Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 77
Page 1
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk.
DAN ENTITAS ANAK / AND ITS SUBSIDIARY
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/
INTERIM CONSOLIDATION FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024/
FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS ENDED 30 SEPTEMBER 2024
( TIDAK DIAUDIT / UNAUDITED )
Page 2
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN YANG BERAKHIR FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS ENDED
30 SEPTEMBER 2024 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
DAFTAR ISI CONTENTS
Pernyataan Direksi Director’s Statement
Ekshibit/
Exhibit
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Interim A Interim Consolidated Statements of Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Interim Consolidated Statements of Profit or Loss
Konsolidasian Interim B And Other Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian Interim C Interim Consolidated Statements of Changes in Equity
Laporan Arus Kas Konsolidasian Interim D Interim Consolidated Statements of Cash Flows
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim E Notes to Interim Consolidated Financial Statements
Page 3
Page 4
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit A Exhibit A
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
LAPORAN POSISI KEUANGAN INTERIM CONSOLIDATED STATEMENT
KONSOLIDASIAN INTERIM OF FINANCIAL POSITION
30 SEPTEMBER 2024 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
30 September/ 31 Desember/
30 September Catatan/ 31 December
2024 Notes 2023
ASET ASSETS
ASET LANCAR CURRENT ASSETS
Kas dan bank 8.996.499 4 87.060.507 Cash on hand and cash in banks
Aset keuangan diukur pada nilai wajar Financial asset at fair value
melalui laporan laba rugi - 5 5.527.679 through profit or loss
Piutang usaha 11.058.202 6 29.358.797 Trade receivables
Piutang lain-lain 788.326 7 1.640 Other receivables
Uang muka dan beban dibayar di muka 873.847 8 828.925 Advance payments and prepaid expenses
Pendapatan yang masih harus diterima 19.446.757 9 2.986.070 Accrued revenue
Pajak dibayar di muka 1.402.549 17a 9.563 Prepaid taxes
Jumlah Aset Lancar 42.566.180 125.773.181 Total Current Assets
ASET TIDAK LANCAR NON-CURRENT ASSETS
Aset pajak tangguhan 335.251 17d 30.842 Deferred tax assets
Uang muka dan beban dibayar di muka 8.250.000 8 - Advance payments and prepaid expenses
Aset hak-guna Right-of-use assets
(setelah dikurangi akumulasi penyusutan (net of accumulated depreciation of
sebesar Rp 79.978.993 dan Rp 66.994.077 of Rp 79,978,993 and Rp 66,994,077
masing-masing pada 30 September 2024 as of 30 September 2024 and
dan 31 Desember 2023) 119.056.213 10 115.181.111 31 December 2023, respectively)
Aset tetap Property and equipment
(setelah dikurangi akumulasi penyusutan (net of accumulated depreciation of
sebesar Rp 9.149.677 dan Rp 6.802.404 Rp 9,149,677 and Rp 6,802,404
masing-masing pada 30 September 2024 as of 30 September 2024 and
dan 31 Desember 2023) 1.121.348.902 11 1.094.618.790 31 December 2023, respectively)
Aset tak berwujud 19.707.212 12 21.543.655 Intangible asset
Aset tidak lancar lainnya 2.002.550 2.000.000 Other non-current asset
Jumlah Aset Tidak Lancar 1.270.700.128 1.233.374.398 Total Non-Current Assets
JUMLAH ASET 1.313.266.308 1.359.147.579 TOTAL ASSETS
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim See accompanying Notes to Interim Consolidated
pada Ekshibit E terlampir yang merupakan bagian yang tidak Financial Statements on Exhibit E which are an integral
terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian Interim part of the Interim Consolidated Financial Statements
secara Keseluruhan taken as a Whole
Page 5
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit A/2 Exhibit A/2
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
LAPORAN POSISI KEUANGAN INTERIM CONSOLIDATED STATEMENT
KONSOLIDASIAN INTERIM OF FINANCIAL POSITION
30 SEPTEMBER 2024 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
30 September/ 31 Desember/
30 September Catatan/ 31 December
2024 Notes 2023
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS JANGKA PENDEK CURRENT LIABILITIES
Utang usaha 21.179.459 13 30.395.788 Trade payables
Utang lain-lain 3.735.222 3.095.800 Other payables
Utang pajak 1.920.430 17b 6.717.041 Taxes payable
Beban yang masih harus dibayar 11.662.275 15 5.862.258 Accrued expenses
Pendapatan diterima di muka 60.893.678 14 60.426.766 Unearned income
Liabilitas sewa - bagian yang jatuh tempo Lease liabilities -
dalam waktu satu tahun 9.533.365 19 10.624.092 current portion
Pinjaman bank - bagian yang jatuh tempo Bank loans -
dalam waktu satu tahun 215.352.323 18 286.873.581 current portion
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 324.276.752 403.995.326 Total Current Liabilities
LIABILITAS JANGKA PANJANG NON-CURRENT LIABILITIES
Liabilitas pajak tangguhan 124.006 17d 153.760 Deferred tax liabilities
Liabilitas sewa - setelah dikurangi bagian Lease Liabilities -
yang jatuh tempo dalam satu tahun 17.357.055 19 19.342.902 net of current portion
Provisi jangka panjang 3.609.860 20 3.199.480 Long-term provision
Cadangan imbalan pasca-kerja 1.582.088 16 1.380.258 Provision for post-employment benefits
Pinjaman bank - setelah dikurangi bagian Bank loans -
yang jatuh tempo dalam satu tahun 164.520.078 18 96.030.932 net of current portion
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 187.193.087 120.107.332 Total Non-Current Liabilities
Jumlah Liabilitas 511.469.839 524.102.658 Total Liabilities
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim See accompanying Notes to Interim Consolidated
pada Ekshibit E terlampir yang merupakan bagian yang tidak Financial Statements on Exhibit E which are an integral
terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian Interim part of the Interim Consolidated Financial Statements
secara Keseluruhan taken as a Whole
Page 6
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit A/3 Exhibit A/3
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
LAPORAN POSISI KEUANGAN INTERIM CONSOLIDATED STATEMENT
KONSOLIDASIAN INTERIM OF FINANCIAL POSITION
30 SEPTEMBER 2024 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
30 September/ 31 Desember/
30 September Catatan/ 31 December
2024 Notes 2023
EKUITAS EQUITY
Modal saham Share capital
Pada 30 September 2024 dan 31 Desember As of 30 September 2024 and 31 December
2023, nilai nominal masing-masing 2023, par value Rp 100 (full amount),
sebesar Rp 100 (Nilai penuh) per saham respectively.
Modal dasar masing-masing Authorized capital of
sebanyak 950.000.000 saham 950,000,000 shares, respectively
Modal ditempatkan dan disetor penuh: Issued and fully paid-in capital:
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 30 September 2024 and 31 December 2023
masing-masing are 550,000,000 shares,
sebanyak 550.000.000 saham 55.000.000 21 55.000.000 respectively
Tambahan modal disetor - bersih 160.595.331 22 160.595.331 Additional paid-in capital - net
Penghasilan komprehensif lain 196.260.088 26 190.887.487 Other comprehensive income
Saldo laba Retained earnings
Cadangan wajib 2.500.000 24 2.000.000 Statutory reserves
Belum ditentukan penggunaanya 371.036.832 404.801.429 Unappropriated
Jumlah ekuitas yang diatribusikan Total equity attributable to equity
kepada pemilik entitas induk 785.392.251 813.284.247 holder of the parent company
Kepentingan non-pengendali 16.404.218 25 21.760.674 Non-controlling interest
Jumlah Ekuitas 801.796.469 835.044.921 Total Equity
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 1.313.266.308 1.359.147.579 TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim See accompanying Notes to Interim Consolidated
pada Ekshibit E terlampir yang merupakan bagian yang tidak Financial Statements on Exhibit E which are an integral
terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian Interim part of the Interim Consolidated Financial Statements
secara Keseluruhan taken as a Whole
Page 7
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit B Exhibit B
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF INTERIM CONSOLIDATED STATEMENT OF PROFIT OR LOSS
LAIN KONSOLIDASIAN INTERIM AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN YANG BERAKHIR FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS ENDED
30 SEPTEMBER 2024 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
30 September/ 30 September/
30 September Catatan/ 30 September
2024 Notes 2023
PENDA PA TA N 161.026.135 27 150.995.207 REVENUE
BEBA N POKOK PENDA PA TA N 44.339.761 28 36.398.572 COST OF REVENUE
LA BA KOTOR 116.686.374 114.596.635 GROSS PROFIT
BEBA N USA HA 16.750.577 29 14.345.017 OPERATING EXPENSES
LA BA DA RI OPERA SI 99.935.797 100.251.618 INCOME FROM OPERATIONS
PENDA PA TA N (BEBA N) LA IN-LA IN OTHER INCOME (CHARGES)
Pendapatan bunga 1.476.134 241.293 Interest income
Penyisihan kerugian kredit ekspektasian - A llowance for expected credit losses -
aset keuangan 425.620 ( 230.621) financial assets
Beban keuangan - Liabilitas sewa ( 3.024.886) ( 3.360.111) Financial expenses - Lease liabilities
Beban keuangan - Pinjaman bank ( 23.386.142) ( 14.454.360) Financial expenses - Bank loans
Beban keuangan - Lainnya ( 587.976) ( 312.230) Financial expenses - Others
Lainnya - bersih ( 2.276.238) 6.851.519 Others - net
Beban Lain-lain - Bersih ( 27.373.488) ( 11.264.510) Other Charges - Net
LA BA SEBELUM PA JA K FINA L DA N PROFIT BEFORE FINAL TAX AND
PA JA K PENGHA SILA N 72.562.309 88.987.108 INCOME TAX
Pajak penghasilan final ( 13.842.129) ( 12.446.930) Income tax final
LA BA SEBELUM PA JA K PENGHA SILA N 58.720.180 76.540.178 PROFIT BEFORE INCOME TAX
BEBA N PA JA K PENGHA SILA N INCOME TAX EXPENSES
Kini ( 1.300.396) 17c ( 2.436.889) Current
Tangguhan 334.163 17d - Deferred
Beban Pajak Penghasilan - Bersih ( 966.233) ( 2.436.889) Income Tax Expenses - Net
LA BA BERSIH PERIODE BERJA LA N 57.753.947 74.103.289 NET PROFIT FOR THE PERIOD
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim See accompanying Notes to Interim Consolidated
pada Ekshibit E terlampir yang merupakan bagian yang tidak Financial Statements on Exhibit E which are an integral
terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian Interim part of the Interim Consolidated Financial Statements
secara Keseluruhan taken as a Whole
Page 8
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit B/2 Exhibit B/2
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF INTERIM CONSOLIDATED STATEMENT OF PROFIT OR LOSS
LAIN KONSOLIDASIAN INTERIM AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN YANG BERAKHIR FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS ENDED
30 SEPTEMBER 2024 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
30 September/ 30 September/
30 September Catatan/ 30 September
2024 Notes 2023
LABA BERSIH PERIODE BERJALAN 57.753.947 74.103.289 NET PROFIT FOR THE PERIOD
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Pos-pos yang tidak akan Items that will not be
direklasifikasi ke laba rugi reclassified to profit or loss
Surplus (defisit) revaluasi 5.372.601 11 ( 3.102.252) Revaluation surplus (deficit)
JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF TOTAL COMPREHENSIVE INCOME
PERIODE BERJALAN 63.126.548 71.001.037 FOR THE PERIOD
Laba bersih yang diatribusikan kepada: Net profit attributable to:
Pemilik entitas induk 57.485.403 73.670.532 Equity holder of the parent company
Kepentingan non-pengendali 268.544 25 432.757 Non-controlling interest
Jumlah 57.753.947 74.103.289 Total
Jumlah laba komprehensif yang dapat Total comprehensive income
diatribusikan kepada: attributable to:
Pemilik entitas induk 62.858.004 70.568.280 Equity holder of the parent company
Kepentingan non-pengendali 268.544 25 432.757 Non-controlling interest
Jumlah 63.126.548 71.001.037 Total
LABA PER MODAL DASAR SAHAM 105,01 23 134,73 BASIC EARNINGS PER SHARE
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim See accompanying Notes to Interim Consolidated
pada Ekshibit E terlampir yang merupakan bagian yang tidak Financial Statements on Exhibit E which are an integral
terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian Interim part of the Interim Consolidated Financial Statements
secara Keseluruhan taken as a Whole
Page 9
These Interim Consolidated Financial Statements are originally issued in
Indonesian language
Ekshibit C Exhibit C
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN INTERIM INTERIM CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN YANG BERAKHIR FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS ENDED
30 SEPTEMBER 2024 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
Tambahan Pe nghasilan Saldo laba/ Jumlah e k uitas
mo dal k o mpre he nsif Retain ed earn in gs y ang diatribusik an k e pada
Mo dal dise to r/ lain / Cadangan Be lum pem ilik en titas in duk/ Ke pe ntingan Jumlah
saham/ Addition al Oth er w ajib/ dite ntuk an Total equity attributable no n-pe nge ndali/ e k uitas/
Capital paid-in com preh en sive Statutory pe nggunaanny a/ to equity h older Non -con trollin g Total
stock capital in com e reserves Un appropriated of th e paren t com pan y in terest equity
Saldo pe r 1 Januari 2023 55.000.000 160.595.331 188.753.477 1.500.000 374.961.512 780.810.320 - 780.810.320 Balan ce as of 1 Jan uary 2023
Laba bersih per iode berjalan - - - - 73.670.534 73.670.534 432.757 74.103.291 Net profit for the current period
Kepentingan non-pengendali awal - - - - - 24.519.758 24.519.758 Non-controlling interest beginning
Cadangan wajib - - - 500.000 ( 500.000) - - - Statutory reserves
Dividen kas - - - - ( 70.400.000) ( 70.400.000) - ( 70.400.000) Cash dividen
Defisit revaluasi (Catatan 11) - - ( 3.102.252) - - ( 3.102.252) - ( 3.102.252) Revaluation deficit (Note 11)
Saldo pe r 30 Se pte mbe r 2023 55.000.000 160.595.331 185.651.225 2.000.000 377.732.046 780.978.602 24.952.515 805.931.117 Balan ce as of 30 Septem ber 2023
Saldo pe r 1 Januari 2024 55.000.000 160.595.331 190.887.487 2.000.000 404.801.429 813.284.247 21.760.674 835.044.921 Balan ce as of 1 Jan uary 2024
Laba bersih per iode berjalan - - - - 57.485.403 57.485.403 268.544 57.753.947 Net profit for the current period
Cadangan wajib - - - 500.000 ( 500.000) - - - Statutory reserves
Dividen kas - - - - ( 90.750.000) ( 90.750.000) - ( 90.750.000) Cash dividen
Transaksi dengan pihak non pengendali - - ( 5.625.000) ( 5.625.000) Transaction with non controlling interest
Surplus r evaluasi (Catatan 11) - - 5.372.601 - - 5.372.601 - 5.372.601 Revaluation surplus (Note 11)
Saldo pe r 30 Se pte mbe r 2024 55.000.000 160.595.331 196.260.088 2.500.000 371.036.832 785.392.251 16.404.218 801.796.469 Balan ce as of 30 Septem ber 2024
Catatan 21/ Catatan 22/ Catatan 26/ Catatan 24/ Catatan 25/
Note 21 Note 22 Note 26 Note 24 Note 25
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim pada See accompanying Notes to Interim Consolidated Financial Statements on
Ekshibit E terlampir yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan Exhibit E which are an integral part of the
Laporan Keuangan Konsolidasian Interim secara keseluruhan Interim Consolidated Financial Statements taken as a whole
Page 10
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit D Exhibit D
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN INTERIM INTERIM CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOWS
UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN YANG BERAKHIR FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS ENDED
30 SEPTEMBER 2024 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
30 September/ 30 September/
30 September Catatan/ 30 September
2024 Notes 2023
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI CASH FLOWS FROM OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan kas dari pelanggan 150.254.779 155.019.470 Cash received from customers
Penerimaan jasa giro 172.333 321.493 Cash received from current account
Pembayaran pajak penghasilan ( 3.168.357) ( 1.974.342) Payment of income tax
Pembayaran kepada karyawan ( 16.568.850) ( 11.746.921) Cash paid to employee
Pembayaran kepada pemasok ( 20.027.590) ( 19.271.897) Cash paid to supplier
Pembayaran lainnya ( 1.535.701) ( 3.067.269) Others payment
Arus kas bersih diperoleh dari Net cash flows provided by
aktivitas operasi 109.126.614 119.280.534 operating activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI CASH FLOWS FROM INVESTING ACTIVITIES
Penerimaan dari aset keuangan 98.091.389 - Cash received from financial asset
Pembelian saham - ( 43.159.804) Purchase of shares
Penambahan aset hak-guna ( 5.494.981) 10 ( 9.383.172) Acquisition of right-of-use assets
Penambahan aset tetap ( 55.292.606) 11 ( 62.500.741) Acquisition of property and equipment
Pembelian aset keuangan ( 90.000.000) - Purchase of financial asset
Arus kas bersih digunakan untuk Net cash flows used for
aktivitas investasi ( 52.696.198) ( 115.043.717) investing activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN CASH FLOWS FROM FINANCING ACTIVITIES
Penerimaan dari pinjaman bank 908.200.000 18 941.700.000 Cash received from bank loans
Pembayaran uang muka dividen kas Payment of advance cash dividends
dan dividen kas ( 90.749.691) 24 ( 70.400.000) and cash dividends
Pembayaran bunga ( 23.163.025) 18 ( 11.409.386) Payment of interest
Pembayaran pokok atas Payment of principal portion of
liabilitas sewa ( 12.291.910) 19 ( 21.607.148) lease liability
Penambahan kepemilikan saham
pada anak perusahaan ( 5.187.500) - Increase ownership shares in subsidiary
Pembayaran pinjaman bank ( 911.302.298) 18 ( 907.467.231) Payment of bank loans
Arus kas bersih digunakan untuk Net cash flows used for
aktivitas pendanaan ( 134.494.424) ( 69.183.765) financing activities
(PENURUNAN) BERSIH NET (DECREASE) IN
KAS DAN BANK ( 78.064.008) ( 64.946.948) CASH ON HAND AND CASH IN BANKS
KAS DAN BANK CASH ON HAND AND CASH IN BANKS
PADA AWAL PERIODE 87.060.507 73.601.054 AT BEGINNING OF THE PERIOD
KAS DAN BANK CASH ON HAND AND CASH IN BANKS
PADA AKHIR PERIODE 8.996.499 4 8.654.106 AT END OF THE PERIOD
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim See accompanying Notes to Interim Consolidated
pada Ekshibit E terlampir yang merupakan bagian yang tidak Financial Statements on Exhibit E which are an integral
terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian Interim part of the Interim Consolidated Financial Statements
secara Keseluruhan taken as a Whole
Page 11
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E Exhibit E
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM 1. GENERAL INFORMATION
a. Pendirian Perusahaan a. The Company’s Establishment
PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk (“Company”)
(“Perusahaan”), bertempat kedudukan di Jakarta, was established in Jakarta, based on the Notarial deed
didirikan berdasarkan akta Notaris Nurmiati, S.H., No. Nurmiati, S.H., No. 58 dated 27 April 2001 and was
58 tanggal 27 April 2001 dan telah mendapat approved by the Ministry of Law and Human Rights
pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi based on its Decision Letter
Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. C-00673.HT.01.01.TH.2001 dated 10 May 2001.
No. C-00673.HT.01.01.TH.2001 tanggal 10 Mei 2001.
Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa The Company's articles of association has been amended
kali perubahan dan yang terakhir berdasarkan Akta Notaris several times, the latest based on Notarial Ashoya
Ashoya Ratam S.H., M.Kn., Notaris di Kota Jakarta, No. 34 Ratam, S.H., M.Kn., Notary in Jakarta, No. 34 dated
tanggal 31 Mei 2022, mengenai hasil keputusan rapat 31 May 2022, regarding resolution of the general
umum pemegang saham. Perubahan anggaran dasar meeting of shareholders. The amendment was approved
tersebut telah memperoleh persetujuan dari Menteri by Minister of Law and Human Rights of Republic
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Indonesia on its Decision Letter No. AHU-
sebagaimana tercantum dalam Surat Keputusan No. AHU- 0040996.AH.01.02 dated 16 September 2022.
0040996.AH.01.02 tanggal 16 September 2022.
Berdasarkan pasal 3 dari anggaran dasar Perusahaan, Based on Article 3 of the Company’s articles of
kegiatan usaha Perusahaan adalah menjalankan usaha association, the main business activities of the
dalam bidang konstruksi, informasi dan komunikasi, Company are in the fields of construction, information
dan aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa and communication, and leasing activities without
hak opsi, ketenagakerjaan, agen perjalanan dan option rights, employment, travel agents and other
penunjang usaha lainnya. Untuk menunjang kegiatan business support. To support the main business
usaha utama, Perusahaan dapat melakukan kegiatan activities, the Company can conduct supporting
usaha penunjang yaitu konstruksi sentral business activities, namely central telecommunications
telekomunikasi, instalasi telekomunikasi, aktivitas constructions, telecommu-nication installation,
telekomunikasi dengan kabel, serta aktivitas cable telecommunications activities, and leasing
penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi atas activities without option rights of machinery,
mesin, peralatan dan barang berwujud lainnya. equipment and other tangible goods.
Perusahaan mulai beroperasi secara komersial sejak The Company’s commenced its commercial operation in
tahun 2001. Perusahaan berdomisili di Taman Tekno 2001. The Company is located at Taman Tekno Blok J2
Blok J2 No. 2, BSD City, Serpong, Tangerang No. 2, BSD City, Serpong, Tangerang.
Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember As of 30 September 2024 and 31 December 2023, the
2023, Perusahaan dimiliki oleh PT Tower Bersama Company is owned by PT Tower Bersama
Infrastructure Tbk sebagai pemegang saham Infrastructure Tbk as majority shareholder that
mayoritas dengan kepemilikan sebesar 50,43%. owns 50.43% of the Company's shares, respectively.
b. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit dan b. Board of Commissioner, Directors, Audit
Karyawan Committee and Employees
Susunan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada Members of the Company’s Boards of Commissioner
tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 and Directors as of 30 September 2024 and
adalah sebagai berikut: 31 December 2023 are as follows:
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama : Drs. Kumari AK : President Commissioner
Komisaris : Johanes Adi Sasongko : Commissioner
Komisaris Independen : Aria Kanaka : Independent Commissioner
Direksi Board of Directors
Direktur Utama : Rudolf Parningotan Nainggolan : President Director
Direktur : Felix Ariodamar : Director
Direktur : Yoyong : Director
Page 12
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/2 Exhibit E/2
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (Continued)
b. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit dan b. Board of Commissioner, Directors, Audit
Karyawan (Lanjutan) Committee and Employees (Continued)
Personil manajemen kunci Perusahaan meliputi seluruh Key management personnel of the Company
anggota Dewan Komisaris dan Direksi. Manajemen comprise all of the members of Boards of
kunci memiliki kewenangan dan tanggung jawab untuk Commissioner and Director. Key management has an
merencanakan, memimpin dan mengendalikan authority and responsibility for planning, directing
aktivitas utama Perusahaan. Anggota Direksi dan and controlling the main activities of the Company.
Dewan Komisaris diangkat dan diberhentikan oleh Members of the Board of Directors and
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Commissioners are appointed and dismissed by the
General Meeting of Shareholders (GMS).
Perusahaan telah membentuk Komite Audit sesuai The Company has establish the Audit Committee to
dengan Peraturan OJK No. 55/POJK.04/2015 dan comply with OJK Rule No. 55/POJK.04/2015
Peraturan Pencatatan Bursa Efek. Susunan anggota and Listing Rules of Stock Exchange. The audit
komite audit berdasarkan Surat Keputusan Dewan comitee member based on Decree of the Board of
Komisaris Perseroan No.001/BOC/GTI/IV/2020 tanggal Commisioner No.001/BOC/GTI/IV/2020 dated
30 April 2020 tentang perubahan anggota Komite Audit, 30 April 2020 about change in member of the Audit
adalah sebagai berikut: Comitee, are as follows:
Komite Audit Audit Committee
Ketua : Aria Kanaka : Chairman
Anggota : Juwita Apriliaty : Members
Anggota : Andreas Adoe : Members
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi Based on Decree of the Board of Director
No.001/BOD/GTI/IX/2019 tanggal 23 September No.001/BOD/GTI/IX/2019 dated 23 September 2019,
2019, tentang Pengangkatan Sekretaris Perusahaan regarding appointment of Corporate Secretary, the
(Corporate Secretary), Perusahaan telah menunjuk Company has appointed Yoyong as Corporate
Yoyong sebagai Sekretaris Perusahaan. Secretary.
Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, As of 30 September 2024 and 31 December 2023, the
Perusahaan masing-masing memiliki 29 dan 37 karyawan Company had 29 and 37 employees (unaudited),
(tidak diaudit). respectively.
c. Struktur entitas anak c. Structure of subsidiary
Perusahaan secara langsung memiliki lebih dari 50% The Company owns directly the shareholding greater
saham di entitas anak sebagai berikut: than 50% in the following subsidiary:
Persentase Jumlah aset sebelum eliminasi/
Dimulainya kepemilikan/ Total assets before elimination
kegiatan operasi/ Percentage of 30 September/ 31 Desember/
Commencement ownership 30 September 31 December
Entitas anak / Subsidiary of operation ownership 2024 2023
PT Global Patra Sinertama 2018 80% 63.035.860 62.732.036
PT Global Patra Sinertama PT Global Patra Sinertama
PT Global Patra Sinertama (“GPS”) adalah suatu PT Global Patra Sinertama (“GPS”) is a Limited
Perseroan Terbatas didirikan di Indonesia berdasarkan Liability Company established in Indonesia based on
akta pendirian No. 07 tanggal 26 Juli 2018, dibuat the deed of establishment No. 07 dated 26 July 2018,
dihadapan Ny. Sri Artati, S.H, M.Kn., Notaris di drawn up in the presence of Ny. Sri Artati, S.H,
Tangerang Selatan. M.Kn., a Notary in Tangerang Selatan.
Akta Pendirian GPS telah disahkan oleh Menteri GPS’ deed of Establishment was approved by the
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Ministry of Law and Human Rights the Republic of
dalam Surat Keputusan No. AHU-0036717.AH.01.01.TH. Indonesia in his Decree No. AHU-0036717.AH.01.01.TH.
2018 tanggal 6 Agustus 2018. 2018 dated 6 August 2018.
Page 13
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/3 Exhibit E/3
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (Continued)
c. Struktur entitas anak (Lanjutan) c. Structure of subsidiary (Continued)
PT Global Patra Sinertama (Lanjutan) PT Global Patra Sinertama (Continued)
Anggaran dasar GPS telah mengalami beberapa kali GPS’ articles of association have been amended
perubahan, terakhir dengan Akta No. 57 tanggal several times, the latest amendment was based on
25 Mei 2023, dibuat dihadapan Ashoya Ratam, SH, Deed No. 57 dated 25 May 2023, drawn up in the
M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan, mengenai presence of Ashoya Ratam, SH, M.Kn., a Notary in
perubahan Pasal 4 Modal Perseroan. Perubahan Jakarta Selatan, regarding the amendment to Article
anggaran dasar tersebut telah disetujui oleh Menteri 4 of the Company’s Shares. This amendment has
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia been approved by the Ministry of Law and Human
dengan Surat Keputusan No. AHU- Rights of the Republic of Indonesia in his Decree No.
0028909.AH.01.02.TH 2023 tanggal 25 Mei 2023. AHU-0028909.AH.01.02.TH 2023 dated 25 May 2023.
Berdasarkan pasal 3 anggaran dasar GPS, ruang Based on Article 3 of GPS’ articles of association, the
lingkup kegiatan GPS adalah dalam bidang jasa, main business activities of GPS is providing services,
khususnya penunjang telekomunikasi. Untuk specifically supporting telecommunications. To
menunjang kegiatan usaha utamanya, Perusahaan dapat support the main business activities, the Company
melakukan kegiatan usaha instalasi telekomunikasi, dan can conduct telecommunication installation, and
aktivitas telekomunikasi dengan kabel. cable telecommunications activities.
Pada tanggal 26 Mei 2023 Perseroan telah membeli On May 26, 2023 the Company has purchased 70%
70% kepemilikan saham pada PT Global Patra share ownership in PT Global Patra Sinertama in
Sinertama sesuai dengan Akta Jual Beli No. 61 dan 63 accordance with Sale and Purchase Deed No. 61 and
yang dibuat dihadapan Ashoya Ratam, SH, M.Kn., 63 made before Ashoya Ratam, SH, M.Kn., Notary in
Notaris di Jakarta Selatan. Oleh karena itu, Laporan South Jakarta. Therefore, the Financial Statements
Keuangan PT Global Patra Sinertama sudah of PT Global Patra Sinertama have been consolidated
dikonsolidasi ke dalam Laporan Keuangan Perseroan. into the Company's Financial Statements.
Pada tanggal 26 September 2024 Perseroan telah On September 26, 2024 the Company has purchased
membeli 10% kepemilikan saham pada PT Global Patra 10% share ownership in PT Global Patra Sinertama in
Sinertama sesuai dengan Akta Jual Beli No. 60 yang accordance with Sale and Purchase Deed No. 60 made
dibuat dihadapan Riko Regina Putra, SH, M.Kn., before Riko Regina Putra, SH, M.Kn., Notary in South
Notaris di Tangerang Selatan. Tangerang.
d. Penawaran Umum Saham d. Share Public Offering
Pada tanggal 26 Maret 2018, Perusahaan memperoleh On 26 March 2018, the Company received an
pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) effective statement from Authority of Financial
dengan suratnya No. S-18/D.04/2018 untuk melakukan Services (OJK) in its Decision Letter No. S-
penawaran umum sebanyak 152.882.000 saham dengan 18/D.04/2018 to offer 152,882,000 of its shares
nilai nominal Rp 100 (nilai penuh) per saham kepada to the public with par value of Rp 100 (full
masyarakat melalui Bursa Efek Indonesia dengan amount) per share through the Indonesia Stock
harga penawaran perdana sebesar Rp 1.170 (nilai Exchange, at an initial offering price of Rp 1,170
penuh) per saham. Pada tanggal 9 April 2018, seluruh (full amount) per share. On 9 April 2018, those
saham tersebut telah dicatatkan di Bursa Efek Indonesia. shares were listed on the Indonesia Stock Exchange.
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
a. Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian a. Basis of preparation of the consolidated financial
statements
Prinsip kebijakan akuntansi yang diadopsi dalam The principal accounting policies adopted in the
penyusunan laporan keuangan konsolidasian preparation of the consolidated financial statement
dinyatakan dalam Catatan 2. Kebijakan tersebut telah are set out in Note 2. The policies have been
diterapkan secara konsisten untuk setiap tahun consistently applied to all the years presented,
penyajian, kecuali dinyatakan lain. unless otherwise stated.
Page 14
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/4 Exhibit E/4
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Continued)
a. Dasar Penyusunan laporan keuangan konsolidasian a. Basis of Preparation of the consolidated financial
(Lanjutan) statements (Continued)
Laporan keuangan konsolidasian disusun berdasarkan The consolidated financial statements have been
basis akrual, dan dasar pengukuran dengan prepared using the accrual basis, and the
menggunakan konsep biaya historis, kecuali untuk measurement basis used is historical cost concept,
akun tertentu yang diukur dengan menggunakan dasar except for certain accounts which are measured on
seperti yang disebutkan dalam catatan yang relevan. the bases described in the relevant notes herein.
Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan The consolidated statement of cash flows, which has
menggunakan metode langsung, menyajikan been prepared using direct method, present receipts
penerimaan dan pengeluaran kas dan bank yang and disbursements of cash on hand and cash in bank
dikelompokkan ke dalam aktivitas operasi, investasi classified into operating, investing and financing
dan pendanaan. activities.
Laporan keuangan konsolidasian disajikan dalam mata The consolidated financial statements are presented
uang Rupiah (Rp), yang juga merupakan mata uang in Rupiah (Rp), which is also the Group’s functional
fungsional Grup. currency.
Seluruh angka dibulatkan menjadi ribuan Rupiah, Amounts are rounded to the nearest thousands of
kecuali dinyatakan lain. Rupiah, unless otherwise stated.
Laporan keuangan konsolidasian ini telah disusun These consolidated financial statements have been
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. prepared in accordance with Indonesian Financial
Accounting Standards.
Penyusunan laporan keuangan konsolidasian berdasarkan The preparation of consolidated financial
PSAK mensyaratkan penggunaan estimasi akuntansi statements in compliance with PSAK requires the use
kritikal tertentu. Penyusunan laporan keuangan of certain critical accounting estimates. It also
konsolidasian juga mensyaratkan manajemen Perusahaan requires the Company management to exercise
untuk menggunakan pertimbangan dalam menerapkan judgment in applying the Company’s accounting
kebijakan akuntansi Perusahaan. Hal-hal di mana policies. The areas where significant judgments and
pertimbangan dan estimasi yang signifikan telah dibuat estimates have been made in preparing the
dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian consolidated financial statements and their effects
beserta dampaknya diungkapkan dalam Catatan 3. are disclosed in Note 3.
Laporan keuangan konsolidasian telah disusun The consolidated financial statements have been
berdasarkan biaya historis, kecuali untuk pos-pos berikut prepared on a historical cost basis, except for the
(lihat kebijakan akuntansi terkait untuk lebih rinci): following items (refer to related accounting policies
for further explanation):
- Instrumen keuangan - nilai wajar melalui laporan - Financial instruments – fair value through profit
laba rugi or loss
- Instrumen keuangan - tersedia untuk dijual - Financial instruments – available – for - sale
- Kontinjensi - Contingent consideration
- Revaluasi aset tetap - Revalued property, plant and equipment
- Liabilitas imbalan pasti bersih - Net defined benefit liability
b. Standar baru, amandemen, revisi, penyesuaian dan b. New Standards, Amendments, Improvements
Interpretasi Standar Akutansi Keuangan efektif and Interpretations of Financial Accounting
1 Januari 2024 Standards 1 January 2024
Penerapan standar baru, amendemen dan penyesuaian The adoption of new standards, amendments and
yang telah diterbitkan, dan yang akan berlaku efektif improvements issued and effective for the financial
untuk tahun buku yang dimulai pada atau setelah year at or after 1 January 2024 which do not have
1 Januari 2024 namun tidak berdampak substansial substantial changes to the Group’s accounting
terhadap kebijakan akuntansi Grup dan pengaruh material policies and had material impact on the consolidated
terhadap laporan keuangan konsolidasian adalah: financial statement are as follows:
Page 15
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/5 Exhibit E/5
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Continued)
b. Standar baru, amandemen, revisi, penyesuaian dan b. New Standards, Amendments, Improvements
Interpretasi Standar Akutansi Keuangan efektif and Interpretations of Financial Accounting
1 Januari 2024 (Lanjutan) Standards 1 January 2024 (Continued)
1) Amendemen PSAK 201 “Penyajian Laporan 1) Amendments to PSAK 201 “Presentation of
Keuangan” Financial Statements”
Amandemen PSAK 201 mengharuskan The amended PSAK 201 required entities to disclose
pengungkapan kebijakan akuntansi yang material their material rather than their significant
dibandingkan signifikan. Amandemen ini accounting policies. The amendments define what is
mendefinisikan “informasi kebijakan akuntansi ‘material accounting policy information’ and explain
material” dan mengidentifikasi kapan kebijakan how to identify when accounting policy information
akuntansi itu material. is material.
Lebih lanjut, amandemen ini mengklarifikasi bahwa They further clarify that immaterial accounting
kebijakan akuntansi yang tidak material tidak perlu policy information does not need to be disclosed.
diungkapkan. Apabila diungkapkan, tidak If it is disclosed, it should not obscure material
mengaburkan informasi kebijakan akuntansi material. accounting information.
2) Amendemen PSAK 208 “Kebijakan Akuntansi, 2) Amendment PSAK 208 “Accounting Policies,
Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan” – Changes Accounting Estimate and Errors”
Definisi estimasi akuntansi Definition of Accounting Estimates
Amendemen PSAK 208 “Kebijakan Akuntansi, The amendment PSAK 208 “Accounting Policies,
Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan” – Changes in Accounting Estimates and Errors” –
Definisi estimasi akuntansi mengklarifikasi definition of Accounting estimate clarifies how
bagaimana Perusahaan membedakan perubahan Companies should distinguish changes in
kebijakan akuntansi dari perubahan estimasi accounting policies from changes in accounting
akuntansi. Perbedaan ini penting, karena perubahan estimates. The distinction is important, because
estimasi akuntansi diterapkan secara prospektif changes in accounting estimates are applied
untuk transaksi masa depan dan peristiwa masa prospectively to future transactions and other
depan lainnya, sedangkan perubahan kebijakan future events, whereas changes in accounting
akuntansi umumnya diterapkan secara retrospektif policies are generally applied retrospectively to
terhadap transaksi masa lalu dan peristiwa masa lalu past transactions and other past events as well
lainnya serta periode berjalan. as the current period.
3) Amendemen PSAK 216 “aset tetap” tentang hasil 3) Amendment PSAK 216 “fixed assets” about
sebelum penggunaan yang diintensikan proceeds before intended use
Amendemen tersebut melarang entitas untuk The amendments prohibit an Entity from
mengurangi biaya perolehan aset tetap dari deducting from the cost of a fixed asset the
penerimaan penjualan yang dihasilkan oleh aset proceeds received from selling items produced
tetap sebelum penggunaan yang diintensikan. by the fixed asset before it is ready for its
Penerimaan atas penjualan memenuhi definisi intended use. The sales proceeds would have met
pendapatan dan oleh karena itu harus diakui the revenue definition and therefore should be
dalam laporan laba rugi. recognised in profit or loss.
Pengungkapan terpisah jumlah hasil dan biaya Entities must disclose separately the amounts of
perolehan terkait dengan item yang dihasilkan proceeds and costs relating to items produced
yang bukan merupakan output dari aktivitas that are not an output of the entity’s ordinary
normal entitas. activities.
4) Amendemen PSAK 212 ”Pajak Penghasilan” – 4) Amendment PSAK 212 “Income Taxes” – Deferred
Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang Tax related to Assets and Liabilities arising from
timbul dari Transaksi Tunggal a Single Transaction
Amendemen PSAK 212 “Pajak Penghasilan” – Pajak The amendment PSAK 212 “Income Taxes” –
Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang timbul Deferred Tax related to Assets and Liabilities
dari transaksi tunggal mensyaratkan pengakuan arising from single transaction require companies
pajak tangguhan atas transaksi yang pengakuan to recognise deferred tax on transactions that on
awalnya, menimbulkan perbedaan temporer kena initial recognition, give rise to equal amounts the
pajak yang dapat dikurangkan dalam jumlah yang taxable of deductible temporary differences.
sama.
Page 16
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/6 Exhibit E/6
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Continued)
b. Standar baru, amendemen dan penyesuaian Standar b. New Standards, amendments and Improvements
Akuntansi Keuangan efektif 1 Januari 2023 of Financial Accounting Standards effective from
(Lanjutan) 1 January 2023 (Continued)
4) Amendemen PSAK 212 ”Pajak Penghasilan” – 4) Amendment PSAK 212 “Income Taxes” – Deferred
Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang Tax related to Assets and Liabilities arising from
timbul dari Transaksi Tunggal (Lanjutan) a Single Transaction (Continued)
Amendemen ini akan berlaku untuk jenis transaksi The amendment will typically apply to transactions
seperti sewa menyewa dan kewajiban such as leases of lessees and decommissioning
pembongkaran yang mensyaratkan pengakuan obligations, and will require the recognition of
tambahan atas aset dan liabilitas pajak tangguhan. additional deferred tax assets and liabilities.
Amendemen tersebut harus diterapkan pada transaksi The amendment should be applied to
yang terjadi pada atau setelah awal periode transactions that occur on or after the beginning
komparatif paling awal yang disajikan. Selain itu, of the earliest comparative period presented. In
entitas harus mengakui aset pajak tangguhan addition, entities should recognize deferred tax
(sepanjang kemungkinan besar aset tersebut dapat assets (to the extent that it is probable that they
digunakan) dan liabilitas pajak tangguhan termasuk can be utilized) and deferred tax liabilities at
seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan the beginning of the earliest comparative period
dan perbedaan temporer terkait lainnya, akan diakui for all deductible and taxable temporary
pada awal periode komparatif paling awal. differences associated.
Efek kumulatif atas pengakuan penyesuaian ini The cumulative effect of recognizing these
diakui dalam saldo laba, atau komponen ekuitas adjustments is recognized in retained earnings,
lainnya, jika sesuai. or another component of equity, as appropriate.
Standar baru, interpretasi dan amendemen yang Standar baru, interpretasi dan amendemen yang
belum efektif belum efektif
1) Amendemen PSAK 201 “Penyajian Laporan 1) Amendments to PSAK 201 “Presentation of
Keuangan” Financial Statements”
Amendemen PSAK 201 Penyajian Laporan The amendment PSAK 201 Presentation of
Keuangan mengklarifikasi bahwa kewajiban Financial Statement clarifies that liabilities are
diklasifikasikan sebagai lancar atau tidak lancar, classified as either current or non-current,
berdasarkan pada hak yang ada pada akhir depending on the rights that exist at the end of
periode pelaporan. Klasifikasi tidak terpengaruh the reporting period. Classification is unaffected
oleh ekspektasi entitas atau peristiwa setelah by the expectations of the entity or events after
tanggal pelaporan (misalnya penerimaan waiver the reporting date (e.g. the receipt of a waiver
atau pelanggaran perjanjian). Amendemen or a breach of covenant). The amendments also
tersebut juga mengklarifikasi apa yang dimaksud clarify what PSAK 201 means when it refers to the
PSAK 201 perihal ‘penyelesaian’ liabilitas. ‘settlement’ of a liability.
Amendemen tersebut dapat memengaruhi The amendment could affect the classification of
klasifikasi liabilitas, terutama untuk entitas yang liabilities, particularly for entities that
sebelumnya mempertimbangkan intensi manajemen previously considered management’s intentions
untuk menentukan klasifikasi dan untuk beberapa to determine classification and for some
liabilitas yang dapat dikonversi menjadi ekuitas. liabilities that can be converted into equity.
Amendemen ini mengklarifikasi kondisi yang harus The amendment clarifies how conditions with
dipenuhi oleh entitas dalam waktu dua belas which an entity must comply within twelve
bulan setelah periode pelaporan yang dapat months after the reporting period affect the
mempengaruhi klasifikasi dari liabilitas. classification of a liability.
Standar ini harus diterapkan secara retrospektif This standard must be applied retrospectively in
sesuai dengan persyaratan dalam PSAK 208 accordance with the requirements in PSAK 208
Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Accounting Policies, Changes in Accounting
Akuntansi, dan Kesalahan. Estimates and Errors.
Page 17
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/7 Exhibit E/7
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Continued)
b. Standar baru, amendemen dan penyesuaian Standar b. New Standards, amendments and Improvements
Akuntansi Keuangan efektif 1 Januari 2023 of Financial Accounting Standards effective from
(Lanjutan) 1 January 2023 (Continued)
Standar baru, interpretasi dan amendemen yang Standar baru, interpretasi dan amendemen yang
belum efektif (Lanjutan) belum efektif (Continued)
2) Amendemen PSAK 116 “Sewa” – Liabilitas Sewa 2) Amendment PSAK 116 “Leases” – Lease Liability
dalam Jual dan Sewa-balik in Sale and Leaseback
Amendemen ini memberikan penegasan atas For a sale and leaseback after the date of the
pengukuran selanjutnya untuk transaksi jual dan transaction. The amendment requires the seller
sewa-balik. Amandemen ini mensyaratkan penjual- lessee to determine ‘lease payments’ or ‘revised
penyewa untuk menentukan 'pembayaran sewa' atau lease payments’ such that the seller-lessee does
'pembayaran sewa revisian' sehingga penjual- not recognise a gain or loss that relates to the
penyewa tidak mengakui keuntungan atau kerugian right-of-use retained by the seller-lessee, after
terkait hak pakai yang ditahan penjual-penyewa, the commencement date. Sale and leaseback
setelah tanggal dimulainya. Transaksi jual dan transactions where some or all the lease
sewa-balik dengan pembayaran sewa variabel payments are variable lease payments that do
yang tidak bergantung pada indeks atau suku not depend on an index or rate are most likely to
bunga kemungkinan besar akan terdampak. be impacted.
c. Prinsip-prinsip konsolidasian c. Principles of consolidation
Perusahaan dan entitas anak seperti yang dijelaskan The consolidated financial statements include the
di Catatan 1c. Pengendalian didapat ketika Perusahaan accounts of the Parent Company and the subsidiary
dan entitas anak terekspos atau memiliki hak atas imbal mentioned in Note 1c. Control is achieved when the
hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee dan Company and subsidiary is exposed, or has rights, to
memiliki kemampuan untuk mempengaruhi imbal hasil variable returns from its involvement with the
tersebut melalui kekuasaannya atas investee. Dengan investee and has the ability to affect those returns
demikian, Perusahaan dan entitas anak mengendalikan through power over the investee. Specifically, the
investee jika dan hanya jika Perusahaan dan entitas anak Company and subsidiary controls an investee if and
memiliki: only if the Company and subsidiary has:
kekuasaan atas investee (contoh hak saat ini yang power over the investee (i.e. existing rights that
memberikan kemampuan kini untuk mengarahkan give the current ability to direct the relevant
aktivitas relevan investee); activities of the investee);
eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari exposure, or rights, to variable returns from its
keterlibatannya dengan investee; dan involvement with the investee; and
kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas the ability to use its power over the investee to
investee untuk mempengaruhi jumlah imbal hasilnya. affect its returns.
Ketika Perusahaan dan entitas anak mempunyai hak suara When the Company and subsidiary has less than
kurang dari mayoritas atau hak serupa terhadap investee, majority of the voting rights or similar rights to an
Perusahaan dan entitas anak mempertimbangkan seluruh investee, the Company and subsidiary considers all
fakta dan keadaan dalam menilai apakah terdapat relevant facts and circumstances in assessing
kekuasaan atas sebuah investee, termasuk: whether it has power over an investee, including:
pengaturan kontraktual dengan pemilik hak suara the contractual arrangement with the other vote
lain investee; holders of the investee;
hak yang timbul dari pengaturan kontraktual lain; rights arising from other contractual
dan arrangements; and
hak suara Perusahaan dan entitas anak dan hak voting rights of the Company and subsidiary and
suara potensial. potential voting rights.
Perusahaan dan entitas anak menilai kembali apakah The Company and subsidiary re-assesses whether or
terdapat atau tidak pengendalian terhadap investee jika not it controls an investee if facts and circumstances
fakta dan keadaan yang menunjukkan bahwa ada indicate that there are changes to one or more of
perubahan satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian. the three elements of control.
Page 18
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/8 Exhibit E/8
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Continued)
c. Prinsip-prinsip konsolidasian (Lanjutan) c. Principles of consolidation (Continued)
Entitas anak dikonsolidasi secara penuh sejak tanggal Subsidiary are fully consolidated from the date
pengendalian dialihkan ke Perusahaan dan entitas control is transferred to the Company and subsidiary
anak dan dihentikan untuk dikonsolidasi sejak tanggal and cease to be consolidated from the date control
pengendalian ditransfer keluar dari Perusahaan dan is transferred out of the Company and subsidiary.
entitas anak. Aset, liabilitas, pendapatan dan beban Assets, liabilities, income and expenses of a
dari entitas anak, yang diakuisisi atau dijual selama subsidiary acquired or disposed of during the year
tahun berjalan, termasuk dalam laporan laba rugi dari are included in the statement of income from the
tanggal Perusahaan dan entitas anak mendapatkan date the Company and subsidiary gains control until
pengendalian sampai dengan tanggal Perusahaan dan the date the Company and subsidiary ceases to
entitas anak berhenti untuk mengendalikan entitas anak. control the subsidiary.
Laba rugi dan setiap komponen penghasilan Profit or loss and each component of other
komprehensif lain diatribusikan ke pemilik entitas comprehensive income are attributed to the equity
induk dari Perusahaan dan entitas anak dan holders of the parent of the Company and subsidiary
kepentingan non-pengendali, meskipun hal tersebut and to the non-controlling interests, even if this
mengakibatkan kepentingan non-pengendali memiliki results in the non-controlling interests having a
saldo defisit. Ketika diperlukan, penyesuaian dibuat deficit balance. When necessary, adjustments are
pada laporan keuangan entitas anak agar kebijakan made to the financial statements of subsidiary to bring
akuntansinya seragam dengan kebijakan akuntansi their accounting policies into line with accounting
Perusahaan dan entitas anak. Seluruh aset dan policies of the Company and subsidiary. All intra-
liabilitas, ekuitas, pendapatan, beban dan arus kas Company and subsidiary assets and liabilities, equity,
dalam intra Perusahaan dan entitas anak terkait income expenses and cash flows relating to
dengan transaksi antar entitas dalam Perusahaan dan transactions between members of the Company and
entitas anak dieliminasi seluruhnya dalam konsolidasi. subsidiary are eliminated in full on consolidation.
Jika kehilangan pengendalian atas suatu entitas anak, In case of loss of control over a subsidiary, the
maka Perusahaan dan entitas anak: Company and subsidiary:
menghentikan pengakuan aset (termasuk setiap derecognizes the assets (including goodwill) and
goodwill) dan liabilitas entitas anak; liabilities of the subsidiary;
menghentikan pengakuan jumlah tercatat setiap KNP; derecognizes the carrying amount of any NCI;
menghentikan pengakuan akumulasi selisih derecognizes the cumulative translation
penjabaran, yang dicatat di ekuitas, bila ada; differences, recorded in equity, if any;
mengakui nilai wajar pembayaran yang diterima; recognizes the fair value of the consideration received;
Jika kehilangan pengendalian atas suatu entitas anak, In case of loss of control over a subsidiary, the
maka Perusahaan dan entitas anak: Company and subsidiary:
mengakui setiap sisa investasi pada nilai wajarnya; recognizes the fair value of any investment retained;
mengakui setiap perbedaan yang dihasilkan recognizes the surplus or deficit in profit or loss
sebagai keuntungan atau kerugian dalam laporan in consolidated statement of profit or loss and
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain other comprehensive income; and
konsolidasian; dan
mereklasifikasi bagian induk atas komponen yang reclassifies the parent’s share of components
sebelumnya diakui sebagai penghasilan previously recognized in comprehensive income
komprehensif ke laporan laba rugi dan to consolidated statement of profit or loss and
penghasilan komprehensif lain konsolidasian, atau other comprehensive income or retained
mengalihkan secara langsung ke saldo laba. earnings, as appropriate.
Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk Changes in the parent’s ownership interest in a
pada entitas anak yang tidak mengakibatkan subsidiary that do not result in the loss of control
hilangnya pengendalian dicatat sebagai transaksi are accounted for as equity transactions. When
ekuitas. Ketika pengendalian atas entitas anak hilang, control over a previous subsidiary is lost, any
bagian kepemilikan yang tersisa di entitas tersebut remaining interest in the entity is remeasured at
diukur kembali pada nilai wajarnya dan keuntungan atau fair value and the resulting gain or loss is recognised
kerugian yang dihasilkan diakui dalam laporan laba rugi in consolidated statement of profit or loss and other
dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. comprehensive income.
Page 19
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/9 Exhibit E/9
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Continued)
c. Prinsip-prinsip konsolidasian (Lanjutan) c. Principles of consolidation (Continued)
Kepentingan Non-Pengendali (“KNP”) mencerminkan Non-Controlling Interest (“NCI”) represents the portion
bagian atas laba rugi dan aset bersih dari entitas anak of the profit or loss and net assets of the subsidiary
yang tidak dapat diatribusikan secara langsung attributable to equity interests that are not owned
maupun tidak langsung oleh Perusahaan, yang masing- directly or indirectly by the Company, which is presented
masing disajikan dalam laporan laba rugi dan in the consolidated statement of comprehensive income
penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan and under the equity section of the consolidated
dalam ekuitas pada laporan posisi keuangan statement of financial position, respectively, separately
konsolidasian, terpisah dari bagian yang dapat from the corresponding portion attributable to the
diatribusikan kepada pemilik entitas induk. equity holders of the parent company.
d. Kombinasi bisnis d. Business combination
Ketika Perusahaan dan entitas anak melakukan akuisisi When the Company and subsidiaries acquires a
atas sebuah bisnis, Perusahaan dan entitas anak business, it assesses the financial assets acquired and
mengklasifikasikan dan menentukan aset keuangan yang liabilities assumed for appropriate classification and
diperoleh dan liabilitas keuangan yang diambil alih designation in accordance with the contractual
berdasarkan pada persyaratan kontraktual, kondisi terms, economic circumstances and pertinent
ekonomi dan kondisi terkait lain yang ada pada tanggal conditions as at the acquisition date. This includes
akuisisi. Hal ini termasuk pengelompokan derivatif the separation of embedded derivatives in host
melekat dalam kontrak utama oleh pihak yang diakuisisi. contracts by the acquiree.
Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode Business combinations are accounted for using the
akuisisi (acquisition method). Biaya perolehan dari acquisition method. The cost of an acquisition is
sebuah akuisisi diukur pada nilai agregat imbalan yang measured as the aggregate of the consideration
dialihkan, diukur pada nilai wajar pada tanggal transferred, measured at acquisition date fair value
akuisisi dan jumlah setiap KNP pada pihak yang and the amount of any NCI in the acquiree. For each
diakuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis, pihak business combination, the acquirer measures the NCI
pengakuisisi mengukur KNP pada entitas yang in the acquiree either at fair value or at the
diakuisisi baik pada nilai wajar ataupun pada proporsi proportionate share of the acquiree’s identifiable
kepemilikan KNP atas aset bersih yang teridentifikasi net assets.
dari entitas yang diakuisisi.
Biaya-biaya akuisisi yang timbul dibebankan langsung Transaction costs incurred are directly expensed in
dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif the consolidated statement of profit or loss and
lain konsolidasian. other comprehensive income.
Jika imbalan tersebut kurang dari nilai wajar aset bersih If the consideration is less than the fair value of the
entitas anak yang diakuisisi, selisih tersebut diakui net assets of the subsidiary acquired, the difference
sebagai keuntungan dari pembelian dengan diskon pada is recognized as a gain from a bargain purchase in the
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain consolidated statement of profit or loss and other
konsolidasian. Sebelum mengakui keuntungan dari comprehensive income. Prior to recognizing the gain
pembelian dengan diskon, Perusahaan menilai kembali from the bargain purchase, the Company reassesses
apakah telah mengidentifikasi dengan tepat seluruh aset whether it has correctly identified all of the assets
yang diperoleh dan liabilitas yang diambil-alih serta acquired and liabilities taken over and recognizes any
mengakui setiap aset atau liabilitas tambahan yang dapat additional assets or liabilities that may be identified
diidentifikasi dalam pengkajian kembali tersebut. in the reassessment.
Perusahaan dan entitas anak selanjutnya mengkaji The Company and subsidiary further reviews the
kembali prosedur yang digunakan untuk mengukur procedures used to measure the amount required to
jumlah yang dipersyaratkan untuk diakui pada tanggal be recognized at the acquisition date for all of the
akuisisi untuk seluruh hal-hal berikut ini: following:
1) aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas 1) identifiable assets acquired and liabilities taken
yang diambil-alih; over;
2) kepentingan non-pengendali pada pihak yang 2) non-controlling interests of the acquired party,
diakuisisi, jika ada; if any;
3) untuk kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap, 3) for business combinations achieved in stages, the
kepentingan ekuitas pihak pengakuisisi yang dimiliki acquirer's previously held equity interests in the
sebelumnya pada pihak yang diakuisisi; dan acquired party, and
4) imbalan yang dialihkan. 4) consideration transferred.
Page 20
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/10 Exhibit E/10
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Continued)
d. Kombinasi bisnis (Lanjutan) d. Business combination (Continued)
Tujuan dari kajian kembali ini untuk meyakinkan bahwa The purpose of the review is to ensure that the
pengukuran tersebut telah mencerminkan dengan tepat remeasurement accurately reflects all the
semua informasi yang tersedia pada tanggal akuisisi. information available at the acquisition date.
Imbalan kontinjensi yang dialihkan oleh pihak Any contingent consideration to be transferred by
pengakuisisi diakui pada nilai wajar tanggal akuisisi. the acquirer will be recognized at fair value at the
Perubahan nilai wajar atas imbalan kontinjensi acquisition date. Subsequent changes to the fai
setelah tanggal akuisisi yang diklasifikasikan sebagai value of the contingent consideration which is
aset atau liabilitas, akan diakui dalam laporan laba deemed to be an asset or liability will be recognized
rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian in accordance with PSAK 109 either in consolidate
atau penghasilan komprehensif lain sesuai dengan statement of profit or loss and other comprehensive
PSAK 109. Jika diklasifikasikan sebagai ekuitas, imbalan income or as other comprehensive income. If th
kontinjensi tidak diukur kembali dan Penyelesaian contingent consideration is classified as equity, I should
selanjutnya diperhitungkan dalam ekuitas. not be remeasured until it is finally settle within equity.
Dalam suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara In a business combination achieved in stages, the
bertahap, pihak pengakuisisi mengukur kembali acquisition date fair value of the acquirer’s
kepentingan ekuitas yang dimiliki sebelumnya pada previously held equity interest in the acquire is
pihak yang diakuisisi pada nilai wajar tanggal akuisisi remeasured to fair value at the acquisition date
dan mengakui keuntungan atau kerugian yang through profit or loss.
dihasilkan melalui laporan laba atau rugi.
Pada tanggal akuisisi, goodwill awalnya diukur pada At acquisition date, goodwill is initially measured
biaya perolehan yang merupakan selisih lebih nilai at cost being the excess of the aggregate of the
agregat dari imbalan yang dialihkan dan jumlah setiap consideration transferred and the amount
KNP atas selisih jumlah dari aset teridentifikasi yang recognized for NCI over the net identifiable assets
diperoleh dan liabilitas yang diambil alih. Jika acquired and liabilities assumed. If this
imbalan tersebut kurang dari nilai wajar aset bersih consideration is lower than the fair value of the net
entitas anak yang diakuisisi, selisih tersebut diakui assets of the subsidiary acquired, the difference is
sebagai laba atau rugi. recognized in profit or loss.
Setelah pengakuan awal, goodwill diukur pada jumlah After initial recognition, goodwill is measured at
tercatat dikurangi akumulasi kerugian penurunan nilai. cost less any accumulated impairment losses. For the
Untuk tujuan uji penurunan nilai, goodwill yang purpose of impairment testing, goodwill acquired in
diperoleh dari suatu kombinasi bisnis, sejak tanggal a business combination is allocated from the
akuisisi dialokasikan kepada setiap Unit-Penghasil Kas acquisition date, to each Cash-Generating Units
(“UPK”) dari Perusahaan dan entitas anak yang (“CGU”) of the Company and subsidiary that are
diharapkan akan bermanfaat dari sinergi kombinasi expected to benefit from the combination,
tersebut, terlepas dari apakah aset atau liabilitas lain irrespective of whether other assets or liabilities of
dari pihak yang diakuisisi ditetapkan atas UPK tersebut. the acquirer are assigned to those CGUs.
Jika goodwill telah dialokasikan pada suatu UPK dan Where goodwill forms part of a CGU and part of the
operasi tertentu atas UPK tersebut dihentikan, maka operation within that CGU is disposed of, the goodwill
goodwill yang diasosiasikan dengan operasi yang associated with the operation disposed of is included in
dihentikan tersebut termasuk dalam jumlah tercatat the carrying amount of the operation when determining
operasi tersebut ketika menentukan keuntungan atau the gain or loss on disposal of the operation. Goodwill
kerugian dari penjualan operasi. Goodwill yang disposed of in this circumstance is measured based on
dilepaskan tersebut diukur berdasarkan nilai relatif the relative values of the operation disposed of and the
operasi yang dihentikan dan porsi UPK yang ditahan. portion of the CGU retained.
e. Aset dan liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas e. Financial assets and liabilities and equity
instruments
Perusahaan dan entitas anak mengakui aset keuangan The Company and subsidiary recognized financial
atau liabilitas keuangan dalam laporan posisi assets or financial liabilities in statement of
keuangan, jika dan hanya jika, Perusahaan menjadi financial position, when and only when, the
salah satu pihak dalam ketentuan kontrak instrumen Company become party to contractual provision of
keuangan tersebut. the financial instrument.
Page 21
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/11 Exhibit E/11
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Continued)
e. Aset dan liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas e. Financial assets and liabilities and equity
(Lanjutan) instruments (Continued)
1) Aset keuangan 1) Financial assets
Aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset Financial assets are classified as financial assets
keuangan yang diukur pada biaya perolehan measures at amortized cost fair value through
diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan other comprehensive income or fair value
komprehensif lain atau nilai wajar melalui laporan through profit or loss, using two basis, are:
laba rugi, dengan menggunakan dua dasar, yaitu:
a) Model bisnis entitas dalam mengelola aset a) The entity’s business model in managing
keuangan dan financial assets and
b) Karakteristik arus kas kontraktual dari aset b) Characteristics of contractual cash flows
keuangan. from financial assets.
Perusahaan dan entitas anak menentukan The Company and subsidiary determine the
klasifikasi aset keuangannya pada saat pengakuan classification of its financial assets at initial
awalnya, sepanjang diperbolehkan, mengevaluasi recognition, and when allowed, reevaluates the
penentuan klasifikasi aset keuangan pada setiap classification of such financial assets at each
akhir tahun. year-end.
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar Financial assets measured at fair value
melalui laporan laba rugi through profit or loss
Kategori ini meliputi aset keuangan “yang dimiliki This category includes financial assets “held for
untuk diperdagangkan” dan aset keuangan yang trading” and those designated at fair value
ditetapkan pada nilai wajar melalui laporan laba through profit or loss at inception. A financial
rugi pada awal penentuan. Suatu aset keuangan asset is classified as held for trading if acquired
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual principally for the purpose of selling in the short
apabila secara prinsip diperoleh untuk tujuan term.
dijual dalam jangka pendek.
Aset keuangan yang ditetapkan pada nilai wajar Financial assets designated at fair value through
melalui laporan laba rugi pada saat penetapan profit or loss at inception are those that are
awal adalah aset keuangan yang dikelola, dan managed, and their performance evaluated on a
kinerjanya dievaluasi berdasarkan nilai wajar, fair value basis, in accordance with a
sesuai dengan suatu strategi investasi yang documented investment strategy. Derivatives
terdokumentasi. Derivatif juga dikategorikan are also categorized as held for trading, unless
sebagai investasi yang dimiliki untuk tujuan they are designated as effective hedges.
diperdagangkan, kecuali ditetapkan sebagai Financial assets, at fair value through profit or
lindung nilai efektif. Aset keuangan, yang diukur loss are measured at fair value, and any fair
pada nilai wajar melalui laporan laba rugi diukur value changes are recognized in profit or loss.
pada nilai wajar, dan segala perubahan nilai wajar
diakui pada laporan laba rugi.
Perusahaan dan entitas anak tidak memiliki aset The Company and subsidiary has no financial
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui assets measured at fair value through profit or
laporan laba atau rugi. loss.
Aset keuangan diukur pada biaya perolehan Financial assets are measured at
diamortisasi amortized costs
Setelah pengakuan awal, aset keuangan tersebut After initial recognition, such financial assets
dicatat pada biaya perolehan diamortisasi dengan are recorded at amortized cost using the
menggunakan metode suku bunga efektif effective interest rate method.
(effective interest rate method).
Metode yang digunakan untuk menghitung biaya The method used for calculating the amortized
perolehan yang diamortisasi dari aset keuangan cost of a financial asset or financial liability (or
atau liabilitas keuangan (atau Perusahaan aset group of financial assets or financial liabilities)
keuangan atau liabilitas keuangan) dan alokasi and for allocating interest income or expense
pendapatan bunga atau biaya bunga melebihi interest in future years.
tahun yang bersangkutan.
Page 22
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/12 Exhibit E/12
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Continued)
e. Aset dan liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas e. Financial assets and liabilities and equity
(Lanjutan) instruments (Continued)
1) Aset keuangan (Lanjutan) 1) Financial assets (Continued)
Aset keuangan diukur pada biaya perolehan Financial assets are measured at
diamortisasi amortized costs
Keuntungan dan kerugian terkait diakui dalam Gains and losses are recognized in the
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif consolidated statement of profit or loss and
lain konsolidasian pada saat pinjaman yang other comprehensive income when the loans and
diberikan dan piutang dihentikan pengakuannya receivables are derecognized or impaired, as
atau mengalami penurunan nilai, demikian juga well as through the amortization process.
melalui proses amortisasi.
Perusahaan dan entitas anak memiliki aset keuangan Financial assets are measured at amotized costs
diukur pada biaya perolehan diamortisasi berupa of the Company and subsidiary include accrued
pendapatan yang masih harus diterima, piutang revenue, trade receivables, other receivables
usaha, piutang lain-lain dan uang jaminan. and refundable deposits.
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar Financial assets measured at fair value
melalui penghasilan komprehensif lain through other comprehensive income
Perusahaan dan entitas anak tidak memiliki aset The Company and subsidiary has no financial
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui assets measured at fair value through other
penghasilan komprehensif lain pada tanggal comprehensive income as of 30 September 2024.
30 September 2024.
2) Liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas 2) Financial liabilities and equity instruments
Instrumen utang dan ekuitas dikelompokkan Debt and equity instruments are classified as
sebagai liabilitas keuangan atau sebagai ekuitas financial liabilities or as equity in accordance with
sesuai dengan substansi pengaturan kontraktual. the substance of the contractual arrangement.
Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai Financial liabilities are classified as financial
liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar liabilities measured at fair value through profit
melalui laporan laba atau rugi dan liabilitas or loss and other financial liabilities. The
keuangan lainnya. Perusahaan menentukan Company determines the classification of
klasifikasi liabilitas keuangan pada saat financial liabilities at initial recognition.
pengakuan awal.
Instrumen ekuitas Equity instruments
Instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang An equity instrument is any contract that gives
memberikan hak residual atas aset suatu entitas the right to the residual assets of an entity after
setelah dikurangi dengan seluruh liabilitasnya. deducting all of its liabilities. Equity instruments
Instrumen ekuitas yang diterbitkan oleh Perusahaan issued by the Company will be recorded at the
akan dicatat sebesar jumlah yang diperoleh, amounts received, after deducting direct
setelah dikurangi dengan biaya emisi langsung. issurance costs.
Instrumen dikategorikan instrumen ekuitas jika, An instrument is an equity instrument if, and
dan hanya jika, kedua kondisi (a) dan (b) di bawah only if, both conditions (a) and (b) below are
ini terpenuhi: met:
a) Instrumen tersebut tidak memiliki liabilitas a) The instrument does not have a contractual
kontraktual: liabilities:
Untuk memberikan kas atau aset keuangan To deliver cash or another financial asset
lainnya kepada entitas lain; atau to another entity; or
Untuk menukar aset keuangan atau To exchange financial assets or financial
liabilitas keuangan dengan entitas lain liability with another entity under
dalam kondisi yang tidak menguntungkan conditions that are not profitable for
bagi penerbit. issuers.
Page 23
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/13 Exhibit E/13
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Continued)
e. Aset dan liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas e. Financial assets and liabilities and equity
(Lanjutan) instruments (Continued)
2) Liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas 2) Financial liabilities and equity instruments
(Lanjutan) (Continued)
Instrumen ekuitas (Lanjutan) Equity instruments (Continued)
b) Jika instrumen akan atau dapat diselesaikan b) Jika instrumen akan atau dapat diselesaikan
oleh penerbit yang memiliki instrumen oleh penerbit yang memiliki instrumen
ekuitas, apabila instrumen itu: ekuitas, apabila instrumen itu:
Non-derivatif yang tidak memiliki liabilitas Non-derivatives that have no contractual
kontraktual terhadap penerbit untuk liabilities to the issuer to deliver a
memberikan sejumlah variabel terhadap variable number of owner's equity
instrumen ekuitas pemilik; atau instruments; or
Derivatif yang akan diselesaikan oleh Derivatives that will be completed by the
penerbit hanya dengan menukarkan issuer only in exchange for some cash or
sejumlah uang tunai atau aset keuangan another financial asset for a number of
lainnya untuk sejumlah instrumen owner's equity instruments. For this
ekuitas pemilik. Untuk kepentingan ini, purpose, the instrument does not include
instrumen ekuitas milik penerbit tidak the issuer's equity instruments that are
meliputi instrumen yang terikat kontrak under contract for the future receipt or
untuk penerimaan di masa mendatang atau delivery of issuer's equity instruments.
pengiriman instrumen ekuitas milik penerbit.
Instrumen keuangan majemuk, seperti obligasi atau Compound financial instruments, such as
instrumen konversi sejenis yang diubah menjadi convertible bonds or similar instruments
sejumlah saham biasa oleh pemegangnya, convertible into a number of common shares by the
diklasifikasikan secara terpisah sebagai liabilitas holder, are classified separately as financial
keuangan dan ekuitas sesuai dengan materi dalam liabilities and equity in accordance with the
perjanjian kontraktual. Pada tanggal penerbitan substance of the contractual agreement. On the
instrumen keuangan majemuk, nilai wajar dari date of issuance of a compound financial
komponen liabilitas diestimasi menggunakan tingkat instrument, the fair value of the liability
suku bunga pasar yang berlaku untuk instrumen non- component is estimated using market interest rates
konversi yang sejenis. applicable to similar non-convertible instruments.
Jumlah ini dicatat sebagai liabilitas atas dasar This amount is recorded as a liability on the basis
biaya perolehan yang diamortisasi dengan of amortized cost using the effective interest
menggunakan metode suku bunga efektif sampai rate method until the conversion or execution on
dengan pelaksanaan konversi atau pada tanggal the maturity date of the instrument. The equity
jatuh tempo instrumen. Komponen ekuitas component is determined by deducting the
ditentukan dengan mengurangi jumlah komponen liability component from the fair value of the
liabilitas dari nilai wajar instrumen keuangan compound financial instrument taken as a whole.
majemuk secara keseluruhan. Jumlah ini diakui This amount is recognized and included in equity,
dan dimasukkan ke dalam ekuitas, setelah net of income tax effects, and not recomputed.
dikurangi dengan efek pajak penghasilan, dan
tidak diperhitungkan kembali.
Instrumen ekuitas Perusahaan dan entitas anak Equity instruments of the Company and
meliputi modal saham. subsidiary include share capital.
Page 24
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/14 Exhibit E/14
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Continued)
e. Aset dan liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas e. Financial assets and liabilities and equity
(Lanjutan) instruments (Continued)
2) Liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas 2) Financial liabilities and equity instruments
(Lanjutan) (Continued)
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Perusahaan dan entitas anak mengklasifikasikan The Company and subisdiary classifies its
liabilitas keuangannya ke dalam satu atau dua financial liabilities into one of two categories,
kategori, tergantung pada tujuan saat depending on the purpose for which the liability
pengakuisisian liabilitas tersebut. was acquired.
Selain daripada liabilitas keuangan untuk tujuan Other than financial liabilities in a qualifying
hubungan lindung nilai (lihat penjelasan di bawah hedging relationship (see below), the Company
ini), kebijakan akuntansi milik Perusahaan dan and subsidiary accounting policy or each category
entitas anak untuk setiap kategori dijelaskan is as follows:
sebagai berikut:
a) Liabilitas keuangan diukur melalui laporan a) Financial liabilities measured at fair value
laba atau rugi through profit or loss
Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai Financial liabilities measured at fair value
wajar melalui laporan laba atau rugi termasuk through profit or loss include the financial
liabilitas keuangan untuk diperdagangkan dan liabilities held for trading and liabilities
liabilitas keuangan yang ditetapkan pada saat designated upon initial recognition at fair
pengakuan awal untuk diukur pada nilai wajar value through profit or loss.
melalui laporan laba atau rugi.
Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai Financial liabilities are classified as held for
kelompok diperdagangkan jika mereka trading if they are acquired for the purpose
diperoleh untuk tujuan dijual kembali dalam of resale in the near future. Derivative
waktu dekat. Liabilitas derivatif juga diklasi liabilities are also classified as held for
fikasikan sebagai kelompok diperdagangkan trading unless the derivatives are designated
kecuali derivatif yang ditetapkan sebagai as effective hedging instruments. Financial
instrumen lindung nilai yang efektif. Aset dan assets and financial liabilities at fair value
liabilitas keuangan diukur pada nilai wajar through profit or loss are recorded in the
melalui laporan laba atau rugi dicatat pada statement of financial position at fair value
laporan posisi keuangan pada nilai wajar with gains or losses recognized in the
dengan pengakuan keuntungan atau kerugian statement of profit or loss and other
pada laporan laba rugi dan penghasilan comprehensive income.
komprehensif lain.
Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai Financial liabilities measured at fair value
wajar melalui laporan laba atau rugi termasuk through profit or loss include the financial
liabilitas keuangan untuk diperdagangkan dan liabilities held for trading and liabilities
liabilitas keuangan yang ditetapkan pada saat designated upon initial recognition at fair
pengakuan awal untuk diukur pada nilai wajar value through profit or loss.
melalui laporan laba atau rugi.
Perusahaan dan entitas anak tidak memiliki The Company and subsidiary has no financial
liabilitas keuangan yang diukur pada nilai liabilities measured at fair value through
wajar melalui laporan laba atau rugi pada profit or loss as of 30 September 2024 and
tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 31 December 2023.
2023.
Page 25
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/15 Exhibit E/15
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Continued)
e. Aset dan liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas e. Financial assets and liabilities and equity
(Lanjutan) instruments (Continued)
2) Liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas 2) Financial liabilities and equity instruments
(Lanjutan) (Continued)
Liabilitas keuangan (Lanjutan) Financial liabilities (Continued)
b) Liabilitas keuangan lainnya b) Other financial liabilities
Kategori ini berhubungan dengan liabilitas This category pertains to financial liabilities
keuangan yang tidak dimiliki untuk that are not held for trading or designated as
diperdagangkan atau diukur pada nilai wajar fair value through profit or loss upon the
melalui keuntungan atau kerugian pada saat inception of the liability. This includes
pengakuan liabilitas awal. Termasuk dalam liabilities arising from operations or loans and
liabilitas yang berasal dari operasi atau borrowings.
pinjaman dan utang.
Liabilitas keuangan lainnya diukur pada biaya Other financial liabilities are subsequently
perolehan diamortisasi dengan menggunakan measured at amortized cost using the
metode suku bunga efektif. Pada tanggal effective interest rate method. On the
laporan posisi keuangan, beban bunga masih statement of financial position date, accrued
harus dibayar dicatat secara terpisah dari pokok interest is recorded separately from the
pinjaman terkait dalam bagian liabilitas lancar. principal involved in the current liabilities.
Untuk tujuan setiap liabilitas keuangan, beban For the purposes of each financial liability,
bunga yang termasuk dalam liabilitas interest expense includes initial transaction
keuangan mencakup biaya transaksi awal, costs and any premium payable on
premi, bunga atau kupon yang harus dibayar redemption, as well as any interest or
pada saat penebusan atau pada saat coupon payable while the liability is
kewajiban tersebut belum diselesaikan. outstanding.
Keuntungan dan kerugian diakui dalam Gains and losses are recognized in statement
laporan laba rugi dan penghasilan of profit or loss and other comprehensive
komprehensif lain ketika liabilitas income when the liability is derecognized, as
dihentikan pengakuannya serta melalui well as through the amortization using the
proses amortisasi menggunakan metode effective interest rate method.
suku bunga efektif.
Perusahaan dan entitas anak memiliki The Company and subsidiary has other
liabilitas keuangan lainnya berupa utang financial liabilities consisting of trade
usaha, beban masih harus dibayar, dan payables, accrued expenses and bank loan.
pinjaman bank.
3) Pengakuan 3) Recognition
Pada pengakuan awal, aset atau liabilitas At initial recognition, financial assets or
keuangan diukur pada nilai wajar, kecuali untuk liabilities are measured at fair value, except for
aset dan liabilitas keuangan yang diukur pada nilai financial assets and liabilities measured at fair
wajar melalui laporan laba atau rugi, ditambah value through profit or loss, plus or minus the
atau dikurangi dengan biaya transaksi yang secara transaction costs that are directly attributable
langsung dapat dibagikan untuk perolehan dari to the acquisition of financial assets or issuance
aset atau liabilitas keuangan tersebut. of financial liabilities. The subsequent
Pengukuran dari aset dan liabilitas keuangan measurement of financial assets and liabilities
tersebut bergantung pada klasifikasi dari aset dan depends on the classification of financial assets
liabilitas keuangan. and liabilities.
Page 26
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/16 Exhibit E/16
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Lanjutan) (Continued)
e. Aset dan liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas e. Financial assets and liabilities and equity
(Lanjutan) instruments (Continued)
4) Nilai Wajar 4) Fair Value
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk Fair value is the price that would be received to
menjual suatu aset atau harga yang akan sell an asset or paid to transfer a liability in an
dibayarkan untuk mengalihkan suatu liabilitas orderly transaction between market participants
dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada at the measurement date. The fair value
tanggal pengukuran. Pengukuran nilai wajar measurement is based on the presumption that
mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual the transaction to sell or transfer the liability
aset atau mengalihkan liabilitas terjadi: takes place either:
a) di pasar utama untuk aset dan liabilitas a) in the principal market for the asset or
tersebut; atau liability; or
b) jika terdapat pasar utama, di pasar yang b) in the absence of a principal market, in the
paling menguntungkan untuk aset dan most advantageous market for the asset or
liabilitas tersebut. liability
Nilai wajar suatu aset atau liabilitas menggunakan The fair value of an asset or a liability is
asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika measured using the assumptions that market
menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, participants would use when pricing the asset or
dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak liability, assuming that market participants act
dalam kepentingan ekonomik terbaiknya. in their economic best interest.
Perusahaan dan entitas anak menggunakan teknik The Company and subsidiary uses valuation
penilaian yang sesuai dalam keadaan dan dimana techniques that are appropriate in the
data yang memadai tersedia untuk mengukur nilai circumstances and for which sufficient data are
wajar, memaksimalkan penggunaan input yang available to measure fair value, maximizing the
dapat diobservasi yang relevan dan meminimalkan use of relevant observable inputs and minimizing
penggunaan input yang tidak dapat diobservasi. the use of unobservable inputs.
PSAK 113 mensyaratkan pengungkapan tertentu yang PSAK 113 requires certain disclosures which
mensyaratkan klasifikasi aset keuangan dan liabilitas require the classification of financial assets and
keuangan yang diukur pada nilai wajar dengan financial liabilities measured at fair value using
menggunakan hirarki nilai wajar yang mencerminkan a fair value hierarchy that reflects the
signifikansi input yang digunakan di dalam significance of the inputs used in measuring fair
melakukan pengukuran nilai wajar. value.
Hirarki nilai wajar memiliki tingkatan sebagai Fair value hierarchy has the following levels:
berikut:
Tingkat 1: Level 1:
Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar Quoted (unadjusted) prices in active markets for
aktif untuk aset atau liabilitas yang identik. identical assets or liabilities.
Tingkat 2: Level 2:
Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam Inputs other than market quotations included
Tingkat 1 yang dapat diobservasi untuk aset atau within Level 1 that are observable for the asset
liabilitas, baik secara langsung (misalnya harga) atau or liability, either directly (eg, prices) or
secara tidak langsung (misalnya harga derivatif). indirectly (for example, derivatives prices).
Tingkat 3: Level 3:
Input untuk aset atau liabilitas yang bukan Inputs for the asset or liability that are not based
berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi on observable market data (unobservable
(input yang tidak dapat diobservasi). inputs).
Page 27
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/17 Exhibit E/17
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Lanjutan) (Continued)
e. Aset dan liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas e. Financial assets and liabilities and equity
(Lanjutan) instruments (Continued)
4) Nilai Wajar (Lanjutan) 4) Fair Value (Continued)
Untuk aset dan kewajiban yang diakui dalam For assets and liabilities that are recognized in
laporan keuangan secara berulang, Perusahaan the financial statement on a recurring basis, the
menentukan apakah transfer telah terjadi antara Company determines whether transfers have
Tingkat dalam hirarki dengan menilai kembali occurred between Levels in the hierarchy by
kategorisasi (berdasarkan masukan tingkat reassessing categorization (based on the lowest
terendah yang signifikan terhadap pengukuran level input that is significant to the fair value
nilai wajar secara keseluruhan) pada akhir setiap measurement as a whole) at the end of each
tahun pelaporan. reporting year.
Nilai wajar instrumen keuangan yang The fair value for financial instruments traded in
diperdagangkan dalam pasar aktif pada tanggal active markets at the reporting date is based on
laporan didasarkan pada harga kuotasi atau their quoted price or binding dealer price
kuotasi harga pedagang efek yang mengikat quotations (bid price for long positions and ask
(harga penawaran untuk jangka panjang dan price for short positions), without any deduction
harga pemintaan untuk jangka pendek), tanpa for transaction costs.
adanya pengurangan untuk biaya transaksi.
Sekuritas didefinisikan dalam pencatatan ini Securities defined in these accounts as “listed”
sebagai “terdaftar” diperjualbelikan dalam are traded in an active market. Where the
pasar aktif. Dimana Perusahaan dan entitas Company and subsidiary has financial assets and
anak memiliki aset dan liabilitas keuangan financial liabilities with offsetting positions in
dengan posisi saling hapus dalam risiko pasar market risks or counterparty credit risk, it has
atau risiko kredit pihak ketiga, telah memilih elected to use the measurement exception to
untuk menggunakan pengukuran pengecualian measure the fair value of its net risk exposure by
applying the bid or ask price to the net open
untuk mengukur nilai wajar atas eksposur risiko
position as appropriate. For all other financial
bersihnya dengan menerapkan harga
instruments not traded in an active market, the
penawaran atau permintaan ke posisi fair value is determined by using valuation
pembukaan bersih yang sesuai. Untuk seluruh techniques deemed to be appropriate in the
instrumen keuangan lain yang tidak circumstances.
diperdagangkan dalam pasar aktif, nilai wajar
ditentukan dengan menggunakan teknik valuasi
yang dianggap tepat dan sesuai kondisi.
Teknik penilaian termasuk pendeketan pasar Valuation techniques include the market
(misalnya menggunakan transaksi arm’s length approach (i.e., using recent arm’s length market
yang disesuaikan seperlunya dan mengacu pada transactions adjusted as necessary and reference
nilai pasar instrumen lain yang sama secara to the current market value of another
substansial) dan pendekatan pendapatan instrument that is substantially the same) and
(misalnya analisis arus kas diskonto dan opsi the income approach (i.e., discounted cash flow
model penentuan harga membuat penggunaan analysis and option pricing models making as
data pasar yang tersedia dan mendukung yang much use of available and supportable market
memungkinkan). data as possible).
Seluruh aset dan liabilitas yang nilai wajarnya All assets and liabilities for which fair value is
dinilai dan diungkapkan dalam laporan keuangan measured or disclosed in the financial statements
dikategorikan dalam hirarki nilai wajar. are categorized within the fair value hierarchy.
Untuk tujuan pengungkapan nilai wajar, For the purpose of the fair value disclosures, the
Perusahaan menentukan kelas aset dan liabilitas Company has determined classes of assets and
yang sesuai dengan dasar sifat, karakteristik dan liabilities on the basis of the nature, characteristics
risiko aset atau liabilitas dan level hirarki nilai and risks of the asset or liability and the level of
wajar seperti yang dijelaskan di atas. the fair value hierarchy as explained above.
Page 28
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/18 Exhibit E/18
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Lanjutan) (Continued)
e. Aset dan liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas e. Financial assets and liabilities and equity
(Lanjutan) instruments (Continued)
5) Pengukuran biaya perolehan diamortisasi 5) Amortized cost measurement
Biaya perolehan diamortisasi dari aset dan The amortized cost of a financial asset or
liabilitas keuangan adalah jumlah aset atau liability is the amount at which the financial
liabilitas keuangan yang diukur pada saat asset or liability is measured at initial
pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, recognition, minus principal payments, plus or
ditambah atau dikurangi dengan amortisasi minus the cumulative amortization using the
kumulatif dengan menggunakan metode suku effective interest rate method, calculated from
bunga efektif yang dihitung dari selisih antara the difference between initial amount and
nilai awal dan nilai jatuh temponya, dan maturity amount, minus any reduction for
dikurangi penyisihan kerugian penurunan nilai. impairment.
6) Penurunan nilai dari aset keuangan 6) Impairment of financial assets
Dalam PSAK 109, provisi penurunan nilai atas aset In PSAK 109, impairment loss provision of
keuangan diukur menggunakan model kerugian financial assets measured at expected credit
kredit ekspetasian (KKE) dan berlaku untuk aset losses model (“ECLs”) and applied for financial
keuangan yang diukur pada biaya perolehan atau assets which measured at amortised cost or fair
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain. value through other comprehensive income.
Terdapat 2 (dua) basis pengukuran atas kerugian There are 2 (two) basis of the measurement of
kredit ekspektasian, yaitu kerugian kredit expected credit losses, 12 month expected credit
ekspektasian 12 bulan atau kerugian kredit losses or lifetime expected credit losses. The
sepanjang umurnya. Perusahaan melakukan Company analyse the initial recognition using the
analisis pengakuan awal menggunakan kerugian 12 month expected credit losses and will move to
kredit ekspektasian 12 bulan dan akan berpindah lifetime expected credit losses if there is
basis apabila terjadi peningkatan resiko kredit significant increase in credit risk after initial
yang signifikan setelah pengakuan awal. recognition.
7) Penghentian pengakuan 7) Derecognition
Perusahaan dan entitas anak menghentikan The Company and subsidiary derecognizes
pengakuan aset keuangan pada saat hak kontraktual financial assets when the contractual rights of
atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut the cash flows arising from the financial assets
kadaluarsa atau Perusahaan mentransfer seluruh hak expire or the Company transfers all rights to
untuk menerima arus kas kontraktual dari aset receive contractual cash flows of financial assets
keuangan dalam transaksi di mana Perusahaan dan in a transaction where the Company and
entitas anak secara substansial telah mentransfer subsidiary has transferred substantially all the
seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset risks and rewards of ownership of financial
keuangan yang ditransfer. Setiap hak atau liabilitas assets. Any rights or obligations on the
atas aset keuangan yang ditransfer yang timbul atau transferred financial assets that arise or are still
yang masih dimiliki oleh Perusahaan diakui sebagai owned by the Company are recognized as assets
aset atau liabilitas secara terpisah. or liabilities separately.
Pengakuan liabilitas keuangan dihentikan pada The Company and subsidiary derecognizes
saat liabilitas yang ditetapkan dalam kontrak financial liabilities when the obligation specified
dilepaskan, dibatalkan atau kadaluarsa. in the contract is released, canceled or expires.
Dalam transaksi di mana secara subtansial tidak In transactions in which the Company neither
memiliki atau tidak mentransfer seluruh risiko dan retains nor transfers substantially all the risks
manfaat atas kepemilikan aset keuangan, and rewards of ownership of financial assets, the
Perusahaan menghentikan pengakuan aset tersebut Company derecognizes the assets if they do not
jika Perusahaan tidak lagi memiliki pengendalian retain control over the assets. The rights and
atas aset tersebut. Hak dan liabilitas yang timbul obligations retained in the transfer are
atau yang masih dimiliki dalam transfer tersebut recognized separately as assets and liabilities as
diakui secara terpisah sebagai aset atau liabilitas. appropriate.
Dalam transfer di mana pengendalian atas aset In transfers where control over the asset is
masih dimiliki, Perusahaan tetap mengakui aset yang retained, the Company continues to recognize
ditransfer tersebut sebesar perubahan nilai aset the transferred asset for the amount of the
tersebut. change in value of the to the asset.
Page 29
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/19 Exhibit E/19
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Lanjutan) (Continued)
e. Aset dan liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas e. Financial assets and liabilities and equity
(Lanjutan) instruments (Continued)
7) Saling hapus 7) Offsetting
Aset keuangan dan liabilitas keuangan Financial assets and financial liabilities are
disalinghapuskan dan nilai bersihnya disajikan dalam offset and the net amount reported in the
laporan posisi keuangan jika, dan hanya jika, saat ini statement of financial position if and only if
memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum there is a currently legal right to offset the
untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah recognized amounts and the Company intends to
diakui tersebut dan Perusahaan berintensi untuk either settle on a net basis, or to realize the
menyelesaikan secara bersih atau untuk asset and settle the liability simultaneously. This
merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya is not generally the case with master netting
secara simultan. Hal ini tidak umum terjadi dengan agreements, and the related assets and
perjanjian induk untuk menyelesaikan secara bersih, liabilities are presented at gross amounts in the
dan aset dan kewajiban terkait disajikan sebesar statement of financial position.
nilai bruto dalam laporan posisi keuangan.
f. Transaksi dengan pihak berelasi f. Transactions with related parties
Suatu pihak dianggap berelasi dengan Perusahaan dan A party is considered to be related party to the
entitas anak jika: Company and subsidiary if:
1) langsung atau tidak langsung melalui satu atau lebih 1) directly or indirectly through one or more
perantara, suatu pihak (i) mengendalikan atau intermediaries, the party (i) controls, or is
dikendalikan oleh, atau berada di bawah pengendalian controlled by, or is under common control with
bersama dengan Perusahaan; (ii) memiliki kepentingan the Company; (ii) has an interest in the Company
dalam Perusahaan dan yang memberikan pengaruh that gives significant influence over the
signifikan atas Perusahaan; atau (iii) memiliki Company; or (iii) has joint control over the
pengendalian bersama atas Perusahaan; Company;
2) suatu pihak yang berelasi dengan Perusahaan; 2) the party is an associated of the Company;
3) suatu pihak adalah ventura bersama dimana 3) the party is a joint venture in which the Company
Perusahaan sebagai ventura; is a venturer;
4) suatu pihak adalah anggota dari personil 4) the party is a member of the key management
manajemen kunci Perusahaan atau induk; personnel of the Company or its parent;
5) suatu pihak adalah anggota keluarga dekat dengan 5) the party is a close member of the family of any
individu yang diuraikan dalam butir (1) atau (4); individual referred to (1) or (4);
6) suatu pihak adalah entitas yang dikendalikan, 6) the party is an entity that is controlled, jointly
dikendalikan bersama atau dipengaruhi signifikan controlled or significant influenced by or for
oleh atau untuk dimana hak suara signifikan pada which significant voting power in such entity
beberapa entitas, langsung maupun tidak resides with, directly or indirectly, any
langsung, individu seperti diuraikan dalam butir individual referred to (4) or (5); or
(4) atau (5); atau
7) suatu pihak adalah suatu program imbalan 7) the party is a post-employment benefits plan for
pascakerja untuk imbalan kerja dari Perusahaan the benefit or employees of the Company and
dan entitas anak atau entitas lain yang terkait subsidiary, or any entity that is a related party
dengan Perusahaan. of the Company.
Transaksi ini dilakukan berdasarkan persyaratan yang The transactions are made based on the terms agreed
disetujui oleh kedua belah pihak, dimana persyaratan by the parties, such term may not be the same as
tersebut mungkin tidak sama dengan transaksi lain those transactions with unrelated parties.
yang dilakukan dengan pihak-pihak tidak berelasi.
Seluruh transaksi dan saldo yang material dengan All material transactions and balances with related
pihak-pihak berelasi telah diungkapkan dalam parties are disclosed in the notes to the consolidated
catatan atas laporan keuangan konsolidasian. financial statements.
Page 30
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/20 Exhibit E/20
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Lanjutan) (Continued)
g. Kas dan bank g. Cash on hand and cash in banks
Kas dan setara kas merupakan bagian aset keuangan Cash and cash equivalents are financial assets, which
yang tidak digunakan sebagai jaminan atas pinjaman are not being as collateral of loan nor restricted for
dan tidak dibatasi penggunaannya. use.
h. Piutang h. Receivables
Piutang usaha dan piutang non-usaha pada awalnya Trade and non-trade receivables are recognized
diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada initially at fair value and subsequently measured at
biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan amortized cost using the effective interest method,
metode bunga efektif, apabila dampak pendiskontoan if the impact of discounting is significant, less any
signifikan, dikurangi provisi atas penurunan nilai. provision for impairment.
Piutang usaha dan piutang non-usaha pada awalnya Trade and non-trade receivables are recognized
diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada initially at fair value and subsequently measured at
biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan amortized cost using the effective interest method,
metode bunga efektif, apabila dampak pendiskontoan if the impact of discounting is significant, less any
signifikan, dikurangi provisi atas penurunan nilai. provision for impairment.
Kolektibilitas piutang usaha dan piutang non-usaha Collectibility of trade and non-trade receivables is
ditinjau secara berkala. Piutang yang diketahui tidak reviewed on an ongoing basis. Receivables which are
tertagih, dihapuskan dengan secara langsung known to be uncollectible are written off by
mengurangi nilai tercatatnya. Akun penyisihan reducing the carrying amount directly. An allowance
digunakan ketika terdapat bukti yang objektif bahwa account is used when there is objective evidence
Perusahaan dan entitas anak tidak dapat menagih that the Company and subsidiary will not be able to
seluruh jumlah piutang sesuai dengan persyaratan collect all amounts due according to the original
awal piutang. terms of the receivables.
Jumlah kerugian penurunan nilai diakui pada laporan The amount of the impairment loss is recognized in
laba rugi konsolidasian dan disajikan dalam consolidated statement of profit or loss and other
“Penyisihan kerugian kredit ekspektasian aset comprehensive income within “Allowance for
keuangan”. expected credit losses of financial assets”.
Kebijakan penghapusan Perusahaan berdasarkan The Company’s write-off policy based on the form
formulir yang akan disetujui oleh Dewan Direksi. that will be approved by Board of Directors.
Pada setiap tanggal pelaporan, Perusahaan dan At each reporting date, the Company and subsidiary
entitas anak mengakui PKKE untuk setiap aset recognizes PKKE for each financial asset which is
keuangan yang diukur dengan menggunakan metode measured using the amortized-cost method and
amortized-cost dan FVTOCI dengan pendekatan FVTOCI with the following approach:
sebagai berikut:
1. Jika tidak ada peningkatan risiko kredit secara 1. If there has not been a significant increase in
signifikan sejak pengakuan awal dari setiap aset credit risk since the initial recognition of any
keuangan, maka Perusahaan dan entitas anak financial assets, the Company and subsidiary will
akan mengakui PKKE sebesar ekspektasi kerugian recognize AECL in the amount of the expected
dalam 12 bulan ke depan sejak tanggal pelaporan loss within the next 12 months from the
(atau kurang dari 12 bulan jika aset keuangan reporting date (or less than 12 months if the
akan jatuh tempo kurang 12 bulan). Manajemen financial assets have less than 12 months
menentukan nilai PKKE 12 bulan berdasarkan maturity). Management determines the value of
rata-rata inflasi selama periode berjalan. the 12-month AECL based on the average
inflation rate for for current period.
2. Jika terdapat peningkatan risiko kredit secara 2. If there is a significant increase in credit risk, the
signifikan, maka Perusahaan dan entitas anak Company and subsidiary will recognize AECL in
akan mengakui PKKE sebesar ekspektasi kerugian the amount of the expected lifetime loss of the
sepanjang umur dari aset keuangan, sejak financial asset, since the initial recognition of
pengakuan awal aset keuangan tersebut. the financial asset.
Page 31
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/21 Exhibit E/21
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Lanjutan) (Continued)
i. Aset Tetap i. Property and equipment
Aset tetap, kecuali menara telekomunikasi, dicatat Property and equipment, except for
dengan menggunakan model biaya yaitu biaya telecommunication tower are stated at cost net of
perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan accumulated depreciation and accumulated of asset
akumulasi penurunan nilai aset, jika ada. impairment value, if any.
Efektif sejak 1 Januari 2018, menara telekomunikasi Effective from 1 January 2018, telecommunication
dicatat dengan menggunakan model revaluasi, yaitu towers are accounted for using the revaluation
nilai wajar pada tanggal revaluasi dikurangi dengan model, which is the fair value at the date of
akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan revalution less any accumulated impairement losses
nilai setelah tanggal revaluasi, jika ada. after the date of revaluation, if any.
Revaluasi pada nilai wajar dilakukan pada setiap A revaluation at fair value is made at each reporting
periode pelaporan. Jika jumlah tercatat aset period. If the carrying amount of the asset increases
meningkat akibat revaluasi, maka kenaikan tersebut as a result of the revaluation, the increase is
diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan recognized in other comprehensive income and
terakumulasi dalam ekuitas pada bagian surplus accumulates in equity in the revaluation surplus
revaluasi. Akan tetapi, kenaikan tersebut diakui section. However, the increase is recognized in
dalam laba rugi hingga sebesar jumlah penurunan profit and loss up to the same amount of impairment
nilai aset yang sama akibat revaluasi yang pernah loss due to revaluation previously recognized in
diakui sebelumnya dalam laporan laba rugi. Jika profit or loss. If the carrying amount of the asset
jumlah tercatat aset turun akibat revaluasi, maka decreases as a result of the revaluation, the
penurunan tersebut diakui dalam laba rugi. decrease is recognized in profit or loss. The
Penurunan nilai tersebut diakui dalam penghasilan impairment is recognized in other comprehensive
komprehensif lain, untuk mengurangi jumlah income, to reduce the accumulated amount of the
akumulasi dari surplus revaluasi, sepanjang tidak revaluation surplus, as long as it does not exceed the
melebihi saldo surplus revaluasi dari aset tersebut. revaluation surplus balance of the asset.
Surplus revaluasi aset tetap dapat dialihkan ke saldo The revaluation surplus of property and equipment
laba ketika terjadi penghentian atau pelepasan aset may be transferred to the retained earnings when
tersebut. Sebagian surplus revaluasi juga dapat there is a termination or disposal of the asset. Some
dialihkan sejalan dengan penggunaan aset. Dalam hal revaluation surpluses may also be transferred in line
tersebut, maka surplus revaluasi yang dialihkan ke with asset use. In that case, the revaluation surplus
saldo laba adalah sebesar perbedaan antara jumlah transferred to retained earnings is the difference
penyusutan berdasarkan nilai revaluasian dan jumlah between the amount of depreciation based on the
penyusutan berdasarkan biaya perolehan awalnya. revaluation amount and the amount of depreciation
Pengalihan tersebut tidak dilakukan melalui laba rugi. based on the initial cost. The transfer is not made
through profit or loss.
Penyusutan terhadap aset tetap dihitung dengan Depreciation of property and equipment has been
metode garis lurus (straight-line method), computed on a straight-line method, based on the
berdasarkan taksiran manfaat ekonomis aset tetap, estimated useful lives of the related assets, as
sebagai berikut: follows:
Tahun / Years
Menara Telekomunikasi 40 Telecommunication Tower
Kendaraan 8 Vehicle
Inventaris Kantor 4 Office equipment
Serat Optik 25 Fiber Optic
Beban penyusutan diperhitungkan di dalam laporan Depreciation expenses are taken to profit or loss
laba rugi selama tahun buku di mana beban tersebut during the financial year in which they are incurred.
terjadi. Akumulasi penyusutan untuk aset yang The accumulated depreciation for the revalued asset
direvaluasi, dieliminasi terhadap jumlah tercatat is eliminated against the gross carrying amount and
bruto dan jumlah tercatat neto setelah eliminasi the net carrying amount after elimination is restated
disajikan kembali sebesar jumlah revaluasiannya. for the amount of revaluation.
Perbaikan dan perawatan diperhitungkan ke dalam Repair and maintenance expenses are taken to profit
laporan laba rugi selama tahun di mana perbaikan or loss during the financial year in which they are
dan perawatan terjadi. incurred.
Page 32
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/22 Exhibit E/22
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Lanjutan) (Continued)
i. Aset Tetap (Lanjutan) i. Property and Equipment (Continued)
Biaya renovasi dan restorasi utama digabungkan ke The cost of major renovations and restorations is
dalam nilai tercatat aset jika biaya tersebut memiliki included in the carrying amount of the asset when it
kemungkinan untuk memberikan manfaat di masa is probable that future economic benefits in excess
depan yang jumlahnya melebihi standar kinerja pada of the originally assessed standard of performance
penilaian awal aset yang ada yang akan mengalir ke of the existing asset will flow to the Company and
dalam Perusahaan dan entitas anak dan disusutkan subsidiary and depreciated over the remaining
sebesar sisa umur manfaat aset tersebut. useful life of the asset.
Nilai residu, masa manfaat, dan metode depresiasi, The residual value, useful life and depreciation
dikaji pada tiap akhir periode pelaporan, dan method are reviewed at the end of each reporting
disesuaikan secara prospektif, sesuai dengan keadaan. period, and adjusted prospectively, if appropriate.
Ketika terdapat indikasi penurunan nilai, nilai Where an indication of impairment exists, the
tercatat aset dinilai dan segera dicatat berdasarkan carrying amount of the asset is assessed and written
jumlah terpulihkan. down immediately to its recoverable amount.
Keuntungan atau kerugian pelepasan aset tetap Gains or losses on disposal are determined by
ditentukan dengan membandingkan penerimaan dengan comparing proceeds with the carrying amount and
nilai tercatat dan dicatat ke dalam laba rugi dari operasi. are included in profit or loss from operations.
Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya Assets in progress are stated at cost and presented
perolehan dan disajikan sebagai bagian dari aset as part of the property and equipments. The
tetap. Akumulasi biaya perolehan akan dipindahkan accumulated cost will be reclassified to the
ke masing- masing akun aset tetap yang bersangkutan appropriate property and equipments account when
pada saat aset tersebut selesai dikerjakan dan siap the installation is substantially completed and the
digunakan. asset is ready for its intended use.
j. Aset tak berwujud yang diakuisisi secara eksternal j. Externally acquired intangible assets
Aset tak berwujud yang diakuisisi secara eksternal Externally acquired intangible assets are initially
pada pengakuan awal diakui pada biaya dan recognised at cost and subsequently amortised on a
selanjutnya diamortisasi berdasarkan metode garis straight-line basis over their useful economic lives.
lurus sepanjang masa manfaat ekonomisnya.
Aset tak berwujud diakui pada kombinasi bisnis jika Intangible assets are recognised on business
terpisah dari entitas yang diakuisisi atau combinations if they are separable from the
menghasilkan hak legal atau hak kontraktual lain. acquired entity or give rise to other contractual or
Jumlah tersebut dapat ditentukan dengan legal rights. The amounts ascribed to such
menggunakan teknik penilaian yang tepat (lihat intangibles are arrived at by using appropriate
bagian terkait estimasi dan pertimbangan penting di valuation techniques (see section related to critical
bawah ini). estimates and judgements below).
Dalam proses program penelitian dan pengembangan In-process research and development programmes
untuk melakukan akuisisi seperti kombinasi akan acquired in such combinations are recognised as an
diakui sebagai aset meskipun penambahan asset even if subsequent expenditure is written off
selanjutnya dihapuskan karena kriteria spesifik yang because the criteria specified in the policy for
ditentukan dalam kebijakan untuk beban development costs below are not met.
pengembangan di bawah ini tidak terpenuhi.
Aset tak berwujud yang diakuisisi secara eksternal Externally acquired intangible assets are initially
pada pengakuan awal diakui pada biaya dan recognised at cost and subsequently amortised on a
selanjutnya diamortisasi berdasarkan metode garis straight-line basis over their useful economic lives.
lurus sepanjang masa manfaat ekonomisnya.
Aset tak berwujud diakui pada kombinasi bisnis jika Intangible assets are recognised on business
terpisah dari entitas yang diakuisisi atau combinations if they are separable from the
menghasilkan hak legal atau hak kontraktual lain. acquired entity or give rise to other contractual or
Jumlah tersebut dapat ditentukan dengan legal rights. The amounts ascribed to such
menggunakan teknik penilaian yang tepat (lihat intangibles are arrived at by using appropriate
bagian terkait estimasi dan pertimbangan penting di valuation techniques (see section related to critical
bawah ini). estimates and judgements below).
Page 33
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/23 Exhibit E/23
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Lanjutan) (Continued)
j. Aset tak berwujud yang diakuisisi secara eksternal j. Externally acquired intangible assets (Continued
(Lanjutan)
Dalam proses program penelitian dan pengembangan In-process research and development programmes
untuk melakukan akuisisi seperti kombinasi akan acquired in such combinations are recognised as an
diakui sebagai aset meskipun penambahan asset even if subsequent expenditure is written off
selanjutnya dihapuskan karena kriteria spesifik yang because the criteria specified in the policy for
ditentukan dalam kebijakan untuk beban development costs below are not met.
pengembangan di bawah ini tidak terpenuhi.
Grup mencatat aset tak berwujud yang signifikan, The significant intangible assets recognised by the
masa manfaat ekonomi dan metode yang digunakan Group, their useful economic lives and the methods
untuk menentukan biaya aset tak berwujud yang used to determine the cost of intangible assets
diakuisisi dalam kombinasi bisnis adalah sebagai acquired in a business combination are as follows:
berikut:
Aset tak berwujud/ Masa manfaat ekonomi/ Metode valuasi/
Intangible asset Useful economic life Valuation method
Hubungan kontraktual/ Syarat kontrak (sampai dengan 5 tahun)/ Perkiraan arus kas diskontoan/
Contractual relationship Term of contract (up to 5 years) Estimated discounted cash flow
k. Sewa k. Lease
Mengidentifikasi sewa Identifying leases
Perusahaan dan entitas anak memperhitungkan suatu The Company and subsidiary accounts for a contract,
kontrak, atau bagian dari suatu kontrak, sebagai suatu or a portion of a contract, as a lease when it conveys
sewa ketika Perusahaan dan entitas anak memberikan the right to use an asset for a period of time in
hak untuk menggunakan aset selama suatu jangka waktu exchange for consideration. Leases are those
untuk dipertukarkan dengan imbalan. Sewa adalah contracts that satisfy the following criteria:
kontrak yang memenuhi kriteria berikut:
1) Terdapat aset identifikasian; 1) There is an identified asset;
2) Perusahaan dan entitas anak memperoleh secara 2) The Company and subsidiary obtains
substansial semua manfaat ekonomis dari substantially all the economic benefits from use
penggunaan aset; dan of the asset; and
3) Perusahaan dan entitas anak memiliki hak untuk 3) The Company and subsidiary has the right to
mengarahkan penggunaan aset. direct use of the asset
Perusahaan dan entitas anak mempertimbangkan apakah The Company and subsidiary considers whether the
pemasok memiliki hak substitusi substantif. Jika pemasok supplier has substantive substitution rights. If the
memang memiliki hak-hak tersebut, kontrak tidak supplier does have those rights, the contract is not
diidentifikasi sebagai penyebab timbulnya sewa. identified as giving rise to a lease.
Dalam menentukan apakah Perusahaan dan entitas anak In determining whether the Company and subsidiary
mendapatkan secara substantial seluruh manfaat obtains substantially all the economic benefits from
ekonomik dari penggunaan aset selama periode use of the asset, the Company and subsidiary
penggunaan, Perusahaan dan entitas anak hanya considers only the economic benefits that arise use
mempertimbangkan manfaat ekonomi yang timbul dari of the asset, not those incidental to legal ownership
penggunaan aset, bukan manfaat yang terkait dengan or other potential benefits.
kepemilikan legal atau manfaat potensial lainnya.
Dalam menentukan apakah Perusahaan dan entitas In determining whether the Company and subsidiary
anak memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan has the right to direct use of the asset, the Company
aset, Perusahaan dan entitas anak and subsidiary considers whether it directs how and
mempertimbangkan apakah Perusahaan dan entitas for what purpose the asset is used throughout the
anak mengarahkan bagaimana dan untuk tujuan apa period of use.
aset tersebut digunakan selama periode penggunaan.
Page 34
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/24 Exhibit E/24
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Lanjutan) (Continued)
k. Sewa (Lanjutan) k. Lease (Continued)
Mengidentifikasi sewa (Lanjutan) Identifying leases (Continued)
Jika tidak ada keputusan signifikan yang harus dibuat If there are no significant decisions to be made
karena sifat aset tersebut, Perusahaan dan entitas because they are pre-determined due to the nature
anak mempertimbangkan apakah ia terlibat dalam of the asset, the Company and subsidiary considers
desain aset dengan cara menetapkan sebelumnya whether it was involved in the design of the asset in
bagaimana dan untuk tujuan apa aset akan digunakan a way that predetermines how and for what purpose
selama periode penggunaan. Jika kontrak atau bagian the asset will be used throughout the period of use.
dari kontrak tidak memenuhi kriteria ini, Perusahaan If the contract or portion of a contract does not
dan entitas anak menerapkan PSAK lain yang berlaku, satisfy these criteria, the Company and subsidiary
bukan PSAK 116. applies other applicable PSAK rather than PSAK 116.
l. Perpajakan l. Taxation
Beban pajak penghasilan Income tax expense
Beban pajak terdiri dari pajak kini dan pajak tangguhan. The tax expense comprises current and deferred tax.
Pajak diakui dalam laporan laba rugi, kecuali jika Tax is recognized in profit or loss, except to the extent
berkaitan dengan item yang diakui dalam penghasilan that it relates to items recognized in other
komprehensif lain atau secara langsung dalam ekuitas. comprehensive income or directly in equity. In this
Dalam kasus ini, pajak diakui dalam penghasilan case, the tax is also recognized in other comprehensive
komprehensif lain atau langsung dalam ekuitas. income or directly in equity, respectively.
1) Pajak kini 1) Current tax
Beban pajak penghasilan kini dihitung dengan The current Income tax charge is calculated on the
dasar hukum pajak yang berlaku pada tanggal basis of the tax laws enacted or substantively
pelaporan. Aset atau liabilitas pajak penghasilan enacted at the reporting date. Current income tax
kini terdiri dari kewajiban kepada atau klaim dari assets and/or liabilities comprise those obligations
otoritas pajak yang berhubungan dengan tahun to, or claims from, tax authorities relating to the
pelaporan kini atau sebelumnya, yang belum current or prior reporting year, that are unpaid at
dibayar pada akhir tahun tanggal pelaporan. the end of each reporting year date. They are
Pajak penghasilan diperhitungkan berdasarkan calculated according to the tax rates and tax laws
tarif pajak dan hukum pajak yang berlaku pada applicable to the fiscal years to which they relate,
tahun fiskal tersebut. based on the taxable profit for the year.
2) Pajak penghasilan final 2) Final tax income
Pada 6 September 2017, Pemerintah Indonesia On 6 September 2017, the Government of
menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 34 (PP34) Indonesia issued the Government Regulation (GR)
tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan dari No. 34 (GR34) regarding Income Tax on Income
Persewaan Tanah dan/atau Bangunan. Menurut PP34 from Land and/or Building Rental. According to
ini, untuk sewa menara telekomunikasi yang tahun the PP34, for lease of telecommunication towers
sewanya dimulai sejak berlakunya PP34 ini pada whose lease year commences from the inception
2 Januari 2018, maka penghasilan atas sewa menara of this PP34 on 2 January 2018, the rental
telekomunikasi tersebut akan dikenakan pajak telecommunication tower's income shall be
penghasilan dengan tarif final 10%. Sedangkan subject to the final income tax at rate of 10%.
penghasilan atas sewa menara telekomunikasi yang While the rental telecommunication tower
tahun sewanya dimulai sebelum berlakunya PP34 income, which is the rental year commencing
tersebut, tetap dikenakan pajak penghasilan dengan prior to the enactment of GR34, remains subject
tarif non-final. to the nonfinal income tax.
Page 35
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/25 Exhibit E/25
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Lanjutan) (Continued)
l. Perpajakan (Lanjutan) l. Taxation (Continued)
3) Pajak tangguhan 3) Deferred tax
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui ketika Deferred tax assets and liabilities are recognised
jumlah tercatat dari aset atau liabilitas dalam where the carrying amount of an asset or liability
laporan posisi keuangan konsolidasian berbeda in the consolidated statement of financial
dari dasar perpajakannya, kecuali jika perbedaan position differs from its tax base, except for
itu terjadi karena: differences arising on:
a) Pengakuan awal goodwill a) The initial recognition of goodwill
b) Pengakuan awal aset atau liabilitas pada saat b) The initial recognition of an asset or liability
transaksi yang bukan merupakan kombinasi in a transaction which is not a business
bisnis dan pada saat transaksi terjadi tidak combination and at the time of the
mempengaruhi akuntansi atau laba kena transaction affects neither accounting or
pajak. taxable profit.
c) Investasi pada entitas anak dan pengendalian c) Investments in subsidiary and jointly
bersama entitas dimana Perusahaan dan controlled entities where the Company and
entitas anak mampu mengendalikan waktu subsidiary is able to control the timing of the
pembalikan perbedaan dan kemungkinan reversal of the difference and it is probable
besar bahwa perbedaan tersebut tidak akan that the difference will not reverse in the
dibalik pada masa yang akan datang. foreseeable future.
Investasi pada entitas anak dan pengendalian bersama Investments in subsidiary and jointly controlled
entitas dimana Perusahaan dan entitas anak mampu entities where the Company and subsidiary is able
mengendalikan waktu pembalikan perbedaan dan to control the timing of the reversal of the
kemungkinan besar bahwa perbedaan tersebut tidak difference and it is probable that the difference
akan dibalik pada masa yang akan datang. will not reverse in the foreseeable future.
Pengakuan dari aset pajak tangguhan terbatas Recognition of deferred tax assets is restricted to
pada saat dimana terdapat kemungkinan besar those instances where it is probable that taxable
bahwa laba kena pajak akan tersedia terhadap profit will be available against which the
perbedaan yang dapat digunakan. difference can be utilised.
Jumlah aset atau liabilitas ditentukan dengan The amount of the asset or liability is determined
menggunakan tarif pajak pada saat tanggal using tax rates that have been enacted or
pelaporan dan di harapkan akan digunakan ketika substantively enacted by the reporting date and
liabilitas pajak tangguhan/(aset) telah are expected to apply when the deferred tax
diselesaikan/(dipulihkan). liabilities/(assets) are settled/(recovered).
Aset dan liabilitas pajak tangguhan di saling hapus Deferred tax assets and liabilities are offset when
ketika Perusahaan dan entitas anak memiliki hak the Company and subsidiary has a legally enforceable
hukum untuk saling hapus aset dan liabilitas pajak right to offset current tax assets and liabilities and
kini yang berhubungan dengan pungutan oleh the deferred tax assets and liabilities relate to taxes
otoritas pajak yang sama atas: levied by the same tax authority on either:
a) Perusahaan dan entitas anak yang dikenakan a) The same taxable of the Company and
pajak adalah sama, atau subsidiary, or
b) Kelompok entitas yang berbeda yang b) Different group entities which intend either
bertujuan untuk menyelesaikan aset pajak to settle current tax assets and liabilities on
kini secara neto atau untuk merealisasikan a net basis, or to realise the assets and settle
aset dan menyelesaikan liabilitas, pada tahun the liabilities simultaneously, in each future
masa depan dimana jumlah aset atau liabilitas year in which significant amounts of deferred
pajak tangguhan signifikan diharapkan untuk di tax assets or liabilities are expected to be
selesaikan atau dipulihkan. settled or recovered.
Pajak Pertambahan Nilai Value-Added Tax
Pendapatan, beban dan aset diakui bersih dari jumlah Revenue, expenses and assets are recognized net of the
PPN, kecuali apabila PPN timbul pada saat pembelian amount of VAT, except where the VAT incurred on a
aset atau jasa yang tidak dapat dipulihkan dari purchase of assets or services are not recoverable from
otoritas perpajakan, dalam hal ini PPN diakui sebagai the taxation authority, in which case the VAT is
bagian dari biaya perolehan aset atau sebagai bagian recognized as part of the cost of acquisition of the asset
dari pos biaya, sebagaimana yang berlaku. or as part of the expense item as applicable.
Page 36
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/26 Exhibit E/26
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Lanjutan) (Continued)
l. Perpajakan (Lanjutan) l. Taxation (Continued)
Hal-hal perpajakan lainnya Other taxation matters
Penyesuaian atas liabilitas pajak dicatat pada saat Amendments to taxation obligations are recorded when
Surat Ketetapan Pajak diterima atau pada saat a Tax Assessment Letter is received or, if appealed
keberatan yang diajukan ditetapkan. against, when the results of the appeal are determined.
m. Cadangan imbalan pasca-kerja m. Provision for post-employment benefits
Program manfaat pasti Defined benefit plan
Perusahaan dan entitas anak menghitung program The Company and subsidiary set up fund for post-
imbalan pasca-kerja sesuai dengan Undang-Undang employment benefit program. in accordance with
Ketenagakerjaan No. 13/2003 tanggal 25 Maret 2003. Labor Law No. 13/2003 dated 25 March 2003.
Liabilitas atau aset imbalan kerja bersih adalah The net pension liability or asset is the aggregate of
agregat dari nilai kini liabilitas imbalan pasti pada the present value of the defined benefit obligation
akhir tahun pelaporan dikurangi dengan nilai wajar at the end of the reporting year reduced by the fair
aset program (jika ada), disesuaikan dengan dampak value of plan assets (if any), adjusted for any effect
yang membatasi aset imbalan pasti bersih terhadap of limiting a net defined benefit asset to the asset
batas atas aset. Batas atas aset adalah nilai sekarang ceiling. The asset ceiling is the present value of any
dari manfaat ekonomis yang tersedia dalam bentuk economic benefits available in the form of refunds
pengembalian dana dari program atau pengurangan from the plan or reductions in future contributions
iuran masa mendatang. to the plan.
Perhitungan cadangan imbalan pasca-kerja The provision for post-employment benefits is
berdasarkan perhitungan aktuaria independen dengan estimated based on actuarial calculations prepared
menggunakan metode “Projected Unit Credit”. by an independent firm of actuaries using the
“Projected Unit of Credit” method.
Biaya jasa di akui dalam laporan laba rugi, dan Service costs are recognised in profit or loss, and
termasuk biaya jasa kini dan masa lalu, serta include current and past service costs as well as gains
keuntungan dan kerugian kurtailmen. and losses on curtailments.
Biaya imbalan pasti terdiri dari: Net pension cost comprises the following:
1) Biaya jasa 1) Service cost
2) Bunga neto atas liabilitas atau aset imbalan pasti 2) Net interest on the net defined benefit liability
neto or asset
3) Pengukuran kembali liabilitas atau aset imbalan 3) Remeasurements of net defined benefit liability
pasti neto or asset
Biaya jasa meliputi biaya jasa kini, biaya jasa lalu dan Service costs which include current service costs,
keuntungan atau kerugian dari dan pembayaran yang past service costs and gains or losses on nonroutine
tidak rutin diakui sebagai beban dalam laba rugi. settlements are recognized as expense in profit or
Biaya jasa lalu diakui pada tanggal yang lebih awal loss. Past service costs are recognized at the earlier
antara ketika amandemen atau kuartailmen program of the date when the plan amendment or
terjadi, dan ketika Perusahaan dan entitas anak cuartailment occurs and when the Company and
mengakui biaya restrukturisasi terkait atau biaya subsidiary recognises related restructuring cost or
pesangon. termination benefits.
Bunga bersih atas liabilitas atau aset imbalan pasti Net interest on the net defined benefit liability or
adalah perubahan selama tahun berjalan pada bunga asset is the change during the year in the net defined
bersih atas liabilitas atau aset imbalan pasti yang benefit liability or asset that arises from the passage
muncul dari waktu ke waktu yang ditentukan dengan of time which is determined by applying the discount
mengalikan tingkat diskonto berdasarkan obligasi rate based on government bonds to the net defined
pemerintah dengan liabilitas atau aset imbalan pasti benefit liability or asset. Net interest on the net
bersih. Bunga bersih atas liabilitas atau aset imbalan defined benefit liability or asset is recognized as
pasti diakui sebagai beban atau pendapatan dalam expense or income in profit or loss.
laba rugi.
Page 37
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/27 Exhibit E/27
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Lanjutan) (Continued)
m. Cadangan imbalan pasca-kerja (Lanjutan) m. Provision for post-employment benefits (Continued)
Program manfaat pasti (Lanjutan) Defined benefit plan (Continued)
Pengukuran kembali terdiri dari keuntungan dan Remeasurements comprising actuarial gains and
kerugian aktuaria, imbal hasil aset program dan losses, return on plan assets and any change in the
setiap perubahan dampak batas atas aset, tidak effect of the asset ceiling excluding net interest on
termasuk jumlah yang dimasukan dalam bunga neto defined benefit liability are recognized in other
atas liabilitas atau aset imbalan pasti. Pengukuran comprehensive income in the year in which they
kembali atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto diakui arise. Remeasurements are not reclassified to profit
dalam penghasilan komprehensif lain pada tahun or loss in subsequent years.
terjadinya. Pengukuran kembali tidak direklasifikasi
ke laba rugi pada tahun berikutnya.
Imbalan jangka panjang lainnya Other long-term benefits
Perusahaan dan entitas anak juga memberikan The Company and subsidiary also provides other
manfaat penghargaan jangka panjang lainnya dalam longterm rewards in the form of long leave and long
bentuk cuti panjang dan tunjangan cuti panjang. leave allowances.
n. Modal saham n. Share capital
Modal saham diukur pada nilai nominal untuk seluruh Share capital is measured at par value for all shares
saham yang ditempatkan. Pada saat Perusahaan issued. When the Company issues more than one
menempatkan lebih dari satu jenis saham, akun class of shares, a separate account is maintained for
terpisah dikelola untuk tiap jenis saham dan jumlah each class of shares and the number of shares issued.
saham yang ditempatkan.
o. Transaksi restrukturisasi entitas sepengendali o. Restructuring transactions of entities under
common control
Transaksi restrukturisasi entitas sepengendali berupa Restructuring transactions of entities under common
pengalihan aset, liabilitas, saham atau instrumen control represent transfer of assets, liabilities,
kepemilikan lainnya yang dilakukan dalam rangka shares or other ownership instruments to reorganize
reorganisasi entitas-entitas yang berada dalam suatu entities within the same Company, therefore
Perusahaan yang sama, bukan merupakan perubahan resulting in no changes of ownership in terms of
pemilikan dalam arti substansi ekonomi, sehingga economic substance, and should not result in any
transaksi demikian tidak dapat menimbulkan laba atau gains or losses for the whole Company or for the
rugi bagi seluruh kelompok perusahaan ataupun bagi individual entity in the Company.
entitas individual dalam kelompok perusahaan tersebut.
Karena transaksi restrukturisasi antara entitas Since restructuring transactions of entities under
sepengendali tidak mengakibatkan perubahan common control do not result in changes in economic
substansi ekonomi pemilikan atas aset, liabilitas, substance of ownership in transferred assets, shares,
saham, atau instrumen kepemilikan lainnya yang liabilities or other ownership instruments, the
dipertukarkan, maka aset maupun liabilitas yang transferred assets or liabilities (in legal form) should
pemilikannya dialihkan (dalam bentuk hukumnya) be recorded at book value in a manner similar to
harus dicatat sesuai dengan nilai tercatat seperti business combination transactions using the pooling-
penggabungan usaha berdasarkan metode penyatuan of-interest method.
kepemilikan (pooling-of-interest).
Unsur-unsur laporan keuangan dari perusahaan yang The financial statements items of the restructured
direstrukturisasi untuk tahun terjadinya restrukturisasi companies for the year in which the restructuring
tersebut dan untuk tahun perbandingan yang disajikan, occurs and for any comparative years should be
harus disajikan sedemikian rupa seolah-olah presented as if the Companies had been combined
Perusahaan tersebut telah bergabung sejak permulaan from the beginning of the earliest year presented.
tahun yang disajikan tersebut.
Page 38
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/28 Exhibit E/28
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Lanjutan) (Continued)
o. Transaksi restrukturisasi entitas sepengendali o. Restructuring transactions of entities under
(Lanjutan) common control (Continued)
Sebelum 1 Januari 2013, selisih antara harga Before 1 January 2013, the difference between
pengalihan dengan nilai tercatat setiap transaksi transfer price and book value for each restructuring
restrukturisasi antara entitas sepengendali dibukukan transaction of entities under common control is
dalam akun ”Selisih nilai transaksi restrukturisasi recorded in an account entitled “Differences arising
entitas sepengendali”. Saldo akun tersebut from restructuring transactions of entities under
selanjutnya disajikan sebagai unsur ekuitas. common control”. The account balance is presented
as an equity component.
Efektif 1 Januari 2013, selisih antara harga pengalihan Effective 1 January 2013, the difference between
dengan nilai tercatat setiap transaksi restrukturisasi transfer price and book value for each restructuring
antara entitas sepengendali dibukukan dalam akun transaction of entities under common control is recorded
“Tambahan modal disetor”. in an account entitled “Additional paid-in capital”.
p. Dividen p. Dividends
Dividen diakui pada saat dividen secara legal menjadi Dividends are recognised when they become legally
terutang. Dalam dividen terhadap pemegang saham payable. In the case of dividends to equity
ekuitas, dividen menjadi terutang saat diumumkan oleh shareholders, this is when declared by the directors.
Direksi. Dalam dividen final, dividen menjadi terutang In the case of final dividends, this is when approved
saat dividen diumumkan oleh para pemegang saham by the shareholders at the General Meeting of
pada saat Rapat Umum Pemegang Saham. Shareholders.
q. Pengakuan pendapatan dan beban q. Revenue and expenses recognition
Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan Revenue from contract with customers
Perusahaan dan entitas anak bergerak dalam bisnis The Company and subsidiary is engaged in the
bidang telekomunikasi termasuk penyediaan sarana- telecommunications business including the provision
prasarana jaringan telekomunikasi dan penyediaan of telecommunications network infrastructure and
jasa telekomunikasi. the provision of telecommunications services.
Perusahaan dan entitas anak mengadopsi PSAK 115 The Company and subsidiary adopted PSAK 115 dated
pada tanggal 1 Januari 2020 menggunakan metode 1 January 2020 using a retrospective method
retrospektif yang dimodifikasi dengan mengakui efek modified by recognizing the cumulative effect at the
kumulatif pada awal penerapan PSAK 115 sebagai beginning of the application of PSAK 115 as an
penyesuaian terhadap saldo awal ekuitas pada adjustment to the opening balance of equity on 1
1 Januari 2020. January 2020.
PSAK 115 “Pendapatan dari Kontrak dengan PSAK 115 “Revenue from Contracts with Customers”
Pelanggan” menetapkan kerangka kerja yang provides a comprehensive framework for determining
komprehensif untuk menentukan bagaimana, kapan, how, when and how much revenue should be
dan berapa banyak pendapatan yang harus diakui. recognized. This standard provides a principle-based,
Standar ini menyediakan model lima langkah single 5- step model for revenue determination and
(5-steps model) tunggal berbasis prinsip untuk recognition to be applied to all contracts with
penentuan dan pengakuan pendapatan untuk customers, as follows:
diterapkan pada semua kontrak dengan pelanggan,
sebagai berikut:
1) Identifikasi kontrak dengan pelanggan 1) Identify contract(s) with a customer
2) Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam 2) Identify the performance obligations in the
kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan contract. Performance obligations are promises
janji-janji dalam kontrak untuk menyerahkan in a contract to transfer a customer goods that
barang yang memiliki karakteristik berbeda ke are distinct.
pelanggan.
3) Menetapkan harga transaksi, setelah dikurangi 3) Determine the transaction price, after
diskon, retur, insentif penjualan dan pajak deducting discounts, returns, sales incentives
pertambahan nilai, yang berhak diperoleh suatu and value added tax, which an entity is entitled
entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya to obtain as compensation for the delivery of
barang atau jasa yang dijanjikan di kontrak. goods or services promised in the contract.
Page 39
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/29 Exhibit E/29
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Lanjutan) (Continued)
q. Pengakuan pendapatan dan beban (Lanjutan) q. Revenue and expenses recognition (Continued)
Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan Revenue from contract with customers (Continued)
(Lanjutan)
4) Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban 4) The allocation of the transaction price to each
pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga performance obligation is based on the relative
jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau stand-alone selling price basis of each different
jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika goods or services promised in the contract. When
tidak dapat diamati secara langsung, harga jual this cannot be observed directly, the relative
berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan stand-alone selling price is estimated based on
biaya yang diharapkan ditambah marjin. expected cost plus a margin.
5) Pengakuan pendapatan ketika kewajiban 5) Recognition of revenue when performance
pelaksanaan telah dipenuhi dengan obligations have been fulfilled by delivering
menyerahkan barang atau jasa yang dijanjikan the promised goods or services to the
ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki customer (when the customer has control over
kendali atas barang atau jasa tersebut). the goods or services).
Standar ini juga memberikan panduan spesifik yang This standard also provides specific guidance
mensyaratkan jenis biaya tertentu untuk memperoleh requiring certain types of fees for obtain and/or
dan/atau memenuhi kontrak yang akan dikapitalisasi fulfill contracts to be capitalized and amortized
dan diamortisasi secara sistematis yang konsisten systematically consistent with the transfer to
dengan pengalihan kepada pelanggan barang atau customers of goods or services related to the costs
jasa yang terkait dengan biaya yang dikapitalisasi. being capitalized.
Penghasilan dari kontrak dengan pelanggan diakui ketika Income from contracts with customers is recognized
pengendalian barang atau jasa dialihkan kepada when control of the goods or services is transferred
pelanggan dengan jumlah yang mencerminkan imbalan to the customer in an amount that reflects the
yang diharapkan oleh Perusahaan dan entitas anak untuk consideration that the Company and subsidiary
ditukar dengan barang atau layanan tersebut. expects to exchange for the goods or services. The
Perusahaan pada umumnya menyimpulkan bahwa Company generally concludes that the Company is
Perusahaan merupakan prinsipal dalam pengaturan the principal in regulating its revenue, except for
pendapatannya, kecuali untuk layanan pengadaan di the procurement services below, because the
bawah ini, karena Perusahaan mengendalikan barang Company controls the goods or services before
atau jasa sebelum mengalihkannya ke pelanggan. transferring them to the customer.
Perusahaan dan entitas anak juga telah memilih untuk The Company and subsidiary has also chosen to apply
menerapkan panduan praktis berikut pada tanggal transisi: the following practical guidance by the transition date:
1) Kontrak yang diselesaikan – Perusahaan menerapkan 1) Settled contracts - The Company applies PSAK
PSAK 115 hanya untuk kontrak pelanggan yang belum 115 only for customer contracts that have not
selesai pada 1 Januari 2020; dan been completed by 1 January 2020; and
2) Modifikasi kontrak - alih-alih menerapkan 2) Contract modification - instead of applying a
pendekatan retrospektif untuk mengukur efek retrospective approach to measuring the
kumulatif dari modifikasi kontrak sejak setiap cumulative effect of contract modifications
modifikasi dilakukan; Perusahaan mengumpulkan since each modification; The Company collects
efek dari semua modifikasi kontrak yang terjadi the effects of all contract modifications that
Berlaku sebelum 1 Januari 2020 untuk: occur before 1 January 2020 for:
mengidentifikasi kewajiban kinerja yang identify fulfilled and unfulfilled
terpenuhi dan tidak terpenuhi; performance obligations;
menentukan harga transaksi dari kontrak determine the transaction price of the most
modifikasi terbaru; dan recent modification contract; and
mengalokasikan harga transaksi untuk allocating transaction prices for fulfilled and
kewajiban kinerja yang terpenuhi dan tidak unfulfilled performance obligations on 1
terpenuhi pada 1 Januari 2020. January 2020.
Page 40
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/30 Exhibit E/30
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Lanjutan) (Continued)
q. Pengakuan pendapatan dan beban (Lanjutan) q. Revenue and expenses recognition (Continued)
Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan Revenue from contract with customers (Continued)
(Lanjutan)
Di bawah ini adalah ringkasan kebijakan akuntansi Below is a summary of the Company's revenue
pengakuan pendapatan Perusahaan untuk pendapatan recognition accounting policies for revenue from
jasa konstruksi, listrik dan perencanaan pendirian construction services, electricity and planning for
menara telekomunikasi. the construction of telecommunications towers.
Pendapatan dari pemberian jasa diakui pada saat Revenue from service provision is recognized when
terjadinya penyerahan jasa kepada pengguna. the service is rendered to the user. Income is
Pendapatan diakui bila besar kemungkinan manfaat recognized when it is probable that economic
ekonomi akan diperoleh oleh Perusahaan dan entitas benefits will be obtained by the Company and
anak dan jumlahnya dapat diukur secara handal tanpa subsidiary and the amount can be measured reliably
memperhitungkan kapan pembayaran dilakukan. regardless of when the payment is made. Service
Pendapatan jasa diakui pada saat jasa telah selesai revenues are recognized when the services are
dilakukan dan berita acara diterbitkan. completed and the minutes are issued.
Perusahaan dan entitas anak menilai pengaturan The Company and subsidiary assesses its revenue
pendapatannya terhadap kriteria tertentu untuk arrangements against certain criteria to determine
menentukan apakah ia bertindak sebagai prinsipal whether it is acting as principal or agent. The
atau agen. Perusahaan bertindak sebagai prinsipal Company acts as the principal if it bears the impact
jika menanggung dampak manfaat dan risiko of significant benefits and risks associated with the
signifikan terkait dengan penjualan barang dan jasa. sale of goods and services.
Fitur yang mengindikasikan bahwa Perusahaan dan Features that indicate that the Company and
entitas anak bertindak sebagai prinsipal mencakup: subsidiary is acting as a principal include:
a. Perusahaan dan entitas anak mempunyai tanggung a. The Company and subsidiary has the main
jawab utama menyediakan barang atau jasa untuk responsibility of providing goods or services to
pelanggan, atau memenuhi pesanan, misalnya customers, or fulfilling orders, for example, the
Perusahaan dan entitas anak bertanggungjawab Group is responsible for receiving products and
untuk penerimaan atas produk dan jasa yang services ordered or purchased by customers;
dipesan atau dibeli oleh pelanggan;
b. Perusahaan dan entitas anak mempunyai risiko b. The Company and subsidiary is subject to
persediaan sebelum atau setelah pesanan inventory risk before or after a customer order,
pelanggan, selama pengiriman atau pengembalian; during delivery or return;
c. Perusahaan dan entitas anak mempunyai c. The Company and subsidiary has the freedom to
kebebasan untuk menentukan harga baik secara determine prices either directly or indirectly,
langsung maupun tidak langsung, misalnya for example providing additional goods and
menyediakan barang dan jasa tambahan; dan services; and
d. Perusahaan dan entitas anak menanggung risiko d. The Company and subsidiary bears the credit risk
kredit pelanggan atas jumlah yang dapat diterima of the customers for the amounts it can receive
dari pelanggan. from the customers.
Pendapatan dalam hubungan keagenan dicatat sebesar Revenue from agency relationships is recorded at the
jumlah tagihan bruto kepada pelanggan ketika gross amount due to customers when the Company
Perusahaan dan entitas anak bertindak sebagai and subsidiary acts as principal in the sale of goods
prinsipal dalam penjualan barang dan jasa. Pendapatan and services. Revenue is recorded at the net amount
dicatat sebesar jumlah bersih yang diperoleh (jumlah earned (the amount paid by customers less the
yang dibayarkan oleh pelanggan dikurangi jumlah yang amount paid to suppliers) when in substance, the
dibayarkan kepada pemasok) ketika secara substansi, Company and subsidiary acts as an agent and
Perusahaan dan entitas anak bertindak sebagai agen receives commission from the supplier on the sale of
dan memperoleh komisi dari pemasok atas penjualan goods and services.
barang dan jasa.
Page 41
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/31 Exhibit E/31
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Lanjutan) (Continued)
q. Pengakuan pendapatan dan beban (Lanjutan) q. Revenue and expenses recognition (Continued)
Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan Revenue from contract with customers (Continued)
(Lanjutan)
Perusahaan dan entitas anak telah melakukan analisa The Company and subsidiary has analyzed the sales
atas transaksi penjualan dan menyimpulkan bahwa transaction and concluded that the Company acts as
Perusahaan dan entitas anak bertindak sebagai the principal in all revenue agreements.
prinsipal pada semua perjanjian pendapatan.
Pendapatan sewa menara diakui selama masa sewa. Tower rental revenue is recognized over the lease
Pendapatan sewa menara diterima di muka disajikan year. Tower rental revenue received in advance is
sebagai akun “Pendapatan yang diterima di muka”. presented as “Unearned income”. Tower rental
Pendapatan sewa menara yang belum ditagih revenue that has not been billed yet is presented as
disajikan sebagai akun “Pendapatan yang masih harus “Accrued revenue” in the consolidated statements of
diterima” di laporan posisi keuangan konsolidasian. financial position.
Beban Expense
Beban diakui berdasarkan metode akrual (accrual Expenses are recognized based on accrual method.
method).
r. Tambahan modal disetor – bersih r. Additional paid-in capital - net
Tambahan modal disetor – bersih merupakan selisih antara Additional paid-in capital – net represents the
harga penawaran dari hasil penawaran umum perdana difference between the offering price of the shares
saham Perusahaan dengan nilai nominal saham, setelah of the Company at the initial public offering with
dikurangi dengan biaya-biaya yang terjadi sehubungan the par value of such shares, net of shares issuance
dengan penawaran umum perdana saham tersebut. costs.
s. Laba (rugi) bersih per saham dasar yang dapat s. Basic earnings (loss) per share attributable to the
diatribusikan kepada pemegang saham biasa entitas common equity holders of the parent company
induk
Laba (rugi) per saham dasar dihitung dengan Basic earnings (loss) per share are calculated by
membagi laba (rugi) bersih pada tahun berjalan yang dividing net profit (loss) for the current year
dapat diatribusikan kepada pemegang saham biasa attributable to the common equity holders of the
Perusahaan dengan jumlah rata-rata tertimbang Company by the weighted average number of
saham beredar dalam tahun berjalan dan telah outstanding shares during the current year and has
dikurangi dengan saham treasuri. been reduced by treasury stock.
t. Provisi dan kontijensi t. Provision and contingencies
Provisi diakui ketika Perusahaan dan entitas anak Provisions are recognized when the Company and
memiliki kewajiban (legal maupun konstruktif) subsidiary has a present obligation (legal or
sebagai hasil peristiwa lalu; yaitu kemungkinan besar constructive) as a result of past event; it is probable
arus keluar sumber daya ekonomi diperlukan untuk that an outflow of resources embodying economic
menyelesaikan kewajiban dan suatu estimasi benefits will be required to settle the obligation and a
terhadap jumlah dapat dilakukan. Apabila dampak reliable estimate can be made of the amount of the
nilai waktu uang adalah material, maka provisi obligation. If the effect of the time value of money is
didiskontokan dengan menggunakan tarif sebelum material, provisions are determined by discounting the
pajak, untuk mencerminkan risiko spesifik liabilitas. expected future cash flows at a pre-tax rate, that
Ketika pendiskontoan digunakan, kenaikan provisi reflects current market assessment of the time value of
terkait dengan berlalunya waktu diakui sebagai beban money and where appropriate, the risks specific to the
keuangan. liability. Where disounting is used, the increased due to
the passage of time is recognized as interest expense.
Page 42
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/32 Exhibit E/32
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Lanjutan) (Continued)
t. Provisi dan kontijensi (Lanjutan) t. Provision and contingencies (Continued)
Kewajiban kontinjensi tidak diakui dalam Laporan Contingent liabilities are not recognized in the
keuangan konsolidasian. Kewajiban tersebut telah consolidated financial statements. They are
diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan disclosed in the notes to consolidated financial
konsolidasian kecuali kemungkinan arus keluar statements unless the possibility of an outflow of
sumber daya ekonomi sangat kecil. resources embodying economic benefits is remote.
Aset kontinjensi tidak diakui dalam Laporan keuangan Contingent assets are not recognized in the
konsolidasian tetapi diungkapkan dalam catatan atas consolidated financial statements but are disclosed
Laporan keuangan konsolidasian ketika arus masuk in the notes to consolidated financial statements
manfaat ekonomi cukup besar. when an inflow of economic benefits is probable.
u. Peristiwa setelah tanggal pelaporan u. Events after the reporting period
Peristiwa setelah periode pelaporan yang Events after the reporting period that provide
memberikan bukti kondisi yang ada pada akhir evidence of conditions that existed at the end of the
periode pelaporan (adjusting events) tercermin reporting period (adjusting events) are reflected in
dalam Laporan keuangan konsolidasian. Peristiwa the consolidated financial statements. Events after
setelah periode pelaporan yang tidak berdampak the reporting period that are not adjusting events
pada laporan keuangan diungkapkan dalam catatan are disclosed in the notes to Consolidated financial
atas Laporan keuangan konsolidasian apabila statements when material.
jumlahnya material.
v. Informasi segmen v. Segment information
Informasi segmen Grup disajikan menurut segmen Segment information of the group is presented based
operasi yang telah diidentifikasi. Segmen operasi on the identified operating segments. An operating
adalah suatu komponen dari entitas: segment is a component of the entity:
1) yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang mana 1) is involved in business activities which generate
memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban income and incur expenses (including income and
(termasuk pendapatan dan beban terkait dengan expenses related to transactions with other
transaksi dengan komponen lain dari entitas yang sama); components of the same entity);
2) hasil operasinya direviu secara reguler oleh 2) its operating results are regularly reviewed by the
Pengambil Keputusan Operasional (“PKO”) Grup, Group's Operational Decision Maker (“PKO”), for
misalnya Dewan Direksi untuk membuat example the Board of Directors to make decisions
keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan about the resources allocated to the segment and
pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya; assess its performance;
3) tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan. 3) discrete financial information is available.
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI 3. MATERIAL ACCOUNTING JUDGEMENTS, ESTIMATES
MATERIAL AND ASSUMPTIONS
Penyusunan laporan keuangan konsolidasian The preparation of the consolidated financial
mengharuskan manajemen untuk membuat statements requires management to make judgments,
pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi estimates and assumptions that affect the reported
jumlah yang dilaporkan dari pendapatan, beban, aset dan amounts of revenues, expenses, assets and liabilities,
liabilitas, dan pengungkapan atas liabilitas kontijensi, and the disclosure of contingent liabilities, at the end of
pada akhir periode pelaporan. Ketidakpastian mengenai the reporting period. Uncertainty about these
asumsi dan estimasi tersebut dapat mengakibatkan assumptions and estimates could result in outcomes that
penyesuaian material terhadap nilai tercatat aset dan require a material adjustment to the carrying amount of
liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya. the asset and liability affected in future periods.
Page 43
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/33 Exhibit E/33
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI 3. MATERIAL ACCOUNTING JUDGEMENTS, ESTIMATES
MATERIAL (Lanjutan) AND ASSUMPTIONS (Continued)
Pertimbangan Judgements
Klasifikasi Aset dan Liabilitas Keuangan Classification of Financial Assets and Financial Liabilities
Perusahaan dan entitas anak menetapkan klasifikasi atas The Company and subsidiary determines the classifications
aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan of certain assets and liabilities as financial assets and
liabilitas keuangan dengan pertimbangan bila definisi yang financial liabilities by judging if they meet the definition
ditetapkan PSAK No. 109 terpenuhi. Dengan demikian, aset set forth in PSAK No. 109. Accordingly, the financial assets
keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai dengan and financial liabilities are accounted for in accordance
kebijakan akuntansi Perusahaan dan entitas anak seperti with the Company and subsidiary accounting policies
diungkapkan pada Catatan 2e. disclosed in Note 2e.
Estimasi dan Asumsi Estimates and Assumptions
Penyisihan Kerugian Kredit Ekspektasian Allowance for Expected Credit Losses
Perusahaan dan entitas anak mengevaluasi akun tertentu The Company and subsidiary evaluate specific accounts
jika terdapat informasi bahwa pelanggan yang ber- where they have information that certain customers are
sangkutan tidak dapat memenuhi liabilitas keuangannya. unable to meet their financial obligations.
Dalam hal tersebut, Perusahaan dan entitas anak In these cases, the Company and subsidiary use judgment,
mempertimbangkan, berdasarkan fakta dan situasi yang based on the best available facts and circumstances,
tersedia, termasuk namun tidak terbatas pada, jangka waktu including but not limited to, the length of their relationship
hubungan dengan pelanggan dan status kredit dari pelanggan with the customer and the customer’s current credit status
berdasarkan catatan kredit dari pihak ketiga dan faktor based on third party credit reports and known market
pasar yang telah diketahui, untuk mencatat provisi spesifik factors, to record specific provisions for customers against
atas jumlah piutang pelanggan guna mengurangi jumlah amounts due to reduce the receivable amounts that the
piutang yang diharapkan dapat diterima oleh Perusahaan Company and subsidiary expect to collect. These specific
dan entitas anak. Provisi spesifik ini dievaluasi kembali dan provisions are re-evaluated and adjusted as additional
disesuaikan jika tambahan informasi yang diterima information received affects the amounts of allowance for
mempengaruhi jumlah penyisihan untuk piutang usaha. impairment of trade receivables.
Dalam hal tersebut, Perusahaan dan entitas anak In these cases, the Company and subsidiary use
mempertimbangkan, berdasarkan fakta dan situasi yang judgment, based on the best available facts and
tersedia, termasuk namun tidak terbatas pada, jangka circumstances, including but not limited to, the length
waktu hubungan dengan pelanggan dan status kredit dari of their relationship with the customer and the
pelanggan berdasarkan catatan kredit dari pihak ketiga customer’s current credit status based on third party
dan faktor pasar yang telah diketahui, untuk mencatat credit reports and known market factors, to record
provisi spesifik atas jumlah piutang pelanggan guna specific provisions for customers against amounts due to
mengurangi jumlah piutang yang diharapkan dapat reduce the receivable amounts that the Company and
diterima oleh Perusahaan dan entitas anak. Provisi subsidiary expect to collect. These specific provisions
spesifik ini dievaluasi kembali dan disesuaikan jika are re-evaluated and adjusted as additional information
tambahan informasi yang diterima mempengaruhi jumlah received affects the amounts of allowance for
penyisihan untuk piutang usaha. impairment of trade receivables.
Penyusutan Aset Tetap Depreciation of Property and Equipment
Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan The costs of property and equipment are depreciated on
menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran a straight-line basis over their estimated useful lives.
masa manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi Management properly estimates the useful lives of these
masa manfaat ekonomis aset tetap masing-masing property and equipment to be within 4-40 years,
antara 4-40 tahun. Ini adalah umur yang secara umum respectively. These are common life expectancies
diharapkan dalam industri di mana Perusahaan applied in the industry where the Company conduct their
menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat pemakaian business. Changes in the expected level of usage and
dan perkembangan teknologi dapat mempengaruhi masa technological development could impact the economic
manfaat ekonomis dan nilai sisa aset, dan karenanya useful lives and the residual values of these assets, and
biaya penyusutan masa depan mungkin direvisi. therefore, future depreciation charges could be revised.
Page 44
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/34 Exhibit E/34
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI 3. MATERIAL ACCOUNTING JUDGEMENTS, ESTIMATES
MATERIAL (Lanjutan) AND ASSUMPTIONS (Continued)
Estimasi dan Asumsi (Lanjutan) Estimates and Assumptions (Continued)
Alokasi harga beli dan Penurunan nilai goodwill Purchase Price Allocation and Impairment of goodwill
Akuntansi akuisisi mensyaratkan penggunaan estimasi Acquisition accounting requires extensive use of accounting
akuntansi secara ekstensif dalam mengalokasikan harga estimates to allocate the purchase price to the fair market
beli berdasarkan nilai pasar wajar aset dan liabilitas yang values of the assets and liabilities purchased, including
diakuisisi, termasuk aset takberwujud. Akuisisi bisnis intangible asset. Certain business acquisitions of the
tertentu oleh Perusahaan menimbulkan goodwill. Sesuai Company have resulted in goodwill. Under PSAK 103
PSAK 103 (Revisi 2010), “Kombinasi Bisnis”, goodwill (Revised 2010), “Business Combinations”, such goodwill is
tidak diamortisasi dan diuji penurunan nilai setiap not amortized and subject to an annual impairment testing.
tahunnya.
Perusahaan dan entitas anak disyaratkan untuk melakukan The Company and subsidiary is required to test, on an
pengujian, secara tahunan, apakah nilai goodwill telah annual basis, whether goodwill has suffered any
mengalami penurunan nilai. Jumlah terpulihkan ditentukan impairment. The recoverable amount is determined
berdasarkan pada perhitungan nilai yang dapat digunakan. based on value in use calculations. The use of this
Penggunaan metode ini mensyaratkan estimasi atas arus kas method requires the estimation of future cash flows and
masa depan dan penentuan tingkat diskonto untuk the determination of a discount rate in order to calculate
menghitung nilai kini arus kas. Informasi lebih lanjut the present value of the cash flows. More information
temasuk nilai tercatat terdapat dalam Catatan 4. including carrying values is included in Note 4.
Imbalan Pasca-Kerja Post-Employement Benefits
Biaya, aset dan liabilitas skema imbalan pasti yang The costs, assets and liabilities of the defined benefit
dilakukan oleh Perusahaan dan entitas anak ditentukan schemes operating by the Company and subsidiary are
dengan menggunakan metode yang bergantung pada determined using methods relying on actuarial estimated
estimasi dan asumsi aktuarial. Rincian dari asumsi utama and assumptions. Details of the key assumptions are set out
terdapat dalam Catatan 16. Perusahaan dan entitas anak in Note 16. The Company and subsdidiary takes advice from
menjalankan masukan dari aktuaris independen terkait independent actuaries relating to the appropriateness of
dengan kesesuaian asumsi. Perubahan pada asumsi yang the assumptions. Changes in the assumptions used may
digunakan mungkin memiliki efek yang signifikan pada have a significant effect on the statement of profit or loss
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dan and other comprehensive income and the statement of
laporan posisi keuangan. financial position.
Biaya, aset dan liabilitas skema imbalan pasti yang The costs, assets and liabilities of the defined benefit
dilakukan oleh Perusahaan dan entitas anak ditentukan schemes operating by the Company and subsidiary are
dengan menggunakan metode yang bergantung pada determined using methods relying on actuarial estimated
estimasi dan asumsi aktuarial. Rincian dari asumsi utama and assumptions. Details of the key assumptions are set out
terdapat dalam Catatan 17. Perusahaan dan entitas anak in Note 17. The Company and subsdidiary takes advice from
menjalankan masukan dari aktuaris independen terkait independent actuaries relating to the appropriateness of
dengan kesesuaian asumsi. Perubahan pada asumsi yang the assumptions. Changes in the assumptions used may
digunakan mungkin memiliki efek yang signifikan pada have a significant effect on the statement of profit or loss
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dan and other comprehensive income and the statement of
laporan posisi keuangan. financial position.
Pengukuran nilai wajar Measurement fair value
Sehubungan dengan penerapan PSAK 216 (Revisi 2014) Regarding the implementation of PSAK No. 216 (Revised
“Aset Tetap”, Perusahaan dan entitas anak telah memilih 2014) “Property and Equipment”, the Company and
model revaluasi untuk pengukuran setelah pengakuan subsidiary has chosen the revaluation model for the
awal menara telekomunikasi. Hirarki nilai wajar aset measurement after initial recognition of
tetap pada akhir tahun pelaporan merupakan kategori telecommunication towers. The fair value hierarchy of
dalam level 3 pengukuran berulang nilai wajar. property and equipment at the end of reporting year is
categorised as a level 3 recurring fair value measurement.
Untuk menentukan nilai wajar, penilai independen To determine the fair value, the independent appraiser
menggunakan kombinasi dua pendekatan sebagai metode utilizes a combination of two approaches as the
penilaian: pendekatan pendapatan, yang mendiskontokan appraisal method: the income approach, which discounts
arus kas masa depan, dan pendekatan biaya, yang future cash flows, and the cost approach, which is based
didasarkan pada biaya penggantian saat ini. on current replacement cost.
Page 45
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/35 Exhibit E/35
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI 3. MATERIAL ACCOUNTING JUDGEMENTS, ESTIMATES
MATERIAL (Lanjutan) AND ASSUMPTIONS (Continued)
Estimasi dan Asumsi (Lanjutan) Estimates and Assumptions (Continued)
Estimasi Biaya Pembongkaran Menara Estimated Cost of Dismantling of Towers
Perusahaan melakukan penelaahan atas estimasi biaya The Company assess their estimated cost of
pembongkaran menara pada akhir periode laporan. dismantling of towers at end of reporting period.
Dalam menentukan jumlah estimasi biaya tersebut Significant estimates and assumptions are made
diperlukan estimasi dan asumsi yang signifikan karena in determining the estimation cost as there are some
terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi nilai liabilitas factors that will affect the amount of liability. These
tersebut. Faktor-faktor tersebut mencakup estimasi untuk factors include estimates of the extent and costs of
waktu dan jumlah biaya untuk aktivitas pembongkaran, dismantling activities, technological changes,
perubahan teknologi, perubahan peraturan, peningkatan regulatory changes, cost increases due to inflation rates
biaya karena tingkat inflasi dan perubahan tingkat bunga and changes in discount rates. Those uncertainties may
diskonto. Ketidakpastian tersebut dapat mengakibatkan result in future actual expenditure differing from the
jumlah pengeluaran aktual di masa mendatang dapat amounts currently provided. The estimated cost at end
berbeda dengan jumlah yang dicadangkan saat ini. Jumlah of reporting period represents management’s best
estimasi biaya pada akhir periode pelaporan merupakan estimate of the present value of required dismantling
perkiraan terbaik dari manajemen atas nilai kini dari biaya costs in the future.
pembongkaran yang diperlukan pada masa mendatang.
Pajak Penghasilan Income Tax
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan Significant judgment is involved in determining
provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat transaksi provision for corporate income tax. There are certain
dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya transactions and computation for which the ultimate tax
tidak pasti dalam kegiatan usaha normal. Perusahaan determination is uncertain during the ordinary course of
mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan business. The Company recognize liabili- ties for
berdasarkan estimasi apakah akan terdapat tambahan expected corporate income tax issues based on
pajak penghasilan badan. Penjelasan lebih rinci estimates of whether additional corporate income tax
diungkapkan dalam Catatan 17. will be due. Details are disclosed in Notes 17.
Sewa – Memperkirakan Suku Bunga Pinjaman Tambahan Leases – Estimating the Incremental Borrowing Rate
Perusahaan tidak dapat langsung menentukan tingkat The Company cannot readily determine the interest rate
bunga implisit dalam sewa, oleh karena itu, Perusahaan implicit in the lease, therefore, it uses its
menggunakan suku bunga pinjaman tambahan (IBR) untuk incremental borrowing rate (IBR) to measure lease
mengukur liabilitas sewa. IBR adalah tingkat bunga yang liabilities. The IBR is the rate of interest that the
harus dibayar oleh Perusahaan untuk meminjam dengan Company would have to pay to borrow over a similar
syarat yang sama, dan dengan jaminan serupa, dana yang term, and with a similar security, the funds necessary to
diperlukan untuk memperoleh aset dengan nilai yang sama obtain an asset of a similar value to the right-of-use
dengan aset hak-guna dalam lingkup ekonomi yang serupa. asset in a similar economic environment.
Oleh karena itu, IBR mencerminkan apa yang 'harus The IBR therefore reflects what the Group ‘would have
dibayar' oleh Perusahaan, yang memerlukan estimasi ketika to pay’, which requires estimation when no observable
tidak tersedianya tingkat suku bunga yang dapat diobservasi rates are available or when they need to be adjusted to
atau ketika perlu disesuaikan untuk mencerminkan syarat reflect the terms and conditions of the lease. The
dan ketentuan dari sewa. Perusahaan mengestimasi IBR Company estimates the IBR using observable inputs (such
menggunakan input yang dapat diamati (seperti tingkat as market interest rates) when available and is
suku bunga pasar) jika tersedia dan diperlukan untuk required to make certain entity-specific estimates.
membuat estimasi spesifik entitas tertentu.
Liabilitas sewa diukur pada nilai kini dari sisa pembayaran Lease liabilities were measured at the present value of
sewa selama jangka waktu sewa, yang didiskontokan the remaining lease payments during the lease term,
dengan menggunakan suku bunga pinjaman incremental discounted using the Company’s incremental borrowing
Perusahaan. Penentuan jangka waktu sewa dan suku rate. Determination of the lease term and the
bunga pinjaman inkremental tersebut seringkali incremental rates often involves significant estimates
melibatkan estimasi dan pertimbangan yang signifikan. and judgements.
Page 46
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/36 Exhibit E/36
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
4. KAS DAN BANK 4. CASH ON HAND AND CASH IN BANKS
30 September/ 31 Desember/
30 September 31 December
2024 2023
Kas 22.500 22.500 Cash on hand
Bank Cash in banks
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 4.584.735 2.381.379 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank QNB Indonesia Tbk 2.803.498 2.468.469 PT Bank QNB Indonesia Tbk
PT Bank UOB Indonesia 1.334.469 82.003.275 PT Bank UOB Indonesia
PT Bank KEB Hana Indonesia 251.297 184.884 PT Bank KEB Hana Indonesia
Sub-jumlah 8.973.999 87.038.007 Sub-total
Jumlah 8.996.499 87.060.507 Total
Seluruh saldo kas dan bank adalah dalam mata uang Rupiah. All cash on hand and cash in banks are in Rupiah currency.
5. ASET KEUANGAN DIUKUR PADA NILAI WAJAR MELALUI 5. FINANCIAL ASSET AT FAIR VALUE THROUGH PROFIT OR
LAPORAN LABA RUGI LOSS
30 September/ 31 Desember/
30 September 31 December
2024 2023
Reksadana - Mutual funds -
dimiliki untuk diperdagangkan Held for trading
Bahana Dana Likuid - 5.527.679 Bahana Dana Likuid
Jumlah - 5.527.679 Total
Perubahan neto nilai wajar aset keuangan diukur pada Net changes in fair values of financial assets at fair value
nilai wajar melalui laporan laba rugi dicatat pada through profit or loss are recorded in “other incomes”
“penghasilan lain-lain”.
Nilai wajar seluruh efek ekuitas berdasarkan harga The fair value of all equity securities is based on their
penawaran yang berlaku dalam pasar yang aktif. current bid prices in an active market.
6. PIUTANG USAHA 6. TRADE RECEIVABLES
30 September/ 31 Desember/
30 September 31 December
2024 2023
Pihak ketiga Third parties
PT XL Axiata Tbk 7.770.888 7.158.168 PT XL Axiata Tbk
PT Telekomunikasi Selular 2.190.399 7.721.659 PT Telekomunikasi Selular
PT Indosat Tbk 572.841 11.696.728 PT Indosat Tbk
PT Global Teknologi Integrasi 449.994 -
PT Ardha Telekomunikasi Indonesia 361.114 - Others
PT Smart Telecom - 3.905.837 PT Smart Telecom
Jumlah 11.345.236 30.482.392 Total
Dikurangi: Less:
Penyisihan kerugian kredit Allowance for expected
ekspektasian ( 287.034) ( 1.123.595) credit losses
Jumlah - Bersih 11.058.202 29.358.797 Total - Net
Page 47
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/37 Exhibit E/37
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
6. PIUTANG USAHA (Lanjutan) 6. TRADE RECEIVABLES (Continued)
Seluruh piutang usaha Perusahaan dan entitas anak Trade receivables of the Company and subsidiary are in
adalah dalam mata uang rupiah. Rupiah.
Perusahaan dan entitas anak menerapkan PSAK 109 The Company and subsidiary applies the PSAK 109
dengan pendekatan yang disederhanakan untuk mengukur simplified approach to measuring allowance for
penyisihan kerugian kredit ekspektasian (PKKE) expected credit losses (AECL) using lifetime AECL for
menggunakan PKKE sepanjang umurnya untuk piutang trade receivables and contract assets. To measure AECL
usaha dan aset kontrak. Untuk mengukur PKKE secara on a collective basis, trade receivables and contract
kolektif, piutang usaha dan aset kontrak dikelompokkan assets are grouped based on similar credit risk and aging.
berdasarkan risiko kredit dan umur yang sama. Aset The contract assets have similar risk characteristics to
kontrak memiliki karakteristik risiko yang sama dengan the trade receivables as the same types of contracts.
piutang usaha karena jenis kontrak yang sama.
Karena sifat jangka pendek dari piutang lancar, jumlah Due to the short-term nature of the current receivables,
tercatatnya dianggap sama dengan nilai wajarnya. their carrying amount is considered to be the same as
their fair value.
Berdasarkan basis tersebut, berikut ini penyisihan On that basis, the loss allowance was determined as
kerugian ditentukan untuk piutang usaha: follows for trade receivables:
Belum jatuh
tempo/ 1 - 30 hari/ Jumlah/
30 Sepember 2024/ 30 Sepember 2024 current 1 - 30 days Total
Jumlah tercatat/Carry amount 10.984.122 361.114 11.345.236
Kerugian kredit ekspektasian/Expected credit loss 277.898 9.136 287.034
Belum jatuh
tempo/ 1 - 30 hari/ > 30 hari/ Jumlah/
31 Desember 2023/ 31 December 2023 current 1 - 30 days > 30 days Total
Jumlah tercatat/Carry amount 27.731.431 2.517.861 233.100 30.482.392
Kerugian kredit ekspektasian/Expected credit l 1.022.195 92.808 8.592 1.123.595
Mutasi penyisihan kerugian kredit ekspektasian adalah Changes in the allowance for expected credit losses are
sebagai berikut: as follows:
30 September/ 31 Desember/
30 September 31 December
2024 2023
Saldo awal 1.123.595 78.461 Beginning balance
(Pemulihan) penambahan penyisihan (Recovery) additional allowance
kerugian kredit ekspektasian ( 836.561) 1.045.134 for expected credit losses
Saldo akhir 287.034 1.123.595 Ending balance
Page 48
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/38 Exhibit E/38
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
6. PIUTANG USAHA (Lanjutan) 6. TRADE RECEIVABLES (Continued)
Umur piutang usaha sejak tanggal faktur adalah sebagai Aging of trade receivables from the date of invoice is as
berikut: follows:
30 September/ 31 Desember/
30 September 31 December
2024 2023
Belum jatuh tempo 10.984.122 27.731.431 Current
Jatuh tempo Due date
1 - 30 hari 361.114 2.517.861 1 - 30 days
30-60 hari - 233.100 30-60 days
Dikurangi: Less:
Penyisihan kerugian kredit Allowance for expected
ekspektasian ( 287.034) ( 1.123.595) credit losses
Jumlah - bersih 11.058.202 29.358.797 Total - net
Piutang usaha tidak dibuat jaminan, bebas bunga dan Trade receivables are unsecured, interest free and
biasanya diselesaikan dalam jangka waktu 30 hari. normally settled on terms 30 days.
Berdasarkan penelaahan atas saldo piutang usaha pada Based on the review of the trade receivable accounts at
akhir periode, manajemen menentukan penyisihan the end of the period, the management determine
kerugian kredit ekspektasian (PKKE) untuk periode yang allowance for expected credit losses (AECL) for the
berakhir pada 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 periods ended 30 September 2024 and 31 December 2023
masing- masing sebesar Rp 287.034 dan Rp 1.123.595. Rp 287,034 and Rp 1,123,595, respectively.
7. PIUTANG LAIN-LAIN 7. OTHER RECEIVABLES
Rincian piutang lain-lain adalah sebagai berikut: The details of other receivables are as follows:
30 September/ 31 Desember/
30 September 31 December
2024 2023
Pihak ketiga Third parties
Hendra Mulia Djaputra 400.000 - Hendra Mulia Djaputra
Dewi Muliani Djaputra 200.000 - Dewi Muliani Djaputra
PT Djaputra Group Corporat 200.000 - PT Djaputra Group Corporat
Listrik 9.133 1.550 Electricity
Lainnya - 450 Others
Jumlah 809.133 2.000 Total
Dikurangi : Less :
Penyisihan kerugian kredit Allowance for expected
ekspektasian ( 20.807) ( 360) credit losses
Jumlah - Bersih 788.326 1.640 Total - Net
Seluruh piutang lain-lain Perusahaan dan entitas anak Other receivables of the Company and subsidiary are
adalah dalam mata uang rupiah. in Rupiah.
Page 49
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/39 Exhibit E/39
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
7. PIUTANG LAIN-LAIN (Lanjutan) 7. OTHER RECEIVABLES (Continued)
Perusahaan dan entitas anak menerapkan PSAK 109 The Company and subsidiary applies the PSAK 109
dengan pendekatan dengan mengukur penyisihan simplified approach to measuring allowance for
kerugian kredit ekspektasian (PKKE) menggunakan PKKE expected credit losses (AECL) using a lifetime AECL
sepanjang umurnya untuk piutang lain-lain dan aset for other receivables and contract assets. To measure
kontrak. Untuk mengukur PKKE secara kolektif, piutang AECL on a collective basis, other receivables and
lain-lain dan aset kontrak dikelompokkan berdasarkan contract assets are grouped based on similar credit
risiko kredit dan umur yang sama. Aset kontrak memiliki risk and aging. The contract assets have similar risk
karakteristik risiko yang sama dengan piutang lain-lain characteristics to the other receivables as the same
karena jenis kontrak yang sama. types of contracts.
Berdasarkan basis tersebut, berikut ini penyisihan On that bases, the loss allowance was determined as
kerugian ditentukan untuk piutang lain-lain: follows for other receivables:
30 September/ 31 Desember/
30 September 31 December
2024 2023
Belum jatuh tempo 809.133 2.000 Current
Dikurangi: Less:
Penyisihan kerugian kredit Allowance for expected
ekspektasian ( 20.807) ( 360) credit losses
Jumlah - Bersih 788.326 1.640 Total - Net
Mutasi penyisihan kerugian kredit ekspektasian adalah Changes in the allowance for expected credit losses are
sebagai berikut: as follows:
30 September/ 31 Desember/
30 September 31 December
2024 2023
Saldo awal 360 1.986 Beginning balance
Penambahan (pemulihan) penyisihan Additional (recovery) allowance for
kerugian kredit ekspektasian 20.447 ( 1.626) expected credit losses
Saldo akhir 20.807 360 Ending balance
Umur piutang lain-lain sejak tanggal faktur adalah Aging of other receivables of invoice is as follows:
sebagai berikut:
Belum jatuh
tempo/ Jumlah/
30 September 2024/ 30 September 2024 current Total
Jumlah tercatat/Carry amount 809.133 809.133
Kerugian kredit ekspektasian/Expected credit loss 20.807 20.807
Belum jatuh
tempo/ Jumlah/
31 Desember 2023/ 31 December 2023 current Total
Jumlah tercatat/Carry amount 2.000 2.000
Kerugian kredit ekspektasian/Expected credit loss 360 360
Page 50
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/40 Exhibit E/40
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
7. PIUTANG LAIN-LAIN (Lanjutan) 7. OTHER RECEIVABLES (Continued)
Berdasarkan penelaahan atas saldo piutang lain-lain pada Based on the review of the other receivable accounts at
akhir periode, manajemen menentukan penyisihan the end of the year, the management determine
kerugian kredit ekspektasian (PKKE) untuk periode yang allowance for expected credit losses (AECL) for the
berakhir pada 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 period ended 30 September 2024 and 31 December 2023
masing-masing sebesar Rp 20.807 dan Rp 360. amounted to Rp 20,807 and Rp 360, respectively.
8. UANG MUKA DAN BEBAN DIBAYAR DIMUKA 8. ADVANCE PAYMENTS AND PREPAID EXPENSES
30 September/ 31 Desember/
30 September 31 December
2024 2023
Jangka Pendek Short term
Asuransi 419.840 259.839 Insurance
Operasional 172.106 255.279 Operational
Sewa Lahan 147.568 12.140 Long Term Land Lease
Sewa Kantor 134.333 51.667 Office rental
873.847 578.925
Jangka Panjang Long term
Uang muka pembelian Advance Payment
Tanah 8.000.000 - Land
Software 250.000 250.000 Software
8.250.000 250.000
Jumlah 9.123.847 828.925 Total
9. PENDAPATAN YANG MASIH HARUS DITERIMA 9. ACCRUED REVENUE
30 September/ 31 Desember/
30 September 31 December
2024 2023
Pihak ketiga Third parties
PT Indosat Tbk 12.494.149 311.033 PT Indosat Tbk
PT Smart Telecom 3.128.618 866.167 PT Smart Telecom
PT XL Axiata Tbk 2.175.195 1.492.502 PT XL Axiata Tbk
PT Telekomunikasi Selular 2.153.570 430.647 PT Telekomunikasi Selular
Jumlah 19.951.532 3.100.349 Total
Dikurangi : Less :
Penyisihan kerugian kredit Allowance for expected
ekspektasian ( 504.775) ( 114.279) credit losses
Jumlah - bersih 19.446.757 2.986.070 Total - net
Akun ini merupakan pendapatan sewa menara tele- This account represents unbilled rental income of
komunikasi yang belum ditagih, karena kelengkapan dan telecommunication towers due to the completion and
verifikasi dokumen belum selesai pada tanggal laporan verification of documents have not completed as of the
keuangan konsolidasian. consolidated financial statements date.
Aset kontrak adalah hak imbalan entitas dalam Contract assets are the Company's rights in exchange for
pertukaran barang atau jasa yang dialihkan entitas goods or services transferred by the entity to customers,
kepada pelanggan yaitu menara telekomunikasi. which is telecommunications towers.
Page 51
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/41 Exhibit E/41
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
9. PENDAPATAN YANG MASIH HARUS DITERIMA (Lanjutan) 9. ACCRUED REVENUE (Continued)
Mutasi penyisihan kerugian kredit ekspektasian adalah Changes in the allowance for expected credit losses are
sebagai berikut: as follows:
30 September/ 31 Desember/
30 September 31 December
2024 2023
Saldo awal 114.279 51.846 Beginning balance
Penambahan Penyisihan Additional allowance for
kerugian kredit ekspektasian 390.496 62.433 expected credit losses
Saldo akhir 504.775 114.279 Ending balance
Berdasarkan penelahaan atas saldo pendapatan yang Based on the review of the status of the accrued revenue
masih harus diterima pada akhir periode, manajemen accounts at the end of the period, the management
menentukan penyisihan kerugian kredit ekspektasian determine allowance for expected credit losses (AECL)
(PKKE) untuk periode yang berakhir pada 30 September for the period ended and 30 September 2024 and
2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing sebesar 31 December 2023 are Rp 504,775 and
Rp 504.775 dan Rp 114.279. Rp 114,279, respectively.
10. ASET HAK-GUNA 10. RIGHT-TO-USE ASSETS
Sesuai dengan PSAK 116 mengenai “Sewa”, akun ini Based on PSAK 116 “Leases”, this account represents
merupakan sewa lahan untuk menara telekomunikasi dan land leases for telecommunication towers and office
sewa kantor, mencakup biaya sewa dibayar dimuka untuk leases consists of prepaid land lease with a period
jangka waktu yang sesuai dengan masa kontrak sewa matching to the contract term plus the estimation of
ditambah dengan estimasi liabilitas sewa untuk mencakup land lease extension to cover the collocation period,
jangka waktu kolokasi, dengan rincian sebagai berikut: with details as follows:
Saldo Awal/ Penambahan/ Saldo Akhir/
30 September 2024 Beginning balance Addition Ending balance 30 September 2024
Biaya perolehan Acquisition costs
Sewa lahan 174.221.214 16.084.192 190.305.406 Landlease
Sewa Kantor 7.953.974 775.826 8.729.800 Officelease
182.175.188 16.860.018 199.035.206
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Sewa lahan 63.458.977 12.128.129 75.587.106 Landlease
Sewa Kantor 3.535.100 856.787 4.391.887 Officelease
66.994.077 12.984.916 79.978.993
Jumlah 115.181.111 119.056.213 Total
Page 52
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/42 Exhibit E/42
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
10. ASET HAK-GUNA (Lanjutan) 10. RIGHT-TO-USE ASSETS (Continued)
Saldo Aw al/ Penambahan/ Akuisisi/ Saldo Akhir/
31 Desember 2023 Beginning balance Addition Acquisition Ending balance 31 December 2023
Biay a perolehan Acquisition costs
Sewa lahan 140.200.454 29.681.612 4.339.148 174.221.214 Landlease
Sewa Kantor 7.953.974 - - 7.953.974 Officelease
148.154.428 29.681.612 4.339.148 182.175.188
Akumulasi peny usutan Accumulated depreciation
Sewa lahan 53.396.089 7.816.277 2.246.611 63.458.977 Landlease
Sewa Kantor 2.651.325 883.775 - 3.535.100 Officelease
56.047.414 8.700.052 2.246.611 66.994.077
Jumlah 92.107.014 115.181.111 Total
Apabila terdapat kontrak kolokasi dengan jangka waktu lebih If collocation period longer than existing land lease
panjang dari kontrak sewa lahan, maka estimasi nilai contract, the estimation of land lease extension to cover
perpanjangan sewa lahan akan disajikan sebagai Liabilitas the collocation period will be presented as Lease
Sewa (lihat Catatan 19). Liabilities (see Note 19).
Untuk periode yang berakhir pada 30 September 2024 dan For the period ended 30 September 2024 and
30 September 2023, beban penyusutan dialokasikan pada 30 September 2023,depreciation charged to cost of
beban pokok pendapatan dan beban usaha masing-masing revenue and operating expenses amounted
sebesar Rp 12.128.129 (30 September 2023: Rp 12,128,129 (30 September 2023:Rp 7,594,723) and
Rp 7.594.723) dan Rp 856.787 (30 September 2023: Rp 856,787 (30 September 2023: Rp 662,831),
Rp 662.831) (Catatan 28 dan 29). respectively (Notes 28 and 29).
11. ASET TETAP 11. FIXED ASSETS
Akumulasi
penyusutan
dan penyesuaian
nilai wajar/
Accumulated surplus
Saldo awal/ depreciation revaluasi/ Saldo Akhir/
Beginning Penambahan/ Reklasifikasi/ and fair value Revaluation Ending
30 September 2024 balance Additional Reclassification adjustment surplus balance 30 September 2024
Model revaluasi Revaluation model
Menara telekomunikasi 1.038.440.000 - 29.275.217 ( 14.048.818) 5.372.601 1.059.039.000 Telecommunication tower
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Menara telekomunikasi - 14.048.818 - ( 14.048.818) - - Telecommunication tower
Model biaya Cost model
Aset tetap dalam Property and equipment
penyelesaian 4.501.122 30.877.497 ( 29.275.217) - - 6.103.402 in progress
Biaya Perolehan Cost
Pemilikan langsung Direct ownership
Kendaraan 4.730.414 844.035 - - - 5.574.449 Vehicles
Serat optik 50.709.983 4.255.080 - - - 54.965.063 Fiber optic
Inventaris kantor 3.039.675 1.385.451 - - - 4.425.126 Office equipments
Renovasi Kantor - 391.539 - - - 391.539 Office renovation
58.480.072 6.876.105 - - - 65.356.177
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
Pemilikan langsung Direct ownership
Kendaraan 637.910 471.759 - - - 1.109.669 Vehicles
Serat optik 3.555.905 1.717.492 - - - 5.273.397 Fiber optic
Inventaris kantor 2.608.589 156.591 - - - 2.765.180 Office equipments
Renovasi Kantor - 1.431 - - - 1.431 Office renovation
6.802.404 2.347.273 - - - 9.149.677
Nilai tercatat 1.090.117.668 1.115.245.500 Carrying value
Jumlah 1.094.618.790 1.121.348.902 Total
Page 53
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/43 Exhibit E/43
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
11. ASET TETAP (Lanjutan) 11. FIXED ASSETS (Continued)
Akumulasi
penyusutan
dan penyesuaian
nilai wajar/
Accumulated surplus
Saldo awal/ depreciation revaluasi/ Saldo Akhir/
Beginning Penambahan/ Akuisisi/ Reklasifikasi/ and fair value Revaluation Ending
31 Desember 2023 balance Additional Acquisition Reclassification adjustment surplus balance 31 December 2023
Model revaluasi Revaluation model
Menara telekomunikasi 961.663.000 - - 91.236.580 ( 16.879.058) 2.419.478 1.038.440.000 Telecommunication tower
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Menara telekomunikasi - 16.879.058 - - ( 16.879.058) - - Telecommunication tower
Model biaya Cost model
Aset tetap dalam Property and equipment
penyelesaian 3.154.430 91.884.385 698.887 ( 91.236.580) - - 4.501.122 in progress
Biaya Perolehan Cost
Pemilikan langsung Direct ownership
Kendaraan 3.168.614 1.561.800 - - - - 4.730.414 Vehicles
Serat optik - - 50.603.563 106.420 - - 50.709.983 Fiber optic
Inventaris kantor 2.686.071 296.921 56.683 - - - 3.039.675 Office equipments
5.854.685 1.858.721 50.660.246 106.420 - - 58.480.072
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
Pemilikan langsung Direct ownership
Kendaraan 203.778 434.132 - - - - 637.910 Vehicles
Serat optik - 1.212.471 2.343.434 - - - 3.555.905 Fiber optic
Inventaris kantor 2.486.332 122.257 - - - - 2.608.589 Office equipments
2.690.110 1.768.860 2.343.434 - - - 6.802.404
Nilai tercatat 964.827.575 1.090.117.668 Carrying value
Jumlah 967.982.005 1.094.618.790 Total
Aset tetap dalam penyelesaian merupakan pembangunan Property and equipment in progress represent the
infrastruktur menara telekomunikasi, dengan rincian telecommunications towers infrastructure development,
sebagai berikut: detail as follows:
30 September/ 31 Desember/
30 September 31 December
2024 2023
Persentase penyelesaian > 50% Percentage of completion > 50%
Menara telekomunikasi 3.000.377 1.520.607 Telecommunications towers
Serat optik - 1.278.297 Fiber optic
Persentase penyelesaian < 50% Percentage of completion < 50%
Menara telekomunikasi 1.824.728 1.702.218 Telecommunications towers
Serat optik 1.278.297 - Fiber optic
Jumlah 6.103.402 4.501.122 Total
Estimasi penyelesaian aset tetap dalam penyelesaian The estimation date to complete the property and
adalah sekitar 1 bulan sampai 2 tahun sejak tanggal equipment in progress is between 1 month to 2 years
pelaporan. Tidak terdapat hambatan untuk since the reporting date. There are no obstacles to
menyelesaikan aset tetap dalam penyelesaian. settling fixed assets inprogress.
Tidak terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset There is no capitalization of borrowing costs for assets
karena tidak memenuhi kriteria aset kualifikasian. because It does not meet the criteria for qualifying assets.
Untuk periode yang berakhir pada 30 September 2024 dan For the period ended 30 September 2024 and 2023,
2023, beban penyusutan dialokasikan pada beban pokok depreciation charged to cost of revenue and operating
pendapatan dan beban usaha masing-masing sebesar expenses amounted to Rp 15,766,310 (30 September
Rp 15.766.310 (30 September 2023: Rp 13.010.705) dan 2023: Rp 13,010,705) and Rp 629,781 (30 September
Rp 629.781 (30 September 2023: Rp 386.553) (Catatan 28 2023: Rp 386,553), respectively (Notes 28 and 29).
dan 29).
Page 54
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/44 Exhibit E/44
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
11. ASET TETAP (Lanjutan) 11. FIXED ASSETS (Continued)
Pada 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, seluruh aset As of 30 September 2024 and 31 December 2023, all
tetap telah diasuransikan terhadap kebakaran, pencurian dan property and equipment have been insured against fire,
risiko kerugian lainnya kepada pihak ketiga berdasarkan suatu theft and other losses to third parties under a blanket
paket polis tertentu dengan nilai pertanggungan masing- policy with sum insured of Rp 466,570,000. Management
masing sebesar Rp 466.570.000. Manajemen berpendapat believes that the sum insured is adequate to cover
bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi possible losses from such risks.
kemungkinan kerugian atas risiko yang dipertanggungkan.
Perusahaan dan entitas anak tidak memiliki aset yang The Company and subsidiary has no assets not in use
tidak digunakan sementara, dan tidak ada aset yang temporarily, and no assets are discontinued from active
dihentikan dari penggunaan aktif dan diklasifikasi use and clasified as available for sale.
sebagai tersedia untuk dijual.
Aset yang sudah habis disusutkan dan masih digunakan Depreciated and still used assets are vehicles at cost of
adalah kendaraan dengan nilai perolehan sebesar Rp 100.364 Rp 100,364 as of 30 September 2024 and 31 December
pada 30 September 2024 dan 31 Desember 2023. 2023, respectively.
Berdasarkan evaluasi yang dilakukan manajemen, tidak Based on evaluation of Management, there were no
terdapat kejadian atau perubahan atas keadaan yang events or changes in circumstances to indicate any
menunjukan adanya penurunan nilai aset tetap pada impairment of property and equipment as of
tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023. 30 September 2024 and 31 December 2023.
Pengukuran Nilai Wajar Fair value measurement
Sehubungan dengan penerapan PSAK 216 (Revisi 2014) Regarding the implementation of PSAK 216 (Revised
“Aset Tetap”, Perusahaan dan entitas anak telah memilih 2014) “Property and Equipment”, the Company and
model revaluasi untuk pengukuran setelah pengakuan subsidiary has chosen the revaluation model for the
awal menara telekomunikasi. Nilai wajar pada tanggal measurement after initial recognition of
31 Desember 2023 ditentukan berdasarkan penilaian telecommunication towers. The fair value as of 31
manajemen dari penilai independen KJPP Martokoesoemo December 2023 is determined based on the appraisal of
Pakpahan & Rekan dalam laporannya pada tanggal KJPP Martokoesoemo Pakpahan & Rekan in their report
15 Maret 2024, dan telah sesuai dengan peraturan No. dated 15 March 2024, and incorporates the regulation
VIII.C.4 mengenai pedoman penilaian dan penyajian No. VIII.C.4 regarding the guidelines of appraisal and
laporan penilaian aset di pasar modal. presentation of asset appraisal report to capitals
market.
Hirarki nilai wajar aset tetap pada akhir tahun pelaporan The fair value hierarchy of property and equipment at
merupakan kategori dalam level 3 pengukuran berulang the end of reporting year is categorised as a level 3
nilai wajar. Tidak terdapat transfer antara level selama recurring fair value measurement. There are no
tahun berjalan. transfers between levels during the year.
Dalam menentukan nilai wajar, Penilai Independen To determine the fair value, the Independent Appraiser
menggunakan metode penilaian dengan mengkom- utilizes a combination of two approaches as the
binasikan dua pendekatan, yaitu pendekatan pendapatan appraisal method: the income approach, which discounts
yang mendiskontokan penerimaan kas dimasa depan, dan future cash flows, and the cost approach, which is based
pendekatan biaya yang menggunakan biaya penggantian. on current replacement cost.
Pada 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, asumsi As of 30 September 2024 and 31 December 2023,
utama yang digunakan oleh manajemen adalah sebagai management used the following key assumptions:
berikut:
a. Inflasi per tahun sebesar 2,53% a. Inflation per year of 2.53%
b. Tingkat bunga diskonto per tahun sebesar 11,17% b. Discount rate per year of 11.17%
Hubungan antara input tidak dapat diobservasi untuk nilai Relationship between unobservable inputs to fair value
wajar aset tetap adalah lebih tinggi tingkat diskonto of property and equipment is the higher the discount
digunakan, semakin rendah nilai wajar dan semakin tinggi rate used, the lower the fair value and the higher the
tingkat pertumbuhan sewa aset tetap digunakan, semakin rental income of property and equipment growth rate
tinggi nilai wajar. used, the higher the fair value.
Tidak terdapat perubahan teknik penilaian pengukuran There were no changes to the valuation techniques of
nilai wajar tingkat 3 pada tahun kini. Pengukuran nilai level 3 fair value measurements in the year. The fair
wajar didasarkan pada item di atas yang tertinggi dan value measurement is based on the above items highest
penggunaan terbaik, yang tidak berbeda dari penggunaan and best use, which does not differ from their actual
yang sebenarnya. use.
Page 55
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/45 Exhibit E/45
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
11. ASET TETAP (Lanjutan) 11. FIXED ASSETS (Continued)
Jika menara telekomunikasi diukur menggunakan model Had the Company’s telecommunication tower been
biaya, maka nilai tercatat menara telekomunikasi pada measured on a cost model basis as of 30 September 2024
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing and 31 December 2023 are amounted Rp 1,000,539,396
sebesar Rp 1.000.539.396 dan Rp 945.903.717. and Rp 945,903,717.
12. ASET TAK BERWUJUD 12. INTANGIBLE ASSET
Saldo Awal/ Penambahan/ Saldo Akhir/
30 September 2024 Beginning balance Additions Ending balance 30 September 2024
Biaya perolehan Acquisition costs
Kontrak pelanggan dari Customer relationships from
akuisisi Entitas Anak 22.972.000 - 22.972.000 acquisition of Subsidiary
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Kontrak pelanggan dari Customer relationships from
akuisisi Entitas Anak ( 1.428.345) ( 1.836.443) ( 3.264.788) acquisition of Subsidiary
Jumlah 21.543.655 19.707.212 Total
Saldo Awal/ Penambahan/ Saldo Akhir/
31 Desember 2023 Beginning balance Additions Ending balance 31 December 2023
Biaya perolehan Acquisition costs
Kontrak pelanggan dari Customer relationships from
akuisisi Entitas Anak - 22.972.000 22.972.000 acquisition of Subsidiary
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Kontrak pelanggan dari Customer relationships from
akuisisi Entitas Anak - ( 1.428.345) ( 1.428.345) acquisition of Subsidiary
Jumlah - 21.543.655 Total
13. UTANG USAHA 13. TRADE PAYABLES
30 September/ 31 Desember/
30 September 31 December
2024 2023
Pihak ketiga Third parties
PT Wahana Infrastruktur Nusantara 16.723.082 23.346.388 PT Wahana Infrastruktur Nusantara
PT Global Teknologi Integrasi 2.246.439 3.278.600 PT Global Teknologi Integrasi
PT Ardha Telekomunikasi Indonesia 1.520.000 1.520.000 PT Ardha Telekomunikasi Indonesia
PT Kokoh Semesta 171.442 282.245 PT Kokoh Semesta
PT Ciptajaya Sejahtera Abadi 107.193 124.425 PT Ciptajaya Sejahtera Abadi
PT Duta Hita Jaya 80.638 80.637 PT Duta Hita Jaya
PT Tunas Satria Multi Karya 22.500 22.500 PT Tunas Satria Multi Karya
PT Fajar Mitra Krida Abadi - 907.432 PT Fajar Mitra Krida Abadi
PT Satriavi Berkah Perkasa - 34.650 PT Satriavi Berkah Perkasa
PT Bukaka Teknik Utama Tbk - 357.770 PT Bukaka Teknik Utama Tbk
Lainnya 308.165 441.141 Others
Jumlah 21.179.459 30.395.788 Total
Seluruh transaksi atas utang usaha adalah dalam mata All transaction of trade payables are denominated in
uang Rupiah. Rupiah.
Page 56
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/46 Exhibit E/46
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
14. PENDAPATAN DITERIMA DI MUKA 14. UNEARNED INCOME
30 September/ 31 Desember/
30 September 31 December
2024 2023
Pihak ketiga Third parties
PT XL Axiata Tbk 37.643.696 41.289.012 PT XL Axiata Tbk
PT Indosat Tbk 13.237.700 10.288.296 PT Indosat Tbk
PT Telekomunikasi Selular 9.811.265 8.748.477 PT Telekomunikasi Selular
PT Smart Telecom 201.017 100.981 PT Smart Telecom
Jumlah 60.893.678 60.426.766 Total
Sesuai perjanjian sewa, perusahaan telah menerima Based on the rental agreements, the company has
pembayaran di muka dari pelanggan untuk jangka waktu received payments in advance for year of 1 (one) month,
1 (satu) bulan, 3 (tiga) bulan dan 1 (satu) tahun. 3 (three) months and 1 (one) year.
15. BEBAN YANG MASIH HARUS DIBAYAR 15. ACCRUED EXPENSES
30 September/ 31 Desember/
30 September 31 December
2024 2023
Karyawan 3.429.279 252.515 Employees
Estimasi biaya pembangunan 3.086.545 1.948.482 Estimated construction cost
Jasa konsultan 1.112.483 569.616 Consultant fee
Beban bunga 1.061.662 2.643.247 Interest expense
Lainnya 2.972.306 448.398 Others
Jumlah 11.662.275 5.862.258 Total
Estimasi biaya pembangunan menara telekomunikasi Estimated construction cost of telecommunication tower
merupakan estimasi beban yang masih harus dikeluarkan represents the estimated costs to be incurred by the
atas menara telekomunikasi yang telah selesai Company in relation to work performed on the
pembangunannya namun belum ditagihkan seluruh telecommunication tower which have been completed
biayanya oleh kontraktor. but not yet invoiced by contractors.
16. CADANGAN IMBALAN PASCA-KERJA 16. PROVISION FOR POST-EMPLOYEMENT BENEFITS
Perusahaan menyiapkan pencadangan imbalan untuk The Company provide benefits for its employees in
karyawannya sesuai dengan Undang-Undang No. 6 Tahun accordance with Labor Law No. 6 Tahun 2023 regarding
2023 tentang Cipta Kerja. Job Creation.
Perhitungan cadangan imbalan pasca-kerja pada The calculation of provision for post-employment
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah benefits as of 30 September 2024 and 31 December 2023
berdasarkan perhitungan yang dilakukan oleh Kantor are based on calculations performed by Actuarial
Konsultan Aktuaria Riana & Rekan, aktuaris independen, Consultant Office Riana & Partner, independent actuary
sesuai laporannya tanggal 16 Februari 2024. according to its report dated 16 February 2024.
Asumsi signifikan yang digunakan: Major assumption are used as follows:
Tingkat diskonto per tahun 6,75% Discount Rate per annum
Tingkat kenaikan gaji per tahun 10% Annual salary increase per annum
Tingkat mortalitas TMI IV Mortality table
Tingkat cacat 5,00% Disability rate
Usia pensiun normal 56 tahun / years Normal retirement age
Metode Projected Unit Credit Method
Page 57
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/47 Exhibit E/47
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
16. CADANGAN IMBALAN PASCA-KERJA (Lanjutan) 16. PROVISION FOR POST-EMPLOYEMENT BENEFITS
(Continued)
Rekonsiliasi untuk mutasi cadangan imbalan pasca-kerja Reconciliation of mutation of provision for post-
adalah sebagai berikut: employement benefits is as follows:
30 September/ 31 Desember/
30 September 31 December
2024 2023
Saldo awal 1.380.258 1.242.408 Beginning balance
Biaya jasa masa kini 207.581 275.749 Current service cost
Biaya jasa masa lalu - - Past service cost
Biaya bunga 69.875 89.823 Interest cost
Termasuk dalam laba rugi (Catatan 29) 277.456 365.572 Included in profit or loss (Note 29)
Pembayaran manfaat ( 75.626) ( 100) Benefit paid
Pengukuran kembali rugi (laba)
atas kerugian (keuntungan) Remeasurement loss (gain) of
aktuaria dari: loss (gain) from actuaria:
Penyesuaian asumsi keuangan - 66.310 Adjustment on financial assumption
Penyesuaian pengalaman Experience adjustment on plan
liabilitas program - ( 293.932) liabilities
Termasuk dalam penghasilan Included in other comprehensive
komprehensif lain - ( 227.622) income
Saldo akhir 1.582.088 1.380.258 Ending balance
Analisis sensitivitas pada asumsi-asumsi aktuarial utama. Sensitivity analysis on key actuarial assumptions.
Kemungkinan Kewajiban imbalan pasti/
perubahan/ Defined benefit obligation
Possible Kenaikan/ Penurunan/
change Increase Decrease
Tingkat diskonto (+/- 1,00%) 1.251.743 1.526.910 Discount rate
Tingkat kenaikan gaji (+/- 1,00%) 1.525.036 1.250.479 Annualy salary increase
17. PERPAJAKAN 17. TAXATION
a. Pajak dibayar dimuka a. Prepaid tax
30 September/ 31 Desember/
30 September 31 December
2024 2023
Pajak Pertambahan Nilai 459.997 - Value-Added Tax
Pajak Penghasilan Income Taxes
Pasal 21 444 9.563 Article 21
Pasal 28 942.108 - Article 28
Jumlah 1.402.549 9.563 Total
Page 58
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/48 Exhibit E/48
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
17. PERPAJAKAN (Lanjutan) 17. TAXATION (Continued)
b. Utang pajak b. Taxes payable
30 September/ 31 Desember/
30 September 31 December
2024 2023
Pajak Pertambahan Nilai 246.061 1.393.942 Value-Added Tax
Pajak Penghasilan Income Taxes
Pasal 4 (2) 155.813 378.257 Article 4 (2)
Pasal 21 200.649 2.040.991 Article 21
Pasal 23 58.504 124.634 Article 23
Pasal 29 986.363 2.779.217 Article 29
Jumlah 1.920.430 6.717.041 Total
c. Perhitungan fiskal c. Fiscal computation
30 September/ 31 Desember/
30 September 31 December
2024 2023
Pendapatan yang dikenakan pajak Revenue subject to
penghasilan yang bersifat final 138.421.290 159.903.473 final income tax
Pendapatan yang dikenakan pajak Revenue subject to
penghasilan yang bersifat non final 22.604.845 43.734.252 non final income tax
Pendapatan Konsolidasian 161.026.135 203.637.725 Consolidated income
Laba sebelum pajak penghasilan Profit before income tax,
menurut laporan laba rugi as per consolidated statements
komprehensif konsolidasian 57.878.553 104.582.737 of comprehensive income
Laba sebelum pajak penghasilan Profit before income tax,
menurut laporan laba rugi as per consolidated statements
komprehensif konsolidasian of comprehensive income
yang dikenakan pajak final 51.424.009 75.232.334 subject to final income tax
Laba sebelum pajak penghasilan Profit before income tax,
menurut laporan laba rugi as per consolidated statements
komprehensif konsolidasian of comprehensive income
yang dikenakan pajak non final 6.454.545 29.350.403 subject to non final income tax
Bagian laba entitas anak sebelum Profit of subsidiaries
pajak penghasilan - bersih 2.873.363 ( 1.106.942) before icome taxes
Laba Perusahaan The company's profit
Sebelum pajak penghasilan 9.327.908 28.243.461 before income tax
Koreksi fiskal: Ficsal correction:
Beda temporer: Temporary differences:
Beban imbalan pasca-kerja 24.970 67.423 Employee benefit expenses
Beda tetap: Permanent differences:
Beban penyusutan ( 1.868.765) ( 6.062.344) Depreciation expenses
Pendapatan bunga ( 276.151) ( 53.294) Interest income
Lainnya 156.669 ( 7.427.705) Others
Jumlah koreksi fiskal ( 1.988.247) ( 13.543.343) Total Fiscal Correction
Taksiran laba kena pajak - perusahaan 7.364.631 14.767.541 Estimated tax income - Company
Page 59
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/49 Exhibit E/49
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
17. PERPAJAKAN (Lanjutan) 17. TAXATION (Continued)
c. Perhitungan fiskal (Lanjutan) c. Fiscal computation (Continued
30 September/ 31 Desember/
30 September 31 December
2024 2023
Taksiran laba kena pajak Estimated tax income
Perusahaan 4.457.154 14.767.541 The company
Entitas anak 2.907.477 5.866.981 Subsidiary
Taksiran beban pajak penghasilan Estimated tax expenses
Perusahaan 980.574 3.248.859 The Company
Entitas anak 319.822 984.181 Subsidiary
Taksiran beban pajak penghasilan Estimated tax expenses
kosolidasian 1.300.396 4.233.040 Consolidated
Kredit pajak: Tax credit:
Pajak Penghasilan Income tax
Pasal 23 ( 604.264) ( 884.956) Article 23
Pasal 25 ( 1.638.240) ( 1.555.230) Article 25
Jumlah kredit pajak ( 2.242.504) ( 2.440.186) Total tax credit
Taksiran kurang (lebih) bayar Estimated income tax payable
pajak penghasilan periode berjalan ( 942.108) 1.792.854 (prepaid) of the period
Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 34 tahun Based on Government Regulation No. 34 year 2017
2017 tentang pajak penghasilan atas penghasilan dari concerning income tax on land and/or building leases
persewaan tanah dan/atau bangunan menetapkan specifies to the telecommunication tower lease income
bahwa penghasilan atas sewa menara telekomunikasi will be subject to final tax of 10 percent. The regulation
akan dikenakan pajak final sebesar 10 persen. applied to lease contract create after 2 January 2018.
Peraturan tersebut berlaku pada sewa yang memiliki
kontrak yang dibuat setelah 2 Januari 2018.
d. Pajak tangguhan d. Deferred tax
Aset/liabilitas pajak tangguhan yang timbul dari Deferred tax assets/liability occuring from
perbedaan temporer antara pendapatan dan beban, temporary differences of revenues and expenses
yang diakui secara komersial dan perpajakan, adalah recognition between the commercial and tax base
sebagai berikut: are as follows:
Aset pajak tangguhan Deferred tax assets
Dibebankan ke
penghasilan
komprehensif
Dibebankan lain / Charged
Saldo awal/ ke laba rugi / to others Saldo akhir/
Beginning Charged to comprehensive Ending
30 September 2024 balance profit or loss income balance 30 September 2024
Kerugian
kredit ekspektasian 30.842 22.878 - 53.720 Expected credit losses
Penyusutan aset Depreciation of
tetap ( 99.487) 381.018 - 281.531 property and equipment
( 68.645) 403.896 - 335.251
Page 60
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/50 Exhibit E/50
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
17. PERPAJAKAN (Lanjutan) 17. TAXATION (Continued)
d. Pajak tangguhan (Lanjutan) d. Fiscal computation (Continued
Aset pajak tangguhan (Lanjutan) Deferred tax assets (Continued)
Dibebankan ke
penghasilan
komprehensif
Dibebankan lain / Charged
Saldo awal/ ke laba rugi / to others Saldo akhir/
Beginning Charged to comprehensive Ending
31 Desember 2023 balance profit or loss income balance 31 December 2023
Kerugian
kredit ekspektasian - 30.842 - 30.842 Expected credit losses
- 30.842 - 30.842
Liabilitas pajak tangguhan Deferred tax liability
Dibebankan ke
penghasilan
komprehensif
Dibebankan lain / Charged
Saldo awal/ ke laba rugi / to others Saldo akhir/
Beginning Charged to comprehensive Ending
30 September 2024 balance profit or loss income balance 30 September 2024
Amortisasi aset Amortized of
tak berwujud ( 54.273) ( 69.733) - ( 124.006) intangible asset
( 54.273) ( 69.733) - ( 124.006)
Dibebankan ke
penghasilan
komprehensif
Dibebankan lain / Charged
Saldo aw al/ ke laba rugi / to others Saldo akhir/
Beginning Charged to comprehensive Ending
31 Desember 2023 balance profit or loss income balance 31 December 2023
Amortisasi aset A mortized of
tak berwujud - ( 54.273) - ( 54.273) intangible asset
Penyusutan aset Depreciation of
tetap - ( 99.487) - ( 99.487) property and equipment
- ( 153.760) - ( 153.760)
Page 61
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/51 Exhibit E/51
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
18. PINJAMAN BANK 18. BANK LOAN
Akun ini merupakan pinjaman dari pihak ketiga sebagai This account represent loans from third parties as
berikut: follows:
30 September/ 31 Desember/
30 September 31 December
2024 2023
Pinjaman Tanpa Komitmen Uncommitted Loan
PT Bank UOB Indonesia PT Bank UOB Indonesia
- Pinjaman Bergulir ( RCF 1) 148.900.000 253.600.000 Revolving Loan (RCF 1) -
PT Bank KEB Hana Indonesia PT Bank KEB Hana Indonesia
- Pinjaman Berjangka 167.773.993 100.551.292 Term Loan -
Jumlah Pinjaman Tanpa Komitmen 316.673.993 354.151.292 Total Uncommitted Loan
Pinjaman Komitmen Committed Loan
PT Bank QNB Indonesia Tbk PT Bank QNB Indonesia Tbk
- Pinjaman Berjangka (TL 2) 20.833.333 30.208.333 Term Loan (TL 2) -
- Pinjaman Berjangka (TL 3) 43.750.000 - Term Loan (TL 3) -
Jumlah Pinjaman Komitmen 64.583.333 30.208.333 Total Committed Loan
Jumlah pinjaman 381.257.326 384.359.625 Total pinjaman
Jumlah pinjaman (Lanjutan) 381.257.326 384.359.625 Total pinjaman (Continued)
Dikurangi Less
Biaya pinjaman (Catatan 2e) Unamortized borrowing cost (note 2e)
PT Bank UOB Indonesia PT Bank UOB Indonesia
- Jatuh tempo dalam satu tahun ( 161.175) ( 90.113) mature less than one year -
PT Bank QNB Indonesia Tbk PT Bank QNB Indonesia Tbk
- Jatuh tempo dalam satu tahun ( 50.000) ( 25.000) mature less than one year -
- Jatuh tempo lebih dari satu tahun ( 77.083) ( 33.333) mature more than one year -
PT Bank KEB Hana Indonesia PT Bank KEB Hana Indonesia
- Jatuh tempo dalam satu tahun ( 280.000) ( 280.000) mature less than one year -
- Jatuh tempo lebih dari satu tahun ( 816.667) ( 1.026.667) mature more than one year -
Jumlah biaya pinjaman ( 1.384.925) ( 1.455.113) Total unamortized borrowing cost
Jumlah pinjaman - bersih 379.872.401 382.904.512 Total loans - net
Saldo yang jatuh tempo Balance due
dalam satu tahun 215.352.323 286.873.581 less than one year
Saldo yang jatuh tempo Balance due
lebih dari satu tahun 164.520.078 96.030.932 more than one year
Page 62
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/52 Exhibit E/52
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
18. PINJAMAN BANK (Lanjutan) 18. BANK LOAN (Continued)
PT Bank UOB Indonesia PT Bank UOB Indonesia
Fasilitas Pinjaman Bergulir I Revolving Loan Facility I
Fasilitas Bergulir I sebesar Rp 300.000.000 Facility I of Rp 300.000.000 Revolving Loan Facility. (Rp
(Rp 300.000.000 pada 31 Desember 2023). 300,000,000 as of 31 December 2023).
Pada tanggal 14 Maret 2024, Perusahaan menandatangani As of 14 March 2024, the Company had signed extension
perjanjian perpanjangan fasilitas bergulir menjadi revolving loan facility agreement until 31 March 2025.
sampai dengan 31 Maret 2025.
Fasilitas ini bersifat Uncommitted, dan dikenakan marjin The Uncommitted facility bears interest margin of 1.20%
bunga sebesar 1,20% di atas JIBOR untuk rasio above JIBOR for Debt/EBITDA ratio less than 3 and 1.70%
Debt/EBITDA kurang dari 3 dan 1,70% di atas JIBOR untuk above JIBOR for Debt/EBITDA ratio more than 3.
rasio Debt/EBITDA lebih dari 3.
Pada 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, saldo As of 30 September 2024 and 31 December 2023, the
Fasilitas Revolving I masing-masing sebesar balance of Revolving Loan Facility I are amounted to
Rp 148.900.000 dan Rp 253.600.000. Rp 148,900,000 and Rp 253,600,000.
Pinjaman ini tidak memiliki jaminan tetapi Perusahaan harus The loan is unsecured but the company had to submit
menyerahkan perjanjian pemegang saham yang shareholders agreement signed by the company and
ditandatangani oleh perusahaan dan pemegang saham lainnya other shareholders and ensure that company’s financial
dan memastikan laporan keuangan entitas anak telah statements have been consolidated into the company
dikonsolidasi ke dalam laporan keuangan perusahaan. financial statement.
Dalam fasilitas pinjaman ini, Perusahaan diharuskan Under the credit facility agreement, the Company are required to
memenuhi beberapa kondisi, diantaranya: adhere to the following conditions, among others, as follows:
a. Debt to EBITDA rasio maksimal 3,75 kali. a. Debt to EBITDA ratio maximum 3.75 times.
b. Rasio top tier revenue minimal 50%. b. Top tier revenue ratio minimal 50%.
Perusahaan telah memenuhi semua persyaratan yang Company has complied with all the requirements
ditetapkan oleh kreditor atas seluruh pinjaman revolving assigned by the creditors on all the revolving loan given.
yang diberikan.
PT Bank QNB Indonesia Tbk PT Bank QNB Indonesia Tbk
Fasilitas Pinjaman Berjangka Term Loan Facility
Fasilitas pinjaman ini terdiri dari 2 fasilitas yaitu: There are 2 facilities under this credit facilities:
a. Fasilitas Berjangka II sebesar Rp 50.000.000. a. Facility II of Rp 50,000,000 Term Loan Facility.
Fasilitas ini jatuh tempo pada Mei 2026. Fasilitas ini This facility will mature in May 2026. The Committed
bersifat komitmen, dan dikenakan marjin bunga facility bears interest margin of 1.20% above JIBOR
sebesar 1,20% di atas JIBOR untuk rasio Debt for Debt Service Coverage Ratio (DSCR) minimal 2
Service Coverage Ratio (DSCR) minimal 2 dan and Debt/Equity maximal 2.
Debt/Ekuitas maksimal 2.
Pada 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, saldo As of 30 September 2024 and 31 December 2023, the
Fasilitas Berjangka II masing-masing sebesar balance of Term Loan Facility II are amounted to
Rp 20.833.333 dan Rp 30.208.333. Rp 20,833,333 and Rp 30,208,333.
Pinjaman ini tidak memiliki jaminan. Fasilitas ini The loan is unsecured. This facility will mature in
jatuh tempo pada Desember 2025. December 2025
Page 63
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/53 Exhibit E/53
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
18. PINJAMAN BANK (Lanjutan) 18. BANK LOAN (Continued)
PT Bank QNB Indonesia Tbk (Lanjutan) PT Bank QNB Indonesia Tbk (Continued)
b. Fasilitas Berjangka III sebesar Rp 50.000.000. b. Facility III of Rp 50,000,000 Term Loan Facility.
Fasilitas ini jatuh tempo pada Maret 2028. Fasilitas ini This facility will mature in March 2028. The
bersifat komitmen, dan dikenakan marjin bunga Committed facility bears interest margin of 1.20%
sebesar 1,20% di atas JIBOR untuk rasio Debt above JIBOR for Debt Service Coverage Ratio (DSCR)
Service Coverage Ratio (DSCR) minimal 2 dan minimal 2 and Debt/Equity maximal 2.
Debt/Ekuitas maksimal 2.
Pada 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, saldo As of 30 September 2024 and 31 December 2023, the
Fasilitas Berjangka III masing-masing sebesar balance of Term Loan Facility III are amounted to
Rp 43.750.000 dan nihil. Rp 43,750,000 and nil.
Pinjaman ini tidak memiliki jaminan. Fasilitas ini The loan is unsecured. This facility will mature in
jatuh tempo pada Maret 2028. March 2028.
Perusahaan telah memenuhi semua persyaratan yang Company has complied with all the requirements
ditetapkan oleh kreditur atas seluruh pinjaman berjangka assigned by the creditors on all the term loan given.
yang diberikan.
PT Bank KEB Hana Indonesia PT Bank KEB Hana Indonesia
Fasilitas Pinjaman Berjangka Revolving Loan Facility
Pinjaman ini tidak memiliki jaminan tetapi Perusahaan The loan is unsecured but the company had to fulfill
diharuskan memenuhi beberapa kondisi diantaranya: several conditions including:
a. Debt Service Coverage Ratio (DSCR) minimum 2 kali. a. Debt Service Coverage Ratio (DSCR) minimum 2
times.
b. Debt to Equity rasio maksimal 2 kali. b. Debt to Equity ratio maximum 2 times.
c. Debt to EBITDA rasio maksimal 3,5 kali. c. Debt to EBITDA ratio maximum 3.5 times.
d. Rasio top tier revenue minimal 30%. d. Top tier revenue ratio minimal 30%.
Fasilitas Pinjaman Berjangka sebesar Rp 200.000.000. Facility of Rp 200,000,000 Term Loan Facility.
Fasilitas ini bersifat tanpa komitmen, dan dikenakan The Uncommitted facility bears interest margin of 1.20%
marjin bunga sebesar 1,20% di atas JIBOR. above JIBOR.
Pada 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, saldo As of 30 September 2024 and 31 December 2023, the
Fasilitas Pinjaman Berjangka masing-masing sebesar balance of Term Loan Facility are amounted to Rp
Rp 188.745.742 dan Rp 100.551.292. 188,745,742 and Rp 100,551,292.
Fasilitas ini akan jatuh tempo pada bulan September This facility will mature in September 2028.
2028.
Page 64
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/54 Exhibit E/54
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
19. LIABILITAS SEWA 19. LEASE LIABILITIES
Sesuai dengan penerapan PSAK 116 “Sewa”, Perusahaan Based on PSAK 116 “Leases”, the Company and subsidiary
dan entitas anak mulai melakukan penerapan awal dan start to apply initial application and recognized the
mengakui liabilitas sewa aset hak guna dari estimasi nilai estimation of land lease extension to cover the
perpanjangan sewa lahan untuk mencakup jangka waktu collocation period as right of use assets lease liabilities,
kolokasi, dengan rincian sebagai berikut: with details as follows:
30 September/ 31 Desember/
30 September 31 December
2024 2023
Saldo awal 29.966.994 30.873.586 Beginning balance
Ditambah: Add:
Penambahan sewa lahan 6.190.450 9.972.059 Additional landlease
Beban keuangan 3.024.886 2.402.393 Financial expenses
Dikurangi: Less:
Pembayaran sewa lahan ( 12.291.910) ( 13.281.044) Payment of landlease
Jumlah 26.890.420 29.966.994 Total
Jatuh tempo dalam satu tahun 9.533.365 10.624.092 Due less than one year
Jatuh tempo lebih dari satu tahun 17.357.055 19.342.902 Due more than one year
20. PROVISI JANGKA PANJANG 20. LONG-TERM PROVISION
Akun ini merupakan provisi atas estimasi cadangan biaya This account represents provision for estimated costs of
pembongkaran, pemindahan dan restorasi lokasi atas dismantling, moving and site restoration of towers when
menara pada saat menara tersebut tidak dioperasikan lagi the towers are no longer in operation due to certain
karena faktor-faktor tertentu seperti sewa lahan yang factors such as unextended land leases, regulatory
tidak diperpanjang, penyesuaian peraturan atau keadaan adjustments or other compelling circumstances
memaksa lainnya.
Saldo Jumlah yang Saldo
31 Desember/ Provisi terjadi dan Pertambahan 30 September/
Balance tambahan/ dibebankan/ bunga/ Balance
31 December Additional Amount realized Accretion of 30 September
a 2023 provision and expensed interest 2024
Estimasi biaya pembongkaran Estimated cost of dismantling
menara 3.199.480 410.380 - - 3.609.860 of towers
Saldo Jumlah yang Saldo
31 Desember/ Provisi terjadi dan Pertambahan 31 Desember/
Balance tambahan/ dibebankan/ bunga/ Balance
31 December Additional Amount realized Accretion of 31 December
a 2022 provision and expensed interest 2023
Estimasi biaya pembongkaran Estimated cost of dismantling
menara 2.537.504 661.976 - - 3.199.480 of towers
Asumsi signifikan pada tanggal 30 September 2024 dan The significant assumptions as of 30 September 2024 and
31 Desember 2023 terdiri dari tingkat diskonto dan sisa 31 December 2023 consist of discount rate and remaining
periode sebelum pembongkaran dilakukan, yaitu masing- periods before dismantling of 7.42% - 7.44% and 18 - 40
masing adalah 7,42% - 7,44% dan 18 - 40 tahun dan 2,98% years and 2,98% and 25 – 40 years, respectively.
dan 25 – 40 tahun.
Provisi jangka panjang akan direalisasi ketika The long term provision will be realized when the tower
pembongkaran menara. is dismantled.
Page 65
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/55 Exhibit E/55
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
21. MODAL SAHAM 21. SHARE CAPITAL
Susunan para pemegang saham Perusahaan pada The composition of the Company's shareholders as of
tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah 30 September 2024 and 31 December 2023 are as follows:
sebagai berikut:
30 September / September 2024
Lembar saham
(nilai penuh)/
% Hak suara/ No. of shares Jumlah/
Pemegang saham % Voting rights (full amount) Amount (Rp) Shareholders
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk 50,43% 277.337.700 27.733.770 PT Tower Bersama Infrastructure Tbk
Tn Rudolf Parningotan Nainggolan 36,07% 198.395.080 19.839.508 Mr Rudolf Parningotan Nainggolan
Tn Felix Ariodamar 0,36% 1.986.090 198.609 Mr Felix Ariodamar
Tn Yoyong 0,05% 307.500 30.750 Mr Yoyong
Masyarakat 13,09% 71.973.630 7.197.363 Public
Jumlah 100,00% 550.000.000 55.000.000 Total
31 Desember/ December 2023
Lembar saham
(nilai penuh)/
% Hak suara/ No. of shares Jumlah/
Pemegang saham % Voting rights (full amount) Amount (Rp) Shareholders
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk 50,43% 277.337.700 27.733.770 PT Tower Bersama Infrastructure Tbk
Tn Rudolf Parningotan Nainggolan 36,07% 198.395.080 19.839.508 Mr Rudolf Parningotan Nainggolan
Tn Felix Ariodamar 0,36% 1.986.090 198.609 Mr Felix Ariodamar
Tn Yoyong 0,04% 255.000 25.500 Mr Yoyong
Masyarakat 13,10% 72.026.130 7.202.613 Public
Jumlah 100,00% 550.000.000 55.000.000 Total
22. TAMBAHAN MODAL DISETOR 22. ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL
30 September/ 31 Desember/
30 September 31 December
2024 2023
Agio saham: Premium of paid-in capital:
Penawaran Umum Perdana 163.583.740 163.583.740 Initial Public Offering
Biaya emisi efek ekuitas: Share issuance cost:
Penawaran Umum Perdana ( 5.950.216) ( 5.950.216) Initial Public Offering
Selisih aset pengampunan pajak 2.961.807 2.961.807 Difference from tax amnesty asset
Jumlah - Bersih 160.595.331 160.595.331 Total - Net
Berdasarkan Surat Keputusan Direktorat Jendral Pajak Based on the decision letter of Director General of Tax
No.26370/PP/WPJ.05/2016, Perusahaan menggunakan No. KET-26370/PP/WPJ.05/2016 the Company used tax
fasilitas pengampunan pajak berupa piutang pemegang amnesty facility in form shareholder loan amounted to
saham sebesar Rp 2.061.807 dan aset tetap sebesar Rp 2,061,807 and property and equipment amounted to
Rp 900.000. Rp 900,000.
Page 66
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/56 Exhibit E/56
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
23. LABA PER SAHAM DASAR 23. EARNINGS PER SHARE
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan For the period ended 30 September 2024 and
30 September 2023, laba bersih yang dapat diatribusikan 30 September 2023, net income attributable to common
kepada pemegang saham biasa entitas induk yang shareholders of Parent Company which are used to
digunakan untuk perhitungan laba per saham dasar calculate the basic earnings per share were
masing-masing adalah Rp 57.485.503 dan Rp 73.670.532. Rp 57,485,503 and Rp 73,670,532, respectively. Total
Jumlah rata-rata tertimbang saham (dalam nilai penuh) weighted average shares issued for the years ended
untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 dan 30 September 2024 and 30 September 2023, are
30 September 2023, masing-masing sebanyak 550,000,000 and 550,000,000 shares, respectively.
550.000.000 dan 550.000.000 saham.
24. DISTRIBUSI SALDO LABA 24. DISTRIBUTION OF RETAINED EARNINGS
Pada tanggal 31 Mei 2024, Perusahaan menyelenggarakan On 31 May 2024, the Company held the Annual General
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang Shareholders Meeting (AGMS). The result of the AGMS,
hasilnya antara lain menyetujui dan mengesahkan among others, was to approve and endorse the financial
laporan keuangan Perusahaan untuk Tahun Buku 2023 statements for the year 2023 with achievement of net
dengan pencapaian laba bersih yang dapat diatribusikan income attributable to common shareholders of the
kepada pemegang saham biasa entitas induk (laba bersih) Parent Company (net income) amounting to
sebesar Rp 100.226.779. Rp 100,226,779.
Dari laba bersih tersebut, sebesar Rp 90.750.000 atau From the net income, amounting to Rp 90,750,000 or
90,54% dari laba bersih tahun 2023 ditetapkan sebagai 90.54% of the net income in 2023 is determined as cash
dividen tunai tahun buku 2023. Perusahaan telah dividend for the financial year 2023. The Company has
membayar dividen pada tanggal 3 Juli 2024. Kemudian paid the dividend on 3 July 2024. Subsequently allocated
ditempatkan sebagai cadangan wajib pada saldo laba as a mandatory reserve in retained earnings in the
sebesar Rp 500.000. amount of Rp 500,000.
25. KEPENTINGAN NON-PENGENDALI 25. NON-CONTROLLING INTEREST
30 September 2024 / 30 September 2024
Penambahan
kepemilikan
Porsi non-pengendali pada anak/
Entitas anak / Saldo awal / atas laba entitas anak / Addition of Saldo akhir /
Beginning Non-controlling portion on ownership Ending
Subsidiary balance net profit of subsidiary to subsidiary balance
PT Global Patra Sinertama 21.760.674 268.544 ( 5.625.000) 16.404.218
31 Desember 2023 / 31 December 2023
Porsi non-
pengendali
entitas anak /
Porsi non-pengendali Non-
Saldo awal / atas laba entitas anak / controlling Saldo akhir /
Entitas anak / Beginning Non-controlling portion on portion from Ending
Subsidiary balance net profit of subsidiary subsidiary balance
PT Global Patra Sinertama - ( 48) 21.760.722 21.760.674
Page 67
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/57 Exhibit E/57
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
26. PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN 26. OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Akun ini merupakan penghasilan komprehensif lain This account represents other comprehensive income
sejumlah: with details as follows:
30 September/ 31 Desember/
30 September 31 December
2024 2023
Surplus revaluasi (Catatan 11) 195.555.255 190.182.654 Revaluation surplus (Note 11)
Pengukuran kembali atas program Remeasurement of defined
imbalan pasca-kerja (Catatan 16) 704.833 704.833 benefit pension schemes (Note 16)
Jumlah 196.260.088 190.887.487 Total
27. PENDAPATAN 27. REVENUE
Rincian penghasilan sewa pihak ketiga untuk periode yang Details of revenue from rental to third parties for the period
berakhir 30 September 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut: ended 30 September 2024 and 2023 are as follows:
Pendapatan/ Persentase dari penjualan/
Revenue Percentage of total revenue
30 September/ September 30 September/ September
2024 2023 2024 2023
PT XL Axiata Tbk 62.580.516 58.739.755 38,86% 38,90% PT XL A xiata Tbk
PT Indosat Tbk 53.112.690 51.947.935 32,98% 34,40% PT Indosat Tbk
PT Telekomunikasi Selular 21.234.753 20.403.616 13,19% 13,51% PT Telekomunikasi Selular
PT Smart Telecom 15.182.611 15.513.435 9,43% 10,27% PT Smart Telecom
Jumlah 152.110.570 146.604.741 94,46% 97,09% Total
Serat optik 8.915.565 4.390.466 5,54% 2,91% Fiber optic
Jumlah 161.026.135 150.995.207 100,00% 100,00% Total
28. BEBAN POKOK PENDAPATAN 28. COST OF REVENUE
Rincian beban pokok pendapatan untuk periode yang berakhir Details of cost of revenue for the period ended
pada 30 September 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut: 30 September 2024 and 2023 are as follows:
30 September/ September
2024 2023
Penyusutan menara Depreciation of
telekomunikasi (Catatan 11) 14.048.818 12.350.116 telecommunication tower (Note 11)
Penyusutan aset Depreciation right of
hak guna (Catatan 10) 12.128.129 7.594.723 use assets (Note 10)
Perbaikan dan pemeliharaan 10.092.843 9.299.495 Repairs and maintenance
Keperluan proyek 2.312.362 2.069.520 Project Supplies
Listrik 2.243.016 2.581.175 Electricity
Penyusutan serat optik (Catatan 11) 1.717.492 660.589 Depreciation of fiber optic (Note 11)
Keamanan 755.277 771.512 Security
Perizinan 380.927 660.143 Licences
Beban sewa lahan 380.754 138.875 Rent expenses
Asuransi 280.143 272.424 Insurance
Jumlah 44.339.761 36.398.572 Total
Seluruh beban pokok pendapatan merupakan beban dari The cost of revenue are expenses for telecommunication
menara telekomunikasi dan fiber optik. towers and fiber optic.
Page 68
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/58 Exhibit E/58
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
29. BEBAN USAHA 29. OPERATING EXPENSE
Rincian beban usaha untuk tahun yang berakhir pada Details of cost of revenue for the years ended
30 September 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut: 30 September 2024 and 2023 are as follows:
30 September/ September
2024 2023
Gaji dan tunjangan 10.218.618 9.469.116 Salaries, wages and allowance
Jasa profesional 1.122.227 1.403.742 Professional fees
Perjalanan dinas 971.082 604.472 Travel duty
Sponsor dan representasi 865.768 42.176 Sponsorship and representation
Penyusutan aset Depreciation of
hak-guna (Catatan 10) 856.787 662.831 right-of-use assets (Note 10)
Beban kantor 734.008 806.074 Office expenses
Penyusutan aset Depreciation of
tetap (Catatan 11) 629.781 386.553 Property and equipment (Note 11)
Beban manfaat karyawan (Catatan 16) 277.456 282.604 Employee benefits expense (Note 16)
Lainnya 1.074.850 687.449 Others
Jumlah 16.750.577 14.345.017 Total
30. PERJANJIAN PENTING 30. SIGNIFICANT AGREEMENTS
Perusahaan memiliki perjanjian sewa dengan para The Company has lease agreements with operators as
operator diantaranya sebagai berikut: follows:
PT Indosat Tbk PT Indosat Tbk
Pada berbagai tanggal antara 2008 sampai dengan On various dates between 2008 to 30 September 2024,
30 September 2024, Perusahaan dan PT Indosat Tbk the Company and PT Indosat Tbk entered into a Lease
menandatangani Perjanjian Sewa Induk, mengenai Agreement, regarding the providing and using of
penyediaan dan penggunaan infrastruktur telekomunikasi telecommunication infrastructure for the placement of
untuk penempatan perangkat telekomunikasi. Jangka telecommunications equipment. The term of the
waktu perjanjian adalah 10 tahun sejak Berita Acara agreement is 10 years since the Site Usage Report (BAPS)
Penggunaan Site (BAPS) untuk masing-masing lokasi for each telecommunication tower location and may be
menara telekomunikasi dan dapat diperpanjang sesuai extended in accordance with the written agreement of
dengan kesepakatan tertulis masing-masing pihak. each party.
Atas penyediaan jasa tersebut, apabila Perusahaan gagal For the providing of this services, if the Company fails
untuk memperbaiki setiap kerusakan/gangguan atas to repair any damage/disruption to the
infrastruktur telekomunikasi yang mengakibatkan site telecommunication infrastructure that resulted in the
tidak berfungsi/ beroperasi sebagaimana mestinya, maka site not working/operating properly, the Company shall
Perusahaan akan dikenakan sanksi berupa pengurangan be liable to sanctions in the form of a reduction in the
pembayaran biaya sewa site yang bersangkutan. Denda payment of the rental fee of the site concerned. Dendan
keterlambatan dihitung secara proporsional atas jumlah delay is calculated proportionally over the number of
hari keterlambatan dari harga sewa untuk site days of delay from the rental price for the site
bersangkutan. concerned.
PT XL Axiata Tbk PT XL Axiata Tbk
Pada berbagai tanggal antara 2008 sampai dengan On various dates between 2008 to 30 September 2024,
30 September 2024, Perusahaan dan PT XL Axiata Tbk the Company and PT XL Axiata Tbk entered into a Master
menandatangani Perjanjian Sewa Induk, mengenai Lease Agreement, regarding the providing and using of
penyediaan dan penggunaan infrastruktur telecommunication infrastructure for the placement of
telekomunikasi untuk penempatan perangkat telecommunications equipment.
telekomunikasi.
Page 69
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/59 Exhibit E/59
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
30. PERJANJIAN PENTING (Lanjutan) 30. SIGNIFICANT AGREEMENTS (Continued)
PT XL Axiata Tbk (Lanjutan) PT XL Axiata Tbk (Continued)
Jangka waktu perjanjian adalah 10 tahun sejak Berita The term of the agreement is 10 years since the Site
Acara Penggunaan Site (BAPS) untuk masing-masing lokasi Usage Report (BAPS) for each telecommunication tower
menara telekomunikasi dan dapat diperpanjang sesuai location and may be extended in accordance with the
dengan kesepakatan tertulis masing-masing pihak. written agreement of each party.
Atas penyediaan jasa tersebut, apabila Perusahaan gagal For the provision of this services, if the Company fails
untuk memperbaiki setiap kerusakan/gangguan atas to repair any damage/disruption of the
infrastruktur telekomunikasi yang mengakibatkan site telecommunication infrastructure resulting in the site
tidak berfungsi/ beroperasi sebagaimana mestinya, maka not working/operating properly, the Company shall be
Perusahaan akan dikenakan sanksi yaitu berupa denda liable to sanctions in the form of late fines. The delay
keterlambatan. Denda keterlambatan dihitung dari harga penalty is calculated from the rental price per month on
sewa per bulan pada site yang mengalami keterlambatan the site that has been delayed proportionately over the
secara proporsional atas jumlah hari keterlambatan. number of days of delay.
PT Smartfren Telecom Tbk PT Smartfren Telecom Tbk
Pada berbagai tanggal antara 2008 sampai dengan On various dates between 2008 to 30 September 2024,
30 September 2024, Perusahaan dan PT Smartfren the Company and PT Smartfren Telecom Tbk entered into
Telecom Tbk menandatangani Perjanjian Sewa Induk, a Master Lease Agreement, regarding the providing and
mengenai penyediaan dan penggunaan infrastruktur using of telecommunication infrastructure for the
telekomunikasi untuk penempatan perangkat placement of telecommunications equipment. The term
telekomunikasi. Jangka waktu perjanjian adalah 10 of the agreement is 10 years and may be extended in
tahun dan dapat diperpanjang sesuai dengan kesepakatan accordance with the written agreement of each party.
tertulis masing-masing pihak.
PT Telekomunikasi Selular PT Telekomunikasi Selular
Pada berbagai tanggal antara 2008 sampai dengan On various dates between 2008 to 30 September 2024,
30 September 2024, Perusahaan dan PT Telekomunikasi the Company and PT Telekomunikasi Selular signed the
Selular menandatangani Perjanjian Sewa Induk, Master Lease Agreement, regarding the providing and
mengenai penyediaan dan penggunaan infrastruktur using of telecommunication infrastructure for the
telekomunikasi untuk penempatan perangkat placement of telecommunications equipment. The term
telekomunikasi. Jangka waktu perjanjian adalah 10 of the agreement is 10 years since the Site Usage Report
tahun sejak Berita Acara.
Penggunaan Site (BAPS) untuk masing-masing lokasi (BAPS) for each telecommunication tower location and
menara telekomunikasi dan dapat diperpanjang sesuai may be extended in accordance with the written
dengan kesepakatan tertulis masing-masing pihak. agreement of each party.
Atas penyediaan jasa tersebut, jika cadangan listrik For the providing of this services, if the electricity
360 jam/tahun tidak dapat terpenuhi oleh Perusahaan backup of 360 hours / year can not be fulfilled by the
saat suplai PLN terhenti, dan cadangan listrik sementara company when the PLN supply is stopped, and the
tersebut dilakukan oleh pihak PT Telekomunikasi Selular, temporary electricity backup is done by PT
maka biaya yang dikeluarkan akan digunakan sebagai Telekomunikasi Selular, the expenses will be used as
potongan untuk pembayaran masa sewa masa berikutnya. deductions for future lease payments. The company will
Perusahaan akan dikenakan penalti yang dihitung dari be charged a penalty calculated from how long hours of
berapa jam lama waktu kerusakan perangkat dengan device damage time at a predetermined rate.
tarif yang telah ditentukan.
Page 70
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/60 Exhibit E/60
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
30. PERJANJIAN PENTING (Lanjutan) 30. SIGNIFICANT AGREEMENTS (Continued)
Jumlah estimasi pembayaran sewa minimum di masa Total estimated future minimum lease payments for all
depan untuk seluruh perjanjian-perjanjian sewa induk di the above master lease agreements are as follows:
atas adalah sebagai berikut:
30 September/ 31 Desember/
30 September 31 December
2024 2023
Kurang dari satu tahun 302.568.902 389.698.997 Less than one year
Dari satu tahun sampai dengan lima tahun 577.973.911 724.987.353 From one year to five years
Lebih dari lima tahun 184.960.590 502.150.355 More than five years
Jumlah 1.065.503.403 1.616.836.705 Total
31. INSTRUMENT KEUANGAN - MANAJEMEN RISIKO 31. FINANCIAL INSTRUMENT - FINANCIAL RISK
KEUANGAN MANAGEMENT
Aktivitas Perusahaan dan entitas anak mengandung berbagai The Company and subsidiary activities are exposed to
macam risiko-risiko keuangan: risiko pasar, risiko kredit, few financial risks: market risk, credit risk, liquidity risk
risiko likuiditas dan risiko operasional. Secara keseluruhan, and operational risk. The Company and subsidiary
program manajemen risiko keuangan Perusahaan dan entitas overall risk management program focuses to mitigate
anak terfokus untuk menghadapi ketidakpastian pasar uang the volatility of financial markets and to minimize
dan meminimalisasi potensi kerugian yang berdampak pada potential adverse effects on the Company and subsidiary
kinerja keuangan Perusahaan dan entitas anak. financial performance.
a. Risiko pasar a. Market risk
Perusahaan dan entitas anak menyadari adanya The Company and subsidiary are aware of market
risiko pasar yang terjadi akibat fluktuasi mata uang risk due to foreign exchange fluctuation of Rupiah
Rupiah terhadap US Dolar, serta fluktuasi suku bunga again US Dollar and interest rate fluctuation, hence,
pinjaman, sehingga entitas anak melakukan kontrak the subsidiary have entered into hedging contracts
lindung nilai dengan tujuan melakukan aktivitas to hedge the uncertainty of interest rate and foreign
lindung nilai atas ketidakpastian fluktuasi suku bunga exchange fluctuations arising from the loan principal
dan fluktuasi mata uang asing yang timbul dari arus and interest payments from subsidiary.
kas pokok dan bunga pinjaman dari entitas anak.
Risiko Tingkat Suku Bunga Interest Rate Risk
Perusahaan dan entitas anak menyadari adanya The Company and subsidiary are aware of market
risiko pasar yang terjadi akibat fluktuasi mata uang risk due to foreign exchange fluctuation of Rupiah
Rupiah terhadap US Dolar, serta fluktuasi suku bunga again US Dollar and interest rate fluctuation, hence,
pinjaman, sehingga entitas anak melakukan kontrak the subsidiary have entered into hedging contracts
lindung nilai dengan tujuan melakukan aktivitas to hedge the uncertainty of interest rate and foreign
lindung nilai atas ketidakpastian fluktuasi suku bunga exchange fluctuations arising from the loan principal
dan fluktuasi mata uang asing yang timbul dari arus and interest payments from subsidiary.
kas pokok dan bunga pinjaman dari entitas anak.
Profil liabilitas jangka panjang Perusahaan dan The Company and subsidiary long-term liabilities
entitas anak setelah memperhitungkan transaksi profile after taking into account hedging
lindung nilai adalah sebagai berikut: transactions are as follows:
30 September/ 31 Desember/
30 September 31 December
2024 2023
Pinjaman bank 164.520.078 96.030.932 Bank loan
Page 71
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/61 Exhibit E/61
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
31. INSTRUMENT KEUANGAN - MANAJEMEN RISIKO 31. FINANCIAL INSTRUMENT - FINANCIAL RISK
KEUANGAN (Lanjutan) MANAGEMENT (Continued)
b. Risiko kredit b. Credit risk
Perusahaan dan entitas anak memiliki risiko kredit The Company and subsidiary is exposed to credit risk
yang terutama berasal dari simpanan di bank, piutang primarily from deposits with banks, trade
usaha, piutang lain-lain, dan aset lain-lain- investasi receivables, other receivables, and other assets-net
bersih dalam sewa pembiayaan. investment in finance lease.
Perusahaan dan entitas anak memiliki risiko kredit The Company and subsidiary is exposed to credit risk
yang terutama berasal dari simpanan di bank, piutang primarily from deposits with banks, trade
usaha, piutang lain-lain, dan aset lain-lain- investasi receivables, other receivables, and other assets-net
bersih dalam sewa pembiayaan. investment in finance lease.
Kualitas Kredit Aset Keuangan Credit Quality of Financial assets
Perusahaan dan entitas anak mengelola risiko kredit The Company and subsidiary manages credit risk
yang terkait dengan simpanan di bank dan piutang exposed from its deposits with banks and derivatives
derivatif dengan memonitor reputasi, peringkat receivables by monitoring reputation, credit ratings
kredit, dan membatasi risiko agregat dari masing- and limiting the aggregate risk to any individual
masing pihak dalam kontrak. counterparty.
Terkait dengan kredit yang diberikan kepada pelanggan, In respect of credit exposures given to customers,
Perusahaan dan entitas anak menetapkan syarat dan the Company and subsidiary established general
ketentuan fasilitas kredit kepada pelanggan selular dan terms and conditions of credit facility to subscribers
pelanggan lainnya, seperti dealer, distributor, operator and non-subscribers such as dealers, distributors,
lainnya terkait interkoneksi dan jelajah internasional. inter-connection and roaming partners. On a case by
Jaminan tambahan juga disyaratkan dalam kondisi case basis, additional security is required. Common
tertentu. Umumnya jaminan yang digunakan adalah bank type used is bank guarantee.
garansi.
Penyewaan jasa menara telekomunikasi kepada Rental of telecommunication tower to the operators
operator selular dilakukan secara tunai. Kelayakan is required to be settled in cash. Credit worthiness
kredit dan prosedur penagihan ditelaah secara baik and collection procedures are reviewed properly and
dan tepat waktu. Tidak terdapat konsentrasi risiko promptly. There are no significant concentrations of
kredit yang signifikan terkait dengan piutang usaha, credit risk with respect to trade receivables due to
hal ini disebabkan keragaman pelanggan. its diverse customer base.
Manajemen yakin terhadap kemampuan untuk Management is confident in its ability to control and
mengendalikan dan menjaga eksposur risiko kredit sustain minimal exposure of credit risk. The
pada tingkat yang minimal. Eksposur maksimum risiko maximum credit risk exposure at the reporting date
kredit pada tanggal pelaporan adalah sebagai berikut: is as follows:
30 September/ 31 Desember/
30 September 31 December
2024 2023
Kas dan bank 8.996.499 87.060.507 Cash on hand and cash in banks
Aset keuangan diukur pada nilai wajar Financial asset at fair value
melalui laporan laba rugi - 5.527.679 through profit or loss
Piutang usaha 11.058.202 29.358.797 Trade receivables
Piutang lain-lain 788.326 1.640 Other receivables
Pendapatan yang masih harus diterima 19.446.757 2.986.070 Accrued revenue
Jumlah 40.289.784 124.934.693 Total
Page 72
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/62 Exhibit E/62
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
31. INSTRUMENT KEUANGAN - MANAJEMEN RISIKO 31. FINANCIAL INSTRUMENT - FINANCIAL RISK
KEUANGAN (Lanjutan) MANAGEMENT (Continued)
c. Risiko likuiditas c. Liquidity risk
Risiko likuiditas timbul apabila Perusahaan dan entitas Liquidity risk arises in situations where the Company
anak mengalami kesulitan dalam mendapatkan sumber and subsidiary have difficulties in obtaining funding
pendanaan untuk membiayai modal kerja dan belanja sources to fund their working capital and capital
modal. Risiko likuiditas juga dapat timbul akibat expenditure. Liquidity risk also arises in situations
ketidaksesuaian atas sumber dana yang dimiliki dengan where there is a mismatch between the funding
pembayaran liabilitas yang telah jatuh tempo. sources and any obligations that have matured.
Perusahaan dan entitas anak melakukan mitigasi The Company and subsidiary mitigate liquidity risk
risiko likuiditas dengan cara menganalisa by analyzing the cashflow availability as well as their
ketersediaan arus kas dan lstruktur pendanaan sesuai funding structure in accordance with the Company’s
dengan Pedoman Pengendalian Intern Perusahaan. Internal Control Manual.
Risiko likuiditas timbul dalam keadaan di mana Liquidity risk arises in situations where the
Perusahaan dan entitas anak mengalami kesulitan dalam Company and subsidiary has difficulties in obtaining
mendapatkan sumber pendanaan. Manajemen risiko funding. Prudent liquidity risk management implies
likuiditas berarti menjaga kecukupan saldo kas dan setara maintaining sufficient cash and cash equivalents.
kas. Perusahaan dan entitas anak mengelola risiko The Company and subsidiary manages liquidity risk
likuiditas dengan mengawasi arus kas aktual dan proyeksi by continuously monitoring forecast and actual cash
secara terus menerus dan mengawasi profil tanggal jatuh flows and monitor the maturity profiles of financial
tempo aset dan liabilitas keuangan. assets and liabilities.
Perusahaan dan entitas anak memonitor proyeksi The Company and subsidiary monitors forecasts of
persyaratan likuiditas untuk memastikan bahwa the liquidity requirements to ensure that it has
Perusahaan dan entitas anak memiliki saldo sufficient cash to meet operational needs while
kecukupan kas untuk memenuhi keperluan operasi maintaining sufficient headroom on its undrawn
serta menjaga kecukupan dalam fasilitas pinjaman committed borrowing facilities at all times so that
yang belum ditarik sepanjang waktu sehingga the Company and subsidiary does not breach the
Perusahaan dan entitas anak memenuhi semua batas borrowing limits or covenants on any of its borrowing
atau persyaratan fasilitas pinjaman. facilities.
Proyeksi tersebut mempertimbangkan rencana Such forecasting takes into consideration the
pembiayaan utang Perusahaan dan kepatuhan Company’s debt financing plans and covenant
persyaratan pinjaman. Manajemen percaya bahwa compliance. Management believes that the strategy
strategi melakukan cash sweeping dan pooling of to manage cash sweeping and pooling of funds across
funds dari sejumlah rekening bank ke dalam rekening accounts in main operating banks can ensure the
bank operasional utama dapat memastikan better concentration of funds and optimisation of
pendanaan yang terkonsentrasi dan optimalisasi liquidity.
likuiditas yang lebih baik.
Tabel berikut ini menunjukkan analisis jatuh tempo The following table analyse the Company and
liabilitas keuangan Perusahaan dan entitas anak subsidiary financial liabilities into relevant maturity
dalam rentang waktu yang menunjukkan jatuh tempo groupings based on their contractual maturities for
kontraktual untuk semua liabilitas keuangan non- all non-derivative financial liabilities and derivative
derivatif dan derivatif di mana jatuh tempo financial instruments for which the contractual
kontraktual sangat penting untuk pemahaman maturities are essential for an understanding of the
terhadap arus kas. Jumlah yang diungkapkan dalam timing of the cash flows. The amounts disclosed in
tabel adalah arus kas kontraktual yang tidak the table are the contractual undiscounted cash
terdiskonto (termasuk pembayaran pokok dan bunga). flows (including principal and interest payment).
Page 73
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/63 Exhibit E/63
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
31. INSTRUMENT KEUANGAN - MANAJEMEN RISIKO 31. FINANCIAL INSTRUMENT - FINANCIAL RISK
KEUANGAN (Lanjutan) MANAGEMENT (Continued)
c. Risiko likuiditas c. Liquidity risk
30 September/ 31 Desember/
30 September 31 December
2024 2023
Utang usaha 21.179.459 30.395.788 Trade payables
Utang lain-lain 3.735.222 3.095.800 Other payables
Beban yang masih harus dibayar 11.662.275 5.862.258 Accrued expenses
Pinjaman bank jangka pendek 215.352.323 286.873.581 Short-term bank loans
Pinjaman bank jangka panjang 164.520.078 96.030.932 Long-term bank loans
Jumlah 416.449.357 422.258.359 Total
30 September 2024 / 30 September 2024
Jumlah Arus kas Kurang dari Antara satu dan Lebih dari tiga
tercatat/ kontraktual/ setahun/ tiga tahun/ tahun/ More
Carrying Contractual Less than Between one and than three
Amount cash flow one year three years years
Utang usaha 21.179.459 21.179.459 21.179.459 - - Trade payables
Utang lain-lain 3.735.222 3.735.222 3.735.222 - - Other payables
Beban yang masih harus dibayar 11.662.275 11.662.275 11.662.275 - - Accrued expenses
Liabilitas sewa 26.890.420 29.915.306 6.322.667 7.280.608 16.312.031 Lease liabilities
Pinjaman bank 379.872.401 411.436.061 230.267.541 181.168.520 - Bank loans
Jumlah 443.339.777 477.928.323 273.167.164 188.449.128 16.312.031 Total
31 Desember 2023 / 31 December 2023
Jumlah Arus kas Kurang dari Antara satu dan Lebih dari tiga
tercatat/ kontraktual/ setahun/ tiga tahun/ tahun/ More
Carrying Contractual Less than Between one and than three
Amount cash flow one year three years years
Utang usaha 30.395.788 30.395.788 30.395.788 - - Trade payables
Utang lain-lain 3.095.802 3.095.802 3.095.802 - - Other payables
Beban yang masih harus dibayar 5.862.258 5.862.258 5.862.258 - - Accrued expenses
Liabilitas sewa 29.966.994 32.369.387 6.226.262 7.337.854 18.805.271 Lease liabilities
Pinjaman bank 382.904.513 405.852.858 296.405.188 93.061.947 16.385.723 Bank loans
Jumlah 452.225.355 477.576.093 341.985.298 100.399.801 35.190.994 Total
Berikut rincian pinjaman jangka panjang sesuai Details of the long-term loans according to the
dengan jadwal jatuh tempo: maturity schedule are as follow:
30 September 2024/ 31 Desember 2023/
30 September 2024 31 December 2023
Jumlah Arus kas Jumlah Arus kas
tercatat/ kontraktual tercatat/ kontraktual
Carrying Contractual Carrying Contractual
amount cash flows amount cash flows
Kurang dari setahun 215.352.323 230.267.541 286.873.581 287.268.693 Less than one year
Antara satu dan tiga tahun 164.520.078 181.168.520 80.359.745 81.214.412 Between one and three years
Lebih dari tiga tahun - - 15.671.187 15.876.520 More than three years
Jumlah 379.872.401 411.436.061 382.904.513 384.359.625 Total
Page 74
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/64 Exhibit E/64
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
31. INSTRUMENT KEUANGAN - MANAJEMEN RISIKO 31. FINANCIAL INSTRUMENT - FINANCIAL RISK
KEUANGAN (Lanjutan) MANAGEMENT (Continued)
d. Estimasi nilai wajar d. Fair value estimation
Nilai wajar aset dan liabillitas keuangan di estimasi The fair value of financial assets and financial
untuk keperluan pengakuan dan pengukuran atau liabilities must be estimated for recognition and
untuk keperluan pengungkapan. measurement or for disclosure purposes.
PSAK 113 “Pengukuran Nilai Wajar” mensyaratkan PSAK 113 “Fair Value Measurements” requires
pengungkapan atas pengukuran nilai wajar dengan disclosure of fair value measurements by level of the
tingkat hirarki nilai wajar sebagai berikut: following fair value measurement hierarchy:
- harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar - quoted prices (unadjusted) in active markets for
aktif untuk aset atau liabilitas yang identik identical assets or liabilities (level 1);
(tingkat 1);
- input selain harga kuotasian yang termasuk dalam - inputs other than quoted prices included within
tingkat 1 yang dapat diobservasi untuk aset atau level 1 that are observable for the asset or
liabilitas, baik secara langsung (misalnya harga) liability, either directly (as prices) or indirectly
atau secara tidak langsung (misalnya derivasi dari (derived from prices) (level 2); and
harga) (tingkat 2); dan
- input untuk aset atau liabilitas yang bukan - inputs for the asset or liability that are not
berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi based on observable market data (unobservable
(input yang tidak dapat diobservasi) (tingkat 3). inputs) (level 3).
Aset dan liabilitas keuangan Perusahaan yang diukur The Company’s financial assets and liabilities that
dan diakui pada nilai wajar (tingkat 2) adalah piutang are measured and recognized at fair value (level 2)
dan utang derivatif. are derivative receivables and payables.
Nilai wajar untuk instrumen keuangan yang The fair value of financial instruments traded in
diperdagangkan di pasar aktif ditentukan berdasarkan active markets is based on quoted market prices at
kuotasi nilai pasar pada tanggal pelaporan. Kuotasi the reporting date. The quoted market price used for
nilai pasar yang digunakan Perusahaan dan entitas financial assets held by the Company and subsidiary
anak untuk aset keuangan adalah harga penawaran is the current bid price, while financial liabilities use
(bid price), sedangkan untuk liabilitas keuangan ask price. These instruments are included in level 1.
menggunakan harga jual (ask price). Instrumen
keuangan ini termasuk dalam tingkat 1.
Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak The fair value of financial instruments that are not
diperdagangkan di pasar aktif ditentukan dengan traded in an active market is determined using
menggunakan teknik penilaian tertentu. Teknik valuation techniques. These valuation techniques
tersebut menggunakan data pasar yang dapat maximise the use of observable market data where
diobservasi sepanjang tersedia, dan seminimal it is available and rely as little as possible on
mungkin mengacu pada estimasi. estimates.
Apabila seluruh input signifikan atas nilai wajar dapat If all significant inputs required to fair value an
diobservasi, instrumen keuangan ini termasuk dalam instrument are observable, the instrument is
tingkat 2. included in level 2.
Jika satu atau lebih input yang signifikan tidak If one or more of the significant inputs is not based
berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi, maka on observable market data, the instrument is
instrumen tersebut masuk ke dalam tingkat 3. included in level 3.
Teknik penilaian tertentu digunakan untuk Specific valuation techniques used to value financial
menentukan nilai instrumen keuangan mencakup: instruments include:
- Penggunaan harga yang diperoleh dari bursa - Use of prices obtained from exchanges or
atau pedagang efek untuk instrumen sejenis securities traders for similar instruments and;
dan;
- Teknik lain seperti analisis arus kas yang - other techniques, such as discounted cash
didiskonto, digunakan untuk menentukan nilai flows analysis, are used to determine fair
instrumen keuangan lainnya. value for the remaining financial instruments.
Page 75
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/65 Exhibit E/65
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
31. INSTRUMENT KEUANGAN - MANAJEMEN RISIKO 31. FINANCIAL INSTRUMENT - FINANCIAL RISK
KEUANGAN (Lanjutan) MANAGEMENT (Continued)
d. Estimasi nilai wajar (Lanjutan) d. Fair value estimation (Continued)
Tabel di bawah ini menggambarkan nilai tercatat The following table shows the fair values of financial
dan nilai wajar dari aset dan liabilitas keuangan: assets and liabilities, are as follow:
30 September 2024/ 31 Desember 2023/
30 September 2024 31 December 2023
Nilai Nilai Nilai Nilai
tercatat/ wajar/ tercatat/ wajar/
Carrying Fair Carrying Fair
value value value value
Aset keuangan Financial assets
Kas dan bank 8.996.499 8.996.499 87.060.507 87.060.507 Cash on hand and cash in banks
Aset keuangan diukur
pada nilai wajar melalui Financial asset at fair value
laporan laba rugi - - 5.527.679 5.527.679 through profit or loss
Piutang usaha 11.058.202 11.058.202 29.358.797 29.358.797 Trade receivables
Piutang lain-lain 788.326 788.326 1.640 1.640 Other receivables
Pendapatan yang
masih harus diterima 19.446.757 19.446.757 2.986.070 2.986.070 Accrued revenue
Jumlah 40.289.784 40.289.784 124.934.693 124.934.693 Total
30 September 2024/ 31 Desember 2023/
30 September 2024 31 December 2023
Nilai Nilai Nilai Nilai
tercatat/ wajar/ tercatat/ wajar/
Carrying Fair Carrying Fair
value value value value
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Utang usaha 21.179.459 21.179.459 30.395.788 30.395.788 Trade payables
Beban yang masih
harus dibayar 11.662.275 11.662.275 5.862.258 5.862.258 Accrued expenses
Liabilitas sewa 26.890.420 29.915.306 29.966.994 32.369.387 Lease liabilities
Pinjaman bank 379.872.401 411.436.061 382.904.513 405.852.858 Bank loans
Jumlah 439.604.555 474.193.101 449.129.553 474.480.291 Total
Nilai wajar atas sebagian besar aset dan liabilitas The fair value of most of the financial assets and
keuangan mendekati nilai tercatat karena dampak liabilities approximates their carrying amount, as
pendiskontoan yang tidak signifikan. the impact of discounting is not significant.
Nilai wajar dari pinjaman jangka panjang dinilai The fair value of long-term loans are estimated by
menggunakan discounted cash flows berdasarkan using discounted cash flows applying the effective
tingkat suku bunga efektif terakhir yang berlaku interest rate charged by the lenders for the last
untuk masing-masing pinjaman yang diutilisasi. utilisation in each currency borrowings.
Page 76
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/66 Exhibit E/66
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
31. INSTRUMENT KEUANGAN - MANAJEMEN RISIKO 31. FINANCIAL INSTRUMENT - FINANCIAL RISK
KEUANGAN (Lanjutan) MANAGEMENT (Continued)
e. Risiko operasional e. Operational risk
Risiko operasional adalah risiko kerugian yang Operational risk is the risk of losses resulting from
diakibatkan oleh kurang memadainya atau kegagalan inadequate internal processes or a failure of such
dari proses internal, faktor manusia dan sistem atau processes, human factors and systems or from
dari kejadian-kejadian eksternal. Risiko ini melekat external events. This risk is inherent in all business
dalam semua proses bisnis, kegiatan operasional, processes, operations and services of the Company
sistem dan layanan Perusahaan dan entitas anak. and subsidiary.
f. Manajemen risiko permodalan f. Capital risk management
Tujuan Perusahaan dan entitas anak dalam mengelola The objectives of the Company and subsidiary when
permodalan adalah untuk melindungi kemampuan managing capital are to safeguard the ability of the
Perusahaan dan entitas anak dalam mempertahankan Company and subsidiary to continue as a going
kelangsungan usaha, sehingga entitas dapat tetap concern in order to provide returns for shareholders
memberikan imbal hasil bagi pemegang saham dan and benefits for other stakeholders and to maintain
manfaat bagi pemangku kepentingan lainnya dan an optimal capital structure to minimize the
untuk mengelola struktur modal yang optimal untuk effective cost of capital. In order to maintain the
meminimalisasi biaya modal yang efektif. Dalam capital structure, the Company and subsidiary may
rangka mengelola struktur modal, Perusahaan dan from time to time adjust the amount of dividends,
entitas anak mungkin menyesuaikan jumlah dividen, issue new shares or increase/reduce debt levels.
menerbitkan saham baru atau menambah/
mengurangi jumlah utang.
Strategi Perusahaan pada 30 September 2024 dan The Company’s strategy for 30 September 2024 and
31 Desember 2023 adalah mempertahankan rasio 31 December 2023 was to maintain the ratio of net
utang senior bersih terhadap EBITDA yang disesuaikan senior debt to annualized adjusted EBITDA to be less
dan disetahunkan kurang dari 5 kali. than 5 times.
32. TRANSAKSI NON-KAS 32. NON-CASH TRANSACTIONS
Transaksi non-kas Perusahaan dan entitas anak adalah Non-cash transactions of the Company and subsidiary are
sebagai berikut: as follows:
30 September/ 31 Desember/
30 September 31 December
2024 2023
Aset hak guna 119.056.213 115.181.111 Rights of use assets
Defisit revaluasi 5.372.601 2.419.478 Deficit revaluation
Penambahan aset tetap ( 12.557.942) 3.567.400 Acquisition of property and equipment
Rekonsiliasi aktifitas pembiayaan ( 9.267.024) ( 23.121.834) Financing activities reconciliation
Jumlah 102.603.848 98.046.155 Total
Page 77
These Interim Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E/67 Exhibit E/67
PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PT GIHON TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
INTERIM UNTUK PERIODE 9 (SEMBILAN) BULAN STATEMENTS FOR THE PERIOD OF 9 (NINE) MONTHS
YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 ENDED 30 SEPTEMBER 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousand Rupiah, unless otherwise stated)
32. TRANSAKSI NON-KAS (Lanjutan) 32. NON-CASH TRANSACTIONS (Continued)
Tabel berikut menjelaskan perubahan pada liabilitas The following table describes changes in the company
perusahaan yang timbul dari aktivitas pendanaan, yang liabilities arising from financing activities, which
meliputi perubahan terkait kas dan non kas: include changes related to cash and non-cash:
Perubahan non kas/
Non-cash changes
Perubahan
1 Januari 2024/ Penambahan/ Pengurangan/ lainny a/ 30 September 2024/
1 January 2024 Addition D eduction Other changes 30 September 2024
Pinjaman jangka panjang 96.030.932 979.861.633 ( 911.302.299) ( 70.188) 164.520.078 Long-term loan
Liabilitas sewa 29.966.994 9.215.336 ( 3.024.886) ( 9.267.024) 26.890.420 Lease liabilities
Perubahan non kas/
Non-cash changes
Perubahan
1 Januari 2023/ Penambahan/ Pengurangan/ lainny a/ 31 Desember 2023/
1 January 2023 Addition D eduction Other changes 31 D ecember 2023
Pinjaman jangka panjang 50.050.000 1.294.013.155 ( 1.249.163.890) 1.131.667 96.030.932 Long-term loan
Liabilitas sewa 27.195.153 19.342.902 ( 2.402.393) ( 23.121.834) 29.966.994 Lease liabilities
33. PERISTIWA SETELAH TANGGAL PELAPORAN 33. EVENTS AFTER THE REPORTING PERIOD
a. Pencairan pinjaman a. Loan withdrawal
Fasilitas Pinjaman Revolving PT Bank UOB Indonesia PT Bank UOB Indonesia Revolving Credit Facility
("UOB") ("UOB")
Pada berbagai tanggal dibulan Oktober sampai dengan On several dates in October to 28 October 2024, the
28 Oktober 2024, Perusahaan telah menarik sebagian Company has partially withdrawn a revolving loan
Fasilitas Pinjaman Revolving dari UOB sebesar facility from UOB amounting to Rp 10,600,000.
Rp 10.600.000.
b. Pembayaran pinjaman b. Loan repayment
Fasilitas Pinjaman Berjangka PT Bank QNB Indonesia PT Bank QNB Indonesia Tbk Term Loan Facility
Tbk ("QNB") ("QNB")
Pada berbagai tanggal dibulan Oktober sampai dengan On several dates in October to 28 October 2024, the
28 Oktober 2024, Perusahaan telah melunasi sebagian Company has partially repaid a term loan facility
Fasilitas Pinjaman Berjangka dari QNB sebesar from QNB amounting to Rp 2,083,333.
Rp 2.083.333.
Fasilitas Pinjaman Berjangka PT Bank KEB Hana PT Bank KEB Hana Indonesia Term Loan Facility
Indonesia ("Hana") ("Hana")
Pada berbagai tanggal dibulan Oktober sampai dengan On several dates in October to 28 October 2024, the
28 Oktober 2024, Perusahaan telah melunasi sebagian Company has partially repaid a term loan facility
Fasilitas Pinjaman Berjangka dari Hana sebesar from Hana amounting to Rp 3,495,291.
Rp 3.495.291.
34. PENYELESAIAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 34. COMPLETION OF THE CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN STATEMENTS
Manajemen Perusahaan dan entitas anak bertanggung The Company and subsidiary's management is
jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan responsible for the preparation and presentation of the
yang diselesaikan dan disetujui untuk diterbitkan oleh finansial statements which were completed and
Direksi Perusahaan pada tanggal 29 Oktober 2024. authorized for issuance by the Company's Directors on
29 October 2024.
Names mentioned 54 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Nurmiati
p.11 ×2
unresolved
org
Ministry of Law and Human Rights
p.11 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi
p.11
unresolved
person
Notarial Ashoya Ashoya Ratam S.H.
· Notaris
p.11 ×5
unresolved
person
Ratam
p.11
unresolved
org
Infrastructure Tbk
p.11
unresolved
org
PT Global Patra Sinertama
p.12 ×11
unresolved
person
Sri Artati
· Notaris
p.12 ×3
unresolved
org
Ministry of Law and Human
p.13
unresolved
org
PT Global Patra
p.13 ×2
unresolved
person
Riko Regina Putra
· Notaris
p.13 ×2
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.13
unresolved
org
PT Bank KEB Hana Indonesia Sub-jumlah
p.46
unresolved
org
PT Telekomunikasi Selular
p.46 ×6
unresolved
org
PT Global Teknologi Integrasi
p.46 ×3
unresolved
org
PT Ardha Telekomunikasi Indonesia
p.46 ×3
unresolved
org
PT Djaputra Group Corporat
p.48
unresolved
org
PT Djaputra Group Corporat Listrik
p.48
unresolved
org
KJPP Martokoesoemo
p.54
unresolved
org
Pakpahan & Rekan
p.54
unresolved
org
KJPP Martokoesoemo Pakpahan & Rekan
p.54
unresolved
org
KJPP Martokoesoemo Pakpahan
p.54
unresolved
org
PT Wahana Infrastruktur Nusantara
p.55 ×2
unresolved
org
PT Kokoh Semesta
p.55 ×2
unresolved
org
PT Ciptajaya Sejahtera Abadi
p.55 ×2
unresolved
org
PT Duta Hita Jaya
p.55 ×2
unresolved
org
PT Tunas Satria Multi Karya
p.55 ×2
unresolved
org
PT Fajar Mitra Krida Abadi
p.55 ×2
unresolved
org
PT Satriavi Berkah Perkasa
p.55 ×2
unresolved
org
Actuarial Konsultan Aktuaria Riana & Rekan
p.56
unresolved
org
PT Bank UOB Indonesia Fasilitas Pinjaman Bergulir I
p.62
unresolved
org
PT Bank KEB Hana Indonesia Fasilitas Pinjaman Berjangka
p.63
unresolved
org
PT Bank UOB Indonesia Revolving Credit Facility
p.77
unresolved
org
PT Bank KEB Hana
p.77
unresolved
org
PT Bank KEB Hana Indonesia Term Loan Facility
p.77
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.