Skip to content
Back to announcement

CALK TRIWULAN III 2024 FINAL.pdf

Financial statement Text extracted MEDS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 43

Page 1
PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK

Laporan Keuangan
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir pada Tanggal
30 September 2024 dan 30 September 2023 (Tidak Diaudit)
Page 2

          
Page 3
                               PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                    LAPORAN POSISI KEUANGAN
              Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
       Dan Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2024 dan
                                   30 September 2023 (Tidak Diaudit)
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                       Catatan         30 September 2024       31 Desember 2023

ASET

ASET LANCAR
Kas dan bank                          2,4,28,29               412.755.312                665.569.697
Piutang usaha                         2,5,28,29             5.526.471.385              5.420.262.622
Piutang lain-lain                     2,6,28,29               823.221.000                865.471.000
Persediaan                               2,7               11.114.947.551              8.490.096.438
Pajak dibayar di muka                    14a                   64.502.259              2.836.676.116
Uang muka                                 8                     3.775.000              5.027.730.990
Biaya dibayar di muka                    2,9                  240.290.740                214.765.524

Total Aset Lancar                                          18.185.963.247             23.520.572.387

ASET TIDAK LANCAR
Aset pajak tangguhan                    2,14d                  56.150.692                 47.835.898
Aset tetap – neto                        2,10              48.338.534.004             52.111.467.275
Properti Investasi                       2,11               1.388.278.694              1.445.331.242

Total Aset Tidak Lancar                                    49.782.963.390             53.604.634.415

TOTAL ASET                                                 67.968.926.637             77.125.206.802




                    Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian yang
                        tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.

                                                   1
Page 4
                             PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                             LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan)
            Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
         Dan Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2024
                              dan 30 September 2023 (Tidak Diaudit)
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                      Catatan         30 September 2024       31 Desember 2023

LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha                          2,12,28,29             1.234.838.626              875.379.126
                                      2,13,27,
Utang lain-lain                         28,29                  52.448.862              844.407.001
Utang pajak                              14b                   82.427.851              108.785.618
Utang sewa                             2,28,29                                          20.250.000
Pendapatan diterima di muka              2,15                772.894.810             1.820.241.414
Bagian utang jangka panjang yang
 jatuh tempo dalam satu tahun:
 Utang pembiayaan konsumen           2,16,28,29               270.123.151              432.049.503
 Utang bank                          2,17,28,29             2.348.942.934            2.229.125.663

Total Liabilitas Jangka Pendek                              4.761.676.234             6.330.238.325

LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas imbalan pascakerja           2,18                 367.203.374               329.408.854
Bagian utang jangka panjang
  setelah dikurangi bagian yang
  jatuh tempo dalam satu tahun:
  Utang pembiayaan konsumen          2,16,28,29                38.448.181              356.439.742
  Utang bank                         2,17,28,29             3.176.359.773            4.953.331.438

Total Liabilitas Jangka Panjang                             3.582.011.328             5.639.180.034

TOTAL LIABILITAS                                            8.343.687.562            11.969.418.359

EKUITAS
Modal saham – nilai nominal Rp 20
 per saham
Modal dasar – 5.000.000.000 saham
Modal ditempatkan dan disetor
 penuh – 1.562.500.000 saham            19                 31.250.000.000            31.250.000.000
Tambahan modal disetor                  20                 29.867.355.456            29.867.355.456
Saldo laba                              21
 Dapat ditentukan penggunaannya                             1.000.000.000            1.000.000.000
 Belum dapat ditentukan
   penggunaannya                                          (2.155.801.478)            3.357.358.952
Rugi komprehensif lain                                      (336.314.903)             (318.925.965)

TOTAL EKUITAS                                             59.625.239.075             65.155.788.443

TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                              67.968.926.637             77.125.206.802




                   Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian yang
                       tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.

                                                  2
Page 5
                                PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                  LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
             Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
          Dan Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2024
                               dan 30 September 2023 (Tidak Diaudit)
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                     Catatan      30 September 2024        30 September 2023

PENJUALAN                              2,22             6.760.381.296           12.195.175.814

BEBAN POKOK PENJUALAN                  2,23            (3.255.624.124)          (6.356.971.901)

LABA KOTOR                                              3.504.757.172            5.838.203.913

Beban penjualan                        2,24              (987.929.503)          (1.494.935.071)
Beban umum dan administrasi            2,25            (7.518.507.764)         (10.747.525.558)

LABA (RUGI) USAHA                                      (5.001.680.095)          (6.404.256.716)

PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-
   LAIN
Penghasilan keuangan                   2                       704.696               2.741.304
Beban keuangan                         2                 (375.661.375)           (627.534.017)
Lain-lain – neto                       2                 (139.933.878)              32.389.031

LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK
                                                       (5.516.570.652)          (6.996.660.398)
  PENGHASILAN

PAJAK PENGHASILAN                      2
Kini                                  14c                                                     -
Tangguhan                             14d                   3.410.222                         -

Manfaat (Beban) Pajak
                                                                                              -
  Penghasilan – Neto

LABA (RUGI) BERSIH TAHUN
                                                       (5.513.160.430)          (6.996.660.398)
  BERJALAN

PENGHASILAN (RUGI)
  KOMPREHENSIF
  LAIN
Pos yang tidak akan
  direklasifikasikan ke laba rugi
Pengukuran kembali atas imbalan                           (22.293.510)
  pascakerja                           2,18
Pajak penghasilan terkait              2,14d                4.904.572

TOTAL RUGI KOMPREHENSIF
 LAIN - NETO SETELAH
                                                       (5.530.549.368)          (6.996.660.398)
 PAJAK

LABA (RUGI) KOMPREHENSIF
                                                       (5.530.549.368)          (6.996.660.398)
 TAHUN BERJALAN

LABA (RUGI) PER SAHAM                  2,26                     (3,54)                   (4,48)


                    Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian yang
                        tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.

                                                   3
Page 6
                                                             PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                                                LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
                                           Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
                                        Dan Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2024
                                                             dan 30 September 2023 (Tidak Diaudit)
                                                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                                                                         Dapat         Belum dapat            Rugi
                                                             Tambahan
                                        Modal Saham                                   ditentukan        ditentukan        Komprehensif     Jumlah Ekuitas
                                                            modal disetor
                                                                                    penggunaannya     penggunaannya           Lain
Saldo 1 Januari 2023                     31.250.000.000       29.867.355.456         1.000.000.000      6.927.836.505      (257.897.817)   68.787.294.144

Rugi Bersih tahun berjalan                                                                              (6.996.660.398)                    (6.996.660.398)

Rugi Komprehensif lain tahun berjalan

Saldo 30 September 2023                  31.250.000.000       29.867.355.456          1.000.000.000        (68.823.893)    (257.897.817)   61.790.633.746



Saldo 1 Januari 2024                     31.250.000.000       29.867.355.456          1.000.000.000      3.357.358.952     (318.925.965)   65.155.788.443

Rugi Bersih tahun berjalan                                                                              (5.513.160.430)                    (5.513.160.430)

Rugi Komprehensif lain tahun berjalan                                                                                       (17.388.938)     (17.388.938)

Saldo 30 September 2024                  31.250.000.000       29.867.355.456          1.000.000.000     (2.155.801.478)    (336.314.903)   59.625.239.075



                                                 Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian yang
                                                     tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.




                                                                                4
Page 7
                               PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                        LAPORAN ARUS KAS
                Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
          Dan Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2024 dan
                                    30 September 2023 (Tidak Diaudit)
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                  Catatan   30 September 2024    30 September 2023

ARUS KAS DARI (UNTUK) AKTIVITAS
   OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan                                    5.606.825.929        12.074.007.367
Pembayaran kepada pemasok                                      (5.521.015.738)        (4.188.484.364)
Penerimaan pengembalian uang muka dari
pemasok                                                          5.023.955.990
Pembayaran untuk beban operasional lainnya                     (2.047.976.822)        (9.490.087.790)
Penerimaan penghasilan keuangan                                        704.696             2.741.304
Pembayaran beban keuangan                                        (375.661.375)          (513.683.129)
Pembayaran pajak penghasilan                                      (25.181.952)

Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk)
                                                                2.661.650.728         (2.115.506.612)
  Aktivitas Operasi

ARUS KAS UNTUK AKTIVITAS INVESTASI
Penjualan aset tetap                                10             298.128.122                      -
Perolehan aset tetap                              10,32          (263.312.789)        (6.070.690.415)
Pembayaran uang muka perolehan aset                8,32

Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas
                                                                   34.815.333         (6.070.690.415)
  Investasi

ARUS KAS DARI (UNTUK) AKTIVITAS
   PENDANAAN
Peningkatan modal disetor                                                                          -
Penerimaan tambahan modal disetor                                                                  -
Pembayaran utang bank                                          (1.657.154.394)        (1.545.453.440)
Penerimaan (pembayaran) utang pembiayaan          14,31          (812.208.139)          (303.122.494)
konsumen
Penerimaan (pembayaran) utang lain-lain – pihak   13,27          (479.917.913)         4.920.109.500
berelasi
Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk)
                                                               (2.949.280.446)         3.071.533.566
  Aktivitas Pendanaan

KENAIKAN (PENURUNAN) NETO KAS DAN
  BANK                                                           (252.814.385)        (5.114.663.461 )

KAS DAN BANK AWAL TAHUN                                           665.569.697          5.361.820.802

KAS DAN BANK AKHIR TAHUN                            4             412.755.312            247.157.341




                    Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian yang
                        tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.



                                                     5
Page 8
                                    PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2024 dan 30 September 2023 (Tidak Diaudit)
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

       1.   UMUM

            Pendirian Perusahaan

            PT Hetzer Medical Indonesia tbk ("Perusahaan") didirikan tanggal 31 Desember 2010 berdasarkan Akta
            Notaris No. 12 dibuat oleh Cahya Suryana, S.H., Notaris di Bandung. Akta Pendirian Perusahaan telah
            disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan surat keputusan
            No. AHU-06450.AH.01.01.Tahun 2011 tanggal 8 Februari 2011.

            Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta Notaris
            No. 31 tanggal 28 Maret 2024, dibuat oleh Dr. Erny Kencanawati, S.H., M.Kn., tentang perubahan
            susunan pengurus Perusahaan. Perubahan anggaran dasar Perusahaan tersebut telah dierima oleh
            Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Penerimaan Pemberitahuan
            Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0139542 tanggal 04 April 2024.

            Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan terutama
            bergerak di bidang perdagangan dan industri dengan kegiatan usaha utama yaitu industri barang plastik
            lainnya, industri peralatan kedokteran dan kedokteran gigi serta perlengkapan lainnya, perdagangan
            besar alat laboratorium, alat farmasi dan alat kedokteran untuk manusia.

            Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 kegiatan usaha utama yang dijalankan
            Perusahaan adalah di bidang perdagangan dan industri masker, stetoskop, tensimeter dan peralatan
            kedokteran.

            Perusahaan berkedudukan di Kota Cimahi.

            Perusahaan tidak memiliki Entitas Induk.

            Susunan Dewan Komisaris dan Direksi serta Karyawan

            Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 susunan Dewan Komisaris dan Direksi
            Perusahaan adalah sebagai berikut:

                                               30 September 2024                       31 Desember 2023
            Dewan Komisaris
            Komisaris Utama         :   Jemmy Kurniawan                      : Jemmy Kurniawan
            Komisaris               :   Alvi Hadi Sugondo                    : Franciscus Rijadi

            Komisaris Independen    :   Tato Suprapto Basir                  : Tato Suprapto Basir

            Direksi
            Direktur Utama          :   dr.Yenny Marlina                     : Agustinus Padmono Budi Sanyoto
            Direktur                :   Herry                                : Herry
                                        Fancy Marsiana                         Fancy Marsiana

            Personil manajemen kunci Perusahaan meliputi seluruh anggota Komisaris dan Direksi. Manajemen
            kunci tersebut memiliki kewenangan dan tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin, dan
            mengendalikan aktivitas Perusahaan.

            Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 002/SPE/HMI/II/2024 tanggal 12 Februari 2024, Dewan
            Direksi mengangkat dr.Yenny Marlina sebagai Sekretaris Perusahaan.

            Perusahaan telah membentuk komite audit berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Perseroan
            No. 001/HMI/KOM/IV/2024 tanggal 01 April 2024 dengan susunan anggota sebagai berikut:




                                                            6
Page 9
                                     PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2024 dan 30 September 2023 (Tidak Diaudit)
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

       1.   UMUM (lanjutan)

            Susunan Dewan Komisaris dan Direksi serta Karyawan (lanjutan)

            Komite Audit
            Ketua                                                :     Tato Suprapto Basir
            Anggota 1                                            :     Aam Rahmani SE.,Ak.,CA
            Anggota 2                                            :     Drs. Widjaja Muliadi, MM., MBA

            Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 13/HMI/BS/IV/2022 tanggal 14 April 2022, Dewan Direksi
            mengangkat Dera Susanty Herman sebagai Kepala Unit Audit Internal.

            Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 Perusahaan masing-masing memiliki 25
            dan 24 karyawan tetap.

            Penawaran Umum Saham Perdana

            Pada tanggal 29 Juli 2002, Perusahaan memperoleh Pernyataan Efektif dari Otoritas Jasa Keuangan
            (OJK) dengan Surat No. S-159/D.04/2002 untuk melakukan penawaran umum perdana 312.500.000
            saham dengan nilai nominal Rp 20 per saham, dengan harga penawaran Rp 125 per saham. Pada
            tanggal 10 Agustus 2022, seluruh saham tersebut telah dicatatkan di Bursa Efek Indonesia.

            Penawaran Umum Saham Perdana tersebut disetujui oleh Rapat Umum Pemegang Saham dan
            dituangkan dalam Akta Notaris No. 64 oleh Sugih Haryati, S.H., M.Kn., tanggal 19 Oktober 2022.

            Penerbitan Laporan Keuangan

            Laporan keuangan ini telah diotorisasi untuk diterbitkan oleh Dewan Direksi Perusahaan, selaku pihak
            yang bertanggung jawab atas penyusunan dan penyelesaian laporan keuangan, pada tanggal
            23 Oktober 2024.


       2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING

            Kepatuhan Terhadap Standar Akuntansi Keuangan (SAK)

            Laporan keuangan Perusahaan telah disusun dan disajikan sesuai dengan SAK di Indonesia yang
            meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Standar Akuntansi
            Keuangan (“ISAK”) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan-Ikatan Akuntan
            Indonesia (“DSAK-IAI”), serta Peraturan No. VIII.G.7 yang diterbitkan oleh BAPEPAM-LK, tentang
            Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.

            Dasar Penyajian Laporan Keuangan

            Laporan keuangan, kecuali laporan arus kas, telah disusun secara akrual dengan menggunakan konsep
            biaya perolehan (historical cost), kecuali untuk akun-akun tertentu yang diukur berdasarkan basis lain
            seperti yang dijelaskan dalam kebijakan akuntansi terkait.

            Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung, dan dikelompokkan ke dalam
            aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

            Kebijakan akuntansi yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsisten dengan yang
            digunakan dalam penyusunan laporan keuangan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
            2023, kecuali untuk penerapan amendemen PSAK yang berlaku efektif pada tanggal 1 Januari 2024
            seperti yang diungkapkan dalam Catatan ini.

            Mata uang fungsional dan pelaporan yang digunakan oleh Perusahaan adalah Rupiah.



                                                           7
Page 10
                                     PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2024 dan 30 September 2023 (Tidak Diaudit)
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

       2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

            Dasar Penyajian Laporan Keuangan (lanjutan)

            Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan SAK Indonesia mengharuskan manajemen untuk
            membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi yang memengaruhi penerapan kebijakan akuntansi dan
            jumlah aset, liabilitas, pendapatan dan beban yang dilaporkan. Walaupun estimasi ini dibuat
            berdasarkan pengetahuan terbaik manajemen dan pertimbangan atas kejadian dan tindakan saat ini,
            hasil yang sebenarnya mungkin berbeda dari jumlah yang diestimasi. Hal-hal yang melibatkan
            pertimbangan atau kompleksitas yang lebih tinggi atau hal-hal di mana asumsi dan estimasi adalah
            signifikan terhadap laporan keuangan diungkapkan dalam Catatan 3 atas laporan keuangan.

            Penerapan PSAK yang Baru dan Direvisi

            Perusahaan telah menerapkan menerapkan PSAK yang baru dan revisi, yang berlaku efektif tanggal
            1 Januari 2023:
            - Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan terkait Pengungkapan Kebijakan Akuntansi
            - Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka
               Pendek atau Jangka Panjang
            - Amendemen PSAK 16 Aset Tetap tentang Hasil sebelum Penggunaan yang Diintensikan
            - Amendemen PSAK 25: Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan terkait
               Definisi Estimasi Akuntansi
            - Amendemen PSAK 46: Pajak Penghasilan tentang Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang
               Timbul dari Transaksi Tunggal

            Penerapan standar yang baru dan revisi tersebut tidak mengakibatkan perubahan substansial terhadap
            kebijakan akuntansi Perusahaan dan tidak memiliki dampak material terhadap jumlah yang dilaporkan
            untuk tahun berjalan.

            Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing

            Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah (“Rp”), yang merupakan mata uang fungsional Perusahaan.

            Transaksi dalam mata uang asing dicatat ke mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs yang
            berlaku pada tanggal transaksi.

            Pada tanggal laporan posisi keuangan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan
            dengan kurs yang berlaku saat itu. Pos non-moneter dalam mata uang asing yang diukur berdasarkan
            nilai historis tidak dijabarkan kembali. Selisih kurs yang timbul atas penyelesaian pos-pos moneter dan
            penjabaran kembali pos-pos moneter diakui pada laba rugi.

            Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi

            Sesuai dengan PSAK No. 7, “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”, suatu pihak dianggap berelasi jika
            salah satu pihak memiliki kemampuan untuk mengendalikan (dengan cara kepemilikan, secara
            langsung atau tidak langsung) atau mempunyai pengaruh signifikan (dengan cara partisipasi dalam
            kebijakan keuangan dan operasional) atas pihak lain dalam mengambil keputusan keuangan dan
            operasional.

            Seluruh transaksi signifikan dengan pihak berelasi diungkapkan dalam Catatan 27 atas laporan
            keuangan.

            Instrumen Keuangan

            Aset Keuangan

            Aset keuangan diakui dan dihentikan pengakuannya pada tanggal perdagangan di mana pembelian
            atau penjualan aset keuangan dilakukan berdasarkan kontrak yang mensyaratkan penyerahan aset
            keuangan dalam jangka waktu yang ditetapkan oleh pasar yang bersangkutan.

                                                           8
Page 11
                                       PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2024 dan 30 September 2023 (Tidak Diaudit)
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

       2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

            Instrumen Keuangan (lanjutan)

            Aset Keuangan (lanjutan)

            Perusahaan menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal dan tidak bisa
            melakukan perubahan setelah penerapan awal tersebut.

            Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan harus didasarkan pada bisnis model dan arus kas kontraktual
            - apakah semata dari pembayaran pokok dan bunga.

            Aset keuangan diklasifikasikan dalam dua kategori sebagai berikut:
            - Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi.; dan
            - Aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan
              komprehensif lain.

            Aset keuangan Perusahaan meliputi kas dan bank, piutang usaha dan piutang lain-lain (instrumen
            keuangan yang memiliki dan tidak memiliki kuotasi harga). Aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset
            lancar, jika jatuh tempo dalam waktu 12 bulan, jika tidak maka aset keuangan ini diklasifikasikan sebagai
            aset tidak lancar.

            Pengukuran aset keuangan setelah pengakuan awal tergantung pada klasifikasinya sebagai berikut:

            i)    Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi

                  Perusahaan mengukur aset keuangan pada biaya diamortisasi jika kedua kondisi berikut terpenuhi:
                  (1) aset keuangan yang dimiliki dalam model bisnis dengan tujuan untuk mengumpulkan arus kas
                  kontraktual; dan (2) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menimbulkan pada tanggal yang
                  ditentukan untuk arus kas yang semata- mata pembayaran pokok dan bunga atas jumlah pokok
                  yang belum dibayar.

                  Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortiasi selanjutnya diukur dengan menggunakan
                  metode suku bunga efektif (Effective Interest Rate) (“EIR”), setelah dikurangi dengan penurunan
                  nilai. Biaya perolehan yang diamortisasi dihitung dengan memperhitungkan diskonto atau premi
                  atas biaya akuisisi atau biaya yang merupakan bagian integral dari EIR tersebut. Amortisasi EIR
                  dicatat dalam laporan laba rugi. Kerugian yang timbul dari penurunan nilai juga diakui pada laporan
                  laba rugi.

            ii)   Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui OCI

                  Instrumen utang

                  Perusahaan mengukur instrumen utang pada nilai wajar melalui OCI jika kedua kondisi berikut
                  terpenuhi: (1) aset keuangan yang dimiliki dalam model bisnis dengan tujuan untuk mengumpulkan
                  arus kas kontraktual dan pejualan; dan (2) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan
                  menimbulkan pada tanggal yang ditentukan untuk arus kas yang semata-mata pembayaran pokok
                  dan bunga atas jumlah pokok yang belum dibayar.

                  Untuk instrumen utang yang diukur pada nilai wajar melalui OCI, pendapatan bunga, revaluasi
                  selisih kurs, dan kerugian atau pembalikan penurunan nilai diakui dalam laba rugi dan dihitung
                  dengan cara yang sama seperti aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi.
                  Perubahan nilai wajar yang tersisa diakui dalam OCI. Setelah penghentian pengakuan, perubahan
                  nilai wajar kumulatif yang diakui di OCI didaur ulang menjadi laba rugi.




                                                             9
Page 12
                                       PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2024 dan 30 September 2023 (Tidak Diaudit)
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

       2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

            Instrumen Keuangan (lanjutan)

            Aset Keuangan (lanjutan)

            ii)    Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui OCI (lanjutan)

                   Instrumen ekuitas

                   Setelah pengakuan awal, Perusahaan dapat memilih untuk mengklasifikasikan investasi
                   ekuitasnya secara tidak dapat dibatalkan sebagai instrumen ekuitas yang ditetapkan pada nilai
                   wajar melalui OCI jika definisi ekuitas sesuai PSAK No. 50: Instrumen Keuangan: Penyajian dan
                   tidak dimiliki untuk diperdagangkan. Klasifikasi ditentukan berdasarkan instrumen per instrumen.

                   Keuntungan dan kerugian dari aset keuangan ini tidak pernah didaur ulang menjadi keuntungan
                   atau kerugian. Dividen diakui sebagai pendapatan lain-lain dalam laba rugi pada saat hak
                   pembayaran telah ditetapkan, kecuali jika Perusahaan memperoleh keuntungan dari hasil tersebut
                   sebagai pemulihan sebagian biaya perolehan aset keuangan, dalam hal ini, keuntungan tersebut
                   adalah dicatat dalam OCI. Instrumen ekuitas yang ditetapkan pada nilai wajar melalui OCI tidak
                   tunduk pada penilaian penurunan nilai.

            iii)   Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi

                   Aset keuangan pada nilai wajar melalui laporan laba rugi termasuk aset keuangan yang dimiliki
                   untuk diperdagangkan, aset keuangan yang ditetapkan pada pengakuan awal pada nilai wajar
                   melalui laporan laba rugi, atau aset keuangan yang wajib diukur pada nilai wajar. Aset keuangan
                   diklasifikasikan sebagai kelompok diperdagangkan jika mereka diperoleh untuk tujuan dijual atau
                   dibeli kembali dalam waktu dekat. Derivatif, termasuk derivatif melekat yang dipisahkan, juga
                   diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk diperdagangkan kecuali jika ditetapkan sebagai instrumen
                   lindung nilai yang efektif. Aset keuangan dengan arus kas yang tidak semata-mata pembayaran
                   pokok dan bunga diklasifikasikan dan diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi, terlepas
                   dari model bisnisnya. Terlepas dari kriteria untuk instrumen utang yang akan diklasifikasikan pada
                   biaya perolehan diamortisasi atau pada nilai wajar melalui OCI, seperti dijelaskan di atas,
                   instrumen utang dapat ditetapkan pada nilai wajar melalui laba rugi pada pengakuan awal jika hal
                   tersebut menghilangkan, atau secara signifikan mengurangi, ketidaksesuaian akuntansi.

                   Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi selanjutnya disajikan dalam
                   laporan posisi keuangan sebesar nilai wajar, dengan perubahan nilai wajar yang diakui dalam
                   laporan laba rugi.

                   Perusahaan tidak memiliki investasi dalam instrumen ekuitas, yang diklasifikasikan sebagai aset
                   keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.

            Aset keuangan (atau mana yang lebih tepat, bagian dari aset keuangan atau bagian dari kelompok aset
            keuangan serupa) dihentikan pengakuannya pada saat: (1) hak untuk menerima arus kas yang berasal
            dari aset tersebut telah berakhir; atau (2) Perusahaan telah mengalihkan hak mereka untuk menerima
            arus kas yang berasal dari aset atau berkewajiban untuk membayar arus kas yang diterima secara
            penuh tanpa penundaan material kepada pihak ketiga dalam perjanjian “pass-through”; dan baik (a)
            Perusahaan telah secara substansial, mengalihkan seluruh risiko dan manfaat dari aset, atau (b)
            Perusahaan secara substansial tidak mengalihkan atau tidak memiliki seluruhris iko dan manfaat suatu
            aset, namun telah mengalihkan kendali atas aset tersebut.

            Liabilitas Keuangan

            Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK No. 71 diklasifikasikan sebagai berikut:
            - Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi; dan
            - Liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi.


                                                             10
Page 13
                                      PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2024 dan 30 September 2023 (Tidak Diaudit)
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

       2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

            Instrumen Keuangan (lanjutan)

            Liabilitas Keuangan (lanjutan)

            Perusahaan menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka pada saat pengakuan awal.

            Seluruh liabilitas keuangan diakui pada awalnya sebesar nilai wajar dan, dalam hal pinjaman dan utang,
            termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung.

            Liabilitas keuangan Perusahaan meliputi utang usaha, utang lain-lain – pihak ketiga, utang sewa, utang
            pembiayaan konsumen, dan utang bank. Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka
            panjang jika jatuh tempo melebihi 12 bulan dan sebagai liabilitas jangka pendek jika jatuh tempo yang
            tersisa kurang dari 12 bulan.

            Pengukuran liabilitas keuangan setelah pengakuan awal tergantung pada klasifikasinya sebagai berikut:

            i)    Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi

                  Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya amortisasi (misalnya pinjaman dan utang yang
                  dikenakan bunga) selanjutnya diukur dengan menggunakan metode EIR. Amortisasi EIR termasuk
                  di dalam biaya keuangan dalam laporan laba rugi.

            ii)   Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi

                  Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi termasuk liabilitas
                  keuangan untuk diperdagangkan dan liabilitas keuangan yang ditetapkan pada saat pengakuan
                  awal untuk diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi.

                  Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai kelompok untuk diperdagangkan jika mereka diperoleh
                  untuk tujuan dijual atau dibeli kembali dalam waktu dekat. Kategori ini termasuk instrumen
                  keuangan derivatif yang diambil Perusahaan yang tidak ditujukan sebagai instrumen lindung nilai
                  dalam hubungan lindung nilai sebagaimana didefinisikan dalam PSAK No. 71. Derivatif melekat
                  yang dipisahkan juga diklasifikasikan sebagai kelompok diperdagangkan kecuali mereka
                  ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai efektif.

                  Keuntungan atau kerugian atas liabilitas yang dimiliki untuk diperdagangkan diakui dalam laporan
                  laba rugi.

            Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat liabilitas tersebut berakhir atau dibatalkan atau
            kadaluarsa

            Dalam hal suatu liabilitas keuangan yang ada digantikan oleh liabilitas keuangan lain dari pemberi
            pinjaman yang sama dengan persyaratan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara
            substansial atas persyaratan dari suatu liabilitas yang ada, pertukaran atau modifikasi tersebut
            diperlakukan sebagai penghentian pengakuan liabilitas awal dan pengakuan liabilitas baru, dan selisih
            antara nilai tercatat masing-masing liabilitas diakui dalam laporan laba rugi.

            Instrumen keuangan derivatif dan aktivitas lindung nilai

            Metode pengakuan keuntungan atau kerugian yang timbul tergantung dari apakah derivatif tersebut
            dimaksudkan sebagai instrumen lindung nilai, dan jika demikian, sifat dari item yang dilindung nilai.

            Untuk derivatif yang dikategorikan sebagai lindung nilai arus kas, pada awal transaksi, Perusahaan
            mendokumentasikan hubungan antara instrumen lindung nilai dengan item yang dilindung nilai, beserta
            tujuan manajemen risiko dan strategi pelaksanaan transaksi lindung nilai. Perusahaan juga
            mendokumentasikan penilaiannya, pada saat dimulainya lindung nilai dan secara berkesinambungan,
            apakah derivatif yang digunakan dalam transaksi lindung nilai sangat efektif dalam menghapus dampak
            perubahan nilai wajar atas arus kas yang dilindung nilai.

                                                             11
Page 14
                                      PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2024 dan 30 September 2023 (Tidak Diaudit)
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

       2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

            Instrumen Keuangan (lanjutan)

            Instrumen keuangan derivatif dan aktivitas lindung nilai (lanjutan)

            Nilai wajar penuh derivatif lindung nilai diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar atau liabilitas jangka
            panjang jika jatuh tempo yang tersisa untuk pokok yang dilindung nilai melebihi 12 bulan, dan sebagai
            aset lancar atau liabilitas jangka pendek jika jatuh tempo yang tersisa kurang dari 12 bulan.

            Perubahan nilai wajar derivatif yang ditetapkan dan memenuhi kriteria lindung nilai atas arus kas untuk
            tujuan akuntansi, bagian efektifnya, diakui di penghasilan komprehensif lain di dalam "cadangan lindung
            nilai arus kas". Ketika instrumen derivatif tersebut kadaluarsa atau tidak lagi memenuhi kriteria lindung
            nilai untuk tujuan akuntansi, maka keuntungan atau kerugian kumulatif di penghasilan komprehensif
            lain diakui pada laporan laba rugi.

            Perubahan nilai wajar derivatif yang tidak memenuhi kriteria lindung nilai untuk tujuan akuntansi diakui
            langsung pada laporan laba rugi di dalam "(Kerugian) keuntungan perubahan nilai wajar derivatif -
            bersih".

            Saling Hapus Antar Aset dan Liabilitas Keuangan

            Aset dan liabilitas keuangan dapat saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan posisi
            keuangan jika, dan hanya jika, Perusahaan saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk
            melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan berniat untuk menyelesaikan secara
            neto atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.

            Penurunan Nilai Aset Keuangan

            Pada setiap periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah risiko kredit dari instrumen keuangan telah
            meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian, Perusahaan
            menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang perkiraan usia instrumen
            keuangan daripada perubahan atas jumlah kerugian kredit ekspektasian. Dalam melakukan penilaian,
            Perusahaan membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada saat
            periode pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada saat
            pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran serta ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa
            biaya atau usaha pada saat tanggal pelaporan terkait dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini dan
            perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan, yang mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak
            pengakuan awal.

            Perusahaan menerapkan metode yang disederhanakan untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian
            tersebut terhadap piutang usaha dan aset kontrak tanpa komponen pendanaan yang signifikan.

            Penentuan Nilai Wajar

            Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar
            untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar di pasar utama (atau
            pasar yang paling menguntungkan) pada tanggal pengukuran dalam kondisi pasar saat ini (yaitu harga
            keluar) terlepas apakah harga tersebut dapat diobservasi secara langsung atau diestimasi dengan
            menggunakan teknik penilaian lain pada tanggal pengukuran.

            Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas
            terjadi:
            i)   di pasar utama (principal market) untuk aset atau liabilitas tersebut; atau
            ii) jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan (most advantageous market)
                 untuk aset atau liabilitas tersebut.




                                                             12
Page 15
                                     PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2024 dan 30 September 2023 (Tidak Diaudit)
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

       2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

            Instrumen Keuangan (lanjutan)

            Penentuan Nilai Wajar (lanjutan)

            Perusahaan mengukur nilai wajar suatu aset atau liabilitas menggunakan asumsi yang akan digunakan
            pelaku pasar ketika menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar
            bertindak dalam kepentingan ekonomis terbaiknya.

            Pengukuran nilai wajar aset nonkeuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk
            menghasilkan manfaat ekonomis dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan
            terbaiknya (highest and best use) atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan
            menggunakan aset tersebut dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya.

            Perusahaan menggunakan teknik penilaian yang sesuai dalam keadaan dan dimana data yang
            memadai tersedia untuk mengukur nilai wajar, memaksimalkan penggunaan input yang dapat
            diobservasi yang relevan dan meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.

            Hirarki nilai wajar dikategorikan dalam tiga (3) level input untuk teknik penilaian yang digunakan dalam
            pengukuran nilai wajar, sebagai berikut:
            a) Input Level 1 - harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang
                 identik yang dapat diakses entitas pada tanggal pengukuran.
            b) Input Level 2 - input selain harga kuotasian yang termasuk dalam Level 1 yang dapat diobservasi
                 untuk aset atau liabilitas, baik secara langsung atau tidak langsung.
            c) Input Level 3 - input yang tidak dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas.

            Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada laporan keuangan secara berulang, Perusahaan menentukan
            apakah terjadi transfer antara Level di dalam hirarki dengan cara mengevaluasi kategori (berdasarkan
            input level terendah yang signifikan dalam pengukuran nilai wajar) setiap akhir periode pelaporan.

            Perusahaan menentukan kelas aset dan liabilitas yang sesuai dengan sifat, karakteristik, dan risiko aset
            dan liabilitas, dan level hirarki nilai wajar dimana pengukuran nilai wajar tersebut dikategorikan.

            Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar
            untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal
            pengukuran.

            Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas
            terjadi di pasar utama atau, jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan di
            mana Perusahaan memiliki akses pada tanggal tersebut.

            Jika tersedia, Perusahaan mengukur nilai wajar instrumen keuangan dengan menggunakan harga
            kuotasian di pasar aktif untuk instrumen tersebut. Jika harga kuotasian tidak tersedia di pasar aktif,
            Perusahaan menggunakan teknik penilaian dengan memaksimalkan penggunaan input yang dapat
            diobservasi dan relevan serta meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.

            Teknik penilaian mencakup penggunaan transaksi pasar terkini yang dilakukan secara wajar oleh pihak-
            pihak yang berkeinginan dan memahami (recent arm’s length market transactions), penggunaan nilai
            wajar terkini instrumen lain yang secara substansial sama, analisa arus kas yang didiskonto, atau model
            penilaian lain.

            Kas dan bank

            Kas dan bank tidak digunakan sebagai jaminan ataupun dibatasi penggunaannya.




                                                            13
Page 16
                                     PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2024 dan 30 September 2023 (Tidak Diaudit)
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

       2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

            Persediaan

            Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi neto.
            Biaya perolehan persediaan meliputi seluruh biaya yang timbul sampai persediaan berada dalam
            kondisi dan lokasi saat ini, di mana ditentukan dengan menggunakan metode rata-rata tertimbang.
            Biaya barang jadi dan barang dalam proses terdiri dari biaya bahan baku, tenaga kerja langsung, biaya
            langsung lain dan biaya tidak langsung yang terkait dengan produksi (berdasarkan kapasitas operasi
            normal). Nilai realisasi neto adalah estimasi harga penjualan dalam kegiatan usaha normal dikurangi
            estimasi biaya yang diperlukan untuk melakukan penjualan.

            Ketika persediaan dijual, jumlah tercatat persediaan tersebut diakui sebagai beban pada tahun di mana
            pendapatan terkait diakui.

            Penyisihan penurunan nilai persediaan karena keusangan, kerusakan, kehilangan dan lambatnya
            perputaran ditentukan berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan masing-masing persediaan
            untuk mencerminkan nilai realisasi neto pada akhir tahun. Penyisihan penurunan nilai persediaan ke
            nilai realisasi neto dan seluruh kerugian persediaan diakui sebagai beban pada periode penurunan nilai
            atau kerugian terjadi. Jumlah setiap pemulihan penyisihan penurunan nilai persediaan karena kenaikan
            nilai realisasi neto, diakui sebagai pengurangan terhadap jumlah persediaan yang diakui sebagai beban
            pada periode terjadinya pemulihan tersebut.

            Biaya Dibayar di Muka

            Biaya dibayar di muka diamortisasi selama masa manfaat setiap biaya dengan menggunakan metode
            garis lurus.

            Aset Tetap

            Pada saat pengakuan awal, aset tetap diukur pada biaya perolehan yang meliputi harga pembelian,
            biaya pinjaman dan biaya lainnya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke
            lokasi dan kondisi yang diperlukan. Setelah pengakuan awal, Perusahaan menggunakan model biaya
            di mana seluruh aset tetap diukur sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan
            akumulasi kerugian penurunan nilai (jika ada).

            Biaya pengurusan legal awal untuk hak atas tanah diakui sebagai bagian dari biaya perolehan tanah
            dan biaya ini tidak disusutkan. Biaya yang berkaitan dengan perpanjangan hak atas tanah diakui
            sebagai beban ditangguhkan dan diamortisasi selama periode hak atas tanah atau manfaat ekonomi
            tanah, mana yang lebih pendek.

            Biaya setelah perolehan awal termasuk dalam jumlah tercatat aset atau diakui sebagai aset yang
            terpisah, mana yang lebih tepat, ketika terdapat kemungkinan bahwa manfaat ekonomi di masa depan
            berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke Perusahaan dan biaya tersebut dapat diukur secara
            andal. Jumlah tercatat komponen yang diganti dihentikan pengakuannya pada tahun di mana
            penggantian tersebut terjadi. Seluruh biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke dalam laba
            rugi.

            Penyusutan dihitung sejak aset tersebut siap untuk digunakan dengan menggunakan metode garis
            lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap yang bersangkutan dengan rincian
            sebagai berikut:
                                                                                 Tahun      Persentase
            Bangunan                                                                     20              5%
            Mesin                                                                      8 – 16      6,25% - 12,5%
            Kendaraan                                                                     8            12,5%
            Peralatan                                                                   4–8         12,5% - 25%
            Inventaris                                                                    4             25%
            Furniture                                                                   4–8         12,5% - 25%
            Aset hak guna - bangunan                                                    1-3        33,33% - 100%

                                                           14
Page 17
                                     PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2024 dan 30 September 2023 (Tidak Diaudit)
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

       2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

            Aset Tetap (lanjutan)

            Masa manfaat ekonomi, nilai residu dan metode penyusutan aset tetap ditelaah setiap akhir tahun dan
            pengaruh dari setiap perubahan estimasi akuntansi tersebut berlaku prospektif.

            Aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomi masa depan
            yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian
            pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat
            dari aset tetap) diakui dalam laba rugi pada tahun aset tersebut itu dihentikan pengakuannya.

            Properti Investasi

            Properti investasi yang merupakan properti yang dimiliki untuk penghasilan sewa jangka panjang
            dan/atau untuk peningkatan modal, pada awalnya diakui sebesar biaya perolehan dan selanjutnya
            dicatat pada biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai.
            Biaya perolehan juga termasuk biaya penggantian bagian properti investasi, jika memenuhi kriteria
            pengakuan. Seluruh biaya pemeliharaan dan perbaikan yang tidak memenuhi kriteria pengakuan diakui
            dalam laba rugi pada saat terjadinya.

            Properti investasi Perusahaan terdiri dari bangunan dan disusutkan menggunakan metode garis lurus
            (straight-line method) sesuai dengan taksiran masa manfaat ekonomis selama 20 tahun.

            Transfer ke atau dari properti investasi dilakukan pada saat terdapat perubahan penggunaan.

            Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan

            Aset yang memiliki masa manfaat yang tidak terbatas tidak diamortisasi namun diuji penurunan nilainya
            setiap tahun, atau lebih sering apabila terdapat peristiwa atau perubahan pada kondisi yang
            mengindikasikan kemungkinan penurunan nilai. Aset yang diamortisasi ditelaah untuk penurunan nilai
            apabila terjadi kondisi atau perubahan yang mengindikasikan bahwa jumlah tercatat aset tidak dapat
            diperoleh kembali. Kerugian penurunan nilai diakui sebesar selisih jumlah tercatat aset terhadap jumlah
            terpulihkannya. Jumlah terpulihkan adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset dikurangi
            biaya penjualan dengan nilai pakai.

            Untuk tujuan menguji penurunan nilai, aset dikelompokkan hingga unit terkecil yang menghasilkan arus
            kas terpisah teridentifikasi (unit penghasil kas). Aset non keuangan yang mengalami penurunan nilai
            ditelaah untuk kemungkinan pembalikkan atas penurunan nilai tersebut pada setiap tanggal pelaporan.

            Sewa

            Perusahaan sebagai penyewa

            Pada tanggal permulaan kontrak, Perusahaan menilai apakah kontrak merupakan, atau mengandung,
            sewa. Suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk
            mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan
            imbalan.

            Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian,
            Perusahaan harus menilai apakah:
            - Perusahaan memiliki hak untuk mendapatkan secara subtansial seluruh manfaat ekonomi dari
               penggunaan aset identifikasian; dan
            - Perusahaan memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian. Perusahaan memiliki
               hak ini ketika Perusahaan memiliki hak untuk pengambilan keputusan yang relevan tentang
               bagaimana dan untuk tujuan apa aset digunakan telah ditentukan sebelumnya dan:
            - Perusahaan memiliki hak untuk mengoperasikan aset;
            - Perusahaan telah mendesain aset dengan cara menetapkan sebelumnya bagaimana dan untuk
               tujuan apa aset akan digunakan selama periode penggunaan.

                                                           15
Page 18
                                       PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2024 dan 30 September 2023 (Tidak Diaudit)
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

       2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

            Sewa (lanjutan)

            Perusahaan sebagai penyewa (lanjutan)

            Pada tanggal insepsi atau pada penilaian kembali atas kontrak yang mengandung sebuah komponen
            sewa, Perusahaan mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke masing-masing komponen sewa
            berdasarkan harga tersendiri relatif dari komponen sewa dan harga tersendiri agregat dari komponen
            nonsewa. Namun, untuk sewa penunjang dimana Perusahaan bertindak sebagai penyewa,
            Perusahaan memutuskan untuk tidak memisahkan komponen nonsewa dan mencatat komponen sewa
            dan nonsewa tersebut sebagai satu komponen sewa.

            Pada tanggal permulaan sewa, Perusahaan mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa. Aset hak-guna
            diukur pada biaya perolehan, dimana meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa yang disesuaikan
            dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan, ditambah dengan
            biaya langsung awal yang dikeluarkan dan estimasi biaya yang akan dikeluarkan untuk membongkar
            dan memindahkan aset pendasar atau untuk merestorasi aset pendasar ke kondisi yang disyaratkan
            dan ketentuan sewa, dikurangi dengan insentif sewa yang diterima.

            Aset hak-guna kemudian disusutkan menggunakan metode garis lurus dari tanggal permulaan hingga
            tanggal yang lebih awal antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa.

            Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal permulaan,
            didiskontokan dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau jika suku bunga tersebut
            tidak dapat ditentukan, maka menggunakan suku bunga pinjaman inkremental. Pada umumnya,
            Perusahaan menggunakan suku bunga pinjaman inkremental sebagai tingkat bunga diskonto.

            Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran liabilitas sewa meliputi pembayaran berikut ini:
            - pembayaran tetap, termasuk pembayaran tetap secara substansi dikurangi dengan piutang insentif
              sewa;
            - pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau suku bunga yang pada awalnya
              diukur dengan menggunakan indeks atau suku bunga pada tanggal permulaan;
            - jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa dengan jaminan nilai residual;
            - harga eksekusi opsi beli jika Perusahaan cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut; dan
            - penalti karena penghentian awal sewa kecuali jika Perusahaan cukup pasti untuk tidak
              menghentikan lebih awal.

            Liabilitas Imbalan Kerja

            Perusahaan menyediakan imbalan kerja pasti kepada karyawannya sesuai dengan Undang-undang
            Ketenagakerjaan Indonesia No. 13/2003. Program imbalan pasti ini tidak didanai.

            Liabilitas neto Perusahaan atas program imbalan pasti dihitung dari nilai kini liabilitas imbalan
            pascakerja pasti pada akhir periode pelaporan dikurangi nilai wajar aset program, jika ada. Perhitungan
            liabilitas imbalan pascakerja dilakukan dengan menggunakan metode Projected Unit Credit dalam
            perhitungan aktuaria yang dilakukan setiap akhir periode pelaporan.

            Pengukuran kembali liabilitas imbalan pascakerja, meliputi a) keuntungan dan kerugian aktuarial,
            b) imbal hasil atas aset program, tidak termasuk bunga, dan c) setiap perubahan dampak batas atas
            aset, tidak termasuk bunga, diakui di penghasilan komprehensif lain pada saat terjadinya. Pengukuran
            kembali tidak direklasifikasi ke laba rugi pada periode berikutnya.

            Ketika program imbalan berubah atau terdapat kurtailmen atas program, bagian imbalan yang berubah
            terkait biaya jasa lalu, atau keuntungan atau kerugian kurtailmen, diakui di laba rugi pada saat terdapat
            perubahan atau kurtailmen atas program.




                                                            16
Page 19
                                      PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2024 dan 30 September 2023 (Tidak Diaudit)
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

       2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

            Liabilitas Imbalan Kerja (lanjutan)

            Perusahaan menentukan (penghasilan) beban bunga neto atas (aset) liabilitas imbalan pascakerja neto
            dengan menerapkan tingkat bunga diskonto pada awal periode pelaporan tahunan untuk mengukur
            liabilitas imbalan pascakerja selama periode berjalan.

            Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian atas penyelesaian liabilitas imbalan pascakerja pada
            saat penyelesaian terjadi. keuntungan atau kerugian atas penyelesaian merupakan selisih antara nilai
            kini liabilitas imbalan pascakerja yang ditetapkan pada tanggal penyelesaian dengan harga
            penyelesaian, termasuk setiap aset program yang dialihkan dan setiap pembayaran yang dilakukan
            secara langsung oleh Perusahaan sehubungan dengan penyelesaian tersebut.

            Perusahaan mengakui (1) biaya jasa, yang terdiri dari biaya jasa kini, biaya jasa lalu, dan setiap
            keuntungan atau kerugian atas penyelesaian, dan (2) penghasilan atau beban bunga neto di laba rugi
            pada saat terjadinya.

            Pengakuan       Pendapatan       dan     Beban

            Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan

            Pengakuan pendapatan harus memenuhi 5 langkah analisa sebagai berikut:
            i)   Identifikasi kontrak dengan pelanggan.
            ii) Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji
                 dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke
                 pelanggan.
            iii) Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak diperoleh
                 suatu entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke
                 pelanggan. Jika imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang bersifat
                 variabel, maka Perusahaan membuat estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah yang
                 diharapkan berhak diterima atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan
                 dikurangi dengan estimasi jumlah jaminan kinerja jasa yang akan dibayarkan selama periode
                 kontrak.
            iv) Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual
                 berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika tidak
                 dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan biaya
                 yang diharapkan ditambah marjin.
            v) Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan
                 barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas
                 barang atau jasa tersebut).

            Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan cara sebagai berikut:
            - Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau
            - Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke pelanggan). Untuk kewajiban
              pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu periode waktu Perusahaan memilih ukuran penyelesaian
              yang sesuai untuk penentuan jumlah pendapatan yang harus diakui karena telah terpenuhinya
              kewajiban pelaksanaan.

            Pembayaran harga transaksi berbeda untuk setiap kontrak. Aset kontrak diakui ketika jumlah
            penerimaan dari pelanggan kurang dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi. Kewajiban
            kontrak diakui ketika jumlah penerimaan dari pelanggan lebih dari saldo kewajiban pelaksanaan yang
            telah dipenuhi. Aset kontrak disajikan dalam "Piutang usaha" dan liabilitas kontrak disajikan dalam
            "Pendapatan diterima di muka".

            Penjualan barang

            Pendapatan dari penjualan barang diakui pada saat risiko dan manfaat kepemilikan secara signifikan
            telah dialihkan kepada pelanggan. Hal ini biasanya terjadi pada saat barang diserahkan dan pelanggan
            telah menerima barang tersebut.

                                                             17
Page 20
                                     PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2024 dan 30 September 2023 (Tidak Diaudit)
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

       2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

            Pengakuan Pendapatan dan Beban (lanjutan)

            Beban diakui pada saat terjadinya (accrual basis).

            Laba per Saham

            Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih tahun berjalan dengan rata-rata tertimbang
            jumlah saham yang beredar selama tahun tersebut.

            Laba per saham dilusian dihitung manakala Perusahaan memiliki instrumen berpotensi saham biasa
            yang bersifat dilutif.

            Pajak Penghasilan

            Beban pajak penghasilan terdiri dari jumlah beban pajak kini dan pajak tangguhan.

            Beban pajak penghasilan untuk periode berjalan terdiri dari pajak penghasilan kini dan pajak tangguhan.
            Beban pajak penghasilan diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, kecuali
            jika pajak tersebut terkait dengan transaksi atau kejadian yang diakui di penghasilan komprehensif lain
            atau langsung diakui ke ekuitas. Dalam hal ini, pajak tersebut masing-masing diakui dalam penghasilan
            komprehensif lain atau ekuitas.

            i)    Pajak Kini

                  Beban pajak kini dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku pada tanggal pelaporan
                  keuangan, dan ditetapkan berdasarkan taksiran laba kena pajak tahun berjalan. Manajemen
                  secara periodik mengevaluasi posisi yang dilaporkan di Surat Pemberitahuan Tahunan (“SPT”)
                  sehubungan dengan situasi di mana aturan pajak yang berlaku membutuhkan interpretasi. Jika
                  perlu, manajemen menentukan provisi berdasarkan jumlah yang diharapkan akan dibayar kepada
                  otoritas pajak.

                  Bunga dan denda untuk kekurangan atau kelebihan pembayaran pajak penghasilan, jika ada,
                  dicatat sebagai bagian dari “Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan” dalam laporan laba rugi dan
                  penghasilan komprehensif lain.

                  Jumlah tambahan pokok dan denda pajak yang ditetapkan dengan Surat Ketetapan Pajak (“SKP”)
                  diakui sebagai pendapatan atau beban dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
                  tahun berjalan, kecuali jika diajukan upaya penyelesaian selanjutnya. Jumlah tambahan pokok
                  pajak dan denda yang ditetapkan dengan SKP ditangguhkan pembebanannya sepanjang
                  memenuhi kriteria pengakuan aset.

            ii)   Pajak Tangguhan

                  Pajak tangguhan diakui berdasarkan perbedaan temporer pada tanggal pelaporan antara dasar
                  pengenaan pajak untuk aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya untuk tujuan pelaporan
                  keuangan. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak dengan
                  beberapa pengecualian. Aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang boleh
                  dikurangkan dan rugi fiskal apabila terdapat kemungkinan besar bahwa jumlah laba kena pajak
                  pada masa mendatang akan memadai untuk mengkompensasi perbedaan temporer dan rugi fiskal.

                  Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang pada akhir periode pelaporan, dan mengurangi
                  jumlah tercatat jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang
                  memadai untuk mengkompensasi sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan. Aset pajak
                  tangguhan yang belum diakui dinilai kembali pada setiap akhir periode pelaporan dan diakui
                  sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak mendatang akan memungkinkan aset pajak
                  tangguhan tersedia untuk dipulihkan.


                                                           18
Page 21
                                      PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2024 dan 30 September 2023 (Tidak Diaudit)
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

       2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

            Pajak Penghasilan (lanjutan)

            ii)   Pajak Tangguhan (lanjutan)

                  Aset dan liabilitas pajak tangguhan dihitung berdasarkan tarif yang akan dikenakan pada periode
                  saat aset direalisasikan atau liabilitas tersebut diselesaikan, berdasarkan undang-undang pajak
                  yang berlaku atau berlaku secara substantif pada akhir periode laporan keuangan. Pengaruh pajak
                  terkait dengan penyisihan dan/atau pemulihan semua perbedaan temporer selama tahun berjalan,
                  termasuk pengaruh perubahan tarif pajak, untuk transaksi-transaksi yang sebelumnya telah
                  langsung dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas.

                  Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan secara saling hapus saat hak yang dapat dipaksakan
                  secara hukum ada untuk saling hapus aset pajak kini dan liabilitas pajak kini, atau aset pajak
                  tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan berkaitan dengan entitas kena pajak yang sama, atau
                  Perusahaan bermaksud untuk menyelesaikan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto.

            Segmen operasi

            Segmen adalah bagian khusus dari Perusahaan yang terlibat baik dalam menyediakan produk dan jasa
            (segmen usaha), maupun dalam menyediakan produk dan jasa dalam lingkungan ekonomi tertentu
            (segmen geografis), yang memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dari segmen lainnya.

            Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen termasuk akun-akun yang dapat diatribusikan
            langsung kepada suatu segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan dengan dasar yang sesuai
            kepada segmen tersebut.


       3.   PERTIMBANGAN, ASUMSI DAN ESTIMASI AKUNTANSI PENTING

            Penyusunan laporan keuangan Perusahaan mengharuskan manajemen untuk membuat
            pertimbangan, estimasi dan asumsi yang memengaruhi jumlah-jumlah pendapatan, beban, aset dan
            liabilitas yang dilaporkan serta pengungkapan atas liabilitas kontinjensi pada setiap akhir periode
            pelaporan. Namun, hasil aktual dapat berbeda dengan jumlah yang diestimasi, ketidakpastian atas
            asumsi serta estimasi tersebut dapat menimbulkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat aset
            dan liabilitas pada tahun berikutnya.

            Pertimbangan dalam Penerapan Kebijakan Akuntansi

            Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan, manajemen telah membuat pertimbangan
            berikut, selain yang telah tercakup dalam estimasi, yang memiliki dampak signifikan atas jumlah-jumlah
            yang diakui dalam laporan keuangan:

            Penyisihan Pajak Penghasilan Badan

            Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan penyisihan atas pajak penghasilan badan.
            Terdapat transaksi dan perhitungan pajak tertentu yang penentuan akhirnya adalah tidak pasti dalam
            kegiatan usaha normal. Perusahaan mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan
            estimasi apakah akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan. Ketika hasil pajak yang dikeluarkan
            berbeda dengan jumlah yang awalnya diakui, perbedaan tersebut akan berdampak pada pajak
            penghasilan dan penyisihan pajak tangguhan pada periode di mana penentuan tersebut dilakukan.

            Aset pajak tangguhan diakui atas seluruh rugi fiskal yang belum dikompensasi sejauh besar
            kemungkinan bahwa laba fiskal akan tersedia untuk dikompensasi dengan saldo rugi fiskal yang dapat
            dikompensasikan. Penentuan jumlah aset pajak tangguhan yang dapat diakui berdasarkan perbedaan
            waktu dan laba kena pajak di masa mendatang bersama-sama dengan strategi perencanaan pajak
            masa depan membutuhkan pertimbangan signifikan dari manajemen.


                                                            19
Page 22
                                      PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2024 dan 30 September 2023 (Tidak Diaudit)
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

       3.   PERTIMBANGAN, ASUMSI DAN ESTIMASI AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

            Pertimbangan dalam Penerapan Kebijakan Akuntansi (lanjutan)

            Penyisihan Pajak Penghasilan Badan (lanjutan)

            Jumlah tercatat utang pajak penghasilan dan aset pajak tangguhan Perusahaan, diungkapkan pada
            Catatan 14b atas laporan keuangan.

            Klasifikasi Aset dan Liabilitas Keuangan

            Perusahaan mengklasifikasikan aset keuangannya bergantung pada model bisnis untuk mengelola aset
            keuangan tersebut dan apakah persyaratan kontraktual dari aset keuangan tersebut semata-mata
            pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang. Aset dan liabilitas keuangan diakui dan
            dikelompokkan sesuai dengan kebijakan akuntansi Perusahaan seperti diungkapkan pada Catatan 28
            atas laporan keuangan.

            Mengevaluasi perjanjian sewa

            Dikelompokkan sebagai penyewa - Menilai pengaturan sewa dan jangka waktu sewa

            Penentuan apakah suatu perjanjian mengandung unsur sewa membutuhkan pertimbangan yang cermat
            untuk menilai apakah perjanjian tersebut memberikan hak untuk mendapatkan secara subtansial
            seluruh manfaat ekonomi dari penggunaan aset identifikasian dan hak untuk mengarahkan penggunaan
            aset identifikasian, bahkan jika hak tersebut tidak dijabarkan secara eksplisit di perjanjian. Dalam
            menentukan jangka waktu sewa, Perusahaan mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang
            menimbulkan insentif ekonomi untuk menggunakan opsi perpanjangan, atau tidak menggunakan opsi
            penghentian. Opsi perpanjangan (atau periode setelah opsi penghentian kontrak kerja) hanya termasuk
            dalam jangka waktu sewa jika cukup pasti akan diperpanjang (atau tidak dihentikan).

            Dikelompokkan sebagai penyewa - Memperkirakan suku bunga pinjaman inkremental untuk liabilitas
            sewa

            Karena Perusahaan tidak dapat langsung menentukan suku bunga implisit, manajemen menggunakan
            suku bunga pinjaman inkremental Perusahaan sebagai tingkat diskonto. Ada beberapa faktor yang
            perlu dipertimbangkan dalam menentukan suku bunga pinjaman inkremental, yang banyak di antaranya
            memerlukan pertimbangan untuk dapat secara andal mengukur penyesuaian yang diperlukan untuk
            mencapai tingkat diskonto akhir. Dalam menentukan suku bunga pinjaman inkremental, Perusahaan
            mempertimbangkan faktor-faktor utama berikut: risiko kredit korporat Perusahaan, jangka waktu sewa,
            jangka waktu pembayaran sewa, lingkungan ekonomi, waktu di mana sewa dimulai, dan mata uang di
            mana pembayaran sewa ditentukan.

            Sumber Estimasi Ketidakpastian

            Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan
            yang memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas
            untuk tahun/periode berikutnya diungkapkan di bawah ini. Perusahaan mendasarkan asumsi dan
            estimasi pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan disusun. Asumsi dan situasi
            mengenai perkembangan masa depan mungkin berubah akibat perubahan pasar atau situasi di luar
            kendali Perusahaan. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.

            Penurunan Nilai Piutang Usaha dan Piutang Lain-Lain

            Tingkat provisi yang spesifik dievaluasi oleh manajemen dengan dasar faktor-faktor yang memengaruhi
            tingkat tertagihnya piutang tersebut. Dalam kasus ini, Perusahaan menggunakan pertimbangan
            berdasarkan fakta dan kondisi terbaik yang tersedia meliputi tetapi tidak terbatas pada jangka waktu
            hubungan Perusahaan dengan pelanggan dan status kredit pelanggan berdasarkan laporan dari pihak
            ketiga dan faktor-faktor pasar yang telah diketahui, untuk mencatat pencadangan spesifik untuk
            pelanggan terhadap jumlah jatuh tempo untuk mengurangi piutang Perusahaan menjadi jumlah yang
            diharapkan tertagih.

                                                             20
Page 23
                                     PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2024 dan 30 September 2023 (Tidak Diaudit)
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

       3.   PERTIMBANGAN, ASUMSI DAN ESTIMASI AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

            Sumber Estimasi Ketidakpastian (lanjutan)

            Penurunan Nilai Piutang Usaha dan Piutang Lain-Lain (lanjutan)

            Pencadangan secara spesifik ini dievaluasi dan disesuaikan kembali jika terdapat informasi tambahan
            yang diterima memengaruhi jumlah yang diestimasikan. Selain provisi khusus terhadap piutang yang
            signifikan secara individual, Perusahaan juga mengakui provisi penurunan nilai secara kolektif terhadap
            risiko kredit debitur yang dikelompokkan berdasarkan karakteristik kredit yang sama, dan meskipun
            tidak secara spesifik diidentifikasi membutuhkan provisi khusus, memiliki risiko gagal bayar lebih tinggi
            daripada ketika awal piutang tersebut diberikan kepada debitur.

            Perusahaan menerapkan pendekatan yang disederhanakan untuk mengukur kerugian kredit
            ekspektasian yang menggunakan cadangan kerugian kredit ekspektasian seumur hidup untuk seluruh
            piutang usaha. Dalam penentuan kerugian kredit ekspektasian, manajemen diharuskan untuk
            menggunakan pertimbangan dalam mendefinisikan hal apa yang dianggap sebagai kenaikan risiko
            kredit yang signifikan dan dalam pembuatan asumsi dan estimasi, untuk menghubungkan informasi
            yang relevan tentang kejadian masa lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi ekonomi.
            Pertimbangan diaplikasikan dalam menentukan periode seumur hidup dan saat pengakuan awal
            piutang.

            Jumlah tercatat piutang usaha Perusahaan diungkapkan di dalam Catatan 5 atas laporan keuangan.

            Nilai Wajar atas Instrumen Keuangan

            Bila nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan yang tercatat pada laporan posisi keuangan tidak
            tersedia di pasar aktif, ditentukan dengan menggunakan berbagai teknik penilaian termasuk
            penggunaan model matematika. Masukan (input) untuk model ini berasal dari data pasar yang bisa
            diamati sepanjang data tersebut tersedia. Bila data pasar yang bisa diamati tersebut tidak tersedia,
            pertimbangan manajemen diperlukan untuk menentukan nilai wajar. Nilai wajar atas instrumen
            keuangan diungkapkan dalam Catatan 28.

            Penurunan Nilai Persediaan

            Manajemen melakukan penilaian analisis umur persediaan pada setiap tanggal pelaporan dan
            membentuk penyisihan untuk persediaan usang dan persediaan yang memiliki perputaran yang lambat
            yang diidentifikasi tidak lagi sesuai untuk digunakan dalam produksi, dengan mempertimbangkan nilai
            realisasi neto dari persediaan barang jadi dan barang dalam proses berdasarkan pada harga jual dan
            kondisi pasar saat ini. Jumlah tercatat persediaan diungkapkan di dalam Catatan 7 atas laporan
            keuangan.

            Mengestimasi Masa Manfaat Properti Investasi dan Aset Tetap

            Biaya perolehan properti investasi dan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus
            berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis
            properti investasi dan aset tetap antara 4 sampai dengan 20 tahun, suatu kisaran yang umumnya
            diperkirakan dalam industri sejenis. Perubahan dalam pola pemakaian dan tingkat perkembangan
            teknologi dapat memengaruhi masa manfaat ekonomis serta nilai sisa aset dan karenanya biaya
            penyusutan masa depan memiliki kemungkinan untuk diubah/direvisi.

            Jumlah tercatat properti investasi dan aset tetap Perusahaan diungkapkan di dalam Catatan 11 dan 10
            atas laporan keuangan.

            Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan

            Penilaian penurunan untuk aset non-keuangan, selain goodwill dilakukan ketika indikator penurunan
            nilai tertentu yang hadir. Sedangkan untuk goodwill, pengujian penurunan nilai wajib dilakukan minimal
            setiap tahun terlepas dari apakah atau tidak ada indikasi penurunan nilai.

                                                            21
Page 24
                                      PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2024 dan 30 September 2023 (Tidak Diaudit)
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

       3.   PERTIMBANGAN, ASUMSI DAN ESTIMASI AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

            Sumber Estimasi Ketidakpastian (lanjutan)

            Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan (lanjutan)

            Menentukan nilai wajar aset membutuhkan estimasi arus kas yang diharapkan akan dihasilkan dari
            penggunaan lanjutan dan disposisi akhir dari aset tersebut. Setiap perubahan signifikan dalam asumsi
            yang digunakan dalam menentukan nilai wajar material dapat memengaruhi penilaian nilai dipulihkan
            dan kerugian penurunan nilai yang dihasilkan bias memiliki dampak material terhadap hasil usaha.

            Jumlah tercatat aset tetap diungkapkan di dalam Catatan 10 atas laporan keuangan.

            Liabilitas Imbalan Kerja Karyawan

            Penentuan liabilitas diestimasi atas imbalan kerja karyawan Perusahaan bergantung pada pemilihan
            asumsi aktuarial yang digunakan. Asumsi tersebut termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat
            kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran diri karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun
            dan tingkat kematian. Hasil aktual yang berbeda dari asumsi yang ditetapkan sebelumnya, diperlakukan
            sesuai dengan kebijakan akuntansi sebagaimana diuraikan dalam Catatan 2 atas laporan keuangan.

            Perusahaan berkeyakinan bahwa asumsi pada tanggal pelaporan tersebut adalah wajar dan sesuai.
            Perbedaan signifikan pada hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan
            Perusahaan dapat mempengaruhi secara material liabilitas diestimasi atas imbalan kerja karyawan dan
            beban imbalan kerja karyawan. Jumlah tercatat liabilitas diestimasi atas imbalan kerja karyawan
            diungkapkan dalam Catatan 18 atas laporan keuangan.

            Pajak Penghasilan

            Perusahaan selaku wajib pajak menghitung liabilitas perpajakannya secara self assessment
            berdasarkan pada peraturan pajak yang berlaku. Perhitungan tersebut dianggap benar selama belum
            terdapat ketetapan dari Direktorat Jenderal Pajak atas jumlah pajak yang terutang atau ketika sampai
            dengan jangka waktu lima (5) tahun (masa daluarsa pajak) tidak terdapat ketetapan pajak yang
            diterbitkan. Perbedaan jumlah pajak yang terutang dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti
            pemeriksaan pajak, penemuan bukti-bukti pajak baru dan perbedaan interpretasi antara manajemen
            dan pejabat kantor pajak terhadap peraturan pajak tertentu. Perbedaan hasil aktual dan jumlah tercatat
            tersebut dapat mempengaruhi jumlah tagihan pajak, utang pajak, aset pajak tangguhan dan beban
            pajak. Jumlah tercatat utang pajak diungkapkan dalam Catatan 14b atas laporan keuangan.


       4.   KAS DAN BANK

            Akun ini terdiri dari :
                                                            30 September 2024             31 Desember 2023

            Kas                                                        380.446.964                  193.171.658
            Bank – Rupiah
              PT Bank Central Asia Tbk                                  30.469.239                  463.268.356
              PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                              1.000.000                    1.279.108
              PT Bank Pembangunan Daerah Jawa
                 Barat dan Banten Tbk                                      539.073                      764.073
            Bank – USD
              PT Bank Central Asia Tbk                                     300.036                    7.086.502

               Sub-jumlah                                               32.308.348                  472.398.039

            Jumlah                                                     412.755.312                  665.569.697


                                                           22
Page 25
                                      PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2024 dan 30 September 2023 (Tidak Diaudit)
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

       4.   KAS DAN BANK (lanjutan)

            Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, tidak terdapat saldo kas dan bank yang
            ditempatkan kepada pihak berelasi.

            Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, tidak terdapat saldo kas dan bank yang
            signifikan yang tidak dapat digunakan oleh Perusahaan.


       5.   PIUTANG USAHA

            Akun ini terdiri dari :
                                                               30 September 2024         31 Desember 2023

              Pihak ketiga – Rupiah
                 PT Cipta sukses                                     2.749.880.000             2.716.880.000
                 PT Amanah Meddis Indonesia                                      -             1.527.794.000
                 PT Karya Pratama                                    1.551.513.600               570.044.940
                 PT Banmal Indonesia Gemilang                           64.800.000               113.520.000
                 PT Buana Inti Prima Usaha                             603.336.000                         -
                 PT Badan Nupra Jaya                                   142.000.000                         -
                 Lain-lain (masing-masing dibawah Rp
                    100.000.000)                                      574.628.204                651.710.101

                  Sub-jumlah                                         5.686.157.804              5.579.949.041
              Dikurangi cadangan kerugian
                 penurunan nilai                                     (159.686.419)              (159.686.419)

              Jumlah                                                 5.526.471.385              5.420.262.622

            Rincian piutang usaha berdasarkan umur piutang adalah sebagai berikut:

                                                           30 September 2024            31 Desember 2023

            Belum jatuh tempo                                           55.587.831              3.139.029.441
            Telah jatuh tempo:
               1 – 30 hari                                              88.831.973                465.462.583
               31 – 60 hari                                             33.000.000                 24.595.134
               61 – 90 hari                                                                     1.942.478.594
               > 90 hari                                             5.508.738.000                  8.383.289

            Jumlah                                                   5.686.157.804              5.579.949.041


            Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, manajemen berkeyakinan bahwa
            penyisihan kerugian penurunan nilai piutang adalah cukup untuk menutup kerugian penurunan nilai
            atas tidak tertagihnya piutang usaha.


       6.   PIUTANG LAIN-LAIN

            Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, akun ini merupakan piutang karyawan
            dengan saldo masing-masing sebesar Rp 823.221.000 dan Rp 865.471.000. Piutang ini merupakan
            penghargaan kepada karyawan yang berprestasi dan telah memiliki masa kerja yang lama. Manajemen
            berkeyakinan bahwa seluruh piutang lain-lain dapat tertagih, sehingga tidak diperlukan cadangan
            penurunan nilai piutang.




                                                          23
Page 26
                                      PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2024 dan 30 September 2023 (Tidak Diaudit)
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

       7.   PERSEDIAAN

            Akun ini terdiri dari :
                                                           30 September 2024          31 Desember 2023

            Barang jadi                                             6.551.697.851              5.051.838.744
            Bahan baku                                              3.695.216.924              2.762.877.646
            Kemasan                                                   947.533.199                754.880.471

            Sub-jumlah                                            11.194.447.974               8.569.596.861
            Dikurangi cadangan kerugian penurunan
               nilai                                                  (79.500.423)              (79.500.423)

            Jumlah                                                11.114.947.551               8.490.096.438


            Mutasi persediaan selama tahun berjalan adalah sebagai berikut:


                                                           30 September 2024            31 Desember 2023

            Bahan baku dan kemasan
            Saldo awal                                              3.517.758.117              2.769.666.762
            Pembelian bahan baku dan kemasan                        5.120.656.004              8.516.374.245
            Pemakaian bahan baku dan kemasan
               untuk produksi (lihat Catatan 23)                   (3.995.663.998 )            (7.768.282.890 )

            Saldo akhir                                             4.642.750.123               3.517.758.117

            Barang Jadi
            Saldo awal                                              5.051.838.744              4.570.347.333
            Beban pokok produksi                                    4.755.483.231             10.664.203.510
            Beban pokok penjualan (lihat Catatan 23)               (3.255.624.124 )          (10.182.712.099 )

            Saldo akhir                                             6.551.697.851               5.051.838.744

            Jumlah                                                11.194.447.974                8.569.596.861


            Manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat persediaan tersebut di atas tidak melebihi realisasi
            bersihnya dan oleh karena itu, tidak diperlukan penyisihan untuk menyesuaikan jumlah tercatat
            persediaan ke nilai realisasi netonya.

            Pada 30 September 2024, persediaan telah diasuransikan pada PT China Taiping Insurance
            Indonesia terhadap risiko kerugian dengan nilai pertanggungan sebesar Rp. 13.166.703.772 yang
            menurut pendapat manajemen cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas risiko tersebut.

            Pada tahun 2023, persediaan telah diasuransikan pada PT China Taiping Insurance Indonesia
            terhadap risiko kerugian dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 11.720.568.923 yang menurut
            pendapat manajemen cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas risiko tersebut.


       8.   UANG MUKA

            Akun ini terdiri dari :
                                                           30 September 2024            31 Desember 2023

            Pembelian bahan baku                                                                5.023.955.990
            Pembelian furniture                                         3.775.000                    3.775.000

                                                          24
Page 27
                                      PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2024 dan 30 September 2023 (Tidak Diaudit)
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

       8.   UANG MUKA (lanjutan)

                                                              30 September 2024               31 Desember 2023

            Jumlah                                                          3.775.000                5.027.730.990



       9.   BIAYA DIBAYAR DI MUKA

            Akun ini terdiri dari :
                                                              30 September 2024               31 Desember 2023

            Asuransi                                                      62.077.194                  109.980.444
            Sewa                                                          11.542.289                    9.738.580
            Lain-lain                                                    166.671.256                   95.046.500

            Jumlah                                                        240.290.739                 214.765.524



       10. ASET TETAP

            Akun ini terdiri dari:
                                                                             30 September 2024

                                                              Penambahan/          Pengurangan/
                                           Saldo Awal          Reklasifikasi        Reklasifikasi    Saldo Akhir
            Biaya Perolehan
            Kepemilikan langsung
              Tanah                        12.865.025.000                     -                  -    12.865.025.000
              Bangunan                     20.100.244.479                     -                  -    20.100.244.479
              Mesin                        16.676.113.176                     -                  -    16.676.113.176
              Kendaraan                     4.646.269.399           131.000.000      (858.961.500)     3.918.307.899
              Peralatan                      2.692.158.043          115.903.189          (220.000)     2.807.841.232
              Inventaris                    1.889.642.391            16.409.600                  -     1.906.051.991
              Furniture                     2.861.279.556                     -                  -     2.861.279.556
              Aset dalam proses –
                bangunan                                                       -                                     -
            Aset hak guna
              Bangunan                      1.995.000.000                      -                 -     1.995.000.000
            0Jumlah Biaya Perolehan        63.725.732.044           263.312.789     (859.181.500)     63.129.863.333

            Akumulasi Penyusutan
            Kepemilikan langsung
              Bangunan                      1.530.265.493           753.759.099                  -     2.284.024.592
              Mesin                         4.473.994.231         1.063.331.129                  -     5.537.325.360
              Kendaraan                     1.959.081.557           415.724.268      (298.128.122)     2.076.677.703
              Peralatan                       484.249.851           469.507.263                  -       953.757.114
              Inventaris                      989.801.725           246.321.181                  -     1.236.122.906
              Furniture                       945.760.807           251.549.747                  -     1.197.310.554
            Aset hak guna
              Bangunan                      1.231.111.105          274.999.995                   -     1.506.111.100
            Jumlah Akumulasi
              Penyusutan                   11.614.264.769         3.475.192.682      (298.128.122)    14.791.329.329

            Nilai Buku                     52.111.467.275                                             48.338.534.004




                                                             25
Page 28
                                       PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2024 dan 30 September 2023 (Tidak Diaudit)
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

       10. ASET TETAP (lanjutan)
                                                                                31 Desember 2023

                                                                Penambahan/          Pengurangan/
                                              Saldo Awal         Reklasifikasi        Reklasifikasi    Saldo Akhir
            Biaya Perolehan
            Kepemilikan langsung
              Tanah                           12.865.025.000                     -                 -   12.865.025.000
              Bangunan                        16.114.580.276        3.985.664.203                  -   20.100.244.479
              Mesin                           11.000.423.276        5.675.689.900                  -   16.676.113.176
              Kendaraan                        4.067.319.399          578.950.000                  -    4.646.269.399
              Peralatan                          625.951.357        2.066.206.686                  -    2.692.158.043
            Biaya Perolehan (lanjutan)
            Kepemilikan langsung (lanjutan)
              Inventaris                       1.329.598.950          560.043.441                  -     1.889.642.391
              Furniture                        2.791.368.556           69.911.000                  -     2.861.279.556
              Aset dalam proses –
                bangunan                       1.521.401.307                     -   (1.521.401.307)                   -
            Aset hak guna
              Bangunan                          670.000.000          1.325.000.000                 -     1.995.000.000
            Jumlah Biaya Perolehan            50.985.668.121        14.261.465.230   (1.521.401.307)    63.725.732.044

            Akumulasi Penyusutan
            Kepemilikan langsung
              Bangunan                           585.685.385           944.580.108                 -     1.530.265.493
              Mesin                            3.470.390.844         1.003.603.387                 -     4.473.994.231
              Kendaraan                        1.285.487.650           673.593.907                 -     1.959.081.557
              Peralatan                          308.131.082           176.118.769                 -       484.249.851
              Inventaris                         616.427.500           373.374.225                 -       989.801.725
              Furniture                          604.848.041           340.912.766                 -       945.760.807
            Aset hak guna
              Bangunan                          591.388.885           639.722.220                  -     1.231.111.105
            Jumlah Akumulasi
              Penyusutan                       7.462.359.387        4.151.905.382                  -    11.614.264.769

            Nilai Buku                        43.523.308.734                                            52.111.467.275


            Aset tetap berupa tanah dan bangunan dijadikan jaminan atas fasilitas pinjaman bank yang diterima
            Perusahaan (lihat Catatan 17).

            Beban penyusutan aset tetap dialokasikan pada:
                                                                30 September 2024               31 Desember 2023

            Beban penjualan (lihat Catatan 24)                                65.011.753                234.579.170
            Beban umum dan administrasi (lihat
              Catatan 25)                                                  3.387.680.930               3.917.326.212

            Jumlah                                                         3.452.692.683               4.151.905.382



            Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, pembangunan aset dalam proses, berupa
            bangunan di Jl. Mekar Utama, Kel. Mekarwangi, Kec. Bojongloa Kidul, Bandung, Jawa Barat, sudah
            selesai. Perusahaan mengklasifikan aset tersebut sebagai propertI investasi (lihat Catatan 11).

            Manajemen berpendapat bahwa tidak ada indikasi perubahan keadaan yang menyebabkan terjadinya
            penurunan nilai atas nilai tercatat aset tetap pada 30 September 2024 dan 31 Desember 2023.




                                                               26
Page 29
                                     PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2024 dan 30 September 2023 (Tidak Diaudit)
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

       10. ASET TETAP (lanjutan)

             Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, aset tetap berupa mesin-mesin berikut
             instalasinya dan kendaraan telah diasuransikan pada PT China Taiping Insurance Indonesia, BCA
             Insurance dan PT Asuransi Raksa Pratikara terhadap risiko kerugian dengan nilai pertanggungan sebesar
             Rp 30.482.389.293 yang menurut pendapat manajemen cukup untuk menutup kemungkinan
             kerugian atas risiko tersebut.

            Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah tercatat aset tetap yang tidak dipakai sementara sebesar Rp
            7.057.070.975. Sedangkan pada tanggal 30 September 2024 semua aset tetap telah digunakan.

            Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 nilai perolehan aset tetap Perusahaan yang
            telah disusutkan penuh namun masih digunakan masing-masing adalah sebagai berikut:

                                                              30 September 2024              31 Desember 2023

            Mesin                                                       1.352.538.800               1.255.238.800
            Peralatan                                                     228.687.220                 123.098.484
            Inventaris                                                    589.160.600                 220.853.300
            Furniture                                                     112.814.600                  55.069.600

            Jumlah                                                      2.283.201.220               1.654.260.184


       11. PROPERTI INVESTASI
            Akun ini terdiri dari:
                                                                             30 September 2024
                                                              Penambahan/          Pengurangan/
                                            Saldo Awal         Reklasifikasi        Reklasifikasi   Saldo Akhir
            Biaya Perolehan
              Bangunan                       1.521.401.307                     -                -    1.521.401.307
            Akumulasi Penyusutan
              Bangunan                          76.070.065          57.052.548                  -      133.122.613

            Nilai Buku                       1.445.331.242                                           1.388.278.694


                                                                      31 Desember 2023
                                                              Penambahan/          Pengurangan/
                                            Saldo Awal         Reklasifikasi        Reklasifikasi   Saldo Akhir
            Biaya Perolehan
              Bangunan                                   -        1.521.401.307                 -    1.521.401.307
            Akumulasi Penyusutan
              Bangunan                                   -          76.070.065                  -       76.070.065

            Nilai Buku                                   -                                           1.445.331.242



            Pada tanggal 31 Desember 2023, properti investasi merupakan bangunan di Jl. Mekar Utama,
            Kel. Mekarwangi, Kec. Bojongloa Kidul, Bandung, Jawa Barat.

            Beban penyusutan untuk tahun 2023 seluruhnya dibebankan dalam beban umum dan administrasi.

            Manajemen berpendapat bahwa tidak ada indikasi perubahan keadaan yang menyebabkan terjadinya
            penurunan nilai atas nilai tercatat properti investasi pada 31 Desember 2023.




                                                             27
Page 30
                                        PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2024 dan 30 September 2023 (Tidak Diaudit)
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

       12. UTANG USAHA

            Akun ini merupakan utang kepada pihak ketiga, terdiri dari:
                                                            30 September 2024           31 Desember 2023

            Pihak ketiga – Rupiah
               PT Surya Sukses Mekar Makmur                            75.408.000                 270.653.623
               PT Venindo Imperia                                     268.164.900                 233.310.068
               PT Teska Kenko Indonesia                               292.781.704                  93.925.120
               PT Top Adi Perkasa                                               -                  27.750.000
               PT. Multi Spunindo                                     200.984.633                           -
               Sugiharto                                              125.903.399                           -
               Lain-lain (masing-masing dibawah Rp
                  100.000.000)                                        271.595.990                 249.740.315

            Jumlah                                                   1.234.838.626                875.379.126

       13. UTANG LAIN-LAIN
           Akun ini terdiri dari:
                                                            30 September 2024           31 Desember 2023

            Pihak ketiga                                               52.448.862                 119.407.001
            Pihak berelasi (lihat Catatan 27)                                                     725.000.000

            Jumlah                                                     52.448.862                 844.407.001



       14. PERPAJAKAN
           a. Pajak dibayar di muka

               Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, akun ini terdiri dari:

                                                               30 September 2024         31 Desember 2023

               Taksiran tagihan pajak penghasilan
                  tahun 2022                                                                     2.730.427.741
               Pajak Pertambahan Nilai                                                               7.924.486
               Pajak Penghasilan pasal 21                                                           98.323.889
               Pajak Penghasilan pasal 22                                35.281.750
               Pajak Penghasilan pasal 23                                 1.525.100
               Pajak Penghasilan pasal 25                                25.181.951

               Jumlah                                                    61.988.801              2.836.676.116


            b. Utang pajak

               Akun ini terdiri dari:
                                                               30 September 2024         31 Desember 2023

               Pajak Pertambahan Nilai                                  64.187.772                  91.732.309
               Pajak Penghasilan:
                  Pasal 21                                               17.410.970                          -
                  Pasal 23                                                  829.109                  2.212.333
                  Pasal 25                                                                          12.590.976
                  Pasal 4 ayat 2                                                                     2.250.000

               Jumlah                                                   82.427.851                 108.785.618


                                                          28
Page 31
                                        PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2024 dan 30 September 2023 (Tidak Diaudit)
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

       14. PERPAJAKAN (lanjutan)

            c. Pajak penghasilan kini

               Perhitungan taksiran tagihan pajak penghasilan, beban pajak kini dan taksiran utang pajak
               penghasilan Perusahaan adalah sebagai berikut:

                                                                       30 September 2024                 31 Desember 2023

               Laba (Rugi) sebelum pajak menurut
                 laporan laba rugi dan penghasilan
                 komprehensif lain                                            (5.516.570.652 )                     (3.587.487.444)

               Beda temporer:
                 Imbalan pasca kerja karyawan                                     15.501.010                             62.004.041
                 Cadangan kerugian penurunan nilai
                     piutang                                                                                            141.793.646
                 Cadangan kerugian penurunan nilai
                     persediaan                                                                                          79.500.423

               Beda tetap:
                 Pendapatan jasa giro                                             (704.696)                              (2.845.905)
                 Sumbangan dan jamuan                                            45.406.036                              43.044.737
                 Pajak penghasilan                                                  140.939                             344.258.843
                 Pajak lainnya                                                  439.510.547                                2.366.583
                 Lainnya yang tidak diakui secara
                     pajak                                                                                              (23.681.280)

               Taksiran laba kena pajak (rugi fiskal)                         (5.016.716.816 )                     (2.941.046.356)

               Taksiran laba kena pajak – dibulatkan                                          -                                     -

               Beban Pajak Kini                                                               -                                     -
               Dikurangi kredit pajak:
                  Pajak penghasilan pasal 22                                                  -                                     -
                  Pajak penghasilan pasal 23                                                  -                                     -
                  Pajak penghasilan pasal 25                                                  -                                     -

               Taksiran utang pajak penghasilan
                 pasal 29 (tagihan pajak
                 penghasilan)                                                                 -                                     -

               Taksiran laba kena pajak (rugi fiskal) hasil rekonsiliasi di atas menjadi dasar dalam pengisian Surat
               Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan Badan Perusahaan.

            d. Pajak penghasilan tangguhan
                                                                                              30 September 2024

                                                                                                  Dikreditkan ke
                                                                                                   penghasilan
                                                                         Dikreditkan ke           komprehensif
                                                   Saldo awal               laba rugi                  lain                Saldo Akhir

               Imbalan pasca kerja karyawan             72.469.948               3.410.222               4.904.572             80.784.742
               Cadangan kerugian penurunan nilai
                  piutang                                35.131.012                       -                         -           35.131.012
               Penyusutan asset tetap                   (59.765.062)                      -                         -         (59.765.062)

               Total                                    47.835.898              3.410.222                4.904.572             56.150.692



                                                                 29
Page 32
                                        PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2024 dan 30 September 2023 (Tidak Diaudit)
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

       14. PERPAJAKAN (lanjutan)

            d. Pajak penghasilan tangguhan (lanjutan)                                      31 Desember 2023

                                                                                           Dikreditkan ke
                                                                                            penghasilan
                                                                       Dikreditkan ke      komprehensif
                                                   Saldo awal             laba rugi             lain              Saldo Akhir

               Imbalan pasca kerja karyawan           69.441.592            (14.184.711)         17.213.067           72.469.948
               Cadangan kerugian penurunan nilai
                  piutang                              3.936.410             31.194.602                      -         35.131.012
               Penyusutan asset tetap                (59.765.062)                      -                     -       (59.765.062)

               Total                                  13.612.940              17.009.891         17.213.067           47.835.898



       15. PENDAPATAN DITERIMA DI MUKA

            Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, akun ini merupakan pendapatan diterima di muka
            atas penjualan:
                                                                   30 September 2024            31 Desember 2023

            Stetoskop dan Tensimeter                                         726.192.108                    1.819.852.226
            Masker                                                            46.702.702                          389.188

            Jumlah                                                           772.894.810                    1.820.241.414



       16. UTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN

            Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 akun ini merupakan utang atas
            perolehan kendaraan dengan rincian sebagai berikut:
                                                          30 September 2024    31 Desember 2023

            PT BCA Finance                                                   308.571.332                      788.489.245
            Dikurang bagian yang jatuh tempo dalam
               satu tahun                                                    270.123.151                      432.049.503

            Bagian jangka panjang                                             38.448.181                      356.439.742


            Pada tanggal 31 Desember 2023, utang kepada PT BCA Finance jatuh tempo hingga tanggal
            1 Desember 2025 dan dikenakan bunga berkisar antara 3,55% - 7,09% per tahun.

            Pada tanggal 31 Desember 2022, utang kepada PT BCA Finance jatuh tempo hingga tanggal
            22 September 2025 dan dikenakan bunga berkisar antara 5,92% - 7,09% per tahun.


       17. UTANG BANK

            Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 akun ini terdiri dari:
                                                                   30 September 2024              31 Desember 2023

            PT Bank Central Asia Tbk                                      5.525.302.707                     7.182.457.101
            Dikurang bagian yang jatuh tempo dalam
               satu tahun                                                 2.348.942.934                     2.229.125.663

            Bagian jangka panjang                                         3.176.359.773                     4.953.331.438

                                                                30
Page 33
                                    PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2024 dan 30 September 2023 (Tidak Diaudit)
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

       17. UTANG BANK (lanjutan)

            Berdasarkan Perjanjian Kredit No. 3327/7770/21 tanggal 2 Desember 2021 dan Perubahan Perjanjian
            Kredit No. 0068/3327/7770/22 tanggal 13 Januari 2022, Perusahaan memperoleh Fasilitas Kredit
            Investasi dari PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dengan pagu kredit tidak melebihi Rp 11.200.000.000.
            Fasilitas Kredit tersebut digunakan untuk pembelian Gudang di Komplek Pergudangan Blue Sky
            Industrial Estate No. 9. Fasilitas Kredit tersebut memiliki jangka waktu 5 tahun dan dikenakan bunga
            sebesar 7% per tahun.

            Agunan atas Fasilitas Kredit ini adalah sebidang tanah dan bangunan sebagaimana diuraikan dalam
            SHGB No. 01839/Kelurahan Leuwigajah, terletak di Kota Cimahi Blok Kubang, Kecamatan Cimahi
            Selatan, Kelurahan Leuwigajah, Jawa Barat atas nama Jemmy Kurniawan dan Fransciscus Rijadi (lihat
            Catatan 10).

            Hal-hal yang wajib dilaksanakan oleh Perusahaan adalah sebagai berikut:
            a. Mentaati semua undang-undang, peraturan pemerintah, kebijakan pemerintah, petunjuk atau
                instruksi dari pemerintah yang berlaku terhadap Perusahaan.
            b. Segera memberitahukan kepada BCA secara tertulis tentang adanya setiap perkara yang
                menyangkut Perusahaan, baik perdata, tatausaha negara, tuntutan pajak, penyidikan maupun
                perkara pidana yang akan mempengaruhi usaha maupun harta kekayaan Perusahaan.
            c. Segera memberitahukan kepada BCA secara tertulis dengan melampirkan dokumen pendukung
                setiap kali terjadi perubahan anggaran dasar serta perubahan susunan Direksi, Komisaris dan/atau
                pemegang saham mayoritas Perusahaan.
            d. Membayar semua biaya yang timbul dan berhubungan dengan pemberian Fasilitas Kredit serta
                pelaksanaan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan Perjanjian Kredit meskipun Fasilitas Kredit
                tidak digunakan dan/atau Perjanjian Kredit dibatalkan.
            e. Memberikan segala keterangan yang diminta oleh BCA yang berhubungan dengan pemberian
                Fasilitas Kredit dan Agunan.
            f. Mempertahankan Ha katas Kekayaan Intelektual, antara lain hak cipta, paten dan merek yang telah
                atau akan dimiliki oleh Perusahaan.
            g. Wajib menyerahkan laporan keuangan yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Terdaftar
                setiap 1 tahun sekali selambat-lambatnya 6 bulan setelah berakhir tahun buku.
            h. Tetap memusatkan aktivitas keuangan usaha pada rekening BCA.
            i. Menyerahkan Laporan Keuangan Audited Maksimal 1 tahun setelah realisasi.

            Hal-hal yang tidak boleh dilakukan Perusahaan selama belum membayar lunas Fasilitas Kredit ini tanpa
            persetujuan tertulis dari PT Bank Central Asia Tbk adalah sebagai berikut:
            a. Memperoleh pinjaman uang/kredit baru dari pihak lain dan/atau mengikatkan diri sebagai
                penanggung/penjamin dalam bentuk dan dengan nama apa pun dan/atau mengagunkan harta
                kekayaan Perusahaan kepada pihak lain.
            b. Meminjamkan uang, termasuk tetapi tidak terbatas kepada perusahaan afiliasinya, kecuali dalam
                rangka menjalankan usaha sehari-hari.
            c. Melakukan investasi, penyertaan atau membuka usaha baru di luar bisnis inti Perusahaan.
            d. Melakukan peleburan, penggabungan, pengambilalihan pembubaran/likuidasi, spin-off.

            Pada tanggal 30 September
            2024 dan 31 Desember 2023, Perusahaan telah memenuhi seluruh pembatasan dan kewajiban yang
            diwajibkan oleh bank.


       18. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA

            Perusahaan memiliki program pensiun manfaat pasti yang sepenuhnya tidak didanai untuk mencakup
            seluruh karyawan tetap. Perusahaan mencadangkan liabilitas imbalan kerja jangka panjang sesuai
            dengan Undang-undang Ketenagakerjaan No. 13 tanggal 25 Oktober 2003. Liabilitas imbalan kerja
            pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 didasarkan pada laporan Kantor Konsultan Aktuaria Muh
            Imam Basuki Dan Rekan, aktuaris independen, tanggal 21 Februari 2024. Liabilitas tersebut dihitung
            menggunakan metode “Projected Unit Credit”, dengan asumsi-asumsi utama sebagai berikut:


                                                          31
Page 34
                                     PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2024 dan 30 September 2023 (Tidak Diaudit)
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

       18. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA (lanjutan)

                                                               30 September 2024           31 Desember 2023

            Tingkat diskonto                                                 6,84%                        6,84%
            Kenaikan gaji                                              4% per tahun                 4% per tahun
            Umur pensiun normal                                            56 tahun                     56 tahun
            Tingkat mortalitas                                          TMI IV 2019                  TMI IV 2019

            Mutasi nilai kini liabilitas imbalan pasti dan jumlah yang diakui di laporan laba rugi dan penghasilan
            komprehensif lain adalah sebagai berikut:
                                                               30 September 2024           31 Desember 2023

            Saldo awal                                                  329.408.854                  315.643.598
            Beban yang diakui dalam laba rugi (lihat
               Catatan 25)
               Biaya jasa kini                                              9.701.059                  38.804.237
               Biaya bunga                                                  5.799.951                  23.199.804
               Biaya jasa lalu                                                                                  -

               Sub-total                                                 15.501.010                    62.004.041

            Pengukuran kembali yang diakui dalam
                                                                         22.293.510                    78.241.215
              penghasilan komprehensif lain
            Pembayaran imbalan kerja                                                                 (126.480.000 )

            Jumlah                                                      367.203.374                  329.408.854



       19. MODAL SAHAM

            Rincian pemegang saham Perusahaan pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
            adalah sebagai berikut:
                                               30 September 2024
                                                 Jumlah Saham
                                                Ditempatkan dan           Persentase
                Pemegang Saham                   Disetor Penuh           Pemilikan (%)              Jumlah
            Jemmy Kurniawan                        1.062.500.000                68                  21.250.000.000
            Fancy Marsiana                            62.500.000                 4                   1.250.000.000
            Masyarakat                               437.500.000                28                   8.750.000.000
            Jumlah                                  1.562.500.000               100                 31.250.000.000


                                                         31 Desember 2023
                                                 Jumlah Saham
                                                Ditempatkan dan           Persentase
                Pemegang Saham                   Disetor Penuh           Pemilikan (%)              Jumlah
            Jemmy Kurniawan                            562.500.000              36                  11.250.000.000
            Franciscus Rijadi                          437.500.000              28                   8.750.000.000
            Fancy Marsiana                              62.500.000               4                   1.250.000.000
            A Padmono Budi                              62.500.000               4                   1.250.000.000




                                                             32
Page 35
                                     PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2024 dan 30 September 2023 (Tidak Diaudit)
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

       19. MODAL SAHAM (lanjutan)

                                                31 Desember 2023 (lanjutan)
                                                Jumlah Saham
                                               Ditempatkan dan          Persentase
                 Pemegang Saham                 Disetor Penuh          Pemilikan (%)            Jumlah

            Alexander                              62.500.000                  4                 1.250.000.000
            Masyarakat                             375.000.000                24                 7.500.000.000
            Jumlah                                1.562.500.000             100                 31.250.000.000


            Berdasarkan Akta Notaris No. 97 tanggal 24 Desember 2021 oleh Sugih Haryati, S.H., M.Kn., Notaris
            di Tangerang, Perusahaan meningkatkan modal dasar dari semula Rp 4.840.000.000 menjadi
            Rp 100.000.000.000 terbagi atas 200.000 saham, meningkatkan modal ditempatkan dan disetor
            dengan kapitalisasi laba ditahan Perusahaan sebesar Rp 20.160.000.000 sehingga modal ditempatkan
            dan disetor Perusahaan semula Rp 4.840.000.000 menjadi Rp 25.000.000.000.

            Berdasarkan Akta No. 11 tanggal 5 April 2022, sehubungan dengan rencana Penawaran Umum
            Perseroan, Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Perseroan telah menyetujui, antara lain:
            a. pengeluaran saham dalam simpanan (portepel) Perseroan untuk ditawarkan kepada masyarakat
               melalui Penawaran Umum Perdana sebanyak-banyaknya 312.500.000 (Sembilan ratus dua belas
               juta lima ratus ribu) saham baru yang mewakili 20% (dua puluh persen) dari seluruh modal
               ditempatkan dan disetor Perseroan setelah Penawaran Umum Perdana serta memberikan
               wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menentukan kepastian jumlah saham yang
               dikeluarkan melalui Penawaran Umum Perdana kepada Masyarakat dan kewenangan Dewan
               Komisaris tersebut dapat dilimpahkan kepada Direksi Perseroan, dengan memperhatikan:
               ketentuan peraturan perundang- undangan yang berlaku termasuk peraturan di bidang pasar
               modal; dan peraturan Bursa Efek yang berlaku di tempat dimana saham-saham Perseroan
               dicatatkan. Sehubungan dengan keputusan tersebut selanjutnya Para Pemegang Saham
               Perseroan dengan ini menyetujui dan menyatakan melepaskan haknya untuk untuk menerima
               tawaran untuk terlebih dahulu membeli saham baru yang diterbitkan tersebut yang hendak dijual
               dalam Penawaran Umum Perdana tersebut; dan
            b. pemecahan nilai nominal saham Perseroan yang semula sebesar Rp 500.000 (lima ratus ribu rupiah)
               setiap saham menjadi Rp 20 (dua puluh rupiah) setiap saham.

            Berdasarkan Akta Notaris No. 64 tanggal 19 Oktober 2022 oleh Sugih Haryati, S.H., M.Kn., Notaris di
            Jakarta, Para pemegang saham menyetujui peningkatan modal ditempatkan dan disetor Perusahaan
            setelah Penawaran Umum selesai dilaksanakan menjadi Rp 31.250.000.000 atau sejumlah
            1.562.500.000 saham.


       20. TAMBAHAN MODAL DISETOR

            Akun ini terdiri dari:
                                                            30 September 2024             31 Desember 2023

            Agio saham setelah Penawaran Umum                     32.812.500.000              32.812.500.000
            Dikurang biaya emisi saham                            (2.945.144.544 )            (2.945.144.544 )

            Jumlah                                                29.867.355.456              29.867.355.456




                                                          33
Page 36
                                     PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2024 dan 30 September 2023 (Tidak Diaudit)
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

       21. SALDO LABA

            Akun ini terdiri dari:
                                                            30 September 2024           31 Desember 2023

            Dapat ditentukan penggunaannya
            Saldo awal                                              1.000.000.000               1.000.000.000
            Penyisihan saldo laba tahun berjalan                                -                           -

            Sub-jumlah                                              1.000.000.000               1.000.000.000

            Belum dapat ditentukan penggunaannya
            Saldo awal                                              3.357.358.952               6.927.836.505
            Penyisihan saldo laba tahun berjalan                                -                           -
            Laba (rugi) bersih tahun berjalan                     (5.513.160.430)             (3.570.477.553)

            Sub-jumlah                                             (2.155.801.478)              3.357.358.952

            Jumlah                                                 (1.155.801.478)              4.357.358.952


            Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham No. 91 tanggal 23 Desember 2021,
            para pemegang saham menyetujui penyisihan saldo laba bersih sebesar Rp 987.779.213.

            Berdasarkan Keputusan Sirkuler Para Pemegang Saham yang ditandatangani tanggal 28 Maret 2022,
            para pemegang saham menyetujui untuk mengesahkan Laporan Tahunan Perusahaan untuk tahun
            yang berakhir tanggal 31 Desember 2021 dan menyetujui untuk membentuk cadangan saldo laba
            sebesar Rp 12.220.787, sehingga saldo laba Perusahaan yang dicadangkan menjadi sebesar
            Rp 1.000.000.000.


       22. PENJUALAN

            Rincian penjualan adalah sebagai berikut:
                                                            30 September 2024          30 September 2023

            Masker                                                  1.609.202.709               2.592.309.748
            Masker plus                                             2.583.202.460               7.765.921.188
            Bouffant cap                                              182.298.695                 205.207.818
            Tensimeter                                              1.805.653.081               1.085.362.906
            Stetoskop                                                 577.517.935
                                                                                                  532.236.858
            Antiseptic                                                  2.506.416                  11.513.422
            Lain-lain                                                           -                   2.623.874

            Jumlah                                                  6.760.381.296              12.195.175.814

            Pada 30 September 2024 dan 30 September 2023, pelanggan dengan nilai transaksi yang melebihi
            10% dari penjualan adalah sebagai berikut :

                                                            30 September 2024           30 September 2023

            PT. Karya Pratama                                       2.018.807.000                           -
            Indra                                                               -               1.760.944.144
            PT. Buana Intiprima Usaha                               1.841.666.667
            PT. Nupra Jaya                                            826.198.198
            PT. Amanah Meddis Indonesia                                         -               2.058.324.324




                                                          34
Page 37
                                    PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2024 dan 30 September 2023 (Tidak Diaudit)
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

       23. BEBAN POKOK PENJUALAN

            Rincian beban pokok penjualan adalah sebagai berikut:

                                                              30 September 2024        30 September 2023

            Persediaan bahan baku dan kemasan                        3.517.758.117              2.769.666.762
              awal tahun
            Pembelian                                                5.120.656.004              7.617.174.282

            Tersedia untuk produksi                                  8.638.414.121             10.386.841.044
            Persediaan bahan baku dan kemasan
               akhir tahun                                          (4.642.750.124 )          (5.560.672.942) )

            Pemakaian bahan baku dan kemasan                         3.995.663.997              4.826.168.102
            Upah bagian produksi                                       630.272.103              2.228.276.443
            Listrik                                                    129.547.131                145.061.657

            Beban pokok produksi                                     4.755.483.231              7.199.506.202
            Persediaan barang jadi awal tahun                        5.051.838.744              4.570.347.331

            Tersedia untuk dijual                                    9.807.321.975             11.769.853.533
            Persediaan barang jadi akhir tahun                      (6.551.697.851 )           (5.412.881.632 )

            Beban pokok penjualan                                    3.255.624.124              6.356.971.901


            Pada tahun 30 September 2024 dan 30 September 2023 pemasok dengan nilai transaksi yang
            melebihi 10% dari pembelian adalah sebagai berikut:
                                                              30 September 2024         30 September 2023

            Whenzou                                                  1.398.526.561               1.424.731.750
            CV Venindo Imperial                                        465.637.300


       24. BEBAN PENJUALAN

            Rincian beban penjualan adalah sebagai berikut:

                                                              30 September 2024        30 September 2023

            Gaji, upah dan komisi                                     367.876.001                 489.765.103
            Pemasaran                                                 232.463.273                 355.429.330
            Penyusutan (lihat Catatan 10)                              65.011.753                 191.581.361
            Pengiriman                                                 54.964.052                  66.963.417
            Lain-lain                                                 267.614.424                 391.195.860

            Jumlah                                                    987.929.503               1.494.935.071




                                                          35
Page 38
                                     PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2024 dan 30 September 2023 (Tidak Diaudit)
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

       25. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI

            Rincian beban penjualan adalah sebagai berikut:
                                                              30 September 2024         30 September 2023

              Gaji dan tunjangan                                    1.776.874.492              5.577.719.119
              Penyusutan (lihat Catatan 10)                         3.387.680.930              2.713.772.004
              Kesejahteraan karyawan                                  317.857.257                351.498.020
              Kebersihan dan keamanan                                 295.308.194                355.086.070
              Operasional pabrik                                       74.520.906                304.987.320
              Asuransi                                                124.701.135                143.443.475
              Cadangan penurunan nilai persediaan
                 (lihat Catatan 7)
              Perjalanan dinas                                       116.997.034                 149.101.288
              Transportasi                                           119.792.999                 123.656.145
              Cadangan penurunan nilai piutang (lihat
                 Catatan 5)
              Perijinan                                               62.870.000                  99.020.750
              Perbaikan dan pemeliharaan                             279.157.504                  99.012.327
              Impor                                                   53.300.355                  77.297.360
              Imbalan pascakerja karyawan (lihat
                 Catatan 18)                                          15.501.010
              Telekomunikasi                                          43.240.499                  47.779.366
              Sewa                                                    24.768.472                  45.046.833
              Sumbangan dan jamuan                                    44.391.036                  25.121.783
              Lain-lain                                              781.545.941                 634.983.698

              Jumlah                                                7.518.507.764             10.747.525.558

       26. LABA PER SAHAM

            Laba per saham dihitung dengan membagi laba bersih tahun berjalan dengan rata-rata tertimbang
            jumlah saham biasa yang ditempatkan penuh, yang beredar pada tahun bersangkutan sebagai berikut:
                                                              30 September 2024        30 September 2023

            Jumlah laba (rugi) bersih tahun berjalan                (5.530.549.368 )          (6.996.660.398)
            Rata-rata tertimbang jumlah lembar saham
              beredar                                                1.562.500.000              1.562.500.000

            Laba per saham                                                   (3,54 )                    (4,48)




                                                          36
Page 39
                                     PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2024 dan 30 September 2023 (Tidak Diaudit)
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

       27. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI

            a.   Pada 30 September 2024 dan 30 September 2023, imbalan kerja jangka pendek untuk
                 manajemen kunci Perusahaan masing- masing sebesar Rp 830.000.000 dan Rp 2.620.000.000.
            b.   Pada 30 September 2024 perusahaan tidak memiliki pinjaman dari pihak berelasi dan pada 30
                 September 2023 perusahaan memperoleh pinjaman dari Jemmy Kurniawan sebesar Rp.
                 4.856.250.000,- dan pinjaman dari A.Padmono Budi Sanyoto sebesar Rp. 4.000.000,-


       28. INSTRUMEN KEUANGAN

            Pengelompokan aset keuangan telah diklasifikasikan menjadi pinjaman yang diberikan dan piutang.
            Demikian halnya dengan liabilitas keuangan telah diklasifikasikan menjadi liabilitas keuangan yang
            diukur pada biaya perolehan diamortisasi.

            Seluruh jumlah tercatat aset dan liabilitas keuangan yang diakui di dalam laporan posisi keuangan,
            kecuali utang pembiayaan konsumen dan utang bank, telah mendekati nilai wajarnya karena
            merupakan instrumen keuangan yang berjangka pendek. Utang pembiayaan konsumen dan utang bank
            telah dikenakan suku bunga pasar sehingga jumlah tercatatnya telah mencerminkan nilai wajarnya.


       29. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

            Perusahaan memiliki beberapa eksposur risiko keuangan dalam bentuk risiko kredit dan risiko likuiditas.
            Manajemen senantiasa memonitor proses manajemen risiko Perusahaan guna memastikan kesesuaian
            antara risiko dan pengendalian terhadap risiko tersebut. Kebijakan dan sistem manajemen risiko secara
            rutin dikaji untuk mengantisipasi perubahan dari kondisi pasar dan aktivitas Perusahaan.

            a. Risiko Kredit

                 Risiko kredit adalah risiko di mana salah satu pihak yang terikat dalam kontrak atas instrumen
                 keuangan gagal memenuhi liabilitasnya sehingga menyebabkan pihak lain mengalami kerugian
                 keuangan. Eksposur risiko kredit yang dihadapi Perusahaan terutama terkait dengan penempatan
                 di bank dan piutang.

                 Guna meminimumkan eksposur yang ada atas simpanan dana di bank, Perusahaan hanya akan
                 menempatkan dana pada bank yang memiliki reputasi dan kredibilitas yang baik. Manajemen juga
                 senantiasa memantau kesehatan bank serta mempertimbangkan keikutsertaan bank di dalam
                 Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS).

                 Selain itu, Perusahaan hanya melakukan transaksi dengan pihak ketiga yang memiliki reputasi dan
                 kredibilitas yang baik. Ini adalah kebijakan Perusahaan bahwa semua nasabah harus melalui
                 prosedur verifikasi. Lebih jauh, saldo piutang dipantau secara terus menerus dengan tujuan bahwa
                 eksposur atas piutang tak tertagih tidak siginifikan.

                 Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 kualitas kredit pada setiap klasifikasi
                 aset keuangan adalah sebagai berikut:

                                                                        30 September 2024
                                                       Telah Jatuh
                                      Belum Jatuh      Tempo tetapi
                                       Tempo dan          Tidak
                                         Tidak          Mengalami
                                       Mengalami        Penurunan          Mengalami        Penyisihan
                                     Penurunan Nilai       Nilai           Penurunan        Penurunan
                                                                              Nilai            Nilai           Total
                 Kas dan bank           412.755.312                 -                  -                -      412.755.312
                 Piutang usaha           55.587.831    5.630.569.973                   -    (159.686.419 )   5.526.471.385
                 Piutang lain-lain      823.221.000                 -                  -                -      823.221.000

                 Total                1.291.564.143    5.630.569.973                   -    (159.686.419 )   6.762.447.697


                                                           37
Page 40
                                      PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2024 dan 30 September 2023 (Tidak Diaudit)
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

       29. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

            a. Risiko Kredit (lanjutan)

                                                                               31 Desember 2023
                                                             Telah Jatuh
                                       Belum Jatuh           Tempo tetapi
                                        Tempo dan               Tidak
                                          Tidak               Mengalami
                                        Mengalami             Penurunan           Mengalami       Penyisihan
                                      Penurunan Nilai            Nilai            Penurunan       Penurunan
                                                                                     Nilai           Nilai                 Total
                Kas dan bank                665.569.696                    -                 -                -         665.569.696
                Piutang usaha             3.139.029.441       2.281.233.181       159.686.419     (159.686.419 )      5.420.262.622
                Piutang lain-lain           865.471.000                    -                 -                -         865.471.000

                Total                     4.670.070.137       2.281.233.181       159.686.419     (159.686.419 )      6.951.303.318


            b. Risiko Likuiditas

                Risiko likuiditas adalah risiko di mana posisi arus kas Perusahaan menunjukkan pendapatan jangka
                pendek tidak cukup untuk menutupi pengeluaran jangka pendek.

                Perusahaan mengelola risiko likuiditas dengan mempertahankan kas dan bank yang mencukupi
                dalam memenuhi komitmen Perusahaan untuk operasi normal Perusahaan dan secara rutin
                mengevaluasi proyeksi arus kas dan arus kas aktual, serta jadwal tanggal jatuh tempo aset dan
                liabilitas keuangan.

                Tabel di bawah berikut merupakan profil liabilitas keuangan Perusahaan berdasarkan kontrak
                pembayaran tanpa diskonto pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023:

                                                                                    30 September 2024
                                                          < 1 tahun                 1 – 5 tahun                    Total
                Liabilitas keuangan
                Utang usaha                                1.234.838.626                              -            1.234.838.626
                Utang lain-lain – pihak
                 ketiga                                       52.448.862                              -               52.448.862
                Utang sewa                                                                            -                        -
                Utang pembiayaan
                 konsumen                                    270.123.151                   38.448.181                308.571.332
                Utang bank                                 2.348.942.934                3.176.359.773              5.525.302.707

                Jumlah                                     3.906.353.573                3.214.807.954              7.121.161.527



                                                                                    31 Desember 2023
                                                          < 1 tahun                 1 – 5 tahun                    Total
                Liabilitas keuangan
                Utang usaha                                  875.379.126                              -             875.379.126
                Utang lain-lain – pihak
                 ketiga                                      844.407.001                              -             844.407.001
                Utang sewa                                    20.250.000                              -              20.250.000
                Utang pembiayaan
                 konsumen                                    432.049.503                  356.439.742                788.489.245
                Utang bank                                 2.229.125.663                4.953.331.438              7.182.457.101

                Jumlah                                     4.401.211.293                5.309.771.180              9.710.982.473



                                                                  38
Page 41
                                          PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2024 dan 30 September 2023 (Tidak Diaudit)
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

       30. MANAJEMEN RISIKO MODAL

             Tujuan utama pengelolaan modal Perusahaan adalah untuk memastikan pemeliharaan peringkat kredit
             yang baik dan rasio modal yang sehat guna mendukung usaha dan memaksimalkan nilai pemegang
             saham.

             Perusahaan mengelola struktur permodalan dan melakukan penyesuaian, berdasarkan perubahan
             kondisi ekonomi. Untuk memelihara atau menyesuaikan struktur permodalan, Perusahaan dapat
             menyesuaikan pembayaran dividen kepada pemegang saham, imbalan modal kepada pemegang
             saham atau menerbitkan saham baru. Tidak terdapat perubahan tujuan, kebijakan atau proses selama
             tahun yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023.

             Perusahaan mengelola permodalan dengan menggunakan rasio pengungkit. Kebijakan Perusahaan
             adalah menjaga rasio pengungkit dalam kisaran yang umum dalam industri sejenis dengan tujuan untuk
             mengamankan pendanaan terhadap biaya yang rasional.

             Rasio utang terhadap modal dihitung sebagai hutang bersih dibagi dengan total modal. Hutang bersih
             dihitung berdasarkan jumlah liabilitas dikurangi kas dan setara kas. Total modal dihitung sebagai jumlah
             ekuitas.

             Perhitungan rasio utang terhadap modal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

                                                                                2024                            2023

             Jumlah liabilitas                                                      8.343.687.562               11.969.418.359
             Dikurangi: kas dan bank                                                  412.755.312                  665.569.697

             Utang neto                                                             8.138.481.074               11.303.848.662

             Total ekuitas                                                      59.625.239.075                  65.155.788.443

             Rasio utang terhadap modal                                                      0,14                            0,17



       31. SEGMEN OPERASI

             Dalam pengambilan keputusan oleh manajemen, Perusahaan digolongkan menjadi unit usaha
             berdasarkan segmentasi produksi.

             Segmen operasi Perusahaan berdasarkan segmentasi produksi adalah sebagai berikut:

                                                                30 September 2024

                           Masker          Masker Plus    Bouffant Cap      Tensimeter       Stetoskop    Lain-lain       Jumlah
       Penjualan          1.609.202.709   2.583.202.460    182.298.695    1.805.653.081     577.517.935   2.506.416    6.760.381.296
       Beban pokok
         penjualan                                                                                                     (3.255.624.124)
       Laba bruto                                                                                                       3.504.757.172
       Beban penjualan                                                                                                   (987.929.503 )
       Beban umum dan
         administrasi                                                                                                  (7.518.507.764 )
       Penghasilan
         keuangan                                                                                                             704.696
       Beban keuangan                                                                                                     (375.661.375)
       Pendapatan lain-
         lain – neto                                                                                                      (157.322.816)
       Rugi sebelum
         beban pajak
         penghasilan                                                                                                    (5.533.959.590)




                                                                     39
Page 42
                                                 PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2024 dan 30 September 2023 (Tidak Diaudit)
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

       31. SEGMEN OPERASI (lanjutan)

                                                                          30 September 2024

                               Masker           Masker Plus        Bouffant Cap      Tensimeter         Stetoskop          Lain-lain          Jumlah
       Manfaat pajak
         penghasilan -neto                                                                                                                       3.410.222
       Rugi bersih tahun
         berjalan                                                                                                                           (5.530.549.368)

       Aset segmen
       Aset yang tidak
         dapat
         dialokasikan
       Jumlah aset

       Liabilitas segmen
       Liabilitas yang
         tidak dapat
         dialokasikan
       Jumlah liabilitas




                                                                          31 Desember 2023

                               Masker            Masker Plus       Bouffant Cap        Tensimeter          Stetoskop       Lain-lain           Jumlah
       Penjualan             3.080.995.067      12.739.919.653      352.875.770      4.027.442.828      2.506.269.775      15.814.407      22.723.317.500
       Beban pokok
         penjualan           (1.380.647.246 )   (5.708.978.625 )    (158.129.743 )   (1.804.766.880 )   (1.123.102.895 )   (7.086.710 )    (10.182.712.099 )
       Laba bruto             1.700.347.821      7.030.941.028       194.746.027      2.222.675.948      1.383.166.880      8.727.697       12.540.605.401
       Beban penjualan                                                                                                                      (1.945.946.230 )
       Beban umum dan
         administrasi                                                                                                                      (13.197.698.122 )
       Penghasilan
         keuangan                                                                                                                                2.845.905
       Beban keuangan                                                                                                                         (663.423.213 )
       Pendapatan lain-
         lain – neto                                                                                                                          (323.871.185 )
       Rugi sebelum
         beban pajak
         penghasilan                                                                                                                        (3.587.487.444 )


      Manfaat Pajak
      Penghasilan -neto                                                                                                                        17.009.891

      Rugi bersih tahun
        berjalan                                                                                                                           (3.570.477.553 )

       Aset segmen           1.118.754.278       8.870.510.889      157.870.568      2.122.710.107       1.279.581.418     94.661.735      13.644.088.995
       Aset yang tidak
         dapat
         dialokasikan                                                                                                                      63.481.117.807
       Jumlah aset                                                                                                                         77.125.206.802

       Liabilitas segmen           389.188                    -                -     1.819.852.226                     -               -    1.820.241.414
       Liabilitas yang
         tidak dapat
         dialokasikan                                                                                                                      10.149.176.945
       Jumlah liabilitas                                                                                                                   11.969.418.359




                                                                               40
Page 43
                                    PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2024 dan 30 September 2023 (Tidak Diaudit)
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

       32. AKTIVITAS YANG TIDAK MEMPENGARUHI ARUS KAS

            Aktivitas yang tidak memengaruhi arus kas adalah sebagai berikut:

                                                            30 September 2024            31 Desember 2023

            Perolehan aset tetap melalui utang
              pembiayaan                                                          -                421.907.610
            Perolehan aset tetap melalui realisasi
              uang muka pembelian                                                 -              7.735.245.000
            Perolehan aset tetap melalui utang sewa                               -                 20.250.000
            Perolehan property investasi melalui
              reklasifikasi dari aset dalam proses                                -              1.521.401.307


        33. PENERBITAN AMENDEMEN DAN PENYESUAIAN PSAK, PSAK DAN ISAK BARU

            DSAK-IAI telah menerbitkan amendemen dan penyesuaian PSAK, PSAK dan ISAK baru yang akan
            berlaku efektif atas laporan keuangan untuk periode tahun buku yang dimulai pada atau setelah tanggal
            sebagai berikut:

            a)   1 Januari 2024
                 - Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan terkait Liabilitas Jangka Panjang dengan
                    Kovenan
                 - Amendemen PSAK 73: Sewa terkait Liabilitas Sewa pada Transaksi Jual dan Sewa-balik

            b)   1 Januari 2025
                 - PSAK 74: Kontrak Asuransi
                 - Amendemen PSAK 74: Kontrak Asuransi Tentang Penerapan Awal PSAK 74 dan PSAK 71 -
                    Informasi Komparatif

            Perusahaan masih mengevaluasi dampak dari amendemen dan penyesuaian PSAK, PSAK dan ISAK
            baru di atas dan belum dapat menentukan dampak yang timbul terkait dengan hal tersebut terhadap
            laporan keuangan secara keseluruhan.




                                                          41

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.9 MB
Published23 Oct 2024
Pages43
Characters168,873
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 46 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org HETZER MEDICAL INDONESIA TBK p.1 ×127
linked person Jemmy Kurniawan p.8 ×7
linked person Alvi Hadi Sugondo p.8
linked person Franciscus Rijadi p.8 ×2
linked person Tato Suprapto Basir p.8 ×3
linked person Padmono Budi Sanyoto p.8
linked person Fancy Marsiana p.8 ×5
linked person Drs. Widjaja Muliadi p.9 ×2
linked org Bank Central Asia Tbk p.24 ×14
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.24 ×2
possible person Yenny Marlina · Sekretaris Perusahaan p.8 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.9
possible org Bursa Efek Indonesia p.9
possible org Pertimbangan p.21
possible org Perusahaan. p.31
possible — Alexander p.35
unresolved person Cahya Suryana · Notaris p.8
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.8 ×2
unresolved person Dr. Erny Kencanawati p.8 ×2
unresolved person Aam Rahmani SE. p.9
unresolved — Dera Susanty Herman · Kepala Unit Audit Internal p.9
unresolved person Sugih Haryati · Notaris p.9 ×4
unresolved org BAPEPAM-LK p.9 ×2
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.24
unresolved org PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat p.24
unresolved org Banten Tbk p.24
unresolved org PT Cipta p.25
unresolved org PT Amanah Meddis Indonesia p.25 ×2
unresolved org PT Karya Pratama p.25 ×2
unresolved org PT Banmal Indonesia Gemilang p.25
unresolved org PT Buana Inti Prima p.25
unresolved org PT Badan Nupra Jaya p.25
unresolved org Nupra Jaya p.25
unresolved org PT China Taiping Insurance Indonesia p.26 ×3
unresolved org PT Asuransi Raksa Pratikara p.29
unresolved org PT Surya Sukses Mekar Makmur p.30
unresolved org PT Venindo Imperia p.30
unresolved org PT Teska Kenko Indonesia p.30
unresolved org PT Top Adi Perkasa p.30
unresolved org PT. Multi Spunindo p.30
unresolved org PT BCA Finance p.32 ×3
unresolved org Kantor Akuntan Publik p.33
unresolved — A Padmono Budi p.34
unresolved org PT. Buana Intiprima p.36
unresolved person A.Padmono Budi Sanyoto p.39

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 7

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result