Skip to content
Back to announcement

Lamp 3. Penjelasan perubahan lebih dari 20persen.pdf

Financial statement Text extracted BTPS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 3

Page 1 OCR 0.956
Penjelasan atas Laporan Keuangan PT BANK BTPN SYARIAH Tbk. (“Bank”) Konsolidasian
Posisi 30 September 2024

Kondisi segmen yang dilayani Bank pasca Pandemi Covid-19 masih mengalami banyak tantangan.
Bank terus berupaya untuk selektif dalam menyalurkan pembiayaan serta terus memberikan program
pendampingan yang semakin intensif ke masyarakat inklusi. Disamping itu Bank juga melakukan banyak
upaya perbaikan di internal dan juga penyemangatan para nasabah untuk terus melakukan 4 perilaku
unggul: Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras dan Saling Bantu (BDKS).

Dengan kondisi-kondisi internal dan eksternal yang disebutkan di atas, kinerja dapat terjaga dengan
pencapaian Total Aset PT BANK BTPN SYARIAH Tbk pada tanggal 30 September 2024 tercatat sebesar
Rp 21,3 triliun, mengalami penurunan (pertumbuhan negatif) sebesar Rp 76 miliar atau 0,354
dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2023 yang sebesar Rp 214 triliun.
Adapun perubahan penting pada pos-pos neraca selama periode tersebut adalah sebagai berikut:

1. Giro dan Penempatan pada BI
Giro dan Penempatan pada BI pada posisi 30 September 2024 sebesar Rp 1,2 triliun mengalami
kenaikan sebesar Rp 395,8 miliar atau sebesar 51,896 dibandingkan posisi 31 Desember 2023
sebesar Rp 763,4 miliar. Kenaikan tersebut dikarenakan bertambahnya penempatan Fasilitas
Simpanan Bank Indonesia Syariah (FASBIS).

2. Piutang Murabahah
Piutang murabahah gross posisi 30 September 2024 sebesar Rp 9,9 triliun mengalami penurunan
sebesar Rp 1,4 triliun atau sebesar 12,596 dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2023 sebesar
Rp 114 triliun. Hal ini disebabkan Bank lebih selektif dalam memberikan pembiayaan kepada
nasabah, yakni nasabah yang menunjukkan perilaku BDKS (Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras
dan Saling Bantu), hal ini sejalan dengan fokus Bank pada kualitas pembiayaan.

3. Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) Piutang Murabahah
CKPN piutang murabahah posisi 30 September 2024 sebesar Rp 972 miliar mengalami
penurunan Rp 241,5 miliar atau sebesar 19,996 dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2023
sebesar Rp 1,2 triliun. Hal ini sejalan dengan berakhirnya pemberian relaksasi pembiayaan
kepada nasabah yang terdampak Covid-19 pada Maret 2024 ini. Bank telah melakukan hapus
buku atas pembiayaan nasabah yang terdampak Covid-19. Dimana Bank di akhir tahun lalu telah
melakukan pencadangan yang memadai untuk portfolio Covid-19 tersebut.

4. Piutang Oardh
Piutang gardh gross posisi 30 September 2024 sebesar Rp 116 juta mengalami penurunan
sebesar Rp 414 juta atau sebesar 78,196 dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2023
sebesar Rp 530 juta. Hal ini disebabkan adanya pembayaran dan pelunasan atas piutang gardh
tersebut.

www.btpnsyariah.com "
Page 2 OCR 0.948
5. Pembiayaan Musyarakah
Pembiayaan musyarakah gross posisi 30 September 2024 sebesar Rp 381,3 miliar mengalami
kenaikan sebesar Rp 361,6 miliar atau sebesar 1.838,696 dibandingkan dengan posisi
31 Desember 2023 sebesar Rp 19,7 miliar. Hal ini dikarenakan adanya peningkatan penyaluran
pembiayaan kepada nasabah dengan akad Musyarakah.

6. Biaya Dibayar Dimuka
Biaya dibayar dimuka pada 30 September 2024 sebesar Rp 63,9 miliar mengalami kenaikan
sebesar Rp 15,9 miliar atau sebesar 33,196 dibandingkan 31 Desember 2023 yaitu sebesar
Rp 48 miliar. Hal ini dikarenakan adanya pembayaran dimuka atas asuransi kesehatan untuk
karyawan, penjaminan DPK, serta pembayaran dan perpanjangan lisensi hak guna pakai.

7. Aset Lain-lain
Aset lain-lain pada 30 September 2024 sebesar Rp 17,3 miliar mengalami penurunan sebesar
51,396 atau Rp 18,2 miliar dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar Rp 35,5 miliar.
Hal ini disebabkan adanya penyelesaian uang muka pengadaan barang Non-IT dan penurunan
tagihan lainnya.

8. Utang Pajak
Utang Pajak pada 30 September 2024 sebesar Rp 40,7 miliar mengalami penurunan sebesar
Rp 10,2 miliar atau 2096 dibandingkan posisi 31 Desember 2023 yaitu Rp 50,9 miliar.
Hal ini sesuai dengan perhitungan berdasarkan pendapatan penghasilan kena pajak di triwulan
IN tahun 2024.

9. Liabilitas Lain-lain
Liabilitas lain-lain pada 30 September 2024 sebesar Rp 76,6 miliar mengalami kenaikan sebesar
Rp 14,1 miliar atau 22,54 dibandingkan posisi 31 Desember 2023 yaitu Rp 62,6 miliar.
Hal ini disebabkan adanya kewajiban asuransi dan lainnya.

10. Akrual
Akrual pada 30 September 2024 sebesar Rp 53,8 miliar mengalami penurunan sebesar
Rp 13,8 miliar atau 20,456 dibandingkan posisi 31 Desember 2023 yaitu Rp 67,6 miliar. Penurunan
mayoritas akrual dikarenakan adanya realisasi penggunaan akrual.
rd

www.btpnsyariah.com Hy
Page 3 OCR 0.938
11. Dana Syirkah Temporer
Dana syirkah temporer pada tanggal 30 September 2024 sebesar Rp 9,7 triliun mengalami
penurunan sebesar Rp 172,7 miliar atau 1,796 dibandingkan posisi 31 Desember 2023 yaitu
Rp 9,9 triliun. Disisi lain tabungan mengalami kenaikan sebesar Rp 49 miliar tetapi deposito
mengalami penurunan sebesar Rp 221 miliar. Penurunan Dana Syirkah Temporer pada triwulan

ketiga tahun 2024, sesuai dengan strategi Bank untuk menjaga pendanaan sesuai strategi growth
pembiayaan. Bank senantiasa menjaga kinerja yang cukup optimal dan stabil.

12. Ekuitas
Ekuitas pada tanggal 30 September 2024 sebesar Rp 9 triliun mengalami kenaikan sebesar
Rp 231,4 miliar atau sebesar 2,64 dibandingkan dengan periode 31 Desember 2023 sebesar
Rp 8,8 triliun. Peningkatan ekuitas ini karena adanya pertumbuhan modal secara organik berupa
penambahan laba bersih periode berjalan sebesar Rp 770,6 miliar dan pembayaran dividen gross

sebesar Rp 540,4 miliar. is Mm Ng

www.btpnsyarah.com Ts

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.14 MB
Published25 Oct 2024
Pages3
Characters5,558
Text sourceOCR
OCR confidence0.947

Names mentioned 3 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org BANK BTPN SYARIAH Tbk. p.1 ×5
possible org Bank Indonesia Syariah p.1
unresolved org Bank Indonesia p.1

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 8

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result