Skip to content
Back to announcement

CHECKLIST LAPKEU SEPTEMBER 2024 Compressed.pdf

Financial statement Text extracted BBNI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 86

Page 1 OCR 0.956
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) TBK

30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
SERTA PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA

| CHECK LIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023

Page 2 OCR 0.907
CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK
SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Nama Emiten/Perusahaan Publik

TPT. BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) TBK

FBidang Usaha

PERBANKAN

Jenis penawaran Umum

September 2024

Desember 2023 “)

Nama Kantor Akuntan Publik

KAP Tanudiredja,
Wibisana, Rintis &
Rekan - firma anggota

jaringan global PwC
Nama Partner —-- Drs. M, Jusuf Wibisana,
| M.Ec,. CPA
| Opini Akuntan na. Opini tanpa modifikasian

Catatan tentang Opini (jika ada)

“ Diaudit

ya

Tidak

Pemenuhan Peraturan OJK No,75/POJK.04/2017 Tentang “Tanggung
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan"

«

Pemenuhan Peraturan OJK No,13/POJK.03/2017 tentang "Penggunaan Jasa
Akuntan Publik Dan Kantor Akuntan Publik Dalam Kegiatan Jasa Keuangan”

&

Page 3 OCR 0.887
Data Keuangan Penting

dslam Jutaan
Laba Rugi Komprehensif
Pendapatan |
Laba (rugi) bruto 19,865,533 19,376,293 |
Laba (rugi) usaha/operasional 19,898,266 19,531,908
EBITDA
Laba (rugi) Bersih periode 16,433,535 15,888,925
berjalan
Laba (rugi) komprehensif 17,658,230 14,350,798
Laba Per saham (dasar) 437 423
Laba Per saham (dilusian) 25 2
Laba periode berjalan (bank 16,193,322 15,676,203
only,
Laporan Posisi keuangan
Jurniah Aset 1,068,079,914 1,086,663,986
Jumlah Aset Lancar N/A N/A
Jumlah Aset Tidak Lancar N/A N/A
Jumiah Liabilitas 905,910,271 931,931,466
Jumlah Dana Syirkah Temporer - “—
Jumlah Liabilitas Jangka N/A N/A
Pendek
Jumlah Liabilitas Jangka N/A NYA
Panjang
Jumlah Ekuitas 162,169,643 154,732,520
Modal Disetor 9,054,807 9,054,807
Rasio Keuangan (Bank saja)"
Rasio Lancar (Ya) / CAR 21.84 21.88
ROA (Yo) 2.54 2.64
ROE (90) 16.38 17.17
Ebitda thd pendapatan (96) - “5

Fdapat disesuaikan berdasarkan industrinya

is:

Page 4 OCR 0.942
Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajlb diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan
atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan
sesuai dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan

keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.
2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-
LK No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

Laporan Keuangan Terdiri dari:

Laporan posisi keuangan pada akhir periode
Laporan laba rugi komprehensif selama periode
Laporan perubahan ekuitas selama periode
Laporan arus kas selama periode

Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat v
Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

Catatan atas Laporan Keuangan

Nana

ujaluln

Ketentuan Umum

Page 5 OCR 0.898
Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai
berikut:
&, gambaran umum Perusahaan,
b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang
diterapkan:
€, informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan pasisi keuangan,
laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas,
sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pes: dan
d. pengungkapan lsinnya yang antara lain meliputi:
1) Informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun
dalam laporan keuangan, dan
2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalarn laporan keuangan, tetapi
Informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.
Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan
adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”.
Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenal Aset
yang dijaminkan, narna pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan,

Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang

3. diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, Gan risiko yang ditutup serta pendapat
manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
4, | diungkapkan alasannya.
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:
Pendirian perusahaan
1) | Riwayat ringkas perusahaan: v Katt.1 Informasi Umum point a
2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari Instansi yang v Katt.1 Informasi Umum point a
berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara,
3) | kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada V Katt.1 Informasi Umum point a
periode pelaporan)
4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha: V Icatt.4 Informasi Umum paint
5) | Tanggat mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan V (Catt.1 Informasi Umum psint a

melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periade laporan yang
Oisajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau

Page 6 OCR 0.893
perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan

6) | Nama entites induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate Pe Informasi Umum point al
parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.
7) | Khusus Industri Media vV
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki,
8) | Khusus Industri Jalan Tol V
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasan penyelenggaraan jalan
tol tersebut.
9) | khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan vV
Izin bidang usahe dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang,
10) | xnusus untuk Perbankan Katt.1 Informasi Umum point al
Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).
11) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum

Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan,
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliput :
8) Area Eksplorasi, meriputi:
(1) Nama lokasi,
(2) Nama pemilik izin lokasi:
(3) Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya,
(4) Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi, dan
(5) Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi
per tanggal Laporan Posisi Keuanganj
b) Arca Eksploitasi/Pengembangan meliputi:
(6) Nama lokasi:
(7) Narna pemilik ijin lokasi,
(8) Tanggai perolehan ijin eksploitasi serta tangga! jatuh temponya:
(9) Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi:
(10)Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi,
(11)Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan
(12)Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh
Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan,

Page 7 OCR 0.840
12)

Khusus Industri Kehutanan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) pelaksansan kediatan pengusahaan hutanj

b) rincian lvas aresi sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPHj dan
€) sisa umur HPH.

Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:

Katatan 1 paint bc, d,f, 9

1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umur, termasuk penawaran Efek yang vV
diterbitkan di luar Indonesia:
2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan) vV Eatatan IT peintb cd, f9
3) | Bursa tempat Efek dicatatkan: dan vV Katatan 1 peintb ce, da, 9
ay | Tindakan perusanaan yang dapat mempengaruhi jumlah Erek yang diterbitkan (corporate vV Catatan 1 pontc,d, f9
action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir.
c Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak V Katatan 1 point j
langsung:
2) | Tempat kedudukan: vV Katatan 1 potntj
3) | Jenis usaha: V (catatan 1 peintj
4) | Tamun beroperasi secara komersial: vV (Catatan 1 point
5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): v (Cstatan 1 point)
6) | Total Aset: dan v Catatan 1 point j
7) | Informasi penting lainnya antara lain:

a) sifat hubungan antara entitas Induk dan entitas anak, apabila entitas Induk tidak
memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalul entitas anak, lebih dari 5026
(lima puluh perseratus) Kak suara yang sah:

b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5096 (lima
puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan
pengendalian:

C) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan

Page 8 OCR 0.869
tersebut digunakan untuk menyusun laporan kevangan konsolidasian dan tanggal atau |

periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas Induk, dan alasan menggunakan
tanggal atau periode yang berbeda)

d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalarn kemampuan entitas anak untuk
mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran
kembali pinjaman atau uang muka)

@) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas
Induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas Induk, dan

f) dalam hai hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus
mengungkapkan:

(d1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan
porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan
Sisa Investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal
hilangnya Pengendalian:

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan,

(3) jumlah harga yang diterima:

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan, dan

(6) jumlah Aset dan Labilitas selain Kas dan Setara Kas pede entitas anak atau bisnis
lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori

utamanya,
d. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang barus diungkapkan antara lain:
1) | Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite V Catatan 1 point i
audit
2) | Cakupan manajemen kuncij dan vV Katatan 1 point |
3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jurnlah karyawan kb Pa
tetap selama periode yang bersangkutan, secara kensolidasi untuk Perusahaan dan entitas vV atatan 1 point i
anak.
&: Penerbitan Laporan Keuangan
1) | Tanggal laporan keuangan dioterisasi untuk terbit dan vV Mena Pen panan |
bawab Atas Laporan Keuangan
- 1 (Konsolidasian

THT

Page 9 OCR 0.894
Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan,

Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian Ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

Pernyataan kepatuhan terhadap SAK
Pernyataan Ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan
sesuai dengan SAK.

Catatan 2 point a

Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

»

Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (hustonical cost),
biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar
(fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku,

Catatan 2 point c

2)

Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas.

Catatan 2 point a

3)

Mata uang fungsional dan rnata uang penyajian yang digunakan, meliputi:

8) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak,

b) fakta dan alasan perubahan, apabila berdapat perubahan mata uang fungsional
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan, dan

C) alasanperubahan mata uang penyajian (jika ada).

YUL

Katatan 2 point a, Catatan 2
point

2)

Alasan perubahan penode pelaporan (jika ada).

Tidak ada perubahan periode

Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

1)

Perusahaan harus mengungkapkan dalam Ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau
bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat
manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling
signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan:

2)

Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asurnsi yang dibuat mengenai masa
depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan,
yang memitiki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah
tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya dan

3

Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas
laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode
pelaporan.

Kebijakan Akuntansi Tertentu

atatan 3 dan terdapat di
ing-rnasing catatan atas
kun-akun neraca

Page 10 OCR 0.880
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan

relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi

tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

1) | Prinsip-prinsip konsolidasi

Yang harus dijelaskan antara lain: V

a) ruanglingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk
dan entitas anak:

b) dasardan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan
entitas Induk:

€) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan
Pengendalian atas entitas anak,

G) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak:

€) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan
nonpengendali, dan

f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi
telah dieliminasi.

2) | Kombinasi bisnis

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metede yang digunakan vV
untuk mengukur kepentingan nonpengendali:

b) pengakuan awal untuk goodwill:
C) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwll: dan

d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di
Perusahaan, antara lain:

(1) pembelian dengan diskon,
(2) akuisisi secara bertahap: dan
(3) imbalan kontinjensi,

Catatan 2 point d

Catatan 2 point d

3) | Kan 1
) Is dan setara kas: Katatan 2 petnta

Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara V

| kas,

4) | Instrumen Keuangan
| a) Instrumen Keuangan selain Sukuk

Fb

Page 11 OCR 0.879
b)

(21

Yang harus dijelaskan antara lain:

Li) pengakuan awal instrumen keuangan setiap katogori, termasuk perlakuan atas
biaya transaksi)

(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori:

(3) ketentuan safing hapus dari instrumen keuangan:

(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan)

(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset
kevanganj

(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan:

(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain
penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka
(4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai,

(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai:
(b) klasifikasi lindung silai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen
keuangan derivatif: dan
tc) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai.
Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) klasifikasi dan reklasifikasi Investasi pada Sukuk,
(2) pengakuan awal Sukuk,
(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(4) Penyajian pendapatan sukuk: dan
(5) penyajian amortisasi biaya transaksi.
Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal Sukuk:
(2) pengukuran setelah pengakuan awsl Sukuk:
(3) biaya transaksi pererbitan Sukuk,
(4) posisi penyajian Sukuk, dan
(5) akad syariah yang digunakan.

Catatan 2 point c, k

Catatan 2 point h

5)

Khusus Industri Perbankan

2)

Giro Wajib Minimum

10

Page 12 OCR 0.880
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum,
b) Giro pada Bank Lain dan Bank Indonesia

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Lain dan Bank
Indonesia,

€) Penempatan pada Bank Lain dan Bank Indonesia

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Lain dan
Bank Indonesia,

Catatan 5

(Catatan 2 point f

Catatan 2 point g

6)

Piutang Reverse Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan
dan pengukurannya.

3 Ra

Catatan 2 point |
Catatan 2 point c

7)

Khusus Industri Perbankan

Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki:

b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompak Obligasi Rekapitallsasi
Pemerintahidan

C) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan kevangan.

Katatan 2 point h

8)

Khusus Industri Perbankan -
a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Penjelasan atas masing-rnasing jenis kredit yang diberikan)
(2) Dasar penyajian atas kredit,
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit,
(a) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada), dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit,
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi.
€) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Dasar penilaian dan penyajian,
(2) Perlakuan akuntansi atas nila: realisasi plutang/pemibiayaan yang diberikan dengan
saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan
(3) Perbikuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan,

(Catatan 2 point |

Catatan 2 pointn
Catatan 2 point c

Katatan 2 point g

11

Page 13 OCR 0.900
9

Khusus untuk Industri Pembiayaan

Piutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penyajian piutang pemblayaan konsumen: dan

b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari
konsumennya,

Katatan 2 point | (entitas anak,

10)

Anjak Piutang

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse)j

b) Penyajian transaksi anjak piutang:

€C) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih
piutang dialihkan: dan

d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutangfditagihkan kembali ke klien
atau ditanggung oleh perusahaan),

11)

Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:

@) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa:
b) kebijakan perentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan
C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor.

Catatan 2 point p

12)

Persediaan :

yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan
rumusan biaya yang digunakan.

a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

Beban-beban yang dikapitalisasi, antara Isin: kewajiban kepada negara, pemeliharaan
sarana dan pra-sarana.

HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebsnan ke biaya preduksi.

12

Page 14 OCR 0.897
b) Khusus Industri Perkebunan

Tanaman Perkebunan

Yang harus dijelaskan antara lain:

(4) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan,

(2) Dasar penilaian dan pengukuran)

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tenaman telah
menghasilkan,

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkanj dan

(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.

t3)

Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain.
(1) Mewan teriak telah menghasilkan :
(8) Metode penilaian,
(b) Metode amortisasi (deplesi): dan
(c) “Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada,
(2) Hewan temak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
fa) Metode penilaian: dan
(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan
ternak telah menghasilkan.

13)

a)
b)

Aset Tetap:
Yang harus dijelaskan antara lain:

pengakuan awal Aset Tetap,

pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap:

pengelompokan Aset Tetap,

metode penyusutan yang digunakan:

kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap:

estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan:

penghentan pengakuan:

nilai residu: dan

pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis,
metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.

Catatan 2 point p

13

Page 15 OCR 0.857
me yee “AG “Lidah (WAT Keterangan 1

14) | Investasi pada Entitas Asosiasi h'2 pointd
Yang harus dijelaskan antara Isin metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada vV
asosiasi,

15)| Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama

Yang barus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian vV
partisipasi dalam Ventura Bersama.

16)| Pola Kerjasama
Yang barus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dari bentuk kerjasama: vV
b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan Ilabilitas yang timbul: dan
€) Sistem pembagian hasil, jika ada.

17) | Aset Tak Berwujud

Yang harus dijelaskan antara lain : |

a) pengakuan awal Aset Takberwujud, Catatan 2 peint 9

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud: vV

C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas,
diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya:

d) sumber terjadinya Aset Takberwujud:

@) metode amortisasi yang digunakan:

f) penghantian pengakuan Aset Takberwujud: dan

9) riset dan pengembangan (jika ada).

18) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan v

sebagai aset yang dimiliki untuk dijual: dan
b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

19) | Properti Investasi :

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Properti Investasi:
b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi) V
C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya:

G) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan

€) penghentian pengakuan Properti Investasi. | |

Page 16 OCR 0.893
20)

21

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

Yang barus dijelaskan antara lain:

a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto:

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impeirment) dan penilaian kembali aset
(revaluasi):

C) Metode penyusutan dan amertisasi yang digunakan:

d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan

|&) Pertanggungan Asuransi,

Penurunan Nilai Aset Non-keuangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya
penurunan nilai: dan

b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya.

Catatan 3 point j

22)

Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera,
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan, dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan,
Simpanan dari bank lain

Yang harus dijelaskan antara lain:

&) Penjelasan alas simpanan dari bank lain: dan

b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.

Surat Berharga yang Diterbitkan

| Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto,

Catatan 2 point r

Catatan 2 points

Catatan 2 point t

Catatan 2 point u

23)

Provisi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kondisi provisi yang harus diakui, dan

Catatan 2 point x

15

Page 17 OCR 0.900
b) dasar penentuan nilai provisi.

24)

Utang Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya,

Catatan 2 point |
Catatan 2 point «

25)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Labilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi stas pembebanan biaya PLH:
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yany ditangguhkan,
€C) Metode penyusutan prasarana PLHj dan
d) Tabel yang memuat penjelasan bentang:
(1) Lokasi penambangan,
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi,
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan) dan
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

26)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegistan eksplorasi yang masih berjalan

dengan penjelasan mengenal jangka waktu kontrak untuk Area Of Interest yang
bersangkutan)

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan
adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan
dilaksanakan pada saat dimulainya produksi,

€) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangke
waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambeng dan dasar
perhitungan amortisasi.

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan

16

Page 18 OCR 0.883
C) Metode penyusutan prasarana PLH.

27)| Pengakuan Pendapatan
3) Yang harus dijelaskan antara lain: Catatan 2 point c, w, x
(1) kondisidan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang V
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang adaj dan
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase Idak ada dengan m
penyelatalan V prosentase penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesaian suatu kontrak,

€) Khusus Industri Asuransi
(L) Pengakuan pendapatan premi

Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(3) Tarif yang digunakan dalarn perhitungan premi yang belum merupakan
peni

atatan 2 point y (entitas
nak)

nj
(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif, dan v
(O Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi,
(2) Beban Klaim

Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klsim dalam
proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban
penyelesaian ktaimj dan

(B) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi,

d) Khusus Industri Real Estate
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara lain:
(2) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat,
(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek, V
(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai
tercatat proyek:
(a) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat:
(5) ana yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini:

(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya,

17 ANTA

Page 19 OCR 0.900
28)

Program Loyalitas Pelangan
Yang harus dijelaskan antara Isinkebijakan terkait program loyalitas pelanggan

Program hanya berhuburgan
kengan transaksi kartu kredit

29)

Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing,

b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan llabilitas
moneter, dan

C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata
uang asing,

Catatan 2 peint &

30)

Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasij

b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi daiam Laporan Keuangan, dan

Catatan 2 point ac

31)

Hibah Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam
leporan keuangan.

32)

Pajak Penghasilan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan:
b) ketentuan mengenai saling hapus,

€) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhanj dan

@) metode yang digunakan dalam menilai aset (Ilatilitas) pajak tangguhan.

(Catatan 2 pointz

33)

Imbalan Kerja

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) jenis Imbalan kerja yang diberikan kepada karyawanj

b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pescakerja yang diselenggarakan
oleh Perusahaanj

C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakul keuntungan dani kerugian aktuarialj
dan

d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian,

katatan 2 point aa

34)

Saham Treasuri

Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian,
penjualan, atau pembatalan saham treasuri,

(Catatan 2 polnt ag

18

Page 20 OCR 0.875
35)| Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus dijelaskan antara leinkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis
saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas,
termasuk pengukurannya,

Catatan 2 point ah

36) | Kuasi-Reorganisasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi/

b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan

€) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas,
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januar 2013,

Katatan 1 e, kuasi reorganisasi
Bilakukan pada tahun 2003

37)| Biaya Pinjaman
Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian,

Catatan 2 point c

38) | Segmen Operasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk
mengidentifikasikan Segmen Operasi,

Katatan 2 point ae

39) | Laba (Rugi) per saham

Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba
(rugi) per saham dilusian,

Catatan 2 point ab

Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

Aset

1 Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:
@) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga,

b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang
asing:

€) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan

d) jumlah saldo Kas dan Setara Kes yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh
kelompok usaha disertai pendapat manajemen.

Catatan 4

19

Page 21 OCR 0.887
2) | Khusus Industri Perbankan

a) Kas V (Catatan 4

Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.

b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain: Catatan 5

(L) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai V
dalam mata uang original): dan

(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada
saat periode pelaporan.

C) Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara kain: catatan 6
Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang: V Icatatan 45 point b
(1) Jumlah penyisihan penurunan nilai
(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giroj

(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai
hubungan istimewa dan pihak ketiga,

(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahunj dan

(S) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai, d)

Page 22 OCR 0.878
Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

ta)
(2)

(3)
(9)
(5)

(6)
(7)

Rinsian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang,

Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired)
dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired),

Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):
Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama perlode berjalan:

Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
istimewa dan pihak ketiga,

Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,
Jumiah dana yang diblokir dan alasannya:

Catatan 7
Catatan 45 paint c

21

Page 23 OCR 0.887
(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku
Operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimai kembali dana
tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang: dan

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

3

Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah plutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

b) jumlah piutang menurut debitur:
C) jumlah piutang menurut mata uang,
@) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai:

e) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang

f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen
atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan,

9) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijominkan,
h) jurnlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan
i) inforrmasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:
(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting
lain yang diatur dalam perjanjian: dan

(2) jaminan yang diberikan (bila ada).

catatan 12
(Catatan 45 point i

52)

Khusus Industri Asuransi

8) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradurj
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransij dan
(3) Jumlah piutang prerni yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas,

Catatan 18 (entitas anak)

b) Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

Catatan 18 digabung ke
piutang lain (entitas anak)

(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis asuransi, dan
(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

22

Page 24 OCR 0.873
Pe Ra TAS “Tek IA TT kesesatan

C) Piutang Reasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1)
(2)
(3)

Jumlah piutang berdasarkan reasuradurj
Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskanj dan
Jumlah piutang ressuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

Catatan 18 digabung ke
piutang lain (entitas anak)

(1)
(2)
(3)
(62)

d) Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga)
Jumlah piutang menurut jenis investasi,

Jumlah piutang menurut mata Lang: dan

Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

Catatan 18 digabung ke
Piutang lain (entitas anak)

(1x)

2
3

5) Khusus Industri Pembiayaan

a) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:

Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan
bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain):

Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen)
Bagian pinjaman yang dibiaysi bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja

Catatan 18 digabung ke
piutang lain (entitas anak)

ta)
(5)
(6)

(7)
(8)

sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak
tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas:

Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui,

Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang
pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan

Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai
jaminan atas utang,

Catatan 18 digabung ke
piutang lain (entitas anak)

d)

b) Tagihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:

Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta
jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa

23

Page 25 OCR 0.895
recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse), dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang
diperoleh serta Ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

ka

Plutang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan
investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir
periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun
(B) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) febih dari lima tahun
(3) pendapatan keuangan yang belum diterima,
(3) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessar:
(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum
(6) rental kantinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan
(P) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material,

Piutang Sewa Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalarn sewa operasi
yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dasi satu tahun

(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun

(c) lebih dari lima tahun
(2) botal rental kontinjen yang diakul sebagai pendapatan pada periode, dan
(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.

24

71

Page 26 OCR 0.885
6) | Khusus Kontrak Konstruksi
Piutang Retensi

| Yang harus diungkapkan antara lain: vV
a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi, dan

b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi,
7) | Tagihan Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiep kontrak
konstruksi.

Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : vV
8) biaya kontrak yang terjadi:

b) laba yang diakui)

Cc) kerugian yang terjadi: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin),

8) | Piutang Reverse Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan:

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek:
C) Nama pihak/counterparty, V
d) Lokasi Efek jaminan:

€) Tingkat bunga piutang reverse repoj
f) Cadangan kerugian penurunan nillai (jika ada): dan |
9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).
9) | Agunan Yang Diambil Alih

Yang barus diungkapkan antara lain: Catatan 18
3) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih: V

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilelih dengan saldo piutang
yang tidak tertagih: dan

C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengarnbilalihan
agunan tersebut,

Catatan 14

2 7 H7

H4

Page 27 OCR 0.866
aa Ga aa an Ba

10) | Piutang Dividen dan Bunga

(Catatan 18
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan vV
dendakepada pihak lain. L
11) | Piutang Lain-Lain
Yang harus diungkapkan antara lain: Catatan 18
2) Rincian jenis dan jumlah piutang) vV
b) Jurmiah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan
C) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan,
12) | Aset Keuangan Lainnya
Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar, Catatan 8
a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesual klasifikasi yang dipisahkan antara pihak V Catatan 9
ketiga dan pihak berelasi. Catatan 10
Catatan 11
b) Yang harus diungkapkan antara lain: Catatan 12
(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya: entotan Ia
(2) laba atau rugi neto peda setiap kelompok aset keuangan berdasarkan kiasifikasi, Katatan 17

baik yang disajikan pada pas pendapatan komprehensif lainnya maupun yang
diakui sebagai laba atau rugi penode berjalan,

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif
untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugij

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi,
untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo

(S) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada).

(6) ursian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempoj

(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:
(Ca). jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori,
(b) alasan reklasifikasi: dan

(te) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah
direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual.

Page 28 OCR 0.846
(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas

atau Kabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan
tersebut:

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya,
dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban
penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi, dan

(10) jurnlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas Investasi
yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh

— tempo.
13)| Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: katatan 22
a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: V Katatan 23
Catatan 45 point k
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaparan, Catatan 45 point |

€) jenis dan jumlah deposito dalam mata wang asing, dan

d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.
14)| khusus Investasi pada Sukuk . a
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: Vv Catatan 45 point d
2) rindan Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah,

b) tujuan model usaha yang digunakan,

C) jumtah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan
8) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada blaya perolehan.

15) | Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah |

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: kkatatan 13

2) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis: V Catatan 45 point. e
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga,
€) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

@) Informasi penting leinnya.

16) | Khusus Unit Penyertaan Reksadana vV See SENI
Tambahan pengungkapan mengenal antara lain: ra n

2 LA IA

Page 29 OCR 0.857
a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih, dan

b) taba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan

17) | Khusus Wesel Tagih

'Catatar
Tambahan pengungkapan mengensi antara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, vV | Serena 3: point f
Jatuh tempo, jenis mata uang, den urdian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi '
usaha atau lainnya).

18) | Khusus Industri Asuransi V
Tambahan pengungkapan mengenal aset-aset yang menjadi dana jaminan.

19) | Pinjaman Polis

Yang harus diungkapkan antara lain rincian berdasarkan:
a) Saldo pinjaman polts menurut jenis mata vang, v
b) Tingkat suku bunga.

20) Khusus Industri Perbankan
Kredit

Yang harus diungkapkan antara lain:

la) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka
waktu serta kolektibilitas,

b) Jumlah cadai jan ilai dan mutasi selama Ie lan: (Catatan 12

| b) ngan kerugian penurunan nilai ul periode berjal: C 45 pointi
€) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

| d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan: vV

e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
» Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan
menurut ketentuan Bank Indonesia,

@) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah
cadangan kerugian penurunan nilai Aset kevangan yang telah dibentuk terhadap
Jurnlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai
ketentuan Bank Indonesia:

h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas:

» Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan,
agen, atau anggota Sindikasi, |

Page 30 OCR 0.892
» Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada,

k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia:

» Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai.

21)

Tagihan dan Liabllitas Akseptasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh temp3:

b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan
dan mutasi selama periode berjalan:

€) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai
tagihan akseptasi

Catatan 10

Catatan 45 point g
tatan 25

atatan 45 point g

22)

Persediaan

@) Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi
yang sesuai bagi Perusahaan

(2) jurnlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya
untuk menjual,
(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan:

(4) jumlah setiap penutunan nilal yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan
yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan,

(5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakul sebagai
pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang
diturunkan,

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:
(W jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan dan
(Ni) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumleh biaya pinjaman

yang layak dikapitalisasi,
(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan

29

Page 31 OCR 0.888
dijaminkany dan

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan elssannya.

b) Khusus Industri Perhotelan |

Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut kiasifikasi yang harus

diungkapkan antara lain:

(1) Makanan dan minuman, V

(2) Perlengkapan: dan

(3) Barang Dagangan,

Cc) Khusus Industri Real Estat

Tambahan pengungkapan antara lain:

» Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
(Ka) Tanah Matang:

(b) Unit Bangunan, dan vV
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian.

(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah
berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang
akan dialihkan, bila ada.

d) Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan: V |

(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalsasi ke tanah untuk
pengembangan: dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.
2) Khusus Industri Media

Tambahan pengungkapan antara lain:
(2) Materi program : lokal, impor (media televisi): v
(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):

Page 32 OCR 0.856
maa “ag “sk AT Kemangi

(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan
(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan Industrinya.
9 Khusus Industri Rumah Sakit

Tambahan pengungkapan antara lain:
(4) Obat-obatanj vV
(2) Perlengkapan medis (disposable): dan
(3) Persediaan lainnya

9) Khusus Industri Peternakan

(4) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu,
seperti hewan ternak menjadi: vV

(3) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual, dan
(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan,

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:

(a) Total jumlah tercatat dan nilsi tercatat menurut klasifikasi hewan ternak
telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan: V

(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling
tidak 2 tahun terakhir:

(C) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan,

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilang:

(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan V
risiko yang ditutup:

(M Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian
atau metode penghapusan langsung:

(ga) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan V

(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nara pihak yang menenma.
jaminan,

Page 33 OCR 0.890
23)

Pajak Dibayar Di muka

Yang harus diungkapkan antara lain: Catatan 29 point 8
a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan
b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan Gan statusnya,

28) | Biaya Dibayar Dimuka Katotan 15

Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah.

25)

Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual
Yang harus diungkapkanantara lain:

(1) uralan dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan:

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atav yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan

(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai,

(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu
tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode
penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun:

(5) calam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaperkan dari aset yang dimiliki untuk
dijual dan kelompok lepasan disajikan sesual dengan SAK yang berlaku, dan

(6) dalam hal aset yang dikiasifikasikan sebagai aset yang dirniliki untuk dijual atau
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:

(fa) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:
| jurniah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dirmiliki untuk dijual, disesualkan dengan
penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset
atau kelompok lepasan tersebut bdak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk.
Gijual, dan
1 jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidek menjual,
(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan
(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian
sebelumnya.

26)

Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jurnlah piutang:

b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugiampenurunan nilai serta penjelasan
terjadinya piutang pihak berelasi tersebut:

C) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai

32

Page 34 OCR 0.882
secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang.
d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai,
dan

&) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hai tersebut harus
dibuktikan serta diungkapkan alasannya.

27)

Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harusdungkapkan antara lain:
2) nama entitas asosiasi,

b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya:

C) nilaitercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuctasi harganya
tersedia,

d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jurnlah agregat Aset,
Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugij

€) alasan tidak adanye pengaruh signifikan walaupun Perusahaan merniliki lebih dari 204
(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial Investee secara langsung
atau tidak langsung:

f) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan
keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau
periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau
periode yang berbeda:

9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi
untuk mentransfer dana kepada Perusahaan:

h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakul dan alasannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengekuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif,

i) bagian atas llabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan
investor sin,

fi) labilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sarna untuk
semua atau sebagian Libilitas entitas asosiasi dan

k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam
kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metote ekuitas termasuk total
Aset, total Liatlitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

Catatan 16
Catatan 45 point j

28)

Khusus Industri Konstruksi
Jaminan

Yang barus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

33

Page 35 OCR 0.865
ea Keteaaa — T-A3 “Tidak TA Keterangan

29)

Khusus Industri Kehutanan
HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupablaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
sebagai berikut:

a) Saldo awal:

b) Penyisihan perlode berjalan:

C) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan

d) Saldo akhir.

30)

Khusus Industri Jalan Tol

Hak Bagi Hasil Tol

Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol:

(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya:

(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan

(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol,

31)

Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk tanaman telah menghasilkan
(it) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman

(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir:

(3) Status tanah yang digunekan untuk menanam)
(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanamanj

(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun:
dan

(6) Tanaman yang dijaminkan.
b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanamen belum menghasilkan sebagai berikut :
(a) Saldo awal
i Tambahan tahun berjalan
Hi. Biaya langsung
(B) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi
luar biasa

34

Li

Page 36 OCR 0.877
Pengi jan tahun berjalan

Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(c) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir:

(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang
menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan

3 Cadangan kerugian yang mungkin bmbul pada plasma,
32) | Khusus Industri Peternakan

Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
ternak telah menghasilkan,

b) Rekonsiliasi sakdo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2
tahun terakhir, vV

C) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan,

d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area petemakanj

@) Kondisi hewan ternak:

? Persentase kematian selama tiga tahun terakhir:

9) Ta hewan ternek yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang |

Irup:

h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau
metode penghapusan langsung:

1) Nilal cadangan kematian atsu metode penghapusan langsung, jika ada:

J) Pendapat manajemen atas kecukuban nilai cadangan kematian, jika ada, dan

k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

33) | Properti Investasi
a) Yangharusdiungkapkan antara lain:
(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar
atau model biaya:
(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilal Wajar vV
dari Properti Investasi:

(3) pernyataan bahwa penentuan Nilal Wajar didukung oleh bukti pasar alau
lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan
keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan:

(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir:
(5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:

Page 37 OCR 0.895
b)

kal

d)

(6)
kt)

(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi,

(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang
menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama
periode tersebut: dan

(C) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalarn laba rugi atas
penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan
model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar:

keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau

pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan

kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan

Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

ta)
(2)

rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:
saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan
untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang
dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:
(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan
kembali, dan

(b) penyesuaian signifikan lain.

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan modet biaya, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

ta)
&)
3
(4

ts)
(8)

umur manfaat:

rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi
pada awal dan akhir periode dengen menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan reklasifikasi:

Jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan)

jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan
nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku,

transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri, dan
Nilai Wajar Properti Investasi.

Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,
Yang harus diungkapkan antara lain:

ke)

rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:

Page 38 OCR 0.887
(3) estimasi saat penyelesaian

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian:

(S) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Progerti Investasi
dalam proses pembangunan dan pengembangan: dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: |
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalanj dan

| (bj tarif kapitalisesi. yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman

| yang layak dikapitalisasi.

34) | Aset Tetap

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan
kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan,

b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal
dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

C) jumlah penyusutan untuk rnasing-masing perlode penyajian dan alokasi beban Kcatatan 2 point P
penyusutan, vV Catatan 19

@) rugi penurunan nilal dan jumlah yang dijurnal balik yang diakul dalam laba rugi dan
@kuitas (jika ada),

&) jumlah kornitmen keatraktual dalam perolehan Aset Tetap:

f) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan
nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila. tidak
diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif,

9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revalussian, yang harus diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DIP) spabila Aset Tetap
untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian,

(3) narna Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,

(4) metode dan asurrsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset,

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan
model biaya, dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi sakso surplus kepada para

l pemegang saham.

h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara
lain:
| £
| (1) rindan Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan:

Page 39 OCR 0.882
(2) persentase jumlah tercatat te:

(3yestimasi saat penyelesalanj

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jlka ada):

(S$jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam
pembangunanj dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pirijarnan untuk aset yang memenuhi kriteria
aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah biaya pinjarnan yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan
(bj tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman

yang layak dikapitalisasi,
Ii) Pengungkapan lainnya antara lain:

(a)jumlah tercatat Aset Tetap yana tidak dipakai sementara:

(2) jumlah tercatat bruto dan setiap Aset Tetap yang belah disusutkan penuh dan
masih digunakan

(3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual,

(4)dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara
material dari jumlah tercatat:

(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang
dihentikan pengakuannya)

(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis
Aset, nilai tercatat, dan tangga perolehan,

(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metade penyusutan menurut Jenis Aset
Tetap,

(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau
pemulihan penurunan nilai,

(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jarninan, nama pihak yang menerima jaminan den
alasan penjaminan, dan

(10)Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak dissuransikan agar diungkapkan alasannya.

38)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas burni)
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated acreage, sumur
dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur
dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan,

38

Page 40 OCR 0.871
(2) Tabel yang mernyat penjelasan tentang Ada tidak TA keterangan

(2) Lokasi penambangan,
(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambxsngan: dan
(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan
(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada
Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel
analisa umur tagihan.
36) | Aset Tak Berwujud
Yang harus diungkapkan untuk setlap jenis Aset Takberwujud antara lain:
@) jurvah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi:
b) alokasi jumlah arortisasi Aset Takberwujud ke dalam pas laporan laba rugi
komprehensif:
€) rekonsillasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada
awal dan akhir perlcde dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi: V
dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi knteria aset
kualifikasian, maka harus diungkapkan:
(4) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang
layak dikapitalisasij
&) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan
penilalannya untuk Aset Takberwujud yang dinilal dengan urnur manfaat tidak
terbatas,

Catatan 20
d

f) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangen Perusahaan)

9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada
Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:
(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut:
(2) jumlah tercatatnya: dan
(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model

revaluasi,

h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan
jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitasj

1) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takbermujud,

9) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian)/
(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,

39 PL

Page 41 OCR 0.893
(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yamg direvaluasi:

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset,

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat
dengan model biaya: dan

(S) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pernegeng saham.

37)| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang : V
(1) Saldo awal,
(2) Penambahan dan penguranganj
(3) Saldo akhir,
b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi
Yang harus diungkapkanantara lain:
(4) rincian blaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area df Interest yang
mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saido akhir: dan vV
(2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.

c) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
ta) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(bj) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup, V
(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya

pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya,

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada) |
(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan :
ta) Alasan terjadinya penundaan,
(b) Amortisasi belum diperhitungkan kerena belum dimulainya produksi, dan

(c) Jumlah perurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi

& FTHF

Page 42 OCR 0.888
utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

d) Biaya Pengembangan Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan
dengan menunjukkan:
(8) Lokasi eksplorasi dan pengembangan:
(b) Saldo awal, vV
(c) Penambahan/penguranganj
(d) Amortisasi, dan
(e) Saldo akhir.

(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang
masih berjalan:

(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan blaya eksplorasi dan pengembangan
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen bdak dapat dipulihkan,

(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:

(a) Alasan terjadinya penundaan,
(D) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan

(e) Jumtah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama
yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilsi tersebut.

(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian
dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest,

b. Wabilitas

1) | Utang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, V
b) jumlah utang usaha menurut rnata vang) dan
€) jaminan yang diberikan oteh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.
2) | Provisi
a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka
panjang.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) nilai tercatat pada awal dan akhir periode,
(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan:

v Catatan 27

“ DAA

Page 43 OCR 0.854
ep aan Ta “1 naa T WAT Kelainan

(3) jumlah yang ti dan dibebankan pada provisi selama pericde bersangkutan:

(@) jumlah yang dibatalkan selama pericde bersangkutan atas jumlah yang belum
digunakan,

(S) peningkatan selama pericde yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi
karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto,

(6) uralan mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus
keluar sumber daya ekonorni,

(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud
dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi
utarna yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah
'Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.

3) | Beban akrual
Yang wajib diungkapkan antara Jain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum v
jatuh tempo.

4) | Khusus Industri Perbankan
Mabilitas Segera Catatan 21
Yang harus divngkapkan antara lain: v
2) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang, dan
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban,
5) | Utang Repo

Yang harus diungkapkan antara lain: V Catatan 24
a) Rincian mengenal jenis dan jurnlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo:
b) Tanggai dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.

6) | Khusus Kontrak Konstruksi

Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain Ilabilitas bruto dari setiap kontrak
konstruksi, Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel

yaitu
a) biaya kontrak yang terjadi, V
b) laba yang diakui,

C) kerugian yang dialami: dan

@) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

Katatan 26

2 717

Page 44 OCR 0.837
me pesamaa Aga “T Tdak TT N/A IT “Kesanaan

Yang
(1)
(2
3)
ta)
(5)

(6)

Yang
(1)
(2)
3
(h
15)

7) | Khusus Industri Perbankan
a) Simpanan Nasabah
harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:

Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu:

Rincian jurnlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito

Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau
dijaminkan: dan

Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro.

b) Simpanan dari Bank Lain

harus diungkapkan antara lain:

Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:

Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

Jumlah smortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan

Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir
akau dijaminkan.

catatan 22
(Catatan 45 point k

Catatan 23
Catatan 45 point |

8) | Khusus

(1)
2
(3)
(1
(5)

Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa

a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain :

Rincian berdasarkan program asuransi:

Rincian berdasarkan jenis pertanggungan:

Rincian berdasarkan mata uang:

Dasar perhitungan dan asurnsi aktuaris, dan

Rekonsiliasi jumlan pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

lada di catatan 28 digabungi
Wengan Ilabiktias fain -laing
entitas anak)

ta)
2
3
(4)

b) Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain:

Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung,

Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan

Jumlah utang menurut mata wang.

lada di catatan 28 digabung
kengan Ilabilitias lain slain
entitas anak)

43

Page 45 OCR 0.859
C) Estimasi Klaim Retensi Sendiri

Yang harus diungkapkan antara lain: Icatatan 28 (entitas anak)
(3) Jumlah menurut jenis asuransi V
(2) Jumlah menurut tertanggung,

(3) Jumlah menurut mata uang, dan

(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

d) Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut program asuransi, Katatan 28 (entitas anak)
(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan: vV
(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak
berelasi dan pihak ketiga,
(4) Metode perhitungan yang digunakanj dan
(5S) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.
@&) Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus diungkapkan antara lain: (catatan 28 (entitas anak)
(1) Pernisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga vV
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradurj
(3) Jumlah menurut jenis rnata uang) dan
(4) Jumlah menurut umur utang, Catatan 28 (enak anak)
f) Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain: |
(1) Pemisahan antars ulang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: V
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur,
(3) Jumlah menurut jenis mata uang:
(4) Jumlah menurut umur utang: dan
(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan,
9) Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain: (Catatan 28 (entitas anak)
(4) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur, V
(2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(3) Jumlah menurut jenis asuransi.

Page 46 OCR 0.869
peretas iteak TI -WA | Keterangan

h) Titipan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asurang,
i) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan

Yang harus diungkapkan:

(1) Tanggal den hasil keputusan rapat pemegang saham)

(2) Dasar perhitungan: dan

(3) Saldo menurut usta.

(Catatan 28 (entitas anak)

3)

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.

Catatan 41

10)

Utang Pajak

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis dan jumlahnya, dan

b) informasi mengenai ketetapan pajak,

(Catatan 29 point b

11)

Khusus Industri Pembiayaan

Kewajiban Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah Wabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recpursej dan

b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan
penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang,

12)

Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara laln jumlah uang muka kontrak yang diterima,

13)

BagianLancar atas Liabilitas Jangka Panjang

Yang harus diungkapkan setara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai
dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana
diatur dalam Checklist ini.

14)

Liabilitas Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk fiabilitas
keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang:
(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara
pihak ketiga dan pihak berelasij
(3) Yang harus diungkapkan antara lain:

katatan 11
Katatan 27
Catatan 28
Catatan 30
Catatan 32

Page 47 OCR 0.914
(D) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan: dan
(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default).
b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain |
(1) Penjelasan teritang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian
utang
(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan
yang terkait:
(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui
selama periode tersebut, dan

(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalarn nilai tercatat utang yang telah

15)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

16)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

17)

Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

Yang harus diungkapkan antara lain liabiltas terkait aset atau kelompok lepasan yang
dimiliki untuk dijual sesual dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak
lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dirniliki untuk dijual,

Liabilitas Jangka Panjang

18)

Utang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang Harus diungkapkan antara lain :

8) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang,

b) jumlah utang menurut mata uang, dan

EC) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan,

46

Page 48 OCR 0.866
19) | Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang

Yang Harus diungkapkan antara lain!

a) rincian jumlah utang berdesarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata
uang:

&) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporanj

Cc) tanggal jatuh tempo,

d) jumlah bagian yang akan Jatuh tempo dalarn waktu 12 (dua belas) bulanj

&) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan
perolehannya,

f) pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas
pinjaman,

9g) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

hh) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan:

2) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen,
pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baruj dan

1) — pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang
akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan
posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara
lain adalah:
(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya) dan
(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka

waktu pinjaman, tanggal jatuh tempa, dan persyaratan penting,

20) | Utang Sewa Pembiayaan

Yang harus diungkapkan anitara lain :

a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor)
pada tanggal laporan posisi keuangan,

b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain Itu wajib mengungkapkan total V
pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan,
dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut:

(1) sampai dengan satu tahun,
(2) lebih dari satu tahun sampai S (lima) tahun: dan
(3) lebih dari 5 (lima)tahun.
C) pembayaran sewa kontinyen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut:

d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan
akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable
sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan: J

V Catatan 31

Page 49 OCR 0.880
e
n

keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta rtisasinya sehubungan
dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and Ieaseback): dan

penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:
(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen:

(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau
pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan

(3) sembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa,

21)

Khusus Industri Perbankan

8)

8)

9

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus diungkapkan antara Iin:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu,

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun

(4y Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat:
(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan:

(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance):

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga
yang diterbitkan.

Pinjaman Diterima

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijarninkan,
dan persyaratan penting lainnya debt covertance),

(a) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance,

(S) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak
lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka
manajemen mengungkapkan mengenal fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih,

Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas:

Katatan 30
Catatan 45 point m

Catatan 31
Catatan 45 point n

Catatan 27 |

Page 50 OCR 0.884
(2) Rincian jurnlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalanj

(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi
menurut B1 dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode
pelaporan: dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai
komitmen dan kontinjensi.

22)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Saldo awal:
(2) Penyisihan yang dibentuk,
(3) Pengeluaran yang terjadi: dan
(4) Saldo akhir,
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan:
ec) Uabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan)
d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen blaya yang sifatnya material, misalnya beban
Pan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang
€) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Saldo awal,
(2) Penambahan dan Pengurangan j
(3) Satoo akhir,

23)

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
3) imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) gambaran umum mengenal jenis program,

(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang
menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat
diatribusikan ke dalam:

ta) biaya jasa kini:

(b) biaya bunga:

(c) turan oleh peserta program:

(d) keuntungan dan kerugian aktwarial:

kcatatan 41

49

Page 51 OCR 0.867
te) perubahan kurs mata uang asing pada progi yang diukur dengan mata

uang yang berbwda dengan mata uang penyajian
(P)- imbalan yang dibayarkan:
fa) biaya jasa lalu:
(hh kombinasi biss,
MI) curtailment, dan
() penyelesaian.

(3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program
yang seluruhnya tidak didanal dan jumlah yang dihasilkan dari program yang
seluruhnya atau sebagian didanai)

(a) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal
dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakul sebagai Aset sesuai dengan
SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat
diatribusikan pada setiap:
la) hasil yang diharapkan dari aset program)
(b) keuntungan dan kerugian aktuarial:
(ch perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:
(d) Iuran oleh pemberi pekerja:
(8) iuran oleh peserta program:
(P)- imbalan yang dibayarkan:
(g) kombinasi bisnis: dan
(hn) penyelesaian:
(S) rekonsiliasi nilal kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir
(2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas
Aset dan Liabilitas yang diakul dalam laporan posisi keuangan, paling kurang
mengungkapkan:
(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan
posisi keuangan,
(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalarn laporan posisi keuangan)
(C) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
dalam SAK,
(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang
diakui sebagai Aset sesual dengan SAK: dan
(6) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan,
(6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos
Gimana hal tersebut termasuk: |

(a) biaya jasa kini: |

50 "ik

Page 52 OCR 0.889
(b) biaya bungaj
(c) hasil yang diharapkan dari aset program:

Id) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagal Aset
sesual dengan SAK:

(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor
1036 (sepuluh per seratus):

IP binya jasa lalu,

(ga) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan

(h) dampak dari batasan dalam SAK:

(7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprebensif lain yang akan diakui
segera dalam sakto laba, meliputi:
la) keuntungan dan kerugian aktuarial: dan
Ib) dampak dari batasan dalam SAK:

(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarisl yang diakui pada
pendapatan komprehersif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan
kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK,

(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total
aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup.
namun tidak terbatas pada, instrumen ekultas, Instrumen utang, preperti, dan
seluruh aset lain:

(10) jumlah yang mencakup Nilal Wajar aset program untuk:

(a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan) dan
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan:

(IL) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian
yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori
utama dari aset program)

(12) imbal hasil aktual ates aset program, serta Imbal hasil aktual atas setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset,

(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan
dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagal marjin
antara persentase dan variabel lainnya, termasuk:
fa) tingkat diskonto:

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode
yang disajikan dalam laporan keuangan,

(0 tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk pericde yang disajikan dalam
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset,

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau
variabel tertentu lainnya dalam masa program fermal atau konstruktif
sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan):

51

Page 53 OCR 0.889
(e) tingkat tren biaya kesehatan: dan

(f) asuransi material lain yang digunakan dalam aktuaria,

(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren
biaya kesehatan yang diasumsikan pada:
ia) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan

pascakerja perlodik neto: dan

(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.

(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib
diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya
kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka
persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah.

(1S) Jumlah periode tahunan-saat Ini dan periode empat tahun sebelumnya dari:
fa) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilal Wajar aset program dan surplus atau

defisit pada program dan

(b) penyesuaian yang timbul pada:
fi) liabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari

Niabilitas program pada akhir periode pelaporan: dan
(ii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset
program pada akhir periode pelaporan:

(16) estimasi terbeik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari
luran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan
dimulai setelah periode pelaporan:

(17) khusus untuk program Imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas

sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:

Ia) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya
Imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu:

(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya Imbalan pasti neto sesuai SAK,
tnaka Perusahaan mengungkapkan:

Ci) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas
perubahan prograrn selama periade tersebut:

Ci) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan buruf a)
butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan
pasti dan

Ciii)jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK
Informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan
butir (15, butir (2), butir (3), butr (4), butir (9), butir (13), butir (14),
dan butir (16) serta butir ii.

52

Page 54 OCR 0.893
b) Iuran Pasti
Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan
jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti,

c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yarg harus diungkapkan paling kurang jenis dan jurnlah imbalan kerja jangka
panjang lainnya.

d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkanantara lain:

(4) juran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(2) penjelasan mengenal habilitas kontinjen (jika ada).

SS

(Catatan 41

Catatan 41

Catatan 39
Catatan 41

24)

Utang Obligasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenal jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang
asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat
Obligasi dicatatkan, dan tujuan penertitannya,

b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,

C) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

e) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada,

P pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwalamanatanj

g) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratari dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
dan

h) persyaratan penting lainnya.

Catatan 30

25)

Sukuk
a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan,
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(A) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:

(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan:

(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari:

(c) nilai nominal:

(d) besaran Imbalan (untuk Sukuk ijarah):

(e) prinsip pembagian hasil usaha, desar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi

53

Page 55 OCR 0.885
basil (untuk Sukuk mudharabah),
IP rencenajadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayeran imbalan
atau bagi hasil:
(9) jangka waktu:
Ih) tujuan penerbitannyaj dan
(I) persyaratan penting Jain:
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan:
(4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:
(6) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, dan
(8) kejadian penting lainnya anlara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk
dan kondisi default).
26) | utang Subordinasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga
kontraktual selama periode pelaporan V
b) tujuan perolehannya,
Cc) persyaratan berkait dengan pelunasan utang subordinasi,

d) kejadian penting lainnya antara lsin kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kendisi default),

€) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan

t) persyaratan penting tannya.

27) | Obligasi Konversi

Yang harus diungkapkan antara lain:

8) rincian mengenai jenis, nilal nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, Jadwal
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannyaj

b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga V
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempe serta persyaratannya, dan penalti, |

€) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat
konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan dari
sudut pandang pemegang obligasi konversi:

d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya,

Catatan 32
Catatan 45 point d

Page 56 OCR 0.884
€) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,

f) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan)

h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada),

i) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi defauit):

1) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum,
wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli,

k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi:
I) keberadaan fitur derivatif melekat, dan
m) persyaratan penting lainnya
« Ekuitas
| Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk

1) | Modal Saham
Yang barus diungkapkan antara lain :
8) Bagi setiap jenis saham, antara latn:

(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode:

(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, V Katatan 33
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal dan

(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan,

b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas:
€) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan
persentase kepemilikan, yaitu:

(1) Pemegang saham yang memiliki 595 (lima perseratus) atau lebih:

(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan

(3) Pemegang saham lainnya:

d) Dalam hal terjadi perubahan modalsaham dalam periode berjalan:

(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut,
seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan
dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS),

(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi aglo, saldo laba,
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan danjatau tanpa Hak

Page 57 OCR 0.897
Memesan Efek Terlebih Dahulu (right Issue dan private placement), pelaksanaan
waran, serta konversi obligasi, dan
(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi,
penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal:
e) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan dl Bursa Efek, ager

disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa
Efek.

2)

Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tambahan modal disetorj

b) Uraian sumber agio saham,

€) Rincian biaya emisi Efek ekultas berdasarkan penerbitan Efek ekultasj

d) Uraian mengenai sifatdan asal selisih kurs atas modal disetor,

e) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya:

P Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:
(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi,

(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara,

(3) Tanggal efektif transaksi:

(3) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
akibat kombinasi bisnis tersebut,

(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan -serta jenis dan jumlah imbalan
yang terjadi,

(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai
tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima, dan

(7) Penyajian kemball laporan keuangan yang memberikan Informasi antara lain:

(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk periode yang disajikan kembali:

(b) Ikntiserjurnlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan:

(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi, dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.

Katatan 33

3)

Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali

Yang harus diungkepkan antara lain :

@) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepernilikan:

T
Laporan Posisi Keuangan

onsolidasian
1 pointj

56

Page 58 OCR 0.892
(2) Nama entitas anak, dan
(3) Nama pihak yang bertransaksi:

b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian,
dan

C) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya

Pengendalian,

4) | Saham Treasuri
Yang barus diungkapkan antara lain:

8)
nj
(31
d

e)

Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal
disetor,

Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang
diperoleh:

Tanggal dan jumlah sanam treasun yang digunakan sebagai pengurangan modal
disetor,

Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara
harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri, dan

Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.

Katatan 33

5)

5)

Saldo Laba
Yang harus diungkapkan antara lain:

3)

Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada):

b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkat,

ja

dan
Salck laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan,

Catatan 34
Catatan 36

Waran

Yang harus diungkapkan antara lain:

@) jenis waran dan harga pelaksanaan dari mesing-masing waran,

b) dasar penentuan Nilai Wajar waran

C) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa):

d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan
€) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran,

»

Pendapatan Komprehensif Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing
komponen pendapstan komprehensif lainnya,

Laporan Laba Rugi dan
Penghasilan Komprehensif
Lain konsolidasian

57

Page 59 OCR 0.886
Kepentingan Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas
ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau
tidak langsung pada entitas induk.

Laporan Laba Rugi dan
Penghasilan Komprehensif
Lain konsolidasian

Laba Rugi Komprehensif

1)

Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode,
termasuk pendapatan yang berasal dari:
(1) Penjuelan barang,
(2) Penjualan jasa:
(3) Bunga:
(4) Royalti: dan/atau
(S) Dividen,
diungkapkan ra terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
D) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama)
€) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1095 (sepuluh
perseratus) dari pendapatan:
dj) Jurnlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup
dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah
berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
e) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:
(1) Pendapatan kontrak konstruksi:
(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode
berjalan:
(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui
dalam periode berjalan: dan
Ic) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak:
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir pericde pelaporan:

(a) Jumlah agregat bisnya yang terjadi dan laba/rugl yang diakui sampai tanggal
pelaporan,

(BD) Jumlah uang muka yang diterima: dan
(ce) Jumlah retensi,

(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai
Aset dan Liabilitas:

(Laporan Laba Rugi dan
(Penghasilan Komprehensif
Lain konsolidasian
Catatan 2 point w dan x
Catatan 37

Page 60 OCR 0.884
f) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan
terpisah, antara lain:
(4) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenanj
(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahsan sebagai agen dari transaksi
keagenan dengan pendapatan lainnya: dan

(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:

fa) Pendapatan bruto,
(b) Returfrabat/diskon terkait, dan
(C) Total pendapatan neto,

2)

Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Dasar ketentuan tarif

b) Objek atau ektivitas yang dikenakan tarif,

€) Masa berlaku tanf,

d) Besaran tarif, dan

@) Perjanjian lain yang terkait,

3

Khusus Industri pembiayaan

Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen,

b) Pendapatan anjak piutang: dan

Cc) Pendapatan sewa,

“

Khusus Industri Rumah Sakit
Terdiri dari:

Jasa pelayanan rnedis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan
penunjang medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:
2) Restitusi,

b) Subsidi tidak mampu: dan

C) Selisih perhitungan klaim,

5)

Khusus Industri Transportasi
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:

59

Page 61 OCR 0.904
@) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi,
b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi:
Cc) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi,
d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan

&) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker
dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada
tersebut,

8)

Khusus Industri Telekomunikasi

Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan
pihak lain,

»

Khusus Industri Asuransi:

Pendapatan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto,
premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan
untuk setiap jenis asuransi.

Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

8)

Khusus Industri Jalan Tol:

Pendapatan

Yang barus diungkapkan antara lain:

a) Penjualan meliput rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa Jain,
dan rincian pendapatan kerjasarna operasi,

b) Jika perusahaan merniliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.

»

Khusus Industri Perbankan

Pendapatan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :

a) Obligasi Pemerintah:

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui:
C) Efek-efek: dan

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain,

Catatan 37

Page 62 OCR 0.888
10)| Beban Pokok Penjualan

Yang harus diungkapkan antara lain,

a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku: vV
(2) Biaya tenaga kerja: den
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saido awal dan akhir persediaan:

b) Nara pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari
pendapatan: dan

€) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual.

1i) | Khusus Industri Rumah Sakit

Beban Departementalisasi/ Beban Operasional

Yang harus diungkapkan antara lain, nncian beban departementalisasi:

a) Beban bahan, V

b) Beban jasa pelayanan,

€) Belsan pegawai,

d) Beban penyusutan sarana medis:

e) Beban pemeliharaan sarana,

f) Beban asuransi,

9) Beban langganan daya dan jasa,

h) Beban depresiasi,

12) | Khusus Industri Asuransi:

@) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim v
bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk.
setiap jenis asuransi,

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang narus diungkapkan antara lain:
Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh V
tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian,

ch Komisi Neto
Yang barus diungkapkan antara lain rindan dan jumlah berdasarkan kelompok
pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi,

s1 H7

Page 63 OCR 0.864
d) Hasil Investasi

Yang harus diungkapkan antara Jain rincian dan jumlah menurut jenis investasi,
13) | Khusus Industri Perhotelan
Beban Departementalisasi
Yang harus diungkapkan antara lain: V
a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi,
b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan
€) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.
14)| Beban Usaha
Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara
lan vV
B8) Beban penjualan:
b) Beban distribusi: dan
C) Beban umum dan administrasi.

15) | Khusus Industri Perbankan

3) Beban Bunga
Yang harus diungkapkan antara Isin rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok (Catatan 38
produk/jasa utama. V

b) Beban Provisi dan Komisi Catatan 27

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

16) | Khusus Industri Pembiayaan
BebanKerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah bean kerugian penurunan nilai untuk masing- v

masing akun Piutang Pembiayaen Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa

Pembiayaan

17) | Pendapatan dan Beban Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rincian dan jumlah Pendapatan Isinnya.

b) rincian dan jumlah Beban lainnya. vV

€) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
(1) biaya pinjaman meliputi:

62 VLEL/IDIM

Page 64 OCR 0.890
fa) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga
efektif,

5

Ib) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang
berlaku, dan

(ce) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang
selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga,

(2) biaya keuangan Isinnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi:
ta) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual:
(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui peda Nilai Wajar melalui laba
rugi: dari
fc) amortisasi premi/diskonte kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung
nilai.

d) Untuk Bagian Labs Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi :

ti) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama
yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan

(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang
Ciungkapkan secara terpisah,

18)

Khusus Industri Perbankan
8) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga

ks

dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah

Yang harus diungkepkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

atan 13 point &
tan 18

Tergabung dalam Laporan
Laba Rugi dan Penghasilan

63

Page 65 OCR 0.884
19) | Pendapatan Komprehensif Lain
Yang harus diungkapkan antara lain: v Laporan Laba Rugi dan
a) perubahan dalarn surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud: Penghasilan Komprehensif
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti: Lain konsolidasian
Cc) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan:
dj) keuntungan (kerugian) dani aset kevangan tersedia untuk dijual:
@) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka
lindung nila: arus kas, dan
bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama.

20)| Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:

(1) beban (penghasilan) pajak kini: labtan2e:

(2) penyesuaian yang diakul pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode V
lalu,

(3) jumtah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan
temporer dan pembalikannya:

(8) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru,

(5) jumiah manfaat yang berasal dari rugi pdjak yang tidak diakul sebelumnya
atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi
beban pajak kini dan beban pajak tangguhan/

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan alau pembalikan
penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan

(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan

| kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif,
dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif,
b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan
atau dikreditkan langsung ke ekuitasj
€) Jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif
lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi
dan/atau Ventura Bersama,

Page 66 OCR 0.893
3)

31

3

n

»

k)

penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam

satu atau kedua bentuk berikut ini:

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntersi
Gengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan
tarif pajak yang berlaku, atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku,
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku,

penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan

tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya,

jurrtah (dan batas wektu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat

dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakul sebagai aset pajak

tangguhan datar laporan keuangan:

Jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investbsi pada entitas anak,

cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas llabiltas

pajak tangguhan yang belum diakui,

rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:

(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi)

(2) ditambah/'dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci)) dan

(3) laba kena pajak:

perhitungan beban dan llabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai

dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku,

pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian

SPT Tahunan PPh Badan,

setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum

dikompensasi:

(2) jumlah aset dan llabilitas pajak tangguhan yang diakul pada laporan posisi
keuangan untuk periode sajian: dan

(2) jumieh beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi,
apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jurnlah aset atau liabilitas
pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan:

beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian) dan

(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode,

bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian:

Dim

Page 67 OCR 0.890
m)

n)

9)

p)

jumlah konsekwensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham
Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Kevangan Dioterisasi
untuk Terbit namun tidak diakui sebagal Labilitas dalam laporan keuangan:

uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk #set pajak tangguhan

praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi

bisnis:

peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan

wajib diakul apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kornbinasi bisns

tidak dlakul pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan

jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas

aset pajak tangguhan, apabila:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak
mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak
yang telah ada, dan

(2) entitas mengalami kerugian pada penode kini atau periode sebelumnya yang
mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.

Page 68 OCR 0.898
21

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalarn penghitungan laba per saham dasar
Gan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat
diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut
mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per
saham,

b) jumlah rata-rata tertimbeng saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut.
Rekonsiliasi tersebut mencakup darnpak individual dari setiap jenis instrumen yang
mempengaruhi laba per saham:

c) Instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi
mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam
penghitungan laba per saharn dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif
untuk periode sajian)

d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa,
selain yang dihitung sesusi dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode
pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau Instrumen
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir perlode tersebut seandainya transaksi
dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan

@) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.

Katatan 42

22)

Transaksi Pihak Berelasi
yang harus diungkapkan antara lain:

aj Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang
jumlahnya:

(1) lebih dari Rp 1.000.000,000,00 (satu mvliar rupiah) untuk transaksi dengan
orang atau anggota keluarga terdekat, dan/atau

(2) lebih dari 0,594 (nol koma Ilma perseratus) dari modal disetor untuk transaksi
dengan entitas berelasi,

b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi
nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi
dan saldo dengan pihak dimaksud,

Cc) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan
pihak-pihak berelasi serta Informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk
komitmen, yang diperlukan untuk memahanmu potensi dampak hubungan tersebut

67

(Catatan 45

Page 69 OCR 0.857
Pe Eee 1 Ada eak WAT Keterangan “1

d)

8

dalam laporan keuangan, paling kurang:
(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban
terkait

(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas,
termasuk komitmen, dan:

(aj persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdepet jaminan, dan
sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan
(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima,
(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian
penurunan nilai secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait
dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha: dan

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika
dilakukan pernbentukan,

pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b)
dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(1) entitas induk:

(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap
entitas,

(3) entitasanak,

(4) entitas asosiasi

(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturerj

(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya, dan
(7) pihak-pihak berelasi lainnya.

seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok
direksi, kornisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan
manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut:

(1) imbalan kerja jangka pendek:

(2) imbalan pascekerja,

(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya)
(4) pesangon pemutusan kontrak kerja, dan
(S) pembayaran berbasis saham,

untuk entitas berelasi dengan pemerintah :

(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan
Perusahaan,

(Catatan 39
Catatan 45 point u

Katatan 45

Page 70 OCR 0.899
(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan

(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual,
signifikan, Indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi
tersebut,

23)

Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) rincian aset dan Ilabilitas moneter dalam mata uang asing serta ckuivselennya
dalam mata uang fungsional,
(2) posisi neto dari aset dan Nabilitas moneter dalam mata uang asing:
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional,
(4) Jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang
timbul pada Instrumen kevangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi,
dan
(5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakurnulasikan
dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut
pada awal dan akhir pertode.

Terdapat pada masing- masing
jakun
Katatan SO point ii

24)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

Yang harus diungkapkan antara lain :

aj) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu
untuk suatu aset individual, termasuk goodwill atau suatu unit penghasil kas:

(4) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi
penurunan nilai,

(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut
dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi
penurunan nilai,

(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakul dalam laba rugi selama
periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya
tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik:

(4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya)

(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut: dan

(5) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap
kelompok aset.

Karena tidak sigrifikan maka
Migabung pada catatan 18 dan
20

Page 71 OCR 0.857
25)| Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalai
Periode Lalu

a) Perubahan Estimasi Akuntansi

2)

ig)

Yang harus diungkapkan antara lain :

«1
2
3

sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi,
jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan, dan

perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah
dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus
diungkapkan,

Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :

ket)
kea)

3)

(4)

(5)

sifat dari perubahan kebyakan akuntansi,

alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan Informasi yang andal
dan relevan,

jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian,

jumlah penyesuaian yang terkait dengan perlode-perlode sebelum periode yang
disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya:
dan

keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu
Periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum perlode-pertode tersebut
disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi,

Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1
(2)

(3)
ta)

sifat dari kesalahan periode lalu:

Jumlah koreksi untuk setiap penode sajian:

(o) bagi setiap pos laporan keuangan) dan

(&) laba per saham dasar dan dilusianj

jumlah koreksi pada awal periode sajian psling awal, dan

keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan
penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi #pabila penyajian
kembali retrospektif tidak praktis.

katatan 2 point b

70

La 9)

Page 72 OCR 0.869
Pa ea RE ana Ab EN TAU Semakin

26)

Kombinasi Bisnis

a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi
bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu:

(1)
(2)
(3)

(3)
(5)

(6)
mn

(8)

Ke)

(10)

(11)

nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi:

tanggal akuisisi,

biaya terkait akuisisi, di luar biaya pemerbitan Efek utang dan Efek ekuitas,

periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis:

persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperolehj

Blasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan bentang cara pihak

pengakuisis! memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi:

penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui:

Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nila

Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan:

kesepakatan Imbalan kontinjensi dan aset indemnnifikasi:

(a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi,

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jurniah pembayaran,
dan

(c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonte) atau, jika apabila kisaran tidak
dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak
dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak
terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut:

Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan

kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pemblayaan

langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:

(a) Nilai Wajar piutang,

(B) jurmiah piutang bruto kontraktualj dan

(ec) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual
yang diperkirakan tidak tertagih,

jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset

yang diperoleh dan Labilitas yang diambil alih:

setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilal Wajar:

(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar
sumber daya ekonomi terjadi,

(b) Indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal

vV

Indak ada kombinasi bisnis di
perlode pelaporan

7

Page 73 OCR 0.901
diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan #sumsi utama yang

mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan

(c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut:

(12) dalam hal Iiabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nila Wajarnya tidak dapat
diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

(a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4)
terkait perikatan dan kontijensi: dan

(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal

(13) dalam hal pembelian dengan diskon:

(a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakuij dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan,

(19) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10016

(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pinak yang diakuisisi pada

tanggal akuisisi:

(a) jumlah dari kepentingan nompengendali pada pihak yang diakuisisi, yang
diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan

(b) teknik penilatan dan input model utama yang digunakan dalam penentuan
nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali peda pihak yang
Giakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar,

(1S) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

(a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal
akuisisi: dan

(B) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari
pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak
yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi
bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui
keuntungan atau kerugian tersebut,

(16) Infarmasi sebagai berikut:

Ka) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak.
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif
pada periode pelaporan: dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk
periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua

Page 74 OCR 0.886
kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan
sejak awal periode pelaporan.

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode
sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan
informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang rnaterial atau secara kolektif
material:

c)

(1)

2

(3)
(9
(5)

dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,

Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah

yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan

hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesalj

(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi
awalnya belurn selesai dan

(ch sifat dan jumlah dari setiap penyesusian pericde pengukuran yang daku!
selama periode pelaporan

setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan

mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau

sampai dengan Perusahaan menyelesaikan kabilitas imbalan kontinjensi atau

Iiabilitas tersebut dibataikan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

fa) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan
yang timbul selama penyelesalan,

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
perubahan tersebut, dan

(c) teknik penilaian dan Input model utama yang digunskan untuk mengukur
imbelan kontinjensi:

Tiabilitas kontinjensi yang diakul dalam kombinasi bisnis, jika ada,

rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada swal dan akhir periode pelaporan,

jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada

periode pelaporan yang:

Ia) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang
diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau
periode pelaporan sebelumnya, dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami
laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan,

pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan
transaksi kombinasi bisnis: dan

3

Page 75 OCR 0.907
d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan

dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:

(1) jumlah harga yang dibayarkan,

(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
Pengendalian diperoleh, dan

ta) jumlah aset dan llabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
bisnis tainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan
kategori utamanya,

27)

Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) pengungkapan pada lavel segmen:

(1) Informasi umum, yang terdiri dari:

(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi
segmen dilaporkanj dan

(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dan setiap segmen
dilaporkan,

(2) informasi mengenal laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban
tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar
pengukurannya:

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen
dilaporkan, aset segmen, Kabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya
terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan,

b) pengungkapan pada level entitas

(1) Informasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap
kelompok produk dan jasa yang serupa,

(2) Informasi wilayah geografis
fa) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:

i megara domisili Perusahaan) dan

ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan, Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
Individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara
terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara

Catatan 46

78

Page 76 OCR 0.905
tersebut secara individual.

(bj) Aset tidak lancar selain Instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,
aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang
berlokasi di:

i. negara domisili Perusahaan: dan
Il. semua negara asing secara total dimana Perusahaan mermniliki aset,
Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya
material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.
(3) Informasi pelanggan utama

Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal

mencapai 1095 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,

Perusahaan harus mengungkapkan:

ta) fakta:

(b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan

(Cc) Identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

28)| Operasi yang Dihentikan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
| (4) uraian tentang alasan operasi dihentikan:
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yong mengarah kepada pelepasan V
yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan lsbilitas operasi
yang dihentikan: dan
(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari
aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.
bj Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
dinentikan, antara lain:
(4) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi
kornprehensif meliputi:
(9) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan
(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar sctelah
dikurangi biaya untuk menjual stau pelepasan aset atau kelompok lepasan
yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang terkait,
(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan
pendanaan dari operasi yang dihentikan, dan
(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk,

75 VI Ely

Page 77 OCR 0.901
Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat

a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya,
yaitu untuk Indung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan
spekulasi:

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib.
mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi
lindung nilai dan kelompok non lindung nilai:

(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk
valuta, bunga, komoditas atau lain-lain)

(2) pihak lawan transaksi (counterparties),

(3) tanggal jatuh tempoj

(8) nilai keseluruhan kontrak dan Nilal Wajar pada tanggal laporan posisi
keuangan:

(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan

(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan

(9) persyaratan penting lainnya.

C) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memaherni tujuan transaksi derivatif dan strategi
untuk mencapai tujuan tersebut,

(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk
penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung
nilai, dan

(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan
tujuannya.

(Catatan 2 point kk
Catatan 11

30)

Nilai Wajar Instrumen Keuangan

Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan lisbilitas keuangan

antara lain:

aj) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi
keuangan) dan

b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar
aset keuangan dan Ilabilltas keuangan,

Catatan S2

31)

Dividen
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan
sebagai distribusi kepada pernilik pada periode pelaporan:
b) jumlah utang dividen untuk:

Katatan 34

76

Page 78 OCR 0.870
(L) periode pelaporan, dan

(2) periode sebelumnya:

C) jumleh dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah
perlode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak
dlakul sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan dan

dj jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui.
32) | Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah agregat dari Habilitas kontinjensi dengan jumlah Ilabilitas kontinjensi lainnya
secara terpisah: V
b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya:

C) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan
bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas, dan

d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar
ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:
(1) metode yang digunakan untuk mengakul bagian partisipasinya, dan
(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek,
Itabilitas jangka panjana, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama,
33) | perikatan dan Kontinjensi
a) Perikatan Vv
Yang harus diungkapkan antara lain :
(d1) perikatan yang meliputi:
(a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis,
royalb, dan lisensi, diungkapkan:
IL pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:
Ii periode berlakunya perikatan:
Iii, dasar penentuan kompensasi dan denda,
Iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan, dan
“,  pembatasan-pembatasan lainnya)

(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang
akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan
untuk investasi, diungkapkan:

Catatan 27 & 44

7

Page 79 OCR 0.879
»)

i. pihak-pihak yang berkait dalam perjanjian:

Ii. periode berlakunya perikatan:

WW. nilat keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi, dan
Iv, sanksi-sanksi,

(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:

la) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan
antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin:

(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan,
te) periode berlakunya jaminan: dan
(d) nilai jaminan:

(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan

(4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.

Kontinjensi

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) perkara atau sengketa hukum,
diungkapkan:

(a) pihak-pihak yang terkait,

(b) jumlah yang diperkarakan:

(Cc) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat ukum (legal opinion):
dan

(d) dampak keuangan)

(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah
lingkungan hidup, diungkapkan ursian singkat tentang peraturan dan estimasi
dampak keuangannya:

(3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan:
fa) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah

pokok dan denda atau bunganya) dan
(B) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau
banding):

(4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:

(a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi:
(b) estimasi dari dampak keuangannya:
(c) Indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus

78

Page 80 OCR 0.902
keluar sumber daya, dan
(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.

34) | Khusus Industri Perkebunan
Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma
Yang harus dlungkepkan antara lain:
a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma,
b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama,
Cc) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan,
dj Hak dan llabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama:
€) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama, dan
f) Isi perubahan perjanjian, jika ada,
35) | Manajemen Risiko Keuangan
a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna Katatan 47
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen Catatan 49
keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas Catatan 49
pada risiko sebagai berikut: Catatan 50
(1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh Catatan 51
tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada
akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai:
(2) risiko likuiditas, antara lain:
fa) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang
menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk
pemahaman terhadap periode arus kasj dan
(b) deskripsi mengenal cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas:
(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimara
#ntitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak.
perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba
rugi dan ekuitas dan
(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan.
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf 8) terdiri dari pengungkapan
kualitatif den pengungkapan kuantitatif untuk setiap jonis rsiko yang timbul dari
Instrumen keuangan,
36)| Khusus Industri Perbankan
a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio) catatan 53

Yang harus diungkapkan antara lain:
(Lt) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan

79

Page 81 OCR 0.898
posisi keuangan:
(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

b) Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan pasisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal
laporan posisi keuangan:
(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia:
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.
C) Jaminan Pemerintah terhadap Labilitas Pembayaran Bank Umum.
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana
pihak ketiga di bank.
d) Aktivitas Fidudary

Yang harus diungkapkan antara lain uralan masing-masing aktivitas fiduclary yang
meliputi jasa kustodlan, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana.

Catatan 50 point (1)

Katatan 22 point a

(Catatan S4

37

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus diungkapkan antara lain uralan mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang

meliputi:

a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah

tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi,

b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham
setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang,

€) Penyajian laporan posisi kevangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-
reorganisasi:

d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum
digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan

2) Keterangan tentang tangga! terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam
laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-
reorganisasi.

Catatan 1 point €, kuasi
reorganisasi dilakukan peda
tahun 2003

38)

Pengelolaan Modal
Yang barus diungkapkan antara lain :
@) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, den proses Perusahaan dalam mengeloa

Page 82 OCR 0.865
perrnodalannya, termasuk:

(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal,

(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk Katatan 53
memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal, dan

(3)cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya:

b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal,

C) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya,

d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak

eksternal (jika ada), dan

€) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila

terjadi ketidakpatuhan.
39) | Transaksi Nonkas

Yang harus diungkapkan antara lain :

Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas

dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan,

akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal,

40) | Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham beik untuk jangka pendek
ataupun jangka panjang:

b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada
pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti Katatan 43
kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesaian,

Cc) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok
opsi saham,

d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham
pada tanggal eksekusi atau slama periode pelaporan:

e)  ksaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham
yang beredar pada akhir periode,

() penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai
berikut:

(L) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata bertimbang Nilas Wajar

81

Tt

Page 83 OCR 0.878
opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai
Wajar tersebut diukur den

(2) jumiah dan rata-rata tertimbang nilal wajar instrumen ekvitas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan Informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selams suatu periode (yaitu selain
opsi saham),

9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam
suatu perlode dan terhadap posisi keuangannya.

at)

Khusus Industri Asuransi:

8) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Aralisis Kekayaan:

(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas,

(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi:

(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabslitas.

42)

43)

Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah
Hal-bal yang harus diungkapkan:
a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah:
b) Jenis Akad Asuransi Syariah,

Cc) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah,
dan

d) Zakat.

Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:
a) Kontrak reasuransi,

b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya:

C) Rasio keuangan penting:

dj Pendapatan, beban dan hasil underwriting, dan

&) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup
perusahaan.

aa)

Khusus Industri Kehutanan :
a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu):

Page 84 OCR 0.890
Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib
lsinnya,

Cc) Realisasi kegiatan dan blaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman
kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah
kosang dan usaha lainnya untuk kelestarian alam),

dj) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya)
2) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan
dan akumulasinya: dan
f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana |
(4) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya,

45)

Peristiwa Setelah Periode Pelaporan

Yang harus diungkapkan antara lain:

aj dalam hat Perusahaan menerima Informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi
yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesual dengan informasi terkini: dan
contoh peristiwa setelah perlode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yeng diakui dalam laporan keuangannya, &tau untuk mengakui
peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:

b) dalam hai terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan,
maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:
(LI) tanggal terjadinya,
(2) sifat peristiwa, dan
(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi

tersebut tidak dapat dibuat,

46)

Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait
dengan Aktivitas Perusahaan

Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait
dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang
harus diungkapkan antara lain:

a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut,

b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi:
€) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan

d) pembahasan mengenal dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan

(Catatan 2 pointb

83

Lp

Page 85 OCR 0.892
keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui
atau diestimasi secara wajar.

47)

Reklasifikasi

aj

b)

Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam
laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:

(1) sifat reklasifikasi,

(2) jumlah masing-masing pes atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasij
dan

(3) alasan reklasifikasi.

Dalam hal reklasifikasi jumlah kornparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan:

(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.

Fida ada reklasifikasi dalam “|
periode pelaporan

48)

Hibah Pemerintah

Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai
berikut:

3

8)

sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalarn laporan keuangan dan Indikasi
bentuk lain dari bantuan pemerintah: dan

kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan
pemerintah yang telah diakui,

49)

Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain

2)

b)

a

Ketentuan Ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan Otoritas
pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) ringkasan perbadaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain:

(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk. laporan posisi keuangan beserta
penjelasannya: dan

(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif
beserta penjelasannya.

Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar rnodai di negara lain untuk

melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara

K—P

Page 86 OCR 0.760
Pane keamanan TE mak aya TP Keberatan

tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan
50) | Informasi Penting Lainnya vV

Yeng harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau
keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang
mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

LP rakarta, 2 LT au

£ PT. BANK NEGARA INDONESIA (Persero) Tbk (Yf

Direktur Finance

85

File

File Open PDF
Source IDX
Size5.2 MB
Published25 Oct 2024
Pages86
Characters151,045
Text sourceOCR
OCR confidence0.883

Names mentioned 12 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

possible person M, Jusuf Wibisana p.2
unresolved org Perusahaan Publik TPT. BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) TBK p.2
unresolved org Kantor Akuntan Publik KAP Tanudiredja p.2
unresolved org Rintis & Rekan p.2
unresolved org Kantor Akuntan Publik Dalam Kegiatan Jasa Keuangan p.2
unresolved org Bapepam-LK p.4 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.6 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.12 ×13
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.38
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.56
unresolved org Bapepam p.74 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

inlineXBRL.zip done
FinancialStatement-2024-III-BBNI.xlsx done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result