Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 4
Page 1
RINGKASAN PERTANYAAN DAN RESUME
PUBLIC EXPOSE TAHUNAN PT RUKUN RAHARJA Tbk
PT. Rukun Raharja Tbk (Perseroan) telah menyelenggarakan Public Expose tahunan pada :
Hari/Tanggal : Rabu, 16 Oktober 2024
Waktu : Pukul 10.00 – 11.00
Tempat : Microsoft Teams Live
Manajemen yang hadir :
1. Bapak Djauhar Maulidi – Direktur Utama
2. Bapak Sumantri Suwarno – Direktur
3. Bapak Ogi Rulino – Direktur
Acara Public Expose dibagi menjadi 2 sesi, yaitu :
1. Sesi presentasi mengenai uraian kinerja Perseroan pada semester pertama 2024 dan
rencana-rencana strategis Perseroan sampai dengan akhir tahun 2024 yang
disampaikan oleh Direksi Perseroan
2. Sesi tanya-jawab
Berikut ini adalah pertanyaan-pertanyaan yang ditujukan kepada Manajemen Perseroan dan
jawaban yang diberikan oleh Manajemen:
No Resume Tanya-Jawab
1. Penanya: Bapak Komang – Bisnis Indonesia
1. Update dari tender PLTS di PLN? Berapa kapasitas megawatt yang diincar?
Siapa mitra dari Timur Tengah itu? Berapa investasi yang disiapkan RAJA di PLTS
ini?
• Proses Tender dan Kapasitas: Tender PLTS yang diadakan oleh PLN
mengalami beberapa kali penundaan karena jadwal dari pihak PLN belum final.
RAJA menargetkan untuk mendapatkan dua lokasi dalam tender ini, dengan
masing-masing lokasi memiliki kapasitas sekitar 90-100 MW.
• Mitra dari Timur Tengah: Mitra RAJA dari Timur Tengah tidak bisa diungkapkan
saat ini karena adanya perjanjian kerahasiaan. Informasi lebih lanjut akan
diumumkan setelah lahan dan partisipasi dalam tender telah dipastikan.
• Investasi yang Disiapkan: Mengenai jumlah investasi, RAJA juga masih
menjaga kerahasiaan terkait dengan besaran porsi kepemilikan saham di
proyek tersebut. Pengumuman resmi akan disampaikan kepada publik setelah
kesepakatan dengan mitra ditandatangani dan sesuai dengan ketentuan
keterbukaan informasi.
Page 2
2. Rencana untuk pembelian participating interst blok migas, itu di blok mana? Berapa
PI yang dibeli, berapa nilai akuisisinya
• Lokasi dan Besaran Participating Interest (PI): RAJA saat ini berada pada
tahap akhir pembicaraan untuk mengakuisisi participating interest di sebuah
blok migas. Meskipun detailnya belum dapat diungkapkan, model bisnis dari
blok ini akan mirip dengan Tanjung Jabung. Persentase PI yang dibeli di blok
baru ini lebih besar dibandingkan dengan Tanjung Jabung.
• Nilai Akuisisi: Nilai akuisisi masih dirahasiakan, namun transaksi ini cukup
besar. Pengumuman resmi akan dilakukan setelah seluruh proses kesepakatan
selesai sesuai aturan keterbukaan informasi yang berlaku.
3. Terkait dengan terminal LNG di Jawa Barat, seperti apa update studinya ? Apa
RAJA akan bekerja sama dengan PGN? Atau investasi sendiri?
• Progres Studi: RAJA telah melakukan studi terkait potensi permintaan dan
pasokan LNG untuk wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa secara
keseluruhan. Saat ini, lokasi untuk terminal masih dalam proses penilaian dan
seleksi, dengan fokus pada potensi kekurangan pasokan di industri-industri di
Jawa Barat yang cukup besar.
• Kerjasama dengan PGN atau Investasi Sendiri: RAJA belum dapat
mengungkapkan apakah akan bekerjasama dengan PGN atau mitra lainnya,
karena proses studi dan negosiasi masih berjalan. Dalam hal investasi, RAJA
cenderung menggandeng mitra yang dapat mendukung dari sisi finansial,
penyerapan pasar, teknologi, serta untuk mengurangi risiko.
4. Apa sudah menjajaki kemungkinan pasokan dari Blok South Andaman, Geng
North dan Tangguh?
• Kemungkinan Pasokan: Hingga saat ini, RAJA belum memulai pembicaraan
resmi dengan blok-blok tersebut terkait pasokan LNG. Namun, tidak menutup
kemungkinan untuk menjajaki peluang kerjasama dengan blok-blok tersebut di
masa mendatang.
5. Apa margin dari terminal LNG ini akan menarik buat pertumbuhan pendapatan
RAJA?
• Margin dan Pertumbuhan Pendapatan: RAJA, sebagai perusahaan publik,
memiliki kriteria investasi yang ketat, termasuk terkait terminal LNG. Mengingat
permintaan gas pipa yang semakin menurun di Jawa Barat dan Sumatra,
terminal LNG dipandang sebagai peluang besar untuk masa depan. RAJA
melihat potensi terminal ini untuk berkontribusi tidak hanya dari sisi
regasifikasi, tetapi juga dalam rantai pasokan dan ekosistem LNG secara
keseluruhan, termasuk aspek transportasi dan agregasi pasokan. Terminal ini
diharapkan dapat menjadi bisnis baru yang signifikan dalam mendukung
pertumbuhan pendapatan RAJA.
Page 3
2. Penanya: Bapak Ridwan – Kontan
1. Kapan lini bisnis LNG dan energi berkelanjutan (PLTS dan Blue Ammonia) mulai
beroperasi dan berkontribusi pada pendapatan/laba RAJA? Apakah bisa
dimulai pada tahun depan (2025) atau seperti apa target timeline-nya?
Bisnis LNG dan petrokimia diproyeksikan akan mulai beroperasi sekitar tahun 2028.
Untuk PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya), target operasionalnya mungkin
sekitar tahun 2030, tergantung pada kebijakan PLN sebagai pembeli dan penyalur
energi di Indonesia. Untuk proyek Blue Ammonia, konstruksi diharapkan dimulai
pada akhir tahun 2025 atau awal 2026, dengan kontribusi yang signifikan terhadap
pendapatan RAJA mulai tahun 2028. Saat ini, perhitungan final mengenai rantai
pasok, investasi, dan pembeli masih dalam tahap finalisasi.
2. Berapa besar investasi yang disiapkan RAJA khusus untuk
pengembangan/ekspansi di segmen bisnis energi berkelanjutan (PLTS dan Blue
Ammonia)? Proyek mana saja yang sedang dan akan dikerjakan?
Investasi untuk PLTS diperkirakan sekitar USD 1,5-2 juta per MW. Jika RAJA
membangun kapasitas 100 MW, maka total investasinya bisa mencapai USD 150-
200 juta. Namun, besar investasi akhir tergantung pada persentase kepemilikan
RAJA dalam proyek tersebut, karena beberapa pihak lain juga akan terlibat. Untuk
proyek Blue Ammonia, total investasi diperkirakan mencapai USD 800-900 juta
untuk kapasitas produksi sebesar 700.000 metrik ton per tahun. Seperti halnya
PLTS, besar investasi RAJA akan bergantung pada porsi kepemilikannya, yang
diestimasi sekitar 40%. Saat ini, proses finalisasi studi kelayakan (feasibility study)
dan pembuatan Front-End Engineering Design (FEED) masih berjalan. Keputusan
final mengenai investasi akan ditetapkan setelah Final Investment Decision (FID)
disetujui.
3. Untuk proyek sewa Booster Compression Plant di Blok Sengkang, berapa nilai
proyeknya dan estimasi pendapatan bagi RAJA?
Nilai investasi untuk proyek sewa Booster Compression Plant di Blok Sengkang
berkisar antara USD 28-30 juta. Kontribusi pendapatan untuk RAJA selama masa
kontrak lima tahun diestimasi mencapai USD 50 juta. Rencana Commercial
Operation Date (COD) diperkirakan dimulai pada kuartal ke-4 tahun 2025, sekitar
bulan Oktober atau November.
4. Bagaimana gambaran kinerja RAJA pada Q3 2024? Seperti apa proyeksi
pendapatan dan laba bersih pada Q4 2024 serta keseluruhan tahun 2024?
Hingga saat ini, kinerja RAJA di Q3 2024 diharapkan tidak jauh berbeda dari Q1 dan
Q2 2024. Untuk Q4 2024, perusahaan berharap kinerja tetap stabil dan mencapai
pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan tahun 2023. Data resmi kinerja Q3
sedang dalam proses penyelesaian dan akan segera dilaporkan. RAJA optimis
Page 4
dapat menjaga pertumbuhan positif hingga akhir tahun, dengan fokus pada
stabilitas pendapatan dan laba bersih.
3 Penanya: Bapak Tagor – Investor Retail
Melihat kinerja yang solid tahun ini , berapa kisaran dividen tahun depan? Apakah ada
potensi 2x lipat dari tahun sebelumnya?
1. Perusahaan menimbang dua hal utama dalam menentukan dividen:
a. Memberikan return yang baik bagi para investor, yang menjadi prioritas utama.
b. Menjamin pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan setiap tahun agar dividen
tetap dapat diberikan secara konsisten.
2. Potensi peningkatan dividen dibandingkan tahun-tahun sebelumnya sangat
diharapkan, namun jumlah pasti belum bisa dipastikan karena berbagai faktor yang
masih dipertimbangkan, termasuk persetujuan pemegang saham
3. Komitmen perusahaan adalah untuk terus memberikan dividen dan berusaha agar
nilainya lebih tinggi daripada tahun-tahun sebelumnya, seperti yang tercermin dari
rekam jejak 3 tahun terakhir.
Hormat kami,
Yuni Pattinasarani
Corporate Secretary
Names mentioned 8 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Sumantri Suwarno
p.1
unresolved
person
Tagor
p.4
unresolved
person
Yuni Pattinasarani
· Corporate Secretary
p.4
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.