applies:
berikut:
i. entitas dan entitas pelapor adalah i. the entity and the reporting entity are
anggota dari kelompok usaha yang members of the same the Company
sama (artinya entitas induk, entitas (which means that each parent,
anak dan entitas anak berikutnya subsidiary and fellow subsidiary is
terkait dengan entitas lain); related to the others);
ii. suatu entitas adalah entitas asosiasi ii. one entity is an associate or joint
atau ventura bersama bagi entitas lain venture of the other entity (or an
(atau entitas asosiasi atau ventura associate or joint venture of member
bersama yang merupakan anggota of a company of which the other
suatu kelompok usaha, dimana entitas entity is a member);
lain tersebut adalah anggotanya);
iii. kedua entitas tersebut adalah ventura iii. both entities are joint ventures of the
bersama dari pihak ketiga yang sama; same third party;
iv. suatu entitas adalah ventura bersama iv. one entity is a joint venture of a third
dari entitas ketiga dan entitas yang entity and the other entity is an
lain adalah entitas asosiasi dari entitas associate of the third entity;
ketiga;
v. entitas tersebut adalah suatu program v. the entity is a post-employment
imbalan pasca kerja untuk imbalan benefit plan for the benefit of
kerja dari suatu entitas pelapor atau employees of either the reporting
entitas yang terkait dengan entitas entity or an entity related to the
pelapor; reporting entity;
vi. entitas yang dikendalikan atau vi. the entity controlled or jointly
dikendalikan bersama oleh orang controlled by a person identified in
yang diidentifikasi dalam butir (a); (a);
vii. orang yang diidentifikasi, dalam butir vii. a person identified in (a) (i) has
(a) (i) memiliki pengaruh signifikan significant influence over the entity
terhadap entitas atau anggota personil or is a member of the key
manajemen kunci entitas (atau entitas management personnel of the entity
induk dari entitas); (or of a parent of the entity);
entitas, atau anggota dari kelompok di an entity, or any member of a group
mana entitas merupakan bagian dari of which it is a part, that provides key
kelompok tersebut, menyediakan jasa management personnel services to
personil manajemen kunci kepada the reporting entity or it is parent.
entitas pelapor atau kepada entitas
induk dari entitas pelapor.
Jenis transaksi dan saldo dengan pihak The nature of transactions and balances of
berelasi, diungkapkan dalam Catatan 23. accounts with related parties, are disclosed
in the Note 23.
Halaman -5/33-Page
Page 41
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
u. Informasi segmen u. Segment information
Sebuah segmen operasi adalah suatu An operating segment is a component of
komponen dari entitas: entity which:
i. yang terlihat dalam aktivitas bisnis yang i. involves with business activities to
memperoleh pendapatan dan generate income and expenses (include
menimbulkan beban (termasuk income and expenses relating to the
pendapatan dan beban yang terkait transactions with other components with
dengan transaksi dengan komponen lain the same entity);
dari entitas yang sama);
ii. hasil operasinya dikaji ulang secara ii. operations result is observed regularly
berkala oleh kepala operasional untuk by chief decision maker to make
pembuatan keputusan tentang sumber decisions regarding the allocation of
daya yang dialokasikan pada segmen resources and to evaluate the works;
tersebut dan menilai kinerjanya; dan and
iii. tersedia informasi keuangan yang dapat iii. separate financial information is
dipisahkan. available.
Segmen operasi Perseroan disajikan The Company discloses the operating
berdasarkan segmen bisnis yang terdiri dari segment based on business segments that
sewa pembiayaan, pembiayaan konsumen, consists of: finance leases, consumer
anjak piutang, pembiayaan modal kerja dan financing, factoring, working capital
lain-lain (lihat Catatan 25). financing and others (refer to Note 25).
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 3. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING JUDGEMENTS
Beberapa estimasi dan asumsi dibuat dalam Certain estimates and assumptions are made in
rangka penyusunan laporan keuangan dimana the preparation of the financial statements.
dibutuhkan pertimbangan manajemen dalam These often require management judgment in
menentukan metodologi yang tepat untuk penilaian determining the appropriate methodology for
aset dan liabilitas. valuation of assets and liabilities.
Manajemen membuat estimasi dan asumsi yang Management makes estimates and assumptions
berimplikasi pada pelaporan nilai aset dan liabilitas that affect the reported amounts of assets and
atas tahun keuangan satu tahun kedepan. Semua liabilities within the next financial year. All
estimasi dan asumsi yang diharuskan oleh PSAK estimates and assumptions required in
adalah estimasi terbaik yang didasarkan standar conformity with SFAS are best estimates
yang berlaku. Estimasi dan pertimbangan undertaken in accordance with the applicable
dievaluasi secara terus menerus dan berdasarkan standard. Estimates and judgements are
pengalaman masa lalu dan faktor-faktor lain evaluated on a continuous basis, and are based
termasuk harapan atas kejadian yang akan datang. on past experience and other factors, including
expectations with regard to future events.
Walaupun estimasi dan asumsi ini dibuat Although these estimates and assumptions are
berdasarkan pengetahuan terbaik manajemen atas based on management’s best knowledge of
kejadian dan tindakan saat ini, hasil yang timbul current events and activities, actual result may
mungkin berbeda dengan estimasi dan asumsi differ from those estimates and assumption.
semula.
Sumber utama ketidakpastian estimasi: Key sources of estimation uncertainty:
a. Penyisihan kerugian penurunan nilai aset a. Allowance for impairment losses of
keuangan financial assets
Perseroan melakukan review atas aset The Company reviews its financial assets at
keuangan pada setiap tanggal laporan untuk reporting date to evaluate the allowance for
melakukan penilaian atas penyisihan kerugian impairment losses. Management’s
penurunan nilai yang telah dicatat. judgement is applied in the estimation when
Pertimbangan manajemen diperlukan dalam determining the level of allowance required.
menentukan estimasi yang digunakan untuk
menentukan tingkat penyisihan yang
dibutuhkan.
Halaman -5/34-Page
Page 42
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 3. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (lanjutan) JUDGEMENTS (continued)
Sumber utama ketidakpastian estimasi: Key sources of estimation uncertainty:
(lanjutan) (continued)
a. Penyisihan kerugian penurunan nilai aset a. Allowance for impairment losses of
keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
Kondisi spesifik penurunan nilai debitur dalam The specific debtors' conditions in
pembentukan penyisihan kerugian penurunan determining allowance for impairment
nilai atas aset keuangan dievaluasi secara amount of the financial assets is evaluated
individu berdasarkan estimasi terbaik individually and is based upon
manajemen atas nilai kini arus kas yang management's best estimate of the present
diharapkan akan diterima. Dalam value of the cash flows that are expected to
mengestimasi arus kas tersebut, manajemen be received. In estimating these cash flows,
membuat pertimbangan tentang segmentasi management makes judgements about the
portofolio piutang sewa pembiayaan, piutang segmentation of the portfolio of finance
pembiayaan konsumen, dan tagihan anjak lease receivables, consumer financing
piutang, periode dari data kerugian historis receivables, and factoring receivables, the
yang digunakan, identifikasi faktor ekonomi period of historical loss data used,
makro yang paling relevan yang identification of the most relevant
mempengaruhi pelunasan jumlah piutang macroeconomic factors affecting the
pembiayaan sewa, piutang pembiayaan settlement of the amounts due from finance
konsumen, dan tagihan anjak piutang, situasi lease receivables, consumer financing
keuangan debitur dan nilai realisasi bersih receivables, and factoring receivables,
berdasarkan jaminan estimasi nilai pasar untuk debtors' financial situation and the net
jaminan yang dimiliki berdasarkan kondisi realisable value of any underlying collateral
pasar masa kini. Setiap aset yang mengalami based on estimated market value for
penurunan nilai dinilai sesuai dengan manfaat collaterals held in the current market
yang ada dan strategi penyelesaian serta conditions. Each impaired asset is assessed
estimasi arus kas yang diperkirakan dapat on its merits and the workout strategy and
diterima disetujui secara independen oleh estimated cash flows considered
Manajemen Risiko. recoverable are independently approved by
the Risk Management.
Evaluasi cadangan kerugian penurunan nilai Evaluation on collective impairment
secara kolektif meliputi kerugian kredit yang allowance covers credit losses inherent in
melekat pada portofolio piutang sewa portfolios of finance lease receivables,
pembiayaan, piutang pembiayaan konsumen, consumer financing receivables, working
piutang pembiayaan modal usaha, dan capital receivables, factoring receivables
pembiayaan anjak piutang dengan with similar economic characteristics based
karakteristik ekonomi yang serupa on expected credit losses calculation but the
berdasarkan perhitungan kerugian kredit individual impaired items cannot yet be
eskpektasian namun penurunan nilai secara identified. In assessing the need for
individu belum dapat diidentifikasi. Dalam allowance for collective impairment losses,
menentukan perlunya untuk membentuk management considers factors such as
cadangan kerugian penurunan nilai secara credit quality, portfolio size, credit
kolektif, manajemen mempertimbangkan concentrations, and economic factors.
faktor-faktor seperti kualitas kredit, portofolio,
konsentrasi kredit, dan faktor ekonomi.
Halaman -5/35-Page
Page 43
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 3. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (lanjutan) JUDGEMENTS (continued)
Sumber utama ketidakpastian estimasi: Key sources of estimation uncertainty:
(lanjutan) (continued)
a. Penyisihan kerugian penurunan nilai aset a. Allowance for impairment losses of
keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
Guna membuat estimasi penyisihan yang In order to estimate the required allowance,
diperlukan, manajemen membuat asumsi assumptions are made to define the way
untuk menentukan kerugian yang melekat, dan inherent losses are modelled and to
untuk menentukan parameter input yang determine the required input parameters,
diperlukan, berdasarkan pengalaman masa based on historical experience and current
lalu dan kondisi ekonomi saat ini. economic conditions.
Keakuratan penyisihan tergantung pada The accuracy of the allowances depends on
seberapa baik estimasi arus kas masa depan how well these estimate future cash flows for
untuk cadangan counterparty tertentu dan specific counterparty allowances and
asumsi model dan parameter yang digunakan the model assumptions and parameters
dalam menentukan penyisihan penurunan nilai used in determining collective impairment
kolektif. allowances.
b. Nilai wajar dari instrumen keuangan b. Fair value of financial instruments
Dalam menentukan nilai wajar aset keuangan In determining the fair value for financial
dan liabilitas yang tidak mempunyai harga assets and financial liabilities for which there
pasar, Perseroan menggunakan teknik is no observable market price, the Company
penilaian seperti yang dijelaskan dalam uses the valuation techniques as described
Catatan 2c. Untuk instrumen keuangan yang in Note 2c. For financial instruments that are
jarang diperdagangkan dan memiliki informasi traded infrequently and lack of price
harga yang terbatas, nilai wajar menjadi transparency, fair value is less objective and
kurang objektif dan membutuhkan berbagai requires varying degrees of judgement
tingkat penilaian tergantung pada likuiditas, depending on liquidity, concentration,
konsentrasi, faktor ketidakpastian pasar, uncertainty of market factors, pricing
asumsi harga dan risiko lainnya. assumptions and other risks affecting the
specific instrument.
c. Imbalan kerja c. Employee benefits
Nilai kini imbalan kerja karyawan tergantung The present value of the employee benefit
pada beberapa faktor yang ditentukan dengan obligations depends on a number of factors
dasar aktuarial berdasarkan beberapa asumsi. that are determined on an actuarial basis
Perubahan atas asumsi-asumsi ini akan using a number of assumptions. Any
mempengaruhi jumlah tercatat atas imbalan changes in these assumptions will impact
kerja karyawan. the carrying amount of employee benefit
obligations.
Asumsi yang digunakan dalam menentukan The assumptions used in determining the
biaya/(pendapatan) bersih untuk imbalan kerja net cost/(income) for employee’s benefit
karyawan antara lain tingkat diskonto, tingkat included the discount rate, salary increment
kenaikan gaji di masa datang, usia pensiun rate, normal pension age, mortality rate, and
normal, tingkat mortalita, dan lain-lain. others.
Perseroan menentukan tingkat diskonto yang The Company determines the appropriate
tepat pada setiap akhir periode pelaporan. Ini discount rate at the end of each reporting
merupakan tingkat suku bunga yang harus period. This is the interest rate that should
digunakan untuk menentukan nilai kini atas be used to determine the present value of
arus kas keluar masa depan yang diestimasi estimated future cash outflows expected to
dan akan digunakan untuk membayar imbalan be required to settle the employee’s benefit
kerja karyawan. Dalam menentukan tingkat obligations. In determining the appropriate
diskonto yang tepat, Perseroan discount rate, the Company considers the
mempertimbangkan tingkat imbal hasil obligasi yield of government bonds that have terms
pemerintah yang mempunyai jangka waktu to maturity approximating the terms of the
yang menyerupai jangka waktu imbalan kerja related employee’s benefit liability.
karyawan.
Halaman -5/36-Page
Page 44
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 3. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (lanjutan) JUDGEMENTS (continued)
Sumber utama ketidakpastian estimasi: Key sources of estimation uncertainty:
(lanjutan) (continued)
c. Imbalan kerja (lanjutan) c. Employee benefits (continued)
Tingkat kenaikan gaji per tahun didasarkan Annual salary increment rate is determined
pada informasi historis atas tingkat kenaikan based on historical information of previous
gaji sebelumnya, tingkat inflasi, dan masa salary increment rate, inflation rate, and
kerja. length of service.
Asumsi tingkat mortalitas telah didasarkan Mortality rate assumption is based on the
pada tabel mortalita terbaru yang dihitung latest mortality table which is calculated
dengan menggunakan metode aktuaria yang using generally accepted actuarial method.
diterima secara umum.
Tingkat pengembalian investasi didasarkan Expected rate of return on investment is
pada informasi historis dan proyeksi pasar ke based on historical information and future
depan. market projections.
Asumsi tingkat pengunduran diri didasarkan Resignation rate assumption is based on
pada informasi historis dan disesuaikan historical information and adjusted for
dengan kondisi saat ini. current condition.
d. Perpajakan d. Taxation
Perseroan beroperasi di bawah peraturan The Company operates under the tax
perpajakan di Indonesia. Pertimbangan yang regulations in Indonesia. Significant
signifikan diperlukan untuk menentukan provisi judgement is required in determining the
pajak penghasilan dan pajak pertambahan provision for income taxes and value added
nilai. Apabila keputusan final atas pajak taxes. Where the final tax outcome of these
tersebut berbeda dari jumlah yang pada matters is different from the amounts that
awalnya dicatat, perbedaan tersebut akan were initially recorded, such differences will
dicatat di laba rugi pada periode dimana hasil be recorded in profit or loss in the period in
tersebut dikeluarkan. which such determination is made.
Halaman -5/37-Page
Page 45
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
4. KAS DAN KAS DI BANK 4. CASH AND CASH IN BANKS
30 September/ 31 Desember/
September 2024 December 2023
Kas 260 195 Cash
Kas di Bank Cash in banks
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 103,144 - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 52,927 5,846 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Mizuho Indonesia 50,090 3 PT Bank Mizuho Indonesia
PT Bank Central Asia Tbk 12,607 10,438 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 1,245 3,675 (Persero) Tbk
Standard Chartered Bank, Standard Chartered Bank,
Indonesia 651 170,956 Indonesia
PT Bank Permata Tbk 248 47,154 PT Bank Permata Tbk
PT Bank CIMB Niaga Tbk 152 100,246 PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank BTPN Tbk 149 146 PT Bank BTPN Tbk
PT Bank UOB Indonesia 17 17 PT Bank UOB Indonesia
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 14 7 PT Bank Danamon Indonesia Tbk
PT Bank ANZ Indonesia 12 12 PT Bank ANZ Indonesia
PT Bank Pan Indonesia Tbk 6 6 PT Bank Pan Indonesia Tbk
PT Bank Jago Tbk 5 - PT Bank Jago Tbk
PT Bank OCBC NISP Tbk 5 6 PT Bank OCBC NISP Tbk
221,272 338,512
Dolar AS US Dollar
PT Bank Permata Tbk 2,630 4,824 PT Bank Permata Tbk
PT Bank Central Asia Tbk 271 277 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 220 222 PT Bank Danamon Indonesia Tbk
Standard Chartered Bank Standard Chartered Bank
Indonesia 172 175 Indonesia
PT Bank Mizuho Indonesia 31 32 PT Bank Mizuho Indonesia
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 28 29 (Persero) Tbk
PT Bank ANZ Indonesia 14 15 PT Bank ANZ Indonesia
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 13 10 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
3,379 5,584
Pihak berelasi Related party
Rupiah Rupiah
PT Bank Jasa Jakarta 2 2 PT Bank Jasa Jakarta
Total bank 224,653 334,098 Total cash in banks
Total kas dan kas di bank 224,913 344,293 Total cash and cash in banks
Suku bunga rekening bank per tahun berkisar The bank accounts earned annual interest rates
antara 0,10% - 3,34% pada 30 September 2024 ranging between 0.10% - 3.34% for the year
untuk mata uang Rupiah (31 Desember 2023: - ended 30 September 2024 for Rupiah currency
0,10% - 3,24%) dan 0,10% - 0,125% untuk mata (31 December 2023: 0.10% - 3.24%) and 0.10%
uang Dolar AS (31 Desember 2023: 0,10% - - 0.125% for US Dollar currency (31 December
0,125%). 2023: 0.10% % - 0.125%).
Tidak terdapat saldo kas dan kas di bank yang There is no cash and cash in banks that is
dibatasi penggunaannya pada tanggal restricted as at 30 September 2024 and 31
30 September 2024 dan 31 Desember 2023. December 2023.
Tidak terdapat kas di bank yang mengalami There are no cash in banks that experience
peningkatan risiko kredit yang signifikan atau significant increase in credit risk or impaired.
mengalami penurunan nilai.
Halaman -5/38-Page
Page 46
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
5. PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN 5. FINANCE LEASE RECEIVABLES
30 September/ 31 Desember/
September 2024 December 2023
Piutang sewa pembiayaan - kotor Finance lease receivables - gross
- Pihak ketiga 6,899,000 5,700,216 Third parties -
- Pihak berelasi 253,798 208,108 Related parties -
- Pembiayaan yang dibiayai
Bersama pihak lain 33,203 - Joint financing -
Dikurangi: pembiayaan bersama
without recourse bagian yang Less: joint financing without recourse
dibiayai pihak lain (28,274) - amount financed by other parties
Piutang sewa pembiayaan - kotor 7,157,727 5,908,324 Finance lease receivables - gross
Nilai sisa 2,165,606 1,864,884 Residual value
Pendapatan sewa pembiayaan Unearned income on finance
yang belum diakui: lease:
- Pembiayaan sendiri (806,262) (642,696) Direct financing -
- Pembiayaan yang dibiayai
bersama pihak lain (3,442) - Joint financing -
(809,704) (642,696)
Dikurangi: pembiayaan bersama
without recourse bagian yang Less: joint financing without recourse
dibiayai pihak lain 1,783 - amount financed by other parties
Pendapatan sewa pembiayaan Unearned income on direct
yang belum diakui (807,921) (642,696) finance lease
Simpanan jaminan (2,165,606) (1,864,884) Security deposits
Dikurangi: Less:
Penyisihan kerugian penurunan nilai (279,792) (267,853) Allowance for impairment losses
Bersih 6,070,014 4,997,775 Net
Piutang sewa pembiayaan - kotor (cicilan) yang The above finance lease receivables - gross
akan diterima dari konsumen sesuai dengan (installment) have the following maturity profile:
tanggal jatuh temponya:
30 September/ 31 Desember/
September 2024 December 2023
< 1 tahun 4,017,555 3,433,698 < 1 year
1 - 2 tahun 2,195,386 1,891,847 1 - 2 years
> 2 tahun 944,786 582,779 > 2 years
7,157,727 5,908,324
Jangka waktu kontrak sewa pembiayaan alat-alat The period of finance lease contracts for heavy
berat yang disalurkan oleh Perseroan berkisar equipments ranged from 36 - 60 months
antara 36 - 60 bulan (31 Desember 2023: 36 - 60 (31 December 2023: 36 - 60 months).
bulan).
Analisis umur piutang sewa pembiayaan - kotor Aging analysis of finance lease receivables -
adalah sebagai berikut: gross is as follows:
30 September/ 31 Desember/
September 2024 December 2023
Belum jatuh tempo 6,941,743 5,595,284 Not yet overdue
Lewat jatuh tempo: Overdue:
1 - 30 hari 146,023 281,393 1 - 30 days
31 - 60 hari 49,680 26,457 31 - 60 days
61 - 90 hari 5,498 2,732 61 - 90 days
>90 hari 14,783 2,458 >90 days
7,157,727 5,908,324
Halaman -5/39-Page
Page 47
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
5. PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN (lanjutan) 5. FINANCE LEASE RECEIVABLES (continued)
Analisis saldo dan jumlah penyisihan kerugian Analysis of total balance and allowance for
penurunan nilai adalah sebagai berikut: impairment losses are as follows:
30 September/ 31 Desember/
September 2024 December 2023
Penilaian secara individual: Individual assessments:
Saldo piutang sewa Balance of finance lease
pembiayaan 317,421 241,267 receivables
Penyisihan kerugian
penurunan nilai (144,110) (105,773) Allowance for impairment losses
Penilaian secara kolektif: Collective assessments:
Saldo piutang sewa Balance of finance lease
pembiayaan 6,032,384 5,024,361 receivables
Penyisihan kerugian
penurunan nilai (135,682) (162,080) Allowance for impairment losses
Jumlah penyisihan kerugian Total allowance for
penurunan nilai (279,792) (267,853) impairment losses
Berikut adalah perubahan jumlah piutang sewa Below is movement of finance lease
pembiayaan yang diberikan berdasarkan tahapan receivables based on stages during the period
selama periode berakhir 30 September 2024 dan ended 30 September 2024 and 31 December
31 Desember 2023: 2023:
30 September/September 2024
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo, awal periode 5,633,839 3,282 271,203 5,908,324 Balance, beginning of period
Transfer dari Tahap 1 Transfer from Stage 1
ke Tahap 2 (7,779) 7,779 - - to Stage 2
Transfer dari Tahap 1 Transfer from Stage 1
ke Tahap 3 - - - - to Stage 3
Transfer dari Tahap 2 Transfer from Stage 2
ke Tahap 1 - - - - to Stage 1
Transfer dari Tahap 2 Transfer from Stage 2
ke Tahap 3 - - - - to Stage 3
Transfer dari Tahap 3 Transfer from Stage 3
ke Tahap 2 - 2,332 (2,332) - to Stage 2
Perubahan bersih pada
eksposur dan Net change in exposure
pengukuran kembali*) 1,158,129 (6,898) 98,172 1,249,403 and remeasurement*)
Saldo, akhir periode 6,784,189 6,495 367,043 7,157,727 Balance, end of period
31 Desember/December 2023
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo, awal periode 4,586,946 8,051 94,798 4,689,795 Balance, beginning of period
Transfer dari Tahap 1 Transfer from Stage 1
ke Tahap 2 (10,142) 10,142 - - to Stage 2
Transfer dari Tahap 1 Transfer from Stage 1
ke Tahap 3 (177,805) - 177,805 - to Stage 3
Transfer dari Tahap 2 Transfer from Stage 2
ke Tahap 1 2,013 (2,013) - - to Stage 1
Transfer dari Tahap 2 Transfer from Stage 2
ke Tahap 3 - - - - to Stage 3
Transfer dari Tahap 3 Transfer from Stage 3
ke Tahap 2 - 4,905 (4,905) - to Stage 2
Perubahan bersih pada
eksposur dan Net change in exposure
pengukuran kembali*) 1,232,827 (17,803) 3,505 1,218,529 and remeasurement*)
Saldo, akhir periode 5,633,839 3,282 271,203 5,908,324 Balance, end of period
*)Termasuk dalam perubahan bersih pada eksposur dan pengukuran *)Include in the net change in exposure and remeasurement are
kembali adalah penambahan eksposur tahun berjalan serta additional exposure during the year and its changes/transfer
perubahan/transfer sepanjang tahun, pelunasan, penghapusan, dan during the year, repayment, write-off, and recovery.
pemulihan.
Halaman -5/40-Page
Page 48
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
5. PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN (lanjutan) 5. FINANCE LEASE RECEIVABLES (continued)
Perubahan jumlah cadangan kerugian penurunan Movement of allowance for impairment losses
nilai sewa pembiayaan adalah sebagai berikut: of finance lease receivables as follows:
30 September/ 31 Desember/
September 2024 December 2023
Saldo awal 267,853 210,626 Beginning balance
Penambahan/(Pembalikan) 5,559 46,044 Additional/(Reversal)
Penghapusan (3,654) (198) Write-off
Pemulihan 10,034 11,381 Recovery
Saldo akhir 279,792 267,853 Ending balance
Direksi berpendapat bahwa jumlah penyisihan The Directors believe that the above allowance
kerugian penurunan nilai di atas cukup untuk for impairment losses are adequate to cover
menutupi kemungkinan kerugian atas tidak possible losses arising from uncollectible
tertagihnya piutang sewa pembiayaan. finance lease receivables.
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movement of allowance of impairment
(“CKPN”) piutang sewa pembiayaan yang losses (“CKPN”) finance lease receivables
diberikan berdasarkan tahapan untuk periode based on staging during the period ended 30
berakhir 30 September 2024 dan 31 Desember September 2024 and 31 December 2023 was
2023 adalah sebagai berikut: as follows:
30 September/September 2024
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo, awal periode (161,755) (380) (105,718) (267,853) Balance, beginning of period
Transfer dari Tahap 1 Transfer from Stage 1
ke Tahap 2 224 (224) - - to Stage 2
Transfer dari Tahap 1 Transfer from Stage 1
ke Tahap 3 - - - - to Stage 3
Transfer dari Tahap 2 Transfer from Stage 2
ke Tahap 1 - - - - to Stage 1
Transfer dari Tahap 2 Transfer from Stage 2
ke Tahap 3 - - - - to Stage 3
Transfer dari Tahap 3 Transfer from Stage 3
ke Tahap 2 - (112) 112 - to Stage 2
Perubahan bersih pada
eksposur dan Net change in exposure
pengukuran kembali*) 26,319 246 (38,504) (11,939) and remeasurement
Saldo, akhir periode (135,212) (470) (144,110) (279,792) Balance, end of period
31 Desember/December 2023
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo, awal periode (175,159) (3,414) (32,053) (210,626) Balance, beginning of period
Transfer dari Tahap 1 Transfer from Stage 1
ke Tahap 2 407 (407) - - to Stage 2
Transfer dari Tahap 1 Transfer from Stage 1
ke Tahap 3 6,709 - (6,709) - to Stage 3
Transfer dari Tahap 2 Transfer from Stage 2
ke Tahap 1 (852) 852 - - to Stage 1
Transfer dari Tahap 2 Transfer from Stage 2
ke Tahap 3 - - - - to Stage 3
Transfer dari Tahap 3 Transfer from Stage 3
ke Tahap 2 - (1,418) 1,418 - to Stage 2
Perubahan bersih pada
eksposur dan Net change in exposure
pengukuran kembali*) 7,140 4,007 (68,374) (57,227) and remeasurement
Saldo, akhir periode (161,755) (380) (105,718) (267,853) Balance, end of period
*)Termasuk dalam perubahan bersih pada eksposur dan pengukuran *)Include in the net change in exposure and remeasurement are
kembali adalah penambahan ECL sehubungan dengan additional ECL for new financial assets originated and its
penambahan aset keuangan baru dan perubahan/perpindahan exposure changes/transfer during the year, write off, recovery,
eksposur sepanjang tahun, penghapusan, pemulihan, dan dampak and the impact on changes in assumptions used to calculate
perubahan asumsi pada perhitungan ECL. the ECL.
Halaman -5/41-Page
Page 49
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
5. PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN (lanjutan) 5. FINANCE LEASE RECEIVABLES (continued)
Direksi berpendapat bahwa jumlah penyisihan The Directors believe that the above allowance
kerugian penurunan nilai di atas cukup untuk for impairment losses are adequate to cover
menutupi kemungkinan kerugian atas tidak possible losses arising from uncollectible
tertagihnya piutang sewa pembiayaan. finance lease receivables.
Suku bunga efektif portofolio sewa pembiayaan per Effective annual interest rates of finance lease
tahun berkisar sebagai berikut: portfolio ranged as follows:
30 September/ 31 Desember/
September 2024 December 2023
Rupiah 9.00% - 17.30% 8.00% - 17.30% Rupiah
Dolar AS 7.84% 7.49% US Dollar
Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 As at 30 September 2024 and 31 December
Desember 2023, tidak terdapat piutang sewa 2023, there was no finance lease receivables -
pembiayaan - kotor yang digunakan sebagai gross are used as collateral for borrowings and
jaminan atas pinjaman yang diterima dan surat securities issued.
berharga yang diterbitkan.
6. PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN 6. CONSUMER FINANCING RECEIVABLES
30 September/ 31 Desember/
September 2024 December 2023
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen - kotor: receivables - gross:
- Pembiayaan sendiri 967,665 664,965 Direct financing -
- Pembiayaan penerusan - 462 Channelling financing -
Piutang pembiayaan konsumen - kotor 967,665 665,427 Consumer financing receivables - gross
Dikurangi: Less:
Pendapatan pembiayaan Unearned income
konsumen yang belum diakui (154,846) (104,344) on consumer financing
812,819 561,083
Dikurangi: Less:
Penyisihan kerugian
penurunan nilai (52,063) (42,537) Allowance for impairment losses
Bersih 760,756 518,546 Net
Tidak terdapat piutang pembiayaan konsumen There are no consumer financing receivables
dengan pihak berelasi. with related party.
Piutang pembiayaan konsumen - kotor (cicilan) The above consumer financing receivables -
yang akan diterima dari konsumen sesuai dengan gross (installment) have the following maturity
tanggal jatuh temponya: profile:
30 September/ 31 Desember/
September 2024 December 2023
< 1 tahun 427,977 307,697 < 1 year
1 - 2 tahun 298,445 211,993 1 - 2 years
> 2 tahun 241,243 145,737 > 2 years
967,665 665,427
Pada 30 September 2024, jangka waktu kontrak As at 30 September 2024, the period of
pembiayaan konsumen untuk kendaraan dan alat- consumer financing contracts for vehicles and
alat berat yang disalurkan oleh Perseroan berkisar heavy equipments ranged from 2 - 60 months (31
antara 2 - 60 bulan (31 Desember 2023: 2 - 60 December 2023: 2 - 60 months).
bulan).
Halaman -5/42-Page
Page 50
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
6. PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN (lanjutan) 6. CONSUMER FINANCING RECEIVABLES
(continued)
Analisis umur piutang pembiayaan konsumen - Aging analysis of consumer financing
kotor adalah sebagai berikut: receivables - gross is as follows:
30 September/ 31 Desember/
September 2024 December 2023
Belum jatuh tempo 905,092 605,081 Not yet overdue
Lewat jatuh tempo: Overdue:
1 - 30 hari 38,703 48,531 1 - 30 days
31 - 60 hari 19,424 6,682 31 - 60 days
61 - 90 hari 1,738 4,418 61 - 90 days
> 90 hari 2,708 715 > 90 days
967,665 665,427
Analisis saldo dan jumlah penyisihan kerugian Analysis of total balance and allowance for
penurunan nilai adalah sebagai berikut: impairment losses are as follows:
30 September/ 31 Desember/
September 2024 December 2023
Penilaian secara individual: Individual assessments:
Saldo piutang pembiayaan Balance of consumer financing
konsumen 15,865 14,167 receivables
Penyisihan kerugian
penurunan nilai (8,488) (7,058) Allowance for impairment losses
Penilaian secara kolektif: Collective assessments:
Saldo piutang pembiayaan Balance of consumer financing
konsumen 797,159 546,916 receivables
Penyisihan kerugian
penurunan nilai (43,575) (35,479) Allowance for impairment losses
Jumlah penyisihan kerugian Total allowance for
penurunan nilai (52,063) (42,537) impairment losses
Berikut adalah perubahan jumlah piutang Below is movement of consumer financing
pembiayaan konsumen yang diberikan receivables based on stages during the period
berdasarkan tahapan selama periode berakhir 30 ended 30 September 2024 and 31 December
September 2024 dan 31 Desember 2023: 2023:
30 September/September 2024
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo, awal periode 648,045 1,461 15,921 665,427 Balance, beginning of period
Transfer dari Tahap 1 Transfer from Stage 1
ke Tahap 2 (5,639) 5,639 - - to Stage 2
Transfer dari Tahap 1 Transfer from Stage 1
ke Tahap 3 (11,853) - 11,853 - to Stage 3
Transfer dari Tahap 2 Transfer from Stage 2
ke Tahap 1 - - - - to Stage 1
Transfer dari Tahap 2 Transfer from Stage 2
ke Tahap 3 - - - - to Stage 3
Transfer dari Tahap 3 Transfer from Stage 3
ke Tahap 2 - - - - to Stage 2
Perubahan bersih pada
eksposur dan Net change in exposure
pengukuran kembali*) 310,351 (100) (8,013) 302,238 and remeasurement*)
Saldo, akhir periode 940,904 7,000 19,761 967,665 Balance, end of period
Halaman -5/43-Page
Page 51
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
6. PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN (lanjutan) 6. CONSUMER FINANCING RECEIVABLES
(continued)
Berikut adalah perubahan jumlah piutang Below is movement of consumer financing
pembiayaan konsumen yang diberikan receivables based on stages during the period
berdasarkan tahapan selama periode berakhir 30 ended 30 September 2024 and 31 December
September 2024 dan 31 Desember 2023: (lanjutan) 2023: (continued)
31 Desember/December 2023
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo, awal periode 513,521 3,849 8,801 526,171 Balance, beginning of period
Transfer dari Tahap 1 Transfer from Stage 1
ke Tahap 2 - - - - to Stage 2
Transfer dari Tahap 1 Transfer from Stage 1
ke Tahap 3 (11,996) - 11,996 - to Stage 3
Transfer dari Tahap 2 Transfer from Stage 2
ke Tahap 1 - - - - to Stage 1
Transfer dari Tahap 2 Transfer from Stage 2
ke Tahap 3 - (1,301) 1,301 - to Stage 3
Transfer dari Tahap 3 Transfer from Stage 3
ke Tahap 2 - - - - to Stage 2
Perubahan bersih pada
eksposur dan Net change in exposure
pengukuran kembali*) 146,520 (1,087) (6,177) 139,256 and remeasurement*)
Saldo, akhir periode 648,045 1,461 15,921 665,427 Balance, end of period
*)Termasuk dalam perubahan bersih pada eksposur dan pengukuran *)Include in the net change in exposure and remeasurement are
kembali adalah penambahan eksposur tahun berjalan serta additional exposure during the year and its changes/transfer
perubahan/transfer sepanjang tahun dan pelunasan. during the year and repayment.
Perubahan jumlah cadangan kerugian penurunan Movement of allowance for impairment losses
nilai piutang pembiayaan konsumen adalah of consumer financing receivables as follows:
sebagai berikut:
30 September/ 31 Desember/
September 2024 December 2023
Saldo awal 42,537 53,582 Beginning balance
Penambahan/(Pembalikan) 11,952 (10,161) Addition/(Reversal)
Penghapusan (2,686) (10,048) Write-off
Pemulihan 260 9,164 Recovery
Saldo akhir 52,063 42,537 Ending balance
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movement of allowance of impairment
(“CKPN”) piutang pembiayaan konsumen yang losses (“CKPN”) consumer financing
diberikan berdasarkan tahapan selama periode receivables based on staging during the period
berakhir 30 September 2024 dan 31 Desember ended 30 September 2024 and 31 December
2023 adalah sebagai berikut: 2023 was as follows:
30 September/September 2024
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo, awal periode (35,354) (130) (7,053) (42,537) Balance, beginning of period
Transfer dari Tahap 1 Transfer from Stage 1
ke Tahap 2 303 (303) - - to Stage 2
Transfer dari Tahap 1 Transfer from Stage 1
ke Tahap 3 618 - (618) - to Stage 3
Transfer dari Tahap 2 Transfer from Stage 2
ke Tahap 1 - - - - to Stage 1
Transfer dari Tahap 2 Transfer from Stage 2
ke Tahap 3 - - - - to Stage 3
Transfer dari Tahap 3 Transfer from Stage 3
ke Tahap 2 - - - - to Stage 2
Perubahan bersih pada
eksposur dan Net change in exposure
pengukuran kembali*) (8,688) (21) (817) (9,526) and remeasurement*)
Saldo, akhir periode (43,121) (454) (8,488) (52,063) Balance, end of period
Halaman -5/44-Page
Page 52
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
6. PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN (lanjutan) 6. CONSUMER FINANCING RECEIVABLES
(continued)
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movement of allowance of impairment
(“CKPN”) piutang pembiayaan konsumen yang losses (“CKPN”) consumer financing
diberikan berdasarkan tahapan selama periode receivables based on staging during the period
berakhir 30 September 2024 dan 31 Desember ended 30 September 2024 and 31 December
2023 adalah sebagai berikut: (lanjutan) 2023 was as follows: (continued)
31 Desember/December 2023
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo, awal periode (45,757) (1,425) (6,400) (53,582) Balance, beginning of period
Transfer dari Tahap 1 Transfer from Stage 1
ke Tahap 2 - - - - to Stage 2
Transfer dari Tahap 1 Transfer from Stage 1
ke Tahap 3 1,179 - (1,179) - to Stage 3
Transfer dari Tahap 2 Transfer from Stage 2
ke Tahap 1 - 528 (528) - to Stage 1
Transfer dari Tahap 2 Transfer from Stage 2
ke Tahap 3 - - - - to Stage 3
Transfer dari Tahap 3 Transfer from Stage 3
ke Tahap 2 - - - - to Stage 2
Perubahan bersih pada
eksposur dan Net change in exposure
pengukuran kembali*) 9,224 767 1,054 11,045 and remeasurement*)
Saldo, akhir periode (35,354) (130) (7,053) (42,537) Balance, end of period
*) *)
Termasuk dalam perubahan bersih pada eksposur dan pengukuran Include in the net change in exposure and remeasurement are
kembali adalah penambahan ECL sehubungan dengan additional ECL for new financial assets originated and its
penambahan aset keuangan baru dan perubahan/perpindahan exposure changes/transfer during the year and the impact on
eksposur sepanjang tahun dan dampak perubahan asumsi pada changes in assumptions used to calculate the ECL.
perhitungan ECL.
Direksi berpendapat bahwa jumlah penyisihan The Directors believe that the above allowance
kerugian penurunan nilai di atas cukup untuk for impairment losses are adequate to cover
menutupi kemungkinan kerugian atas tidak possible losses arising from uncollectible
tertagihnya piutang pembiayaan konsumen. consumer financing receivables.
Suku bunga efektif portofolio pembiayaan Effective annual interest rates of consumer
konsumen per tahun berkisar sebagai berikut: financing portfolio ranged are as follows:
30 September/ 31 Desember/
September 2024 December 2023
Rupiah 8.28% - 18.29% 8.25% - 18.28% Rupiah
Sebagai jaminan atas piutang pembiayaan The consumer financing receivables are mainly
konsumen, Perseroan menerima jaminan fidusia secured by fiduciary on vehicles financed by the
dari konsumen atas kendaraan bermotor yang Company.
dibiayai Perseroan.
Halaman -5/45-Page
Page 53
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. PIUTANG PEMBIAYAAN MODAL USAHA 7. WORKING CAPITAL FINANCING
RECEIVABLES
30 September/ 31 Desember/
September 2024 December 2023
Piutang pembiayaan Working capital financing
modal usaha - kotor 366 - receivables - gross
Dikurangi: Less:
Pendapatan pembiayaan Unearned income
modal usaha yang belum diakui (50) - on working capital financing
316 -
Dikurangi: Less:
Penyisihan kerugian penurunan nilai (6) - Allowance for impairment losses
Bersih 310 - Net
Piutang pembiayaan modal usaha - kotor (cicilan) The above working capital financing receivables
yang akan diterima dari konsumen sesuai dengan - gross (installment) have the following maturity
tanggal jatuh temponya: profile:
30 September/ 31 Desember/
September 2024 December 2023
< 1 tahun 190 - < 1 year
1 - 2 tahun 176 - 1 - 2 years
366 -
Jangka waktu kontrak pembiayaan modal usaha The period of working capital financing contracts
berkisar antara 24 bulan. ranged from 24 months.
Analisis umur piutang pembiayaan modal usaha - Aging analysis of working capital financing
kotor adalah sebagai berikut: receivables - gross is as follows:
30 September/ 31 Desember/
September 2024 December 2023
Belum jatuh tempo 366 - Not yet overdue
366 -
Analisis saldo dan jumlah penyisihan kerugian Analysis of total balance and allowance for
penurunan nilai adalah sebagai berikut: impairment losses are as follows:
30 September/ 31 Desember/
September 2024 December 2023
Penilaian secara kolektif: Collective assessments:
Saldo pembiayaan modal Balance of working capital
usaha 316 - financing receivables
Penyisihan kerugian
penurunan nilai (6) - Allowance for impairment losses
Jumlah penyisihan kerugian Total allowance for
penurunan nilai (6) - impairment losses
Halaman -5/46-Page
Page 54
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. PIUTANG PEMBIAYAAN MODAL USAHA 7. WORKING CAPITAL FINANCING
(lanjutan) RECEIVABLES (continued)
Berikut adalah perubahan jumlah piutang Below is movement of working capital financing
pembiayaan modal usaha yang diberikan receivables based on stages during the period
berdasarkan stage selama periode berakhir 30 ended 30 September 2024:
September 2024:
30 September/September 2024
Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo, awal periode - - - - Balance, beginning of period
Transfer dari Stage 1 Transfer from Stage 1
ke Stage 2 - - - - to Stage 2
Transfer dari Stage 1 Transfer from Stage 1
ke Stage 3 - - - - to Stage 3
Transfer dari Stage 2 Transfer from Stage 2
ke Stage 1 - - - - to Stage 1
Transfer dari Stage 2 Transfer from Stage 2
ke Stage 3 - - - - to Stage 3
Transfer dari Stage 3 Transfer from Stage 3
ke Stage 2 - - - - to Stage 2
Perubahan bersih pada
eksposur dan Net change in exposure
pengukuran kembali*) 366 - - - and remeasurement*)
Saldo, akhir periode 366 - - 366 Balance, end of period
*)Termasuk dalam perubahan bersih pada eksposur dan pengukuran *)Include in the net change in exposure and remeasurement are
kembali adalah penambahan eksposur tahun berjalan serta additional exposure during the year and its changes/transfer during
perubahan/transfer sepanjang tahun dan pelunasan. the year and repayment.
Perubahan jumlah cadangan kerugian penurunan Movement of allowance for impairment losses of
nilai piutang pembiayaan modal usaha adalah working capital financing receivables as follows:
sebagai berikut:
30 September/ 31 Desember/
September 2024 December 2023
Saldo awal - - Beginning balance
Penambahan 6 - Additions
Saldo akhir 6 - Ending balance
30 September/September 2024
Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo, awal periode - - - - Balance, beginning of period
Transfer dari Stage 1 Transfer from Stage 1
ke Stage 2 - - - - to Stage 2
Transfer dari Stage 1 Transfer from Stage 1
ke Stage 3 - - - - to Stage 3
Transfer dari Stage 2 Transfer from Stage 2
ke Stage 1 - - - - to Stage 1
Transfer dari Stage 2 Transfer from Stage 2
ke Stage 3 - - - - to Stage 3
Transfer dari Stage 3 Transfer from Stage 3
ke Stage 2 - - - - to Stage 2
Perubahan bersih pada
eksposur dan Net change in exposure
pengukuran kembali*) (6) - - - and remeasurement*)
Saldo, akhir periode (6) - - (6) Balance, end of period
*)Termasuk dalam perubahan bersih pada eksposur dan pengukuran *)Include in the net change in exposure and remeasurement are
kembali adalah penambahan ECL sehubungan dengan penambahan additional ECL for new financial assets originated and its exposure
aset keuangan baru dan perubahan/perpindahan eksposur sepanjang changes/transfer during the year and the impact on changes in
tahun dan dampak perubahan asumsi pada perhitungan ECL. assumptions used to calculate the ECL.
Direksi berpendapat bahwa jumlah penyisihan The Directors believe that the above allowance
kerugian penurunan nilai di atas cukup untuk for impairment losses are adequate to cover
menutupi kemungkinan kerugian atas tidak possible losses arising from uncollectible of
tertagihnya pembiayaan modal usaha. working capital financing.
Halaman -5/47-Page
Page 55
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. PIUTANG PEMBIAYAAN MODAL USAHA 7. WORKING CAPITAL FINANCING
(lanjutan) RECEIVABLES (continued)
Suku bunga efektif portofolio per tahun berkisar Effective annual interest rates portfolio ranged
sebagai berikut: are as follows:
30 September/ 31 Desember/
September 2024 December 2023
Rupiah 15% - Rupiah
Perseroan mensyaratkan agunan sebagai bagian The Company requires collateral as part of its
dari persyaratan kredit. Umumnya, Perseroan credit requirement. Typically, the Company
menerima agunan dalam bentuk kendaraan, alat- accepts vehicle, heavy equipment, land and
alat berat, tanah dan bangunan. building.
Tidak terdapat piutang pembiayaan modal usaha There are no working capital receivables with
dengan pihak berelasi. related party.
8. TAGIHAN ANJAK PIUTANG 8. FACTORING RECEIVABLES
30 September/ 31 Desember/
September 2024 December 2023
Tagihan anjak piutang - kotor: Factoring receivables - gross:
- Pihak ketiga 69,897 37,197 Third parties -
- Pihak berelasi 131,092 100,568 Related parties -
200,989 137,765
Dikurangi: Less:
Pendapatan anjak piutang Unearned income
yang belum diakui: on factoring financing:
- Pihak ketiga (359) (352) Third parties -
- Pihak berelasi (832) (728) Related parties -
(1,191) (1,080)
Dikurangi: Less:
Retensi - (452) Retention
Penyisihan kerugian penurunan nilai (3,943) (3,896) Allowance for impairment losses
Bersih 195,855 132,337 Net
Tagihan anjak piutang - kotor yang akan diterima The above factoring receivables - gross have
dari konsumen sesuai dengan tanggal jatuh the following maturity profile:
temponya:
30 September/ 31 Desember/
September 2024 December 2023
< 1 tahun 200,989 137,765 < 1 year
200,989 137,765
Jangka waktu kontrak anjak piutang berkisar antara The period of factoring contracts ranged from
1 - 6 bulan (31 Desember 2023: 2 - 6 bulan). 1 - 6 months (31 December 2023: 2 - 6 months).
Halaman -5/48-Page
Page 56
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. TAGIHAN ANJAK PIUTANG (lanjutan) 8. FACTORING RECEIVABLES (continued)
Analisa umur tagihan anjak piutang - kotor adalah Aging analysis of the factoring receivables - gross
sebagai berikut: is as follows:
30 September/ 31 Desember/
September 2024 December 2023
Belum jatuh tempo 199,745 137,765 Not yet overdue
Lewat jatuh tempo: Overdue:
1 - 30 hari 801 - 1 - 30 days
31 - 60 hari 443 - 31 - 60 days
200,989 137,765
Analisis saldo dan jumlah penyisihan kerugian Analysis of total balance and allowance for
penurunan nilai adalah sebagai berikut: impairment losses are as follows:
30 September/ 31 Desember/
September 2024 December 2023
Penilaian secara kolektif: Collective assessments:
Saldo anjak piutang 199,799 136,685 Balance of factoring receivables
Penyisihan kerugian Allowance for
penurunan nilai (3,943) (3,896) impairment losses
Jumlah penyisihan kerugian Total allowance for
penurunan nilai (3,943) (3,896) impairment losses
Berikut adalah perubahan jumlah tagihan anjak Below is movement of factoring receivable
piutang yang diberikan berdasarkan tahapan based on stages during the period ended
selama periode berakhir 30 September 2024 dan 30 September 2024 and 31 December 2023:
31 Desember 2023:
30 September/September 2024
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo, awal periode 137,765 - - 137,765 Balance, beginning of period
Transfer dari Tahap 1 Transfer from Stage 1
ke Tahap 2 - - - - to Stage 2
Transfer dari Tahap 1 Transfer from Stage 1
ke Tahap 3 (155) - 155 - to Stage 3
Transfer dari Tahap 2 Transfer from Stage 2
ke Tahap 1 - - - - to Stage 1
Transfer dari Tahap 2 Transfer from Stage 2
ke Tahap 3 - - - - to Stage 3
Transfer dari Tahap 3 Transfer from Stage 3
ke Tahap 2 - - - - to Stage 2
Perubahan bersih pada
eksposur dan Net change in exposure
pengukuran kembali*) 62,693 686 (155) 63,224 and remeasurement*)
Saldo, akhir periode 200,303 686 - 200,989 Balance, end of period
*)Termasuk dalam perubahan bersih pada eksposur dan pengukuran *)Include in the net change in exposure and remeasurement are
kembali adalah penambahan eksposur tahun berjalan serta additional exposure during the year and its changes/transfer
perubahan/transfer sepanjang tahun dan pelunasan. during the year and repayment.
Halaman -5/49-Page
Page 57
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. TAGIHAN ANJAK PIUTANG (lanjutan) 8. FACTORING RECEIVABLES (continued)
Berikut adalah perubahan jumlah tagihan anjak Below is movement of factoring receivable
piutang yang diberikan berdasarkan tahapan based on stages during the period ended 30
selama periode berakhir 30 September 2024 dan September 2024 and 31 December 2023:
31 Desember 2023: (lanjutan) (continued)
31 Desember/December 2023
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo, awal periode 146,199 - - 146,199 Balance, beginning of period
Transfer dari Tahap 1 Transfer from Stage 1
ke Tahap 2 - - - - to Stage 2
Transfer dari Tahap 1 Transfer from Stage 1
ke Tahap 3 - - - - to Stage 3
Transfer dari Tahap 2 Transfer from Stage 2
ke Tahap 1 - - - - to Stage 1
Transfer dari Tahap 2 Transfer from Stage 2
ke Tahap 3 - - - - to Stage 3
Transfer dari Tahap 3 Transfer from Stage 3
ke Tahap 2 - - - - to Stage 2
Perubahan bersih pada
eksposur dan Net change in exposure
pengukuran kembali*) (8,434) - - (8,434) and remeasurement*)
Saldo, akhir periode 137,765 - - 137,765 Balance, end of period
*)Termasuk dalam perubahan bersih pada eksposur dan pengukuran *)Include in the net change in exposure and remeasurement are
kembali adalah penambahan eksposur tahun berjalan serta additional exposure during the year and its changes/transfer
perubahan/transfer sepanjang tahun dan pelunasan. during the year and repayment.
Perubahan jumlah cadangan kerugian penurunan Movement of allowance for impairment losses of
nilai tagihan anjak piutang adalah sebagai berikut: factoring receivables as follows:
30 September/ 31 Desember/
September 2024 December 2023
Saldo awal 3,896 3,152 Beginning balance
Penambahan 48 744 Additions
Saldo akhir 3,943 3,896 Ending balance
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movement of allowance of impairment
(“CKPN”) tagihan anjak piutang yang diberikan losses (“CKPN”) factoring receivables based on
berdasarkan tahapan untuk periode berakhir staging for the period ended 30 September 2024
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah and 31 December 2023 was as follows:
sebagai berikut:
30 September/September 2024
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo, awal periode (3,896) - - (3,896) Balance, beginning of period
Transfer dari Tahap 1 Transfer from Stage 1
ke Tahap 2 - - - - to Stage 2
Transfer dari Tahap 1 Transfer from Stage 1
ke Tahap 3 - - - - to Stage 3
Transfer dari Tahap 2 Transfer from Stage 2
ke Tahap 1 - - - - to Stage 1
Transfer dari Tahap 2 Transfer from Stage 2
ke Tahap 3 - - - - to Stage 3
Transfer dari Tahap 3 Transfer from Stage 3
ke Tahap 2 - - - - to Stage 2
Perubahan bersih pada
eksposur dan Net change in exposure
pengukuran kembali*) 5 (52) - (47) and remeasurement*)
Saldo, akhir periode (3,891) (52) - (3,943) Balance, end of period
Halaman -5/50-Page
Page 58
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. TAGIHAN ANJAK PIUTANG (lanjutan) 8. FACTORING RECEIVABLES (continued)
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movement of allowance of impairment
(“CKPN”) tagihan anjak piutang yang diberikan losses (“CKPN”) factoring receivables based on
berdasarkan tahapan untuk periode berakhir staging for the period ended 30 September 2024
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah and 31 December 2023 was as follows:
sebagai berikut: (lanjutan) (continued)
31 Desember/December 2023
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo, awal periode (3,152) - - (3,152) Balance, beginning of period
Transfer dari Tahap 1 Transfer from Stage 1
ke Tahap 2 - - - - to Stage 2
Transfer dari Tahap 1 Transfer from Stage 1
ke Tahap 3 - - - - to Stage 3
Transfer dari Tahap 2 Transfer from Stage 2
ke Tahap 1 - - - - to Stage 1
Transfer dari Tahap 2 Transfer from Stage 2
ke Tahap 3 - - - - to Stage 3
Transfer dari Tahap 3 Transfer from Stage 3
ke Tahap 2 - - - - to Stage 2
Perubahan bersih pada
eksposur dan Net change in exposure
pengukuran kembali*) (744) - - (744) and remeasurement*)
Saldo, akhir periode (3,896) - - (3,896) Balance, end of period
*)Termasuk dalam perubahan bersih pada eksposur dan pengukuran *) Include in the net change in exposure and remeasurement are
kembali adalah penambahan ECL sehubungan dengan additional ECL for new financial assets originated and its
penambahan aset keuangan baru dan perubahan/perpindahan exposure changes/transfer during the year and the impact on
eksposur sepanjang tahun dan dampak perubahan asumsi pada changes in assumptions used to calculate the ECL.
perhitungan ECL.
Direksi berpendapat bahwa jumlah penyisihan The Directors believe that the above allowance
kerugian penurunan nilai di atas cukup untuk for impairment losses are adequate to cover
menutupi kemungkinan kerugian atas tidak possible losses arising from uncollectible
tertagihnya tagihan anjak piutang. factoring receivables.
Suku bunga efektif portofolio anjak piutang per Effective annual interest rates of factoring
tahun berkisar sebagai berikut: portfolio ranged are as follows:
30 September/ 31 Desember/
September 2024 December 2023
Rupiah 9.00% - 18.00% 9.00% - 11.49% Rupiah
9. BEBAN DIBAYAR DIMUKA 9. PREPAID EXPENSES
30 September/ 31 Desember/
September 2024 December 2023
Beban dibayar dimuka Prepaid expenses
Pihak ketiga: Third party:
- Sewa 1,114 524 Rental -
Pihak berelasi: Related parties:
- Asuransi 2,173 1,108 Insurance -
3,287 1,632
Lihat Catatan 23 untuk rincian saldo dan transaksi Refer to Note 23 for details of related parties
pihak berelasi. balances and transactions.
Halaman -5/51-Page
Page 59
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
10. PIUTANG LAIN – LAIN 10. OTHER RECEIVABLES
30 September/ 31 Desember/
September 2024 December 2023
Piutang lain-lain Other receivables
Pihak berelasi: Related parties:
- Tagihan kepada SCAN 3,080 198 Receivables from SCAN -
Pihak ketiga: Third parties:
- Tagihan kepada pihak ketiga 119,477 119,476 Receivables from third parties -
- Piutang pembiayaan dalam Financing receivables with -
perhatian khusus 16,339 10 special attention
- Uang muka pembayaran 21,176 14,310 Advance payment -
- Pinjaman karyawan 16,977 15,914 Employee loans -
- Piutang premi asuransi 564 482 Insurance premium receivables -
177,613 150,390
Dikurangi: Less:
Penyisihan kerugian penurunan nilai (127,826) (119,441) Allowance for impairment losses
49,787 30,949
Perubahan jumlah cadangan kerugian penurunan Movement of allowance for impairment losses is
nilai adalah sebagai berikut: as follows:
30 September/ 31 Desember/
September 2024 December 2023
Saldo awal 119,441 119,478 Beginning balance
Penambahan 15,864 17,017 Addition
Penghapusan (7,479) (17,054) Write-off
Saldo akhir 127,826 119,441 Ending balance
Tagihan kepada pihak ketiga adalah tagihan Receivable from third parties is receivable from
kepada PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
(“BTN”) dan lainnya. (“BTN”) and others.
Piutang pembiayaan dalam perhatian khusus Financing receivables with special attention
merupakan piutang pelanggan dimana jaminan represents customers receivables that the
yang melekatnya telah dikuasai kembali oleh collaterals have been repossesed by the
Perseroan. Company.
Pinjaman karyawan terdiri dari pinjaman untuk Employee loans consist of vehicle and housing
pembelian kendaraan dan rumah dengan berbagai loans with various loan terms, repayment of
jangka waktu yang pelunasannya dilakukan which will be effected through monthly salary
melalui pemotongan gaji setiap bulan. deductions.
Uang muka pembayaran merupakan uang muka Advance payment represents advance provided
yang digunakan untuk keperluan perjalanan dinas for business travel and other operational
dan keperluan operasional lain. purposes.
Direksi berpendapat bahwa jumlah penyisihan The Directors believe that the above allowance
kerugian penurunan nilai di atas cukup untuk for impairment losses are adequate to cover
menutupi kemungkinan kerugian atas tidak possible losses arising from uncollectible other
tertagihnya piutang lain-lain. receivables.
11. ASET DAN LIABILITAS DERIVATIF 11. DERIVATIVE ASSETS AND LIABILITIES
Perseroan melakukan kontrak cross currency The Company entered into cross currency swap
swap dalam rangka mengantisipasi risiko fluktuasi in order to mitigate the risk of fluctuations in
tingkat bunga dan nilai tukar atas pinjaman bank exchange rates and interest rate from bank loans
dalam mata uang asing. denominated in foreign currency.
Halaman -5/52-Page
Page 60
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
11. ASET DAN LIABILITAS DERIVATIF (lanjutan) 11. DERIVATIVE ASSETS AND LIABILITIES
(continued)
Pada tanggal 30 September 2024 dan The fair value of the outstanding cross currency
31 Desember 2023, nilai wajar dari kontrak cross swap as at 30 September 2024 and 31
currency swap yang masih berjalan adalah December 2023 are as follows:
sebagai berikut:
30 September/September 2024
Nilai wajar/Fair values
Jumlah nosional Tanggal Aset Liabilitas
(nilai penuh)/ perjanjian/ Tanggal jatuh derivatif/ derivatif/
Instrumen/ Notional amount Agreement tempo/ Derivative Derivative
Instruments (full amount) date Maturity date assets liabilities
Cross Currency Swap
- PT Bank Mizuho Indonesia USD 208,333 31-Dec-2021 31-Dec-2024 198 -
- PT Bank Mizuho Indonesia USD 1,875,000 25-May-2022 23-May-2025 1,025 -
- PT Bank ANZ Indonesia USD 12,500,000 27-Mar-2024 29-Mar-2027 - 9,237
1,223 9,237
31 Desember/December 2023
Nilai wajar/Fair values
Jumlah nosional Tanggal Aset Liabilitas
(nilai penuh)/ perjanjian/ Tanggal jatuh derivatif/ derivatif/
Instrumen/ Notional amount Agreement tempo/ Derivative Derivative
Instruments (full amount) Date Maturity date assets liabilities
Cross currency swap
- PT Bank Mizuho Indonesia USD 1,666,667 26-Mar-2021 26-Mar-2024 1,696 -
- PT Bank Permata Tbk USD 1,666,667 24-Jun-2021 24-Jun-2024 1,669 -
- PT Bank Mizuho Indonesia USD 833,333 31-Dec-2021 31-Dec-2024 1,129 -
- PT Bank Mizuho Indonesia USD 3,750,000 25-May-2022 23-May-2025 3,347 -
7,841 -
Perubahan atas nilai wajar dari kontrak cross Changes in the fair value of the cross currency
currency swap yang ditetapkan sebagai instrumen swap designated hedging instruments that
lindung nilai, yang secara efektif menghapus effectively offset the variability of cash flows
variabilitas arus kas dari pinjaman terkait, dicatat di associated with the borrowings are recorded in
ekuitas. Nilai ini kemudian diakui dalam laporan equity. The amounts subsequently are
laba rugi sebagai penyesuaian atas laba atau rugi recognised in the profit or loss as adjustments of
selisih kurs dan beban bunga pinjaman terkait the exchange rate differences and interest
yang dilindungi nilai pada periode yang sama payments related to the hedged borrowings in
dimana selisih kurs dan beban bunga tersebut the same period in which the related exchange
diakui pada perkiraan laba rugi. rate differences and interest affects profit or loss.
Nilai wajar bersih dari aset dan liabilitas derivatif, The net fair value of derivatives assets and
pada tanggal 30 September 2024 sejumlah liabilities, as at 30 September 2023 amounting to
Rp 8,014 - debit (31 Desember 2023: Rp 8,014 - debit (31 December 2023:
Rp 7.324 - kredit) dicatat sebagai “Cadangan Rp 7,324 - credit) is recorded as “Cash flow
lindung nilai arus kas” pada Ekuitas. hedging reserve” in the Equity.
Untuk periode yang berakhir pada tanggal For the period ended 30 September 2023, the
30 September 2024, jumlah sebesar Rp 12.367 total amount of Rp 12,367 (debit) has been
(debit) telah direklasifikasikan dari ekuitas ke laba reclassified from equity to the current year profit
rugi tahun berjalan (31 Desember 2023: Rp 4.282 and loss (31 December 2023: Rp 4,282 (debit)).
(debit)). Jumlah tersebut terdiri dari Rp 11.023 The amount consists of Rp 11,023 debited to
yang didebitkan pada rugi selisih kurs - bersih dan loss on foreign exchange - net and Rp 1,344
Rp 1.344 yang didebitkan pada beban bunga dan debited to interest and financing charges in profit
keuangan di laba rugi (31 Desember 2023: and loss (31 December 2023: Rp 4,260 (debit)
Rp 4.260 (debit) dan Rp 22 (debit)). and Rp 22 (debit)).
Halaman -5/53-Page
Page 61
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. ASET TETAP DAN ASET HAK GUNA 12. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE ASSETS
30 September/September 2024
Saldo awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Saldo akhir/
Beginning balance Additions Disposals Ending balance
Kepemilikan langsung Directly owned
Harga perolehan Acquisition Cost
Bangunan 63,020 4,200 - 67,220 Building
Kendaraan 5,492 2,203 2,033 5,662 Motor vehicles
Peralatan dan Office equipment
perabot kantor 20,052 1,257 - 21,309 and fixtures
Leasehold
Prasarana 8,511 - - 8,511 improvements
97,075 7,660 2,033 102,702
Accumulated
Akumulasi penyusutan depreciation
Bangunan 21,823 2,518 - 24,341 Building
Kendaraan 4,216 389 1,417 3,188 Motor vehicles
Peralatan dan Office equipment
perabot kantor 15,535 1,265 - 16,800 and fixtures
Leasehold
Prasarana 6,719 343 - 7,062 improvements
48,293 4,515 1,417 51,391
Nilai buku bersih 48,782 51,311 Net book value
31 Desember/December 2023
Saldo awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Saldo akhir/
Beginning balance Additions Disposals Ending balance
Kepemilikan langsung Directly owned
Harga perolehan Acquisition Cost
Bangunan 55,238 7,782 - 63,020 Building
Kendaraan 4,946 546 - 5,492 Motor vehicles
Peralatan dan Office equipment
perabot kantor 18,193 1,859 - 20,052 and fixtures
Leasehold
Prasarana 6,884 1,627 - 8,511 improvements
85,261 11,814 - 97,075
Accumulated
Akumulasi penyusutan depreciation
Bangunan 18,702 3,121 - 21,823 Building
Kendaraan 3,448 768 - 4,216 Motor vehicles
Peralatan dan Office equipment
perabot kantor 14,057 1,478 - 15,535 and fixtures
Leasehold
Prasarana 6,370 349 - 6,719 improvements
42,577 5,716 - 48,293
Nilai buku bersih 42,684 48,782 Net book value
30 September/September 2024
Saldo awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Saldo akhir/
Beginning balance Additions Disposals Ending balance
Aset Hak Guna Right-of-use Assets
Harga perolehan Acquisition Cost
Bangunan 9,023 2,450 - 11,473 Building
Kendaraan 6,384 1,346 - 7,730 Motor vehicles
15,407 3,796 - 19,203
Accumulated
Akumulasi penyusutan depreciation
Bangunan 7,427 1,709 - 9,136 Building
Kendaraan 4,278 1,108 - 5,386 Motor vehicles
11,705 2,817 - 14,522
Nilai buku bersih 3,702 4,681 Net book value
Halaman -5/54-Page
Page 62
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. ASET TETAP DAN ASET HAK GUNA (lanjutan) 12. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE ASSETS
(continued)
31 Desember/December 2023
Saldo awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Saldo akhir/
Beginning balance Additions Disposals Ending balance
Aset Hak Guna Right-of-use Assets
Harga perolehan Acquisition Cost
Bangunan 7,084 1,939 - 9,023 Building
Kendaraan 3,809 2,575 - 6,384 Motor vehicles
10,893 4,514 - 15,407
Accumulated
Akumulasi penyusutan depreciation
Bangunan 5,103 2,324 - 7,427 Building
Kendaraan 3,019 1,259 - 4,278 Motor vehicles
8,122 3,583 - 11,705
Nilai buku bersih 2,771 3,702 Net book value
Berdasarkan evaluasi Direksi, tidak terdapat Based on the Directors’ assessment, there have
kejadian-kejadian atau perubahan-perubahan been no events or changes in circumstances
keadaan yang mengindikasikan adanya which may indicate impairment in value of fixed
penurunan nilai aset tetap pada tanggal assets as at 30 September 2024 and
30 September 2024 dan 31 Desember 2023. 31 December 2023.
Perseroan melakukan peninjauan atas masa The Company performed a review on useful
manfaat, metode penyusutan, dan nilai residu aset lives, depreciation method, and residual value of
tetap secara berkala dan menyimpulkan bahwa fixed assets on a regular basis and concluded
tidak terdapat perubahan atas metode dan asumsi that there is no change on the methodology and
tersebut. assumptions.
Setiap tiga tahun, Perseroan mempekerjakan On a three-year basis, the Company engages
penilai eksternal independen dan berkualifikasi external, independent and qualified valuers to
untuk menentukan nilai wajar tanah dan bangunan determine fair values of company’s buildings. As
Pada 31 Desember 2021, nilai wajar bangunan at 31 December 2021, the fair values of buildings
ditentukan oleh KJPP Bambang, Ernasapta dan have been determined by KJPP Bambang,
Rekan. Ernasapta, and Partner.
Estimasi nilai wajar bangunan berdasarkan The estimated fair value of building based on
laporan No. 00516/2.0036.00/PI/05/00073/ report No. 00516/2.0036.00/PI/05/00073/
1/I/2022 tertanggal 4 Januari 2022 yang dilakukan 1/I/2022 dated 4 January 2022 which was
oleh penilai independen Bambang Kus Cahyono, performed by independent valuer, Bambang
MAPPI (Cert.) dari KJPP Bambang, Ernasapta dan Kus Cahyono, MAPPI (Cert.) from KJPP
Rekan adalah sebesar Rp 43.813 Bambang, Ernasapta and Partner amounting to
(tingkat 3 - hierarki nilai wajar). Rp 43,813 (level 3 - fair value hierarchy).
Untuk aset tetap selain bangunan, tidak ada For fixed assets other than building, there is no
perbedaan yang signifikan antara nilai wajar significant difference between the fair values and
dengan nilai tercatatnya. carrying values.
Semua aset tetap pada tanggal pelaporan All of the fixed assets as at the reporting date are
digunakan untuk menunjang aktivitas operasi fully used to support the Company’s operation
Perseroan. Pada tanggal 30 September 2024, activities. As at 30 September 2024, cost of fixed
harga perolehan aset tetap yang telah disusutkan assets which are fully depreciated but still being
secara penuh namun masih digunakan adalah used amounted to Rp 22,412
Rp 22.412 (31 Desember 2023: Rp 21.535). (31 December 2023: Rp 21,535).
Tidak terdapat aset tetap yang dijaminkan sebagai There are no fixed assets pledged as security
jaminan sehubungan dengan fasilitas pinjaman collateral for the Company’s credit facilities.
yang diperoleh Perseroan.
Halaman -5/55-Page
Page 63
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. ASET TETAP DAN ASET HAK GUNA (lanjutan) 12. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE ASSETS
(continued)
Pada tanggal 30 September 2024, seluruh aset As at 30 September 2024, the Company’s assets
Perseroan diasuransikan kepada PT Asuransi are insured with PT Asuransi Astra Buana, a
Astra Buana, pihak berelasi, terhadap seluruh related party, against all risk insurance cover
risiko termasuk risiko pemogokan, huru-hara dan including losses arising from strikes, riots and
kerusuhan sipil dengan nilai pertanggungan civil unrest with sum insured of Rp 22,352
sebesar Rp 22.352 (31 Desember 2023: (31 December 2023: Rp 12,247). The Directors
Rp 12.247). Direksi berpendapat bahwa nilai believe that the insurance coverage is adequate
pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi to cover possible losses on the assets insured.
kemungkinan kerugian atas aset yang
dipertanggungkan.
13. PINJAMAN YANG DITERIMA 13. BORROWINGS
30 September/ 31 Desember/
September 2024 December 2023
Bank Banks
Pihak ketiga: Third parties:
Dolar AS US Dollar
PT Bank ANZ Indonesia 189,226 - PT Bank ANZ Indonesia
PT Bank Mizuho Indonesia 37,845 86,715 PT Bank Mizuho Indonesia
Mizuho Bank Ltd. - 51,387 Mizuho Bank Ltd.
227,071 138,102
Rupiah Rupiah
Standard Chartered Bank Standard Chartered Bank
Indonesia 608,333 1,045,833 Indonesia
PT Bank BTPN 250,000 - PT Bank BTPN
PT Bank Danamon Indonesia 200,000 - PT Bank Danamon Indonesia
PT Bank Mandiri Tbk 191,667 - PT Bank Mandiri Tbk
PT Bank Permata 100,000 - PT Bank Pertama
PT Bank ANZ Indonesia 48,333 110,833 PT Bank ANZ Indonesia
PT Bank Central Asia 15,000 - PT Bank Central Asia
1,413,333 1,156,666
Dikurangi: Less:
Biaya provisi dan administrasi (3,268) (5,192) Provision and administration fees
1,637,136 1,289,576
Bukan bank Non banks
Pihak berelasi: Related party:
Rupiah Rupiah
PT United Tractors Tbk 1,609,994 1,320,807 PT United Tractors Tbk
Total 3,247,130 2,610,383 Total
Cicilan pokok pinjaman sesuai dengan tanggal Installments of borrowings principal based on its
jatuh temponya: maturity profile:
30 September/ 31 Desember/
September 2024 December 2023
< 1 tahun 2,020,328 1,420,388 < 1 year
1 - 2 tahun 828,159 921,497 1 - 2 years
2 - 3 tahun 350,859 271,787 2 - 3 years
> 3 tahun 51,052 1,903 > 3 years
3,250,398 2,615,575
Halaman -5/56-Page
Page 64
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 13. BORROWINGS (continued)
Sepanjang tahun 2024, Perseroan melakukan During 2024, the Company drawdowns new
penarikan pinjaman baru dalam mata uang Rupiah loans in Rupiah and in US Dollar with bear
dan Dolar AS dengan tingkat bunga sebesar interest rates of 5.90% - 7.05% for loans in
5,90% - 7,05% untuk mata uang Rupiah dan Rupiah and 5.67% - 5.76% for loans in US
5,67% - 5,76% untuk mata uang Dolar AS. Dollar. (31 December 2023: 5.75% - 6.60% for
(31 Desember 2023: 5,75% - 6,60% untuk mata loans in Rupiah and 5.50% - 6.60% for loans in
uang Rupiah dan 5,50% - 6,60% untuk mata uang US Dollar).
Dolar AS).
Perseroan telah melakukan kontrak cross currency The Company has entered into cross currency
swap untuk mengantisipasi risiko fluktuasi tingkat swap in order to mitigate the risk of fluctuation in
bunga dan nilai tukar atas pinjaman dalam mata interest rate and exchange rate to support its
uang Dolar AS untuk memenuhi kebutuhan business operation needs (refer to Note 12).
operasional Perseroan (lihat Catatan 12).
Semua pinjaman yang diterima Perseroan All Company’s borrowings are used for working
digunakan untuk modal kerja. capital.
Pada tanggal 30 September 2024 dan As at 30 September 2024 and
31 Desember 2023, tidak ada aset yang 31 December 2023, there are no collateral
dijaminkan atas seluruh pinjaman yang diterima assets secured for all borrowings owned by the
oleh Perseroan. Company.
Fasilitas pinjaman dari beberapa bank Loan facilities from several banks require the
mensyaratkan Perseroan untuk memberikan Company to provide written notice in respect of
pemberitahuan tertulis dalam hal perubahan modal changes of capital and shareholders, changes of
dan pemegang saham, perubahan susunan Direksi Directors and Commissioners, and changes of
dan Komisaris serta perubahan bisnis utama. main business activities. Under the loan
Dalam perjanjian pinjaman tersebut, Perseroan agreements, the Company is also obliged to
diwajibkan untuk menjaga gearing ratio maksimal maintain gearing ratio at the maximum 10:1 and
10:1 dan kewajiban penyampaian laporan lainnya. other reporting obligations.
Pada tanggal 30 September 2024 dan As at 30 September 2024 and
31 December 2023, Perseroan telah memenuhi 31 December 2023, the Company has fulfilled all
semua persyaratan yang ditetapkan dalam semua covenants requirements stipulated in all of the
perjanjian pinjaman yang diterima. borrowing agreements.
Pada tanggal 30 September 2024, nilai tercatat As at 30 September 2024, the carrying value of
pinjaman yang diterima Rp 3.259.660 borrowing is Rp 3,259,660 (31 December 2023:
(31 Desember 2023: Rp 2.623.653) yang Rp 2,623,653) which includes the nominal
mencakup nilai nominal pinjaman, biaya provisi amount of the borrowing, unamortised provision
yang belum diamortisasi, dan utang bunga. costs, and interest payable.
PT Bank Mizuho Indonesia PT Bank Mizuho Indonesia
Pada tanggal 24 Desember 2021, Perseroan On 24 December 2021, the Company obtained a
memperoleh fasilitas pinjaman berjangka sebesar term loan facility amounting US Dollar
Dolar AS 25.000.000 (nilai penuh). Perseroan telah 25,000,000 (full amount). The Company has
menarik fasilitas ini pada tanggal drawdown this facility on
31 Desember 2021, 10 Maret 2022, dan 25 Mei 31 December 2021, 10 March 2022, and
2022 sebesar Dolar AS 2.500.000 (nilai penuh), 25 May 2022 amounting to US Dollar 2,500,000
Dolar AS 2.500.000 (nilai penuh), dan Dolar AS (full amount), US Dollar 2,500,000 (full amount),
7.500.000 (nilai penuh). Fasilitas pinjaman ini akan and US Dollar 7,500,000 (full amount),
jatuh tempo 3 (tiga) tahun setelah tanggal respectively. These loan facility will mature in
penarikan. 3 (three) years after the drawdown date.
Pada tanggal 29 Februari 2024, Perseroan On 29 February 2024, the Company obtained a
memperoleh fasilitas pajaman berjangka sebesar term loan facility amounting US Dollar
Dolar AS 45.000.000 (nilai penuh) untuk jangka 45,000,000 (full amount) for 1 (one) year
waktu ketersediaan 1 (satu) tahun. Fasilitas availability facility. This facility will mature in
pinjaman ini akan jatuh tempo 3 (tiga) tahun setelah 3 (three) years after the drawdown date.
tanggal penarikan.
Halaman -5/57-Page
Page 65
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 13. BORROWINGS (continued)
PT Bank Mizuho Indonesia (lanjutan) PT Bank Mizuho Indonesia (continued)
Sepanjang tahun 2024, Perseroan telah During 2024, the Company has paid loan
melakukan pembayaran atas fasiltas pinjaman facilities amounted to US Dollar 3,125,000 (full
sebesar Dolar AS 3.125.000 (nilai penuh). amount). Interest and principal have been paid
Pembayaran bunga dan pokok pinjaman telah on the due date.
dibayarkan sesuai tanggal jatuh tempo.
Pada tanggal 30 September 2024, Perseroan As of 30 September 2024, the Company has the
memiliki jumlah saldo pinjaman sebesar Dolar AS outstanding loan in US Dollar amounting
2.500.000 (nilai penuh) (31 Desember 2023: 2,500,500 (full amount) (31 December 2023: US
Dolar AS 5.625.000). Dollar 5,625,000).
Standard Chartered Bank, Indonesia Standard Chartered Bank, Indonesia
Pada tanggal 4 September 2021, Perseroan On 4 September 2021, the Company obtained a
memperoleh fasilitas pinjaman bilateral sebesar bilateral loan facility amounting of Rp 350,000.
Rp 350.000. Perseroan telah menarik fasilitas ini The Company has drawn this facility amounting
sebesar Rp 200.000 pada tanggal Rp 200,000 on 15 September 2021,
15 September 2021, Rp 100.000 pada tanggal Rp 100,000 on 15 December 2021, and
15 Desember 2021, dan Rp 50.000 pada tanggal Rp 50,000 on 27 January 2022. This facility will
27 Januari 2022. Fasilitas pinjaman ini akan jatuh mature in 3 (three) years after the drawdown
tempo 3 (tiga) tahun setelah tanggal penarikan. date.
Pada tanggal 30 Agustus 2022, Perseroan On 30 August 2022, the Company obtained a
memperoleh fasilitas pinjaman bilateral sebesar bilateral loan facility amounting of Rp 1,400,000.
Rp 1.400.000. Perseroan telah menarik fasilitas ini The Company has drawn this facility amounting
sebesar Rp 300.000 pada tanggal 14 September Rp 300,000 on 14 September 2022, Rp 100.000
2022, Rp 100.000 pada tanggal 12 Oktober 2022, on 12 October 2022, Rp 100,000 on 30
Rp 100.000 pada tanggal 30 November 2022, November 2022, Rp 500,000 on 28 December
Rp 500.000 pada tanggal 28 Desember 2022, 2022, Rp 200,000 on 31 January 2023, and
Rp 200.000 pada tanggal 31 Januari 2023, dan Rp 200,000 on 17 February 2023. This facility
Rp 200.000 pada tanggal 17 Februari 2023. will mature in 3 (three) years after the drawdown
Fasilitas pinjaman ini akan jatuh tempo 3 (tiga) date.
tahun setelah tanggal penarikan.
Sepanjang tahun 2024, Perseroan telah During 2024, the Company has paid loan
melakukan pembayaran atas fasiltas pinjaman facilities amounted to Rp 437,500. Interest and
sebesar Rp 437.500. Pembayaran bunga dan principal have been paid on the due date.
pokok pinjaman telah dibayarkan sesuai tanggal
jatuh tempo.
Pada tanggal 30 September 2024, Perseroan As at 30 September 2024, the Company has the
memiliki jumlah saldo pinjaman sebesar outstanding loan amounting Rp 608,333
Rp 608.333 (31 Desember 2023: Rp 1.045.833). (31 December 2023: Rp 1,045,833).
Halaman -5/58-Page
Page 66
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 13. BORROWINGS (continued)
PT Bank Permata Tbk PT Bank Permata Tbk
Pada tanggal 31 Maret 2021, Perseroan On 31 March 2021, the Company obtained
memperoleh fasilitas pinjaman money market line money market line loan facility amounting
sebesar Rp 100.000. Fasilitas ini akan jatuh tempo Rp 100,000. This facility will mature on 30
pada 30 September 2021. Pada tanggal September 2021. On 30 September 2021, the
30 September 2021, fasilitas pinjaman money money market line loan facility has been extend
market line telah diperpanjang oleh pihak Bank until 31 March 2022. The Company amended
hingga 31 Maret 2022. Perseroan telah melakukan several times of the agreement to extended the
beberapa kali addendum perjanjian untuk availability period of the money market line loan
memperpanjang periode ketersediaan fasilitas facility amounting Rp 80,000 until
money market line sebesar Rp 80.000 hingga 31 March 2023.
31 Maret 2023.
Pada tanggal 31 Maret 2023, Perseroan telah On 31 March 2023, the Company conducted an
melakukan perpanjangan periode ketersediaan amendment of the agreement to extended the
fasilitas pinjaman money market line sebesar availability period of the money market line loan
Rp 80.000 hingga 30 September 2023. Pada facility amounting Rp 80,000 until 30 September
tanggal 30 September 2023, Perseroan telah 2023. On 30 September 2023 the Company
melakukan perpanjangan periode ketersediaan conducted an amendment of the agreement to
fasilitas money market line sebesar Rp 80.000 extended the availability period of the money
hingga 31 Desember 2023. market line facility amounting Rp 80,000 until
31 December 2023.
Pada tanggal 31 Desember 2023 Perseroan telah On 31 December 2023, th Company conducted
melakukan perpanjangan periode ketersediaan an amendment of the agreement to extended the
fasilitas money market line hingga 31 Maret 2024. availability period of money market line until
Pada tanggal 31 Maret 2024, Perseroan 31 March 2024. On 31 March 2024, the
memperoleh fasilitas tambahan menjadi Company has additional facilities to Rp 100,000
Rp 100.000 hingga 30 September 2024 dan telah until 30 September 2024 and was extended
diperpanjang otomatis hingga 30 Desember 2024. automatically until 30 December 2024
Pada tanggal 30 September 2024, Perseroan As at 30 September 2024, the Company has
memiliki saldo pinjaman sebesar Rp 100.000 outstanding loan amounted Rp 100,000
(31 Desember 2023: Rp nihil). (31 December 2023: Rp nil).
PT Bank Danamon Indonesia Tbk PT Bank Danamon Indonesia Tbk
Pada tanggal 10 Februari 2010, Perseroan On 10 February 2010, the Company obtained
memperoleh fasilitas pinjaman revolving working revolving working capital facility amounting
capital sebesar Rp 100.000, revolving term facility Rp 100,000, revolving term loan facility
sebesar Rp 200.000, dan revolving working capital amounting Rp 200,000, and revolving working
II sebesar Dolar AS 10.000.000 (nilai penuh). capital II amounting US Dollar 10,000,000 (full
amount).
Pada tanggal 30 September 2020, Perseroan On 30 September 2020, the Company
melakukan addendum perjanjian untuk menutup conducted an amendment of that agreement to
revolving term loan facility dan revolving working close revolving term loan facility and revolving
capital II serta memperpanjang periode working capital II facility and extended the
ketersediaan fasilitas revolving working capital availability period of the revolving working capital
facility sebesar Rp 100.000 hingga 30 Agustus facility amounting Rp 100,000 until 30 August
2021. 2021.
Pada tanggal 30 Agustus 2021, periode On 30 August 2021, the availability period of the
ketersediaan fasilitas diperpanjang hingga facility was extended until 31 October 2021 and
31 Oktober 2021 dan kemudian diperpanjang lagi it was extended again until 31 August 2022.
hingga 31 Agustus 2022.
Halaman -5/59-Page
Page 67
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 13. BORROWINGS (continued)
PT Bank Danamon Indonesia Tbk (lanjutan) PT Bank Danamon Indonesia Tbk (continued)
Pada tanggal 20 Desember 2021 Perseroan On 20 December 2021 the Company obtained
memperoleh tambahan fasilitas revolving working additional revolving working capital facility
capital sebesar Rp 100.000 sehingga total fasilitas amounting Rp 100,000 thereby, the total facility
pinjaman Perseroan menjadi Rp 200.000. of revolving working capital facility amounting
Rp 200,000.
Pada tanggal 31 Agustus 2022, periode On 31 August 2022, the availability period of the
ketersediaan fasilitas diperpanjang hingga facility was extended until 31 October 2022. On
31 Oktober 2022. Pada tanggal 31 Oktober 2022 31 October 2022, the availability period of the
periode ketersediaan fasilitas diperpanjang hingga facility was extended until 30 November 2022.
30 November 2022. Dan pada tanggal On 30 November 2022 the availability period of
30 November 2022 periode ketersediaan fasilitas the facility was extended until 31 August 2023.
diperpanjang hingga 31 Agustus 2023. Pada On 31 August 2023 the availabillity period of the
tanggal 31 Agustus 2023 periode ketersediaan facility was extended until 30 September 2023.
fasilitas diperpanjang hingga 30 September 2023, And on 30 September 2023 the availability
dan pada tanggal 30 September 2023 periode period of the facility was extended until 31
ketersediaan fasilitas diperpanjang hingga October 2023 and extended again to 30
31 Oktober 2023 dan diperpanjang kembali hingga November 2023. On 30 November 2023, the
30 November 2023. Pada tanggal 30 November availability period of the facility was extended
2023, periode ketersediaan fasilitas diperpanjang until 30 August 2024.
hingga 30 Agustus 2024.
Pada tanggal 30 Agustus 2024, fasilitas On 30 August 2024, the facility was extended
diperpanjang hingga 30 September 2024 dan until 30 September 2024 and further extended
kemudian diperpanjang kembali hingga until 30 August 2025.
30 Agustus 2025.
Pembayaran bunga dan pokok pinjaman telah Interest and principal have been paid on the due
dibayarkan sesuai tanggal jatuh tempo. date.
Pada tanggal 30 September 2024, Perseroan As at 30 September 2024, the Company has
memiliki saldo pinjaman sebesar Rp 200.000 (31 outstanding loan amounted Rp 200,000 (31
Desember 2023: Rp nihil). December 2023: Rp nil).
PT Bank ANZ Indonesia PT Bank ANZ Indonesia
Pada tanggal 20 Desember 2018, Perseroan On 20 December 2018, the Company obtained a
memperoleh fasilitas pinjaman short term revolving short term revolving loan facility amounting to US
sebesar Dolar AS 15.000.000 (nilai penuh). Dollar 15,000,000 (full amount).
Pada tanggal 18 Desember 2020, periode On 18 December 2020, the availability period of
ketersediaan fasilitas diperpanjang hingga 20 the facility was extended until 20 December
Desember 2021. Pada tanggal 17 Desember 2021, 2021. On 17 December 2021, the Company
Perseroan melakukan adendum perjanjian yang conducted an amendment of that agreement that
memperpanjang periode ketersediaan fasilitas extended the availability period of the facility until
hingga 20 Desember 2022. Pada tanggal 20 December 2022. On 5 August 2022, the
5 Agustus 2022, Perseroan melakukan adendum Company conducted an amendment of that
perjanjian yang memperpanjang periode agreement that extended the availability period
ketersediaan fasilitas hingga 30 Juni 2023. Pada of the facility until 30 June 2023. On 30 June
30 Juni 2023, fasiltas ini telah diperpanjang dan 2023, the facility was renewed and will mature
akan jatuh tempo pada tanggal 28 Juni 2024. on 28 June 2024.
Pada tanggal 28 Juni 2024, Perseroan melakukan
addendum perjanjian yang memperpanjang On 28 June 2024, the Company has signed the
periode ketersediaaan fasilitas hingga 30 Juni addendum of the facility to extended the
2025. availability period until 30 June 2025.
Pembayaran bunga dan pokok pinjaman untuk Interest and principal for short term revolving
fasilitas short term revolving telah dibayarkan loan facility have been paid on the due date.
sesuai tanggal jatuh tempo.
Halaman -5/60-Page
Page 68
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 13. BORROWINGS (continued)
PT Bank ANZ Indonesia (lanjutan) PT Bank ANZ Indonesia (continued)
Pada tanggal 30 September 2021, Perseroan On 30 September 2021, the Company obtained
memperoleh fasilitas pinjaman bilateral sebesar a bilateral loan facility amounting of
Rp 250.000. Perseroan telah menarik fasilitas ini Rp 250,000. The Company has drawn this
sebesar Rp 50.000 pada 31 Januari 2022, facility amounting Rp 50,000 on 31 January
Rp 50.000 pada 25 Februari 2022, Rp 70.000 pada 2022, Rp 50,000 on 25 February 2022, and
29 Maret 2022, dan Rp 80.000 pada 27 April 2022. Rp 70,000 on 29 March 2022, and Rp 80,000 on
Fasilitas ini akan jatuh tempo pada 3 (tiga) tahun 27 April 2022. This facility will mature in
setelah penarikan. 3 (three) years after the drawdown date.
Pada tanggal 31 Agustus 2023, Perseroan On 31 August 2023, the Company obtained a
memperoleh fasilitas pinjaman bilateral sebesar bilateral loan facility amounting of
Dolar AS 15.000.000 (nilai penuh). Pada tanggal US Dollar 15,000,000 (full amount). On
27 Maret 2024, Perseroan telah melakukan 27 March 2024, the Company has utilized the
penarikan seluruh fasilitas Dolar AS 15.000.000. facility with amount US Dollar 15,000,000. This
Fasilitas pinjaman ini akan jatuh tempo facility will mature in 3 (three) years after the
3 (tiga) tahun setelah tanggal penarikan. Perseroan drawdown date. The Company has drawn all the
telah melakukan penarikan atas seluruh fasilitas facility amounting US Dollar 15,000,000 on
sebesar Dolar AS 15.000.000 pada 27 Maret 2024 27 March 2024.
Sepanjang tahun 2024, Perseroan telah During 2024, the Company has paid loan
melakukan pembayaran atas fasiltas pinjaman facilities amounted to Rp 207.500 and US Dollar
sebesar Rp 207.500 dan Dolar AS 2.500.000. 2,500,000. Interest and principal have been paid
Pembayaran bunga dan pokok pinjaman telah on the due date.
dibayarkan sesuai tanggal jatuh tempo.
Pada tanggal 30 September 2024, Perseroan As at 30 September 2024, the Company has
memiliki saldo pinjaman atas fasilitas pinjaman outstanding loan of bilateral facility amounting
bilateral sebesar Rp 237.558 (31 Desember 2023: Rp 237,558 (31 December 2023: Rp 110,833).
Rp 110.883).
PT United Tractors Tbk PT United Tractors Tbk
Pada tanggal 18 Mei 2016, Perseroan memperoleh On 18 May 2016, the Company obtained a loan
fasilitas pinjaman dari PT United Tractors Tbk facility from PT United Tractors Tbk with a
dengan jumlah maksimum penarikan sebesar maximum credit limit amounting to Rp 1,000,000
Rp 1.000.000 dengan cicilan pembayaran pokok with monthly repayment commenced three
pinjaman tiga bulan setelah setiap tanggal months after each drawdown date. The facility
penarikan. Fasilitas ini telah diperbaharui kembali was renewed on 25 May 2018 which increased
pada tanggal 25 Mei 2018, dengan menambah the maximum of credit limit to Rp 1,750,000.
jumlah maksimum penarikan menjadi
Rp 1.750.000.
Pada tanggal 14 September 2019, fasilitas ini telah On 14 September 2019, the facility was renewed
diperbaharui kembali dengan menambah jumlah with increased the maximum of credit limit to
maksimum penarikan menjadi Rp 1.800.000. Pada Rp 1,800,000. On 31 August 2022, the facility
tanggal 31 Agustus 2022, fasilitas ini telah was renewed and will mature on 30 September
diperpanjang dan akan jatuh tempo pada tanggal 2023. On 30 June 2023, the facility was renewed
30 Juni 2023. Pada tanggal 30 September 2023, and will mature on 30 September 2024. On
fasilitas ini telah diperpanjang dan akan jatuh 28 September 2024, the facility was extended
tempo pada tanggal 30 September 2024. Pada until 30 June 2025.
tanggal 28 September 2024, fasilitas ini kembali
diperpanjang hingga 30 Juni 2025.
Halaman -5/61-Page
Page 69
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 13. BORROWINGS (continued)
PT United Tractors Tbk (lanjutan) PT United Tractors Tbk (continued)
Sepanjang tahun 2024, Perseroan telah During 2024, the Company has paid loan
melakukan pembayaran atas fasiltas pinjaman facilities amounted to Rp 588,963 Interest and
sebesar Rp 588,963 Pembayaran bunga dan principal have been paid on the due date.
pokok pinjaman telah dibayarkan sesuai tanggal
jatuh tempo.
Pada tanggal 30 September 2024, Perseroan As at 30 September 2024, the Company has the
memiliki jumlah saldo pinjaman sebesar outstanding loan amounting Rp 1,609,994
Rp 1.609.994 (31 Desember 2023: Rp 1.320.807). (31 December 2023: Rp 1,320,807).
Bank Central Asia Bank Central Asia
Pada tanggal 24 Februari 2022, Perseroan On 24 February 2022, the Company obtained a
memperoleh fasilitas pinjaman bilateral sebesar bilateral loan facility amounting of Rp 300,000
Rp 300.000 dan fasilitas pinjaman short term and short term revolving loan facility amounting
revolving sebesar Rp 200.000. Fasilitas pinjaman Rp 200,000. This facility will mature up to 5 (five)
ini akan jatuh tempo sampai 5 (lima) tahun setelah years after the drawdown date.
tanggal penarikan.
Pada tanggal 24 Februari 2023, fasilitas ini On 24 February 2023, this Facility was extended
diperpanjang hingga 24 Mei 2023. Pada tanggal, until 24 May 2023. On 24 May 2023, this facility
24 Mei 2023 fasilitas ini diperpanjang hingga was extended until 27 July 2023.
27 Juli 2023. Pada tanggal 27 Juli 2023 fasilitas ini On 27 July 2023, the facility was renewed and
diperpanjang hingga 24 Februari 2024. Pada will mature on 24 February 2024. On 24 February
24 Februari fasilitas pinjaman bilateral 2024, the bilateral facility was extended to 24
diperpanjang hingga 24 Februari 2025 February 2025.
Pada 24 Febuari, fasilitas pinjaman short term On 24 February, the short term revolving loan
revolving diperpanjang hingga 24 Mei 2024. Pada facility was extended to 24 May 2024. On
tanggal 24 Mei 2024, fasilitas tersebut kembali 24 May 2024, the facility was extended to
diperpanjang hingga 25 Agustus 2024. Pada 25 August 2024. On 26 June 2024, the facility
tanggal 26 Juni 2024 fasilitas tersebut kembali was renewed and extended to 24 May 2025.
diperpanjang menjadi 24 Mei 2025.
Sepanjang tahun 2024, bunga dan pokok pinjaman During 2024, interest and principle loan have
telah dibayarkan sesuai tanggal jatuh tempo. been paid on the due date.
Pada tanggal 30 September 2024, Perseroan As at 30 September 2024, the Company has
memiliki saldo pinjaman sebesar Rp 15.000 outstanding loan amounted Rp 15,000
(31 Desember 2023: Rp nihil). (31 December 2023: Rp nil).
Bank BTPN Bank BTPN
Pada tanggal 27 April 2022, Perseroan On 27 April 2022, the Company obtained a short
memperoleh fasilitas pinjaman short term revolving term revolving loan facility amounting
sebesar Rp 250.000 hingga 31 Maret 2023. Pada Rp 250,000 until 31 March 2023. On 31 March
31 Maret 2023, Perseroan melakukan adendum 2023, the Company conducted an amendment of
perjanjian yang memperpanjang periode that agreement that extended the availability
ketersediaan fasilitas hingga 29 Maret 2024. Pada period of the facility until 29 March 2024. On
28 Maret 2024, Perseroan kembali 28 March 2024, the Company was extended the
memperpanjang fasilitas hingga 30 Maret 2025. facility to 30 March 2025.
Pembayaran bunga dan pokok pinjaman telah Interest and principal have been paid on the due
dibayarkan sesuai tanggal jatuh tempo. date.
Sampai dengan 30 September 2024, Perseroan As of 30 September 2024, the Company has the
memiliki jumlah saldo pinjaman sebesar outstanding loan amounting Rp 250,000
Rp 250.000 (31 Desember 2023: Rp nihil). (31 December 2023: Rp nil).
Halaman -5/62-Page
Page 70
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 13. BORROWINGS (continued)
Bank Mandiri Bank Mandiri
Pada tanggal 29 Desember 2022, Perseroan On 29 December 2022, the Company obtained a
memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja short term revolving loan facility amounting
sebesar Rp 300.000. Pada tanggal 29 Desember Rp 300,000. On 29 Desember 2023, , the
2023, Perseroan melakukan adendum perjanjian Company conducted an amendment of that
yang memperpanjang periode ketersediaan agreement that extended the availability period
fasilitas hingga 28 Juni 2024. Perseroan telah of the facility until 28 June 2024. On 30 April
melakukan penarikan sebesar Rp 100,000 pada 2024, the Company has drawn the facility
tanggal 30 April 2024. amounting Rp 100,000.
Fasilitas pinjaman modal kerja ini akan jatuh tempo This working capital loan facility will mature up to
sampai 4 (empat) tahun setelah tanggal penarikan. 4 (four) years after the drawdown date. On
Pada tanggal 13 Juni 2024, fasilitas tersebut 13 June 2024, the facility was extended to
diperpanjang hingga 28 September 2024, dan 28 September 2024 and was extended to
diperpanjang kembali hingga 30 Desember 2024. 30 December 2024. On, 30 September 2024, the
Pada tanggal 30 September 2024, Perseroan Company has drawn the facility amounting
melakukan penarikan fasilitas sebesar Rp 100,000.
Rp. 100.000.
Pada tanggal 30 September 2024, Perseroan As at 30 September 2024, the Company
memiliki jumlah saldo pinjaman sebesar outstanding loan balance is Rp 191,667
Rp 191.667 (31 Desember 2023 : nihil). (31 December 2023 : Rp nil)
14. UTANG OBLIGASI 14. BONDS PAYABLE
30 September/ 31 Desember/
September 2024 December 2023
Nilai nominal Par value
- Obligasi Berkelanjutan SANF SANF Shelf Registration Bonds -
IV Tahap I Tahun 2022 Seri B 600,000 600,000 IV Phase I Year 2022 Series B
- Obligasi Berkelanjutan SANF SANF Shelf Registration Bonds -
IV Tahap II Tahun 2023 Seri A - 350,000 IV Phase II Year 2023 Series A
- Obligasi Berkelanjutan SANF SANF Shelf Registration Bonds -
IV Tahap II Tahun 2023 Seri B 900,000 900,000 IV Phase II Year 2023 Series B
- Obligasi Berkelanjutan SANF SANF Shelf Registration Bonds -
IV Tahap II Tahun 2023 Seri C 250,000 250,000 IV Phase II Year 2023 Series C
- Obligasi Berkelanjutan SANF SANF Shelf Registration Bonds -
IV Tahap III Tahun 2024 Seri A 200,000 - IV Phase III Year 2024 Series A
- Obligasi Berkelanjutan SANF SANF Shelf Registration Bonds -
IV Tahap III Tahun 2024 Seri B 550,000 - IV Phase III Year 2024 Series B
2,500,000 2,100,000
Dikurangi: Less:
Biaya emisi obligasi yang belum Unamortised bond
diamortisasi (6,569) (6,138) issuance costs
Bersih 2,493,431 2,093,862 Net
Amortisation of bonds
Beban amortisasi emisi obligasi 3,486 3,578 issuance costs
Halaman -5/63-Page
Page 71
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
14. UTANG OBLIGASI (lanjutan) 14. BONDS PAYABLE (continued)
Obligasi Berkelanjutan PT Surya Artha Nusantara PT Surya Artha Nusantara Finance Shelf
Finance IV Tahap II Tahun 2023 Seri A telah dibayar Registration Bonds IV Phase II Year 2023 Series A
pada tanggal 26 Maret 2024. were paid on 26 Maret 2024.
Informasi lain mengenai obligasi pada tanggal Other information relating to bonds as at
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah 30 September 2024 and 31 December 2023 are as
sebagai berikut: follows:
Tanggal Tingkat
Tanggal efektif/ Persetujuan/ Jumlah pokok/ Jangka waktu/ jatuh tempo/ bunga/
Nama/Name Effective date Approval Nominal value Tenor Maturity date Interest rate
Obligasi Berkelanjutan IV 06 Juni /June Dinyatakan efektif Seri/Series B: Seri/Series B: Seri/Series B: Seri/Series B:
SANF dengan Tingkat 2022 oleh Otoritas Jasa 600,000 36 10 Juni/ June 7.05%
Suku Bunga Tetap Keuangan, bulan/months 2025
Tahap I Tahun 2022 berdasarkan Surat
(“Obligasi Berkelanjutan Keputusan No.
IV SANF dengan Tingkat S-90/D.04/2022/
Became effective by
Suku Bunga Tetap
Financial Services
Tahap I Tahun Authority in its letter
2022”)/SANF Shelf No. S-90/D.04/2022
Registration Bond IV with
Fixed Interest Rate
Phase I Year 2022
(“SANF Shelf
Registration Bond IV with
Fixed Interest Rate
Phase I Year 2022”)
Obligasi Berkelanjutan 16 Maret/March Dinyatakan efektif Seri/Series A: Seri/Series A: Seri/Series A: Seri/Series A:
IV SANF dengan 2023 oleh Otoritas Jasa 350,000 370 hari/days 26 6.00%
Tingkat Suku Bunga Keuangan, Maret/March
Tetap Tahap II Tahun berdasarkan Surat 2024
2023 (“Obligasi Keputusan No.
Berkelanjutan IV SANF S-90/D.04/2022/ Seri/Series B: Seri/Series B: Seri/Series B: Seri/Series B:
dengan Tingkat Suku Became effective by 900,000 36 16 7.00%
Bunga Tetap Tahap II Financial Services bulan/Months Maret/March
Tahun 2023”)/SANF Authority in its letter 2026
Shelf Registration Bond No. S-90/D.04/2022
IV with Fixed Interest Seri/Series C: Seri/Series C: Seri/Series C: Seri/Series C:
Rate Phase II Year 2023 250,000 60 16 7.25%
(“SANF Shelf bulan/Months Maret/March
Registration Bond IV 2028
with Fixed Interest Rate
Phase II Year 2023”)
Obligasi Berkelanjutan 20 Juni/June Dinyatakan efektif Seri/Series A: Seri/Series A: Seri/Series A: Seri/Series A:
IV SANF dengan 2024 oleh Otoritas Jasa 200,000 370 hari/days 30 Juni/June 6.70%
Tingkat Suku Bunga Keuangan, 2025
Tetap Tahap III Tahun berdasarkan Surat
2024 (“Obligasi Keputusan No. Seri/Series B: Seri/Series B: Seri/Series B: Seri/Series B:
Berkelanjutan IV SANF S-90/D.04/2022/ 550,000 36 20 Juni/June 7.00%
dengan Tingkat Suku Became effective by bulan/Months 2027
Bunga Tetap Tahap III Financial Services
Tahun 2024”)/SANF Authority in its letter
Shelf Registration Bond No. S-90/D.04/2022
IV with Fixed Interest
Rate Phase III Year
2024 (“SANF Shelf
Registration Bond IV
with Fixed Interest Rate
Phase III Year 2024”)
Nilai
nominal/
Surat berharga/ Nominal Tingkat bunga/ Jatuh tempo/ Cicilan/
Securities value Interest rate Due date Installment
Obligasi Berkelanjutan 600.000 7.05% 10 Juni/June Pembayaran pokok obligasi secara
IV SANF dengan 2025 penuh telah dilakukan pada tanggal
Tingkat Suku Bunga jatuh tempo. Pembayaran bunga
Tetap Tahap I Tahun dibayarkan setiap triwulan/The bond’s
2022 Seri A/SANF principal amount has been paid in a
Shelf Registration IV lump sum amount on the due date.
with Fixed Rate Phase Interest is paid on a quarterly basis
I Year 2022 Series B
Halaman -5/64-Page
Page 72
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
14. UTANG OBLIGASI (lanjutan) 14. BONDS PAYABLE (continued)
Informasi lain mengenai obligasi pada tanggal Other information relating to bonds as at
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah 30 September 2024 and 31 December 2023 are as
sebagai berikut: (lanjutan) follows: (continued)
Nilai
nominal/
Surat berharga/ Nominal Tingkat bunga/ Jatuh tempo/ Cicilan/
Securities value Interest rate Due date Installment
Obligasi Berkelanjutan 350.000 6.00% 26 Pembayaran pokok obligasi secara
IV SANF dengan Maret/March penuh akan dilakukan pada tanggal
Tingkat Suku Bunga 2024 jatuh tempo. Pembayaran bunga
Tetap Tahap II Tahun dibayarkan setiap triwulan/The bond’s
2023 Seri B/SANF principal amount will be paid in a lump
Shelf Registration sum amount on the due date. Interest
Bond IV with Fixed is paid on a quarterly basis
Rate Phase II Year
2023 Series A
Obligasi Berkelanjutan 900.000 7.00% 16 Pembayaran pokok obligasi secara
IV SANF dengan Maret/March penuh akan dilakukan pada tanggal
Tingkat Suku Bunga 2026 jatuh tempo. Pembayaran bunga
Tetap Tahap II Tahun dibayarkan setiap triwulan/The bond’s
2023 Seri B/SANF principal amount will be paid in a lump
Shelf Registration sum amount on the due date. Interest
Bond IV with Fixed is paid on a quarterly basis
Rate Phase II Year
2023 Series B
Obligasi Berkelanjutan 250.000 7.25% 16 Pembayaran pokok obligasi secara
IV SANF dengan Maret/March penuh akan dilakukan pada tanggal
Tingkat Suku Bunga 2028 jatuh tempo. Pembayaran bunga
Tetap Tahap II Tahun dibayarkan setiap triwulan/The bond’s
2023 Seri C/SANF principal amount will be paid in a lump
Shelf Registration sum amount on the due date. Interest
Bond IV with Fixed is paid on a quarterly basis
Rate Phase II Year
2023 Series C
Obligasi Berkelanjutan 200.000 6.70% 30 Juni/June Pembayaran pokok obligasi secara
IV SANF dengan 2025 penuh akan dilakukan pada tanggal
Tingkat Suku Bunga jatuh tempo. Pembayaran bunga
Tetap Tahap III Tahun dibayarkan setiap triwulan/The bond’s
2024 Seri A/SANF principal amount will be paid in a lump
Shelf Registration sum amount on the due date. Interest
Bond IV with Fixed is paid on a quarterly basis
Rate Phase III Year
2024 Series A
Obligasi Berkelanjutan 550.000 7.00% 20 Juni/June Pembayaran pokok obligasi secara
IV SANF dengan 2027 penuh akan dilakukan pada tanggal
Tingkat Suku Bunga jatuh tempo. Pembayaran bunga
Tetap Tahap III Tahun dibayarkan setiap triwulan/The bond’s
2024 Seri B/SANF principal amount will be paid in a lump
Shelf Registration sum amount on the due date. Interest
Bond IV with Fixed is paid on a quarterly basis
Rate Phase III Year
2024 Series B
Halaman -5/65-Page
Page 73
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
14. UTANG OBLIGASI (lanjutan) 14. BONDS PAYABLE (continued)
Informasi mengenai peringkat obligasi pada Information related to bonds rating as at
tanggal 30 September 2024 dan 30 September 2024 and 31 December 2023 are as
31 Desember 2023 adalah sebagai berikut: follows:
30 September / September 2024
Surat berharga/ Peringkat/ Tanggal/ Sumber/
Securities Rating Date Source
Obligasi Berkelanjutan IV AA+(idn) 5 September /September 2024 PT Fitch Ratings Indonesia dengan
SANF Tahap III Tahun (Double A plus) surat/with letter
2024/SANF Shelf No.171/DIR/RATLTR/IX/2024
Registration Bond IV Phase
III Year 2024
Obligasi Berkelanjutan IV AA+(idn) 5 September /September 2024 PT Fitch Ratings Indonesia dengan
SANF Tahap II Tahun (Double A plus) surat/with letter
2023/SANF Shelf No.171/DIR/RATLTR/IX/202
Registration Bond IV Phase
II Year 2023
Obligasi Berkelanjutan IV AA+(idn) 5 September /September 2024 PT Fitch Ratings Indonesia dengan
SANF dengan Tingkat Suku (Double A plus surat/with letter
Bunga Tetap Tahap I Tahun No.171/DIR/RATLTR/IX/202
2022/SANF Shelf
Registration Bond IV with
Fixed Rate Phase I Year
2022
Obligasi Berkelanjutan IV AA(idn) PT Fitch Ratings Indonesia dengan
SANF Tahap III Tahun (Double A) 7 Mei/May 2024 surat/with letter
2024/SANF Shelf No.77/DIR/RATLTR/V/2024
Registration Bond IV Phase
III Year 2024
Obligasi Berkelanjutan IV idAA 1 Maret/March 2024 PT Pemeringkat Efek Indonesia dengan
SANF Tahap II Tahun (Double A) surat/with letter No. RC-144/PEF-
2023/SANF Shelf DIR/III/2024
Registration Bond IV Phase
II Year 2023
Obligasi Berkelanjutan IV
SANF dengan Tingkat Suku
Bunga Tetap Tahap I Tahun idAA 1 Maret/March 2024 PT Pemeringkat Efek Indonesia dengan
2022/SANF Shelf (Double A) surat/with letter No. RC-144/PEF-
Registration Bond IV with DIR/III/2024
Fixed Rate Phase I Year
2022
Halaman -5/66-Page
Page 74
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
14. UTANG OBLIGASI (lanjutan) 14. BONDS PAYABLE (continued)
Informasi mengenai peringkat obligasi pada Information related to bonds rating as at
tanggal 30 September 2024 dan 30 September 2024 and 31 December 2023 are as
31 Desember 2023 adalah sebagai berikut: follows: (continued)
(lanjutan)
31 Desember/December 2023
Surat berharga/ Peringkat/ Tanggal/ Sumber/
Securities Rating Date Source
Obligasi Berkelanjutan IV AA(idn) 12 September/September 2023 PT Fitch Ratings Indonesia
SANF Tahap II Tahun (Double A) dengan surat/with letter No.
2023/SANF Shelf 151/DIR/RATLTR/IX/2023
Registration Bond IV Phase
II Year 2023
Obligasi Berkelanjutan IV AA(idn) 12 September/September 2023 PT Fitch Ratings Indonesia
SANF dengan Tingkat Suku (Double A) dengan surat/with letter No.
Bunga Tetap Tahap I Tahun 151/DIR/RATLTR/IX/2023
2022/SANF Shelf
Registration Bond IV with
Fixed Rate Phase I Year
2022
Obligasi Berkelanjutan IV idAA 6 Maret/March 2023 PT Pemeringkat Efek Indonesia
SANF Tahap II Tahun (Double A) dengan surat/with letter No. RC
2023/SANF Shelf 137/PEF-DIR/III/2023
Registration Bond IV Phase
II Year 2023
PT Fitch Ratings Indonesia
AA(idn) 17 Maret/March 2023 dengan surat/with letter No.
(Double A) 050/DIR/RATLTR/III/2023
Obligasi Berkelanjutan IV idAA 6 Maret/March 2023 PT Pemeringkat Efek Indonesia
SANF dengan Tingkat Suku (Double A) dengan surat/with letter No. RC-
Bunga Tetap Tahap I Tahun 137/PEF-DIR/III/2023
2022/SANF Shelf
Registration Bond IV with
Fixed Rate Phase I Year
2022
Dalam perjanjian perwaliamanatan obligasi diatur The bonds trustee agreements require several
beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh negative covenants to the Company, among
Perseroan, antara lain rasio jumlah pinjaman others debt to equity ratio at the maximum 10:1
terhadap ekuitas tidak melebihi rasio 10:1 dan jika and if the Company breached this covenant, the
Perseroan melanggar pembatasan tersebut, Company is not allowed to declare dividends or
Perseroan tidak diperkenankan membagi dividen other payment distributions to the Company’s
atau distribusi pembayaran lain kepada shareholders. Furthermore, in the event the
pemegang saham Perseroan. Selain itu, apabila Company defaults on its bonds obligations, the
Perseroan lalai dalam membayar jumlah Company is not allowed to sell, rent, transfer or
terhutang obligasi, Perseroan tidak hands over more than 40% of the the
diperkenankan menjual, menyewakan, Company’s total non-financing receivables
mentransfer atau mengalihkan lebih dari 40% unless the transfer is approved by the trustee or
total aset Perseroan yang bukan piutang on the ordinary course of business. The
pembiayaan kecuali pengalihan yang disetujui Company has complied with the covenants
oleh wali amanat atau pengalihan dalam rangka requirements stipulated in the trustee
kegiatan usaha sehari-hari. Perseroan telah agreements.
memenuhi batasan-batasan yang diwajibkan
dalam perjanjian tersebut.
Halaman -5/67-Page
Page 75
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
14. UTANG OBLIGASI (lanjutan) 14. BONDS PAYABLE (continued)
Obligasi Berkelanjutan IV SANF dengan Tingkat SANF Shelf Registration Bond IV with Fixed
Suku Bunga Tetap Tahap I Tahun 2022,Obligasi Rate Phase I Year 2022, SANF Shelf
Berkelanjutan IV SANF dengan Tingkat Suku Registration Bond IV with Fixed Rate Phase II
Bunga Tetap Tahap II Tahun 2023 dan Obligasi Year 2023, and SANF Shelf Registration Bond
Berkelanjutan IV SANF dengan Tingkat Suku IV with Fixed Rate Phase III Year 2024 are not
Bunga Tetap Tahap III Tahun 2024 tidak dijamin covered by any collateral or other parties.
dengan jaminan khusus maupun pihak lain.
Pada tanggal 30 September 2024 dan As at 30 September 2024 and
31 Desember 2023, Perseroan telah memenuhi 31 December 2023, the Company has fulfilled
semua persyaratan yang ditetapkan dalam all covenants requirements stipulated in the
perjanjian yang diterima. borrowing agreements.
Pada tanggal 30 September 2024, nilai tercatat As at 30 September 2024, the carrying value of
utang obligasi adalah Rp 2.498.926 bonds payable is Rp 2,498,926
(31 Desember 2023: Rp 2.500.501) yang (31 December 2023: Rp 2,500,501) which
mencakup nilai nominal utang obligasi, biaya includes the nominal amount of the bonds
emisi obligasi yang belum diamortisasi, dan utang payable, unamortised bonds issuance costs,
bunga. and interest payable.
15. PERPAJAKAN 15. TAXATION
a. Liabilitas pajak a. Taxes liabilities
30 September/ 31 Desember/
September 2024 December 2023
Pajak penghasilan badan: Corporate income tax:
- Pasal 29 21,117 23,999 Article 29 -
- Pasal 25 4,821 - Article 25 -
25,938 23,999
Pajak lainnya: Other taxes:
- Pasal 21, 23 dan 26 2,202 7,863 Article 21, 23 and 26 -
- Pasal 4 (2) 66 34 Article 4 (2) -
- PPN 8 80 VAT -
2,276 7,977
b. Beban pajak penghasilan b. Income tax expense
30 September/ 30 September/
September 2024 September 2023
Pajak penghasilan kini 49,347 40,082 Current income tax
Pajak tangguhan (4,927) (7,637) Deferred tax
44,420 32,445
Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan The reconciliation between income tax
dengan hasil perkalian laba akuntansi sebelum expense and the theoretical tax amount on
pajak penghasilan dan tarif pajak yang berlaku the Company’s profit before income tax are
adalah sebagai berikut: as follows:
30 September/ 30 September/
September 2024 September 2023
Laba sebelum pajak penghasilan 201,914 148,865 Profit before income tax
Pajak dihitung Tax calculated
menggunakan tarif pajak 44,420 32,751 at tax rates
Biaya yang tidak
dapat dikurangkan 763 (3,305) Non deductible expenses
Penghasilan yang dikenakan
pajak final (763) 2,999 Income subject to final tax
44,420 32,445
Halaman -5/68-Page
Page 76
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. PERPAJAKAN (lanjutan) 15. TAXATION (continued)
b. Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Income tax expense (continued)
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak The reconciliation between profit before
Perseroan dengan penghasilan kena pajak income tax of the Company and the
Perseroan untuk tahun yang berakhir pada Company’s estimated taxable income for the
tanggal 30 September 2024 dan year ended 30 September 2024 and
30 September 2023 adalah sebagai berikut: 30 September 2023 is as follows:
30 September/ 30 September/
September 2024 September 2023
Laba sebelum pajak penghasilan 201,914 148,865 Profit before income tax
Perbedaan waktu: Timing differences:
- Penyisihan kerugian penurunan nilai 74,034 11,767 Allowance for impairment losses -
- Beban imbalan pasca kerja 20,838 19,576 Post employee benefits expense -
- Selisih antara penyusutan Difference between commercial -
komersial dan fiskal (722) (54) and tax depreciation
- Lain-lain - bersih 2,687 3,569 Others - net -
105,077 114,007
Perbedaan tetap: Permanent differences:
- Biaya yang tidak Non deductible -
diperkenankan - bersih 3,707 5,645 expenses - net
- Penghasilan yang
dikenakan pajak final: Income subject to final tax: -
Pendapatan bunga (3,388) (14,955) Interest income
319 (9,310)
Penghasilan kena pajak 299,070 174,413 Taxable income
Estimasi beban pajak penghasilan 65,796 38,371 Estimated income tax expense
Dikurangi: Less:
Pajak dibayar dimuka (39,858) (12,756) Prepaid taxes
Liabilitas pajak kini 25,938 25,615 Current tax liabilities
Perhitungan pajak penghasilan badan untuk The corporate income tax calculation for the
tahun yang berakhir 30 September 2024 adalah year ended 30 September 2024 is a
suatu perhitungan sementara yang dibuat untuk preliminary estimate made for financial
tujuan pelaporan keuangan yang merupakan reporting purposes, which is the basis in filing
dasar dalam pengisian Surat Pemberitahuan the Company’s Annual Corporate Income Tax
Tahunan (SPT) PPh Badan Perseroan, namun Return, however, it is subject to revision when
dapat berubah pada saat Perseroan the Company lodges its Annual Corporate
menyampaikan SPT pajaknya. Perhitungan Income Tax Return. The calculation of
pajak penghasilan badan untuk tahun yang income tax for the year ended
berakhir tanggal 31 Desember 2023 adalah 31 December 2023 conform to the
sesuai dengan SPT Perseroan. Company’s Annual Corporate Income Tax
Return.
c. Aset pajak tangguhan c. Deferred tax assets
30 September/September 2024
(Dibebankan)/ (Dikreditkan)/
dikreditkan dibebankan
ke laba rugi/ ke ekuitas/
Saldo awal/ (Charged)/ (Credited)/ Saldo akhir/
Beginning credited to profit charged to Ending
balance or loss equity balance
Penyisihan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai 17,017 (441) - 16,576 losses
Penyisihan imbalan kerja 3,991 204 - 4,195 Provision for employee benefits
Aset tetap 505 (253) - 252 Fixed assets
Lain-lain 3,843 3,969 - 7,812 Others
Cadangan lindung nilai Cash flow hedges
arus kas (156) - 327 172 reserve
25,200 3,479 327 29,007
Halaman -5/69-Page
Page 77
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. PERPAJAKAN (lanjutan) 15. TAXATION (continued)
c. Aset pajak tangguhan (lanjutan) c. Deferred tax assets (continued)
31 Desember/December 2023
(Dibebankan)/ (Dikreditkan)/
dikreditkan dibebankan
ke laba rugi/ ke ekuitas/
Saldo awal/ (Charged)/ (Credited)/ Saldo akhir/
Beginning credited to profit charged to Ending
balance or loss equity balance
Penyisihan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai 13,791 2,511 - 16,302 losses
Penyisihan imbalan kerja 4,000 395 (508) 3,888 Provision for employee benefits
Aset tetap 459 (26) - 433 Fixed assets
Lain-lain 2,510 776 - 3,285 Others
Cadangan lindung nilai Cash flow hedges
arus kas 102 - (310) (208) reserve
20,862 3,656 (818) 23,700
d. Administrasi d. Administration
Berdasarkan Undang-Undang Perpajakan yang Under the taxation laws of Indonesia, the
berlaku di Indonesia, Perseroan menghitung, Company submits tax returns on the basis of
menetapkan, dan membayar sendiri besarnya self assessment. The Director General of
jumlah pajak yang terhutang. Direktur Jenderal Tax (“DGT”) may assess or amend taxes
Pajak ("DJP") dapat menetapkan atau within five years since the tax becomes due.
mengubah kewajiban pajak tersebut dalam At reporting date, there is no ongoing tax
batas waktu lima tahun sejak saat terhutangnya audit by DGT.
pajak. Pada tanggal pelaporan, tidak ada
pemeriksaan oleh DJP yang sedang berjalan.
Sesuai dengan Undang-undang Nomor 7 Tahun Based on Law No.7 Year 2021 regarding
2021 tentang Harmonisasi Peraturan Harmonization of Tax Regulation, for tax
Perpajakan, untuk pajak tahun 2024 dan 2023, year 2024 and 2023, the Company has used
Perseroan telah menggunakan tarif pajak tax rate of 22%.
sebesar 22%.
16. UTANG LAIN-LAIN 16. OTHER PAYABLES
30 September/ 31 Desember/
September 2024 December 2023
Utang lain-lain Other payables
Pihak ketiga: Third parties:
- Uang muka pelanggan 121,760 168,809 Advance from customers -
- Utang pemasok 46,224 4,298 Supplier payable -
- Utang asuransi 2,898 1,824 Insurance payables -
- Utang fidusia 1,495 1,020 Fiducia payable -
- Lain-lain 191 167 Others -
172,568 176,118
Pihak berelasi: Related parties:
- Utang asuransi 42,135 30,417 Insurance payable -
- Utang pemasok 75,707 21,014 Suppliers payable -
- Uang muka pelanggan 3,173 3,173 Advance from customers -
121,015 54,604
Halaman -5/70-Page
Page 78
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
16. UTANG LAIN-LAIN (lanjutan) 16. OTHER PAYABLES (continued)
Termasuk dalam uang muka pelanggan adalah Included in the advance from customers is
penerimaan uang dari PT United Tractors Tbk money received from PT United Tractors Tbk
(“UT”) sehubungan dengan piutang sewa (“UT”) related to finance lease receivables where
pembiayaan dimana UT akan menanggung seluruh UT bear the whole risk of loss from unpaid
risiko kerugian dari kewajiban pelanggan. customer obligation.
17. BIAYA AKRUAL 17. ACCRUED EXPENSES
30 September/ 31 Desember/
September 2024 December 2023
Biaya akrual Accrued expenses
Pihak ketiga: Third parties:
- Bunga 11,714 13,112 Interest -
- Biaya pinjaman yang belum diamortisasi 1,190 2,110 Unamortised loan cost -
- Tenaga ahli 2,941 3,516 Professional fees -
- Lain-lain 14,945 12,141 Others -
30,790 30,879
Pihak berelasi: Related parties:
- Bunga 7,587 7,194 Interest -
38,377 38,073
18. MODAL SAHAM DAN AGIO SAHAM 18. SHARE CAPITAL AND ADDITIONAL PAID-IN
CAPITAL
Komposisi para pemegang saham Perseroan pada The Company’s shareholders composition as at
tanggal 30 September 2024 dan 30 September 2024 and 31 December 2023 are
31 Desember 2023 adalah sebagai berikut: as follows:
Jumlah saham yang
ditempatkan dan
disetor penuh
(dalam nilai penuh)/
Number of shares Persentase
issued and pemilikan/
Pemegang saham/ fully paid (in full Percentage of Jumlah/
Shareholders amount) ownership Amount
PT Sedaya Multi Investama 344,931,040 60% 344,931
Marubeni Corporation, Japan 201,209,774 35% 201,210
PT Marubeni Indonesia 28,744,253 5% 28,744
574,885,067 100% 574,885
Pada tanggal 30 Januari 2006, Rapat Umum On 30 January 2006, the General Meeting of
Pemegang Saham menyetujui peningkatan modal Shareholders approved the increase in the
dasar Perseroan dari Rp 50.000 menjadi Company’s authorised capital from Rp 50,000 to
Rp 250.000 dan peningkatan modal disetor dari Rp 250,000 and the increase in paid in capital
Rp 47.252 menjadi Rp 74.885. Pada tanggal from Rp 47,252 to Rp 74,885.
2 Februari 2006, Marubeni membayar tambahan On 2 February 2006, Marubeni has paid the
modal disetor ini sebesar Rp 77.000 dan selisih additional paid in capital amounting to
sebesar Rp 47.937 dengan nilai nominal saham Rp 77,000 and the difference of Rp 47,937 with
dicatat sebagai "Agio Saham". the shares par value is recognised as “Capital
paid in excess of par value”.
Halaman -5/71-Page
Page 79
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
18. MODAL SAHAM DAN AGIO SAHAM (lanjutan) 18. SHARE CAPITAL AND ADDITIONAL PAID-IN
CAPITAL (continued)
Pada tangal 27 Maret 2018, Perseroan melepas On 27 March 2018, The Company divest 99% of
99% dari total kepemilikan saham yang the total ownership shares placed in
ditempatkan pada PT Surya Cakra Anugerah PT Surya Cakra Anugerah Nusantara with the
Nusantara dengan nilai Rp 99.000. Sesuai dengan value Rp 99,000. In accordance with SFAS 38,
PSAK 38, selisih antara harga pengalihan dan nilai the difference between the transfer price and
buku dari pengalihan aset dan kewajiban dalam book value of the assets and liabilities transfer in
transaksi restrukturisasi entitas sepengendali the restructuring transaction of entities unde
sebesar Rp 1.430 dicatat pada pos "Agio Saham" common control amounted to Rp 1,430 is
pada bagian ekuitas. recorded on the “Capital paid in excess of par
value” in the equity section.
19. SALDO LABA 19. RETAINED EARNINGS
Saldo laba dicadangkan Appropiated retained earnings
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun Under the Undang-Undang Nomor 40 Tahun
2007 tentang “Perseroan Terbatas”, Perseroan 2007 regarding “Limited Company”, the
diharuskan untuk membuat penyisihan cadangan Company is required to allocate a statutory
wajib setiap tahunnya hingga sekurang-kurangnya reserve in annual basis amounting to at least
20% dari jumlah modal yang ditempatkan dan 20% of the Company’s issued and paid up
disetor penuh. capital.
Saldo laba yang dicadangkan Perseroan pada The balance of the appropriated retained
tanggal 30 September 2024 dan earnings reserve of the Company as at
31 Desember 2023 adalah masing-masing sebesar 30 September 2024 and 31 December 2023
Rp 475 dan Rp 450. amounted to Rp 475 and Rp 450.
20. PENDAPATAN 20. INCOME
a. Sewa pembiayaan a. Finance lease
30 September/ 30 September/
September 2024 September 2023
Pendapatan sewa Finance lease
pembiayaan: income:
Pembiayaan sendiri Direct financing
- Pihak ketiga 496,359 433,058 Third parties -
- Pihak berelasi 14,205 13,814 Related parties -
Pembiayaan bersama Joint financing
without recourse 16 - without recourse
510,580 446,872
Lihat Catatan 23 untuk rincian saldo dan Refer to Note 23 for details of related parties
transaksi pihak berelasi. balances and transactions.
b. Pembiayaan konsumen b. Consumer financing
30 September/ 30 September/
September 2024 September 2023
Pendapatan pembiayaan Consumer financing
konsumen 66,926 48,022 income
Pendapatan pembiayaan Channelling financing
penerusan - 1,837 income
66,926 49,859
Tidak terdapat transaksi dengan pihak berelasi. There is no transaction with related party.
Halaman -5/72-Page
Page 80
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
20. PENDAPATAN (lanjutan) 20. INCOME (continued)
c. Pembiayaan modal usaha c. Woking capital financing
30 September/ 30 September/
September 2024 September 2023
Pendapatan pembiayaan Working capital financing
modal usaha 6 - income
6 -
Tidak terdapat transaksi dengan pihak berelasi. There is no transaction with related party.
d. Anjak piutang d. Factoring
30 September/ 30 September/
September 2024 September 2023
Pendapatan anjak piutang: Factoring income:
- Pihak ketiga 6,649 2,320 Third parties -
- Pihak berelasi 8,056 8,441 Related parties -
14,705 10,761
Lihat Catatan 23 untuk rincian saldo dan Refer to Note 23 for details of related parties
transaksi pihak berelasi. balances and transactions.
e. Pendapatan bunga dan lain-lain e. Interest and other income
30 September/ 30 September/
September 2024 September 2023
Pihak ketiga: Third parties:
- Bunga 4,056 15,406 Interest -
- Pendapatan penalti 3,450 4,843 Penalty income -
- Lain-lain 5,258 150 Others -
12,764 20,399
Tidak terdapat transaksi dengan pihak berelasi. There is no transaction with related party.
21. BEBAN BUNGA DAN KEUANGAN 21. INTEREST AND FINANCING CHARGES
30 September/ 30 September/
September 2024 September 2023
Pihak ketiga: Third parties:
- Bunga obligasi 111,133 90,445 Interest for bonds -
- Bunga pinjaman 65,691 84,159 Interest for borrowings -
- Amortisasi beban dibayar Amortisation of upfront charges -
dimuka pinjaman dan obligasi 9,039 8,472 of borrowings and bonds
- Kerugian selisih kurs - bersih 42 296 Loss on foreign exchange - net -
- Lain-lain 2,100 2,202 Others -
188,005 185,574
Pihak berelasi: Related parties:
- Bunga pinjaman 69,117 49,073 Interest for borrowings -
257,122 234,647
Lihat Catatan 23 untuk rincian saldo dan transaksi Refer to Note 23 for details of balances and
dengan pihak berelasi. transactions with related parties.
Halaman -5/73-Page
Page 81
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
22. BEBAN USAHA 22. OPERATING EXPENSES
30 September/ 30 September/
September 2024 September 2023
Pihak ketiga: Third parties:
- Gaji, tunjangan dan Salaries, allowance and -
imbalan kerja 67,321 61,192 employee benefits
- Iklan, pemasaran Advertising, marketing -
dan promosi 5,084 3,169 and promotion
- Keperluan kantor 4,685 3,765 Office expenses -
- Penyusutan aset tetap 4,514 4,152 Depreciation fix assets -
- Rekrutmen dan pelatihan 4,403 3,169 Recruitment and training -
- Transportasi dan perjalanan 4,399 3,414 Travelling and accomodation -
- Jasa ahli 3,180 3,257 Professional feesl -
- Penyusutan aset hak guna 2,816 2,284 Depreciation right-of-use assets -
- Sewa 2,355 1,999 Rental -
- Perbaikan dan pemeliharaan 2,078 1,559 Repairs and maintenance -
- Pensiun dan Jamsostek 878 783 Pension and Jamsostek -
- Biaya Otoritas Jasa Keuangan 572 571 Financial Services Authority fees -
- Telekomunikasi 488 492 Telecommunication -
- Utiliti 484 443 Utilities -
- Lain-lain 2,243 1,621 Others -
105,500 92,512
Pihak berelasi: Related parties:
- Imbalan kerja 3,734 3,750 Employee benefit -
- Sewa 1,067 883 Rental -
- Pensiun 1,020 992 Pension -
- Asuransi 518 440 Insurance -
6,339 6,065
111,839 98,577
Lihat Catatan 23 untuk rincian saldo dan transaksi Refer to Note 23 for details of balances and
dengan pihak berelasi. transactions with related parties.
23. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 23. RELATED PARTIES TRANSACTIONS
Perseroan dikendalikan oleh Grup PT Astra The Company is controlled by PT Astra
International Tbk (“AI”). Sisa kepemilikan dipegang International Tbk (“AI”) Group. The remaining
dan dimiliki oleh Grup Marubeni sebagai shares are held by the Marubeni Group as
pemegang saham dengan pengaruh signifikan. shareholders with significant influence.
Dalam melakukan kegiatan usahanya, Perseroan In the normal course of business, the Company
melakukan transaksi dengan pihak berelasi yang engages in transactions with related parties
berada di bawah pengendalian pemegang saham through common ownership within the Astra
yang sama dengan Grup usaha Astra. Group.
Berikut adalah rincian sifat hubungan berelasi The nature of relationships for related parties
untuk pihak-pihak yang memiliki transaksi which have significant transactions with the
signifikan dengan Perseroan: Company:
Pihak berelasi/ Sifat dari hubungan/ Sifat dari transaksi/
Related party Nature of relationship Nature of transactions
PT United Tractors Tbk (“UT”) AI merupakan pemegang saham utama dari UT adalah pemasok utama unit yang
UT/AI is the majority shareholder of UT. dibiayai oleh Perseroan. Perseroan juga
memiliki fasilitas pinjaman dari UT/UT is the
main supplier of units financed by the
Company. The Company also has loan
facility from UT.
PT Pamapersada Nusantara (“PAMA”) UT merupakan pemegang saham utama dari Perseroan memberikan pembiayaan anjak
PAMA/UT is the majority shareholder of piutang kepada PAMA/The Company
PAMA provides PAMA factoring financing.
Halaman -5/74-Page
Page 82
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 23. RELATED PARTIES TRANSACTIONS
(lanjutan) (continued)
Berikut adalah rincian sifat hubungan berelasi The nature of relationships for related parties
untuk pihak-pihak yang memiliki transaksi which have significant transactions with the
signifikan dengan Perseroan: (lanjutan) Company: (continued)
Pihak berelasi/ Sifat dari hubungan/ Sifat dari transaksi/
Related party Nature of relationship Nature of transactions
Dana Pensiun Astra (“DPA”) Dana Pensiun Astra didirikan oleh AI untuk DPA mengelola program pensiun untuk
menyelenggarakan program pensiun karyawan yang telah menjadi peserta
manfaat pasti (DPA 1) dan iuran pasti (DPA DPA/DPA is managing pension benefit plan
2)/Dana Pensiun Astra is established by AI to for employees who became members of
facilitate defined benefit pension plan (DPA 1) DPA.
and defined contribution pension plan (DPA
2).
Bank Jasa Jakarta (“BJJ”) SMI merupakan pemegang saham utama Perseroan memiliki rekening bank di
dari BJJ/SMI is the majority shareholder of BJJ/The Company has bank accounts in
BJJ. BJJ.
PT Serasi Autoraya (“SERA”) AI merupakan pemegang saham utama Sejak bulan Januari 2010, Perseroan
SERA/AI is the majority shareholder of mengadakan perjanjian kerjasama dengan
SERA. SERA dalam rangka pengadaan mobil
untuk kebutuhan operasional maupun
karyawan Perseroan/Since January 2010,
the Company has entered into cooperation
with SERA to provide procurement of cars
for operational and employee needs.
PT Asuransi Astra Buana (“AAB”) SMI merupakan pemegang saham utama Sebagian besar unit yang dibiayai oleh
dari AAB/SMI is the majority shareholder of Perseroan diasuransikan melalui AAB serta
AAB. AAB menyediakan asuransi kesehatan bagi
karyawan SANF. SANF juga
mengasuransikan pendanaan dari bisnis
pembiayaan penerusan dengan
AWDA/Most of the financed vehicles are
insured through AAB and also AAB
provides health insurance for SANF’s
employee. The Company also insured their
financing of channelling business with
AWDA.
PT Surya Cakra Anugerah Nusantara SMI merupakan pemegang saham utama Perseroan memberikan sewa pembiayaan
(“SCAN”) SCAN/SMI is the majority shareholder of kepada SCAN/The Company provides
SCAN. SCAN lease financing.
PT Astra Welab Digital Arta (“AWDA”) AWDA merupakan perusahaan ventura Pada bulan Agustus 2020, Perseroan
bersama milik SMI yang merupakan anak mengadakan perjanjian kerja sama
perusahaan AI dengan WeLab/AWDA is a pembiayaan penerusan dengan AWDA/ In
joint venture company between SMI which is August 2020, the Company has entered a
a subsidiary of AI and WeLab. channelling agreement with AWDA.
PT Asuransi Jiwa Astra (“Astra Life”) Astra Life merupakan perusahaan penyedia Perseroan memiliki transaksi dengan Astra
asuransi jiwa yang dimiliki AI, SMI dan Life terkait dengan asuransi karyawan/ The
Koperasi Astra International/Astra Life is a life Company has transactions with Astra Life
insurance company owned by AI, SMI, and related to the employee’s insurance.
Koperasi Astra International.
PT Kalimantan Prima Persada (“KPP”) PAMA merupakan pemegang saham Perseroan memberikan pembiayaan anjak
terbesar KPP/ PAMA is the majority piutang kepada KPP/The Company
shareholder of KPP. provides KPP factoring financing.
PT United Tractors Semen Gresik UT merupakan salah satu pemegang saham Perseroan memberikan pembiayaan anjak
(“UTSG”) dari UTSG/UT is one of the shareholders of piutang kepada UTSG/The Company
UTSG. provides factoring receivables to UTSG.
PT Pama Indo Mining (“PIM”) PAMA merupakan pemegang saham Perseroan memberikan sewa pembiayaan
terbesar PIM/ PAMA is the majority kepada PIM/ The company provides PIM
shareholder of PIM lease financing.
PT Traktor Nusantara (“Traknus”) Traknus adalah perusahaan ventura Traknus adalah pemasok unit yang dibiayai
bersama dari Sumitomo Corporation dan oleh Perseroan/Traknus is the supplier of
AI/Traknus is joint venture company of units financed by the Company.
Sumitomo Corporation and AI
Halaman -5/75-Page
Page 83
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 23. RELATED PARTIES TRANSACTIONS
(lanjutan) (continued)
Ringkasan saldo dan transaksi dengan pihak The summary of balances and transactions with
berelasi adalah sebagai berikut: related parties are as follows:
Catatan/ 30 September/ 31 Desember/
Notes September 2024 December 2023
Aset Assets
Kas dan kas di bank 4 Cash and cash in banks
- BJJ 2 2 BJJ -
Piutang sewa pembiayaan 5 Finance lease receiveables
- SCAN 212,430 177,047 SCAN -
- PIM 1,331 2,023 PIM -
Tagihan anjak piutang 8 Factoring receivables
- PAMA 104,557 78,194 PAMA -
- KPP 2,448 21,646 KPP -
Beban dibayar dimuka 9 Prepaid expenses
- AAB 2,173 1,108 AAB -
Piutang lain-lain 10 Other receivables
- SCAN 3,080 198 SCAN -
Jumlah aset yang terkait Total assets with
dengan pihak berelasi 326,021 280,218 related parties
Persentase terhadap total aset 4.41% 4.59% Percentage of total assets
Liabilitas Liabilities
Utang lain-lain: 16 Other payables:
- UT 68,903 24,187 UT -
- AI 9,977 - AI -
- AAB 42,135 30,417 AAB -
Liabilitas sewa: Lease liabilities:
- SERA 275 369 SERA -
- SCAN 442 - SCAN -
Biaya akrual: 17 Accrued expenses:
- UT 7,587 7,194 UT -
Pinjaman yang diterima: 13 Borrowings:
- UT 1,609,994 1,320,807 UT -
Jumlah liabilitas yang terkait Total liabilities due to
dengan pihak berelasi 1,739,313 1,382,974 related parties
Persentase terhadap total liabilitas 28.27% 27.51% Percentage of total liabilities
Catatan/ 30 September/ 30 September/
Notes September 2024 September 2023
Pendapatan Income
Pendapatan sewa pembiayaan 20a Finance lease income:
- SCAN 14,070 - SCAN -
- PIM 135 - PIM -
Pendapatan anjak piutang 20d Factoring income:
- PAMA 5,916 2,007 PAMA -
- KPP 2,140 - KPP -
- UT - 311 UT -
Jumlah pendapatan yang terkait Total income derived from
dengan pihak berelasi 22,261 2,318 related parties
Persentase terhadap total
pendapatan 3.68% 0,44% Percentage of total income
Beban Expenses
Beban bunga dan keuangan: 21 Interest and financing charges:
- UT 69,117 48,699 UT-
Beban usaha: 22 Operating expenses:
- AAB 4,189 1,404 AAB -
- SERA 1,067 614 SERA -
- DPA 1,020 836 DPA -
- Astra Life 63 - Astra Life -
Jumlah beban yang terkait dengan Total expense derived from
dengan pihak berelasi 75,456 51,553 related parties
Persentase terhadap total beban 18.72% 13,60% Percentage of total expenses
Halaman -5/76-Page
Page 84
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 23. RELATED PARTIES TRANSACTIONS
(lanjutan) (continued)
Informasi signifikan lainnya Other significant information
Utang lain-lain kepada PT United Tractors Tbk Other payables to PT United Tractors Tbk (“UT”)
(“UT”) terdiri atas jumlah yang harus dibayarkan consist of the amount that must be paid by the
Perseroan untuk tagihan atas alat berat terkait Company for heavy equipment financing bills to
pembiayaan kepada pelanggan dan uang muka customers and the advance from customers
pelanggan yang merupakan penerimaan uang dari which is money received from UT related to
UT sehubungan dengan piutang sewa finance lease receivables where UT bear the
pembiayaan dimana UT akan menanggung whole risk of loss from unpaid customer
seluruh risiko kerugian dari kewajiban pelanggan. obligation.
Pinjaman yang diterima beserta beban bunga dan The borrowings and interest and financing
keuangan ke UT berkaitan dengan perjanjian charges to UT is related to loan agreement dated
pinjaman tertanggal 18 Mei 2016 yang telah diubah 18 May 2016 which was amended by
dengan Amendemen VII tertanggal Amendment VII dated 28 September 2024 in
28 September 2024 sehubungan dengan fasilitas relation to loan facilities amounting to
pinjaman yang diberikan senilai Rp 1.800.000. Rp 1,800,000.
24. LIABILITAS IMBALAN KERJA 24. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION
Liabilitas imbalan kerja yang diakui di laporan The employee benefits obligation recognised in
posisi keuangan adalah sebagai berikut: the statement of financial position are as follows:
30 September/ 31 Desember/
September 2024 December 2023
Imbalan kerja jangka pendek 21,816 3,144 Short-term employee benefits
Imbalan pensiun dan Pension benefits and other
pasca kerja lainnya 13,155 12,402 post-employment benefits
Imbalan jangka panjang lainnya 5,915 5,271 Other long-term benefits
40,886 20,817
Liabilitas imbalan kerja untuk periode-periode yang The liability for employee benefits for the periods
berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan ended 30 September 2024 and 31 December
31 Desember 2023, dihitung oleh aktuaris 2023, is calculated by an independent actuary
independen PT Milliman Indonesia dengan PT Milliman Indonesia using the projected unit
menggunakan metode projected unit credit. credit method. The actuarial report as at
Laporan aktuaria per 31 Desember 2023 31 December 2023 was issued on 15 January
diterbitkan pada tanggal 2024 with report number
15 Januari 2024 dengan nomor laporan 0035/KKA-PA-REP/HG/I/2024.
0035/KKA-PA-REP/HG/I/2024.
Perseroan telah menghitung liabilitas imbalan The Company has calculated its post
pasca kerja sesuai dengan Undang-undang Cipta employment benefits obligations in accordance
Kerja No. 11/2020 dan Peraturan Pemerintah No. with the Job Creation Act
35/2021 berupa uang pesangon, uang No. 11/2020 and Government Regulation
penghargaan masa kerja dan uang penggantian No. 35/2021 in the form of severance pay, long
hak, Perseroan wajib memberikan imbalan pasca- service awards and compensation payments, the
kerja kepada karyawannya pada saat meninggal, Company is obliged to provide post-employment
sakit berkepanjangan/cacat atau pada saat benefits to its employees at the time of death,
karyawan menyelesaikan masa kerjanya. Imbalan prolonged illness/disability or when the
pasca-kerja ini diberikan terutama berdasarkan employee completes his tenure. These post
masa kerja dan kompensasi karyawan pada saat employment benefits are provided primarily
pemutusan hubungan kerja atau selesainya masa based on years of service and employee
kerja. compensation upon termination of employment
or completion of service period.
Halaman -5/77-Page
Page 85
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
24. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 24. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION
(continued)
Berikut ini adalah asumsi aktuarial utama penting The following is principal actuarial assumptions
yang diungkapkan dalam laporan aktuaria in the actuarial report dated 15 January 2024:
tertanggal 15 Januari 2024:
30 September/ 31 Desember/
September 2024 December 2023
Asumsi keuangan: Financial assumptions:
- Tingkat diskonto 6.75% - 7.00% 6.75% - 7.00% Discount rate -
- Tingkat kenaikan gaji masa
6.50% 6.50%
datang Future salary increase -
Asumsi lainnya: Other assumptions:
- Tingkat kematian TMI (Tabel Mortalitas Indonesia) IV Tahun 2019/ Mortality rate -
Indonesian Mortality Table IV Year 2019
- Tingkat cacat 5% dari tingkat mortalitas/ Disability rate -
5% of mortality rate
- Tingkat pengunduran diri 10% per tahun sampai dengan usia 25 tahun dan Withdrawal rate -
peserta berkurang hingga 1% pada usia 45 tahun dan
selanjutnya/
10% per annum up to age 25 and reducing linearly to
1% for age 45 and there after
- Usia pensiun normal 55 Normal retirement age -
Sebelum tanggal 6 September 2005, Perseroan Prior to 6 September 2005, the Company had a
menyelenggarakan program pensiun imbalan pasti defined benefit pension plan covering all
untuk seluruh karyawan tetapnya yang dikelola permanent employees which was managed by
oleh Dana Pensiun Astra. Sejak tanggal Dana Pensiun Astra. Since 6 September 2005,
6 September 2005, Perseroan memiliki dua jenis the Company’s pension arrangements were
program pensiun, yaitu program pensiun imbalan reorganised to include both defined benefit
pasti dan program pensiun iuran pasti. pension plan and defined contribution plan.
Sejak tanggal 6 September 2005, Dana Pensiun Effective from 6 September 2005, Dana Pensiun
Astra dilanjutkan menjadi Dana Pensiun Astra Satu Astra was continued under a new scheme called
(DPA 1), yang khusus menangani program pensiun Dana Pensiun Astra Satu (DPA 1), specifically
imbalan pasti, yang ditujukan untuk karyawan yang designed for the defined benefit pension plan,
telah menjadi peserta Dana Pensiun Astra sebelum which is designated for all employees who
atau pada tanggal 20 April 1992. Sedangkan became member of Dana Pensiun Astra on or
program pensiun iuran pasti dikelola oleh Dana before 20 April 1992. The defined contribution
Pensiun Astra Dua (DPA 2) ditujukan untuk pension plan Dana Pensiun Astra Dua (DPA 2)
karyawan yang menjadi peserta Dana Pensiun is designated for employees who became
Astra sesudah tanggal 20 April 1992. members of Dana Pensiun Astra after
20 April 1992.
Imbalan pensiun dan pasca kerja lainnya Pension and other post-employment benefits
Pada tanggal 30 September 2024, jumlah peserta As at 30 September 2024, DPA 1 and DPA 2
DPA 1 dan DPA 2 masing-masing adalah nihil dan have nil and 166 participants, respectively (31
166 orang (31 Desember 2023: 1 orang dan 151 December 2023: 1 participant and
orang) (tidak diaudit). 151 participants) (unaudited).
Liabilitas imbalan pensiun pada laporan posisi The pension benefit recognised in the statement
keuangan adalah sebagai berikut: of financial position are determined as follows:
30 September/ 31 Desember/
September 2024 December 2023
Nilai kini liabilitas 13,176 12,423 Present value of obligations
Nilai wajar aset program (21) (21) Fair value of plan assets
13,155 12,402
Halaman -5/78-Page
Page 86
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
24. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 24. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION
(continued)
Imbalan pensiun dan pasca kerja lainnya Pension and other post-employment benefits
(lanjutan) (continued)
Mutasi liabilitas imbalan pensiun yang diakui pada The movement of pension liabilities recognised
laporan posisi keuangan adalah sebagai berikut: in the statement of financial position are as
follows:
30 September/ 31 Desember/
September 2024 December 2023
Awal tahun 12,402 13,971 Beginning of the year
Jumlah yang dibebankan Total expense charged in the
pada laporan laba rugi 1,337 2,144 profit or loss
Jumlah beban yang dibebankan/ Total expense charged/
(dikreditkan) pada pendapatan (credited) in the
komprehensif lainnya - (2,309) other comprehensive income
Aset yang dipindahkan karena Transferred assets due to
mutasi karyawan - (349) employee mutation
Imbalan/(iuran) yang dibayarkan (584) (1,055) Contributions/(benefit) paid
Pada akhir tahun 13,155 12,402 At the end of year
Jumlah yang diakui pada laporan laba rugi adalah The amounts recognised in the statement of
sebagai berikut: profit or loss are as follows:
30 September/ 30 September/
September 2024 September 2023
Biaya jasa kini 710 606 Current service cost
Biaya bunga 627 644 Interest cost
1,337 1,250
Biaya ini dibukukan sebagai biaya gaji, tunjangan, The expense is accounted for as salaries,
dan imbalan kerja dalam laporan laba rugi. allowance, and employee benefits in the
statements of profit or loss.
Mutasi liabilitas imbalan pasca kerja adalah The movement of post-employment benefit
sebagai berikut: liabilities are as follows:
30 September/September 2024
Liabilitas
imbalan
pascakerja/
Nilai kini Nilai wajar Post-
kewajiban/ aset program/ employment
Present value Fair value of benefit
of obligation plan assets obligations
Pada awal tahun 12,423 (21) 12,402 At the beginning of year
Biaya jasa kini 710 - 710 Current service cost
Biaya jasa lalu - - - Past service cost
Beban/(penghasilan) bunga 627 - 627 Interest expense/(income)
Biaya pemindahan karyawan - - - Transfer employee cost
Pengukuran kembali: Remeasurement:
- Imbal hasil atas aset Return on plan assets, -
program, tidak termasuk excluding amounts
jumlah dalam beban/ included in interest
(penghasilan) bunga - - - expense/(income)
- Perubahan dalam asumsi Change in financial -
keuangan - - - assumptions
- Perubahan dalam pengalaman Change in demographic -
kewajiban - - - assumptions
- Perubahan aset yang Change in disallowed -
tidak diperkenankan - - - assetst
- Penyesuaian pengalaman Experience adjustment -
kewajiban 1 (1) - on obligation
Iuran pemberi kerja - - - Employer’s contributions
Iuran pekerja - - - Employee’s contributions
Imbalan yang dibayar (585) 1 (584) Benefits paid
Pada akhir tahun 13,176 (21) 13,155 At end of year
Bagian jangka pendek 4,939 Current portion
Bagian jangka panjang 8,216 Non-current portion
Halaman -5/79-Page
Page 87
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
24. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 24. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION
(continued)
Imbalan pensiun dan pasca kerja lainnya Pension and other post-employment benefits
(lanjutan) (continued)
Mutasi liabilitas imbalan pasca kerja adalah The movement of post-employment benefit
sebagai berikut: (lanjutan) liabilities are as follows: (continued)
31 Desember/December 2023
Liabilitas
imbalan
pascakerja/
Nilai kini Nilai wajar Post-
kewajiban/ aset program/ employment
Present value Fair value of benefit
of obligation plan assets obligations
Pada awal tahun 15,130 (1,159) 13,971 At the beginning of year
Biaya jasa kini 1,142 - 1,142 Current service cost
Biaya jasa lalu - - - Past service cost
Beban/(penghasilan) bunga 1,061 (59) 1,002 Interest expense/(income)
Biaya pemindahan karyawan (903) 554 (349) Transfer employee cost
Pengukuran kembali: Remeasurement:
- Imbal hasil atas aset Return on plan assets, -
program, tidak termasuk excluding amounts
jumlah dalam beban/ included in interest
(penghasilan) bunga - 16 16 expense/(income)
- Perubahan dalam asumsi Change in financial -
keuangan (66) - (66) assumptions
- Perubahan dalam pengalaman Change in demographic -
kewajiban (729) - (729) assumptions
- Perubahan aset yang Change in disallowed -
tidak diperkenankan (570) - (570) assetst
- Penyesuaian pengalaman Experience adjustment -
kewajiban (960) - (960) on obligation
Iuran pemberi kerja - - - Employer’s contributions
Iuran pekerja 4 (4) - Employee’s contributions
Imbalan yang dibayar (1,686) 631 (1,055) Benefits paid
Pada akhir tahun 12,423 (21) 12,402 At end of year
Bagian jangka pendek 779 Current portion
Bagian jangka panjang 11,623 Non-current portion
Durasi rata-rata tertimbang dari liabilitas program The weighted average duration of the defined
pensiun imbalan pasti pada tanggal 30 September benefit pension obligation as at 30 September
2024 adalah 14 tahun (31 Desember 2023: 2024 is 14 years (31 Desember 2023: 14 years).
14 tahun).
Keuntungan aktual aset program pensiun imbalan The actual gain on plan assets of the defined
pasti pada tanggal 30 September 2024 adalah benefit pension plan as at 30 September 2024
Rp Nihil (31 Desember 2023: Rp 43). was Rp Nil (31 December 2023: Rp 43).
Analisis jatuh tempo yang diharapkan dari manfaat Expected maturity analysis of undiscounted
pensiun tidak didiskontokan adalah sebagai pension benefits are as follows:
berikut:
30 September/ 31 Desember/
September 2024 December 2023
< 1 tahun 779 779 < 1 year
1 - 2 tahun 2,556 2,556 1 - 2 years
2 - 5 tahun 5,796 5,796 2 - 5 years
>5 tahun 95,317 95,317 >5 years
104,448 104,448
Halaman -5/80-Page
Page 88
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
24. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 24. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION
(continued)
Imbalan pensiun dan pasca kerja lainnya Pension and other post-employment benefits
(lanjutan) (continued)
Sensitivitas dari kewajiban imbalan pasti terhadap The sensitivity of the defined benefit obligation to
perubahan asumsi aktuarial utama adalah sebagai changes in the principal actuarial assumptions
berikut: are as follows:
30 September/September 2024
Dampak atas kewajiban imbalan pasti/
Impact on defined benefit obligation
Perubahan Kenaikan Penurunan
asumsi/ liabilitas/ liabilitas/
Change in Increase in Decrease in
assumption liabilities liabilities
Tingkat diskonto 1% (1,120) 1,329 Discount rate
Tingkat kenaikan gaji di masa
depan 1% 1,496 (1,276) Salary growth rate
31 Desember/December 2023
Dampak atas kewajiban imbalan pasti/
Impact on defined benefit obligation
Perubahan Kenaikan Penurunan
asumsi/ liabilitas/ liabilitas/
Change in Increase in Decrease in
assumption liabilities liabilities
Tingkat diskonto 1% (1,120) 1,329 Discount rate
Tingkat kenaikan gaji di masa
depan 1% 1,496 (1,276) Salary growth rate
Analisa sensitivitas didasarkan pada perubahan The sensitivity analysis are based on a change
atas satu asumsi aktuarial dimana asumsi lainnya in an assumption while holding all other
dianggap konstan. Dalam praktiknya, hal ini jarang assumptions constant. In practice, this is unlikely
terjadi dan perubahan beberapa asumsi mungkin to occur, and changes in some of the
saling berkorelasi. Dalam perhitungan sensitivitas assumptions may be correlated. When
kewajiban imbalan pasti atas asumsi aktuarial calculating the sensitivity of the defined benefit
utama, metode yang sama (perhitungan nilai kini obligation to significant actuarial assumptions
kewajiban imbalan pasti dengan menggunakan the same method (present value of the defined
metode projected unit credit di akhir periode) telah benefit obligation calculated with the projected
diterapkan seperti dalam penghitungan kewajiban unit credit method at the end of the reporting
pensiun yang diakui dalam laporan posisi period) has been applied as when calculating the
keuangan. pension liability recognised within the statement
of financial position.
Aset program terdiri dari: Plan assets comprise the following:
30 September/ 31 Desember/
September 2024 December 2023
Instrumen ekuitas 29% 29% Equity instruments
Instrumen utang pemerintah 36% 36% Government bonds
Lain-lain 35% 35% Others
Halaman -5/81-Page
Page 89
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
24. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 24. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION
(continued)
Imbalan pensiun dan pasca kerja lainnya Pension and other post-employment benefits
(lanjutan) (continued)
Melalui program pensiun imbalan pasti, Perseroan Through its defined benefits pension plans, the
terekspos beberapa risiko seperti volatilitas aset Company is exposed to a number of risk such as
dan perubahan imbal hasil obligasi, sebagai berikut: assets volatility and changes in bonds yields, as
follows:
Volatilitas aset Asset volatility
Liabilitas program dihitung menggunakan tingkat The plan liabilities are calculated using a
diskonto yang merujuk kepada tingkat imbal hasil discount rate set with reference to government
obligasi pemerintah, jika imbal hasil aset program bond yields, if plan assets under perform this
lebih rendah, maka akan menghasilkan defisit yield, this will create a deficit. The Company’s
program. Program pensiun imbalan pasti Perseroan defined benefit pension plans hold a significant
memiliki porsi ekuitas yang signifikan, yang proportion of equities, which are expected to
diharapkan untuk menghasilkan imbal hasil yang outperform government and corporate bonds in
lebih tinggi dibandingkan obligasi pemerintah dan the long-term while providing volatility and risk in
Perseroan jangka panjang sementara memberikan the short-term.
volatilitas dan risiko dalam jangka pendek.
Perubahan imbal hasil obligasi Changes in bond yields
Penurunan imbal hasil obligasi pemerintah akan A decrease in government bond yields will
meningkatkan liabilitas program, walaupun hal ini increase plan liabilities, although this will be
akan saling hapus secara sebagian dengan partially offset by an increase in the value of the
kenaikan dari nilai obligasi program yang dimiliki. plan’s bond holdings.
PT Astra International Tbk (“AI”) selaku pendiri PT Astra International Tbk (“AI”) as the founder
Dana Pensiun Astra memastikan bahwa posisi of Dana Pensiun Astra ensures that the
investasi telah diatur dalam kerangka asset-liability investment positions are managed within an
matching (“ALM”) yang telah dibentuk untuk asset-liability matching (“ALM”) framework that is
mencapai hasil jangka panjang yang sejalan developed to achieve long-term returns that are
dengan liabilitas pada program pensiun imbalan in line with the obligation in defined benefit
pasti. Dalam kerangka ALM, tujuan AI adalah untuk pension plans. Within this ALM framework, AI’s
menyesuaikan aset-aset dan liabilitas pensiun objective is to match assets and the pension
dengan berinvestasi pada portofolio yang obligations by investing in a well-diversified
terdiversifikasi dengan baik dalam menghasilkan portfolio the generates sufficient risk-adjusted
tingkat pengembalian yang cukup, disesuaikan returns the match the benefit payments. AI also
dengan risiko yang ada, untuk disesuaikan dengan actively monitors the duration and the expected
pembayaran imbalan. AI juga secara aktif yield of the investments to ensure it matches the
memantau durasi dan imbal hasil investasi yang expected cash outflows arising from the pension
diharapkan untuk memastikan bahwa telah sesuai obligations.
dengan arus kas keluar yang diharapkan timbul dari
kewajiban pensiun.
Investasi pada program telah terdiversifikasi Investment across the plans are well diversified,
dengan baik, sehingga kinerja buruk satu investasi such that the failure of any single investment
tidak akan memberikan dampak material bagi would not have a material impact on the overall
seluruh kelompok aset. level of assets.
Halaman -5/82-Page
Page 90
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
24. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 24. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION
(continued)
Imbalan jangka panjang lainnya Other long-term benefits
Mutasi liabilitas yang diakui pada laporan posisi The movement of liability recognised in the
keuangan adalah sebagai berikut: statement of financial position is as follows:
30 September/ 31 Desember/
September 2024 December 2023
Awal tahun 5,271 4,215 Beginning of the year
Jumlah yang dibebankan Total expense charged in the
pada laporan laba rugi 1,186 1,495 profit or loss
Iuran yang dibayarkan (542) (896) Contributions paid
Pengukuran kembali: Remeasurement:
Keuntungan aktuarial
bersih yang diakui selama Net actuarial gains
tahun berjalan - 457 recognised during the year
Saldo akhir 5,915 5,271 Ending balance
Jumlah yang diakui pada laporan laba rugi adalah The amounts recognised in the profit or loss are
sebagai berikut: as follows:
30 September/ 30 September/
September 2024 September 2023
Biaya jasa kini 930 462 Current service cost
Biaya bunga 256 123 Interest cost
1,186 585
Biaya ini dibukukan sebagai biaya gaji dan imbalan The expense is accounted for salaries and
kerja dalam laporan laba rugi. employee benefits in the statement of profit or
loss.
25. SEGMEN OPERASI 25. OPERATING SEGMENT
Bentuk pelaporan berdasarkan segmen usaha Reporting format based on business
segments
Segmen operasi Perseroan dibagi berdasarkan The Company’s operating segments represent
produk usaha, sebagai berikut: sewa pembiayaan, the product, as follows: finance leases,
pembiayaan konsumen, anjak piutang, consumer financing, factoring, working capital
pembiayaan modal kerja, dan lain-lain. Segmen financing, and others. Operating segments are
operasi dilaporkan sesuai dengan laporan internal reported in accordance with the internal reporting
yang disiapkan untuk pengambil keputusan provided to the chief operating decision maker,
operasional yang bertanggung jawab untuk which is responsible for allocating resources to
mengalokasikan sumber daya ke segmen tertentu the reportable segments and assesses its
dan melakukan penilaian atas performanya. performance.
Segmen operasi dilaporkan sesuai dengan laporan Operating segments are reported in accordance
internal yang disiapkan untuk Direksi yang with the internal reporting provided to the
bertanggung jawab untuk mengalokasikan sumber Directors, which is responsible for allocating
daya ke segmen dan melakukan penilaian atas resources to the reportable segments and
performanya. Seluruh segmen operasi yang assesses its performance. All operating
digunakan oleh Perseroan telah memenuhi kriteria segments used by the Company meet the
pelaporan berdasarkan PSAK 5, “Segmen definition of a reportable segment under SFAS 5,
Operasi”. “Operating Segment”.
Halaman -5/83-Page
Page 91
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
25. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 25. OPERATING SEGMENT (continued)
Bentuk pelaporan berdasarkan segmen usaha Reporting format based on business
(lanjutan) segments (continued)
Direksi berkeyakinan bahwa informasi tersebut The Directors believes that such information is
paling relevan dalam mengevaluasi hasil segmen the most relevant in evaluating the results of
tersebut relatif terhadap entitas lain yang those segments relative to other entities that
beroperasi dalam industri tersebut, sebagaimana operate within these industries, as set out in the
disajikan dalam tabel di bawah ini: table below:
30 September/September 2024
Pembiayaan
Pembiayaan modal
Sewa konsumen/ kerja/Working Tidak dapat
pembiayaan/ Consumer Anjak piutang/ capital dialokasikan/
Finance leases financing Factoring financing Unallocated Jumlah/Total
Laporan laba rugi Statement of profit or loss
Pendapatan Income
Sewa pembiayaan 510,580 - - - - 510,580 Finance lease
Pembiayaan konsumen - 66,926 - - - 66,926 Consumer financing
Pembiayaan modal kerja - - - 6 - 6 Working capital financing
Tagihan anjak piutang - - 14,705 - - 14,705 Factoring
Pendapatan bunga Interest and
dan lain - lain 2,850 448 316 - 9,150 12,764 other income
Jumlah pendapatan 513,430 67,374 15,021 6 8,888 604,981 Total income
Beban Expenses
Beban usaha - - - - 107,325 107,325 Operating expenses
Beban penyusutan - - - - 4,514 4,514 Depreciation expenses
Beban bunga dan Interest and financing
keuangan - - - - 257,122 257,122 charges
Penyisihan kerugian Allowance for
penurunan nilai dan lainnya 5,559 11,952 47 6 15,864 33,428 impairment loss and others
Beban pajak final - - - - 678 678 Final tax expenses
Jumlah beban 5,559 11,952 47 6 385,241 403,067 Total expense
Laba sebelum pajak
penghasilan 507,871 55,422 14,974 - (376,353) 201,914 Income before tax
Beban pajak penghasilan - - - - 44,420 44,420 Income tax expense
Laba bersih 507,871 55,422 14,974 - (420,773) 157,494 Profit for the year
Jumlah aset 6,070,013 760,756 195,855 310 365,135 7,392,069 Total assets
Jumlah liabilitas - - - - 6,153,424 6,153,424 Total liabilities
30 September/September 2023
Pembiayaan
Pembiayaan modal
Sewa konsumen/ kerja/Working Tidak dapat
pembiayaan/ Consumer Anjak piutang/ capital dialokasikan/
Finance leases financing Factoring financing Unallocated Jumlah/Total
Laporan laba rugi Statement of profit or loss
Pendapatan Income
Sewa pembiayaan 446,872 - - - - 446,872 Finance lease
Pembiayaan konsumen - 49,859 - - - 49,859 Consumer financing
Pembiayaan modal kerja - - - - - - Working capital financing
Tagihan anjak piutang - - 10,761 - - 10,761 Factoring
Pendapatan bunga Interest and
dan lain - lain 4,276 613 7 - 15,503 20,399 other income
Jumlah pendapatan 451,148 50,472 10,768 - 15,503 527,891 Total income
Beban Expenses
Beban usaha - - - - 94,375 94,375 Operating expenses
Beban penyusutan - - - - 4,152 4,152 Depreciation expenses
Beban bunga dan Interest and financing
keuangan - - - - 234,647 234,647 charges
Penyisihan kerugian Allowance for
penurunan nilai dan lainnya 36,056 (11,950) 2,570 - 16,185 42,861 impairment loss and others
Beban pajak final - - - - 2,991 2,991 Final tax expenses
Jumlah beban 36,056 (11,950) 2,570 - 352,530 379,026 Total expense
Laba sebelum pajak
penghasilan 415,092 62,422 8,198 - (336,847) 148,865 Income before tax
Beban pajak penghasilan - - - - (32,445) (32,445) Income tax expense
Laba bersih 415,092 62,422 8,198 - (369,292) 116,420 Profit for the year
Jumlah aset 5,276,365 513,780 158,527 - 290,791 6,239,463 Total assets
Jumlah liabilitas - - - - 5,207,908 5,207,908 Total liabilities
Halaman -5/84-Page
Page 92
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
25. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 25. OPERATING SEGMENT (continued)
Bentuk pelaporan berdasarkan segmen Reporting format based on geographical
geografis segments
Segmen berdasarkan geografis terdiri dari Geographical segment consists of 15 marketing
15 jaringan pemasaran yang terbagi menjadi networks that are divided into 5 areas, namely
5 area yaitu DKI Jakarta, Jawa, Kalimantan, DKI Jakarta, Java, Kalimantan, Sumatera, and
Sumatera, dan Sulawesi. Sulawesi.
Segmen informasi berdasarkan geografis adalah Segment information based on geographical
sebagai berikut: segments is as follows:
30 September/ 30 September/
September 2024 September 2023
Pendapatan Income
- Area DKI Jakarta 236,867 208,213 DKI Jakarta area -
- Area Kalimantan 156,216 141,647 Kalimantan area -
- Area Sumatera 58,422 90,258 Sumatera area -
- Area Jawa 91,926 50,271 Java area -
- Area Sulawesi 51,370 34,511 Sulawesi area -
594,801 524,900
Pendapatan yang tidak
dapat dialokasikan 10,180 2,991 Unallocated income
Jumlah pendapatan 604,981 527,891 Total income
26. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN 26. FINANCIAL RISK MANAGEMENT
Aktivitas Perseroan mengandung berbagai macam The Company’s activities expose it to a variety of
risiko-risiko keuangan: risiko nilai tukar mata uang financial risks: foreign exchange risk and interest
asing dan suku bunga, risiko kredit dan risiko rate, credit risk and liquidity risk. The Company’s
likuiditas. Secara keseluruhan, program overall risk management program focuses on the
manajemen risiko keuangan Perseroan terfokus unpredictability of financial markets and seeks to
pada ketidakpastian pasar keuangan dan minimise potential adverse effects on the
meminimalisasi potensi kerugian yang berdampak Company’s financial performance. The
pada kinerja keuangan Perseroan. Perseroan Company uses derivative financial instrument to
menggunakan instrumen keuangan derivatif untuk hedge certain risk exposures.
mengantisipasi risiko-risiko yang mungkin terjadi.
Manajemen risiko dilaksanakan dengan kebijakan- Risk management is carried out under policies
kebijakan yang disetujui oleh Direksi. Direksi approved by Directors. The Directors provides
memberikan kebijakan atas manajemen risiko principles for overall risk management, as well as
secara keseluruhan, termasuk kebijakan yang policies covering specific areas, such as foreign
mencakup area khusus, seperti risiko nilai tukar, exchange risk, interest rate risk, credit risk, and
risiko suku bunga, risiko kredit, dan pemanfaatan use of financial instrument. The risk arising from
instrumen keuangan. Risiko yang berasal dari financial instruments to which the Company is
instrumen keuangan yang dihadapi oleh Perseroan exposed are financial risks, which includes
mengandung risiko keuangan, termasuk juga risiko market risk, credit risk, and liquidity risk.
pasar, risiko kredit, dan risiko likuiditas.
a. Risiko pasar a. Market risk
Perseroan menghadapi eksposur terhadap The Company is exposed to market risks
risiko pasar, yaitu risiko dimana nilai wajar atas which are the risks that the fair value of future
arus kas masa depan atas suatu instrumen cash flows of financial instrument will
keuangan berfluktuasi karena perubahan pada fluctuate because of changes in market
harga pasar. Risiko pasar berasal dari posisi prices. Market risks arise from open positions
terbuka yang terkait dengan produk-produk in interest rate, currency and equity products,
suku bunga, mata uang dan ekuitas, yang all of which are exposed to the general and
seluruhnya dipengaruhi oleh pergerakan pasar specific market movements and changes in
baik secara spesifik maupun umum, dan the level of volatility or market rates or prices
perubahan volatilitas tingkat suku bunga pasar such as interest rates, foreign exchange
atau harga seperti suku bunga, nilai tukar, dan rates, and equity products.
produk ekuitas.
Halaman -5/85-Page
Page 93
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
26. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 26. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko pasar (lanjutan) a. Market risk (continued)
Risiko tingkat bunga Interest rate risk
Perseroan terekspos risiko tingkat suku bunga The Company is exposed to interest rate risk
yang berasal dari perubahan tingkat bunga through the impact of rate changes on interest
atas aset dan liabilitas yang dikenakan bunga. bearing assets and liabilities. These exposures
Risiko ini dikelola pada umumnya dengan are managed mainly through the use of cross
menggunakan cross currency swap untuk currency swap, which have the economic effect
mengkonversi pinjaman dengan tingkat bunga of converting borrowings from floating rate to
mengambang menjadi tingkat bunga tetap fixed rate in order to hedge the interest rate and
dengan tujuan melakukan aktivitas lindung foreign exchange uncertainty that will arise
nilai atas ketidakpastian suku bunga dan mata from the variability in cash flows arising from
uang asing yang timbul dari ketidakpastian principal and interest on the foreign currencies
arus kas atas pokok dan bunga pinjaman borrowings.
dalam mata uang asing.
Perseroan meminimalisasi eksposur tingkat The Company minimise interest rate exposure
bunga dengan mengutamakan ketersediaan with prioritising on matching funding availability
dana yang berimbang sesuai dengan Panduan in compliance with Transactions
Transaksi/Kontrak Derivatif. Guidelines/Derivative Contract.
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan aset dan The table below summarise the Company’s
liabilitas keuangan berbunga Perseroan pada interest earning financial assets and interest
nilai tercatat, yang dikategorikan menurut bearing financial liabilities at carrying amounts,
mana yang terlebih dahulu antara tanggal categorised by the earlier of contractual
repricing secara kontraktual (contractual repricing or maturity dates:
repricing) atau tanggal jatuh tempo:
30 September/September 2024
Suku bunga variabel/ Suku bunga tetap/
Variable interest rate Fixed interest rate
Kurang Lebih Kurang Lebih Tidak
dari dari dari dari dikenakan
satu tahun/ 3 tahun/ satu tahun/ 3 tahun/ bunga/
Less 1-2 2-3 More Less 1-2 2-3 More Non-
than tahun/ tahun/ than than tahun/ tahun/ than interest Jumlah/
one year years years 3 years one year years years 3 years bearing Total
ASET ASSETS
Cash and cash
Kas dan kas di bank 224,653 - - - - - - - 260 224,913 equivalents
Piutang sewa Finance lease
pembiayaan - bersih 5,490 - - - 3,335,615 1,846,170 783,970 98,769 - 6,070,014 receivables - net
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen - bersih - - - - 321,705 219,687 153,880 65,484 - 760,756 receivables - net
Piutang pembiayaan Working capital
modal usaha - bersih - - - - 150 160 - - - 310 receivables - net
Tagihan anjak piutang
- bersih - - - - 195,855 - - - - 195,855 Factoring receivables - net
Piutang lain-lain - - - - - - - - 49,787 49,787 Other receivables
Aset lain-lain - - - - - - - - 925 925 Other assets
Jumlah aset 230,143 - - - 3,853,325 2,066,017 937,850 164,253 50,972 7,302,560 Total assets
LIABILITAS LIABILITIES
Utang lain-lain, Other payables,
liabilitas sewa, dan lease liabilities, and
biaya akrual - - - - 1,182 1,198 186 - 207,586 210,152 accrued expenses
Pinjaman
yang diterima - bersih: Borrowings - net:
- Rupiah - - - - 1,792,260 825,911 350,837 51,052 - 3,020,060 Rupiah -
- Dolar AS 227,071 - - - - - - - - 227,071 US Dollar -
Utang
obligasi - bersih - - - - 795,922 898,432 549,181 249,896 - 2,493,431 Bonds payables - net
Jumlah liabilitas 227,071 - - - 2,589,364 1,725,541 900,204 300,948 207,586 5,950,714 Total liabilities
Jumlah selisih penilaian
bunga sebelum Total interest repricing
derivatif 3,073 - - - 1,262,576 341,674 37,832 (136,695) (156,614) 1,351,846 gap before derivative
Derivatif: Derivatives:
- Cross currency swap 475 520 229 - (475) (520) (229) - - - Cross currency swap -
Jumlah selisih bunga Total interest repricing
setelah derivatif 3,548 520 229 - 1,262,101 341,154 37,603 (136,695) (156,614) 1,351,846 gap after derivative
Halaman -5/86-Page
Page 94
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
26. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 26. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko pasar (lanjutan) a. Market risk (continued)
Risiko tingkat bunga (lanjutan) Interest rate risk (continued)
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan aset dan The table below summarise the Company’s
liabilitas keuangan berbunga Perseroan pada interest earning financial assets and interest
nilai tercatat, yang dikategorikan menurut bearing financial liabilities at carrying amounts,
mana yang terlebih dahulu antara tanggal categorised by the earlier of contractual
repricing secara kontraktual (contractual repricing or maturity dates: (continued)
repricing) atau tanggal jatuh tempo: (lanjutan)
31 Desember/December 2023
Suku bunga variabel/ Suku bunga tetap/
Variable interest rate Fixed interest rate
Kurang Lebih Kurang Lebih Tidak
dari dari dari dari dikenakan
satu tahun/ 3 tahun/ satu tahun/ 3 tahun/ bunga/
Less 1-2 2-3 More Less 1-2 2-3 More Non-
than tahun/ tahun/ than than tahun/ tahun/ than interest Jumlah/
one year years years 3 years one year years years 3 years bearing Total
ASET ASSETS
Cash and cash
Kas dan kas di bank 344,098 - - - - - - - 195 344,293 equivalents
Piutang sewa Finance lease
pembiayaan - bersih 14,158 3,363 - - 2,812,889 1,620,615 495,394 51,356 - 4,997,775 receivables - net
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen - bersih - - - - 231,751 154,148 103,683 28,965 - 518,547 receivables – net
Piutang pembiayaan Working capital
modal usaha - bersih - - - - 150 160 - - - 310 receivables - net
Tagihan anjak piutang
- bersih - - - - 132,337 - - - - 132,337 Factoring receivables - net
Piutang lain-lain - - - - - - - - 30,949 30,949 Other receivables
Aset lain-lain - - - - - - - - 925 925 Other assets
Jumlah aset 358,256 3,363 - - 3,176,977 1,774,763 599,077 80,321 32,069 6,024,826 Total assets
LIABILITAS LIABILITIES
Utang lain-lain, Other payables,
liabilitas sewa, dan lease liabilities, and
biaya akrual - - - - 891 737 526 - 268,795 270,949 accrued expenses
Pinjaman
yang diterima - bersih:
Borrowings - net:
- Rupiah - - - - 1,300,414 898,186 271,778 1,903 - 2,472,281 Rupiah -
- Dolar AS 115,620 22,482 - - - - - - - 138,102 US Dollar -
Utang
. obligasi - bersih - - - - 346,679 597,911 899,536 249,736 - 2,093,862 Bonds payables - net
Jumlah liabilitas 115,620 22,482 - - 1,647,984 1,496,834 1,171,840 251,639 268,795 4,975,194 Total liabilities
Jumlah selisih penilaian
bunga sebelum Total interest repricing
derivatif 242,636 (19,119) - - 1,528,993 277,929 (572,763) (171,318) (236,726) 1,049,632 gap before derivative
Derivatif: Derivatives:
- Cross currency swap 102,773 19,270 - - (102,773) (19,270) - - - - Cross currency swap -
Jumlah selisih bunga Total interest repricing
setelah derivatif 345,409 151 - - 1,426,220 258,659 (572,763) (171,318) (236,726) 1,049,632 gap after derivative
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan sensitivitas The table below shows the sensitivity of the
laba bersih Perseroan pada tanggal Company’s net income to movement of interest
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 rates as at 30 September 2024 and
atas perubahan tingkat suku bunga yaitu: 31 December 2023:
Pengaruh terhadap laba bersih/
Impact to net income
Peningkatan/ Penurunan/
Increase by Decrease by
1% 1%
30 September 2024 1,752 (1,752) 30 September 2024
31 Desember 2023 2,684 (2,684) 31 December 2023
Proyeksi di atas mengasumsikan bahwa The projection assumes that the change in
perubahan tingkat suku bunga telah terjadi interest rate had occured at the reporting date
pada tanggal pelaporan dan telah and had been applied to the exposure to
diperhitungkan dalam perhitungan eksposur interest rate risk for both derivative and
atas risiko tingkat suku bunga baik untuk non-derivative financial instruments.
instrumen keuangan derivatif maupun
nonderivatif yang dimiliki pada tanggal
tersebut.
Halaman -5/87-Page
Page 95
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
26. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 26. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko pasar (lanjutan) a. Market risk (continued)
Risiko nilai tukar mata uang asing Foreign exchange risk
Perseroan rentan terhadap risiko nilai tukar The Company is exposed to foreign exchange
mata uang asing yang timbul dari eksposur risk arising from US Dollar. Foreign exchange
mata uang Dolar AS. Risiko nilai tukar mata risk arises when future commercial
uang asing timbul ketika transaksi komersial transactions or recognised assets or liabilities
masa depan atau aset dan liabilitas yang diakui are denominated in a currency that is not the
didenominasikan dalam mata uang yang entity’s functional currency. The risk is
bukan mata uang fungsional. Risiko diukur measured using cash flow forecasts with
dengan menggunakan perkiraan atas arus kas sensitivity analysis.
dengan analisis sensitivitas.
Kebijakan manajemen risiko Perseroan adalah The Company’s risk management policy is to
melindungi nilai arus kas yang diantisipasi hedge 100% borrowings in US Dollar hedge
100% dari nilai pinjaman dalam Dolar AS untuk accounting purposes.
tujuan akuntansi lindung nilai.
Tabel dibawah ini mengikhtisarkan aset The table below summarises the Company’s
keuangan dan liabilitas keuangan Perseroan financial assets and liabilities exposure to
terhadap risiko nilai tukar mata uang asing. foreign exchange rate risk.
Dolar AS/US Dollar
(dalam ribuan/in thousand)
30 September/ 31 Desember/
September 2024 December 2023
ASET ASSETS
Kas dan kas di bank 223 362 Cash and cash in banks
Piutang sewa pembiayaan 372 1,174 Finance lease receivables
Jumlah aset 595 1,536 Total assets
LIABILITAS LIABILITIES
Utang lain - lain Other payables and
dan akrual 146 333 accrued expenses
Pinjaman yang diterima Borrowings
- Pinjaman yang Borrowings -
diterima - kotor 15,000 8,958 - gross
- Pinjaman yang dilindung nilai (14,583) (7,917) Hedged borrowings -
Pinjaman yang
diterima - bersih 417 1,042 Borrowings - net
Jumlah liabilitas 563 1,375 Total liabilities
Bersih 32 161 Net
Perseroan tidak memiliki eksposur aset dan The Company has no significant exposure to
liabilitas keuangan dalam mata uang asing financial assets and liabilities denominated in
yang signifikan, sehingga perubahan nilai tukar foreign currency, therefore movement in
mata uang asing tidak memiliki efek yang foreign exchange rate has no significant effect
signifikan terhadap laba bersih Perseroan. to the Company’s net income.
Halaman -5/88-Page
Page 96
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
26. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 26. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
b. Risiko kredit b. Credit risk
Perseroan menghadapi risiko pembiayaan, The Company is exposed to credit risk mainly
terutama berasal dari ketidakmampuan from the defaulting customers. Improper
nasabah untuk membayar kembali assessment on customer’s credit worthiness
pembiayaan yang diberikan. Risiko ini terjadi and collection management will trigger the
jika kelayakan nasabah dan piutang credit risk. The Company applies prudent
pembiayaan tidak dikelola dengan baik. credit acceptance policies, perform ongoing
Perseroan menerapkan kebijakan pemberian credit portfolio monitoring as well as
kredit berdasarkan prinsip kehati-hatian, managing the collection of customer financing
melakukan pengawasan portofolio kredit receivables in order to minimise the credit risk
secara berkesinambungan dan melakukan exposure.
pengelolaan atas penagihan angsuran untuk
meminimalisasi risiko kredit.
Pengukuran risiko kredit Credit risk measurement
Kualitas kredit dari aset keuangan baik yang The credit quality of financial assets that are
belum jatuh tempo atau tidak mengalami neither past due nor impaired can be assessed
penurunan nilai dapat dinilai dengan mengacu by historical information about counterparty
pada informasi historis mengenai tingkat gagal default rates.
bayar debitur.
Estimasi terhadap eksposur kredit adalah The estimation of credit exposure is complex
proses yang kompleks dan memerlukan and requires the use of models, as the value of
penggunaan model, dimana nilai dari suatu a product varies with changes in market
produk bervariasi tergantung dengan variables, expected cash flows and the
perubahan pada variabel-variabel pasar, arus passage of time. The assessment of credit risk
kas masa depan dan rentang waktu. Penilaian of a portfolio of assets entails further
risiko kredit atas suatu portofolio aset estimations as to the likelihood of defaults
memerlukan estimasi-estimasi, seperti occurring, of the associated loss ratios and of
kemungkinan terjadinya wanprestasi, rasio default correlations between counterparties.
kerugian dan korelasi wanprestasi antar
rekanan.
Penyisihan kerugian berdasarkan POJK The loss allowance based on POJK
No. 35/POJK.05/2018 pada tanggal No. 35/POJK.05/2018 as at
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 30 September 2024 and 31 December 2023
ditetapkan sebagai berikut untuk piutang was determined as follows for financing
pembiayaan: receivables:
30 September/September 2024
Dalam
perhatian
khusus/ Kurang Jumlah/Total
Lancar/ Special lancar/ Diragukan/ Macet/
Current mention Substandard Doubtful Loss
Piutang sewa Finance lease
pembiayaan 260,919 15,478 141 3,254 - 279,792 receivables
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 43,843 7,246 964 10 - 52,063 receivables
Piutang pembiayaan Working capital financing
Modal usaha 6 - - - - 6 receivables
Tagihan anjak piutang 3,891 52 - - - 3,943 Factoring receivables
308,659 22,776 1,105 3,264 - 335,804
31 Desember/December 2023
Dalam
perhatian
khusus/ Kurang Jumlah/Total
Lancar/ Special lancar/ Diragukan/ Macet/
Current mention Substandard Doubtful Loss
Piutang sewa Finance lease
pembiayaan 245,005 22,201 31 616 - 267,853 receivables
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 36,426 5,959 152 - - 42,537 receivables
Tagihan anjak piutang 3,892 - - - - 3,892 Factoring receivables
285,323 28,160 183 616 - 314,282
Halaman -5/89-Page
Page 97
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
26. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 26. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
b. Risiko kredit (lanjutan) b. Credit risk (continued)
Pengukuran risiko kredit (lanjutan) Credit risk measurement (continued)
Saldo akhir penyisihan kerugian piutang usaha The ending balance of loss allowances for
dan piutang dengan perhatian khusus pada trade receivables and receivables with special
tanggal 30 September 2024 direkonsiliasi attention as at 30 September 2024 reconcile to
dengan penyisihan kerugian awal sebagai the opening loss allowances as follows:
berikut:
30 September/ 31 Desember/
September 2024 December 2023
Penyisihan kerugian awal pada Opening loss allowance as at
1 Januari 314,287 267,398 1 January
Peningkatan penyisihan kerugian Increase in loan loss allowance
pinjaman yang diakui dalam laporan recognised in profit or loss during
laba rugi selama periode tersebut 33,428 53,644 the year as uncollectible
Piutang dihapuskan sepanjang tahun Receivables written off during
sebagai tidak tertagih (13,818) (27,300) the year as uncollectible
Pemulihan 10,294 20,545 Recovery
Pada akhir periode pelaporan 344,191 314,287 At the end of reporting date
Piutang pembiayaan dan pembiayaan Financing receivables and consumer financing
konsumen dihapuskan jika tidak ada are written off when there is no reasonable
ekspektasi pemulihan yang wajar. Indikator expectation of recovery. Indicators that there is
bahwa tidak ada ekspektasi pemulihan yang no reasonable expectation of recovery include,
wajar mencakup, antara lain, kegagalan amongst others, the failure of a debtor to
debitur untuk melaksanakan rencana engage in a repayment plan with the Company,
pelunasan utang pada Perseroan, dan and a failure to make contractual payments for
kegagalan melakukan pembayaran kontraktual a period of greater than 180 days past due.
untuk jangka waktu lebih dari 180 hari lewat
jatuh tempo.
Kerugian penurunan nilai piutang pembiayaan Impairment losses on financing receivables are
disajikan sebagai kerugian penurunan nilai presented as net impairment losses within
bersih dalam laba operasi. Pemulihan operating profit. Subsequent recoveries of
selanjutnya dari jumlah yang dihapuskan amounts previously written off are credited
sebelumnya dikreditkan ke item baris yang against the same line item.
sama.
Perseroan menerapkan berbagai kebijakan The Company implements a range of policies
dan praktik untuk memitigasi risiko kredit. and practices to mitigate credit risk. The most
Praktik yang umum dilakukan adalah dengan common practice to mitigate this risk is by
meminta jaminan. Perseroan menerapkan requiring collateral. The Company implements
berbagai panduan atas jenis-jenis jaminan guidelines on the acceptability of specific
yang dapat diterima dalam rangka memitigasi classes of collateral for credit risk mitigation.
risiko kredit.
Perseroan dalam menghitung kerugian The Company in calculating impairment losses
penurunan nilai atas grup pelanggan yang for customer groups whose portfolios are ever
portofolionya pernah masuk dalam portofolio included in the silver project portfolio, will be
silver project, akan langsung dikategorikan immediately categorised into stage
kedalam perhitungan tahap 3. Pengkategorian 3 calculations. This categorisation is carried out
tersebut dilakukan Perseroan untuk memitigasi by the Company to mitigate credit risk due to
risiko kredit karena adanya kerugian historis historical losses that were recorded from the
yang sempat dibukukan dari grup pelanggan silver project customer group.
silver project.
Halaman -5/90-Page
Page 98
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
26. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 26. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
b. Risiko kredit (lanjutan) b. Credit risk (continued)
Pengukuran risiko kredit (lanjutan) Credit risk measurement (continued)
Manajemen percaya akan kemampuannya Management is confident in its ability to
untuk mengendalikan dan memelihara continue to control and sustain minimal
eksposur risiko kredit pada tingkat yang exposure of credit risk to the Company based
minimum berdasarkan hal-hal sebagai berikut: on the following:
- Perseroan telah membentuk penyisihan - The Company have provided sufficient
kerugian penurunan nilai yang memadai allowance for impairment losses to cover
untuk menutupi kemungkinan kerugian incurred losses arising from uncollectible
atas tidak tertagihnya piutang tersebut receivables based on existing historical
berdasarkan data historis kerugian yang loss.
ada.
- Sewa pembiayaan, pembiayaan - Finance leases, consumer financing,
konsumen, pembiayaan modal usaha dan working capital financing and factoring
tagihan anjak piutang, yang merupakan receivables which represent the biggest
portofolio terbesar dilindungi dengan portfolio, are secured by sufficient
jaminan yang mencukupi. collaterals.
Berdasarkan kualitas aset keuangan Based on quality of financial assets
Dalam proses penentuan kualitas kredit, The Company’s credit quality determination
Perseroan membedakan eksposur untuk processes differentiate exposures in order to
menentukan eksposur mana yang memiliki highlight those with greater risk factors and
faktor risiko lebih besar dan tingkat kerugian higher potential severity of loss. The credit
potensial yang lebih tinggi. Kualitas kredit quality for each financial asset is reviewed
setiap aset keuangan ditelaah secara berkala regularly and any amendments are
dan perubahannya diimplementasikan secara implemented in a timely manner.
tepat waktu.
Tabel berikut ini menyajikan aset keuangan The following table presents the financial
berdasarkan tahapan sesuai PSAK 109: assets based on stage in accordance with
SFAS 109:
30 September/September 2024
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
ASET ASSETS
Cash and cash
Kas dan kas di bank 224,913 - - 224,913 equivalents
Piutang sewa Finance lease
pembiayaan 6,026,191 6,194 317,421 6,349,806 receivables
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 790,965 5,989 15,865 812,819 receivables
Piutang pembiayaan Working capital financing
modal usaha 316 - - 316 receivables
Tagihan anjak piutang 199,112 686 - 199,798 Factoring receivables
Aset derivatif 1,223 - - 1,223 Derivative assets
Piutang lain-lain 41,834 - 135,779 177,613 Other receivables
Jumlah aset 7,284,554 12,869 469,065 7,766,488 Total assets
Dikurangi: Less:
Penyisihan kerugian Allowance for
Penurunan nilai (463,631) impairment losses
7,302,857
31 Desember/December 2023
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
ASET ASSETS
Cash and cash
Kas dan kas di bank 344,293 - - 344,293 equivalents
Piutang sewa Finance lease
pembiayaan 5,021,278 3,172 241,179 5,265,629 receivables
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 545,808 3,261 12,015 561,084 receivables
Tagihan anjak piutang 136,233 - - 136,233 Factoring receivables
Aset derivatif 7,841 - - 7,841 Derivative assets
Piutang lain-lain 30,940 - - 30,940 Other receivables
Jumlah aset 6,086,393 6,433 372,644 6,465,470 Total assets
Dikurangi: Less:
Penyisihan kerugian Allowance for
Penurunan nilai (433,727) impairment losses
6,031,743
Halaman -5/91-Page
Page 99
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
26. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 26. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
b. Risiko kredit (lanjutan) b. Credit risk (continued)
Berdasarkan kualitas aset keuangan (lanjutan) Based on quality of financial assets (continued)
Analisis kualitas piutang pembiayaan yang An analysis of financing receivables quality
diberikan berdasarkan POJK No. based on POJK No. 35/POJK.05/2018 on
35/POJK.05/2018 tanggal 30 September 2024 30 September 2024 and 31 December 2023 is
dan 31 Desember 2023 adalah sebagai set out below:
berikut:
30 September/September 2024
Dalam perhatian
Lancar/ khusus/ Kurang lancar/ Diragukan/ Macet/
Current Special mention Substandard Doubtful Loss Jumlah/Total
Piutang sewa Finance lease
pembiayaan 6,266,476 69,698 935 12,697 - 6,349,806 receivables
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 789,860 20,767 1,784 408 - 812,819 receivables
Piutang pembiayaan Working capital financing
Modal usaha 316 - - - - 316 receivables
Tagihan anjak piutang 199,112 686 - - - 199,798 Factoring receivables
7,255,764 91,151 2,720 13,104 - 7,362,739
31 Desember/December 2023
Dalam perhatian
Lancar/ khusus/ Kurang lancar/ Diragukan/ Macet/
Current Special mention Substandard Doubtful Loss Jumlah/Total
Piutang sewa Finance lease
pembiayaan 5,191,156 72,284 574 1,615 - 5,265,629 receivables
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 538,620 22,003 452 8 - 561,084 receivables
Tagihan anjak piutang 136,233 - - - - 136,233 Factoring receivables
5,866,009 94,287 1,026 1,623 - 5,962,946
c. Risiko likuiditas c. Liquidity risk
Risiko likuiditas timbul jika Perseroan Liquidity risk arises in situations where the
mengalami kesulitan dalam mendapatkan Company has difficulties in obtaining funding.
sumber pendanaan. Risiko likuiditas dapat Liquidity risk also arises from situations in
juga berupa ketidaksesuaian atas jangka which the Company has a mismatch between
waktu sumber dana yang dimiliki dengan the maturity of its funding and the maturity of
jangka waktu pembiayaan. Perseroan its consumer financing receivables. The
melakukan evaluasi dan menelaah struktur Company evaluates and reviews its balance
laporan posisi keuangan dan melakukan sheet structure, by analysing and measuring
analisis serta pengukuran risiko likuiditas. liquidity risk.
Tabel jatuh tempo berikut ini menyajikan The maturity table below provide information
informasi mengenai perkiraan jatuh tempo dari about maturities on a contractual undiscounted
liabilitas sesuai kontrak menjadi arus kas tidak cashflows of liabilities as at
didiskontokan pada tanggal 30 September 2024 and 31 December 2023.
30 September 2024 dan 31 Desember 2023.
30 September/September 2024
Kurang dari Lebih dari 3
satu tahun/ tahun/
Less than 1-2 2-3 More than 3 Jumlah/
one year tahun/years tahun/years years Total
LIABILITAS LIABILITIES
Pinjaman
yang diterima 2,150,083 882,091 364,204 52,473 3,448,851 Borrowings
Utang lain-lain, Other payables,
liabilitas sewa, lease liabilities, and
dan biaya akrual 210,152 - - - 210,152 accrued expenses
Utang obligasi 961,772 988,125 597,000 259,063 2,805,960 Bonds payable
Jumlah liabilitas 3,322,007 1,870,216 961,204 311,536 6,464,963 Total liabilities
Instrumen derivatif 3,693 4,042 1,777 - 9,512 Derivative instrument
Halaman -5/92-Page
Page 100
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
26. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 26. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
c. Risiko likuiditas (lanjutan) c. Liquidity risk (continued)
Tabel jatuh tempo berikut ini menyajikan The maturity table below provide information
informasi mengenai perkiraan jatuh tempo dari about maturities on a contractual undiscounted
liabilitas sesuai kontrak menjadi arus kas tidak cashflows of liabilities as at
didiskontokan pada tanggal 30 September 2024 and 31 December 2023.
30 September 2024 dan 31 December 2023. (continued)
(lanjutan)
31 Desember/December 2023
Kurang dari Lebih dari 3
satu tahun/ tahun/
Less than 1-2 2-3 More than 3 Jumlah/
one year tahun/years tahun/years years Total
LIABILITAS LIABILITIES
Pinjaman
yang diterima 1,545,079 970,628 280,918 1,934 2,798,559 Borrowings
Utang lain-lain, Other payables,
liabilitas sewa, lease liabilities, and
dan biaya akrual 269,686 737 526 - 270,949 accrued expenses
Utang obligasi 478,967 702,275 933,875 18,125 2,133,242 Bonds payable
Jumlah liabilitas 2,293,732 1,673,640 1,215,319 20,059 5,202,750 Total liabilities
Instrumen derivatif 6,816 1,025 - - 7,841 Derivative instrument
d. Risiko permodalan d. Capital risk
Tujuan Perseroan dalam mengelola The Company’s objectives when managing
permodalannya adalah untuk menjaga capital are to safeguard the Company’s ability
kelangsungan usaha Perseroan untuk dapat to continue as a going concern in order to
memberikan hasil kepada pemegang saham provide returns for shareholders and benefits
dan manfaat kepada stakeholders lainnya dan for other stakeholders and to maintain an
memelihara optimalisasi struktur permodalan optimal capital structure to reduce the cost of
untuk mengurangi biaya modal capital.
(cost of capital).
Dalam rangka memelihara atau menyesuaikan In order to maintain or adjust the capital
struktur permodalan, Perseroan dapat structure, the Company may adjust the amount
menyesuaikan jumlah dividen yang dibayarkan of dividends paid to shareholders, return capital
kepada pemegang saham, imbal hasil modal to shareholders or issue new shares to reduce
kepada pemegang saham atau menerbitkan debt.
saham baru untuk mengurangi pinjaman.
Konsisten dengan pelaku industri lainnya, Consistent with others in the industry, the
Perseroan memonitor permodalan Company monitors capital on the basis of the
berdasarkan gearing ratio. Rasio ini dihitung gearing ratio. This ratio is calculated as debt
dari pinjaman (termasuk utang obligasi) dibagi (including bonds payable) divided by total
dengan jumlah modal. Jumlah modal diambil capital. Total capital is calculated as ‘equity’ as
dari ekuitas yang tercantum dalam laporan shown in the statement of financial position.
posisi keuangan.
Halaman -5/93-Page
Page 101
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
26. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 26. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
d. Risiko permodalan (lanjutan) d. Capital risk (continued)
Berdasarkan peraturan yang berlaku, jumlah Based on the prevailing regulation, the
maksimum gearing ratio adalah sebesar 10 kali maximum gearing ratio is 10 times from total
dari total modal (tidak diaudit). capital (unaudited).
30 September/ 31 Desember/
September 2024 December 2023
Pinjaman Debt
- Pinjaman yang diterima 3,250,397 2,615,575 Borrowings -
- Utang obligasi 2,500,000 2,100,000 Bonds payable -
Jumlah pinjaman 5,750,397 4,715,575 Total debt
Jumlah modal 1,238,644 1,082,495 Total capital
Gearing ratio 4.6 kali/times 4.4 kali/times Gearing ratio
e. Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan e. Fair value of financial assets and liabilities
Aset dan liabilitas keuangan yang diukur pada Financial assets and liabilities measured at fair
nilai wajar menggunakan hierarki nilai wajar value using the fair value hierarchy as follows:
sebagai berikut:
a. Tingkat 1 a. Level 1
Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam Quoted prices (unadjusted) in active
pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang markets for identical assets or liabilities;
identik;
b. Tingkat 2 b. Level 2
Input selain harga kuotasian yang termasuk Inputs other than quoted prices included
dalam tingkat 1 yang dapat diobservasi within level 1 that are observable for the
untuk aset atau liabilitas, baik secara assets or liabilities, either directly (that is,
langsung (misalnya harga) maupun tidak as prices) or indirectly (that is, derived
langsung (misalnya derivasi harga); dan from prices); and
c. Tingkat 3 c. Level 3
Input untuk aset atau liabilitas yang bukan Inputs for the assets or liabilities that are
berdasarkan data pasar yang dapat not based on observable market data
diobservasi (input yang tidak dapat (unobservable inputs).
diobservasi).
Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 As at 30 September 2024 and 31 December
Desember 2023, aset dan liabilitas keuangan 2023, financial assets and liabilities measured
yang diukur pada nilai wajar diukur dengan at fair value based on the following fair value
menggunakan hierarki nilai wajar sebagai hierarchy:
berikut:
30 September/September 2024
Nilai tercatat/
Carrying Tingkat 1/ Tingkat 2/ Tingkat 3/ Nilai wajar/
Value Level1 Level 2 Level 3 Fair value
Aset Assets
Aset derivatif 1,223 - 1,223 - 1,223 Derivative assets
Liabilitas Liabilities
Liabilitas derivatif 9,237 - 9,237 - 9,237 Derivative liabilities
31 Desember/December 2023
Nilai tercatat/
Carrying Tingkat 1/ Tingkat 2/ Tingkat 3/ Nilai wajar/
Value Level1 Level 2 Level 3 Fair value
Aset Assets
Aset derivatif 7,841 - 7,841 - 7,841 Derivative assets
Liabilitas Liabilities
Liabilitas derivatif - - - - - Derivative liabilities
Halaman -5/94-Page
Page 102
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
26. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 26. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
e. Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan e. Fair value of financial assets and liabilities
(lanjutan) (continued)
Tabel di bawah ini menggambarkan nilai The table below sets out the carrying amounts
tercatat dan nilai wajar dari instrumen and fair value of those financial instruments
keuangan yang tidak diukur dalam nilai wajar which are not measured at fair value on the
yang tersaji di laporan posisi keuangan Company’s statements of financial positions:
Perseroan:
30 September/September 2024
Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Carrying value Fair value
Aset keuangan: Financial assets:
Kas dan kas di bank 224,913 224,913 Cash and cash in banks
Piutang sewa Finance lease
pembiayaan 6,070,013 5,917,133 receivables
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 760,756 745,426 receivables
Piutang pembiayaan Working capital financing
modal usaha 310 310 receivables
Tagihan anjak piutang 195,855 195,855 Factoring receivables
Piutang lain-lain 49,787 48,682 Other receivables
Aset lain-lain 925 473 Other assets
Liabilitas keuangan: Financial liabilities:
Utang lain-lain, Other payables,
liabilitas sewa, dan lease liabilities, and
biaya akrual 210,152 210,152 accrued expenses
Pinjaman yang diterima
- bersih 3,247,130 3,162,212 Borrowings - net
Utang obligasi - bersih 2,493,431 2,511,614 Bonds payable - net
31 Desember/December 2023
Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Carrying value Fair value
Aset keuangan: Financial assets:
Kas dan kas di bank 344,293 344,293 Cash and cash in banks
Piutang sewa Finance lease
pembiayaan 4,997,775 4,851,127 receivables
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 518,546 512,393 receivables
Tagihan anjak piutang 132,337 132,337 Factoring receivables
Piutang lain-lain 30,949 30,328 Other receivables
Aset lain-lain 925 462 Other assets
Liabilitas keuangan: Financial liabilities:
Utang lain-lain, Other payables,
liabilitas sewa, dan lease liabilities, and
biaya akrual 270,490 242,819 accrued expenses
Pinjaman yang diterima
- bersih 2,610,383 2,540,720 Borrowings - net
Utang obligasi - bersih 2,093,862 2,077,876 Bonds payable – net
Kas dan kas di bank Cash & cash in banks
Estimasi nilai wajar dari kas dan kas di bank For estimated fair value of cash and cash
dikarenakan jatuh temponya dibawah satu equivalent, since the maturity is below one
tahun, nilai tercatat merupakan perkiraan yang year, the carrying value is a reasonable
layak atas nilai wajarnya. approximation of fair value.
Halaman -5/95-Page
Page 103
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
26. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 26. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
e. Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan e. Fair value of financial assets and liabilities
(lanjutan) (continued)
Piutang sewa pembiayaan, piutang Finance lease receivables, consumer
pembiayaan konsumen, anjak piutang, dan financing receivables, factoring, and
pembiayaan modal usaha working capital financing receivables
Nilai wajar dari piutang sewa pembiayaan, The fair value of finance lease receivables,
piutang pembiayaan konsumen, anjak piutang, consumer financing receivables, factoring, and
dan pembiayaan modal usaha diestimasi working capital financing receivables are
menggunakan diskonto arus kas, dengan estimated by using discounted cash flows
mengacu pada rata-rata tertimbang dari tingkat applying weighted average market rates
suku bunga pasar yang diberikan Perseroan offered by the Company at statements of
untuk aset keuangan yang memiliki financial position date for financial assets that
karakteristik yang sama dengan aset have similar characteristics with the above
keuangan tersebut pada tanggal laporan posisi mentioned financial assets (level 3 - fair value
keuangan (tingkat 3 - hierarki nilai wajar). hierarchy).
Piutang lain-lain Other receivables
Termasuk di dalam piutang lain-lain adalah Included in other receivables are employee
piutang karyawan yang nilai wajarnya dinilai loans which the fair value is estimated by using
menggunakan tingkat suku bunga yang interest rate applied by Astra Group Company
digunakan oleh Grup Perseroan Astra (tingkat (level 3 - fair value hierarchy). For receivable
3 - hierarki nilai wajar). Sehubungan dengan from BTN, the carrying value approximate the
tagihan kepada BTN, nilai tercatat merupakan fair value based on Directors’ assessment of
perkiraan atas nilai wajarnya berdasarkan similar past customers recoveries from other
kajian dari Direksi atas ketertagihan dari banks (level 3 - fair value hierarchy).
nasabah lain yang serupa yang diperoleh dari
bank lain (tingkat 3 - hierarki nilai wajar).
Utang obligasi Bonds payable
Nilai wajar obligasi diestimasi menggunakan The fair value of bonds are estimated by using
nilai kuotasi pasar terakhir (tingkat 2 – hierarki the last quoted market price (level 2 – fair value
nilai wajar). hierarchy).
Pinjaman yang diterima Borrowings
Nilai wajar pinjaman yang diterima diestimasi The fair value of borrowings is estimated by
menggunakan diskonto arus kas, dengan using discounted cash flows applying weighted
mengacu pada rata-rata tertimbang dari tingkat average market rates offered by the Company
suku bunga pasar yang diberikan Perseroan at statements of financial position date for
untuk liabilitas keuangan yang memiliki financial liabilities that have similar
karakteristik yang sama dengan liabilitas characteristics with the above mentioned
keuangan tersebut pada tanggal laporan posisi financial liabilities (level 3 - fair value hierarchy).
keuangan (tingkat 3 - hierarki nilai wajar).
Utang lain-lain dan biaya akrual Other payables and accrued expenses
Estimasi nilai wajar dari utang lain-lain dan For estimated fair value of other payables and
biaya akrual dikarenakan jatuh temponya di accrued expenses, since the maturity is below
bawah satu tahun, nilai tercatat merupakan one year, the carrying value is a reasonable
perkiraan yang layak atas nilai wajarnya. approximation of fair value.
Halaman -5/96-Page
Page 104
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
27. LABA PER SAHAM DASAR DAN DILUSIAN 27. BASIC AND DILUTIVE EARNINGS PER
SHARE
Laba per saham dasar Basic earnings per share
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi Basic earnings per share is calculated by dividing
laba bersih pemegang saham dengan rata-rata the net profit attributable to shareholders by the
tertimbang saham biasa yang beredar pada tahun weighted average number of ordinary shares
yang bersangkutan. outstanding during the year.
30 September/ 30 September/
September 2024 September 2023
Laba bersih yang tersedia Net profit attributable to
bagi pemegang saham 157,494 116,420 shareholders
Rata-rata tertimbang saham Weighted average number
biasa yang beredar(dalam of ordinary share on
jutaan) (termasuk dana issue (in millions) (including
setoran modal) 575 575 capital paid in advance)
Laba per saham dasar Basic earnings per share
(nilai penuh) 274 203 (full amount)
Laba per saham dilusian Diluted earnings per share
Dalam perhitungan laba bersih per saham dilusian Diluted earnings per share is calculated by
jumlah rata-rata tertimbang jumlah yang beredar adjusting the weighted average number of ordinary
disesuaikan dengan asumsi bahwa semua efek shares outstanding to assume conversion of all
berpotensi saham biasa yang sifatnya dilutif potential dilutive ordinary shares.
dikonversi.
Pada tanggal 30 September 2024 dan As at 30 September 2024 and 31 December 2023,
31 Desember 2023, Perseroan tidak memiliki the Company has no potential dilutive shares.
potensi saham yang bersifat dilutif.
28. REKONSILIASI AKTIVITAS PENDANAAN 28. NET FINANCING ACTIVITIES
BERSIH RECONCILIATION
Rekonsiliasi dari aktivitas pendanaan adalah Reconciliation from financing activities are as
sebagai berikut: follows:
30 September/September 2024
Perubahan non kas/
Non-cash changes
Pergerakan
Pergerakan beban
valuta asing/ transaksi/
Saldo awal/ Movement of Changes in Saldo akhir/
Beginning Arus kas/ foreign transaction Ending
balance Cashflow exchange *) cost balance
Pinjaman yang diterima 2,610,383 678,824 (44,002) 1,925 3,247,130 Borrowings
Utang obligasi 2,093,862 400,000 - (431) 2,493,431 Bond payables
Liabilitas sewa 2,154 (1,265) - 1,677 2,566 Lease liabilities
Total liabilities
Jumlah liabilitas dari from financing
aktivitas pendanaan 4,706,399 1,077,559 (44,002) 3,171 5,743,127 activities
Halaman -5/97-Page
Page 105
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
28. REKONSILIASI AKTIVITAS PENDANAAN 28. NET FINANCING ACTIVITIES
BERSIH (lanjutan) RECONCILIATION (continued)
Rekonsiliasi dari aktivitas pendanaan adalah Reconciliation from financing activities are as
sebagai berikut: (lanjutan) follows: (continued)
31 Desember/December 2023
Perubahan non kas/
Non-cash changes
Pergerakan
Pergerakan beban
valuta asing/ transaksi/
Saldo awal/ Movement of Changes in Saldo akhir/
Beginning Arus kas/ foreign transaction Ending
balance Cashflow exchange *) cost balance
Pinjaman yang diterima 3,111,305 (493,402) (11,946) 4,426 2,610,383 Borrowings
Utang obligasi 745,899 1,350,000 - (2,037) 2,093,862 Bond payables
Liabilitas sewa 815 (1,269) - 2,608 2,154 Lease liabilities
Total liabilities
Jumlah liabilitas dari from financing
aktivitas pendanaan 3,858,019 855,329 (11,946) 4,997 4,706,399 activities
*) Perseroan telah menerapkan kebijakan lindung nilai untuk *) The Company has applied hedging policy for significant portion
sebagian besar pinjaman yang diterima dalam mata uang of borrowings denominated in foreign currencies with floating
asing dan memiliki tingkat suku bunga mengambang (lihat interest rates (refer to Note 10).
Catatan 10).
29. PERJANJIAN KERJASAMA 29. COOPERATION AGREEMENTS
PT Bank Permata Tbk (“Permata”) PT Bank Permata Tbk (“Permata”)
Pada tanggal 25 Maret 2009, Perseroan On 25 March 2009, the Company entered into a
mengadakan perjanjian Pelaksanaan Jasa Post-Dated Cheque (PDC) Intake Service
Layanan Pengambilan Post-Dated Cheque (PDC) Agreement with Permata and its last amendment
dengan Permata dan telah dilakukan perubahan was on 4 April 2018. This agreement will expire if
perjanjian terakhir pada tanggal 4 April 2018. one of the party terminate this agreement through
Perjanjian ini akan berakhir apabila terdapat a written notification.
penghentian dari salah satu pihak secara tertulis.
Pada tanggal 28 Juni 2010, Perseroan On 28 June 2010, the Company entered into
mengadakan perjanjian kerjasama layanan produk Virtual Account Services agreement with Permata.
perbankan berupa Virtual Account dengan This agreement will expire if one of the party
Permata. Perjanjian ini akan berakhir apabila terminate this agreement through a written
terdapat penghentian dari salah satu pihak secara notification.
tertulis.
Pada tanggal 1 Mei 2013, Perseroan mengadakan On 1 May 2013, the Company entered into Mass
Perjanjian Kerjasama Penggunaan Layanan Bank Payment Transactions agreement with Permata.
untuk melakukan Transaksi Pembayaran Masal This agreement will expire if one of the party
dengan Permata. Perjanjian ini akan berakhir terminate this agreement through a written
apabila terdapat penghentian dari salah satu pihak notification.
secara tertulis.
PT United Tractors Tbk (“UT”) PT United Tractors Tbk (“UT”)
Pada tanggal 11 April 2014, Perseroan On 11 April 2014, the Company entered into a
mengadakan perjanjian kerjasama dengan UT cooperation agreement with UT to provide an
untuk memberikan fasilitas pembiayaan alat berat interesting and competitive financing facility of
yang menarik dan kompetitif kepada pelanggan heavy equipments in the form of New Generation
dalam bentuk Fasilitas New Generation dan telah and its last amendment was on 26 July 2016. This
dilakukan perubahan perjanjian terakhir pada agreement will expire if one of the party terminate
tanggal 26 Juli 2016. Perjanjian ini akan berakhir this agreement through a written notification.
sampai jika ada penghentian dari salah satu pihak
secara tertulis.
Halaman -5/98-Page
Page 106
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
29. PERJANJIAN KERJASAMA (lanjutan) 29. COOPERATION AGREEMENTS (continued)
PT United Tractors Tbk (“UT”) (lanjutan) PT United Tractors Tbk (“UT”) (continued)
Pada tanggal 12 Mei 2016, Perseroan mengadakan On 12 May 2016, the Company entered into a
perjanjian kerjasama dengan UT untuk cooperation agreement with UT to provide an
memberikan fasilitas pembiayaan alat berat yang interesting and competitive financing facility of
menarik dan kompetitif kepada pelanggan dalam heavy equipments in the form of G 16 Facility. This
bentuk Fasilitas G 16. Perjanjian ini akan berakhir agreement will expire if one of the party terminate
sampai jika ada penghentian dari salah satu pihak this agreement through a written notification.
secara tertulis.
Pada tanggal 11 September 2019, Perseroan On 11 September 2019, the Company entered into
mengadakan perjanjian kerjasama dengan UT a cooperation agreement with UT to provide an
untuk memberikan fasilitas pembiayaan suku interesting and competitive financing facility of
cadang dan/atau layanan perbaikan dan spare part and/or maintenance service and after
pemeliharaan (purna jual) bagi pelanggan dalam sales for customers in the form of Product Support
bentuk Fasilitas Pembiayaan Product Support. Financing. This agreement will expire if one of the
Perjanjian ini akan berakhir sampai jika ada party terminate this agreement through a written
penghentian dari salah satu pihak secara tertulis. notification.
Pada tanggal 24 Februari 2020, Perseroan On 24 February 2020, the Company entered into
mengadakan kesepakatan bersama dengan UT mutual agreement with UT to provide an interesting
untuk memberikan fasilitas pembiayaan atas alat and competitive financing facility of heavy
berat Komatsu Hydraulic Excavator PC210 bagi equipment Komatsu Hydraulic Excavator PC210
pelanggan dalam bentuk Fasilitas Paket for customers in the form of UT-PC210 Financing
UT-PC210. Perjanjian ini akan berakhir sampai jika Facility. This agreement will expire if one of the
ada penghentian dari salah satu pihak secara party terminate this agreement through a written
tertulis. notification.
On 17 November 2021, the Company entered into
Pada tanggal 17 November 2021, Perseroan cooperation agreement with UT to provide an
mengadakan perjanjian kerjasama dengan UT interesting and competitive financing facility of
untuk memberikan fasilitas pembiayaan atas alat heavy equipment for customers engaged in
berat bagi pelanggan yang bergerak di bidang bauxite mining business sector in the form of
usaha pertambangan bauksit dalam bentuk Bauxite Package Financing Facility. This
Fasilitas Pembiayaan Paket Bauksit. Perjanjian ini agreement will expire if one of the party terminate
akan berakhir sampai jika ada penghentian dari this agreement through a written notification.
salah satu pihak secara tertulis.
Pada tanggal 17 Oktober 2023, Perseroan On 17 October 2023, the Company entered into
mengadakan perjanjian kerjasama dengan UT cooperation agreement with UT to provide a
untuk memberikan fasilitas pembiayaan financing facility related to General Overhaul
sehubungan dengan kebutuhan pelaksanaan activities of heavy equipment for customers in the
General Overhaul atas alat berat bagi pelanggan form of General Overhaul Financing Facility. This
dalam bentuk Fasilitas Pembiayaan General agreement will expire if one of the party terminate
Overhaul. Perjanjian ini akan berakhir sampai jika this agreement through a written notification.
ada penghentian dari salah satu pihak secara
tertulis.
PT Serasi Autoraya PT Serasi Autoraya
Pada tanggal 26 Januari 2010, Perseroan On 26 January 2010, the Company entered into a
mengadakan kerjasama pengadaan sejumlah procurement of cars for operational and employee
mobil untuk kebutuhan operasional maupun needs with PT Serasi Autoraya. This agreement
karyawan Perseroan dengan PT Serasi Autoraya. will expire if one of the party terminate this
Perjanjian ini akan berakhir sesuai tanggal periode agreement through a written notification.
sewa yang tercantum dalam lampiran perjanjian.
PT Pamapersada Nusantara PT Pamapersada Nusantara
Pada tanggal 16 April 2019, Perseroan dan On 16 April 2019, The Company has entered into
PT Pamapersada Nusantara telah a mutual agreement with PT Pamapersada
menandatangani kesepakatan bersama untuk Nusantara to offer factoring financing facility in
memberikan fasilitas pembiayaan anjak piutang the form of PAMA Factoring Facility. This
bagi pelanggan dalam bentuk Fasilitas agreement will expire if one of the party terminate
Pembiayaan Factoring PAMA. Perjanjian ini akan this agreement through a written notification.
berakhir sampai jika ada penghentian dari salah
satu pihak secara tertulis.
Halaman -5/99-Page
Page 107
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
29. PERJANJIAN KERJASAMA (lanjutan) 29. COOPERATION AGREEMENTS (continued)
PT Astra International Tbk – UD Trucks Sales PT Astra International Tbk – UD Trucks Sales
Operation Operation
Pada tanggal 28 November 2019, Perseroan dan On 28 November 2019, The Company entered
PT Astra International Tbk – UD Trucks Sales into a cooperation agreement with
Operation telah menandatangani perjanjian kerja PT Astra International Tbk – UD Trucks Sales
sama untuk memberikan fasilitas pembiayaan bagi Operation to offer financing facility for customers
pelanggan dalam bentuk Fasilitas Pembiayaan in the form of Vehicle Financing Facility. This
Kendaraan Bermotor. Perjanjian ini akan berakhir agreement will be expired if one of the party
sampai jika ada penghentian dari salah satu pihak terminate this agremeent through a written
secara tertulis. notification.
PT Astra Graphia Tbk
PT Astra Graphia Tbk
Pada tanggal 11 Juni 2019, Perseroan dan PT
Astra Graphia Tbk telah menandatangani On 11 June 2019, The Company entered into a
perjanjian kerja sama untuk memberikan fasilitas cooperation agreement with PT Astra Graphia Tbk
pembiayaan bagi pelanggan. Perjanjian ini akan to offer financing facility for customers. This
berakhir sampai jika ada penghentian dari salah agreement will be expired if one of the party
satu pihak secara tertulis. terminate this agreement through a written
notification.
PT Astra International Tbk – Isuzu Sales PT Astra International Tbk – Isuzu Sales
Operation Operation
Pada tanggal 9 April 2020, Perseroan dan On 9 April 2020, The Company entered into a
PT Astra International Tbk – Isuzu Sales Operation cooperation agreement with
telah menandatangani perjanjian kerja sama untuk PT Astra International Tbk – Isuzu Sales
memberikan fasilitas pembiayaan bagi pelanggan Operation to offer financing facility for customers
dalam bentuk Fasilitas Pembiayaan Kendaraan in the form of Vehicle Financing Facility. This
Bermotor. Perjanjian ini akan berakhir sampai jika agreement will be expired if one of the party
ada penghentian dari salah satu pihak secara terminate this agremeent through a written
tertulis. notification.
PT Astra WeLab Digital Arta PT Astra WeLab Digital Arta
Pada tanggal 31 Agustus 2020, Perseroan dan On 31 August 2020, The Company entered into
PT Astra WeLab Digital Arta telah menandatangani a cooperation agreement with PT Astra WeLab
perjanjian kerja sama untuk menjalin kerja sama Digital Arta regarding financing cooperation
pembiayaan penerusan (channelling) dengan through channelling financing to offer financing
menyalurkan pembiayaan kepada debitur. facility for customers. This agreement will be
Perjanjian kerja sama ini akan berakhir sampai jika expired if one of the party terminate this
ada penghentian dari salah satu pihak secara agreement through a written notification.
tertulis.
PT Asuransi Astra Buana PT Asuransi Astra Buana
Pada tanggal 2 Oktober 2020, Perseroan telah On 2 October 2020, the Company has entered
melakukan kontrak dengan PT Asuransi Astra an agreement with PT Asuransi Astra Buana to
Buana, pihak berelasi, untuk mengasuransikan insure the financing receivables from the
piutang pembiayaan dari bisnis pembiayaan channelling business with
penerusan dengan PT Astra Welab Digital Arta. PT Astra WeLab Digital Arta.
PT Serasi Logistics Indonesia PT Serasi Logistics Indonesia
Pada tanggal 2 Maret 2020, Perseroan dan On 2 March 2020, The Company has entered
PT Serasi Logistics Indonesia telah into a mutual agreement with PT Serasi Logistics
menandatangani kesepakatan bersama untuk Indonesia to offer factoring financing facility in the
memberikan fasilitas anjak piutang bagi pelanggan form of SELOG Factoring Facility. This
dalam bentuk Fasilitas Pembiayaan Factoring agreement will expire if one of the party terminate
SELOG. Perjanjian ini akan berakhir sampai jika this agreement through a written notification.
ada penghentian dari salah satu pihak secara
tertulis.
Halaman -5/100-Page
Page 108
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
29. PERJANJIAN KERJASAMA (lanjutan) 29. COOPERATION AGREEMENTS (continued)
PT Astra Agro Lestari Tbk PT Astra Agro Lestari Tbk
Pada tanggal 1 Maret 2021, Perseroan dan On 1 March 2021, The Company has entered
PT Astra Agro Lestari Tbk telah menandatangani into a cooperation agreement with PT Astra Agro
perjanjian kerjasama untuk memberikan fasilitas Lestari Tbk to offer fertilizer financing facility for
pembiayaan atas pupuk bagi mitra prioritas dalam priority customers in the form of Fertilizer
bentuk Program Fasilitas Pembiayaan Pupuk. Financing Facility Program. This agreement will
Perjanjian ini akan berakhir sampai jika ada expire if one of the party terminate this
penghentian dari salah satu pihak secara tertulis. agreement through a written notification.
PT Kalimantan Prima Persada PT Kalimantan Prima Persada
Pada tanggal 26 Maret 2021, Perseroan dan On 26 March 2021, The Company has entered
PT Kalimantan Prima Persada telah into a cooperation agreement with
menandatangani perjanjian kerjasama untuk PT Kalimantan Prima Persada to offer factoring
memberikan fasilitas pembiayaan anjak piutang financing facility in the form of KPP Factoring
bagi pelanggan dalam bentuk Fasilitas Facility. This agreement will expire if one of the
Pembiayaan Factoring KPP. Perjanjian ini akan party terminate this agreement through a written
berakhir sampai jika ada penghentian dari salah notification.
satu pihak secara tertulis.
PT Harmoni Mitra Utama PT Harmoni Mitra Utama
Pada tanggal 22 September 2021, Perseroan dan On 22 September 2021, The Company entered
PT Harmoni Mitra Utama telah telah into a cooperation agreement with PT Harmoni
menandatangani perjanjian kerja sama untuk Mitra Utama Perseroan to offer factoring
memberikan fasilitas pembiayaan anjak piutang financing facility for customers. This agreement
bagi pelanggan. Perjanjian ini akan berakhir sampai will expire if one of the party terminate this
jika ada penghentian dari salah satu pihak secara agreement through a written notification.
tertulis.
PT Bina Pertiwi PT Bina Pertiwi
Pada tanggal 5 Januari 2021, Perseroan On 5 January 2021, the Company entered into a
mengadakan perjanjian kerjasama dengan cooperation agreement with PT Bina Pertiwi to
PT Bina Pertiwi untuk memberikan fasilitas provide an interesting and competitive financing
pembiayaan suku cadang dan/atau layanan facility of spare part and/or maintenance service
perbaikan dan pemeliharaan (purna jual) bagi and after sales for customers in the form of Product
pelanggan dalam bentuk Fasilitas Pembiayaan Support Financing. This agreement will expire if
Product Support. Perjanjian ini akan berakhir one of the party terminate this agreement through
sampai jika ada penghentian dari salah satu pihak a written notification.
secara tertulis.
PT Patria Maritime Lines PT Patria Maritime Lines
Pada tanggal 21 Desember 2021, Perseroan dan On 21 December 2021, The Company has
PT Patria Maritime Lines telah menandatangani entered into a mutual agreement with
kesepakatan bersama untuk memberikan fasilitas PT Patria Maritime Lines to offer factoring
anjak piutang bagi pelanggan dalam bentuk financing facility for customers. This agreement
Fasilitas Pembiayaan Factoring. Perjanjian ini will expire if one of the party terminate this
akan berakhir sampai jika ada penghentian dari agreement through a written notification.
salah satu pihak secara tertulis.
PT United Tractors Pandu Engineering PT United Tractors Pandu Engineering
Pada tanggal 27 August 2021, Perseroan On 27 August 2021, The Company entered into a
mengadakan perjanjian kerjasama dengan PT cooperation agreement with PT United Tractors
United Tractors Pandu Engineering untuk Pandu Engineering to provide an interesting and
memberikan fasilitas pembiayaan suku cadang competitive financing facility of spare part and/or
dan/atau layanan perbaikan dan pemeliharaan maintenance service and after sales for customers
(purna jual) bagi pelanggan dalam bentuk Fasilitas in the form of Product Support Financing. This
Pembiayaan Product Support. Perjanjian ini akan agreement will expire if one of the party terminate
berakhir sampai jika ada penghentian dari salah this agreement through a written notification.
satu pihak secara tertulis.
Halaman -5/101-Page
Page 109
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
29. PERJANJIAN KERJASAMA (lanjutan) 29. COOPERATION AGREEMENTS (continued)
PT Traktor Nusantara PT Traktor Nusantara
Pada tanggal 21 April 2022, Perseroan On 21 April 2022, the Company entered into a
mengadakan perjanjian kerjasama dengan cooperation agreement with PT Traktor Nusantara
PT Traktor Nusantara untuk memberikan fasilitas to provide an interesting and competitive financing
pembiayaan alat berat yang menarik dan facility of heavy equipments. This agreement will
kompetitif kepada pelanggan. Perjanjian ini akan expire if one of the party terminate this agreement
berakhir sampai jika ada penghentian dari salah through a written notification.
satu pihak secara tertulis.
PT Patria Maritim Perkasa PT Patria Maritim Perkasa
Pada tanggal 21 Desember 2022, Perseroan dan On 21 December 2022, The Company has entered
PT Patria Maritim Perkasa telah menandatangani into a mutual agreement with PT Patria Maritim
kesepakatan bersama untuk memberikan fasilitas Perkasa to offer factoring financing facility in the
pembiayaan anjak piutang bagi pelanggan dalam form of PMP Factoring Facility. This agreement will
bentuk Fasilitas Pembiayaan Factoring PMP. expire if one of the party terminate this agreement
Perjanjian ini akan berakhir sampai jika ada through a written notification.
penghentian dari salah satu pihak secara tertulis.
PT Bank Jago Tbk PT Bank Jago Tbk
Pada tanggal 26 September 2024, Perseroan dan On 26 September 2024, the Company has entered
PT Bank Jago Tbk telah menandatangani into a cooperation agreement in a form of joint
perjanjian kerja sama pembiayaan bersama (joint financing agreement to offer financing facility for
financing) untuk menyalurkan pembiayaan kepada customers. This agreement is valid for 3 (three)
pelanggan. Perjanjian kerja sama berlaku selama 3 years since the signing date of the cooperation
(tiga) tahun sejak ditandatanganinya perjanjian agreement.
kerja sama.
30. KASUS LITIGASI 30. LITIGATION CASE
Perseroan mengajukan gugatan hukum perdata The Company has filed a civil lawsuit which was
yang telah didaftarkan di Pengadilan Negeri registered at the Central Jakarta District Court on
Jakarta Pusat pada tanggal 14 March 2017 related to the Company’s funds
14 Maret 2017 terkait dengan dana Perseroan amounting to Rp 110,000 at one of the national
sebesar Rp 110.000 pada salah satu bank banks (the “Bank”) which had not been
nasional (“Bank”) yang belum dapat ditarik kembali withdrawn by the Company. The Bank informed
oleh Perseroan. Bank menginformasikan bahwa that the funds become the object of investigation
dana tersebut menjadi objek investigasi pihak yang by the authorities on the alleged criminal offense
berwenang terkait dugaan tindak pidana of forgery and/or money laundering.
pemalsuan dan/atau tindak pidana pencucian
uang.
Berdasarkan gugatan tersebut, pada tanggal Based on the civil claim, on 12 September 2017,
12 September 2017, Pengadilan Negeri Jakarta the Central Jakarta District Court
Pusat mengeluarkan putusan nomor issued its verdict number
154/PDT.G/2017/PN.JKT.PST yang mengatakan 154/PDT.G/2017/PN.JKT.PST which stated that
bahwa eksepsi dari Bank tidak dapat diterima serta the exception from the Bank is not acceptable
gugatan Perseroan tidak dapat diterima. and also that the civil claim of the Company is
also not acceptable.
Halaman -5/102-Page
Page 110
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
30. KASUS LITIGASI (lanjutan) 30. LITIGATION CASE (continued)
Atas putusan tersebut, Bank telah mengajukan For this decision, the Bank has submitted an
banding kepada Pengadilan Tinggi Jakarta dan appeal to the DKI Jakarta High Court and on
pada tanggal 7 Juni 2018, Pengadilan Tinggi 7 June 2018, the DKI Jakarta High Court through
Jakarta melalui putusan Nomor Decision Number 170/PDT/2018/PT.DKI
170/PDT/2018/PT.DKI memutuskan untuk decided to grant the appeal filed by the Bank and
mengabulkan banding yang diajukan oleh Bank confirmed the Decision of the Jakarta Pusat
dan menegaskan putusan Pengadilan Negeri District Court.
Jakarta Pusat.
Bank kemudian mengajukan permohonan Kasasi The Bank then submitted a Cassation application
atas Putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta for the Decision of the DKI Jakarta High Court
tersebut yang telah diterima dan terdaftar di which was received and registered with the
Mahkamah Agung Republik Indonesia pada Supreme Court of the Republic of Indonesia on
tanggal 8 Agustus 2018. Atas permohonan Kasasi 8 August 2018. Upon the request for Cassation,
tersebut, Mahkamah Agung Republik Indonesia the Supreme Court of the Republic of Indonesia
melalui Putusan Nomor 3556 K/Pdt/2018 through Decision Number 3556 K/Pdt/2018
tertanggal 30 Januari 2019 memutuskan untuk dated 30 January 2019 decided to grant the
mengabulkan permohonan Kasasi dari Bank dan cassation request from the Bank and the
gugatan Perseroan dinyatakan ditolak.. Company's lawsuit was rejected.
Atas Putusan Kasasi tersebut, Perseroan telah Based on the Cassation decision, the Company
mengajukan permohonan Peninjauan Kembali ke has submitted an application for Judicial Review
Mahkamah Agung Republik Indonesia pada to the Supreme Court of the Republic of
tanggal 3 Oktober 2019. Berdasarkan permohonan Indonesia on 3 October 2019. Based on the
Peninjauan Kembali tersebut, Mahkamah Agung request for Judicial Review, the Supreme Court
Republik Indonesia telah mengeluarkan Putusan of the Republic of Indonesia has issued Decision
Nomor 342 PK/Pdt/2020 tertanggal 18 Februari Number 342 PK/Pdt/2020 dated
2021 yang baru disampaikan kepada Kuasa 18 February 2021 which has just been submitted
Hukum Perseroan pada 17 September 2021 yang to the Company's Attorney on
menyatakan bahwa permohonan Peninjauan 17 September 2021, which stated that the
Kembali Perseroan dikabulkan, membatalkan application for Judicial Review of the Company
Putusan Mahkamah Agung Nomor 3556 was granted, canceled the Supreme Court's
K/Pdt/2018 tanggal 30 Januari 2019, dan Decision Number 3556 K/Pdt/2018 dated
menyatakan gugatan Perseroan tidak dapat 30 January 2019 and stated that the Company's
diterima. lawsuit was inadmissable.
Pada 17 Juli 2023, Perseroan melalui kuasa On 17 July 2023, the Company through its Legal
hukumnya telah mengajukan gugatan baru Attorney has filed a new lawsuit against the Bank
terhadap Bank di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat at Central Jakarta District Court and registered
dan terdaftar dengan Nomor Perkara with Case Number 452/Pdt.G/2023.PN.Jkt.Pst.
452/Pdt.G/2023.PN.Jkt.Pst. Terhadap gugatan Regarding to this lawsuit, Central Jakarta
tersebut, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat telah Disctrict Court has issued a decision stating that
mengeluarkan putusan yang menyatakan bahwa Company’s lawsuit is rejected.
gugatan Perseroan ditolak.
Atas putusan tersebut, Perseroan mengajukan Based on that decision, the Company submitted
upaya hukum banding ke Pengadilan Tinggi an appeal to the DKI Jakarta High Court on
Jakarta pada tanggal 31 Mei 2024 dengan Nomor 31 May 2024 with Case Number
Perkara 941/PDT/PT.DKI. Terhadap putusan 941/PDT/PT.DKI. Regarding this decision, the
tersebut, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta telah DKI Jakarta High Court issued a decision dated
mengeluarkan putusan tertanggal 24 Juli 2024 24 July 2024 stating that the Company's appeal
yang menyatakan bahwa pengajuan banding was accepted and confirmed the Decision of the
Perseroan diterima dan menegaskan Putusan Central Jakarta District Court Number
Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 452/Pdt.G/2023.PN.Jkt.Pst.
452/Pdt.G/2023.PN.Jkt.Pst.
Terhadap putusan banding tersebut, Perseroan Regarding the appeal decision, the Company
melalui melalui kuasa hukumnya telah mengajukan through its attorney has submitted a cassation
upaya hukum kasasi tertanggal 5 Agustus 2024 ke legal action dated 5 August 2024 to the Supreme
Mahkamah Agung Republik Indonesia. Sampai Court of the Republic of Indonesia. To date,
dengan saat ini, SANF masih menunggu putusan SANF is still waiting for the Petition of Cassation
Kasasi dari Mahkamah Agung Republik Indonesia. decision from the Supreme Court of Republic
Indonesia.
Halaman -5/103-Page
Page 111
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 SEPTEMBER 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. RASIO KEUANGAN BERDASARKAN REGULASI 31. FINANCIAL RATIOS BASED ON OJK
OJK REGULATION
Berdasarkan POJK No. 35/POJK.05/2018 tanggal Based on POJK No. 35/POJK.05/2018 dated
31 Desember 2018 tentang Penyelenggaraan 31 December 2018 regarding the Organisation of
Usaha Perusahaan Pembiayaan, Perseroan Financial Company Business, the Company is
diharuskan untuk memenuhi sejumlah rasio required to comply with several financial ratios.
keuangan tertentu. Rasio keuangan tersebut These financial ratios are calculated based on
dihitung berdasarkan POJK No. 35/POJK.05/2018 POJK No. 35/POJK.05/2018 and may not be
dan mungkin tidak sesuai dengan Standar Akuntansi consistent with Indonesian Financial Accounting
Keuangan di Indonesia. Berikut ini adalah beberapa Standards. The following are some of the financial
rasio keuangan berdasarkan Peraturan OJK: ratios based on OJK Regulation: (unaudited)
(tidak diaudit)
30
September/ 31 Desember/
September December
2024 2023
Financing to asset ratio 95.06% 92.44% Financing to asset ratio
Rasio saldo piutang pembiayaan neto
terhadap total pendanaan yang diterima 128.03% 119.79% Net financing receivables to funding ratio
Rasio saldo piutang pembiayaan untuk pembiayaan Net financing receivables for investment
investasi dan modal kerja dibandingkan dengan working capital financing to total
total saldo piutang pembiayaan 100.00% 99.99% financing receivables ratio
Rasio piutang pembiayaan bermasalah (NPF) - kotor 0.22% 0.08% Non-performing financing ratio (NPF) - gross
Rasio permodalan 31.67% 33.81% Capital ratio
Rasio ekuitas terhadap modal disetor 215.46% 188.30% Equity to paid up capital ratio
Berdasarkan rasio-rasio tersebut, Perseroan Based on those ratios, the Company have
memiliki tingkat kesehatan keuangan sangat sehat financial health level of very healthy and gearing
dan gearing ratio dibawah 10 kali per ratio below 10 times as at 30 September 2024.
30 September 2024.
Halaman -5/104-Page
Names mentioned 63 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE CATATAN ATAS
p.8 ×65
unresolved
org
PT Sangga Loka Subur
p.8 ×2
unresolved
person
Notarial Notaris Nyonya Rukmasanti Hardjasatya
p.8 ×3
unresolved
org
Minister of Justice
p.8
unresolved
org
Central Jakarta District Court
p.8
unresolved
person
Benny Benny Kristianto
p.8
unresolved
person
Kristianto
p.8
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi
p.8
unresolved
org
Minister of Law and Human Rights
p.8
unresolved
person
Akta Notaris Wiwik Condro
p.8 ×2
unresolved
org
Financial Services Authority
p.8 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.8
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Indonesia
p.9
unresolved
org
PT Sedaya Multi Investama
p.9 ×2
unresolved
org
Jardine Matheson Holdings Limited
p.9
unresolved
org
Holdings Limited
p.9
unresolved
person
Eduardus Paulus Supit
· Anggota
p.11 ×2
unresolved
person
Lukito Dewandaya
· Anggota
p.11
unresolved
person
Theresia S. Nayuti
· Anggota
p.11
unresolved
org
Bapepam
p.12 ×6
unresolved
org
Bapepam-LK
p.12 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.15 ×3
unresolved
org
PT Surya
p.25
unresolved
org
PT Surya Cakra Anugerah Nusantara
p.25
unresolved
org
Dana Pensiun Astra
p.34 ×2
unresolved
org
PT Bank ANZ Indonesia
p.45 ×13
unresolved
person
Kus Cahyono
p.62
unresolved
org
KJPP Rekan
p.62
unresolved
org
PT Asuransi Astra Buana
p.63
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.