Back to announcement
Penjelasan pos tertentu atas LKFS Sep2024.pdf
Financial statement Text extracted ARTOSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1
Penjelasan atas Laporan Keuangan PT Bank Jago Tbk. Tanggal 30 September 2024
Total Aset Bank pada tanggal 30 September 2024 tercatat sebesar Rp 26.849 miliar, naik sebesar Rp 5.553
miliar atau 26,1% dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2023 yaitu sebesar Rp 21.296
miliar. Total Liabilitas dan Dana Syirkah Temporer tercatat sebesar Rp 18.382 miliar pada 30 September
2024, naik sebesar Rp 5.443 miliar atau 42,1% dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2023 yaitu
sebesar Rp 12.939 miliar.
Adapun perubahan penting pada pos-pos neraca selama periode tersebut adalah sebagai berikut:
1. Giro Bank Indonesia
Giro Bank Indonesia pada 30 September 2024 sebesar Rp 1.580,1 miliar mengalami peningkatan yang
cukup signifikan sebesar Rp 401,2 miliar atau 34% dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember
2023 yaitu sebesar Rp 1.178,9 miliar. Kenaikan ini disebabkan karena Bank menempatkan dana lebih
besar untuk memenuhi rasio GWM minimum dari Bank Indonesia.
2. Giro Bank Lain
Giro Bank Lain pada 30 September 2024 sebesar Rp 159,2 miliar mengalami penurunan sebesar Rp
173,7 miliar atau 52,2% dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023 yaitu sebesar Rp 332,8
miliar. Penurunan ini sejalan dengan strategi Bank untuk mengalokasikan dana pada peningkatan
penyaluran kredit.
3. Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain pada 30 September 2024 sebesar Rp 2.126 miliar
mengalami peningkatan sebesar Rp 692,2 miliar atau 48,3% dibandingkan dengan posisi tanggal 31
Desember 2023 yaitu sebesar Rp 1.433,8 miliar. Peningkatan ini disebabkan karena penempatan pada
Bank Indonesia dan Bank Lain yang berasal dari dana instrument keuangan lainnya.
4. Efek-efek
Efek-efek pada 30 September 2024 sebesar Rp 3.366 miliar mengalami peningkatan sebesar Rp 409
miliar atau 13.8% dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023 yaitu sebesar Rp 2.957
miliar. Peningkatan ini disebabkan oleh adanya penempatan pada surat berharga inklusif pada kuartal
III 2024.
5. Efek - efek yang dibeli dengan janji dijual kembali (Reverse Repo)
Efek - efek yang dibeli pada janji dijual kembali (Reverse Repo) pada 30 September 2024 sebesar
Rp nihil mengalami penurunan signifikan sebesar 100% dibandingkan dengan posisi tanggal 31
Desember 2023 yaitu sebesar Rp 530,8 miliar. Penurunan ini sejalan dengan strategi Bank untuk
mengalokasikan dana pada penyaluran kredit.
PT Bank Jago Tbk.
Kantor Pusat: Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Kav. 5.5 – 5.6, Jakarta Selatan | Telepon: 021-50927460, 50927490 | Fax: 021-50927479, 50927499
Page 2
6. Kredit yang diberikan dan pembiayaan syariah
Kredit yang diberikan dan pembiayaan syariah pada 30 September 2024 sebesar Rp 17.255,9 miliar
mengalami kenaikan sebesar Rp 4.235,9 miliar atau 32,5% dibandingkan dengan posisi tanggal 31
Desember 2023 yaitu sebesar Rp 13.020 miliar. Peningkatan kredit yang diberikan ini disebabkan
karena penyaluran kredit modal kerja kepada perusahaan korporasi dan juga peningkatan pada kredit
sektor konsumsi melalui skema joint financing.
7. Aset takberwujud - neto
Aset takberwujud - neto pada 30 September 2024 sebesar Rp 1.796,2 miliar mengalami peningkatan
sebesar Rp 402,8 miliar atau 28,9% dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023 yaitu
sebesar Rp 1.393,4 miliar. Peningkatan ini disebabkan oleh pencatatan software dan perangkat lunak
lainnya terkait ekspansi usaha Bank dalam bidang teknologi digital.
8. Simpanan Nasabah - Giro
Simpanan nasabah dalam bentuk giro pada 30 September 2024 sebesar Rp 5.091,8 miliar mengalami
peningkatan sebesar Rp 986,3 miliar atau 24% dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023
yaitu sebesar Rp 4.105,5 miliar. Peningkatan ini terutama disebabkan karena penempatan likuditas
yang dilakukan oleh nasabah korporasi.
9. Simpanan Nasabah - Tabungan
Simpanan nasabah dalam bentuk tabungan pada 30 September 2024 sebesar Rp 4.507,9 miliar
mengalami peningkatan sebesar Rp 733,1 miliar atau 19,4% dibandingkan dengan posisi tanggal 31
Desember 2023 yaitu sebesar Rp 3.774,9 miliar. Peningkatan ini terutama disebabkan karena Bank
telah meluncurkan aplikasi berbasis teknologi kepada publik sejak 15 April 2021 sehingga jumlah
nasabah dan saldo tabungan nasabah meningkat cukup signifikan.
10. Simpanan Nasabah – Deposito dan Deposito Mudharabah
Simpanan nasabah dalam bentuk deposito dan deposito Mudharabah pada 30 September 2024
sebesar Rp 7.343,2 miliar mengalami peningkatan sebesar Rp 3.156,5 miliar atau 75,4% dibandingkan
dengan posisi tanggal 31 Desember 2023 yaitu sebesar Rp 4.186,7 miliar. Peningkatan ini disebabkan
karena adanya penempatan deposito nasabah di Bank.
11. Cadangan pembayaran berbasis saham
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 25 Mei 2023, para
pemegang saham menyetujui rencana bank untuk meningkatkan modal ditempatkan dan modal
disetor dengan cara mengeluarkan hak opsi atas saham-saham baru dengan jumlah tidak melebihi
250.000.000 saham. Cadangan pembayaran berbasis saham pada 30 September 2024 adalah sebesar
Rp 44.089.
PT Bank Jago Tbk.
Kantor Pusat: Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Kav. 5.5 – 5.6, Jakarta Selatan | Telepon: 021-50927460, 50927490 | Fax: 021-50927479, 50927499
Names mentioned 6 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Indonesia
p.1 ×6
unresolved
org
Bank Indonesia Giro Bank Indonesia
p.1
unresolved
org
Bank Lain Giro Bank Lain
p.1
unresolved
org
Bank Lain Penempatan
p.1
unresolved
person
Dr. Ide Anak Agung Gde Agung
p.1 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.