Skip to content
Back to announcement

LK SMK 300924 Lapor Final.pdf

Financial statement Text extracted SOTS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 58

Page 1

          
Page 2
             LAPORAN KEUANGAN
PT SATRIA MEGA KENCANA TBK DAN ENTITAS ANAK
          PERIODE 30 SEPTEMBER 2024
Page 3
                            PT SATRIA MEGA KENCANA, Tbk DAN ENTITAS ANAK
                               LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                             PER 30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                             (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


                                                     ASET

                                                       Catatan      30 September 2024         31 Desember 2023
ASET LANCAR
  Kas dan Setara Kas                                       2f, 4           5.348.124.247         11.887.905.520
  Piutang Usaha - Pihak Ketiga - Bersih                    2g, 5             690.903.270            396.263.229
  Piutang Lain-Lain:
  - Pihak Ketiga                                           2g, 6              66.145.273             58.384.387
  - Pihak Berelasi                                                                   -                      -
  Persediaan                                             2h, 7               400.870.681            385.873.463
  Perlengkapan                                           2h, 8             1.532.968.998          1.518.124.897
  Pajak Dibayar Di Muka                                 2q, 16a            4.872.581.390          4.777.827.539
  Uang Muka dan Biaya Dibayar Di Muka:                   2i, 9             1.308.085.215            670.735.530

     Jumlah Aset Lancar                                                   14.219.679.074         19.695.114.565

ASET TIDAK LANCAR
  Piutang Pihak Berelasi                               2e, 6,12b                     -            2.008.239.877
  Biaya Dibayar di Muka                                   2i, 9                4.379.099             11.702.952
  Aset Tetap                                             2k, 10          404.795.433.031        409.326.964.514
  Aset Pajak Tangguhan                                  2q, 16d            1.908.319.772          1.908.319.772
  Aset Lain-lain                                           11              1.200.000.000          1.200.000.000

     Jumlah Aset Tidak Lancar                                            407.908.131.902        414.455.227.115

JUMLAH ASET                                                              422.127.810.976        434.150.341.680




                       Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                      bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini




                                                       1
Page 4

          
Page 5
                             PT SATRIA MEGA KENCANA, Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                              PER 30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                              (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


                                             LIABILITAS DAN EKUITAS

                                                        Catatan      30 September 2024         31 Desember 2023
LIABILITAS JANGKA PENDEK
   Utang Usaha - Pihak Ketiga - Bersih                   2n, 13               482.392.062            492.188.083
   Utang Lain-Lain:
    - Pihak Ketiga                                         14                   1.841.492            157.627.012
    - Pihak Berelasi                                     2e, 12d            4.237.031.000          1.740.457.000
   Utang Pajak                                           2q, 16b              307.308.443            935.493.435
   Beban Akrual                                            15               1.718.255.293          1.844.386.627
   Jaminan Pelanggan                                       20                 127.606.889            702.173.759
   Liabilitas Jangka Panjang- Bagian yang jatuh
      tempo dalam Waktu Satu Tahun:
   - Utang Bank                                            17               8.603.820.586          7.698.700.925
    - Liabilitas Sewa Pembiayaan                         2r, 18                60.445.000             60.445.000

     Jumlah Liabiltas Jangka Pendek                                        15.538.700.765         13.631.471.841

LIABILITAS JANGKA PANJANG
   Utang Pihak Berelasi                                  12d, 14           99.121.742.061         95.277.499.168
   Liabilitas Jangka Panjang - Setelah Dikurangi
      Bagian yang Jatuh Tempo dalam Waktu
      Satu Tahun:
    - Utang Bank                                           17              51.908.805.228         58.587.318.184
    - Liabilitas Sewa Pembiayaan                         2r, 18                43.960.000             93.415.000
   Liabilitas Imbalan Pascakerja                         2s, 19             1.515.385.440          1.515.385.440
   Kewajiban Pajak Tangguhan                                               53.513.222.438         53.513.222.438
      Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                    206.103.115.167        208.986.840.230

     Jumlah Liabilitas                                                    221.641.815.932        222.618.312.071




                        Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                       bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini


                                                        2
Page 6
                           PT SATRIA MEGA KENCANA, Tbk DAN ENTITAS ANAK
                              LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            PER 30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                            (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




                                                      Catatan      30 September 2024         31 Desember 2023
EKUITAS
  Modal Saham
    Modal Dasar 2.400.000.000 saham
      dengan nilai nominal Rp 100 per saham
    Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
    -1.000.003.979 lembar saham pada
    30 September 2024 dan 31 Desember 2023                21            100.000.397.900        100.000.397.900
  Tambahan Modal Disetor                                  22             14.491.453.870         14.491.453.870
  Surplus Revaluasi Aset Tetap                                          183.875.074.658        183.875.074.658
  Pendapatan Komprehensif Lainnya                                         1.561.103.217          1.561.103.217
  Saldo Laba Ditahan                                                   (109.380.207.534)       (98.403.115.285)

    Jumlah Ekuitas yang Dapat Didistribusikan
      kepada Pemilik Entitas Induk                                      190.547.822.111        201.524.914.360
        Kepentingan Non Pengendali                        23              9.938.172.933         10.007.115.249
  Jumlah Ekuitas                                                        200.485.995.044        211.532.029.609

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                           422.127.810.976        434.150.341.680




                      Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                     bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini




                                                      3
Page 7
                         PT SATRIA MEGA KENCANA, Tbk DAN ENTITAS ANAK
              LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                    30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023
                          (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




                                                     Catatan      30 September 2024           30 September 2023
PENDAPATAN
  Hotel                                                                 16.248.927.865             16.099.922.284
  Spa                                                                      109.055.000                111.789.669
    Jumlah Pendapatan                                 2p, 24            16.357.982.865             16.211.711.953

BEBAN POKOK PENDAPATAN
  Hotel                                                                  (5.661.314.619)           (5.633.100.470)
  Spa                                                                       (62.773.960)              (65.817.868)
    Jumlah Beban Pokok Pendapatan                     2p, 25             (5.724.088.579)           (5.698.918.338)

LABA KOTOR                                                              10.633.894.286             10.512.793.615

BEBAN USAHA
Beban Penjualan                                       2p, 26               (664.604.779)             (529.032.095)
Beban Umum dan Administrasi                           2p, 27            (15.992.660.230)          (14.661.242.429)
    Jumlah Beban Usaha                                                  (16.657.265.009)          (15.190.274.524)

RUGI USAHA                                                               (6.023.370.723)           (4.677.480.909)

PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN
Pendapatan Bunga                                                            147.984.472               119.775.262
Beban Keuangan                                          28               (5.022.478.492)           (5.914.672.937)
Beban Pajak                                                                (182.576.546)             (457.949.649)
Laba (Rugi) Penjualan Aset Tetap                                             21.793.694               106.770.000
Lain-Lain - Bersih                                                          112.613.030                 5.172.917
      Jumlah Pendapatan (Beban) Lain-lain                                (4.922.663.842)           (6.140.904.407)


RUGI SEBELUM PAJAK FINAL DAN PAJAK                                      (10.946.034.565)          (10.818.385.316)
  PENGHASILAN
Pajak Final                                                                         -                         -

RUGI SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                                          (10.946.034.565)          (10.818.385.316)
Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan                                                   -                         -

RUGI TAHUN BERJALAN                                                     (10.946.034.565)          (10.818.385.316)




                       Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                      bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini




                                                       4
Page 8
                        PT SATRIA MEGA KENCANA, Tbk DAN ENTITAS ANAK
         LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGA-TANGGAL
                                   30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023
                         (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




                                                      Catatan      30 September 2024           30 September 2023
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
  Pos yang Tidak Akan Direklasifikasikan ke
    Laba Rugi:
    Surplus Revaluasi Aset Tetap                                                     -                         -
    Pengukuran Kembali Liabilitas Imbalan Kerja                                      -                         -
    Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan Terkait                                        -                         -

  Penghasilan Komprehensif Lain Tahun Berjalan                                       -                         -

JUMLAH RUGI KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN                                  (10.946.034.565)          (10.818.385.316)

RUGI TAHUN BERJALAN YANG DAPAT
  DIATRIBUSIKAN KEPADA:
    Pemilik Entitas Induk                                                (10.977.092.249)          (10.744.786.113)
    Kepentingan Non-Pengendali                                               (68.942.316)              (73.599.203)

     Jumlah                                                              (11.046.034.565)          (10.818.385.316)
                                                                                                               -
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF YANG DAPAT
  DIATRIBUSIKAN KEPADA:
    Pemilik Entitas Induk                                                (10.977.092.249)          (10.744.786.113)
    Kepentingan Non-Pengendali                                               (68.942.316)              (73.599.203)

     Jumlah                                                              (11.046.034.565)          (10.818.385.316)

RUGI PER SAHAM DASAR                                     31                       (11,05)                   (10,82)
RUGI PER SAHAM DELUSIAN                                  31                       (13,81)                   (11,56)




                        Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                       bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini




                                                        5
Page 9
                                                                        PT SATRIA MEGA KENCANA, Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                                                         LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
                                                          UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023
                                                                         (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                                    Surplus
                                                              Tambahan             Revaluasi        Komponen Ekuitas          Saldo Laba                             Kepentingan
                           Catatan      Modal Saham          Modal Disetor         Aset Tetap           Lainnya                 (Rugi)             Jumlah           Non-Pengendali     Jumlah Ekuitas

SALDO PER 31 DESEMBER 2022                100.000.007.500     14.489.466.870      154.855.264.313        1.622.859.272        (84.788.919.346)   186.178.678.609      9.359.409.005     195.538.087.614
Rugi Tahun Berjalan                                   -                  -                    -                    -           (7.891.017.248)    (7.891.017.248)       (31.836.612)     (7.922.853.860)
Pengukuran Kembali Liabilitas                                                                                                                                -
    Imbalan Kerja, Setelah Pajak                      -                  -                      -                   -                       -                -                  -                   -
Transaksi Ekuitas Lainnya                             -                                                             -                       -                -                  -                   -

SALDO PER 30 SEPTEMBER 2023               100.000.007.500     14.489.466.870      154.855.264.313        1.622.859.272        (92.679.936.594)   178.287.661.361      9.327.572.393     187.615.233.754
Rugi Tahun Berjalan                                   -                  -                    -                    -           (5.723.178.691)    (5.723.178.691)       (29.701.076)     (5.752.879.767)
Setoran Modal                                     390.400          1.987.000                  -                                           -            2.377.400                              2.377.400
Surplus Revaluasi Aset Tetap                                                       29.019.810.345                                         -       29.019.810.345        709.220.460      29.729.030.805
Pengukuran Kembali Liabilitas
    Imbalan Kerja, Setelah Pajak                      -                  -                      -          (61.756.055)                   -          (61.756.055)            23.472         (61.732.583)
Transaksi Ekuitas Lainnya                             -                                                            -                      -                  -                  -                   -
SALDO PER 31 DESEMBER 2023                100.000.397.900     14.491.453.870      183.875.074.658        1.561.103.217        (98.403.115.285)   201.524.914.360     10.007.115.249     211.532.029.609
Rugi Tahun Berjalan                                   -                  -                    -                    -          (10.977.092.249)   (10.977.092.249)       (68.942.316)    (11.046.034.565)
Pengukuran Kembali Liabilitas Imbalan
    Kerja, Setelah Pajak                              -                  -                      -                   -                       -                -                  -                   -
Transaksi Ekuitas Lainnya                             -                                                             -                       -                -                  -                   -

SALDO PER 30 SEPTEMBER 2024               100.000.397.900     14.491.453.870      183.875.074.658        1.561.103.217       (109.380.207.534)   190.547.822.111      9.938.172.933     200.485.995.044

                                                                     Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                                                                    bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini


                                                                                                     6
Page 10
                              PT SATRIA MEGA KENCANA, Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                      LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
                          UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                         30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023
                               (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)



                                                            Catatan      30 September 2024     30 September 2023


ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
  Kas yang Diperoleh dari Pelanggan                                          15.566.797.477        16.078.555.124
  Kas yang Dibayarkan kepada Pemasok                                         (7.857.597.580)       (9.230.764.912)
  Kas yang Dibayarkan kepada Karyawan                                        (9.276.799.606)       (8.083.669.570)
  Kas yang dihasilkan dari operasi                                           (1.567.599.709)       (1.235.879.358)
  Penerimaan (Pembayaran):
    Pajak Penghasilan                                                          (905.515.389)         (565.085.736)
    Penerimaan Bunga                                                           147.984.472           119.775.262
    Penerimaan (Pengeluaran) Kas Lainnya                                       (419.387.326)         222.136.465
    Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Operasi                             (2.744.517.952)       (1.459.053.367)


ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
  Perolehan Aset Tetap                                         10               (84.679.004)       (1.409.092.582)
  Aset Tetap dalam Pembangunan                                 10              (459.176.000)         (542.345.067)
  Penjualan Aset Tetap                                         10                 3.693.694          106.770.000
    Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi                             (540.161.310)       (1.844.667.649)


ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
  Peningkatan Piutang Lain-Lain - Pihak Berelasi                              2.008.239.877          770.148.841
  Pembayaran Liabilitas Sewa Pembiayaan                        18               (49.455.000)         170.345.000
  Pembayaran Utang Bank                                        17            (5.850.000.000)       (5.400.000.000)
  Peningkatan Utang Lain-Lain - Pihak Berelasi                                6.340.816.893        13.013.487.501
  Pembayaran bunga dari aktivitas pendanaan                 17, 18, 28       (5.019.267.648)       (5.827.902.779)
    Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan                           (2.569.665.878)        2.726.078.563


PENINGKATAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS                                        (5.854.345.140)         (577.642.453)


KAS DAN SETARA KAS, AWAL PERIODE                              2f, 4          11.887.905.520        11.831.391.813


KAS DAN SETARA KAS, AKHIR PERIODE                             2f, 4           6.033.560.380        11.253.749.360




                         Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                      bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini


                                                        7
Page 11
                               PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                  30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


1.   UMUM
     a. Pendirian dan Informasi Umum
        PT Satria Mega Kencana Tbk ("Perusahaan") didirikan berdasarkan Akta Notaris Ilmiawan Dekrit Supatmo, SH
        No.62 tanggal 16 Juni 2004. Anggaran Dasar Perusahaan telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
        Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No.C-10271HT.01.01.TH.2005 tanggal 14 April 2005.
        Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan. Perubahan terakhir dilakukan
        berdasarkan Akta Notaris No.231 tanggal 20 Desember 2023 oleh Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn.,
        sehubungan dengan hasil dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”), antara lain tentang
        persetujuan pengeluaran saham dalam simpanan/portepel Perseroan dan menawarkan/menjual saham baru yang
        akan dikeluarkan dari portepel tersebut melalui Penawaran Umum kepada masyarakat. Perubahan ini telah
        diterima dan dicatat oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat No.AHU-
        AH.01.03-0160442 tertanggal 21 Desember 2023.


          Pada tanggal 7 Juni 2023, terdapat perubahan dalam Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, di mana kegiatan
          usaha Perusahaan meliputi bidang real estate yang di miliki sendiri atau di sewa; kawasan pariwisata; kawasan
          industri; real estate atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak; dan aktivitas perusahaan holding, dan perubahan
          dalam Pasal 17 ayat 5 Anggaran Dasar Perusahaan mengenai pengumuman laporan keuangan Perusahaan
          sebagaimana di muat dalam Akta No.75 tanggal 7 Juni 2023. Perubahan dan penyesuaian tersebut telah
          mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat
          Keputusan No. AHU-0036710.AH.01.02.TAHUN 2023 tanggal 27 Juni 2023.


          Pada saat ini, Perusahaan melakukan kegiatan berupa real estate dan kawasan pariwisata yang juga melakukan
          investasi saham pada Entitas Anak.

          Kantor pusat Perusahaan terletak di Jl. Panglima Polim Raya No.28, Kelurahan Pulo, Kecamatan Kebayoran Baru,
          Jakarta Selatan.
          Perusahaan mulai beroperasi secara komersial sejak tahun 2013.

          Pemegang saham pengendali Perusahaan adalah Herman Herry Adranacus.
     b.   Penawaran Umum
          Pada tanggal 23 Agustus 2018, melalui Surat Pengantar Pernyataan Pendaftaran No.097/SMK-DIR/VII/2018 serta
          perubahan terakhir yang disampaikan melalui Surat No. 160/SMK-DIR/XI/2018 tanggal 28 November 2018,
          Perusahaan telah menawarkan sahamnya kepada masyarakat melalui pasar modal sejumlah 400.000.000 saham
          dengan nilai nominal Rp100 per saham dengan harga penawaran Rp165 per saham. Pada tanggal 30 November
          2018, berdasarkan Surat Otoritas Jasa Keuangan No.S-171/D.04/2018, Perusahaan telah memperoleh Surat
          Pemberitahuan Efektif Pernyataan Pendaftaran. Selisih lebih jumlah yang diterima dari pengeluaran saham
          terhadap nilai nominalnya sebesar Rp21.299.134.834 di catat dalam akun “Tambahan Modal Disetor” setelah
          dikurangi biaya emisi saham sebesar Rp4.700.865.166 (catatan 22). Pada tanggal 10 Desember 2018, seluruh
          saham Perseroan telah tercatat pada Bursa Efek Indonesia.

          Pada tanggal 10 Desember 2018, Perusahaan menerbitkan Waran Seri I sebanyak-banyaknya 200.000.000 yang
          diberikan secara cuma-cuma kepada masyarakat yang membeli saham baru dalam Penawaran Umum, dan waran
          ini dapat dialihkan dan/atau diperjualbelikan secara terpisah dari saham baru tersebut. Rincian waran seri I yang
          sudah dikonversi sejak tahun 2019 sampai dengan per 31 Desember 2023 dengan mengisi tabel sebagai berikut:
                                                Lembar        Nilai Nominal        Harga           Jumlah (Rp) (lembar
          Nama Waran Tanggal Konversi           Saham              (Rp)       Pelaksanaan (Rp)       saham x harga
          Waran Seri I  11-07-2019                 5                100             600                            3.000
          Waran Seri I  04-11-2020                 10               100             600                            6.000
          Waran Seri I  11-02-2021                 50               100             600                           30.000
          Waran Seri I  05-07-2021                 10               100             600                            6.000
          Waran Seri I  30-11-2023                 4                100             600                            2.400
          Waran Seri I  06-12-2023                800               100             600                         480.000
          Waran Seri I  07-12-2023               3100               100             600                       1.860.000
            Jumlah                               3979                                                         2.387.400



                                                             8
Page 12
                                        PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                           30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



1.   UMUM (lanjutan)
     c. Entitas Anak
        Pertanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, Perusahaan memiliki kepemilikan pada Entitas Anak
        berikut ini:
                                                                              Persentase     Tahun
                                                                              kepemilikan    operasi
                 Entitas anak            Kedudukan          Jenis Usaha         efektif     komersial         Jumlah aset sebelum eleminasi



                                                                                                        30 September 2024       31 Desember 2023

          Kepemilikan langsung oleh Perusahaan                                                                Rp. 000                Rp. 000

          PT Tanjung Karoso Permai    Jakarta         Belum beroperasi           90,00          -                 136.271.842          137.405.882
          ("TKP")
          PT Dwimukti Mitra Wisata    Jakarta         Perhotelan                 99,00        2013                 90.016.736           92.259.086
          ("DMW")



          i.    Pendirian Entitas Anak
                Pada tanggal 14 Desember 2012, Perusahaan dan Vonny Kristiani mendirikan PT Tanjung Karoso Permai
                ("TKP") dengan kepemilikan saham masing-masing sebesar 90% dan 10% saham.


          ii.   Pembelian Saham Entitas Anak
                Pada tanggal 31 Januari 2013, Perusahaan membeli saham PT Dwimukti Mitra Wisata ("DMW") dari Yudi
                Adranacus dan Herman Herry Adranacus masing-masing sebanyak 50 lembar saham (atau sebesar 1%
                kepemilikan dalam DMW) dan 2.450 lembar saham (atau sebesar 49% kepemilikan dalam DMW) sehingga
                kepemilikan saham Perusahaan setelah pembelian tersebut adalah sebesar 50% dan sisanya dimiliki oleh
                Herman Herry Adranacus dan Vonny Kristiani masing-masing sebesar 25%. Nilai buku aset bersih entitas
                anak pada saat pembelian adalah sebesar Rp5.000.000.000 dan tidak ada Selisih Nilai Transaksi
                Restrukturisasi Entitas Sepengendali yang dicatat terkait transaksi pembelian ini.

                Pada tanggal 29 Maret 2018, Perusahaan membeli 49% kepemilikan saham dalam DMW dari Herman Herry
                Adranacus dan Vonny Kristiani masing-masing sebesar 1.250 lembar saham (atau sebesar 25% kepemilikan
                dalam DMW) dan 1.200 lembar saham (atau sebesar 24% kepemilikan dalam DMW) dengan harga beli
                Rp1.000.000 per lembar saham dengan total sebesar Rp2.450.000.000. Setelah pembelian saham tersebut,
                kepemilikan saham Perusahaan adalah 99% dan sisanya dimiliki oleh Vonny Kristiani sebesar 1%. Atas
                pembelian ini, timbul selisih antara nilai perolehan investasi dengan proporsi nilai buku aset bersih entitas
                anak sebesar Rp6.809.670.464 yang dicatat sebagai Selisih Nilai Transaksi Restrukturisasi Entitas
                Sepengendali dalam akun Tambahan Modal Disetor dalam bagian Ekuitas pada Laporan Posisi Keuangan
                Konsolidasian per 31 Desember 2023 (catatan 22).



     d.   Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan
          Susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perusahaan pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
          adalah sebagai berikut:


                                                             30 September 2024                            31 Desember 2023
          Dewan Komisaris
          Komisaris Utama                            Stevano Rizki Adranacus                   Stevano Rizki Adranacus
          Komisaris Independen                       Husni Heron                               Husni Heron

          Direksi
          Direktur Utama                             Martinelly                                Martinelly
          Direktur                                   Floreta Tane                              Floreta Tane




                                                                          9
Page 13
                               PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                  30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   UMUM (lanjutan)
     d. Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan (Lanjutan)
        Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 7 Juni 2023, para pemegang saham menyetujui
        pengangkatan kembali Floreta Tane selaku Direktur Perusahaan dan Husni Heron selaku Komisaris Independen
        Perusahaan, serta mengangkat Martinelly selaku Direktur Utama Perusahaan dan Stevano Rizki Adranacus
        selaku Komisaris Utama Perusahaan, terhitung sejak ditutupnya rapat. Perubahan ini diaktakan dengan akta
        notaris Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum, M.Kn. No.74 tanggal 7 Juni 2023 dan telah dicatatkan oleh Kementerian
        Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat No.AHU-AH.01.09-0132187 tanggal 27
        Juni 2023.

          Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, susunan Komite Audit Perusahaan adalah sebagai
          berikut:
                                                  30 September 2024                      31 Desember 2023
          Ketua                            Husni Heron                         Husni Heron
          Anggota                          Maskanah                            Maskanah
                                           Aryo Kusumo Wibowo                  Aryo Kusumo Wibowo
          Sekretaris Perusahaan            Yovita                              Yovita
          Kepala Audit Internal            Anne Rahardja                       Anne Rahardja

          Pada tanggal 4 Juli 2023 terdapat perubahan jabatan Sekretaris Perusahaan, berdasarkan surat keputusan Direksi
          Perusahaan no.168/SMK-Dir/SK/VII/2023 tentang pengangkatan sekretaris Perusahaan, mengangkat Yovita
          sebagai Sekretaris Perusahaan menggantikan Julia P.S. Daoriwoe. Pengangkatan Sekretaris Perusahaan tersebut
          telah disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui surat No.Ref.:169/SMK-Dir/VII/2023.

     d.   Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan (lanjutan)
          Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, Perusahaan dan Entitas Anak mempekerjakan masing-
          masing 14 dan 14 karyawan tetap.


     e.   Izin Usaha Kawasan Industri
          Pada tanggal 31 Desember 2020 Perusahaan memiliki Izin Usaha Kawasan Industri yang berlokasi di jalan
          Panglima Polim Raya No.28 Kelurahan Pulo Kecamatan Kebayoran Baru Jakarta Selatan dengan luas lahan 246
          m2. Adapun rencana kegiatan adalah untuk Real Estate atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak, kawasan
          pariwisata dan kawasan industri.


     f.   Penyelesaian Laporan Keuangan Konsolidasian
          Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian Kuartal 2 yang
          telah diselesaikan dan diotorisasi untuk diterbitkan pada tanggal 31 Juli 2024.


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING
     a. Dasar Penyusunan laporan keuangan konsolidasian
         Laporan Keuangan Konsolidasian Perusahaan disusun dan disajikan sesuai Standar Akuntansi Keuangan di
         Indonesia, yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi
         Keuangan (ISAK) yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia dan
         Peraturan No.VIII.G7 Lampiran Keputusan Ketua OJK No.KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 yang terdapat di
         dalam Peraturan dan Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan yang diterbitkan oleh Otoritas
         Jasa Keuangan (OJK).


          Laporan Keuangan Konsolidasian Perusahaan disajikan berdasarkan konsep Biaya Perolehan (Historical Cost),
          kecuali beberapa akun berdasarkan pengukuran lain sebagaimana dijelaskan dalam masing-masing Catatan atas
          Laporan Keuangan Konsolidasian.




                                                           10
Page 14
                                PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                             UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                   30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)
     a. Dasar Penyusunan laporan keuangan konsolidasian (Lanjutan)
         Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
         mengharuskan penggunaan estimasi dan asumsi. Hal tersebut juga mengharuskan manajemen untuk membuat
         pertimbangan dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan dan Entitas Anak. Area yang kompleks
         atau memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih tinggi atau area dimana asumsi dan estimasi dapat berdampak
         signifikan terhadap Laporan Keuangan Konsolidasian diungkapkan di Catatan 3.


          Laporan Keuangan Konsolidasian disusun dengan menggunakan dasar Akrual (Accrual basis ), kecuali Laporan
          Arus Kas Konsolidasian. Laporan Arus Kas Konsolidasian disajikan dengan menggunakan metode Langsung
          (Direct method ) dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.



          Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian adalah Rupiah yang
          juga merupakan mata uang fungsional Perusahaan dan Entitas Anak.


     b.   Perubahan atas Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Standar Akuntansi
          Keuangan (“ISAK”)
          Standar baru, revisi dan interpretasi yang telah diterbitkan, dan yang berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai
          •pada atauNo.
             PSAK    setelah tanggal 1Asuransi”
                        74, “Kontrak   Januari 2023 namun tidak berdampak material terhadap laporan keuangan
          • Amendemen PSAK No. 1, “Penyajian laporan keuangan konsolidasian - Klasifikasi Kewajiban Lancar atau
          • Tidak  Lancar”PSAK No. 1, Penyajian laporan keuangan konsolidasian - Pengungkapan Kebijakan Akuntansi”
              Amendemen
          • Amendemen PSAK No. 16, “Aset Tetap - Hasil sebelum Penggunaan yang Diintensikan”
          • Amendemen PSAK No. 25, “Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan - Definisi
          • Estimasi  Akuntansi”
              Amendemen    PSAK No. 46, “Pajak Penghasilan - Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang Timbul dari
              Transaksi Tunggal”
          • Revisi PSAK No. 107, “Akuntansi Ijarah”
          • Amendemen PSAK 73 "Sewa“ tentang sewa jual dan sewa balik
          Implementasi dari standar-standar tersebut tidak menghasilkan perubahan kebijakan akuntansi Perusahaan dan
          tidak memiliki dampak terhadap jumlah yang dilaporkan di tahun berjalan atau tahun sebelumnya.

          Standar baru dan revisi yang telah diterbitkan namun belum berlaku efektif pada tahun berjalan adalah sebagai
          berikut:


          Efektif 1 Januari 2024
          • Amendemen PSAK 101 “Penyajian laporan keuangan konsolidasian Syariah”
          • Amendemen PSAK 109 "Zakat, Infak, dan Sedekah“ tentang akuntansi zakat, infak, dan sedekah
          • Amendemen PSAK 1 "Penyajian laporan keuangan konsolidasian“ tentang liabilitas jangka panjang dengan
             kovenan

          Efektif 1 Januari 2025
          • Amendemen PSAK No. 74, “Kontrak Asuransi tentang Penerapan Awal PSAK No. 74 dan PSAK No. 71 -
             Informasi Komparatif”


          Pada saat tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian ini, manajemen sedang mempelajari dampak yang
          mungkin timbul dari penerapan standar baru dan revisi tersebut serta pengaruhnya pada laporan keuangan
          konsolidasian Perusahaan.




                                                              11
Page 15
                               PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                  30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     c. Prinsip-prinsip konsolidasian (Lanjutan)
         (i) Entitas anak (Lanjutan)
             Entitas anak adalah seluruh entitas (termasuk entitas terstruktur) dimana Grup memiliki pengendalian. Grup
             mengendalikan entitas lain ketika Grup terekspos atas, atau memiliki hak untuk, pengembalian yang
             bervariasi dari keterlibatannya dengan entitas dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi pengembalian
             tersebut melalui kekuasaannya atas entitas tersebut. Entitas anak dikonsolidasikan secara penuh sejak
             tanggal dimana pengendalian dialihkan kepada Grup. Entitas anak tidak dikonsolidasikan lagi sejak tanggal
             dimana Grup kehilangan pengendalian.



              Transaksi, saldo dan keuntungan antar entitas Grup yang belum direalisasi telah dieliminasi. Kerugian yang
              belum direalisasi juga dieliminasi. Jika diperlukan, nilai yang dilaporkan oleh entitas anak telah diubah untuk
              menyesuaikan dengan kebijakan akuntansi yang diadopsi oleh Grup.


              Transaksi kombinasi bisnis antara entitas sepengendali dicatat berdasarkan PSAK 38 (Revisi 2012)
              “Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali” dimana selisih harga perolehan yang dibayar dengan nilai tercatat
              aset neto yang diperoleh dicatat sebagai bagian akun tambahan modal disetor di ekuitas.


              Berdasarkan PSAK 38 (Revisi 2012) tersebut, unsur-unsur laporan keuangan konsolidasian dari entitas yang
              bergabung, untuk periode terjadinya kombinasi bisnis entitas sepengendali dan untuk periode komparatif,
              disajikan sedemikian rupa seolah-olah penggabungan tersebut telah terjadi sejak awal periode entitas yang
              bergabung berada dalam sepengendalian.


              Entitas asosiasi adalah seluruh entitas dimana Grup memiliki pengaruh signifikan namun bukan
              pengendalian, biasanya melalui kepemilikan hak suara antara 20% dan 50%. Investasi pada entitas asosiasi
              dicatat dengan metode ekuitas (lihat poin (iii) di bawah), setelah pada awalnya diakui pada nilai perolehan.


              Nilai perolehan diukur pada nilai wajar aset yang dialihkan, kepemilikan ekuitas yang diterbitkan, atau
              liabilitas yang diakui pada tanggal transaksi, termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara
              langsung dengan perolehan. Goodwill pada entitas asosiasi merupakan selisih lebih dari nilai perolehan
              entitas asosiasi atas bagian Grup atas nilai wajar aset neto teridentifikasi entitas asosiasi dan dimasukkan
              dalam nilai tercatat investasi. Jika bagian Grup atas nilai wajar aset neto teridentifikasi entitas asosiasi
              melebihi nilai perolehannya dalam kasus pembelian diskon, selisih tersebut diakui pada laba rugi.



         (iii) Pengaturan bersama
               Menurut PSAK 66, pengaturan bersama diklasifikasikan sebagai operasi bersama atau ventura bersama
               bergantung pada hak dan kewajiban kontraktual para investor bukan struktur hukum dari pengaturan
               bersama. Grup telah menilai sifat dari pengaturan bersama dan menentukan pengaturan tersebut sebagai
               ventura bersama. Ventura bersama dicatat menggunakan metode ekuitas, setelah pada awalnya diakui
               sebagai biaya pada laporan posisi keuangan konsolidasian.



         (iv) Metode ekuitas
              Pada metode ekuitas, investasi pada awalnya dicatat pada biaya perolehan dan selanjutnya disesuaikan
              untuk mengakui bagian investor atas laba rugi pasca akuisisi dari investee pada laba rugi dan bagiannya
              dalam pergerakan penghasilan komprehensif lainnya dari investee pada penghasilan komprehensif lainnya.




                                                             12
Page 16
                                PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                             UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                   30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     c. Prinsip-prinsip konsolidasian (Lanjutan)
         (i) Entitas anak (Lanjutan)
             Keuntungan yang belum terealisasi atas transaksi antara Grup dengan entitas asosiasi atau ventura bersama
             dieliminasi sebesar kepentingan Grup dalam entitas-entitas tersebut. Kerugian yang belum direalisasi juga
             dieliminasi kecuali transaksi tersebut memberikan bukti penurunan nilai atas aset yang dialihkan. Kebijakan
             akuntansi entitas asosiasi atau ventura bersama telah diubah jika diperlukan untuk memastikan konsistensi
             dengan kebijakan yang diterapkan oleh Grup.


                Jika bagian Grup atas kerugian entitas asosiasi atau ventura bersama sama dengan atau melebihi
                kepentingannya pada entitas asosiasi atau ventura bersama, termasuk piutang tanpa agunan, Grup
                menghentikan pengakuan bagian kerugiannya, kecuali Grup memiliki kewajiban atau melakukan pembayaran
                atas nama entitas asosiasi atau ventura bersama.

                Pada setiap tanggal pelaporan, Grup menentukan apakah terdapat bukti objektif bahwa telah terjadi
                penurunan nilai atas investasi pada entitas asosiasi atau ventura bersama. Jika demikian, maka nilai tercatat
                dari investasi yang dicatat dengan akuntansi ekuitas diuji untuk penurunan nilai sesuai dengan kebijakan
                yang dijelaskan pada Catatan 2m.

                Dividen yang diterima dan yang akan diterima dari entitas asosiasi atau ventura bersama diakui sebagai
                pengurang jumlah tercatat investasi.


                Laporan keuangan konsolidasian disajikan dalam Rupiah yang merupakan mata uang fungsional Perusahaan
                dan mata uang penyajian Grup. Akun-akun yang tercakup dalam laporan keuangan konsolidasian setiap
                entitas anak di dalam Grup diukur menggunakan mata uang dari lingkungan ekonomi utama dimana entitas
                tersebut beroperasi (“mata uang fungsional”).


                Untuk tujuan konsolidasi, untuk entitas anak Grup yang memiliki mata uang fungsional berbeda, maka aset
                dan liabilitas entitas anak Grup ditranslasikan dengan kurs tengah Bank Indonesia pada akhir periode
                pelaporan. Sementara itu, pendapatan dan beban ditranslasikan dengan kurs rata-rata dari kurs tengah Bank
                Indonesia selama periode laporan laba rugi.


                Selisih yang timbul dari penjabaran laporan keuangan konsolidasian entitas anak Grup tersebut ke dalam
                Rupiah disajikan dalam akun “Penghasilan komprehensif lainnya” pada ekuitas dalam laporan posisi
                keuangan konsolidasian.


         (ii)   Transaksi dan saldo
                Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan menjadi mata uang fungsional menggunakan kurs yang berlaku
                pada tanggal transaksi.


                Pada setiap tanggal pelaporan, setiap aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam
                mata uang Rupiah disesuaikan untuk mencerminkan kurs penutup. Keuntungan dan kerugian selisih kurs
                yang timbul dari penyelesaian transaksi dalam mata uang asing dan dari penjabaran aset dan liabilitas
                moneter dalam mata uang asing menggunakan kurs yang berlaku pada akhir periode pelaporan diakui di
                dalam laba rugi.


                Kurs Dolar Amerika Serikat (Dolar AS atau AS$) terhadap Rupiah berdasarkan kurs tengah yang diterbitkan
                oleh bank Indonesia per 30 September 2024 adalah Rp15.138 dan per 31 Desember 2023 dalam nilai penuh
                adalah Rp15.416.




                                                              13
Page 17
                                PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                             UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                   30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     e. Transaksi dengan Pihak Berelasi
         Perusahaan mempunyai transaksi dengan pihak berelasi. Definisi pihak berelasi sesuai dengan yang diatur dalam
         PSAK 7, "Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi".

          Seluruh transaksi yang material dengan pihak berelasi telah diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan
          konsolidasian.

     f.   Kas dan Setara Kas
          Kas dan setara kas termasuk kas, bank dan deposito berjangka yang jatuh tempo dalam jangka waktu tiga bulan
          atau kurang sejak tanggal penempatan dan tidak digunakan sebagai jaminan atau tidak dibatasi penggunaannya.



          Bank dan deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya disajikan pada akun aset lain-lain “kas yang dibatasi
          penggunaannya” dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.


     g.   Piutang Usaha dan Piutang Lain-lain
          Piutang usaha adalah jumlah tagihan dari pelanggan untuk barang yang dijual atau jasa yang diberikan dalam
          transaksi bisnis pada umumnya. Piutang lain-lain adalah jumlah tagihan dari pihak ketiga atau pihak yang berelasi
          di luar kegiatan usaha. Jika pembayaran piutang diharapkan selesai dalam satu tahun atau kurang (atau dalam
          siklus normal operasi dari bisnis jika lebih lama), piutang tersebut dikelompokkan sebagai aset lancar. Jika tidak,
          piutang tersebut disajikan sebagai aset tidak lancar.

          Piutang usaha dan piutang lain-lain pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan kemudian diukur pada biaya
          perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dikurangi dengan provisi atas
          penurunan nilai.
          Kolektibilitas piutang usaha dan piutang lain-lain ditinjau secara berkala. Piutang yang diketahui tidak tertagih,
          dihapuskan dengan secara langsung mengurangi nilai tercatatnya. Akun provisi digunakan ketika terdapat bukti
          yang objektif bahwa Perusahaan tidak dapat menagih seluruh atau sebagian nilai terutang sesuai dengan
          persyaratan awal piutang.

          Kesulitan keuangan signifikan yang dialami debitur, debitur dinyatakan pailit atau melakukan reorganisasi
          keuangan dan gagal bayar atau menunggak pembayaran merupakan indikator yang dianggap dapat menunjukan
          adanya penurunan nilai piutang. Arus kas terkait dengan piutang jangka pendek tidak didiskontokan apabila efek
          diskonto tidak material.

          Jumlah kerugian penurunan nilai diakui pada laba rugi dan disajikan sebagai “(beban)/pendapatan lain-lain, neto”
          untuk piutang usaha dan piutang lain-lain. Ketika piutang usaha dan piutang lain-lain, yang rugi penurunan nilainya
          telah diakui, tidak dapat ditagih pada periode selanjutnya, maka piutang tersebut dihapusbukukan dengan
          mengurangi akun provisi. Jumlah yang selanjutnya dapat ditagih kembali atas piutang yang sebelumnya telah
          dihapusbukukan, dikreditkan terhadap “(beban)/pendapatan lain-lain, neto” pada laba rugi.




     h.   Persediaan
          Persediaan dinyatakan sebesar nilai terendah antara biaya perolehan dengan nilai realisasi bersih (the lower of
          cost or net realizable value). Biaya perolehan persediaan di nilai dengan menggunakan metode Rata-rata
          (Average method). Penyisihan persediaan usang dan penyisihan penurunan nilai persediaan ditentukan untuk
          menyesuaikan nilai persediaan ke nilai realisasi bersih.


          Nilai realisasi bersih adalah taksiran harga jual dalam kegiatan usaha normal setelah dikurangi dengan taksiran
          biaya penyelesaian dan taksiran biaya yang diperlukan untuk melaksanakan penjualan.




                                                             14
Page 18
                                PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                             UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                   30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     i.  Uang Muka dan Biaya Dibayar di Muka
         Pembayaran dimuka adalah biaya yang dibayar dimuka dan dicatat sebagai aset sebelum dimanfaatkan. Akun ini
         terdiri dari uang muka pembelian dan biaya dibayar dimuka. Uang muka pembelian merupakan pembayaran
         dimuka atas pembelian perlengkapan keperluan operasional dan beban lainnya. Pembayaran dimuka dialokasikan
         selama jangka waktu pembayaran dan dibebankan ke akun yang sesuai dalam laporan laba rugi saat terjadinya.
         Pembayaran dimuka yang diharapkan akan terealisasi dalam waktu tidak lebih dari 12 bulan setelah periode
         pelaporan, diklasifikasikan sebagai aset lancar, selebihnya, diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar.


     j.   Investasi dalam Saham yang Dikelompokkan dalam Aset Lepasan
          Investasi dalam saham yang dikelompokkan dalam aset lepasan diukur pada nilai yang lebih rendah antara jumlah
          tercatat dan nilai wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual.


          Investasi dalam saham yang dikelompokkan dalam aset lepasan harus diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual
          jika jumlah tercatatnya akan dipulihkan terutama melalui transaksi penjualan dari pada melalui pemakaian
          berlanjut.


          Kondisi ini dapat terpenuhi hanya ketika investasi dalam saham yang dikelompokkan dalam aset lepasan berada
          dalam keadaan segera dapat dijual dan penjualannya harus sangat mungkin terjadi. Manajemen harus
          berkomitmen terhadap rencana penjualan tersebut, yang diperkirakan memenuhi ketentuan pengakuan sebagai
          penjualan dalam waktu satu tahun dari tanggal klasifikasi.


     k.   Aset Tetap dan Penyusutan
          Pemilikan Langsung
          Perusahaan dan Entitas Anak melakukan perubahan kebijakan akuntansi aset tetap untuk kelompok tanah dan
          bangunan pada tahun 2017, semula dicatat berdasarkan metode biaya perolehan, menjadi metode revaluasi, yang
          dihitung oleh penilai independen. Perubahan kebijakan akuntansi ini dilakukan dengan tujuan agar Laporan
          Keuangan Konsolidasian dapat menggambarkan investasi Perusahaan dan Entitas Anak dalam aset tetap
          kelompok tanah dan bangunan dan perubahan dalam investasi tersebut sesuai dengan nilai pasar pada periode
          Laporan Keuangan Konsolidasian (Catatan 10).


          Aset tetap tanah dan bangunan dinyatakan berdasarkan nilai revaluasi yang merupakan nilai wajar pada tanggal
          revaluasi dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai yang terjadi setelah tanggal
          revaluasi. Revaluasi dilakukan dengan keteraturan yang memadai untuk memastikan bahwa jumlah tercatat tidak
          berbeda secara material dari jumlah yang ditentukan dengan menggunakan nilai wajar pada tanggal pelaporan.


          Kenaikan yang berasal dari revaluasi tanah dan bangunan diakui pada penghasilan komprehensif lain dan
          terakumulasi dalam ekuitas pada bagian surplus revaluasi, kecuali sebelumnya penurunan revaluasi atas aset
          tetap yang sama pernah diakui dalam laporan laba rugi, dalam hal ini kenaikan revaluasi hingga sebesar
          penurunan nilai aset akibat revaluasi tersebut, dikreditkan dalam laba rugi. Penurunan jumlah tercatat berasal dari
          revaluasi dibebankan dalam laba rugi apabila penurunan tersebut melebihi nilai saldo surplus revaluasi aset yang
          bersangkutan, jika ada.


          Surplus revaluasi tanah dan bangunan yang telah disajikan dalam ekuitas dipindahkan langsung ke saldo laba
          pada saat aset tersebut dihentikan pengakuannya.




                                                             15
Page 19
                               PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                  30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     k. Aset Tetap dan Penyusutan (lanjutan)
         Grup menganalisis fakta dan keadaan untuk masing-masing jenis hak atas tanah dalam menentukan akuntansi
         untuk masing-masing hak atas tanah tersebut sehingga dapat merepresentasikan dengan tepat suatu kejadian
         atau transaksi ekonomis yang mendasarinya. Jika hak atas tanah tersebut tidak mengalihkan pengendalian atas
         aset pendasar kepada Grup, melainkan mengalihkan hak untuk menggunakan aset pendasar, Grup menerapkan
         perlakuan akuntansi atas transaksi tersebut sebagai sewa berdasarkan PSAK 73, “Sewa”. Jika hak atas tanah
         secara substansi menyerupai pembelian tanah, maka Grup menerapkan PSAK 16, “Aset Tetap” yaitu hak atas
         tanah diakui sebesar harga perolehan dan tidak disusutkan.


         Aset tetap pemilikan langsung kecuali tanah disajikan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan
         dan rugi penurunan nilai aset, jika ada dan disusutkan dengan menggunakan metode Garis Lurus (Straight-line)
         dengan taksiran masa manfaat keekonomian aset tetap sebagai berikut:

                                                                                                              Tahun
         Bangunan Permanen                                                                                      20
         Kendaraan                                                                                             4-8
         Perabotan dan Peralatan                                                                               4-8

         Biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan dalam laba rugi pada saat terjadinya biaya-biaya tersebut,
         sedangkan pengeluaran dalam jumlah besar dan sifatnya meningkatkan kondisi aset secara signifikan
         dikapitalisasi. Semua pengeluaran setelah perolehan awal aset tetap akan ditambah (kapitalisasi) pada jumlah
         tercatat aset yang bersangkutan.

         Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat ekonomis
         masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian
         pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari aset)
         dimasukkan dalam laba rugi pada periode/tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.

         Secara berkala, nilai residu, metode penyusutan dan masa manfaat setiap aset ditelaah, dan disesuaikan jika
         perlu.
         Keuntungan dan kerugian yang timbul dari pelepasan aset tetap ditentukan sebesar perbedaan antara penerimaan
         hasil pelepasan dan jumlah tercatat aset tersebut dan diakui dalam akun “(Beban)/penghasilan lain-lain, bersih” di
         laba rugi.

         Aset Tetap dalam Pembangunan
         Aset tetap dalam pembangunan dinyatakan sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai bagian dari aset tetap.
         Akumulasi biaya perolehan akan direklasifikasi ke masing-masing aset tetap pada saat aset tersebut selesai
         dikerjakan dan siap digunakan, dan penyusutan mulai dibebankan pada saat itu.

              Grup menerapkan PSAK 71, yang mensyaratkan pengaturan instrumen keuangan terkait klasifikasi dan
              pengukuran, penurunan nilai atas instrumen aset keuangan dan akuntansi lindung nilai.


              Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan ditentukan berdasarkan jenis aset. Untuk aset keuangan berupa
              instrumen utang, pengklasifikasiannya harus didasarkan pada model bisnis dan arus kas kontraktual - apakah
              semata dari pembayaran pokok dan bunga.

              Aset keuangan diklasifikasikan dalam dua kategori sebagai berikut:
              a) Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi; dan
              b) Aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan komprehensif
                   lain.

              Klasifikasi ini tergantung pada model bisnis Grup dan persyaratan kontraktual arus kas - apakah penentuan
              arus kasnya semata dari pembayaran pokok dan bunga.
              Grup menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal.



                                                            16
Page 20
                               PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                  30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     l.  Aset keuangan
         (i) Klasifikasi, pengakuan dan pengukuran
             Grup melakukan reklasifikasi instrumen utang jika dan hanya jika terdapat perubahan model bisnis atas aset
             keuangan tersebut.

              Untuk investasi pada instrumen ekuitas yang bukan termasuk dimiliki untuk diperdagangkan, tergantung
              apakah Grup telah melakukan pemilihan yang tidak dapat dibatalkan pada saat pengakuan awal untuk
              instrumen ekuitas yang diukur dengan nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain.

              Grup melakukan reklasifikasi instrumen utang jika dan hanya jika terdapat perubahan model bisnis atas aset
              keuangan tersebut.
              Pembelian dan penjualan aset keuangan diakui pada saat tanggal perdagangan dimana, Grup berkomitmen
              untuk membeli atau menjual aset keuangan. Aset keuangan dihentikan pengakuannya ketika hak untuk
              menerima arus kas dari aset keuangan tersebut telah kedaluwarsa atau dialihkan dan Grup telah
              mengalihkan secara substansial risiko dan manfaat atas kepemilikan.

              Saat pengakuan awal, Grup mengukur aset keuangan pada nilai wajar ditambah dengan, dalam hal aset
              keuangan diukur dengan nilai wajar tidak melalui laba rugi, biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara
              langsung pada akuisisi aset keuangan. Biaya transaksi atas aset keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi
              dibebankan pada laba rugi.

              Instrumen utang
              Pengukuran selanjutnya atas instrumen utang bergantung kepada model bisnis Grup dalam mengelola aset
              dan karakteristik dari arus kas. Berikut adalah kategori pengukuran dalam mengklasifikan instrumen utang:


              •   Biaya perolehan diamortisasi: Aset yang dimiliki untuk pengumpulan arus kas kontraktual, dimana arus
                  kas tersebut merupakan pembayaran pokok dan bunga, diukur dengan biaya perolehan diamortisasi.
                  Penghasilan bunga dari aset keuangan ini termasuk dalam penghasilan keuangan menggunakan metode
                  suku bunga efektif. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan diakui secara langsung dalam
                  laba rugi dan disajikan dalam keuntungan/ (kerugian) lainnya bersama dengan keuntungan dan kerugian
                  selisih kurs. Penurunan nilai aset keuangan disajikan terpisah dalam laba rugi.


              •   Nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain: Aset yang dimiliki untuk pengumpulan arus kas
                  kontraktual dan untuk penjualan keuangan aset, dimana arus kas aset merupakan pembayaran pokok dan
                  bunga diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain. Mutasi dalam jumlah tercatat
                  dilakukan melalui penghasilan komprehensif lain, kecuali untuk pengakuan keuntungan atau kerugian
                  penurunan nilai, pendapatan bunga dan keuntungan dan kerugian selisih kurs, yang diakui dalam laba
                  rugi. Ketika aset keuangan dihentikan pengakuannya, akumulasi keuntungan atau kerugian yang
                  sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain direklasifikasi dari ekuitas ke laba rugi pada
                  pendapatan/(beban) lain-lain. Pendapatan bunga dari aset keuangan ini termasuk dalam penghasilan
                  keuangan menggunakan metode suku bunga efektif. Keuntungan dan kerugian selisih kurs disajikan pada
                  pendapatan/(beban) lain-lain, dan penurunan nilai disajikan pada bagian terpisah dalam laba rugi.




                                                           17
Page 21
                                 PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                              UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                    30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     l.  Aset keuangan (lanjutan)
         (i) Klasifikasi, pengakuan dan pengukuran (lanjutan)
             Instrumen ekuitas
             Grup selanjutnya mengukur semua investasi ekuitas pada nilai wajar. Dimana manajemen Grup telah memilih
             untuk menyajikan keuntungan dan kerugian nilai wajar dari investasi ekuitas pada penghasilan komprehensif
             lain. Tidak ada reklasifikasi selanjutnya atas keuntungan dan kerugian dari nilai wajar ke laba rugi setelah
             penghentian pengakuan investasi. Dividen dari investasi tersebut terus diakui dalam laba rugi sebagai
             penghasilan lainnya ketika hak Grup untuk menerima pembayaran ditetapkan. Kerugian penurunan nilai pada
             investasi ekuitas yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain tidak dilaporkan secara
             terpisah dari perubahan nilai wajarnya.


                 Pada 30 September 2024 dan Desember 2023, Grup telah memilih untuk mengukur seluruh aset keuangan
                 instrumen ekuitas pada nilai wajar melalui laporan laba rugi komprehensif. Perubahan nilai wajar aset
                 keuangan tersebut dicatat pada akun penghasilan komprehensif lain di bagian ekuitas pada neraca dan tidak
                 akan direklasifikasi ke laba rugi pada saat dihentikan pengakuannya.


          (ii)   Penghentian pengakuan
                 Aset keuangan dihentikan pengakuannya ketika hak untuk menerima arus kas dari investasi tersebut telah
                 jatuh tempo atau telah ditransfer dan Grup telah mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat
                 atas kepemilikan aset.


                 Ketika aset keuangan instrumen ekuitas yang diklasifikasikan sebagai aset keuangan pada nilai wajar melalui
                 penghasilan komprehensif lain dihentikan pengakuannya, akumulasi penyesuaian nilai wajar yang diakui
                 pada ekuitas tidak akan direklasifikasi ke laba rugi.


          (iii) Saling hapus antar instrumen
                Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan posisi
                keuangan konsolidasian jika terdapat hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling
                hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan terdapat maksud untuk menyelesaikan secara bersih atau
                untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan.



                 Hak saling hapus tidak kontinjen atas peristiwa di masa depan dan dapat dipaksakan secara hukum dalam
                 situasi bisnis yang normal dan dalam peristiwa gagal bayar, atau peristiwa kepailitan atau kebangkrutan Grup
                 atau pihak lawan.


     m.   Penurunan nilai dari aset keuangan
          Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan untuk mengukur Kerugian Kredit Ekspektasian (“KKE”) yang
          menggunakan cadangan KKE seumur hidup berdasarkan basis forward-looking untuk seluruh saldo piutang
          usaha. Selain untuk piutang usaha, Grup menerapkan pendekatan umum untuk mengukur KKE.



          Grup menilai berdasarkan basis forward-looking untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian terhadap instrumen
          utang yang diukur dengan nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain. Metode penurunan nilai dilakukan
          dengan mempertimbangkan apakah risiko kredit telah meningkat secara signifikan.




                                                              18
Page 22
                                PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                             UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                   30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     n. Utang usaha
         Utang usaha adalah kewajiban untuk membayar barang atau jasa yang telah diperoleh dari pemasok dalam
         kegiatan usaha normal. Utang usaha dikelompokkan sebagai liabilitas jangka pendek apabila pembayaran jatuh
         tempo dalam waktu satu tahun atau kurang. Jika tidak, utang usaha tersebut disajikan sebagai liabilitas jangka
         panjang.


          Utang usaha pada awalnya diukur sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi
          dengan menggunakan metode bunga efektif.


     o.   Kombinasi Bisnis
          Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode Akuisisi. Biaya perolehan dari sebuah akuisisi diukur pada
          nilai agregat imbalan yang dialihkan, diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan jumlah setiap KNP pada
          pihak yang diakuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis, pihak pengakuisisi mengukur KNP pada entitas yang
          diakuisisi baik pada nilai wajar atau pun pada proporsi kepemilikan KNP atas aset neto yang teridentifikasi dari
          entitas yang diakuisisi. Biaya-biaya akuisisi yang timbul dibebankan langsung pada tahun berjalan.


          Pada tanggal akuisisi, selisih lebih antara penjumlahan imbalan yang dialihkan dan jumlah yang diakui untuk KNP
          dengan aset teridentifikasi dan liabilitas yang diambil-alih (aset neto) dicatat sebagai goodwill. Jika imbalan lebih
          rendah dari nilai wajar aset neto dari Perusahaan yang diakuisisi maka selisihnya diakui dalam Laporan Laba Rugi
          dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian.

          Transaksi yang dilakukan dengan entitas sepengendali diterapkan metode Penyatuan Kepemilikan. Transaksi
          kombinasi bisnis antara entitas sepengendali berupa pengalihan bisnis yang dilakukan dalam rangka reorganisasi
          entitas-entitas yang berada dalam suatu kelompok usaha yang sama, bukan perubahan pemilikan dalam arti
          substansi ekonomi, sehingga transaksi demikian tidak menimbulkan laba rugi bagi seluruh kelompok usaha atau
          bagi entitas individual dalam kelompok usaha tersebut. Selisih antara harga pengalihan dengan jumlah tercatat
          dari setiap transaksi kombinasi bisnis antara entitas sepengendali pada tanggal pengalihan dicatat sebagai
          “Tambahan Modal Disetor”.



     p.   Pendapatan dan beban
          Pendapatan
          Pengakuan pendapatan harus memenuhi 5 langkah penilaian:
          a) Identifikasi kontrak dengan pelanggan.
          b) Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan adalah janji dalam kontrak untuk
              mentransfer barang atau jasa yang berbeda kepada pelanggan.
          c) Tentukan harga transaksi. Harga transaksi adalah jumlah imbalan yang diharapkan menjadi hak entitas
              sebagai imbalan untuk mentransfer barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan. Jika pertimbangan
              yang dijanjikan dalam kontrak mencakup jumlah variabel, Grup memperkirakan jumlah imbalan yang
              diharapkan berhak sebagai imbalan atas pengalihan barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan
              dikurangi perkiraan jumlah jaminan tingkat layanan yang akan dibayarkan selama masa kontrak.




                                                              19
Page 23
                                PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                             UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                   30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     p. Pendapatan dan beban (lanjutan)
         Pendapatan (lanjutan)
         d) Alokasikan harga transaksi untuk setiap kewajiban pelaksanaan atas dasar harga jual berdiri sendiri relatif
             dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan dalam kontrak. Jika hal ini tidak dapat diamati secara
             langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diestimasi berdasarkan biaya ekspektasian ditambah margin.

          e)   Mengakui pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan dipenuhi dengan mentransfer barang atau jasa yang
               dijanjikan kepada pelanggan (yaitu ketika pelanggan memperoleh kendali atas barang atau jasa tersebut).



          Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dalam kondisi sebagai berikut:
          a) Pada waktu tertentu (biasanya untuk janji dalam memindahkan barang ke pelanggan); atau
          b) Sepanjang waktu (biasanya untuk janji dalam memberikan pelayanan pada pelanggan). Untuk kewajiban
              pelaksanaan yang dipenuhi sepanjang waktu, Grup memilih ukuran kemajuan yang sesuai untuk menentukan
              jumlah pendapatan yang harus diakui ketika kewajiban pelaksanaan dipenuhi.



          Pendapatan Sewa
          Pendapatan sewa dari sewa operasi diakui sebagai pendapatan dengan dasar garis lurus selama masa sewa.
          Biaya langsung awal yang terjadi dalam proses negosiasi dan pengaturan sewa tambahan ke jumlah tercatat dari
          aset sewaan dan diakui dengan dasar Garis Lurus selama masa sewa.

          Uang muka sewa yang diterima dari penyewa dicatat ke dalam akun pendapatan yang diterima dimuka dan akan
          diakui sebagai pendapatan secara berkala sesuai dengan kontrak sewa yang berlaku.

          Pendapatan Hotel
          Pendapatan sewa hotel dan pendapatan hotel lainnya diakui pada saat jasa diberikan atau barang diserahkan.



          Pendapatan Spa
          Pendapatan dari spa diakui pada saat jasa diberikan kepada pelanggan.

          Beban
          Beban diakui pada saat terjadi berdasarkan konsep akrual.

          Pendapatan bunga dan beban bunga diakui dalam Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
          Konsolidasian secara akrual menggunakan metode Suku Bunga Efektif.

     q.   Pajak penghasilan kini dan tangguhan
          Beban pajak penghasilan terdiri dari pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak tersebut diakui dalam laba rugi, kecuali
          jika pajak tersebut terkait dengan transaksi atau kejadian yang langsung diakui dalam ekuitas atau dalam
          penghasilan komprehensif lain. Dalam hal ini, pajak tersebut masing-masing diakui dalam ekuitas atau
          penghasilan komprehensif lain.


          Pajak penghasilan kini dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang telah diberlakukan pada tanggal posisi
          keuangan.




                                                             20
Page 24
                               PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                  30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     q. Pajak penghasilan kini dan tangguhan
         Pajak penghasilan tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer antara dasar pengenaan pajak atas aset
         dan liabilitas dengan nilai tercatatnya. Pajak penghasilan tangguhan diukur menggunakan tarif pajak yang telah
         berlaku atau secara substantif berlaku pada tanggal pelaporan dan yang diharapkan akan diterapkan pada saat
         aset pajak tangguhan yang bersangkutan direalisasi atau pada saat liabilitas pajak tangguhan diselesaikan.



          Aset pajak penghasilan tangguhan diakui apabila besar kemungkinan bahwa laba kena pajak pada masa
          mendatang akan memadai untuk mengkompensasi perbedaan temporer yang menimbulkan aset pajak tangguhan
          tersebut.


          Aset dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan dapat saling hapus apabila terdapat hak yang berkekuatan hukum
          untuk melakukan saling hapus antara aset pajak kini dengan liabilitas pajak kini dan apabila aset dan liabilitas
          pajak penghasilan tangguhan dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama, baik atas entitas kena pajak yang
          sama ataupun berbeda dan adanya niat untuk melakukan penyelesaian saldo-saldo tersebut secara neto.



     r.   Sewa
          Suatu kontrak mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset
          selama jangka waktu tertentu yang dipertukarkan dengan imbalan. Entitas menyewa aset tetap tertentu dengan
          mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa.


          Aset hak-guna diakui sebesar biaya perolehan, dikurangi dengan akumulasi penyusutan dan penurunan nilai. Aset
          hak guna disusutkan selama jangka waktu yang lebih pendek antara umur manfaat aset hak-guna atau masa
          sewa.


          Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar. Setiap pembayaran sewa
          dialokasikan antara porsi pelunasan liabilitas dan biaya keuangan. Liabilitas sewa, disajikan sebagai liabilitas
          jangka panjang kecuali untuk bagian yang jatuh tempo dalam waktu 12 bulan atau kurang yang disajikan sebagai
          liabilitas jangka pendek. Unsur bunga dalam biaya keuangan dibebankan ke laba rugi selama masa sewa yang
          menghasilkan tingkat suku bunga konstan atas sisa saldo liabilitas.



          Grup tidak mengakui aset hak guna dan liabilitas sewa untuk:
          - Sewa jangka-pendek yang memiliki masa sewa dua belas (12) bulan atau kurang; atau
          - Sewa yang asetnya bernilai rendah. Pembayaran yang dilakukan untuk sewa tersebut dibebankan ke laba rugi
             dengan dasar garis lurus selama masa sewa.




                                                            21
Page 25
                               PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                  30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     s. Liabilitas manfaat karyawan
         Entitas mengakui liabilitas atas imbalan kerja karyawan berdasarkan Undang-Undang Cipta Kerja atau Perjanjian
         Kerja Bersama. Nilai kini liabilitas imbalan pasti, beban jasa kini dan beban jasa lalu ditentukan dengan
         menggunakan metode penilaian “Projected Unit Credit” .


          Nilai kini liabilitas imbalan pasti ditentukan dengan mendiskontokan estimasi arus kas di masa depan dengan
          menggunakan tingkat bunga obligasi pemerintah jangka panjang pada akhir periode pelaporan dalam mata uang
          Rupiah sesuai dengan mata uang di mana imbalan tersebut akan dibayarkan dan yang memiliki jangka waktu
          yang sesuai dengan liabilitas imbalan pensiunan yang bersangkutan.



          Pengukuran kembali yang timbul dari penyesuaian dan perubahan dalam asumsi-asumsi aktuarial langsung diakui
          seluruhnya melalui penghasilan komprehensif lainnya.


          Biaya jasa lalu yang timbul dari amendemen atau kurtailmen program diakui sebagai beban dalam laba rugi pada
          saat terjadinya.


     t.   Aset dan liabilitas pengampunan pajak
          Grup telah menerapkan PSAK 70 mengenai "Akuntansi Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak". PSAK ini
          mengatur mengenai perlakuan akuntansi atas aset dan liabilitas pengampunan pajak sesuai dengan Undang-
          Undang No. 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak.


          Aset pengampunan pajak diukur sebesar biaya perolehan. Biaya perolehan aset pengampunan pajak merupakan
          deemed cost dan menjadi dasar bagi Grup dalam melakukan pengukuran setelah pengakuan awal.



          Liabilitas pengampunan pajak diukur sebesar kewajiban kontraktual untuk menyerahkan kas atau setara kas untuk
          menyelesaikan kewajiban yang berkaitan langsung dengan perolehan aset pengampunan pajak.



          Selisih antara aset pengampunan pajak dan liabilitas pengampunan pajak diakui di ekuitas dalam pos tambahan
          modal disetor. Grup mengakui uang tebusan yang dibayarkan pada laba rugi pada periode Surat Keterangan
          disampaikan.

     u.   Provisi
          Provisi diakui ketika Perusahaan dan Entitas Anak memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun
          konstruktif) sebagai akibat peristiwa masa lalu, kemungkinan besar Perusahaan dan Entitas Anak diharuskan
          menyelesaikan kewajiban dan estimasi andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat.



          Jumlah yang diakui sebagai provisi adalah hasil estimasi terbaik pengeluaran yang diperlukan untuk
          menyelesaikan kewajiban kini pada akhir periode pelaporan, dengan mempertimbangkan risiko dan ketidakpastian
          yang meliputi kewajibannya. Apabila suatu provisi diukur menggunakan arus kas yang diperkirakan untuk
          menyelesaikan kewajiban kini, maka nilai tercatatnya adalah nilai kini dari arus kas.




                                                           22
Page 26
                               PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                  30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     v. Laba Per Saham Dasar
         Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba tahun berjalan dengan jumlah rata-rata tertimbang saham
         biasa yang beredar pada tahun yang bersangkutan.

         Untuk tujuan perhitungan laba per saham dilusian, Perusahaan menyesuaikan laba atau rugi yang dapat
         diatribusikan kepada pemegang saham biasa entitas induk dan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar,
         atas dampak dari seluruh instrumen berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif.



3.   ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING
     Asumsi kelangsungan usaha
     Manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa Perusahaan tetap dapat melangsungkan usahanya. laporan keuangan
     konsolidasian ini tidak mencakup penyesuaian-penyesuaian yang mungkin timbul sebagai dampak dari ketidakpastian
     tersebut.


     Estimasi dan asumsi ini memiliki risiko dan ketidakpastian; sehingga ada kemungkinan bahwa perubahan situasi akan
     mengubah proyeksi ini, yang selanjutnya dapat mempengaruhi kelangsungan usaha Perusahaan. Dalam keadaan
     seperti itu, asumsi kelangsungan usaha Perusahaan dapat berubah.


     Perusahaan telah mengidentifikasi hal-hal berikut dimana diperlukan pertimbangan, estimasi, dan asumsi dan dimana
     hasil aktual dapat berbeda dari estimasi tersebut jika menggunakan asumsi dan kondisi yang berbeda dan dapat
     mempengaruhi secara material hasil keuangan atau posisi keuangan Perusahaan yang dilaporkan dalam periode
     mendatang.


     Rugi penurunan nilai piutang
     Perusahaan menilai penurunan nilai piutang pada setiap tanggal pelaporan. Dalam menentukan apakah rugi penurunan
     nilai harus dicatat dalam laba rugi, manajemen membuat penilaian, apakah terdapat bukti objektif bahwa kerugian telah
     terjadi. Manajemen juga membuat penilaian atas metodologi dan asumsi untuk memperkirakan jumlah dan waktu arus
     kas masa depan yang direviu secara berkala untuk mengurangi perbedaan antara estimasi kerugian dan kerugian
     aktualnya.


     Pajak penghasilan dan pajak lainnya
     Pertimbangan dan asumsi diperlukan dalam menentukan besaran fasilitas pengurang pajak dan investasi (capital
     allowance) dan pengurangan beban tertentu untuk tujuan fiskal selama proses estimasi atas perhitungan beban pajak
     penghasilan Perusahaan. Secara khusus, perhitungan beban pajak penghasilan Perusahaan melibatkan penafsiran
     terhadap peraturan perpajakan dan peraturan lainnya. Banyaknya transaksi dan perhitungan yang dapat menyebabkan
     ketidakpastian di dalam penentuan kewajiban pajak selama bisnis normal.



     Semua pertimbangan dan estimasi yang dibuat manajemen seperti yang diungkapkan di atas dapat dipertanyakan oleh
     Direktorat Jenderal Pajak (“DJP”) atau Auditor Pemerintah. Sebagai akibatnya, terjadi ketidakpastian dalam penentuan
     kewajiban pajak. Resolusi posisi pajak yang diambil oleh Perusahaan, dapat berlangsung bertahun-tahun dan sangat
     sulit untuk memprediksi hasil akhirnya. Apabila terdapat perbedaan perhitungan pajak dengan jumlah yang telah
     dicatat, perbedaan tersebut akan berdampak pada pajak penghasilan dan pajak tangguhan dalam tahun dimana
     penentuan pajak tersebut dibuat.




                                                            23
Page 27
                                PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                             UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                   30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.   ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)
     Pajak penghasilan dan pajak lainnya (lanjutan)
     Aset pajak tangguhan, termasuk yang timbul dari rugi fiskal, besaran capital allowance, dan perbedaan temporer
     lainnya, diakui hanya apabila dianggap lebih mungkin daripada tidak bahwa mereka dapat diterima kembali, dimana hal
     ini tergantung pada kecukupan pembentukan laba kena pajak di masa depan. Sama seperti “penurunan nilai aset non-
     keuangan” asumsi atas laba kena pajak masa depan yang dapat dihasilkan sangat dipengaruhi oleh estimasi dan
     asumsi manajemen atas volume penjualan, harga komoditas, dan lain-lain; yang mana terpapar risiko dan
     ketidakpastian, sehingga terdapat kemungkinan perubahan keadaan akan mengubah proyeksi laba kena pajak di masa
     mendatang.


     Kewajiban imbalan pascakerja
     Nilai kini kewajiban imbalan pascakerja tergantung pada beberapa faktor yang ditentukan dengan dasar aktuarial
     berdasarkan beberapa asumsi. Asumsi yang digunakan untuk menentukan biaya/(penghasilan) pensiun neto mencakup
     tingkat diskonto dan kenaikan gaji di masa datang. Adanya perubahan pada asumsi ini akan mempengaruhi jumlah
     tercatat kewajiban imbalan pascakerja.


     Perusahaan menentukan tingkat diskonto dan kenaikan gaji masa datang yang sesuai pada akhir tahun pelaporan.
     Tingkat diskonto adalah tingkat suku bunga yang harus digunakan untuk menentukan nilai kini atas estimasi arus kas
     keluar masa depan yang diharapkan untuk menyelesaikan kewajiban imbalan pascakerja. Dalam menentukan tingkat
     suku bunga yang sesuai, Perusahaan mempertimbangkan tingkat suku bunga obligasi pemerintah yang
     didenominasikan dalam mata uang imbalan akan dibayar dan memiliki jangka waktu yang serupa dengan jangka waktu
     kewajiban imbalan pascakerja yang terkait.


     Untuk tingkat kenaikan gaji masa datang, Perusahaan mengumpulkan data historis mengenai perubahan gaji dasar
     pekerja dan menyesuaikannya dengan perencanaan bisnis masa datang.

     Penurunan nilai aset nonkeuangan dan aset tetap
     Jumlah nilai yang dapat dipulihkan kembali dari sebuah aset atau kelompok aset penghasil kas diukur berdasarkan nilai
     yang lebih tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual atau nilai pakai. Penentuan nilai wajar dikurangi biaya
     untuk menjual atau nilai pakai mewajibkan manajemen untuk membuat estimasi dan asumsi atas tingkat produksi yang
     diharapkan dan volume penjualan, harga komoditas (mempertimbangkan harga saat ini dan harga masa lalu, tren harga
     dan faktor-faktor terkait), cadangan (lihat ‘Estimasi Cadangan’), biaya operasi, biaya penutupan dan rehabilitasi serta
     belanja modal di masa depan. Estimasi dan asumsi ini terpapar risiko dan ketidakpastian; sehingga terdapat
     kemungkinan perubahan situasi yang dapat mengubah proyeksi ini, sehingga dapat mempengaruhi nilai aset yang
     dapat dipulihkan kembali. Dalam keadaan seperti itu, sebagian atau seluruh nilai tercatat aset mungkin akan mengalami
     penurunan nilai lebih lanjut atau terjadi pengurangan rugi penurunan nilai yang dampaknya akan dicatat dalam laba
     rugi.




     Revaluasi Aset Tetap

     Grup mengukur tanah dan bangunan pada nilai revaluasian, dan perubahan nilai wajar aset tersebut diakui dalam
     penghasilan komprehensif lain. Nilai revaluasian aset tersebut pada 31 Desember 2023 berdasarkan laporan penilai
     independen dari KJPP Pung's Zulkarnain dan Rekan tanggal 28 Juni 2024. Asumsi asumsi utama yang digunakan
     untuk menentukan nilai wajar tanah dan bangunan diungkapkan dalam Catatan 10.




                                                              24
Page 28
                              PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                 30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.   ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)
     Penyusutan Aset Tetap

     Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat
     ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap antara 4 sampai dengan 20 tahun. Ini
     adalah umur secara umum diharapkan dalam industri dimana Grup menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat
     pemakaian dan perkembangan teknologi dapat mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan nilai sisa aset, dan
     karenanya biaya penyusutan masa depan mungkin direvisi. Nilai tercatat bersih aset tetap Grup pada tanggal 30
     September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp404.795.433.031 dan Rp409.326.964.514. Penjelasan
     lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 10.



4.   KAS DAN SETARA KAS
     Rincian kas dan setara kas pada 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
                                                                      30 September 2024        31 Desember 2023
     Kas                                                                      141.134.904            1.191.185.291

     Kas di bank
     Pihak ketiga
       Rupiah
         PT Bank Central Asia Tbk                                           2.801.557.355           3.286.422.236
         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                             1.592.457.982           1.345.086.215
         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                        293.590.748             367.256.876
         PT Bank CIMB Niaga Tbk                                                       -               105.026.388
         PT Bank Pan Indonesia Tbk                                             16.456.951              16.629.744
         PT Bank Bukopin Tbk                                                      459.513              15.983.088
         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                                       -               350.790.134
     Subtotal Kas di Bank                                                   4.704.522.549           5.487.194.681

     Deposito Berjangka
     Pihak ketiga
       Rupiah
         PT Bank CIMB Niaga Tbk                                                       -             3.130.000.000
         PT Bank Capital                                                      502.466.794           2.079.525.548
     Subtotal Deposito                                                        502.466.794           5.209.525.548
     Jumlah                                                                 5.348.124.247          11.887.905.520

     Deposito berjangka mempunyai jangka waktu 1 bulan dan memiliki tingkat bunga berkisar antara 5,25%-7,25% per
     tahun pada 30 September 2024 dan 4,25% - 4,85% per tahun pada 31 Desember 2023.


     Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 tidak terdapat bank yang dibatasi penggunaannya dan
     seluruh bank ditempatkan pada pihak ketiga.




                                                         25
Page 29
                                PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                             UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                   30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

5.   PIUTANG USAHA
     Akun ini merupakan piutang atas jasa penyewaan kamar hotel dan spa, berikut fasilitas dan penunjang lainnya dengan
     rincian per 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
     a. Berdasarkan pelanggan
                                                                                30 September 2024     31 Desember 2023
         Pelanggan yang telah check out:
          Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan                                        143.840.000             10.500.000
          Bank Bukopin                                                                  83.600.000                    -
          PT Mitra Global Holiday                                                       75.400.000             85.850.000
          MG Bedbank                                                                    68.320.000                    -
          Online Travel Agent                                                           34.623.875              4.423.704
           Mabes Polri Bareskrim                                                        33.944.500                    -
           Mabes Polri                                                                  31.258.000                    -
           Kementrian Kehutanan Lingkungan Hidup                                        23.900.000                    -
           Global Dispomedika,PT                                                        22.000.000                    -
           Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan                                            -               51.053.945
           Lain-lain (Saldo di bawah Rp 10.000.000)                                     53.890.396            149.796.986
           Sub jumlah pelanggan yang telah check out                                   570.776.771            301.624.635

         Pelanggan yang belum check out                                                 67.766.570             80.305.175
         Kartu Kredit                                                                    2.196.346             15.801.790
         Kartu Debit                                                                    55.481.504              3.849.550
           Sub jumlah                                                                  696.221.191            401.581.150
         Provisi atas penurunan nilai                                                   (5.317.921)            (5.317.921)
         Jumlah                                                                        690.903.270            396.263.229

     b. Berdasarkan umur
        Rincian piutang berdasarkan umur piutang per 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

         Kategori Umur                                                          30 September 2024     31 Desember 2023
         0 - 30 hari                                                                   484.704.691           323.935.750
         31 - 60 hari                                                                  159.111.250            62.246.682
         61 - 90 hari                                                                   51.920.250            15.398.718
         > 90 hari                                                                         485.000                   -
         Total                                                                         696.221.191           401.581.150

     Kolektibilitas piutang usaha pada tanggal 30 September 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:
                                                                            30 September 2024         30 September 2023
     Rata-rata Piutang usaha - Bersih                                               543.583.250                293.630.858
     Penjualan                                                                   16.357.982.865             16.211.711.953
     Kolektibilitas Piutang                                                      9,07 hari                 4,94 hari

     Seluruh piutang usaha kepada pihak ketiga merupakan piutang kepada pelanggan dalam mata uang Rupiah serta tidak
     dikenakan jaminan dan bunga serta tidak digunakan sebagai jaminan kredit.


     Mutasi provisi penurunan nilai piutang lain-lain adalah sebagai berikut:
                                                                                30 September 2024     31 Desember 2023
     Saldo awal                                                                          5.317.921            212.052.810
     Penambahan (pemulihan) Penyisihan                                                           -           (206.734.889)
     Saldo akhir                                                                         5.317.921              5.317.921



                                                               26
Page 30
                                PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                             UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                   30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

5.   PIUTANG USAHA (LANJUTAN)
     Manajemen berpendapat bahwa provisi penurunan nilai piutang lain-lain tersebut cukup untuk menutupi kerugian dari
     tidak tertagihnya piutang.

6.   PIUTANG LAIN-LAIN
     Rincian piutang lain-lain per 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut :

                                                                         30 September 2024           31 Desember 2023
     Pihak ketiga
       Karyawan                                                                    64.075.000                57.278.243
       Piutang Bunga                                                                2.070.273                 1.106.144
       Lain - lain                                                                        -                         -
       Sub Jumlah                                                                  66.145.273                58.384.387

     Pihak berelasi (Catatan 12b)                                                         -               2.008.239.877
     Jumlah                                                                        66.145.273             2.066.624.264
      Provisi atas penurunan nilai                                                        -                         -
     Jumlah piutang lain-lain                                                      66.145.273             2.066.624.264

     Bagian lancar                                                                 66.145.273                58.384.387
     Bagian tidak lancar                                                                  -               2.008.239.877
     Jumlah                                                                        66.145.273             2.066.624.264

     Seluruh piutang lain-lain merupakan piutang kepada pelanggan dalam mata uang Rupiah serta tidak dikenakan jaminan
     dan bunga.


     Manajemen berkeyakinan bahwa seluruh piutang lain-lain dapat tertagih sehingga tidak perlu dilakukan cadangan
     kerugian penurunan nilai.

7.   PERSEDIAAN
     Rincian persediaan Perseroan pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut :
                                                                       30 September 2024      31 Desember 2023
     Makanan                                                                   79.237.136              61.929.424
     Minuman                                                                   48.053.662              60.102.109
     Lain-lain                                                                273.579.883             263.841.930
     Jumlah                                                                   400.870.681             385.873.463

     Jumlah persediaan yang diakui sebagai beban masing-masing sebesar Rp1.153.582.942 dan Rp1.282.104.788 untuk
     tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 September 2024 dan 2023.


     Berdasarkan hasil penelaahan terhadap kondisi fisik dari persediaan, Manajemen berkeyakinan bahwa tidak perlu
     dilakukan penyisihan atas keusangan persediaan karena Manajemen berkeyakinan bahwa seluruh persediaan dapat
     dijual atau digunakan sesuai dengan periode peruntukannya.


     Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, persediaan tidak diasuransikan atas resiko kerugian,
     kebakaran dan bencana alam. Manajemen memahami adanya risiko yang terkait sehubungan dengan persediaan yang
     tidak diasuransikan.




                                                           27
Page 31
                               PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                  30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

8.   PERLENGKAPAN

     Rincian perlengkapan Perseroan pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut :

                                                                         30 September 2024        31 Desember 2023
     Linen                                                                    1.131.143.065             1.134.506.918
     Barang Pecah Belah                                                         153.683.239               147.643.147
     Perkakas, Alat, Bahan bakar dan supply                                     156.225.895               144.093.657
     Perangkat Makan Perak                                                       28.806.704                28.806.704
     Seragam                                                                      9.749.043                 9.350.919
     Lain-lain                                                                   53.361.052                53.723.552
     Jumlah                                                                   1.532.968.998             1.518.124.897

9.   UANG MUKA DAN BIAYA DIBAYAR DIMUKA
     Rincian uang muka dan biaya dibayar dimuka Perseroan pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
     adalah sebagai berikut :


                                                                         30 September 2024        31 Desember 2023
     Uang muka:
      Uang muka pembelian                                                        302.975.210              186.100.989
      Uang muka karyawan                                                         223.000.000               31.000.000
       Lain-lain                                                                         -                  9.656.300
     Jumlah uang muka                                                            525.975.210              226.757.289

     Biaya dibayar dimuka
       Perijinan                                                                 342.238.492              115.313.596
       Beban Tangguhan                                                           259.257.495                      -
       Asuransi                                                                   99.988.370              204.631.658
       Kontrak Service                                                            66.854.747               48.294.102
       Sewa                                                                       18.150.000               71.362.820
       Lain-lain                                                                         -                 16.079.017
     Jumlah biaya dibayar dimuka                                                 786.489.104              455.681.193
     Jumlah                                                                    1.312.464.314              682.438.482

     Bagian lancar                                                             1.308.085.215              670.735.530
     Bagian tidak lancar                                                           4.379.099               11.702.952
     Jumlah                                                                    1.312.464.314              682.438.482

     Beban tangguhan adalah biaya THR, dan biaya-biaya operasional lainnya yang diamortisasi selama satu tahun.




                                                           28
Page 32
                                   PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                      30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

10. ASET TETAP

   Rincian Aset tetap per 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut :
                                                                                    30 September 2024


                                                                                                      Saldo Akhir Sebelum         Revaluasi
                                Saldo Awal        Penambahan       Pengurangan       Reklasifikasi         Revaluasi           (Penurunan Nilai)      Saldo Akhir

   Biaya Perolehan:

    Pemilikan Langsung

      Tanah                     332.483.700.000              -                -                -           332.483.700.000                     -      332.483.700.000

      Bangunan                   73.789.700.000              -                -                -            73.789.700.000                     -        73.789.700.000

      Kendaraan                   8.373.340.022                               -                -             8.373.340.022                     -         8.373.340.022

      Perabot dan peralatan      15.056.488.374      84.679.004       114.500.000     525.207.136           15.551.874.514                     -        15.551.874.514

    Jumlah Pemilikan Langsung   429.703.228.396      84.679.004       114.500.000     525.207.136          430.198.614.536                     -      430.198.614.536

    Aset Hak Guna

      Kendaraan                     282.600.000              -                -                -               282.600.000                     -          282.600.000

    Jumlah Aset Hak Guna            282.600.000              -                -                -               282.600.000                     -          282.600.000

    Aset Tetap dalam

      Pembangunan                   427.207.136     459.176.000       297.381.000     (525.207.136)             63.795.000                     -           63.795.000

    Jumlah                      430.413.035.532     543.855.004       411.881.000              -           430.545.009.536                     -      430.545.009.536




   Akumulasi Penyusutan:

    Pemilikan Langsung

      Bangunan                               -     4.164.485.192              -                -             4.164.485.192                     -         4.164.485.192

      Kendaraan                   7.842.390.639     178.628.003                                -             8.021.018.642                     -         8.021.018.642

      Perabot dan peralatan      13.220.130.379     408.398.542       114.500.000              -            13.514.028.921                     -        13.514.028.921

    Jumlah Pemilikan Langsung    21.062.521.018    4.751.511.737      114.500.000              -            25.699.532.755                     -        25.699.532.755

    Aset Hak Guna

      Kendaraan                      23.550.000      26.493.750               -                -                50.043.750                     -           50.043.750

    Jumlah Aset Hak Guna             23.550.000      26.493.750               -                -                50.043.750                     -           50.043.750

   Nilai buku - bersih          409.326.964.514                                                                                                       404.795.433.031




                                                                                    31 Desember 2023
                                                                                                      Saldo Akhir Sebelum    Revaluasi (Penurunan
                                Saldo Awal        Penambahan       Pengurangan       Reklasifikasi         Revaluasi                Nilai)            Saldo Akhir

   Biaya Perolehan:

    Pemilikan Langsung

      Tanah                     307.798.580.933              -                -                -           307.798.580.933          24.685.119.067    332.483.700.000

      Bangunan                   84.623.631.725              -                -                -            84.623.631.725         (10.833.931.725)     73.789.700.000

      Kendaraan                   8.535.840.022              -        162.500.000              -             8.373.340.022                     -         8.373.340.022

      Perabot dan peralatan      13.666.533.232    1.108.403.308       91.500.000     373.051.834           15.056.488.374                     -        15.056.488.374

    Jumlah Pemilikan Langsung   414.624.585.912    1.108.403.308      254.000.000     373.051.834          415.852.041.054          13.851.187.342    429.703.228.396

    Aset Hak Guna

      Bangunan                    4.503.363.000              -      4.503.363.000              -                       -                       -                    -

      Kendaraan                              -      282.600.000               -                -               282.600.000                     -          282.600.000

    Jumlah Aset Hak Guna          4.503.363.000     282.600.000     4.503.363.000              -               282.600.000                     -          282.600.000

    Aset Tetap dalam

      Pembangunan                   373.051.834     427.207.136               -       (373.051.834)            427.207.136                     -          427.207.136

    Jumlah                      419.501.000.746    1.818.210.444    4.757.363.000              -           416.561.848.190          13.851.187.342    430.413.035.532




                                                                          29
Page 33
                                    PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                 UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                       30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

10. ASET TETAP (lanjutan)
                                                                                   31 Desember 2023

    Akumulasi Penyusutan:

     Pemilikan Langsung

       Bangunan                   19.638.025.715   4.624.929.000             -             -          24.262.954.715   (24.262.954.715)               -

       Kendaraan                   7.766.719.969    238.170.670     162.500.000            -           7.842.390.639               -        7.842.390.639

       Perabot dan peralatan      12.800.615.025    511.015.354      91.500.000            -          13.220.130.379               -       13.220.130.379

     Jumlah Pemilikan Langsung    40.205.360.709   5.374.115.024    254.000.000            -          45.325.475.733   (24.262.954.715)    21.062.521.018

     Aset Hak Guna

       Bangunan                    4.503.363.000             -     4.503.363.000           -                     -                 -                  -

       Kendaraan                             -       23.550.000              -             -             23.550.000                -           23.550.000

     Jumlah Aset Hak Guna          4.503.363.000     23.550.000    4.503.363.000           -             23.550.000                -           23.550.000

    Nilai buku - bersih          374.792.277.037                                                                                          409.326.964.514




    Tanah milik Perusahaan dan Entitas Anak merupakan tanah yang berlokasi di Jakarta Pusat (Pejompongan), Jakarta
    Selatan (Falatehan dan Pondok Pinang), Kepulauan Seribu, NTT (Tanjung Karoso) dan Bali (Canggu) dengan total
    area seluas masing-masing seluas 1.175.063m2 pada 30 September 2024 dan 31 Desember 2023.



    Atas tanah di Kepulauan Seribu, Perusahaan menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) tertanggal 8 Mei
    2015 dengan PT Setia utama Island atas pembelian sebuah villa dengan total area seluas 1.500 m2 yang berlokasi di
    Pulau Tengah, Kepulauan Seribu dengan harga beli sebesar Rp15.800.000.000. Aset tersebut telah diserah terima
    dengan baik oleh Perusahaan melalui berita acara serah terima dengan PT Setia utama Island. Sampai saat ini, akta
    jual beli masih dalam proses karena harus menunggu proses pemecahan sertifikat induk oleh penjual.


    Tanah, bangunan dan perabotan dan peralatan yang berlokasi di Jalan Falatehan I No.21-22, Melawai, Jakarta Selatan
    (Sotis Falatehan) dan di Jalan Raya Kayu Tulang, Desa Canggu (Sotis Villa Canggu) digunakan oleh PT Dwimukti Mitra
    Wisata (Entitas Anak) untuk menjalankan kegiatan usaha perhotelan. Pada tahun 30 September 2024 dan 31
    Desember 2023, tanah dan bangunan di Jalan Falatehan tersebut dijadikan sebagai jaminan sehubungan dengan
    pinjaman bank yang diperoleh Entitas Anak dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (Catatan 17).

    Reklasifikasi aset tetap dalam pembangunan merupakan fasilitas pendukung hotel yang sudah selesai. Sementara aset
    tetap dalam pembangunan yang masih berjalan adalah proyek penambahan pagar pada tanjung karoso permai.
    Alokasi beban penyusutan adalah sebagai berikut:
                                                                        30September 2024        31 Desember 2023
    Beban umum dan administrasi (Catatan 27)                                 4.778.005.487             5.397.665.026
    Jumlah                                                                   4.778.005.487             5.397.665.026

    Selain tanah dan bangunan, tidak ada perbedaan yang signifikan antara nilai wajar aset tetap dengan nilai tercatatnya.


    Biaya perolehan aset tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan sebesar Rp21.336.480.094 dan
    Rp18.257.669.006 masing-masing pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023.

    Aset tetap tidak termasuk tanah telah diasuransikan terhadap risiko akibat kerusakan, bencana alam, kebakaran dan
    risiko lainnya pada PT Asuransi Central Asia dengan nilai pertanggungan sebesar Rp93.363.766.809 dan
    Rp75.608.702.676 pada per 30 September 2024 dan 31 Desember 2023. Manajemen akan meningkatkan nilai
    pertanggungan tersebut untuk menutupi kerugian yang mungkin terjadi.




                                                                         30
Page 34
                                       PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                    UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                          30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

10. ASET TETAP (lanjutan)

    Analisis laba (rugi) terkait yang timbul dari penjualan aset tetap adalah sebagai berikut:
                                                                                                       30 September 2024            31 Desember 2023
    Harga jual (Exclude PPN)                                                                                   21.793.694                     113.120.000
    Nilai buku                                                                                                           -                                  -
    Laba atas penjualan aset tetap                                                                             21.793.694                     113.120.000

    Perusahaan telah melakukan penilaian kembali aset tetap pada tahun 2023 dengan Laporan No. 00068/2.0004-
    14/PI/03/0595/1/VI/2024 tanggal 28 Juni 2024 oleh KJPP Pung's Zulkarnain dan Rekan yang ditandatangani oleh Ir.
    Aguson Rosano. MAPPI (Cert.) Laporan penilaian tersebut dilakukan sesuai dengan Standar Penilaian Indonesia (SPI)
    yang ditentukan berdasarkan transaksi terkini dalam ketentuan yang wajar dan Peraturan Bapepam-LK No.VIII.C.4
    tentang pedoman penilaian dan penyajian laporan penilaian properti di pasar modal. Penilaian kembali aset tetap untuk
    tanah pada tanggal 31 Desember 2023 hanya untuk tujuan akuntansi sesuai dengan PSAK No.16 tentang “Aset Tetap”
    dan tidak ditujukan untuk tujuan pajak. Penentuan nilai wajar dilakukan dengan metode pendekatan biaya dan
    pendapatan.


                                                                              31 Desember 2023
    No.      Lokasi                          Alamat Aset                                Jenis Aset                 Nilai Wajar             Metode Pendekatan


     1.   Jakarta        Jl. Falatehan I No. 21-22                              Tanah (523 m2)                         36.262.200.000    Pendekatan Biaya
                         Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan               Bangunan (3.020 m2)                    21.744.000.000    dan Pendapatan

     2.   Jakarta        Jl. Penjernihan Bendungan                              Tanah (501 m2)                         29.904.700.000    Pendekatan Biaya
                         Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat                      Bangunan (2.974 m2)                    19.925.800.000    dan Pendapatan
     3.   Jakarta        Jl. Pinang Kuningan I No.25 Kel. Pondok Pinang         Tanah (3.027 m2)                       60.181.200.000    Pendekatan Pasar
                         Kec. Kebayoran Lama Jakarta Selatan


     4.   Jakarta        Lexington Apartement L : 26-06, Jl. Deplu Raya No.     Bangunan - Apartemen                     2.020.600.000   Pendekatan Pasar
                         12, Bintaro Pesanggrahan Jakarta Selatan               Lexington (68 m2)
                         Lexington Apartement L : 26-08, Jl. Deplu Raya No.     Bangunan - Apartemen                     2.279.400.000   Pendekatan Pasar
                         12, Bintaro Pesanggrahan Jakarta Selatan               Lexington (76 m2)

     5.   Jakarta        Pulau Tengah Kav. 51, Pulau Pari, Pulau Seribu         Tanah (1.500 m2)                       18.761.600.000    Pendekatan Biaya dan
                         Selatan, Kep. Seribu                                                                                            Pendapatan
                                                                                Bangunan (1.677 m2)                    17.608.500.000
     6.   Sumba Barat    Desa Tanjung Karoso, Kec. Kodi, Kab. Sumba Barat       Tanah (1.162.282 m2)                  135.615.700.000    Pendekatan Pendapatan
          Daya, Nusa     Nusa Tenggara Timur
     7.   Tenggara
          Canggu, Bali   Jalan Raya Kayutulang,                                 Tanah (7.230 m2)                       51.758.300.000    Pendekatan Biaya
                         Desa Canggu, Kec. Kuta Utara, Kab. Badung, Bali        Bangunan (1.674 m2)                    10.211.400.000    dan Pendapatan
                                                                                   Jumlah                             406.273.400.000




    Surplus revaluasi aset tetap diikhtisarkan sebagai berikut:
                                                                                                      Nilai Buku Sebelum
    Jenis                                                                 Nilai Wajar                       Revaluasi                Surplus Revaluasi

    Tanah                                                                 332.483.700.000                 307.798.580.933                    24.685.119.067
    Bangunan                                                               73.789.700.000                  60.360.677.009                    13.429.022.991
    Jumlah                                                                406.273.400.000                 368.159.257.942                    38.114.142.058




                                                                                  31
Page 35
                                PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                             UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                   30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

10. ASET TETAP (lanjutan)
     Mutasi surplus revaluasi aset tetap untuk 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
                                                    30 September 2024      31 Desember 2023            31 Desember 2022

     Saldo awal                                        183.875.074.658           154.855.264.313           154.855.264.313
     Surplus revaluasi pada 31 Desember 2023                         -            38.114.142.058                         -
     Kepentingan Non-Pengendali                                                     (709.220.460)                        -
                                                       183.875.074.658           192.260.185.911           154.855.264.313
     (Beban) Manfaat Pajak Penghasilan Terkait                       -            (8.385.111.253)                         -
     Jumlah                                            183.875.074.658           183.875.074.658           154.855.264.313
    Manajemen berkeyakinan bahwa tidak ada indikasi penurunan nilai aset tetap pada tanggal 30 September 2024 dan 31
    Desember 2023, berdasarkan evaluasi atas kondisi aset pada tanggal-tanggal tersebut.

11. ASET LAIN-LAIN
    Rincian aset lain-lain per 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
                                                                       30 September 2024      31 Desember 2023
    Kas yang dibatasi penggunaannya                                           1.200.000.000         1.200.000.000
    Jumlah                                                                    1.200.000.000         1.200.000.000
    Kas yang di batasi penggunaannya adalah uang jaminan sehubungan dengan pinjaman kredit investasi BNI, yang
    dapat digunakan ketika utang bank sudah lunas.


12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI
    a. Sifat hubungan dengan pihak berelasi
       Dalam kegiatan usaha normal, Perusahaan dan Entitas Anak melakukan transaksi keuangan dengan pihak-pihak
       berelasi.
        Sifat Pihak Berelasi
        Hubungan dan jenis akun atau transaksi dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut:
         No.          Pihak Berelasi                       Hubungan                    Sifat Saldo Akun/Transaksi
          1.   Herman Herry Adranacus                Pemegang Saham dan            Utang lain-lain
                                                    Komisaris Utama di Entitas
                                                              Anak
          2.   Vonny Kristiani                    Pemegang Saham Perusahaan Piutang lain-lain
                                                     dan Entitas Anak serta
                                                     Komisaris Entitas Anak


          3.   Cindy Angelina Adranacus           Pemegang Saham Perusahaan Piutang lain-lain; Utang lain-lain

          4.   PT Dwimukti Graha Elektrindo         Di bawah pengendali yang       Piutang lain-lain; Utang lain-lain
                                                  sama dengan Perusahaan dan
                                                          Entitas Anak
          5.   PT Dwimukti Inti Boga                Di bawah pengendali yang       Piutang lain-lain; Utang lain-lain
                                                  sama dengan Perusahaan dan
                                                          Entitas Anak

          6.   PT Sotis Hotel Manajemen             Di bawah pengendali yang       Piutang lain-lain; Utang lain-lain
                                                  sama dengan Perusahaan dan
                                                          Entitas Anak
          7.   PT Sungai Mas Propertindo            Di bawah pengendali yang       Piutang lain-lain
                                                  sama dengan Perusahaan dan
                                                          Entitas Anak
          8.   Stevano Rizki Adranacus            Komisaris Utama Perusahaan       Utang lain-lain




                                                          32
Page 36
                                 PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                              UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                    30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)
    b. Piutang lain-lain
       Rincian piutang lain-lain kepada pihak berelasi per 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai
       berikut :

        Nama Entitas                                                         30 September 2024     31 Desember 2023
         PT Sungai Mas Propertindo                                                          -            1.595.447.266
         PT Dwimukti Inti Boga                                                              -              230.046.000
         Vonny Kristiani                                                                    -              182.746.611
        Jumlah piutang lain-lain Pihak Berelasi                                             -            2.008.239.877
         Provisi atas penurunan nilai                                                       -                      -
        Jumlah                                                                              -            2.008.239.877

                                                                             30 September 2024     31 Desember 2023
        Bagian lancar                                                                       -                      -
        Bagian tidak lancar                                                                 -            2.008.239.877
        Jumlah                                                                              -            2.008.239.877
        Persentase terhadap jumlah aset                                            0,00%                 0,46%

    c. Utang lain-lain
       Rincian utang lain-lain kepada pihak berelasi per 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai
       berikut :
        Nama Entitas                                                         30 September 2024     31 Desember 2023
         PT Dwimukti Graha Elektrindo                                             93.494.043.578        88.269.800.685
         Herman Herry Adranacus                                                    5.627.698.483         5.627.698.483
         PT Dwimukti Inti Boga                                                     2.949.000.000           804.750.000
         PT Sotis Hotel Manajemen                                                  1.288.031.000           935.707.000
         Stevano Rizki Adranacus                                                             -           1.380.000.000
        Jumlah                                                                   103.358.773.061        97.017.956.168

        Bagian lancar                                                             4.237.031.000         1.740.457.000
        Bagian tidak lancar                                                      99.121.742.061        95.277.499.168
        Jumlah                                                                  103.358.773.061        97.017.956.168

        Persentase terhadap jumlah liabilitas                                     46,63%                43,58%

        Transaksi signifikan dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut:


        PT Dwimukti Graha Elektrindo ("DGE")
        Pada tahun 2024, Perusahaan dan Entitas Anak memperoleh tambahan dana dari DGE untuk operasional
        sehingga saldo utang per 30 September 2024 menjadi sebesar Rp93.494.043.578 terdiri dari saldo utang PT SMK
        sebesar Rp9.984.295.360, PT DMW sebesar Rp81.818.416.770 dan saldo utang PT TKP sebesar
        Rp1.691.331.448.


        Pada tahun 2023, Perusahaan dan Entitas Anak memperoleh tambahan dana dari DGE untuk operasional
        sehingga saldo utang per 31 Desember 2023 menjadi sebesar Rp88.269.800.685 terdiri dari saldo utang PT SMK
        sebesar Rp10.441.864.479, PT DMW sebesar Rp75.717.419.658 dan saldo utang PT TKP sebesar Rp
        2.110.516.548.




                                                            33
Page 37
                              PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                 30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)
       PT Dwimukti Graha Elektrindo ("DGE") (lanjutan)
       a. SMK
           Berdasarkan perjanjian utang piutang Nomor 042/PHP/I/2015 tertanggal 5 Januari 2015 yang telah mengalami
           beberapa kali perubahan dan terakhir diubah berdasarkan Perubahan ke empat Perjanjian Hutang Piutang
           Nomor 060/PPHP-IV/XII/2018 tanggal 28 Desember 2018, Perusahaan mengakui menerima pinjaman dari
           DGE sebesar Rp16.072.774.169 sebagai tambahan modal/modal kerja dan/atau keperluan operasional
           Perusahaan. Pinjaman tersebut tidak dikenakan bunga dan tanpa jangka waktu pengembalian yang pasti.
           Berdasarkan perjanjian, Perusahaan akan membayar pinjaman tersebut secara bertahap setiap bulannya
           dengan nominal yang disesuaikan dengan arus kas Perusahaan. Pada tanggal 29 Desember 2017,
           Perusahaan, DGE dan PT Dwimukti Mitra Wisata (DMW) menandatangani perjanjian novasi (Catatan 11b)
           untuk mengalihkan saldo utang lain-lain Perusahaan kepada DGE sebesar Rp12.527.470.050 menjadi bagian
           dari saldo utang lain-lain Perusahaan kepada DMW. Setelah novasi tersebut, sisa saldo pinjaman Perusahaan
           kepada DGE adalah sebesar Rp3.545.304.119 per 31 Desember 2017.


             Pada tanggal 31 Mei 2018 dan 28 Desember 2018, Perusahaan dan DGE menandatangani Perubahan
             Keempat Perjanjian Utang Piutang No.082/PPHP-III/V/2018 dan No.153/PPHPIV/XII/2018 dimana Perusahaan
             mengakui dan menerima pinjaman dari DGE per tanggal perjanjian masing-masing sebesar Rp4.153.781.850
             dan Rp32.894.177.830. Pada tanggal 31 Desember 2018, Perusahaan, DGE dan DMW menandatangani
             perjanjian novasi untuk mengalihkan saldo utang lain-lain Perusahaan kepada DGE sebesar
             Rp28.740.395.980 menjadi bagian dari saldo utang lain-lain Perusahaan kepada DMW. Setelah saldo
             tersebut, sisa saldo pinjaman Perusahaan kepada DGE adalah sebesar Rp4.153.781.850 per 31 Desember
             2018.


             Perusahaan menerima pinjaman dari waktu ke waktu dari DGE dan telah melaksanakan pembayaran atas
             pinjaman tersebut kepada DGE. Pada tanggal 31 Desember 2023 sisa saldo pinjaman Perusahaan kepada
             DGE adalah sebesar Rp10.441.864.479. Atas saldo sisa hutang tersebut telah dinyatakan dalam Addendum
             Perjanjian Utang Piutang No.289/PHP/XII/2022 tertanggal 30 Desember 2022. Pinjaman tersebut diberikan
             dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman
             dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan cash flow
             Perusahaan.

             Pada 30 September 224, Perusahaan melakukan pembayaran atas pinjaman tersebut sehingga sisa pinjaman
             Perusahaan kepada DGE adalah Rp9.984.295.360.


        b.   DMW
             Berdasarkan Perjanjian Utang Piutang No.147/PHP/XII/2016 antara DMW (Entitas Anak) dengan DGE tanggal
             28 Desember 2016, DGE setuju untuk memberikan pinjaman kepada DMW sebagai tambahan modal/modal
             kerja dan atau keperluan operasional DMW dengan nilai sebanyak-banyaknya sebesar Rp11.000.000.000
             yang dapat diterima secara sekaligus ataupun secara bertahap. Atas pinjaman tersebut, tidak dikenakan
             bunga dan dibayarkan kembali secara bertahap setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan
             keuangan DMW.

             Perjanjian ini telah mengalami perubahan melalui Penegasan Perjanjian Utang Piutang No.149/PPHP/XII/2017
             tanggal 27 Desember 2017, dimana DMW mengakui utang kepada DGE sebesar Rp10.825.825.978.




                                                         34
Page 38
                             PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)
       PT Dwimukti Graha Elektrindo ("DGE") (lanjutan)
       b. DMW (lanjutan)
           Berdasarkan Perjanjian Utang Piutang No.150/PHP/XII/2017 antara DMW dengan DGE tanggal 28 Desember
           2017, DMW setuju untuk memberikan pinjaman kepada DGE sebagai tambahan modal/modal kerja dan atau
           keperluan operasional DGE sebesar Rp66.693.458.803. Atas pinjaman tersebut, tidak dikenakan bunga dan
           dibayarkan kembali secara bertahap setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan keuangan
           DGE.

            Atas kedua Perjanjian Utang Piutang di atas (No.149/PPHP/XII/2017 dan No.150/PHP/XII/2017), DMW dan
            DGE membuat Perjanjian Perjumpaan Utang (Kompensasi) pada tanggal 28 Desember 2017, dimana kedua
            belah pihak setuju untuk melakukan perjumpaan utang/kompensasi antara saldo utang DGE kepada DMW
            sebesar Rp66.693.458.803 dengan saldo utang DMW kepada DGE sebesar Rp10.825.825.978 sehingga
            saldo akhir utang DGE kepada DMW menjadi sebesar Rp55.867.632.824.

            Sehubungan dengan Perjanjian Pembaharuan Utang (Novasi) antara Perusahaan, DMW dan DGE, dimana
            DGE bermaksud melunasi sebagian utangnya kepada DMW dengan jalan Perusahaan menyatakan mengakui
            utang kepada DMW sejumlah Rp12.527.470.050 maka atas novasi tersebut, saldo utang DGE kepada DMW
            yang sebelumnya sebesar Rp55.867.632.824 setelah dikurangi nilai utang di dalam novasi sebesar
            Rp12.527.470.050 maka akan menjadi sebesar Rp43.340.162.774.

            Berdasarkan Nota Kesepahaman tanggal 29 Desember 2017 antara DMW dengan DGE, dimana atas nilai
            sisa utang DGE kepada DMW sebesar Rp43.340.162.774 (“Sisa Utang”) akan dilunasi oleh DGE dengan cara
            menjual kepada DMW sebidang tanah yang terletak di daerah Propinsi DKI Jakarta, Kota Administrasi Jakarta
            Selatan, Kecamatan Kebayoran Lama, Kelurahan Pondok Pinang yang dikenal sebagai Jalan Pinang
            Kuningan I sebagaimana diuraikan dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.09017/Pondok Pinang tertanggal
            21 November 2017 seluas 3.239m2 yang terdaftar atas nama DGE. Harga Jual Beli yang disepakati adalah
            sebesar Rp54.122.438.057 yang pembayarannya dilakukan secara bertahap oleh DMW dengan cara sebagai
            berikut:

            1.   Sejumlah sisa utang diakui sebagai pembayaran uang muka oleh DMW kepada DGE atas pembelian
                 tanah pada saat tanggal penandatanganan Nota Kesepahaman.
            2.   Sebesar Rp10.782.275.282 akan dibayarkan selambat-lambatnya pada tanggal 29 Desember 2018 yang
                 akan diikuti dengan penandatanganan Akta Jual Beli.
            Atas nota kesepahaman di atas, DMW mencatat saldo masing-masing sebesar Rp43.340.162.774 sebagai
            Uang Muka Pembelian Tanah pada Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian per 31 Desember 2017.

            Pada tahun 2018, DMW memperoleh pinjaman dari DGE dengan total sebesar Rp11.733.332.653 per 31
            Desember 2018 yang tertuang di dalam perubahan kedua Perjanjian Utang Piutang No. 166/PPHP-II/XII/2018
            tanggal 28 Desember 2018.




                                                         35
Page 39
                             PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)
       PT Dwimukti Graha Elektrindo ("DGE") (lanjutan)
       b. DMW (lanjutan)
           Pada tanggal 31 Desember 2018, sesuai dengan Perjanjian Pembaharuan Utang (Novasi) antara DGE, DMW
           dan Perusahaan, bahwa Perusahaan bermaksud mengalihkan sebagian utangnya dengan DGE menjadi utang
           kepada DMW dan DMW ingin melunasi sebagian utangnya kepada DGE dengan memperhitungkan uang
           muka pembelian tanah Pondok Pinang sehingga jumlah pinjaman adalah sebagai berikut:


            1.   Saldo utang Perusahaan kepada DGE sebesar Rp28.740.395.980 telah dialihkan menjadi utang kepada
                 DMW. Saldo utang Perusahaan kepada DMW per 31 Desember 2018 adalah sebesar Rp68.832.147.811
                 dan saldo utang Perusahaan kepada DGE per 31 Desember 2018 adalah sebesar Rp4.153.781.850.


            2.   Saldo uang muka pembelian tanah Pondok Pinang sebesar Rp43.340.162.774 diperhitungkan dengan
                 utang DMW kepada DGE sebesar Rp11.733.332.653 dan pengalihan atas utang Perusahaan kepada
                 DGE yang diterima oleh DMW yaitu sebesar Rp28.740.395.980 sehingga saldo uang muka pembelian
                 tanah Pondok Pinang per 31 Desember 2018 yaitu sebesar Rp2.866.434.141.


            Pada tanggal 30 Desember 2022 dibuat Penegasan Nota Kesepahaman antara DMW dengan DGE untuk
            melakukan Addendum II atas Nota Kesepahaman dimana para pihak sepakat untuk mengubah ketentuan dan
            menegaskan kembali pasal 2 pada MOU, sebagai berikut:

            1.   Sisa utang sebesar Rp2.866.434.141 diakui oleh DGE sebagai pembayaran uang muka oleh DMW
                 kepada DGE atas pembelian tanah Pondok Pinang.
            2.   Sisa pembayaran sebesar Rp51.224.865.859 akan dibayarkan selambat-lambatnya pada tanggal 30
                 Desember 2024 yang diikuti dengan penandatanganan Akta Jual Beli.
            3.   Semua syarat dan ketentuan hutang piutang sebagaimana dinyatakan dan ditetapkan dalam Perjanjian
                 terdahulu yang telah ada, selama tidak dinyatakan berubah dalam Penegasan Perjanjian, tetap berlaku
                 sebagaimana adanya.
            Pada tahun 2023, uang muka yang diberikan oleh DMW senilai Rp2.866.434.141 sesuai dengan adendum
            nota kesepahaman tahun 2022 dikompensasikan menjadi pembayaran utang DMW kepada DGE. Yang berarti
            DMW tidak menjadi membeli tanah Pondok Pinang dan tidak terdapat sisa pembayaran yang harus dibayar
            oleh DMW.

            DMW menerima pinjaman dari waktu ke waktu dari DGE dan telah melaksanakan pembayaran atas pinjaman
            tersebut kepada DGE. Pada tanggal 31 Desember 2023 sisa saldo pinjaman Perusahaan kepada DGE adalah
            sebesar Rp75.717.419.658. Atas saldo sisa hutang tersebut telah dinyatakan dalam Addendum II Perjanjian
            Utang Piutang No.284/DGE-DMW/PHP/XII/2023 tertanggal 29 Desember 2023. Pinjaman tersebut diberikan
            dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman
            dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan cash flow DMW.


        Saldo piutang lain-lain DGE per 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing sebesar Rp0 dan Rp6.033.100
        merupakan sisa saldo piutang atas transaksi penjualan kendaraan Perusahaan kepada DGE. Atas saldo sisa
        piutang tersebut telah dinyatakan dalam 284/DGE-DMW/PHP/XII/2023 tanggal 29 Desember 2023. Piutang
        tersebut diberikan dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran
        dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan cash flow DGE.




                                                        36
Page 40
                              PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                 30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)
       PT Dwimukti Graha Elektrindo ("DGE") (lanjutan)
       c. TKP
           Berdasarkan Addendum Perjanjian Hutang Piutang No.284/PHP/XII/2022 tertanggal 30 Desember 2022 TKP
           (Entitas Anak) mengakui dan menerima pinjaman dari DGE sebesar Rp2.110.516.548. Pinjaman tersebut
           diberikan dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran
           pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan cash flow
           TKP.

            Pada tahun 2024, TKP melakukan pembayaran dari waktu ke waktu sehingga saldo utang TKP kepada DGE
            per 30 September 2024 adalah Rp1.691.331.448


        Vonny Kristiani ("VK")
        a. SMK
            Saldo piutang lain-lain VK per 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp0 dan
            Rp182.746.611. Merupakan sisa saldo piutang atas transaksi pinjaman yang diberikan dari waktu ke waktu.
            Atas saldo sisa pinjaman tersebut telah dinyatakan dalam Perjanjian Pembaharuan Utang (Novasi)
            No.280/SMK-VK/PHP/XII/2023 tertanggal 29 Desember 2023. Piutang tersebut diberikan dengan bunga 0%
            (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran dilaksanakan secara bertahap
            setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam.



        Herman Herry Adranacus ("HHA")
        a. DMW
            Saldo utang lain-lain Perseroan dan entitas anak kepada HHA per 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
            adalah Rp5.627.698.483 dan Rp5.627.698.483.

            Berdasarkan Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham No.041/PPS/I/2015 tanggal5 Januari 2015 antara DMW
            dengan HHA (Pihak pertama) ,dimana pihak pertama setuju untuk memberikan pinjaman sebanyak-
            banyaknya Rp4.000.000.000 yang dapat diterima sekaligus ataupun secara bertahap. Atas pinjaman tersebut
            tidak dikenakan bunga dan dibayarkan kembali setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan
            keuangan DMW. Saldo utang DMW per 31 Desember 2015 adalah sebesar Rp 3.712.180.219.


            Perjanjian tersebut telah diubah beberapa kali yaitu sebagai berikut:
            1.   Penegasan Pertama No.046/PPPS/I/2016 tanggal 5 Januari 2016, dimana DMW mengakui utang kepada
                 pihak pertama sebesar Rp3.712.180.219. Saldo utang DMW per 31 Desember 2016 adalah sebesar Rp
                 3.712.180.219.
            2.   Penegasan Kedua No.046/PPPS/I/2017 tanggal 5 Januari 2017, dimana DMW mengakui utang kepada
                 pihak pertama sebesar Rp3.712.180.219. Saldo utang DMW per 31 Desember 2017 adalah sebesar Rp
                 3.712.180.219.
            3.   Perubahan Perjanjian Utang Piutang No.071B/PPHP/XII/2018 tanggal 31 Mei 2018, dimana DMW
                 mengakui utang kepada pihak pertama sebesar Rp6.627.698.483. Saldo utang DMW per 31 Mei 2018
                 sebesar Rp 6.627.698.483.
            4.   Penegasan Perjanjian Utang Piutang No.128/PPPS/XII/2018 tanggal 31 Desember 2018, dimana DMW
                 mengakui utang kepada pihak pertama sebesar Rp6.627.698.483. Saldo utang DMW per 31 Desember
                 2018 sebesar Rp 6.627.698.483.
            5.   Penegasan Perjanjian Utang Piutang No.185A/PPPS/XII/2021 tanggal 31 Desember 2021, dimana DMW
                 mengakui utang kepada pihak pertama sebesar Rp6.627.698.483. Saldo utang DMW per 31 Desember
                 2021 sebesar Rp 6.627.698.483.




                                                            37
Page 41
                            PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                               30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)
       Herman Herry Adranacus ("HHA") (lanjutan)
       a. DMW (lanjutan)
           6. Penegasan Perjanjian Utang Piutang No.285/PHP/XII/2022 tanggal 30 Desember 2022, dimana DMW
               mengakui utang kepada pihak pertama sebesar Rp6.627.698.483. Saldo utang DMW per 31 Desember
               2022 sebesar Rp 6.627.698.483.
            7.   Perjanjian Pembaharuan Utang (Novasi) No.279/HH-DMW/PHP/XII/2023 tanggal 29 Desember 2023,
                 dimana DMW mengakui utang kepada pihak pertama sebesar Rp5.627.698.483. Saldo utang DMW per
                 31 Desember 2023 sebesar Rp5.627.698.483.
            Atas pinjaman tersebut tidak dikenakan bunga dan dibayarkan kembali setiap bulannya dengan nominal yang
            disesuaikan dengan keuangan DMW.


       PT Sotis Hotel Manajemen ("SHM")
       Saldo piutang lain-lain per 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah Rp 0. Sementara saldo utang lain-
       lain Perseroan dan entitas anak kepada SHM adalah senilai Rp1.288.031.000 dan Rp935.707.000



       a.   DMW
            Berdasarkan Perjanjian Hutang Piutang No.193a/PHP/XII/2012 tertanggal 31 Desember 2021 SHM mengakui
            dan menerima pinjaman dari DMW. Pinjaman tersebut diberikan untuk keperluan operasional SHM dengan
            bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan
            secara bertahap setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam.



            Sisa piutang per 31 Desember 2022 adalah sebesar Rp9.017.457 yang dicatat sebagai bagian dari piutang
            lain-lain.


            Berdasarkan Addendum III Perjanjian Hutang Piutang No.281/SHM-DMW/PHP/XII/2023 tertanggal 29
            Desember 2023 DMW telah menerima pinjaman dari SHM dari waktu ke waktu dan saat perjanjian pada saat
            perjanjian ditandatangani total pinjaman adalah sebesar Rp935.707.000.



            Adapun perincian jumlah pinjaman tersebut sebagai berikut:
            1. Pinjaman untuk dana operasional sebesar Rp 385.707.000.
            2. Biaya Jasa Manajemen (Management Fee) yang belum dibayar atas pengoperasian Sotis Hotel sebesar
                Rp550.057.000. Terhadap biaya Jasa Manajemen (Management Fee) ini tidak dikenakan biaya
                tambahan berupa denda dan/atau bunga atas keterlambatan pembayaran yang belum dilakukan oleh
                DMW.




                                                        38
Page 42
                              PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                 30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)
       PT Sotis Hotel Manajemen ("SHM") (lanjutan)
           Berdasarkan Perjanjian Manajemen Hotel No.0012/CTR/SHM/VIII/2018 tanggal 1 Agustus 2018 antara Entitas
           Anak (PT Dwimukti Mitra Wisata) dengan PT Sotis Hotel Manajemen (SHM), bahwa Entitas Anak bermaksud
           menggunakan merk Sotis, sistem manajemen serta jasa pengelolaan hotel dari SHM. Jangka waktu perjanjian
           ini adalah selama periode 2 tahun mulai dari tanggal 1 Agustus 2018 sampai dengan 31 Juli 2020. Atas
           perjanjian ini, Entitas Anak membayar biaya pelaksanaan pekerjaan yang terdiri dari incentive management
           fee sebesar Rp70.000.000 setiap bulan untuk masing-masing hotel. Selain itu, Entitas Anak wajib
           mencadangkan 3% dari GOP (Gross Operating Profit) hotel setiap bulannya sebagai cadangan untuk
           penggantian, penambahan dan penyempurnaan alat terpasang dan perlengkapan hotel.

             Pada tahun yang berakhir tgl 30 September 2024 dan 2023, Entitas Anak membayar jasa manajemen kepada
             SHM masing-masing sebesar Rp1.350.000.000 yang dicatat sebagai “Jasa Manajemen” sebagai bagian dari
             Beban Umum dan Administrasi (Catatan 27).



        Stevano Rizki Adranacus ("SRA")
        Per 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, saldo piutang Perusahaan dan entitas anak kepada SRA sebesar
        Rp0 dan Rp1.380.000.000.


        Berdasarkan Perjanjian Hutang Piutang No.194a/PHP/XII/2021 tertanggal 31 Desember 2021 DMW mengakui dan
        menerima pinjaman dari SRA sebesar Rp1.380.000.000. Pinjaman tersebut diberikan untuk keperluan operasional
        DMW dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman
        dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan cash flow pihak
        peminjam.


        PT Dwimukti Inti Boga ("DIB")
        Per 30 September 2024, saldo utang Perusahaan dan entitas anak kepada DIB sebesar Rp2.949.000.000 terdiri
        dari saldo utang SMK Rp315.000.000, DMW sebesar Rp2.390.000.000, dan TKP sebesar Rp244.000.000.


        Per 31 Desember 2023, saldo utang Perusahaan dan entitas anak kepada DIB sebesar Rp935.707.000 terdiri dari
        saldo utang SMK Rp299.032.000, DMW sebesar Rp186.750.000 dan TKP sebesar Rp618.000.000.

        a.   SMK
             Per 30 September 2024, SMK mengakui menerima pinjaman dari DIB sebesar Rp315.000.000 sementara
             pada 31 Desember 2023 SMK mengakui menerima pinjaman dari DIB sebesar Rp299.032.000. Pinjaman
             tersebut diberikan untuk keperluan operasional SMK dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa
             biaya tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan
             nominal yang disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam.


        b.   DMW
             Berdasarkan Addendum II Perjanjian Hutang Piutang No.282/DIB-DMW/PHP/XII/2023 tertanggal 29
             Desember 2023 DMW mengakui dan menerima pinjaman dari DIB sebesar Rp186.750.000. Pinjaman tersebut
             diberikan untuk keperluan operasional DMW dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya
             tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan nominal
             yang disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam.

             Pada tahun 2024 DMW menerima pinjaman sehingga saldo utang DMW ke DIB per 30 September 2024
             adalah Rp2.390.000.000.




                                                        39
Page 43
                             PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)
       PT Dwimukti Inti Boga ("DIB")
       c. TKP
           Berdasarkan Perjanjian Hutang Pemegang Saham No. 291/DIB-TKP/PHP/XII/2023 tertanggal 29 Desember
           2023 Perusahaan mengakui dan menerima pinjaman dari DIB sebesar Rp618.000.000. Pinjaman tersebut
           tidak dikenakan bunga dan tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara
           bertahap setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam. Pinjaman
           berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan atau ketika hutang tersebut dilunasi.

            Pada tahun 2024 TKP meerima pinjaman sehingga saldo utang TKP ke DIB per 30 September 2024 adalah
            Rp244.000.000.


        PT Sungai Mas Propertindo ("SMP")
        Per 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, saldo piutang Perusahaan dan entitas anak kepada SMP sebesar Rp0
        dan Rp1.595.447.266.

        Berdasarkan Perjanjian Hutang Piutang No.191a/PHP/XII/2021 tertanggal 31 Desember 2021 SMP mengakui dan
        menerima pinjaman dari DMW sebesar Rp1.100.000.000. Pinjaman tersebut diberikan untuk keperluan operasional
        SMP dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman
        dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan cash flow pihak
        peminjam.

        Berdasarkan Addendum Perjanjian Hutang Piutang No.287/PHP/XII/2023 tertanggal 30 Desember 2022 SMP
        mengakui dan menerima pinjaman dari DMW sebesar Rp1.595.447.266. Pinjaman tersebut diberikan untuk
        keperluan operasional SMP dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya tambahan lainnya.
        Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan
        cash flow pihak peminjam.


13. UTANG USAHA
    a. Berdasarkan nama Entitas
    Rincian utang usaha berdasarkan nama pemasok per 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai
    berikut :                                                       30 September 2024      31 Desember 2023
        Pihak ketiga
          Rupiah
              Sari Alam Supplier                                            102.126.488            115.621.350
              CV Jasa Boga Niaga                                             33.656.900             13.516.500
              PT Sahih Mitra Sinergi                                         26.105.050                    -
              PT.Seiga Plus Energy                                           15.490.000                    -
              PT Sentral Sari Prima Sentosa                                  15.321.000             18.130.000
              Pastry The Maleo                                               14.284.830                    -
              Jeng Rince Kitchen                                             13.021.000             14.016.500
              PT Paskomnas Niaga Utama                                       11.071.991                    -
              Pratama Laundry & Dry Cleaning                                 10.796.500             11.603.300
              CV Maju Bersama Meat Shop                                             -               14.064.450
           Makmur Stand Buah                                                          -                21.442.500
           Sukanda Djaya                                                              -                 9.562.100
           PT Rumah Duta Pangan                                                       -                21.100.195
           PT Fitra Food International                                                -                13.140.070
           PT Sari Tirta Indonesia                                                    -                13.000.000
           Lain-lain (Saldo dibawah Rp10.000.000)                             240.518.303             226.991.118
        Jumlah                                                                482.392.062             492.188.083




                                                        40
Page 44
                               PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                  30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

13. UTANG USAHA (lanjutan)
    b. Berdasarkan umur
       Rincian utang usaha dikategorikan berdasarkan tanggal tertagih adalah sebagai berikut :
                                                                        30 September 2024         31 Desember 2023
       0 - 30 hari                                                              244.253.318              268.274.983
       31 - 60 hari                                                             121.857.430              111.783.123
       61 - 90 hari                                                              26.525.838               30.654.100
       > 90 hari                                                                 89.755.476               81.475.877
       Jumlah                                                                   482.392.062              492.188.083

    Seluruh utang usaha kepada pihak ketiga merupakan utang kepada pemasok dalam mata uang Rupiah per
    30 September 2024 dan 31 Desember 2023. Seluruh utang usaha berjangka waktu 30 sampai dengan 120 hari dan
    tanpa jaminan.

14. UTANG LAIN-LAIN
    Rincian utang lain-lain per 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut :

                                                                         30 September 2024        31 Desember 2023
    Pihak ketiga
      PT Asuransi Central Asia                                                           -               155.418.514
      Lainnya                                                                      1.841.492               2.208.498
    Sub Jumlah                                                                     1.841.492             157.627.012
      Pihak berelasi (catatan 12d)                                           103.358.773.061          97.017.956.168
    Jumlah                                                                   103.360.614.553          97.175.583.180

    Bagian lancar                                                              4.238.872.492           1.898.084.012
    Bagian tidak lancar                                                       99.121.742.061          95.277.499.168
    Jumlah                                                                   103.360.614.553          97.175.583.180

    Seluruh utang lain-lain kepada pihak berelasi dilakukan tanpa dikenakan bunga, tanpa jaminan dan jatuh tempo
    sewaktu-waktu.


15. BEBAN AKRUAL
    Rincian beban akrual per 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut :

                                                                         30 September 2024        31 Desember 2023
    Jasa Pelayanan                                                              581.191.366               561.280.204
    Kerusakan dan Penggantian                                                   329.961.440               281.892.500
    Cadangan Penggantian Perlengkapan Inventaris Hotel                          163.457.850                       -
    Komisi                                                                      126.085.631                88.930.114
    Gaji dan Tunjangan                                                          108.966.580               282.652.632
    Listrik & Air                                                                69.626.447                86.743.442
    Kontrak Service                                                              32.048.564                39.391.621
    Jasa Profesional                                                                    -                  95.000.000
    Lain-lain                                                                   306.917.415               408.496.114
    Jumlah                                                                    1.718.255.293             1.844.386.627




                                                           41
Page 45
                              PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                 30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16. PERPAJAKAN
    a. Pajak dibayar dimuka
       Rincian pajak dibayar dimuka per 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
                                                                          30 September 2024   31 Desember 2023
       Perusahaan
         PPN                                                                   4.777.717.705        4.776.330.887
       Entitas anak
         Pasal 21                                                                 11.788.230              986.652
         Pasal 25 / 29                                                            81.267.818                  -
         Pasal 23                                                                  1.807.637              510.000
       Jumlah                                                                  4.872.581.390        4.777.827.539
    b. Utang pajak
       Rincian utang pajak per 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
                                                                          30 September 2024   31 Desember 2023
       Perusahaan
         Pasal 21                                                                    375.000          120.757.674
         Pasal 23                                                                  2.513.561              823.524
         Pasal 4 (2)                                                                     -                140.024
         Denda                                                                           -                200.000
       Entitas anak
         Pasal 29                                                                        -            551.751.481
         Pajak pembangunan 1                                                     224.885.786          237.802.028
         Pasal 21                                                                  9.570.249           19.386.222
         Pasal 23                                                                  3.963.847            4.632.482
         Pasal 4(2)                                                               66.000.000                  -
       Jumlah                                                                    307.308.443          935.493.435
       Rugi fiskal Perusahaan dapat dikompensasikan dengan laba kena pajak untuk periode lima tahun mendatang
       sejak kerugian fiskal terjadi. Namun, Manajemen berpendapat bahwa Perusahaan tidak akan memiliki laba kena
       pajak yang mengakibatkan akumulasi rugi fiskal tersebut dapat digunakan sebelum tanggal kadaluarsanya,
       sehingga aset pajak tangguhan atas rugi fiskal tersebut tidak diakui.

         Rekonsiliasi antara rugi sebelum pajak final dan pajak penghasilan konsolidasian dengan taksiran rugi fiskal
         Perusahaan diatas menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan.

    c.   Pengampunan Pajak
         Pada tahun 2017 dan 2016, Perusahaan dan Entitas Anak ikut berpartisipasi dalam program pengampunan pajak.
         Perusahaan dan Entitas Anak telah melaporkan Surat Pernyataan Harta untuk Pengampunan Pajak (SPHPP)
         kepada Direktorat Jenderal Pajak antara tanggal 28 September 2016 sampai dengan 31 Maret 2017. Aset dan
         liabilitas pengampunan pajak yang dideklarasikan oleh Perusahaan dan Entitas Anak adalah sebagai berikut:


                                        Jenis Aset/Liabilitas                                        Jumlah
         Kas                                                                                         22.205.650.000
         Bank                                                                                            16.857.636
         Investasi dalam saham                                                                        2.500.000.000
         Investasi dalam Saham yang Dikelompokkan dalam Aset Lepasan                                  4.950.000.000
         Tanah                                                                                       41.899.430.000
         Bangunan                                                                                     4.176.000.000
         Kendaraan                                                                                    1.798.600.000
         Utang Bank                                                                                    (516.930.801)
         Utang Lain-lain                                                                            (11.850.000.000)
         Liabilitas Sewa Pembiayaan                                                                     (80.846.577)
         Jumlah                                                                                      65.098.760.258



                                                         42
Page 46
                              PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                 30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16. PERPAJAKAN (lanjutan)
    c. Pengampunan Pajak (lanjutan)
       Seluruh aset dan liabilitas terkait dengan pengampunan pajak yang dideklarasikan oleh Perusahaan dan Entitas
       Anak telah diakui, diukur dan dibukukan sesuai dengan kriteria yang ditentukan dalam Pernyataan Standar
       Akuntansi Keuangan (PSAK) umum.

         Perusahaan dan Entitas Anak membayar uang tebusan sebesar Rp197.500.000 pada tahun 2017 dan dicatat
         sebagai bagian dari Beban Pajak dalam akun Penghasilan (Beban) Lain-lain.

    d.   Ketetapan Pajak
         Pada 31 Desember 2023, Perusahaan menerima Surat Ketetapan Pajak (”STP”) untuk berbagai jenis pajak tahun
         fiskal 2019 dan 2020 yang menyatakan sanksi administrasi atas keterlambatan pelaporan sebesar Rp3.000.000.
         Perusahaan telah menyetujui tagihan pajak tersebut dan dicatat sebagai beban pajak pada laba atau rugi tahun
         2023.
    e.   Administrasi
         Undang-undang perpajakan yang berlaku di Indonesia mengatur bahwa Perusahaan menghitung, menetapkan
         dan membayar sendiri besarnya jumlah pajak yang terutang secara individu. Berdasarkan peraturan perundang-
         undangan yang berlaku, DJP dapat menetapkan atau mengubah jumlah pajak terutang dalam jangka waktu 5
         (lima) tahun.

         Pemerintah mengurangi tarif Pajak Penghasilan Badan menjadi 22% untuk tahun 2020-2021 dan 20% untuk tahun
         2022 dan seterusnya, sesuai dengan Pasal 5 bagian 1 dari Perppu No. 1 tahun 2020. Kebijakan ini mulai berlaku
         sejak 31 Maret 2020, setelah dikeluarkannya Peraturan sebagai Pengganti Undang-Undang tentang Kebijakan
         Stabilitas Sistem Keuangan dan Kebijakan Sistem Keuangan sehubungan dengan Wabah Virus Corona 2019
         (“COVID-19”) dan/atau untuk mengantisipasi ancaman yang akan membahayakan Ekonomi Nasional dan/atau
         Stabilitas Sistem Keuangan Negara. Perppu tersebut telah diundangkan dalam Undang-undang No. 2 Tahun 2020
         yang berlaku efektif 18 Mei 2020.

         Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintah menerbitkan Undang-Undang Republik Indonesia No. 7 Tahun 2021
         tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (“UU HPP”). Aturan tersebut menetapkan tarif pajak penghasilan
         badan menjadi sebesar 22% yang mulai berlaku pada tahun pajak 2022 dan seterusnya.



17. UTANG BANK
    Rincian utang bank per 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut :
                                                                     30 September 2024           31 Desember 2023
    PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                                60.850.000.000              66.700.000.000
    Dikurangi:
      Biaya Transaksi Utang Bank yang Belum
        Diamortisasi                                                        (337.374.186)               (413.980.891)
    Bagian yang Jatuh Tempo dalam Waktu Satu Tahun                        (8.603.820.586)             (7.698.700.925)
    Bagian yang Jatuh Tempo Lebih dari Satu Tahun                         51.908.805.228              58.587.318.184

    Entitas Anak
    PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
    Berdasarkan Perjanjian Kredit No.240/JRM/PK-KI/2017 tanggal 15 Desember 2017 antara PT Dwimukti Mitra Wisata
    (Entitas Anak) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Entitas Anak mendapatkan Fasilitas Kredit Investasi
    dengan maksimum kredit sebesar Rp100.000.000.000 untuk keperluan refinancing pembiayaan Hotel Sotis Falatehan
    dan Sotis Residence Penjernihan berikut sarana prasarana, mesin dan perlengkapan.
    Jangka waktu kredit diberikan selama 144 bulan terhitung sejak tanggal 15 Desember 2017 sampai dengan 14
    Desember 2029. Pinjaman ini dikenakan bunga mengambang dan memiliki jadwal pembayaran atas angsuran pokok
    setiap bulannya yang berkisar antara Rp300.000.000-Rp1.300.000.000 per bulan selama jangka waktu kredit. Tingkat
    suku bunga yang dikenakan atas pinjaman di tahun 2023 dan 2022 adalah sebesar 12% per tahun.




                                                          43
Page 47
                               PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                  30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

17. UTANG BANK (lanjutan)
    Jaminan yang diberikan atas fasilitas kredit tersebut adalah:
    - Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1458/melawai seluas 523 m2 di Jalan Falatehan I No.21 dan 22, Jakarta Selatan
       yang terdaftar atas nama PT Satria Mega Kencana (Perusahaan).
    - Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1256/bendungan hilir seluas 567 m2 di Jalan Penjernihan I No.10B, Jakarta
       Pusat yang terdaftar atas nama PT Dwimukti Graha Elektrindo.
    - Jaminan perusahaan oleh PT Satria Mega Kencana (Perusahaan) dan PT Dwimukti Graha Elektrindo.
    -   Jaminan perorangan oleh Vonny Kristiani.

    Jumlah pembayaran pokok pinjaman atas fasilitas tersebut sebesar Rp5.850.000.000 dan Rp5.400.000.000 untuk
    tahun yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan 2023.


    Saldo utang pinjaman per 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing sebesar Rp60.512.625.814 dan
    Rp66.286.019.109.


    Atas fasilitas tersebut, terdapat beberapa batasan yang tidak diperkenankan untuk dilakukan oleh Entitas Anak yaitu:

    a. Mengubah bentuk atau status hukum Entitas Anak, anggaran dasar, memindah tangankan saham Entitas Anak
       yang mengakibatkan perubahan pemegang saham dominan;
    b. Mengubah susunan pengurus, direksi, komisaris dan kepemilikan saham Entitas Anak;
    c. Mengadakan merger dan/atau konsolidasi;
    d. Melakukan akuisisi/pengambilalihan aset milik pihak ketiga;
    e. Mengijinkan pihak lain menggunakan Entitas Anak untuk kegiatan pihak lain;
    f. Melunasi seluruh atau sebagian utang ke pemegang saham atau perusahaan afiliasi;
    g. Menjual atau menyewakan harta kekayaan atau barang-barang agunan;
    h. Melakukan interfinancing dengan perusahaan afiliasi, induk, entitas anak tanpa underlying transaction;
    i. Mengalihkan seluruh atau sebagian hak dan kewajiban berdasarkan perjanjian kredit kepada pihak lain;
    j. Menggunakan dana Entitas Anak untuk tujuan diluar usaha yang dibiayai dengan fasilitas kredit;
    k. Menerima fasilitas kredit baru dari bank lain;
    l. Mengikatkan diri sebagai penjamin dan menjaminkan harta kekayaan yang telah dijaminkan kepada pihak lain;
    m. Membayar dividen;
    n. Melakukan likuidasi;
    o. Melakukan investasi yang melebihi proceed Entitas Anak;
    p. Membuka usaha baru yang tidak terkait dengan usaha yang telah ada;
    q. Membuat perjanjian dan transaksi tidak wajar, namun tidak terbatas pada:
       - Mengadakan atau membatalkan kontrak yang dapat mempengaruhi kelancaran usaha.
       - Mengadakan kerjasama yang mengancam keberlangsungan usaha.
       - Mengadakan transaksi dengan pihak lain dengan cara-cara yang berada di luar kebiasaan yang wajar.



    Disamping itu, terdapat juga rasio-rasio keuangan yang harus dipenuhi oleh Entitas Anak yaitu:
    a. Current Ratio (Rasio Lancar) minimal 1 kali;
    b. Debt to Equity Ratio maksimal 2,5 kali;
    c. Debt Service Coverage minimal 100%.




                                                            44
Page 48
                               PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                  30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

17. UTANG BANK (lanjutan)
    Per tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, rasio-rasio keuangan DMW (Entitas Anak) sebagai berikut:

                                                                   30 September 2024             31 Desember 2023
    Current Ratio                                                        1,48 kali                    1,09 kali
    Debt to Equity Ratio                                                -2,36 kali                   -2,45 kali
    Debt Service Coverage                                                23,10%                       23,23%

    Per tanggal 30 September 2024, Entitas Anak DMW masih belum dapat memenuhi batasan Debt Debt to Equity Ratio
    (DER) 2,5 kali, dan Debt Service Coverage (DSCR) 100%.


    Pada tanggal 17 Juli 2018, Entitas Anak mendapatkan surat tertulis dari BNI No.JRM/1/365/R terkait batasan yang tidak
    diperkenankan untuk dilakukan oleh Entitas Anak, yaitu membayar dividen. Berdasarkan surat tersebut, Entitas Anak
    dapat membagi dividen tanpa persetujuan BNI selama Entitas Anak masih memenuhi financial convenant yang
    ditetapkan oleh BNI. Pemberitahuan wajib dilakukan 7 hari kerja sebelum tanggal efektif pembayaran dividen.



18. LIABILITAS SEWA PEMBIAYAAN
    Rincian liabilitas sewa pembiayaan per 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut :
                                                                       30 September 2024      31 Desember 2023
    Jumlah utang sewa guna usaha                                               153.860.000              197.820.000
    Pembayaran                                                                 (49.455.000)              (43.960.000)
    Sub Jumlah                                                                104.405.000               153.860.000
    Dikurangi:
      Bagian jangka pendek                                                      60.445.000                60.445.000
    Bagian jangka panjang                                                       43.960.000                93.415.000

    Liabilitas sewa pembiayaan merupakan sewa pembiayaan kepada Bank Central Asia yang dilakukan oleh entitas anak
    DMW pada unit Sotis Falatehan untuk kendaraan operasional. Jangka waktu nya adalah 3 tahun dengan bunga 2,66%
    setiap tahunnya




                                                           45
Page 49
                               PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                  30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

19. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA
    Perusahaan dan Entitas Anak mencatat liabilitas imbalan pasca kerja sesuai UU CIPTAKERJA No.11/2020
    berdasarkan perhitungan aktuaris independen, Kantor Konsultan Aktuaria Arya Bagiastra yang dalam laporannya
    tertanggal 29 Februari 2024 untuk perhitungan per 31 Desember 2023 dengan menggunakan metode Proyeksi Kredit
    Unit. Sementara untuk periode 30 September 2024 Perseroan tidak menghitung liabilitas imbalan masa kerja. Berikut
    adalah asumsi dari Aktuaria :


                                                                    30 September 2024             31 Desember 2023
    Usia pensiun normal                                                     -                          55 tahun
    Tingkat bunga diskonto (per tahun)                                      -                       6,47% - 6,73%
    Tingkat kenaikan gaji (per tahun)                                       -                          10,00%
    Tingkat kematian                                                        -                           TMI IV
    Tingkat cacat dari tingkat kematian                                     -                      10% dari TMI IV

    Beban imbalan pasca kerja karyawan untuk tahun 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:
                                                                      30 September 2024              31 Desember 2023
    Biaya jasa lalu                                                                      -                             -
    Biaya jasa kini                                                                      -                   171.793.467
    Biaya bunga liabilitas manfaat pasti, neto                                           -                    91.304.607
    Biaya terminasi                                                                      -                   (88.963.126)
    Jumlah                                                                               -                   174.134.948

    Mutasi liabilitas manfaat karyawan adalah sebagai berikut:
                                                                           30 September 2024         31 Desember 2023
    Saldo awal                                                                  1.515.385.440              1.440.231.155
    Beban yang diakui di laporan laba rugi                                                  -                174.134.948
    Pembayaran tahun berjalan                                                               -               (178.125.000)
    Penyesuaian liabilitas atas pengakuan masa kerja lalu                                   -                 79.144.337
    Jumlah                                                                      1.515.385.440              1.515.385.440

    Jumlah tercantum pada laporan posisi keuangan yang timbul dari liabilitas Entitas dalam rangka liabilitas imbalan pasca
    kerja adalah sebagai berikut:
                                                                           30 September 2024         31 Desember 2023
    Nilai kini liabilitas imbalan pasti                                          1.515.385.440               1.515.385.440
    Jumlah                                                                       1.515.385.440               1.515.385.440




                                                            46
Page 50
                              PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                 30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

19. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA (lanjutan)
    Analisa sensitivitas kuantitatif untuk asumsi-asumsi yang signifikan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebagai
    berikut:
                                                                                Pengaruh atas nilai kini liabilitas
                     Pemegang saham                        Persentase                imbalan pasca kerja
    Tingkat diskonto
      Kenaikan                                                1,00%                                     1.419.495.039
      Penurunan                                               1,00%                                     1.622.788.431
    Kenaikan gaji di masa depan
      Kenaikan                                                1,00%                                     1.612.606.735
      Penurunan                                               1,00%                                     1.426.470.897

    Perseroan tidak melakukan perhitungan nilai liabilitas imbalan masa kerja per 30 Juni 2024, perhitungan hanya
    dilakukan secara tahunan menggunakan jasa aktuaris.


20. JAMINAN PELANGGAN
    Rincian jaminan pelanggan per 30 Septemberi 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut :
                                                                     30 September 2024        31 Desember 2023
    Pihak ketiga                                                             127.606.889             702.173.759
    Jumlah                                                                   127.606.889             702.173.759

    Jaminan Pelanggan merupakan uang muka atau deposit yang diberikan terlebih dahulu oleh pelanggan sebelum
    menggunakan jasa hotel.

21. MODAL SAHAM
    Berdasarkan Akta Notaris Christina Dwi Utami, SH, M.Hum, M.Kn No.12 tertanggal 4 Mei 2018, para pemegang saham
    Perusahaan telah menyetujui untuk:
    -   Meningkatkan modal dasar Perusahaan dari semula sebesar Rp 10.000.000.000 menjadi sebesar
        Rp240.000.000.000.
    -   Meningkatkan modal ditempatkan dan modal disetor Perusahaan dari semula sebesar Rp10.000.000.000 yang
        terbagi atas 10.000 saham menjadi sebesar Rp60.000.000.000 yang terbagi atas 60.000 saham. Peningkatan
        modal ditempatkan dan disetor Perusahaan dilakukan dengan menerbitkan saham baru dalam simpanan yaitu
        sebanyak 50.000 saham dengan nilai nominal sebesar Rp1.000.000, seluruhnya diambil bagian dan disetor oleh
        Herman Herry Adranacus.

    Perubahan anggaran dasar Perusahaan tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
    Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.AHU-0010228.AH.01.02. Tahun 2018 tanggal 8 Mei 2018.
    Berdasarkan Akta Notaris Christina Dwi Utami, SH, M.Hum, M.Kn No.27 tertanggal 9 Mei 2018, para pemegang saham
    Perusahaan telah menyetujui untuk merubah nilai nominal saham Perusahaan dari semula sebesar Rp 1.000.000 per
    saham menjadi sebesar Rp 100 per saham.




                                                         47
Page 51
                             PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

21. MODAL SAHAM (lanjutan)
    Perubahan anggaran dasar Perusahaan tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
    Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.AHU-0010551.AH.01.02. Tahun 2018 tanggal 14 Mei 2018.

    Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang diaktakan dalam Akta Notaris Christina Dwi
    Utami, SH, M.Hum, M.Kn No.49 tertanggal 25 Juli 2018, para pemegang saham Perusahaan telah menyetujui untuk:


    1. Merubah jumlah saham yang dikeluarkan dalam simpanan/portepel Perusahaan yang akan ditawarkan/dijual ke
       masyarakat melalui Penawaran Umum dari semula sebanyak-banyaknya 150.000.000 saham baru menjadi
       sebanyak-banyaknya 400.000.000 saham baru dengan nilai nominal masing-masing saham sebesar Rp100,
       dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku termasuk peraturan Pasar Modal dan
       Peraturan Bursa Efek di Indonesia yang berlaku.
    2. Menerbitkan Waran Seri I sebanyak-banyaknya 200.000.000 yang diberikan secara cuma-cuma kepada
       masyarakat yang membeli saham baru dalam Penawaran Umum, dan waran ini dapat dialihkan dan/atau
       diperjualbelikan secara terpisah dari saham baru tersebut, dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan
       yang berlaku termasuk peraturan Pasar Modal dan Peraturan Bursa Efek di Indonesia yang berlaku.


    3. Mencatatkan Waran Seri I dan saham-saham hasil pelaksanaan Waran Seri I pada Bursa Efek Indonesia serta
       mendaftarkan saham-saham Perusahaan dalam Penitipan Kolektif sesuai dengan Peraturan Kustodian Sentral
       Efek Indonesia.

    Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham No.59 tanggal 21 September 2018 dan Akta Hibah Saham
    No.60 tanggal 22 September 2018 dari Notaris Christina Dwi Utami, SH, M.Hum, M.Kn., para pemegang saham
    Perusahaan menyetujui pengalihan saham dalam Perusahaan yang dimiliki oleh Herman Herry Adranacus kepada
    Stevano Rizki Adranacus sebanyak 240.000.000.
    Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Perusahaan tersebut telah diterima oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
    Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perusahaan No. AHU-
    AH.01.03-0245655 tanggal 24 September 2018.

    Berdasarkan Laporan dari Biro Administrasi Efek PT Adimitra Jasa Korpora, susunan pemegang saham per 30
    September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:


                                                     Jumlah saham        30Persentase
                                                                            September 2024
                   Pemegang saham                   ditempatkan dan       kepemilikan              Jumlah
    Herman Herry Adranacus                                260.000.000             26,00            26.000.000.000
    Stevano Rizki Adranacus                               247.967.600             24,80            24.796.760.000
    Indjun                                                143.471.000             14,35            14.347.100.000
    Vonny Kristiani                                        99.000.000              9,90             9.900.000.000
    Cindy Angelina Adranacus                                1.000.000              0,10               100.000.000
    Masyarakat                                            248.565.379             24,85            24.856.537.900
    Jumlah                                              1.000.003.979            100,00           100.000.397.900


                                                     Jumlah saham        31 Desember 2023
                                                                          Persentase
                   Pemegang saham                   ditempatkan dan      kepemilikan               Jumlah
    Herman Herry Adranacus                                260.000.000            26,00             26.000.000.000
    Stevano Rizki Adranacus                               247.967.600            24,80             24.796.760.000
    Indjun                                                143.375.700            14,34             14.337.570.000
    Vonny Kristiani                                        99.000.000             9,90              9.900.000.000
    Cindy Angelina Adranacus                                1.000.000             0,10                100.000.000
    Masyarakat                                            248.660.679            24,86             24.866.067.900
    Jumlah                                              1.000.003.979           100,00            100.000.397.900




                                                        48
Page 52
                               PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                  30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

21. MODAL SAHAM (lanjutan)
    Sesuai dengan Daftar Pemegang Saham per tanggal 30 September 2024, jumlah saham yang telah dikeluarkan oleh
    Perseroan dalam rangka pelaksanaan Waran sampai dengan tanggal 30 September 2024, adalah sebanyak 3.979 (tiga
    ribu sembilan ratus tujuh puluh sembilan) saham dengan nilai nominal seluruhnya sebesar Rp397.900 (tiga ratus
    sembilan puluh tujuh ribu sembilan ratus rupiah), sehingga jumlah seluruh saham yang telah dikeluarkan oleh
    Perseroan adalah sebanyak 1.000.003.979 (satu milyar tiga ribu sembilan ratus tujuh puluh sembilan) saham, dengan
    nilai nominal seluruhnya sebesar Rp100.000.397.900 (seratus milyar tiga ratus sembilan puluh tujuh ribu sembilan ratus
    rupiah).


22. TAMBAHAN MODAL DISETOR
    Rincian tambahan modal disetor per 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut :
                                                                     30 September 2024       31 Desember 2023
    Agio Saham - Penawaran Umum Perdana                                   26.000.000.000           26.000.000.000
    Biaya Emisi Saham - Penawaran Umum Perdana                            (4.700.865.166)           (4.700.865.166)
      Sub Jumlah                                                          21.299.134.834           21.299.134.834
    Agio Saham - Saham Waran                                                   1.989.500                 1.989.500
    Selisih Nilai Transaksi Rekstrukturisasi Entitas
      Sepengendali                                                        (6.809.670.464)           (6.809.670.464)
    Bagian yang Jatuh Tempo Lebih dari Satu Tahun                         14.491.453.870           14.491.453.870

    Selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas sepengendali merupakan tambahan modal disetor atas peningkatan modal
    saham Perusahaan di Entitas Anak (PT Dwimukti Mitra Wisata (DMW)). Peningkatan dilakukan melalui pembelian
    saham DMW dari Herman Herry Adranacus dan Vonny Kristiani masing-masing sebesar 1.250 lembar saham dan
    1.200 lembar saham dengan harga beli seluruhnya sebesar Rp2.450.000.000. Atas pembelian ini, timbul selisih antara
    harga pengalihan dengan proporsi nilai liabilitas bersih entitas anak pada saat pembelian sebesar Rp6.809.670.464
    yang dicatat sebagai Selisih Nilai Transaksi Restrukturisasi Entitas Sepengendali.



23. KEPENTINGAN NON PENGENDALI
    Kepentingan non pengendali atas aset bersih entitas anak per 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah
    sebagai berikut:
                                                                          30 September 2024         31 Desember 2023
    Vonny Kristiani                                                            9.938.172.933             10.007.115.249
    Jumlah                                                                     9.938.172.933             10.007.115.249

    Kepentingan non pengendali atas rugi bersih entitas anak:
                                                                          30 September 2024            30 Juni 2023
    Vonny Kristiani                                                               (68.942.316)              (73.599.203)
    Jumlah                                                                        (68.942.316)              (73.599.203)

    Mutasi kepentingan non pengendali adalah:
                                                                              30 Juni 2024          31 Desember 2023
    Saldo awal                                                                 10.007.115.249             9.359.409.005
    Penyesuaian
    Rugi Tahun Berjalan                                                            (68.942.316)             (61.514.216)
    Surplus Revaluasi Aset Tetap                                                             -              709.220.460
    Penghasilan Komprehensif Lain :                                                          -                        -
     Pengukuran Kembali Liabilitas Imbalan Masa Kerja                                        -                        -
    Jumlah                                                                       9.938.172.933           10.007.115.249




                                                            49
Page 53
                               PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                  30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

24. PENDAPATAN USAHA
    Rincian penjualan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:
                                                                        30 September 2024       30 September 2023
    Pendapatan Hotel
     Kamar                                                                   11.386.983.784          10.998.994.244
     Makanan dan Minuman                                                      4.779.316.374           5.038.750.641
     Lain-lain                                                                   82.627.707              62.177.399
    Sub Jumlah                                                               16.248.927.865          16.099.922.284
     Pendapatan Spa                                                             109.055.000             111.789.669
    Jumlah                                                                   16.357.982.865          16.211.711.953

    Pendapatan kamar merupakan pendapatan atas penggunaan kamar hotel Sotis Falatehan, hotel Sotis Penjernihan dan
    Sotis Villa Canggu.

    Pendapatan makanan dan minuman merupakan pendapatan atas penjualan dari restoran dan bar hotel Sotis
    Falatehan, hotel Sotis Penjernihan dan Sotis Villa Canggu.

    Pendapatan lain-lain merupakan pendapatan dari telepon, laundry, business center, listrik dan parkir.

    Tidak terdapat pendapatan dari pihak berelasi maupun pelanggan dengan transaksi lebih dari 10% total nilai
    pendapatan konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 September 2024 dan 2023.



25. BEBAN POKOK PENDAPATAN
    Rincian beban pokok pendapatan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan 2023 adalah
    sebagai berikut:

                                                                           30 September 2024         30 September 2023
    Gaji dan Tunjangan                                                          2.601.474.866              2.484.494.376
    Makanan dan Minuman                                                         1.444.567.172              1.520.057.909
    Reservasi                                                                     440.501.869                387.917.383
    Perlengkapan Kantor dan Rumah                                                 433.420.162                479.538.196
    Pemeliharaan                                                                  275.160.940                223.073.950
    Internet dan TV Kabel                                                         243.456.592                235.717.861
    Bahan Bakar                                                                   112.160.033                107.932.400
    Kerusakan Perlengkapan dan Alat                                                40.419.476                 51.401.324
    Transportasi dan Perjalanan Dinas                                               5.262.350                 24.791.010
    Lain-lain                                                                      64.891.159                118.176.061
    Sub Jumlah                                                                  5.661.314.619              5.633.100.470
    Beban Operasional Spa                                                          62.773.960                 65.817.868
    Jumlah                                                                      5.724.088.579              5.698.918.338

    Sampai dengan tahun yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan 2023, tidak terdapat transaksi dengan pihak
    berelasi maupun transaksi dengan pemasok yang berjumlah lebih dari 10% dari jumlah beban konsolidasian.




                                                            50
Page 54
                              PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                 30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

26. BEBAN PENJUALAN
    Rincian beban penjualan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:


                                                                        30 September 2024       30 September 2023
    Gaji dan tunjangan                                                         395.586.006              396.242.782
    Komisi                                                                     145.832.075                  319.246
    Transportasi dan Perjalanan Dinas                                           53.539.577               37.320.645
    Iklan dan Promosi                                                           29.229.910               30.145.782
    Telepon, Teleks dan Telegram                                                14.451.968               18.328.780
    Sumbangan dan Hadiah                                                        14.089.350               38.862.881
    Perlengkapan Kantor dan Rumah                                                9.471.160                4.615.170
    Perjamuan                                                                    1.063.900                1.806.809
    Lain-lain                                                                    1.340.833                1.390.000
    Jumlah                                                                     664.604.779              529.032.095

27. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI
    Rincian beban penjualan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:



                                                                        30 September 2024       30 September 2023
    Gaji dan Tunjangan                                                        5.279.280.531           5.114.904.984
    Penyusutan dan Amortisasi (catatan 10)                                    4.900.197.207           4.086.162.370
    Jasa Manajemen                                                            1.350.000.000           1.350.000.000
    Listrik, Air dan Telekomunikasi                                           1.161.560.608           1.079.695.664
    Perbaikan dan Pemeliharaan                                                  682.872.730             827.323.319
    Perijinan dan Legalitas                                                     529.633.932             399.205.521
    Jasa Profesional                                                            395.417.692             140.180.000
    Transportasi dan Perjalanan Dinas                                           286.958.309             121.874.094
    Keamanan                                                                    205.306.800             433.314.000
    Asuransi                                                                    169.642.749             318.672.910
    Cadangan Penggantian Perlengkapan Inventaris Hotel                          154.760.536             166.631.446
    Perlengkapan Kantor dan Rumah                                               102.968.287              97.129.282
    Administrasi Bank                                                            74.254.179              99.250.502
    Komisi                                                                              -                         -
    Lain-lain                                                                   699.806.670             426.898.337
    Jumlah                                                                   15.992.660.230          14.661.242.429

28. BEBAN KEUANGAN
    Rincian beban keuangan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:



                                                                        30 September 2024       30 September 2023
    Beban Bunga Pinjaman Bank                                                5.015.320.248            5.907.250.072
    Beban Bunga dari Liabilitas Sewa Pembiayaan                                  3.947.400                2.193.000
    Biaya Administrasi Bank                                                      3.210.844                5.229.865
    Jumlah                                                                   5.022.478.492            5.914.672.937




                                                          51
Page 55
                                 PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                              UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                    30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

29. NILAI WAJAR DARI INSTRUMEN KEUANGAN
    Instrumen keuangan yang disajikan di dalam laporan posisi keuangan dicatat sebesar nilai wajar, atau disajikan dalam
    jumlah tercatat apabila jumlah tersebut adalah kurang lebih sebesar nilai wajarnya atau karena nilai wajarnya tidak
    dapat diukur secara handal.


    Manajemen menetapkan bahwa nilai tercatat kas dan setara kas, saldo bank yang dibatasi penggunaannya, piutang
    usaha, piutang lain-lain, uang muka pembelian, utang usaha, utang lain-lain, beban yang masih harus dibayar, utang
    pembelian aset tetap dan liabilitas sewa kurang lebih sebesar nilai wajarnya karena instrumen keuangan tersebut
    sebagian besar berjangka pendek.

    Tabel berikut menyajikan aset dan liabilitas keuangan Entitas pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023


                                                       30 September 2024                          31 Desember 2023
                                              Nilai Tercatat         Nilai Wajar        Nilai Tercatat           Nilai Wajar


    Aset Keuangan
     Kas dan Setara Kas                         5.348.124.247          5.348.124.247        11.887.905.520           11.887.905.520
     Piutang usaha                                690.903.270           690.903.270            396.263.229             396.263.229
     Piutang lain-lain                             66.145.273              66.145.273        2.066.624.264            2.066.624.264
     Aset lain-lain                             1.200.000.000          1.200.000.000         1.200.000.000            1.200.000.000
    Jumlah                                      7.305.172.790          7.305.172.790        15.550.793.013           15.550.793.013


    Liabilitas Keuangan
     Utang Usaha                                  482.392.062           482.392.062            492.188.083             492.188.083
     Utang lain-lain                          103.360.614.553        103.360.614.553        97.175.583.180           97.175.583.180
     Beban akrual                               1.718.255.293          1.718.255.293         1.844.386.627            1.844.386.627
     Jaminan pelanggan                            127.606.889           127.606.889            702.173.759             702.173.759
     Pinjaman bank                             60.850.000.000         60.512.625.814        66.700.000.000           66.286.019.109
     Liabilitas sewa                              104.405.000           104.405.000            153.860.000             153.860.000
    Jumlah                                    166.643.273.797        166.305.899.611       167.068.191.649       166.654.210.758


    Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk mengalihkan
    suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran. Pengukuran nilai wajar
    mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas terjadi:

    a.      Di pasar utama untuk aset dan liabilitas tersebut, atau
    b.      Jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas tersebut.




                                                                52
Page 56
                                PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                             UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                   30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

29. NILAI WAJAR DARI INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)
    Grup harus memiliki akses ke pasar utama.

   Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika menentukan
   harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam kepentingan ekonomi
   terbaiknya.

   Pengukuran nilai wajar atas aset non-keuangan mempertimbangkan kemampuan pelaku pasar dalam menghasilkan
   keuntungan ekonomi dengan penggunaan aset pada kemampuan tertinggi dan terbaik aset atau dengan menjualnya ke
   pelaku pasar yang lain yang akan menggunakan aset di kemampuan tertinggi dan terbaik.


   Grup menggunakan teknik penilaian yang tepat sesuai keadaan dan di mana tersedia kecukupan data untuk mengukur
   nilai wajar, memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan dan meminimalisir penggunaan
   input yang tidak dapat diobservasi.

   PSAK 60, "Instrumen Keuangan: Pengungkapan", mensyaratkan pengungkapan atas pengukuran nilai wajar dengan
   tingkat hirarki nilai wajar sebagai berikut:
   (i)     Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik (tingkat 1);

   (ii)    Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam tingkat 1 yang dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas, baik
           secara langsung (misalnya harga) atau secara tidak langsung (misalnya deviasi dari harga) (tingkat 2), dan;

   (iii)   Input untuk aset atau liabilitas yang bukan berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi (input yang tidak dapat
           diobservasi) (tingkat 3).

   Nilai wajar untuk instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif ditentukan berdasarkan kuotasi nilai pasar
   pada tanggal pelaporan. Instrumen keuangan ini termasuk dalam tingkat 1.
   Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif ditentukan dengan menggunakan teknik
   penilaian tertentu. Teknik tersebut menggunakan data pasar yang dapat diobservasi sepanjang tersedia, dan seminimal
   mungkin mengacu pada estimasi. Apabila seluruh input signifikan atas nilai wajar dapat diobservasi, instrumen
   keuangan ini termasuk dalam tingkat 2.

   Jika satu atau lebih input yang signifikan tidak berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi, maka instrumen
   tersebut masuk ke dalam tingkat 3.

   Entitas tidak mempunyai aset dan liabilitas keuangan yang diukur dan diakui pada nilai wajar (tingkat 1 dan 2). Berikut
   ini adalah metode dan asumsi yang digunakan dalam mengestimasi nilai wajar dari setiap golongan instrumen
   keuangan Entitas:

   1. Kas dan setara kas, saldo bank yang dibatasi pengguaannya, piutang usaha, dan piutang lain-lain. Untuk aset
      keuangan yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 bulan, nilai tercatat aset keuangan tersebut dianggap telah
      mencerminkan nilai wajar dari aset keuangan tersebut.
   2. Utang usaha, utang lain-lain dan beban yang masih harus dibayar.
      Seluruh liabilitas keuangan di atas merupakan liabilitas yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 bulan sehingga nilai
      tercatat liabilitas keuangan tersebut telah mencerminkan nilai wajar.
   3. Liabilitas sewa dan utang pembelian aset tetap
      Liabilitas keuangan di atas memiliki suku bunga variabel yang disesuaikan dengan pergerakan suku bunga pasar
      sehingga jumlah terutang liabilitas keuangan tersebut telah mendekati nilai wajar.




                                                               53
Page 57
                              PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                 30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

30. PENGELOLAAN MODAL
    Tujuan utama pengelolaan modal Grup adalah untuk memastikan pemeliharaan rasio modal yang sehat untuk
    mendukung usaha dan memaksimalkan imbalan bagi pemegang saham.


    Grup dipersyaratkan oleh Undang-Undang No.40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, efektif sejak 2007, untuk
    mengalokasikan sampai dengan 20% dari modal saham diterbitkan dan dibayar penuh ke dalam dana cadangan yang
    tidak boleh didistribusikan. Persyaratan permodalan eksternal tersebut telah dipertimbangkan oleh Grup bahwa
    pembentukan dana cadangan belum bisa dilakukan.


    Grup mengelola struktur permodalan dan melakukan penyesuaian, bila diperlukan, berdasarkan perubahan kondisi
    ekonomi. Untuk memelihara dan menyesuaikan struktur permodalan, Grup dapat mengusahakan pendanaan melalui
    pinjaman. Tidak ada perubahan atas tujuan, kebijakan maupun proses selama tahun yang berakhir pada tanggal-
    tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023.


    Grup mengawasi modal dengan menggunakan rasio pengungkit, dengan membagi jumlah utang yang berdampak
    bunga dengan jumlah ekuitas. Kebijakan Grup adalah menjaga rasio pengungkit dalam kisaran dari perusahaan
    terkemuka di Indonesia untuk mengamankan akses terhadap pendanaan pada biaya yang rasional. Termasuk dalam
    total pinjaman berdampak bunga adalah liabilitas sewa dan utang pembelian aset tetap.



    Rasio pengungkit pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

                                                                    30 September 2024        31 Desember 2023
    Utang bank                                                           60.512.625.814           66.286.019.109
    Liabilitas sewa                                                         104.405.000              153.860.000
    Dikurangi: Kas dan setara kas                                        (5.348.124.247)         (11.887.905.520)
    Utang Bersih                                                         55.268.906.567           54.551.973.589
    Jumlah Ekuitas                                                      200.485.995.044          228.034.843.175
    Rasio pengungkit                                                      27,57%                  23,92%

31. RUGI PER SAHAM DASAR
                                                                      30 September 2024       30 September 2023
    Rugi untuk perhitungan Rugi Bersih per saham                          (11.046.034.565)        (10.818.385.316)

    Jumlah Lembar Saham
    Jumlah Rata-rata Tertimbang Saham Biasa yang Beredar
     untuk perhitungan Rugi Bersih per saham Dasar                          1.000.000.000           1.000.000.000
    Pengaruh Efek Berpotensi Saham Biasa yang Delutif -
     Waran                                                                   199.996.021              199.999.925
    Jumlah Rata-rata Tertimbang Saham Biasa untuk
     Perhitungan Rugi Bersih per Saham Delusian                              800.003.979              800.000.075
    Rugi per saham:
    - Dasar                                                                        (11,05)                 (10,82)
    - Delusian                                                                     (13,81)                 (13,52)

32. PERISTIWA SIGNIFIKAN

    a. Perjanjian sewa

       Hotel Sotis Falatehan
       Berdasarkan perjanjian sewa menyewa dengan pihak berelasi No. 337/LGL-SM/XII/2022 tanggal 30 Desember
       2022., Entitas Anak menyewa tanah dan bangunan di Jalan Falatehan I Nomor 21-22, Melawai, Kebayoran Baru,
       Jakarta Selatan yang dipakai untuk Hotel Sotis Falatehan.


                                                        54
Page 58
                               PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                  30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


        Perjanjian sewa menyewa tersebut berlaku 2 tahun sejak tanggal 1 Januari 2023 sampai dengan 31 Desember
        2024 dengan nilai sebesar Rp220.000.000 per tahun Perjanjian tersebut dapat diperpanjang setiap tahun
        berikutnya.

        Sotis Villa Canggu
        Berdasarkan perjanjian sewa menyewa dengan pihak berelasi No. 338/LGL-SM/XII/2022 tanggal 30 Desember
        2022, Entitas Anak menyewa tanah dan bangunan di Jalan Raya Kayu Tulang, Banjar Kayu Tulang, Canggu, Kuta
        Utara, Badung yang dipakai untuk Sotis Villa Canggu.

        Perjanjian sewa menyewa tersebut berlaku 2 tahun sejak tanggal 1 Januari 2023 sampai dengan 31 Desember
        2024 dengan nilai sebesar Rp220.000.000 per tahun Perjanjian tersebut dapat diperpanjang setiap tahun
        berikutnya.

        Sotis Residence Penjernihan
        Berdasarkan perjanjian sewa menyewa dengan pihak berelasi No. 339/LGL-SM/XII/2022 tanggal 30 Desember
        2022., Entitas Anak menyewa tanah dan bangunan di Jalan Penjernihan I No. 10B, Bendungan Hilir, Tanah Abang,
        Jakarta Pusat yang dipakai untuk Sotis Residence Penjernihan.

        Perjanjian sewa menyewa tersebut berlaku 2 tahun sejak tanggal 1 Januari 2023 sampai dengan 31 Desember
        2024 dengan nilai sebesar Rp220.000.000 per tahun Perjanjian tersebut dapat diperpanjang setiap tahun
        berikutnya.

    b. Peristiwa Kontinjensi

        Peristiwa kontinjensi antara lain: karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi; estimasi dari dampak keuangannya;
        indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus keluar sumber daya; dan kemungkinan
        penggantian oleh pihak ketiga tidak ada.


33. KEJADIAN SETELAH TANGGAL LAPORAN POSISI KEUANGAN
    Tidak ada kejadian penting setelah tanggal Laporan Posisi Keuangan

34. LIABILITAS BERSYARAT
    Perusahaan dan Entitas Anak tidak memiliki liabilitas bersyarat pada tanggal-tanggal 30 September 2024 dan 31
    Desember 2023.




                                                            55

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.9 MB
Published30 Oct 2024
Pages58
Characters219,355
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 52 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org SATRIA MEGA KENCANA TBK p.2 ×167
linked — Herman Herry Adranacus. p.11 ×14
linked — Vonny Kristiani p.12 ×14
linked person Stevano Rizki Adranacus · Komisaris Utama p.12 ×12
linked person Husni Heron · Komisaris Independen p.12 ×7
linked org Bank Central Asia Tbk p.28 ×4
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.28 ×2
linked org Bank CIMB Niaga Tbk p.28 ×5
linked org Bank Pan Indonesia Tbk p.28 ×2
linked org PT Asuransi Central Asia p.33 ×3
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.11 ×3
possible org Bursa Efek Indonesia p.11 ×2
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.28 ×10
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.28 ×2
possible — Indjun p.51 ×2
unresolved person Akta Notaris Ilmiawan Dekrit Supatmo p.11
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.11 ×6
unresolved org PT Tanjung Karoso Permai p.12 ×2
unresolved org PT Dwimukti Mitra Wisata p.12 ×7
unresolved person Martinelly · Direktur Utama p.12 ×2
unresolved person Floreta Tane · Direktur p.12 ×2
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.13
unresolved person Maskanah · Anggota p.13
unresolved person Yovita · Sekretaris Perusahaan p.13 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.16 ×3
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.26 ×2
unresolved org KJPP Pung's Zulkarnain dan Rekan p.27 ×2
unresolved org KJPP Pung's Zulkarnain p.27 ×2
unresolved org Bank Bukopin Tbk p.28 ×3
unresolved org Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan p.29
unresolved org PT Mitra Global Holiday p.29
unresolved org Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan p.29
unresolved org PT Setia p.33 ×2
unresolved person Ir. Aguson Rosano. MAPPI p.34
unresolved org Bapepam-LK p.34 ×2
unresolved org PT Dwimukti Graha Elektrindo p.35 ×9
unresolved org PT Dwimukti Inti Boga p.35 ×5
unresolved org PT Sotis Hotel Manajemen p.35 ×5
unresolved org PT Sungai Mas Propertindo p.35 ×3
unresolved org PT SMK p.36 ×2
unresolved org PT DMW p.36 ×2
unresolved org PT TKP p.36 ×2
unresolved org PT Sahih Mitra Sinergi p.43
unresolved org PT Sentral Sari Prima Sentosa p.43
unresolved org PT Paskomnas Niaga Utama p.43
unresolved org PT Rumah Duta Pangan p.43
unresolved org PT Fitra Food International p.43
unresolved org PT Sari Tirta Indonesia p.43
unresolved person Akta Notaris Christina Dwi Utami p.50 ×6
unresolved org Sentral Efek Indonesia p.51
unresolved org PT Adimitra Jasa Korpora p.51
unresolved — Cindy Angelina Adranacus p.51 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 5

inlineXBRL.zip done
FinancialStatement-2024-III-SOTS.xlsx done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result