Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 3
Page 1
Public Expose 2026
PT Intra GolfLink Resorts Tbk (GOLF)
Perusahaan PT Intra GolfLink Resorts Tbk (GOLF) IDX: GOLF
Jenis Acara Public Expose Tahunan 2026
Format Offline, Mangkuluhur Artotel Suites (Tiara Room 1)
Hari/tanggal Senin, 2 Juni 2026
Waktu 16.00 – 17.00 WIB
Pembicara
1. Darma Mangkuluhur Hutomo – Komisaris Utama
2. Dwi Febri Astuti – Direktur Utama
3. Royani – Komisaris Independen
4. Andy Nuryadmanto – Direktur
5. Ravenal Arvense – Investor Relations
Materi Paparan
1. Tinjauan Perseroan
2. Kinerja Operasional
3. Ikhtisar Keuangan
4. Strategi dan Proyek-Proyek Perseroan
1. RANGKUMAN TANYA JAWAB
Berikut adalah pertanyaan yang diajukan selama public expose. Pertanyaan yang disertai nama peserta
dicantumkan; pertanyaan tanpa atribusi berasal dari peserta yang tidak teridentifikasi.
Q1: (Steven Sulaiman - Retail Investor) Di Bali, villa umumnya menghadap ke laut. Mengapa perusahaan
memilih untuk mengarahkan pemandangan ke lapangan golf, dan bagaimana hal tersebut menambah
daya tarik properti? Apakah memungkinkan untuk menggabungkan pemandangan laut dan lapangan
golf sekaligus?
A: Rencana kami adalah membangun hotel di area tebing tersebut yang ditargetkan selesai pada kuartal keempat
tahun 2027 guna meningkatkan pendapatan berkelanjutan (recurring income). Kami memilih untuk membangun
hotel dibandingkan villa karena penjualan lahan secara langsung (jual putus) akan menghilangkan aset dan
potensi pendapatan berkelanjutan bagi perusahaan. Strategi ini juga dirancang untuk menarik minat para pemain
golf dari luar negeri, seperti Korea dan Jepang, untuk datang ke Indonesia. Di Bali, umumnya properti hanya
menawarkan pemandangan laut tanpa golf. Keunikan proyek kami terletak pada kemampuan untuk melihat laut,
menikmati matahari terbenam dari lantai 2 atau 3, sekaligus melihat lapangan golf. Ini merupakan nilai jual unik
(unique selling point) kami.
Q2: (Steven Sulaiman - Retail Investor) Mengingat kondisi saat ini yang kurang ideal, apa rencana
pertumbuhan organik maupun anorganik perusahaan dalam jangka waktu 2-3 tahun ke depan (periode
2026-2027)?
PT Intra GolfLink Resorts Tbk (IDX: GOLF) | Public Expose 2026
Page 2
A: Fokus utama kami adalah pada potensi jangka panjang wisata golf (golf tourism) yang sangat besar. Merujuk pada studi kasus di Vietnam, pada tahun 2015 mereka berhasil menarik 200 ribu turis golf tahunan, dan diproyeksikan mencapai 1 hingga 1,5 juta orang pada tahun 2025, terutama dari pasar Korea dan Jepang. Para wisatawan ini tidak hanya datang untuk bermain golf, tetapi juga untuk berwisata. Visi besar kami adalah membangun ekosistem yang komprehensif guna menarik minat segmen pasar ini, mencakup paket wisata, kualitas lapangan, fasilitas F&B, resor, hingga infrastruktur jalan. Sebagai perbandingan, Thailand telah meraih 750 ribu turis golf pada 2015 dan sekitar 700 ribu hingga 1 juta pada 2016. Kami belajar dari kesuksesan negara- negara tersebut untuk mengimplementasikan strategi serupa di Indonesia. Q3: (Steven Sulaiman - Retail Investor) Terdapat skema pengembangan lahan yang serupa, di mana sebagian tanah yang diakuisisi dijual sebagai villa untuk modal awal, sementara sisanya dikelola untuk disewakan sebagai pendapatan berkelanjutan, terutama pada lahan yang luas, ini bisa menjadi masukan. Terkait bangunan 3-4 lantai yang disebutkan sebelumnya, apakah itu akan menjadi villa atau kategori lain? A: Yang dimaksud adalah hotelnya. Kami sangat memperhatikan aspek estetika lapangan; jangan sampai bangunan menghalangi pemandangan tebing dari arah lapangan golf. Dilakukan kontur pada lapangan golf, tujuannya adalah agar tetap terlihat alami tanpa gangguan visual bangunan. Q4: Apakah terdapat rencana untuk melakukan akuisisi lapangan golf lainnya? A: Rencana akuisisi akan dipertimbangkan apabila terdapat peluang yang menguntungkan. Q5: (Sivana - Investor Trust) Apa saja alokasi untuk capex senilai Rp300 miliar? Apakah masih menggunakan dana IPO, atau menggunakan kas pribadi, atau skema lainnya? A: Alokasi capex tahun 2026 yang berjumlah total Rp319 miliar akan digunakan sebagian besar untuk pembangunan hotel dan pembangunan The Links Golf Villa Cluster 2 sebesar 197 miliar, serta pengembangan bangunan komersial untuk recurring income seperti F&B dan fasilitas penjunjang lainnya sebesar 66,7 miliar. Kami juga mengalokasikan dana untuk renovasi fasilitas clubhouse sebesar 36,7 miliar, renovasi lapangan golf 12,6 miliar, dan pembelian peralatan 6,3 miliar. Pendanaan berasal dari dana IPO dan bank loan Nobu Bank. Untuk saat ini dana IPO masih tersisa 53%. Q6: (Diki - Kontan) Bagaimana perkembangan ekspansi di New Kuta Golf Bali awal tahun ini? Apa target pengembangan serta strategi untuk menarik pemain golf baru di tahun ini dan tahun depan? A: Sebanyak 24 unit pada klaster pertama telah terjual habis, dan pemasaran klaster kedua sudah dimulai sejak akhir tahun lalu. Untuk menarik pemain baru dan meningkatkan wisata golf (golf tourism), kami melakukan roadshow ke Jepang dan Korea sepanjang 2025 serta melakukan renovasi besar pada hampir seluruh lubang (hole) di lapangan golf Pecatu guna memberikan pengalaman bermain yang lebih baik. Selain itu, pengembangan di Bali juga mencakup area komersial, event venue, dan clubhouse baru. Q7: (Anitana - Bisnis Indonesia) Mengingat rasio free float saat ini belum mencapai 15%, apakah terdapat rencana aksi lanjutan? Apa rencana ekspansi dan penambahan landbank tahun ini? A: Prospek industri properti menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan indeks properti nasional. Target pasar residensial kami yang berfokus pada kelas premium membuat kinerja perusahaan tetap tangguh menghadapi fluktuasi makroekonomi. Kondisi makro memberikan dampak variatif, pelemahan Rupiah justru menguntungkan sektor pariwisata di Bali karena menjadi lebih terjangkau bagi turis asing. Mengenai landbank, penambahan dilakukan secara selektif (case-by-case basis), seperti akuisisi lahan dari PT Afiliasi untuk area komersial di New Kuta. Terkait ketentuan free float 15%, kami sedang merencanakan langkah-langkah pemenuhan sesuai dengan jangka waktu yang diberikan oleh OJK. Q8: (Nadia - SWA) Terkait aksi korporasi untuk memenuhi free float yang saat ini masih 10%, apakah akan ada langkah seperti stock split atau aksi lainnya pada akhir Mei atau sepanjang Q2? A: Target jangka pendek kami adalah memenuhi kriteria free float dalam batas waktu tiga tahun yang ditetapkan. Saat ini kami sedang menyusun strategi secara internal dan mengkaji aksi korporasi yang paling efektif. Kami optimis target tersebut dapat terpenuhi sebelum masa tenggang berakhir. PT Intra GolfLink Resorts Tbk (IDX: GOLF) | Public Expose 2026
Page 3
2. PESERTA Berikut adalah media, dan investor ritel yang hadir dalam public expose: No. Nama Institusi/Media 1. Steven Su Retail Investor 2. Emila Retail Investor 3. Michael Retail Investor 4. Romadyanto A. Retail Investor 5. Yulianti Bungaria Retail Investor 6. Ng Lise Retail Investor 7. Arian Retail Investor 8. Arianto Retail Investor 9. Dimas Retail Investor 10. Ana Retail Investor 11. Aas Retail Investor 12. Irzka Retail Investor 13. Arjuwandi Retail Investor 14. Anitana Bisnis Indonesia 15. Dhera IDX Channel 16. Tanaya Fortune Indonesia 17. Ibnu Bloomberg Technoz 18. Sivana Investor Trust 19. Karunia Katadata 20. Nadia SWA 21. Aulia Retail Investor 22. Rafid Retail Investor 23. Tira Liputan 6 24. Diki Kontan 25. Eldo Rafael Jakarta Weekly PT Intra GolfLink Resorts Tbk (IDX: GOLF) | Public Expose 2026
Names mentioned 30 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
—
Steven Su
p.3
unresolved
—
Emila
p.3
unresolved
—
Romadyanto A.
p.3
unresolved
—
Yulianti Bungaria
p.3
unresolved
—
Ng Lise
p.3
unresolved
—
Arian
p.3
unresolved
—
Arianto
p.3
unresolved
—
Dimas
p.3
unresolved
—
Ana
p.3
unresolved
—
Aas
p.3
unresolved
—
Irzka
p.3
unresolved
—
Arjuwandi
p.3
unresolved
—
Anitana
p.3
unresolved
—
Dhera
p.3
unresolved
—
Tanaya
p.3
unresolved
—
Ibnu
p.3
unresolved
—
Sivana
p.3
unresolved
—
Karunia
p.3
unresolved
—
Nadia
p.3
unresolved
—
Rafid
p.3
unresolved
—
Tira
p.3
unresolved
—
Diki
p.3
unresolved
—
Eldo Rafael
p.3
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.