Back to announcement
20241030_CCSI_Laporan Informasi dan Fakta Material_31750726_lamp1.pdf
Other Text extracted CCSISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 17
Page 1
INFORMASI PENTING SEHUBUNGAN DENGAN
PENAMBAHAN MODAL DALAM RANGKA PENERBITAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU I
KEPADA PEMEGANG SAHAM (“INFORMASI PENTING”)
OTORITAS JASA KEUANGAN (“OJK”) TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN ISI INFORMASI
PENTING INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.
INFORMASI INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI DENGAN PIHAK YANG
KOMPETEN.
PT COMMUNICATION CABLE SYSTEMS INDONESIA TBK (“PERSEROAN”) BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI, FAKTA, DATA ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN
PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM INFORMASI PENTING INI.
PT COMMUNICATION CABLE SYSTEMS INDONESIA TBK
Kegiatan Usaha Utama:
Bergerak dalam industri pembuatan kabel fiber optik
Berkedudukan di Jakarta Barat
Kantor Pusat: Pabrik:
Grand Slipi Tower Lantai 45 KIEC Kav. E3, Jl. Eropa II
Jl. Letjen S. Parman Kav. 22-24 Cilegon 42435, Banten
Palmerah, Jakarta Barat 11480
Telepon: (021) 29865963, Faksimili: (021) 29865984
Website: www.ccsi.co.id
Email: corsec@ccsi.co.id
PENAMBAHAN MODAL DENGAN MEMBERIKAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU I
(“PMHMETD I”)
Perseroan menawarkan sebanyak-banyaknya sebesar 133.333.333 (seratus tiga puluh tiga juta tiga ratus tiga puluh tiga ribu tiga ratus tiga puluh tiga) Saham Baru atau sekitar
10,00% (sepuluh koma nol nol persen) dari jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh setelah PMHMETD I dengan nilai nominal Rp100,- (seratus Rupiah) setiap
saham (“Saham HMETD”). Setiap pemegang 9 (sembilan) Saham Lama yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (“DPS”) pada tanggal 6 Januari 2025 pukul
16.00 WIB berhak atas sebanyak 1 (satu) HMETD, dimana setiap 1 (satu) HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 (satu) Saham Baru dengan
Harga Pelaksanaan Rp383,- (tiga ratus delapan puluh tiga Rupiah), yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan pemesanan pelaksanaan HMETD. Jumlah dana yang akan
diterima oleh Perseroan dalam PMHMETD I ini adalah sebanyak-banyaknya sebesar Rp51.066.666.539,- (lima puluh satu miliar enam puluh enam juta enam ratus enam
puluh enam ribu lima ratus tiga puluh sembilan Rupiah).
Berdasarkan Surat Pernyataan tanggal 23 Oktober 2024, PT Grahatama Kreasibaru ("GK”) selaku pemegang saham 39,22% (tiga puluh sembilan koma dua dua persen)
menyatakan tidak akan melaksanakan seluruh HMETD yang akan diterima dan menjadi haknya berdasarkan proporsi kepemilikan sahamnya dalam Perseroan, yaitu sejumlah
52.302.284 (lima puluh dua juta tiga ratus dua ribu dua ratus delapan puluh empat) HMETD.
Berdasarkan Surat Pernyataan tanggal 28 Oktober, PT Saptadaya Bumitama Persada ("SBP”) selaku pemegang saham 20,39% (dua puluh koma tiga Sembilan persen)
menyatakan tidak akan melaksanakan seluruh HMETD, yang akan diterima dan menjadi haknya berdasarkan proporsi kepemilikan sahamnya dalam Perseroan, yaitu sejumlah
27.182.190 (dua puluh tujuh juta seratus delapan puluh dua ribu seratus sembilan puluh) HMETD.
Berdasarkan Surat Pernyataan tanggal 24 Oktober 2024, PT Lingkar Matra (“LM”) selaku pemegang saham 20,39% (dua puluh koma tiga Sembilan persen) menyatakan tidak
akan melaksanakan seluruh HMETD, yang akan diterima dan menjadi haknya berdasarkan proporsi kepemilikan sahamnya dalam Perseroan, yaitu sejumlah 27.182.190 (dua
puluh tujuh juta seratus delapan puluh dua ribu seratus sembilan puluh) HMETD.
Berdasarkan Surat Pernyataan tanggal 28 Oktober, Peter Djatmiko selaku pemegang saham 9,20% menyatakan tidak akan melaksanakan seluruh HMETD, yang akan diterima
dan menjadi haknya berdasarkan proporsi kepemilikan sahamnya dalam Perseroan, yaitu sejumlah 12.271.522 (dua belas juta dua ratus tujuh puluh satu ribu lima ratus dua
puluh dua) HMETD.
Jika Saham Baru yang ditawarkan dalam PMHMETD I ini tidak seluruhnya diambil atau dibeli oleh pemegang saham Perseroan atau Pemegang HMETD, maka sisanya akan
dialokasikan kepada Pemegang HMETD lainnya yang melakukan pemesanan lebih besar dari haknya secara proporsional berdasarkan atas jumlah HMETD yang telah
dilaksanakan oleh masing-masing pemegang saham yang meminta penambahan efek berdasarkan Harga Pelaksanaan.
Saham Hasil Pelaksanaan HMETD yang dikeluarkan dalam rangka PMHMETD I ini memiliki hak yang sama dan sederajat dalam segala hal dengan saham yang telah dikeluarkan
sebelumnya oleh Perseroan, termasuk hak atas dividen. Setiap HMETD dalam bentuk pecahan akan dibulatkan kebawah (round down). Dalam hal pemegang saham
mempunyai HMETD dalam bentuk pecahan, maka hak atas pecahan saham tersebut wajib dijual oleh Perseroan dan hasil penjualannya akan dimasukkan ke dalam rekening
Perseroan.
HMETD AKAN DICATATKAN DI PT BURSA EFEK INDONESIA (“BEI”) DAN DAPAT DIPERDAGANGKAN BAIK DI DALAM MAUPUN DI LUAR BEI SELAMA PERIODE
PERDAGANGAN HMETD MULAI TANGGAL 8 JANUARI 2025 SAMPAI DENGAN TANGGAL 14 JANUARI 2025, HMETD DAPAT DILAKSANAKAN SELAMA PERIODE
PERDAGANGAN HMETD DENGAN MENGAJUKAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN SAHAM. SAHAM YANG DITERBITKAN DARI HASIL PELAKSANAAN HMETD
DIKELUARKAN DARI PORTEPEL PERSEROAN DALAM RANGKA PMHMETD I. APABILA SAMPAI DENGAN BATAS WAKTU TANGGAL TERSEBUT HMETD YANG DIMILIKI OLEH
PEMEGANG SAHAM PERSEROAN TIDAK DILAKSANAKAN, MAKA HMETD TERSEBUT MENJADI TIDAK BERLAKU LAGI.
RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI OLEH PERSEROAN ADALAH RISIKO PERSEROAN DALAM MENGHADAPI PERANG HARGA DARI PRODUK KOMPETITOR. KETERANGAN
LEBIH LANJUT DAPAT DILIHAT PADA BAB VI FAKTOR RISIKO DALAM PROSPEKTUS.
RISIKO YANG MUNGKIN DIHADAPI INVESTOR ADALAH RISIKO HARGA DAN TIDAK LIKUIDNYA SAHAM YANG DITAWARKAN PADA PMHMETD I INI YANG DIPENGARUHI
OLEH KONDISI PASAR MODAL INDONESIA.
PENTING UNTUK DIPERHATIKAN
PEMEGANG SAHAM YANG TIDAK MELAKSANAKAN HAKNYA DALAM PMHMETD I AKAN MENGALAMI PENURUNAN PERSENTASE KEPEMILIKAN SAHAM (DILUSI) DALAM
JUMLAH YAITU MAKSIMUM SEBESAR 10,00% (SEPULUH KOMA NOL NOL PERSEN).
Informasi Penting ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 30 Oktober 2024
1
Page 2
JADWAL SEMENTARA
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa : 22 Maret 2024 Pencatatan HMETD di Bursa Efek Indonesia : 8 Januari 2025
Efektif Pernyataan Pendaftaran : 20 Desember 2024 Periode Perdagangan dan Pelaksanaan HMETD : 8 – 14 Januari 2025
Daftar Pemegang Saham yang Berhak Memperoleh HMETD : 6 Januari 2025 Periode Distribusi Saham Hasil HMETD : 10 – 16 Januari 2025
Cum-HMETD di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi : 2 Januari 2025 Akhir Pembayaran Pemesanan Saham Tambahan : 16 Januari 2025
Ex-HMETD di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi : 3 Januari 2025 Penjatahan Saham Tambahan : 17 Januari 2025
Cum-HMETD di Pasar Tunai : 6 Januari 2025 Distribusi Saham Hasil Penjatahan : 20 Januari 2025
Ex-HMETD di Pasar Tunai : 7 Januari 2025 Pengembalian Uang Pemesanan : 20 Januari 2025
Distribusi HMETD : 7 Januari 2025
PENAMBAHAN MODAL DENGAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU I
Ringkasan sruktur PMHMETD I Perseroan adalah sebagai berikut:
Jumlah saham : Sebanyak-banyaknya sebesar 133.333.333 (seratus tiga puluh tiga juta tiga ratus tiga
puluh tiga ribu tiga ratus tiga puluh tiga) Saham Baru.
Nilai nominal : Rp100,- (seratus Rupiah) untuk setiap saham.
Rasio HMETD atas saham : Setiap pemegang 9 (sembilan) Saham Lama yang namanya tercatat dalam DPS pada
tanggal 6 Januari 2024 pukul 16.00 WIB mempunyai 1 (satu) HMETD, dimana setiap 1
(satu) HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1
(satu) Saham Baru.
Harga pelaksanaan : Rp383,- (tiga ratus delapan puluh tiga Rupiah) untuk setiap saham.
Nilai emisi : Rp51.066.666.539,- (lima puluh satu miliar enam puluh enam juta enam ratus enam
puluh enam ribu lima ratus tiga puluh sembilan Rupiah).
Dilusi kepemilikan : Maksimum sebesar 10,00% (sepuluh koma nol nol persen) setelah PMHMETD I.
Pencatatan : PT Bursa Efek Indonesia (“BEI”).
Tanggal daftar pemegang saham : 6 Januari 2025
yang berhak atas HMETD
Tanggal pencatatan di BEI : 8 Januari 2025
Periode perdagangan dan : 8 – 14 Januari 2025
pelaksanaan HMETD
Dalam rangka pelaksanaan PMHMETD I, dan untuk memenuhi ketentuan POJK No. 15/2020, para Pemegang Saham Perseroan
telah menyetujui rencana penambahan modal dengan memberikan HMETD sesuai dengan Akta Berita Acara RUPSLB No. 181
tertanggal 22 Maret 2024, yang dibuat dihadapan Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi Jakarta
Barat.
STRUKTUR PERMODALAN PERSEROAN SEBELUM DAN SESUDAH PMHMETD I
Komposisi modal saham Perseroan dan susunan Pemegang Saham Perseroan berdasarkan (i) Akta No. 135 tanggal 21 Januari
2022; (ii) Laporan Kepemilikan Yang Mencapai 5% atau Lebih dari Saham Yang Diterbitkan Perseroan per tanggal 30 September
2024 yang dikeluarkan oleh Biro Administrasi Efek Perseroan; (iii) Laporan Perubahan Kepemilikan Saham No. 01/LM/X/2024
tanggal 21 Oktober 2024 dari PT Lingkar Matra ke OJK; dan (iv) Laporan Perubahan Kepemilikan Saham dari Mieke Santosa
tanggal 21 Oktober 2024, adalah sebagai berikut:
Nilai Nominal Rp100,- per saham
Keterangan
Jumlah Saham Nilai Nominal (Rp) %
Modal Dasar 3.200.000.000 320.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:
PT Grahatama Kreasibaru 470.720.563 47.072.056.300 39,22
PT Saptadaya Bumitama Persada 244.639.718 24.463.971.800 20,39
PT Lingkar Matra 244.639.718 24.463.971.800 20,39
Peter Djatmiko 110.443.700 11.044.370.000 9,20
Masyarakat 129.556.299 12.955.629.900 10,80
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 1.199.999.998 119.999.999.800 100,00
Portepel 2.000.000.002 200.000.000.200
Berikut di bawah ini adalah proforma struktur permodalan Perseroan dengan asumsi bahwa seluruh Pemegang Saham tidak
melaksanakan haknya untuk membeli Saham Baru dan Saham Baru diambil bagian seluruhnya oleh Pembeli Siaga:
Sebelum Pelaksanaan PMHMETD I Setelah Pelaksanaan PMHMETD I
Keterangan
Jumlah Saham Nilai Nominal (Rp) % Jumlah Saham Nilai Nominal (Rp) %
Modal Dasar 3.200.000.000 320.000.000.000 3.200.000.000 320.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:
PT Grahatama Kreasibaru 470.720.563 47.072.056.300 39,22 470.720.563 47.072.056.300 35,30%
PT Saptadaya Bumitama Persada 244.639.718 24.463.971.800 20,39 244.639.718 24.463.971.800 18,35%
PT Lingkar Matra 244.639.718 24.463.971.800 20,39 244.639.718 24.463.971.800 18,35%
2
Page 3
Sebelum Pelaksanaan PMHMETD I Setelah Pelaksanaan PMHMETD I
Keterangan
Jumlah Saham Nilai Nominal (Rp) % Jumlah Saham Nilai Nominal (Rp) %
Peter Djatmiko 110.443.700 11.044.370.000 9,20 110.443.700 11.044.370.000 8,28%
Masyarakat 129.556.299 12.955.629.900 10,80 129.556.299 12.955.629.900 9,72%
Pembeli Siaga - - - 133.333.333 13.333.333.300 10,00%
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor
Penuh 1.199.999.998 119.999.999.800 100,00 1.333.333.331 133.333.333.100 100,00%
Portepel 2.000.000.002 200.000.000.200 1.866.666.669 186.666.666.900
Berikut di bawah ini adalah proforma struktur permodalan Perseroan dengan asumsi bahwa seluruh Pemegang Saham tidak
melaksanakan haknya untuk membeli Saham Baru, kecuali Kepemilikan Masyarakat di bawah 5%, dan Pembeli Siaga
melaksanakan komitmennya untuk membeli Saham Baru:
Sebelum Pelaksanaan PMHMETD I Setelah Pelaksanaan PMHMETD I
Keterangan Jumlah Nilai Nominal Jumlah
% Nilai Nominal (Rp) %
Saham (Rp) Saham
Modal Dasar 3.200.000.000 320.000.000.000 3.200.000.000 320.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:
PT Grahatama Kreasibaru 470.720.563 47.072.056.300 39,23% 470.720.563 47.072.056.300 35,30%
PT Saptadaya Bumitama Persada 244.639.718 24.463.971.800 20,39% 244.639.718 24.463.971.800 18,35%
PT Lingkar Matra 244.639.718 24.463.971.800 20,39% 244.639.718 24.463.971.800 18,35%
Peter Djatmiko 110.443.700 11.044.370.000 9,20% 110.443.700 11.044.370.000 8,28%
Kepemilikan Masyarakat di bawah 5% 129.556.299 12.955.629.900 10,80% 143.951.446 14.395.144.600 10,80%
Pembeli Siaga 0 0 118.938.186 11.893.818.600 8,92%
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 1.199.999.998 119.999.999.800 100,00% 1.333.333.331 133.333.333.100 100,00%
Portepel 2.000.000.002 200.000.000.200 1.866.666.669 186.666.666.900
Keterangan selengkapnya mengenai PMHMETD I dapat dilihat pada Bab I Prospektus.
RENCANA PENGGUNAAN DANA
Dana yang diperoleh dari PMHMETD I ini setelah dikurangi oleh biaya-biaya emisi, seluruhnya akan digunakan untuk melunasi
utang bank Perseroan.
Keterangan selengkapnya mengenai penggunaan dana dapat dilihat pada Bab II Prospektus.
IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
Calon investor harus membaca ikhtisar data keuangan penting yang disajikan di bawah ini bersama dengan laporan keuangan
Perseroan beserta catatan atas laporan keuangan. Investor juga harus membaca Bab V Prospektus yang berjudul Analisis dan
Pembahasan oleh Manajemen.
Informasi keuangan yang disajikan di bawah ini diambil dari laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak tanggal
30 Juni 2024, 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022, serta untuk periode dan tahun-tahun yang berakhir pada tanggal-
tanggal tersebut. Laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak untuk tanggal 30 Juni 2024, 31 Desember 2023
dan 31 Desember 2022, disusun oleh manajemen Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia dan
disajikan dalam mata uang Rupiah, yang seluruhnya tercantum dalam Prospektus dan telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik
Joachim Adhi Piter Poltak & Rekan, auditor independen, berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik
Indonesia (“IAPI”) sebagaimana tercantum dalam laporan auditor independen No. 00110/2.1318/AU.1/04/0419-3/1/IX/2024
tertanggal 27 September 2024 yang ditandatangani oleh Joachim Sulistyo, CPA (Registrasi Akuntan Publik No. AP.0419). Laporan
auditor independen tersebut, yang juga tercantum dalam Prospektus, menyatakan opini wajar tanpa modifikasian.
LAPORAN POSISI KEUANGAN
(dalam ribuan Rupiah)
30 Juni 31 Desember
Keterangan
2024 2023 2022
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 30.893.743 15.981.542 14.013.364
Piutang usaha
Pihak ketiga – setelah dikurangi cadangan kerugian kredit
ekspektasian 39.036.916 67.375.337 73.013.407
Piutang lain-lain
Pihak ketiga 153 50.617 91.350
Persediaan 265.107.127 292.089.933 347.028.828
Uang Muka 12.570.739 33.293.583 42.840.942
Biaya dibayar di muka 1.709.409 1.899.714 1.711.435
Pajak dibayar di muka 10.075.108 14.130.857 14.261.936
Garansi Bank dan Deposit - - 2.052.103
3
Page 4
(dalam ribuan Rupiah)
30 Juni 31 Desember
Keterangan
2024 2023 2022
Jumlah Aset Lancar 359.393.194 424.821.582 495.013.365
ASET TIDAK LANCAR
Penyertaan saham - neto 5.739.365 33.176.286 39.131.004
Investasi pada ventura bersama 5.547.371 5.786.465 1.448.051
Aset tetap – setelah dikurangi akumulasi penyusutan 299.326.594 279.786.157 257.369.479
Aset tak berwujud 420.958 507.118 602.641
Aset pajak tangguhan 9.895.817 6.683.568 1.278.339
Garansi bank dan deposit 675.000 1.012.500 337.500
Jumlah Aset Tidak Lancar 321.605.105 327.132.094 300.167.013
JUMLAH ASET 680.998.299 751.953.677 795.180.378
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Pinjaman bank jangka pendek 57.920.096 114.624.053 135.520.644
Utang usaha – Pihak ketiga 110.655.374 109.351.945 139.645.074
Utang lain-lain 335.497 296.419 545.319
Utang pajak 199.364 574.055 795.975
Uang muka diterima 14.322.159 9.273.828 10.667.202
Beban masih harus dibayar 10.100.892 18.109.408 7.057.026
Bagian lancar laibilitas jangka panjang:
Pinjaman jangka panjang – pihak ketiga 10.886.647 7.202.131 2.970.000
Liabilitas sewa 1.278.359 1.248.030 3.323.416
Utang jangka panjang lainnya 3.500.000 3.500.000 3.500.000
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 209.198.388 264.179.869 304.024.658
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Pinjaman bank jangka panjang 45.625.100 49.076.823 14.850.000
Liabilitas sewa 15.168.494 15.823.875 22.180.921
Utang jangka panjang lainnya 583.333 2.333.333 5.833.333
Liabilitas imbalan kerja 11.507.929 11.306.772 11.300.457
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 72.884.856 78.540.803 54.164.712
JUMLAH LIABILITAS 282.083.244 342.720.672 358.189.369
EKUITAS
Modal saham
Modal dasar – 3.200.000.000 saham dengan nilai nominal
Rp100 per saham
Modal ditempatkan dan disetor – 1.200.000.000 saham 120.000.000 120.000.000 120.000.000
Tambahan modal disetor 137.780.973 137.780.973 137.780.973
Penghasilan komprehensif lain
Cadangan perubahan nilai wajar aset keuangan (2.784.445) (9.357.414) (3.402.696)
Surplus revaluasi aset tetap 55.566.432 57.751.338 64.291.348
Keuntungan (kerugian) aktuaria atas program imbalan pasti 960.559 399.083 (173.574)
Saldo laba
Ditentukan penggunaannya 400.000 400.000 300.000
Tidak ditentukan penggunaannya 86.990.914 102.258.376 118.194.958
Total Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik Entitas
Induk 398.914.433 409.232.356 436.991.009
Kepentingan Nonpengendali 622 648 -
JUMLAH EKUITAS 398.915.055 409.233.004 436.991.009
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 680.998.299 751.953.677 795.180.378
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
(dalam ribuan Rupiah)
30 Juni 31 Desember
Keterangan
2024 2023* 2023 2022
Pendapatan Neto 127.623.905 186.601.746 349.501.044 615.332.096
Beban Pokok Pendapatan (113.713.500) (164.079.284) (321.023.643) (495.933.419)
Laba bruto 13.910.405 22.522.462 28.477.401 119.398.677
Beban penjualan (3.615.306) (4.567.782) (10.807.225) (10.930.893)
Beban umum dan administrasi (13.630.234) (14.389.269) (34.339.272) (36.117.723)
Beban keuangan (5.322.500) (6.195.142) (13.776.179) (5.970.022)
Pendapatan (beban) lain-lain, neto (5.183.394) 4.750.638 2.321.933 (7.323.768)
Laba (Rugi) sebelum pajak (13.841.029) 2.120.907 (28.123.342) 59.056.271
Beban Pajak, neto
Pajak Kini - (1.083.921) - (14.530.445)
4
Page 5
(dalam ribuan Rupiah)
30 Juni 31 Desember
Keterangan
2024 2023* 2023 2022
Pajak tangguhan 3.190.613 (260) 5.746.748 (35.112)
Total beban pajak, neto 3.190.613 (1.084.181) 5.746.748 (14.565.557)
Laba (Rugi) bersih periode/tahun berjalan (10.650.416) 1.036.726 (22.376.594) 44.490.714
Penghasilan komprehensif lain
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
Cadangan perubahan nilai wajar aset keuangan (229.009) (14.603.237) (5.954.718) (3.402.696)
Pengukuran kembali atas program imbalan pasti 719.840 - 734.176 3.177.169
Pajak terkait (158.365) - (161.519) (698.977)
Total penghasilan komprehensif lain 332.467 (14.603.237) (5.382.061) (924.504)
Total laba (rugi) komprehensif periode/tahun
berjalan (10.317.949) (13.566.511) (27.758.655) 43.566.210
Laba (rugi) bersih tahun berjalan yang dapat
diatribusikan kepada:
Pemilik Entitas Induk (10.650.389) 1.036.726 (22.376.592) 44.490.714
Kepentingan nonpengendali (27) - (2) -
Total (10.650.416) 1.036.726 (22.376.594) 44.490.714
Jumlah laba (rugi) komprehensif yang dapat
diatribusikan kepada:
Pemilik Entitas Induk (10.317.922) (13.566.511) (27.758.653) 43.566.210
Kepentingan nonpengendali (27) - (2) -
Total (10.317.949) (13.566.511) (27.758.655) 43.566.210
Laba (rugi) bersih per saham dasar diatribusikan
kepada pemilik entitas induk (0,01) (0,02) (0,02) 0,04
*) Tidak Diaudit/ tidak di revieu
LAPORAN ARUS KAS
(dalam ribuan Rupiah)
30 Juni 31 Desember
Keterangan
2024 2023* 2023 2022
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan 161.010.657 202.618.830 353.745.740 584.328.100
Pembayaran kepada pemasok dan usaha lain-lain (73.082.047) (146.930.164) (248.986.324) (516.109.025)
Pembayaran kepada direksi dan karyawan (20.989.919) (25.848.895) (49.899.712) (62.904.983)
Pembayaran pajak penghasilan (5.612.762) (2.894.001) (5.637.250) (14.418.985)
Penerimaan bunga 136.024 44.585 110.169 77.678
Kas Neto Diperoleh Dari (Digunakan Untuk) Aktivitas
Operasi 61.461.953 26.990.355 49.332.622 (9.027.215)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Hasil penjualan investasi atas penyertaan saham 27.207.912 - - -
Investasi atas penyertaan saham - - - (42.533.700)
Investasi pada ventura bersama - - (4.301.160) (1.500.000)
Uang muka pembelian bersih aset tetap 19.111.036 (12.391.831) 7.421.649 (20.241.398)
Penambahan aset tetap (28.798.618) (15.511.155) (47.637.761) (45.421.105)
Hasil penjualan aset tetap 129.667 - 20.000 166.246
Penambahan aset takberwujud (31.032) (56.584) (121.050) (399.599)
Kas Neto Diperoleh Dari (Digunakan Untuk) Aktivitas
Investasi 17.618.964 (27.959.570) (44.618.322) (109.929.557)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Hasil dari pinjaman bank jangka pendek - 16.088.029 1.279.645 107.220.645
Pembayaran pinjaman bank jangka pendek (56.703.957) - (22.176.237) (11.706.514)
Hasil dari pinjaman bank jangka panjang 3.488.979 - 41.428.954 17.820.000
Pembayaran pinjaman bank jangka panjang (3.256.186) (742.500) (2.970.000) (3.908.573)
Penambahan liabilitas sewa - - - 24.219.546
Pembayaran dari liabilitas sewa (625.052) (777.706) (3.032.305) (1.862.268)
Pembayaran utang jangka panjang lainnya (1.750.000) (1.750.000) (3.500.000) (3.500.000)
Pembayaran beban keuangan (5.322.500) (6.195.142) (13.776.179) (5.970.022)
Pembayaran dividen tunai - - - (9.000.000)
Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan Untuk) Aktivitas
Pendanaan (64.168.716) 6.622.681 (2.746.122) 113.312.814
Kenaikan (Penurunan) Bersih Kas dan Setara Kas 14.912.201 5.653.466 1.968.178 (5.643.959)
Kas Dan Setara Kas Awal Tahun 15.981.542 14.013.364 14.013.364 19.657.323
5
Page 6
(dalam ribuan Rupiah)
30 Juni 31 Desember
Keterangan
2024 2023* 2023 2022
Kas dan setara Kas Akhir Tahun 30.893.743 19.666.830 15.981.542 14.013.364
*) Tidak Diaudit/ tidak direvieu
Rasio-Rasio Keuangan Penting
30 Juni 31 Desember
Keterangan
2024 2023 2023 2022
Rasio pertumbuhan aset (9,44)% (3,76)% (5,44)% 51,91%
Rasio pertumbuhan liabilitas (17,69)% (4,55)% (4,32)% 125,09%
Rasio pertumbuhan ekuitas (2,52)% (3,10)% (6,35)% 19,95%
Rasio pertumbuhan pendapatan (31,61)% (39,38)% (43,20)% 45,51%
Rasio pertumbuhan laba bersih periode / tahun
berjalan (1.127,31)% (96,16)% (150,29)% 14,86%
Rasio laba (rugi) terhadap aset (1,56)% 0,14% (2,98)% 5,60%
Rasio laba (rugi) terhadap ekuitas (2,67)% 0,24% (5,47)% 10,18%
Rasio laba (rugi) terhadap pendapatan (8,35)% 0,56% (6,40)% 7,23%
Rasio lancar 171,80% 162,49% 160,81% 162,82%
Rasio liabilitas terhadap ekuitas 70,71% 80,74% 83,75% 81,97%
Rasio liabilitas terhadap aset 41,42% 44,67% 45,58% 45,05%
ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN
Analisis dan pembahasan oleh manajemen atas kondisi keuangan serta hasil operasional Perseroan dalam bab ini harus dibaca
bersama-sama dengan ikhtisar data keuangan penting dan laporan keuangan Perseroan beserta catatan-catatan atas laporan
keuangan tersebut.
1. Analisis Laporan Laba Rugi
Pendapatan Neto
Perbandingan Pendapatan Neto untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dibandingkan dengan
periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023
Pendapatan Neto Perseroan untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 adalah sebesar
Rp127.623.905 ribu, menurun sebesar 31,61% atau Rp58.977.841 ribu bila dibandingkan dengan Pendapatan Neto pada periode
sebelumnya. Hal ini terutama disebabkan oleh menurunnya penjualan kabel secara keseluruhan.
Perbandingan Pendapatan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022
Pendapatan Neto Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp349.501.044 ribu,
menurun sebesar 43.20% atau Rp265.831.052 ribu dibandingkan Pendapatan Neto pada tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2022. Penurunan ini terjadi karena menurunnya penjualan kabel secara keseluruhan.
Beban Pokok Pendapatan
Perbandingan Beban Pokok Pendapatan untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dibandingkan
dengan periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023
Beban Pokok Pendapatan Perseroan untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 adalah sebesar
Rp113.713.500 ribu, menurun sebesar 30,70% atau Rp50.365.784 ribu bila dibandingkan dengan Beban Pokok Pendapatan pada
periode sebelumnya. Hal ini terutama disebabkan oleh seiring dengan penurunan pendapatan.
Perbandingan Beban Pokok Pendapatan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022
Beban Pokok Pendapatan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp321.023.643
ribu, menurun sebesar 35,27% atau Rp174.909.776 ribu dibandingkan Beban Pokok Pendapatan pada tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2022. Hal ini disebabkan oleh seiring dengan penurunan pendapatan.
6
Page 7
Laba Bruto
Perbandingan Laba Bruto untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dibandingkan dengan
periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023
Laba Bruto Perseroan untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 adalah sebesar Rp13.910.405 ribu,
mengalami penurunan sebesar 38,24% atau Rp8.612.057 ribu bila dibandingkan dengan Laba Bruto periode sebelumnya. Hal ini
disebabkan oleh menurunnya pendapatan.
Perbandingan Laba Kotor untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022
Laba Bruto Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp28.477.401 ribu, menurun
sebesar 76,14% atau Rp90.921.376 ribu dibandingkan Laba Bruto pada tahun 2022. Penurunan ini terjadi karena menurunnya
pendapatan.
Laba (rugi) sebelum manfaat (beban) pajak final dan pajak penghasilan
Perbandingan Laba (Rugi) Bersih Periode Berjalan untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024
dibandingkan dengan periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023
Rugi Bersih Periode Berjalan Perseroan untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 adalah sebesar
Rp10.650.416 ribu, meningkat sebesar 1.127,31% atau Rp11.687.142 ribu bila dibandingkan dengan Laba Bersih Periode Berjalan
di periode sebelumnya. Hal ini disebabkan oleh menurunnya pendapatan.
Perbandingan Laba (Rugi) Bersih Tahun Berjalan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan
dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022
Rugi Bersih Tahun Berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp22.376.594
ribu, meningkat sebesar 150,29% atau Rp66.867.308 ribu dibandingkan Laba Bersih Tahun Berjalan pada tahun 2022. Penurunan
ini disebabkan oleh menurunnya pendapatan.
Total Laba (Rugi) Komprehensif periode/tahun berjalan
Perbandingan Total Laba (Rugi) Komprehensif periode/tahun berjalan untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada
tanggal 30 Juni 2024 dibandingkan dengan periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023
Perseroan mencatatkan Total Rugi Komprehensif Periode Berjalan untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30
Juni 2024 sebesar Rp10.317.949 ribu, menurun sebesar 23,95% atau Rp3.248.562 ribu bila dibandingkan dengan Penghasilan
Komprehensif Lain periode sebelumnya. Hal ini disebabkan oleh menurunnya pendapatan.
Perbandingan Total Laba (Rugi) Komprehensif periode/tahun berjalan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2023 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022
Total Rugi Komprehensif Tahun Berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar
Rp27.758.655 ribu, menurun dari Laba Komprehensif Tahun Berjalan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022
yaitu sebesar Rp43.566.210 ribu. Penurunan terjadi karena menurunnya pendapatan.
2. Aset, Liabilitas Dan Ekuitas
Aset
Periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2023
Jumlah aset Perseroan pada tanggal 30 Juni 2024 adalah sebesar Rp680.998.299 ribu yang terdiri dari aset lancar sebesar
Rp359.393.194 ribu dan aset tidak lancar sebesar Rp321.605.105 ribu.
Aset lancar Perseroan pada tanggal 30 Juni 2024 mengalami penurunan signifikan sebesar Rp65.428.388 ribu atau sebesar
15,40% bila dibandingkan dengan aset lancar Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023. Hal ini disebabkan oleh penurunan
piutang usaha, persediaan dan uang muka diterima.
Aset tidak lancar Perseroan pada tanggal 30 Juni 2024 mengalami penurunan sebesar Rp5.526.989 ribu atau sebesar 1,69% bila
dibandingkan dengan aset tidak lancar Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023. Hal ini disebabkan oleh penurunan
penyertaan saham – neto.
7
Page 8
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2022
Jumlah aset Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp751.953.677 ribu yang terdiri atas aset lancar sebesar
Rp424.821.582 ribu dan aset tidak lancar sebesar Rp327.132.094 ribu.
Aset lancar Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 mengalami penurunan sebesar Rp70.191.783 ribu atau sebesar 14.18%
dibandingkan dengan 31 Desember 2022. Penurunan ini terutama disebabkan oleh penurunan piutang usaha, persediaan dan
garansi bank dan deposit.
Aset tidak lancar Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 mengalami kenaikan sebesar Rp26.965.081 ribu atau sebesar 8,98%
dibandingkan dengan 31 Desember 2022. Hal ini terutama disebabkan oleh kenaikan investasi pada ventura bersama, aset tetap
dan aset pajak tangguhan.
Liabilitas
Periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2023
Jumlah liabilitas Perseroan pada tanggal 30 Juni 2024 adalah sebesar Rp282.083.244 ribu yang terdiri dari liabilitas jangka pendek
sebesar Rp209.198.388 ribu dan liabilitas jangka panjang sebesar Rp72.884.856 ribu.
Liabilitas jangka pendek Perseroan pada tanggal 30 Juni 2024 mengalami penurunan signifikan sebesar Rp54.981.481 ribu atau
20,81% ketika dibandingkan dengan liabilitas jangka pendek pada tanggal 31 Desember 2023. Hal ini disebabkan oleh penurunan
pinjaman bank jangka pendek dan beban yang masih harus dibayar.
Liabilitas jangka panjang Perseroan pada tanggal 30 Juni 2024 menurun sebesar Rp5.655.947 ribu atau 7,20% bila dibandingkan
dengan liabilitas jangka panjang pada tanggal 31 Desember 2023. Hal tersebut terjadi karena penurunan pinjaman bank jangka
Panjang dan utang jangka panjang lainnya.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2022
Jumlah liabilitas Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp342.720.642 ribu yang terdiri dari liabilitas jangka
pendek sebesar Rp264.179.869 ribu dan liabilitas jangka panjang sebesar Rp78.540.803 ribu.
Liabilitas jangka pendek Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 mengalami penurunan sebesar Rp39.844.789 ribu atau
sebesar 13,10% dibandingkan dengan 31 Desember 2022. Hal ini terutama disebabkan oleh penurunan pinjaman bank jangka
pendek, utang usaha – pihak ketiga, dan liabilitas sewa.
Liabilitas jangka panjang Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 mengalami peningkatan sebesar Rp24.376.091 ribu atau
sebesar 45% dibandingkan dengan 31 Desember 2022. Hal ini terutama disebabkan oleh kenaikan pinjaman bank jangka panjang.
Ekuitas
Periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2023
Ekuitas Perseroan pada tanggal 30 Juni 2024 adalah sebesar Rp398.915.055 ribu, bila dibandingkan dengan Ekuitas pada tanggal
31 Desember 2023, Ekuitas Perseroan mengalami penurunan sebesar Rp10.317.949 ribu atau 2,52% yang disebabkan oleh
penurunan saldo laba.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2022
Ekuitas Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp409.233.004 ribu, mengalami penurunan sebesar
Rp27.758.005 ribu atau turun 6,35% dibandingkan dengan 31 Desember 2022. Penurunan ini terutama disebabkan oleh
perubahan nilai wajar aset keuangan dan penurunan saldo laba.
8
Page 9
3. Likuiditas Dan Sumber Permodalan
Arus Kas Dari Aktivitas Operasi
Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi pada tanggal 30 Juni 2024 adalah sebesar Rp61.461.953 ribu, mengalami
peningkatan signifikan sebesar Rp34.471.598 ribu atau 127,72% bila dibandingkan kas bersih yang diperoleh dari aktivitas
operasi pada tanggal 30 Juni 2023. Kenaikan ini disebabkan oleh penurunan pembayaran kepada pemasok dan usaha lain-lain
dan pembayaran kepada direksi dan karyawan.
Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp49.332.622 ribu, mengalami
kenaikan signifikan sebesar Rp58.359.837 ribu atau 646,49% bila dibandingkan kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi
pada tanggal 31 Desember 2022. Kenaikan ini terjadi karena penurunan pembayaran kepada pemasok dan usaha lain-lain dan
pembayaran kepada direksi dan karyawan.
Arus Kas Dari Aktivitas Investasi
Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas investasi pada tanggal 30 Juni 2024 adalah sebesar Rp17.618.964 ribu, mengalami
kenaikan sebesar Rp45.578.534 ribu atau 163,02% bila dibandingkan kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi pada
tanggal 30 Juni 2023. Kenaikan ini disebabkan oleh penjualan investasi atas penyertaan saham dan penurunan pembayaran atas
pembelian aset tetap.
Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp44.618.322 ribu,
mengalami penurunan signifikan sebesar Rp65.311.235 ribu atau 59,41% bila dibandingkan kas bersih yang digunakan untuk
aktivitas investasi pada tanggal 31 Desember 2022. Penurunan ini terjadi karena pada periode 2023 tidak terdapat investasi atas
penyertaan saham dan penambahan aset tetap tidak sebesar tahun 2022.
Arus Kas Dari Aktivitas Pendanaan
Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan pada tanggal 30 Juni 2024 adalah sebesar Rp64.168.716 ribu, mengalami
penurunan signifikan sebesar Rp70.791.397 ribu atau 1.068,92% bila dibandingkan kas bersih yang diperoleh dari aktivitas
pendanaan pada tanggal 30 Juni 2023. Penurunan ini terjadi karena pembayaran pinjaman bank jangka pendek dan pinjaman
bank jangka.
Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp2.746.122 ribu,
mengalami penurunan sebesar Rp116.058.936 ribu atau 102,42% bila dibandingkan kas bersih yang diperoleh dari aktivitas
pendanaan pada tanggal 31 Desember 2022. Penurunan ini disebabkan oleh berkurangnya pinjaman jangka pendek di tahun
2023.
Likuiditas
Likuiditas menunjukkan tingkat kemampuan Perseroan untuk memenuhi seluruh kewajiban jangka pendek yang tercermin dari
rasio antara aset lancar terhadap liabilitas jangka pendek. Semakin tinggi rasio tersebut, semakin baik kemampuan Perseroan
untuk memenuhi liabilitas jangka pendek.
Rasio aset lancar terhadap liabilitas jangka pendek Perseroan untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni
2024 serta tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing adalah sebesar
171.80%, 160.81% dan 162.82%.
Sumber likuiditas internal Perseroan berasal dari kas operasional Perseroan dan likuiditas eksternal berasal dari pinjaman bank.
Hingga pada saat Prospektus diterbitkan, Perseroan telah menggunakan fasilitas kredit bank untuk modal kerja dan investasi.
Solvabilitas
Solvabilitas merupakan kemampuan Perseroan untuk memenuhi seluruh liabilitasnya yang diukur dengan perbandingan antara
jumlah liabilitas dengan jumlah ekuitas (solvabilitas ekuitas) maupun jumlah liabilitas dengan jumlah aset (solvabilitas aset).
Solvabilitas ekuitas Perseroan untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 serta tahun-tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing sebesar 70,71%, 83,75% dan 81,97%.
Sedangkan solvabilitas aset Perseroan untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 serta tahun-tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing sebesar 41,42%, 45,58% dan 45,05%.
9
Page 10
Imbal Hasil Ekuitas (Return on Equity)
Imbal Hasil Ekuitas menunjukkan kemampuan Perseroan untuk menghasilkan laba bersih yang diukur dengan membandingkan
antara laba tahun berjalan dengan jumlah ekuitas. Imbal Hasil Ekuitas Perseroan untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 Juni 2024 serta tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 masing-
masing adalah sebesar (2,67)%, (5,47)% dan 10.18%.
Imbal Hasil Aset (Return on Asset)
Imbal Hasil Aset menunjukkan kemampuan Perseroan untuk menghasilkan laba bersih yang diukur dengan membandingkan
antara laba tahun berjalan dengan jumlah aset. Imbal Hasil Aset Perseroan untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada
tanggal 30 Juni 2024 serta tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing
sebesar (1,56)%, (2,98)% dan 5.60%.
Profitabilitas
Margin laba (net profit margin) Perseroan untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 adalah sebesar
(8,35)%, menurun dari periode sebelumnya sebesar 0,56% pada tanggal 30 Juni 2023. Penurunan ini disebabkan oleh penurunan
pendapatan.
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, net profit margin Perseroan adalah sebesar (6,40)%, sedangkan
pada tahun 2022 adalah sebesar 8,15%. Penurunan net profit margin pada tahun 2023 dibandingkan tahun 2022 terutama
disebabkan oleh penurunan pendapatan.
KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
Sampai dengan tanggal Pernyataan Pendaftaran dinyatakan efektif, tidak ada kejadian dan transaksi penting yang telah terjadi
setelah tanggal Laporan Auditor Independen tanggal 27 September 2024, yang dapat berdampak material terhadap kondisi
keuangan Perseroan hasil usaha Perseroan, kecuali adanya perubahan pemegang saham sebagai berikut:
Nilai Nominal Rp100,- per saham
Keterangan
Jumlah Saham Nilai Nominal (Rp) %
Modal Dasar 3.200.000.000 320.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:
PT Grahatama Kreasibaru 470.720.563 47.072.056.300 39,22
PT Saptadaya Bumitama Persada 244.639.718 24.463.971.800 20,39
PT Lingkar Matra 244.639.718 24.463.971.800 20,39
Peter Djatmiko 110.443.700 11.044.370.000 9,20
Masyarakat 129.556.299 12.955.629.900 10,80
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 1.199.999.998 119.999.999.800 100,00
Portepel 2.000.000.002 200.000.000.200
Keterangan selengkapnya mengenai penggunaan dana dapat dilihat pada Bab VII Prospektus.
KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA SERTA KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA
Riwayat Singkat Perseroan
Perseroan didirikan dengan nama “PT Siemens Kabel Optik”, Sesuai Akta Perseroan Terbatas “PT Siemens Kabel Optik” Nomor:
66 tanggal 11 Oktober 1995, yang dibuat di hadapan Trisnawati Mulia, S.H., Notaris di Jakarta, akta mana telah mendapat
pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia (sekarang Menteri Hukum Republik Indonesia atau “MHRI”)
berdasarkan Keputusan Nomor: C2-13687.HT.01.01.TH.95 tanggal 26 Oktober 1995, akta telah didaftarkan dalam register di
Kantor Kepaniteraan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan di bawah Nomor: 1806/A.PT/HKM/1995.PN.JAK.SEL tanggal 1 Desember
1995, serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia Nomor: 5 tanggal 16 Januari 1996, Tambahan Berita
Negara Republik Indonesia Nomor: 741 (selanjutnya disebut “Akta Pendirian”).
Anggaran dasar Perseroan yang sebagaimana telah dimuat dalam Akta Pendirian telah diubah beberapa kali, salah satunya
dengan Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Perubahan Anggaran Dasar “PT Siemens Kabel Optik” Nomor: 91
tanggal 31 Agustus 2001, dibuat di hadapan Aulia Taufani, S.H., berdasarkan Surat Penetapan Ketua Pengadilan Negeri Jakarta
Selatan tertanggal 26 Juni 2001 Nomor: 44/CN/HKM/P/2001/PN.Jak.Sel sebagai pengganti dari Tuan Sutjipto, S.H. Notaris di
Jakarta, akta mana telah mendapat persetujuan dari MHRI berdasarkan Surat Keputusan Nomor: C-07828 HT.01.04.TH.2001
tanggal 7 September 2001 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perusahaan sesuai Undang-Undang Nomor: 3 Tahun 1982 Tentang
Wajib Daftar Perusahaan dengan Nomor TDP 090413115841 di Kantor Pendaftaran Perusahaan Kodya Jakarta Timur dengan
Nomor agenda 1283/RUB.09.05/XII/2001, serta telah diumumkan dalam pengumuman Berita Negara Republik Indonesia
10
Page 11
Nomor: 24 tanggal 22 Maret 2002 dan Tambahan Berita Negara Republik Indonesia Nomor: 2863 (untuk selanjutnya disebut
“Akta No. 91/2001”), dimana para pemegang saham Perseroan telah menyetujui perubahan nama Perseroan menjadi “PT
Communication Cable Systems Indonesia”.
Selanjutnya, seluruh anggaran dasar Perseroan tersebut diubah untuk disesuaikan dengan ketentuan-ketentuan yang diatur di
dalam UUPT dengan Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham PT Communication Cable Systems Indonesia Nomor: 210
tanggal 13 Agustus 2008, dibuat di hadapan Doktor Irawan Soerodjo, S.H., M.Si., Notaris di Jakarta, akta mana telah mendapat
persetujuan dari MHRI berdasarkan Surat Keputusan Nomor: AHU-89997.AH.01.02.Tahun 2008 dan telah didaftarkan dalam
Daftar Perseroan Nomor: AHU-0114175.AH.01.09.Tahun 2008 tanggal 26 November 2008, serta telah diumumkan dalam
pengumuman Berita Negara Republik Indonesia Nomor 9 tanggal 29 Januari 2010 dan Tambahan Berita Negara Republik
Indonesia Nomor 941 (untuk selanjutnya disebut “Akta No. 210/2008”)
Anggaran Dasar Perseroan terakhir kali dinyatakan kembali dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perseroan No: 168 tanggal
29 April 2021, dibuat di hadapan Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Barat, akta mana
telah mendapat penerimaan pemberitahuan dari MHRI berdasarkan Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar
Nomor: AHU-AH.01.03-0326272 tanggal 25 Mei 2021 dan Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan Nomor: AHU-
AH.01.03-0326277 tanggal 25 Mei 2021, serta telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan Nomor AHU-0092307.AH.01.11.TAHUN
2021 tanggal 25 Mei 2021 (“Akta No. 168/2021”).
Anggaran Dasar Perseroan telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham
Perseroan Terbatas PT Communication Cable Systems Indonesia Tbk Nomor: 182 tanggal 22 Maret 2024, dibuat di hadapan
Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum, M.Kn., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Barat, akta mana telah mendapat penerimaan
pemberitahuan dari MHRI berdasarkan Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar Nomor: AHU-AH.01.03-0087360
Tahun 2024 tanggal 17 April 2024 dan Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan Nomor: AHU-AH.01.09-0148064
tanggal 17 April 2024, serta telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan Nomor: AHU-0074715.AH.01.11.TAHUN 2024 tanggal 17
April 2024 (selanjutnya disebut “Akta No. 182/2024”).
Akta Pendirian Perseroan, Akta No. 91/2001, Akta No. 210/2008, Akta No. 168/2021, dan Akta No. 182/2024 selanjutnya disebut
sebagai “Anggaran Dasar Perseroan”.
Pengurusan dan Pengawasan
Berdasarkan Akta No. 182 Tanggal 22 Maret 2024, susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan yang menjabat pada
saat prospektus ditebitkan adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Ir. Adi Tanuarto
Komisaris : Amelia Gozali
Komisaris : Sudarno Khou
Komisaris Independen : Drs. Triana Mulyatsa
Komisaris Independen : Bambang Rahardja Burhan
Direksi
Direktur Utama : Peter Djatmiko
Wakil Direktur Utama : Sukarnen
Direktur : Apolonia Irwina Gunawan
Direktur : Ren Yi Newton Djatmiko
Direktur : Harris Kristanto Gozali
Direktur : Teuku Zulfikar
Direktur : Irawan Mario Noh Palilingan
Direktur : Anang Pratikno
Kegiatan Usaha
Perseroan adalah perusahan manufaktur serat fiber optik kabel yang telah beroperasi sejak tahun 1996. Di tahun-tahun pertama
Perseroan mendukung proyek-proyek yang dikerjakan oleh Siemens AG divisi konstruksi. Dalam tahun-tahun selanjutnya
Perseroan mulai mengenalkan produk-produk Perseroan kepada operator-operator telekomunikasi. Kemudian perseroan juga
memasarkan produk ke industri minyak dan gas. Saat ini Perseroan diperkirakan memiliki 15% pangsa pasar. Lokasi pabrik
Perseroan terletak di Krakatau Industrial Estate Cilegon (“KIEC”), Jalan Eropa II Kav E3/1, E3/2-1, E3/2-2, Kelurahan Kotasari,
kecamatan Grogol Kota, Cilegon, Banten.
Perseroan telah menjalankan kegiatan usahanya dalam bidang produksi kabel optik untuk kebutuhan jaringan telekomunikasi
dan internet selama 28 tahun. Perseroan didirikan pertama kali pada tahun 1995 sebagai joint venture antara Siemens AG
(Jerman) dan PT Trafindo Perkasa dengan nama PT Siemens Kabel Optik. Setelah 6 tahun beroperasi, PT Siemens Kabel Optik
11
Page 12
diakuisisi oleh Corning Inc (Amerika) dan berganti nama menjadi PT Communication Cable Systems Indonesia. Pada tahun 2004,
Communication Cable System International Ltd membeli saham Perseroan dari Corning Inc. Sampai saat ini Perseroan mampu
melakukan pembaharuan dan diferensiasi mendalam terhadap produk-produk unggulan Perseroan.
Prospek Usaha
Pergerakan dunia yang dinamis mengubah paradigma pembangunan global dengan didorong oleh pertumbuhan ekonomi di era Industri 4.0
yang akan bertransformasi ke arah Society 5.0. Selain itu, perkembangan digitalisasi dan tekonologi akan semakin cepat dan berpotensi untuk
menjadi mesin penggerak pertumbuhan pereknomian global maupun nasional. Terlebih, agenda transformasi digital berbasis broadband dapat
berpotensi untuk meningkatkan PDB sebesar 0,3% s.d. 1,38%. Transformasi digital juga dapat mendukung agenda pencegahan perubahan iklim
global.
Dengan peluang tersebut, digitalisasi dapat menjembatani otomasi industri dan perkembangan teknologi lain dapat dijadikan pemicu terciptanya
masyarakat yang produktif, efisien, dan lebih ramah terhadap lingkungan. Hal tersebut harus didorong dengan konektivitas dan ketersediaan
hard maupun soft infrastructure yang akan memungkinkan masyarakat untuk dapat mengakses dan memperoleh manfaat dari digitalisasi. Tata
kelola global yang menyelaraskan regulasi perkembangan digital dan turunannya turut berkontribusi dalam akselerasi perkembangan digital.
Pemerintah Indonesia melakukan perannya dengan baik untuk mendukung pengembangan ekonomi digital dengan sejumlah langkah strategis
yang salah satunya ialah dengan memperluas infrastruktur digital. Pemerintah berkolaborasi dengan sektor swasta terus melanjutkan
pembangunan sarana dan prasarana digital, di antaranya dengan membangun jaringan fiber optic Palapa Ring sepanjang 12.000 km, membangun
menara Base Transceiver Station (BTS) di sejumlah lokasi, dan memfasilitasi penyediaan akses internet serta ekosistem digital di berbagai fasilitas
publik.
Dengan peluang ini, Perseroan optimis untuk memberikan kinerja terbaiknya di tahun mendatang dengan langkahlangkah strategis untuk
meningkatkan efisiensi sehingga dapat terus bersaing. Perseroan juga mendorong untuk semakin meningkatnya investasi dengan membuka anak
usaha maupun ekspansi dengan dukungan dari sejumlah investor serta mitra strategis.
TATA CARA PEMESANAN SAHAM
Perseroan telah menunjuk PT Adimitra Jasa Korpora sebagai pelaksana pengelola administrasi saham dan sebagai agen pelaksana
dalam rangka PMHMETD I ini, sesuai dengan Perjanjian Pengelolaan Administrasi Saham.
Berikut ini adalah persyaratan dan tata cara pemesanan pembelian saham sehubungan dengan PMHMETD I Perseroan:
1) Pemesan yang Berhak
Para Pemegang Saham Perseroan yang namanya tercatat dalam DPS Perseroan pada tanggal 6 Januari 2025 pukul 16.00 WIB
berhak memperoleh HMETD (“Pemegang Saham Yang Berhak”) untuk mengajukan pemesanan pembelian Saham Baru dalam
rangka PMHMETD I ini dengan ketentuan bahwa setiap pemegang 9 (sembilan) Saham Lama, mendapatkan 1 (satu) HMETD
dimana setiap 1 (satu) HMETD memberikan hak kepada pemegangnya berhak untuk membeli sebanyak 1 (satu) Saham Baru
dengan Harga Pelaksanaan Rp383,- (tiga ratus delapan puluh tiga rupiah) setiap saham yang harus dibayar penuh pada saat
mengajukan pemesanan pembelian Saham Baru.
Pemegang Saham Yang Berhak untuk melakukan pembelian Saham Baru adalah:
1) Para pemegang SBHMETD yang namanya tercantum dalam SBHMETD atau yang memperoleh HMETD secara sah sesuai
ketentuan perundang-undangan yang berlaku; atau
2) Pemegang HMETD elektronik yang tercatat dalam Penitipan Kolektif pada KSEI sampai dengan periode perdagangan HMETD.
Pemesan dapat terdiri atas perorangan, warga negara Indonesia dan/atau asing dan/atau lembaga dan/atau badan
hukum/badan usaha baik Indonesia/asing sebagaimana diatur dalam UUPM berikut dengan peraturan pelaksanaannya.
Untuk memperlancar serta terpenuhinya jadwal pendaftaran Pemegang Saham Yang Berhak, maka para Pemegang Saham yang
memegang saham Perseroan dalam bentuk warkat yang akan menggunakan haknya untuk memperoleh HMETD dan belum
melakukan pencatatan peralihan kepemilikan sahamnya disarankan untuk mendaftar di BAE sebelum batas akhir pendaftaran
pemegang saham yaitu tanggal 6 Januari 2025.
2) Distribusi HMETD
Bagi Pemegang Saham Yang Berhak yang sahamnya berada dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, HMETD akan didistribusikan
secara elektronik melalui Rekening Efek Anggota Bursa atau Bank Kustodian masing-masing di KSEI selambat-lambatnya 1 (satu)
Hari Kerja setelah tanggal pencatatan pada DPS Perseroan yang berhak atas HMETD, yaitu tanggal 6 Januari 2025. Prospektus
dan petunjuk pelaksanaan akan didistribusikan oleh Perseroan melalui BAE yang dapat diperoleh oleh Pemegang Saham
Perseroan dari masing-masing Anggota Bursa atau Bank Kustodiannya.
12
Page 13
Bagi Pemegang Saham Yang Berhak yang sahamnya tidak dimasukkan dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, Perseroan akan
menerbitkan SBHMETD atas nama Pemegang Saham Yang Berhak.
Para Pemegang Saham Yang Berhak dapat mengambil SBHMETD, Prospektus, FPPS Tambahan dan formulir lainnya di kantor BAE
Perseroan pada setiap hari dan jam kerja mulai tanggal 6 Januari 2025 dengan menunjukkan asli kartu tanda pengenal yang sah
(KTP/Paspor/KITAS) dan menyerahkan fotokopi serta asli surat kuasa bagi Pemegang Saham yang tidak bisa mengambil sendiri
dengan menyerahkan fotokopi identitas pemberi dan penerima kuasa, di:
Biro Administrasi Efek Perseroan:
PT Adimitra Jasa Korpora
Kirana Boutique Office
Jl. Kirana Avenue III Blok F3 No. 5
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14250
Telp : 021 4788 1515
Fax : 021 470 9697
Email: opr@adimitra-jk.co.id
3) Prosedur Pendaftaran/Pelaksanaan HMETD
Pelaksanaan HMETD dapat dilakukan mulai tanggal 8 Januari 2025 hingga 14 Januari 2025.
a. Para pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif di KSEI yang akan melaksanakan HMETD -nya wajib mengajukan
permohonan pelaksanaan melalui Perusahaan Efek/Bank Kustodian yang ditunjuk sebagai pengelola efeknya.
Selanjutnya Perusahaan Efek/Bank Kustodian melakukan permohonan atau instruksi pelaksanaan (exercise) melalui
sistem C-BEST sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh KSEI. Dalam melakukan instruksi pelaksanaan,
Perusahaan Efek/Bank Kustodian harus memenuhi ketentuan sebagai berikut:
(i) Pemegang HMETD harus menyediakan dana pelaksanaan HMETD pada saat mengajukan permohonan tersebut;
(ii) Kecukupan HMETD dan dana pembayaran atas pelaksanaan HMETD harus telah tersedia di dalam rekening efek dan
rekening dana pemegang HMETD yang melakukan pelaksanaan.
Satu Hari Bursa berikutnya, KSEI akan menyampaikan Daftar Pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif di KSEI yang
melaksanakan haknya dan menyetorkan dana pembayaran pelaksanaan HMETD tersebut ke rekening Bank Perseroan.
Saham baru hasil pelaksanaan HMETD akan didistribusikan ke masing-masing Rekening Efek pemegang HMETD yang
bersangkutan yang melaksanakan haknya oleh KSEI. Saham Baru hasil pelaksanaan akan didistribusikan selambat -
lambatnya 2 (dua) Hari Bursa setelah permohonan pelaksanaan diterima dari KSEI dan dana pembayaran telah diterima
dengan baik (in good funds) di rekening Perseroan.
b. Para pemegang HMETD dalam bentuk warkat/Sertifikat Bukti HMETD yang akan melaksanakan HMETD nya harus
mengajukan permohonan HMETD kepada BAE yang ditunjuk Perseroan, dengan menyerahkan dokumen sebagai berikut:
(i) Asli Sertifikat Bukti HMETD yang telah ditandatangani dan diisi lengkap;
(ii) Asli bukti pembayaran dengan transfer/pemindah-bukuan/giro/cek/tunai ke rekening Perseroan dari bank tempat
menyetorkan pembayaran;
(iii) Fotokopi KTP/Paspor/KITAS yang masih berlaku (untuk perorangan), atau fotokopi Anggaran Dasar dan lampiran
susunan Direksi/Pengurus yang berhak mewakili (bagi lembaga/Badan Hukum);
(iv) Asli Surat Kuasa yang sah (jika dikuasakan) bermeterai Rp10.000,- (sepuluh ribu Rupiah) dilampiri dengan fotokopi
KTP/Paspor/KITAS dari pemberi dan penerima kuasa;
(v) Apabila pemegang HMETD menghendaki Saham Baru hasil pelaksanaan dimasukkan dalam Penitipan Kolektif, maka
permohonan pelaksanaan kepada BAE harus diajukan melalui Perusahaan Efek atau Bank Kustodian yang ditunjuk
dengan menyerahkan dokumen tambahan berupa:
- Asli Surat Kuasa dari pemegang HMETD kepada Perusahaan Efek atau Bank Kustodian untuk mengajukan
permohonan pelaksanaan HMETD dan melakukan pengelolaan efek atas Saham Baru dalam penitipan Kolektif
di KSEI atas nama pemberi kuasa;
- Asli Formulir Penyetoran Efek yang diterbitkan oleh KSEI yang telah diisi dan ditandatangani dengan lengkap.
- Dikenakan biaya konversi.
Perseroan akan menerbitkan Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD dalam bentuk fisik Surat Kolektif Saham, jika pemegang
Sertifikat Bukti HMETD tidak menginginkan saham hasil pelaksanaannya dimasukkan dalam Penitipan Kolektif di KSEI.
13
Page 14
Setiap dan semua biaya konversi atas pengalihan saham Perseroan dalam bentuk warkat menjadi bentuk elektronik dan/atau
sebaliknya dari bentuk elektronik menjadi bentuk warkat harus dibayar dan ditanggung penuh oleh pemegang saham
Perseroan yang bersangkutan.
Pendaftaran pelaksanaan HMETD dilakukan di Kantor BAE Perseroan. Pendaftaran dapat dilakukan mulai tanggal 8 Januari
2025 hingga 14 Januari 2025 pada hari dan jam kerja (Senin – Jumat pukul 09.00 – 15.00 WIB).
Bilamana pengisian Sertifikat Bukti HMETD tidak sesuai dengan petunjuk/syarat pemesanan saham yang tercantum dalam
Sertifikat Bukti HMETD dan Prospektus, maka hal ini dapat mengakibatkan penolakan pemesanan. HMETD hanya dianggap
telah dilaksanakan pada saat pembayaran tersebut telah terbukti diterima dengan baik (in good funds) di rekening Perseroan
sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam syarat-syarat pembelian.
4) Pemesanan Saham Tambahan
Pemegang saham yang HMETD-nya tidak dijual atau pembeli/pemegang HMETD terakhir yang namanya tercantum dalam
Sertifikat Bukti HMETD atau pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif KSEI, dapat memesan saham tambahan melebihi hak
yang dimilikinya dengan cara mengisi kolom pemesanan pembelian saham tambahan dan/atau FPPS Tambahan yang telah
disediakan dan menyerahkan kepada BAE paling lambat hari terakhir periode pelaksanaan HMETD yakni tanggal 14 Januari 2025.
Pemegang HMETD dalam bentuk warkat/Sertifikat Bukti HMETD yang menginginkan saham hasil penjatahannya dalam bentuk
elektronik harus mengajukan permohonan kepada BAE melalui Perusahaan Efek atau Bank Kustodian dengan menyerahkan
dokumen sebagai berikut:
a. Asli FPPS Tambahan yang telah diisi dengan lengkap dan benar;
b. Asli surat kuasa dari pemegang HMETD kepada Perusahaan Efek atau Bank Kustodian untuk mengajukan permohonan
pemesanan pembelian saham tambahan dan melakukan pengelolaan efek atas saham hasil penjatahan dalam Penitipan
Kolektif KSEI dan kuasa lainnya yang mungkin diberikan sehubungan dengan pemesanan pembelian saham tambahan atas
nama pemberi kuasa;
c. Fotokopi KTP/Paspor/KITAS yang masih berlaku (untuk perorangan) atau fotokopi Anggaran Dasar dan lampiran susunan
Direksi/pengurus (bagi lembaga/badan hukum);
d. Asli bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening Perseroan dari bank tempat
menyetorkan pembayaran;
e. Asli Formulir Penyetoran Efek yang diterbitkan oleh KSEI yang telah diisi dan ditandatangani secara lengkap untuk keperluan
pendistribusian saham hasil pelaksanaan oleh BAE.
Bagi pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif KSEI, mengisi dan menyerahkan FPPS Tambahan yang telah didistribusikan
dengan melampirkan dokumen sebagai berikut:
a. Asli instruksi pelaksanaan (exercise) yang telah berhasil (settled) dilakukan melalui C-Best yang sesuai atas nama pemegang
HMETD tersebut (khusus bagi pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif KSEI yang telah melaksanakan haknya melalui
sistem C-Best);
b. Asli formulir penyetoran Efek yang dikeluarkan KSEI yang telah diisi lengkap untuk pendistribusian Saham Hasil Pelaksanaan
HMETD oleh BAE;
c. Asli bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening Perseroan dari bank tempat
menyetorkan pembayaran.
d. Dikenakan biaya konversi.
Pemegang HMETD dalam bentuk warkat/Sertifikat Bukti HMETD yang menginginkan saham hasil penjatahannya tetap dalam
bentuk warkat/fisik SKS, harus mengajukan permohonan kepada BAE dengan menyerahkan dokumen sebagai berikut:
a. Asli FPPS Tambahan yang telah diisi dengan lengkap dan benar;
b. Asli surat kuasa yang sah (jika dikuasakan) bermeterai Rp10.000,- (sepuluh ribu Rupiah) dilampirkan dengan fotokopi
KTP/Paspor/KITAS dari pemberi dan penerima kuasa;
c. Fotokopi KTP/Paspor/KITAS yang masih berlaku (untuk perorangan) atau fotokopi Anggaran Dasar dan lampiran susunan
Direksi/pengurus (bagi lembaga/badan hukum);
d. Asli bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening Perseroan dari bank tempat
menyetorkan pembayaran.
Setiap dan semua biaya konversi atas pengalihan saham Perseroan dalam bentuk warkat menjadi bentuk elektronik dan/atau
sebaliknya dari bentuk elektronik menjadi bentuk warkat harus dibayar dan ditanggung penuh oleh pemegang saham Perseroan
yang bersangkutan.
Pembayaran atas pemesanan tambahan tersebut dapat dilaksanakan dan harus telah diterima pada rekening bank Perseroan
selambat-lambatnya pada tanggal 16 Januari 2025 dalam keadaan tersedia (in good funds). Pemesanan yang tidak memenuhi
petunjuk sesuai dengan ketentuan pemesanan dapat mengakibatkan penolakan pemesanan.
14
Page 15
5) Penjatahan Pemesanan Tambahan
Penjatahan atas pemesanan saham tambahan akan ditentukan pada tanggal 17 Januari 2025 dengan ketentuan sebagai berikut:
1) Bila jumlah seluruh saham yang dipesan, termasuk pemesanan saham tambahan tidak melebihi jumlah seluruh saham yang
ditawarkan dalam PMHMETD I ini, maka seluruh pesanan atas saham tambahan akan dipenuhi;
2) Bila jumlah seluruh saham yang dipesan, termasuk pemesanan saham tambahan melebihi jumlah seluruh saham yang
ditawarkan dalam PMHMETD I ini, maka kepada pemesan yang melakukan pemesanan saham tambahan akan diberlakukan
sistem penjatahan secara proporsional, berdasarkan atas jumlah HMETD yang telah dilaksanakan oleh masing-masing
pemegang saham yang meminta pemesanan saham tambahan;
3) Jumlah saham yang akan dijatahkan adalah sisa saham yang belum diambil bagian dengan memperhatikan jumlah
kepemilikan saham setelah pelaksanaan PMHMETD I.
Manajer penjatahan akan menyampaikan laporan hasil pemeriksaan akuntan kepada OJK mengenai kewajaran dari pelaksanaan
penjatahan dengan berpedoman pada Peraturan No. VIII.G.12, laporan hasil pemeriksaan tersebut wajib disampaikan oleh
Perseroan kepada OJK dalam jangka waktu 30 hari sejak tanggal penjatahan berakhir sesuai dengan POJK No. 32/2015.
6) Persyaratan Pembayaran bagi para Pemegang SBHMETD (di luar Penitipan Kolektif KSEI) dan Pemesanan Saham Baru
Tambahan
Pembayaran pemesanan pembelian saham dalam rangka PMHMETD I yang permohonan pemesanannya diajukan langsung
kepada BAE Perseroan harus dibayar penuh (in good funds) dalam mata uang Rupiah pada saat pengajuan pemesanan secara
tunai/cek/bilyet giro/pemindahbukuan/transfer dengan mencantumkan Nomor SBHMETD atau Nomor FPPS Tambahan dan
pembayaran harus dilakukan ke rekening Bank Perseroan sebagai berikut:
KCU Wisma Millenia Jakarta
Bank BCA
No. Rekening: 0053008884
Atas Nama: PT Communication Cable S I Tbk
Bila pembayaran dilakukan dengan cek atau pemindahbukuan atau bilyet giro maka tanggal pembayaran dihitung berdasarkan
tanggal setelah pembayaran diterima dengan baik (in good funds) dan telah nyata ada dalam Rekening Bank Perseroan. Untuk
pembelian saham tambahan, pembayaran dilakukan pada hari pemesanan yang mana pembayaran tersebut harus diterima
dengan baik (in good funds) dalam rekening Perseroan paling lambat tanggal 16 Januari 2025.
Segala biaya bank dan biaya transfer yang timbul dalam rangka pembelian saham menjadi beban pemesan. Pemesanan akan
dibatalkan jika persyaratan pembayaran tidak dipenuhi.
7) Bukti Tanda Terima Pemesanan Pembelian Saham
Perseroan melalui BAE akan menyerahkan kepada pemesan bukti tanda terima pemesanan pembelian Saham yang merupakan
bagian dari Sertifikat Bukti HMETD yang telah dicap dan ditandatangani sebagai bukti tanda terima pemesanan pembelian Saham
yang dapat dijadikan bukti pada saat mengambil Formulir Konfirmasi Penjatahan dan/atau pengembalian uang pemesanan yang
tidak dipenuhi. Bukti tanda terima pemesanan ini bukan merupakan jaminan dipenuhinya pemesanan Saham.
Bagi pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif KSEI akan mendapatkan konfirmasi atas permohonan pelaksanaan HMETD dari
C-BEST melalui pemegang rekening KSEI.
8) Pembatalan Pemesanan Pembelian
Perseroan berhak untuk membatalkan pemesanan Saham Baru, baik secara keseluruhan atau sebagian, dengan memperhatikan
persyaratan yang berlaku. Pemberitahuan pembatalan pemesanan saham akan diumumkan bersamaan dengan pengumuman
penjatahan atas pemesanan saham.
Hal-hal yang dapat menyebabkan dibatalkannya pemesanan Saham Baru antara lain:
1) Pengisian SBHMETD atau FPPS Tambahan tidak sesuai dengan petunjuk/syarat-syarat pemesanan Saham Baru yang
tercantum dalam SBHMETD dan Prospektus.
2) Tidak terpenuhinya persyaratan pembayaran.
3) Tidak terpenuhinya persyaratan kelengkapan dokumen permohonan.
9) Pengembalian Uang Pemesanan
Dalam hal tidak terpenuhinya sebagian atau seluruhnya dari Pemesanan Saham Tambahan dalam PMHMETD I atau dalam hal
terjadi pembatalan pemesanan saham, maka Perseroan akan mengembalikan sebagian atau seluruh uang pemesanan tersebut
15
Page 16
dalam mata uang Rupiah dengan mentransfer ke rekening bank atas nama pemesan. Pengembalian uang oleh Perseroan akan
dilakukan pada tanggal 20 Januari 2025 atau selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Kerja setelah tanggal penjatahan. Pengembalian
uang yang dilakukan sampai dengan tanggal 20 Januari 2025 tidak akan disertai bunga.
Apabila terjadi keterlambatan pengembalian uang, jumlah yang akan dikembalikan akan disertai bunga sebesar 1% per tahun,
yang diperhitungkan sejak tanggal 21 Januari 2025 sampai dengan tanggal dimana uang tersebut dikembalikan. Apabila
keterlambatan tersebut dikarenakan pemesan tidak mengambil pengembalian sesuai dengan waktu yang ditentukan, kesalahan
dari sistem pada bank yang bersangkutan atau hal-hal lain yang bukan disebabkan oleh kesalahan Perseroan, maka Perseroan
tidak membayar bunga atas keterlambatan tersebut.
10) Penyerahan Surat Kolektif Saham Hasil Pelaksanaan HMETD dan Pengkreditan ke Rekening Efek
Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD bagi pemesan yang melaksanakan HMETD sesuai haknya melalui KSEI, akan dikreditkan
pada Rekening Efek selambat-lambatnya dalam 2 (dua) Hari Bursa setelah permohonan pelaksanaan HMETD diterima dari KSEI
dan dana pembayaran telah diterima dengan baik di rekening bank Perseroan.
Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD bagi pemegang HMETD dalam bentuk warkat yang melaksanakan HMETD sesuai haknya
akan mendapatkan SKS atau saham dalam bentuk warkat selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Bursa setelah permohonan diterima
oleh BAE Perseroan dan dana pembayaran telah efektif (in good funds) di rekening bank Perseroan.
Adapun Saham Baru hasil penjatahan atas pemesanan Saham Baru tambahan akan tersedia untuk diambil SKSnya atau akan
didistribusikan dalam bentuk elektronik dalam Penitipan Kolektif di KSEI selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Kerja setelah
penjatahan.
SKS baru hasil pelaksanaan HMETD sesuai hak dapat diambil pada setiap Hari Kerja (Senin s/d Jumat, 09.00 - 15.00 WIB) mulai
tanggal 10 Januari 2025 hingga tanggal 16 Januari 2025, sedangkan SKS baru hasil penjatahan dapat diambil selambat-lambatnya
2 (dua) Hari Kerja setelah proses penjatahan.
Pengambilan dilakukan di BAE Perseroan dengan menunjukkan/menyerahkan dokumen-dokumen sebagai berikut:
- Asli KTP/Paspor/KITAS yang masih berlaku (untuk perorangan), atau
- Fotokopi anggaran dasar (bagi lembaga/badan hukum) dan susunan direksi komisaris atau pengurus yang masih berlaku;
- Asli surat kuasa yang sah (untuk lembaga/badan hukum atau perorangan yang dikuasakan) bermeterai Rp10.000,- (sepuluh
ribu Rupiah) dilengkapi dengan fotokopi KTP/Paspor/KITAS dari pemberi dan penerima kuasa;
- Asli Bukti Tanda Terima Pemesanan Pembelian.
11) Alokasi Terhadap HMETD yang Tidak Dilaksanakan
Apabila saham yang ditawarkan dalam PMHMETD I ini tidak seluruhnya diambil oleh pemegang saham atau pemegang bukti
HMETD, maka sisanya akan dialokasikan kepada pemegang saham lainnya yang melakukan pemesanan lebih besar dari haknya
seperti yang tercantum dalam Sertifikat Bukti HMETD atau Formulir Pemesanan dan Pembelian Saham Tambahan, secara
proporsional berdasarkan atas jumlah HMETD yang telah dilaksanakan oleh masing-masing pemegang saham yang meminta
penambahan saham.
12) Pengalihan HMETD
Pemegang HMETD yang tidak melaksanakan haknya untuk membeli Saham Baru dalam rangka PMHMETD I ini, dapat menjual
haknya kepada pihak lain sejak tanggal 8 Januari 2025 hingga 14 Januari 2025 melalui BEI atau dapat dilaksanakan di luar BEI.
Pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya setelah pelaksanaan HMETD dapat mengalami penurunan persentase
kepemilikan (dilusi) sampai dengan jumlah maksimum sebesar 12,0% (dua belas koma nol persen).
PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN SERTIFIKAT BUKTI HMETD
SERTA FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN SAHAM TAMBAHAN
Perseroan telah mengumumkan informasi penting berkaitan dengan PMHMETD I ini melalui website Perseroan dan website BEI.
a. Bagi Pemegang Saham yang sahamnya berada dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, HMETD akan didistribusikan secara
elektronik melalui Rekening Efek Anggota Bursa atau Bank Kustodian masing-masing di KSEI selambat-lambatnya 1 (satu)
Hari Kerja setelah tanggal pencatatan pada DPS yang berhak atas HMETD, yaitu tanggal 6 Januari 2025. Prospektus dan
petunjuk pelaksanaan tersedia di BAE Perseroan.
b. Bagi Pemegang Saham yang sahamnya tidak dimasukkan dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, Perseroan akan
menerbitkan SBHMETD atas nama Pemegang Saham dan dapat mengambil SBHMETD, Prospektus, FPPS Tambahan dan
formulir lainnya mulai tanggal 20 Desember 2025 dengan menunjukkan asli kartu tanda pengenal yang sah
16
Page 17
(KTP/Paspor/KITAS) dan menyerahkan fotokopinya serta asli Surat Kuasa bagi yang tidak bisa mengambil sendiri pada BAE
Perseroan:
PT Adimitra Jasa Korpora
Kirana Boutique Office
Jl. Kirana Avenue III Blok F3 No. 5
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14250
Telp : 021 4788 1515
Fax : 021 470 9697
Email: opr@adimitra-jk.co.id
Apabila Pemegang Saham Perseroan yang namanya dengan sah tercatat dalam DPS Perseroan tanggal
6 Januari 2025 belum menerima atau mengambil SBHMETD, Prospektus, FPPS Tambahan dan formulir lainnya dan tidak
menghubungi BAE Perseroan, maka setiap dan segala risiko ataupun kerugian yang mungkin timbul bukan menjadi tanggung
jawab Perseroan ataupun BAE Perseroan, melainkan sepenuhnya merupakan tanggung jawab para Pemegang Saham Perseroan
yang bersangkutan.
HMETD dalam bentuk elektronik akan didistribusikan ke dalam Rekening Efek KSEI atau didistribusikan kepada pemegang saham
melalui Pemegang Rekening KSEI.
PARA PEMEGANG SAHAM DIHARAPKAN MEMBACA KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI PMHMETD I PERSEROAN
MELALUI INFORMASI YANG TERSAJI DALAM PROSPEKTUS
17
Names mentioned 42 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Saptadaya Bumitama Persada
p.1 ×5
unresolved
person
Christina Dwi Utami
· Notaris
p.2 ×5
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Joachim Adhi Piter Poltak & Rekan
p.3
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Joachim Adhi Piter Poltak
p.3
unresolved
person
Joachim Sulistyo
p.3
unresolved
org
PT Siemens Kabel Optik
p.10 ×4
unresolved
person
Trisnawati Mulia
· Notaris
p.10
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.10
unresolved
org
Menteri Hukum Republik Indonesia
p.10
unresolved
org
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan
p.10 ×2
unresolved
person
Aulia Taufani
p.10
unresolved
person
Sutjipto
p.10
unresolved
person
Doktor Irawan Soerodjo
· Notaris
p.11 ×2
unresolved
person
Ir. Adi Tanuarto
p.11
unresolved
org
PT Trafindo Perkasa
p.11
unresolved
org
PT Siemens Kabel Optik. Setelah
p.11
unresolved
org
Corning Inc
p.12 ×2
unresolved
org
Communication Cable System International Ltd
p.12
unresolved
org
PT Adimitra Jasa Korpora
p.12
unresolved
org
Bank Kustodiannya.
p.12
unresolved
org
PT Adimitra Jasa Korpora Kirana Boutique Office
p.13 ×2
unresolved
org
Bank BCA No. Rekening
p.15
unresolved
org
Communication Cable S I Tbk
p.15 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.