Skip to content
Back to announcement

20241009_POWR_Keterbukaan Informasi terkait Aksi Korporasi_31734618_lamp2.pdf

Asset transaction Needs review POWR

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 14

Page 1
                                Pengumuman ini akan diumumkan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa
                         Inggris. Dalam hal terdapat ketidak konsistenan antara versi Bahasa Indonesia
                                         dan Bahasa Inggris, versi Bahasa Indonesia yang akan berlaku


    KETERBUKAAN INFORMASI KEPADA PEMEGANG SAHAM
        SEHUBUNGAN DENGAN TRANSAKSI MATERIAL
              PT CIKARANG LISTRINDO Tbk
                     (“Perseroan”)
KETERBUKAAN INFORMASI INI DIBUAT DALAM RANGKA MEMENUHI KETENTUAN OTORITAS
JASA KEUANGAN (“OJK”) SEBAGAIMANA DIATUR DI DALAM PERATURAN OJK NO.
17/POJK.04/2020 TENTANG TRANSAKSI MATERIAL DAN PERUBAHAN KEGIATAN USAHA
(”PERATURAN OJK NO. 17/2020”) DAN PERATURAN OJK NO. 15/POJK.04/2020 TENTANG
RENCANA DAN PENYELENGGARAAN RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM PERUSAHAAN
TERBUKA (“PERATURAN OJK NO. 15/2020”).

KETERBUKAAN INFORMASI INI DAN INFORMASI YANG TERCANTUM DI DALAMNYA TIDAK
DIMAKSUDKAN SEBAGAI SUATU DOKUMEN PENAWARAN ATAU PENAWARAN UNTUK
MENJUAL ATAU PEMESANAN ATAS, ATAU PERMINTAAN UNTUK SUATU PENAWARAN UNTUK
MEMBELI ATAU PEMESANAN ATAS, BAIK LANGSUNG MAUPUN TIDAK LANGSUNG, ATAS
EFEK APAPUN PERSEROAN DI YURISDIKSI MANAPUN TERMASUK DI INDONESIA,
SINGAPURA, HONGKONG, EROPA DAN AMERIKA SERIKAT. SURAT UTANG YANG DIMAKSUD
DISINI BELUM DAN TIDAK AKAN DIDAFTARKAN BERDASARKAN SECURITIES ACT OF 1933
AMERIKA SERIKAT, SEBAGAIMANA DIUBAH, DAN MUNGKIN TIDAK DAPAT DITAWARKAN
ATAU DIJUAL DI AMERIKA SERIKAT TANPA PENDAFTARAN ATAU PENGECUALIAN YANG
BERLAKU ATAS PENDAFTARAN.

SURAT UTANG TIDAK DITAWARKAN ATAU DIJUAL DI INDONESIA ATAU KEPADA WARGA
NEGARA INDONESIA ATAU KEPADA PENDUDUK INDONESIA, DALAM CARA YANG
MERUPAKAN PENAWARAN UMUM ATAUPUN PENAWARAN EFEK BERSIFAT UTANG YANG
DILAKUKAN TANPA PENAWARAN UMUM SEBAGAIMANA DIMAKSUD DALAM UNDANG-
UNDANG NO. 8 TAHUN 1995 TENTANG PASAR MODAL SEBAGAIMANA TERAKHIR DIUBAH
DENGAN UNDANG-UNDANG NO. 4 TAHUN 2023 TENTANG PENGEMBANGAN DAN
PENGUATAN SEKTOR KEUANGAN DAN SETIAP PERATURAN PELAKSANAANNYA (TERMASUK
NAMUN TIDAK TERBATAS PADA PERATURAN OJK NO. 30/POJK.04/2019 TENTANG
PENERBITAN EFEK BERSIFAT UTANG DAN/ATAU SUKUK YANG DILAKUKAN TANPA MELALUI
PENAWARAN UMUM) DAN INFORMASI YANG TERCANTUM DALAM KETERBUKAAN
INFORMASI INI TIDAK DIMAKSUDKAN SEBAGAI DOKUMEN PENAWARAN UMUM ATAU
ANJURAN UNTUK MEMBELI, BAIK LANGSUNG MAUPUN TIDAK LANGSUNG, ATAS EFEK
PERSEROAN DI YURISDIKSI MANAPUN TERMASUK DI INDONESIA.

KETERBUKAAN INFORMASI INI DAN INFORMASI YANG TERCANTUM DI DALAMNYA BERSIFAT
PENDAHULUAN DAN DALAM HAL TERDAPAT PERUBAHAN ATAU PENAMBAHAN INFORMASI
MAKA PERSEROAN AKAN MEMBERIKAN PERUBAHAN ATAU TAMBAHAN INFORMASI
PENTING LAINNYA SELAMBAT-LAMBATNYA 2 (DUA) HARI KERJA SEBELUM TANGGAL RAPAT
UMUM PEMEGANG SAHAM LUAR BIASA (“RUPSLB”) PERSEROAN (“INFORMASI TAMBAHAN”).


KETERBUKAAN INFORMASI INI DAN INFORMASI YANG TERCANTUM DI DALAMNYA
MERUPAKAN SATU KESATUAN INFORMASI YANG PENTING UNTUK DIBACA DAN
DIPERHATIKAN OLEH PEMEGANG SAHAM PERSEROAN UNTUK MENGAMBIL KEPUTUSAN
DALAM RUPSLB MENGENAI RENCANA TRANSAKSI.




                                        1
Page 2
                         PT CIKARANG LISTRINDO Tbk
                          Berkedudukan di Jakarta Selatan, Indonesia

                                      Kegiatan Usaha:
       Pembangkitan, transmisi, dan pendistribusian energi listrik kepada konsumen akhir.

                                           Kantor Pusat:
                                   World Trade Centre 1, Lantai 17
                                   Jl. Jend. Sudirman Kav. 29-31
                                      Jakarta 12920, Indonesia
                                     Telepon. +62 21 522 8122

                                   email: corpsec@listrindo.com
                                    website: www.listrindo.com

                                       Jakarta, 9 Oktober 2024
                                         Direksi Perseroan


DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS PERSEROAN, BAIK SECARA SENDIRI-SENDIRI MAUPUN
BERSAMA-SAMA, BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN DAN
KELENGKAPAN INFORMASI SEBAGAIMANA DIUNGKAPKAN DI DALAM KETERBUKAAN
INFORMASI INI, DAN MENEGASKAN BAHWA INFORMASI YANG DIMUAT DALAM
KETERBUKAAN INFORMASI INI ADALAH BENAR SERTA TIDAK ADA FAKTA PENTING DAN
RELEVAN YANG TIDAK DIUNGKAPKAN ATAU DIHILANGKAN SEHINGGA MENYEBABKAN
INFORMASI YANG DIBERIKAN DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI MENJADI TIDAK
BENAR DAN/ATAU MENYESATKAN.
TIDAK ADA KEPASTIAN BAHWA PERSEROAN AKAN DAPAT MENYELESAIKAN RENCANA
TRANSAKSI DALAM WAKTU DEKAT ATAU SECARA KESELURUHAN. WAKTU,
PELAKSANAAN, DAN KETENTUAN-KETENTUAN LAIN DALAM TRANSAKSI DAPAT BERUBAH
OLEH KARENA BEBERAPA FAKTOR TERMASUK NAMUN TIDAK TERBATAS PADA KONDISI
PASAR DI LUAR NEGERI DAN INDONESIA.
SESUAI DENGAN PERATURAN OJK NO. 17/2020 DAN ANGGARAN DASAR PERSEROAN,
RENCANA TRANSAKSI HANYA AKAN DILAKSANAKAN BERDASARKAN PERSETUJUAN
PEMEGANG SAHAM DALAM RUPSLB PERSEROAN.
JIKA ANDA MENGALAMI KESULITAN UNTUK MEMAHAMI INFORMASI SEBAGAIMANA
TERCANTUM DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI SEBAIKNYA ANDA BERKONSULTASI
DENGAN PENASIHAT HUKUM, AKUNTAN PUBLIK, PENASEHAT KEUANGAN ATAU
PROFESIONAL LAINNYA.


                                             DEFINISI
Akuntan Publik                 :     Akuntan Publik Ratnawati Setiadi dan Kantor Akuntan Publik
                                     Purwantono, Sungkoro & Surja selaku auditor independen, yang
                                     melakukan audit terhadap Laporan Keuangan Perseroan
                                     (sebagaimana didefinisikan di bawah).

Biro Administrasi Efek         :     PT Datindo Entrycom sebagai biro administrasi efek yang
                                     mengadministrasikan saham Perseroan.


                                                2
Page 3
Daftar Pemegang Saham       :   Daftar pemegang saham Perseroan yang diterbitkan oleh Biro
                                Administrasi Efek.

Direktur                    :   Anggota Direksi Perseroan yang sedang menjabat pada tanggal
                                Keterbukaan informasi ini.

Keterbukaan Informasi       :   Informasi sebagaimana tercantum dalam pengumuman dan/atau
                                keterbukaan informasi ini dan setiap informasi tambahan yang
                                mungkin atau akan tersedia.

Komisaris                   :   Anggota Dewan Komisaris yang sedang menjabat pada tanggal
                                Keterbukaan Informasi ini.

Laporan Keuangan            :   Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang
Perseroan                       berakhir pada 31 Desember 2023 yang diaudit oleh Akuntan
                                Publik dengan opini wajar, dalam semua hal yang material serta
                                sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia,
                                sebagaimana      dinyatakan      dalam     laporannya     No.
                                00109/2.1032/AU.1/02/0698-3/1/II/2024.

Menkumham                   :   Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

OJK                         :   Otoritas Jasa Keuangan sebagaimana dimaksud dalam Undang-
                                Undang No. 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan
                                sebagaimana terakhir diubah dengan Undang-Undang No. 4
                                Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor
                                Keuangan.

Pembeli Awal                :   Pembeli awal merupakan pihak yang berperan untuk membeli
                                Surat Utang (Notes) yang akan diterbitkan oleh Perseroan selaku
                                penerbit dan selanjutnya dijual kembali kepada investor secara
                                terbatas dan tidak melalui penawaran umum; dimana pada
                                umumnya pembeli awal merupakan arranger/bank asing yang
                                bukan merupakan pihak terafiliasi dari Perseroan.

Peraturan OJK No. 42/2020   :   Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi
                                dan Transaksi Benturan Kepentingan.

Peraturan OJK No. 17/2020   :   Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material
                                dan Perubahan Kegiatan Usaha.

Perseroan                   :   PT Cikarang Listrindo Tbk, suatu perseroan terbatas terbuka
                                yang didirikan berdasarkan dan tunduk kepada Hukum Negara
                                Republik Indonesia dan berkedudukan di Jakarta Selatan.

Rencana Transaksi           :   Rencana penerbitan Surat Utang (Notes) oleh Perseroan yang
                                dikategorikan sebagai suatu transaksi material berdasarkan
                                Peraturan OJK No. 17/2020.

RUPSLB                      :   Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan.

SGX-ST                      :   Singapore Exchange Securities Trading Limited, Bursa Efek di
                                Singapura.

Surat Utang (Notes) 2026    :   Surat Utang sebesar USD 550.000.000 dengan bunga sebesar
                                4,95% yang diterbitkan pada 14 September 2016 oleh Listrindo
                                Capital B.V., anak perusahaan yang pada saat itu sahamnya
                                dimiliki sepenuhnya oleh Perseroan, dimana Listrindo Capital
                                B.V. telah mengalihkan seluruh hak dan kewajibannya atas Surat
                                Utang kepada Perseroan pada tanggal 25 September 2019.

                                Sampai dengan tanggal Keterbukaan Informasi ini, Perseroan
                                telah membeli kembali Surat Utang (Notes) 2026 sejumlah USD

                                          3
Page 4
                                   50.000.000 dari pasar terbuka dan telah mengatur pembatalan
                                   Surat Utang (Notes) 2026 tersebut dalam beberapa tahap.
                                   Seluruh pembatalan tersebut telah berlaku efektif dan jumlah
                                   terutang Surat Utang (Notes) 2026 setelah pembatalan adalah
                                   USD 500.000.000.

Surat Utang (Notes)            :   Surat Utang yang akan diterbitkan oleh Perseroan dengan nilai
                                   pokok sebesar-besarnya sampai dengan USD 500.000.000.

 I.      PENDAHULUAN
Dalam rangka memenuhi Peraturan OJK No. 17/2020, Direksi Perseroan mengumumkan Keterbukaan
Informasi ini dengan maksud untuk memberikan informasi kepada para pemegang saham Perseroan
bahwa Perseroan bermaksud untuk menerbitkan Surat Utang (Notes) dengan jumlah pokok sebesar-
besarnya USD 500.000.000, yang merupakan transaksi material sebagaimana dimaksud dalam
Peraturan OJK No. 17/2020. Dana yang diperoleh akan dipergunakan untuk pelunasan sebagian atau
keseluruhan atas Surat Utang (Notes) 2026 (termasuk bunga dan biaya lainnya). Surat Utang (Notes)
2026 memiliki suku bunga tetap sejumlah 4,95% yang dibayarkan dua kali dalam setahun pada 14
Maret dan 14 September setiap tahunnya, dan jatuh tempo pada tanggal 14 September 2026.

Rencana Transaksi yang akan dilaksanakan oleh Perseroan merupakan transaksi material
berdasarkan Peraturan OJK No. 17/2020, yang mana transaksi tersebut bernilai lebih dari 50% nilai
ekuitas Perseroan berdasarkan Laporan Keuangan Perseroan.

Berdasarkan Peraturan OJK No. 17/2020, Direksi Perseroan diwajibkan untuk mengumumkan
Keterbukaan Informasi ini setidaknya pada situs web Perseroan dan situs web Bursa Efek Indonesia
untuk memberikan informasi kepada para pemegang saham Perseroan mengenai Rencana Transaksi
yang akan dilakukan Perseroan, yang membutuhkan persetujuan RUPSLB dari Perseroan.

II.      KETERANGAN MENGENAI RENCANA TRANSAKSI
A.      RENCANA TRANSAKSI

        1.      Alasan dan Latar Belakang

                Rencana Transaksi dilaksanakan untuk meningkatkan likuiditas Perseroan dan untuk
                mendukung kebutuhan pembiayaan umum Perseroan. Peningkatan likuiditas
                tersebut akan digunakan untuk pelunasan sebagian atau keseluruhan atas Surat
                Utang (Notes) 2026 (termasuk bunga dan biaya lainnya).

                Penerbitan Notes dilakukan secara langsung oleh Perseroan dan ditujukan kepada
                pihak yang tidak terafiliasi dengan Perseroan, yaitu para calon Pembeli Awal
                sehingga Rencana Transaksi bukan merupakan Transaksi Afiliasi dan tidak terdapat
                Benturan Kepentingan sebagaimana dimaksud dalam POJK No. 42/2020.

                Listrindo Capital B.V., anak perusahaan Perseroan, selaku penerbit dari Surat Utang
                (Notes) 2026 telah mengalihkan seluruh hak dan kewajibannya atas Surat Utang
                (Notes) 2026 kepada Perseroan pada tanggal 25 September 2019. Hal ini telah kami
                ungkapkan pada Keterbukaan Informasi tanggal 27 September 2019.

                Penerbitan Surat Utang (Notes) dan pelunasan Surat Utang (Notes) 2026 akan
                tergantung pada kondisi pasar. Perseroan akan memperhatikan kondisi yang terbaik
                yang akan diperoleh Perseroan sesuai rencana Perseroan untuk menerbitkan Surat
                Utang (Notes) dan melunasi sebagian atau keseluruhan atas Surat Utang (Notes)
                2026. Surat Utang (Notes) 2026 sendiri masih memiliki jangka waktu sampai 2026.

                Selain persetujuan listing dari SGX-ST dan persetujuan pemegang saham Perseroan
                dalam RUPSLB, tidak terdapat persetujuan dari pemerintah atau badan atau institusi
                lain yang diperlukan dalam rangka penerbitan Surat Utang (Notes).

        2.      Manfaat Rencana Transaksi Terhadap Perseroan



                                              4
Page 5
     Setelah diselesaikannya Rencana Transaksi, Perseroan akan mendapatkan manfaat
     dari Surat Utang (Notes) dengan jangka waktu jatuh tempo yang lebih panjang.

3.   Uraian Singkat Rencana Transaksi

     a.     Obyek Rencana Transaksi

            Obyek dari Rencana Transaksi adalah:

            Penerbitan Surat Utang (Notes) oleh Perseroan, melalui penawaran
            internasional kepada lembaga atau investor-investor lain di luar wilayah
            Indonesia secara terbatas, yang akan dicatatkan di SGX-ST.

            Berikut ini adalah keterangan singkat mengenai Surat Utang (Notes) yang
            akan diterbitkan:

            i.     Penerbit:
                   Perseroan.

            ii.    Jaminan:
                   Surat Utang (Notes) tidak akan dijamin dengan suatu jaminan tertentu.

            iii.   Total Nilai Surat Utang (Notes):
                   Surat Utang (Notes) akan diterbitkan dengan jumlah pokok sebesar-
                   besarnya sampai dengan USD 500.000.000.

                   Total nilai Surat Utang (Notes) secara pasti akan diungkapkan melalui
                   pengumuman pada situs web Perseroan dan situs web Bursa Efek
                   Indonesia selambat-lambatnya 2 (dua) hari kerja setelah penerbitan
                   Surat Utang (Notes) selesai dilaksanakan.

            iv.    Penggunaan Dana:
                   Surat Utang (Notes) yang akan diterbitkan oleh Perseroan dalam jumlah
                   pokok sebesar-besarnya USD 500.000.000, akan digunakan untuk
                   pembiayaan kembali Surat Utang (Notes) 2026 (termasuk bunga dan
                   biaya lainnya). Perseroan akan mengungkapkan lebih lanjut terkait
                   dengan rencana penggunaan dana hasil penerbitan Surat Utang
                   (Notes) pada informasi tambahan yang akan dipublikasikan oleh
                   Perseroan selambat-lambatnya 2 (dua) hari kerja setelah penerbitan
                   Surat Utang (Notes).

            v.     Jatuh Tempo Pembayaran Utang Pokok:
                   Surat Utang (Notes) direncanakan akan jatuh tempo selambat-
                   lambatnya tahun ke-10 sejak Surat Utang (Notes) diterbitkan.

                   Keterangan lebih lengkap mengenai Jatuh Tempo Pembayaran Utang
                   Pokok akan diungkapkan melalui pengumuman pada situs web
                   Perseroan dan situs web Bursa Efek Indonesia paling lambat 2 (dua)
                   hari kerja setelah penerbitan Surat Utang (Notes) selesai dilaksanakan.

            vi.    Bunga:
                   Suku bunga tetap direncanakan sebesar maksimal 7,00% (tujuh
                   persen) per tahun.

                   Tingkat bunga Surat Utang (Notes) akan diungkapkan melalui
                   pengumuman pada situs web Perseroan dan situs web Bursa Efek
                   Indonesia paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah penerbitan Surat
                   Utang (Notes) selesai dilaksanakan.

            vii.   Jatuh Tempo Pembayaran Bunga:
                   Bunga untuk dibayarkan setiap enam bulan.

            viii. Pembatasan-pembatasan:

                                    5
Page 6
           Pembatasan-pembatasan terhadap Perseroan akan diatur dalam Surat
           Utang (Notes), dimana pembatasan-pembatasan tersebut merupakan
           pembatasan-pembatasan yang umum diberlakukan terhadap transaksi
           serupa yang ditujukan untuk melindungi pemegang Surat Utang
           (Notes), yang akan diatur secara rinci di dalam Indenture atau Trust
           Deed yang akan ditandatangani oleh Perseroan, dimana rincian
           mengenai hal tersebut yang akan diungkapkan melalui pengumuman
           pada situs web Perseroan dan situs web Bursa Efek Indonesia
           selambat-lambatnya 2 (dua) hari kerja setelah penerbitan Surat Utang
           (Notes) selesai dilaksanakan.

b.   Nilai Rencana Transaksi

     Nilai Rencana Transaksi yang akan diterbitkan dalam jumlah pokok
     sebanyak-banyaknya USD 500.000.000, dimana jumlah tersebut bernilai
     lebih dari 50% (lima puluh persen) ekuitas Perseroan berdasarkan Laporan
     Keuangan Perseroan.

c.   Pihak-pihak Yang Terlibat Dalam Rencana Transaksi

     Berikut ini adalah keterangan singkat mengenai Pihak-pihak Yang Terlibat
     Dalam Rencana Transaksi:

      i.    Perseroan sebagai Penerbit

            Riwayat Singkat

            Perseroan adalah perseroan terbatas terbuka yang didirikan
            berdasarkan Hukum Negara Republik Indonesia berdasarkan Akta
            Pendirian No. 187 tanggal 28 Juli 1990 sebagaimana diubah dengan
            (i) Akta Perubahan Anggaran Dasar No. 22 tanggal 22 Juni 1991 dan
            (ii) Akta Perubahan Anggaran Dasar No. 29 tanggal 26 Juli 1991,
            ketiganya dibuat di hadapan Lukman Kirana, S.H., Notaris di Jakarta,
            yang telah mendapat pengesahan dari Menkumham berdasarkan
            Surat Keputusan No. C2-5479.HT.01.01.TH’91 tanggal 5 Oktober
            1991, dan telah didaftarkan di Kantor Pengadilan Negeri Jakarta
            Pusat di bawah (i) No. 1657/1992, (ii) No. 1658/1992, dan (iii) No.
            1659/1992, ketiganya tertanggal 29 Juni 1992, serta telah
            diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 88 tanggal
            2 November 1993, Tambahan No. 5163 (“Akta Pendirian
            Perseroan”).

            Akta Pendirian Perseroan telah diubah beberapa kali, terakhir
            berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 09 tanggal 8
            November 2021, yang dibuat di hadapan Edward Suharjo
            Wiryomartani, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Barat, yang telah
            mendapatkan persetujuan dari Menkumham berdasarkan Surat
            Keputusan No. AHU-0063287.AH.01.02.TAHUN 2021 tanggal
            10 November 2021 dan telah didaftarkan pada Daftar Perseroan di
            bawah No. AHU-0196981.AH.01.11.TAHUN 2021 tanggal
            10 November 2021 (“Akta No. 09/2021”).

            Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham

            Struktur Permodalan

            Sebagaimana dinyatakan dalam Akta No. 09/2021, struktur
            permodalan Perseroan adalah sebagai berikut:

            Modal Dasar                  :   Rp     11.582.752.000.000
            Modal Ditempatkan            :   Rp      3.217.431.200.000
            Modal Disetor                :   Rp      3.217.431.200.000


                           6
Page 7
Modal Dasar Perseroan terdiri atas 57.913.760.000 saham dengan
nilai nominal Rp 200 per saham.

Susunan Pemegang Saham

Susunan pemegang saham Perseroan pada saat Keterbukaan
Informasi ini diterbitkan berdasarkan Daftar Pemegang Saham
tanggal 30 September 2024 yang diterbitkan Biro Administrasi Efek,
adalah sebagai berikut:

 No.   Pemegang Saham                 Jumlah Saham            %
  1.   PT     Brasali  Industri   :      4.285.134.845        26,64
       Pratama
  2.   PT        Pentakencana     :      4.285.064.945        26,64
       Pakarperdana
  3.   PT Udinda Wahanatama       :      4.903.778.030        30,48
  4.   Publik                     :      2.331.816.150        14,49
  5.   Saham Treasuri             :        281.362.030         1,75
       TOTAL                      :     16.087.156.000       100,00

Susunan Direksi dan Dewan Komisaris

Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 11 tanggal
12 Juni 2024, yang dibuat di hadapan Edward Suharjo Wiryomartani,
S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Barat, yang telah diberitahukan
kepada Menkumham sebagaimana ternyata dalam Surat
Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-
AH.01.09-0216016 tanggal 20 Juni 2024 dan telah didaftarkan pada
Daftar Perseroan di bawah No. AHU-0121623.AH.01.11.TAHUN
2024 tanggal 20 Juni 2024, susunan Direksi dan Dewan Komisaris
Perseroan adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris
Komisaris Utama               :   Sutanto Joso
Komisaris                     :   Iwan Putra Brasali
Komisaris                     :   Fenza Sofyan
Komisaris                     :   Djeradjat Janto Joso
Komisaris Independen          :   Ir. Kiskenda Suriahardja
Komisaris Independen          :   Drs. Josep Karnady

Direksi
Direktur Utama                :   Andrew Kukkutahlie Labbaika
Wakil Direktur Utama          :   Png Ewe Chai
Direktur                      :   Matius Sugiaman
Direktur                      :   Christanto Pranata
Direktur                      :   Richard Noel Flynn

Ikhtisar Data Keuangan

Ikhtisar data keuangan konsolidasian tanggal 31 Desember 2023 dan
untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut telah diaudit oleh
Akuntan Publik Ratnawati Setiadi dari Kantor Akuntan Publik
Purwantono, Sungkoro dan Surja dengan opini wajar dalam semua
hal yang material serta sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan
di Indonesia, sebagaimana dinyatakan dalam laporannya
No. 00109/2.1032/AU.1/02/0698-3/1/II/2024 tanggal 29 Februari
2024.




              7
Page 8
PT Cikarang Listrindo Tbk dan Entitas Anaknya
Laporan     Posisi       Keuangan   Konsolidasian     Tanggal    31    Desember     2023
(Audited)
                                                 31 Desember 2023     31 Desember 2022
                                                    (dalam AS$)          (dalam AS$)
     ASET
     ASET LANCAR
     Kas dan setara kas                                 244.291.095         305.083.705
     Piutang usaha – neto                                58.614.727          57.251.462
     Piutang lain – lain                                  3.273.075           1.747.370
     Piutang sewa pembiayaan                                230.574                   -
     Persediaan – neto                                   68.742.158          63.427.420
     Uang muka                                            4.226.000           2.751.498
     Beban dibayar di muka                                  766.878             660.008
     Investasi                                          176.163.985         111.132.647

     JUMLAH ASET LANCAR                                556.308.492          542.054.110

     ASET TIDAK LANCAR
     Piutang sewa pembiayaan - setelah                   5.817.572                    -
     dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam
     satu tahun
     Uang muka pembelian aset tetap                      3.384.548            3.904.596
     Tagihan pajak                                               -           25.372.222
     Aset hak-guna - neto                                4.990.301            3.919.565
     Aset tetap – neto                                 742.671.964          775.267.979
     Properti investasi – neto                           9.672.175           10.082.302
     Aset tidak lancar lainnya                           1.384.236            1.017.699

     JUMLAH ASET TIDAK LANCAR                          767.920.796          819.564.363

     JUMLAH ASET                                     1.324.229.288        1.361.618.473

     LIABILITAS DAN EKUITAS
     LIABILITAS
     LIABILITAS JANGKA PENDEK
     Utang usaha                                        33.082.659           33.482.791
     Utang lain-lain                                       497.229              227.652
     Utang pajak                                        14.717.303           11.010.213
     Beban akrual                                        8.654.182            9.326.985
     Bagian yang jatuh tempo dalam waktu                   865.019              703.605
     satu tahun atas liabilitas sewa

     JUMLAH LIABILITAS JANGKA PENDEK                    57.816.392           54.751.246

     LIABILITAS JANGKA PANJANG
     Jaminan pelanggan                                  45.349.902           43.354.565
     Utang wesel                                       495.541.490          544.045.453
     Liabilitas sewa                                     3.277.348            2.215.769
     Liabilitas pajak tangguhan - neto                   4.557.578            5.760.854
     Estimasi liabilitas imbalan kerja                  13.562.232           11.729.621

     JUMLAH LIABILITAS JANGKA                          562.288.550          607.106.262
     PANJANG

     JUMLAH LIABILITAS                                 620.104.942          661.857.508

     EKUITAS
     Modal saham - Rp200 nilai nominal per             282.002.166          282.002.166
     saham
     Modal dasar - 57.913.760.000 saham
     Ditempatkan dan disetor penuh -
           16.087.156.000 saham
                                               8
Page 9
Saham treasuri - 328.937.710 saham              (17.434.373)     (18.775.590)
Tambahan modal disetor                          147.382.663      147.628.171
Selisih kurs karena penjabaran laporan             (785.664)        (913.780)
keuangan
Perubahan nilai wajar investasi tersedia         (2.004.253)      (3.484.328)
      untuk dijual
Saldo laba
     Ditentukan penggunaannya untuk               1.575.971        1.503.435
     cadangan umum
     Belum ditentukan penggunaannya              293.387.836      291.800.891
JUMLAH EKUITAS                                   704.124.346      699.760.965
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                  1.324.229.288    1.361.618.473


Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian Tanggal
31 Desember 2023 (Audited)
                                       31 Desember 2023   31 Desember 2022
                                          (dalam AS$)        (dalam AS$)
PENJUALAN NETO
Pelanggan industri                            472.164.042        476.938.354
PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)         73.914.983         73.512.516
    (PLN)
Jumlah Penjualan Neto                         546.079.025        550.450.870

Beban bahan bakar                              (266.434.007)    (261.462.987)
Beban penyusutan                                (58.244.326)     (56.547.058)
Beban pegawai                                   (57.393.735)     (50.654.233)
Beban perbaikan dan pemeliharaan                (17.492.538)     (15.569.635)
Beban usaha lain-lain                           (17.757.095)     (14.938.380)
Pendapatan lain-lain                                4.133.379       1.186.696
Beban lain-lain                                   (8.334.215)    (18.876.823)
LABA USAHA                                       124.556.488      133.588.450

Pendapatan bunga                                  19.083.553        8.230.406
Pajak final atas pendapatan bunga                (3.660.364)      (1.409.424)
Beban pendanaan                                 (27.698.082)     (29.108.772)
LABA SEBELUM PAJAK                              112.281.595      111.300.660
PENGHASILAN

MANFAAT      (BEBAN)      PAJAK
PENGHASILAN
Kini                                            (36.790.571)     (18.843.604)
Tangguhan                                          1.485.771     (19.921.362)
BEBAN PAJAK PENGHASILAN - NETO                  (35.304.800)     (38.764.966)

LABA PERIODE BERJALAN                            76.976.795       72.535.694

PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF
LAIN:
Pos yang akan direklasifikasi ke laba
rugi:
Selisih kurs karena penjabaran laporan              128.116         (727.383)
      keuangan
Perubahan nilai wajar aset keuangan               1.897.532       (4.707.096)
      pada nilai wajar melalui penghasilan
      komprehensif lain
Pajak penghasilan terkait perubahan nilai          (417.457)       1.035.561
      wajar aset keuangan pada nilai wajar
      melalui penghasilan komprehensif
      lain
                                                  1.480.075       (3.671.535)


                                           9
Page 10
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke
laba rugi:
Pengukuran        kembali       keuntungan                    (613.465)                   420.736
     (kerugian) atas estimasi liabilitas
     imbalan kerja
Pajak penghasilan terkait pengukuran                            134.962                   (92.562)
     kembali keuntungan (kerugian) atas
     estimasi liabilitas imbalan kerja
                                                              (478.503)                   328.174

JUMLAH   PENGHASILAN     (RUGI)                               1.129.688               (4.070.744)
   KOMPREHENSIF LAIN PERIODE
   BERJALAN, SETELAH DIKURANGI
   BEBAN PAJAK PENGHASILAN

JUMLAH            PENGHASILAN                               78.106.483                68.464.950
    KOMPREHENSIF PADA PERIODE
    BERJALAN

EBITDA                                                     204.860.460               209.520.548

Tambahan Data Operasional
Tabel di bawah ini menyajikan data                31 Desember 2023          31 Desember 2022
operasional Perseroan:

Kapasitas Terpasang (MW)                                         1.165,2                   1.156,5
- Konvensional (MW)                                                1.116                     1.116
- Energi Terbarukan (MW)                                            49,2                      31,2
Jumlah Pelanggan (pelanggan)                                       2.650                     2.595
Daya Tersambung (MVA)                                              1.254                     1.234
Jumlah Penjualan Listrik (GWh)                                     4.258                     4.413
Faktor Ketersediaan (%)                                             92,8                      93,5
Faktor Kapasitas Neto (%)                                           55,8                      56,9
Susut Energi dalam Jaringan Distribusi dan                            0,5                       0,6
Transmisi (%)


                         Rasio Keuangan Penting

                                                  31 Desember 2023          31 Desember 2022
                         Rasio Kas (kali)                       4,2                       5,6
                         Rasio Cepat (kali)                     8,3                       8,7
                         Rasio Lancar (kali)                    9,6                       9,9

                         Rasio yang Disyaratkan oleh Notes 2026
                         Rasio Kemampuan                      7,4                              7,2
                         Membayar Biaya
                         Tetap (kali)1
                         Rasio Utang Neto                     0,5                              0,9
                         terhadap EBITDA
                         (kali)2

                         Catatan:
                         1
                           Rasio Kemampuan Membayar Biaya Tetap dihitung dengan membagi Laba Sebelum
                            Bunga, Pajak Penghasilan, Penyusutan, dan Amortisasi (EBITDA) dengan Biaya
                            Tetap. Syarat minimal rasio yang ditetapkan sebesar 1-2,5x.
                         2
                           Syarat rasio harus lebih rendah dari 3,75x.

                   ii.   Pembeli Awal

                         Riwayat singkat dari Pembeli Awal akan diungkapkan melalui
                         pengumuman pada situs web Perseroan dan situs web Bursa Efek

                                         10
Page 11
                          Indonesia selambat-lambatnya 2 (dua) hari kerja setelah penerbitan
                          Surat Utang (Notes) selesai dilaksanakan.

           d.      Rencana Penggunaan Dana

                   Untuk pelunasan sebagian atau keseluruhan atas Surat Utang (Notes) 2026
                   (termasuk bunga dan biaya lainnya), sebagaimana diuraikan di bawah ini:

                   Jumlah pokok Surat Utang (Notes) 2026 yang terutang pada tanggal
                   Keterbukaan Informasi ini adalah USD 500.000.000 (tidak termasuk bunga).

                   Berikut keterangan mengenai Surat Utang (Notes) 2026 yang akan dilunasi
                   dari hasil penerbitan Surat Utang (Notes):

                   1. USD 550.000.000 Senior Notes 4,95% yang jatuh tempo tahun 2026

                        Para Pihak           :    i. Listrindo Capital B.V., anak perusahaan,
                                                     selaku penerbit yang telah mengalihkan
                                                     seluruh hak dan kewajibannya atas Surat
                                                     Utang (Notes) 2026 kepada Perseroan pada
                                                     tanggal 25 September 2019.
                                                 ii. The Bank of New York Mellon sebagai
                                                     Trustee.

                        Tingkat      suku    :   4,95%, yang dibayarkan dua kali dalam satu
                        bunga                    tahun, setiap tanggal 14 Maret dan 14 September
                                                 setiap tahun, yang dimulai pada tanggal 14 Maret
                                                 2017.

                        Jangka waktu         :   10 tahun sejak tanggal penerbitan.

                        Jatuh tempo          :   14 September 2026.

                        Tujuan               :   Penerimaan neto dari penerbitan Surat Utang
                        penggunaan               (Notes)     2026    setelah  dikurangi   beban
                        dana       hasil         penawaran, digunakan untuk (i) menebus porsi
                        penerbitan               substansial surat utang (notes) dengan jumlah
                        Surat     Utang          pokok sebesar US$500.000.000 yang jatuh
                        (Notes) 2026             tempo tahun 2019 yang diterbitkan pada bulan
                                                 Februari tahun 2012 oleh Listrindo Capital B.V.,
                                                 anak perusahaan yang pada saat itu seluruhnya
                                                 dimiliki oleh Perseroan, dengan bunga sebesar
                                                 6,95% per tahun yang tanpa syarat dan tidak
                                                 dapat ditarik kembali dijamin oleh Perseroan,
                                                 termasuk dengan bunga dan biaya-biaya yang
                                                 muncul atas pelunasan Surat Utang (Notes) 2026
                                                 dan (ii) keperluan umum Perseroan.


B.   RENCANA TRANSAKSI YANG MERUPAKAN TRANSAKSI MATERIAL

     Rencana Transaksi merupakan suatu Transaksi Material sebagaimana dimaksud dalam
     Peraturan OJK No. 17/2020, dimana nilai Rencana Transaksi adalah lebih besar dari 50%
     (lima puluh persen) ekuitas Perseroan berdasarkan Laporan Keuangan Perseroan.
     Berdasarkan Laporan Keuangan Perseroan, nilai ekuitas Perseroan untuk tahun buku
     yang berakhir 31 Desember 2023 adalah sebesar AS$704.124.346. Adapun nilai
     penerbitan Surat Utang (Notes) mewakili 71,01% ekuitas Perseroan berdasarkan Laporan
     Keuangan Perseroan.

     Dengan demikian, berdasarkan ketentuan dalam Peraturan OJK No. 17/2020, maka
     Rencana Transaksi wajib untuk terlebih dahulu memperoleh persetujuan pada RUPSLB
     Perseroan.


                                            11
Page 12
       Selanjutnya, dengan pertimbangan bahwa penerbitan Surat Utang (Notes) akan dilakukan
       melalui penawaran internasional kepada lembaga atau investor-investor lain di luar wilayah
       Indonesia; serta Surat Utang (Notes) yang dikeluarkan tidak akan ditawarkan kepada
       afiliasi Perseroan manapun, maka Rencana Transaksi bukan merupakan transaksi afiliasi
       sebagaimana dimaksud dalam Peraturan OJK No. 42/2020. Perseroan akan memastikan
       bahwa Rencana Transaksi tidak akan merugikan Perseroan sehingga tidak menimbulkan
       benturan kepentingan sebagaimana dimaksud dalam Peraturan OJK No. 42/2020.



III.    DAMPAK TERHADAP KONDISI KEUANGAN PERSEROAN SEBAGAI
        AKIBAT ATAS DILAKUKANNYA RENCANA TRANSAKSI
Penerbitan Surat Utang (Notes) diharapkan akan menjaga likuiditas serta memperpanjang periode
jatuh tempo utang Perseroan dengan skema pembayaran Surat Utang (Notes) pada akhir jatuh
tempo (bullet payment). Perseroan meyakini bahwa dengan memperpanjang periode jatuh tempo
utang Perseroan, maka Perseroan, dapat melakukan pengembangan usaha lainnya.

Penerbitan Surat Utang (Notes) dapat menyebabkan peningkatan beban bunga Perseroan, namun
demikian, penerbitan Surat Utang (Notes) akan memperpanjang periode jatuh tempo utang
Perseroan. Dengan jangka waktu jatuh tempo yang lebih panjang, transaksi diharapkan dapat
menjaga likuiditas dan mendukung pertumbuhan Perseroan mendatang serta memberikan nilai
tambah terhadap pemangku kepentingan Perseroan.

Dampak penerbitan Surat Utang (Notes) terhadap Laporan Keuangan Perseroan adalah sebagai
berikut:

Rasio kas Perseroan menjadi 3,9x, rasio cepat 7,9x dan rasio lancar menjadi 9,3x, dimana
perubahan rasio-rasio tersebut tidak berdampak secara material terhadap performa Perseroan.
Adapun rasio-rasio ini dapat berubah tergantung dengan jumlah yang digunakan untuk
pembayaran utang, belanja modal di masa yang akan datang, menunjang kebutuhan Perseroan
secara umum, dan tidak ada dampak material terhadap rasio keuangan penting lainnya.

Penerbitan Surat Utang (Notes) tidak menimbulkan potensi pelanggaran financial covenant atas
utang/pinjaman yang dimiliki Perseroan.

IV.     RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM LUAR BIASA (“RUPSLB”)
Sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku, Rencana Transaksi sebagaimana
disebutkan dalam Keterbukaan Informasi ini akan dimintakan persetujuannya dalam RUPSLB
Perseroan yang akan diselenggarakan pada hari Jumat, tanggal 22 November 2024 Pukul 10.00
Waktu Indonesia Barat.

Mata Acara RUPSLB Perseroan adalah “Persetujuan pemegang saham sehubungan dengan
rencana penerbitan surat utang berdenominasi Dolar Amerika Serikat yang akan diterbitkan oleh
Perseroan melalui penawaran yang bukan merupakan penawaran umum atau penawaran efek
bersifat utang yang dilakukan tanpa penawaran umum berdasarkan Undang-Undang No. 8 tahun
1995 tentang Pasar Modal sebagaimana terakhir diubah dengan Undang-Undang No. 4 Tahun
2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (termasuk namun tidak terbatas
pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 30/POJK.04/2019 tentang Penerbitan Efek Bersifat
Utang dan/atau Sukuk yang Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Umum) kepada investor di luar
wilayah Negara Republik Indonesia yang merupakan transaksi material berdasarkan Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan
Kegiatan Usaha.”

Rabu, 23 Oktober 2024 Pukul 16.15 Waktu Indonesia Barat ditetapkan sebagai tanggal Daftar
Pemegang Saham (Recording Date) (“Tanggal DPS”) untuk menetapkan pemegang saham
Perseroan yang berhak hadir dan memberikan suara dalam RUPSLB. Pemegang saham yang
terdaftar pada Tanggal DPS berhak mengeluarkan satu suara untuk setiap saham yang dimilikinya
untuk menyetujui Rencana Transaksi tersebut di atas.

Berikut adalah tanggal-tanggal penting dalam kaitannya dengan RUPSLB Perseroan.


                                            12
Page 13
 Peristiwa                                                                           Tanggal
 Pengumuman RUPSLB Perseroan dan Keterbukaan                                   9 Oktober 2024
 Informasi terkait Transaksi Material
 Recording Date                                                               23 Oktober 2024
 Pemanggilan RUPSLB Perseroan                                                 24 Oktober 2024
 Perubahan atau penambahan informasi atas Keterbukaan                       20 November 2024
 Informasi terkait Transaksi Material (jika ada).
 RUPSLB Perseroan                                                           22 November 2024
 Pengumuman dan penyampaian ringkasan hasil RUPS Luar                       26 November 2024
 Biasa pada situs web penyedia e-RUPS, yaitu KSEI, situs
 web Bursa Efek Indonesia dan situs web Perseroan
 Penyampaian salinan Berita Acara RUPSLB kepada OJK                         20 Desember 2024
 dan Bursa Efek Indonesia

Berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan, RUPSLB dapat dilangsungkan jika dalam RUPSLB lebih
dari 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara hadir atau diwakili.
Keputusan RUPSLB adalah sah jika disetujui oleh lebih dari 2/3 (dua per tiga) bagian dari seluruh
saham dengan hak suara yang hadir dalam RUPSLB.

Dalam hal kuorum RUPSLB pertama tidak tercapai, RUPSLB kedua dapat diadakan dengan
ketentuan RUPSLB kedua sah dan berhak mengambil keputusan jika dalam RUPSLB kedua
paling sedikit 3/5 (tiga per lima) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara hadir atau
diwakili. Keputusan RUPSLB kedua adalah sah jika disetujui oleh lebih dari 2/3 (dua per tiga)
bagian dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam RUPSLB kedua.

Dalam hal kuorum kehadiran pada RUPSLB kedua tidak tercapai, RUPSLB ketiga dapat diadakan
dengan ketentuan RUPSLB ketiga sah dan berhak mengambil keputusan jika dihadiri oleh
pemegang saham dari saham dengan hak suara yang sah dalam kuorum kehadiran dan kuorum
keputusan yang ditetapkan oleh OJK atas permohonan Perseroan.

Ketentuan kuorum kehadiran dan kuorum keputusan RUPSLB pertama dan kedua mengacu
kepada anggaran dasar Perseroan, yang menentukan jumlah kuorum yang lebih besar
dibandingkan dengan ketentuan kuorum yang ditetapkan dalam Pasal 41 ayat (1) Peraturan OJK
No. 15/2020.

 Apabila Rencana Transaksi tidak memperoleh persetujuan dari RUPSLB, maka rencana
 tersebut baru dapat diajukan kembali paling singkat 12 (dua belas) bulan setelah
 pelaksanaan RUPSLB yang tidak menyetujui Rencana Transaksi.


V.      REKOMENDASI DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS PERSEROAN
Setelah melakukan analisis yang mendalam, Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan
merekomendasikan kepada seluruh pemegang saham Perseroan untuk menyetujui Rencana
Transaksi dalam RUPSLB yang akan dilaksanakan pada hari Jumat, tanggal 22 November 2024
Pukul 10.00 Waktu Indonesia Barat. Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan berkeyakinan bahwa
Rencana Transaksi adalah untuk kepentingan-kepentingan terbaik dari Perseroan dan pemegang
saham Perseroan.

VI.     PERNYATAAN DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI PERSEROAN

1.     Keterbukaan Informasi ini telah lengkap dan sesuai dengan persyaratan yang tercantum
       dalam Peraturan OJK No. 17/2020.

2.     Rencana Transaksi bukan merupakan transaksi afiliasi dan tidak mengandung benturan
       kepentingan sebagaimana dimaksud dalam Peraturan OJK No. 42/2020.

3.     Pernyataan dalam Keterbukaan Informasi yang disampaikan tidak memuat pernyataan-
       pernyataan atau informasi atau fakta yang tidak benar atau menyesatkan, dan telah



                                             13
Page 14
       memuat seluruh informasi atau fakta material yang diperlukan bagi pemodal untuk
       mengambil keputusan sehubungan dengan Rencana Transaksi.



VII.   INFORMASI TAMBAHAN

Apabila ada hal-hal yang ingin ditanyakan lebih lanjut oleh pemegang saham terkait dengan
Rencana Transaksi maka dapat menghubungi Sekretaris Perusahaan Perseroan, pada setiap hari
dan jam kerja Perseroan pada alamat tersebut di bawah ini:

                           PT CIKARANG LISTRINDO Tbk

                             World Trade Centre 1, Lantai 17
                             Jl. Jend. Sudirman Kav. 29-31
                                Jakarta 12920, Indonesia
                                  Telp. +62 21 522 8122

                              email: corpsec@listrindo.com
                               website: www.listrindo.com

                                 Jakarta, 9 Oktober 2024
                                   Direksi Perseroan




                                          14

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.75 MB
Published9 Oct 2024
Pages14
Characters45,656
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 26 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org CIKARANG LISTRINDO Tbk p.1 ×14
linked person Sutanto Joso p.7
linked person Iwan Putra Brasali p.7
linked person Fenza Sofyan p.7
linked person Djeradjat Janto Joso p.7
linked person Ir. Kiskenda Suriahardja p.7
linked person Drs. Josep Karnady p.7
linked person Andrew Kukkutahlie Labbaika p.7
linked person Png Ewe Chai p.7
linked person Matius Sugiaman p.7
linked person Christanto Pranata p.7
linked person Richard Noel Flynn p.7
possible org OTORITAS JASA KEUANGAN p.1 ×5
possible org Negara Republik Indonesia p.3 ×4
possible org Bursa Efek Indonesia p.4 ×7
possible org PT Udinda Wahanatama p.7
unresolved org Kantor Akuntan Publik Purwantono p.2 ×2
unresolved — | PT Datindo Entrycom sebagai biro administrasi · Biro Administrasi Efek p.2
unresolved org PT Datindo Entrycom p.2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. p.3
unresolved org Singapore Exchange Securities Trading Limited p.3
unresolved org Listrindo Capital B.V. p.3 ×5
unresolved person Lukman Kirana · Notaris p.6
unresolved org Pengadilan Negeri Jakarta Pusat p.6
unresolved person Edward Suharjo Wiryomartani · Notaris p.6 ×3

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.091 2860 ms 12 Sep 2026 22:57
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result